20 HALAMAN
NOMOR 98 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 27 November 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Letusan Gunung Agung Efusif Magmatik
Asap Berketinggian 3.380 Meter, Abu Sampai Gianyar dan Lombok
Amlapura (Bali Post) -
Gunung Agung kembali mengeluarkan asap hitam disertai abu. Tinggi asap sudah mencapai 3.380 meter dari puncak gunung. Abunya sudah menyebar ke Bangli, Karangasem, Klungkung dan Gianyar. Bahkan abunya sudah sampai Lombok. Meski sudah terjadi letusan efusif magmatik, namun status Gunung Agung tetap level III (Siaga). Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi I Gede Suantika, Minggu (26/11) kemarin mengungkapkan, abu mengarah ke timur dan tenggara. ‘’Jadi sampai saat ini belum ada awan panas. Ini baru kemungkinan intrusi lava besar-besaran ke seputaran kawah,’’ ungkapnya. Menurut Suantika, berdasarkan ha-
sil evalusi yang dilakukan tim petugas PVMBG pascaterjadinya erupsi Sabtu (25/11) dan Minggu (26/11), memang terlihat sinar api di atas gunung. Sinar api itu disebabkan lava yang sudah naik ke permukaan kawah. ‘’Memang benar itu merupakan sinar api di dasar kawah diakibatkan lava sudah naik ke permukaan. Sinar
mencapai ketinggian sekitar 500 meter dari puncak. Jadi erupsi ini sudah bisa dikatakan efusi magmatik. Karena sudah disertai abu vulkanik dan lava,’’ tegas Suantika. Walaupun aktivitas Gunung Agung meningkat bahkan sudah mengeluarkan asap tebal, namun aktivitas warga di sejumlah daerah yang masuk kawasan
rawan bencana (KRB) juga masih normal. Seperti di Pura Penataran Agung Besakih. Sejumlah warga juga masih melakukan aktivitas persembahyangan. Demikian pula di Kecamatan Kubu. Sejumlah warga menggelar upacara mohon keselamatan. Mereka juga masih menggelar dagangan, walaupun dari rumahnya terlihat asap mengepul di puncak Gunung Agung. Mereka juga belum terlihat menggunakan masker. Sementara itu warga di sejumlah kabupaten di Bali juga merasakan hujan abu. Hal. 19 Warga Mengungsi
Bali Post/ant/rtr
AKTIVITAS - Sejumlah warga masih beraktivitas pasca-erupsi Gunung Agung, Minggu (26/11) kemarin. Terjadinya hujan abu menyebabkan sejumlah warga mengenakan masker.
Bandara Lombok Tutup 12 Jam Praya (Bali Post) – Abu erupsi Gunung Agung menyebar hingga ke Lombok. Akibatnya, Otoritas Lombok International Airport (LIA) secara resmi menutup operasional bandara tersebut mulai Minggu (26/11) pukul 17.55 Wita. Penutupan akan dilakukan sampai Senin pukul 06.00 Wita. Akibatnya, puluhan penerbangan melakukan pembatalan, baik yang datang maupun pergi. General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) I LIA, I Gusti Ngurah Ardita, langsung menyampaikan keputusan tersebut. ‘’Penutupan dilakukan setelah melalui rapat koordinasi dengan instansi terkait,’’ sebutnya. Ia menjelaskan, dari hasil pengamatan satelit terlihat adanya pergerakan abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung. Karena alasan keselamatan penerbangan, diputuskan operasional LIA ditutup, sampai hari Senin pagi pukul 06.00 Wita. Ardita juga belum berani memastikan apakah pada waktu yang ditetapkan tersebut, bandara akan kembali dibuka. Hal. 19 Ngurah Rai
Bali Post/kmb
TIDUR - Sejumlah penumpang di Lombok International Airport (LIA) tidur karena penerbangan ditunda hingga Senin (27/11) pagi ini.
Bali Post/edi
GUNUNG AGUNG - Asap hitam terlihat mengepul dari puncak Gunung Agung. Gambar ini diambil dari kawasan Lempuyang, Karangasem, Minggu (26/11) kemarin.
Sukses Gulirkan Bulfest
Buleleng Raih Anugerah Pesona Indonesia 2017 SEPERTI tidak ada habisnya penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Buleleng. Melalui berbagai prestasi, kabupaten di Bali Utara ini banyak merebut penghargaan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Di pengujung tahun ini, Buleleng yang dikenal dengan julukan ‘’Gumi Den Bukti’’ kembali meraih penghargaan bertaraf nasional. Prestasi ini diraih setelah event Buleleng Festival (Bulfest) merebut juara tiga kategori Festival Pariwisata Terpopuler (FPT). Penghargaan ini diserah-
kan pada acara Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, Sabtu (25/11). Ada 10 nominasi dalam penganugerahan ini. Bulfest rintisan Bupati Putu Agus Suradnyana itu bersaing dengan sejumlah event lain yang digulirkan kabupaten lain di Indonesia. Tidak hanya itu, Pantai Pemuteran masuk nominasi kategori Objek Wisata Bersih Terpopuler, dan Kawasan Pura Batu Kursi Desa Pemuteran sebagai Tujuan Wisata Baru Terpopuler. Penghargaan ini diterima langsung Bupati Buleleng
Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Dinas Pariwisata Ir. I Nyoman Sutrisna, M.M. dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Buleleng Drs. Made Supartawan, M.M. Anugerah itu diberikan oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya diwakili Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI Uus Kuswara. Anugerah Pesona Indonesia merupakan lomba pariwisata Indonesia melalui pemilihan objek-objek wisata di Indonesia. Pemilihan pemenang Anugerah Pesona Indonesia 2017 dengan mengumpulkan suara dalam
survei yang diselenggarakan situs ayojalanjalan.com. Dalam penyelenggaraannya, API memberikan dampak yang positif bagi pariwisata Indonesia serta turut berperan dalam mempromosikan destinasi yang ada di Indonesia melalui media internet yang melibatkan masyarakat umum dalam memberikan pilihan dengan periode pemungutan suara (voting) yang sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 Juni 2017 sampai dengan 31 Oktober 2017. Sekretaris Kemenpar RI Uus Kuswara mengatakan,
kegiatan API diselenggarakan guna menjadi kalibrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan standar nasional, bahkan dunia. Uus Kuswara juga berharap kepada seluruh daerah, dengan adanya anugerah API itu, dapat semakin giat bersemangat dalam mengembangkan pariwisata di daerahnya. ‘’Diharapkan event ini menjadi konfidensial sehingga dapat menciptakan pengakuan dari seluruh lapisan masyarakat terhadap sektor pariwisata,’’ katanya. Hal. 19 Kerja Keras
TERIMA PENGHARGAAN - Buleleng Festival (Bulfest) yang merupakan program penggalian, pelestarian seni budaya, dan promosi wisata di Buleleng, meraih juara tiga dalam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2017. Penghargaan ini diterima Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Dispar Ir. Nyoman Sutrisna, M.M.
denpasar
2
Senin Umanis, 27 November 2017
figur
Rasa Memiliki
SEBAGAI lembaga pendidikan, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan memiliki budi pekerti baik. Untuk mewujudkan hal itu, para guru harus Bali Post/rah punya rasa memiliki, baik terhadap anak didik maupun sekolah. “Kalau sudah punya rasa memiliki pasti ada tanggung jawab untuk melaksanakan tugas semaksimal mungkin. Bukan semata-mata karena materi atau nafkah,” kata akademisi Drs. I Nyoman Mariana, M.Si., Minggu (26/11) kemarin. Dari pandangannya, bagaimana bisa memperkuat rasa tersebut, memiliki rasa malu dan mengerti. Artinya, bila memiliki rasa malu maka para guru akan melaksanakan tugasnya dengan baik, terutama membimbing anak didiknya sehingga berkarakter dan berkualitas. Mereka juga harus mengerti dengan kondisi sekolah, sehingga tidak fokus materi atau nafkah, tapi tanggung jawab yang diutamakan. “Kalau semua itu dimiliki para guru, maka klop sudah dan saya yakin proses pembelajaran berjalan seperti harapan sekolah dan orangtua siswa. Siswa pun akan patuh kepada gurunya dan malu bila melanggar,” ungkap Kepala SMP Dharma Wiweka. Menurut Nyoman Mariana yang puluhan tahun berkecimpung di dunia pendidikan, dasar pembelajaran harus berlandaskan disiplin. Tujuannya, agar mampu mengamankan dan mendidik anak bangsa supaya berguna bagi keluarga, masyarakat dan bangsa. Apalagi di tengah perkembangan dan persaingan sangat ketat ini, penguatan sistem harus serius dilaksanakan dan berkelanjutan. Artinya, SDM baik para guru dan pegawai harus terus didorong belajar agar lebih menguasai bidangnya masingmasing. (rah)
Gunung Agung Erupsi, Polda Bali Siaga
Denpasar (Bali Post) Sejak erupsi freatik pertama, secara beruntun dari puncak Gunung Agung mengeluarkan abu dengan ketinggian ribuan meter. Melihat kondisi tersebut, Polda Bali melakukan berbagai persiapan dan 1.913 personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa Agung II disiagakan. Karo Ops. Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya, Minggu (26/11) kemarin memerintahkan para Kasatgas dan Kasubsatgas agar menginformasikan kepada seluruh personel yang terlibat untuk persiapan, karena sewaktu-waktu akan digerakkan ke Karangasem. “Untuk Satgas Polda saya instruksikan mempersiapkan diri, termasuk perlengkapan serta kendaraan masing-masing. Karena sewaktu-waktu bisa digerakkan dalam rangka pertolongan erupsi Gunung Agung,” tegas Kombes Sumanajaya. Selain Satgas Polda, jajaran satuan wilayah juga diminta untuk mengoptimalkan kegiatan dengan melaksanakan pemantauan wilayah dan update data pengungsi. Semua data terkait erupsi Gunung Agung agar dilaporkan ke Posko Aman Nusa di Yeh Malet, Manggis, Karangasem. (kmb36)
Joged Bumbung Porno Bertentangan Estetika Tari Bali
Denpasar (Bali Post) Joged Bumbung jaruh atau porno sudah jelas bertentangan dengan estetika dan etika dalam tari Bali. Namun lebih jauh lagi, keberadaannya juga telah menganggu ketertiban masyarakat. Penetapan joged bumbung sebagai satu dari sembilan tari Bali warisan budaya tak benda UNESCO pun bisa terancam. “Joged jaruh ini perlu sekali dilarang, karena sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Lalu, tidak baik untuk pendidikan moral anak-anak atau remaja yang menonton. Tidak ada tari Bali yang seronok, apalagi penarinya sampai mengangkat-angkat kain,” ujar budayawan I Made Bandem dikonfirmasi, Minggu (26/11) kemarin. Menurut Bandem, Surat Edaran Gubernur Bali No. 6393 Tahun 2016 sejatinya sudah memiliki kekuatan hukum untuk melarang pertunjukan joged jaruh. Para bupati/ wali kota termasuk Dinas Kebudayaan di kabupaten/kota, MUDP, bendesa adat, hingga Polda Bali mestinya segera menindaklanjuti surat edaran itu. Sementara para pelaku bisa dijerat dengan UU ITE, UU Pornografi, maupun sanksi adat agar jera dan malu. “Paling baik pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan agar meminta kepada Google dan Youtube Indonesia menghapus tayangan joged jaruh di dunia maya dengan cara menulis surat,” imbuhnya. Bandem menyadari ada ribuan tayangan joged jaruh yang muncul di google dan youtube. Namun sudah ada teknologi yang ditemukan Stikom Bali untuk menghapusnya dari media sosial tersebut. Hanya penghapusan belum berani dilakukan karena harus ada persetujuan dari pihak Youtube maupun Google. Di sisi lain, joged jaruh yang dibiarkan marak bisa jadi mengancam predikat Joged Bumbung sebagai warisan budaya tak benda UNESCO. “Teguran pasti akan ada kalau dibiarkan semarak, karena tugas kita kan mengagungkan dan memuliakan seni. Kalau sampai parah sekali, dengan sendirinya pasti berujung ke pencabutan sebagai warisan budaya tak benda. Tapi sementara ini memang belum ada teguran,” jelasnya. (kmb32)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : JOGED BUMBUNG PORNO, BERTENTANGAN ESTETIKA TARI BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/ist
MEMBERSIHKAN - Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama pejabat Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP membersihkan sampah plastik di Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (26/11) kemarin.
Laut Tercemar Limbah Plastik, Membahayakan Kesehatan
Denpasar (Bali Post) Limbah plastik yang dibuang ke laut menjadi tantangan besar, karena berdampak pada ekosistem laut, terutama ikan. Kondisi ini tentu saja memengaruhi kesehatan masyarakat saat mengonsumsi ikan yang tercemar limbah plastik. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir serta memberikan pengertian kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah ke sungai atau laut. Untuk mencegahnya, Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemkot Denpasar menggelar gerakan bersih pantai dan pelepasan tukik, kepiting dan ikan kerapu serta penanaman pohon di Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (26/11) kemarin. Kegiatan itu juga dalam rangka memperingati Hari Nusantara tahun 2017.
Sebelum gerakan bersih pantai dimulai, Kasubdit Restorasi Direktoran Jenderal Pengelolaan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Sapta Putra Ginting menyerahkan secara simbolis alat kebersihan kepada Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra. Pada kesempatan tersebut, Rai Mantra menyempatkan diri berbincang-bincang masalah kebersihan bersama masyarakat dan beberapa komunitas peduli kebersihan yang ikut serta dalam acara tersebut. Menurut Rai Mantra, gerakan bersih pantai tersebut untuk menjaga ekosistem laut. “Jika kita buang sampah ke sungai, otomatis ikan akan makan sampah plastik, secara tidak sengaja memberikan racun kepada masyarakat. Untuk itu saya rasa ada penyadaran agar tidak buang sampah ke sungai kalau masih ada mereka harus di Tipiring,” tegasnya. Langkah ini juga dilakukan dengan sosialisasi rutin dan penegakan Perda
Kebersihan Kota Denpasar. Penerapan ini juga dapat didukung dengan aksi gerakan bersih pantai seperti saat ini, sekaligus dapat mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat tentang tindakan tegas bagi pembuang sampah ke sungai. Kasubdit Restorasi Direktoran Jenderal Pengelolaan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sapta Putra Ginting mengapresiasi Pemkot Denpasar. Pasalnya, Pemkot Denpasar berinisiatif sendiri dan proaktif dalam melaksanakan gerakan bersih pantai. Bahkan aksi kebersihan di Kota Denpasar juga di dukung komunitas peduli lingkungan. “Itulah yang kita harapkan, adanya gerakan bersih pantai yang muncul dari pemerintah dan masyarakat itu sendiri serta di dukung dengan dunia swasta,” ujarnya. Ia juga mengaku Pemkot Denpasar sangat proaktif dalam menjaga membersihkan, terutama sampah plastik. Mengin-
gat sampah plastik sangat bahaya karena membutuhkan waktu 50 tahun sampai 400 tahun untuk pelapukan. Untuk itu pihaknya akan menyampaikan bahwa Kota Denpasar akan menjadi salah satu contoh menjaga membersihkan pantai atas inisiatif sendiri. Kadis Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AAG Bayu Brahmasta mengatakan, gerakan bersih pantai ini dilaksanakan untuk menjaga lingkungan pesisir dan mengembalikan serta merawat yang sudah ada. Hal ini juga dapat memberikan kesejahteraan masyarakat, mengingat Pantai Merta Sari berpotensi dikembangkan sebagai kawasan objek pariwisata. Jika pesisir pantai bagus dan bersih, maka akan ada nilai tambah untuk meningkat pendapatan masyarakat pesisir. “Untuk itu saya harapkan agar ada peran serta masyarakat yang tinggi dalam menjaga kebersihan pantai,’’ harapnya. (kmb12)
Tak Sistematis, Perbaikan Jalan Menimbulkan Genangan Air
Denpasar (Bali Post) -
Musim hujan telah tiba. Berbagai dampak akibat musim ini sudah mulai dirasakan warga. Selain banyaknya pohon tumbang, ancaman banjir juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Kondisi ini diperparah lagi dengan penggarapan proyek peningkatan jalan dan trotoar yang tidak dilakukan secara sistematis dari hulu ke hilir. Seperti yang terjadi di Jalan Pulau Bungin dan Jalan Pulau Kawe, perbaikan jalan malah menimbulkan genangan air. Anggota Fraksi Golkar DPRD Denpasar I Wayan Sugiarta, S.E., Minggu (26/11) kemarin mengungkapkan, peningkatan jalan (pelebaran) dan perbaikan trotoar di Jalan Pulau Bungin menimbulkan dampak yang kurang baik di Jalan Pulau Kawe. Hal ini sangat dirasakan ketika musim hujan seperti sekarang ini. Di Jalan Pulau Kawe terjadi banyak genangan, akibat saluran drainase di sebelah selatan tersumbat. Bukan hanya itu, jalan juga menjadi lebih tinggi di sebelah selatan, karena dilakukan penataan. Seharusnya, kata dia penataan jalan bukan diawali dari hilir. Seha-
rusnya dari hulu sehingga ketika ada air hujan tidak tergenang dan tersumbat. “Kenapa tidak dari hulu dilakukan penataan?”, tegas anggota Komisi IV ini. Menurut Sugiarta, proyek peningkatan Jalan Pulau Bungin ini menelan dana Rp 7,8 miliar yang dikerjakan selama 180 hari kelender. Proyek ini digarap PT Aditya Sinar Pratama. Ia juga menyoroti tidak meratanya peningkatan infrastruktur di Kota Denpasar. Beberapa wilayah yang seharusnya mendapat giliran untuk perbaikan, belum tergarap secara maksimal. Bukan saja masalah infrastruktur, peningkatan
sarana pendidikan juga dinilai tidak dilakukan secara merata. Sebelumnya, dalam sidang penyampaian hasil reses disebutkan beberapa usulan terkait peningkatan jalan. Fraksi Gerindra dalam laporannya yang disampaikan juru bicaranya, I Wayan Narsa mengharapkan agar pengaspalan di LC Tukad Badung, Renon diteruskan terutama di Jalan Tukad Badung Gang XXI dan XIX. Jalan tersebut bergelombang sehingga menyulitkan akses lalu lintas. Warga Renon juga berharap dilakukan penggelontoran di Jalan Tukad Os karena terjadi pendangkalan dan sering terjadi
banjir saat musim penghujan. Demikian halnya warga di Jalan Batur Banjar Pande, Renon, menghendaki adanya drainase di sepanjang jalan tersebut. Terkait penataan kawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur, disampaikan juru bicara Fraksi Hanura, A.A. Made Sumanadi. Kawasan ini dinilainya sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Denpasar, selain juga area pelaksanaan ritual religius, perlu mendapat penataan yang lebih sehingga tampak lebih indah, nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Demikian halnya trotoar di sepanjang Pantai Sindhu dan sekitarnya, perlu perbaikan karena kondisinya sudah sangat memperihatinkan. Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Putu Gede Menala Wisnawa juga menyampaikan banyak usulan perbaikan infrastruktur di seluruh kecamatan. Di antaranya perbaikan
trotoar di Jalan Noja, Kesiman Petilan, hotmix di Jalan Kaswari, Kelurahan Penatih, hotmix Jalan Pulau Misol, Jalan Batanta, Jalan Supiori, normalisasi Tukad Tebe yang mengalami sedimentasi, perbaikan lintasan pejalan di Lapangan Lumintang, realisasi shortcut Jalan Mertasari-Jalan By-pass Ngurah Rai. Sedangkan juru bicara Fraksi Partai Demokrat I Made Sukarmana, menyampaikan aspirasi yang diserap fraksinya, seperti perbaikan jalan inspeksi di Tukad Kresek lingkungan Banjar Gerenceng, penataan Tukad Badung termasuk pengerukan lumpurnya, penataan Tukad Teba, Pemecutan Kaja. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Terduga Korupsi Menangkan Praperadilan
Tak Menghapus Pidananya, Penyidik Bisa Buat Sprindik Baru
UNTUK pertama kalinya, pejabat pemerintah yang sempat menyandang status tersangka dalam tindak pidana korupsi mempraperadilankan kejaksaan. Hasilnya sungguh luar biasa, status dua pejabat oleh hakim praperadilan yang berbeda, memenangkan pemohon yaitu Wayan Seraman dan Agung Dalem dari PUPR Badung dalam kasus Senderan Tukad Mati. Sedangkan termohon (kejaksaan) mesti membebaskan status mereka dari tersangka dan mengeluarkan Seraman dari tahanan Lapas Kerobokan. Satu hal yang menjadi pemicu keoknya jaksa oleh pemohon melalui kuasa hukumnya adalah tidak adanya audit kerugian keuangan negara dari lembaga yang berwenang yakni BPKP/ BPK. “Kerugian negara mutlak dalam pidana korupsi,” ujar pemohon melalui pengacaranya, Simon Nahak beberapa waktu lalu. Kesalahan lainnya dari pihak jaksa, sebagaimana putusan praperadilan adalah soal SPDP. Kesalahan sekaligus pelajaran itu diklaim kejaksaan akan dijadikan cambuk untuk lebih
Putra Yudhi
Bali Post/asa
hati-hati dalam penanganan pidana korupsi. Pasalnya, penyidik kejaksaan yakin bahwa apa yang dilakukan tidaklah salah. Dengan kekalahan itu, pihak Kejari Denpasar berkeyakinan bahwa kasus Tukad Mati bukanlah akhir dalam proses penyidikan. Bahkan dari tiga orang yang sebelumnya dijadikan tersangka, secara hukum satu orang di antaranya masih menyandang status tersangka. Dia dari pihak rekanan. “Ya, walau dua orang sudah menang
Agus Nahak
Bali Post/asa
dipraperadilan bukan berarti kasusnya langsung lenyap. Besok jika sudah keluar auditnya, kan beda ceritanya,” bisik salah seorang petugas kejaksaan yang enggan disebutkan namanya. Menyikapi hal itu, Ketua DPD Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Bersatu, Agustinus Nahak berpendapat dalam konteks praperadilan hakim tunggal tentu telah mempertimbangkan permohonan pemohon, jawaban termohon, replik, duplik serta fakta- fakta dalam sidang
pembuktian surat maupun saksi dan ahli. Sehingga kemenangan praperadilan ini memperlihatkan bahwa dalil-dalil dari pemohon beserta fakta-fakta hukum dapat diterima hakim, sehingga konsekuensinya status tersangka batal demi hukum. “Catatan untuk perkara ini, penyidik Kejaksaan Negeri Denpasar, bahwa alat bukti yang disangkakan tidak memenuhi syarat formal untuk menetapkan seseorang jadi tersangka,” ucap pria yang juga menjabat Ketua Forum Bela Negara Bali, Minggu (26/11) kemarin. Atas kondisi itu, sangat patut bagi Kejaksaan untuk melakukan evaluasi. Sebab saat seseorang ditetapkan sebagai tersangka, jelas memiliki impact kedalam dirinya, keluarga maupun lingkungan tempat kerja, serta publik secara luas. “Kami sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi. Namun dalam proses lidik maupun sidiknya harus dijalankan secara profesional dan berdasarkan atas prinsip due proses of law. Jika proses formal hukumnya telah keliru, maka segera
perbaiki. Jika tidak, maka yang akan tergerus justru kewibawaan institusi hukum dalam hal ini Kejaksaan,” ucap Agustinus Nahak. Sementara Gusti Ngurah Putra Yudhi selaku praktisi hukum menganalisa kasus praperadilan dari berbagai sudut hukum. Dia mengatakan, mengutip pendapat Andi Hamzah, praperadilan adalah salah satu jelmaan dari habeas corpus sebagai prototype. “Yaitu sebagai tempat untuk mengadukan pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam suatu proses pemeriksaan perkara pidana,” tandas Yudhi. Namun perlu digaris bawahi, lanjut Yudhi, kalah dalam praperadilan tidak serta merta menghapuskan pidananya. Apabila kalah karena sprindik yang dianggap tidak sah, jaksa atau KPK sekalipun bisa membuat sprindik baru. “Kita lihat Pasal 2 ayat 3 Perma Nomor 4 Tahun 2016 memberikan kewenangan terhadap penyidik untuk dapat menetapkan status tersangka kembali kepada orang yang sama dengan persyaratan paling sedikit dua alat bukti baru yang sah,” ujarnya. (asa)
Senin Umanis, 27 November 2017
BADUNG
3
Selain MICE dan Spa, Dipromosikan Potensi ” Wedding” Mangupura (Bali Post)Wisatawan yang berkunjung ke Bali kini mulai banyak melakukan aktivitas wedding dan prewedding. Untuk itu Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mulai mempromosikan wisata wedding, selain MICE dan SPA. “Saat ini kita sedang mempromosikan MICE, wedding dan spa. Bahkan kini sudah mulai banyak permintaan wedding, MICE dan spa,” kata Kepala Dinas Pariwisata Ka-
bupaten Badung Made Badra. Bahkan jumlah wisatawan asal India mencapai ribuan orang akan datang ke Bali. Pada Desember nanti, dikatakannya, sudah banyak yang konfirmasi terkait kedatangannya tersebut. “India sudah banyak yang konfirmasi. Desember tahun ini banyak paket untuk wedding, spa dan ada beberapa MICE, famtrip yang sedang berlangsung,” ungkapnya. Selain India, dikatakan Badra, pasar Amerika juga
cukup bagus. Bahkan untuk rencananya Januari tahun depan pihaknya akan melakukan promosi ke Amerika. Hal ini dilakukan karena pasar Amerika ke Bali saat ini sudah sangat bergairah. “Saat promosi nanti, kami juga akan mengajak airline dan juga mengundang travel agent dari pihak Amerika,” pungkasnya. Untuk perbandingan wisatawan yang datang ke Bali, yaitu untuk MICE sebanyak lima persen, culture seban-
yak 60 persen dan 35 persen untuk wisata alam. Dengan meningkatnya peminat untuk wisata alam, pihaknya saat ini akan terus mengembangkan desa wisata. “Makanya kita garap sekarang desa wisata di Badung Utara. Karena permintaan pasarnya cukup gemuk. Jadi kami ingin meratakan pariwi-
sata itu ke Badung Utara juga,” ujarnya. Bergairahnya potensi desa wisata ini, diakui Badra, mulai muncul pascadilakukan promosi ke Eropa. Karena Eropa memang sangat antusias sekali dengan wisata alam seperti jogging, trekking dan adventuring.
“Desa wisata kita kan banyak, saat ini sedang kita poles,” ucap Badra. Dengan demikian, pihaknya menargetkan untuk tahun depan akan bisa mendapatkan sebanyak tujuh juta wisatawan mancanegara ke Badung. Target tersebut dilontarkan karena APBD untuk
tahun 2018 sudah diketok palu sebesar Rp 7,2 triliun. (kmb23)
PREWEDDING - Sejumlah wisatawan menyelesaikan sesi foto prewedding dengan pemandangan batu karang yang indah di Pantai Balangan, Pecatu.
Otban Terus Pantau Pergerakan Abu Vulkanik Mangupura (Bali Post) Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Herson menyatakan bandara ditutup jika abu vulkanik Gunung Agung telah mengarah ke selatan dan barat daya. Namun sejauh ini abu vulkanik mengarah ke timur dan tenggara yaitu Lombok. Otban terus melakukan pemantauan abu vulkanik dengan paper test, namun hasilnya nihil. Dengan demikian bandara masih beroperasi secara normal. “Sejak tadi malam semua operasional bandara normal. Namun memang ada beberapa airlines yang cancel penerbangan, terutama penerbangan internasional karena setiap airlines mempunyai SOP yang masingmasing. Tapi domestik masih normal dan lancar,” ujar Herson, Minggu (26/11) kemarin. Menurutnya, ada 22 penundaan penerbangan dari dan ke Bali. Sedangkan dari 24 perusahaan penerbangan yang masuk ke Bali, hanya empat perusahaan yang menunda keberangkatan ke Bali yaitu Jet Star, Virgin, Air Asia Malaysia, KLM. “Tadi malam cancel, tapi semua penumpang dilayani dengan baik,” tandasnya, sembari mengatakan sejak pagi kemarin penerbangan dinyatakan normal, termasuk Virgin dan Emirat telah memberangkatkan penumpangnya. Untuk menentukan penutupan bandara tergantung tiga indikator yaitu Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG), data dari Darwin Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC Darwin) dan informasi Pirep (pilot report). Kepala Stasiun Meteoroli Ngurah Rai, Bambang, mengatakan kode kondisi penerbangan (current aviation colour code) atau VONA (volcano observatory notice for aviation) adalah merah. Namun hanya di area tertentu yang secara nyata abu vulkanik terdeteksi. “Meski begitu bukan berarti bandara harus tutup,” pungkasnya. Warna merah merupakan kondisi tertinggi kedaruratan penerbangan. Sebaran abu vulkanik mengarah ke tenggara, sementara jarak pandang dinilai bagus karena dapat terlihat lebih dari 10 kilometer. GM Airnav Cabang Denpasar Eko Setiawan mengatakan dasar utama penutupan bandara apabila ada keretakan di landasan, ditemukan abu vulkanik di bandara dan sekitarnya serta apabila didapati area pendekatan pesawat tertutup abu vulkanik. “Yang pertama dan kedua tidak terjadi, tapi ketiga bisa saja terjadi. Tapi sampai saat ini belum terjadi ketigatiganya,” tandasnya. General Manager Bandara Ngurah Rai, Yanus S., mengatakan jika abu sampai di bandara dan ketebalannya mencapai lima sentimeter, maka pihaknya baru bisa membuka kembali setelah tiga hari. Pembersihan abu akan dilakukan, terutama pada landasan, runway, taxiway, dan appron. Pihaknya juga akan memfasilitasi penumpang yang terdampak penerbangan tertunda. Salah satunya dengan menyediakan 300 bus untuk mengantar penumpang ke terminal terdekat. (kmb42)
Bapenda Tunggu Iktikad Baik The Tanjung Benoa Beach Resort Mangupura (Bali Post) -
Kepala Bapenda Kabupaten Badung Made Sutama saat dikonfirmasi, Minggu (26/11) kemarin, mengatakan masih menunggu iktikad baik dari pemilik The Tanjung Benoa Beach Resort yang kini bernama Ramada Resort Benoa. Akomodasi yang terletak di Jalan Pratama, Tanjung Benoa, Kuta Selatan ini menunggak pembayaran Pajak Hotel dan Restoran (PHR) senilai Rp Rp 14.085.503.822,33. “Belum (dibayar - red), kan paling cepat dua kali 24 jam (melunasi - red). Namun pihak manajemen ingin ketemu Rabu ini. Kita lihat Rabu, apa mereka mau bayar atau tidak,” ujarnya. Meski demikian, surat upaya paksa, kata Made Sutama, merupakan tahapan terakhir setelah pihak Bapenda melayangkan beberapa kali surat teguran. Jika resort yang merupakan milik PT Usaha Pariwisata Sukses tidak mengindahkan teguran tersebut, pihaknya akan melakukan penyitaan. “Jika tidak ada tindaklanjut, ya… terpaksa kami lakukan penyitaan. Kami juga akan memblokir semua rekening bank yang dimiliki,” tegasnya seraya berharap pihak manajemen mau melunasi pajak yang tidak disetorkan sejak 2001 hingga Mei 2017 ini. Di tempat terpisah Ketua Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata meminta eksekutif harus mengu-
sut tuntas para penunggak pajak, termasuk The Tanjung Benoa Beach Resort yang tidak menyetorkan PHR sejak tahun 2001 dengan nilai mencapai Rp 14 miliar lebih. “Yang dilakukan hotel itu termasuk penggelapan, karena yang tidak disetorkan adalah uang rakyat yang dititipkan ke manajemen, jadi itu jangan dianggap sebagai pendapatan. Pajak ini bukan milik pengusaha,” tegasnya. Politisi asal Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani ini juga meminta eksekutif mengusut tuntas manajemen yang menunggak pajak. Sebab, pajak PHR adalah milik masyarakat yang dititipkan ke pengusaha untuk dibayarkan ke pemerintah, sehingga tidak ada alasan pengusaha tidak menyetorkan pajak hingga bertahun-tahun. Politisi PDI Perjuangan ini memaparkan, jika surat penagihan paksa ini juga tidak digubris, pihaknya mendorong pemerintah utamanya untuk mengambil langkah tegas, yakni degan menyeret pengusaha tersebut ke jalur hukum. “Jika masalah ini cu kup lama tak terselesaikan, kami menduga pihak pengusaha ada ke sengajaan untuk melakukan penggelapan. Hal ini merupakan pelanggaran berat, pelaku bisa diseret ke hukum,” ucapnya. Tunggakan pajak yang
Digodok, Pendirian ”Holding Company”
Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji regulasi terkait rencana pembentukan induk usaha (holding company). Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung tengah mencari formulasi hukum, sehingga desa adat maupun LPD dapat menjadi pemilik atau pemegang saham pada perusahaan induk ini. Kepala Balitbang Kabupaten Badung Wayan Suambara, belum lama ini, mengatakan pendirian holding adalah sebagai upaya mewujudkan diversifikasi potensi pendapatan asli daerah. “Ini merupakan mimpi besar yang memang kelahirannya memerlukan proses. Kehadiran holding company nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Menurut Suambara, pihaknya diminta melakukan kajian secara cermat tentang potensi yang dapat dikembangkan oleh unit-unit usaha yang akan dibentuk nantinya. Kajian
nilainya sangat besar juga menjadi perhatian serius Pemkab Badung. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memerintahkan jajarannya terus mengejar WP yang sudah menunggak membayar pajak. Bahkan orang nomor satu di Badung ini meminta perangkat daerah terkait mengambil tindakan tegas hingga penutupan aktivitas usaha, bila terdapat WP abai dengan kewajibannya. “Mengenai piutang pajak, kalau memang ada yang membangkang, sudah ada SOP. Kalau tidak kita ambil tegas dengan penagi-
han paksa dan penutupan aktivitas WP itu sendiri,” katanya. Bupati dalam hal masalah pajak menegaskan tidak akan main-main. Terlebih sekarang pemerintah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah untuk menyukseskan pembangunan di Gumi Keris. Karena itu, Bupati berencana akan mengenakan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) terhadap seluruh jenis usaha sektor pariwisata yang berkantor pusat di Jakarta. “Katakanlah ada hotel tapi induknya di Jakarta, tapi dia bertransksi di Badung, kita kenakan NPWPD. Ini demi menambah PAD kita,” ungkapnya. Sebelumnya, Corporate Secretary I Gst Ayu Susi-
lawati mewakili manajemen The Tanjung Benoa Beach Resort menyatakan akan menindaklanjuti tunggakan pajak yang belum disetorkan. Hanya pihaknya meminta kelonggaran, lantaran semua transaksi disetorkan ke manajemen pusat. “Kami akan menyampaikan ke manajemen perihal ini. Sebisa mungkin kami akan segera melunasi piutang itu,” tegasnya. Dikatakan, pembayaran piutang PHR sejatinya telah dibahas di internal perusahaan, setelah sewa lahan di perpanjang hingga sepuluh tahun ke depan. “Kami memang telah membahas terkait piutang pajak ini di iternal kami, dan kami akan mendorong head office untuk melakukan pembayaran,” pungkasnya. (kmb27)
Nyoman Giri Prasta
Made Sutama
Putu Alit Yandinata
The Tanjung Benoa Beach Resort ternyata belum melunasi kewajibannya menyetorkan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang dipungut dari masyarakat sejak 2001. Padahal dalam surat upaya paksa yang disampaikan Dinas Pendapatan Daerah dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung, Kamis (23/11) lalu, meminta manajemen melunasi piutang pajak dalam kurun waktu dua kali 24 jam.
pembentukan holding company ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang disampaikan di hadapan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung beberapa waktu yang lalu. Dari hasil kajian yang dilakukan bersama tim ahli, didapat kesimpulan bahwa berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007 dan UU Nomor 23 Tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Badung dapat membentuk Badan Usaha Milik Daerah yang difungsikan sebagai perusahaan induk atau holding company. “Holding company ini bisa bentuk perseroan terbatas (PT) yang secara spesifik berbentuk Perusahaan perseroan daerah (Perseroda). Untuk bisa membentuk itu, kita perlu membuat Peraturan Daerah Pendirian, sekaligus Peraturan Daerah Penyertaan Modal,” terang Suambara. Suambara juga menjelaskan, dalam pembahasan yang dihadiri oleh Majelis Pertimbangan Kelitbangan, Tim Kelitbangan dan Tim Pengkajian Pem-
bentukan Holding Company muncul sejumlah alternatif peluang usaha. Seperti pembentukan Unit Pengelola Pangan Daerah, Pembangunan Fasilitas Akomodasi bekerja sama dengan desa adat, Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan serta beberapa lagi yang lainnya. Sebelumnya, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mengakui perlu ada versifikasi pendapatan, tidak hanya mengandalkan di sektor pajak semata. “Memang ke depan kita harus mulai berpikir untuk melirik potensi investasi. Misalnya kita bisa membangun sebuah ruangan pertemuan seperti di BNDCC-lah, karena sekarang pariwisata MICE ini yang mulai berkembang dan meningkat. Nanti dikelola satu atap,” ujarnya. Holding company ini akan menjadi induk semua (Perusahaan Daerah). Holding company nanti akan ada sub, sub PDAM kaitannya dengan pengelolaan air, PD Pasar mengelola pasar dan BUMD lainnya,” pungkasnya. (kmb27)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Tingkatkan Layanan Informasi bagi Pencari Kerja
Senin Umanis, 27 November 2017
APBD Kabupaten Badung Tahun 2018 Disahkan Rp 7,2 Triliun
Badung Luncurkan Sinaga dan Dewan Sebut Betul-betul Pro-Rakyat Deklarasikan Kebangkitan IKM
DILUNCURKAN - Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem Informasi Tenaga Kerja (Sinaga) serta mendeklarasian kebangkitan Industri Kecil dan Menengah (IKM). TEROBOSAN baru dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung untuk memfasilitasi industri kecil, menengah dan tenaga kerja. Keberpihakan pemerintahan tersebut dapat dilihat dari program yang dilakukan. Jumat (24/11) lalu, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja meluncurkan Sistem Informasi Tenaga Kerja (Sinaga) dan mendeklarasian kebangkitan Industri Kecil dan Menegah (IKM). Untuk mendukung keberpihakan kepada pengusaha kecil, Pemkab Badung juga menandatangani kerja sama antara pihak PT Angkasa Pura I dan Kakanwil BRI Wilayah Bali Nusra serta menyerahkan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata tahun 2017. Hadir Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, General Manager PT Angkasa Pura I Yanus Suprayogi, Kakanwil BRI Wilayah Bali Nusra Dedy Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Kusumawati, Asisten I Setkab Badung Ida Bagus Yoga Segara, Kadis Perindustrian
dan Tenaga Kerja Badung Ida Bagus Oka Dirga serta 450 IKM dan pekerja pariwisata. Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, Sinaga menjadi salah satu terobosan yang berdampak positif dalam mewujudkan komitmen Pemkab Badung dalam mewujudkan reformasi birokrasi melalui kemudahan serta percepatan pelayanan di sektor ketenagakerjaan Badung. Pemkab Badung memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan menyeluruh dan terpola dari hulu hingga ke hilir, di berbagai bidang dan sektor melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB) dengan salah satu yang menjadi prioritasnya adalah pembangunan di bidang ketenagakerjaan. Untuk mewujudkannya, Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung akan terus mendorong program Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam menciptakan lapangan kerja bagi angkatan kerja, pengembangan SDM, sertifikasi kompetensi naker sektor pariwisata, pemberian bantuan modal dan peralatan,
pendampingan pelaku IKM hingga pengenalan produk IKM Badung melalui pengembangan jaringan pemasarannya. ‘’Saya berharap setelah dilakukan kesepakatan dengan pihak Persero Angkasa Pura I, juga dapat dilaksanakan kerja sama lainnya termasuk penjajakan kerja sama dengan pihak maskapai penerbangan terutama dalam upaya sinergitas pengenalan produk IKM Badung,’’ ujar Suiasa. Lebih lanjut dikatakannya, acara gathering ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Badung untuk terus mendorong bertumbuhnya IKM. ‘’Dengan adanya kerja sama ini saya berharap produk IKM di Badung menjadi ikon dan dikenal oleh dunia internasional. Kurangnya akses modal yang dialami pelaku usaha dapat diatasi lewat kerja sama Pemkab Badung dengan pihak perbankan khususnya BRI,” katanya. Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Oka Dirga melaporkan, penyerahan sertifikat uji kompetensi naker pariwisata tahun ini menyentuh 2.275 naker menggunakan APBD Badung. Pihaknya menargetkan 10 ribu naker pariwisata tersertifikasi hingga akhir 2021. ‘’Semua ini diorientasikan dalam rangka meningkatkan daya saing ketenagakerjaan di sektor pariwisata yang ujungnya dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. Upaya pengenalan produk IKM di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menyiapkan tempat display diharapkan menjadi etalase informasi, baik bersifat interaktif menggunakan peralatan informasi produk digital maupun display produk langsung berikut katalognya,’’ tandasnya. (ad1401)
APRESIASI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata (tengah) didampingi dua wakil ketua mengapresiasi kinerja eksekutif dalam merancang APBD 2018 yang mengutamakan kebutuhan masyarakat. DPRD Kabupaten Badung telah melaksanakan serangkaian rapat kerja membahas rancangan penyesuaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 serta Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018. Hasilnya, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Badung tentang APBD Tahun Anggaran 2018 diketok palu alias disahkan dalam sidang paripurna DPRD Badung di gedung dewan, Jumat (24/11) lalu. Disepakati pendapatan daerah Rp 6,5 triliun lebih dan APBD Rp 7,2 triliun lebih. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi dua wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunartha. Hadir Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Sekda I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran. Secara rinci APBD Badung Tahun Anggaran 2018 yakni pendapatan daerah semula dirancang Rp 6.045.264.883.120,64 berubah menjadi Rp 6.561.358.603.537,47. Belanja daerah semula dirancang Rp 6.560.291.279.409,36 menjadi
Rp 7.201.875.862.318,54. Pembiayaan dari penerimaan Silpa tahun anggaran sebelumnya Rp 515.026.396.288,72 menjadi Rp 640.517.258.781,07. Dengan demikian, postur RAPBD Tahun Anggaran 2018 adalah pendapatan daerah Rp 6.561.358.603.537,47, meningkat Rp 516.093.720.416,83. Belanja daerah Rp 7.201.875.862.318,54, meningkat Rp 641.584.582.909,18. Sementara defisit Rp 640.517.258.781,07. Selanjutnya pembiayaan daerah, penerimaan Rp 640.517.258.781,07, meningkat Rp 125.490.862.492,35. Pengeluaran Rp 0 dengan pembiayaan netto Rp 640.517.258.781,07, meningkat Rp 125.490.862.492,35. Sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp 0. Putu Parwata menyampaikan, pihaknya telah membahas Rancangan APBD Badung Tahun 2018. ‘’Dalam sidang ketiga ini kami telah menyelesaikan proses beberapa ranperda, khususnya mengenai APBD Tahun 2018 yang sudah ditandatangani dengan delapan ranperda. Ini sudah final, kami sepakati Rp 7,2 triliun,’’ ungkapnya.
Menurut politisi asal Dalung, Kuta Utara ini, pihaknya bersama pemerintah memaksimalkan target pendapatan yang dulunya dirancang Rp 6 triliun dan APBD 6,5 triliun. ‘’Nah sekarang sudah bergeser, pendapatannya menjadi Rp 6,5 triliun dan APBD Rp 7,2 trilun,’’ jelasnya. Maksimalisasi target tersebut tetap dalam koridor KUA-PPAS dan PPNSB dengan lima skala prioritas. ‘’Tidak keluar dari KUA-PPAS, tidak keluar dari lima skala prioritas PPNSB. Itu tetap menjadi skala prioritas pembiayaan pembangunan di Badung. Seperti yang dikatakan Bapak Bupati, kami benar-benar lakukan maksimalisasi pendapatan menjadi Rp 6,5 triliun PAD, ini kami berikan langsung untuk masyarakat,’’ tuturnya. Ditegaskannya, APBD yang telah disahkan tersebut benar-benar prorakyat. ‘’Pembangunan di segala sektor sudah kami dorong. Dengan demikian percepatan pertumbuhan kesejahteraan masyarakat Badung bisa tercapai,’’ tandasnya. Disahkan pula ranperda menjadi perda, yakni Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Air Tanah, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung No.17/2011 tentang Pajak Hiburan, dan Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung No.20/2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. Selanjutnya, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung No. 8/2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Badung No.5/2013 tentang Retribusi Pengendalian Menara Komunikasi, dan Ranperda Kabupaten Badung tentang Penataan, Pengawasan Minuman Beralkohol. Demikian pula Ranperda Kabupaten Badung tentang Perangkat Desa serta Ranperda Kabupaten Badung tentang Perubahan Status Kelurahan Menjadi Desa. (ad1403)
FT Unmas Pengabdian di Pangelukatan Sudamala Fraksi PPP DKI Jakarta Kunjungi DPRD Badung
SEBANYAK 158 mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati (FT Unmas) Denpasar, Sabtu (25/11) lalu melakukan pengabdian masyarakat (abdimas) terpadu di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli. Mereka membuat kawasan Sudamala ini lebih informatif. Pelepasan peserta dilakukan Rektor Unmas diwakili WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. didampingi Dekan FT Unmas Ir. I Made Letra, M.Si. Ketua Panitia Pengabdian Ir. I Nengah Subagia, M.T. menjelaskan, abdimas diisi berbagai pembangunan fisik, di antaranya membuat gambar dan desain wantilan di Pura Puseh beserta RAB-nya, papan petunjuk dan identitas objek ritual malukat Sudamala masing-masing dua buah serta membuat petunjuk dudonan pangelukatan bagi umat yang melakukan ritual malukat di Pelukatan Sudamala. Selain itu, mahasiswa dan BEM serta dosen dan karyawan menyumbang bak sampah di objek pangelukatan, mengadakan kebersihan lingkungan serta pertandingan yang melibatkan siswa SD. Dekan FT Unmas I Made Letra mengatakan, pihaknya memilih objek abdimas di Sedit berdasarkan hasil survei, analisis potensi FT Unmas dan desa setempat. Masyarakat di sini memerlukan uluran bantuan dalam menyusun desain wantilan serta penataan lokasi pangelukatan agar umat tidak bertanya-tanya soal dudonan pangelukatan. Tahun depan objek abdimas dipindah sesuai keperluan masyarakat yang disinergikan dengan potensi FT Unmas. Hal ini
Apresiasi Program Pro-Rakyat Bupati Giri Prasta
LEPAS - WR III Unmas Made Sastra Wibawa menyerahkan alat kebersihan kepada Dekan Made Letra saat melepas peserta abdimas FT Unmas. dilakukan agar hasil abdimas benarbenar bermanfaat bagi masyarakat dan FT Unmas. Dekan Made Letra didampingi WD I Ir. I Ketut Sudipta Giri, M.T., WD II Tjok. Istri Praganingrum, S.T., M.T. dan WD III Gusti Agung Suryadarmawan, S.T., M.T. menambahkan, pengerjaaan desain wantilan sangat urgen. Selama ini belum ada wantilan di Pura Puseh, padahal wantilan yang dianggarkan Rp 900 juta ini sebagai tempat masandekan umat, mempersiapkan upakara dan kegiatan teruna-teruni banjar. Pembangunan petunjuk dan identitas lokasi pangelukatan dibuat permanen dengan nuansa budaya Bali. Dengan demikian, bangunan ini tak berupa fisik saja, namun juga informatif, edukatif dan mendukung objek ritual tersebut serta dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menurut Letra, dalam abdimas, mahasiswa dikenalkan dengan proses pengerjaan, membuat RAB dan menyediakan SDM. Pengalaman ini akan mendukung mahasiswa ketika praktik kerja dan terjun di masyarakat. Apalagi FT Unmas dua kali setahun mengadakan abdimas. WR III Made Sastra Wibawa memberi apresiasi kegiatan FT Unmas yang memberi kontribusi nyata terhadap pembanguan di desa. Terlebih Unmas Denpasar saat ini memfokuskan diri pada pembangunan desa. Abdimas, lanjutnya, menunjukkan Unmas melakukan Tri Dharma PT secara seimbang. Untuk itu, program turun ke desa ini mesti bisa dijadikan bahan penelitian oleh mahasiswa karena sangat penting dalam akreditasi prodi, institusi dan menyusun skripsi. (025/k250)
HGN di SMK PGRI 4 Denpasar
Jadi Sekolah Sampel PISA Wakili Indonesia
PERINGATAN Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-72 PGRI di SMK PGRI 4 Denpasar, Sabtu (25/11), berjalan meriah. Para siswa menyerahkan sekuntum bunga kepada guru dan Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Ketut Suarya yang bertindak sebagai pembina upacara juga menyerahkan piagam kepada siswa berprestasi. Diserahkan pula penghargaan kepada guru berprestasi SMK PGRI 4 Denpasar. Mereka adalah Ni Luh Putu Sutarini, S.S. yang sukses mengantarkan siswanya Ni Putu Yuni Astini meraih juara I lomba pidato bahasa Bali. Ida Bagus Eka Mahardika, S.H., M.H. mengantarkan Ni Nyoman Suwendri dan Kevin Aditya merebut perak dan perunggu dalam lomba catur. Sementara Meidayanti terpilih sebagai guru favorit. Berkat pembinaan intensif sang guru itu, SMK PGRI 4 Denpasar sukses menyabet juara umum II Porsenijar Sekolah PGRI belum lama ini. Untuk itu, Kasek Ketut Suarya berterima kasih kepada OSIS dan guru yang mampu membawa anakanak Fourgriska sebagai juara umum II. ‘’Suatu saat kita pasti meraih juara umum I,’’ tegasnya. Acara bertambah meriah dengan yel-yel Fougriska ketika Kasek Ketut Suarya mengumumkan kabar gembira bagi warga sekolah. Tahun ini SMK PGRI 4 Denpasar dipercaya oleh pemerintah menjadi sekolah sampel Program International Stu-
PIALA - Kepala SMK PGRI 4 Ketut Suarya (kanan) menyerahkan piala kepada siswa berprestasi saat HGN di sekolah setempat. dent Assesment (PISA). Sekolah di Jalan Kebo Iwa Selatan ini dipakai sampel untuk uji tes atau daya serap siswa SMK di dunia dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Sains. Program ini diluncurkan Direktorat Pembinaan SMK dan PISA sebagai badan survei internasional khusus untuk siswa kelas X yang berumur 15 tahun. Kebanggaan kedua, SMK PGRI 4 Denpasar sebagai satu-satunya SMK swasta yang ditunjuk mewakili Indonesia dalam PISA. Ini tentu dengan berbagai pertimbangan dan keunggulan sekolah ini. Kasek Ketut Suarya bersama gurunya sudah dua kali dipanggil ke Jakarta mengikuti bimtek. Implikasinya, para guru harus lebih giat bekerja
dan siswa makin termotivasi belajar keras karena hasilnya akan menentukan wajah kualitas SMK Indonesia di mata dunia. Ketut Suarya juga berterima kasih kepada gurunya yang dikenal memiliki etos kerja tinggi mengabdi demi mencerdaskan anak bangsa. Ia mengaku bangga siswanya mampu memberikan prestasi gemilang buat sekolah. Ini menunjukkan siswa SMK PGRI 4 Denpasar terus berprestasi dan menjadi sekolah idaman masyarakat. Pengurus inti PD PGRI Kota Denpasar ini juga mengingatkan siswa dan guru agar menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas diri. Ini sebagai bentuk memuliakan guru. (025/k250)
FRAKSI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta yang dipimpin H. Abraham Lunggana, Jumat (24/11) lalu berkunjung ke Kantor DPRD Badung. Kunjungan diterima langsung oleh Ketua DPRD Badung I Putu Parwata di ruang kerjanya. H. Abraham Lunggana mengapresiasi program pro-rakyat Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata usai menerima kunjungan mengatakan, kunjungan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta beserta rombongan tersebut bertujuan melakukan audiensi terkait beberapa kebijakan Kabupaten Badung. ‘’Mereka ingin tahu lebih dalam beberapa kebijakan Bupati Badung yang dianggap bagus oleh DPRD DKI Jakarta,’’ terangnya. Di hadapan H. Abraham Lunggana, ia menjelaskan beberapa program pro-rakyat Pemkab Badung. ‘’Seperti program pembebasan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang diatur dalam Perbup,’’ ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung ini. Parwata juga menyampaikan, di bidang kesehatan, Pemkab Badung menggratiskan seluruh biaya kesehatan melalui program Krama Badung Sehat (KBS). ‘’Kami jelaskan
CENDERAMATA - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata (kiri) menerima cenderamata dari Fraksi PPP DKI Jakarta yang dipimpin H. Abraham Lunggana. berapa pun biaya rumah sakitnya, pemerintah yang membayar. Kalau di DKI kan tidak ada, hanya pakai BPJS,’’ tegasnya. Program lain yang dipaparkannya, yakni santunan penunggu pasien yang diberikan kepada warga Badung dibuktikan dengan KTP dan KK, kemudian pasien yang dirawat pada kelas III di RSUD Badung, RS Sanglah, puske-
mas dan RS yang bekerja sama dengan BPJS. Santunan diberikan maksimal Rp 5 juta untuk satu periode rawat inap dalam satu tahun berjalan. ‘’Mereka sangat mengapresiasi. Nanti program-program ini rencananya juga akan ditiru di Jakarta. Jadi, kami adalah parameter nasional. Ini berkat keberanian Bupati Badung,’’ imbuh Parwata. (ad1402)
SMP Dharma Wiweka Peringati Hari Guru Nasional Serahkan ’’Reward’’ dan Tingkatkan Kesejahteraan
MOMEN memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Yayasan Dharma Wiweka dan Kepala SMP Dharma Wiweka untuk mengapresiasi kinerja para guru, staf sampai pesuruh yang selama ini berjuang membesarkan sekolah ini hingga mampu bersaing di bidang akademis dan nonakademis. Setelah menggelar upacara bendera pada Sabtu (25/11) lalu, diumumkan prestasi yang diraih para guru dan siswa SMP Dharma Wiweka. SMP Dharma Wiweka berhasil menyabet juara I Sekolah Sehat Tingkat Kota Denpasar, juara I Lomba Poster PKTP, juara I Lomba Penyuluhan PKTP dan juara II Simulasi PKTP. Sementara untuk lomba Regrisma Talent Festival seKota Denpasar, siswa SMP Dharma Wiweka atas nama I Gede Adrian Mahaputra mampu menyabet juara I Mapidarta, juara III diraih I Komang Liantara Mahaputra, bahkan sekolah yang beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Pedungan, Denpasar Selatan ini berhasil menyabet juara umum. Untuk Lomba Jambore KSPAN Kota Denpasar, tim SMP Dharma Wiweka meraih juara III Outbound dan Lomba Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Bali mendapat juara harapan II atas nama I Komang Budi Putra Kurniawan. ‘’Prestasi siswa SMP Dharma Wiweka terus meningkat berkat kerja keras para guru. Saya kagum dan bangga atas prestasi tersebut. Guru di sini orientasinya tidak semata-mata nafkah, tetapi mengutamakan rasa tanggung jawab. Bagi yang berprestasi, baik itu guru dan siswa tentu diberikan reward,’’ kata Ketua I sekaligus Pelaksana Tugas Harian Yayasan Dharma Wiweka Drs. I Ketut Barusna, M.Pd. Didampingi Kepala SMP Dharma
BERPRESTASI - Pengurus Yayasan Dharma Wiweka dan Kepala SMP Dharma Wiweka sesi foto dengan guru serta siswa berprestasi tingkat Denpasar dan Bali. Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si., pihaknya berharap sekolah ini ke dapannya jauh lebih baik dan semakin maju daripada sebelumnya, terutama terkait mutu pendidikan, kualitas dan kuantitas. ‘’Ibaratnya seperti dagang. Jika dagangannya tidak bekualitas, pembelinya akan berkurang atau merosot,’’ ujarnya. Untuk mencapai hal itu, ke depannya kepala sekolah bersama jajarannya diharapkan banyak melakukan terobosan baru. Di samping itu, terus meningkatkan sarana-prasarana dan kualitas SDM guru, sehingga mampu bersaing dengan sekolah lain di Denpasar, bahkan tingkat Bali. Untuk mewujudkan ini, para guru, pegawai dan pesuruh harus sama-sama bekerja keras. ‘’Pesuruh perannya sangat penting untuk memajukan sekolah. Kami akan berupaya meningkatkan penghasilan guru, pegawai dan pesuruh sehingga bisa memfokuskan pikirannya untuk lembaga ini,’’ ungkapnya.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Nyoman Mariana menambahkan, antara sekolah dan yayasan tidak ada jarak serta selama ini terbangun sinergitas sangat solid. Oleh karena itu, setiap ada event khusus pasti pihaknya melibatkan pengurus yayasan. Apalagi selama ini SMP Dharma Wiweka mendapat dukungan penuh dari yayasan. ‘’Walaupun sekolah swasta, kami sangat memperhatikan kesejahteraan guru, pegawai dan pesuruh. Kami berikan haknya berupa uang jasa setiap lima tahun sekali, THR Nyepi, dana sosial dan lainnya,’’ tegasnya. Ia bersyukur rasa memiliki para guru di sekolah ini sangat tinggi, sehingga mampu mengantarkan anak didiknya meraih prestasi membanggakan. Berkat perjuangan dan kerja keras para guru, pihak sekolah dan yayasan akan memberikan reward. ‘’Guru kami satu-satunya sekolah swasta yang dilibatkan sebagai tim analisis Kurikulum 2017. Ini sangat membanggakan kami,’’ tandas Nyoman Mariana. (ad1407)
DAERAH
Senin Umanis, 27 November 2017
Serangkaian HUT Ke-15
Pascasarjana Unhi Gelar Pengabdian di Karangasem PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ke salah satu posko pengungsi erupsi Gunung Agung di Desa Sukahat, Sidemen, Karangasem, Minggu (26/11) kemarin. Pengabdian masyarakat dalam rangka pelaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi kali ini dikaitkan dengan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi yang puncak perayaannya jatuh pada 30 November 2017. Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, WR I Prof. Dr. Ketut Suda, Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, Guru Besar Unhi Prof. Dr. I B.G. Yudha Triguna, Prof. Wayan Suka Yasa, Asdir I Dr. Wayan Budi Utama, Asdir II Dr. I Gusti Ayu Wimba, Kaprodi Ilmu Agama dan Kebudayaan Dr. I Nyoman Raka, Kaprodi Pendidikan Agama Hindu Dr. Wayan Paramartha, S.H., M.Pd., para dosen, pegawai dan alumni. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Gelgel didampingi Ketua Panitia HUT Dr. I Gusti Lanang Jelantik menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian meliputi pelayanan kesehatan, pementasan kesenian bondres, penyerahan sembako, bantuan masker serta memberikan pelayanan cukur rambut. Bantuan tersebut diserahkan secara sombolis oleh Direktur Pascasarjana Unhi kepada kepala desa disaksikan Rektor Unhi I.B. Dharmika dan bendesa adat setempat. ‘’Warga sangat antusias memeriksakan
PENGABDIAN – Pascasarjana Unhi menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sukahat, Karangasem, Minggu (26/11) kemarin. kesehatannya dan mengapresiasi bondres yang dibawakan para dosen Unhi, yaitu Dr. Wayan Subrata, Dr. Nada Atmaja, Dr. Wayan Watra dan Agus Triadi, M.Si.,’’ ujar Prof. Gelgel. Sementara itu, berbagai kegiatan dilangsungkan serangkaian perayaan HUT ke-15 Program Pascasarjana Unhi. Seperti Sabtu (25/11) lalu dilakukan yoga massal dan cek kesehatan di lingkungan kampus Unhi. Kegiatan sebelumnya, Selasa (21/11), berupa Stadium General Antropologi Pendidikan dengan menghadirkan pembicara Prof. Dr. I Gede Widja,
Ph.D. dan moderator Dr. Wayan Paramartha. Stadium General diikuti dosen, mahasiswa S-3, S-2, S-1 dan alumni serta perwakilan guru agama Hindu Kota Denpasar. Selain itu, digelar seminar hasil penelitian dosen, Sabtu (18/11) lalu. Para penyaji dalam seminar ini yakni Dr. I Wayan Budi Utama dan Dr. Ni Wayan Karmini. Pembahasnya Dr. I Nyoman Raka dan Dr. Ni Putu Suwardani, dipandu Dr. I Gusti Ayu Wimba. Puncak perayaan HUT ke-15 Pascasarjana Unhi akan dilaksanakan Kamis (30/11) nanti. (ad1412)
Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Perdiknas Denpasar
5
Dari Seminar Internasional IKIP PGRI Bali
Tembus Jurnal Internasional, Jajaki Program ’’Double Degree’’ SETELAH mengantarkan IKIP PGRI Bali go international, kini Rektor IKIP PGRI Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. memperkuat iklim akademik bertaraf internasional. IKIP PGRI Bali terus memotivasi para dosennya untuk menghasilkan karya ilmiah yang dimuat di jurnal internasional. Guna memperkuat program tersebut, IKIP PGRI Bali, Sabtu (25/11) lalu menggelar seminar internasional bertajuk ‘’Enhancing International Scientific Publications and Open Journal System Management’’. Seminar dibuka Sekretaris Pelaksana Kopertis VIII Anak Agung Rai. Tampil sebagai pembicara Prof. Basanta Kumar, M.Com., Ph.D. dari Utkal University India, Prof. Dr. Silvia Catalan Ambag (Polytechnic University Of The Philippines), Ith Vuty, M.Sc., M.A. (Ministry Of Education Youth and Sport Kamboja) dan Dr. HK Prihartono AH (President Academic International Consortium/AIC Indonesia). Kesempatan emas itu juga dipakai Rektor Made Suarta melakukan kerja sama dalam program akademik dan penelitian bersama. Rektor IKIP PGRI Bali meneken MoU dengan AIC, Utkal University India, Polytechnic University Of The Philippines dan Ministry Of Education Youth and Sport Kamboja. Penandatanganan naskah kerja sama disaksikan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. I G.B. Artanegara, S.H., M.H., M.Pd. Made Suarta menegaskan, lewat AIC IKIP PGRI Bali akan makin banyak menggandeng kerja sama dengan PT asing dan karya ilmiah dosennya dimuat di jurnal internasional. Ia yakin IKIP PGRI Bali yang memiliki
BERSAMA - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta dan I G.B. Arthanegara foto bersama usai meneken MoU dengan India, Kamboja dan Filipina. Prodi Seni Tradisional dan Seni Lukis serta Prodi Berbasis Budaya sangat potensial melahirkan karya tulis yang unik dengan sedikit pesaing. Kendala utama yang dihadapi para dosennya adalah ketidaktahuan cara menembus jurnal terakreditasi internasional. Sementara soal bahasa, IKIP PGRI Bali sudah memiliki unit bahasa asing. ‘’Tinggal sekarang ada semangat menulis dan menembus jurnal internasional,’’ tegas Suarta yang meraih dana hibah Dikti lewat karya ‘’Geguritan Basur’’. Melalui mediasi AIC, IKIP PGRI Bali menjajaki kerja sama membuka program double degree dengan Polytechnic University Of The Philippines dan Ministry Of Education Youth and Sport Kamboja. Dua negara ini dipilih karena selain alasan kedekatan budaya juga visi yang sama untuk saling sharing keung-
gulan dan ilmu pengetahuan. Double degree bisa dengan pola menempuh satu tahun kuliah di IKIP PGRI Bali dan tiga tahun kuliah di kampus Kamboja dan Filipina. Hal itu juga ditegaskan Dr. HK Prihartono AH. Ia mengusulkan IKIP PGRI Bali segera memiliki kelas internasional guna menampung mahasiswa asing yang ingin belajar budaya. Apalagi kampus ini bertujuan mencetak calon guru yang harus juga siap go international. Ketua Panitia Seminar Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si. menambahkan, seminar yang diikuti 600 peserta terdiri atas mahasiswa IKIP PGRI Bali dan sejumlah PTS di Bali ini berjalan efektif. Selain terjadi sharing dalam penelitian dan jurnal, para dosen mendapat ilmu baru serta strategi guna menembus jurnal internasional. (ad1408)
Guru yang ’’Good, Trust, Smart’’ Organisasi Pariwisata Sepatutnya Sumber Keteladanan Peserta Didik Tak Tunjukkan Keberpihakan Politik PENGUATAN karakter di kalangan peserta didik kini semakin mendesak seiring tantangan berat di masa akan datang. Melalui keteladanan guru-lah, pendidikan karakter itu dibangun. Peserta didik harus dibekali jiwa Pancasila yang baik untuk menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga. ‘’Kami mendukung guru terus bekerja keras mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia. Guru harus berperan sebagai the significant other bagi peserta didik. Guru harus menjadi sumber keteladanan,’’ ujar Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. saat membacakan pidato Mendikbud RI dalam upacara peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional ke-23 di halaman Perdiknas Denpasar, Sabtu (25/11). Di lingkungan Perdiknas, lanjut Tini Gorda, peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional mengangkat tema ‘’Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter’’. Artinya, penguatan pendidikan karakter sesuai Perpres No.87 Tahun 2017 ini dilakukan bersama-sama antara Perdiknas, unit pendidikan yang dinaungi dan guru. Sebagai perpanjangan tangan lembaga, guru berperan sangat strategis dan lebih berat. Pasalnya, guru saat ini memiliki tugas memunculkan kembali karakter yang disebutsebut hilang melalui hal-hal terkecil. ‘’Dalam konteks kekinian, zaman now ini kan yang berkembang justru individualisme. Di sini dibutuhkan sosok guru yang good, trust, smart untuk menciptakan lagi karakter gotong royong, kekeluargaan, empati dan sebagainya. Ini PR kita bersama,’’ jelasnya. Tini Gorda menambahkan, per-
BUNGA - Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda (tengah) menerima bunga dari siswa dalam peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional ke-23. ingatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional merupakan kesempatan bagi guru untuk melakukan introspeksi diri. Apakah sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Perdiknas sebagai lembaga yang menaungi unit-unit pendidikan (SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional) juga melakukan evaluasi dalam hal memuliakan guru. ‘’Kami selaku pengelola memberikan apresiasi yang setara atas perjuangan guru yang sudah diberikan tugas dan fungsi sangat berat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,’’ imbuh Tini Gorda. Kepala SMP Nasional Ni Putu Supadmi, S.Pd. mengatakan, guru saat ini dituntut lebih profesional dalam membangkitkan dan mengembangkan karakter serta semangat anak didik. Terlebih, ada 18 nilai dalam pendidikan karakter yang mesti ditanamkan guru, di antaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, cinta Tanah Air, peduli lingkungan dan peduli
sosial. Menurutnya, 36 tenaga guru dan 15 guru ekstrakurikuler di SMP Nasional juga diberi kesempatan meningkatkan kualitas diri. Salah satunya menganjurkan para guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi seperti S-2. Selain itu, guru didiklat dalam MGMP untuk meningkatkan kualitas di masing-masing mata pelajaran. Kepala SMK Teknologi Nasional Ni Nyoman Sulasmini, S.Pd. menyatakan guru saat ini tidak hanya mendidik, tetapi juga bisa membimbing siswa dari segi moral yang baik. Hal ini pun diupayakan oleh 22 tenaga guru di sekolah yang berdiri sejak 2009 tersebut. Usai upacara bendera, para siswa di lingkungan Perdiknas menghadiahi guru-guru dengan bunga. Ini merupakan ungkapan rasa terima kasih atas jasa para guru yang telah mendidik dan membimbing mereka. (ad1411)
Wedakarna di Table Top Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia
MEMPRIHATIKAN! Demikian pendapat anggota DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ketika ditanya tentang bagaimana kondisi pariwisata di Bali saat ini. Alasannya, karena para pelaku pariwisata di Bali seakan berjuang sendiri tanpa kehadiran negara dan pemerintah dalam menjalankan kesehariannya. Perhatian pemerintah terkait regulasi, anggaran dan infrastruktur tidak memenuhi harapan. Di satu sisi, ia melihat bahwa pariwisata di Bali tidak memiliki blue print akan pengembangan di masa kini dan masa depan, sehingga muncullah berbagai permasalahan pariwisata saat ini. ‘’Pariwisata di Bali sedang dalam tahap sandyakalaning. Jika tidak diperbaiki dengan dukungan pemerintah, ke depannya pariwisata Bali akan ditinggalkan oleh operator dan turis. Masalah demi masalah Bali muncul setiap tahun, tanpa ada penyelesaian yang konkret. Ini juga akibat ego sektoral pemimpin Bali di tingkat kabupaten dan kota yang merasa dirinya menjadi rajaraja kecil di daerah yang jarang mau bersinergi antarwilayah. Ini tidak akan pernah selesai jika pemimpin di Bali tidak memiliki lompatan ide untuk menyempurnakan pariwisata,’’ jelasnya. Gusti Wedakarna menyebut pariwisata itu sistem. Sistem ini yang tidak kita miliki dan rasakan saat ini. Yang ada jalannya pariwisata di Bali seakan dilakukan secara sporadis alias sendiri-sendiri. ‘’Program pemerintah dengan program organisasi pariwisata kadang tidak nyambung apalagi jika dihadapkan dengan kepentingan private investment. Belum lagi sektor swasta memiliki visi berbeda-beda, swasta lokal, swasta nasional dan swasta internasional. Punya pandangan berbeda dengan target berbeda beda dan kadang
IIK Bali Peduli Pengungsi Gunung Agung SEBAGAI bentuk kepedulian kepada masyarakat pengungsi Gunung Agung, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali (IIK Bali) memberikan bantuan langsung kepada warga yang mengungsi di Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Sabtu (25/11). Masyarakat yang mengungsi merupakan warga Desa Selat, Dusun Yeha, yang termasuk salah satu dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) II. Di
Posko Pengungsian Sangkan Gunung terdapat 70 kepala keluarga, terdiri atas 269 orang pengungsi yang sudah mengungsi sejak Oktober 2017. Dalam rapat koordinasi rektor dan para wakil rektor, Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia beserta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Rektor IIK Bali menetapkan melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan bantuan
BANTUAN – IIK Bali menyerahkan bantuan kepada warga yang mengungsi di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Karangasem, Sabtu (25/11).
dan bakti sosial. Bantuan yang diserahkan berupa sembako, di antaranya beras, minyak, sayuran dan bumbu dapur lainnya, pakaian layak pakai, serta alatalat kebutuhan lainnya. Bantuan ini merupakan sumbangan dari segenap civitas akademika Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali bekerja sama dengan Bank BTN. Bantuan diserahkan oleh Wakil Rektor III dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA. didampingi Wakil Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Zainal Firdaus Wardhana, S.E., M.M., Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu Dr. Ir. Made Sudiara, M.M. kepada Koordinator Posko Pengungsi Wayan Gari dan Kepala Desa Sangkan Gunung. Dilaksanakan pula bakti sosial, yakni sanitasi lingkungan oleh mahasiswa IIK Bali, pelayanan psikologi oleh Program Studi Psikologi IIK Bali dan pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan
mulai pukul 10.00 Wita dan mendapat respons positif dari masyarakat karena masyarakat dapat berkonsultasi mengenai kesehatan langsung kepada dokter yang bertugas. Dokter yang melakukan pemeriksaan adalah dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA. bersama tim kesehatan dari IIK Bali dan dr. I Wayan Sukarata, M.M., Kepala Puskesmas Sidemen. Kepala Desa Sangkan Gunung Nyoman Suara menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias. ‘’Apalagi posko pengungsian ini terletak agak masuk ke dalam, sehingga bantuan tidak banyak ke posko ini. Kami sangat bersyukur atas kedatangan kampus IIK Bali dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di tempat ini,’’ katanya. Wakil Rektor III IIK Bali Gusti Lanang Made Rudiartha menyampaikan turut berempati terhadap penderitaan pengungsi. Menurutnya, walaupun bantuan yang diberikan sedikit, setidaknya dapat meringankan beban para pengungsi. (ad1410)
BUKA - Senator RI Arya Wedakarna (dua dari kiri) membuka acara ASPPI didampingi Nyoman Sudiadnyana (Ketua DPD ASPPI Bali) dan Djohari Somad (Ketua Umum ASPPI) di Kuta. hanya menjadikan Bali sebagai sapi Terkait acara Table Top Asosiasi perahan. Tidak ada yang namanya Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPBali Incoorporated. Itu yang tiang PI), DPD RI Bali memberikan aprsesalkan. Jelas ini semua masalah esiasi kepada pengurus ASPPI yang pemerintah karena regulatornya di secara berdikari mengadakan acara sana, bukan salah rakyat,’’ tegasnya. Table Top dengan peningkatan jumMenurutnya, di Bali ini banyak lah seller dan buyer setiap tahunnya. orang mengaku ahli pariwisata dan Gusti Wedakarna melihat ASPPI hal merasa paling pintar berbicara ten- yang berbeda, yaitu kumpulan orangtang pariwisata, tetapi mereka yang orang baik yang murni bekerja untuk menjadi pemimpin perhimpunan, membantu Bali. ASPPI berjuang asosiasi dan organisasi tidak mampu sendiri tanpa anggaran pemerintah, maksimal memberi kontribusi pe- ini membuat salut. mikiran secara konkret. Lainnya, ‘’Saya kira yang seperti ini cocok banyak di antara pemimpin organisa- menjadi pahlawan-pahlawan parisi pariwisata yang hanya mendekat wisata Bali. Lanjutkan ASPPI dan pada figur politik untuk pendekatan tetaplah independen agar terus bisa bagian dana hibah organisasi dari mendapatkan hormat dari setiap kaAPBD. Keahliannya hanya rajin langan. Organisasi pariwisata harus mengikuti acara gathering sana-sini bergaul dengan orang politik, tapi sambil foto-foto atau hanya mengekor jangan pernah menjadi bagian dari pemerintah ikut pameran sana-sini. sistem politik. Lebih baik jaga jarak Mereka tidak lebih dari EO dan sales agar ada wibawa,’’ tandas anggota belaka, bukan sekaliber pemikir dan Komite III DPD-RI Bidang Pariwisata konseptor pariwisata. dan Ekonomi Kreatif ini. (ad1398)
OPINI
6
Senin Umanis, 27 November 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jadi Wakil Rakyat, Bukan Wakil Partai KEPUTUSAN politik yang diambil pemangku kebijakan idealnya mampu menjangkau setiap warganya. Di mana hampir semua aspirasi anggota masyarakat mampu diakomodasikan secara proporsional. Itu merupakan keputusan politik yang berkeadilan. Namun di era masyarakat modern saat ini, di mana kompleksitasnya semakin melebar ke manamana, tentu hal itu sangat sulit diwujudkan. Setiap kebijakan atau keputusan politik yang telah dirumuskan dan kemudian diambil memang menghadapi berbagai kepentingan. Sehingga pada dasarnya, secara hitung-hitungan atau kalkulasi politik, keputusan itu mempertimbangkan seberapa yang diuntungkan dan seberapa besar pula yang dirugikan. Jadi, setiap keputusan politik yang diambil agar pro-rakyat haruslah mempertimbangkan faktor kalkulasi itu. Dalam urusan politik, memang berbagai kepentingan ikut bermain. Pada masyarakat yang sangat sederhana, peta kepentingan itu mungkin tunggal dan sangat mudah dipahami. Namun ketika model masyarakat berkembang pesat maka berbagai kepentingan masuk di dalamnya, dan keputusan itu berupaya untuk menyenangkan setiap orang. Membuat ekspektasi masyarakat secara mayoritas itu memang tujuannya. Walaupun dampak ikutannya pun tidak bisa dikesampingkan yakni seberapa yang menolak hal itu. Kondisi dilematis pun saat ini masih sangat mahal untuk dilihat dan dirasakan. Ketika berbagai kepentingan itu muncul, maka wakil rakyat seperti terbelenggu. Terikat erat dengan induk partainya, sehingga substansinya sebagai wakil rakyat di lembaga legislatif menjadi sangat kabur. Mereka ini duduk sebagai wakil rakyat atau perpanjangan tangan partai politik? Mereka ini semakin mantap menjadi wakil parpol ketika sang ketua parpol secara terbuka mengatakan bahwa mereka itu adalah wakil parpol. Bukan sebagai wakil rakyat. Seringkali manifesto politik seperti ini sangat merugikan rakyat yang sangat berharap perhelatan lima tahun sekali itu memunculkan para pejuang yang duduk di legislatif. Tidak semua memang demikian, tetapi dari polapola yang terbaca saat ini, kebanyakan memang memerankan skenario seperti itu. Mereka itu perpanjangan kepentingan partai yang menugaskannya, bukan rakyat yang diwakilinya. Petugas partai memang seringkali memunculkan hasil keputusan politik yang tidak memihak rakyat. Gaya kolaborasi petugas partai di legislatif dan eksekutif ini tentu akan berdampak sistemik kalau tidak ada sebuah langkah berani yang harus ditempuh. Bisa dari internal, dari segelintir anggota legislatif serta pejabat publik di eksekutif yang masih punya komitmen serta dedikasi untuk kesejahteraan rakyat. Kalau tidak, ya… bagaimana kemudian peran kekuatan rakyat semesta dengan media massa mengondisikan sebuah ‘’era baru’’ sebuah ‘’orde’’ yang memang benar-benar pro-rakyat. Sayangnya pada era reformasi ini fenomena politik transaksional semakin tidak terbantahkan. Mereka melakukan pendekatan pulang pokok dalam merebut suara rakyat dan mendorong terjadinya korupsi semakin menggurita, dan puncaknya ketika berbagai kasus korupsi politik. Perampokan uang rakyat secara besar-besaran tidak terelakan, peristiwa demi peristiwa berlalu tanpa adanya kontrol yang memadai. Korupsi semakin kencang, sepertinya tidak ada pembatasan yang dapat menghambat lajunya korupsi, dan hampir menyeluruh dalam kehidupan birokrasi negara. Pengangkatan PNS, pangkat, dan jabatan publik menjadi lapangan pemburuan rente, asal ada uang semuanya pasti beres. Ini sungguh ironis di tengah menguatnya kepekaan rakyat terhadap pengelolaan demokrasi. Dalam konteks ini, maka faktor konsistensi merupakan hal yang sangat penting. Dunia pariwisata secara luas yang ada di dalamnya budaya, pertanian, perdagangan dan sebagainya mulai dirasuki roh politis. Multitafsir pun menjadi sesuatu yang sudah biasa. Sejatinya kita terlalu banyak mimpi tentang kejayaan masa lalu. Sayangnya kejayaan itu tidak kita pelihara dengan baik. Kita sejatinya cuma purapura atau seakan-akan care atau peduli dengan budaya adiluhung yang kita miliki. Ini sulit, sangat sulit. Kalau kita berusaha sekuat tenaga, tentu ada jalan untuk kita menang.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Guru Tak Hanya Mengajar
Penghargaan terhadap profesi guru patut kita lakukan. Sebagai guru tugas mereka adalah mengawal nasib generasi muda bangsa. Untuk itu, ucapan selamat terkait hari guru sebagai bentuk apresiasi terhadap profesi guru. Namun, sebagai warga negara yang baik, guru tentu juga memiliki kepekaan dalam melihat dinamika generasi muda saat ini. Untuk itulah guru hendaknya hadir sebagai pembina mentalitas positif generasi muda. Dalam konteks ini guru ditugaskan tidak hanya mengajar, tetapi menjadi pendidik yang mengarahkan dan membentuk identitas diri generasi muda yang santun, beretika dan total terhadap NKRI. Kini penghargaan terhadap profesi guru juga sudah memadai. Sertifikasi guru tentu bentuk penghargaan yang patut disyukuri. Dalam hal ini guru juga harus meningkatkan kualitas diri agar dunia pendidikan di negeri ini betul-betul menjadi ruang pembelajaran untuk menuju generasi berdaya saing. Guru harus inovatif. Guru hendaknya menjadi fasilitator lahirnya generasi emas bangsa. Kesannya memang ideal, tetapi profesi gurulah yang punya kesempatan terbuka untuk itu. Untuk itu, jadilah guru profesional, tetap menjadi pengajar sekaligus pendidik yang bijak. I Gede Wiratama Buleleng, Bali
Partai Golkar, Setelah ”Papa Nabrak Tiang” Barangkali Setya Novanto mempunyai jasa cukup besar kepada partai, sehingga Golkar kesulitan untuk mengeluarkannya dari kedudukan yang dipegang. Kini status ketua umum partai itu pelaksana tugas pada pejabat yang lain. Mungkin sumbangan ekonomi, pemikiran atau yang lain telah diberikan, sehingga Golkar harus berbelit suara untuk menariknya dari kepengurusan. Padahal dengan berbagai berita yang melarut kepadanya seperti kasus “papa minta saham” sampai dengan kasus e-KTP ini, elektabilitas Partai Golkar turun sangat drastis secara nasional. Bahkan sikap pesimis yang terungkap adalah kemungkinan partai tidak mempunyai wakil di lembaga legislatif.
Oleh I Nyoman Darwita ngkapan pesimis ini saja seharusnya sudah memberikan peringatan besar kepada Golkar untuk menyingkirkan Setya Novanto dari kepengurusan. Akan tetapi, seperti yang telah diungkapkan tadi, mungkin tokoh itu telah mempunyai peran demikian besar sehingga membuat kesulitan untuk mendepaknya. Atau mungkin ada orang kuat di Golkar yang justru “sealiran” dengan Setya Novanto. Maka, ketika ada kasus “papa nabrak tiang”, fenomena ini dapat saja dijadikan kesempatan bagi Golkar sekuat tenaga untuk mengumpulkan “keberanian” untuk menyegarkan kepengurusan Golkar dengan mengganti posisi Setya Novanto. Asumsinya, elektabilitas politik sangat tergantung dari citra partai dengan latar pejabatnya. Dengan kasus “papa nabrak tiang”, dunia lelucon, kejengkelan dan kekesalan rakyat, kiranya sudah memuncak. Kasus tabrakan mobil Setya Novanto dengan tiang lampu ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Meskipun mungkin tabrakan itu benar adanya, tetapi masyarakat su-
U
dah mempunyai penilaian lain, yakni tabrakan sandiwara. Sebelumnya banyak yang menduga sakitnya Setya Novanto ketika dibalut dengan berbagai alat rekaman jantung sebagai sebuah sandiwara. Alat perekam jantung tersebut kelihatan datar grafiknya sehingga dipandang sandiwara. Inilah babak kesekian kesalnya masyarakat kepada yang bersangkutan. Jika peristiwaperistiwa tersebut benar-benar sandiwara, ini sudah sangat keterlaluan. Pertama, bagi masyarakat ini adalah sebuah perendahan diri masyarakat, pembohongan publik yang luar biasa karena skalanya meluas ke seluruh negara. Seolaholah rakyat dianggap bodoh semua dan percaya begitu saja dengan peristiwa yang terjadi. Seolah-olah rakyat tidak mempunyai nalar, tidak mampu membandingkan peristiwa yang benar dan tidak benar, atau malah masyarakat tidak pernah belajar sama sekali. Kedua, bagi diri Setya Novanto. Jika benar-benar kecelakaan itu rekayasa, adakah orang sengaja mencelakakan dirinya sendiri semata-mata hanya untuk menghindari tuduhan jahat yang dilakukan? Jika ada orang
yang mencelakakan dirinya sendiri, berarti orangnya tidak normal (mempunyai masalah). Ketiga, bagi hukum Indonesia. Hukum Indonesia seolah direndahkan saja, dicari kelemahannya sampai dengan cara sandiwara mencelakakan diri, semata-mata dapat berkelit dari jeratan hukum. Memang kemudian ada masukan bagi penegak hukum Indonesia. Artinya, jika hukum Indonesia mempunyai kelemahan sehingga mudah dikelabui dengan cara sandiwara seperti itu, sudah sepatutnya harus ada cara-cara untuk mengatasi persoalan seperti ini. Artinya, prosedur mekanisme atau apapun namanya tentang hukum kita harus diperbaiki agar tidak dimanfaatkan bermain sandiwara. Dengan kasus-kasus seperti itulah kemudian masyarakat kesal dan kecewa kepada Partai Golkar, sehingga membuat elektabilitasnya rendah. Secara teoritis partai memang tidak bersalah. Akan tetapi pengurus partai ada di dalam partai itu sendiri yang akan menjalankan partai. Maka, secara langsung partai akan disalahkan oleh rakyat jika tokoh-tokohnya itu masih melekat di partai. Maka, cara untuk mengembalikan
kewibawaan partai tidak lain adalah dengan menghilangkan tokoh-tokoh yang menyebalkan di tubuh partai. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat pemaaf yang dapat melihat partai kembali bersih jika “kotoran” yang melekat di dalamnya dibersihkan. Model yang paling jelas dari ini adalah bedah rumah. Jika rumah itu kecil dan kotor, masyarakat akan mencibirnya. Tetapi, jika rumah kecil itu dibersihkan dari kotoran yang melekat dan dijaga terus kesehatannya, masyarakat akan respek dan bahkan mengagumi rumah tersebut, mengagumi orang yang berani membersihkan rumah tersebut. Jika rumah saja dapat dibedah dan dikembalikan prestisenya, partai pun dapat dilakukan secara demikian. Partai Golkar mempunyai kesempatan untuk dibedah. Jika memang ada indikasi sandiwara yang membuat partai rusak, maka sudah gilirannya partai ini dibedah. Dengan demikian, jika Partai Golkar misalnya memilih untuk mengganti Setya Novanto sebagai pimpinan partai, merupakan pilihan terbaik untuk saat ini. Karena itu keputusan plt kepada pimpinan lain masih kurang mempunyai nilai maksimal. Dilihat dari komentar masyarakat, baik secara sosial dalam kehidupan sehari-hari, di media cetak maupun di media sosial, maka kekecewaan itu kelihatan tinggi. Jadi, tidak keliru kalau partai ini melakukan reposisi terhadap elite-elitenya. Bahkan untuk menghadapi pemilu yang akan datang, tokoh-tokoh yang terbukti melakukan tindakan yang tidak etis, perlu diberhentikan dari partai ini. Jika golkar melakukannya,
Suara Mahasiswa
Guru sang Arsitek dan Pelita Kegelapan GURU merupakan ujung tombak dan arsiteknya jiwa seorang generasi penerus Bangsa. Guru merupakan pahlawan yang tidak terhitung jasanya. Guru merupakan pelita penerang dalam kegelapan. Guru memiliki tangung jawab serta beban moral yang diembankan kepadanya sangatlah besar nilainya. ‘’terpujilah Engkau wahai ibu bapa guru. Nama mu akan selalu hidup dalam sanubari ku. Semua bakti mu akan ku ukir di dalam hati ku, sebagai prasasti terima kasih ku tuk pengabdian mu”. Demikianlah petikan bait lirik hymne guru yang selalu kita nyanyikan saat kita dibangku sekolah. Hampir dari seluruh warga Negara Indonesia menyanyikan hymne ini untuk menghormati jasa- jasa para guru kita. Guru sebagai sang arsitek memiliki konsep yang kompleks. Guru selalu menggali cara untuk meracik anak didiknya untuk memahami apa yang dipelajarinya. Dilain hal guru selalu memotivasi anak didiknya agar memiliki tingkat apresiasi yang sangat tinggi dan selalu antusias untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan mampu mengaplikasikannya di dalam kehidupan bermasyarakat. Berikutnya, guru adalah pelita dalam kegelapan. Di samping peran sentral keluarga untuk memberikan pendidikan pertama pada anaknya, guru juga selalu memberikan sesuatu hal yang baru dan selalu yang terbaik. Guru sebagai fasilitator dalam mengembangkan kognitif seorang anak. Disinilah tugas mencer-
Oleh Albertus Mandur daskan anak bangsa dan memanusiakan seorang manusia, selalu ada dalam fikiran seorang Guru. Dalam pikiran kita, seorang masyarakat awam selalu merasa dan cenderung menilai tugas seorang guru ini sangatlah santai. Untuk diketahui, mengajar, mendidik dan membimbing adalah pola tingkah laku dalam intraksinya dengan ribuan anak didiknya (terutama), sesama guru dan staf yang lainnya merupakam hal yang tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Sebab disadari atau tidak sebagian besar waktunya dan perhatiannya diembankan untuk anak didiknya, sesuai dengan konsep sumpah profesinya. Federasi dan Organisasi Profesianal Guru sedunia mengungkapkan, bahwa peran guru tidak hanya sebagai transmitter dari ide, tapi juga berperan sebagai dan transformer dan katalisator dari nilai dan sikap. Menengok dengan bagaimana tingkat apresiasi pemerintah terhadap nasibnya, para guru tidaklah cukup dengan apa yang mereka terima. Bukan berarti menuntut hal yang lebih, akan tetapi bagaimana hati atau apresiasi pihak terkait atas jasa dan usaha para guru yang merupakan sebagai sang arsitek dan penerang dalam kegelapan bagi anak didik, demi menciptakan masa depannya, masa de-
pan generasi kita sebagai ujung tombak kokohnya sebuah negara. Bisa saja hal ini akan menjadi pemicu kurangnya minat para generasi seterusnya untuk menjadi seorang guru. Permasalahan lainnya adalah bagaimana regulasi pihak terkait untuk menempatkan seorang guru mengabdi didaerah terpencil yang jauh dari tanah kelahirannya. Tidak disadari mereka memiliki beban psikologis, di mana mereka rela jauh dari orangtua dan keluarga besar lainnya, hanya untuk menjadi batu loncatan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil. Guru sebagai sang arsitek dan pelita dalam kegelapan merupakan sesuat hal yang sangat mulia. Pengaruhnya sangatlah dominan untuk membentuk jiwa sang generasi atau anak didiknya agar tetap selalu jaya dan ada sampai selamanya. Kemudian, bagaimana langkah lain pemerintah untuk meningkatkan apresiasinya atas tugas yang mulia ini. Langkah berikutnya adalah bagaimana peran pemerintah untuk menempatkan seorang guru ditempat-tempat sekolah terpencil dari daerah sekitar, agar hubungan emosional antara seorang guru dan anak didiknya sngatlah kuat. Dan seorang guru tidak membutuhkan waktu yang lama untuk belajar kebiasaan atau adat disuatu daerah. Penulis, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah FKIP Universitas Dwijendra
pergantian ini akan mempunyai nilai dan manfaat tinggi. Secara internal ini akan memperlihatkan keberanian dari partai untuk keluar dari lingkaran yang kelihatan sulit sekali dihindari sejak masa lalu. Secara sederhana akan menghilangkan penjelasan berbelit-belit yang dilakukan petinggi partai ini ketika menghadapi kasus Setya Novanto. Konflik dalam tubuh partai juga akan dapat ditekan. Paling tidak ketegasan ini akan membuat para pendukung dan loyalis Novanto dapat berpikir sejenak bahwa eranya sudah harus diperbaiki. Secara eksternal, jelas hal ini akan memperbaiki citra Partai Golkar. Masyarakat akan merasa lega manakala Golkar berani melakukan pergantian terhadap Setya Novanto. Masalahnya, selama ini Golkar selalu dipandang ragu-ragu ketika harus menindak pejabat ini. Padahal persoalan psikologis sosial yang ditimbulkan oleh pejabat yang bersangkutan berlangsung cukup lama, dan bukan saja memberikan gangguan kepada masyarakat, tetapi juga negara. Artinya, kinerja negara terganggu oleh ulah dari pejabat tersebut dan pejabat itu melekat di Partai Golkar. Jadi, citra positif ini akan sangat berguna bagi perjalanan Partai Golkar ke depan. Apalagi tahun 2018 dan 2019 menjadi tahuntahun politik yang sangat penting bagi partai di Indonesia. Tahun 2018 adalah tahun pemilihan kepala daerah dan 2019 merupakan pemilihan presiden. Keduanya merupakan ajang nasional dan bagi partai yang secara nasional sudah demikian besar, tidak ada lagi cara lain yang dilakukan kalau tidak dengan modernisasi penguruspengurusnya.
POJOK
Gunung Agung erupsi, masyarakat di KRB masih beraktivitas. - Tunggu status Awas rupanya. *** Kena sebaran abu Gunung Agung, Bandara Lombok tutup. - Wisatawan dari Bali tetap mengalir. *** Pengusaha dari Jawa Tengah siap beli gabah organik Bali. - Pengusaha Bali ke mana?
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PENATAAN Pemkot Denpasar melakukan penataan Tukad Badung di kawasan Pasar Kumbasari, www.iklanbalipost.com
Denpasar.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Senin Umanis, 27 November 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Hadapi Tugas Kian Berat
7
Sinergitas TNI-Polri Harus Terjalin Mangupura (Bali Post) Kebersamaan, kekeluargaan dan sinergitas TNI, Polri dan masyarakat senantiasa harus dijalin. Apalagi menghadapi tugas-tugas ke depan yang semakin berat. Sinergitas tersebut baik melalui kegiatan olahraga maupun event lainnya. Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Pangdam Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, Minggu (26/11) kemarin, saat memberi sambutan dalam kegiatan penilaian Bela Diri Yong Moodo Kodam IX/ Udayana oleh tim penilai dari Dinas Jasmani Angkatan Darat di Lapangan Lotus Pond Garuda Wisnu Kencana, Pecatu, Badung, Bali. Kegiatan itu digelar oleh
Angkatan Darat memperebutkan Piala Kasad. Kodam menunjuk Kompi C Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara sebagai duta dalam laga yang bergengsi tersebut. Tim tersebut terdiri atas 55 orang petarung berbakat, didukung empat pelatih yang dikoordinir Danki C Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Kapten Inf. Sulaiman Siregar. Adapun materi yang ditampilkan, antara lain penghormatan, pernapasan, rangkaian pukulan, tendangan, rangkaian teknik gerak (RTG), lompat harimau, lompat cincin api, aplikasi bantingan, pemecahan papan ringan, aplikasi perkelahian, pemecahan power dan penghormatan penutup.
Ruang Guru SD Dibobol Maling Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian terjadi di SD 17 Dauh Puri, Jalan Kahuripan, Denpasar, Kamis (23/11) lalu. Ruang guru diacak-acak, laptop hilang dan ada tulisan menghina guru. Setelah melakukan penyelidikan, anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) menangkap pelakunya tak lain cleaning service sekolah tersebut, NLA (23), di rumahnya di Jalan Siulan, Denpasar Timur, Jumat (25/11) lalu. “Ada tulisan ‘Guru Ba****t’ di lemari menggunakan kapur putih. Tapi pelaku tidak mengakui menulis itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Minggu (26/11) kemarin. Menurut Kanit Reskrim, pada Kamis (23/11) pukul 07.00 Wita Ni Luh Diah Indrawati (38), guru di sekolah tersebut, tiba di TKP. Ia langsung diberi tahu oleh cleaning service (CS) saat hendak membersihkan ruang guru, pintu ruangan tersebut sudah terbuka. Selain itu, ruang guru diacak-acak dan terdapat tulisan di lemari “guru semua ba****t”. Namun tulisan tersebut langsung dibersihkan oleh CS tersebut. “Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Denbar dan langsung dilakukan olah TKP. Berdasarkan penyelidikan, analisis dan interogasi intensif terhadap pesuruh atau CS dan security di SD 17 Dauh Puri, ada keterangan yang janggal dari pelaku dan berbelit-belit,” ujarnya. Setelah dilakukan interogasi lebih dalam, akhirnya NLA mengakui sebagai pelaku. Ia mengatakan mengambil laptop tersebut lalu dititip di rumah temannya. “Pelaku mencongkel pintu ruang guru menggunakan pisau. Rencananya laptop curian itu dijual dan uangnya untuk bayar utang. Pelaku kami tangkap di rumahnya. Bahkan dia berusaha mengelak dan sempat menuduh pelatih yoga,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)
“Saya mengucapkan terima kasih atas kesungguhan tim Yong Moodo Kodam IX/Udayana yang diwakili oleh Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara khususnya Kompi C. Mereka melaksanakan latihan yang cukup keras dan sportivitas sudah dapat ditunjukkan selama penilaian. Apabila meraih kemenangan tentunya, kemenangan dengan terhormat dan sportif,” ujarnya. Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada para sporter baik dari kalangan masyarakat, Polda Bali maupun anggota militer maupun pegawai negeri sipil yang sudah hadir untuk memberikan semangat kepada Tim Yong Moodo Kodam. (kmb36)
Bali Post/ist
DINILAI - Penilaian Bela Diri Yong Moodo Kodam IX/Udayana oleh tim penilai dari Dinas Jasmani Angkatan Darat di Garuda Wisnu Kencana, Pecatu, Badung.
Pendapatan dari IMTA Turun
Denpasar (Bali Post) -
Pendapatan dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) ditarget Rp 17 miliar sampai akhir tahun 2017. Target ini terbilang menurun dari sebelumnya yang mencapai Rp 25 miliar. Namun Pemprov Bali melalui Dinas Tenaga Kerja dan ESDM justru mengklaim hal ini sebagai sebuah keberhasilan. Pasalnya, hal itu menandakan pekerjaan-pekerjaan strategis sudah mulai dilakoni oleh tenaga kerja dalam negeri. “Kalau kita sih tidak mengharapkan pendapatannya, karena semakin banyak kita mendapatkan pendapatan dari IMTA berarti job-job yang strategis di Bali dikuasai oleh tenaga kerja asing. Kalau sekarang umpamanya terjadi penurunan pendapatan berarti kita sudah berhasil. Job-job yang strategis sudah diisi oleh tenaga kerja kita,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, belum lama ini. Menurut Wiratmi, penurunan pendapatan hingga kurang lebih 25 persen juga disebabkan oleh kabupaten/ kota yang sudah memiliki perda untuk perpanjangan IMTA. Seperti diketahui, tenaga kerja asing yang bekerja di satu kabupaten berarti mengurus IMTA di kabupaten. Jika bekerja lintas kabupaten/kota, barulah mengurus izin di provinsi.
“Kalau dulu kurang lebih 3.000 tenaga kerja asingnya, sekarang 25 persen berkurang, berarti tersisa kurang lebih menjadi 2.000 orang. Ada aturan untuk transfer ilmu, setiap satu tenaga kerja asing yang mendampingi adalah tenaga kerja Indonesia minimal
satu orang,” jelasnya. Wiratmi menambahkan, perusahaan harus membayar Rp 15 juta per satu IMTA untuk satu tenaga kerja asing per bulan. Padahal tenaga kerja Indonesia khususnya Bali sebetulnya tidak kalah pintar dan juga kompeten. Kalau pe-
rusahaan mau memanfaatkan tenaga kerja dalam negeri, tentu saja mereka tidak perlu harus mengurus dan membayar IMTA. Selain itu, tidak perlu merogoh kocek cukup dalam untuk menggaji tenaga asing. “Kalau mau kita menghargai orang kita, menghargai produk kita kenapa susah? Kecuali untuk masalah investasinya, investornya itu mempercayakan dengan persyaratan-persyaratannya. Tapi kalau ujugujug nyari tenaga kerja asing yang sedemikian mahal, lebih
baik memilih tenaga kerja Indonesia yang sudah tentu berkompeten, sudah tentu menguasai, berpengalaman dan tidak kalah dengan tenaga kerja asing,” tegas mantan Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali ini. Dengan demikian, lanjut Wiratmi, peluang kerja juga akan lebih terbuka bagi masyarakat lokal. Lebih dari itu, dana-dana yang ada di Indonesia juga tidak perlu lari ke luar negeri. (kmb32)
BANGLI
8
Senin Umanis, 27 November 2017
Stok Logistik Mencukupi Dapur Umum Kembali Diaktifkan Bangli (Bali Post) Persediaan logistik untuk para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Bangli masih mencukupi. Sebagaimana disampaikan Koordinator Bidang Logistik Posko Siaga Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Minggu (26/11) kemarin, persediaan logistik khususnya beras yang ada di Gudang Posko saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan selama sebulan. Sementara, untuk melayani kebutuhan logistik ratusan pengungsi, pihak posko kembali mengaktifkan dapur umum di pos pengungsian Kubu. Ditemui siang kemarin, Sukarta menjelaskan, saat ini persediaan beras di gudang posko sebanyak 22 ton. Jumlah itu menurutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dengan jumlah saat ini, hingga sebulan ke depan. Sementara, persediaan logistik lainnya seperti lauk pauk, hanya cukup untuk beberapa hari ke depan. ‘’Di Posko Tanah Ampo hanya dapat sedikit. Mungkin logistik di sana juga sudah menipis,’’ ujarnya. Sukarta mengatakan, saat ini pihaknya mengaktifkan kembali mobil dapur umum untuk melayani kebutuhan logistik para pengungsi yang terus berdatangan ke pos pengungsian Kubu dan SKB sejak pagi kemarin. Untuk menyiapkan dan mendistribusikan makanan bagi pengungsi, pihak posko melibatkan sejumlah relawan. Sukarta mengungkapkan, berdasarkan hasil pantauan di pos pengungsian SKB, yang saat ini dibutuhkan pengungsi selain air bersih yakni peralatan memasak. Peralatan memasak yang sebelumnya sempat dipakai para pengungsi di sana sudah terbatas karena beberapa ada yang dibawa pulang oleh pengungsi. Untuk itu pihaknya sudah mengimbau para pengungsi untuk membawa peralatan masaknya ke pos pengungsian jika memungkinkan. (kmb40)
Pohon Juwet Timpa Bale Baris di Penglipuran
Bangli (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Minggu (26/11) kemarin menyebabkan sebuah pohon juwet batu yang tumbuh di dekat Pura Puseh Desa Pakraman Penglipuran tumbang. Akibat kejadian itu, bangunan bale baris di areal pura setempat mengalami kerusakan pada bagian atap. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.45 Wita. Sebelum pohon itu tumbang, wilayah Bangli diguyur hujan deras sejak pukul 13.00 Wita. Sebagaimana hasil koordinasi yang dilakukan BPBD dengan pihak desa pakraman setempat, estimasi kerugian akibat kejadian diperkirakan mencapai Rp 20 juta. ‘’Selain menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap juga menyebabkan kabel listrik putus,’’ ujarnya. Sementara itu, berdasarkan pantauan kemarin, hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli kemarin juga kembali mengakibatkan banjir di wilayah Kota Bangli. Derasnya hujan membuat saluran drainase yang ada di Jalan Brigjen Ngurah Rai kembali meluap ke jalanan hingga setinggi 20 cm. Luapan air membuat sejumlah pengendara sepeda motor kesulitan melintas. (kmb40)
Bali Post/ina
PENGUNGSI - Pos pengungsian SKB di Kayuambua kembali kedatangan pengungsi.
Dua Pos Pengungsian Kembali Ramai Pengungsi
Bangli (Bali Post) -
Dua pos pengungsian di Bangli, yakni pos pengungsian Kubu dan pos pengungsian SKB di Kayuambua, Susut, Minggu (26/11) kemarin kembali kedatangan pengungsi. Para pengungsi yang berasal dari wilayah kawasan rawan bencana (KRB) tersebut kembali berdatangan pascakepulan asap tebal keluar dari kawah Gunung Agung untuk kedua kalinya pada Sabtu (25/11) sore. Informasi yang dihimpun di Posko Siaga Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli, para pengungsi mulai berdatangan ke Bangli sekitar pukul 08.00 Wita. Mereka datang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua dengan membawa sejumlah barang bawaan. Di pos pengungsian Kubu, jumlah pengungsi terdata 52
orang. Mereka kini menempati sejumlah ruangan yang sebelumnya sudah disiapkan pihak posko. Dengan kedatangan pengungsi itu, total jumlah pengungsi di Kubu kini tercatat sebanyak 176 orang. Di pos pengungsian SKB di Kayuambua yang sejak tanggal 16 November lalu sempat kosong karena ditinggal pengungsi, kini kembali
ramai. Koordinator pos pengungsian SKB Pasek Lanang Sadia menyampaikan, hingga pukul 11.30 Wita, total jumlah pengungsi yang datang ke SKB sebanyak 237 orang. Kebanyakan pengungsi yang datang adalah mereka yang sebelumnya menempati pos pengungsian tersebut. Salah seorang pengungsi di pos pengungsian SKB, Kadek Suparta mengaku terpaksa
mengungsi lagi ke Bangli karena khawatir dengan dampak letusan dan kepulan asap Gunung Agung. Terlebih rumahnya di Dusun Daya Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem, cukup dekat dengan kawah Gunung Agung yakni hanya 7 kilometer. Suparta mengungkapkan, dia sebelumnya sudah pernah menempati pos pengungsian di SKB selama 20 harian. Dia meninggalkan pos pengungsian sebelum Galungan. ‘’Tadi (kemarin - red) saya ke sini jam delapan. Sekarang, hampir 90 persen warga di desa saya sudah mengungsi,’’ katanya. Pengungsi lainnya, I
Wayan Gita, asal Banjar Perasan Desa Ban Kecamatan Kubu, Karangasem mengatakan, dia dan keluarga tiba di pos pengungsian SKB sekitar pukul 07.00 Wita. Dia memilih mengungsi karena khawatir dengan kondisi Gunung Agung saat ini, setelah sempat mendengar adanya suara letusan sekitar pukul 01.00 dini hari. ‘’Saya tidak bisa tidur semalaman. Makanya saya memilih mengungsi saja,’’ ujarnya. Dia adalah pengungsi baru di SKB. Sebelumnya, Gita mengungsi di Denpasar. ‘’Sebelumnya, menantu saya yang sempat mengungsi di sini,’’ imbuhnya. (kmb40)
Hadiri Peletakan Jatu di Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala
Wabup Sedana Arta Minta Tiap Desa Gali Potensi Wisata
Bali Post/ina
TUMBANG - Pohon tumbang menimpa bangunan bale baris di Pura Puseh Desa Pakraman Penglipuran.
Ayunkan Pisau di Arena Voli
Pemuda Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Seorang pemuda berinisial GD (21) asal Desa Pinggan, Kintamani kini harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran berulah di lokasi pertandingan voli di Desa Sukawana, Kintamani, Sabtu (25/11) malam. GD sempat mengayun-ayunkan pisau sambil melontarkan kalimat bernada menantang berkelahi ketika melihat temannya tersinggung karena ditegur pecalang. Saat diamankan petugas, GD mengaku sempat meminum tuak di rumah temannya sebelum menuju lokasi pertandingan. Informasi Minggu (26/11) kemarin menyebutkan, keributan di lokasi pertandingan voli terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Kejadian berawal saat seorang pecalang yang tengah mengamankan kegiatan voli, Jro Mangku Ketut Daging, menegur seorang penonton berinisial IGN yang mengganggu kinerja hakim garis. Rupanya teguran yang disampaikan pecalang itu membuatnya tersinggung dan berulang kali menantang Jro Mangku Daging berkelahi di luar lapangan. Keduanya kemudian menuju tempat parkir. Namun sampai di tempat parkir, teman IGN yakni GD langsung mengeluarkan pisau dari saku celananya. Sambil mengayunkan pisaunya, GD menantang berkelahi hingga beberapa kali. Dia juga sempat mengancam akan membuat pertandingan voli tersebut bubar. Petugas kepolisian yang ketika itu mengamankan jalannya pertandingan voli langsung mendatangi lokasi keributan untuk melerai. Petugas langsung menggiring GD ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, sebelum ke lokasi pertandingan, GD sempat mengonsumsi tuak di rumah temannya, IGN. GD pun mengakui sempat mengeluarkan pisau dari saku celananya ketika melihat temannya, IGN, terlibat keributan dengan petugas pecalang di lokasi pertandingan voli. ‘’Terlapor menerangkan bahwa pisau tersebut dibawa dan dikeluarkan saat terjadi keributan dengan maksud menakut-nakuti orang-orang di lokasi pertandingan voli,’’ jelasnya. Sesuai hasil gelar awal dan hasil koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Bangli, penanganan kasus tersebut kini dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Bangli untuk proses penyidikan lebih lanjut. (kmb40)
WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas warga Desa Adat Sala, Susut yang mampu mengemas potensi alam yang ada menjadi destinasi wisata spiritual seperti Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala. Sedana Arta berharap potensi yang kini tengah dikembangkan Banjar Sala bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Bangli untuk menggali potensi wisata yang ada di wilayah masing-masing. Harapan itu diungkapkan Sedana Arta saat menghadiri prosesi peletakan jatu di tempat Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala, Minggu (26/11) kemarin. Prosesi ini dihadiri Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Budi Utama dan I Nyoman Adnyana, anggota DPRD Kabupaten Bangli I Wayan Kriasa dan Satria Yudha serta prajuru adat dan masyarakat Desa
Pakraman Sala. Dalam kesempatan itu, Sedana Arta mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya pelestarian alam yang telah dilakukan masyarakat Desa Pakraman Sala selama ini. Pura yang sejatinya merupakan tempat suci untuk mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa mampu dikemas menjadi destinasi wisata spiritual dengan tetap menjaga kesucian pura dan alam sekitar. ‘’Niscaya dengat niat yang kuat dan tulus ini akan menjadi berkah untuk kita semua,’’ kata Sedana Arta. Wabup Sedana Arta juga berpesan kepada seluruh warga Bangli untuk sadar bahwa di era globalisasi sekarang ini banyak pengaruh budaya luar yang belum tentu baik untuk budaya di Bali. ‘’Kita harus mampu memfilterisasi pengaruh negatif. Mari bersatu agar budaya kita tetap ajeg dan lestari. Mudah-mudahan apa yang dikembangkan oleh Desa Pakraman Sala menjadi inspirasi bagi desa-desa yang lain di Kabupaten Bangli ini,’’
Bangli (Bali Post) Dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung terasa hingga ke Bangli. Sejumlah wilayah di Bangli mengalami hujan abu. Guna melindungi kesehatan warga dari dampak hujan abu, BPBD Bangli mengambil langkah antisipasi dengan membagikan ribuan masker. Pembagian ribuan masker dilakukan BPBD dengan melibatkan tim komando dan relawan, Minggu (26/11) pagi kemarin. Pembagian masker dilakukan ke desa-desa melalui camat. Pembagian juga dilakukan di beberapa titik jalan dengan menyasar para pengguna jalan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa didampingi Kasubag Informasi Posko Siaga Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli Cok Gaya Dirga mengatakan, total masker yang didistribusikan untuk masyarakat di Kecamatan Tembuku sebanyak 7 ribu masker.
Sementara di Kecamatan Kintamani khususnya di 12 desa di Kintamani timur sebanyak 22.000 masker. Desa dimaksud yakni Desa Songan A, Songan B, Buahan, Kedisan, Terunyan, Batur Selatan, Batur Utara, Belandingan, Pinggan, Siakin, Subaya dan Sukawana. Sedangkan untuk di Desa Suter, Abang Songan dan Abang Batudinding, pendistribusian masker sudah dilakukan saat Gunung Agung berstatus awas beberapa waktu lalu. Untuk warga di daerah lainnya, pembagian masker akan dilakukan menyusul. Hal ini mengingat ketersediaan masker di posko sudah menipis. ‘’Tim logistik sudah meluncur ke posko Tanah Ampo untuk meminta bantuan tambahan masker,’’ ujarnya. Agus berharap masyarakat bi s a melakukan kesiapsiagaan secara mandiri untuk mencegah dampak abu Gunung Agung bagi kesehatan. Caranya, dengan menyiapkan
imbuhnya. Sedana Arta juga menyampaikan harapannya kepada Ketua PHRI Bali untuk membantu menjembatani sekaligus memperkenalkan destinasi wisata spiritual Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala kepada wisatawan lokal dan internasional. Sementara itu, Cok Ace menyampaikan terima kasih atas kepercayaan seluruh warga Sala kepada dirinya yang telah mendaulatnya sebagai krama anyar Banjar Sala. Di mana dari 108 guci, Cok Ace diberikan kesempatan untuk meletakan atau mulang jatu pada satu guci. Sedangkan sisanya diisi oleh krama pangarep untuk Mudra Gelung Kori Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala. Ia pun berharap tempat panglukatan suci ini mampu menjadi peneduh, penerang dan penenang jiwa para pamedek yang tangkil. Terlebih akses jalan menuju lokasi kini sudah baik, penataan di sekitarnya sudah bagus penuh nuansa
PELETAKAN JATU - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Cokorda Oka Arta Ardana Sukawati saat menghadiri acara prosesi peletakan jatu di tempat Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala. religius. ‘’Mudah-mudahan panglukatan suci ini cepat dikenal oleh wisatawan domestik bahkan mancanegara,’’ ungkapnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Sala I Ketut Kayana mengungkapkan, jatu berupa batu yang dipakai dalam prosesi peletakan jatu
ini didatangkan langsung dari Sungai Gangga India, Watu Klotok, Besakih dan Pura Ponjok Batu. Jatu itu kemudian dimasukkan ke dalam 108 guci yang nantinya akan digunakan untuk mudra di gelung kori tempat Panglukatan Pura Taman Campuhan Sala. (ad1399)
BPBD Bagikan Masker ke Warga
BAGIKAN MASKER - Petugas saat membagikan masker ke masyarakat. alat pelindung diri seperti masker, kacamata dan memakai baju lengan panjang jika bepergian ke luar rumah dengan tetap mengikuti imbauan pemerintah. Sementara itu, Perbekel
Desa Suter Wayan Nyepeg mengatakan, wilayah desanya sejauh ini masih aman dari dampak hujan abu, meski Desa Suter masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB). ‘’Wilayah Desa Suter ada
Bali Post/ist
di barat Gunung Agung,’’ ujarnya. Meski demikian, Nyepeg mengaku tetap khawatir dengan kondisi Gunung Agung saat ini yang terus mengeluarkan asap. (kmb40)
Senin Umanis, 27 November 2017
GIANYAR
9
Paket Aman Kantongi Rekomendasi
Parta Tegaskan Siap Jalankan Instruksi Partai
Gianyar (Bali Post) Made Mahayastra yang didampingi A.A. Gde Agung Mayun atau paket Aman telah menerima rekomendasi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai cabup dan cawabup pada Pilbup Gianyar 2018. Surat keputusan diserahkan Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster di Pasar Umum Gianyar, Minggu (26/11) kemarin. Terkait hal ini, para kader PDI-P menyatakan kesiapannya memenangkan paket Aman, tak terkecuali Nyoman Parta yang sebelumnya turut memperebutkan rekomendasi. Parta mengaku legowo dengan keputusan pusat tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Bali itu bahkan menegaskan, saat ini yang menjadi lawan adalah Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati atau Cok Ibah yang diusung Koalisi Gianyar Bangkit sebagai cabup. ‘’Sekarang lawan kita adalah satu, Cok Ibah,’’ tegas Parta sembari berangkulan dengan Mahayastra. Parta mengaku sudah berupaya berjuang membawa aspirasi masyarakat Gianyar untuk meraih tiket pilbup. Namun dengan turunnya rekomendasi PDI-P kepada paket Aman, ia pun berjanji akan bekerja maksimal menjalankan instruksi partai untuk memenangkan paket Aman. ‘’Sekarang partai telah mengambil keputusan, saya pasti melaksanakan keputusan partai,’’ tegasnya. Sementara itu, Mahayastra yang juga Ketua DPC PDIP Gianyar mengaku tidak ada masalah dengan Parta. Dia menegaskan, tidak ada persoalan meskipun keduanya sempat berebut rekomendasi. ‘’Hubungan kami baik sekali. Malahan beliau yang akan menjadi salah satu penentu kemenangan PDI-P di pilkada nanti,’’ katanya. Hal senada diungkapkan Wayan Koster. Dia menyatakan, tidak ada perpecahan di tubuh PDI-P pascaturunnya rekomendasi ini. Mesin partai sudah solid untuk memenangkan pilkada di Gianyar. ‘’Yang ada ikut mendaftar kan tidak apa. Tadi saya sudah dapat bicara banyak sama Pak Man Parta dan Beliau hadir di sini legowo, menerima keputusan partai,’’ ungkapnya. Selama di Pasar Umum Gianyar, paket Aman yang didampingi Koster yang juga cagub Bali dari PDI-P, disambut antusias para pedagang. Di pasar tersebut, mereka melakukan persembahyangan di Pura Melanting sebelum prosesi penyerahan rekomendasi. Koster juga sempat membeli jajanan dari pedagang, termasuk menikmati babi guling di pasar tersebut. Mahayastra menerangkan, dipilihnya Pasar Umum Gianyar sebagai lokasi penyerahan rekomendasi adalah mengingat pasar tradisional merupakan tempat berkumpulnya masyarakat kecil. ‘’Di sini tempat berkumpulnya masyarakat kecil dan ini sebagai bentuk keberpihakan PDI-P. Ini simbol jika PDI-P tetap berada di belakang wong cilik,’’ terang Mahayastra. (kmb35)
Bali Post/nik
MERANGKUL - Made Mahayastra merangkul Nyoman Parta usai penyerahan rekomendasi cabup dan cawabup dari PDI-P yang digelar di Pasar Umum Gianyar, Minggu (26/11) kemarin.
BAGIKAN MASKER Jajaran BPBD Gianyar saat membagikan mas ker kepada pengguna jalan.
Bali Post/nik
Hujan Abu Intensitas Tipis
Pemkab Bagikan Ribuan Masker
Gianyar (Bali Post) -
Hujan abu dengan intensitas tipis akibat erupsi Gunung Agung, terasa hampir di seluruh kawasan Kabupaten Gianyar, Minggu (26/11) kemarin. Akibat hujan abu, sejumlah masyarakat pun mulai mengeluhkan sesak napas, mata perih hingga gatal-gatal. Guna mengantisipasi bahaya hujan abu, Pemkab Gianyar membagikan ribuan masker untuk masyarakat. Menurut warga Lingkungan Teges Kelurahan Gianyar, Dewa Ayu, hujan abu dengan intensitas tipis terjadi sejak pagi. Banyak kendaraan warga yang tertutup abu. ‘’Ya, pagi tadi (kemarin-red) saya lihat sadel motor sudah penuh abu. Suami saya juga mengeluhkan abu yang agak berbeda mengotori mobil,’’ ucapnya. Dia menyebutkan, kondisi ini berdampak pada aktivitas keluarga dan masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Meski demikian, ia tetap melakukan aktivitas berjualan di Pasar Umum Gianyar. ‘’Bukan hanya saya, tapi banyak yang mengaku kelilipan, sesak napas, bahkan sampai gatal-gatal juga di tangan. Makanya sekarang saya pakai masker dan jaket lengan panjang,’’ katanya. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya membenarkan, hujan debu dengan intensitas tipis terjadi hampir di seluruh wilayah Gianyar. Laporan hujan abu, pertama kali ia terima
dari Desa Sidan. ‘’Awalnya Minggu pagi debu vulkanik terpantau di Desa Siden, terus merembet hingga Desa Bitera dan Blahbatuh. Hujan debu juga terpantau sampai di Desa Ketewel,’’ ungkapnya. Menyikapi kondisi ini, jajaran BPBD Gianyar bersama Dinas Kesehatan dan PMI turun ke lapangan membagikan masker. Oka Digjaya menyampaikan, pihaknya memiliki stok sekitar 10 ribu masker. Dari jumlah tersebut, seribuan masker sudah dibagikan sejak pagi hingga siang kemarin. ‘’Sementara, masker masih cukup untuk dibagikan besok (hari ini-red) juga. Kalau kurang, tinggal saya koordinasikan dengan Kalak Bali,’’ katanya. Pria yang akrab disapa Gung Digjaya menambahkan, para pengungsi mulai kembali ke Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati. Berdasarkan data hingga sore kemarin, ada sekitar 17 pengungsi yang menempati
posko pengungsian tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gianyar
Ida Ayu Cahyani mengimbau warga untuk lebih waspada dengan hujan abu, meski intensitasnya tipis. Menurutnya, abu vulkanik biasanya berdampak setelah satu atau dua hari. ‘’Biasanya setelah dua hari itu sesak, sakit pada mata. Makanya kami imbau pakai masker dan
pelindung mata,’’ ucapnya. Dia juga mengimbau warga agar lebih menjaga kebersihan makanan dengan memberi penutup serta mencuci tangan. ‘’Makanan yang terbuka, harus ditutup agar tidak terkena abu, apalagi sampai dikonsumsi,’’ tegasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Senin Umanis, 27 November 2017
Puluhan Calon Polri Dilatih Fisik
Semarapura (Bali Post) Puluhan siswa SMA/SMK yang lolos penjaringan calon anggota Polri mengikuti pelatihan fisik di Polres Klungkung, Minggu (26/11) kemarin. Ini menjadi bagian penting untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Latihan ini diawali dari cek tensi oleh Urkes Polres Klungkung dan dilanjutkan dengan lari keliling halaman Mapolres Klungkung lalu melakukan sit-up dan push up. Kabag Sumda Polres Klungkung Kompol Made Sudanta mengungkapkan latihan ini sebagai tindak lanjut hasil penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama antara Gubernur Bali dengan Kapolda Bali beserta wali kota/bupati dengan Kapolres/ta dalam rangka program binlat calon anggota Polri bagi putra putri daerah Provinsi Bali. Pada kesempatan itu, peserta diminta melakukan latihan secara rutin sehingga terbisa mengikuti tahapan selanjutnya. “Di luar pembinaan dari Polres Klungkung agar para siswa-siswi yang lolos penjaringan ini harus rajin berlatih sendiri secara rutin untuk persiapan mengikuti seleksi atau testing menjadi anggota Polri nantinya,” tegasnya. (kmb45)
JEBOL - Saluran irgasi Subak Kacang Dawa (kiri) yang jebol akibat adanya pengerukan lahan oleh pengembang.
Dikeruk Pengembang, Saluran Irigasi Jebol
Bali Post/sos
PELATIHAN - Puluhan peserta lolos penjaringan calon anggota Polri mengikuti pelatihan fisik di Polres Klungkung, Minggu (26/11) kemarin.
Pengolahan Sampah Jadi Pellet Diterapkan di Sepuluh Desa Semarapura (Bali Post) Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banjar Gelogor, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, telah memicu pro-kontra di masyarakat. Tak ingin terus berkutat dengan hal demikian, Pemkab Klungkung pun berupaya mencari terobosan lain untuk menuntaskan persoalan sampah. Salah satunya mengolah jadi pellet. Terobosan ini pun siap diterapkan pada sepuluh desa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan pengolahan itu sudah dicoba di TPA Sente, Desa Pikat dan lokasi pembuangan tinja di Banjar Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan dengan konsep Tempat Pengolahan Sampah Setempat (TOSS). Proses ini tidak terlalu sulit dan waktunya cukup singkat. “Sampah yang terkumpul, tinggal dicampur dengan berbagai cairan, salah satunya urine sapi. Dalam waktu seminggu, sampah akan mengendap. Setelah ini, akan langsung mengandung gas. Itu dicacah dan langsung dijadikan pellet,” jelasnya, Minggu (26/11) kemarin. Pellet, sambungnya dapat dijadikan bahan bakar yang tidak mengeluarkan asap, layaknya gas elpiji, di samping sebagai bahan penghasil listrik. Sebagai uji coba, produk ini akan dijual ke pegawai di lingkungan pemkab. Bahkan, dari pemerintah Desa Kusamba, Kecamatan Dawan mengharapkan uji coba bisa dilakukan di industri pemindangan. “Di sana kan sekarang masih memakai kayu bakar. Asapnya banyak. Ini kan tidak baik untuk kesehatan. Jadi sangat perlu ada pengalihan bahan bakar,” ungkapnya. Terobosan ini juga akan diterapkan pada sepuluh desa. Biaya yang diperlukan tidak terlalu banyak. Hanya sekitar Rp 100 juta rupiah untuk pengadaan berbagai peralatan, seperti tempat penampungan, kompor gasifikasi dan tempat pengolahan. “Ini bisa menggunakan dana desa. Kami di pemkab juga akan membeli 50 kompor untuk mendukung ini. Nanti warga kurang mampu juga akan diberikan,” sebut Bupati asal Nusa Ceningan ini. Ditambahkan, selain munculnya polemik di masyarakat terkait rencana pembangunan TPA di Banjar Gelogor, pengolahan sampah yang saat ini menjadi persoalan serius juga karena penutupan TPA Sente yang dipastian berlangsung pada 31 Desember 2017. “Tidak akan ada lagi yang membuang sampah ke sana. Tetapi sampah yang ada sekarang akan tetap diolah,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
Puluhan Hektar Sawah Terancam Kekeringan Semarapura (Bali Post) -
Puluhan hektar sawah di Subak Kacang Dawa, Desa Kamasan, Klungkung terancam kekeringan. Hal tersebut menyusul jebolnya saluran irigasi akibat adanya pengerukan oleh pengembang. Hal ini pun diharapkan segera mendapat penanganan. Berdasarkan pantauan, Minggu (26/11) kemarin, saluran irigasi yang mengairi enam tempek subak itu tepat berada di atas lahan yang terkeruk. Panjang jebolnya sekitar 20 meter. Kondisi itu mengakibatkan air tak bisa mengalir ke lahan persawahan yang masih menunggu
masa tanam padi. Klian Subak Kacang Dawa, Kadek Martana mengungkapkan hal tersebut berlangsung dua hari lalu. “Di bawah saluran itu dikeruk dengan alat berat. Jadinya cekung dan akhirnya jebol,” tuturnya. Disampaikan lebih lanjut, lahan tersebut milik seorang
pengembang dari Denpasar. Rencananya akan dijadikan vila. Perbaikan saluran pun sudah dikoordinasikan dan dijanjikan segera terealisasi. “Kami berharap ini segera ditangani,” pintanya. Persoalan yang membelit petani itu juga dipantau Bupati Klungkung I Nyoman
Suwirta. Disaksikan proyek tersebut belum mengantongi izin. Itu membuatnya geram dan langsung mengambil langkah penutupan. “Lahan ini tempatnya agak tersembunyi. Itu di pinggiran Tukad Unda. Infonya, sertifikatnya sudah aspek tegalan. Tetapi karena tak berizin, semua aktivitas ditutup. Tadi pengembangnya tidak ada di lokasi,” tegasnya. Guna mengalirkan air, saluran terpaksa diganti sementara dengan menggunakan terpal. Hal ini diminta untuk
ditindaklanjuti dengan perbaikan permanen. “Pokoknya itu harus diperbaiki sampai tuntas,” pintanya. Untuk mengantisipasi supaya tak terulang lagi, pemerintah desa yang paling mengetahui kondisi di lapangan diminta untuk melakukan pengawasan secara intensif terhadap pembangunan yang berlangsung. “Kepada masyarakat, diharapkan jangan jual begitu saja lahan produktif miliknya,” pungkasnya. (kmb45)
Hari Guru Nasional
Bupati Suwirta Ingatkan Pendidikan Karakter Siswa PERAYAAN HUT ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional di Kabupaten Klungkung berlangsung di Aula SMAN 2 Semarapura, Sabtu (25/11). Melalui ini, para tenaga pendidik diminta untuk lebih gencar menerapkan pendidikan karakter pada seluruh siswa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan perayaan ini bukan hanya sebagai seremonial semata. Namun lebih penting dari itu, harus dijadikan momentum untuk memperbaiki dunia pendidikan. Ini pun tak hanya terbatas pada proses belajarmengajar. Tetapi lebih mengarah pada pendidikan karakter peserta didik. Sebab itu sebagai modal utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, sehingga
dapat berperan dalam pembangunan daerah maupun negara. “Karena itu, peran guru sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Harus mempunyai karakter yang kuat, disiplin,” katanya. Penguatan karakter sudah sering dikampanyekan. Salah satunya melalui pembinaan tenaga pendidik yang rutin menyasar jenjang PAUD hingga SMA. Pada kesempatan itu, bupati asal Nusa Ceningan ini juga menyampaikan selama pelaksanaan bedah desa yang telah dilakukannya masih banyak ditemukan anak usia sekolah yang tidak mau menempuh pendidikan. Menurutnya, fenomena ini menjadi tantangan bersama. Oleh sebab itu, PGRI diminta untuk ikut serta melakukan aksi sosial untuk mengatasi
tantangan tersebut dengan memberikan motivasi “Guru jangan hanya melakukan rutinitas mengajar, tapi bagaimana memotivasi siswa agar siswa bisa meningkatkan prestasinya,” tegasnya. Ketua PGRI Klungkung, Dewa Gde Darmawan menambahkan, melalui momen ini, guru diharapkan lebih menyadari tugasnya sebagai agen perubahan. Karena itu sangat penting adanya meningkatkan profesionalisme sehingga mampu melahirkan SDM berkualitas, unggul dan adiluhung. “Guru juga harus siap berkompetisi untuk peningkatan kualitas baik diri, sekolah maupun siswa,” ujarnya. Perayaan juga diisi penyerahan penghargaan kepada 21 guru berprestasi di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. (ad1400)
Bali Post/ist
HUT PGRI - Perayaan HUT ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional di Kabupaten Klungkung berlangsung di Aula SMAN 2 Semarapura, Sabtu (25/11) kemarin.
Gunung Agung Erupsi
Siswa Mengungsi, Terancam Tak Ikut UAS PASCALETUSAN magmatik pada Gunung Agung, warga Karangasem yang bermukim di desa sekitarnya kembali mengungsi ke Kabupaten Klungkung, Minggu (26/11) kemarin. Sejalan dengan itu, anak-anak yang masih menempuh pendidikan jenjang SD dan SMP dirundung kebingungan. Mereka terancam tak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) yang dijadwalkan mulai berlangsung Senin (27/11) hari ini. Sekitar pukul 07.30 Wita, suasana di lapangan GOR Swecapura nampak berbeda. Truk dan mobil pick-up berdatangan. Mengangkut sejumlah orang, lengkap dengan berbagai macam barang. Ketika berhenti, semuanya bergegas turun. Yang anak-anak, dibantu oleh orangtuanya. Mereka langsung melangkah menuju
tempat pendataan yang ada di sisi utara GOR. Di tengah situasi itu, Kadek Erawati (14) juga ikut. Seolah tak ingin berpisah dengan orangtuanya. Rambutnya sedikit basah, seperti berbalut keringat. Rupanya, anak belia ini masih duduk di bangku kelas IX SMPN 2 Selat. Ia pun tak malu menceritakan perasaan-
nya. Harusnya, hari ini jadwal pelaksanaan UAS. Berlangsung sampai 30 November. Namun, “keganasan” Gunung Agung membuatnya terancam tak bisa mengkuti. Kebingungan pun sudah pasti merundung. “Ya bingung, besok (hari ini - red) harusnya ujian. Tapi sekarang mengungsi,” tuturnya. Keinginannya untuk bisa mengikuti ujian itu sudah pasti sangat besar. Belajar sudah rutin dilakukan. Demi mendapatkan hasil terbaik. Keharusannya untuk meninggalkan kampung halaman tak berlaku pada dirinya saja. Namun, juga sejumlah teman-temannya. “Banyak yang mengungsi. Kurang tahu bagaimana uji-
Bali Post/sos
MENGUNGSI - Salah seorang siswa (tengah) asal Karangasem yang ikut mengungsi ke GOR Swecapura, Klungkung, Minggu (26/11) kemarin.
annya. Sekolahnya buka atau tutup, kami belum tahu,” ucap anak asal Desa Muncan ini. Tak berbeda yang dirasakan anak asal Duda Utara, Kecamatan Selat, Kadek Adi Ardika (12). Siswa SDN 1 Duda Utara ini belum mendapat kabar akan nasib sekolahnya. Begitu juga dengan ujiannya apakah berlangsung atau tidak. “Belum tahu, apakah sekolah atau tidak. Masih menunggu kabar,” ucapnya. Jika di tengah situasi mengkhawatirkan ini ujiannya tetap dinyatakan berlangsung, dirinya bersama kakaknya akan kembali ke kampung halaman. Tak ingin ketinggalan pendidikan menjadi alasan. Namun, usai sekolah akan kembali lagi ke pengungsian. “Pagi berangkat, siang balik lagi ke sini,” katanya. Ibu anak kelas VI ini, Kadek Sri juga dibuat bingung. Jika anaknya pulang, dikhawatirkan terjadi sesuatu. Demi mereka, ia akan setia mengantarnya. “Kabarnya besok masih sekolah. Kalau memang begitu, ya saya antar,” ucapnya saat menunggu giliran pendataan bersama keluarga lainnya. Berbeda dengan siswa SDN 2 Muncan, Wayan Nopan. Karena takut, ia memutuskan untuk tidak mengikuti ujian. “Tidak berani pulang,” cetusnya. Sebelumnya, siswa kelas VI ini sempat pendidikan sementara di SDN 2 Gelgel. Namun pulang bersama keluarganya setelah terjadi penurunan status Gunung Agung dari awas ke siaga.
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan mengungkapkan pemkab akan memfasilitasi pelaksanaan ujian anak-
anak tersebut. Namun untuk soalnya disediakan oleh sekolah asal. Guna memastikan berapa jumlahnya, hari ini dilakukan pendataan.
“Kalau sudah terdata, Selasa bisa ikut. Nanti untuk mata pelajaran yang terlewati, bisa dibuatkan jadwal susulan,” tandasnya. (sos)
Senin Umanis, 27 November 2017
BULELENG
11
Kasus Penyalahgunaan Narkotika
Buleleng Peringkat Ketiga di Bali Singaraja (Bali Post) – Kasus penyalahgunaan narkotika di Bali belakangan ini meningkat. Dari catatan kasus yang berhasil diungkap polisi, Buleleng menduduki peringkat ketiga. Atas kondisi ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali tidak henti-hentinya mengajak semua komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Demikian diungkapkan Kepala BNNP Provinsi Bali Brigjen Pol Drs. Putu Gede Suastawa, Minggu (26/11) kemarin, saat sosialisasi pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Lebih jauh Suastawa mengatakan, catatan kasus yang terbilang tinggi di Buleleng itu tidak lepas karena akses masuknya barang haram ke daerah ini makin mudah. Apalagi dengan adanya pelabuhan tradisional yang sulit terpantau, dicurigai sering dijadikan akses pelaku kejahatan dalam mengedarkan narkotika di Buleleng. Selain itu, kemasan narkotika yang diedarkan para pelaku makin beragam, termasuk harga yang ditawarkan semakin terjangkau. Dengan demikian, penggunanya sendiri semakin tertarik mengkonsumsi narkotika, kendati akan menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatannya. ‘’Penyalahgunaan narkoba di Buleleng menyebar ke semua lapisan masyarakat. Buleleng ada di urutan ketiga tertinggi peredaran narkotika di Bali,’’ katanya. Menurut Suastawa, menekan kasus penyalahgunaan narkotika di daerah yang rawan, BNNP dan kepolisian di Buleleng memberikan atensi khusus melalui pembentukan BNNK. Tak hanya mengungkap kasus penyalahgunaan, BNNK mempercepat program pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Buleleng, mulai 2018. Untuk mengoptimalkan pengungkapan kasus, BNNP Bali mengharapkan kepedulian warga dalam memberikan informasi kepada aparat, jika mengetahui terjadi peredaran narkoba. Pengungkapan kasus, pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika dinilai belum cukup. Untuk mengoptimalkan pemberantasan itu, partisipasi dan kesadaran masyarakat sangat diharapkan. ‘’Polisi sudah memberikan atensi untuk daerah yang rawan terjadi penyalahgunaan narkotika, dan ini akan lebih optimal setelah BNNK mulai beroperasi,’’ tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PENGUNGSI – Ribuan warga Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem mengungsi ke Buleleng pasca-erupsi freatik kedua, Sabtu (25/11) lalu.
Ribuan Warga Kembali Mengungsi ke Buleleng
Singaraja (Bali Post) – Pasca-erupsi freatik kedua Gunung Agung, ribuan warga dari Karangasem kembali mengungsi ke Buleleng. Pengungsi dari Kawasan Rawan Bencana (KRB) II dan KRB III ini mulai berdatangan sejak Minggu (26/11) dini hari kemarin. Saat erupsi freatik Selasa (21/11) pekan lalu, warga sudah mulai mengungsi di sejumlah lokasi. Hanya lokasi pengungsian berada di radius sekitar 12 kilometer dari kawah. Setelah asap mereda, warga kembali ke rumah masing-masing. Hingga erupsi freatik kedua terjadi pada Sabtu (25/11) sore, warga memutuskan untuk mengungsi. Asap yang keluar dari kawah jauh lebih pekat dari erupsi pertama. Warga
Bali Post/kmb38
NARKOBA – BNNP Bali dan kepolisian di Buleleng memberikan atensi khusus terhadap daerah yang rawan kasus penyalahgunaan narkotika. BNNP menggalakkan partisipasi masyarakat untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.
Sewa Pakai Airstrip Letkol Wisnu
Dishub Tawarkan Rp 75 Juta Singaraja (Bali Post) – Penyesuaian sewa pakai Airstrip Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak mulai menemukan kesepakatan antara Pemkab Buleleng dengan pihak Bali Internasional Flight Academi (BIFA). Saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng menawarkan nilai sewa pakai fasilitas untuk sekolah pencetak pilot itu senilai Rp 75.605.000. Tawaran nilai sewa tersebut sudah ditanggapi dan BIFA sendiri dikabarkan sudah menyepakati nilai sewa sebesar itu. Kepala Dishub Gede Gunawan, Minggu (26/11) kemarin mengatakan, penyesuaian sewa pakai dilakukan dalam rangka penyesuaian harga yang berlaku. Selama ini pemanfaatan aset airstrip selalu memicu permasalahan saat ada pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyesuaian sewa pakai itu setelah ada penilaian aset dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Dalam penilaian, seluruh aset airstrip yang menjadi milik Pemkab senilai Rp 75.605.000. Nilai aset tersebut ditetapkan dengan SK Bupati sebagai dasar dalam pembahasan kontrak sewa. “Sudah ada pembicaraan dan kita tawaran nilai itu dan masih dibahas dan berapa nanti sewanya tergantung kesepakatan,” katanya. Di sisi lain Gunawan mengatakan, kesepakatan sewa pakai dibuat pada tahun 2008 silam. Dalam kontrak kerja sama, BIFA hanya membayar sewa sebesar Rp 30 juta. Selama ini kontrak kerja sama itu tidak disesuaikan. Padahal sesuai kontrak kerja sama itu diatur bahwa kontrak kerja sama itu bisa ditinjua kembali setiap tiga tahun sekali. Menyusul kondisi ini, BKD Buleleng mencatat luas lahan yang menjadi aset Pemkab hanya dua hektar, dan bangunan yang ada. Airstrip memiliki panjang run way 1.200 meter, kemudian Apron seluas 60x40 meter dan Taxi Way sepanjang 180 meter. Kemungkinan besar nanti sewa kontrak kerja sama itu mengacu pada hasil penilaian dari KPKNL. Kepala BKD Bimantara mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data terkait rencana peninjauan ulang sewa pakai dengan BIFA. Hasil penilaian KPKNL ditemukan nilai aset Pemkab Buleleng sebesar Rp 75.605.000. Berdasarkan nilai aset itulah nanti nilai sewa akan ditinjau ulang dengan mengundang pihak BIFA. (kmb38)
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126
meyakini fenomena itu adalah tanda-tanda Gunung Agung segera meletus. Aparat memutuskan mengevakuasi warga di sekitar Kecamatan Kubu, keluar dari Kabupaten Karangasem untuk sementara waktu. Pagi kemarin warga dari Desa Dukuh langsung dievakuasi ke Desa Tembok. Tak kurang dari 3.100 warga memasuki tempat pengungsian secara bergelombang. Mereka menempati gudang kosong milik warga atau fasilitas umum (fasum) yang pernah mereka tempati. Selain itu, warga dari Desa Ban juga mulai menghuni tempat pengungsian di Desa Les, Kecamatan Tejakula. Tempat ini sebelumnya juga ditempati oleh pengungsi sejak
status awas hingga diturunkan ke level siaga. Salah seorang pengungsi Luh Rumadani menuturkan, kemunculan cahaya magma dari dalam kawah pada pukul 23.00 Sabtu malam sempat membuat dirinya panik. Tadinya akan bertahan di rumah, namun dia bergegas turun ke pengungsian yang dipusatkan di sekitar tambang galian C Bumi Pasir Mandiri. Sementara itu, Perbekel Dukuh I Gede Sumiarsa mengatakan asap terus mengepul di kawah sejak Sabtu malam. Kondisi itu memaksa ia memerintahkan warga segera mengosongkan desa. Sejak Sabtu (25/11) malam warganya sudah meninggalkan rumah dan dievakuasi ke sejumlah
titik. Sejak kemarin 3.100 jiwa warga kembali menghuni tempat pengungsian di Desa Tembok. Begitu sampai di Desa Tembok, warga langsung diarahkan menempati sejumlah fasum yang telah disiapkan. Di antaranya di Balai Desa Tembok serta sebuah gudang yang ada di dekat kantor perbekel. Pengungsi tak diizinkan membangun tenda, karena saat musim hujan kondisinya rawan bagi pengungsi. “Hari ini (Minggu 26/11) semua warga kami minta mengungsi ke Buleleng dan desa suduh kosong,” katanya. Di sisi lain, Sumiarsa mengatakan, mengevakuasi ribuan warga dirinya masih mengalami hambatan serius. Untuk sekali mengangkut warga 500
orang warga menggunakan enam truk, yang mana empat truk di antaranya bantuan dari Polsek Kubu. Armada itu belum mencukupi, dan ditambah kerusakan jalan terutama di Dukuh bagiaan atas. “Masih kurang armada dan jalan di atas sana ada yang belum diaspal, jadi sedikit menyulitkan evakuasi warga,” jelasnya. Sementara itu, Koordinator Relawan Desa Tembok Dewa Willy Asmawan mengatakan, aparat desa siap menerima pengungsi hingga delapan ribu jiwa. “Kami akan membantu pengungsi dan gedung-gedung fasum sudah siap menampung pengungsi. Nanti, kalau fasum penuh, ada rumah-rumah warga yang kami siapkan,” katanya. (kmb38)
Soal Gaji Guru Kontrak
Disdikpora Respons Usulan Dewan
Singaraja (Bali Post) – Desakan DPRD Buleleng agar gaji guru kontrak dievaluasi, direspons pemerintah daerah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng sedang mengevaluasi penyesuaian gaji guru kontrak. Usulan penyesuaian gaji itu sekarang dikaji oleh Badan Keuangan Daerah (BKD). Peluang menaikkan gaji guru kontrak terbuka lebar, karena bisa ditanggung dengan memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa akhir pekan lalu mengatakan, sejak mengangkat 1.600 orang guru kontrak, pemerintah sudah mengkaji dengan berbagai pertimbangan gaji yang akan dibayar pemerintah. Besaran
gaji yang sudah ditetapkan Rp 1.200.000 per bulan, itu disesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah. Meski demikian, Disdikpora setiap tahun tetap melakukan evaluasi dan penyesuaian gaji guru kontrak. Tahun anggaran 2018 mendatang penyesuaian gaji guru kontrak sudah dibahas. Rencananya tahun depan gaji guru kontrak yang sudah memiliki jam mengajar 24 jam dinaikkan lagi Rp 700.000, sehingga besaran gaji guru kontrak menjadi
Rp 1.900.000 per bulan. ‘’Setiap tahun kami mengevaluasi dan untuk tahun ini sudah kita usulkan dan masih dihitung di Badan Keuangan Daerah (BKD). Paling tidak dengan penyesuaian rutin ini kita ingin bagaimana guru kontrak mendapat nafkah bulanan bisa mendekati standar Upah Minimum Kabupaten (UMK),’’ katanya. Menurut Suyasa, penyesuaian gaji guru kontrak yang sudah mengajar 24 jam dialokasikan di pagu ang-
garan Disdikpora dipastikan tidak ada persoalan. Tetapi selama ini tenaga kependidikan dan nonkependidikan yang memiliki jam mengajar di bawah 24 jam nilai gajinya selama ini terkesan belum berkeadilan. Suyasa mencontohkan, untuk guru ngabdi atau pegawai tata usaha gajinya rendah. Untuk itu, sejalan dengan pemanfaatan dana BOS sebesar 15 persen untuk belanja pegawai, Disdikpora sekarang masih melakukan evaluasi untuk penyesuaian gaji guru kontrak yang jam mengajarnya di bawah 24 jam. Penyesuaian ini disusun berdasarkan perhitungan per jam di mana di-
usulkan Rp 50.000 per jam. Kalau usulan ini ditetapkan, dipastikan tidak ada perbedaan yang terlalu jauh terkait besaran honor guru kontrak itu sendiri. ‘’Ini skema kami dan mengikuti di provinsi dan penyesuaiannya menunggu verifikasi APBD Induk 2018 turun dari Gubernur,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Buleleng menyoroti gaji guru kontrak di bawah standar UMK. Gaji Rp 1.200.000 tiap bulan itu dinilai masih perlu ditingkatkan karena beban kerja guru kontrak hampir sama dengan guru PNS yang menerima gaji jauh di atas guru kontrak. (kmb38)
’’Jejak Manusia dan Negara Singha’’
Banyak Bercerita Sejarah Berkaitan dengan Buleleng BUKU berjudul ‘’Jejak Manusia dan Negara Singha’’ banyak bercerita tentang sejarah yang berkaitan dengan Buleleng. Buku setebal 139 halaman itu disosialisaikan kepada bendesa adat, pemangku dan tokoh pemuda di Wantilan Pura Banua, Desa Pakraman Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Sabtu (25/11) malam lalu. Hadir di antaranya perwakilan Disbud Bali dan Disbud Buleleng. Selama proses pembuatan buku tersebut, Ngurah Paramartha, penulis buku ini, menyusuri jejak sejarah raja-raja di Jawa dan kaitannya dengan peradaban di Bali. Ngurah Paramartha secara intens menelusuri jejak peradaban di wilayah Desa Pakraman Bulian, Desa Pakraman Kubutambahan, Desa Adat Julah, Desa Pakraman Tajun, Sinabun, Desa Sukawana Bangli, Desa Pakraman Pinggan, hingga Desa Pakraman Tenganan yang juga dikenal sebagai Desa Bali Aga. Dia mengaku membutuhkan waktu selama 23 tahun menulis buku ini. Riset dimulai sejak tahun 1994. Saking intensnya melakukan riset selama puluhan tahun, ia harus menjadi krama di sebuah pura. Bahkan naik status menjadi pangempon pura. Ngurah Paramartha mengaku menulis banyak hal yang berkaitan dengan sejarah. Se-
mua ia dapat berdasarkan jejak arkeologi, terutama prasasti. Di samping juga mendengar cerita dari tetua desa. ‘’Buku ini sumbangan saya untuk literasi Indonesia. Saya tidak meluruskan sejarah, tapi temuan ini saya tulis, sebagai bagian sejarah harus ditulis ulang,’’ katanya. Di sisi lain, Ngurah Paramartha mengatakan alasan sosialisasi memilih Desa Bulian karena permintaan dari bendesa adat dan aparat desa dinas. Meski demikian, menurut hasil riset bahwa Bulian merupakan istana terakhir Nara Singa Negara setelah ambruknya armada di seberang Pura Penyusuhan. Nara Singa Negara kemudian pindah ke Bulian. Satu bukti yang ditemukan adalah struktur pura berbeda dan menarik. Perbedaan itu mencerminkan struktur pemerintahan dari pemimpin
atau raja dengan kabinetnya dalam pura itu sendiri. Selain itu, Bulian dari asumsinya merupakan kata abulih yang memiliki momentum luar bisa. ‘’Ke depan banyak hal harus kita sepakati, dan asumsi saya dalam buku ini bahwa Bulian, gulukan (satukan - red), dadosang, (jadikan satu - red) dan
dari dulu bahwa kita berasal dari abulih,’’ tegasnya. Sementara itu, Penasihat Panitia Sosialisasi Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa didampingi Ketua Panitia I Gede Suardana Putra mengatakan, buku karya Ngurah Paramartha penting dipahami oleh semua komponen masyarakat
Bali. Terutama untuk kalangan generasi muda diharapkan dapat memahami dan menjadikan spirit dalam menjaga kesatuan dan keagungan leluhur. Dari spirit itu bagaimana semua komponen membangkitkan kembali taksu dalam membawa keajegan Bali dan nusantara ke depannya. (mud)
Bali Post/kmb38
BUKU – Ngurah Paramartha menyerahkan buku ‘’Jejak Manusia dan Negara Singha’’ kepada perwakilan sulinggih yang mengikuti sosialisasi Pura Banua, Desa Pakraman Bulian, Kubutambahan, Sabtu (25/11) malam lalu.
JEMBRANA
12
Makepung Lampit Jadi Daya Tarik Para Fotografer TRADISI Makepung di Kabupaten Jembrana, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang ikut. Selain Makepung yang menggunakan kereta dan berlomba di sirkuit kering, peningkatan jumlah peserta juga terjadi pada Makepung Lampit (menggunakan bajak sawah dan berlomba di sirkuit basah). Event Makepung Lampit 2017 ini diselenggarakan di Subak Tegal Wangi, Kaliakah, Negara, Minggu (26/11) pagi kemarin. Dalam event ini, jumlah pesertanya sebanyak 38. Bertambah 11 dari tahun sebelumnya yakni 27 peserta. Balap kerbau ini, selain menjadi perhatian penonton dari berbagai daerah, juga menjadi objek para fotografer, baik dari luar maupun dalam negeri untuk mengambil gambar. Koordinator Makepung Made Mara mengatakan animo pemilik kerbau untuk mengikuti lomba ini cukup tinggi. Apalagi Makepung Lampit ini bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga dibalut lomba seperti Makepung Sirkuit yang biasa ditampilkan tahunan. Intensitas lomba Makepung Lampit ini memang lebih sedikit dibanding Makepung Sirkuit karena menunggu waktu tanam di sawah. Total saat ini ada 8 ekshibi-
Senin Umanis, 27 November 2017
2018, Pengelolaan Retribusi Parkir Diambil Alih OPD Terkait
Negara (Bali Post) – Desakan pengalihan pengelolaan retribusi parkir hingga saat ini masih bergulir. Pemerintah menargetkan tahun 2018 nanti, retribusi parkir tepi jalan yang sebelumnya dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) sudah diserahkan penuh ke Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan. Selain parkir, unit usaha lainnya di Perusda yakni retribusi pasar juga akan diambil alih Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian.
Bali Post/sos
BERPACU - Sejumlah kerbau sedang berpacu di lintasan sawah dalam lomba Makepung Lampit, Minggu (26/11) kemarin. si Makepung dalam setahun. Di antaranya memperebutkan dua piala bergilir, yakni Bupati Cup dan Jembrana Cup. Di akhir tahun ditutup dengan Lomba Mekepung Lampit. Selain wisatawan, event ini juga ditunggu para fotografer baik dari dalam maupun luar negeri. Event Makepung di sawah ini jarang didapati dan unik dari segi foto. Cipratan airnya saat
kerbau berlari menarik untuk diambil gambarnya. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan event Makepung ini merupakan atraksi budaya masyarakat Jembrana yang agraris dan harus dilestarikan. “Kita ingin tradisi ini tetap dilestarikan, khususnya pada generasi muda agar mereka juga tahu atraksi budaya Jembrana,” kata Bupati Artha. (kmb26)
Padahal dua sektor retribusi ini menjadi andalan unit usaha Perusda. Sesuai rekomendasi DPRD dan disepakati bersama sebelumnya, pengelolaan parkir tepi jalan dikelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait. Begitu juga dengan retribusi pasar tradisional juga akan dialihkan. Perusda sebagai perusahaan daerah diharapkan bisa menangkap usaha lain yang berpotensi menambah pendapatan daerah. Sektor retribusi dari parkir tepi jalan ini dinilai riil, di mana pendapatan sudah pasti ada. Dewan menilai sebagai perusahaan, bisa bersaing dengan perusahaan swasta. Apalagi adanya saran dari Kementerian Dalam Negeri terkait pengelolaan parkir ini supaya tidak dikelola Perusda. Sementara Pemkab menargetkan pengalihan parkir tepi jalan ini akan dilaksanakan mulai tahun 2018. Nantinya, kedua objek retribusi ini akan dikelola melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kepala
SETIAP PEMBELIAN MENDAPATKAN 1 KUPON UNDIAN BERKESEMPATAN MEMENANGKAN HADIAH
* berlaku s/d dec 2017, atau selama persediaan masih ada ** pengundian dilakukan january 2018 Jl. Teuku Umar 22-24 Dps Telp. 0361 228488 Ruko Kerta Wijaya C/4 Jl. Diponegoro 98 Dps Telp. 0361 230045
Ruko Singaraja Square D/9 Jl. Surapati 122 Singaraja Telp. 0362 3437044 Ruko Tabanan Square No. 5 Jl. Pahlawan Tabanan Telp. 0361 830241 L.0000511-bls
Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Made Dwi Maharimbawa beberapa waktu lalu mengungkapkan terkait peralihan itu masih menunggu kajian akademis. Termasuk sistem pengupa-
han yang berbeda dengan yang diterapkan saat ini (berdasarkan persentase). “Tenaga fungsional yang akan dikontrak itu bisa direkrut dari petugas pungut yang ada di Perusda saat ini,” katanya.
Mengetahui adanya pengalihan pengelolaan tersebut, sejumlah petugas pungut retribusi parkir Perusda tentunya merasa gundah. “Selama ini untuk upah berdasarkan persentase. Kalau ada peralihan kita pasrah saja,” tandas salah satu juru parkir saat ditemui, Minggu (26/11) kemarin. Ia dan juru parkir lainnya sudah bertahun-tahun menjadi petugas pungut retribusi di sejumlah titik, mulai dari Pengeragoan hingga Gilimanuk. (kmb26)
Bali Post/olo
Parkir – Salah satu areal parkir tepi jalan yang dikelola Perusda di Pasar Umum Negara. Tahun depan, retribusi parkir ini akan dialihkan ke Dinas Perhubungan.
Senin Umanis, 27 November 2017
SOSOK Perlu Kontribusi Umat PEMBANGUNAN Pura Penataran Agung, Linggih Ida Batara Gunung Agung di Desa Adat Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebandem mulai dibangun lagi setelah era Gubernur Dewa Beratha 2002 dan selesai 2004. Bendahara Panitia Pembangunan Ir. Ida Made Alit mengatakan hal itu di Warung 63 Denpasar, Sabtu (25/11). Dikatakannya, keberadaan Pura Penataran Agung, Sthana Ida Batara Putranjaya, yang merupakan putra Batara Gunung Agung itu sudah lama di sana. Namun, kondisi serta kelengkapan bangunan di pura itu seperti tembok panyengker, gapura gelungkori, bale pawedan, bale banten, bale slonding, bale panggungan dan sebagainya belumlah lengkap. ‘’Baru sebatas Padmatiga alias Padmasana diselesaikan pada pembangunan tahap pertama,’’ ujar Ida Made Alit. Kekurangan pada bangunan-bangunan lainnya itulah masih memerlukan perhatian kita semua. ‘’Budget untuk pembangunan tahap kedua ini Rp 10,9 miliar,’’ ujar Ida Made Alit yang juga Manajer Taman Soekasada Ujung itu. Dari hasil paruman prawartaka karya untuk mempercepat pembangunan lanjutan pura itu telah disepakati tugas amongan yang masing-masing bertanggung jawab untuk satu bangunan. Seperti pembangunan bale pawedan merupakan amongan Desa Adat Nangka, bale kulkul amongan Nyoman Waspada, bale slonding amongan Gusti Made Tusan, bale panggungan amongan PDAM Karangasem, bale bebantenan amongan Ida Made Alit beserta Desa Adat Budakeling, sedangkan pengerjaan Candi Gelung Tiga, Pak Dangin yang mengerjakan,’’ imbuhnya. ‘’Sempat pembangunan pura itu lama mandek. Dengan akan dibangunnya pura lengkap beserta sarana-prasarananya, dimohonkan agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa itu micayang kerahayuan jagat untuk seluruh masyarakat Karangasem dan juga Bali. ‘’Karena sangat perlu kontribusi dari umat. Mari kita bersama-sama membantu seikhlasnya baik dana, tenaga atau ngayah dengan tulus ikhlas agar pembangunan pura ini cepat rampung,’’ harapnya. Pembangunan tahap kedua ini diharapkan bisa tuntas Agustus 2018 dan Oktober 2018 bisa dilaksanakan upacara ngenteg linggih, serta upacara pendukung lainnya,’’ ujar Ida Made Alit. Kepada umat yang hendak ngaturang punia uang bisa dikirim langsung ke BRI Simpedes No. 0241 01 007611 53 3 atas nama Pura Penataran Agung Desa Adat Nangka, Desa Bhuanagiri, Bebandem. (ram)
KARANGASEM
Takut Letusan ’’Hoax’’, Bupati Kunjungi Pos PVMBG Amlapura (Bali Post) Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, Minggu (26/11) kemarin mengunjungi Pos Pemantauan Gunung Api Agung di Desa Rendang. Kedatangan orang nomor satu di Karangasem itu guna memastikan apakah benar Gunung Agung itu sudah erupsi atau belum. Pihaknya memastikan sinar api yang sempat terlihat di puncak itu apakah hoax (bohong) atau tidak. Mas Sumatri mengatakan kedatangan dirinya bersama jajaran Forkopinda dan OPD ke pos pemantauan itu karena ingin memantau dan mengetahui kondisi terkini Gunung Agung dari otoritas resmi. Selain memantau perkembangan Gunung Agung itu, pihaknya juga memantau warga di KRB III yang wilayahnya masuk zona merah. Apakah di KRB III itu masih ada aktivitas atau tidak? Jika masih tetap ada warga bertahan alias belum
mengungsi, maka pihaknya akan melakukan evakusi. ‘’Jadi zona merah itu dipastikan harus sudah steril atau kosong. Itulah yang akan kita pastikan,’’ ucapnya. Sumatri menegaskan pemkab sudah menyiapkan segala sesuatunya terkait tindakantindakan pasca-erupsi ini. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan provinsi terkait penerimaan pengungsi yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali. Untuk logistik juga sudah disiapkan di masing-masing kecamatan. Sejauh ini stok untuk 10 hari ke depan sudan siap. Untuk masker bagi para pengungsi yang saat ini sangat membutuhkan, juga sudah disiapkan di masing-masing kecamatan. ‘’Sekarang PVMBG sudah menyatakan erupsi, maka dana bantuan dari pusat akan diajukan dan secepatnya disiapkan,’’ jelas Sumatri. (kmb41)
Bali Post/kmb41
POS PEMANTAU - Bupati Karangsem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menyambangi pos pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, Minggu (26/11) kemarin.
Letusan Besar Perlu Waktu Sebulan Jika semakin besarnya abu yang keluar bersamaan asap itu, prediksinya lubangnya sudah hancur atau membuat lubang baru. Mengacu pada letusan tahun 63, kata Suantika, butuh sebulan
hingga terjadinya letusan paling besar. Diyakini saat ini dasar kawah belum dalam. Begitu lava keluar dari kawah itu langsung meluber ke pinggir. ‘’Jadi selama sebulan akan terjadi kepulan-kepulan kemudian letusan, suara gemuruh dan lava akan mulai keluar,’’ jelasnya. Disinggung perkembangan asap bercampur abu terus keluar, kata Suantika, ketinggian asap mencapai
3.380 meter. Arah asapnya masih vertikal. Tapi bagian atas asap mengarah ke timur laut dan timur. ‘’Untuk gempa vulkanik dalam dan vulkanik dangkal sudah tidak tercatat. Hal itu tidak perlu lagi. Yang terekam tremor-tremor aliran lava,’’ pungkas Suantika sembari menyatakan pihaknya bakal kembali mengevaluasi status Gunung Agung. Hal itu masih didiskusikan dengan tim di PVMBG. (kmb41)
Amlapura (Bali Post) Erupsi Gunung Agung, Minggu (26/11) kemarin, lontaran gas gelap dari kawah gunung terlihat makin menebal dan tinggi. Kondisi itu meningkatkan kekhawatiran warga terlebih erupsi kali ini disusul hujan abu. Hujan abu yang makin tebal mengakibatkan banyak penduduk di wilayah KRB II ikut mengungsi. Sejauh ini, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih merekomendasikan pengosongan kawasan di radius 6 – 7,5 kilometer. Namun faktanya, dampak erupsi berupa abu sudah menyebar luas. Di zona KRB II, ketebalan abu bahkan sampai 2 cm. ‘’Paling gampang cek kondisi jalan. Di jalan Sibetan-Selat, abunya tebal sekali,’’ ucap I Wayan Putu (45) asal Desa Sibetan, Bebandem. Tingginya intensitas hujan abu memaksa sebagian
warga desa penghasil salak itu meninggalkan kampungnya meskipun bukan masuk KRB III. Di antaranya ada yang mengungsi ke Banjar Asak, Desa Pertima, Karangasem. Namun demikian banyak juga yang masih bertahan, bahkan Banjar Dukuh dan Pengawan masih menampung pengungsi. Pengungsi di sana berasal dari wilayah Desa Jungutan yang masuk KRB III. Gelombang pengungsian warga KRB II juga terjadi di kecamatan lain. Warga Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, misalnya. Sejak pagi kemarin sebagian warga kembali mengungsi karena hujan abu menyelimuti kampung mereka. Warga setempat, Wayan Suriasa (48), mengatakan hujan abu sudah terjadi sejak Sabtu malam. Puncaknya sekitar pukul 11.00 kemarin. Hujan abu sangat pekat, di sisi lain belum
semua warga memiliki masker. Selain karena abu tebal, warga mengungsi juga karena tercium bau belerang yang cukup menyengat. Sekitar pukul 12.00, menurut Suriasa, Geriana Kangin dan wilayah Selat lainnya diguyur hujan ringan. Seiring turunnya hujan, intensitas hujan debu berkurang, bau belerang juga berangsur hilang. Kariasa menduga debu dan bau belerang berkurang karena tertahan mendung dan hujan. ‘’Air hujannya keruh,’’ ungkapnya. Sekretaris Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung I Wayan Suara Arsana mengakui belum ada instruksi mengungsi untuk warga KRB II. Namun, melihat kondisi Gunung Agung, Perbekel Desa Sukaluwih ini mengharapkan semua warganya mengungsi meskipun tidak semua dusun masuk KRB III. (kmb)
Amlapura (Bali Post) -
Perkembangan terakhir, kepulan abu secara visual yang terjadi pada Gunung Agung semakin tinggi dan tebal saja. Tekanan energinya juga semakin kuat. Intruksi lava ke dasar kawah volumenya semakin besar. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi I Gede Suantika. ‘’Kita masih berharap terjadi nanti effusive. Artinya di dasar kawah penuh berisi lava dan melelah ke bawah. Tapi yang kita takutkan kalau tiba-tiba terjadi penambahan debit volume
TIDAK TERLIHAT - Wujud Gunung Agung tidak terlihat dari Lingkungan Gelumpang karena tertutup asap pekat dan mendung.
yang keluar dalam waktu singkat, sedangkan ruangan alias saluran lavanya masih kecil. Kemungkinan akan menimbulkan ledakan besar. Itu yang kita khawatirkan,’’ ucap Suantika.
Mengungsi Mandiri, Bau Belerang Cukup Menyengat
Di Kota Amlapura
Sepanjang Hari Matahari Tak Tampak Amlapura (Bali Post) – Lontaran asap berwarna gelap yang disusul hujan abu di beberapa tempat mulai berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga kota Amlapura. Sepanjang Minggu (26/11) kemarin, kompleks pertokoan lebih sepi dari biasanya. Pasar Amlapura Timur di Jalan Ksatrian yang biasanya macet sejak pagi, menjadi lebih lengang. ‘’Biasanya parkirnya padat sekali, kalau sekarang namanya sepi,’’ ungkap tukang parkir setempat, Ni Nyoman Yunita (29). Ibu dua anak warga Banjar Lebah, Desa Datah, Abang ini mengatakan Pasar Amlapura Timur mulai sepi sejak usai Galungan. Namun, kondisi kemarin jauh lebih sepi. Pihaknya menduga kondisi itu dampak dari aktivitas Gunung Agung saat ini. ‘’Kalau mendung dan hujan saja biasanya tidak ada pengaruhnya. Ini pasti karena gunungnya,’’ ucapnya. Sepanjang hari kemarin, kota Amlapura dan sekitarnya memang diselimuti mendung. Pagi hari cuaca sebenarnya cukup baik. Namun, pusat pemerintahan Kabupaten Karangasem itu tetap redup. Itu karena semburan asap gelap Gunung Agung tetap menggelayut di atas langit. Intensitas asal yang cukup tebal nyaris membuat matahari praktis tidak nampak sepanjang hari. Sekitar pukul 08.00, matahari sempat terlihat seperti titik putih di kegelapan. Mirip bulan tetapi tanpa cahaya. Jika pandangan diarahkan ke gunung, mendung terlihat makin pekat. Sedangkan jika dipalingkan ke arah selatan, awan pekat itu nampak berbatasan langsung dengan langit yang biru. Wilayah Kecamatan Karangasem bagian timur seperti di Lingkungan Gelumpang dan Desa Bukit juga terlihat cukup terang. Sempat ada sinar matahari yang jatuh ke bumi, tetapi tidak lama. Siang hari langit kembali diselimuti awan mendung yang disusul gerimis. (kmb)
Pasar Karangsokong Mendadak Sepi
Amlapura (Bali Post) Baru saja pulih dari situasi sebelumnya, kini warga Karangasem khususnya di zona rawan kembali harus mengungsi. Demikian juga warga di luar zona rawan, lantaran ancaman hujan abu, usai Gunung Agung meletus Minggu (26/11) kemarin. Ini terlihat dari situasi kota Amlapura yang kian lengang. Bahkan, satu pasar tradisional terpadat di Kota Amlapura, yakni Pasar Karangsokong, mendadak sepi dari pedagang maupun pembeli. Lapak-lapak pedagang di tempat ini nampak tutup sejak pagi. Mayoritas yang memilih tutup adalah pedagang pakaian dan bumbu-bumbuan. Sedangkan, beberapa pedagang buah dan sayuran memilih tetap bertahan. ‘’Biasanya pagi sudah ramai. Mungkin karena hujan abu, mereka (pedagang dan pembeli) pada mengungsi lagi,’’ kata salah satu pedagang buah yang memilih bertahan di sana, Komang Agus Supriadi. Kekhawatiran pedagang dan warga sudah terjadi sejak Sabtu (25/11) malam. Sebab, saat itu sudah beredar informasi kalau hujan abu lebat sudah terjadi sekitar Desa Besakih, akibat letusan Gunung Agung. Sejak Sabtu malam, pedagang dan warga mulai berkemas mengungsi lagi. Minggu pagi pun situasi semakin memburuk, karena dipastikan sudah terjadi letusan magmatik dengan hujan abu hampir terjadi di seluruh Bali. Beberapa pedagang yang memilih bertahan, karena menganggap situasi saat ini belum terlalu berbahaya. Meski sudah terjadi hujan abu, tetapi di seputaran Kota Amlapura, masih sangat tipis. Gempa-gempa yang menandakan akan terjadi letusan besar, juga belum dirasakan. ‘’Saya rasa wilayah Kota Amlapura masih aman. Kecuali, kalau sudah terjadi gempa terus-menerus (tremor), mungkin dipertimbangkan untuk mengungsi lagi,’’ kata pedagang lainnya, Luh Widnyani. (kmb31)
13
Bali Post/kmb
TERTUTUP ABU - Mobil yang terpakir di depan RSUD Karangasem tertutup abu yang menjadi lelehan berwarna terang setelah kena gerimis.
Hujan Abu Tebal, Pengungsi Kesulitan Dapat Masker Hujan abu akibat letusan Gunung Agung sudah semakin meluas. Bahkan, ketebalan hujan abu sudah menutupi daun pepohonan dan atap rumah-rumah warga di sekitar lereng Gunung Agung, Minggu (26/11) pagi kemarin. Hujan abu terus mengejar hingga ke tempat pengungsian. Tetapi, warga di pengungsian mengaku belum mendapat masker. SEJAK pagi warga lereng Gunung Agung seperti dari Desa Bebandem kembali ramai-ramai mengungsi. Konsentrasi warga mengungsi terpecah ke beberapa titik pengungsian. Banyak warga memilih tempat terdekat seperti di Desa Pertima, Karangasem. Salah satu warga, Wayan Suena, mengaku baru memutuskan mengungsi sejak pagi tadi. Sebab, hujan abu sudah semakin tebal. Hujan abu itu mulai mengganggu pernapasan. ‘’Gempa-gempa juga semakin terasa di rumah. Biar aman lebih baik mengungsi. Sepertinya kondisi seperti ini berlangsung lama,’’ kata Suena, saat ditemui di titik pengungsian di Wantilan Desa Pakraman Timbrah. Dia mengangkut seluruh anggota keluarganya diajak ke lokasi pengungsian ini. Dia mengeluh napasnya sedikit berat, karena sejak awal tidak memakai masker. Hujan abu ini juga membuat matanya sedikit perih. Tetapi, sampai di pengungsian, dia sendiri belum memperoleh masker. ‘’Sebagian besar pengungsi di Desa Bebandem akan
menuju ke sini. Mereka sedang tertahan di sana, karena belum ada yang mengangkut,’’ kata pengungsi lainnya, Komang Wirta. Sebagian besar pengungsi di tempat ini adalah lansia dan anak-anak. Mereka nampak shock dengan situasi letusan magmatik yang memicu hujan abu ini. Sebagian besar dari mereka belum mengenakan masker. Padahal, hujan abu itu sudah sampai ke tempat pengungsian ini. Ada beberapa warga yang sudah memakai masker. Tetapi, masker yang dipakai tidak masker standar berwarna orange bantuan BNPB. Bahkan, beberapa orang mengenakan masker warna hijau itu terbalik. Seharusnya untuk mencegah abu masuk ke hidung itu bagian luarnya seharusnya warna putih. Kalau dalam kondisi sakit baru bagian luarnya warna hijau. Tujuannya, warna hijau di luar untuk mencegah bakteri dan virus ke luar, sehingga kerap digunakan saat sakit. Perbekel Pertima Gusti Ayu Biksuni mengakui persediaan masker di poskonya sudah menipis.
Bali Post/kmb
BELUM PAKAI MASKER - Pengungsi di Wantilan Desa Timbrah nampak belum memakai masker. Mereka mengaku belum dapat masker. Sisa stok masker hanya satu dus kecil. Sebab, maskernya sudah pernah dibagikan sebelumnya, sewaktu terjadi gelombang pengungsi pertama ke desa ini. Untuk mengatasi kelangkaan masker itu dia berupaya berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Karangasem drg. Ni Luh Panca Parwitasari. Hasilnya, Panca Parwitasari mengatakan pihak puskesmas sementara ini belum diberikan masker pada situasi erupsi seperti
sekarang ini. ‘’Persediaan masker kami di puskesmas hanya untuk pelayanan kesehatan sekitar 1.000 saja. Itu pun tadi pagi sudah diambil kecamatan kemudian dibagikan di jalan oleh polsek bersama rekan di puskesmas,’’ katanya. Untuk mengatasi kekurangan itu dia mengaku mengamprahkan lagi ke Dinas Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan dr. I Gusti Bagus Putra Partama, saat dihubungi menegaskan un-
tuk masker katanya sudah disiapkan di setiap puskesmas. Kalau stoknya sudah habis, harus segera amprah lagi ke Pos Komando Tanah Ampo. Itu harus dilakukan agar secepatnya bisa dikirimkan ke titik pengungsian yang masih kekurangan. Di sana stok masker masih sangat banyak. Untuk mempercepat distribusi, sebaiknya petugas puskesmas proaktif membantu amprah ke Pos Komando Tanah Ampo. (gik)
TABANAN Undiksha Gelar Rapat Koordinasi Pengembangan Program HUT PGRI dan Hari Guru di SMAN 1 Tabanan
14
Senin Umanis, 27 November 2017
RAKORBANG - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja melaksanakan rapat koordinasi pengembangan program (Rakorbang), Jumat (24/11) hingga Sabtu (25/11) di Baturiti Tabanan. UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja melaksanakan rapat koordinasi pengembangan program (Rakorbang) Jumat (24/11) hingga Sabtu (25/11) di Baturiti Tabanan. Rakorbang diikuti sekitar 70 civitas akademika. Dalam rakorbang itu membedah rencana program jangka pendek maupun jangka panjang. Diharapkan melalui rapat
ini Undiksha memiliki program yang terstruktur dan menjadi Universitas yang lebih baik. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, MPd. mengatakan rakorbang merupakan kegiatan rutin yang digelar Undiksha. Prinsipnya, pada event ini menentukan arah kebijakan kegiatan di tahun 2019. Perencanaan ini juga didasari apa yang telah dilakukan dan
dimiliki Undiksha dua tahun sebelumnya. “Acuan kita menyusun kegiatan tahun 2019 adalah kekuatan kita di dua tahun sebelumnya,” ujarnya. Ia melanjutkan, arah kebijakan menyusun program tahun 2019 adalah berkaitan ukuran dari Kemenristekdikti dalam menentukan kualitas suatu perguruan tinggi, yaitu SDM, akreditasi, publikasi dan kemahasiswaan. Untuk SDM, agar bisa terakreditasi A. Karena itu harus memiliki doktor 50 persen dari total SDM dan 30 persen untuk lektor kepala dan guru besar. “Saat ini Undiksha belum mencapai prosentase tersebut. Sehingga bagaimana program tahun 2019 yang disusun nantinya bisa memenuhi hal tersebut,” ujarnya. Untuk akreditasi, Undhiksa saat ini semua prodinya di tahun 2016 tidak lagi terakreditasi C, terkecuali enam prodi yang baru yaitu Kimia, Biologi, Matematika, Fisika, Aqua Kurtur, Teknologi Informatika dan Teknik Informasi. Tahun 2018
nanti, kata Nyoman Jampel, semuanya akan diusahakan terakreditasi setidaknya B. Untuk publikasi Undiksha telah terlebih dahulu melakukan publikasi dengan membentuk tim publikasi Agustus 2016. Sehingga saat pemerintah mengeluarkan aturan terkait publikasi di awal tahun 2017, Undhiksa sudah siap dan tidak memiliki persoalan mengenai hal tersebut. Saat ini Undiksha memiliki 80 jurnal, di mana empat masuk DOAJ dan 28 sedang diusulkan, sehingga di akhir tahun 2017 Undiksha memiliki 30 jurnal yang terindeks di DOAJ. Keempat bidang tersebut ditekankan Nyoman Jampel menjadi hal utama dalam penyusunan program di tahun 2019. Karena empat bidang ini selain menentukan akreditasi juga menentukan grade perguruan tinggi di tingkat nasional. Ke depan program tahun 2019 yang saat ini disusun di Rakorbang ini diharapkan, selain bisa meningkatkan kualitas juga citra Undiksha di mata masyarakat. (ad1409)
Wali Kota Toyama Disambut Pemkab Tabanan
Hari Ini Diresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro
WALI KOTA JEPANG - Pemerintah Kabupaten Tabanan menyambut kedatangan Wali Kota Toyama Jepang Mr. Masashi Mori, Minggu (26/11) kemarin di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali. PEMERINTAH Kabupaten Tabanan menyambut kedatangan Wali Kota Toyama Jepang Mr. Masashi Mori di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/11) kemarin. Kedatangan Masashi Mori bersama tiga pegawai Pemerintah Kota Toyama Divisi Lingkungan, ke Bali utamanya menghadiri peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Jatiluwih, Tabanan. Peresmiannya dilaksanakan Senin (27/11) hari ini. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini merupakan proyek kerja sama antara Pemkot Toyama dengan Pemkab Tabanan. Hadir
Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, Asisten II Sekkab Wayan Miarsana serta OPD Tabanan terkait. Kedatangan Masashi Mori juga disambut dengan ucapan selamat datang dan pengalungan bunga oleh pihak Pemkab Tabanan. Masashi Mori mengatakan sangat senang menghadiri acara peresmian di Jatiluwih hari ini. Setelah 3,5 tahun proyek mikro hidro di Jatiluwih Tabanan, akhirnya terwujud sekarang. Meskipun kini Gunung Agung sudah melepaskan asap tebal, hal itu tidak menyurutkan keinginannya berkunjung ke Bali, khususnya ke Tabanan.
“Kami sangat senang setelah hampir 3,5 tahun akhirnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini terwujud, dan kemudian diresmikan. Saya sangat senang bisa memberikan bantuan kepada masyarakat Tabanan. Kami tidak takut status Gunung Agung. Karena di Jepang sendiri juga banyak gunung,” ungkapnya. Ke depan pihaknya berharap dapat melakukan kerja sama dengan kabupaten/kota lainnya di Bali. Kota Toyama itu merupakan kota yang dipilih sebagai kota lingkungan masa depan (Future City) oleh pemerintah Jepang. Kota itu terpilih karena gencar mengupayakan terwujudkan kota model masa depan. Teknologi yang dipergunakan adalah produk dari perusahaan-perusahaan yang ada di Toyama, baik ke dalam maupun luar negeri. “Kerja sama dengan Tabanan ini merupakan awal sangat baik melanjutkan kerja sama lainnya. Kota Toyama juga bekerja sama dengan World Bank (Bank Dunia). Berbagai hal untuk keperluan ke depannya dapat digaungkan ke Bank Dunia tersebut,” Imbuhnya. Ini merupakan kunjungan Masashi Mori yang ketiga kalinya. Pada kunjungan per-
tama, Maret 2014 lalu. Masashi menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) antara Pemkab Tabanan dengan Kota Toyama. Sejak itu disepakati kerja sama pemasangan instalasi turbin air. Proyek itu untuk membangkitkan listrik yang memanfaatkan air irigasi persawahan Jatiluwih. Listrik yang diberdayakan itu untuk penerangan jalan di beberapa lokasi kawasan persawahan Jatiluwih dan beberapa pura di sekitarnya. Proyek itu dikenal dengan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro merupakan pembangkit listrik teknologi terbaru. Teknologi baru itulah diterapkan di Kabupaten Tabanan dan satu-satunya di Bali. PLTMH itu bertujuan meningkatkan kualitas pertanian Tabanan dan juga melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Tabanan. Masashi membantu PLTMH ini karena ketertarikannya atas keindahan alam Budaya Bali, khususnya Tabanan, sehingga Pemkot Toyama terpanggil ikut melestarikan dan berpartisipasi dalam pembangunan di Tabanan. Rencananya PLTMH ini diresmikan di Jatiluwih Senin hari ini. (ad1405)
Guru Jadi Pelaksana Upacara Bendera
GURU BERPRESTASI - Dua guru berprestasi dan pengurus Osis dan MPK masa bakti 2017-2018 saat foto bersama Kepala SMAN 1 Tabanan, para Wakasek dan sejumlah guru pembina. ADA yang berbeda saat perayaan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional di SMAN 1 Tabanan 2017. Berbeda karena perangkat upacara bendera yang digelar Sabtu (25/11), seluruhnya para guru sekolah setempat. Bahkan peringatan kali ini juga dirangkaikan pelantikan pengurus OSIS serta Majelis Perwakilan Kelas Smasta (MPK) masa bakti 2017-2018. Tidak hanya itu, tepat di Hari Guru Nasional, dua orang guru SMAN 1 Tabanan memberikan kado prestasi istimewa. Mereka berhasil menorehkan prestasi nasional. Kedua guru itu yakni I Gede Arum Gunawan, S.Ag. dan Luh De Julia Artayani, S.Pd. Gede Arum Gunawan berhasil meraih juara I Nasional Utsawa Darma Gita dan juara III Happy Acting Competition tingkat provinsi. Dan Luh De Julia Artayani, S.Pd., peserta KMD putri terbaik tingkat Nasional. Raihan prestasi dua orang guru terbaik ini turut menambah segudang prestasi yang telah dimiliki SMAN 1 Tabanan. Tidak hanya prestasi guru, raihan prestasi teranyar yang digapai pada peringatan Hari Guru Nasional 2017, juga dicapai Made Putra Arya Winata. Dia sukses
juara II Lomba Sains Fisika Bali Pintar dan juara II The Best Theori (perak) Olimpiade Fisika Undiksha 2017. Dia juga meraih medali perak di Olimpiade Fisika Unud 2017. Bahkan siswa kelas XI MIPA 1 ini juga meraih juara III Bionix ITS 2017 bersama rekannya, I Gusti Agung Vivekananda XI MIPA 3. Tambahan prestasi lainnya pada kegiatan lomba yang digelar FIB Unud. Sejumlah siswa meraih juara, yakni juara I Utsawa Dharma Wecana Putra diraih Putu Gede Satria Raditia. Juara II lomba macepat putra direbut Nyoman Andi Armawan bersama partnernya, I Putu Agung Mega Putra. Sedangkan juara tiga di lomba macepat putri diraih Ni Made Kesi Sasmita bersama partnernya, Ni Made Wagiswari Dwara. Serta tidak ketinggalan tim LKTI junior berhasil meraih juara harapan tiga di Unhi. “Raihan prestasi teranyar ini disumbangkan lagi oleh guru maupun siswa kami. Hal itu tentu tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara jajaran guru pembina, orangtua, lingkungan di samping skill mereka sendiri,” ucap Kepala SMAN 1 Tabanan Dr I Made Jiwa, M.Pd. Terkait pelantikan OSIS dan MPK periode 2017-2018,
DIJUAL TANAH
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 03618946155 Polsek Kerambitan 0361-
pihaknya bersama Wakasek Kesiswaan Mulyadi Djoyo Astowo, S.Pd. menyatakan tahapan pemilihan OSIS di SMAN 1 Tabanan sudah ketiga kalinya memakai sistem layaknya miniatur pemilu. Diawali tahapan penjaringan sejak 18 November yang terkumpul 29 orang calon. Kemudian masuk tahap penyisihan hingga mengecil menjadi sepuluh besar, dan akhirnya 20 November ditetapkan lima besar. Dua hari berikutnya mereka (kelima besar - red) para calon ketua OSIS memaparkan visi misinya sebelum pemilihan. Pada pemilihan itu, setidaknya 1.400 orang keluarga besar SMAN 1 Tabanan baik siswa, guru, pegawai hingga petugas keamanan sekolah ikut serta memberikan hak pilih mereka. Layaknya pemilu, saat pemilos (pemiliham OSIS - red) disiapkan tiga TPS yang mendapat atensi khusus perwakilan Komisioner KPUD Tabanan Putu Weda Subawa. Kepada para OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas terpilih masa bakti 2017-2018, Kepala SMAN 1 Tabanan Made Jiwa menekankan agar OSIS selalu menjalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan guru pembina juga dengan pengurus OSIS lama. Diingatkan juga agar mereka tetap bisa membagi waktu, baik antara tugas OSIS dan belajar. “Jangan sampai apa yang kalian cita-citakan kelak gagal karena tidak bisa membagi waktu dengan baik,” sarannya. Made Jiwa juga berpesan, para OSIS baru bisa menjadi guru (contoh atau panutan-red), untuk seluruh siswa lainnya diminta ikut meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 1 Tabanan. Selain pemberian ucapan selamat kepada jajaran pengurus OSIS dan MPK baru, pada gelaran apel itu juga diisi pemberian cinderamata kepada seluruh guru dan pegawai serangkaian hari Guru Nasional 2017. (ad1404)
8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194
15
Senin Umanis, 27 November 2017
Drama di Bundesliga Berlin -
Bali Post/net
MENANG - Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon merayakan kemenangan atas pasangan Denmark Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding di final Hongkong Terbuka, Minggu (26/11) kemarin.
Kevin/Marcus Raih Gelar Keenam
Jakarta (Bali Post) Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon merebut gelar turnamen super series keenam di Hongkong setelah mengalahkan pasangan Denmark Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding di final, Minggu (26/11) kemarin. Sementara rekannya, Greysia Polii/Apriani Rahayu, harus puas sebagai runner-up di ganda putri. ‘’Kami puas dengan hasil di dua turnamen. Kami dapat tampil maksimal dan juara di keduanya. Kami tentu senang,’’ kata Marcus setelah mengalahkan ganda Mads/ Mads 21-12, 21-18 di Kowloon, Hongkong. Dua turnamen itu adalah turnamen super series premier Tiongkok Terbuka 2017 dan turnamen Hongkong Terbuka 2017. Kemenangan di Hongkong sekaligus menjadi dominasi ganda putra andalan Indonesia itu atas pasangan Mads/Mads 3-2 dalam turnamen super series. Sebelumnya, Kevin/Marcus juga berhasil menyabet empat gelar turnamen super series pada 2017 yaitu All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, dan Jepang Terbuka. Catatan Kevin/Marcus juga menyamai pasangan atlet putra Korea Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong yang meraih enam gelar super series dalam satu tahun turnamen Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) itu. ‘’Hari ini saya puas dan menikmati permainan saya. Saya mampu menguasai keadaan dan cukup nyaman,’’ kata Kevin setelah pertandingan. Pada game pertama Hongkong Terbuka, Kevin/Marcus berhasil menguasai pertandingan dengan memimpin jauh atas pasangan Denmark 15-5 dan 19-8. Pasangan yang menjadi unggulan pertama turnamen itu menutup game pertama dengan skor 21-12. Pada game kedua, perolehan skor ganda Merah-Putih sempat bersaing ketat 3-4 dan 8-9. Serangan demi serangan Kevin/Marcus pun kembali hadir pada akhir game kedua. Smes kencang Kevin ke tengah lapangan lawan menjadi poin kemenangan Kevin/Marcus 21-18 atas Mads/Mads. Kevin mengakui pola permainan pasangan asal Skandinavia itu adalah permainan cepat, sehingga tidak mudah ditundukkan. ‘’Mereka pemain yang bagus. Kami selalu bersaing ketat ketika menghadapi mereka,’’ kata Kevin. Runner-up Ganda putri Merah Putih Greysia/Apriani meraih posisi runner-up setelah kalah tiga game dari pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan. Greysia/Apriani kalah dalam pertandingan selama 71 menit dari Chen/Jia 21-14, 16-21, 15-21. ‘’Pada pertandingan tadi, kami berusaha menekan lawan dan merebut game pertama. Tapi, lawan lantas mengubah strategi permainan pada game kedua,’’ kata Greysia. Setelah kehilangan game kedua, ganda putri MerahPutih itu sempat tertinggal 4-9 dari Chen/Jia. Pasangan yang meraih gelar juara dalam Prancis Terbuka 2017 itu terus tertekan 8-11, 10-11, 10-16, hingga kalah 15-21 dari ganda Cina pada game ketiga. ‘’Saya mengambil pelajaran pada game kedua dan ketiga. Sejak awal saya selalu jadi bidikan serangan lawan, sehingga tidak yakin dengan serangan sendiri,’’ kata Apriyani. Hasil laga final Hongkong itu sekaligus menjadi revans bagi Chen/Jia setelah kalah dari Greysia/Apriani pada final Prancis Terbuka 2017. ‘’Di Prancis, mereka tampak bingung dengan permainan kami. Tentu setelah pertandingan, kami dan lawan belajar tentang permainan. Kami tidak boleh lengah dalam turnamen berikutnya,’’ kata Greysia. Greysia juga berharap Apriani yang merupakan pasangan barunya mempunyai keyakinan atas permainannya sendiri karena sudah punya kemampuan dan kondisi fisik yang sama dengan pemain-pemain dunia tingkat super series. Tunggal putra Malaysia Lee Chong Wei yang menduduki unggulan ke-8, sukses menjungkalkan Chen Long (Tiongkok) 21-14, 21-19. Gelar tunggal putri direbut unggulan pertama Tai Tzu Ying (Taiwan) yang mengalahkan Pusarla V. Sindhu 21-18, 21-18. Tiongkok juga mendapatkan gelar dari nomor ganda campuran melalui Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Unggulan kelima Tiongkok itu menghentikan langkah ganda Denmark Mathias Christiansen/Christina Pedersen 21-15, 21-13 dalam waktu 35 menit. (kmb39/ant)
Milla Matangkan Potensi Pemain Sayap
Bekasi (Bali Post) Pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla terus mematangkan kemampuan pemain sayap dalam mengumpan bola kepada penyerang menjelang laga Tsunami Cup 2017 yang digelar di Aceh pada Desember 2017. ‘’Banyak pemain timnas Indonesia yang mahir di sayap, tugas pelatih memanfaatkan talenta itu. Sayap jadi hal paling penting dalam membangun serangan,’’ katanya. Hal itu diungkapkan Milla usai timnas Indonesia meraih kemenangan 2-1 atas Guyana dalam agenda uji coba persahabatan internasional yang digelar di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Sabtu (25/11) malam. Salah satu pemain yang diperhitungkan dirinya dalam mengolah strategi saya adalah Saddil Ramdani yang selama ini konsisten menerapkan instruksi pelatih di sayap. ‘’Saddil main baik, instruksi di sayap berlangsung bagus. Saya beri opsi plus main ofensif di sayap,’’ katanya. Milla mengatakan, tim Garuda akan memboyong 25 pemainnya untuk berlaga di dalam Kompetisi Aceh World Solidarity 2017, tiga di antaranya merupakan pemain senior di Indonesia. ‘’Ide saya adalah membawa 25 pemain ke Aceh, tiga di antaranya pemain senior. Tapi siapa saja yang akan saya bawa, nanti federasi yang akan mengumumkan ke publik,’’ katanya. Dalam kompetisi tersebut, Indonesia akan berhadapan dengan Mongolia, Brunei Darusalam dan Kyrgyzstan. Milla mengharapkan pertandingan tersebut bisa menjadi ajang pemanasan tim jelang Asian Games 2018. ‘’Kami ingin lanjutkan tren positif di Liga 1 2017. Turnamen ini akan menjadi bagian persiapan kami menuju Asian Games,’’ katanya. (ant)
Pemuncak klasemen Liga Jerman Bayern Munich menelan kekalahan mengejutkan 1-2 di markas Borussia Moenchengladbach, Minggu (26/11) kemarin. Kompetisi Bundesliga juga diwarnai drama ketika Schalke 04 mampu bangkit setelah tertinggal empat gol untuk menahan imbang Borussia Dortmund 4-4. Ini merupakan kekalahan pertama Bayern setelah sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi di bawah asuhan pelatih Jupp Heynckes yang mengambil alih tim pada Oktober. Secara keseluruhan ini menjadi kekalahan kedua di Liga Jerman musim ini. Kekalahan ini memangkas keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi tiga poin, di mana tim peringkat kedua RB Leipzig mengumpulkan 26 poin setelah menang 2-0 atas Werder Bremen. Gladbach mencetak dua gol pada babak pertama, pada menit ke-39 melalui penalti Thorgan Hazard dan lima menit kemudian melalui Matthias Ginter. Bayern, yang tidak diperkuat sejumlah pemain kunci karena cedera, berupaya bangkit melalui gol Arturo Vidal yang dibukukan melalui tembakan mendatar pada menit ke-74. Namun pasukan Heynckess tidak mampu mengemas gol berikutnya meski mereka memiliki dua peluang yang membentur mistar gawang. Bayern menggelar pertemuan tahunan Jumat pekan lalu dan Presiden klub Uli Hoeness mengumumkan pihaknya berharap Heynckes mau bertahan hingga musim 2018/2019. Tetapi Heynckes yang membawa Bayern meraih hasil treble 2013 (juara Liga Jerman, liga Champions dan Piala Jerman) menjelaskan posisinya. ‘’Saya tidak tahu apa yang diinginka Uli dengan berkata demikian,’’ kata pria berusia
72 tahun itu setelah timnya dikalahkan Gladbach. ‘’Kami memiliki perjanjian yang jelas yang mana itu akan berakhir hingga 30 Juni tahun depan.’’ Laga di Gladbach ini memang tidak menyenangkan bagi Heynckes. Di klub ini ia dahulu menghabiskan sebagian besar waktunya saat menjadi pemain. Keluarganya juga tinggal di kota Moenchengladbach ini. Pertandingan yang lebih dramatis terjadi di markas Dortmund Signal Iduna Park. Bek Schalke 04 Naldo mencetak gol penyama kedudukan dengan sundulan kepala pada fase akhir pertandingan ketika klub itu bangkit dari tertinggal 0-4 saat turun minum untuk melengkapi kebangkitan terbaik di Liga Jerman dalam kurun waktu 41 tahun. Dortmund mencetak empat gol rentang waktu 13 menit pada babak pertama, namun keunggulan mereka menguap ketika Schalke, yang memenangi empat dari lima pertandingan liga mereka menolak menyerah. ‘’The Royal Blues’’ menjadi tim kedua sepanjang sejarah Liga Jerman yang mampu menghindari kekalahan setelah tertinggal setidaknya empat gol, setelah Bayern Munich, yang menang 6-5 di markas VfL Bochum setelah tertinggal 0-4 pada 1976. Dortmund, yang tanpa kemenangan di liga sejak September, kehilangan pencetak gol terbanyak Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang yang diusir keluar lapangan pada babak kedua karena
Bali Post/rtr
LAJU BOLA - Kiper Bayern Munich Sven Ulreich tak mampu menghentikan laju bola yang menembus gawangnya pada pertandingan melawan Borussia Moenchengladbach di kompetisi Liga Jerman, Minggu (26/11) kemarin. Bayern menyerah 1-2. telah mendapatkan dua kartu kuning. Penyerang asal Gabon itu mengemas satu gol dan menjadi aktor dari terciptanya satu gol lain. ‘’Saat turun minum, sejujurnya saya tidak percaya kami tetap mampu mendapatkan poin dari derby,’’ kata pelatih Schalke Domenico Tedesco. ‘’Itulah mengapa ini terasa sangat nikmat. Babak kedua merupakan sepak bola papan atas.’’ Pelatih Dortmund yang tengah berada di bawah tekanan Peter Bosz, yang masa depannya masih belum jelas, hanya dapat berefleksi. ‘’Sulit untuk menerimanya. Anda hanya merasa kecewa,’’ jelas Bosz. Awalnya, Dortmund tidak terlihat seperti tim
yang kalah empat kali dari lima pertandingan mereka sebelumnya di liga. Mereka mengejutkan tamunya, yang memulai pertandingan dengan duduk di peringkat kedua menyusul empat kemenangan dari lima pertandingan mereka sebelumnya, melalui gol Aubameyang pada menit ke12, gol bunuh diri Benjamin Stambouli, dan tandukan Mario Goetze. Dalam situasi para pemain Schalke begitu terkejut, Raphael Guerrero melengkapi pembantaian di babak pertama dengan sepakan volinya pada menit ke-25. Namun, tim tamu mampu bangkit setelah turun minum, memangkas defisit dengan sundulan Guido Burgstaller
dan upaya bagus dari Amine Harit, yang belakangan harus ditandu keluar lapangan karena cedera, untuk membuat timnya hanya bermain dengan sepuluh pemain. Sepakan keras kaki kiri Daniel Caligiuri pada menit ke-86 membuat fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan, dan pemain asal Brazil Naldo memastikan rivalitas terpanas di Jerman ini sesuai dengan reputasinya melalui gol penyama kedudukannya. Hasil ini membawa Schalke mengumpulkan 24 poin di peringkat ketiga, sedangkan Dortmund, yang masih tanpa kemenangan sejak September, mengoleksi 21 poin di peringkat keempat. (kmb39/rtr/ant)
Ronaldo Manfaatkan Bola Pantul
Madrid Cristiano Ronaldo memastikan kemenangan Real Madrid 3-2 atas Malaga di kompetisi Liga Spanyol, Minggu (26/11) kemarin, dengan memanfaatkan bola pantul setelah penaltinya sempat diblok kipper Roberto. Ronaldo gagal mencetak gol pada empat pertandingan terakhirnya di Liga Spanyol. Catatan buruk tersebut kelihatannya akan berlanjut ketika eksekusi penaltinya dapat ditahan kiper tim tamu Roberto. Dengan sigap, ia menyambar bola pantul untuk mengemas gol ketiga Real pada menit ke-76. Pada pertandingan di Santiago Bernabeu itu, Real yang tampil tidak meyakinkan dua kali menyia-nyiakan keunggulan. Padahal Malaga sejauh ini selalu kalah pada pertandingan tandang. Karim Benzema mengemas gol pembukaan Real pada menit kesembilan setelah sundulan Ronaldo mengenai mistar gawang. Namun, Malaga menyamakan kedudukan pada menit ke-16 melalui pemain asal Uruguay Diego Rolan setelah gelandang Real Toni Kroos mengirimkan operan yang buruk. Gelandang Jerman Kroos menebusnya dengan mengirimkan bola tendan-
Bali Post/rtr
JABAT TANGAN - Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo (kanan) berjabat tangan dengan kiper Malaga Roberto sesuai pertandingan Liga Spanyol, Minggu (26/11) kemarin. Ronaldo menyumbang satu gol pada kemenangan 3-2 pada pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu. gan sudut yang disambar sundulan Casemiro untuk membawa Real kembali unggul pada menit ke-21. Malaga gagal menyamakan kedudu-
kan menjelang turun minum karena pelanggaran yang dilakukan Paul Baysse terhadap Dani Carvajal ketika ia menyundul bola yang masuk ke
gawang Real. Malaga kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-57 menyusul dua kesalahan dari kubu Real. Pertama Raphael Varane kehilangan bola dan kemudian kiper Kiko Casilla membiarkan tembakan Gonzalo Castro dari jarak jauh melewati sela-sela tangannya. Real unggul untuk ketiga kalinya ketika Luiz Hernandez menjatuhkan Luka Modric di kotak terlarang, membuat Ronaldo dapat mengonversinya dengan memanfaatkan bola pantul. Real berada di peringkat keempat klasemen Liga Spanyol dengan 27 poin, sedangkan Atletico Madrid menyodok ke posisi ketiga dengan raihan serupa. Pasukan Diego Simeone membantai tuan rumah Levante 5-0. Setelah Rober mengoyak gawangnya sendiri menit ke-5, Levante tak berdaya menghadapi serbuan dua ujung tombak Atletico. Kevin Gameiro dan Antoine Griezmann masingmasing menyumbang dua gol untuk melengkapi dominasi tim tamu. Pada pertandingan lain Real Betis ditahan tamunya Girona 2-2 dan Alaves diselamatkan gol Burgui pada injury time babak kedua untuk bermain imbang 1-1 melawan Eibar. (kmb39/rtr/ant)
Icardi Cetak Dua Gol di Cagliari
Cagliari Penyerang Inter Milan Mauro Icardi mengulangi penampilan terbaiknya di kandang Cagliari dengan mencetak dua gol pada kemenangan 3-1 di kompetisi Serie A Liga Italia, Minggu (26/11) kemarin. Icardi menjadi pencetak gol pada tiga lawatan sebelumnya ke markas Caglairi. Kemenangan kemarin melanjutkan penampilan apiknya di
ibukota Sardinia itu dan kini membawanya mengoleksi 15 gol, menyamai gol penyerang Lazio Ciro Immobile. Icardi membuka gol dengan penyelesaian dari jarak dekat pada menit ke-29 setelah kiper Inter Samir Handanovic melakukan tiga penyelamatan untuk menahan tim tuan rumah. Marcelo Brozovic mengemas gol kedua pada menit ke-55, beberapa saat setelah
Bali Post/rtr
KONTROL BOLA - Pemnyerang Inter Milan Mauro Icardi mengontrol bola di dekat pemain Cagliari pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (26/11) kemarin.
masuk sebagai pemain pengganti, setelah Leonardo Pavoletti mencetak satu gol balasan. Icardi kemudian mengamankan kemenangan bagi pasukan Luciano Spalletti dengan penyelesaian jarak dekat lainnya pada menit ke-83. Ini merupakan pekan kedua secara berturut-turut di mana penyerang Argentina itu mengemas dua gol, setelah sebelumnya menyumbang dua gol saat melawan Atalanta dua pekan lalu. ‘’Tim-tim lain tahu di mana kami berada, kami membuat mereka berada di bawah tekanan dan malam ini kami akan menikmati memuncaki klasemen liga,’’ kata Icardi. Di tempat lain, Hellas Verona, yang menghuni peringkat ke-19, menghentikan laju lima kekalahan beruntun dengan menang 2-0 di markas Sassuolo. Kedua gol Verona dihasilkan Bruno Zuculini menit ke-22 dan Daniele Verde (31). Hebatnya, Verona sepanjang 20 menit terakhir tampil dengan sepuluh pemain setelah Thomas Heurtaux diusir keluar lapangan karena telah mendapat dua kartu kuning.
Bologna menang 3-0 atas Sampdoria meski Vasilis Torosidis mendapat kartu merah. Gol-gol tuan rumah dicetak oleh Simone Verdi (3), Ibrahima Mbaye (23) dan Orji
-
Okwonkwo (73). Chievo Verona bangkit pada babak kedua untuk mengalahkan SPAL dengan skor 2-1 berkat dua gol Roberto Inglese. (kmb39/rtr/ant)
KONSTRUKSI BAJA PINTU BESI HARMONIKA PINTU BESI GRANT ROOLING DOOR KUSEN ALUMINIUM ATAP TWINLITE C.0000133-bkl
olah raga
16
Senin Umanis, 27 November 2017
Putra Perkanthi Pertahankan Gelar Edi Wirawan
Bali Post/ist
Edi Wirawan Tantang Rudy Sulaeman di Final Denpasar (Bali Post) Pebiliar Bali Edi Wirawan menantang lawannya atlet nasional Rudy Sulaeman (DKI) pada babak final nomor snooker 15 red snooker pada Kejurnas Biliar 2017, di Redball Billiard and Cafe, Cikarang, Jakarta, Senin (27/11) ini. Edi Wirawan melenggang ke babak puncak, pascamenaklukkan Noordyansyah (Kaltim) dengan skor 3-0. Sebelumnya, Edi Wirawan juga menang atas Aji Krisna (Sumsel) 3-0. Sementara atlet Bali lainnya Oei Kim Han kalah di semifinal melawan Rudy Sulaeman (DKI), 1-3, dan harus puas meraih perunggu. Oei Kim Han melaju di nomor 15 red snooker ini, usai menang atas Putra Eka Pratama (Sumut) 3-0, kemudian menundukkan Gabby (DIY) 3-0. Manajer Tim Biliar Bali Willy Soedarno yang dikontak, kemarin, menyatakan Rudy Sulaeman memang jam terbangnya lebih, termasuk skill-nya di atas Edi Wirawan. Namun, Willy tetap berharap Edi Wirawan bisa tampil lepas tanpa beban, hingga bisa menaklukkan Rudy Sulaeman, yang mengalahkan Oei Kim Han, di babak empat besar. Di sisi lain, Ketua Pengprov POBSI Bali Njoo Daniel Dino Dinatha mengakui Edi Wrawan absen selama empat tahun di ajang kejurnas, sedangkan lawannya Rudy Sulaeman tetap eksis di kancah biliar nasional. Kendati demikian, Dino memahami bahwa sosok pebiliar Edi Wirawan tak mudah menyerah, dan tipikal permainannya bandel. ‘’Saya harapkan Edi Wirawan tetap bisa mengalahkan Rudy,’’ harapnya. (022)
Bali Post/022
GEMBIRA — Para punggawa Putra Perkanthi Jimbaran meluapkan kegembiraan pascamerebut kembali Piala Bergilir Bupati Badung Cup II/2017, usai mencukur Garuda Dalung 5-0 pada partai final di Lapangan Samudra Kuta, Minggu (26/11) kemarin.
Mangupura (Bali Post) -
Kesebelasan Putra Perkanthi Jimbaran selaku juara bertahan kembali sukses merebut piala bergilir Bupati Bagung Cup (BBC) II/2017, pascamenggunduli lawannya Garuda Dalung dengan skor 5-0 (3-0) pada laga pamungkas, di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (26/11) kemarin. Atas hasil ini, Putra Perkanthi menerima piala tetap dan dana pembinaan Rp 10 juta, disusul Garuda Dalung piala dan uang Rp 8 juta, kemudian juara III Bhara Putra Baha piala dan uang Rp 5 juta, serta juara IV Purnama Putra Seminyak menerima piala dan uang Rp 2 juta. Dalam laga final yang dipimpin wasit Wayan Artana, pertandingan ber-
langsung tak seimbang. Gol pembuka kemanangan Putra Perkanthi berkat tandukan Yudi Antara di menit ke-12, kemudian disusul sepakan Yusuf Geovani Rande di menit ke-26 yang menggetarkan jala kiper Adhi. Keunggulan klub juara bertahan semakin besar setelah tendangan bomber Dika Arimbawa di menit ke-36 membawa Putra Perkanthi unggul
Dojo Kebalian Juara Harlisnas Cup
Denpasar (Bali Post) Dojo Kebalian Sukawati keluar sebagai juara dalam Kejuaraan Shorinji Kempo Antardojo se-Bali memperebutkan Harlisnas Cup 2017 di GOR Lila Bhuana yang berakhir Minggu (26/11) kemarin. Dojo Kebalian mendulang 10 emas, 9 perak, 6 perunggu, disusul Dojo PLN Singaraja meraup 4 emas, 3 perak, dan 5 perunggu, serta Dojo PLN Denpasar merebut 3 emas, 4 perak, 2 perunggu. Juara umum Dojo Kebalian mendapatkan uang pembinaan Rp 7,5 juta, disusul Dojo PLN Singaaja menerima Rp 5 juta, dan Dojo PLN Denpasar mendapatkan Rp 2,5 juta. Para kenshi Dojo Kebalian yang menyabet emas antara lain, Ketut Bintang Oshiana/Gebi pada embu pasangan putri III kyu, Kadek Ferryawan/Agus Purnama di nomor embu pasangan campuran I DAN, I Gede Sukariasa di randori 62 kg, Kadek Ferryawan di randori 66 kg, Akil Dartana/Putu Junaedi di embu pasangan putra III kyu, Dhea Ardi Prabasari di randori 58 kg, Suandewi di randori 55 kg, Bulan Yuriana di randori 49 kg, Dayu Ima randori 40 kg dan Ulan Jamiliawati di randori 43 kg, Para kenshi Dojo PLN Singaraja yang merebut emas, seperti Kadek Priantosa/Gede Budiardana di embu pasangan I kyu, Kadek Yuliantini di randori 52 kg dan Kadek Harry Artha di randori 54 kg. Peraih medali emas Dojo seperti Arman Ali Mustafa di randori 58kg, Agik Mahardika di randori 46 kg dan Sendy Cornelius di randori 42 kg. (022)
pemain Garuda kelabakan, dan kami anggap kelasnya dua level masih di bawah Perkanthi,’’ ucap Ari Nusa. Sementara pelatih Garuda Maselan mengakui memang timnya kalah kelas. Namun, kekalahan di final ini dipakai untuk cambuk dalam membenahi tim ke depannya. ‘’Prestasi tim kami harus lebih baik,’’ kata Maselan. Turnamen BBC ditutup Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika. Ia menilai final dimeriahkan tim Badung Selatan melawan Badung Utara, hal ini menadakan peta kekuatan berimbang. ‘‘Bahkan, sepak bola Petang juga bangkit,’’ ucapnya. (022)
Khalil Khorshid Dinobatkan sebagai Juara TdS
Surabaya Fever Targetkan Minimal Enam Pemainnya Masuk Timnas
Makassar (Bali Post) Pelatih Surabaya Fever Wellyanto Pribadi mengaku optimistis minimal enam pemainnya bisa mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) persiapan Asian Games 2018. Wellyanto Pribadi di Makassar, Minggu (26/11) kemarin, mengatakan sebanyak enam pemain yang sebelumnya memperkuat timnas basket putri di ajang SEA Games 2017 tentunya masih berpeluang besar untuk kembali dilirik dan terpilih. ‘’Saya kira pemain pelatnas (SEA Games) tidak akan mengalami perubahan besar untuk komposisi tim. Kami tentunya optimistis kembali menjadi penyumbang atlet terbanyak ke Asian Games nanti,’’ katanya. Adapun enam pemain Surabaya Fever yang sebelumnya memperkuat SEA Games yakni Gaby, Sumi, Anggita, Mega, Lea, Debby dan Henny. Ia menjelaskan, seluruh pemain itu juga kembali memperkuat timnya pada kejuaraan kompetisi Bola Basket Putri Srikandi Indonesia (Srikandi Cup) seri pertama yang mulai digelar di Makassar, 27 November hingga 2 Desember 2017. Kebetulan, katanya, kompetisi utama basket putri ini akan mendapat pantauan dari tim pelatnas Asian Games. Hal ini tentu tidak akan disia-siakan setiap atlet untuk membuktikan layak memperkuat timnas Indonesia diajang tersebut. ‘’Mungkin dengan waktu SEA Games yang begitu berdekatan dengan Asian Games, maka tidak akan terjadi perubahan besar di skuat timnas. Dan kami memamng memiliki atlet yang punya potensi untuk tampil diajang internasional,’’ ujarnya. Sementara terkait pelaksanaan Srikandi Cup 2017, dirinya juga meminta pemain untuk fokus membawa tim Surabaya Fever kembali menjuarai ajang tersebut. Fokus menjadi hal penting mengingat setiap tim tentunya sudah mempersipkan diri secara maksimal ‘’Kita ingin seluruh pemain kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi ajang ini akan dipantau tim pelatnas sehingga harus dimaksimalkan,’’ ujarnya. (ant)
3-0 di babak pertama. Di paruh kedua, Dika Arimbawa kembali menyumbang gol di menit ke-59, hingga timnya unggul 4-0. Bahkan, di menit ke-84 Putra Perkanthi menutup kemenangan dengan skor 5-0 berkat gol bunuh diri pemain Garuda Ugroho. Padahal, Ugroho sendiri baru masuk ke lapangan empat menit, menggantikan Rivaldo. Asisten Pelatih Putra Perkanthi Ari Nusa menyatakan sejak menit awal dirinya menginstruksikan kepada Gede Jeno Wilyantara dan kawan-kawan agar membombardir benteng pertahanan Garuda. ‘’Alhasil,
Tim SSB Ubud usia 10-11 tahun.
Bali Post/ist
SSB Ubud Juara Piala Ekshibisi Gianyar (Bali Post) Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Ubud keluar sebagai juara untuk kategori usia 10-11 tahun pada turnamen Piala Ekshibisi di Lapangan Astina Ubud, Gianyar, Minggu (26/11) kemarin. Disusul juara II SSB Bebek Bengil, dan juara III SSB Bali Nine, juara IV SSB Guntur, serta tim fair play SSB Bali Football Academy. Untuk kategori usia 8-9 tahun, juaranya SSB Bali Nine, kemudian juara II SSB Bebek Bengil, dan juara III SSB Ubud, juara IV SSB Bali Football Academy, serta tim fair play SSB Guntur. Sementara kategori usia 12-13 tahun, juaranya SSB Bali Nine, disusul juara II SSB Guntur, juara III SSB Bal Football Academy, juara II SSB Bebek Bengil, dan tim fair-play SSB Ubud. Wasit yang memimpin pertandingan seperti Nyoman Nesa,
Emanuel dan Andreas Cafu. Ketua Panpel I Gusti Ngurah Rai Susila menjelaskan, tujuan turnamen untuk menggeliatkan pembinaan sepak bola, utamanya menyasar anak-anak usia dini dan remaja. Apalagi, selama ini yang getol membina sepak bola hanya berkutat pada dua daerah yakni Denpasar dan Badung. Oleh sebab itu, Rai Susila berniat mengetuk hati Askab PSSI Gianyar agar melakukan pembinaan merata ke seluruh daerah di Gumi Seni. ‘’Kami tidak terulang lagi, tiap kali Gianyar mengirimkan tim usia dini atau remaja, menjadi bulan-bulanan tim daerah lain,’’ ungkap Rai Susila. Rencananya, turnamen usia dini serupa digelar rutin tiap bulan, dan SSB Bebek Bengil menjadi tuan rumah pada Desember mendatang. (022)
Bukittinggi (Bali Post) Khalil Khorshid secara resmi dinobatkan menjadi juara Tour de Singkarak (TdS) 2017 setelah kejuaraan itu menyelesaikan semua balapan yang finis di Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (26/11) kemarin. Pembalap Tabriz Shahrdary Team Iran itu membukukan total catatan waktu 30:12:18 atau lebih cepat 48 detik dibandingkan pembalap peringkat kedua yaitu Daniel Whitehouse dari CCN Cycling Team Laos. Dengan kemenangan ini, Khalil berhak menerima hadiah Rp 100 juta. Perjuangan pembalap dengan nomor start 45 tersebut untuk menjadi juara TdS edisi sembilan terbilang tidak mudah karena dibayang-bayangi nama besar rekan satu timnya yang juga juara tiga kali kejuaraan di Sumatera Barat ini yaitu Ghader Mizbani. Namun, keberuntungan memihak kepada Khalil karena rekan satu timnya yaitu Ghader harus mengakhiri balapan lebih cepat karena mengalami cedera. Pembalap dengan nomor start 41 ini harus mundur di etape lima setelah cedera yang didapat waktu etape kedua menghambat kinerjanya. Bahkan, sejak etape satu hingga etape tujuh, Khalil belum mampu menunjukkan tajinya dengan menjuarai etape. Hasil terbaik baru diraih saat etape delapan dari Lembah Anai dan finis di Embun Pagi Agam, Sabtu (25/11). Selain menjadi juara, Khalil juga mengkudeta yellow jersey yang sebelumnya dipegang Daniel Whitehouse dan CCN Cycling Team Laos. Hasil di etape delapan merupakan titik balik Khalil untuk menjadi juara karena selisih waktu dengan Daniel Whitehouse menjadi 48 detik. Kepastian menjadi juara ini diraih setelah pembalap Iran itu menyelesaikan balapan etape sembilan yang finis di Bukittinggi.
‘’Saya senang sekali bisa meraih hasil terbaik. Apalagi saya baru pertama kali turun di TdS. Sambutan masyarakat juga luar biasa. Insya Allah saya akan kembali lagi tahun depan,’’ kata Khalil Khorshid usai menerima medali kemenangan. Selain menjadi juara, Khalil Khorshid juga dinobatkan sebagai raja tanjakan (polkadot jersey) kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 ini. Selama kejuaraan ini berlangsung, mampu mengumpulkan 92 poin. Bahkan sejak etape delapan raihan poinnya tidak bisa dikejar oleh pembalap lain. Pembalap ini berhak menerima hadiah Rp 20 juta. Dengan demikian, Khalil berhak mendapatkan dua gelar yaitu juara umum (yellow jersey) dan raja tanjakan (polkadot). Selain itu juga membawa Tabriz menjadi juara tim dan berhak mendapatkan hadiah Rp 120 juta. Sedangkan untuk predikat raja sprint (green jersey) direbut oleh pembalap asal Jerman yang memperkuat Embrace The World Cycling Team, Robert Muller. ‘’Hasil yang bagus untuk pertama kali turun di sini. Cuaca di sini juga cukup mendukung meski ada beberapa lokasi yang cukup panas. Saya akan berusaha untuk kembali pada balapan tahun depan,’’ kata Robert Muller. Apa yang diraih pembalap dengan nomor start 122 ini terbilang luar bisa karena mampu membuat gebrakan pada keikutsertaannya di TdS untuk pertama kalinya. Bahkan, Robert Muller mampu menjuarai etape pertama yang finis di Pantai Padang dan etape tiga yang finis di Dharmasraya. Sementara itu untuk predikat pembalap Indonesia tercepat direbut oleh Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team. Apa yang diraih pembalap asal Sumedang, Jawa Barat ini cukup istimewa karena diraih sejak etape pertama. Bahkan, Jamal juga mampu menjuarai etape empat yang finis di Payakumbuh. (ant)
Target PBSI Terpenuhi
Jakarta (Bali Post) Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti mengaku target pemusatan pelatihan nasional dalam turnamen Tiongkok Terbuka 2017 dan Hongkong Terbuka 2017 telah terpenuhi dengan diraihnya dua gelar juara ganda putra oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. ‘’Mereka dapat konsisten menjuarai dua turnamen sekaligus. Kami sangat mengapresiasi mereka karena telah mengumpulkan enam gelar juara sepanjang 2017,’’ kata Susy dalam situs resmi PP PBSI, Minggu (26/11) kemarin. Kevin/Marcus menyabet gelar Tiongkok Terbuka 2017 setelah menaklukkan pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-19, 21-11. Sedangkan di Hongkong, ganda putra andalan Merah-Putih itu menundukkan pasangan lain Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dengan skor 21-12, 21-18. Selain Kevin/Marcus yang menempati peringkat pertama dunia itu, pasangan ganda putri Greysia Polii/ Apriani Rahayu meraih posisi runnerup pada Hongkong Terbuka 2017.
Bali Post/net
KEDUA - Ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriani Rahayu yang meraih posisi kedua pada turnamen Hongkong Terbuka. Sedangkan ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro mencapai putaran semifinalis dalam Tiongkok Terbuka 2017. ‘’Sektor ganda putri sudah tampil
cukup baik meski kami harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok pada putaran final. Tapi, ganda putri sudah menunjukkan prestasi yang meningkat secara keseluruhan,’’ ujar Susy.
Mantan atlet peraih medali emas Olimipiade Barcelona 1992 itu akan mengevaluasi sektor lain dalam pelatnas PBSI agar mereka dapat mencapai target prestasi pada turnamenturnamen internasional lain. Susy menilai permainan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie pada sektor tunggal putra dalam turnamen di Tiongkok maupun di Hongkong tidak memberikan hasil memuaskan. Anthony terhenti pada pertandingan putaran pertama dan Jonatan pada pertandingan kedua dalam Tiongkok Terbuka 2017. Sementara di Hongkong, mereka berdua terhenti pada laga pertama dalam turnamen berhadiah 400 ribu dolar AS itu. ‘’Para pemain tunggal putra harus meningkatkan konsistensi permainan mereka. Mereka harus lebih yakin dengan pola dan strategi permainan meskipun menghadapi lawan yang berbeda,’’ ujar Susy. Susy meminta atlet-atlet tunggal putra lebih mematangkan teknik permainan selain peningkatan kondisi fisik agar mampu mencapai target pada turnamen internasional lain. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Umanis, 27 November 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dcr 4 Sales Counter, Supir Pariwisata,Sales Executive utk Travel Hub: 0361-238041
Dcr sgr: Property Agent u/ Dev Nasional-hrs pglm Closing Deal Jaringan luas,Gaji Mnrk+Komisi CV+Foto:anaya.bdm@hotmail.com
Dbthkan sgr Security u/ PT Secure For Asia (SIA) ditempatkan di Como Echo Beach Hotel kirim CV lengkap ke Jl.Pantai Berawa No.150, Canggu 081246971927
Dicari Admin Min.SMA Lam Bawa ke Jl.Trenggana 179X Smpng Pasar Pohon Beringin Penatih
B.BP.001.11.17.0001149
B.BP.004.11.17.0001316
Kuta Townhouses Looking for Bartender & Waitress.Send CV derrick@kutatownhouses.com 082144450099 for Interview
B.BP.004.11.17.0001364
Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G.1,8Jt t drdlm082237496717,081999776071
B.BP.004.11.17.0001382
Dcr OB/Runner&Admin Komunitas wanita. Hub.081999130999
B.BP.135.11.17.0001395
Dcr segera Koki ABK,Roomboy, Teknisi Listrik, Mengerti Instalasi AC untuk di Kapal Cruises &OB untuk Kantor.Lamaran email ke: hrd@seasafaricruises.com
B.BP.001.11.17.0001159
Dcr PRT,Srabutan Wnt.Jl.Cekomaria Gg.Karya 9 Dps 082247484950
B.BP.001.11.17.0001285
B.BP.001.11.17.0001351
PT.Bali Paradise Citra Dewata Memerlukan Office Boy,Pria Max 35 Thn Min.SMA Sederajat,CV ke Jln.Pulau Ayu XIII No.3 T.Umar Denpasar.Telp.(0361) 238513
B.BP.005.11.17.0001301
Bth Pelaksana Proyek Perumahan S1 Sipil/Arsitek, Pgnlm 2th. CV ke proyekhrd@yahoo.com
Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg B.BP.001.11.17.0001053 Gj+bns+Komisi+BPJS, Lam Dcr Sopir Gas LPG u/ Sales (nganvas) Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar lok.Sesetan.087860357100 B.BP.001.11.17.0001161
Dibthkn Sales Executive Wnt.S1 Pnampilan Mnarik u/Bali Coffee Banyuatis Dps.Hp.08123977200
B.BP.821.11.17.0001223
ALUMINIUM
B.BP.001.11.17.0001346
B.BP.001.11.17.0001386
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.11.17.0001345
Djl Mbl HR-V Matic 2015 Ptih Asli Bali Audio Int Mulus Terawat,Doc Lgkp.KM Dbwh10.000 H/08123891212/Dps
BENGKEL LAS
SERVICE
B.BP.001.11.17.0001387
SERVICE Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI
C.0001383-SRV
UD. LINA JAYA lis Specia rah y Mu Canop litas a Berku � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan
Jl. P. Batanta No. 26 Dps
FOTOCOPY
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0000118-BRJ
ATASI :
RAJA BUNTU
WC Garansi 1 bulan
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081338013066 C.0000869-BRJ
B.BP.141.11.17.0001393
Dicari Karyawan Money Changer Dicari Staf Wanita,S1,max 26th Pria. Hubungi:08123636456 Money Changer in Kuta seeks Cus- PenampilanMenarik,Training 3bl B.BP.001.11.17.0001350 Jenjang Karir,KerjaJual Beli Emas tomer Service Staff(Women)age Dcr Sale & marketing dan Security ILoveEmas Jl.Gn Soputan No.36B 26-yo English speaker work 5days KrmCV ke Grand Sinar Indah a week, 8hrs shift work, U.mkn, 082146660000,www.iloveemas.com Htl Jl.Padma Utr Legian Tengah B.BP.001.11.17.0001089 trans,bonus, Hp.085737422448 Kuta/E: gsudiana84@yahoo.com Receptionist dcr cewek B.BP.154.11.17.0001396 B.BP.001.11.17.0001302 u/fitness, penampilan menarik Dibth Direct Selling(DS),SmartDistributor Nas Bth Cepat Adm Hub:0361-289700/085737168071 fren Ambassador(Sales/SFA), Piutang Hub.PT Dwiniaga Jln.P. B.BP.001.11.17.0001390 Smartfren Gadget Specialis(ProMoyo 2 Pedungan. Telp:720882 Dicr Segera Penjarit/Pengepul motor/SGS).Pria/Wanita diutmkn B.BP.001.11.17.0001271 Jahitan,u/Area Kerobokan Kelod max 25th.Min tmt SMA fresh Gra- Hub:08124625291/087863459282 Kafe Kerobokan,Tkg bakery/Pasduate&Tdk sdg Kuliah.Pny mtr & try,Cook helper/tp pglmn dilth B.BP.001.11.17.0000964 SIM C. Lam & CV ke Distributor cara professional,087861378730 PT.Delta Makro Prsh Retail Bth B.BP.001.11.17.0001349 Smartfren Gedung BEC Jln Teuku Kry:Adm,MD,Csir,SPG,Gdg,OB,Spv Umar 180 Dps Lgs Interview dgn Kuta:Bartender 3Jt, DJ,Waiter/s Gj.2,7Jt/bl+bonus tnp Pglm. SMS ke No HP:081236776658 HRD jam 10.00-16.00(Kc minggu) 3Jt-Kasir,SPA,Cook,08123807241
TEL.085100404827
WC
MAZDA
Mazda CX7 GT’10+XOver’10 Bs TT/Krd Dp35Jt H.087860856999
B.BP.001.11.17.0000121
TEKNIK
JASA KURAS
B.BP.004.11.17.0001368
Dicari Salesman/girl Pengalaman Gaji Pokok 3jt, Trspt, Komisi bonus,Hub.082147591197(Tdk SMS)
OKA
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
HONDA
B.BP.001.11.17.0001336
SERVICE AC
BALI LESTARI
B.BP.001.11.17.0001191
Dicari Marketing Untuk Klinik Dr Adi & Associates Tlp:0361-737669/081999000197
B.BP.001.11.17.0001284
Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645 C.0000144-BKL
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Ymh Bisma dicr:1.S1 Ek/SMA/SMK 2.Mekanik, Hub.T.Umar 142 DPS
B.BP.001.11.17.0001375
Dcr Tkg Sablon + Srabutan(Lk) Garmen, P.Nambi 7A, 085100061049
BIRO JASA
Dbthkan sgr Adm wnt, kasir, Pramuniaga unt Supermarket lam lsg.Kemari Super Store Jl.Hangtuah 35 Sanur 288460
Informasi pasang iklan Telepon
RUPA-RUPA
B.BP.001.11.17.0001377
SUZUKI
Karimun’2002 Mulus Terawat Hub.081999572823
B.BP.141.11.17.0001392
Splash’14 H.118Jt+CRV’04 H.90J Mobilio’14 Prstis,085100856999
B.BP.141.11.17.0001394
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor segala Merk
B.BP.001.11.17.0001397
Rmh L520x130 LT4 H.Rp.4,7M,Jl. DewiSri IV Legian,088219054703
B.BP.001.11.17.0001096
DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan rumh Tegallinggah Singaraja 2 unit 2KT,KM,Dapur, Garase, R.Tamu Hp.08123690411
B.BP.001.11.17.0001298
Ovr Kntrk Rmh Kos 14Kmr Sisa 43Th Hub.08123806363 Tuban
B.BP.001.11.17.0001384
DIJUAL TANAH Jl Tnh global 1,2A 350jt nego di By Pass Mantra Komp.Perum Jl.7m, 350jt 081338658888,BU
B.BP.005.11.17.0001334
Jual Murah/SHM/Jepun Pipil Gatsu=9,09A/Dewi Sri2 Kuta= 6,4A & SHGB/Trengguli-Gatsu= 41,9A=27 th/IB.Mantra=29A= 8000m2=26 th//WA:08113899108
B.BP.001.11.17.0001365
RUPA-RUPA Ahli Rmh Bcr,Dak,Dinding,Talng atap,KM,Anis 085101779630 Grns
DIJUAL RUMAH Rmh Baru Type 36/80, Sembung Mengwi 200Jutaan 081239013392
Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt, KPR 0,5% Hb.430373/74-085101520139
Rmh Kos 2Are Rp850Jt Muding Indah 8 No.7X Gatsu Brt 08179776887
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris) 085102796346
B.BP.001.11.17.0001363
B.BP.001.11.17.0001385
B.BP.001.11.17.0001389
B.BP.164.11.17.0000566
B.BP.001.11.17.0001388
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.11.17.0000912
EKONOMI
18
Pengusaha Asal Jateng Siap Beli Padi Organik Denpasar (Bali Post) Selama ini petani Bali sulit mencari pasar untuk padi organik. Padi organik juga harus digiling di penggilingan khusus, tidak boleh dicampur dengan penggilingan padi biasa. Hal itu membuat beberapa petani menghentikan produksi beras organiknya. Namun, pengusaha penggilingan padi asal Jawa Tengah datang ke Bali menyatakan siap membeli padi organik asal Bali. Demikian disampaikan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Wayan Sunarta, belum lama ini. Perusahaan penggilingan padi organik tersebut siap membeli gabah petani lebih mahal Rp 1.500/kg dari harga normal. ‘’Misalnya
harga padi organik biasanya Rp 5.000/ kg, dia mau beli dengan harga Rp 6.500/ kg,’’ ujarnya. Dengan meniru gaya Jepang yang menggiling padi organik segar di tempat itu juga, perusahaan ini juga akan melakukan hal serupa di Bali. ‘’Dia nanti yang akan cari pasarnya, di luar ataupun lokal,’’ pungkasnya. Perusahaan ini nantinya akan menyerap gabah petani 150 ton per bulannya. Alat penggilingan dengan kapasitas 100 kg/jam itu akan ditempatkan di daerah-daerah yang telah menandatangani kerja sama dengan perusahaan tersebut. Dengan terserapnya gabah organik petani, menurutnya, akan membuat produktivitas padi organik kembali meningkat. Dengan demikian dapat
mewujudkan Bali Organik. ‘’Sudah banyak yang berhenti karena tidak ada yang beli. Sekarang kita bangkitkan lagi,’’ imbuhnya. Selain membeli gabah organik dengan harga lebih mahal, perusahaan penggilingan ini juga akan membantu pengurusan sertifikasi padi organik. Karena selama ini, permintaan yang menurun, membuat petani enggan memperpanjang sertifikasi padi organiknya. Dengan menyerap langsung gabah organik, juga memotong rantai tata niaga beras selama ini. ‘’Kalau selama ini gabah dari petani diserap penebas, penggilingan baru ke konsumen. Dengan ini bisa dari petani langsung ke penggilingan,’’ jelasnya. (kmb42)
Senin Umanis, 27 November 2017
Hipmi Gianyar Gelar UFW 2018 Gianyar (Bali Post) Gelaran bertajuk Ubud Fashion Week (UFW) akan dilaksanakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gianyar pada 2018. Event bertaraf internasional ini pun sudah diawali dengan preview event di Museum Puri Lukisan, Ubud, Sabtu (25/11) malam. Ketua BPC Hipmi Gianyar I Wayan Gede Ari mengatakan Ubud Fashion Week mengambil tema ‘’Nature, Culture dan Future’’. Tema ini diambil untuk menceritakan geliat fashion terdahulu, sekarang dan di massa depan. ‘’Nature merupakan indentitas, culture adalah perpaduan budaya yang besar pengaruhnya dengan fashion di
masa depan,’’ jelasnya. Guna meramaikan acara tersebut, akan melibatkan masyarakat sekitar Ubud, serta para instansi ekonomi dan pariwisata seperti Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). Sementara dalam acara Sabtu malam kemarin sejumlah tokoh hadir menyampaikan perkembangan fashion di Bali kini. Seperti Mario Blanko, Cok Abi, AA Ngurah Anom Mayun Konta Tanaya, serta pengusaha jewelery Komang Tri. Ubud Fashion Week ini pula berkaitan erat dengan event Ubud and Beyond yang telah digelar beberapa waktu
lalu. ‘’Tahun depan akan lebih banyak lagi yang kami libatkan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Chairman Ubud dan Beyond Tjok Gde Bayuputra Sukawati mengatakan, Ubud Fashion Week merupakan sebuah pergerakan seni yang tidak hanya bergerak pada fashion, juga menonjolkan life style. Menurutnya, Ubud merupakan sebuah brand yang mendunia, jadi ia berkeyakinan menggarap event ini dari sekarang. ‘’Kami yakin Ubud Fashion bisa menembus pasar internasional seperti layaknya London Fashion Weeek, sebab kita berbicara fashion kan tidak pakian saja sebenarnya tetapi pada life style,’’ ungkapnya. (kmb35)
19
Senin Umanis, 27 November 2017
Idrus Marham akan Bujuk Setya Novanto Mengundurkan Diri Jakarta (Bali Post) – Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan Pelaksana tugas Ketua Umum Idrus Marham akan menemui Ketua Umum Setya Novanto. Tujuannya untuk membujuk tersangka dugaan korupsi e-KTP itu untuk mundur dari jabatannya di partai. ‘’Saya akan minta Plt. Ketum Idrus Marham untuk menemui beliau (Setnov) dalam satu atau dua hari ini, supaya berkoordinasi agar Setnov legowo, berbesar BP/ant hati dan lebih mengedeNurdin Halid pankan kepentingan umum. Saya yakin Setnov adalah seorang negarawan yang sangat bijaksana menyikapi semua kondisi,’’ kata Nurdin, di Jakarta, Minggu (26/11) kemarin. Menurut Nurdin, pengunduran diri Setnov tersebut akan mempermudah partai dalam menentukan pemimpin baru dan menjalankan tugas partai dengan normal. Selain itu, dengan pengunduran diri Setnov dari jabatan ketua umum Partai Golkar, maka jabatan Ketua DPR yang diembannya juga dapat diganti. ‘’Kalau beliau (Setnov) mengundurkan diri dari Ketua Umum Partai Golkar, maka dengan sendirinya kita bisa proses penggantian ketua DPR. Dua lembaga terhormat ini tidak boleh tersandera hanya karena persoalan pribadi Setnov,’’ jelasnya. Kepastian kepemimpinan dalam tubuh Partai Golkar menjadi penting menjelang persiapan tahapan pemilihan kepala daerah 2018 dan pemilihan umum legislatif 2019. Ketua DPP Bidang Pengawasan Pembangunan Melchias Markus Mekeng mengatakan jika munaslub tidak segera dilaksanakan, maka Partai Golkar terancam tidak dapat mengikuti Pilkada 2018 dan Pileg 2019, karena penandatanganan pencalonan kepala daerah dan caleg harus dilakukan oleh ketua umum definitif. ‘’Waktu persiapan pemilihan legislatif atau pilpres pun sangat singkat kalau ditunda-tunda,’’ kata Mekeng. Sementara itu, rapat pleno DPP Partai Golkar telah memutuskan untuk menunggu kepastian hukum sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto. Hal itu dilakukan untuk menjunjung asas praduga tak bersalah kepada Setya Novanto. ‘’Kalau praperadilan ditolak, maka segera setelah ada hasil praperadilan, DPP harus segera mengadakan rapat pleno lagi untuk menetapkan waktu munaslub. Agenda munaslub adalah tunggal, yaitu pemilihan ketua umum baru,’’ ujar Mekeng. (ant)
Kerja Keras Dari Hal. 1
Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, penghargaan ini merupakan kerja keras jajarannya bersama masyarakat dan pelaku pariwiata dalam meningkatkan sektor pariwisata di daerahnya. Penghargaan ini juga merupakan jawaban dari pertanyaan masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Bulfest. Setiap gelaran Bulfest ada beberapa event yang dirancang untuk promosi daerah. Hal ini bisa memberikan ruang-ruang investasi dan memberikan kesejahteraan untuk masyarakat Buleleng. ‘’Walaupun kita cuma meraih juara III tapi ini menandakan Bulfest sudah berada pada jalur yang benar untuk mempromosikan kebudayaan dan pariwisata kita,’’ tegas Bupati. Pada hari yang sama, Pemkab Buleleng melalui Dinas Pariwisata mendapatkan penghargaan Tri Hita Karana dalam ajang Malam Anugerah Tri
Hita Karana (THK) Award 2017 yang diselenggarakan di Gedung Kesirarnawa Art Centre Denpasar. THK Awards 2017 merupakan penghargaan bagi berbagai instansi yang telah mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. Ketua Tri Hita Karana Awards & Accreditation Ir. I Gusti Ngurah Wisnu Wardana mengatakan, malam penganugerahan THK Award 2017 adalah sebuah apresiasi yang tinggi bagi mereka yang telah mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana di lingkungan manajemen mereka. Dikatakan, program Tri Hita Karana Awards & Accreditation sejak tahun 2000 hingga saat ini (2017) berlangsung terus tanpa pernah putus. Ada sebanyak 325 hotel yang telah diakreditasi sejak tahun 2000. Tahun ini jumlah penerima penghargaan THK Award 2017 sebanyak 150 hotel dan instansi. (ad1406)
Ngurah Rai Dari Hal. 1
Karena satu jam sebelum batas waktu penutupan bandara, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk memutuskan, bisa tidaknya bandara dibuka. ‘’Tergantung hasil rapat koordinasi. Jika memang kondisi sudah aman, maka bandara akan dibuka,’’ sebutnya. Terkait jumlah penerbangan yang terkena dampak penutupan bandara, ia menjelaskan, ada 26 pergerakan penerbangan yang dibatalkan. Rinciannya, empat penerbangan internasional dan 22 domestik. Terkait nasib para penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat penutupan bandara, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak maskapai. Apakah akan mendapat kompensasi atau tidak. ‘’Untuk urusan penumpang itu jadi kewenangan pihak maskapai,’’ tandasnya. Sementara itu di Bandara Ngurah Rai, Minggu (26/11) siang, ada empat penerbangan yang kembali ditunda karena erupsi Gunung Agung. Sejak kemarin malam, terdapat 22 penerbangan internasional yang batal dari dan ke Bali. Sehingga total penerbangan yang ditunda sejak Sabtu adalah 26 penerbangan. Empat penerbangan tersebut yaitu Jetstar dari Hongkong ke Denpasar, Cathay dari Hongkong ke Denpasar, Malindo dari Bandara Donmuang, Bangkok ke Denpasar, dan Hongkong Air dari Hongkong ke Denpasar. Demikian disampaikan Ke-
pala Komunikasi dan Legal Section Bandara Internasional Ngurah Rai, Ari Ahsanurrohim, Minggu kemarin. (kmb42/kmb)
LAW FEST - Prosesi pembukaan Law Fest V Fakultas Hukum Unmas Denpasar di Lapangan SMA Saraswati 1 Denpasar, Sabtu (25/11).
Law Faculty Festival 2017 Unmas Denpasar Wadah Ajang Kreativitas Mahasiswa
SEBAGAI wadah pengembangan kreativitas mahasiswa dan mengaplikasikan pengetahuannya guna membangun eksistensi di perguruan tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar Law Faculty Festival (Law Fest) ke-5. Kegiatan yang mengambil tema ‘’Beyond the Limit Creativity of the Youth 2017’’ ini dilangsungkan di Lapangan SMA Saraswati 1 Denpasar, Sabtu (25/11). Law Fest memadukan kegiatan akademik dan nonakademik dengan memanfaatkan organisasi mahasiswa sebagai pelaksananya, sehingga organisasi mahasiswa dapat menjadi wadah untuk menciptakan mahasiswa yang bertakwa, cerdas, kritis, santun, bermoral dan berdaya saing. Festival juga bertujuan menggali minat dan bakat mahasiswa, membangun suasana keakraban di antara mahasiswa, dan tentunya dapat menampung potensi kaum intelektual yang lahir dari mahasiswa. Kegiatan Law Fest ke-5 terdiri atas lomba debat hukum, festival kuliner, diskusi publik dengan tema ‘’Law Entrepreneurship and Economy Creative’’ dan berbagai hiburan.
Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. menjelaskan, kegiatan ini menjadi ajang mahasiswa untuk berkreasi, berpikir dan mempraktikkan sejak awal bagaimana berwirausaha. Selain itu, festival ini juga merupakan salah satu upaya Unmas dalam melatih soft skill mahasiswa. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, pendidikan entrepreneurship diajarkan di setiap program studi. Hal itu penting karena ke depannya persaingan semakin ketat. Perguruan tinggi dituntut sejak awal mendesain dan memikirkan cara menghasilkan produk yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Rektor Unmas Denpasar menambahkan, keberhasilan seseorang diraih bukan hanya karena nilai studi yang tinggi, namun juga harus ditambah dengan soft skill. ‘’Jadi, ini merupakan kesempatan mahasiswa untuk aktif mempersiapkan diri menjadi wirausaha,’’ tegas Made Sukamerta. Asisten I Kota Denpasar I Made Toya, S.H. menyampaikan sambutan Wali Kota Denpasar menyatakan Pemkot Denpasar mengapresiasi Law Festival ini. Diharapkan kegiatan seperti ini terus dilanjut-
kan dan ke depan dimasukkan materi beberapa peraturan dari segi perundang-undangan. Pemahaman di masyarakat, pembangunan hanya dilihat dari segi pembangunan fisik. Padahal pembangunan hukum juga merupakan hal yang penting. Menurutnya, banyak hal yang harus dipahami terutama dari segi penyusunan peraturan perundang-undangan. Seperti UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang penyusunan peraturan perundang-undangan. Ini merupakan hal yang penting dalam penyusunan produk peraturan perundang-undangan, perda, peraturan wali kota dan keputusan wali kota. Apresiasi senada juga disampaikan Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Melalui Law Fest V, produk-produk yang dihasilkan Unmas akan memiliki nilai tambah, di samping apa yang didapatkan di ruang kuliah. Dari kegiatan ini, ketua yayasan berharap setiap mahasiswa khususnya FH memiliki nilai lebih, tidak tergantung menjadi pekerja atau mencari pekerjaan, namun mampu menciptakan lapangan usaha untuk dirinya sendiri bahkan orang lain. (k250)
Warga Mengungsi Dari Hal. 1
Di antaranya Bangli, Klungkung dan Gianyar. Selain menutupi jalan, abu juga menutupi atap rumah, mobil dan dedaunan. Meningkatnya aktivitas tersebut juga memaksa sejumlah warga untuk mengungsi. Namun kali ini tidak lagi ke keluarga jauh tetapi mereka memilih tempat yang aman namun dekat dengan rumahnya. Seperti warga Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, memilih tempat terdekat di Kecamatan Karangasem. Wayan Suena mengaku baru memutuskan mengungsi sejak pagi. Sebab, hujan abu sudah semakin tebal dan mulai mengganggu pernapasan. ‘’Gempagempa juga semakin terasa di rumah. Biar aman lebih baik
mengungsi. Sepertinya ini akan berlangsung lama,’’ kata Suena saat ditemui di titik pengungsian di Wantilan Desa Pakraman Timbrah. Sebagian besar pengungsi di tempat ini adalah lansia dan anak-anak. Sebagian besar dari mereka belum mengenakan masker. Perbekel Pertima Gusti Ayu Biksuni mengakui persediaan masker di poskonya sudah menipis. Sisa stok masker hanya satu dus kecil. Sebab, stoknya sudah pernah dibagikan sebelumnya, sewaktu terjadi gelombang pengungsi pertama kali ke desa ini. Untuk mengatasi kelangkaan masker ini, dia berupaya berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Karangasem I. Hasilnya, pihak puskesmas juga belum diberikan masker untuk situasi sekarang ini. (gik/nan)
16 Pages
218 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
Bali’s Mt Agung erupts again, island “still safe”
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com.
Monday,
Monday,
r 27, 2017
Novembe
REUTERS/Lucy
Nicholson
kman on Hugh Jac ‘It’s time ’ ‘Logan’ the party to leave
US
ain,
es P. Christo
time but at the right last the party he discussed his as for leaving not known Jackman quippedhit “Logan.” Aussies are Hugh action graphic - “I know terms of the party,” this year’s gritty not just in consequences of in time to leave LOS ANGELES to is cally, but the years, it’s superhero Wolverine within it impossibleand (after) 17 from being a risk and I violence it seemed X-Men like violence, as a PG-13 movie his experience time playing of that always felt
thematic make that that it’s actor made embraced.” clawed think that’s to be first time Jack- really get into thelevel.” The Australian as the gruff, was the “Xin an R- and on a serious strong praise “Logan” in 2000’s the breakthrough his character received allowed to 49, played played The film when it was released mutant Wolverine $600 But man, film, where he was tormented and has since more than from critics more rated Men” filmeight times on screen. to Jackman embrace the darker, In the film, an in March, grossing according character with took year’s “Logan,” Film studio of Wolverine. million worldwide with this ojo.com. the filmmakersperfor- side wearier Logan struggles a young hoping Jackolder, said he andrisk for his final as he rescues aids her BoxOfficeM Fox is character will the biggestthe mutant hero. mon- alcoholism and unwillingly the two 20th Century take on the edge in mance as was not a given in an mutant girl to get to safety, despite man’s new a competitive which said “This give “Logan” awards season, in her journey friendship Jackman an unlikely tempers. big-budget the upcoming eymaker,” usually favor explosive is cento be forging both their a man whose life said. does not interview. considered this films. (rtr) “This is most foolish Jackman “People comic book risk, the think people violence,” thematiI tered on difficult the biggest taken, and doing a sequel “It seemed very risk ever just , but my assume you’re No. 106 Dps a moneymaker Jl. Raya PuputanRenon No 148 because it’s at:
REUTERS
legend West Coast
Ice-T
You
Bali Post Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur InternationalCafee can find Jl. D.Tamblingan 19 Smirnof
Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
er 27, 2017
Novemb
Hindus Balinese praying walk after Agung as Mount erupts at volcano Temple in Besakih m, Bali, Karangaseon NoIndonesia 2017. 26, vember
actor Australian Hugh Jackman
‘Rap was Ice-T: out’ my way
somehas been er in his The 59-year-old up groundbreakrap game the - GrowingLos thing of a going from New Jack central LOS ANGELES in south his career,silver screen after Mario van rap and to the as an orphan in Ice-T saw getting City actor and director him talking Angeles, as a ‘vehicle for overheard night club, and lyrical gifts of a has Peebles acting break. out of trouble’. turned actorblack the bathroom, him a big was, “I can’t act, The rapper He longest running with offered Ice-T’s reactionkidding me?’ history become the television Law & Order: I’m like are you be in a movie’ to actor in role in it was want you was Hollywood his ongoing Unit, but made said ‘I that ‘Call Warner and I thought Special Victims that he first So he said, so I called through hip-hop himself. lecture at the bulls***. tomorrow’, they asked and Brothers a name for Festival Warner Brothers In a wide-ranging then just Music Academy me to come.” the part earninga film Red Bull admitted: “Rap was wanted He landed $23,000 for box in LA, he stone man. I just the meagre house, I a stepping the big was just a fairly $87 million at career Rap that took from there, his out. I wanted the fly s***. but the alongside and wanted fruit. office, with films a way out. like low-hanging I’m took off, Denzel Washington quickly “It was epiphany. likes of following I got this just a pimp Keanu Reeves One day Slim isn’t There’s like, ‘Iceberg he’s a writer.’ in the afterwards.rap career, he acknowlthat, “I Of his days players and a player, and I was the early name. hustlers so many who knows their to be edges in what I was doing. world, but like, if I’m going in the didn’t knowto get out of trouble.” studio “I was go down I just tryinghas recorded eight I want to Ice-T and 80 music live the game, known, if 51 singles million can’t just the game. albums, over 10 books, I going to videos, selling alone. have to document how I’m on the US “And that’s the average cat my albums in his firsts was having his about to Among sticker on be known When you listen a rap advisory it like a parental LP. (rtr) the street. listen to telling Rhyme Pays music, don’t to it like me record. Listen music.” over you stories
http://epaper.in
rnationalbalipo online: http://www.inte
L O N A A T I E R N I N T
No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Mandala No. Manan Jl. Raya Niti 29 Dimsum Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Sanur Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget
erupts ag Agung Bali’s Mt and “still safe” isl Bali on
MALAYSIA ESIA INDON
resumed volcano Bali volcano airlines have Mount Agung Nov. 25. flights to
Volcano
Bali Sea Surabaya
BALI ISLAND
Mount Agung Lombok International Airport
Ngurah Rai International Airport 1620 GMT
2220 GMT
FORECAST ASH CLOUD November 26 feet on At 26,000
Singapore the is- and Rai of the eruption, as a result that eruption, advisory for Bali’s Ngurah website of an increase dated its travelthat ash clouds could Airport said. not been J. A. ficial after 6 “There has volcanic acivity International to page air travel”. land, warning and Continued and until “severerly disrupt for Indonein seismic eruption heard said a spokesman also be n Ministry, the (Tuesday) said the statement, News can its Barata, at Global Transportatioof Bali remained changed 9.30 this afternoon,” in “Bali Image” it had not from sia’s 96.5 from and out Radio FM am. Listen to noting that status for Agung for flights in until 10.00 FM at http:// “normal”. guidance for departure emergency agency also called ap.com Global Radio “Tactical has been level 3. The the local community, isten2myradio people and arrival aircraftendangered any at http:// globalfmbali.l streaming calm among around 25,000 http:// the hasn’t several or live video bali.com and -bali. from which evacuated from of plied. This said. However, from radioglobalfm nnel/global-fm flights,” he flights, includingand to have beenAgung to hundreds ustream.tv/cha international Australia slopes of produced several cities in and Malaysia, refuge shelters. eruption had The latest cloud than an initial the Netherlands ash it said. After a bigger on Tuesday, eruption
in a statement,
island's week on Some international the Indonesian in less than a Nov. 26 afterthe second time erupted for
50 miles
REUTERS/Johann
time in for a second Bali erupted steam at least 1,500 island of ash and still safe, volcano on plume of in Bali is grey-black plans. “Tourism Mount Agung Agency said sending a flight - Indonesia’s Mitigation summit. Disaster JAKARTA on Saturday evening, airlines to change the Indonesia’s to 7.5 km from several a week of up less than the sky and leading Mount Agung,” been cancelled to a radius night to have meters into danger (zone) around that extends appeared on Saturdaythe ofthe had upto an area re-routed except in referring
INDON
ESIA
Indian Ocean
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
50 km Centre Ash Advisory Volcanic Source: Darwin Staff, 26/11/2017
Senin Umanis, 27 November 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bali Post/ist
PENTAS - Wayang lemah dipentaskan di India.
Wayang JDR Show ke India
Budayawan India Terkesan dengan Wayang Bali
Wayang Lemah mungkin tidak sepopuler wayang jenis lainnya. Eksistensi Wayang Lemah hanya terbatas dalam pelaksanaan upacara masyarakat Hindu di Bali. Namun Sekaa Wayang JDR Bali yang memang berkomitmen mengenalkan Wayang Lemah sebagai media menyampaikan pesan kepada masyarakat berupaya tetap eksis. Saat Wayang Lemah dipentaskan di India, budayawan India terkesan dengan pementasan wayang tersebut di Little Theater, New Delhi, India, Jumat (23/11) lalu. Karena itu, mereka meminta pementasan tersebut dilanjutkan sehingga Wayang JDR kemudian menjelajah wilayah India Timur, Odisha yaitu ke Bhubaneswar dan Puri, yang terkenal dengan Pura Agung Jaganatha Puri tersebut. Dihubungi, Minggu (26/11) kemarin, Jro Dalang Dr. I Made Adi Surya Pradnya mengatakan, wayang adalah media menyampaikan pesan ajaran kehidupan kepada seluruh umat melalui pementasan, namun sering kali pementasan Wayang Lemah hanya dipahami sebatas pelengkap upacara, sehingga pesan yang disampaikan tidak sampai pada umat dalam pelaksanaan yadnya. Oleh karena itulah, kita berusaha mengenalkan Wayang Lemah melalui pementasan serta beberapa pertunjukan di Bali dan saat ini mencoba mengenalkan budaya Bali berupa Wayang Lemah di tingkat internasional. “Pada tahun ini kita fokuskan memperkenalkan di India,” ujar Adi Surya yang juga Dosen IHDN Denpasar. Dikatakannya, pementasan Wayang JDR Bali mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia. Penyelenggaraannya dilaksanakan pada 17 November – 2 Desember 2017 dengan mengikuti beberapa festival. Untuk tanggal 23 November, turut serta sebagai Duta Indonesia pada acara Delhi International Arts Festival (DIAF) menampilkan lakon “Bima Swarga”. Selanjutnya 26 November 2017 Wayang Lemah akan pentas di Kalinga Institut Of Social Science di Bhubaneswar, dilanjutkan pada malam harinya di Jaganath Puri dalam lakon yang sama. Sedangkan untuk 27 November, pementasan Wayang Lemah dilaksanakan di Kementerian Kebudayaan, Bhubaneswar, India dan terakhir kembali pada 30 November 2017 dengan Lakon “Pasupati Sastra” di Little Theater, Copernicus, New Delhi. Pementasan Wayang Lemah menampilkan juga tarian Bali, seperti tari Baris, tari Topeng dan tari Rejang. Seniman yang terlibat dalam pementasan Wayang Lemah berjumlah 8 orang, antara lain Jro Dalang Dr. Surya Pradnya (Jro Dalang Nabe Roby), Dr. I Gede Sutarya (sendon), I Gede Eka Parisuda dan I Nyoman Mukti Dananjaya (gender), I Gusti Ngurah Pertu Agung (penari Topeng Tua), I Dewa Alit Swastika (tari Baris), I Dewa Putu Ardita Yasa (penari Topeng Keras), I Gusti Agung Diah (penari Rejang Dewa). Sebagai salah seorang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, I Dewa Nyoman Alit Swastika, S.Sos. mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh KBRI untuk memperkenalkan salah satu budaya Nusantara khususnya kesenian wayang dan tari Bali. Dewa Swastika juga menyatakan rasa kebanggaannya dapat ikut berpartisipasi, apalagi seniman India memberikan apresiasi yang luar biasa. Karena itu, dia berharap pentas seni ini terus dapat dilakukan untuk memperkenalkan kesenian-kesenian yang ada di Indonesia kepada dunia. “Selain memperkenalkan kesenian Indonesia, kami berharap ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Indonesia dan mempererat hubungan kedua negara,” harapnya. Bahasa yang digunakan dalam pertunjukan Wayang Lemah sesuai dengan pakem pewayangan yaitu bahasa Kawi, bahasa Bali, namun untuk pesan yang disampaikan dalam pementasan oleh Tualen dan Merdah menggunakan bahasa Inggris sehingga dapat dipahami oleh audiens. Salah satu pesan yang disampaikan adalah tentang budaya Bali, dengan tradisi yang unik dan Hinduisme yang selama ini eksis di Bali, serta tidak lupa juga mempromosikan pariwisata Indonesia dengan Visa On Arival (VoA)-nya. (edi)
Emma Thompson
Protes untuk Nazanin Zhagari
Peraih Oscar, Emma Thompson, memimpin sebuah protes pada Sabtu (25/11) yang menuntut pemerintah Inggris melakukan upaya lain dalam menyelamatkan seorang perempuan yang ada di penjara Iran. Bahkan protes menuding Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Boris Johnson membuat situasinya lebih buruk bagi perempuan tersebut. Dikatakan Thompson, Menlu seharusnya berangkat ke Tehran untuk melakukan upaya membantu Nazanin ZhagariRatcliffe yang kini dipenjara di Iran. Dalam aksi protesnya itu, Thompson juga didampingi suami Nazanin, Ricard Ratcliffe. “Kami merupakan jaring kasih sayang dan cinta untuk Nazanin dan keluarganya. Ini adalah yang terbaik yang bisa dilakukan umat manusia, sangat kontras dengan sejumlah orang marah yang ada di Westminster,” kata artis itu. Zaghari-Ratcliffe, merupakan seorang warga negara Inggris-Iran yang ditahan saat mendarat di Bandara Tehran pada 3 April 2016 setelah mengunjungi keluarganya. Nazanin ditangkap bersama anak perempuannya yang masih kecil. Ia dipenjara selama 5 tahun karena menghasut. Kemudian pada bulan lalu, pemerintah kembali menambah hukumannya. Ia akan diadili pada 10 Desember dengan tudingan menyebarkan propaganda. Menlu Inggris dituding membahayakan tindakan pembelaan Nazanin karena mengatakan bahwa Nazanin merupakan seorang jurnalis yang terlatih sebelum ia ditahan. Namun hal ini dibantah perusahaan yang mempekerjakannya, Thomson Reuters Foundation (TRF), dan keluarga Nazanin. Kemudian Menlu Johnson mengklarifikasi pernyataannya dan mengatakan bahwa Nazanin sedang berlibur ketika berkunjung ke Iran. Ia diharapkan menangkap isu Nazanin saat berkunjung secara resmi ke Iran dalam beberapa minggu ke depan. Emma Thompson merupakan ibu dari dua anak dan telah memperoleh penghargaan Oscar karena perannya di “Howard’s End”. Ia mendukung sebuah gerakan “Suara Terbuka dari Para Ibu” yang menginginkan Nazanin dibebaskan dan bisa bertemu lagi dengan anak perempuannya, Gabriella yang kini berumur 3 tahun, dan paspor Inggrisnya disita serta tinggal bersama kakek-neneknya di Iran. (iah/afp)
Bali Post/afp
SUMPAH - Presiden interim Zimbabwe Emmerson Mnangagwa diambil sumpahnya oleh Ketua Mahkamah Agung Zimbabwe Luke Malaba saat disumpah menjadi presiden di Harare pada Jumat (24/11).
Legal, Pengadilan Putuskan Perebutan Kekuasaan di Zimbabwe
Harare (Bali Post) -
Pengadilan Tinggi Zimbabwe memutuskan bahwa perebutan kekuasaan oleh militer yang menyebabkan penggulingan Mugabe itu legal, memicu kekhawatiran tentang independensi peradilan di bawah pemerintahan baru negara tersebut. Panglima militer menempatkan kendaraan militer di jalan-jalan di Harare dan menjadikan Presiden Mugabe (93) sebagai tahanan rumah, sebelum dia mengundurkan diri pada Selasa, demikian laporan AFP, Sabtu (25/11). Banyak warga Zimbabwe merayakan berakhirnya masa pemerintahan Mugabe selama 37 tahun, namun
muncul kekhawatiran bahwa pemerintah baru Presiden Emmerson Mnangagwa juga bisa menjadi rezim otoriter. “Tindakan Pasukan Pertahanan Zimbabwe untuk menghentikan perebutan kekuasaan oleh mereka yang dekat dengan mantan presiden Robert Mugabe sesuai dengan undang-undang,” menurut lansiran media neg-
ara ZBC pada Sabtu, melaporkan pernyataan pengadilan. Tampaknya merujuk kepada istri Mugabe, Grace, dan para pendukungnya, ZBC melaporkan Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa pengambilalihan kekuasaan itu bertujuan untuk memastikan individu yang tidak terpilih tidak menggunakan kekuasaan yang hanya dimil-
Antrabez Siapkan Album Kedua DI dalam penjara, orang bisa kehilangan akal. Tetapi tidak dengan Antrabez. Band yang digawangi oleh napi Lapas Kerobokan ini, tidak pernah kehilangan akal untuk selalu menumbuhkan minat dan kreativitas mereka dalam bermusik, meski raga mereka terkurung di dalam jeruji besi. Kesedihan, penderitaan, dan kegelisahan tidak membunuh kreativitas mereka. Justru sebaliknya, ketiga hal itu membuat mereka menjadi luar biasa kreatif, dan melahirkan karya-karya musik yang apik. Antrabez, yang berarti “Anak Terali Besi” merupakan band yang terlahir dari dalam Lapas Kerobokan, Bali dan seluruh personelnya adalah Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang bertalenta di bidang musik. Saat ini personel Antrabez ada yang masih menjadi WBP, namun juga ada yang sudah meraih kebebasannya dan menjadi mantan WBP. Keberadaan grup band ini bermula saat dibentuknya Sanggar Seni Semeton di Lapas Kerobokan, Bali, pada Mei 2016 lalu dan dipelopori oleh Toro, mantan Kalapas Kerobokan yang termotivasi untuk melakukan suatu perubahan yang positif. Khususnya melalui berbagai program pembinaan yang dapat mengembangkan kreativitas dan potensi para Warga Binaan Permasyarakatan. Album pertamanya telah diluncurkan pada 2016 lalu. Terdiri dari tujuh lagu terangkum apik dalam album yang berjudul “Saatnya Berubah”. Sebagian besar, lagulagu tersebut terinspirasi dari “Spiritual
Experience” para personel maupun WBP lainnya khususnya selama menjalani masa pidana di dalam Lapas. Tidak hanya sebatas itu, Antrabez pun telah memiliki sebuah video klip dari album perdananya tersebut. Digarap oleh sineas muda nusantara Erick EST. Pengambilan gambar banyak dilakukan di dalam Lapas Kerobokan, termasuk merekam berbagai aktivitas para binaan yang jarang sekali diketahui oleh masyarakat luas. Kini, di album kedua mereka, Antida Music Productions turut mengambil bagian untuk memfasilitasi Antrabez. Anom Darsana, direktur sekaligus pemilik Antida Music Productions memproduksi album kedua milik Antrabez ini. “Melalui karyakaryanya diharapkan dapat memotivasi sekaligus menjadi bukti bahwa kita tetap mampu berkreasi dan berkarya meskipun dibatasi oleh terali besi, sebab kreativitas adalah hal yang tanpa batas,” tandas Toro dalah siaran persnya. Ada 10 lagu yang terdiri dari delapan lagu berbahasa Inggris, dan dua lagu dalam bahasa Indonesia. Tema-tema yang diangkat dalam album kedua ini pun, masih seputaran kehidupan, cinta, alam, dan untuk negeri tercinta Indonesia. “Proses rekaman dari Album kedua Antrabez ini, kemungkinan akan menghabiskan waktu 2 – 3 bulan, dan semoga hal ini sudah selesai digarap bersama, agar launching album ini dapat digelar pada bulan Februari mendatang,” terangnya. (win)
iki oleh mereka yang terpilih. Grace diduga menempatkan dirinya sebagai pengganti Mugabe, mendorong militer untuk campur tangan dan menyodorkan calon pilihan mereka, Mnangagwa. Mnangagwa dilantik pada Jumat, berjanji akan melakukan perubahan menyeluruh
dan berusaha menarik investasi asing guna menghidupkan kembali ekonomi yang hampir mati. Dia memanfaatkan pidato pelantikannya untuk memberikan penghormatan kepada Mugabe, menggambarkannya sebagai salah satu “pendiri bangsa kita”. (ant)