20 HALAMAN
NOMOR 68 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
kamis wage, 26 oktober 2017
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. The Yubi Villas, Jl. Petitenget 123 Rp 712.000 I Gusti Made Alit Rp 100.000 I Made Sudiarta, SE Rp 100.000 IB Widya/Jero Susarini Rp 100.000 I Gusti Putu Oka Yadnya 1 dus pakaian anak layak pakai Jumlah diterima hari ini Rp 1.012.000 Jumlah sebelumnya Rp 497.883.598 Jumlah seluruhnya Rp 498.895.598
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
DPR Setujui APBN 2018
Diproyeksikan Defisit Anggaran Rp 326 Triliun Jakarta (Bali Post) – Rapat Paripurna DPR-RI menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) APBN 2018 untuk disahkan menjadi undang-undang (UU) yang mencakup postur pendapatan negara Rp 1.894,7 triliun dan belanja negara Rp 2.220,7 triliun. Dengan postur RAPBN 2018 tersebut, maka defisit anggaran diproyeksikan Rp 326 triliun atau sekitar 2,19 persen terhadap PDB. Untuk menutup pembiayaan tersebut, pemerintah akan menerbitkan Surat Berharga Negara (neto) sebesar Rp 414,52 triliun dan pinjaman (neto) sebesar Rp 15,5 triliun. Dari 10 fraksi yang hadir menyampaikan pandangan dalam rapat paripurna tersebut, hanya Fraksi Partai Gerindra yang menolak pengajuan RUU APBN 2018 menjadi undang-undang. Namun, Partai Gerindra tetap memberikan kesempatan kepada
pemerintah untuk menjalankan keyakinan atas postur anggaran yang telah disusun tersebut. Sementara itu Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima dengan catatan. Hal. 19 Amanat Konstitusi
Bali Post/ant
PARIPURNA - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyerahkan laporan pandangan pemerintah kepada pimpinan rapat paripurna Taufik Kurniawan saat Rapat Paripurna DPR ke-10 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/10) kemarin.
Bupati Nganjuk Kena OTT KPK
15 Orang Diamankan di Jakarta dan Nganjuk
Bali Post/rtr
KREMASI - Warga yang berkabung melalui pemeriksaan keamanan untuk upacara Kremasi Kerajaan Raja Thailand Bhumibol Adulyadej di dekat Grand Palace di Bangkok, Thailand, Rabu (25/10) kemarin.
Raja Bhumibol Dikremasi Hari Ini
Jakarta (Bali Post) – Terjaringnya Bupati Nganjuk, Jatim, Taufiqurrahman, dalam OTT KPK terjadi satu hari setelah Presiden Joko Widodo mengumpulkan seluruh kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/10). Dalam pertemuan itu (BP, 25/10), Jokowi mengingatkan agar kepala daerah tak main-main dalam menggunakan uang rakyat. Ia juga mengaku tidak dapat mencegah KPK melakukan OTT. Namun, Jokowi minta kepala daerah tidak takut dengan OTT bila memang tidak korupsi. Rupanya wejangan itu tak sepenuhnya ditaati kepala daerah. Terbukti Komisi Pemberantasan
Bangkok – Thailand, Rabu (25/10) kemarin menandai pemulaian pemakaman lima hari yang mewah untuk almarhum Raja Bhumibol Adulyadej dengan upacara keagamaan Buddha yang dihadiri anggota senior keluarga kerajaan. Raja Bhumibol atau Rama IX pada Dinasti Chakri, yang meninggal tahun lalu saat berusia 88 tahun, akan dikremasi Kamis (26/10) ini di atas tumpukan kayu kerajaan dalam kompleks kremasi paviliun emas di depan Istana Raja Bangkok, dalam upacara yang diperkirakan dapat menarik sekitar 250.000 pelayat. Hal. 19 Pilar Stabilitas
Trump Disebut Sembrono
SENATOR Jeff Flake dari Partai Republik daerah pemilihan Arizona, Selasa (24/10) waktu setempat, melancarkan serangan sangat keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika mengumumkan tidak akan lagi mencalonkan diri sebagai senator pada pemilu sela tahun depan. Dia berkata kepada kolegakolega Partai Republik-nya di Senat bahwa dia sudah tidak mau lagi terlibat dalam pemerintahan yang sembrono dan tidak normal ini. Jeff Flake berpidato selama 17 menit di Senat, beberapa jam setelah Trump bertemu dengan para senator Republik untuk menjembatani hubungan dia dengan partainya sendiri demi meloloskan prakarsa reformasi pajaknya. Flake, yang duduk di Senat sejak 2013 dan menjadi kritikus utama Trump, berpidato sangat emosional dengan berulang kali terlihat menghentikan kalimatnya ketika menyatakan tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilu sela tahun depan. Hal. 19 Kesantunan
Bali Post/ant
PDI Perjuangan Sudah Sering Mengingatkan
SEGEL - Salah satu ruangan yang disegel KPK di Dinas Pendidikan Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (25/10) kemarin. KPK melakukan penyelidikan terhadap sejumlah kepala dinas di lingkungan pemerintah daerah setempat terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan suap pada perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2017.
Jakarta (Bali Post) – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku terkejut dengan informasi Bupati Nganjuk Taufiqurrahman terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski demikian, dirinya sudah berulangkali mengingatkan Taufiq agar tidak main-main dengan perilaku yang melanggar hukum. ‘’Jika informasi itu benar adanya, maka PDI Perjuangan langsung melakukan pemecatan seketika kepada yang bersangkutan dari posisinya sebagai kader partai,’’ tegas Hasto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (25/10) kemarin.
Korupsi (KPK) mengamankan 15 orang dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Nganjuk, Jawa Timur. Mereka terdiri atas pejabat, PNS dan pengusaha. ‘’Benar ada OTT yang dilakukan tim KPK di salah satu kabupaten di Jatim, kami mengamankan sejumlah orang di sana dan juga diamankan sejumlah orang di Jakarta. Sampai saat ini informasi yang kami terima ada sekitar 15 orang yang diamankan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. Febri menjelaskan bahwa KPK dulu memang pernah menangani kepala daerah yang diamankan pada OTT kali ini, tetapi tidak bisa diselesaikan karena kasus itu kemudian dilimpahkan berdasarkan perintah hakim praperadilan. Ia pun menyatakan bahwa selain kepala daerah, tim KPK juga mengamankan pegawai setempat dan juga pihak swasta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK diduga melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim
Ia menjelaskan bahwa posisi Taufiq di internal PDI Perjuangan juga sudah dibebastugaskan dari jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk sejak 26 Januari 2017 lalu karena faktor kedisiplinan. ‘’Yang bersangkutan sudah diberikan sanksi organisasi dan dibebastugaskan dari jabatan ketua DPC sejak tanggal 26 Januari lalu,’’ ucap Hasto. Sebagai bentuk ketegasan PDI Perjuangan memberikan sanksi kepada Taufiq, di Pilkada Nganjuk pihaknya tidak memberikan rekomendasi yang diperjuangkan Taufiq yang menginginkan agar PDI Perjuangan mencalonkan istrinya. Hal. 19 Penyelenggara Negara
Tunggal I Wayan Karya pada putusan Senin (6/3) menerima sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Politisi PDI Perjuangan itu disangkakan Pasal 12 B UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur mengenai penerimaan gratifikasi, dengan ancaman bagi pelaku yang terbukti adalah penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Selain terjerat kasus gratifikasi, Taufiqurrahman juga menjadi tersangka dalam pengadaan lima proyek pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Nganjuk tahun 2009. Lima proyek yang diduga menjadi lahan korupsi Bupati Nganjuk adalah pembangunan jembatan Kedungingas, proyek rehabilitasi saluran Melilir Nganjuk, perbaikan jalan Sukomoro sampai Kecubung, rehabilitasi saluran Ganggang Malang, dan proyek pemeliharaan berkala jalan Ngangkrek ke Blora di Kabupaten Nganjuk. (ant)
Hasto Kristiyanto
Menyusul Permohonan PT TWBI
Gubernur Tak Lagi Keluarkan Rekomendasi untuk Reklamasi
Bali Post/eka
TOLAK REKLAMASI - Demo tolak reklamasi di Renon, Selasa (24/10). Dalam aksi itu juga meminta Gubernur agar tidak mengeluarkan rekomendesi Amdal untuk PT TWBI.
Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali dipastikan tidak akan mengeluarkan lagi rekomendasi yang diajukan PT TWBI. Rekomendasi yang dimohonkan PT TWBI untuk melengkapi surat-surat penyusunan amdal bagi pemrakarsa reklamasi Teluk Benoa itu. ‘’Walaupun ada surat dari TWBI, kita tidak akan keluarkan rekomendasi. Sudah seperti dulu saja,’’ ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dikonfirmasi, Rabu (25/10) kemarin. Mahendra tetap menegaskan demikian, walaupun sudah disinggung mengenai pernyataan Sekda Cokorda Ngurah Pemayun sebelumnya. Dalam hal ini, Sekda sempat menyatakan hendak membalas surat permohonan pertimbangan teknis untuk melengkapi penyusunan amdal dari PT TWBI pada pekan ini. ‘’Tidak ada menandatangani apa-apa
lagi, yang dulu kan sudah pernah. Jadi tidak ada kita mengeluarkan rekomendasi (lagi),’’ tegasnya. Sebelumnya diberitakan, Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun pada Kamis (19/10) lalu membenarkan bila Gubernur telah menerima surat dari PT TWBI. Permohonan rekomendasi itu terkait pertimbangan teknis untuk melengkapi penyusunan amdal. Pemayun saat itu juga mengaku belum memberikan jawaban atas surat dari TWBI terkait permohonan pertimbangan teknis. Pihaknya masih melakukan pembahasan dan pengkajian, sebelum memberikan pertimbangan teknis terhadap pelaksanaan reklamasi di Teluk Benoa. Baik menyangkut kajian teknis, ekonomi, sosial, budaya maupun politik. Hal. 19 Penolakan Masyarakat
Dewa Gede Mahendra Putra
denpasar
2
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
figur
Bali Post/dok
Harus Teliti dan Cermat MODEL Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maka operator sekolah yang meng-input data harus teliti dan cermat, akurat dan objektif untuk dikirim ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Sukana, dapodik merupakan sebuah aplikasi yang perlu dikuasai oleh operator sekolah, sehingga data sekolah tersajikan dengan baik. ‘’Seharusnya pada saat operator sekolah meng-input Dapodik maka harus dikawal dengan baik oleh kepala sekolah dan guru yang bersangkutan. Hal itu perlu agar data yang dimasukan itu teliti, cermat, benar dan akurat,’’ ujarnya, belum lama ini. Pria bertubuh gempal ini mengharapkan para operator sekolah mulai jenjang pendidikan TK, SD dan SMP/MTs negeri dan swasta ini bisa bekerja lebih maksimal sesuai bidangnya dan meng-update data online secara tepat. ‘’Dapodik merupakan data yang perlu dikelola oleh setiap unit sekolah. Jadi, operator sekolah harus menguasai sistem pengisian Dapodik secara benar dan tepat,’’ tegasnya. Ia mengatakan, data Dapodik ini menyajikan berbagai data pendidikan di sekolah, termasuk data BOS untuk siswa, fungsional dan sertifikasi guru serta berbagai kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Jadi, dalam bahasa lain data Dapodik ini rohnya sekolah. (kmb)
Hasil Reses Dewan
Masalah Infrastruktur Masih Mendominasi
Denpasar (Bali Post) – Kegiatan jajaran anggota DPRD Denpasar akhir bulan lalu selain membentuk beberapa panitia khusus, juga menggelar reses. Kegiatan reses para wakil rakyat di Denpasar ini telah berlangsung minggu ketiga Agustus 2017 lalu. Pada masa reses ini, masing-masing anggota dewan turun menemui para konstituennya untuk menyerap aspirasi yang ada. Dari sejumlah masukan yang diterima, reses kali ini masih didominasi masalah infrastruktur. Tidak jauh berbeda dengan reses April 2017 lalu. Hal ini mengemuka dalam sidang paripurna ketujuh masa persidangan III, Rabu (25/10) kemarin. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar IGN Gede didampingi wakil ketua A.A. Asmara Putra ini mengagendakan penyampaian laporan hasil reses yang dilakukan baik secara perorangan maupun fraksi. Kesempatan pertama untuk menyampaikan laporan diberikan kepada Fraksi Gerindra yang dibacakan Wayan Narsa. Dari 29 item usulan, secara umum masih didominasi persoalan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan, perbaikan trotoar serta jalan LC yang belum tertuntaskan. Hal senada juga disampaikan Wayan Duaja dari Fraksi Golkar. Usulan yang disampaikan per kecamatan ini juga didominasi permohonan perbaikan infrastruktur. Namun dalam salah satu usulannya, juga masuk soal olahraga, yakni tentang kompetisi Perseden. Fraksi Hanura, Demokrat dan PDI-P juga lebih banyak menyoroti masalah infrastruktur. Hanya, dalam usulan Fraksi Demokrat yang dibacakan I Made Sukarmana juga mengemuka pemindahan gedung SDN 3 Sanur. Usulan ini sudah sering disampaikan warga setempat, namun belum dapat terealisasi. Padahal, lahan yang digunakan untuk sekolah baru dinilai sangat representatif. Laporan Fraksi Hanura yang dibacakan A.A. Made Sumenadi tidak jauh berbeda dengan fraksi lainnya. Bahkan, dari delapan usulan yang disampaikan, lenih banyak persoalan jalan dan trotoar. Hal serupa juga disampaikan Fraksi PDI-P yang dibacakan Putu Gede Wisnawa Menala juga lebih fokus dalam penanganan infrastruktur. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : MASALAH INFRASTRUKTUR MASIH MENDOMINASI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/wan
PENUMPANG – Sejumlah wisatawan dan penumpang menunggu angkutan umum di pintu keluar bagian barat Terminal Ubung, Rabu (25/10) kemarin. Suasana di terminal ini tampak lengang pascadiberlakukannya kebijakan bus AKAP tidak boleh lagi mangkal di Terminal Ubung.
Pascapengosongan Bus AKAP di Terminal Ubung
Organda Usulkan Perpanjangan Trayek ke Mengwi Denpasar (Bali Post) -
Mulai Senin (23/10) lalu, bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) sudah tidak diperbolehkan lagi mangkal di Terminal Ubung. Armada angkutan antarkota dan antarprovinsi itu harus sampai di Terminal Mengwi. Kondisi ini mendapat perhatian serius jajaran Organda Denpasar. Terutama soal trayek yang menghubungkan Terminal Ubung dangan Terminal Mengwi. Oleh karena itu, Organda sudah mengusulkan agar ada perpanjangan trayek dari Ubung ke Mengwi untuk angkutan kota. Ketua Organda Denpasar I Gede Semara mengatakan, karena kondisi di Terminal Ubung sudah tidak ada bus AKAP, maka harus segera dilakukan penyesuaian. Terutama untuk penumpang yang turun di Mengwi dan mau melanjutkan perjalanannya ke Denpasar. ‘’Bercermin dari kondisi itu, saya sudah mengusulkan agar ada penambahan trayek,’’ ujar Gede Semara, Rabu (25/10) kemarin.
Menurut Semara, ketersediaan armada untuk kepentingan tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Ditegaskan, pihaknya siap menyuplai armada untuk mengisi trayek tersebut. Setidaknya, masih ada ratusan armada angkutan kota yang masih bisa dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pada trayek baru tersebut. ‘’Kita masih ada ratusan armada yang siap melayani. Jadi, tidak perlu khawatir,’’ ujar
pria asal Sesetan ini. Semara menambahkan, jalur tersebut akan ramai karena kebanyakan penumpang yang turun di Terminal Mengwi memilih tujuan Denpasar. Jadi, kalau angkutan ke Denpasar tidak tersedia, maka kasihan penumpangnya. Meski ada angkutan sewa, menurutnya, tidak memadai. Selain itu, menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan angkutan umum.
‘’Ini menjadi kewajiban pemerintah,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, turunnya status Terminal Ubung dari A ke C berdampak pada keberadaan armada yang mangkal di sana. Bila statusnya A, maka bus AKAP bisa mangkal dan menaikkan serta menurunkan penumpang. Namun, bila statusnya C, maka bus AKAP tidak dibenarkan mangkal dan sejenisnya. Kepala UPT Terminal Penumpang Ubung A.A. Eka Putra mengatakan, tidak ada lagi bus AKAP menaikkan maupun menurunkan penumpang di Terminal Ubung yang menyandang status tipe C. ‘’Dengan adanya penetapan status Terminal Ubung oleh Wali Kota Denpasar, September 2016 lalu, Terminal
Ubung sudah ditetapkan menjadi terminal tipe C. Fungsi terminal tipe C adalah kendaraan yang masuk di Terminal Ubung adalah angkutan pedesaan dan angkutan perkotaan,’’ katanya. Sebelumnya, Satlantas Polresta Denpasar berjanji akan menindak dan menilang bus AKAP yang menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Ubung. Bus AKAP hanya boleh beroperasi di Terminal Mengwi, Badung yang sudah naik status menjadi terminal tipe A. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Sidang Kasus OTT Pengurusan Izin
Aktor Utama Kasus Kepala DPMPTSP Gianyar Disebut Tentukan Tarif 19 Ribu Butir Ekstasi Diadili Sembunyikan Ineks di Ban Serep
Denpasar (Bali Post) Terdakwa Dedi Setiawan alias Cipeng bin Alex (37) yang disebut-sebut sebagai aktor utama kasus 19 ribu butir ekstasi mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (25/10) kemarin. Dalam surat dakwaan JPU Sri Dewi dan Rusmiyati, dijelaskan bahwa Dedi ditangkap di Perumahan Metro Permata, Tangerang. Saat ditangkap dan digeledah oleh Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri, di ban serep mobil di dalam rumah yang disewa terdakwa ditemukan 17 ribu butir pil ekstasi. Sedangkan 2 ribu butir lainnya ditemukan di dinding pintu belakang mobil Nisan Grand Livina pelat B 1427 UOD. Masih dalam dakwaan jaksa, ekstasi tersebut didapat terdakwa dari Acoy (DPO) yang sebelumnya berkomunikasi lewat telepon. Terdakwa oleh Acoy diminta mengambil ekstasi
di Taman Harapan Indah Jalembar. Dengan dipandu dari telepon, terdakwa dengan mobil Grand Livina-nya meluncur ke lokasi yang ditunjuk. Setibanya di lokasi, Dedi melihat kardus kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan terdakwa kembali ke rumahnya. Di sana terdakwa membuka kardus dan isinya ekstasi. Besoknya yakni 19 Mei 2017, terdakwa kembali ditelepon dan diperintahkan menaruh 5.000 pil ekstasi di oplet tua warna merah yang sudah rusak di Karang Tengah, Tangerang. Be soknya tanggal 20 kembali diperintah yang sama oleh Acoy. Tak lama berselang polisi menangkap terdakwa. Dari hasil pengembangan ditangkap Iskabdar lalu Budi Liman. Mereka bertemu di kolam renang Hotel Paradise Sanur. Setelah Dedi, Iskandar dan Budi Liman, polisi mengembangkan kasusnya dan menangkap Willy di Akasaka. (kmb37)
Bali Post/kmb37
SIDANG - Dewa Nyoman Oka Trisandi saat memberikan kesaksian pada sidang lanjutan kasus OTT pengurusan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar, Rabu (25/10) kemarin. Denpasar (Bali Post) Sidang lanjutan kasus OTT pengurusan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar dengan terdakwa Kabid Perizinan dan Nonperizinan B Drs. I Nyoman Sukarja, M.Si., Rabu (25/10) kemarin, memeriksa tiga orang saksi. Saksi yang dihadirkan JPU Wayan Suardi adalah dua saksi polisi yang menangkap terdakwa dan satu korban Dewa Nyoman Oka Trisandi. Saksi polisi sempat
mengatakan bahwa ketentuan membayar Rp 15 juta dalam pengurusan izin adalah kewenangan atau atas tulisan Kepala DPMPTSP Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana. Sehingga atas kesaksian polisi itu, JPU Suardi akan melakukan cross check dan meminta polisi itu hadir kembali tanpa dilakukan pemanggilan. Keterangan polisi akan dikonfrontir dengan Mudana yang saat ini sudah berstatus tersangka dan penahanannya ditangguhkan Polda Bali.
Sebelum pada keterangan itu, dua polisi menjelaskan kronologi penangkapan. Yakni, berawal dari informasi masyarakat ada permintaan uang dalam mengurus izin. Polisi melakukan penangkapan dan penggeledahan dan di ruangan terdakwa Sukarja, persisnya di dalam laci meja ditemukan uang dalam amplop yang isinya Rp 14.450.000. Selain itu juga ditemukan dokumen dan surat lainnya. Polisi tadi mengatakan, jika pengurus izin tidak menyerahkan uang, maka izin tidak terbit. Saat itulah ditanya soal datangnya angka Rp 15 juta itu. Saksi mengatakan ada ditulis oleh Kepala DPMPTSP Ketut Mudana. Di sana juga ada ketentuan atau angka Rp 75 juta dan lain sebagainya. Saksi Dewa Nyoman Oka Trisandi mengatakan, setelah selesai mengurus syarat permohonan izin, dia mengajukan permohonan izin tersebut. Salah satu syarat adalah laik sehat. Setelah izin selesai, terdakwa minta uang Rp 15 juta. Awalnya lewat SMS. Bahkan, saksi sempat menawar kurang dari Rp 15 juta dan diperbolehkan menawar Rp 1 juta. Namun saksi mengaku salah mengambil dan ada pecahan Rp 50 ribuan menyelip hingga total uang yang diserahkan Rp 14.450.000. (kmb37)
Oknum Anggota DPRD Klungkung Divonis 16 Bulan Penjara Denpasar (Bali Post)Oknum anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) pimpinan Wayan Sukanila. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (25/10) kemarin, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar ketentuan Pasal 3 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pidana Korupsi, sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua primair. Oleh majelis hakim, terdakwa dihukum selama satu tahun empat bulan atau 16 bulan dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Terdakwa tidak dibebankan mengganti uang sebagai akibat kerugian keuangan negara karena sebelumnya dia sudah mengembalikan uang kerugian negara tersebut. Atas vonis tersebut, terdakwa yang tercatat sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra ini menyatakan menerima. Putusan itu lebih rendah enam bulan dari tuntutan jaksa sebelumnya.
Kedua Anaknya Dihukum Satu Tahun
Vonis yang lebih rendah dari tuntutan jaksa juga diterima kedua anak dari Kicen Adnyana yakni I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti. Oleh majelis hakim pimpinan Made Sukereni, kedua terdakwa masing-masing dihukum selama setahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Kedua terdakwa juga langsung menyatakan menerima putusan tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, oknum anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana bersama dua anaknya yakni I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti disidangkan dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Klungkung. Jaksa di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila saat itu menyatakan bahwa kasus ini bermula ketika terdakwa Kicen bersama anaknya mengajukan proposal mengatasnamakan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. Kicen kemudian mendatangi rumah anaknya, Krisnia Adi Putra di Anjingan untuk menandatangani proposal bantuan tersebut. Proposal itu diajukan ke Bupati
Klungkung dengan susunan panitia Krisnia Adi Putra sebagai ketua dan Endang Astiti sebagai bendahara serta ada nama anggota yang diduga fiktif. Kicen kemudian meminta anaknya itu membuat rekening di BPD Bali. Salah satu saksi nama fiktif yang dimasukkan adalah I Komang Raka Wiadnyana yang diposisikan sebagai sekretaris. Proposal diajukan ke Bagian Kesra melalui staf Fraksi Gerindra bernama Ni Wayan Maryati. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung kemudian mengeluarkan rekomendasi ke Kesra untuk menyetujui proposal itu dan dana cair Rp 200 juta. Oleh Krisnia dan Endang, uang itu kemudian ditarik di BPD Klungkung dan dana itu diserahkan kepada Kicen. “Dana Rp 200 juta tersebut tidak pernah digunakan untuk membangun Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan,” tandas jaksa dari Kejari Klungkung. Sementara itu, terdakwa dan anaknya juga tidak pernah membuat laporan pertanggungjawaban sebagaimana Peraturan Kemendagri Nomor 32 Tahun 2011. Hal itu diketahui saat petugas dari Bagian Kesra didampingi BPK RI
Perwakikan Bali melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pembangunan fisik di Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. (kmb37)
Bali Post/kmb37
PERSIDANGAN - Kicen Adnyana dan kedua anaknya seusai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (25/10) kemarin.
BADUNG
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
3
Awasi Ormas di Daerah, Pusat Turun Tangan Mangupura (Bali Post) –
Pengawasan organisasi masyarakat (ormas) di daerah, kini sepenuhnya dilakukan pemerintah pusat. Kebijakan ini menyusul disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Dikonfirmasi Rabu (25/10) kemarin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Badung I Nyoman Suendi membenarkan jika pemerintah pusat turun tangan dalam mengawasi keberadaan ormas di daerahdaerah, termasuk Badung. “Kami hanya merekomendasikan saja, pendaftaran Ormas, dan penetapanya di pusat Jakarta,” ujarnya. Menurut Suendi, pihaknya tidak memiliki wewenang melakukan pengawasan dan penertiban terhadap ormas yang berperilaku
radikal atau melanggar hukum. “Pengawasan dan penertiban, pusat yang punya kewenangan. Kami di daerah hanya menfasilitasi temu ormas apabila terjadi perseteruan,” tegasnya. Kendati demikian, kata Suendi, pihaknya memiliki wewenang mengeluarkan rekomendasi pembubaran ormas, apabila mengganggu atau mengancam keamanan masyarakat. Misalnya, berperilaku anarkhis atau berbuat rusuh hingga mengakibatkan jatuh korban jiwa. “Kalau ada yang melanggar, kita juga memberikan rekomendasi ke pusat sanksi apa
yang diberikan. Termasuk, rekomendasi pencabutan izin. Namun, keadaan ormas di Badung selama ini masih normal,” katanya. Suendi menambahkan, perkembangan ormas di Kabupaten Badung cukup banyak. Dari data yang ada, ormas di Gumi Keris tercatat 62 ormas. Dari angka tersebut, hanya 48 ormas yang aktif melakukan aktivitas. “Yang tercatat di kami itu ada 62 ormas. Namun yang aktif 48 ormas atau sering ikut dalam pertemuan,” katanya. Sebelumnya, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta
juga mengajak masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap keberadaan ormas. Ditegaskan, ormas adalah bagian dari masyarakat yang juga memiliki komitmen membangun Bali. “Jauhkan kesan bahwa ormas itu preman. Itu tidak ada lagi. Rangkul dan berdayakan untuk bersama-sama membangun dan menjaga kedamaian Bali,” ujarnya. Sebagai pimpinan daerah di Badung, Giri Prasta mengaku berkewajiban memberikan pembinaan serta arahan kepada ormas-ormas yang ada di Badung. Dengan begitu, dalam setiap langkahnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Salah satunya, taat dan tunduk dengan Perppu Ormas. (kmb27)
Proyek Gedung Balai Budaya Digelontor Rp 336 Miliar Lebih
Bali Post/kmb23
PEMASANGAN MODUL - Sejumlah pekerja melakukan pemasangan modul bagian paruh bawah burung garuda untuk Patung Garuda Wisnu Kencana, Rabu (25/10) kemarin.
Proyek Patung Garuda Wisnu Kencana
Modul Paruh Burung Garuda Mulai Dipasang Mangupura (Bali Post)Pengerjaan proyek Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) saat ini sudah memasuki tahap pemasangan modul ke-234. Yakni, pemasangan modul untuk paruh bagian bawah burung garuda. Bahkan, target pemasangan sampai dengan 31 Oktober ini sebanyak 28 modul, sehingga total modul terpasang nantinya berjumlah 262 keping dari jumlah total modul sebanyak 754 keping. Pematung yang juga penggagas GWK Nyoman Nuarta mengatakan hal itu, Rabu (25/10) kemarin. Menurut Nuarta, kedua puluh delapan keping modul itu terdiri dari 12 modul sayap dan 16 modul paruh
bawah burung garuda. Ia mengatakan, secara perlahan kini sosok Garuda Wisnu Kencana mulai terbentuk. Bahkan, pada tanggal 25 hingga 31 November 2017 mendatang, diharapkan sosok garuda sudah terpasang di ketinggian 230 meter di atas permukaan laut (dpl). Selama ini, proses pembuatan modul GWK dilakukan di Studio Nyoman Nuarta dengan melibatkan ratusan seniman. “Sebanyak 120 seniman turut mengerjakan pemasangan di Bali. Kami berharap, GWK akan selesai pada Agustus 2018 mendatang. Tetapi kawasannya sebagai cultural park, masih terus akan dibangun dan dikem-
bangkan,” katanya. Sejak masa perencanaan dan perancangan tahun 1989 sampai tahun 2017, konstruksi Patung GWK telah berjalan selama 28 tahun. Kehadiran GWK ini nantinya selain menjadi landmark baru pariwisata Bali yang selama ini mengandalkan warisan, juga akan menjadi pembuktian bahwa di negara berkembang seperti Indonesia lahir mahakarya untuk dunia. “GWK akan jadi bukti bahwa kita berdaulat di bidang kebudayaan. Kita berharap kiblat kebudayaan dunia itu akan tejadi di GWK Cultural Park, karena di sini tidak hanya ada patung, tapi juga forum-forum kebudayaan dunia,” ujarnya. (kmb23)
Bali Post/kmb37
persidangan - Terdakwa I Putu Agung Mashika seusai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (25/10) kemarin .
Kasus OTT di Kir Dishub Badung
Tidak Ditahan, Oknum PNS Divonis Hukuman Percobaan
KASUS Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan polisi di Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Badung memasuki sidang akhir di Pengadilan Tipikor Denpasar. Hanya gara-gara tertangkap meminta uang Rp 250 ribu, terdakwa I Putu Agung Mashika, Rabu (25/10) kemarin, dinyatakan bersalah. Oknum PNS di Pemkab Badung ini divonis hukuman percobaan tanpa menjalani penahanan. Majelis hakim pimpinan Made Sukereni menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan divonis selama satu tahun dan tidak perlu menjalani penahanan dengan masa percobaan selama satu tahun enam bulan. Atas putusan itu, terdakwa langsung menerimanya. Terdakwa I Putu Agung Mashika diadili dalam perkara OTT pengurusan kir den-
gan saksi korban Musodikin. Dalam sidang sebelumnya, JPU dari Kejati Bali I Wayan Suardi di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi/gratifikasi sebagaimana tertuang dalam Pasal 12 ayat (1) hurug B jo Pasal 12 A Undangundang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi. Dalam dakwaan disebutkan, kasus OTT ini berawal dari niat Musodikin untuk melakukan kir kendaraan. Namun, untuk mengurus kir kendaraan bernomor polisi
luar Bali harus ada rekomendasi numpang uji kir daerah asal. Musodikin yang menggunakan kendaraan plat Jakarta, seharusnya mengantongi rekomendasi dari Jakarta. Walau mengetahui seperti itu persyaratannya, ia mencoba melakukan kir. Saat mengurus di Kantor Dishub Badung itulah Musodikin mengaku dicegat. Saat itu, terdakwa menanyakan apakah ada rekomendasi dari Jakarta. Karena tidak ada, diambil buku kir dan hendak dibawa ke bagian pendaftaran untuk administrasi. Terjadilah proses hingga akhirnya pengurus kir mendapat uji berlaku pascadilakukan uji laik tidaknya kendaraan tersebut. Akhirnya, proses tersebut selesai dan terdakwa ditangkap saat menerima uang Rp 250 ribu dari saksi Musodikin. (kmb37)
Mangupura (Bali Post) – Pembangunan gedung balai budaya di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung telah memasuki proses tender. Proses pengadaan yang dilakukan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak 23 Oktober 2017 ini dianggarkan Rp 336.213.344.000. Proyek di bawah komando Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung ini secara resmi bakal ditutup per 2 November 2017 mendatang. Gedung yang dirancang bertaraf internasional ini sepenuhnya memanfaatkan dana dari APBD Badung. “Pelaksanaan proyek tahun jamak dari tahun 2017 sampai tahun 2019, tapi untuk anggarannya sepenuhnya dari APBD
Badung,” kata Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba, Rabu (25/10) kemarin. Surya Suamba mengakui, biaya yang dialokasikan untuk mewujudkan program Bupati Nyoman Giri Prasta ini cukup besar. Pasalnya, desain gedung memang dirancang bertaraf internasional. “Tidak untuk fisik saja, tapi sudah termasuk sound system,” ujarnya. Menurut Surya Suamba, pembangunan gedung rencananya berlokasi di eks Kantor Bupati Badung lama. Proyek yang diperuntukan bagi seniman di Gumi Keris ini memiliki luas empat hektar dengan total luas bangunan gedung kurang lebih 1,8 hektar. “Gedung didesain bisa menampung ribuan orang sekaligus,”
ujarnya. Gedung megah tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan sebagai tempat pagelaran seni dan budaya, namun juga untuk pertunjukan konser musik bertaraf internasional. “Artis luar negeri bisa memanfaatkan gedung ini kalau mau melaksanakan konser di Bali,” katanya. Pejabat asal Tabanan ini menambahkan, pihaknya juga melengkapi gedung tersebut dengan penataan cahaya yang berkualitas terbaik. Sebab, infrastruktur, sound system dan penataan lampu sangat penting dalam sebuah pertunjukan. “Ini proyek multi years sampai tahun 2019 mendatang,” tegasnya. (kmb27)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Badan Diklat DPP REI dan BTN
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Untuk Perbaikan di Masa Depan
Gelar ’’Short Course’’ untuk Anggota DPD REI Bali Undiknas Dijadikan Responden oleh BAN-PT
SHORT COURSE - Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana W, S.H., MBA. (kiri) dan Ketua Badan Diklat DPP REI M.R. Priyanto saat acara short course untuk anggota DPD REI Bali. BADAN Diklat DPP Realestat Indonesia (REI) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menggelar Short Course pembangunan perumahan layak huni di Kantor DPD REI Bali, Denpasar, Rabu (25/10) kemarin. Short Course diikuti 44 peserta yang seluruhnya merupakan anggota DPD REI Bali. Berbeda dengan diklat sebelumnya, Short Course kali ini sudah berbasis kompetensi. ‘’Perlu diketahui, DPP REI sekarang sudah mempunyai LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Dalam waktu dekat, semua anggota akan disertifikasi. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini kita memulai Short Course berbasis kompetensi,’’ ujar Ketua Badan Diklat DPP REI M.R. Priyanto. Materi yang disampaikan dalam Short Course yang berlangsung hingga Kamis (26/10) ini akan diuji-
kan pada saat sertifikasi. Pembicara yang dihadirkan salah satunya perwakilan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, yakni Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Ir. Diah Tjahjani Saraswati, M.Si. ‘’Materi yang kita berikan antara lain mencakup perizinan, persiapan proyek, pembiayaan, marketing dan sebagainya,’’ imbuhnya. Diwawancarai terpisah, Ketua DPD REI Bali Pande Agus Permana W, S.H., MBA. mengatakan, Short Course atau diklat diberikan oleh DPP REI ke seluruh DPD REI yang ada di Indonesia. Pengusaha properti atau developer diharapkan bisa lebih memahami lagi hal-hal yang menyangkut perumahan layak huni. ‘’Artinya nanti kita ke depannya supaya tidak sekadar membangun rumah. Kami ingin menyediakan
perumahan terbaik untuk masyarakat,’’ ujarnya. Pande Permana menambahkan, perumahan layak huni utamanya harus memperhatikan kekuatan bangunan. Dengan kata lain, developer mesti menggunakan material yang memang layak untuk menjaga kualitas rumah, namun tanpa dibebani dana yang membengkak. ‘’Dalam hal ini kami juga ingin memberikan informasi atau kiat-kiat bagaimana bisa bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Bukan menurunkan kualitas tapi bagaimana bisa meningkatkan kualitas tapi dengan dana yang lebih sedikit,’’ jelasnya. Peserta dalam Short Course ini merupakan angkatan pertama yang akan disertifikasi. DPD REI Bali memiliki sekitar 120 anggota, dengan anggota aktif kurang lebih 80. Pihaknya menargetkan seluruh anggota tuntas disertifikasi pada 2018 mendatang. Sertifikasi ini nantinya berguna di perbankan atau pemerintahan ketika anggota akan mengambil proyek-proyek pemerintah. . Pada hari pertama kemarin, peserta Short Course mendapatkan materi tentang keorganisasian REI, dasar-dasar bisnis pengembang perumahan, percepatan program KPR Sejahtera FLPP bagi PNS dan non-PNS, regulasi perumahan dan permukiman, persiapan dan pelaksanaan proyek, serta perhitungan kelayakan proyek. Sementara di hari kedua, diberikan materi tentang manajemen keuangan dan perpajakan, marketing, pembiayaan dan studi kasus. (ad1607)
Undhira Bali Gelar ’’Workshop’’ Pengembangan Pembelajaran Karakter Bela Negara
UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) Bali menggelar workshop di Aula Undhira Bali, Denpasar, Rabu (25/10) kemarin. Workshop pengembangan kurikulum pembelajaran karakter berbasis bela negara dan ketahanan budaya setingkat universitas di wilayah Kopertis VIII ini diikuti sekitar 250 orang peserta. Dalam workshop tersebut ditampilkan tiga pembicara, yakni Direktur Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D. yang menjelaskan pentingnya riset dalam pendidikan, Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana, S.H., M.Tr.(Han) memaparkan terkait wawasan nusantara dalam rangka ketahanan nasional dan Dir. Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarto yang menerangkan pentingnya pendidikan karakter untuk mencegah munculnya radikalisme. Rektor Undhira Bali Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. menerangkan, workshop ini merupakan tindak lanjut kesepakatan lebih dari 3.000 pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia yang mendeklarasikan kebangsaan. Dalam hal ini Undhira Bali ingin lebih memperkuat kembali. Tidak hanya sebatas gerakan fisik, namun lebih ke langkah memperdalam, mempelajari, memperkuat pandangan ideologi Pancasila, UUD 45 dan NKRI. ‘’Gerakan pemikiran dan pemahaman ini bisa diperkuat, sehingga kedua hal ini menjadi bagus,’’ katanya. Menurutnya, secara fisik telah di-
BAN-PT - Anggota majelis akreditasi BAN-PT Prof. Bambang Suryotmono dan Prof. Mansyur Ramli diterima Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma (tengah). selama ini guna memberikan services excellence di masa mendatang. Hal ini sangat berguna bagi BAN-PT yang bertugas melakukan akreditasi program studi dan akreditasi institusi. Dipilihnya Undiknas juga karena kampus ini memiliki lima prodi yang terakreditasi A (Manajemen, Akuntansi, Hukum, Magister Manajemen dan MAP) dan masuk peringat 73 dari 4.629 PTN dan PTS di Indonesia sekaligus ranking I di Kopertis VIII. Pada acara yang berjalan penuh kekeluargaan selama tiga jam tersebut, BAN-PT banyak mendapat masukan berharga dari dosen dan pimpinan Undiknas. Wakil Rektor Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa mempertanyakan hubungan standar nasional Dikti dengan tujuh standar BAN-PT yang tampaknya perlu disinkronkan serta dosen yang mendapat hibah multiyears belum sinkron dengan harapan BAN-PT
yang mensyaratkan dosen wajib meneliti setiap tahun. Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 2019 mendatang, juga memberi masukan berharga agar pelaksanaan visitasi ditambah supaya asesor memiliki banyak waktu untuk meng-croos check kebenaran data yang disampaikan. Terhadap semua masukan dan kritikan tersebut, Mansyur Ramli dari Universitas Muslim Indonesia Makassar dan Bambang Suryotmono dari Universitas Parahyangan Bandung menyampaikan terima kasih. Semua masukan civitas akademika Undiknas sangat berharga untuk perbaikan tugas dan fungsi BANPT ke depan. Ini berarti tujuannya turun ke Undiknas tepat. BAN-PT akan menerapkan sembilan kriteria melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO). (ad1610)
Siswa SMP (SLUB) Saraswati 1 Kembali Raih Medali di LPSN Juga Sabet Piala Tetap Wali Kota Denpasar
WORKSHOP - Pembukaan workshop pengembangan kurikulum pembelajaran karakter berbasis bela negara dan ketahanan budaya di Undhira Bali. lakukan deklarasi bersama beberapa bulan lalu di Nusa Dua. Namun secara ideologi, pemahaman tentang kebangsaan dan Pancasila perlu terus diperkuat. Setelah kegiatan ini, nantinya akan coba digabung. Para dosen yang mempunyai concern dan perhatian kuat dapat senantiasa menyebarkannya, sehingga pemahaman ideologi Pancasila semakin kuat di kalangan dosen, mahasiswa dan masyarakat. ‘’Kalau bisa seluruh komponen masyarakat termasuk guru, siswa dan sebagainya. Itu merupakan tujuan besar yang ingin dicapai,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Made Nyandra juga memaparkan tentang tujuh karakter Undhira Bali, yakni percaya diri, integritas, keberagaman, kewirausahaan, kepemimpinan, profesional dan mendunia. Direktur Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Dikti Prof.
Ocky Karna Radjasa menerangkan bahwa proses bisnis pendidikan di perguruan tinggi berbasis pada dua hal, yakni riset dan pengembangan serta proses pembelajaran. Pendidikan harus didorong oleh kegiatan riset, seperti bahan ajar, buku ajar, publikasi dan pengembangan kekayaan intelektual berbasis riset. Oleh karena itu, salah satu upaya penyempurnaan pendidikan adalah menyeimbangkan antara pendidikan akademis dan karakter. Terkait pendidikan karakter, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana memberikan gambaran tentang pembinaan di internal TNI. Dalam pembinaan anggota TNI dikenal tentang Tri Pola Dasar yang meliputi pendidikan karakter, mental atau ideologi, intelektual dan kesegaran jasmani atau fisik. Tiga pola dasar ini diperlukan untuk mencapai pembangunan manusia yang utuh. (ad1614)
Senator RI Turun Tangan Setelah Ada Penolakan BWS Bali Penida
Wedakarna Resmikan ’’Parantenan’’ Kong Co Zao Jun Gong di Tanah Kilap
SETELAH berhasil memediasi dan menyelesaikan masalah penolakan pembangunan wihara di Kabupaten Buleleng oleh warga adat, kini Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali membantu umat menyusul penolakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida terkait pembangunan Palinggih Parantenan Kong Co Zao Jun Gong di Tanah Kilap, Denpasar. Mulai proses audiensi pangempon di Kantor DPD-RI sampai pada rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar resmi, akhirnya Senator Arya Wedakarna mengeluarkan rekomendasi untuk mendukung pembangunan Pura Parentenan sebagai wujud kebutuhan umat di Tanah Kilap. Rapat dihadiri Ketut Jayada (Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida), I Made Jendra (Kanwil Kemenag Bali), Eka Juana (perwakilan Dinas PUPR Provinsi Bali), Mertawan (Dinas PTSP Bali), Ida Ayu Surasmika (Di-
UNDIKNAS University patut berbangga karena satu di antara 10 PTN dan PTS di Indonesia yang dijadikan responden untuk menjaring kritik dan saran demi perbaikan kinerja BAN-PT di Tanah Air. Untuk itu, anggota Majelis Akreditasi BANPT masing-masing Prof. Bambang Suryotmono dan Prof. H. Mansyur Ramli melakukan tatap muka dengan dosen, kajur dan pimpinan Undiknas, Rabu (25/10) kemarin. Tamu BAN-PT itu diterima Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA. bersama wakil rektor, para direktur, dekan dan kaprodi di Auditorium Dwi Tunggal Undiknas. Rektor Undiknas yang juga asesor BAN-PT dan asesor internasional mengucapkan terima kasih karena Undiknas dipilih BAN-PT guna menjaring masukan. Rektor Gede Sri Darma menegaskan, Undiknas tetap berkomitmen mengedepankan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing global. Ini disebutnya mencerdaskan anak bangsa guna menjadi SDM yang berdaya saing internasional sesuai moto Undiknas ‘’Smart, Digital and Global’’. Mansyur Ramli mengungkapkan, dipilihnya Undiknas sebagai responden bagi BAN-PT karena kampus ini termasuk terbaik di Indonesia Timur. Dari 10 PTN dan PTS yang dijadikan responden, salah satunya adalah Undiknas. Hal tersebut juga menjadi penekanan Bambang Suryotmono bahwa kunjungannya ke Undiknas dalam rangka mencari masukan dan kritikan atas kinerja BAN-PT
nas PTSP Kota Denpasar), Komang Wiweka (Dinas PUPR Denpasar), Ida Bagus Windu (Kemenag Denpasar), I Made Dawa (Kantor Camat Densel), I Wayan Suparta (Kantor Desa Pemogan) dan Ida Bagus Adnyana (Griya Kongco Dwipayana). Harapan agar palinggih tersebut bermanfaat disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna di selasela meresmikan Palinggih Pura Parantenan Kong Co Zao Jun Gong di Tanah Kilap. ‘’Sebenarnya tidak perlu ada penolakan oleh siapa pun, apalagi dari kantor pemerintah terkait hal ini. Yang dibuat oleh pihak Kong Co adalah palinggih sederhana, tidak memakai lahan yang banyak di atas lahan milik publik, apalagi ntuk kebaikan umat. Di Tanah Kilap ini sudah ada dua tempat ibadah, yakni Pura Candi Narmada dan Kong Co. Umat Hindu, Buddha dan umat Tri Dharma semua memanfaatkan dengan baik selama bertahun-tahun. Makanya saya beri rekomendasi agar
BERSAMA - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III foto bersama pihak Kongco Dwipayana dan Balai Wilayah Sungai Bali Penida di Kantor DPD-RI, Renon.
pembangunan ini bisa berjalan sesuai koridor,’’ ujarnya. Ia juga mengingatkan pejabatpejabat di kantor pemerintah agar tidak terlalu kaku dalam mengimplementasikan peratuan di lapangan. ‘’Bali harus berkepribadian dalam bidang budaya dan agama Hindu adalah akar budaya Bali. Setelah saya lihat ke lapangan ternyata hasil pembangunan pura dimaksud cukup baik dan tidak seperti yang dikhawatirkan. Kini malah kawasan menjadi bersih dan tidak kumuh lagi. Saya harap sekarang umat Hindu dan Buddha bersatu padu,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Pihak Kong Co menyampaikan terima kasih kepada Senator RI Arya Wedakarna yang telah mendengar aspirasi umat terkait masalah ini. ‘’Saya mewakili umat yang sering tangkil ke Kong Co ini. Baru kali pertama ada pejabat wakil rakyat yang langsung bertindak dan membantu kami ketika kesusahan. Tidak sampai 90 hari sejak kami sampaikan aspirasi, beliau langsung merapatkan, membantu dan mengawal hingga selesai. Seandainya semua pejabat di Bali bekerja keras seperti Ratu Gusti Wedakarna. Kami salut Bali memiliki pemimpin yang sangat peduli pada umat minoritas seperti kami. Semoga kebaikan Senator Arya Wedakarna dibalas oleh Tuhan,’’ kata Ida Bagus Adnyana, pimpinan Kong CO Dwipayana. Usai melakukan persembahyangan, Gusti Wedakarna meninjau lokasi pura yang baru dan menyapa ratusan umat lintas agama yang sedang menanti berkah dari Kong Co sehubungan upacara yang diadakan. (ad1615)
SISWA SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar tiap tahun meraih medali di ajang bergengsi Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) yang dulu bernama LPIR. Hingga tahun 2017 tercatat enam kali mengukir prestasi, lima kali merebut medali emas dan tahun ini menyabet medali perunggu. Prestasi kali ini dipersembahkan oleh siswa kelas VIII (II) Bilingual. Mereka adalah Manik Cahya Sanjivani (VIII) dan Gusti Ayu Maheswari Wirawan (VIII). Mereka memaparkan hasil penelitian berjudul ‘’Pertumbuhan, Perkembangan dan Ketahanan Hama Tanaman Pakcoy (Sayur Hijau) Hidroponik yang Diberi Ekstrak Tembakau yang Diaplikasikan pada Media Tanam Air’’. Keduanya menyimpulkan bahwa ekstrak tembakau efektif membunuh hama siput tanpa cangkang sekaligus tak menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanamannya. Ide cemerlang kedua siswa ini berawal dari banyaknya petani sayur hijau di Wongaya Gede, Tabanan yang mengeluh karena tanamannya terserang siput karena lahannya lembab. Hama ini sangat cepat menyerang tanaman sayur. Ada petani yang menggunakan tembakau, namun masih dalam bentuk disemprot. Manik dan Maheswari bisa disebut menemukan terobosan baru dalam aplikasi tembakau secara langsung pada media airnya. Tembakau direndam dibuat ekstrak, setelah diteliti ternyata kandungan ekstraknya 5 persen yang ampuh membunuh hama dan menjaga perkembangan dan pertumbuhan tanaman sayur hijau. Caranya cukup mencampur ekstra
LPSN - Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji bersama Kasek A.A. Adnyani menyerahkan bonus bagi siswa SLUB Saraswati 1 Denpasar yang meraih medali di LPSN. tembakau ke dalam gentong air. Kedua siswa ini dibina khusus oleh Pande Putu Sekar, S.SI. dibantu tiga rekannya, yaitu Ida Bagus Adnyana, S.Pd., Putu Sri Rajayu, S.T. dan I Gede Ari Martana, S.Pd. Kepala SMP Saraswati 1 Denpasar Dra. A.A. Adnyani, M.M. terharu atas prestasi dan kerja keras siswanya. Ia sampai menitikkan air mata melihat kehebatan anakanaknya di ajang nasional. Baginya, bangga saja belumlah cukup. Paling pas disebut luar biasa. Menurut kasek kalem ini, prestasi ini selain dipersembahkan untuk SLUB, juga untuk Yayasan PR Saraswati Denpasar yang banyak memberi support moral dan finansial selama lomba. Semua ini berkat pembinaan intensif dan konsisten di sekolah oleh pembina di ESCC (English Science Computer Club).
Kini, ekstrakurikuler ini telah memfibrasi seluruh siswa SMP Saraswati yang berkeinginan meraih prestasi di bidang akademik. Terbukti ketika Trisma mengadakan lomba peneliti muda lewat ajang OPSSH (Olimpiade Peneliti Siswa Sains dan Humaniora), SMP Saraswati 1 Denpasar kembali meraih juara umum sekaligus menyabet piala tetap Wali Kota Denpasar. Bahkan, siswa SMP Saraswati 1 Denpasar sudah lima kali menjadi juara umum berturutturut dan piala bergilir yang baru ada sejak tiga tahun lalu. Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. usai menyerahkan bonus memberi apresiasi atas prestasi anak-anak SLUB Saraswati. Ia bangga karena dalam usia belia sudah mampu mengangkat citra Saraswati, Denpasar dan Bali di kancah nasional. (025/k250)
Tingkatkan Kegemaran Membaca Siswa Sekolah Dasar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Denpasar Serahkan Buku dan Rak pada 12 SD Negeri
GUNA meningkatkan kegemaran membaca serta memperluas wawasan dan pengetahuan anak didik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menyerahkan bantuan buku dan rak kepada 12 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar di Ruang Studio Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Rabu (25/10) kemarin. Ke-12 SDN yang mendapatkan bantuan belanja awal supervisi tersebut adalah SDN 5 Sanur, SDN 4 Sumerta, SDN 5 Ubung, SDN 18 Pemecutan, SDN 8 Padangsambian, SDN 2 Pemecutan, SDN 5 Sumerta, SDN 11 Dauh Puri, SDN 8 Sumerta, SDN 10 Pemecutan, SDN 2 Dauh Puri dan SDN 15 Dangin Puri. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. Putu Budiasa, M.Si. mengatakan, dalam rangka meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa, perlu ditumbuhkan budaya gemar membaca dari tingkat SD melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi berupa karya tulis, karya cetak atau karya rekam. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban mengembangkan, menjamin ketersediaan, menggalakkan promosi dan meningkatkan kualitas dan kuantitas koleksi perpustakaan. ‘’Di sinilah tugas kami untuk menjamin kelangsungan dan keanekaragaman perpustakaan yang ada di masing-masing lembaga yang
menjadi kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan minat baca. Oleh karena itu, bantuan saranaprasarana ini diberikan dengan harapan tersedianya perpustakaan yang memadai, walaupun belum sempurna karena keterbatasan kami,’’ ujar Putu Budiasa. Menurutnya, disasarnya SD karena untuk meningkatkan minat dan kegemaran membaca tidak terlepas dari upaya sedini mungkin dalam menanamkan nilai-nilai minat baca guna meningkatkan daya saing. Sebab, daya saing ke depan akan semakin kompleks dengan berbagai tantangan. Jadi, meningkatkan kualitas dan kuantitas perpustakaan untuk meningkatkan kegemaran membaca adalah hal yang harus dilakukan agar bisa berdaya saing. Melalui bantuan buku dan rak,
mantan Kadis Pariwisata Kota Denpasar ini berharap SDN yang menerima bantuan bisa menjaga, memelihara kelestarian koleksi perpustakaan, mendukung penyediaan fasilitas layanan dan memanfaatkan fasilitas yang ada, sehingga pelayanan perpustakaan berjalan sesuai harapan untuk menumbuhkembangkan kegemaran baca siswa SD. ‘Kepala SDN 5 Sanur Ni Wayan Ratmi, S.Pd. mengaku sangat senang sekolahnya diberikan bantuan buku dan rak perpustakaan. Sebab, sejauh ini di SD terutama di sekolahnya sangat minim buku bacaan yang menjadi referensi terkini untuk murid. Ia berharap bantuan semacam ini bisa terus diberikan secara berkelanjutan, di samping bantuan pembinaan dan pelatihan tata cara pengelolan perpustakaan di sekolah. (ad1441)
BANTUAN - Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. Putu Budiasa, M.Si. foto bersama seusai menyerahkan bantuan buku dan rak kepada 12 kepala SD negeri.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
5
Dari Dies Natalis III ISBI Tanah Papua
’’Bayi Emas” Raih Segudang Prestasi INSTITUT Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua pada 6 Oktober 2017 menggelar Dies Natalis III dengan tema ‘’Seni, Spritualitas dan Pariwisata’’. Sesuai tema ini, pada 4 Oktober diadakan discouse (diskursus) di Kampus ISBI Tanah Papua. Menurut Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A., tujuan mengangkat tema tersebut adalah melihat seni-seni tradisi di Papua yang selain memiliki bentuk juga terdapat jiwa dan spirit. ‘’Seni di Papua tidak hanya dalam wujudnya, tanpa spirit seni itu tidak akan hidup,’’ ungkapnya. Selain itu, Papua sedang gencar-gencarnya mengembangkan destinasi wisata. Untuk membedah tema tersebut maka dihadirkan beberapa narasumber dari Bali yang berkompeten di bidangnya, yaitu Ida Rsi Bhujangga Vaisnawa Dwija Harimurti (pendeta, seniman dan pernah bekerja dalam bidang pariwisata), Drs. I Wayan Madra Aryasa, M.A. (seniman budayawan) dan Ni Ketut Arini, S.ST. (pakar tari). Diskusi mend ap at re spons luar biasa dari audiens, sehingga kegiatan yang
seharusnya berakhir pukul 13.00 mundur menjadi pukul 15.30. Bahkan, peserta diskusi menginginkan diadakan kembali diskusi yang lebih besar. Pada Dies Natalis ISBI Tanah Papua dihadirkan orasi ilmiah oleh Drs. I Wayan Madra Aryasa, M.A., salah seorang anggota Tim Pendiri ISBI Tanah Papua. Rektor ISBI Tanah Papua melaporkan, saat ini Indonesia memiliki sembilan perguruan tinggi seni yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni Indonesia. ISBI Tanah Papua adalah PT seni yang terletak di wilayah paling timur dan kini baru berusia tiga tahun. Tiga tahun adalah usia yang sangat muda, namun ISBI memiliki visi bagaikan matahari yang terbit dari timur dan ingin menyinari dunia. ‘’Apabila Tuhan mengizinkan, ke depan semoga ISBI Tanah Papua dapat menundukkan dunia ini dengan keindahan. Keindahan yang berdasarkan kebenaran dan kesucian. Yang benar itu adalah suci, yang suci itu adalah benar. Yang benar dan suci itu adalah indah,’’ ungkap Prof Rai. ISBI yang memiliki lima program studi mulai tahun 2017, telah ikut dalam
DIES NATALIS – Dies Natalis III ISBI Tanah Papua di Kampus ISBI Tanah Papua pada 6 Oktober lalu.
Warga Keluhkan Bar dan Motor Iklan Keliling Mangupura (Bali Post) Usaha bar di atas kendaraan roda empat yang keliling mengantarkan wisatawan di kawasan Kuta dan Legian, mulai dikeluhkan warga. Kendaraan tersebut jalannya pelan, sehingga berpotensi membuat kekroditan di jalan. Hal tersebut juga dinilai tidak sesuai dengan budaya dan karakter Kuta sebagai kawasan pariwisata internasional. Menurut Ketua LPM Legian Ketut Sudana didampingi Wakil Ketua A.A. Bagus Cahyadi, Rabu (25/10) kemarin, inovasi ini kurang cocok dengan budaya di Bali. Padahal, kegiatan minum di trotoar saja tidak diperbolehkan. Sekarang malah ada usaha bar keliling yang menjajakan minuman beralkohol bagi wisatawan yang menumpang. ‘’Selain rawan, ini tentu akan berbahaya bagi mereka yang menumpang,’’ ujarnya. Model tersebut cukup rawan diterapkan, baik bagi pengguna jalan maupun penumpang itu sendiri. Sebab, aktivitas terkait diketahuinya menyediakan paket wine atau bir, seperti pesta miras di jalanan. ‘’Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan dan wisatawan. Apalagi mobil yang digunakan sangat terbuka. Jika wisatawan mabuk siapa yang akan mempertanggungjawabkan. Terlebih kendaraan tersebut melintas di jalan umum, baik pagi, siang, sore maupun malam hari,’’ kilahnya. Sudana mengatakan konsep seperti ini sebenarnya sudah sempat diwacanakan lima tahun lalu, namun saat itu tidak memperoleh izin. Selain usaha bar keliling, warga juga mulai mengeluhkan adanya kendaraan roda dua yang membawa iklan berkeliling. Pihaknya telah melakukan penyetopan tiga kali terkait usaha tersebut. Dari sana diketahui bahwa aktivitas ini tidak memiliki izin. ‘’Mereka mengaku sedang mengurus izin, karena itulah kami tidak izinkan mereka melintas di Legian. Jika mereka sudah mengantongi izin, baru kami perbolehkan,’’ tegasnya. Terhadap keluhan tersebut, Lurah Legian Made Madiya Surya Natha mengaku telah bersurat kepada Dishub Badung, Disparda, Dinas Pendapatan dan Penanaman Modal Satu Pintu, serta Satpol PP Badung. Pihaknya bersama LPM Legian meminta paparan kejelasan informasi terkait usaha bar keliling itu. ‘’Intinya kami meminta penjelasan apakah usaha ini sudah memiliki izin atau belum. Kalau belum kami mohon agar hal ini ditindak,’’ tandasnya. (kmb23)
Xenia Tabrak Truk, Penumpang Luka-luka Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan Seririt-Pupuan (Buleleng-Tabanan) tepatnya di pertigaan Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Selasa (24/10) lalu. Kendaraan Daihatsu Xenia DK 1317 FU bertabrakan dengan truk DK 9330 UE. Selain kerusakan pada bagian depan Xenia, satu orang penumpang I Made Darmayasa mengalami luka-luka hingga harus dirawat di Puskemas Busungbiu. Kaposlek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan kecelakaan itu berawal ketika mobil Xenia yang dikemudian Gede Winarsa (61) yang beralamat di Jalan Drupadi XIV No. 27 Denpasar Timur (Dentim) datang dari arah utara (Seririt) menuju selatan. Memasuki jalanan menurun dan tikungan tajam, Xenia tiba-tiba oleng. Pengemudi gagal mengendalikan kendaraan, sehingga bertabrakan dengan truk yang dikemudikan Ahmad Mas Priyanto (26) asal Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, yang melintas dari arah berlawanan. Akibat benturan keras, bagian depan kendaraan Xenia rusak berat. Bahkan, satu penumpang Xenia, Darmayasa, mengalami luka serius yang kemudian dirawat di Puskemas Busungbiu. Menurut AKP Muliadi, dari oleh tepat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, lakalantas ini terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi Xenia, sehingga kendaraan bertabrakan dengan truk. ‘’Benar terjadi lakalantas dan kasusnya masih kami tangani untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ jelasnya. (kmb38)
Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Jumlah ma hasiswa ISBI saat ini 322 orang, terdiri atas 254 orang Papua dan 68 orang nonPapua. Data ini menunjukkan bahwa 72% mahasiswa ISBI adalah orang Papua, dan ditinjau dari jenis kelaminnya 74% mahasiswa ISBI adalah laki-laki. Sebanyak 156 mahasiswa menerima beasiswa PPA dan 40 orang mendapat beasiswa Bidikmisi yang diberikan Kemeristekdikti. Di tengah keterbatasan yang ada serta tantangan yang luar biasa, ISBI mengadakan pengabdian masyarakat di Pura Agung Surya Bhuvana, Jayapura, Arso 10 Kabupaten Keerom, dan Nimbokrang bekerja sama dengan IHDN Denpasar. Sebanyak 20 mahasiswa pada 1-28 Agustus 2017 melaksanakan KKN di Kampong Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Dalam bidang kerja sama, ISBI menandatangani MoU dengan semua PT seni Indonesia, PTN baru serta beberapa perguruan tinggi dan institusi lain. Melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah dilaksanakan workshop tari dan musik serta pengiriman empat dosen dan tiga mahasiswa ke ajang internasional Eropalia. Prestasi lainnya, mahasiswa ISBI menjadi juara I dalam lomba tari Yospan dan juara I dalam penataan pameran terbaik memperingati Hari Batik Sedunia pada 2 Oktober 2017 di Gedung Dewan Kesenian Papua di Jayapura. Dalam sambutan akhirnya Prof. Rai menyampaikan beribu terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, merawat, dan membesarkan ‘’bayi emas’’ ISBI Tanah Papua, sehingga dapat meraih beragam prestasi. (ad1616)
Bali Post/kmb30
DIAMANKAN - Ribuan benur yang akan dikirim ke luar daerah diamankan di Polres Banyuwangi, Rabu (25/10) kemarin.
Digagalkan, Penyelundupan Benur Senilai Rp 35 Juta Banyuwangi (Bali Post) Aksi penyelundupan benur atau anakan lobster masih saja terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur. Tiga pelaku penyelundupan benur diamankan Satuan Reskrim Polres Banyuwangi, Rabu (25/10) kemarin. Ketiganya ditangkap terpisah. Dari tangan pelaku disita 4.080 ekor benur senilai Rp 35 juta. Ketiga pelaku masing-masing RAH dan SW, asal Desa Kradenan dan N asal Purwoharjo, Banyuwangi. Pertama, polisi menangkap RAH dan SW di jalan raya Desa Cluring dan Sembulung, Kecamatan Cluring. Saat disergap keduanya mengendarai motor dan membawa dua boks lobster. ‘’Penangkapan kedua pelaku berawal dari tertangkapnya N di rumahnya. Dia bertugas sebagai pengepul,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi. Penangkapan N berawal dari penyelidikan polisi. Dia dicurigai menjadi pengepul lobster di selatan Banyuwangi. Ternyata benar, ketika disergap, dite-
mukan sejumlah bukti pengiriman dan peralatan penyimpanan benur. Begitu disergap, N langsung ‘’bernyanyi’’. Ia mengaku baru saja mengirim benur yang dibawa RAH dan SW. Polisi langsung melakukan pengejaran. ‘’Dari pengepul, benur dikirim menggunakan jasa kurir. Mereka tak saling kenal, hanya berjaringan. Benur yang dibawa kedua pelaku sedianya dikirim ke keluar Banyuwangi,’’ jelasnya. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah motor Honda Vario bernopol P 3400 ZS, 1 tabung oksigen, 2 buah aerator, 1 jeriken ukuran 30 liter, 1 jeriken ukuran 5 liter,
4 buah corong, plastik serta keranjang penyaring benur. Menurut Sodik, ada dua jenis benur yang akan diselundupkan. Jenis mutiara sebanyak 380 ekor dan jenis pasir 3.700 ekor. ‘’Harga benur mutiara cukup mahal, Rp 36.000 per ekor. Kalau jenis pasir Rp 6000 per ekor,’’ ujarnya. Ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Banyuwangi. Mereka dijerat dengan Pasal 88 junto Pasal 92 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan UU 31/2004 tentang Perikanan, junto Pasal 2 dan Pasal 7 Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan 56/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran lobster, kepiting dan rajungan dari wilayah RI. Ancamannya, hukuman penjara 5 tahun. ‘’Pengakuan tersangka sudah melakukan 15 kali transaksi. Kami masih melakukan pengembangan penyelidikan,’’ ungkap Sodik. (kmb30)
NTB Tawarkan Uni Eropa Bertambah, Penderita Kanker di NTT Investasi di Mandalika
Mataram (Bali Post) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Muhammad Amin menawarkan negara yang tergabung dalam Uni Eropa untuk berinvestasi di Pulau Lombok dan Sumbawa, salah satunya di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. ‘’Kami ingin lebih banyak menarik investastor, baik dalam bidang pertanian, peternakan maupun sektor pariwisata. Kami punya zona ekonomi khusus yang Jumat (20/10) lalu telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo,’’ kata Muhammad Amin di hadapan 15 konsulat yang mewakili 30 negara Uni Eropa saat berkunjung ke Kantor Gubernur NTB di Mataram, Rabu (25/10) kemarin. Ke-15 perwakilan negara Eropa itu mewakili 30 negara Uni Eropa yang hadir di Lombok di antaranya Belgia, Bulgaria, Finlandia, Spanyol, Kroasia, Italia, Belanda, Polandia, Portugal, Swedia, Jerman, Republik Slovakia, dan Inggris. Rombongan konsulat Uni Eropa ini dipimpin Wakil Kepala Delegasi Ketua Uni Eropa Charles Michel Geurts. Muhammad Amin menjelaskan, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK) Mandalika rencananya menyerap 58 ribu tenaga kerja dan sudah menyerap investasi di sektor perhotelan hingga Rp 13,1 triliun. ‘’Silakan ceritakan yang baik-baik tentang NTB di negara masing-masing. Jangan khawatir berkunjung ke Indonesia, ke Lombok dan Sumbawa, karena stabilitas politik dan keamanan di
daerah kami ini terjamin,’’ tegasnya. Wagub mengakui saat ini NTB sedang giat-giatnya mengembangkan potensi pariwisata yang sepanjang triwulan II tahun 2017 tumbuh 6 persen. ‘’Potensi pariwisata terus kami kembangkan dengan tujuan meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke NTB,’’ tutur Muhammad Amin. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tahun 2017 menargetkan kunjungan wisatawan 3,5 juta orang terdiri atas 2 juta wisatawan Nusantara dan 1,5 juta wisatawan mancanegara. Pencapaian target ini diharapkan dapat memberi kontribusi 10 persen dari target pariwisata nasional. Melihat potensi pariwisata yang dimiliki, Wagub NTB optimis bisa memenuhi target yang telah ditetapkan, disertai berbagai ikhtiar demi mendukung tercapainya target tersebut. ‘’Pemenuhan berbagai infrastruktur dasar, termasuk sarana dan prasarana untuk menunjang industri pariwisata terus dilakukan. Berbagai bentuk promosi, baik di dalam maupun luar negeri juga makin digalakkan,’’ katanya. Menurutnya, berbagai upaya promosi perlu didukung dengan terus mempertahankan keamanan yang kondusif serta memperkuat kelancaran transportasi, termasuk kuantitas rute penerbangan langsung dari daerah lain di Indonesia dan mancanegara ke Lombok Internasional Airport (LIA), guna mempermudah kunjungan wisatawan langsung. (ant)
Hindari Pungli
Kupang (Bali Post) – Jumlah pengidap kanker di Nusa Tenggara Timur terus bertambah setiap tahun seperti yang terdata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) WZ Johane, Kupang. Hal ini dikatakan Direktur RSUD WZ Johanes Dominikus Minggus Mere di Kupang, Rabu (25/10) kemarin. Ia menyebutkan pada 2015 jumlah penderita kanker di NTT mencapai 240 orang, kemudian pada 2016 jumlahnya mencapai 910 orang dan sampai pada September 2017 meningkat menjadi 860 orang. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga 1.000 orang mengingat masih ada sisa tiga bulan lagi hingga akhir 2017. ‘’Kami prediksi sampai akhir tahun nanti jumlahnya akan terus bertambah hingga 1.000 jiwa warga NTT yang menderita kanker,’’ tambahnnya. Berdasarkan data distribusi penderita kanker berdasarkan organ menurut pemeriksaan histopatologi di instalasi patologi anatomi RSUD WZ Johanes, penderita kanker terbanyak adalah kanker serviks berjumlah 32 orang. Kemudian menyusul kanker ovarium 31 jiwa, kanker payudara 27 jiwa, rongga mulut 16 jiwa, thyroid dan saluran cerna 14 jiwa, serta kelenjar getah bening 12 jiwa. Rincian ini diambil pada
2016 lalu. Dalam pemeriksaan lanjutan kepada para pasien, hampir sebagian penyakit kanker ditemukan pada kondisi yang sudah masuk stadium lanjut. Angka kesembuhan dan angka harapan hidup pasien kanker belum seperti yang diharapkan meskipun tata laksana kanker telah berkembang dengan pesat. Untuk mencegah semakin berkembangnya pengidap kanker, RSUD WZ Johanes sudah mempersiapkan sejumlah peralatan yang memadai serta SDM yang terlatih. Pelatihan yang diberikan oleh Yayasan Kanker Indonesia bekerja sama dengan Garuda Indonesia, diharapkan dapat menurunkan angka pengidap kanker di NTT. Lebih lanjut Ketua YKI DPD NTT Lusia Adinda Lebu Raya mengatakan, sejauh ini masih banyak warga yang mungkin saja takut untuk memeriksakan kesehatannya. ‘’Kehadiran YKI sehingga ada sekretariatnya di NTT merupakan upaya yang kita lakukan untuk menekan angka pengidap kanker semakin tinggi,’’ tuturnya. Dalam setiap kesempatan, YKI terus memantau dan memberikan pendampingan kepada para pengidap kanker yang lebih banyak didominasi oleh para ibu, akibat menderita kanker serviks serta kanker payudara. (ant)
Retribusi Pasar di Banyuwangi Pakai Kartu Gesek Banyuwangi (Bali Post) Penarikan retribusi di pasar-pasar Banyuwangi, Jawa Timur, mulai dipercanggih. Pedagang tak lagi membayar secara manual, melainkan memakai kartu gesek, bekerja sama dengan sebuah bank swasta nasional. Layanan yang digulirkan
Pemkab Banyuwangi ini diklaim menghindari praktik pungli yang kerap dikeluhkan. Selain menghindari pungli, layanan ini juga memudahkan para pedagang. ‘’Dulu kan ada keluhan pungli retribusi pasar. Dengan kartu gesek ini, ada transparansi. Jadi, tak
Bali Post/kmb30
KARTU GESEK - Pedagang di Pasar Induk Banyuwangi (kiri) membayar retribusi dengan kartu gesek, Rabu (25/10) kemarin.
ada lagi peluang pungli,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai peresmian e-retribusi di Pasar Induk Banyuwangi, Rabu (25/10) kemarin. Menurut Anas, e-retribusi membuat pedagang nyaman. Sebab, mereka tinggal menggesekkan kartu yang diberikan oleh bank ke petugas keliling. Kartu ini bisa diisi ulang di agen yang ditunjuk di dalam pasar. ‘’Pedagang tinggal menggesekkan kartu ke mesin yang dibawa petugas. Jadi, praktis. Tak perlu mikir uang kembalian dan lainnya,’’ jelasnya. Tak sekadar jaminan transparansi, layanan retribusi dengan kartu gesek juga mengajari pedagang mengenal teknologi dan dibuat akrab dengan layanan bank. Sebab, dengan kartu gesek itu, pedagang bisa mendapatkan kredit lunak bunga ringan. Pemkab pun dipermudah pembukuan retribusi. Sebab, setelah pedagang membayar melalui kartu gesek, otomatis tercatat di database pemkab. ‘’Kami tak perlu ribet pembukuan. Retribusi otomatis bisa kami pantau dan masuk ke rekening pemkab,’’ ujarnya. Menurut Anas, layanan e-retribusi ini pertama kali diterapkan di Indonesia. Sementara ini baru dua pasar di Banyuwangi yang menerapkan
penarikan retribusi dengan kartu gesek. Seluruhnya menggandeng perbankan plat merah. Kartu gesek yang mirip ATM tersebut juga terintegrasi dengan layanan lain. Salah satunya, bisa dipakai membayar jalan tol. Ia optimis pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar bisa digenjot, karena tak ada peluang kebocoran penarikan retribusi. PAD Banyuwangi ditargetkan naik sekitar 15 persen, dari Rp 388 miliar tahun 2017 menjadi Rp 521 miliar tahun 2018. ‘’Dulu PAD Banyuwangi hanya sekitar Rp 90 miliar, kini sudah tembus Rp 500 miliar,’’ tegasnya. Layanan eretribusi akan diterapkan ke seluruh pasar dan potensi retribusi lainnya. Khusus di pasar induk, 600 pedagang sudah mengantongi kartu gesek. Ani, salah satu pedagang, menilai e-retribusi mempermudah pembayaran retribusi. Pedagang tempe ini mengaku setiap hari ditarik retribusi dua kali, pagi dan malam sesuai jadwal berjualan. Setiap tarikan dipungut Rp 3.000. ‘’Saya jualan pagi dan malam. Jadi, bayar retribusinya dua kali,’’ ungkapnya. Ia berharap kartu gesek retribusi ini bisa meningkatkan layanan kebersihan di pasar. Sebab, dalam retribusi tersebut sudah masuk tagihan pasar, air dan jasa kebersihan. (kmb30)
OPINI
6
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Berbesar Hati Memaafkan INSIDEN tidak diterimanya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke wilayah Amerika Serikat beberapa waktu lalu sungguh membingungkan sekaligus menampar tidak hanya harga diri pribadi sang jenderal tetapi juga Indonesia. Membingungkan karena AS dengan kemajuan teknologi yang canggih, toh juga masih kebingungan melihat kembali rekam jejak seseorang. Apalagi ini menyangkut seorang tokoh. Kebingungan yang lain adalah setelah beberapa saat adanya aksi persona non grata itu, pemerintah AS kemudian memberikan penjelasan yang sama sekali tidak merujuk kepada inti persoalan mengapa Jenderal Gatot mesti ditangkal. Tidak ada kejelasan. Kalaupun akhirnya toh pemerintah AS duta besarnya di Jakarta dan lewat Menteri Pertahanan minta maaf atas insiden ini, tentu tidak serta merta persoalan akhirnya selesai. Masih banyak rentetan pertanyaan yang timbul dan mungkin hanya akan redam dengan sendirinya oleh perjalanan waktu dan memang hubungan JakartaWashington DC memang belakangan ini tidak masalah. Kalau mengacu pada tata cara diplomatik, memang suatu negara berhak mempersonanongratakan seseorang dengan berbagai alasan. Tetapi, apa untuk Jenderal Gatot? Dia tidak dengan inisiatif sendiri datang ke AS, tetapi diundang serta kedatangannya untuk menghormati pihak pengundang. Memang sering kali AS memunculkan sikap yang membingungkan. Dan itu memang menjadi salah satu ciri politik luar negeri AS yang dengan standar gandanya memang sangat pragmatis. Tidak hanya kepada seterunya tetapi justru kepada sahabatnya sendiri. Ini semakin memunculkan bagaimana korelasi antarkepentingan selalu lebih mengedepan. Apa yang kemudian dilakukan Indonesia. Pihak Kemenlu RI dengan bersurat, memanggil Duta Besar AS di Jakarta sudah tepat. Ini memang pola tata hubungan internasional. Kemudian, apa yang dilakukan Jenderal Gatot juga sudah tepat yakni melaporkan hal yang menimpanya kepada Kemenlu dan menyerahkan keputusan kepada presiden selaku panglima tertinggi. Sekarang terserah Presiden Joko Widodo. Kalaupun kemudian ini dipahami secara bersama-sama sebagai suatu kesalahpahaman teknis, tentu tidak usah diperpanjang. Tetapi, sekali lagi semestinya ada penjelasan resmi tertulis dari pihak AS bahwa apa yang terjadi itu memang kesalahan teknis. Hal ini tentu sekaligus sebagai permohonan maaf dari negeri adidaya itu. Tidak bisa arogan dalam etika hubungan internasional. Kalau merasa dipermalukan, tentu kita tahu dan merasakan dan Jenderal Gatot yang paling merasakan hal itu. Bangsa merasa ikut sangat kecewa karena panglimanya diperlakukan seperti itu. Sekali lagi, kalau demikian adanya, seperti alasan pihak AS bahwa hal itu merupakan kekeliruan dan mereka sudah minta maaf, tentu sebagai bangsa yang besar kita pun mesti legawa dan berbesar hati untuk memaafkan. Namun, nota diplomatik yakni permintaan klarifikasi memang patut diminta, ini juga agar dunia internasional tahu bahwa kecerobohan AS ini sudah meninggalkan dampak.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Nama Seniman Lokal Berkaitan dengan surat pembaca Bali Post yang terbit Senin 23 Oktober lalu, perlu saya tambahkan bahwa nama gedung budaya kota Negara Kabupaten Jembrana perlu ditinjau kembali. Gedung yang cukup megah dan berada di tengah Kota Negara kini diberi nama Gedung Budaya Ir. Soekarno. Khusus di Bali saya amati sudah cukup banyak nama Soekarno dipatenkan. Seperti contoh Jalan Ir. Soekarno di Tabanan. Juga sepanjang jalan dari Desa Bedulu sampai Desa Tampaksiring diberi nama Jalan Ir. Soekarno. Nama Museum Agung Bung Karno juga ada di Denpasar dan di Tampaksiring. Kembali ke Kota Negara, nama gedung budaya sebaiknya diubah dari nama Bung Karno menjadi Gedung Budaya Wayan Geleduh, seorang seniman lokal asal Jembrana yang telah almarhum. Menurut informasi yang dipercaya bahwa Wayan Geleduh adalah pembuat pertama gamelan jegog dan juga pencipta tabuh jegog di Jembrana. Di kota Tabanan nama gedung kesenian Ketut Maria pencipta tari Oleg, Kebyar Duduk, dll. Di Buleleng Balai Budaya Gede Manik juga seniman lokal pencipta tari Terunajaya yang agresif itu. W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Memerhatikan Etika dalam Hubungan Antarnegara Meskipun pemerintah Amerika Serikat telah mencabut larangan berkunjung bagi Jenderal Gatot Nurmantyo hanya beberapa jam setelah larangan itu dibuat, pemerintah Indonesia tetap meminta penjelasan kepada negara itu tentang alasan pelarangan yang dilakukan sebelumnya. Langkah meminta penjelasan ini merupakan hal yang normal bagi hubungan dua negara dalam dunia internasional.
Oleh I Nyoman Darsana ermintaan penjelasan ini menjadi langkah pertama bagi suatu negara untuk menentukan sikap selanjutnya. Jika memang kemudian penjelasan yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan norma dan etika internasional, Indonesia dapat saja bersikap berupa protes atau malah bisa jadi membalas tindakan itu dengan cara tertentu. Jika kemudian penjelasannya dinilai masuk akal, misalnya “salah ketik” atau penerapan yang keliru, di mana seharusnya dilakukaan kepada person lain di negara berbeda, tentu saja Indonesia dapat mengingatkan negeri Paman Sam itu agar bertindak secara hati-hati. Larangan berkunjung bagi seorang pejabat tinggi negara ke negara lain, memang memberikan berbagai pertanyaan kepada negara bersangkutan. Terhadap Amerika Serikat, ada beberapa hal yang membikin “penasaran” atas kebijakan yang tidak biasa ini. Pertama adalah dalam konteks pemerintahan mutakhir negeri itu di bawah kepemimpinan baru. Setiap negara, bahkan juga provinsi, negara bagian dan sebagainya, pasti mempunyai kebijakan baru manakala ada pimpinan baru
yang berkuasa. Seperti yang sudah diketahui oleh masyarakat dunia, Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump menerapkan kebijakan politik luar negeri yang kontroversial. Negara ini melarang warga negara dari negara tertentu di Timur Tengah untuk menginjakkan kaki di Amerika Serikat dengan alasanalasan kekhawatiran akan kekerasan teroris yang terjadi di negara itu. Dengan pengalaman latar belakang demikian, akan ada kemungkinan penafsiran yang sama ditimpakan terhadap larangan Jenderal Nurmantyo ke Amerika Serikat, terutama penafsiran bagi masyarakat umum dan negara lain. Ini tentu saja tidak dapat diterima oleh Indonesia. Sebagai negara yang telah berkali-kali menjadi korban teroris, tidak mungkin bagi Indonesia untuk mendukung gerakan-gerakan radikal seperti itu. Apalagi dalam kasus ini, yang terkena larangan itu adalah elite militer dari Indonesia, yang bawahannya ikut bahu-membahu dalam pemberantasan tindakan teroris di Indonesia. Hal kedua, Amerika Serikat sering mengaku sebagai negara pelindung hak asasi manusia. Karena itu, warga atau
tokoh-tokoh yang dipandang menjadi pelanggar hak asasi manusia, tidak akan diperkenankan datang ke negara itu. Sebagai negara demokrasi, Amerika Serikat menjadikan isu hak asasi manusia tersebut sebagai simbol perjuangan dan pembelaan manusia sehingga merasa wajib untuk membelanya di mana pun. Dari cara pandang seperti ini, maka dunia itu seolah sebagai kekuasaannya Amerika Serikat. Di mana pun ada pelanggaran hak asasi manusia di atas bumi ini, Amerika Serikat merasa wajib untuk membelanya. Dari cara pandang ini, Indonesia juga tidak relevan dikaitkan dengan hal tersebut. Pada masa lalu, ada peristiwa yang menjadi kecaman dunia, terutama dalam kasus di Timor Timur sekitar tahun 1992. Namun, kasusnya ini sudah dipandang selesai dan beberapa tokoh yang ada di balik itu telah “hilang” dari peredaran politik di Indonesia. Bahkan mungkin juga telah mendapatkan hukuman. Peristiwa politik besar tahun 1965 juga menjadi sorotan, dan akhir-akhir ini juga telah muncul kembali menjadi sorotan media massa. Meskipun ada yang mengaitkannya dengan perilaku militer dan ormas pada masa lalu. Akan tetapi, kini masyarakat dan
pemerintah Indonesia berusaha kuat untuk mencoba memecahkan persoalannya secara proporsional dan hati-hati. Keterlibatan negara asing yang juga sempat dikaitkan dengan peristiwa ini, juga dikaji secara hati-hati. Karena itu, lebih banyak sesungguhnya peristiwa 1965 itu merupakan urusan dalam negeri Indonesia. Kalau pun Amerika Serikat mencoba mengaitkan hal ini dengan kasus hak asasi manusia, kemudian mengaitkannya dengan pelarangan Jenderal Nurmantyo ke negara itu, juga tidak masuk akal. Militer Indonesia sekarang sudah tidak ikut terlibat dalam politik, baik praktis maupun berpikir ke arah itu. Ketiga, adalah kekonyolan. Harus diakui, negara Amerika Serikat mempunyai banyak penentang di luar negaranya sendiri. Apalagi sekarang Korea Utara sedang berani-beraninya menghadapi negara ini. Kondisi ini memunculkan sikap yang demikian “panik” bagi negara itu untuk benar-benar menyeleksi person yang masuk. Amerika Serikat mempunyai lembaga yang namanya Kepabeanan dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat. Ratusan ribu bahkan sejuta orang akan disaring masuk negara itu tiap hari oleh lembaga ini. Mungkin nama Gatot Nurmantyo keliru masuk “saringan” di sini, yang bisa jadi merupakan “kekonyolan” jika ini terjadi. Dalam perjalanann hubungan internasional, kepastian merupakan etika dalam melaksakanan kontak antarsatu negara dengan negara lain. Tujuannya tidak lain untuk saling menjaga kehormatan antarnegara tersebut, menjaga kepercayaan dan tidak
Meredam Letusan Kredit Bermasalah
SIAPA yang dapat mengelak dari bencana alam? Siapa pun dia, tua muda, miskin kaya, tak pernah luput dari intaiannya yang dapat melanda kapan saja. Jika ia datang, niscaya akan mengganggu jalannya roda perekonomian suatu bangsa. Indonesia merupakan salah satu negara yang dilalui sabuk gempa pasifik. Sederet bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus sangat berpotensi terjadi. Konsekuensi logisnya, sebagai negara “langganan” bencana, sudah seharusnya langkah-langkah mitigasi bencana sejak dini dipersiapkan. Total akumulasi kerugian material akan terus bertambah jika tidak segera dilakukan penanganan. Di kalangan pebisnis, hal ini sangat mengganggu geliat kehidupan usaha mereka. Oleh para pengamat ekonomi, sesuatu hal tak terduga yang terjadi di luar kuasa manusia seperti bencana menjadikannya sebagai salah satu faktor penghambat bisnis. Rentetan gejala alam yang melanda tanah air dalam sebulan terakhir, tampaknya menjadi kado akhir tahun yang buruk bagi para pelaku usaha khususnya di daerah yang terkena dampak bencana. Mulai dari penetapan status Awas Gunung Agung di Bali, disusul erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo-Sumatera Utara, hingga peningkatan status Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata-Nusa Tenggara Timur dari level Normal (I) menjadi Waspada (II). Rilis terbaru travel warning yang dikeluarkan oleh beberapa negara asing merupakan implikasi atas fenomena tersebut. Di Bali misalnya, destinasi penerbangan dengan tujuan Bandara Ngurah
Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi, S.H. Rai mulai sepi. Jasa akomodasi wisata khususnya di daerah dekat dengan Gunung Agung pun lesu. Dan masih banyak lagi usahausaha lain yang terdampak atas status Gunung Agung tersebut. Dalam menjalankan usahanya, kebanyakan dari pelaku bisnis masih ada keterikatan dengan bank khususnya dalam hal kredit modal usaha. Jika situasi ini tidak kunjung normal kembali akan memicu adanya kredit bermasalah. Dalam dunia perbankan, kredit macet (Non-Performing Loan) adalah suatu keadaan di mana debitur tidak dapat membayar kewajiban utangnya dengan tepat waktu. Dikatakan bermasalah apabila kualitas kredit tersebut berada dalam tingkat kolektibilitas kurang lancar, diragukan atau macet. Sebagaimana diketahui bahwa kredit bermasalah termasuk dalam kategori sebagai aktiva produktif bank yang diragukan kolektibilitasnya. Demi menjaga likuiditas, Bank Indonesia menginstruksikan setiap Bank Umum dan/atau Bank Perkreditan Rakyat untuk menyediakan dana cadangan penghapusan kredit bermasalah. Apabila rasio kredit bermasalah suatu bank semakin besar, maka semakin besar pula dana cadangan yang harus disediakan. Dalam menyediakan dana cadangan tersebut, bank memerlukan biaya yang besar. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap laba usaha Bank. Aspek Hukum Bencana alam yang menjadi
faktor kredit bermasalah dapat digolongkan sebagai keadaan yang di luar kekuasaan manusia atau dalam bahasa hukumnya disebut dengan istilah overmacht. Terdapat suatu kondisi di mana debitur memiliki kemauan untuk membayar kreditnya, tapi karena terjadi suatu peristiwa tak terduga maka ia tidak mampu untuk melaksanakan kewajiban kreditnya. Di dalam peristiwa keadaan di luar kekuasaan manusia (overmacht) merujuk pada ajaran hukum perdata, maka terdapat beberapa konsekuensi hukum di antaranya; a). Pihak kreditur tidak berhak untuk menuntut pembayaran utang kepada debitur; b) Debitur tidak dapat dinyatakan lalai; c) Debitur tidak wajib membayar ganti rugi; d) Kreditur tidak dapat menuntut pembatalan dalam perjanjian timbal balik; dan e) Perjanjian kredit dianggap gugur. (Herlien Budiono; 2014) Meski demikian, dalam praktiknya ketika terjadi overmacht terhadap debitur yang tertimpa dampak bencana, bank lebih memilih melakukan restrukturisasi/penyelamatan kredit (Peraturan Bank Indonesia nomor 8/15/PBI/2006 tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit Bank Bagi DaerahDaerah tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam). Ada beberapa langkah yang dapat diambil dalam penyelematan kredit seperti: 1). Penjadwalan Kembali (Rescheduling) mengenai pengaturan ulang jadwal pembayaran hingga perpanjangan jangka waktu
kredit; 2). Persyaratan Kembali (Reconditioning) yaitu menyangkut perubahan sebagian atau seluruh syarat-syarat kredit yang mencakup perubahan tingkat suku bunga, tata cara perhitungan bunga, keringanan denda, penambahan jaminan; dan 3). Penataan Kembali (Restructuring) dapat berupa perubahan syarat- syarat kredit berupa penambahan dana bank dan/atau konversi seluruh atau sebagian tunggakan bunga menjadi pokok kredit baru, dan/atau konversi seluruh atau sebagian dari kredit menjadi penyertaan dalam perusahaan. (Badriyah Harun; 2010). Dari ketiga langkah di atas, sebelum mengambil keputusan penyelamatan kredit, bank wajib mempertimbangkan keuangannya agar tingkat kesehatan bank masih dalam batas aman dan wajar. Segala kerusakan infrastruktur yang diakibatkan bencana alam akan berdampak lumpuhnya kegiatan perekonomian, bisnis, termasuk perbankan. Kredit sebagai salah satu pendapatan terbesar bank juga tidak luput dari risiko seperti kredit bermasalah. Di sini peran seorang analis kredit sangat diperlukan untuk menganalisis secara akurat alasan dan pertimbangan terkait penyelamatan kredit di daerah bencana. Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan selaku pemegang otoritas terkait diharapkan selalu melakukan pengawasan dalam penyelamatan kredit yang dilakukan oleh bank. Karena tidak menutup kemungkinan dalam setiap pelonggaran terhadap kredit khusus, rawan akan terjadi kecurangan.
menimbulkan kecurigaan. Negara melakukan hubungan diplomatik, mengakui adanya negara baru, termasuk mengakui keberadaan pemberontak, harus menggunakan alasan-alasan kepastian. Faktor kepastian itu tidak saja untuk hal-hal seperti yang disebutkan tadi, tetapi juga untuk hal-hal yang sifatnya negatif. Tujuannya agar negara mampu memberikan sikap terhadap tindakan tersebut, entah itu protes, pemahaman atau malah bantahan dan penjelasan, sekali lagi demi menjaga kehormatan. Inilah yang menjadi alasan kuat, mengapa Indonesia meminta kepada Amerika Serikat untuk mengklarifikasi alasan pelarangan yang terjadi sebelumnya terhadap Jenderal Gatot Nurmantyo. Dilihat dari personalnya, Gatot Nurmantyo tidak sekadar menyandang nama sebagai warga negara Indonesia, akan tetapi juga seorang jenderal yang masih aktif, dan menjadi Panglima TNI di Indonesia. Maka, Gatot Nurmantyo sesungguhnya menyandang simbolsimbol lembaga dan negara. Secara sosiologis, simbol yang melekat pada seseorang akan ikut merayap kepada sosok seseorang tersebut. Dalam bidang politik, keputusan, kebijakan dan akibat dari apa yang dilakukan oleh orang bersangkutan akan ikut juga menyentuh simbol representatif tersebut. Jadi, peristiwa yang dialami Gatot Nurmantyo akan bisa ditafsirkan juga mengenai Indonesia, masyarakat Indonesia, TNI dan lembaga lain yang melekat kepadanya. Dengan demikian, sekali lagi sangatlah perlu bagi Indonesia untuk meminta klarifikasi terhadap peristiwa ini agar pemerintah Indonesia mampu memberikan sikap. Bagaimana apabila Indonesia tidak diberikan penjelasan? Giliran Indonesialah yang harus memberikan protes dan kecaman terhadap sikap itu. Tidak keliru misalnya jika Indonesia mengatakan Amerika Serikat bersikap arogan atau sebagai negara yang ceroboh dalam melaksanakan posisinya dalam hubungan internasional.
POJOK Pascadiingatkan Jokowi, sejumlah pejabat di Nganjuk kena OTT KPK. - Masuk kanan keluar kiri ya. *** Defisit anggaran APBN 2018 diproyeksikan Rp 326 triliun. - Yang jelas utang makin besar. *** Jelang hari raya Galungan, Pertamina tambah pasokan elpiji 3 kg. - Harganya jangan ‘’ditambah’’.
Penulis adalah legal perbankan, alumni FH Unud
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
KERAJINAN Seorang penjual barang kerajinan menata dagangannya di salah satu artshop di Pasar www.iklanbalipost.com
Kumbasari, Denpasar baru-baru ini.
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Tarif Batas Bawah Rp 3.500
Sopir Angkutan Konvensional Meradang
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali melalui Dinas Perhubungan sudah mengusulkan tarif batas bawah Rp 6.500 per km untuk angkutan sewa. Namun, tarif batas bawah yang ditentukan pemerintah pusat ternyata Rp 3.500 sampai Rp 6.000 untuk tarif batas atas. Ketentuan itu tak pelak membuat para sopir angkutan konvensional meradang dan kembali melakukan aksi turun ke jalan, Rabu (25/10) kemarin. Mereka menuntut agar tarif batas bawah ditentukan sebesar Rp 6.500. “Saya tidak bisa mengikuti kehendak teman-teman yang melakukan unjuk rasa karena ini NKRI. Apa pun aturannya dari pusat, kita ikuti itu,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGA Sudarsana usai menerima para sopir angkutan konvensional di Kantor Gubernur Bali, kemarin. Pada intinya, lanjut Sudarsana, Dishub tetap berpatokan pada Peraturan Menteri Perhubungan No.26 Tahun 2017. Dalam Permen itu, pihaknya diberikan kewenangan untuk mengurus izin angkutan sewa khusus (online). Sementara izin angkutan sewa umum (konvensional) tetap diurus ke Jakarta. Pengurusan izin ini pun mendapat protes dari para pengunjuk rasa. “Itu yang dimasalahkan oleh temant e m a n k a r e n a d i a m e r a s a k a n s u sa h ngurusnya ke Jakarta,” jelasnya. Terkait kuota, Sudarsana mengatakan ada sebanyak 20.085 kuota angkutan sewa di Bali untuk tahun 2017. Namun baru 12.500 yang terisi atau mengajukan izin, sehingga masih ada sisa 7.500 kuota. Baik itu untuk angkutan sewa khusus maupun untuk angkutan sewa umum. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Aliansi Transport Bali (Alstar-B), Ketut Witra mengkritisi perubahan peraturan yang terus dilakukan Menteri Perhubungan terkait angkutan berbasis aplikasi online. Hal ini, menurutnya, dapat memantik aksi demonstrasi sopir konvensional di seluruh Indonesia. Terlebih, daerah tidak ikut menentukan standardisasi tarif batas atas dan batas bawah. “Kami meminta penentuan kuota dan tarif oleh daerah. Tarif batas bawah saya minta tarif standar taksi Rp 6.500. Kalau sekarang kan dia (taksi online) sangat kecil, kami pasti rugi karena tidak seimbang,” ujarnya. Witra beralasan, pemerintah daerahlah yang paling mengetahui tarif yang berlaku di daerah. Termasuk mengenai kebutuhan angkutan sewa khusus di Bali. (kmb32)
Bali Post/wan
PANEN – Petani di kawasan pertanian wilayah Sempidi, Badung telah melakukan panen padi, belum lama ini. Tampak seorang perempuan mengumpulkan gabah sisa panen di kawasan tersebut.
Harga Pasir dan Koral Meroket
Proyek Rumah FLPP Di-’’reschedule’’
Denpasar (Bali Post) -
Sejumlah proyek rumah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terpaksa di-reschedule. Pasalnya, harga material bangunan seperti pasir dan koral meroket tajam pasca-Gunung Agung ditetapkan berstatus Awas. Keadaan ini sangat memberatkan developer hingga terpaksa menunda pembangunan agar tidak merugi terlalu dalam. “Sangat berpengaruh pada program FLPP karena harga rumah FLPP itu dibatasi untuk tahun sekarang Rp 141 juta. Dari hitung-hitungan pengembang, itu harganya, marginnya sudah mepet sekali. Apalagi dengan harga (material) seperti ini, boro-boro dapat untung mungkin bisa rugi,” ungkap Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Realestate Indonesia (REI) Bali I Gede Suardita, di Denpasar, Rabu (25/10) kemarin. Menurut Suardita, harga pasir yang dulunya berkisar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta kini naik dua kali lipat menjadi Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta untuk satu truk isian 7 kubik. Harga koral juga demikian, naik drastis dari Rp 2 juta
menjadi Rp 5 jutaan per satu truk dengan isian sama. Pasalnya, banyak galian C di Karangasem yang harus ditutup karena berada di radius berbahaya erupsi Gunung Agung. “Wacana mengambil dari luar pulau, itu tidak bisa dengan partai kecil juga dan kalau dihitung-hitung dengan biaya transportasi dan yang lainnya hampir sama juga jatuhnya,” imbuhnya. Sementara ini, lanjut Suardita, memang ada developer yang mengambil material di daerah Kintamani, Bangli. Lantaran begitu tingginya permintaan, harga material di sana juga ikut melonjak. Itu sebabnya, beberapa proyek yang tidak urgent terpaksa ditunda pembangunan-
nya untuk sementara waktu. Termasuk sejumlah proyek rumah FLPP untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Jembrana, Karangasem, Tabanan, dan Buleleng. “Hampir semuanya ada reschedule, paling fatal di Karangasem. Bukan hanya ditunda, tapi proyek tidak bisa berjalan di sana karena status Awas Gunung Agung. Otomatis masalah notaris, BPN, segala macam sudah menghentikan operasionalnya. Jadi, tidak bisa bergerak lagi proyek itu,” jelasnya. Suardita menambahkan, proyek FLPP sebelumnya ditarget sekitar 3.000-an rumah yang terealisasi. Sejauh ini baru terealisasi 2.000-an rumah di empat kabupaten. Lantaran ada masalah Gunung Agung, pihaknya pesimis target FLPP bisa tercapai. “Mungkin hanya bisa 2.500-anlah,” ujarnya. Sebelumnya, pengusaha kontraktor di Bali juga kalang kabut lantaran harga material meningkat drastis dan langka. Sejumlah proyek pemerintah yang ten-
gah dikerjakan pun berpotensi tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Ketua Umum BPD Gapensi Bali I Wayan Adnyana mengaku sudah memikirkan sejumlah solusi yang akan ditawarkan bagi pemerintah. “Solusi yang pertama untuk menghindari kerugian yang lebih besar, cut off proyek itu. Cuma risiko pelayanan akan terlambat. Proyek-proyek yang ditargetkan untuk bisa cepat bermanfaat untuk masyarakat akhirnya tidak bisa bermanfaat. Jadi, kami juga menawarkan solusi kedua yakni ekskalasi,” ujarnya. Adnyana menambahkan, ekskalasi bisa dengan penambahan harga atau penyelesaian volume. Dalam hal ini, kontraktor tidak menyelesaikan target 100 persen dengan anggaran yang ada sesuai dengan harga yang baru. Terutama setelah ada kesepakatan harga material yang baru. Solusi kedua ini tentu harus dibarengi dengan kebijakan perpanjangan waktu. (kmb32)
Persatuan Purnabhakti Pengayoman Kemenkum-HAM Bali ’’Tirtayatra’’ ke Nusa Penida
Bali Post/ist
DIAMANKAN - Pelaku penganiayaan saat diamankan petugas Polsek Kutsel.
Ditegur Saat Minum Arak, Tukang Cukur Ngamuk
Mangupura (Bali Post) Keributan terjadi di Jalan Taman Giri Tana Dewa, Mumbul, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Selasa (24/10) lalu. Oswandi Budiono (33) mengamuk gara-gara ditegur saat minum arak. Tukang cukur ini memukul kepala Herman Zalukhu (23) menggunakan pecahan batako. Akibat perbuatannya itu, pelaku kini ditahan di Polsek Kutsel. Kanit Reskrim Polsek Kutsel Iptu Andi Yaqin, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan, antara pelaku dan korban teman baik. Mereka sama-sama beprofesi sebagai tukang cukur. Pada Selasa (24/10), sekitar pukul 15.00 Wita, pelaku yang beralamat di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan ini bersama pacarnya berkunjung ke tempat kerja korban di Jalan Taman Giri Tana Dewa. Selanjutnya, mereka minum arak. Sambil minum arak, korban melayani pelanggannya. “Pelaku buka tempat potong rambut di Pemogan, Denpasar Selatan,” ujarnya. Setelah minum arak beberapa sloki, pelaku mulai berulah dan ngoceh tidak keruan. Hal itu membuat korban menegur pelaku agar tidak ribut. Diduga pelaku tersinggung, dia diam-diam mengambil pecahan batako dan dipakai memukul kepala korban satu kali sehingga mengalami luka robek. “Mendapat informasi ada keributan, kami langsung ke TKP. Pelaku kami tangkap di sana dan langsung dibawa ke Polsek,” tegas Kanit Reskrim. (kmb36)
PENGURUS beserta anggota Persatuan Purnabhakti Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM Bali, Sabtu (21/10) lalu, mengadakan tirtayatra ke sejumlah Pura Kahyangan Jagat di sekitar Nusa Penida. Rombongan yang dipimpin Ketua Persatuan Pengayoman I Gede Widiartha, Nyoman Putra, S.H., beserta pengurus dan panglingsir I Made Parka, S.H.,
M.M. matirtayatra ke Pura Giri Putri dan Pura Dalem Ped. Tirtayatra ini sebagai kelanjutan dari acara serupa yang dilakukan Persatuan Purnabhakti Pengayoman Kemenkum-HAM Bali ke Pura-pura Sad-Dang Kahyangan seluruh jagat Bali, sesuai tuntutan sastra suci agama Hindu di Bali. Dalam persembahyangan ke sejumlah pura, para purnabhakti
juga memohon Pulau Bali yang kita cintai dan seluruh masyarakatnya selalu aman, damai, dan sejahtera. Demikian juga agar Gunung Agung dan Bali tetap ajeg. I Gede Widiartha mengungkapkan pada bulan-bulan berikutnya, kegiatan Persatuan Purnabhakti Pengayoman akan matirtayatra ke Pura-pura yang ada di Jawa Timur. (r)
Bali Post/ist
TIRTAYATRA - Pengurus dan anggota Persatuan Purnabhakti Pengayoman Kemenkum-HAM Bali saat matirtayatra ke Pura Dalem Ped, Nusa Penida.
Operasi Zebra 2017
Fokus Sasar Pelajar dan Parkir Sembarangan
Denpasar (Bali Post) Menjelang digelarnya Operasi Zebra 2017, Direktorat Lalu Lintas (Lantas) Polda Bali menggelar rapat internal. Selain itu untuk menentukan sasaran yang akan dieksekusi supaya angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan, menciptakan sekaligus meningkatkan rasa aman. Rencananya, Polantas akan menyasar pelajar di bawah umur mengendarai kendaraan, parkir sembarangan, dan pasar tumpah. Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan, Operasi Zebra dijadwalkan dilaksanakan akhir Oktober ini. Menurut Kombes Sudana, ada tiga target sasaran dalam operasi ini, yaitu parkir badan jalan, pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serta sosialisasi ke sekolah-sekolah. “Karena sampai saat ini masih banyak pelajar di bawah
umur yang diberikan sepeda motor oleh orangtuanya. Padahal tindakan itu berisiko karena bisa mencelakakan anak tersebut. Padahal sudah jelas aturannya anak di bawah umur tidak boleh mengendarai kendaraan,” tegasnya usai memimpin rapat di Gedung Direktorat Lantas di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur. Tujuan dilaksanakan rapat internal tersebut, kata mantan Kapolresta Denpasar ini, untuk membahas perkembangan situasi lalu lintas saat ini. Dalam rapat tersebut terungkap jika sampai saat ini, parkir kendaraan di badan jalan dinilai sebagai biang kemacetan. Oleh karena itu selama operasi ini, kendaraan yang parkir di badan jalan akan ditertibkan. Terutama saat pasar tumpah. “Pasar tumpah itu biasanya terjadi di Sanglah, Kuta, dan Jalan Veteran. Di sana masih ada kendaraan parkir di badan
Bali Post/rah
Anak Agung Made Sudana jalan dan akan kita tertibkan karena bagaimanapun sesuai undang-undang badan jalan bukan untuk tempat parkir. Juga trotoar bukan untuk tempat
berjualan,” tegas mantan Kabid Humas Polda Bali ini. Masalah kecelakaan maupun kemacetan, tegas mantan Kabid Propam Polda Bali ini, mendapat atensi khusus karena dalam waktu dekat akan digelar IMF dan World Bank tahun 2018. Oleh karena itu, pihaknya berusaha maksimal agar para tamu dan delegasi yang datang ke Bali merasa aman dan nyaman. Terutama saat mereka mengunjungi tempat wisata di Bali. Selain kemacetan, menurut Sudana, anggota Subdit Dikyasa Direktorat Lalu Lintas juga melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui program Goes to School. Program ini juga tidak kalah penting mengingat banyaknya korban kecelakaan menimpa remaja. “Sebenarnya, program ini sudah berjalan, tapi saat ini kita intensifkan lagi. Anggota kami masuk ke sekolahsekolah menjadi irup (inspektur upacara) di sekolah setiap Senin
dan menyampaikan sosialisasi tertib lalu lintas,” ujarnya. Mantan Kapolres Tabanan ini mengungkapkan, selama ini orangtua memberikan anaknya sepeda motor padahal masih di bawah umur. Akibatnya, mereka berangkat ke sekolah naik sepeda motor. “Kalau belum punya SIM, itu artinya tidak boleh naik sepeda motor atau mobil. Oleh karena itu, perlu diberikan pemahaman kepada para orangtua, kalau anak belum cukup umur jangan dibelikan kendaraan. Kewajiban orangtua untuk mengantar. Begitu juga kami sebagai aparat harus mencegah anak yang tidak punya SIM berkendara di jalan raya, sehingga tidak ada pembiaran. Para guru pun kami harapkan menyadarkan anak didiknya supaya tidak naik motor kalau belum punya SIM,” tegas perwira yang lama bertugas di Polda Metro Jaya, Jakarta ini. (kmb36)
BANGLI
8 SOSOK
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Hampir Tiga Bulan
Bagi Waktu KESIBUKANNYA sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga membuat Nyoman Suteja harus pandai-pandai mengatur waktu. Suteja dituntut mampu membagi waktu untuk pekerjaan, keluarga hingga kegiatan adat dan keagamaan. Menurut Suteja, sejauh ini dia masih bisa mengatur jadwal pekerjaan di birokrasi agar bisa menjalani kegiatan lain khususnya terkait kegiatan adat, meskipun tidak seluasa dulu. ‘’Sebagai orang Bali, kegiatan adat itu kan bagian dari manyama braya. Itu adalah bagian dari kehidupan orang Bali Post/ina Bali. Jadi, harus bisa mengikutinya sebisa mungkin,’’ ujarnya saat ditemui, Rabu (25/10) kemarin. Suteja mengakui, sebelum menjadi pejabat, dia sangat aktif dalam kegiatan adat. Misalnya, ketika ada upacara pernikahan di lingkup keluarga maupun lingkungan, dia sering terlibat langsung dalam prosesi penting. ‘’Waktu prosesi ngidih nak luh, saya biasanya mengambil porsi sebagai juru bicara. Sejak punya anak satu, sekitar tahun 90-an, saya sudah aktif untuk itu. Bapak yang mengajari saya,’’ ujarnya. Namun sekarang, karena kesibukannya sebagai kepala dinas, aktivitas tersebut sudah berkurang. Dia hanya bisa ikut prosesi meminang mempelai perempuan di hari libur. ‘’Bukan berhenti, tapi menyesuaikan. Bisa ikut acara ngidihang nak luh kalau libur seperti Sabtu dan Minggu,’’ katanya. (ina)
Siswa SMPN 5 Kintamani Tak Dapat Pelajaran Matematika Bangli (Bali Post) Hampir tiga bulan terakhir, siswa SMPN 5 Kintamani yang duduk di kelas IX dan sebagian di kelas VIII, tak bisa mendapatkan pelajaran Matematika sebagaimana mestinya. Kondisi itu terjadi lantaran jumlah guru matematika yang sangat terbatas. Dari dua guru matematika berstatus non-PNS, hanya satu yang aktif mengajar. Sementara satu guru lainnya sedang menjalani masa cuti bersalin. Kepala SMPN 5 Kintamani Wayan Sadia, Rabu (25/10) kemarin, mengungkapkan untuk mengajar di tiga rombel yakni kelas VII, VIII dan IX, pihaknya selama ini hanya mengandalkan dua guru perempuan berstatus non-PNS. Pihaknya sudah tidak lagi memiliki guru matematika berstatus PNS lantaran
dipindahkan ke sekolah lainnya. Terbatasnya jumlah guru di sekolahnya diakuinya membuat proses belajar mengajar di kelas tidak bisa berlangsung normal. Sadia menjelaskan, siswa kelas VII dan sebagian siswa kelas VIII sempat tidak mendapatkan pelajaran matematika sejak awal tahun ajaran baru hingga Oktober. Hal itu dikarenakan guru yang mengajar, cuti bersalin. Guru tersebut baru kembali aktif mengajar sejak seminggu lalu. Kemudian, sejak Agustus hingga saat ini, giliran siswa di kelas IX dan sebagian siswa kelas VIII yang tidak mendapat pelajaran matematika karena guru lainnya yang biasa mengajar di kelas tersebut cuti bersalin. ‘’Cutinya baru berakhir jelang ujian akhir semester, sekitar
Desember mendatang,’’ ungkapnya. Untuk mengisi kekosongan jam pelajaran matematika, pihaknya hanya bisa memberikan tugas mandiri kepada siswa dengan belajar di perpustakaan. Sadia mengaku khawatir dengan kondisi saat ini mengingat dalam waktu dekat akan digelar ujian akhir semester. Meski kini sudah ada satu guru matematika yang aktif mengajar di kelas VII dan sebagian kelas VIII, namun Sadia mengakui tidak bisa membebani guru tersebut untuk mengajar juga di kelas IX dan sebagian kelas VIII karena beban mengajar guru tersebut sudah cukup berat. Terlebih guru bersangkutan statusnya non-PNS. ‘’Kalau guru mata pelajaran lain disuruh ngajar matematika, mana
mau dia. Karena secara regulasi tidak diakui,’’ terangnya. Terkait terbatasnya jumlah guru matematika di SMPN 5 Kintamani, Sadia mengaku sudah sempat beberapa kali menyampaikannya ke Disdikpora Bangli. Hanya, sampai saat ini belum ditindaklanjuti. ‘’Kami sudah berkalikali menyampaikan. Tapi itu kan tergantung yang punya kebijakan. Kalau kami banyak ngomong kan salah,’’ katanya. Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Bangli Nyoman Sedana saat dikonfirmasi terpisah terkait adakah rencana menempatkan guru matematika di SMPN 5 Kintamani mengatakan, kekosongan guru matematika sekarang bisa diisi oleh guru IPA yang ditugaskan kepala sekolah. (kmb40)
Wayan Sadia
Bali Post/ina
Proyek ’’Hotmix’’ 2016 Dipertanyakan Dewan
Bangli (Bali Post) –
Proyek hotmix sejumlah paket jalan tahun 2016 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Permukiman (PUTRKP) Bangli disinyalir melanggar ketentuan. Proyek yang seharusnya tuntas Desember 2016 tersebut, justru baru diselesaikan tahun ini. Sampai sekarang, proyek dengan total nilai Rp 10 miliar tersebut belum bisa dibayarkan ke rekanan. Anggota Komisi III DPRD Bangli Made Sudiasa didampingi Ketua Komisi Ketut Suastika mengatakan, persoalan tersebut diketahui pihaknya saat rapat kerja yang dilaksanakan bersama Dinas PUTRPK belum lama ini. Sudiasa mengaku heran mengapa Dinas PUTRKP mengizinkan kontraktor mengerjakan kegiatan itu di tahun 2017. Padahal proyek
itu didanai APBD 2016 dan laporan keuangannya sudah diperiksa BPK. Pada proyek hotmix itu, Pemkab Bangli hanya boleh membayar 5 persen sesuai pekerjaan yang dituntaskan saat itu oleh rekanan. Karena semua kegiatan tahun 2016 sudah tutup buku, maka untuk membayar pengerjaan proyek tersebut, pihaknya memper-
tanyakan dari mana sumber uang yang akan digunakan. Pihaknya tidak akan menyetujui jika pembayarannya dianggarkan tahun 2018. Meskipun sejauh ini belum ada kerugian daerah, namun proyek itu rawan temuan. ‘’Kalau kegiatan sudah tutup buku, maka tidak ada pembayaran lagi. Itu artinya, sekarang Pemkab ngutang Rp 10 miliar,’’ te-
gasnya. Suastika juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, selama ini Dinas PUTRKP juga tidak pernah menyampaikan kegiatan tersebut. Semestinya, katanya, persoalan seperti itu dibicarakan bersama TAPD dan dewan. Dikonfirmasi terpisah. Kabid Bina Marga Dinas PUTRKP Bangli Putu Widagunawan, Selasa (24/10), mengakui bahwa proyek Rp 10 miliar itu memang dianggarkan di APBD-P 2016. Namun, karena gagal dituntaskan tahun itu, pihaknya meminta perpanjangan waktu sehingga baru diselesaikan
tahun ini. Untuk pembayaran, tidak bisa dilakukan tahun ini karena APBD saat itu keburu ketok palu. Rencananya, pembayaran proyek akan dianggarkan tahun 2018. Disebutkan Widagunawan, proyek hotmix tersebut untuk peningkatan beberapa paket jalan yakni Jalan Bubung Bayung-Bayung Gede, Songan-Landigan, ManikliyuUlian, Serai-Gelagah, Penelokan-Bubung Klambu, areal parkir Pura Penulisan dan Landih-Mukus di Kintamani. Untuk bisa membayar utang ke rekanan, pihaknya kini sedang memproses kronologinya. (kmb40)
Awasi Pelaksanaan Pilgub
Bali Post/ina
GUIDE - Puluhan guide lokal di Bangli saat mengikuti bimtek, Rabu (25/10) kemarin.
Puluhan ”Guide” Lokal Ikuti Bimtek
Bangli (Bali Post) Puluhan guide lokal di Kabupaten Bangli diberikan pembinaan terkait etika menjadi guide yang baik dan andal. Tak hanya itu, untuk bisa menjelaskan soal sejarah Gunung Batur kepada wisatawan, para guide lokal terutama yang selama ini bergerak di wisata pendakian juga diberikan pengetahuan tambahan mengenai geologi. Kegiatan pembinaan untuk para guide tersebut digelar Dinas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli di sebuah restoran di Kintamani, Kamis (25/10) kemarin. Kabid Promosi Pariwisata Disparbud Bangli Wayan Merta mengatakan, pembinaan tersebut dilakukan pihaknya dalam upaya meningkatkan kapasitas guide lokal di Bangli. Dalam kegiatan yang diikuti puluhan peserta tersebut pihaknya menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali dan pihak Geologi. Merta menjelaskan, ada beberapa hal yang ditekankan kepada para guide lokal. Di antaranya, bagaimana menjaga etika yang baik sebagai pemandu wisatawan, penerapan Satpa Pesona hingga imbauan agar tidak berebut wisatawan apalagi sampai bertengkar dengan sesama guide di depan wisatawan. ‘’Seandainya ada wisatawan ingin trekking ke Abang Erawang, ya agar ditunjukkan sepenuhnya ke guide Abang Erawang. Karena dia yang bisa menjelaskan hal-hal yang ditemukan wisatawan selama di perjalanan,’’ terangnya. Merta menambahkan, mengingat gunung menjadi salah satu daya tarik wisatawan di Bangli, para guide juga diberikan pengetahuan tambahan mengenai sejarah dan hal-hal yang berkaitan dengan gunung. Hal ini bertujuan agar guide lokal memahami dan mampu memberikan penjelasan yang benar kepada wisatawan terkait Gunung Batur. Saat ini, jumlah guide lokal di Bangli sekitar 715 orang. Hanya pihaknya kemarin hanya bisa memberikan bimtek kepada 40 orang karena kendala anggaran yang terbatas. ‘’Ke depan, kegiatan peningkatan kapasitas guide ini akan terus kita adakan,’’ kata Merta. (kmb40)
Panwascam Diminta Berkolaborasi dengan Masyarakat Bangli (Bali Post) Setelah melalui serangkaian proses seleksi, 12 anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) yang terpilih, akhirnya dilantik Kamis (25/10) kemarin. Pada pelantikan tersebut, jajaran Panwascam diminta menjalankan tugas dan wewenang secara profesional. Agar pengawasan efektif dan efisien, Panwascam diminta berkolaborasi dengan masyarakat. Pelantikan anggota Panwascam dilakukan Ketua Panwaslu Bangli Nengah Sandiarta. Selain anggota Panwascam, juga dilantik Kepala Sekretariat untuk masing-masing kecamatan. Sandiarta usai kegiatan kemarin mengatakan, setelah dilantik, para anggota Panwascam ini akan mengikuti bimtek sehingga dapat lebih memahami tugas dan fungsinya masing-masing. Kepada para anggota Panwascam, pihaknya berpesan agar tugas dan wewenang bisa dilaksanakan dengan
baik dan profesional. ‘’Dalam melakukan pengawasan, saya mengharapkan panwascam untuk berkolaborasi dengan masyarakat, demi terciptanya pemilihan gubernur Bali yang demokratis, berkualitas, dan bermartabat,’’ jelasnya. Disinggung mengenai fokus pengawasan ke depan, Sandiarta mengungkapkan, seluruh tahapan pilgub akan menjadi perhatian. Sebab ,menurutnya, semua tahapan riskan bermasalah. ‘’Kalau berdasarkan pengalaman dulu, masalah DPT (Daftar Pemilih Tetap - red) yang riskan, masa kampanye, penghitungan suara dan masa tenang,’’ terangnya. Di sisi lain, Sandiarta mengaku sempat kecewa dengan ketidakhadiran Bupati Bangli dan DPRD dalam beberapa kali kegiatan Panwaslu Bangli. ‘’Kerap kali kalau kita undang, tidak datang,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpolinmas Terus Arsawan yang mewakili Bupati Bangli di acara kemarin
PANWASCAM - Suasana pelantikan Panwascam di Aula Gurukula, Kamis (25/10) kemarin. menyampaikan selamat kepaDiharapkan, dengan ke- Arsawan menyampaikan, da anggota Panwascam yang beradaan anggota panwascam hal ini dikarenakan Bupati sudah dilantik. Menurutnya, nantinya setiap tahapan pil- tengah melaksanakan tugas menjalankan tugas penga- gub bisa terlaksana dengan dinas, yakni rapat dengan wasan saat hajatan pemilu baik dan lancar. Mengenai anggota Forkompinda di Poladalah tugas mahaberat. ketidakhadiran Bupati, Terus res Bangli. (kmb40)
PEMKAB Bangli menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi DKI Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. Tujuan kunker Pemkab Bangli tersebut adalah untuk mengetahui bentuk kerja sama yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta selama
ini. Rombongan kunker yang di antaranya terdiri dari Asisten III Setda Bangli I Wayan Warta Megantara, Asisten I Nyoman Puja, Kabag Umum I Kadek Mahindra Putra beserta jajaran Humas dan Protokol Setda
Bangli tersebut disambut Kasubag Otonomi Daerah Wawan S. Kusumah beserta ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Warta Megantara dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya berharap dari kunker ini bisa mendapatkan informasi
Bali Post/ina
Pemkab Bangli Pelajari Pola Kerja Sama Pemprov DKI Jakarta
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-91521/91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
Kodim
: 0366-91024
Kantor Bupati
: 0366-91032
Bali Post/nan
KUNKER - Rombongan Pemkab Bangli saat melakukan kunker di Pemprov DKI Jakarta, Rabu (25/10) kemarin.
yang bermanfaat dan bisa diterapkan di Kabupaten Bangli. ‘’Kami ingin tahu dengan siapa saja dan pola kerja sama seperti apa yang sudah dilakukan DKI Jakarta, mengingat pekerjaan Humas dan Protokol sekarang ini semakin banyak. Jadi, kita berharap semoga apa yang menjadi tujuan kami datang ke DKI Jakarta ini bisa kami dapatkan dan bisa kita terapkan nantinya di Bangli,’’ ungkap Megantara. Dikatakan pula, pihaknya juga berharap akan ada kerja sama antara Pemkab Bangli dengan Pemprov DKI Jakarta. ‘’Kita harap ke depan Bangli dan DKI Jakarta ada yang bisa dikerjasamakan. Sebab, Bangli memiliki produk tertentu seperti kerajinan bambu, hasil pertanian seperti sayursayuran, jeruk, kopi, bawang dan hasil pertanian lainnya. Semoga apa yang menjadi harapan kami ini bisa terwujud,’’ katanya. Sementara itu, Kasubag Otonomi Daerah Pemprov DKI Jakarta Wawan S Kusumah menyampaikan terima kasih kepada Pemkab
Bangli yang sudah memilih DKI Jakarta sebagai lokasi kunker. ‘’Meski tidak disambut Pak Gubernur, kita harap tidak akan mengurangi makna dari kunjungan yang dilakukan Pemkab Bangli,’’ ucapnya. Dikatakannya, kerja sama yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sampai saat ini sudah mencapai ribuan. Selain dengan pemerintah daerah lain, Pemprov DKI Jakarta juga bekerja sama dengan kementerian dan swasta. ‘’Jadi, semua program Pemerintah DKI Jakarta bukan semua pemerintah yang buat melainkan hasil dari kerja sama yang dilakukan selama ini,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta membuat program smart city di bawah Diskominfo. Langkah itu dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat berbasis IT. Melalui program ini, masyarakat yang hendak mengurus segala administrasi, bisa memanfaatkan IT dan tidak perlu lagi datang ke instansi terkait. ‘’Hampir semua layanan yang kita berikan berbasis IT,’’ jelasnya. (nan)
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
GIANYAR
9
Bali Post/nik
WARGA - Warga Tempekan Pakudui Kawan saat mendatangi kantor PN Gianyar, Rabu (25/10) kemarin.
Sidang Anmaning Pakudui Dikawal Ketat Polisi
Gianyar (Bali Post) Menjelang eksekusi tanah, kasus perdata di Banjar Pakudui Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Rabu (25/10) kemarin digelar sidang anmaning di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar. Sidang ini pun mendapat pengawalan ketat polisi, guna menghindari terjadinya benturan yang tidak diinginkan. Informasi dihimpun, dalam sidang kemarin, sejak pukul 08.15 Wita, warga Tempekan Pakudui Kawan sebanyak 121 orang menggunakan pakaian adat madya berkumpul di depan Pura Desa Adat Pakudui Tegallalang. Warga dikoordinir Bendesa Pakraman Pakudui I Ketut Karma Wijaya itu kemudian berangkat bersama menuju kantor PN Gianyar menggunakan 21 unit kendaraan roda empat dengan pengawalan Kijang 921 Polsek Tegallalang. Mereka tiba di PN Gianyar pukul 09.15 Wita, untuk kemudian mengawal proses sidang Anmaning. Sementara warga Pakudui Kangin selaku termohon eksekusi, tidak menghadiri sidang karena PN Gianyar telah mengirim surat penangguhan penundaan eksekusi tertanggal 9 Agustus 2017 kepada masing-masing pihak. Pakudui Kangin menganggap tidak perlu lagi menghadiri sidang Anmaning tersebut. Selama sidang antara pihak PN Gianyar dengan Pakudui Kawan itu, jajaran kepolisian dari Polres Gianyar di-back up Polsek Kota Gianyar berjaga di sekitar PN. Tak hanya itu, jajaran Polsek Tegallalang juga mengamankan situasi di Desa Kedisan, Tegallalang. ‘’Situasi sidang berlangsung aman. Pihak Pakudui Kangin sebagai termohon eksekusi tidak hadir,’’ ujar Kapolsek Tegallalang AKP Merta Kariana. Dijelaskannya, pengamanan terhadap warga yang menuju pengadilan untuk menghindari terjadinya benturan antarpihak yang bersengketa yakni antara Pakudui Tempek Kawan dan Pakudui Tempek Kangin. ‘’Mengingat di antara mereka jaraknya sangat berdekatan, dalam hal ini kami libatkan anggota pengaman baik terbuka maupun tertutup mulai dari titik kumpul, keberangkatan hingga warga tersebut masuk menuju kantor PN Gianyar dan masuk ke ruang sidang,’’ tegasnya. Usai sidang Anmaning, Panitera pengganti PN Gianyar Dewa Gede Suardana mengatakan, Ketua PN belum bisa memutuskan langkah yang diambil selanjutnya. Itu karena pihak termohon eksekusi tidak hadir. Ketua PN akan mempelajari kembali permasalahan tersebut untuk mencari titik temu dengan harapan diperoleh keputusan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. (kmb35)
Bali Post/wan
WISATAWAN - Sejumlah wisatawan berkeliling di kawasan Ubud. Jumlah kunjungan wisatawan ke Ubud mengalami penurunan cukup signifikan selama Gunung Agung dalam status Awas.
Ratusan Sanggar Seni Belum Kantongi Sertifikat Penetapan
Gianyar (Bali Post) -
Sebagai daerah seni, Kabupaten Gianyar diperkirakan memiliki ratusan sanggar kesenian. Namun, dari jumlah itu, hanya 75 yang mengantongi sertifikat penetapan sanggar seni dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar. ‘’Per Oktober ini, yang mengajukan penetapan sanggar seni ke Dinas Kebudayaan memang baru 75 saja,’’ kata Kasi Tenaga Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Wayan Sila, Rabu (25/10) kemarin. Diungkapkannya, dari 272 desa pakraman di Kabupaten Gianyar, terdapat sekitar 300 lebih sanggar seni. Di tiap desa pakraman bisa terdapat tiga sampai empat sanggar seni. Masyarakat yang mendaftarkan penetapan sanggar seni sebenarnya sudah meningkat signifikan.
Pada Agustus 2015, tercatat hanya sekitar 20-an, namun kini sudah mencapai 75 sanggar seni. ‘’Kita optimis nanti ada lagi sanggar seni yang mengajukan pendaftaran,’’ katanya. Pemerintah telah menyosialisasikan soal penetapan sebagai sanggar seni ke ma-
administrasi, ada pengurus, struktur serta jelas kesenian bidang apa yang ditekuni. Jelas bisa dipertanggungjawabkan,’’ katanya. Penetapan sanggar seni pun bisa digunakan sebagai pengakuan untuk eksistensi sanggar seni yang ingin tampil di berbagai event. ‘’Misal, yang sudah mendapat sertifikat penetapan seperti Sanggar Seni Paripurna, ada ratusan orang belajar di sanggar yang berlokasi di Desa Bona ini dan sudah sering tampil ke luar negeri,’’ katanya. (kmb35)
Wabup Mahayastra Resmikan Kantor Perbekel dan Serahkan Truk Sampah Disambut Antusias Warga Desa Singapadu Kaler
Penambangan Batu Padas Ilegal Kembali Marak
Gianyar (Bali post) Penambangan batu padas ilegal kini kembali marak terjadi di Kabupaten Gianyar. Penambangan liar berlangsung di sejumlah aliran sungai, khususnya di sepanjang Tukad Petanu. Instansi terkait pun diminta segera melakukan penertiban. Ketua Garda Pejuang Penerus Aspirasi Rakyat (Gappar) Kabupaten Gianyar, Ngakan Made Rai, Rabu (25/10) kemarin, mengungkapkan pihaknya sudah turun ke sejumlah titik penambangan batu padas ilegal sekitar sebulan lalu. Berdasarkan pantauan, aksi penambangan sudah merusak lingkungan sepanjang aliran sungai. ‘’Baru-baru ini, saya sama tim saya turun ke Tukad Petanu melihat situasi di sekitar tebing. Masih ada penambang liar batu padas,’’ ucap pria yang akrab disapa Ngakan Rai tersebut. Dia mengaku sudah melaporkan temuan ini ke polisi. Namun, belum ada tindak lanjut. Sekitar sepekan lalu, pihaknya kembali memantau aktivitas di aliran sungai. Dan lagi-lagi, masih ada penambang liar yang beraksi. ‘’Sampai detik ini rupanya keluhan dan laporan saya itu memang belum ada tindak lanjut sekali pun,’’ katanya. Ngakan Rai pun berharap laporan yang disampaikannya segera diteruskan ke satuan terkait sehingga aksi perusakan lingkungan tidak terus terjadi. ‘’Karena ini memang kewenangan kepolisian, jadi harusnya kepolisian segera menindaklanjuti. Kan bisa diteruskan ke bagian yang berwenang,’’ terangnya. Di sisi lain, Ngakan Rai memberikan apresiasi terhadap Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo yang dinilainya punya komitmen menindak segala pelanggaran. ‘’Saya sempat ketemu Pak Kapolres waktu awal beliau menjabat di sini. Komitmen Pak Kapolres bagus sekali untuk menegakkan hukum di Gianyar. Mudah-mudahan bisa diteruskan ke jajarannya,’’ ungkapnya. Sementara itu, Wakapolres Gianyar Kompol Tony Sugadri menyatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan penambangan batu padas ilegal. ‘’Nanti kami cek dulu ke lapangan,’’ ujarnya. (kmb35)
syarakat. ‘’Surat permohonan tinggal diajukan ke bapak Bupati Gianyar c.q. Kepala Dinas Kebudayaan, pasti langsung kami proses,’’ ucapnya. Sila menegaskan, yang belum mendapat sertifikat penetapan bukan berarti sanggar seni tersebut ilegal, hanya keberadaannya kurang terpan-
tau oleh pemerintah. ‘’Kadang di masyarakat, membuat sanggar itu konsepnya hanya ngayah. Jadi, untuk upacara agama dan aktivitas di desa adat saja. Keberadaannya tetap eksis meski hanya di lingkungan masyarakat itu, meski belum mendapat atau mengajukan sertifikat penetapan,’’ jelasnya. Dia menegaskan, penetapan sanggar kesenian dari Dinas Kebudayaan ini cukup penting untuk menyatakan keabsahan suatu sanggar seni secara administrasi. ‘’Jadi, keberadaannya sah secara
RESMIKAN KANTOR PERBEKEL - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra meresmikan kantor Perbekel Desa Singapadu Kaler, Rabu (25/10) kemarin. KEDATANGAN Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra disambut antusias ratusan warga Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati, Rabu (25/10) kemarin. Kedatangan mantan Ketua DPRD Gianyar dua periode ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat untuk meresmikan kantor Perbekel Desa yang kini lebih megah dan representatif. Selain meresmikan kantor desa, pada kesempatan itu, Mahayastra juga menyerahkan bantuan satu unit truk pengangkut sampah untuk Desa Singapadu Kaler. Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana mengutarakan, masyarakat Singapadu Kaler kini bisa tersenyum lega, pasalnya sejak
lama berharap memiliki kantor perbekel desa yang megah representatif. Demikian pula kehadiran Wabup Mahayastra sangat diapresiasi masyarakat, karena perhatian Mahayastra terhadap Desa Singapadu Kaler sangat besar.
Serangkaian acara peresmian kantor Perbekel Desa Singapadu Kaler juga dilaksanakan pengukuhan Karang Taruna Yowana Dharma Bhaki 2016-2019, penyerahan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Gianyar dan penyerahan mobil Kijang kepada SMK Werdhi Sila Kumara, Singapadu Kaler. ‘’Perhatian Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada desa kami sangat tinggi. Ke depan, dari segi pelayanan publik kami diharapkan memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat dan tidak berbelit-belit.’’ terangnya. Karjana juga mengatakan, Desa Singapadu Kaler dari segi geografis berada pada jalur pariwisata Ubud sehingga keberadaannya juga memberikan andil besar bagi pertumbuhan ekonomi pariwisata di Kabupaten Gianyar. ‘’Kita harap Desa Singapadu Kaler bisa terus tumbuh menopang Kabupaten Gianyar dengan kepemimpinan Bapak Ma-
hayastra ke depan,’’ ucapnya. Sementara itu, Wabup Mahayastra menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Singapadu Kaler yang telah mampu melaksanakan pembangunan berkelanjutan dengan bertumpu pada sektor ekonomi namun tidak mengesampingkan adat, seni, dan budaya Bali. ‘’Tri Hita Karana yang sarat dengan muatan lokal telah mampu diwujudkan oleh Desa Singapadu Kaler. Terlebih, desa ini mampu memberikan nilai tambah bagi warganya sebagai desa wisata mandiri,’’ ucapnya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar Wayan Kujus Pawitra, Camat Sukawati Anak Agung Putrawan dan Perbekel se-Kecamatan Sukawati. Terkait pelayanan publik, pria asal Desa Melinggih, Payangan ini berpesan, jajaran pemerintahan Desa Singapadu Kaler harus sigap memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Sebab,
pelayanan yang baik merupakan urat nadi kesuksesan dari sebuah organisasi. Ditegaskannya, pelayanan yang amburadul tidak akan dapat meraih prestasi yang menggembirakan. ‘’Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang mampu menciptakan rasa nyaman bagi masyarakatnya. Bila rasa nyaman sudah dirasakan dengan arahan yang jelas dengan proses kepastian, masyarakat akan segan dan terpanggil untuk mengurus sesuatu meminta pelayanan di Kantor Desa,’’ terang Wabup Mahayastra. Mahayastra melanjutkan, khusus kepada Karang Taruna yang telah dikukuhkan, diharapkan mereka bisa berperan serta dalam pembangunan di Desa Singapadu Kaler. Begitu juga mobil truk sampah yang diterima oleh warga Singapadu Kaler, agar dipergunakan sesuai fungsinya dalam menjaga kebersihan lingkungan desa setempat. (ad1612)
KLUNGKUNG
10
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Sidak Narkoba
Polisi Obok-obok SMAN 1 Semarapura Semarapura (Bali Post) Antisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba terus dilakukan Polres Klungkung. Langkah yang diambil tak hanya melalui sweeping ke tempat hiburan malam. Namun juga sidak ke sekolah. Seperti halnya pada Rabu (25/10) kemarin, sidak menyasar SMAN 1 Semarapura. Sidak yang dipimpin Kasatres Narkoba AKP Gde Sudyatmaja dimulai sekitar pukul 08.00 Wita. Setelah mendapatkan izin, anggota langsung masuk ke dua ruangan kelas. Didampingi guru, satu per satu tas yang dibawa 70 siswa langsung digeledah. Namun, setengah jam berjalan, tidak ditemukan siswa yang membawa narkoba maupun barang terlarang lainnya, seperti sajam. Meski demikian, petugas tetap menekankan agar siswa menjauhi barang haram itu. “Meskipun tidak menemukan, para pelajar tetap diingatkan bahaya narkoba,” ujar Sudyatmaja. Pemeriksaan ini akan dilanjutkan secara rutin ke sekolah yang lainnya. Melalui itu, peluang untuk munculnya kasus diharapkan dapat semakin ditekan. “Langkah ini sebagai bentuk rasa sayang kepada generasi muda Klungkung. Jangan sampai mereka mencobanya karena akan merusak kehidupan mereka,” tegasnya seraya menambahkan edukasi berkelanjutan juga perlu diberikan oleh sekolah maupun orang tua. Kepala SMAN 1 Semarapura Wayan Suamba menyambut positif kegiatan tersebut. “Sebenarnya kita di sekolah sendiri melalui para guru juga sering melakukan pemeriksaan terhadap isi tas bawaan siswa. Kami tidak ingin anak-anak terjerumus ke hal negatif,” sebutnya. (kmb45)
Bali Post/sos
ADU AYAM - Warga Karangasem telah satu bulan lebih mengungsi ke Kabupaten Klungkung lantaran status Gunung Agung ditingkatkan jadi awas. Guna menghilangkan rasa jenuh, yang tinggal di GOR Swecapura, Desa Gelgel tak hanya menyibukkan diri dengan membuat anyaman bambu dan ata. Rabu (25/10) kemarin, kaum laki-laki juga sesekali mengadu ayam yang dibawa langsung dari kampung halamannya. Namun, tidak ada taruhan maupun menggunakan taji.
Uji Coba Produksi Garam Yodium Tunggu Pengadaan Mesin Semarapura (Bali Post) -
Bali Post/sos
SIDAK - Petugas Satreskoba Polres Buleleng ketika melakukan sidak di SMAN 1 Semarapura dengan sasaran utama narkoba.
Traktor Milik Subak Toya Cau Dipereteli Maling
Semarapura (Bali Post) Warga asal Kampung Gelgel, Klungkung, Yanto (62), dibuat terkejut, Rabu (25/10) pagi kemarin. Hal itu disebabkan traktor yang dioperasikan di sawah dekat persimpangan Watu Klotok dipereteli maling. Berdasarkan informasi yang dihimpun, traktor 8,5 PK itu milik petani Subak Toya Cau, Desa Tojan. Kejadiannya berawal ketika Yanto mau memindahkannya ke wilayah Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan sekitar pukul 07.30 Wita. Namun sampai di lokasi, dilihat mesinnya sudah raib. Kejadian pun langsung dilaporkan kepada Klian Tempek Subak Toya Cau Nyoman Sutarma (44) asal Banjar Jelantik Mamoran, Desa Tojan, Klungkung. Namun, hal itu tak langsung dipercayai. “Karena tidak percaya, mereka berdua kembali ke lokasi mengecek. Ternyata benar hilang. Akhirnya dilaporkan ke Polsek,” ujar Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sarjana. Kasus ini langsung ditindaklanjuti dengan melakukan olah TKP. Namun, polisi belum mencium jejak pelaku. “Kasus ini masih lidik,” imbuhnya. (kmb45)
Program uji coba produksi garam yodium menjadi ambisi Pemkab Klungkung untuk terealisasi tahun ini. Bahkan, ini sudah disosialisasikan ke petani. Pelaksanaannya yang ditangani melalui tim terpadu tinggal menunggu sejumlah peralatan yang kini masih tahap pengadaan. Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian menjadi salah satu yang terlibat dalam pelaksanaan program yang digadang-gadang mampu meningkatkan kesejahteraan petani garam di kawasan pesisir itu. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini ditunjuk menyiapkan pengadaan mesin mixer dan mesin packaging. Namun, di tengah tersedianya anggaran, peralatan itu tidak tercantum dalam katalog dan tidak ada dijual di toko. “Karena seperti itu, pengadaannya harus dengan penunjukan langsung. Ini harus dirakit. Sudah ada rekanan yang bersedia,” ungkap Kabid Perindustrian I Wayan Merta, Rabu (25/10) kemarin. Pembuatan alat tersebut membutuhkan waktu maksimal satu setengah bulan.
Meski itu sudah mendekati akhir tahun, pihaknya optimis program yang telah dirancang sejak jauh-jauh hari ini bisa terealiasi. “Kami optimis ini bsa jalan,” katanya. Guna mempercepat realisasisanya, sosialisasi ke petani yang tersebar di Pantau Belatung dan Kusamba sudah dilakukan. Sesuai perencanaan, uji coba ini akan memerlukan 1 ton garam. “Petani sanggup menyediakan ini. Tetapi disampaikan pula untuk bulan tertentu ada kendala dalam produksi,” terang Merta. Pengadaan peralatan berupa mesin pe-
Klungkung Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan
kLUNGKUNG (0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Bali Post/sos
PETANI - Petani garam di Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan. Pemkab Klungkung akan mengambil hasil panennya untuk uji coba pengolahan menjadi yodium. Realisasi program ini mash menunggu peralatan.
Sajikan Laporan Keuangan dengan Capaian Standar Tertinggi
Telepon Penting Polres Klungkung
nyedot air laut juga ditangani Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung. Kadis Wayan Durma menyatakan itu masih dalam proses pengadaan. “Itu masih proses,” jawabnya singkat. Sebelumnya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan uji coba ini sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan petani maupun merangsang generasi muda untuk bisa turut menggeluti. Hasilnya akan diedarkan ke pegawai lingkungan Pemkab dan juga BUMDes. “Tahun ini harus jalan,” tegasnya. (kmb45)
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, Rabu (25/10) kemarin atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan Keuangan 2016 dengan capaian standar tertinggi.
PEMERINTAH Kabupaten Klungkung memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan 2016 dengan capaian standar tertinggi. Hal ini secara otomatis menambah deretan penghargaan yang telah diraih sebelumnya pada bidang yang berbeda. Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih Kabupaten Klungkung secara berturut-turut. Capaian ini diperoleh atas penilaian laporan keuangan tertinggi pada 2015 dan 2016 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Guna mewujudkan ini tidak terlepas dari kerja keras semua Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung dalam mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan daerah. “Ini merupakan hasil kerja sebuah tim. Saya apresiasi Sekda dan semua OPD yang sudah bekerja dengan baik,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai menerima penghargaan tersebut dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Provinsi Bali, Dedi Sopandi di ruang kerja Bupati, Rabu (25/10) kemarin. Bupati asal Nusa Ceningan ini berharap semua OPD Kabupaten Klungkung dapat mempertahankan predikat ini dengan selalu melakukan pengelolaan keuangan
daerah dengan baik untuk mewujudkan masyarakat Klungkung yang unggul dan sejahtera. ”Saya yakin ke depan pasti bisa mempertahankan dan memperbaiki dari apa yang sudah kita wujudkan secara bersama sama,” sebutnya. Kakanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi menyebutkan, penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang memperoleh opini WTP dari BPK RI terkait laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2016. Ini tidak terlepas dari akuntabilitas pengelolaan keuangan yang semakin baik. “Saya ucapkan selamat, pertahankan predikat ini bila perlu ditingkatkan,” ujarnya. (ad1613)
Permudah Penyaluran Dana BOS
Penerapan Sekolah Khusus bagi Siswa Pengungsi Terealisasi Semarapura (Bali Post) Penerapan sekolah khusus untuk siswa Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung guna mempermudah penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah terealisasi. Tenaga pendidiknya pun langsung dari Karangasem yang sebelumnya bertugas di sekolah yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Agung. Beberapa di antaranya juga harus mengajar di dua sekolah. Sekolah yang demikian salah satunya telah berjalan di SMPN 3 Semarapura yang lokasi di Desa Gelgel, tepatnya di depan GOR Swecapura yang menjadi posko pengungsian terbesar di bumi serombotan. Sesuai informasi yang dihimpun, Rabu (25/10) kemarin tercacat ada 189 siswa dari kelas VII sampai IX yang mengikuti proses belajar-mengajar. Mereka seluruhnya berasal dari KRB erupsi Gunung Agung. Tenaga pendidiknya juga da-
tang langsung dari Karangasem yang sejatinya bertugas di SMPN 1 Selat. Nyoman Budiana salah satunya. Ia menuturkan sistem ini sudah berjalan sejak Senin (23/10). “Sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan, dari Senin lalu kami bisa memberi pelajaran untuk anak-anak pengungsi di Klungkung,” ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, siswa yang mengungsi di sejumlah lokasi itu mulai belajar pukul 12.30 dan berakhir pukul 18.00 Wita. Ini pun tak dijadikan persoalan. Kesiapan mengajar sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. “Saya juga ikut mengungsi. Saya mengajar karena kasihan dengan pendidikan anak-anak. Kasihan kalau terputus. Apalagi untuk anak kelas IX sudah mau ujian,” kata guru pengajar kelas IX asal Desa Muncan yang juga mengungsi ke Klungkung ini. Guru lain, Ketut Sudiarta menyatakan di tengah situasi
yang membingungkan, dirinya tak hanya mengajar di SMPN 3 Semarapura. Namun juga untuk siswa yang menumpang sementara di SD 6 Muncan yang lokasinya di luar KRB. “Saya dua mengajar. Sekarang di sini, besok di sana. Ini ada jadwalnya,” katanya. Hal itu oleh guru asal Desa Selat Duda yang kos di Lingkungan Kemoning, Semarapura Klod ini diakui cukup melelahkan. Namun itu harus dijalani sebagai tanggung jawab. “Sejak sebulan lalu saya juga pindah tinggal,” terangnya. Meski harus belajar di sekolah lain ditambah dengan statusnya sebagai pengungsi, antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran cukup baik. Namun, untuk mengantisipasi rasa jenuh, pemberian pekerjaan rumah lebih diperhitungkan. “Kami tidak saklek. Untuk PR, menyesuaikan dengan situasi,” imbuhnya. Salah satu siswa, Kadek Arini menyatakan sebelum adanya perubahan sistem, sekolahnya
berlangsung mulai pagi. Ia bersama teman-temannya tergabung dengan menjadi satu ruangan dengan siswa SMPN 3 Semarapura. “Sekolahnya sangat senang. Teman-teman disini juga baik,” tuturnya. Penerapan pendidikan serupa juga ada di SMPN 1 Semarapura dan SMPN 2 Semarapura. Sementara itu, berdasarkan data terakhir, siswa pengungsi, untuk jenjang TK mencapai 323 orang, SD 1.644 orang, SMP 599 orang dan SMA/K 492 orang. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan menyatakan adanya perubahan sistem belajar mengajar untuk mempermudah pencairan dana BOS dari Karangsem yang sangat penting untuk mendukung operasional, salah satunya pencetakan soal Ujian Akhir Semester. “Sekolahnya ini diberi nama sekolah bersaudara. Karena proses belajar mengajar memanfaatkan sekolah yang sudah ada,” bebernya. (kmb45)
Bali Post/sos
BELAJAR - Siswa pengungsi saat mengikuti proses belajar mengajar di SMPN 3 Semarapura, Rabu (25/10) kemarin.
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
BULELENG
11
Ditinggal Bekerja, Rumah Terbakar
Bali Post/ist
BENIH PADI – Distan dan petani melakukan kunjungan kerja ke Batan, Rabu (25/10) kemarin. Dalam kunjungan ini benih padi beras merah dan padi Civih Gondrong langsung diteliti sebelum nantinya ditangkarkan di Buleleng.
Singaraja (Bali Post) – Rumah Gede Budiasa (39), warga Dusun Kajanan, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, terbakar Rabu (25/10) kemarin sekitar pukul 07.00 Wita. Pada saat kejadian, korban bersama istri dan anaknya tidak ada di rumah. Kebakaran itu diduga dipicu jaringan listrik di salah satu kamar mengalami kerusakan. Kejadian ini pertama kali diketahui tetangga korban, Gede Wiarta (35). Saksi melihat di salah satu kamar rumah itu terlihat kepulan asap. Tidak berselang lama,
api berkobar. Bahkan, saat api membesar, saksi mendengar ada suara ledakan yang diduga dari tabung elpiji di ruang dapur. Saksi kemudian berteriak kabakaran, sehingga warga ramai datang ke lokasi kejadian. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian dari mereka juga berusaha menyelamatkan barang-barang milik korban. Akan tetapi, karena kobaran api dengan cepat membesar, upaya itu gagal. Api baru berhasil dipadamkan setelah Dinas
Pemadam Kebakaran Buleleng menerjunkan empat unit mobil pemadam. Seluruh bangunan dan barang-barang milik korban tidak bisa diselamatkan dan hanya meninggalkan puing-puing kebakaran. Sementara kerugian meterial yang dialami korban lebih dari Rp 100 juta. Pemilik rumah Gede Budiasa menceritakan, sekitar pukul 06.00 Wita, dirinya sudah pergi bekerja sebagai PNS di Kantor Camat Tejakula. Demikian juga istrinya bekerja dan anaknya pergi sekolah. Kompor dan api
dupa pun dipastikan sudah padam. Namun, jaringan listrik di ruang kamar tidur mengalami kerusakan sejak lama dan belum diperbaiki. “Istri dan anak juga pagipagi meninggalkan rumah dan tidak ada nyala api di rumah. Dan setelah bekerja dapat telepon rumah sudah terbakar,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Tejakula AKP Wayan Sartika, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan telah terjadi kebakaran rumah di Tejakula. AKP Sartika mengatakan,
dari keterangan saksi-saksi dan pemilik rumah, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting) jaringan listrik di salah satu kamar rumah tersebut. Percikan api tersebut kemudian merembet hingga membakar bangunan dan seluruh barang milik korban. “Kalau penyebab lain belum kita temukan, namun kemungkinan ini karena korsleting listrik pada kabel di salah satu kamar dan dari keterangan pemilik rumah memang ada kabel listrik yang rusak,” tegasnya. (kmb38)
Benih Padi Beras Merah Diteliti di Batan
Singaraja (Bali Post) –
Benih padi beras merah yang selama ini dibudidayakan petani di Desa Munduk dan Desa Gogleg, Kecamatan Banjar diteliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Penelitin yang dikenal dengan istilah iradiasi gama ini dilakukan agar benih ini setelah ditanam bisa dipanen dalam waktu empat bulan. Selain itu, benih padi Cicih Gondrong di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan juga ikut diteliti untuk memperpendek umur, namun mampu berproduksi maksimal. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra, Rabu (25/10) kemarin mengatakan, penelitian dua benih padi andalan tersebut merupakan tindaklanjut setelah Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menjalin kerja sama dengan Batan dalam mengoptimalkan pengelolaan sektor pertanian mulai tahun 2018. Dua benih itu setelah diiradiasi nantinya akan ditangkarkan oleh petani penangkar benih di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada dan di Seririt, Kecamatan Seririt. Benih itu kemudian mulai dibudidayakan petani sambil menunggu hasil. Jika menghasilkan sesuai hasil penelitian maka langkah lanjutannya, Distan akan menggalakan penanaman dua benih tersebut. “Kita bawa benih padi beras merah dan benih Cicih Gondrong dan sudah diiradiasi. Nanti kita tangkarkan dulu sambil uji coba. Memang dari presentasi penelitian yang sudah dilakukan umur benih ini akan lebih pendek dari umur pada umumnya yakni sampai enam bulan baru panen. Kalau ini berhasil tentu akan dikembangkan, sehingga sasaran untuk menggenjot produksi beras merah dan dan Cicih Gondrong akan tercapai,” katanya. Selain meneliti benih padi, dalam kunjungan Distan ke Batan, juga berbagi ilmu dalam hal teknik pengendalian hama dan penyakit pada tanaman hortikultura dan bagaimana mengoptimalkan sektor peternakan dengan apliaksi hasil penelitian Batan. Tidak saja diikuti oleh staf di Distan, studi banding ini juga melibatkan petani dan peternak. Dari kunjungan ini paling tidak petani dan peternak bisa melihat secara langsung bagaimana pemanfaatan tenaga nuklir dalam mengoptimalkan pengelolaan sektor pertanian dalam arti luas. Tidak hanya belajar langsung di Batan, dalam waktu dekat, beberapa peneliti Batan melakukan kunjungan balasan ke Buleleng. Dari kunjungan balasan itu, peneliti akan memberikan masukan dan melihat kecocokan lahan atau usaha peternakan yang akan menerapkan hasil penelitian yang cocok diterapkan di Bali Utara. (kmb38)
Bali Post/kmb38
SUMBANGAN – Ketua KJB Ketut Wiratmaja menyerahkan sumbangan masyarakat Buleleng dan luar daerah yang difasilitasi oleh KJB untuk membantu meringankan kebutuhkan pengungsi Gunung Agung di Buleleng.
Bantuan untuk Pengungsi
Singaraja (Bali Post) – Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB), Rabu (25/10) kemarin menyerahkan dana bantuan untuk pengungsi Gunung Agung. Bantuan uang tunai Rp 17.009.100 merupakan sumbangan dermawan dan donatur. Bantuan diserahkan Ketua KJB Ketut Wiratmaja kepada Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gede Komang yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Sosial Made Asmara Yasa. Ketut Wiratmaja mengatakan, bantuan ini merupakan partisipasi masyarakat Buleleng dan daerah lain, menyusul masa siaga darurat bencana Gunung Agung. Sejak Gunung Agung berstatus Awas, banyak warga di Buleleng dan luar daerah yang berpartisipasi menyumbangkan dana. Atas kondisi ini, KJB kemudian memfasilitasi menghimpun sumbangan itu dan kemudian menyalurkan kepada Dinsos selaku lembaga yang ditugaskan mendistribusikan logistik untuk pengungsi. Sebelumnya, KJB juga menyerahkan bantuan tunai Rp 18 juta, bahan makanan dan pakaian layak pakai yang telah diserahkan kepada pengungsi di Desa Tejakula. “Kawan-kawan wartawan yang bergabung dalam wadah KJB sifatnya hanya memfasilitasi masyarakat yang ingin membantu, dan hari ini kita menyerahkan dana yang terkumpul mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh yang berhak,” katanya. Sementara itu, Kabid Sosial Made Asmara Yasa mengatakan, bantuan dari donator dan relawan masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ribuan pengungsi di Buleleng. Apalagi, logistik berupa bahan makanan dan juga obat-obatan sekarang persediaannya mulai terbatas. Saat ini, pengungsi memerlukan mi instan, sarden, bumbu dan beberapa jenis obat-obatan. sejauh ini Dinsos terus berkoordinasi ke pemerintah pusat agar mendapatkan bantuan bahan makanan yang mencukupi. Menunggu bantuan pemerintah pusat, sumbangan dana masyarakat Buleleng dan luar daerah yang difasilitasi KJB ini sangat membantu Dinsos untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi. “Dana ini kami salurkan untuk masyarakat Karangasem yang saat ini mengungsi. Saat ini, stok bantuan tersebut sudah berkurang,” katanya. (kmb38)
Bali Post/ist
TERBAKAR – Rumah milik seorang PNS, Gede Budiasa, warga Dusun Kajanan, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, terbakar Rabu (25/10) kemarin.
Buta Aksara di Buleleng 2.400 Jiwa
Singaraja (Bali Post) –
Warga penyandang buta aksara di Buleleng tercatat 2.400 jiwa tersebar di sembilan kecamatan. Setiap tahun, pemerintah daerah menangani masalah buta aksara 500 jiwa. Dengan demikian, dalam lima tahun ke depan, Buleleng bebas buta aksara. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa di sela-sela puncak Hari Aksara Internasional dan Pameran Pendidikan se-Provinsi Bali di eks Pelabuhan Buleleng, Rabu (25/10) kemarin. Hadir dalam acara ini, Asisten Bidang Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Buleleng Made Arya Sukerta. Lebih jauh, Suyasa mengatakan, program penanganan buta aksara di daerahnya dilakukan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di masing-masing kecamatan. Dari penanganan yang sudah dilakukan, jumlah buta aksara telah berhasil diturunkan. Namun, program pembelajarannya tidak bisa masuk pada jenjang Kejar Paket A. Hal ini karena dari segi jumlah tidak memenuhi, sehingga program lanjutan yang ada hanya Kejar Paket B dan Paket C. Selain itu, pola pembelajaran yang dilakukan nonformal dilakukan oleh tokoh masyarakat dan para peng-
giat pendidikan di desa. Bahkan, waktu pembelajarannya tidak menentu terkadang malam hari, hingga pembelajaran dilakukan setiap tiga minggu sekali. “Pola yang sudah kita lakukan adalah merekrut pengajar (tutor) dan kalau rutin kita siapkan anggaran operasionalnya. Penanganannya tidak bisa berlanjut ke Kejar Paket A karena memang jumlah tidak memenuhi. Kalau program keaksaraan mandiri materi pembelajarannya ditambah dengan program keterampilan khusus,” katanya. Menurut Suyasa, dalam lima tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati sekarang, Disdikpora menargetkan untuk menuntaskan sisa buta aksara di Buleleng sebanyak 2.400 jiwa. Mereka ditargetkan bisa membaca, menulis, dan menghitung (calistung) setiap tahun sebanyak 500 jiwa. Dalam memerangi buta aksara, pihaknya masih mengalami kendala, terutama dalam merekrut peserta pembelajaran yang sangat sulit. Ini karena warga yang akan dibebaskan dari buta aksara adalah di atas
umur 44 tahun. Meningkatkan partisipasi warga mengikuti program pemberantasan buta aksara, tokoh masyarakat di desa dan penggiat pendidikan diharapkan berpartisipasi agar warga sadar dan mau mengikuti pendidikan walau hanya menguasai pengetahuan calistung. Dengan demikian, pemerintah lebih cepat bisa menuntaskan angka penderita buta aksara di daerah. “Kita tangani setiap tahun sebanyak 500 dan selama periode kepemimpinan daerah yang sekarang sisa penderita buta aksara dapat ditangani. Apalagi, kalau bisa kita tingkatkan anggaran untuk 1.000 jiwa per tahun, maka daerah kita bebas dari angka penderita buta aksara,” jelasnya. Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta mengatakan pemberantasan buta aksara di daerahnya ditargetkan tuntas 2020. Dari tahun 2012 angka buta aksara tercatat 3.800 jiwa dan hingga 2017 menyisahakan 2. 400 jiwa. Dengan hasil itu, dalam lima tahun pemerintah telah menuntaskan lebih dari 1.000 jiwa warga
Gede Suyasa yang mengalami buta aksara. Untuk itu, penanganan buta aksara terus digalakkan, sehingga target akhir adalah warga Buleleng bisa melek aksara. “Kita mengajak seluruhnya yang belum mau
bergabung untuk mengenal aksara, mereka yang putus sekolah bahkan yang sama sekali tidak pernah mengenal sekolah mampu mengenal aksara dan mempunyai semangat membaca,” tegasnya. (kmb38)
Baru Lima Unit Mobdin Diserahkan
Singaraja (Bali Post) – Baru lima unit mobil dinas (mobdin) di Sekretariat DPRD Buleleng diserahkan oleh anggota dewan yang mendapatkan fasilitas tersebut. Sisanya tujuh unit mobdin belum
dikembalikan karena masih digunakan untuk menunjang tugas-tugas dewan. Pihak Sekretariat Dewan (Setwan) memastikan sebelum libur Galungan dan Kuningan ini pengembalian mobdin terse-
but dapat diselesaikan. Penarikan mobdin ini menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2017 tentang Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD yang
Bali Post/kmb38
MOBDIN – Dari 12 unit mobdin di lingkungan sekretariat dewan, baru lima unit yang dikembalikan. Tujuh mobdin lainnya masih digunakan menunjang tugas-tugas anggota dewan.
diikuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 63 Tahun 2017 Tentang Peraturan Pelaksanaan Perda No. 4 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Buleleng. Mengacu regulasi itu, Setwan menarik 12 unit mobin yang selama ini digunakan untuk menunjang tugas ketua komisi, fraksi, dan alat kelengkapan dewan yakni Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Perda (Bapemperda). Sementara, empat mobdin untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD tidak ditarik. Anggota dewan yang tidak mendapatkan jatah mobdin, nantinya akan diberikan tunjangan transportasi sebesar Rp 11,8 juta setiap bulan. Lima mobdin telah dikembalikan yakni mobdin Ketua Komisi IV, mobdin Ketua Fraksi Partai Demokrat, mobdin Ketua Komisi III, mobdin Ketua BK dan mobdin Ketua Bapemperda. Sekretaris Dewan (Sekwan) Buleleng Gede Wisnawa di ruang kerjanya Rabu (25/10) kemarin mengatakan, sejak Perbup terbit pihaknya sudah melayangkan surat kepada masing-
Bali Post/kmb38
masing anggota dewan yang sebelumnya dijatah mobdin. Dalam surat itu, pada intinya alasan penarikan itu karena terbitnya PP dan Perbup. Setelah pemberitahuan itu, pihaknya sudah menerima lima unit mobdin. Mobdin tersebut sekarang untuk sementara diparkir di halaman belakang Gedung DPRD. Tujuh unit mobdin yang belum dikembalikan, Wisnawa menyatakan tetap menunggu sampai anggota dewan yang menggunakan mengembalikan kepada sekretariat. “Sudah ada yang menyerahkan dan memang ada yang belum dan kami maklum mungkin beliau (anggota dewan - red) masih ada kesibukan dan mobdin masih digunakan menunjang tugas-tugas, sehingga kita tunggu dan kami tergetkan sebelum libur Galungan penyerahan aset mobdin bisa diselesaikan,” katanya. Setelah 12 mobdin kembali, sekretariat nantinya baru akan bersurat kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD). Surat ini kemudian mendasari penyerahan seluruh aset mobdin di lingkungan sekretariat dewan kepada BPKAD untuk dimanfaatkan lebih lanjut. (kmb38)
12 Jelang Hari Raya Galungan
Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik
Negara (Bali Post) Menjelang hari raya Galungan, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Hal ini diketahui setelah petugas Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional, Rabu (25/10) kemarin. Meski ada kenaikan harga, namun secara umum masih stabil. Tak hanya itu, persediaan barang pun masih dikatakan aman. Dalam sidak yang dilakukan, harga kebutuhan pokok yang sudah mulai naik bawang merah. Sebelumnya, harga per kilogram Rp 15 ribu, kini menjadi Rp 20 ribu. Begitu juga bawang putih, gula pasir dan dan beberapa komoditi lainnya, rata-rata naik Rp 1.000 per kilogramnya dibanding hari biasa. Kenaikan harga ini terjadi karena pasokan barang bergantung dari Jawa. Sementara untuk harga beras, tepung terigu, daging babi, daging ayam dan sapi cenderung masih stabil. Daging sapi dijual Rp 110 ribu per kilogram dan daging babi Rp 60 ribu per kilogram. Sementara itu, Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan persediaan sembako menjelang hari raya masih aman. Kendati ada kenaikan di beberapa komoditi, tetapi secara umum masih stabil. Selain melakukan pengawasan langsung ke pasar-pasar, pemerintah daerah juga berencana menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Kebutuhan buah lokal seperti salak Karangasem kini sulit ditemui. Untuk mengganti kebutuhan buah itu, para pedagang pun mendatangkannya dari Jawa. Sejumlah pedagang buah di Pasar Umum Negara, mengugkapkan salak Karangasem yang memiliki rasa khas itu sudah jarang dipasok sejak sepekan. Tetapi mereka tetap menyediakan buah salak yang didatangkan dari luar Bali. Biasanya menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, buah lokal banyak diburu konsumen, termasuk juga salak Karangasem. Kendati pedagang menyediakan buah salak dari Jawa dengan harga Rp 15 ribu per kilogram, banyak konsumen yang menanyakan keberadaan salak Karangasem. Padahal saat ini, harga salak Karangasem lebih mahal dibanding salak dari Jawa. (kmb26)
JEMBRANA
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Terbaik Kedua Pemanfaatan Dana Desa
Presiden Jokowi Apresiasi Pemkab Jembrana
PEMANFAATAN dana desa di Kabupaten Jembrana mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. Kabupaten yang lokasinya di ujung barat Pulau Bali ini mampu membangun jalan sepanjang 129 km, 8 meter jembatan, dan 4 unit pasar, sehingga dinobatkan sebagai peringkat kedua terbaik nasional dalam pemanfaatan dana desa. Apresiasi tersebut disampaikan di hadapan jajaran Menteri, Panglima TNI, Gubernur serta 514 kabupaten/ kota se-Indonesia, di Istana Negara, Selasa (24/10). “Infrastruktur ini dikerjakan dalam tiga tahun setelah dana desa diadakan. Karena kita tahu sudah tiga tahun ini dana yang kita gelontorkan sebanyak Rp 127 triliun. Hal-hal seperti ini yang kita inginkan agar dana itu betul-betul dimanfaatkan dengan baik,” puji Jokowi. Sementara itu, Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir saat rapat kerja Presiden dengan pimpinan daerah tersebut mengaku sangat bangga atas capaian tersebut. Ia menilai apresiasi yang diberikan Presiden suatu kebanggaan yang luar biasa. Melebihi penghargaan apa pun sekaligus motivasi ke depan guna membangun desa lebih baik lagi. Terlebih lagi pernyataan Presiden tersebut disampaikan secara nasional, di hadapan gubernur serta
seluruh bupati/wakil bupati se-Indonesia dan secara khusus meminta Wabup Kembang berdiri sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Pemkab Jembrana. Capaian ini juga dianggapnya sinergis dengan upaya memajukan desa sesuai dengan jargonnya bersama Bupati Artha, membangun Jembrana dari desa kelurahan. Ia menyebut desa merupakan prioritas pembangunan sehingga sejak awal paket Abang (Artha-Kembang) menjabat pada tahun 2011 cukup banyak kucuran dana yang masuk ke desa. Meliputi dana bagian dari hasil pajak daerah, alokasi dana desa, bantuan keuangan dari APBD Kabupaten. Untuk itu, ketika kebijakan dana desa digulirkan oleh Presiden Jokowi tahun 2014 yang ingin membangun Indonesia dimulai dari pinggiran dengan memperkuat desa, melalui alokasi dana desa yang nilai cukup banyak, desa-desa di Jembrana disebutnya tidak kaget lagi. Wabup Kembang juga menyebut kesuksesan ini atas peran semua pihak, baik itu kepala desa, OPD terkait, BPK, BPKP serta tim Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang selama ini membantu pengawalan penyaluran dana desa. Arah kebijakan dari pembangunan desa itu dikawal
betul dengan memberikan arahan teknis dalam penyusunan APBDes, sehingga fokus pada pengerjaan infrastruktur (jalan desa, gang, jembatan maupun pasar desa). Selanjutnya setelah APBDes itu disepakati oleh kepala desa bersama BPD, dievaluasi kembali oleh tim kecamatan yang dipimpin Wabup Jembrana sehingga hal teknis yang menjadi penekanan terkawal dengan baik. “Kita jelaskan arah pemanfaatan dana desa itu mesti untuk infrastruktur desa, PAUD, BUMdes maupun bantuan santunan kemasyarakat kurang mampu. Tapi yang menjadi prioritas tetaplah infrastruktur jalan. Mana yang menjadi kewajiban kabupaten dan mana yang harus dibangun desa melalui dana desa kita tuangkan dengan jelas,” ujar Kembang. Hal lainnya yang dianggap belum mendesak seperti batas desa, angkul-angkul dan bangunan lainnya bisa ditunda dulu. Selain itu kualitas fisik dari proyek-proyek senantiasa diawasi. “Sebagai contoh, proyekproyek di Desa Asah Duren atau Pengambengan jangan saat panen cengkeh maupun musim ikan. Tenaganya pun diharapkan menggunakan masyarakat lokal kan bergerak di sana,” sebut Kembang. Meskipun memberikan keleluasaan bagi desa untuk memanfaatkan dana desa,
Bali Post/ist
ISTANA NEGARA - Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat berada di antara kepala daerah se-Indonesia di Istana Negara. Kabupaten Jembrana menjadi daerah terbaik kedua pemanfaatan dana desa dan mendapat pujian dari Presiden RI Joko Widodo. pihaknya tetap melakukan pendampingan dan pengawasan. Ada tim dari inspektorat dengan tim monev yang dikordinasikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jembrana. Inspektorat akan memonitoring realisasi penggunaan dana desa dan dilaporkan langsung ke kantor sekretariat kepresidenan melalui BPKP. Juga sudah disediakan sistem keuangan desa (siskeudes) secara cuma-cuma guna menghindari kesalahan dan penyalahgunaan uang.
Sementara tim monev kabupaten akan fokus kepada perencanaan dan pelaporan. “ Hal ini untuk memotivasi aparat desa agar tidak terlambat dalam melaporkan,” tandasnya. Pada kesempatan yang sama Presiden Jokowi turut mengapresiasi daerah-daerah dengan serapan APBD tertinggi, misalnya Kota Pariaman dengan serapan 87 persen, Kabupaten Tasikmalaya 76 persen, Garut 65 persen, Kabupaten Barru 62 persen, dan Kabupaten Ciamis 60,6 persen. (ad1611)
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Ancaman Erupsi Masih Tetap Ada
PVMBG Evaluasi di Jakarta Hari Ini Amlapura (Bali Post) -
Bali Post/kmb
PATROLI - TNI melaksanakan patroli bersama dalam usaha menjaga keamanan wilayah yang ditinggal mengungsi.
Warga Membandel Diwajibkan Teken Surat Pernyataan
Amlapura (Bali Post) – Pemkab Karangasem didukung instansi terkait telah melakukan berbagai upaya agar penduduk di zona Awas mengungsi ke tempat-tempat pengungsian yang sudah disiapkan. Namun kenyataannya, masih banyak warga yang membandel dan mengabaikan seruan tersebut. Mereka nekat masuk daerah Awas dengan bermacam cara dan berbagai alasan. Kondisi itu membuat pemerintah kabupaten, Kodim, dan Polres Karangasem menjadi gusar mengingat saat ini Gunung Agung masih berstatus Awas. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) belum menurunkan level meskipun tingkat kegempaan dalam dua hari terakhir menurun signifikan hanya 100 kali dari sebelumnya sempat 1.000 kali lebih. Informasi tentang menurunan tingkat kegempaan itu pula yang menambah keberanian masyarakat pengungsi itu melawan seruan pemerintah. Padahal, pihak BVMBG sendiri menyatakan erupsi atau tidaknya gunung berapi tidak bisa diukur dari satu indikator saja. Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan Polri dan Satgas Erupsi Gunung Agung sudah memberikan sosialisasi secara kontinu. Juga, dikatakan, melakukan teguran simpatik pada warga yang masih berada di wilayah KRB. Tetapi di lapangan saat ini masih banyak warga yang memilih tetap tinggal dengan berbagai alasan. Menyikapi kondisi itu, Kapolres mengaku terpaksa mengambil langkah tegas. Menurutnya, Selasa (24/10) lalu telah lahir kesepakatan antara Polres, Kodim dan Pemkab Karangasem untuk membagikan surat pernyataan kesanggupan menanggung risiko secara pribadi bagi warga yang masih tinggal di wilayah KRB. Warga dari kelompok nekat seperti itu diwajibkan meneken surat pernyataan tersebut. ‘’Ini bukan berarti kami lepas tangan terhadap keselamatan warga. Tapi, ini merupakan langkah tegas yang kita harapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi warga sehingga mau mengungsi,’’ tegasnya. Mengingat saat ini potensi erupsi Gunung Agung masih tinggi, Kapolres berharap warga mau mengindahkan seruan pemerintah. Sebab, hanya dengan menjauhi zona bahaya risiko jatuhnya korban bisa diminimalisasi. Polres Karangasem, menurutnya, tetap menempatkan status awas Gunung Agung sebagai fokus perhatian. Untuk menjaga ketertiban di wilayah permukinan yang ditinggalkan pengungsi, Polres terus melaksanakan patrol. Selain itu, Polres juga membuat 25 pos portal penghalang memasuki wilayah KRB yang dijaga bersama TNI dan instansi terkait Pemkab Karangasem. Adanya aktivitas warga di zona Awas sejalan dengan data jumlah pengungsi yang terus mengalami penurunan. Informasi terakhir dari Bidang Humas Satgas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung menyatakan jumlah pengungsi keseluruhan sekitar 133.503 jiwa. Jumlah itu menyusut dari data sebelumnya sempat mencapai jumlah lebih tinggi 134.310 jiwa. Sedangkan jumlah warga yang harus dievakuasi sesuai data Pemprov Bali mencapai 185.865 jiwa. ‘’Kita berupaya maksimal membantu warga mengamankan harta bendanya. Terpenting dari kondisi ini mencegah jatuhnya korban jiwa,’’ ujar Kapolres. (kmb)
Pasien ODGJ Ngamuk Dievakuasi Amlapura (Bali Post) Pemerintah daerah masih kesulitan melakukan evakuasi terhadap warga di zona Awas. Kendala ini terjadi khususnya saat mengevakuasi warga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Seperti yang terjadi di Banjar Dinas Panek, Desa Ban, Kubu. Salah satu pasien ODGJ di sana mengamuk saat proses evakuasi. Pihak keluarganya juga menolak pasien ini dievakuasi. Pasien ini diketahui bernama Pasek (32). Dia berada di zona Awas, tepatnya di Kawasan Rawan Bencana (KRB III), sehingga harus segera dievakuasi seperti warga lainnya. Kepala Dinas Kesehatan I Gusti Bagus Putra Partama, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan hingga kemarin, pihaknya kesulitan melakukan evakuasi terhadap pasien ini. Selain kesulitan karena dia mengamuk, pihak keluarga juga menolak pasien ini segera dievakuasi ke tempat aman. Puskesmas Kubu II sudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh masyarakat setempat, untuk segera merujuk pasien ini ke RSJ Bangli. Atau sebagaimana saran Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Gunung Agung, agar dievakuasi ke wilayah non-KRB atau zona aman. Pihaknya masih mengupayakan agar pasien ini mau segera dievakuasi ke tempat aman. ‘’Sampai saat ini jumlah pasien ODGJ sebanyak 126 orang. Rinciannya, 89 orang dirujuk ke RSJ Bangli dan 37 pasien ODGJ lainnya ditangani di pengungsian,’’ katanya. Perbekel Desa Ban I Wayan Potag mengaku kesulitan mengevakuasi warganya ini. Upaya pendekatan sudah dilakukan sejak awal. Tetapi, pihak keluarganya masih bersikukuh agar dia tak ikut dievakuasi. Padahal, sudah dibujuk sejak dulu, agar mengungsi atau setidaknya berobat dulu ke RSJ Bangli. Tetapi, pihak keluarganya tetap tidak mau. ‘’Di sini ada dua pasien ODGJ yang belum dievakuasi. Selain Pasek ada juga warga lain bernama Purna yang belum dievakuasi. Mayoritas warga lainnya sudah mengungsi dan tersebar di beberapa tempat,’’ katanya. Desa Ban menjadi wilayah kawasan rawan bencana III. Jadi memang harus dikosongkan. Warga di 15 banjar dinas di desa ini mengungsi secara menyebar. Ada ke Bangli, Denpasar, dan Buleleng. Dia berharap aktivitas vulkanik Gunung Agung kembali menurun, sehingga warga di sekitar kaki Gunung Agung seperti di Desa Ban bisa segera pulang sekadar menengok rumah mereka setelah ditinggalkan lebih dari sebulan lalu. Sebab, akibat gempa yang terjadi terus-menerus di sekitar Gunung Agung, banyak rumah warga di desa ini mengalami rusak berat. Kerusakan rumah warga beragam. Ada yang atapnya rontok, temboknya retak hingga nyaris jebol. Dia mengaku segera akan melaporkan ke pihak BPBD. Dengan harapan agar segera dapat bantuan proses perbaikannya. (kmb31)
Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk menurunkan status Gunung Agung dari level Awas ke Siaga. Begitu juga warga yang berada di luar radius 6 kilometer supaya bisa dipulangkan ke kampung halamannya. Meski ada permintaan tersebut, hal itu tidak membuat PVMBG mengikuti permintaan tersebut. PVMBG masih akan melakukan rapat evaluasi terkait status gunung tertinggi di Bali itu. Evaluasi akan dilakukan di Jakarta, Kamis (26/10) ini. Kepala Sub-Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana, Rabu (25/10) kemarin, menjelasakan sejak tanggal 20 sampai sekarang ini bukan terjadi pola penurunan disline. Artinya, jumlah kegempaan yang sebelumnya tercatat 600-1.000 getaran lebih, sekarang gempanya hanya 100-300-an. Kendati demikian, aktivitas Gunung Agung itu belum turun secara gradual. Turunnya gempa tiba-tiba ke 100 itu, kata Kamil, memang sudah terjadi perubahan spasial lokasi gempa. Termasuk pengukuran deformasi kembang-kempis Gunung Agung. ‘’Sebelumnya pola kegempaan di kawah dari barat dan barat laut. Pada tanggal 20 Oktober lalu, gempa drop berubah dari kawah ke timur laut. Jadi, hal ini harus tetap dimonitor,’’
ungkapnya. Syahbana mengatakan, untuk penurunan status, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi yang akan dilaksanakan 26 Oktober ini. Pihaknya akan melihat seluruh parameter dari alat yang dipasang di Gunung Agung, mulai seismic, deformasi, aspek viusl maupun yang lain. ‘’Nanti kita akan lihat hasilnya seperti apa. Dari sana baru kita bisa lihat apakah statusnya akan tetap berada di level Awas atau turun ke Siaga,’’ ungkapnya. Meskipun nantinya status Gunung Agung itu diturunkan ke Siaga, kata Devy, bukan berarti Gunung Agung 100 persen pulih. Masyarakat menilai jumlah kegempaan menurun sesungguhnya sampai saat ini jumlah kegempaan
yang terekam alat seismograf jumlahnya masih mencapai ratusan kali gempa. ‘’Jadi, kalau jumlah gempa masih ratusan kita harus tetap siap siaga. Dan jangan sampai lengah. Karena potensi terjadinya erupsi belum hilang sama sekali,’’ tegas Devy Syahbana. Evaluasi Terkait persiapan evalusi yang bakal dilakukan di Jakarta, Devy menjelaskan, pihaknya sudah membawa data yang telah dikumpulkan melalui alat yang dipakai memantau Gunung Agung selama ini. Metode deformasi, visual dan lainnya. ‘’Data yang kita peroleh dari balai sudah kita analisis dan evaluasi secara komprehensif untuk menghasilkan
keputusan tepat. Nantinya statusnya seperti apa harus tunggu hasil evaluasi,’’ katanya. Disinggung PVMBG menaikkan status dari Siaga ke Awas dilakukan di Bali kenapa untuk penurunan status harus dilakukan di Jakarta? Devy menegaskan, kalau keputusan penurunan status itu memang keputusannya ada pada wewenang Kementerian ESDM. Hal itu akan dilakukan di Jakarta melalui evaluasi secara holistik. ‘’Dari rekomendasi Kementerian ESDM-lah keputusan status Gunung Agung itu berasal. Hal itu merupakan tanggung jawabnya PVMBG sesuai peraturan dari Kementerian ESDM No. 15 Tahun 2011,’’ jelasnya. Disinggung adanya desakan menurunkan status dan merekomendasikan agar para pengungsi yang radiusnya di luar 6 kilometer pulang ke kampung dari pengungsian, Devy Syahbana kembali menegaskasn, pada dasarnya pihaknya tetap mendengarkan setiap saran dan masukan warga utamanya Gubernur
Bali. Tetapi segala keputusan penurunan status maupun rekomendasi memulangkan pengungsi di luar radius 6 kilometer ke kampung halaman mereka, hal itu semuanya berada di tangan PVMBG. Sehingga apa yang nantinya dilakukan pihaknya merupakan keputusan terbaik untuk masyarakat. ‘’Jadi, kita akan mencari solusi yang tepat dan juga terbaik untuk masyarakat. Nanti kita rekomendasikan. Namun, hal itu bukan berarti lepas dari situasi kritis. Kemudian masyarakat bisa aman dan normal beraktivitas. Alasannya, pengalaman gunung api di dunia dalam kondisi seperti itu, kita bisa menemui dua skenario. Antara letusan yang kini memerlukan waktu saja. Dan sebaliknya Gunung Agung itu sudah kehabisan mobilitasnya termasuk gasnya. Tapi kalau kita lihat asap solfataranya masih tetap keluar. Nah... itu artinya ada manifestasi proses penekanan pada tubuh gunung itu sendiri. Kedua skenario ini bisa saja terjadi,’’ tegas Syahbana. (kmb41)
30 Pengungsi Meninggal
Didominasi Kelompok Lansia
Bali Post/kmb31
LANSIA DAN BALITA - Pengungsi saat memberi makan anaknya di pengungsian Lapangan Ulakan, Manggis. Kelompok rentan pengungsi didominasi lansia dan balita.
Amlapura (Bali Post) Sebanyak 133.503 orang warga Karangasem masih berada di pengungsian. Mereka tersebar di seluruh Bali. Para lansia dan balita sangat rentan mengalami gangguan kesehatan. Berdasarkan data kesiapsiagaan bencana Gunung Agung bidang kesehatan, Rabu (25/10) kemarin, kelompok lansia mencapai 5.845 orang. Sedangkan balita 2.750 orang. Sejauh ini sudah 30 orang pengungsi dinyatakan meninggal dari kelompok rentan itu. Jumlah pengungsi di Kabupaten Karangasem saja mencapai 50.763 orang. Para pengungsi itu berada di 176 titik pengungsian. Selain kelompok lansia dan balita, kelompok rentan lainnya juga tinggi. Mereka adalah bayi yang mencapai 431 orang, ibu hamil 182 orang, disabilitas 80 orang, ibu nifas 42 orang dan ibu bersalin delapan orang. Dalam menghadapi kelompok rentan maupun pengungsi secara umum itu, Dinas Kesehatan Karangasem sebagai Tim Kesiapsiagaan Bencana Gunung Agung bidang Kesehatan, terus melakukan pelayanan kesehatan secara maksimal. Terakhir Rabu (25/10) kemarin, petugas Dinas Kesehatan melayani 598 orang. Sebelas orang di antaranya langsung dirujuk
ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sejak Dinas Kesehatan melakukan pelayanan pasien dari 18 - 25 Oktober kemarin, 23.898 orang sudah dirawat jalan, 171 rawat inap, dan 361 dirujuk. Total jumlah pasiennya mencapai 24.430 orang. Jumlah pengungsi yang dilaporkan meninggal dari Klungkung dan Karangasem mencapai 30 orang. Mereka antara lain, I Gusti Gede Karang (Kelurahan Padangkerta), I Nyoman Tunas (Duda Timur), I Nengah Riana (Duda Utara), Ni Nengah Rianta (Duda Utara), I Komang Telaga (Buana Giri), Ni Komang Rungih (Kelurahan Karangasem), I Nyoman Sadri (Desa Selat), Ni Wayan Darpi (Jungutan), Afsah (Kecicang), Ni Nengah Lagu (Desa Kubu), Ni Wayan Darpi (Desa Bebandem), Nyoman Mandi (Sebudi), Mangku Darma (Desa Rendang), I Wayan Widiana (Labasari), I Wayan Widiada (Desa Abang), Gusti Biang Men (Desa Selat), Ni Luh Kariati (Desa Bebandem), Ketut Kenyeg (Sebudi), Ni Wayan Darti (Desa Apit Yeh), I Wayan Jajan (Datah), I Wayan Sebena (Duda), Ni Nyoman Mare (Desa Kubu), I Nengah Dapet (Desa Abang), I Nengah Rai (Desa Bebandem), Ni Made Kerti (Desa Abang), Wayan Ngaji (Desa
Ban), I Ketut Sarna (belum diketahui), I Wayan Meres (Muncan), Ni Made Kari (Jungutan) dan Ni Ketut Rapika Dewi (Ababi). Mayoritas pengungsi juga terserang penyakit ISPA, febris, diare, dermatitis, hipertensi, luka, maliase, gastritis, cepalgia dan mialgia. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Partama, mengatakan diagnosis lainnya seperti asma, dispepsia, sakit kepala, sakit gigi, sakit mata, hingga rematik juga tinggi. “Hasil rekap penanganan pasien terakhir, pasien dengan diagnosa ISPA masih menjadi penyakit tertinggi dialami pengungsi itu,” katanya. Beberapa upaya dilakukan guna menekan hal itu yakni dengan memberikan pelayanan kesehatan, sosialisasi tentang PHBS di Pos Pengungsian, maupun pemantauan kondisi kesehatan lingkungan dan pemantauan asupan gizi pengungsi. Terakhir, Rabu (25/10) kemarin, upaya pelayanan kesehatan bersama Tim PMI diberikan di Desa Pesaban, Rendang dan Pos Pengungsian di Desa Tianyar, Kubu. Selain pelayanan kesehatan, tim ini juga memberikan dukungan psikososial bagi pengungsi setempat dan sosialisasi penggunaan masker. (kmb31)
Pendataan di Zona Awas, KPU Pusing Proses Coklit
Sejauh ini, proses Pilgub Bali di Karangasem masih berjalan sesuai tahapan sebagaimana yang sudah ditentukan. Panwaslu sebagai lembaga pengawas dan KPU sebagai pelaksananya, sudah bisa membentuk jaringan hingga ke tingkat desa, meskipun 28 dari 78 desa berada di kawasan rawan bencana. Hanya, ketika nanti masuk proses pencocokan penelitian (coklit) data pemilih dan tahapan selanjutnya, KPU Karangasem yang dihadapkan pada banyaknya warga yang mengungsi, belum puny---a solusi. Bagaimanakah mekanisme yang harus dilakukan menghadapi situasi emergency status Gunung Agung dalam kondisi Awas saat ini? DI Karangasem ada 238 TPS yang berada di zona Awas. Untuk perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa sudah tertangani. Tetapi untuk tahapan selanjutnya, kita masih menunggu petunjuk KPU Pusat. Demikian disampaikan Divisi Teknis KPU Karangasem Putu Desy Natalia, Rabu (25/10) kemarin. Menghadapi Pilgub Bali yang pencoblosannya dijadwalkan 27 Juli 2018, kata Desy, KPU Karangasem akan tetap melakukan langkahlangkah sesuai tahapan pada asumsi situasi normal. Namun, pihaknya tak menampik tahapan dalam asumsi kondisi darurat seperti saat ini nantinya bisa berjalan normal hingga pada pelaksanaan Pilgub nanti. Jika wajib mengungsi bagi 28 desa yang berstatus Awas berlanjut maka dipastikan akan ada kendala mulai tahapan coklit data pemilih. PPS sebagai pelaksana di lapangan diyakini akan dihadapkan pada persoalan rumit dan juga ruwet. Alasannya, PPS nantinya tidak bisa melakukan proses coklit, akibat penduduk berada di pengungsian. Desy Natalia mengatakan
sejauh ini belum ada regulasi yang memberi ruang bagi penyelenggara pemilu mencoklit data pemilih di pengungsian. Juga belum ada produk hukum apa pun yang mengatur pelaksaan tahapan pilkada dalam kondisi seperti yang terjadi di Karangasem saat ini. ‘’KPU Bali juga masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat,’’ jelasnya. Untuk perekrutan PPS, KPU Karangasem telah melewati tahapan tes tertulis. Tes tertulis ini diikuti 313 pelamar dari keseluruhan desa di Karangasem. Masing-masing desa rata-rata menyertakan enam pelamar meskipun sepertiga di antaranya masuk zona Awas. Hanya, calon PPS di desa zona Awas ini mengikuti seleksi tertulis di tempatnya mengungsi. Seperti pelamar dari Kecamatan Selat, tes tertulisnya digabung dengan pelamar dari Sidemen di Kantor Camat Sidemen. Usai tes tertulis, semua peserta akan diikutkan dalam tes wawancara. Dan keputusan finalnya akan dikeluarkan melalui rapat pleno KPU Karangasem. ‘’Nanti akan dipilih tiga anggota untuk masing-masing PPS,’’ ujar Desy Natalia. (kmb)
TES TERTULIS - Pelaksanaan tes tertulis perekrutan PPS di Karangasem.
Bali Post/kmb
TABANAN
14
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Susah, Gunakan Kalender Bali Bercocok Tanam Petani Terapkan Ilmu Cuaca BMKG
Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb28
PASAR MURAH - Kegiatan pasar murah belum lama ini di Kecamatan Marga.
Pasar Murah Sasar Tiga Kecamatan
Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan mentradisikan layanan optimal menjelang hari raya Galungan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dilangsungkan program pasar murah. Lokasi pasar murah itu ditetapkan di tiga kecamatan yakni Kerambitan, Selemadeg Timur dan Marga. Di tiap-tiap wilayah itu disiapkan 200 paket sembako menggunakan sistem kupon. “Paket sembako ini harganya Rp 100 ribu. Namun kita lepas di harga Rp 50 ribu. Sifatnya subsidi diperuntukkan bagi warga yang memang membutuhkan,” ujar Kadisperindag Tabanan, I Gusti Nyoman Arya Wardana, Rabu (25/10) kemarin. Penerima kupon subsidi itu dijatah 200 orang di tiaptiap kecamatan. Arya Wardana didampingi Kasi Bina Usaha, Ngurah Wirawan, mengatakan pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya pada pihak kecamatan. Pihak kecamatan nantinya yang mendata siapa saja warganya yang pantas mendapatkan kupon pasar murah itu. Untuk paket sembako disiapkan beras, telur, gula pasir, dan minyak goreng. Pelaksanaan pasar murah itu tidak hanya dari Disperindag Tabanan. Namun juga melibatkan sejumlah instansi lain. Seperti Dinas Pertanian menyediakan hasil pertaniannya. Antara lain bawang merah, bawang putih dan hasil olahan binaan seperti jajan begina, serta dari bulog untuk komoditas beras. “Untuk pelaksanaan pasar murah ini, kami alokasikan anggaran dari perubahan Rp 130 juta. Rencananya pada HUT Kota Tabanan digelar kegiatan pasar murah namun tempatnya menunggu perintah pimpinan,” ujarnya. (kmb28)
Tabanan Jadi Objek Penelitian Krama
Tabanan (Bali Post) Kerabat Mahasiswa Antropologi Budaya Universitas Udayana (Krama) memilih Desa Candikuning, Tabanan sebagai tempat melakukan penelitian keberagaman. Penelitian itu berlangsung 15-21 November 2017 mendatang. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga rencananya diundang sebagai pembicara pada Pra-Sarasehan Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia XIV. Hal ini terungkap saat Tim Pra-Sarasehan Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia (JKAI) XIV audiensi kepada Bupati Eka di ruang kerjanya, Selasa (24/10). Menanggapi hal ini, Bupati Eka mengapresiasi kegiatankegiatan positif yang diselenggarakan Kerabat Mahasiswa Antropologi Budaya Universitas Udayana (Krama) ini. Ia juga bangga dipilihnya Tabanan sebagai tempat penelitian. Meski di Indonesia jarang mengenal Tabanan, kata Eka, keberagaman menjadi kekayaan Tabanan. Hal ini tercermin dari harmonisnya kehidupan beragama di Tabanan sehingga memperoleh penghargaan Harmony Award dari Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu. Dikatakan, Tabanan ini merupakan bagian bangsa Indonesia yang menjunjung way of live bangsa ini Pancasila. Sebagai pemimpin daerah dituntut harus mampu berbuat adil dan tidak membedakan masyarakat berdasarkan status agama dan rasnya. “Apa pun agamanya, wajib kita lindungi. Biar itu Hindu, Islam, Kristen, maupun Buddha semua adalah satu, yaitu rakyat Tabanan. Kita wajib selalu berbagi. Dan pada kesempatan ini, silakan dibedah keberagaman masyarakat di Tabanan,” ujarnya. Pihak JKAI memilih Desa Candikuning, Baturiti sebagai tempat penelitian, karena warga di daerah itu mampu menjaga keharmonisan di dalam kehidupan beragama. Terbukti pemeluk agama yang heterogen di sana hidup damai berdampingan. Pra-Sarasehan JKAI XIV diikuti 200an mahasiswa aktif beserta alumni dari 17 universitas di Indonesia. Di antaranya Universitas Malikussaleh, Universitas Sumatra Utara, Andalas, UI, Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada dan lainnya. (kmb24)
Perubahan musim dan cuaca ekstrem menyebabkan petani yang mengelola sawah tadah hujan sangat susah menentukan jadwal tanam dengan hanya berpegangan pada penanggalan (kalender) Bali. Mengatasi permasalahan ini, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan pengetahuan dan pelatihan menerapkan informasi iklim dan cuaca sebagai solusi penentuan waktu tanam yang tepat kepada petani. Program itu diberi nama Sekolah Lapang Iklim (SLI). Program ini diberikan selama tiga bulan kepada petani maupun petugas penyuluh dan stakeholder terkait. Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl. SEIS. mengatakan hal itu usai menutup program SLI tahap III, Rabu (25/10) kemarin. Menurutnya, program SLI untuk di Tabanan ini diberikan kepada 25 orang petani di Subak Soka Selemadeg Barat. Dipilihnya Subak Soka karena tipe sawahnya merupakan sawah tadah hujan dengan pola tanam yang sangat tergantung pada cuaca dan iklim. ‘’Tujuan dari SLI ini sendiri memberikan pengetahuan kepada petani untuk memanfaatkan informasi iklim dan cuaca dari BMKG, sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian,’’ ujarnya. Lewat program ini pula diharapkan petani mampu menghadapi dan melakukan tindakan dini jika terjadi perubahan cuaca ekstrem. Seperti kekeringan, banjir sehingga petani bisa menyiasati pola tanam mereka. Dalam tiga bulan, petani maupun BMKG serta petu-
Tabanan (Bali Post) Dua dari empat mesin cetak e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan rusak. Akibatnya, proses pencetakan sedikit tersendat. Pasalnya, hanya dua mesin cetak yang masih berfungsi, Karena itu, ada pembatasan dalam mencetak yakni 250 keping e-KTP per unit mesin. Itu sengaja dikondisikan menghindari mesin kembali panas dan rusak. Tidak hanya mesin cetak, kedatangan blangko e-KTP juga tersendat-sendat. Tidak pelak, hal itu membuat dinas terkait harus kerja ekstra memenuhi target pencetakan. “Idealnya, setiap kecamatan ada satu mesin cetak. Namun, karena keterbatasan anggaran hal itu belum bisa terwujud sampai saat ini,” ujar Kadisdukcapil Tabanan IGN Rai Dwipayana, belum lama ini.
Panwascam Hindarkan Kemenangan dengan Kecurangan PANWASCAM tidak hanya figur yang bisa bekerja. Akan tetapi, dituntut mempunyai loyalitas tinggi, sehingga mereka bisa bersikap netral dan menjunjung tinggi demokrasi menghindarkan kemenangan dengan kecurangan. Jika ada penyelenggara pemilu tidak netral, peserta merekayasa mencoblos dua atau tiga kali. Hal itu jelas akan menimbulkan gejolak dan gesekan di masyarakat. Jangan sampai ada yang meraih kemenangan dengan tidak fair. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Panwascam Harus Profesional’’ . Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Rabu (25/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, dan Swara Negara FM. berikan pendidikan politik kepada masyarakat maupun parpol peserta pemilu. Setiap tahapan jangan sampai dilalui dengan kecurangan atau money politics. Ugi di Kediri sepakat peran Panitia Pengawas di Kecamatan itu dituntut benarbenar memahami tupoksi dan kewenangannya dengan baik sehingga mampu bekerja sama dengan semua pihak terkait penyelenggaraan pemilu. Diperlukan kesiapan dan kerja keras, kesungguhan, serta kerja sama antarkomponen terkait termasuk Panwaslu sebagai pengawas kegiatan pemilukada. Mahayadi di Ungasan menegaskan, kembali jika sudah profesional diingatkan agar lebih profesional lagi. Ia berharap Panwascam tidak hanya figur yang bisa bekerja. Akan
PANEN - BMKG bersama Dinas Pertanian Tabanan dan petani melakukan panen sebagai bukti keberhasilan dari program SLI, Rabu (25/10) kemarin, di Subak Soka Selemadeg Barat.
Lewat SLI Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan BMKG Pusat Marzuki menambahkan, informasi cuaca dan iklim dari BMKG lumayan tepat. Sayangnya hanya BMKG yang bisa menafsirkan informasi tersebut. Karenanya, lewat SLI ini, petani diberikan pengetahuan agar bisa menafsirkan informasi dari BMKG. Dalam mengakses informasi cuaca dan iklim ala BMKG pun sekarang tidak sulit. Sebab, bisa melalui web atau disebarkan
melalui media sosial lain. Mengenai persentase pemahaman petani di Subak Soka terhadap informasi BMKG kata Marzuki, mencapai 86 persen. Ini dilihat dari pre dan post tes selama SLI berlangsung. Petani di Subak Soka, Wayan Murjana, mengatakan dengan mengikuti SLI tersebut, ia dan petani lainnya tidak ragu lagi jika hendak menanam padi. ‘’Tafsiran dulu menggunakan penanggalan Bali atau hitungan sasih. Tetapi cara
Bali Post/kmb24
itu sering meleset. Sehingga kadang dari hitungan sasih turun hujan ternyata hujannya cuma sebentar, sehingga petani akhirnya mengalami gagal panen akibat sawah kekeringan,’’ jelasnya. Dengan pengetahuan informasi cuaca dari BMKG, petani tahu berapa lama akan turun hujan, sehingga pihaknya tidak waswas mengalami kekurangan air. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana berharap informasi ini tidak berhenti hanya di Subak
Soka. Nantinya pasti disebarluaskan ke petani lain di Tabanan, terutama yang tipe sawah tadah hujan. Ia juga berharap agar SLI ini tidak hanya menyasar petani lahan basah tetapi petani hortikultura dan perkebunan agar disasar BMKG. Sangat penting mengikuti program ini. ‘’Sebab selain lahan persawahan, Tabanan juga memiliki petani lahan hortikultura dan perkebunan seperti bawang merah, bawang putih, cokelat dan kopi,’’ ujarnya. (kmb24)
Blangko Kurang, Mesin Cetak E-KTP Mati
Warung Global
Ibu Fera di Tabanan mengatakan pengawasan dalam proses pemilihan sangat penting. Alasannya, selama ini masih banyak terjadi pelanggaran. Di sinilah, sikap profesionalisme, kejujuran, dan netralitas harus menjadi bagian kewajiban. Pengawas Pemilihan Kecamatan itu sangat dinantikan perannya yang jujur dan optimal. Panwascam agar nantinya dapat bekerja profesional demi terciptanya pemilu aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat. Arya di Denpasar menambahkan Panwascam harus mampu menjalankan tugas, wewenang, serta kewajibannya secara profesional. Selain itu, berani dan tegas sesuai aturan yang berlaku. Tugas Panwascam tidak hanya mengawasi jalannya tahapan pemilu. Tetapi juga mem-
gas penyuluh saling berkoordinasi. Mereka duduk bersama memecahkan masalah. Sebab, kata Taufik, selain cuaca dan iklim, banyak faktor yang menentukan peningkatan produksi. Seperti serangan hama dan kontur tanah. Hasilnya, dengan koordinasi yang baik diharapkan terjadi peningkatan produksi pertanian di Subak Soka. Biasanya menghasilkan 6 ton per hektar menjadi 7,2 ton per hektar.
tetapi, dituntut mempunyai loyalitas tinggi, sehingga mereka bisa bersikap netral dan menjunjung tinggi demokrasi. Jika ada penyelenggara pemilu tidak netral, peserta merekayasa mencoblos dua atau tiga kali. Hal itu jelas akan menimbulkan gejolak dan gesekan di masyarakat. Jangan sampai ada yang meraih kemenangan dengan melakukan kecurangan. Ardana di Gianyar, menyatakan Panwascam memiliki peran penting mengawal seluruh proses tahapan pemilu. Karena itu, para anggota Panwascam harus terus memahami aturan kepemiluan sehingga bisa menjalankan aturan tersebut. Dengan begitu, proses pemilukada yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, lancer, dan sesuai harapan kita. (dika)
Dari 31 ribu wajib cetak kata Rai Dwipayana, pihaknya hanya mendapatkan blangko 10 ribu keping. Itu pun diperoleh dari provinsi sebanyak 6 ribu dan dari pusat diberikan 4 ribu keping. Tambahan diberikan karena ada inisiatif langsung pihaknya mencari ke Jakarta pada 16 Oktober lalu. “Datangnya bertahap. Kalau punya stok 6 ribu, dalam seminggu saja sudah habis,” ungkapnya, Untuk blangko, diakuinya, saat ini masih kekurangan 21 ribu keping, jika dari data ada 31 ribu e-KTP wajib dicetak saat ini. “Kami optimis dua bulan sudah tercetak semua. Kedatangan blangko dari pusat memang tersendat,,” ucapnya. Pencetakan blangko eKTP, kata Dwipayana, tetap saja ada pemilihan datanya. Mereka yang mendapatkan e-KTP tidak berupa surat keterangan adalah masyarakat yang belum pernah sama sekali mendapatkan e-KTP. Karena sebelumnya terjadi permasalahan. Data yang diberikan dari masing-masing kantor camat langsung dicetak di kantor Disdukcapil. Tetapi pada akhirnya, ada masyarakat yang sudah memiliki e-KTP kembali dapat e-KTP. Sekarang ini, e-KTP itu diprioritaskan pada hal yang bersifat mendesak. “Agar kesalahan itu tidak terulang lagi, maka kami gunakan juga data yang
Bali Post/kmb28
Gedung kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan. ada di Disdukcapil. Mereka yang KTP-nya mati, hilang sementara akan ditangguhkan dulu,” ujar Dwipayana. Untuk mengatasi keterlambatan blangko itu, pihaknya juga mengeluarkan Surat Keterangan Pengganti e-KTP. Surat keterangan itu sebagai pengganti tanda identitas diri resmi. Su-
rat keterangan ini berlaku selama enam bulan. Bisa diperpanjang lagi melalui proses Disdukcapil. “Untuk mendapatkan Surat Keterangan penduduk bagi yang belum mendapatkan hasil pencetakan e-KTP, agar
melakukan permohonan ke Disdukcapil atau dari kantor camat masing-masing. Kami tegaskan kembali bahwa Surat Keterangan Pengganti e-KTP ini memiliki fungsi sama seperti e-KTP,” jelasnya. (kmb28)
15
Kamis Wage, 26 Oktober 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Italia ---------------------------------------------Inter Milan vs Sampdoria 3-2 1. Inter Milan 10 2. Napoli 9 3. Juventus 9 4. Lazio 9 5. AS Roma 8 6. Sampdoria 9 7. Chievo Verona 9 8. Bologna 9 9. Fiorentina 9 10. Torino 9 11. AC Milan 9 12. Atalanta Bergamo 9 13. Sassuolo 9 14. Genoa 9 15. Udinese 9 16. Cagliari 9 17. Crotone 9 18. Verona 9 19. SPAL 9 20. Benevento 9
8 8 7 7 6 5 4 4 4 3 4 3 2 1 2 2 1 1 1 0
2 1 1 1 0 2 3 2 1 4 1 3 2 3 0 0 3 3 2 0
0 0 1 1 2 2 2 3 4 2 4 3 5 5 7 7 5 5 6 9
20-7 26 26-5 25 27-9 22 24-10 22 15-5 18 18-12 17 12-11 15 8-9 14 15-11 13 14-14 13 12-13 13 14-13 12 5-15 8 8-13 6 15-21 6 6-17 6 6-19 6 6-19 6 7-15 5 2-22 0
Pencetak gol : 13 Ciro Immobile (Lazio) --------------- Piala Jerman -----------------------------------------Putaran II FC Magdeburg (III) vs Borussia Dortmund 0-5 FC Schweinfurt (IV) vs Eintracht Frankfurt 0-4 Mainz vs Holstein Kiel (II) 3-2 Greuther Fuerth (II) vs FC Ingolstadt 04 (II) 1-3 Bayer Leverkusen vs Union Berlin (II) 4-1 Fortuna Dusseldorf (II) vs Moenchengladbach 0-1 SC Paderborn (III) vs VfL Bochum (II) 2-0 SV Wehen Wiesbaden (III) vs FC Schalke 1-3 --------------- Piala Raja Spanyol ---------------------------------Babak 32 Besar Cadiz (II) vs Real Betis 1-2 Real Murcia (III) vs Barcelona 0-3 Getafe vs Alaves 0-1 Real Zaragoza (II) vs Valencia 0-2 Numancia (II) vs Malaga 2-1 FC Cartagena (III) vs Sevilla 0-3 --------------- Piala Liga Inggris ----------------------------------Putaran IV Arsenal vs Norwich City (II) 2-1 Bournemouth vs Middlesbrough (II) 3-1 Bristol City (II) vs Crystal Palace 4-1 Leicester City vs Leeds United (II) 3-1 Swansea City vs Manchester United 0-2 Manchester City vs Wolverhampton (II) 0-0 (Manchester City menang adu penalti 4-1)
Barca Tampil Meyakinkan
Madrid Meski menurunkan tim lapis kedua, Barcelona tampil meyakinkan di turnamen Piala Raja dengan meraih kemenangan 3-0 di markas Real Murcia, Rabu (25/10) kemarin. Tim Katalan itu meraih tiket ke pertandingan pertama babak 32 besar, Rabu (25/10) kemarin. Tim Katalan itu bertekad untuk memenangi trofi untuk tahun keempat secara beruntun dan ke-30 kali secara keseluruhan. Barca tidak menurunkan Lionel Messi, Luis Suarez atau kapten Andres Iniesta, namun mereka tidak kesulitan saat berhadapan dengan lawannya yang merupakan tim divisi ketiga. Paco Alcacer mengemas gol pembukaan pada menit ke44, menanduk bola setelah Gerard Deulofeu mengirimkan umpan silang. Deulofeu, pemain paling aktif di Barcelona, mengemas gol kedua pada menit keenam babak kedua melalui penguasaan bola secara individual dan penyelesaian apiknya. Penyerang Barcelona B Jose Arnaiz mengemas gol ketiga dari tepi kotak penalti pada menit ke-56 pada debutnya, untuk memastikan tuan rumah tidak mampu berkutik di laga ini. Di tempat lain, terdapat kejutan di Soria ketika tim divisi kedua Numancia menang 2-1 atas Malaga berkat dua gol pada fase akhir pertandingan, yang berarti tim Andalusia itu sama sekali belum meraih kemenangan musim ini. Sevilla menghancurkan Cartagena dengan skor 3-0, Valencia meraih kemenangan 2-0 saat melawat ke markas Real Zaragoza, Getafe kalah 0-1 dari Alaves, dan Cadiz takluk 1-2 dari tamunya Real Betis. (rtr/ant)
Bali Post/rtr
PENALTI – Penjaga gawang Manchester City Claudio Bravo menepis tembakan penalti pemain Wolverhampton Wanderers Conor Coady pada pertandingan Piala Liga, Rabu (25/10) kemarin.
Bravo Tahan Dua Penalti untuk Swansea City di mana Jesse Lingard mencetak kedua gol pada laga yang berakhir dengan skor 2-0 itu. ‘’Sikap (para pemain) bagus,’’ kata manajer Jose Mourinho, yang mengkritik timnya setelah menelan kekalahan di Liga Inggris pada akhir pekan. Manajer Arsenal Arsene Wenger bahkan menurunkan tim inti yang benar-benar dari tim yang dimainkan saat melawan Everton pada Min-
ggu. The Gunners harus berterima kasih kepada pemain pengganti Eddie Nketiah pada kemenangan 2-1 mereka melalui masa perpanjangan waktu atas tim divisi kedua lainnya Norwich City. Bristol City menambah penderitaan klub juru kunci Cyrstal Palace dan mantan manajer Inggris Roy Hodgson, dengan menghancurkan klub London Selatan itu dengan skor 4-1 di Ashton Gate. Hodgson mengalami nasib kurang menyenangkan di Bristol City pada 1982 dan mengalami malam yang sama buruknya saat ia kembali 35 tahun kemudian. Bristol City mendulang kemenangan ketiga mereka atas tim strata
tertinggi untuk mencapai delapan besar untuk pertama kalinya sejak 1989. Manajer sementara Leicester City Michael Appleton mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan ketika tim Midlands asuhannya bangkit dari ketinggalan untuk menang 3-1 atas Leeds United, melalui gol-gol dari Kelechi Iheanacho, gol perdananya untuk ‘’The Foxes’’, Islam Slimani, dan Riyad Mahrez. Pemain Bournemouth Callum Wilson mengemas gol saat timnya menang 3-1 atas Middlesbrough untuk mencapai perempatfinal untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka. (kmb39/rtr/ant)
London Petenis nomor empat dunia Marin Cilic dan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov lolos ke turnamen ATP Finals bulan depan. Terdapat dua tempat lagi yang diperebutkan di turnamen penutupan musim di London. Cilic dan Dimitrov akan bergabung dengan petenis nomor satu dunia Rafa Nadal, Roger Federer (Swiss), Alexander Zverev (Jerman) dan Dominic Thiem (Austria) di
turnamen yang diikuti delapan petenis top setelah Sam Querrey tersingkir di pertandingan putaran pertama di Wina Terbuka. Sementara petenis Kroasia Cilic memenangi turnamen Istanbul Terbuka pada Mei lalu dan lolos ke putaran final di Wimbledon dan Queen Club. Atas prestasinya itu ia meraih tempat di putaran final ATP untuk ketiga kalinya. ‘’Tiga kali dalam empat
tahun mencapai London, itu salah satu target saya di permulaan musim bersama tim saya,’’ kata Cilic. Sementara itu, Dimitrov meraih gelar di Cincinanati Terbuka pada Agustus dan Sofia Terbuka serta memenangi Brisbane International. Kemenangan-kemenangan itu membantu petenis berusia 26 tahun itu menjadi petenis Bulgaria pertama yang mampu lolos ke putaran final ATP. (afp/ant)
London -
Manchester City ditahan imbang tanpa gol oleh tim strata kedua Wolverhampton Wanderers selama 120 menit sebelum menang adu penalti 4-1 untuk mencapai perempat final Piala Liga, Rabu (25/10) kemarin. Kiper Claudio Bravo menjadi pahlawan City dengan keberhasilannya menahan dua tembakan penalti. Hampir pada setiap pertandingan City berhasil membobol gawang lawan. Pasukan Pep Guardiola mengoleksi 42 gol dari 13 pertandingan di semua kompetisi. Namun City yang mengincar kemenangan beruntun ke-12, mendapat perlawanan sengit saat berhadapan dengan sang pemuncak klasemen Championship. City yang menguasai puncak klasemen Liga Utama Inggris, memastikan kemenangan melalui
Sergio Aguero di penalti keempat. Kedua tim hanya menurunkan pemain lapis kedua. Strategi itu juga dilakukan tim-tim lain yang memainkan pertandingan Piala Liga ini di mana enam laga yang melibatkan 12 tim melakukan 99 pergantian pemain. Juara bertahan Manchetser United melakukan delapan pergantian dari tim yang menang atas Huddersfield Town. MU masih terlalu kuat
Petenis Denmark Caroline Wozniacki.
Bali Post/rtr
Wozniacki Raih Tiket Semifinal WTA Finals Singapura Caroline Wozniacki menunjukkan kehebatannya saat menjungkalkan petenis nomor satu dunia Simona Halep 6-0, 6-2 pada turnamen WTA Finals di Singapura, Rabu (25/10) kemarin. Petenis Denmark itu memenangi laga kedua Grup Merah dan memimpin klasemen sementara. Pada penampilannya yang kelima di turnamen penutup musim, Wozniacki mengemas kemenangan dua set langsung 6-2, 6-0 atas Elina Svitolina (Ukraina) di laga pembuka grup. Petenis berusia 27 tahun itu memperlihatkan penampilan terbaiknya saat
memaksa Halep tak berkutik. Kemenangan kemarin itu membuat Wozniaki mengamankan tiket ke babak semifinal dengan hanya kehilangan empat set saja. Sebaliknya Halep harus memenangkan laga terakhir bila ingin kiprahnya berlanjut di Singapura ini. Wozniacki semakin baik penampilannya setelah musim ini menyelesaikan 58 pertandingan, mencapai tujuh final dan mengemas satu gelar juara di Tokyo bulan lalu. Konsistensi itu pula yang mengantarkan dirinya sukses melangkah lebih jauh lagi di Singapura ini. (kmb39/rtr)
Banjarmasin (Bali Post) Bali United (BU) berhasil mencuri satu angka saat melawat ke kandang PS Barito Putera dengan menahan tim tuan rumah 1-1 pada lanjutan kompetisi Gojek-Traveloka Liga 1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (25/10) kemarin. Barito Putera yang sudah unggul pada babak pertama atau menit ke-17 harus tertunduk lesu saat masa akhir babak kedua atau menit ke-90+2 karena kebobolan. Penentu gol dari Bali United adalah stiker jangkungnya Sylvano Dominique Comva-
lius yang mendapat umpan silang dari Taufiq, tendangan volinya tak mampu ditahan kiper Barito Putera Aditya Harlan. Gol penentu imbang dari Sylvano ini mematahkan Barito Putera yang ingin balas dendam karena sebelumnya di kandang Bali United kalah 0-4. Barito Putera sebelumnya unggul atas tim Bali United yang bercokol di papan atas klasemen sementara liga lewat gol yang disarangkan William Lira Sousa pada menit ke-17. William Sousa berhasil menyarangkan gol ke gawang
Cilic dan Dimitrov Lolos ke ATP Finals
Petenis Kroasia Marin Cilic.
Bali Post/rtr
BU Curi Poin di Banjarmasin
Bali Post/rtr
TERLALU RINGAN - Setelah pelatih Manchester City Pep Guardiola mengkritik bola pertandingan Piala Liga terlalu ringan dan tidak pantas digunakan di kometisi ini, pemainnya Yaya Toure pun ikut mengeluhkan. Bola itu dinilai lebih ringan dan lebih buruk dibandingkan Jabulani, bola Piala Dunia 2010.
Bali United tersebut setelah lepas dari jebakan offside mendapat umpan lambung Nazar Nurzaidin. Dengan tendangan kaki kirinya, William Sousa berhasil memperdaya kiper Bali United Wawan Hendrawan. Selama jalannya pertandingan 90 menit itu, tim Barito Putera yang dimotori pemain Timnas Rizky Rizaldi Pora cukup gencar melakukan serangan, bahkan beberapa kali hampir menuai gol. Tim Bali United yang merasa tertekan beberapa kali juga melakukan serangan balik, namun kuatnya tembok pertahanan Barito
Putera yang dijaga Hansamu Yama Pratama hingga menit ke-90 tidak dapat dijebol. Namun pada pertambahan waktu tiga menit itu, tim Bali United dapat mencuri gol, hingga hasil akhir berubah imbang 1-1. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menyatakan pertandingan melawan Barito Putera ini sangat melelahkan timnya, sebab faktor cuaca sangat tidak begitu bersahabat. ‘’Saya mencatat, cuaca panas saat pertanding ini mencapai 34 derajat Celcius, hingga melelahkan pemain kita,’’ paparnya. Dia mengakui target
datang ke Stadion 17 Mei Banjarmasin ini adalah dapat poin penuh atau kemenangan. ‘’Tapi hasil seri ini juga patut disyukuri, sebab tim kita sempat di bawah tekanan lawan, tapi bisa membalas gol,’’ paparnya. Sementara itu, pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago menyatakan hasil akhir 1-1 ini merupakan hal yang tidak diinginkan, ketidakfokusan para pemainnya di babak akhir menjadi bencana. ‘’Ini jadi pelajaran kita, perlu fokus sepanjang permainan, sebab kapan saja akan terjadi hal yang tidak diinginkan,’’ paparnya. (ant)
olah raga
16
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Purnama Jumpa Sawangan di Final Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Purnama Seminyak bakal meladeni lawannya Sawangan FC pada babak final Persi Cup I/ 2017, di Lapangan Persi Jimbaran, Badung, Kamis (26/10) ini. Sedangkan juara III direbut Arta Kusuma FC Jimbaran. Ketua Panpel Wayan Suana, di Kuta, Badung, Rabu (25/10) kemarin menjelaskan, duel laga pamungkas ini cukup seru, sebab Purnama diperkuat Putu Pelut Heryanto yang sekarang masih menjadi pencetak gol terbanyak. Sedangkan di kubu Sawangan FC diperkuat Nyoman Rafik Armawan dan Agus Kayun Dwipayana. ‘’Jadi, saya kira pertandingan final ini menarik dan berimbang,’’ jelas Suana. Suana menambahkan, turnamen melibatkan 16 tim dan digelar sejak 24 September lalu dengan dibuka Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. (022) PUTARAN KEDUA - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto menuju putaran kedua turnamen Prancis Terbuka 2017 setelah mengalahkan Niclas Nohr/ Sara Thygesen dengan skor 21-14, 17-21, 21-18, Rabu (25/10) kemarin.
Praveen/Debby Susul Tontowi/Liliyana ke Putaran Kedua
Bali Post/ant
Tim voli putra Sibang Kaja.
Bali Post/022
Tim Voli Sibang Kaja Tundukkan Abiansemal Mangupura (Bali Post) Tim voli putra Sibang Kaja sukses menundukkan lawannya Abiansemal dengan skor 3-0 dalam turnamen voli antardesa memperebutkan Mangupura Cup, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, Selasa (24/10) malam lalu. Tim Sibang Kaja diperkuat pebola voli seperti Putu Agus Mahardika, Made Rudiana, Kadek Adi, Kadek Agus Setiawan dan GN Bagus Budiana, sejak set pertama sudah unggul 27-25. Pada set kedua, Abiansemal yang menurunkan pemainnya seperti David Setiawan, IB Gede Trisna, Gede Anggareta, Gusti Putu Putra Wirawan, Kade Juliantara, dan Wayan Raka Putra mencoba memberikan perlawanan. Namun, Sibang Kaja tetap unggul 25-22, bahkan di set ketiga Sibang Kaja menutup dengan skor 25-23. Partai lainnya, tim voli putra Porvot Tumbakbayuh menundukkan Merpati Tibubeneng dengan skor 3-1. Porvot Tumbakbayuh menurunkan pemainnya seperti Komang D. Adi Putra, Ngurah Yogi Iswara, Putu Adi Maryantika, Made Budi, Made Wahyu R, Made Andy Kurniawan, dan Putu Andy Putra Sanjaya sejak set pertama unggul 25-13. Akan tetapi, di set kedua, Merpati Tibubeneng yang diperkuat Doglas, Dani, Dwik, Adi Sastrawan, Gus Win, Yudik, dan Sugita berupaya bangkit dan giliran Merpati Tibubeneng menang atas Porvot Tumbakbayuh dengan skor 25-21. Pada set ketiga, duel makin seru, hal ini ditandai terjadi beberapa kali deuce, hingga akhirnya Porvot Tumbakbayuh unggul 31-29. Set keempat, kembali Porvot unggul atas Merpati Tibubeneng 25-16. (022)
Kemenpora Janjikan Pengawasan Langsung Pelatnas
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bertekad akan mengawasi secara langsung pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yang tinggal dalam hitungan bulan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh pelaksana tugas Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Yuni Poerwanti di sela Pelatihan Sport Journalist menuju Sukses Asian Games 2018 yang dipromotori SIWO PWI di Hotel Pitagiri, Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. ‘’Pelaksanaan pelatnas memang sepenuhnya diberikan kepada induk organisasi masing-masing cabang olahraga setelah Satlak Prima dibubarkan, tetapi Kemenpora akan secara langsung mengawasi pelaksanaannya demi prestasi terbaik bisa dicapai,’’ ucap Yuni Poerwanti menegaskan. Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga secara resmi membubarkan Satlak Prima. Dengan demikian pengurus pusat (PP) atau pengurus besar (PB) cabang olahraga menjadi ujung tombak pelatnas untuk menghadapi Asian Games 2018. ‘’Kehadiran perpres menjadi PP/PB menjadi ujung tombak pembinaan. Mereka dituntuk lebih mandiri dalam pembinaan atlet menuju puncak. Saat ini semuanya harus fokus karena pasti banyak tantangan yang dihadapi,’’ katanya menambahkan. Saat ini, katanya, Kemenpora memang terus melakukan pendataan dan persiapan untuk menghadapi Asian Games 2018. Bersama dengan PP/PB, KONI, KOI serta pemangku kepentingan olahraga Indonesia lainnya juga mulai memetakan peluang medali emas pada kejuaraan empat tahunan itu. Kemenpora, kata Yuni, juga mendapatkan masukan peluang emas untuk Indonesia. Untuk sementara ada delapan cabang olahraga yang diharapkan meraih medali emas. Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah karena data belum semuanya masuk. Delapan cabang olahraga yang diharapkan menyumbang emas adalah bulu tangkis dua emas, bridge dua emas, kano satu emas, jet ski dua emas, paragliding dua emas, wushu satu emas, panjat tebing dan taekwondo. Belum ada dari atletik maupun angkat besi. ‘’Peluang emas ini harus dijaga dan diawasi bersamasama. Jika kita lengah, berarti kita tidak punya passion,’ ujar mantan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora itu. Sementara itu, Ketua SIWO PWI Raja Parlindungan Pane mengatakan penyerahan pembinaan langsung ke PP/PB memang menjadi tantangan. Namun, semuanya memang membutuhkan pengawasan demi pelaksanaan dan pengunaan dana APBN sesuai dengan peruntukan. Pada Asian Games 2018, Indonesia diharapkan mampu masuk sepuluh besar. Kondisi ini jelas menjadi tantangan besar mengingat prestasi olahraga Indonesia saat ini dalam masa transisi. Apalagi pada SEA Games 2017 Indonesia harus puas di posisi lima dengan raihan 38 medali emas. (ant)
20, namun sayang Praveen/ Debby gagal mengamankan game kedua. Memasuki game pamungkas, pasangan juara All England 2016 ini tertinggal lagi 3-7, akan tetapi Praveen/ Debby dengan sekuat tenaga mampu kembali menemukan pola permainan mereka yang akhirnya berhasil membuat mereka memastikan langkahnya ke putaran dua Prancis Terbuka 2017. ‘’Waktu di game kedua itu kami kan pindah lapangan, kami merasa feeling-nya belum dapet boleh disebut kami
lambat dapat ritme permainannya,’’ ucap Praveen dalam keterangannya. Sementara itu, bagi Debby yang pekan lalu baru saja melangsungkan pernikahan, mengaku performanya tidak terpengaruh atas hal tersebut. ‘’Sama saja ya rasanya dengan tanding di kejuaraankejuaraan lain, enggak ada bedanya kok. Di pertandingan tadi memang masih penyesuaian, pada game kedua kami memang agak kendur, gerakan kakinya agak buruburu, touch-nya buru-buru, semua serba buru-buru,’’ ujar Debby. Di putaran kedua, Praveen/Debby akan berhadapan dengan Dechapol Puavaranukroh/Puttita Supajirakul (Thailand). Pas-
angan ini merupakan kombinasi baru setelah partner Dechapol sebelumnya, Sapsiree Taerattanachai, yang kini dalam fase penyembuhan cedera. ‘’Beda partner pasti beda pola main, ini yang mesti kami waspadai. Mereka juga pemain yang punya kecepatan cukup bagus,’’ ucap Debby. Tontowi/Liliyana memastikan langkahnya ke putaran kedua dengan mengalahkan Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy (India) dalam dua game langsung, 21-15, 21-12, Pada pertandingan lainnya, duet Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja harus memupuskan harapannya melangkah lebih jauh di turnamen berlevel super series tersebut. Mereka dipaksa mengakui keunggulan pa-
sangan unggulan satu asal Tiongkok Zheng Siwei/Chen Qingchen dalam pertarungan selama 30 menit berkesudahan 19-21, 13-21. Sementara itu, di nomor lainnya, pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/ Rian Agung Saputro juga lolos ke putaran kedua dengan menundukkan Lu Ching Yao/ Yang Po Han (Taiwan) dengan skor 21-17, 21-18. Ganda putra Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan keempat asal Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen di putaran pertama. Fajar/Rian mampu menumbangkan pasangan Tiongkok tersebut dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 19-21, 13-21. (kmb39/ant)
bergabung dengan NSH di Jakarta mulai Rabu (1/11). Piala Perbasi 2017 diadakan pada 6-10 November 2017 di Britama Arena Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta. Di turnamen ini, 10 tim IBL yang menjadi peserta akan dibagi dalam tiga pul. Pul A diisi oleh Pelita Jaya, Bank BJB Garuda, Pacific Caesar dan Satya Wacana Salatiga. Pul B beranggotakan Stapac, Hangtuah Sumsel dan Bima Perkasa Jogja. Di Pul C ada Satria Muda Pertamina, NSH Jakarta dan Siliwangi Bandung. Ketua Panitia Penyelenggara Piala Perbasi 2017 George Fernando Dendeng menyebut tim yang lolos dari pul akan langsung menuju babak semifinal. ‘’Tiga juara pul dan satu runner-up terbaik berhak maju ke semifinal,’’ kata George Fernando Dendeng. George mengungkapkan, runner-up terbaik dilihat dari selisih memasukkan-kemasukan. Akan tetapi khusus di Pul A, pertandingan tim peringkat kedua dengan juru kunci tidak masuk dalam hitungan. Di semifinal, juara Pul A akan menghadapi runner-up terbaik dan di laga lain, juara Pul B menghadapi juara Pul C. (ant)
Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Pesanku Kuta menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar Bupati Badung Cup II/2017 dari Grup A setelah menang tipis atas Persi Jimbaran dengan skor 1-0 (0-0), di Lapangan Samudra Kuta, Rabu (25/10) kemarin. Gol semata wayang kemenangan Pesanku hasil tandukan Sony Rismawan di menit ke-53. Berawal dari umpan lambung Arthur ke mulut gawang, Sony Rismawan menyongsong dengan sundulan hingga memperdaya kiper Persi Kadek Yoli Dwi Guna. Pelatih Pesanku Nyoman Oka Triana mengakui meskipun timnya memastikan lolos ke babak 16 besar tetapi tak boleh berpuas diri. ‘’Kami tetap mengincar posisi juara grup,’’ sebut Oka Triana. Diakuinya, asuhannya dalam melakoni pertandingan, tetap memerlukan suntikan motivasi dan koordinasi antarlini. Sementara pelatih Persi Jimbaran Ida Bagus Nyoman Mahayasa mengakui kebobolan sebiji gol karena asuhannya yang bertugas di lini belakang lengah. ‘’Gol itu terjadi gara-gara anakanak tidak konsentrasi. Padahal, kami sadar lawan lebih berkualitas, dan target kami hanya seri,’’ tutur Bagus
Mahayasa. Hasil lainnya, di Grup A, Putra Kedonganan menang besar atas lawannya Putra Menesa dengan skor 10-1. Kesepuluh gol Putra Kedonganan diborong LIT Sukarja (4 gol), kemudian Dwik Surya (3 gol), Pande Angga P (2 gol), dan Juan Gardita (1 gol). Putra Menesa mampu mempertipis kekalahan lewat satu gol hasil bidikan Gede Pande Areka. Pelatih Putra Kedon-
ganan Wayan Gangga Mudana mengakui asuhannya melupakan kekalahan laga awal atas Pesanku 0-4. ‘’Kami bersyukur anak-anak mampu bangkit, dan berpesta gol ke gawang lawan,’’ kata Gangga Mudana. Atas hasil ini, satu tiket 16 besar masih diperebutkan antara Putra Kedonganan dan Persi Jimbaran, sedangkan Putra Menesa dipastikan tersingkir. (022)
mencoba untuk bangkit dan menjadi lebih baik. Kami juga menjadwalkan uji coba tim dengan melawan tim-tim
yang lebih kuat dan lebih cepat agar para pemain kami mempunyai pengalaman bertanding dan penampilan yang
Jakarta (Bali Post) -
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto menyusul kompatriotnya Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir menuju putaran kedua Prancis Terbuka 2017 setelah sebelumnya harus melalui laga tiga game (rubber game) di putaran awal. Bermain di Stadion Stade Pierre de Coubertin, Paris, Rabu (25/10) kemarin, Praveen/Debby memperoleh kemenangan perdana kala menghadapi wakil Denmark Niclas Nohr/Sara Thygesen dengan skor 21-14, 17-21, 21-18. Praveen/Debby memerlukan waktu 54 menit untuk menyudahi perlawanan Niclas Nohr/Sara Thygesen. Menang relatif mudah di game pertama, penampilan Praveen/Debby ternyata menurun di game kedua hingga mereka tertinggal jauh 3-11. Mencoba mendekat 17-
NSH Jakarta Tanpa Target di Perbasi Cup
Jakarta (Bali Post) Tim Liga Bola Basket Indonesia NSH Jakarta tidak menargetkan prestasi apa pun di kompetisi pra-musim yang digelar 6-10 November 2017 dalam Perbasi Cup 2017. Pelatih NSH Jakarta Wahyu Widayat Jati, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan dirinya hanya ingin timnya bermain baik di Piala Perbasi. ‘’Saya mau mencoba memadukan para pemain, termasuk pemain muda dan pemain baru,’’ ujar Wahyu. Pria yang akrab disapa Cacing ini melanjutkan, saat ini prioritas dirinya adalah meningkatkan kemampuan dasar dan memperbaiki kondisi fisik tim. Menurutnya, hal tersebut penting untuk membentuk struktur tim yang kokoh. ‘’Agar nanti di babak reguler IBL 2017-2018 kami bisa bermain lebih baik tiap pertandingan,’’ tutur Wahyu. Adapun di Piala Perbasi 2017, NSH yang bergabung di Pul C bersama Satria Muda Pertamina dan Siliwangi Bandung akan diperkuat oleh dua pemain asingnya yaitu Dominic Woodson (center) serta Brachon Griffin (guard) yang sama-sama berasal dari Amerika Serikat. Wahyu menyebut dua pemain impor tersebut
Pesanku, Tim Pertama Lolos ke 16 Besar
Klasemen Grup A 1. Pesanku 2. P. Kedonganan 3. Persi 4. P. Menesa
2 2 2 2
2 1 1 0
0 0 0 0
0 1 1 1
5-0 10-5 4-2 2-14
6 3 3 0
Bali Post/022
LAGA - Suasana laga antara tuan rumah Pesanku Kuta melawan Persi Jimbaran di Lapangan Samudra, Kuta, Rabu (25/10) kemarin.
Rugby Indonesia Bidik Perbaikan Peringkat Jakarta (Bali Post) Tim Rugby Indonesia membidik perbaikan peringkat di kawasan ASEAN dalam Asian Games 2018, setelah menempati peringkat lima dalam SEA Games di Malaysia pada Agustus 2017. ‘’Tim-tim Asia tentu punya kemampuan yang jauh di atas kami. Tim kami berusaha bertanding sebaik mungkin karena mereka belum pernah merasakan pelatihan nasional dalam jangka panjang,’’ kata Wakil Ketua Umum I Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia Yudha Ramon selepas membuka Kejuaraan Nasional Rugby 7’s di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. Yudha mengaku persiapan tim rugby Indonesia dalam SEA Games ke-29 di Malaysia tidak maksimal, karena durasi pelatihan nasional yang hanya tiga bulan. ‘’Kami
Bali Post/ant
REBUT BOLA - Pemain rugby putra DKI Jakarta Andre (kedua kiri) berebut bola dengan pemain Papua Laurens (kedua kanan) dan Robby pada Kejurnas Rugby 7’s di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. Kejuaraan tersebut merupakan ajang seleksi dan uji kesiapan jelang Asian Games 2018.
meningkat,’’ tutur Yudha. PRUI, lanjut Yudha, akan menyeleksi 24 pemain putra dan 24 pemain putri dalam Kejurnas Rugby 7’s yang juga menjadi ajang uji coba penelenggaraan Asian Games itu untuk persiapan pelatihan nasional. Manajer Kompetisi Kejurnas Rugby 7’s Fikri Al Azhar mengatakan pengurus Rugby Indonesia masih menunggu surat keputusan pelatnas pengganti, menyusul penghapusan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sebagai unit di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga. ‘’Setelah pertandingan nasional ini, kami sudah punya daftar calon pemain nasional. Kami tinggal menunggu surat dari pemerintah sebagai pengganti surat keputusan dari Satlak Prima,’’ ucap Fikri. Fikri mengatakan PRUI
telah mengagendakan keikutsertaan atlet-atlet pelatnas mereka dalam pelatihan di luar negeri, keikutsertaan kompetisi di luar negeri, serta penyelenggaraan kompetisi internasional di dalam negeri. ‘’Kami menargetkan penyelenggaraan pertandingan internasional pada 2018 karena lokasi penyelenggaraan Asian Games telah selesai direnovasi pada Desember 2017,’’ ujar Fikri. Kejurnas Rugby 7’s itu diikuti tim dari 11 provinsi yaitu Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Papua, Sulawesi Barat, dan Sumatera Selatan. Kejurnas itu menggunakan sistem kompetisi penuh yang terbagi dalam dua pool untuk 11 tim putra dan sistem setengah kompetisi untuk pertandingan tujuh tim putri. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
B.BP.001.10.17.0001595
Dicari PRT wanita utk di Panjer Hub HP.081338753838
B.BP.001.10.17.0001560
B.BP.001.10.17.0001575
B.BP.135.10.17.0001600
*Kabag Dana untuk Koperasi S1 Wanita Bnyk Relasi pengalaman Bank Gj 5Jt/Bl WA 081239011111
B.BP.001.10.17.0001507
Dcr Cpt PRT jujur,bersih,tidur Dlm, Gj 1,7jt Hub.082341168381
B.BP.004.10.17.0001596
Dcr Pelaksana & QS,Lamaran dibawa ke JL.Kendedes Kuta (Depan Alfamart)
B.BP.001.10.17.0001559
Dcr lls SMU-S1 utk Guru PG/TK training lgs krj.0811380028
B.BP.001.10.17.0001583
B.BP.001.10.17.0001576
Dibutuhkan Front Office,Hub: email: alitjatendra@yahoo.com HP:08113867666 alamat: Jl Raya Puputan II No.51 Renon DPS B.BP.001.10.17.0001567
B.BP.821.10.17.0001170
Dibutuhkan satu orang Dokter umum di Klinik Pratama Bongan, Tabanan Hub:08124634287
B.BP.001.10.17.0001580
SERVICE
Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Penampilan Menarik,Rajin, Penempatan Kuta&Nusa Dua Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655
B.BP.001.10.17.0001449
INTERNET
Jasa Buat Website Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll
Avanza G’10 Hitam AsDK 20RB Km jarang Ada Bs Krd.082237596868
KEHILANGAN BPKB DK1903FL a/n Suprapto Jl. Tmn Giri Nusa 2 H:081338566740
Djl Tyt Vellfire Th 2011/12 Mulus Spt Br KM28rb Ori AsliDK Djl Hrg 485jt Hub.087789098282
Hilang STNK NoPol L6693 AW a.n Tri Broto Wibisono Hub 08121631960
B.BP.001.10.17.0001582
B.BP.001.10.17.0001574
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.001.10.17.0001603
DIJUAL MOBIL INTERIOR
FOTOCOPY BENGKEL LAS
081999111542 082144420026 Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
B.BP.001.09.17.0000185
1,8are Jl.Trengguli Gg.IV D3 Blok B Kesiman H.087860146777
BIRO JASA
BIRO JASA
B.BP.001.10.17.0001591
BIRO JASA
BALI WANGI
WC
MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
0877 6129 5235 081 238 450 210
DIJUAL RUMAH
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
Pojok Gatsu Tmr Sulatri 1are cocok bisnis/rmh 081237148880
Responsive Website C.0001032-net
B.BP.004.10.17.0001570
DIJUAL MOTOR Dijual Vespa Piagio Sprint Th 2014 H.087860146777
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
085 105 471 777
B.BP.101.10.17.0001594
Inova’G Diesel’15 Matik AS DK pajak Baru H.081236009045/Krdt
JASA SEO: Top Rangking di halaman Google
PELUANG BISNIS
C.0001532-SRV
TOUR
B.BP.164.10.17.0001422
B.BP.166.10.17.0001606
Penyiar Markom Radio Mahasiswi/ HONDA Mahasiswa domisili Tabanan dan Jazz RS’08 Merah Velg Racing Denpasar Kuliah sambil kerja lamaran ke: Radio Genta FM AsDK 137jt Ng,0817356452 BUCpt B.BP.001.10.17.0001604 Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar G.03 CRV’2010 Hitam Full Variasi, Sopir Sim A, B1 domisili Tabanan mulus Hub.081236109984 Pengalaman 2 th lamaran ke: B.BP.001.10.17.0001598 Dilelang Honda BRV 2015 plat Radio Global FM Jl.RayaDenpasar-Gilimanuk,Tabanan Bandung Hub: 089619874461 G.05
RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658
B.BP.001.10.17.0001578
G.02
Dcr Penjaga toko bsa kasir SMA sederajat wanita 085100489926
B.BP.001.10.17.0001609
B.BP.001.10.17.0001592
Wanita cantik Mahasiswi kerja sambil kuliah, ayo gabung bersama Markom Bali Post lamaran ke Jl. Kepundung 67 A Denpasar
B.BP.001.10.17.0001464
B.BP.164.10.17.0001589
Avanza G’09/10 Silver,Istimewa 105jt bs Tkr/Crd,081999750009
G.01
Dcr Admin,staf,Gudg,prmniaga, ksir 085738559532/085738789817
B.BP.164.10.17.0001588
Djl Tnh 3are Jl.Arjuna Belakang Sekolah Saraswati Gianyar 350jt/Are Hub.081338540676
Djl Murah Tnh Ls 8 are,Lokasi DIJUAL RUMAH Melaya,Negara.Hrg 250JT Nego, Rmh Baru Siap huni BTN PegenSertifikat hak milik,akses jln ding Dalung,650jt,082147454248 Hub:085333218464,085339019200 B.BP.164.10.17.0001587 B.BP.001.10.17.0001573 Dijual cpt Rmh T60 LT108m2 750jt Ng K.Iwa Utra,081238458225 DISEWAKAN RUMAH B.BP.166.10.17.0001602 Dikontrakan Rmh di Tabanan 1Lt + Furniture Hub.087860910878 Rmh Kos Kb.Iwa 2Lt,1.5A,7Kmr, B.BP.001.10.17.0001586 Tnh Jl.Bakung 2A, 081337561687
B.BP.001.10.17.0001572
Tukang masak lamaran ke Food Terminal Jl. Raya Kuta 88 Kuta/ Shankara Kuta,Kuta Square Blok D33 depan McD
Dcr 5 Sales Counter bs Inggris SMK/D1 Pariwisata + 5 Sopir H.Merrys Tour T:235700/245145
DIJUAL TANAH Djl Tanah 2Are, 3Are, 5Are di Buduk Gunung H.082147454248
TOYOTA
B.BP.166.10.17.0001601
B.BP.004.10.17.0001513
AC
B.BP.001.10.17.0001599
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Suzuki Swift GT3 2012 Putih AT /Matic Asl Bali,081339566669
Info Job Australi,Korea,Jepang Kizunabali.com Hp.085857328218
Cari profesional Florist in Singaraja And call 08123656698
TUNGGAL JAYA K U L K A S GA M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
B.BP.001.10.17.0001525
Dicari: Wanita Pembantu Rumah Tangga Tinggal Dalam Untuk Rumah Imam Bonjol Dps Gaji 1,7jt SMS 0816571027
B.BP.004.10.17.0001593
B.BP.001.10.17.0001584
Dcr HRD Spv,Accounting,Store, Housekeeping.Min SMK Kirim CV ke: balisky2017@yahoo.com
Dicari Staff Lancar Inggris Hub.081934613082
H
Dcr Sales Admin(wnt),Tk pasang Korden min SLTA Lam:jl Gatot Subroto Brt 8A H.081511608321
B.BP.001.10.17.0001531
B.BP.001.10.17.0001579 Akuntansi D1 SMEA domisili Tabanan Lamaran ke Radio Global FM Jual Karimun Wagon GX’2014 Pth Jl.RayaDenpasar-Gilimanuk,Tabanan AsliBali Mulus,081237112121 B.BP.001.10.17.0001453 G.06 Jual Karimun Wagon GX’2014 Pth AsliBali Mulus,081237112121 DIJUAL MOBIL
BA
B.BP.001.10.17.0001581
G.04
SUZUKI
Ertiga’13 putih AsDK,GL,Ac DBL Spt Baru,BS Krd.H.085100456477
S
B.BP.001.10.17.0001605
Cr Cpt2PRT+1B siter G1.8jt TdrDlm 082237496717,081999776071
Dibutuhkan Drafter 3D Pria Hub.PT.Tropical Sanur H.289104
B.BP.001.10.17.0001566
Dicari PRT Tidur dalam belum menikah max 30th, 087862263572
Sarjana berbagai jurusan untuk staf Oprasional Bali Mart lamaran Jl. Kepundung 61 A Denpasar
RA
Dcr Cook Helper Mango Resto Jl.Pantai Sindu Snr/0811387211
B.BP.001.10.17.0001562
Dicari K-wati Laundry Lokasi Panjer.SMS/WA/Hub.081916574757
KU
B.BP.153.10.17.0001540
Dicari 1 Sopir & 1 Admin Cowok Hub.Multi Abadi jl.Gng Soputan I/59 DPS-Bali HP:089637720168
LIM
Dcr Driver PT.QRG Resort Jalan LOWONGAN Taman Baruna Jimbaran 8480383 Receptionist Dcr Cewek B.BP.001.10.17.0001193 u/Fitness,Penampilan Menarik Dcr Karyawn/ti u/Produksi Roti Hub:0361-289700/081916435407 SopirL300,Securty,081999251555
Informasi pasang iklan Telepon
C.0000522-BRJ
B.BP.001.10.17.0001590
B.BP.001.10.17.0001266
DIJUAL RUKO BU Ruko Lt3 Jl.Cargo Dps Bangunan 270m2,Tnh 191m2,424133 B.BP.005.10.17.0000157
DIJUAL RUKO Djl 2 Ruko,4lt Jl.Gn Lempuyang (Perumnas) 0817566578 Pst kota B.BP.001.10.17.0001568
RUPA-RUPA
Hlg BPKB No.M08165466-O DK6531 QB a/n I Kdk Alit Susan Diana Adi Br.Balangan Kuwum Mengwi
B.BP.001.10.17.0001564
DIJUAL TEMPAT Dijual Ijin usaha biro perjalanan umum,badan hukum usaha perseroan terbatas kedudukan di Kab.Badung Hub: 08113998599 B.BP.004.10.17.0001577
RUPA-RUPA
18
EKONOMI
Jelang Galungan, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg
Denpasar (Bali Post) Menyambut hari raya Galungan 1 November 2017, Pertamina memastikan stok dan pasokan elpiji khususnya di wilayah Bali aman. Hal ini didukung dengan penambahan pasokan elpiji 3 kg untuk menyambut perayaan hari besar keagamaan tersebut. Adapun tambahan pasokan elpiji 3 kg pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2017 dengan total sebanyak 177.680 tabung elpiji 3 kg atau sebesar 533,04 metrik ton untuk seluruh wilayah Bali. Adapun realisasi harian penyaluran elpiji 3 kg untuk wilayah Bali yakni sebanyak 206.685 tabung elpiji 3 kg setiap harinya, atau setara dengan 620,05 metrik ton. ‘’Penambahan tersebut sekitar 85 persen dari ratarata penyaluran harian elpiji 3 kg di wilayah
Bali. Tambahan penyaluran ini diharapkan agar masyarakat bisa merayakan hari raya Galungan dengan tenang tanpa memikirkan terjadi kekosongan dan kenaikan harga elpiji. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir sebab stok elpiji di seluruh wilayah Bali tersedia dengan baik,’’ ujar Rifky Rakhman Yusuf, Area Manager Communication & Relations Jatim Balinus. Lebih lanjut Rifky menambahkan, terkait dengan kondisi Gunung Agung yang masih berstatus Awas, Pertamina telah menyiapkan langkah-langkah preventif dalam proses distribusi baik BBM maupun elpiji jika terjadi erupsi Gunung Agung. Yakni dengan mengatur pengalihan supply point untuk konsumen dan lembaga penyalur dari TBBM Manggis ke TBBM Sanggaran maupun dari
Surabaya, termasuk dalam kondisi emergency dapat dilakukan pengalihan supply point dari Tanjung Wangi langsung ke konsumen atau lembaga penyalur melalui mobil tangki dengan kapal feri. Untuk pasokan elpiji Bali wilayah Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Tabanan dialihkan ke Terminal Elpiji Banyuwangi melalui via darat menuju Pelabuhan Gilimanuk diangkut via kapal menuju Pelabuhan Ketapang. Sedangkan untuk pasokan elpiji Bali wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung melalui darat menuju Pelabuhan Benoa dan diangkut dengan kapal feri atau Landing Craft Tank langsung ke Pelabuhan Ketapang. (kmb42)
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Program Pertanahan, Berdayakan Masyarakat Jakarta (Bali Post) – Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan berbagai program pertanahan yang dilaksanakan pemerintah saat ini pada dasarnya merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat. ‘’Program ini pada dasarnya adalah empowerement masyarakat dalam hal ini pemerataan ekonomi,’’ kata Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. Ia menyebutkan program tersebut akan memberi akses kepada masyarakat untuk mengolah lahan milik pemerintah melalui perhutanan
sosial. Menurutnya, melalui program perhutanan sosial masyarakat bisa mengolahnya tetapi dengan syarat pengolahannya adalah kluster atau berkelompok. Sementara itu melalui program reforma agraria antara lain dengan pengakuan hutan adat dan hutan desa, maka kawasan itu dapat dikelola masyarakat dengan berbagai kreativitas dan bisa bermacammacam. ‘’Ada ekowisata dan lainnya, itulah kelebihan kita dari negara lain. Itu adalah keragaman hayati, mereka bisa mengembangkan itu,’’ katanya.(ant)
19
Kamis Wage, 26 Oktober 2017
Bali Post/ant
JALANI PEMERIKSAAN - Tersangka kasus suap di Kutai Kartanegara Rita Widyasari meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (25/10) . Bupati Kutai Kartanegara nonaktif itu diperiksa terkait kasus dugaan suap pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Muara Kaman, Kutai Kartanegara kepada PT Sawit Golden Prima.
Penolakan Masyarakat Dari Hal. 1
‘’Kalau masalah penolakan, tanya yang nolak-nolak itu,’’ imbuhnya saat ditanya apakah akan memasukkan pula penolakan masyarakat adat Bali terhadap rencana menguruk laut itu. Menurut Pemayun, TWBI meminta pertimbangan teknis untuk melengkapi amdal lantaran terimbas pencabutan moratorium reklamasi di Teluk Jakarta. Pihaknya sendiri akan membalas surat itu sepekan setelah menerima surat. Sementara itu, Koordinator Divisi Politik ForBALI Suriadi Darmoko mengatakan, kewenangan yang dimiliki
Gubernur Bali sejatinya tidak terbatas pada kewenangan memberikan rekomendasi teknis saja. Akan tetapi juga memiliki kewenangan untuk menerbitkan rekomendasi yang dijadikan dasar untuk mengajukan izin pelaksanaan. ‘’Karena Gubernur Bali memiliki kewenangan dalam reklamasi Teluk Benoa maka adalah tindakan yang sangat tepat jika kami meminta Gubernur Bali menggunakan kewenangannya untuk merekomendasikan kepada pemerintah pusat untuk menghentikan reklamasi Teluk Benoa, termasuk pula rekomendasi untuk membatalkan Perpres Nomor 51 Tahun 2014,’’ ujar Direktur Walhi Bali ini. (kmb32)
Penyelenggara Negara
Dari Hal. 1
‘’PDI Perjuangan tegas, tidak mencalonkan sosok yang dikehendaki oleh Saudara Taufiq,’’ tegas Hasto. Ia mengatakan bahwa sebenarnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan
kader-kadernya yang dipercaya sebagai penyelenggara negara untuk tidak main-main dengan praktik pelanggaran hukum. ‘’Ancaman sanksinya sangat tegas bahwa siapa pun yang terkena OTT oleh KPK, maka saat itu juga partai langsung mengeluarkan surat pemecatan,’’ ujar Hasto. (ant)
Kesantunan
Dari Hal. 1
‘’Serangan pribadi, mengancam prinsip-prinsip, kebebasan dan lembaga-lembaga, pengabaian terang-terangan terhadap kebenaran dan kesantunan, provokasi dengan alasan yang picik sekali, tidak ada satu pun dari perilakuperilaku mengerikan dalam politik kita sekarang itu yang harus dianggap normal,’’ kata senator berusia 54 tahun itu. ‘’Kita harus berhenti berpura-pura menganggap normal degradasi politik dan perilaku beberapa pihak di lembaga eksekutif kita saat ini. Semuanya tidak normal,’’ kata Flake seperti dikutip AFP. Flake bahkan menyebut tingkah laku Presiden Trump yang disebutnya sembrono,
keterlaluan dan tidak bermartabat itu sudah tidak bisa dimaafkan lagi. Flake juga menyerang habis-habisan Trump atas kebiasaannya berkomunikasi lewat Twitter dan menyerang kolega-koleganya di Partai Republik karena berdiam diri ketika mulut Trump tak henti mengeluarkan cemoohan. ‘’Pandangan bahwa orang harus tetap diam karena norma dan nilai yang membuat Amerika tetap kuat telah dirusak dan karena aliansi dan kesepakatan yang memastikan kestabilan seisi dunia berulang kali diancam oleh pandangan yang hanya disampaikan lewat pesan 140 karakter,’’ katanya merujuk batas maksimal karakter pesan komunikasi dalam Twitter. (ant)
Amanat Konstitusi Dari Hal. 1
‘’Apakah pembahasan mengenai RUU APBN 2018 dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?’’ kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang memimpin sidang paripurna di Jakarta, Rabu (25/10) kemarin. ‘’Setuju,’’ jawab para peserta sidang paripurna. APBN 2018 merupakan hasil penyusunan antara pemerintah dengan Badan Anggaran serta Komisi DPRRI yang telah berlangsung sesuai amanat konstitusi sejak pertengahan 2017. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah menghargai dukungan pimpinan dan anggota DPR-RI, termasuk Badan Anggaran dan semua Komisi DPR, yang bersama pemerintah telah melaksanakan amanat konstitusional dengan melakukan pembahasan secara intensif dan konstruktif atas RUU APBN 2018. ‘’Semoga pencapaian ini memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan kemakmuran dan keadilan dengan terus melanjutkan program pembangunan Kabinet Kerja yang telah dimulai dalam
tiga tahun terakhir,’’ ujar Sri Mulyani saat menyampaikan pandangan akhir pemerintah. Tema kebijakan fiskal 2018 adalah ‘’Pemantapan Pengelolaan Fiskal untuk Mengakselerasi Pertumbuhan yang Berkeadilan’’, artinya APBN Tahun Anggaran 2018 diharapkan dapat menjadi instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penciptaan lapangan kerja. ‘’Untuk itu, pada 2018 pemerintah menempuh tiga strategi fiskal yaitu optimalisasi pendapatan negara dengan tetap menjaga iklim investasi, efisiensi belanja dan peningkatan belanja produktif untuk mendukung program prioritas, serta mendorong pembiayaan yang efisien, inovatif, dan berkelanjutan,’’ ujar Sri Mulyani. Besaran indikator makro tahun 2018 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,4 persen, inflasi 3,5 persen, suku bunga SPN 3 bulan 5,2 persen dan nilai tukar Rp 13.400 per dolar AS. Asumsi makro lainnya mencakup harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) minyak 48 dolar
Pilar Stabilitas
Dari Hal. 1
Thailand telah melalui satu tahun berkabung untuk Raja Bhumibol, yang dianggap sebagai pilar stabilitas selama pemerintahan tujuh dekade yang menyaksikan pergolakan politik dan perkembangan pesat di negara Asia Tenggara. ‘’Ini sangat luar biasa,’’ kata seorang pengunjung yang berkabung, Aporn Wongdee, 60, dari Provinsi Nakhon Si Thammarat, di bagian selatan Thailand. ‘’Saya sudah berada di sini selama dua hari dan saya ingin melihat ayah kami ke surga,’’ ujarnya. Selama beberapa hari terakhir, hujan menerpa Bangkok dan belasan ribu pelayat tidak peduli pada perkembangan cuaca itu. Banyak yang mendirikan tenda di jalanjalan sepanjang rute prosesi suci kremasi dan banyak juga yang hanya mengandalkan jas hujan dari plastik untuk melindungi tubuh mereka dari hujan. Sejumlah 90 juta dolar
Amerika Serikat disisihkan untuk pemakaman kerajaan, yang tidak pernah terjadi sama sekali di Thailand, menurut pejabat yang terlibat dalam persiapan pemakaman. Raja Maha Vajiralongkorn, yang dikenal sebagai Rama X dan mewarisi takhta pada Desember setelah kematian ayahnya, tiba di Grand Palace Bangkok, dengan mobil pada Rabu saat tentara mengenakan seragam merah dan topi hitam bersiaga. Dia diapit kedua putrinya. Gambar televisi langsung dari dalam istana menunjukkan raja menyalakan lilin di depan peti mati ayahnya dan terdapat sebuah guci kerajaan simbolis. Upacara pemakaman Buddha, yang dicampur dengan ritual Hindu, dihadiri 119 biksu Buddha yang menyerukan doa dalam bahasa Pali kuno. Antrean pelayat berpakaian hitam, banyak di antara mereka membawa foto besar sang raja, mengular di sekitar bagian kota tua Bangkok, menunggu untuk memasuki area kremasi.
AS per barel, lifting minyak 800 ribu barel per hari dan lifting gas 1.200 ribu barel setara minyak per hari. Dengan basis asumsi dasar ekonomi makro dan berbagai langkah kebijakan yang akan ditempuh maka postur pendapatan negara ditetapkan menjadi Rp 1.894,7 triliun yang terbagi atas penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.618,1 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp 275,4 triliun. Sementara itu, belanja negara ditetapkan sebesar Rp 2.220,7 triliun yang meliputi belanja pemerintah pusat Rp 1.454,49 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 766,2 triliun. Dalam belanja pemerintah pusat, belanja untuk kementerian lembaga disepakati Rp 847,44 triliun dan belanja non-kementerian lembaga sebesar Rp 607,06 triliun. Dengan postur RAPBN 2018 tersebut, maka defisit anggaran diproyeksikan mencapai Rp 326 triliun atau sekitar 2,19 persen terhadap PDB. Untuk menutup pembiayaan tersebut, pemerintah akan menerbitkan Surat Berharga Negara (neto) sebesar Rp 414,52 triliun dan pinjaman (neto) sebesar Rp 15,5 triliun. (ant)
05.00 Gayatri Mantra 05.30 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.00 09.00 10.05 11.05 12.00 12.05 12.30 13.00 13.30
Bali Channel Tourist TV Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Puja Kerti Ngerastiti Bakti Kerahayuan Gunung Tohlangkir (2) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Hanoman (1) Bali Channel Tourist TV Lila Cita Gong Kebyar Anak-anak Penatih (1) Lejel Homeshopping Bali Channel Tourit TV Puja Trisandya Dharma Wacana Strukturasi dan Konstruksi Keberagamaan Dalam Agama Hindu (1) Berita Siang Klip Bali Taksu Made Subrata
Kamis, 26 Oktober 2017 14.05 14.30 15.30 16.05 17.00 17.30 18.00 18.05 19.30 20.00 20.30 21.00 21.30 22.00 22.05 23.00 23.05
Klip Bali Dialog Interaktif Keberagamaan Dalam Agama Hindu (1) Bali Channel Tourist TV Dialog Interaktif Kemenpora Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Lingga Manik, Lempuyang Madia Kartun Ball Hanoman (2) Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Bondres Ngakak Temuyuk Mekuris (2) Mahadewi Manfaat Kacamata Hitam Berita dan Bincang Terkini Dialog Alternatif Vlatava Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Geria Budha Tanggahan Bangli (1)
Pada siang hari, 25.000 orang pelayat berkumpul di sekitar tempat kremasi, demikian keterangan polisi kota. Pada pagi yang diperkirakan menjadi momen emosional, tubuh Raja Bhumibol akan dipindahkan pada Kamis dari Istana Raja ke sebuah krematorium di lapangan umum di depan istana, di mana ribuan orang telah memasang tenda untuk menentukan tempat. Pada Kamis, tiga prosesi akan berjalan dari istana ke tempat kremasi, yang berupa serangkaian paviliun bergaya Thailand khusus dan membutuhkan waktu hampir setahun untuk dibangun. Beberapa warga Thailand telah melipat bunga kertas cendana untuk digunakan dalam kremasi, wewangian tersebut dipercaya dapat membimbing jiwa-jiwa untuk pergi ke surga. Hari kremasi telah dinyatakan sebagai hari libur nasional, bank dan pusat perbelanjaan besar akan ditutup mulai pukul 15.00 waktu setempat. (ant)
Vitalitasnya On Terus, Istrinya Kini Bisa Hamil Lagi
Ayah 2 anak ini ingin punya anak lagi tapi terusik lantaran penyakit mag. “Kalau penyakit itu datang, lambung saya perih sekali. Akhirnya, vitalitas saya jadi menurun. Padahal, saya ingin punya anak lagi,” kata I Kadek Suryantara ketika ditemui 3
Juni 2016 lalu. Ya, lelaki 36 tahun ini punya masalah dengan mag sejak tahun lalu. “Tapi saya mengatasinya dengan madu hitam pahit. Syukur, kini sudah tak sakit lagi,” lanjutnya mengomentari manfaat Madu Bima 99. Lantas bagaimana dengan vitalitasnya? Terutama sejak 4 bulan lalu, penduduk Desa Sudaji, Kecamatan Pesawan, Kabupaten Buleleng, ini merasakan vitalitasnya tinggi terus. Hubungan suami-istri meningkat pesat, dan sang istri pun merasa puas. Ternyata, di samping terus mengonsumsi Madu Bima 99, ia dan istrinya juga
mengonsumsi Madu Kesuburan Pria dan Madu Kesuburan Wanita. Dan apa hasilnya? Kini istrinya sudah berbadan dua. “Padahal, istri sudah tak KB lagi sejak tahun lalu, tapi baru bisa hamil dua bulan lalu semenjak minum madu pahit itu. Wah, madu pahit itu ternyata manis manfaatnya,” lanjut lelaki yang menafkahi keluarganya dengan berwiraswasta ini senang. Seorang manusia akan senantiasa sehat bila sistem imunnya tinggi. Walaupun demikian, ia mesti rajin memelihara kesehatan. Memelihara kesehatan itu
banyak caranya. Selain rutin berolahraga, ia juga mesti rutin bersitirahat dengan cukup, minum air putih dengan cukup, berpikir positif, dan mengonsumsi bahan-bahan
makanan dan minuman bergizi tinggi. Apa contoh bahan bergizi tinggi itu? Tentu saja salah satunya adalah madu. Lalu, berkaitan dengan vitalitas itu, surat kabar Indonesia Today pernah menulis bahwa sudah lama madu diketahui memiliki banyak manfaat. Namun, banyak yang tak tahu madu termasuk makanan afrodisiak. Madu konon menjadi makanan pilihan rajaraja zaman dulu sebelum bercinta. Kehebatannya timbul lantaran di dalamnya terdapat mineral boron, yang membantu tubuh memanfaatkan estrogen, hormon seksual wanita, serta
menambah testosteron, hormon seksual pria. Bahkan, madu mengandung vitamin B, untuk produksi testosteron. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu
Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 Adv.0000779-adv-26
16 Pages
200 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.intern
, Thursday
Thursday,
October 26,
ationalbalipost.c
2017 October 26,
which a volcano to the Mount Agung, status raised seen had its alert last week, is near level highest tend their crops Bali, as farmers resort island of the 29, 2017. Amed, on September Indonesia
2017
er Eminem U.S. rapp right case wins copy political ads against NZ
Owners Society Copyright po- cal (AMCOS). licensed and available - A New Zealand taken SYDNEY been ordered to pay “Being and having has the party litical party$400,000 to U.S. rapper to for purchase, our suppliers, more than using music similarin a advice from purchase was legal,” Peter Eminem for “Lose Yourself” win believed the hit Photo Party President his 2002 commercial to help e Keith/File National said in a statement. REUTERS/Stephani Plunge television election. is now considering Na- Goodfellow Polar Bear “The party a national played during the of the judgment in the annual 1, 2017. The track, successful 2014 elec- the implications We already have on January after participating steps. and City, U.S. tional Party’s and titled “Eminem and the next Woman laughs the suppliers of New York Zeaas Wonder tion campaignfound by a New Borough a claim against dressed the track.” Esque”, wasto have “substantially licensors of found Eight Mile A woman Island in the Brooklyn of in Coney The court damages land court Yourself. song entitled to with intercopied” Lose Party used the Style was campaign NZ$600,000 ($413,000) The National during the 28, 2014. the de186 times the ad off the air, est from June that all the the “We anticipate before taking to meet to discuss the court said. is a warning fendants will the decision in body “This decision producers and implications of copyright music hailing sound-alike everywhere,” Adam very near future,” an email, in first said clients Simpsons AMCOS their director of as an important Simpson, who acted for Eminem’s the decision resolution of the matStyle, Solicitors, step towards had exclusive Eight Mile and rarely music company, ter. The publisher and fewer the mu- control over the song, in adpussyhats said in a statement. Party said for its use midst of the to more pink the The National with one of New gave permission said. (rtr) in door and in the court open the on Washington platform sic was licensedindustry copyright vertising, the expect to main yet another march Zealand’s Australasian Mechaniwomen’s is becoming - This Halloween, the historic Halloween 2017 bodies, the NEW YORK steel-colMonths after outcry, as Rey, a princesses. sexual harassment girls to show strength. stance dressed over her chest, and “#MeToo” as president, ored cloth crossed her tunic. for women boast inauguration to match I’m United States with pants more brave when his years-ago Hal- Trump’s “I feel to denounce women’s genitals. most-searched a fourth-grader This year’s is Wonder Woman, about grabbing more of sexual Rey,” said Abby, Halloweens or Frightgeist has celebrated “The year has shifted loween costume to Google’s scandals what they who dressing up as princesses. prinaccording about past by more than self- harassment search tool. heroine Rey, the “I like Reyvery tough. She’s people’s thinking on Halloween,” She’s Star Wars woman who shines want to become of other is College Psychology cesses. She’s helping a lot whose reliant young against all odds, said Barnard Abby, fighting. Klein. characters Professor Tovah children people survive,” said last name be as a survivor her empower film series’ “Costumes be strong, I can be parents asked that among thein the top 10 children’s the for jus- withheld for privacy. people in ‘I can who rank 2017, according to as fight I can 179 million Wonder costumes for Federation. More than States will celebrate invincible, now, with a record National Retail of homemade tice.’ And right characters, girls in the United 2017, spending side,” largAnd, makersyear are getting Woman and other Halloween billion, with the this strong this pink costumes for re-purposing by are embracing high of $9.1 costumes, the retail online tips They were worn Klein said. her light saber, 9-year- est outlay on (rtr) New said. Raising “pussyhats.”hundreds of thousands Maplewood,warrior federation many of the took part in marches old Abby of her who U.S. cities Jersey, demonstrated of women Photo and other Kelly/File in Washingtonthe day after Donald REUTERS/Andrew in New No. 106 Dps on Jan. 21, of “Southpaw” Jl. Raya Puputan at: No 148 Renon premiere Post the Mandala Kopi Made attends Jl. Raya Niti 148 Renon onal Bali Sanur 28 Eminem Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Musician 20, 2015. Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan 30 Furama You can York July 19 No.88 Renon
es en princess U.S. Hallowe Wonder make way for ‘pussyhats’ Woman, pink
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Governor hopes that warning level of MT. Agung will decrease
long wait
t warning hopes tha se Governor Agung will decrea . level of MT Due to wide
reaching
impact of
the to 6 km frommean be reduced would
major eruption to the last according that time there were many was no means in 1963. At or because there
can casualties This s, transportationdeearly status vari- current 9-12 km.of evacuees would of communication warning level roads. Additionallycomplete highest economy the number being at alert education. Thewhen the thatcut in half and the localeven if not adequatedevices were not as be of Mt. Agung l to health and were to run again “This tection today, he added. page 6 than a month to psychologica different than they governor. the threat. could start to as they are Continued on fully, explained the - After more are very to help people handle economic of the Coordinating felt from DENPASAR t of transportati and conditions also the basisMaritime to request also be heard are being Do was no technologythe advancemen because if things is News can for at Global ous impactsin Bali has not erupted Minister when there system as well as decreased in “Bali Image” from 9.30 Pastika, after a more realistic assessment. 96.5 of all the should be mountain last erupted in 1963 warning Mangku Radio FM am. Listen to maximum is (Oct. 24). mountain , with early detection,it (warning status—Ed) of Bali, Made not set the because the result until 10.00 FM at http:// ives on Tuesday om said Governor do not want Global Radio “Necessarily ion technology, Thee indicatorsBesides, we ten2myradio.c is very long”, House of Representat sophistiat http:// and communicat globalfmbali.lis also be affected. so maximal.our people. With detected streaming this the impact in the Bali http:// budget willcontract problems, to harm or live video ali.com and it can be are left likethe Plenary Session li. Mount be with’ added cated equipment, radioglobalfmb nel/global-fm-ba living aroundworkers could easy to deal attending threat he explained. Many people ustream.tv/chan this is not
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
that the current evacuees Agung and construction earning a Governor Pastika. alert level can early,” Pastika added to Pastika, means of being calculated According signs of saturation have lost their projects are continued of Mount Agung is If the ‘warning’ matter of living. “Many building by the end be lowered to ‘watch,’ radius are showing is also the for completion talking then the dangerous and there updating of election when we arethen the Pastika, be- targeted the pending materials have the of the year and projects data. Buildingas quarrying in about government come scarce areas have ceased. disaster-prone
KAMIS WAGE, 26 Oktober 2017
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Masih Minim, Minat Masyarakat Bali Ikut Asuransi Denpasar (Bali Post) Minat masyarakat Bali ikut dalam asuransi masih minim. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya masih rendahnya pengetahuan terkait manfaat asuransi. Branch Manager Denpasar PT Asuransi Astra Buana Paulus C. Wijanarko didampingi Section Head Operation Denpasar Branch Ni Luh Anita Noviana dan Section Head Sales Denpasar Branch Noulando M.R. Kansil, Rabu (25/10) kemarin saat berkunjung ke Kantor Bali Post. Menurut Paulus, minimnya minat ikut asuransi ini merupakan tantangan bagi pelaku industri asuransi. Dicontohkan di Asuransi Astra, keikutsertaan warga Bali untuk ikut asuransi masih rendah. Ia menilai hal ini dikarenakan sejumlah faktor, misalnya pengetahuan terkait asuransi dan penghasilan. Terkait pengetahuan masyarakat, ia mengaku akan lebih banyak memberikan edukasi terkait keberadaan dan pentingnya asuransi. Di Asuransi Astra sendiri ada 4 produk yang dijual yakni retail, commercial, syariah, dan kesehatan. “Kami memang lebih dikenal dengan produk Garda Oto, tapi Asuransi Astra masuk kategori asuransi umum dan memiliki beragam produk selain asuransi kendaraan,” paparnya. Ia mengutarakan pengetahuan masyarakat terkait asuransi ini perlu ditingkatkan karena sebenarnya manfaat asuransi sangat penting. Sebut saja
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
untuk kendaraan. Dengan asuransi, beban biaya di kemudian hari akibat kerusakan bisa diminimalkan. Ia mengakui masih rendahnya minat masyarakat mengikuti asuransi juga tak terlepas dari sulitnya melakukan klaim. Namun, ia memastikan jika seluruh prosedur dan persyaratan yang ditentukan sudah terpenuhi, pengajuan klaim akan diproses secepatnya. “Pernah dalam suatu kasus kami mengganti mobil yang hilang karena dicuri. Ini bisa dilakukan jika semua prosedur dan persyaratan sudah terpenuhi,” paparnya. (kmb18)
Bali Post/gie
ASURANSI - Branch Manager Denpasar PT Asuransi Astra Buana Paulus C. Wijanarko didampingi Section Head Operation Denpasar Branch Ni Luh Anita Noviana dan Section Head Sales Denpasar Branch Noulando M.R. Kansil menyerahkan kenangkenangan, Rabu (25/10) kemarin saat berkunjung ke Kantor Bali Post.
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
TMS 2017
Daihatsu akan Tampilkan Lima Mobil Konsep Tokyo (Bali Post) -
Daihatsu Motor Co. Ltd. (DMC) akan menampilkan 5 mobil konsep dan 11 mobil lainnya di Tokyo Motor Show (TMS) 2017. Secara spesifik DMC pada TMS kali ini memamerkan dua mobil mini dan mobil kompak yang menggambarkan line up Daihatsu masa depan. Presiden Direktur Daihatsu Motor Co. Ltd. Soichiro Okudaira pada jumpa pers, Rabu (25/10) kemarin, mengatakan Daihatsu ingin mengajak pelanggan Daihatsu hidup ceria dan bahagia pada masa depannya. Untuk itu, Daihatsu terus melakukan langkah inovatif. Didampingi Direktur DMC Shigeharu Toda, Okudaira mengatakan Daihatsu juga berkomitmen menjaga lingkungan dan alam. “Pada ulang tahun Daihatsu ke-110 ini Daihatsu ingin mengembangkan mobil yang berguna bagi kehidupan dan ramah terhadap alam dan lingkungan,” ujarnya. Mobil-mobil ini merupakan pengembangan dan evolusi teknologi Monozukuri Daihatsu dan gagasan tentang mobil berkualitas tinggi. Daihatsu di booth-nya kali ini menampilkan tema “Light You Up” yang merupakan slogan grup yang diperbarui Maret 2017. Slogan ini mengajak pelanggan Daihatsu bergaya hidup lebih cerah dan bercahaya. TMS 2017 ini merupakan gelaran ke-45 dengan tagline “Beyond The Motor”. Seluruh unjuk kecanggihan teknologi motor Jepang ini dipusatkan di Big Site Jepang mulai 27
Oktober hingga 5 November 2017. Pada TMS 2017 ini tercatat ada 15 brand dari 14 pabrikan yang terlibat. Tak hanya mobil produksi Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) ada juga mobil-mobil Eropa. Inspirasi Bemo Salah satu mobil Daihatsu yang akan dipamerkan dalam TMS adalah mobil roda tiga. Mobil dengan bentuk mirip bemo yang cukup menjadi idola pada masa lalu ini akan menjadi salah satu mobil masa depan. Daihatsu sendiri sudah memproduksi mobil mini jet tersebut pada 1957. Mobil tersebut kini dimodernisasi Daihatsu dan menjadi inspirasi bagi mobil masa depan dengan kode nama DN Pro Cargo. Mini Car atau Kei Car ini merupakan mobil yang diharapkan memberi beragam kegunaan bagi pemiliknya. Mobil yang masih dalam konsep pengembangan dan survei pasar ini, menurut General Manager Daihatsu Motor Co. Ltd. Tadao Yokota diharapkan memberikan kenangan kepada generasi tua yang sempat menikmati trasportasi bemo di tahun 1970-an namun tetap menjadi pilihan sebagai armada angkut yang elegan. Pada pengenalan booth Daihatsu dan produk terbaru Daihatsu di TMS 2017, Rabu (25/10) kemarin, Tadao Yokota mengatakan generasi bemo ini mampu menjawab kebutuhan mobil angkut masa depan dan perkembangan bisnis inovatif. Mobil ini dirancang memiliki kemudahan dengan lantai yang rendah dan
kabin lapang. Kursi kemudi mudah diatur. “DN Pro Cargo dikembangkan sebagai EV komersial sesuai pendekatan Daihatsu untuk mengembangkan teknologi masa depan,” ujar Tadao Yokota. Dijelaskan juga bahwa ke depan Daihatsu akan mengembangkan teknologi berkualitas tinggi dan tetap diterima dan terjangkau sebagai realisasi dari program Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Selain mobil Pro Cargo, empat mobil konsep lainnya yang siap dikembangkan Daihatsu adalah DN Compagno (mobil kompak), DN U-Space (Kei-car), DN TRAC (mobil kompak) dan DN Multisix (mobil kompak). Mobil kompak merupakan mobil di atas 1.000 cc sedangkan mini car di bawah 1.000 cc. (044)
Bali Post/dir
MOBIL - Presiden Direktur Daihatsu Motor Co. Ltd. Soichiro Okudaira saat menunjukkan salah satu mobil Daihatsu di arena Tokyo Motor Show 2017 di Big Site, Tokyo, Rabu (25/10) kemarin.