Skip to main content

Edisi 28 Februari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 183 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 28 februari 2018

Blusukan, Rai Mantra Dorong Revitalisasi Pasar Tradisional

CALON Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengisi waktu kampanyenya dengan blusukan ke pasar tradisional di Kabupaten Gianyar, Selasa (27/2) kemarin. Ada dua pasar yang ia sambangi yakni Pasar Desa Tegallalang dan Pasar Payangan. Di sela-sela blusukan, Rai Mantra selalu menyempatkan diri berdialog dan bertegur sapa dengan pedagang sembari menyicipi jajanan khas setempat. Di Pasar Payangan, misalnya, Rai Mantra berdialog degan pedagang babi guling, Ketut Murnata, yang menyambutnya dengan pandangan mata berbinar-binar. Kepada Rai Mantra yang datang ditemani oleh beberapa relawan, Murnata dengan lugas mengatakan bahwa dirinya sangat berharap agar pasangan Rai Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali mendatang. Alasannya, kedua figur ini diyakini mampu menjalankan pemerintahan yang melayani,

sehingga nasib para pedagang kecil seperti dirinya mendapat perhatian yang layak. Semisal pasar tempat mereka berjualan dapat ditata dengan baik dan akses permodalan dibuka lebih lebar bagi mereka. ‘’Meskipun rakyat kecil kami mengikuti juga perkembangan di luaran. Kita tahu Bapak Rai Mantra sangat perhatian (terhadap) masyarakat kecil. Kita yakin beliau dan Pak Sudikerta bisa membantu kami menata pasar seperti di Denpasar dan membantu urusan permodalan,’’ papar Murnata sembari menambahkan bahwa dirinya jatuh hati pada Rai Mantra karena dikenal bersih dan jujur selama memimpin Kota Denpasar. Menanggapi pernyataan Murnata, Rai Mantra mengatakan bahwa revitalisasi pasar tradisional merupakan salah satu program utamanya saat memimpin Denpasar yang akan menjadi salah satu program unggulannya jika dipercaya memimpin Bali. Hal. 19 Rakyat Kecil

BLUSUKAN - Rai Mantra blusukan di pasar di Gianyar.

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

11 Ekonom Bertemu Jokowi

Sarankan Jaga Stabilitas Harga Pangan Jakarta (Bali Post) – Situasi kenaikan harga pangan dan kaitannya dengan kemiskinan, dua topik bahasan 11 ekonom ketika bertemu Presiden Jokowi, Selasa (27/2) kemarin. ‘’Kami sebelas ekonom, hampir seluruhnya adalah ekonom bidang pertanian dan perikanan, tadi diajak Bapak Presiden untuk mendiskusikan dua hal yang saling terkait,’’ kata ekonom Institut Pertanian Bogor Bayu Krisnamurthi. Kata dia, kalau dipelajari hasil dari analisis terhadap kemiskinan yang diumumkan pemerintah pada Januari 2018, menunjukkan stabilitas harga pangan berkontribusi sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan di Indonesia. Mantan Wamendag itu menyebutkan, pihaknya menyampaikan perlunya perhatian adanya kenaikan harga pangan yang sekarang terjadi khususnya di perberasan. ‘’Kalau dipelajari hasil dari analisis terhadap kemiskinan yang diumumkan pemerintah pada bulan Januari 2018 itu menunjukkan stabilitas harga pangan berkontribusi sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan di Indonesia,’’ tuturnya. Menurutnya, pertemuan 11 ekonom dengan Presiden Jokowi juga membahas banyak hal antara lain mengenai masalah data, perkembangan konsumsi yang sudah berubah, dan bagaimana usaha meningkatkan pendapatan petani. ‘’Tadi kami bersepakat dengan pandangan Presiden bahwa stabilitas harga pangan berdampak positif kepada pendapatan petani,’’ ujarnya. Menurutnya, stabilitas harga pangan akan berdampak pada pengurangan kemiskinan pada kelompok petani jika ada kegiatan-kegiatan petani di luar usaha taninya. Intinya bagaimana petani dapat memperoleh nilai tambah dari kegiatan pengolahan, rice miling (penggilingan padi) bahkan sampai ke penjualan atau pemasaran. ‘’Itu yang kita bahas dengan Bapak Presiden, diskusinya cukup panjang sebenarnya,’’ kata Bayu Krisnamurthi. (ant)

Modus Baru

Kapal Ikan Bawa Narkoba

Bali Post/ant

WORLD BANK - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde foto bersama saat konferensi internasional tingkat tinggi di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Konferensi bertema “Models in a Changing Global Landscape” yang merupakan rangkaian dari IMF-World Bank Annual Meetings 2018, membahas mengenai perkembangan ekonomi global.

Lagarde Ingatkan Revolusi Digital

Jakarta (Bali Post) – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengingatkan pentingnya persiapan dalam menghadapi revolusi digital yang pelan-pelan mulai mengubah struktur ekonomi kawasan dan global. ‘’Kita harus mulai mengendalikan revolusi digital dalam cara yang terbaik den-

gan meningkatkan kualitas infrastruktur digital dan membuat sistem pendidikan yang sesuai untuk masa depan,’’ kata Lagarde saat menyampaikan sambutan dalam acara High Level International Conference di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Hal. 19 Kondisi Berubah

Sering Mengkritik

Mendagri Singgung Fadli Zon Yogyakarta (Bali Post) – Kritik yang disampaikan wakil rakyat terhadap pemerintahan Jokowi ditanggapi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Ia pun meminta seluruh aparatur pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah siap menerima kritik dalam proses pengambilan kebijakan. ‘’Sepedas apa pun namanya kritik. Kritik dengan penghinaan itu beda,’’ kata Tjahjo saat memberikan pidato pengarahan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Regional I Tahun 2018 di Yogyakarta, Selasa (27/2) kemarin. Dalam konteks pemerintahan daerah, kritik biasa muncul dari DPRD. Hal itu tidak ada masalah dan harus diterima karena memang tugas DPRD

Jakarta (Bali Post) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan berbagai pihak agar terus waspada karena kejahatan penangkapan ikan secara ilegal kerap dibarengi dengan aktivitas kriminalitas lainnya. Menteri Susi dalam jumpa pers di kantor KKP, Jakarta, Selasa (27/2) kemarin, menyebutkan berbagai tindak kejahatan lainnya yang menumpangi kejahatan perikanan antara lain perdagangan manusia, hewan langka yang dilindungi undang-undang, senjata api ilegal hingga narkoba. Terkait dengan narkoba, Menteri Susi juga mengemukakan, kesimpulan yang diperoleh adalah modus penyelundupan narkoba melalui kapal laut karena minimnya pengawasan yang dilakukan aparat di sejumlah lokasi yang menjadi ‘’pelabuhan tikus’’ yang kerap digunakan kriminal untuk mendaratkan barang haram itu. Sepanjang Februari, aparat menangkap beberapa kapal asing yang juga ditemukan membawa narkoba. Pertama, TNI-AL melalui Gugus Keamanan Laut Wilayah Barat (Guskamlabar) melaporkan penangkapan KM Sunrise Glory oleh KRI Sigurot 864 di perairan Selat Philip pada 7 Februari sekitar pukul 14.00 WIB. KM Sunrise Glory yang berbobot 70 gross tonnage (GT) itu memiliki kru empat orang anak buah kapal (ABK) dan nakhoda warga negara Taiwan, serta memiliki tujuan Malaysia-Taiwan. Hal. 19 Dipantau Setahun

’’Lha sekarang Presiden kita dihujat, dihina, kok tidak ada PNS pun yang membela. Harusnya kan kita bela.’’ Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri

memberikan kritik dan saran terhadap pemerintah daerah. ‘’Di DPR-RI ada Saudara Fadli Zon, Wakil Ketua DPR-RI yang terhormat. Kerjanya mengkritik pemerintah terus, ya… tidak ada masalah karena dia oposisi, sehingga tugas yang benar pun dia kritik,’’ katanya. Menurutnya, aparatur pemerintah di daerah harus mampu memberikan gambaran dan penjelasan secara gamblang kepada masyarakat mengenai program-program yang dijalankan. ‘’Masyarakat juga banyak yang mengkritik, kita terima, sehingga teman-teman di daerah juga harus bisa menjelaskan program dengan baik dan mendetail,’’ katanya. Kendati demikian, kata Tjahjo, aparatur pemerintah juga harus memahami perbedaan kritik dengan penghinaan. Jika mendapatkan penghinaan, maka wajib melakukan pembelaan karena telah menyangkut kehormatan dan harga diri. Ia berharap aparatur pemerintah di berbagai tingkatan tidak takut membela diri jika mendapat penghinaan selama program dan kebijakan sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Hal. 19 Pegawai Negeri

Lapas Anak Karangasem

Karakter dan Mental Jadi Fokus Pembinaan Meski sempat bermasalah dengan hukum, masa depan anak-anak harus tetap dijaga. Lapas Anak Karangasem sangat menyadari apa yang harus dilakukan dalam proses pembinaan. Sejalan dengan target pemerintah kabupaten, Lapas Anak Karangasem bertekad mewujudkan program rumah ramah anak di lingkungan lembaga pemasyarakatan tersebut, dengan proses pembinaan yang fokus pada karakter dan mental anak.

KALAPAS Anak Karangasem Lalu Jumaidi mengatakan, tujuan proses pembinaan yang demikian, agar selepas dari lapas, anak-anak yang sempat bermasalah dengan hukum bisa mengubah perilaku dan bisa menjadi generasi yang berguna. Dari sisi metode penanganan anak-anak binaan, pria asal Lombok itu mengatakan pembinaan karakter dan mental anak-anak binaan, diarahkan dengan mengikuti kegiatan yang bersifat ekstrakurikuler seperti bermusik, olahraga dan pelatihan keterampilan. Program ini sudah diterapkan sejak awal, mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Pidana Anak. Sayangnya, saat ini program tersebut diakui belum berjalan maksimal karena saat ini bangunan lapas di Lingkungan Susuan,

Karangasem itu masih kental dengan aroma penjara. ‘’Mengacu UU No. 11 Tahun 2012 tentang peradilan pidana anak, Lapas Anak semestinya tidak ada terali besi. Bangunan-bangunan kita masih seperti itu,’’ ungkap Kalapas Anak Karangasem Lalu Jumaidi, belum lama ini. Untuk mendorong penguatan program pembinaan tersebut, pihak lapas telah menyusun perencanaan perehaban total terhadap semua bangunan lapas, khususnya bagian Lapas Anak, termasuk sarana-prasarananya. Usulan terkait rencana rehab mencapai Rp 2,9 miliar. Usulan itu sudah diajukan ke Pemprov Bali. Lalu Jumaidi berharap usulannya segera direspons, agar bisa direalisasikan tahun ini. Hal. 19 Paling Menonjol

Bali Post/dok

ERUPSI - Proses pemindahan penghuni Lapas Anak di Karangasem ketika terjadi erupsi Gunung Agung.

Ada Perlakuan yang Salah dari Keluarga Denpasar (Bali Post) Beberapa penyebab maraknya kasus tindakan kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur tidak terlepas dari peran orangtua. Peran orangtua sangat penting dalam mengawasi anak di luar sekolah. Menurut Komisioner Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Bali Ni Luh Gede Yastini, salah satu faktor penyebab adalah kurangnya perha-

tian dari orangtua dan ada perlakuan yang salah dari keluarga. Perlakuan yang salah dari keluarga yang dimaksudnya adalah semua bentuk perlakuan menyakitkan secara fisik ataupun emosional. Beberapa anak yang melakukan tindak kejahatan yang pernah ia wawancarai menuturkan alasannya. Beberapa dari mereka biasa mengalami kekerasan sejak kecil atau melihat kekerasan. Sehingga

mereka menganggap kekerasan adalah biasa dan menjadi sensasi tersendiri untuk melakukannya. ‘’Kemudian anakanak ini secara sosial memerlukan pengakuan dan itu mereka dapatkan dari teman sebaya mereka. Akhirnya untuk bisa terus bersama dan diakui, mereka bersama-sama melakukan tindakan kejahatan. Maka muncullah geng anakanak,’’ tuturnya. (kmb42)


denpasar

2

Rabu Wage, 28 Februari 2018

BKPSDM Usulkan Rekrut 894 CPNS

Denpasar (Bali Post) Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Denpasar terus menyusut. Terlebih PNS yang pensiun semakin banyak. Bahkan juga terjadi di eselon II. Sementara perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pemerintah pusat belum terealisasi.

Bali Post/eka

PENYOSOHAN GABAH - Petugas menunjukkan kinerja penyosohan gabah terbaru di pameran HUT ke-230 Kota Denpasar di Lumintang, Selasa (27/2) kemarin. Teknologi penyosohan gabah terbaru ini dapat memilah beras menjadi tiga kualitas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar I Ketut Mister mengatakan, dalam waktu dekat akan kembali ada pejabat eselon II yang pensiun. Bahkan saat ini beberapa posisi strategis tersebut juga telah kosong. “Sejumlah posisi strategis saat ini kosong, seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Perhubungan (Dishub),” kata Mister saat dikonfirmasi seusai upacara HUT ke-230 Kota Denpasar, Selasa (27/2) kemarin. Mengatasi kekurangan PNS, kata Mister, pihaknya kini sudah mengusulkan kepada Kementerian Pendayagunaan Apatarur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) agar Pemkot Denpasar diberikan jatah pengangkatan CPNS. “Kami sudah bersurat ke Menpan agar bisa mengangkat 894 CPNS,” ujar mantan Asisten I Setda Kota Denpasar ini.

230 Tahun Kota Denpasar Tekankan Implementasi Padmaksara

Lima Program Prioritas Berikan Capaian Kebahagiaan Masyarakat

KOTA Denpasar kini memperingati HUT yang ke-230 tahun, Selasa (27/2) kemarin. Berbagai capaian telah berhasil diraih dalam berbagai bidang. Kendati demikian, berbagai program dalam upaya meningkatkan kesejahteraan menuju kebahagiaan masyarakat terus dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar di bawah Kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakilnya IGN Jaya Negara. Apel Bendera mengawali peringatan Puncak HUT ke-230 Kota Denpasar di Lapangan Lumintang. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara sebagai Inspektur Upacara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta serta pejabat Muspida dan Muspika serta undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut turut disematkan Satya Lencana bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang telah mengabdikan diri mulai dari 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Di samping itu, juga diserahkan penghargaan

Prakerti Budaya Seniman dan Budayawan di Kota Denpasar. Jaya Negara menjelaskan, dalam mewujudkan tingkat kebahagiaan masyarakat, Kota Denpasar berpegangan pada motto “Purradhipa Bhara Bhavana” yang artinya kewajiban pemerintah adalah meningkatkan kemakmuran rakyat. Di samping itu, dalam visi misi Padmaksara terdapat delapan program yang terdiri dari 33 program kegiatan, dikemas dalam lima program prioritas pelayanan dasar. “Dalam rangka mencapai kesejahteraan dan kebahagian masyarakat kita terus memaksimalkan program-program yang tertuang dalam Padmaksara,” ujar Jaya Negara. Lebih lanjut dikatakan, adapun lima strategi pokok pelayanan dasar tersebut yang pertama infrastruktur dasar seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, terutama infrastruktur tetap menjadi acuan utama dalam pelaksanaan program. Kedua, kualitas peningkatan Sumber Daya Manusia juga menjadi perhatian serius sehingga masyarakat Denpasar bisa bersaing di zaman milenial ini. Ketiga, eko-

MENYEMATKAN - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menyematkan Satya Lencana kepada PNS di lingkungan Pemkot Denpasar saat upacara bendera peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar, Selasa (27/2) kemarin.

nomi kreatif yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi pasar rakyat, koperasi sebagai penggerak roda perekonomian untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Keempat, pelestarian budaya seni adat untuk meningkatkan pariwisata, mengingat budaya menjadi daya tarik yang kuat di bidang pariwisata. Serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik untuk mendukung semua program tersebut di atas. “Semua itu dapat terwujud bila semua aparatur pemerintah di Kota Denpasar mau bekerja keras dan kerja ikhlas serta mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kota Denpasar,’’ tambahnya. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menambahkan, dari tahun ke tahun Kota Denpasar terus melakukan pembenahan untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan selalu bersinergi dengan tiga pilar yang ada yaitu pemerintah, masyarakat dan swasta. Selain itu, pemberdayaan dan peningkatan profesionalisme dalam mencapai sistem pemerintahan yang baik harus tetap dijunjung tinggi. “Bila ini sudah berjalan dengan baik, saya yakin pembangunan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya. Serangkaian peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar, menurut Rai Iswara, berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari lomba sampai pada pelaksanaan malam apresiasi budaya yang dipusatkan di Taman Budaya Bali, Denpasar. “Kami berharap melalui peringatan HUT Kota Denpasar ini ke depannya lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” imbuhnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, tema yang diangkat pada tahun ini diharapkan dapat diterapkan dalam percepatan pembangunan di Kota Denpasar. Melalui program Padmaksara yang telah dituangkan dalam visi dan misi juga diharapkan dapat diterapkan dalam segenap aspek kehidupan. (ad1436)

Revitalisasi Pasar Rakyat

Memperkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan SEJUMLAH pasar rakyat atau tradisional di Denpasar telah direvitalisasi. Menariknya, revitalisasi pasar ini ditangani banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Bahkan, pemerintah pusat pun juga ikut membantu dana melalui dana perbantuan untuk membangun pasar rakyat yang lebih baik. Langkah cerdas yang dilakukan pimpinan Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai Wali Kota dan Wakilnya IGN Jaya Negara, mengingat fungsi dan peran pasar rakyat yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sebuah kesempatan mengatakan, langkah merevitalisasi pasar rakyat ini tidak lain untuk meningkatkan keberadaan pasar rakyat (tradisional) di tengah gempuran pasar modern. Revitalisasi pasar rakyat ini dalam usaha memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar menyebutkan, sejak 2010 lalu, puluhan pasar rakyat telah berhasil direvitalisasi. Baik yang dikelola PD Pasar maupun desa adat/pakraman. Upaya ini akan terus berlanjut. Kepala Disperindag Denpasar

Bali Post/ist

MENINJAU - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau salah satu pasar tradisional di Kota Denpasar yang sudah direvitalisasi, belum lama ini. Wayan Gatra menyebutkan, dana yang telah dikucurkan untuk revitalisasi pasar rakyat mencapai Rp 38 miliar lebih, yang berasal dari dana APBD. Sedangkan pemerintah pusat juga cukup banyak menggelontorkan dana untuk perbaikan pasar rakyat di Denpasar. Seperti pada Pasar Agung (Rp 7,5 miliar), Pasar Nyanggelan (Rp 5 miliar),

Pasar Poh Gading tahun 2013 (Rp 500 juta), Pasar Kertawaringin (Rp 500 juta), Pasar Padangsambian (Rp 500 juta), Pasar Sudha Merta tahun 2014 (Rp 2,5 miliar), Pasar Poh Gading tahun 2015 (Rp 5 miliar), Pasar Sudha Merta tahap II (Rp 2,6 miliar), Pasar Poh Gading tahun 2016 (Rp 6 miliar) dan Pasar Badung (Rp 75 miliar). (ara)

Menurut pebajat asal Buleleng ini, dari jumlah CPNS yang diusulkan itu, terdiri dari berbagai bidang. Ada bidang pendidik, tenaga kesehatan dan juga umum. “Namun, untuk mendapatkan ini harus kita kawal, karena cukup banyak permintaan ke pusat,” jelasnya. Pada akhir tahun 2017 lalu dan awal Januari 2018 ini, sebanyak 82 orang pegawai pensiun, karena usia pegawai tersebut memang sudah memasuki masa pensiun yang sudah sesuai dengan peraturan. Dalam peraturan itu disebutkan, usia pensiun saat ini dibatasi hingga 65 tahun. Dari 82 pegawai tersebut, ada empat orang pensiun per Desember 2017. Sedangkan untuk 72 pegawai lainnya pada Januari 2018. Untuk yang pension, selain dari pejabat struktural yang paling banyak, kata Mister adalah pegawai dalam bidang pendidikan dan tenaga kesehatan. “Mau bagaimana lagi, karena hingga

saat ini belum ada penambahan untuk perekrutan PNS di daerah.

Jadi, kami harus kembali memberdayakan pegawai kontrak. Jika kurang, masing-masing OPD yang akan merekrut pegawai yang kompeten dan profesional sesuai dengan kemampuan posisi yang diperlukan,” katanya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Masa kampanye dan masa tenang, titik kerawanan pilkada Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Jaya Negara ”Ngerindik” Buka Pameran Inovasi HUT Ke-230 Kota Denpasar

Tampilkan Berbagai Inovasi Pelayanan Publik Setiap OPD PEMERINTAH Kota Denpasar kembali menggelar Pameran Inovasi dan Pelayanan Publik yang dimiliki setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar Selasa (27/2) kemarin, yang di buka Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara yang ditandai dengan ngerindik. ‘’Yang paling penting, pameran ini juga melibatkan partisipasi masyarakat. Berbagai inovasi telah ditampilkan dalam pameran ini, seperti mengelola sampah plastik menjadi nilai produk yang bernilai jual tinggi,’’ ujar Jaya Negara. Lebih lanjut dikatakan, terkait inovasi yang dipamerkan dan diciptakan masyarakat, Pemkot Denpasar akan melakukan pembahasan dengan anggota DPRD Kota Denpasar. Sehingga dapat menjadi sarana pemasaran inovasi yang diciptakan. Hal ini lantaran berbagai inovasi yang telah diciptakan oleh masyarakat, seperti tempat buah, tempat bunga dan lain sebagainya memiliki nilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kami akan segera mencarikan pasar untuk menjual inovasi yang telah diciptakan masyarakat,” ujarnya. Jaya Negara menambahkan, pameran inovasi ini juga sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena dapat memberikan berbagai informasi yang diciptakan OPD Pemerintah Kota Denpasar, seperti halnya lalu lintas Kota Denpasar, tata cara pengurusan izin, pengembangan bibit ikan dan lain sebagainya. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, pameran inovasi ini mengangkat tema ‘’Inovasi dan Kreativitas Menuju Pelayanan Prima’’. Pameran yang diikuti 90 peserta merupakan agenda rutin

MEMBUKA - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar IG Ngurah Gede saat membuka Pameran Inovasi Pelayanan Publik Kota Denpasar di Taman Kota Lumintang, Selasa (27/2) kemarin. tahunan, dengan melibatkan segenap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar termasuk juga Perusahaan Daerah Kota Denpasar. Hal ini diharapkan dapat menginformasikan pelayanan dan inovasi terbaru yang dimiliki baik UKM kepada masyarakat. ‘’Masyarakat diharapkan dapat mengunjungi pameran inovasi ini, sehingga mengetahui dan melihat secara langsung berbagai inovasi yang diciptakan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan pelayanan. Tak kalah pentingnya, dalam pameran tahun ini diresmikan beberapa program baru ,seperti Dama Mandala dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Sistem Informasi Rekomendasi Online (Sirekon) dari Badan Kesatuan Bangsa dan politik Kota Denpasar,” paparnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung selaku Ketua Panitia menambahkan, acara ini bertujuan untuk mengkomunikasikan dan menginformasikan beragam program, kegiatan dan layanan pemerintah untuk masyarakat. Hal ini penting untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah semakin baik ke depannya. Selain pameran dari OPD, acara juga akan diisi dengan berbagai hiburan musik dan pertunjukan tradisional. Beberapa artis kenamaan Bali siap menghibur masyarakat dalam acara ini, seperti KIS Band, Clekontong Mas, Ayu Maenah dan masih banyak lagi. Selain itu, acara ini juga akan dimeriahkan dengan stan-stan kuliner serta UMKM Kota Denpasar. (ad1437)

Siswa-siswi Kota Denpasar Raih Penghargaan Internasional Jadi Kado Istimewa HUT Ke-230

BERTEPATAN dengan Hari Jadi Kota Denpasar ke-230 di tahun 2018 ini, ada kado istimewa bagi dunia pendidikan Kota Denpasar. Sejumlah siswa-siswi SMP, di antaranya dari SMPN 10 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar berhasil meraih prestasi tingkat internasional di berbagai kategori lomba. Hal ini diapresiasi Pemkot Denpasar dan akan terus berkomitmen mendukung setiap kreativitas dan inovasi siswasiswi di Kota Denpasar. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan beserta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar bertatap muka dengan siswa-siswi berprestasi tersebut bersama kepala sekolah dan guru pembina masing-masing di Denpasar, Selasa (27/2) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, capaian prestasi siswasiswi Kota Denpasar ini adalah suatu hal yang spesial di momentum HUT ke-230 Kota Denpasar. “Terlebih ini penghargaan internasional. Tentu kita patut berbangga,’’ ungkapnya. Rai Iswara menegaskan, hal tersebut menjadi bukti positif dari hasil proses belajar mengajar di Kota Denpasar yang bekualitas hingga mampu mengharumkan nama Kota Denpasar sampai di dunia internasional. “Hal ini patut diapresiasi dan prestasi anak-anak SMPN 3 dan SMPN 10 Denpasar ini dapat menjadi cerminan bagi sekolahsekolah lain di Kota Denpasar, untuk mengejar prestasi hingga di tingkat internasional,” ungkap Rai Iswara. Sementara itu, Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana bersama Kepala SMPN 10 Denpasar

PRESTASI - Apresiasi Pemkot Denpasar kepada siswa-siswi SMPN 10 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar yang berhasil meraih prestasi pendidikan di tingkat internasional. Ketut Sukarta merasa bangga atas apresiasi tinggi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi kami di SMPN 3 dan SMPN 10 Denpasar, untuk semakin meningkatkan prestasi ke depannya,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, pertemuan dengan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara beserta jajaran OPD lainnya merupakan momen yang dapat dijadikan motivasi bagi siswa-siswinya untuk ke depan menghasilkan prestasi yang lebih tinggi lagi dan dapat mengharumkan nama Kota Denpasar. “Kami tim dari SMPN 3 Denpasar dan SMPN 10 Denpasar berangkat mengikuti kompetisi pendidikan, di antaranya di Malaysia dan Thailand serta

telah berhasil menyumbangkan baik medali emas, perak dan perunggu,” ungkapnya. Salah satu siswa SMPN 10 Denpasar Putu Mirah Wahyu Subagia Putri, peraih medali perunggu dalam ajang Malaysia Technology Expo (MTE) dalam kategori Bio Technology Healty bersama rekan-rekan satu timnya, tidak menyangka dan mengaku senang atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Saya sangat senang dapat bertemu dengan Bapak Sekda Kota Denpasar dan jajarannya, sangat berterima kasih dan berjanji akan lebih bersemangat meningkatkan kemampuan, terus mengikuti perlombaan internasional dan terus berjuang membawa nama baik sekolah, keluarga dan tentu saja Kota Denpasar,’’ ungkap Putu Mirah. (ad1435)


BADUNG

Rabu Wage, 28 Februari 2018

3

Sempurnakan JKBM, Koster-Cok Ace Siapkan Program Santunan Penunggu Pasien

PRO-RAKYAT - Dukungan kepada pasangan Koster-Cok Ace semakin menguat setelah mendengarkan pemaparan visi-misinya yang benar-benar pro-rakyat. SETELAH mendapat kebulatan tekad di Kecamatan Pupuan, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Cok Ace) kembali mendapat dukungan melalui deklarasi kebulatan tekad dari masyarakat Kecamatan Selemadeg Barat dan Kecamatan Selemadeg.

Dukungan kepada pasangan calon nomor urut 1 (satu) ini semakin menguat setelah mendengarkan pemaparan visi-misi yang benar-benar prorakyat. Kader-kader banteng Tabanan kompak hadir mendampingi Koster-Ace, di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Made Urip, N. Adi Wiryatama, Ni Putu Eka

Wiryastuti, I Komang Gede Sanjaya, jajaran pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dapil Tabanan serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tabanan. Simakrama dengan warga dan semua komponen tokoh masyarakat se-Kecamatan Selemadeg berlangsung di Wantilan Banjar Bajera, Desa Bajera Kaja, Kecamatan Selemadeg, Senin

(26/2). Terlihat warga yang hadir sangat membludak, hingga membuat sekitar 500 warga yang hadir saling berjubel. Bahkan hingga meluber ke jalan raya. Di sini Koster-Ace melempar program unggulan bidang kesehatan. Tak hanya akan melaksanakan program kesehatan gratis melalui Krama Bali Sehat (KBS), Koster-Ace juga akan memberi tanggungan bagi penunggu pasien. Menurut Koster, Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang digagas Gubernur Bali Made Mangku Pastika terbukti sangat membantu masyarakat di bidang pelayanan kesehatan gratis. Untuk itu, pihaknya akan melanjutkan program kesehatan gratis tersebut. “Nanti tiyang (saya) akan lanjutkan, tapi akan diformat lebih disempurnakan lagi. Namanya Krama Bali Sehat alias KBS. Jenis tanggungan penyakitnya nanti lebih banyak lagi. Bahkan para penunggu pasien juga akan kami beri tanggungan,” tegasnya. Diakuinya, program tanggungan bagi penunggu pasien

bukan hal baru lagi di Bali. Sebab dua kabupaten yang kebetulan kepala daerahnya berasal dari PDI-P telah melaksanakan program tersebut. Kedua kabupaten itu, yakni Badung dan Jembrana. “Di Badung, tahun 2016 kemarin sudah berjalan. Lalu Jembrana. Nanti semua kapabuten/kota juga begitu, termasuk Tabanan. Anggarannya itu nanti dari provinsi. Inilah pola satu jalur, program antara kabupaten/kota dan provinsi juga pusat bersinergis terintegrasi,” ungkapnya. Alasan pihaknya merancang program ini adalah demi meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah. “Kasihan khan mereka yang cuma bekerja sebagai pedagang kecil, petani atau buruh bangunan, pas ada keluarganya sakit mereka jadi tidak bisa bekerja. Sehingga tidak punya penghasilan. Terus mereka tidak punya uang, mau makan dari mana mereka? Di sinilah kita bantu mereka melalui pro-

Pemkab Bangun Rumah Pembinaan Mangupura (Bali Post) – Fenomena adanya anak-anak yang putus sekolah dan telantar akibat ditinggal orangtua, mendapat perhatian serius dari Pemkab Badung. Pemerintah berencana membangun rumah pembinaan untuk mewadahi anak-anak yatim piatu, sehingga masa depan mereka menjadi lebih jelas dan terarah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung A.A. Ngurah Bayu Kumara Putra mengungkapkan, rumah pembinaan yang akan dibangun dapat diperuntukkan untuk anak-anak telantar. Namun, anak-anak yang diprioritaskan tinggal di rumah pembinaan ini adalah anak yatim piatu asli Badung. “Kami telah menyiapkan untuk pembangunan rumah pembinaan anak yatim piatu. Sekarang baru feasibility study yang dianggarkan,” ujar Bayu Kumara Putra, Selasa (27/2) kemarin. Menurut Bayu Kumara Putra, lokasi pembangunan rumah pembinaan belum ditentukan, menunggu hasil kajian. Namun, proses lelang belanja jasa konsultansi perencanaan FS telah dilakukan dengan Nilai Pagu Paket Rp 175.000.000,00 dan Nilai HPS Paket Rp 174.966.000,00. “Nanti (mencari lokasi - red) setelah ada feasibility study dulu, baru bisa menentukan tempat,” katanya. Bayu Kumara Putra menambahkan, rumah pembinaan anak yatim piatu itu diprioritaskan untuk anak yatim piatu asli Badung. “Kalau ada anak yatim piatu terlantar di Badung bisa saja, karena prioritas warga Badung. Namun harus sesuai dengan persyaratan,” ujarnya. Selain rumah pembinaan anak yatim piatu, Pemkab Badung juga merancang rumah untuk lansia dan anak berkebutuhan khusus. Mereka akan dibuatkan tempat yang layak, sehingga penyandang disabilitas maupun lansia yang tidak terurus mendapatkan tempat yang layak. “Akan dianggarkan setelah ada kajian dulu. Intinya untuk kenyamanan dan kebahagiaan warga Badung dalam menjalani hidupnya,” tegasnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Salah seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Badung berinisial dr. GJ mengalami tindak kekerasan dengan cara ditampar oleh keluarga pasien, Minggu (25/2) subuh. Yang mengejutkan, pelaku penganiayaan tersebut merupakan oknum pejabat desa di Kabupaten Badung. Informasi yang dihimpun Selasa (27/2) kemarin, kabar tentang penganiayaan dokter itu telah sampai ke Polres Badung. Bahkan polisi sudah mulai menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti terkait peristiwa tersebut. “Sudah tersebar luas. Bahkan foto orang yang diduga pelaku sudah viral di medos (media sosial - red),” kata salah seorang petugas yang namanya menolak dikorankan. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, hingga saat ini (kemarin - red) pihaknya belum merima laporan dari korban. Kendati demikian, dia mengaku memonitor peristiwa dugaan penganiayaan yang dialami dr. GJ. “Kami akan selidiki,” ujarnya. Sementara sumber lain menyebutkan, dugaan kasus penganiayaan tersebut berawal saat dokter meminta keluarga pasien mengurus administrasi, mencari kamar dan mengambil obat di apotek setempat. Sembari berucap, “Saya nih yang cari kamar sendiri ke sana,” tiba-tiba pelaku memukul kepala dan menampar sang dokter yang sedang bertugas. Peristiwa tersebut sempat dilerai oleh perawat rumah sakit. Dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Putu Gede Sridana mengatakan, ada kesalahpahaman di antara kedua belah pihak, namun kasus sudah selesai. “Ada kesalahpahaman, tapi sudah dikomunikasikan dan sudah dimediasi langsung oleh Pak Wakil,” ujarnya. Menurut Sridana, kedua belah pihak dalam kasus pemukulan dokter RSUD Badung oleh Perbekel Pelaga telah menandatangani pernyataan perdamaian. “Sudah salaman mereka. Sudah selesai persoalannya, mereka saling memaafkan,” tegasnya. Apakah kasus tersebut berlanjut ke ranah hukum, Putu Sridana menegaskan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. (kmb/kmb27)

lain itu, pihaknya juga akan membuat badan usaha yang dikelola Pemerintah Provinsi dengan tugas membeli produk hasil pertanian dari kabupaten di Bali. “Nanti badan usaha ini akan membeli hasil pertanian dan buah lokal tiap kabupaten dengan harga di atas 20 persen dari harga pasar. Inilah pola Satu Jalur di bidang pertanian, dari pemerintah kabupaten dan provinsi hingga pusat bersinergi,” ungkapnya. Petani akan diberikan subsidi untuk menggiling gabah mereka. Sehingga biaya produksinya akan menjadi murah dan dibeli dengan harga tinggi oleh pemerintah. Dengan begitu, lanjutnya, secara perlahan kesejahteraan petani di Bali akan meningkat. “Inilah salah satu cara kami untuk meningkatkan harkat dan martabat petani serta pertanian di Bali. Nantinya profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata oleh generasi muda kita,” terangnya sembari menambahkan, hal itu akan membuat pertanian di Bali akan tetap lestari. (kmb)

VMS di Jalan Raya Sempidi Mati

Bina Anak Yatim Piatu

Oknum Perbekel di Badung Diduga Pukul Dokter

gram tadi,” ujar Koster. Sementara itu, deklarasi dukungan kepada Koster-Cok Ace di Kecamatan Selemadeg Barat, bertempat di pelataran Pura Puncak Rangda, Desa Penataran. Secara spontan, warga bersama tokoh yang hadir menyatakan kebulatan tekad memenangkan KosterAce dengan target meraih kemenangan 80 persen suara. Untuk Tabanan yang merupakan daerah agraris, KosterAce di antaranya membuat regulasi yang mewajibkan pihak hotel dan restoran di Bali menggunakan produk buah lokal. “Tahun 2019 nanti diperkirakan ada sekitar 5-6 juta wisatawan mancanegara, ditambah 7-8 juta wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali. Ini potensi pasar yang sangat besar bagi hasil pertanian kita,” sebutnya. Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan berbagai program peningkatan mutu hasil pertanian dan buah lokal agar mempunyai standar kualitas yang bersaing. Tujuannya, agar lebih diminati oleh para wisatawan termasuk masyarakat Bali sendiri. Se-

Mangupura (Bali Post) –

Variable Massage Sign (VMS) di Jalan Raya Sempidi, tepatnya depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung tidak berfungsi. Papan informasi elektronik yang berfungsi memberikan update informasi lalu lintas itu mati dan hingga kini belum mendapatkan penanganan. Gambar yang muncul di layar tidak lagi full, hanya sebagian saja yang masih menyala. Itupun tidak jelas menampilkan gambar apa.

Bali Post/kmb27

VMS - Layar VMS di Jalan Raya Sempidi hanya sebagian saja yang masih menyala.

Dikonfirmasi Selasa (27/2) kemarin, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung AAN Rai Yuda Dharma membenarkan papan informasi elektronik di depan Puspem Badung itu mati. “Kerusakan VMS sudah terjadi sejak sepekan lalu, karena ada masalah teknis,” ujarnya. Menurut Rai Yuda Dharma, pihaknya telah menindaklanjuti kerusakan tersebut. Sebab, VMS memiliki fungsi memberikan informasi petunjuk jurusan, kecepatan lalu lintas, kemacetan lalu lintas dan imbauan tertib lalu lintas. “Kami perintahkan untuk segera diperbaiki,” katanya. Dia mengakui, papan VMS sangat rentan rusak lantaran terpasang secara outdoor. Terlebih pada musim hujan. “Jadi mungkin ada yang rusak, sehingga mati. Mudah-mudahan cepat bisa selesai perbaikannya,” ujar Rai Yuda Dharma. Seperti diberitakan sebel-

umnya, Pemkab Badung memasang VMS di tiga titik. Di antaranya, di depan Puspem Badung, Jalan Raya Sempidi, di depan kantor kepala desa, Jalan Raya Dalung serta di areal patung kuda, Tuban, Kuta. VMS ini fungsinya untuk memberikan informasi lalu lintas, seperti kondisi dan situasi secara streaming tingkat kepadatan lalu lintas. Dengan dipasangnya VMS tersebut, masyarakat bisa memilih ruas jalan lain untuk menghindari kemacetan. Program tersebut digarap saat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung Wayan Weda Darmaja masih menjabat sebagai Dishubkominfo. “Kini kewenangan terhadap papan VMS sepenuhnya berada di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) yang dulu memang masih menjadi satu dengan Diskominfo,” tegas Rai Yuda Dharma. (kmb27)

Turun, Kasus Kekerasan di Badung Mangupura (Bali Post) – Kas us k ek er as an t er hadap perempuan dan anak di Kabupaten Badung empat tahun terakhir mengalami penurunan. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) mencatat, tahun 2014 ada 67 kasus, 2015 menurun menjadi 60 kasus, 2016 naik menjadi 74 kasus dan 2017 kembali menurun menjadi

44 kasus. Kasus yang terjadi selama kurun waktu empat tahun itu dominan menimpa perempuan dan anak. Seperti pada tahun 2017 lalu, dari 44 kasus, korbannya 15 perempuan dan 29 anak. Kadis P2KBP3A Kabupaten Badung Putu Rianingsih mengakui, kasus kekerasan di Badung masih terjadi. Hanya saja jumlahnya fluktuatif. “Kami selama ini sudah berusaha menyosialisasi-

kan pencegahan kekerasan perempuan dan anak. Kendati demikian, kasus kekerasan masih terjadi, meski jumlahnya fluktuatif,” ujar Rianingsih, Selasa (27/2) kemarin. Selain menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, P2KBP3A juga menangani masalah penduduk pendatang menetap di Badung. “Penduduk di Badung sangat heterogen. Jadi, semakin padat penduduk itu,

jumlah kasus makin banyak,” kata Rianingsih. Menurut Rianingsih, hingga 27 Februari 2018 ini tercatat enam kasus kekerasan. Kasus kekerasan dominan menimpa perempuan dan anak, yakni korbannya dua perempuan, satu laki-laki dan lima anak. Pihaknya juga membentuk Pusat Pelayanan Keluarga (Puspaga). “Ada tenaga psikolog yang melakukan pelayanan dan membantu mencari jalan keluar. Kalau

sudah terjadi kekerasan, ada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A),” jelasnya. Kendati telah melakukan sosialisasi dan penanganan, Putu Rianingsih t ak m enampik tetap ada kemungkinan kasus kekerasan. Untuk itu, pihaknya mengimbau siapapun yang punya masalah keluarga yang tak kunjung terselesaikan agar berkonsultasi kepada pihaknya. (kmb27)

Soal Belum Dibayarnya Klaim Pengobatan Pengungsi

Sudah Berproses Tiga Bulan, RS Diminta Bersabar BEBERAPA rumah sakit (RS) mengeluhkan klaim pengobatan pengungsi Gunung Agung sampai saat ini belum dibayarkan. Sebut saja di RSU Bangli dan RSUD Klungkung. Di RSU Bangli, klaim yang belum dibayar memang tidak sampai mengganggu pelayanan di rumah sakit tersebut. Namun di Klungkung, RSUD setempat sampai tidak bisa membayar jasa pelayanan (jaspel) pegawainya. Dikonfirmasi Selasa (27/2) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya tak menampik hal itu. Utamanya, klaim menyangkut biaya pengobatan untuk pengungsi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Dikatakan, klaim itu akan dibayar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kemarin kan ada pemilahan, pengungsi yang dibiayai BPJS dan tidak. Unt uk y a ng t id a k d it a ng gung BPJS, yang bayar nanti BNPB. Di Bangli, Klungkung, Karangasem, semua yang di luar BPJS belum terbayar,” ujarnya. Menurut Suarjaya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem bersama Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Provinsi sudah ke Jakarta untuk mengurus pencairan klaim. Namun sampai saat ini, memang masih berproses. Perlu dilakukan pengecekan kembali ke pusat untuk meli-

hat apa yang membuat macet seperti ini. “Prosesnya sudah berjalan lebih dari tiga bulan ini. Tunggu saja, mudahmudahan bisa sesegera mungkin,” jelasnya. Diwawancara terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Wirya mengatakan, masalah ini memang harus dicarikan jalan keluar. Terlebih, gubernur sebelumnya telah berjanji dengan menyatakan pembiayaan kesehatan pengungsi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Terutama pengungsi yang belum ter-cover jaminan kesehatan nasional dengan penyelenggara BPJS Kesehatan. “Kalau sampai tidak ada penyelesaian sampai awal bulan

(Maret-red), kita konsultasi ke Jakarta, di mana letak kesalahannya. Sekarang BNPB kan sudah mendapat anggaran,” ujar politisi Golkar ini. Wirya mengaku tidak sepenuhnya menyalahkan BNPB. Sebab, bisa saja secara aturan dan administrasi masih ada yang harus dilengkapi untuk pencairan klaim. Terlebih dengan situasi sekarang, pengawasan sangat ketat dilakukan oleh aparat penegak hukum. Itu sebabnya pemerintah termasuk BNPB menjadi sangat berhati-hati dalam urusan anggaran. “Dari kehati-hatian inilah kemudian muncul masalah, seperti tidak lancar, keterlambatan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, total klaim biaya pengobatan dan perawatan pengungsi Gunung Agung yang ditanggung RSU Bangli mencapai Rp 252 juta lebih. Dari jumlah itu, hanya Rp 88,3 juta yang sudah dibayar. Sementara sisanya masih belum jelas. Di RSUD Klungkung, biaya perawatan pasien pengungsi lebih tinggi lagi. Sejak September 2017 hingga awal Februari 2018 mencapai Rp 1,6 miliar. Selama ini ditalangi menggunakan dana operasional rumah sakit setempat, lantaran Dana Siap Pakai (DSP) dari pemerintah pusat belum juga cair. Sebagai imbasnya, jasa pelayanan (jaspel) untuk pegawai menjadi macet. (rin)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Regrisma Raih Segudang Prestasi

Rabu Wage, 28 Februari 2018

FT Unmas Lepas 44 Sarjana Baru

Borong Medali di Karate, Lulusannya Mandiri, Berdaya Saing Gateball, Futsal dan Taekwondo Internasional dan Berbudaya

SMA PGRI 2 Denpasar (Regrisma) adalah gudangnya atlet dan seniman muda di Bali. Dalam seminggu siswanya meraih banyak prestasi yang mampu mengibarkan kebesaran nama Regrisma. I Wayan Panji (XI-IPA-1) merebut medali emas cabang olahraga karate di Kejurda Inkanas Bali 2018 pada kelas +76 kg putra junior dan di kata perorangan meraih perunggu. Ini emas kedua Panji setelah di Kejurda Inkanas 2016. Saat Porjar 2017 ia mendapat perak di kelas yang sama dan di Porsenijar Bali meraih perunggu. Sementara di Wali Kota Cup cabang karate, Panji yang dibina Pande Gede Sutarsa menggaet perak perorangan dan perak di kata beregu. Perak diperoleh Gede Agus Wahyu Pratama di karate Wali Kota Cup pada kata beregu. Ia juga peraih perunggu di Kejurda Inkanas 2018. Sementara Aditya Rizal Prayoga mengantongi perunggu kumite kelas -76 kg di Wali Kota Cup 2018. Friska Audrilia menerima perunggu di Kerjuda 2018 pada kumite +59 kg dan I Made Vidyata meraih perunggu di kumite +76 kg. Medali emas disabet tim gateball Regrisma di ajang Wali Kota Cup. Ini emas pertama Regrisma karena tahun lalu tim yang diketuai I Komang Ari Wijaya mendapat perunggu. Emas beregu disabet di Porjar Denpasar 2017. Tim ini diperkuat I Made Ariwiguna, Moh. Satria Kasim, Putu Wulan Cahyani, Atmim Yamsasmi, Kadek Dwi Ayu Anggreni, Arya KP, Dwi Fani Julianto Putro dan I Komang Ari Wijaya. Mereka dibina oleh Kadek Ferry Wirawan.

PRESTASI - Kasek Komang Artha Saputra, Made Suwecana, Agustin Setiawati bersama siswa berprestasi SMA PGRI 2 Denpasar. Di taekwondo, anak-anak Regrisma juga mengukir prestasi. Yudha Eka Putra meraih emas di ajang BNN kategori -63 kg. Binaan Sabam Arief, Ni Luh Putu Gina Safitri, meraih emas di ajang yang sama. Sementara tim futsal Regrisma menjadi juara I di Harapan Mulia Cup III/2018. Di final, tim yang diperkuat Aditya, Alan, Benny, Rangga, Arista, Bagus Lutfi, Bagus Surya dan Rifki di bawah komando Polikarpus Patrisio dan pembina Gede Surya Mahendradinata mengalahkan Albana (umum). Selain itu, siswa Regrisma merebut 10 terbaik lomba fotografi Bali Post Goes to School. Tim baleganjurnya meraih juara III HUT Pemkab Badung. OSIS Regrisma juga sukses menggelar Pentas Kreativitas Seni Siswa (Pensi) di Lapangan I Gusti Ngurah Agung belum lama ini. Pentas melibatkan

139 siswa dengan tema ‘’Regrisma Talent Festival’’. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar Komang Artha Saputra, S.Pd., M.M. didampingi Wakasek Kesiswaan Drs. I Made Suwecana, Ni Wayan Suweni, Agustin Setiawati, S.S. dan I Made Purwa mengungkapkan, Regrisma selalu mengikutkan siswanya di berbagai ajang sesuai potensi sehingga peluang meraih juara makin besar. Siswa berprestasi diberikan dana motivasi sesuai tingkat kejuaraan. Pada tahun ajaran baru 20182019 ini Regrisma akan merekrut 360 siswa alias 10 kelas agar semuanya bisa masuk pagi. Sekolah kembaran SMAN 4 Denpasar ini juga memiliki keunggulan di PBKL (Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal) pariwisata dan bahasa Jepang, sehingga lulusannya siap kerja dan melanjutkan studi.(ad1440)

Minim, Tenaga Jasa Konstruksi Tersertifikasi di Bali

DEKAN Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati (FT Unmas) Ir. I Made Letra, M.Si., Selasa (27/2) kemarin meyudisium 44 Sarjana Teknik Sipil. Yang membanggakan, 12 orang lulus dengan predikat cumlaude, 28 orang sangat memuaskan dan IPK rata-rata 3,33. Ketua Panitia yang juga Wakil Dekan (WD) I Ir. I Ketut Sudipta Giri, M.T. melaporkan, pengumuman kelulusan tugas akhir ditandai penyiraman air bunga, Senin lalu. Hingga kini FT Unmas memiliki 409 alumni yang tersebar di segala bidang. Dekan Made Letra didampingi WD II Tjok. Istri Praganingrum, S.T., M.T., WD III I Gusti Agung Gde Suryadarmawan, S.T., M.T. dan Kaprodi Teknik Sipil I Gusti Agung Ayu Istri Lestari, S.T., M.T. mengungkapkan rasa bangganya karena lulusannya mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan raihan IPK rata-rata terus mengalami peningkatan. Lulusan terbaik dengan IPK tertinggi dan tepat waktu diraih Putu Lina Drahanpita (3,65). Ditegaskannya, lulusan FT Unmas benar-benar sudah matang baik secara akademik maupun sosial. Bahkan, 100 persen lulusannya sudah bekerja. Meski demikian, ia tetap mengajak lulusannya untuk terus mengisi diri dengan belajar secara formal di masyarakat. Dengan demikian lulusan menjadi SDM yang mandiri, memiliki kompetensi berdaya saing internasional dan berbudaya. FT Unmas Denpasar terus memberi penguatan bagi lulusannya dengan proses dan fasilitas serta SDM dosen yang berkualitas guna

TERBAIK - Dekan FT Unmas Ir. I Made Letra, M.Si. bersama wakil dekan dan kaprodi berfoto bersama dengan lulusan terbaik Putu Lina Drahanpita (kiri). memenangkan persaingan di era global. Ini sesuai visi Prodi Teknik Sipil FT Unmas yakni menghasilkan lulusan profesional dan memiliki kompetensi bidang manajemen konstruksi, bidang struktur, hidrologi dan transportasi yang bermutu, mandiri dan berbudaya. Guna mencapai visi dan misi tersebut, FT Unmas sudah menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Bali guna melahirkan lulusan yang mampu menembus pasar internasional. Mahasiswa diberi pembekalan soal kompetensi yang dituntut dunia kerja meliputi manajemen, sipil, arsitektur, mechanical, elektronikal dan jasa konstruksi. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan lulusan berkualitas sesuai UU No.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Yang penting lagi, lulusan FT Unmas Denpasar mendapat

sertifikat LPJK sebagai bentuk pengakuan pemerintah dan asosiasi untuk dunia kerja. Made Letra menambahkan, FT Unmas Denpasar paling intens melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bidang akademik FT Unmas sudah memiliki kurikulum berbasis KKNI. Bahkan, PBM-nya berbasikan riset. Artinya, para dosen diharuskan membawakan materi kekinian hasil riset di bidang keteknikan. FT Unmas juga menjalin kerja sama dengan Universitas Narotama Surabaya memperkuat kompetensi dalam clumbing yang bersertifikat internasional. Sementara bidang pengabdian masyarakat FT Unmas dikenal sering menerjunkan mahasiswanya melakukan pengabdian masyarakat berupa abdimas ke desadesa di antaranya ke Desa Klating, Desa Nongan dan Pura Urubaya, dan Sudamala, Bangli. (ad1441)

Tingkatkan Daya Saing Peneliti

LPJK Gelar Pelatihan dan Sertifikasi LPPM Unud Gelar Pelatihan Reviewer Penelitian LEMBAGA Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan seminar, pelatihan dan sertifikasi untuk tenaga kerja konstruksi. Kegiatan tersebut di antaranya pelatihan sistem informasi belajar intensif mandiri bidang konstruksi, one day service sertifikat badan usaha dan tenaga konstruksi serta seminar konstruksi penerapan teknologi jembatan bentang panjang pada proyek jalan lingkar barat Tanjung Benoa. Ketua LPJK Bali Ida Bagus Nyoman Sudewa memaparkan, kebutuhan tenaga kerja untuk proyek-proyek konstruksi di Bali sangat besar dan terus meningkat setiap tahunnya. Namun, sebagian besar tenaga kerja yang ada belum memenuhi persyaratan seperti sertifikasi. Saat ini baru 20 persen atau sekitar 7.000 yang tersertifikasi dari sekitar 30.000 kebutuhan tenaga kerja konstruksi di Bali. Jadi, 80 persen tenaga kerja jasa konstruksi di Bali belum bersertifikasi. Untuk mempercepat sertifikasi tenaga kerja jasa konstruksi, LPJK Bali mengadakan beberapa kegiatan. Pertama, One Day Services Certification merupakan program kerja yang mengacu pada tugas LPJK nomor 3 dan 4 yaitu LPJK Provinsi Bali harus dapat memberikan layanan sertifikasi yang prima, cepat dan transparan. Dalam kegiatan ini diberikan proses percepatan sertifikasi, baik badan usaha maupun keahlian tenaga konstruksi. Program dilangsungkan saat kegiatan Indo Build Tech Expo di Sanur Paradise Plaza Hotel pada 28 Februari – 1 Maret untuk sertifikasi badan usaha dan pada 2 - 3 Maret dilaksanakan sertifikasi

LPJK BALI - Konferensi pers LPJK Bali sebelum melaksanakan serangkaian acara mulai 28 Februari sampai 4 Maret 2018. keahlian tenaga konstruksi. Kedua, Distance Learning ‘’Sistem Informasi Belajar Insentif Mandiri (SIBIMA) Bidang Konstruksi’’. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja LPJKP Bali bekerja sama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementerian PUPR guna menjalankan tugas menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jasa konstruksi. ‘’Saat ini cukup jauh range kebutuhan tenaga konstruksi yang bersertifikat, salah satunya tenaga konstruksi bersertifikat keahlian,’’ ujar Nyoman Sudewa saat konferensi pers, Selasa (27/2) kemarin. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan Sertifikat Keahlian (SKA), para fresh graduate dari perguruan tinggi dipersyaratkan memiliki pengalaman kerja satu tahun sejak memiliki ijazah S-1. Dengan adanya SIBIMA, pelatihan jarak jauh berbasis kompetensi, para fresh graduate yang mengikuti pelatihan ini terfasilitasi dan bagi yang dinyatakan lulus ujian akan

mendapatkan sertifikat pelatihan jarak jauh yang diakui oleh LPJK. Pelatihan SIBIMA akan diikuti mahasiswa dari enam universitas di Denpasar yang memiliki Program Studi Teknik Sipil. Pelatihan dilangsungkan di Sanur Paradise Plaza Hotel, 28 Februari – 1 Maret. Ketiga, LPJK adalah Seminar konstruksi ‘’Penerapan Teknologi Jembatan Panjang pada Proyek Jalan Lingkar Barat Tanjung Benoa’’. Seminar ini merupakan kegiatan peningkatan kompetensi dan pengetahuan, baik penyedia maupun pengguna jasa konstruksi bekerja sama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementerian PUPR. Kegiatan ini sesuai dengan misi LPJK yaitu mendorong dan menyediakan layanan peningkatan kemampuan konsultan dan kontraktor Bali melalui pelatihan dan pengembangan SDM. Seminar konstruksi ini dilaksanakan 1 Maret di Aula Pascasarjana Universitas Udayana (Unud), Jalan PB Sudirman. (ad1433)

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) bersama Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristek Dikti menggelar pelatihan reviewer penelitian di Patrajasa Hotel, Selasa (27/2) kemarin. Kegiatan ini didukung oleh Reviewer Penelitian Nasional (RPN), Quantum HRM Internasional dan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Pelatihan yang dihadiri perwakilan dari universitas di Bali ini dibuka oleh Sekretaris Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Ir. Prakoso, M.M. Ditemui usai pembukaan, Prakoso mengatakan, dengan keluarnya regulasi baru, Peraturan Menteri Keuangan (PerMenkeu) No.106 02 Tahun 2016 yang diperbarui dengan PerMenkeu 86 PMK 02 Tahun 2017, ada alternatif penelitian yang berbasis output pada anggaran belanja negara tahun 2018. Untuk itu dipersyaratkan bagaimana mekanisme pelaksanaan penelitian berbasis output itu, salah satunya dengan pelatihan reviewer. Indonesia saat ini perlu meningkatkan daya saing, salah satunya dengan memajukan inovasi. Inovasi bisa terjadi apabila ada temuan baru yang dilakukan melalui penelitian oleh seorang peneliti, anggaran cukup, peralatan standar dan mekanisme yang jelas. ‘’Untuk memajukan inovasi, salah satu bagian dari itu diperlukan reviewer penelitian,’’ ujarnya. Menurutnya, antara publikasi dan daya saing saling berkaitan.

BUKA - Sekretaris Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Ir. Prakoso, M.M. memukul gong saat membuka pelatihan reviewer penelitian, Selasa (27/2) kemarin. Ketika hasil penelitian meningkat, satunya untuk meningkatkan daya daya saing juga akan meningkat. saing,’’ ungkapnya. Khusus untuk publikasi, Indonesia Sementara itu, Rektor Unud masih di bawah Malaysia dan Singa- Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, pura. Namun, sudah di atas Filipina, Sp.S.(K) didampingi Ketua LPPM Laos, Vietnam dan Thailand. ‘’Kita Unud Prof. Dr. dr. I Gede Rai Maya sudah nomor tiga untuk publikasi. Temaja, M.P. merasa bersyukur Dengan regulasi baru ini, kami akan dan bangga atas kepercayaan yang terus mendorong peneliti, sehingga diberikan oleh Kemenristek Dikti publikasi internasional bisa lebih untuk melaksanakan pelatihan remeningkat,’’ pungkas Prakoso. viewer penelitian. Dengan demikian Terkait standardisasi nasional, Unud juga berkontribusi melahirkan Kepala BSN Prof. Dr. Ir. Bambang para reviewer yang profesional, komPrasetya, M.Sc. menambahkan, peten dan jujur. suatu penelitian diharapkan berSaat ini dana penelitian yang mutu dengan berbasis output. Output dimenangkan Unud di tingkat nasiyang berbasis mutu harus distandar- onal dari dana DRPM Ristek Dikti kan. Dalam hal standar, di seluruh Rp 10,3 miliar tahun 2017. Jumlah Indonesia minimal memiliki platform itu meningkat dibandingkan tahun yang sama, sedangkan untuk dunia sebelumnya yang hanya Rp 7 miliar. levelnya harus sama. ‘’Bicara daya Sementara pengabdian meningkat saing, kegiatan reviewer ini salah Rp 3,8 miliar. (ad1439)

13 Tahun Klinik Penta Medica Denpasar

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Desa Pecatu Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Kualitas dan Kecepatan Pelayanan Melalui Pasar Desa Adat Representatif

DALAM rangka memperkuat pengembangan ekonomi kerakyatan, kini Desa Adat Pecatu memiliki pasar representatif yang diberi nama Pasar Amerta Catu Sari. Kehadiran pasar bantuan Pemerintah Kabupaten Badung ini disambut positif oleh warga setempat dalam upaya menggerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta didampingi Sekretaris Prajuru Desa Adat Pecatu I Nyoman Sujendra menyatakan yang melatarbelakangi pembangunan pasar karena selama ini para pedagang biasanya memanfaatkan ruas jalan dan lapangan umum saat berjualan. Hal tersebut membuat suasana jalan semakin krodit, apalagi sering terjadi kemacetan jalur menuju objek wisata Uluwatu. Menurutnya, apabila tidak segera ditata akan berdampak terhadap wajah Desa Pecatu yang kurang nyaman. Kini krama desa adat diberikan kesempatan memanfaatkan pasar tersebut. Di samping itu, pihaknya merelokasi para pedagang yang berada di pinggir jalan untuk menempati pasar desa adat. Sementara lahan bekas warung/kios yang ada di pinggir jalan akan dijadikan taman desa, sehingga wajah Pecatu semakin indah. ‘’Intinya, karena daerah kami merupakan daerah destinasi wisata,

Bali Post/kmb23

PASAR - Pasar Amerta Catu Sari, Desa Adat Pecatu, yang representatif hadir untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. maka kami benahi dan tata sehingga memarkir kendaraan di pinggir jalan wilayah Desa Adat Pecatu tampak saat berbelanja. ‘’Ruas jalan di pusat cantik dan hijau. Untuk itu, ke- desa sangat kecil. Saat upacara keberadaan taman sangat dibutuhkan,’’ agamaan dan adanya parkir di badan pungkas Sumerta. Untuk mewujud- jalan mengakibatkan kekroditan lalu kan ini, prajuru desa adat dan desa lintas,’’ terangnya. dinas akan bersinergi melakukan Dengan konsep pasar tradisional berbagai langkah, sehingga program namun semimodern, pasar ini nantidapat berjalan sesuai rencana. nya dilengkapi fasilitas Wifi karena Pasar Amerta Catu Sari berdiri merupakan jalur pariwisata dan di lahan seluas 33 are. Lapak dag- fasilitas ATM. ing sebanyak 20 unit, lapak sayur Rabu (28/2) ini bertepatan dengan 28 unit, kios 15 unit dan basement Buda Wage Kelawu, Desa Adat Pecayang dimanfaatkan untuk parkir tu melakukan upacara pamelaspas dengan daya tampung 60 mobil dan pasar, mendem padagingan dan maratusan sepeda motor. Dengan ad- caru manca kelud yang rencananya anya basement, pihaknya berharap dihadiri Bupati Badung I Nyoman tidak akan ada lagi warga yang Giri Prasta, S.Sos. (kmb23/k200)

DALAM memperingati hari jadi ke-13 Klinik Penta Medica Denpasar dan ke-7 Klinik Penta Medica Candidasa, manajemen dan panitia HUT Klinik Penta Medica mengadakan serangkaian kegiatan, antara lain tirtayatra pada 3 Februari 2018 dengan rute Pura Kancing Gumi – Pura Puncak Penulisan – Pura Ulun Danu Batur – Pura Tirta Empul. Selanjutnya penyerahan bantuan logistik dan hiburan kepada para pengungsi erupsi Gunung Agung di UPT Pertanian Rendang pada 13 Februari serta kegiatan outbound karyawan di daerah Baturiti yang dilaksanakan 24 Februari. Direktur PT Penta Bali Media dr. A. A. Gede Yudi Yunardhana Putra mengatakan, kegiatan tersebut diadakan sebagai wujud kepedulian Klinik Penta Medica terhadap para pengungsi erupsi Gunung Agung yang masih cukup banyak dan membutuhkan bantuan. Selain itu, untuk memberikan penyegaran dan apresiasi terhadap kerja keras karyawan selama ini melalui penghargaan The Most Favorite Employee, The Best Employee serta The Most Dedicated Employee of The Year oleh pihak manajemen pada akhir kegiatan outbound. Dokter yang akrab disapa dr. Yudi itu berharap kegiatan outbound ini nantinya dapat meningkatkan team work dan semangat kerja karyawan. Sebab, di era persaingan global saat ini, kita semua dituntut terus meningkatkan performa kerja agar dapat bersaing dengan baik dan tetap

OUTBOUND – Karyawan Klinik Penta Medica mengadakan kegiatan outbound di Baturiti pada 24 Februari dalam memperingati HUT ke-13 Klinik Penta Medica Denpasar dan HUT ke-7 Klinik Penta Medica Candidasa. menjadi pilihan masyarakat. Harapan ini juga didasari adanya perubahan pada moto perusahaan yang dilakukan oleh PT Penta Bali Media di awal tahun 2018 lalu menjadi ‘’Consistent in Service Quality and Response Time’’, yang bertujuan mengimbangi maraknya persaingan serta meningkatnya ekspektasi masyarakat akan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dan cepat tanggap. Dokter yang gemar bermain tenis tersebut menyadari bahwa dengan diperbaruinya moto perusahaan yang kini menjadi lebih fokus pada kualitas dan kecepatan respons, tantangan yang akan dihadapi pun akan semakin berat. Untuk itu, ia berharap seluruh karyawan Klinik

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Penta Medica agar dapat memahami betul cara menjaga kualitas pelayanan dan kecepatan dalam memberikan respons terhadap seluruh permintaan klien, baik lokal maupun internasional. Terlebih lagi PT Penta Bali Media yang baru saja menambahkan satu unit bisnis yaitu Penta Bali Media Training Center pada penyelenggaraan pelatihan K3 dan Hyperkes. Penta Bali Media Training Center tidak hanya berkonsentrasi pada pelayanan klinik 24 jam, melainkan juga dalam bidang Medical Assistance seperti Evakuasi Medis, Ambulance & Car Transfer, Standby Ambulance dan tim medis, serta layanan lainnya.(ad1438)


daerah

Rabu Wage, 28 Februari 2018

5

Road to 60th Jubileum Diamond Year Mahendradatta 2023

Gelar Sarasehan

Gelar Seminar ”Tax Amnesty’’ dan Peraturan Pajak FT Unhi Siap Cetak Tenaga Kerja Terkait Hukum dan Kesederhanaan Pajak Penghasilan Konstruksi Berkompetensi dan Bersertifikat FAKULTAS Ekonomi Universitas Mahendradatta (FE Unmar) kembali mengadakan seminar dengan tema ‘’Kebijakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Tax Amnesty’’ bertempat di Hotel Golden Tulip, Denpasar. Seminar ini merupakan kegiatan sosialisasi Kampus Unmar mengenai kepastian hukum dan kesederhanaan terkait pengenaan Pajak Penghasilan tertentu, yang merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dan PP 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Penghasilan atas Penghasilan Pajak tertentu berupa harta bersih yang diperlakukan atau dianggap sebagai penghasilan yang telah ditetapkan pada 6 September 2017. Diharapkan dengan adanya PP tersebut maka pemerintah menunjukkan konsistensi kebijakan dan memberikan kepastian hukum yang menjamin hak dan kewajiban wajib pajak terbaik dan kewenangan Dirjen Pajak dalam melaksanakan amanat UU Pengampunan Pajak. Seminar kali ini diisi oleh narasumber dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Daerah Bali (I Kadek Agus Ardika, S.E., S.H., M.Si.Ak., CA., BKP), Universitas Mahendradatta (Ida Bagus Utama, S.E., M.H., BKP) dan Hostpitality Platform (I Putu Hendika Permana). Hadir Dekan FE Universitas Mahendradatta, civitas akademika Universitas Mahendradatta, undangan luar seperti SMK se-Kota Denpasar dari Jurusan Akuntansi dan lintas kampus. Ketua Panitia Rudy mengungkapkan, seminar ini dilaksanakan

PEMAPARAN - Narasumber memberikan pemaparan dalam Seminar ‘’Kebijakan Direktorat Jenderal Pajak Tax Amnesty’’ yang digelar FE Unmar di Hotel Golden Tulip, Denpasar. agar masyarakat memahami tentang tax amnesty dan peraturannya serta mengetahui kewajiban perpajakan. Diharapkan Dirjen Pajak tetap concern dengan menjaga confidence dunia usaha dan iklim investasi di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa kini Universitas Mahendradatta Bali telah memiliki izin Program Studi Kewirausahaan dari Kemenristek Dikti dan menjadi satu-satunya universitas di Bali yang mempunyai izin ini. Para lulusan FE Kewirausahan akan memiliki kemampuan sebagai pengusaha di samping praktisi ekonomi yang diharapkan menjadi lokomotif ekonomi nasional dan

mendukung program Nawa Cita Tri Sakti Presiden Joko Widodo yakni kemandirian di bidang ekonomi. Pada tahun 2018 ini Universitas Mahendradatta sudah mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru Prodi Manajemen dan Prodi Kewirausahaan. Prodi Kewirausahaan mendapatkan izin dari Kemenristek Dikti Nomor 170/ KPT/I/2016. Dibuka juga pendaftaran untuk Fakultas Ekonomi yaitu S-1 Ekstensi, S-1 Reguler dan S-1 Beasiswa serta S-1 LP2M. Pendaftaran bisa di Kampus A Unmar di Jalan Ken Arok 10, Denpasar, atau di Kampus B Unmar di Jalan Pegangsaan Timur, Renon, Denpasar. (ad1445)

FAKULTAS Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) menggelar sarasehan terkait pentingnya tenaga kerja yang kompeten dan memiliki sertifikat di aula Gedung Rektorat Unhi, Senin (26/2). Sarasehan ini terselenggara atas kerja sama antara FT Unhi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP) Bali. Sarasehan menghadirkan dua pembicara yakni Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Bali Ir. I Nengah Riba, M.T. yang membawakan materi ‘’Sosialisasi UU Jasa Konstruksi dan Pentingnya Berkompeten dan Bersertifikat’’ dan Kepala LPJKP Bali Ir. Ida Bagus Nyoman Sudewa dengan materi ‘’Program Sibima (Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri) dan Proses Sertifikasi’’. Acara dimoderatori dosen FT Unhi I Made Harta Wijaya, S.T., M.T. Rektor Unhi Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. sangat mengapresiasi sarasehan ini sebagai bentuk kegiatan akademik di Fakultas Teknik Unhi. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu model dalam mewujudkan mutu akademik yang baik. Lebihlebih memanfaatkan jejaring dan kerja sama dengan pihak-pihak luar kampus dalam hal ini Dinas PUPR Bali dan LPJKP Bali terkait urusan penyelenggaraan jasa konstruksi khususnya program percepatan sertifikasi bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan kuliahnya. Artinya, mahasiswa Fakultas Teknik memiliki peluang yang besar. Selain di akhir masa studinya mengantongi ijazah sarjana teknik, juga memiliki peluang

Soal Somasi Tim Suwasta

Tak Lunasi Kredit di LPD

Semarapura (Bali Post) Somasi tim kuasa hukum paslon I Nyoman Suwirta dan I Made I Made Kasta (Suwasta) terkait adanya dugaan telah melakukan tindakan tidak patut yang cenderung tidak profesional dan tidak independen, mendapat jawaban dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung. Namun, hal tersebut tetap menuai ketidakpuasan dari Teman Suwirta. Jawaban Panwaslu tersebut tertanggal 26 Februasi melalui surat resmi. Ditandatangani ketuanya I Komang Artawan, Selasa (27/2) kemarin, surat itu telah beredar di publik. Di dalamnya disampaikan tanggapan terkait anggota DPRD Klungkung I Wayan Widiana yang ikut dalam simakrama Suwasta di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, meninggalkan lokasi. ‘’Itu kesadarannya sendiri. Dia tidak ada interaksi dengan anggota Panwaslu dan jajaran saat di lokasi. Kami memberikan apresiasi dan menilai Bapak I Wayan Widiana menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan kesadaran diri,’’ jelas Artawan. Sementara itu, terkait tidak adanya tindakan apa pun atau pembiaran yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Klungkung I Nengah Aryanta yang hadir dalam kampanye pasangan calon Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia melalui blusukan di Pasar Klungkung pada 22 Februari 2018, Panwaslu menyebut tidak memiliki niat untuk itu. ‘’Panwaslu tiba di lokasi kampanye setelah kegiatan berlangsung, sehingga tidak dapat melakukan pengawasan langsung termasuk terhadap keberadaaan anggota DPRD Kabupaten Klungkung Nengah Ariyanta. Keterlambatan tersebut disebabkan ketiadaan pemberitahuan tertulis dari petugas kampanye,’’ tegasnya. Pada jawaban itu juga disebutkan Panwaslu sebagai bagian dari penyelenggara pemilu khususnya Pilkada Klungkung telah mengirim surat kepada Ketua DPRD Kabupaten Klungkung nomor 052/BAWASLU-PROV.BA-07/PM.01.0 2/2/2018 tanggal 22 Februari 2018 perihal Cegah Dini (surat terlampir) dengan isi surat agar seluruh anggota DPRD Kabupaten Klungkung mematuhi ketentuan Pasal 1 ayat (4) UU Nomor 23 Tahun 2014; Pasal 30 dan Pasal 70 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2016; Peraturan Badan Pengawasan Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2017; dan Pasal 63 ayat (1), ayat (2), ayat (3) huruf (a) dan huruf (b), serta ayat (4) Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 terkait kewajiban seluruh anggota DPRD untuk mengajukan izin cuti kampanye di luar tanggungan negara dalam kegiatan kampanye pasangan calon. Jawaban tersebut mendapat tanggapan dari Teman Suwirta. Panwaslu tetap dinilai tidak profesional dalam bekerja. Bahkan, terkait pengakuannya yang tidak tahu jadwal kampanye Bagia terkesan sebagai lelucon. ‘’Bagaimana bisa Panwaslu seperti itu. Jadwal Suwasta kampanye tahu, sedangkan jadwal paket Bagia tidak. Ini kan tidak lucu. Hanya lelucon kesannya. Kami harapkan Panwaslu bekerja lebih profesional,’’ papar Koordinator Teman Suwirta, Wayan Wijaya. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) – Tidak mampu melunasi pinjaman di Lembaga Perkreditan Desa (LDP) Pakraman Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng, 19 warga di desa setempat kasepekang. Sanksi adat ini diberikan setelah pihak pengurus dan pengurus desa adat melakukan mediasi, namun gagal menyelesaikan pelunasan pinjaman tersebut.

Jawaban Panwaslu Dinilai Lelucon

SARASEHAN - Fakultas Teknik Unhi menggelar sarasehan, Senin (26/2). Tampak pembicara sedang memaparkan materinya dipandu moderator. fikat dalam memasuki dunia kerja mengantongi sertifikat keahlian. Dunia kerja di era sekarang meng- yang profesional dan berdaya saing. haruskan mahasiswa tamat dan Kegiatan ini juga sebagai wujud mendapatkan ijazah serta sertifikat implementasi kerja sama yang telah keahlian agar bisa berkompetisi dan terbangun antarlembaga selama ini, diakui di dunia kerja bidang jasa baik Dinas PUPR Bali maupun LPJK konstruksi. Rektor Unhi juga me- Bali. Sarasehan ini diharapkan menmanfaatkan kesempatan ini untuk jadi ruang diskusi dan dialog dalam memberikan motivasi kepada seluruh upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa peserta sarasehan agar tentang jasa konstruksi. Lebih lanjut dikatakannya, FT kuliah dengan baik, sehingga lulus Unhi siap mencetak tenaga kerja tepat waktu. Dekan Fakultas Teknik Unhi konstruksi yang berkompetensi dan Komang Gede Santhyasa, S.T., bersertifikat keahlian sesuai harapan M.T. menyampaikan, sarasehan UU Jasa Konstruksi. Pada tahun ini menjadi bagian kegiatan dalam akademik 2018/2019, FT Unhi denmengembangkan budaya akademik gan Program Studi Teknik Sipil serta yang dihadiri oleh para dosen dan Program Studi Perencanaan Wilayah seluruh mahasiswa dari Program dan Kota menerima mahasiswa baru Studi Teknik Sipil serta Program yang pendaftarannya dibuka mulai 5 Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Maret 2018. Kegiatan sarasehan ditutup denFakultas Teknik Unhi. Sarasehan ini bertujuan menyosialisasikan undang- gan penandatanganan nota kesepakundang jasa konstruksi dan penting- atan antara Dinas PUPR Bali dan FT nya tenaga kerja konstruksi yang Unhi terkait urusan penyelenggaraan memiliki kompetensi dan berserti- jasa konstruksi. (ad1432)

Belasan Warga Bebetin ”Kasepekang” Informasi di lapangan, Selasa (27/2) kemarin, 19 warga tersebut menyebar di lima banjar adat yakni Banjar Adat Pendem tiga orang, Banjar Adat Kusia enam orang, Banjar Adat Desa empat orang, Banjar Adat Bengkel lima orang dan Banjar Adat Tabang satu orang. Nama-nama warga yang terancam sanksi kasepekang itu diumumkan lewat pengumuman No. 02/I/DP-BBT/2018 tanggal 25 Januari 2018. Menariknya, pengumuman dicetak dalam baliho dua kali tiga meter yang dipasang di depan

Pura Desa Pakraman Bebetin. Sejak baliho itu dipasang pada Januari 2018 lalu, pihak desa pakraman masih memberikan waktu kepada warga untuk melunasi kredit di LPD hingga 24 Februari 2018. Namun, hingga batas waktu berakhir, peminjam belum melunasi pinjamannya sehingga sanksi kasepekang diterapkan sesuai pararem awig-awig. Klian Desa Pakraman Bebetin I Ketut Suwinda mengatakan, sebelum menjatuhkan sanksi, pihaknya sudah beberapa kali menempuh langkah

mediasi serta memberi teguran secara lisan dan tertulis. Bahkan, desa pakraman pernah mengultimatum agar tunggakan dilunasi. Tetapi upaya ini tidak direspons, justru diabaikan begitu saja. Alasan mengabaikan tunggakan beragam, mulai dari mengaku mengalami pailit, hingga sudah tak memiliki aset. ‘’Kami sudah sita aset-asetnya mulai dari mobil hingga tanah, tapi belum juga bisa menutupi, karena tunggakan Rp 2,4 miliar. Ini pokok dan bunga,’’ katanya. Menurutnya, karena kredit tidak kunjung dilunasi, desa pakraman terpaksa menjatuhkan sanksi kasepekang hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Selain itu, warga tersebut tidak mendapatkan pelayanan adat ketika menggelar upacara yadnya. Kalau mereka menggelar upacara harus

menghaturkan sendiri sarana upacara di Pura Kahyangan Tiga. Sanksi akan berakhir bila tunggakan yang tersisa dilunasi. ‘’Karena sanksi ini sudah tercantum dalam pararem, ya… harus kami terapkan,’’ tegasnya. Suwinda menjelaskan, kredit macet mencapai Rp 5 miliar hingga membuat LPD terancam kolaps. Desa pakraman berusaha melakukan langkah-langkah penyelamatan mulai dari membentuk tim penyelamatan, hingga melakukan negosiasi. Awalnya tercatat 86 orang nasabah yang menunggak pembayaran kredit dengan nilai kredit hingga Rp 5 miliar. Desa pakraman bersama tim penyelamat kemudian berusaha melakukan pendekatan hingga tersisa 19 orang kreditur yang belum melunasi pinjamannya senilai Rp 3 miliar. (kmb38)

Dijadikan Tempat Menimbun Benur

Rumah Kos Elite Digerebek Banyuwangi (Bali Post) Aksi pengiriman anakan lobster atau benur masih saja muncul di Banyuwangi. Selasa (27/2) pagi kemarin, Satpolair Polres Banyuwangi bersama Reskrim menggerebek sebuah rumah kos elite di lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, yang dijadikan tempat menimbun benur. Dari lokasi diamankan 11.160 ekor benur dan belasan koper yang akan digunakan mengirim ke luar daerah. Penggerebekan dipimpin langsung Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman. Polisi menemukan tiga kamar yang digunakan beroperasi. Dua kamar di lantai dua dipakai mengemas benur. Polisi mendapati sejumlah koper dan plastik, diduga dijadikan pengemas benur. Di kamar lantai bawah ditemukan sebuah kolam karet yang dipakai menyimpan benur. Ditemukan ratusan benur yang mati. Saat digerebek, pemilik benur tak ada di lokasi. Polisi hanya mendapati dua orang, Iwan dan Robi, asal Sapeken, Madura. Mereka berdalih hanya bertugas menjaga rumah kos tersebut. ‘’Penggerebekan ini berawal dari penyelidikan. Rumah kos ini diduga dijadikan tempat menimbun benur yang

akan dikirim ke luar daerah,’’ kata Donny. Menurutnya, aksi penimbunan benur ini sangat profesional. Barang bukti yang ditemukan cukup lengkap mulai kolam, koper dan alat-alat lainnya. Rumah kos ini sengaja khusus disewa untuk penimbunan benur. Dari 16 kamar, hanya tiga kamar difungsikan. Rumah kos juga dilengkapi CCTV dan satpam. Pascapenggerebekan, polisi memasang garis polisi di lokasi. Penjaga kos, Iwan (50), mengaku baru bekerja sejak Januari lalu. Pria ini berdalih tak mengetahui aksi penimbunan. Menurutnya, tempat kos itu milik H. Aang asal Sapeken, Madura. Meski berdalih tak tahu, polisi tetap mengamankan Iwan. Ia diyakini mengetahui aktivitas penimbunan benur tersebut. Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku sempat curiga dengan kondisi tempat kos mewah itu. Sebab, jarang ada orang keluar-masuk. Tempat kos juga sepi, tak ada penghuni. ‘’Kos ini sudah lama dibangun. Tapi terlihat ada aktivitas baru sekitar dua mingguan. Mobil keluar-masuk, meski jarang,’’ ujar salah satu warga. Kamar kos di ujung gang ini disewakan Rp 1,5 juta per bulan. Karena mahal, diduga tak ada penghuninya. (kmb30)

Bali Post/kmb30

GEREBEK - Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman memimpin penggerebekan tempat kos penimbun benur, Selasa (27/2) kemarin.


OPINI

6

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Batasi Jumlah Kendaraan

BALI memang unik. Banyak pura atau tempat suci serta fasilitas adat akan menjadi korban jika kita melakukan perluasan jalan. Makanya jangan heran jalan-jalan di Bali sempit dan sulit diperlebar. Sangat beda dengan kota besar lainnya di Indonesia. Selain memang terlambat melakukan penataan dan manajemen lalu lintas, jalan-jalan di Bali sudah telanjur sempit sejak awal dibuat oleh Belanda. Karena kondisi transportasi saat itu memang belum memerlukan sarana transportasi secanggih sekarang. Sarana transportasi paling elite zaman dulu di Bali yakni cikar, dokar, dan bemo. Ketika transportasi modern datang ke Bali, terjadilah benturan karena sulit membuat jalan baru dan memperlebar jalan yang sudah ada. Transportasi modern berupa bus datang ke Bali ketika beroperasinya BUMN Patal Tohpati yang menghasilkan kain ekspor. Bus ini hanya untuk antar-jemput karyawan setempat. Setelah itu, baru berkembang bus untuk sarana transportasi umum. Kedua, memang Kota Denpasar memang tidak diperuntukkan menjadi ibu kota provinsi karena predikat itu dipegang Kota Singaraja. Kini, jumlah kendaraan semakin banyak. Di Bali, setiap KK minimal memiliki tiga kendaraan roda dua dan mobil. Hal ini seirama dengan makin padatnya jumlah penduduk Bali. Ini akibat derasnya urbanisasi dan masuknya krama pendatang ke Bali. Kemudian, dipicu oleh makin berkembangnya sarana dan fasilitas umum seperti pendidikan, pusat bisnis dan permukiman baru. Semuanya memerlukan akses jalan yang makin luas. Dulu, pemerintah cuek saja soal masalah ini, namun belakangan baru memikirkan pentingnya syarat adanya manajemen lalu lintas setiap ada pembangunan baru agar tak menambah kemacetan. Pusat bisnis tetap beroperasi tanpa sirkulasi transportasi yang memadai. Jadilah kemacetan di mana-mana. Bahkan, sedikit saja ada perbaikan jalan dan pembuatan jalan, macet tak bisa dihindari. Lihat saja di pembangunan underpass Ngurah Rai, banyak yang komplain akibat kemacetan. Namun, kita perlu bersabar karena pembangunan yang baik selalu memerlukan pengorbanan. Kita bisa meniru Jepang dan Singapura dalam urusan mengatasi kemacetan. Jepang membangun jalan menembus bukit dengan membuat terowongan. Bahkan jalan baru ini tidak mencaplok lahan pertanian yang luas karena jalan yang dibangun jauh di atas lahan pertanian. Di Singapura dikenal dengan menerapkan pembatasan tahun kendaraan minimal 10 tahun sudah harus dibesituakan. Ini cara mereka untuk mengendalikan jumlah kendaraan. Beda dengan kita, Vespa yang berumur 70 tahun masih diberikan izin menggunakan jalan raya. Kedua, Singapura menerapkan model pajak kendaraan mahal jika ingin memiliki mobil. Bahkan, yang tak punya garasi tak bakalan memiliki mobil. Di Bali, kredit kendaraan sangat mudah, sedangkan garasi bisa menggunakan badan jalan di malam hari. Risikonya negara harus berani membeli mobil bekas dengan harga mahal. Jika kebijakan pembatasan kendaraan dilakukan jelas banyak pihak merasa dirugikan. Pemerintah daerah kehilangan penerimaan pajak kendaraan. Diler-diler juga akan sepi. Ini berarti pemasukan berkurang. Namun jika kita menyadari demi kepentingan yang lebih baik, kebijakan ini harus diambil dengan berbagai risiko. Kita harus berani mengambil risiko tak lagi menggantungkan diri dari pajak kendaraan. Sebab, bentuk sarana transportasi di Bali seperti kereta api dan lainnya dipastikan tak pas ditinjau dari sosiokultural masyarakat Bali. Lebih baik mencari diversifikasi penerimanan pajak daerah lainnya.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Cadangan Listrik Bali

Belakangan, wacana pembangunan jaringan listrik Jawa-Bali menjadi perbincangan hangat. Sebagai masyarakat Bali, saya hanya berharap Perusahaan Listrik Negara (PLN) bisa menjamin ketersediaan listrik di Bali terlebih Bali sebagai pulau dengan tingkat pertumbuhan investasi dan kependudukan yang tinggi. Saya berharap pihakpihak yang menolak jaringan ini perlu melakukan perenungan kembali mengingat untuk menjadikan Bali aman dari sisi energi, modal investasi yang diperlukan sangat tinggi. Solusi juga perlu ditawarkan agar kita tak terkesan mengabaikan aspirasi kepentingan yang lebih strategis. Selain itu, dengan menjabarkan program nasional ini di Bali, kita mendukung gerakan pemerintah menjaga cadangan energi. Saya hanya berharap PLN tetap menjalankan tugasnya menjaga perusahaan yang dinaungi negara menjaga cadangan energi Bali. Lakukan komunikasi. Saya pikir sebagian besar krama Bali mendukung ketersediaan cadangan energi di Bali. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Menunggu Debat Publik

Pilkada Bali sedang berlangsung. Pada masa kampanye ini, biasanya debat publik juga menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Mohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali memberikan informasi terkait hal ini. Kapan debat publik akan digelar? Hal lainnya, saya nilai pengelolaan Pilkada Bali dan kabupaten/kota berjalan lancar. Selama ini, KPU telah bekerja dengan baik dengan tetap memberikan edukasi kepada masyarakat. Mohon keamanan dan kenyamanan pengelolaan Pilkada Bali ini tetap dikawal agar kami masyarakat Bali merasa aman. I Putu Sutarma Denpasar, Bali

Kemacetan dan Gaya Ramah Lingkungan Kemacetan lalu lintas tampaknya telah menjadi persoalan bagi banyak daerah di negeri ini, termasuk bagi Bali. Pemborosan bahan bakar, peningkatan polusi serta ancaman stres dan depresi adalah beberapa dampak dari kemacetan. Solusi harus terus dicari sehingga kemacetan tidak semakin parah dan menimbulkan dampak negatif yang kian mengkhawatirkan.

Oleh Djoko Subinarto ecara sederhana, kemacetan terjadi lantaran panjang jalan serta lebar jalan tidak seimbang dengan jumlah kendaraan. Logikanya, cara yang paling gampang untuk mengatasi kemacetan adalah dengan menambah panjang jalan dan lebar jalan yang ada. Namun, di beberapa daerah, menambah panjang jalan sekarang ini kerap sulit dilakukan. Yang paling mungkin adalah melebarkan jalan atau membuat jalan baru, berupa jalan layang, misalnya. Sampai batas tertentu, membangun jalan layang dan melebarkan jalan memang dapat mengatasi kemacetan lalu lintas. Akan tetapi, kebijakan seperti ini cuma mengatasi kemacetan untuk sementara waktu. Sebagian kalangan menilai, pelebaran dan pembuatan jalan layang malah akan semakin memacu pertumbuhan jumlah kendaraan yang pada akhirnya tetap bakal membuat

S

kemacetan lalu lintas tidak terkendali. Menurut Stephen Ison, pakar transportasi asal Universitas Loughborough, Inggris, pembangunan jalan baru dan pelebaran jalan bukan solusi tepat untuk mengatasi kemacetan. Dalam pandangan Ison, pembangunan jalan baru dan pelebaran jalan justru membawa dampak negatif dalam kaitannya dengan kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Jalan Kereta Api Membangun jalur kereta api atau mengaktifkan kembali jalur kereta api yang telah lama mati bisa menjadi salah satu pilihan dalam upaya mengatasi kemacetan lalu lintas. Di sejumlah negara, kereta api menjadi moda transportasi massal yang efektif dalam mengurangi kemacetan lalu lintas. Desentralisasi layak pula menjadi bahan pertimbangan. Kemacetan kerap terjadi lantaran adanya beragam aktivitas, mulai dari perda-

gangan, bisnis, pendidikan, pemerintahan, rekreasi hingga hiburan, yang terpusat pada sebuah kawasan tertentu. Perlu diupayakan agar beragam aktivitas ini tidak melulu hanya terpusat pada satu kawasan tertentu. Dengan demikian, kemacetan di sekitar kawasan tersebut tidak terus bertambah intensitasnya. Dari segi waktu, kemacetan sering terjadi tatkala para pekerja secara serentak berangkat dan pulang pada jam-jam yang sama. Dengan melakukan manajemen waktu seperti mengatur jam/shift kerja, kemacetan sesungguhnya bisa dikurangi. Contohnya, unt uk m e ng a t a si m a sa l a h kemacetan ini, tidak sedikit perusahaan di luar negeri kini mulai memberlakukan empat hari kerja bagi para karyawannya. Jumlah 40 jam kerja dalam sepekan dengan lima hari kerja diubah menjadi 40 jam kerja dalam sepekan dengan empat hari kerja. Dengan demikian, durasi kerja yang semula delapan jam kerja per

hari berubah menjadi sepuluh jam kerja per hari. Di samping itu, penerapan pola kerja jarak jauh (tele commuting/tele work) dapat pula menjadi pilihan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, saat ini para karyawan kantor/perusahaan bisa saja bekerja dari rumah mereka masing-masing. Mereka tidak perlu rutin pergi ke kantor/perusahaan mereka saban hari. Tugas-tugas mereka dikerjakan di rumah mereka. Di banyak kota di negaranegara maju, pola kerja seperti ini telah menjadi bagian yang menyatu dengan kebijakan pemerintah kota dalam upaya mengurangi kemacetan lalu lintas dan pencemaran udara. Ramah Lingkungan Yang tidak kalah penting dalam mengupayakan pemecahan masalah kemacetan adalah bagaimana mengubah gaya hidup masyarakat. Gaya hidup masyarakat harus diarahkan kepada gaya hidup yang bersahaja dan lebih ramah lingkungan. Tengok saja, masyarakat kita sekarang ini cenderung lebih memilih menggunakan kendaraan bermotor untuk bepergian dari dan ke satu tempat yang notabene jaraknya tidak terlalu jauh. Padahal, untuk mencapai tujuan yang jaraknya kurang dari dua kilometer, kita bisa tempuh dengan

Fintech untuk Revolusi Industri Perbankan

Sektor industri keuangan di berbagai belahan dunia mengalami distabilitas akibat pergeseran pola konsumsi masyarakat yang mengarah kepada pasar yang berbasis pada teknologi digital. Template kemudahan dalam bertransaksi menjadi domain keunggulan dari fintech. Sejumlah perusahaan teknologi keuangan atau biasa kita sebut dengan financial technology berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir. Menurut data dari Asosiasi Fintech Indonesia, sekitar 78% perusahaan fintech baru berdiri sejak 2015 hingga 2017 lalu. Saat ini, lebih dari 120 perusahaan fintech yang terdata oleh asosiasi. Hampir separuh dari total fintech adalah perusahaan pembayaran. Pesatnya jumlah pengguna internet aktif membuat Asosiasi Fintech Indonesia optimis pada gurihnya potensi perusahaan keuangan ke depannya. Financial Technology (Fintech) merupakan satu bentuk inovasi di bidang keuangan berbasis teknologi. Dilansir dari laman Wikipedia, pola keuangan semacam ini baru dimulai pada tahun 2004 oleh Zopa, yaitu institusi keuangan di Inggris yang menjalankan jasa peminjaman uang. Dalam perspektif historis, konsep inti dari pengembangan fintech

Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, S.H. adalah merupakan satu kesatuan dari aplikasi konsep peer-topeer (P2P) yang digunakan oleh Napster pada tahun 1999 untuk music sharing. Ada pun inovasi yang berkembang di sini adalah adanya transplantasi prinsip jaringan komputer yang diterapkan pada bidang keuangan yang akhirnya membentuk semacam ekonomi digital. Konsep finansial P2P ini awal mulanya diperuntukkan bagi para kalangan wirausaha baru dalam mencari investor untuk membiayai bisnisnya. Sebagian perusahaan fintech bergerak dalam bisnis pembiayaan, permodalan, dan kredit (lending). Sebut saja kitabisa. com, wujudkan.com, modalku. com, gandengtangan.org dan masih banyak yang lainnya. Ada beberapa kemudahan yang ditawarkan perusahaan fintech, dalam hal pinjaman/ pembiayaan misalnya pinjaman bisa dalam plafon yang relatif kecil, syarat mudah dan jangka waktu yang singkat. Seseorang yang butuh modal usaha hanya cukup duduk di depan desktop, memilih layanan yang dibutuhkan, dan hanya dalam hitungan jam orang tersebut sudah dapat

langsung menggunakan modal yang ia terima. Di negeri Paman Sam, pembayaran konvensional lewat ATM atau langsung pergi ke Bank sudah tak populer di mata para generasi milenial. Sekitar 68 persen dari mereka menggunakan ponsel atau desktop untuk melakukan segala tetek bengek perbankannya. (Aulia Adam: 2017). Di era kekinian yang serbadigital memaksa para pelaku industri keuangan khususnya perbankan untuk mulai berbenah. Persaingan bisnis antarbank sampai pada tahap yang mengerucut. Beberapa bank masih menerapkan strategi konvensional, seperti membuka kantor cabang dan kantor unit baru, menambah sebaran mesin ATM di titik-titik strategis, hingga meningkatkan kualitas layanan servis terhadap nasabah. Hadirnya inovasi keuangan berbasis fintech seharusnya dapat dimanfaatkan oleh lembaga intermediasi ini. Ada beberapa bentuk pengadopsian fintech dalam layanan bisnis perbankan yang sebenarnya telah diterapkan dalam beberapa dekade terakhir yaitu,

ATM Banking, Kartu Kredit, Kartu Debet, Internet Banking, SMS Banking, dan Phone Banking. Dengan mengaplikasikan teknologi fintech, sistem operasional perbankan secara langsung dapat memberikan kemudahan dan penyederhanaan bagi nasabah dalam bertransaksi maupun bagi Bank sendiri dalam hal mekanisme kontrol terhadap alur setiap transaksi. Pola digitalisasi seakan menggusur peran sumber daya manusianya ke teknologi. Sudah ada beberapa bank yang memangkas karyawannya yang disebabkan alih teknologi, namun angkanya masih belum begitu besar. Namun, peran manusia masih saja tetap dibutuhkan. Berbagai permasalahan dalam perkreditan bank misalnya, tetap tidak dapat lepas dari campur tangan manusianya. Mulai dari proses permohonan, analisis kredit, akad kredit, kredit bermasalah, kasus pelanggaran hukum perbankan, hingga proses penyelesaian kredit bermasalah. Deretan permasalahan tersebut, rasio muatan etisnya masih tinggi. Jadi, masih perlu diolah oleh manusia.

cara berjalan kaki. Sementara untuk tujuan dengan jarak kurang dari lima belas kilometer, kita dapat tempuh dengan menggunakan sepeda. Bayangkan, jika saja separuh dari pegawai, separuh dari mahasiswa dan separuh dari pelajar di tiap daerah di negeri ini mau mempraktikkan gaya hidup ramah lingkungan dengan cara berjalan kaki dan atau mengayuh sepeda untuk menjangkau tempat-tempat tujuan mereka yang tidak terlalu jauh, niscaya ini akan memberi kontribusi berarti bagi pengurangan kemacetan di banyak daerah di negeri ini. Dalam hal ini, kebijakan pemerintah daerah yang mampu mendorong warganya agar mau menerapkan gaya hidup ramah lingkungan mutlak diperlukan. Di samping menyediakan fasilitas pendukung bagi para pejalan kaki dan pengguna sepeda serta menyediakan transportasi massal yang murah, nyaman, dan aman, pemerintah daerah dapat pula memberi insentif yang menarik dan memanjakan bagi para warganya yang menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Insentif itu antara lain bisa berupa pemberian keringanan pembayaran pajak, pemberian asuransi kesehatan gratis dan sebagainya. Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran

POJOK Presiden diingatkan pengendalian harga pangan dan kemiskinan. - Pasti impor solusinya. *** IMF ingatkan pentingnya persiapan hadapi revolusi digital. - Kita baru revolusi mental. *** Perlakuan yang salah dari keluarga sebabkan kejahatan anak. - Salah asuh pastinya.

Penulis, Legal Perbankan Alumni FH Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Wage, 28 Februari 2018

SOSOK Maksimalkan Sisa Waktu JABATAN di pemerintahan tentu ada batasnya. Sesuai aturan, bagi pejabat eselon dua maksimal batas jabatan sampai yang bersangkutan berusai 60 tahun. Itu yang akan dihadapi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tabanan I Wayan Yatnanadi yang akan memasuki masa pensiun per 1 Januari 2019. Disisa waktu jabatan, ia tetap berusaha untuk menjalankan tugasnya semaksimal mungkin. Bagi Yatnanadi, mengemban tugas sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra sejak tahun 2011 sampai saat ini tentunya memiliki banyak pengalaman dan cerita. Salah satunya terkait permasalahan tapal batas antara Kuwum dan Batannyuh, Kecamatan Marga yang proses penyelesaiannya cukup lama, hampir 30 tahun dari munculnya akar permasalahan. “Perlu proses lama, mulai dari mencari duduk permasalahan, melakukan mediasi hingga akhirnya kasus ini bisa diselesaikan. Begitupun pengalaman pembuatan perancangan Perda dan menyelesaikan permasalahan tentang BPJS tenaga kontrak,” terangnya, Selasa (27/2) kemarin. Selama delapan belas tahun bergabung di Pemkab Tabanan, Yatnanadi melihat pembangunan sudah berjalan sesuai dengan visi misi yang dirancang sedemikian rupa oleh Bapelitbang dalam RPJMD SB yang selanjutnya dituangkan dalam rencana kerja pemerintah. “Saya rasa visi-misi Tabanan Serasi bisa terwujud sebagaimana mestinya lewat program-program yang diaktualisasikan oleh kepala OPD masing-masing,” ucapnya. Menjelang masa pensiun, pejabat yang memiliki jiwa seni ini tentunya memiliki pesan tersendiri yang ditujukan bagi pegawai negeri sipil yang masih bertugas. Di mana sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, diharapkan bisa bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. “Kuasai tugas dengan sebaik baiknya, jika ada permasalahan segera laporkan pada pimpinan dan segera carikan solusinya,” pesannya. (bit)

I Gusti Ayu Sumarpatni

Bali Post/ist

Musnah Saat Kebakaran di Provinsi

Tabanan Kirim Ulang 14 Ranperda

Tabanan (Bali Post) Kebakaran yang terjadi di kantor Gubernur Bali tepatnya ruang biro hukum belum lama ini, menyebabkan sejumlah arsip hangus terbakar. Begitu pun arsip ranperda yang sedang dievaluasi. Tidak hanya soft copy, rancangan dalam bentuk hard copy juga ikut terbakar. Bahkan ada 14 ranperda yang diajukan Pemkab Tabanan juga ikut hangus terbakar. Terkait hal itu, Kabag Hukum dan HAM Setda Tabanan I Gusti Ayu Sumarpatni ketika dikonfirmasi membenarkan memang ada empat belas Ranperda Tabanan yang sebelumnya sudah dikirim untuk dievaluasi masih ada di bagian Biro Hukum Pemprov Bali. Beberapa hari setelah kejadian, dirinya diinformasikan agar mendata kembali ranperda yang telah diajukan untuk selanjutnya dievaluasi, bahkan yang masih belum turun rekomendasi. “Sebenarnya untuk di provinsi sudah rampung dan hanya menunggu rekomendasi dari pusat, namanya juga musibah tentu kita tidak tahu terjadinya, setidaknya ada 14 Ranperda tengah dievaluasi dan dua lainnya sedang difasilitasi,” ungkap Sumarpatni, Selasa (27/2) kemarin. Keempat belas ranperda yang sedang dievaluasi tersebut, yakni Ranperda tentang Pajak Restoran, Pajak Hotel, Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Hiburan, Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, BPHTB, Restribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Restribusi Pelayanan Daerah, Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor, Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Retribusi Tempat Parkir Khusus, Retribusi Terminal dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah. Sementara dua ranperda yang difasilitasi yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan dan Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak. “Itu ranperda yang masih dalam proses evaluasi Biro Hukum Provinsi Bali,” sebutnya. Dikatakan, pascakebakaran dan menghanguskan semua arsip, pihaknya juga sudah dihubungi pihak Biro Hukum Provinsi Bali untuk mengirim kembali baik soft copy maupun hard copy ranperda yang sebelumnya telah dajukan untuk dievaluasi. “Kami memang masih punya arsipnya. Begitu diminta, kami langsung mengirim kembali,” katanya. Kini, katanya, pihaknya masih menunggu kelanjutan dari evaluasi ranperda tersebut. Pasalnya, beberapa ranperda sudah dievaluasi dan disampaikan ke pusat. Namun sampai kini rekomendasi belum turun. Pihaknya tidak tahu pasti, kapan rekomendasi akan turun untuk dilakukan perbaikan dan segera ditetapkan menjadi perda. “Kami hanya bisa menunggu dan berharap bisa secepatnya tuntas,” pungkasnya. (kmb28)

7

TABANAN

Menkes Canangkan Imunisasi JE Secara Nasional di Tabanan Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan nampaknya mendapatkan perhatian besar dari pemerintah pusat. Setelah kehadiran Presiden Jokowi, Jumat (23/2) lalu, giliran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F. Moeloek juga akan hadir di kabupaten yang dijuluki sebagai “Bumi Lumbung Padi”. Direncanakan Kamis (1/3), Nila F. Moeloek akan mencanangkan Imunisasi JE secara nasional di SMPN 1 Tabanan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika, Selasa (27/2) kemarin. Saat ini persiapan mulai dari SDM, logistik hingga vaksin sudah tuntas.

Bali Post/kmb24

RAPAT - Rapat persiapan imunisasi JE, Selasa (27/2) kemarin. Rencananya Menteri Kesehatan RI akan melakukan pencanangan imunisasi JE di Tabanan, Kamis (1/3) mendatang.

Dalam proses pencanangan imunisasi JE pada Kamis (1/3) mendatang, selain SMPN 1 Tabanan juga dilakukan di sekolah-sekolah tingkat Paud hingga SMP di Kecamatan Tabanan. ‘’Imunisasi ini dilakukan bertahap per Kecamatan. Periodenya dari Maret hingga April. Jadi nanti masing-masing Puskesmas yang mengeluarkan jadwal. Untuk hari pencanangan dilakukan di Kecamatan Tabanan terlebih dahulu,’’ ujarnya. Pada hari itu, kata dr. Suratmika, akan diturunkan 90 tenaga medis baik dokter, juru imunisasi dan perawat. Serta ada juga pengawas dari dokter spesialis anak dan spesialis penyakit dalam untuk memantau adakah anak yang mengelami gejala ikutan pasca-imunisasi Nantinya jumlah total peserta imunisasi (usia sembilan bulan hingga 15 tahun) di Tabanan adalah 84.454 orang, dengan rincian usia sembilan bulan hingga enam tahun sebanyak 30.080 orang, usia tujuh tahun hingga 12 tahun sebanyak 35.793, usia 13 tahun hingga di bawah 15 tahun sebanyak 18.581 orang. Jumlah ini harus terjangkau imunisasi selama rentang dua bulan, yaitu Maret hingga April. Adapun untuk menjangkau peserta imunisasi ini, pihak pemkab Tabanan menyiapkan

pos pelayanan imunisasi yang terdiri atas dua, yaitu pos pelayanan imunisasi sekolah dan pos pelayanan imunisasi non sekolah. Untuk pos imunisasi sekolah terdiri dari 109 PAUD, 234 TK, 323 SD/MI, dan 44 SMP/ MT. Untuk pos imunisasi nonsekolah terdiri dari 807 posyandu, 43 polindes/poskesdes, 74 puskesmas pembantu, 20 puskesmas, satu RS pemerintah dan tujuh RS swasta. Lanjut Suratmika, setelah imunisasi massal JE ini, tahun 2019 mendatang imunisasi JE akan dijadikan imunisasi program atau imunisasi dasar yang wajib diberikan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Menurut Suratmika, imuninasi JE sudah dilakukan oleh negara-negara di Asia Tenggara. ‘’Dulu kasus belum ditemukan di Indonesia. Sekarang ini kasus JE sudah mulai muncul, sehingga pemerintah menurunkan program imunisasi ini,’’ ujar Suratmika. Seperti diketahui, di Tabanan pada tahun 2017 tercatat satu anak positif menderita JE. Virus JE merupakan penyebab terjadinya radang otak. Jika tidak ditangani dini, penyakit ini menyebabkan kelumpuhan pada pasien dan yang terberat menyebabkan kematian. Host virus ini adalah babi dan ditularkan melalui nyamuk culex. (kmb24)

Dewan Resmi Ajukan Ranperda Desa Wisata dan PTSP

Tabanan (Bali Post) Dua ranperda inisiatif dewan, yakni Ranperda Desa Wisata dan Ranperda Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akhirnya sepakat diajukan untuk dibahas di gedung dewan, setelah rampungnya tahapan perumusan yang melibatkan kalangan akademisi. Pengajuan tersebut disepakati dalam rapat paripurna intern DPRD Tabanan, Selasa (27/2) kemarin. Inisiator Ranperda Inisiatif dewan I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, untuk pembahasan dua ranperda ini

akan dilakukan bulan Maret mendatang dan ditargetkan akhir bulan Maret sudah ditetapkan. “Benar, dua ranperda inisiatif sudah disepakati untuk dibahas dalam rapat intern dewan,” terangnya. Dikatakannya, lahirnya dua ranperda inisiatif ini karena selama ini Desa Wisata dan PTSP belum memiliki payung hukum yang jelas. Sementara di Tabanan sudah banyak dibentuk desa wisata. Begitupun dengan PTSP, pemerintah harus mampu memberikan pelayanan publik yang cepat bagi masyara-

kat dengan membentuk PTSP. Namun sampai kini belum ada payung hukum bagi program tersebut. Meski Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu sudah memiliki server khusus dan ruangan, namun belum bisa dioptimalkan. Salah satunya belum semua perizinan diserahkan OPD kepada Dinas Perizinan. Begitu pula dengan rencana untuk penyerahan kewenangan proses perizinan kecil ke kecamatan. “Keberadaan perda itu sangat penting

untuk payung hukum program daerah dan memiliki kepastian hukum bagi masyarakat,” tandasnya. Diharapkan dengan telah masuknya dua ranperda inisiatif, dapat segera dibahas dan ditindalanjuti dengan rapat kerja dengan eksekutif. Selain itu, ketika dua ranperda ini ditetapkan, dibarengi dengan penyiapan peraturan teknis berupa peraturan bupati (perbup) agar perda tidak mubazir. “Kami juga minta OPD terkait menyiapkan perbupnya, sehingga begitu

kedua ranperda ini ketok palu, perbup sudah ada,” tandasnya. Sementara dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perizinan I Made Sumerta Yasa menyebutkan, Perda PTSL memang sangat dibutuhkan untuk pelaksanaan program pelayanan terpadu satu pintu di Tabanan dan program Mall Pelayanan Publik. Bahkan dirinya juga sudah menyiapkan perbup untuk Ranperda PTSP. “Kami juga sudah koordinasi dengan pimpinan dewan dan inisiator ranperda sebelumnya,“ pungkasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

RANPERDA - Rapat paripurna internal terkait dua Ranperda Inisiatif DPRD Tabanan yakni tentang Desa Wisata dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Cukup Banyak, Jumlah Permohonan IUMK di Tabanan

Tabanan (Bali Post) Jumlah warga yang mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) di tingkat Kecamatan sebagai syarat utama untuk bisa mengakses program kredit penguatan modal dalam dua tahun belakangan cukup tinggi. Hal ini dikarenakan adanya program penguatan modal dari pemerintah, salah satunya dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dibandrol dengan suku bunga murah hanya tujuh persen. Banyaknya warga yang mengurus IUMK ini terlihat di Kecamatan Tabanan. Camat Tabanan I Putu Arya Suta, Selasa (27/2) kemarin, mengatakan pihaknya pada tahun 2016 telah menerbitkan IUMK sebanyak 1.522. Selanjutnya

pada 2017 jumlah penerbitan IUMK mencapai 1.022 dan pada 2018 hingga 27 Februari ini sudah menerbitkan 107 IUMK. Lebih lanjut, Suta mengatakan, pelaku UMK yang datang ke kantor camat untuk mendapatkan IUMK kebanyakan bergerak dibidang usaha ternak babi, ternak sapi, warung sembako dan pande besi. Pelaku usaha yang mengurus IUMK ini juga dominan untuk mendapatkan alokasi KUR di bawah Rp 50 juta atau KUR mikro. Untuk mekanisme pengurusan IUMK, menurut Suta tidaklah sulit asal sudah menyiapkan persyaratannya. Pengurusannya dapat melalui aplikasi Sistem Manajemen Pelayan Elektronik (Simpel). Jadi, ma-

syarakat cukup membawa permohonan sampai ke kantor desa di wilayahnya masingmasing, kemudian melakukan verifikasi jenis permohonan dan masuk ke data aplikasi Simpel. Selanjutnya, secara online data tersebut dikirim ke data induk pada Kantor Camat Tabanan. Petugas Simpel Kecamatan akan langsung mengolah data yang masuk sesuai dengan jenis layanan yang dimohonkan. Ketika permohonan tersebut sudah siap, petugas Kecamatan akan menginfokan ke pemohon melalui SMS untuk pengambilan permohonan izin dan setelahnya akan diberikan stempel pengesahan. Sementara itu, untuk di Kecamatan Penebel meski pengurusannya belum dilakukan

secara online namun masyarakat antusias untuk membuka usaha dan kemudian mengurus IUMK untuk bisa mendapatkan akses keredit program dari sejumlah bank penyalur KUR. Camat Penebel IGAN Supartiwi mengatakan, tahun 2016 pihaknya telah menerbitkan 884 izin usaha. Sementara pada 2017 menerbitkan 338 IUMK dan Januari hingga Februari 2018 baru tercatat 14 usaha yang sudah mengantongi IUMK. Dalam mendapatkan IUMK pemohon cukup datang ke Kantor Camat Penebel dengan membawa permohonan, keterangan usaha dari perbekel dan keterangan penyanding. ‘’Selanjutnya kami akan proses dan tanpa dikenakan biaya,” ujarnya. (kmb24)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05


KARANGASEM

8

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Ditinggal Mengungsi, Dapur Terbakar Amlapura (Bali Post) Kebakaran menghanguskan dapur milik warga Desa Adat Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Wayan Putra, Senin (26/2) malam. Kebakaran dipicu karena lupa mematikan api di tungku, setelah ditinggal mengungsi. Tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong, ditinggal mengungsi di Dusun Tegeh Desa Amerta Bhuana. Kepala Dinas Kebakaran Karangasem Nyoman Sutirtayasa mengatakan dapur Penyarikan Desa Adat Bukit Galah, penanganannya sulit dilakukan karena akses jalan menuju Bukit Galah terputus, akibat hujan lebat beberapa pekan lalu. Api akhirnya sudah bisa dipadamkan oleh warga setempat yang masih ada di Bukit Galah, sekitar pukul 20.00 wita. “Satu dapur dan bangunan semipermanen ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa. Kerugian mencapai puluhan juta,” kata Sutirtayasa. BPBD Karangasem langsung terjun ke lokasi, Selasa (27/2) kemarin. BPBD menyerahkan bantuan kepada korban, untuk sekadar meringankan bebannya sementara. Bantuan diterima korban di Kantor Perbekel Desa Amertha Buana, tempat korban mengungsi. (gik)

PELAYANAN - Petugas dari Disdukcapil Karangasem saat memberikan pelayanan kepada warga yang hendak mengurus e-KTP.

Bali Post/gik

SERAHKAN BANTUAN - BPBD Karangasem saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kantor Perbekel Amertha Buana.

Dinas Pariwisata Ditarget Raup PAD Rp 8 Miliar

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem melalui Dinas Pariwisata tahun ini menambah enam objek wisata baru yang dipungut retribusi. Penambahan enam objek wisata ini sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Untuk tahun ini, Dinas pariwisata ditargetkan meraup pendapatan retribusi Rp 8 miliar meningkat 300 persen atau tiga kali lipat dibandingkan PAD tahun sebelumnya. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika, Selasa (27/2) kemarin mengungkapkan, sebelumnya hanya ada sepuluh objek wisata rekreasi maupun pariwisata yang dipungut retribusi sebagai sumber PAD. Kesepuluh objek wisata tersebut, untuk tempat rekreasi meliputi Pantai Amed, Pantai Tulamben, Pantai Candidasa, Pantai Padangbai, Sungai Telaga Waja, Kawasan Gunung Agung, Labuan Amuk, dan Pantai Pasir Putih Perasa. Sedangkan untuk Daerah Tujuan Wisata (DTW) yaitu DTW Pura Besakih dan DTW Agrowisata Kebun Salak Sibetan. “Tahun ini, ada tambahan enam DTW meliputi DTW Jemeluk, DTW Tulamben, DTW Candidasa DTW Padangbai, DTW Sungai Telaga Waja, dan DTW Tenganan. Sementara tambahan enam objek wisata baru adalah Pantai Kusambi, Pantai Jasri, Pantai Kubu, Pesona Kebun Bunga Besakih, Pesona Bukit Lempuyang, dan DTW Jemeluk. Ada beberapa objek wisata bergeser dari tempat rekreasi menjadi DTW,” ungkapnya. Menurut Astika, tahun ini ada penambahan enam objek wisata baru yang dijual keindahannya untuk wisatawan. Kata dia, pertimbangan pihaknya menetapkan enam tempat yang baru sebagai objek wisata karena belakangan tempat-tempat tersebut banyak dikunjungi wisatawan. Dengan dijadikannya enam tempat itu menjadi objek wisata yang ditetapkan melalui perda sebagai payung hukumnya, maka objek tersebut bisa ditarik retribusi untuk disumbangkan ke daerah. “Jika sudah ada payung hukumnya, nanti kita bisa bangun fasilitas sarana dan prasarana penunjang objek wisata tersebut. Karena kalau tidak ada payung hukuknmya tidak bisa dilakukan penarikan retribusi maupun dibangun sejumah fasilitas umum untuk menujang objek wisata tersebut seperti toilet dan yang lainnya,” katanya. Astika mengakui, sejauh ini fasilitas penunjang di enam objek wisata baru ini memang belum memadai. Akan tetapi, dengan diperdakan, nanti pembangunan fasilitas penunjang bisa menyusul. Disinggung target retribusi dari sektor pariwisata, tegas Astika, tahun ini meningkat dari tahun lalu. Kalau sebelumnya hanya ditarget Rp 2,2 miliar, tahun ini menjadi Rp 8 miliar. Maka dari itu, pihaknya berharap dengan adanya penambahan enam objek wisata baru yang dipungut retribusi, maka target tahun ini bisa dipenuhi. “Tahun lalu kita mampu memenuhi target. Dan tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai target yang ditetapkan. Jadi, untuk dapat memenuhi target itu, kita harus mengoptimalkan pengelolalaan objek wisata yang ada,” jelas Astika (kmb41)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254

Bali Post/kmb41

Puluhan Ribu Warga Karangasem Belum Rekam Data E-KTP Disdukcapil Gencar Lakukan Pelayanan ke Desa

Kabid Disdukcapil Karangasem Ni Wayan Budayanti, Selasa (27/2) kemarin, mengatakan dari 573.142 jiwa total penduduk Karangasem, warga yang wajib e-KTP 425.450 jiwa. Berdasakan data per 31 Desember 2017, dari jumlah tersebut, yang belum melakukan perekaman mencapai 62.373 orang tersebar di delapan kecamatan yakni Kecamatan Rendang

yakni 9.119 orang, Sidemen 6.994 orang, Manggis 9.675 orang, Karangasem 17.089 orang, Abang 8.395 orang, Bebandem 2.907 orang, Selat 4.033 orang, dan Kubu 4.161 orang. Menurut Budayanti, untuk mempercepat proses perekaman data, pihaknya telah melakukan upaya dengan terus turun ke desa-desa setiap hari. Apalagi dalam waktu

dekat akan dilaksanakan pilgub, sehingga pihaknya harus bekerja keras untuk menuntaskan proses perekaman ini. Kata Budayanti, pihaknya juga masih menunggu hasil coklit dari KPU agar dapat mengetahui secara pasti berapa warga sejatinya yang belum lakukan perekaman data. “Kita setiap hari turun ke lapangan untuk memberi-

kan pelayanan. Bahkan hari libur Sabtu dan Minggu, kita tetap memberikan pelayan perekaman ke desa-desa dan langsung mendatangi rumahrumah warga yang belum rekam data termasuk melayani lansia dan penyandang disabilitas. Ada satu mobil yang melayani di desa dan ada satu mobil yang khusus melayani ke rumah warga,” katanya. Hanya, katanya, selama ini dalam pelayanan yang diberikan partisipasi masyarakat masih rendah. Sering kali di lapangan yang terjadi petugas sudah datang, namun warga yang melakukan perekaman tidak ada. Maka dari itu, pihaknya berharap warga

Amlapura (Bali Post) Ratusan warga dari Banjar Kesimpar, Desa Besakih memutuskan tetap mengungsi di Posko Pengungsian di Kantor Dinas UPTD Pertanian, Desa Rendang, Karangasem. Sejatinya warga sempat pulang, namun karena Gunung Agung kembali mengeluarkan asap tebal akhirnya warga mengurungkan niatnya. Kadus Kesimpar I Nengah Sama, Selasa (27/2) kematrin,

mengatakan sampai saat ini warganya masih banyak yang bertahan di pengungsian. Sebelumnya, Nengah Sama bersama warga lainnya memiliki rencana untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing setelah diterpa isu warganya bertahan mengungsi hanya ingin mengejar bantuan logistik saja. Namun, setelah melakukan koordinasi dengan petugas posko, dirinya beserta warga

lainnya untuk sementara ini memutuskan untuk tetap mengungsi. “Sekarang, warga yang masih mengungsi di Posko UPTD Pertanian sebanyak 400 orang. Sebagian besar dari warga Kesimpar. Dan ada beberapa dari Banjar Kunyit,” ucapnya. Kata Sama, tiga hari lalu, dirinya juga sempat berkeinginan untuk pulang ke kampung halamannya dan tidak lagi mengungsi. Hanya,

mengingat Gunung Agung kembali mengeluarkan asap tebal, akhirnya dirinya kembali membatalkan niatnya untuk pulang ke rumahnya. “Setelah pikir-pikir akhirnya saya batal pulang kampung dan tetap mengungsi. Karena takutnya kalau balik pulang ujung-ujungnya akan kembali mengungsi,” katanya sembari menyatakan, belum bisa memastikan sampai kapan akan tetap mengungsi.

Amlapura (Bali Post) -

Puluhan ribu warga Karangasem sampai saat ini masih belum melakukan perekaman data e-KTP. Hal ini diakibatkan masih rendahnya kesadaran warga pentingnya memiliki e-KTP. Untuk mempercepat proses perekaman, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan upaya turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan tersebut. Bahkan, petugas siap melayani warga pada hari Sabtu dan Minggu.

yang belum perekaman data supaya bisa melakukan peremakan di setiap pelayanan yang diberikan. “Kita harap warga bisa lebih sadar pentingnya melakukan perekaman untuk mendapatkan e-KTP. Karena e-KTP ini berlaku seumur hidup. Jadi, jika sekali sudah mencari, maka tidak akan mencari eKTP lagi,” katanya. Disinggung ketersediaan blangko e-KTP, tegas Budayanti, kalau hingga saat ini tidak ada masalah. Pasalnya sebelumnya pada 15 Februari lalu, Karangasem mendapatkan jatah blangko e-KTP 10 ribu keping. Dan blangko sudah disebar ke semua kecamatan. (kmb41)

Disinggung untuk logistik, Sama menegaskan kalau bantuan logistik terutama beras tetap diberikan oleh petugas posko. Kata dia, beras yang diberikan 0,4 gram sehari per orang. Dan jatah beras diberikan untuk kebutuhan seminggu. Setelah itu, baru boleh mengajukan permohonan logistik lagi. “Kini tinggal kalikan 0’4 gram dikalikan tujuh. Jadi, segitu dapat beras,” tegas Sama. (kmb41)

Ratusan Warga Kesimpar Batal Pulang dari Pengungsian

Meneropong Pariwisata Karangasem Pasca-Erupsi Gunung Agung Pasca-erupsi Gunung Agung, sektor pariwisata Karangasem mulai menggeliat. Kunjungan wisatawan yang angkanya mulai menanjak menunjukkan geliat yang meski masih lemah namun cukup membuat optimis. Upaya Pemerintah Kabupaten Karangasem yang dibantu dengan sejumlah pihak seperti Kementerian Luar Negeri dan Bali Tourism Board (BTB) untuk mempromosikan pariwisata Bumi Tanah Aron yakni mendatangkan duta besar negara asing patut diapresiasi. Namun, partisipasi masyarakat dalam menjaga citra daerah adalah faktor terpenting bangkitnya pariwisata Karangasem. ULAH oknum pemandu wisata di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Besakih yang meminta tips dalam jumlah di luar kewajaran beberapa waktu lalu tentu sedikit banyak mencoreng citra pariwisata Karangasem. Terlebih lagi kejadian tersebut sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga di dunia maya. Informasi yang menyebar cepat dan luas di dunia yang dipenuhi kemajuan teknologi dapat menjadi bumerang mematikan. Bersyukur isu pemandu wisata nakal tersebut dapat segera diredam dengan pernyataan dari pihak Manajem Operasional (MO) objek wisata Pura Besakih. Dalam pertemuan dengan pihak DPRD Karangasem, Rabu (21/2), Jero Mangku Ngawit dari MO menegaskan pihaknya telah menyidangkan secara adat oknum pemandu wisata nakal tersebut dan memberikan peringatan keras. Pemberian sanksi adat juga dikatakan sudah diberikan, meski tidak dijelaskan

bentuk sanksi adat dimaksud. Setidak-tidaknya, isu yang beredar telah direspons dengan cepat, sehingga citra pengelolaan wisata di Besakih dapat tetap dijaga. Langkah selanjutnya tentu saja yang terpenting menjaga agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Karena jika sampai kembali terulang, maka citra pariwisata Pura Besakih dapat saja kembali terkoyak. Pemberian kepercayaan oleh pemerintah kabupaten kepada MO dalam mengelola DTW Besakih perlu dijaga dengan komitmen yang tegas dan jelas. Sementara itu, momentum turunnya status Gunung Agung ke level Siaga perlu dioptimalkan untuk menggenjot kunjungan pariwisata yang sempat anjlok. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Karangasem pascaturun status, meski belum drastis namun cukup membuat optimis. Data Dinas Pariwisata Karangasem dalam periode 10 Februari sampai 18 Februari 2018 jumlah kunjun-

gan meningkat dari 1.876 orang menjadi 2.850 orang. Ini untuk wisatawan nusantara. Sementara wisatawan mancanegara dari 4.477 orang menjadi 4.830 orang wisatawan asing. Peningkatan kunjungan wisatawan ini perlu didorong terus melalui berbagai kegiatan promosi. Salah satu yang sudah cukup mengundang perhatian adalah kehadiran 36 duta besar negara sahabat beserta istri ke Karangasem, Sabtu (24/2) lalu. Menurut Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, kehadiran duta besar ini menjadi kesempatan yang baik untuk membuktikan bahwa pariwisata Bumi Lahar tetap bisa menarik kunjungan wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Momentum Peristiwa erupsi Gunung Agung merupakan bencana alam yang tentu saja memiliki dampak cukup luar biasa. Meski demikian, bencana alam biasanya juga adalah momentum untuk bangkit lebih kuat. Dukungan masyarakat luas pun biasanya akan tercurah sedikit lebih banyak kepada daerah-daerah yang tertimpa bencana alam. Demikian pula dengan perhatian dari pemerintah pusat juga akan sedikit lebih tercurah bagi penanganan pascabencana. Menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat Karangasem khususnya di bidang pariwisata untuk memanfaatkan momentum pascabencana guna mendorong jumlah kun-

jungan wisatawan. Simpati masyarakat dunia, dimungkinkan akan menjadi penggerak kuat bagi mereka untuk mengunjungi Karangasem. Di samping untuk berwisata, mereka juga akan menganggapnya sebagai bentuk partisipasi menguatkan masyarakat Karangasem. Kerja sama seluruh komponen masyarakat Karangasem khususnya dan juga masyarakat Bali umumnya akan menjadi penguat semangat kebangkitan pariwisata Karangasem. Dengan kunjungan wisatawan yang terus meningkat, akan meningkatkan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun yang lebih banyak mendapatkan manfaat dari ramainya kunjungan wisatawan masyarakat Karangasem. (winayaka)

Bali Post/kmb41

BESAKIH - Objek wisata Pura Besakih yang merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) menjadi salah satu penyumbang PAD di sektor pariwisata.


GIANYAR

Rabu Wage, 28 Februari 2018

9

Penyidik Pidsus Periksa 23 Saksi Dugaan ”Mark-Up” Anggaran Bupati Cup

Gianyar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar masih melakukan pemeriksaan intensif sejumlah saksi yang diduga terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran pada penyelenggaraan turnamen sepak bola Bupati Gianyar Cup 2016. Hingga saat ini, penyidik Pidsus Kejari Gianyar sudah memeriksa 23 saksi. Mereka dimintai keterangan di kantor kejaksaan yang beralamat di Jalan Ciung Wanara, Gianyar.

Bali Post/ist

BERJAGA - Terlihat polisi berjaga di depan lembu yang berada di depan Puri Ubud, Selasa (27/2) kemarin.

Jelang ”Palebon” di Puri Ubud

Polisi Siapkan Skema Lalin

Gianyar (Bali Post) Satlantas Polres Gianyar menyiapkan skema pengaturan arus lalu lintas saat pelaksanaan palebon di Puri Ubud pada Jumat (2/3) mendatang. Sejumlah arus lalin akan ditutup. Untuk yang ingin menyaksikan hajatan ini, pengguna jalan diharapkan menggunakan titik sentral parkir kendaraan. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gusti Ayu Udayani Adi menjelaskan, saat palebon arus lalin di seputaran Ubud akan ditutup mulai pukul 06.00 Wita sampai pukul 15.00 Wita. “Nanti arus lalin akan ditutup mulai dari Simpang Ambengan sampai dengan Simpang Kedewatan,“ jelasnya. Disampaikan pula, khusus pada pemandu wisata domestik maupun mancanegara yang hendak mengajak tamunya menyaksikan prosesi palebon ini diminta untuk parkir di Sentral Parkir Monkey Forest dan di sejumlah ruas parkir yang tersedia lainnya. “Jadi kita imbau sentral parkir yang ada ini diprioritaskan untuk kendaraan,” katanya. Sementara untuk para undangan VVIP Puri Ubud, diminta permaklumannya untuk memanfaatkan areal parkir di Museum Puri Lukisan, Pasar Ubud dan Sentral Batukaru Jalan Suweta Ubud. “Kalau titik sentral parkir ini kami harapkan digunakan untuk undangan VVIP di Puri Ubud,” terangnya. (kmb35)

Made Endra Arianto

Bali Post/kmb35

“Saksi sudah banyak. Ada sekitar 23 orang. Mereka semua yang terkait dengan kegiatan itu (Panitia Bupati Cup 2016 - red),’’ ucap Kasipidsus Kejari Gianyar Made Endra Arianto, Selasa (27/2) kemarin. Dikatakan, seluruh saksi itu hanya di lingkup panitia penyelenggara lomba. Disinggung soal hasil pemeriksaan, Endra Arianto masih enggan membeber hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi tersebut. “Belum bisa. Rencananya Minggu depan kita ekspos dulu di internal jaksa. Sehingga diketahui hasil penyelidikan ini sudah layak ditingkatkan atau blum,“ ucapnya. Kasipidus Endra Arianto juga belum bisa memastikan ada tidaknya tersangka dalam kasus ini. Ia juga membantah adanya keter-

libatan mantan pejabat tinggi di Pemkab Gianyar dalam perkara ini. “Ini ada panitia khusus. Mereka itu yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dananya,’’ sebut dia. Meski demikian, pihak kejaksan sedikit membocorkan hasil penyelidikannya, yakni bahwa anggaran yang sifatnya dana hibah dari Pemkab Gianyar ini prosesnya sudah sesuai ketentuan. “Dana hibah pemkab proses sudah dilalui dengan benar. Sesuai Permendagri dan Peraturan Daerah. Jadi, dari birokrat tidak ada penyimpangan, masalahnya di level pelaksana pengguna dana tadi (panitia - red),“ tandasnya. Sebelumnya diberitakan sejumlah panitia event ini sudah dipanggil pihak Kejari Gianyar untuk dimintai keterangan. Yang

diperiksa panitianya. Panitia Bupati Cup yang diperiksa meliputi seksi perlengkapan hingga seksi pertandingan. Mengenai rincian permasalahan yang melilit PSSI dan panitia, Kasipidsus Endra enggan menjabarkannya. “Kalau bicara masalah, nanti masuk dalam materi penyelidikan kami,” terangnya. Secara terpisah, Ketua PSSI Kabupaten Gianyar Pande Purwata yang dihubungi via telepon belum mau memberi klarifikasi terkait kasus ini. “Nanti saja klarifikasi, biarkan dulu berjalan,” ujar Pande singkat. Turnamen sepak bola Bupati Cup 2016 ini diselenggarakan pada Juli 2016 lalu. Pertandingan diikuti oleh 38 tim sepak bola dari seluruh penjuru Gianyar. (kmb35).

Implementasikan Hasil Penelitian, Tim Unwar Bangun ’’Bale Sakanem’’ IMPLEMENTASI hasil penelitian tahun ketiga, tim peneliti dari Universitas Warmadewa (Unwar) membangun bale sakanem pada rumah warga di Desa Singapadu Tengah. Kegiatan ini pun diawali dengan peletakan batu pertama di rumah Ketut Sarwa Kabiana di Banjar Abasan, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Selasa (27/2)kemarin. Penelitian yang berjudul ‘’Implementasi Antropometri Pengguna Bangunan Bale Sakanem di Desa Singapadu Tengah’’ dilakukan oleh tiga orang tim peneliti yakni Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. sebagai ketua tim dengan anggota Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. dan Ni Wayan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. Ketua Tim Peneliti Dr. I Wayan Parwata mengatakan, penelitian ini merupakan tahun ketiga yang fokus pada pembuatan model arsitektur bangunan bale sakanem, dengan mengikuti antropometri pengguna dan kenyamanan ruang

TIM PENELITI - Terlihat Ketua Tim Peneliti Unwar Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama di Banjar Abasan, Desa Singapadu Tengah, Sukawati. dari aspek argonimi. ‘’Kita implementasikan dalam bentuk hasil penelitian, makanya kita buat rumah bale sakanem,’’ katanya. Dikatakannya, tujuan kegiatan ini mengimplementasikan hasil penelitian dalam betuk model skala 1:1 yang berlokasi di rumah I Ketut Sarwa Kabiana di Banjar

Abasan dan rumah I Ketut Jana di Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah. ‘’Tujuan penelitian ini membuat bangunan berdasarkan antropometri dan kenyamanan pengguna. Membuat bangunan bale sakanem dengan menggunakan standar pengguna dan membuat bangunan yang lebih

efisien dan bermanfaat,’’ katanya. Dipilihnya dua rumah milik warga ini karena mengutamakan aspek bahwa terletak di area rumah tinggal bertata letak atau sikut Bali. Dengan ukuran dan material bangunan yang masih relatif tradisi. ‘’Alasan lainnya memilih pemilik yang kurang mampu, yakni di Banjar Abasan dan Negari ini,’’ katanya. Sementara itu, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti yang juga Ketua Yayasan Korpri Provinsi Bali mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi hasil penelitian yang dibiayai oleh Dikti. ‘’Penelitian ini dilakukan tiga tahun dan di tahun ketiga ini harus diwujudkan dalam wujud fisik,’’ katanya. Menurutnya, penelitian seperti inilah yang ke depannya perlu lebih banyak dilakukan, sehingga hasil penelitian tidak menjadi tumpukan kertas semata yang disimpan di perpustakaan. ‘’Tetapi hasil penelitian ini benar-benar bisa diaplikasikan di masyarakat,’’ tandasnya.

Bangunan ini akan disesuaikan dengan yang menempati. Ini akan menjadi model bangunan Bali yang secara fungsional pemanfaatannya sesuai yang menempati. Dikatakan pula, selama ini terjadi pergeseran bangunan Bali, di mana ukurannya itu dilakukan oleh tukang, tanpa memperhatikan ukuran pemilik rumah. Sehingga kadang terkesan tidak menyatu rohnya antara rumah dengan pemiliknya,’’ sambung Wisnumurti. Sementara itu, I Ketut Sarwa Kabiana menyampaikan terima kasih telah dijadikan rumah miliknya sebagai tempat penelitian oleh tim dari Universitas Warmadewa. Ia pun mengapresiasi penelitian ilmiah ini, yang menggunakan unsur adat dan asta kosala kosali. ‘’Dalam pembangunan rumah tinggal ini sangat penting melestarikan warisan ukuran. Arsitektur Bali dari zaman dulu bisa digunakan di zaman sekarang dan untuk massa yang akan datang,’’ katanya. (ad1447)

perspektif Topik : Keberadaan Toko Modern

Toko Modern Berbasis Tomira

Bali Post/kmb35

BEBER - Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta membeber dan menunjukkan komplotan pencuri di Mapolsek Sukawati, Selasa (27/2) kemarin.

Penjambret di Batuan Juga Beraksi di Objek Wisata Lain Masuk Jaringan Lintas Provinsi

Gianyar (Bali Post) Polisi mengamankan komplotan jambret yang selama ini beraksi lintas provinsi. Di Bali, komplotan ini khusus menyasar kawasan wisata. Selain menangkap Tutik Maryati (45), Maya Syahrial (41), Jury Harni (60), House Suherman (42), Haris Susanto (41) dan Heryhuma Eny (31), polisi kini sedang memburu dua orang pelaku yang berhasil kabur saat penangkapan di Pura Desa Batuan, Sukawati. “Tersangka yang ditangkap tepergok saat beraksi di Pura Batuan, Desa Batuan pada Minggu lalu. Saat beraksi mereka terekam CCTV,’’ ucap Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiharta di Mapolsek Sukawati, Selasa (27/2) kemarin. Dikatakan, dari penyergapan itu ada dua orang pelaku yang berhasil kabur. Identitas pelaku berinisial IR dan IA. “Dua pelaku yang berhasil kabur ini masih kita buru. Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian lain,’’ katanya. Kapolsek Pande menambahkan, delapan orang pelaku ini datang pada 19 Februari dengan menempuh perjalanan dari Jakarta langsung ke Bali menggunakan dua kendaraan. Yakni Grand Livina plat L 1898 PB dan Terios plat B 1039 NRJ. “Setiba di Bali mereka menginap di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Denpasar,’’ sambungnya. Selanjutnya mereka melakukan survei tempat yang akan dijadikan target pencurian. Hari berikutnya langsung beraksi

pada lokasi yang sudah dituju. Diterangkan para pelaku beraksi dengan modus berpura-pura sebagai wisatawan di sejumlah objek wisata. Di kawasan wisata para pelaku ini lantas memepet korban yang lengah kemudian mengambil barang berharga, seperti uang, HP dan dompet. “Sasarannya orang asing. Pelaku berpura-pura sebagai wisatawan, kemudian berfoto dengan korban. Saat korban lengah, tersangka lantas mengambil sejumlah barang,’’ ungkapnya. Aksi dengan modus seperti

ini juga sudah dilakukan di sejumlah objek wisata di Bali, seperti Pantai Kuta, Tanah Lot, Tabanan, serta objek wisata lain di seputaran Denpasar dan Badung. Sementara di Gianyar para pelaku beraksi di empat TKP, yakni di Pasar Seni Guwang, Pasar Seni Sukawati, Monkey Forest Ubud dan terakhir tertangkap di Pura Desa Batuan. “Sebelum tiba di Bali, para pelaku ini juga mengaku sudah beraksi di Malioboro, Yogyakarta, termasuk sejumlah objek wisata di seputaran Yogyakarta dan Jakarta,’’ ungkapnya. (kmb35)

CALON Bupati Gianyar Made Mahayastra, berupaya menyiasati keberadaan toko modern yang kini terus menjamur di kawasan seni ini. Salah satunya dengan menjadikan toko modern sebagai Tomira (toko milik rakyat). “Tomira ini sudah berhasil diterapkan di Kabupaten Kulon Progo,“ ucap polisiti yang akrab dengan sapaan Agus Mahayastra ini, Selasa (27/2) kemarin. Dikatakan, di Kabupaten Kulon Progo semua toko modern disiapkan berbasis masyarakat dalam hal ini desa

dinas. Sementara di Kabupaten Gianyar rencananya akan disinergikan dengan desa pakraman. Sinergi yang dimaksud ialah pembagian keuntungan. “Sehingga uang tidak sematamata lari ke investor. Jadi bisa menguntungkan desa pakraman. Misalnya pembagian fifty-fifty atau bisa juga setelah 10 tahun jadi milik desa pakraman,“ ucapnya. Namun seperti apa teknisnya, Agus Mahayastra akan mengupayakan untuk lebih mengarahkan aturan yang pro pada masyarakat. “Ya nanti

teknisnya seperti a p a , yang jelas saya berharap ini harus ada kerja sama antara desa adat maupun dinas, jika mau toko modern itu berdiri. Sehingga nanti masyarakat benar-benar merasa memiliki,“ katanya.

Meski demikian, Agus Mahayastra tetap akan menata penempatan toko modern yang ada di kawasan Gianyar. “Jelas penempatannya tetap kita tata. Termasuk yang tidak berizin itu, harus ditertibkan dulu,“ tandasnya. (kmb35)

Perlu Penataan Lokasi Toko Modern KEBERADAAN toko modern di Kabupaten Gianyar, selama ini banyak menjadi sorotan masyarakat. Hal itu karena jumlahnya melebihi kuota yang ada, serta puluhan toko modern yang bebas beroperasi tanpa izin. “Ya saya dengar itu, bahkan marak yang tidak punya izin,“ u c a p calon Bupati

Gianyar, Tjokorda Raka Kerthyasa, Selasa (27/2) kemarin. Politisi yang biasa disapa Cok Ibah ini menilai bahwa selama ini masyarakat Bali, khususnya Gianyar sangat terbuka dengan dunia luar. Demikian pula dengan keberadaan toko modern. Sekarang yang perlu adalah penataan lokasinya. “Sekarang yang perlu adalah penataan lokasinya. Karena kita juga wajib mempertimbangkan warga kita yang berjualan secara tradisional,“ ucapnya. Cok Ibah menjelaskan, di satu titik toko modern memang dibutuhkan karena ada aktivi-

tas yang sampai 24 jam. Tetapi, ditegaskannya, tidak semua titik di seperti itu kondisinya. Sehingga kawasan pinggiran yang didominasi pedagang tradisional harus steril dari toko modern. “Maka itu kita harus pertimbangkan kebutuhan masyarakat lokal,“ katanya. Terkait toko modern yang tidak berizin, ia kembali menekankan fungsi eksekutif dan legislatif. “Saya kan pernah di DPRD provinsi. Jadi untuk di Gianyar fungsi ini harus ditingkatkan dalam mengawal pelaksanaan pemerintahan. Penataan ini harus jelas,“ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Puluhan SD Usul Perbaikan

Bali Post/kmb

DUKUNG - Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok bersama istri, Sari Yuni, Selasa (27/2) kemarin mendatangi kediaman Mahania untuk memberikan dukungan.

Dandim Dukung Mahania

Negara (Bali Post) Mahania, gadis tunanetra asal Banjar Anyar Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana, berhasil menjadi juara Provinsi Bali dalam ajang Liga Dangdut (Lida) Indonesia. Secara otomatis gadis kelahiran 31 Desember 2002 yang hobi menyanyi dan berkebun ini akan mewakili Bali dalam Lida Indonesia dengan perwakilan 33 provinsi se-Indonesia. Mahania akan berangkat ke Jakarta untuk mulai dikarantina dan berkompetisi pada 2 Maret mendatang. Semakin dekatnya waktu untuk mengikuti Lida Indonesia, dukungan juga semakin banyak. Sebelumnya dukungan diberikan jajaran Polres Jembrana, Pemkab Jembrana, Yonif 741/GN, DPRD Provinsi Bali, Pemprov Bali, DPRD Jembrana dan Kodim 1617/Jembrana. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok bersama istri, Sari Yuni, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Perbekel Air Kuning, Selasa (27/2) kemarin mendatangi kediaman Mahania untuk memberikan dukungan. “Suara Mahania bagus dan tetap semangat. Kami selalu mendukung. Mudah-mudahan lolos sampai babak final,” harap Dandim. Dandim juga berharap Mahania selalu menjaga kesehatan, sehingga tetap bisa mengikuti tahapan demi tahapan Lida Indonesia. “Semoga Mahania berhasil menjadi juara,” harapnya. Mahania dalam pertemuan itu sempat menyanyikan lagu dangdut “Menunggu” di hadapan Dandim dan rombongan. Sebelumnya Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo juga menyampaikan hal yang sama. Pihaknya mendukung Mahania karena punya bakat. Pimpinan dan anggota DPRD Jembrana, Senin (26/2) juga mengunjungi Mahania di kediamannya dan membantu secara urunan. “Kami mendukung anak muda berbakat untuk maju dan berprestasi,” kata Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa. (kmb26/kmb)

Polisi Amankan Enam Ton Kulit Kerang Ilegal Negara (Bali Post) Untuk kesekian kalinya, jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk berhasil mengagalkan aksi penyelundupan komoditi di pos pemeriksaan Pelabuhan Gilimanuk. Kali ini, Tim Unit Kecil Lengkap ini mengamankan 6 ton lebih kulit kerang yang tidak dilengkapi dokumen, Senin (26/2). Selain barang bukti (BB) itu, polisi juga mengamankan sopir truk nopol M 8229 UG, Ahmat Sholihin (52) asal Bangkalan Madura, Jawa. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, Selasa (27/2) kemarin, membenarkan pihaknya mengagalkan komoditi ilegal tersebut. Truk tersebut membawa 6.326 kilogram kulit kerang yang dikemas dalam 231 karung plastik. Barang ini tidak dilengkapi dokumen atau sertifikat Kesehatan Karantina Ikan dari daerah asal. Dari hasil pemeriksaan, sopir truk mengaku barang itu milik Heri dari Manyar, Gresik. Ia hanya disuruh membawa komoditi itu ke wilayah Denpasar, tepatnya di Jalan Marlboro Denpasar. “Untuk kasus ini, pelanggaran diatur dalam pasal 3, PP No. 15 Tahun 2002, tentang Karantina Ikan,” katanya. Muliyadi menjelaskan untuk proses selanjutnya, BB dan sang sopir diamankan sementara di Polsek dan nantinya akan dilimpahkan ke Kantor Karantina Ikan Wilayah Kerja Gilimanuk. Sementara itu, keesokan harinya, tim juga menggagalkan aksi penyelundupan sekitar pukul 08.30 Wita. Polisi mengamankan komoditi berupa 13 koli udang segar, 7 koli lobster beku dan 2 koli belut hidup. Komoditi ini diangkut menggunakan bus nopol EA 7279 A dari Pasuruan dengan tujuan Denpasar dan Mataram Nusa Tenggara Barat. Untuk kasus ini, kata Muliyadi, dokumen yang dibawanya tidak sah. Sebab, ada perbedaan antara jumlah barang yang diangkut dengan yang tertera di dokumen. Dalam dokumen disebutkan 11 koli udang segar dan 2 koli belut. Jadi ketidakabsahan dokumen itu sama artinya melanggar aturan. Hal ini pelanggarannya terhadap ketentuan UU RI No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Di mana setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari Kantor Karantina daerah asal. Atas kejadian secara berulang-ulang ini, Muliyadi mengimbau kepada pemilik komoditi agar mematuhi aturan yang berkaitan dengan barang bawaan. Selain itu, juga kelengkapan pribadi (sopir - red) sebelum berangkat ke mana saja. Dengan demikian, di mana pun ada pemeriksaan petugas, tidak menemui hambatan. (kmb)

Bali Post/kmb

AMANKAN - Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk saat mengamankan komoditi ilegal yang berusaha diselundupkan ke Bali.

Disdikpora Prioritaskan Gedung Rusak Berat Negara (Bali Post) –

Sekolah Dasar (SD) Negeri di Jembrana yang mengalami kerusakan berat mendapatkan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat dan APBD kabupaten. Khusus perbaikan, pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menentukan apakah kap bangunan menggunakan baja atau kayu. Sejatinya masih banyak sekolah yang mengajukan perbaikan. Namun karena keterbatasan anggaran, maka dilakukan skala prioritas. Kepala Disdikpora Jembrana Putu Eka Suarnama, Selasa (27/2) kemarin, mengatakan beberapa gedung SD yang mengalami kerusakan berat dipastikan diperbaiki tahun ini. Misalnya, gedung SDN 2 Lelateng, SDN 2 Air Kuning dan SDN 2 Tegalcangkring. Sejatinya, ada 20 SD yang mendapatkan perbaikan dengan rincian sembilan dari APBD dan sisanya 11 sekolah dari DAK. Untuk bantuan DAK, tahun 2018 ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp 5,8 miliar. Sedangkan tahun sebelumnya sekitar Rp 4 miliar lebih. “Ada penambahan DAK, tapi memang belum bisa mengcover semua permohonan. Karena setiap tahun, jumlah usulan bertambah,” kata mantan Lurah Baler Bale Agung ini. Pihaknya juga harus selektif, mana yang prioritas. Sebab banyak juga usulan yang tidak urgen. Misalnya,

usulan untuk pagar tembok sekolah. Padahal di sisi lain ada bangunan ruang belajar atau guru yang rusak. “Kita utamakan sekolah yang bangunan ruang belajarnya rusak dulu. Kalau tembok (pagar sekolah) bisa nanti,” ucap Suarnama. Dari 20 SD yang mendapatkan perbaikan, hampir seluruhnya tergolong rusak berat. Jika ditotal, maka seluruhnya bisa menghabiskan biaya Rp 24 miliar untuk 57 SD. Namun tidak semuanya mengalami kerusakan berat. Perbaikan fisik bangunan ini, selain dari DAK, APBD Kabupaten, juga dari APBN melalui bantuan pemerintah. Untuk yang terakhir disebutkan, pendataan rehab sekolah yang rusak dilakukan dari Tim Tata Kelola (Takola) SD yang ditunjuk dari Kementerian. Tetapi untuk tahun ini, dana bersumber dari DAK dan APBD saja. Sementara untuk rehab

Bali Post/olo

RUSAK – Salah satu bangunan SD di Jembrana yang mengalami kerusakan pada plafon. Tahun ini ada 20 sekolah yang mendapatkan perbaikan. tahun ini, pihaknya memberikan keleluasaan sekolah menentukan apakah tetap menggunakan kap baja atau menggantinya dengan kayu. Sebab, keduanya sama-sama memiliki daya tahan lama. Hanya saja dari evaluasi, apabila sekolah tetap mempertahankan kap baja, maka

untuk gentengnya harus disesuaikan berbahan logam. Sedangkan untuk kap berbahan kayu, boleh menggunakan genteng biasa. Pihaknya juga meminta kepada intern sekolah melibatkan komite, dalam penentuan bahan kap tersebut. “Sama saja, tidak harus

kap baja. Menyesuaikan dengan kondisi sekolah. Kalau rehab berat, kami harapkan diganti dengan kayu. Tetapi kembali ke sekolah,” tambah Eka Suarnama. Selain perbaikan rehab untuk SD, tahun ini DAK juga dialokasikan untuk SMP senilai Rp 3,39 miliar. (kmb26)

Kafe di Delodberawah Masih Beroperasi

Pihak Kecamatan Layangkan SP Kedua

Bali Post/olo

KAFE - Deretan kafe di Delobderawah yang hingga kini masih beroperasi. Pihak kecamatan telah melayangkan surat peringatan kedua kepada pengelola kafe.

Negara (Bali Post) Pengelola kafe di Delodberawah nampaknya tak menggubris surat peringatan pertama yang dilayangkan kecamatan. Buktinya, hingga kini, kafe remang-remang tersebut masih tetap beroperasi hingga dini hari. Bahkan, hampir seluruh kafe di sana beroperasi dan menjual minuman beralkohol (mikol). Karena tidak ada tanggapan dari pengelola kafe, pihak kecamatan kembali melayangkan surat peringatan (SP) kedua pada awal Februari 2018. SP yang dilayangkan itu terkait ketidaksesuaian izin yang dikeluarkan kecamatan dengan fakta di lapangan. Para pengelola kafe tersebut mengantongi Izin Usaha Kecil Menengah (IUMK). Meski mengantongi izin itu, namun tidak diperbolehkan menjual

mikol. Faktanya, dari pengawasan yang dilakukan semua kafe itu menjual mikol. Padahal, penjualan mikol itu harus mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan-Minuman Beralkohol (SIUP-MB). Belakangan diketahui, hampir semua kafe yang ada kini beroperasi secara leluasa, bahkan hingga dini hari. Tidak seperti saat didesakan warga Delodberawah agar kafe-kafe itu ditutup. Saat itu, dari 22 kafe yang mengantongi IUMK beberapa di antaranya terlihat tutup. Beberapa bulan setelah peringatan pertama (Desember 2017), kafe yang sempat tutup kini kembali beroperasi. Terkait hal itu, Camat Mendoyo I Gede Sujana, Selasa (27/2) kemarin membenarkan pihaknya telah melayangkan SP kedua kepada para pen-

gelola kafe. Dari pengawasan yang dilakukan seluruh kafe tersebut masih menjual mikol. Usaha yang beroperasi tidak sesuai dengan IUMK yang dikeluarkan kecamatan. Sesuai prosedur, pihaknya akan melayangkan surat peringatan ketiga, apabila dalam pengawasan nanti kembali ditemukan pelanggaran yang sama. Baru selanjutnya akan ditempuh upaya tindakan. Namun, menurut camat, bukan dengan menutup paksa. Melainkan melalui proses yang telah ditentukan. Misalnya, pencabutan izin, bila tidak sesusai. Sebab, kafe harus mengantongi izin SIUP-MB dari pemerintah daerah bila menjual mikol. Namun, pada kenyataannya hampir seluruh kafe tidak mengantongi izin SIUP-MB. (kmb26)

”Kendang Mabarung”

Tercipta dari Semangat Perlawanan Bali Barat KENDANG Mabarung, merupakan salah satu kesenian khas Jembrana yang hingga saat masih eksis. Atraksi kesenian khas Bali Barat ini berkembang sejak ratusan tahun lalu. Sesuai namanya, kesenian ini menggunakan alat musik kendang. Namun bukan yang awam terlihat dalam gambelan. Kendang yang digunakan dalam atraksi ini berukuran besar, bahkan tergolong raksasa. Bentuknya mirip alat musik tradisional yang berkembang di Benua Asia, Wadaiko di Jepang atau Bedug di Jawa misalnya. Namun, Kendang Mabarung memiliki kekhasan baik dalam menabuh maupun suara yang dihasilkan. Seperti alat musik khas lainnya di Jembrana, terbentuknya kesenian Kendang Mabarung ini didasari rasa perlawanan masyarakat Jembrana terhadap kesenian pakem di wilayah Bali Timur, tempat asal masyarakat Jembrana sebelumnya. Budayawan asal Jembrana, IB Dharma Santika Putra, mengatakan secara historis, asal mula munculnya Kendang Mabarung ini dari wilayah pinggir hutan rimba Sombang, Tukadaya, Melaya. Alat musik ini dibuat oleh warga saat itu sebagai bentuk perlawanan atas kesenian pakem di tempat asal mereka. Bahan yang dibuat pun melabrak dari kesenian gambelan umumnya di Bali. Warga memanfaatkan bahan yang ada saat itu di Jembrana adalah kayu dan bambu. “Ini lebih tepatnya atraksi, alat musik yang dibuat dari bahan yang ada, menghasilkan bunyi yang ‘minor’ dan melabrak pakem kesenian Bali Timur,” ujar pria yang akrab disapa DS Putra ini. Masyarakat di pinggiran hutan ini merupakan warga “buangan” dari kerajaan dan kala itu tidak diperboleh-

kan memainkan kesenian asal tempat mereka. Selain bahan (logam) yang sulit diperoleh, masyarakat saat itu merasa jengah dan berkreasi dengan bahan-bahan yang ada. Sebelum dipadati rumah seperti saat ini, hampir sebagian besar wilayah desa di Jembrana masih berupa hutan rimba (jimbarwana). Sehingga masih dapat ditemui pohonpohon besar yang bisa menjadi bahan pembuatan Kendang berukuran besar itu. Kini, sangat sulit mendapatkan bahan kayu itu lagi di hutan, sehingga beberapa sekaa yang masih bertahan mencari bahan hingga ke Pulau Borneo. Dibanding alat musik tradisional sejenis, Kendang Mabarung lebih miskin variasi. Kesenian ini juga merupakan salah satu kesenian tua. Tidak semua Desa di Jembrana memiliki sekaa Kendang Mabarung. Hampir menyerupai Jegog, Kendang Mabarung sejatinya hendak menyerupai gambelan. Terdiri dari intrumen kendang, gangsa dan reong. Hanya, ukuran kendang sangat besar dan menghasilkan suara yang besar pula. Di sinilah letak perlawanan itu, suara yang keras dan tak hingga terbentuk nada yang

Bali Post/olo

PENTAS – Salah satu pementasan Kendang Mabarung di Jembrana beberapa waktu lalu. Alat musik tradisional ini masih eksis. khas. Kendang Mabarung sering dipentaskan untuk kegiatan masyarakat yang berkesan untuk kesenangan. Terutama di saat kegiatan yang berkaitan dengan manusa yadnya. Beberapa desa, memiliki sekaa Kendang Mabarung ini. Seperti di Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana, baik kendang maupun sekaa masih eksis dan menggelar pentas atraksi saat tertentu. Menurut para tetua di desa ini, Kendang Mabarung masuk ke Dangin Tukadaya sejak lama. Namun dengan ukuran yang besar, salah satu kesulitan adalah ketika pentas keluar desa. Sekaa perlu upaya ekstra mengangkut alat musik itu agar bisa dimainkan di luar desa. Dalam satu sekaa diisi sekitar 20 hingga 25 anggota. 6 orang sebagai pemukul kendang dengan panjang 2 meter lebih dan diameter hingga 1,5 meter. 6 orang ini bergilir memukul karena dengan besarnya ukuran kendang memerlukan banyak tenaga. Terlebih ketika kendang

dalam posisi mabarung atau beradu dengan sesama sekaa kendang yang pentas. Saling beradu suara bersahut-sahutan yang paling keras mengeluarkan bunyi. Kondisi kendang yang besar, juga membutuhkan perawatan yang tidak sembarangan. Perbaikan alat sering dilakukan setelah pentas. Seiring berjalannya waktu, kesenian ini jarang dipentaskan untuk komersial. Saat ini kesenian ini hanya momen tertentu seperti saat upacara pengabenan atau pernikahan. Terkadang untuk menjaga kendang raksasa agar awet, pementasannya diubah dengan hanya memakai alat gangsa dan reong. Tabuhnya pun disesuaikan dengan perkembangan kesenian tabuh saat ini. Alat musik ini, merupakan warisan budaya yang kaya akan keunikannnya. Kendati kayunya sudah cukup tua di seluruh sisi bagian kendang tidak ada yang termakan rayap atau hancur. Salah satu sekaa Kendang Mabarung di Kelurahan Le-

lateng Negara, I Wayan Sutarma mengutarakan sebenarnya asal-mula terciptanya Kendang Mabarung, cukup sederhana. Tak jauh berbeda ketika muncul tradisi Makepung di Jembrana. Namun sejatinya, awalnya Kendang Mabarung ukurannya tidak sebesar seperti saat ini. Lantaran saling bersahut-sahutan dan bunyi yang dihasilkan semakin tinggi, maka dicari bahan kendang ukuran yang lebih besar. Kendatipun ukuran kendang besar, cara memukul harus tetap lentur. Biasanya, alat pemukul ini, berbahan tanduk, kayu rotan bahan bisa menggunakan batu kerang. Dari beberapa sekaa yang masih eksis alat musik tradisional ini, para pemainnya didominasi berusia tua. Konon dipercayai, suara dari kendang raksasa bisa dijadikan terapi dan menyembuhkan kerinduan akan masa lampau. Para generasi sekaa ini berharap agar Kendang Mabarung jangan sampai hilang dan muncul regenerasi dari anak-anak muda. (olo)


BALI DWIPA

Rabu Wage, 28 Februari 2018

11

Figur

Bekerja Keras dan Cerdas MENJADI orang sukses tidak membutuhkan modal yang besar dan biaya yang mahal. Namun, dengan kerja keras dan cerdas, serta mampu merebut dan menciptakan peluang kerja, kesuksesan akan lebih mudah diraih. Kuncinya, tidak malas. Sebab, ukuran sukses tidak harus kaya raya dan mempunyai banyak rumah. “Untuk meraih kesuksesan tidaklah sulit dan mahal, tetapi mudah dan murah, asalkan tidak malas. Sebab, tidak ada orang rajin itu sampai tidak bisa makan,” ujar Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali, NTB, NTT, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, beberapa waktu lalu. Bagi Prof. Dasi, kesuksesan seseorang tidak hanya dilihat dari satu sudut pandang, melainkan dapat diukur dari banyak indikator yang tergantung pada masing-masing individunya. Oleh karena itu, generasi muda intelek saat ini tidak cukup hanya bermodalkan gelar sarjana, tetapi harus mempunyai tekad pekerja keras, cerdas, lugas, tuntas, dan berkualitas. Sehingga para generasi muda tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi bisa menciptakan peluang kerja. Apalagi, perbandingan antara peluang kerja dengan pertumbuhan tenaga kerja pasti lebih kecil. Di samping juga, peran perguruan tinggi dalam mendidik generasi muda bangsa harus dibekali dengan kecakapan konseptual. Selain itu, membangun jejaring dan kerja sama dengan stakeholder terkait juga penting untuk bisa meningkatkan kualitas menuju kemandirian. Perguruan tinggi harus menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Ini harus dibangun agar alumninya tidak menjadi pencari kerja. “Menciptakan lapangan pekerjaan saat ini memang sudah eranya. Sebab, zaman milenium atau zaman now, tidak zamannya lagi berburu mencari pekejaan. Apalagi kompetisinya sangat ketat. Jadi, bagaimana anak-anak harus diarahkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tandasnya. Apalagi, dikatakan sekarang ini banyak bisnis yang memanfaatkan kecanggihan IT. Sehingga, dengan penguasaan IT, peluang untuk merebut dan menguasai usaha akan sangat menjanjikan. “Sekarang kan orang bisnis tak perlu harus punya pabrik. Dengan IT, kita bisa bisnis, tinggal menjualnya. Orang lain yang bangun pabrik, memproduksi barang, kita tinggal menjualnya,” ujarnya. (win)

Bali Post/wan

PERAHU NELAYAN - Perahu para nelayan diparkir di tepi Pantai Seseh, Desa Adat Seseh, Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung. Perahu-perahu tersebut digunakan nelayan mencari ikan di laut lepas. Foto diambil Selasa (27/2) kemarin.

Pilkada Dapat Pengaruhi Pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting Denpasar (Bali Post) -

Tahun 2018 ini, Bali tidak saja menyelenggarakan tiga pilkada yaitu Pilkada Klungkung, Gianyar, dan Pilkada Bali pada bulan Juni. Namun, Pulau Dewata juga akan menjadi tuan rumah IMF-World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober. Kesuksesan pelaksanaan pilkada diyakini akan berdampak positif pada acara pertemuan IMF-World Bank. “The next host itu adalah gubernur yang baru. Kalau nuansanya gubernur baru nanti macam-macam, misalnya terjadi pemungutan suara ulang, keributan, dan sebagainya, akan berpengaruh kan. Kita sekarang lagi disorot oleh dunia,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, di Denpasar, Selasa (27/2) kemarin. Golose menambahkan, saat

ini Bali kedatangan Christine Lagarde, Managing Director IMF. Kedatangannya juga untuk menentukan apakah IMFWorld Bank masih bisa tetap berjalan di Bali. Terutama setelah ada bencana erupsi Gunung Agung. Menurutnya, pertemuan IMF-World Bank akan memberi dampak yang sangat bagus untuk Bali dan Indonesia umumnya. Mengingat, ada lebih dari 25

negara yang sebetulnya menginginkan untuk menjadi tuan rumah. Oleh karena itu, kepercayaan untuk Bali yang disebutnya sebagai island of tolerance ini mesti dijaga. Selain meyakinkan soal Gunung Agung, juga dengan mewujudkan Pilkada aman dan damai. “Saya kebetulan hadir di Washington DC untuk memaparkan masalah security yang dalam

hubungan ini menurut saya, keterkaitan dengan Pilkada damai ini sangat penting,” jelasnya. Golose lantas menginisiasi digelarnya seminar “Peran Media dalam Mewujudkan Pilkada Aman dan Damai”, di Polda Bali kemarin. Di samping akan mengondisikan pula hal yang sama pada netizen (pengguna media sosial, red). Pasalnya, media atau pers dikatakan memiliki peran yang signifikan dalam menunjang pilkada aman, damai, bersih, dan jujur. “Suarakan juga pasangan (calon kepala daerah) ini untuk siap kalah dan siap menang. Jangan hanya siap menang,” imbuhnya.

Dua Pria Diadili Kasus Pembunuhan Robert Bali Post/win

Seniman Gangsar Dirawat di RS Sanglah Denpasar (Bali Post) I Gusti Putu Mungkreg (74), seorang seniman drama gong, harus dirawat di Ruang MS, IGD RSUP Sanglah. Sejak tanggal 22 Februari lalu, Mungkreg yang lebih dikenal dengan sebutan Gangsar dalam kesenian drama gong itu hingga kini masih dirawat di Ruang MS, IGD RSUP Sanglah. Ketahanan fisiknya menurun menyebabkan paruparunya kerap sakit. Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, I Gusti Putu Mungkreg masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri di dada. Karena kondisinya belum stabil, selama enam hari itu, Gangsar harus dirawat di Ruang MS, IGD RSUP Sanglah. Ia merupakan pasien rujukan dari RSUD Badung. Sebelumnya, ia merupakan pasien rawat jalan RSUD Badung. Namun karena kondisinya, ia terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah. “Ia baru pertama kali datang ke Sanglah, bukan pasien rawat jalan kami,” ujarnya, Selasa (27/2) kemarin. Jika kondisinya stabil, besok rencananya ia akan melakukan pemeriksaan bronkoskopi. (kmb42)

Denpasar (Bali Post) – Dua orang pria yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Robert Geelhoed, Selasa (27/2) kemarin diadili di PN Denpasar. Kedua terdakwa itu adalah Winda Wilantara alias Wili alias Win (23) asal Lampung dan Andika Budiyanto (30) asal Bogor, Jawa Barat. JPU I Putu Gede Suriawan di hadapan majelis hakim pimpinan Ketut Suarta mengatakan, aksi pembunuhan terhadap turis Belanda tersebut dilakukan 26 Oktober lalu di Perumahan Puri Gading, Jimbaran, persisnya di Jalan Ambon Kompleks Amster-

dam, Jimbaran. Kasus ini bermula dari kedatangan Winda ke Bali untuk mencari pekerjaan. Dalam perjalanan, Winda ketemu Andika di dalam bus. Mereka membicarakan masalah pekerjaan dan bahkan Andika menyanggupi. Sebelum bekerja, mereka jalan-jalan dan nongkrong di Pantai Kuta. Saat itulah dia berkenalan dengan Robert. Dia menawari Winda bekerja hingga akhirnya korban mengajak terdakwa ke kondotel Jalan Dewi Sri, Kuta. Pada 23 Oktober, Winda diajak Robert ke Perum Puri Gading. Dari sanalah mereka akrab. Besoknya,

diajak mandi hingga terdakwa diminta memuaskan birahi korban. Awalnya Winda tidak mau, sedangkan Andika mau. Namun lama-kelamaan kedua lelaki itu mau memuaskan birahi Robert. Setelah terbiasa, Winda menawarkan ke Andika apakah mau punya usaha. Syaratnya, membunuh Robert dan mobilnya dijual. Kemudian terjadilan kesepakatan. Aksi pembunuhan pun dilakukan. Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Ketut Bakuh, didakwa Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang pembunuhan berencana. (kmb37)

SIDANG Terdakwa Winda dan Andika menjalani sidang perdana di PN Denpasar, Selasa (27/2) kemarin. Terdakwa disidangkan terkait kasus dugaan pembunuhan Robert Geelhoed.

Menurut Golose, kebijakan Polri saat ini adalah lebih proaktif melakukan pencegahan (preventif). Jadi, bukan dengan tindakan represif maupun responsif, khususnya dalam mewujudkan Pilkada damai. Polda Bali menjadi leading sector atau memimpin langsung pelaksanaan keamanan di Bali. Hasil survei Fakultas Hukum Universitas Udayana, Polda Bali tercatat paling dominan menyelesaikan masalah trantib di masyarakat. Utamanya, premanisme (dengan tingkat kepuasan masyarakat 71,43 persen), narkoba (88,57 persen), kejahatan jalanan (92,86 persen), dan lalu lintas (90 persen). (kmb32)

Kasus Kejahatan Anak-anak

Mesti Dilihat dalam Perspektif Integral Denpasar (Bali Post) Maraknya kasus kejahatan yang melibatkan anak-anak, baik sebagai pelaku maupun korban, hendaknya dilihat dalam perspektif yang integral. Demikian disampaikan akademisi I Made Dwija Suastana, S.H., M.H. yang Ketua III Bidang Pawongan Paiketan Krama Bali, Selasa (27/2) kemarin. Dikatakannya, ada ungkapan suci yang menyatakan Nasti guru samo mata, yang artinya keluarga adalah pendidikan pertama dan utama. Jadi, dalam konteks ini betapa besarnya peran orang tua atau keluarga di rumah sebagai fondasi pembentuk karakter anak. Idealnya, keluarga menjadi filter pertama bagi sang anak sebelum bersosialisasi dalam lingkungan yang lebih luas. Kata Dwija, pola asuh keluarga serta kesamaan pandang internal keluarga terhadap cara mendidik anak, akan menentukan ‘’kertas putih’’ bernama anak itu, mampu menghadapi lingkungan pergaulan sosialnya. Maraknya pelaku kejahatan dan korban dari kalangan anakanak, harus disikapi serius oleh segenap stakeholder, baik pemerintah maupun swasta. Jangan sampai anak-anak

Bali Post/ist

Dwija Suastana

sebagai next generation malah menjadi lost generation. Dalam tataran praktis, kurikulum pendidikan harus didesain agar lebih memihak pada tumbuh kembangnya anak-anak secara wajar, sehat dan penuh kasih sayang orang tua di rumah dan guru di sekolah. UU perlindungan anak secara kelembagaan bahkan turunannya sudah sampai di daerah-daerah melalui Komisi Perlindungan Ibu dan Anak. Stakeholder ini harus diperkuat oleh segenap lapisan masyarakat khususnya lembaga-lembaga desa adat. Di Bali, perlu ciptakan bale banjar-bale banjar yang ramah dan nyaman untuk anak-anak. (kmb)

Masa Kampanye dan Masa Tenang, Titik Kerawanan Pilkada Denpasar (Bali Post) Masa kampanye dan masa tenang bisa dikatakan sebagai waktu paling rawan dalam pelaksanaan Pilkada. Terlebih, durasi masa kampanye tahun ini cukup panjang mulai 15 Februari hingga 23 Juni mendatang. Kerawanan yang sering kali terjadi, di antaranya perusakan baliho dan gangguan lalu lintas. “Apalagi pengerahan massa yang kadang-kadang kurang memerhatikan kepentingan

pengguna jalan lainnya. Hal inilah yang perlu mendapat perhatian dari kepolisian, khususnya polisi lalu lintas,” ujar Guru Besar Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. I Ketut Rai Setiabudhi, S.H., M.S. dalam seminar “Peran Media dalam Mewujudkan Pilkada Aman dan Damai”, di Polda Bali, Selasa (27/2) kemarin. Selanjutnya pada masa tenang, lanjut Setiabudhi, terkadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang meng-

inginkan pelaksanaan pemilu cacat dan bahkan kacau. Di samping gangguan kamtibmas terkait kepentingan pemilu dari masing-masing pendukung pasangan calon. Termasuk di dalamnya kampanye terselubung, serta politik uang. “Setiap daerah atau wilayah memiliki karakterisik kerawanan yang berbeda, sehingga perlu kecermatan dalam mendeteksi lebih awal gerakan atau gejala yang

berdampak pada gangguan kamtibmas,” jelasnya. Menurut Setiabudhi, deteksi dini oleh aparat kepolisian bisa dilakukan dengan menguatkan jaringan intelijen. Bila perlu, melakukan patroli secara terbuka dan tertutup untuk mengantisipasi kejahatan konvensional, serta membentuk tim terpadu polisi dan pecalang. Partisipasi masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk meminimalisasi pelanggaran pilkada.

Begitu juga agar mau aktif melaporkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kamtibmas. Sementara pasangan calon agar terus diimbau untuk melakukan kampanye bersih. “Polisi harus dapat memberi jaminan dan perlindungan bagi masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pe-

langgaran, Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra, mengaku belum menemukan adanya pelanggaran yang bisa menimbulkan hal-hal tidak diinginkan. Kecuali menyangkut pelanggaran ad ministrasi seperti masih dipasangnya alat peraga non-APK (Alat Peraga Kampanye) yang tidak sesuai dengan ketentuan KPU. “Terkait isu kampanye, per kemarin, dipastikan belum ada hal-hal yang mengkha-

watirkan,” ujarnya. Sementara untuk APK, Sunadra mengaku banyak menerima laporan mengenai pemasangan alat peraga yang tidak sesuai. Pihaknya sudah meminta Panwas Kabupaten/Kota untuk mengecek kesesuaian APK dari segi jumlah, ukuran, serta zona pemasangan yang telah ditentukan. Selanjutnya, merekomendasikan kepada KPU sebagai bentuk pelanggaran administrasi. (kmb32)


KLUNGKUNG

12

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Vaksinasi JE, Sasar 49 Ribu Anak

Semarapura (Bali Post) Penyakit Japanese encephalitis (JE) telah muncul di Bali. Mengantisipasi merebak, Pemkab Klungkung melalui Dinas Kesehatan (Diskes) melakukan vaksinasi pada Maret-April tahun ini dengan menyasar empat puluh ribu lebih anak-anak. Kadiskes Klungkung Ni Made Adi Swapatni, Selasa (27/2) kemarin menjelaskan, JE merupakan penyakit yang dapat menyebabkan radang otak pada hewan dan manusia. Penyebarannya bisa melalui nyamuk dan babi. Khusus tahun ini, belum ditemukan warga Kabupaten Klungkung yang teridap. Jika berbicara kasus sejak lima tahun belakangan, angBali Post/sos kanya sangat kecil. Namun Ni Made Adi Swapatni demikian, merebaknya kembali masih berpotensi. Oleh sebab itu, pada Maret-April dilakukan vaksinasi terhadap anak usia 9 bulan sampai 15 tahun yang diestimasikan mencapai 49.191 orang, tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. “Sasarannya anak-anak. Ini untuk pencegahan,” terangnya. Pelaksanaan vaksinasi itu terbagi menjadi dua. Pada Maret, menyasar anak-anak yang telah duduk di bangku kuliah dan usia balita pada April melalui Posyandu, Pustu, Puskesmas, Rumah Sakit, dan Pos pelayanan imunisasi JE. “Pencanangannya mulai 6 Maret. Tapi sejak awal bulan, petugas sudah mulai bergerak. Ini berlangsung sampai tuntas,” ungkap mantan Direktur RSUD Klungkung ini. Disampaikan lebih lanjut, seluruh perlengkapan yang dibutuhkan sudah disiapkan. Dipastikan program ini bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sosialisasi ke masyarakat pun sudah berjalan melalui puskesmas maupun Pustu. “Untuk vaksin sudah siap. Awalnya vaksinasi ini kan direncanakan tahun lalu. Kami sudah sempat sosialisasikan. Tahun ini baru berjalan,” jelasnya. Vaksinasi ini, sambungnya sebagai pelengkap imuniasi dasar. Mengingat fungsinya sangat penting, masyarakat diharapkan bisa memberikan dukungan. “Kami berharap masyarakat bisa sadar kesehatan. Ini sangat penting untuk anak-anak,” tandas Swapatni. (kmb45)

Bali Post/sos

MENUNGGU - Suasana di Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (27/2) kemarin. Sejumlah warga tengah menunggu kedatangan boat.

”Pujawali” di Pura Dalem Ped

Penyeberangan Kusamba-Nusa Penida Meningkat Tajam

Semarapura (Bali Post) Suasana Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Selasa (27/2) kemarin sangat berbeda dari sebelumnya. Aktivitas penyeberangan ke Nusa Penida naik hingga tiga kali lipat. Hal itu terjadi menyusul adanya pujawali di Pura Penataran Ped pada Rabu (28/2) ini. Pengawas Pelabuhan I Made Suardika menuturkan kedatangan masyarakat yang menyeberang ke kepulauan The Blue Paradise Island itu sudah berlangsung sejak pukul 05.00 Wita. Bahkan, loket pembelian tiket sempat membludak. Sangat berbeda dari hari sebelumnya yang tergolong lengang. “Penyeberangan sangat ramai.

Sejak pukul 06.20 Wita sampai 10.30 Wita, sudah ada 15 trip. Kalau hari biasanya hanya ada enam dari pagi sampai sore,” terangnya. Meski situasi demikian, pelayanan masih tetap mengandalkan empat boat yang kapasitasnya, mulai dari 55 hingga 75 orang. Penyeberangan itu tidak hanya dilakukan pamedek

Topik : pengembangan pendidikan

BIDANG pendidikan di Kabupaten Klungkung masih perlu perbaikan. Angka partisipasi kasar anak-anak untuk menempuh pendidikan jenjang Taman Kanak-kanak (TK) baru menyentuh 61 persen. Masih ada 31 persen yang Bali Post/sos

SAPI BALI - Peternakan sapi Bali di Klungkung daratan. Di Kepulauan Nusa Penida juga banyak ditemukan. Perkembangan pariwisata menjadi tantangan untuk eksitensinya.

Pariwisata di Nusa Penida

Tantangan Eksistensi Sapi Bali Semarapura (Bali Post) Perkembangan pariwisata di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan semakin pesat. Hal ini tak hanya disebut-sebut “menggusur” pertanian rumput laut. Namun juga menjadi tantangan untuk sektor peternakan, khususnya sapi Bali. “Masyarakat kan cenderung ingin mendapatkan hasil instan. Bekerja di pariwisata dinilai menjadi solusi. Ini menjadi tantangan untuk sapi Bali,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida, Selasa (27/2) kemarin. Di tengah jeratan itu, mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini menyatakan telah melakukan langkah-langkah yang mampu menggirahkan masyarakat untuk beternak. Yakni, perbaikan kualitas dengan mengintensifkan pembinaan, menggenjot upaya khusus sapi wajib bunting dan inseminasi buatan. Itu sepenuhnya didanai pemerintah pusat. “Nusa penida telah ditetapkan menjadi daerah pengembangan sapi Bali berkelanjutan. Pemerintah pusat telah memberikan berbagai program. Termasuk operasional petugas untuk inseminasi buatan hingga pelaporan sapi bunting maupun yang lahir,” jelasnya. Pemerintah kabupaten juga turut ambil di dalamnya. Ditunjukkan dengan pemberian hibah pengadaan bibit. Tahun ini menyasar 17 kelompok dengan anggaran masing-masing sekitar Rp 180 juta. “Dana ini juga untuk pembangunan kandang. Program setiap tahun,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, menggenjot populasi juga, dilakukan dengan mengintensifkan kawin suntik yang tahun ini ditargetkan menyasar 10.400 ekor, turun dari 2017 yang mencapai 13 ribu lebih. “Kalau tahun lalu, capaian sudah hampir seratus persen. Nah, adanya penurunan aseptor, dikarenakan capaian untuk Bali masih signifikan jauh dari target. Kita di sini yang ikut kena imbas,” terangnya. Juanida pun mengaku tengah mendorong peternakan ini, terutama yang dikelola kelompok bisa terintegrasi dengan sektor pariwisata. Pembinaan pun telah dilakukan. Namun itu dinilai tidak bisa mendatangkan hasil instan. “Kalau kita berpikir ke sapinya saja, akan ditinggalkan. Kami sudah mendorong peternak, untuk membuat terobosan menjadikan sebagai bagian dari pariwisata. Padukan juga dengan sektor pertanian,” katanya. Terkait ketersediaan pakan, sambungnya saat ini masih mencukupi. Namun, jika melihat kondisi geografis Nusa Penida yang cukup kering saat musim kemarau, pihaknya telah meminta peternak untuk bisa mencari alternatif lain. “Ada beberapa pakan yang bisa hidup saat kemarau. Ini harus ditanam pada lahan. Harus ada langkah pemenuhan secara mandiri,” sebutnya. Anggota Komisi II DPRD Klungkung Anak Agung Gde Bagus sempat mendorong pemkab untuk benar-benar memperhatikan eksistensi sapi Bali. Itu tak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga produksi bibit yang bisa dijual ke daerah lain. “Peternak di Karangasem sudah banyak yang menjual sapi karena erupsi Gunung Agung. Ini menjadi peluang untuk peternakan sapi di sana (Nusa Penida-red),” ungkapnya. Berdasarkan data 2017, populasi sapi di Kepulauan The Blue Paradise Island itu mencapai 24.192 ekor, cenderung stabil dengan tahun sebelumnya. Sementara untuk skala kabupaten mencapai 42.476 ekor, meningkat dari 2016 sebanyak 41.568 ekor. (kmb45)

berasal dari berbagai daerah di Klungkung maupun lainnya. Namun juga masyarakat Nusa Penida yang sengaja untuk mudik. “Besok Buda Cemeng Kelawu, pujawali di Pura Dalem Ped. Itu sebabnya banyak yang menyeberang. Hari ini (kemarinred) puncaknya. Untuk sewa, tetap Rp 50 ribu,” katanya. Disampaikan lebih lanjut,

cuaca di laut juga sangat baik. Gelombang masih tergolong tenang. Jika cuaca buruk melanda, pihaknya akan mengalihkan penumpang ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem. “Dari sana penyeberangan pakai roro,” sebutnya. Aktivitas penyeberangan ini diperkirakan lebih padat hingga 1 Maret mendatang, bertepatan dengan Purnama. Itu pun tak hanya berasal dari Tribhuana, namun juga sebaliknya. “Saat Purnama, biasanya warga dari daratan banyak tangkil ke sana. Terus warga Nusa Penida banyak yang balik ke daratan,”

imbuhnya. Seorang warga asal Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, I Nengah Jata, mengaku rutin tangkil ke Pura Dalem Ped saat pujawali. Meski terjadi peningkatan penumpang, penyeberangan dinilai masih lancar. “Sudah biasa nyeberang dari sini,” katanya. Selain pengusaha boat, lonjakan penumpang juga memberikan angin segar untuk jasa penitipan kendaraan. Parkir yang disediakan tidak mampu menampung. Bahkan, beberapa harus ditempatkan di luar. (kmb45)

SOLUSI

Dekatkan Sekolah

langsung beranjak ke jenjang SD. Selain itu, sarana prasarana juga masih ada yang kekurangan. Di tengah situasi itu, solusi apakah yang ditawarkan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada 27 Juni 2018 mendatang? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, menjadikan bidang ini sebagai skala prioritas untuk mendapat penanganan. Sebab itu kebutuhan dasar yang menjadi pondasi perkembangan kehidupan masyarakat. Dalam

hal pendidikan TK, ia menilai masih ada masyarakat yang belum mengakses lantaran terkendala jaraknya jauh dari tempat tinggal. Ke depan, pola yang ditawarkan terbalik. TK yang akan mendekat. “Solusinya, sekolah yang harus didekatkan. Tidak masalah dapat siswa sepuluh orang. Ini tempat bermain. Untuk pengembangan diri,” sebutnya. Jika terpilih menjadi orang nomor satu di Kabupaten Klungkung, ia yang berduet dengan I Ketut Mandia akan merubah pola pendidikan jenjang SD. Anak kelas I

sampai III tidak akan diberikan mata pelajaran berat, yang menurutnya seperti saat ini. Namun lebih terorientas pada pengembangan diri. “Berikan lebih fokus untuk membaca, menulis, berhitung. Bukan matematika. Kemudian menggambar, mengarang maupun seni lainnya. Kita juga harus memberikan pendidikan bahasa Bali, sebagai bahasa ibu,” katanya. Peningkatan kualitas pendidikan pula, ia akan bekerja sama dengan institusi, seperti Undiksha. Terkait program wajib belajar minimal

12 tahun atau hingga jenjang SMA/K, itu dipastikan akan berlaku di Kabupaten Klungkung jika I Wayan Koster bersama Cok Ace terpilih menjadi Gubernur. Pada hal ini, kabupaten akan fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan TK hingga SMP. Menyikapi kekurangan tenaga mendidik, Cabup yang akrab disapa Tjok Bagus ini akan gencar mengkomunikasikan dengan pemerintah pusat. “Kalau misalnya masih kurang, di sana kita bisa mencari tenaga kontrak dengan kompetensi yang sesuai,” ucapnya. (sos)

kan,” katanya. Pemerataan kualitas sekolah, baik dalam sumber daya manusia (SDM) maupun sarana-prasarana juga dinilai menjadi hal penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Ini pun telah dimasukkan menjadi program prioritasnya jika terpilih memimpin kedua kalinya bersama I Made Kasta. “Yang perlu drum band, berikan. Yang perlu baleganjur, berikan. Harus ada pemerataan

kualitas. Dengan ini juga, tidak lagi ada yang berpikir sekolah favorit. Sistem zonasi tidak ada yang mengeluhkan,” tegasnya. Program angkutan gratis juga masih dijadikan amunisi untuk menggenjot bidang yang menjadi kebutuhan dasar ini. Cakupan layanannya tak lagi di Kecamatan Klungkung, namun juga di Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. “Ini harus terintegrasi. Tidak bisa jalan

satu-satu,” ungkap cabup nomor urut 2 ini. Selain formal, pendidikan informal juga telah masuk di agenda kerjanya. Ini akan menyasar penyandang disabilitas maupun lansia yang masih produktif. Seluruhnya akan diberdayakan dengan memberikan pelatihan berbagai jenis produk yang bernila jual. “Misalnya, buat

sarana upakara. Ini bisa terintegrasi dengan pasar seni,” pungkasnya. (sos)

Pemerataan Kualitas Sekolah

BERBEDA halnya dengan cabup I Nyoman Suwirta. Menggenjot pendidikan anak usia dini, akan diadakan minimal satu TK negeri di masing-masng desa. Guna meringankan beban orangtua, juga didukung dengan pengadaan mobil shuttle. “TK tidak perlu terlalu banyak. Untuk transportasi, kita bantu mobil shuttle setiap sekolah. Saya rasa program minimal satu TK satu desa belum ada yang menerap-


EKONOMI

Rabu Wage, 28 Februari 2018

13

Mendag Pastikan Impor Beras Tak Rugikan Petani

Cirebon (Bali Post) – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan impor beras dipastikan tidak merugikan petani, karena nantinya Bulog akan menyerap gabah mereka ketika memang dianggap perlu. ‘’Petani tidak akan pernah dirugikan (adanya impor beras),’’ kata Enggar saat melakukan kunjungan di Pasar Pagi Kota Cirebon, Selasa (27/2) kemarin. Menurut Enggar, adanya kebijakan impor merupakan salah satu cara untuk memperkuat stok pemerintah, karena memang sangat dibutuhkan. Untuk itu, katanya, kepada semua pihak untuk tidak mempertentangkan adanya kebijakan impor beras dengan para petani, karena ini untuk memperkuat stok nasioanal. ‘’Makanya impor jangan dipertentangkan dengan petani, karena impor itu untuk memperkuat stok,’’ tuturnya. Enggar menambahkan, nantinya ketika ada stok gabah dari petani, Bulog akan menyerapnya sesuai dengan ketentuan yang ada. Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, Bulog sudah diminta untuk menyerap berapa pun gabah yang dihasilkan petani,

kalau harga jatuh. ‘’Bulog akan siap menjaga dan kalau harga jatuh insyallah Bulog akan menjadi penyangganya berapa pun akan diambil, supaya harga tidak jatuh,’’ katanya. Enggartiasto juga menyatakan bahwa beras impor asal Vietnam dan Thailand yang mulai masuk ke Indonesia tidak akan didistribusikan ke sentra produksi atau wilayah-wilayah penghasil beras. ‘’Saya meninjau gudang Perum Bulog untuk memastikan bahwa beras impor benar-benar tersimpan dan tidak masuk ke daerah sentra penghasil beras,’’ katanya. Ia mengatakan bahwa beras impor yang diperkirakan masuk sebanyak 261.000 ton hingga akhir Februari 2018 tersebut akan dipergunakan sebagai stok pemerintah untuk melaksanakan

Operasi Pasar (OP) ketika harga beras masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dalam kesempatan tersebut, Enggartiasto meninjau beberapa gudang Bulog, di antaranya adalah Gudang Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Gudang Tegal Girang dan Gudang Singakerta, Divre Indramayu. Di Gudang Singakerta Divre Indramayu, stok beras yang tersisa sebanyak 93 ton, dari total kapasitas mencapai 21.500 ton. Namun, kekosongan stok beras di Gudang Singakerta Divre Indramayu tersebut akan mulai terisi kembali saat memasuki musim panen raya. Indramayu dan Cirebon merupakan sentra penghasil beras di dalam negeri. Enggartiasto memastikan bahwa Perum Bulog akan menyerap

gabah dan beras petani sesuai dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2015. Besaran HPP untuk gabah kering panen adalah Rp3.700 per kilogram di tingkat petani, dan Rp 3.750 per kilogram di tingkat penggilingan. Sementara untuk gabah kering giling, HPP ditetapkan Rp 4.600 per kilogram di tingkat penggilingan dan Rp 4.650 di gudang Bulog. ‘’Bulog akan menyerap, saya pastikan Bulog menyerap. Sudah ada ketentuannya dan ditambah fleksibilitas 20 persen,’’ kata Enggartiasto. Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga beras khususnya kualitas medium tercatat sudah mengalami kenaikan tipis. (ant)

Rupiah Kembali Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (27/2) sore, bergerak melemah sebesar 16 poin menjadi 13.664 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.648 per dolar AS. ‘’Seperti mata uang pasar berkembang lainnya rupiah tertekan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed,’’ kata Chief Market Strategist FXTM Hussein Sayed, di Jakarta. Ia mengemukakan bahwa notulen Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru menunjukkan sinyal hawkish terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Investor memperkirakan probabilitas 62 persen sebanyak tiga kenaikan suku bunga pada 2018. Kendati demikian, menurutnya, depresiasi mata uang rupiah terhadap dolar AS cenderung tertahan seiring dengan oleh prospek ekonomi Indonesia yang menjanjikan. Sinyal pertumbuhan ekonomi yang positif di Indonesia dapat meningkatkan optimisme pasar sehingga rupiah dapat terjaga. Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa fokus pelaku pasar yang sedang tertuju pada setiap pernyataan Jerome Powell, membuat laju mata uang di negara berkembang cenderung tertahan. ‘’Setiap petunjuk kebijakan moneter yang disampaikan Powell akan memengaruhi pergerakan pasar. Pasar akan melihat, apakah nadanya akan terlalu dovish atau hawkish terhadap suku bunga The Fed,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (27/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.650 dibandingkan posisi sebelum-

nya 13.659 per dolar AS. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih cukup kompetitif meski sempat mengalami fluktuasi akibat membaiknya perekonomian AS. ‘’Indonesia nilai tukarnya masih cukup kompetitif dan stabil,’’ kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa kemarin. Sri Mulyani menjelaskan nilai tukar rupiah telah memiliki daya tahan ketika The Fed (Bank Sentral AS) memutuskan untuk melakukan normalisasi kebijakan moneter pada 2017 dan 2018. Untuk itu, Sri Mulyani mengharapkan kurs rupiah terhadap dolar AS terus fleksibel dan stabil untuk bisa menciptakan daya saing bagi sektor perdagangan yang telah membaik sepanjang 2017. ‘’Paling penting adalah menggambarkan rupiah cukup fleksibel tapi tetap stabil, yang bisa menciptakan kepastian terhadap dunia usaha, namun tidak menimbulkan daya kompetitif yang tererosi,’’ ujarnya. Melihat kondisi saat ini, ia memastikan pemerintah akan terus menjaga ekonomi dari dinamika global termasuk kebijakan moneter, fiskal maupun perdagangan AS, agar tidak terlalu memengaruhi pergerakan rupiah. Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memproyeksikan gejolak rupiah terhadap dolar AS akan terus terjadi hingga The Fed mengumumkan kebijakan suku bunga acuan pada pertengahan Maret 2018. Agus menambahkan, volatilitas rupiah juga disebabkan perbaikan data ekonomi AS serta pelonggaran pajak yang memicu peningkatan kebutuhan pendanaan oleh Pemerintah AS. (ant)

Menkeu Sri Mulyani Pantau Harga Minyak

Sri Mulyani Indrawati Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia yang meningkat tinggi dari asumsi yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar 48 dolar AS per barel. ‘’Sampai hari ini kita masih menjalankan asumsi harga minyak dan subsidi yang ditetapkan dalam UU APBN,’’ kata Sri Mulyani, di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Sri Mulyani mengakui harga minyak yang telah meningkat

tinggi tersebut bisa memengaruhi alokasi subsidi BBM maupun listrik yang diberikan kepada PLN maupun Pertamina. Untuk itu, pantauan terhadap deviasi asumsi harga minyak dalam APBN dengan kondisi terkini yang hingga 31 Januari 2018 mencapai 65,6 dolar AS per barel akan terus dilakukan pemerintah. ‘’Kalau harga minyak sekarang berada di atas asumsi kita akan menghitung bersama Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM,’’ kata Sri Mulyani. Namun, ia memastikan terjadinya perubahan alokasi subsidi BBM maupun listrik terlihat seusai hasil pantauan dipaparkan dalam laporan pelaksanaan APBN Semester I-2018. ‘’Di situ terlihat kemampuan APBN atau PLN dan Pertamina untuk menyerap perubahan itu,’’ ujar Sri Mulyani. Meski pergerakan harga minyak bisa menambah beban subsidi yang diberikan pemerintah, namun dalam jangka pendek, kenaikan harga minyak dunia bisa memberikan tambahan penerimaan yang signifikan. (ant)

Bali Post/ant

BERAS IMPOR - Pekerja mengangkut beras impor dari Thailand di gudang Bulog Divre Jatim, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (26/2). Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menerbitkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton kepada Perum Bulog dengan tujuan untuk mengamankan stok yang sudah menipis.

Pertemuan IMF-Bank Dunia Harus Berdampak Positif untuk Bali Sri Sultan Hamengkubuwono X

Sultan Ajak Swasta Berdayakan Disabilitas Yogyakarta (Bali Post) Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengapresiasi Maybank dan mengajak pihak swasta lainnya untuk peduli dan memberdayakan para kaum disabilitas di Indonesia. ‘’Saya berharap program ini terus berlanjut agar kaum disabilitas mampu meningkatkan hasil usahanya,’’ pesan Sultan di Yogyakarta, Senin (27/2) kemarin. Pesan Sultan tersebut disampaikan saat peluncuran program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas ‘’Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship’’ (RISE) di Indonesia yang digagas Maybank. Peluncuran program dilakukan Chairman Maybank Group dan Maybank Foundation Datuk Mohaiyani Shamsudin. Hadir juga Presdir Maybank Indonesia Taswin Zakaria, CEO Maybank Foundation Shahril Azuar Jimin, dan anggota Board of Trustee Maybank Foundation Datin Paduka Marina Mahathir. RISE merupakan program pembinaan kewirausahaan dan keuangan kepada para penyandang disabilitas berupa pelatihan tiga hari dan mentoring selama 3-6 bulan. Peserta dibekali pengetahuan pengelolaan keuangan, strategi pemasaran dan perubahan pola pikir dalam mengelola usaha. Dalam program mentoring, para peserta akan didampingi mentor secara personal untuk meningkatkan pendapatan dan kapasitas usaha. Chairman Maybank Group Datuk Mohaiyani Shamsudin mengatakan, melalui program RISE, Maybank Group turut mendukung upaya membangun komunitas berdikari, dengan menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat, selaras dengan misi humanising financial services. Dirut Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan, di Indonesia, proyek percontohan program RISE dilaksanakan kepada 211 penyandang disabilitas di Jakarta dan Yogyakarta pada 2016. Serangkaian program pelatihan kemudian dilakukan selama 2017 kepada 94 penyandang disabilitas di Bali, 119 penyandang disabilitas di Tangerang dan 110 penyandang disabilitas di Bogor serta pada 2018 kepada 55 penyandang disabilitas di Yogyakarta serta 99 penyandang disabilitas di Malang. Dari pelaksanaan pilot project hingga pelaksanaan program yang ditargetkan selesai pada 2019, diproyeksikan untuk menjangkau total 2.200 penerima manfaat di Indonesia. ‘’Kami berharap program ini dapat membangun dan meningkatkan kapabilitas usaha mikro-UKM sehingga dapat memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya,’’ kata Taswin. (010)

Jakarta (Bali Post) Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia Tahun 2018 atau International Monetary Fund-World Bank Annual Meetings 2018 (lMF-WB AM 2018) akan digelar di Nusa Dua, Bali, pada 12-14 Oktober 2018 mendatang. DPR berharap Indonesia dapat menjadikan momen tersebut sebagai ajang unjuk diri. ‘’Momentum ini bisa dijadikan Indonesia membuktikan kepada seluruh dunia, bahwa ekonomi Indonesia sudah sangat berkembang, dan mampu menghadapi situasi global yang terkadang kurang bersahabat,’’ kata Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Selain itu, lanjut Taufik, melalui pertemuan ini, bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mempromosikan kondisi ekonomi dan potensi ekonomi di Indonesia, sehingga investor asing tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Menurutnya, perhelatan akbar internasional yang akan dihadiri 15 ribu peserta

dari 189 negara itu harus benar-benar meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia. Sebab, perputaran uang daribahan tersebut diproyeksikan Bank Indonesia mencapai US$ 100 juta atau Rp 1,36 triliun. ‘’Hadirnya 15 ribu peserta juga harus dimanfaatkan secara langsung bagi Indonesia, khususnya kepada Bali. Masyarakat Bali harus mendapat dampak positif dari pertemuan itu. Di saat yang sama, potensi pariwisata Bali dapat semakin diperkenalkan, sehingga dapat menarik mereka kembali untuk berwisata,’’ kata Taufik. Seperti diketahui, IMF-WB AM 2018 adalah pertemuan tahunan untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta rekomendasi kebijakan IMF-WB ke depan. Acara ini diikuti oleh Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara anggota IMFWB, pimpinan dan staf lMF-WB, para pelaku utama sektor keuangan, akademisi, CSC/NGO, pers dan observer. (kmb4)

Denpasar (Bali Post) Presiden Joko Widodo menginginkan adanya korporatisasi petani untuk menyejahterakan petani. Korporatisasi yaitu integrasi semua komponen di hulu pertanian, yaitu produksi, penggilingan, pengemasan hingga pemasaran. Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) RI Dr. Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, petani diharapkan tidak menjual gabah tetapi menjual beras. Dengan menjual gabah petani hanya mendapat Rp 3.800/kg dari padi yang dijual. Namun dengan menjual dalam bentuk beras, petani bisa mendapat pendapatan Rp 7.500-8.000/kg dari beras yang dihasilkan. Dengan begitu, pendapatan petani akan lebih besar. Untuk dapat melakukan korporatisasi petani, dengan cara mengintegrasikan usaha pertanian yang ada di hulu. Di hulu pertanian harus terintegrasi dengan perusahaan penggilingan padi, pembibitan, penyedia pupuk, peralatan pertanian, pengangkutan/transportasi, pemasaran, pengemasan. ‘’Kalau ini kita bisa integrasikan di hulu dalam bentuk badan usaha milik rakyat yang ada di situ, harapan Pak Presiden petani kita bisa jual beras, itu akan bisa terwujud,’’ tandasnya. Setelah terintegrasi di hulu, dari sisi pemasaran juga diharapkan tidak lagi secara konvensional. Namun seharusnya bisa dengan menggunakan e-commerce, aplikasi pemasaran online. Dengan aplikasi ini, petani dapat menjual langsung hasil produksinya berupa beras kepada

konsumen rumahan/end user. ‘’Konsumen yang ada di rumah bisa memesan beras di toko-toko tani yang ada di sentra perberasan atau retailer. Ini akan sangat efektif memotong rantai distribusi beras. Sehingga perbedaan harga beras di hulu dan harga beras di konsumen bisa relatif dekat,’’ bebernya. Selama tata niaga beras masih seperti sekarang (panjang), maka yang dominan mengatur dalam perdagangan gabah itu adalah para tengkulak atau para pedagang beras. Salah satu yang berperan penting dalam korporatisasi petani ini adalah Bulog. Bulog bisa menjadi penjamin petani ketika petani hendak meminjam kredit di bank. Karena, menurutnya, selama ini bank sulit menyalurkan kredit ke petani. ‘’Bulog bisa jadi penjamin. Karena ketika petani masuk bank engga dikasi, karena tidak dipercaya. Supaya dipercaya, Bulog masuk ke bank sebagai penjamin,’’ ujarnya. Kredit yang dipinjam petani dapat digunakan membeli mesin dryer, untuk mengeringkan padi. Dengan begitu kadar air padi menjadi berkurang. Sehingga petani tidak lagi menjual gabah dengan kadar air tinggi yang harganya lebih murah. ‘’Kalau dikeringkan, kadar airnya rendah, harganya menjadi tinggi,’’ katanya. Petani juga diintegrasikan dengan penggilingan padi. Di Indonesia ada 170.000 perusahaan penggilingan padi, baik skala kecil maupun menengah. Integrasi ini akan sangat efektif memberdayakan petani. (kmb42)

Perlu Korporatisasi Petani

Perry Warjiyo, Calon Gubernur BI

Jakarta (Bali Post) – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo hanya tersenyum dan irit berkomentar terkait penunjukan dia oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon Gubernur BI periode 2018-2023. Usai menjadi pembicara pada Konferensi Tingkat Tinggi BI-IMF ‘’New Growth Models in a Changing Global Landscape’’ di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin, Perry tidak bersedia menjawab pertanyaan pekerja media. ‘’Kok tidak memberikan selamat ulang tahun dulu,’’ kata Perry, di Jakarta, Selasa kemarin, yang baru saja merayakan ulang tahunnya pada 25 Februari 2018. Ketika diberikan ucapan selamat ulang tahun dan disinggung mengenai penunjukannya oleh Presiden, Perry hanya tersenyum, tanpa ko-

mentar dan langsung berlalu dengan mobil dinasnya. Perry, bankir bank sentral paling senior di jajaran Deputi Gubernur BI saat ini, diumumkan oleh Presiden Joko Widodo akan dicalonkan menjadi Gubernur BI periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo. Ia merupakan calon tunggal mengalahkan kandidat lain yang santer dibicarakan akan diusulkan menjadi calon Gubernur BI. Terdapat tiga nama lainnya selain Perry yang disodorkan kepada Presiden, yakni Agus Martowardojo yang masih menjabat sebagai Gubernur BI, Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan, dan Bambang Brodjonegoro yang masih menjabat sebagai Kepala Bappenas. Perry juga merupakan tokoh internal pertama bank sentral yang

diusulkan Presiden sebagai Gubernur BI sejak 2003. Pimpinan DPR baru akan membahas calon Gubernur BI pada sidang pimpinan setelah masa reses berakhir 5 Maret 2018. Setelah dibahas di rapat pimpinan DPR, surat Presiden akan dibawa ke Badan Musyawarah DPR untuk ditugaskan kepada Komisi XI DPR guna dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Jabatan Gubernur BI saat ini, Agus Martowardojo, akan berakhir pada 24 Mei 2018. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Perry Warjiyo memiliki sejumlah pengalaman dan atribut untuk memimpin Bank Indonesia. ‘’Dari pengalaman yang beliau miliki sudah ada kesempatan dan pengalaman untuk

menyiapkan peranan Gubernur Bank Indonesia yang dibutuhkan,’’ katanya. Ia mengharapkan Perry, apabila terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru, bisa menghadapi tantangan ekonomi regional maupun global yang selalu dinamis. Selain itu, Sri Mulyani meminta Perry untuk menjaga hubungan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan yang selama ini terjalin dengan baik. ‘’Itu bisa diteruskan dan itu paling penting, karena ketika kita akan mengelola ekonomi di saat menghadapi situasi makin dinamis, maka hubungan institusi ini harus makin erat dan makin baik,’’ jelasnya. (ant)


BULELENG

14

Rabu Wage, 28 Februari 2018

BPBD Normalisasi DAS di Desa Panji

Singaraja (Bali Post) – Pascabanjir bandang Sabtu (27/1) yang lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Selasa (27/2) kemarin. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar aliran air. Selain normalisasi DAS, personel BPBD juga membuat tanggul di pinggir jalan yang longsor beberapa waktu lalu. Tanggul ini menghindari air kembali menggerus tanah, sehingga tidak terjadi longsor susulan. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Ketut Sensus mengatakan, normal-

isasi dan pemasangan tanggul ini upaya sementara untuk menghindari terjadinya banjir susulan. Pascabanjir bandang beberapa waktu lalu, DAS di Dusun Babakan ini dipenuhi bongkahan beton hingga rumpun bambu yang dihayutkan banjir. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan kalau hujan deras volume air yang besar kembali tertahan, sehingga memicu banjir susulan. Untuk itu, dengan mengerahkan personel dan peralatan yang ada, pihaknya melakukan normalisasi DAS tersebut. Agar hasil normalisasi optimal, Subur mengharapkan dukungan perangkat desa dan warga untuk gotong royong. “Mulai hari ini (Selasa 27/2 kemarin -red) kita normalisasi DAS di sini. Kita tidak ingin DAS yang dangkal karena dipenuhi

bongkahan beton dan batang kayu hingga rumpun bambu nanti menghalangi aliran air dan memicu banjir lagi dan harapan ini bisa didukung dengan gotong royong bersama,” katanya. Selain normalisasi DAS, personel BPBD juga memasang tanggul di pinggir jalan yang longsor akibat hujan. Jalan ini pun menyempit karena tanah di pinggir jalan ini tergerus karena hujan. Menghindari air akan menggerus tanah di pinggir jalan tersebut, tanggul yang dibuat dengan karung plastik berisi pasir ditumpukan di sisi jalan. Upaya ini menunggu sampai penguatan senderan jalan dilakukan secara permanen oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PERDA – Pansus DPRD Bali menggelar sosialisasi untuk mendapatkan saran dan usulan dalam menyempurnakan revisi Perda Bali No. 3 Tahun 1992 tentang Aksara Bahasa, dan Sastra Bali di gedung DPRD Buleleng, Selasa (27/2) kemarin.

Sosialisasi Revisi Perda No. 3 Tahun 1992

Serap Aspirasi Terkait Pelestarian Bahasa Bali

Singaraja (Bali Post) – Ratusan penyuluh bahasa Bali, guru, dan perwakilan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng mengikuti sosialisasi revisi Perda Bali No. 3 Tahun 1992 tentang Aksara, Bahasa dan Sastra Bali, Selasa (27/2) kemarin, di gedung DPRD Buleleng. Sosialisasi ini digagas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bali. Lewat sosialisasi ini, pansus menyerap aspirasi untuk menyempurnakan revisi perda yang sekarang sedang dibahas. Sosialisasi kemarin, dipimpin Wakil Ketua Pansus I Wayan Rawan Atmaja didampingi anggotanya Nyoman Budi Utama, Kadek Setiawan, dan anggota lain. Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani. Wayan Rawan Atmaja mengatakan, sosialisasi di Buleleng ini yang kedua setelah pihaknya melakukan kegiatan yang sama di Kabupaten Karangasem. Dari

sosialisasi di Buleleng terungkap bahwa revisi perda ini diterima oleh kalangan penyuluh, MMDP, dan tokoh masyarakat Buleleng. Meski demikian, Rawan Atmaja menyebut bahwa ada masukan terkait usulan pemerintah daerah dituntut mengalokasikan dana untuk mendukung upaya pelestarian aksara, bahasa dan sastra Bali utamanya yang dilakukan oleh kalangan nonformal. Sementara untuk di pendidikan formal semua jenjang pendidikan mulai TK, SD, SMP, SMA/SMK, dan Perguruan Tinggi sudah memasukkan aksara, bahasa, dan sastra Bali dalam kurikulum pendidikan. Namun, di tingkat perguruan tinggi, penerapannya tidak diwajibkan dan itu dibebaskan kepada manajemen perguruan tinggi masing-masing. “Secara umum sosialisasi kami di Buleleng mendapatkan masukan positif. Kami menuntaskan sosialisasi ke

semua kabupaten dan kota nanti aspirasi ini akan dibahas kembali, sehingga revisi perda ini sesuai harapan masyarakat Bali,” katanya. Sementara itu, Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Nyoman Suka Ardiasa mengatakan, penerapan aksara, bahasa, dan sastra Bali lewat pendidikan formal sudah diakomodir dengan baik dalam draf revisi perda. Sedangkan, upaya pelestarian lewat jalur nonformal dirinya mengusulkan agar pemerintah daerah lewat instansi terkait perlu mengalokasikan dana operasional. Selama ini, pelestarian seperti yang dilakukan ratusan penyuluh di Bali sekarang ini masih terganjal dana operasional. “Ini yang kita usulkan, sehingga sekarang dengan pembahasan revisi perda ini teman-teman penyuluh tidak ragu untuk melakukan tugasnya. Harapannya nanti, dukungan dana bisa diakomodir oleh pemerintah,” jelasnya. Menurut Suka Ardiasa,

dana operasinal ini diperlukan ketika pihaknya akan melakukan perawatan naskah lontar. Perawatan ini perlu dana untuk membeli bahan dan peralatan yang memadai. Dia mencontohkan, untuk mengawetkan naskah lontar memerlukan minyak sere dan ini belum bisa dipenuhi dengan optimal. Bersyukur warga atau pemilik lontar sangat mendukung dan menyediakan sendiri bahan perawatannya. Namun, dukungan itu hanya beberapa dan kebanyakan tidak menyiapkan sehingga hal ini perlu mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah itu sendiri. Selain itu, dukungan pendanaan ini juga diperlukan ketika melakukan penambahan jumlah penutur. Dukungan dana ini tidak kalah pentinggnya karena dana yang mereka gunakan sekarang ini terbatas dan tergantung dari dukungan desa atau desa pakraman di wilayah tugas masing-masing penyuluh. (kmb38)

Khawatir Jadi Temuan

PD Pasar Konsultasikan Penyisihan Cukai di Pasar Tumpah Banyuasri

Menurut Satwikayadnya, sisa waktu persiapan empat bulan ke depan ini akan dilakukan dengan mengonsultasikan penyesuaian tersebut kepada instansi yang berwenang seperti Inspektorat

Daerah, BPKP, dan BPK. Ini dilakukan karena dirinya khawatir kalau dalam perjalanannya nanti penyesuaian tarif yang didasari dari maksud baik untuk menyumbang kepada desa pakraman, justru dianggap pelanggaran hukum. Untuk itu, konsultasi ini penting dilakukan sebelum nantinya kebijakan ini mulai dijalankan sesuai janji pemerintah daerah. Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan untuk menyerahkan pungutan cukai harian pedagang di Pasar Tumpah Terminal Banyuasri mencuat beberapa bulan lalu. Pihak Desa Pakraman Banyuasri meminta kepada PD Pasar agar diberikan hak untuk memungut dana sukarela kepada pedagang di pasar tumpah. Sumbangan ini pun dipungut karena Desa Pakra-

man Banyuasri tidak memiliki aset lain yang bisa digunakan menutupi kebutuhan dana pelaksanaan upacara di wewidangan desa pakraman. Menyusul permintaan itu, Desember 2017 lalu, pemkab melakukan mediasi dan menyisihkan pungutan cukai harian pedagang pasar tumpah kepada Desa Pakraman Banyuasri Rp 1.000 per pedagang per hari yang kemudian diserahkan secara global. Menyusul keputusan itu, pungutan cukai harian pedagang di Pasar Tumpah akan disesuaikan. Cukai harian ini baru saja dinaikkan dari Rp 3.000 per pedagang per hari menjadi Rp 5.000. Kenaikan itu karena pedagang di Pasar Tumpah tidak membayar sewa lahan. Cukai harian itu termasuk dana kebersihan, keamanan, pemanfaatan fasilitas umum (fasum), dan PPN 10 persen. Selain mendapat jatah penyisihan keuntungan dari pengelolaan pasar tumpah, Bupati menjanjikan bantuan hibah senilai Rp 1 miliar untuk pemugaran Pura Segara Camplung yang selama ini kondisinya kurang tertata. (kmb38)

korban keluar WC namun diduga tidak membayar uang kebersihan. Melihat hal itu, pelaku Komang SD (28), asal salah satu desa di Kecamatan Banjar yang bertugas menjaga kebersihan berusaha menegur. Diduga karena tersinggung korban mendatangi pelaku sambil menyerahkan uang Rp 5.000. Keduanya pun saling pukul. Pelaku terdesak kemudian mengambil besi dengan p a n j a n g s eki t a r 5 0 s en t i m e t e r untuk memukul korban mengenai kepala dan punggung. Pelaku ke-

mudian mengamankan diri di pos penjagaan di depan terminal. Korban kembali mendatangi pelaku sambil membawa pisau, sehingga perkelahian tidak terhindarkan. Beruntung, petugas kepolisian yang berjaga bersama warga dan pedagang yang saat itu ada di Terminal Banyuasri berusaha melerai. Korban yang sudah terluka dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Usai menjalani perawatan, korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Buleleng. KBO Reserse Kriminal

Iptu Dewa Putu Sudiasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, kasus ini masih diselidiki dengan mengumpulkan keterangan saksisaksi yang mengetahui kejadian tersebut. Dari pemeriksaan awal, diduga kasus ini karena salah faham, hingga berujung perkelahian. Polisi mengamankan pelaku dan barang bukti besi yang digunakan memukul korban. ‘’Sedang kita lidik dan kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi,’’ jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan janji Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyerahkan pungutan cukai harian pedagang Pasar Tumpah Terminal Banyuasri, Singaraja untuk Desa Pakraman Banyuasri? Penyesuaian tarif cukai harian itu belum berlaku karena dikhawatirkan menjadi temuan yang berujung permasalahan hukum. Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng mengonsultasikan penyesuaian tarif tersebut ke Inspektorat Daerah hingga ke Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Demikian diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Buleleng Putu Gede Satwikayadnya, di Singaraja, Selasa (27/2) kemarin. Lebih jauh dikatakan, penyesuaian tarif cukai harian ini karena Bupati telah memutuskan untuk menyerahkan pungutan cukai harian per pedagang per hari Rp 1.000 kepada Desa Pakraman Banyuasri. Penyisihan pungutan itu berimbas akan terjadi kenaikan tarif cukai harian yang dipungut PD Pasar. Penyesuaian ini pun dilakukan lewat Surat Keputusan (SK) Direksi PD Pasar atas persetujaun Badan Pengawas (BP) PD Pasar Buleleng. Sejak penyisihan pungutan retribusi itu disepakati, PD Pasar masih diberikan waktu selama enam bulan melakukan persiapan pemberlakuan tarif cukai harian baru tersebut. “Sekarang ini, baru jalan dua bulan dan kami belum melakukan penyesuaian tarif cukai harian untuk pedagang pasar tumpah di Terminal Banyuasri,” katanya.

Bali Post/kmb38

Putu Gede Satwikayadnya

Bali Post/kmb38

DAS – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan normalisasi DAS di Dusun Babakan Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Selasa (27/2) kemarin.

Evaluasi Kinerja Perangkat Desa

Pemkab Gelar Lomba Desa

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menggelar lomba desa tingkat kabupaten tahun 2018. Kompetisi wakil desa di masing-masing kecamatan ini dijadikan media untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan dan pembangunan di desa oleh perbekel dan perangkatnya. Dengan lomba ini, perangkat desa pun akan termotivasi bersaing untuk menjadi desa terbaik, sehingga pemerintahan dan pembangunanya semakin maju dan berkembang seperti di perkotaan. Dari sembilan kecamatan, tim penilai mulai melakukan penilaian terhadap wakil desa di kecamatan. Pada Selasa (27/2) kemarin, Desa Madenan sebagai duta Kecamatan Tejakula mendapat giliran pertama menjalani penilaian. Penilaian ini dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Ketua DPRD Gede Supriatna, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sandhiyasa, Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng Ny. Ayu Wardhany Sutjidra, Camat Tejakula Nyoman Widiartha,

dan perbekel se-Kecamatan Tejakula. Desa Madenan terkenal dengan potensi penghasil cengkih. Ini tidak lepas dari topografi wilayah ini yang berada di ketinggian, sehingga cocok untuk membudidayakan cengkih. Selain potensi itu, warga Madenan juga menggeluti profesi sebagai peternak ayam jago yang sangat terkenal di seluruh Bali bahkan ke luar daerah. Peternakan ayam jago ini pun berkembang pesat karena usaha ini mampu mendongkrak perekonomian di desa. Sedangkan profesi lain warga di Madenan adalah menternakkan lebah madu. Peternakan ini juga menjadi ladang usaha sampingan bagi warga Desa Madenan. Wakil Bupati Sutjidra mengatakan, melalui lomba ini, pemerintah daerah mengevaluasi kinerja perbekel dan perangkatnya dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Selain itu, evaluasi ini melihat dari dekat perkembangan pembangunan dan pengelolaan potensi desa itu sendiri. Dari kompetisi ini, perbekel

dan perangkatnya akan semakin termotivasi melakukan terobosan maupun inovasi kreatif, sehingga akan terjadi perkembangan desa ke arah yang lebih baik, bahkan bersaing dengan perkembangan pembangunan di perkotaan. “Ini bagian evaluasi kinerja semua perangkat desa baik itu di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan serta pengelolaan potensi. Dengan kompetisi sehat ini, setiap desa akan termotivasi untuk menjadi yang terbaik, sehingga sasaran akhir perkembangan desa akan mengikuti pembangunan di perkotaan,” tegasnya. Ketua Tim Penilai yang juga Kepala Dinas PMD Gede Sandhiyasa mengatakan, selain mengevaluasi perkembangan dan pengelolaan potensi desa, lomba ini mengukur keberhasilan perkembangan pembangunan di desa dalam kurun waktu tertentu. Ini sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. (kmb38)

Perkelahian di Pasar

Singaraja (Bali Post) – Kasus perkelahian terjadi di kawasan Pasar Tumpa h T e r mi n a l B a n y u a s r i , Singaraja, Selasa (27/2) kemarin sekitar pukul 14.00 Wita. Korban mengalami luka di bagian punggung hingga dirawat di rumah sakit. Peristiwa ini berawal ketika korban Kadek Rudi Arsana alias Ngereng (49), warga Kelurahan Kaliuntu, datang ke pasar tumpah. Dia kemudian masuk ke WC umum di pojok timur Terminal Banyuasri. Beberapa menit kemudian

Bali Post/ist

LOMBA DESA – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menghadiri penilaian lomba desa tingkat kabupaten 2018 di Desa Madenan, Selasa (27/2) kemarin.


15

Rabu Wage, 28 Februari 2018 Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Kamis (1/3) dini hari Getafe vs Deportivo La Coruna Athletic Club vs Valencia Malaga vs Sevilla Atletico Madrid vs Leganes Eibar vs Villarreal Jumat (2/3) dini hari Real Betis vs Real Sociedad Las Palmas vs Barcelona Deportivo Alavés vs Levante ----------------------------------------------Liga Inggris Jumat (2/3) dini hari Arsenal vs Manchester City ----------------------------------------------Piala FA Kamis (1/3) dini hari Tottenham Hotspur vs Rochdale ----------------------------------------------Coppa Italia Kamis (1/3) dini hari Juventus vs Atalanta Lazio vs Milan ----------------------------------------------Coupe de France Kamis (1/3) dini hari Chambly vs Strasbourg PSG vs Olympique Marseille Jumat (2/3) dini hari Caen vs Olympique Lyon ----------------------------------------------Hasil Liga Spanyol Levante vs Real Betis 0-2 ----------------------------------------------Liga Italia Cagliari vs Napoli 0-5 ----------------------------------------------1. Napoli 26 22 3 1 60-15 69 2. Juventus 25 21 2 2 62-15 65 3. Lazio 26 16 4 6 64-33 52 4. Inter 26 14 9 3 42-21 51 5. Roma 26 15 5 6 40-21 50 6. Sampdoria 26 13 5 8 46-34 44 7. Milan 26 13 5 8 37-30 44 8. Atalanta 2 5 10 8 7 37-29 38 9. Torino 26 8 12 6 36-32 36 10. Fiorentina 26 9 8 9 35-32 3 5 11. Udinese 26 10 3 13 37-38 3 3 12. Bologna 26 10 3 13 33-38 33 13. Genoa 26 8 6 12 21-27 30 14. Cagliari 26 7 4 1 5 23-41 25 15. Chievo 26 6 7 1 3 23-43 25 16. Sassuolo 26 6 5 15 15-46 23 17. Crotone 26 5 6 1 5 23-47 21 18. SPAL 26 4 8 1 4 26-49 20 19. Verona 26 5 4 17 24-51 19 20. Benevento 26 3 1 22 18-60 10 Pencetak gol : 23 - C. Immobile (Lazio). -------------------------------------------------Liga Jerman Borussia Dortmund vs Augsburg 1-1 -------------------------------------------------1. Bayern Munich 24 19 3 2 55-18 60 2. Dortmund 24 11 8 5 49-30 41 3. Schalke 04 24 11 7 6 38-30 40 4. Frankfurt 24 11 6 7 32-27 39 5. Leverkusen 24 10 8 6 43-32 3 8 6. Leipzig 24 11 5 8 37-33 3 8 7. M’gladbach 24 1 0 4 10 3 1-35 34 8. Augsburg 24 8 8 8 33-30 32 9. Hoffenheim 24 8 8 8 38-38 32 10. Hannover 24 8 8 8 32-34 32 11. Hertha BSC 24 7 10 7 30-30 3 1 12. Stuttgart 24 9 3 12 20-27 30 13. Freiburg 24 6 11 7 25-38 2 9 14. Bremen 24 6 8 1 0 22-28 26 15. Wolfsburg 24 4 13 7 27-31 2 5 16. Mainz 05 24 6 6 12 29-42 2 4 17. Hamburg 24 4 5 15 18-35 1 7 18. Koln 24 4 5 15 22-43 1 7

Neymar Cedera Tulang Metatarsal Paris Paris Saint Germain (PSG) kehilangan penyerang Neymar yang cedera tulang metatarsal pada pertandingan melawan Olympique de Marseille awal pekan ini. Penyerang Brazil itu dipastikan tak tampil saat PSG menjamu Real Madrid di Liga Champions pekan depan.

Klub Liga Prancis PSG dalam keterangannya, Selasa (27/2) kemarin, menyebutkan Neymar terkilir engkel kaki kanannya dan menderita patah tulang kelima metatarsal. Namun tak disebutkan berapa lama dia akan istirahat. Pemain termahal dunia itu mendapat cedera itu saat mengejar penyerang Bouna Sarr pada laga di Parc des Princess. Ia mengerang kesakitan dan jatuh telentang di lapangan. Mesin gol PSG itu kemudian ditandu keluar lapangan sesaat sebelum timnya menang 3-0 atas musuh abadinya, Marseille, itu. Neymar amat diperlukan tenag-

anya saat PSG menjamu Real Madrid, Rabu (7/3) dini hari nanti. Di pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, PSG menyerah 1-3 atas tim juara bertahan Liga Champions itu. Neymar yang bergabung dengan PSG dari Barcelona dengan transfer 222 juta euro (273,39 juta dolar AS), mengunggah foto dirinya di jejaring sosial, dengan perban cukup tebal di bagian engkel kaki. Ia mencetak 28 gol dan menghasilkan 16 assist untuk PSG di semua kompetisi musim ini. Ia menjadi ujung tombak andalan bersama Edinson Cavani dan Kylian Mbappe. Pelatih PSG Unai Emery sebelumnya menyatakan bahwa dirinya masih menyimpan op-

timisme Neymar akan segera sembuh dan siap menghadapi Real di ajang Liga Champions. Karena PSG perlu memulihkan diri dari kekalahan 1-3 di fase knockout ini. Hal serupa juga diungkapkan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane yang tak menginginkan pemain selevel Neymar kehilangan kesempatan bermain di laga penting nanti. ‘’Saya tidak senang menyaksikan pemain yang cedera, saya berharap dia akan segera sembuh,’’ ujar Zidane. ‘’Saya menyaksikan pertandingan itu dan sedih saat menyaksikan dia cedera.’’ Tetapi tanpa Neymar, kata Zidane, pertandingan nanti tidak akan berdampak besar. Akan selalu ada pemain yang bisa menggantikan dia. (kmb39/rtr)

CEDERA - Penyerang Paris Saint Germain Neymar cedera kaki pada pertandingan melawan Olympique de Marseille.

Bali Post/rtr

Lawan Arsenal, City Tanpa Fernandinho London Gelandang Manchester City Fernandinho akan absen pada pertandingan Liga Inggris di markas Arsenal, Jumat mendatang. Pemain asal Brazil itu gagal pulih dari cedera otot paha belakang yang didapatnya saat melawan Arsenal di final Piala Liga. Pemain 32 tahun itu digantikan Bernardo Silva pada babak kedua pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley itu. Golgol dari Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan David Silva membawa Pep Guardiola meraih trofi pertamanya sebagai manajer klub Inggris tersebut. Pemuncak klasemen Liga Inggris City mengatakan pemeriksaan awal mengindikasikan cedera pemain internasional Brazil itu tidak serius. ‘’Tidak ada rentang waktu yang disiapkan untuk kembalinya dia namun pertandingan Liga Inggris melawan The Gunners pada Jumat, akan terlalu dini,’’ kata City dalam

pernyataan di situs resminya (www.mancity. com), Selasa (27/2) kemarin. Sejauh ini, Fernandinho selalu dimainkan pada pertandingan liga musim ini, dengan koleksi tiga gol. Sementara itu gelandang City Ilkay Gundogan memperkirakan Arsenal diprediksi akan memberikan perlawanan sengit pada pertandingan nanti. Mereka ingin memulihkan diri setelah kekalahan memalukan di final Piala Liga itu. ‘’Kami tahu Arsenal mampu bermain, mereka memiliki tim yang kuat. Ini akan menantang dan kami perlu bersiap,’’ kata Gundogan. Setelah melawat ke markas tim peringkat keenam Arsenal, City akan menjamu juara bertahan Chelsea di Liga akhir pekan ini disusul dengan pertandingan kedua 16 besar Liga Champions melawan Basel. ‘’Tidak ada benar-benar jeda untuk beristirahat atau bersantai,’’ tambahnya. (kmb39/rtr/ant)

Ronaldo Istirahat

Madrid Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, Selasa (27/2) kemarin memutuskan untuk mengistirahatkan Cristiano Ronaldo untuk pertandingan di markas Espanyol di ajang Liga Spanyol. Penyerang Portugal itu tidak masuk dalam skuad sang juara bertahan Liga Spanyol dan Eropa untuk lawatan ke Katalunya menjelang pertandingan laga kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Paris St Germain (PSG) bulan depan di Paris. Ronaldo sedang berada dalam kondisi prima dengan mengoleksi 12 gol dari tujuh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Total ia menghasilkan 12 gol dalam 20 pertandingan di Liga Spanyol. Kapten klub Sergio Ramos kembali bermain lagi setelah absen ketika timnya menang 4-0 atas Alaves akhir pekan lalu. Namun gelandang Casemiro harus istirahat karena masalah pada perutnya. Real menghuni peringkat ketiga di klasemen dengan 51 poin, tertinggal tujuh poin dari rival sekota Atletico Madrid dan 14 poin dari pemuncak klasemen Barcelona. (rtr/ant)

Pencetak gol : 20 - R. Lewandowski (Bayern Munich) -----------------------------------------------------

Korut Lengkapi Peserta Turnamen Anniversary Cup 2018

Jakarta (Bali Post) Timnas Korea Utara (Korut) melengkapi kuota negara peserta turnamen Anniversary Cup 2018 yang diprakarsai oleh PSSI dalam rangka ulang tahun induk organisasi sepak bola Indonesia yang ke-88. Direktur Media PSSI Gatot Widakdo di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin, mengatakan untuk tiga negara lainnya adalah tuan rumah Indonesia, Malaysia dan Bahrain yang sebelumnya telah memberikan kepastian. ‘’Turnamen ini diikuti empat negara termasuk Indonesia. Jadi kuota sudah lengkap,’’ katanya dalam perbincangan dengan media. Untuk menggelar turnamen yang cukup bergengsi yang digelar 28 April hingga 4 Mei ini, PSSI selaku pemrakarsa menyiapkan dua stadion sekaligus yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Sementara itu, Sekjen PSSI Ratu Tisha mengatakan jika turnamen Anniversary Cup 2018 diharapkan menjadi ajang test event mandiri guna menghadapi Asian Games 2018, 18 Agustus hingga 2 September nanti. Sebelumnya test event sepak bola akan digulirkan bersamaan dengan delapan cabang olahraga lainnya awal Februari. Namun, hingga batas waktu yang diberikan oleh INASGOC, jumlah peserta yang akan terlibat tidak sesuai dengan harapan. Pada Anniversary Cup ini, kata Tisha, Indonesia bakal menurunkan timnas U-23 yang nantinya bakal turun di Asian Games 2018. Saat ini persiapan di bawah asuhan pelati Luis Milla sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (ant)

Bali Post/rtr

CEDERA - Gelandang Manchester City Bernardo Silva menggantikan Fernandinho yang cedera pada pertandingan Piala Liga melawan Arsenal.

Napoli Perpanjang Laju Kemenangan

Roma Napoli kini unggul empat poin di puncak klasemen Liga Italia berkat kemenangan 5-0 di markas Cagliari, Selasa (27/2) kemarin. Tim asuhan Maurizio Sarri itu memperpanjang laju kemenangan beruntunnya menjadi 11 pertandingan. Gol-gol di babak pertama dari Jose Maria Callejon dan Dries Mertens membuka jalan bagi Napoli kemenangan penuh. Marek Hamsik, Lorenzo Insigne, dan Mario Rui memastikan raihan tiga poin bagi tim tamu di babak kedua. Napoli mengoleksi 69 poin dari 26 pertandingan, jelang laga Juventus melawan Atalanta di Stadion Allianz setelah ditunda pada Minggu karena badai salju. Manajer Napoli Sarri memainkan formasi 4-3-3 dengan dua gelandang serang Hamsik dan Allan berada di belakang trio penyerang. Strategi itu langsung membuahkan hasil. Pemain asal Spanyol Callejon membawa tim tamu memimpin pada menit ke-29 dengan penyelesaian rapi dari jarak 12 meter setelah mendapat umpan silang dari pemain Brazil Allan. Penyerang Belgia Mertens menggandakan keunggulan sebelum turun minum ketika ia meneruskan umpan silang Elseid Hysaj dari jarak dekat. Napoli mengendalikan jalannya permainan. Pemain Slovakia Hamsik mengubah skor menjadi 3-0 dan merayakan gol ke-99nya di liga untuk Napoli dengan tembakan keras dari jarak 18 meter pada menit ke-60. Insigne menambahi gol keempat dengan

penalti pada menit ke-72 setelah tangan bek Leandro Castan terkena tembakan sang penyerang. Bek kiri Rui menghiasi kemenangan timnya pada menit ke-90 ketika ia melepaskan tendangan bebas melengkung yang gagal dihalau kiper tuan rumah Alessio Cragno. Cagliari tetap menghuni peringkat ke-15 dengan 25 poin, unggul lima poin di atas zona degradasi, setelah hanya mengantungi dua kemenangan dari 13 pertandingan terakhir mereka di liga. Dortmund Imbang Borussia Dortmund ditahan imbang Augsburg 1-1 di Liga Jerman berkat gol penyama kedudukan Kevin Danso pada menit ke-73. Marco Reus membawa Dortmund memimpin pada menit ke-16 pada babak pertama di mana Dortmund mendominasi sebelum Augsburg tampil lebih baik pada sebagian besar jalannya babak kedua. Tim peringkat kedua Dortmund, yang tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen Bayern Munich, kehilangan poin penting pada persaingan ketat untuk memperebutkan tiket Liga Champions. Dengan mengoleksi 41 poin dari 24 pertandingan, Dortmund hanya unggul satu poin dari peringkat ketiga Schalke 04. Sementara peringkat keempat Eintracht Frankfurt terpaut dua poin. Dortmund unggul tiga poin dari Bayer Leverkusen dan RB Leipzig dengan sepuluh pertandingan tersisa musim ini. (rtr/ant)

Striker Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Bali Post/rtr


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Intan dan Wahono Juara Zumba BTN-BHA-PHRI Mangupura (Bali Post) Intan Adelia (Courtyard Marriot) dan Wahono (Hard Rock Hotel) keluar sebagai juara dalam Zumba Party antarkaryawan dan karyawati hotel yang digelar Bali Travel News (BTN) bekerja sama dengan Bali Hotels Association (BHA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, di poolside Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Selasa (27/2) kemarin. Untuk kategori putri, juara II direbut Linda (Trans Resort), kemudian juara III Jane (Trans Resort), serta juara IV Ayin (Alila Uluwatu). Sementara di sektor putra, juara II Kadek Suyadnya (Courtyard Marriot), serta juara III Nanda (Bali Tropic Resort). Lomba zumba melibatkan sekitar 50 peserta, dan dibuka Vice Chairman BHA Jaques Clarisj. Lomba zumba dipimpin instruktur Lala Studio, berikut penilaian dan penjurian melibatkan pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung. Usai dinyatakan sebagai juara Zumba Party, Intan mengakui sebenarnya dirinya baru kali ini mengikuti lomba zumba dan dinyatakan juara. ‘’Latar belakang saya adalah tari modern (modern dance),’’ tutur Intan yang asal Karangasem ini. Sementara itu, Government Relation and Event Manager BHA Andy menyatakan biasanya pihaknya menggelar lomba senam aerobic. Namun berdasarkan beberapa kontestan supaya diadakan zumba party. ‘’Akhirnya, kami memenuhi menggelar lomba zumba, apalagi saat ini sedang ngetren,’’ ucap Andy. Diakuinya, ajang ini sekaligus mencerminkan bahwa pariwisata makin menggeliat di Pulau Dewata, bankan Bali benarbenar aman dikunjungi. Acara Zumba Party ditutup Sport and Culture Director BHA Gunawan Cahaya. (022)

Bali Post/afc

TEMBAKAN - Penyerang Bali United Ilija Spasojevic (kiri) berusaha melepaskan tembakan yang dihadang pemain Global Cebu pada pertandingan penyisihan Grup G, Selasa (27/2) kemarin.

BU Curi Poin Tandang

Jakarta (Bali Post) Bali United (BU) berhasil mencuri poin tandang setelah bermain imbang 1-1 dengan tim asal Filipina Global Cebu di laga lanjutan Grup G Piala AFC 2018, Selasa (27/2) kemarin, di Stadion Rizal Memorial, Filipina.

Bali Post/022

ZUMBA PARTY - Suasana zumba party melibatkan antarkaryawan dan karyawati hotel yang tergabung dalam Bali Hotels Association (BHA) bekerja sama dengan Bali Travel News (BTN), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, di poolside Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Selasa (27/2) kemarin.

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Dunia ”Drone Race’’

Denpasar (Bali Post) Bali menjadi tuan rumah International Drone Race World Cup Seri II pada 6-8 April mendatang. Para peserta dibatasi maksimal mencapai 100 orang, dan berdatangan setidaknya dari 10 negara. Salah seorang panpel Mayor (Sus) Rinaldi, di Denpasar, Selasa (27/2) kemarin menjelaskan, drone race adalah lomba pesawat terbang mini, yang dikendalikan melalui remote control. ‘’Event serupa seri I digelar di Korea, dan Exel peserta dari Jakarta menduduki peringkat kelima,’’ tutur Rinaldi. Dikemukakan, para peserta berdatangan dari Prancis, Amerika, Australia, Hongkong, Tiongkok, Singapura, Filipina, dan Swiss. ‘’Untuk pertama kalinya, Indonesia menjadi tuan rumah dari negara-negara ASEAN,’’ ungkap Rinaldi. Menurutnya, lomba akan dibagi dalam kategori internasional senior, internasional junior (U-16), serta kejurnas. Beberapa peserta dari kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, serta Surabaya. ‘’Peserta dari Indonesia bisa turun di kejurnas maupun internasional,’’ katanya. Kejuaraan drone race berkaitan dengan Bulan Dirgantara serta HUT ke-73 TNI-AU. ‘’Peserta kejuaraan drone race ini, pesawatnya dilengkapi kamera, dan peserta yang menggunakan remote control untuk mengendalikannya. Sebagaimana mengikuti kejuaraan Moto GP, peserta juga bergoyang dan ikut miring jika pesawat yang dikendalikan melintasi jalan berkelok-kelok,’’ papar Rinaldi. (022)

Pesti Percaya Diri Hadapi Asian Games

Jakarta (Bali Post) Persatuan Soft Tenis Indonesia (Pesti) makin yakin dalam menatap pertarungan di Asian Games 2018, usai para punggawa pemusatan latihan nasional (pelatnas) memperoleh hasil positif di turnamen soft tenis Thailand Terbuka 2018. ‘’Hasil di Thailand ini, sudah sesuai dengan target dan membuat lebih percaya diri menyongsong gelaran utama, Asian Games 2018 Agustus nanti,’’ kata Ketua Umum PP Pesti Martuama Saragih dalam keterangan resminya, Selasa (27/2) kemarin. Dalam turnamen yang berlangsung di lapangan tenis Universitas Teknologi Suranaree, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 21-27 Februari 2018 tersebut, tim Indonesia yang bersaing dengan tim tuan rumah, Jepang, Tiongkok, Taiwan, Kamboja serta Mongolia, berhasil memboyong satu medali emas, sekeping medali perak dan dua medali perunggu. Hebatnya, Indonesia mendulang sekeping emas dan perak dari nomor bergengsi, tunggal putra berkat partai final sesama pemain Indonesia di mana Prima Simpatiaji (36), sukses mengungguli yuniornya, Irfandi Hendrawan (22) 4-2. Selain itu, Prima dan Irfandi bahu membahu dengan Hemat Bakti Anugrah, Gusti Jaya Kesuma dan Elbert Sie, juga mempersembahkan perunggu dari nomor beregu. Di sektor putri, Dede Tari Kusrini mampu mengais sekeping perunggu dari nomor tunggal perorangan. Setelah lolos dari fase grup, Dede menang tipis atas wakil Jepang, Mizuki Nakagawa 3-2 di babak 16 besar. Pada perempatfinal petenis kelahiran 18 Juli 1987 itu mampu menyudahi perlawanan Tzu-Yu Feng (Taiwan) 3-2 sebelum kandas di semifinal dari wakil Tiongkok, Yuan Yi Yu 1-4. ‘’Kami gembira melihat perkembangan atlet sejauh ini hingga uji coba di Thailand Open ini di mana Prima, Irfandi dan tim putra serta Dede Tari mampu naik podium juara. Apalagi di ajang ini, beberapa negara kuat seperti Jepang dan Taiwan menyertakan atlet terbaiknya,’’ tutur manajer tim Soft Tenis Indonesia Hendri Susilo Pramono. Menurut mantan petenis yang kini aktif sebagai Council Member Asian Soft Tennis Federation (ASTF) ini, Indonesia membidik target lima medali Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang, Agustus mendatang. ‘’PP PESTI mematok target satu emas tunggal putra, dua perak dari tunggal putri dan ganda campuran serta dua perunggu dari nomor beregu putra dan putri Asian Games 2018 yang menggelar lima nomor pertandingan,’’ tutur Hendri. Pada gelaran Asian Games di Incheon Korea Selatan, empat tahun silam, tim soft tenis berhasil mempersembahkan satu medali perak dan sekeping perunggu dari tunggal putra, Edi Kusdaryanto dan pasangan campuran, Prima Simpatiaji/Maya Rosa. ‘’Hingga menjelang Asian Games, tim Pelatnas Soft Tenis Indonesia masih akan menjalani try-out ke Jepang dan Jerman serta training camp di Korsel,’’ ucap Hendri. (ant)

BU tertinggal terlebih dahulu setelah pemain berusia 24 tahun Curt Dizon membuat gol melalui sundulan di menit ke-11. Serdadu Tridatu baru berhasil membalas pada menit ke-76 melalui sundulan Ilija ‘’Spaso’’ Spasojevic yang memanfaatkan umpan Fadil Sausu dari sepak pojok. Dalam pertandingan tersebut, BU yang turun dengan pemain terbaiknya seperti Spaso, Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim tampil menekan sejak awal laga. Baru empat menit laga berjalan,

pasukan Widodo C. Putro itu sudah mendapatkan kesempatan melalui gelandangnya, Kevin Brands, yang tendangannya masih melambung. Kesempatan lain sempat didapatkan dari Irfan Bachdim, tetapi gol justru berhasil diciptakan Global Cebu tepatnya di menit ke-11 melalui Curt Dizon yang berhasil menanduk bola masuk ke gawang yang dikawal kiper Wawan Hendrawan. BU berusaha mengejar ketinggalan dan hampir terwujud di menit ke-34. Namun bola hasil tendangan Irfan Bachdim yang sudah melewati penjaga

gawang lawan disapu oleh bek Global Cebu. Tak ada lagi gol tercipta sampai paruh pertama pertandingan selesai. Di babak kedua, beberapa kesempatan didapatkan kedua tim sekitar 20 menit setelah pertandingan bergulir, tetapi semuanya tidak bisa menambah skor bagi kedua tim. Melihat kebuntuan timnya, pelatih BU Widodo C. Putro lalu memasukkan Yabes Roni dan Martinus Novianto masing-masing untuk menggantikan Kevin Brands serta Irfan Bachdim. Setelah itu, gol BU akhirnya datang. Di menit ke-73, Spaso sukses melesakkan bola ke gawang Global Cebu memanfaatkan umpan sang kapten Fadil Sausu via tendangan sudut. Lima menit setelahnya, BU memiliki kesempatan emas untuk mengungguli

Global Cebu melalui tendangan penalti. Akan tetapi, Spaso gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo setelah tendangannya ditepis kiper Global Patrick Deyto. Setelah itu, tak ada lagi gol tercipta. Skor 1-1 pun bertahan sampai pertandingan berakhir. Hasil ini membuat BU belum mencatatkan kemenangan dari dua laga di Grup G Piala AFC 2018 setelah di pertandingan perdananya kalah dari wakil Myanmar Yangon FC dengan skor 1-3. (ant) Klasemen Grup G 1. Yangon United 2 2 0 0 5-2 6 2. Thanh Hoa 2 1 0 1 2-2 3 3. Bali United 2 0 1 1 2-4 1 4. Global Cebu 2 0 1 1 1-2 1

Sensei Kazuaki Bagi Ilmu Kata

Bali Post/ant

BERLATIH - Sejumlah pemain Tampines Rovers berlatih menjelang laga Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Klub asal Singapura itu akan menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada laga kedua Grup H Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (28/2) ini.

Tampines Rovers Waspadai Kecepatan Pemain Persija

Jakarta (Bali Post) Klub Liga Singapura Tampines Rovers FC mewaspadai kecepatan para pemain Persija Jakarta yang menjadi lawannya dalam pertandingan lanjutan Grup H Piala AFC 2018 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (28/2) ini. Pelatih Tampines Juergen Raab menyebut salah satu pemain cepat Persija yang diperhatikannya secara khusus adalah Riko Simanjuntak. Sebagai pemain sayap kanan, Riko mampu bergerak cepat seperti tokoh kartun ‘’Speedy Gonzales’. Dia memiliki kualitas yang baik sebagai sayap kanan,’’ ujar Juergen dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Persija Jakarta memang memiliki dua pemain sayap dengan kemampuan mumpuni menyisir sisi lapangan. Selain Riko, ada pula nama Novri Setiawan yang biasa bergerak dari kiri, ditambah lagi sosok bek sayap bernaluri menyerang seperti Rezaldi Hehanusa. Untuk membuat gol, pergerakan mereka diakhiri dengan umpan ke tengah kotak penalti di mana penyerang Marko Simic sudah menunggu. Meski berstatus penyerang baru di Persija, Simic sudah menunjukkan performa menawan dengan menjadi pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak di Piala Presiden 2018 dengan 11 gol.

Keberadaan Simic pun akan diantisipasi oleh Tampines. ‘’Simic kami waspadai, seperti para pemain Persija lain. Yang pasti besok kami akan menampilkan apa yang bisa kami lakukan,’’ tutur Juergen. Sementara itu, pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra menegaskan timnya siap meladeni apa pun strategi yang diterapkan lawannya dalam pertandingan. Pria yang akrab disapa Teco itu pun meminta kepada anak-anak asuhnya untuk bermain fokus dan berlaga setidak-tidaknya seperti saat mengalahkan Bali United dengan skor 3-0 di Piala Presiden 2018. ‘’Ini kompetisi internasional dan karena itu kami harus bekerja keras. Kami sudah latihan dan kini siap untuk bertanding,’’ kata Teco. Adapun pertandingan Persija Jakarta versus Tampines Rovers digelar mulai pukul 18.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (28/2) ini. Pertandingan ini penting bagi kedua tim setelah sama-sama kalah di laga perdana Grup H. Di partai pertamanya di Grup H Piala AFC 2018, Persija Jakarta takluk 0-3 dari tuan rumah, klub Liga Super Malaysia Johor Darul Takzim (JDT). Sementara Tampines Rovers yang bermain di kandang kalah 0-2 dari tim Vietnam Song Lam Nghe An. (ant)

Mangupura (Bali Post) Juara dunia tujuh kali berturut-turut nomor kata dari 20052011 yakni Sensei Kazuaki Kurihara membagi ilmu kata kepada 80 karateka se-Bali dari berbagai perguruan, di Kuta, Badung, Selasa (27/2) kemarin. Pelatihan dibagi dua sesi, dan yang pertama diikuti 20 karatela, serta tahap kedua melibatkan 60 karateka. Mantan atlet kata Bali Yadnya menjelaskan, dirinya bersyukur bisa mengikuti pelatihan yang diberikan juara dunia. ‘’Satya kagum menyaksikan pergerakan Sensei Kazuaki, sehingga penampilan (performance) dan kecepatan (speed) sangat meyakinkan,’’ tutur Yadnya. Yadnya sendiri merupakan atlet kata andalan Bali, dan pernah terjun pada Kejuaraan Dunia World Karate Federation (WKF) di Brazil (1996) dan menduduki juara IV. Yadnya juga turun membela Bali di ajang PON XV/2000 di Surabaya, dan juga meraih peringkat keempat. Pada bagian lain, Bidang Kaderisasi Usia Dini Pengprov FORKI Bali Aditya Putra Thama mengakui para karateka antusias mengikuti pelatihan dari juara dunia. Para peserta berdatangan dari Gianyar, Batur, Kintamani, Bangli, sampai Jembrana. Aditya mengatakan kepada peserta latihan, agar menerapkan gerakan kata yang benar sebagaimana instruksi Sensei Kazuaki. ‘’Beberapa atlet memerlukan pematangan teknik sebagai persiapan mengikuti Kejurnas Piala Mendagri, 23-25 Maret nanti,’’ jelas Aditya. Sementara itu, Direktur Japan Karate Association (JKA) Armand Setiawan Wulyandi menegaskan, dalam perkembangan jurus kata modern, terkadang memerlukan gerakan lembut dan cepat, bahkan terkesan lentur seperti karet. (022)

Timnas Bridge Jalani Uji Coba di India dan Bulgaria

Jakarta (Bali Post) Tim Bridge Indonesia akan mengikuti dua kejuaraan uji coba di India dan Bulgaria demi target merebut dua medali emas Asian Games 2018 setelah mengikuti kejuaraan uji coba di Monaco pada akhir Februari. ‘’Kami harus tersingkir pada babak 16 besar di Monaco karena langsung berhadapan dengan juara dunia. Tapi, kami akan kembali mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan Asia di India dan kejuaraan festival di Bulgaria,’’ kata Ketua Umum Pengurus Besar Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) Eka Wahyu Kasih di Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Indonesia, menurut Eka, menargetkan dua medali emas dari enam nomor permainan cabang bridge Asian Games 2018 dengan pesaing utama tim Tiongkok. ‘’Sebanyak 32 pemain kami akan kembali berlatih di Jakarta setelah mengikuti Kejuaraan Bridge Musim Dingin di Eropa. Mereka akan ditangani oleh pelatih asal Polandia Krisztov Martens yang merupakan mantan juara dunia dalam pelatnas di Jakarta hingga akhir Mei,’’ ujar Eka yang sekaligus menjadi Manajer Tim Bridge Indonesia itu. Tim Bridge Indonesia akan mengikuti kejuaraan tingkat Asia di Goa, India pada 8-15 Juni dan Kejuaraan Festival Bridge di Bulgaria pada 19 Juni - 1 Juli. ‘’Dari 32 pemain yang menjalani pelatnas sejak Januari, kami akan melakukan degradasi hingga menemukan 24 pemain yang akan mengikuti Asian Games ke-18,’’ ujar Eka.(ant)

Ginting Bersiap Hadapi Momota

Jakarta (Bali Post) Pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting menyatakan kesiapannya menghadapi kemungkinan dirinya bersua salah satu pemain unggulan Jepang Kento Momota di turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2018. Turnamen ini akan dihelat pada 6-11 Maret 2018 di Mulheim ad der Ruhr, Jerman. ‘’Senjata Momota itu adalah main sabar, dia mainnya mengatur. Mirip-mirip dengan atlet Tiongkok Chen Long, tetapi Chen Long postur tubuhnya lebih ‘galak’. Jadi kalau salah arah pengembalian bola, bisa kehilangan poin. Menghadapi Momota, saya harus bermain lebih sabar,’’ ujar Ginting dalam keterangan resmi di PP PBSI, Selasa (27/2) kemarin. Ginting memang berpeluang untuk berjumpa Momota di putaran pertama turnamen level Super 300 tersebut, dan akan terjadi jika Momota mampu lolos ke babak utama dari kualifikasi yang harus dilewatinya.

Jika pertemuan ini terjadi, artinya Ginting akan menjalani laga ketiga menghadapi Momota yang belum lama kembali berlaga usai absen selama sekitar satu tahun lebih akibat cedera. Dari catatan pertemuan, kedua pemain sama-sama saling mengalahkan. Pada pertemuan pertama di Indonesia Terbuka 2015, Ginting dikalahkan Momota dengan skor 21-13, 16-21, 15-21.Ginting membalas kekalahan di kandang sendiri tersebut di ajang Hongkong Terbuka 2015, dengan kemenangan dua game langsung, 21-7, 21-15. ‘’Pasti Momota mau balik lagi ke jajaran top dunia. Walaupun dia sempat absen, saya harus tetap waspadai dia. Pertemuan terakhir kami sudah lama sekali, saya sudah lama tidak melihat permainannya secara langsung,’’ kata juara turnamen Indonesia Masters 2018 ini. Duel Ginting menghadapi Momota ini, mungkin menjadi salah satu partai yang dinanti publik

Indonesia di Jerman Terbuka 2018, karena walau belum lama come back Momota masih merupakan salah satu tunggal putra terbaik yang dimiliki Jepang. Sementara Ginting saat ini juga tunggal putra terbaik Indonesia yang duduk di peringkat sembilan dunia, yang untuk sementara merupakan yang tertinggi di antara tunggal putra Indonesia. Terkait dengan persiapan, Ginting mengaku sudah maksimal meskipun saat mengikuti turnamen Kejuaraan Beregu Asia 2018, dirinya mengalami cedera pada engkel kanan sehingga membuatnya tidak bisa tampil maksimal. ‘’Kondisi engkel saya sekarang sudah agak baikan,’’ tuturnya. Di nomor tunggal putra, selain Ginting, wakil Indonesia lainnya, Jonatan Christie, juga akan tampil di Jerman Terbuka 2018. Di nomor tunggal putri, Fitriani menjadi satu-satunya wakil yang turun. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 28 Februari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Cr HK Villa Berpengalaman 082235008424

B.BP.154.02.18.0001424

Lowongan IT Mrkt Keahlian Grafis Design dan Marketing Property(Laki/Wanita),Peluang Karier Penghasilan tak Tbts Bw CV dan Lmrn ke Era Pandawa Jl.Mertanadi 107 Kerobokan 03619346912 dan 087775830420

Dcr Sopir Pariwisata bs Bhs.Inggris,Sopan Hub:081916567566

*Mktg Simpanan Koperasi P/W S1 Gj.6jt/Bl+komisi, 081239011111

Dcr Staff Operation Transport Khusus Jaga Malam Hub:240950 / 0818349192

Dicari Accounting bs MYOB&Bhs. Inggris CV:meisindo@gmail.com

B.BP.001.02.18.0001400

B.BP.001.02.18.0001417

Desain Grafis,Sopir B1. Hub: Jln Gadung No.81 Kreneng-Dps

B.BP.001.02.18.0001414

B.BP.001.02.18.0001401

Dibtuhkan SPG Max 25Th.Krm Lam ke Toko Globe Jl.Sunset Road Depan Swissbel Hotel Kuta B.BP.001.02.18.0001415

BIRO JASA

B.BP.819.02.18.0001412

Dibthkan Waitress&Cook Berpglm Krm Lam ke Ratatouille Resto Jl.Danau Tamblingan 64 Sanur Kontak Person HP:081338588843 B.BP.001.02.18.0001410

Elizabeth Int cari supir,CV ke elizabethdenpasar@yahoo.com 0361 230110 B.BP.004.02.18.0001416

SERVICE

Teknisi Listrik/SMK-Sarjana LstrkPglmn.HubDewi081236222509 B.BP.031.02.18.0001422

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Rush S’09 Matic Hitam ExDokter AsliBali 136Jt T.087861230199 B.BP.141.02.18.0001429

SPA

B.BP.153.02.18.0001425

RUPA-RUPA DIJUAL TANAH 1A 3A 350Nego Jl.Raya Tumbak BayuhBadung,SHM,081337141817 B.BP.001.02.18.0001420

BUC Djl Tanah 1 Are Lok.Gn Mas PdsKelodDps.Hub:081338792660 B.BP.001.02.18.0001409

Djl Tnh 24Are,Baturiti Tbn Hrg 20Jt Nego,H:08123665040BU.TP B.BP.001.02.18.0001020

BUC Jual Tanah SHM 7Are,TP,Lok Jimbaran,Akses Jln Khusus,Hrga 350Jt/AreNego,HP:087877666655

B.BP.001.02.18.0001408

Tanah Tkd Badung XVI hdp barat 8.5are 800jt Nego 085237316076

B.BP.001.02.18.0001421

Tnh 800m2 Jl.Pecatu Badung DP 10% bunga Krd 1% perbln Hub:082236881191/081805374433

B.BP.004.02.18.0000075

0361-490729 - 085100448999

Paket Hemat HDCVI

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

B.BP.001.02.18.0001398

B.BP.004.02.18.0001372

Rp. 3.000.000

4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

SULASTRI - BIRO JASA GUNUNG WAYANG RESIDENCE Jl. Gunung Wayang 24, Denpasar

Garansi produk CCTV 2 thn

SERVICE

� 08124651138-085103005620

C.0001454-ELK

SPA

BALI WANGI

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

0877 6129 5235 081 238 450 210

SERVICE

C.0000620-brj

BIRO JASA

FOTOCOPY

DIJUAL RUKO

2 UNIT RUKO DIJUAL TK. YEH AYA RENON LB . 318 M2 LT . 300 M2

SERTIFIKAT HAK MILIK

�0811613807

C.0000917-DJR

DIJUAL RUMAH DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

RUPA-RUPA

Terima Service Stavol & Ups

Website : www.stavolbali.com

Melayani : IJIN PRINSIP, IMB, UKL/UPL, SITU/HO, NPWP, SIUP, TDP, IJIN APOTIK, API, PATEN,PAJAK,PASPOR, SIM, SAMSAT, NPPBKC, AKAD NIKAH C.0001098-BRJ

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

2

(Selama Persediaan Masih ada)

C.0001501-BRJ

B.BP.001.02.18.0001043

B.BP.001.02.18.0001399

Monarch Dalung membutuhkan segera 4 orang instruktur Tata Boga,Kirim CV ke marketing@monarchdalung.com

Dcr Admin,PRT Jl Cekomaria Gg Karya No.9 DPS/082247484950

B.BP.001.02.18.0001428

DISEWAKAN GEDUNG

Dicari Sgr Admin Wanita Single Baru Lulus SMA/K.085100535516

Dcari kasir utamakan pengalaman lokasi toko di Abiansemal Hub.081237172650

DIJUAL RUMAH

Teknik Cpt&Tepat MenjawabUjian MatematikaSDHub.087860000074

Djl Tnh+Rmh 2A,Jln.Gnung Salak Sltn,Gg.Lantangsari No.8, 1,9M Pemilik/SHM WA/Hp:087851156628

B.BP.001.02.18.0001418

B.BP.001.02.18.0001426

RUPA-RUPA Djl 4m Ridged Hull Inflatable Boat.25 HP Yamaha dgn Trailer Jrg Pakai,75Jt H.081337306040

B.BP.001.02.18.0000519

Dicari Marketing & Accounting Villa di Ubud Hub:08195140888

Cari Pelaksana S1/D3 untuk proyek segera Hub.0361-484670

DICARI TANAH Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama:085881515449

Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460

B.BP.001.02.18.0001363

B.BP.154.02.18.0001423

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.820.02.18.0001430

Dicari Cook,Waiter/ss,Kasir u/ Resto Di Renon.HB:081916420095

Dicari Tenaga Serabutan utk Villa Max.25Th, 081337573666

B.BP.001.02.18.0001406

B.BP.004.02.18.0001361

Dicari Cleaning Servis/Laundry P/L,Min SMU(2,5Jt+500Rb Instv) Berpengalaman Min 1Th.Bawa Lam ke Bodyworks Spa Jl .Kayu Jati No.2 Petitenget 0361-735058

B.BP.001.02.18.0000563

B.BP.004.02.18.0001323

Dcr Pengawas Proyek utk Daerah Ubud,Min Llsn SMK Teknik Sipil Brpengalaman Min 1Thn, Domisili di Gianyar&Sekitarnya.Kirim CV ke:suryakembarbali@yahoo.com

B.BP.001.02.18.0001443

Informasi pasang iklan Telepon

*Simpanan Koperasi 75jt gratis Scoopy tnp diundi, 087761858328 B.BP.001.02.18.0001444

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-081999290387 B.BP.164.01.18.0001513

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 B.BP.001.02.18.0001319

KEHILANGAN BPKBNo.M01600254-ODK2681QH An.Luc Xavier Marie Poirier B.BP.001.02.18.0001407

BIRO JASA

Bangun Rmh Kost H:081237951356 Hrg Mrh,Kwalitas Trjmin Gransi

Pajak Spt Tahunan/Bulanan dan SIUP082144112400,087761427004

B.BP.001.02.18.0001403

B.BP.001.01.18.0001412


BANGLI

18

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Kunjungi Kodim Bangli

Pangdam IX/Udayana Ingatkan Prajurit TNI Jaga Netralitas

Bali Post/ina

PANEN - I Kadek Saputra saat memanen jamur tiram yang dibudidayakannya.

Budi Daya Jamur Tiram

Bermodalkan Rp 300 Ribu, Saputra Raup Untung Jutaan Rupiah MENDIRIKAN sebuah usaha tidak harus menyertakan modal besar. Dengan modal kecil pun, seseorang bisa memulai menjalankan usahanya dengan sukses. Kuncinya adalah memiliki tekad yang kuat dan semangat pantang menyerah. Setidaknya prinsip itulah yang selama ini diterapkan I Kadek Saputra, wirausahawan muda pembudi daya jamur tiram asal Banjar Dukuh Desa Bunutin, Bangli. Pria 35 tahun ini tergolong sukses membudidayakan jamur tiram. Hanya dengan modal Rp 300 ribu, dalam sebulan keuntungan yang didapat mencapai jutaan rupiah per bulan. Saputra menuturkan, dirinya mulai membudidayakan jamur tiram sejak 2011 lalu. Yang melatarbelakangi dia terjun ke usaha itu tak lepas dari penghasilan yang didapatnya sebagai guru honor masih jauh dari kata cukup. Sebelum memilih membudidayakan jamur, pria yang memiliki banyak relasi pengusaha, atau teman wirausahawan itu sempat menjalani usaha di bidang design art yang kala itu bekerja sama dengan temannya. Namun tak bertahan lama, usahanya bubar. Saputra sempat bingung memilih menjalani usaha baru dengan modal kecil. Hingga akhirnya salah seorang temannya yang menjadi dosen memberinya dua pilihan untuk mencoba usaha dengan modal kecil tapi menguntungkan. “Dua pilihan yang diberikan adalah membudidayakan ikan atau budi daya jamur tiram,” ujarnya. Setelah dipelajari, dia akhirnya memutuskan mencoba membudidayakan jamur karena modal yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan budi daya ikan. Dengan bermodal awal Rp 300 ribu dirinya membeli bibit jamur dan mencoba mengembangkan di rumahnya. Ketika panen perdana, dia memasarkan jamur tiram di sekitar rumah dengan cara menitip di warung-warung. Namun, hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Lama-kelamaan, dia sadar bahwa jamur tiram banyak dikonsumsi kalangan menengah ke atas. Lalu mencoba mencari celah pemasaran hingga akhirnya bertemu dengan pembeli yang tepat dan mau menyerap hasil panen jamur budi dayanya. Tak puas hanya memetik hasil dari bibit jamur yang dibelinya, guru honorer Bahasa Jepang di SMAN 1 Susut ini pun mencoba mengembangkan usahanya dengan membuat bibit jamur. “Saya berpikir, kalau terus-terusan beli bibit, keuntungannya yang didapat juga sedikit. Saya putuskan untuk mencoba membuat bibit jamur,” ungkapnya. Namun, sebelum akhirnya sukses membuat bibit jamur dia mengaku menemui banyak kendala. Tidak banyak orang yang mau berbagi ilmu dengannya. Saputra pun mencoba belajar melalui buku dan video. Saking kuatnya keinginan membuat bibit jamur, dia pun sempat berencana untuk ikut kursus. Tapi karena biaya yang dibutuhkan mahal, dia mengurungkan rencananya. “Akhirnya saya beranikan diri untuk mencoba membuat bibit sendiri, setelah saya diajari oleh seseorang dari Payangan. Saya membeli drum, kompor dan peralatan lainnya untuk membuat bibit,” jelasnya. Dari 100 bibit yang dibuatnya pertamakali, Saputra harus menerima kenyataan 80 persen bibit buatannya gagal. Namun, hal itu tak membuatnya putus asa. Dia terus mencoba hingga akhirnya berhasil memproduksi bibit jamur tiram sampai sekarang. Ayah dua anak itu mengatakan dari 7 ribuan baglog jamur yang dibudidayakan, dalam sehari kini bisa mendapatkan hasil panen jamur antara 30-50 kilogram. Sementara untuk bibit jamur, bisa memproduksi 1.000 baglog per Minggu. Per satu kilogram jamur dijualnya ke pengepul dengan harga Rp 16 ribu - Rp 18 ribu, sedangkan eceran Rp 20 ribu – Rp 24 ribu. Untuk bibit jamur, dijualnya Rp 3.200 per satu baglog. Jika dihitunghitung omzet yang didapat dari usahanya itu mencapai jutaan rupiah per bulan. Dengan pengalamannya itu, dia berpesan ke calon wirausahawan muda lainnya untuk tidak ragu-ragu. “Jadi jangan ragu-ragu. Kalau ingin membuat usaha sampingan tidak harus dengan modal besar. Asal ada kemauan dan semangat. Isi waktu dengan membuat usaha sampingan, kalau hanya berdiam diri menunggu sampai bisa menjadi PNS, kasihan waktunya terbuang,” kata Saputra. (kmb40)

Bali Post/kmb40

POLSEK - Anggota Polsek Tembuku saat meminta keterangan terkait penyebab korban gantung diri

Diduga Depresi, Mariani Ditemukan Tewas Gantung Diri

Bangli (Bali Post) Warga Banjar Bukti, Desa Yangapi, Tembuku dikejutkan dengan berita ditemukan seorang wanita tewas gantung diri di sebuah tegalan warga, Selasa (27/2) kemarin. Korban adalah Ni Nengah Mariani (34) yang diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dugaan sementara, korban nekat gantung diri lantaran depresi karena sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, pihak keluarga sempat mencari keberadaan korban di sekitar rumah dan tegalan miliknya. Pencarian dilakukan lantaran korban meninggalkan rumah tanpa pamit pada Senin (26/2) sekitar pukul 20.00 Wita. Namun, upaya pencarian saat itu tidak membuahkan hasil. Hingga kemudian keesokan harinya sekitar pukul 06.00 Wita, bibi korban bernama Ni Nyoman Sari kaget karena menemukan korban sudah tergantung. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung dan leher terjerat seutas selendang biru. Posisinya kaki korban bersimpuh di pohon kakao, persisnya di tegalan milik I Nengah Lemod. Saksi yang panik langsung memanggil I Wayan Pica, sepupu korban. Keduanya lalu menurunkan mayat korban dan membawanya ke rumah. Pihak kepolisian yang mendapat laporan atas peristiwa gantung diri itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Bersama tim medis, polisi juga melakukan pemeriksaan pada mayat korban. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan. “Hasil penanganan di TKP yang meliputi kegiatan olah TKP, pemeriksaan medis, interogasi para saksi disimpulkan korban diduga kuat meninggal dunia akibat gantung diri. Beberapa bulan terakhir korban sering mengeluh ngaku sakit dan kebingungan,” jelas Sulhadi. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengingatkan seluruh prajuritnya untuk berlaku netral dalam perhelatan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bali tahun ini. Dengan terjaganya netralitas TNI, maka masyarakat akan mampu menyuarakan isi politiknya secara jernih. Hal itu disampaikan Mayjen Benny Susianto saat melaksanakan kunjungan kerjanya ke Kodim 1626/Bangli, Selasa (27/2) kemarin. Dikatakan Pangdam Mayjen Benny, TNI ikut berperan menciptakan suasana menjadi aman. Untuk itu pihaknya menekankan kepada semua prajuritnya untuk menjaga netralitas. “Netralitas prajurit akan menjadi jaminan stabilitas keamanan wilayah,” ujarnya. Disampaikan juga bahwa untuk menjaga keamanan dalam perhelatan Pilgub Juni mendatang, semua potensi yang dimiliki Kodam IX/Udayana telah disiapkan.

4.000 prajurit TNI bakal diterjunkan untuk memback-up kepolisian. Dalam masa kampanye saat ini, Mayjen Benny juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas wilayah. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak melakukan propokasi maupun kampanye dengan mengangkat isu SARA. Dia mengingatkan bahwa tujuan utama dari Pilkada adalah untuk memilih pemimpin yang akan mengantarkan masyarakat sejahtera. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan pemetaan kawasan rawan. Hanya saja, dia tidak menyebut wilayah yang dimaksud. Dalam kesempatan tatap muka dengan jajaran perwira, babinsa, PNS dan Persit Kodim Bangli, Mayjen Benny memberikan banyak arahan. Salah satunya meminta Babinsa sebagai etalase TNI untuk bekerja dengan baik sehingga tentara dipercaya rakyat. Dengan kepercayaan rakyat TNI akan menjadi lebih kuat. (kmb40)

Bali Post/kmb40

PANGDAM - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat melakukan kunjungan kerja ke Kodim 1626/Bangli, Selasa (27/2) kemarin.

Sisa Bantuan Logistik akan Diserahkan ke Posko Tanah Ampo

Bangli (Bali Post) –

Pascaditinggal pulang oleh para pengungsi ke kampung halamannya, bantuan logistik untuk para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli masih tersisa cukup banyak. Seluruh sisa bantuan tersebut kini masih disimpan di gudang logistik Posko Penanganan Darurat Bencana Gunung Agung di Kelurahan Kubu, Bangli. Rencananya sisa bantuan berupa makanan dan barang tersebut akan diserahkan ke Posko Pengungsian Tanah Ampo di Karangasem. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Selasa (27/2) kemarin mengatakan bantuan untuk para pengungsi Gunung Agung di Bangli yang masih tersisa berupa barang, beras dan makanan. Untuk sisa bantuan berupa barang, saat ini sudah diinventarisir dan didokumenkan. Barang-barang tersebut kini disimpan di gudang bekas bangunan

kantor Disdukcapil Bangli yang berlokasi di barat kodim untuk menghindari tercampurnya dengan barang milik Dinsos. Sementara mengenai bantuan makanan, saat ini pihaknya dibantu TNI masih sedang melakukan pemilahan terkait masa kedaluwarsanya. Sisa bantuan makanan yang masih layak konsumsi dan belum lewat masa

kedaluwarsanya akan didata dan didokumenkan. Setelah pendataan, rencananya sisa bantuan makanan itu akan dikirim ke Posko Induk Tanah Ampo di Karangasem. Mengingat hingga saat ini masih ada warga Karangasem yang berasal dari radius tertentu yang mengungsi. “Bantuan makanan yang tersisa cukup banyak dan sekarang masih sedang

dipilah-pilah,” jelasnya. Kemungkinan sisa bantuan makanan itu akan dikirim ke Posko Tanah Ampo, minggu depan. Sementara sisa bantuan berupa beras, Sukarta mengatakan jumlahnya tidak terlalu banyak. Berbeda dengan bantuan makanan lainnya, sisa bantuan beras tersebut tidak akan dikirim ke Posko Induk Tanah Ampo melainkan akan disimpan sebagai cadangan beras di Bangli. “Karena dulu kan kita pakainya cadangan beras pemerintah di Bangli,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, sejak kedatangan pengungsi Gunung Agung Septem-

ber lalu, Kabupaten Bangli melalui posko penanganan darurat bencana menerima banyak bantuan dari donator. Bantuan yang diterima berupa bahan makanan, barang dan obat-obatan. Bantuan itu dikelola untuk kebutuhan para pengungsi selama tinggal di Bangli. Seiring menurunnya status Gunung Agung, para pengungsi yang awalnya mencapai ribuan terus berkurang. Pada pertengahan Februari lalu, seluruh pengungsi yang menempati posko Kubu di Kelurahan Kubu Bangli dan Posko SKB di Kecamatan Susut akhirnya pulang kampung. (kmb40)

Cetak Pengusaha Muda Tangguh

Iwapi Gelar Acara Pembinaan dan Pelatihan S E R A N G K A I A N hari ulang tahunnya ke-43, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Bangli menggelar acara pembinaan dan pelatihan calon pengusaha muda di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Selasa (27/2) kemarin. Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud nyata Iwapi untuk turut berperan dalam pembangunan di Indonesia dengan mencetak pengusaha-pengusaha muda yang tangguh. Kegiatan pembinaan dan pelatihan calon pengusaha muda melibatkan anak-anak muda dari perwakilan SMA/ SMK se-Kabupaten Bangli. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum DPD Iwapi Provinsi Bali Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. didampingi Dewan Pembina sekaligus Dewan Kehormatan DPC Iwapi Bangli Sang Ayu Nyoman Sariasih. Ketua Umum DPD Iwapi Provinsi Bali Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda dalam sambutannya menyampaikan bahwa Iwapi sangat bangga menjadi bagian dari pembangunan yang secara konsisten melakukan pemberdayaan ekonomi bagi para perempuan di Indonesia sehingga dapat melahirkan dan membesarkan wirausaha-wirausaha perempuan untuk kesejahteraan keluarga. Menurut Tini Rusmini, teknologi informasi digital di era globalisasi sekarang ini haruslah menjadi perhatian khusus program ke depan

untuk terus mengobarkan semangat kewirausahaan. “Tidak boleh padam, wajib hukumnya terus menyebarkan virus-virus kewirausahaan bagi seluruh perempuan di Indonesia dengan membuka cabang-cabangnya di kabupaten, kecamatan bahkan bisa diperluas ke mancanegara,” terangnya. Lebih lanjut Tini Rusmini mengatakan, kebijakan pemerintah yang mendukung tumbuhnya para UMKM sangat diharapkan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ir. Ni Made Wiranthi selaku ketua panitia acara menambahkan, tujuan khusus dari pelaksanaan pembinaan dan pelatihan calon pengusaha adalah untuk memberdayakan kemampuan yang dimiliki oleh anak-anak muda yang masih duduk di bangku SMA/SMK. Mereka akan diarahkan sebagai calon pengusaha muda yang tangguh, bermental kuat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya di kemudian hari dan dapat membangun perekonomian secara umum. Dewan Pembina sekaligus Dewan Kehormatan DPC Iwapi Bangli Sang Ayu Nyoman Sariasih memberi motivasi kepada seluruh peserta. Menurutnya sukses itu adalah hak seluruh warga negara Indonesia. Untuk itu dia meminta anak muda untuk tidak berkecil hati walau dari latar belakang dan kalangan yang berbeda. “Walau dari

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

daerah terpencil harus tetap belajar mengikuti pelatihan ini dengan semangat. Kesuksesan akan kita raih dengan bersungguh-sungguh dan niat yang baik,” kata istri dari Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta itu. Pihaknya berharap nantinya setelah mengikuti pembinaan dan pelatihan ini anak-anak muda di Bangli mampu menjadi seorang yang sukses dengan cita-citanya masing-masing. Ke depannya pelaksanaan program pembinaan dan pelatihan calon pengusaha ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga benar-benar melahirkan pengusaha-pengusaha yang handal dan tangguh untuk menopang perekonomian keluarga dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. (ad1431)

FOTO BERSAMA - Dewan Pembina sekaligus Dewan Kehormatan DPC Iwapi Bangli Sang Ayu Nyoman Sariasih berfoto bersama dalam acara pembinaan dan pelatihan calon pengusaha muda di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Selasa (27/2) kemarin.


19

Rabu Wage, 28 Februari 2018

Warung Global

Budaya Bali Harus Tetap Hidup

BUDAYA menjadi ikon Bali. Karenanya menjadikan kewajiban masyarakat Bali untuk memelihara dan mempertahankannya. Memang ada fenomena masuknya budaya asing. Namun hal tersebut tak akan menggerus budaya Bali. Sebab, generasi muda Bali masih peduli untuk mempertahankan budayanya dalam keseharian di masyarakat. Demikian benang merah yang terungkap dalam Warung Global, Selasa (27/2) kemarin. Febri di Denpasar menyatakan situasi kondisi yang menciptakan perubahan budaya seperti itu, tetapi di lapangan tidak terlihat adanya kepunahan kesenian dan budaya Bali. Karena masyarakatnya memang tidak bisa terlepas dengan hal tersebut walau tata cara pelaksanaan sedikit berbeda. Namun yang jelas esensinya sama. Berbagai atraksi kesenian dan budaya bisa dikemas untuk kepentingan wisata untuk mempertahankan budaya Bali. Pemuda-pemudi Bali masih aktif melaksanakan kegiatan kesenian. Bu Lilis dan Darmayasa di Tabanan menyebutkan kebudayaan Bali lebih diakui dan dihargai serta berkembang di luar negeri. Mestinya seni budaya bisa dikembangkan di kecamatan

Dari Hal. 1

dan kabupaten. Persembahan kesenian untuk di pura wajib kita laksanakan di setiap wali atau piodalan agar kesinambungan aktivitas seni budaya tetap terjaga. Bu Vera di Tabanan memohon pihak guru di sekolah lebih banyak memberikan kegiatan belajar seni budaya, sehingga siswa terbiasa dengan hal itu dan sebagai bekal hidup bermasyarakat dan melestarikan adat istiadat di Bali. Arya di Denpasar menegaskan kelompok seni dan budaya harus dikuatkan dengan membuat beragam kegiatan. Pararem dan awig-awig harus berpihak pada kepentingan krama Bali dan bukan justru mengucilkan saudara Bali sendiri di tanah kelahirannya. (dika)

Kondisi Berubah

Dalam konferensi bertema ‘’New Growth Models in a Changing Global Landscape’’, Lagarde menambahkan, mengelola transisi dalam kondisi perubahan saat ini sangat penting karena terkait dengan penciptaan kesempatan kerja. Padahal model pertumbuhan ekonomi di masa mendatang akan bergantung pada berbagai inovasi dalam sektor teknologi seperti kecerdasan buatan, pemanfaatan tenaga robot, penggunaan bioteknologi maupun teknologi finansial. ‘’Kita harus menjamin bahwa ekonomi baru ini tidak hanya mendorong produktivitas dan pertumbuhan, namun juga menjadi fondasi yang bermanfaat bagi generasi muda dan tua, kaya dan miskin, penduduk kota maupun desa,’’ ujarnya. Ia menambahkan, contoh baik dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk penciptaan tenaga kerja adalah perusahaan start-up Go-Jek yang tidak hanya menyediakan layanan transportasi namun juga jasa pembayaran dan layanan lainnya. Dalam kesempatan itu, Lagarde juga menekankan pent-

Dari Hal. 1

Saat ini Lapas Anak dihuni 12 ABH (Anak Berkonflik dengan Hukum), mereka berasal dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Kasus yang paling menonjol adalah kasus pelecehan seksual. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Karangasem kini sedang gencar melakukan sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Dalam sosialisasi ke sekolah-sekolah ini, ada beberapa hal yang ditekankan Bapas, khususnya persoalan anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Bila ada anak yang berhadapan dengan hukum, salah satu syarat mutlak adalah anak ini harus dibuatkan penelitian kemasyarakatan. Sehingga dalam proses hukum berjalan, anak ini wajib didampingi oleh Bapas. Baik dalam proses penyidikan,

ingnya untuk mengelola ketidakpastian dengan meningkatkan kualitas kerangka kebijakan fiskal maupun moneter sebagai antisipasi ketika guncangan sewaktu-waktu terjadi. Selain itu, Indonesia maupun negara-negara di kawasan ASEAN juga penting untuk membuat ekonomi lebih inklusif untuk mengatasi kesenjangan dengan membuat model pertumbuhan ekonomi baru. Model pertumbuhan ekonomi baru ini harus bertujuan untuk mendorong permintaan domestik, meningkatkan perdagangan antarkawasan dan memberikan peluang terjadinya diversifikasi ekonomi. Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan pentingnya formulasi kebijakan untuk mengantisipasi pergerakan ekonomi digital yang makin pesat. ‘’Kita perlu memperkuat tata kelola dan formulasi kebijakan sebagai strategi untuk mengakomodasi ekonomi digital,’’ kata Sri Mulyani. Kata Sri Mulyani, lingkungan ekonomi saat ini sudah memadai untuk mendukung peningkatan aktivitas digital

yang mulai memengaruhi setiap kegiatan sehari-hari. Untuk itu, pergerakan ekonomi digital ini perlu difasilitasi agar makin berkembang pesat dan memberikan kontribusi yang siginifikan bagi perekonomian secara keseluruhan. Fasilitas tersebut antara lain infrastruktur yang memadai untuk membangun konektivitas serta penguatan sumber daya manusia dalam bidang teknologi bagi generasi muda. ‘’Pemerintah juga berupaya untuk membuat kebijakan yang fair dan setara untuk mendukung pergerakan ekonomi digital yang makin berkembang dengan 17.000 perusahaan startup,’’ tuturnya. Ia menambahkan, tantangan lainnya adalah memperbaiki kualitas birokrasi agar lebih cepat dan responsif dengan perkembangan zaman supaya lingkungan digital tidak makin tertinggal dengan negara lain. ‘’Respons birokrasi juga diperlukan untuk mengantisipasi kebijakan, karena proses sedang berjalan. Ini bukan lari sprint tapi marathon, kita hanya bisa memastikan laju ini sudah tepat,’’ kata Sri Mulyani. (ant)

penuntutan maupun persidangan sampai nanti pascavonis, tetap akan diawasi. Kepala Bapas Karangasem Ketut Bagus Adi Saputra menegaskan, sepanjang seseorang masih berumur di bawah 18 tahun, walaupun dia sudah menikah dan janda sekalipun, dia masih dikategorikan anakanak. Dalam upaya Bapas Karangasem ini, satu hal lagi yang menjadi pemikiran Bapas Karangasem adalah bagaimana menjadikan Karangasem kota ramah anak. Sehingga Bapas Karangasem tahun ini berupaya sebaik mungkin, bilamana ada anak yang berhadapan dengan hukum, baik sebagai pelaku, saksi dan korban, sebisa mungkin dari Bapas berupaya agar tak terjadi penahanan pada anak. Kecuali sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap. Selama hampir setahun upaya ini berjalan, baru tiga

orang dari Karangasem yang menjalani hukuman, karena sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap. Ketiga anak itu adalah para terpidana kasus pelecehan seksual ramai-ramai di Subagan yang sempat heboh di Karangasem. ‘’Sisanya masih bisa kami diversi, dengan tiga wilayah kerja, yakni Karangasem, Klungkung dan Bangli. Kami ingin wilayah kerja kami menjadi ramah anak,’’ tegasnya. Kepala Lapas Kelas II Karangasem Rochkidam mengatakan secara umum ada lima poin yang menjadi acuan kinerja jajaran lapas di antaranya implementasi kode etik pegawai, profesionalisme, sinergitas dan inovatif, penerapan e-governance dan pelayanan dengan hati. ‘’Muaranya adalah pelayanan yang lebih prima. Selain itu lapas juga harus mampu berperan sebagai perekat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,’’ tegasnya. (kmb31)

Paling Menonjol

Rakyat Kecil

Dari Hal. 1

Program tersebut, menurut Rai Mantra, didasari semangat pemberdayaan rakyat kecil sekaligus menjaga spirit tradisi Bali yang tercermin dalam aktivitas sehari-hari di pasar tradisional. ‘’Ada dua hal mendasar dalam program revitalisasi pasar tradisional. Pertama, penataan fisik pasar menjadi lebih rapi, bersih, dan nyaman. Kedua, pembenahan tata kelola dan manajemen pasar,’’ papar Rai Mantra. Melalui kedua hal tersebut, pasar tradisional akan mampu bersaing dengan pasar-pasar modern secara fisik maupun layanan. Bahkan, memiliki keunggulan dengan adanya tradisi tawar-menawar yang tetap dipertahankan. ‘’Jadi, tempat dan layanannya

macam pasar modern. Tetapi tradisi bertegur sapa dan antara pedagang dan pembeli dalam proses tawar-menawar tetap dijaga. Ini menjadi keunggulan tersendiri,’’ imbuh Rai Mantra sembari mencontohkan beberapa pasar tradisional di Kota Denpasar yang kini menjadi percontohan di tingkat nasional dan masuk dalam daftar pasar tradisional terbaik se-Asia Tenggara. Satu di antaranya adalah Pasar Sindhu, Sanur, Denpasar. Di pasar itu para turis mancanegara ramai berbelanja berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan sehari-hari yang biasanya mereka beli di pasar modern. Lebih lanjut, Rai Mantra mengatakan bahwa revitalisasi pasar tradisional bukanlah sesuatu yang muskil diterapkan di seluruh kabupaten, bahkan kecamatan di Bali. Keyakinan itu didasari fakta suksesnya program

tersebut di Kota Denpasar di mana sebagian pasar yang telah direvitalisasi merupakan pasar yang dikelola oleh desa adat. ‘’Jadi saya ini tidak bicara angan-angan, melainkan sesuatu yang telah terbukti sukses di Kota Denpasar. Wujud nyatanya dapat dilihat langsung oleh masyarakat. Itulah yang Mantra-Kerta tawarkan untuk pembangunan Bali ke depan,’’ tegas Rai Mantra. Melengkapi penjelasan, Rai Mantra berujar bahwa jika revitalisasi pasar tradisional berjalan sesuai konsep, dengan sendirinya pasar-pasar tersebut akan mampu bersaing dengan pasar modern karena masyarakat pasti berbondong-bondong datang ke pasar tradisional yang bersih dan nyaman serta memiliki suasana yang khas yakni tradisi tawar-menawar yang membangun intimasi. (kmb)

Kampanye Pilkada

Partai Protes Larangan Pasang Foto Mantan Presiden

Jakarta (Bali Post) KPU melarang partai politik memasang nama atau wajah tokoh-tokoh mantan Presiden dan Wakil Presiden yang bukan pengurus parpol dalam alat peraga kampanye pilkada serentak 2018 seperti baliho dan spanduk. Politisi parpol merasa keberatan dengan aturan tersebut. ‘’Menurut saya terlalu berlebihan, tidak harus mengatur sampai sedetail itu. Kecuali kalau tokoh atau simbol itu dilarang, merupakan orang terlarang, partai terlarang, simbol terlarang, tidak boleh dipajang. Okelah itu diatur,’’ kata anggota DPR-RI Andreas Pareira di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/2) kemarin. Penegasan disampaikan Andreas menyikapi larangan penggunaan gambar presiden dan wakil presiden yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Kepala Daerah meliputi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Dalam aturan tersebut, gambar mantan presiden atau wakil presiden yang merupakan pengurus parpol diperbolehkan. Sementara gambar mantan presiden atau wakil presiden yang bukan pengurus parpol dilarang.

Andreas yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan mencontoh, sudah menjadi kebiasaan sejak dulu partainya memasang wajah Presiden pertama RI Soekarno (Bung Karno) dalam alat peraga kampanye. Padahal, gambar atau foto Soekarno merupakan milik semua rakyat Indonesia. ‘’Sehingga menurut saya aturan ini berlebihan mengatur sedetail itu, melarang tokoh nasional seperti Bung Karno untuk tidak boleh dipajang, sementara kita tahu Bung Karno ini milik bangsa ini,’’ ujarnya. Oleh karena itu, dia memastikan bukan hanya PDI-P yang merasa terganggu tetapi kelompok lain yang mengagumi dan memiliki ikatan emosional dengan sosok dan nilai historis Bung Karno juga tidak bisa menerima peraturan KPU tersebut. Hal lain yang juga dipersoalkan adalah alasan ini tidak mendasar dan justru bertolak belakang dengan upaya pendidikan politik dan demokrasi generasi muda. Karena para pemimpin bangsa seperti Soekarno, B.J. Habibie, menurutnya, baik untuk penguatan nasional di kalangan generasi. ‘’Kalau misal kita lihat anakanak muda pasang fotonya Che Guevara (pemimpin revolusi di Kuba), jauh lebih relevan memasang fotonya Bung Karno

di situ ketimbang memasang fotonya Che Guavara atau fotonya Madonna (artis dunia) di situ,’’ kritiknya. Di tempat sama, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf meminta KPU mempertimbangkan kembali pemberlakuan larangan itu sebelum melakukan sosialisasi dan menangkap aspirasi masyarakat luas tentang setuju atau tidak setuju dengan pemberlakuan aturan ini. ‘’Apakah masyarakat keberatan atau tidak. Kalau warga tidak keberatan, tidak masalah,’’ kata Nurhayati. Selain itu, KPU juga diminta memberikan penjelasan rasional soal aturan ini. Apalagi, KPU merupakan lembaga negara yang diberi kewenangan menyelenggarakan pemilu tentu memiliki kajian sebelum merumuskan sebuah aturan. Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan para tokoh yang dilarang itu bukanlah pengurus partai politik. Larangan ini juga berlaku untuk alat peraga kampanye. Namun, bila untuk acara kepentingan internal parpol yang bukan dinilai kampanye, maka pemasangan gambar mantan presiden dan wakil presiden yang bukan pengurus partai tidak menjadi persoalan. (kmb4)

Jakarta (Bali Post) – Politisi PDI-P Puan Maharani mengungkapkan bahwa sudah ada pembahasan terbatas di partai itu mengenai cawapres 2019-2024 yang akan mendampingi capres Joko Widodo. ‘’Kalau pembicaraan internal terbatas di PDI-P sudah ada, tidak mungkin sudah bicara capres tidak ada pembahasan cawapresnya,’’ kata Puan Maharani ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/2) petang. Ia menyebutkan pembahasan untuk lingkup yang lebih besar belum dilakukan karena masih ada waktu hingga Agustus 2018. ‘’Itu terus kita lihat karena politik kan dinamikanya sangat cepat sekali. Kita lihat sudah cukup banyak nama yang kapasitasnya baik untuk mendampingi capres,’’ katanya. Puan yang juga Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu mengatakan, PDI-P menginginkan kepemimpinan presiden dan wapres periode 2019-2024 lebih baik dibanding periode saat ini. Ketika ditanya kriteria yang dicari PDI-P untuk cawapres, Puan mengatakan pihaknya tudak bicara orang per orang. ‘’Yang pasti dia dapat menjaga NKRI, menjaga keber-

agaman, kemudian punya visi dan misi yang sama dengan presiden,’’ katanya. Ia menyebutkan, kalau Jokowi terpilih kembali sebagai presiden, maka pada periode mendatang, pemerintah harus bisa memberikan kontribusi yang lebih baik daripada periode yang pertama ini. Sementara itu, ketika ditanya apakah dari partai pendukung Presiden Jokowi saat ini sudah ada yang mengajukan nama cawapres 2019-2024, Puan mengatakan belum ada. ‘’Silaturahmi dan komunikasi politik terus kita lakukan, tapi belum ada partai pendukung yang kasih nama cawapres untuk mendampingi capres,’’ katanya. Sementara itu, Presiden Joko Widodo masih menggodok kriteria orang yang akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampinginya dalam Pemilu 2019. ‘’Semuanya baru dalam proses pematangan, penggodokan mengenai kriteria, belum berbicara mengenai siapa jadi ditunggu saja. Sabar,’’ kata Presiden Joko Widodo di kawasan industri Delta Silicon, Cikarang, Jawa Barat, Selasa kemarin. Presiden Joko Widodo menyampaikan hal itu seusai meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi milik PT Kalbio Global Medika (KGM) yang meru-

pakan anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) di Cikarang. Saat mengucapkan hal tersebut, Presiden Jokowi bersampingan dengan Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto. ‘’Dekat saya sekarang ada Pak Airlangga,’’ kata Presiden tersenyum dan juga disambut senyum oleh Airlangga. Presiden tidak menjawab jelas pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan Wakil Presiden Jusuf Kalla menolak untuk kembali diajukan sebagai pasangannya nanti. ‘’Dicoba ditanyakan ke Pak Jusuf Kalla,’’ ungkap Presiden. Ia hanya mengulang bahwa penggodokan itu masih dilakukan oleh tim internalnya maupun parpol-parpol yang mendukung Joko Widodo sebagai capres 2019. ‘’Sudah saya sampaikan masih dalam proses, baru penggodokan, pematangan baik oleh partai-partai maupun tim internal saya,’’ tambah Presiden. Saat ini sudah ada delapan parpol yang mendukung Jokowi maju sebagai capres pada Pemilu 2019 yaitu PDI-P, NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, Perindo, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). (ant)

PDI-P Sudah Bahas Cawapres

Pegawai Negeri Dari Hal. 1

‘’Kita punya harga diri, kita punya kehormatan mulai presiden sampai pegawai negeri sipil, jangan mau dihina, laporkan pada polisi,’’ katanya. Ia juga berharap para PNS

tidak tinggal diam dan ikut membela apabila mengetahui adanya penghinaan terhadap nama presiden atau kepala daerah. ‘’Lha sekarang Presiden kita dihujat, dihina, kok tidak ada PNS pun yang membela. Harusnya kan kita bela,’’ kata Tjahjo. (ant)

Dipantau Setahun Dari Hal. 1

KM Sunrise Glory merupakan kapal ikan buronan BNN yang telah dipantau sejak akhir November 2017. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BNN dan TNI-AL,

ditemukan bahwa kapal ini mengangkut satu ton sabu-sabu, menggunakan dokumen perizinan Surat Izin Penangkapan Ikan palsu, serta ABK dan nakhoda yang tidak memiliki sertifikat kecakapan sesuai keahliannya. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Wage, 28 Februari 2018

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kuliner

Bahan Kualitas Premium Tak Kalah dengan Impor

Red Illusions

Bali Post/may

Bahan makanan berkualitas premium sebenarnya tidak kalah dengan bahan impor. Masakan yang dihasilkan melalui pengolahan bahanbahan premium ini pun bisa menjadi santapan istimewa di hotel. Seperti yang coba dilakukan I Wayan Sirda. Ia merupakan Executive Chef dari salah satu restoran di resort yang terletak di Nusa Dua. Ia mengaku banyak menggunakan bahan berkualitas premium saat menyajikan masakan. Misalnya, ia membuat welcome drink dengan perpaduan buah dan daun jeruk limau. Minuman yang dinamakan red illusions ini mampu memberikan kesegaran. Minuman golongan mocktail ini terbuat dari campuran air kelapa, cranberries juice, berisi bubble dari sari buah dan daun jeruk limau. Kesegaran welcome drink ini bahkan menjadikannya “the winner mixology solo gist” untuk kategori moctails. Sirda juga punya menu an-

dalan lainnya, yaitu nasi goreng bebek. Nasi goreng dengan bumbu kari ini sangat kental citarasa Indianya. Taburan bawang goreng memberi aksen tersendiri dalam nasi goreng bebeknya. Sebagai hidangan pembuka, chef asal Tanjung Benoa punya yang spesial yaitu Chicken Pomelo Mushroom Salad. Ayam suwir dengan campuran jeruk jerungga ini merupakan masakan yang memadukan secara apik bahan-bahan lokal. Sirda menuturkan bahwa bahan berkualitas premium lebih banyak digunakan. Meski kualitasnya tidak sebagus bahan impor, namun bahan berkualitas premium ini, tidak kalah dengan bahan impor. Satu lagi menu ayam yang dijadikan andalannya adalah Chicken Teriyaki lengkap dengan Miso Soup. Menu lainnya adalah squid chili jam. Menu ini kental dengan sambal Indonesia. Sangat pas disajikan dengan squid yang crispy. (may)

Mantan Presiden Korsel Dituntut 30 Tahun Penjara Seoul (Bali Post) Jaksa Korea Selatan (Korsel) mengajukan tuntutan 30 tahun penjara terhadap mantan Presiden Korsel, Park Geun-hye yang dimakzulkan tahun lalu karena tudingan skandal nepotisme yang mengguncang bisnis dan elite politik di negara itu. Park dilengserkan dari jabatannya pada Maret 2017 setelah pemakzulannya dan kini menghadapi sidang tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Ia membantah melakukan kesalahan namun jaksa penuntut merekomendasikan penjara selama 30 tahun. Rekomendasi jaksa ini keluar dua minggu setelah Choi Soon-sil, yang merupakan teman lama Park yang menjadi pusat skandal tersebut dihukum penjara selama 20 tahun. Choi terbukti bersalah menerima suap dari konglomerat Korsel, termasuk Samsung dan perusahaan retail besar Lotte. Selain tuntutan 30 tahun penjara, jaksa juga mengajukan hukuman denda bagi Park sebesar 127,1 juta dolar AS. Pengacara yang mewakili Park meminta pengampunan karena Park telah menjalankan tugasnya sebagai presiden. Park mulai disidangkan pada Mei tahun lalu, dan vonis diperkirakan diputuskan pada April depan. Kasus Park ini menyebabkan penyelidikan besar-besaran pada hubungan yang terjalin antara politisi dengan konglomerat Korsel terbesar, yang dinamakan “Samsung Republik”. “(Park) menyebabkan krisis nasional dengan membiarkan seseorang yang tidak pernah mengurus manajemen negara memerintah,” kata seorang jaksa. “Ia dan Choi mengambil miliaran Won dalam bentuk uang suap namun membantah kejahatan yang telah dilakukan dan menghalang-halangi upaya mencari kebenaran.” Di Korsel, menerima suap berpotensi dihukum penjara hingga seumur hidup. Pengadilan juga menghukum Shin Dong-bin, pimpinan dari konglomerat kelima di Korsel, Lotte Group, 2,5 tahun penjara dalam kasus yang sama. Pengadilan Tinggi Seoul pada awal Februari lalu menangguhkan hukuman penjara pewaris Samsung Group, Jay Y. Lee. Keputusan ini menimbulkan kegaduhan di lingkaran politik dan bisnis. Lee dihukum 2,5 tahun penjara karena penyuapan dan penggelapan. Hukuman tersebut turun setengahnya dari hukumannya yang semula. Namun, pengadilan menunda hukuman itu hingga empat tahun, yang artinya ia kemungkinan besar tidak akan menjalani hukuman penjara. (iah/rtr) DEMONSTRASI - Suporter Park Geunhye berdemonstrasi di luar pengadilan setelah jaksa membacakan tuntutan 30 tahun penjara untuk Park, Selasa (27/2).

Kan Ja ya

Menunggu Momen

Bali Post/rtr

LONGSOR - Gempa 7,5 SR menyebabkan longsor di Kota Taubil, daerah perbukitan selatan di Papua Nugini.

Gempa Papua Nugini Tewaskan Belasan Orang

Melbourne (Bali Post) -

Setidaknya 14 orang dilaporkan tewas karena gempa 7,5 SR yang mengguncang Papua Nugini. Mereka yang tewas disebabkan longsor dan bangunan runtuh karena kerasnya guncangan gempa. Demikian dilaporkan polisi dan seorang staf rumah sakit, Selasa (27/2) kemarin. Gempa berkekuatan 7,5 SR ini mengguncang kawasan pedalaman Papua Nugini pada Senin pagi. Selain menyebabkan belasan orang tewas, gempa juga mengakibatkan kerusakan tambang dan infrastruktur yang membuat ExxonMobil Corp menutup pabrik LNG mereka yang bernilai 19 miliar Dolar AS. Pabrik itu merupakan eksportir terbesar LNG Papua Nugini. Dua bangunan runtuh dan longsor di Mendi, ibu kota provinsi di wilayah perbukitan selatan Papua Nugini, menyebabkan 12 orang tewas, kata seorang perawat di RSU Mendi, Julie Sakol. “Orang-orang merasa takut. Guncangan masih terasa. Tidak ada

tempat untuk pergi tapi warga tetap bergerak,” katanya. Gempa-gempa kecil yang jumlahnya lusinan masih mengguncang area itu, termasuk sebuah gempa berkekuatan 5,7 SR pada Selasa siang, menurut laporan dari U.S. Geological Survey. Menurut laporan polisi di Mendi, 14 orang tewas karena gempa yang terjadi di kawasan itu, termasuk tiga di antaranya di Poroma, sebelah selatan Mendi. “Mereka tewas karena longsor menghancurkan rumahrumah saat mereka tertidur,” kata seorang anggota polisi, Naring Bongi. Jumlah korban tewas akibat gempa ini masih simpang siur.

Administrator Provinsi, William Bando, mengatakan lebih dari 30 orang tewas karena gempa, seperti dilaporkan Papua New Guinea PostCourier. Kantor penanggulangan bencana Papua Nugini mengatakan diperlukan waktu beberapa hari untuk memastikan jumlah korban tewas akibat gempa ini. Gempa bumi merupakan hal yang biasa terjadi di Papua Nugini karena termasuk wilayah Cincin Api Pasifik. Pada 1998, sebagian dari pesisir pantai PNG bagian utara porak-poranda karena Tsunami. 2.200 orang tewas karena tsunami yang disebabkan gempa berkekuatan 7 SR. (iah/rtr)

TK Pembina Rendang

Baru Sekali Lomba Sudah Juara Penampilan gemilang diperlihatkan anak-anak dari TK Pembina Rendang di hadapan dewan juri saat mengikuti lomba gerak dan lagu tingkat TK dalam Bali Post Goes to School yang digelar di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2). Lewat gerakan kompak yang dipertunjukkan dan atribut unik dari koran bekas Bali Post, TK ini akhirnya berhasil meraih juara I. Kepala TK Pembina Rendang Ni Nyoman Merta didampingi Guru Pembina Ni Luh Puspawati dan Ni Nyoman Diari saat diwawancarai, Selasa (27/2) kemarin mengatakan, persiapan matang dilakukan pihak sekolah. Kata dia, semua guru-guru bekerja sama dalam memberikan latihan gerak sesuai dengan lagu yang telah ditentukan, termasuk dalam pembuatan kostum menggunakan koran bekas. “Kami hanya melatih anak-anak sekitar lima hari. Dan anak-anak sudah bisa mengikuti gerak dan lagu yang sudah ditentukan,” ucapnya. Kata Merta, dalam melatih anakanak memang ditemukan berbagai kendala, seperti anak tidak fokus mengikuti latihan yang diberikan,

Bali Post/may

Nasi Goreng Bebek

menangis, bermain, dan yang lainnya. Hanya saja, kendala itu bisa diatasi oleh para guru dengan kesabaran tinggi. “Agar anak-anak bisa mengikuti apa yang kami berikan, mereka harus senang dulu. Dan mengenali gerakan dan lagu yang akan dinyanyikan. Setelah mereka hafal dengan lagu, baru diajari gerak secara step by step (langkah demi langkah - red),” katanya. Untuk merancang kostum, jelas Merta, para pembina bersama guruguru yang lain bergotong royong membuatnya. Apalagi, kostum yang dipergunakan harus memakai koran bekas Bali Post. “Kita tidak menyangka akan meraih juara I dalam lomba itu. Jujur, kami baru pertama kali mengikutkan anak-anak lomba seperti ini. Dan langsung bisa mendapatkan juara. Dan kami sangat bangga anak-anak bisa meraih juara. Semoga ke depannya ada lomba lagi dan bisa meraih prestasi seperti ini,” jelasnya. Ia mengatakan banyak prestasi yang diraih anak-anak TK Pembina Rendang di tingkat kabupaten maupun provinsi. Dia menjelaskan, saat ini TK Pembina memiliki sebanyak

174 siswa. Siswa yang bersekolah sebagian besar dari wilayah Desa Rendang dan sekitarnya. Dalam pembinaan, selain

belajar sambil bermain, siswa juga mengikuti beberapa ekstrakurikuler seperti menabuh, menari, dan drum band. (nan)

Bali Post/nan

JUARA I - Anak-anak dari TK Pembina Rendang sukses meraih juara I lomba gerak dan lagu tingkat TK dalam Bali Post Goes to School yang digelar di SMAN 1 Rendang.

Sempat booming dengan single “Salip Pegawai Negeri”, beberapa tahun belakangan ini, Kan Jaya vakum di belantika musik pop Bali. Namun, tahun ini ia kembali hadir dengan karya terbarunya “Rejuna Kalahang Dolar”. Single yang diciptakan dan di-arransemen langsung oleh Dek Artha Hartapro ini merupakan single ketujuhnya yang diproduksi oleh Hartapro. Kan Jaya pun sangat senang akhirnya bisa kembali merilis single. Meskipun persaingan semakin ketat dirasakannya. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah baginya. Sebab dalam berkarya, penyanyi memiliki ciri khas masing-masing. Sehingga, mempunyai penggemar tersendiri. “Saya malah senang, semakin banyak penyanyi yang bermunculan menunjukkan semakin berkualitas musik di Bali,” ujar Kan Jaya, Minggu (25/2). Ia menjelaskan, vakumnya beberapa tahun belakangan lantaran kesibukannya mengelola usaha yang dimilikinya. Sembari memilih dan mempersiapkan materi lagu yang tepat agar berkaitan dengan single sebelumnya. “Kebetulan saja kemarin masih fokus dengan usaha di rumah, sambil mempersiapkan lagu yang tepat untuk disebarkan ke masyatakat. Dan tahun inilah momen yang tepat untuk meluncurkan karya terbaru saya,” tandasnya. Single “Rejuna Kalahang Dolar” menceritakan tentang perjuangan seorang pria. Pria dengan modal tampan tidaklah cukup, tetapi harus didukung dengan materi. “Iya saat ini apapun itu pasti butuh uang. Begitu pun dalam menjalin hubungan. Tanpa uang kita bisa ditinggalkan. Seperti yang saya kisahkan melalui lagu ini, tampang pas-pasan, tapi memiliki cukup uang untuk menaklukan hati perempuan,” terangnya. (win)

Kan Jaya

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook