16 HALAMAN
NOMOR 328 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, S.E.
Bali Post
SEJAK 1948
LPD Jangan Lagi Konvensional INDUSTRI keuangan non-bank (INBK) cukup banyak jumlahnya di Bali. Data yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Bali terdapat 265 usaha yang dikategorikan INBK. Dari data yang dilansir OJK terkait INBK, jumlah piutang pembiayaan oleh perusahaan pembiayaan di Bali, NTB dan NTT pada 2017 meningkat Rp 1,6 triliun dari Rp 10,9 triliun menjadi Rp 12,56 triliun. Sementara data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pinjaman perbankan yang diberikan per April 2018 di Bali tercatat sebesar Rp 100,487 triliun. Dari total pinjaman itu, kredit UMKM mencapai Rp 34,938 triliun. Selain bank dan INBK, terdapat pula 1.433 Lembaga Perkreditan Desa (LPD), 84 Koperasi Unit Desa (KUD), dan 455 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jika dilihat dari segmentasinya mayoritas bergerak di bidang layanan keuangan, khususnya kredit dan penghimpunan dana nasabah. Melihat keseluruhan pemain yang bergerak di bidang jasa keuangan ini ditambah dengan jumlah bank yang beroperasi di Bali, persaingan di industri keuangan cukup ketat. Padahal, menilik dari sisi perekonomian, laju pertumbuhannya tidak seperti yang diharapkan. Bali mengalami kelesuan di sejumlah sektor usaha, seperti properti, jasa, dan pariwisata, terlebih dengan adanya bencana erupsi Gunung Agung pada akhir 2017. Lalu bagaimana caranya agar INBK, LPD, KUD, dan BUMDes ini bisa bersaing dan survive? Sebab, selain sebagai penggerak perekonomian, LPD, KUD, dan BUMDes memiliki peran penting lainnya, yakni menjaga nilai-nilai budaya Bali tetap hidup dan berkembang. Tentu saja, ketiganya harus mulai memikirkan strategi yang tidak konvensional untuk bisa memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat, terutama generasi muda yang kini tak bisa lepas dari internet dan perangkat mobile. Salah satu caranya, bisa mulai memanfaatkan financial technology (fintech). Pemanfaatan fintech menjembatani gap antara LPD, KUD, dan BUMDes yang sifatnya masih konvensional dengan generasi muda yang tak bisa lepas dari teknologi. Hal. 15 Layanan Keuangan
Jokowi Dikaruniai Cucu Perempuan
Srikandi Nusa Penida Siap ’’Ngayah’’ Majukan Klungkung
NI LUH Kadek Dwi Yustiawati, S.E. merupakan sosok muda, cerdas dan sukses. Kadek Dwi, panggilan akrabnya, lahir di Jimbaran, 11 Desember 1992. Di usianya yang masih belia ini, Kadek Dwi sudah terjun ke dunia politik. Ia pun masuk barisan PDI Perjuangan. Tak tanggungtanggung, istri dari Ketut Lea Wijaya ini masuk daftar bakal calon anggota legislatif dengan nomor urut 3 dari daerah pemilihan Kabupaten Klungkung. Ia yang pengusaha properti ini membidik kursi di DPRD Provinsi Bali. Dari segi finansial, Kadek Dwi tergolong mapan karena sukses membangun bisnis
properti bersama suami. Motivasinya hanya satu, mengabdikan diri untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Klungkung. Jauh sebelum berkiprah di politik, Kadek Dwi bersama suami sudah banyak melaksanakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat, seperti membangun sejumlah tempat suci khususnya di wilayah Nusa Penida. Semua dana diambil dari kantong pribadi, disisihkan dari usaha properti yang dijalankannya. Ditemui di kediamannya di Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kadek Dwi menyatakan san-
gat berterima kasih kepada Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen DPP Hasto Kristiyanto, jajaran DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klungkung, jajaran PAC, Ranting hingga Anak Ranting se-Kabupaten Klungkung. Karena beliaulah yang telah memberikan kepercayaan pada dirinya menjadi bakal calon anggota legislatif di DPRD Bali. Kata dia, terjun ke politik lantaran jengah melihat kondisi daerahnya, khususnya di Nusa Penida. Hal. 15 Klungkung Daratan
MOHON DOA - Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, S.E., srikandi asal Nusa Penida, ini memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, dan siap ‘‘ngayah’’ untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Klungkung.
Tagih Janji Gerindra
Angkat Cawapres dari PKS
Jakarta (Bali Post) – Partai Demokrat telah sepakat masuk koalisi Gerindra. Bahkan SBY, Ketua Umum Demokrat, telah menyatakan kesiapannya menjadi mentor Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2019. Selain itu, Prabowo juga akan mempertimbangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendampingnya pada pilpres mendatang. Kedekatan kedua pemimpin partai itu rupanya menjadi perhatian para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Aliyudin meminta Prabowo tetap harus memilih cawapres dari internal PKS, meski mendapat tambahan dukungan dari partai lain. Karena ‘’tulang punggung’’ koalisi adalah PKS dan Gerindra, komunikasi politik kedua partai sudah cukup panjang dan saling mengerti. ‘’PKS-Gerindra itu ada kesepakatan antara Prabowo dan Salim Segaf bahwa capres dari Gerindra dan cawapres dari PKS. Berdasarkan itu maka penambahan anggota koalisi, baik itu Demokrat atau PAN kalau itu benar masuk, itu harus memperhatikan aspek itu,’’ ujarnya. Ia juga meminta Ketua Umum Partai Gerindra untuk mempertimbangkan secara serius rekomendasi ijtima ulama terkait nama-nama bakal calon
wakil presiden, karena kalau tidak akan menjadi blunder bagi Prabowo dan Gerindra. ‘’Dan ini harus dipertimbangkan serius keinginan dari umat karena tidak bisa dianggap main-main. Kenapa, karena kalau ini tidak disikapi secara tepat maka bisa menjadi blunder bagi Prabowo dan Gerindra,’’ kata Suhud di Jakarta, Rabu (1/8) kemarin. Ijtima ulama merekomendasikan dua nama bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 yaitu Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-jufri dan Ustad Abdul Somad. Suhud juga mengatakan, PKS tidak mempersoalkan masuknya Partai Demokrat dan PAN dalam koalisi, karena akan memperbesar dukungan dan memperluas jumlah pemilih di koalisi serta tidak akan mempersempit peluang kadernya menjadi cawapres. Hal. 15 Mesti Bijak
Bali Post/ant
PKS - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7).
Peran SBY Makin Sentral
Bali Post/ant
IBU NEGARA - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan suami Kahiyang Ayu, Muhamad Afif Bobby, Rabu (1/8) kemarin. PUTRI Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, melahirkan seorang putri di Rumah Sakit YPK Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (1/8) pagi. ‘’Alhamdulillah pukul 05.50 WIB telah lahir anak Bobby dan Kahiyang dalam keadaan sehat walafiat dan selanjutnya biar Bobby yang bicara,’’ kata Presiden Joko Widodo di rumah sakit itu, Rabu kemarin. Kelahiran putri Kahiyang Ayu dan suaminya, Bobby Afif Nasution, adalah cucu kedua bagi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Cucu pertama mereka adalah Jan Ethes Srinarendra yang merupakan putra dari anak pertama Presiden, Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda. ‘’Syukur alhamdulillah tadi putri pertama kami telah lahir pukul 05.50, berat badan kurang lebih 3,4 kg dengan panjang 49 cm,’’ kata Bobby. Bobby belum menyampaikan nama putrinya tersebut. ‘’Namanya nanti menyusul, perempuan (dilahirkan secara) caesar,’’ tambah Boby. Sedangkan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengatakan bahwa Bobby mendampingi proses kelahiran cucunya tersebut. ‘’Tadi Bobby yang mendampingi (Bapak Jokowi) tidak mendampingi, takut gak berani,’’ ungkap Iriana.(ant)
Jakarta (Bali Post) Peran Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) makin sentral dalam mengonsolidasi koalisi kubu penantang calon petahana Pemilihan Presiden 2019. Demikian penegasan pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada Nyarwi Ahmad, Rabu (1/8) kemarin. Dukungan eksplisit yang disampaikan SBY kepada Prabowo sebagai capres memberikan warna baru bagi kubu Prabowo. ‘’Dukungan ini juga ikut mengerem fluktuasi politik internal di kalangan elite PAN dan PKS yang pernah cukup lama menjadi mitra SBY ketika
berkuasa,’’ katanya. Menurut doktor bidang komunikasi politik dan marketing politik lulusan Universitas Bournemouth, Inggris ini, dua pertemuan terakhir yang dilakukan baik oleh Prabowo maupun SBY dengan pimpinan PKS kian mempersolid barisan koalisi ini. Kehadiran SBY sebagai king maker yang pernah memenangkan dua kali pilpres dan berkuasa di pemerintahan selama dua periode akan sangat menguntungkan bagi Prabowo. ‘’Di situ SBY tidak saja bisa memainkan peran sebagai king maker, bahkan dia bisa menjadi mentor tim pemenangan kubu Prabowo,’’ kata Director for Presidential Studies-DECODE UGM ini. Meski belum memutuskan nama cawapres yang akan menjadi pendamping Prabowo, kata Nyarwi, perkembangan di blok koalisi ini potensial untuk mengalahkan kubu Jokowi. ‘’Apalagi jika cawapres yang diusung nanti memiliki pasar potensial yang solid, yang selama ini tidak tersentuh, kurang puas, atau bahkan tidak puas dengan kebijakan-kebijakan politik yang dilakukan oleh Jokowi selama empat tahun terakhir,’’ katanya. (ant)
Ekonomi Bali Masih Aman, Kecuali Gunung Agung Erupsi
Bali Post/kmb
SEMINAR - Para peserta Seminar ‘’Manfaat dan Tips Meraih Pendanaan Publik Melalui Pasar Modal’’ kerja sama antara OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Harian Bisnis Bali, Rabu (1/8) kemarin.
ERUPSI Gunung Agung yang melanda Bali beberapa waktu lalu, sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan ekonom di Bali. Ditutupnya Bandara Ngurah Rai akibat abu dari erupsi gunung tertinggi di Bali tersebut membuat ekonomi Bali menurun. Namun sekarang sudah pulih kembali, kecuali erupsi lagi dan Bandara Ngurah Rai ditutup lagi. Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Hizbullah mengatakan, saat ini perbankan dan ekonomi Bali masih aman. Demikian pula investasi di pasar modal yang saat ini tetap menunjukkan kinerja positif. ‘’Itu tercermin dari pertumbuhan jumlah single investor identification (SID) di Bali yang tumbuh
20,02 persen dibandingkan Desember 2017,’’ kata Hizbullah pada Seminar ‘’Manfaat dan Tips Meraih Pendanaan Publik Melalui Pasar Modal’’ kerja sama antara OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Harian Bisnis Bali, Rabu (1/8) kemarin. Secara nasional, tambah Hizbullah, SID di Bali masih tergolong kecil yakni sekitar 1,79 persen. ‘’Sedangkan nasional mencapai 1.212.315. Artinya banyak peluang masyarakat Bali untuk investasi di pasar modal,’’ sarannya. Pertumbuhan kinerja selain didukung perusahaan sekuritas dan agen penjual efek reksa dana (APERD), juga didukung dengan kemudahan bertransaksi di pasar modal yang dapat dilakukan
secara online. Kondisi ini juga membantu peningkatan pemahaman masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal sebagai salah satu alternatif memanfaatkan kelebihan dana yang dimilikinya. OJK juga mencatat, jumlah emiten atau perusahaan yang go public di Bali sebanyak tiga perusahaan. ‘’Kami harapkan dapat terus bertambah sejalan perkembangan perekomomian di wilayah Bali,’’ harapnya. Hizbullah mengakui perusahaan di Bali yang potensial go public berhubungan dengan sektor pariwisata. Karenanya, OJK terus mendorong bertambahnya perusahaan asal Pulau Dewata ini untuk menawarkan sahamnya di pasar modal. Kehadiran OJK bidang
Pengawasan Sektor Pasar Modal dalam sosialisasi ini diharapkan mampu memberi pemahaman kepada masyarakat, khususnya di daerah terkait informasi aktual perkembangan di pasar modal. ‘’Di Denpasar tahun ini, kita ingin berbagi aturan-aturan dan isu-isu saat ini serta policy ke depannya. Salah satunya POJK tentang obligasi daerah yang telah terbit akhir tahun lalu,’’ terang Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A OJK I.B. Aditya Jayaantara. Kegiatan ini juga bertujuan agar masyarakat memahami cara berinvestasi yang cerdas dan aman, serta sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal. (kmb)
DENPASAR
2
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
FIGUR Kawal Pewarisan Budaya KRAMA Bali wajib menjaga budayanya. Kepedulian dan perhatian kita terhadap seni budaya termasuk mendukung pewarisan budaya adalah salah satu bentuk dedikasi kita terhadap Bali. Pandangan itu dilontarkan Ny. Putri Suastini Koster ketika ditemui di Kantor Transisi, Rabu (1/8) kemarin. Seniman yang dikenal sejak populernya drama klasik di layar kaca ini menegaskan, Bali akan terus bergerak ke arah pewarisan dan pengawalan budaya, demi ajegnya Bali. ‘’Saya pribadi sangat senang ada apresiasi budaya yang bisa mewadahi aktivitas seniman Bali. Sebagai penekun dan gemar melakukan aktivitas berkesenian, saya mengapresiasi langkah Kelompok Media Bali Post. Mudahmudahan ke depan bisa disinergikan,’’ ujarnya. Pagi itu, istri dari Gubernur terpilih Wayan Koster ini mengaku siap mendedikasikan dan mendukung kegiatan berkesenian dengan muara pewarisan budaya di Bali. Bahkan, sebagai seniman ia mengaku ketika ide membangun satu ruang yang lebih representatif untuk kegiatan budaya di Bali dilempar ke publik, ia sangat mengapresiasinya. ‘’Mudah-mudahan hal ini bisa diwujudkan sehingga Bali memiliki ruang berkesenian yang lebih representatif,’’ jelasnya. Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi undangan dari panitia HUT dan bersedia berpartisipasi mengisi acara dengan membacakan puisi bertemakan ‘’Kemerdekaan’’. Puisi tersebut dipilih untuk menyemangati generasi muda untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara, sesuai bidangnya masing-masing. Ia berharap ke depan akan terus tumbuh para generasi muda yang tetap mencintai seni dan budaya Bali dan Indonesia khususnya. Ia menilai saat ini Bali belum memiliki satu gedung kesenian yang memiliki sarana dan prasarana lengkap, baik dalam penataan dan lighting yang canggih. Ia sangat menaruh harapan, ke depannya para seniman Bali bisa tampil di daerahnya sendiri dengan tata panggung yang supermegah tak kalah dengan yang ada di luar negeri. (kmb)
Bali Post/eka
KUNJUNGAN - Belasan mahasiswi Seisen University Jepang berkunjung ke Kantor Bali Post, Denpasar, Rabu (1/8) kemarin. Kunjungannya ini merupakan rangkaian dari observasi budaya dan pariwisata yang dilakukan selama tujuh hari di Bali.
Cegah Kebocoran
PD Pasar Terapkan E-Retribusi Denpasar (Bali Post) –
Tuntutan jajaran Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar untuk meningkatkan pendapatan retribusi, mulai ditindaklanjuti jajaran perusahaan daerah di Denpasar. Seperti yang dilakukan PD Pasar Denpasar. Dalam waktu dekat ini, PD Pasar akan menerapkan e-retribusi untuk memaksimalkan pendapatannya dari bidang pungutan sewa dan biaya operasional pasar (BOP). Selama ini, kedua pungutan itu masih dilakukan secara manual oleh petugas. Menurut Direktur Utama PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata, S.E., penerapan e-retribusi itu rencananya akan menggandeng Bank BPD Bali. Pada awal uji coba yang dilakukan dalam waktu dekat ini, e-retribusi
akan dilakukan di empat pasar. Di antaranya Pasar Ketapian, Pasar Gunung Agung, Pasar Lokitasari, dan Pasar Sanglah. “Target kami, e-retribusi tersebut sudah bisa dilaksanakan bulan depan. Sekarang sedang dikaji
Topik : PD Pasar Terapkan E-Retribusi
di masing-masing unit pasar. Jumlah pegawai ini dinilai sudah sangat memadai. Ditegaskan, apa yang dilakukan ini semata untuk meningkatkan kinerja PD Pasar dan pada akhirnya juga meningkatkan kesejahteraan pegawai. “Tentunya, kami juga berharap kinerja PD Pasar semakin baik,” ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Korupsi Dana Santunan Kematian
Staf Dinas Sosial Diganjar Empat Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Staf Seksi Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jembrana, terdakwa Indah Suryaningsih, dihukum selama empat tahun penjara, Rabu (1/8) kemarin. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar pimpinan Ni Made Sukereni didampingi hakim anggota Wayan Sukanila dan Sumali menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi santunan dana kematian secara bersama-sama dan berlanjut. Hakim sependapat dengan
pasal dalam tuntutan jaksa. Yakni terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana dalam Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Hanya, soal besarnya uang pengganti yang harus dibayarkan terdakwa berbeda dengan tuntutan jaksa. Jika JPU Ni Wayan Mearthi dalam tuntu-
tannya minta terdakwa membayar uang pengganti Rp 239 juta, namun majelis hakim tidak sependapat. Dalam amar putusannya, terdakwa sesuai fakta persidangan hanya mengakui menerima Rp 171 juta. Oleh karenanya, majelis hakim memutuskan terdakwa membayar uang pengganti Rp 171 juta. Jika tidak membayar dalam kurun waktu satu bulan setelah perkara ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa disita oleh negara. Jika harta benda tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama satu tahun. Masih dalam sidang di Pengadilan Tipikor
Denpasar, majelis hakim juga memutuskan supaya terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Putusan majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Kendati demikian, baik jaksa maupun terdakwa masih pikir-pikir dalam menyikapi putusan majelis hakim. Sebelumnya, jaksa meminta terdakwa dituntut pidana penjara lima tahun, denda Rp 200 juta dan mengembalikan uang sebagai akibat kerugian keuangan negara Rp 293 juta. Sebelumnya juga disampaikan perbuatan terdakwa tersebut dilakukan bersama
beberapa tersangka lainnya yang diperiksa secara terpisah. Mereka antara lain Dewa Ketut Artawan selaku Klian Dinas Banjar Sari Kuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Melaya, Ni Luh Sridani selaku Kepala Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Melaya, I Gede Astawa selaku Kepala Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Melaya, I Komang Budiarta selaku Kepala Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Melaya, I Gede Budhiarsa selaku Kaur Pemerintahan Desa Baluk, Negara, dan Tumari selaku Kepala Lingkungan Asih, Kelurahan Gilimanuk, Melaya. (kmb37)
Bandar Satu Kilogram Sabu-sabu Berstatus Napi
Perbekel Satra Dituntut 3,5 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Perbekel (Kepala Desa) Desa Satra, Klungkung, Ni Made Ratnadi (45), Rabu (1/8) kemarin, dituntut pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun). Ia dinyatakan terbukti bersalah dalam dugaan korupsi dana APBDes periode 2015. JPU Wira Atmaja dan kawan-kawan di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila menyatakan terdakwa Ratnadi terbukti secara sah menurut hukum melakukan tindak pidan korupsi. Oleh karena itu, Ratnadi dinilai melanggar sebagaimana dakwaan subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Selain dituntut hukuman fisik selama 3,5 tahun, Ratnadi juga dituntut membayar denda Rp 50 juta, subsider enam bulan kurungan. Ia juga dituntut membayar uang pengganti Rp 94.344.494,78 yang ditimbulkan dari perbuatan terdakwa. Jika tidak membayar uang pengganti setelah satu bulan putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang. “Jika tidak punya dan tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama satu tahun dan sembilan bulan,” tandas jaksa Wira Atmaja. Sementara dalam dakwaan sebelumnya disebut dugaan korupsi itu dilakukan oleh Ni Made Ratnadi pada tahun 2015. Terdakwa selaku perbekel mengelola APBDes sebesar 1.432.898.164. Dalam perjalanan, nilai APBDes yang dikelola mengalami dua kali perubahan dengan disertai terbitnya Perdes 02 Tahun 2015 dan Perdes 03 Tahun 2015. Dalam perubahan terakhir, nilai APBDes yang dikelola menjadi Rp 1.432.529.746. Nilai itu rencananya akan dipakai untuk menunjang program di bidang penyelenggaraan pemerintahan desa sebesar Rp 653.000.615, bidang pembangunan sebanyak Rp 273.878.938, bidang pembinaan kemasyarakatan sebanyak Rp 36 juta, dan bidang pemberdayaan masyarakat sebanyak Rp 469.650.193. Terdakwa diduga melakukan korupsi dengan melakukan pencairan berulang kali. Setidaknya pada 29 Oktober, 9 November, 18 November, 19 November, 30 November, dan 15 Desember sepanjang tahun 2015. Sesuai Undang-undang Desa maupun Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pengelolaan Keuangan Desa, perbekel atau kepala desa merupakan pengelola dan penanggung jawab keuangan tertinggi di desa. (kmb37)
lebih detail oleh BPD,” ujar Kompyang Wiranata, Rabu (1/8) kemarin. Mantan Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini berharap, melalui penerapan teknologi ini pihaknya berharap perolehan retribusi PD Pasar
semakin meningkat. Pada 2019 mendatang, seluruh pasar yang dikelola PD Pasar ditargetkan sudah bisa menerapkan pola ini karena dengan cara ini perolehan retribusi bisa lebih maksimal. Kinerja PD Pasar juga akan semakin baik. “Bukan hanya menerapkan e-retribusi, PD Pasar juga telah menerapkan kebijakan moratorium penerimaan pegawai baru,” katanya. Kompyang Wiranata menegaskan, saat ini PD Pasar sudah memiliki sedikitnya 620 orang pegawai yang tersebar
Bali Post/kmb36
BANDAR NARKOBA - Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko merilis penangkapan bandar narkoba.
Denpasar (Bali Post) Pendalaman pengungkapan kasus 1.020,1 gram bruto sabu-sabu (SS) terus didalami tim Diresnarkoba Polda Bali yang dipimpin Wadir AKBP Sudjarwoko. Hasil pemeriksaan awal, tersangka Ali Wafa alias Franky (28) sedang menjalani masa pembebasan bersyarat (PB) dan statusnya masih narapidana (napi) Lapas Kerobokan. Bandar narkoba asal Jawa Timur ini baru menjalani PB sejak dua bulan lalu. Menurut AKBP Sudjarwoko, Frangky merupakan targetnya sejak lama. Setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait pengiriman barang dari Jakarta ke Bali, Tim Opsnal Ditresnarkoba, Satgas CTOC dan Intelkam berkolaborasi melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku. ‘’Akhirnya, kami berhasil menangkap ketiga pelaku. Selain itu
mengamankan barang bukti sabu-sabu. Kami sangat hatihati karena sesuai informasi pelaku membawa senpi. Saat kami geledah, senpinya tidak ada, hanya disita sabu-sabu,’’ ujar Sudjarwoko, Rabu (1/8) kemarin. Hasil pemeriksaan, Frangky bersama Mohammad Rahman berangkat ke Jakarta naik pesawat. Setibanya di Jakarta, mereka transaksi dengan Ae di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Setelah transaksi dua paket SS seberat 1.001 gram bruto, kedua pelaku langsung menumpang bus menuju Malang. ‘’Franki menyuruh tersangka F (Fathorrahman red) menjemputnya ke Malang menggunakan mobil Honda Jazz. Mereka akhirnya bertemu di Malang,’’ kata Sudjarwoko. Terkait barang bukti senpi, lanjut Sudjarwoko, organik dan dibuat pabrik serta ada
nomor serinya. Senpi tersebut bukan standar Polri. ‘’Polri tidak pernah memiliki senpi revolver kaliber 22. Nanti kami cek lagi ke Intelkam untuk memastikannya. Senjata ini tidak pernah dipakai sehingga karatan,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Ditresnarkoba dan Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali mengungkap sindikat narkoba jaringan Jakarta-Bali, Selasa (31/7) lalu. Polisi menangkap tiga pelaku, Ali Wafa alias Franky (28), Mohammad Rahman (30) dan Fathorrahman (35) di depan Polsek Negara, Jembrana. Dari kasus ini disita barang bukti sabusabu (SS) seberat 1.020,1 gram bruto, satu pucuk senjata api (senpi) jenis Cis Revolver, satu pucuk senpi berbentuk pulpen, enam butir amunisi dan satu buah timbangan. (kmb36)
IKIP PGRI Bali Wisuda 495 Sarjana
Mulai Tahun Ini Perkuliahan Dipusatkan di Kampus Seroja IKIP PGRI Bali banyak berperan dalam membangun SDM Bali. Kampus ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali karena lulusannya berdaya saing dengan berbagai keunggulan. Kamis (2/8) ini, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. akan mewisuda 495 sarjana baru. Dari jumlah itu, 135 orang dari Prodi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Pendidikan Bimbingan dan Konseling (36), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (49), Pendidikan Seni Rupa (3), Tari Drama dan Musik (24), Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (7), Pendidikan Sejarah (42), Pendidikan Ekonomi (55), Pendidikan Matematika (84) dan Pendidikan Biologi (60). Hingga wisuda kali ini, IKIP PGRI Bali sudah menamatkan 21.573 sarjana. Menurut Rektor Made Suarta, mereka yang dilepas sudah memenuhi empat kompetensi guru, yakni kompetensi profesional, kepribadian, sosial dan pedagogik plus dijamin guru berkarakter. Calon guru yang dilepas selain siap menjadi guru profesional, mereka juga banyak bergerak di
wirausaha muda mandiri. Ini relevan dengan tuntutan kurikulum nasional berbasis KKNI yang mengarahkan lulusan PT menjadi wirausaha mandiri dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru alias menjadi job creator. Makanya, Rektor Made Suarta berharap lulusannya jangan menunggu diangkat menjadi guru, melainkan kreatif dan inovatif menghadapi perubahan zaman. Made Suarta menegaskan, mulai tahun ini semua perkuliahan dipusatkan di kampus Jalan Seroja, Tonja. Pembangunan gedung megah berlantai empat senilai Rp 13 miliar itu dilengkapi ruang kuliah, gedung olahraga serbaguna dan lab tiap program studi. Made Suarta juga tak lupa memperkuat iklim akademik di kampus dengan menggelar seminar dan mengirim dosennya workshop KKNI di Jakarta. Tujuh dosennya menembus dana hibah Dikti dan seorang dana Pengabdian Masyarakat. Rektor Made Suarta didampingi Wakil Rektor Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. dan Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. mengungkapkan rasa syukurnya
IKIP PGRI Bali di Jalan Seroja, Tonja, Denpasar ini tetap menjadi incaran lulusan SLTA memilih IKIP PGRI Bali yang memiliki sembilan program studi, delapan terakreditasi B dan Pendidikan Bahasa Satsra Indonesia dan Daerah terakreditasi A. Pendaftaran calon mahasiswa baru gelombang II dibuka hingga 25 Agustus 2018. Khusus untuk Prodi Seni Rupa dan Bahasa Bali diberikan bebas SPP hingga tamat. IKIP PGRI Bali kini memiliki student body 2.297 orang dibina oleh 158 dosen. Sebanyak 21 dosen berkualifikasi S-3 dan 10 dosen sedang S-3. Makanya, Made Suarta menyebut rasio dosen dan mahasiswanya sangat ideal. IKIP PGRI Bali juga intens menjalin kerja sama dengan pihak lain. Kampus ini dipercaya DPRD Bali menyusun naskah akademik tentang Ranperda Olahraga. Di bidang olahraga, mahasiswanya banyak mengukir prestasi nasional dan internasional. Empat mahasiswanya menjadi duta RI di Asian Games 2018, dua dosennya menjadi kepala pelatih dan offisal nasional di kabbadi.
PIALA DIKTI - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta, Ketua Yayasan IGB Arthanegara dan WR I Pande Wayan Bawa memegang piala tetap Kemenristek Dikti. Sementara dalam pengabdian masyarakat, IKIP PGRI Bali dikenal paling intens melakukan bedah rumah KK miskin di semua kabupaten. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. mengatakan, pilihan menjadi guru adalah sangat mulia. Bangsa ini menjadi hebat semuanya karena mendapatkan sentuhan dari tangan guru. Untuk itu, ia bersyukur IKIP PGRI Bali selalu dikejar oleh anak muda Bali yang ingin menjadi guru.
Apalagi, pemerintah tahun ini akan mengangkat 100.000 guru PNS termasuk di Bali. Kedua, yayasan tetap peduli dengan kualitas dosen. Mereka diberi dana motivasi melanjutkan ke S-3. Dalam waktu dekat, IKIP PGRI akan memiliki dosen S-3 bidang statistik, satu-satunya di L2Dikti VIII. Ketiga, menuntaskan pembangunan gedung Rp 13 miliar, sekalipun IKIP PGRI Bali tidak memungut uang gedung malah memberikan bebas SPP sejumlah prodi. (ad62)
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
BADUNG
3
DLHK Imbau Warga agar Tak Memaku Pohon Perindang Mangupura (Bali Post) Selama ini pohon perindang yang berada di pinggir jalan banyak dimanfaatkan untuk memasang iklan maupun pengumuman. Bahkan, untuk bisa memasangnya, tak jarang batang pohon dikorbankan dengan cara menancapkan paku. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan mengimbau warga maupun pemilik toko di sekitar kawasan Kuta, Legian dan Seminyak agar tak melakukan hal itu. Pihaknya mengimbau agar tidak lagi ada yang memaku pohon. Baik itu untuk memasang iklan ataupun memasang papan dengan cara menancapkan paku pada pohon perindang. Tegas Merthawan, dengan seringnya dipaku, pohon itu bisa berlubang dan busuk. Sehingga, batang pohon tersebut bisa dicari serangga dan mengakibatkan pohon berlubang. Tentu hal itu sangat membahayakan dan berisiko akan tumbang. “Mengingat kawasan ini merupakan kawasan pariwisata, tentu sangat berisiko. Karena bisa mencelakai orang lain maupun menimpa bangunan apabila pohon itu tumbang,” ujarnya, Selasa (31/7) lalu. Selain tidak memaku pohon, pihaknya juga berharap warga tidak seenaknya memotong pohon perindang. Karena dari pihak DLHK sudah rutin untuk melakukan perompesan. Seperti yang terlihat di kawasan Seminyak, Selasa (31/7). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, kembali melakukan perompesan pohon perindang di kawasan Seminyak. Perompesan ini, selain untuk memperindah, juga untuk menjaga kenyamanan wisatawan di sana. (kmb23)
Bali Post/kmb23
ROBOH - Petugas PLN melakukan pembersihan di lokasi tiang roboh di Jalan Darmawangsa, Kutuh, Rabu (1/8) kemarin.
Diduga Tertarik Kendaraan Proyek, Tiang Listrik Roboh Mangupura (Bali Post) Arus lalu lintas di Jalan Darmawangsa, Kutuh, Kuta Selatan terpaksa dialihkan, Rabu (1/8) kemarin. Pasalnya, sebuah tiang listrik milik PLN roboh dan melintang ke jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Manager PLN Area Kuta Putu Karyana dikonfirmasi via telepon mengatakan, robohnya tiang listrik ini diduga karena tertarik kendaraan proyek yang melintas di sana. Jalur di kawasan tersebut menanjak dan menikung, kemungkinan tiang itu tersenggol kendaraan. Kejadian ini diperkirakan terjadi pukul 07.00 Wita. Saat kabel listrik tertarik, memang tiang tidak langsung roboh. Namun jatuhnya tiang secara perlahan karena ada seling baja yang menahan tiang tersebut. ‘’Di sana ada tikungan yang jalannya menanjak. Kami menduga ada kendaraan proyek yang menyenggol kabel. Hal itu terlihat dari pembungkus kabel yang terkelupas seperti terkena goresan,’’ ucapnya. Berselang beberapa menit, sebanyak 15 petugas langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Akibat kejadian tesebut, hanya satu tiang yang roboh. Namum demikian, pihaknya mengaku akan mengecek kondisi tiang-tiang yang lain. ‘’Takutnya karena getaran itu, ada imbas ke tiang-tiang yang lain. Terkait kondisi ini, satu gardu mengalami gangguan,’’ katanya. Karena tidak berfungsinya satu gardu, lama gangguan sekitar tiga jam. ‘’Gardu ini menyuplai sebanyak 20 pelanggan di sekitar. Kami juga sudah menyampaikan permakluman kepada kepala lingkungan, karena ini merupakan musibah,’’ ungkapnya. (kmb23)
Bali Post/ist
BNN - Bimtek Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Pemberantasan BNN dibuka Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Arman Depari.
BNN Komit Memiskinkan Sindikat Narkoba Mangupura (Bali Post) Dalam mengungkap kasus peredaran gelap narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) selalu menjerat sindikat narkoba dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Oleh karena itu pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang dalam kejahatan narkotika harus dilakukan karena merupakan salah satu upaya negara untuk memiskinkan jaringan sindikat barang terlarang ini supaya jera. Hal ini disampaikan Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Arman Depari saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Pemberantasan BNN, Rabu (1/8) kemarin di Vouk Hotel Bali, Nusa Dua, Badung. Kegiatan ini dihadiri penyidik BNN wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Maluku. Turut hadir mendampingi Irjen Arman Depari, Direktur TPPU BNN Brigjen Pol. Bahagia Dakhi dan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa. Kasus tindak pidana narkotika erat hubungannya dengan TPPU. Dalam perkembangannya, praktik TPPU semakin kompleks, melintasi batas-batas yurisdiksi dan menggunakan modus yang semakin variatif serta memanfaatkan lembaga di luar sistem keuangan, bahkan telah merambah ke berbagai sektor. Dengan pemiskinan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi jaringan sindikat narkoba. Namun, permasalahannya banyak kendala dan perbedaan pandangan dalam menangani kasus tindak pidana pencucian uang tersebut. ‘’Dari Bimtek TPPU ini saya berharap harus dapat meningkatkan kemampuan para penyidik dalam pelaksanaan analisa penyelidikan dan penyidikan TPPU untuk memutus sumber keuangan bandar narkotika,’’ tegas Arman Depari. Penetapan Indonesia dengan status darurat narkoba oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menunjukkan bahwa peredaran narkotika di Indonesia makin masif. Hal ini dikarenakan seluruh lapisan masyarakat dan profesi telah disusupi oleh bandar narkotika dengan segala taktik dan cara. ‘’Tentu kondisi ini adalah tantangan para penyidik BNN yang berada di garis depan dalam melakukan tindakan pemberantasan khususnya tindak pidana pencucian uang,’’ ujarnya. Dalam praktiknya, penyidik harus dapat memutus aliran dana hasil narkotika dengan menerapkan delik TPPU terhadap para bandar atau pelaku tindak pidana narkotika. Caranya dengan melakukan perampasan dan penyitaan terhadap seluruh harta kekayaannya. (kmb36)
Bali Post/eka
PERTANIAN - Seorang petani membajak lahan dengan traktor di Penarungan, Badung. Sektor pertanian di Bali makin sedikit peminat bahkan petani muda pun semakin sedikit. Kebanyakan para pemilik lahan pertanian menyewakan ataupun mempekerjakan buruh tani untuk menggarapnya.
Selundupkan Biji Ganja, Warga Chile Ditangkap Mangupura (Bali Post) -
Berkat kejelian petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, upaya penyelundupan biji ganja oleh warga negara Chile berinisial VMOR (34) berhasil digagalkan, Kamis (12/7) lalu. Dari VMOR diamankan lima biji ganja seberat 3 gram bruto. Pelaku mengaku biji ganja tersebut merupakan titipan seseorang. Selain itu juga ditangkap BH (24) asal Belanda karena membawa tujuh butir tablet segi empat berwarna abuabu berat total 2,63 gram netto yang mengandung narkotika jenis ekstasi. Tersangka ZBT (26) asal Inggris dibekuk karena membawa paket berisi ganja seberat 3,55 gram bruto. Syarif Hidayat selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Rabu (1/8) kemarin mengungkapkan, penindakan terhadap tersangka VMOR dilakukan pada Kamis (12/7) pukul 21.00 Wita di Terminal Kedatangan Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung. VMOR berprofesi sebagai arsitek dan datang dari Kuala Lumpur, Malaysia menumpang pesawat Batik Air, ID 6017. ‘’Saat yang bersangkutan melewati pemeriksaan X-ray dan barang bawaannya diperiksa mendalam oleh petugas Bea Cukai, di dalam ransel oranye miliknya ditemukan satu pack bertuliskan ‘The Bulldog Seeds’ berisi lima biji ganja seberat 3 gram bruto dan brosur bertuliskan Blueberry 420,’’ tegas Syarif didamping Kepala KPPBC TMP Ngurah Rai Himawan
Indarjono. Sementara tersangka BH asal Belanda dibekuk sebulan lalu saat mendarat di bandara. Dia datang dari Kuala Lumpur menumpang pesawat Air Asia QZ 555. Hasil pemeriksaan di dalam ransel BH, ditemukan tujuh butir tablet segi empat SS berat total 2,63 gram ineks. Sementara ZBT asal Inggris berprofesi sebagai freelance photographer. Syarif Hidayat menjelaskan ZBT datang dari Thailand dan tiba pukul 02.00 Wita dengan menumpang pesawat Air Asia FD 398 dari Bangkok. ‘’Modusnya kali ini sedikit berbeda dari dua penindakan sebelumnya. Setelah melewati X-ray, ZBT diperiksa mendalam oleh petugas. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan bahwa di dalam kemasan rokok berisi tembakau iris miliknya terdapat satu plastik klip berisi potonganpotongan tanaman berwarna hijau kecokelatan seberat 3,55 gram bruto ganja,’’ ungkapnya. Penyidik BNNP Bali Iptu Agung Rai Parwata mengatakan untuk tersangka VMOR dan ZBT kasusnya ditangani BNNP. ‘’Pengakuann
Bali Post/kmb23
BARANG BUKTI - Bea Cukai Ngurah Rai, Rabu (1/8) kemarin menggelar barang bukti beserta tersangka terkait penyelundupan narkoba melalui Bandara Ngurah Rai. VMOR, di negaranya bebas beli biji ganja dalam jumlah tertentu. Barang itu adalah titipan. Kalau ZBT mengatakan ganja tersebut dipakai sendiri,’’ tegasnya. Selain itu, Syarif menjelaskan, pengungkapan penindakan dilakukan 24 Juli di Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai terhadap paket barang kiriman asal Thailand. ‘’Anggota kami mencurigai sebuah paket barang kiriman berisi 27 tas wanita
dengan nomor HAWB/CN: 4156971151 dan penerima atas nama Lia. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, di dalam lipatan setiap tas ditemukan kristal berwarna putih seberat 971 gram bruto sebagai sediaan sabu-sabu. Jadi di tali tas dimasukkan selang dan di dalam selang tersebut berisi sabu-sabu,’’ kata Syarif. Hasil pengembangan pihak Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Bali ditangkap tersangka Nunu Ahmad Matin
alias Farhat (28) dan istri sirinya, Yulia Fahrani (25), di rumah kos di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (25/7) lalu. Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko yang turut hadir dalam press rilis tersebut mengatakan, kedua tersangka ini perannya sebagai penerima barang tersebut. Selanjutnya 1.024,79 gram bruto SS dari Thailand dan 13 butir ekstasi akan diserahkan kepada seseorang. (kmb36)
Badung Sinergikan BPJS dengan KBS Agar Masyarakat Lebih Mudah Akses Pelayanan Kesehatan
PENGHARGAAN - Dukungan Pemkab Badung bersinergi dengan pemerintah pusat di bidang kesehatan yang berbuah penghargaan dari pemerintah pusat melalui BPJS Pusat, beberapa waktu lalu.
TURUNNYA aturan baru dari pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang menyatakan sejumlah layanan BPJS dikurangi, akibat terbitnya t i g a a t ur a n b a r u, y a kni Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan No. 2 Tahun 2018 tentang Penjaminan Pelayanan Katarak Dalam Program Jaminan Kesehatan, Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan No.3 Tahun 2018 tentang Penjaminan Pelayanan Persalinan dengan Bayi Lahir Sehat, dan Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan No.5 Tahun 2018 tentang Penjaminan Pelayanan Rehabilitasi Medik, sepertinya tidak menjadi persoalan dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Badung. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Badung akan mensinergikan layanan BPJS dengan Kartu Badung Sehat (KBS) agar tidak menjadi
permasalahan dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat Badung. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta melalui Kabag Humas Setkab Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha, Rabu (1/8) kemarin mengatakan, meskipun ada aturan baru dari pihak BPJS, Kabupaten Badung sudah melakukan sinergi antara BPJS dengan KBS. ‘’Anggaran yang disediakan untuk kesehatan tahun 2018 mencapai Rp 624 miliar lebih dan untuk pendampingan BPJS dengan program KBS sebesar Rp 100 miliar lebih yang terdiri atas anggaran premi JKN dan anggaran manfaat tambahan JKN,’’ ujarnya. Lebih lanjut Thomas mengatakan, sinergi yang dilakukan Pemkab Badung sesuai dengan aturan, yakni Inpres No. 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
‘’Bagian ke-10 poin 3 dalam aturan tersebut berbunyi memastikan bupati dan wali kota mengalokasikan anggaran dalam rangka pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional,’’ ujar mantan Camat Abiansemal tersebut. Kesiapan Kabupaten Badung dalam menjamin masyarakat dalam bidang kesehatan ini juga sudah diakui oleh pemerintah pusat dengan Badung memperoleh Universal Health Coverage JKN-KIS Award 2018. ‘’Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang dicapai Pemerintah Kabupaten Badung di bidang kesehatan dan pencapaian program Kartu Indonesia Sehat yang disenergikan dengan Kartu Badung sehat (KBS). Kami berharap masyarakat Kabupaten Badung akan tumbuh menjadi insan yang sehat dan kuat untuk membangun Badung ke depan,’’ jelasnya. (ad57)
info seremoniAL
4
Serah Terima Mahasiswa KKN Unwar di Badung
Mahasiswa Diharapkan Ikut Pecahkan Persoalan Desa
SERAH terima mahasiswa KKN Universitas Warmadewa (Unwar) tahun 2018 di Kabupaten Badung digelar Rabu (1/8) kemarin di Lapangan Umum Kecamatan Petang. Sebanyak 1.129 mahasiswa menjadi peserta KKN tahun ini. Mereka akan disebar di 50 banjar di tujuh desa yang ada di Kecamatan Petang. Serah terima dilakukan dari Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnu Murti, M.Si. kepada Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Badung Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty untuk kemudian diserahkan ke Camat dan Kepala Desa terkait. Ketua YKKPB Wisnu Murti mengungkapkan, KKN berlangsung selama satu bulan. Selama proses tersebut, mahasiswa diharapkan berkolaborasi dengan pemerintah mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dalam rangka menggerakkan pembangunan dan ekonomi masyarakat perdesaan khususnya di lokasi KKN. ‘’Mahasiswa agar ikut pecahkan persoalan di desa. Agar persoalan desa dirumuskan, didiskusikan dengan aparat desa sehingga bisa ditindaklanjuti pemerintah. Saya berharap ini bisa berkelanjutan,’’ ujarnya. Menurutnya, sasaran KKN Unwar adalah seluruh kabupaten/ kota di Bali. Namun lantaran berbagai keterbatasan, KKN tidak bisa dilakukan serentak seluruh Bali. Maka tahun ini KKN dilangsungkan di dua kabupaten/kota yakni Badung dan Denpasar.
KKN - Serah terima mahasiswa KKN Unwar di Badung yang digelar di Lapangan Umum Petang, Rabu (1/8) kemarin. Khusus di Badung, lokasi KKN menyasar Badung Utara. Badung Utara adalah daerah yang diproyeksikan mampu meningkatkan sektor industri kecil dan pertanian yang merupakan penyangga pariwisata. Potensi Badung Utara perlu digali bersama-sama seluruh stakeholder, termasuk perguruan tinggi khususnya mahasiswa. ‘’Bila ada hal yang potensial dikembangkan ke depan, ini (hasil KKN - red) bisa jadi informasi yang bisa dirumuskan bersama pemerintah agar bisa dikembangkan ke depannya,’’ katanya. Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Badung Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty menyampaikan terima kasih lantaran Kabupaten Badung menjadi lokasi
KKN mahasiswa Unwar. Menurutnya, mahasiswa yang dibekali pendidikan tentang mendata dan menganalisis akan sangat membantu aparat pemerintah desa atau kecamatan dalam mengkaji potensi masing-masing banjar. Analisis tersebut selanjutnya bisa diteruskan ke pemkab untuk menjadi rumusan program pembangunan. Apalagi di sejumlah daerah memerlukan masterplan dan perencanaan matang untuk mengangkat potensi yang ada. ‘’Sesuai potensi ilmu yang mereka dapat, mereka bisa melihat potensi masing-masing banjar. Jangan sekadar buat tapal batas. Ide mereka untuk membantu masyarakat masingmasing banjar sangat kami perlukan,’’ tegasnya. (ad63)
STP Bali Terima Kunjungan Siswa Tasmania Christian School
BERKUNJUNG - Ketua STP Bali Drs. Dewa Gde Ngurah Byomantara (tengah) saat menerima kunjungan siswa dari Tasmania Christian School, Rabu (1/8) kemarin. SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali, Rabu (1/8) kemarin menerima kunjungan siswa dari Tasmania Christian School, bertempat di gedung MICE STP Bali. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi keluarga besar STP Bali karena dapat menyambut kunjungan siswa dari Tasmania Christian School yang berjumlah 20 orang dan dengan satu dosen pendamping, Scott Ambrusse. Acara ini disambut hangat oleh Ketua STP Bali Drs. Dewa Gde Ngurah Byomantara, M.Ed. dan Tim International Class. Menurut Dewa Byomantara, setiap siswa pastinya menginginkan
pendidikan yang terbaik demi masa depannya, salah satunya dengan cara mengikuti kelas internasional. Program kelas internasional melambangkan keragaman dan menunjukkan adanya kegiatan kerja sama universitas antarnegara dan kegiatan ini dapat melibatkan mahasiswa dan dosen dari luar negeri. ‘’Kelas internasional sangat penting untuk meningkatkan standar kualitas pendidikan di tingkat universitas yang pada akhirnya dapat meningkatkan sumber daya manusia,’’ ujarnya. Dikatakannya, kunjungan ini bertujuan untuk mempromosikan
kelas internasional yang ada di STP Bali. Sekolah Tinggi Pariwisata Bali diprogramkan menjadi institut pariwisata yang sekaligus membuka kelas internasional bagi mahasiswa mancanegara yang berminat belajar dan memperdalam ilmu kepariwisataan. ‘’Tidak diragukan lagi untuk kesiapannya STP Bali sudah sangat luar biasa, yakni secara fisik kampus STP telah memenuhi syarat, namun masih perlu peningkatan kualitas sumber daya pengelola dan pengajarnya,’’ katanya. Melalui kunjungan ini, diharapkan mereka mau melanjutkan pendidikan di STP Bali. Karena saat ini di STP juga membuka kelas internasional bekerja sama dengan pearson. Ini juga sangat cocok untuk mereka tekuni. Diharapkan lebih banyak anak-anak dari Australi terutama dari Tasmania untuk melanjutkan studi di STP Bali. ‘’Ada sebanyak 20 orang beserta guru-gurunya. Mereka diberikan pemahaman tentang bagaimana pendidikan dan pelatihan di STP Bali. Ini juga bisa menjadi daya tarik. Prinsip kami adalah ingin memberikan variasi daripada tourism di Bali. Di mana tidak hanya menikmati budaya dan keindahan alam, namun juga belajar tentang pariwisata di Bali khususnya tentang pariwisata budaya,’’ tambahnya. (ad55)
Hasilkan Lulusan Berdaya Saing
PPLP Dhyana Pura Laksanakan Uji Kompetensi
UJI KOMPETENSI - PPLP Dhyana Pura menggelar uji kompetensi bagi mahasiswanya, 1-9 Agustus. PUSAT Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura mempunyai visi menjadi LPK unggulan dalam bidang Pariwisata dan Perhotelan yang menghasilkan lulusan sesuai dengan standar ASEAN tahun 2020. PPLP Dhyana Pura yang berdiri sejak tahun 1987 ini memiliki program pendidikan dan latihan 1–3 tahun antara lain Front Office, House Keeping, Food & Beverage Service, Food Production, Akomodasi Perhotelan, Manajemen Akomodasi Perhotelan dan Manajemen Food & Beverage. Salah satu bagian dari proses pendidikan dan latihan yang diberikan kepada mahasiswa, PPLP Dhyana Pura menyelenggarakan uji kompetensi bagi seluruh mahasiswa yang akan menyelesaikan program studinya di tahun 2018. Ini merupakan wujud dari komitmen PPLP Dhyana Pura untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang Pariwisata dan Perhotelan dengan membekali lulusannya melalui pem-
berian sertifikat kompetensi di samping sertifikat kelulusan. Proses uji kompetensi sudah dimulai sejak 30 Juli 2018 diawali dengan persiapan dan pemantapan per program studi. Sedangkan uji kompetensi dilaksanakan tanggal l–9 Agustus 2018 di Kampus PPLP Dhyana Pura oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang independen, sehingga proses penilaian akan lebih terbuka, transparan dan akuntabel. PPLP Dhyana Pura menggandeng LSP Undhira sebagai pelaksana uji kompetensi pada tahun ini. LSP Undhira merupakan Lembaga Sertifikasi yang telah mendapatkan lisensi dari BNSP dengan nomor: Kep.0609/ BNSP/V/2016. Jumlah mahasiswa yang mengikutiu uji kompetensi sebanyak 497 orang terdiri atas Front Office 58 orang, House Keeping 86 orang, F&B Service 131 orang dan F&B Product 222 orang. Uji kompetensi ini dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert
Nainggolan, S.S., M.M. dan dihadiri pula Dewan Pengarah LSP Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. dan Putu Steven Eka Putra, S.T., M.Par. selaku Direktur LSP Undhira. Dalam kesempatan ini, Direktur PPLP Dhyana Pura menyampaikan kepada peserta uji kompetensi bahwa inilah saatnya mereka menunjukkan kemampuan terbaik karena para asesor akan menilai apakah mereka sudah cukup memiliki kompetensi untuk siap terjun ke industri. Melalui uji kompetensi ini mahasiswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang artinya mereka memiliki kompetensi yang sama ketika mereka akan bekerja di dalam maupun luar negeri khususnya wilayah ASEAN. Pada uji kompetensi tahun ini digunakan skema sertifikat level 3 sesuai dengan kurikulum standar ASEAN. Dengan dilaksanakannya uji kompetensi ini diharapkan PPLP Dhyana Pura akan benar-benar menjadi wadah bagi semua mahasiswa untuk membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk meraih cita-cita dan masa depannya yang lebih baik. Hal ini merupakan perwujudan dari Motto PPLP Dhyana Pura yaitu ‘’Bridging a better future’’. Wujud lain dari komitmen PPLP Dhyana Pura untuk menjadi wadah dan sarana meraih masa depan yang lebih baik khususnya bagi karyawan/ karyawati di industri perhotelan dan pariwisata, mulai tahun ajaran 2018/2019 PPLP Dhyana Pura membuka Kelas Karyawan. Kelas Karyawan ini ditujukan bagi karyawan/ karyawati di hotel, restoran maupun vila agar bisa kuliah sambil tetap bekerja. (ad66)
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
MKn Unwar Buka Pendaftaran Angkatan Ketiga hingga 31 Agustus 2018 MAHASISWA yang memilih Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Program Pascasarjana (PPs) Unwar adalah pemilik masa depan. Mereka diproses secara berkualitas guna menjadi notaris profesional. Untuk itu, MKn PPs Unwar kini membuka pendaftaran calon mahasiswa baru angkatan ketiga gelombang II. Kaprodi Mkn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. menjelaskan, pendaftaran gelombang II dimulai Rabu (1/8) kemarin hingga 31 Agustus mendatang. Pendaftaran bisa dilakukan secara online di www.pascasarjana. warmadewa.ac.id. atau datang langsung mendaftar ke kampus PPs. Ditambahkannya, untuk angkatan ketiga gelombang II akan direkrut maksimal 30 calon mahasiswa baru. Mereka adalah lulusan S-1 Hukum dan memenuhi syarat administrasi pendaftaran. Mereka dibebankan 48 SKS untuk dua tahun masa studi. Perkuliahan MKn Unwar dilakukan Senin-Kamis mulai pukul 18.00-22.00 Wita. Jadwal ini, kata Sujana, guna memberi peluang lulusan S-1 hukum di Indonesia termasuk yang sudah bekerja yang ingin meningkatkan kualitas diri menjadi pejabat notaris yang profesional. Nyoman Sujana mengungkapkan, pihaknya terus melakukan inovasi untuk pelayanan pendidikan berkualitas. Ini dibuktikan setiap tahun MKn Unwar diincar oleh calon mahasiswa baru. Sementara Rabu (1/8) kemarin sebanyak 25 mahasiswanya menjalani ujian tesis. Di usia dua tahun MKn Unwar akan mencatat sejarah baru yakni melahirkan lulusan perdana. Sejak seminggu ini satu
UJIAN THESIS - Direktur PPs Unwar Suranaya Pandit bersama Kaprodi Nyoman Sujana dan dosen menguji saat ujian tesis mahasiswa MKn Unwar. per satu mahasiswanya menjalani ujian tesis guna menyelesaikan studinya tepat waktu maksimal dua tahun. Kini MKn PPS Unwar memiliki student body 123 orang. Mereka diampu oleh 21 dosen, tujuh guru besar dari UGM, Unpad, Universitas Brawijaya, Unwar dan Unair. Ditambah dosen dari kalangan praktisi hukum kerja sama INI (Ikatan Notaris Indonesia) Provinsi Bali dan IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) Provinsi Bali. Mereka khusus ditugaskan memperkuat materi laboratorium. Guna mencetak lulusan bermutu, Sujana mengatakan, MKn Unwar menjalin kerja sama operasional (KSO) dengan Unpad, UGM dan Forum Kerja Sama Prodi MKn PTS se-Indonesia. Kedua, selalu melakukan inovasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan lulusan. Dia menegaskan, MKn Unwar tak mau main-main dalam
mencetak calon notaris. Dengan bekal terakreditasi B, semua komponen diarahkan mencapai visinya yakni menghasilkan lulusan magister kenotariatan yang berwawasan lingkungan kepariwisataan, berintegritas dan berdaya saing tinggi berdasarkan Tri Hita Karana. Direktur Pascasarjana (PPs) Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. menegaskan, profesi notaris sangat menjanjikan di Bali. Diyakini masalah di Bali makin banyak memerlukan keterlibatan seorang notaris. Di era gobal ini makin banyak investor asing ingin menanamkan asetnya di Bali yang memerlukan peran notaris agar tak terjadi masalah di kemudian hari. Makanya dia menegaskan, notaris tak pernah jenuh, sepanjang mereka dipersiapkan secara berkualitas. Untuk itu dia mendukung PBM MKn Unwar mengadopsi kurikulum MKN yang sudah terakreditasi A. (ad61)
Unhi Denpasar Bangun Kerja Sama dengan UGM
UGM Siap Fasilitasi Pemasaran Produk Herbal Ayurweda Unhi Denpasar
BERSAMA - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Wakil Rektor III Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. serta tim Inkubator Bisnis Unhi dengan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. yang didampingi Direktur dan Pengurus Inkubator Bisnis UGM foto bersama usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kampus UGM, Selasa (31/7) lalu. UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar terus memperluas jejaring kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan universitasuniversitas ternama dan unggulan di Indonesia. Unhi pernah menandatangani nota kesepahaman dengan Institut Teknologi Bandung. Sedangkan Selasa (31/7) lalu, Unhi Denpasar menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan langsung oleh Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Wakil Rektor III Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. serta tim Inkubator Bisnis Unhi dengan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. yang didampingi Direktur dan Pengurus Inkubator
Bisnis UGM. Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. menyambut baik kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan dengan Unhi. Pihaknya sangat berterima kasih dan terbuka dalam menjalin kerja sama di bidang penelitian, peningkatan SDM dosen, dan kerja sama KKN mahasiswa. Selain itu, kedua belah pihak sepakat bekerja sama dalam prioritas pengembangan industri bisnis produk-produk lokal. Bahkan, pada tahap awal pihak UGM akan memfasilitasi pemasaran produk herbal Ayurweda Unhi Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. berterima kasih karena pihak UGM telah menerima secara terbuka tawaran kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi
dengan Unhi Denpasar. Apalagi, pihak UGM berinisiatif memfasilitasi pemasaran produk Ayurweda Unhi. ‘’Pihak UGM sangat terbuka dengan kami untuk membangun kerja sama. Kita sudah sepakat bekerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk juga kerja sama di bidang Inkubator Bisnis,’’ tandas Prof. Damriyasa. Prof. Damriyasa menambahkan, selama ini Unhi Denpasar sudah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi unggulan, baik di Indonesia maupun luar negeri. Beberapa bulan lalu, Unhi sudah membuat MoU dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kerja sama program double degree dengan Upper Iowa University. Khusus di bidang kesehatan Ayurweda, Unhi juga sudah bekerja sama dengan Internasional Center for Culture Studies. Ke depan, lanjut Prof. Damriyasa, Unhi Denpasar akan terus berupaya membangun kerja sama sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kerja sama di bidang pendidikan sangat penting dilakukan untuk mendukung Unhi menjadi universitas unggulan di Indonesia. Setelah melaksanakan MoU dilanjutkan dengan kunjungan ke Inkubasi UGM didampingi Direktur Inkubasi UGM Prof. Hargo Utomo. Inkubasi Bisnis UGM di bawah PT Swadaya Prakarsa secara legal formal. ‘’Ke depan Unhi akan kerja sama dalam pelatihan, penyediaan bahan baku dan sistem pengelolaan bahan dengan bantuan instruktur UGM. Juga kita akan mengembangkan unit Innovative Programs Bisnis sebagai wadah tempat mahasiswa belajar berwirausaha,’’ pungkas Prof. Damriyasa. (ad56)
MAXI Yamaha dan Sport Expo Makin Disukai Masyarakat AJANG ekshibisi MAXI Yamaha & Sport Expo yang digelar di 16 kota besar sejak April hingga November 2018 menjadi pusat perhatian masyarakat. Di bulan Juli ini telah digelar pula di Bandung, Semarang, Bogor, dan Yogyakarta. Pameran line up motor MAXI Yamaha dan sport Yamaha itu menyedot banyak pengunjung dan mendulang hasil positif. Skutik teranyar Lexi bahkan berhasil menjadi produk terlaris di event tersebut pada periode bulan Juli yang baru saja selesai dilaksanakan. Event MAXI Yamaha & Sport Expo menghadirkan deretan motor MAXI Yamaha series, MT series, Vixion series, R Series. Para pengunjung juga disuguhi keseruan aktivitas Lexi. Mereka dapat makin mengenal Lexi melalui bedah Lexi, demo irit dan test ride, serta seremonial perkenalan lagi skutik berteknologi Blue Core dan VVA (Variable Valve Actuation) itu. Selain menyasar kaum pria, Lexi juga disukai kaum wanita yang aktif berpatisipasi dalam lady competition di event MAXI Yamaha & Sport Expo. Lady competition melombakan foto peserta wanita bersama Lexi di atas panggung acara. Yamaha adalah pionir skutik MAXI di Indonesia dengan meluncurnya Nmax di tahun 2015. Kategori itu lantas menjadi tren di pasar Tanah
Air dan makin merebak luas dengan hadirnya Tmax, Aerox 155, Xmax, Lexi. Selain konsumennya yang bertambah banyak, komunitasnya pun kian aktif dalam berbagai aktivitas menunjukkan kecintaan mereka pada skutik MAXI Yamaha. Sementara itu, deretan motor sport Yamaha juga menarik perhatian pengunjung MAXI Yamaha & Sport Expo. Salah satunya All New R15 warna dan grafis baru yang diluncurkan April 2018. Tiga warna baru itu adalah Racing Yellow, Racing Blue, Racing Black. Suspensi
depan Upside Down juga terlihat berbeda dengan warna baru emas selaras dengan R1 dan R6 terbaru sehingga terlihat lebih premium, sporty dan moge look. Event MAXI Yamaha & Sport Expo makin diminati karena tersedianya special promo dan program sales dealer serta yang jadi incaran yakni memorabilia bertanda tangan asli pembalap Yamaha MotoGP Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Berbagai aktivitas entertainment turut disuguhkan membuat pengunjung makin betah. (bns)
MAXI YAMAHA - Tunggu kemeriahan MAXI Yamaha & Sport Expo di kota Anda di bulan Agustus 2018: Jakarta (7-12 Agustus), Tangerang (13-19 Agustus), Karawang (27 Agustus - 2 September), Pontianak (30 Agustus - 2 September).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
info seremoniAL
Senator RI Serahkan Piala 7th Bali International Choir Festival 2018 Sarankan Pemerintah Serahkan Penyelenggaraan Event ke EO
SATYAGRAHA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyerahkan Piala pada delegasi paduan suara asal Filipina. SENATOR DPD-RI Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mendapatkan kehormatan untuk menyerahkan Penghargaan 7 th Bali International Choir Festival 2018 di penutupan acara di Desa Kertalanggu Denpasar. Dalam acara yang dihadiri sekitar 5.000 peserta dan official dari 16 negara ini dipertandingkan sejumlah kategori paduan suara dari berbagai tingkatan, termasuk partisipasi yang sangat aktif dari peserta seluruh Indonesia. Apresiasi atas usaha dari penyelenggara acara yang secara konsisten mengadakan event internasional ini hingga menginjak kali kedelapan pada tahun 2018 dan usaha ini dianggap memberikan kontribusi positif pada perkembangan dunia pengetahuan termasuk seni budaya di Bali, hingga memperkuat tagline Bali ‘’Pulau Pengetahuan (Bali The Island of Science)’’. ‘’Bangga luar biasa ada saudara sebangsa yang akhirnya memberikan perhatian bagi Bali sebagai venue dari acara tahunan Bali International Choir Festival. Acara paduan suara ini semakin mengukuhkan bahwa Bali bukan
sekadar menjadi tempat wisata belaka, tetapi juga menunjukkan Bali sebagai host acara bernuansa seni musik tingkat dunia. Saya melihat sendiri bagaimana 5.000 orang tumplek di Bali selama seminggu untuk menikmati event ini, dan secara tidak langsung mereka menjadi turis juga. Saya dari DPD akan memberikan rekomendasi resmi agar event ini didukung oleh pemerintah,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang anggota Komite III Bidang Seni, Budaya dan Pariwisata ini. Namun, ia menyayangkan jika event sebesar ini tidak diperhatikan dengan baik oleh pemerintah pusat dan daerah. ‘’Saya berharap ke depan pemerintah Bali dan kementerian terkait membantu usaha-usaha anak muda yang hebat ini. Tidak mudah mendatangkan 5.000 turis ke Bali di tengah kondisi sulit seperti ini. Saya angkat topi pada event organizer (EO), secara swadaya mereka bisa membuat acara hebat seperti ini. Pemerintah belum tentu bisa mengadakan acara besar seperti ini, walau pemerintah punya dana besar. Jadi ke depan harus ada yang diubah dalam pola-pola promosi
PERHIMPUNAN Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Bali menggelar acara ‘’Malam Persaudaraan PPIT Bali bersama Kampung Bali Nansan, Quanzhou, Tiongkok’’ di Hongkong Garden, Sanur, Denpasar, Selasa (31/7) malam. Acara ini dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Konjen RRT di Denpasar Gou Haodong, dan Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Ketua PPIT Bali Cahaya Wirawan Hadi mengaku senang ketika mendapat kabar akan ada rombongan dari Kampung Bali Nansan datang ke Bali. Mengingat, rombongan dari Bali yang setahun lalu berkunjung ke Kampung Bali Nansan disambut dengan hangat dan meriah di sana. ‘’Selama di sana, kami benarbenar diperlakukan dengan baik sebagai saudara, nyama Bali. Karena itu kami pun sepakat, ini kesempatan baik untuk melakukan hal yang sama, membalas segala kebaikan nyama-nyama uling Kampung Bali
di Nansan,’’ ujarnya. Menengok sejarah 57 tahun silam, kata Wirawan Hadi, warga keturunan Tionghoa di Bali berbondong-bondong pergi berlayar begitu jauh untuk sampai ke Tiongkok. Warga keturunan Tionghoa yang ada di Bali memiliki leluhur atau nenek moyang di negeri tirai bambu. Begitu pula warga Kampung Bali Nansan masih memiliki ikatan keluarga dan ikatan emosional yang tinggi dengan Bali. ‘’Kedatangan nyama-nyama Kampung Bali Nansan menjadi momentum yang sangat baik, bukan hanya silaturahmi dan menjaga hubungan kekerabatan. Namun lebih dari itu, meningkatkan hubungan harmonis antar negara. Ini bisa menjadi contoh nyata hubungan baik antarnegara, antara Indonesia dan Tiongkok,’’ paparnya. Ketua Kampung Bali Nansan Se Poh mengatakan, ada 50 warga Kampung Bali Nansan yang datang ke Bali pada 25 Juli hingga 5 Agustus nanti. Pria yang akrab disapa
Bali dan juga pengadaan events bisnis di Bali, visinya pemerintah stop bertindak menjadi EO,’’ ungkap Senator Wedakarna. Ia pun membayangkan bahwa ke depan SDM pemerintah di kementerian dan kedinasan tidak lagi disibukkan dengan hal-hal terkait dengan teknis acara. ‘’PNS di pemerintahan itu jangan lagi disibukkan dengan urusan teknis jadi panitia acara ini dan acara itu. PNS dan pejabat itu ya… urusannya bagaimana menjalankan aturan perda dan UU dengan baik, termasuk menularkan ide-ide kreatif bagi daerah. Seperti sekarang, khususnya di kementerian-kementerian dan kedinasan, banyak PNS merangkap menjadi panitia entah tujuannya ingin korupsi alias ingin komisi. Kalau kompetensi saya yakin mereka belum kompeten. Jadi saran saya, pemerintah tinggal serahkan saja program acara seminar, workshop, festival, pesta seni dan lain sebagainya kepada EO. Kan sudah ada sistem lelang. Untuk urusan ini tidak perlu sampai mengubah UU, cukup inisiatif aturan internal di kementerian atau di pemerintahan daerah. Ke depan kita dorong seperti itu. Jadi save energi dan hitung-hitung memberikan kesempatan kepada anak-anak muda pengusaha Bali EO,’’ ungkap Senator termuda asal Bali ini. Maka dari itu ia meminta kepada pengusaha muda Bali agar mulai terjun ke bisnis MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) untuk bisa menjadi mitra strategis pemerintah. ‘’Pengusaha Bali, anda bisa tawarkan program anda ke 700 lebih kantor kepala desa di Bali, di 54 kantor kecamatan, dan ratusan SKPD kedinasan di seluruh Bali. Silahkan cari untung, itu wajar, tapi berikan pelayanan terbaik. Secara UU ini dimungkinkan dan ini namanya ekonomi kreatif. This is Satyagraha,’’ pungkas Shri Arya Wedakarna. (ad51)
Malam Persaudaraan PPIT Bali Bersama Kampung Bali Nansan
RAMAH TAMAH - Suasana ramah tamah dalam Malam Persaudaraan PPIT Bali bersama Kampung Bali Nansan, Quanzhou, Tiongkok, di Hongkong Garden, Sanur, Denpasar, Selasa (31/7) malam.
Uuk ini mengaku senang setiap kali datang ke Bali lantaran memiliki banyak saudara di sini. Selain itu, kedatangan mereka terkait rencana pembangunan Bale Banjar atau Taman Kebudayaan Adat Bali di Kampung Bali Nansan. Hal ini pun sudah dikoordinasikan dengan Konjen RRT di Denpasar. ‘’Bale Banjar membutuhkan fasilitas pendukung seperti patung, ukir-ukiran khas Bali. Di Kampung Bali tidak ada yang bisa membuat. Kami berharap pemerintah di Bali bisa membantu menyiapkan tenaga untuk itu agar Bale Banjar nantinya benar-benar berciri khas arsitektur Bali,’’ katanya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan dukungannya dan siap memfasilitasi tenaga ataupun hal-hal yang dibutuhkan dalam pembangunan Bale Banjar di Kampung Bali Nansan. ‘’Saya kira ini satu niat yang baik untuk kita menyambung kembali hubungan nenek moyang kita sebenarnya. Untuk menyambung kembali persaudaraan, persahabatan di antara kita. Tidak ada salahnya untuk menambah saudara, mengembalikan lagi saudara yang sudah lama meninggalkan kita,’’ ujarnya. Konjen RRT di Denpasar Gou Haodong mengatakan, masyarakat di Kampung Bali Nansan juga membutuhkan tenaga guru bahasa Bali dan juru masak makanan khas Bali, selain tenaga ukir untuk pembangunan Taman Kebudayaan Adat Bali. Pihaknya mengaku senang bisa membantu untuk mempererat hubungan Indonesia khususnya Bali dengan Tiongkok lewat kedatangan warga Kampung Bali Nansan. ‘’Saya bangga bisa menjadi jembatan untuk membantu warga Kampung Bali Nansan bertemu dengan Pemprov Bali supaya bisa menyampaikan keinginan mereka untuk membangun Taman Kebudayaan Bali di sana,’’ ujarnya. (ad54)
5
Penganugerahan Wikan Award
Puncak Perayaan HUT Ke-34 Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali MERAYAKAN HUT ke-34 tahun 2018, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) menganugerahkan penghargaan Widya Karya Nugraha (Wikan) Award kepada lima tokoh Bali di Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar), Selasa (31/7) malam. Wikan Award merupakan supremasi penghargaan YKKPB yang diberikan kepada tokoh masyarakat Bali yang memiliki komitmen dan kontribusi dalam meningkatkan kecerdasan sumber daya manusia dan pembangunan di wilayah Bali, serta memiliki kontribusi terhadap perkembangan Unwar. Lima tokoh Bali yang menerima penghargaan Wikan Award di antaranya Komjen Pol. (Purn) Drs. I Made Mangku Pastika (pengembangan lembaga), Dr. I Made Sutaba (Dekan Fakultas Sastra Unwar periode 19841996), Ir. I Gede Sukaca (alm) (Dekan Fakultas Pertanian Unwar periode 1984-1993), Ir. I Made Kerthiyasa (alm) (Dekan Fakultas Teknik Unwar periode 1984-1999), dan Dewa Komang Adhi, S.H., M.H. (Wakil Dekan II Fakultas Hukum Unwar periode 1984-1987). Selain itu, YKKPB juga memberikan penghargaan Nayaka Widya Nugraha kepada unitas berprestasi di lingkungan Unwar, yaitu unitas basket dan unitas Paduan Gita Sri Ksari Warmadewa. Sementara itu penghargaan Satya Karya Nugraha diberikan kepada karyawan yang telah mengabdi selama 15, 25, dan 30 tahun. Sedangkan penghargaan Tali Kasih diberikan kepada Drs. Ketut Saka, Drs. I Gusti Bagus Nyoman Panji, Ir. I Gede Putu Suwitra, dan Drs. ABG Satria Naradha yang merupakan Pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB). Malam puncak penganugerahan Wikan Award HUT ke-34 YKKPB ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. didampingi Ketua Dewan Pembina YKKPB Drs. I Nyoman Yasa, M.Si., Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, dan dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, serta
WIKAN AWARD - Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (enam dari kanan) berforo bersama tokoh Bali yang menerima penganugerahan Wikan Award pada HUT ke-34 YKKPB tahun 2018 di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Selasa (31/7) malam. seluruh jajaran pembina, pengawas, anggota YKKPB dan seluruh civitas akademika Unwar. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. AA. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan, perayaan HUT ke-34 dijadikan ajang introspeksi diri, momentum untuk koreksi diri demi kemajuan bersama. Masih banyak pekerjaan rumah yang perlu digarap dalam pengembangan lembaga, pengembangan kapasitas, peningkatan jejaring dan kesejahteraan bersama. Wisnumurti bersyukur karena di usia yang ke-34 YKKPB mampu meningkatkan kualitas SDM dan sarana-prasarana untuk kemajuan Unwar. Bahkan, dikatakan, YKKPB telah mampu menyejahterakan karyawannya sesuai dengan tagline ‘’welfare for all’’ -- kesejahteraan untuk bersama. ‘’Apa yang kita capai hari ini bukanlah ujung dari semuanya. Banyak mimpi yang saya kembangkan ke depan yang tentunya tetap pada visi-misi kita memberikan kontribusi dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia anak-anak bangsa kita,’’ tandas Wisnumurti. Ke depan pihaknya akan mengembangkan beberapa program, di antaranya membangun Rumah Sakit Warmadewa yang nantinya bisa menunjang Fakultas Kedokteran
dan Ilmu Kesehatan Unwar serta mengembangkan akademi komunitas. Diharapkan masing-masing mahasiswa Unwar dapat meningkatkan kompetensi keahliannya, sehingga para lulusan Unwar bisa bersaing dalam menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 ini. Dalam rangka HUT ke-34 YKKPB, rangkaian kegiatan sosial dilakukan, seperti bedah rumah warga miskin di Kabupaten Karangasem tirtayatra yang melibatkan seluruh anggota YKKPB untuk mengasah kecerdasan spiritual. Diharapkan seluruh karyawan terdorong untuk terbiasa melakukan yadnya, mengabdi, dan bekerja lebih baik lagi ke depannya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Bali beruntung memiliki YKKPB yang mendirikan Universitas Warmadewa untuk memajukan pendidikan di Bali. Menurutnya, keberadaan universitas swasta seperti Unwar membantu pendidikan di Bali yang tak bisa dipenuhi hanya oleh universitas negeri. Dengan bertambahnya umur, Pastika berharap YKKPB bisa lebih memberikan manfaat khususnya terhadap dunia pendidikan untuk kesejahteraan masyarakat Bali. (ad64)
’’Touring’’ Silaturahmi Tiga Hari
Honda Rebel Community Indonesia Eksplor Objek Wisata Bali SEJAK diluncurkannya produk kustom Big Bike Honda CMX500 Rebel tahun 2017 lalu, penggemar dan pengguna Honda Rebel kini sudah mempunyai komunitas yang cukup solid. Komunitas yang disebut dengan Honda Rebel Community Indonesia (HRCI) telah sukses menggelar berbagai kegiatan maupun touring di berbagai daerah. Sebagai ajang bersilaturami dengan pengguna Big Bike di Bali, selama tiga hari 27-29 Juli 2018, Honda Rebel Community Indonesia (HRCI) melakukan touring explore Bali sekaligus menggelar Musyawarah Nasional ke-1 di Pulau Dewata ini. Kegiatan touring silaturahmi eksplor objek wisata Bali dimulai dari mengaspal wilayah Singaraja, kemudian mengitari kawasan Kuta, menikmati pesona Jatiluwih Tabanan, menjajal kawasan Black Lava Kintamani, menengok keindahan pemandan-
gan Ubud dan finis di Denpasar. Touring ini diikuti oleh total 70 pengguna Honda Big Bike dari Jakarta, Bandung, Surabaya dan tuan rumah Bali. Adapun tipe yang digunakan oleh peserta di antaranya 40 pengguna Honda Rebel, 3 unit Goldwing, 4 type Afrika Twin, 20 unit CB500X, 6 unit CB650F, dan 3 unit CBR650F. Acara ini mampu mencuri perhatian dan apresiasi banyak orang, terutama para wisatawan karena konvoi yang sangat panjang dan mendapat pengawalan petugas, namun tetap mengedepankan safety riding dan disiplin di jalan raya serta selalu mengampanyekan #Cari_aman. ‘’Kebanggaan bagi kami Honda Big Bike Bali, dapat berkenalan dan silaturahmi secara langsung dengan anggota HRCI. Harapan kami dengan touring explore Bali ini dapat memberikan kesan yang
mendalam dan positif dengan pribadi yang berbeda, dengan satu kesukaan yang sama,’’ ungkap Arki Prayogi selaku Honda Big Bike Manager Astra Motor Bali. Honda CMX500 Rebel dikembangkan lebih dari sekadar moda transportasi. Model ini merupakan refleksi dari sebuah gaya hidup, karakter, serta sarana bagi pengendara untuk mengekspresikan identitasnya. Desainnya yang ramping dengan perpaduan style tak lekang oleh waktu dan gaya kontemporer memberikan kebanggaan sekaligus ruang kustomisasi yang tak terbatas, sehingga tercipta ikatan emosi yang kuat dengan pengendaranya. Untuk mendukung tampilan lowrider, Rebel dipasang pegangan mesin pada tiga area di rangka tubular dan dirancang sesempit mungkin di sekitar pengendara. (bns2)
OKK 2018 PPLP Pansophia ’’Gegerkan’’ Sekolah Polisi Negara Singaraja
PPLP Pansophia Singaraja mengawali Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Tahun Akademik 2018-2019 yang berlangsung di Kesatrian Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja di bilangan SKIP Jantung Kota Singaraja. Yang menarik OKK kali ini membuat lapangan hijau SPN berubah menjadi oranye oleh delapan kelas mahasiswa baru reguler PPLP Pansophia Singaraja dan dua kelas Program Kecakapan Kerja Unggulan (PKKU) Hibah Kompetitif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berhasil di menangkan oleh PPLP Pansophia di tahun 2018 ini. Menurut Koordinator Gadik SPN Ajun Komisaris Besar Polisi I Nyoman Suwidja, S.Sos., ingarbingar OKK Pansophia tahun ini memang seakan bikin ‘’geger’’ SPN Singaraja karena saking banyaknya jumlah mereka. Tetapi,
menurut AKBP Suwidja, pihaknya sangat bangga karena mahasiswa PPLP Pansophia sangat tertib, disiplin dan taat asas, sehingga Tim Gadik sangat sukacita mengasuh mereka untuk materi-materi soft skill. Mewakili Kepala SPN Singaraja, AKBP Suwidja benar-benar bangga dan mengapresiasi para mahasiswa Pansophia karena mereka masih berpegang pada etika, kesantunan dan menjunjung tinggi semangat dan disiplin, sebagai aspek yang belakangan ini banyak tergerus oleh ingar-bingar globalisasi dan menjadi kekhawatiran banyak pihak, terutama para orangtua. Terkait dengan OKK 2018, Direktur Pansophia Dr. I Made Yudana, M.Pd. di kantornya bilangan Pantai Asri 10 Singaraja mengucapkan rasa syukur apresiasi kepada masyarakat Buleleng
yang masih menaruh kepercayaan kepada PPLP Pansophia untuk mempercayakan studi vokasi bagi putra-putrinya. Lalu, Yudana juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda Buleleng terutama Disdik Buleleng yang senantiasa memberi support. ‘’Tidak kalah penting kami angkat topi rasa hormat kapada Bapak Kepala SPN Singaraja dan jajarannya karena telah membantu Pansophia dalam rangka penanaman soft skill yang sangat dibutuhkan untuk memenangkan persaingan di era global,’’ katanya lagi. Ditanya tentang kesannya memenangkan hibah kompetitif PKKU Kemendikbud tahun 2018 dengan jumlah spektakuler yakni 40 orang, Yudana yang juga Guru Besar Undiksha merespons kalem. ‘’Kementerian sangat selektif dalam menggelontorkan hibah bergengsi seperti ini, dan kalau
kami Pansophia dapat berkah satu-satunya di Bali dari enam provinsi di seluruh Indonesia, itu pasti karena berkah Tuhan dan kerja keras tim kami,’’ katanya. Mengenai tema OKK Pansophia 2018, Yudana menyebut ‘’Man for and with Others’’ (manusia untuk dan bersama manusia lain). Aforisma inilah yang kami hayati sebagai educational culture di Pansophia, sehingga pelan tapi pasti kecintaan masyarakat kepada Pansophia semakin mendalam. Kepercayaan ini pula yang selama ini kami pelihara sebagai social capital mengembangkan lembaga, sehingga sejak tahun 2009 Pansophia selalu dipercaya Kemendikbud untuk mengelola berbagai hibah kompetitif, dan menjadi kampus yang menerima anugerah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 3 Desember 2014 di Batam.
Hal lain yang juga tidak kalah menarik untuk disimak dalam OKK kali ini, di samping pengasuhan soft skill di SPN selama dua hari, pada tanggal 3 Agustus 2018 bertempat di Executive Ball-
room Pansophia juga diundang enam orang manager hotel yang sebagian besar alumni Pansophia untuk berbagi pengalaman kepada para mahasiswa dan almamaternya. (ad60)
OPINI
6
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tanggap dan Efektif Mengelola Bencana BENCANA. Hal ini mungkin bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Bencana walaupun bisa diprediksi, namun kita tak kuasa mengendalikannya. Bencana bahkan terlalu sering datang tiba-tiba dan kita tak tanggap meresponsnya. Bencana alam yang terjadi di Lombok, misalnya, mungkin sudah diprediksi namun kita tak kuasa menentukan kapan akan terjadi. Yang pasti bencana adalah bagian lain dari kehidupan ini. Tentunya ini menuntut kita untuk selalu waspada dan banyak berdoa. Tanggap bencana mungkin juga sudah kita lakukan. Bahkan, gerakan tanggap bencana sudah menjadi kesadaran khusus sebagian besar warga negeri ini. Ya, dalam menghadapi bencana sudah sewajarnya kita membangun rasa solidaritas dan terus-menerus memupuk semangat gotong royong. Semangat gotong royong ini adalah bagian lain dari upaya meringankan beban korban terdampak bencana. Ini tentu harus terus kita pupuk dengan terus melakukan penguatan nasionalisme. Menguatkan rasa kebersamaan dalam menghadapi bencana tentu menjadi hal wajib, namun itu belumlah cukup. Kita harus terus melakukan kajian dan belajar dari sejarah. Kini, ketika teknologi makin canggih dan pemetaan dini terhadap kondisi ruang di Indonesia makin jelas, mestinya kita juga makin sigap menghadapi ancaman dari bencana. Setidaknya, tanda-tanda terjadinya bencana sudah bisa kita deteksi lebih awal. Letusan gunung, misalnya. Bencana yang bersumber dari letusan gunung berapi atau gempa vulkanik tentu bisa deteksi lebih awal. Dengan demikian, cara dan upaya penanggulangan sudah bisa dipikirkan lebih awal. Setidaknya, untuk menekan dampak bencana dari letusan gunung berapi, kita sudah memiliki pola dan strategi. Namun, dalam konteks bencana tektonik, ada kecenderungan kita masih kalang kabut. Sampai saat ini, kita baru bisa memprediksi potensi itu ada, namun belum bisa kita jelaskan rentang waktunya lebih spesifik. Ini tentu perlu membuat kita merasa tertantang melakukan pendekatan yang lebih efektif mengatasi dampak bencana. Kita harus melakukan itu mengingat catatan sejarah membuktikan Indonesia memiliki potensi besar terdampak bencana. Bahkan, potensi itu sangat terbuka mengingat banyaknya pulau di hamparan katulistiwa ini merupakan produk dari bencana. Sampai saat ini, ada beberapa hal yang sering kita abaikan dalam penanganan bencana yakni penanganan pascabencana. Sering kali saat bencana, para korban mendapat kepedulian dan bantuan dari berbagai pihak. Sering kali bantuan menumpuk. Ini tentu akan menjadi beban baru dan akan memerlukan manajemen khusus. Namun, keberlangsungan hidup para korban bencana baik dari akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan peluang kerja terabaikan. Tentu menjadi penting bagi pemerintah untuk melakukan pemetaan dan pengelolaan bantuan bencana secara berkesinambungan. Pemerintah harus tetap memberikan pendampingan kepada para korban. Ini perlu direncanakan. Hal lain yang terkadang terlalu sulit diakses adalah bantuan bagi korban bencana yang bersumber dari dana-dana pemerintah. Birokrasi yang berbelit-belit masih menjadi kendala pejabat terkait untuk mengucurkan dana bencana sesegera mungkin. Negeri ini harus membuat pola yang jelas dan taktis dalam membantu korban bencana. Pendekatan administrasi yang menghambat penanganan korban bencana mestinya dievaluasi. Sistem penanganan bencana hendaknya cepat, akurat, dan efektif. Namun, terlepas dari kemampuan kita memprediksi atau mengantisipasi bencana, satu hal yang wajib kita perkuat adalah solidaritas menghadapi bencana. Kebersamaan kita hendaknya tak terjebak kepentingan politik, agama, maupun kepentingan personal lainnya. Kita harus bersatu meringankan beban rekan kita yang terdampak bencana. Rasa nasionalisme juga patut kita perkuat dalam hal ini. Yang pasti beban kemanusiaan hendaknya kita hadapi bersama tanpa ada dikotomi kepentingan dan warna politik.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Pelepah Pohon Kelapa Kering Saya berasal dari Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Saat ini, saya bekerja sebagai tenaga kontrak di KPU Bangli. Setiap hari, saya melewati jalan raya BangliUndisan. Di perjalanan, kadang saya sering merasa khawatir akan kejatuhan pelepah pohon kelapa yang sudah kering, rasa khawatir ini muncul karena mengetahui ada teman dan kakak kandung yang pernah tertimpa pelepah pohon kelapa yang sudah kering, beruntung mereka tidak mengalami cedera, hanya kerusakan pada kendaraannya. Tepat di atas jalan raya Bangli-Undisan, ada banyak sekali pohon kelapa yang memiliki pelepah kering, yang bisa saja jatuh ketika angin menerpa dan menimpa seseorang yang sedang lewat di bawahnya. Besar harapan saya pada dinas terkait agar dapat segera membersihkan pelepah pohon kelapa yang sudah kering secara berkelanjutan, di seputaran Bangli khususnya dan daerah lainnya pada umumnya. Hal ini untuk keamanan dan keselamatan bersama bagi pengguna jalan raya. Demikian agar dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait. I Made Sudanta Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli
Berkaca dari Berbagai Bencana di Indonesia Gempa bermagnitudo 6,4 pada skala Richter menghancurkan sebagian permukiman masyarakat di Pulau Lombok bagian utara dan timur. Ribuan rumah rusak, ratusan luka-luka, 17 orang meninggal, dan ribuan yang harus tidur di tenda-tenda darurat. Banyak lagi saluran makanan yang belum tersuplai dengan baik, termasuk pembagian selimut. Pada malam hari, suhu mencapai 15 derajat Celsius, yang termasuk cukup dingin untuk ukuran Indonesia. Negara, melalui Presiden telah menyatakan akan membantu Rp 50 juta untuk membangun rumah-rumah yang rusak.
Oleh I Nyoman Nala Rudiana
S
emakin telah terbukti bahwa Indonesia merupakan daerah rawan bencana, dan sifatnya bervariasi. Tidak hanya gempa bumi yang menjadi kerawanan di Indonesia, tetapi juga banjir, tsunami, longsor, gunung meletus, sampai dengan kebakaran hutan. Boleh dikatakan dengan berbagai jenis bencana yang terjadi itu, masyarakat seharusnya sudah terdidik dan paham dengan fenomena bencana yang ada pada lingkungannya sehingga dengan pemahaman itu, mereka dapat meminimalkan kerugian dan dampak merusak yang menimpa dirinya. Bahwa berkali-kali telah terjadi bencana dan menimbulkan banyak kerusakan, ini menandakan kita di Indonesia masih belum siap menghadapi hal itu. Masyarakat banyak yang tidak tahu bencana apa yang paling sering dan berpotensi terjadi di wilayahnya. Masyarakat Lombok, misalnya tidak mengetahui apabila gempa bumi yang bermagnitudi besar itu justru terjadi di wilayahnya dan berpusat di darat. Bencana yang terjadi di Indonesia boleh dikatakan menyebar di berbagai wilayah provinsi. Bahkan, Kalimantan
yang sebelumnya tidak pernah merasakan gempa bumi, beberapa waktu yang lalu, telah terjadi gempa bumi. Masyarakat cukup panik dengan kejadian tersebut. Secara awam, mungkin dapat dikatakan bahwa telah ada suatu perubahan di bumi, khususnya geografis Indonesia yang mengakibatkan demikian banyaknya bencana di Indonesia. Sesuatu itulah yang harus dipelajari oleh para ahli bumi di Indonesia, apa yang telah berubah, apakah iklim, cuaca, komposisi geografis, atau apa pun namanya yang menimbulkan adanya bencana alam tersebut. Pembelajaran dan prosesnya tidak boleh main-main karena ini menyangkut masa depan dan kehidupan sosial di Indonesia. Karena itu, dalam konteks kebencanaan ini, sudah seharusnya dimiliki peta pola kebencanaan wilayah. Artinya, pada tiap provinsi kemudian kabupaten, harus dipetakan kemungkinan bencana yang berpotensi terjadi. Sistematika pemolaan bencana itu tidak boleh hanya melihat pada masa lalu, mesti diperbarui dalam satuan waktu, misalnya setahun atau dua tahun. Sistematika itu juga tidak boleh hanya berupa kebakaran, banjir, longsor tetapi harus melihat pada
kemungkinan adanya gunung meletus atau gempa bumi atau tsunami. Tiga yang terakhir ini sering kali dilupakan oleh manusia, masyarakat dan para ahli. Gunung yang tidak pernah meletus selama 75 tahun atau bahkan 100 tahun, dipandang sudah “menyepi”, padahal itu bisa jadi fase istirahat sambil “menunggu” pergerakan magma di dalam bumi yang membuat pada hari tertentu tiba-tiba meletus. Umur manusia dibanding dengan umur bumi sering kali membuat manusia terlena. Kasus meletusnya Gunung Agung di Bali dapat dijadikan pelajaran untuk hal ini. Terkesan masyarakat dan juga para ahli memandang gunung paling besar di Bali ini, sudah istirahat, padahal sejak akhir 2017 kembali meletus setelah letusan dahsyatnya tahun 1963. Bahkan, kemungkinan akan ada letusan dahsyat lagi pada masa mendatang. Dilecut oleh peristiwa Gunung Agung ini, ada ahli yang mencoba melacak jejak tsunami di Bali. Ternyata pantai selatan Bali, sangat potensial terkena bencana ini karena ditemukan jejak tsunami puluhan meter di wilayah ini. Di wilayah utara pun (Singaraja ke timur) pernah ditemukan jejak tsunami ratusan
tahun lalu yang menewaskan ribuan orang. Karena Indonesia terdiri dari banyak provinsi, maka sekali lagi, tidak salah peta ini harus dimiliki. Berkaitan dengan pemetaan ini, harus juga dilihat sejarah kebencanaan yang pernah terjadi di wilayah itu. Harus diakui bahwa dalam hal kesejarahan bencana, di Indonesia sangat jarang ditemukan data-datanya. Inilah yang paling lemah dalam konteks kebencanaan itu. Padahal, data sejarah ini dapat memberikan gambaran masa lalu suatu wilayah. Dan dalam konteks kebencanaan, peristiwa bencana alam itu mempunyai kecenderungan berulang, meskipun itu berulangnya puluhan atau ratusan tahun lagi. Tetapi catatan ini penting bagi perencanaan masa depan generasi baru. Para ilmuwan, dengan demikian, haruslah melacak data peristiwa kebencanaan tersebut. Biasanya data-data sejarah kebencanaan Indonesia itu ada di luar negeri (Belanda?). Bagaimanapun tipisnya informasi kebencanaan pada masa lalu, tetapi menjadi bahan penting dan kekayaan intelektual untuk memprediksi kemungkinan berulangnya peristiwa yang sama pada hari ini atau masa mendatang. Dalam hal sejarah kebencanaan ini, tidak boleh dilupakan dengan kearifan tradisional yang ada di masyarakat. Folklor atau cerita-cerita tradisional yang mungkin menyinggung atau terkait dengan kebencanaan dapat juga dipakai sebagai kekayaan intelektual untuk dikaji dan ditafsirkan. Dengan cara demikian, kita akan dapat di mana kesala-
Sinergi Pengelolaan Sektor Pertanian
Pernyataan cukup keras terkait pertanian dilontarkan Gubernur Bali saat menerima pohon cabai layu yang sedang berbuah lebat dalam sidang DPRD Bali. Gubernur menyatakan bahwa lebih dari seratus doktor pertanian ada di Bali, namun Bali tetap saja tidak mampu menangani masalah penyakit cabai, jeruk, dan pisang. Pernyataan ini tentu bisa dicermati sebagai sebuah kritik sekaligus ajakan atau motivasi untuk memberdayakan pertanian. Saat ini, ada sinergitas yang hilang antara dunia riset di kampus dengan pemerintah daerah selaku pengampu pertanian krama Bali. Berbagai hasil riset pertanian di kampus seakan menjadi sia-sia karena tidak teraplikasi di dunia nyata pertanian Bali. Pihak perguruan tinggi merasa tidak dapat berbuat optimal jika tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Sementara pihak berpendapat, barangkali kegiatan riset di kalangan perguruan tinggi Bali kurang berbasis pada realitas yang dihadapi para petani krama Bali. Ironi pertanian Bali sebenarnya sudah cukup lama berlangsung. Saat ini, kejayaan salak Bali, jeruk Kintamani, kopi Singaraja, maupun manggis, dan apel Bali seakan tinggal nama. Sarana upakara yang sebelumnya banyak menggunakan produk dari sawah dan kebun krama Bali, saat ini mulai bergeser menggunakan produk instan dari pabrik dalam kemasan sachet. Produk dari kebun dan sawah memang mendominasi konsumsi keseharian krama Bali, utamanya sebagai sarana upakara sesuai agama Hindu yang dianut segenap krama Bali. Produk pertanian dan budaya
Oleh Agung Kresna sudah tumbuh dan berkembang, menjadi penggerak roda ekonomi krama Bali jauh sebelum pariwisata menyerbu Bali dan menawarkan gelimang dolar. Pariwisata Bali baru mulai menggeliat sejak dasawarsa 20-an, saat para wisatawan secara khusus datang ke Bali menggunakan jalur pelayaran mingguan Bali Express. Sejak itu, wisatawan mulai berdatangan ke Bali. Apalagi sejak Walter Spies – seorang pelukis dan musikus berkebangsaan Jerman – menetap di Bali pada 1927. Selanjutnya secara perlahan namun pasti, gemerlap pariwisata membawa perubahan sosiokultural dalam masyarakat Bali. Masyarakat Bali yang agraris dengan sifat komunal penuh kemitraan, sebagian mulai bergeser menjadi masyarakat jasa yang berciri lebih invidual dan penuh dengan kompetisi. Perekonomian masyarakat Bali pada hakikatnya bertumpu pada kehidupan pertanian. Keseharian kehidupan krama Bali adalah sejalan dengan tatanan musim. Segala jenis upakara dalam kehidupan krama Bali selalu dalam bingkai hitungan alam, sejak triwara, pancawara, saptawara, wuku, hingga sasih. Pertanian adalah awal ladang ekonomi keseharian krama Bali. Kehidupan pertanian masyarakat Bali kemudian melahirkan tradisi kebudayaan krama Bali secara turun-temurun. Kehidupan tradisi kebudayaan tersebut yang mengundang kedatangan wisa-
tawan di segenap penjuru Pulau Bali, hingga melahirkan industri pariwisata di Bali. Hanya di Bali ada tempat sembahyang – berupa palinggih atau plangkir – di area ladang pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa pertanian menjadi denyut nadi kehidupan keseharian krama Bali. Sayangnya saat ini, pertanian dipandang sebelah mata. Kalah dengan kilau pariwisata yang dianggap banyak mendatangkan dolar. Semua pihak seakan abai terhadap pertanian Bali. Padahal, segala sarana upakara dalam keseharian krama Bali adalah hasil-hasil pertanian dari sawah, lading, dan kebun. Akibatnya, saat ini justru sarana upakara krama Bali lebih banyak didatangkan dari luar Pulau Bali. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan para stakeholder pertanian agar bidang ini dapat kembali menjadi ujung tombak ekonomi Bali. Pertama, pertanian tidak boleh hanya dimaknai dalam pengertian agriculture, namun harus dalam makna farming. Sehingga tercakup bidang agriculture farm (bercocok tanam), dairy farm (berternak penghasil susu, keju), fish farm (bertambak ikan), maupun poultry farm (berternak unggas). Produk pertanian dalam segala bentuknya, merupakan konsumsi kebutuhan pangan masyarakat. Pertanian Bali harus dikerjakan dalam pola industrial farming. Digarap dengan sentuhan teknologi tinggi, sejak pembibitan,
pembudidayaan, hingga pascapanen. Harus tercakup unsur agroteknologi (teknologi tanah dan yang dibudidayakan), agro-industri (industri & teknologi pengolahan hasil pertanian), dan agrobisnis (optimalisasi profit bidang pertanian secara keseluruhan, sejak bibit, pupuk, peralatan, budi daya, hingga distribusi dan pemasarannya). Semua harus dengan sentuhan teknologi informasi sehingga berwujud smart - farming. Krama Bali akan menjadi bangga dan sadar atas kekayaan warisan budaya pertanian yang mereka miliki serta dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Kedua, pendampingan petani oleh petugas yang berkapasitas, sebagai wakil pemerintah selaku pengampu pertanian Bali. Sebaiknya ada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang setiap hari hadir di lapangan melakukan pendampingan petani melalui kelompok tani, sebagaimana pernah dilakukan pada era 80-an. Pendampingan ini penting sebagai bukti kehadiran pemerintah dalam mengawal krama Bali saat bertani. Sekaligus sebagai kepanjangan tangan guna menyampaikan berbagai program dan perkembangan teknologi pertanian beserta riset pertanian termutakhir terkait pertanian yang sedang mereka kerjakan. Kata kuncinya adalah memahami akar budaya ekonomi Bali serta kembali ke jati diri krama Bali, dalam balutan filosofi keseimbangan Tri Hita Karana. Kita harus menyadari bahwa dalam sejarah perekonomian Bali, pariwisata hanyalah produk akhir atas pesona kebudayaan masyarakat Bali. Sementara kebudayaan Bali
han dan kelebihan masyarakat dalam menghadapi bencana pada masa lalu. Teknologi penyelamatan juga akan dapat ditafsirkan atau dikembangkan berdasarkan cerita-cerita rakyat yang ada. Indonesia mempunyai kekayaan cerita yang dapat ditafsirkan untuk berbagai pembangunan pada masa mendatang. Karena, periode keberulangan bencana alam besar itu berulang, dan dalam waktu cukup lama, misalnya soal letusan gunung atau tsunami, maka arsip dan data ini perlu disimpan dengan baik, dan tidak boleh hilang. Juga karena keberulangan terulangnya ini dalam jangka panjang, maka sangat diperlukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut dapat dalam bentuk pelatihan penyelamatan diri terhadap bencana. Sangat penting diberikan kepada anak-anak. Misalnya penyelamatan diri dari gempa. Hal ini sesungguhnya sudah dilakukan. Tetapi harus diakui bahwa pelatihan ini di Indonesia masih “dilecehkan”. Dalam arti, tidak dilakukan secara kontinu. Pendekatannya cenderung hangat-hangat tahi ayam. Padahal, bencana itu sering mengintip kita. Sosialisasi kedua adalah dengan menempelkan potensi bencana yang dimiliki oleh daerah yang bersangkutan. Harus disebarkan kepada masyarakat apa saja potensi bencana yang dimiliki oleh wilayah bersangkutan dan daerah mana paling bahaya serta bagaimana cara mengatasinya. Saat ini masih belum ada. Yang ada hanya titik kumpul kalau ada tsunami dan cara berlindung kalau gempa. Yang lainnya belum. Mari berkaca dari berbagai bencana yang ada.
adalah resultan dari kehidupan keagamaan Hindu Bali dan kehidupan pertanian krama Bali. Kita harus menyadari bahwa pada hakikatnya pertanian adalah ujung tombak ekonomi Bali. Penulis, arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies Bali, tinggal di Denpasar
POJOK
Bergabungnya PD jangan sampai ganggu kemesraan koalisi. - Berakhirnya kemesraan politik. *** LPD harus berupaya menggarap generasi muda Bali. - Saatnya yowana Bali bangkit. *** Situasi ekonomi Bali aman, kecuali Gunung Agung erupsi. - Bali barometer ekonomi.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
SOSOK Kembangkan Desa Wisata KEBERADAAN desa wisata di Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan merupakan aset yang sangat penting dalam pembangunan kepariwisataan setempat. Dengan keberadaan desa-desa wisata yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri, tentunya diharapkan nantinya menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Selemadeg Timur. Sampai saat ini, dari sepuluh desa yang ada di wilayah Kecamatan Selemadeg Timur baru tiga desa yang telah mengantongi SK desa wisata dari Bupati Tabanan, yakni Desa Beraban, Desa Tegal Mengkeb, dan Desa Gunung Salak. Camat Selemadeg Timur I Gst. Putu Ngr. Darma Utama mengatakan, penambahan desa wisata di wilayahnya akan terus dilakukan. Salah satu caranya yakni dengan mendorong pembentukan Pokdarwis, di samping juga pengembangan BUMDes yang mendukung desa wisata, pembentukan BPPD badan pengelola pariwisata desa serta membangun sinergitas pembangunan bidang pertanian menuju pariwisata agro. “Promosi destinasi wisata melalui media dan kegiatan dalam rangka promosi untuk mengukur dan menentukan skala prioritas pembuatan program terkait pengembangan desa wisata, juga akan kami lakukan,” ucapnya, Rabu (1/8) kemarin. Menurutnya, keberadaan desa wisata selama ini telah membawa vibrasi positif bagi warga setempat, khususnya ekonomi kerakyatan. “Misalnya saja warung kaget, transportasi jasa, penyewaan kesenian, kursus kesenian, kontrak view, wisata tirtayatra, melukat termasuk kuliner, masyarakat bersinergi mendukungnya,” terangnya. Darma Utama juga sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan desa wisata untuk terus mengembangkan desa wisatanya. Terbukti, mereka telah memiliki masterplan pengembangan desa wisata, seperti membuat program sinergis dengan BUMDes kerjasama dengan subak dan lembaga adat terkait wisata agro dan budaya kemudian pembangunan infrastruktur pendukung termasuk mensinergikan dengan program Tabanan Serasi jilid 2 dengan perangkat daerah terkait di Pemkab Tabanan. Termasuk penguatan kelembagaan pendukung baik SDM maupun regulasi. (bit)
Overkapasitas, Ketua DPRD Bali Tinjau SMAN 2 Tabanan Tabanan (Bali Post) -
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tiap tahun kerap memunculkan persoalan baru. Tahun ini yang menjadi sorotan adalah kelebihan kapasitas atau overcapacity, seperti yang terjadi di SMAN 2 Tabanan. Dampaknya, selain keterbatasan ruangan, sejumlah aktivitas pendukung sekolah seperti olahraga basket tidak bisa dilaksanakan lantaran dimanfaatkan untuk lahan parkir. Hal ini menjadi atensi Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama yang turun langsung ke SMAN 2 Tabanan, Rabu (1/8) kemarin. Kedatangan Adi Wiryatama disambut Kepala SMAN 2 Tabanan I Wayan Gede Samba didampingi Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga, serta Komite Sekolah. Dalam pertemuan singkat tersebut, Kepala SMAN 2 Tabanan memaparkan, banyak masyarakat yang memang menghendaki bersekolah di SMAN 2 Tabanan. Dengan kebijakan pemerintah, SMAN 2 Tabanan menampung tambahan siswa yang belum mendapatkan sekolah tentunya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Sayangnya, kebijakan tersebut akhirnya menyisakan sedikit masalah yakni ada ketidakseimbangan antara jumlah siswa dengan jumlah ruang kelas yang dibutuhkan. Saat ini dari 32 ruangan yang dimanfaatkan untuk proses belajar
mengajar, dua di antaranya merupakan ruang lab yang semestinya tidak diperbolehkan untuk ruang belajar. “Karena kami memang kekurangan ruang, terpaksa dua ruang laboratorium kita manfaatkan juga,” ucapnya. Selain itu, keterbatasan lahan sekolah juga mengakibatkan sejumlah aktivitas tidak bisa dilakukan. Misalnya saja olahraga basket. Pasalnya, lapangan basket disulap jadi lahan parkir dan kegiatan PMR. Bahkan, pihak sekolah juga memanfaatkan ruang bekas gedung PGRI yang kondisinya rusak. Pihak sekolah berencana menggunakan lahan Pemprov Bali yang berada di belakang sekolah dengan luas kurang lebih 5 are untuk dijadikan lahan parkir. Serta mengajukan usulan penambahan 10
Truk Jatuh ke Sungai Belum Berhasil Dievakuasi Tabanan (Bali Post) Proses evakuasi truk bermuatan elpiji yang jatuh ke dasar Sungai Yeh Ho, Banjar Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan terus dilakukan hingga Rabu (1/8) kemarin. Sayangnya, karena medan sangat sulit, evakuasi memerlukan teknik khusus. Bahkan, proses evakuasi yang dimulai sejak pukul 12.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita, menggunakan crane belum membuahkan hasil. Dari pantauan di lapangan, proses evakuasi truk nahas DK 9532 AZ tersebut berjalan cukup alot. Bahkan, arus kendaraan Jalur Denpasar - Gilimanuk diberlakukan sistem buka tutup, dan sesekali ditutup total untuk keamanan proses evakuasi. Kemacetan pun terjadi sampai di Patung Soekarno, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri dan dari arah barat sampai Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur atau sekitar delapan kilometer. Sejumlah petugas kepolisian diturunkan untuk mengamankan proses evakuasi. Kerumunan warga pun terlihat, serta satu unit mobil pemadam kebakaran siaga. Salah satu karyawan PT Sari
7
TABANAN
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Dharma Mandiri, Nyoman Karbinawa, mengaku proses evakuasi memang sangat sulit. Di samping medan sulit, truk yang dievakuasi juga terlalu berat. “Kalau posisi crane di atas jembatan kemungkinan agak mudah, tetapi ini di samping,” jelasnya. Pihaknya berharap evakuasi bisa dilakukan hari ini. Namun saying, evakuasi dilakukan sampai malam juga tidak memungkinkan. Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa mengatakan, seluruh personel dari Polsek Kerambitan, Shabara, Intel Polres Tabanan dikerahkan dalam proses pengamanan evakuasi. Bahkan, pengamanan tidak dilakukan hari ini saja, mulai dari jatuhnya truk tersebut sudah dilakukan. Ia menerangkan, PT Pertamina juga sudah membuat surat pernyataan jika evakuasi yang dilakukan aman karena elpiji yang tersisa di truk tangki sudah sedikit atau sekitar 140 kilogram. Sementara disinggung kasus Adi Romli, pemancing yang tersambar api tersebut dikatakannya, tim inafis masih melakukan penyelidikan. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TRUK - Crane saat mengevakuasi truk di bawah jembatan, jalur Denpasar - Gilimanuk, Banjar Penyalin, Desa Samsam.
Bali Post/kmb28
TINJAU - Ketua DPRD Bali saat meninjau SMAN 2 Tabanan, Rabu kemarin. ruang di eks gedung PGRI yang berlokasi di belakang sekolah. Terkait hal itu, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan kedatangannya ke SMAN 2 Tabanan terkait permasalahan penerimaan siswa baru, khususnya sekolah yang overkapasitas. Di satu sisi, Gubernur Bali mengeluarkan kebijakan agar anak-anak seluruhnya bisa bersekolah. “Sudah kampanye di ma-
na-mana sekolah gratis. Daftar aja tidak bisa akhirnya ini kan kontradiktif. Akhirnya di provinsi membuat kebijakan bagaimana sekolah menerima, namun tentu saja muncul masalah baru yang harus dicarikan solusinya,” ucapnya. Adi Wiryatama menjelaskan dirinya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan akan menurunkan Komisi I DPRD Bali yang membidangi aset provinsi
dan BPKAD Setda Provinsi Bali paling lambat Senin mendatang untuk meninjau dan mengevaluasi aset tersebut, apakah bisa digunakan sebagai hak pinjam pakai atau tidak. “Dewan akan selalu berjuang untuk kepentingan rakyatnya. Terkait dengan pembangunan gedung baru akan dipertimbangkan terlebih dulu untuk penganggaran, entah masih tersedia dan tidak,” ucapnya. (kmb28)
Program PLN Mengajar 2018 Sasar SDN 1 dan SDN 2 Belalang
SALAH satu kepedulian terhadap generasi muda sekaligus memberikan wawasan mengenai listrik, PLN menggelar program PLN Mengajar. Tahun 2018 ini, Tabanan menjadi salah satu daerah sasarannya, dalam hal ini SDN 1 dan SDN 2 Belalang. Materi mengenai PLN Mengajar Peduli Lingkungan Hidup dibawakan oleh Manajer Keuangan dan SDM PT PLN (Persero) UIP JBTB l, Agung Pujiono. Dalam kegiatan PLN Mengajar ini baik siswa dari SDN 1 dan SDN 2 Belalang nampak tertarik mendengar materi yang dibawakan. Manajer PT PLN (Persero) UPP Ring JBTB 3, Hendrawan Suko Rahardjo mengatakan dipilihnya SDN 1 dan SDN 2 Belalang dalam program PLN Mengajar karena lokasi sekolah berdekatan dengan pembangunan GIS 150 kV Tanah Lot. ‘’Merupakan tanggung jawab kami untuk memberikan informasi dan wawasan kepada mereka mengenai apa itu listrik, manfaat dan bagaimana cara melakukan penghematan listrik,’’ ujarnya. Sementara itu, Humas PLN UIP JBTB 1 Surabaya, Wahyu Supriadi, mengatakan sebelum di Bali, program PLN Mengajar telah dilaksanakan di di SDN 1 Bulak Rukem Surabaya dan SMP Negeri 2 Kediri. Ia melanjutkan Program PLN Mengajar merupakan salah satu inisiatif dan PLN untuk berbagi pengetahuan kepada siswa dan masyarakat serta meningkatkan wawasan ketenagalistrikan, sehingga setelah remaja atau dewasa nanti siswa dapat berkontribusi di sektor ketenagalistrikan dan meningkatkan kepedulian mengenal sistem ketenagalistrikan di Indonesia. ‘’Topik mata ajar yang
BANTUAN - Selain edukasi lewat Program PLN Mengajar, siswa-siswi SDN 1 dan SDN 1 Belalang juga mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah dan alat olahraga, Rabu (1/8) kemarin. menjadi tema tahun 2018 adalah kepedulian PLN terhadap lingkungan di mana PLN dalam memproduksi listrik tetap memerhatikan kepeduliannya dengan melakukan pengelolaan lingkungan yang baik,’’ ujarnya. Harapan PLN, masyarakat dapat memahami bahwa pembangunan SUTT/ Gardu Induk sangat dibutuhkan untuk mendukung program 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah dalam menjamin keandalan listrik di Indonesia, k h u s u s n y a d a e r a h s e k itar Kabupaten Tabanan, Bali. Melalui program ini pula, PLN memaparkan dan memberikan pemahaman bahwa pembangunan SUTT/Gardu Induk yang dilakukan PLN selama ini aman dan memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) atau
WHO. Tidak hanya itu proses pengadaan tanah serta jarak aman ruang bebas telah sesuai dengan ketentuan yaitu UU No. 21 Tahun 2012 dan Permen 27 Tahun 2018. PLN juga menjelaskan tentang program Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemakaian tenaga listrik secara tertib dan bijak. Melalui program ini diharapkan masyarakat memahami dan dapat mendukung program-program pemerintah demi kelancaran pembangunan kelistrikan. Dalam acara yang sama, PLN juga memberikan bantuan peralatan kesenian seperti seruling dan alatalat olahraga kepada SDN 1 dan SDN 2 Belalang. Harapannya agar kegiatan kesenian dan olahraga lebih bisa berprestasi. (ad59)
BULELENG
8
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
SDM Tak Kuasai Manajemen Usaha
Tiga KUD di Buleleng Bangkrut Singaraja (Bali Post) – Perkembangan Koperasi Unit Desa (KUD) di Buleleng nampaknya masih mengalami hambatan relatif serius. Buktinya, dari 13 KUD yang ada di daerah ini, tiga di antaranya bangkrut. Ketiga KUD yang bangkrut itu disinyalir disebabkan sumber daya manusia (SDM) yang bertangung jawab sebagai pengelolanya tidak menguasai manajemen usaha secara memadai. Dari data yang dikumpulkan di lapangan, Rabu (1/8) kemarin, ketiga KUD yang bangkrut itu masing-masing KUD Dharma Perkasa di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan, KUD Swadaya Kelurahan Sukasada Kecamatan Sukasada, dan KUD Nusa Partha Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu. Ketiga KUD ini tidak lagi beroperasi sejak sekitar 2001 lalu. Sejak tidak beroperasi, aset termasuk dokumen perizinan ketiga KUD itu masih tercatat dengan baik. Hanya, pengurus dan karyawannya sudah bubar sejak beberapa tahun lalu. Upaya penelusuran kepengurusannya pun sulit dilakukan, sehingga ketiga KUD itu hanya menyisakan izin dan beberapa asetnya. Sedangkan KUD Karma Bumi Amerta di Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan, statusnya dalam pengawasan. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KoperasiUKM) Buleleng Nyoman Swatantra mengatakan, ketiga KUD itu tidak mampu mengelola unit usaha dengan menerapkan manajemen yang benar. Akibatnya, KUD itu mengalami kerugian dan akhirnya bangkrut. Situasi ini tidak bisa dihindari. Pasalnya, kemampuan pengurus dan juga karyawannya tidak memadai, sehingga terjadi kesalahan dalam pengelolaannya. Tujuan awal dibentuknya KUD itu oleh pemerintah pusat adalah menjadi mitra petani menyiapkan keperluan pertanian. Seperti alat pertanian, pupuk, benih, penjualan hasil panen. Hanya saat pemerintah menghentikan pendanaannya, pengurus dan karyawannya tidak bisa mandiri, akibat mereka tidak memiliki jiwa kewirausahaan yang baik. Sejak itu mulai muncul tandatanda pengelolaan KUD itu kolaps hingga kemudian dinyatakan bangkrut. ‘’Dari 13 KUD yang ada saat ini, ada tiga KUD sudah tidak aktif lagi. Aset dan izinnya masih ada. Hanya siapa pengurus dan karyawannya sudah tidak ada lagi. Salah satu KUD yang sudah dinyatakan tidak aktif, dikatakannya, akan dibangkitkan kembali. Hal itu adalah kemauan pengurus lama, melalui rapat musyawarah,’’ jelasnya. Sebaliknya, KUD yang masih bertahan adalah KUD yang dikelola dengan manajemen berkualitas. Dengan manajemen berkualitas, mereka mampu bersaing dengan lembaga ekonomi sejenis. Sembilan sisa KUD yang sehat di Buleleng itu masih bergerak di bidang aneka usaha. Seperti simpan-pinjam dan jasa pembayarana air, listrik, dan telepon. Dinas Koperasi-UKM sekarang gencar melakukan pembinaan untuk penguatan kemampuan manajemen KUD. Sehingga lembaga ekonomi masyarakat itu diharapkan dapat bertahan dan tetap menjalankan fungsi awalnya sebagai mitra petani. (kmb38)
BULFEST DIBUKA – Panitia Buleleng Festifal (Bulfest) VI memaparkan agenda Bulfest yang dibuka Kamis (2/8) hari ini.
Bulfest 2018 Dibuka Hari Ini
Tampilkan Keberagaman Lewat Kesenian BULELENG Festival (Bulfest) kembali digelar Kamis (2/8) hari ini. Gelaran Bulfest keenam kalinya ini menggelorakan semangat keberagaman lewat warisan kesenian yang diimplementasikan lewat tema ‘’The Spirit of Pluralism’’. Pada pembukaan Bulfest, Kamis hari ini akan dipentaskan kesenian yang mewakili etnis Islam yakni seni Budrah dari Desa Pegayaman, Sukasada. Dari etnis Buddha menampilkan Barongsai. Sedangkan etnis Kristen menyuguhkan kesenian Benih Kasih dari Desa Banyupoh, Gerokgak. Hindu sendiri menurunkan tari Baris Gede massal garapan Sanggar Dwi Mekar Singaraja. Pementasan massal ini melibatkan sekitar 315 seniman. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna, M.M., Rabu (1/8) kemarin mengatakan, Bulfest ini menjadi salah satu dari 100 agenda tetap Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Masuknya Bulfest menjadi salah satu kegiatan pariwisata Indonesia itu sesungguhnya banyak keuntungan buat Buleleng. Pada gelaran Bulfest ini Dispar menargetkan bisa menarik kunjungan wisatawan ke Bali Utara sekitar 15.000. ‘’Banyak keuntungan yang kita dapatkan. Salah satunya terkait promosi Bulfest. Banyak daerah lain tampil alias berpartisipasi pada event ini tidak lepas karena Bulfest sendiri sudah masuk agenda wisata Nusantara. Dan tahun ini sekitar 15.000 wisatawan domestik dan mancanegara bisa berkunjung ke daerah kita,’’ jelasnya. Kepala Bidang (Kabid) Kesenian Dinas Kebudayaan (Disbud) Wayan Sujana mengatakan, pada upacara pembukaan hari ini akan tampil parade beberapa kesenian dari empat etnis. Formatnya diawali tarian Legong. Kemudian pentas tari massal kesenian etnis serta ditutup penampilan Adimerdangga. Bulfest tahun ini juga akan diisi pementasan tarian baru yang merupakan hasil garapan Sanggar Santi Budaya yang menciptakan tari Rangrang. Tarian ini mensinergikan seni tari dan seni pencak silat. Tercatat, untuk pertamakalinya seniman asal Amerika Serikat (AS) terdiri dari dalang dan penabuh gender tampil bersama Wayang Sambroli. (mud)
Bali Post/kmb38
PENCABUTAN PERDA - Pansus dan tim pakar DPRD membahas Ranperda tentang Pencabutan Perda No. 12 Tahun 1985 tentang Penetapan Jalur Hijau di Kabupaten Buleleng, Rabu (1/8) kemarin.
Perda Jalur Hijau Tak Lagi Relevan
Dewan Usulkan Regulasi Pengganti Singaraja (Bali Post) –
Perda No. 12 Tahun 1985 tentang Penetapan Jalur Hijau di Kabupaten Buleleng diusulkan dicabut saja. Pasalnya, perda itu dinilai sudah kedaluwarsa. Jadi, regulasi itu dianggap tidak lagi relevan mengendalikan kawasan jalur hijau di Bali Utara. Apalagi, berlakunya Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng juga mengatur kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga kalau dibiarkan seperti sekarang muncul dualisme regulasi. Hanya, dalam proses pembahasan pencabutan perda itu DPRD yang tergabung dalam panitia khusus (pansus) itu mengusulkan perlu dilakukan kajian terkait regulasi mengganti perda jalur hijau tersebut. Itu terungkap ketika pansus menggelar rapat internal dengan tim pakar DPRD di ruang rapat Komisi III, Rabu (1/8) kemarin. Rapat dipimpin Made Mangku Ariawan mewakili Ketua Pansus Putu Mangku Budiasa. Made Mangku Ariawan mengatakan, walaupun pemerintah menyiapkan regulasi pengganti, namun, pencabutan perda jalur hijau tidak bisa dilakukan dengan
“gegabah” alias tanpa kajian mendetail. Jika tidak didasasri kajian yang mendetail, dirinya khawatir setelah perda jalur hijau itu dicabut, justru malah memicu pelanggaran yang lebih parah dari yang terjadi sekarang ini. Apalagi, alih fungsi lahan itu marak terjadi belakangan ini. Karena itu, dipandang perlu sebuah regulasi yang mengikat, sehingga dapat “melindungi”
lahan pertanian di daerahnya. “Dari pembahasan ini, kami mengusulkan agar ada kajian dulu terkait regulasi pengganti perda jalur hijau yang akan dicabut ini. Kami tidak ingin setelah perda itu dicabut lalu ada pelanggaran jalur hijau termasuk alih fungsi lahan untuk kepentingan pembangunan, yang semakin tidak terkendali saja,” katanya.
Belum Dibahas Spesifik Menurut politisi asal Desa Panji, Sukasada ini, Perda No. 9 Tahun 2013 tentang RTRW Kabupaten yang mengatur kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), itu sifatnya masih umum. Bahkan, belum dibahas secara spesifik Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Untuk itu, pihaknya mengusulkan, tim pakar DPRD dan eksekutif melakukan kajian secara saksama, sehingga RTH sebagai pengganti jalur hijau yang ditetapkan pemerintah itu menjadi sebuah kawasan yang ditaati dan tidak mudah dilanggar atau beralih fungsi. Untuk mendapatkan gambaran terkait hal ini, pansus sudah mengagendakan cari pembanding ke Ka-
bupaten Badung yang sudah menerapkan Perda tentang RTH itu. Selain itu, pansus juga mengagendakan cari referensi ke luar daerah lainnya. Dari langkah ini, politisi Partai Demokrat itu optimis keputusan pencabutan perda jalur hijau itu nantinya tidak menimbulkan permasalahan baru ke depannya. “Substansinya, kita pansus masih ingin menyamakan persepsi. Makanya kami akan mencari pembanding ke daerah yang sudah menerapkan Perda RTH. Harapan kami dapat gambaran terang benderang, sehingga regulasi pengganti perda jalur hijau ini akan berperan optimal. Terpenting tidak memicu masalah di masyarakat kita,” jelasnya. (kmb38)
LPPM Undiksha Kembangkan Garsupati
Terapkan Iptek kepada Guru SMP dan SMA di Seririt UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja tidak pernah berhenti mengimplementasikan secara lebih membumi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu wujud konkret lembaga universitas terbesar di Bali Utara itu senantiasa tidak pernah berhenti melakukan
pengabdian cerdas kepada masyarakat secara dinamis dan up to date. Sebagaimana dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undiksha itu adalah melakukan penerapan sistem Garda Sumber Pembelajaran Terbuka Indonesia (Garsupati -red). Caranya, LPPM
UNDIKSHA PENGABDIAN MASYARAKAT – LPPM Undiksha, Singaraja melaksnakan pengabdian masyarakat menyasar guru di SMPN 1 dan SMAN 1 Seririt.
Undiksha itu melatih guruguru SMP dan SMA terkait pengembangan media ajar inovatif berbasis iptek. Program ini menyasar guru di SMPN 1 Seririt pada 28 Juli 2018 lalu dan guru SMAN 1 Seririt pada 19 Juli yang lalu. Kegiatan ini dibuka Ketua LPPM Undiksha Prof. Dr. Nyoman Wijana, M.Si. Ketua Panitia I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom. mengatakan, P2M ini merupakan implementasi dari hasil penelitian kerja sama antara Undiksha Singaraja dengan Universitas Indonesia (UI). Dua perguruan tinggi ini mengembangkan sistem Garsupati dan sistem ini berbentuk situs website yang menyimpan berbagi media ajar elektronik antarpengajar, praktisi, dan juga siswa. “Dengan sistem ini bukan saja berdampak positif pada pemerataan pendidikan. Bahkan, memberikan inovasi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran di kelas berbasis iptek itu sendiri,” katanya. Pengembangan Garsupati itu, kata Resika Arthana,
menjawab instruksi UNESCO dan pemerintah terkait gerakan sumber pembelajaran terbuka atau Open Educational Resources (OERs). Dengan menerapkan sumber pembelajaran terbuka itu, guru diharapkan dapat mengembangkan media ajar yang dibagi dengan lisensi terbuka di sistem Garsupati. Selanjutnya, referensi itu dapat diakses oleh guru dan siswa di mana pun. Selama kegiatan, pihaknya mendampingi setiap peserta baik secara online maupun offline, sehingga dengan cara itu, sistem Garsupati itu bisa diaplikasikan dengan baik oleh para guru. Ketua LPPM Undiksha Prof. Dr. Nyoman Wijana, M.Si. mengatakan, pengabdian masyarakat akan terus didorong, sehingga pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi itu bisa diwujudkan dengan baik. Pada setiap kesempatan pengabdian masyarakat, pihaknya berharap dapat membantu masyarakat luas. Karena itu, sistem Garsupati itu akan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Selain itu, Prof. Dr. Nyoman Wijana
mengingatkan agar tim P2M mengidentifikasi permasalahan yang ada untuk dijadikan sasaran P2M berikutnya. Salah seorang guru SMAN 1 Seririt I Gde Suparta, S.Pd., M.Pd. mengatakan, sumbangan media ajar dari LPPM Undiksha itu diyakini dapat membantu dirinya dan juga guru lain di sekolahnya untuk meningkatkan kinerja. Apalagi, pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI) belakangan ini. Mau tidak mau hal itu merupakan tuntutan yang dapat dimanfaatkan dalam menunjang pendidikan. Selain itu, dengan sistem ini, sistem pembelajaran di kelas itu bisa ditingkatkan dibandingkan pola pembelajaran konvensional yang umumnya dilakukan. Rangkaian P2M itu juga diisi presentasi materi Media Ajar Inovatif dan Garsupati oleh Dr. Kadek Eva Krishna Adnyani, S.S., M.Si. Selain itu, juga dilaksanakan workshop videografis dan video editing dengan narasumber I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom. dan I Nyoman Laba Jayanta, S.Pd., M.Pd. (ad67)
Tujuh Desa Dijatah Mobil Angkutan Sampah Tujuh desa di Buleleng menerima hibah mobil angkutan sampah. Mobil pick-up ini diserahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Putu Ariyadi Pribadi mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di lobi kantor bupati, Rabu (1/8) kemarin. Tujuh desa itu dipilih karena selama ini sudah melakukan gerakan pengelolaan sampah dengan sangat baik. Kapan diagendakan untuk desa-desa yang belum menerima mobil angkutan sampah itu? TUJUH desa yang tercatat menerima jatah mobil pickup itu dari Pemkab Buleleng, masing-masing Desa Sinabun Suwug (Kecamatan Sawan), Sari Merkar, Anturan (Buleleng), Sidatapa, Gesing (Banjar), dan Panji Anom, Sukasada. Pemberian
mobil angkutan sampah itu merupakan terobosan pemkab yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu. Sampai tahun ini, ada 51 unit mobil angkutan sampah yang diserahkan ke desa-desa di Bali Utara itu. Sekarang ini sudah mencapai 48 persen desa di
Bali Utara memiliki armada angkutan sampah. Kepala DLH Buleleng Putu Ariyadi Pribadi mengatakan, sebenarnya sebagian besar desa di daerahnya sudah mengelola sampah sesuai arah kebijakan pemerintah daerah. Desa-desa di daerah ini juga sudah membentuk “wadah” pengelolaan sampah dengan berbagai nama dan mandiri. Wadah itu dipergunakan warga sebagai media desa memilah dan mengelola sampah hingga mendatangkan keuntungan. Partisipasi desa yang sangat aktif seperti itu mendapat apresiasi luar biasa dari pihak pemkab. Bentuk motivasi pemkab itu dengan memberikan jatah mobil untuk pengangkutan sampah tersebut. Hanya, keterbatasan anggaran memaksa pemkab harus me-ranking desa-desa yang layak lebih awal diberikan
bantuan mobil operasional tersebut. Tahun berikutnya, DLH akan kembali memprogramkan memberikan kendaraan kepada desa yang belum dapat bantuan mobil sampah itu. “Sejak program itu digulirkan, tujuannya agar pengelolaan sampah di desa itu optimal. Hal itu penting, agar ada sinergi program antara kabupaten dengan desa. Sebenarnya, banyak desa sudah layak menerimanya. Namun lantaran anggaran terbatas, sehingga kita ranking dulu. Program tahun berikutnya hal itu akan terus diagendakan sehingga semua desa nantinya bisa memiliki mobil sampah itu,” jelasnya. Perbekel Desa Panji Anom Kecamatan Sukasada Made Gina adalah salah satu perbekel yang penerima mobil itu mengatakan, mobil sampah itu membantu operasional pengelolaan sampah di desa-
nya. Selama ini, sampah yang dihasilkan warga di desanya dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) lewat unit usaha persampahan. Ketika belum mendapat bantuan mobil sampah, angkutan sampah dipenuhi desa
swadaya, di mana pengangkutan sampah di masing-masing dusun itu digunakan sebagai operasional angkutan sampah. “Sampah di desa kami sudah dipilah, kemudian dikelola menjadi kompos di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu
(TPST). Keberadaan mobil sampah ini dapat membantu pengelolaan sampah di desa kami menjadi lebih optimal. Dengan ini juga, program penanganan sampah kabupaten juga sudah berjalan ke desadesa,” jelasnya. (mud)
Bali Post/mud
MOBIL SAMPAH – Tujuh desa di Buleleng mendapat bantuan mobil sampah, Rabu (1/8) kemarin.
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
GIANYAR
9
Imunisasi MR Sasar 109.861 Anak
KPU Mulai Verifikasi Caleg Gianyar (Bali Post) Tiga belas partai politik (parpol) di Kabupaten Gianyar sudah mengajukan perbaikan daftar calon dan syarat calon anggota serta pengajuan bakal calon pengganti ke KPU Gianyar, Selasa (31/7) malam. Selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi masingmasing caleg tersebut hingga Selasa (7/8) mendatang. Anggota Komisioner KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna mengatakan hal itu di Kantor KPU Gianyar, Rabu (1/8) kemarin. Sesuai hasil pengecekan sementara, Agus Tirta Suguna mengakui sejumlah parpol mengalami kesulitan mendapatkan caleg. Sehingga, dari kuota 40 jatah kursi di DPRD Gianyar, tidak semua parpol bisa memenuhinya. “Ada sekitar tujuh parpol yang kesulitan caleg,” ujarnya. Sejumlah partai yang kesulitan mendapatkan caleg yakni Partai Garuda hanya menyetor 18 caleg, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebanyak 29 caleg, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 16 caleg, Partai Berkarya 17 caleg, PKS 6 caleg, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 9 caleg, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5 caleg. Sedangkan partai lainnya sudah bisa memenuhi kouta 40 caleg yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangn (PDI-P), Partai Demokrat, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Golongan Karya (Golkar). “Hingga batas berakhirnya penyerahan DCS caleg, hanya caleg perempuan yang diberikan kesempatan melakukan penggantian,” kata Agus Tirta Suguna. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Kampanye imunisasi massal atau Introduksi Imunisasi Measles dan Rubella (MR) dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Gianyar. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gianyar menargetkan 109.861 orang anak di kabupaten seni ini sudah mendapatkan imunisasi MR sebelum akhir tahun 2018 ini. Kepala Diskes Kabupaten Gianyar dr. I.A. Cahyani Widyawati, M.Kes. menegaskan hal itu saat pencanangan kampanye di TK Bhayangkari, Rabu (1/8) kemarin.
Bali Post/kmb35
TAHAPAN PENCALEGAN - Anggota Komisioner KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menunjukkan tahapan pendaftaran caleg di Kantor KPU, Rabu (1/8) kemarin.
Bali Post/kmb35
IMUNISASI - Suasana kegiatan imunisasi di TK Bhayangkari Gianyar, Rabu (1/8) kemarin.
Menurut Cahyani Widyawati, imunisasi terhadap 109.861 anak itu akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama, dilaksanakan pada Agustus ini yang menyasar seluruh lembaga PAUD, TK, SD/MI sederajat, SDLB, dan SMP se-Kabupaten Gianyar. “Sedangkan untuk tahap kedua, akan dilaksanakan di posyandu, poskesdes, pustu, puskesmas, dan pos imunisasi lainnya,” ujarnya. Cahyani Widyawati menegaskan, pemerintah berkomitmen melakukan eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan. Salah satu upaya memprcepat pencapaian tersebut dengan melaksanakan imunisasi massal dan Introduksi Imunisasi Measles dan Rubella (MR). Imunisasi ini menyasar anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun. Cahyani Widyawati menambahkan, imunisasi ini diberikan tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebe-
lumnya. Supaya eliminasi campak dan pengendalian rubella ini dapat terwujud pada 2020, kampanye imunisasi MR ini harus mencapai cakupan minimal 95 persen. “Imunisasi massal bertujuan untuk memperkuat daya tahan anakanak terhadap dua penyakit mematikan tersebut. Untuk itu, saya berharap seluruh anak yang berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun wajib mendapatkan imunisasi MR sesuai waktu yang telah ditentukan,” tegasnya. Selanjutnya, imunisasi MR ini akan menjadi bagian dari imunisasi rutin bagi anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan murid kelas I SD. Imunisasi ini akan dimulai pada Oktober 2018 ini. Berdasarkan data, jumlah pos pelayanan imunisasi MR di Kabupaten Gianyar untuk sekolah terdiri dari PAUD dan TK berjumlah 277 pos, SD sebanyak 295 pos, dan SMP sebanyak 44 pos. Sedangkan untuk posyandu berjumlah 571 pos, pustu 63 pos, poskesdes 5 pos, dan rumah sakit umum pemerintah 1 pos. (kmb35)
Puluhan Calon Paskibra Dites Urine
Gianyar (Bali Post) Sebanyak 75 orang calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Gianyar mengikuti tes urine di Balai Budaya Gianyar, Rabu (1/8) kemarin. Hal ini dilakukan untuk memastikan mereka yang bertugas mengibarkan bendera saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun ini bebas dari narkoba. Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa I Nyoman Tingkes mengatakan, tes urine ini merupakan kerja sama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar dengan Dinas Pemuda dan Olahraga yang didampingi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. “Tujuan dari tes urine bagi Paskibra ini untuk me-
mastikan bahwa calon Paskibra yang akan menaikkan bendera pusaka pada tanggal 17 Agustus nanti bebas dari obat-obatan terlarang,” katanya. Apabila dari hasil pemeriksaan ada yang terindikasi mengonsumsi obat-obatan terlarang, kata Tingkes, maka yang bersangkutan akan dikeluarkan dari Paskibra. Selain itu, BNN juga akan terus melakukan pengawasan dan menelusurinya. “Nanti jika ada yang terindikasi menggunakan narkotika, mereka akan diawasi dan dipantau BNN. Tentu saja, kita berharap tidak ada calon Paskibra yang menggunakan obat-obatan terlarang tersebut,” ujarnya. Tingkes berharap generasi muda khususnya di Kabupaten Gianyar dapat terbebas dari pengaruh obat-
obatan terlarang tersebut. Dalam konteks ini, calon Paskibra diharapkan bisa turut serta menjadi penyambung lidah BNN, dengan menyampaikan bahaya narkoba ke masyarakat luas. “Bukan tidak mungkin para anggota Paskibra akan menjadi duta narkoba dan akan bersentuhan langsung dengan masyarakat, untuk menyampaikan materi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba - red),” tegasnya. Sementara itu, Kabid Kepemudaan Dispora Gianyar I Gusti Ngurah Suasta mengatakan, tes urine ini harus dilakukan untuk mengetahui kondisi setiap calon Paskibra dan untuk memastikan tidak ada calon Paskibra yang hamil. Dikatakan, calon Paskibra ini sudah melewati
tiga kali seleksi. Seleksi pertama dilakukan pada Februari lalu, setiap sekolah disarankan membentuk pasukan LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris) yang diambil dari kelas X dan XI. Seleksi kedua dilaksanakan lomba LKBB antarsekolah, sebagai peningkatan prestasi. Namun dalam perlombaan tersebut, Dispora Gianyar juga menilai pelajar yang memiliki postur tubuh dan gerakan yang sesuai dengan Paskibra. Dari seleksi tahap kedua tersebut Dispora telah mengantongi 235 orang yang akan diseleksi ke tahapan ketiga. “Pada seleksi tahap ketiga dilakukan tes fisik dan olahraga, bakat dan minat, wawasan, dan kemampuan pengetahuan sehingga terpilih 75 orang yang menjadi calon Paskibra,” katanya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
TES URINE - Suasana tes urine yang diikuti para calon Paskibra di Balai Budaya Gianyar, Rabu (1/8) kemarin.
JEMBRANA
10
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Konjen RRT Berkunjung ke Jembrana
Bupati Artha Promosikan Pariwisata KONSUL Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Gou Haodong bertemu Bupati Jembrana I Putu Artha di Ruang VIP Kantor Bupati Jembrana, Rabu (1/8) kemarin. Kunjungan Konjen yang baru empat bulan bertugas di Bali ini bertujuan membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, khususnya pada pariwisata dan perindag. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nengah Alit dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Made Gede Budhiarta serta sejumlah staf Konsul RRT. Di hadapan Bupati Artha, Gou Haodong menyampaikan kunjungannya ke Jembrana merupakan kunjungan resmi pertaman-
ya ke kebupaten-kabupaten selama bertugas di Bali. Tujuannya adalah mencari berbagai potensi yang ada di tiap kabupaten agar nantinya bisa terjalin kerja sama dalam berbagai bidang khususnya pariwisata dan perindag. ‘’Kami melihat bahwa selama ini kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali lebih terpusat pada daerah Bali Selatan. Kami ingin melihat potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Jembrana agar kami juga bisa mengarahkan wisatawan kami berkunjung ke Jembrana,’’ ungkapnya. Mendapat tawaran begitu, Bupati Artha menyambut positif kunjungan tersebut dan sangat mengapresiasi. Bupati Artha pun langsung memaparkan sejumlah keunggulan pariwisata
yang ada di Jembrana, baik berupa atraksi maupun daerah tujuan wisata. ‘’Kami di Jembrana memiliki sejumlah atraksi wisata yang tidak dimiliki daerah manapun di Indonesia. Kami memiliki atraksi pacuan kerbau yang disebut Makepung dan juga atraksi instrumen bambu besar yaitu Jegog. Kedua atraksi tersebut adalah atraksi kebanggaan masyarakat Jembrana,’’ papar Artha. Selain itu, Artha juga memaparkan potensi Jembrana di bidang lainnya. Artha menyebut Jembrana merupakan produsen kakao terbaik. ‘’Tidak hanya diakui di Indonesia, namun juga di dunia internasional. Terbukti dengan negara seperti Prancis membeli kakao di Jembrana karena mutu dan
kualitasnya terbaik. Selain itu di Jembrana memiliki kain tenun yang motif dan coraknya sangat berbeda. Sangat diminati oleh konsumen dari dalam dan luar negeri,’’ imbuhnya. Bupati Artha menambahkan, pihaknya akan mengundang Konjen RRT Gou Haodong ke Jembrana pada tiap event wisata Jembrana. Mendengar paparan tersebut, Gou Haodong tertarik dengan potensi pariwisata yang di Jembrana. Gou Haodong nantinya akan mengarahkan wisatawan asal negaranya agar berkunjung ke Jembrana. Pertemuan antara Bupati Artha dan Gou Haodong diakhiri dengan tukar-menukar cenderamata. Bupati Artha menyerahkan vandel berupa replika Makepung. (ad52)
Bali Post/ist
CENDERAMATA – Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan vandel replika Makepung sebagai cenderamata kepada Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Gou Haodong saat kunjungan ke Jembrana.
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
KARANGASEM
BPD Bali Pastikan Uang Retribusi Padangbai Masih Utuh
MASIH UTUH - Bupati Mas Sumatri bersama Direktur Bank BPD Bali Cabang Karangasem menjelaskan posisi uang retribusi Pelabuhan Rakyat Padangbai masih utuh. POLEMIK menyangkut uang retribusi hasil pungutan di Pelabuhan Rakyat Padangbai akhirnya terjawab. Pihak Bank BPD Bali memastikan bahwa uang yang disimpan di rekening Badan Pengelola Padangbai itu masih utuh. Tidak ada dananya berkurang sepeser pun dari posisi awal. ‘’Jumlahnya masih utuh, namun sesuai aturan undangundang perbankan kami tidak bisa mengungkapkan jumlahnya,’’ ungkap Direktur Bank BPD Bali Cabang Karangasem I.B. Nyoman Ari Suryantara, Rabu (1/8) kemarin, saat menggelar jumpa pers bersama Bupati Karangasem IGA Mas
Sumatri dan beberapa pejabat terkait termasuk Sekda I Gede Adnya Mulyadi di Ruang Rapat Bupati Karangasem. Ari Suryantara mengatakan rekening retribusi Manajemen Operasional Padangbai didaftarkan di Kantor Cabang BPD Candidasa yang membawahi Unit Ulakan. Pihaknya bahkan mengklaim dana simpanan tersebut mengalami penambahan yang berasal dari pendapatan bunga giro. Pihaknya juga memastikan dana pada rekening tersebut tidak bisa ditarik karena sudah diblokir sejak 25 Juli lalu. ‘’Kita diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi dalam
posisi terblokir siapa pun tidak bisa mencairkan dana tersebut,’’ tegasnya. Sebelumnya, pada rapat kerja DPRD Karangasem dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Karangasem disebutkan dana retribusi Padangbai yang tersimpan di Bank BPD Bali sebanyak Rp 1,2 miliar. Bupati Mas Sumatri juga menegaskan tidak pernah ada penarikan uang dari rekening yang sudah diblokir tersebut. Dengan adanya penjelasan ataupun klarifikasi dari pihak Bank BPD Bali, pihaknya berharap posisi uang retribusi yang bersumber dari pungutan di Pelabuhan Rakyat Padangbai itu tidak lagi menjadi polemik. ‘’Bila ada oknum yang ingin cari muka untuk hal ini, saya rasa itu salah karena saat ini Karangasem sedang membangun. Saya mengajak semua pihak termasuk awak media bekerja sama dengan baik, sehingga Karangasem bisa berubah dari image kabupaten miskin,’’ ujarnya. Mas Sumatri mengatakan, saat ini Pemkab Karangasem sedang berusaha mengangkat taraf perekonomian seluruh masyarakat Karangasem. Pihaknya ingin semua komponen masyarakat bisa menjadi bagian dari proses pembangunan itu, bersama-sama mengejar prestasi menuju Karangasem bersih, cerdas dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. (ad72)
11
Kepala LPD Sega Tersangka
Diduga Gelapkan Dana Rp 500 Juta untuk Judi Tajen Amlapura (Bali Post) -
Setelah merampungkan serangkaian penyelidikan, Kejari Amlapura akhirnya menetapkan Kepala LPD Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, I Wayan Sumadi Yasa alias Mangku Ketur sebagai tersangka. Dia diduga melakukan penggelapan dana LPD setempat Rp 500 juta untuk judi tajen. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kejari Amlapura belum melakukan penahanan. Kasi Pidsus Kejari Amlapura Andri Kurniawan, Selasa (31/7) lalu, mengatakan penahanan masih belum dilakukan karena pihaknya harus menyampaikan hakhak tersangka, saat diperiksa sebagai tersangka nanti. Apabila setelah itu dinilai perlu dilakukan upaya paksa (penahanan), maka saat itu baru pihaknya menentukan sikap. Apakah melakukan proses penahanan tersebut saat itu atau menunda dulu. “Tersangkanya baru satu,” kata Andri Kurniawan yang baru sepekan bertugas di Kejari Amlapura menggantikan Kasi Pidsus sebelumnya, Bekti Wicaksono. Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Amlapura sudah melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus penggelapan dana LPD Sega sejak Januari lalu.
Serangkaian pemeriksaan langsung d igelar secara maraton. Mulai dari pengurus LPD, prajuru Desa Pakraman Sega, sejumlah nasabah hingga tokoh masyarakat setempat. Termasuk Ketua LP LPD Kabupaten Karangasem. Penyidik telah melakukan pemeriksaan pihak terkait dan 30 saksi untuk membongkar benang kusut kasus yang sudah berembus sejak awal tahun lalu ini. Hasil penelusuran kasus itu terungkap fakta bahwa dana nasabah yang diduga digelapkan itu sebanyak Rp 500 juta. Dana itu habis setelah digunakan untuk kebutuhan judi tajen. Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat setempat. Nasabah mencurigai ada yang tidak beres dengan pengelolaan LPD,
setelah mengaku tidak bisa mencairkan tabungannya sendiri. Oknum pengurus yang dilaporkan telah melakukan penggelapan dana nasabah LPD ini pun saat diperiksa sudah mengakui perbuatannya. Bahkan, saat menjalani pemeriksaan, dia juga mengakui dananya digelapkan untuk kebutuhan judi tajen. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan menginstruksikan agar Kasi Pidsus mempercepat penanganan kasus ini. Sebab, pelakunya sendiri juga sudah mengakui perbuatannya. Selain itu, masih ada kasus-kasus lain yang sudah menunggu. Seperti dugaan pungli pengelolaan di sepuluh objek wisata dan kasus dugaan korupsi PNPM Mandiri. Dihubungi terpisah, Ke-
pala LPD Sega I Wayan Sumadi Yasa melalui nomor HP yang didapat dari rekan sesama Kepala LPD tak bisa terhubung. Ketua BKS (Badan Kerja Sama) LPD Karangasem I Made Mastiawan yang dihubungi Selasa (31/7), juga mengaku lama tak pernah berkomunikasi dengan tersangka. Sementara Bendesa Sega Komang Oka, belum lama ini, mengatakan persoalan di LPD setempat yang melibatkan tersangka, sudah lama berproses di desa adat. Tetapi, pembahasan yang dilakukan di internal desa adat tak kunjung membuahkan solusi. Sehingga, banyaknya nasabah kecewa, akhirnya membuat persoalan ini mencapai proses hukum di kejaksaan. Meski demikian, dia mengaku tetap menghormati proses hukum yang berlaku di Kejari Amlapura itu. Dia berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan dan menjadi pelajaran bersama, dalam pengelolaan LPD, agar ke depan bisa lebih baik lagi. (kmb31)
Tambahan Penghasilan Belum Dibayar, Dewan Sarankan Gunakan Silpa Sekitar 7.000 PNS se-Karangasem disinyalir mulai menggerutu. Sebab, kebijakan pusat mengenai tambahan penghasilan yang seyogianya dibayarkan paling lambat minggu pertama Juli hingga awal Agustus ini belum juga terbayarkan. Padahal, instruksi Mendagri tentang gaji ke-13, THR dan juga tambahan penghasilan itu diharapkan segera dibayarkan. Apakah solusi dewan untuk hal itu, bagaimana halnya dengan silpa yang mencapai Rp 122 miliar? KETUA DPRD Karangasem Nengah Sumardi, Rabu (1/8) kemarin, mengaku banyak menerima pengaduan dari PNS berbagai OPD. Demikian juga anggota DPRD Karangasem lainnya. Sebagaimana
isi surat Mendagri tentang gaji ke-13, THR, dan tambahan penghasilan, harus segera dibayarkan. Khusus untuk tambahan penghasilan, ini merupakan kebijakan baru pemerintah pusat yang mulai diberlakukan tahun ini. Setelah menerima laporan dari bupati, Sumardi memastikan tambahan penghasilan (TPK) ini
memang belum dibayarkan. “Padahal, harusnya dibayarkan minggu pertama Juli. Besarnya sebesar gaji di bulan sebelumnya, sesuai eselon,” kata Sumardi. Politisi Partai Golkar dari Desa Sibetan itu menganggap perlu meluruskan informasi keterlambatan ini. Dia tak mau nama lembaga dewan tercoreng, karena dianggap menghambat pencairan dana tersebut. Sebab, menurutnya, persoalan ini ada di eksekutif, bukan merupakan ranah legislatif. Karena keterlambatan itu, pihaknya mendorong agar hak para PNS itu dapat segera direalisasikan. Nominal tambahan penghasilan untuk seluruh PNS ini mencapai hampir Rp 15 miliar. Menyikapi persoalan itu, Sumardi mengaku akan segera
memanggil Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi. Pihaknya melihat untuk membayarkan tambahan penghasilan ini, kondisinya sudah tak memungkinkan. Dianggarkan di dalam APBD induk sudah tidak memungkinkan. Menggunakan dana cadangan juga tidak memungkinkan. Sehingga, satu-satunya jalan yang memungkinkan adalah diambilkan dari silpa. Pengambilan dari silpa itu sebetulnya bisa dilakukan walaupun mekanismenya harus mendahului pembahasan APBD Perubahan. Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi dikonfirmasi terpisah mengatakan, dana tersebut dipastikan akan segera cair. Pihaknya juga sudah meneken surat. Substansi isinya, memerintahkan selu-
ruh OPD untuk segera mengamprahkan dana tersebut. Keterlambatan ini disebabkan karena adanya istilah tambahan penghasilan ini. Tambahan penghasilan itu memang baru tahun ini diberlakukan. Sebelumnya, hanya ada istilah gaji ke-13 dan THR, sehingga di pemerintah daerah sendiri tentu menjadi tidak siap. Perlu beberapa kali kajian dengan pihak terkait sesuai regulasi yang ada. Karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar, mencapai Rp 15,7 miliar, maka pihaknya harus menghitung kembali dari mana dananya itu bisa diambilkan. Sebab, memanfaatkan dana tak terduga hanya Rp 8 miliar juga tak memungkinkan karena penggunaannya untuk penanganan pascabencana.
Satu-satunya solusinya yakni memanfaatkan dana silpa itu. Sementara dana silpa itu diakui cukup besar mencapai Rp 122 miliar, dan 30 miliar di antaranya merupakan silpa bebas. Sisanya adalah silpa terikat. “Sesuai arahan Mendagri di dalam surat itu bisa memakai dana tak terduga. Tetapi angkanya sekarang kecil. Bisa menggeser kegiatan, apalagi kegiatan kita semua sedang berjalan. Sehingga, satu-satunya jalan untuk membayar tambahan penghasilan itu, melalui silpa bebas itu saja,” katanya. Dia menegaskan, hanya silpa bebas yang bisa dimanfaatkan untuk pembayaran tambahan penghasilan ini. Sebab, untuk silpa terikat, penggunaannya sudah jelas. (kmb31)
KLUNGKUNG
12
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Parpol Setorkan Hasil Perbaikan Berkas
Belasan Bacaleg Diganti Semarapura (Bali Post) Partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum di Kabupaten Klungkung telah seluruhnya menyetorkan hasil perbaikan berkas bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ada belasan bacaleg yang diganti dengan sejumlah alasan. Ketua KPU Klungkung, I Made Kariada, Rabu (1/8) kemarin menjelaskan, penyetoran berkas tersebut terakhir 31 Juli. Setelah dicek, ada 7 dari 15 parpol yang melakukan pergantian bacaleg. Yakni Partai Berkarya
5 orang, Partai Nasional Demokrasi (NasDem) dan Garuda masing-masing 3 orang, Hanura dan PPP masing-masing 2 orang, serta Perindo dan Demokrat masing-masing 1 orang. “Ada 17 bacaleg yang diganti. Paling banyak dari Partai Berkarya,” jelasnya. Penggantian itu karena beberapa bacaleg sebelumnya tidak bisa melengkapi kekurangan berkas dan umurnya m a s i h kurang dari ketentuan. “Untuk pengganti, berkasnya sudah semua diterima,” ucapnya. Berkas yang terdiri dari berbagai lembaran itu akan kembali diverifikasi, berlangsung hingga 7 Agustus m e n -
datang. Jika tetap ditemukan tidak memenuhi syarat (TMS), dipastikan langsung dicoret. “Kalau yang tidak memenuhi syarat adalah perempuan, seluruh bacaleg satu dapil akan dicoret. Tetapi kalau yang laki-laki, hanya dia saja yang dicoret,” ungkapnya. Terkait penggantian itu, Sekretaris DPC Partai Garuda Klungkung I Putu Gede Darma Yudha mengatakan lebih karena alasan pribadi. Bukan dorongan dari partai. “Sebenarnya berkasnya sudah lengkap. Tetapi karena ada alasan pribadi, jadi mundur. Semuanya seperti itu,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, penggantinya berasal dari orang-orang yang sudah sempat tergabung dalam partai lain dan diyakini mampu mendulang suara. “Penggantinya sudah ikut parpol sebelumnya. Dari sisi dukungan masyarakat, pasti masih ada,” sebutnya. Sebelumnya, Ketua DPD Partai NasDem Klungkung I Ketut Suksma Sucita mengatakan penggantian ini tidak menjadi persoalan dan sudah dikomunikasikan di internal partai. “Kami prinsipnya mencari yang terbaik. Bagaimana caranya membesarkan partai,” ucapnya. Untuk diketahui, pada hajatan politik lima tahunan ini, ada 322 bacaleg yang didaftarkan ke KPU Klungkung. (kmb45) I Made Kariada
Pasang Umbul-umbul
Dua Karyawan Bengkel Tersetrum Listrik, Satu Tewas Semarapura (Bali Post) Nasib nahas menimpa seorang karyawan bengkel Koperasi Pasar Srinadi yang berlokasi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Semarapura Tengah, I Ketut Sudiana (38), Rabu (1/8) kemarin. Pria asal Karangasem ini tewas setelah tersetrum listrik saat memasang umbulumbul memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Kejadian serupa juga menimpa temannya, Kadek Dwi Payadnya (35), asal Desa Tegak, Klungkung. Beruntung nyawanya selamat. Manager bengkel I Wayan Darmawan mengatakan, kedua korban memasang umbul-um-
bul sekitar pukul 10.30 Wita. Ketika itu, ia yang sedang ngopi di lantai dua mendengar ledakan cukup keras. Karena ingin tahu, langsung bergegas turun. Disaksikan, korban telah tergeletak di pinggir jalan dan langsung dilarikan ke RSUD Klungkung dengan mobil. Setelah sampai, Sudiana mengembuskan napas terakhirnya. ‘’Saat kejadian, baru mau memasang umbul-umbul yang kedua. Sisanya lagi dua belum,’’ jelasnya. Saat mendapat penanganan medis, korban terlihat mengalami luka dan melepuh pada beberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan informasi
yang dihimpun, korban diduga tersetrum akibat umbul-umbul sepanjang empat meter menyentuh kabel tegangan tinggi yang membentang di atas bangunan. Korban Dwi Payadnya tak mengetahui secara pasti hal tersebut. ‘’Tiang (saya) tidak tahu pastinya. Karena posisi di bawah, terus jatuh,’’ ucapanya. Kanit Reskrim Polsek Klungkung AKP I Made Nesa yang turun ke TKP mengatakan, guna mamastikan penyebabnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan. ‘’Sekarang fokus dulu untuk penanganan medis terhadap korban. Setelah itu baru lanjut ke penyelidikan,’’ jelasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
TERSETRUM - Di depan bengkel inilah dua korban pemasang umbul-umbul diduga tersetrum listrik, Rabu (1/8) kemarin. Satu dari dua korban dinyatakan meninggal dunia.
Bali Post/sos
TUTUP - Petugas Satpol PP Klungkung ketika menutup tower seluler di Dusun Minggir, Desa Gelgel, Rabu (1/8) kemarin lantaran tidak mengantongi izin.
Lagi, Satpol PP Temukan Tower Seluler Bodong Semarapura (Bali Post) -
Tower seluler bodong kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Klungkung, tepatnya di Dusun Minggir, Desa Gelgel. Tower ini belum berizin. Padahal pembangunannya telah rampung sekitar dua bulan lalu. Petugas Satpol PP Klungkung pun menggembok pintu tower tersebut. Berdasarkan pantauan, Rabu (1/8) kemarin, peralatan tower yang berada di sekitar areal persawahan itu sudah lengkap dan telah dikelilingi pagar pengaman. Selain itu, juga telah masuk tahap uji coba. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klungkung dipimpin Kasi Pengamanan Pimpinan dan Tamu-tamu Daerah I Nyoman Kariyasa langsung turun ke lokasi untuk memastikan. Ternyata memang benar belum mengantongi izin. ‘’Tidak ada izinnya,’’ ucap pejabat asal Desa Sengkidu, Karangasem ini. Menindaklanjuti hal itu, untuk sementara tower monopole setinggi 36 meter itu digembok. ‘’Kami minta untuk mengurus izinnya dulu,’’
sebutnya. Sementara itu, pelaksana proyek Sutriono yang kebetulan ada di lokasi mengaku tak tahu soal perizinan. Dirinya hanya bertugas dalam pengerjaan saja. ‘’Saya hanya mengerjakan saja. Kalau yang ngurus izin, ada yang lain,’’ ucapnya. Ditambahkan, pembangunannya sudah tuntas sekitar dua bulan lalu. Rencananya kemarin akan ada pengawas yang meninjau ke lokasi. Selain tanpa izin, pembangunan tower itu ternyata berada di luar zonasi, yakni longitude 115.42131 dan latitude -8.56349. Sesuai data yang dihimpun di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klungkung, khusus untuk di wilayah Desa Gelgel, zonasin-
ya ada di Jalan Kubon Tubuh, dengan longitude 115.40562 dan latitude -8.56845. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2017 tentang Penetapan Zona Penempatan Lokasi Pembangunan dan Pengoperasian Menara. Selain itu, juga Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembangunan dan Penataan Menara Telekomunikasi Bersama. ‘’Kami sudah cek ke lapangan, tower itu di luar zonasi. Kalau di Jalan Kubon Tubuh, sudah ada. Sesuai aturan, pengoperasian harus dilakukan bersama. Tidak bisa lagi membangun di luar ketentuan,’’ tegas Kadiskominfo I Wayan Parna. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung
ini mengakui investor sudah mengajukan permohonan rekomendasi zonasi. ‘’Tetapi ini dilakukan setelah bangunan berdiri. Seharusnya sebelumnya,’’ ucapnya. Ditelusuri lebih jauh, ternyata investor tower ini sama dengan yang terbangun di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Kecamatan Dawan yang juga tanpa izin. Padahal, pembangunannya sudah nyaris rampung. Sebelum diketahui pemkab, pecalang setempat terlebih dahulu melakukan penutupan yang diperkuat dengan belum adanya sosialisasi ke masyarakat. Terkait itu, Parna menyebutkan investor juga telah mengajukan permohonan rekomendasi zonasi. ‘’Permohonannya masuk lima hari lalu. Di sekitar sana sudah ada tower. Jadinya pembangunan yang baru ini tidak dapat rekomendasi. Kami segera sampaikan jawaban,’’ pungkasnya. (kmb45)
Pencanangan Imunisasi Campak dan MR
Berlangsung Dua Tahap, Sasar Puluhan Ribu Anak PEMERINTAH Kabupaten Klungkung melalui Dinas Kesehatan mencanangkan Program Kampanye Imunisasi Campak dan Measles Rubella (MR). Pembukaannya yang dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berlangsung di SDN 3 Paksebali, Kecamatan Dawan, Rabu (1/8) kemarin. Program ini menyasar puluhan ribu anak yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Dawan, Banjarangkan dan Nusa Penida. Bupati Suwirta menyampaikan program ini sebagai salah satu cara tepat untuk mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan handal sehingga nantinya bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah. ‘’Program ini harus berjalan dengan sebaik-baiknya dan jalankan tugas dengan baik sesuai tupoksi masing-masing,’’ ujarnya. Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini menyebutkan pelaksanaan imunisasi ini juga tak bisa
terlepas dari masih adanya anak-anak yang menderita campak. ‘’Saat turun ke desadesa masih ditemukan anakanak yang menderita campak. Tentu kalau dibiarkan, ini akan menghambat pembangunan sumber daya manusia (SDM),’’ ungkapnya. Lebih lanjut, Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini menambahkan, program ini perlu didukung kesadaran masyarakat terutama orangtua murid dalam hal menjaga kesehatan anak, harus diperhatikan sejak dini. ‘’Kesadaran untuk menjaga kesehatan anak harus dimulai sejak dini dan semoga dengan adanya program ini anak-anak kita tidak mudah kena penyakit,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni menyampaikan sesuai data, pada 2017 ditemukan 21 kasus campak dan tahun ini dinyatakan suspect 11 orang. Mengantisipasi itu, imunisasi ini menjadi solusi.
Bali Post/ist
IMUNISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyaksikan imunisasi campak dan MR di SDN 3 Paksebali, Kecamatan Dawan, Rabu (1/8) kemarin. Di Kabupaten Klungkung menyasar 38.936 anak umur 9 bulan sampai 15 tahun dengan target cakupan kampanye imunisasi MR minimal 95%. Pelaksanaan dibagi dua tahap, yakni Agustus menyasar seluruh sekolah dan September melalui posyandu
dan pos pelayanan kesehatan lainnya. ‘’Yang dilibatkan untuk pelaksanaan kegiatan ini seluruh paramedis dan dokter di puskesmas ke sekolah dan pos pelayanan kesehatan yang telah ditentukan. Kami berharap masyarakat bisa turut memberikan dukungan,’’ jelasnya. (ad53)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN !Db Waiter-ess / CookHelper 1.8Jta+Mes / Makan / Tips.Top busy Cafe Jimb 081237574747
B.BP.004.08.18.0000030
Dcr Krywan utk Showroom Mobil di Panjer Hub.081239991643 Sgr
B.BP.001.08.18.0000070
Dcr SPG,Max.28th Min.SMA,Jujur Rajin,Mau Belajar,Penempatan Discovery Shopping Mall Kuta Hub.Lusi 082144355655
B.BP.001.07.18.0001272
Dcr Waiter/ss Helper Min SMA Sopir Min SMP u/Resto Jl. Kartika Plaza Kuta, 081236436626
B.BP.154.08.18.0000042
Sebuah Perusahaan yang sedang Berkembang Mmbthkan Supervisor di Bagian HRD,Syarat:Lulusan Min.D2,Max 35Th,Pengalaman di Bidang HRD Min 1Th,bisa Bahasa Inggris,Computer Skill.World + Excel.Kirim CV ke:Jari Menari, Jl.Raya Basangkasa 47, Seminyak Tlp.0361 736740,Email ke jarimenari@jarimenari.com
Dibutuhkan Tukang Pasang Payet/Mote2 di Gaun Pengantin Pengalaman Min.2 Tahun,Rajin, Jujur,Serius Hub:087878605755
Admin Garmen, Wnt, Bisa Comp, Bhs Ingg, sari.oktora25@gmail.com
Dicari Mekanik,Admin,Driver Hub:0361-722222/082236182035
B.BP.004.08.18.0000049
B.BP.001.08.18.0000068
BVC Kerja Luar Ngeri resmi biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.07.18.0001553
Cr Karyawan Money Changer/Pria Lulus SMA Hb.08123636456 B.BP.001.08.18.0000033
Dcr Graphic/Web-Design/3D,S1 pglm 3 th, hrd@melali-mice.com B.BP.004.07.18.0001636
*Dcr Sopir SIM A + B1 u/PT Sukma Sari Cargo Hub. 081338781418 B.BP.166.08.18.0000074
Dcr Kolektor & Analis Kredit Domisili Tabanan Hub.PT BAM Kediri Tabanan 085100115018
Dcri Staf Akunting.Bisa bhs Inggris,ahli dlm akunting, punya kendaraan sendiri & berperilaku baik.Kirim ke:con tactbalivilladesign@gmail.com
Dicari Team Promosi (Wanita) & Sopir (SIM A) Hub:08123963394 B.BP.001.07.18.0001686
Dicari Tenaga Cuci Mobil&Motor Disediakn Mess HP. 087765063420
Dicr PRT Tinggal Dalam/PulangPergi.Hubungi:081805828222 B.BP.001.08.18.0000016
Dicr Sopir Tdr Luar Umur 35Th Hubungi:08123901116
B.BP.001.07.18.0001678
B.BP.001.08.18.0000001
Dicari Tukang Masak pengalaman Chinese & Western,08123637000
Kryw laki u/Tour Counter@Htl Nusa Dua085100469080,081918081900
B.BP.001.08.18.0000036
B.BP.001.08.18.0000021
Sopir Srbt Bs Matik+PRT Wnt Bs Naik Mtr,Tggl Dlm,085238127777 B.BP.004.08.18.0000028
Prshan Jasa Membutuhkan Tenaga Teknisi(laki)Hub.087860417444 B.BP.001.08.18.0000003
B.BP.001.08.18.0000020
Dicari Pembantu Gj1,5 yg antar dpt 500 T.081805481810/487612
B.BP.001.07.18.0001697
Dicari Staf Villa di Ungasan : Butler,FO,Cook,Gardener,Pool Email:booking@lenixsun.com Telpon:0361-8471283
B.BP.001.08.18.0000034
Dicr Kry Wanita Sbg Guru Baca Min SMA Max 28 Th Lam ke biMBA AIUEOAbiansemal.081237909009 B.BP.001.08.18.0000017
B.BP.155.08.18.0000022
BIRO JASA
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA BENGKEL LAS
BENGKEL LAS Free
n
Desig
SERVICE Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DIJUAL RUMAH
FOTOCOPY
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.03
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com G.04
B.BP.001.08.18.0000014
Dicari Tamatan Pariwisata Jurusan Tata Boga & Cleaning Service Hub.08123637000
G.01
G.02
B.BP.004.08.18.0000047
B.BP.001.08.18.0000037
B.BP.166.08.18.0000073
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
B.BP.031.08.18.0000015
Dicari Supir Sim B1,penglmn bw mbl doble ban,Hub.08123637000
*Job Jepang Exmagang Australia Korea, 085903685252 - 081337428380
Dicr Acct S1 Akunt,Paham Pajak Penglman, Max 45 Th Diutmkan Pria Krm:PT.Nusa Raya Cipta (Jln By Pass Ngurah Rai No.38 Tohpati) Email:nrcbali@indosat.net.id B.BP.001.08.18.0000019
Dicr Kry Laki u/Toko Olah Raga Di Ubud.Diutamakan Bisa Pasang Senar Raket.Hub:0831 1154 1243 B.BP.001.08.18.0000018
Sales Marketing Instalasi Gas, House Keeping. Hub: 085103167222
B.BP.001.08.18.0000004
Segera Asisten Rumah Tangga Bs Kerja Tdr Dalam 087860163160
B.BP.001.08.18.0000013
Sopir & Karywn Laundry Dps Tmr Hub.085103000250/087781002006
B.BP.001.07.18.0001680
Ymh Bisma Dicr :1. SMA/D1/S1 Ek. 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps
B.BP.001.07.18.0001666
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com G.05
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com G.06
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com G.07
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL DAIHATSU
Zebra’95 Bodytech Slidingdoor VRacing + Ban Br, 15 Jt, 0817356452
B.BP.001.08.18.0000069
HONDA
Honda Accord 2.4 Th’07 Hitam DK Hub.081238116467
B.BP.141.08.18.0000041
Honda Jazz’13 MMC Putih KM20Rb AT,Hrg 190Jt.Hub:081337177850
B.BP.001.07.18.0001615
NISSAN
*Niss.Double Cabin’15 KM:33Rb* ***Hub:081 353 696 360***
B.BP.141.08.18.0000039
SUZUKI
Karimun GX’04 DK Hitam Istmwa Jl.Buluh Indah 60,081236809809
B.BP.001.08.18.0000031
TOYOTA
Toyota Rush S Automatic Putih 2011,Samsat Baru Bulan July 081236393331 B.BP.004.08.18.0000048
DICARI MOTOR *087860120877 WA 085100410850* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.08.18.0000050
DIJUAL RUMAH Jual Murah Rumah 3 KT,2 KM dkt McDonald Ubung,LT.110m2 LB.70m2 Rp.985Jt,089655383126 B.BP.004.08.18.0000045
Tnh KavMurahDaerahKerobokan Harga 550 Jt Cek Lok. 0811399161 B.BP.153.07.18.0001641
Tnh KavMurahDaerahTubanBdg Harga 550 Jt Cek Lok.0811399161 B.BP.153.07.18.0001640
DISEWAKAN RUKO ***Over Kontrak Ruko Baru 2 Lt Lok Strategis,Bypass Sanur. Sisa 2,5 Thn Hub.08123943177 B.BP.004.08.18.0000044
DIJUAL RUKO Dijual Murah Ruko 4 Lantai Pinggir Jln Diponegoro Utama Hub:08123804558/081999110707 B.BP.001.08.18.0000006
Dijual Ruko Batubulan DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:081338183031/081805374433 B.BP.004.07.18.0000147
RUPA-RUPA Dcr Ex.Kapal Fiber Kcl u/Muat Material Pasir dll >10 Ton Mesin dlm.H.Jason 08113322217 B.BP.001.08.18.0000035
UD Sekoci DPS Perbaikan Boat Las Aluminium WA:089656365970 B.BP.001.08.18.0000011
KEHILANGAN BPKBNo.R8831DK-7598-GWAn. Ni Made Ayu Adi Purnami,S.Pd B.BP.001.08.18.0000008
DIJUAL TANAH
BIRO JASA
T.2Ha SHM Jlr Kepantai u/Villa LksTabanan 40 Jt/A 085257539923
Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155
B.BP.167.08.18.0000029
B.BP.001.07.18.0000914
BANGLI
14
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Pelaku Penipuan Diringkus
Pengoplosan Kosmetik Terungkap Bangli (Bali Post) -
Satreskrim Polres Bangli berhasil meringkus pelaku penipuan terhadap seorang pedagang di Banjar Dalem, Desa Songan, Kintamani. Pelakunya SG (36), pria asal Jember. Ia ditangkap petugas saat melintas di jalan raya BadungTabanan, tepatnya di wilayah Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Dari hasil pengembangan kasus penipuan tersebut, polisi berhasil mengungkap adanya praktik pengoplosan produk kosmetik berbagai merek yang dilakukan rekan pelaku di wilayah Denpasar.
Bali Post/kmb40
BARANG BUKTI - Kasatreskrim Polres Bangli AKP Muh. Akbar Samosir didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi saat menunjukkan barang bukti berupa kosmetik di Mapolres Bangli, Rabu (1/8) kemarin.
Diparkir di Depan Rumah, Motor Raib
Bangli (Bali Post) Nasib apes menimpa Anak Agung Gede Anom Setya Darma (42) asal Banjar Puri Agung, Kelurahan Kawan, Bangli. Bagaimana tidak, sepada motor Honda Scoopy warna merah hitam DK 6419 EY yang diparkir di depan rumahnya raib dibawa maling, Rabu (1/8) kemarin. Korban langsung melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian. Motor itu diparkir di depan rumahnya sekitar pukul 04.30 Wita dalam keadaan stang terkunci. Setelah itu, korban beristirahat atau
tidur. Sekitar pukul 07.00 Wita korban hendak mengambil sepada motornya. Namun betapa kagetnya, motornya sudah tidak ada di tempat. Korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak ditemukan. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, sekarang pihaknya masih mendalami kasus pencurian ini. “Kita telah meminta keterangan pemiliknya. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian material sebesar Rp 13 juta,” ucap Sulhadi. (kmb41)
Kasatreskrim Polres Bangli AKP Muh. Akbar Samosir didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi dalam pres rilisnya, Rabu (1/8) kemarin membeberkan, penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya laporan korban I Wayan Sumawan (32), warga Banjar Dalem Desa Songan B, Kintamani yang mengaku ditipu penjual kosmetik. Sesuai laporan, kasus penipuan yang dialami korban terjadi pada Sabtu (21/7) sekitar pukul 15.00 Wita. Ketika itu pelaku bersama dua orang lainnya yang mengendarai sebuah mobil APV bernopol B 1187
MS mendatangi warung korban di Desa Songan. Di sana pelaku menawarkan barang dagangan berupa kosmetik dengan harga murah kepada istri korban, Ni Ketut Rusadi. Istri korban yang tertarik kemudian membeli barang dagangan pelaku dengan total harga Rp 21 juta. Setelah selesai melakukan transaksi, pelaku bersama kedua temannya langsung pergi meninggalkan warung korban. Selanjutnya, istri korban mengecek barang dagangan yang dibelinya. Saat melakukan pengecekan, Rusadi mendapati adanya keti-
daksesuaian harga barang dengan nota pembelian. Harga barang yang ditulis dalam nota lebih tinggi dari harga kesepakatan. Beberapa barang ditulis double dan setelah dicocokkan antara nota dengan barang yang ada, ternyata ditemukan adanya selisih hingga Rp 16 juta. Tak hanya itu saat beberapa barang hendak dipajang di etalase warung, Rusadi juga menemukan keanehan. Salah satunya pada produk lotion. Saat dikocok, lotion yang dibeli dari pelaku lebih encer dari produk serupa yang dibeli di toko swalayan. Karena
merasa ditipu, korban akhirnya melapor ke Polres Bangli. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku di wilayah Baturiti, Tabanan. Setelah dilakukan pendalaman, polisi selanjutnya berhasil mengungkap adanya praktik pengoplosan kosmetik berbagai merek yang dilakukan teman pelaku berinisial AS. Pelaku SG ketika diinterogasi juga mengakui bahwa barang kosmetik yang dijualnya sebagian merupakan barang oplosan. Samosir mengatakan sejauh ini pihaknya masih fokus menangani dugaan kasus penipuan yang dialami korban Sumawan dan istrinya, Rusadi. Untuk dugaan pengoplosan kosmetik, pihaknya belum melakukan koordinasi dengan pemilik merek. (kmb40)
Bali Post/ist
TRUK - Sejumlah truk pengangkut sampah milik DLH Kabupaten Bangli tak bisa beroperasi lantaran terjadi kelangkaan solar di wilayah Bangli.
Solar Langka, Pengangkutan Sampah Terganggu
Bali Post/kmb40
LPD - Made Suarjaya berfoto bersama di LPD Desa Adat Metra.
Tertua di Bangli, LPD Metra Jadi Tempat Belajar Bangli (Bali Post) – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Metra di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku selama ini menjadi pusat pembelajaran bagi LPD-LPD yang baru tumbuh di Kabupaten Bangli. Sejak berdiri tahun 1986, LPD ini terus bangkit dan berkembang, meski sebelumnya sempat mengalami keterpurukan. Hingga saat ini LPD Desa Adat Metra mencatatkan aset hingga Rp 92 miliar. Ketua LPD Desa Adat Metra Made Suarjaya, Rabu (1/8) kemarin mengatakan, LPD yang dipimpinnya ini bisa disebut sebagai LPD tertua di Kabupaten Bangli. LPD ini didirikan ketika pertamakali Pemrov Bali mendirikan lembaga keuangan di desa pakraman sekitar tahun 1986. “Untuk di Kabupaten Bangli, LPD Metra menjadi pilot project pendirian LPD,” terangnya. Lanjut dikatakannya, saat awal-awal berdiri, perkembangan LPD Desa Adat Metra sempat mandek. Suarjaya menyebut mandeknya perkembangan LPD Metra saat itu terjadi karena adanya berbagai kendala yang dihadapi salah satunya banyaknya kredit tidak lancar. Namun, kemudian sekitar tahun 1989, LPD Desa Adat Metra menguatkan diri dan kembali mencoba untuk bangkit. “Kita saat itu mulai membangun kepercayaan masyarakat, dan bisa jalan kembali, hingga akhirnya bisa tetap ekssis seperti sekarang,” jelasnya. Dikatakannya untuk menjaga eksistensi LPD, pihaknya selama ini terus berinovasi. Pengelolaan LPD terus diupayakan untuk ditingkatkan. Suarjaya mengakui, LPD Desa Adat Metra sampai saat ini masih menempati posisi pertama sebagai LPD terbaik di Kabupaten Bangli, dengan aset yang paling besar. “Tapi kalau dibandingkan dengan
LPD lain di luar Bangli, kami masih kecil,” ujarnya. Suarjaya juga mengatakan bahwa selama ini LPD Desa Adat Metra sering menjadi tempat belajar bagi LPD-LPD lainnya yang baru tumbuh dan bangkit. LPD yang datang untuk belajar tidak hanya LPD-LPD yang ada di Kabupaten Bangli namun juga dari kabupaten lainnya. Salah satu hal yang dipelajari di LPD Desa Adat Metra, yakni soal Teknik pengelolaan LPD. Tak hanya itu, LPD Desa Adat Metra juga ikut membantu perkembangan LPD lainnya dengan memberikan pinjaman permodalan. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar terjadi di Kabupaten Bangli, Rabu (1/8) kemarin. Kondisi itu berdampak pada terganggunya pelayanan pengangkutan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli. Jika kelangkaan solar terus berlanjut, sampah yang tak terangkut akan menumpuk. Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Yudi Sutha saat dikonfirmasi siang kemarin mengatakan, kelangkaan solar
diketahui terjadi pada Rabu pagi saat petugasnya hendak melakukan pengisian bahan bakar ke SPBU. Oleh pihak SPBU, disampaikan bahwa kelangkaan solar disebabkan adanya rencana pengalihan solar ke solardex. Kelangkaan solar tak hanya terjadi di SPBU yang ada di wilayah Kota Bangli namun juga SPBU di kecamatan lainnya. “Kita sudah sempat tanyakan ke SPBU lain. Sama juga persediaan solarnya kosong,” ujarnya. Dari informasi terakhir yang diterimanya, stok solar
masih tersedia di SPBU baru yang ada di Kayuambua. Akan tetapi, pihaknya hanya bisa membelinya, jika di SPBU tersebut bisa menyediakan struk bukti pembelian. “Kalau tidak ada struk, kita tidak berani kecuali dibolehkan oleh yang berwenang, misalnya dari TAPD,” katanya. Kosongnya stok solar di SPBU di Bangli, diakui Yudi Sutha sangat berdampak pada terganggunya pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kota Bangli dan kota kecamatan. Sebanyak 20 armada
pengangkut sampah dan mobil penyiram tanaman yang dimiliki DLH Bangli tak bisa beroperasi lantaran tak ada bahan bakarnya. Total volume sampah yang selama ini rutin diangkut DLH dari wilayah Kota Bangli dan kota kecamatan ke TPA yakni sekitar 180 kubik. “Kita sudah sampaikan permakluman ke masyarakat. Untuk sementara ini kita belum bisa bekerja karena tidak ada solar,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk bisa mendapatkan solar pihaknya kini masih
terus berupaya melakukan pengecekan ke SPBU. Yudi Sutha mengatakan, meski stok solar masih tersedia di SPBU yang ada di kabupaten lainnya, pihaknya tidak berani melakukan pembelian menggunakan jeriken karena takut menjadi temuan. “Terkait kelangkaan solar ini kita sudah bersurat ke ketua TAPD. Kita juga sudah melaporkan soal wacara pengalihan solar menjadi solardex, harganya nanti akan naik dua kali lipat dari harga solar sekarang yang hanya Rp 5.500 per liter,” terangnya. (kmb40)
Tak Penuhi Persyaratan
Bacaleg Pria akan Dicoret, Perempuan Diganti
Bali Post/kmb41
Dewa Agung Lidartawan
Bangli (Bali Post)Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli kini tengah melakukan pengecekan terhadap kelengkapan persyaratan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) sebelum ditetapkan menjadi daftar calon sementara (DCS). Jika tak memenuhi persyaratan, bacaleg pria bakal langsung dihapus atau dicoret. Sedangkan bacaleg perempuan masih diberikan toleransi dengan penggantian calon baru. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan didampingi Komisioner Roy Suparman, Rabu (1/8) kemarin mengung-
kapkan, saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi syarat-syarat pencalonan yang disampaikan oleh masingmasing partai politik (parpol). Kata dia, verifikasi dilakukan terkait sah tidaknya dokumen yang dilampirkan setelah diberikan kesempatan untuk melengkapi sejak beberapa hari lalu. “Jika dinilai memenuhi persyaratan akan disusun dan ditetapkan menjadi DCS. DCS akan diumumkan mulai tanggal 31 Agustus hingga 2 September mendatang. Selama masa itu juga akan ada tang-
gapan dari masyarakat. Tak menutup kemungkinan akan ada bacaleg yang dicoret,” ujarnya. Dia menambahkan, jika tidak memenuhi syarat, bacaleg pria akan langsung dicoret dari daftar pencalonan. Sementara bacaleg perempuan masih diberikan toleransi dengan di-
lakukan penggantian dengan calon lain yang baru. Karena, setiap daerah pemilihan (dapil) wajib menyertakan keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Tak adanya calon perempuan dalam satu dapil bisa menyebabkan parpol tak bisa bertarung di dapil bersangkutan. (kmb41)
15
Kamis Wage, 2 Agustus 2018
Pastika Undang Gubernur dan Wagub Rektor Unwar Lepas 392 Mahasiswa KKN Bali Terpilih Paparkan Visi-Misi Sasar 15 Desa/Kelurahan di Denpasar
KKN UNWAR - Usai serah terima mahasiswa KKN, Rektor Unwar bersama Wali Kota Denpasar melakukan foto bersama. SEBAGAI implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat, Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menerjunkan mahasiswanya ke desa.
Sebanyak 392 orang mahasiswanya akan berbaur bersama masyarakat di 15 desa/ kelurahan yang ada di dua kecamatan, yakni Denpasar Timur dan Denpasar Utara
untuk mengikuti program kuliah kernya nyata (KKN). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat bersama masyarakat untuk memecahkan persoalan yang dihadapi oleh masing-masing desa, tempat mereka KKN. Hal ini diungkapkan Rektor Unwar Denpasar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. saat serah terima mahasiswa KKN Unwar periode II tahun 2018 di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (1/8) kemarin. Para mahasiswa ini diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang kemudian dilimpahkan ke masing-masing kecamatan. Hadir pula dalam serah terima mahasiswa KKN ini, di antaranya Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Denpasar I.B. Alit Wiradana, Camat Dentim Dewa Puspawan, serta para perbekel/lu-
rah tempat KKN berlangsung. Rektor Unwar mengatakan, saat ini Unwar melepas 1.517 mahasiswa melakukan KKN di Denpasar dan Badung. Di Denpasar jumlahnya 392 orang yang disebar di lima belas desa yang ada di dua kecamatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah mahasiswa mampu melakukan sesuatu untuk mengurangi masalah yang dihadapi Denpasar. ‘’Turunnya mahasiswa ke desa agar mampu bekerja sama dengan masyarakat dalam rangka mengembangkan program untuk mengurangi dan kalau bisa menyelesaikan problem yang ada,’’ harapnya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik program KKN yang diselenggarakan Unwar. Ia berharap mahasiswa mampu mengurangi sejumlah persoalan perkotaan yang ada di masingmasing tempat KKN. (ad58)
Matahari Department Store Hadirkan Whiteberry–Style & Comfort Lingerie Brand Intimate Eksklusif Terbaru untuk Wanita Indonesia
MATAHARI - Kiri ke kanan: Imelda Like (Head of Marketing Communication & Fashion Director, Matahari Dept. Store), NicolinePatricia Malina (Model & Fashion Photographer), Christian Kurnia (Merchandising, Marketing & Store Operation Director, Matahari Dept. Stor), Miranti Hadisusilo (Director Legal & Corporate Secretary, Matahari Dept. Store), Dean Argent (Chief Merchandising Officer, Matahari Dept. Store), Ibu Margareth, dan Bapak Uttam. MATAHARI Department Store, pelopor department store pertama dan terbesar di Indonesia, Senin (30/7) di La Moda Jakarta, meluncurkan Whiteberry – Style & Comfort Lingerie. Brand Intimate eksklusif terbaru yang dipe-
runtukkan untuk menjawab kebutuhan wanita Indonesia. Sejalan dengan komitmen Matahari dalam konsistensi dan eksistensinya menyediakan trend fashion lengkap dan terkini dalam setiap koleksinya, tak terkecuali
produk pakaian dalam wanita. Namun, produk pakaian dalam wanita yang bermutu di pasaran kenyataannya dijual dengan harga yang tinggi. Oleh karena itu Matahari berinisiatif menghadirkan produk pakaian dalam wanita yang berkualitas dengan harga yang terjangkau untuk wanita Indonesia. ‘’Kami memahami kebutuhan wanita Indonesia, untuk itu Whiteberry dirancang dengan detail produk yang sangat baik, elegan, modern dan berkelas dengan kualitas bahan terbaik yang sangat nyaman dan tentunya sangat cocok untuk wanita wanita Indonesia yang penuh percaya diri,’’ kata Imelda Like, Head of Marketing Communication and Fashion Director Matahari Department Store, saat acara peluncuran. Di iklim Indonesia yang tropis, yang tentunya bercuaca panas, pemilihan bahan menjadi sangat penting. Whiteberry hadir dengan pilihan bahan katun dan Microfiber yang tentunya mampu menyerap keringat dengan baik dan lembut di kulit. Selain itu,
Whiteberry juga hadir dalam koleksi ‘’Lace Series’’ menambah kesan elegan, mewah dan memberikan rasa percaya diri bagi si pemakai. Menurut Imelda Like, Whiteberry memiliki koleksi produk intimate lengkap, mulai dari bra, celana dalam, camisole dan lingerie, tersedia dalam range ukuran yang lengkap. Tentunya wanita Indonesia dapat memilih desain atau model koleksi Whiteberry sesuai kebutuhan dan kepribadian masing-masing, untuk mereka yang sporty sampai wanita feminin sekalipun dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 79.900 sampai Rp 279.900. Sementara itu, Nicoline Patricia Malina, Model & Fashion Photographer, pada kesempatan tersebut menuturkan, sebagai model dan seorang fashion photographer, koleksi Whiteberry tak hanya nyaman dikenakan, desain Whiteberry ini juga sangat terlihat mewah dan fashionable dan tak kalah dengan brands internasional lainnya. (bns3)
Layanan Keuangan Fintech merupakan inovasi teknologi di bidang keuangan. Banyak di antara kita yang telah menikmati hasil fintech. Contohnya: mobile banking, rekening ponsel, dan juga e-banking. Namun dalam lima tahun terakhir, fintech tak lagi hanya pelengkap untuk memudahkan nasabah perbankan mendapat akses layanan keuangan. Banyak bermunculan perusahaan fintech yang berdiri sendiri dan memberikan layanan keuangan, misalnya saja Modalku, HaloMoney, UangTeman, Doku, dan masih banyak lagi. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan baru bagi para pemain industri keuangan, baik bank maupun nonbank. Merujuk data terbaru di laman OJK yang diakses Selasa (17/7), tercatat 64 perusahaan fintech yang berbasis pinjam-meminjam atau peer to peer lending (P2PL) resmi terdaftar. Berdasarkan statistik Bank Indonesia volume transaksi fintech juga terus mengalami peningkatan. Tahun 2017, nilai transaksi fintech telah mencapai US$ 18,65 miliar (Rp 251,78 triliun) naik
24,17% dari tahun 2016 sebesar US$ 15,02 miliar (Rp 202,77 triliun). Dari data OJK, hingga Juni 2018, volume pembiayaan fintech sekitar Rp 7 triliun. Jumlah tersebut naik 173,4% year to date (ytd), di mana akhir Desember 2017 pembiayaan mencapai Rp 2,56 triliun. Di Indonesia sendiri, perusahaan yang memanfaatkan fintech baru muncul beberapa tahun belakangan. Beda dengan Amerika Serikat, Cina maupun Inggris yang sudah lebih 10 tahun membangun industri fintech. Penggunaan internet dan smartphone yang semakin meningkat di masyarakat Indonesia membuat fintech makin populer. Tidak heran bila dalam waktu belakan-
gan, industri ini menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin menanam atau mengakses modal. Di 2018, OJK akan meluncurkan sejumlah kebijakan lagi untuk mengatur agar konsumen atau nasabah terlindungi. Kebijakan itu salah satunya guiding principles bagi penyelenggara layanan keuangan digital. Aturan ini mencakup mekanisme pendaftaran dan perizinan serta penerapan regulatory sandbox (suatu ruang untuk melakukan uji coba terbatas pada produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis penyelenggara fintech) dan kebijakan tentang crowdfunding (metode penggalangan dana lewat online). Jika dilihat dari segmen-
nya, hampir sekitar 60 persen fintech yang beroperasi di Indonesia bergerak di bidang pinjaman, sedangkan 30 persen bergerak di bidang pembayaran. Kondisi ini sesuai dengan jenis usaha yang dilakukan LPD, KUD, dan BUMDes. Mau tidak mau dalam zaman yang penuh dengan disrupsi ini, ketiganya harus bisa berbenah dan mengikuti arus. Baik itu bekerja sama dengan usaha fintech maupun membuka unit usaha fintech. Sebagian besar yang telah terhubung dengan fintech, merasakan layanan menjadi prima, lebih efisien dan responsif. Bagi yang tak mau beradaptasi, dipastikan tak bisa berkembang dan mati, pelan tapi pasti. * Diah Dewi
PAPARKAN VISI MISI - Gubernur Mangku Pastika didampingi Gubernur terpilih memaparkan visi dan misi, Rabu (1/8) kamrin. GUBERNUR Bali Made dan Wagub terpilih karena akan diambil dalam melakMangku Pastika mengun- dengan demikian akan terca- sanakan tugas selaku Guberdang Gubernur dan Wakil pai tujuan kita bernegara ini,’’ nur Bali nantinya. ‘’Setelah Gubernur Bali terpilih peri- kata Pastika. pilgub selesai Pak Gubernur ode 2018-2023 Wayan Koster Gubernur Pastika men- selalu berkoordinasi dengan dan Tjokorda Artha Ardhana gatakan para pejabat harus saya untuk pelaksanaan visiSukawati untuk melakukan melaksanakan apa yang men- misi yang saya sampaikan sepemaparan visi dan misi di jadi visi-misi tersebut ke de- lama kampanye bersama Pak Gedung Wiswa Sabha, Kan- pan. Ia berharap Bali ke depan Tjok Ace,’’ kata Koster. tor Gubernur Bali, Rabu (1/8) bisa menjadi lebih baik dan Ia menambahkan, Guberkemarin. Pemaparan Visi-Misi mampu bertahan di tengah nur Pastika telah berinisiatif Gubernur dan Wakil Gubernur persaingan global. ‘’Jika ini membentuk kantor transisi Bali terpilih periode 2018-2023 didukung oleh kita semua dan sebelum secara resmi berkanini dihadiri oleh pejabat es- semua masyarakat Bali, saya tor di Kantor Gubernur Bali. elon II dan eselon III lingkup optimis bisa dilaksanakan,’’ Pemaparan ini, menurutnya, Pemerintah Provinsi Bali. katanya. dilakukan agar visi-misi ke Gubernur Pastika menDalam pemaparan yang depan menjadi mindset bergatakan tujuan pemaparan visi berlangsung hampir dua jam sama. ‘’Bagaimanapun juga dan misi ini agar para pejabat tersebut, Gubernur terpilih kita akan menjalankannya memahami visi-misi yang akan periode 2018-2023 Wayan secara bersama-sama sesuai dilaksanakan pemerintahan Koster menjelaskan secara dengan kewenangan yang yang baru nanti. ‘’Tidak ada gamblang apa yang menjadi ada, tata laksana yang ada,’’ yang boleh menghalangi pelak- visi-misi pemerintahannya ke kata mantan anggota DPR-RI sanaan visi dan misi Gubernur depan dan garis kebijakan yang ini. (ad75)
Klungkung Daratan ‘’Nusa Penida itu saya ibaratkan mutiara terakhir yang dimiliki Bali. Potensinya sangat luar biasa, tapi belum digarap secara maksimal,’’ katanya. Kesenjangan pembangunan Klungkung daratan dengan kepulauan, juga menjadi perhatiannya. Perempuan berkacamata ini juga tak bisa menutup mata dengan kesulitan yang dialami sebagian besar warga di Kecamatan Nusa Penida. Air, listrik, fasilitas kesehatan, akses pendidikan, kesulitan komunikasi karena keterbatasan jaringan seluler menjadi masalah klasik yang selama bertahun-tahun belum terpecahkan. Meski diakuinya dalam beberapa tahun terakhir sudah ada perubahan untuk pembangunan infrastruktur jalan, akan tetapi masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan, termasuk akses jalan menuju objek-objek wisata. ‘’Minat wisatawan berkunjung ke Nusa Penida, Nusa Lembongan, Nusa Ceningan se-
Dia meminta Prabowo tetap harus memilih cawapres dari internal PKS, meski mendapat tambahan dukungan dari partai lain karena ‘’tulang punggung’’ koalisi adalah PKS dan Gerindra, komunikasi politik kedua partai sudah cukup panjang dan saling mengerti. Dia meyakini Prabowo akan mengambil keputusan secara bijak, artinya mempertimbangkan proses yang panjang dan tidak akan memunculkan ketidaknyamanan dalam
benarnya sangat besar, akan tetapi belum didukung dengan sarana-prasarana serta akomodasi yang memadai. Jalan menuju objek masih rusak, dermaga untuk sandar kapal cepat juga sangat jauh dari kata memadai,’’ tegasnya. Padahal jika Nusa Penida dikelola dengan baik, serta didukung infrastruktur yang memadai, akan menjadi mesin uang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Klungkung. Secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Klungkung dan Nusa Penida pada khususnya. Dirinya menyadari kecilnya pendapatan daerah Kabupaten Klungkung sangat mustahil bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam APBD Kabupaten Klungkung Tahun 2018 pendapatan daerah hanya Rp 1,09 triliun lebih meliputi pendapatan asli daerah (PAD) Rp 152 miliar lebih. ‘’Harus jujur, Kabupaten Klungkung tidak bisa membangun sendiri wilayahnya hanya dengan mengandalkan PAD. Harus ada dukungan anggaran dari pemer-
intah di atas, baik Pemerintah Provinsi Bali maupun pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan di Klungkung,’’ tandasnya. Di sinilah, menurutnya, dibutuhkan diplomasi politik, dan kedekatan dengan pemerintah di atas. Seperti diketahui, Gubernur Bali terpilih melalui pilgub lalu Wayan Koster dan Bapak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan kader PDI Perjuangan. ‘’Saya selaku warga Klungkung akan menggunakan akses politik yang saya miliki sebagai kader PDI Perjuangan. Jika nanti saya mendapat kepercayaan masyarakat, saya akan berjuang dan berdiplomasi di DPRD Bali agar Klungkung mendapatkan prioritas alokasi dana, program atau kegiatan dari Pemerintah Provinsi Bali maupun pemerintah pusat,’’ katanya. Terakhir, dirinya secara tulus memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, dan siap ngayah untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Klungkung. (ad65)
koalisi. Dia menyampaikan, Prabowo harus berkomitmen dengan kesepakatan PKS mendapat posisi cawapres dan kehadiran Demokrat diminta tidak mengganggu kenyamanan Gerindra-PKS yang sudah terbentuk sebelumnya.
pres,’’ katanya, Rabu kemarin. Dia mengatakan, Partai Gerindra menghormati rekomendasi ijtima ulama yang mendorong Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf AlJufri dan Ustad Abdul Somad sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Menurutnya, di luar nama-nama yang beredar ada sembilan nama dari PKS dan mengerucut satu nama, lalu dari PAN ada empat nama dan mengerucut satu nama yaitu Zulkifli Hasan, dan Partai Demokrat ada nama Agus Harimurti Yudhoyono. (ant)
Mesti Bijak
Membantah Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membantah bahwa ada kesepakatan antara partainya dengan PKS bahwa bakal calon wakil presiden diberikan kepada PKS. ‘’Belum sampai pada kesepakatan siapa yang menjadi cawa-
C.0000007-BKL
ADV.0001264-ADV-02
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis WAGE, 2 agustus 2018
Serena Alami Kekalahan Terburuk Washington – Juara Grand Slam 23 kali, Serena Williams, menelan kekalahan terburuk sepanjang kariernya, Rabu (1/8) kemarin. Petenis putri Amerika Serikat ini takluk 1-6, 0-6 dari Johanna Konta asal Inggris pada putaran pertama Silicon Valley Classic. Setelah memenangi game pertama, Serena kalah pada 12 game berikutnya pada laga yang berlangsung berat sebelah yang dimainkan kurang dari satu jam dan mengejutkan 3.000 penonton yang menyaksikan di Universitas San Jose. Mereka yang berharap dapat melihat Williams bangkit setelah melahirkan anak tahun lalu, dibuat kecewa ketika petenis 36 tahun itu melakukan 25 unforced error berbanding sembilan yang dilakukan Konta dan hanya mampu memaksimalkan 41 persen serve pertamanya. ‘’Menurut saya, dia bermain baik pada set kedua dan saya sama sekali tidak tajam sepanjang set pertama. Dia mendapat kepercayaan diri dan berlari dengan hal itu,’’ kata Serena usai pertandingan. Serena yang takluk di final Wimbledon dari Angelique Kerber (Jerman) pada awal bulan ini, tidak pernah kalah pada pertandingan sebelum-
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
nya sejak menjadi petenis pro pada 1995. Sebaliknya, Konta (27) tampil menawan, melepaskan enam ace dan 17 pukulan winner berbanding sembilan milik Serena sambil mengendalikan tempo pertandingan. ‘’Dia tentu saja tidak bermain di level terbaiknya, bahkan tidak mendekati sama sekali. Saya berusaha menepikan betapa dirinya merupakan seorang juara, dan hanya bermain melawan seorang petenis hari ini,’’ ucapnya. Di bagian lain, juara Grand Slam tiga kali Stan Wawrinka disingkirkan oleh petenis kualifikasi Donald Young yang menang 6-4, 6-7(5), 7-6(3) dari putaran pertama Citi Terbuka di Washington. Wawrinka yang tersingkir di putaran kedua Wimbledon pada awal Juli, masih berusaha menemukan kebugaran dan penampilan terbaiknya setelah menjalani dua operasi di lututnya tahun lalu. Young (29) menjalani pertandingan tanpa kehilangan satu serve pun selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Jepang Kei Nishikori. ‘’Saya telah terlalu banyak kalah, mengapa tidak sekadar memasang sabuk pengaman, terbang dan bersaing,’’ ungkap Young yang posisinya merosot ke peringkat 234 di dunia. (ant/rtr)
PS Badung Ditahan Persewangi Mangupura (Bali Post) -
Tim PS Badung ditahan Persewangi Banyuwangi dengan skor 2-2 (2-2) dalam lanjutan Kompetisi Liga 3 Nasional Grup VII putaran pertama di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Madura, Jatim, Rabu (1/8) kemarin. Pada pertandingan sebelumnya, Minggu (29/7) lalu, Tim Keris sukses mencukur PS Sumbawa Barat dengan skor 3-0. Dipimpin wasit Cahya Sugandi (Jakarta Timur), laga baru bergulir tiga menit, tim PS Badung polesan duet pelatih AAK Bramastra dan Kadek Loco Ediana sudah unggul 1-0. Sontekan keras ke gawang yang dilesakkan Novaldo Troy Wijaya Putra gagal dibendung kiper Persewangi Bimo Vivaldi. Memimpin 1-0, PS Badung terus meningkatkan serangan dengan mengobrak-abrik benteng pertahanan Perseangi yang dikawal kapten Deki Rollas Sandra, Ahmad Efendi, Fiki Agus Triyomo dan M. Khoirul Huda. Alhasil, pemain sayap Ketut Tirtanadi Jayawardana sukses menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0. Persewangi yang tertinggal 0-2, mencoba bangkit dan mengejar ketinggalan. Berawal dari serangan balik, kapten PS Badung
Kejuaraan Dunia
Kevin/Marcus Belum Tampil Maksimal
Jakarta (Bali Post) – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon melaju ke putaran ketiga Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Han Chengkai/Zhou Haodong pada laga kedua di Nanjing, Cina. Kevin/Marcus, seperti dipantau di Jakarta dari situs Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Rabu (1/8) kemarin, menang 18-21, 21-14, 21-18 selama 52 menit permainan. Kevin/Marcus yang menempati peringkat pertama dunia, harus mengejar kemenangan pada game kedua dan ketiga setelah kehilangan game pertama menyusul pertarungan kuat yang
ditampilkan pasangan muda Cina yang bercokol di ranking 24 dunia. Kevin dan Marcus mengakui belum tampil maksimal dalam pertandingan putaran kedua tersebut. ‘’Kami belum dapat mengeluarkan seratus persen kemampuan. Tapi kami bermain lebih baik besok karena hari ini permainan kami cukup sengit,’’ kata Kevin selepas pertandingan. ‘’Lawan susah untuk ditaklukkan. Mereka bermain luar biasa selain tampil lepas tanpa beban. Mereka juga punya permainan cepat dan jarang membuat kesalahan,’’ ujar Marcus. Kevin/Marcus tetap berharap meraih gelar juara dunia meskipun tidak ingin terlalu memikirkan target itu
ketika bermain. ‘’Ini adalah kejuaraan besar. Tekanan tentu ada, namun kami ingin menikmati permainan ini,’’ ungkap Marcus yang bersama Kevin menjadi ujung tombak tim Indonesia meraih gelar Juara Dunia 2018. Ganda putra Indonesia lainnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga lolos ke putaran ketiga setelah mengalahkan wakil Prancis Jacco Arends/Rubel Jille. Fajar/Rian menang dua set langsung 21-15, 21-11 selama 27 menit permainan. Begitu pula di ganda putri, Greysia Polii/Apriani Rahayu menang mudah 21-9, 21-10 selama 29 menit atas pasangan Ng Wing Yung/ Yuen Sin Yinh (Hongkong). Ini menjadi kemenangan pertama Greysia/Apriani atas ganda putri peringkat 113 dunia itu. Wakil Indonesia yang menempati peringkat enam dunia ini pada putaran ketiga menghadapi pemenang antara ganda Chow Mei Kuan/Lee Meng Yuan (Malaysia) dan Isabel Hettrich/Carla Netl (Jerman). Sebaliknya, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung tersingkir setelah kalah pada putaran kedua. Gregoria menyerah 17-21, 20-22 selama 44 menit dari tunggal putri Cina Chen Yufei. Indonesia masih punya satu wakil pada nomor tunggal putri yaitu Fitriani yang menghadapi unggulan ketiga Pusarla V. Sindhu (India) pada laga putaran kedua. (ant)
Bandung (Bali Post) – Pelatih Persib Bandung Mario Gomez masih mengincar dua hingga tiga pemain baru untuk memperkuat tim dalam mengarungi putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Gomez menginginkan pemain barunya berposisi di sayap kiri, sayap kanan dan gelandang serang. Pemain sayap sangat dibutuhkan karena sebagai sektor andalan Persib, sedangkan gelandang serang diperlukan untuk melapis Oh In Kyun. ‘’Kami coba membawa dua sampai tiga pemain lagi,’’ ujar Gomez di Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/8) kemarin. Tetapi, Gomez mengaku mengalami kendala dalam upaya perburuan pemain. Sebab, para pemain incarannya rata-rata sudah diikat kontrak tim lain dan tidak bersedia dilepas. Ia harus bekerja lebih keras untuk mencari pemain baru saat yang diincar gagal didapatkan. Harapannya, pemain baru bisa didapatkan sebelum bursa transfer pemain ditutup. ‘’Ketika
kami sodorkan nama dan diproses manajemen, dia (para pemain incaran) tidak bisa bergabung karena memilih merapat ke tim lain. Kami coba membidik pemain lainnya,’’ katanya. Saat ini, Persib baru memiliki dua pemain baru. Mereka adalah mantan pemain Sriwijaya FC Patrich Wanggai dan Muhammad Wildan yang dipromosikan dari tim junior Persib. Persib juga sudah melepas tiga pemainnya dengan status pinjaman hingga akhir musim. Wildansyah dan Billy Keraf ke Borneo FC, sedangkan Gian Zola ke Persela Lamongan. Sementara itu, manajemen Sriwijaya FC berencana menarik kembali Manda Cingi, gelandang muda yang dipinjamkan ke Semen Padang FC sejak 8 Januari 2018. Direktur Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri Augie Bunyamin di Palembang, Sumsel mengatakan manajemen klub akan berkomunikasi dengan Semen Padang terkait rencana ini. Tambahan pemain itu
akan menjadi modal kepercayaan diri tim dalam mengarungi putaran kedua Liga 1. Apalagi manajemen klub melakukan perombakan besar di masa transfer 5 Juli - 5 Agustus 2018 dengan melepas delapan pemain dan pelatih kepala. ‘’Tim harus segera menyesuaikan dengan perubahan ini, karena kami tetap mengusung target setidaknya menembus peringkat ketiga di akhir musim,’’ tegas Augie. Menurutnya, dari sisi kualitas, tim tidak kalah dibandingkan setelah melepas Makan Konate, Mohammadou Ndiaye, Hamka Hamzah, Novan Sasongko, Alvin Tuasalamony, Patrick Wanggai, Adam Alis dan Rahmad Hidayat. Sebab, pihaknya mendatangkan dua pemain belakang asing, Goran Ganchev dan Alan Henrique, serta akan tiba pemain tengah dan pemain depan label nasional. Sriwijaya saat ini diperkuat 27 pemain. Mereka menargetkan memiliki 30-35 pemain pada putaran kedua Liga 1 2018. (ant)
Bali Post/ist
BABAK KETIGA – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya (kanan) dan Marcus Gideon lolos ke babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Nanjing, Cina.
Manajer Tim akan Protes ke Komdis PSSI
Persib Masih Incar Tiga Pemain Baru
Nengah Repot Sulendra sebagai defender didorong pemain Persewangi hingga terjatuh, namun dibiarkan wasit. Bola liar di depan gawang dicocor pemain Persewangi Zainul Mutaqien dan memperdaya kiper Putu Febri Abndika. Gol pada menit ke-36 ini membuat PS Badung tinggal unggul 2-1. Menjelang turun minum atau menit ke-45, gawang Putu Febri kembali kebobolan melalui tendangan penalti yang dieksekusi Sufyan Putra Aminiyanto. Memasuki babak kedua, baik PS Badung maupun Persewangi saling melancarkan serangan, namun sampai pertandingan berakhir, skor tetap imbang 2-2. Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana mencak-mencak usai laga karena menilai timnya dikerjai wasit. Dia mencontohkan kapten Nengah
Bali Post/ist
IMBANG - Tim PS Badung ditahan Persewangi Banyuwangi dengan skor 2-2 dalam lanjutan Kompetisi Liga 3 Nasional Grup VII putaran pertama di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Rabu (1/8) kemarin. Repot Sulendra yang sengaja didorong lawan hingga terjatuh, namun dibiarkan oleh korps pengadil lapangan. ‘’Bahkan, Wayan Agus Cair Ekaputra jelasjelas dipukul lawan, juga tak ditegur wasit,’’ keluh
Ketua Umum Askab PSSI Badung ini. Ia menyebut permainan yang disuguhkan Persewangi cenderung keras menjurus kasar dan brutal, tetapi terlepas dari pantauan wasit. Untuk itu, pihaknya ber-
niat melancarkan protes ke Komdis PSSI disertai bukti rekaman video. ‘’Permainan kasar dibiarkan. Jadi, bukan main bola lagi, namun mirip olahraga bela diri,’’ jelas Graha, mantan karateka dari perguruan Inkai ini. (022)
City Rekrut Pemain Ketiga
Atletico Sementara itu, Atletico Madrid membeli bek kanan Kolombia Santiago Arias dari juara Belanda, PSV Eindhoven, untuk menggantikan pemain Kroasia Sime Vrsaljko yang dipinjamkan ke Inter Milan. ‘’Atletico Madrid dan PSV Eindhoven telah mencapai kesepakatan un-
tuk transfer Santiago Arias ke klub kami. Bek kanan itu menjadi pemain baru Atletico setelah direkrut untuk lima musim mendatang,’’ demikian pernyataan klub Spanyol itu. Arias (26) bergabung ke PSV pada 2013 setelah dua tahun membela Sporting di Portugal. Ia memenangi gelar Belanda tiga kali dan menjadi Pemain Terbaik Liga Belanda pada musim terakhirnya. Arias tampil sebagai pemain inti pada keempat pertandingan yang dimainkan Kolombia di Piala Dunia 2018. Perekrutan Arias diumumkan bersamaan dengan kesepakatan peminjaman dengan Inter untuk bek kanan Vrsaljko, yang juga tampil memukau di Rusia. Vrsaljko bermain sebagai pemain inti pada enam dari tujuh pertandingan Kroasia termasuk di final Piala Dunia saat kalah 2-4 dari Prancis. ‘’Klub kami telah mencapai kesepakatan dengan Inter Milan, terkait formalisasi dokumen-dokumen dan pemeriksaan medis, untuk peminjaman Sime Vrsaljko. Ia telah mendemonstrasikan bakat dan pengorbanannya selama dua musim membela klub kami. Kami ingin mendoakan yang terbaik untuk era
BARU - Riyad Mahrez (kanan), satu dari tiga rekrutan baru Manchester City musim ini.
Hongkong – Irak mengundurkan diri dari cabang sepak bola pada Asian Games (AG) 2018 di Jakarta dan Palembang kurang dari dua pekan sebelum dimulainya ajang tersebut. Menurut narasumber di Baghdad, Rabu (1/8) kemarin, Komite Olimpiade Irak telah menarik tim dari ajang itu. Pekan lalu Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan melakukan pengundian ulang terhadap fase grup untuk menambahi Palestina
dan Uni Emirat Arab, setelah kedua negara ini tidak masuk dalam daftar peserta awal. Hal itu berarti dua dari enam grup yang sebelumnya berisi empat tim kini menjadi dihuni lima tim. Namun, pengunduran diri Irak membuatnya grupnya tinggal ditempati tiga negara, yaitu Cina, Timor Leste dan Suriah. Sumber di Asosiasi Sepak Bola Irak awalnya membantah laporan bahwa tim negaranya akan mundur dari kompetisi dan bahwa
persiapan-persiapan skuad menuju tahap akhir menyusul selesainya pemusatan latihan di Kota Erbil. Awal pekan ini, para pejabat sepak bola setempat dilaporkan telah dipecat karena keterlibatan dalam pemilihan para pemain yang usianya melampaui batas (overage) untuk timnas U-16 setelah langkahnya terhenti di pemeriksaan paspor dalam perjalanannya untuk berpartisipasi di ajang regional itu. Pengunduran diri tim sepak bola Irak menyusul
London – Manchester City merekrut pemain belakang Philippe Sandler dari klub Belanda, PEC Zwolle. Menurut klub juara Liga Utama Inggris ini, Rabu (1/8) kemarin, pemain berusia 21 tahun yang merupakan produk sistem pembinaan junior Ajax Amsterdam itu sempat memperkuat timnas U-20 Belanda dan siap tampil sebagai bek atau pemain tengah. City tidak menyebut nilai transfer dari Zwolle, namun media setempat menyatakan sekitar 3,51 juta dolar AS. Dikatakan pula bahwa Sandler dapat dipinjamkan kembali ke klub lamanya tersebut. Sandler merupakan rekrutan ketiga City di bursa transfer kali ini setelah Riyad Mahrez dan Claudio Gomes. City akan menghadapi juara Piala FA, Chelsea, pada laga Community Shield, Minggu nanti. Setelah itu, tim asuhan Pep Guardiola ini bertemu Arsenal dalam pertandingan perdana Liga Inggris pada 12 Agustus mendatang.
baru dia bersama Inter, yang memiliki opsi untuk membeli sang pemain,’’ demikian pernyatan terpisah dari Atletico. Atletico yang menjadi juara Liga Eropa 2018, sedang menjalani tur pramusim di Singapura dan akan bermain melawan rival sekota
Real Madrid pada Piala Super UEFA yang berlangsung 15 Agustus di ibu kota Estonia, Tallin. (ant/rtr)
Irak Mundur dari Sepak Bola AG keputusan Filipina untuk tidak mengirim tim bola basket ke Jakarta, sebagai dampak perkelahian di lapangan dengan Australia pada kualifikasi Piala Dunia terkini. Pertandingan sepak bola Asian Games dimulai pada 10 Agustus dan menampilkan tim-tim yang dihuni para pemain berusia 23 tahun ke bawah. Para pelatih diizinkan mendaftarkan tiga pemain senior. Laga final akan berlangsung pada 1 September. (ant/rtr)
Tim Futsal SMP 1 Semarapura Kalahkan SMP 5 Denpasar
Bali Post/wan
PENYISIHAN - Babak penyisihan turnamen futsal antar-SMP dan SMA/SMK se-Bali di GOR Lila Bhuana, Denpasar.
Denpasar (Bali Post) Tim Futsal SMPN 1 Semarapura berhasil mengalahkan SMPN 5 Denpasar dengan skor 5-4 pada hari kedua turnamen futsal antar-SMP dan SMA/SMK se-Bali di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Rabu (1/8) kemarin. Tiga dari lima gol kemenangan SMPN 1 Semarapura dicetak Made Febri, sedangkan dua lagi dibuat Ngakan Made dan Triana. Sementara empat gol balasan SMPN 5 Denpasar diciptakan Robinson (2 gol), Arjun dan Danan. Hasil lainnya, SMAN 1 Semarapura unggul tipis 2-1 atas SMKN 1 Kuta Selatan. Dua gol SMAN 1 Semarapura hasil bidikan Gede dan Heri, sedangkan satu gol SMKN 1 Kutsel dilesakkan Angga. Tim
SMAN 1 Gianyar (Dosman) menekuk SMA Muhammadiyah 1 Denpasar dengan skor 6-1. Pencetak gol kemenangan Dosman adalah Gus Adi, Satria, Dika dan Krisna. Mereka membobol gawang SMA Muhamamdiyah yang dijaga kiper Ge Pasha. Sementara tim SMAN 2 Kuta berpesta gol 8-1 ke gawang SMK PGRI 3 Denpasar. Gawang SMK PGRI 3 dibobol oleh Aditya, Febrian, Komang, Kadek dan Dewa. Satu-satunya laga tim putri yang mempertemukan SMAN 1 Kuta (Smansaku) melawan SMAK Soverdi berakhir dengan skor 7-0. Gawang SMAK Soverdi yang dikawal kiper Umi Pertiwi dijebol oleh Anggik (4 gol), Valen (2 gol) dan Adelia. (022)