Skip to main content

Edisi 02 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 331 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu wage, 2 agustus 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Parpol Mesti Cermati Reaksi Publik

MENCERMATI persaingan Pilgub Bali 2018 berdasarkan polling RAKYAT BALI MEMILIH ini tampaknya kans dari nonpolitisi juga sangat terbuka. Ini mengindikasikan rakyat Bali masih berharap adanya calon pembanding yang selama ini didominasi politisi. Fenomena ini tentu harus disikapi oleh partai politik dengan melakukan pendekatan yang lebih komunikatif dengan pemilih dalam hal ini rakyat Bali. Respons publik terhadap sederet nama yang muncul dalam polling RAKYAT BALI MEMILIH hingga saat ini masih mempavoritkan sejumlah nama populer yang beredar

di masyarakat. Calon dari kalangan politisi mendapat saingan dari nonpolitisi dan organisasi publik yang bergerak di lembaga umat. Wayan Koster (KBS), Sudikerta (SGB), Wisnu Bawa Tenaya (WBT), dan Bintang Puspayoga tetap mendapat apresiasi. Selain itu, Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan) dan IB Rai Mantra (Wali Kota Denpasar) juga masih berpotensi menjadi kandidat gubernur Bali 2018. Selain itu ada juga figur Arya Wedakarna (AWK) yang selama ini populer dengan isu-isu keberpihakan terhadap Hindu. Hal. 19 Simpati Pemilih

EKONOMI

Rupiah Menguat

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta kembali menguat. Pada Selasa (1/8) sore, rupiah bergerak menguat 37 poin menjadi 13.288 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.325 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Data inflasi yang masih stabil memberikan sentimen positif bagi kurs rupiah di pasar valas domestik,’’ kata Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, Selasa kemarin. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada Juli 2017 sebesar 0,22 persen. Dengan demikian tingkat inflasi tahun kalender Januari-Juli 2017 tercatat mencapai 2,6 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (yoy) sebesar 3,88 persen. Ia menambahkan bahwa sentimen dolar AS yang cenderung masih negatif akibat situasi politik di Amerika Serikat yang kurang kondusif juga turut menjadi salah satu faktor yang menopang mata uang rupiah. Hal. 19 Situasi Politik

3.332

5.593 3.211

3.189 1.791

Wisnu Bawa Tenaya Bintang Puspayoga (Ketua PHDI Pusat) (Ketua WHDI Bali)

Wayan Koster (DPR RI)

Arya Wedakarna (DPD RI)

1.110 1.017 Sumarjaya Linggih (DPR RI)

I G A Rai Wirajaya (DPR RI)

Ketut Sudikerta (786), Nyoman Dhamantra ( 779), DBM Suharya (773), Prof. Suastika (678), IB Rai Mantra (530), Eka Wiryastuti (482), Prof. Ketut Widnya (373), Gde Wirata (346), Prof. Rahyuda (312), Nama lainnya (167)

Bintang Puspayoga (Ketua WHDI Bali)

926 Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan)

874 Wayan Geredeg

782 Cok Ace (PHRI Bali)

Alit Wiraputra (702), Agus Suradnyana (623), Mas Sumatri (610), AA Bharata (609), Sumarjaya Linggih ( 583), Arya Wedakarna (526), Pasek Suardika (462), Dr. Gede Made Sadguna (423), Nyoman Suwirta (285), Nama lainnya (216) infografis:anggara/tomik

10 Instansi yang Diadukan Kerap Lakukan Pungli 10 Instansi Itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kepolisian Indonesia Kementerian Perhubungan Kementerian Dalam Negeri Kementerian Kesehatan Kementerian Agama Kementerian Hukum dan HAM Kementerian Keuangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Tentara Nasional Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Selasa (1/8) kemarin mengatakan ada 10 instansi pemerintah yang paling sering dilaporkan masyarakat karena diduga kerap melakukan pungutan liar (pungli). Ke-10 instansi pemerintahan itu sering diadukan masyarakat ke Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Rinciannya, menurut Wiranto, adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kepolisian Indonesia, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Kesehatan. Lalu Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta Tentara Nasional Indonesia. ‘’Instansi-instansi ini yang laporannya kami anggap berada di atas passing grade,’’ ungkap Wiranto.

Terkait begitu banyak aduan pungutan liar yang melibatkan 10 instansi itu, dia telah menugaskan Satgas Saber Pungli segera menindak pihak-pihak yang terbukti pungli. ‘’Penindakan ini agar jumlah laporan maupun kasusnya dapat berkurang, dan lama-lama hilang. Tapi kayaknya kalau hilang itu masih perlu waktu,’’ ujar Wiranto. Sementara itu, Sekretaris Saber Pungli Pusat Mayor Jenderal Andrie Soetarno turut menjelaskan, ada beberapa daerah yang juga sering dilaporkan

masyarakat, karena terdapat pungli di sana. ‘’Daerah yang banyak diadukan kepada kami itu ada Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Banten, dan Lampung,’’ katanya. Bahkan, kalau sempat menyimak di media sosial sekitar tiga hingga empat bulan lalu, ada satu kantor yang mengurusi perizinan di Jawa Barat, di mana seluruh pegawainya kena penindakan semua. ‘’Itu termasuk daerah yang banyak dilaporkan ke kami,’’ katanya. (ant)

PENDIDIKAN

Robot Buatan Siswa di Jabar Juara di AS

Jakarta (Bali Post) – Robot buatan siswa Madrasah Aliyah Technotura, Depok, Jawa Barat, bernama WowWi menjadi juara dalam kejuaraan First Global Challenge Olympic Robot Competition 2017, di Washington DC, Amerika Serikat, 16-18 Juli. ‘’Robot ini memiliki sistem operasi yang bisa mengunci target yang akan ditembak,’’ ujar seorang siswa yang merupakan Tim Never Before, Hisyam Wahono, Selasa (1/8) kemarin. Hal. 19 158 Robot

Bali Post/ade

BARANG BUKTI - Kapolri Tito Karnavian dan Menkeu Sri Mulyani memperlihatkan barang bukti ekstasi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8) kemarin.

Penyelundupan 1,2 Juta Ekstasi Dikendalikan Napi Nusakambangan

Bali Post/ant

TIMPA RUMAH - Dua alat berat yang mengangkut girder (steel box) pembangunan Light Rail Transit (LRT) jatuh menimpa rumah di zona 5 pembangunan LRT Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (1/8) kemarin. Balok girder tersebut menimpa dua rumah warga dan mengakibatkan delapan orang luka pada Selasa (1/8) dini hari.

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan kasus penyelundupan narkoba jenis ekstasi sebanyak 1,2 juta butir asal Belanda, dikendalikan oleh seorang napi di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. ‘’Jaringan ini melibatkan seorang napi di Nusakambangan yang sudah divonis 15 tahun atas kasus sebelumnya,’ kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa

(1/8) kemarin. Ia akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk memeriksa napi yang bernama Aseng ini. ‘’Rencananya narkoba tersebut akan didistribusikan ke diskotik-diskotik dan bandar-bandar narkoba,’’ katanya. Tito mengatakan, kasus ini terungkap setelah dua bulan penyelidikan. ‘Tersangkanya ada tiga orang, yang salah satunya

Bela Negara dan Tegaknya NKRI Pendidikan Pancasila menjadi sebuah keniscayaan di tengah berkembangnya upaya ‘’penyeragaman’’ dan lemahnya penghargaan terhadap perbedaan. Gerakan bela negara juga menjadi sebuah kebutuhan di tengah maraknya radikalisme. Pun penumbuhan sikap toleransi penting dilakukan di tengah maraknya ujaran kebencian yang berlatar SARA. Tujuannya hanya satu; NKRI tetap tegak di bumi nusantara.

Sekolah merupakan tempat membentuk karakter bangsa. Sekolah harus menjadi ‘’kawah candradimuka’’. Pertama, untuk membentuk anak bangsa yang paham akan budaya dan memahami kebinekaan sebagai sebuah kekuatan. Kedua, untuk membentuk karakter yang kuat dalam bela negara baik dalam fisik, ideologi maupun ilmu pengetahuan. Pemahaman ini rupanya juga sudah disadari oleh mereka yang ingin merongrong negara. Bukti,

mereka juga menggarap sekolah bahkan kampus untuk menyebarkan sikap intoleransi dan radikalisme. Tentu menjadi sebuah peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya yang ditimbulkannya. Kepala SMA 1 Semarapura I Wayan Suamba mengatakan, penguatan sikap bela negara harus ditumbuhkan sejak dini. Sejak memasuki proses penerimaan siswa baru, sikap disiplin sudah menjadi hal wajib untuk ditanamkan. Demikian juga dengan peningkatan akhlak yang berdasarkan pendidikan agama. ‘’Ekstrakurikuler, salah satunya pramuka juga menjadi bagian dari pembentukan sikap bela negara,’’ tegas Suamba. Hal serupa juga diterapkan

SMAN 2 Semarapura. Selain memberikan pendidikan kewarganegaraan maupun ekstrakurikuler pramuka, sekolah yang sarat akan prestasi ini juga melakukan inovasi. Pendidikan Bimbingan Konseling (BK) yang berkaitan dengan budi pekerti wajib diajarkan kepada siswa. ‘’BK dulu tidak langsung diajarkan ke kelas. Tapi sekarang dapat satu jam. Begitu juga dengan lagu nasional, seperti ‘Indonesia Raya’ tak hanya dinyanyikan saat upacara. Tetapi wajib setiap pagi. Bendera Merah Putih juga terpasang di setiap kelas. Kami ingin sikap bela negara itu tumbuh dari hal paling kecil,’’ tegas Waka Kesiswaan Ketut Langkir. Hal. 19 Empat Pilar

sudah tewas karena melawan petugas. Dua lainnya kini ditahan,’’ katanya. Awalnya tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa ada paket narkoba yang akan masuk melalui jalur tikus di Pantai Utara. Kemudian pada Jumat (21/7), tim gabungan membuntuti target yang tiba di gudang Jalan Raya Kalibaru RT 01/01 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan

Pakuhaji, Tangerang, Banten, dan menangkap tersangka Liu Kit Tjung alias Acung (39). ‘’Gudang tersebut digeledah dan ditemukan dua boks besar berisi ekstasi,’’ kata Kapolri. Tito mengatakan, dua boks itu berisi 120 plastik pil ekstasi jenis minion warna-warni dengan berat bruto 2,2 kilogram per bungkus atau setara dengan 1,2 juta butir. Hal. 19 Bandar Narkoba

Sekolah ’’Kelola’’ FB Siswa

MENUMBUHKAN sikap bela negara harus menjadi bagian yang tak terpisahkan, baik dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas maupun ekstrakurikuler. ‘’Kita berupaya menonjolkan unsur kekinian, namun tetap mengacu pada semangat patriotisme dan nasionalisme. Misalnya membuat status di akun medsos tentang bela negara, atau fotografi tentang semangat kemerdekaan,’’ jelas Kepala SMAN 1 Blahbatuh Ketut Sulatra. Sulatra mengungkakan, di sekolah dengan julukan Blasman itu memiliki perkumpulan sekretariat yang membidangi media social, khususnya facebook (FB) milik para siswa. Keanggotaan perkumpulan ini melibatkan sejumlah guru, OSIS dan seluruh ketua kelas. ‘’Jadi lewat ketua kelas, kita mendata semua akun facebook milik siswa, dari sinilah kita memantau

aktivitas siswa di dunia maya,’’ ucapnya. Dikatakan, salah satu tujuan membuat perkumpulan ini untuk membentengi siswa dari paham radikal hingga isu SARA yang kerap menyebar dengan cepat di dunia maya. ‘’Misalnya ada siswa yang membuat isu SARA atau semacamnya, pasti segera kami berikan pembinaan, bila sampai keterlaluan kami lakukan pemanggilan orangtuanya. Tujuannya agar lebih mendidik anak dalam memanfaatkan media sosial,’’ ucapnya. Senada disampaikan Kepala SMAN 1 Sukawati Gusti Ngurah Puja. Sekolah dengan julukan Suksma itu juga sedang menyiapkan perayaan bulan kemerdekaan dengan kegiatan kekinian, namun kental dengan penanaman nilai bela negara. Hal. 19 Rujukan Khusus


denpasar

2

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

figur

Bali Post/edi

Penegakan Perda

SESUAI dengan hasil rapat koordinasi (rakor) di Kecamantan Kuta Selatan, banyak hal yang perlu dikerjakan, dalam hal penegakan perda. Salah satunya adalah parkir di badan jalan dan di atas trotoar. Selain itu, hal-hal lain yang krusial juga terkait penertiban penduduk. “Selama ditugaskan kembali di Kuta Selatan, saya akan konsen melakukan penegakan perda. Bahkan kami siap menerima masukan masyarakat untuk terus melakukan pembenahan,” kata Komandan Regu Satpol PP Kuta Selatan I Wayan Suharyana, belum lama ini. Ia menegaskan, penanganan reklame yang melanggar ketentuan dan pembuangan limbah secara sembarangan oleh pedagang kaki lima (PKL) juga akan terus dilakukan. Untuk penertiban parkir di atas trotoar, pihaknya sebelumnya sudah melakukan tindakan di kawasan Jalan Siligita, Nusa Dua. Bahkan di sepanjang By-pass Ngurah Rai maupun Jalan Siligita banyak ditemukan bengkel-bengkel yang kendaraan pelanggannya sampai meluber di atas trotoar. “Trotoar itu sebagai tempat pejalan kaki. Mohon hal itu diperhatikan agar tidak mengganggu. Terkait tindakan pelanggaran, kami akan melakukan pembinaan kepada para pelanggar,” tegasnya. (edi)

Bali Belum Bebas Campak dan Rubella

Denpasar (Bali Post) Bali belum terbebas dari penyakit campak dan infeksi virus rubella. Penyakit campak masih menyerang anak-anak balita. Bahkan yang terjadi saat ini, campak juga menyerang anak SMP dan SMA. Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, M.Kes. mengatakan hal itu, Senin (1/8) kemarin. Menurut Raka Susanti, kasus terakhir yang muncul yaitu pada akhir tahun 2016 di Nusa Penida, di mana beberapa warga terserang campak dan rubella. Tahun 2016 dari 144 kasus, 46 orang positif campak. Di tahun yang sama dengan jumlah kasus sama, 27 orang positif terinfeksi rubella. Sedangkan tahun 2017, dari 385 kasus 34 positif campak dan 15 positif rubella. “Saat ini kasus ini tidak hanya terjadi pada anak SD tapi juga SMP dan SMA. Itu ada yang kena campak dan ada yang kena rubella,” ujarnya. Menyikapi hal itu, kata Raka Susanti, pemerintah kembali menggalakkan program vaksin campak dan rubella. Kali ini vaksin baru yang diberikan merupakan kombinasi vaksin campak dan rubella yang disebut MR (measles rubella). Jika sebelumnya anak diberikan vaksin pada usia sembilan bulan kemudian diulang (booster) pada usia 1,5 tahun. Pada program vaksin MR ini, anak berusia sembilan bulan hingga 15 tahun diberikan satu kali suntikan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Terkait adanya kasus siswa SMP dan SMA yang terkena penyakit campak, kata Raka Susanti, kemungkinan pada usia 1,5 tahun (di bawah dua tahun) tidak diberikan booster vaksin campak. “Kemungkinan pada usia 1,5 tahun tidak dapat. Jadi kekebalannya belum kuat, sehinga harus dua kali diberikan. Tapi dampaknya tidak terlalu, terlihat karena sudah dapat sekali,” tuturnya. Raka Susanti menambahkan, program vaksin MR periode I dilakukan di Pulau Jawa. Sedangkan Bali akan dijatahkan pada tahun 2018, tepatnya pada Agustus tahun depan. Sementara itu, Dokter Spesialis Anak Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis RSUP Sanglah dr. I Wayan Gustawan, M.Sc., Sp.A. mengatakan, program vaksin campak dan rubella kembali digencarkan lantaran kasus campak dan rubella sampai sekarang masih ada. Selain itu, cakupan vaksin tidak merata di seluruh Indonesia. Terutama di luar Pulau Jawa dan Bali, sehingga kasusnya pun masih banyak. Khusus rubella, kata Gustawan, saat ini sedang dilakukan surveilans Congenital Rubella Syndrome (CRS). Ada 13 rumah sakit di seluruh Indonesia yang melakukan survei CRS. Hasil sementara, temuan kasus CRS tertinggi di Jawa Timur. Sedangkan di Bali yaitu RSUP Sanglah sebagai tempat surveilans dari Januari hingga Juni 2017 ditemukan dua kasus. “Tahun ini merupakan tahun keempat pelaksanaan survei CRS. Gejala penderita CRS yaitu kelainan jantung, katarak kongenital dan tuli permanen,” katanya. Akibat menderita campak, anak bisa mengalami komplikasi radang otak, radang paruparu, pneumonia, diare, radang telinga tengah. Sedangkan infeksi rubella yang mengenai anak dengan status imunisasi baik, tidak akan menimbulkan gejala dan hanya mengalami sakit ringan. Infeksi rubella akan menjadi berbahaya jika mengenai ibu hamil muda, terutama pada tiga bulan pertama kehamilan. “Bisa menimbulkan kecacatan pada bayi,” kata Gustawan mengingatkan. (kmb42)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : 21 SMP SWASTA ANCAM TAK IKUT PERAYAAN KEMERDEKAAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb12

LATIHAN – Sejumlah calon peserta Pengibar Bendera (Paskibra) pada peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus mendatang sedang latihan untuk memperkuat fisik mereka.

70 Calon Paskibra Jalani Latihan Fisik

Denpasar (Bali Post) Menjelang peringatan HUT ke-72 RI, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggembleng fisik 70 peserta calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Lapangan Lumintang, Selasa (1/8) kemarin. Peringatan HUT RI tahun ini akan digelar secara internal oleh Pemkot Denpasar yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus mendatang di Lapangan Lumintang. Sekretaris Kesbangpol Denpasar Gusti Agung Putra Dhyana

mengatakan, pengibaran dan penurunan bendera dengan kesiapan Paskibra Denpasar telah disiapkan matang dari pemilihan calon Paskibra. Calon-calon Paskibra yang terdiri dari pasukan 17,8 dan 45 dipilih melalui sebuah seleksi. Proses seleksi tersebut sudah dilaksanakan bulan lalu. Putra Dhyana menambahkan, pihaknya sudah memilih 70 calon Paskibra dan menjalani latihan fisik selama sepekan hingga Rabu (9/8) mendatang. Tahapan ini akan dilanjutkan dari tanggal 10-18 Agustus mendatang, di mana semua calon

Paskibra akan masuk basecam di Hotel Batukaru dan digembleng tentang masalah teknis terkait pengibaran bendera. Semua calon pada tanggal 15 Agustus akan dikukuhkan menjadi Pasukan Pengibar Bendera yang sudah siap menjalankan tugas pada tanggal 17 Agustus sebagai pengibar bendera dalam peringatan detik-detik Proklamasi di Kota Denpasar. “Sejauh ini persiapan kami sudah cukup matang. Tinggal lebih memantapkan lagi, sehingga pada saat peringatan detik-detik Proklamasi bisa berjalan dengan

sukses,” tegasnya. Salah seorang Tim Pelatih Paskibra Kota Denpasar Pelda I Wayan Purna mengatakan, kegiatan ini sudah dimulai sejak tanggal 24 Juli lalu. Para calon Paskibra digembleng latihan dasar perseorangan, disiplin jasmani dan mental yang selanjutnya akan masuk dengan pengenalan Kelompok 17, 8 dan 45. Di samping itu, calon Paskibra juga diperkenalkan formasi kelompok serta tanggal 15 Agustus mereka akan melakukan geladi pengibaran bendera sekaligus pengukuhan. “Saya rasa semua sudah berjalan

sesuai dengan program yang kita berikan, yang meliputi latihan fisik maupun perseorangan, tinggal sekarang menyempurnakannya saja,” ujarnya. Salah seorang calon Paskibra Kota Denpasar I Gusti Ayu Intan Candra Dewi mengaku senang dan bangga bisa terpilih sebagai calon Paskibra Kota Denpasar. “Saya merasa senang. Selain menambah ilmu dan pengetahuan, di sini kita diajarkan bagaimana bersikap disiplin yang tentunya menambah pengalaman saya pribadi,” tegasnya. (kmb12)

Soal Ranperda Permukiman Kumuh

Pansus XII Tunggu Revisi dari Eksekutif

Denpasar (Bali Post) –

Suadi Putra mengatakan, tim belum bisa melanjutkan pembahasan ranperda yang sedang digarap Pansus XII tersebut. Mengingat, sampai saat ini revisi yang dinantikan belum disetor kembali oleh pihak eksekutif. “Perbaikan materi yang kita inginkan belum datang lagi. Kita masih menunggu perbaikan,” katanya.

Politisi PDI-P ini mengungkapkan masih ada beberapa item yang perlu diperjelas, karena karakteristik permukiman kumuh di Denpasar berbeda dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, perlu ada materi yang bisa digunakan untuk diterapkan di Denpasar. “Kalau hanya berdasarkan rancangan yang disetorkan itu, saya kira

tidak bisa memberikan dampak apa-apa bagi Denpasar,” jelas Suadi Putra. Dalam rapat kerja, kata Suadi Putra, sudah disampaikan hambatan yang terjadi dalam penataan permukiman kumuh di Denpasar. Hambatan tersebut perlu dicarikan solusi, terutama dalam perda mendatang. Misalnya, menata permukiman

kumuh yang berada di lahan pribadi. “Karena ini yang terjadi di kota ini. Kalau berada di lahan pemerintah, kan gampang untuk menertibkannya,” ujarnya. Anggota Pansus XII A.A. Susruta Ngurah Putra menambahkan, dalam rapat kerja Pansus minta perda yang dibuat agar bisa diterapkan di lapangan. Dengan begitu, perda tersebut tidak hanya menjadi macan kertas karena materi perda tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Pansus XII menyoroti ranperda yang dirancang Bappeda Pemkot Denpasar ini belum sesuai dengan kondisi riil di Denpasar. “Saya melihat apa yang tertuang di ranperda ini terkesan copy paste rancan-

Denpasar (Bali Post) – Siswa Sekolah Dasar (SD) yang baru saja menyelesaikan pendidikannya dan melanjutkan ke jenjang SMP, hingga saat ini belum menerima ijazah. Kondisi ini akibat terjadi kesalahan blangko yang dikirim oleh pusat. Akibatnya, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar tidak bisa menggunakannya. Kini pihaknya harus menunggu kiriman blangko dari pusat. Kepala Disdikpora Denpasar I Wayan

Gunawan mengatakan hal itu saat ditemui di Kantor Wali Kota, Selasa (1/8) kemarin. Gunawan mengakui keterlambatan pembagian ijazah ini akibat blangko yang diterima tidak sesuai dengan yang digunakan saat ini. Karena ada beberapa jenis ijazah yang dikeluarkan pusat. “Kita seharusnya memerlukan blangko ijazah dengan Kurikulum 2013. Tetapi yang dikirim lain, sehingga tidak bisa digunakan,” jelasnya.

Seperti diketahui, sejak tahun ajaran 2016/2017 untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK, SPK, Paket A, Paket B dan Paket C diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. Terdapat tiga jenis ijazah, yaitu ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006, ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 dan ijazah untuk Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK). Perbedaan tersebut terletak pada

daftar nilai yang terletak di halaman belakang dan kode blangko yang terletak di halaman muka. Gunawan menambahkan, bila blangko sudah lengkap, pihaknya akan segera mendistribusikannya ke semua sekolah. Pihaknya memastikan, dalam waktu dekat semua blangko sudah tiba di Denpasar dan segera akan dilengkapi. Hanya untuk pengisian nilai juga perlu waktu, karena tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. “Jadi, untuk pengisiannya pun

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Rumah Kumuh dan Permukiman Kumuh yang dibahas Pansus XII DPRD Denpasar, kini mandek. Padahal pembahasan awal sudah dilakukan dengan menggelar rapat intern, kemudian disusul rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Bappeda, Dinas PUPR, Dinsos, Diskes, camat, serta Satker Permukiman Kumuh Bali. Dari hasil beberapa kali pertemuan, Pansus masih menemukan adanya materi yang perlu direvisi. Ketua Pansus XII I Wayan Suadi Putra menegaskan hal itu, Selasa (1/8) kemarin.

gan dari pusat, sehingga akan sulit diterapkan di Denpasar,” ujarnya. Pansus berkeinginan agar ranperda ini bisa segera diselesaikan. Pasalnya, pemerintah pusat telah memiliki komitmen, agar pada tahun 2019 mendatang semua daerah sudah terbebas dari permukiman kumuh. Rencana ini sesuai dengan program kerja Kementerian PUPR, bahwa pada 2019 mendatang semua permukiman kumuh sudah ditata. (kmb12)

perlu waktu lagi. Karena itu, saya berharap para siswa bersabar karena pasti akan mendapatkan ijazah yang diharapkan tersebut,” kata mantan Kadis Pariwisata ini. Regina, salah seorang siswa yang baru tamat di salah satu SD swasta di Denpasar mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima ijazah. Bahkan saat mencari sekolah pada jenjang SMP dirinya hanya menggunakan surat keterangan dari sekolah saja. (kmb12)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Disdikpora Order Blangko Ijazah SD ke Pusat

Melalui Forum Anak Denpasar

Tingkatkan Peran Anak dalam Pembangunan

MENYERAHKAN – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra menyerahkan penghargaan pada salah satu anak disabilitas saat peringatan HAN di Kota Denpasar. MELALUI momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN), tingkatkan peran anak dalam setiap pembangunan yang dilaksanakan. Terlebih lagi telah terbentuknya Forum Anak Den-

pasar yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan, terutama dalam pemenuhan hak anak. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar

I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditemui usai menghadiri peringatan HAN di Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Selasa (1/8) kemarin. Pada peringatan HAN di Kota Denpasar juga dikukuhkan Forum Anak Denpasar dan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Denpasar, sekaligus penyerahan penghargaan pada anak-anak termasuk anak disabilitas oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Peringatan HAN di Kota Denpasar juga dihadiri DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dan Ketua Gatri Wara Kota Denpasar Ny. I Gusti Ngurah Gede serta instansi terkait. “Kami berharap Forum Anak Denpasar dapat membantu mensosialisasikan pencegahan kenakalan pada anak-anak, termasuk juga bagaimana dapat menjadi anak kreatif,” ujar Rai Mantra. Dalam kesempatan tersebut,

Rai Mantra juga menginginkan dapat terwujud anak-anak Denpasar dengan pendidikan mental, spiritual dan kreativitas, termasuk pendidikannya berjalan bagus. Untuk itu, peran semua pihak tentang pendidikan anak termasuk peran orangtua sangat penting sekali. Untuk itu Rai Mantra mengajak para orangtua tetap peduli terhadap setiap perkembangan dan pendidikan anak-anaknya. Ketua Panitia Putu Riko Ardy Pratama menyampaikan, peran keluarga dalam perlindungan anak sangat penting sekali sehingga sangat tepat tema dalam peringatan HAN kali ini mengangkat tema ‘‘Perlindungan Anak Dimulai Dari Keluarga’’. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan anak Indonesia yang gembira. Menurut Pratama, tema tersebut dilatarbelakangi kesadaran keluarga dalam mengasuh anaknya. Mengingat keluarga awal mula dalam pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian anak. Melalui peringatan HAN ini juga mengajak seluruh anak-anak cinta terhadap tanah

air, termasuk juga menanamkan rasa toleransi. Hal ini mengingat bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa untuk penanaman nasionalisme dan toleransi harus ditanamkan sejak dini. Melalui peringatan HAN di Kota Denpasar diharapkan anak-anak dapat mengenal potensi diri dan mengembangkan konsep positif pada anak-anak dan remaja. Di samping juga membangun karakter tangguh dengan kecerdasan emosi yang tinggi. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti yang didampingi Kabid Pemenuhan Hak Anak Tresna Yasa mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam memenuhi hakhak anak. Hal ini diharapkan anak-anak di Kota Denpasar dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan nyaman, aman dan damai serta terpenuhi hak-haknya. (ad079)


BADUNG

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

3

Komisi V DPR-RI Usulkan Kutuh sebagai Percontohan Desa Mandiri Nasional

Wabup Suiasa: Kutuh Desa ”Role Model” dalam Pengembangan Potensi Desa di Badung SETELAH ditetapkan menjadi role model pembangunan desa di Badung, Desa Kutuh diusulkan menjadi percontohan pembangunan desa yang mandiri di Indonesia oleh Komisi V DPRRI. Atas penilaian tersebut, Wabup Badung Ketut Suiasa yang menyambut rombongan di Aula Kantor Desa Kutuh mengaku mengapresiasi dan menyambut baik niatan tersebut, Selasa (1/8) kemarin. ‘’Niatan Komisi V DPR-RI ini seiring dengan niatan kami di Pemkab Badung yang telah memastikan Kutuh sebagai desa role model dalam pengembangan potensi desa dan masyarakat desa di Badung. Ini sekaligus memberikan pengakuan dari wakil rakyat kita bahwa Desa Kutuh ini layak, pantas dan patut dijadikan contoh bagi pembangunan desa dan masyarakat desa itu sendiri,’’ paparnya ditemui usai menjamu rombongan Komisi V DPR-RI. Pengakuan kepada Desa Kutuh juga diterangkan-

nya sesuai dengan semangat Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia dari pinggiran. Di mana Pemkab Badung mengejawantahkan hal tersebut dengan pembangunan dari desa. Dengan pengakuan DPR-RI tersebut diartikannya ada pengakuan secara politis terhadap kebijakan di Pemkab Badung yang menjadikan Kutuh menjadi role model pembangunan desa di Badung. Hal tersebut membuat pihaknya yakin bahwa apa yang pihaknya pikirkan maupun kebijakan yang diambil ke depan untuk menjadikan Kutuh sebagai role model sudah baik dan benar. ‘’Jadi kami harus segera berprogres menjadikan Kutuh sebagai desa mandiri yang akan menjadi percontohan. Karena itu, kami akan selalu bersinergi dengan komponen desa dan masyarakat Desa Kutuh untuk mewujudkan desa Kutuh yang mandiri nantinya,’’ tegasnya. Disadarinya untuk mencapai tujuan tersebut tentu bu-

MENERIMA - Wabup Badung Ketut Suiasa saat menerima rombongan Komisi V DPR-RI di Aula Kantor Desa Kutuh, Selasa (1/8) kemarin. kanlah suatu hal yang mudah. Sebab, untuk mencapaiannya bukan hanya mengandalkan kemampuan fiskal semata, tetapi Kutuh harus mampu memanfaatkan, me-manage keuangan yang dimilikinya secara terarah, terukur, tepat sasaran dan tepat guna. Sehingga akan terjadi sesuatu yang

koheren dan pararel antara potensi, fiskal dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. ‘’Kita juga harap kemandirian ini tidak akan tergerus oleh masuknya akulturasi budaya lain. Sebab, pola pergaulan di Kutuh sudah masuk ke modern dan global, namun kondisi tradisional berbasiskan adat

budaya saat ini harus dipertahankan dan jangan sampai terkikis,’’ harapnya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus menerangkan kunjungan pihaknya ke Kutuh dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna, bahwa ada desa di Kabupaten Badung yaitu Desa Kutuh yang telah menjadi desa mandiri. Kunjungan tersebut diakuinya sangatlah berharga dan ke-12 anggota komisi lainnya mengapresiasi pemaparan Bendesa Adat Kutuh. ‘’Itulah pelajaran yang berharga bagi kami, betapa struktur adat mengambil peranan yang penting dalam menjaga tatanan kehidupan masyarakat,’’ ujarnya. Yang paling penting ia lihat dalam kunjungan kerja tersebut adalah bagaimana struktur adat menimbulkan tingkat partisipasi yang san-

Tercatat 13 desa dari total 46 desa yang ada di Kabupaten Badung belum mampu mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setempat menargetkan belasan desa tersebut membangun BUMDes pada tahun anggaran 2017 ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana mengakui BUMDes di Kabupaten Badung makin berkembang pascadiundangkannya Peraturan Daerah (Perda) Badung Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pendirian dan Pengelolaan BUMDes. ‘’BUMDes di Badung sudah ada 33 desa. Desa-desa yang baru membentuk BUMDes adalah Desa Buduk, Tumbakbayuh, Ayunan, Mengwitani, Penarungan dan Desa Ungasan,’’ ujar Sridana, Selasa (1/8) kemarin. Sridana berharap sejum-

Bali Post/kmb23

34 Tim SAR Beradu Kemampuan Mangupura (Bali Post) Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalitas tim Search And Rescue (SAR), Badan SAR Nasional (Basarnas) menggelar National SAR Challenge ke-6 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Selasa (1/8) kemarin. Pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, sebanyak 34 tim rescue terbaik akan beradu kemampuan. Ditemui usai membuka kegiatan, Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Muhamad Syaugi mengatakan, pelatihan bagi tim SAR sangat penting dilakukan. Karena dalam bertugas, tim SAR harus memiliki profesionalitas yang tinggi dan keterampilan khusus. Dalam kegiatan ini, perwakilan dari 34 kantor cabang SAR se-Indonesia menurunkan masing-masing tujuh orang. Perlombaan ini merupakan yang keenam kalinya dilak-

sanakan secara nasional. Menurut Muhamad Syaugi, yang menjadi perbedaan perlombaan tahun ini dibandingkan tahun lalu adalah terjadi peningkatan materi yang diberikan. Sebelumnya, tes yang dilakukan biasa saja namun kini lebih akurat. Adapun jenis lomba yang diberikan adalah turun dan panjat tebing, operasi penanganan khusus seperti penanganan mobil yang jatuh ke jurang, orang terjepit di dalam gedung, selain itu perlombaan menolong orang di laut. ‘’Yang dituntut dalam lomba ini adalah waktu lamanya penanganan. Berapa detik atau menit menyelesaikan persoalan yang diberikan oleh pelatih atau instruktur,’’ jelasnya. Yang menjadi fokus Basarnas ke depan, kata Muhamad Syaugi, adalah meningkatkan response time. Saat ini, response time SAR secara nasional sudah meningkat

dari 30 menit menjadi 15 menit. Response time yang dimaksud adalah lamanya pergerakan setelah menerima informasi bencana. Namun, waktu penanganan di lokasi sangat tergantung jaraknya lokasi kejadian. ‘’Waktu 15 menit merupakan ideal dari response time. Kalau bisa ke depannya lebih ditingkatkan lagi,’’ harapnya. Muhamad Syaugi menambahkan, meskipun sumber daya manusia (SDM) dan peralatan memadai, namun suatu operasi akan gagal jika response time-nya lama. Tim SAR itu membutuhkan kecepatan, makanya dibutuhkan orang yang profesional, peralatan memadai dan sistemnya meyakinkan. ‘’Tanpa SDM profesional yang memadai, didukung dengan peralatan yang andal serta menjalankan SOP, mustahil akan berhasil,’’ ujarnya. (kmb23)

Bedah Rumah di Kabupaten Tetangga

Dewan Jadwalkan Rapat Khusus dengan Eksekutif

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung segera menjadwalkan rapat khusus dengan pihak eksekutif, guna menyikapi rencana Bupati Nyoman Giri Prasta membuat program bedah rumah untuk keluarga miskin di kabupaten tetangga. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan program bedah rumah merupakan program kemanusiaan. Untuk itu pihaknya siap untuk membantu sepanjang kebutuhan layak untuk dibantu. ‘’Rencana tentang bedah rumah untuk masyarakat miskin di Bali memang sudah sempat disampaikan ke Dewan Badung dan secara prinsip dewan menyetujui rencana itu,’’ ujar Parwata, Selasa (1/8) kemarin. Namun, Parwata mengingatkan bahwa program tersebut perlu dimatangkan, terutama terkait pos ang-

garannya. Apakah diposkan pada bantuan dana penyisihan PHR atau dengan Bantuan Keuangan Khusus untuk bedah rumah. ‘’Karena ini sifatnya teknis, nanti kita akan lakukan rapat kerja eksekutif dalam membahas masalah ini,’’ ujarnya. Menurut Parwata, Kabupaten Badung memiliki keuangan yang lebih dan telah melaksanakan semua program pembangunan di Badung. Dengan begitu, masih ada sisa atau celah fiskal untuk berbagi dengan kabupaten lain. ‘’Makanya program bedah rumah ini sangat mungkin bisa dijalankan,’’ katanya. Sebelumnya, Bupati Giri Prasta memaparkan tentang program unggulan strategis Pemkab Badung yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang terdiri dari pangan, sandang dan papan, kesehatan dan

pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. ‘’Sesuai dengan sila kelima Pancasila yaitu ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’, untuk itu Pemkab Badung mempunyai tanggung jawab moral untuk membantu enam kabupaten di Bali, seperti Buleleng, Bangli, Karangasem, Klungkung, Tabanan dan Jembrana dalam bentuk penyerahan penyisihan Pajak Hotel dan Restoran guna mendukung kepariwisataan di sana,’’ jelasnya. Selain pembagian PHR, Pemkab Badung di tahun 2018 juga siap membantu enam kabupaten di Bali dengan 2.000 bedah rumah dengan total biaya sebesar Rp 100 miliar. Dana Rp 100 miliar tersebut akan diberikan secara proporsional, sesuai dengan penyumbang angka kemiskinan terbanyak. (kmb27)

dan nyaman, dan itulah yang membuat wisatawan betah berwisata di Bali. Bendesa Adat Kutuh Made Wena mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung atas dukungannya dan kepada Komisi V DPR-RI yang telah berkenan berkunjung ke Kutuh. Tetapi di balik semua itu, ia berharap pemkab terus memberikan support dan dorongan kepada Kutuh agar bisa menjadi lebih baik lagi. Apalagi Kutuh diinginkan menjadi laboratorium desa mandiri di Indonesia. Menjadikan Kutuh sebagai desa mandiri dan sejahtera, diakuinya, memang merupakan visi-misi Desa Kutuh. Ke depan ia berharap pemkab tidak hanya menjadikan Kutuh sebagai role model pembangunan desa tanpa didukung penataan fasilitas yang ada. ‘’Saya rasa komitmen Bupati untuk menjadikan Kutuh sebagai role model sangat besar, tinggal kita menunggu waktu implementasi ide pemikiran tersebut,’’ imbuhnya. (ad071)

BUMDes, termasuk pengolahan sampah,’’ ungkapnya. Menurut Sridana, BUMDes yang berada di setiap desa dipastikan tidak akan melemahkan keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Justru keberadaan BUMDes diharapkan mampu bersinergi dengan lembaga keuangan milik desa pakraman tersebut. ‘’Keberadaan usaha milik desa bukan untuk melemahkan lembaga di desa yang sudah ada sebelumnya, seperti misalnya LPD, koperasi atau usaha lainnya milik masyarakat. Jadi seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, BUMDes ini diharapkan mampu bersinergi dengan lembaga usaha lainnya di desa. Bukan mematikan mereka,’’ jelasnya. Sridana menambahkan, pihaknya akan melakukan

pendampingan terhadap BUMDes yang telah terbentuk, sehingga benar-benar mandiri dan bisa berkembang. Pihaknya juga memberikan pelatihan-pelatihan, sehingga anggota dari BUMDes memiliki keterampilan di berbagai bidang. ‘’Pembentukan bisa saja dilakukan, namun yang tak kalah penting adalah menjaga BUMDes tersebut hingga benar-benar mandiri dan bisa berkembang. Jadi tidak sekadar membentuk saja. Dengan begitu diharapkan BUMDes menjadi benar-benar kuat dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, serta kemandirian desa. Ini sejalan dengan rencana Bapak Bupati untuk mengubah kelurahan menjadi desa di tahun mendatang,’’ tegasnya. (kmb27)

Belasan Desa Belum Bentuk BUMDes

Mangupura (Bali Post) –

BERADU KEMAMPUAN - Sejumlah peserta dari 34 kantor cabang SAR se-Indonesia beradu kemampuan saat mengikuti Nasional SAR Challenge di GWK, Selasa (1/8) kemarin.

gat tinggi di masyarakat. Dimana faktor utamanya adalah tempat yang lokasinya bukan tanah subur atau tergolong kritis, tetapi masyarakatnya bisa hidup sejahtera karena potensi pariwisatanya. Rahasia Kutuh tersebut diakuinya akan dicoba digali dengan membawa kembali pengalaman tersebut ke dapil masing-masing anggotanya. Sehingga ke depan pihaknya bisa mengembangkan desa di wilayah dapil masingmasing berdasarkan potensinya. ‘’Kita akan belajar banyak dari Kutuh. Kami mengapresiasi kemajuan dan kesuksesan desa ini menjadi desa mandiri,’’ tegasnya. Ia berharap struktur adat di Kutuh benar-benar dijaga, utamanya dari indikasi ciriciri menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya struktur adat dalam menopang kehidupan masyarakat. Sebab, Bali suistainable selama ini disadarinya karena didukung unsur adatnya, sehingga Bali menjadi aman

lah desa yang belum memiliki BUMDes segera membentuk badan usaha tersebut untuk lebih menggerakkan perekonomian dan potensi desa masing-masing. Pembentukan dan jenis usaha BUMDes pun beragam. Di antaranya bisnis sosial yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, bisnis penyewaan dan usaha perantara. ‘’Misalnya di Desa Wisata Sangeh dan Taman Mumbul. Jika ada BUMDes, bisa menyediakan penyewaan sepeda untuk wisatawan. Masyarakat yang menyediakan sepeda untuk disewakan dan dikelola oleh


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Dharma Yatra Enam Pedanda dan Pengiringnya di Nepal

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

FH Unmas Bedah Perppu Nomor 2 Tahun 2017

Lihat Ngaben di Pasupatinath, ’’Nyurya Sewana’’ di Nagarkot Dukung Jokowi Selamatkan Negara dari Radikalisme MENGUNJUNGI tempat-tempat suci dan bersejarah dalam perjalanan agama Hindu, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sradha dan bhakti. Kegiatan yang dikenal dengan nama Dharma Yatra ini dilakoni enam pedanda dan para pengiringnya. Rombongan yang bertolak dari Denpasar pada 17 Juni 2017 ini memilih negara Nepal sebagai tujuan dharma yatra selama sembilan hari. ‘’Pemilihan Nepal tidak lepas dari sejarah panjangnya sebagai sebuah kerajaan Hindu yang kini telah menjadi negara dengan sistem pemerintahan demokrasi. Peninggalan-peninggalan bangunan suci bisa bercerita banyak tentang bagaimana Hindu berkembang di negara itu,’’ ujar Ida Pedanda Gede Putra Dalem dari Geria Dalem Sibang. Selain Ida Pedanda Gede Putra Dalem dan Ida Pedanda Istri, dharma yatra juga diikuti Ida Pedanda Gede Lor Singarsa (Geria Bernasi Buduk), Ida Pedanda Gede Jelantik Wayahan Dauh (Geria Prepithamaha Siangan) serta Ida Pedanda Gede Peling dan Ida Pedanda Istri (Geria Blahbatuh). Sementara para pengiring yakni Ida Bagus Gede Mardawa bersama istri Ida Ayu Merthawati (Geria Muncan Karangasem), I Gusti Kompyang Gde Pujawan bersama istri Ida Dwi Ratna Winten (Jro Agung Taman Melela Denpasar), I Made Kongsa (Buduk, Badung) dan I Wayan Karyasa (Kerobokan, Badung). Rombongan terlebih dulu terbang ke Thailand dan transit satu malam di Bangkok. Keesokan paginya melanjutkan perjalanan ke Kathmandu. Begitu tiba di ibu kota Nepal ini, langsung menuju ke Pasupatinath, sebuah tempat pemujaan Siwa terbesar. Di sebelah pura terdapat

KAMBOJA - Rombongan dharma yatra enam pedanda dan pengiringnya berkunjung ke Angkor Watt di Kamboja. Sungai Bagmati yang berhulu di Himalaya. Ini terkenal sebagai tempat pralina atau prosesi pembakaran mayat umat Hindu. ‘’Dibandingkan dengan di Bali, proses pembakaran (ngaben) di Nepal jauh lebih sederhana. Jenazah hanya diletakkan di tumpukan kayu api dengan ukuran panjang 2,5 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi 1 meter, lalu dibakar setelah proses doa oleh rohaniwan,’’ tutur Ida Pedanda Gede Putra Dalem. Abu jenazah lalu dilarung ke Sungai Bagmati. Proses persembahyangan selanjutnya dilakukan di salah satu kawasan Pura Pasupathinath. Dari tempat pemujaan Siwa dan Parwati ini, rombongan menempuh perjalanan panjang, berliku, menanjak dan jurang di sisi jalan menuju ke Nagarkot. Rombongan tiba menjelang malam. ‘’Mengingat jauhnya perjalanan, tidak semua peralatan upacara (Siwa Upakarana) dibawa dari Bali. Para pengiring menyiapkan peralatan sesuai persediaan di lokasi dan kondisi yang ada,’’ terangnya. Surya Sewana dimulai sekitar

pukul 05.45 oleh Ida Pedanda Putra Dalem dan Ida Pedanda Gede Peling, dilanjutkan oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Wayahan Dauh dan Ida Pedanda Gede Lor Singarsa. Setelah itu, rombongan melaksanakan muspa bersama diiringi puja dan dentingan genta Ida Pedanda. Untuk melengkapi perjalanan dharma yatra di Nepal, rombongan mengunjungi Siem Rap di Kamboja dan Bangkok. Siem Rap adalah pusat peninggalan budaya Hindu dan Buddha. Di sini ada beberapa kuil Buddha yang dalam sejarahnya pernah juga menjadi kuil Hindu. Kuil besar yang dikunjungi antara lain Angkor Thom dan Angkor Watt. Sementara di Thailand, rombongan mengunjungi Kuil Wat Arun di tepi Sungai Chao Phraya, Bangkok. Nama Arun diambil dari nama Dewa Aruna yang juga dipuja oleh umat Hindu. Kuil ini dibangun awal abad ke-17 pada zaman Kerajaan Ayutthaya. Tempat lain yang dikunjungi adalah Patung Buddha tidur berukuran sangat besar dan patung yang dibuat dari emas murni. (ad074)

FAKULTAS Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar, Selasa (1/8) kemarin menggelar seminar nasional bertajuk ‘’Kedaulatan Rakyat dan Kedaulatan Negara dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2017’’. Seminar membedah Perppu 2/2017 tentang Ormas ini dibuka Gubernur Bali diwakili Kapala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Drs. Gede Putu Jaya Suratama, M.Si. Seminar diikuti 300 peserta dari unsur mahasiswa PTN dan PTS, siswa SLTA dan ormas kepemudaan. Sebagai pembicara utama Pangdam IX/Udayana diwakili Kepala Hukum Kol. CHK Budiono, Kol. Inf. Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si. dari Kemenhan RI, Gde Pasek Suardika, S.H., M.H. (DPD-RI) dan Dr. I Ketut Sukawati Lanang P. Putra Perbawa, S.H., M.H. (Unmas). Ketua Panitia yang juga WD I FH Unmas Dr. I Wayan Gede Wiryawan, S.H., M.H. didampingi WD II Lis Julianti, S.H., M.H. dan WD III I Wayan Wahyu Wira Udytama, S.H., M.H. mengungkapkan, Perppu 2/2017 memunculkan polemik. Di satu sisi dinilai memberangus ormas, di sisi lain sebagai perwujudan kedaulatan negara. Untuk itu perlu persepsi hukum di masyarakat bahwa perppu ini instrumen hukum untuk menjaga keutuhan Pancasila. Seminar diakhiri penandatanganan deklarasi penguatan dan pelaksanaan Perppu 2/2017 tentang Ormas. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. mengatakan, tema seminar sangat tepat dibahas demi keutuhan negara. Tak tepat kalau dikatakan lewat perppu ini pemerintah tak demokratis. Empat pilar kebangsaan adalah segala-galanya bagi

SEMINAR - Rektor Unmas Made Sukamerta (paling kanan) bersama Budiono, Jaya Suratama, Pasek Suardika dan Budiastawa saat seminar di FH Unmas soal Perppu Ormas. negara. Ini terbukti sejak 72 tahun merdeka, RI masih utuh. Di negara lain yang monokultural sudah terjadi perang, sedangkan Indonesia yang multikultur masih tetap utuh. ‘’Kita tak boleh tergoyahkan oleh fahamfaham radikalisme,’’ tegasnya seraya menambahkan, Unmas akan mengemas acara Ganesha Maba dengan memberi penguatan menolak keras faham radikalisme. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Bali Putu Gede Jaya Suratama menyatakan, setelah dicermatinya Pasal 59 Perppu 2/2017 masih krusial, yakni mengatur tentang atribut dan lambang negara. Di masyarakat hal ini banyak disalahgunakan, Garuda dan Merah-Putih asal ditempel saja. Untuk itu perlu didiskusikan dengan matang jika kita bicara soal cinta Tanah Air dan berbangsa. Menurutnya, Pasal 60, 61 dan 62 soal sanksi di perppu ini masih perlu dipertajam, sedangkan Pasal 80-83 soal sanksi pidana perlu dibahas bersama.

Pembicara Lanang P. Perbawa menegaskan, terbitnya perppu ini untuk melindungi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan kebinekaan. Konteks lahirnya perppu ini untuk merespons kegentingan nasional karena ajaran radikalisme telah merasuk ke segala aspek kehidupan masyarakat. Selain itu, banyak gerakan langsung dan tak langsung di medsos terhadap antikeberagaman dan gerakan intolerenasi di masyarakat. Target utama Perppu 2/2017, lanjut Lanang, adalah organisasi kemasyarakatan yang anti-Pancasila dan melakukan tindak kekerasan. Ini artinya ormas yang sengaja memiliki agenda mengganti Pancasila menjadi sasarannya. Perppu ormas ini merupakan politik hukum pemerintahan Jokowi yang tepat dan berani menjaga nasionalisme, kedaulatan dan keutuhan Indonesia, termasuk gencarnya berita fitnah yang ingin menjatuhkan pemerintahan yang sah. Di sisi lain, pemerintah tak berlebihan dalam penegakan hukum. (ad075)

PPLP Dhyana Pura Komit Hasilkan Lulusan Berkompeten di Bidang Pariwisata dan Perhotelan Gusti Wedakarna Minta Krama Adat di Bali ’’Mulat Sarira’’ Senator RI Sidak Padmasana yang Sempat Ditolak Warga

DALAM catatan anggota Komite III DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, telah terjadi dua kali kasus distoleransi yang mengancam kerukunan umat beragama di wilayah Jembrana, khususnya di kawasan Loloan. Yang pertama adalah terkait adanya kasus tari Belibis yang diprotes oleh umat Hindu dan yang kedua kasus penolakan warga terkait rencana pembangunan Padmasana di Kantor Lurah Loloan Barat. Walau sudah diselesaikan oleh pejabat di Jembrana, dua kasus ini diharapkan membuat masyarakat Bali introspeksi diri (mulat sarira), baik bagi umat Hindu maupun umat lainnya. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna di sela–sela kunjungan kerja di Kabupaten Jembrana. ‘’Saya kira dengan ada dua kasus distoleransi ini, seluruh komponen di Jembrana harus memperkuat lagi toleransi dua arah. Jika menilik pada kasus yang terjadi tempo hari, dalam hal ini umat Hindu yang merasa dirugikan dari sejumlah laporan yang masuk,’’ katanya. Terkait pelarangan pembangunan palinggih Padmasana, Sanggah Lebuh dan Pengijeng Karang di Kantor Lurah Loloan, menurutnya, seharusnya dipahami bahwa bangunan tempat sembahyang umat Hindu ini dilakukan di fasilitas publik dan bukan di lahan privat. Jadi, tidak ada hak sebenarnya untuk menolak, apalagi ini terkait dresta budaya Bali. ‘’Syukurlah sudah selesai di tingkatan kabupaten dan semoga ini jadi pelajaran berharga. Saya sudah dapat dokumen pendukung dan perjanjian damainya di Kantor Bupati,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Kedatangannya ke Kantor Lurah Loloan Barat adalah untuk memantau pembangunan palinggih Hindu. ‘’Saya senang karena pengerjaan Padmasana, Sanggah Lebuh dan Pengijeng Karang sudah berjalan dengan baik. Pembangunan ini memakai dana rakyat, ya… wajar saja anggota DPD seperti saya memantau dan menjalankan fungsi sebagai pengawas UU. Saya juga bicara dengan Lurah, Kaling dan Babinsa untuk mendengar informasi dua arah,’’ ujarnya. Ia mengaku membiasakan diri mendengar info dari semua pihak agar saat pengambilan keputusan bersikap adil, apalagi saat ini DPD-RI mendorong RUU

DI LOLOAN - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Lurah, Kaling dan petugas TNI/Polri di Loloan. Perlindungan Umat Beragama dan Penghayat. ‘’Syukurlah pembangunan pura jalan terus dan tidak ada lagi hambatan teknis di lapangan,’’ tegas Gusti Wedakarna. Ke depan, ia minta krama adat Bali agar menjadikan kasus di Loloan Barat sebagai cambuk untuk menjaga palemahan desa adat. ‘’Di Bali ini setiap tanah adalah wilayah adat. Siapa pun menghuni Bali sepatutnya menghargai budaya lokal. Saya yakin sejak kejadian itu warga adat Bali semakin waspada, disadarkan dan mulat sarira. Kadang kala niskala menunjukkan kebenaran dan menyadarkan umatnya dengan cara seperti ini,’’ terangnya. Tinggal secara sekala apakah bisa umatnya mengelola masalah agar tidak menjadi konflik. ‘’Saya harap kasus penolakan Padmasana ini cukup sekali ini terjadi di Bali. Ngiring jaga Pancasila dan umat Hindu sudah saatnya bersikap. Kasus ini bisa selesai karena umat Hindu berani berbicara, baik di medsos, forum maupun terjun langsung,’’ imbuh Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF–PBB. (ad078)

I Gusti Ngurah Suwetha

Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Usia Senja

SETIAP orang mempunyai tujuan hidup yang berbeda-beda. Untuk mencapai tujuan itu, setiap orang mempunyai jurus sendiri-sendiri. Yang pasti semangat belajar tidak pernah putus walau di usia senja. Menurut ajaran Weda, menuntut ilmu pengetahuan merupakan yadnya yang mulia, lebih-lebih ilmu pengetahuan yang diperolehnya diabdikan kembali kepada para sisya. Atas dasar filosofi itulah seseorang tiada henti menuntut ilmu pengetahuan. Sebagaimana dilakoni I Gusti Ngurah Suwetha yang lahir 12 Desember 1954 di Desa Pakraman Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali. I Gusti Ngurah Suwetha adalah sosok seorang PNS sangat sederhana. Ia meniti karier dari bawah, mulai dari menjadi pegawai harian di Pemkab Karangasem dengan modal pendidikan SMA. Setelah diangkat sebagai PNS tahun 1976, pada 1982 mendapat tugas belajar di APDN Mataram, sekolah yang mencetak kader-kader Pamong Praja. Tamat tahun 1986 lanjut mengambil program S-1 Bidang Studi Ilmu Administrasi Negara di Stispol Wirabhakti Denpasar selesai tahun 1988. Tahun 2000 melanjutkan pendidikan di Program Magister (S-2) mengambil Jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Pajajaran bekerja sama dengan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) dan pemda. Oleh Pemerintah Provinsi Bali kemudian ditugaskan sebagai PNS tugas belajar hingga tahun 2002. Kini, Suwetha telah menyelesaikan pendidikan tertingginya

I Gusti Ngurah Suwetha mengambil Program Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri yang dilakoninya sejak tahun 2013. Judul disertasi yang dipertahankannya pada Sidang Promosi Doktor di Kampus IPDN Jatinangor pada 1 Agustus 2017 yaitu ‘‘Implementasi Kebijaksanaan Penanganan Konflik Sosial Berbasis Kearifan Lokal Desa Pakraman di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali’’. Setelah menyelesaikan tugas belajarnya di APDN Mataram, tahun 1986 ditugaskan di Kantor Camat Karangasem dan dipercaya sebagai Mantri Polisi Pamong Praja. Pada tahun 1999 ditugasrangkapkan sebagai Penjabat Kepala Desa Bugbug Kecamatan Karangasem. Atas keberhasilan di bidang tugasnya, Suwetha dipercaya oleh atasannya memangku jabatan lebih tinggi, mulai dari Kepala Seksi

Pembinaan Umum dan Pembinaan Masyarakat di Kantor Sosial Politik, Kepala Bagian Sosial, Kepala Bagian Kepegawaian, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karangasem, penjabat Kepala Kantor Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil, secara berturutturut diangkat sebagai Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pendidikan Pemudaan Olahraga, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Kabupaten Karangasem. Jabatan struktural terakhir yang dipercayakannya sebagai Staf Ahli Bupati Karangasem Bidang Pemerintahan. Hal itu dilakoninya dengan penuh kesabaran, ketulusan dan kejujuran. Baru dijalaninya satu setengah bulan, akhirnya oleh Kementerian Dalam Negeri dialihkan statusnya dari PNSD menjadi PNS Pusat yang ditugaskan di IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Sejak tahun 2012 Suwetha beralih menjadi Pejabat Fungsional Dosen pada IPDN, sebuah institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Institusi ini bertugas mendidik dan mencetak kader-kader Pamong Praja Muda yang ditekuninya sampai saat ini. Di usia senjanya, pengalaman di birokrasi serta ilmu yang diperoleh Suwetha merupakan modal untuk mengaplikasikannya serta didedikasikan kepada almamater yang melahirkan dan membesarkannya, serta mengabdi kepada kepentingan bangsa. (ad072)

PUSAT Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura mempunyai visi ‘’Menjadi LPK unggulan dalam bidang pariwisata dan perhotelan yang menghasilkan lulusan sesuai standar ASEAN tahun 2020’’. PPLP Dhyana Pura yang berdiri tahun 1987 memiliki program pendidikan dan latihan 1–3 tahun, yaitu Front Office, House Keeping, Food & Beverage Service, Food Production, Akomodasi Perhotelan, Manajemen Akomodasi Perhotelan dan Manajemen Food & Beverage. PPLP Dhyana Pura berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang pariwisata dan perhotelan yang dapat dibuktikan dengan sertifikat kompetensi. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diselenggarakannya uji kompetensi bagi seluruh mahasiswa yang akan menyelesaikan program studinya tahun 2017 ini. Proses pelaksanaan uji kompetensi dimulai 24 Juli diawali persiapan kemudian pemantapan per program studi pada 27–28 Juli. Kegiatan uji kompetensi diadakan 31 Juli – 4 Agustus. Uji kompetensi dilaksanakan di Kampus PPLP Dhyana Pura oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang independen sehingga proses penilaian lebih terbuka, transparan dan akuntabel. Mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 357 orang yang terdiri atas Front Office 43 orang, House Keeping 56 orang, F&B Service 109 orang dan F&B Product 149 orang. Uji kompetensi dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M., dihadiri Manajer Sertifikasi LSP Pariwisata Indonesia Drs. I Gede Widjana, M.M. Direktur PPLP Dhyana Pura menyampaikan, uji kompetensi

UJI KOMPETENSI - PPLP Dhyana Pura menggelar uji kompetensi pada 31 Juli – 4 Agustus 2017. bertujuan mengukur kompetensi dari mahasiswa dalam empat bidang, yaitu Kantor Depan, Tata Hidangan, Tata Boga dan Tata Graha. Lewat uji kompetensi ini mahasiswa dibekali sertifikat kompetensi yang artinya memiliki kompetensi yang sama ketika bekerja di dalam maupun luar negeri, khususnya di wilayah ASEAN. Uji kompetensi tahun ini menggunakan sistem kualifikasi level 3 sesuai kurikulum standar ASEAN, sehingga diharapkan semua mahasiswa yang mengikuti berkompeten sesuai bidang ilmu dan keahliannya. PPLP Dhyana Pura selalu mencetak lulusan yang memiliki daya saing, baik nasional maupun internasional dan profesional dalam mengisi setiap peluang kerja yang ada. ‘’Ini dibuktikan oleh para lulusannya yang sudah terserap di dunia kerja, namun hal ini tidak menjadikan PPLP Dhyana Pura berpuas diri. PPLP Dhyana Pura akan terus melakukan inovasi baik dalam fasilitas maupun metode pembelajaran,’’ katanya.

Melalui uji kompetensi mahasiswa dinilai apakah sudah betulbetul memahami apa yang telah diajarkan. Setelah mengikuti uji kompetensi diharapkan lulusan PPLP Dhyana Pura memiliki kemampuan dan pengetahuan sesuai tuntutan dunia industri perhotelan. Dengan demikian PPLP Dhyana Pura benar-benar menjadi wadah bagi semua mahasiswa untuk membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan guna meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Hal ini merupakan perwujudan dari moto PPLP Dhyana Pura, yaitu Bridging a better future. Saat ini PPLP Dhyana Pura masih menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018. ‘’Kami mengajak lulusan SMA dan SMK bergabung dengan PPLP Dhyana Pura yang memberikan pelayanan yang terbaik sesuai yang dibutuhkan dalam dunia kerja dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara profesional,’’ ujar Gilbert Nainggolan. (ad076)

Pameran Felice Jewellery

Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 Karat Harga Promo Rp 1,999 Juta

PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Rabu (2/8) ini hingga Sabtu (5/8) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Selasa (1/8) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian putih 1 karat dengan harga Rp 39 juta dan berlian fashion 1 set Rp 15 juta. Ada juga cincin new flower dan berlian solitaire 0,50 karat. Dikatakannya, berlian-berlian Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery tidak hanya menjual emas dan berlian berkualitas. Pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi per-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

awatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad070)

PAMERKAN – Felice Jewellery memamerkan perhiasan emas dan berlian di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Rabu (2/8) ini.


Rabu Wage, 2 Agustus 2017

DAERAH

5

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Alkes

Juga Pelaku Dokumen Kapal

Denpasar (Bali Post) Pascadilakukan pelimpahan tahap II dari Polda Bali, tersangka kasus pengadaan alat kesehatan (alkes) RSUD Badung dan dua tersangka pungli pembuatan dokumen kapal, Selasa (1/8) kemarin langsung ditahan. Mereka adalah KSK (48) selaku Pengawai Dinas Keluarga Berencana Pemkab Badung dan MYK (42) selaku pemilik perusahaan PT MMI sebagai tersangka alkes. Dua PNS berinisial JES (43) dan HS (45) juga ditahan dalam perkara dugaan korupsi pemalsuan dokumen kepabeanan Kapal Dream Bali. Seorang penyidik kejaksaan membenarkan adanya pelimpahan tersebut dari Polda Bali. ‘’Salah satunya alkes Badung dan dilakukan penahanan,’’ ucap salah seorang jaksa yang menerima, Wayan Suardi. Kasus ini bakal ditangani dua kejaksaan, yakni Kejati dan Kejari. Kasipidsius Kejari Denpasar Tri

Syahru Wirakosada menyatakan keempat tersangka saat ini dititipkan sementara (ditahan) selama 20 hari di Lapas Kerobokan. Permohonan penangguhan penahanan belum ada. ‘’Sejauh ini semua kooperatif. Meskipun ditahan, mereka tidak ada keberatan,’’ jelasnya. Beberapa jam sebelumnya, Subdit

III Direktorat Reskrimsus Polda Bali melakukan pelimpahan tahap II perkara korupsi pemalsuan dokumen kepabeanan kapal Dream Bali dan perkara pengadaan Alkes RSUD Kabupaten Badung. Dari lima tersangka dokumen kapal, dua merupakan pejabat atau PNS. Tersangka JES berdinas di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Pelabuhan Tanjung Benoa dan HS bertugas di KSOP Tanjung Wangi Banyuwangi. Kedua PNS di bawah Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini perannya melancarkan penerbitan surat balik nama kapal dari Dream Tahiti berbendera Prancis menjadi Dream Bali berkebangsaan Indonesia. Mereka menyalahgunakan

wewenang untuk melakukan pungutan liar. Akibatnya, hilangnya hak negara dari Pendapatan Pajak Impor (PIB) Kapal Dream Bali mencapai Rp 1.096.449.000. Sementara tersangka Alkes RSUD Badung, KSK, selaku Pengawai Dinas Keluarga Berencana Pemkab Badung dan MYK selaku pemilik perusahaan PT MMI. Peran KSK melakukan manipulasi harga atau merekayasa data perolehan informasi nilai harga pada tiga perusahaan. Setiap item tidak sesuai dengan prosedur nilai harga barang. Sementara MYK perannya meminjamkan perusahaannya untuk digunakan sebagai peserta lelang. Dalam kasus ini negara dirugikan Rp 6 miliar lebih. (kmb37)

Siswa SD di Banyuwangi

14 Tahun, Dwi Josi Tak Berkelamin RECOVERY - Tim Teknis Telkom sedang melakukan recovery gangguan di lapangan.

Kabel Putus di Area STO Sukawati

Telkom Percepat Upaya Perbaikan

JARINGAN kabel akses pelanggan milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) Wilayah Denpasar, kembali mengalami gangguan massal akibat adanya pekerjaan drainase dan pemasangan box culvert. GM Telkom Witel Denpasar I Komang Widnyana Karang menjelaskan, kejadian kabel putus yang terjadi Senin (30/7) lalu di area STO Sukawati ini berdampak pada jaringan access Telkom di seputaran Terminal Batubulan, Jalan Raya Batubulan, Jalan Batuyang dan Jalan Made Rambug yang menyebabkan layanan Telkom (telepon dan internet) dan layanan Telkomsel mengalami gangguan. ‘’Sampai saat ini lima Rumah Kabel (RK) Telkom Satuan RH, FRB, MRA, MRB dan MRB STO Sukawati yang melayani sambungan berbayar (Line in Service) sebanyak 955 pelanggan mengalami gangguan. Hal ini disebabkan kabel tanah (KT) sekunder kapasitas 2 x 200 pair terputus akibat pekerjaan galian tersebut,’’ ujar Komang Karang. Telkom sedang mempercepat upaya perbaikan dengan melakukan penyambungan Fiber Optic Uplink serta penarikan jaringan distribusi Kabel Udara (KU) Fiber Optik. Pekerjaan ini diperkirakan berlangsung satu setengah bulan sampai dua bulan ke depan. ‘’Untuk menormalisasi layanan telekomunikasi di lokasilokasi yang terdampak, diperlukan waktu maksimal sekitar dua bulan karena harus menunggu selesainya pekerjaan pemasangan box culvert serta kondisi trafik kendaraan padat di sepanjang di lokasi tersebut,’’ jelas Komang Karang. Manajemen Telkom mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas kesetiaannya dalam menggunakan layanan Telkom Group dan menyampaikan permohonan maaf serta mohon permakluman, khususnya kepada pelanggan yang terkena dampak sehingga menyebabkan terganggunya kenyamanan dalam berkomunikasi. (bns)

Banyuwangi Kekurangan 40.000 Blangko KTP Banyuwangi (Bali Post) Tingginya permohonan KTP elektronik (e-KTP) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tak diikuti pasokan blangko yang cukup. Akibatnya, tak semua pemohon bisa mendapatkan kepingan e-KTP. Banyak pemohon yang hanya memperoleh surat keterangan pengganti e-KTP. Kepala Dinas Kependudukan (Dispenduk) dan Catatan Sipil Banyuwangi Jafrie Yusuf mengatakan kebutuhan blangko e-KTP di Banyuwangi sekitar 76.000, namun yang dikirim dari pusat sekitar 36.000 lembar. ‘’Jadi, kami kurang sekitar 40.000 lembar,’’ katanya, Senin (31/7). Menurutnya, ngadatnya pasokan blangko e-KTP mulai terjadi sejak September 2016. Pihaknya tak bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut. Dispenduk Banyuwangi sifatnya hanya menunggu pasokan blangko. Untuk mempermudah warga yang mengurus KTP, Disdukcapil menawarkan pengurusan surat keterangan secara online, sehingga pemohon tak perlu antre di kantor. Pihaknya juga mengajukan permohonan cetak KTP di seluruh kecamatan. Saat ini lima kecamatan yang sudah siap melakukan pencetakan. Terkait ngadatnya pasokan blangko, warga diminta bersabar dan disarankan mengurus surat keterangan di kecamatan. Surat keterangan itu bisa berfungsi seperti e-KTP. Jika blangko e-KTP terpenuhi, masyarakat bisa mengajukan pencetakan eKTP. Karena keterbatasan blangko, pemohon baru yang diprioritaskan mendapatkan e-KTP. Terbaru, layanan menggunakan pesan singkat dan pengiriman e-KTP ke rumah pemohon. Layanan ini mulai diterapkan di wilayah Kecamatan Banyuwangi. Mekanismenya, e-KTP yang sudah dicetak di Dispenduk digelontor ke kecamatan. Selanjutnya petugas kecamatan mengirimkan ke alamat masing-masing pemohon. ‘’Ini memudahkan pemohon,’’ tegas Jafirie. (kmb30)

Komarudin Simanjuntak

Bali Post/kmb23

Sosialisasikan Nilai-nilai Pancasila

TNI Lakukan Patroli Terpadu Mangupura (Bali Post) Kodam IX/Udayana di bawah komando Pangdam Mayor Jenderal TNI Komarudin Simanjuntak akan terus menyosialisasikan nilai-nilai luhur Pancasila. Hal ini dilakukan melalui patroli terpadu tripilar atau yang disebut patroli kongko-kongko, menyusul disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 yang mengatur tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) radikal yang bertentangan dengan Pancasila. Ditemui di sela acara nasional SAR Challenge di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pecatu, Badung, Selasa (1/8) kemarin, Pangdam IX/Udayana tidak memungkiri di wilayah tugasnya terdapat pentolan ormas terlarang atau radikal yang sudah dibekukan pemerintah serta organisasi lainnya yang terselubung. ‘’Kepada masyarakat Bali khususnya, tidak perlu risau karena keberaadan pentolan

ormas itu hingga kini dapat dikendalikan,’’ ungkapnya. Aktivitas pelaku radikalisme dan terorisme itu secara persis belum diketahuinya, namun mereka ada. ‘’Keberadaan mereka bisa kita kontrol dan kendalikan dengan baik oleh TNI dan Polri. Untuk mengantisipasi ini, kami melakukan berbagai program dalam rangka mengurung dan melokalisir mereka agar jangan sampai terbangun kembali,’’ ujarnya. Komarudin Simanjuntak menilai Perppu 2/2017 yang baru disahkan jika dilihat dari UU, langkah yang diambil oleh Presiden Joko Widodo sudah tepat. Sudah menjadi kewajiban kita untuk mendukung pemerintah. Terkait pro-kontra terhadap disahkannya perppu itu, merupakan hal yang wajar dan ciri negara demokrasi. ‘’Di Bali, NTB dan NTT memang terdapat sejumlah ormas yang sudah dicabut oleh pemerintah. Semuanya masih bisa dikendalikan,’’ ungkapnya. (kmb23)

Kemarau, Lereng Ijen Terbakar Banyuwangi (Bali Post) Kemarau yang mulai melanda Banyuwangi, Jawa Timur, memicu musibah. Sejumlah titik di lereng Gunung Ijen terbakar. Kobaran api mulai meluas sejak Senin (31/7) sore dan berlanjut hingga Selasa (1/8) siang kemarin. Belum diketahui berapa luas lahan yang dilalap api. Meski berada di kawasan Ijen, kebakaran ini tak berbahaya bagi pendakian ke kawah Ijen. ‘’Lahan yang terbakar di lereng timur laut Ijen, masuk puncak Merapi. Lokasinya jauh dari perkampungan dan jalur pendakian wisatawan,’’ kata Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jatim wilayah V Banyuwangi, Sumpena, Selasa (1/8) kemarin. Dijelaskannya, kebakaran lereng Ijen ini merupakan fenomena tahunan, terutama musim kemarau. Lahan yang terbakar masuk kawasan Ijen dan lahan Perhutani. Lahan itu terdiri atas alang-alang dan lahan pinus. Dugaan sementara karena faktor manusia. Pihaknya masih menyelidiki pemicu api. Tim gabungan (TNI/Polri, BKSDA, Polhut dan masyarakat) diterjunkan ke lokasi titik api. Lokasinya cukup sulit dijangkau karena perlu perjalanan sekitar 8 jam. Tim akan melihat kondisi kobaran api ter-

masuk berusaha melokalisir agar tak meluas. Meski jauh dari perkampungan warga dan lahan pertanian, pihaknya tetap mengawasi pergerakan titik api. Jalur pendakian ke Ijen dijamin tetap normal, sebab lokasinya jauh dari pendakian. Bahkan kemarin pihaknya membuka pendakian secara normal mulai pukul 01.00 hingga 12.00 WIB. Sebelumnya, pendakian baru dibuka pukul 02.00. ‘’Kondisi cuaca di kawah Ijen relatif normal, sehingga jadwal pendakian dikembalikan ke jadwal semula,’’ ujar Sumpena. Sementara itu, Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam menjelaskan, ada delapan titik api di sekitar wilayah Ijen. Tujuh di lereng Ijen, satu lagi di Kecamatan Glenmore, bekas penanaman tebu. Hanya satu yang terpantau besar, yakni di lereng utara. Malam hari keliatan apinya membesar dari arah Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo. Meski jauh dari perkampungan, pihaknya tetap menerjunkan tim ke lokasi agar api tak sampai meluas. Lokasinya jauh karena perlu waktu sehari untuk sampai di sana. Selain melokalisir api, pihaknya juga menyelidiki pemicu kebakaran. (kmb30)

SUNGGUH miris kisah hidup yang dialami Dwi Josi, siswa kelas VI SDN 6 Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Di usianya memasuki 14 tahun, bocah yang menginjak remaja ini berjuang terkait status kelamin. Ia ingin menjadi laki-laki akibat kelahirannya yang tak normal. Josi tanpa alat kelamin dan menjalani operasi kelainan di bagian perut akibat ususnya terurai. Sepintas Josi terlihat sehat. Hanya, tubuhnya lebih mungil dibandingkan anak seumurannya. Meski mengalami kelainan fisik, anak kedua Sumarni (41) ini tetap ceria. Semangatnya masuk sekolah tak pernah kendur. Namun, sejak kecil sang ibu memilih memberikannya status perempuan, sehingga saat sekolah menggunakan rok. Padahal sikap Josi cenderung lakilaki. ‘’Saya merasa kurang nyaman menjadi perempuan, saya inginnya jadi laki-laki setelah lulus SD,’’ kata Josi ditemui di sekolahnya, Senin (31/7). Oleh karena memilih status laki-laki, Josi tak menyukai kegiatan perempuan. Ia lebih suka bermain bola dan bulu tangkis. Namun, dampak dari kondisi fisiknya, Josi tak bisa sepenuhnya menyalurkan hobinya itu. Organ dalamnya yang terburai membuatnya tak bisa bebas bergerak. Saat belajar di kelas, ia memilih berdiri di bangku. Sebab, dirinya tak memiliki tulang penyangga di bagian belakang yang membuatnya lelah jika duduk berlama-lama. Sehari-harinya Josi terus memakai pampers. Air besar disalurkan di bagian kanan perut, sedangkan saluran kencing dari lubang kecil di bawah perut. Meski fisiknya tak normal, Josi tak pernah absen pelajaran. Ia sangat menyukai matematika. Cita-citanya juga tinggi, ingin menjadi dokter. ‘’Kalau jadi dokter, uangnya banyak,’’ selorohnya. Ia berharap segera dioperasi agar organ dalamnya tak terburai lagi dan status kelaminnya jelas. Menurut Sumarni, anaknya mengalami kelainan organ sejak lahir, sehingga harus menjalani operasi saluran kencing dan pembuangan air besar beberapa kali. ‘’Yang kami masih bingung, biaya operasi untuk alat kelamin. Dulu disarankan dokter memilih perempuan, katanya lebih mudah operasinya. Tapi Josi ingin jadi laki-laki sejak kelas V SD,’’ ujarnya. Sumarni sendirian merawat sang buah hati. Setiap hari Josi harus mandi air hangat agar terhindar dari infeksi. Setelah mandi, organ yang terburai harus diolesi salep dan cairan natrium klorida. ‘’Yang mahal itu biaya beli pampers. Sehari bisa tiga hingga empat kali ganti. Apalagi kalau diare, bisa ganti-ganti terus,’’ jelasnya. Kendala ekonomi membuat Sumarni tak bisa berbuat banyak dengan kondisi anaknya. Apalagi untuk operasi biayanya tak sedikit. Belum lagi berat badannya di bawah rata-rata. Di usia menginjak remaja, berat tubuhnya hanya 16 kilogram. Padahal kalau mau operasi total, berat badan minimal 20 kilogram. Ini yang sulit mengingat Josi tak bisa makan banyak. Jika makan berlebih akan keluar lagi. Kepala SDN 6 Genteng Kulon, Mohammad Toyib, berharap pihak terkait bisa memberikan bantuan bagi operasi Josi, sehingga dapat hidup normal. ‘’Yang paling penting status kelaminnya pasti,’’ ungkapnya. Karena kondisi fisiknya, pihak sekolah tak memberikan kegiatan berat bagi Josi. Ketika olahraga, ia dibebaskan mengikuti kegiatan ringan. (udi)

Dwi Josi (kanan)

Bali Post/udi


OPINI

6

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Koperasi Bisa ’’Go International’’ KALAU kita jujur menyebut daerah manakah yang paling awal menjalani dunia dan persaingan global, jawabnya pasti Bali. Daerah ini paling awal dihadapkan dengan persaingan global. Dimulai dari sektor pariwisata, yang kemudian berkembang menjadi turis berbisnis di Bali. Wisman ini awalnya ikut memasarkan produk kerajinan Bali ke negaranya, kemudian ke rekanrekannya di luar negaranya. Jadilah, produk Bali tak hanya dipasarkan eksportir lokal namun juga eksportir global. Selanjutnya, para turis ini tak hanya menjual kerajinan Bali, namun juga membawa dan memasarkan produk asing lainnya ke Bali. Jadilah, Bali sebagai ajang persaingan produk global. Bahkan, kini orang luar Indonesia bisa menjual Bali dari negaranya lewat paket tur yang lebih murah. Nah, dalam hal koperasi, orang Bali sejak lama mengenal pasuka-dukan. Ada iuran wajib di pemaksan pura untuk disalurkan kepada anggotanya. Hanya, dulu hasil koperasi tak berbadan hukum ini hanya untuk kepentingan mebat dan ngelawar setiap piodalan. Bentuk sederhana dari koperasi ini juga relatif aman. Dikatakan aman karena pelakunya adalah orang Bali, dan orang Bali tak mungkin akan berbuat jahat dan mau meninggalkan merajan dan warisnya. Inilah yang juga membuat koperasi di Bali yang dikelola oleh krama Bali jarang sampai oknum pengurusnya korupsi dan melarikan diri ke luar daerah. Kini, koperasi di Bali dihadapkan pada persaingan global. Wawasan pengurus dan manajemennya tak lagi sesederhana ketika koperasi itu dilahirkan. Sebab, salah satu ciri globalisasi adalah menggambarkan proses percepatan interaksi yang luas dalam bidang politik, teknologi, ekonomi, social, dan budaya. Globalisasi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan multilapis dan multidimensi proses dan fenomena hidup yang sebagian besar didorong oleh Barat dan khususnya kapitalisme beserta nilainilai hidupnya dan pelaksanaannya. Dilihat dari kacamata ekonomi, esensi globalisasi pada dasarnya adalah peningkatan interaksi dan integrasi di dalam perekonomian baik di dalam maupun antarnegara, yang meliputi aspek-aspek perdagangan, investasi, perpindahan faktor-faktor produksi dalam bentuk migrasi tenaga kerja dan penanaman modal asing, keuangan dan perbankan internasional serta arus devisa. Interaksi ekonomi antarnegara tersebut mencakup arus perdagangan, produksi dan keuangan, sedangkan integrasi berarti perekonomian lokal atau nasional setiap negara secara efektif merupakan bagian yang tidak otonom dari satu perekonomian tunggal dunia. Berdasarkan kedua kata kunci tersebut, pengertian globalisasi ekonomi adalah suatu kondisi di mana perekonomian nasional dan lokal terintegrasi dalam satu perekonomian tunggal yang bersifat global. Koperasi sebagai bagian UKM dapat menjadi penggerak roda perekonomian nasional untuk keluar dari krisis. Dalam era globalisasi, peluang koperasi untuk tetap berperan dalam percaturan perekonomian nasional dan internasional terbuka lebar asalkan koperasi dapat memperbaiki diri menjadi salah satu pelaku ekonomi yang kompetitif dibandingkan pelaku ekonomi lainnya. Koperasi di Bali bisa berkembang menjadi BPR kemudian bank umum dan go international asalkan didukung manajemen yang profesional. Ada juga syaratnya yakni jangan suka disanjung sehingga tidak mau peka terhadap kritik, jangan individualistik sehingga tidak melihat adanya kesenjangan sosial yang terjadi dan berkembang dalam masyarakat dan jangan terlalu bisnis dan profit oriented sehingga lupa terhadap masalah-masalah sosial dan moral.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bali Perlu Pemimpin dari Pertanian

Bali dikenal sebagai destinasi pariwisata terbaik dunia, dengan budaya Bali sebagai rohnya. Sedangkan rohnya budaya Bali adalah sektor pertanian. Jadi, pertanian adalah sebagai ujung tombaknya pariwisata tetapi kenyataannya kemajuan pertanian tidak selaras dan secepat perkembangan pariwisata. Justru sektor pertanian menghadapi banyak kendala, seperti alih fungsi lahan, sumber air/pengairan semakin kecil, harga produk yang rendah, sehingga menjadikan petani miskin dengan kondisi ini, generasi semakin menjauhi pertanian. Bagaimana mengatasi masalah-masalah pertanian di Bali? Jawabannya adalah agar pemimpin Bali ke depan ada berasal kalangan pelaku pertanian. Selama beberapa dekade, belum pernah orang pertanian yang mendapat kesempatan memimpin Bali. Sekaranglah saatnya, pada Pilkada Bali 2018 peluang untuk munculnya tokoh-tokoh dari kalangan pertanian. Di pihak lain, partai politik yang memiliki peluang besar untuk menarik/mengajak tokoh tersebut seharusnya membuka diri atau mau menjemput bola. Para ahli/pemerhati menginginkan sebaiknya parpol menjadi rumah rakyat dan menjadikan parpol sebagai ruang politik bagi semua elemen dalam proses seleksi calon pemimpin Bali. Dalam pilkada nanti, masyarakat Bali akan memilih sepasang pemimpin yaitu gubernur dan wakil gubernur. Masyarakat pertanian sangat mengharapkan agar salah satu calon dari tokoh pertanian siapa tokoh itu? Adalah Guru Besar Pertanian Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, seorang putra “Sekar” (Semeton Karangasem). Tokoh ini juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali selama tiga periode. Jadi sudah sangat mengetahui dan mengerti pertanian di Bali, karena HKTI punya program mengadvokasi petani dan bertemu petani dalam kelompok/subak secara kontinu. Hal ini bisa dilakukan karena HKTI memiliki jaringan organisasi dari pusat, provinsi, kabupaten/kota dan sampai kecamatan. Saat ini, HKTI Bali punya konsep pengembangan ekonomi subak dalam bentuk lembaga usaha ekonomi subak (LUES) yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. I Gusti Ngurah Oka Desa Takmung, Klungkung

Koperasi di Tengah Arus Globalisasi Ekonomi Di tengah arus globalisasi ekonomi yang tidak banyak menguntungkan kesejahteraan rakyat kecil, keberadaan koperasi harus menjadi pencipta kemakmuran rakyat dan perhatian utama para pemegang kekuasaan serta pengambil kebijakan di negeri ini agar relevan dengan semangat lahirnya koperasi itu sendiri.

Oleh Ahmad Ubaidillah ila kita menoleh cikal bakal koperasi di nusantara ini, maka akan terlihat dorongan dan keinginan seorang pamong praja Patih R. Aria Wiria Atmaja, sebagai pendiri sebuah bank untuk para pegawai negeri (priayi) pada tahun 1896 di Purwokerto (Jawa Tengah), untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi. Karena tekanan rentenir tersebut, patih akhirnya mendirikan koperasi kredit model Raif Feisen seperti di Jerman. Dengan dibantu oleh asisten Residen Belanda (Pamong Praja Belanda) yang pada waktu cuti berkunjung ke Jerman. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengubah “Bank Pertolongan Tabungan” menjadi “Bank Pertolongan Tabungan dan Pertanian”, mengingat bukan hanya pegawai negeri yang menderita, melainkan petani pun terjerat pengijon. Sementara itu, undang-undang koperasi yang pertama lahir pada

B

tahun 1915 dikenal dengan nama Verordening op de Cooperative Vereeningen (Koninkklijk Besluit 7 April 1915 Stbl No.431), yakni undang-undang tentang perkumpulan koperasi yang berlaku untuk segala bangsa, dan bukan khusus Bumi Putra saja. Pada tahun 1920, diadakan Cooperative Commissie (Komisi atau panitia Koperasi) yang diketahui oleh Prof. Dr J.H Boeke. Tugas panitia ini adalah mengadakan penelitian apakah koperasi ini bermanfaat untuk Indonesia (Nur S. Buchori, 2009). Undang-undang Dasar 1945 secara gamblang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Dan kalau kita melihat kembali Pasal 33 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945, maka terlihat jelas bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Maka tak heran pula kemudian muncul lembagalembaga yang turut membantu pemerintah dalam hal pengembangan perekonomian Indonesia. Dalam pasal tersebut, terdapat keterangan yang jelas pula bahwa kemakmuran rakyat harus diutamakan, bukan kemakmuran

individu atau kelompok. Koperasi berdasarkan gotong royong yang mengandung makna bahwa peranan masyarakat maupun lembaga masyarakat harus tetap dilibatkan. Peran Pemerintah Lalu apa peran pemerintah atau negara demi kesintasan koperasi Indonesia di tengah zaman globalisasi ekonomi yang cenderung bergerak liar, misalnya perusahaan-perusahaan asing yang kini mengusai sumber-sumber ekonomi potensial Indonesia (migas, batubara, perbankan, dan sebagainya)? Kalau kita merujuk Pasal 33 UUD 1945 ayat 2 dan 3, di sana dinyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hidup orang banyak dikuasi oleh negara. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dalam konteks koperasi, untuk tegaknya nilai dasar kebersamaan, kegotongroyongan, dan keadilan di tengah-tengah masyarakat sebagai asas koperasi, maka diperlukan instrumen negara atau pemerintah.

Demi mencapai keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia melalui koperasi, pemerintah tidak boleh menyerahkan sepenuhnya ke dalam mekanisme pasar bebas sebagaimana yang terdapat pada sistem ekonomi liberalis-kapitalis karena masih banyak koperasi kita yang belum siap menghadapi pesatnya perekonomian global yang tidak jarang “mematikan” lembaga-lembaga perekonomian berskala mikro, seperti koperasi. Oleh karena itu, untuk membantu kesejahteraan rakyat melalui koperasi, terutama masyarakat ekonomi lemah, keterlibatan aktif pemerintah sangat diperlukan. Pemerintahan di sini juga harus pemerintahan yang demokratis. Pemerintahan yang demokratis, sebagimana yang digagas Bung Hatta, bukanlah pemerintahan demokratis yang ditawarkan Barat karena demokrasi yang ditawarkan Barat berakar dari falsafah individualisme dan telah keluar dari asas utama demokrasi itu sendiri yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Menurut hemat saya, demi memajukan koperasi di masa sekarang dan mendatang agar mampu memberikan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, para pemimpin di negeri ini perlu mengedepankan keluhuran politik. Bagaimanapun juga, kemauan menjalankan politik luhur memegang peranan yang sangat menentukan. Arah perkembangan koperasi di masa mendatang, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, akan sangat ditentukan oleh kebijakan politik

Potret Keluguan Manusia Bali Tidak ada yang tak menarik jika membicarakan Bali. Terlebih tentang manusia dan budaya Bali. Banyak antropolog yang menjadikan budaya dan manusia Bali sebagai laboratorium hidup. Covarrubias, Gregory Bateson, Clifoford Gets, nama-nama antropolog asing yang banyak meneliti tentang manusia dan budaya Bali. Kemudian para antropolog dari Bali sendiri seperti Ngurah Bagus juga telah menyumbangkan pemikiran tentang manusia Bali dan budayanya. Naya Sujana menyebutkan ada delapan sifat yang dimiliki manusia Bali di antaranya terbuka, ramah luwes, kreatif dan estetis, kolektif, kosmologis, religius dan moderat. Banyak sanjungan tentang manusia Bali. Di antara sekian sifat yang ditujukan terhadap manusia Bali terdapat sisi lain tentang manusia Bali yang jarang secara fulgar diungkapkan para antropolog. Sisi lain tersebut adalah keluguan manusia Bali. Keluguan manusia Bali tercermin dari manusia Bali yang penurut, manusia yang menghindari sebuah konflik kepentingan dalam menyelesaikan masalah. Membicarakan keluguan manusia Bali begitu penting ketika persoalannya apakah keluguan tersebut menguntungkan atau merugikan manusia Bali itu sendiri? Keluguan tersebut menimbulkan sisi yang berbeda pada manusia Bali. Ketika ada suatu hal kontradiksi/konflik dalam masyarakatnya keluguan manusia Bali memunculkan sebuah perlawanan dengan cara-cara yang berbeda. Ketika manusia Bali tidak frontal mengekspresikan perlawanan maka di sana keluguan manusia Bali hadir. Keluguan yang didasari karena kuatnya keyakinan manusia Bali terhadap hukum karma pala. Manusia Bali menyerahkan hukum karma sebagai sebuah penyesalesaian sebuah masalah. Manusia Bali meyakini penyebab konflik akan pendapat akibat yang tidak baik dan dengan sendirinya konflik akan dapat teratasi. Keluguan manusia Bali terkadang dianggap manifestasi dari cara manusia Bali untuk mengendalikan dirinya. Banyak potret keluguan manusia Bali yang terlihat dalam kehidupan sosioreligius.

Oleh

Ketut Sandiyasa Ketika Program KB dan transmigrasi sedang digencarkan oleh pemerintah, manusia Bali dengan keluguan antusias menyambutnya. Bahkan, penyuluhan KB dilakukan sampai ke balai banjar. Manusia Bali tidak melakukan penolakan. Keluguan manusia Bali yang menerima KB mendapat pujian dari pemerintah. Walaupun terdapat risiko dari suksesnya KB di Bali. KB di Bali meninggalkan jejak semakin berkurangnya manusia Bali. Semakin jarangnya terdengar panggilan Nyoman lan Ketut. Demikian juga dengan program transmigrasi diiyakan oleh beberapa masyarakat Bali. Keluguan manusia Bali juga terlihat ketika manusia Bali mengekspresikan baktinya kepada Tuhan. Banyak upacara sakral yang lahir dari kreatif, estetis dan baktinya manusia Bali pada Sang Pencipta. Kemudian upacara sakral tersebut dieksploitasi oleh para penjual budaya. Namun, manusia Bali dengan keluguannya tetap menjalankan proses tersebut karena semua itu adalah persembahan kepada Sang Pencipta. Mereka sudah sadar apa yang ia persembahkan menjadi eksploitasi penjual kebudayaan. Justru, manusia Bali merasa bangga ketika budaya mereka mendapat perhatian, mendapat sanjungan dari luar. Kemudian petani-petani Bali adalah bukti nyata gambaran keluguan manusia Bali. Lewat tangan-tangan para petani terlahir budaya agraris adiluhung. Subak merupakan budaya agraris yang diakui sebagai warisan dunia. Subak dengan sawah berundaknya menjadi daya magnet para turis untuk mengunjungi Bali. Namun, kedua hal tersebut tidak serta merta membuat wajah para petani Bali tersenyum. Namun, dengan keluguannya, petani Bali tetap mempertahankan budaya agrarisnya. Petani Bali menjadi gambaran nyata keluguan manusia Bali dari dulu sampai sekarang. Dalam sudut pandang yang lain koh

komong menjadi potret keluguan manusia Bali dalam tatanan berdemokrasi menyampaikan pendapat. Koh ngomong lahir karena keengganan untuk menimbulkan konflik dalam sebuah permusyarawatan. Akibat keluguan yang menimbulkan koh komong tersebut menimbulkan dampak bagi manusia Bali itu sendiri. Ketika hak-hak manusia Bali dirampas, sebagian manusia Bali hanya menjadi penonton. Demikian juga ketika hal-hal prinsip manusia Bali diinjak, manusia Bali tidak terbiasa untuk menyuarakannya. Namun jangalah menganggap keluguan manusia Bali sebagai hal yang remeh. Ketika keluguan manusia Bali sudah melewati batas kesabarannya. Ketika prinsip dan nilai-nilai yang disakralkan terinjak maka keluguan tersebut bisa berubah menjadi sebuah perlawanan yang luar biasa. Tengoklah beberapa perang besar yang terjadi di Bali. Puputan Margarana, Puputan Klungkung dan Jagaraga merupakan bukti nyata perlawanan dari keluguan manusia Bali. Sebuah pertanyaan yang muncul apakah keluguan tersebut menguntungkan atau merugikan bagi manusia Bali? Keluguan manusia Bali seperti sebuah mata pisau. Jika manusia Bali menempatkan keluguan dengan arif maka keluguan tersebut akan bermakna positif terhadap kehidupan manusia Bali. Begitu juga sebaliknya jika salah menempatkan dan memaknai keluguannya, maka manusia Bali akan tetap dieksploitasi. Manusia Bali tidak akan berani melakukan perlawanan ketika hak dan nilai-nilai sakral manusia Bali terinjak. Manusia Bali jangan tersanjung karena keluguannya karena apabila proses itu terus berlangsung manusia Bali akan tenggelam secara perlahan-lahan. Manusia Bali wajib menyadari bahwa konflik merupakan suatu hal yang wajar dalam masyarakat yang dinamis. Ketika menyangkut hak-hak dan prinsip manusia Bali diinjak maka sejenak keluguan manusia Bali wajib untuk diubah menjadi sebuah perlawanan dengan manajemen konflik untuk menyelesaikan masalah.

yang dikeluarkan para pemegang kekuaaan. Apakah koperasi akan dijadikan basis utama perekonomian nasional atau ekonomi sampinan di negeri ini tergantung pada kesadaran kolektif para pengelola/ pengambil kebijakan. Kita sebagai bangsa yang kaya sumber daya alam patut bersedih manakala kita masih menyaksikan salah satu dari masyarakat kita yang memutuskan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi. Tidak sedikitnya tragedi kemiskinan yang menimpa saudara-saudara kita adalah sebuah penegasan sekaligus peringatan bagi pemimpin di negeri ini untuk tidak melulu mengandalkan angka-angka statistik pertumbuhan ekonomi yang berkutat pada ekonomi makro. Pemerintah beserta jajarannya perlu juga membangun ekonomi kerakyatan yang bersifat mikro melalui optimalisasi koperasi. Sebagai akhir tulisan ini, poin penting yang ingin saya sampaikan adalah Peringatan Hari Koperasi Nasional yang ke-70 ini tidak cukup hanya diisi antara lain dengan pameran produk Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), berbagai lomba, pertunjukan kesenian atau lainnya, tetapi juga harus diimbangi dengan tindakan nyata pemerintah memajukan koperasi yang bermuara pada pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja bagi rakyat Indonesia. Penulis, Dosen Ekonomi Syariah pada Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan (Unisla), Jawa Timur

POJOK Ada 10 instansi yang diadukan kerap lakukan pungli. - Yang lain belum ada kesempatan. *** Pemerintah turunkan tarif sandar kapal pesiar 50 persen. - Punglinya bagaimana? *** Penyelundupan 1,2 juta ekstasi dari Belanda dikendalikan napi. - Sipir juga dikendalikan?

Penulis, pemerhati budaya Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

TANAM PADI - Sejumlah petani menanam padi di lahan persawahan kawasan Jalan Raya Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (1/8) kemarin.

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Film Edukasi MASYARAKAT miskin masih ditemui di Kabupaten Klungkung. Mengentaskan itu, pemkab maupun pemprov dan pusat telah getol memberikan bantuan fisik, salah satunya bedah rumah. Ada pula berupa program kelompok usaha bersama (Kube) yang salah satunya bergerak dalam ekonomi kreatif. Akan tetapi, hal tersebut belum sepenuhnya mampu menuntaskan persoalan. Bumi serombotan masih bertengger di peringkat kedua angka kemiskinan tertinggi di Bali. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menilai sulitnya pengentasan persoalan sosial ini disebabkan faktor sumber daya manusia (SDM). Masyarakat bersangkutan masih merasa nyaman hidup miskin lantaran dianggap ada yang akan memberikan bantuan. “SDM ini masih menjadi kendala. Masih ada yang nyaman hidup miskin,” ujarnya, belum lama ini. Mengatasi hal itu, Bupati asal Nusa Ceningan ini tak lagi memerangi dengan penggelontoran bantuan saja. Namun, melalui edukasi berkelanjutan. Ini tak hanya dengan komunikasi lisan, tetapi juga film yang diperankan orang penyandang disabilitas. Terobosan ini pun dianggarkan Rp 150 juta oleh pemkab. “Ini inovasi yang kami lakukan. Dengan film itu, pikiran warga miskin akan terbuka. Bisa bangkit dan keluar dari kemiskinan. Ini akan diputar dalam pertemuan. Orang miskin akan dikumpulkan. Daerah lain belum ada yang melakukan ini,” ungkapnya. Pengentasan kemiskinan juga dilakukan dengan pengadaan lapangan pekerjaan baru. Oleh karena itu, pemkab juga berupaya untuk mencetak entrepreneur muda di masing-masing desa. Mereka pun akan dicari dari keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan. “Dia akan kami bina untuk bisa jadi entrepreneur. Kami jadikan contoh untuk memotivasi yang lain,” tegasnya. (sos)

Bali Post/lun

NGEPLUGIN – Krama Desa Pakraman Pinge, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, menyelenggarakan upacara ngaben massal yang puncaknya berlangsung Jumat (4/8) mendatang. Serangkaian upacara tersebut, Selasa (1/8) kemarin dilangsungkan upacara ngeplugin di setra adat setempat, dilanjutkan dengan prosesi ngeringkes.

DPRD Bangli Soroti Proyek Belum Berjalan Bangli (Bali Post) -

Belum berjalannya sejumlah proyek besar yang didanai APBD Bangli hingga memasuki bulan kedelapan tahun ini, mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Carles khawatir sejumlah proyek yang telah didanai dengan anggaran miliaran rupiah gagal tender, sehingga tidak bisa terlaksana tahun ini. Diwawancarai Selasa (1/8) kemarin, Carles mengaku sempat mempertanyakan penyebab lambatnya realisasi proyek dalam rapat Forkompinda, belum lama ini. Pihaknya mendapat jawaban bahwa proyek-proyek yang dirancang berjalan tahun ini masih dalam tahap proses tender di

Bali Post/ist

SENTUHAN - Shashikant S. Seth menerapkan metode penyembuhan lewat sentuhan pada seorang pasien.

Prof. Dr. Shashikant S. Seth

Sembuhkan Penyakit Lewat Sentuhan

PENYEMBUHAN penyakit lewat sentuhan mungkin akan sulit diterima logika. Namun, Prof. Dr. Shashikant S. Seth sudah mempraktikkan metode ini selama 25 tahun. Pria dari India ini mengaku telah menyembuhkan ribuan pasien dengan memberikan energi yang dimilikinya lewat sentuhan. “Penyembuhan dengan sentuhan ini berkonsentrasi pada tujuh cakra yang ada dalam tubuh. Metode penyembuhan ini bisa menyembuhkan semua penyakit tanpa memiliki efek samping,” kata Seth saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Selasa (1/8) kemarin. Seth yang juga menekuni akupresur dan pengobatan alami (naturo path) ini mengutarakan, tak hanya penyakit yang bisa disembuhkan. Dituturkannya, sejumlah pasiennya yang sebelumnya tidak bisa memiliki anak pun punya keturunan setelah mendapatkan pengobatannya. Seth yang datang ke Bali karena mengikuti konferensi internasional terkait pengobatan tersebut mengatakan, sebenarnya semua orang bisa mempelajari metode ini. Syaratnya, mereka harus melakukan yoga dan meditasi sehingga memiliki disiplin yang baik untuk mengontrol tubuh dan pikiran. Selain itu, mereka juga harus menjadi vegetarian dan menghindari konsumsi bawang putih dan merah. “Alkohol dan rokok juga tidak boleh dikonsumsi. Olahraga rutin juga harus dilakukan,” ujar pria yang akan kembali ke negaranya, India, pada Jumat (4/8) mendatang. Pria ramah ini mengatakan, metode yang digunakannya ini tak hanya dipraktikkan di India. Sejumlah negara pernah dikunjungi untuk mengobati pasien. Bahkan pada September mendatang ia akan berkunjung ke Spanyol untuk misinya tersebut. (iah)

Unit Layanan Pengadaan (ULP). “Setiap kali rapat kerja (raker) dengan OPD, jawabannya selalu masih dalam proses ULP dan masih buat DED,” jelasnya. Dengan belum adanya tandatanda proyek berjalan di awal Agustus, pihaknya khawatir proyek-proyek itu akan gagal ter-

laksana tahun ini. Dengan sisa waktu yang masih lima bulan ini, dikhawatirkan hanya sedikit rekanan yang mau menawar dan mengerjakan proyek tersebut. “Saya pesimis proyek-proyek tersebut bisa berjalan tahun ini,” terangnya. Carles menyebutkan ada

sejumlah proyek yang direncanakan terealisasi tahun ini. Di antaranya proyek penataan objek wisata Penelokan yang dianggarkan Rp 20 miliar, pembangunan pasar di Terminal Loka Crana dan perbaikan jalan di jalur Culali Kintamani. Proyek perbaikan jalan di Culali, tahun ini dianggarkan Rp 9 miliar. Sebelumnya pada tahun 2016, proyek perbaikan jalan di Culali sudah sempat dianggarkan Rp 8 miliar namun batal terealisasi karena gagal tender.

“Kalau yang di Penelokan tahun ini gagal terlaksana maka dana PHR tersebut akan kembali ke Kabupaten Badung,” terangnya. Sementara itu, Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra yang ditemui terpisah usai rapat Senin lalu mengatakan, kegiatan proyek besar salah satunya pembangunan Pasar Kidul masih dalam proses di ULP. Hanya, pihaknya mengaku belum tahu perkembangannya saat ini. (kmb40)

Kemendikbud akan Terapkan Pelafalan Lagu ’’Indonesia Raya’’ Tiga Stanza

Denpasar (Bali Post) Kemendikbud akan menerapkan pelafalan lagu ‘’Indonesia Raya’’ tiga stanza atau tiga bait pada setiap upacara bendera di sekolah-sekolah. Ini bertujuan agar siswa mulai memahami dan mengenali ternyata lagu ‘’Indonesia Raya’’ itu ada tiga bait. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Wayan Gunawan, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan masih menunggu pedoman menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’ dengan tiga stanza pada setiap upacara bendera di sekolah. Dikatakannya, saat ini Mendikbud sudah mengeluarkan surat edaran agar semua sekolah menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’ sebelum memulai pela-

jaran dan diakhiri dengan menyanyikan lagu-lagu nasional. Menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’ tiga stanza hanya melengkapi yang sudah ada sekarang dan ditegaskan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Menurut Gunawan, selain itu pada akhir pelajaran juga harus menyanyikan lagu-lagu daerah ataupun lagu patriotik. Hal itu perlu dilakukan untuk melestarikan keberadaan lagu daerah yang banyak dilupakan oleh anak-anak. “Guru harus bisa mengarahkan jalannya kegiatan menyanyi ini, sehingga menumbuhkan budi pekerti yang dilakukan lewat guru,” tuturnya. Gunawan menambahkan, sekolah wajib mengimplementa-

si penguatan pendidikan karakter mengacu pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam penguatan pendidikan karakter, semua guru dan kasek menjadikan sekolah sebagai taman bagi anak-anak. Taman yang dimaksud bukan karena rindang, namun sekolah menciptakan pendidikan dalam tantangan namun menyenangkan. Ini bagian dari standar proses pendidikan dalam tantangan dengan suasana menggembirakan. Bagaimana seninya, katanya, itu adalah tantangan guru. ‘’Caranya diajarkan, dibiasakan, dikonsistensikan, untuk menjadi kebiasaan, karakter kemudian menjadi budaya komunitas,’’ sebutnya. Di samping itu, semua seko-

lah harus membudayakan gerakan motivasi berprestasi. Bagi siswa yang berprestasi dihargai dan diberi reward. Bagi yang tak memenuhi kewajiban jangan dibiarkan namun diingatkan. Kalau orang melanggar terus didiamkan, pelanggaran ini akan menjadi menggurita. Ini, katanya, bagian dari upaya menjaga school image sebagai bagian menuntaskan delapan standar pendidikan. Yang terpenting lagi, katanya, kini Denpasar menjadi smart city atau kota cerdas. Semua upaya dan gerakan serta komitmen masyarakat bersama pemerintah membangun komunitas kreatif, inovatif, dan mendorong generasi mudanya sebagai pemilik masa depan. (kmb)

Bali Post/kmb

Wayan Gunawan

Penjualan Bendera Masih Sepi Pembeli MEMASUKI bulan Agustus, pedagang bendera Merah Putih mulai menjamur, salah satunya di sekitar Kota Semarapura, Klungkung. Bagaimanakah lika-liku usaha ini? Memasuki Kota Klungkung, dalam perjalanan tak hanya diwarnai hirup-pikuk kendaraan yang lalu-lalang silih berganti dengan beberapa variasi suara. Namun, juga dapat disaksikan sejumlah pedagang yang berjualan bendera Merah Putih maupun sejenisnya. Salah satunya di Jalan Flamboyan. Itu sebagai petanda peringatan Hari Kemerdekaan RI tiba beberapa hari lagi. Bali Post/sos Bendera itu digantung pada BENDERA - Penjual bendera di lingkungan Kota Semarapura, ranting pohon. Melambai-lamKlungkung. bai saat terempas angin semilir.

Di tengah suasana demikian terlihat penjualnya yang tengah mencoba menawarkan kepada setiap yang melintas. Agus Ahmad, nama penjualnya. Pria asal Bandung ini menceritakan profesinya itu dilakoni sejak beberapa tahun lalu dan telah menjadi rutinitas setiap tahun sekali. Atribut yang dijual cukup variatif. Harganya juga demikian, kisaran Rp 5 ribu hingga Rp Rp 300 ribu. Itu tergantung ukuran dan motifnya. Awal bulan ini, penjualannya masih tergolong sepi. Meski demikian, ia tetap bersabar menunggu datangnya pundipundi rupiah. Pembeli ditaksir ramai setelah 10 Agustus. ‘’Sekarang masih sepi. Beberapa hari lagi biasanya baru ramai,’’

katanya. Enam kali menjual bendera di Klungkung ada suka dan duka yang dihadapi. Ia mengaku hanya khawatir ditertibkan anggota Satpol PP. ‘’Dilarang sih tidak. Hanya kita tidak boleh menjual bendera di kota dan tidak boleh menjual di atas trotoar. Tapi kalau kita berjualan di dalam, maka jualan kita tidak akan terlihat dan laku,’’ ucapnya. Sebulan berjualan, pria berperawan kekar ini mendapat penghasilan bersih Rp 2,5 juta. Itu pun di luar ongkos makan dan rokok. Dia pun sengaja memilih berjualan di Klungkung karena tidak banyak saingan. ‘’Kalau di kota besar sangat ramai yang jual,’’ katanya. (sos)


BANGLI

8

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Hingga Juli Tercatat 268 Kasus DBD

Bangli (Bali Post) Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangli tahun ini hingga Juli mencapai 268 kasus. Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, Pemkab Bangli terus mengupayakan menekan angka kasus DBD melalui sejumlah program. Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi didampingi Kasi Pencegahan I Nyoman Sudarma, Selasa (1/8) kemarin, menyatakan jumlah kasus yang terjadi tahun ini mengalami Bali Post/nan penurunan yang cukup drastis dari periode yang sama tahun I Nengah Nadi 2016 yang mencapai 650 kasus. Untuk tahun ini, rincian jumlah kasus berdasarkan laporan di masing-masing puskesmas yakni untuk Puskesmas Bangli 99 kasus, Bangli Utara (16 kasus), Tembuku I (43 kasus), Tembuku II (18 kasus), Susut I (13 kasus), Susut II (33 kasus), Kintamani I (7 kasus), Kintamani II (5 kasus), Kintamani III (4 kasus), Kintamani IV (4 kasus), Kintamani V (16 kasus) dan Kintamani VI sebanyak 10 kasus. ‘’Kalau tahun 2016, total kasus DBD mencapai 1.250 kasus. Kita harap tahun ini kasus DBD di Bangli bisa menurun dari tahun sebelumnya. Dan sampai Juli ini belum ada yang sampai meninggal akibat DBD,’’ katanya. Dia menjelaskan, guna menekan kasus DBD di Bangli pihaknya telah melakukan berbagai upaya, yakni melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM). Langkah itu untuk memperpendek ruang gerak nyamuk untuk berkembang biak. ‘’Kita melakukan kegiatan penanganan kasus DBD secara terpadu. Salah satu yang paling efektif adalah PSM. Dan kita sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Selain itu, kita juga melakukan abatisasi atau pemberian bubuk abate,’’ ucapnya. Dijelaskannya, kalau ada laporan dari puskesmas maupun rumah sakit mengenai indikasi penularan DBD di lapangan, maka petugas dari puskesmas melakukan Penyelidikan Etemologi (PE). Setelah PE dilakukan, jika ditemukan jentik-jentik Aedes Aegypti dan masyarakat ada yang demam maka akan dilakukan fogging di daerah sekitar. ‘’Kita lakukan fogging setelah adanya kasus DBD. Kalau melakukan fogging tanpa adanya kasus, jadi kurang efektif. Di samping itu juga akan menimbulkan pencemaran. Jadi kita intinya tetap mengatensi pencegahan kasus DBD,’’ jelasnya. Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat agar rutin menggelar kerja bakti untuk memberantas sarang nyamuk. Langkah ini dinilai paling efektif untuk menekan kasus DBD. Dia juga mengingatkan, jika ada warga yang demam berkelanjutan supaya segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Pasalnya cuaca tidak menentu seperti saat ini akan sangat mempengaruhi penyebaran DBD. ‘’Kita tetap meminta kepada warga selain menjaga kebersihan lingkungan, mereka juga harus tetap menjaga kesehatan. Jangan sampai warga yang kena penyakit saja yang melakukan pembersihan lingkungan. Yang tidak sakit pun wajib ikut menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah kasus DBD,’’ tegas pria asal Rendang itu. (kmb41)

Realisasi Kunjungan Wisatawan

Masih di Bawah 500 Ribu Orang

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Bangli tahun ini sebanyak 1 juta orang. Namun hingga akhir Juli, realisasi kunjungan wisatawan baru mencapai 479.496 orang. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli, per akhir Juli, jumlah kunjungan wisatawan terbanyak yakni di objek wisata Batur, Kintamani yang mencapai 343.957 orang. Disusul kemudian objek wisata Penglipuran 120.140 orang, objek wisata Kehen 7.632 orang, objek wisata Bali Post/ina Terunyan 7.427 orang dan Wayan Bona objek wisata Penulisan 340 orang. Dari total 479.496 wisatawan yang berkunjung ke Bangli, wisatawan asing tercatat mendominasi sebanyak 286.619 orang. Sementara itu, dari Rp 22 miliar target pendapatan, yang sudah terealisasi hingga akhir Juli sebesar Rp 11.558.330.000. Dari lima objek wisata yang ada, Batur yang paling tertinggi menyumbangkan pendapatan dengan nilai Rp 9 miliar lebih, disusul Penglipuran Rp 2 miliar lebih, Kehen Rp 232 juta lebih, Terunyan Rp 130 juta lebih dan Penulisan dengan nilai Rp 10 juta lebih. Kabid Bina Objek Disparbud Kabupaten Bangli Wayan Bona, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan dengan capaian pendapatan yang sudah mencapai 52 persen per akhir Juli, pihaknya optimis pendapatan pariwisata tahun 2017 bisa terpenuhi sesuai target yang telah ditetapkan. Untuk mencapai target tersebut pihaknya pun mengaku akan meningkatkan upaya penataan sekaligus promosi. Diungkapkan Bona, belum maksimalnya capaian target pendapatan disebabkan beberapa hal. Salah satunya, penataan Kintamani yang belum tuntas. ‘’Selain penataan, banyaknya pedagang acung yang masih mengejar-ngejar wisatawan juga tidak menyebabkan wisatawan enggan berkunjung,’’ ujarnya. Ditambahkan Bona, pada tahun 2016 jumlah wisatawan yang ditargetkan berkunjung ke Bangli sebanyak 723.406 orang. Hanya saja realisasi kunjungannya hingga Desember tercatat 695.123 orang. Dari Rp 20 miliar target pendapatan yang ditetapkan, yang terealisasi hanya Rp 15 miliar lebih atau 79,56 persen. (kmb40)

Puluhan Hektar Padi di Kawan Diserang Tikus

Petani Terancam Gagal Panen Bangli (Bali Post) -

Puluhan hektar tanaman padi di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Bangli diserang hama tikus. Ganasnya serangan tikus membuat petani khawatir mengalami gagal panen. Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (1/8) kemarin, tanaman padi yang baru berumur 12 hari kini banyak yang mati akibat dimakan tikus. Serangan tikus hampir merata di setiap petak sawah petani. Berbagai upaya

dilakukan petani untuk menanggulangi serangan tikus namun tidak membuahkan hasil. Serangan tikus malah makin ganas. Klian Subak Tegallalang Sang Ketut Rencana mengatakan, serangan tikus

musim tanam tahun ini mulai marak sekitar sepekan lalu. Pihaknya sudah berupaya menanggulanginya dengan menebar racun, namun hal itu tidak membuat serangan tikus mereda. Rencana menyampaikan,

Bangli (Bali Post) – Ratusan warga di Dusun Alengkong Desa Songan Kecamatan Kintamani hingga saat ini belum bisa menikmati layanan PLN. Sulitnya medan yang diperparah dengan kondisi jalan yang rusak diduga menjadi kendala utama belum bisa dibangunnya jaringan listrik di wilayah tersebut. Kepala Dusun Alengkong Nengah Mandiasa, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan dari 227 kepala keluarga

(KK) yang tinggal di Alengkong, hanya sebagian kecil yang sudah menikmati listrik yang bersumber dari PLTS bantuan pemerintah. ‘’Jadi sebagian besar warga kami di sini masih belum menikmati listrik,’’ ujarnya. Mandiasa menjelaskan, untuk mengatasi persoalan itu pihak PLN sejatinya sudah mulai membangun jaringan listrik dengan memasang sejumlah tiang listrik berukuran 9 meter. Tiang listrik dipasang di gang-gang kawasan

setempat. Hanya saja pemasangan tiang listrik itu belum dilanjutkan dengan pemasangan tiang listrik berukuran panjang 12 meter di jalan umum. ‘’Tiang yang ukuran 9 meter sudah dipasang dua bulanan lalu. Tapi belum ada kelanjutan untuk tiang yang panjangnya 12 meter,’’ katanya. Menurut Mandiasa, belum terpasangnya tiang listrik tersebut kemungkinan disebabkan kondisi medan

Distribusi Rastra Periode Juli-Agustus

Pemkab Tunggu Tuntasnya Penyaluran di Terunyan Bangli (Bali Post) Pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) untuk Juli-Agustus belum bisa dilakukan. Pasalnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangli masih menunggu laporan dari Bulog terkait pendistribusian periode sebelumnya. ‘’Kita masih menunggu laporan dari Bulog terkait apakah pendistribusian Januari-Juni sudah semua disalurkan ke desa atau belum,’’ ungkap Kepala DPMD Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra, Selasa (1/8) kemarin. Menurut Riana Putra, pihaknya harus memastikan pendistribusian rastra sebelumnya sudah tuntas dilaku-

kan. Sebab jika beras yang disalurkan sebelumnya belum diambil warga, dikhawatirkan beras akan menumpuk di kantor desa. ‘’SPA tinggal kita buatkan. Tapi kita belum berani mengeluarkan SPA untuk pendistribusian rastra bulan Juli-Agustus-nya. Jadi kita masih menunggu laporan dari bulog. Kalau rastra sebelumnya sudah semuanya didistribusikan ke semua desa di empat kecamatan, baru kita akan keluarkan SPA lagi,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, untuk di Desa Terunyan, rastra baru bisa diambil per kemarin. Pasalnya, pada Sabtu lalu saat pihaknya melaku-

kan pengecekan ke desa, warga masih melakukan musyawarah untuk memverifikasi dan memastikan warga yang akan menerima rastra. Sementara itu, Juru timbang Bulog Bangli Gusti Putu Ngurah Arnaka juga mengakui, warga Desa Terunyan yang menerima rastra tersebut sudah mulai bisa mengambil rastra periode Januari- Juni. ‘’Iya hari ini (kemarin - red) warga Desa Terunyan yang menerima rastra sudah bisa megambil berasnya ke sini. Karena mereka menyatakan akan langsung mengambil beras kemari (Bulog - red),’’ jelas Anarka. (kmb41)

Bangli : 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

serangan tikut di subaknya bukan baru terjadi kali ini saja. Pada musim tanam sebelumnya serangan tikus juga sudah melanda kawasan subak setempat. Akibat serangan tikus, produksi gabah mengalami penurunan hingga 50 persen. ‘’Kalau serangan terus terjadi petani bisa gagal panen,’’ katanya. Atas kondisi ini, dia berharap instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian, Ket-

ahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli turun tangan untuk membantu petani. Pemerintah diharapkannya membantu memberikan racun tikus agar petani bisa serentak membasmi tikus. ‘’Selain itu saya juga berharap agar pemerintah menindaklanjuti program asuransi pertanian. Selama ini belum ada petugas asuransi yang turun ke lahan subak,’’ harap Rencana. (kmb41)

dan ruas jalan di Alengkong yang terjal dan rusak parah. Kondisi itu menyulitkan PLN untuk mengangkut dan memasang tiang. ‘’Sebenarnya di perbatasan Karangasem-Bangli sempat saya lihat ada tiangtiang yang ditaruh di pinggir jalan. Sudah hampir tiga mingguan. Kemungkinan tiang itu yang akan dipasang di Alengkong, tapi terhambat karena kondisi jalan yang rusak,’’ terangnya. Agar kerusakan jalan

tak terus menerus menjadi penghambat kegiatan pembangunan di Alengkong, pihaknya pun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terutama jalan rusak dari Banjar Bantas menuju Alengkong yang tergerus longsor Februari lalu. ‘’Dari informasi ke Dinas PU, katanya tahun ini akan diperbaiki. Sudah tender dan ada pemenangnya. Saya harapkan pengerjaannya bisa segera dilakukan,’’ harap Mandiasa. (kmb40)

Jalan Rusak Hambat Pembangunan Jaringan Listrik di Alengkong

Telepon Penting RSU Bangli

Bali Post/nan

DISERANG TIKUS - Lahan pertanian di Subak Tegalalang yang diserang hama tikus.

Bali Post/nan

RASTRA - Rastra di Gudang Bulog Bangli. Pendistribusian rastra Juli-Agustus akan dilakukan setelah penyaluran rastra periode Januari-Juni rampung.

Digelontor 2,5 Ton Bibit

Petani Subak Medilan Mulai Kembangkan Bawang Merah Bangli (Bali Post) – Petani di Subak Medilan Desa Tamanbali, Bangli kini tengah mencoba mengembangkan tanaman bawang di lahan sawah mereka. Hal itu menyusul digelontorkannya bantuan bibit bawang merah dari pemerintah. I Wayan Wanteh, petani yang juga sekaligus Bendahara Subak Medilan, Selasa (1/8) kemarin mengungkapkan, pengembangan bawang merah di lahan subak Medilan merupakan yang pertamakalinya. Usai menanam padi, petani di Subak Medilan biasanya mengisi lahan sawah mereka dengan menanam palawija seperti kedelai dan kacang tanah. Dijelaskan Wanteh, jumlah bibit bawang merah yang digelontorkan Pemkab Bangli melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) sebanyak 2,5 ton. Bibit bawang tersebut rencananya akan ditanam 27 petani di lahan sawah seluas 3 hektar. ‘’Sejauh ini, masih dalam tahap pengolahan lahan,’’ ungkapnya. Karena penanaman bawang merah ini masih dalam tahap percobaan, Wanteh pun tidak bisa memastikan bagaimana hasil panennya nanti. Sebagai petani pihaknya hanya bisa berharap hasil panen yang didapat bisa maksimal. Sebelum di Subak Medilan, penanaman bibit bawang merah, kata Wanteh, pernah dilakukan di Subak Baan Desa Tamanbali. Hanya saja dirinya tidak mengetahui bagaimana hasilnya. ‘’Harapan saya melalui penananam bawang merah ini lahan sawah yang selama ini terus ditanami padi bisa men-

jadi lebih subur,’’ katanya. Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Dinas PKP Kabupaten Bangli I Wayan Tagel Sujana membenarkan bahwa pada tahun ini pihaknya menggelontorkan bantuan bibit bawang merah ke Subak Medilan. Tujuan penggelontoran bibit bawang merah ini ke subak Medilan adalah untuk memperbaiki struktur tanah di subak setempat yang selama ini tingkat keasamannya tinggi karena terus ditanami padi. ‘’Di samping itu juga untuk memperbaiki pola tanam, dan memutus hama serta penyakit yang menyerang tanaman padi di sana,’’ terangnya. Selain Subak Medilan, tahun ini Dinas PKP juga menyalurkan bantuan bibit bawang merah ke Subak Medahan di Desa Bunutin, Bangli. Sementara tahun 2016 lalu, Dinas PKP menggelontor bibit bawang merah ke tiga subak, yakni subak Babaan di Desa Tamanbali, Subak Dukuh Prayu di Desa Bunutin dan Subak Penida di Desa Tembuku. Dibandingkan hasil panen di wilayah Kaldera Batur, hasil panen bawang merah di lahan sawah diakuinya kurang maksimal. Jika penanaman bawang dilakukan di lahan di Kaldera Batur, hasil panen yang bisa didapat 12-15 ton per hektar. Sementara di lahan sawah hanya Rp 8-10 ton per hektar. ‘’Tujuan pemberian bibit bawang merah ke subak ini, karena kita ingin bawang merah tidak saja dikembangkan di wilayah Kaldera,’’ kata Tagel. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

SOSOK

9

Pertanian Organik di Subak Kana, Panglan

Diproyeksikan Jadi Kawasan Wisata Edukasi KESADARAN masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, khususnya dengan mengkonsumsi makanan organik berangsurangsur meningkat. Peluang inilah yang kemudian dilirik sejumlah warga Banjar Panglan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Di kawasan Subak Kana, banjar setempat, sejumlah warga yang tergabung dalam Kebun Mai Organik Bali (KMOB) mengembangkan pertanian organik yang disinergikan dengan sektor pariwisata. Kawasan pertanian organik di subak ini pun diproyeksikan menjadi kawasan wisata edukasi.

Bali Post/nik

Bina Kerukunan Umat

GUNA membangun pemahaman tentang kemajemukan sejak dini, Pemkab Gianyar menggelar kegiatan taman nusantara dengan mengambil lokasi di SMPN 2 Sukawati, Selasa (1/8) kemarin. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu jembatan dalam membina kerukunan beragama di Kabupaten Gianyar. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Drs. I Made Suradnya menyampaikan keinginan membentuk kemampuan, watak dan karakter generasi muda yang beradab. Hal tersebut menjadi suatu keniscayaan dalam upaya menjaga keutuhan NKRI, terlebih negara ini terdiri dari multietnis, multiagama, adat dan istiadat. ‘’Sesuai kewenangan, untuk penanaman nilai ini kami menyasar siswa SMP,’’ katanya. Suradnya berharap kegiatan ini bisa membangun pengetahuan tentang penyebaran dan akulturasi agama yang ada di Gianyar. ‘’Yang terpenting membangun pemahaman bahwa keanekaragaman agama yang ada hanya merupakan sebuah jalan yang berbeda, namun menuju tujuan yang sama,’’ ucapnya. Pihaknya pun akan memberikan pengalaman praktis tentang tempat suci dari agama-agama yang ada di Gianyar. ‘’Saat hari terakhir kegiatan, kami akan mengajak para peserta untuk mengunjungi berbagai tempat ibadah yang ada di Gianyar. Kami ingin mereka mengetahui secara langsung bagaimana tempat ibadah dari agama lainnya sehingga muncul rasa saling menghormati dan menghargai,’’ tegas Suradnya. (nik)

Kasus Pembunuhan Nenek Uyut

Hasil Observasi RSJ Jadi Penentu

Gianyar (Bali Post) Aparat kepolisian hingga kini belum mengambil tindakan terhadap I Wayan Agus Arnawa alias Kolok yang membunuh buyutnya, Nenek Uyut. Hal ini lantaran aparat Polsek Payangan masih menunggu hasil observasi RSJ terhadap kondisi kejiwaan Kolok. Kapolsek Payangan AKP Gde Endrawan saat ditemui Selasa (1/8) kemarin, mengatakan pihak RSJ Bangli memerlukan waktu selama dua bulan untuk menyimpulkan hasil observasi. ‘’Belum genap dua bulan. Tapi sebentar lagi observasi seharusnya sudah keluar. Kami masih menunggu,’’ jelasnya. Kapolsek menerangkan, bila hasil observasi menyatakan Kolok mengalami gangguan jiwa, maka secara otomatis kasus ini akan di-SP3-kan. Kolok selanjutnya akan dikembalikan ke pihak keluarga di Banjar Margatengah, Desa Kerta, Kecamatan Payangan. ‘’Hanya saja kami sudah diwanti-wanti oleh warga setempat melalui prajuru adatnya bahwasanya warga banjar setempat menolak keberadaan Kolok di wilayah tersebut,’’ ucapnya. Ditegaskannya, warga sempat khawatir bila suatu saat Kolok kembali mengulangi perbuatannya. Terlebih pembunuhan terhadap nenek Uyut ini merupakan kasus kedua pascadirinya menganiaya ibu kandungnya. ‘’Masyarakat dengan tegas sudah menolak yang bersangkutan. Warga sangat ketakutan jika Kolok ini kembali bebas berkeliaran. Takut terjadi hal serupa,’’ jelasnya. Namun, jika hasil observasi menyatakan sebaliknya, maka kasus ini akan secepatnya dituntaskan agar segera bisa dilimpahkan ke kejaksaan. Endrawan pun menyatakan Kolok bisa terancam hukuman seumur hidup. ‘’Jika sembuh, bisa diproses. Baru jaksa mau P21. Bisa dijerat hukuman seumur hidup itu,’’ ungkapnya. (kmb35)

Pendiri sekaligus Ketua KMOB I Made Kamardiyana, Selasa (1/8) kemarin mengungkapkan, KMOB didirikan dengan tujuan memanfaatkan peluang sektor pertanian organik serta memenuhi keinginan masyarakat local, khususnya petani penggarap untuk mengelola pertanian organik. KMOB juga salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Desa Pejeng, dalam hal menjadikan kawasan Subak Kana sebagai sentra pertanian organik, tempat belajar pertanian dan lingkungan serta kawasan wisata edukasi. Menurutnya, kawasan Subak Kana berada dekat kawasan pariwisata Ubud, berlokasi di desa yang banyak menyimpan situs-situs purbakala dan memiliki panorama asri sehingga peluang pengembangan tourism farm terbuka lebar. Di KMOB pihaknya

mengembangkan tanaman hortikultura berupa sayuran dan buah-buahan di empat titik dengan luas kawasan 118 are dari total enam hektar areal Subak Kana. Masing-masing titik mengusung tema tersendiri. Sejumlah aktivitas pertanian bisa dilakukan wisatawan di KMOB. Misalnya membuat kompos, melakukan pembibitan tanaman, menanam, memanen hingga cooking class masakan tradisional Bali dan berbahan tanaman organik yang mereka petik sendiri. Pada intinya wisatawan diajak mengamati dan melakoni kehidupan masyarakat perdesaan yang hidup di sektor pertanian. Lebih lanjut Kamardiyana menjelaskan, pertanian organik dan wisata edukasi di kawasan Subak Kana masih perlu banyak pembenahan. Dari sisi fasilitas, kawasan ini masih

Bali Post/ist

PERTANIAN ORGANIK - Sejumlah anak belajar mengolah lahan pertanian organik di Kebun Mai Organik Bali, Banjar Panglan. lum lagi tantangan berupa alih fungsi lahan yang kian marak. Klian Banjar Dinas Panglan ini menyebutkan, tidak sedikit investor yang melirik kawasan subak setempat untuk dijadikan akomodasi pariwisata maupun kawasan permukiman. ‘’Masalah lainnya, produk turunan yang kita hasilkan seperti jus, sirup dan teh rosela masih susah diserap pasar karena ma-

syarakat masih banyak yang belum mengetahui manfaat produk organik. Tapi ini pelan-pelan kita coba buka dengan mengikuti event pertanian organik. Yang jelas, kendala pengembangan pertanian organik dan wisata edukasi itu memang lebih ke bagaimana mengubah mindset masyarakat terkait lingkungan,’’ jelasnya. (ded)

Kehilangan 700 Lebih Siswa

21 SMP Swasta Ancam Tak Ikut Perayaan Kemerdekaan Gianyar (Bali Post) -

Perhimpunan SMP Swasta se-Kabupaten Gianyar mengancam tidak ikut kegiatan Dinas Pendidikan Gianyar dalam menyambut bulan kemerdekaan. Kesepakatan ini dilatarbelakangi kekecewaan pihak sekolah saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Juni lalu, di mana 21 SMP swasta di gumi seni ini kehilangan 700 lebih siswa karena beralih ke SMP negeri. Kepala SMP Swasta Keramas I Wayan Sudira menyebutkan, hal ini terjadi akibat pemahaman keliru di Dinas Pendidikan Gianyar terkait Pergub PPDB. Menurut Sudira, pergub itu mencantumkan gelombang II PPDB untuk SMA/SMK, namun realisasinya malah dijadikan dasar untuk menggiring siswa yang awalnya mendaftar di SMP swasta beralih ke sekolah negeri. ‘’Ini pemahaman keliru di Gianyar. Oleh dinas khususnya Sekdis yang memandang pergub terakhir itu tentang PPDB SMP untuk membuka PPDB gelombang II,’’ ucapnya. Akibat gelombang II PPDB SMP yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Gianyar itu, banyak siswa yang sudah tercantum di SMP swasta memilih pindah ke SMP negeri di Gianyar yang berjumlah 22 sekolah. ‘’Kalau di sekolah saya sendiri kehilangan 66 siswa

karena pindah ke sekolah negeri. Dari awalnya 192 menjadi 126 siswa,’’ katanya. Sudira juga menuding kondisi ini terjadi lantaran DPRD Gianyar yang mendesak penambahan rombongan belajar (rombel) di sejumlah SMP negeri. Hal ini makin menambah angka kehilangan siswa yang dialami SMP swasta. Berdasarkan pendataan yang ia lakukan, seluruh SMP swasta di Gianyar total kehilangan 700 lebih siswa. ‘’Total sampai 700 lebih yang pindah dari swasta ke negeri. Bahkan ada sekolah swasta yang sampai tidak dapat murid seperti SMP Saraswati Sukawati. Ada pula SMP Tri Mandala Bedulu yang hanya dapat dua siswa,’’ bebernya. Sudira mengakui hal ini memicu keterpurukan bagi sekolah swasta. Alhasil perhimpunan SMP Swasta seGianyar pun sepakat melaporkan kasus ini ke Om-

budsman Republik Indonesia (ORI). ‘’Saya melapor ke ORI pada 11 Juli. Kemudian 18 Juli malah kami dipanggil ke kantor ORI untuk diperiksa,’’ ungkapnya. Kini Sudira bersama seluruh jajaran SMP swasta di Kabupaten Gianyar sepakat untuk tidak terlibat dalam kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan RI tahun ini meski pihaknya sudah menerima surat undangan dari Dinas Pendidikan Gianyar. ‘’Kami sepakat tidak ikut kegiatan di pemkab. Kami hanya merayakan 17 Agustus di sekolah masing-masing. Selain itu, bagaimana kami merayakan kegiatan di pemkab, itu kan butuh dana sementara siswa kami diambil,’’ keluhnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar Wayan Sadra mengungkapkan, saat PPDB Juni lalu di Kabupaten Gianyar terdapat 7.000 lebih calon siswa SMP, sementara kuota hanya 5.000

untuk SMP negeri. Dia mengaku berupaya agar sisa 2.000 siswa tersebut bisa mendapat sekolah negeri. ‘’Upaya ini didasarkan pada UU Nomor 20 Tahun 2003 bahwa warga negara berhak mendapat pendidikan bermutu. Sekarang berapa SMP swasta di Gianyar yang bisa memberikan pendidikan bermutu?’’ terangnya. Ia juga menjelaskan, keterbatasan sarana sejumlah SMP swasta di Gianyar, salah satunya masih menyewa lahan untuk sekolah menyebabkan biaya sewa dibebankan pada siswa. Hal ini jelas akan memberatkan siswa. ‘’Kalau kondisinya begini, bagaimana pendidikan bermutu bisa tumbuh? Terlebih sekarang di sekolah negeri serba gratis dengan mutu yang jelas. Orangtua mana yang tidak mau membawa anak di sekolah negeri, apalagi Gianyar sebagai Kota Layak Anak,’’ jelasnya. Berdasarkan kondisi tersebut, pihaknya pun menggelar PPDB gelombang II untuk bisa menampung 2.000 lebih siswa ke sekolah negeri. Dia pun mengakui hal ini membuat sekolah swasta kekurangan siswa. ‘’Kalau sekolah memang

memiliki kualitas, pasti siswa akan berbondong-bondong ke sana. Tidak peduli swasta ataupun negeri. Tetapi kalau kualitasnya kurang, ya siswa tidak boleh dilarang untuk memilih yang terbaik,’’ katanya. Selain itu pihaknya juga menambah rombel di sejumlah sekolah negeri. Sadra menegaskan, penambahan rombel tersebut sudah sesuai Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. ‘’Dalam Pasal 24 dan Pasal 25 itu, dijelaskan per tingkat kelas maksimal sebelas rombel sehingga seluruhnya 33 rombel. Sementara di sejumlah sekolah negeri di Gianyar saat ini paling banyak sembilan atau sepuluh rombel,’’ ujarnya. Sementara terkait puluhan SMP swasta yang sepakat tidak mengikuti perayaan bulan kemerdekaan, Sadra menegaskan, Dinas Pendidikan memiliki kewenangan mencabut izin operasional sekolah swasta. ‘’Silakan saja, nanti mereka bisa kami evaluasi. Seluruh biaya ujian dan bantuan lainnya bisa kita pending untuk mereka. Selain itu, kalau izin operasinya kami cabut, bagaimana?’’ tegasnya. (kmb35)

Nama Kapolres Dicatut, Lima Kadis Dimintai Uang

Bali Post/nik

PISAH SAMBUT - Kajari Gianyar Bayu Adhinugroho Arianto saat mengikuti upacara pisah sambut di Balai Budaya Gianyar.

Putra Jaksa Agung Resmi Nakhodai Kejari Gianyar

Gianyar (Bali Post) Bayu Adhinugroho Arianto, putra dari Jaksa Agung HM Prasetyo, kini resmi memegang komando Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar. Upacara lepas sambut antara Bayu Adhinugroho Arianto dengan Diah Yuliastuti yang kini menjabat sebagai Kajari Lamongan digelar di Balai Budaya Gianyar, Senin (31/7) malam. Bayu dalam sambutannya menyampaikan kebahagiaannya dapat bertugas sebagai Kajari Gianyar. Pria yang sebelumnya bertugas sebagai Koordinator Bidang Intelijen di Kejati Jakarta ini pun menyatakan akan segera menuntaskan sejumlah kasus. ‘’Kami akan melanjutkan kebijakan pejabat Kajari yang lama. Dan mohon dukungan moril, semoga selama bertugas di Kabupaten Gianyar nantinya dapat menerima kami sebagai keluarga besar,’’ katanya. Pergeseran pemegang komando Kejari Gianyar didasarkan pada Keputusan Jaksa Agung Nomor Kep-381/c/06/2017 tertanggal 16 Juni 2017. Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger mengatakan, para jaksa di Gianyar menyambut baik kedatangan Kajari baru. Pihaknya berharap penyegaran di tubuh pimpinan membuat Kejari Gianyar lebih baik. ‘’Kami tunggu perintah lanjutan dulu,’’ terangnya. Untuk diketahui, Bayu mengalami beberapa kali pergeseran posisi dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Dia sempat menjabat koordinator jaksa di Kejati DKI Jakarta. Sebelumnya Bayu menjabat Kasi Tipidum Kejari Bale Bandung dari 3 Februari 2014 hingga 13 Mei 2015. Bayu juga menjabat Kasubag Pembinaan Kejari Subang pada 13 Desember 2010 hingga 23 Desember 2011. Kasi Intelijen Kejari Cibinong juga sempat disandangnya pada 23 Desember 2011 hingga 3 Februari 2014. (kmb35)

memerlukan sejumlah sarana pendukung daya tarik wisata. Untuk membangunnya tidak bisa dilakukan sekaligus lantaran terkendala dana. ‘’Yang ada sekarang baru toilet, dapur, bale bengong. Kita berencana membangun rumah tradisional supaya wisatawan bisa menginap. Untuk sementara kita menyiapkan tempat kemah beserta tenda bagi wisatawan yang berkeinginan menginap,’’ kata pria yang telah mendapat sertifikat nasional sebagai Fasilitator Pertanian Organik Tanaman. Di sisi lain, pihaknya juga menghadapi kendala eksternal seperti kualitas lahan. Untuk beralih ke pertanian organik bukan hal mudah. Tanah pertanian yang telah terkontaminasi bahan kimia memerlukan penanganan dan waktu cukup lama agar bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian organik. Be-

AKBP Djoni Widodo Gianyar (Bali Post) Sejumlah kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemkab Gianyar mengadukan upaya penipuan via telepon oleh oknum tak dikenal. Ironisnya, kasus penipuan ini mencatut nama Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo. Tim Cyber Polda Bali pun

Bali Post/nik

dikerahkan untuk memburu pelaku yang diduga berada di luar Bali. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo baru mengetahui kejadian ini setelah dihubungi seorang kadis pada akhir pekan lalu. ‘’Saat itu usai shalat Jumat saya dikonfirmasi kepala dinas,

menanyakan saya di mana dan apa yang bisa dibantu,’’ ucapnya saat ditemui, Selasa (1/8) kemarin. Terkejut mendapat pertanyaan itu, Djoni Widodo pun balik mempertanyakan apa yang terjadi. Dari sanalah akhirnya terungkap bahwa nama Kapolres dicatut oleh orang tak dikenal untuk meminta sejumlah uang. ‘’Salah satu kepala dinas itu menyebut bahwa sebelumnya ia di SMS oleh seseorang yang ngaku Kapolres Gianyar. Beruntung bapaknya nelpon saya, jadi saya jelaskan tegaskan bahwa itu modus penipuan,’’ terangnya. Setelah itu, ternyata ada pejabat lain yang menerima telepon serupa. Total sekitar lima kadis yang meminta konfirmasi langsung atau pun lewat perwira di Mapolres Gianyar. Lima Kepala SKPD yang dihubungi pelaku, yakni Kadisparda, Kepala Kantor Pertanahan, Kepala Badan Kesbanglinmas, Ketua KPU dan Kepala Satpol PP Gianyar. Melalui telepon, pelaku meminta transferan uang dengan

besaran Rp 10 hingga Rp 15 juta. Dijelaskan Djoni Widodo, dari sejumlah pejabat itu ia hanya sempat bertatap muka dengan Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Agung Putra. Djoni Widodo pun menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi siapapun, terutama para Kadis untuk tujuan meminta dana. ‘’Untung para calon korban ini langsung konfirmasi untuk menanyakan kebenarannya. Jadi sejauh ini saya belum terima laporan ada sudah tertipu,’’ jelasnya. Dari keterangan para calon korban, total ada dua nomor handphone yang dipakai pelaku menelpon dan mengirim SMS atas nama Kapolres Gianyar. Terkait hal ini, Djoni Widodo sudah memerintahkan Kasat Reskrim melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan tim Cyber Polda Bali. ‘’Dua nomor itu sudah kami catat dan posisinya ada di Sulawesi. Kami curiga ini salah satu sindikat penipuan dari luar Bali,’’ ucapnya. Kapolres juga menegaskan akan lebih intens melakukan koordinasi den-

gan Unit Cyber Polda Bali, terutama untuk mengetahui keberadaan pelaku. ‘’Penipu ini cukup meresahkan. Apalagi Ketua KPU sempat diancam. Untungnya dikonfirmasi ke kami sehingga tidak sampai tertipu,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia mengakui, kejadian pencatutan nama ini bukan kali pertama dialaminya. Saat masih menjabat sebagai Kapolres Jembrana namanya sempat dicatut dengan modus serupa. Saat itu pelaku tengah menghubungi warga yang memang sedang memiliki perkara. ‘’Korbannya waktu itu Bendesa dan Klian Banjar,’’ bebernya. Dia pun mengimbau masyarakat, pengusaha dan pejabat di Kabupaten Gianyar agar tidak mengindahkan pesan maupun telepon yang mengatasnamakan dirinya yang meminta bantuan dana. Dia juga berpesan agar masyarakat segera mengkonfirmasikan kepada pihak kepolisian, jika menerima pesan yang tidak jelas dari seseorang yang tidak dikenal. ‘’Saya imbau supaya jangan mudah percaya,’’ tegasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Blangko E-KTP Kerap Macet

Ribuan Data PRR Belum Tercetak

Semarapura (Bali Post) Ribuan data rekaman e-KTP masyarakat Klungkung yang sudah masuk Print Ready Record (PRR) belum tercetak. Kondisi yang telah berlangsung bertahun-tahun ini sebagai imbas ketersediaan blangko yang kerap tersendat. Hal tersebut disampaikan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Klungkung Pande Anggarnata, Selasa (1/8) kemarin. Dijelaskan, berdasarkan data sampai akhir Juni lalu, jumlah data rekaman yang sudah masuk PRR mencapai 5.593 orang. Ini terkumpul sejak 2012 lalu. Menyikapi hal itu, pada Juni juga, pemerintah telah mengirimkan blangko ke dinas. Hanya jumlahnya sangat terbatas, yakni 2000 keping. Artinya masih ada 3.593 data yang belum bisa tercetak. “Blangko ini hanya diprioritaskan untuk yang PRR. Itu pun jumlahnya terbatas,” jelasnya. Kondisi demikian, diakui sering menuai komplain dari masyarakat. Namun, duduk persoalannya sudah langsung dijelaskan bahwa kewenangan pengadaan blangko ada di tangan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. “Banyak yang komplain, setahun rekam tapi belum jadi. Tugas kabupaten adalah merekam dan mencetak saja. Soal blangko, perangkat aplikasi dan jaringan adalah kewenangan pusat,” terang Anggarnata. Sementara itu, khusus untuk yang baru melakukan perekamanan atau belum masuk PRR, fisik e-KTP masih tetap digantikan dengan surat keterangan. Hal serupa juga diberlakukan untuk perubahan elemen data. Khusus untuk Juli saja, yang dikeluarkan mencapai 1.024 lembar. “Untuk penggunaan surat keterangan, masih diberlakukan. Itu fungsinya sama dengan e-KTP,” sebutnya. Menangani krisis blangko, Dinas sudah terus mengusulkan ke pemerintah pusat melalui pemprov. Diharapkan itu dapat terpenuhi dalam waktu dekat. “Target pusat adalah perekaman, bukan pencetakan. Meski begitu, pengadaan blangko sudah diusulkan setiap bulan,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, mengingat ketersediaan blangko pasang surut, untuk e-KTP rekam baru yang sudah tercetak akan dikirim ke desa setiap bulan. Hal ini sebagai langkah untuk mengurangi beban masyarakat. Selain pencetakan, disebutkan kebijakan e-KTP berlaku seumur hidup juga belum dipahami masyarakat maupun sejumlah lembaga atau instansi yang berkaitan dengan pelayanan publik. “Meskipun tercantum masa berlakunya habis, warga tidak perlu memperpanjang. Itu langsung berlaku otomatis. Bank misalnya, agar bisa juga memahami ini. Ini sudah disampaikan melalui surat edaran,” tandasnya. (kmb45)

Lampaui Target, Vaksinasi Anjing Tetap Digulirkan

Semarapura (Bali Post)Vaksinasi anjing melalui program massal di Kabupaten Klungkung yang bergulir sejak April hingga Juli telah mencapai target. Meski demikian, masih ada ribuan ekor anjing yang belum terjamah. Hal tersebut terkendala pemeliharaannya yang diliarkan. Guna mengantisipasinya, vaksinasi lanjutan pun digulirkan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida, Selasa (1/8) kemarin. Berdasarkan data terakhir, populasi anjing di Bumi Serombotan mencapai 14.475 ekor yang tersebar di empat kecamatan. Dari jumlah itu, 13.274 ekor ditargetkan mendapat vaksinasi massal sebagai upaya untuk antisipasi rabies. Sejak bergulir dari awal April hingga akhir Juli, yang berhasil tersasar mencapai 11.619 ekor, atau sekitar 87 persen. Masih ada 1.355 yang tercecer. “Memang ada yang belum tervaksin. Tapi kalau melihat capaian, itu sudah lampaui target,” jelasnya. Anjing yang belum tervaksin tersebar merata di seluruh kecamatan. Petugas kesulitan menjangkau karena pemeliharaannya diliarkan. Hal ini pun menjadi kendala rutin setiap pelaksanaan vaksinasi. “Anjing diliarkan masih jadi kendala. Sebelum pelaksanaan, kami sudah sosialisasikan,” jelasnya. Birokrat yang juga dokter hewan ini menyebutkan meski program massal secara jadwal sudah berakhir, namun pihaknya tetap melakukan penyisiran ke desa-desa. Hal ini pun tak hanya melibatkan petugas kabupaten, tetapi juga dibantu A-Team dari provinsi. Sasarannya diutamakan desa yang populasi anjingnya terbanyak belum tervaksin sebelumnya. “Kami tetap lakukan penyisiran sampai akhir tahun. Untuk sasarannya, akan dilakukan pemetaan dulu desa mana yang anjingnya belum tersentuh (vaksinasi-red) terbanyak,” terangnya. Sebagai upaya percepatan dan mengantisipasi munculnya rabies, masyarakat juga diharapkan proaktif memaksin anjingnya dengan datang langsung ke Dinas Pertanian. “Kami sangat berharap masyarakat proaktif memaksin anjingnya. Bisa bawa langsung ke dinas. Itu gratis,” tandasnya. (kmb45)

Pangdam IX/Udayana Tinjau TMMD di Desa Besan

Semarapura (Bali Post) Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 di Desa Besan, Dawan, Klungkung dengan membuat jalan menuju Pura Puncak Sari ditinjau Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, Selasa (1/8) kemarin, didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asops Kasdam IX/Udayana dan Aster Kasdam IX/Udayana. Pangdam disambut langsung Dandim 1610/Klungkung Letkol Kv. Jacob Janes Paty bersama perbekel dan masyarakat. Mayjen Komarudin mengatakan program ini sangat penting untuk masyarakat, baik mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan maupun meningkatkan ketahanan masyarakat. (kmb45)

Bali Post/sos

PANTAU - Pangdam IX/Udayana pantau TMMD ke99 di Desa Besan, Dawan, Klungkung, Selasa (1/8) kemarin.

Bali Post/sos

ABRASI - Kondisi Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan yang kena abrasi. Dari tahun ke tahun, dampaknya semakin parah.

Abrasi di Pantai Tegal Besar Makin Parah

Semarapura (Bali Post) -

Abrasi di kawasan pesisir Kabupaten Klungkung, salah satunya Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan semakin parah. Selain bangunan, hantaman ombak yang sangat besar juga mengikis lahan warga. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah pun diharapkan segera melakukan penanganan. Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (1/8) kemarin, gempuran ombak yang cukup keras tak hanya menggerus pasir, namun juga mengikis pondasi kolam renang bangunan vila hingga amblas. Selain itu, lahan kosong milik warga yang membentang cu-

kup luas juga turut menjadi sasaran. Salah seorang warga setempat, Nyoman Rumpig (65), menuturkan abrasi di pantai tersebut dari ke tahun semakin parah, panjangnya sekitar 2 kilometer. Lahan produktif juga turut tergerus

dengan luasan hingga mencapai hektaran. “Saya dari kecil hidup di sini. Dulu lahan ini sangat luas. Sekarang sudah tergerus,” tuturnya. Ombak di pantai itu, sambung dia sangat berbeda dengan pantai lain. Hantamannya lebih kuat sehingga

cepat menggerus lahan. Hal ini pun sangat sulit ditangani. Pemilik lahan hanya bisa pasrah. “Ombak di sini sangat besar. Kami berharap bisa segera ada penanganan dari pemerintah,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Gusti Nyoman Supartana, mengungkapkan abrasi di pantai tersebut tergolong parah. Penanganannya sudah

diusulkan setiap tahun ke Balai Wilayah Sungai BaliPenida selaku pemilik kewenangan. Hanya itu belum bisa teralisasi. “Usulan sudah sering disampaikan. Anggaran untuk itu sangat besar. Yang sudah dapat penanganan ada di Nusa Penida. Kalau menghandalkan anggaran daerah juga sulit karena kecil. Itu hanya untuk program yang tertuang dalam RPJMD,” katanya. (kmb45)

Wujudkan Lingkungan ”Clean and Green”

Bupati Suwirta Gulirkan Program Berburu Sampah BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berburu sampah plastik di sejumlah pantai di Klung-

kung Daratan, Selasa (1/8) kemarin. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab dalam mewujudkan lingkungan clean and green, di samping

Bali Post/ist

BERSIH-BERSIH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersih-bersih di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan, Selasa (1/8) kemarin.

untuk menyambut peringatan hari Kemerdekaan RI ke-72. Aksi bersih-bersih salah satunya dilakukan di Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Di lokasi itu, Bupati Suwirta tanpa ragu mengais dan mengambil sampah plastik yang sudah bercampur kotoran serta sampah organik yang sudah membusuk tanpa menggunakan sarung tangan. Selain kiriman saat gelombang tinggi, sampah tersebut juga ada yang sengaja dibuang masyarakat setempat akibat belum memiliki Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di desa. Aksi Bupati yang demikian memantik keinginan para ASN yang sebelumnya terkesan risih untuk langsung ikut memungut sampah. “Jika tidak dikomandoi seperti ini mereka (para pegawai - red) itu tidak akan ikut bergerak mengambil sampah,” ujar Suwirta. Sampah

yang terkumpul akan dibawa ke workshop Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung untuk dipilah dan kemudian dibawa ke Bank Sampah. Bupati asal Nusa Ceningan ini menegaskan, gebrakannya itu sebagai awal sebelum pada pertengahan Agustus akan diselenggarakan aksi massal perburuan sampah plastik. Aksi ini akan melibatkan seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung, mulai dari krama banjar, siswa, pegawai ASN sampai pihak swasta. “Banyaknya volume dan sulitnya penanganan sampah, utamanya plastik yang dihasilkan dari berbagai produk makanan dan minuman memerlukan sebuah aksi yang masif dan serentak untuk menanggulanginya, maka dari itu seluruh komponen masyarakat Klungkung akan kita libatkan pada aksi perburuan sampah

plastik massal pertengahan Agustus nanti,” sebutnya. Selain melalui gerakan itu, penanganan sampah sudah dilakukan melalui sosialisasi pendirian bank sampah dan TPST, pembuatan ecobrick, dan terakhir dengan menjalin kerja sama antara para produsen produk makanan minuman dan industri yang menghasilkan sampah plastik. Guna memaksimalkan hal itu, perlu keterlibatan seluruh komponen masyarakat secara berkelanjutan. “Saya harap seluruh masyarakat ikut bergerak dalam aksi ini, dan tidak berhenti di situ saja, namun terus berlanjut secara rutin,” ujarnya. Di tempat terpisah, yakni di Pantai Klotok, Wakil Bupati Made Kasta juga memimpin ratusan ASN melakukan aksi perburuan sampah plastik, selain di Pantai Lepang dan Pantai Goa Lawah. (ad073)

Cerita si Tukang ”Bade”

Kebanjiran Pesanan, Pembuatan Tetap Tak Abaikan Pakem NGABEN massal telah menjadi rutinitas masyarakat Hindu, khususnya di Bali. Upacara yang pada umumnya berlangsung lima tahun sekali ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi pembiayaan. Saat upacara ini tiba, perajin bade pun kebanjiran pesanan. Seperti yang dialami pembuat bade, Made Medal (35), warga Desa Tusan, Banjarangkan. Meski terbilang kewalahan, ia tetap mengerjakan bade sesuai pakem yang ada. Memasuki Juli hingga Agustus ini, masyarakat Hindu di Bali banyak yang menggelar upacara pitra yadnya berupa ngaben massal. Persiapan tak hanya berupa banten berbagai jenis yang pembuatannya tergolong rumit. Namun juga sarana yang tak kalah penting berupa bade dan petulangan. Tak semua orang mampu membuat itu. Prosesnya yang rumit tak hanya membutuhkan semua kesabaran. Oleh sebab itu, tak sedikit yang harus membeli. Salah satunya di Desa Takmung, Banjarangkan. Saat dikunjungi, Selasa (1/8) kemarin, tempat penjualan ini nampak sederhana. Bangunannya semipermanen. Di dalamnya terlihat disesaki petulangan berupa lembu. Tingginya tiga setengah meter. Ukurannya juga cukup besar. Lebih besar dari lembu asli. Dengan balutan kain beludru hitam, pada lehernya dihiasi badong dengan ukiran patra yang bercorak khas Bali. Kepalanya pun dihiasi gelungan berwarna emas. Sungguh terlihat indah. Terlihat layaknya lembu sungguhan. Di sebelahnya juga nampak bade setinggi lima meter. Dengan warna merah nampak indah berpadukan dengan ukiran berwarna emas. Di tengah peman-

dangan itu, terlihat sang pemilik, Made Medal, tengah sibuk menempel ukiran berbahan kertas. Satu per satu bagian diperlihatkan secara detail. Satu pun tak dibiarkan lepas. Di tengah kesibukannya itu, ia tak sungkan untuk bercerita. Musim ngaben ini menjadi sumber rezeki baginya. Bagaimana tidak, pesanan terus datang mengalir. Tak hanya dari Klungkung daratan, tetapi juga dari Nusa Penida, Gianyar dan Bangli. Tak jarang ia dan teman-temannya dibuat lembur supaya pesanannya cepat selesai. “Pesananan lumayan banyak. Kerja sering lembur. Harus kejar waktu,” tuturnya. Kurun waktu dua bulan, pria dua anak ini mengaku mendapat pesanan hingga sepuluh pasang bade dan petulangan. Itu dari berbagai ukuran. Untuk ukuran

besar, satu pasang bisa diselesakaikan satu minggu. Bahkan jika ada pemesan yang membutuhkan lebih cepat, bisa tuntas lebih singkat dari itu. “Harga jual tergantung ukuran. Tapi untuk yang standar, kisaran Rp 30 juta,” katanya. Meski harganya tergolong fantastis, ia tak langsung berbangga hati. Nominal itu dinilai sepadan dengan jerih payahnya. Pesanan yang mengalir deras dan dikejar waktu tak menjadikan pria asal Desa Tusan, Banjarangkan ini mengabaikan kualitas karyanya. Seluruhnya masih mengacu pada pakem yang ada, salah satunya dari segi ukuran dan bentuk untuk masing-masing soroh. “Tetap mengacu pada pakem. Itu wajib. Tidak ada perubahan meski pesanan cukup banyak,” pungkasnya. (sos)

Bali Post/sos

BADE - Usaha pembuatan bade di Desa Takmung, Banjarangkan.


Rabu Wage, 2 Agustus 2017

BULELENG

11 Berpotensi Tambah PAD

Pansus Sepakat Percepat Penetapan Perda Tera Ulang

Singaraja (Bali Post) – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tera Ulang terus digenjot. Panitia khusus (pansus) yang ditugaskan membahas regulasi ini sepakat untuk mempercepat agar dalam waktu dekat ini perda ini bisa ditetapkan. Retribusi tera ulang ini memiliki potensi tinggi untuk menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bali Post/ist

SABU-SABU – Satnarkoba Polres Buleleng menangkap pemakai sabu-sabu asal Dusun Paneraga, Desa Patemon, Kecamatan Seririt.

Pemakai Narkoba Ditangkap

Singaraja (Bali Post) – Pemakai narkoba asal Dusun Paneraga, Desa Patemon, Kecamatan Seririt berhasil ditangkap jajaran Satuan Narkoba Polres Buleleng, Kamis (27/7) lalu pukul 19.45 Wita. Tersangka Made SJ alias Tengkig (42) ditangkap karena menyimpan satu paket narkoba jenis sabusabu seberat 0,05 gram bruto atau 0,04 gram neto. Selain itu, tersangka juga kedapatan menyimpan pipet dan botol minuman yang diduga kuat sebagai alat untuk mengisap barang haram tersebut. Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP Ketut Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebut bahwa tersangka diduga menyimpan narkoba.

Setelah diselidiki dan polisi sendiri sedang memburu target operasi (TO) pemakai narkoba di wilayah Seririt, ternyata memang benar tersangka menyimpan satu paket narkoba tersebut. Saat diperiksa, polisi tidak menemukan barang bukti yang dibawa oleh tersangka. Polisi tidak kehilangan akal, kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Alhasil, satu paket sabu-sabu bersama alat isap berupa pipet, botol minumen, korek api, dan rokok berhasil ditemukan. Barang bukti ini tersimpan di dalam kamar anak tersangka. “Ini modus baru karena paket sabu-sabu disimpan dengan kotak kayu dan ditaruh di kamar anaknya. Setelah kami periksa satu paket sabu, alat isap, dan perlengkapan lain langsung kami sita dan tersangka kami amankan untuk

proses lebih lanjut,” katanya. Menurut AKP Adnyana Tunggal Jaya, tersangka merupakan pemakai yang mendapat pasokan narkoba dari seorang pengedar dari daerah Denpasar. Transaksi dari pengedar ke pemakai ini dilakukan dengan sistem tempel dan begitu barang diterima, pemakai langsung mentransfer pembelian sabu melalui rekening bank. Untuk mengembangkan pengedarnya dan memburu pemakai lain di wilayah Seririt dan sekitarnya, polisi masih melakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. “Kalau pasokan dari pengedar di Denpasar dan pemakai baru ini yang kita tangkap dan kami akan kembangkan terus untuk menangkap pemakai lain, sehingga mengungkap jaringan mana yang menjadi pemasoknya,” jelasnya. (kmb38)

Demikian terungkap saat pansus menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) di ruang rapat Komisi III DPRD Buleleng, Selasa (1/8) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Pansus Ketut Masdana. Sementara eksekutif diwakili Kepala Disdagprin Ketut Suparto. Anggota pansus Putu Tirta Adnyana menyatakan, Buleleng yang sudah membentuk Disdagprin memiliki kewenangan untuk melakukan tera ulang, setelah sebelumnya dikendalikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Menyusul pelimpahan kewenangan itu, Disdagprin memiliki sarana dan prasarana (sarpras) dan juga sumber daya manusia (SDM). Hanya, dukungan ini belakangan tidak efektif karena justru regulasi yang dipakai acuan dalam tera ulang belum dimiliki oleh pemkab. Atas kondisi ini, politisi asal Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ini mendorong rancangan perda ini segera ditetapkan menjadi perda.

Dengan demikian, aturan main terutama menyangkut pungutan retribusi tera ulang ini ditetapkan, sehingga sasaran akhir daerah memiliki sumber PAD yang baru. Di samping itu, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi disiplin menggunakan timbangan yang rutin ditera ulang. Takaran pada setiap transaksi jual beli sesuai standar dan menghindari kecurangan yang merugikan konsumen itu sendiri. “Alat, SDM, dan kewenangan kita sudah punya tapi aturannya justru belum ada. Ini saya kira sudah terlambat. Sekarang, draf rancangan perdanya sudah masuk dan kita dorong agar dalam waktu dekat ini pembahasannya kelar dan aturan main yang disusun pemerintah segera berlaku,” katanya. Selain potensi penerimaan retribusi tera ulang di daerah sendiri, kader Partai Golkar Buleleng ini menyatakan, potensi yang lebih besar berasal dari kabupaten lain di Bali. Hal ini karena unit tera ulang di bawah Disdagprin Buleleng

Bali Postmud

Bali Post/mud

Putu Tirta Adnyana

Ketut Suparto

bisa melayani tera ulang dari kabupaten lain yang sekarang belum memiliki unit tera ulang. Untuk itu, dirinya semakin optimis, jika Buleleng serius mengelola, maka PAD dari retribusi dari tera uang ini akan memberikan tambahan PAD yang signifikan. “Potensinya bukan di daerah kita saja, tapi di kabupaten lain akan memakai unit tera ulang ini, sehingga regulasi ini penting segera disahkan, sehingga peluang itu bisa digarap dan saya yakin akan mampu menambah PAD,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Disdagprin Ketut Suparto mengatakan, secara umum drafnya sudah mendekati sempurna. Namun, masih perlu kajian dan penyesuaian terkait nilai retribusi yang akan diatur. Ini karena nilai retribusi sejak dikelola Pemprov Bali perlu

dikaji dan disesuaikan dengan acuan regulasi di atasnya. “Secara prinsip rancangan sudah sempurna. Kami belum bisa sampaikan nilai retribusi tera ulang dan ini masih dikaji agar tidak bertentangan dengan regulasi di atasnya,” jelasnya. Ranperda CSR Selain ranperda tera ulang, pansus juga sibuk membahas rancangan perda tentang Corporate Social Responsibility (CSR). Regulasi ini juga tidak kalah penting dan urgen untuk diterapkan dalam menata kembali penyaluran CSR perusahaan untuk mendukung pembangunan di Bali Utara. Hal ini karena dukungan perusahaan untuk pembangunan terkesan tidak terarah karena tidak terkelola dengan baik. (kmb38)

Bulfest ’’The Power of Buleleng’’

Hari Ini Ratusan Penabuh Baleganjur Pemuda Dituntut Miliki Jiwa Kepemimpinan, Pentas di Panggung Utama Cerdas, Kreatif, dan Inovatif Hadapi Era Global

Singaraja (Bali Post) – Generasi muda dituntut memiliki jiwa kepemimpinan yang cerdas, kreatif, dan inovatif di tengah era globalisasi saat ini. Sehingga kepemimpinan sebuah institusi oleh pemuda memiliki dampak yang besar terhadap pembangunan peradaban di tanah air. Hal ini bisa diwujudkan dengan menerapkan pembelajaran dan pelatihan kepemimpinan yang memadai. Demikian pandangan akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd. saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan serangkaian HUT KNPI Kabupaten Buleleng, beberapa waktu lalu di Singaraja. Wakil Rektor II Undiksha ini mengatakan, adanya regulasi elegan estafet kepemimpin guna mempertahankan, mengisi dan menghasilkan kemerdekaan Indonesia seharusnya tidak dipandang sebelah mata sehingga membuat para pemuda memiliki semangat ekstra untuk memperbaiki sistem peradaban bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Pada situasi ini, peran pemuda menjadi harapan bangsa, dengan jiwa kepemimpinannya mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi dalam menghadapi era globalisasi dan di era-era selanjutnya. “Sebagaimana sebuah ungkapan menyatakan ‘Pemuda Hari Ini Pemimpin Hari Esok’. Baik buruknya sebuah negara tergantung dari sikap generasi mudanya, sehingga generasi muda perlu memiliki jiwa kepemimpinan yang cerdas, kreatif, dan inovatif,” katanya. Menurut Lasmawan, kaum muda adalah sosok yang vital di tiap-tiap perubahan, sebab

Bali Post/kmb38

DIALOG KEBANGSAAN – KNPI menggelar dialog kebangsaan serangkaian HUT KNPI Buleleng tahun 2017, beberapa waktu lalu. pemuda berjalan menggunakan idealisme dan moral ketika mencermati problem yang ada, untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan negara, karena pemuda merupakan tulang punggung bangsa di masa mendatang. Peran Pemuda di era globalisasi untuk kejayaan Indonesia sangat mendesak dimulai sekarang ini dan tidak ada jalan lain selain kembali ke Pancasila. Di tengah peran sentral itu, tantangan generasi muda di era global, terpolarisasi ke dalam lima kelompok seperti, perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi, radikalisme, degradasi moral dan nilai diri, komunitas, dan bangsa. Selain itu, memudarnya peran orang tua dalam pendidikan nilaimoral sosial dan kebangsaan. Untuk itu, pihaknya mengusulkan strategi mengeliminasi pengaruh negatif di kalangan generasi muda adalah meningkatkan pendidikan agama secara formal nonformal. Dan, memasukkan materi bela negara secara eksplisit dalam kurikulum sekolah. Meningkatkan serta memperluas kegiatan-

kegiatan kepemudaan yang positif. Meningkatkan peran orang tua dalam perkembangan generasi muda dan penegakan hukum dan pilar-pilar konstitusi secara komprehensif dan berkelanjutan. “Saya kira dengan upaya bersama tantangan kepemudaan di negara kita ini bisa ditangani dan pemuda bisa melaksanakan fungsinya yang sudah dikenal sangat sentral dalam pembangunan Bangsa,” jelasnya. Sementara itu, Ketua KNPI Buleleng I Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par. mengatakan, dalam rangka mencapai tujuan pembangunan bangsa dan kemajuan masyarakat, salah satu wadah yang tersedia adalah organisasi kemasyarakatan dan pemuda yang memiliki tujuan mendukung tercapainya tujuan bangsa dan negara. Selain itu, pemuda yang aktif dalam organisasi perlu mengajak pemuda dan masyarakat yang lain untuk berperan aktif, sehingga di masa yang akan datang lahir pemimpin-pemimpin berkarakter, bermoral dan memiliki kemampuan intelektualitas yang tinggi. (kmb38)

PEMKAB Buleleng untuk kelima kalinya menggul i rkan event Buleleng Festival (Bulfest). Kali ini Bulfest mengusung tema ‘’The Power of Buleleng’’. Rencananya Bulfest dibuka Rabu (2/8) hari oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisiata I Gede Pitana. Tercatat 20 sekaa Ngoncang dan sekitar 850 penari dan penabuh Baleganjur akan pentas secara massal untuk menandai pembukaan Bulfest rintisan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) tersebut. Tradisi ngoncang dan baleganjur ini merupakan sebagian kesenian di Buleleng yang eksis dan menjadi ‘’kekuatan’’ Bali Utara dalam melaksanakan kebijakan pembangunan. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Bulfest yang juga Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Putu Tastra Wijaya dalam jumpa

pers, Selasa (1/8) kemarin. Lebih jauh Tastra mengatakan, sejak digulirkan Bulfest merupakan event sebagai media promosi pariwisata dan penggalian warisan kesenian dan budaya di Buleleng. Selain itu, event yang kini sudah menjadi calendar of event ini sebagai hiburan untuk masyarakat dan menciptakan perluasan pasar terhadap produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun resep kuliner tradisional khas Buleleng. Sesuai tema di mana ‘’kekuatan’’ pada seni dan budaya asli di Buleleng akan dipertontonkan mulai 2 hingga 6 Agustus 2017 mendatang. Ritual ngoncang dan baleganjur massal ini merupakan warisan kesenian dan tradisi yang masih eksis dan diyakini memiliki ‘’kekuatan’’ bagi Buleleng melanjutkan pembangunan di Bali Utara. Ngoncang sendiri warisan budaya agraris yang memi-

NGONCANG – Parade Ngoncang dan Balagenjur akan membuka Bulfest, Rabu (2/8) hari ini.

liki filosofi yang beragam mulai dari penolak bala ketika terjadi gernaha, alat komunikasi saat terjadinya bencana alam, hingga rangkaian upacara agama dan upacara yadnya. Untuk itu, dalam Bulfest ritual ini dipentaskan secara massal, sehingga maknanya dipahami oleh masyarakat luas dan sekaligus menjadi potensi budaya yang menunjang daya tarik wisatawan. ‘’Ngoncang dan balagenjur ini dua dari sekian banyak warisan seni dan budaya yang memiliki kekuatan untuk kita pertontonkan pada Bulfest ini, sehingga keberadaannya tetap lestari dan menjadi atraksi penunjang pengembangan wisata di daerah kita,’’ katanya. Selain dua kesenian itu, lanjut Tastra, Bulfest juga akan menampilkan kesenian hasil rekonstruksi Janger yang dimainkan oleh Sekaa Janger Saraswati Desa Menyali Kecamatan Sawan. Janger yang satu ini keberadaannya terancam punah karena kalah bersaing dengan penampilan seni Janger modern sekarang ini. Untuk itu, hasil rekonstruksi ditampilkan, sehingga sasarannya bisa dikenal dan ke depan seni ini bisa dinikmati dan terlebih memiliki nilai sejarah karena kelahirannya pada masa penjajah Belanda. Kesenian eksprimental dengan kolaborasi antara seni wayang dan bonders dibawakan oleh Sanggar Sunari Bajra dan Dalang Sambroli mengangkat judul ‘’Ijah-Ijah’’. Drama klasik, drama inovatif hingga pentas teater juga diberikan

ruang dalam arena Bulfest tahun ini. Sementara itu, kesenian luar daerah berupa tarian Betawi yang dipertontonkan Laboratorium Tari Indonesia dari Jakarta. Cak kolosal juga akan pentas, sehingga dipastikan akan menambah semarak hajatan Bulfest tahun ini. Sementara untuk hiburan musik modern, sejumlah grup band lokal Buleleng juga diberikan kesempatan untuk menyapa penggemarnya dan untuk menambah kemeriahannya sederet artis nasional juga datang ke Buleleng. Artis itu seperti Rizki Febrian Endank Soekamti, dan grup band Kotak. ‘’Persiapan sudah mendekati final, sehingga besok (Rabu 2/8) Bulfest siap dibuka dan kami optimis kemasan Bulfest tahun ini lebih baik dari event yang sama ditahun sebelumnya,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Nyoman Sutrisna mengatakan, hingga Bulfest kelima kali pemerintah pusat sudah memfasilitasi dan mendukung Bulfest sebagai calendar of event. Pemerintah pusat selama ini telah memasukkan Bulfest dalam agenda promosi wisata ke beberapa negara di Asia Tenggara. Tak sampai di situ, gelaran Bulfest sudah masuk dalam promosi wisata di maskapai penerbangan di Tanah Air. Dengan perhatian itu, Sutrisna optimis ke depan, gelaran Bulfest dapat mendongkrak kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara datang ke Buleleng. (ad077)


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Eksekusi Rumah di Dauhwaru Dijaga Ratusan Polisi

Negara (Bali Post) Eksekusi tanah dan rumah di Jalan Irian, Lingkungan Menega, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, dijaga ketat aparat kepolisian, Selasa (1/8) kemarin. Ratusan personel dari jajaran Polres Jembrana dan Polsek Negara yang dipimpin Wakapolres Jembrana Kompol Wimboko turun mengamankan proses eksekusi. Sebelum pelaksanaan eksekusi perkara antara I Ketut Ardiasa sebagai pemohon melawan I Ketut Suantra selaku termohon, sempat diawali dengan mediasi di Kantor Lurah Dauhwaru. Namun, akhirnya sesuai penetapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Negara nomor: 05/Pdt.Eks/2016/PN Nga tanggal 4 Juli 2017, pelaksanaan eksekusi dilakukan dengan memberikan kesempatan mengosongkan perabot rumah. Pihak PN Negara selanjutnya memasang papan

pemberitahuan terkait eksekusi. Pelaksanaan eksekusi yang turut dihadiri Lurah Dauhwaru, Ida Bagus Surya Darma ini berjalan kondusif. Sementara itu, pihak kuasa hukum termohon, Johanes Budi Raharjo, mengatakan pemohon menghormati pelaksanaan eksekusi ini. Namun, menurutnya lelang masih cacat hukum lantaran pinjam-meminjam antarperseorangan. Bukan lembaga perbankan, apalagi kliennya mendapatkan bunga cukup banyak dari pokok pinjaman. “Kita terima eksekusi ini, tapi gugatan masih jalan,” terangnya. Panitera PN Negara R Tri Indiar Putranta usai pelaksanaan eksekusi mengatakan eksekusi ini merupakan permohonan pemenang lelang terhadap tanah dan bangunan I Ketut Ardiasa. Awalnya merupakan perkara utang-piutang antara termohon Suantra dengan orang yang dipinjami hingga

tahap kasasi. Namun, ditolak dan selanjutnya tanah tersebut dilelang dan dimenangkan Ardiasa. Harga jual lelang senilai Rp 320 juta. Karena tanahnya hanya separuh atau sekitar 260 m2 dari total seluruh rumah, maka pihak termohon selanjutnya diminta untuk mengosongkan rumah yang dieksekusi. Petugas dari PN Negara ikut membantu mengangkut barang-barang dan dipindahkan ke bangunan di belakang. “Akses jalan (garasi) itu satu-satunya ke bagian rumah di belakang, karena itu kita libatkan lurah untuk solusinya,” ujar Tri Indiar Putranta. Sebelum dilakukan eksekusi, pihak PN menerbitkan surat peringatan (anmaning). Pertama, anmaning no 05/pdt.eks/2016/ PN.Nga pada 7 Juni 2017 dan kedua, No 14/ Pdt eks/2016/PN.Nga tanggal 14 Juni 2017. (kmb26)

Bali Post/olo

TERJARING OPERASI – Sejumlah duktang yang terjaring operasi kependudukan pasca-arus balik di Delodberawah, Selasa (1/8) kemarin.

Puluhan Pelayan Kafe Terjaring Operasi Yustisi

Negara (Bali Post) Puluhan pelayan kafe di kawasan wisata Delodberawah, Selasa (1/8) kemarin terjaring operasi yustisi. Operasi yang menyasar sejumlah rumah kos dan kafe ini mendapati banyak penduduk pendatang (duktang) yang belum melengkapi SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara). Sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Penyelenggara Administrasi kependudukan, para duktang yang menetap dan bekerja di Jembrana harus melengkapi SKTS yang diurus di kecamatan. Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana Made Tarma usai operasi mengatakan sedikitnya ada 29 orang yang kos dan tinggal di mes kafe belum mengantongi SKTS. Bahkan empat di antaranya tidak membawa KTP, hanya surat keterangan dari tempat asal. Guna didata

dan diberikan pembinaan mereka selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk membuat SKTS selama 15 hari. Selanjutnya, para pelanggar kependudukan ini juga dikenai denda Rp 50 ribu per orang. Dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 18

Tahun 2012 tentang tata cara pendaftaran penduduk warga negara Indonesia tinggal sementara di Jembrana, pengurusan dipermudah. Selain SKCK, para pemohon disyaratkan memiliki surat keterangan kerja dari daerah asal. Dari 29 orang yang terjaring, sebagian besar bekerja

Negara (Bali Post) – Pohon perindang di Jalan Gunung Agung, Kelurahan Loloan Timur, Selasa (1/8) kemarin tumbang hingga menimpa warung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun warung yang baru direnovasi itu mengalami banyak kerusa-

kan. Pohon jenis santen itu tumbang hingga akarnya tercabut. Belum diketahui pasti penyebab pohon itu tumbang. Salah seorang saksi, Nur Niba (40), pedagang sate ayam di dekat lokasi mengatakan pohon itu ambruk sekitar pukul 11.30 Wita. Pa-

dahal saat itu tidak ada angin kencang, tapi tiba-tiba roboh begitu saja ke arah timur atau bangunan warung. Saat kejadian, warung masih sepi pembeli. Baru ada dua karyawan di dalam warung. Kedua orang tersebut berhasil menyelamatkan diri saat pohon tumbang.

sebagai pelayan di kafe di Delodberawah. 10 di antaranya berasal dari Bandung dan sisanya dari Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara. Ditambahkan Tarma, operasi ini dilakukan untuk mengetahui berapa penambahan duktang pasca-arus balik pada bulan lalu. “Operasi ini tetap kita lakukan, sebelumnya di Gilimanuk (Kecamatan Melaya) sekarang di Mendoyo. Terus kami lakukan untuk penegakan perda kependudukan dan terciptanya stabilitas keamanan di Jembrana yang kondusif,” pungkasnya. (kmb26)

Pohon Tumbang Timpa Warung

Bali Post/olo

POHON TUMBANG – Pohon Santen yang tumbang dan menimpa bangunan warung di Ketugtug, Loloan Timur, Kecamatan Negara, Selasa (1/8) kemarin.

Pengelola warung, Gorbi (26), warga Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara memperkirakan kerugian yang dideritanya mencapai Rp 40 juta. Sebab, warung tersebut baru saja direhab. Selain atap, sejumlah barang di dalam warung juga rusak tertimpa ranting pohon. Petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jembrana langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon. Sementara itu, Camat Jembrana IGP Anom Saputra saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) terkait kejadian tersebut. (kmb26)

Bali Post/olo

EKSEKUSI – Eksekusi rumah di Jalan Irian, Menega, Dauhwaru dijaga ketat ratusan aparat kepolisian, Selasa (1/8) kemarin.

Moratorium CPNS, Komisi A Dorong Pemkab Surati Menteri PAN-RB

Negara (Bali Post) – Mula i t a hun ini kom posisi guru SD berstatus PNS dengan non-PNS berbanding jauh. Bahkan di beberapa SD, hanya ada satu atau dua guru yang berstatus PNS. Dengan demikian, dalam beberapa tahun ke depan akan semakin berkurang, mengingat banyak yang pensiun. Kondisi ini menjadi perhatian para legislator di Jembrana. Dalam rapat kerja (raker) Komisi A DPRD Jembrana dengan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dikpora), Selasa (1/8) kemarin disinggung terkait kekurangan guru PNS. Wakil Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Putu Dwita saat ditemui usai raker mengatakan pokok pembahasan terkait pengangkatan guru abdi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Jasmani (Penjas) menjadi guru kontrak.

Tahun ini sudah ada 280 guru kontrak yang direkrut untuk PGSD dan Penjas. Sekarang, dinas kembali didorong untuk mendata guru abdi SMP agar tahun depan juga bisa direkrut menjadi guru kontrak. “Mulai sekarang kami minta database, agar di Banggar (Badan Anggaran) nanti kami usulkan di Induk (APBD 2018),” ujar dewan asal Dauhwaru ini. Dewan menginginkan ada kebijakan yang sama guru kontrak SD dan SMP. Walaupun nilai gaji guru kontrak berkisar Rp 1.065.000 per bulan, namun paling tidak para tenaga pengajar ini merasa menjadi bagian pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan pendidikan harus menyeluruh. Jangan hanya berkutat pada fisik bangunan, melainkan juga SDM. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas

pengajar. Apalagi saat ini hampir sebagian besar guru di SD masih berstatus nonPNS. Adanya moratorium CPNS, merupakan salah satu pemicu. Guru kontrak ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan guru. Pihak dinas harus menyampaikan kondisi ini dan didorong untuk bersurat guna menghapus moratorium ke Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB). “Di satu sisi kita kekurangan guru. Namun, pemerintah pusat menerapkan moratorium (CPNS). Saya dorong Pemkab agar bersurat terkait kondisi daerah ini,” terangnya. Apalagi dalam beberapa tahun ke depan, akan banyak guru SD yang memasuki pensiun. Akan banyak lagi tenaga guru PNS di SD yang berkurang. (kmb26)


Rabu Wage, 2 Agustus 2017

KARANGASEM

13

Rabu Ini, Puncak Karya di Pura Goa Raja Besakih Amlapura (Bali Post) Bertepatan dengan B ud a Cemeng Klawu, Rabu (2/8) ini, berlangsung puncak karya atau piodalan di Pura Goa Raja Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Pura ini dikenal sebagai hulunya atau pusat Pura Rambut Sedana yang ada di Bali. Batara Rambut Sedana dikenal sebagai dewa kemakmuran dan kesejahteraan yang maha pemurah terhadap umat manusia. Pemangku Pura Goa Raja Besakih, Gusti Mangku Bagus Kariawan, SeBali Post/kmb31 lasa (1/8) kemarin, berGusti Mangku Bagus Kariawan harap seluruh umat Hindu menyempatkan diri pedek tangkil ke Pura Goa Raja Besakih. Memuja langsung tepat pada hari piodalan-nya, sebagai ungkapan terima kasih atas hasil usaha yang sudah diraih. Sekaligus memohon berkat Ida Batara Rambut Sedana berupa Jatu Mertha, untuk ditempatkan di palinggih atau pelangkiran. Khususnya bagi umat Hindu yang memiliki usaha di bidang keuangan. “Jatu Mertha ini paican Ida Batara di Pura Goa Raja. Nanti tempatkan di palinggih atau pelangkiran, agar usahanya semakin dilancarkan,” ujarnya. Pura Goa Raja Besakih termasuk satu di antara 18 pura utama yang ada di kawasan Besakih. Pura ini terletak di timur jalan, persisnya berseberangan dengan Pura Ulun Kulkul Besakih. Kemakmuran jagat Bali maupun harta kekayaan yang didapat segenap orang Bali, asal muasalnya dari Sang Hyang Naga Tiga dan Batara Rambut Sedana yang distanakan di Pura Goa Raja Besakih. “Setelah puncak karya piodalan hari ini, Ida Batara nyejer selama tiga hari. Jadi, umat Hindu masih bisa pedek tangkil, setelah mungkin persembahyangan di tempat lain,” tegasnya. Dalam tradisi berkeagamaan di Bali, Batara Rambut Sedana dipuja sebagai Dewi Kesejahteraan, yang menganugerahkan harta kekayaan, emas-perak, permata, dan uang kepada manusia. Hingga kini, masyarakat Hindu di Bali memperingati hari pemujaan khusus kepada Ida Batara Rambut Sedana secara serentak pada Buda Wage Klawu atau masyarakat Bali sering menyebut nama lain, seperti Buda Cemeng Klawu. Piodalan di Pura Goa Raja Besakih ini, juga bersamaan dengan piodalan di Pura Basukian Besakih. Sumber-sumber tertulis terkait Pura Goa Raja Besakih juga menyebutkan Pura Goa Raja sebagai tempat pasamuhan atau pertemuan Sang Hyang Naga Tiga. Ketiganya memiliki tempat suci tersendiri di Kawasan Pura Agung Besakih. Antara lain, Sang Hyang Naga Anantaboga berstana di Pura Bangun Sakti, Sang Hyang Naga Basuki berstana di Pura Basukihan, dan Sang Hyang Naga Taksaka di Pura Pangubengan. Ketiganya bertemu di Pura Goa Raja Besakih. Disebut Pura Goa Raja, karena di lokasi pura ini memang terdapat sebuah goa batu besar. Umat Hindu meyakini, hilir Goa Raja ini tembus hingga Pura Goa Lawah Klungkung. Sedangkan hulunya tembus hingga ke kepundan Gunung Agung. Selain aci rutin atau piodalan setiap Buda Cemeng Klawu, setiap 210 hari sekali, setiap kali ada karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Panataran Agung Besakih, di Pura Goa Raja wajib menghaturkan sorohan bebangkit lengkap dengan banten catur, di-puput oleh sulinggih dwijati (pendeta). (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Bali Post/kmb31

CATUR MUKA - Lokasi perempatan Subagan yang akan dibangun Patung Catur Muka, menggantikan Tugu WTN yang sebelumnya berdiri di tempat ini.

Tugu WTN Diganti Patung Catur Muka

Amlapura (Bali Post) -

Tugu WTN (Wahana Tata Nugraha) sebagai simbol penghargaan kota yang mampu menata transportasi, dibongkar dengan alat berat, Selasa (1/8) kemarin. Tugu di perempatan Subagan, Kota Amlapura ini akan diganti dengan Patung Catur Muka, meniru patung serupa yang sudah berdiri megah di Kota Denpasar. Pembangunan Patung Catur Muka ini direncanakan menghabiskan anggaran Rp 381 juta. Anggaran sebesar Rp 381 juta bersumber dari APBD Induk 2017. Patung Catur Muka ini direncanakan dibangun setinggi delapan meter. Kabag Kesra Setda Karangasem I Gede Basma dihubungi, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan penggantian patung ini sebagai bagian dari program penataan Kota Amlapura, untuk memperindah kota di wilayah

Subagan. Terlebih, patung ini dibangun bersebelahan dengan Patung Kereta yang sudah lebih dulu menjadi salah satu ikon Kota Amlapura. Sementara untuk penataan lainnya, di lingkungan sekitarnya, kata Basma, akan dilakukan pada APBD Perubahan nanti. Patung Catur Muka ini, katanya, juga penting dibangun di sana, karena warga Subagan

sendiri sering memanfaatkan perempatan ini menjadi perempatan agung, sebagai tempat macaru maupun tawur kasanga. Ini menjadi penataan lanjutan, setelah tahun sebelumnya sudah dilakukan pelebaran jalan di sebelah timur tempat ini untuk menambah kesan tempat ini lebih luas. Sehingga prosesi ritual keagamaan di tempat ini bisa di-

lakukan lebih leluasa. Pengerjaan patung ini direncanakan selama 90 hari oleh CV Dwija Cipta Denpasar. Basma berharap pengerjaannya selesai tepat waktu dan sesuai perencanaan, sehingga tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Rencana penataan ini sudah berembus sejak lama. Namun, Pemkab Karangasem memilih melakukannya secara bertahap. Patung Catur Muka ini akan menjadi simbol pusat Kota Amlapura yang baru, setelah penataan Lapangan Candrabuana menjadi simbol Kota Pusaka.

Untuk diketahui, Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun atas penilaian kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Aspek penataan transportasi yang berkelanjutan dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya. Kini, simbol ini tinggal kenangan, karena diganti dengan Patung Catur Muka. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Kabupaten Karangasem saat ini tercatat mengantongi 5.306 pengangguran. Terbatasnya lapangan kerja ditambah rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dilansir menjadi penyebab hal itu. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem I Nyoman Suradnya yang dikonfirmasi Selasa (1/8) kemarin, tak menampik bila angka pengangguran di Bumi Tanah Aron masih cukup tinggi. Dari 247.289 angkatan kerja, baru 242.983 yang terserap di bursa tenaga kerja. Signifikannya jumlah pengangguran juga terlihat dari tingginya jumlah pencari kartu kuning di Kantor Disnakertrans yang mencapai 1.062 orang. ‘’Jumlah pemohon kartu kuning sekaligus juga menunjukkan angka pencari kerja,’’ jelasnya usai membuka kegiatan pelatihan keterampilan di Aula Disnakertrans Karangasem. Suradnya mengaku telah berupaya menekan angka pengangguran yang masih tersisa. Salah satunya dengan menggelar kegiatan pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Disnakertrans membuka program pelatihan rutin dan berkala meliputi pelatihan administrasi perkantoran, elektronik, mekanik,

teknik pendingin, hingga pelatihan menjahit. Selain itu, juga ada program perekrutan tenaga magang ke Jepang. Suradnya mengklaim peminat program pelatihan tersebut terus mengalami peningkatan. Pada pelatihan gelombang kedua tahun ini misalnya, pesertanya mencapai 150 orang. Sedangkan pada gelombang sebelumnya 100 orang. Output dari program tersebut juga cukup bagus yang terindikasi dari semakin berkurangnya angka pencari kartu kuning. ‘’Sebagian besar dari mereka mencari pekerjaan sesuai keterampilan yang dimiliki, sedangkan untuk membangun usaha mereka belum mampu,’’ ungkapnya. Menurut Suradnya, program pelatihan keterampilan Disnakertrans Karangasem dibiayai APBD Kabupaten yang setiap tahunnya dibuka dua gelombang. Selain itu juga ada program yang didanai pusat. Dari beberapa paket pelatihan yang dibuka, pelatihan keterampilan administrasi perkantoran paling banyak peminatnya. ‘’Untuk program magang ke Jepang, kita hanya melaksanakan pelatihan bahasa. Program pengirimannya bekerja sama dengan pihak ketiga, sedangkan seleksinya dilaksanakan langsung oleh pihak pengguna jasa,’’ ujarnya. (kmb)

Terindikasi Ganda, KPU Hapus Ribuan DPT Karangasem Kantongi 5.306 Pengangguran

Amlapura (Bali Post) Ribuan pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dihapus oleh KPU Karangasem. Pasalnya, data pemilih itu terindikasi ganda sesuai hasil verifikasi yang dilakukan terhadap DPT Pilkada Karangasem 2015. Verifikasi ini terkait dengan penyempurnaan data pemilih jelang pilkada serentak 2018, khususnya pemilihan gubernur. ‘’Pascapilkada Karangasem, kita temukan 7.965 indikasi pemilih ganda. Melalui proses verifikasi, kita akhirnya melakukan penghapusan. Saat ini masih ada seribuan data pemilih yang kita dalami,’’ ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Karangasem, Ngurah Maharjana, Selasa (1/8) kemarin. Menurut Maharjana, pada proses sinkronisasi dan verifikasi lanjutan memang banyak ditemukan pemilih yang data kependudukannya ganda. Untuk meningkatkan kualitas Pilgub Bali khususnya dari sisi partisipasi pemilih, KPU Karangasem juga melakukan verifikasi terhadap pemilih yang pada pilkada Karangasem mencoblos menggunakan KTP. Hasilnya, banyak pemilih model seperti itu sejatinya sudah masuk dalam DPT, tapi karena alasan tertentu akhirnya menyalurkan hak pilihnya dengan bukti KTP. Pada Pilkada Karangasem, DPT tercatat 382.924 pemilih. Meski ditemukan banyak pemilih ganda

Bali Post/kmb

VERIFIKASI - KPU Karangasem terus melakukan verifikasi data pemilih untuk Pilkada Bali 2018. namun DPT untuk Pilkada Bali 2018 membengkak. Menurut Maharjana, hingga akhir verifikasi semester I Juni lalu, data penduduk potensial pemilih (DP4) yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem mencapai 431.259 pemilih. ‘’Sekarang, kita masih terus melakukan sinkronisasi data. Sesuai SE KPU No. 412 Tahun 2017, proses itu sampai 15 Agustus ini,’’ jelasnya. Maharjana menambahkan, KPU Karangasem juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa termasuk kadus dan klian banjar adat untuk memastikan penduduk

yang sudah punya hak pilih bisa menyalurkan hak pilihnya. Keterlibatan mereka sangat dibutuhkan, salah satunya menyangkut hak pilih pemilih pemula. Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Karangasem, Gede Krisna Adi Widana, menyatakan keterlibatan klian banjar adat dibutuhkan dalam penentuan TPS untuk pemilih pemula. ‘’Karena pemilih pemula belum masuk DPT, nanti penentuan TPS-nya akan berbasis desa. Silakan desa yang mengatur dengan syarat pemilih per TPS tidak lebih dari 800 orang,’’ jelasnya. (kmb)

Minat Baca Masih Rendah

Dinas Gencarkan Pembinaan, Lomba hingga Hari Kunjung Perpustakaan Membuat masyarakat, khususnya anak-anak gemar membaca, kini menjadi hal yang sulit. Sebab, kebiasaan membaca ini tidak dilatih sejak usia dini. Minat baca rendah, juga karena faktor keterbatasan buku-buku. Padahal, untuk menjawab pepatah “Buku adalah Jendela Dunia”, kuncinya adalah membaca. Ini terungkap dalam dialog interaktif Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem, I Komang Daging, bekerja sama dengan Radio SWiB (Kelompok Media Bali Post), Senin (31/7) lalu. Menurut Daging, suatu negara yang memiliki kegemaran membaca yang tinggi, cenderung memiliki peradaban yang lebih maju. Sebagai contoh adalah negara Jepang, masyarakatnya memiliki kebiasaan membaca yang tinggi. Di mana-mana ada saja bahan bacaan, seperti di taman, kantin, kereta, kantor apalagi sekolah, membuat kegiatan membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan. Membuat masyarakat Karangasem gemar membaca, menjadi salah satu pekerjaan rumah paling berat dinas ini. Oleh karena itu, berbagai program efektif sudah dirancang pemerintah daerah, untuk menjawab persoalan ini dan sejalan dengan visi Karangasem mewujudkan masyarakat yang cerdas, bersih, dan bermartabat. Daging menyebut tahun ini Dinas Perpustakaan memaksimalkan pembinaan perpustakaan. Agar lebih maksimal, pembinaan khusus dipusatkan di tiga kecamatan, menyasar

36 SD/SMP. Proses ini sudah berjalan. Dinas Perpustakaan menekankan fungsi-fungsi perpustakaan di setiap sekolah, agar berjalan efektif merangsang minat baca siswa. Sebanyak 50 orang pengelola perpustakaan juga khusus disiapkan untuk mendukung pembinaan ini, agar berkesinambungan dengan pembinaan perpustakaan sekolah. Untuk meningkatkan minat baca, Dinas Perpustakaan juga menggunakan pendekatan lain, melalui lomba-lomba, seperti Lomba Baca Puisi Bali Modern SMA/SMK, Lomba Baca Puisi Bahasa Indonesia SMP/MTs, Lomba Sinom Pangkur SMP, Lomba Mewarnai TK hingga Lomba Perpustakaan SMP dan SMA. “Mobil Pintar secara berkala juga rutin mengunjungi sekolah-sekolah di Karangasem,” kata Daging. Kabid Pengembangan Perpustakaan, Komang Pasek Antara, menambahkan, selain mobil pintar, pihaknya juga mengefektifkan Perpustakaan Keliling, mengunjungi sekolahsekolah yang ada di Karangasem. Untuk merangsang minat membaca sejak remaja, saat ini, selain menyediakan layanan pinjaman buku, Dinas

Bali Post/kmb31

MINAT BACA - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saat interaktif strategi meningkatkan minat baca masyarakat di Radio SWiB, Senin (31/7) lalu. Perpustakaan juga menyediakan sarana komputer dengan jaringan internet gratis setiap hari. Upaya terbaru, Hari Kunjung Perpustakaan 14 September nanti menjadi momentum Dinas Perpustakaan untuk membumikan kembali budaya membaca sejak usia dini. Pada 14 September nanti sebagai Hari Kunjung Perpustakaan Nasional, Dinas Perpustakaan mengajak masyarakat mengunjungi perpustakaan daerah, dengan melibatkan ribuan pelajar dan mahasiswa maupun kalangan umum. “Untuk merangsang mereka datang, kami juga menyediakan hadiah menarik pada bulan gemar membaca ini nanti,” kata Pasek Antara. Pasek Antara menegaskan,

upaya menggelorakan kembali semangat membaca ini seharusnya menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Apa jadinya masa depan bangsa, kalau warganya, khususnya generasi mudanya semakin meninggalkan kebiasaan membaca. Ini akan membuat daerah maupun negara secara umum semakin jauh tertinggal. Situasi ini sudah tergambar dari hasil penelitian UNESCO terhadap minat baca penduduk Indonesia, bahwa indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia saat ini berada di angka 0,001. Artinya, data tersebut menunjukkan bahwa dari jumlah penduduk 1.000 orang, hanya ada satu orang yang mau membaca buku dengan sungguh-sungguh dan serius. (kmb31)


TABANAN

14 200 Sapi di Tabanan Didaftarkan AUTS

Tabanan (Bali Post) Populasi sapi di Tabanan sesuai data terakhir mencapai 50.908 ekor. Terdiri atas sapi jantan sebanyak 21.898 ekor dan sapi betina 29.010 ekor. Namun dari jumlah itu, baru 200 ekor sapi yang didaftarkan dalam program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). “Program ini baru diterapkan bulan Juni 2017 di Tabanan, sehingga jumlah sapi yang didaftarkan AUTS masih sebagian kecil dari total populasi sapi Tabanan,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan drh. Made Arya Putra dikonfirmasi, Selasa (1/8) kemarin. Arya Putra mengaku sudah menyosialisasikan program ini ke kecamatan bersama Jasindo. Peserta asuransi diharapkan semakin bertambah seiring dengan meluasnya informasi mengenai AUTS. Terlebih AUTS bertujuan untuk meminimalkan risiko kerugian usaha ternak sapi. Mengingat, sapi sangat rentan hilang ataupun mengalami kematian karena kecelakaan, bencana alam dan wabah penyakit. “Sasarannya, untuk melindungi peternak sapi dari kerugian usaha akibat ternak sapi mati maupun hilang. Adanya ganti rugi dalam asuransi diharapkan peternak bisa melanjutkan usahanya,” jelasnya. Menurut Arya Putra, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian tahun ini mengalokasikan kegiatan fasilitasi AUTS dengan memberikan bantuan pembayaran premi asuransi kepada usaha ternak sapi pembibitan dan/atau pembiakan. Untuk premi asuransi besarannya Rp 200 ribu setahun, di mana dibayarkan atau mendapatkan subsidi oleh pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 160 ribu dan peternak hanya membayar 20 persen premi atau Rp 40 ribu. Kriteria peserta AUTS sendiri adalah peternak sapi yang melakukan usaha pembibitan dan/atau pembiakan. Sapi yang didaftarkan adalah sapi betina dalam kondisi sehat, minimal berumur satu tahun dan masih produktif serta memiliki tanda identitas. Sasaran asuransi ini adalah untuk peternak sapi skala usaha kecil, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Risiko yang dijamin oleh AUTS adalah sapi mati karena penyakit, mati karena kecelakaan, mati karena beranak dan hilang karena kecurian. (kmb24)

Setelah Lima Tahun, Tabanan Terancam Krisis Air

Tabanan (Bali Post) Ketersediaan air bersih di Tabanan diyakini masih aman hingga lima tahun ke depan. Namun, setelah lima tahun ancaman krisis air akan mulai menghantui Bumi Lumbung Beras ini. Apalagi jika pemerintah dan masyarakat tidak melakukan langkah-langkah pemeliharaan sumber air. “Untuk periode lima tahun mendatang, sumber air bersih di Tabanan masih aman. Untuk terus menjaga keamanannya, diperlukan langkah-langkah pemeliharaan baik pemerintah maupun masyarakat. Seperti menggalakkan reboisasi, melakukan penanaman pohon maupun langkah lain untuk menjaga sumber air ini agar terus ada,’’ ujar Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kabupaten Tabanan IB Marjaya Wirata, Selasa (1/8) kemarin. PDAM Tabanan khususnya, lanjut Marjaya, mengandalkan pasokan dari 31 sumber air. Enam di antaranya adalah air permukaan, sedangkan sisanya adalah mata air. Pada tahun 2013 dan 2014 lalu, pihaknya melayani hingga 3.000 sambungan rumah tangga. Akan tetapi, sejak dua tahun terakhir (2015 dan 2016), cakupan layanan sambungan rumah tangga mengalami penurunan. Kendati jumlahnya masih mencapai target, yakni rata-rata 1.300 sambungan per tahun. “Terakhir di tahun 2016 jumlah sambungan rumah tangga adalah 1.500. Meski mencapai target tahunan, tetapi pencapaiannya sangat jauh dari pencapaian 2013 dan 2014,” jelasnya. Menurut Marjaya, penurunan permintaan sambungan ini dipengaruhi turunnya usaha properti perumahan. Seperti diketahui, usaha properti berkembang pesat pada tahun 2013 dan 2014. Berbeda dengan saat ini, usaha properti mengalami kelesuan yang juga berimbas pada menurunannya permintaan sambungan rumah tangga di PDAM. Disisi lain, jangkauan layanan PDAM Tabanan juga sudah mencapai 74 persen atau 55.523 sambungan. Besaran pencapaian ini ditambah lagi dengan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat) di Tabanan sudah menyasar lebih dari 90 persen desa yang tidak tersentuh layanan PDAM karena berbagai kondisi. Salah satunya geografis yang sulit. “Penjangkauan air bersih yang sudah cukup besar di Tabanan tentu diiringi dengan semakin berkurangnya permintaan sambungan,” tandasnya. (kmb24)

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Atasi Sampah, Desa Jatiluwih Buat Perdes dan TPS 3R

Tabanan (Bali Post) -

Desa Jatiluwih kini memiliki Peraturan Desa (Perdes) No.8 Tahun 2017, yang tegas mengatur masalah kebersihan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Terbitnya perdes sekaligus menjawab persoalan sampah yang belum bisa teratasi secara maksimal di wilayah itu. Jika dilanggar, aparat desa tidak segan memberikan sanksi. Mulai dari sanksi denda uang tunai sampai dengan sanksi tidak mendapatkan pelayanan administrasi apa pun dari pemerintah desa Jatiluwih. “Perdes ini sudah kita kaji dengan melibatkan seluruh elemen dan lembaga, baik itu masyarakat desa setempat, pihak DTW Jatiluwih dan yang terkait lainnya,” beber Kepala Desa Jatiluwih I Nengah Kartika, Selasa (1/8) kemarin. Selain perdes, lanjut Kartika, saat ini juga tengah dibangun TPS 3R (reuse, reduce, recycle) yang berlokasi di perbatasan Desa Jatiluwih dengan Desa Mengesta, tepatnya di Banjar Kesambahan Kelod. Pembangunan TPS 3R merupakan upaya untuk mengatasi tingginya volume sampah di wilayah desa yang terkenal dengan destinasi pertaniannya ini. “Kita tidak punya pelaba, jadi lahan seluas sepuluh are untuk TPS 3R ini dibeli

oleh desa bekerja sama dengan DTW Jatiluwih,” ucapnya. Menurut Kartika, TPS 3R nantinya berfungsi sebagai bank sampah se-Desa Jatiluwih. Baik itu sampah dari rumah tangga, restoran, kafe, maupun usaha lainnya. Sedangkan untuk limbah cair, pihak desa juga telah mewajibkan para pelaku usaha untuk membuat septic tank. Ini dilakukan agar limbah yang dihasilkan tidak sampai mencemari saluran irigasi yang dikhawatirkan berdampak pada sektor pertanian di wilayah Desa Jatiluwih. Apalagi kawasan Jatiluwih sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. “Sampah-sampah itu nantinya akan diangkut oleh petugas tiga kali

Bali Post/kmb28

I Nengah Kartika

dalam seminggu dan dipilah di TPS. Di sana nantinya akan dipilah mana yang bisa didaur ulang dan bisa dijual kembali. Konsepnya pariwisata berbasis kerakyatan,” jelasnya. Kartika menegaskan, baik perdes maupun penyiapan TPS 3R meru-

Defisit Anggaran Parah, Program Fisik Ditunda

Tabanan (Bali Post) Sejumlah program fisik di Kabupaten Tabanan terpaksa ditunda untuk memenuhi target penerimaan dalam APBD Perubahan 2017. Tidak hanya itu, beberapa sektor pendapatan juga digenjot maksimal. Mengingat dalam APBD Perubahan 2017, kalangan dewan telah meminta eksekutif agar mampu menyiapkan anggaran Rp 45 miliar. Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘Boping’ Suryadi dikonfirmasi, Selasa (1/8) kemarin, meminta eksekutif mengoptimalkan pendapatan dari pajak dan potensi daerah seperti retribusi. Diakui, untuk mendapatkan anggaran sebesar Rp 45 miliar tidak mudah. Harapan dari Sisa

Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun 2016 tidak mungkin dilakukan, karena banyak yang belum dibayar pemerintah pusat dalam bentuk carry over. “Selain pendapatan sektor pajak dan retribusi, langkah yang bisa diambil berupa rasionalisasi program atau menunda program yang belum prioritas di tahun 2017 ini,” ujarnya. Boping menambahkan, penundaan program dilakukan dengan menyisir program-program yang dinilai masih bisa ditunda karena tidak terlalu prioritas. Bahkan sejumlah program yang nilainya besar bisa ditunda dan kembali diprogramkan di tahun anggaran berikut-

nya. Hal itu dilakukan untuk menutupi defisit anggaran Tabanan yang sangat parah. “Dari Silpa nampaknya sulit diharapkan, salah satu caranya menunda program yang belum prioritas. Bahkan proyek perbaikan gedung rapat pleno dewan mau saya tunda, tapi sudah tidak bisa karena sudah tanda tangan kontrak kerja,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan I Made Sukada mengaku berpikir keras untuk mendapatkan dana sebesar Rp 45 miliar, seperti yang diminta dewan. pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Bapelitbang untuk mencari dana guna menutupi anggaran

Bali Post/kmb28

PUJAWALI - Jelang pujawali Pura Luhur Sri Rambut Sedana tampak sejumlah pemangku dan krama setempat ngaturang ayah. Tabanan (Bali Post)Pujawali di Pura Luhur Sri Rambut Sedana dilaksanakan pada Buda Wage Klawu, Rabu (2/8) ini. Pura Luhur Sri Rambut Sedana merupakan salah satu pura kahyangan jagat yang terletak di kawasan WBD Jatiluwih, Tabanan. Beragam persiapan jelang piodalan sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Baik dari krama setempat maupun dari para pemangku pura besar lainnya. “Pujawali akan dimu-

lai pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita dengan beragam dudonan karya,” ujar Penyarikan Pura Sri Rambut Sedana, I Ketut Sukarya (42), saat ditemui Selasa (1/8) kemarin. Menurut Sukarya, pujawali dimulai dengan mendak Ida Batara dan katuran pembersihan di bale agung. Selanjutnya menuju ke bejian yang berlokasi sekitar 500 meter dari areal pura. Setelah itu barulah Ida Batara katuran malinggih di palinggih agung.

Warung Global

Asuransi Sapi Belum Bisa Diberlakukan

PEMERINTAH saat ini tengah menggelontorkan program asuransi bagi peternak sapi. Tujuannya untuk melindungi peternak dari kerugian jika sapinya mati atau hilang. Namun, Ketut Dawi dan Beratayasa di Badung berpendapat, memelihara sapi dengan jumlah sedikit tidak begitu menguntungkan kalau dihitung secara cermat. Pasalnya, peternak harus mencari rumput atau pakan yang banyak dan bisa menghabiskan waktu hingga seharian. Demikian pendapat yang mengemuka dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Asuransi Sapi Belum Bisa Diberlakukan”, Selasa (1/8) kemarin. Siaran ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM. bergejolak. Pemerintah di Bali juga punya program Simantri, ini dinilai sudah bagus meskipun ada yang belum berjalan optimal. Mereka juga berharap agar pendataan ke lapangan benar-benar dilakukan untuk mendata jumlah peternak dan jumlah ternak yang dipelihara. Apa yang menjadi program dari

Rp 18,6 miliar. “Terpaksa kami menunda beberapa program fisik, sehingga terkumpul dana sebesar Rp 45,1 miliar lebih dan itu sudah lebih dari cukup,” jelasnya. Sayang, Sukada tidak mau menyebutkan proyek yang ditunda atau dibatalkan pada tahun 2017 ini. Sebelumnya juga telah dilakukan penundaan tiga proyek fisik, yakni rehab gedung utama kantor bupati, pembuatan gedung arsip dan penataan taman di Tabanan dengan nilai total Rp 8,5 miliar. “Penundaan proyek fisik yang kami lakukan tidak termasuk yang tiga itu. Itu sudah duluan ditunda,” pungkasnya. (kmb28)

”Pica” Ida Batara Paling Ditunggu ”Pamedek”

tabanan

Pemerintah mencanangkan asuransi sapi dalam rangka swasembada pangan memang sangatlah bagus. Namun bukan hanya itu saja. Penyakit-penyakit yang menyerang ternak sapi ini juga harus diperhatikan, Bagaimana caranya agar tidak terserang penyakit, karena kalau tidak ditangani harga daging sapi bisa

sebesar itu. “Kebetulan saat pembahasan KUA/PPAS Perubahan saya permisi karena harus ke Jakarta. Saat tahu ditarget Rp 45 miliar, lumayan berat juga,” ujarnya. Meski demikian, Sukada mengaku telah melakukan kajian untuk mencari solusi. Di antaranya dengan menaikkan target retribusi dari sebelumnya dipasang sebesar Rp 1 miliar dikembalikan ke angka Rp 2 miliar. Selain itu, dari pajak daerah sebesar Rp 2 miliar serta bagi hasil pajak sebesar Rp 3,1 miliar. Namun dari upaya menaikkan target pendapatan tersebut, belum mampu menutupi seluruh dana yang diperlukan termasuk dana carry over dari pusat sebesar

Rabu Ini, ’’Pujawali’’ di Pura Luhur Sri Rambut Sedana

Telepon Penting Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

pakan solusi mengatasi permasalahan sampah yang sudah lama terjadi di kawasan Desa Jatiluwih. Namun, keberhasilan dari kebijakan ini memerlukan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan yang sudah disepakati. Tidak salah jika dalam perdes penanganan lingkungan tersebut berisi sejumlah sanksi bagi para pelanggar. Jika kedapatan membuang sampah sembarangan dikenakan sanksi berupa denda Rp 25 ribu. Membuang limbah ke saluran air sungai denda Rp 50 ribu. Pengusaha restoran, penginapan, warung dan pengusaha lainnya yang membuang limbah padat dan cair ke saluran irigasi dikenakan denda Rp 75 ribu, menaruh barang di badan jalan dan trotoar sungai denda Rp 75 ribu, membuang wadah pestisida sembarangan denda Rp 25 ribu dan membuang limbah ternak denda Rp 75 ribu. “Bagi masyarakat yang melanggar dan tidak mau membayar sanksi dan tidak mengindahkan perdes, maka yang bersangkutan tidak bisa mendapatkan pelayanan administrasi apa pun dari pemerintah Desa Jatiluwih,” pungkasnya. (kmb28)

pemerintah yang bersentuhan langsung dengan rakyat agar berdampak positif. Program asuransi sapi dari pemerintah pusat belum bisa dilaksanakan di Badung lantaran ada perubahan OPD, menurut Werdha di Gianyar sebaiknya program yang bersentuhan langsung dengan warga kecil ini jangan ditunda-tunda. Tak

ada alasan apapun untuk menunda, karena apa yang menjadi tujuan pemerintah pusat sangat bagus menuju swasembada sapi. Namun ia sangat menyayangkan, Indonesia yang merupakan negara agraris, memiliki lautan yang luas tapi garamnya masih import. Apalagi program swasembada sapi rasanya masih diawang-awang. Ia hanya berharap agar program yang baik mesti diawasi ketat. Hal senada diungkapkan oleh Arya di Denpasar. Sapi-sapi di Bali banyak yang diliarkan atau dibiarkan mencari makan sendiri. Kalau ini artinya sulit mencari pakan sapi, lebih baik lahan untuk pakan sapi dulu yang disediakan. (sikha)

Hal menarik dalam setiap pujawali adalah ritual nunas bebaos atau nedunang Ida Batara untuk memohon petunjuk, apakah dalam upacara ada terdapat kekurangan. Barulah dilanjutkan dengan ritual upacara mider murwa daksina dan nedunang mapaica Sri Sedana Rambut Galih. “Ini prosesi upacara yang banyak ditunggu pamedek, karena Ida Batara akan mapaica bisa berupa pis bolong, padi maupun be-

ras yang bagi para pamedek dipercaya sebagai simbol kemakmuran. Pica dari Ida Batara ini biasanya diletakkan oleh pamedek di kamar suci untuk selanjutnya disucikan,” jelasnya. Sukarya menambahkan, Ida Batara akan nyejer selama tiga hari hingga Sabtu (5/8) mendatang. Para pamedek yang nangkil biasanya bukan hanya krama Hindu dari Bali tetapi juga luar Bali. Ada yang berasal dari lembaga keuangan seperti para pengurus LPD, perbankan dan sebagainya. Mengingat pura ini diyakini sebagai sumbernya merta atau sumber dari segala sumber kehidupan, sehingga dikenal dengan Pura Sri Rambut Sedana yang artinya pemberi kemakmuran. Dikatakan ada tiga tingkat dalam Pura Luhur Sri Rambut Sedana. Yakni Utama Mandala terdapat jajaran palinggih ageng Sri Rambut Sedana bersama palinggih pasimpangan luhur Naga Loko dengan Luhur Batu Ngaus. “Palinggih pasimpangan luhur Naga Loko dan Batu Ngaus adalah konsep Lingga Yoni yang merupakan simbol gunung dan laut,” terangnya. Di Madya Mandala, lanjut Sukarya, terdapat palinggih Ratu Nyoman Ratu Wayan Sri Rambut Sedana. Di mana ciri khas palinggih itu terdapat sebatang tanamam cemara. Sementara di Nista Mandala terdapat Bale Agung, Jineng, dan Bale Gong. Tempat ini digu-

nakan apabila terjadi upacara pasamuan Batara Samudaya untuk perkumpulan dari pada Ista Dewata. Untuk persimpangan Naga Loko merupakan simbol gunung, perwakilan jajaran palinggih yang ada di gunung di antaranya Luhur Batukaru. Sedangkan untuk persimpangan luhur Gede Batu Ngaus merupakan simbol segara, mewakili kahyangan yang ada di pesisir pantai, namanya luhur Pekendungan, Tanah Lot, Luhur Serijong dan Segara Rupek. Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika menuturkan, Pura Luhur Sri Rambut Sedana berstatus purbakala tertua di Bali. Untuk arti dari Sedana adalah uang, yang merupakan sumber dari segala sumber untuk memberikan kemakmuran dan perlindungan. “Dahulu ada pohon beringin besar setinggi sekitar 25 meter, akarnya berbentuk rambut yang melingkari palinggih,” ucapnya. Namun sekitar 2010 ada bencana puting beliung yang merobohkan pohon beringin berikut merusak bangunan suci tersebut. Palinggih akhirnya diperbaiki dengan batu modern yang sudah dimodifikasi. Kini dari empat palinggih yang ada, yakni Ratu Nyoman Sakti, Naga Loko, palinggih Utama dan palinggih Taksu, hanya palinggih Taksu yang terletak di sisi kanan Pura Utama yang masih utuh dan alami. (kmb28)


15

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Jepang Pertahankan Gelar Juara Asia

Gresik (Bali Post) Jepang mempertahankan gelar juara Asia pada Kejuaraan Senior Voli Asia ke-19 setelah di partai final mengalahkan Kazakstan pada pertandingan di GOR Tridharma, Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Selasa (1/8) kemarin. Tim dari Negeri Sakura itu menundukkan Kazakstan dengan skor 3-1 (25-13, 25-20, 25-27, 25-23) dan meraih gelar juara yang pada dua tahun lalu direbutnya pada kejuaraan yang sama di Iran. Berdasarkan catatan pertandingan, pemain dengan pencetak angka terbanyak atau top score laga malam ini adalah Ishikawa Yuki dengan total poin selama pertandingan sebanyak 68 poin. Sebelumnya, Jepang melaju ke final setelah mengalahkan Indonesia pada babak semifinal dengan skor 3-0 (25-17, 26-24, 25-23). Sedangkan Kazakstan sebelumnya mengalahkan Korea Selatan dengan angka 3-2 (25-20, 2515, 17-25,23-25-23, 16-14). (ant)

Petenis Rusia Maria Sharapova.

Bali Post/ap

Debut Sharapova Kalahkan Brady

California Petenis Rusia Maria Sharapova berhasil mengatasi trauma, cedera dan hukuman doping 15 bulan sebelum mengalahkan Jennifer Brady dalam pertandingan pertamanya di turnamen Stanford Classic, California, Selasa (1/8) kemarin. Ini menjadi penampilan pertama di AS setelah lebih dua tahun absen. Juara lima kali grand slam itu kembali ke ajang tenis pada April lalu setelah dihukum karena positif menggunakan meldonium. Comeback-nya sempat terganggu dengan cedera paha di Italia Terbuka, Mei lalu. Menghadapi Brady kemarin, Sharapova harus berjuang keras sebelum meraih kemenangan 6-1, 4-6, 6-0. ‘’Saya merasa seperti saya ingin memeluk setiap orang dan mengatakan terima kasih,’’ kata Sharapova yang menggunakan fasilitas wild-card di turnamen ini. ‘’Ini pertandingan pertama saya di AS setelah lama absen dan ini sesuatu yang terdekat untuk pulang bagi kami, kedatangan yang luar biasa dan akhirnya bisa bermain dekat rumah adalah sangat spesial,’’ katanya. Sharapova dipaksa beberapa kali melakukan permainan reli-reli panjang. Pada set pembukaan, Sharapova mampu menyelamatkan tiga break point di game keenam dan mampu mempertahankan keunggulan hingga 5-1 sebelum meraih kemenangan. Pada set kedua Brady mengembalikan keadaan untuk unggul 3-0 dan menutup set ini dengan keunggulan 6-4. Tapi Sharapova bertarung habis-habisan dan tidak memberi kesempatan lawannya berkembang pada set ketiga sebelum unggul 6-0. Di putaran kedua, Sharapova akan menghadapi unggulan ketujuh Lesia Tsurenko yang mengalahkan Lara Arruabarrena-Vecino 6-3 6-3. (kmb39/rtr/ant) Hasil Putaran Pertama

All-Stars MLS Harapkan Perlawanan Sepadan Real Madrid Chicago -

Tim All-Stars MLS berharap mendapat perlawanan sepadan Real Madrid pada pertandingan persahabatan di Stadion Soldier Field, Rabu (2/8) ini. Ini menjadi laga pertama Real menghadapi pemain bintang kompetisi Liga AS.

Pertandingan ini sekaligus mengakhiri lawatan dua pekan Real ke AS. Sebelumnya, pasukan Zinedine Zidane memainkan empat pertandingan pada turnamen International Champions Cup, termasuk saat dikalahkan seteru abadinya Barcelona 2-3 pada Clasico di Miami. Kiper AS Tim Howard berharap Real tetap menurunkan skuad terbaiknya dan Gareth Bale dkk. dapat menggunakan laga melawan pemain All-Stars MLS sebagai pemanasan sebelum memulai kompetisi La Liga. ‘’Saat anda menghadapi pertandingan melawan klub selevel Real Madrid, maka anda tak bisa beristirahat,’’ jelas Howard. ‘’Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Mereka memiliki pelatih kelas dunia dan mereka juga ingin tampil penuh kesan.’’ Kiper klub Colorado Rapids itu dipercaya mengawal gawang tim All Star. Tim ini akan ditangani pelatih Chicago Fire Veljiko Paunovic pada pertandingan ekshibisi itu. Pada 2001, Howard juga memperkuat tim Wilayah Timur saat menghadapi tim All-Stars. Setahun kemudian, ia ganti membela tim All-Stars saat menghadapi timnas AS. Howard ganti berhadapan melawan tim All-Stars saat ia membela klub Liga Inggris Everton pada laga 2009. ‘’Saya tidak tahu mana tim yang terbaik. Tapi akan selalu menyenangkan bertanding melawan Real Madrid. Itu tak perlu diragukan lagi,’’ tambahnya. tim All-Stars kali ini diperkuat sederet mantan bintang

Eropa. Para marquee player ini bahkan memiliki rekor pernah menjuarai Piala Dunia seperti Bastian Schweinsteiger (Jerman), David Villa (Spanyol) dan Kaka (Brazil). ‘’Sungguh membanggakan bisa memperkuat tim All-Stars, khususnya di Chicago sini,’’ ungkap gelandang Chicago Fire Schweinsteiger yang akan menjadi kapten tim nanti. ‘’Kami tahu Real tim yang t a ng g uh d a n ka m i b e rm a i n bersama-sama untuk pertama kalinya. Jadi pertandingan nanti tidak akan berjalan mudah. Kami akan berusaha dan menciptakan laga yang menarik,’’ jelas Schweinsteiger kepada koran Chicago Tribune. Sementara itu bagi Kaka yang bermain di klub Orlandi City, menghadapi Real Madrid menghasilkan pengalaman yang emosional. ‘’Saya tidak tahu bagaimana nanti jadinya pertandingan itu, tapi kami tim hebat dan siap menghadapi lawan siapa pun termasuk Real Madrid,’’ lanjut Kaka yang pernah memperkuat Real hingga menjuarai La Liga pada 2011-2012. Sergio Ramos, Marcelo dan Bale telah tiba di Chicago, Selasa kemarin setelah menjalani latihan di Florida Selatan. Pertandingan ini menjadi penutup lawatan di AS sekaligus pemanasan menghadapi Manchester United pada Final Piala Super UEFA, 9 Agustus mendatang. Setelah itu pasukan Zidane menyiapkan diri menghadapi Barcelona pada laga tandang dan kandang Piala Super Spanyol di pekjan berikutnya. (kmb39/afp)

Nice Striker Mario Balotelli absen saat Nice memainkan laga kedua babak penyisihan Liga Champions melawan Ajax Amsterdam, Kamis (3/8) dini hari nanti. Cedera hamstring

pemain Italia itu tidak kunjung sembuh sepanjang sepekan terakhir hingga Nice tidak memasukkan namanya untuk laga Amsterdam Arena mendatang. Balotelli menyumbang satu gol

Bali Post/rtr

Paris 2024, Los Angeles 2028

Los Angeles Paris bisa bernapas lega, Selasa (1/8) kemarin ketika secara resmi terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade musim panas 2024. Sementara rivalnya kota Los Angeles setuju menerima hadiah hiburan menjadi tuan rumah Olimpiade 2028. Kedua kota tersebut bersaing ketat menjadi tuan rumah Olimpiade 2024 setelah beberapa kandidat lainnya mundur. Namun, kemudian Komite Olimpiade Internasional (IOC) memastikan bahwa Los Angeles secara resmi menerima menjadi tuan rumah untuk 2028. ‘’IOC menyambut keputusan Komite Pencalonan Olimpiade dan Paralimpiade Los Angeles, dan kami dengan senang hati merilis kontrak kota tuan rumah 2028 dengan cara yang transparan dan tepat waktu,’’ kata presiden IOC Thomas Bach dalam pernyataannya. IOC mengatakan pihaknya akan memberi kontribusi kepada panitia penyelenggara sebesar 1,8 miliar dolar AS. Kesepakatan ini awalnya dilaporkan oleh koran Los Angeles Times, yang mengutip narasumber anonim. Wali Kota Los Angeles Etic Garcetti mengatakan ia dan para pendukung pencalonan kota ini untuk menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade 2024 akan mengeluarkan pengumuman kepada media pada pukul 5 sore waktu setempat. Namun keputusan ini dikonfirmasi lebih awal melalui pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh IOC di Zurich dan komite pencalonan Olimpiade Los Angeles di Los Angeles. ‘’Ini adalah (solusi) menang-menang bagi kedua kota,’’ kata anggota senior IOC asal Kanada Dick Pound kepada Reuters melalui telepon. ‘’Ini bagus untuk IOC karena kami memiliki dua kota hebat yang menunggu untuk dua pertunjukan besar selanjutnya.’’ Olimpiade selanjutnya, pada 2020, dijadwalkan akan diselenggarakan di Tokyo. Los Angeles sebelumnya sudah pernah menjadi tuan rumah Olimpiade yang pada 1932 dan 1984. (rtr/ant)

Bali Post/ap

Lawan Ajax, Balotelli Absen

Nicole Gibbs vs Claire Liu 4-6, 6-2, 7-6(5). Maria Sharapova vs Jennifer Brady 6-1, 4-6, 6-0. Ana Konjuh vs Marina Erakovic 6-3, 1-0 (Erakovic mundur) Kayla Day vs Misaki Doi 6-4, 6-2. Lesia Tsurenko vs Lara Arruabarrena Vecino 6-3, 6-3. Natalia Vikhlyantseva vs Danielle Lao 6-4, 6-3.

TUAN RUMAH - Wali Kota Los Angeles Eric Garcetti (kiri) berpidato saat mengumumkan Los Angeles menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas 2028.

Kiper tim All-Star MLS Tim Howard.

Bali Post/rtr

LOLOS - Penyerang OGC Nice Mario Balotelli (kanan) lolos dari jegalan pemain Ajax Amsterdam Joel Veltman pada pertandingan pertama putaran ketiga Liga Champions.

pada pertandingan pertama di Stadion Riviera pekan lalu yang berakhir imbang 1-1. Pemain berusia 26 tahun itu tidak pernah mengikuti latihan sepanjang sepekan terakhir sejak mendapat cedera hamstring pada pertandingan melawan Ajax. Dia juga dipastikan absen saat Nice menghadapi Saint-Etienne pada laga pembuka kompetisi Liga Prancis akhir pekan ini. Tetapi diharapkan telah pulih di pekan kedua L1 melawan Troyes. Pelatih Lucien Favre memberi kesempatan pada Alassane Plea untuk mengisi posisi penyerang setelah pemain bersangkutan sembuh dari cedera lutut. Lini depan juga bakal diperkuat penyerang berusia 18 tahun Kpene Ignatius Ganago yang sselama ini menghuni tim cadangan untuk pertandingan di Belanda nanti. Balotelli menjadi salah satu pemain kunci Nice saat mengakhiri musim lalu dengan menempati peringkat ketiga. Dalam 23 kali penampilan, ia menyumbang 15 gol. Penampilannya yang apik itu membuat manajemen Nice menawari perpanjangan kontrak satu tahun lagi. Pemenang pertandingan putaran ketiga ini akan meraih tiket ke babak play-off Liga Champions. Sementara yang kalah tergusur ke playoff Liga Eropa.

Patah Tangan Penyerang Fernando Llorente akan absen pada pertandingan pertama Swansea di Liga Inggris di markas Southampton dua pekan mendatang karena mengalami patah tangan. Pemain Spanyol itu menderita patah tulang pada bagian lengan bawahnya saat sedang bersepeda ketika berlibur bersama keluarga pada Juni. Klub awalnya optimistis ia akan dapat dimainkan saat melawan Southampton pada 12 Agustus, namun manajer Paul Clement kemudian mencoretnya. ‘’Proses rehabilitasi Fernando dijalani sendiri. Dia belum bergabung dengan latihan tim,’’ kata Clement kepada situs resmi klub (www.swanseacity.com). Llorente, anggota timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012, bergabung dengan Swansea pada awal musim lalu dengan ikatan kontrak dua tahun dari Sevilla. Pemain 32 tahun itu merupakan pencetak gol terbanyak Swansea musim lalu, mengoleksi 15 gol saat klub itu mampu lolos dari ancaman degradasi. Selain pertandingan melawan Southampton, ia kemungkinan akan absen pada pertandingan kandang pertama mereka saat menjamu Manchester United pada 19 Agustus. (kmb39/rtr/ant)

Indonesia Peringkat Keempat

Gresik (Bali Post) Tim Indonesia hanya mampu merebut posisi keempat Kejuaraan Senior Voli Asia ke-19 setelah kalah dari Korea Selatan dengan angka 0-3 (16-25, 21-25, 13-25) pada pertandingan di GOR Tridharma, Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Selasa (1/8) kemarin. Tim asuhan Samsul Jaiz dibuat tak berkutik menghadapi lawannya, Korsel, meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri, dan tertinggal dengan selisih sembilan angka pada set pertama atau 16-25. Memasuki set kedua, Indonesia sempat unggul pada awal pertandingan dengan angka 3-1, dan servis Nurmulki Rivan beberapa kali gagal diantisipasi lawan, meski pada akhirnya harus kalah dengan skor 21-25. Febriant Tamamilang yang mencetak angka terbanyak atau top score pada laga tersebut juga tidak mampu mengangkat performa Indonesia. Tim asal Negeri Ginseng malah

menang dengan mudah di set ketiga yang berakhir 25-13. Kemenangan ini sekaligus memastikan Korea Selatan menggenggam peringkat tiga Asian Senior Mens Volleyball Championship 19, dan Tim Voli Indonesia hanya mampu meraih peringkat empat. ‘’Penyebab kekalahan malam ini karena sejumlah pemain merasa kelelahan, dan perlu waktu untuk istirahat, sehingga tidak kami paksakan untuk bermain keras,’’ kata Asisten Pelatih Tim Voli Indonesia Andri Widyatmoko usai laga. Andri mengaku hasil empat besar pada kejuaraan ini adalah yang terbaik dan luar biasa bagi para pemain mengingat Indonesia sempat absen beberapa tahun pada laga internasional. ‘’Fokus kami tetap meraih medali emas di SEA Games nanti, dan kini saatnya kami melakukan pemulihan agar tampil maksimal nanti, sebab waktu kami hanya kurang dari dua pekan,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

KETIGA - Pebola voli putra Indonesia Mahfud Nurcahyadi (kiri) berebut bola dengan rivalnya dari Korea Selatan Jaewook (kanan) dalam perebutan juara ketiga kejuaraan Bola Voli Asia Putra ke-19 di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Selasa (1/8) kemarin. Tim voli putra Korea Selatan berhasil meraih juara ketiga setelah mengalahkan tim Indonesia dengan skor 3-0 (25-16, 25-21, 25-13).


OLAH RAGA

16 Jorgensen Absen di Kejuaraan Dunia Jakarta (Bali Post) Atlet tunggal putra Denmark Jan O Jorgensen mundur dari Kejuaraan Dunia bulu tangkis yang akan digelar di Glasgow, Skotlandia, pada 21-27 Agustus 2017 akibat dirinya kembali mengalami cedera tumit. Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Selasa (1/8) kemarin, Jorgensen yang menempati posisi tiga tunggal putra dalam Kejuaraan Dunia 2015 diketahui hanya bermain dalam tiga turnamen untuk musim 2017 dengan hasil yang kurang memuaskan. Setelah kalah di putaran kedua All England pada Maret lalu, Jorgensen melewatkan turnamen berikutnya sampai kembali bermain di Indonesia Terbuka pada bulan Juni. Dia bermain agresif dalam pertandingan Indonesia Terbuka 2017, walaupun akhirnya harus kalah dalam pertarungan tiga game dari wakil India yang akhirnya menjadi juara turnamen itu, Kidambi Srikanth. Cedera tumit kanan Jorgensen muncul kembali dalam turnamen Australia Terbuka 2017, pada pekan selanjutnya setelah Indonesia Terbuka. Dia akhirnya mundur dari turnamen di tengah pertandingan game ketiga melawan wakil Indonesia Athony Sinisuka Ginting. Jorgensen sendiri berada di urutan ketiga dalam daftar kualifikasi pemain Denmark untuk Kejuaraan Dunia 2017. Dengan mundurnya Jorgensen, kompatriotnya Emil Holst yang berada dalam daftar pemain cadangan akan menggantikannya. Holst sendiri akan bergabung bersama pemain Denmark lainnya yaitu Viktor Axelsen, Hans-Kristian Solberg Vittinghus dan Anders Antonsen yang sama-sama berusaha mencari gelar tunggal putra bagi Denmark dalam 20 tahun yang terakhir didapatkan Peter Rasmussen pada 1997. Sementara itu, pelatih tunggal putra Pelatnas PBSI Hendry Saputra menilai mundurnya Jorgensen tidak akan terlalu berpengaruh bagi peluang tunggal putra Indonesia yang diwakili Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto. ‘’Mau ada atau tidak pun, tidak masalah, kami harus siap terus dan optimistis dalam Kejuaraan Dunia siapa pun lawan yang dihadapi,’’ kata Hendry. Dalam ajang tersebut sendiri Indonesia hanya mengirimkan wakil di tiga nomor saja yakni tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Selain Ginting dan Tommy di tunggal putra, Indonesia akan diperkuat oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro di ganda putra. Serta dua pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto di nomor ganda campuran. Pihak PBSI sendiri memutuskan untuk tak mengirimkan wakil dari nomor tunggal putri dan ganda putri, pasalnya pihak federasi menilai peluang dari dua sektor tersebut masih terbilang kecil, sehingga kekuatan utama di dua nomor tersebut akan lebih difokuskan dalam turnamen olahraga multicabang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. ‘’Untuk tunggal putri dan ganda putri kami tidak kirim. Karena kansnya agak kecil. Kalau untuk mengejar jam terbang, kayaknya jangan ke kejuaraan dunia. Kami melihat lebih kepada standar dan kualitas pemain kita sendiri. Mending kita perkuat aja di SEA Games. Kami harapkan ini bisa menambah medali juga untuk Indonesia,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susi Susanti, beberapa waktu lalu. (ant)

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

PUTARAN KEDUA - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie lolos ke babak selanjutnya turnamen Selandia Baru Terbuka, Selasa (1/8) kemarin, dengan menyingkirkan Vincent Harris di putaran pertama.

Empat Tunggal Putra Melaju di Selandia Baru Terbuka

Bali Post/net

Jakarta (Bali Post) -

Empat tunggal putra Indonesia yakni Jonatan Christie, Firman Abdul Kholik, Henrikho Kho Wibowo dan Vicky Angga Saputra melangkah mulus di turnamen bulu tangkis Selandia Baru Terbuka 2017 dengan melaju ke putaran dua, Selasa (1/8) kemarin. Wakil Indonesia unggulan tiga, Jonatan Christie, tidak menemui kesulitan berarti pada putaran pertama saat mengalahkan pemain tuan rumah Vincent Harris 21-7, 21-6 hanya dalam waktu 18 menit. Firman pun relatif tidak menemui kesulitan dalam putaran pertama ini. Dia masih terlalu tangguh bagi wakil

tuan rumah Christopher Steeghs yang dikalahkannya dengan skor 21-9, 2112 dalam waktu 26 menit. Setali tiga uang, Henry Kho juga menunjukkan kedigdayaannya di putaran pertama ini dengan menumbangkan pemain Australia Peter Yan 21-10, 21-14 dalam waktu 25 menit. Hanya Vicky Angga yang harus

memainkan permainan di atas 30 menit. Kendati demikian, dia juga tidak menemui kesulitan berarti di putaran awal ini dengan mengalahkan wakil India Arun Kumar Ashok Kumar 2116, 21-12 dalam waktu 37 menit. Di putaran kedua, Vicky akan menghadapi unggulan 16 asal India Siril Verma yang sebelumnya mengalahkan wakil Indonesia Riyanto Subagja 21-13, 21-12 di putaran pertama. Sementara itu, Henri Kho juga akan menghadapi tantangan berat di putaran dua dengan melawan unggulan tujuh Sourabh Verma yang

Atlet Porprov Denpasar Jalani Tes Fisik Lagi

CLS Terhalang Peraturan IBL

Jakarta (Bali Post) Pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) dan CLS Knights Surabaya terus mencari jalan tengah agar CLS bisa berpartisipasi di liga yang musim barunya direncanakan bergulir Desember 2017. ‘’Kami berusaha mencari jalan tengah, semoga segera bisa memperoleh titik temu. Sebenarnya mereka juga masih ingin terus berpartisipasi di IBL,’’ ujar Direktur IBL Hasan Gozali dikutip dari laman resmi IBL, Selasa (1/8) kemarin. CLS sebelumnya menyatakan mundur dari IBL karena terhalang peraturan liga yang mengharuskan setiap tim yang ikut harus berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT), sementara CLS kini berbentuk yayasan, tepatnya di bawah naungan Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS). Menurut Managing Partner CLS Knights Surabaya Christopher Tanuwidjaja, permasalahan status yayasan ini pula yang menjadi kendala timnya untuk berkompetisi di IBL 2017, meski akhirnya juara IBL 2016 itu tetap tampil dengan toleransi pihak IBL. ‘’Berat bagi CLS untuk berbentuk PT karena anggota yayasan mereka sangat banyak. Rencana IBL mendorong klub berbentuk PT mungkin bagus dan sudah dihitung dalam perencanaan bisnis mereka, tetapi sayang saat ini CLS belum bisa mengikuti langkah IBL. Tim ini adalah milik Yayasan CLS, biarlah tetap menjadi milik Yayasan CLS,’’ kata Christopher, yang akrab disapa Itop. CLS sendiri sudah ikut berkompetisi di Liga Bola Basket Indonesia sejak 2003 dan untuk pertama kalinya menjadi juara pada 2016. Tim asal Kota Pahlawan ini juga rutin menyumbang beberapa pemain untuk tim nasional bola basket Indonesia. Terbaru, nama-nama pemain CLS yaitu Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh dan Firman Nugroho menjadi bagian dari tim nasional yang kini sedang menjalani serangkaian uji coba dan latihan di Lithuania sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2017, Malaysia. Selain itu, kepala pelatih tim nasional bola basket putra Indonesia, Wahyu Widayat Jati, adalah pelatih CLS Knights. (ant)

Kenshi Bali Ikuti UKT dan Gasnaswil di Mataram

Bali Post/022

PUTUSAN — Suasana sidang putusan atlet bridge Gianyar di KONI Bali, Selasa (1/8) kemarin. KONI Bali menolak banding pemohon KONI Gianyar, yang mengusulkan agar tiga atlet Jatim bisa memperkuat Gianyar di ajang Porprov Bali XIII/2017

KONI Tolak Banding Atlet Bridge Gianyar Denpasar (Bali Post) KONI Bali menolak banding yang diajukan pemohon KONI Gianyar, yang mengusulkan agar enam atlet bridge yakni Ahmad Masyuri, Michael Fernando, Zulfikar Akbar Priambodo, Healtho Brilian Argario (Jatim), serta Rorojoffani Tungga Dewi, dan Trisuci Indahsari (Jabar), supaya turun membela Gianyar, pada Porprov Bali XIII/2017. Dalam sidang putusan di KONI Bali, Selasa (1/8) kemarin, Ketua Harian KONI Gianyar Pande Made Purwata menegaskan, dirinya hanya memerlukan tiga atlet Jatim yakni Ahmad Masyuri, Zulfikar Akbar Priambodo, dan Healtho Brilian Argario. ‘’Kami hanya memerlukan tiga atlet Jatim, sebab mereka sudah terdaftar membela Gianyar

sejak Porprov Bali XI/2013 di Denpasar lalu,’’ saran Pande Purwata. Kendati demikian, Sekum Pengprov Gabsi Bali Michael Bolly menegaskan, Masyuri, Healtho, dan Zulfikar jelasjelas mengusung bendera Jatim pada Kejurnas Bridge di Sidoarjo, 16-27 Juli lalu. ‘’Bahkan, mereka juga mengibarkan bendera Jatim ketika digelar seleknas,’’ sebut Michael Bolly. Oleh sebab itu, hakim tunggal yang memimpin sidang Fredrik Billy menegaskan, pihaknya menolak banding KONI Gianyar, yang mengusulkan kepada Pengprov Gabsi Bali memberikan rekomendasi kepada ketiga atlet bridge Jatim sebagai persyaratan mendapatkan Kartu Tanda Atlet (KTA), guna berlaga pada

mengalahkan wakil Australia Nathan Tang 21-17, 21-15 di putaran pertama. Adapun Jonatan akan menghadapi wakil Hongkong Lee Cheuk Yiu yang pada putaran pertama menumbangkan Siddharath Thakur 23-21, 21-14. Sementara Firman akan menghadapi lawan paling berat di putaran dua. Firman yang merupakan pemain non-unggulan akan menghadapi unggulan empat Prannoy Haseena Sunil Kumar (India) yang sebelumnya menundukan wakil Indonesia Shesar Hiren Rhustavito 21-14, 21-16. (ant)

Denpasar (Bali Post) Para atlet Kota Denpasar dijadwalkan menjalai tes fisik tahap II di Lapangan Kompyang Sujana mulai Jumat (4/8) sampai dengan Minggu (6/8) mendatang. Tujuannya, untuk mengukur kebugaran atlet menjelang perhelatan Porprov XIII di Gianyar, September mendatang. Humas KONI Kota Denpasar Dewa Gede Rai, Selasa (1/8) kemarin menjelaskan, tes fisik melibatkan FPOK IKIP PGRI Bali guna mengetahui apakah pascates fisik tahap pertama awal 2017 lalu, atlet mengalami kemajuan, stagnan, atau justru mengalami kemunduran. ‘’Ya… kami harapkan selama ditempa latihan, melakukan serangkaian uji coba, termasuk try-out, kebugaran atlet makin prima, sebab menjelang Porprov,’’

tutur Dewa Rai. Diakuinya, acuan tes fisik tidak bisa disamaratakan semua atlet, misalnya atlet sepak bola tidak bisa disamakan dengan pecatur atau pemain bridge. Kendati demikian, penguji tetap mempunyai kriteria, sebab tes fisik meliputi biomotorik, daya tahan tubuh, VO2 Max, kecepatan, reaksi, serta koordinasi khususnya untuk cabor tim atau beregu. Cabor yang tes fisik Jumat (4/8) antara lain balap motor, kempo, biliar, taekwondo, silat, catur, dan binaraga. Cabor yang tes fisik Sabtu (5/8) seperti panahan, futsal, basket, atletik, panjat tebing, karate, tenis lapangan, tenis meja, dan bulu tangkis. Sedangkan cabor yang tes fisik Minggu (6/8) yakni sepak bola, bola voli, judo, sepak takraw, dan softball. (022)

hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. ‘’Kami menolak usulan banding pemohon, dan mulai Agustus ini sudah memasuki entry by name,’’ jelasnya. Tambah Nomor Pada bagian lain, pihak Pengprov Gabsi dan tuan rumah KONI Gianyar sepakat menambah nomor dari lima menjadi delapan nomor pada Porprov. Awalnya lima nomor yang dilombakan yakni pasangan putra dan putri, pasangan campuran, beregu putra dan putri, serta beregu campuran. Usulan tambahan tiga nomor antara lain beregu open dan pasangan open. ‘’Kami sepakat menambah tiga nomor lagi, dan akan dilombakan di ajang Porprov,’’ jelas Pande Purwata. (022)

Bali Post/ant

TIGA EMAS - Atlet boling putri Cheya Chantika melempar bola ketika mengikuti latihan pelatnas boling di Arena Boling Ancol, Jakarta, Selasa (1/8) kemarin. Tim boling Indonesia menargetkan tiga emas dan dua perak pada SEA Games Malaysia mendatang.

MacAskill Unjuk Kebolehan di Indonesia

Bali Post/ist

KEMPO - Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku Nasional Wilayah (Gasnaswil) IV (Jatim, Bali, NTB, NTT) Shorinji Kempo, di Mataram, Lombok. Denpasar (Bali Post) Tercatat 25 para kenshi Bali mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Gashuku Nasional Wilayah (Gasnaswil) IV (Jatim, Bali, NTB, NTT) Shorinji Kempo, di Gedung BPSDM, Mataram, Lombok. Para kenshi yang ambil bagian terdiri atas Denpasar 10 orang, Badung (8), dan Buleleng (7). UKT dan Gasnaswil dibuka Wagub NTB H. Muh Amin. Dalam sambutannya, Muh. Amin menyatakan olahraga bela diri kempo sudah dikenal di Bumi Gora. Terbukti, hampir di semua kabupaten dan kota telah terbentuk Pengkab dan Pengkot Perkemi. Hal ini membuktikan pembinaan yang dilakukan Pengprov Perkemi NTB telah berjalan lancar, termasuk sosialisasi kempo sasarannya mengena kepada masyarakat NTB. Para kenshi Bali yang menempuh UKT dinyatakan lulus semua. Tujuannya, supaya mereka bisa berlaga di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, sesuai dengan nomor yang diikutinya. Pelatih kempo Bali Made Dendy Mandiyasa mengaku bangga dengan keberhasilan kenshi Bali. Pasalnya, selain mengikuti UKT dan Gasnaswil, mereka juga mendapatkan penataran teknik dari Majelis Guru PB Perkemi Sensei Yudy Siswantoro (VII DAN), dan Hans Pohan (VII DAN), sehingga teknik kempo bisa merata pada semua daerah. (022/r)

Pembalap sepeda Danny MacAskill.

Bali Post/net

Jakarta (Bali Post) Jago trials kelas dunia, Danny MacAskill, akan unjuk kebolehan di Indonesia pada pameran olahraga Goifex di JCC Senayan, Jakarta, 1820 Agustus. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa (1/8) kemarin, mengatakan trials merupakan komisi baru pada federasi balap sepeda Indonesia. Namun, perkembangannya dinilai cukup cepat dan mampu mendatangkan salah satu ikon atlet trials dunia. ‘’Meski baru bergabung, komisi trials langsung bergerak cepat dengan melakukan pelatihan commissaire. Bahkan, saat itu menghadirkan langsung ketua disiplin trials UCI. Ini adalah kesempatan besar untuk mengembangkan olahraga ini,’’ katanya. MacAskill datang ke Indonesia tidak sendiri, namun didampingi dua rekannya yaitu Duncan Shaw dan Ali C dengan tajuk ‘’Danny MacAskill Drop and Roll’’. Mereka nantinya akan menunjukkan kemampuan menaiki sepeda dengan rintangan yang

telah disiapkan. Selama di Indonesia, Danny MacAskill dan kawan-kawan akan menggelar pertunjukan dua kali sehari. ‘’Kita harus maksimalkan. Selama di Indonesia mereka juga akan memberikan pelatihan. Harapan kami, atlet trials Indonesia bisa terpacu untuk lebih baik,’’ kata pria yang akrab dipanggil Okto itu. Sementara itu, Ketua Komisi Trials PB ISSI Yosnison Maretsa mengatakan sesuai dengan rencana street trials asal Skotlandia ini akan datang ke Indonesia pada 16 Agustus. Selama di Indonesia, tidak hanya menggelar pertunjukan dan pelatihan, namun juga akan ada acara meet and greet. ‘’Kami juga akan terlibat langsung disini. Atlet trials Indonesia juga akan menunjukkan kemampuannya,’’ katanya saat dikonfirmasi. Selain menghadirkan Danny MacAskill, gelaran Goifex ini juga akan menggelar kegiatan pendukung seperti kejuaraan push bike race untuk anak-anak, pump track challenge serta speed trials untuk remaja dan dewasa. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

B.BP.001.08.17.0000032

B.BP.001.08.17.0000024

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dibutuhkan Segera Posisi Cr Pembantu Gj1,5 Jl.I.Bonjol “Dcr Sgr!!Checking&SPG di Nusa Bth Sopir pengalaman/SIM A Receptionist Wanita atau Pria Gg.Sawit 4,085222555444/487612 Dua,Seminyak&Ubud,Gj 2.250+Bns Jl.P.Moyo Pedungan Tlp.725076 B.BP.001.07.17.0002339 B.BP.001.07.17.0002314 yang Berpengalaman,Lamaran di Hub.082145548444 (Pak Leo)” Cr SPG/SPB,Sales,Adm,Teknisi Cr PRT,Tdr dlm,masak,Pribadi B.BP.004.08.17.0000045 bawa ke Shambala Spa. Di Prsh Alat Fitness.Lam&wwcr lsg Gj 1,6juta H.081236366226 Dps 2 Jobs Available Staff Web DeBelakang Rahayu Restaurant, B.BP.001.08.17.0000052 Jl.Diponegoro 135/5 Dps.223516 sign Wordpress and Staff Write Jln.Monkey Forest Ubud Gianyar Dcari Karyawati Fotocopy/Print B.BP.001.08.17.0000020 English General Office Work Tlp:(0361)4792229/082144187039 Dicari Sopir untuk Perusahaan Hb.Wineebali, Jl.Hym Wuruk 71D Pls Contact Arin 085857217219 B.BP.004.08.17.0000042 081936247579 Hub.Jl.Gadung No.81 Kreneng,Dps B.BP.001.07.17.0002325 “Dcr Staff Pria 17-23Th,Gaji B.BP.001.08.17.0000043 B.BP.001.07.17.0002313 A PMA Urgently Membutuhkan 1,5-2,5Jt H.081802777997" Dcr 16 Karyawan/ti,Lls SMP/SMA Job Vacancy. The Griya Villas Karyawan di Retail Selling B.BP.004.07.17.0002333 6Driver,5Admin H:081999251555 Bunutan,Abang,Kr.Asem. Dicari untuk Industri Hospitality. Dicari Karyawan Wanita untuk B.BP.001.08.17.0000035 CDP, Sous Chef, Chef. Kirim CV Kirim Lamaran ke: Laundry Hub.081238563697 Dcr Asisten Rmh Tangga UMR Max B.BP.154.08.17.0000066 Email: info@thegriya.com operationsmgr.ei@gmail.com 38Th Bs Masak,081999072028 Dicari T.Masak Indian Food yg B.BP.004.08.17.0000046 B.BP.012.07.17.0002305 B.BP.001.08.17.0000008 Berpeng Hub.Dewi Sri Rest Jl. Bth 1 Krywti min SMA Diutmkan Bakery bth SPG min SMA max30Th Dcr Housekeeper utk Villa di Kartika Plaza 8X, 087761301643 Bujang Hub:UD.Kabik Tlp.417052 Sopir SIM A Hub: 085101979497 Kuta Hub.0361 751396 B.BP.154.08.17.0000067

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Karyawati Toko Perak di Seminyak Umur 20-30th Bahasa Inggris Hub: 085739912100

Staf Purchase Order Laki2 Pglm 3Th Dibdg Purchase Contractor Min 30Th bs Comp MYOB H.289104

Dcr: Sopir SIM A.Lmrn ke K.A.P Drs Sri Marmo DS,Jl.Gunung Muria No.4 Denpasar

Dcr Karyawati utk Produksi es. Dcr Krywti utk Rent Mtr Canggu Daerah ImamBonjol, 081237887715 bs Bhs Inggris HP.085737314210

Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta

B.BP.001.07.17.0002310

B.BP.001.08.17.0000053

B.BP.004.07.17.0002328

B.BP.001.07.17.0002201

B.BP.001.08.17.0000009

B.BP.001.08.17.0000015

Dcr Krywati yg Berpglmn Gj 2Jt Dcr OB/Serabutan max 30Th Tdk Dicari Pgwi Laki/Wanita serius u/Wr.BabiGuling Sari Kembar 99 Merokok,di Denpasar 0811396250 kerja Tlp:081529343788(tdkSMS) B.BP.001.08.17.0000023 B.BP.001.07.17.0002348 Jl.Ry Krbkn,081338665134 NoSMS Dcr Sgr Sopir SIM A/B1 H.DipoDicari Sopir Pribadi Untuk di B.BP.001.08.17.0000061 Need PatternMaker for Boutique negoro 51 Dps0361228872/411855 Tabanan,Hubungi:081999821693 B.BP.001.07.17.0002138 B.BP.001.08.17.0000037 International,Good English Dcr Staff bs Bhs.Jepang Dicari Supir Pribadi Wanita Call:08113800492/08113899556 Hub.081999040400 Hub:085338585915 B.BP.001.08.17.0000062 B.BP.154.07.17.0002093

B.BP.001.08.17.0000034

B.BP.001.08.17.0000038

B.BP.001.07.17.0002064

Spv M/E Proyek,Pengalaman+, CV Dcr Supervisor marketing&Sales Karyawati min.SMA 081338251999 ke: balikonstruksi@hotmail.com Berpengalaman H:087860810128. Penampilan Menarik,max.25Tahun

B.BP.001.08.17.0000021

B.BP.001.08.17.0000048

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post HONDA

Jl CRV Prestige 2013 Tgn 1 Dr Baru,Silver Hub.08123997130

B.BP.001.08.17.0000011

KIA

New Picanto CVVT 15 Pmk Samsat Baru MT 108Jt 081337177850

B.BP.001.08.17.0000010

MERCEDEZ

Mercedez Benz E200k Th’2007 AsBal Hub:089619874461

B.BP.001.07.17.0002331

SUZUKI

BUC Karimun’15 Wagon GX AsDK Tg1,Istw,Dp10Jtan,082342490222 B.BP.164.08.17.0000059 TOYOTA

Avanza G17 dp 22,5jt Krdt 5th langsung a/n T.087762984309 B.BP.159.08.17.0000051

Jual Avanza’05 Silver+DVD+TV, Abianbase Mengwi 081239412537 B.BP.001.08.17.0000012

Soluna GLi’01 Dp18Jt Angsuran 1.650/Bln 35x Hub.085100744020 B.BP.001.08.17.0000060

Yaris S’2011 AT Limited 150Jt H.085100856999 Pribadi

DIJUAL MOTOR

DIJUAL TANAH DIJUAL VILLA Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & RmVila Krobkn;5KT;5KM,Pool,IMB 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 furniture Tnh 1,4A/Bgn 150m2 B.BP.001.07.17.0002309 ViewSungai Rp1,7M,081239999747 Dijual Tanah 1,30A 1,5A Jalan B.BP.001.07.17.0002307 Induk Buduk H.082147454248 BUC ARSITEKTUR B.BP.164.08.17.0000058 23Are Batubulan kangin Br.Puseh CV.Yoga Design&Kntrktor:Gambar H200Jt/Are 081337283254/081338 Bangun,UrusIMB,dll,08123645754 B.BP.001.08.17.0000064 791301/081237449024/0361466840

HONDA

Beat Dp 1,2Jt,Scoopy 2,5Jt, Vario 1,7Jt.Bayu:082266292878

B.BP.001.08.17.0000007

DIJUAL RUMAH Rumah Baru sdh ada yg Kontrak di Dalung Hub.082147454248 Sgr B.BP.164.08.17.0000057

B.BP.001.07.17.0002049

Rumah 2,5Are Penamparan Bs TT Mobil,085100856999 Pribadi

Djl Tnh Lok:1.Jl.Sekar Tunjung Ls.2Are;2.Jl.Cokroaminoto Ls. 20Are Dps; 3.Jl.Ps.Kodok/OB Tbn Ls.4Are.Peminat Serius Hub 081338542300 Tanpa Perantara

B.BP.141.08.17.0000055

Rumah Minimalis Gianyar LT134 m2 3KT 2KM Hub:081999684850 B.BP.001.08.17.0000006

B.BP.001.08.17.0000019

TedungSari Gianyar LT 6Are LB3 50m2 087819070953/081934310335

DISEWAKAN TEMPAT Dswkn Tmp 10A Jl.Cokroaminoto 170 cck Ush 11Jt/A,08123919688

B.BP.001.07.17.0002050

DISEWAKAN RUMAH Dikntr Rmh TP90/250,4KT,2KM Grs,Tlp,2 AC Jl.Palapa Raya 41 Sesetan, 085237007280

B.BP.001.08.17.0000056

Dswkn tmpt Lok strategis Sanur 9are, 081337112202/08563734043 B.BP.001.07.17.0002269

B.BP.004.07.17.0002378

Dikont.Rmh Mnmls Moh.Yamin I Renon,AC,Waterheater,Kitchen set,Grse 2mobil,082144808444

B.BP.141.08.17.0000054

RUPA-RUPA *Deposito 100Jt Jasa 8%/Th Jgk Waktu 3Th Gratis Scoopy Diawal Promo Terbatas H.081239011111

CENTRAL JAYA Service Bergaransi Kerja ditempat

M.CUCI KULKAS FRESEER W.HEATER CHILLER

AC

GEBYAR DAIHATSU JULI READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan

082339189900

TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598

C.0002241-srv

C.0002125-mbl

SERVICE

BENGKEL LAS

SERVICE

RUPA-RUPA

SERVICE

SPA

B.BP.001.08.17.0000065

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.07.17.0002180

Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155

B.BP.001.07.17.0002124

KEHILANGAN Hilang STNK Nopol DK 127 DA AN:Nyoman Alit Sariadnyani B.BP.001.07.17.0001390

DISEWAKAN GUDANG Tlh Hilang BPKB Ertiga th 2012 Diswakn Gdang diLodtunduh Ubud DK 1921 FK, AN Gunawan Hub.083119168103/081338484176 Danau Buyan Hub.081558331002

B.BP.001.08.17.0000017

DIJUAL MOBIL

SERVICE

B.BP.135.08.17.0000063

B.BP.004.08.17.0000044

BIRO JASA

DWIJAYA TEKNIK

SERVICE PANGGILAN

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

SERVIS AC & KOMPOR GAS

- POMPA AIR - KULKAS - M. CUCI - KOMPOR GAS - W.HEATER - AC BERGARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

MENERIMA PANGGILAN SERVIS :

KULKAS BONGKAR PASANG M.CUCI CHILER W HEATER FREEZER BERGARANSI

AC

ABS Jln.Teuku Umar, Gg. Maruti No. 9

085935324152 081338192225

085646382554 C.0000951-SRV

C.0002128-srv

PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP

242389 / 081236774491 BIRO JASA

ATASI :

RAJA BUNTU

WC Garansi 1 bulan

SIGRA XENIA

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

8

DP Jt-an PROSES CPT & MUDAH FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

081338013066

PICK-UP DP

5Jt-an

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA

C.0001504-MBL

GEBYAR MERDEKA DAIHATSU DP18Jt

DP16Jt

Great XENIA GEBYAR PROMO !

FOTOCOPY

11Jt-an

0821 4505 4252 / 0822 4445 9698

C.0001941-BRJ

BIRO JASA

DP

READY STOCK

HARGA BERSAING, BUKTIKAN! DP8Jt DP13Jt DP5Jt

Grand Max PU DP MURAH BUNGA 3% TENOR 8 TH. PROSES CEPAT

DP11Jt

SIGRA BONUS BANYAK SENILAI 1JT-AN* TUKAR TAMBAH KOST/KONTRAK BISA

081916686206 | 082147777945

C.0000025-mbl

AC

KOMPUTER


EKONOMI

18

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Tarif Sandar Kapal Pesiar Diturunkan 50 Persen Jakarta (Bali Post) – Pemerintah sepakat memberikan diskon tarif sandar hingga 50 persen untuk kapal pesiar (cruise) yang singgah di Indonesia, guna mendorong angka kunjungan wisatawan. ‘’Sudah ada surat dari Kementerian Perhubungan bahwa kita boleh memberikan diskon sampai dengan 50 persen,’’ kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di gedung Kemenko Kemaritiman, di Jakarta, Selasa (1/8) kemarin. Arief menuturkan, tadinya tarif sandar kapal pesiar di Indonesia mencapai 40-50 ribu dolar AS atau dua kali lipat dibandingkan tarif di Singapura dan Malaysia. Dengan tarif semahal itu, Indonesia kalah bersaing dengan kompetitor negara tetangga yang lebih banyak menerima kunjungan wisata. ‘’Sekarang sekitar 20 ribu dolar AS kalau ada cruise yang bersandar di Indonesia untuk sekali sandar,’’ katanya. Arief berharap penurunan tarif sandar kapal akan dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan dari yang saat ini sekitar 200 ribu orang menjadi 400 ribu orang tahun depan. Target tersebut dipatok lantaran potensi wisata kapal pesiar ke Indonesia diperkirakan mampu menggaet 3 juta

orang. ‘’Pak Indroyono (Penasihat Kementerian Pariwisata) dan saya menyebut tadi (target) bisa naik dua kali lipat tahun depan, jadi 400 ribu wisatawan,’’ katanya. Dengan target hingga 400 ribu orang, potensi total devisa yang akan didulang mencapai 480 juta dolar AS (setara Rp 6,4 triliun). Arief menambahkan, diskon tarif sandar kapal itu akan berlaku untuk seluruh pelabuhan di wilayah kerja Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah memerintahkan agar semua biaya pelayanan yang harganya lebih tinggi dibanding negara kompetitor harus dipangkas. ‘’Saya perintahkan semua cost services

yang harganya ketinggian, yang dua kali lipat dari daerah-daerah lain seperti Singapura, kita minta dipotong. Dan ternyata bisa,’’ tuturnya. Pemerintah memberikan diskon biaya pelabuhan bagi kapal pesiar dan yacht yang terangkum dalam surat pemberian keringanan (discount reduksi) tarif jasa kepelabuhanan bagi kapal yacht, kapal super yacht dan kapal Cruise No: PP 002/5/14/ DJPL-17 pada tanggal 24 Mei 2017 yang ditujukan kepada para Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I s.d. IV (Persero). Pemberian keringanan itu sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) No. 6 Tahun 2013 tentang Jenis, Struktur, dan Golongan Tarif Jasa Kepelabuhanan. (ant)

Arief Yahya

Temu Usaha Bisnis Unit Perdagangan Koperasi Se-Bali

Kembangkan Usaha Retail

Denpasar (Bali Post) Koperasi mestinya jangan hanya bertumpu dengan usaha simpan-pinjam saja. Harus mulai melebarkan sayap ke usaha retail yang lebih modern. Bila koperasi mau bersatu, akan membentuk kekuatan dahsyat dalam upaya memperkuat perekonomian Bali. Termasuk menjadi benteng di tengah serbuan berbagai macam toko modern. ‘’Di Bali jumlah anggota koperasi itu 1,1 juta, hampir 25% dari masyarakat Bali. Itu adalah kekuatan dahsyat kalau bisa diwadahi dalam bisnis retail yang memang kebutuhan rumah tangga setiap hari bisa disuplai oleh koperasi,’’ ujar Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta dalam Temu Usaha Bisnis Unit Perdagangan Koperasi Se-Bali di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Selasa (1/8) kemarin. Dipta menambahkan, Menteri Koperasi dan UKM RI sangat ingin retail koperasi bisa berkembang. Mengingat, sudah ada contoh di Singapura dengan adanya NTUC, koperasi fairprice terbesar di negara itu. NTUC yang anggotanya 63 persen masyarakat Singapura memiliki beberapa usaha, yakni 180 supermarket, 50 minimarket, dan 50 SPBU. ‘’Pada tanggal 17 Juli lalu, Koperasi Krama Bali (KKB) sudah menandatangani MoU dengan pihak Lotte Grosir di Jakarta. Harapan Pak Menteri, KKB sebagai distribution center untuk koperasi yang ada di Bali,’’ imbuhnya. Menurut Dipta, menjalin kerja sama dengan seluruh koperasi di Bali memang

tidak gampang dalam praktiknya. Namun bukan mustahil bila ada niat dan kesungguhan seperti peribahasa ‘’bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh’’. Terlebih, ujung dari kerja sama ini adalah membangun koperasi yang kompetitif di Bali. ‘’Antusiasme kerja sama dengan Lotte itu bagus karena tidak ada kewajiban untuk membayar franchise fee seperti di toko modern lain. Kita cuma membayar kebutuhan barang saja, itu bedanya dengan waralaba yang lain,’’ tandasnya. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Dewa Nyoman Patra mengatakan, koperasi yang membuka usaha retail juga harus memiliki standar. Paling tidak dari segi penampilan agar kelihatan modern dan bersih. Dengan

demikian, akan bisa bersaing dengan toko modern dengan kelebihan usaha ini dimiliki oleh pemilik lokal. ‘’Kebetulan ada yang memfasilitasi dan membina kita supaya toko atau warung dibuat standar. Penampilan kita harus modern, tidak boleh lagi toko seperti gudang,’’ jelasnya. Ketua KKB Satria Naradha mengatakan, MoU antara KKB dan Lotte Grosir sejatinya untuk mewujudkan distribusi ‘’dari kita, oleh kita, dan untuk kita’’. Langkah strategis ini diharapkan bisa bermuara pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. ‘’KKB sudah siap menindaklanjuti dorongan Menteri untuk menjadikan Bali pilot project distribusi dari, oleh, dan untuk kita,’’ ujarnya. (kmb32)

Bali Post/rin

KOPERASI - Temu usaha bisnis unit perdagangan koperasi se-Bali di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Selasa (1/8) kemarin.

Bekraf Latih UKM Manfaatkan ’’Smartphone’’ Kelola Keuangan Mangupura (Bali Post) Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberi pelatihan pada 100 pelaku UKM di Bali untuk memanfaatkan smartphone untuk mengelola keuangan. Hal itu lantaran dengan memiliki catatan keuangan, akan mempermudah pelaku usaha/UKM mengakses permodalan. Hal itu diungkapkan Direktur Akses Perbankan Bekraf Restog K. Kusuma saat acara asistensi pencatatan informasi keuangan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) kreatif, Selasa (1/8) kemarin. Dengan laporan keuangan yang benar, para UKM akan mampu menentukan keputusan yang tepat bagi usahanya, termasuk mengakses pembiayaan dari perbankan. ‘’Apalagi dengan memaksimalkan aplikasi

android pada smartphone, pembukuan dan laporan keuangan tidak lagi sesulit yang dibayangkan,’’ pungkasnya. Pihaknya berharap para UKM bisa naik kelas dengan membuat laporan keuangan sederhana, sehingga transaksi keuangan selama satu bulan bisa di-input. Dengan demikian track record keuangan bisa terlacak, sehingga perbankan bisa lebih mudah menghitung risiko yang mungkin timbul apabila perbankan menyalurkan permodalan. Namun hal itu tergantung kedisiplinan pelaku usaha untuk menginput data transaksinya. Untuk itu, Bekraf menghadirkan trainer akuntansi Khusnaini untuk mengajari 100 pelaku UKM kreatif Bali cara mengelola keuangan dengan aplikasi

android pada smartphone. Khusnaini menjelaskan, pembukuan keuangan usaha dengan aplikasi akuntansi UKM Money Manager. Aplikasi ini tersedia di google playstore dan dapat diunduh. ‘’Jadi selama ini banyak UKM campurkan uang pribadi dan usaha, makanya sulit berkembang,’’ ungkapnya. Ia mengajarkan membuat keuangan usaha yang benar yaitu laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi umum. ‘’Laporan keuangan bisa digunakan untuk mengakses keuangan perbankan dan evaluasi manajemen usaha. Teman-teman bisa pakai android supaya lebih mudah. Harapan saya dipraktikkan, dipraktikkan, dan dipraktikkan,’’ imbuh Khusnaini. (kmb42)

Pengembangan Pelabuhan Benoa Ditarget Selesai 2017

Jakarta (Bali Post) – Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan pengembangan Pelabuhan Benoa, Bali untuk mendukung kedatangan kapal wisata bisa selesai setahun sebelum pertemuan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) pada Oktober 2018. ‘’Kita harapkan setahun sebelum Annual Meeting IMFWB (pengembangan) sudah selesai,’’ kata Arief ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (1/8) kemarin. Arief menuturkan, pengembangan terminal kapal wisata atau cruise di Pelabuhan Benoa diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah meningkatkan kunjungan kapal wisata ke Indonesia yang potensinya mencapai tiga juta orang. ‘’Tapi kenyataannya kita hanya dapat 200 ribu kunjungan sampai sekarang. Jadi kurang lebih 10 persen. Bahkan 10 persennya saja seharusnya kan 300 ribu kunjungan,’’ katanya. Pengembangan Pelabuhan Benoa meliputi perluasan terminal penumpang internasional dengan total 4.887 meter persegi, sedangkan peruntukan luas area kedatangan 1.000 meter persegi, luas area keberangkatan 1.238 meter persegi, dan luas area bagasi 750 meter persegi. Dermaga Timur yang awalnya sepanjang 290 meter juga diperpanjang menjadi 340 meter. Peningkatan dan perluasan pelabuhan dilakukan untuk menampung, mengakomodasi kapal-kapal besar termasuk kapal cruise untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Arief mengatakan hingga saat ini Pelabuhan Benoa baru bisa menampung satu atau dua kapal pesiar. ‘’Kalau ini kita bangun, yang terbesar itu bisa menampung cruise dengan muatan sampai 6.500 penumpang. Kalau orang datang dengan kapasitas 6.500 penumpang itu sama dengan mendatangkan 40 Boeing. Bayangkan betapa mudahnya,’’ tuturnya. (ant)

Pengusaha Ikan Asin Kurangi Produksi Banyuwangi (Bali Post) Melambungnya harga garam membuat pengusaha ikan asin di pesisir Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) kelimpungan. Mereka terpaksa mengurangi jumlah produksi akibat tak mampu membeli garam. Para pengusaha khawatir akan gulung tikar jika harga garam makin tak terkendali. Harga garam naik tajam hingga 50 persen. Sebelumnya Rp 2.750 per kilogram, naik menjadi Rp 5.000 per kilogram. ‘’Sudah tiga bulan ini harga garam naik. Kita cukup bingung melakukan produksi,’’ keluh Sahani (54), salah satu pengusaha ikan asin di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Selasa (1/8) kemarin. Yang dikeluhkan lagi, selain harga mahal, pasokan garam juga seret. Padahal, garam menjadi salah satu bahan baku utama ikan asin. Sehingga pengusaha tak bisa maksimal melakukan produksi. ‘’Kalau pesanan ikan asin tetap lancar. Bahan baku ikan juga lumayan melimpah, justru garam yang kurang,’’ kata Sahani. Selama ini, pasokan garam didatangkan dari Madura, Jatim. Bahkan, pihaknya sempat berburu garam ke Madura. Hasilnya, para petani garam banyak tidak bisa panen akibat cuaca hujan. Sahani berharap harga garam bisa kembali normal, sehingga pengusaha ikan asin bisa produksi dengan baik. ‘’Kalau sekarang, tak bisa banyak produksi. Harga garam mahal, modalnya tidak mampu,’’ ujarnya. Akibat ngadatnya garam, mereka pun menaikkan harga ikan asin. Harga komoditi ini naik rata-rata 30 persen. Dicontohkan, ikan asin jenis rencek naik dari Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 35.000 per kilogram. Ikan asin layang besar sebelumnya Rp 15.000 naik menjadi Rp 20.000. Produksi ikan asin ini banyak dikirim ke sejumlah daerah, salah satu ke Buleleng, Bali. Ada juga ke Jember dan Pasuruan, Jatim.

Dalam kondisi normal, kata Sahani, pihaknya bisa memproduksi minimal 1 ton ikan asin per hari. Dari jumlah ini, kebutuhan garam mencapai 5 kuintal hingga 1,2 ton per hari. Tergantung jenis ikan yang akan diasinkan. ‘’Makin besar ikan, makin banyak kebutuhan garamnya,’’ jelasnya. Proses pembuatan ikan asin juga dilakukan manual. Ikan segar dicuci, setelah itu direndam dengan air garam, minimal 3 jam. Jika ikan besar perendaman bisa membutuhkan waktu 12 jam. Setelah itu dijemur. Ketika cuaca panas, sehari ikan asin bisa dikirim. Namun, saat mendung, pengeringan membutuhkan waktu lebih lama, bisa sekitar tiga hari. (kmb30)

Bali Post/udi

IKAN ASIN - Pekerja di pesisir Muncar, Banyuwangi sedang menjemur ikan asin, Selasa (1/8) kemarin.


19

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

Pemerintah Normalkan Telegram Minggu Ini

Bali Post/ade

TELEGRAM - CEO Telegram Pavel Durov diterima Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Selasa (1/8) kemarin.

Belum Ada Tim Gabungan Kasus Novel

Jakarta (Bali Post) – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif menyatakan belum ada tim gabungan pihaknya bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terkait pengusutan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. ‘’KPK belum membentuk tim gabungan karena KPK belum mengetahui peran yang akan dilakukan KPK dalam tim gabungan tersebut,’’ kata Syarif di Jakarta, Selasa (1/8) kemarin. Menurutnya, KPK akan menunggu terlebih dahulu perkembangan terakhir (update) dari Polri soal kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. ‘’Karena sampai hari ini, kami belum dapat update terakhir dari tim Polda,’’ ucapnya. Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pada Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 mengatur kewenangan penyelidikan dan penyidikan KPK adalah untuk tindak pidana korupsi. ‘’KPK tentu hanya dapat menjalankan tugas sepanjang sesuai dengan kewenangan di undang-undang. Sejauh ini, karena domain kasus ini adalah tindak pidana umum, kami kira kita perlu menunggu perkembangan hasilnya dari Polri,’’ tuturnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian terkait perkembangan pengusutan kasus Novel Baswedan, yang wajahnya disiram air keras oleh dua orang bersepeda motor ketika dalam perjalanan pulang setelah menunaikan shalat Subuh dari masjid dekat rumahnya pada Selasa (11/4). Terkait hal tersebut, Febri mengemukakan, KPK melihatnya sebagai hal positif karena perhatian Presiden pada teror terhadap Nobel perlu dihargai. ‘’Perhatian Presiden pada teror terhadap Novel yang sejak awal langsung mengutuk pelaku penyerangan, memerintahkan Kapolri untuk mengusut dan setelah 111 hari kemudian memanggil Kapolri perlu kita hargai,’’ tuturnya. Menurutnya, setelah pertemuan Presiden dan Kapolri itu, maka diharapkan ada percepatan pengusutan hingga pelaku ditemukan. ‘’Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan sebaik-baiknya,’’ demikian Febri Diansyah. (ant)

Bandar Narkoba Dari Hal. 1

Dari keterangan Acung, diperoleh informasi bahwa sindikat ini dikendalikan oleh seorang napi di Lapas Nusakambangan bernama Aseng. ‘’Rencananya narkoba tersebut akan didistribusikan ke diskotik-diskotik dan bandarbandar narkoba,’’ katanya. Selanjutnya pada Senin (24/7), tim gabungan menangkap tersangka Erwin Afianto (35) di parkiran kendaraan Flavour Bliss Alam Sutra, Tangerang dan menyita 56 bungkus pil ekstasi. Pada Kamis (27/7), petugas menangkap

05.00 Gayatri Mantra

05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Krisna Karna 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Pemujaan Sang Hyang Rambut Sedana 11.05 Lejel Homeshoping 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (2)

tersangka Muhammad Zulkarnaen (32) saat melakukan transaksi penukaran 10 bungkus ekstasi yang diperkirakan berbobot 20,2 kilogram dengan sabu-sabu seberat dua kilogram. Zulkarnaen ditangkap di parkiran motor Mall Citraland, Tangerang, Banten. Namun saat petugas meminta Zulkarnaen untuk menunjukkan lokasi penyimpanan ekstasi, Zulkarnaen malah melawan dan mencoba mengambil senjata petugas. ‘’Sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia,’’ katanya. (ant)

Rabu, 2 Agustus 2017 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Ardhanareswari (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita 17.05 Healthy Life 17.30 Taman Sari TK Hindu Yowana (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Brilian Coach 21.00 Puppet Show 21.30 Ajeg Bali Ratu Sesuhunan Masolah 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Anyarsari Negara (3)

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan normalisasi aplikasi Telegram berbasis web dalam minggu-minggu ini setelah sarana itu diblokir sejak 14 Juli 2017. ‘’Kami sedang siapkan langkah-langkahnya untuk menormalisasi atau unblock dalam minggu ini,’’ kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Samuel Pangerapan dalam konferensi pers bersama CEO Telegram Pavel Durov, di Jakarta, Selasa (1/8) kemarin. Konferensi pers dilaksanakan usai pertemuan Durov dan Kementerian Kominfo untuk menindaklanjuti mekanisme penanganan konten negatif, terutama terorisme sekaligus upaya membuka blokir Telegram oleh pemerintah. Dalam pertemuan itu keduanya sepakat membentuk saluran khusus komunikasi antara kementerian dengan Telegram, sehingga menjadikan penanganan konten negatif menjadi lebih efektif. Durov mengatakan, pemblokiran aplikasi Telegram berbasis web akibat dari adanya salah paham yang terjadi dalam komunikasi via email antara Kementerian Kominfo dan pihak Telegram. Menurut Durov, telah disepakati komunikasi langsung sehingga akan lebih memu-

dahkan dalam berhubungan untuk penanganan konten-konten negatif. Ia menambahkan, pihaknya juga menaruh perhatian terkait dengan penanganan kontenkonten terorisme dan memiliki komitemen yang sama dengan Kementerian. ‘’Telegram sangat peduli terhadap ancaman terorisme global, terutama untuk negara seperti Indonesia,’’ katanya. Rudiantara mengapresiasi respons Durov untuk bertemu dengan pihaknya dan menyelesaikan masalah itu. ‘’Saya mengapresiasi Telegram yang sangat responsif dalam menyikapi isu ini,’’ kata Rudiantara. Sebelumnya, keputusan pemblokiran terhadap 11 DNS Telegram berbasis web dilakukan setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengirimkan permintaan melalui email. Permintaan menutup ribuan konten terorisme dan radikalisasi yang tersebar dalam 11 DNS itu dikirim mulai 29 Maret 2016 sampai 11 Juli 2017. Namun semua permintaan itu tidak mendapatkan tanggapan. Mengenai hal itu, Durov menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan itu dan mengakui telah menerima email komunikasi dari Kemenkominfo pada 16 Juli 2017. (ant)

Empat Pilar

Dari Hal. 1

Kepala SMA Surya Wisata, Tabanan, Drs. I Wayan Sudirya, mengatakan untuk menanamkan pendidikan berkarakter empat pilar kebangsaan kepada generasi muda bukanlah hal yang mudah. Namun dengan kerja sama semua pihak, pendidikan ini bisa ditanamkan kepada generasi muda. Salah satu caranya adalah dengan mengenalkan simbol negara kepada generasi muda di sekolah setiap hari sebelum mereka memulai proses belajar dan mengajar. Demikian pula menyanyikan lagu kebangsaan. Keduanya untuk menanamkan rasa nasionalisme mereka. ‘’Menanamkan pendidikan

berkarakter empat pilar kebangsaan kepada generasi kita bukan pekerjaan ringan. Ini merupakan perjuangan bersama-sama,’’ ujarnya. Tidak hanya dia sebagai kepala sekolah, pendidikan bekarakter empat pilar kebangsaan juga disepakati bersamasama oleh guru dan anak-anak didik. Ia melanjutkan, sekolah selalu memulai proses pembelajaran dengan menyebutkan Pancasila dan menyanyikan lagu kebangsaan. Menurutnya, semakin sering diingatkan dan disebutkan atau dinyanyikan, maka akan semakin tertanam kuat di dalam diri anak didik. Pada perayaan tertentu seperti HUT Kemerdekaan RI, sekolah akan memasang bendera selama sebulan penuh di

Situasi Politik Dari Hal. 1

‘’Mata uang dolar AS cenderung masih mengalami tekanan terhadap mayoritas kurs dunia, termasuk rupiah akibat situasi politik di AS yang bergejolak sehingga membuat pelaku pasar ragu akan berjalannya berbagai kebijakan yang dijanjikan Presiden AS Donald Trump,’’ katanya. Selain itu, lanjutnya, beberapa data ekonomi dari

Amerika Serikat yang juga mengecewakan turut membuat pelaku pasar mulai ragu akan rencana bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa pergerakan rupiah mengalami kenaikan seiring dengan sejumlah mata uang di kawasan Asia, namun laju rupiah masih harus kembali

158 Robot

Dari Hal. 1

Sistem operasi itu tidak diterapkan robot-robot kontestan lain. Ini yang membuat juri kagum dan memberikan nilai di atas rata-rata untuk WowWi. WowWi berhasil mengalahkan 158 robot dari negara lain. Dalam kejuaraan itu, semua robot juga harus bisa memisahkan air kotor dan bersih yang direpresentasikan dalam bola oranye dan biru. Menurutnya, ada tujuh babak berbeda yang harus dilakoni para

kontestan untuk memenangi kejuaraan ini. Awalnya, tim tersebut kalah di babak pertama, namun mengubah strategi di enam babak selanjutnya dengan memperlihatkan kelebihan sistem pengunci target tadi. Semua robot juga harus mampu menunjukkan cara yang cepat dan efisien untuk lepas dari terjangan banjir. Hisyam menjelaskan, pembuatan WowWi hanya dua bulan dan menggunakan bahan-

masing-masing kelas. Diharapkan dengan melihat simbol negara dekat dan sering akan lebih menguatkan identitasnya sebagai bangsa Indonesia dan tentu ke depannya meningkatkan karakter bangsa. Tantangan lain dalam menerapkan pendidikan berkarakter empat pilar kebangsaan ini, kata Sudirya, adalah media sosial yang semakin canggih dan mudah. Namun, pihak SMA Surya Wisata tidak melarang siswa menggunakan internet di sekolah asal sebatas untuk mendukung proses belajar mereka di sekolah. ‘’Teknologi itu bersifat positif jika diarahkan untuk yang positif. Begitu juga sebaliknya. Penekanan ini yang selalu diberikan kepada anak murid,’’ jelasnya. (sos/san)

diuji ketahanannya, terutama sentimen dari dalam negeri. ‘’Diharapkan data ekonomi domestik yang positif dapat menjaga ketahanan rupiah untuk jangka panjang,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (1/8) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.318 dibandingkan hari sebelumnya (Senin, 31/7) 13.323 per dolar AS. (ant)

bahan terbatas yang diberikan panitia. Sementara itu, Kepala Sekolah MA Technonatura, Tras Rustamaji, mengatakan pemanfaatan dan pengembangan teknologi menjadi landasan utama dalam menyusun kurikulum di sekolah tersebut. Tim Never Before mendapat dukungan penuh dari PT Telekomunikasi Indonesia. Biaya riset, dukungan internet berkecepatan tinggi dan akomodasi selama di Amerika Serikat semuanya ditanggung PT Telkom. (ant)

Rujukan Khusus Dari Hal. 1

Menurut Puja, dalam mengoptimalkan penanaman nilai bela negara kepada seluruh siswa perlu disiapkan rujukan khusus, yang dicantumkan dalam kurikulum hingga mata pelajaran. ‘’Ini yang selama ini tidak ada, padahal penguatan nilai bela negara itu amat penting,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Kesbangpol Gianyar Dewa Alit Mudiarta mengatakan Pemkab Gianyar sedang menggalakkan semangat bela negara di kalangan generasi muda. Upaya ini dilakukan dengan memberikan edukasi terha-

dap guru dan tokoh-tokoh masyarakat terkait bela negara. ‘’Nanti dari mereka akan diteruskan kepada generasi muda khususnya para siswa di sekolah,’’ terangnya seizin Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Ditambahkan, saat ini di Gianyar juga memiliki forum bela negara yang sudah terbentuk sejak 2016. Forum ini melibatkan para siswa khususnya OSIS, untuk diberikan pelatihan tentang bela negara. ‘’Pelatihan ini biasanya diselengarakan di Tabanan, di sana mereka diajarkan nilainilai tentang bela negara,’’ tandasnya. (kmb35)

Simpati Pemilih Dari Hal. 1

Memasuki minggu terakhir Juli 2007, sejumlah nama baru juga mendapat simpati pemilih. Sumarjaya Linggih untuk calon gubernur Bali yang merupakan politisi Partai Golkar juga mulai muncul ke permukaan. Ia diimbangi oleh mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg di posisi calon wakil gubernur Bali. Sementara untuk posisi wakil gubernur Bali, nama IGA Rai Wirajaya yang merupakan anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan hingga kini masih

paling banyak direspons masyarakat. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Cok Ace hingga akhir Juli 2017 juga tetap dilirik masyarakat. Tingginya aspirasi terhadap figur nama dari kalangan organisasi keumatan – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) – juga layak disikapi oleh partai politik. Calon-calon yang akan bertarung dalam konstelasi politik Bali 2018 juga layak mengapresiasi persaingan ini. (dir)


16 Pages

143 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

online: http://www.intern

2, y, August

Wednesda

klash ’ over bac s Jolie ‘upset Angelina ia film casting proces to Cambod , August 2, Wednesday

2017

2017

Myanmar H1N1 swine flu death toll rises to 10

vendor sells A street motorists to masks to the swine protect against July 25, flu, Tuesday, MyanYangon, of2017, in health say mar. Public Myanmar ficials in flu, also known that H1N1 flu, has killed as swine out of 13 the three people cases of confirmed infection.

backlash to growing “upset” she was Jolie responded d - Angelina latest film, saying misconstrue her had been LOS ANGELES process for auditions scene during impoverished children. over the casting an auaway from that an improvised a child duringI would real money taken from as taking

AP

Angelina

Clooneys to

Jolie

help 3,000

was upsetting. published dition is false and if this had hapFair interview myself In a Vanity her film “First They be outraged game about slammed described a pened.” last week exsocial media Father,” Joliedirectors with the Users on game as cruel and Killed My the casting children. Vanity played by children auditioning Jolie’s casting impoverished Peretz called the Ung. young Cambodian realEvgenia role of Loung for the United ploiting Fair reporter “disturbing in its Cobb for the lead envoy game Kayla Jolie, a special agency, told Vanity in or- casting profile, whileDecider.com ism” in the Nations refugeefor her lead star website slum schools. at pop culture game to a psychologiFair she looked the circuses and was placed phanages, a child to compared than In the casting, on a table, askedand cal thriller. should know better of money front it for “Everyone in front of money in is they neededwould then no movie literally dangle think of what children ... child to it away. Jolie ly traumatizing to snatch catch them, and the stole impoverished worth psychological Cobb wrote. pretend to to lie about why they Father” is multiple children,” would have Killed My exercise “First They Khmer Rouge regime the money. that a pretendan actual million “I am upset , from about the 1970smore than 1 written to be released under which in an improvisation has been the film, real scenario,” people died. It is due in September. scene in a in a on Netflix if it was globally and about as directed the film, said (rtr) Jolie, who Sunday. money on that real statement Sinith, File “The suggestion Photo/Heng

ees go to

Syrian refug

“Formal education that.” It a statement. children. can help change donation from nearly 500,000 children in for JusA $3.25 million Syrian N S - ing Foundation pay for “secN AT I O said is educating through a the Clooney HP will UNITED public schools of additional tice, Google andschool supplies, Amal Clooney , George and they would help ond shift” system exclusively transportation content, curriculum on Monday refugee children go afternoon classes an computers, training. 3,000 Syrian year in Lebanon, for them. this want to losethey and teacher for the Clooto school United Nations says “We don’t because A spokesman Max Gleiswhere the are not receiv- entire generation of being born neys’ foundation, organization 200,000 childrenafter fleeing the had the bad luck at the wrong said the education to support actor chman, wrong place ing an education Syria. through the had decided for in the Oscar-winning war in neighboring Foundationwith time,” said and interna- for Syrian refugees instead of up The Clooney operGeorge Clooney lawyer Amal public school system, it has teamed private schools Justice said HP Inc to help the tional human rights birth to twins investing in an international who gave Google and agency UNICEF by SABIS, has prepared of Clooney, which Syrian ated U.N. children’s Ministry last month. and high of young company so-called and the Lebanese “Thousands risk - the risk of students for college open seven for Syrian at (rtr) Education refugees are a productive part school exams. schools in “second shift” never being the couple said than 1 refugee children. has more includ- of society,” Lebanon refugees, Cafee 19 Smirnof million Syrian

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

on

school in Leban

George Clooney and his wife Amal pose on the red carpet as they arrive for the

screening of the film “Money Monster” during the 69th Cannes Film Festival in Cannes, May France, 12, 2016.

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Post at:

swine flu ar H1N1 Myanm toll rises to 10 death affected

35,000 birds, said

were China. markets folLive poultry in many provinces

forcing down a that has of Agriculture of shut human infections, hens their the Ministry in Myanmar, H5N1 strain lowing influenza as the govern- on Tuesday. The at a hen egg producers to keep as deof H1N1 prime time, public to 10 has was confirmed outbreak the virus outbreak amid city, which beyond their died in an the latest in Tongliao and has killed mand also plunged people have the death toll in swine flu virus. the farm people, bird flu. said in vulner- Four more taking 3 million fears over about the the ministry to have contracted particularly YANGON said on Monday, campaigns to the health 15,000 birds, its website. confirmed Flocks are flu during the winon according hospiinfection health official up public awareness usually a statement is now under about the minis- disease, It has called on able to avian outbreaks patients information heath said. The ment stepped ministry. The outbreak r) months and to report

as ter ministry H1N1 outbreak of the disease,” was quoted tals and clinics of influenza-like control, the outbreak in March die down afterwards.(rt The latest than a week ago, ter Myint Htwe newspaper showing signs bird flu duck farm distate-run live- last 134 birds at a began more Aung, deputy saying by Light of Myanmar illness. also be heard killed Myanmar’s province. the New News can releasing at Global is said Thinzar infectious diseases Separately, has also reported in central Hubei of Global “We are seasonal the in “Bali Image” from 9.30 recent casebird flu rector of 96.5 bird flu in on Monday. on the stock ministry The most at the Ministry Radio FM am. Listen to major information in real time,” an outbreak of H5N11,800 chickdepartment Sport, with Yangon, until 10.00 FM at http:// first confirmed poultry after than the real H1N1 Health and’s biggest city, m south. More after the virus was outbreak among brings the toinfluenza Global Radio the the and ten2myradio.co said. Myanmar at http:// area. ens were culled in the southern winter months October to more been among out he globalfmbali.lis streaming since http:// H1N1 has circulating ina detected at a farm worst affected have carried and or live video tal culled li.com and last month. flu li. birds. Authorities of Dawei strain campaignsover strains of seasonally since radioglobalfmbanel/global-fm-ba than 240,000 the H7N9 least al- town fears health awareness ustream.tv/chan at in 2009, Myanmar Additionally, calm public had stores rehas caused in sought to the virus although masks global pandemic of the virus since October Inner Mongolia years, China deaths from the outbreak, China’s 281 deaths 66,500 chickens out of surgical have though reported in recent has culled have sold of bird flu Authorities and not been have said. by gion an outbreak in Yangon. not to panic as a heath officials following those killed outbreak Aside frompeople have been told the public the latest 51 described occurrence. any the virus, regular seasonal never withheld “We have

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Wage, 2 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Mantan PM Thailand Nyatakan Diri Tak Bersalah Bangkok (Bali Post) -

Mantan Perdana Menteri (PM) Thailand Yingluck Shinawatra menyatakan dirinya tak bersalah dan meminta keringanan dalam pembelaan yang dilakukannya di Mahkamah Agung pada Selasa (1/8) kemarin. Pernyataan ini merupakan upaya terakhirnya sebelum pengadilan memutuskan vonis atas kasus terkait subsidi beras yang menjadikan Yingluck sebagai terdakwa.

Harry Styles

Bali Post/ap

Harry Styles

Mata Terindah di Dunia Personel band One Direction, Harry Styles, memiliki sepasang mata terindah di dunia, mengalahkan aktor Brad Pitt dan George Clooney. Hal tersebut menurut sebuah studi yang dipublikasikan Centre for Advanced Facial Cosmetic and Plastic Surgery di London, Inggris. Selain mata, pelantun “Sign of the Times” itu juga memiliki dagu yang bagus di antara para pria lainnya. Studi ini menggunakan Golden Ration, yakni suatu bentuk pengukuran untuk mendeteksi simetris wajah. Caranya ini mengidentifikasi selebriti pria mana yang paling tampan dan simetris wajahnya secara objektif. Harry masuk dalam kategori pria dengan mata terindah karena panjang matanya dan jarak antara kedua matanya, 98,15 persen dari rasio yang sempurna. Untuk dagu, hasil studi menunjukkan lebar dagu yang diukur dari titik pertengahan paling tidak harus

1,618 kali panjang bibir. Dagu Harry adalah 99,7 persen dari rasio ini. Dia bahkan mengalahkan Jamie Foxx, David Beckham, Idris Elba dan Ryan Gosling. Walau bagaimapun, Ryan unggul dalam kategori hidung paling sempurna di dunia dengan raihan 99,7% dari rasio yang sempurna. Untuk menghitung ini, peneliti mengukur panjang hidung dari titik terlebar hingga ke tengah alis, dan membaginya dengan lebar hidung pada titik terlebar. Sementara itu, Beckham dianggap memiliki bentuk wajah paling sempurna di dunia berdasarkan ukuran panjang dahi dari garis rambut ke atas hidung, hidung dari atas ke dasar, dan dari pangkal hidung ke bagian bawah dagu. Semua harus mencetak angka sempurna 100% dan mantan pemain sepak bola profesional itu memiliki 96,4% dari rasio tersebut. (ant)

Jika divonis bersalah, Yingluck terancam hukuman 10 tahun penjara. Kasus ini menyebabkan Yingluck harus duduk di kursi terdakwa karena pemerintahan yang dipimpinnya dianggap bertanggung jawab terhadap mismanajemen yang terjadi dalam pengalokasian subsidi beras. Rekening bank Yingluck sudah dibekukan karena kasus yang menyebabkan negara dirugikan sebesar 1 miliar dolar AS tersebut. “Saya meminta pengampunan dan memohon agar pengadilan menolak tuntutan kasus ini,” kata Yingluck dalam pernyataan penutupnya di pengadilan. Para pendukung Yingluck

percaya bahwa ia didakwa oleh lawan politik kakak lakilakinya, mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra, yang dilengserkan pada kudeta 2006. Ratusan pendukung Yingluck meneriakkan “Perdana Menteri, lawan, lawan!” di luar pengadilan. Yingluck dilarang menduduki jabatan politiknya selama 5 tahun setelah Dewan Nasional yang ditunjuk pemerintahan militer Thailand melengserkannya. Sementara kakaknya, Thaksin, seorang konglomerat bidang telekomunikasi, dilengserkan dan diusir dari Thailand setelah dituduh melakukan korupsi dan menghina kerajaan. (iah/ap)

Bali Post/rtr

TIBA - Yingluck Shinawatra tiba di Mahkamah Agung Thailand untuk memberikan pernyataan penutup sebelum pengadilan memutus kasusnya.

Abdulbar M. Mansoer

Tingkatkan Okupansi ITDC Beragam cara dilakukan untuk meningkatkan okupansi hotel seiring ketatnya persaingan di industri pariwisata Bali. Nusa Dua Light Festival atau Festival Lampion merupakan upaya yang dilakukan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk menaikkan okupansi hotel di kawasan itu. Menurut Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, kegiatan ini mampu menyedot ratusan ribu pengunjung.

Bahkan animo masyarakat lokal, baik tua dan muda serta anak-anak yang hadir untuk berfoto dan meramaikan media sosial mereka. Event ini mampu meningkatkan okupansi hotel di kawasan ITDC. Ia mengatakan, kegiatan dengan konsep baru ini sangat sukses digelar. Selama 44 hari pelaksanaan, total pengunjung yang hadir mencapai 200 ribu orang, baik wisatawan mancanegara maupun lokal dan domestik. Jumlah kunjungan ini,

Abdulbar M. Mansoer

Bali Post/edi

diakuinya lebih dari perkiraan awal. Semula diperkirakan hanya sekitar 2.000 pengunjung per hari yang akan memadati festival ini. Namun realitanya, tercatat sekitar 5.000 orang berkunjung per hari untuk menyaksikan lampu-lampu yang menerangi Pulau Peninsula itu. Untuk jumlah transaksi dari penjualan tiket masuk tercatat Rp 2,4 miliar. “Bahkan ibunda dan keluarga Presiden Jokowi juga sempat berkunjung ke festival ini,” ujarnya. Dia mengatakan, tingginya animo wisatawan maupun masyarakat Bali terhadap festival tersebut memicu pihak penyelenggara untuk menjadikan Nusa Dua Light Festival sebagai kegiatan tahunan. “Event ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan okupansi kamar hotel di kawasan Nusa Dua dan sekitarnya di samping event regular Nusa Dua Fiesta yang sudah 19 tahun, Bali Blues Festival tahun ini ketiga kalinya. Pastinya ke depan Nusa Dua Light Festival akan hadir lagi dengan format yang lebih bagus,” terangnya. (edi)

Anthony Scaramucci

Didepak Setelah Sebelas Hari Menjabat Anthony Scaramucci didepak dari jabatannya sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih pada Senin (31/7). Pemecatannya itu terjadi hanya 11 hari setelah menjabat dan beberapa jam setelah Donald Trump melantik kepala staf baru. Warga New York berusia 53 tahun itu -- yang terkenal karena kata-kata kasarnya pada para rekan kerjanya -dipecat saat jenderal bintang empat John Kelly memulai tugasnya. Selama enam bulan pertama menjabat, Gedung Putih dilanda skandal, penyelidikan, pertengkaran, kebocoran, pemecatan, pengunduran diri, kekalahan legislatif dan indeks kepuasan yang rendah. Scaramucci mulai menjabat lebih dari sepekan lalu untuk menangani komunikasi Gedung Putih, tapi tidak lama kemudian dia memicu berita negatifnya sendiri. Dia secara terbuka menyebut kolega dan kepala staf Reince Priebus -- yang dipaksa mundur bulan lalu -- sebagai “penderita skizofrenia yang paranoid” dan menyebut kepala strategi Gedung Putih Steve Bannon dengan istilah yang tidak pantas. Gedung Putih menolak untuk mengatakan apakah Trump atau Kelly yang memecat Scaramucci, tapi tampaknya jelas bahwa keduanya tidak senang dengan keberadaannya. “Presiden merasa bahwa pernyataan Anthony tidak pantas untuk seseorang dalam posisi itu,” ucap juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders, sebagaimana dilaporkan AFP. Sanders menambahkan bahwa semua orang di West Wing -- termasuk Scaramucci -- akan melapor kepada Kelly, kembali ke tradisi Gedung Putih sebelumnya. (ant)

Dejapu

Album untuk Penikmat Musik Bali

BALI 2018

POLLING

RAKYAT BALI MEMILIH Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.

Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Setelah malang melintang dan cukup produktif di belantika musik Bali sejak 2014, Dejapu Band akhirnya resmi meluncurkan album perdana mereka. Album yang berisi 8 lagu berbahasa Bali dan 1 lagu berbahasa Indonesia ini diberi judul “Satu”. “Lagu ‘Datanglah ke Bali’ itu prosesnya dua tahun dikerjakan bersama Hari PW Bintang, Ogix Bintang dan Moca HWP,” ungkap vokalis Dejapu Putu Budi saat dikonfirmasi, Selasa (1/8) kemarin. Sembilan lagu dalam album ini masingmasing berjudul “Cek in di Dalung”, “Malam Minggu”, “Omang Dogen”, “Sebet Liang”, “Rindu”, “Tresna Kapegatin”, “Tresna Sujati”, “Korban Gadget” dan “Datanglah ke Bali”. Dari kesembilan lagu tersebut, ada 5 lagu yang sudah dibuatkan video klipnya. Empat di antaranya adalah “Omang dogen”, “Cek in di Dalung”, “Malam Minggu” dan “Korban Gadget’’. “Klip yang terbaru kita launching

bersamaan launching album, yakni klip ‘Sebet Liang’,” ujarnya. Album perdana dari band bergenre alternatif ini diproduseri oleh Wayan Widia Bali WD Production. Band yang beranggotakan Putu Budi (vokal, gitar), Aditya (keyboard), Lojer (bass), Julian Richard (Gitar), dan DFat (drum) ini membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 tahun untuk merampungkan album mereka. Dalam proses penggarapannya, Dejapu juga dibantu oleh beberapa musisi Bali lainnya. Salah satunya adalah Jun Bintang yang juga menciptakan 1 lagu dalam album ini, “Omang Dogen”. Bahkan Jun Bintang juga menjadi model video klip pada lagu ini. Dengan diluncurkannya album “Satu” ini, band yang bermarkas di Jalan Tukad Barito, Denpasar itu tidak memiliki target mulukmuluuk. “Kami hanya ingin para penikmat musik Bali bisa menerima karya kami dan ikut meramaikan musik Bali,” tandas Budi. (win)

”Dunkirk” Masih Rajai ”Box Office” Film tentang Perang Dunia II “Dunkirk” bertahan di puncak box office Amerika

Utara selama dua pekan beruntun, menurut data industri, Minggu (30/7) setem-

pat. Film garapan sutradara Inggris Christopher Nolan,

Calon Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Dejapu Band

Bali Post/ap

ADEGAN - Salah satu adegan di “The Emoji Movie”. Dalam pemutaran perdananya, film yang berkisah tentang para emoji ini menduduki posisi kedua di box office setelah “Dunkirk”.

mengantongi pendapatan 28,1 juta dolar Amerika (sekira Rp 374,4 miliar), menurut data Exhibitor Relations. Hingga kini, film tersebut sudah meraup 102,8 juta dolar Amerika (sekira Rp 1,37 triliun) sejak tayang perdana sepekan sebelumnya dan merupakan film nonwaralaba pertama yang memuncaki box office pada musim panas ini. “Dunkirk” dibintangi oleh personel boyband One Direction, Harry Styles, dan menceritakan ulang evakuasi ratusan ribu tentara pasukan Sekutu pada 1940 dari pantai di Prancis utara di tengah bombardir pasukan Jerman. Debut di posisi runner-up, “The Emoji Movie” mengantongi pendapatan 25,6 juta

Bali Post/ist

dolar Amerika (sekira Rp 341,1 miliar). Film animasi tersebut berkisah tentang dunia dalam ponsel yang dihuni para emoji. Emoji yang selalu ceria Gene merasa malu ia memiliki wajah yang ekspresif dan ia akhirnya memutuskan bertualang demi menjadi seperti para emoji lain. Turun satu peringkat ke posisi ketiga, komedi panas “Girls Trip” yang dibintangi Queen Latifah, Regina Hall, Jada Pinkett Smith dan Tiffany Haddish memperoleh pendapatan 20 juta dolar Amerika (Rp 266,5 miliar) pada akhir pekan lalu dengan pemasukan total dari penayangan selama dua pekan terakhir senilai 65,5 juta dolar Amerika (Rp 872,8 miliar), demikian AFP. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 02 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu