Skip to main content

Edisi 28 Juni 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 302 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (141 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Selasa Wage, 28 Juni 2016

@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Dampak Pemangkasan Membangun Daya Tahan Bali Segera Lakukan Reorientasi Kebijakan Pariwisata Tak Signifikan

RENCANA pemerintah merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 untuk memangkas total anggaran, diyakini Rektor Undiknas University Prof. Dr. Gede Sri Darma DBA. tak berpengaruh signifikan terhadap perekonomian daerah, khususnya Bali. Pemangkasan anggaran dalam dua tahun berturut-turut ini bisa dinilai akan tertutupi dengan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat. ‘’Dampaknya tentu ada, tetapi tidak signifikan. Toh daerah telah diberikan dana desa untuk menutupi yang hilang (distribusi APBN ke daerah – red),’’ ungkap Prof. Sri Darma, Senin (27/6) kemarin. Hal. 19 Belanja Negara

BALI harus segera melakukan reorientasi kebijakan jika ingin budaya Bali tetap menjadi spirit kehidupan. Reorientasi kebijakan juga akan berdampak pada menguatnya daya tahan ekonomi Bali menghadapi kebijakan tentatif. Penguatan ekonomi yang hanya bertumpu pada sektor pariwisata sangat rawan dan rapuh, sehingga Bali perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk memberdayakan pertanian. Pengelolaan sektor pariwisata yang kebablasan hanya akan menggiring Bali menjauh dari pertanian, sehingga mempercepat rapuhnya budaya Bali. Pandangan itu dilontarkan praktisi pertanian Wayan Supadno dan Ketua

Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wira Putra yang dihubungi secara terpisah. Supadno bahkan mengingatkan bahwa Bali kini telah memasuki persimpangan jalan akibat mengabaikan pertanian. ‘’Bali hanya menunggu kehancuran peradaban tanpa pertanian. Untuk itu, saya mengharapkan Bali segera melakukan keberpihakan pada pelaku pertanian dan menyelamatkan lahan-lahan pertanian yang ada,’’ ujarnya. Ia mengatakan reorientasi kebijakan pengelolaan pariwisata merupakan hal strategis yang harus dilakukan. ‘’Berdayakan potensi desa dan optimalkan pertanian. Bali juga harus memilih

tanaman bernilai ekonomis tinggi untuk mengoptimalkan lahan-lahan pertanian yang ada,’’ ujarnya. Supadno menilai tanpa campur tangan pemerintah dan adanya komitmen politik dalam hal ini, Bali hanya menunggu waktu tergilas persaingan sektor pariwisata. Terlebih investasi yang ada dominan milik orang luar Bali dan daya dukung krama Bali terhadap kebutuhan sektor pariwisata sangat rendah. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Bali mengatakan sektor pariwisata Bali mulai mengalami fluktuasi akibat berbagai faktor. Hal. 19 Perekonomian Indonesia

Kasus Vaksin Palsu

Peristiwa

Pemerintah Dituding Lalai Jakarta (Bali Post) Kasus vaksin palsu bergulir ke parlemen. Wakil rakyat pun menuding pemerintah lalai dalam kasus ini. Dalam konteks ini pemerintah lalai, karena masalah obat-obatan dan vaksin ini tanggung jawab pemerintah. DPR menduga vaksin telah menyebar kepada jutaan warga negara Indonesia.

Bali Post/ap

SELAMAT - Para penumpang Singapore Airlines (SIA) jurusan Milan menuruni tangga darurat setelah pesawat yang mereka tumpangi terbakar dan mendarat darurat di Bandara Changi, Senin (27/6) kemarin. Tidak ada korban dalam insiden ini.

Singapore Airlines Terbakar

Singapura – Pesawat Singapore Airlines (SIA) tujuan Milan terbakar dan terpaksa melakukan pendaratan darurat. Insiden tersebut terjadi Senin (27/6) kemarin, setelah dua jam pesawat lepas landas dari Bandara Changi. Menurut otoritas bandara, mesin pesawat Boeing 777-300ER sebelah kanan terbakar dan pesawat terpaksa berputar kembali ke Changi untuk pendaratan darurat. Segera setelah pesawat mendarat, tim penyelamat memadamkan api. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Penumpang yang berjumlah 22 orang dan 19 awak pesawat dilaporkan selamat. Seorang penumpang mengabadikan kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. ‘’Saya baru saja lolos dari kematian!’’ tulis salah satu penumpang bernama Lee Bee Yee melalui akun Facebook-nya. Hal. 19 Bau Bensin

KAPOLRI

Komjen Tito Menunggu Dilantik Jakarta (Bali Post) Pengesahan calon Kapolri Komjen Tito Karnavian berjalan lancar dalam rapat paripurna DPR-RI, Senin (27/6) kemarin. DPR-RI berharap Presiden Jokowi untuk segera melantik Komjen Tito Karnavian menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang akan pensiun bulan Juli mendatang. Paripurna DPR-RI dipimpin Wakil Ketua DPR-RI Fadli Zon didampingi Ketua DPR-RI Ade Komarudin (Akom), Wakil Ketua Taufik Kurniawan, Agus Hermanto, dan Fahri Hamzah. Sebelum disetujui, Ketua Komisi III DPR-RI Bambang Soesatyo membacakan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Komjen Tito tersebut. ‘’Paripurna DPR-RI dengan agenda tunggal pengesahan dan persetujuan calon Kapolri Komjen Tito Karnavian, DPR berharap Presiden Jokowi segera melantik Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti,’’ kata Ketua DPR-RI Ade Komarudin. Hal. 19 Kewenangan Presiden

Menyikapi kasus ini, Komisi IX DPR mengundang Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Plt. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Tengku Bahdar Johan Hamid, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Aman Bhakti Pulungan, serta perwakilan dari Biofarma, di ruang Komisi IX DPR, Jakarta, Senin (27/6) kemarin. Kehadiran dua institusi negara itu untuk diminta penjelasannya terkait kasus penggerebekan pelaku pembuat dan peredaran vaksin palsu. Dalam rapat yang berkembang sejumlah anggota DPR mempertanyakan kinerja Badan POM karena kasus vaksin palsu ini sebenarnya sudah diketahui beredar sejak 2003 atau 13 tahun lalu, tetapi baru bisa diungkap. Itu pun oleh aparat penegak hukum. ‘’Kami mengetahui kasus ini sejak

2003, dampak ikutannya kami belum tahu. Kami minta pemerintah lakukan penelusuran, apakah ini ujung gunung es?’’ kata Ketua Komisi IX Dede Yusuf. Komisi IX juga meminta klarifikasi soal mudahnya produksi vaksin palsu serta peredarannya. Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago menengarai adanya permainan antara produsen, pemasok, pelayan administrasi dengan penerima seperti rumah sakit, klinik, dan apotek. Kecurigaan tersebut karena begitu lamanya praktik ini berlangsung yaitu selama 13 tahun atau sejak 2003. ‘’Ini kan vaksin mulai beredar sejak 2003, kenapa sampai hari ini tidak terungkap. Artinya permainannya bagus nih, mainnya cantik. Kecurigaan saya, ini banyak yang terlibat,’’ kata Irma. Hal. 19 Praktik Terorganisir

Bali Post/ant

VAKSIN - Menteri Kesehatan Nila Moeloek (kiri) berbincang dengan Plt. Kepala BPOM Tengku Bahdar Johan Hamid (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/6) kemarin.

Chile Juara Copa America Centenario New Jersey Chile, juara Copa America 2015, memenangi edisi ke-100 Copa America Centenario setelah mengalahkan Argentina lewat drama adu penalti, Senin (27/6) kemarin. La Roja menahan La Albiceleste 0-0 hingga babak perpanjangan sebelum mengakhiri perjuangan Lionel Messi dkk. dengan kemenangan 4-2 di adu penalti. Pada pertandingan di Stadion

MetLife East Rutherford, New Jersey, empat gol penalti Chile masingmasing disarangkan Nicolas Castillo, Charles Mariano Aranguiz, Jean Andre Beausejour, dan Fransisco Andres Silva. Sedangkan dua gol penalti Argentina diperoleh dari sepakan Javier Marcherano dan Sergio Aguero. Messi yang jadi andalan tim Argentina justru gagal membuahkan

gol pada adu penalti. Bola tendangan kaki kiri Messi melebar ke sisi kanan gawang Claudio Bravo. Satu pemain Argentina lainnya yang gagal menaklukkan Bravo adalah Lucas Biglia. Sementara di kubu Chile Arturo Vidal yang menjadi penendang pertama, juga gagal menghasilkan gol. Hal. 19 Adu Penalti

JUARA - Fans Chile berkumpul di Santiago untuk merayakan kemenangan setelah pertandingan final melawan Argentina pada Copa America Centenario di Stadion MetLife di East Rutherford, NJ, Senin (27/6) kemarin. Chile mengalahkan Argentina 4-2 dalam adu penalti dan menjadi juara Copa America Centenario.

Bali Post/ap

Pembebasan Sandera

Ditengarai Ada Makelar

Jakarta (Bali Post) Meski sudah berpengalaman dalam proses negosiasi sebelumnya, namun pemerintah diminta tetap memegang prinsip kehatihatian dalam memilih negosiator untuk membebaskan tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Sebab, banyak lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Filipina yang berfungsi sebagai makelar pembebasan sandera. ‘’Karena di sana itu tim yang membebaskan rata-rata LSM. Pemerintah harus hati-hati karena di sana banyak makelar pembebasan,’’ kata Anggota Komisi I DPR Supiadin Aries Saputra di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/6) kemarin. Supiadin mengatakan makelar pembebasan penyanderaan yang tumbuh oleh beberapa pihak dianggap biasa untuk mencari uang dari negara-negara yang warganya menjadi korban karena disandera kelompok bersenjata di Filipina. ‘’Dia bilang saya bisa, saya bisa. Jadi kalau kita salah pilih negosiator akan habis,’’ katanya. Kasus pembajakan kapal untuk kesekian kalinya ini membuatnya prihatin. Sebab, kejadian itu bukan yang pertama kali, melainkan sudah keempat kalinya. ‘’Pertanyaannya kenapa ini terjadi lagi?’’ ujarnya. Hal. 19 Lapor Presiden

’’Karena di sana itu tim yang membebaskan rata-rata LSM. Pemerintah harus hati-hati karena di sana banyak makelar pembebasan.’’

Peresmian TPAKD Bali

Dorong Akses Keuangan Masyarakat dan UMKM

Bali Post/ant

KAPOLRI - Calon Kapolri Komjen Pol. Tito Karnavian (ketiga kiri) memberi hormat didampingi lima pimpinan DPR saat rapat paripurna di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/6) kemarin.

WAKIL Gubernur Bali Ketut Sudikerta meresmikan dan mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Senin (27/6) kemarin. TPAKD merupakan program inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari program pemberdayaan UMKM. Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun dari daerah, melalui program ekonomi yang berorientasi pada rakyat. Kepala Regional 8 OJK Bali dan Nusa Tenggara Zulmi mengatakan, kepengurusan TPAKD telah ditetapkan melalui SK Gubernur Bali No.1073/01-D/HK/2016 tanggal 31

Maret 2016. Pengurus TPAKD terbagi dalam Tim Pleno dan Kelompok Kerja (Pokja) Teknis. Tim Pleno terdiri dari Gubernur dan Wakil Gubernur Bali sebagai pengarah, Sekda Provinsi bersama Kepala OJK Regional 8 dan Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali sebagai koordinator, serta Direktur OJK, beberapa kepala dinas di lingkungan Pemprov Bali, akademisi dan industri jasa keuangan sebagai sekretaris dan anggota Tim Pleno. ‘’Sedangkan Pokja Teknis terdiri dari dua kelompok. Pertama, Pokja Sektor Jasa Keuangan yang mencakup Pokja Perbankan, Pokja Pasar Modal, dan Pokja Industri Keuangan. Hal. 19 Sasaran Pokok

TPAKD - Para Pengurus TPAKD berfoto bersama Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta usai diresmikan dan dikukuhkan di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar.


denpasar

2

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Tipu Wisatawan

Bali Post/eka

PULSA KELILING - Seorang penyandang disabilitas berkeliling dengan kendaraan listriknya menjajakan pulsa handphone di Kuta, Badung. Keterbatasan fisik tidak menghalangi niatnya bekerja mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Fenomena La Nina

Waspadai Gelombang Tinggi

Denpasar (Bali Post) Sesuai prakiraan musim kemarau 2016 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Bali, pada bulan Juni sebenarnya sudah memasuki musim kamarau. Namun dengan adanya fenomena La Nina yang diprediksi Juli mendatang, tidak menutup kemungkinan adanya hujan pada saat musim kemarau tiba. Bahkan, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan tinggi gelombang di selatan Bali yang mencapai 3 meter dan kecepatan angin 8-30 km/jam serta hujan disertai petir. Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menjelaskan, penyebab terjadinya hujan di Bali belakangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya anomali suhu muka laut di Samudera Hindia Selatan Jawa-Bali hingga Nusa Tenggara yang mencapai 2 derajat Celsius. Hal ini mengakibatkan aktivitas konveksi yang sangat kuat. Selain itu, Massa Udara Basah dari Samudera Hindia aktif di Samudera Hindia bagian barat. Bahkan, beberapa hari ke depan diprediksi Massa Udara Basah aktif di wilayah Ekuator Indonesia. ‘’Dan Monsun Australia yang lemah berdampak pada Massa Udara Dingin dari daratan Australia yang umumnya terjadi pada musim kemarau. Namun, akhir-akhir ini belum lewat wilayah Bali-Nusa Tenggara,’’ terang Wiryajaya, Senin (27/6) kemarin. Dijelaskannya, fenomena La Nina merupakan fenomena global yang dampaknya dirasakan secara lokal dan bervariasi di masing-masing wilayah. Dampak La Nina secara umum berupa bertambahnya curah hujan di wilayah Indonesia, termasuk Bali. Untuk musim kemarau 2016, diprediksi akan lebih basah daripada biasanya. (win)

WNA Pemalsu Paspor Diadili SEMPAT tertunda karena tidak didampingi penerjemah, seorang pria berkebangsaan Australia, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale, Senin (27/6) kemarin mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Warga negara asing (WNA) itu diduga datang ke Indonesia (Bali) dengan menggunakan paspor palsu. Aksinya itu diketahui petugas imigrasi dan langsung diamankan. Dalam sidang dengan majelis hakim pimpinan Made Pasek, terkuak terdakwa menggunakan paspor atas nama Michale John Bayman. Dalam dakwaan JPU Ika Lusiana, walau wajah yang tertera di paspor berbeda, namun terdakwa sempat lolos di Bandara Ngurah Rai. Dia sempat beberapa saat menikmati kebebasan. WNA ini akhirnya ditangkap petugas imigrasi di kamar 2001 Hotel Rabasta Kuta. Saat dilakukan penangkapan, dia sempat membantah. Tetapi saat paspor dan foto yang tertera dicek, terdakwa tidak bisa berkutik. Yang cukup menarik, terdakwa juga memalsukan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas). Kitas yang diterbitkan Kantor Imigrasi Pusat itu, terdakwa memakai nama Eddie Lonsdale. Dia mengaku membayar Rp 1,5 juta untuk mendapatkan Kitas tersebut. Atas dua pelanggaran tersebut, terdakwa terancam Pasal 121 huruf b UU RI No. 6/2011 tentang Keimigrasian serta menguasai dokumen keimigrasian sebagaimana dimaksud Pasal 130 UU No. 6/2011. Terdakwa yang didampingi penerjemah Chandra Devi K. Nutz, membantah dakwaan jaksa. Namun, majelis hakim meminta supaya terdakwa menyampaikan melalui kuasa hukumnya. Sayangnya, pengacara yang ditunjuk sebelumnya, Beny Hariono, kemarin tidak hadir di persidangan. (kmb37) Jadwal PKB, Selasa, 28 Juni 2016

Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Tari dan Tabuh Iringan Gender Wayang oleh Yayasan Seni Puspa Kirana Banjar Tangkup Desa Kedisan Kecamatan Tegalalang Kabupaten Gianyar

Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tari Gambuh Anyar ‘’Kang Cing We’’ oleh SMKN 4 Kabupaten Bangli Waktu : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Parade Topeng Panca oleh Sekaa Topeng Widya Swara Banjar Abang Jeroan Desa Abang Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Waktu : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Kriya dan Panggung Terbuka Ksirarnawa Kegiatan : Parade Ngelawang oleh Sekaa Ngelawang Yonggi Swara Banjar Kerandan Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar Waktu : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja oleh Sanggar Citta Usadhi Desa Mengwitani Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Waktu : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Parade Wayang Ramayana Tingkat Anakanak oleh Sekaa Wayang Ramayana Anak-anak Sanggar Seni Kembang Bali, Banjar Tunjuk Kelod Desa Tunjuk Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Waktu : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Pemutaran Film Dokumenter Bali Waktu : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Gong Kebyar Wanita oleh Sekaa Gong Kebyar Wanita Gurnita Stri Acarya PGRI Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem dengan Sanggar Smara Murti, Desa Celuk Kecamatan Sukawati, Gianyar

Belasan ’’Money Changer’’ Ilegal Ditutup

Denpasar (Bali Post) – Desa Adat Kuta menindak tegas money changer (MC) ilegal yang melakukan penipuan terhadap wisatawan yang tengah berlibur di wilayahnya. Bahkan, pihak desa adat melakukan penutupan terhadap usaha MC yang terbukti melakukan penipuan. Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa mengatakan, Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA-BB) atau dikenal dengan money changer yang ditutup mencapai 19 usaha. Keberadaan usaha bodong ini, dilaporkan wisatawan ke pengawas KUPVA-BB lantaran merasa tertipu. ‘’Sejak dua bulan lalu sampai dengan hari ini ada 19 counter MC tidak berizin kami tutup karena tertangkap tangan melakukan penipuan. Tetapi masih dalam tahap edukasi, belum diselesaikan secara hukum,’’ ujar Wayan Swarsa saat dimintai konfirmasi, Senin (27/6) kemarin. Dikatakannya, pihak desa adat juga menghubungi pemilik lahan maupun bangunan yang dikontrakkan kepada pelaku penipuan. ‘’Selain menutup operasionalnya, kami juga menghubungi pemilik tanah atau kontrakan yang

menjadi tempat usaha. Sebab, sudah terbukti melakukan penipuan karena ada korban yang melapor, jumlah uang kerugian, ada pelaku dan ada pengakuan,’’ terangnya. Keberadaan KUPVA-BB di Kuta, lanjutnya, akan terus diawasi agar tidak mencoreng citra Kuta sebagai destinasi pariwisata dunia. ‘’Pengawas KUPVA-BB ini yang bertugas melakukan pendataan lebih detail mengenai keberadaan MC. Keinginan kami adalah menertibkan karena sangat meresahkan kepariwisataan,’’ ucapnya. Pengukuhan Pengawas KUPVA-BB Desa Adat Kuta, kata Wayan Swarsa, berdasarkan

keputusan paruman Desa Adat Kuta tanggal 29 Mei 2016 yang memutuskan untuk membentuk Pengawas KUPVA-BB masa bakti 2016-2018. Pembentukan pengawas ini didasari atas fenomena KUPVA-BB yang tidak memiliki izin yang berpotensi terjadinya tindakan penipuan terhadap wisatawan khususnya di wilayah Kuta. Pembentukan Pengawas KUPVA-BB di Desa Adat Kuta merupakan kerja sama dengan pihak Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali. Kerja sama ini memiliki tiga poin yang menjadi materi dari pada pernyataan bersama. Pertama, bagaimana Desa Adat Kuta membantu Bank Indonesia dalam

menyosialisasikan KUPVA-BB dalam konteks sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. Kedua, kerja sama dalam pembinaan, pemantauan, penertiban KUPVA-BB yang berizin. Yang ketiga, pertukaran data dan informasi terkait dengan penyelenggaraan KUPVA-BB. ‘’Ketiga poin ini akan memperkuat Desa Adat Kuta dalam menertibkan dan penegakan hukum bersinergi dengan pemerintah dan aparat kepolisian agar dapat dilakukan dengan elegan. Kami siapkan Pengawas KUPVA-BB sebanyak 30 orang,’’ tuturnya. Wabup Badung I Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya Pengawas KUPVA-BB Desa Adat Kuta. Ini merupakan langkah riil Desa Adat Kuta dalam menyikapi sisi Desa Adat Kuta menyangkut palemahan dan pawongan. ‘’Pembentukan Pengawas KUPVA-BB di Desa Adat Kuta ini merupakan

wujud nyata dalam mewujudkan sukertha desa dan merupakan suatu implementasi dari awigawig yang dimiliki Desa Adat Kuta,’’ jelasnya. Pemkab Badung bersama DPRD Badung akan selalu mendorong dan ke depannya tim pengawas ini akan disinergikan bahkan akan diperkuat. Dengan dibentuknya tim pengawas ini, telah memberikan inspirasi pentingnya memberikan regulasi di tingkat daerah terkait penertiban dan penataan KUPVA-BB yang ada di Kabupaten Badung. ‘’Ke depannya kami harapkan money changer yang ada di Badung berkualitas dan bermoralitas,’’ tegasnya. (kmb27) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Sidang Kasus Bentrok Ormas

Antisipasi Banjir

Pemkot Siagakan Puluhan Pasukan Biru

BEBERAPA hari ini Kota Denpasar dan sekitarnya kembali diguyur hujan disertai angin kencang. Sesuai data dari BMKG Balai 3 Kota Denpasar, hingga Senin (27/6) kemarin masih terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang yang mengakibatkan beberapa pohon rawan tumbang dan genangan saluran air di beberapa titik. Untuk mengantisipasi terjadinya genangan air dan pohon tumbang, Pemkot Denpasar telah menyiagakan beberapa tim reaksi cepat yang terdiri dari Pasukan Orange Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Pasukan Hijau Dinas Kebersihan (DKP) Kota Denpasar, dan Pasukan Biru Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar. Pohon tumbang yang sempat terjadi di ruas Jalan Cemara, Denpasar, melintang di tengah jalan dan sudah dilakukan tindakan cepat oleh pasukan Orange BPBD Kota Denpasar dibantu DKP Kota Denpasar dengan melakukan pemotogan dahan pohon. Di samping itu, tersumbatnya gorong-gorong dan daerah aliran sungai (DAS) akibat sampah, juga telah terpantau dan dilakukan langkah cepat pengangkutan dan pembersihan oleh Pasukan Biru Dinas PU Kota Denpasar. Salah satunya di kawasan Renon, Denpasar, terdapat beberapa titik gorong-gorong tersumbat oleh sampah yang telah dilakukan pembersihan Pasukan Biru. ‘’Kami telah lakukan pembersihan dan pengangkutan dari beberapa titik gorong-gorong yang tersumbat akibat sampah,’’ ujar Kepala Dinas PU Kota Denpasar I Ketut Winarta. Dikatakannya, antisipasi genangan air saat musim hujan ini telah dilakukan dengan melibatkan semua kekuatan Dinas PU Kota Denpasar bekerja sama dengan instansi terkait seperti BPBD dan DKP Kota Denpasar. Sedikitnya 64 personel Pasukan Biru yang dilibatkan untuk melakukan penyisiran dan pembersihan gorong-gorong yang tersumbat sampah. Hal ini juga diperkuat dengan 8 truk dan alat kait penarik sampah hingga sekrop dan cangkul. ‘’Daerah aliran sungai juga kami terus lakukan pemantauan dengan pemasangan jaring dan pembersihan ruas-ruas yang tersumbat sampah,’’ ujarnya. Sampai saat ini, pihaknya bersama Pasukan Biru terus melakukan pemantauan di beberapa titik kawasan aliran sungai Kota Denpasar. Seperti kawasan pertigaan Jl. Mohamad Yamin, Jl. Kaliasem, kawasan Puputan,

kawasan Jl. Cok Agung Tresna, kawasan Jl. Hangtuah Sanur, dan kawasan aliran Tukad Badung. Antisipasi tersumbatnya DAS juga mendapat perhatian khusus Pasukan Biru Kota Denpasar. Pemasangan jaring sampah sebagai salah satu langkah untuk meminimalisir sampah-sampah yang hanyut terbawa air, juga dilakukan pengangkutan dan pengawasan secara berkesinambungan. ‘’Kami juga meminta masyarakat untuk ikut menjaga aliran sungai dari sampah sehingga tidak terjadi sumbatan. Kalau ada saluran air atau got, kami berharap supaya cepat melaporkan ke Dinas PU atau ke Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar sehingga bisa diambil langkah penanganan yang cepat,’’ katanya. (ad1162)

TERSUMBAT - Petugas PU Kota Denpasar, Senin (27/6) kemarin dengan sigap menangani saluran gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah di kawasan Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, sehingga tidak terjadi genangan air yang lebih luas.

Lagi, Kesaksian Korban Dibacakan

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus bentrok ormas dengan delapan orang terdakwa yang sempat tertunda, Senin (27/6) kemarin kembali dilanjutkan. Agendanya adalah masih pemeriksaan saksi. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Gede Ginarsa, ada lima saksi yang rencananya dihadirkan. Namun hanya saksi Ishak alias Pak Is yang hadir. Sementara saksi korban, lagi-lagi kesaksiannya hanya dibacakan seperti pada sidang sebelumnya. Ishak adalah terdakwa kempemilikan senjata tajam, sehingga dia juga disebut saksi mahkota. Dalam kesaksiannya, dia menyebut ikut rombongan satu mobil dengan delapan terdakwa. Pak Is bersama delapan terdakwa naik mobil Ford Ranger menuju Lapas Kerobokan. Setelah sampai di lapas, mereka disuruh balik pulang. Namun sesampainya di Jalan Teuku Umar, terjadi bentrok. Saksi mengaku tidak melihat jelas apa yang terjadi. ‘’Situasi saat itu kacau, sudah ramai,’’ ucapnya. Saksi tidak membantah jika dia membawa senjata tajam. Saat jaksa penuntut umum (JPU) menunjukkan senjata tajam, Pak Is pun mengakui. Menurut dia, dirinya membawa senjata tajam karena mendapat SMS berisi perintah siaga satu. Atas informasi siaga satu itulah saksi beralasan membawa pedang. ‘’Ya, untuk jaga-jaga saja,’’ beber Pak Is. Kesaksian Pak Is sontak membuat hakim bergeming. Salah satu majelis hakim yang mengaku sempat bertugas di Papua lantas mengatakan tindakan saksi tidak jantan. Menurut hakim, kalau di Papua orang perang membawa senjata tajam jumlahnya seimbang. ‘’Itu jantan namanya. Tetapi kalau

kalian bawa senjata tajam, menyerang orang tidak bersenjata. Jantannya di mana itu?’’ tanya hakim menyesalkan. Saksi pun terdiam. Sementara lima saksi yang tidak hadir adalah pihak korban. Mereka adalah Putu Sudarsana, Wayan Windra, Dian Andrianto dan Nyoman Made Widiantara. Keempat orang ini diduga mengetahui ikhwal kejadian di Jalan Teuku Umar, depan Rumah Makan Simpang Ampek. Setelah ada kesepakatan, akhirnya JPU AAN Jayalantara dan Nyoman Bela Atmaja membacakan kesaksian yang sudah di-BAP. Dalam sidang yang berlangsung cukup cepat kemarin, JPU sempat memperlihatkan barang bukti berupa pedang yang digunakan delapan terdakwa. Sementara dalam kesaksian korban, menerangkan jika mereka diserang pria berbadan besar dan bersenjata tajam. Mereka diserang saat hendak menuju dan balik dari RS Sanglah menjenguk temannya yang terluka akibat kerusuhan di dalam lapas. Ketika balik dan sampai di dekat Simpang Ampek, korban yang saat itu mengendarai motor terjebak macet. Kala itu, saksi mendengar katakata dengan bahasa Bali ‘’mati be ci jani’’ (mati sudah kamu sekarang - red). Salah satu yang mendengar kata-kata tersebut adalah Windra. Atas kesaksian yang dibacakan jaksa, kedelapan terdakwa membantah. Para terdakwa itu yakni Susanto alias Antok, Robertus alias Robi, I Kadek Latra alias Caplus, I Ketut Merta Yusa alias Toplus (dalam satu berkas) dan I Dewa Kadek Dedi Kota Widiatmika alias Dewa Jebir, I Gst. Putu Eka Krisna Aryanto alias Ngr. Krisna, I Wayan Ginarta alias Egi dan I Nyoman Suanda alias Wanda. (kmb37)

Denpasar Tuan Rumah Seminar Parenting

Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif UNTUK mewujudkan anakanak dan generasi muda yang kreatif, pandai, cerdas, mandiri dan sehat mental spiritual, harus dikembangkan sejak dini secara holistik integratif. Hal ini sesuai dengan Perpres 60 Tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini holistik integratif. Demikian disampaikan Penasihat Dharma Wanita Kementerian Koperasi dan UKM Ny. Bintang Puspayoga saat membuka Seminar Parenting yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM dengan mengangkat tema ‘’Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Keluarga’’, Senin (27/6) kemarin, di Gedung Sewaka Dharma. Seminar sehari ini dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara. Ny. Bintang Puspayoga menyampaikan, keluarga merupakan unit terkecil dari sebuah bangsa. Untuk membentuk keluarga sejahtera, perlu adanya komunikasi dan kerja sama yang

solid antara suami-istri dalam membimbing dan mendidik anak dalam memberikan pola asuh yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Bintang Puspayoga berharap pada para peserta untuk menggetoktularkan tentang pendidikan parenting ini dalam menghadapi tantangan ke depan bagi generasi muda. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya mengatakan, seminar parenting dengan mengangkat tema pembentukan karakter bangsa melalui keluarga membawa dampak strategis untuk pembangunan bangsa ke depan. Termasuk, dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 tentang permasalahan pendidikan yang ditunggu-tunggu dan sudah mulai diterapkan. Sekarang ini kalau anak-anak SMP mencari SMA/ SMK, mereka harus memiliki surat keterangan bebas narkoba. Itu artinya, ada kasus yang telah terjadi di tingkat SMP. Ini merupakan tantangan semua pihak, terlebih Kota Denpasar sebagai kota besar tingkat mutasi penduduk cukup besar yang juga membawa dampak yang besar terhadap perkembangan anak-anak. ‘’Pola

asuh anak-anak menjadi tanggung jawab kita semua mulai dari pemerintah, orangtua dan guru di sekolah,’’ ujar Rai Mantra. Terlebih lagi, katanya, sekarang ada gangguan digital termasuk adanya pergerakan tibatiba karena ada digitalisasi. Mengingat, anak-anak sangat mudah mengakses audio, video melalui teknologi. Pendidikan anak-anak pada zaman sekarang ini jauh lebih berat dari pendidikan anakanak terdahulu, mengingat mereka sangat mudah mengakses teknologi. Dalam parenting ini, ada materi ramah otak (intellectual development) sangat bagus karena adanya pembinaan terhadap intelektualitas anak. Ketua Panitita Penyelenggara Ny. Fanda Taufik mengatakan, materi yang dibawakan dalam seminar parenting ini pengasuhan ramah otak dan bahaya vedio game. Materi ini sengaja diangkat, mengingat perkembangan teknologi yang tidak dapat dicegah lagi telah memengaruhi karakter dan perilaku anak. Melalui seminar semacam ini, diharapkan dapat mencegah pengaruh-pengaruh yang kurang baik terhadap perkembangan anak. (ad1161)

PIAGAM - Penasihat Dharma Wanita Kementerian Koperasi dan UKM Ny. Bintang Puspayoga menyerahkan piagam kepada Wali Kota Rai Mantra saat membuka Seminar Parenting yang digelar Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi dan UKM dengan mengangkat tema ‘’Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Keluarga’’, Senin (27/6) kemarin di Gedung Sewaka Dharma.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : peredaran vaksin palsu Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Selasa Wage, 28 Juni 2016

Badung

3

Pertanyakan Pengangkatan dan Pemberhentian Jabatan

Belasan Klian Dinas Temui Ketua DPRD

BELASAN klian dinas se-Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara, Senin (27/6) kemarin bertemu dengan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Para klian dinas ini datang ke kantor DPRD Badung untuk memperjelas masalah pengangkatan/pemberhentian perangkat desa di Gumi Keris. Pasalnya, sesuai aturan terbaru yang dikeluarkan pemerintah pusat, perangkat desa yakni klian dinas/kepala lingkungan (kaling) maksimal berumur 60 tahun. Para ujung tombak pemerintah terbawah ini pun mendesak ketua dewan memperjuangkan agar klian dinas yang belum berumur 60 tahun namun masa jabatannya akan berakhir, jabatannya bisa diperpanjang hingga umur 60 tahun. Ketua DPRD Badung Putu Parwata ditemui usai pertemuan menjelaskan, aspirasi para klian dinas/kaling di Badung ini sudah diperjuangkan oleh Bupati bersama DPRD Badung sampai

ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam hal ini Dirjen Bina Pemerintahan Desa. Hasilnya, berdasarkan surat Dirjen Bina Pemerintahan Desa tertanggal 9 Juni 2016 yang ditandatangani Dirjen Bina Pemerintahan Desa Muhamad Rizal, dijelaskan bahwa Pasal 12 Permendagri Nomor 83/2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, disebutkan bahwa perangkat desa yang diangkat sebelum ditetapkan peraturan menteri ini tetap melaksanakan tugas sampai habis masa tugas berdasarkan surat keputusan pengangkatannya. Perangkat desa yang telah melaksanakan tugas sampai habis masa tugasnya berdasarkan surat keputusan pengangkatan dan berusia kurang dari 60 tahun, dapat diangkat kembali untuk melaksanakan tugasnya sampai dengan usia 60 tahun. Bagi perangkat desa yang akan diangkat kembali menjadi perangkat desa, kepala desa segera memberikan surat

keputusan baru. Dirjen Bina Pemerintahan Desa juga menyatakan bahwa pengaturan lebih lanjut tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa ditetapkan dengan perda dengan berpedoman Permendagri Nomor 83/2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Merujuk dari surat Dirjen Bina Pemerintahan Desa itu, Parwata menilai pengangkatan/pemberhentian klian dinas sejatinya sudah sangat jelas diatur. Pemkab Badung, katanya, tinggal membuat aturan pelaksana di daerah berupa peraturan daerah (perda). ‘’Surat dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa ini sudah sangat jelas, bahwa klian dinas yang telah melaksanakan tugas sampai habis masa tugasnya dan berusia kurang dari 60 tahun dapat diangkat kembali sampai usia 60 tahun. Tetapi dengan catatan, dia dipercaya kembali oleh masyarakat di banjarnya,’’ kata Parwata.

BERSAMA - Ketua DPRD Badung Putu Parwata foto bersama dengan klian dinas se-Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara, Senin (27/6) kemarin. Ia juga menegaskan bahwa Untuk menindaklanjuti surat aturan tentang pengangkatan/ Dirjen Bina Pemerintahan Desa pemberhentian perangkat desa ini, Parwata mengaku segera ini tidak ada yang tumpang tindih membuat payung hukum berupa seperti yang disampaikan oleh perda. Selain mengatur tentang sejumlah klian dinas. ‘’Yang jelas pengangkatan/pemberhentian aturan ini tidak tumpang tindih. perangkat desa, perda juga akan Kita bahkan sudah koordinasikan mengatur hak-hak dari perangkat ke kementerian,’’ tegasnya. desa. (ad1168)

Eksekutif Serahkan KUA-PPAS Tahun 2017

Adopsi Penuh PNSB Program Tahun Pertama Bupati BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta menugaskan Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara, S.H., M.M. untuk menyerahkan Rancangan KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Tahun 2017 kepada DPRD Badung.

Rancangan KUA-PPAS Tahun 2017 yang merupakan kebijakan umum anggaran untuk tahun 2017 yang telah mengadopsi penuh PNSB ini, diterima langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Kariyana dan Wakil Ketua II Made Sunarta di Ruang Rapat Pimpinan

KUA - Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara menyerahkan Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2017 kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, Senin (27/6) kemarin.

DPRD Kabupaten Badung, Senin (27/6) kemarin. Turut hadir anggota DPRD Badung I gusti Anom Gumanti, Sekretaris Dewan I Made Wira Dharmajaya dan Sekretaris Bapeda Agusaryawan. Di sela-sela acara penyerahan KUA-PPAS dari eksekutif kepada pimpinan dewan tersebut, Kepala Bappeda Litbang Wayan Suambara menjelaskan, KUA-PPAS 2017 ini akan menjadi rujukan utama dalam penyususnan APBD tahun 2017. Tentunya selain dirancang dalam anggaran perubahan tahun 2016, KUA-PPAS ini sekaligus merupakan program kegiatan tahun pertama yang dirancang penuh Bupati dan Wakil Bupati terpilih Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa. Menurut Suambara, secara garis besar menyampaikan Rancangan KUA dan PPAS yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunanan Nasional Semesta Berencana (PNSB) di Kabupaten Badung ini, di dalamnya memuat program kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan

kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Badung. Yakni di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur daerah serta program kegiatan yang juga berorientasi kepada perkuatan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, dalam KUA-PPAS ini juga telah mengalokasikan anggaran dalam rangka perlindungan sosial yang diarahkan dalam upaya pengurangan beban-beban biaya masyarakat, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Suambara menjelaskan, isi ringkasan eksekutif dari Rancangan PPAS APBD Kabupaten Badung meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah dalam tahun anggaran 2017. Pendapatan daerah pada Rancangan PPAS APBD Tahun Anggaran 2017 dirancang RP 4.289.149.468.160,67, meningkat Rp 455.668.916.507,21 (11,89%) dari APBD Induk Tahun Anggaran 2016 dengan pendapatan sebesar Rp 3.833.480.551.563,46. Pendapatan asli daerah dirancang Rp 3.518.142.639.150,03, mening-

kat Rp 580 miliar lebih atau sekitar 19,75 persen dari APBD Induk Tahun Anggaran 2016 dengan nilai Rp 2.938.005.742.142,82. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, dengan diserahkannya Rancangan KUA dan PPAS oleh eksekutif maka selanjutnya akan segera diagendakan pembahasan bersama-sama tanggal 30 Juni 2016 mendatang. ‘’Kami pimpinan dewan bersama segenap anggota DPRD Badung telah berkomitmen untuk dapat sesegara mungkin merespons dengan cepat apa yang telah menjadi agenda bersama dengan pihak eksekutif di Kabupaten Badung,’’ jelasnya dan memberikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta segenap jajaran yang telah bekerja keras merampungkan Rancangan KUA-PPAS tersebut. (ad1163)

TPS Liar Bermunculan

Mangupura (Bali Post) – Akibat kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, sampah menjadi masalah serius yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Badung. Kondisi ini tercermin dari banyaknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar bermunculan di Gumi Keris. Sebut saja TPS liar di konservasi mangrove dan kawasan Terminal Mengwi. Kali ini, masalah sampah juga muncul di perbatasan Denpasar-Badung. Bahkan, warga menyoroti kondisi TPS liar di Jalan Bajataki, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, sudah tidak diangkut berbulan-bulan dan menjadikan pemandangan tidak sedap. ‘’Saya melewati Jalan Bajataki berkali-kali, sampah di pinggir jalan tersebut menumpuk di mana-mana. Apalagi saat hujan datang, baunya cukup menyengat,’’ ujar Eka Adi, pengendara yang menintasi jalan tersebut, Senin (27/6) kemarin. Dia menyayangkan Kabupaten Badung yang memiliki semboyan bersih cantik dan berbunga tercoreng dengan banyaknya TPS liar di berbagai tempat. ‘’Saya berharap instansi terkait yang mewilayahi jalan ini bisa melarang masyarakat membuang sampah di jalan ini. Kasihan, karena sampah nama Badung tercoreng,’’ katanya. Lurah Kerobokan Kaja Made Adnyana yang diminta konfirmasinya kemarin, membenarkan kondisi sampah di Jalan Bajataki. Pihaknya sudah berulang kali melakukan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah di jalan tersebut, namun warga membandel tanpa menghiraukan imbauan tersebut. ‘’Kami juga mengalami kesulitan untuk mengetahui siapa yang memilik lahan kosong yang kini jadi TPS liar tersebut. Nanti kami akan koordinasi dengan pihak Kepala Lingkungan Batuculung untuk membuatkan pelang atau spanduk larangan membuang sampah di kawasan tersebut,’’ ujarnya. Disebutkannya, sampah yang menimbulkan pencemaran lingkungan itu dibuang pada malam hari, sehingga tidak terpantau pihak kelurahan. ‘’Jika kami temukan pemilik lahan yang dijadikan TPS liar ini, kita akan mudah untuk berkoordinasi dan bekerja sama agar ikut melarang masyarakat membuang sampahnya di lahan mereka,’’ pungkasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S

Belajar ”Public Speaking” Cara Tercepat Atasi Fakultas Brahma Widya Gelar Seminar Nasional Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum Menggali dan Membangun Ilmu Teologi KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun, saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stres, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Daneswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan persentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan

dengan baik, sehingga Public Speaking Clinic S tidak mudah lupa dan me- akan diselenggarakan nikmati momen tampil bi- Sabtu, 2 Juli 2016, pukul cara penuh percaya diri. 09.00 Wita-12.00 Wita E Mentor program ini (umum) dan pukul 15.00 Kadek Eni Marhaeni te- Wita-18.00 Wita (pelajar & R lah belajar ilmu public mahasiswa). Segera daftar, speaking di University ketik [nama] [pagi/sore] of Sydney, Australia dan SMS/WA ke 0821 4454 E berguru langsung dengan 3311. Ayo take action! Diam Tony Robbins (Guru ko- tidak selalu emas, banyak M munikasi dan motivator kesempatan emas hilang nomor 1 dunia). Program karena diam. (ad2124) O Kali Pertama DPD-RI Hadir, Suasana Seminar UPN Veteran ”Full House” N Senator Wedakarna Minta Anak Muda Hindu Bali I Berani Kuliah di Luar Pulau Bali A dari itu, beruntunglah para orangL tua yang sudah se-

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Wage, 28 Juni 2016

langkah lebih maju untuk menyekolahkan putra-putrinya ke Jawa. Sama seperti Bung Karno yang rela merantau dari Surabaya ke ITB Bandung untuk cita-cita besar memerdekakan bangsa. Jangan sampai Bali menciptakan generasi pengecut, generasi suriaksiu, generasi hedonis yang bermewah-mewahan dengan upacara dan gaya hidup. Kita PEMBICARA - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah harus ciptakan genArya Wedakarna MWS III saat menjadi pembicara di erasi tangguh untuk merebut kedaulaUPN Veteran Yogyakarta. tan Bali di bidang NASIHAT penting diberikan oleh angapa pun dari kaum gota Komite III DPD-RI Bidang Pemuda, Qurawa, kaum dauh tukad dan kaum antiPendidikan dan Agama, Senator RI Dr. Pancasilais,” ungkap Gusti Wedakarna Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang alumni Tri Sakti, Jakarta. MWS III, saat menjadi pembicara di UPN Ia pun berpesan agar mahasiswa Hindu Veteran Yogyakarta. Yakni, bahwa orang- di mana pun untuk bersatu padu, hanya tua di Bali harus berani dan merelakan dengan persatuan maka Hindu bisa diselaanak–anak muda mereka kuliah di luar matkan. “Kita beruntung saat ini kondisi Bali, mengingat daya saing dan tekanan anak muda Hindu sangat berbeda. Merserta diskriminasi yang didapat di luar eka lebih mengetahui teknologi dan inforBali akan makin memacu militan si anak masi. Budaya suriaksiu sudah semakin muda Hindu dalam menjalani hidup, terkikis, anak muda Hindu sudah berani selain untuk menciptakan generasi muda berkomentar dan berani di media sosial, bangsa yang tidak manja dan berpikir anak muda Bali sudah berani bersuara sempit. Dan rasa salut kepada mahasiswa kritis terhadap pemimpinnya, mereka Hindu di UPN Veteran Yogyakarta dan di berani melawan ketidakadilan untuk DIY, disampaikan langsung di hadapan Hindu, anak muda Bali sudah berani ratusan mahasiswa Hindu yang memadati berdebat dengan pendatang dan inilah Pura Banguntapan, DIY. “Saya menghim- sebenarnya cita-cita besar saya. Ciptakan bau agar orangtua untuk bisa menguliah- dulu bala Pandawa yang hebat-hebat. kan anak mereka di Jawa. Karena, jika Lihat saja dalam waktu lima tahun ke sudah merantau, maka anak-anak kita depan, revolusi mental Bali akan terlihat akan mendapatkan ilmu hidup. Saya per- perubahan. Setelah mental diperbaiki, hatikan banyak mahasiswa Hindu yang baru rebut kembali apa yang telah hilalumni sekolah luar Bali lebih sukses ang. Tugas saya, Arya Wedakarna tidak dalam mencapai jenjang karier. Mereka lain untuk memotivasi, memprovokasi lebih pekerja keras, mereka menghargai semangat Bali, membuat orang lain unuang, pikiran mereka terbuka akan per- tuk jengah dan menjadi tameng untuk saingan dan yang paling penting alumni perjuangan Bali. Mari bersatu agar Bali luar Bali akan lebih merasa jadi manusia bisa menjadi basis Hindu Dharma seHindu, karena sudah merasakan beratnya lama Republik ini ada, karena Pancasila menjadi orang Hindu di Republik ini. Dan diberi bara oleh asap dupa orang Bali,” yakinlah, mereka akan menjadi anak yang ungkap Gusti Wedakarna yang doktor lebih subhakti pada keluarganya. Ini yang ilmu pemerintahan termuda di Indonesai disebut diaspora Hindu. Tapi jangan lupa, ini. (ad1166) sebelum mengirimkan anak ke luar Bali, agar sraddha dan bhakti terhadap agama Hindu dan kawitan agar diperkuat dulu. Nanti di sana akan belajar yang namanya ilmu hidup,” ungkap Gusti Wedakarna. Dia mencontohkan bagaimana dirinya telah bertransformasi menjadi militan Hindu, justru setelah kuliah di Jakarta. “Untuk adik-adik, saya beri contoh bahwa saya kuliah S-1 sampai S-3 di Jakarta, selama hampir 10 tahun. Jarang pulang ke Bali dan semakin sadar bahwa Bali itu tidak seindah yang kita bayangkan. Mungkin saya tidak akan pernah menjadi Senator termuda, jika tidak ditempa dengan disiplin luar Jawa. Kita jadi kuat, jadi semakin jengah dan terpacu untuk sukses. Sangat jauh perbandingan karakter antara alumni luar Bali dengan saudara kita yang kuliah di Bali. Maka

FAKULTAS Brahma Widya Jurusan Teologi Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Senin(27/6) kemarin menggelar seminar nasional mengusung tema “Menggali dan Membangun Ilmu Teologi, Teologi Hindu dan Teologi Lokal Dalam Perspektif Teologi Deterministik”. Narasumbernya merupakan orang-orang berkompeten dan sering sebagai pembicara tingkat nasional maupun internasional. Tiga narasumber utama yang diundang, yakni Anand Krishna (pendiri Anand Ashram Foundation), Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja (Undiksha Singaraja) dan Ngakan Putu Putra, S.H., M.Hum. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. mengatakan pada intinya seminar tersebut membahas tentang konten dari teologi Hindu. Teologi itu sebenarnya tidak hanya bicara soal Hindu, tapi juga ada teologi lokal belum tergarap dengan baik. “Hari ini dicoba untuk merekonstruksi bagaimana sebenarnya pemikiran-pemikiran teologi yang sudah berkembang, sebelum datangnya Hindu ke Bali. Sejauh mana Hindu memiliki payung terhadap teologi lokal sehingga tidak menimbulkan konflik,” ujarnya. Selain itu, kata Duija, teologi adalah konten dari ilmu agama merupakan core baru dari IHDN, sehingga semua ilmu yang berkembang di Fakultas Acarya, Dharma Duta, Brahma Widya dan Pascasarajana isinya teologi. Artinya teologi tidak hanya soal ilmu agama, tapi ada

ilmu lain, yaitu komunikasi, hukum, pendidikan dan lainnya. “Tujuan seminar ini untuk menggali kembali teologi yang kita akan kembangkan di IHDN. Teologi itu sendiri begitu dalam dan luas, sehingga perlu ada pemikiranpemikiran yang menjelaskan mana sih sebenarnya subtansi dari teologi kita, sehingga menjadi payung dari semua ilmu yang ada di IHDN,” kata Duija. Ia berharap masyarakat memahami, bahwa Bali jangan dibenturkan dengan sistem teologi yang datang dari India dan masa lalu. Dengan demikian menjadi terintegrasi, sehingga teologi ada payungnya. “Apa yang dilakukan tidak hanya bicara lokal, tapi sudah ada dasar hukum dari teologi yang berkembang di India. Oleh karena itu, masyarakat Bali supaya tidak mengkotakkotakan diri, seolah-olah ini adalah India, ini adalah lokal. Itu tidak bagus,” tandasnya. Menurut Duija, kontennya sudah ada. Cuma bagaimana nanti pelaksanaan dari masing-masing teologi tersebut tergantung dari daerah di mana Hindu itu berkembang. Sebenarnya banyak teologi lokal, sebelum datang Hindu dari India dan Jawa. Sebenarnya tidak telalu bertentangan dengan teologi lokal. “Harapan kita adalah marilah beragama sesuai dengan apa yang telah dilaksanakan dan diyakini masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Brahma Widya Dr. Drs. I Wayan Mandra,

SEMINAR NASIONAL - Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija berfoto bersama dengan narasumber seminar nasional yang diselenggarakan Jurusan Teologi Fakultas Brahma Widya. M.Hum. mengatakan, Fakul- perkenalkan fakultas kita. tas Brahma Widya terdiri dari Saat itu dilombakan dharma tiga jurusan, yaitu Filsafat gita, pesantian dan cerdas telah terkreditasi A, Teologi cermat Hindu. Kita selengterakreditasi B, serta yang garakan tiap awal tahun,” terbaru Jurusan Yoga dan tegas Mandra. Kesehatan. Seminar terseKetua Panitia Seminar but, lanjut Mandra sudah Drs. I Ketut Donder, M.Ag., biasa dilaksanakan tiap ta- Ph.D. menambahkan, makhun sekali dan tiap jurusan sud diadakan seminar itu wajib menyelenggarakan- dalam artian menggali dan nya. “Seminar hari ini (ke- membangun tentang ilmu temarin-red) diselenggarakan ologi Hindu atau lokal. Tema Jurusan Teologi. Seminar tersebut dikaitkan dengan berlangsung pagi sampai apa yang disebut dengan sore. Ada dua sesi, yaitu sesi terminologi teologi determinpertama dibawakan pembi- istik. Jadi teologi mengacu cara kunci dan sesi kedua pada bingkai dari keilmuan. diisi narasumber kompeten. “Bukan berarti setiap bicara Pesertanya kalangan dosen, Tuhan atau kepercayaan itu mahasiswa dan undangan teologi. Bukan seperti itu. pihak luar,” ujarnya. Kami ingin mengajak peserSelain itu pihaknya juga ta untuk berpikir sesuai denpunya kegiatan istimewa, gan definisi atau diterminasi diantaranya Festival Yoga teologi pengetahuan yang dan Utsawa Brahma Widya, metodis, kritis dan koherens pesertanya siswa SD, SMP tentang Tuhan. Pesertanya dan SMA. “Tujuannya untuk sekitar 200 orang,” ujarnya. mempromosikan dan mem- (ad2125)

Pertahankan Tingkat Paripurna

Akreditasi RSUD Wangaya Disurvei Verifikasi SURVEYOR akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kembali melakukan survei verifikasi akreditasi di RSUD Wangaya, Senin (27/6) kemarin. Survei verifikasi ini merupakan kali kedua setelah RSUD Wangaya lulus Akreditasi Versi 2012, pada Juni 2014 lalu dan lulus Tingkat Paripurna Bintang 5. Menyandang tingkat paripurna, dalam Akreditasi Versi 2012 tidak membuat RSUD Wangaya berdiam diri dan merasa puas. Untuk mempertahankan apa yang sudah diraih, Rumah Sakit milik Pemkot Denpasar ini dituntut untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam segala bidang. “Tujuan akreditasi rumah sakit bukan hanya sekedar mengejar sertifikat, namun lebih dari itu. Akreditasi adalah sarana untuk menetapkan dan menerapkan standarstandar pelayanan yang baik secara berkesinambungan. Dengan pelayanan yang terstandar, mutu pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan. Meskipun telah lulus tingkat paripurna namun kami sadari banyak perbaikan-perbaikan yang harus kami lakukan untuk

memberikan yang terbaik dalam pelayanan kami. Itulah tugas kami yang sesungguhnya,” kata Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan, M.Kes. saat ditemui di sela-sela acara survei verifikasi akreditasi RSUD Wangaya. Setiawati Hartawan mengatakan pihaknya berharap survei verifikasi akreditasi ini dapat berjalan dengan lancar dan tingkat paripurna ini dapat dipertahankan. “Ini merupakan survei verifikasi tera-

khir untuk kelulusan tahun 2014. Selanjutnya, Juni tahun 2017 kami harus melakukan survei akreditasi lagi, karena sertifikat yang diterima tahun 2014 masa berlakunya hanya tiga tahun,” imbuhnya. Meskipun berlangsung hanya satu hari, namun agenda survei verifikasi akreditasi ini cukup padat. Acara dimulai dengan presentasi Direktur tentang hasil pelaksanaan Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS) di RSUD Wangaya, dilanjutkan dengan telaah

dokumen untuk seluruh Pokja dan dilakukan telusur ke lapangan, apakah dokumendokumen yang ada sudah diimplementasikan dengan baik. Terakhir survei verifikasi akreditasi ditutup dengan exit conference. Dalam exit conference, Surveyor KARS dr. Siti Sundari, Sp.M. menyatakan RSUD Wangaya masih layak menyandang tingkat Paripurna Bintang 5. Tentunya hal ini langsung disambut tepuk tangan oleh semua peserta yang hadir. (ad1167)

AKREDITASI - Surveyor akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit melakukan survei verifikasi akreditasi di RSUD Wangaya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Selasa Wage, 28 Juni 2016

5

Terjerat Kasus Narkoba

Mantan Petinju Diganjar 10 Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Diganjar pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan, mantan petinju Sahroni Bin Mariham alias Bron (43) kelimpungan. Usai pembacaan putusan pada siding, Senin (27/6) kemarin di Pengadilan Negeri Amlapura, mantan petinju itu malah dua kali menyampaikan mohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Ketua majelis hakim Dzulkarnain pun menyampaikan bahwa hukuman sudah dijatuhkan dan bukan waktunya lagi mohon keringanan. Sebenarnya keringanan hukuman yang diminta sebelumnya sudah diberikan dua tahun dari tuntutan jaksa 12 tahun penjara. ‘’Kalau saudara tak terima, bisa mengajukan upaya hukum banding atau mohon grasi ke Presiden,’’ ujar Dzulkarnain. Apakah saudara terima putusan, menempuh upaya hukum banding atau pikir-pikir seminggu? Ketua majelis juga menyampaikan kalau terima hukuman, toh nanti kalau perilakunya dinilai baik di lapas, rutin tiap tahun bisa mengaju-

kan remisi (pengurangan hukuman). ‘’Kalau hukumannya lebih dari lima tahun, aturannya tak boleh mengajukan grasi dalam kasus narkoba,’’ ujar Bron menjawab hakim Dzulkarnain. Usai berkonsultasi dengan penasihat hukumnya Ketut Berata, S.H., Bron duda asal Banjar Dinas Kecicang Islam, Bungaya Kangin itu akhirnya menyampaikan hukumannya terserah majelis hakim. Pada sidang sebelumnya, JPU Made Santiawan menuntut Bron yang terungkap sebagai pemakai dan bandar atau pengedar narkoba jenis sabusabu (SS) itu dituntut hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Atas putusan majelis hakim yang menghukum Bron lebih ringan dua tahun, JPU Santiawan menyatakan masih pikir-pikir seminggu. Bron oleh majelis hakim dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 (2) UU tentang Narkotika. Pertimbangan memberatkan Bron yang mantan petinju amatir dinilai tak mendukung program pemerintah

memberantas penyalahgunaan narkoba. Sementara yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan di depan sidang. Bron dibekuk tim buser Sat Reskoba Polres Karangasem, 18 Februari lalu di rumahnya di Kecicang. Saat itu dia mengaku baru beberapa kali isap SS bersama rekannya (Rahmanudin) yang sudah diputus pidana penjara 18 bulan. Tim buser dipimpin Ipda Moris menggerebeknya. Setelah membekuk Bron, tim Buser minta Bron membuka pintu rekannya Rahmanudin yang berpura-pura tidur di kamar sebelah. Keduanya lantas digelandang ke Mapolres tanpa banyak berkutik. Saat diinterogasi di Mapolres, Bron mengakui masih ada barang bukti dibungkus bekas kantong beras dan disembunyikan di sebelah tungku dapurnya. Keesokan harinya usai penggerebekkan, Bron digelandang ke dapurnya guna mengambil barang bukti itu. Benar, total ditemukan 22,24 gram kotor SS. Bron mengakui dia kerap mengedarkan SS kepada pembeli di wilayah Kecamatan Karangasem dan Bebandem. (013)

Pansus Soroti Dana Survei Beli Kapal ke Jepang

Banyuwangi (Bali Post) Pansus DPRD Banyuwangi untuk Kapal Sritanjung terus bergerak. Yang terbaru, para wakil rakyat kota Gandrung ini sedang memburu anggaran survei pembelian kapal ke Jepang. Konon dana yang digunakan mencapai sekitar Rp 2 miliar. Janggalnya, setelah kapal dari Jepang tiba di Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi melalui PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS) batal membeli kapal tersebut. Ketua Pansus Kapal Sritanjung H. Noval Badri mengatakan pihaknya sudah mendengarkan pengakuan sejumlah anak buah kapal (ABK) Sritanjung dan kru PT PBS. Hasilnya, ada kegiatan tiga Direksi PT PBS dan enam kru kapal ke Jepang sekitar tahun 2013. Agendanya survei dan melakukan pembelian kapal yang kini menjadi KMP Agung Wilis. “Ada kegiatan ke Jepang, survei dan beli kapal. Tapi kapal bukan menjadi milik Pemkab, melainkan milik perusahaan lain. Padahal biaya ke Jepang tak sedikit,” kata Noval, Senin (27/6) kemarin. Politisi Gerindra ini menambahkan, pihaknya akan membongkar nilai anggaran

yang dipakai ke Jepang, termasuk sumber dananya. “Kita akan panggil secara resmi para kru kapal Sritanjung dan PT PBS. Mereka akan kita sumpah untuk membeberkan biaya perjalanan ke Jepang,” tegasnya. Menurut Noval, perjalanan ke Jepang itu dipastikan hasil keputusan perusahaan yang notabene berkaitan dengan uang pemkab, sehingga anggarannya layak dibuka. Sebab, kapal yang akan dibeli batal dimiliki pemkab. “Artinya, ada indikasi penggunaan anggaran yang mubazir,” tudingnya. Selain anggaran survei, pansus juga memburu adanya unsur kelalaian dalam pengelolaan dua kapal pemkab. Sebab, Kapal Sritanjung 1 yang masih berstatus sewa, justru diparkir. Bahkan, karam. Sedangkan Kapal Sritanjung merah yang masa sewanya sudah habis justru digunakan beroperasi. Terkait rencana pemkab yang akan membeli kapal baru, pihaknya tak mempermasalahkannya. Namun Pansus tetap mendesak pemkab agar menuntut ke manajemen PT PBS untuk mengembalikan dua Kapal LCT Sritanjung seperti se-

mula. “Kapal boleh dikembalikan ke Pemkab, tapi harus kembali baik, normal. Bukan rusak parah seperti sekarang ini,” tegasnya. Hal ini, kata Noval, juga diatur dalam peraturan menteri terkait sewa-menyewa aset pemkab. Diberitakan sebelumnya, Kapal LCT Sritanjung 1 karam di pesisir Bulusan, Banyuwangi, 8 Juni lalu. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Saat karam kapal yang dibeli pemkab tahun 2001, tersebut sedang parkir di dermaga selatan Pelabuhan Ketapang. Sempat muncul tudingan kapal tersebut sengaja dibiarkan karam. Setelah 13 hari terendam air laut, bangkai kapal berhasil dievakuasi, Sabtu (18/6) malam. Terkait insiden ini, DPRD langsung membentuk Pansus untuk mengusut sistem pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung. Direktur PT PBS, Wahyudi membantah kapal sengaja dibiarkan karam. Terkait survei ke Jepang, kata dia sudah sesuai dengan aturan. Bahkan anggarannya tak sepenuhnya dari PT PBS. (kmb30)

Bali Post/udi

BANJIR - Warga menuntun sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Senin (27/6) kemarin.

Hujan Semalam, Dua Desa Terendam Banjir Banyuwangi (Bali Post) -

Dua desa yang terendam masing-masing Desa Tembokrejo dan Kedungringin. Kondisi paling parah terjadi di Desa Tembokrejo. Dua dusun seluruhnya terendam, Dusun Krajan dan Muncar Baru. Banjir dipicu luapan dua sungai dari arah persawahan. Karena tak mampu menambung air hujan, air meluap, lalu masuk ke perkampungan. Saking parahnya, jalan poros desa setempat berubah menjadi aliran sungai. “Air mulai meluap pukul 04.30 WIB. Untungnya tak terlalu tinggi. Namun banyak rumah yang terendam,” kata Arifin, salah satu warga. Dia mengaku, banjir kali ini yang terparah. Biasanya, jika hujan air hanya meluap di sekitar sungai. Namun kini rumah warga ikut terendam. Hingga

pukul 13.00 WIB, luapan air masih berlanjut. Meluapnya sungai ini akibat hujan deras sejak, Minggu (26/6) sore. Kondisi serupa dialami warga Dusun Muncar Baru. Kebetulan posisinya sedikit rendah. Sehingga banjir terus menggenangi rumah warga setempat. “Ini airnya meluap akibat hujan lebat,” kata Arif, warga lainnya. Warga hanya bisa pasrah dengan kondisi ini. Mereka menunggu banjir surut untuk membersihkan rumah dan perabot. Warga khawatir banjir susulan akan datang. Sebab cuaca masih belum bersahabat. Camat Muncar Yusdi Irawan, menjelaskan banjir kali ini bukan berasal dari bendungan besar. Namun luapan sungai-sungai kecil yang mengairi persawahan di

Desa Blambangan, Muncar. Karena debit air cukup besar, sungai meluap dan banjir. Tak hanya rumah warga, banjir juga merendam sejumlah areal persawahan. Belum diketahui berapa kerugian akibat musibah ini. “Ini hanya karena hujan lebat, bukan luapan dam besar,” jelasnya usai meninjau lokasi banjir. Terkait insiden ini, pihaknya berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis PU Pengairan Banyuwangi untuk membuatkan sodetan air di persawahan ke sungai Blambangan. Sehingga air yang tertampung di area persawahan bisa dialirkan ke sungai tersebut. “Kalau air tertampung di sungai besar, tak akan ada perumahan yang terendam,” jelasnya. Selain itu, saluran irigasi

di perkampungan juga akan diperbaiki. Salah satunya dengan meninggikan badan plengsengan bangunan irigasi. Sementara itu, banjir yang merendam Desa Kedungringin hanya melanda Dusun Tratas. Ketinggian air diperkirakan sekitar 60 cm. Pemicunya juga sama, air sungai setempat meluap. Warga juga sempat dibuat kerepotan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Kusyadi menegaskan banjir yang melanda dua desa kali ini masih berskala normal. Meski begitu, pihaknya tetap mendata jumlah rumah warga yang terendam banjir. “Kerusakan rumah warga belum ada laporan. Tapi tim tetap melakukan pendataan,” tegasnya. Banjir kali ini membuat warga trauma. Sebab, dua minggu lalu, banjir juga melanda kecamatan setempat. Satu warga tewas akibat musibah ini. (kmb30)

Mangupura (Bali Post) Hujan deras, Senin (27/6) kemarin menelan korban jiwa. Karyawan vila di Jalan Munduk, Canggu, Kuta Utara, Ignasius Hati (46), tewas setelah terpeleset di pinggir kolam renang. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah. Menurut sumber, kejadiannya pukul 06.00 Wita. Sebelum tewas, korban asal

Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama rekan kerjanya, Regional Naldus (35), bangun tidur. Selanjutnya Naldus berada di lantai dua menuju dapur untuk mengambil air minum. “Saat hujan deras, saksi (Naldus - red) melihat korban berjalan di pinggir kolam renang,” ujar sumber yang enggan disebut namanya ini. Sesaat kemudian, korban terpeleset dan jatuh di pinggir

kolam, diduga karena licin. Posisi tubuh korban tengkurap. Naldus bergegas turun untuk menolong temannya tersebut. Ternyata kondisi korban kritis dan tidak sadarkan diri. Selain itu, keluar darah segar dari hidung serta telinganya sehingga nyawanya tidak bisa diselamatkan. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Julkipli Ritonga saat dikonfirmasi mengatakan

kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Pihaknya langsung melakukan olah TKP dengan tim identifikasi Polres Badung. “Hasil olah TKP dan penyelidikan, untuk sementara korban dinyatakan meninggal dunia akibat terpeleset. Dari keterangan rekan kerjanya, sejak 4 hari korban mengeluh sakit batuk darah dan sesak napas,” tegas Julkipli. (kmb36)

Hujan lebat yang mengguyur Banyuwangi Selatan selama 12 jam memicu musibah. Dua desa di Kecamatan Muncar dikepung banjir, Senin (27/6) kemarin. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun puluhan rumah warga terendam air setinggi betis warga dewasa. Aktivitas warga pun lumpuh.

Terpeleset di Kolam Renang, Karyawan Villa Tewas

Beroperasi Tanpa Izin

Satpol PP Peringatkan Dua Toko Modern Denpasar (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar memberi peringatan terhadap dua toko modern yang diduga belum mengantongi izin di Jalan Tukad Badung dan Jalan Sidakarya, Senin (27/6) kemarin. Dua toko modern ini merupakan toko berjaringan yang sudah beroperasi, namun belum mengantongi izin. Satpol PP Kota Denpasar telah memanggil pemilik toko ke Kantor Satpol

PP Kota Denpasar, Selasa (28/6) (hari ini - red) untuk dimintai keterangan. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, dua toko modern ini diketahui tidak mengantongi izin, sehingga masyarakat melaporkan ke Satpol PP. Setelah dilakukan peninjauan lapangan, ternyata benar toko tersebut belum mengantongi izin. Oleh karena itu, pihaknya langsung memberi-

kan surat peringatan. Lebih lanjut dikatakan, saat di cek pemilik kedua toko modern tersebut tidak ada di lokasi. Yang ditemui hanya pihak manajemen dan karyawannya. ‘’Meskipun demikian, kami telah meminta agar pemilik hadir ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar dan segera mengurus izinnya,’’ ungkapnya. Jika setelah peringatan ini tidak ada tindak lanjut, maka

Bali Post/udi

KAPAL - Pansus DPRD Banyuwangi untuk Kapal Sritanjung bertemu kru PT PBS pengelola dua apal Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi, pekan lalu.

Dandim Serahkan Bantuan Kursi Roda

Negara (Bali Post) Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar bersama Babinsa, Babinkamtibmas dan relawan menyerahkan bantuan kursi roda kepada I Komang Surya Adi Adnyana (9) yang mengalami lumpuh di Banjar Munduk Kendung Desa Berangbang Kecamatan Negara Jembrana. Selain menyerahkan bantuan kursi roda yang merupakan sumbangan donatur lewat relawan KRJ juga diserahkan

bantuan sembako dari Dandim dan relawan. Komang Surya Adi Adnyana merupakan putra dari I Nengah Sutama dan Ni Nengah Sudami. Komang diketahui mengalami kelumpuhan semenjak usia 9 bulan yang diakibatkan adanya penyempitan pada pembuluh darah. Kini, Komang Surya diasuh neneknya karena ibunya sakit komplikasi diabetes dan baru selesai opname.

Keluarga ini menumpang di rumah saudaranya yang tidak ditempati karena ayahnya, Nengah Sutama, belum bisa memperbaiki rumahnya dan hanya bekerja serabutan dan kini harus merawat istrinya. Sementara itu Minggu (26/6) lalu, Babinsa Warnasari Melaya bersama relawan juga menyerahkan sejumlah sembako ke beberapa KK kurang mampu dan lansia di wilayah Warnasari Kaja Desa Warnasari, Melaya. (kmb)

Bali Post/kmb

BANTUAN - Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sansan Iskandar bersama relawan menyerahkan bantuan kursi roda. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pihaknya akan melakukan segel. Hal tersebut untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Denpasar. Tidak hanya itu, pihaknya akan mengerahkan anggotanya untuk memonitor dua toko tersebut, karena penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat pembelanjaan dan toko modern telah diatur pada Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2009. (kmb12)


OPINI

6

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Gratifikasi Korupsi Dalam ’’Parcel’’ PARCEL atau bingkisan berupa benda atau barang kepada seseorang atau kelompok orang, umumnya mulai marak dibicarakan menjelang hari raya. Termasuk, menjelang hari raya Idul Fitri ini. Padahal, tradisi pemberian parcel ini ada sejak zaman dulu (penjajahan) dan terus berkembang sesuai kepentingannya. Bahkan, parcel juga kini menjadi pilihan saat menjenguk teman, kerabat, sanak keluarga yang sedang sakit. Sebelum-sebelumnya, pemberian parcel dianggap sesuatu atau kebiasaan bahkan semacam tradisi yang wajar. Jikapun mencuat masalah dalam pemberian parcel ini, sebelum-sebelumnya itu yang lebih banyak hanyalah parcel yang kedaluwarsa dan semacamnya. Namun belakangan, pemberian parcel menjelang hari raya, hadiah pernikahan, ulang tahun, kegiatan keagamaan atau adat termasuk untuk dibawa menjenguk orang sakit, menjadi perhatian publik manakala dikaitkan dengan gratifikasi yang mengarah korupsi. Masalah gratifikasi sendiri sebenarnya tidaklah bermakna negatif, karena telah ada aturannya. Hanya, Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undangundang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (disebut UU Tipikor) dan Pedoman Pengendalian Gratifikasi oleh KPK tidak secara eksplisit mengaturnya. Masih ada sekian pasal menjelimet yang barangkali bagi masyarakat awam rada-rada susah memahaminya. Apalagi jika kemudian dikaitkan dengan pemberian parcel ini, sepertinya sangatlah susah untuk membedakan mana murni gratifikasi (yang masih dibolehkan karena dinilai masih wajar) dan mana gratifikasi yang ada unsur korupsinya. Bagi masyarakat umum, barangkali pedoman yang bisa dipakai membedakan pemberian parcel itu masuk ranah gratifikasi yang selanjutnya mengarah ke tindak pidan korupsi atau tidak adalah dari sisi maksud dan tujuan pemberian parcel itu sendiri. Jika sudah ada indikasi atau maksud untuk menyuap, menyogok, pokoknya yang berkaitan dengan upaya untuk memengaruhi si penerima parcel agar melakukan suatu tindakan sesuai atau yang diinginkan si pemberi parcel, maka itu patut diwaspadai sebagai gratifikasi untuk korupsi. Memang sepertinya agak sulit untuk mengetahui hal ini, namun yang umum dapat dijadikan pedoman yakni nilai kewajaran dalam parcel tersebut. Nilai kewajaran ini juga masih lumayan klasifikasinya. Tentu dapat ditebak tidak wajar jika hanya untuk menjenguk orang sakit, nilai parcel-nya sangat wah sampai miliaran rupiah. Apalagi, antara si pemberi dan si penerima parcel ada hubungan dalam pengerjaan sebuah proyek. Misalnya saja, si sakit seorang pejabat negara sementara yang memberi parcel miliran rupiah adalah orang yang akan mengajukan tender proyek. Tentu saja patut dipertanyakan ada unsur suap atau sogok-menyogok di dalam pemberian parcel tersebut atau paling tidak ada konflik kepentingan dalam gratifikasi parcel tersebut. Jika sudah seperti ini, maka sudah sepatutnya dilaporkan ke pihak terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal-hal seperti ini telah diatur secara jelas dan tegas dalamm UU tentang Tipikor. Bahkan, secara detail telah diatur mana gratifikasi yang tidak dianggap suap dan mana yang termasuk suap dan ada indikasi korupsinya. Bahkan detail nilainya, hubungan kekerabatan antara si pemberi dan si penerima, telah diatur secara lengkap di sana. Karena itu, budaya pemberian parcel ini tidaklah harus terhenti karena ketakutan yang berlebihan terhadap gratifikasi mengarah korupsi. Apalagi, banyak kasus yang sebelumnya dibidik sebagai tindakan korupsi namun ujung-ujungnya bebas karena tidak ada unsur kerugian keuangan negaranya. Tetaplah memberi parcel, asalkan dengan wajar, baik dari sisi nilainya maupun tidak ada tendensi kepentingan tertentu seperti upaya suap-menyuap dan sogok-menyogok. Sebab, segala sesuatu yang tidak wajar, dilakukan tidak dengan tulus, cepat atau lambat pasti akan terbongkar juga. Apalagi, hal itu dilakukan di hari yang suci. Dan jangan lupa, tetap waspadai parcel yang sudah kedaluwarsa.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kritisi Gedung Krya di Art Center Gedung Krya yang ada di Taman Budaya (Art Center) Denpasar adalah tempat untuk pameran hasil karya seni rupa, seperti lukisan, patung, dll. Setiap Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada pameran seni rupa di Gedung Krya tersebut. Bukan saja pada saat PKB, namun setiap saat juga sering gedung tersebut dimanfaatkan untuk pameran. Keberadaan gedung yang lokasinya di sebelah utara itu, tidak ada perubahan yang lebih baik. Sudah empat kali pergantian Gubernur Bali seperti Ida Bagus Mantra, Ida Bagus Oka, Dewa Made Beratha dan kini Mangku Made Pastika belum ada perubahan, terutama penataan lampu untuk menerangi karya lukisan. Rupanya Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atau pihak Taman Budaya Bali tidak ada kepedulian. Mungkin lampu (lampu sorot) yang menyoroti lukisan tersebut tidak begitu penting. Padahal lampu tersebut fungsinya sangat penting, sekalipun di siang hari, karena Gedung Krya tertutup, tanpa jendela sehingga sinar alam tak bisa masuk, itu makanya diperlukan lampu, apalagi pada malam hari. Belum lama ini tepatnya Selasa, 21 Juni siang hari saya sempat mau mampir lihat pameran lukisan di Gedung Krya itu, tetapi gedung pintunya terkunci dan ada tempelan kertas pada pintu masuk berbunyi ‘’maaf penjaga pameran istirahat’’. Saya kecewa! Masak seorang diri yang jaga pameran. Sebenarnya giliran jaga dong! Sekitar menunggu 15 menit pintu dibuka oleh petugas jaga. Saya masuk dan mengisi buku tamu. Begitu masuk sebagian gedung gelap, lukisan tak jelas karena banyak lampu mati. Walaupun ada yang masih hidup, terutama lampu sorotnya namun bukan lukisannya yang disorot tetapi lantainya disorot. Saya harapkan kepada pihak Taman Budaya segeralah benahi lampu tersebut, sebab masih ada waktu untuk itu. Jangan hanya membenahi lampu para pedagang di PKB dan jangan menunggu PKB tahun mendatang. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Waspadai ’’Parcel’’ sebagai Kejahatan Korupsi Menjelang Idul Fitri, parcel kian mudah ditemui di hampir setiap minimarket hingga mall. Di kota-kota kecil bisa ditemukan, di pinggir jalan dengan aneka varian. Parcel atau bingkisan adalah pemberian suatu benda atau barang kepada seseorang atau kelompok orang yang disukai, dikagumi, dihormati dan atau disegani, karena sesuatu hal yang telah diperbuat sebelumnya.

Oleh I Kadek Apdila Wirawan arcel merupakan wujud ungkapan rasa syukur dan terima kasih, ungkapan hati dan penghargaan atas seseorang atau kelompok orang. Parcel sebagai salah satu pilihan yang tak pernah dilewatkan orang sebagai hadiah di hari raya. Selain untuk berbagi kebahagiaan, pemberian parcel dapat mengeratkan tali silaturahmi yang sebelumnya sempat terputus. Dilihat dari perspektif historis, bahwa parcel atau bingkisan tersebut sudah dikenal sejak zaman penjajahan ketika kaum pria berjuang dalam peperangan saat itu, kaum wanita senantiasa memberikan makanan atau bingkisan lainnya. Ketika kemerdekaan direbut, tradisi tersebut dilestarikan dalam momen tertentu, seperti hari raya Idul Fitri dan Natal. Sebelum krisis moneter, pemerintah Indonesia sempat memiliki program mewajibkan pemberian parcel kepada pegawai negeri sipil (PNS) atau penyelenggara negara dengan menggunakan kas negara. Sejak krisis moneter berlangsung, kebijakan tersebut dihentikan karena selain membebankan keuangan negara, juga kewajiban pemberian parcel tersebut sarat mengandung unsur korupsi. Hingga kini tradisi memberikan parcel tetap berlangsung, kendati bukan merupakan program pemerintah. Lantas, apakah pemberian parcel tersebut terbebas dari unsur korupsi? Bagaimana kriteria suatu parcel dikatakan sebagai korupsi? Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (disebut UU Tipikor), dan Pedoman Pengendalian Gratifikasi oleh KPK, tidak secara eksplisit mengaturnya. Namun demikian, terminologi yang digunakan dalam jenis korupsi gratifikasi adalah hadiah.

P

Apabila dikaitkan dengan parcel sebagai hadiah, maka perlu ditinjau lebih jauh berkenaan dengan siapa pemberi hadiah tersebut, nilai dari hadiah, serta maksud dan tujuan pemberiannya. Pengertian gratifikasi dapat ditemukan dalam Penjelasan Pasal 12B ayat (1) UU Tipikor, yaitu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi tersebut baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. Istilah gratifikasi mengandung makna yang netral, artinya tidak ada makna negatif atau tercela dalam terminologi gratifikasi. Gratifikasi dapat dikatakan sebagai kejahatan korupsi bilamana telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 12B ayat (1) UU Tipikor, yang menyatakan ‘’Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Adapun gratifikasi yang tidak dianggap suap yang terkait dengan kegiatan kedinasan, yaitu meliputi; penerimaan dari pihak lain berupa cenderamata dalam kegiatan resmi kedinasan seperti rapat, seminar, workshop, konferensi, pelatihan atau kegiatan lain sejenis. Kedua, pihak lain berupa kompensasi yang diterima terkait kegiatan kedinasan, seperti honorarium, transportasi, akomodasi dan pembiayaan lainnya sebagaimana diatur pada standar biaya yang berlaku di instansi penerima, sepanjang tidak terdapat pembiayaan ganda, tidak terdapat konflik kepentingan, atau tidak melanggar keten-

tuan yang berlaku di instansi penerima.’’ Dalam UU Tipikor juga dijabarkan bahwa ketentuan Pasal 12B ayat (1) dinyatakan tidak berlaku jika penerimaan gratifikasi tersebut dilaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja, terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima. KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja sejak tanggal menerima laporan wajib menetapkan gratifikasi dapat menjadi milik penerima atau milik negara. Dalam pelaporan penerimaan gratifikasi tersebut di tahun 2013, KPK mengeluarkan Surat Edaran KPK No. B-143/01-13/01/2013 tentang Imbauan Terkait Gratifikasi menyebutkan beberapa gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan antara lain diperoleh dari hadiah langsung/undian, diskon/rabat, voucher, point rewards atau suvenir yang berlaku umum dan tidak terkait kedinasan. Kedua, diperoleh karena prestasi akademis atau nonakademis kejuaraan/perlombaan/ kompetisi) dengan biaya sendiri dan tidak terkait kedinasan. Ketiga, diperoleh dari keuntungan/bunga dari penempatan dana, investasi atau kepemilikan saham yang berlaku umum dan tidak terkait kedinasan. Keempat, diperoleh dari kompensasi atas profesi di luar kedinasan yang tidak terkait dari tupoksi pegawai negeri atau penyelenggara negara, tidak melanggar konflik kepentingan atau kode etik pegawai dan dengan izin tertulis dari atasan langsung. Kelima, diperoleh dari hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus dua derajat atau dalam garis keturunan ke samping satu derajat sepanjang tidak mempunyai konflik kepentingan dengan penerima gratifikasi. Keenam, diperoleh dari acara resmi kedinasan dalam bentuk hidangan/sajian/jamuan berupa makanan dan minuman yang berlaku umum. Dalam surat edaran tersebut tidak di-

jelaskan mengenai batasan nilai gratifikasi yang termasuk kejahatan korupsi. Namun demikian di dalam Pedoman Pengendalian Gratifikasi yang dirilis oleh KPK, lebih rinci menyebut bentuk-bentuk gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan, antara lain pemberian karena hubungan keluarga, yaitu kakek/ nenek, bapak/ibu/mertua, suami/istri, anak/ menantu, cucu, besan, paman/bibi, kakak/ adik/ipar, sepupu dan keponakan, sepanjang tidak memiliki konflik kepentingan. Kedua, hadiah (tanda kasih) dalam bentuk uang atau barang yang memiliki nilai jual dalam penyelenggaraan pesta pernikahan, kelahiran, aqiqah, baptis, khitanan, dan potong gigi, atau upacara adat/agama lainnya dengan batasan nilai per pemberi dalam setiap acara paling banyak Rp 1 juta. Ketiga, pemberian terkait dengan musibah atau bencana yang dialami oleh penerima, bapak/ibu/mertua, suami/istri, atau anak penerima gratifikasi paling banyak Rp 1 juta. Keempat, pemberian sesama pegawai dalam rangka pisah sambut, pensiun, promosi jabatan, dan ulang tahun yang tidak dalam bentuk uang atau tidak berbentuk setara uang yang paling banyak Rp 300 ribu per pemberian per orang dengan total pemberian Rp 1 juta dalam 1 (satu) tahun dari pemberi yang sama. Kelima, pemberian sesama rekan kerja tidak dalam bentuk uang atau tidak berbentuk setara uang (cek, bilyet gori, saham, deposito, voucher, pulsa, dan lain-lain) paling banyak Rp 200 ribu per pemberian per orang dengan total pemberian maksimal Rp 1 juta dalam 1 (satu) tahun dari pemberi yang sama. Dengan penjelasan tersebut di atas, maka parcel yang biasa diberikan adalah salah satu gratifikasi yang belum pasti termasuk ke dalam kejahatan korupsi. Dinyatakan korupsi jika memenuhi unsurunsur Pasal 12 B ayat (1) UU Tipikor. Jadi berikan parcel atau hadiah dengan nilai sewajarnya, tidak berhubungan dengan kedudukan atau jabatan (tidak ada konflik kepentingan), diberikan secara terang dan terbuka, perhatikan siapa pemberi/ penerima beserta maksud dan tujuannya. Apabila tidak wajar, agar segera melaporkan gratifikasi tersebut kepada KPK.

Suara Publik ’’Nindihin Kepatutan’’ SEHUBUNGAN dengan pernyataan Bapak Ary Sudijanto, Ketua Tim Teknis Komisi Penilai Amdal Pusat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP, 19/4), saya sebagai orang awam ingin juga memberi tanggapan bahwa ada perbedaan yang mendasar antara proyek Pelabuhan Benoa dan TPA Sarbagita, dengan Reklamasi Teluk Benoa (RTB). Pertama, dari sisi luas areal, sangat jauh berbeda, mungkin 10 berbanding 800. Bahwa Sabha Pandita tanggal 9 April 2016 (BP, 28/6) telah menetapkan bahwa Kawasan Teluk Benoa adalah merupakan Kawasan Suci yang harus dipelihara kesucian dan kelestariannya. Dari sisi aroma, menurut saya Pelabuhan Benoa dan TPA Terpadu Sarbagita tidak mempunyai aroma kemaksyatan. Sedangkan RTB sebagai fasilitas wisata penuh dengan aroma kemaksyatan. Siapa yang bisa menjamin bahwa RTB akan bebas dari seks bebas dan perbuatan maksiat lainnya yang notabene merupakan pencemaran sangat hebat terhadap nilai-nilai kesucian. Bali mempunyai daya tarik luar biasa bagi siapa saja. Daya tarik terletak pada kekuatan taksu Bali, yaitu kekuatan magis alam Bali yang bersifat Acintya (suatu kekuatan supra natural yang berada di luar jangkauan nalar/pikiran manusia, tetapi nyata adanya). Pengamatan saya dari dulu sampai sekarang menunjukkan bahwa para investor sangat tertarik dengan tempat-tempat suci/kawasan suci, karena memang di sana letaknya titik-titik api taksu Bali. Karena itu, dalam mengembangkan usahanya, para investor selalu mencari lokasi yang dekat dengan titik-titik api taksu Bali tersebut dan akhirnya

Oleh Ir. K. Mustapa mereka selalu ingin merangsek ke tempat kawasan suci, sehingga selalu mendapat penolakan dari desa pakraman. Contohnya, antara lain kasus Braban (Tabanan), kasus Padanggalak (Denpasar), kasus Teluk Benoa/ RTB (Badung). RTB yang dipaksakan adalah merupakan titik awal kehancuran Bali secara total. Mengapa demikian? Desa-desa pakraman sudah menyatakan puputan untuk menolak RTB demi membela ajeg Bali. Menurut saya, pernyataan sikap ini bukan pernyataan iseng-iseng atau main-main atau gertak sambal. Pernyataan ini begitu serius, ibarat sumpah yang menggetarkan bumi dan angkasa Bali, sebagai pernyataan sikap belapati untuk keselamatan Bali. Karakter orang Bali satya wacana yaitu pantang menarik sumpah yang sudah diucapkan. Hal ini mengindikasikan bahwa pemaksaan RTB akan menimbulkan ‘’peristiwa berdarah’’ demi membela kebenaran, dalam bahasa Bali disebut nindihin kepatutan. Hal ini tentu sebagai akibat dari

pengambilan keputusan yang kurang bijak dari penguasa. Bila peristiwa ini sampai terjadi, maka para penguasa harus bertanggung jawab secara sekala dan niskala. Keberadaan RTB akan memunculkan dua kubu yang saling berlawanan, yaitu antara alam Bali >< RTB. Alam Bali–Ajeg Bali, Ajeg Taksu Bali–Ajeg Kesucian Alam Bali dengan RTB – Fasilitas Wisata – Seks Bebas – Semprotkan Water Cannon – Mencemari Kesucian Alam Bali – Api Taksu Bali Padam - Bumi Bali hanya menjadi seonggok benda mati. Pergulatan kedua kubu tersebut tidak mungkin bisa didamaikan, dinetralisir dengan cara apa pun, apalagi dengan sekadar upacara macaru. Yang sebenarnya harus dinetralisir/disucikan adalah perilaku manusia, terutama perilaku serakah dan segala sadripu-nya yang harus disucikan menjadi Tri Kaya Parisuda. Dilihat dari sisi fisik (infrastruktur), RTB memang menunjukkan kemajuan luar biasa bagi Bali. Bahkan dari sisi ekonomi, RTB akan memberikan hasil yang luar biasa pula. Tetapi siapakah yang menikmati keuntungan yang begitu besar itu? Mampukah keuntungan tersebut mengentaskan kemiskinan rakyat Bali, atau mampukah memberikan kesejahteraan bagi rakyat Bali secara keseluruhan? Oleh karena itu, perlu direnungkan peribahasa orangtua zaman dulu ‘’Ngalih sampi galang bulan, ngalih mati ilang kemulan’’. Demikianlah sekadar pandangan orang awam, kurang lebihnya mohon dapat dimanfaatkan. Om ano badrah kratawo yantu wiwatah (semoga pikiran yang baik datang dari segala arah).

Penulis, Sekretaris Little Circle Foundation

POJOK Kasus vaksin palsu, pemerintah dituding lalai. - Dianggap wajar, karena terbiasa tebar janji palsu. *** Membangun daya tahan Bali, lakukan reorientasi kebijakan pariwisata. - Tanya dulu, penguasa maunya apa? *** Ditemukan banyak KTP ganda di Desa Pertima, Karangasem. - Bukti, amburadulnya data kependudukan.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

BERSIHKAN PANTAI Sejumlah warga membersihkan sampah di kawasan Pantai Sanur, Minggu (26/6). Pada hari itu, umat Hindu banyak mendatangi pantai untuk merayakan Bayu Pinaruh, sehari setelah perayaan hari raya Saraswati.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Wage, 28 Juni 2016

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Vaksin Palsu

TERUNGKAPNYA pembuat vaksin palsu di Bekasi, Jawa Barat, membuat masyarakat Bali khususnya para orangtua, waswas. Apalagi vaksin tersebut beredar sejak lama dan sulit mendeteksinya. “Belum ada laporan terkait adanya korban vaksin palsu tersebut. Kalau ada, pasti Bali Post/rah ditindaklanjuti,” tegas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (27/6) kemarin. Kombes Hery yang sebentar lagi meninggalkan Polda Bali karena dipromosikan menjadi Dir. Reskrimum Polda Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau masyarakat, rumah sakit, dan lembaga kesehatan agar berhati-hati. Selain itu harus selektif memilih atau membeli obat-obatan supaya tidak merugikan masyarakat. “Orangtua ingin anaknya sehat tapi malah sebaliknya, kan kasihan. Kami akan tetap melakukan penyelidikan. Untuk itu, informasi masyarakat sangat kami perlukan,” ujarnya. Bila kasus itu atau ada korbannya di Bali, lanjutnya, kasus tersebut akan ditangani. “Jika ada informasi tentang itu, pasti diambil langkah. Kalau ada pelanggaran hukum pasti diambil langkah hukum. Tapi sampai saat ini belum ada laporan,” tandas mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Hery mengimbau supaya instansi terkait dan berkompeten masalah itu, secepatnya ambil langkah antisipasi. “Mudah-mudahan tidak terjadi di Bali,” ujarnya. (rah)

Bali Pos/sos

JUKUNG - Sejumlah jukung berbaris di pinggir Danau Batur usai digunakan para warga menuju keramba pembudidayaan ikan mujair, belum lama ini. Dari kejauhan, juga terlihat Gunung Batur yang menjulang tinggi memancarkan pesonanya yang indah. Kawah bekas letusan juga tampak menganga.

H-3 Triwulan Kedua

Pendapatan PKB dan BBNKB Belum Capai Target

Denpasar (Bali Post) -

Triwulan kedua tahun 2016 berakhir 30 Juni mendatang. Namun hingga H-3 Senin (27/6)kemarin, target pendapatan Provinsi Bali dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih belum mencapai target. PKB misalnya, baru terealisasi 44,07 persen dari target 45 persen.

Bali Post/ist

PASAR MURAH - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H. (paling kiri) meninjau pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan.

Bantu Masyarakat

Kodam Gelar Pasar Murah

Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana menggelar pasar murah Senin (27/6) kemarin, dipusatkan di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan. Kegiatan itu diharapkan dapat meringankan beban para anggota dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan, terutama di bulan suci Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H. Kegiatan tersebut dibuka Kasdam Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H. mewakili Pangdam, juga dihadiri para pejabat teras Kodam. Sedangkan pasar murah dimotori Pusat Koperasi Kartika Udayana dengan melibatkan seluruh Primer Koperasi yang berada di jajarannya. Selain itu, Kodam bekerja sama dengan perusahaan Indofood dengan menitikberatkan penjualan barang-barang, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging sapi, sayur mayur, buah, aneka produk makanan dan minuman. Pada kesempatan tersebut, Kasdam membacakan sambutan Pangdam menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para donatur serta partisipan yang turut serta dalam menyukseskan kegiatan pasar murah ini. “Berbagai jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga relatif murah dan di bawah harga pasar. Dengan demikian secara langsung akan dapat meringankan beban para anggota dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan terutama di bulan cuci Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H ini,” ujarnya. Kepada seluruh prajurit dan PNS TNI AD serta masyarakat, diharapkan dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya. Sedangkan tujuan pasar murah ini sangat mulia dan bersifat sosial. Kegiatan ini dapat menginspirasi instansi atau pihak lain untuk melaksanakan kegiatan serupa untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang relatif murah dan terjangkau. Meski hujan, pasar murah ini dipadati anggota baik TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat di sekitarnya. Mereka antusias berbelanja kebutuhan pokok. (kmb36)

“Kalau kita melihat persentase itu, maka diperkirakan kekurangan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mencapai 45 persen itu sekitar Rp 12 miliar. Kita akan cari tiga hari kerja (Selasa, Rabu, dan Kamis, red) termasuk juga di antaranya Pagerwesi kita kerja,” ujar Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Bali, I Made Santha, di Denpasar, Senin kemarin. Santha menambahkan, kekurangan target tersebut

menjadi tantangan berat bagi Dispenda. Mengingat, kondisi perekonomian pada tahun 2016 ini masih belum menggembirakan. Realisasi BBNKB bahkan lebih parah dari PKB yakni baru 35,6 persen dari target 45 persen untuk triwulan kedua. Santha mengaku sudah menggelar pertemuan dengan 40 diler yang ada di Bali. Namun dari pertemuan itu, pihak diler juga tidak berani membuat target muluk-muluk lantaran situasi ekonomi yang

masih lesu. Dikatakan, masalah ini tidak saja terjadi di Bali tapi juga di tingkat nasional. “Di tingkat nasional bahkan minus Rp 319 triliun,” jelasnya. Namun, kata Santha, pihaknya bersama UPT Samsat tetap berupaya menggenjot pendapatan pada sisa tiga hari kerja ini. Di samping tetap membuka layanan saat hari raya, juga melalui pemutihan atau penghapusan denda pajak serta bunga PKB dan BBNKB. Upaya pemutihan

Integrasi JKBM ke JKN Kemungkinan Diundur Denpasar (Bali Post) Seluruh Jaminan Kesehatan Daerah termasuk JKBM harus sudah terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Januari 2017 mendatang. Namun, Komisi IV DPRD Bali tetap akan menganggarkan JKBM pada tahun 2017. Dengan demikian, integrasi JKBM ke JKN kemungkinan diundur pada tahun berikutnya. “Memang ada ketentuan 2017 diintegrasikan, tetapi tahun 2017 tetap akan kami anggarkan JKBM. Tahun 2018 dan 2019 baru diintegrasikan,” ujar Ketua Komisi IV, Nyoman Parta, usai menggelar dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan se-Bali dan BPJS Kesehatan di gedung dewan, Senin (27/6) kemarin. Parta menambahkan, pihaknya akan menunggu regulasi yang lebih baik sebelum dilakukan pengintegrasian.

Di sisi lain, masyarakat Bali juga dikatakan nyaman dengan JKBM yang sudah berlangsung selama 6 tahun. “Untuk beberapa tahun ke depan, kami juga menginginkan adanya peningkatan pelayanan BPJS agar masyarakat Bali bisa menikmati layanan BPJS layaknya layanan JKBM,” imbuhnya. Sementara itu, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengaku tidak masalah bila JKBM dilanjutkan. Namun, bila Pemprov Bali tidak memulai integrasi pada tahun 2017, maka akan ada pelanggaran norma, standar, prosedur, dan kriteria. “Saya ini dilema, kita tidak bisa keluar dari norma peraturan-peraturan tersebut. Kalau keluar nanti kita salah, saya salah dan harus bertanggung jawab untuk itu. Jadi, kita harus bicara lebih jauh lagi, apakah

masih bisa diperpanjang JKBM itu. Tapi yang pasti Pemprov tidak keberatan untuk memperpanjang JKBM, masalahnya hanya ada undang-undang yang harus dilanggar,” ujarnya. Kepala BPJS Kesehatan Divre XI (Bali, NTB, NTT), Anurman Huda, mengatakan, integrasi ke JKN membuat masyarakat Bali mendapatkan jaminan kesehatan di seluruh Indonesia. Atau dengan kata lain, tidak hanya terbatas di Bali. “Integrasi seharusnya sudah 1 Januari 2017, sudah tidak ada lagi Jamkesda. Mengenai masalah di lapangan, kenapa tidak itu yang dibenahi. Dengan integrasi ke JKN, masyarakat Bali tidak hanya mendapatkan jaminan di Bali tetapi seluruh Indonesia. Mereka bisa dirujuk ke Jakarta jika tidak bisa pengobatan di Bali,” jelasnya. (kmb32)

sekaligus untuk melakukan pemutakhiran data kendaraan bermotor di Bali. “Jadi yang paling penting, tidak semata-mata mempersoalkan target yang 45 persen. Lebih dari itu, kita juga memikirkan belanja kita karena Perda APBD 2016 induk sudah ditetapkan, berarti rencana pendapatan harus kita penuhi. Kalau rencana pendapatan tidak terpenuhi satu persen saja, berarti nanti ada ketimpangan antara pendapatan dan belanja,” jelasnya. Dalam APBD induk 2016, pendapatan dari PKB ditargetkan Rp 1,1 triliun lebih, sedangkan pendapatan dari BBNKB Rp 1,3 triliun. (kmb32)

”Kalau kita melihat persentase itu, maka diperkirakan kekurangan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk mencapai 45 persen itu sekitar Rp 12 miliar. Kita akan cari tiga hari kerja (Selasa, Rabu, dan Kamis, red) termasuk juga di antaranya Pagerwesi kita kerja.” Kadispenda Bali I Made Santha

Dewan Umumkan Lima Calon Komisioner KPPAD Bali Denpasar (Bali Post) Komisi IV DPRD Bali mengumumkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) delapan calon komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) di gedung dewan, Senin (27/6) kemarin. Dari delapan nama tersebut, Komisi IV memilih lima nama dengan skor tertinggi sebagai calon komisioner definitif. Masing-masing Ketut Anjasmara, S.TP. (skor 3.195), A.A. Sagung Anie Asmoro, S.S., M.Si. (3.190), Ni Luh Gede Yastini, S.H. (3.140), Eka Santhi Indra Dewi, S.T. (3.135), dan Ir. I Made Ariasa (2.760). Sementara tiga nama yang tidak lolos fit and proper test yakni Ir. I Nengah Selamet, Dr. Dra. Gayatri, M.Si., Ak., CA. dan A.A Gde Indrawan Diputra, S.H. Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, mengatakan, kelima calon yang lolos akan direkomendasikan kepada Gubernur Bali agar ditetapkan men-

jadi komisioner KPPAD Bali. Pihaknya menjamin pemilihan lima calon tersebut dilakukan secara objektif, tanpa pesanan ataupun intervensi. Parameter penilaian meliputi penguasaan, kepemimpinan, kerja sama tim, dan komitmen. “Khusus untuk komitmen, kami juga sudah mengkonfirmasi kepada para calon yang lolos fit and proper test. Seluruh kegiatan luar, baik partai atau kegiatan lain akan ditinggalkan dan fokus di KPPAD,” ujarnya bersama Wakil Ketua Komisi IV, Nyoman Wirya dan Sekretaris Komisi IV, Nyoman Budi Utama. Pihaknya berharap, para calon terpilih mampu melaksanakan tugas seperti pencegahan, perlindungan, advokasi, sosialisasi, hingga penanganan kasus-kasus kekerasan pada anak. Dalam melaksanakan tugas agar bersinergi pula dengan institusi lain seperti kepolisian, rumah sakit, kejaksaan, dan pengadilan. (kmb32)

Kasus Oknum Polisi Diduga Cabuli ABG

Propam Periksa Enam Saksi

Denpasar (Bali Post) Selain diperiksa penyidik Dit. Reskrimum, oknum polisi KA yang diduga terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur atau anak baru gede (ABG), menjalani pemeriksaan di Bid. Propam Polda Bali. Terkait kasus itu, penyidik memeriksa enam saksi. Dalam waktu dekat dilakukan gelar perkara. Saat ditanya siapa saksi yang diperiksa tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes

Pol. Hery Wiyanto, didampingi Kabid Propam AKBP Beny Arjanto, mengaku tidak hafal. Namun, saksi-saksi tersebut tidak jauh beda dengan yang diperiksa penyidik Reskrimum. “Enggak hafal saya. Selain saksi, terduga pelaku juga sudah diperiksa. Kalau penyidikan di Propam namanya terduga pelaku bukan tersangka,” tegas AKBP Beny, Senin (27/6) kemarin. Selain itu, pihaknya sudah menyusun resume selanjut-

kan akan diajukan ke Bidang H ukum Polda Bali. Untuk melengkapi hasil penyidikan, pihaknya akan melakukan gelar perkara. “Setelah gelar perkara selesai dan misalnya dinyatakan lengkap, kami menunggu keputusan Bidang Hukum untuk sidang kode etiknya,” ujar mantan Kapolres Badung ini. Terkait hasil pemeriksaan KA, Beny enggan menjelaskan. Khusus penyidikan Propam, tegasnya, aturannya tidak bisa

disampaikan ke publik karena ada kode etiknya. Setelah ada putusan sidang, baru bisa disampaikan ke publik. Seperti diberitakan sebelumnya, setelah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti, penyidik Dit. Reskrimum Polda Bali, Jumat (17/6) lalu, menetapkan oknum polisi KA sebagai tersangka. Selanjutnya, tersangka KA dibawa dari Polres Klungkung untuk ditahan di Rutan Mapolda Bali. Pasalnya KA

melakukan pelanggaran berat sehingga menurunkan citra Polri dan terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Penyidik juga mengamankan foto telanjang korban. Pasalnya, tersangka mengancam korban jika tidak mau melayani nafsu bejatnya, foto tersebut akan disebarkan. Selain itu akan melakukan olah TKP karena perbuatan pencabulan itu dilakukan di beberapa lokasi. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Wage, 28 Juni 2016

SOSOK

Rekonsiliasi Internal

Bali Post/ina

Bali Post/nik

BERSIHKAN GENANGAN - Salah satu pedagang di lantai dua Pasar Kidul, Bangli tengah sibuk membersihkan genangan air, Senin (27/6) kemarin.

UNTUK keempat kalinya I Wayan Gunawan kembali menakhodai Partai Golkar Bangli. Politisi asal Desa Batur Tengah, Kintamani ini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Bangli dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar Minggu (26/6). Pascadikukuhkan sebagai Ketua DPD Golkar Bangli, Gunawan mengaku akan berjuang untuk kebesaran Partai Golkar termasuk kemajuan Kabupaten Bangli. ‘’Siap berjuang untuk kebesaran partai Golkar dan kemajuan Bangli khususnya,’’ ujarnya, Senin (27/6) kemarin. Sebagaimana hasil Musda, anggota DPRD Bali ini menyebut pihaknya akan membangun rekonsiliasi internal. Bukan saja rekonsiliasi fisik namun juga rekonlisiasi pemikiran dan cita-cita dan semangat untuk membesarkan partai golkar. Sebagaimana amanat Munas, rekonsiliasi dan konsolidasi ini akan dilakukan sampai level pelosok di bawah yakni di tingkat banjar. Dirinya juga akan melakukan evaluasi di partainya. Untuk membesarkan partai, Gunawan mengaku akan menempatkan kader yang mau bekerja keras, kreatif dan inovatif untuk duduk di kursi kepengurusan. ‘’Saya ingin orang-orang yang duduk sesuai kapasitas dan kemampuanya,’’ kata pria kelahiran 1959 ini. (kmb40)

Atap Pasar Kidul Bocor, Pedagang Kelimpungan

Bangli (Bali Post) -

Berbagai persoalan menerpa pengelolaan Pasar Kidul. Di tengah upaya penataan pedagang, atap pasar yang rampung dibangun sekitar awal 2015 ini justru bocor. Hal itu mengakibatkan air hujan masuk hingga menggenangi kios pedagang. Sejumlah pedagang pun terpaksa tutup. Supaya persoalan ini tak terus berlanjut, pemkab diharapkan segera melakukan pembenahan. Berdasarkan pantauan, Senin (27/6) kemarin, genangan air paling parah terjadi di lantai dua tepatnya di sisi selatan. Di samping memenuhi sejumlah lorong, air juga masuk ke dalam kios. Tak sedikit pedagang yang harus memindahkan barangnya ke tempat yang aman. Supaya tetap bisa berjualan, beberapa pedagang juga terlihat membersihkan air dengan sapu. Salah satu pedagang I Ketut Pasek menuturkan, masuknya air hujan ke dalam pasar hingga menggenang sudah menjadi pemandangan klasik. Hal itu disebabkan karena desain atap

bangunan yang kurang baik. Kondisi ini diperparah dengan tak berfungsinya saluran pembuangan air yang terbuat dari pipa berukuran besar. ‘’Atap bangunan terlalu pendek. Saat hujan turun, apalagi disertai angin kencang, air langsung masuk ke pasar. Pipa pembuangan juga tak berfungsi. Jadinya air merembes di celah tiang bangunan dan sambungan atap,’’ ujarnya. Kondisi ini dikatakannya mengakibatkan sejumlah pedagang kelimpungan sebab barang jualannya terendam air. Supaya ini tak terus berlanjut, pemkab

pun diminta segera melakukan pembenahan. Persoalan ini juga mengakibatkan pembeli enggan untuk berbelanja ke lantai dua. ‘’Ini sudah terjadi sejak dulu. Sebelum saya berjualan. Tolonglah segera diperbaiki. Biar kami nyaman berdagang,’’ kata Pasek. Hal senada juga disampaikan salah satu pedagang asal Desa Tamanbali yang berjualan di sisi barat. Genangan air hujan mengakibatkan kiosnya sepi pembeli. Sejumlah pedagang juga terpaksa tak berjualan. Ia pun berharap sama dengan Pasek, yakni pemkab diminta

segera turun tangan menyikapi persoalan ini. ‘’Pedagang yang di sebelah saya ini tadi menangis karena kiosnya tergenang air. Dia tak bisa jualan. Kalau bisa kebocoran ini segera diperbaiki,’’ ucapnya. Selain lantai dua, pemandangan kumuh juga terjadi di lantai dasar pasar tersibuk di Kabupaten Bangli ini. Lumpur bercampur air nampak memenuhi lantai bangunan yang berwarna putih. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli I Nengah Sudibia tak menampik kondisi itu. Masuknya air hujan dikatakan akibat ruko yang ada di sebelah kios belum dibangun. ‘’Ruko di sebelahnya belum dibangun. Rencananya tahun ini, tapi tidak jadi. Nanti kebocoran itu akan kami carikan solusi,’’ jawabnya singkat.

Belum Jelas, Penyelenggaraan Festival Kintamani Ni Wayan Manik

Bali Post/sos

Pembangunan Jalan Usaha Tani Terancam Batal Bangli (Bali Post) Pembangunan jalan usaha tani di sejumlah subak sebagai salah satu upaya untuk mendukung program swasembada pangan terancam batal. Hal ini dikarenakan belum adanya solusi untuk menyikapi aturan dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 yang menegaskan bantuan hanya diberikan pada lembaga yang memiliki badan hukum Indonesia. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik, Senin (27/6) kemarin menjelaskan, pembangunan jalan usaha tani yang direncanakan tahun ini menyasar 12 subak yang masing-masing panjangnya 1 km. Sesuai rencana, program ini harus sudah terealisasi pada triwulan kedua. Akan tetapi, jelang batas waktu tersebut berakhir, program tak kunjung terealisasi. Sebab, solusi untuk menyikapi undangundang itu belum ada. ‘’Subak belum ada yang berbadan hukum. Program itu belum bisa dilaksanakan. Kami juga belum dapat solusi untuk menyikapi undang-undang itu,’’ katanya. Belum lama ini, sempat bergulir informasi pencabutan Surat Edaran (SE) Belanja Hibah yang berimplikasi pada penerima hibah tidak perlu lagi berbadan hukum, salah satunya sektor pertanian. Kata Manik, informasi tersebut belum diterima secara tertulis sehingga kebenarannya belum bisa dipastikan. “Informasi itu belum kami terima. Kalau itu benar ada, ya sangat bersyukur sekali. Program bisa segera dilaksanakan,’’ ungkapnya. Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini menegaskan pihaknya tengah berupaya mencari solusi untuk masalah ini dengan berkoordinasi bersama instansi terkait di lingkungan Pemkab Bangli dan Pemprov Bali. Dikatakannya, jalan usaha tani memiliki fungsi cukup vital untuk petani, baik dalam pengangkutan hasil panen maupun untuk akses alsintan. ‘’Kami tak diam. Persoalan yang ada masih dicarikan solusi pemecahannya. Petani mohon bersabar dulu,’’ pungkasnya. (kmb45)

Wayan Adnyana

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Festival Kintamani yang pernah digelar Pemkab Bangli tahun 2015 lalu di areal Museum Geopark Batur, kemungkinan tidak digelar tahun ini. Alasannya, Pemkab Bangli sedang fokus untuk membenahi fasilitas pariwisata di Kintamani. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana, Senin (27/6) kemarin mengaku belum bisa memastikan apakah Festival Kintamani yang pernah digelar pihaknya tahun lalu akan kembali digelar tahun ini. Adnyana mengatakan, untuk menyelenggarakan sebuah festival terlebih yang menampilkan banyak atraksi budaya dibutuhkan dukungan dana yang tidak sedikit. ‘’Tergantung nanti ada dana atau tidak,’’ terangnya. Dikatakannya, sebagaimana komitmen Bupati Bangli I Made Gianyar, pihaknya saat ini sedang berupaya fokus membenahi fasilitas pariwisata khususnya di kawasan Kintamani. Sejumlah fasilitas khususnya di Penelokan yang telah rusak akan diperbaiki. Begitu juga beberapa fasilitas pariwisata yang masih kurang akan segera dibangun. ‘’Pada intinya kita masih berbenah di fasilitas dulu,’’ ujarnya. Pejabat asal Desa Batur Kintamani ini mengakui bahwa

pihaknya sebenarnya cukup menyayangkan jika Festival Kintamani nantinya tidak bisa lagi diselenggarakan secara kontinu. Sebab menurutnya, ajang festival seperti yang sudah pernah dilaksanakan sekitar November lalu maupun Festival Danau Batur yang pernah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, mampu menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan pariwisata Kintamani baik dari keindahan panoramanya maupun kearifan lokal masyarakat setempat. ‘’Bagi kami, penyelenggaraan Festival Kintamani sangat efektif untuk promosi pariwisata Bangli. Walaupun hasilnya memang tidak bisa instant,’’ kata Adnyana. Tahun 2015 lalu Disbudpar Bangli pernah menggelar Festival Kintamani di areal Museum Geopark Batur. Festival yang digelar sebagai pengganti Festival Danau Batur dilaksanakan selama kurang lebih empat hari. Festival diisi sejumlah kegiatan, di antaranya seminar pariwisata, pameran kerajinan, pameran pertanian, dan atraksi budaya. Untuk menggelar festival Kintamani, dana yang disiapkan sekitar Rp 725 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Bangli Rp 400 juta, dan sisanya dari bantuan Kementerian Pariwisata. (kmb40)

Persoalan lain yang masih menyelimuti Pasar Kidul yakni belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Akibatnya, pedagang terpaksa membuang limbah pada tempat sampah. Hal ini memicu munculnya bau tak sedap, hingga dikeluhkan warga sekitar. Kondisi yang demikian diakui Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli I Made Alit Parwata. ‘’Limbah yang dihasilkan pedagang memang masih dibuang sembarangan,’’ ujarnya. Guna mengatasi persoalan, dia mengaku akan mencari solusi jangka pendek yakni membuat penampungan limbah menggunakan tanki. ‘’Pembuatan IPAL sudah masuk dalam perencanaan. Untuk sementara, limbah itu ditampung dalam tanki,’’ tandasnya. (kmb45)

Masa Orientasi Siswa

Dewan Pendidikan Minta Hilangkan Kegiatan Hura-hura Bangli (Bali Post) Masa orientasi siswa (MOS) yang akan segera diikuti para peserta didik baru diharapkan betul-betul diarahkan untuk kegiatan positif dan bermanfaat untuk peningkatan kemampuan siswa. Jangan lagi ada kegiatan yang bersifat hura-hura dan tidak ada hubungannya dengan kegiatan pendidikan di sekolah. Harapan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bangli A.A. Gede Raka, Senin (27/6) kemarin. Menurut A.A. Gede Raka, selama ini pelaksanaan MOS oleh sekolah-sekolah di Bangli sudah cukup baik. Sudah tidak ada lagi ditemukan kegiatan perploncoan seperti yang dilaksanakan saat MOS terdahulu. Hanya saja, jika dari segi perbandingan, pelaksanaan MOS di Bangli masih lebih dominan kegiatan hura-hura dibandingkan kegiatan-kegiatan yang menitikberatkan peningkatan karakter dan disiplin. Dia mengatakan, dalam pelaksanaan MOS, sekolah seharusnya lebih banyak mengisi dengan kegiatan seperti ceramah agama, kegiatan baris berbaris maupun kegiatan positif lainnya. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan karakter dan kedisiplinan siswa. ‘’Seharusnya 70 persen diisi dengan kegiatan seperti ceramah, peningkatan karakter dan lainnya. Sementara 30 persennya diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan,’’ terangnya. Pada pelaksanaan MOS kali ini, kegiatan yang bersifat hura-hura itu harus dikurangi bahkan ditiadakan. ‘’Sekarang harus di balik kondisinya,’’ imbuhnya. Agar pelaksanaan MOS dapat berjalan sesuai tujuan, sebagai Dewan Pendidikan pihaknya berencana bakal turun untuk memantau jalannya MOS di beberapa sekolah. (kmb40)

Lampu Taman Kembali Dirusak

Dinas Tata Kota Lapor Polisi Bangli (Bali Post) Sejumlah lampu taman yang dipasang Dinas Tata Kota untuk mempercantik wajah Kota Bangli kembali dirusak orang tak dikenal. Lampu taman yang kini jadi sasaran berada di wilayah perbatasan Bangli-Gianyar, tepatnya di Guliang Kawan. Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha mengaku sudah memerintahkan bawahannya untuk melaporkan hal tersebut ke polisi. Ditemui di kantornya, Senin (27/6) kemarin, Yudi Sutha mengakui bahwa lampu taman yang dipasang pihaknya di daerah perbatasan itu sering dirusak orang tak dikenal. Tahun 2015,

sedikitnya ada tujuh lampu taman di wilayah Guliang dirusak oknum tidak bertanggung jawab. Selain itu perusakan terhadap patung yang terpasang di Bale Kambang, sebelah utara Kantor Bupati Bangli juga pernah terjadi di tahun yang sama. Namun, khusus kasus perusakan patung di Bale Kambang, pelakunya sudah berhasil diungkap polisi. ‘’Untuk perusak patung sudah bisa diungkap pihak kepolisian. Pelakunya adalah pelajar yang sedang mabuk,’’ terangnya. Kini aksi perusakan kembali terjadi. Pihaknya pun kembali dibuat pusing dengan adanya kasus ini. Sebagaimana informasi yang diterimanya, perempuan

yang akrab disapa Dayu Yudi ini mengatakan bahwa di sekitar lokasi taman di Guliang Kawan, Bangli selama ini sering menjadi lokasi pemuda berkumpul. Diduga lokasi ini sering dijadikan tempat pesta minuman beralkohol. ‘’Dari informasi yang kita terima, perusakan lampu taman ini lantaran mabuk,’’ ujarnya. Namun, untuk mencari tahu siapa pelaku perusakan lampu, pihaknya mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Pihaknya ingin memberikan efek jera terhadap pelaku. ‘’Saya sudah perintahkan kabid yang membidangi untuk melapor polisi,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

DIRUSAK - Kondisi lampu taman di wilayah Guliang Kawan Bangli yang dirusak orang tak dikenal.


Selasa Wage, 28 Juni 2016

GIANYAR

9

SOSOK

Bali Post/nik

PELAKU - Kiril (32) dan Toma Kelevski (38), dua pelaku pembobolan ATM, saat diamankan di Mapolsek Sukawati.

Manfaatkan Bank Sampah

PARTISIPASI masyarakat sangat menentukan keberhasilan program pengurangan dan penanganan sampah di sebuah daerah. Oleh karenanya, Pemkab Gianyar terus mengimbau masyarakat ikut terlibat dalam penanganan sampah. ‘’Minimal mulai dari sampah rumah tangga sampai sampah di lingkungan masyarakat,’’ ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Gianyar, A.A. Ari Brahmanta, di Kemenuh, Senin (27/6) kemarin. Dikatakannya, pengelolaan sampah yang tepat tidak hanya akan menjadi lingkungan bersih dan sehat. Melalui manajemen yang tepat, sampah justru akan punya nilai tambah yang luar biasa bagi warga. ‘’Kalau dikelola dengan baik, sampah mempunyai nilai ekonomi yang lebih,’’ kata mantan Kadisparda Gianyar ini. Dalam hal ini Ari Brahmanta menyebut konsep bank sampah berbasis masyarakat sangat ideal diterapkan. Sebab ada dasarnya manajemen bank sampah mengadopsi prinsip bank pada umumnya. ‘’Bedanya pada bank umum yang ditabung adalah uang, sedangkan pada bank sampah yang ditabung adalah sampah anorganik yang mempunyai nilai ekonomi yang kemudian dapat ditukar dengan uang,’’ ungkapnya. Lebih lanjut, pihaknya pun mengapresiasi masyarakat yang telah turut aktif memanfaatkan bank sampah. Partisipasi itu secara tidak langsung telah ikut serta membantu pemerintah mewujudkan Gianyar yang bersih dan sehat. (ded)

Bobol ATM, Dua Warga Bulgaria Diamankan Polisi

Gianyar (Bali Post) -

Dua warga negara asing (WNA) asal Bulgaria diringkus aparat Polres Gianyar. Kiril (32) dan Toma Kelevski (38) diamankan setelah diduga melakukan aksi pembobolan dan penyadapan di ATM BNI yang bertempat di Coco Supermarket Batubulan, pada Sabtu (25/6) dini hari. Penanganan kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Bali. Informasi yang dihimpun Senin (27/6) kemarin, menyebutkan, pada Jumat (24/6) malam sekitar pukul 22.00 wita, telah terjadi blank pada salah satu ATM yang berlokasi di areal Coco Supermarket, Batubulan. Mengetahui hal ini tiga orang teknisi BNI yakni

Muji Krisyantoro (25), Tri Ito Yudiarso (21), dan I Nyoman Janu Arta (26) langsung mengecek ke lokasi. Di lokasi mereka melihat sejumlah WNA keluar masuk ATM BNI. Setelah dicek ternyata salah satu alat di mesin ATM diganti. Diduga

penggantian alat ini dilakukan oleh orang asing tersebut. Beberapa menit kemudian, sejumlah WNA terlihat kembali ke ATM tersebut. Setelah mereka keluar, para teknisi kembali melakukan pengecekan dan ternyata modem yang hilang sudah terpa-

Diduga Minum Racun

Bali Post/nik

EVALUASI - Suasana rapat evaluasi dan pelaksanaan program KKS di ruang rapat Bappeda Gianyar, Senin (27/6) kemarin.

Incar KKS, Pemkab Mulai Lakukan Persiapan Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar akan kembali berpartisipasi dalam penyelenggaraan Kabupaten/ Kota Sehat (KKS) 2017. Berbagai persiapan kini mulai gencar dilakukan pemkab untuk meraih penghargaan tersebut. Pada rapat evaluasi dan pelaksanaan program KKS yang digelar di ruang rapat Bappeda, Senin (27/6) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Dwi Cahyani mengatakan, Gianyar akan kembali berpartisipasi dalam penyelenggaraan KKS pada 2017 mendatang. Dari sembilan tatanan yang dinilai, Gianyar akan mengikuti tujuh tatanan yakni kawasan permukiman, sarana dan prasarana Umum, kawasan hutan sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan ketahanan pangan dan gizi, kawasan kehidupan ma-

syarakat sehat yang mandiri, kawasan kehidupan sosial yang sehat, dan kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi. ‘’Tahun 2015 lalu, kita ikut enam tatanan. Namun pada tahun ini kita tambahkan satu, menjadi tujuh tatanan,’’ jelasnya. Dalam mempersiapkan program KKS, Dayu Cahyani berharap adanya komitmen dari seluruh instansi terkait sehingga menghasilkan kebijakan publik serta pemahaman dari seluruh lapisan masyarakat. ‘’Di sini sangat penting adanya komitmen seluruh komponen, bahwa kesehatan merupakan hak yang mendasar bagi setiap warga negara,’’ katanya. Hal senada disampaikan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Dia berharap semua

komponen di Kabupaten Gianyar lebih siap menyambut pelaksanaan verifikasi KKS tahun depan. ‘’Seluruh komponen yang terlibat baik warga masyarakat, swasta dan seluruh SKPD untuk merapatkan barisan. Ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi dan merupakan indikator untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembangunan di Kabupaten Gianyar Sehat,’’ katanya. Pada penyelengaraan KKS tahun-tahun sebelumnya, Gianyar telah meraih penghargaan. Di antaranya pada 2007 sebagai Swasti Saba Wistara dengan delapan tatanan, 2011 sebagai Swasti Saba Padapa dengan delapan tatanan, 2013 sebagai Swasti Saba Pada dengan lima tatanan dan terakhir pada 2015 sebagai Swasti Saba Wiwerda dengan enam tatanan. (kmb35)

gianyar - 943056

DPRD

- 943144

BPBD

- 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani PDAM

- 943020 - 944225/943233

KPA Gianyar

- 942184

PMI Gianyar

- 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh

- 941167

Gianyar (Bali Post) Sempat terlibat dalam kasus kekerasan hingga menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ubud beberapa hari lalu, I.B. Swadnyana Pidada (41) ditemukan tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa, Senin (27/6) dini hari. Meski sempat menjalani perawatan di RS Sanjiwani, nyawa pria asal Klungkung ini tak bisa diselamatkan. Dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan meminum racun. Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada mengatakan, pihaknya baru menerima informasi meninggalnya korban pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 wita. Padahal saat itu, jasad korban sudah di Klungkung. ‘’Saya baru menerima informasi dari Babin, Senin pagi, bahwa Swadnyana meninggal dan jasadnya sudah di Klungkung,’’ ucapnya. Setelah polisi melakukan penelusuran, baru diketahui bahwa pihak keluarga mendapati Swadnyana dalam kondisi muntah-muntah di rumahnya di Kelurahan Ubud pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 wita. ‘’Mendapati kondisi itu, pihak keluarga langsung melarikan Swadnyana ke RS Sanjiwani. Setelah menjalani perawatan, sekitar pukul 02.00 wita, dokter menyatakan Swadnyana meninggal,’’ katanya. Tak berselang lama setelah menerima pernyataan dokter, jasad korban langsung dibawa ke Klungkung untuk diupacarai. Polisi yang mendatangi rumah korban di Klungkung tidak memperoleh banyak informasi. Sementara rumah korban di Kelurahan Ubud hingga kemarin malam, masih kosong. ‘’Kita tidak bisa melakukan olah TKP, karena rumahnya yang di Ubud itu kosong. Semua melayat di Klungkung,’’ ungkapnya. Lantas apa penyebab kematian korban, Kompol Widiada mengaku belum bisa memastikannya. Dia menyebut masih menunggu hasil pemeriksaan dokter. Namun, dari ciri mulut berbusa, kuat dugaan korban sempat mengonsumsi racun. ‘’Kami sudah bersurat ke rumah sakit untuk meminta hasil pemeriksaan korban. Kemungkinan besok (hari ini -red) baru hasilnya bisa kami terima,’’ ujarnya. Untuk diketahui, pada Kamis (23/6) malam, Swadnyana sempat menjalani pemeriksaan sebagai terlapor di Mapolsek Ubud dalam kasus penganiayaan terhadap I Kadek Widnya Minantara (33) di rumahnya di Jalan Suweta No. 23, Kelurahan Ubud. Namun setelah dimediasi oleh polisi, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai. ‘’Ya memang dia menjalani pemeriksaan dalam kasus penganiayaan, tapi sudah berdamai,’’ kata Widiada. (kmb35)

Hingga Juni, BNNK Ungkap Empat Kasus

Telepon Penting Kantor Bupati

kapan terhadap dua warga Bulgaria tersebut. Namun karena kuat dugaan mereka terkait dengan sindikat pembobolan ATM, kasus ini pun langsung dilimpahkan ke Polda Bali. ‘’Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polda hari ini (Senin kemarin -red). Diduga ini terkait pembobolan ATM menggunakan cyber, jadi dilimpahkan ke Polda karena di sana ada alat yang lebih lengkap untuk menangani kasus ini,’’ ucap AKP Marzel Doni. (kmb35)

Swadnyana Tewas dengan Mulut Berbusa

Tahap Awal, Pamsimas Sasar 15 Desa

Gianyar (Bali Post) Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Gianyar akan dimulai tahun 2017. Menurut rencana, pada tahap awal program nasional ini akan menyasar 15 desa. Program Pamsimas mulai disosialisasikan ke para stakeholder. Seperti Senin (27/6) kemarin, sosialisasi dilaksanakan di kantor Bupati Gianyar dengan mengikutsertakan para perbekel, panitia kemitraan dan pihak-pihak terkait pengelolaan air minum. Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum Gianyar Gusti Ngurah Ariana menjelaskan, Pamsimas merupakan program nasional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat perdesaan. Gianyar merupakan kabupaten yang baru menerapkan program ini. Tujuannya meningkatkan layanan air minum, sanitasi serta mewujudkan masyarakat hidup bersih dan sehat. Menurut rencana, pada tahun anggaran 2017 Pamsimas baru akan direalisasikan dengan menyasar 15 desa yang akan diseleksi panitia kemitraan kabupaten. Masing-masing desa akan memperoleh pagu Rp 350 juta yang berasal dari Bantuan Langsung Masyarakat, APBDes dan kontribusi masyarakat yang berupa uang dan tenaga gotong rotong. Koordinator Pamsimas Provinsi Bali, Mulyatno, mengatakan, Pamsimas merupakan salah satu program yang dilaksanakan pemerintah dengan dukungan Bank Dunia. Program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota. Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri urban atau pinggiran kota. ‘’Dengan Pamsimas diharapkan masyarakat dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan,’’ katanya. (kmb25)

sang kembali. Curiga ada yang tidak beres, tim teknisi mencoba untuk memantau dari jauh dibantu warga dan petugas Polsek Sukawati. Ternyata benar, kedua WNA ini kembali ke ATM tersebut. Tidak menunggu lama, petugas membekuk Kiril dan Toma Kelevski. Sementara satu rekannya lolos dari kejaran petugas. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni membenarkan adanya penang-

Bali Post/nik

BNNK - Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika (paling kiri) bersama Ketua DPRD dan Kapolres Gianyar dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Minggu (26/6). Tahun ini, hingga Juni, BNNK Gianyar telah mengungkap empat kasus peredaran narkoba.

Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Tahun ini, hingga Juni, BNNK Gianyar melalui Seksi Pemberantasan telah mengungkap empat kasus. Tiga di antaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gianyar. Sementara satu kasus masih dalam tahap penyidikan. Hal itu diungkapkan Kepala BNNK Gianyar, AKBP I Made Pastika. Menurut Pastika, BNNK Gianyar juga melakukan rehabilitasi rawat jalan kepada enam penyalah guna yang terkategori coba pakai dan teratur pakai. Mereka terjaring dalam razia yang menyasar rumah kos maupun tempat hiburan. ‘’Mereka terindikasi narkoba melalui uji sampel urine. Sekarang masih menjalani rehabili-

tasi,’’ ucapnya belum lama ini. Sementara pada 2015, BNNK Gianyar telah merehabilitasi penyalah guna narkoba sebanyak 35 orang. Dua di antaranya sudah dikirim ke Balai Besar Rehabilitasi Baddoka, Makassar dan Lido, Bogor. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata juga menaruh perhatian terhadap bahaya narkoba. Dikatakan, masalah narkoba sudah menjadi permasalahan nasional. Oleh karena itu, perlu adanya gerakan secara nasional serta dukungan semua komponen untuk mencegah semakin maraknya peredaran narkoba. ‘’Apalagi Kabupaten Gianyar sebagai salah satu destinasi wisata sangat rentan masuknya obat-obatan terlarang, sehingga perlu upaya pencegahan dari semua komponen,’’ terangnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba Semarapura (Bali Post) –

Dalam memperingati HANI (Hari Anti-Narkoba Internasional) tahun ini, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung membagikan stiker tentang bahaya narkoba di depan Monumen Catus Pata Klungkung, Senin (27/6) kemarin. Kegiatan yang dipimpin Bupati I Nyoman Suwirta ini sebagai langkah preventif peredaran narkoba di kalangan generasi muda. Bupati bersama Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ida Bagus Anom Adnyana menyebarkan stiker akan bahaya narkoba melibatkan sejumlah siswa SMA di Klungkung. Menurut Suwirta, kegiatan pembagian stiker ini merupakan bagian kecil dari upaya Pemkab K l u n g ku n g u n t u k m e n -

jauhkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya dari narkoba. “Tidak mudah menekan penyalahgunaan narkoba. Perlu ada berbagai upaya,” ujarnya. Langkah ini sebagai upaya saling mengingatkan dan saling mendekatkan diri. Dimulai dari keluarga yang mesti memberikan pemahaman kepada anak dan cucunya serta guruguru di sekolah. “Betapa bahayanya narkoba karena akan membuat masa depan suram selamanya. Terus ingatkan anak-anak dan seluruh masyarakat akan slogan narkoba no, prestasi yes,’’ tegas Suwirta. (dwa) BAGI STIKER Pembagian stiker tentang bahaya narkoba di depan Monumen Catus Pata Klungkung.

O2SN Bali

Raih Juara Umum Dua Berkat Kerja Keras Semarapura (Bali Post) –

Prestasi Kabupaten Klungkung dalam bidang akademik dan nonakademik terus meningkat. Wakil Klungkung yang mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Bali di Denpasar, 20-22 Juni lalu, meraih juara umum dua setelah memboyong lima medali emas. Kabid Dikdas (Pendidikan Dasar) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung Made Sukada menjelaskan, perolehan juara umum ini baru kali pertama diraih dalam O2SN yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, tenis meja, catur, dan bola voli. ‘’Ajang O2SN berbeda dengan Porseni. O2SN khusus untuk kelompok umur. Perolehan juara umum dua ini berkat kerja keras siswa (atlet) dan pelatih,” katanya. Setelah meraih juara umum dua di tingkat provinsi, Klungkung akan mewakili Bali di ajang O2SN tingkat nasional dengan mengikuti dua cabang olahraga, yaitu renang dan atletik. O2SN tingkat nasional bakal diselenggarakan di Jakarta, September mendatang. Sukada berharap siswa Klungkung yang mewakili Bali di O2SN tingkat nasional berjuang semaksimal mungkin, sehingga ap a yang diharapkan bersama bisa diwujudkan. Para atlet harus mempersiapkan diri dan selalu berdoa agar perjuangan direstui dan mendapatkan hasil terbaik. ‘’Kami akan berusaha membawa nama Kabupaten Klungkung di tingkat nasional,’’ tandasnya. (dwa)

Bali Post/dwa

DPRD Dukung Langkah Eksekutif Nota Pengantar Ranperda APBD 2015

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun 2015 pada sidang paripurna di Ruang Sidang Sabha Nawa Natya, Gedung DPRD, Senin (27/6) kemarin. Dalam sambutannya Bupati Suwirta menyebutkan pertanggungjawaban APBD 2016 ini sudah disampaikan ke DPRD pada awal Juni lalu. Selanjutnya pada 2 Juni, BPK RI memberikan penilaian atas APBD Klungkung dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bupati menjelaskan, pendapatan daerah tahun 2015 yang ditarget Rp 878,77 miliar sampai akhir tahun terealisasi Rp 913,36 miliar lebih atau 103,95 persen. Hal ini ditopang dari PAD yang realisasinya Rp 120,03 miliar atau lebih 120,21 persen dari target Rp 99,81 miliar. Sementara dana perimbangan dari pemerintah pusat dan provinsi realisasinya 97 persen dari target Rp 778,55 miliar. Pendapatan lain-lain yang sah realisasinya Rp 30,4 miliar atau 7.544 persen, sedangkan belanja daerah tahun 2015 dianggarkan Rp 1,01 triliun sampai akhir tahun terealisasi 88,22 persen atau Rp 897,18 miliar. Menurut Suwirta, belanja modal tersebut terdiri atas belanja pegawai yang dianggarkan Rp 518,85 miliar terealisasi Rp 473,12 miliar. Belanja barang

dan jasa yang dianggarkan Rp 194 miliar lebih terealisasi Rp 175,73 miliar. Belanja hibah dianggarkan Rp 59,57 miliar terealisasi Rp 46,32 miliar. Bansos dianggarkan Rp 4,34 milar dengan realisasi Rp 1,51 miliar, sedangkan belanja modal yang dianggarkan Rp 140,67 terealisasi Rp 119,94 miliar. Usai sidang paripurna, Bupati Klungkung menyatakan tidak sepenuhnya terealisasi 100 persen disebabkan beberapa hal seperti adanya imbauan dari Menteri Dalam Negeri terkait penggunaan dana DAK. ”Ada pula proyek fisik yang tidak tercapai karena juklak/juknisnya baru turun Juli, sehingga eksekutif tidak berani mengambil langkah,” jelas Suwirta seraya mengucapkan terima kasih kepada legislatif karena atas dukungannya Pemkab Klungkung

SIDANG – Sidang paripurna penyampaian nota pengantar Ranperda APBD Tahun 2015 di Gedung DPRD Klungkung, Senin (27/6) kemarin. mendapat predikat WTP. Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru mengatakan pihaknya selalu mendukung langkah eksekutif. ”Kami ini

Identifikasi TKP Dapat Perhatian Warga

Semarapura (Bali Post) –

Semarapura (Bali Post) –

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

harapkan Pemkab Klungkung bekerja lebih keras lagi sehingga bisa mempertahankan predikat WTP yang diraih tahun ini. (ad1164)

Kasus Pencabulan Anak

’’Panglingsir’’ Puri Sulang Berpulang Panglingsir Puri Sulang, Agung Mangku Lingsir, berpulang bertepatan dengan hari raya Saraswati pada usia 100 tahun, Sabtu (25/6) lalu pukul 18.30 wita. Sesepuh warga Puri Sulang bernama asli I Gusti Agung Mangku Genteh ini terkenal sebagai undagi yang kesehariannya menekuni tulisan lontar aksara Bali Kuno. Beberapa hasil karya almarhum yang sampai saat ini masih berupa salinan lontar disimpan di panyineban Puri Sulang. Panglingsir Puri Sulang saat ini I Gusti Ngurah Agung, Senin (27/6) kemarin, menyatakan keluarga besarnya akan menggelar palebon pada 6 Juli mendatang. Rangkaian upacara palebon direncanakan dimulai 3 Juli diawali upacara pembersihan, nunas atma, dan ngaskara, narpana, serta ngeneng. Kabag Perlengkapan Pemkab Klungkung itu mewakili Puri Sulang mengharapkan keluarga puri di mana pun berada untuk pulang karena akan diadakan rembug keluarga besar terkait palebon termasuk sisia warga Sulang. (dwa)

mitra kerja. Kami apresiasi langkah yang dilakukan eksekutif dan tahun ini bisa mempersembahkan WTP untuk pertama kali,” ujarnya. Ia meng-

TERIMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima tim Surveyor Pelayanan Kesehatan Tingkat I dalam rangka akreditasi Puskesmas Nusa Penida I.

Tingkatkan Pelayanan Puskesmas Nusa Penida I

Bupati Suwirta Terima Tim Surveyor Akreditasi

PEMERINTAH Kabupaten Klungkung memfasilitasi tim Surveyor Pelayanan Kesehatan Tingkat I dalam rangka akreditasi Puskesmas Nusa Penida I. Tim terdiri atas Dr. Ni Made Laksmiwati dari bidang administrasi manajemen, Dra. Mimin Rosmini SKM, M.Kes. (bidang upaya kesehatan masyarakat/UKM), dan dr. Djoko Mardijanto, M.Kes. (bidang Upaya Kesehatan Perseorangan/UKP). Tim surveyor diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Nyonya Ayu Suwirta didampingi Sekretaris Daerah I Gede Putu Winastra, Kepal a B i dang P el ayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Drg. Ni Nyoman Sujartini Ariyanti, Kepala Puskesmas Nusa Penida dr. Ketut Rai Sutapa, Kepala Puskesmas s e - K a b up a t e n K l u n g ku n g , dan staf Dinas Kesehatan Klungkung di Dinas Keseha-

tan Kabupaten Klungkung, Minggu (26/6). Ketua Rombongan Tim Surveyor Dr. Ni Made Laksmiwati mengapresiasi keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung dalam bidang kesehatan. “Puskesmas Nusa Penida I berani pertama kali dinilai oleh Kinerja Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Provinsi Bali,” ujarnya. Tujuan kedatangan tim surveyor adalah melihat dan menilai evaluasi kerja puskesmas, sejauh mana waktu pelayanan apakah sesuai dengan standar yang sudah diterapkan dalam pelayanan, jadwal kegiatan selama berada di Puskesmas Nusa Penida I, dan menjelaskan tentang kewajiban dan hal yang tidak wajib dilakukan tim surveyor. Tiga kategori yang dinilai adalah administrasi manajemen, upaya kesehatan masyarakat, dan upaya kes-

ehatan perseorangan. Ketua Tim Surveyor mengimbau agar dokumen yang nantinya diminta dipersiapkan dengan baik dan saat proses survei berlangsung kepala puskesmas berada di tempat walaupun ada tugas penting. Dalam sambutannya Bupati Suwirta memaparkan tentang keadaan geografis Kabupaten Klungkung. Kabupaten ini terdiri atas empat kecamatan. Tiga kecamatan terletak di Klungkung daratan, sedangkan satu lagi Kecamatan Nusa Penida. Bupati Klungkung mengharapkan pelaksanaan akreditasi yang sedang berlangsung tidak dijadikan beban, tetapi momen dan motivasi untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Nusa Penida bisa menjadi pionir dan terbaik di Provinsi Bali bahkan di tingkat nasional,” tuturnya. (ad1165)

Polres Klungkung terus mendalami kasus dugaan pencabulan yang dilakukan I Nengah Suwena (43) asal Desa Selat terhadap keponakannya PYY (14). Setelah melakukan penahanan, penyidik membawa tersangka melakukan identifikasi TKP pencabulan, Senin (27/6) kemarin. Identifikasi TKP ini mendapat pengawalan ketat dari anggota buser Polres dan dua petugas bersenjata. Kedatangan petugas mengawal tersangka melakukan identifikasi TKP pencabulan mendapat perhatian warga sekitar dan tetangga tersangka. Mereka sampai keluar rumah untuk melihat tersangka. Namun, keluarga tersangka hanya diam ketika petugas membawa tersangka ke TKP pertama pencabulan di sebuah tegalan kosong yang berada di bagian barat rumah tersangka. Ada yang terlihat sibuk mengerjakan rumah milik tersangka yang mendapat bantuan bedah rumah. Akan tetapi, ada juga yang tidak berani keluar kamar. Dari sana, petugas kemudian menggiring tersangka ke TKP kedua di dekat kandang sapi milik korban. Jarak antara lokasi TKP pertama dan kedua lumayan jauh. Petugas harus menyusuri pematang sawah milik warga untuk sampai ke kandang milik korban dan tersangka. Tidak sedikit pun rasa bersalah terlihat pada raut wajah

tersangka mencabuli keponakannya. Dia menjelaskan secara detail kepada petugas bagaiamana cara mencabuli korban di tegalan dan di kandang sapi miliknya. “Saya ada hubungan asmara sama dia (korban), jadi melakukannya suka sama suka,” kata tersangka. Setelah melakukan pencabulan, tersangka mandi di sekitar saluran air irigasi bersama korban. Polisi masih mendalami kasus ini, sebab ada dugaan tersangka tidak hanya tiga kali menyetubuhi korban sejak September 2015. Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta didampingi Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno mengatakan akan mensinkronkan lagi keterangan pelaku dengan korban. Sudah enam saksi yang diperiksa dalam kasus dugaan pencabulan ini. Tidak hanya korban dan tersangka, melainkan juga keluarga korban yang melihat mereka berdua di tegalan dan kandang sapi. “Kami juga akan menghadirkan saksi ahli yang mengeluarkan visum,’’ jelas Sadiarta. Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 76D jo pasal 81 dan pasal 76E jo pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI 23 Tahun 2012 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (kmb)

Bali Post/kmb

IDENTIFIKASI – Tersangka I Nengah Suwena digiring polisi turun melakukan identifikasi TKP pencabulan.


Selasa Wage, 28 Juni 2016

BULELENG

11

Darah di Kamar Narinten Tak Terbaca Labfor

Singaraja (Bali Post) Kasus dugaan pembunuhan kejam yang menimpa almarhumah Ni Ketut Narinten (60) menjadi atensi khusus Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Siapa ‘‘algojo’’ warga Dusun Pasar Desa Anturan, Buleleng ini belum berhasil terungkap aparat. Memang ditemukan bercak darah di sarung bantal dan juga di seprai tempat tidur Narinten. Sayangnya, darah itu ternyata tidak dapat terbaca di laboratorium forensik. Sukawijaya berharap pelaku yang mengeksekusi korban segera menyerahkan diri ke aparat kepolisian. Narinten semula ditemukan tewas di areal kebun berjarak 200 meter dari rumahnya. Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Kapolres Sukawijaya menyatakan dengan terus terang memang sulit mengungkap kasus yang diduga pembunuhan itu. Akan tetapi, dia yakin cepat atau lambat pembunuhnya pasti ditemukan. “Ya darah ditemukan menempel di sarung bantal dan

seprainya rusak itu. Kita sudah ada penyataan resmi dari Labfor. Darah yang ditemukan itu rusak. Jadi, tidak bisa diangkat dan terbaca DNA-nya. Kasus ini tidak buntu. Kami masih melakukan upaya lain. Termasuk mempertimbangkan alibi yang disampaikan saksi-saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/6) kemarin. Titik terang kasus itu sejauh ini, belum ditemukan penyidik. Meski dinyatakan tim Labfor Denpasar darah ditemukan tidak dapat terbaca. Ia berharap keluarga

dan masyarakat tetap bersabar. “Ini memang menjadi PR kami. Kami terus berusaha. Masih dalam proses. Kami tidak tinggal diam kok. Kasus ini benar-benar kami atensi. Semoga bisa cepat terungkap,’’ kata Kapolres Sukawijaya. Bagaimana proses penanganan kasus ini? Dari perkembangan kasus ini, sesungguhnya kasus ini awalnya ditangani Polsek Kota Singaraja. Kemudian kasus ini dilimpahkan kepada Sat. Reskrim Polres Buleleng. Belakangan, tersiar kabar

Bali Post/kmb34

AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Polsek Singaraja belum resmi menyerahkan kasus pengung-

kapan kematian Narinten ke Mapolres Buleleng. Dengan demikian , penanganan kasus ini masih dilakukan jajaran Polsek Kota Singaraja. Sementara itu, suami Narinten yakni Ketut Nurata (60) sempat ramai diperbincangkan di masyarakat. Namun, apakah suami korban terlibat, sejauh ini belum ada sangkaan mengarah ke Nurata. Namun, anehnya belakangan Nurata mulai menunjuk pengacara. Tetapi, belum diketahui alasan Nurata menyewa pengacara pada peristiwa yang hampir dua bulan lebih berlalu ini. Narinten ditemukan tewas Senin (3/5) lalu, dengan luka karena benda tumpul di bagian kepalanya. Misteri tewasnya Narinten menjadi tanda tanya besar masyarakat hingga saat ini. (kmb34)

Bali Post/kmb34

ANTITEROR - Simulasi Pengamanan Antiteror di Kantor Bupati Buleleng, Senin (27/6) kemarin.

Kantor Bupati Buleleng ’’Diteror’’ Singaraja (Bali Post) Kantor Pemkab Buleleng mendadak mencekam. Masalahnya, sejumlah teroris mulai meneror masuk ke halaman kantor pusat pemerintahan itu. Teror itu dilakukan kelompok Santoso. Kelompok teror itu bergerak dari Kota Bima Nusa Tenggara Barat langsung menyerang Kantor Bupati. Deskripsi itu hanya aksi menegangkan kelompok Santosa selama 30 menit pada rangkaian simulasi anggota Yonif 900/Raider di Buleleng. Simulasi itu dilakukan Senin (27/6) kemarin sekitar pukul 14.30 wita. Pergerakan anggota teror yang merangsek ke kantor Bupati itu dengan sigap dicegah anggota Yonif 900/ Raider. Akibatnya, komplotan teroris yang tadinya hendak menguasai kantor Bupati, dalam tempo relatif singkat berhasil dilumpuhkan. Teror itu dilakukan seolah-olah anggota Santoso hendak melakukan penyanderaan. Akan tetapi, mereka gagal melakukan tindakan tersebut. Sebab anggota Yonif 900/Raider, lebih sigap, cepat, tepat bahkan senyap. Pergerakan melumpuhkan teroris diikuti 50 orang pasukan antiteror. Latihan dilengkapi dua kendaraan antiteror dan satu pesawat helikopter. Dalam aksi yang sempat menyita perhatian masyarakat karena helikopter cepat hilir mudik di atas Kantor Bupati Buleleng. Beberapa waktu kemu-

dian, pasukan penjinak bom turun bergegas menyela matkan korban yang tersadera. Baku tembak tidak bisa dihindari. Namun, berkat kesigapan anggota. Aksi teror itu akhirnya dapat dituntaskan. Komandan Batalion Infanteri 900/Raider, Mayor Inf. Benny Rahadian, S.E., mengatakan simulasi di kantor Bupati Buleleng ini adalah latihan pencegahan aksi teror. Anggota memang sengaja dilatih mengantisipasi serangan teroris masuk di wilayah Buleleng dan sekitarnya. “Simulasi dilakukan sebagai langkah antisipasi masuknya teroris, mencegah aksi anarkis seperti penyanderaan. Kami lakukan tindakan pembebasan teror melibatkan pasukan antiteror di lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan, simulasi adalah langkah nyata aparat mencegah terjadi teror sesungguhnya. Ia mewaspadai sinyal teror masuk ke berbagai pelosok desa di Buleleng. Teror di zaman kekinian bukan semata memakai senjata. Di masyarakat bisa saja berupa hasutan teror memengaruhi individu secara tidak langsung. “Kami tingkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi gerakan terorisme. Pemantauan di berbagai pelosok wilayah itu tetap kami tingkatkan. Masyarakat kami imbau tetap waspada kepada orang atau peristiwa mencurigakan di lingkungannya,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

SEMBAKO - Penyerahan bantuan sembako kepada warga miskin di Desa Sulanyah dan Desa Pengastulan, Seririt. Action seperti ini menjadi bentuk kepedulian Wabup Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. kepada warganya, Senin (27/6) kemarin.

Bagi Sembako di Sulayah dan Pengastulan Singaraja (Bali Post) Pemkab melalui Dinas Sosial Buleleng membagikan bingkisan 500 paket sembako kepada warga di dua desa yakni Desa Sulanyah dan Desa Pengastulan, Seririt, Senin (27/6) kemarin. Masing-masing desa menerima 250 paket sembako. Sejumlah lansia bersama warga yang menderita cacat fisik juga mendapatkan bantuan serupa. “Kami berencana beberapa hari ke depan menyasar warga kurang mampu di desa lainnya. Ini adalah upaya nyata Pemkab Buleleng mengentaskan kemiskinan di Bali Utara,” ujar Wakil Bupati Nyoman Sutjidra, Senin (27/6) kemarin. Wabup menambahkan, pemerintah rutin mem-

bantu warga miskin di desa lainnya. Pengentasan kemiskinan di Buleleng, juga dibarengi pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga yang sakit dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada warga kurang mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan. “Warga miskin dan hidup telantar belakangan banyak ditemukan. Banyak yang belum tercatat data penduduk miskin. Pemkab Buleleng mulai melakukan terobosan. Salah satunya memvalidasi ulang data penduduk miskin itu terutama warga yang mengalami cacat dan telantar. Ke depan bekerja sama dengan panti jompo dan pihak swasta. Ini supaya lebih manusiawi,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

MIRAS - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menunjukkan barang bukti miras dalam jeriken. Miras tersebut diamankan Sat. Sabhara Polres Buleleng dari tujuh TKP di wilayah hukum Buleleng, Senin (27/6) kemarin.

Tidak Ada Peredaran Vaksin Palsu

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menelusuri peredaran vaksin yang diduga palsu di masyarakat. Dari penelusuran itu, petugas tidak menemukan peredaran vaksin yang diduga palsu seperti yang ditemukan di beberapa daerah di Tanah Air. Penelusuran ini dilakukan guna memastikan jangan sampai vaksin palsu itu beredar di bumi Den Bukit ini. Bersyukur, warga di Buleleng tidak mendapatkan suntikan vaksin yang diduga palsu itu. Seandainya vaksin palsu itu beredar, sudah pasti dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan hal itu usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Senin (27/6) kemarin. Lebih jauh Sutjidra menambahkan, untuk mencari sampel vaksin palsu itu, petugas secara khusus menelisik di beberapa lokasi. Penelusuran yang dilakukan petugas spesial dari Dinas

Kesehatan (Diskes) menyasar seluruh rumah sakit, puskesmas, hingga ke lokasi praktik dokter, termasuk praktik bidan desa. Dari penelusuran itu, semua vaksin yang disedikan di kantong-kantong pelayanan itu adalah asli. “Dinas Kesehatan sudah turun melakukan penelusuran dan tidak menemukan adanya dugaan vaksin palsu yang beredar seperti yang ditemukan di daerah lain di Tanah Air,” katanya. Selain menyisir kantongkantong pelayanan, Sutjidra juga memastikan di wilayah Buleleng tidak ada peredaran vaksin palsu. Hal ini karena pemesanan vaksin palsu terpusat di Dinas Kesehatan, terkecuali vaksin khusus yang disediakan dokter praktik. “Biasanya pembelian vaksin terpusat di Dinas Kesehatan. Kita sudah periksa, tidak ada vaksin palsu yang beredar di Buleleng,” tegasnya. (kmb38)

51 Calon Panwascam Lolos Tes Tulis

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 51 calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) lolos tes seleksi. Mereka ini kemudian berhak mengikuti tes wawancara yang akan dijadwalkan secara bertahap oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng. Hasil tes wawancara ini akan memilih tiga orang di masing-masing kecamatan di Buleleng. Sebelumnya, tes tulis calon anggota Panwascam diikuti 64 orang. Satu orang calon anggota Panwascam Busungbiu tidak hadir saat mengikuti tes tulis itu. Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, calon anggota Panwascam yang dinyatakan lolos ini sebagian besar sudah pernah duduk menjadi penyelenggara hajatan demokrasi di Bali Utara ini. Calon anggota Panwascam Kecamatan Busungbiu diikuti hanya tiga orang pelamar. Karena itu, ketiganya ditetapkan lolos tes tulis. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani, Senin (27/6) kemarin,

mengatakan, hasil tes tulis ini diumumkan secara terbuka melalui pengumuman langsung ke tiap kecamatan atau melalui media elektronik di Buleleng. Selain mengumumkan hasil tes tulis, pihaknya telah bersurat kepada masing-masing calon anggota Panwascam yang sudah lolos tes tulis untuk mengikuti tes wawancara secara terjadwal. “Dari proses scoring yang kita lakukan itu, 51 orang yang lolos tes tulis dan berhak mengikuti tes wawancara secara terjadwal. Kami juga sudah bersurat kepada seluruh calon anggota Panwascam yang sudah lolos seleksi itu,” jelasnya. Terkait mekanisme tes wawancara, Ariyani mengatakan materi tes akan menitikberatkan bagaimana seseorang calon anggota Panwascam menguasai tugas-tugasnya sebagai pengawas. Tes wawancara ini sekaligus menjadi penentu bagi setiap calon anggota Panwascam untuk bisa lolos menjadi anggota Panwascam yang definitif. (kmb38)

Arak 510 Liter Diamankan Sat. Sabhara Polres Buleleng

Singaraja (Bali Post) Peredaran miras tanpa izin mendapat perhatian Sat. Sabhara Polres Buleleng. Miras jenis arak selama bulan Juni 2016 terkumpul 510 liter. Arak itu dijual bebas di pasaran. Kondisi tersebut dinilai Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. dapat mengganggu kamtimbas secara tidak langsung. “Miras jenis arak sudah diamankan 510 liter. Kami sudah proses siapa tersangkanya, bahkan sudah dikenakan tipiring. Arak ini kami amankan dari tujuh TKP berbeda pada bulan Juni. Di Desa Pakisan ditemukan paling banyak,” ujarnya, Senin (27/6) kemarin.

Kapolres Sukawijaya menambahkan, miras arak disimpan dalam jeriken dan botol bekas air mineral. Aparat hanya mengenakan hukuman tipiring terhadap produsen atau penjual miras kecil-kecilan itu. “Dari mana sebetulnya asal arak itu masih didalami aparat. Kami meminimalisir peredaran miras tanpa izin dan narkoba itu. Arak itu jelas berpotensi mengakibatkan gangguan kamtibmas. Khusus peredaran arak tanpa izin dan narkoba kami akan tindak tegas,” imbuh Mantan Kapolres Karimun Polda Kepulauan Riau ini. Salah satu tersangkanya adalah KP (50). Dia berasal

dari Desa Pakisan, Kubutambahan, Buleleng. Dia disangkakan pasal 23 ayat 1 Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pendistribusian Minuman Berakohol Tanpa Izin. Hukuman terhadap penjual miras itu diakui Kapolres Sukawijaya. Berapa tahun biasanya hukuman yang dikenakan kepada penjual miras itu, sejauh ini belum ada UU yang mengaturnya. “Ini tidak ada aturan di UU. Jadi, semua hanya berdasarkan Perda. Di pengadilan, produsen atau penjual hanya dikenakan hukuman tipiring. Bisa dihukum kurungan sekian bulan dan atau denda. Itu juga berdasarkan keputusan pengadilan,” tegasnya. (kmb34)


JEMBRANA

12

Selasa Wage, 28 Juni 2016

SOSOK Ekonomi Kreatif

MEMANFAATKAN barang bekas menjadi barang bernilai kini getol dilakoni pria asal Desa Baluk ini. Julukan “Pangeran Sampah” kini disandangnya dari mengolah sampah organik menjadi pupuk cair melalui alat sederhana dan mudah. “Jangan salah, sampah pun bisa jadi uang. Tinggal bagaimana kita menBali Post/olo golah,” ujar Made Suarnayasa. I Made Suarnayasa Pria yang akrab disapa Dek No ini sudah belasan tahun berkecimpung pada relawan peduli HIV/AIDS melalui Komunitas Jalak Bali. Kini melalui gerakan ekonomi mandiri kreatif, komunitas ini bisa mandiri dari pengolahan barang bekas. Selain pupuk cair dari memilah sampah, Dek No kini aktif membuat produk kerajinan dari koran bekas. Gulungan kertas koran bekas dirangkai hingga menjadi barang bernilai. Produk-produk kerajinan dari kertas koran ini kini banyak diminati. Kertas koran menjadi bernilai tinggi dengan sentuhan kreatif. Pria murah senyum ini pun juga tak pelit berbagi keahlian. Ia pun membagi keterampilannya itu kepada siswa-siswa dan warga yang ingin belajar. “Sekarang ini eranya ekonomi kreatif, kalau kita mengekor, sulit bersaing. Tak masalah kecil, tapi bisa bertahan,” tandas aktivis penggemar sepak bola ini. Begitu halnya dengan produk pengolahan sampah organik yang dijualnya. Simpel dan tidak membutuhkan waktu banyak (mengolah). Cukup memilah sampah dan bisa dilakukan siapa saja. Iapun menyayangkan di beberapa sekolah banyak alat pencacah sampah yang mahal tetapi rumit. Ujung-ujungnya tidak berfungsi maksimal. Di sini peran pemerintah dibutuhkan, untuk keberlanjutan pengelolaan sampah menjadi bernilai, termasuk pendistribusiannya. (olo)

Polres Jembrana Amankan Ratusan Liter Miras

Negara (Bali Post) Jajaran Polres Jembrana dalam rangka cipta kondisi (cipkon) di bulan suci Ramadan melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) dengan operasi miras. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo didampingi Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba dan Kasat Reskrim Narkoba AKP Gusti Komang Muliyadnyana, Senin (27/6) kemarin mengatakan dari operasi tersebut berhasil diamankan miras jenis arak sebanyak 968,5 liter. Bahkan terakhir arak diamankan Polsek Gilimanuk sebanyak 250 liter yang rencananya akan dibawa ke Jawa. Miras jenis arak tersebut

diamankan dari beberapa kedai/warung dan penumpang yang akan menyelundupkan ke Gilimanuk. Ratusan liter arak itu diamankan dari 24 tersangka. Kapolres mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Sebagian besar arak tersebut didapatkan dari luar wilayah Jembrana. Para tersangka dijerat pasal 18 ayat 1 pasal 10 ayat 1 Perda Provinsi Bali No. 5 tahun 2012 tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol. Para tersangka disidang tipiring. Kapolres berharap penyalahgunaan minuman keras bisa diminimalisasi sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb)

Bali Post/kmb

ARAK - Ratusan liter miras jenis arak diamankan jajaran Polres Jembrana.

Bali Post/olo

BANJIR - Hujan lebat selama satu jam kemarin mengakibatkan permukiman warga di Banjar Baler Bale Agung, Tegalcangkring tergenang banjir.

Diguyur Hujan Satu Jam

Tegalcangkring Banjir

Negara (Bali Post) – Akibat hujan sekitar satu jam, permukiman warga di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring terendam banjir, Senin (27/6) kemarin. Air yang diduga berasal dari luapan drainase itu menggenangi rumah warga setinggi 60 sentimeter. Dari informasi, di permukiman padat penduduk itu sekitar tujuh rumah terkena dampak luapan air itu. Warga menuding drainase yang tidak dapat menampung air hujan penyebab banjir tersebut. Beberapa rumah warga yang lantainya sejajar dengan jalan tergenangi air. Air masuk ke rumah mereka. Warga yang rumahnya tergenangi air hanya terlihat pasrah sambil menunggu air surut.

Padahal hujan kemarin pagi hanya berlangsung sekitar satu jam, tetapi luapan air sudah banyak hingga menggenangi rumah. Salah seorang warga, Wayan Murdana berharap saluran drainase diperbaiki agar tidak terjadi hal serupa. Saat ini warga was-was tidur di rumah, takut kebanjiran. Menurutnya penyebab utama adalah saluran pembuangan ke arah selatan (laut), gorong-gorongnya

terlalu kecil. Selain itu juga adanya galian sehingga air turun ke drainase. Di sisi lain, Lurah Tegalcangkring Ida Bagus Eka Ariawan dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan adanya sejumlah rumah yang tergenangi air. Air meluap hingga menggenangi rumah warga akibat curah hujan yang tinggi. Namun, genangan air itu langsung surut setelah hujan reda. (kmb26)

Manifest Dikhawatirkan Tambah Panjang Antrean di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Pencatatan identitas penumpang (manifest) dikhawatirkan menjadi salah satu kendala saat antrean pemudik di Pelabuhan Gilimanuk. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan, manifest ini wajib dilengkapi oleh para penumpang kapal. Pihak ASDP berkoordinasi dengan Polres Jembrana melakukan langkah antisipasi, di antaranya dengan menyediakan brosur manifest di sejumlah titik sebelum masuk Pelabuhan. GM ASDP Cabang Ketapang Yusuf Hadi, Senin (27/6) kemarin, di Pelabuhan Gilimanuk mengatakan untuk angkutan lebaran tahun ini yang berbeda dibanding tahun lalu terkait manifest. Untuk mencatat identitas diri yang wajib dipenuhi tentu membutuhkan waktu. Antisipasi agar tidak memperlambat, pelabuhan bersama Polres membagikan brosur untuk diiisi di sejumlah titik. Seperti di jembatan Dangin Tukadaya

yang putus, RM BidadariK a l i a kah dan Jembatan Timbang Cekik. “Nanti di sana dibagi, petugas kita tempatkan di sana untuk membagikan (brosur) bersama polisi,” tandas Yusuf didampingi Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Sugeng Purwono. Diperkirakan, ada lonjakan penumpang pada lebaran kali ini sekitar 5-6 persen. Untuk penyeberangan, dari 53 kapal yang tersedia dioperasikan 48 unit kapal. “Tahun ini kita tidak menambah kapal, tetapi menambah jumlah trip kapal,” terangnya. Ketika situasi normal, masing-masing kapal sebanyak delapan trip dengan waktu tempuh 58 menit per trip. Di saat padat sebanyak 9 trip dengan waktu tempuh 48 menit dan ketika sangat padat dinaikkan menjadi 10 trip selama 40 menit per trip. ASDP memprediksi kepadatan arus mudik mulai pada H-7 atau Rabu (29/6) dan puncak arus mudik dipredik-

Bali Post/ olo

IDENTITAS - Seorang pemudik yang naik sepeda motor nampak sibuk mengisi identitas diri mereka sebelum masuk ke pintu loket. si pada H-4 atau Sabtu (2/7) nanti. Ditambahkan Yusuf, untuk memperlancar proses manifest pihaknya juga menambah personel khusus, 7 orang dan 15 orang taruna. “Dua orang kita tempatkan di titik-titik pembagian brosur sebelum pelabuhan,” tambahnya. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dalam pemaparan saat kunjungan DPD RI, Minggu (26/6) malam mengatakan untuk antisi-

pasi manifest ini di sejumlah titik posko pengamanan petugas juga membagikan brosur. Mulai H-7 brosur tersebut sudah bisa diperoleh di titik-titik yang disediakan. Secara umum, Polres sudah menyiapkan rekayasa

lalu lintas di Gilimanuk guna mengatur kendaraan yang hendak menyeberang. Sementara itu, dari pengamatan kemarin, sejumlah pemudik khususnya pengendara motor nampak kebingungan ketika diminta mengisi data diri itu. Beberapa di antaranya terpaksa kembali ke lorong sebelum masuk loket tiket guna mengambil dan mengisi brosur. “Baru kali ini, katanya untuk identitas. Ya terpaksa isi dulu untungnya antrean masih sepi,” terang Suprapto (28), pemudik asal Solo, Jawa Tengah. Ketika antrean sepeda motor padat menuju pelabuhan, petugas yang berjaga di pinggir tenda juga kesulitan mengambil brosur manifest khususnya yang di tengah. (kmb26)

LPD Desa Pakraman Baluk

Bagi ”Doorprize” Sepeda Motor kepada Nasabah

Negara (Bali Post) – LPD Desa Pakraman Baluk menggelar pengundian hadiah doorprize bagi nasabah tabungan Sukarela, Minggu (26/6) lalu. Selain disaksikan krama desa, undian dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Beat ini turut dihadiri bendesa, perbekel, klian kerta desa serta klian banjar pakraman. Sebelum pembagian doorprize tabungan Sukarela, dilakukan kerja bakti tingkat banjar yang melibatkan krama banjar. Di sela-sela kerja bakti tersebut juga diisi pembagian doorprize bagi krama di luar doorprize tabungan. Ketua LPD Desa Pakraman Baluk I Wayan Daken mengatakan undian doorprize ini digelar rutin setiap tahun khusus bagi nasabah tabungan Sukarela. Terdapat 10 macam hadiah bagi 26 pemenang, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor. Selain sepeda motor, juga hadiah berupa kulkas, sepeda gunung, magic com dan se-

bagainya. Jumlah nasabah tabungan Sukarela per Mei ini mencapai 3.800-an nasabah dengan total nilai aset Rp 13.582.000.000 dengan dana dari masyarakat (tabungan) Rp 11.098.000.000 dan kredit Rp 10.220.000.000. Total nilai aset ini setiap tahun dari tahun 2009 mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya Rp 250 juta. LPD juga rutin mengadakan bakti sosial di desa seperti kerja bakti tingkat banjar, serta mengunjungi krama yang sakit menahun. “Tiap banjar 10 orang di lima banjar, kita (pengurus LPD) jenguk dan berikan bantuan berupa uang,” terang Daken. Begitu halnya ketika ada krama yang meninggal, pengurus juga melayat. Pola ini dilakukan untuk menanamkan bahwa LPD dari krama untuk krama. Dengan semangat “Maju Bersama Krama Membangun Desa”, LPD Baluk diharapkan terus berkembang meningkatkan kesejahteraan krama. (kmb26/k75)

Bali Post/olo

HADIAH- Ketua LPD Baluk menyerahkan hadiah undian doorprize tabungan Sukarela di wantilan Pura Dalem Desa Baluk.


KARANGASEM

Selasa Wage, 28 Juni 2016

13

Banyak Duktang Tak Kantongi KTS

Amlapura (Bali Post) – Penduduk pendatang (duktang) di Karangasem cukup tinggi. Duktang tersebut banyak yang tinggal di lokasi galian C seperti di Kecamatan Kubu dan Selat serta di Kecamatan Abang pada usaha tambak udang, hotel dan restoran. Parahnya, duktang itu tak melengkapi diri dengan KTP atau Kartu Tinggal Sementara (KTS). Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem Wayan Sumidia, S.E. mengatakan hal itu Senin (27/6) kemarin. Sumidia mengatakan, pihaknya secara rutin menggelar sidak duktang di delapan kecamatan yang ada di Karangasem. Pejabat asal Mengwi, Badung itu mengakui kantong duktang terbanyak ada di Kecamatan Kubu. Mereka terutama bekerja di galian C. Saat sidak April lalu di Desa Sukadana, misalnya, di desa itu saja ditemukan 186 orang duktang yang tidak mengantongi KTP. Ada yang mengantongi KTP dari daerah asalnya di Jawa, namun sudah mati. ”Duktang yang tidak mengan-

tongi identitas itu disuruh mengurus KTS. Mereka akhirnya diberikan KTS. Duktang itu diberikan KTS dengan penjamin bos usaha galian C tempatnya bekerja atau pemilik rumah di mana mereka kos,” papar Sumidia. Jumlah duktang yang cukup tinggi juga terdapat di Amed dan di Kecicang. Di Amed, mereka umumnya bekerja di sektor pariwisata atau di tambak udang. Sementara di Kecicang dan di lingkungan Kota Amlapura seperti di Bangras, umumnya para pekerja yang mengumpulkan barang rongsokan. Terkait arus mudik dan arus balik nanti, kata Sumidia, pihaknya makin memperketat pemeriksaan identitas duktang di Pelabuhan Padangbai. Selama ini, pemeriksaan indentitas duktang itu tetap rutin dilakukan. Pemeriksaan berlangsung selama 24 jam dengan tiga shift petugas. Petugas melibatkan tim selain dari Disdukcapil, juga bekerja sama dengan TNI/Polri, Satpol PP dan Kesbangpolinmas. (013)

Pjs. Dirut PDAM Bantah Mutasi Puluhan Pegawai Amlapura (Bali Post) PDAM Karangasem tak henti-hentinya menuai sorotan. Belum selesai masalah debit air yang disalurkan kepada pelanggan, tiba-tiba muncul isu mutasi puluhan pegawai setempat, setelah beredarnya keputusan Direktur PDAM Karangasem yang ditandatangani Pjs. Direktur I Gusti Lanang Oka. Namun, saat dikonfirmasi Senin (27/6) kemarin, dia membantah informasi tersebut. Lanang Oka mengaku belum berani mengambil langkah sejauh itu. Sebagaimana instruksi yang diberikan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, PDAM saat ini diminta lebih fokus untuk memperbaiki kualitas pelayanannya. Salah satu yang harus segera dilakukan adalah memaksimalkan sumber mata air yang sebelumnya dikelola PDAM, seperti di sumber mata air di Desa Tauka dan di objek wisata di Taman Air Tirtagangga. “Belum ada keputusan mutasi pegawai. Itu tidak benar. Bupati tidak menghendaki itu,” kata Lanang Oka yang sudah 25 tahun bekerja di PDAM. Menurut Lanang Oka, seorang Pjs. Dirut tidak bisa mengeluarkan kebijakan memutasi pegawai. Apalagi jumlahnya sampai puluhan. Sebagaimana mekanisme yang tertuang dalam Permendagri nomor 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM, proses mutasi itu usulannya harus mendapat persetujuan dari bupati yang disampaikan melalui Dewan Pengawas PDAM. Setelah itu, baru mutasi itu dilakukan. Sehingga, ia mengaku sangat taat aturan, sebagai pelayan masyarakat di PDAM. Informasi yang beredar Senin (27/6) kemarin, ada 37 pegawai PDAM yang akan dimutasi. Mulai dari setingkat kepala seksi, kepala unit, hingga staf unit. Seluruh nama pegawai itu sudah tercantum dalam Keputusan Direktur PDAM Karangasem nomor 820/16/Kepeg/VI/ PDAM/2016 tertanggal 8 Juni tentang Mutasi Karyawan PDAM Karangasem. Namun, informasi ini semuanya sudah dibantah Pjs. Direktur PDAM Karangasem, I Gusti Lanang Oka. (kmb31)

Diduga Ada Pencurian Air

PDAM Gandeng Intel TNI/Polri

Amlapura (Bali Post) – Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur PDAM Karangasem I Gusti Lanang Oka menduga ada pencuri yang melakukan penyadapan jaringan pipa air PDAM. Terkait kecurigaan itu, pihaknya akan menggandeng intel TNI/Polri untuk melakukan penyelidikan. Hal itu dilontarkan Lanang Oka di hadapan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Senin (27/6) kemarin. Lanang Oka mengakui, pasokan air ke pelanggan di sejumlah lokasi memang masih ada masalah. Hal itu diketahui dari adanya komplain dari pelanggan. Namun, pihaknya sudah berupaya mencarikan jalan ke luar dan segera mengecek setiap ada keluhan pelanggan. “Setiap ada laporan kebocoran

Sakit Jantung

Bandar Togel Jalani Tahanan Kota

Amlapura (Bali Post) – Made Dangin Merta (71), terdakwa perjudian sebagai bandar togel, sejak di penyidik kepolisian sampai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura tidak ditahan. Dia hanya menjalani tahanan kota. Hal itu disampaikan JPU Made Edy Setiawan di depan majelis hakim pada persidangan Senin (27/6) kemarin. Jaksa Edy mengatakan, terdakwa asal Banjar Pikat Desa Ababi itu mengajukan permohonan pengalihan tahanan menjadi tahanan kota. Surat permohonan dilampiri surat keterangan dokter bahwa dia menderita penyakit jantung. Terdakwa juga mesti menjalani rawat jalan. ”Saya pernah rawat inap dan kerap rawat jalan di RSUD Karangasem, RSU Wangaya, dan RSUP Sanglah,” ujar terdakwa. Petani itu dibekuk Tim Buser Reskrim Polres Karangasem yang beranggotakan saksi IG Arya Saskara dan IGP Dwipayana, Sabtu (26/3) lalu. Kedua saksi mengatakan, terdakwa saat didatangi berkat informasi masyarakat, didapati tengah duduk di sebuah warung di Pandan, Ababi. Terdakwa dari informasi

masyarakat di desa itu sebagai bandar togel. Dia melawan sendiri pemasang dan tak memiliki bos. Saat diselidiki, benar adanya. Terdakwa ditemukan duduk di depan warung. Dari tangannya ditemukan alat-alat menjual togel, seperti buku seribu tafsir mimpi, paito, buku rekapan togel, dan uang Rp 255 ribu yang diakui terdakwa hasil transaksi jualan togel. “Terdakwa saat dibekuk sudah sekitar tiga bulan sebelumnya jualan togel,” ujar saksi Saskara. Atas keterangan kedua saksi, terdakwa Dangin Merta membenarkan semuanya. Sementara, sidang kasus perjudian lainnya dengan lima terdakwa ditunda. Jaksa Made Santiawan di depan majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain menyampaikan permohonan sidang ditunda seminggu, karena dia belum siap dengan surat t unt ut a nnya. Kelima terdakwa yang juga tak ditahan itu yakni Nyoman Suandi alias Malen, IW Kerti Yasa, S.Sos. M.Si., I Kadek Harta Wardana alias Gentong, Ketut Juliarta alias Julik, dan Nengah Sudiana alias Jentik alias Lengur. (013)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsek Karangasem

Bali Post/dok

DIPERKETAT - Terkait arus mudik dan arus balik, pemeriksaan identitas penduduk pendatang di Pelabuhan Padangbai makin diperketat.

0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768

jaringan, kami segera cek. Kalau benar, kami segera lakukan perbaikan bahkan sampai lembur,” ujarnya. Terkait di lokasi mana saja jaringan pipa PDAM rawan disadap dan dicuri airnya, Lanang Oka tak mau membeberkan secara detail. “Kami mencurigai ada pencurian.

Kami akan menggandeng intel TNI/Polri untuk menyelidikinya,” katanya saat ditemui usai memimpin sekitar 150 orang karyawan PDAM guna mendengarkan pengarahan dari Bupati Mas Sumatri. Lanang Oka termasuk salah satu pegawai senior di PDAM. Dia ditunjuk sebagai Pjs. Direk-

tur PDAM Karangasem per 1 Juni lalu, setelah Direktur sebelumnya I Gede T. Baktiyasa, S.H. ditahan penyidik Kejari Amlapura. Baktiyasa disangkakan menyalahgunakan wewenang dalam jabatannya dengan menerima suap maupun melakukan pemerasan dengan meminta uang berkisar Rp 35 juta dalam pengangkatan karyawan kontrak di PDAM menjadi karyawan tetap. Total uang suap yang dituduhkan diminta Baktiyasa lewat rekening atas nama salah satu stafnya mencapai Rp 155 juta.

Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri meminta seluruh karyawan PDAM meningkatkan profesionalitas kinerja. Sementara pimpinan PDAM diminta berkoordinasi dengan pihak desa di mana ada mata air yang selama ini disadap menjadi bahan baku air PDAM ataupun yang belum menjadi mata air sumber PDAM. Tujuannya, agar pasokan air terpenuhi. Terlebih ke depan, jumlah penduduk meningkat dan tentunya masyarakat yang mohon sambungan air PDAM akan bertambah banyak. (013)

Program Paten Kekurangan SDM

Bali Post/kmb31

Nengah Danu

Amlapura (Bali Post) Sejumlah perizinan kewenangannya sudah dilimpahkan ke kecamatan dalam program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Sejak peluncurannya tahun lalu, program ini pelaksanannya ternyata masih banyak kekurangan. Salah satunya, pelaksanaannya masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) baik secara kualitas maupun kuantitas. Dikonfirmasi Senin (27/6) kemarin, Camat Karangasem Nengah Danu mengatakan, program ini membawahi beberapa adiministrasi kependudukan menjadi tanggung jawab kecamatan, seperti Izin Usaha Salon Kecil, Izin Usaha Perdagangan (modal usaha di bawah Rp 500 juta), Izin Rumah Makan dan Izin Penutupan Jalan

Sementara. Sedangkan, untuk sisa pelayanan administrasi di tingkat kecamatan lainnya seperti mengurus Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan KTP, pihaknya hanya menyediakan tempat di Kantor camat. Sementara untuk pelayanannya menjadi tanggung jawab Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Danu menambahkan, hingga kini pelayanan yang menjadi tanggung jawab Kantor Camat sudah terlayani dengan baik. Namun, pelaksanaan Paten di Kecamatan Karangasem belum memenuhi standar pelayanan sebagaimana penilaian Ombudsman RI Perwakilan Bali. Dari 38 komponen indikator, ada 11 indikator yang belum bisa dipenuhi Paten Kecamatan Karangasem. Selain kekurangan SDM, pelaksanaan

Ditemukan Banyak KTP Ganda di Desa Pertima

Amlapura (Bali Post) Hampir seluruh warga sudah memegang KTP elektronik atau biasa disebut e-KTP. Namun, ada sejumlah warga di beberapa desa yang mengantongi e-KTP ganda, seperti yang terjadi di Desa Pertima, Karangasem. Situasi ini dipertanyakan masyarakat lainnya karena satu warga bisa memegang dua e-KTP dengan alamat yang berbeda. Salah satu sampel e-KTP ganda itu sempat diperlihatkan Bendesa Desa Adat Asak, Pertima, Jero Dukuh Ketut Suta, belum lama ini. Ia mendapati beberapa warganya mengantongi dua e-KTP dan mengaku bingung, mana yang benar dan dimanfaatkan dalam administrasi kependudukan sehari-hari. Contohnya, e-KTP atas nama Nengah Winata, Nomor Induk Kependudukan (NIK) sama, tapi alamatnya berbeda. Pada e-KTP pertama beralamat di Banjar Dinas Asak Kanginan. Sedangkan, eKTP kedua beralamat di Banjar Dinas Asak Tengah. Kabarnya, e-KTP ganda serupa juga banyak ditemukan di Desa Adat Timbrah dan Desa Adat Perasi. “Setahu saya, tidak ada Banjar Dinas Asak Tengah di Desa Asak. Janganjangan Banjar Dinas Asak Tengah ini fiktif,” kata Jero Dukuh Ketut Suta, sebelum bertemu

Bupati Karangasem, belum lama ini. Dihubungi Senin (27/6) kemarin, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karangasem, Wayan Sumidia, menanggapi persoalan tersebut. Menurutnya, ada e-KTP ganda kemungkinan karena beberapa alasan. Pertama, karena terjadi pemekaran di desa sehingga secara otomatis alamat banjar dinasnya, kartu keluarga dan KTP juga berubah lantaran bertambahnya banjar dinas. Terjadinya satu penduduk bisa memegang dua eKTP mungkin juga disebabkan pada saat pembuatan e-KTP baru, warga itu tidak menukarkan e-KTP lama yang masih mencantumkan alamat lama. Kemungkinan ketiga, kata Sumidia, ada masyarakat yang kehilangan KTP, kemudian saat melapor kepada petugas, akhirnya dibuatkan yang baru. Petugas pun bersedia mencetakkannya lagi. Namun, hal seperti itu dibantah terjadi pada banyak warga. Persoalan seperti itu menurutnya hanya terjadi pada beberapa warga. “Kadang staf kami juga tidak begitu saklek meminta surat keterangan hilang sehingga setiap permintaan berusaha dipenuhi,” kata Sumidia. (kmb31)

Paten di Kecamatan Karangasem sebagai wilayah terpadat juga kekurangan sarana prasarana. Kesebelas indikator yang masih kurang itu, di antaranya visualisasi layanan, website yang bisa diakses masyarakat, loket khusus di unit layanan, publikasi profil petugas, loket pengaduan, bahkan hingga masalah seragam dan sertifikat ISO 9001.2008. Tidak hanya persoalan Paten, menjelang pelaksanaan program perizinan masuk banjar (goes to banjar), maka pihak kecamatan harus memikirkan agar pelayanan di kantor juga tidak macet. “Saat program ini sudah mulai dilaksanakan, maka kami akan butuh lebih banyak tenaga lagi agar pelayanan di kantor tetap jalan dan di banjar juga bisa berjalan,” ujar Nengah Danu.

Rencananya, program perizinan masuk banjar ini sudah mulai dirancang tahun ini agar bisa diberlakukan tahun depan. Proses perizinan masuk desa ini, nantinya seluruh administrasi perizinan hingga izinnya keluar akan selesai dalam waktu satu hari di banjar itu. Sehingga, nanti di sana pelaksanaannya melibatkan banyak pihak, baik petugas program Paten secara lengkap dari Kantor Camat hingga klian banjar dinas dan perbekel setempat. Pihaknya berharap, tahun ini Kecamatan Karangasem bisa memenuhi 38 indikator standar pelayanan sebagaimana penilaian Ombusdsman. Dengan begitu, akan lebih siap menjadi pelaksana dalam program perizinan masuk banjar nanti. (kmb31)

Bali Post/kmb31

SAMPEL - Salah satu sampel e-KTP di Desa Adat Asak yang dibeberkan bendesa setempat.


TABANAN

14

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Angkutan Barang Dilarang Beroperasi 1-10 Juli

Tabanan (Bali Post) – Untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi dan menjamin kelancaran arus mudik tahun ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) mengeluarkan larangan beropBali Post/kmb28 erasi bagi sejumlah I Made Agus angkutan barang. Harta Wiguna Larangan berlaku selama 10 hari mulai 1 Juli atau H-5 sampai 10 Juli atau H+3 pada jalur nasional di wilayah Provinsi Lampung, Pulau Jawa, dan Bali salah satunya jalur Denpasar-Gilimanuk. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Tabanan I Made Agus Harta Wiguna, sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan, pengaturan lalu lintas pada musim mudik secara efektif dilakukan mulai 1 Juli atau H-5. Namun, berhubung di Tabanan tidak ada pos keberangkatan dan kedatangan, pengaturan lalu lintas difokuskan pada larangan yang diberlakukan untuk angkutan barang. “H-5 itu sudah mulai pengaturan lalu lintas, khususnya untuk angkutan mudik. Tetapi karena di Tabanan tidak ada pos keberangkatan dan kedatangan, fokus pengaturan mungkin lebih banyak diarahkan ke larangan beroperasinya angkutan barang,” jelasnya, Senin (27/6) kemarin. Secara umum aturan itu menegaskan bahwa seluruh angkutan barang baik truk gandeng maupun kontainer dilarang beroperasi 1-10 Juli. Namun, bukan berarti tidak ada pengecualian. Khusus angkutan barang muatan kebutuhan pokok atau sembako masih diperkenankan melintas. “Termasuk bahan bakar minyak atau gas, pupuk, susu, atau barang-barang kiriman pos,” katanya. Kendati demikian, pihaknya baru akan memberlakukan aturan ini setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. (kmb28)

Lima Kawasan Kumuh akan Ditata

Tabanan (Bali Post) Meski hanya sebagai daerah perlintasan, Kabupaten Tabanan telah menjadi daya tarik bagi banyak pendatang. Akan tetapi, pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi menyebabkan sejumlah kawasan menjadi kumuh. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti telah mengeluarkan SK tentang kawasan kumuh. Atas dasar SK tersebut Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat tengah menyiapkan peraturan daerah mengenai pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan dan permukiman kumuh. “Saat ini masih di bagian hukum, dan masuk dalam program legislasi daerah. Target kami tahun ini dibahas,” ujar Kepala Dinas PU Tabanan I G.N. Anom Anthara, Senin (27/6) kemarin. Dengan adanya perda itu, ke depan ada panduan dan pijakan hukum kuat untuk mencegah terjadinya lingkungan kumuh dan merehabilitasi lingkungan yang masih terkategori kumuh. Untuk mendukung pelaksanaan ranperda tersebut, pihaknya juga telah memiliki database lingkungan kawasan kumuh. Ada lima wilayah yang masuk kawasan tersebut, yakni Kecamatan Kediri, Kota Tabanan, Kecamatan Pupuan, Kecamatan Baturiti, dan Bajera (Selemadeg). Lingkungan/kawasan kumuh tidak hanya dilihat dari kriteria jumlah penduduk melainkan juga masalahnya yang kompleks mulai dari air bersih, sanitasi, drainase, dan pemadam kebakaran. “Karena itu, membutuhkan intervensi secara menyeluruh dari semua pemangku kepentingan,” katanya. Ranperda tentang kawasan kumuh dinilai bisa menjamin pemenuhan perumahan dan permukiman yang layak bagi masyarakat sesuai dengan standar kesehatan, keserasian, kenyamanan, dan keamanan lingkungan. (kmb28)

Bali Post/kmb28

RANPERDA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 dalam sidang paripurna di DPRD, Senin (27/6) kemarin.

Dapat WTP

Bupati akan Pertahankan LKPD Berbasis Akrual

Tabanan (Bali Post) –

Sistem akuntansi berbasis akrual yang diterapkan Pemkab Tabanan sejak 2015 mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali. Sistem ini akan terus digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan daerah yang berkualitas.

Hal itu dikatakan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 dalam sidang paripurna di Gedung DPRD, Senin (27/6) kemarin. Dalam pidato pengantarnya,

Bupati Eka menjelaskan sesuai Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan negara, penyampaian rancangan perda tentang pertanggungjawaban APBD berupa beberapa laporan keuangan. Khusus Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2015 lalu merupakan yang pertama kalinya menganut akuntansi berbasis

akrual. “Dalam sistem ini pencatatan dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan waktu terjadinya transaksi, bukan pada saat kas atau setara kas diterima atau dikeluarkan,” jelasnya. BPK RI Perwakilan Provinsi Bali telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan atas LKPD Kabupaten Tabanan 2015 kepada DPRD Tabanan pada 2 Juni 2016 dengan opini WTP yang merupakan opini tertinggi atas audit laporan keuangan. “Dengan pengakuan atas opini tertinggi dari audit laporan keuangan tersebut, kami ingin mengajak semua pihak terkait untuk selalu berbenah, sehingga ke depan dapat menghasilkan laporan keuangan daerah yang

Target Tanam Padi Baru Capai 18 Persen

Tabanan (Bali Post) – Hingga akhir Juni 2016, target tanam padi di Kabupaten Tabanan baru mencapai 18,49 persen. Meski demikian, pihak Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Tanaman Pangan Tabanan optimis target tanam 39.227 hektar yang ditetapkan bisa dipenuhi. Kepala Bidang Pengembangan Produksi Tanaman Pangan Wayan Suandra, Senin (27/6) kemarin, menyatakan saat ini Tabanan memiliki lahan pertanian 21.714 hektar. Luas tanam yang ditargetkan 39 ribu hektar lebih untuk periode dua kali musim tanam, meski pusat mencanangkan 45 ribu hektar. Berdasarkan data realisasi tanam pada periode April hingga Juni

2016, dari target 16.000 hektar baru tercapai 2.997 hektar atau 18,49 hektar. Periode tanam padi sendiri ada dua, yaitu April-September dan Oktober-Maret. Periode tanam pertama masih jauh pencapaiannya, namun optimis bisa dipenuhi September mendatang. ‘’Ini baru bulan Juni. Belum semua petani melakukan panen. Puncaknya nanti bulan Juli dan Agustus,’’ tuturnya. Target tanam tahun 2015 hanya tercapai 86,86 persen dikarenakan terjadi masa undur tanam akibat musim kemarau panjang dan ekstrem. Di sisi lain, pada masa tanam periode Oktober 2015-Maret 2016 terjadi selisih luas bahan baku tanam seluas 1.718 hektar, yaitu seharusnya 21.714 hektar menjadi 19.996 hektar. Selisih ini dikarenakan ada

lebih berkualitas,” imbuhnya. Selanjutnya Eka menguraikan gambaran umum realisasi APBD 2015 yang terdiri atas pendapatan daerah Rp 1,615 triliun lebih, sedangkan dalam APBD dianggarkan Rp 1,598 triliun lebih. Kemudian belanja daerah yang semula dianggarkan RP 1,536 triliun lebih realisasinya Rp 1,408 triliun lebih. Pada pembiayaan, penerimaan Rp 121,968 miliar lebih berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun anggaran 2014 sebesar Rp 121,329 miliar lebih dan penerimaan kembali dana bergulir Rp 638 juta lebih. Pengeluaraan pembiayaan Rp 4,278 miliar lebih untuk penyertaan modal,

petani yang tidak kembali menanam padi tetapi menanam palawija, kacang, dan umbi seluas 58 hektar, terjadi alih fungsi dari pertanian ke perkebunan kayu seluas 25 hektar, alih fungsi lahan pertanian ke bangunan seluas 87 hektar, dan terjadinya tunda tanam seluas 548 hektar. Tahun 2016 ini target tanam seluas 39 ribu hektar diharapkan bisa dicapai karena kondisinya berbeda dengan tahun 2015. ‘’Jika tahun lalu kemaraunya kering dan panjang, tahun ini berdasarkan BMKG meski kemarau tetap ada hujan,’’ ujarnya. Oleh karenanya masa tanam Oktober-Maret diyakini tidak akan mengalami kekurangan air sehingga para petani bisa menanam padi dua kali. (kmb24)

Warung Global

Tembak Mati Bandar Narkoba, Jangan Hanya Wacana

NARKOBA dan koruptor sama-sama musuh negara, merugikan rakyat, merusak generasi muda, serta memiskinkan bangsa. Apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo hendaknya terealisasi. Demikian disampaikan Werdha dan Arya di Denpasar terkait topik ‘’Tembak Mati Bandar Narkoba’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Senin (27/6) kemarin.

Jika UU tidak memperbolehkan menembak mati, keduanya minta segera dirumuskan agar UU memberlakukan tembak bandar narkoba. Pernyataan presiden tidak boleh hanya angan-angan. Semoga saja

Bapak Presiden tidak sedang bermimpi. Sugik di Nusa Dua juga mengusulkan selain bandar narkoba, koruptor yang telah merugikan negara juga perlu ditembak mati. Mursi

dan Winaja di Denpasar dan Lingling di Tangeb setuju. Jika di UU belum ada ketentuannya, segera rumuskan sehingga tembak mati bukan sekadar wacana. Seperti yang biasa terjadi selama ini, vonis tidak bisa dijalankan karena terbentur UU. Kejahatan narkoba sudah menjadi musuh negara. Negara menyatakan perang terhadap narkoba. Pemakai narkoba banyak, jadi sampai mati pun pelakunya harus diberikan hukuman yang setimpal. Dengan menembak mati bandar narkoba akan menyelamatkan jutaan

generasi di negeri ini. Oleh karena itu, jangan menunggu lebih lama lagi, segera rumuskan UU agar bandar narkoba ditembak mati. Demikian pernyataan Made Torek dan Nang Kenceng di Jimbaran, serta Wayan Gubar di Klungkung. Menurut Suparta di Singaraja, biasanya dalam merumuskan UU apalagi tentang kejahatan luar biasa narkoba selalu saja ada pro kontra, seperti bertentangn dengan HAM atau lainnya. Semoga tidak ada perdebatan soal tembak mati bandar narkoba ini. Bandar narkoba ditembak mati saja.

Sugik di Mambal mengharapkan hukuman bagi pelaku narkoba tidak usah memakai nego lagi. Segera eliminasi bandar narkoba. Mahayadi di Kuta Selatan membenarkan narkoba sudah menghancurkan regenerasi bangsa ini. UU narkoba harus betul-betul diterapkan. UU dibuat untuk melindungi orang-orang yang benar, bukan sebaliknya melindungi para penjahat. Inilah yang dirasakan Ayu di Petang selama ini, sehingga membuat kejahatan semakin merajalela termasuk narkoba. (sikha)

pembayaran pokok pinjaman, dan penyaluran dana bergulir, sehingga besarnya pembiayaan netto Rp 117,690 miliar lebih. Mencermati aliran kas beserta saldo akhir sampai 31 Desember 2015 sesuai realisasi APBD 2015, terdapat silpa Rp 147,395 miliar lebih yang terdiri atas saldo Rekening Kas Daerah Rp 108,787 miliar lebih, kas di Bendahara Penerimaan Rp 33,72 juta lebih, kas di Bendahara JKN Rp 3,592 miliar lebih, Kas Dana Pendidikan Rp 3,572 miliar lebih, dan saldo kas pada rekening kas di BRSU Tabanan selaku Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rp 31,410 miliar lebih. (kmb28)

Percobaan Bunuh Diri karena Mental Lemah

Tabanan (Bali Post)Setiap minggunya bagian psikiatri BRSUD Tabanan mendapatkan pasien konseling percobaan bunuh diri. Mirisnya, kebanyakan pasien tersebut masih remaja. Alasannya pun sepele seperti diputus pacar atau menghadapi masalah yang sebenarnya tidak begitu besar. Di sisi lain, kejadian bunuh diri pada usia produktif dan lansia cukup marak. Hampir setiap bulan ada saja kasus bunuh diri. Mengenai fenomena itu, dokter spesialis kejiwaan BRSUD Tabanan dr. Gusti Ngurah Mahayasa, Sp.KJ., mengungkapkan adanya remaja yang melakukan percobaan bunuh diri karena mentalnya lemah dan tidak mampu memecahkan masalah sendiri. Hal ini dikarenakan sejak kecil orangtuanya melakukan perlindungan berlebihan dan tidak membiarkan sang anak menghadapi masalah. “Lihat saja sekarang untuk mendaftar sekolah saja didampingi orangtua,” ujarnya, Senin (27/6) kemarin. Perlindungan dan pemanjaan anak yang terlalu berlebihan dari orangtua membuat perkembangan mental anak menjadi lemah dalam menghadapi masalah. Ketika masalah muncul mereka tidak bisa mengatasinya dan justru mengalami depresi dan parahnya mencoba bunuh diri. Pola asuh, lanjut Mahayasa, merupakan kunci penting bagi perkembangan mental anak sehingga kuat dalam mengatasi masalah apa pun. Pola asuh ini harus dimulai sejak anak lahir khususnya pada masa emas, yaitu usia 0 bulan hingga enam tahun. Menurutnya ada tiga fase yang harus dipenuhi orangtua. Pertama, fase rasa aman yang diberikan sejak anak lahir, dan kedua fase mandiri pada usia 1,5 hingga 3 tahun. Pada fase ini anak cenderung ingin bebas dan mengeksplor lingkungannya. Fase ini terkadang tidak bisa diberikan orangtua karena anak lebih banyak digendong sebab takut jatuh atau kotor. Tanpa sadar anak menjadi manja dan takut mencoba hal-hal baru. Ketiga, fase sosialisasi saat usia 3 hingga 6 tahun. Pada tahap ini anak biasanya diperkenalkan dengan lingkungan di luar rumah. Dalam fase ini ada orangtua yang tidak memperbolehkan anaknya bermain ke luar rumah tetapi menyuruhnya tidur siang. ‘’Jika fasefase tersebut tidak dipenuhi dengan baik, anak bisa memiliki mental yang lemah,’’ jelas Mahayasa. (kmb24)


15

Selasa Wage, 28 Juni 2016 Data Pertandingan Hasil Piala Eropa 2016 Babak 16 Besar Hungaria vs Belgia 0-4 Jerman vs Slovakia 3-0 Prancis vs Irlandia 2-1 Jadwal Babak Perempatfinal Jumat (1/7) dini hari Polandia vs Portugal Sabtu (2/7) dini hari Wales vs Belgia Minggu (3/7) dini hari Jerman vs Italia/Spanyol Senin (4/7) Prancis

vs Inggris/Islandia

Copa America Centenario Final Argentina vs Chile 0-0 (Chile menang adu penalti 4-2)

Alves Jalani Pemeriksaan Medis di Juventus

Bali Post/ap

Bek Brazil Daniel Alvez (tengah) berpose dengan pendukung Juventus.

Turin Bek kanan Barcelona Dani Alves menyelesaikan k e p i n d a h a nnya ke juara Liga Italia Juventus. Klub yang bermarkas di Turin itu mengatakan bek timnas Brazil terseb u t men-

Hazard Inspirator Kemenangan the Red Devils Toulouse -

Kapten Eden Hazard menyumbang satu gol dan memberi inspirasi Belgia saat menggulung Hungraria 4-0 pada pertandingan babak 16 besar Piala Eropa, Senin (27/6) kemarin. Di babak perempatfinal The Red Devils akan ditantang tim debutan Wales. Hazard akhirnya memperlihatkan kemampuan terbaiknya setelah musim tampil mengecewakan bersama Chelsea. Ia memberi assist dan mencetak gol lainnya bersama Toby Alderweireld, Michy Batshuayi, dan Yannick Carrasco untuk melengkapi kemenangan besar timnya. “Jika dia memiliki perasaan bagus, dia merupakan yang terbaik di dunia,” kata kiper Belgia Thibaut Courtois. “Satu-satunya hal yang mungkin bisa lebih baik lagi kami lakukan adalah menyelesaikan pertandingan sejak awal.” B e l gia mendominasi fase awal pertandingan dan membuka keunggulan pada menit kesepuluh, ketika Kevin

jalani pemeriksaan medis pada, Senin (27/6) kemarin. A l ves (33) telah terlebih dahulu mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Barcelona dengan status free agent setelah delapan musim bergelimang kesuksesan di Camp Nou. Total ia memenangi 23 gelar. “Setelah tiba di Turin tadi malam, Dani Alves tiba di J-Medical pagi ini, di mana ia menjalani tes-tes rutin menjelang kepindahannya ke Juventus,” kata juara Serie A Liga Italia itu dalam pernyataannya. Alves tiba di Spanyol pada 2002, dan membela Sevilla selama enam musim sebelum bergabung dengan Barca. Ia memenangi tiga trofi Liga Champions, tiga Piala Super Eropa, tiga Piala Dunia klub, dan enam gelar Liga Spanyol bersama raksasa Katalan itu. Menurut media Italia, Alves siap menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Juventus untuk menjadi rekrutan kedua klub itu di musim panas, menyusul akuisisi gelandang Bosnia-Herzegovina Miralem Pjanic dari AS Roma pada awal bulan ini. Juventus, yang dilatih Massimiliano Allegri, memenangi gelar Liga Italia untuk kelima kalinya secara beruntun pada musim ini dan juga mengangkat trofi Piala Italia. (afp/ant)

De Bruyne mengirim umpan silang ke kotak penalti. Bek Alderweireld menanduk bola ke tiang jauh tanpa dapat dihalau kiper veteran Hungaria Gabor Kiraly. Pemain pengganti Batshuayi menyambar umpan silang mendatar dari Hazard 12 menit sebelum pertandingan usai, tidak lama setelah ia dimainkan. Semenit kemudian giliran Hazard melakukan penyelesaian di depan gawang Kiraly untuk mengemas gol ketiga, sebelum Carrasco membukukan gol terakhir pada injury time. Hungaria, yang kehilangan gelandang berpengaruh Lazlo Kleinheisler yang cedera saat melakukan pemanasan, menyerahkan inisiatif permaianan sejak awal ketika Belgia memimpin laga pada pertandingan yang berlangsung berat sebelah ini. De Bruyne tampil lebih baik setelah dikritik oleh pelatih Marc Wilmots. Gelandang serang Manchester City itu menjadi ancaman se-

kaku untuk memaksa kiper veteran Kiraly melakukan penyelamatan. Seperti yang sudah diprediksi, De Bruyne menjadi aktor dari terciptanya gol pembuka. Setelah memprovokasi pelanggaran di sisi kiri, pemain 24 tahun itu melepaskan tendangan bebas. Meski bola kirimannya tidak dapat dijangkau Lukaku, Alderweireld kemudian mengonversinya menjadi gol pada menit ke-10. Itu merupakan assist ke-11 De Bruyne dari 12 penampilan internasional terakhirnya. Hungaria hanya dapat mengandalkan tembakan-tembakan jarak jauh. Gergo Lovrencsics dan Balazs Dzsudzsak berharap dapat mengulangi kesuksesan terkini saat berhadapan dengan Portugal. De Bruyne melepaskan tembakan bebas yang mengenai mistar gawang pada menit ke-34, sedangkan Kiraly menggagalkan upaya Dries Mertens dan Hazard dari jarak dekat ketika Belgia mengancam untuk memperbesar keunggulannya. Hungaria memperbaiki penampilan

rius pertahanan Hungria. Ia melepaskan tembakan pada awal pertandingan yang melambung ke atas mistar gawang dan memberi umpan kepada penyerang Romelu

setelah turun minum ketika Dzsudzsak mendapatkan lebih banyak bola, dan ia memberikan peluang bagus kepada Adam Szalai. Sedangkan sepakan Adam Pinter dapat digagalkan Courtois dan sepakan mendatar Roland Juhasz melebar. Wilmots memasukkan Batshuayi, yang sejauh ini belum dimainkan di putaran final, pada menit ke-76. Tindakan itu terbayar secepatnya ketika sang penyerang mencetak gol melalui sentuhan pertamanya, penyelesaian sederhana menyusul umpan silang Hazard pada menit ke-78. Dalam rentang waktu 90 detik kemudian, Hazard memastikan keunggulan timnya melalui serangan solo. Ia menghindari dua pemain bertahan dan memasukkan bola ke gawang dari tepi kotak penalti. Dua pemain pengganti Marouane Fellaini dan Carrasco bekerja sama untuk mengemas gol keempat menjelang pertandingan usai. (kmb39/afp/ant)

L u -

Gelandang Belgia Eden Hazard.

Bali Post/ap

GOL - Pemain sayap Jerman Julian Draxler melepaskan tembakan yang menghasilkan gol ketiga timnya atas Slovakia di babak 16 besar Piala Eriopa, Senin (27/6) kemarin.

Die Mannschaft Tegaskan Status

Lille Jerman menaklukkan Slovakia dengan skor 3-0 berkat gol-gol dari Jerome Boateng, Mario Gomez, dan Julian Draxler untuk melaju ke perempatfinal Piala Eropa 2016, Senin (27/6) kemarin. Die Mannschaft memastikan status mereka sebagai tim favorit turnamen ini dengan penampilan memukau di Stadion Pierre Mauroy, Lille, kemarin. Bek tengah Boateng menyambar bola pada menit kedelapan dengan sepakan

voli dari jarak 25 meter untuk mengukir gol internasional perdananya ketika sang juara dunia menguasai permainan sejak awal. Jerman seharusnya bisa menambah gol jika Mesut Ozil tidak gagal dalam mengeksekusi penalti pada menit ke13. Tembakannya bisa dibaca kiper Matus Kozacik yang menepis bola keluar areal gawangnya. Namun, Gomez tidak melakukan kesalahan dua menit sebelum turun minum

ketika ia menyambar umpan tarik dari gelandang energik Julian Draxler. Draxler, yang masuk ke tim inti dengan menggeser Mario Goetze, lepas dari pengawalan pemain belakang Slovakia. Ia melepaskan sepakan voli yang menjadi gol ketiga mereka pada menit ke-60 ketika Jerman mencatatkan clean sheet keempatnya secara beruntun di putaran final. Slovakia tampil lebih baik daripada Jerman pada pertandingan-pertandingan

persahabatan pra-Piala Eropa 2016. Namun, terlepas dari beberapa peluang, tim asuhan Jan Kozak benar-benar tidak berdaya menghadapi serbuan Thomas Mueller dkk. Satu peluang yang didapat Slovakian terjadi lima menit sebelum turun minum. Juraj Kucka memaksa kiper dan juga kapten Jerman Manuel Neuer melakukan penyelamatan, ketika ia menyambar umpan silang Peter Pekarik ke sudut atas gawang. (kmb39/rtra/ant)

Bek Jerman Jerome Boateng

Bali Post/rtr

Lini Pertahanan Jerman akan Hadapi Ancaman Serius

Lille Bek Jerman Jerome Boateng mengatakan cedera betisnya telah pulih dan ia percaya diri akan bugar untuk pertandingan perempatfinal melawan juara bertahan Spanyol atau Italia di babak perempatfinal Piala Eropa akhir pekan ini. Baik Spanyol maupun Italia keduanya diyakini akan menjadi ancaman serius pertahanan timnya. Boateng, yang mengemas gol pembuka melawan Slovakia di babak 16 besar, mengalami cedera pada pertandingan terakhir di fase grup melawan Irlandia Utara. Namun, ia mampu pulih untuk bermain selama 72 menit pada laga yang dimenangkan Jerman 3-0, Senin (27/6) kemarin. “Kondisi betis saya cukup baik pada pertandingan ini, meski masih belum sempurna,” ucapnya kepada para pewarta. “Saya memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sekarang dan semua semestinya berjalan dengan lancar.” Menghadapi babak perempatfinal, siapa pun lawan yang dihadapi Jerman mendatang memiliki kualitas baik segi pertahanan maupun serangan. “Spanyol secara teknik merupakan tim terbaik di turnamen ini dengan banyak menguasai bola,” jelas Boateng. Saya tidak tahu apakah kami akan bermain menekan saat melawan mereka, karena mereka begitu kuat ketika mereka menguasai bola, sebab mereka telah bermain bersama selama bertahun-tahun. Mereka memiliki banyak kesabaran dan posisi permainan yang bagus,” ucapnya. Jerman menang 4-1 pada pertandingan persahabatan melawan Italia asuhan Antonio Conte pada awal tahun ini. Namun tim Italia menikmati sejumlah kemenangan atas Jerman pada turnamen-turnamen utama, seperti pada Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2012. “Italia terlatih sangat bagus secara taktik, mereka bekerja sama dengan baik sebagai sebuah tim,” jelas Boateng. Pertahanan Jerman belum kemasukan satu gol pun di Piala Eropa 2016, meski demikian pemain Bayern Munich itu menyadari bahwa catatan bagus itu mungkin akan segera berakhir. “(Pertahanan) ini bekerja bagus sejauh ini, namun kami akan mendapatkan lawanlawan yang akan menciptakan lebih banyak peluang.” (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Penyerang Chile Alexis Sanches.

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Sejumlah Pemain Argentina Mundur

Bali Post/ap

Sanchez Rebut ’’Golden Ball’’ East RutherFord, New Jersey Penyerang Chile Alexis Sanchez berhak menerima trofi Golden Ball dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik pada Copa America Centenerio. Penyerang Arsenal tersebut membawa timnya menjuarai edisi ke-10 turnamen itu dengan mengalahkan Argentina di final, Senin (27/6) kemarin. Gelar Pemain Terbaik diberikan kepada penyerang itu setelah ia berhasil menyarangkan tiga gol dan memberi satu assist serta menjadi kunci keberhasil La Roja menjuarai turnamen ini. Sementara rekan setimnya Eduardo Vargas berhak atas trofi Golden Boot setelah ia menjadi pencetak gol terbanyak dengan 6 gol. Bila Vargas dua kali merebut trofi Golden Boot setelah kesuksesannya pada Copa America 2015, rekan setimnya kiper Claudio Bravo juga membukukan prestasi serupa. Bravo dinobatkan sebagai Kiper Terbaik dan menerima trofi Golden Glove, seperti yang dicapai pada Copa America setahun lalu. Secara keseluruhan Bravo berhasil melakukan 13 kali penyelamatan dalam enam pertandingan. (kmb39/ap)

East Rutherford, New Jersey -

Argentina akan kehilangan generasi emasnya. Penyerang Lionel Messi menyatakan pensiun dari laga internasional. Keputusannya itu kemungkinan akan diikuti beberapa rekan setimnya setelah kegagalan menjuarai Copa America Centenario, Senin (27/6) kemarin. “Messi bukan satu-satunya pemain yang akan meninggalkan timnas. Ada sejumlah pemain, seperti halnya saya, mengevaluasi diri apakah melanjutkan karier atau tidak,” jelas striker Argentina Sergio Aguero yang juga diikuti bek Javier Mascherano. Messi menjadi eksekutor penalti pertama La Albiceleste. Tetapi, bola sepakan kaki kiri kapten tim itu melebar sebelumn timnya kalah 2-4 dari Chile. Kekalahan itu juga menjadi kekalahan keempat Messi bersama Argentina dan memperpanjang penantian tim itu lebih dari 23 tahun untuk menjuarai Copa America. “Itu sulit. Di ruang ganti, saya berpikir ini adalah akhir bagi saya bersama tim nasional,” kata pemain bernomor punggung 10 itu. “Saya mencoba sangat keras untuk menjadi juara bersama Argentina. Sekarang saya meninggalkan tanpa dapat meraih juara itu. Ini bukan bagi saya,” kata Messi.

PENSIUN - Penyerang Argentina Lionel Messi melepaskan medali yang baru saja dikalungkan kepadanya pada upacara pemberian medali Copa America Centenario, Senin (27/6) kemarin di New Jersey, AS. Messi, Sergio Ageuro dan Javier Mascherano dilaporkan pensiun dari timnas Argentina setelah menempati peringkat kedua di turnamen itu.

Bali Post/ap

Bali Post/kmb41

TES - Atlet cabor sepak bola saat menjalani tes fisik tahap III di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Senin (27/6) kemarin.

Tes Fisik Tahap III

Puluhan Atlet Absen di Hari Pertama Denpasar (Bali Post) KONI Bali kembali melaksanakan tes fisik tahap III di Stadion Ngurah Rai dan GOR Lila Bhuana, Denpasar, Senin (27/6) kemarin, kepada atlet yang mengantongi tiket lolos ke PON XIX Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Puluhan atlet tidak mengikuti tes yang sudah diprogramkan ini. Tes fisik hari pertama melibatkan 12 cabang olahraga (cabor) namun masih banyak atlet yang mangkir alias absen. Cabor catur dari 14 atlet yang lolos hanya dua atlet yang mengikuti tes fisik ini. Bahkan cabor angkat besi yang meloloskan 9 semuanya tidak mengikuti tes fisik dan sepak bola yang lolos 18 atlet hanya enam yang ikut tes. Sedangkan menembak yang meloloskan 17 petembak hanya 13 yang hadir. Koordinator tes fisik PON Bali Anak Agung Gde Ardana mengatakan para atlet diharapkan mempunyai kesadaran betapa pentingnya untuk mengikuti tes fisik ini. “Tak hanya atlet saja yang tidak hadir saat tes fisik, pelatih pun tidak ikut mendampingi asuhannya. Maka dari itu, perlu kesadaran untuk memahami apa manfaat sebenarnya tes fisik tersebut,” ungkapnya. Ardana menambahkan, dari sisi aturan yang diterapkan sebenarnya sudah tegas. Meski begitu, masih saja ada atlet dan pelatih membandel tidak mengikuti kewajibannya yang sepatutnya harus diikuti dengan baik malah diabaikan. Karena apa yang dilakukan ini semuanya demi kebaikan bersama. “Kami tidak tahu apakah sanksi yang akan diberikan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes fisik. Karena itu kewenangan yang di atas,” tegas Ardana. Dikatakannya, pada tes fisik tahap III kemarin, secara kasat mata ada beberapa atlet fisiknya sudah sesuai harapan naik khusus cabor atraktif. Karena level fisik itu cerminan dari keseluruhan komponen biomotor yang dites. “Khusus cabor atraktif seperti sepak bola, atletik, angkat besi, futsal, voli, basket saat PON nanti minimal mencapai level 14. Sedangkan untuk cabor nonatraktif seperti catur, biliar, minimal mencapai level 8-11,” tegas Agung Ardana. Toleransi masih diberikan kepada cabor nonatraktif, meski banyak anggapan catur itu tidak lari. Namun para atlet harus duduk berjam-jam bahkan sampai 4 jam. Di sana diperlukan kebugaran fisk. Karena itu kebugaran sangat berdampak pada konsentrasi. Cabor yang mengikuti hari pertama tes fisik tahap III diikuti 51 dari 97 atlet dari 12 cabor. Cabor yang menjalani program tes fisik itu di antaranya Catur, Bowling, Angkat Besi, Biliard, Menembak, Paralayang, Aerosport, Terbang Layang, Sepak Bola dan Golf. (kmb41)

Jakmania Dilarang Dukung Persija hingga Akhir Musim Jakarta (Bali Post) Pendukung Persija Jakarta yaitu The Jakmania beratribut direkomendasikan tidak boleh mendukung tim kebanggaannya hingga akhir musim kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) setelah terjadi keributan pada pertandingan di GBK Jakarta, Jumat (24/6) lalu. Rekomendasi tersebut didapat pada pertemuan antara Menpora Imam Nahrawi, PT Gelora Trisula Semesta (GTS), Polda Metro Jaya, PSSI dan manajemen Persija Jakarta di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Jakarta, Senin (27/6) kemarin. Tidak hanya memberikan larangan kepada Jakmania beratribut mendukung tim kebanggaannya dalam menjalani kompetisi, pada rapat tersebut juga memutuskan jika Persija tidak boleh mendapatkan dukungan suporter selama enam pertandingan (home and away) sejak 3 Juli. “Suporter Jakmania dilarang hadir sampai akhir kompetisi,” kata Menpora

erangkan, padatnya jadwal mereka sampai akhir Juli, membuat jadwal latihan bersama untuk tim PON Bali baru bisa dilakukan mulai Agustus mendatang. ‘’Jadi, selama ini pebasket PON Bali jarang berlatih bareng, karena sebagian juga kuliah di luar Bali,’’ tuturnya. Dicontohkan, Citta sukses membawa kampusnya Esa Unggul juara Liga Mahasiswa Nasional (Limanas) 2016, setelah di final menaklukkan Unair Surabaya, padahal selama ini yang langganan juara Limanas

Imam Nahrawi usai pertemuan membahas kerusuhan pertandingan antara Persija melawan Sriwijaya FC dengan tegas. Pertandingan antara tuan rumah Persija melawan Sriwijaya FC ini harus dihentikan pada menit 81 karena terjadi kerusuhan antara The Jakmania dengan aparat keamanan. Saat itu tim tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1. Dalam kerusuhan tersebut dilaporkan kedua belah pihak banyak yang mengalami cedera. Bahkan hingga saat ini ada beberapa aparat kepolisian yang harus menjalani perawatan karena mengalami cedera serius. Untuk Jakmania berdasarkan laporan yang ada sudah tidak ada yang menjalani perawatan. Meski kerusuhan beberapa kali terjadi, namun dalam pertemuan yang melibatkan banyak pihak tersebut memutuskan jika kompetisi yang digulirkan PT GTS itu tetap bergulir sesuai dengan jadwal yang telah ada.

Namun, semuanya harus ada evaluasi dan perbaikan. “Kompetisi tetap berlanjut, tetapi ke depannya harus ada evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan,” kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Selain itu, Kemenpora juga meminta kepada operator kompetisi dalam hal ini PT GTS menyelesaikan kasus yang terjadi. Selain itu pemerintah meminta jaminan untuk ke depannya kejadian yang membawa korban ini tidak terulang. “Kami meminta PT GTS membuat laporan dan jaminan. Paling lambat laporan masuk 15 Juli,” kata pria asal Bangkalan, Madura itu. Sementara itu, Presiden Persija Ferry Paulus mengaku menerima sanksi yang diberikan oleh pemerintah karena sanksi yang diberikan merupakan kesepakatan dari semua pihak. Pihaknya menyebut pertemuan yang diprakarsai pemerintah ini sangat baik. “Hukuman enam pertandingan cukup fair,” katanya. (ant)

Bali Post/ant

RUSUH - Suporter Persija Jakarta (Jakmania) melempari petugas kepolisian saat pertandingan Persija melawan Sriwijaya FC pada ajang Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6) lalu.

Lima Pebasket PON Bali Bela Timnas

Denpasar (Bali Post) Tercatat lima pebasket PON Bali dipercaya mengusung timnas Merah-Putih pada event internasional. Mereka adalah Tricia, Eka Liana, dan Dian Nariswari yang berlaga pada ASEAN University Games (AUG) di Singapura, 9-21 Juli mendatang, serta Citta dan Regita tampil pada ASEAN S c ho o l G a m e s ( A SG ) , d i Thailand, 16-29 Juli nanti. Manajer Tim PON Bali Deddy Setiawan di sela-sela menyaksikan anak asuhnya berlatih di GOR Merpati, Senin (27/6) kemarin men-

Pertandingan Argentina kontra Chile pada final kemarin tetap 0-0 di waktu normal. Babak perpanjangan waktu 30 menit juga tidak mengantarkan hasil. “Ini bukanlah hal yang mudah untuk menjelaskan apa yang terjadi. Argentina semestinya memenangkan pertandingan ini. Ini menyakitkan,” kata pelatih Argentina Gerardo Martino. Messi, yang melampaui Gabriel Batistuta sebagai pencetak gol terbanyak untuk Argentina, telah diwaspadai lini belakang La Roja sehingga sulit menampilkan penampilannya yang cemerlang dalam laga yang disaksikan 82.026 penonton itu. Argentina tidak pernah kalah dalam pertandingan sepak bola dari Chile hingga 2008. Argentina juga menang atas tim asuhan Juan Antonio Pizzi itu dalam kualifikasi Piala Dunia di Santiago pada Maret serta pertandingan penyisihan Grup D Piala Amerika 2016 di Santa Clara, AS. (kmb39/afp/ant)

Ubaya Surabaya. Deddy pun tak berani mengagendakan try-out mengingat Agustus sudah memasuki TC sentralisasi. ‘’Apakah kami diberi kesempatan try-out, pada Agustus nanti. Seandainya, uji coba ke luar Bali, kami memilih yang dekat lantaran keterbatasan dana,’’ ujarnya. Sebaliknya, katanya, jika tidak diizinkan karena adanya pelarangan try-out pada Agustus karena terlalu mepet dengan pelaksanaan PON, maka pihaknya memutuskan tak perlu latihtanding ke luar Bali. (022)

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

BIRO JASA

Eko Supriadi

Bali Post/dok

Perseden Ikuti Soeratin dan Linus Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar memutuskan mengikuti turnamen Piala Soeratin U-17 dan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali 2016. Demikian terungkap dalam Rapat Kerja Anggota Askot PSSI Denpasar, di gedung DPRD Denpasar, Senin (27/6) kemarin. Ketua Askot PSSI Denpasar Eko Supriadi menuturkan, mengikuti Linus otomatis menghabiskan dana melimpah. ‘’Padahal, kalau mau jujur Soeratin dan Linus ini tidak ada pengaruhnya promosi atau degradasi bagi Tim Laskar Catur Muka, sebab hanya bersifat turnamen,’’ ungkapnya. Oleh sebab itu, konsekuensinya beberapa program PSSI Denpasar tidak bisa terlaksana. Kendati demikian, Eko memastikan penataran wasit dan pelatih harus dilaksanakan, sebab pihaknya ingin melakukan perema-

DIJUAL MOBIL

jaan korps pengadil lapangan. ‘’Wasit yang kami miliki ‘sepuh’ harus dilakukan regenerasi,’’ ujar Eko. Diakuinya, Perseden ikut Soeratin dan Linus juga diikuti tim anggota seperti Putra Tresna dan Kundalini. ‘’Karena itu, berikanlah kami pemain terbaik dari klub anggota Perseden,’’ pintanya. Eko bakal mengagendakan ofisial tim seperti pelatih maupun manajer tim Soeratin dan Linus. ‘’Rapat ini hanya menyatakan kami ikut berpartisipasi, penunjukan ofisial tim bakal menyusul,’’ tukasnya. Eko juga mengingat kepada Asosiasi SSB Denpasar yang berhak menggelar turnamen usia 6-16 tahun, supaya mampu memproteksi pemain, agar tidak hengkang membela klub atau kabupaten lain. ‘’Kami membina pemain puluhan tahun, kemudian direkrut klub. Giliran kami memerlukan tenaga mereka, malah tidak diizinkan,’’ kesalnya. (022)

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Wage, 28 Juni 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dibutuhkan Segera Sekretaris Cr PRT Wnt BsMtr,TglDlm+Sopir Kantor DiSeminyak 087761700100 Pribadi,Srabutan, 085238127777 A.BP.001.06.16.0002073

!!Serabutan Pria,Rajin,Tinggal Dlm,Max 24 Thn.085238203818

B.BP.164.06.16.0001145

**Bth Marketing,min SMA/K,Gaji 1,8-2,5Jt H430549/085935162139

A.BP.001.06.16.0002096

Dcr Sopir utk Catering & PRT Tinggal dlm bs Suami Istri Hub.08123807672/08123843853

A.BP.001.06.16.0002077

A.BP.001.06.16.0002092

PT.Fuji Home Japan Dcr: Arsitek Brpnglmn Min.4Th,jujur Disiplin &Teamwork Hub.4723564 email:info@fujihomejapan.com

A.BP.001.06.16.0002121

Dcr sopir alphard bs bhs. Inggris, stand by hotel. Hub:081999292555

Dcr Karyawan/i u/Villa di Mas-Ubud Hub: 081353085999

Bth Pemetik Buah Australia, Gaji 32Jt,Biaya 3Jt,082247699000

Dcr 3 Org S1 Acc Sgl Kend.Sdr Lam ke PT.Ideal Format Jl.Moh Yamin IV/9 Dps (0361)238402

B.BP.004.06.16.0001138

!!Dcr Security !!Bth Pembantu Rumah Tangga A.BP.001.06.16.0002115 Pengalaman dan Bertanggung Tinggal Dalam,Pengalamn,Rambut Bth Staff Senior Cook/CDP/Cajawab Minat Hub.081916541796/ Potong Pendek,Gaji 2Jt Minat 082144481161 atau Kirim Hub.081916541796/082144481161 shier utk Sendok Emas Rest(Dpn Hotel Jayakarta) Krm Lmr ke: B.BP.141.06.16.0001153 Jl.Danau Poso No.35 Sanur Email: sendok.office@gmail.com Dicari terapis bisa massage+ info.hrd@putribintanggroup.com A.BP.001.06.16.0002110 facial,U salon di Megati TBN, B.BP.141.06.16.0001154 Bth Terapis Wnt min 18th di gaji 2jt/UM 15rb/komisi 10%, Segera Dicari Sopir beachwalkmall,SMK/sdrjt.pglm/ hub.Tia 08113928209 Hub.MFM Jl.Patimura 24 Dps B.BP.004.06.16.0000307 tdk Gji&tunj.Rosy 085737461171 0361-222895 / 081236176908 B.BP.004.06.16.0001070 Butuh SPG Shop Sanur dan Shop A.BP.001.06.16.0002082 Bth Therapis Pngl/tdk u Sanur Ubud.Wanita max.35thn.BerbaDicari Penjahit dalam,Tk. Gj Tinggi+Bnus+UM,081805676677 hasa Inggris dan Computer Ms. Sample,Tk.Cek/Quality Checking A.BP.001.06.16.0002102 Office.SIMC.EmailCV&lamaran: Tk.Overdek,Admin(Wanita), Bth Tng Admin Wnt Min.SLTA,Bs retailmanager@kevalaceramics. Pengepul Jahit di Jl.P.Ambon Computer,SIM C Hub.CV Adrian com / 081338491218 No.25S Dps Hub.081298337776 Pratama Jl.Gn.Agung 144B Dps A.BP.001.06.16.0002052 B.BP.004.06.16.0001139

B.BP.101.06.16.0001144

A.BP.001.06.16.0001912

Dcr Waiter/ss Grill,Steward, Kitchen, Bar Kirim CV ke: Wr.Subak Peguyangan,0361410940

A.BP.001.06.16.0002063

Dicari Cook,Lulusan SMK/Sederajat, Max.25Th,Lam ke Jl.Raya Semer 17Kerobokan/081805512833

A.BP.001.06.16.0002062

A.BP.176.06.16.0001656

A.BP.001.06.16.0002081

Dibutuhkan utk Travel Agent Ticketing,Marketing,Akunting, CS dan Operator Kirim ke:BDW Tour,Ruko Sudirman Agung Blok A No.1, Jl.Sudirman Dps, 248777

CariWebProgrammer&WebDesigner Kirim CV ke job@akahtech.com

A.BP.001.06.16.0001624

Cr Pembantu Rmh Tangga Wnt Bs Pulang Nusa Dua 081999967537

A.BP.001.06.16.0001973

Dicari Guru u/SD(English,PGSD, Science) Hub:081396360963

B.BP.101.06.16.0001142

Cr Therapis u/Spa/Salon Daerah Sanur082231009460/081936180227

A.BP.001.06.16.0002100

A.BP.001.06.16.0002019

A.BP.001.06.16.0002090

Dcr Tkg Masak, Waiter/s, Adm mengerti Mandarin kerja split lmr bw Rest Renon Jl.Cok A.Tresna 85 Dps

& IT Mgr Willing Working in Trawangan.Pls Send to: hairulhr@scallwagsresort.com Cc:erwin@scallywagsresort.com

A.BP.001.06.16.0001903

Job Australia Perkebunan Resmi Hubungi Kadek 085847815295

A.BP.001.06.16.0001321

Pembantu RT Bujang,Tidur Dalam Hub:08123861941 pribadi

A.BP.001.06.16.0002002

Receptionist Wanita Dcr untuk di tempat fitness di By Pass Hub.0361-289700/085737168071

A.BP.153.06.16.0002112

Spa Terapis Pnglmn u/Org Asing gaji Bsar Hub08123972084 Sanur

A.BP.001.06.16.0002053

Staf Adm&Guru TK Bs B.Ing&Komp Dicari Sopir SIM A RT Lam ke Jl.P.Serangan 15/231237 Hub.0361411288/081999693674 (Permata Bunda PreSchool)

Cr! Guru Kls SD&Penjas,Guru Kls TK&C.Service Hub:293956, 087861873838

A.BP.001.06.16.0002093

Dicari!! Perusahaan Exportir, Butuh Shipping & Document,Asst A.BP.001.06.16.0002078 MD.Min S1/D3,B.Inggris,PenampiDcr;Waiter&Waitress u/Rest di lan menarik, pengalaman 1Th, Sanur 08123614559 Md.Dharsana Kirim CVke:bahari@kwalitabali.com A.BP.001.06.16.0001992 or hrd@kwalitabali.com,Atau ke Dicr u/Resort:Spa Therapis, Jl.By Pass IB Mantra No.468 Br Asst Mgr,Gardener,Security,HR Rangkan Ketewel-Sukawati Gnyar Energic,Antusias,Great OpporA.BP.001.06.16.0002095 tunity Send CV to:kesempatan.lo Honest Min 1 year Experience wongan.kerja@gmail.com on Similiar Position Acct Mgr Dibthkan Sgr Teknisi Coffee Machine Pria min SMU/STM(Kend. Sndri)&Staf Mrktng Wnt min SMU Bid.Mknan&Mnuman bs B.Ing(Kend Sndr)Lmr Krm ke Istana Regency L-16,Jl.By Pass Ngurah RaiPesanggaran Bali,Tlp.722154

A.BP.001.06.16.0002074

Dcr 1Waitress u/di Jimmy’s SportBar Jl.Danau Toba 20 Sanur

Dcr Waitress u/Tree House Cafe Jl.Poppies I Kuta 0361-9386012

A.BP.001.06.16.0002064

Dcr 5Sales Conter+Accounting Bs Bhs.Inggris ditempatkan diHotel*5 Kuta,Merrys Tour,238041 A.BP.001.06.16.0002037

Dcr QS,Pelaksana Logistik Email: dharmaintikarya@yahoo.com Telp.081239693760

B.BP.005.06.16.0001158

A.BP.014.06.16.0002089

Dicari Sales Counter & Kasir Wanita Krm Lam & CV ke PT.Bali Tegehe Agung T.290189 A.BP.001.06.16.0001681

Dicari Segera Sous Chef;Steward lgsg ke The Bistro@ Garden View Jl.Padma Utara 4 Legian

Dicari Terapis Brpengalaman u/ Hotel 263518/08986745462 Riana A.BP.001.06.16.0001988

Dicari Tukang Jahit yg Berpengalaman Hub.082146560634

A.BP.001.06.16.0002065

Tri Surya Internusa Bth:Mrktng, Sales Project.Krm: Jl.Himalaya No.9, Dps/087861454652

A.BP.001.06.16.0001828

Urgnt Bth Opr Mgr u/Villa di B.BP.154.06.16.0001156 Seminyak,Max.30Th Good Eng,Min D1 Krm CV Jl.Petitenget Gg.Rah Dicari sales toko,Ubud, berpeayu (White Lotus Villa)/E:white nampilan menarik,pernah menjaga lotusvillaofficial@gmail.com toko.Hub.Robert 085279791379 B.BP.004.06.16.0001002

B.BP.154.06.16.0001155

A.BP.001.06.16.0001823

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

SUZUKI PERMAI GATSU ERTIGA

A.BP.001.06.16.0001998

Terios TX’12 Silver Manual Tg1 drBaru 158Jt,085100856999 Prbd

Hanya

7

B.BP.141.06.16.0001147

Terios Wild15Pth MT KM12rb 195 P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.06.16.0002120

XeniaXi+07AquaBlue SmstBr 87Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.06.16.0002119

ISUZU

ELF 2005 Merpati Putih Mulus Hub.087861132609,081238506791 A.BP.001.06.16.0002060

Panther Grand Touring’12 AsDK Hitam Ors Cat 087862547783/Krd A.BP.001.06.16.0002116

Dijual Pick Up T120ss Th 2010 No Tlp 081239664001 Pribadi A.BP.001.06.16.0002058 NISSAN HONDA

Jazz RS’08 Slv+CRV 2.4 AT’11 Htm,085738724188-085102832128

G.Livina XV’10AT+11,March’14 X-Over10,AvanzaG’13+E15,Jazz11 Terios R’15MT,Setiabudi 52 Dps

A.BP.001.06.16.0002070

A.BP.001.06.16.0002103

A.BP.001.06.16.0002068

PELUANG KULINER

PICK UP

Proses Cepat Syarat Mudah | Langsung Kirim

A.BP.153.06.16.0002113

Dijual Rmh(SHM)LB90m2/LT110m2 2Lt 3KT 2KM 1Dpr,Daya2200VA, Smr Bor,Almt Jl.BatuIntan Gg Baturaja No.2 H.081338478000

A.BP.001.06.16.0002118

081919188899 08123844556 XtrailXT’06Pmk 2.5CC Slvr Istw AsDK 108Jt AudioTV,08123804634 Carry Futura PU’12 DK9938EO Suzuki Sidekick’97 DK851YL Suzuki APV GX’2012 DK1163FJ Toyota Innova G’2005 DK1269IS Jazz IDSI’2005 DK1856IC,Honda Brio E’2013 DK1413ME H.427676

A.BP.001.06.16.0002083

Dijual APV’09 Silver AsBali Asuransi Hub.081236502244 A.BP.001.06.16.0002086

A.BP.001.06.16.0002061

Tnh Puri Gading atas Jmbrn 8A view bgs/A300JtNg,087862392060 A.BP.001.06.16.0002105

DISEWAKAN TOKO Dikon Toko Sanur Htl area 25x5 cck u Rest/Artshp,081805676677

A.BP.001.06.16.0002028

Perum Pitu Sibang Kaja 475JtNg 081999105971/085857887002

Avanza G’11+06 VVTi silver+htm DK Dps prbdi 085100979567

Rmh Tmn Mumbul RoyalGarden 55/ 110 Lok Strgs(Kol.Renang,Fitnes Security24Jam,081239225144

Tanah Kavling Murah Pering Tojan Gianyar Hub.081246613444

DISEWAKAN RUMAH Dikont/Djl Rmh 3KT Di Siulan Hub.089659530488

Tnh Kvl di Mengwi 65Jt/A & 160Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.166.06.16.0001157

Avanza G’12+Fortuner G Lux’08 AsDK 081999456633-085102832128

A.BP.001.06.16.0002067

SUZUKI

A.BP.001.06.16.0002099

Tnh Jl.Gemitir Biaung Gg.Suli 1,5A Hrg.650Jt Hub.08123826593

Avanza G’11 Silver Matic 115Jt AsBali H.087860856999 Pribadi

B.BP.141.06.16.0001148

C.0000680-MBL

SPA

A.BP.001.06.16.0001991

Avanza G’10Slvr AsDK Ori 123Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

Innova G Th’2012 Silver Harga 178Jt Nego Hub.081246767900

A.BP.001.06.16.0002114

DIJUAL MOTOR HONDA

Jual Honda Prima’89 Hub:085100895588

B.BP.141.06.16.0001151

Juke RX’12 Putih AsBali Mulus Jazz RS-Matic’2013-Putih-Asli Bali-Istimewa,H:081338623521BU AsDK 085102832128-081999456633

A.BP.001.06.16.0002123

Agya TRD S Pth14 asBali FulAud Ngabisin Rp.25Jt, 087861681168

Carry P.U Htm’15&Mirage Exceed Htm’15 DK Istmewa,087862200090

A.BP.001.06.16.0002117

KURSUS

Jt

A.BP.001.06.16.0002104

MITSUBISHI

Tanah 2Are Keboiwa Sltn Perum Batursari Hub:08123964056

TOYOTA DIJUAL RUMAH Avanza G’10 Silver AsBali Mls Dijual Rmh(SHM)LB105m2/LT115m2 Prbd,081933610070/082341251453 2Lt 6KM,6KT,2Dpr Daya1300VA B.BP.141.06.16.0001150 Smr Bor Almt Jl.SMKI, Gg.Mawar, New Avanza G’12Hitam AsliBali Btbln H.081338478000 Sangat Orisinil Hb.08123953664

Way of Life !!!

GMax PU’14+15/Futura PU’14+15 L300 Box’10/APV(MegaCarry)’15 Jl.Cargo 42D T:081.337.277777

A.BP.001.06.16.0002057

YAMAHA

A.BP.001.06.16.0002101

A.BP.001.06.16.0002066

B.BP.101.06.16.0001143

B.BP.141.06.16.0001149

Jual Tanah 11Are Ungasan Murah Cck utk Rmh,Vila Akses 2 jalan Dikontrakan Rmh Jl.Penyaringan Hub: 087762258999 Gg.Kadal No.9 Sanur081999936491 DIJUAL TANAH !!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma Kandara view Laut 087770077777

A.BP.001.06.16.0002084

Ungasan pggr jln, siap dibangun, hook.9,9A Cck Mini Mart. Link vila, skolah Interl,08123 7717999 B.BP.004.06.16.0001159

Seminyak Jln.Kunti 19A siap Yamaha Xeon’2014 DK5088EO bangun.Komplek villa 825jt/are Yamaha Mio Sporty’07 DK3903C **Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Vario’2011 DK7598UB H.427676 Jl6m,085935497688/081238920022 10are 1M net/are,081337479762 B.BP.141.06.16.0001152

INTERIOR

A.BP.001.06.16.0001785

A.BP.001.06.16.0002069

RUPA-RUPA

A.BP.001.06.16.0002054

A.BP.001.06.16.0002085

A.BP.001.06.16.0002094

A.BP.001.06.16.0002080

DIJUAL VILLA Djl Villa 2,2Are Fasilitas 5Kmr Tdr,Kitchen,Resto & Bar, Loby,Pool,Garden,Garase,Good View,082144006980/081338773464

B.BP.004.06.16.0001160

SERVICE

PENGUMUMAN Nama:Siti Aisyah Saya Minta Permohonan Maaf Atas Tindakan Pencurian di Hardys Center Kuta dan Tidak Akan Mengulangi Perbuatan Tersebut. A.BP.001.06.16.0002076

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.06.16.0001146

SERVICE

Ahli Rmh Bcr,Dak Dinding,Tlang Dll,H:Anis 081236805370 Gransi A.BP.001.06.16.0002056

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding RenovasiDll(Daris)085102796346

Spsialis Rmh Bocor dak Dinding Tlng Air,Atap dll, 085338857757 A.BP.001.06.16.0002088

GENSET Taneko CBU Genset Perkins/MTU Cummins/Mitsubishi/MAN/Lovol B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Yanmar/Deutz/Doosan..Bremen T.08123985172 / 412815 A.BP.001.06.16.0002025 Stanby Generator 15KVA55Jt Dcari Property macet di Bank/ 20KVA59Jt,30KVA75Jt,40KVA88Jt Kena Rentenir Sms 087760451006 60KVA123Jt,Tlp:419114/9005897 A.BP.001.06.16.0002111 Email:branchbali@taneco.co.id DsewakanTempatManggang,Ultah A.BP.001.06.16.0000199 Dewasa,Pool Sanur,081238702992 PELUANG USAHA A.BP.001.06.16.0002107 Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Jual Pohon Kurma 9 Jenis Harga Promo 2,3% Hub.082340004545 Grosir..!!! Hub:081337722499 A.BP.001.06.16.0002108

A.BP.000.05.16.0002595

AC

A.BP.001.06.16.0002071

AC

RADITYA JAYA Interior & Furniture

Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah

081999940833, 081999940819 C.0001200-INT

KONTRAKTOR

SERVICE PANGGILAN

PROPERTY

PINJAMAN

ALUMINIUM

KONSTRUKSI BAJA

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI

WATER HEATER KOMPOR GAS

HUB. CAHAYA SERVICE Jl. KENYERI No. 27 Denpasar

08510087 6465 / 085244 797 559

BIRO JASA

C.0001333-SRV

SERVICE BENGKEL LAS

PELUANG BISNIS

PAKAIAN

KONSTRUKSI BAJA

KOMPUTER

PERCETAKAN

FURNITURE

TOUR

SERVICE


EKONOMI

18

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Anggaran Pemberdayaan Koperasi Capai Rp 1,2 Triliun

Jakarta (Bali Post) DPR menyatakan siap mendukung apabila Kemenkop dan UKM mengajukan usulan tambahan subsidi koperasi kepada pemerintah. Alokasi anggaran untuk program pemberdayaan koperasi saat ini sebesar Rp 1,2 triliun. Tetapi jumlah itu dinilai tidak mencukupi, karena situasi ekonomi belum tumbuh baik. ‘’Tahun ini kita harus bersama-sama ajukan kepada pemerintah alokasi koperasi kita kalau hanya Rp 1,2 triliun saja tidak cukup,” ungkap anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso pada acara diskusi bersama media di Jakarta, Senin (27/6) kemarin. Bali Post/ant

NILAI RUPIAH - Nilai tukar rupiah pada transaksi antarbank di Jakarta 13.465 per dolar AS.

Rupiah Melemah 74 Poin

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun 74 poin. Rupiah kemudian menjadi Rp 13.465 per dolar AS, Senin (27/6) pagi. “Sentimen Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) kembali mendorong aksi jual aset berisiko dan meningkatkan permintaan aset safe haven seperti dolar AS,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta. Ia mengatakan sentimen Brexit yang juga berdampak pada penurunan harga komoditas, hal itu menambah risiko nilai tukar mata uang komoditas terhadap dolar AS tertekan.

Namun, ia menjelaskan, fokus pelaku pasar uang yang mulai beralih ke pengesahan undang-undang pengampunan pajak serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016, dapat menjadi sentimen positif bagi pasar uang di dalam negeri. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan sentimen Brexit menambah ketidakpastian pasar keuangan global, termasuk Indonesia, mengingat rencana kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed fund rate) masih belum jelas. (ant)

Bowo mengatakan. koperasi belum berjalan sesuai apa yang diharapkan, padahal cita-cita Bung Hatta ingin menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Maka, menurut dia, program revitalisasi koperasi menjadi sebuah keharusan penting, wajib dilakukan. “Keberpihakan negara di sini diperlukan, ada sekitar 146 ribu koperasi yang aktif, kalau dibagi anggaran itu tidak cukup, bagaimana koperasi itu mau maju,” kata Bowo.

Bali Post/ant

Bangun Penyulingan Sawit di Senegal

London (Bali Post) Senegal mengundang Indonesia membangun pabrik penyulingan kelapa sawit. Masalahnya, Senegal perlu suplai minyak sawit sebesar 150 juta ton per tahun, yang seluruhnya diimpor dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan, Sektor Informal, Konsumsi dan Promosi Produk Lokal dan UKM Senegal Alioune Sarr saat menerima Duta Besar Indonesia untuk Senegal Mansyur Pangeran di Dakar, baru-baru ini.

Ini juga peluang investasi Indonesia di Senegal pada aspek industri berbasis agrikultur. Terkait itu, Pangeran menyebutkan hubungan dan kerja sama ekonomi Indonesia-Senegal memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan. Selain produk kelapa sawit dan turunannya, Indonesia mengekspor ke Senegal, antara lain tekstil, furnitur, deterjen dan produk makanan-minuman. Sementara Indonesia mengimpor dari Senegal antara lain, kacang tanah, kacang mete, kapas, dan ikan beku. (ant)

pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor riil, dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat. Menghadapi era persaingan saat ini, idealnya anggaran koperasi harus berkisar antara Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun. Pada masa sekarang secara umum koperasi mengalami perkembangan usaha dan kelembagaan yang menggairahkan. Memang sebagai badan usaha ada kendala besar dalam pengembangannya.

dilakukan supaya kualitas kelembagaan koperasi bisa ditingkatkan, yakni koperasi harus memiliki legalitas yang memadai untuk melakukan kegiatan usaha. Koperasi harus memiliki kompetensi serta harus berbasis anggota. Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmiko mengatakan koperasi harus bisa menempatkan diri layaknya sebuah perusahaan. Tanpa produk berinovasi, konsekuensinya akan ditinggal zaman. Dikatakan, upaya revitalisasi koperasi membutuhkan semangat perubahan di koperasi itu sendiri. Dan itu bisa dilakukan dengan cara koperasi harus melakukan bisnis fokus, konsolidasi bisnis, kerja sama modal, kerja sama koperasi dengan lembaga lain serta melakukan modernisasi. (010)

Wujudkan ”One Health”

Perlu Upaya Kolaboratif Multisektor BEBERAPA kejadian dialami berbagai negara di dunia berkaitan penyakit menular dari virus, termasuk penyakit yang bersumber dari hewan (zoonosis) seperti flu babi. Kejadian tersebut menyebabkan kerugian besar bukan saja sosial-ekonomi, keamanan hingga hilangnya nyawa manusia. Bagaimakan pendekatan ideal harus dibumikan dalam mendapatkan solusi efektif ? “Tantangan di bidang kesehatan bisa mempengaruhi aspek pembangunan lain yang lebih luas. Seperti keamanan dan stabilitas ekonomi,” ujar Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M.(K) pada pembukaan WHO Meeting on Advancing Global Health Security, From Commitment to Action di Nusa Dua, Bali, Senin (27/6) kemarin. Dunia telah mencatat adanya pandemik, antara lain Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), flu babi (H1N1) yang disebabkan virus influenza tipe A, ebola, polio, mers-COV, dan yang baru-baru ini muncul adalah virus zika. Beberapa penyakit menyebar dengan cepat, antara lain karena kurangnya kemampuan

KELAPA SAWIT - Pekerja mengangkat tandan kelapa sawit segar ke atas truk di perkebunan kelapa sawit Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Kamis lalu. Indonesia adalah perintis perkebunan kelapa sawit di Asia Tenggara.

Sesungguhnya peran koperasi sangat strategis dalam perekonomian nasional, sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masa mendatang. Karena itu, Bowo mengatakan pemerintah harus menunjukkan keberpihakan kepada koperasi Pemberdayaan koperasi secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat

Karena itu perlu perhatian dalam pembangunan usaha koperasi pada masa mendatang. “Jokowi harus perintahkan tambah anggaran, dan ini juga tugas kita bersama untuk mengawalnya,” ucap Bowo. Deputi bidang Kelembagaan Kemenkop UKM Choirul Djamhari menambahkan, koperasi butuh usaha serius untuk berbenah diri dalam menghadapi era MEA. Ia menilai koperasi dewasa ini lebih banyak bekerja sendiri. “Bagaimana menghadapi kompetisi di Asia. Mari kita koperasikan koperasi, artinya saya merasa puluhan tahun menjadi koperasi banyak koperasi mengabaikan identitasnya sebagai koperasi,” jelas Choirul. Choirul mendorong koperasi untuk meningkatkan kualitasnya. Menurutnya, ada berbagai cara yang bisa

mencegah, mendeteksi, dan merespons ancaman kesehatan masyarakat secara global. Ancaman itu, baik merupakan ancaman biologi, kimia maupun fisik. “Saya ingin mendorong dan mengingatkan semua untuk bekerja secara holistik. Semua harus bekerja bergandengan tangan menuju tujuan yang sama. Action nyata diperlukan untuk diimplementasikan di masyarakat,” tuturnya. Idealnya masyarakat memperbesar kesehatan kata Menkes, karena aspek keamanan kesehatan global berkaitan dengan SDG’s yang tercermin dalam pandangan konsep One Health. Konsep One Health (satu kesehatan) didefinisikan sebagai suatu upaya kolaboratif dari ber-

bagai disiplin, lokal, nasional dan global untuk mencapai kesehatan yang optimal bagi manusia, hewan dan lingkungan. “Pengendalian penyakit zoonosis dan antimicrobial resistance (AMR) memerlukan kolaborasi multisektor, tidak hanya terbatas pada kesehatan dan pertanian, tetapi juga kehutanan, lingkungan dan pendidikan,” terangnya. Mulai dari pengawasan terintegrasi pada manusia dan hewan untuk mengatasi kejadian avian influenza, rabies, dan kasus atau wabah anthrax, penyelidikan epidemiologi yang terintegrasi wabah pada manusia dan epidemik pada hewan, pelatihan terintegrasi untuk sumber daya kesehatan dan pertanian tentang manajemen pengawasan kasus gigitan hewan. Hal-hal tersebut adalah contoh dari apa yang dapat dilakukan setiap negara, untuk menangani kasus penyakit zoonosis. Sejalan dengan sustainable development goals

(SDG’s), peningkatan kapasitas untuk mengatasi ancaman kesehatan masyarakat global tentu memerlukan dukungan sistem kesehatan nasional yang tangguh. Berkaitan hal tersebut, Menkes menuturkan Indonesia memiliki terobosan pembangunan kesehatan, diantaranya melalui penyebaran tim kesehatan untuk menjangkau daerah-daerah tertinggal, perbatasan kepulauan (DTPK) dan daerah bermasalah kesehatan (DBK), dimulainya pendekatan kesehatan keluarga yang berfokus pada kunjungan rumah, guna mendeteksi dini, pengobatan, dan mengutamakan tindakan promotif-preventif, Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) serta perlindungan asuransi kesehatan sosial yang disebut Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

yang diperluas dari waktu ke waktu untuk mencapai cakupan kesehatan universal 2019. Seperti halnya pengalaman banyak negara berkembang, seperti penyakit zoonosis masih menjadi masalah kesehatan penting di Indonesia, menjadi dilema antara manusia dan hewan. Bagaimana pun morbiditas dan mortalitas pada manusia itu disebabkan penyakit zoonosis tertentu. Seperti avian influenza (AI) atau lebih dikenal dengan sebutan flu burung, juga penyakit leptospirosis cenderung menurun selama dekade terakhir. Pemerintah Indonesia didukung masyarakat telah berupaya intensif mencegah dan mengendalikan penyakit zoonosis di antara manusia dan hewan sejak lebih dari lima dekade yang lalu. (may)


19

Selasa Wage, 28 Juni 2016

Belanja Negara Dari Hal. 1

Ia mengingatkan belanja negara akan dipangkas hingga Rp 290 triliun. Pemangkasan dilakukan pada belanja kementerian dan lembaga yang bersifat nonproduktif. Namun, hanya belanja infrastruktur yang tidak dipangkas, karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Secara spesifik, anggaran kementerian dan lembaga bakal dipotong hingga 10 persen. ‘’Dipotong kalau digunakan untuk pembangunan infrastruktur tidak jadi masalah,’’ ucapnya. Dikatakan, gelontoran dari dana APBD dan APBN mengucur deras untuk setiap desa. Perbedaan besaran dana yang dikelola masing-masing desa didasari pada jumlah penduduk, luas desa dan pertimbangan lain. ‘’Yang jelas, dana ini sepenuhnya bisa dimanfaatkan dan menjadi tanggung jawab desa. Sebab, pemberian dana desa ini langsung ditransfer melalui rekening desa,’’ katanya. Kepala Dinas PU Bali I Nyoman Astawa Riadi juga mengatakan pemotongan DAK tidak berdampak apa-apa. ‘’Tidak ada karena kan kita memulai tendernya itu di awal, pemangkasannya kan baru. Jadi dari satker (satuan kerja) itu be-

lum ada yang menyampaikan bahwa kegiatan kita tidak bisa jalan gara-gara pemangkasan 10 persen,’’ ungkapnya. Menurut Astawa Riadi, dana yang dikelola Dinas PU dari pusat untuk keperluan infrastruktur tidak terlalu besar khususnya untuk irigasi. ‘’Untuk jalan juga ada tetapi kecil, karena dari APBN itu penanganannya sudah lewat Balai Jalan, Balai Sungai dan juga satker,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa mengatakan, total DAK tahun ini yang diterima Bali untuk provinsi maupun kabupaten/kota sebesar Rp 1.077.413.070.000. Besaran DAK sebelum dipotong 10% ini terbagi dalam DAK reguler Rp 618.824.870.000 dan DAK IPD Rp 458.588.200.000. Sementara DAK untuk infrastruktur jalan Provinsi Bali sebesar Rp 6.658.370.000. Khusus untuk DAK infrastruktur jalan, dikatakan, tidak terkena imbas pemotongan. ‘’Memang ada dari pusat menyampaikan surat untuk merasionalisasi anggaran DAK. Kebetulan tidak berpengaruh karena yang kita lakukan itu sebetulnya tidak berpengaruh terhadap pemotongan itu, jadi aman-aman saja,’’ ujarnya. (par/kmb32)

Praktik Terorganisir Dari Hal. 1

Dengan rentang waktu yang lama itu, Irma memastikan praktik ini terorganisir dan melibatkan banyak orang sebagai pelakunya. ‘’Pasti ada oknumoknum nih, baik di rumah sakit, klinik dan lain-lain. Kok rapi benar,’’ kata Irma. Ia menilai terungkapnya kasus ini menjadi bukti Kementerian Kesehatan dan Badan POM lalai melakukan pengawasan. ‘’Ini akibat dari kelalaian Menteri Kesehatan dan BPOM. Tetapi tidak terlalu menyalahkan BPOM, karena memang sumber dayanya tidak terlalu memadai,’’ kata Irma. Ketua DPR Ade Komarudin juga mempertanyakan kinerja Badan POM terkait beredarnya vaksin palsu bagi bayi yang

sebenarnya sudah terdeteksi sejak tahun 2003. Padahal, selama ini sudah ada sistem yang berfungsi mencegah terjadinya pemalsuan vaksin. ‘’Tentu ini keteledoran pengawasan BPOM mengawasi beredarnya vaksin di masyarakat,’’ kata Ade. Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menangkap 10 orang pemalsu vaksin. Hasil pengembangan mengungkap tiga kelompok produsen vaksin palsu yang tidak saling mengenal satu sama lain. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Brigjen Agung Setya menyampaikan, awalnya polisi menangkap J pada 16 Juni. J adalah pemilik Toko Azca Medical di Bekasi, Jawa Barat. (kmb4)

Bau Bensin Dari Hal. 1

Lee mengaku dirinya sempat mencium bau seperti bensin selang 2-3 jam pesawat mengudara. Menurut wanita berusia 43 tahun ini, pilot pesawat mengumumkan adanya kebocoran bahan bakar dan pesawat tidak punya cukup bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke Milan. ‘’Pesawat Singapore Airlines mengalami kebocoran bahan bakar selang 3 jam usai lepas landas dan pesawat harus kembali. Setelah mencapai Bandara Changi, begitu pesawat mendarat, mesin pesawat terbakar! Api yang besar membakar mesin!’’ kata Lee. ‘’Sungguh momen selama 5 menit yang mendebarkan! Menunggu hingga mobil pemadam dan petugas pemadam tiba untuk memadamkan api! Mereka menyemprotkan busa dan air ke arah api dan akhirnya berhasil padam! Kami begitu dekat den-

gan kematian! Terima kasih Tuhan saya masih hidup! Saya akan pulang ke rumah dan memeluk anak-anak saya,’’ imbuhnya. Terakhir, Lee memuji profesionalitas awak Singapore Airlines ketika insiden ini terjadi. ‘’Sungguh mengejutkan, semua penumpang relatif tenang. Kru SQ sangat profesional dalam menenangkan semua penumpang,’’ katanya lagi. Pihak maskapai SIA menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penumpang atas insiden tersebut. SIA juga telah menyiapkan pesawat lain untuk menerbangkan para penumpang ke Milan. Dalam surat pemberitahuan yang dibagikan kepada seluruh penumpang, maskapai SIA meminta maaf atas insiden itu. SIA juga menyatakan pihaknya akan bekerja sama penuh dengan otoritas dalam penyelidikan atas insiden ini. (kmb33/rtr)

Kewenangan Presiden Dari Hal. 1

Menurut Ade, pelantikan Tito adalah sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi, tetapi DPR berharap Presiden mendengarkan kemauan rakyat untuk segera melantik Pak Tito. ‘’Semuanya tergantung kepada Presiden. Presiden kemauannya pasti cepat. Itu kewenangan beliau,’’ ujarnya. Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Komjen Tito diterima semua fraksi DPR. Sehingga pengesah-

an di sidang paripurna berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. ‘’Setelah disetujuai DPR kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk melantik dan waktunya terserah kepada Presiden,’’ imbuh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Komjen Tito Karnavian hadir didampingi beberapa jenderal polisi, di antaranya Kabarhamkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Irjen Petrus Golose, Kapolda Metro Irjen Moechgiyarto, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan lain-lain. (kmb4)

Sasaran Pokok Dari Hal. 1

Kedua, Pokja Sektor Usaha yang meliputi Pokja Pertanian, Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan, Pokja Pariwisata dan Industri Kreatif, Pokja Pedagang Kecil dan Eceran, serta Pokja Sektor Usaha lainnya,’’ paparnya. Zulmi menambahkan, sasaran pokok TPAKD telah dirumuskan dalam roadmap dan program kerja 2016. Diantaranya, memperluas kesempatan dan akses masyarakat Bali terhadap industri jasa keuangan dalam rangka mendukung perekonomian daerah. Begitu juga, meningkatkan peran lembaga jasa keuangan di Bali dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah dengan menciptakan produk dan layanan jasa keuangan yang inovatif dan mudah diakses oleh masyarakat. ‘’Sasaran lainnya, mengoptimalkan penyediaan pendanaan produktif untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan usaha rintisan sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat di Provinsi Bali,’’ imbuhnya. Anggota Dewan Komisioner OJK Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan, TPAKD Provinsi Bali telah menyiapkan serangkaian program kerja. Di antaranya peningkatan ketahanan pangan melalui program asuransi usaha tani padi dan asuransi usaha ternak sapi, akselerasi program pembangunan 100 desa wisata, penyaluran KUR bagi UMKM, serta program peningkatan literasi keuangan masyarakat. ‘’Pemetaan kondisi literasi

dan inklusi keuangan sekaligus juga pemetaan kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah menjadi penting dan kami di OJK dapat disampaikan bahwa kondisi literasi dan inklusi Indonesia masih relatif rendah, terutama bila dibandingkan dengan negaranegara tetangga,’’ imbuhnya. Menurut Kusumaningtuti, tingkat literasi keuangan di Bali masih lebih rendah dari nasional yaitu 19,5 persen atau hanya 800 ribu orang yang mengetahui tentang literasi keuangan dari populasi sekitar 4,1 juta penduduk. Sementara tingkat literasi UMKM juga masih rendah. Per April 2016, penyaluran kredit UMKM hanya sebesar 18,12 persen dari total penyaluran kredit nasional atau hanya sebesar Rp 745 triliun. ‘’Di Bali, penyaluran kredit UMKM per April 2016 hanya tercatat sebesar Rp 27,7 triliun,’’ jelasnya. Kusumaningtuti menambahkan, masih banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki modal untuk memulai atau mengembangkan usahanya. Begitu juga tidak memiliki kapasitas teknis, sehingga tidak dapat meningkatkan mutu produksinya. Masalah lain, pelaku UMKM tidak tahu ke mana harus memasarkan produk dan tidak tahu bagaimana mengelola uangnya dengan baik. Entah untuk keperluan ditabung, diinvestasikan di lembaga jasa keuangan formal maupun asuransi. ‘’Dengan demikian TPAKD yang khususnya untuk UMKM di Bali perlu melihat mana-mana yang tidak memiliki modal untuk mengembangkan usaha, kemudian TPAKD perlu

melihat siapa-siapa yang tidak memiliki kapasitas teknis di dalam mengembangkan usahanya, TPAKD juga perlu mengetahui siapa UMKM yang tidak tahu bagaimana cara memasarkan produknya dengan baik secara kompetitif, kemudian juga mencari tahu siapa-siapa yang tidak dapat mengelola keuangannya dengan baik, membuat pembukuan dan sebagainya,’’ tandasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta berharap TPAKD mampu memberi edukasi bagi para pelaku UMKM terutama yang ada di daerah pedesaan. Hal ini penting mengingat masih terbatasnya pengetahuan mengenai akses terkait bantuan permodalan, sehingga perekonomian di desa akan dapat bergerak maju dan menyejahterakan masyarakat desa.Peresmian dan pengukuhan pengurus TPAKD juga diisi penandatanganan kerja sama antara Bank BNI dan Bank BPD Bali dengan DPD Perhimpunan BPR se-Indonesia (Perbarindo) Bali untuk kerja sama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), penyerahan polis asuransi usaha tani padi bagi anggota kelompok tani dan asuransi usaha ternak sapi bagi peternak serta penyerahan klaim asuransi bagi petani gagal panen dan peternak sapi. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) yang merupakan gerakan untuk meningkatkan tabungan pelajar dengan mendorong 52 bank umum dan 138 BPR se-Bali untuk memotivasi siswa untuk memiliki tabungan SimPel. (ad1169)

Lapor Presiden Dari Hal. 1

seusia bertemu Wapres di kantor Wapres di Jakarta. Dalam pembicaraan dengan Wapres, Luhut mengatakan bahwa pemerintah tidak mau disandera oleh kepentingankepentingan. ‘’Bukan politik ini, kepentingan seperti ini, yang kita lihat kok kayaknya jadi tuman gitu,’’ ujar Luhut. Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan upaya-upaya untuk pembebasan para sandera.

Dari Hal. 1

gentina. Permainan babak pertama partai final itu juga diwarnai dua kartu merah yang dilayangkan wasit Heber Roberto Lopes asal Brazil. Heber memberikan kartu kuning kedua untuk pemain Chile Marcelo Diaz yang menghadang laju Messi pada menit ke-28. Pada menit ke-43, giliran pemain Argentina Marcos Alberto Rojo yang mendapatkan kartu merah karena melanggar Arturo Vidal. Kedua tim yang bertarung pada final Piala Amerika 2015 itu juga tidak mampu menelurkan satu gol pada babak kedua.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla membahas penyanderaan anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia di Filipina. ‘’Kita tadi membahas mengenai Filipina, tapi tentu saya belum bisa menyampaikan ke publik karena saya belum laporan ke Presiden,’’ ujar Luhut

Walau harus menyelesaikan pertarungan dalam adu penalti, kedua tim bukan tanpa usaha pada babak pertama, babak kedua, dan babak waktu tambahan. Pada babak pertama, tim asuhan Gerardo Martino hampir membuka peluang lewat tendangan bebas sang kapten Messi pada menit ke-16 dan Gonzalo Higuain pada menit ke-21 yang mencuri bola dari pemain belakang Chile Gary Medel. Tetapi, tidak satu pun gol tercipta untuk kubu Ar-

Adu Penalti

‘’Nanti saya kira, dua hari ke depan kita akan bisa buka ke publik. Kita juga sedang melakukan verifikasi sebetulnya apa yang terjadi karena terlalu banyak informasi,’’ katanya. Penyanderaan terhadap tujuh ABK Indonesia itu terjadi di Laut Sulu dalam dua tahap, yaitu pada 20 Juni sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan sekitar 12.45 waktu setempat oleh dua kelompok bersenjata yang berbeda. (kmb4)

Padahal, Chile mendominasi penguasaan bola hingga 54 persen. Sedangkan Argentina telah melakukan 16 tendangan ke arah gawang. Kemenangan tim asuhan Juan Antonio Pizzi itu seakan menjadi ulangan partai final Copa America saat tim mereka menjadi tuan rumah pada 2015. Dengan kemenangan pada 2016, Chile telah dua kali menang atas Argentina pada final Copa America dengan drama adu penalti. Gelar itu sekaligus menjadi gelar kedua tim Chile sepanjang penyelenggaraan Piala Amerika. (kmb39/afp/ant)

Perekonomian Indonesia Dari Hal. 1

Selama 2015, perekonomian Indonesia mengalami penurunan. Ini bisa dilihat dalam kelemahan dari rupiah terhadap dolar dalam beberapa waktu. Melemahnya rupiah bisa menjadi kabar buruk bagi beberapa orang, tetapi di saat yang bersamaan bisa menjadi kabar baik untuk industri pariwisata. Ia mengatakan perkembangan anggaran hotel di Bali tidak besar-besaran seperti hotel berbintang. Selama tahun 2015, pertumbuhan anggaran hotel yang baru beroperasi berdasarkan kamar meningkat 12,1% atau 321 kamar. Di akhir tahun 2015, ada 2.869 kamar untuk anggaran hotel di Bali. Permintaan selama tahun 2015, Bali mengalami kondisi fluktuasi. Ada beberapa event yang berpengaruh di industri pariwisata Bali. Pertama, eksekusi Bali

Nine. Aksi tersebut meningkatkan tegangan antara pemerintah Indonesia dan Australia. Hasilnya, angka wisatawan Australia menyusut 4,0% di tahun 2015. Kedua, erupsi Gunung Raung dan Gunung Barujari. Abu gunung berapi membuat maskapai membatalkan keberangkatannya ke dan dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Hal tersebut berdampak pada industri pariwisata di Bali. Bali Selatan masih menjadi favorit daripada bagian Bali yang lain. Ketidaksamaan pembangunan pariwisata telah menciptakan celah antara pusat dan pemerintahan daerah. Ketidaktersediaan infrastruktur untuk mendukung pembangunan adalah masalah utama. Untuk pemerataan pembangunan, daerah ataupun pemerintah Indonesia harus mempromosikan pembangunan infrastruktur lagi, baik di dalam maupun di luar Bali.

Kadin Bali mengingatkan agar Bali mengejar dan fokus pada quality tourism (turis yang berkualitas) dan segera meninggalkan target-target berdasarkan jumlah turis yang berkunjung. ‘’Bali sangat kecil dengan daya dukung sektor pertanian masih terbatas. Untuk itulah Kadin Bali juga mendukung dilakukan reorientasi kebijakan pengelolaan sektor pariwisata. Bali harus fokus pada kualitas dan tetap menyandarkan diri pada pariwisata budaya dengan spirit ajaran Hindu,’’ tegasnya. Ia menegaskan, Kadin mendorong semua stakeholder pariwisata agar pindah haluan kepada kualitas dari turis yang datang ke Bali, sehingga Bali akan menjadi tujuan yang berkualitas. ‘’Ini sesuai dengan budaya Bali terutama dalam mengaplikasikan Tri Hita Karana dalam kehidupan masyarakat dan pariwisata Bali,’’ ujarnya. (dir)

Selasa, 28 Juni 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Lascarya Puri Agung Blahbatuh (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Halo Kamtibmas 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventura/Etalase 11.00 Seputar Bali Terkini 11.30 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Agung (2) 115.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Taman Griya (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Sri Laksmi (2) 21.30 Sekilas Berita 21.35 Taksu 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Kerobokan (4) 23.00 Solusi Alternatif Calonarang Tanjung Bungkak (1) 00.00 Closing


16 Pages

122 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

y’ Drowns Out ‘Finding Dor ‘Independence g Disappointin urgence’ Day: Res Tuesday, June

28, 2016

June 28,

rnationalbalipo

Copa; Chile wins Messi misses, quitting says he’s a Argentin Page 8

2016

to Air pollutionmore kill millions energy without IEA policy changePage 6

Singapore Airlines flight returns to Changi, catches fire, no casualties

st.com. http://epaper.in

says won’t Thai PM resign whatever m August referendu outcome Page 13

by Lee provided This image shows passengers Bee Yee ng a Singapore disembarki after an engine al flight Airlines Internation on Monfire, at Changi in Singapore Airport June 27, 2016. day,

require strong which will become markets to from million tentpole, the $165 $102 million of the from international ” took in performances for much

Dory” showed rollout “Resurgence - “Finding with $73.2 profitable. in a day-and-date perat the staying power LOS ANGELES weekend nce 57 markets “The Shallows” box office shark tale a $16.7 million launch world. plenty of an otherwise modest as “Independe historical with Blake Lively’s forecasts McConaughey’s with $7.8 million in box office with a disappointformed above North America ” invaded started quietly while Matthew for Sony of Jones” with Day: Resurgence season, Dis- drama “Free State million. media analyst nearand STX. the summer ing $41.6

million for Dergarabedian, senior weekend was same energizing declined only 46% of all overall Paul Dory” A week after weekend gross to the and said that the “Finding t second comScore, in total box office World” ney/Pixar’sthe eighth-highes Civil War.” ly identicala year ago when “Jurassic America: generated for an “Captain the multiplex. by weekend dominated time, edging best second weekend performance set the “Inside Out” continued mixed It’s also title. 2003’s “The great bolstered a veryfilms in the sequel to animated Dory’ Dory,” the the sixth-highest ‘Finding for the remaining good news “Finding is already ten days with of results noted. “There wasSony’s ‘The “Finding Nemo,” of 2016 after million Top 10,” hethe newcomers as reviews domestic grosser-- less than $100 for one of benefited from great to creep up for “Nemo.” $285.6 million final total e Day: Resurgence” Shallows’ social media buzz surprised short of the and ” a shark and recent forecasts, Fox’s “Independenc silently likewith its performance. 20% below match the sequel to everyone finished about results underline pegged the from the The weekend Disney has been which had opening weekend Fu “Kung how dominant“Captain America: $50 million It edged t Book” and in 2016 with 1996 original. “The Jungle as the eighth-larges Civil War,” all topping the $340 Panda 2” 2016. “Zootopia” after “Star Wars: The opening of brought back mas“Resurgence” aliens from million mark generated fearsome in January. Force Awakens” the same bent on degrosses again sive holdover the original, Earth. Will Smith, Fox generated For its part, with “Deadstroying the out in the original, smash mila surprise who broke to battle the invadin $363 and solid pool” taking did not returnBill Pullman, Vivica lion domestically ers although Goldblum reprised from “X-Men: returns ” -- which Fox and Jeff with newcomApocalypse$2.5 million and Jessie Moloshok their characters in Hemsworth to lift REUTERS/Danny brought ers Liam on board. at the pre- in its sixth weekend to $151 Usher coming were 58% male King arrives nce Day: its domestic total Hunter Attendees “ResurU.S. over 25. B Cin- Actressof the film Independe California million. (rtr) a with 64% miere Hollywood, e in gence” generated Resurgenc emascore. Emmerich returned June 20, 2016. Roland chair to helm to the director’s

s to ht return s Airlines flig ualtie Singapore ches fire, no cas Changi, cat Lee Bee

by bus. building to to the terminal will be transferred

Asia reported. in Channel Newsaccident resulting SIA’s only a flight from Sinwas via Taipei, casualties Angeles

on board.

is expected gapore to Los on Oct. 31, 2000 flight to Mi- Passengers on the Ltd (SIA) Singapore’s another aircraft which later today,” where it crashed equipment Airlines to all to depart for Milan International into construction E - A Singapore after returning message but said. to take Taiwan Taoyuan SINGAPOR early on Monday statement flight, SQ368, departed oil warningofficials said. into the The fire after attempting an engine The SIA runway. two hours to lan caught following airline and airport there Airport the wrong 179 people no injuries am, but about the the off from there were 19 crew on at 2:05 the pilot announced Changi airport and the crash killed 83 of were safe, and the fire and the flight problem passengers said. engine caught the 222 passengers an engine Singapore, right d a SIA statement Boeing 777The aircraft’s s disembarke aircraft, a at Changi board, “Passenger were transported fire after the down am (2250 through stairs and 300ER, touched out around 6:50 services put airport at GMT). Emergency

Yee via

AP

(rtr)

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

e people ed by clos

was return to flight would and moral illicit drugs it also dia, alcohol, society. Besides, supervision crisis of more sadistic. due to low or the I Nengah and even in inces legal practitioner, (Jun. 26) happens and community indulges A of parents 2 that he freely case also violence environment. said on Sunday on page kung, so in sexual lust. Anotherknown as Jimat, Continued Child.. that the increaselately can be caused violence involved his immoral of sexual of close people. occurred in Klungkung occurred including poverty, where a 12-year- victims factors by her cases social meperpetrators remember clearly serombotan town, CURRENT is by several environment, are the sexually abused still moLY parents b y People may of police, KA,of 12 old child wasSu, 37. A similar case education, and provuncle, the age h a u n t e d se- about the case 17, since is attendant own rife in other districts anxiety fortheir lesting BH, BH also Incidentallysuspect in Klungcurity of of the espe- years. children, Many in the stall cially girls.

ren r’ of child

‘Predato

dominat

balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA WAGE, 28 JUNI 2016

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Hipmi dan Asephi Bali Gelar Sosialisasi Tingkatkan Sinergisitas BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Program Pendanaan Bunga Ringan BKPN ke KPKNL Denpasar

SOSIALISASI - Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha dan Ketua Umum BPD Asephi Bali (Asosiasi Exportir dan Perajin Handicraft Indonesia) I Ketut Dharma Siadja berkolaborasi untuk menggagas acara sosialisasi program pendanaan bunga ringan dan pusat logistik berikat. BERTEPATAN dengan hari Saraswati, Sabtu (25/6) lalu, Hipmi dan Asephi Bali menggelar sosialisasi pendanaan bunga ringan. Kegiatan ini menyasar pelaku usaha di Bali. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menkop dan UKM Drs. AAGN Puspayoga dan dihadiri anggota DPR-RI Gede Sumarjaya Linggih yang membidangi BUMN, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan. Hadir pula sejumlah undangan dari berbagai asosiasi pengusaha di Bali, koperasi dan masyarakat umum. Hipmi dan Asephi Bali menghadirkan empat narasumber yang terdiri atas LPDB–KUMKN (Lembaga Pengelola Dana Bergulir – Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Materi sosialisasi dipaparkan langsung oleh Dirut LPDB –KUMKN Dr.

Ir. Kemasdanial, M.M. LPDB merupakan bukti konkret dari program Kementerian Koperasi dan UKM dalam mendukung para pelaku usaha terutama di bidang UKM dalam memberikan fasilitas pendanaan dengan bunga yang sangat ringan hingga 6% menurun. Untuk Provinsi Bali LPDB sudah mengucurkan dana sebesar Rp 600 miliar. ‘’Besarnya pinjaman yang disalurkan mengingat komitmen para debitur yang merupakan pelaku usaha Bali sangat bagus,’’ ujarnya. Penyelengara juga menghadirkan perwakilan dari BNI sebagai narasumber lainnya sebagai salah satu bank BUMN dalam menyosialisasikan program KUR dengan bunga 9%. Bank BNI 46 yang juga sebagai salah satu sponsor utama dalam kegiatan ini diwakili oleh pemimpin Sentra Kredit Kecil Djoko

Tri Sulistijo. Selain itu, Hipmi dan Asephi juga mengundang dan memberikan kesempatan kepada Indonesia Exim Bank yang diwakili Deputy Operasional Kanwil Surabaya Ichwan Nuriddin Faridy untuk menyampaikan fasilitas pinjaman bunga ringan hingga Rp 50 miliar bagi pengusaha yang mengkhususkan pada sektor ekspor. Progam tersebut juga dikenal dengan istilah KUR BE yang merupakan program dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Sehubungan dengan Asephi sebagai salah satu penyelanggara yang beranggotakan pelaku usaha ekspor dan Hipmi yang didominasi oleh pelaku UKM, berdasarkan relevansi maka kedua penyelenggara juga memberi kesempatan kepada Bea Cukai untuk memaparkan program pusat logistik berikat yang menunjuk Krisna Logistics sebagai pelaksana dan fasilitator pengimplementasi program tersebut. Kehadiran peserta yang melebihi target dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa para pelaku usaha sangat membutuhkan fasilitas pendanaan bunga ringan dari pemerintah melalui Kementerian Koperasi UKM dan Kementerian Keuangan beserta bank BUMN dengan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR). Dengan diadakan acara sosialisasi ini penyelengara berharap informasi yang sangat berguna ini dapat diketahui oleh masyarakat luas, terutama para pelaku usaha, tidak hanya yang bernaung dalam Hipmi dan Asephi, tetapi juga bagi para pelaku usaha baik pemula maupun level menengah. Untuk memberikan motivasi dalam mengembangkan usaha dengan memanfaatkan seoptimal mungkin fasilitas yang telah sediakan sebagai dukungan pemerintah kepada pelaku usaha yang berperan langsung dalam membantu menguatkan ekonomi daerah. (kmb/k200)

MENINGKATKAN sinergisitas, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar menyerahkan Berkas Kasus Piutang Negara (BKPN) kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar, Rabu (22/6) lalu. Kerja sama ini dilakukan bertujuan untuk menindaklanjuti piutang iuran macet dan denda program jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap perusahaan ‘’nakal’’ yang tidak membayar kewajiban (iuran - red) BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan data yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar, jumlah perusahaan yang belum membayar iuran tercatat 16 perusahaan dengan jumlah Rp 274.802.784,51. Kepala Pemasaran Kanwil Banuspa Sang Made Sumadi A. didampingi Ketua BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, upaya kerja sama ini dilakukan agar KPKNL menindaklanjuti utangpiutang yang belum dilunasi oleh perusahaan ‘’nakal’’ yang tidak membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, KPKNL adalah lembaga yang mempunyai kewenangan dan berkompeten secara hukum sebagai kepanjangan peran negara dalam hal pelayanan kekayaan negara. Dengan dilakukannya kerja sama ini, pihaknya berharap agar kepatuhan perusahaan semakin baik untuk membayar piutang BPJS Ketenagakerjaan yang macet, sehingga hak-hak peserta BPJS Ketenagakerjaan benar-benar dirasakan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan masing-masing. Sebab, jika perusahaan tidak melunasi iuran BPJS Ketena-

gakerjaan, maka hal itu akan menghambat pelayanan kepada peserta. Sementara itu, Kepala KPKNL Denpasar Syamsudin menyambut baik bentuk kerja sama yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan KPKNL Denpasar. Sebab, dikatakannya, di satu sisi BPJS Ketenagakerjaan wajib menyerahkan BKPN kepada KPKN. Di sisi lain, KPKNL mempunyai tugas pokok yaitu untuk mengurus utangpiutang suatu perusahaan yang belum membayar kewajibannya.

Sehingga dengan dilakukannya kerja sama ini, utang-piutang yang macet pada perusahaan dapat diminimalisasi, bahkan bisa mencapai angka nol. Untuk meningkatkan komitmen kerja sama ini, edukasi berupa sosialisasi dan kunjungan secara langsung akan gencar dilakukan ke lapangan. Sehingga perusahaan mengerti dan paham betapa pentingnya ketaatan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan demi kelancaran pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. (win)

Bali Post/win

KERJA SAMA - Penyerahan berkas kasus piutang negara (BKPN) oleh Ketua BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi didampingi Kepala Pemasaran Kanwil Banuspa (Bali-Nusa-Papua - red) Sang Made Sumadi A. kepada Kepala KPKNL Denpasar Syamsudin sebagai bentuk kerja sama, Rabu (22/6) lalu.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook