Skip to main content

Edisi 26 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 157 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis umanis, 26 januari 2017

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Kamis, 26 Januari 2017

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Ingin Mengulang ’’Sejarah’’ Bali AKHIR 2016, Kementerian Pertanian mulai mensimulasikan upaya khusus sapi indukan wajib bunting atau Upsus Siwab. Harapannya, program yang juga ditujukan untuk kerbau dan sapi perah ini sudah siap dilaksanakan di tahun 2017. Upsus Siwab muncul lantaran pemerintah tidak ingin bangsa ini terus ketergantungan dengan impor sapi. Tetapi sebaliknya bisa mengulang sejarah mengekspor hewan pemamah biak itu ke berbagai negara. ‘’Petani yang mempunyai ternak sapi

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

’’Kita selalu bicara impor, impor, impor. Sebenarnya bahasa itu kan sangat kurang enak, saya sebagai seorang dirjen kalau kerja saya hanya impor begitu. Berarti kita harus mempunyai mimpi ke depan bahwa suatu saat Indonesia itu jangan sampai impor. Karena dulu sejarah kita, dari Bali saja dulu ekspor babi dan sapi ke Hongkong. Kenapa sejarah ini tidak terulang, kita ingin mengulang itu tentu harus dilakukan upaya khusus.’’

2-3 ekor itu, menganggap bahwa beternak adalah sebagai sambilan. Kita sekarang ingin mengubah paradigma peternak itu jangan sebagai sambilan, tetapi profit,’’ ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Drh. I Ketut Diarmita, M.P. kepada Indonesia Network, Bali TV, dan Bali Post. Menurut Diarmita, peternak selama ini memang tidak berpikir sapinya akan bunting atau tidak. Hal. 19 Menjual Sapi

Drh. I Ketut Diarmita, M.P.

Suap Akil Mochtar

KPK Tangkap Bupati Buton Jakarta (Bali Post) – KPK menangkap Bupati Buton, Sulawesi Tenggara, Samsu Umar Abdul Samiun, Rabu (25/1) kemarin. Ia menjadi tersangka sejak Oktober 2016 terkait suap terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Antasari Azhar

Jokowi Kabulkan Grasi Antasari

‘’Kami tangkap hari ini di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng sekitar pukul 17.30 WIB. Ditangkap saat turun dari pesawat dalam perjalanan yang bersangkutan dari Kendari-Makassar-Cengkareng,’’ kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah. Febri menjelaskan, tim KPK sudah diturunkan di Kota Baubau Sulawesi Tenggara dan juga di Jakarta pascaputusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak permohonan Samsu pada Selasa (24/1). ‘’Hasil koordinasi sejak kemarin menyatakan tindakan hukum yang dipilih adalah penangkapan yang bersangkutan pascaputu-

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengabulkan grasi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Staf Khusus Presiden Johan Budi mengungkapkan, salah satu alasan Presiden Joko Widodo mengabulkan permohonan grasi mantan Ketua KPK Antasari Azhar adalah pertimbangan dari Mahkamah Agung (MA). Hal. 19 Pertimbangan MA

PD Sarankan Antasari Tempuh Jalur Hukum

DIGIRING PETUGAS - Bupati Buton nonaktif Samsu Umar Abdul Samiun (kanan) digiring petugas memasuki gedung KPK usai dijemput paksa di Jakarta, Rabu (25/1) kemarin.

Hal. 19

san praperadilan (Bupati Buton),’’ katanya. Ia mengatakan, KPK punya waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan untuk memutuskan tindakan hukum berikutnya terhadap Samsu. ‘’Untuk penangkapan ada batas waktu maksimal 1x24 jam apakah akan dilakukan penahanan atau tidak akan diputuskan dalam rentang waktu tersebut,’’ ucap Febri. Samsu dua kali tidak hadir pada panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka. Samsu diduga menyuap Akil Mochtar Rp 1 miliar terkait Pilkada Buton pada Agustus 2011. Pada putusan pertama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buton memenangkan Agus Feisal Hidayat dan Yaudu Salam Ajo, namun setelah digugat oleh pasangan La Uku dan Dani, maka KPUD pun melakukan pemilihan suara ulang dan dimenangkan oleh Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry. Hal. 19 Kembali Digugat

Bali Post/ant

Kasus Penyelundupan Senjata

Kapolri Kirim Tim ke Sudan

Bali Post/ant

RAPAT TERBATAS - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengikuti rapat terbatas, Rabu (25/1) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian telah mengirim tim ke Sudan, Rabu (25/1) malam, terkait kasus penyelundupan senjata dan amunisi yang diduga dilakukan pasukan perdamaian Indonesia (Formed Police Unit/FPU) VIII di Bandara Al-Fashir. ‘’Yang jelas akan kita kirim tim, Rabu malam berangkat memberi bantuan hukum, koordinasi

dengan pemerintah setempat, termasuk dengan PBB maupun otoritas Sudan,’’ kata Tito seusai mendampingi Presiden Joko Widodo memberi pengarahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2017 di Jakarta, Rabu kemarin. Kapolri juga membantah jika pasukan perdamaian Indonesia melakukan penyeludupan senjata dan amunisi melalui Bandara Al-Fasir Sudan. Tito mengung-

kapkan bahwa 10 koper yang berisi berbagai senjata dan amunisi itu bukan milik Polri yang telah menyelesaikan tugasnya di Sudan. ‘’Karena sebelumnya koper-koper sudah diperiksa sebanyak 141 koli sebelum berangkat ke bandara pada 19 Januari 2017. Itu sudah masuk ke dalam kontainer,’’ kata Tito. Pada 21 Januari 2017 (20 Januari waktu Sudan), lanjut Kapolri, FPU Indonesia

berangkat ke bandara dan kontainernya dihitung termasuk isinya tetap sama sebanyak 141 koper. ‘’Barang itu keluar masuk bandara lewat X-ray sampai di ruang tunggu umum. Di ruang tunggu umum itu baru 30 koper yang masuk dan koper itu semua ada identitasnya VPU Indonesia,’’ jelasnya. Hal. 19 Tanpa Identitas

Kapal Tenggelam

16 WNI Tewas

Jakarta (Bali Post) Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan korban tewas dalam insiden tenggelamnya kapal yang membawa warga negara Indonesia di Mersing, Johor Bahru, Malaysia sejauh ini 16 orang. ‘’Dari hari pertama kami terus melakukan komunikasi dengan Konjen Johor Bahru. Sampai saat ini ada 16 jenazah, terdiri dari sembilan laki-laki dan tujuh perempuan,’’ kata Retno Marsudi, Rabu (25/1) kemarin. Sebuah kapal yang diduga membawa WNI untuk masuk ke Malaysia secara ilegal karam di wilayah perairan Tanjung Rhu, Mersing, Johor pada 23 Januari 2017. Namun, sampai saat ini belum diketahui jumlah seluruh penumpang yang berada dalam kapal tersebut. Hal. 19 Korban Selamat

Bali Post/ant

RAPIM POLRI - Presiden Joko Widodo didampingi Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala BIN Jenderal Pol. Budi Gunawan foto bersama usai pembukaan Rapim Polri 2017 di Auditorium PTIK, Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. Presiden menekankan pentingnya Polri memperoleh kepercayaan public, terutama dalam penanganan sejumlah perkara atau pelayanan oleh kepolisian yang belum sepenuhnya baik.

Regenerasi Pemimpin Bali

3

Parpol Jangan Abai Kepentingan Bali Pemimpin Bali ke depan sebaiknya memahami betul tentang Bali. Apakah itu menyangkut ekonomi dan sosial, termasuk pemahaman akan adat istiadat budaya yang mengacu pada ajaran agama Hindu. Pemimpin Bali juga harus mampu menunjukkan kualitas dan kemampuannya dalam mengelola ‘’Gumi’’ Bali untuk kesejahteraan masyarakatnya.

PANDANGAN ini diungkapkan kriminolog Unud Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. dan Ketua Yayasan STIMI Handayani Denpasar Dr. IB. Radendra Suastama, S.H., M.H. Swardhana mengatakan, partai politik merupakan wahana pintu masuknya politisi. Untuk itu parpol harus selektif menentukan kadernya sebagai orang nomor satu untuk memimpin Bali ke depan. Ia mengatakan, mestinya dalam penjaringan terhadap calon pemimpin Bali 2018 mendatang, parpol harus melakukan secara selektif. Bila perlu harus melibatkan tokoh-tokoh adat, agama, sosial, akademisi dan lainnya untuk mencari sejumlah alternatif pemimpin.

I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. mengatakan bahwa parpol belum mampu melakukan peran pentingnya untuk memasok calon pemimpin yang berkualitas. Sebab, banyak parpol yang memilih bersikap cenderung pragmatis dengan mendukung figur populer yang dianggapnya akan menang, daripada bersusah payah atau konsisten dengan mengajukan figur yang sesuai platform atau ideologinya. ‘’Itu indikator bahwa parpol kurang sukses mengkader calon yang ideologis dan juga sekaligus populer di mata publik. Bahaya dari sikap pragmatisme parpol yang mendukung calon hanya karena populer adalah makin kaburnya visi ideologis parpol itu dalam berpolitik,’’ tegas Radendra.

Radendra juga mengatakan, pemimpin parpol tidak harus menjadi kandidat kepala daerah. Namun, pengurus parpol idealnya justru harus mengelola kaderisasi secara sistematis guna menghasilkan calon-calon berkualitas sesuai visi ideologi parpol dalam meningkatkan elektabilitas dan dukungan publik. Seperti di AS, dua partai utama boleh dibilang selalu bergantian memimpin AS, sebab kontestasi gagasan dan ideologi yang jelas dapat dibedakan oleh rakyat AS. Sehingga preferensi rakyat saat memilih pemimpinnya adalah relatif jelas. Namun, di Indonesia kecenderungannya berbeda. Hal. 19 Sangat Pragmatis

’’Partai politik merupakan wahana pintu masuknya politisi. Untuk itu parpol harus selektif menentukan kadernya sebagai orang nomor satu untuk memimpin Bali ke depan.’’ Swardhana

’’Itu indikator bahwa parpol kurang sukses mengkader calon yang ideologis dan juga sekaligus populer di mata publik. Bahaya dari sikap pragmatisme parpol yang mendukung calon hanya karena populer, adalah makin kaburnya visi ideologis parpol itu dalam berpolitik.’’ Radendra


denpasar

2

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

UN SMA dan SMK Jatuh Bersamaan Bali Post/iah

BERKUNJUNG - Brand Executive Flormar Christine Victoria H. (kiri) didampingi Quitasha A. Manangka saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Jalan Kepundung No. 67 A Denpasar, Rabu (25/1) kemarin.

Flormar Hadir di Bali

Denpasar (Bali Post) Perusahaan kosmetik asal Milan, Italia, membuka cabangnya yang keenam di Bali. Mall Bali Galeria dipilih sebagai lokasi pembukaan gerai Flormar ini mulai Kamis (26/1) ini. Demikian dikemukakan Brand Executive Flormar Christine Victoria H. didampingi Social Media Marketing Quitasha A. Manangka saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Jl. Kepundung No. 67 A Denpasar, Rabu (25/1) kemarin. Menurut Christine, ekspansi yang dilakukan Flormar di Indonesia memang terbilang cukup besar. Pasalnya, brand ini baru masuk ke Indonesia sekitar 3-4 bulan ini. Sebelum menjajal pasar Bali, Flormar sudah memiliki 5 cabang, yakni di Kota Kasablanka Mall, Pacific Place Jakarta, Supermall Pakuwon Surabaya, Mall Citraland Semarang, dan Supermal Karawaci Tangerang. ‘’Gerai keenam kami akan dibuka secara resmi pada Kamis, 26 Januari ini,’’ katanya. Ia mengutarakan, Flormar Indonesia ada di bawah naungan PT Izone Indonusa yang juga memegang produk kosmetik Yves Rocher dan bisnis ritel parfum C&F Perfumery. Pada tahun ini, Flormar akan terus melakukan ekspansi pasar ke kota-kota yang berpotensi, seperti Bandung, Medan, dan Banjarmasin. ‘’Target konsumen kami adalah para perempuan yang ceria, positif, open-minded dengan rentang usia 18-35 tahun,’’ paparnya. Meski merupakan produk yang berasal dari Eropa, Christine mengatakan, produk yang ditawarkan Flormar cukup terjangkau. Bahkan harga yang ditawarkan juga memiliki rentang yang bervariasi dimulai dari Rp 30.000. Flormar menawarkan beragam variasi produk mulai dari eye shadow, face colour, nail polish, hingga lipstick. Ditambahkan Quitasha, Flormar juga menyajikan banyak pilihan warna yang natural hingga jarang diproduksi. Bahan yang digunakan juga mayoritas material yang natural, sehingga aman digunakan untuk wajah orang Indonesia. (kmb18)

UNBK Sekolah Swasta Jadi Korban

Denpasar (Bali Post) – Setelah jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMK diprotes karena jatuh bertepatan dengan rangkaian hari raya Galungan, kini pelaksanaan UN SMA dan SMK jatuh bersamaan yakni 10-13 April mendatang. Namun kebijakan ini juga memimbulkan masalah di lapangan. Sebab, kebijakan ini akan mengorbankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah swasta. Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kota Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengungkapkan rasa syukurnya karena usulannya untuk mengevaluasi jadwal SMK yang jatuh bertepatan hari raya Galungan disetujui pemerintah pusat untuk diubah. Namun sayang, jadwal UN SMK dimajukan sehingga jadi bersamaan dengan ujian SMA. Kebijakan ini akan mengorbankan UNBK di sekolah swasta. Sebab, sejumlah SMK dan SMA swasta sudah siap menyelanggarakan UNBK dengan cara meminjam perangkat komputer di SMA lainnya. ‘’Sejumah SMK dan SMA PGRI dan sekolah lain awalnya sudah siap UNBK. Dengan kebijakan baru ini, sejumlah sekolah tak bisa UNBK,’’ tegasnya. Pengamat pendidikan yang juga Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. juga mengatakan jadwal UN SMA dan SMK yang jatuh bersamaan akan mengorbankan UNBK. Sebab, pola ini mempersulit sekolah saling pinjam perangkat komputer. Namun, untuk SMK Dwijendra

sudah mendaftar untuk UNBK secara murni karena sarana komputer mencukupi untuk semua siswa. Ditanya soal SMP, SMA dan SMK Negeri tahun ini tak menerima pungutan dari siswa, sehingga dikhawatirkan sekolah negeri akan merekrut siswa double shift atau dua kali lipat dari sekarang, M.S. Chandra Jaya menegaskan, pemerintah tak boleh demikian. Sebab, hal itu namanya mematikan sekolah swasta. Padahal sebenarnya tugas pemerintah adalah memberdayakan sekolah swasta. Sekolah Gratis Disinggung soal pendidikan SMP Negeri gratis dan SMA serta SMK Negeri biaya murah, Madiadnyana mengatakan justru menguntungkan sekolah swasta. Dikatakan demikian, karena siswa di sekolah negeri hanya mendapat pelayanan minimal. Kedua, kuota sekolah negeri tetap dibatasi seperti sekarang. ‘’Dan, tak ada lagi jalur belakang,’’ tegasnya. Hal sama disampaikan M.S. Chandra Jaya, program sekolah gratis untuk SMP Negeri justru

menjadi peluang bagi sekolah swasta untuk menunjukkan keunggulannya. Namun, sekolah negeri harus menerima jumlah siswa baru sesuai tahun lalu. ‘’Nah, kalau jumlah siswa ditambah apakah gurunya mencukupi,’’ tanyanya. Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali ini mengatakan, seharusnya pemerintah merasa diringankan jika banyak siswa masuk sekolah swasta. Sebab, APBD tak banyak disedot karena sekolah swasta sudah terbiasa mandiri. Meski demikian, dia tetap menginginkan agar pemerintah tak lagi melakukan dikotomi sekolah negeri dan sekolah swasta, baik dalam prasarana maupun SDM guru. Makanya, dia tak setuju kuota SMP, SMA dan SMK Negeri ditambah akibat pendidikan gratis tersebut. Bahkan, dia mengusulkan pendaftaran sekolah negeri dilakukan setelah usai di sekolah swasta. (025) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Suara Denpasar & Badung Bali Tak Perlu Ormas Radikal Ormas radikal tidak ada manfaat dan tidak diperlukan khususnya di Bali. Tidak berkontribusi apa pun, kecuali menebar fitnah dan kebencian. Seperti fitnah yang ditujukan kepada pecalang. Erik, Denpasar

Keluhkan Tour Sekolah Setiap tahun, sekolah–sekolah panen dengan melakukan tour ke luar daerah. Ada yang naik bus, bahkan kini sudah mengawali tren naik pesawat terbang. Ada semacam pemaksaan kehendak, karena ikut tidak ikut harus bayar. Hal ini sejak lama menjadi keluhan orangtua murid, namun tetap saja dilakukan. Arya, Denpasar

Jangan Pelesir ke Tempat Hiburan Jika ingin tahu jati diri dan peradaban Nusantara, sebaiknya sekolah mengajak siswanya study tour ke tempat-tempat sejarah. Jangan sekadar pelesiran ke tempat–tempat hiburan. Apalagi dengan pemaksaan, ikut tidak ikut harus bayar. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Kuatkan Pendidikan Moral Mungkin ada sebuah solusi untuk menghindarkan keluhan orangtua terkait tour yang dilakukan sekolah. Buat pasraman-pasraman dengan berbagai kegiatan agama dan siamulasi–simulasi agama, menguatkan pendidikan etika, moral dan karakter siswa. Bratayasa, Sangeh

Bangkitkan Kembali Nasionalisme Zaman dahulu, nenek moyang Nusantara adalah sama, penganut animisme. Agama muncul setelah zaman kerajaan dan zaman penjajahan. Apa pun agama yang dianut, kesatuan dan persatuan bangsa harus tetap dijaga. Rasa nasionalisme harus dibangkitkan kembali dengan kembali memasukkan dalam kurikulum pelajaran tentang Pancasila, sejarah bangsa dan yang lainnya. Suluh, Tanah Lot

Pertahankan Keamanan Bali Bali adalah barometer keamanan dan kenyamanan di Indonesia. Belakangan keamanan dan kenyamanan tersebut ternoda oleh ulah kriminal orang–orang Bali sendiri. Sebagai daerah yang hanya mengandalkan sektor pariwisata, semua pihak yang tinggal di Bali, mencari makan di Bali, termasuk orang Bali sendiri, harus melindungi, menjaga, mempertahankan keamanan dan kenyamanan Bali. Ireng, Bajera

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : PARPOL JANGAN ABAIKAN KEPENTINGAN BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

CANANG - Seorang umat Hindu Bali menghaturkan canang di salah satu palinggih di objek wisata Pura Taman Ayun, Badung. Selain bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi, ritual ini rutin dilakukan umat Hindu Bali sebagai ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta sekaligus memohon kedamaian dan kerahayuan.

Bali Post/ist

KPPAD - Pertemuan antara tim KPPAD Bali dengan para tersangka pencuri sepeda dan orangtuanya di Polsek Denbar.

Kasus Pelajar Mencuri

KPPAD Sesalkan Warga Main Hakim Sendiri

Denpasar (Bali Post) Menindaklanjuti kasus pencurian sepeda gayung yang dilakukan tujuh pelajar, Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali langsung mendatangi Polsek Denpasar Barat (Denbar), Rabu (25/1) kemarin. Mereka bertemu dengan tersangka untuk menggali informasi latar belakang hingga terjadinya kasus tersebut. ‘’Kami menyesalkan warga main hakim sendiri, mestinya setelah ditangkap diserahkan kepada polisi. Padahal mereka masih anak-anak dan masa depannya masih panjang. Sebenarnya perbuatan mereka ini tergolong kenakalan anak-anak,’’ kata Ketua KPPAD Bali Anak Agung Sagung Anie Asmoro didampingi anggotanya, Ni Luh Gede Yastini dan Ketut Anjasmara. Anie Asmoro mengungkapkan, pihaknya hanya ingin tahu latar belakang kasus itu. Alhasil, mereka mengaku ada sudah tiga kali dan kebanyakan baru sekali, itu pun karena diajak. ‘’Sebagian besar mereka tidak tahu kalau diajak mencuri,’’ ungkapnya. Dilihat dari latar belakang keluarganya, dari sisi ekonomi mereka tergolong dari keluarga mampu. Namun kurang kasih sayang atau keluarganya broken home. Selain itu, mereka bisa kumpul atau bergabung dalam kelompok itu karena teman main layangan, tempat tinggalnya sama-sama satu gang di Jalan Bukit Tunggal, Denbar. ‘’Mereka ada yang pacaran. Hanya ikut-ikutan saja dan salah pergaulan. Hasilnya untuk makan, padahal ekonominya mampu. Perlu dikaji lebih lanjut latar belakang keluarga dan permasalahan anak-anak ini. Ini termasuk kenakalan anak-anak,’’ tandasnya sembari menyebutkan, KPPAD Bali menyayangkan terjadinya aksi pemukulan oleh warga. Meskipun kasusnya tetap diproses, tetapi harus dipikirkan sekolah mereka dan diharapkan ada upaya lain. ‘’Kalau bisa, beri kesempatan mereka untuk memperbaiki diri dan orangtuanya lebih banyak mengawasi. Menurut saya, masyarakat juga kurang peduli dengan anak-anak yang berkeliaran. Kami sadari warga mungkin kesal, tetapi tidak boleh main hakim sendiri. Lebih baik serahkan saja ke polisi supaya diproses hukum,’’ kata Yastini. Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana mengatakan, kasus itu tetap lanjut sampai persidangan. Untuk itu, penyidik akan mempercepat proses pemberkasan, sehingga kasus ini bisa dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar. ‘’Mereka ditahan tetapi bukan ditaruh di sel, melainkan di ruang Reskrim. Kalau tersangka BS ditempatkan di ruang tahanan karena sudah dewasa. Lihat saja perkembangannya seperti apa nanti,’’ ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok pelajar berjumlah tujuh orang tepergok mencuri sepeda gayung di rumah Mawardi (37) di Jalan Mallboro Gang III, Denpasar Barat (Denbar), Senin (23/1) lalu. Komplotan ini beranggotakan BS (18), OBP (16), MMI (16), KDS (13), HP (15) dan dua pelajar wanita, AWH (15) serta KDP (16). Hasil pemeriksaan, mereka mengaku sudah beraksi empat kali dan sasaran utamanya sepeda gayung. Tetapi, adakalanya mereka mencuri HP dan tab. Hasil interogasi, mereka mengaku mencuri di Jalan Tukad Balian, Sidakarya dan di Jalan Gunung Soputan. (kmb36)

Minimalisasi Ancaman Banjir

DPUPR Prioritaskan Penggelontoran Sungai dan Drainase

Denpasar (Bali Post) – Intensitas hujan yang masih cukup tinggi, mengundang kekhawatiran akan bencana banjir. Mengingat Denpasar masih ada beberapa daerah genangan yang bisa mengancam terjadi banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar tetap memprioritaskan penggelontoran sejumlah sungai dan drainase. Saat ini Denpasar memiliki 10 titik kawasan rawan genangan. Jumlah ini menurun sejak

beberapa tahun lalu, yang mana tahun 2010 terdapat sebanyak 32 genangan. Meski demikian, langkah penggelontoran sungai dan draianse masih tetap menjadi fokus saat ini. ‘’Saat ini kami masih prioritaskan penggelontoran mengantisipasi genangan di beberapa titik kawasan Denpasar,’’ ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Denpasar Gusti Ngurah Putra Sanjaya, Rabu (25/1) kemarin. Kawasan yang masih menjadi prioritas genangan seperti kawasan Jalan Tukad Bilok, kawasan Jl. Soputan yang juga

terintegrasi dengan pembuatan trotoar di kawasan tersebut. Kini sudah dilakukan koordinasi untuk mengambil langkah penggelontoran guna mengurangi genangan. Kawasan Jalan Gunung Talang sudah terbebas dari genangan setelah dilakukan langkah pengerukan di Tukad Mati. Kawasan Perumahan Pandansari, Padangsambian juga telah dilakukan antisipasi yang pada tahun ini akan segera dilakukan proyek sodetan dengan anggaran APBD Kota Denpasar sebesar Rp 1 miliar lebih. Putra Sanjaya menjelaskan,

selama ini genangan di beberapa kawasan diakibatkan oleh sampah. ‘’Laporan masyarakat yang kita terima melalui Pengaduan Rakyat Online (Pro Denpasar) plus, sudah ditindaklanjuti segera dengan penggelontoran dan banyak ditemui sampah. Di samping itu, antisipasi pemasangan jaring sampah juga telah dilakukan, seperti di kawasan Jl. Tukad Bilok yang sudah terpasang jaring sampah dengan pemantauan rutin,’’ katanya. Sementara di kawasan Bumi Ayu yang sering menjadi langganan genangan setiap penghu-

jan, katanya, tak terlepas dari kawasan ini berbentuk cekungan. Langkah antisipasi telah dilakukan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat. Selama ini, penataan sungai juga telah dilakuakn Wali Kota Rai Mantra bersama seluruh jajaran. Tidak saja membuat sungai bersih, indah dan rapi serta menjadi tempat rekreasi, namun juga memberikan pendidikan kepada masyarakat agar terus menjaga kebersihan sungai dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah. (kmb12)

Tongkrongan Baru untuk Berkreativitas

Youth Park Segera Di-’’launching’’

YOUTH Park atau Taman Pemuda yang berlokasi di kawasan Lumintang, Denpasar, akan segera dibuka dan diresmikan, Februari 2017 mendatang. Sebelum di-launching, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Bagian Ekonomi Kota Denpasar bersinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Denpasar dan para Wirausaha Muda Kota Denpasar rencanannya akan mengisi Youth Park ini dengan ragam kreativitas terutama yang bermanfaat untuk anak-anak muda Denpasar. Demikian disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Kota Denpasar Made Saryawan didampingi Ketua Hipmi BPC Kota Denpasar Ir. Ari Setya Wibawa saat diskusi mengenai rencana pemanfaatan Youth Park sebelum di-launching, Rabu (25/1) kemarin, di Taman Kota Lumintang. Saryawan menjelaskan, Youth Park sendiri sekarang ini sebenarnya masih dalam tahap pemeliharaan. Nantinya selama satu bulan terakhir pemeliharaan ini yang belum ada aktivitas di Youth Park, rencanannya akan diisi terlebih dahulu dengan kegiatan-kegiatan kreatif sebelum di-

launching bulan Februari mendatang. Dengan mengusung kegiatan yang nantinya bersifat mendidik, membangun dan bersifat kreatif, sinergitas antara Pemkot, Hipmi dan Wirausaha Muda ini diharapkan bisa menghasilkan sebuah kesatuan persepsi di dalam memulai memprogramkan kegiatan yang bisa meningkatkan kreativitas generasi muda Denpasar. Nantinya setelah di-launching, akan ada Surat Keputusan (SK) Wali Kota mengenai siapa yang akan bertanggung jawab atas Youth Park ini. Yang bertanggung jawab nanti akan membuat perjanian atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan para anak muda di dalam pemanfaatan Youth Park ini dengan kegiatankegiatan positif. Taman Pemuda ini dilengkapi dengan taman pintar, ruang diskusi terbuka, serta jogging track dengan desain jogging track di pinggir Sungai Tagtag yang nantinya juga akan dibangun sebuah amphiteather. Di lokasi Youth Park ini juga terdapat tempat atau ruang kuliner secara permanen dengan 19 ruang kuliner, serta terdapat ruang bagi generasi muda untuk melaksana-

YOUTH PARK - Kepala Bagian Ekonomi Kota Denpasar Made Saryawan foto bersama Hipmi Kota Denpasar dan Wirausaha Muda Kota Denpasar usai diskusi mengenai rencana pemanfaatan Youth Park sebelum di-‘’launching’’ Februari 2017 mendatang, Rabu (25/1) kemarin, di Taman Kota Lumintang. kan pameran dan menampikan hasil kreatifnya. ‘’Diskusi antara Pemkot, Hipmi dan Wirausaha Muda ini merupakan sebuah awal atau mengawali kegiatan di Youth Park ini dan nantinya generasi muda bisa memakai Taman Pemuda ini dengan semua kegiatan yang bersifat kreatif dan bermanfaat tentunya,’’ ujar Saryawan. Ketua Hipmi BPC Kota Denpasar Ir. Ari Setya Wibawa mengatakan, diskusi mengenai ren-

cana pemanfaatan Youth Park merupakan sebuah awal di dalam kegiatan yang ingin menyinergikan seluruh pengusaha muda di Denpasar. Pemkot Denpasar sangat mendorong Hipmi untuk bisa mengajak para generasi muda bersama-sama menghidupkan kewirausahaan muda melalui salah satu sarana yang disediakan oleh Pemkot Denpasar yakni Youth Park. Di Youth Park ini ada 19 unit area untuk bisa dijadikan wadah belajar berdagang yang

nantinya akan dijadikan tempat membina wirausaha muda ini. ‘’Ini merupakan sebuah pemicu awal untuk membuat sebuah komitmen awal bahwa wirausaha muda siap bersinergi dengan Hipmi Denpasar dan Hipmi Denpasar juga siap melakukan pembinaan terhadap ratusan keanggotaan wirausaha muda yang ada di Denpasar. Atas dasar bimbingan dan arahan dari Pemkot Denpasar inilah inisiasi awal dari kegiatan diskusi ini,’’ pungkasnya. (ad2387)


Kamis Umanis, 26 Januari 2017

badung

3

Pembahasan Ranperda Perangkat Desa

Tidak Dikenal Pemilihan Kadus

PANITIA Khusus (Pansus) IX DPRD Kota Denpasar yang membahas Ranperda tentang perangkat desa, telah melakukan beberapa kali rapat intern. Dari beberapa kali digelar rapat, terdapat beberapa hal yang krusial untuk dilakukan penajaman. Karena itu, harus dilakukan rapat kerja dengan pihak eksekutif. Hanya karena libur hari raya Pagerwesi dan Siwaratri, rencana tersebut baru bisa dilakukan minggu depan. Ketua Pansus IX Wayan Sutama, Rabu (25/1) kemarin, menyatakan pihaknya telah mengagendakan rapat kerja dengan pihak eksekutif. Paling tidak, awal minggu depan sudah bisa dilakukan rapat kerja. ‘’Mungkin awal minggu depan, karena saat ini masih libur,’’ ujarnya. Pada pembahasan awal di intern pansus, pihaknya masih berkutat pada redaksional. ‘’Dalam pembahasan di tingkat pansus masih bersifat normatif, seputar redaksional, mengacu pada ketentuan yang berlaku,’’ ujar Sutama. Dikatakannya, salah satu yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa sesuai ketentuan yang ada, tidak dikenal pemilihan perangkat desa kewilayahan atau kepala dusun. Melainkan, pengangkatan yang sepenuhnya menjadi kewenangan kepala desa. ‘’Kami akan terus perdalam sehingga keberadaan perda ini nantinya bisa dijadikan pegangan oleh kepala desa atau perbekel sehingga dapat meminimalisasi munculnya permasalahan di desa,’’ katanya. Meski baru tahap awal, ada beberapa hal yang mendapat perhatian anggota pansus. Terutama, terkait mekanisme pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa kewilayahan atau kadus. Anggota Pansus IX Nyoman Tananjaya A.P. sepakat dalam pengakatan perangkat desa mekanismenya harus melalui usulan warga masing-masing banjar di desa bersangkutan. Masing-masing banjar mengusulkan dua orang, selanjutnya desa yang membentuk panitia seleksi. Selanjutnya, calon yang masuk itulah dikonsultasikan kepada camat untuk dimintakan rekomendasi. ‘’Ini baru sebatas usulan saja. Soal bagaimana mekenismenya nanti, tentu masih perlu digodok lebih lanjut,’’ ujar Tananjaya. Selain mekanisme pengkatan perangkat desa kewilayahan (kadus), dalam draf Ranperda tentang perangkat desa juga diatur tentang pemberhentian. Pada Bab IV dpasal 7 disebutkan, perbekel dalam memberhentikan perangkat desa tetap berkonsultasi dengan camat. Pemberhentian didasari atas beberapa alasan, seperti meninggal dunia, atas permintaan sendiri dan diberhentikan. Perangkat desa diberhentikan karena faktor usia, dinyatakan sebagai terpidana berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, berhalangan tetap atau melanggar larangan sebagai perangkat desa. (ara)

Diduga akan Bergabung dengan ISIS

Polda Bali Amankan 5 WNI yang Dideportasi dari Turki

Mangupura (Bali Post) – Lima orang warga negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Istanbul, Turki, karena diduga akan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelima WNI itu kini diamankan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bali. ‘’Mereka sekarang sedang diperiksa terkait deportasi dari Turki,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hengky Widjaja kepada wartawan Antara di Denpasar, Rabu (25/1) kemarin. Kabid Humas AKBP Hengky Widjaja menjelaskan, kelima WNI itu semuanya berasal dari Cilincing, Jakarta Utara, seorang laki-laki berinisial TUAB dan empat orang perempuan berinisial NK, NAA, MSU dan MAU. Mereka ditangkap oleh aparat berwenang Turki pada 16 Januari 2017 sekitar pukul 15.00 waktu setempat setelah digerebek di salah satu kediaman mereka. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk cek kesehatan dan dibawa ke kantor polisi hingga dijebloskan dalam satu sel selama satu minggu, sebelum akhirnya dideportasi dari Istanbul menuju Dubai dan Denpasar. Mereka mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/1) sekitar pukul 22.15 Wita menumpangi pesawat Emirates Airlines dengan nomor penerbangan EK-398 dari Dubai tujuan Denpasar. Kelimanya kemudian langsung diamankan ke Polda Bali untuk penanganan lebih lanjut. Menurut Hengky Widjaya, kelimanya meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 15 Agustus 2016 menuju Thailand untuk selanjutnya terbang ke Turki. (kmb)

Bali Post/eka

BENOA - Sejumlah awak kapal menyiapkan perlengkapan untuk menangkap ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Hasil tangkapan para nelayan sebagian besar diekspor melalui perusahaan yang ada di sekitar pelabuhan.

Kasus Penganiayaan Artis Tamara Blezynski

Dihukum Tiga Bulan, Sobrat Banding

Mangupura (Bali Post) Majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa sudah menyatakan I Wayan Putra Wijaya alias Sobrat terbukti bersalah menganiaya artis Tamara Blezynski. Oleh hakim, dia dihukum selama tiga bulan penjara. Namun, Sobrat rupanya tidak terima karena merasa tidak bersalah dan tidak ada menganiaya Tamara. Karena itu, dia pun mengajukan upaya hukum banding. Hal itu dibenarkan jaksa penuntut umum (JPU) Bela P. Atmaja. ‘’Surat banding sudah dikirimkan,’’ jelasnya, Rabu (25/1) kemarin. Ia mengatakan, meski sudah resmi melayangkan banding, namun Bela mengaku belum menerima memori banding dari terdakwa. Sehingga sampai saat ini pihaknya belum bisa membuat kontrabanding tersebut. ‘’Kami masih menunggu memori bandingnya,’’ tegasnya. Keputusan mengajukan upaya banding yang dilayangkan Sobrat ini, bukan tanpa alasan. Sejak awal sidang, Sobrat membantah melakukan penganiayaan terhadap Tamara. Dalam pledoi (pembelaan) yang sempat dibacakan kuasa hukumnya, Iswahyudi, menyatakan Sobrat sudah kenal lama dengan Tamara. Malah, Tamara yang mendesain tempat usaha Sobrat yaitu Sport Bar yang berada di Canggu. ‘’Sobrat juga jadi perantara pembelian tanah yang kini digunakan Tamara untuk vila yang jadi rumahnya,’’ ungkap Iswahyudi dalam pledoi. Terkait penganiayaan yang dituduhkan pihak Tamara, Sobrat membantahnya. ‘’Yang dijambak itu Theodore King (teman Tamara - red), bukan Tamara,’’ lanjut Iswahyudi kala itu. Sementara dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan terdakwa Sobrat bersalah melakukan tindak pidana ringan sesuai Pasal 351 ayat 1 KUHP. (kmb37)

Bali Post/kmb23

MENUMPUK - Foto diambil Rabu (25/1) kemarin, sampah kiriman masih menumpuk di Pantai Legian, Kuta. Meskipun terus dilakukan pembersihan, namun sampah kiriman yang terdampar di kawasan Pantai Legian masih terus ada. Bahkan, sampah yang sudah terkumpul belum bisa diangkut semua ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Keterbatasan Tempat

Belasan SMP Terancam Tak Bisa Ikut UNBK Mangupura (Bali Post) Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Badung dirancang berbasis komputer. Program Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017 ini akan diikuti 61 SMP negeri dan swasta. Hanya, dari puluhan sekolah yang dirancang ikut UNBK, 14 di antaranya terancam tidak bisa mengikuti sistem tersebut lantaran keterbatasan tempat. Hal ini terungkap saat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung melakukan pemetaan (mapping). Belasan SMP yang terancam tidak dapat mengikuti ujian berbasis komputer adalah SMPN 4 Abiansemal sebanyak 377 siswa, SMPN 2 Abiansemal sebanyak 374 siswa, SMPN 3 Abiansemal se-

banyak 607 siswa, SMP Widya Dharma sebanyak 14 siswa, SMPN 4 Mengwi sebanyak 281 siswa, SMPN 2 Mengwi sebanyak 359 siswa, SMPN 3 Mengwi sebanyak 448 siswa, SMPN 5 Mengwi sebanyak 314 siswa, SMPN 1 Kuta Utara sebanyak 388 siswa, MTS Bina Insan Mulia sebanyak 18 siswa, SMP Cerdas Insan Sejahtera (CIS) 9 siswa, MTS Al Maarif 67 siswa, SMPN 3 Kuta Selatan sebanyak 194 siswa, dan MTS Baitul Amin dengan 26 siswa. ‘’Kami sudah melakukan

mapping untuk sekolah yang siap mengikuti UNBK,’’ ujar Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung’, I Made Mandi, Rabu (25/1) kemarin. Memurutnya, hasil mapping telah diserahkan pada 18 Januari lalu ke provinsi untuk meminta persetujuan. ‘’Untuk sekolah yang belum mendapat tempat untuk pelaksanaan UNBK tersebut, recananya akan digabung. Intinya kami akan menunggu persetujuan dari pihak provinsi untuk kepastiannya. Mana yang bisa gabung SMA mana yang bisa gabung dengan SMP,’’ ucapnya. Selain keterbatasan tempat, menurut Made Mandi, kendala yang terjadi saat ini adalah belum memadainya

Terbatas, Kantong Parkir di Taman Mumbul Sangeh

Mangupura (Bali Post) Objek wisata Taman Mumbul merupakan destinasi baru yang mulai banyak dikunjungi masyarakat. Seiring lonjakan jumlah kunjungan, destinasi yang terletak di Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal ini mulai menghadapi masalah keterbatasan kantong parkir. Masyarakat yang datang saat ramai kunjungan kerap memanfaatkan badan jalan lantaran kantong parkir yang telah tersedia penuh. Minimnya ketersediaan kantong parkir, dikhawatirkan akan mengurangi minat pengunjung ke taman yang ditata pada masa pemerintahan Bupati A.A. Gde Agung itu. Ketua Pengelola Taman Mumbul I.B. Made Bawa saat dimintai konfirmasi, Rabu (25/1) kemarin, mengakui kondisi tersebut. Bantuan dari Pemkab Badung pada tahun 2015 lalu, hanya sampai pada penataan taman yang tidak tuntas. Padahal masih banyak yang perlu dilakukan, khususnya penataan lokasi parkir. ‘’Kami sudah siapkan (tempat parker - red), namun belum maksimal. Kami takut pengunjung enggan ke sini karena minimnya lahan parkir,’’ katanya. Pihaknya telah menyiapkan lokasi parkir di atas tanah Desa Adat Sangeh, meski belum maksimal. Sebab, saat hujan lokasi menjadi becek dan berlumpur sehingga tidak bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir. ‘’Jadi kami butuh bantuan, Badung yang kaya saya rasa tidak susah untuk membantu penataan parkir ini,’’ sebutnya. Taman Mumbul, Sangeh, memiliki potensi

yang besar untuk dikembangkan. Mengingat, Desa Sangeh juga memiliki objek wisata alam lainnya, yakni wisata alam Sangeh dengan hutan lindung yang dihuni ratusan kera. Dua objek wisata ini bisa saja dipaketkan. Artinya, ketika wisatawan mengunjungi Objek Wisata Sangeh, juga bisa diarahkan ke Taman Mumbul. I.B. Bawa yang juga owner Rumah Makan Mang Boo Sangeh ini pun mengaku telah memikirkan hal itu. Lagi-lagi karena masalah parkir, rencana itu belum dilakukan. ‘’Kalau bus besar masuk sini kan susah karena tak ada parkir, kalau parkir di jalan tidak bisa,’’ sebutnya. Di Taman Mumbul sejatinya sudah disiapkan dua lokasi parkir, yakni pada sisi kiri dan kanan jalan atau tepatnya di atas Taman Mumbul. Hanya, kantong parkir ini masih belum tertata dengan baik. ‘’Jalan masuk dan keluar parkir belum dikeraskan bahkan masih tanah, sehingga ketika hujan maka akan sangat becek,’’ katanya. Untuk sementara, saat ramai kunjungan, parkir berserakan di badan jalan sehingga mengurangi kesan nyaman dan keindahan taman yang sedang naik daun ini. ‘’Jalan itu kan bukan untuk parkir, tapi karena belum ada parkir, mau gimana lagi,’’ ucapnya. Pihaknya berharap Pemkab segera memberikan bantuan, jangan sampai pengunjung batal ke objek wisata baru itu hanya gara-gara ketersediaan parkir yang terbatas. (kmb27)

Bali Post/par

BERLUMPUR - Lokasi parkir Taman Mumbul tampak masih berlumpur. Objek wisata baru ini menghadapi kendala keterbatasan kantong parkir saat musim kunjungan.

fasilitas untuk mengikuti UNBK. Misalnya jumlah unit komputer dan ruang lab untuk pelaksanaannya. ‘’Jumlah siswa dengan jumlah komputer yang tidak seimbang,’’ katanya seraya menyebutkan, komputer yang dimiliki dinas adalah atas dasar kesiapan sekolah untuk ruangan lab, sehingga jika diberikan kepada sekolah yang belum siap dengan ruangannya, ditakutkan akan menjadi mubazir. Beberapa sekolah yang belum mendapat bantuan komputer, katanya, didasarkan atas hal tersebut. Selain itu, kendala lainnya yang dihadapi dalah sebuah aturan yang mengatur bahwa pelaksanaan UNBK harus satu kali jalan dan tidak boleh terpotong. ‘’Sementara jika

jumlah siswa lebih banyak dari jumlah komputer, jelas tidak bisa. Apalagi bagi sekolah yang bukan penyelenggara dan menebeng di sekolah lain, pelaksanaannya tidak boleh terpotong harus selesai,’’ jelasnya. Karena itu, pihaknya akan memberlakukan paper based test (PBT) atau ujian yang diselenggarakan secara tertulis dan menggunakan kertas. ‘’Ujian diupayakan menjadi dua jenis yakni UNBK dan PBT. Bisa saja sekolah yang belum siap ikut UNBK dapat mengikuti PBT,’’ ujarnya seraya mengaku akan melakukan rapat koordinasi dengan para kepala sekolah untuk lebih memastikan, mana sekolah yang siap dan mana yang belum. (kmb27)

Puluhan Pengusaha Terjerat Kasus Pencemaran Lingkungan Mangupura (Bali Post) – Pencemaran lingkungan di Kabupaten Badung terbilang masif. Hasil pengawasan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, setidaknya 50 perusahaan yang terjerat kasus tersebut. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan akan segera memanggil puluhan pengusaha yang melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah sembarangan maupun menyalahi izin lingkungan. ‘’Ada 50 perusahaan yang akan kita berikan sanksi. Minggu depan akan kami panggil orangnya untuk diberikan teguran tertulis,’’ ujar Eka Merthawan, Rabu (25/1) kemarin. Menurutnya, sanksi tertulis yang diberikan kepada perusahaan yang dominan bergerak di jasa pariwisata akan berlanjut ke pidana apabila pengusaha tidak mengindahkan teguran tersebut. ‘’Kami tidak mau disebut mancan ompong. Apabila mereka (pengusaha – red) tidak mengindahkan teguran itu, baru kami berlakukan Undang-undang Lingkungan dengan denda Rp 3 miliar, bahkan hingga penutupan perusahaan,’’ tegasnya Mantan Kabag Humas Badung ini mengakui, puluhan pengusaha yang terjaring merupakan segelintir dari pelanggaran lingkungan seperti membuang limbah industri sembarangan dan menyalahi izin lingkungan, yang baru terungkap. ‘’Memang disinyalir banyak pelanggaran, tapi kami baru bisa fokus pada 50 pengusaha ini. Puluhan perusahaan ini lebih banyak bergerak di sektor jasa pariwisata, salah satunya ada yang menyalahi izin lingkungan,’’ terangnya. Diterangkannya, DLHK Kabupaten Badung telah mengeluarkan 600 izin lingkungan pada tahun 2016. Dari angka tersebut, 85 persen yang tidak melaporkan secara berkala. ‘’Perusahaan yang mendapatkan izin lingkungan wajib setiap 3 bulan melaporkan kegiatanya. Namun dari angka ini, banyak juga yang tidak melaporkan, hampir 85 persen,’’ jelasnya. Karena itu, pihaknya akan menerjunkan tim khusus untuk menindaklanjuti ratusan izin lingkungan yang dikeluarkan. ‘’Kami akan cek yang mendapatkan izin lingkungan itu supaya tidak hanya sekadar formalitas. Kami akan pantau dan bina, kalau tidak bisa dibina, ya... kami akan siapkan pidananya,’’ ungkapnya. Pihaknya juga akan meluncurkan Tim Buser Pembuang Limbah selain Unit Reaksi Cepat (URC) kebersihan dan URC perindang. Tim buser ini akan ditempatkan di lima wilayah, yakni wilayan Nusa Dua hingga Tanjung Benoa, Tanjung Benoa-Mangrove, Pecatu, Pererenan, dan Sungai Ayung hingga Tukad Mati. ‘’Kami juga akan meluncurkan pemantauan dengan sistem drone dan e-komplain. Bagi pelanggar yang tertangkap nanti akan disidang tipiring dengan denda Rp 3 miliar, jadi kami tidak main-main,’’ pungkasnya. (kmb27)


DAERAH

4

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Pegadaian Kanwil Denpasar Serahkan Hadiah Kemilau Emas Kartini Bawa Pulang Mobil Honda Mobilio

SENYUM bahagia terus terpancar dari wajah Ni Luh Putu Kartini. Betapa tidak, wanita asal Sukawati, Gianyar ini menjadi pemenang 2 Kemilau Emas Pegadaian dan berhak atas hadiah mobil Honda Mobilio. Hadiah itu diserahkan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Hermawan Aries Andi, didampingi Asisten Manager Humas Made Mariawan dan Deputy Administrasi dan Supporting Tutyk Indrawati di Kantor Pegadaian Kanwil Denpasar, Renon, Rabu (25/1) kemarin. “Saya pengusaha di Pasar Seni Sukawati, jualan lukisan dan baju-baju. Pas ada orderan, kita taruh emas di Pegadaian untuk penambahan modal. Sudah gitu, tahu-tahunya katanya dapat hadiah. Ya, sudah kaget benar itu,” ujar Kartini berseri-seri. Menurut Kartini, Pegadaian berperan penting dalam pengembangan bisnisnya. Apalagi di saat ia membutuhkan suntikan modal da-

lam waktu cepat. Tinggal menaruh emas di Pegadaian, modal itupun bisa langsung didapatnya. Selama dua tahun menjadi nasabah, Pegadaian dinilai memberikan pelayanan yang memuaskan. “Bagus sekali, bunganya juga rendah. Sangat terbantu dari Pegadaian itu, sekarang tambah senang. Kalau dulu kan iseng-iseng naruh. Sekarang malah dapat hadiah,” pungkasnya. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Hermawan Aries Andi mengatakan, Kemilau Emas Pegadaian merupakan induk program pemasaran yang dilaksanakan sejak 2013 untuk nasabah di seluruh Indonesia. Secara kebetulan, selama dua periode berturut-turut hadiah mobil selalu diraih nasabah di Kanwil Denpasar. “Diundinya kan setiap 6 bulan, yang didapat Ibu Kartini merupakan hadiah Periode 2 Tahun 2016. Periode 1 yang menang (hadiah mobil-red) juga dari Bali,” jelasnya.

PEGADAIAN - Dari kiri ke kanan: Asisten Manager Humas Made Mariawan, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Hermawan Aries Andi, Ni Luh Putu Kartini dan Deputy Administrasi dan Supporting Tutyk Indrawati.

Hermawan menambahkan, setiap kali nasabah melakukan transaksi pembiayaan kelipatan Rp 500 ribu mendapat satu poin undian Kemilau Emas Pegadaian. Poin tidak hanya tergantung dari kelipatan rupiah, tapi juga jangka waktu pinjaman. Tujuannya untuk meningkatkan penjualan, sekaligus memberikan apresiasi kepada nasabah Pegadaian. “Nasabah sudah memberikan kita, kita kembalikan lagi dalam bentuk hadiah-hadiah ini,” imbuhnya. Selain mobil, lanjut Hermawan, hadiah lain berupa 1 keping logam mulia 500 gram (Pemenang 1 Konvensional), 1 keping logam mulia 250 gram (Pemenang 1 Syariah), 1 paket ibadah umroh (Pemenang 2 Syariah) dan 89 keping logam mulia 5 gram (Syariah dan Konvensional). Ada pula grandprize 1 keping logam mulia 1 kilogram yang diundi setahun sekali. Hadiah periode 1 tahun 2017 akan diundi bulan Juli mendatang. Kemilau Emas Pegadaian akan terus berjalan karena cukup efektif untuk lebih mengenalkan Pegadaian di masyarakat. Di samping ada kegiatan lain yang juga dilakukan seperti seminar dan lomba. “Kalau yang sifatnya nasional, kita rutin menyelenggarakan seminar tentang investasi emas dengan pembicara dari praktisi emas ataupun internal. Atau seminar kewirausahaan, itu yang paling banyak terkait dengan pembiayaan. Selain itu, kita punya program baru tabungan emas dan lomba menggambar untuk anakanak,” paparnya. Saat ini, lanjut Hermawan, di Kanwil Denpasar saja yang meliputi Bali, NTB dan NTT, ada 1,5 juta transaksi. Sementara nasabah di seluruh Kanwil Denpasar tercatat 900 ribu di tahun 2016. (ad2388)

Hari Raya Pagerwesi di Buleleng

Tradisi ”Munjung” di Setra Kian Pudar MASYARAKAT Hindu di kota Buleleng yang merayakan hari raya Pagerwesi sudah tampak sibuk sejak pagi hari. Beriringan dengan terbitnya matahari, mereka sudah melaksanakan persembahyangan. Suasana ramainya hampir serupa dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Di balik itu, hari raya yang berlangsung setiap enam bulan sekali ini terlihat berbeda dengan di daerah lain. Masyarakat tak hanya menghaturkan banten di Pura Dadia masing-masing maupun kahyangan jagat, tapi juga ada tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun berupa menghaturkan punjung untuk keluarga yang telah meninggal. Tempatnya langsung di setra (kuburan). Munjung ini diikuti seluruh anggota keluarga. Banten yang dibawa dihaturkan seperti biasa di atas kuburan yang berbaris rapi dengan

berbagai ukuran dan diiringi prosesi mabhakti. Saat prosesi itu selesai, lungsuran banten tak sepenuhnya dibawa kembali pulang. Sebagian langsung disantap di setra. Saat itulah sangat terlihat eratnya sikap kekeluargaan. Sa la h seorang warga, Made Suciastra, menuturkan, tradisi munjung tersebut sudah biasa dilakukan sejak dirinya masih kecil. Tradisi ini tak hanya dilakukan saat hari raya Pagerwesi, tapi juga saat Galungan dan Kuningan. Secara pasti, ia tak mangetahui apa maknanya. “Kalau maknanya secara pasti saya kurang tahu. Sudah didapatkan seperti ini. Tetapi kalau dilihat, ini bagian dari penerapan sikap kekeluargaan. Tidak hanya ingat pada yang masih hidup, tapi juga yang sudah meninggal,” tuturnya saat ditemui di Setra Buleleng, Rabu (25/1) kemarin.

Pada era 1980-an, sambung pria paruh baya ini, munjung biasanya dilakukan mulai pukul 04.00 Wita. Saat itu, suasana semarak sangat terasa. Yang datang ke setra tak hanya kalangan orang tua, tapi juga anak-anak. Selain banten, mereka juga membawa lilin dan kembang api. Namun memasuki era 1990-an sampai sekarang, suasana yang demikian mulai pudar. Pelaksanaannya baru dimulai sekitar pukul 06.00 Wita. “Sejak itu, tak ada lagi yang menggunakan lilin. Hanya menghaturkan banten. Suasana semarak tak lagi seperti dulu,” ucapnya. Ditambahkan dia, dulu tradisi ini berlangsung sebelum persembahyangan di Pura Dadia maupun Kahyangan Jagat. Tetapi kini terbalik. “Sekarang di rumah dulu, baru lanjut ke sini. Ini biasanya berlangsung sampai pukul sembilan,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

MUNJUNG - Sejumlah warga Buleleng munjung di setra saat hari raya Pagerwesi, Rabu (25/1) kemarin.

Masyarakat Diajak Konsumsi Buah dan Sayur Lokal

Jakarta (Bali Post) – Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatannya. Salah satunya, dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur terutama produksi lokal. “Saya ajak masyarakat mengonsumsi beragam sayuran dan buah Nusantara yang banyak tersedia di daerah,” kata Nila di acara peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) 2017 di Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. Hasil Riset Kesehatan

Dasar (Riskesdas) 2013 menyebutkan, banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengonsumsi buah dan sayur. Riset tersebut menunjukkan 93,5 persen penduduk usia lebih dari 10 tahun mengonsumsi sayur dan buah di bawah anjuran. Padahal, kata dia, konsumsi buah dan sayur merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Dia mengatakan, konsumsi buah dan sayur merupakan hal penting bagi masyarakat guna menaikkan taraf kes-

ehatannya. Dua jenis pangan tersebut memiliki gizi seimbang seperti vitamin, mineral dan serat pangan. Sebagian vitamin dan mineral dalam buah dan sayur, kata dia, berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh. Sementara dalam buah, lanjut dia, memiliki kandungan karbohidrat berupa fruktosa dan glukosa. Kandungan dalam buah dan sayur tersebut baru sebagian saja dan sejatinya sangat bervariasi dan sangat dibutuhkan tubuh. (ant)

Bali Post/dok

MAHAL - Produksi cabai di kalangan petani masih terbatas lantaran curah hujan masih tinggi. Tak pelak, harga cabai masih tetap mahal.

Musim Hujan Berlanjut

Harga Cabai di Petani Masih Mahal

Tabanan (Bali Post)-

Upaya pemerintah dalam menekan harga cabai di pasaran melalui sejumlah kegiatan pasar murah, nampaknya belum terpengaruh. Harga cabai merah di tingkat petani masih mencapai Rp 80.000 per kilogram dan di pasaran mencapai Rp 100.000 per kilo. Ditemui Rabu (25/1) kemarin, salah seorang petani cabai di Banjar Kembang Merta, Desa Candi Kuning Tabanan, Wayan Rata mengungkapkan, harga cabai di tingkat petani masih tetap tidak bergeser dari kisaran Rp 50 ribu per kilogram untuk kualitas campuran atau cabai warna hijau dan merah hingga Rp 80 ribu per kilogram untuk cabai warna merah. Hal ini dikarenakan produksi cabai

di kalangan petani masih terbatas mengingat curah hujan masih tinggi. Lantaran curah hujan yang masih tinggi ditambah dengan faktor hama dan penyakit, membuat produksi cabai justru mengalami kemerosotan. Jika hal ini terus berlanjut, langkah pemerintah menggelar pasar murah dianggap belum efektif untuk menurunkan harga. “Pasar murah nampaknya memang

tidak sepenuhnya berhasil. Buktinya, harga jual cabai rawit di petani masih tetap mahal hingga kini,” ujarnya. Wayan Rata melanjutkan, saat ini ia membudidayakan cabai di lahan seluas 30 are. Tantangan dalam budi daya cabai tidak hanya curah hujan, tetapi tingginya intensitas serangan hama dan penyakit pada tanaman cabai. Ini membuat banyak petani di Banjar Kembang Merta,

Desa Candi Kuning terpaksa harus memanen cabai lebih awal dari yang seharusnya. “Pertimbangannya bila panen dilakukan pada waktu yang seharusnya, dikhawatirkan malah akan merugikan petani karena cabai malah rontok terserang hama dan penyakit,” ujarnya. Alasan lainnya adalah petani mengejar keuntungan di saat harga cabai melambung sehingga memutuskan untuk memanen cabainya lebih awal. Namun Wayan Rata memastikan, meski belum memerah, namun rasa cabai sudah pedas ketika dikonsumsi. (kmb24)

APPBIPA Dorong Internasionalisasi Bahasa Indonesia Surabaya (Bali Post) – Asosiasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (APPBIPA) mendorong adanya internasionalisasi bahasa Indonesia dengan meminta pekerja asing yang bekerja di Indonesia berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. Ketua APPBIPA Pusat Liliana Maliastuti dalam pelatihan pengajaran BIPA Tingkat Dasar dan Madya di Surabaya, Selasa (24/1) lalu, mengatakan hal itu terkait diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berdampak pada berkurangnya penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. “Untuk itu, kami mendorong adanya peraturan pemerintah untuk membuat aturan terkait penguasaan bahasa Indonesia untuk pekerja asing,” katanya.

Dia melanjutkan, jika bahasa Indonesia ini tidak dijaga akan berdampak pada berkurangnya penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. “Oleh karena itu, kami akan terus mengupayakan internasionalisasi Bahasa Indonesia ini,” katanya. Keberadaan BIPA akan mendasari upaya pembentukan peraturan Menteri Ketenagakerjaan tentang tenaga kerja asing harus bisa berbahasa Indonesia diberlakukan kembali. “Peraturan ini penting untuk melindungi Bahasa Indonesia dan SDM bangsa kita sebagai tuan rumah,” ujarnya. Di era globalisasi saat ini, kata Liliana, peran BIPA dalam mewujudkan internasionalisasi bahasa Indonesia sangatlah penting. “BIPA merupakan ujung tombak agar bangsa Indonesia khususnya

Bahasa Indonesia bisa dikenal masyarakat internasional, karena ini juga merupakan amanah dari Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” katanya. Dia menambahkan, yang juga penting untuk dibahas dan diwujudkan adalah sertifikasi bagi pengajar BIPA. Dengan adanya sertifikasi tersebut, nantinya akan ada standarisasi bagi pengajar BIPA. Walau diakui saat ini belum ada sertifikasi bagi pengajar BIPA, kata dia, untuk meningkatkan kualitas para pengajarnya, APPBIPA selalu bekerjasama dengan badan bahasa dan perguruan tinggi untuk melakukan pelatihan metodologi pembelajaran bagi pengajar BIPA. “Mereka tetap harus memiliki kompetensi mengajar yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua APPBIPA Jatim Widodo menjelaskan, pelatihan pengajar BIPA yang diadakan saat ini merupakan yang pertama di Jawa Timur. Adanya pelatihan ini diharapkan akan mendorong Pemprov Jatim untuk menerapkan Uji Kompetensi bahasa Indonesia pada warga asing yang akan bekerja di Jatim. “Kami sedang mendorong juga agar ada spesifikasi jurusan untuk pengajar BIPA. Karena selama ini, pengajar BIPA kebanyakan diisi oleh yang dari jurusan bahasa Indonesia,” katanya. Ada 65 peserta dari 33 universitas dan umum mengikuti pelatihan ini. Dia berharap, hal ini akan menunjang kompetensi pengajar dalam memahami metodologi pembelajaran dalam menghadapi orang asing. (ant)

Semarang (Bali Post) – Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Irwan Hidayat mengakui, sektor pariwisata bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja dibanding industri lain. “Sekarang, contoh Pabrik Sido Muncul. Sudah 65 tahun ini dengan karyawan mencapai 3.000-an orang,” katanya saat mengunjungi stan Sido Muncul di Pasar Imlek Semawis Semarang 2017, Selasa (24/1) malam. Namun, katanya, sektor pariwisata bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja hingga puluhan ribu orang sehingga sangat tepat untuk dikembangkan di Indonesia yang punya banyak destinasi wisata. Ia menyebutkan berbagai

peluang kerja bisa dimanfaatkan dalam sektor pariwisata, mulai penjualan merchandise atau suvenir, oleh-oleh khas, hingga jasa penyewaan mobil untuk wisatawan. “Multiplier effect dari sektor pariwisata luar biasa. Semua orang bisa jadi pengusaha, seperti berjualan merchandise, bisa nyewain mobil dan lain sebagainya,” kata Irwan. Generasi ketiga pemilik Sido Muncul itu mengatakan, Indonesia sebenarnya memiliki banyak destinasi wisata, tetapi tingkat kunjungan wisatawannya masih kalah dibandingkan negaranegara lain. “Singapura saja bisa (dikunjungi-red) 18 juta wisatawan. Padahal, pulau kecil, mungkin tiga kali luas Semarang. Demikian juga

Malaysia, turisnya saja bisa sampai 24 juta orang,” katanya. Maka dari itu, ia mendukung target pemerintah untuk mendatangkan sampai 20 juta wisatawan pada 2019 yang disumbang oleh berbagai destinasi yang dimiliki, termasuk yang ada di Kota Semarang. “Menurut saya, pemerintah memang harus membangun pariwisata. Apa saja, seperti Kota Lama yang ada di Semarang, kemudian budaya-budaya juga, seperti Pasar Imlek hari ini,” ujarnya. Apalagi, kata pria kelahiran Yogyakarta, 23 April 1947 itu, didukung dengan pembenahan akses jalan yang semakin memudahkan wisatawan untuk mengun-

jungi destinasi wisata yang diinginkannya. “Saya yakin kalau jalan-jalan tol sudah jadi, seperti Jalan Tol Semarang-Solo, dari Surabaya juga, wisatawan yang datang ke Semarang ini bisa lebih dari Yogyakarta,” pungkas Irwan. Pasar Imlek Semawis Semarang merupakan agenda tahunan yang digelar Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) untuk menyambut Tahun Baru Imlek, seperti pada Imlek tahun ini. Bertempat di kawasan Pecinan Semarang, Pasar Imlek menyambut Tahun Baru Imlek 2568 berisi beraneka macam, mulai kuliner khas hingga wayang potehi berlangsung 24-26 Januari 2017. (ant)

Sektor Pariwisata Serap Banyak Tenaga Kerja

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

5

Usai Transaksi, Pemakai SS Dibekuk

Banyuwangi (Bali Post) Jaringan pengedar sabusabu (SS) di Banyuwangi sudah masuk ke komunitas nelayan. Seorang pengedar dibekuk Satnarkoba Polres Banyuwangi, Selasa (24/1) sore. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti sabu seberat 0,27 gram. Pelaku disergap beberapa menit setelah melakukan transaksi. Pelaku adalah Anja Arif Saputra alias Aan (35), warga Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Pria ini dibekuk tanpa perlawanan di Jalan Brawijaya, Muncar, sekitar pukul 16.30 WIB. Penangkapan berawal dari laporan warga yang diterima polisi. Berbekal laporan itu polisi membuntuti pelaku. “Pelaku kita tangkap saat mengendarai motor Honda Revo bernopol P 3013 VR. Kita temukan satu paket sabu,” kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi, Rabu (25/1) kemarin. Selain sabu polisi menyita uang tunai Rp 190.000 dan sebuah HP dari tangan pelaku. Begitu tertangkap pelaku langsung bernyanyi. Dia berdalih mendapatkan pasokan sabu dari seseorang berinisial HN asal Muncar. Sayangnya nama ini gagal diburu polisi. “Kita masih buru HN. Kita sempat cari, tapi yang bersangkutan keburu hilang,” tegas Agung. Menurutnya keterangan HN sangat dibutuhkan penyidik. Sebab diduga HN memiliki jaringan kuat peredaran sabu di kawasan Muncar. Sementara itu, karena cukup

bukti Aan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Kepada penyidik Aan mengaku melakukan transaksi sabu dengan HN di pinggir jalan kawasan Kalimoro, Muncar. Dalihnya sabu itu akan dikonsumsi sendiri. Penyidik tak langsung mempercayai

keterangan tersangka. Muncul dugaan tersangka menjadi pengecer serbuk putih tersebut. Apalagi selama ini banyak laporan terkait transaksi sabu di kawasan nelayan Muncar. “Ini yang terus kita kembangkan,” pungkas Agung. (kmb30)

Bali Post/udi

AKSI - Ratusan massa lintas ormas menggelar aksi turun ke jalan di Banyuwangi mendesak pembubaran ormas intoleran, Rabu (25/1) kemarin.

Di Banyuwangi

Ratusan Massa Desak Bubarkan FPI

Banyuwangi (Bali Post) -

Gerakan mendukung pembubaran ormas Front Pembelas Islam (FPI) meletus di Banyuwangi. Sekitar 500 massa dari aliansi 38 ormas di Banyuwangi menggelar aksi turun jalan, Rabu (25/1) kemarin. Mereka mendesak pembubaran ormas intoleran, mengganggu keutuhan NKRI dan Pancasila.

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Tersangka pengecer sabu diamankan ke Polres Banyuwangi, Rabu (25/1) kemarin.

Belajar Nyetir, Mobil Pelajar Seruduk Rumah Warga

Bali Post/kmb

NYUNGSEP - Mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan pelajar dan baru belajar nyetir terlihat nyungsep ke rumah warga, Rabu (25/1) kemarin.

Negara (Bali Post) Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Munduk Kendung, Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu (25/1) kemarin. Mobil jenis Daihatsu Xenia DK 841 IF yang dikemudikan I Kadek Merta Adi Subagia (17) menyeruduk rumah warga. Belakangan diketahui Adi Subagia baru belajar menyetir. Dari informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal ketika korban melaju dari arah selatan. Memasuki jalan tanjakan simpang tiga, korban justru berbelok ke kanan. Adi Subagia yang didampingi ayahnya pun tak mampu mengendalikan mobilnya, sehingga oleng ke kanan dan menabrak tembok pagar rumah milik Murna, warga setempat. Adanya kecelakaan itu membuat warga disekitarnya berbondong-bondong ke TKP. Kebetulan saat itu di rumah Murna ada kegiatan piodalan, maka seketika TKP jadi ramai. Beruntung sopir dan penumpang mobil tidak apaapa dan selamat dari maut. Namun pada bagian depan mobil kondisinya rusak. Begitu juga tembok rumah warga hancur. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Setelah kejadian pihaknya langsung ke TKP dan melakukan evakuasi mobil dengan menggunakan mobil derek. Kini kasus tersebut ditangani unit Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana. (kmb)

Longsor di Jepara Tutup Akses Jalan Warga

Jepara (Bali Post) Bencana longsor terjadi di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (25/1) siang. Longsor terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras. Akibatknya, longsoran tebing itu pun hingga menutup akses jalan warga masyarakat. “Dampak longsor sangat dirasakan oleh warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, karena menutupi akses utama jalan bagi warga yang hendak menuju daerah lain atau ke kota,” kata Camat Keling Mohammad Toriq Alamsyah, kemarin. Ia mengatakan, longsor terjadi pada Rabu (25/1) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, setelah sebelumnya turun hujan cukup tinggi. Hingga kini, lanjut dia kondisi lokasi yang longsor masih rawan, mengingat masih terjadi longsoran kecil. Di sisi kiri jalan tersebut, kata dia memang terdapat tebing tinggi, sehingga ketika terjadi longsor material longsoran-

nya menutup akses jalan desa dari Tempur menujur Damarwulan. Sementara lokasi longsor, katanya berada di wilayah Desa Damarwulan yang berbatasan dengan Desa Tempur. “Kalaupun warga Desa Tempur memiliki kepentingan mendesak untuk ke kota atau ke daerah lain, bisa menggunakan jalan alternatif melalui Desa Payak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati,” ujarnya. Jaraknya, lanjut dia memang lebih jauh karena harus melalui wilayah Pati. Evakuasi material longsoran, katanya masih harus menunggu alat berat dari Pemkab Jepara yang saat ini sedang menuju lokasi. Sementara tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara maupun Regu Pencari dan Penolong (SAR) sudah siap di lokasi kejadian longsor. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno menambahkan, material longsor tidak hanya

tanah melainkan ada bebatuan sehingga harus mendatangkan alat berat. Selain itu, jalan yang tertutup material longsor mencapai 30 meter dengan ketebalan mencapai lima meteran. Ia mengatakan akan siaga di lokasi dalam jangka waktu hingga dua hari guna memastikan evakuasi material longsor selesai dilakukan dan kondisi tebing yang sebelumnya longsor juga aman ketika warga setempat hendak menggunakan jalan tersebut untuk aktivitas sehari-harinya. Selain menutup akses jalan warga Desa Tempur menuju Desa Damarwulan atau ke Kota Jepara, longsor juga mengakibatkan satu tiang listrik roboh serta jembatan penghubung Desa Damarwulan ke Desa Tempur mengalami kerusakan. Bencana tanah longsor hingga menutup akses jalan di Desa Damarwulan tidak hanya sekali ini, karena pada tahun 2011 juga terjadi peristiwa yang sama. (ant)

Massa yang menamakan ‘‘Aksi Bela Bangsa’’ ini menggelar long march dari Stadion Diponegoro menuju kantor DPRD Banyuwangi. Jaraknya sekitar tiga kilometer. Selama perjalanan, sejumlah poster dibentangkan. Isinya mendesak ormas yang antitoleransi dibubarkan. Massa juga membentangkan dua bendera raksasa. “Ini awal gerakan massa mendesak ormas yang intoleransi segera dibubarkan. Apalagi ormas yang antiPancasila,” teriak Hermanto, koordinator aksi dalam orasinya. Massa yang turun kali ini tak hanya kalangan ormas. Namun warga pondok pesantren juga ikut aksi. Sepanjang perjalanan, mer-

eka terus meneriakkan yel-yel ‘‘bubarkan FPI’’. Mereka juga mendesak Polri mengusut kasus dugaan penghinaan Pancasila yang dilakukan Habib Rizieq, Ketua Umum FPI. Dari stadion iring-iringan massa melintasi jalan protokol, termasuk depan kantor Pemkab Banyuwangi. Di depan Pemkab massa sempat berhenti sejenak, lalu berorasi. Aksi dilanjutkan ke halaman kantor DPRD. Di gedung wakil rakyat massa berorasi bergantian. Dua puluh perwakilan massa kemudian diterima jajaran pimpinan DPRD Banyuwangi. Jajaran DPRD Banyuwangi sepakat ormas intoleran dibubarkan. DPRD juga mendukung pimpinan FPI Habib

Riziq diproses hukum terkait dugaan pelanggaran penghinaan Pancasila. Dukungan itu diluapkan dengan menandatangani tujuh petisi yang diajukan massa. “Kami sepakat ormas yang menganggu konsensus pendiri bangsa harus dibubarkan. Kita akan gunakan hak politik, termasuk mengirimkan petisi ini ke Jakarta,” kata Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara. Politisi PDI-P ini menegaskan ada lima fraksi yang sudah membubuhkan tanda tangan mendukung pembubaran FPI. Di antaranya Fraksi PDI-P, Golkar, NasDem, PKB dan Gerindra. Menurut Made, NKRI adalah harga mati. Karena itu pihaknya mendukung

gerakan massa untuk menentang ormas yang mengancam keutuhan NKRI. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Joni Subagio melontarkan tudingan pedas bagi ormas FPI. Sebab, mengancam Pancasila dan kehidupan toleransi di negeri ini. “Kita haramkan FPI tumbuh di Banyuwangi. Kita dukung bubarkan FPI,” teriak politisi PKB tersebut. Anggota Fraksi Golkar yang juga Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliono mendesak pimpinan DPRD Banyuwangi menginstruksikan jajaran DPRD kompak mendukung petisi pembubaran FPI. Dia juga meminta gerakan mendesak pembubaran FPI terus berlanjut di Banyuwangi. Termasuk mengawal petisi pembubaran FPI hingga ke Jakarta. Usai diterima jajaran DPRD Banyuwangi, massa lintas ormas ini membubarkan diri. (kmb30)

Aksi Mogok Massal Berlanjut

Minta Batalkan Pemutusan Kontrak 13 Satpam Banyuwangi (Bali Post) Aksi mogok satpam tambang emas PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, berlanjut, Rabu (25/1) kemarin. Sekitar 100 satpam kembali tak bekerja. Mereka menggelar aksi di depan pintu masuk tambang seperti sehari sebelumnya. Aksi ini rencananya akan terus berlanjut hingga tuntutan para satpam dipenuhi. Salah satu tuntutannya adalah pembatalan pemutusan kontrak bagi 13 satpam yang diputus kontrak lantaran dianggap unfit atau tak sehat. “Kami akan terus mogok kerja sampai tuntutan kami dikabulkan. Ini solidaritas para satpam di tambang emas,” kata Bayu Aris, Komandan Regu Satpam PT BSI. Pria ini menuturkan, aksi mogok diawali dengan iring-iringan dari markas Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Satpam PT BSI di Jalan Raya Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Lalu bergerak menuju kantor BSI. “Kami sempat mendatangi kantor manajemen PT Nawakara, selaku pengelola satpam PT BSI. Tapi pimpinannya tak ada,” kata Bayu. Merasa kesal, para satpam kembali ke pintu masuk tambang. Tak berselang lama disaksikan perwakilan Muspika Pesanggaran, para satpam diajak berdialog manajemen PT BSI, diwakili Senior Manager External Affairs PT BSI Bambang Wijonarko. “Kata manajemen PT BSI, kejadian ini akan dilaporkan ke manajemen BSI pusat,” kata Bayu. Usai dialog para satpam memilih bubar. Menurutnya para satpam juga sepakat akan terus mogok sampai tuntutannya dipenuhi. Bahkan tuntutan kian meluas, mendesak PT Nawakara hengkang dari Banyuwangi. Bayu mengatakan, pemutusan 13 satpam ini sangat menyakitkan. Selain warga sekitar tambang, mereka sudah lama bekerja di tambang emas Tumpangpitu. Bahkan mereka siap menyembuhkan penyakit dengan syarat tetap dipekerjakan. “Idealnya, kalau ada karyawan sakit kan diobati. Bukan malah diputus kontrak,” kecam Bayu. Pihaknya juga tak peduli dengan ancaman dari manajemen PT Nawakara yang akan merekrut

tenaga baru jika aksi mogok satpam terus berlanjut. Diberitakan sebelumnya, seluruh satpam di pertambangan emas milik PT BSI ini menggelar aksi mogok massal, Selasa (24/1). Mereka mengecam pemutusan kontrak satpam yang dinyatakan tak sehat. Padahal mereka sudah bekerja cukup lama. Keluhan lainnya, para satpam ini mempersoalkan minimnya tenaga satpam di tambang emas. Saat jaga hanya satu orang dalam

pos. Sehingga kurang ideal melakukan pengamanan. Aksi mogok para satpam ini pernah digelar November 2016, selama tiga kali berturut-turut. Sementara itu, Senior Manager External Affairs PT BSI Bambang Wijonarko membenarkan aksi mogok para satpam tersebut. Aksi ini kata dia dipicu 13 satpam yang tak dilanjutkan masa kontrak lantaran tak lolos uji medis. Pihaknya menyesalkan aksi mogok ini. Dia

berharap persoalan ini bisa diselesaikan antara perwakilan satpam dengan manajemen PT Nawakara. “Kami sifatnya kontrak dengan PT Nawakara untuk tenaga satpam. Persoalan ini sebaiknya diselesaikan antara manajemen PT Nawakara dan perwakila satpam,” kata Bambang dalam rilis tertulisnya, Rabu kemarin. Meski ada aksi mogok, pihaknya menjamin operasional tambang emas tetap aman dan terkendali. (kmb30)

Bali Post/udi

MOGOK MASSAL - Para satpam di tambang emas Tumpangpitu, Banyuwangi menggelar aksi mogok massal.


OPINI

6

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mewaspadai Politisasi dan Penumpukan Tenaga Kerja INDONESIA termasuk negara yang memiliki potensi menikmati keuntungan bonus demografi. Jumlah penduduk yang tinggi secara logika akan menghasilkan tenaga kerja yang dominan juga. Kondisi ini tentu akan menjadi sebuah harapan besar dalam meningkatkan produktivitas dan membangun kekuatan ekonomi. Setidaknya, angkatan kerja adalah pilar penyangga yang akan menghasilkan pendapatan jika dikelola dengan baik. Itu hanyalah asumsi. Asumsi ini akan terwujud jika perkembangan ekonomi, politik dan stabilitas negara menjamin tumbuhnya peluang kerja yang memadai. Tentu akan menjadi masalah serius bagi sebuah negara dengan penduduk tinggi, angkatan kerja melimpah, namun secara ekonomi tak cukup kuat mandiri. Minimnya kekuatan ekonomi dan rendahnya pertumbuhan sektor usaha tentu akan menjadi permasalahan tersendiri. Lihat saja saat ini, ketika bonus demografi belum benar-benar menjadi nyata, negeri ini sudah susah menampung angkatan kerja. Pengangguran dengan status sarjana jumlahnya sangat tinggi. Bahkan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diharapkan menjadi tenaga siap pakai juga sulit terserap, apalagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia faktanya memang demikian, pada tahun ini harapan kerja untuk lulusan perguruan tinggi relatif kecil. Jika sebelumnya harapan untuk bekerja didukung oleh tersedianya peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kini dipopulerkan dengan istilah Aparatur Sipil Negara (ASN), kini kesempatan itu makin kecil. Lowongan kerja untuk menjadi ASN sangat terbatas. Padahal lulusan yang dicetak lembaga pendidikan tiap tahunnya sangat melimpah. Terlebih wisuda di tingkat universitas dilakukan dua kali dalam satu tahun ajaran. Bisa dibayangkan berapa besar kekuatan tenaga kerja terdidik yang akan menunggu nasib menjadi pekerja atau ASN. Dalam kondisi ekonomi sulit saat ini penumpukan angkatan kerja juga makin terbuka. Orang–orang yang dulunya sudah menikmati gaji karena memiliki profesi, juga berpotensi menjadi pengangguran. Lihat saja, pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi pilihan. Pemilik usaha yang tak kuat menanggung beban operasional lebih memilih melakukan PHK untuk bisa bertahan. Sedangkan untuk mengembangkan usaha agar bisa menyerap tenaga kerja yang ada, masih jauh dari harapan. Nyaris semua pelaku usaha hanya bisa berharap terjadi perbaikan ekonomi di tahun ini. Dalam konteks lain, penumpukan angkatan kerja juga menjadi lahan bagi politisi untuk membina konstituen. Dunia politik merekrut mereka menjadi kader dengan janjijanji serta kompensasi jika meraih kekuasaan. Rekrutmen massa politik secara terbuka ini tentu akan berimplikasi pada pembentukan mentalitas calon pekerja. Jebakan dan bayangan nikmat politik yang disampaikan politisi perekrut akan membuat tenaga kerja menjadikan politik sebagai lapangan kerja. Ini sangat mungkin terjadi mengingat dalam dunia politik ada peluang menjadi penguasa. Dan penguasa bisa melakukan banyak hal dalam menjabarkan kekuasaan. Namun, yang kerap terjadi adalah pesta politik kerap kali menjadikan kelompok massa atau komunitas pekerja sebagai kekuatan politik semua. Mobilisasi terhadap kelompok pekerja untuk menyuarakan kepentingan politik sering terjadi. Hal serupa juga dilakukan kepada profesi. Sebut saja petani. Jika musim politik tiba, kepedulian terhadap petani terbangun dan terus menguat. Petani seolah menjadi ‘’tema’’ kampanye politik yang utuh. Faktanya? Setelah politisi meraih keuasan politik, peduli terhadap petani hanya angin lalu. Jargon politik ini akan terus berulang dan berulang sepanjang tak ada kekuatan riil yang bisa menjadikan kaum buruh dan petani lebih mandiri. Mereka akan terus jadi kekuatan mobilisasi politik. Dalam era keterbukaan politik yang sekarang sedang kita alami, sebenarnya merupakan momentum yang tepat bagi posisi tawar atau lebih jauh representasi aspirasi politis kaum buruh. Kaum buruh memiliki ruang yang luas untuk bisa mengorganisasikan diri dalam blok aspirasi atau kepentingan di posisi kekuasaan atau pengambilan keputusan. Dengan berpartisipasi di parlemen atau bahkan di pemerintahan, misalnya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Libatkan Masyarakat Bali Harapan pada pemimpin baru Bali ke depan mulai diwacanakan media massa. Saya setuju dengan hal ini dengan harapan sejak awal pelibatan masyarakat dalam memilih pemimpin Bali diakomodasi. Setidaknya, bagi saya wacana pemilihan gubernur Bali ke depan bisa membuat masyarakat Bali tidak terjebak pada kepentingan-kepentingan yang hanya mengedepankan pendekatan uang. Sebagai orang Bali, saya juga sependapat jika kejujuran dan kepedulian terhadap alam Bali menjadi tolok ukur identitas pemimpin Bali. Setidaknya, pemimpin Bali jangan sampai berseberangan dengan warganya hanya untuk membela pihak-pihak yang ingin mengabaikan hak-hak adat di Bali. Intinya, saya berharap partai politik, masyarakat dan calon saling membangun komunikasi. Jangan lagi mempertaruhkan Bali hanya untuk mengamankan kepentingan-kepentingan yang tak berpihak pada pengawalan budaya Bali. Wayan Sudirga Gianyar, Bali

Terima Kasih Pemkab Gianyar Keluhan terhadap rusaknya jalan yang sempat saya baca di media massa telah direspons cepat Pemda Gianyar termasuk Dinas PU Gianyar dengan melakukan perbaikan jalan berlubang dan jalur-jalur yang rawan kecelakaan di wilayah Gianyar. Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih. Sebagai pemandu wisata, saya yang sering melintas di jalur alternatif objek wisata Ceking, Tegallalang hingga jalur menuju SebaliUbud, jalan-jalan yang dulunya banyak lubang kini telah ditambal. Ini merupakan kepedulian terhadap keluhan warga yang mencari penghidupan di jalan dengan mengantar wisatawan bersepeda di sepanjang jalur tersebut. Ini juga akan memberikan rasa aman kepada wisatawan. Sekali lagi saya harapkan agar respons cepat ini dibudayakan. Putu Sumantra Ubud, Bali

Buruh Dalam Politik Bonus Demografi Bagi buruh pendirian partai masih menjadi isu yang hangat, apalagi juga didukung adanya momentum bonus demografi. Di samping itu pesta demokrasi tinggal dua tahun. Hal ini berarti tinggal menyisakan waktu yang sedikit bagi buruh untuk menyusun kekuatan politik. Dalam perkembangannya buruh merupakan salah satu elemen kekuatan masyarakat yang berperan dalam arah pembangunan bangsa.

Oleh Triyono ekuatan buruh telah diamati dan dikalkulasi sejak lama baik dari kalangan pengamat, birokrat, akademisi, pengusaha maupun dari partai politik. Kalkulasi tersebut mengakibatkan buruh menjadi salah satu kekuatan yang diperebutkan oleh partai politik. Bahkan sebelum Indonesia merdeka partai berhaluan buruh sudah muncul ke kancah politik nasional. Kemudian bagaimana kondisi politik saat ini? Kondisi saat ini sangat memberikan peluang bagi tumbuhnya partai buruh karena bersamaan dengan adanya momentum bonus demografi. Bonus demografi sendiri merupakan suatu keadaan di mana usia produktif lebih tinggi daripada angka ketergantungan. Kemudian jika melihat lebih lanjut dalam kancah politik nasional, saat ini terjadi mobilitas politik dan distorsi politik. Mobilitas politik didefinisikan partai politik sebagai area mencari pekerjaan bukan untuk menyerap aspirasi publik. Kemudian mobilitas politik tersebut sangat erat hubungannya dengan bonus demografi. Hal tersebut dapat dilihat dari angkatan kerja yang tidak terserap di lapangan kerja, menempatkan partai sebagai peluang mencari pekerjaan, sehingga semakin menyuburkan munculnya partai politik. Akibatnya banyak suara kepentingan rakyat tidak mampu diserap secara maksimal. Perubahan paradigma dan distorsi ke-

K

pentingan sangat kental dalam era politik saat ini. Di mana tujuan awal berdirinya partai politik untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh kekuasaan, akan berubah menjadi arena mencari pekerjaan. Partai politik bukan lagi sebagai pelopor pendidikan demokrasi tetapi justru sebagai usaha politik, sejajar dengan usaha perusahaan perkebunan, farmasi dan sebagainya. Di mana ada CEO dan pemilik saham. Anggota partai politik sebagai pencari kerja masuk perusahaan partai yang dikuasai CEO. Hal ini sangat beralasan dengan sempitnya lapangan kerja dan tuntutan hidup tinggi menjadikan mereka bermaksud mulia dengan bergabung partai politik. Selanjutnya bagaimana hubungan bonus demografi dengan prospek partai buruh. Jika momen bonus demografi dapat tangkap dengan terciptanya kesempatan kerja, dan angkatan kerja dapat terserap maka gerakan politik buruh akan berpotensi menguat. Namun, sebaliknya jika bonus demografi tidak dimanfaatkan, maka bencana tingginya pengangguran

berakibat prospek partai buruh akan semakin suram. Jika pengangguran makin tinggi maka partai buruh akan terdelegitimasi suaranya. Hal ini karena ada perbedaan perspektif yang mendasar antara penganggur dengan buruh. Buruh menginginkan kebaikan dan kelayakan di tempat kerja serta hak-hak yang terjamin. Dampak dari tuntutan tersebut mengakibatkan tertutupnya sebagian peluang kesempatan kerja bagi penganggur. Karena adanya tuntutan tersebut mengakibatkan jumlah pasar kerja semakin berkurang. Kemudian jika momen bonus demografi dengan ditandai penyerapan tenaga kerja sektor formal yang cukup besar maka dapat dimanfaatkan oleh gerakan buruh. Gerakan buruh akan berpotensi memperluas basis suara kepada pekerja sektor formal. Dengan adanya kondisi seperti ini maka pihak di luar pemerintah, pengusaha dan buruh yaitu para pencari kerja justru akan sangat mendukung gerakan buruh. Namun, sebaliknya jika tingkat pengangguran semakin tinggi akibat tidak berhasilnya

‘’Perubahan paradigma dan distorsi kepentingan sangat kental dalam era politik saat ini. Di mana tujuan awal berdirinya partai politik untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh kekuasaan, akan berubah menjadi arena mencari pekerjaan.’’

memanfaatkan bonus demografi berupa jumlah usia kerja produktif dan terserap di lapangan kerja maka gerakan buruh akan ditentang dan tidak laku. Hal ini dikarenakan suara gerakan buruh akan bertentangan dengan suara para pencari kerja yang notabenenya berbeda kepentingan. Buruh memperjuangkan hak-hak buruh berupa peningkatan kesejahteraan. Tuntutan buruh tersebut akan berdampak terhadap pasar kerja. Semakin tinggi tuntutan buruh maka efisiensi semakin tinggi, akibatnya banyak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal ini berbeda dengan para pencari kerja. Para pencari kerja menginginkan adanya peluang dan kesempatan kerja yang luas. Jika kondisi ini tidak tercipta maka dipastikan bahwa chaos social akan terjadi. PHK semakin mudah karena pasar kerja yang demikian tinggi tuntutannya baik dari segi kualifikasi maupun dari produktivitasnya. Oleh karena itu akibat pasar bebas yang tanpa diimbangi dalam peningkatan kapasitas serikat buruh akan berdampak negatif. Buruh akan semakin teralienasi dalam percaturan politik praktis maupun dalam persaingan pasar kerja. Hal ini pun nampak ketika tenaga kerja asing khususnya dari Tiongkok memasuki dunia pasar kerja Indonesia banyak serikat buruh yang menolak. Melihat tantangan tersebut maka seyogianya buruh harus melihat bahwa momen bonus demografi sebagai kesempatan emas untuk kembali meraih kejayaan. Kejayaan tersebut salah satu indikatornya dengan memperluas cakupan kepesertaan serikat buruh dan terbentuknya partai buruh yang kuat dan meraih suara yang signifikan dalam pemilihan umum. Penulis adalah Peneliti Ketenagakerjaan Pusat Penelitian Kependudukan LIPI

Memaknai Siwaratri di Zaman Globalisasi Oleh I Nyoman Agus Sudipta, S.Pd., M.Si.

Umat Hindu setiap tahun merayakan hari raya Siwaratri sebagai malam perenungan dan pemujaan kepada Sang Hyang Siwa. Siwaratri (malam Siwa) yang jatuh pada Panglong Ping 14 Sasih Kapitu menjadi momentum introspeksi diri dan penyadaran. Tetapi banyak terjadi salah pemaknaan tentang Siwaratri (malam Siwa) sebagai malam peleburan dosa. Sesungguhnya dosa dari setiap manusia tidak bisa dilebur, tetapi mampu dinetralisir dengan perbuatan baik. Ibarat dalam sebuah wadah yang telah terisi larutan yang berwarna gelap (dosa), maka untuk mengurangi dominasi warna gelap tersebut, maka harus terus diisi dengan larutan yang berwarna bening (perbuatan baik), sehingga secara tidak langsung warna gelap (dosa) tersebut dinetralisir oleh larutan berwarna bening (perbuatan baik), tetapi warna gelap itu tetap ada dalam wadah tersebut sama seperti dosa yang tidak bisa dilebur atau dihilangkan akan selalu terbawa sebagai karma wasana. Di zaman globalisasi ini tantangan dan pergulatan manusia tentang pengendalian diri sangat diperlukan. Mengingat zaman tanpa batas, tanpa sekat ini membawa pengaruh yang sangat luar biasa. Bila manusia tidak mampu membatasi diri dan mengendalikan diri, maka manusia terbawa arus, sehingga terempas dan tersesat. Pada momen perayaan Siwaratri (malam Siwa) inilah manusia diharapkan kembali mendekatkan diri kepada hakikat kebenaran yang mutlak dalam wujud Dewa Siwa. Pada hari Siwaratri, Dewa Siwa melaksanakan Yoga Samadhi untuk mendoakan alam semesta beserta isinya, sehingga di malam (ratri) yang paling gelap inilah manusia melaksanakan sujud bakti memuja dan memohon anugerah Dewa Siwa. Jangan sampai hari Siwaratri dijadikan waktu untuk begadang (jagra) melakukan kegiatan yang justru menambah dosa, seperti berjudi, pesta miras, pesta narkoba, bahkan kesempatan untuk

melakukan seks bebas ataupun berzina. Dalam perayaan Siwaratri (malam Siwa) dalam kitab Siwaratri Kalpa digambarkan sosok tokoh Lubdaka yang sesungguhnya adalah manusia itu sendiri. Lubdaka digambarkan sebagai seorang pemburu yang dalam kehidupan secara nyata sesungguhnya manusia itu sendiri. Sifat manusia yang sesungguhnya pemburu dalam hidup ini. Manusia selalu memburu apa yang diinginkannya, terlebih harta benda dan kekuasaan. Bila semua itu telah tercapai, maka terkadang manusia lupa tentang hakikat diri dan tujuannya diberikan kesempatan hidup menjadi manusia. Apalagi manusia telah dibutakan dengan materi (materialistik) dan selalu mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa rasa peduli (kapitalis). Bila hal ini terjadi, maka hati nurani dan jiwa insani manusia telah rusak dan hancur. Penggambaran manusia sebagai homo economicus, yaitu makhluk bersaing/pencari keuntungan tidak terbantahkan. Inilah yang terjadi bila materialisme dan kapitalisme telah merasuk ke dalam sendi-sendi kehidupan manusia. Paham inilah sesungguhnya telah menjangkit dalam kehidupan manusia di zaman globalisasi. Penggambaran tokoh Lubdaka dalam perayaan Siwaratri sebagai pemburu yang melakukan aktivitas di tengah hutan belantara secara filosofi sesungguhnya adalah manusia yang melaksanakan aktivitas/perbuatan di dunia ini (marcapada). Binatang yang diburu adalah babi hutan yang merupakan simbol kerakusan (loba) yang mesti dikalahkan. Ada pula binatang buas yaitu harimau yang merupakan simbol ego (keakuan/ kesombongan) yang harus ditaklukkan. Jika dikaitkan dengan kehidupan yang sesungguhnya merupakan pergulatan Lubdaka (diri manusia) dalam mengalahkan segala bentuk sifat loba, keakuan dan kesombongan. Manusia (Lubdaka) diharapkan mampu mengalahkan sifat loba (rakus) untuk men-

gumpulkan harta kekayaan (materialistik) dan menaklukkan keakuan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya (kapitalis). Paham materialistik dan kapitalis inilah yang perlu dikalahkan dalam melaksanakan swadharma sebagai pemburu. Dalam perburuannya Lubdaka mempergunakan senjata panah sebagai simbol dari ketajaman pikiran melalui pengetahuan (widya) yang mampu mengalahkan segala bentuk sifat-sifat yang menyebabkan penderitaan dan kesengsaraan. Panah (manah) adalah senjata yang paling ampuh yaitu berupa kecerdasan/ketajaman pikiran. Dalam perayaan Siwaratri sesungguhnya manusia diharapkan mampu melakukan pengendalian dalam bentuk jagra, upawasa dan monabrata. Pengendalian dalam bentuk jagra (tidak tidur, terjaga) sesungguhnya bentuk penyadaran pada diri untuk selalu terjaga, ingat/eling, tidak lupa (tertidur) dan selalu sadar akan hakikat hidup menjelma menjadi manusia. Selalu terjaga (ingat) akan kebesaran dan kemahakuasaan Tuhan. Pengendalian dalam bentuk upawasa (tidak makan dan minum), sebagai bentuk pengendalian untuk tidak makan sembarangan, tidak rakus terhadap makanan, bisa berbagi makanan, selalu bersyukur atas anugerah makanan yang telah dinikmati. Pengendalian dalam bentuk monabrata (berdiam diri tidak bicara) merupakan bentuk pengendalian kata-kata, agar tidak berkata kasar, berbohong, memfitnah, mencaci-maki atau menghina. Semua bentuk pengendalian tersebut dilakukan dengan penuh rasa bakti kepada Tuhan dalam wujud Dewa Siwa untuk mendapatkan anugerah-Nya. Inilah sesungguhnya makna yang perlu diwujudkan dalam setiap perayaan Siwaratri. Bagaimana kita sebagai manusia yang digambarkan sebagai Lubdaka mampu melakukan swadharma (kewajiban) sebagai pemburu dalam memenuhi kebutuhan hidup yang selalu berlandaskan pada kebenaran (dharma).

POJOK Pilih pemimpin, parpol jangan abaikan kepentingan Bali. - Jangan memihak pemodal. *** Kelola peternakan, Dirjen Peternakan ingin ulang sejarah Bali. - Sulit, bila masih abai pada petani. *** Kasus pelajar mencuri, KPPAD sesalkan warga main hakim sendiri. - Banyak pula yang sesalkan ortunya.

Penulis, Staf Pengajar di STKIP Agama Hindu Amlapura

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

BERSANTAI Sejumlah umat Hindu di Kota Denpasar usai melakukan persembahyangan hari raya Pagerwesi duduk santai di kursi taman di kawasan depan Pura Jagatnatha, Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Rabu (25/1) kemarin.

Bali Post/wan

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Di Pelabuhan Benoa

7

Tiga Kapal Ikan Terbakar Gede Astina

Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/win

Kasus kebakaran kapal ikan kembali terjadi di Pelabuhan, Benoa, Denpasar, Rabu (25/1) kemarin pukul 01.50 Wita. Tiga kapal ikan yakni KM Jaya Bali 05, KM Nusantara Jaya 36 dan kapal yang belum diketahui namanya sedang nyandar di Dermaga Barat, ludes dilalap api. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, termasuk jumlah kerugian karena masih dalam penyelidikan polisi.

Peduli Riset Pertanian

HELATAN pemilihan kepala daerah semakin dekat. Sejumlah nama sudah muncul ke permukaan. Tidak hanya melalui spanduk, baliho dan metode lainnya, namun mereka juga mencari simpati masyarakat dengan terjun langsung hingga ke desa-desa. Sejumlah pengamat mengatakan, pemimpin Bali ke depan harus mempunyai kompetensi dan komitmen yang mumpuni dalam menjaga Bali. Sebab, persaingan semakin ketat di era globalisasi sekarang ini. Sehingga kualitas menjadi kata kunci yang harus dimiliki oleh pemimpin Bali. ‘’Dari sisi pendidikan, masyarakat Bali harus menempuh pendidikan setinggitingginya, baik formal maupun nonformal, seperti pelatihan keterampilan. Sehingga masyarakat Bali memiliki keahlian dan keterampilan yang tinggi untuk bisa memenangkan persaingan, baik dalam merebut lapangan pekerjaan yang ada di Bali maupun di luar Bali. Begitu juga dengan calon pemimpin, pendidikan dan wawasannya harus luas dan lebih tinggi dari masyarakatnya,’’ ucap Ketua Yayasan Widya Dharma Ulangun Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA., Rabu (25/1) kemarin. Di samping itu, menurutnya, pemimpin Bali ke depan harus mampu go global. Dengan demikian, kualitas pemimpin yang unggul adalah jawaban dari masyarakat pemilih. Faktor budaya juga harus dijaga, digali dan dikembangkan, terutama dalam menghadapi gempuran budaya luar melalui kemajuan teknologi sekarang ini. Selain itu, pemimpin Bali juga harus mengembangkan pertanian di Bali melalui riset-riset para ahli dari akademisi. Dengan demikian, nantinya hasil pertanian di Bali juga mampu bersaing, paling tidak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali dan akomodasi pariwisata seperti perhotelan di Bali. ‘’Pemerintah juga harus mempunyai program yang jelas melalui pemimpin-pemimpinnya, baik di legislatif maupun eksekutif dan keberpihakannya kepada masyarakat,’’ imbaunya. (win)

Nilai Heroik di Balik Monumen Jagaraga MONUMEN Jagaraga di Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Buleleng telah selesai dibangun. Monumen setinggi 15 meter itu dibangun di lahan seluas 0,5 hektar dengan biaya Rp 15 miliar dari BKK Provinsi Bali. Ada pula patung Gusti Ketut Jelantik (Mahapatih Kerajaan Buleleng) dan Jro

Jempiring, dua tokoh penting dalam Perang Puputan Jagaraga melawan Belanda tahun 1849. ‘’Pada 9 Juni 1848 terjadi peperangan heroik yang dilakukan rakyat Jagaraga dalam mengusir penjajah Belanda. Pada saat itu, masyarakat Jagaraga yang berjumlah 2.000 orang, 35

TERBAKAR - Tiga kapal ikan di Pelabuhan Benoa ludes terbakar, Rabu (25/1) dini hari kemarin. brahmana, 3 orang pedanda dan 165 bangsawan berhasil memukul mundur 3.000 pasukan penjajah Belanda, dengan menewaskan 200 tentara Belanda dan 12 perwira Belanda,’’ tutur Wakil Ketua DPRD Bali dari dapil Buleleng I Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Rabu (25/1) kemarin. Sugawa menambahkan, rakyat Buleleng di bawah kepemimpinan I Gusti Jelantik kala itu akhirnya berhasil memenangkan peperangan. Namun pada 1849, dengan melibatkan sekitar 9.000

tentara, 89 kapal perang dan persenjataan modern, pemerintah Belanda kembali melakukan penyerangan balasan ke Buleleng, dan akhirnya berhasil membumihanguskan Buleleng. ‘’Perjuangan heroik dalam perang di Buleleng merupakan sejarah pertama masuknya penjajah Belanda ke Bali. Untuk mengenang perjuangan heroik rakyat Buleleng maka perlu dibangun monumen perang itu. Kita harapkan monumen perang itu akan menjadi ikon Kabupaten Buleleng,’’ SEMBAHYANG Bertepatan dengan hari suci Pagerwesi, Rabu (25/1) kemarin, berlangsung pujawali di Pura Ratu Mas Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Badung. Umat Hindu dari berbagai daerah pedek tangkil melakukan persembahyangan di pura tersebut. Tampak umat saat sembahyang di Pura Keramat, selanjutnya sembahyang di Pura Ratu Mas.

Warga Pemuteran Protes Banjir dengan ”Diving” Putu Sudarimbawa, Rabu (25/1) kemarin, mengungkapkan persoalan banjir di daerah tersebut telah berlangsung bertahun-tahun. Hal itu menjadi kekhawatiran di tengah menggeliatnya sektor pariwisata di wilayah Pemuteran. “Ini (diving - red) sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah. Dari dulu banjir belum berhasil tertangani,” katanya menye-

ada korban jiwa. Sedangkan kerugian materiil masih didata. Masih dari Benoa, untuk memadamkan api, setidaknya dikerahgkan 15 mobil pemadam kebakaran lewat laut dan darat. Rinciannya, delapan pemadam kebakaran (damkar) Kota Denpasar, empat Damkar PT Pelindo III, satu Damkar PT Jaya Kota, satu kapal pemadam Servewell Steady PT Pelindo III Benoa dan kapal tunda PT Jaya Kota. Dengan sigapnya aparat dan petugas PMK, api bari bisa dipadamkan sekitar pukul 04.30. ‘’Ya, pukul 04.30 Wita baru bisa dipadamkan. Anggota kami masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut,’’ ujar mantan Wakapolsek Kuta ini. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Senin (23/1) lalu menggerebek rumah pengedar narkoba berinisial KA (31) di Jalan Danau Poso, Denpasar Selatan. Selain menangkap KA, polisi mengamankan barang bukti 300 butir pil ekstasi. Informasi diperoleh di lapangan, Rabu (25/1) kemarin, terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan dan informasi masyarakat jika ada pedagang nyambi jadi pengedar narkoba. Informasi tersebut ditindaklanjuti dan melacak alamat pedagang tersebut. Setelah beberapa hari melakukan pelacakan, polisi berhasil menemukan alamat KA, yakni di Jalan Danau Poso, Sanur, Denpasar Selatan. Selanjutntya pada Senin pukul 20.30 Wita, polisi menggerebek rumah tersebut dan meringkus KA yang berasal dari Klungkung ini. Polisi melanjutkan dengan melakukan penggeledahan

di kamar KA dan ditemukan tiga plastik masing-masing berisi 100 butir ineks. ‘’Kalau ditimbang masingmasing plastik itu beratnya 40,39 gram, 39,40 gram dan 39,73 gram. Kasus ini masih dikembangkan terkait asal barang terlarang itu,’’ kata sumber di Polresta. Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya pengungkapan kasus narkoba itu. ‘’Nanti kami rilis. Kasus ini masih dikembangkan sama anggota,’’ tegasnya. Selain menggerebek rumah bandar narkoba, penangkapan pengedar narkoba juga dilakukan di Jalan Kembang Kepah, Denpasar Timur, Selasa (24/1) pukul 01.00 Wita. Pelakunya, PD (26 , yang kesehariannya kerja di bengkel. Hasil penggeledahan, polisi menyita satu paket sabu-sabu seberat 0,06 gram. Selanjutnya tersangka digelandang ke Mapolresta Denpasar. (kmb36)

Gerebek Rumah Pengedar Narkoba, Polisi Sita 300 Butir Ekstasi

Bali Post/lun

Singaraja (Bali Post) Sejumlah warga di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng melakukan aksi diving, Rabu (25/1) kemarin. Diving ini bukan di laut, melainkan di sejumlah titik banjir yang penanganannya tak kunjung tertuntaskan. Aksi diving ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan banjir dari pemerintah.

Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra seizin Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan, dari keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, api awalnya muncul dari salah satu kapal yang sedang lego jangkar. Selanjutnya kobaran api merembet dan membakar kapal yang bersandar di sebelahnya. ‘’Posisi parkir kapal berdempetan di TKP. Upaya pemadaman dan mencegah api supaya tidak terus merembet dilakukan dengan memutus tali ikatan kapal. Selain itu, juga dilakukan pemisahan kapal yang terbakar dengan kapal lain yang posisinya berdempetan,’’ ucap Kompol Gatra. Bersyukur, lanjut Kapolsek, dalam kejadian ini tidak

salkan. Aksi protes tersebut bukan kali pertamanya, tetapi sudah yang kesekian kalinya. hanya kemasannya yang berbeda. Banjir tersebut, katanya, mulai sekitar pukul 16.00 sore, sesaat setelah adanya guyuran hujan lebat dikawasan pegunungan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya menyatakan

pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Rencananya, dalam jangka panjang di wilayah pegunungan akan dibuatkan sodetan, di samping alur sungai baru sepanjang 1,5 kilometer yang akan dilengkapi bendungan untuk menampung pasir dan batu. “Untuk lokasi bendungannya sedang dibicarakan,” jelasnya. (kmb45)

Bali Post/ist

imbuh pria yang memperjuangkan pembangunan Monumen Jagaraga sejak 2015, pascamelakukan reses di Desa Jagaraga. Sugawa berharap masyarakat dapat menghargai jasa dan pengorbanan para pejuang masa silam dengan adanya monumen tersebut. Nilai heroik dari peristiwa Puputan Jagaraga agar diwarisi untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Utamanya dalam menjaga martabat, harga diri, tanah air, keluarga, dan rakyat. (rin)


BANGLI

8

I Nengah Moneng

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Bali Post/nan

Musim Hujan, Kunjungan ke Penglipuran Menurun Bangli (Bali Post) Intensitas hujan tinggi yang melanda Bangli tidak hanya berpengaruh pada sektor pertanin melainkan juga pada sektor pariwisata. Akibat hujan belakangan ini, tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata, salah satunya Desa Wisata Penglipuran mengalami penurunan. Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng, Rabu (25/1) kemarin, mengatakan hujan lebat yang terus mengguyur Bangli dan sekitarnya sepekan belakangan ini membuat kunjungan wisatawan ke Desa Penglipuran mengalami penurunan. Hanya, saja penurunannya tidak terlalu signifikan. ‘’Penurunan kunjungan itu pasti. Masalah berapa persen, saya tidak tahu pasti karena tidak sempat ngecek. Yang jelas ada penurunan. Hanya saja tidak terlalu banyak,’’ ungkapnya. Moneng menyebutkan, kunjungan yang turun kebanyakan dari wisatawan lokal Bali. Untuk wisatawan mancanegara, masih terbilang normal meski ada penurunan satu sampai dua orang. ‘’Yang paling terlihat menurun, kunjungan warga Bali. Biasanya anak-anak remaja jika cuaca panas lumayan yang datang. Semenjak hujan belakangan ini jumlahnya sedikit menurun,’’ ujarnya. Dikatakannya, kunjungan bisanya kembali normal jika usai libur hari raya. Kemungkinan, kata dia, usai hari raya Siwaratri kunjungan akan kembali normal. ‘’Biasanya kalau usai Siwararti biasa pengunjung yang datang lumayan banyak. Semoga cuaca juga mendukung agar kunjungan terus mengalami peningkatan. Karena banyaknya dan sedikitnya kunjungan akan sangat mempegaruhi pendapatan,’’ kata Nengah Moneng. (kmb41)

Pemkab Diminta Bangun Jalan Daup - Kuum

Bangli (Bali Post) Pemerintah Desa Daup, Kecamatan Kintamani sejak beberapa tahun terakhir memiliki keinginan untuk membangun jalan tembus menuju Banjar Kuum Desa Sukawana. Hanya saja keinginan tersebut sampai saat ini belum bisa direalisasikan karena anggaran terbatas. Atas kondisi itu Pemerintah Desa Daup pun mengharapkan pembangunan bisa diambil alih Pemkab Bangli. Perbekel Desa Daup Dewa Nyoman Saliawan, Rabu (25/1) kemarin, mengungkapkan panjang jalan tembus yang ingin dibangun kurang lebih 1,8 kilometer. Akses ini sangat dibutuhkan masyarakat karena beberapa alasan. Selain untuk kepentingan ekonomi, jalan tembus itu juga sangat dibutuhkan untuk kepentingan upacara agama. ‘’Selama ini ada keterkaitan antara Desa Daup dengan Desa Sukawana. Setiap kita melaksanakan upacara apapun masyarakat di Desa Daup wajib nunas tirta ke Kuum. Termasuk Desa tetangga lainnya seperti Selulung Belantih juga nunas ke sana,’’ ungkapnya. Dijelaskan Dewa Saliawan, untuk menuju Banjar Kuum warga Desa Daup selama ini terpaksa harus melewati jalan utama melingkar yang jaraknya cukup jauh, yakni mencapai 9 kilometer. Jika jalan tembus itu bisa dibangun, maka jarak tempuh yang harus dilalui bisa dipersingkat. ‘’Kalau bisa dibangun jalan tembus ini, kita juga bisa lebih dekat untuk ke desa lainnya seperti Desa Awan, Bunutin dan lainnya,’’ ujarnya. Dikatakan Saliawan, untuk merealisasikan jalan tembus tersebut sejauh ini sudah tersedia badan jalan dengan lebar 2,5 meter. Badan jalan tersebut dibuat warga secara gotong royong. Dalam pembuatan badan jalan tersebut disebutkan ada dua warga yang dengan sukarela membebaskan tanah pribadinya untuk dibangun jalan. Mengingat pembangunan jalan tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit terlebih terdapat jembatan yang juga harus dibangun di atas sungai, Saliawan pun mengharapkan pembangunannya bisa diambil alih Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU). Saliawan mengatakan, dari hasil koordinasinya dengan Dinas PU, pihaknya diminta untuk memperlebar badan jalan yang ada hingga 7 meter. ‘’Saran dari Dinas PU, kalau mau dibuat jalan kabupaten katanya ketentuan lebarnya harus 7 meter. Dan kami sudah sanggup untuk itu,’’ ujarnya. (kmb40)

Tiga Kali Gagal Tender di 2016

Perbaikan Jalan di Bunut Kembali Dianggarkan

Bangli (Bali Post) -

Warga Dusun Bunut Desa Terunyan Kecamatan Kintamani sangat mengharapkan proyek perbaikan jalan di banjar setempat yang sempat tiga kali gagal tender di tahun 2016, bisa terealisasi tahun ini. Harapan tersebut disampaikan warga mengingat kondisi jalan di balik bukit tersebut saat ini sudah rusak parah dan sulit dilalui kendaraan. Kadus Bunut I Putu Dana, Rabu (25/1) kemarin, menuturkan kerusakan jalan di wilayah banjarnya sudah tergolong sangat parah. Hampir seluruh aspal sudah mengelupas sehingga batu geladaknya bermunculan. Kondisi ini menyebabkan jalan tersebut sangat sulit dilalui kendaraan. ‘’Kalaupun ada kendaraan yang melintas, biasanya karena dipaksakan,’’ ujarnya.

Dijelaskan Dana, untuk perbaikan jalan tersebut pihaknya mengaku sudah mengusulkannya ke Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum. Usulannya sudah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Pada tahun 2016, kerusakan jalan tersebut sempat direncanakan mendapat perbaikan. Hanya saja batal karena proyeknya gagal tender. ‘’Penyebab gagal tendernya

kurang tahu, mungkin karena kondisi medannya yang sulit,’’ ungkapnya. Dana pun sangat berharap kerusakan jalan tersebut bisa segera diperbaiki pemerintah tahun ini. Agar jalan saat ini bisa dilalui warga, sebelum mendapat perbaikan aspal, pihaknya mengharapkan pemerintah bisa memberikan bantuan semen untuk menambal jalan yang rusak.

Klian Adat Bunut Jero Alus menambahkan, kerusakan jalan di wilayah Dusun Bunut sudah terjadi sejak 2012 silam. Panjang jalan yang rusak berat mencapai sekitar 7 kilometer. Meskipun rusak, beberapa warga terpaksa melaluinya karena merupakan satu-satunya akses jalan yang ada. Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli Putu Widagunawan menjelaskan, perbaikan terhadap jalan tersebut sejatinya sudah sempat dianggarkan tahun 2016 melalui APBD Induk dan Perubahan. Hanya saja karena mengalami gagal tender hingga tiga kali, perbaikannya tidak bisa

direalisasikan tahun lalu. Namun demikian pada tahun ini perbaikan jalan tersebut kembali dianggarkan melalui APBD induk. Dia menyebutkan, dari 7 kilometer panjang jalan yang rusak, yang rencananya akan diperbaiki tahun ini sepanjang Rp 1,5 kilometer. Sisanya digarap tahun berikutnya. ‘’Sesuai program Bapak Bupati, tahun 2018 semua jalan rusak akan dituntaskan. Di samping yang di Kintamani, jalan-jalan rusak di tiga kecamatan lainnya yang belum sempat diperbaiki tahun ini juga akan diperbaiki di tahun 2018,’’ jelasnya. (kmb40)

Kerajinan Bunga Kering di Kawan

Sebulan, Omzet Capai Rp 20 Juta Bangli (Bali Post) Jika sudah mempunyai inovasi dan kreativitas yang tinggi, apapun bisa disulap untuk dijadikan kerajinan yang bernilai seni dan ekonomis tinggi. Seperti yang dilakoni perajin bunga kering di Desa Adat Kawan, Bangli, I Nyoman Sudarmi. Awalnya hanya cobacoba, namun sekarang hasilnya cukup memuaskan. Sudarmi menggeluti kerajinan bunga kering sejak tahun 2000. Berawal dari melihat bahan yang ada di rumahnya, dari sana muncul ide untuk mencoba mengolah bahan yang ada untuk disulap menjadi kerajinan bunga kering. ‘’Saya juga mencari informasi melalui internet untuk membuat kerajinan bunga kering. Karena dari internet saya bisa mendapat inovasi untuk mengkombinasikan hasil karya agar lebih kreatif lagi,’’ ungkap Sudarmi, Rabu (25/1) kemarin. Sudarmi menjelaskan, bahan baku yang digunakan untuk membuat kerajinan tersebut

seperti padang lenga sorgum, daun ental, rumput irian dan kulit jagung. ‘’Nantinya bahan baku alami itu disemprotkan dengan bahan pengawet agar tidak rusak. Kemudian diwarnai dan dikeringkan. Setelah itu bunga baru dirangkai seperti pot bunga,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, untuk memasarkan hasil kerajiannya itu dirinya biasanya mendapat orderan dari pasar oleh-oleh. ‘’Selain menerima orderan, saya juga biasanya memasarkan kerajinan lewat pameranpameran yang diikuti termasuk di PKB,’’ ungkapnya. Dikatakannya lebih lanjut, sekarang pesanan setiap harinya mengalami penurunan. Meski menurun, akan tetapi setiap bulannya pasti ada orderan. ‘’Kalau orderan tidak terlalu tinggi palingan sebulan hanya dapat omzet Rp 5-10 juta. Kalau orderan khusus dari pelanggan, sebulannya bisa mencapai Rp 20 juta. Itu tergantung rezeki juga,’’ katanya. Untuk saat ini, kata dia, sedang tidak ada orderan se-

hingga dirinya tidak mengerjakan kerajinan bunga kering. Dia baru mengerjakan jika ada orderan dari pasaran maupun langganan. ‘’Kebetulan sekarang ini bahan juga tidak ada,’’ imbuhnya. Disinggung harga yang dipatok, Sudarmi mengaku tergantung dengan jenis bunga yang dipakai atau sesuai dengan permintaan pembeli. Produk ada yang dijual per batang ada juga sudah dirangkai. ‘’Kalau per batangnya biasa dijual seharga Rp 5-25 ribu. Sedangkan bunga yang sudah dirangkai dihargai Rp 50-500 ribu. Itu juga tergantung jenis bunga serta jumlah bunga yang dipakai,’’ ujarnya. Saat ditanya kenapa tidak membuat art shop untuk memasarkan hasil kerajinan, dia mengatakan dulu sempat membuat art shop di Ubud, Gianyar. Akan tetapi lantaran kesibukan keluarga, akhirnya art shop tersebut ditutup. ‘’Kini cukup melayani pesanan dari rumah saja,’’ tutupnya Sudarmi. (nan)

Bangli (Bali Post) Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di Kintamani. Kali ini korbannya Dariah (42), pedagang asal Kampung Sudihati, Kintamani. Dia dihajar suaminya, Sumarianto (39), hingga mengalami luka memar. Pemicunya karena Dariah cemburu melihat sikap suaminya belakangan ini. Informasi Rabu (25/1) kemarin, menyebutkan kasus KDRT yang menimpa Dariah tersebut terjadi pada Selasa (24/1) pukul 12.00 wita di

pinggir jalan belakang Kantor Camat Kintamani. Kejadiannya berawal saat pasangan suami-istri itu bertemu di TKP. Keduanya pun terlibat pertengkaran karena cemburu. Awalnya pasutri itu hanya cekcok mulut. Tetapi Sumarianto yang emosi lantas menganiaya korban dengan cara memukul kepala istrinya berkali-kali. Tak cukup memukul kepala, pria yang bekerja sebagai sopir ini juga menendang paha korban sebanyak dua kali hingga terjatuh. Akibat penganiayaan

yang dilakukan suaminya itu, korban mengalami luka memar pada kepala dan paha. Korban yang tak terima dengan perlakuan suaminya lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena membenarkan adanya laporan kasus KDRT tersebut. Pihaknya sudah sempat memeriksa sejumlah saksi. Namun setelah dimediasi, pasutri tersebut akhirnya memilih berdamai. (kmb40)

Istri Cemburu Malah Dianiaya

Bali Post/nan

BUNGA KERING - Kerajinan bunga kering yang dibuat perajin di Desa Adat Kawan.

Intensitas Hujan Tinggi, Petani Tomat Merugi Bangli (Bali Post) Curah hujan tinggi di wilayah Songan, Kintamani, membuat para petani tomat merugi. Akibat terus terkena air hujan, buah tomat yang sudah menguning justru jadi busuk. Salah seorang petani tomat asal Songan, Komang Rawin, mengatakan, intensitas hujan yang tinggi memang sangat mempengaruhi kualitas buah yang dihasilkan. Buah tomat yang sudah menguning mengalami kerusakan yang berujung pada pembusukan. ‘’Hampir setiap hari turun hujan. Ini yang membuat tomat

Bali Post/ina

JALAN RUSAK - Jalan rusak di Dusun Bunut Desa Terunyan, Kintamani.

sudah kuning sebagian menjadi rusak dan membusuk,’’ ungkapnya. Rawin menjelaskan, tidak hanya buah tomat yang sudah kuning yang membusuk, tomat yang masih muda yang warnanya hijau juga ikut membusuk. Kata dia, untuk mencegah lebih banyaknya buah tomat yang membusuk, dirinya sudah melakukan penyemprotan terhadap buah yang muda termasuk yang kuning dengan obat agar tidak semua buah menajdi rusak. ‘’Setiap tiga hari saya lakukan penyemprotan agar buah tidak busuk. Jika tidak disemprot

obat, bisa semua buah akan rusak,’’ katanya. Pihaknya mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah karena buah yang sudah layak panen justru rusak. Meski begitu, dirinya mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat banyak karena ini faktor alam. ‘’Kalau banyak yang rusak begini jelas rugi besar. Karena buah yang sudah rusak tidak bisa dipasarkan. Diperkirakan rugi yang dialami mencapai Rp 8 jutaan. Tapi saya pasrah karena berapa yang saya dapat hasilnya nanti kemungkinan segitu rezeki saya,’’ ucapnya sambil memegangi buah tomat

yang rusak. Lanjut dia, tak hanya buah tomatnya yang mengalami kerusakan, tanaman kol yang ditanam di sebelah utara lahan tomat juga sebagian besar tidak bisa berkembang dengan baik. ‘’Kol tidak mau berkembang lantaran lembangan tanah tidak bagus akibat terus menerus diguyur hujan,’’ jelas Rawin. (kmb41) RUSAK - Buah tomat milik petani di Kintamani yang rusak akibat terus diguyur hujan.


GIANYAR

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

9

Tim Bupati Diminta Tunggu Hasil Pemeriksaan Pusat

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

TABRAK PALINGGIH - Petugas kepolisian menunjukkan mobil yang dikendarai pelajar SMA yang menabrak mobil, motor hingga palinggih, Rabu (25/1) kemarin.

Baru Belajar Menyetir

Pelajar SMA Tabrak Mobil, Motor, dan ’’Palinggih’’

Gianyar (Bali Post) Seorang pelajar SMA yang baru belajar menyetir mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Banjar Pujung Kelod, Desa Sebatu, Tegallalang, Rabu (25/1) kemarin. Pelajar berusia 15 tahun berinisial PD yang mengendarai mobil Toyota Kijang Innova DK 723 GI ini menabrak mobil Ertiga DK 1119 KM, sepeda motor Scoppy DK 7143 LM dan palinggih milik Ni Wayan Kurniasih. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Namun kerugian material mencapai jutaan rupiah. Informasi dihimpun, saat itu PD menyetir mobil yang ditumpangi tiga orang temannya. Dia datang dari arah selatan atau Ubud menuju Bangli sekitar pukul 10.00 Wita. ‘’Saya lihat mobil Innova hitam itu melaju ke utara. Tidak ngebut. Pelan malah,’’ kata Wayan Radit, warga Desa Sebatu. Sebelum kejadian, remaja asal Desa Dausa, Kintamani ini memang mengemudikan mobil dengan kecepatan sekitar 40 km per jam. Namun saat mendekati lokasi kejadian, remaja ini melihat Ertiga DK 1119 KM diparkir di kiri jalan dan hendak menginjak rem untuk meredam laju kendaraan. Namun sayang, yang diinjak malah pedal gas. Alhasil mobil yang dikendarainya malah melaju kencang hingga menghantam bagian kanan belakang mobil Ertiga. Ertiga warna silver tersebut terdorong ke arah kiri dan menabrak angkul-angkul depan rumah warga. Sementara Innova yang memuat empat pelajar SMA itu terus melaju ke kanan hingga menabrak sepeda motor Scoopy warna merah yang parkir di kanan jalan. Tak hanya itu, mobil ini masih tetap melaju dan baru berhenti setelah menabrak palinggih depan rumah milik Ni Wayan Kurniasih. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa yang dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui penyebab kecelakaan ini akibat kelalaian pengemudi Innova. ‘’Dari hasil pemeriksaan sementara, anak ini memang baru belajar menyetir. Tentu ini sangat kami sayangkan,’’ ucapnya. Dia pun berpesan agar kasus ini dijadikan pelajaran bersama. Para orangtua diimbaunya tidak memberikan kebebasan kepada anaknya yang masih di bawah umur menggunakan kendaraan, apalagi mengemudikan mobil. ‘’Anak yang belum cukup umur itu belum siap mental dalam mengemudikan kendaraan, apalagi mobil. Karena itu mohon setiap orangtua turut memahami dan memberi pengawasan. Sebanyak apa pun memiliki mobil jangan diberikan anak yang belum memiliki SIM menggunakan kendaraan,’’ imbauanya. Kasat Lantas juga memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini melainkan hanya kerusakan seperti mobil Ertiga milik Wayan Eka Suarjawa (40) yang ringsek pada bodi bagian depan kiri dan kanan belakang. Sementara Ni Wayan Kurniasih mengalami kerugian akibat kerusakan Honda Scoopy miliknya dan palinggih yang roboh setelah ditabrak. ‘’Polisi masih melakukan pemeriksaan. Karena ini hanya kerugian material, nanti diupayakan ganti rugi antara korban yang mengalami kerugian dengan pemilik Toyota Kijang Innova ini,’’ tandasnya. (kmb35)

Hujan Lebat Picu Longsor dan Banjir Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang melanda Gianyar, Rabu (25/1) kemarin, kembali memicu bencana tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dari bencana yang terjadi di sejumlah titik tersebut. Laporan bencana longsor sudah masuk ke BPBD Gianyar sekitar pukul 07.00 Wita. Bencana tanah longsor terjadi di Banjar Tangkuban Desa Pupuan Kecamatan Tegallalang. Di lokasi tersebut, material berupa tanah menutupi akses jalan. Petugas BPBD melakukan pembersihan di lokasi hingga pukul 12.00 Wita. Bencana longsor kembali terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Diduga akibat hujan yang terus melanda sejak siang, senderan rumah warga di Banjar Silidan Desa Siangan Kecamatan Gianyar jebol. Material senderan ini pun menutup akses jalan di lokasi tersebut. Petugas BPBD hingga sore masih melakukan penanganan. Selain itu, ada bencana banjir di sejumlah titik. Namun yang paling parah adalah di seputaran Jalan Manik, Gianyar. Kondisi ini diduga terjadi akibat sumbatan sampah pada gorong-gorong, sehingga air meluap membanjiri badan jalan. Akibat banjir, arus lalu lintas sempat terganggu. Smentara itu, bencana pohon tumbang terjadi di By-pass I.B. Mantra, Banjar Cucukan Desa Medahan sekitar pukul 17.00 Wita. Di lokasi tersebut, pohon flamboyan tumbang menutupi jalan. Kejadian ini diduga akibat guyuran hujan yang disertai angin kencang. Proses pembersihan di lokasi kejadian sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan setempat hingga pukul 18.00 Wita. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan petugas ke empat lokasi bencana untuk melakukan penanganan. ‘’Petugas stand by 24 jam. Proses evakuasi sudah diselesaikan saat malam untuk bencana longsor, banjir dan pohon tumbang,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

JEBOL - Sejumlah petugas BPBD saat melakukan pembersihan material senderan jebol di Banjar Silidan Desa Siangan.

Kalangan DPRD Gianyar berharap agar Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin bentukan Bupati Gianyar cooling down sejenak dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin yang dialamatkan kepada I.B. Gaga Adi Saputra alias Gus Gaga. Hal ini dipandang penting agar tim investigasi dari pusat yang turun ke Gianyar, Selasa (24/1), bisa bergerak optimal mendalami kasus pembebastugasan Gus Gaga dari jabatan Sekda Gianyar. Anggota Komisi III DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Rabu (25/1) kemarin, mengharapkan agar Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin yang diketuai Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra berhenti sejenak melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Gus Gaga. ‘’Karena tim dari pusat sudah turun, kami harap tim bentukan bupati cooling down, tidak melanjutkan pemeriksaan,’’ ucapnya. Ia pun meminta agar masalah terkait pembebastugasan Gus Gaga sebagai Sekda Gianyar ini dipercayakan sepenuhnya pada tiga orang tim dari pusat masing-

masing dari Kemendagri, KASN dan Kemenpan. ‘’Apalagi ini tim investigasi dari pusat yang legal standingnya dipercaya. Berbeda dengan tim bentukan bupati yang saya kira belum sesuai ketentuan,’’ ujarnya. Penghentian sementara ini juga dikira perlu agar hasil kesimpulan antara tim bentukan bupati dengan hasil tim investigasi dari pusat tidak berbenturan. ‘’Jika nanti hasilnya berbeda, saya khawatirkan nanti memicu masalah baru yang tidak diinginkan,’’ pesannya. Disinggung terkait rencana dewan mengajukan hak interpelasi kepada eksekutif terkait pembebastugasan

Sekda hingga tidak diundangkannya APBD 2017, Gus Rai mengatakan, upaya tersebut masih bisa dilakukan. ‘’Setelah ini masih memungkinkan kita melakukan interpelasi karena banyak yang perlu ditindaklanjuti,’’ tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tim investigasi dari pusat mendatangi Gus Gaga, Selasa (24/1). Kedatangan mereka adalah untuk mempertanyakan kronologi pembebastugasan Gus Gaga sebagai Sekda Gianyar. ‘’Saya hanya disuruh menceritakan kronologi proses pembebastugasan saya. Ya… saya ceritakan apa adanya,’’ kata Gus Gaga. (kmb35)

I.B. Nyoman Rai

Bali Post/nik

Bali Post/nik

DIGEREBEK - Petugas kepolisian berpakaian preman (kanan) yang dikomandoi Iptu A.A. Gde Alit Sudarma saat melakukan penggerebekan lokasi galian C ilegal di Tukad Petanu, Desa Semampan, Sukawati.

Polisi Gerebek Galian C Ilegal di Tukad Petanu Dua Pemilik Usaha Diamankan

Gianyar (Bali Post) Polisi kembali menggerebek galian C ilegal di kawasan Tukad Petanu, Desa Semampan Kecamatan Sukawati, Rabu (25/1) kemarin. Di lokasi tersebut, petugas yang dikomandoi Kanit IV Sat Reskrim Polres Gianyar Iptu A.A. Gde Alit Sudarma menyasar dua titik penambangan liar. Dua orang pemilik tambang beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Gianyar. Iptu Sudarma menjelas-

kan, operasi ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aksi penambangan batu padas ilegal di Tukad Petanu tepatnya di seputaran Banjar Taruna, Desa Semampan. ‘’Dari informasi masyarakat, di lokasi itu kembali ada penambangan ilegal dan mereka menggunakan mesin pemotong,’’ ucapnya seizin Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Dari informasi tersebut, polisi pun langsung melakukan penggerebekan di sebelah timur Tukad Petanu sekitar

pukul 10.00 Wita. Pertama, polisi menyasar galian C ilegal milik I Nengah Taman (54). Di lokasi ini petugas menemukan sejumlah buruh penambang sedang bekerja memangkas batu menggunakan mesin pemotong. Dari lokasi penambangan milik warga Banjar Medahan Desa Semampan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Tidak berhenti sampai di situ, polisi yang sebelumnya sudah melakukan pengintaian juga langsung menyasar lokasi

penambangan ilegal lainnya di Tukad Petanu. ‘’Pada lokasi kedua di Tukad Petanu ini, polisi menggerebek penambangan ilegal milik I Nyoman Adika asal Desa Saba,’’ ungkapnya. Total dari pengrebekan dua lokasi penambangan ilegal ini polisi mengamankan dua orang pelaku yang merupakan pemilik tambang serta belasan berang bukti seperti mesin sensor sebagai alat pemotong. ‘’Polisi juga mengamankan enam orang buruh penambang batu padas. Mereka hanya dibawa ke

Polres untuk diperiksa, setelah itu para buruh ini diizinkan pulang,’’ ucapnya. Sementara untuk dua pemilik usaha yang ditetapkan sebagai pelaku yakni I Nengah Taman dan I Nyoman Adika, polisi memasangkan Pasal 158 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambamgan Mineral dan Batu Bara. ‘’Dari pasal tersebut, untuk kedua pelaku diancam hukuman 10 tahun dan denda sepuluh miliar rupiah,’’ tegasnya. (kmb35)

KRAMA Desa Pakraman Beng menggelar Karya Agung Mupuk Padagingan, Ngenteg Linggih, Panyegjeg Jagat, Tawur Agung Pedanan, Saba Desa lan Saba Nini yang puncaknya akan dilakukan pada Soma Kliwon Landep, 30 Januari. Sementara itu, bertepatan dengan rerainan Pagerwesi, Buda Kliwon Sinta, Rabu (25/1) kemarin, digelar karya tawur agung pedanaan yang dihadiri Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, DPRD Provinsi dan Kabupaten, PHDI Pusat dan PHDI Provinsi serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar. Karya yang persiapannya sudah berlangsung sejak Agustus tahun lalu ini berlangsung lancar dan khidmat. Bendesa Beng Nyoman Wija didampingi Sekretaris Panitia Ketut Suardika mengatakan, karya serupa pernah digelar pada tahun 1992. Kali ini, dilangsungkannya karya agung ini karena sebagian besar bangunan atau palinggih di Pura Puseh Beng telah

mengalami perombakan dan perbaikan. ‘’Dengan selesainya proses pemugaran, maka wajib nubung padagingan agar kembali sakral dan suci setelah dilakukan pemugaran palinggih, meskipun dulu sudah pernah dilakukan mendem padagingan,’’ ujar Wija. Berbagai rentetan karya telah dilakukan pada pelaksanaan karya agung di Pura Puseh kali ini yaitu diawali dengan matur piuning di berbagai pura pada 17 Agustus 2016, ngeruwak lan macaru pada 23 Agustus dan nyukat genah lan marisuda karma pada 26 September 2016. Khusus untuk upacara marisuda karma, dilakukan dengan tujuan agar krama siap secara mental dan fisik melaksanakan yadnya yang membutuhkan waktu cukup panjang ini. Kemudian, krama Beng mulai melaksanakan ngayah pada 1 Oktober tahun lalu hingga berakhirnya prosesi ini nanti pada Februari mendatang. Serangkaian yadnya, kra-

ma Beng yang berjumlah 1.027 KK ini sebelumnya telah melaksanakan pakelem berupa kambing selem di tiga tempat yakni di Ulun Danu Batur dan di Ulun Carik Empelan pada 22 Januari dan yang ketiga dilakukan saat melasti ke Pantai Lebih pada 23 Januari. Saat melasti, krama Beng tumpah ruah memenuhi jalanan dari Beng menuju Pantai Lebih, hal ini karena melasti dilakukan dengan berjalan kaki. Bertindak sebagai wiku tapini, Ida Pandita Istri Oka Gayatri dari Geria Kutri, Singapadu dan sebagai Yajamana Karya Ida Pedanda Agung Nyoman Putra dari Geria Agung, Beng. Puncak karya pada 30 Januari mendatang akan diisi dengan karya ngusaba desa lan ngusaba nini. ‘’Krama yang punya Batara Hyang Guru akan mapurwa daksina keliling desa pada puncak karya. Dan krama yang punya carik atau sawah akan membuat nini pada 2 Februari,’’ ujar Ketut Suardika. Rentetan karya setelah

Tawur Agung Mapedanan kemarin adalah puncak karya, ngusaba nini pada 2 Februari, nyenuk pada 7 Februari, nyineb pada 8 Februari dan nyegara gunung pada 11 Februari. Karya agung ini menghabiskan dana sekitar Rp 2,4 miliar dengan sumber dana dari urunan krama Rp 1,7

juta per KK, kas desa dan dari punia. ‘’Kami berharap, secara niskala, dengan dilangsungkannya karya ini, krama Bali secara umum dan krama Beng secara khususnya mendapat rezeki, dianugerahi kesehatan dan terhindar dari malapetaka,’’ pungkas Suardika. (ad2386)

Bupati Gianyar Hadiri Karya Agung di Pura Puseh Beng

KARYA AGUNG - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat mengikuti prosesi Karya Agung Mupuk Padagingan, Ngenteg Linggih, Panyegjeg Jagat, Tawur Agung Pedanan, Saba Desa lan Saba Nini di Pura Puseh Beng, Rabu (25/1) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Polisi Ciduk Lima Pelaku Judi Domino Semarapura (Bali Post) –

Tim Buser Polres Klungkung di bawah komando Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno berhasil menangkap lima pelaku judi domino di Jalan Arjuna, Gang II Lingkungan Mergan, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Rabu (25/1) kemarin. Hanya satu orang yang ditahan karena berperan sebagai bandar. Data yang didapat di Mapolres Klungkung, kelima pelaku judi domino itu ditangkap, Selasa (24/1) sekitar pukul 21.00 Wita. Penangkapan ini berawal dari informasi warga bahwa di sebuah rumah di Jalan Arjuna Gang II, Lingkungan Mergan ada warga yang mengelar judi domino. Tim buser Polres Klungkung kemudian turun melakukan penyelidikan. Laporan tersebut ternyata benar dan petugas langsung menciduk kelima pelaku saat bermain judi. Pelaku yang diciduk masing-masing Muhamad Tahif (45) selaku pemilik rumah dan bandar, Katiman (51) warga yang beralamat di Jalan Puputan Gang XV, Lingkungan Mergan, Nur Rohman Basori (30), warga asal Jalan Baladewa, Aris Yulianto (34) dari Jalan Juwet, Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringin Agung, Jombang, Kabupaten Jember, dan Bowo Prasetio (29) asal Desa Serut, Kecamatan Muter, Kabupaten Sukoharjo. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu lembar alas duduk plastik cokelat, satu set kartu domino yang dipakai bermain, enam set kartu domino yang masih utuh, satu buah rantang aluminium yang digunakan sebagai tempat menaruh cuk, uang cuk Rp 470.000 dan uang Rp 570.000 yang disita dari para pemain. Setelah diperiksa, petugas hanya menahan Tahif. Wiastu Andri Prajitno membenarkan adanya penangkapan kasus 303 tersebut. Keempat pelaku tidak ditahan karena hanya sebagai pemain. Sementara Tahif ditahan karena sebagai bandar judi domino. Dia dijerat pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp 25 juta. (kmb)

BELUM NYAMBUNG – Jembatan Kuning belum nyambung sehingga pekerja masih perlu waktu untuk menyelesaikannya.

Terkendala Cuaca

Pengerjaan Jembatan Kuning Belum Kelar

Semarapura (Bali Post) – Pembanguan Jembatan Kuning yang menelan biaya sekitar Rp 3,4 miliar dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VIII, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, belum juga kelar. Kendala cuaca disinyalir menjadi penyebab jembatan yang menghubungkan Nusa Ceningan dengan Nusa Lembongan tersebut tidak bisa dituntaskan pengerjaannya pada 22 Januari lalu. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Gusti Nyoman Supartana, Jembatan Kuning sudah 95 persen selesai dikerjakan. “Kalau cuaca mendukung, saya kira pembangu-

nan jembatan ini akan selesai akhir Januari nanti,” ucapnya, Rabu (25/1) kemarin. Terkait target penyelesaian yang terus molor, ia menyebut petugas mengalami kendala dalam bekerja saat air pasang. Proses pengerjaan proyek yang juga dikenal sebagai

Jembatan Cinta itu tidak bisa dilaksanakan ketika air laut tinggi, sebab semuanya dilakukan secara manual. Supartana mencatat selama pengerjaan jembatan ini, gelombang laut sering mengalami pasang dan surut. Saat gelombang tinggi para pekerja

BPJS Kesehatan Diminta Sosialisasikan Penggunaan jkn

Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Pelaku judi domino diamankan di Mapolres Klungkung.

Telepon Penting kLUNGKUNG

Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

Bali Post/ist

Pengalihan JKBM ke JKN menimbulkan persoalan di masyarakat mengingat banyak yang belum paham mengenai program jaminan kesehatan yang diluncurkan tersebut. Selain itu, penggunaan data rumah tangga sasaran tahun 2010 m em buat pem bagian kartu di lapangan bermasalah. Sejumlah warga miskin di Kabupaten Klungkung tidak mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan tersebut secara gratis. Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, I Wayan Wirata minta penerima kartu JKN yang saat ini sudah mampu mengembalikan kartu tersebut ke desa dan memvalidasi data kembali. ”Kategori miskin yang belum terdaftar akan diusulkan kembali, sedangkan bagi ekonomi menengah disa-

rankan BPJS Mandiri dengan premi yang telah ditentukan,’’ tuturnya, Rabu (25/1) kemarin. Pihaknya akan melaksanakan validasi setiap tahun untuk mengetahui masyarakat yang termasuk ekonomi sedang. Hanya saat ini lebih fokus memperbaiki data yang salah pada penerima kartu JKN. Selain itu, masyarakat yang sebelumnya mendapatkan kartu JKBM dan saat ini tidak menerima kartu JKN, akan kembali didata dan di verifikasi. Pendataan dilakukan ol eh pi ha k desa yang nantinya dilanjutkan ke kecamatan dan ke Dinas Sosial. Saat pelaksanaan verifikasi akan dilihat kembali kondisi perekonomian masyarakat, apakah sudah mampu atau masih perlu dibantu dengan jaminan kesehatan gratis. Sementara untuk masyarakat yang memiliki asuransi ganda secara otomatis tidak bisa masuk JKN. Terkait masih

banyaknya masyarakat yang belum paham menggunakan program JKN, BPJS Kesehatan diharapkan turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi. Sementara itu, Ketua Forum Perbekel Nusa Penida I Gede Ketut Arjaya menyatakan, menghadapi masyarakat susah-susah gampang apalagi menyangkut jaminan kesehatan. Pasalnya, penggunaan JKN lebih sulit dibandingkan JKBM yang dipakai masyarakat sejak lama. Terutama terkait fasilitas kesehatan tingkat pertama, yakni puskesmas dan klinik, mengingat masyarakat yang telah terdaftar di salah satu puskesmas tidak bisa mendapatkan pelayanan di puskesmas lainnya. ”Susah menjelaskan ke masyarakat. K ami mohon BPJS Kesehatan kembali mengadakan sosialisasi di desa agar masyarakat betulbetul paham,” terang Arjaya. (dwa)

Siap Jadi Desa Wisata

Paksebali Buat Jalur ’’Trekking’’ di Perbukitan Semarapura (Bali Post) –

Meski bukan menjadi prioritas di Kabupaten Klungkung, ternyata Paksebali, Kecamatan Dawan menjadi satu-satunya desa yang siap mengemban nama desa wisata. Selain telah mendisain ulang Kali Unda, Paksebali kini mulai merambah wisata agro dengan membuat jalur trekking di perbukitan. Hanya minimnya fasilitas membuat Desa Paksebali harus mengeluarkan biaya cukup banyak untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Perbekel Desa Paksebali I Putu Ariadi, menyatakan pihaknya bersama masyarakat membuka jalur trekking di kawasan perbukitan. Jalur yang melalui Bukit Mandean, Bukit Tangkib Putih dan Bukit Mas ini menampilkan pemandangan alami persawahan dan Gunung Agung. Selain itu, dapat dilihat juga pemandangan laut dan Pulau Nusa Penida. ‘’Trekking perbukitan ini melalui sungai yang masih alami,’’ ujarnya, Rabu (25/1) kemarin.

BUKA - Pembukaan lahan trekking di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan.

Untuk membuka jalur trekking itu diperlukan waktu berminggu-minggu mengingat jalur tersebut jarang dilewati masyarakat dan ditutupi semak belukar. Selanjutnya Desa Paksebali berencana menyiapkan area beristirahat seperti gasebo untuk tempat bersantai wisatawan yang melaksanakan trekking. Keberadaan trekking di perbukitan Paksebali memperkuat posisi Paksebali sebagai desa wisata. Sebab pihaknya juga telah menata kawasan Kali Unda menjadi tempat wisata air. Melalui dana desa Rp 300 juta, Desa Paksebali membangun restoran yang nantinya dikelola oleh BUMDes Paksebali. Ia berharap dengan adanya restoran ini, pengusaha rafting dapat kembali memanfaatkan kawasan tersebut sebagai garis finis permainan rafting. Pihak desa telah menjalin hubungan dengan travel agar menggunakan restoran sebagai tempat makan siang wisatawan yang berkunjung ke Klungkung. ‘’Kami mengharapkan dukungan Pemkab Klungkung untuk mempromosikan sekaligus memanfaatkan restoran ini sebagai tempat rapat kegiatan pemerintah,’’ kata Ariadi. (dwa)

kesulitan memasang komponen jembatan. Begitu juga ketika air laut surut, perahu yang membawa material jembatan dan peralatan tidak bisa melintas. “Para pekerja sudah berusaha semaksimal mungkin. Saat ini sudah 27 segmen dari 45 segmen jembatan yang dipasang, termasuk girder tiga batang,” jelasnya. Jembatan Kuning yang terputus Oktober tahun lalu dibangun berukuran panjang 140 meter dan lebar 1,6 meter. Jalur penyeberangan ini tetap

hanya diperuntukan untuk dilalui sepeda motor dan pejalan kaki. Salah seorang warga Nusa Lembongan yang juga pelaku pariwisata setempat, Ketut Surianta mengatakan banyak masalah yang terjadi pascaterputusnya jembatan, utamanya masalah akses warga, siswa dan wisatawan. “Ini penunjang utama pariwisata kedua pulau. Tanpa jembatan ini kami di pariwisata tidak bisa berbuat banyak,” sebut suami Ni Komang Ayu Utami ini. (dwa)

Kesenian Tanamkan Cinta Budaya

BERMAIN adalah masa paling indah buat anak-anak. Kalau sudah bermain, mereka tidak mengenal waktu. Lewat cara ini anak-anak mengenal alam dan sejawatnya. Apalagi setelah mengenyam pendidikan di Taman Kanak-kanak yang materinya lebih banyak bermain. Untuk menyeimbangkan jiwa anak-anak bisa dengan mengajarkan dan memperkenalkan kesenian, terutama tari tradisional Bali. Mereka akan larut antara bermain dan berkesenian. Itulah cara mendekatkan dan menanamkan jiwa cinta budaya buat anak-anak sejak dini. Jiwa polos anak-anak diarahkan tanpa meninggalkan dunianya. ‘’Sejak dini kami kenalkan anak-anak budaya Bali agar bangga memiliki budaya. Keseimbangan antara bermain dan berkesenian menjadi cara jitu, “ ungkap pelatih tari I Dewa Gede Ardha Kencana, Rabu (25/1) kemarin. Saat melatihnya memang cukup susah, karena masih terbawa dunia bermain. Namun, pendekatan menyentuh hati akan mem-

buat anak-anak mengembangkan bakatnya. Ini adalah sebuah cara mendekatkan diri anak-anak pada budaya. ‘’Suasana ceria hadir mewarnai pementasan. Setelah pentas anak-anak merasa gembira. Tidak terlintas keruwetan dalam dirinya,’’ tambahnya. (dwa)

Bali Post/dwa

MENARI - Anak-anak menari yang mendekatkannya dengan budaya.


BULELENG

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

11

Terima 1.086 Tamplate untuk Tunanetra

KPU Masih Kekurangan 3.170 Lembar Surat Suara

RUSAK - Aspal Terminal Banyuasri nampak rusak.

Bali Post/kmb45

Sopir Keluhkan Aspal Rusak di Terminal Banyuasri Pemerintah Siapkan Rp 1,2 Miliar

Singaraja (Bali Post) Sejumlah sopir mengeluhkan kondisi aspal rusak di Terminal Banyuasri, Buleleng. Kondisi itu cukup memprihatinkan, karena di sejumlah titik terlihat adanya aspal yang rusak parah. Tak hayal, baik sopir maupun masyarakat umum pengguna terminal tersebut meminta Pemkab Buleleng tanggap dan segera memperbaiki kerusakan aspal di terminal itu. Pantauan Rabu (25/1) kemarin, kerusakan aspal di terminal itu sudah terlihat dari pintu masuk dengan diameter bervariasi. Kondisi demikian tak hanya memicu terjadinya genangan air saat hujan, tetapi juga mengganggu lalu lintas pengendara. Di sisi lain, lingkungan terminal juga terlihat kumuh oleh potret sampah yang tidak tertata. Salah satu sopir angkutan umum, I Nyoman Asih, menuturkan kerusakan tersebut sudah terjadi sekitar setahun lalu. Seiring hadirnya musim hujan, aspal yang mengelupas semakin banyak hingga memunculkan keluhan dari mayarakat umum. ‘’Awalnya kerusakannya kecil. Saat musim hujan, aspal yang mengelupas semakin ban-

yak,’’ ucapnya. Jika dibandingkan dengan yang lain, seperti Terminal Penarukan dan Sangket, sambung Asih, Terminal Banyuasri kondisinya paling memprihatinkan. Padahal, dari sisi aktivitas termasuk paling padat. ‘’Kalau terminal lain mulus-mulus. Di sini saja yang rusak. Saat hujan, air tergenang, kayak kolam lele,’’ sindirnya. Agar kondisi itu tidak terus berlanjut, pria asal Karangasem ini berharap pemerintah bisa melakukan perbaikan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Buleleng Gede Gunawan AP, S.E., M.Si. mengatakan, perbaikan terminal tersebut akan dilaksanakan tahun ini sesuai arahan Bupati nonaktif Putu Agus Suradnyana. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, pihaknya terlebih dahulu mencari Penjabat Pengadaan Barang dan Jasa (P2BJ). Jika itu sudah terpenuhi maka akan langsung dilanjutkan ke proses tender. ‘’Untuk Detail Engineering Design (DED) sudah selesai. Kami masih memohon ke Pak Sekda siapa yang ditunjuk jadi P2BJ-nya,’’ jelasnya. Jika seluruh proses tersebut berjalan lancar, perbaikan yang menelan anggaran

PILKADA

Rp 1,2 miliar itu diperkirakan sudah terealisasi pada Februari mendatang. ‘’Kalau Februari ini P2BJ sudah ada, itu langsung masuk ke ULP. Rasanya dua minggu bisa selesai tender. Setelah itu langsung lanjut ke perbaikan. Paling lama seminggu sudah tuntas,’’ pungkasnya. Sementara itu, terkait pembersihan sampah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) I Nyoman Genep mengatakan, untuk di kawasan terminal sepenuhnya menjadi tanggung jawab PD Pasar. Pihaknya hanya menangani pengangkutan pada depo dan pembersihan di jalan raya. ‘’Karena terminal itu dijadikan pasar, sampah ditangani PD Pasar. Kami hanya mengangkut yang sudah terkumpul di depo,’’ terangnya. Direktur PD Pasar Buleleng I Gde Putu Satwika Yadnya menjelaskan, pembersihan sampah biasanya dilakukan pagi hari oleh petugas. Namun karena kemarin merupakan hari Pagerwesi, itu baru dilakukan sore hari, setelah melaksanakan persembahyangan. ‘’Kami menghormati petugas untuk melaksanakan persembahyangan dulu. Pembersihan akan dilakukan setelah itu,’’ tandasnya. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) Sebanyak 1.086 tamplate atau alat bantu pencoblosan untuk penyandang tunanetra sudah dikirim ke KPU Buleleng. Alat bantu tersebut tiba di gudang logistik KPU Buleleng di Jalan Gajah Mada, Singaraja, Selasa (24/1). Informasi yang didapat Rabu (24/1) kemarin, tamplate ini dipesan KPU dari perusahaan lokal di Denpasar. Komisioner KPU Divisi Rumah Tangga Organisasi Perencanaan Keuangan dan Logistik Luh Putu Sri Widyastini mengatakan, secara keseluruhan tamplate ini telah diterima utuh dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Pemenuhan ribuan tamplate ini sesuai ketentuan bahwa KPU wajib menyiapkan alat bantu mencoblos bagi pemilih yang menderita cacat tunanetra. Alat yang dilengkapi dengan huruf braile ini didistribusikan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). ‘’Alat bantu untuk mencob-

los bagi pemilih tunanetra itu sudah kita terima. Kami wajib menyiapkan alat itu di setiap TPS, sehingga jumlah yang kita pesan itu sesuai TPS yang ada,’’ katanya. Menurut Widyastini, distribusi tamplate dijadikan satu dengan pengiriman surat suara dan kebutuhan lain ke masing-masing kecamatan dan berlanjut ke desa dan terakhir di TPS. Sambil menunggu jadwal distribusi, sekarang pihaknya masih mengelompokkan tamplate yang sudah diterima dengan surat suara dan logistik lain.

Begitu jadwal pendistribusian nanti tiba, seluruh logistik akan didistribusikan. KPU juga akan menyosialisasikan penggunaan tamplate kepada penyandang tunanetra dalam waktu dekat ini. Dengan demikian, penyandang cacat tunanetra tidak lagi khawatir kesulitan saat mencoblos, karena telah disediakan alat bantunya. Dengan demikian, hak suara penyandang tunanetra bisa tersalurkan pada hari pencoblosan 15 Febaruari 2017 mendatang. ‘’Kita kemas menjadi satu dengan surat suara dan logis-

tik lain. Menunggu pendistribusian, kita akan perkenalkan pemakaian alat ini kepada penyandang cacat tunanetra,’’ jelasnya. Surat Suara Tambahan Sementara itu, menyusul kekurangan surat suara sebanyak 3.170 lembar, KPU memerintahkan PT Macanan Jaya Cemerlang di Klaten, Jawa Tengah untuk mencetak ribuan surat suara tambahan. Surat suara yang dicetak tahap kedua itu untuk menutup kekurangan kebutuhan surat suara yang telah diterima sebelumnya sebanyak 2.282 lembar. Selain itu, pencetakan ulang sebanyak 888 lembar untuk mengganti surat suara yang mengalami kerusakan pada saat sortir dan pelipatan. (kmb38)

Pasar Banjar Masih Dikelola Adat Pendapatan PD Pasar Turun

Singaraja (Bali Post) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng 2016 di sektor pasar merosot dari sebelumnya. Penyebab salah satunya adalah akibat pengelolaan Pasar Desa Banjar belum diserahkan ke pemerintah daerah oleh desa adat. Direktur PD Pasar Buleleng I Gde Putu Satwika Yadnya menjelaskan, sesuai rancangan atau rencana, pendapatan dari sektor pasar yang dikelola daerah pada 2016 ditarget sekitar Rp 440 juta. Namun, karena pengelolaan Pasar Desa Banjar belum diserahkkan oleh desa adat, dari Rp 440 juta yang ditargetkan, pendapatan yang disetor ke daerah hanya terealisasi Rp 161 juta. Angka ini jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun 2015, yakni PD Pasar nyetor sekitar Rp 430 juta. ‘’Untuk Pasar Banjar perbaikannya sudah rampung pada November 2015. Karena seperti itu, kami rancang ada pendapatan dari itu. Tetapi setelah berjalan, itu belum diserahkan ke daerah oleh adat. Jadinya pendapatan 2016 yang bisa

kami setor tahun ini ke daerah turun,’’ ujarnya, belum lama ini. Dalam kondisi seperti itu, proses penyerahan pasar tersebut ke daerah tidak bisa ditangani PD Pasar, tetapi harus melalui leading sectornya, yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dalam hal ini, PD pasar hanya berkedudukan sebagai pengelola dan menjalin hubungan baik dengan pedagang. ‘’Untuk komunikasi penyerahannya ke daerah, itu dilakukan oleh leading sector. Kami terus terang saja membatasi diri untuk komunikasi. Takutnya

dipertanyakan, kok ngebet sekali ingin mengelola,’’ jelas pejabat asal Desa Rangdu, Kecamatan Seririt ini. Sebelum adanya penyerahan itu, katanya, PD Pasar belum mengelurkan biaya operasional untuk pasar tersebut. Biaya kebersihan, keamanan dan yang lainnya masih ditanggung sepenuhnya oleh desa adat. ‘’Kemarin ada laporan WC-nya mampet, ada beberapa saluran air pipanya patah, melapornya ke kami. Kami tetap dengarkan itu,’’ ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, penurunan pendapatan

itu juga disebabkan karena adanya penertiban sejumlah pedagang yang berjualan di ruas jalan sekitar kota. Jika itu tak dilakukan, pendapatan per harinya yang masuk ke PD Pasar mencapai Rp 200 ribu. ‘’Pendapatan dari sana lumayan besar. Tapi karena aturan itu harus ditertibkan, ya… kami lakukan,’’ terangnya. Hilangnya sumber pendapatan itu, menurutnya, sebuah risiko yang harus dihadapi oleh PD Pasar. ‘’Yang jelas kami sudah bekerja. Bisa bayar seluruh kewajiban saja sudah bersyukur,’’ pungkasnya. (kmb45)

PASAR - Pasar Desa Banjar yang masih dikelola desa adat.

Bali post/kmb45

Belum Ada Juknis

Pengalihan Pengelolaan PPI Sangsit ’’Ngambang’’

Bali Post/kmb38

Kampanye - Calon Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menghadiri kampanye terbatas di Desa Giri Mas, Kecamatan Sawan, Rabu (25/1) kemarin.

Kampanye PASS di Giri Mas

Warga Berterima Kasih Pemerintah Bangun Rumah Sakit Pratama

Singaraja (Bali Post) Di tengah suasana hari raya Pagerwesi, paslon bupati Buleleng nomor urut 2 Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra melanjutkan kampanye terbatas, Rabu (25/1) kemarin. Pasangan berjuluk ‘’PASS di Hati’’ ini memilih Desa Giri Mas sebagai lokasi kampanye. Tokoh masyarakat di desa ini memuji keberhasilan pemerintah di masa kepimpimpinan Putu Agus Suradnyana dan Sutjidra. Di antaranya telah berhasil membangun Rumah Sakit Pratama di desa mereka. Selain pelayanan kesehatan, keberadaan Rumah Sakit Pratama ini menyerap tenaga kerja untuk warga desa dan secara umum masyarakat di Buleleng. Dalam kampanye kemarin, yang diberi kesempatan memaparkan visi dan misinya di desa tersebut adalah Sutjidra. Sedangkan Agus Suradnyana memilih kampanye di sejumlah desa di Kecamatan Banjar. Saat menemui undangan para tokoh masyarakat di Desa Giri Mas, calon Wakil Bupati Nyoman Sutjidra didampingi Ketua Tim Pemenangan Gede Supriatna bersama anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan. Meski tanpa dihadiri calon

Bupati Buleleng Agus Suradnyana, namun warga tetap antusias mengikuti undangan kampanye. Bahkan, ketika hujan warga tetap bertahan untuk mendengaran visi, misi, dan program 12 PAS yang ditawarkan pasangan ini. Dalam kampanye kemarin, warga juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Agus Suradnyana dan Sutjidra yang telah membangun Rumah Sakit Pratama di desa mereka. Selain itu, jalan di Kecamatan Sawan juga telah diaspal, hotmix, sehingga sangat membantu dalam pendistribusian perekonomian warga. Sutjidra mengatakan, secara umum pembangunan di Kecamatan Sawan pada kepemimpinan periode pertama telah berjalan dengan baik. Dia mencontohkan, di Desa Giri Mas selain perbaikan jalan, juga pembangunan Rumah Sakit Pratama. Bukan saat kampanye pihaknya mengumbar keberhasilan itu, namun Rumah Sakit Pratama seperti ini sangat dibutuhkan dan pemerintah wajib mendekatkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disebabkan, warga terutama dari Buleleng Timur (Tejakula, Kubutambahan, dan Sawan) memilih berobat ke rumah

sakit di perkotaan atau bahkan ke luar daerah. Jarak yang jauh ini tentu berisiko, sehingga dengan adanya fasilitas yang lebih dekat, maka penanganan pasien akan lebih cepat dan optimal. ‘’Kita sampaikan tadi bahwa selain jalan di Kecamatan Sawan, Rumah Sakit Pratama di Giri Mas ini sebagai komitmen untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,’’ ujarnya. Di sisi lain, Nyoman Sutjidra mengatakan, dalam proses pembangunan Rumah Sakit Pratama sempat muncul tudingan bahwa terjadi penggusuran warga yang tinggal di atas tanah negara yang dibangun Rumah Sakit Pratama. Warga yang disebarluaskan sebagai korban penggusuran itu karena rumahnya berada dalam jalur proyek pembangunan rumah sakit. Warga itu sudah difasilitasi dan dipindahkan ke luar dari lokasi proyek. Pemerintah sudah melakukan pendekatan dan mengaloaksikan bantuan bedah rumah. ‘’Seperti ada yang mengompori, kita sudah empat kali melakukan pendekatan karena lokasi rumahnya di areal proyek, sehingga dicarikan tempat lain dan kita fasilitasi untuk dapat bedah rumah,’’ jelas Sutjidra. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengambil alih pengelolaan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit Kecamatan Sawan hingga tahun ini tidak jelas alias ‘’ngambang’’. Kondisi ini karena Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI belum menerbitkan petunjuk tenis (juknis) dan SPK kepada Pemprov Bali untuk mengelola PPI di Bali Utara tersebut. Untuk sementara, mengelola PPI termasuk anggaran gaji PNS yang bertugas di PPI dan penyuluh perikanan menjadi kewenangan Pemkab Buleleng. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Bali yang juga menjabat Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buleleng Made Gunaja, Rabu (25/1) kemarin, mengatakan juknis dan SPK sebenarnya sudah terbit November 2016 lalu. Namun tidak diketahui dengan pasti, mengapa dasar hukum

pengambilalihan itu sampai bulan ini belum juga terbit. Atas kondisi ini, pemprov tidak berani gegabah dan tetap menyerahkan pengelolaan atau penguasaan aset PPI kepada pemkab. Mengapa juknis dan SPK itu penting? menurutnya, karena regulasi itu memberikan petunjuk kepada pemprov terhadap sarana-prasarana dan mekanisme pengelolaan yang akan diserahkan kepada provinsi. Untuk sarana dan prasarana ini harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, baik adminsitrasi dan fisiknya sebelum diserahkan kepada provinsi. ‘’Memang dari rencana sebelumnya November 2016 sudah terbit juknis dan SPK-nya. Tanpa itu, kami tidak berani mengambil alih begitu saja. Kondisi asetnya harus diaudit dulu apa tidak rusak. Demikian pula personelnya dan pengelolaan yang mana diserahkan kepada kita,’’ beber Gunaja.

Menurutnya, selain aset di PPI, pemprov juga akan mengambil alih pengelolaan terhadap konservasi perairan dan pencadangan kawasan konservasi perairan. Sejauh ini juknis dan SPK yang mengatur dua sektor ini juga belum diterbitkan oleh KKP RI. Dari inventarisasi yang sudah dilakukan, konservasi perairan ada di Nusa Penida dan di beberapa daerah di Bali. Identifikasi ini belum juga ditindaklanjuti karena petunjuk lebih lanjut oleh pemerintah pusat tak kunjung terbit. ‘’Ini juga belum ada kejelasan padahal kita sudah melakukan inventarisasi, tetapi seperti apa acuannya belum ada sampai sekarang, mudahmudahan saja secepatnya ada tindak lanjut,’’ harap Plt. Bupati Buleleng ini. Menurut Gunaja, seandainya aset termasuk pengelolaan PPI dan konservasi perairan diserahkan ke provinsi, tindak lanjut yang akan diambil

adalah membentuk lembaga khusus semacam UPT. Lembaga ini nantinya diberikan kewenangan mengelola PPI, menangani konservasi perairan, dan masalah pencadangan kawasan konservasi perairan. Gunaja menambahkan, sambil menunggu juknis dan SPK, pengelolaan PPI untuk sementara masih menjadi tanggung jawab pemkab. Selain itu, kebijakan anggaran di PPI dan petugasnya serta PNS sebagai penyuluh perikanan masih menjadi tanggung jawab pemkab. Hal ini, diakuinya, tidak akan menyulitkan pemkab, sebab dana yang digunakan untuk PPI dan gaji penyuluh perikanan itu merupakan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat yang masuk APBD. ‘’Untuk anggaran PPI termasuk penyuluh perikanan itu dianggarkan dalam APBD, karena ini merupakan peruntukan dari DAU yang diterima daerah,’’ katanya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Beberapa tahun sebelumnya, usulan program di desa tidak mampu direalisasikan akibat kondisi keuangan daerah. Sekarang kondisi tersebut sudah mampu tertangani. Persoalan infrastruktur di 129 desa di Buleleng hingga tahun ini telah banyak terealisasi. Terealisasinya pembangunan desa tak lepas dari kebijakan pemerintah yang mengucurkan jatah dana desa setiap tahun dalam jumlah besar. Untuk tahun ini, Buleleng dapat jatah Rp 105.860.971.000. Tak pelak, usulan program yang bisa dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten praktis tidak lagi bermunculan seperti tahun-

tahun sebelumnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Buleleng Gede Sandhiyasa, Rabu (25/1) kemarin, tidak menampik kucuran ADD di Buleleng sudah mampu menjawab persoalan di desa. Kadis Sandhiyasa mengatakan, sebelum ada kebijakan ini, desa-desa seakan berlomba mengusulkan program melalui arena musrenbang. Setiap musrenbang mulai dari terbawah di desa, kecamatan, dan kabupaten usulan program dari desa jumlahnya sangat jauh dari kemampuan keuangan daerah. Tak ayal, beberapa tahun sebelumnya muncul banyak aparat desa putus asa dan malas mengikuti musrenbang karena usulan yang diajukan

tidak mampu direalisasikan. Apalagi, saat itu ada aturan yang terkesan sulit dipenuhi olah desa, sehingga program yang memang dibutuhkan namun tidak memenuhi syarat dalam mekenisme itu, usulan akan menjadi kandas. ‘’Salah satu bukti setelah kebijakan ADD ini, usulan dari desa dalam musrenbang sudah turun drastis. Sebab, usulan yang tadinya melalui proses panjang, kini sudah ditangani dengan jatah ADD,’’ ucap Sandhiyasa. Selain turunnya usulan desa dalam musrenbang, Kadis BPM-PD melihat pembangunan di seluruh desa telah berjalan baik. Tidak hanya perbaikan jalan di lingkungan desa dengan konstruksi rabat beton, namun kegiatan pemberdayaan masyarakat desa

mulai menggeliat.Di sisi lain, Sandhiyasa mengatakan, di tengah kucuran jatah ADD yang terus meningkat, sementara permasalahan yang sudah sebagian besar tertangani, dia menuntut perangkat desa harus jeli dan kreatif dalam memanfaatkan jatah ADD yang akan diterima tahun berikutnya. Jatah ADD di Buleleng tahun ini saja mencapai Rp 105.860.971.000. Jatah ini meningkat dari 2016 lalu Rp 82.658.524,639,55. ‘’Selalu ada peningkatan seperti tahun ini jatah yang kita terima meningkat sekitar 11,49 persen. Saat ini, jatah dana belum direalisasikan ke pada 129 desa karena masih menunggu peraturan gubernur (pergub) dan peraturan bupati (perbup),’’ tegasnya. (kmb38)

Jatah ADD Rp 105,8 Miliar, Infrastruktur Desa Banyak Terealisasi


JEMBRANA

12

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Soal Integrasi JKBM ke JKN

Warga Mengeluh, Sejumlah Kadus Ngaku Kebingungan

Negara (Bali Post) Program integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah berjalan, rupanya menimbulkan persoalan di masyarakat. Di Kabupaten Jembrana misalnya. Banyak warga yang mengeluh lantaran kini harus bayar jika berobat. Saat menggunakan JKBM, biasanya mereka gratis. Banyaknya warga yang mengeluhkan hal itu membuat para Kepala Dusun (Kadus) juga kebingungan. Apalagi, ada yang belum mendapatkan kartu JKN, atau yang tidak mendapatkan JKN karena tidak terdata. Dengan demikian, secara otomatis warga tidak mampu yang sakit merasakan beban jika berobat harus membayar. “Jangankan bayar obat, untuk membeli beras saja mereka (warga kurang mampu-red) masih susah,” ujar Kadus Munduk Pohsanten Made Adriana, belum lama ini. Selain itu, ia mengaku juga masih bingung dengan

integrasi program JKBM ke JKN tersebut. Sejumlah kadus, Rabu (25/1) mengatakan, ada beberapa hal yang membuat mereka bingung. Misalnya, jatah JKN gratis untuk keluarga miskin dan kriteria serta mekanisme pergantian peserta JKN jika ada yang meninggal dunia. Dalam sosialisasi dikatakan, jatah peserta JKN gratis untuk setiap kabupaten sudah ditentukan, sehingga tidak bisa ditambah. Hanya bisa diganti kalau ada yang meninggal dunia. Nah, mekanisme pengganti inilah yang membuat mereka bingung. Sebab, syarat menjadi peserta JKN

yang mendaftar lewat Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) adalah seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam kartu keluarga (KK). Menurutnya, jika hanya satu anggota keluarga yang mendapatkan JKN, itu melanggar persyaratan pendaftaran yang harus seluruh anggota keluarga. Sementara kalau seluruhnya dipindahkan ke peserta pengganti, keluarga yang meninggal pasti protes karena JKN mereka dicabut. “Sangat kecil, bahkan tidak mungkin satu keluarga yang mendapatkan JKN gratis itu meninggal berbarengan. Kalau yang meninggal cuma

satu anggota keluarga itu, kemudian dicarikan ganti ke keluarga miskin lainnya, apakah cukup si pengganti ini yang mendapatkan JKN atau seluruh anggota keluarganya yang tercantum dalam KK?” tanyanya. Dengan bingungnya mereka ini, diharapkan pendataan terhadap keluarga yang berhak menerima JKN gratis kembali dilakukan. Tujuannya menyisir warga miskin yang masih tercecer dan saat ini tidak masuk dalam buku merah keluarga miskin. Sementara Kepala Dinas Sosial Jembrana Wayan Gorim sebelumnya mengatakan, warga miskin yang tercecer tidak mendapatkan JKN gratis bisa didata oleh desa. Kemudian, data itu disetorkan ke Dinsos untuk diusulkan ke pemerintah pusat agar mendapatkan program tersebut. (kmb)

Bali Post/kmb

KONSTRUKSI MELENGKUNG - Kondisi jembatan Batuagung yang kini menjadi jalur alternatif pasca-ambrolnya jembatan Dangintukadaya sangat memprihatinkan. Terlihat konstruksi jembatan melengkung, payal dan aspalnya mengalami kerusakan.

Konstruksi Melengkung, Jembatan di Batuagung Membahayakan Negara (Bali Post) Sejumlah jembatan di Kabupaten Jembrana rupanya masih banyak yang kondisinya rusak. Teranyar, jembatan yang menghubungkan Banjar Taman dengan Banjar Anyar, Desa Batuagung, terbilang sangat membahayakan lantaran konstruksinya melengkung dan bagian payal serta aspalnya dalam kondisi memprihatinkan. Dari pengamatan, Rabu (25/1) kemarin jembatan yang menjadi jalur alternatif ketika jembatana Dangintukadaya ambruk kondisinya sangat membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Rusaknya konstruksi jembatan dengan bentang sekitar 30 meter itu

membuat warga was-was. Salah satu warga setempat, I.B. Suamba, mengatakan jembatan itu dibangun sekitar tahun 80-an. Awalnya konstruksi jembatan menggunakan besi tua (besi bekas jembatan Remojo). Karena konstruksinya semakin darurat, maka kendaraan besar yang lewat dibatasi. Untuk itu, di pintu masuk jembatan itu pun diberi portal. Meski sempat dibuatkan portal, namun hal itu rupanya tak berlangsung lama. Portal tersebut kerap ditabrak kendaraan dan dianggap menganggu. Akhirnya, portal tersebut dibuka. Ditambahkan Suamba, karena usia jembatan terbil-

ang lawas dan bahannya juga dari besi tua serta sekarang menjadi jalur alternatif sehingga kini jembatan itu sangat rawan dilewati kendaraan. Apalagi, sejak setahun terakhir besi di bawahnya tampak melengkung. Kadus Banjar Taman I Bagus Arnawa mengaku sudah pernah mengusulkan perbaikan jembatan yang ada di wilayahnya tersebut. Berkali-kali pihaknya telah menyampikan ke Dinas PU, baik lisan maupun tertulis. “Memang usia jembatan sudah terbilang tua. Bahan landasan besi jembatan juga dibuat dari besi tua. Dibangun sekitar tahun 80, ketika Bupati IB Indugosa,” jelasnya. (kmb)

PERUMAHAN - Salah satu perumahan subsidi di Kecamatan Negara.

Bali Post/olo

Program Perumahan Murah Harus Tepat Sasaran Negara (Bali Post) – Menjamurnya perumahan murah hingga ke desa di Jembrana diharapkan bisa dikendalikan. Selain harus menyesuaikan tata ruang, juga harus mengikuti aturan di daerah. Jangan sampai program untuk penyediaan tempat tinggal masyarakat menengah ke bawah ini justru menimbulkan masalah baru di wilayah tersebut. Anggot Komisi C DPRD Jembrana, I Wayan Suardika, belum lama ini mengatakan tujuan pembangunan peru-

mahan murah memang bagus, namun yang terpenting adalah tepat sasaran. Di samping itu, tempat yang dipilih usaha properti harus sesuai tata ruang wilayah. Jangan memaksakan di daerah hijau hanya karena harga tanah yang murah. Kemudian sosialisasi kepada masyarakat lokal sekitar perumahan itu juga sangat penting. Jangan sampai masyarakat sekitar justru tidak mengetahui sehingga mereka yang sejatinya memerlukan tidak tersisih. “Perumahan itu bisa

dimanfaatkan masyarakat lokal. Bagaimana mereka bisa terlibat, ketika tidak tahu persyaratan apa? Karena itu sosialisasi ke masyarakat sekitar penting,” kata Ketua Fraksi Golkar Jembrana ini. Pihak pengembang juga harus memperhatikan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Agar tertata dan tidak menimbulkan permasalahan baru yang akan merugikan nantinya. “Jangan murah lantas kumuh, ujungujungnya mangkrak. Ini harus dikendalikan dan tepat sasa-

ran,” tambahnya. Jembrana menjadi salah satu daerah sasaran untuk perumahan murah di Bali. Program dari pemerintah pusat ini memberikan subsidi kepada masyarakat untuk memiliki rumah dengan sasaran PNS dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti buruh dan nelayan. Saat ini, menjamur perumahan hingga ke desa-desa yang harga tanahnya masih rendah. Seperti di Sangkaragung, Dauhwaru, Baluk, Tegalbadeng Barat, Lelateng hingga Melaya. (kmb26)

Negara (Bali Post) Pasukan Reskrim Polsek Kota Negara mengungkap dua kasus pencurian, Selasa (25/1) lalu. Satu kasus pencurian uang dan satu lainnya pencurian ponsel. Dalam kasus tersebut, dua pelaku diamankan dan dijebloskan ke sel tahanan. Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda, Rabu (25/1) kemarin mengatakan untuk kasus pencurian uang, pelakunya yakni Muhamad Atim (51), warga Pebuahan, Banyubiru, Negara. Penangkapan pelaku ini berawal dari adanya laporan korban H. Amin Nurahman (53) yang merupakan tetangga pelaku. Sebelumnya, pelaku beraksi saat ketika rumah korban dalam keadaan kosong. Sebab, korban bersama keluarganya pergi ke Denpasar karena ada urusan. Korban

baru mengetahui rumahnya dimasuki maling ketika pulang, pada Minggu (22/1) sekitar pukul 23.00 Wita. Korban kaget setelah melihat uang yang disimpannya di lemari berkurang. Awalnya Rp 4.839.000 menjadi Rp 2.939.000. Yakin ada orang tak dikenal memasuki rumahnya, korban melaporkan kasusnya ke Polsek Kota Negara. Polisi pun menindaklanjuti laporan tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelakunya mengarah ke tersangka. Begitu diperiksa, tersangka pun mengakui perbuatannya. “Saya sengaja mengambil uang korban itu separo karena sesuai kebutuhan. Sebab, saya punya utang segitu saja (jumlah uang yang diambil-red),” aku tersangka. Selain pencuri uang,

kata AKP Herson Djuanda, pihaknya juga menangkap pelaku pencurian ponsel. Tersangkanya yakni A.A. Rai Putra Sanjaya alias Gung Rai (22) asal Dusun Munduk Tumpeng, Desa Berangbang, Negara. Tersang-

ka terbukti mencuri ponsel milik temannya, Made Widi Astika alias Dedik. “Kedua pelaku pencurian ini telah diamankan di Polsek dan kasusnya sedang dikembangkan,” imbuh AKP Herson. (kmb)

Pencuri Uang dan Ponsel Ditangkap

Bali Post/kmb

DITANAMI - Pelat deker yang jebol di jalan utara GOR Kresna Jvara, Lingkungan Sawe Rangsasa, tampak ditanami pohon ketela sebagai bentuk protes warga karena tidak diperbaiki hingga sekarang.

Pelat Deker Jebol, Warga Sawe Rangsasa Protes Negara (Bali Post) Warga Sawe Rangsasa, Rabu (25/1) kemarin kembali protes lantaran ada pelat deker yang jebol, namun hingga sekarang belum diperbaiki. Pelat deker di jalan utara GOR Kresna Jvara, Lingkungan Sawe Rangsasa tembus ke Munduk Waru, Kelurahan Dauh Waru itu, diketahui sudah lama jebol. Selama itu kerap terjadi kecelakaan di lokasi tersebut. Sebagai bentuk protes, warga pun menanam pohon ketela di lubang pelat deker yang jebol tersebut. Ironisnya, ketela yang sudah ditanam sejak sebulan itu justru tumbuh subur, tapi belum juga ada perbaikian. “Itu memang sudah ditanam sejak sebulan lebih. Awalnya untuk memberi tanda kepada pengguna jalan kalau jalan itu jebol,” kata seorang warga. Meski sudah ditanami ketela, belum juga mendapat tanggapan dari pihak terkait. Di samping itu, di dekat GOR Kresna Jvara ada rumah anggota dewan. Warga merasa resah dengan kerusakan jalan di atas pelat deker itu karena banyak yang jatuh. “Jika tidak hati-hati bisa jatuh,” jelasnya. Seorang warga, Gede Sulun, sebelumnya mengakui

kerusakan jalan di seputaran GOR hingga jalur menuju objek wisata Gelar, sudah cukup lama. Dia berharap agar pelat deker yang ambrol itu segera diperbaiki. Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Perumahan

dan Kawasan Permukiman Jembrana IGP Mertadana belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. Sebab, ketika dihubungi via telepon, yang bersangkutan tak menjawab. Begitu pula saat dikirimi pesan singkat, tidak ada balasan. (kmb)

Bali Post/kmb

RILIS - Kapolsek Kota Negara AKP Herson Djuanda saat merilis kasus pencurian uang dan ponsel, Rabu (25/1) kemarin.


Kamis Umanis, 26 Januari 2017

SOSOK

KARANGASEM

Warung di Atas Sungai Dimasalahkan

Tim Eksekutif Minta Dibongkar

Amlapura (Bali Post) Gara-gara keberadaan warung di atas sungai, masyarakat di Banjar Dinas Buana Pule, Desa Tianyar Barat (Tibar), Kubu, sempat memanas. Situasi tak kondusif itu membuat aparat desa setempat harus mendatangkan pihak-pihak terkait. Seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPN (Badan Pertanahan Nasional) Karangasem, Camat Kubu, Kapolsek Kubu, Danramil, hingga Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Karangasem. Hasilnya, diputuskan warung itu harus segera dibongkar. Perbekel pun menindaklanjuti keputusan itu dengan menyampaikan kepada pemilik warung agar warung di atas sungai itu segera dibongkar.

974 Orang Rehabilitasi Narkoba

13

Perbekel Tibar Agung Pasrisak Juliawan, Rabu (25/1) kemarin, mengatakan warung itu didirikan oleh warga setempat, Nengah Wiranata. Warung berukuran 4 x 6 meter itu berdiri di ruas Jalan Taman Sari menuju Songan. Namun, warung itu dibangun menjorok hingga di atas sungai. Awalnya, keberadaan warung ini menimbulkan polemik di kalangan

masyarakat setempat, khususnya kelompok masyarakat yang protes pemilik warung itu. Sadar ini bisa menimbulkan konflik lebih jauh, Perbekel Agung Pasrisak Juliawan pun mengambil jalan tengah. Dia pun mengundang pihak-pihak terkait di atas, 20 Januari lalu. Tim dari pemerintah daerah itu diarahkan untuk melihat langsung situasi di lapangan

dengan didampingi Klian Banjar Dinas Buana Pule. Tim dari eksekutif itu sudah ditunggu warga setempat, yang mempertanyakan keberadaan warung yang dibangun secara permanen di atas sungai itu. Warga mempertanyakan, karena tanah tempatnya membangun hingga ke tengah sungai itu adalah tanah paloh. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menuntut jika

diperbolehkan membangun seperti itu maka semua tanah paloh yang berada di Tianyar Barat akan dibangun hal serupa. Tim dari pemerintah daerah lantas diarahkan ke Kantor Perbekel Tibar. Di sana warga yang kontra kembali menyampaikan tuntutan, agar bangunan itu segera dibongkar. Bahkan, ada juga warga yang meminta Klian Banjar Dinas Buana Pule diturunkan. Setelah mendengar tuntutan warga itu, tim dari pemerintah daerah ini, kata Agung Pasrisak, memutuskan untuk memerintahkan pemiliknya segera membongkar bangunan tersebut. Tim ini memberikan waktu selama satu bulan, sejak diputuskan 20 Januari lalu. Dinas PU waktu itu menjelaskan, tempat

Segel Alfamart Gajah Mada Dibuka

NARKOBA masih menjadi ancaman relatif besar bagi Bali. Data BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Bali, sepanjang tahun 2016 terdapat 974 orang mengikuti rehabilitasi. Mereka yang tersangkut narkoba sebagian besar dari kalangan swasta, pengangguran dan wiraswasta. Tidak sedikit pelajar, mahasiswa hingga ibu rumah tangga. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Selasa (24/1), mengatakan melihat total angka masyarakat yang mengikuti rehabilitasi, menandakan perang terhadap bahaya narkoba tak boleh surut. Catatan BNNP Bali tahun 2016, korbannya berdasarkan profesi, 510 orang atau 52,36 persen dari kalangan swasta. Pengangguran 222 orang atau 22,79 persen, wiraswasta 156 orang atau 16,02 persen. Sedangkan dari pelajar 21 orang, mahasiswa 17 orang, pedagang 14 orang, petani 8 orang, Polri 6 orang, PNS 5 orang, seniman 5 orang, nelayan 4 orang, pensiunan 3 orang dan ibu rumah tangga 3 orang. Dari pemetaan BNNP, masuknya narkoba ke Bali melalui beberapa pintu. Seperti penyeberangan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, Bandara Ngurah Rai, Benoa, Pantai Sanur, Nusa Penida, Pelabuhan Padangbai hingga beberapa jalur tikus di Karangasem. Seperti di Pelabuhan Tulamben, Amed dan beberapa garis pantai di Kecamatan Kubu. Setahun terakhir ini kasus narkoba terjadi merata di seluruh kabupaten/kota Bali. Per September 2016, kasus narkoba tertinggi terungkap di Kota Denpasar 198 kasus. Disusul Buleleng 35 kasus, Jembrana 32 kasus, Gianyar 31 kasus, Badung 27 kasus, Bangli 18 kasus, Klungkung 14 kasus, Karangasem 12 kasus dan Tabanan 7 kasus. ‘’Data kasusnya kecil, bukan berarti di sana tidak ada narkoba. Justru karena upaya pengungkapannya kurang gesit. Jadi kalau mau kerja serius, sebenarnya kasusnya bisa lebih banyak dari ini,’’ tegas Suastawa. (gik)

Tembakau Gorila Termasuk Narkotika Jenis Baru

Amlapura (Bali Post) Sinyalemen Kecamatan Kubu menjadi daerah rawan narkoba di Karangasem makin kuat menyusul aktivitas yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Selasa (24/1) lalu. Bertempat di Kantor Desa Tianyar Barat, mereka mengumpulkan semua stakeholder mulai dari unsur pemerintahan kecamatan, perbekel dan para kepala dusun se-Desa Tianyar Barat, lembaga adat dan umat serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Intinya, BNN ingin semua elemen tersebut ikut aktif melakukan sosialisasi sehingga tidak semakin banyak warga yang menjadi pengguna narkoba. ‘’Sekarang sudah ada narkoba jenis baru, namanya tembakau gorila. Tembakau super cap gorila itu efeknya membuat penggunanya berhalusinasi,’’ tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Suastawa, S.H. yang memimpin langsung kegiatan tersebut. Sejauh ini belum ada kepastian data menyangkut jumlah pengguna narkoba di Kubu, utamanya di wilayah Desa Tianyar Barat. Jenderal bintang satu ini sendiri mengatakan kehadiran BNNP Bali di Tianyar Barat dalam rangka pemetaan kawasan rawan dan sinergisitas program pemberdayaan alternatif. Tujuannya memberikan perubahan di kawasan yang terindikasi rawan narkoba, memberi pemahaman agar masyarakat memiliki pola pikir positif dan agar masyarakat di daerah rawan narkoba menjalani kehidupannya mandiri dalam koridor legal. ‘’Bilamana mengetahui terjadi penyalahgunaan narkoba di di sini, kami mohon masyarakat segera malaporkan ke BNNP Bali di nomor 0361-232472,’’ serunya. Kepala Badan Kesbangpollinmas Karangasem I.B. Putu Swastika juga mengakui Karangasem, termasuk Kecamatan Kubu, berada dalam posisi teratas penyalahgunaan narkoba, sehingga perlu peran aktif masyarakat dalam memberantasnya. Kondisi seperti itu dipertegas pernyataan Klian Banjar Tirta Sari I Ketut Sukerta. Menurutnya, saat ini masalah peredaran narkoba di wilayah Desa Tianyar Barat sudah ada dalam tingkat meresahkan. Namun, sejauh ini penanganan oleh aparat penegak hukum belum maksimal. Dari kondisi itu, Sukerta minta BNNP bisa lebih gencar dalam memerangi peredaran narkoba. Sosialisasi penting, katanya, namun kegiatan tersebut akan lebih efektif bila dilaksanakan pada saat masyarakat menggelar upacara keagamaan semisal piodalan di pura. Pasalnya, jika sosialisasi menggunakan sistem undangan maka dapat dipastikan para pemakai narkoba tidak akan pernah hadir. ‘’Sosialisasi di sekolah-sekolah juga agar diintensifkan,’’ tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

TERSENGAT LISTRIK - Kondisi korban saat ditemukan usai tersengat listrik.

Geser Kabel Gunakan Sabit

Neken Tewas Tersetrum Listrik

Amlapura (Bali Post) Melihat kabel melintang menghalangi jalannya, Ni Nyoman Neken (52) mencoba menggeser kabel beraliran listrik itu menggunakan sabitnya. Kecerobohan itu mengakibatkan kulit kabel terkelupas dan menjadikan sabitnya ikut bermuatan listrik. Kejadian Selasa (24/1) sore di lereng Bukit Sega itu akhirnya membuat perempuan asal Banjar Sega, Desa Bunutan, Abang itu meregang nyawa. Informasi yang dihimpun Rabu (25/1) kemarin menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi ketika korban dalam perjalanan pulang usai menyabit rumput di ladangnya sekitar pukul 16.30 Wita. Kabel pembawa petaka itu melintang setinggi seki-

tar 90 cm di jalan setapak. Korban berusaha menyingkirkan kabel tersebut dengan sabitnya, karena korban saat itu sedang menjinjing keranjang penuh rumput. Kejadian mengenaskan itu segera diketahui warga karena lokasinya dekat Balai Banjar Sega. Adalah I Wayan Tindra (75) yang pertama kali melihatnya. Saat itu Tindra hendak membuang sampah tak jauh dari posisi tubuh korban yang tergeletak di tanah. Sebelum warga lain datang, Tindra sempat berusaha menolong, namun diurungkan karena sempat ikut tersetrum. Korban ditemukan dalam posisi telentang, tertindih keranjang rumputnya. Tangan kanannya memegang sabit yang masih nyantol

itu termasuk wilayah pantauan jalan. Di lokasi tersebut terdapat badan jalan dan saluran jalan yang tidak boleh dibangun. ‘’Kalau dalam waktu sebulan warung itu tidak dibongkar, kami akan sampaikan kepada Tim Yustisi untuk membongkarnya,’’ tegasnya. Setelah adanya keputusan ini, Perbekel Tibar Agung Pasrisak meminta masyarakat setempat kembali tenang dan beraktivitas seperti biasa. Jangan sampai ada persoalan lain yang bisa menyulut masalah baru. Lantas, bagaimana dengan tuntutan warga, agar klian banjar dinas mundur? Agung Pasrisak menegaskan, masalah itu akan dibahas kembali lebih lanjut dengan masyarakat setempat. (kmb31)

kabel. Dari pemeriksaan luar yang dilakukan dr. I Komang Suwita di Puskesmas Abang II, ditemukan luka bakar pada empat jari tangan kanannya kecuali kelingkingnya. Kapolsek Abang AKP Gede Sugitayasa memastikan kematian korban akibat tersetrum listrik. Adapun kabel yang merenggut nyawa korban itu merupakan milik I Nengah Paing, dipergunakan mengalirkan listrik sejauh 2,5 km dari rumah I Wayan Sara. ‘’Kabelnya terkelupas sepanjang hampir satu meter,’’ jelasnya. Pihak keluarga korban tampak shock, walau akhirnya pasrah menerima kejadian itu sebagai musibah. Suaminya, I Nyoman Tuna (55), juga menolak korban diautopsi dan mengaku sudah mengikhlaskan kematian istrinya. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Sebulan dilarang beroperasi karena tak melengkapi izin, toko modern Alfamart di Jalan Gajah Mada Amlapura akhirnya buka lagi. Kembali beroperasinya toko modern berjaringan itu ditandai pencabutan segel oleh Tim Yustisi Pemkab Karangasem, Selasa (24/1) lalu. Sekretaris Dinas Satpol PP I Wayan Putu Laba Erawan, Rabu (25/1) kemarin, menegaskan per Selasa lalu Alfamart Gajah Mada dipersilakan beroperasi lagi. Hal itu karena toko modern itu telah melengkapi persyaratan menyangkut izin. ‘’Segel dibuka karena sudah ada izin,’’ jelasnya. Pencabutan segel melibatkan 30 personel Tim Yustisi terdiri dari 17 personel Satpol PP, Polres, Kodim, Kesbanglinmas, Kantor Perizinan, Humas Pemkab, Kejaksaan, Bagian Hukum, Disperindag dan dari perwakilan Kecamatan. Kegiatan yustisi itu diawali pukul 11.30 dengan berkoordinasi di Kantor Satpol PP Jalan Untung Surapati Amlapura. Pukul 12.00 barulah Tim Yustisi bergerak ke lokasi. Segel itu kemudian dibuka, dipimpin Kadis Pol PP Ketut Wage Saputra, disaksikan dua karyawan toko, Tika Apsari Wijaya dan Toni. Untuk diketahui, Alfamart Gajah Mada disegal 26 Desember 2016 lalu, bersamaan penyegelan lima toko modern berjaringan lainnya. Kelimanya yakni Indomaret di Jalan Sudirman, Indomaret Jalan Untung Surapati dan Indomaret Jalan A. Yani. Namun toko-toko modern itu segelnya sudah dibuka lebih awal, karena sudah menunjukkan proses izin. Selain keenam toko modern tersebut, pada akhir tahun 2016 Tim Yustisi juga menindak dua toko modern lainnya. Masing-masing di Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Rendang. Namun untuk kedua toko modern tersebut, penyegelannya bersifat permanen. Hal itu mengacu pada Peraturan Bupati Karangasem yang membatasi jumlah toko modern di masing-masing kecamatan. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM

0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330 0363 22988 0363 21709 0363 22110 0363 41677 0363 41388 0363 21791 0363 2710050 0363 21789 0363 21363

BNK Terbentuk, Rp 9 Miliar Mengucur

Perang terhadap Narkoba Jadi Prioritas Peredaran gelap narkoba sudah amat mengkhawatirkan di Karangasem khususnya. Beberapa kantong peredaran barang laknat itu ditengarai dilakukan para pekerja galian C, para turis dan kalangan siswa. Mereka menjadi pasar bisnis barang terlarang ini. Guna menghadapi ancaman peredaraan yang relatif masif ini, sudah dipandang urgen di Kabupaten Karangasem segera dibentuk BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Karangasem. Dengan angka kasus yang diproses hukum, apakah di Karangasem sudah layak dibentuk BNK?

Ida Bagus Suastika

SESUNGGUHNYA pembentukan BNK di Karangasem sudah menjadi prioritas BNP

Bali dibandingkan kabupaten lainnya. Lewat upaya itu, diyakini penanganan pemberantasan narkoba menjadi lebih optimal. Kepala Badan Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Suastika, Selasa (24/1) lalu, mengatakan sejak awal keberadaan lembaga BNK ini dinilai sangat strategis. Dengan berdirinya BNK, dipercaya penanganan penyalahgunaan narkoba di kabupaten lebih baik. Karena itu, Pemkab Karangasem melalui Bupati dan Wakil Bupati memberi respons positif. Beranjak dari usulan itu, kata Suastika, Karangasem menempati urutan pertama segera ditindaklanjuti pembentukan BNK ini. ‘’Usulan kami sudah menjadi prioritas. Gedung untuk kantor pun sudah kami siapkan,’’ kata Suastika ditemui di Kantor Perbekel Tianyar Barat, Kecamatan Kubu. Melalui BNK ini, Suastika menekankan langkah-langkah pencegahan akan lebih sistematis dan gencar bisa dilakukan. Agendanya, mulai

dari sosialisasi ke desa-desa, ke banjar-banjar hingga ke seluruh sekolah. Sekolah menjadi target sosialisasi yang pas untuk mencegah siswa terjerumus bahaya narkotika. Bahkan, dengan dibentuknya BNK ini proses pencegahan di lapangan bisa dilakukan dengan melakukan tes urine secara langsung pada target yang dicurigai. Memang, proses tes urine langsung ini, katanya, menggunakan alat khusus. Tidak hanya menyasar sekolah, jika BNK ini nantinya sudah terbentuk, lokasi galian C juga bisa menjadi target sasaran. Sebab, selama ini lokasi galian C disinyalir menjadi tempat marak peredaran gelap narkoba, tetapi, belum tertangani dengan baik. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mendukung penuh dirintisnya BNK di Karangasem. Dalam catatan penanganan kasus narkoba di Karangasem setahun terakhir ini, menurutnya, masih rendah bila dibandingkan kabupaten/kota lainnya.

Keberadaan BNK ini memiliki peran strategis, sebagai perpanjangan tangan BNNP Bali di Karangasem. ‘’Data kasus narkoba selama setahun sedikit, namun bukan berarti minim peredaran narkobanya. Ini mengindikasikan kerja kurang maksimal. Menangani narkoba, bukan seperti tilang sepeda motor,’’ kata Suastawa, seraya mengatakan tahun 2016 di Karangasem tercatat 12 kasus pengungkapan narkoba. Saat ini perang terhadap narkoba menjadi prioritas negara, sehingga BNK diharapkan bisa terbentuk di setiap kabupaten. Tetapi, agar bisa segera terbentuk, memang tidak mudah. Sebab, rating penanganan kasus narkoba di suatu daerah harus sesuai target. Nah, Karangasem selama ini kesulitan membentuk BNK, karena rating penanganan kasus narkobanya masih rendah. Padahal, bila BNK terbentuk, ada dana Rp 9 miliar bisa direbut kabupaten dari pemerintah pusat, untuk memaksimalkan penanganan bahaya laten narkoba ini. (gik)


TABANAN

14

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Peternak Perlu Kenali Gejala Antraks Tabanan (Bali Post) P e n y a kit antraks ditemukan di Kulon Progo, Yogyakarta. Bakteri bacillus antharacis ini menginfeksi beberapa warga yang mengkonsumsi daging sapi. Meski tidak ditemukan di Bali, masyarakat terutama peternak harus mengetahui gejala antraks. Bali Post/kmb24 Terlebih Bali Made Arya Putra memiliki jenis sapi Bali yang di Kabupaten Tabanan populasinya mencapai 51.567 ekor. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan drh. I Made Arya Putra, Selasa (24/1), mengatakan populasi ternak sapi di Tabanan cukup besar. Di sisi lain banyak penyakit infeksi yang bisa menjangkiti hewan ternak, terutama jenis herbivora dan salah satu yang paling berbahaya adalah antraks. Untuk itu sangat penting peternak mengetahui ciri-cirinya sehingga bisa dilakukan tindakan lebih awal agar tidak menyebar lebih luas. Arya menjelaskan, antraks menular lewat cairan, kotoran bahkan melalui udara. Ciri khas ternak yang terinfeksi antraks adalah adanya cairan darah berwarna merah kehitaman yang keluar dari lubang alami hewan seperti telinga, anus dan mulut. ‘’Jika ada ciri-ciri ini, peternak harus segera melaporkan penemuannya ke petugas,’’ ujarnya. Sapi yang terinfeksi antraks dagingnya tidak boleh dimakan, tetapi harus dikubur dan ditutup dengan tanah kapur di atasnya untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab antraks melepaskan sporanya. Meski warga tidak ada kontak dengan cairan dan kotoran ternak, jika sempat berada dekat dengan hewan yang terinfeksi harus tetap diperiksa kesehatannya. Sebab, penyakit ini menular melalui udara dengan menerbangkan spora. Untuk memantau penyakit infeksi pada hewan, setiap tahunnya rutin digelar surveillance pengambilan sampel darah dan feces bekerja sama dengan lab Dinas Peternakan Provinsi Bali dan BBVET Denpasar, disertai vaksinasi dan pengobatan. Pada 2016 telah dilakukan kegiatan surveillance 44 kali oleh Disnak, 11 kali dari lab provinsi dan 11 kali oleh BBVET. Dari kegiatan tersebut tidak ditemukan penyakit infeksi berbahaya pada hewan ternak. ‘’Sepanjang tahun 2016 infeksi yang ditemukan adalah rabies pada anjing. Antraks dan penyakit berbahaya lainnya tidak ada,’’ jelas Arya. (kmb24)

Bali Post/kmb28

MENINGKAT - Salah satu ruas jalan di Kabupaten Tabanan. Sepanjang 2,37 kilometer jalan desa ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten.

2,37 Kilometer Jalan Desa Jadi Jalan Kabupaten Tabanan (Bali Post) – Pemkab Tabanan meningkatkan status 2,37 kilometer jalan desa menjadi jalan kabupaten tahun ini. Dengan demikian, jalan kabupaten yang sebelumnya terdata sepanjang 860.848 kilometer kini menjadi 863.218 kilometer. Jalan yang ditingkatkan statusnya diantaranya jalan menuju ke objek wisata Alas Kedaton, Kecamatan Marga yang sebelumnya nonstatus, jalan penghubung Banjar Tegal Ambengan ke Banjar Jelae serta jalan menuju Pura Pucak Bukit Gede, Baturiti.

Kepala Dinas PU Tabanan Nyoman Sunarta didampingi Kasi Perencanaan I G.M. Partana menyampaikan, dinaikkannya status menjadi jalan kabupaten berarti kabupaten bisa masuk di dalamnya untuk meningkatkan kualitas jalan. ‘’Kenaikan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas jalan dan perekonomian masyarakat. Perbaikan kualitas jalan menjadi tanggung jawab kabupaten,” ujarnya belum lama ini. Menurutnya, kerusakan infrastruktur jalan selama ini dikarenakan sejumlah factor,

Sejumlah guru tidak tetap (kontrak) di Kabupaten Tabanan yang tidak memenuhi jam mengajar 24 jam seminggu, terpaksa dirumahkan pascaperpindahan kewenangan SMA/ SMK ke Provinsi Bali. Sejumlah kepala SMA di Tabanan mengakui tidak lagi menggunakan tenaga guru kontrak dan guru yang selama ini berstatus mengabdi. Kepala SMAN 2 Tabanan I Gede Wayan Samba mengatakan, 23 guru kontrak dan guru yang mengabdi telah dirumahkan sejak awal Januari. “Mereka ini rata-rata sudah mengajar hampir lima tahun di sekolah kami,” ujarnya, Rabu (25/1) kemarin.

buka. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika memaparkan, dengan adanya surat edaran tersebut maka 20 puskesmas yang ada di sepuluh kecamatan tetap melayani masyarakat. ‘’Meski libur hari raya keagamaan mulai Rabu hingga Jumat, pelayanan Poliklinik Puskesmas buka seperti biasa. Sementara karena Sabtu libur nasional yang buka hanya layanan UGD

Bali Post/kmb24

tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027 Puskesmas Selemadeg 0361-8943636 Puskesmas Selbar 0361-815181 Puskesmas Pupuan I 0362-71233 Puskesmas Pupuan II 08113856736 Puskesmas Penebel I 0361-819181 Puskesmas Penebel II 0361-7470395 Puskesmas Marga 0361-8946154

ambitan 45,05 kilometer atau 72 persen dan Selemadeg 43,17 kilometer atau 83 persen. Sementara kecamatan yang perbaikan jalannya belum mencapai 40 persen adalah Kecamatan Selemadeg Timur sepanjang 105 kilometer atau 30,43 persen, Selemadeg Barat 58,450 atau 55 persen dan Pupuan 72 kilometer atau 31,36 persen. “Tahun 2017 perbaikan dipusatkan di tiga kecamatan itu tanpa mengesampingkan jalan strategis di kecamatan lainnya,” tandas Sunarta. (kmb28)

Diarahkan ke SMP dan SD

Tabanan (Bali Post) -

24 JAM – Puskemas Penebel 1 memberikan layanan UGD selama 24 jam kepada masyarakat.

Telepon Penting

dan tiga jembatan (Wangaya di Penebel, Kelating di Kerambitan dan Pesagi di Penebel). Sementara yang bersumber dari APBD 35,8 kilometer terdiri atas delapan paket hotmix dan dua pengamanan jalan berupa drainase dan senderan. Perbaikan jalan hingga akhir 2016 di masing-masing kecamatan meliputi Kediri 88,37 kilometer atau 76 persen, Tabanan 72,62 kilometer atau 79 persen, Marga 47,60 kilometer atau 72 persen, Baturiti 54,20 kilometer atau 80 persen, Penebel 83,46 kilometer, Ker-

Puluhan Guru Kontrak SMA Dirumahkan Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena segala keputusan sudah menjadi wewenang provinsi. Dirinya hanya bisa memberikan saran agar guru yang tidak memenuhi jam mengajar ini mengajar di jenjang SMP. “Saya juga sarankan melakukan koordinasi dengan

Libur, Puskesmas Tetap Buka

Tabanan (Bali Post) – Sesuai surat edaran Gubernur Bali, unit kerja yang berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mengatur pekerja pada hari libur nasional, cuti bersama dan dispensasi hari raya suci Hindu di Bali tahun 2017. Sehubungan dengan itu, pada libur panjang merayakan Pagerwesi, Siwaratri dan Imlek selama lima hari ini pelayanan puskesmas di Kabupaten Tabanan tetap

diantaranya gorong-gorong yang tidak ideal, intensitas hujan tinggi dan tekstur tanah. Permasalahan ini akan ditangani kembali tahun 2017. Dana untuk perbaikan bersumber dari PAD, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Apalagi akan ada bantuan dari pembagian PHR Kabupaten Badung. Untuk perbaikan tahun 2017 yang bersumber dari DAK sepanjang 48,82 kilometer dengan sebelas paket pekerjaan menyasar delapan ruas jalan

24 jam,’’ ujarnya, Rabu (25/1) kemarin. Poliklinik Puskesmas hanya tutup jika hari libur nasional atau Minggu. Jadi pada libur panjang ini masyarakat masih bisa mengakses layanan kesehatan di Poli Puskesmas pada 25-27 Januari karena libur keagamaan Hindu bukan libur fakultatif. ‘’Sabtu adalah libur nasional, jadi Poli Puskesmas tutup, tetapi layanan UGD Puskesmas masih bisa diakses 24 jam,’’ jelasnya. Suratmika mengimbau masyarakat yang memerlukan perawatan kesehatan dan sakitnya tidak parah masih bisa mendatangi puskesmas. Untuk kepentingan mendapatkan rujukan ke RS juga masih dilayani meski hari libur keagamaan. Dengan bukannya puskesmas pada hari libur panjang ini diharapkan tidak terjadi penumpukan pasien di RS dan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan. Puskesmas di Tabanan belum semua memiliki UGD 24 jam. Saat ini yang sudah siap dengan pelayanan ini adalah Puskesmas Pupuan 1, Selemadeg, Baturiti 1, Penebel 1 dan Tabanan 3. (kmb24)

Dinas Pendidikan, sehingga bisa segera diproses dan masa kontraknya tidak diputus,” katanya. Hal serupa juga terjadi di SMAN 1 Marga dan SMAN 1 Kerambitan. Di SMAN 1 Marga seperti disampaikan I Wayan Kantun Arimbawa, ada lima guru kontrak, sedangkan di SMAN 1 Kerambitan terdapat tujuh guru kontrak. SMAN 1 Marga selama ini memang kelebihan guru berstatus PNS hingga 45 orang. Total guru PNS di SMAN 1 Marga saat ini 73 orang. “Terkait dengan

proporsional jumlah guru nantinya pasti diatur oleh provinsi,” jelasnya. Kantun Arimbawa berharap nantinya ada pengaturan penerimaan siswa dan jumlah guru. Pasalnya, yang terjadi saat ini guru-guru berstatus PNS di SMAN 1 Marga ada yang mengajar di SMAN 1 Tabanan, SMAN 2 Tabanan hingga SMAN 1 Kediri untuk memenuhi jam mengajar. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kerambitan Sueca menyatakan masih menunggu kepastian dari Dinas Pendidikan Pemuda dan

Olahraga (Disdikmudora) terkait nasib guru kontrak. “Semoga cepat ada kepastian akan ditempatkan di mana, dan yang pasti agar tidak diputus kontrak,” ungkapnya. Sebelumnya diberitakan, sebagian guru kontrak mulai pesimis bisa memenuhi jam mengajar. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana, sudah puluhan dari mereka berkomunikasi dengan pihaknya agar dijadikan guru kontrak di Tabanan dan sudah mencari tempat mengajar. (kmb28)

Warung Global

UU ASN Harus Adil terhadap Honorer K2

SUGI di Denpasar setuju pegawai honorer yang sudah mengabdi di atas lima tahun langsung diangkat menjadi PNS, asalkan kinerjanya baik, disiplin dan sesuai aturan. Sugi menyatakan ini mengomentari topik ‘’Honor K2 Diperdebatkan’’ yang diulas dalam acara Warung Global di Radio Global FM yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (25/1) kemarin. Ia merasa perihatin masih banyak tenaga honor K2 dari berbagai profesi belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. UU ASN perlu direvisi agar dapat mengatur hubungan kerja yang lebih adil dan layak, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurut Radit di Tabanan,

sebaiknya mereka diangkat menjadi PNS. Ke depannya pemerintah jangan mencari dan mempekerjakan lagi tenaga kontrak agar tidak membebani keuangan negara, sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang bersih serta memiliki pelayanan yang berkualitas. Tut Dawi di Denpasar

mengatakan banyak yang menginginkan menjadi PNS karena menjamin hidup layak dan mendapatkan berbagai tunjangan. Pemerintah sebaiknya tidak menggunakan PNS lagi, tapi memberlakukan penggajian seperti perusahaan agar tidak terlalu memberatkan negara. Pegawai honorer yang sudah mengabdi sekian tahun lamanya, lanjut Bhaskara di Tabanan, agar diupayakan bisa mendapatkan perlindungan dan hak-haknya sebagai warga negara, termasuk memiliki status pekerjaan yang pasti dengan diangkat menjadi PNS. Partama di Mengwi minta pemerintah men-

gadakan pengangkatan tenaga honorer, pegawai tidak tetap dan tenaga kontrak menjadi PNS sehingga kualitas dan pencapaian kerja ASN lebih baik. Perekrutan ASN harus dengan perencanaan dan perhitungan yang matang. Pegawai honorer K2 betul-betul mau bekerja dan mengabdi pada negara. Seharusnya pemerintah pusat memberikan perhatian dengan mengangkatnya menjadi PNS dengan catatan tetap dites. Pertimbangan ini harus dikedepankan oleh pengambil kebijakan untuk menyelamatkan pegawai honorer. Demikian pendapat Alita di Karangasem. (dika)


15

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Era Baru F1 di Bawah Cashe Carey

Poin-poin Rencana Casey: 1. Kalender. Cashe Carey berencana menambah seri balapan per tahun. Dari 20 menjadi 23-25. Sirkuit jalan raya di Amerika Serikat menjadi salah satu yang direncanakan. 2. Inovasi digital. Minimnya penggunaan media sosial pada periode Bernie Ecclestone dinilai masuk kategori menyedihkan. Carey berencana untuk mengembangkan akun F1 di facebook, twitter, dan lainnya. Agar lebih gampang berkembang, mereka akan ‘’memanfaatkan’’ popularitas para driver. 3. Membuat F1 bukan lagi race di akhir pekan, tapi menjadi sebuah festival sepekan. Tidak semuanya, tapi pada seri yang dinilai paling banyak penontonnya.

London –

4. Realitas virtual. Ini demi menghadirkan suara, kecepatan atau getaran kepada penonton yang tidak hadir di stadion. Liberty menilai televisi kurang dapat menghadirkan sensasi tersebut. Ini bisa berubah jika Liberty menemukan cara untuk memanfaatkan teknologi VR terkini.

Inovasi sektor digital disebut-sebut menjadi salah satu aspek utama yang akan diubah pada Formula 1 di era kepemimpinan Cashe Carey. Penggunaan media sosial dinilai belum maksimal pada periode Bernie Ecclestone. Setelah secara resmi diumumkan menggantikan posisi Ecclestone sebagai CEO F1, Carey segera memberikan sinyal bakal dijalankan dengan cara yang berbeda.

5. Menciptakan destinasi baru. Carey tidak akan berhenti di New York. Balapan F1 juga akan digeber lebih banyak di Amerika Serikat. Las Vegas, Los Angeles, dan Miami disebut-sebut sebagai tuan rumah baru untuk F1.

Hart Calon Pengganti Courtois London – Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, disebut-sebut meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2017. Courtois tertarik menerima tawaran klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Dengan besarnya peluang Courtois hengkang ke Madrid, The Blues bersiap mencari kiper baru. Chelsea berupaya mendatangkan kiper Manchester City yang sedang dipinjamkan ke Torino yakni Joe Hart. ‘’Semuanya belum pasti. Saya lebih baik berkonsentrasi pada laga berikutnya daripada memikirkan rumor yang beredar,’’ ujar Pelatih Antonio Conte, Rabu (25/1) kemarin. Bersama Torino musim ini, Hart tampil gemilang. Kiper Timnas Inggris memang kemasukan 27 kali dari 19 penampilan. Namun, mantan pemain Birmingham City rata-rata mampu membuat dua penyelamatan per pertandingan. Catatan tersebut merupakan salah satu yang terbaik di Liga Italia 2016-2017. Peluang Hart hengkang ke Chelsea terbuka lebar. Sebab, selama Manchester City masih ditangani Josep Guardiola, kecil peluang Hart kembali membela klub yang bermarkas di Stadion Etihad tersebut. Guardiola dan Hart memiliki hubungan yang tak harmonis. Akibatnya Hart harus rela disingkirkan dan menjalani karier bersama Torino yang merupakan tim papan tengah di Italia, berbeda dengan Manchester City yang merupakan salah satu klub kuat Inggris. Sementara Torino, Presiden klub Urbano Cairo menyatakan tak mampu memenuhi permintaan gaji Hart jika mereka ingin mempermanenkan kiper Inggris tersebut. (kmb33/ap)

Joe Hart

Bali Post/ap

Cashe Carey

Coutinho Teken Kontrak Baru Liverpool – Philippe Coutinho masih akan bertahan lebih lama di Liverpool. Bintang sepak bola Brazil ini baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi jangka panjang di klubnya. Tidak disebutkan secara jelas berapa tahun kontrak baru Coutinho. Namun, diyakini kesepakatan itu akan berlangsung sampai 2022 tanpa ada klausul pelepasan sang pemain. Kontrak baru ini praktis meredam rumor seputar masa depan Coutinho. Belakangan ini, pemain yang pernah memperkuat Inter Milan itu erat dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona di musim panas. ‘’Pertama-tama, aku ingin berterima kasih kepada setiap orang di klub. Aku sangat gembira menandatangani kontrak baru di sini. Ini adalah klub yang aku

begitu berterima kasih kepada mereka dan ini memperlihatkan kebahagiaanku di sini. Aku akan bekerja lebih keras lagi untuk membayar kepercayaan mereka kepadaku,’’ kata Coutinho di situs resmi Liverpool, Rabu (25/1) kemarin. ‘’Aku menandatangani kontrak baru ini untuk bertahan di sini selama beberapa tahun lagi karena hal itu merupakan sebuah kehormatan besar untukku. Ini memberiku kegembiraan besar karena aku sangat disambut secara terbuka oleh semua orang di klub dan suporter sedari hari pertamaku. Aku sangat berterima kasih kepada klub sepak bola ini atas segalanya,’’ imbuh Coutinho. Hal ini langsung direspons pelatih Jurgen Klopp. ‘’Ini merupakan kabar yang sangat menyenangkan dan saya tahu bahwa se-

Bali Post/rtr

mua pihak yang tergabung dengan LFC akan senang saat mendengar ini di hari ini,’’ kata Klopp. ‘’Saya pikir semua orang tahu sehebat apa Phil sebagai pesepak bola, itu tak usah dipertanyakan, tapi tak semua orang yang tahu bahwa dia merupakan pribadi yang positif dan seberapa besar pengaruhnya di ruang ganti,’’ imbuhnya. Coutinho sudah bermain bagus di musim ini. Dia sudah membukukan enam gol dan tujuh assist di semua ajang. Sejak direkrut pada 2012, gelandang berusia 24 tahun itu telah membuat 163 penampilan dengan sumbangan 34 gol dan 35 assist untuk Liverpool di semua ajang. Termasuk enam gol dan tujuh assist yang telah dibuatnya dalam 18 penampilan di sepanjang 2016-17. (kmb33/rtr)

Krisis Pemain, Spurs Ungguli Raptors Toronto – Di tengah pemain-pemain pilar yang masih absen, San Antonio Spurs tetap oke. Spurs kembali memetik kemenangan usai mengatasi perlawanan Toronto Raptors 108-106. Ini untuk kedua kalinya berturut-turut Spurs tidak diperkuat oleh para starternya seperti Tony Parker, Pau Gasol, dan Kawhi Leonard, setelah sebelumnya mengalahkan Brooklyn Nets 112-86. Dua pemain yang disebut di awal mengalami cedera, sedangkan Leonard diistirahatkan. Spurs kembali unjuk kedalaman skuatnya saat menantang Raptors di Air Canada Center, Rabu (25/1) kemarin. Power forward LaMarcus Aldrige memimpin Spurs dengan mengemas 21 poin. Point guard Patty Mills menam-

bahkan 18 poin, dan David Bertans 12 poin. ‘’Satu hal tentang bermain di klub ini adalah di sini lebih ditekankan tentang sistem,’’ kata Aldridge usai pertandingan. ‘’Mereka sudah tampil bagus dalam sistem bermain selama bertahun-tahun. Kami memiliki para pemain di sini yang bisa mengisi kekosongan dan memenangkan pertandingan,’’ imbuhnya Hasil ini memperbaiki rekor Spurs menjadi 36-9, rekor terbaik klub dalam 45 pertandingan. Hal yang lebih baik lagi adalah Spurs cuma empat kali kalah dalam 20 laga tandangnya, untuk menjadi tim kedelapan dalam sejarah NBA yang memenangi 20 dalam 24 laga pertama. Menghadapi Raptros, Spurs mengawali laga dengan baik

usai memimpin 29-25 di kuarter pertama. Keunggulan tim tamu bertahan sampai jeda pertandingan setelah menceploskan 32 poin tambahan untuk menjadikan skor 61-54. Raptors mulai menyusul di kuarter ketiga dengan membuat 25 poin yang menyeimbangkan permainan dalam kedudukan 79-79 di kuarter ketiga. Skor ketat terus terjadi di kuarter keempat, Raptors sempat mengungguli Spurs 104-103 usai layup Kyle Lowry masuk ke keranjang pada 3:25. Spurs kemudian merespons dengan embakan bebas Aldridge dan tembakan dua angka Dejounte Murray untuk membuka jarak. Di 10 detik terakhir, Raptors membuat pelanggaran yang berbuah tembakan bebas pada Spurs yang sukses dimaksimalkan. (kmb33/rtr)

Bali Post/ap

Masuk - Pemain San Antonio Spurs Manu Ginobili mencoba memasukkan bola ke keranjang Toronto Raptors melewati hadangan Lucas Nogueira.

Hasil Pertandingan Lain LA Clippers Boston Chicago Utah Minnesota

110-121 108-123 100-92 93-103 102-111

Philadelphia Washington Orlando Denver Phoenix

Disebut-sebut ada lima perubahan mendasar yang akan dilakukan Casey. Salah satunya agar F1 dikenal dengan cara yang kekinian, lewat media sosial. Selama ini, penggunaan media sosial ini dinilai belum dimaksimalkan. ‘’Bernie patut diberi kredit atas olahraga yang sudah dibangunnya. Dengan baru saja terjual sampai dengan USD 8 miliar (setara 106,7 triliun), angka itu sudah menjadi buktinya,’’ kata Casey, Rabu (25/1) kemarin. ‘’Tapi faktanya kami harus lebih kompetitif di masa kini. Zaman sudah menuntut untuk menemukan jalan agar kami lebih terkoneksi dengan fans dan membuat antusias fans. Maka kami akan menggunakan semua platform digital yang ada. Itu demi memudahkan untuk menyiarkan rivalitas para bintang,’’ tutur Casey. Dia sebelumnya dikenal sebagai orang kepercayaan Rupert Murdoch dan menjadi vice chairman 21st Century Fox Company. Chase Carey bukanlah nama baru di dunia bisnis olahraga. Setelah menerima gelar sarjana dari Universitas Colgate dan MBA dari Harvard, pria 63 tahun itu bergabung ke perusahaan penyiaran Amerika, Fox, pada tahun 1988 dan berhasil menempati berbagai posisi, termasuk CEO. Ia mendorong Fox menjadi perusahaan penyiaran yang berorientasi pada bidang olahraga pada awal 1990-an. Ia berhasil menegosiasikan kesepakatan sebesar 1,6 juta dolar AS untuk hak siar televisi National Football League pada tahun 1993. Dia adalah penggemar olahraga sejati, dia suka bermain rugby dan sebagai orang Amerika. Carey mendukung tim bisbol Yankee dan tim sepak bola Amerika, Giants. Carey mulai terlihat se-

bagai sosok pengganti Ecclestone pada bulan September tahun lalu, ketika Liberty Media mengumumkan rencana pengambilan alihan F1. Dia membuat penampilan paddock pertamanya di Grand Prix Singapura pada musim 2016 lalu. Dalam menjalankan tugasnya, ia bakal ditemani mantan bos tim Mercedes GP yaitu Ross Brawn dan mantan Executive ESPN Sean Bratches. Kembalinya Brawn ke ajang balap F1, menjadi sebuah harapan baru bagi penyelenggaraan balap F1 untuk masa mendatang. Pasalnya, Brawn dikenal cukup jenius untuk menyusun sebuah strategi untuk balapan, termasuk regulasinya. Tak salah jika ia didaulat jadi managing director di ajang balap jet darat itu. ‘’Senang rasanya bisa kembali ke ajang balap F1. Selama F1 dibeli oleh Liberty Media, saya sangat menikmati sebagai konsultan di ajang ini selama beberapa bulan. Kini saya akan bekerja lebih dekat dengan Chase Carey dan Sean Bratches,’’ kata Brawn. Brawn sudah menjalani karirnya di ajang balap F1 selama 22 tahun. Sebelas tahun di antaranya bersama tim Ferrari, tujuh tahun bersama tim Renault/Benetton. Ia lalu bergabung dengan Honda F1 Racing setahun, dan menyelamatkan tim tersebut di 2009 hingga meraih titel juara dunia, dan akhirnya tim tersebut dibeli Mercedes GP di 2010. Ia hanya menjalani karier di sana hingga 2013. ‘’Kami bakal bekerja bahumembahu memberikan ide dan konsep terbaik untuk pengembangan balap F1 untuk ke depannya. Yang jelas konsep ini tentunya bakal menggali dampaknya kepada para penonton,’’ imbuhnya. Patut ditunggu bagaimana sepak terjang mereka di ajang balap jet darat tersebut. (kmb33/rtr/ap)

Australia Terbuka

Serena Lolos ke Semifinal

Melbourne – Serena Williams mendekati titel Australia Terbuka ketujuh. Mantan petenis nomor satu dunia ini melesat ke semifinal menghempaskan Johanna Konta straight set. Bermain di Rod Laver Arena, Rabu (25/1) kemarin, Serena tak mengalami hambatan berarti untuk memenangi pertandingan perempatfinal dengan skor akhir 6-2, 6-3. Dalam permainan sepanjang 1 jam 15 menit, Serena memperlihatkan penampilan dominan dengan mencetak 10 ace dan memenangi 88 persen poin di servis pertamanya. Dia juga sukses mengonversi 50 persen poin di servis keduanya. Petenis berusia 35 tahun ini juga membuat 25 pukulan winner dengan total 21 unforced error. Sedangkan Konta, yang diunggulkan di tempat kesembilan, hanya mampu membuat 11 pukulan winner dan membuat 22 unforced error. Di set pertama Serena unggul 3-1 usai mematahkan servis Konta di game keempat. Setelahnya, dia mampu menjaga jarak dengan petenis Britania Raya itu sebelum mematahkan servis lawannya lagi di game kedelapan untuk unggul 1-0. Konta memperlihatkan perlawanan dengan mematahkan servis Serena di game ketiga untuk memimpin 2-1. Akan tetapi Serena bisa membalas di game keenam seh-

Bali Post/rtr

Serena William

ingga kedudukan berimbang 3-3. Di game kedelapan, Serena mematahkan servis Konta untuk kedua kalinya untuk unggul 5-3. Di gim terakhir, Serena mengawali dengan ace dan tiga kesalahan sendiri yang dibuat Konta memastikan dia merebut set kedua sekaligus kemenangan. Dengan demikian, Serena akan menghadapi sama-sama petenis veteran Mirjana Lucic-Baroni dalam laga berebut tiket final. Pada pertandingan sebelumnya, Lucic-Baroni yang berusia 34 tahun, sukses menyingkirkan unggulan kelima Karolina Pliskova 4-6, 6-3, 6-4. (kmb33/rtr)


OLAHRAGA

16

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

200 Karateka Lemkari Tempuh Ujian DAN Nasional

Denpasar (Bali Post) Sekitar 200 karateka dari berbagai provinsi di Indonesia, menempuh ujian DAN sabuk coklat ke sabuk hitam (DAN I), sampai dengan DAN V, di GOR Lila Bhuana, Rabu (25/1) kemarin. Ketua Harian Pengprov Lemkari Bali AA Nanik Suryani, di sela-sela ujian DAN, menerangkan, ujian ini digelar serangkaian event Indonesia Lemkari Open Tournament 2017, memperebutkan Piala Bergilir pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai dan Piala Tetap Pangdam IX/Udayana. ‘’Ajang ini terasa istimewa, sebab merupakan seabad kelahiran Ngurah Rai,’’ tutur cucu I Gusti Ngurah Rai ini. ‘’I Gusti Ngurah Rai adalah pertama kali menjabat Pangdam IX/Udayana,’’ sambung dia. Apalagi, lanjut dia, event ini dipakai ajang seleknas bagi karateka berprestasi. Mereka nantinya akan dipanggil membela PB Lemkari pada Kejurnas Piala Mendagri di Bandarlampung, Maret nanti. Bahkan, PB Lemkari juga menyiapkan atletnya guna diterjunkan pada Kejuaraan ASEAN yakni SEAKF, di Semarang, Mei mendatang. ‘’Piala Ngurah Rai ini, merupakan kejurnas seri I, akan dilanjutkan seperti di Makassar, DKI, dan Jabar,’’ tuturnya. Agung Nanik menambahkan, rangkaian kejurnas Piala Ngurah Rai, juga diisi materi pelatihan bagi para pelatih karate, serta penyegaran wasit dan juri. Dikemukakan, agenda Kamis (26/1) ini, pertemuan teknik, sedangkan kejuaraannya dimulai Jumat (27/1) besok, sampai dengan Minggu (29/1) nanti. Dia juga menyusun agenda Liga Lemkari di Bali, sehingga kejuaraannya digulirkan ke kabupaten dan kota di Bali. Tujuannya, untuk mencari peringkat karateka, mengingat prestasi karateka Lemkari Bali junior ke bawah atau kelompok umur lumayan, sedangkan senior tertinggal. ‘’Ke depan, kami akan mengejar ketertinggalan karateka senior,’’ ucapnya. Selain event kejurnas Piala Ngurah Rai, Lemkari Bali juga mempunyai turnamen seperti Dhamantra Cup, Ketewel Cup, Margarana Cup, serta Parwata Cup. Kejurnas Terbuka Piala Ngurah Rai, rencananya dibuka Ketua Umum PB Lemkari Yuddy Chrisnandi, termasuk dihadiri Sekjen Lemkari Mayjen TNI (Purn) Lumban Sianipar. (022)

Mohammad Ahsan/ Rian Agung Saputro

Ahsan/Rian Ingin Perbaiki Peringkat

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/022

UJIAN DAN — Para karateka melakukan gerakan saat menempuh ujian DAN nasional, di GOR Lila Bhuana, Rabu (25/1) kemarin.

Merpati Waspadai Surabaya Fever dan Sahabat

Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah Merpati Bali mewaspadai kekuatan dua tim lawan, yakni Surabaya Fever dan Sahabat Semarang dalam Seri I Kompetisi Bola Basket Putri Nasional bertajuk’ Merpati Women Basketball Challenge 2017, di GOR Merpati, 2-7 Februari mendatang. Pasalnya, kedua tim merupakan pemasok terbesar pebasket putri timnas. Itu dilontarkan pelatih Merpati Bambang Asdianto Pribadi, pada acara launching dan pengenalan kostum jersey, di Level 21 Mall Denpasar, Rabu (25/1) kemarin. Tim kontestan lainnya adalah Tenaga Baru Pontianak, Tanago Fresian Jakarta, Merah-Putih Predator Jakarta, dan Flying Wheel Makassar. Bambang Asdianto menilai, tanpa meremehkan tim kontestan lainnya, Surabaya Fever dan Sahabat Semarang bermaterikan pebasket senior. Karena itulah, untuk mengalahkan mereka dirinya membekali skuadnya pebasket muda dengan teknik, taktik, dan strategi khusus. ‘’Ya...kami mencoba percaya diri dengan kemampuan tim kami, tanpa membandingkan kekuatan lawan,’’ ucap Bambang. Yang jelas, dirinya telah mengasah asuhannya sejak September 2016 lalu, pasca-PON di Jabar, berikut mengikuti berbagai turnamen. Yang membanggakan, tercatat delapan pebasket Merpati juga dipanggil mengikuti seleknas SEA Games. Mereka adalah Agustin Elya Gradita Retung, Jacklien Ibo, Helena Maria Elizabeth Tumbelaka, Ane Innesa, Kadek Pratita Citta Dewi, Regita Pramesti, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, seta Yusranie Noory Assipalma. Pasca Seri I di Denpasar, Februari nanti, kata Sambang, Kompetisi Basket Putri Nasional Seri II dan III alternatifnya dihelat di Semarang atau Surabaya, Maret dan April nanti. Oleh sebab itu, pembentukan timnas SEA Games, di Malaysia, April nanti. ‘’Hajatan Seri I ini, juga dipantau skill pebasket, guna masuk tim SEA Games. ‘’Pemanggilan pebasket seleknas masih terus dilakukan,’’ tutur pria yang akrab disapa Bing ini, yang juga asisten pelatih timnas SEA Games ini. Di sisi lain, kapten tim Merpati Agustin Elya Gradita Retung menyatakan, dirinya optimis Merpati bisa merengkuh gelar juara pada Seri I ini. Apalagi, persiapan yang matang, ditambah jam terbang dengan mengikuti berbagai turnamen. ‘’Kalau saya pribadi optimis saja,’’ jelas Agustin yang ikut andil mengantarkan tim PON DKI merebut perak di PON Jabar 2016 lalu. Pebasket lainnya seperti Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi juga optimis, sebab tampil di hadapan pendukung setianya. ‘’Kami harap tampil di kandang ini, bisa termotivasi untuk mengalahkan lawan,’’ ungkap pebasket asal Gianyar ini, yang berposisi power forward ini. Pebasket dari Denpasar Kadek Pratita Citta Dewi juga menyampaikan hal senada. ‘’Yang penting anak-anak tidak percaya diri yang berlebihan (over confidence), dan fokus pada tiap pertandingan. Selama ini, skuad Merpati ditempa di Ibu Kota, dan mengikuti uji coba pada turnamen pra musim. ‘Saya mengingatkan, supaya rekan-rekan sama sekali tidak meremehkan lawan,’’ pesan Citta. (022)

Bali Post/Wawan

launching - Skuad tim basket putri Merpati pada acara launching dan pengenalan kostum jersey, di Level 21 Mall Denpasar, Rabu (25/1) kemarin

Pasangan baru ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro fokus mempertajam kekompakan demi memperbaiki peringkat dunia mereka yang terakhir berada di peringkat 74. “Ke depannya kami berharap bisa lebih baik permainan kami. Fokus kami saat ini untuk memperbaiki peringkat di dunia. Supaya lolos ajang All England nanti,” kata Ahsan, Rabu (25/1) kemarin. Ahsan menegaskan tidak ingin terus dibayangi kesuksesannya saat masih dipasangkan dengan Hendra Setiawan dan ingin terus belajar bersama pasangan barunya. “Saya dan Rian masih harus terus belajar untuk tampil lebih baik lagi dan gelar kemarin jadi penyemangat kami untuk ke depannya. Saya tidak ingin terus dibayangi

masa-masa saya sama Koh Hendra dulu. Pokoknya kami fokus untuk ke depannya dan hal itu jadi penyemangat saja buat kami,” ujarnya. Dia juga tidak merasa lebih senior dari pasangan barunya karena baginya untuk bermain di ganda harus berjalan bersama agar maju bersama. “Saya tidak ingin merasa jadi atlet senior yang

harus terus mengajari Rian, kita bisa sama-sama memberi masukan karena di lapangan bagi saya semuanya sama dan harus berkontribusi,” imbuh Ahsan. Pada 2017 perjalanan pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus diakhiri, pasalnya Hendra memutuskan mundur dari Pelatnas) Cipayung usai

tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Keputusan Hendra tersebut sempat membuat tim pelatih ganda putra sedikit kebingungan mencari pengganti pasangan bagi Ahsan hingga diputuskan Rian Agung Saputro resmi menggantikan posisi Hendra untuk berduet dengan Ahsan. Ahsan/Rian sukses menyabet gelar perdananya di China International Challenge 2017 yang membuat keduanya berhak lolos ke babak kualifikasi All England 2017 dan memperbaiki peringkat dunia sebanyak 19 posisi ke peringkat 74 dunia. Namun

di turnamen tersebut, Ahsan mengakui sempat kesulitan dengan sistem perolehan poin yang baru Pada turnamen ini, panitia penyelenggara memang menerapkan sistem skor 11 poin. “Lumayan ada kesulitan juga di awal-awal permainan karena baru kali ini bermain dengan skor 11,” kata Ahsan “Kalau ditanya lebih enak mana skor 21 atau 11, sekarang rasanya lebih enak skor 21 karena sudah terbiasa. Mungkin kalau sudah sering latihan dan bertanding dengan skor 11 nanti akan terbiasa,” tambahnya. (ant)

Greg Pilih Madura United

Greg Nwokolo saat masih membela Persija.

Jakarta (Bali Post) Greg Nwokolo mengungkap alasannya memilih bergabung ke Madura United. Dia menilai ‘Laskar Sape Kerrab’ memiliki masa depan bagus untuk kariernya. Greg telah resmi berlabuh ke Madura United setelah meninggalkan Persija Jakarta. Dia akan mulai berlatih bersama Madura United per tanggal 1 Februari. “Saya memilih Madura United karena di sini punya masa depan yang bagus untuk karier profesional saya. Madura memiliki pemainpemain berkualitas. Makanya saya tak ragu memilih Madura,” ujar Greg saat ditemui di sela-sela peluncuran jersey baru Madura United di Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. “Saya sangat berterima kasih kepada Madura United telah memberikan kepercayaan ini. Saya ber-

janji akan tampil semaksimal mungkin untuk tim,” katanya. Kepergian Greg ke Madura United terbilang mengejutkan. Pasalnya Persija sempat merilis daftar nama skuat yang dipertahankan, salah satunya Greg. Namun, pemain kelahiran Nigeria itu membantah jika dia dan Persija ketika itu telah mencapai kesepakatan. “Saya tidak pernah dikontak oleh manajemen. Tapi saya sudah coba menghubungi mereka, tapi mereka hanya jawab tunggutunggu saja. Padahal saya masih ingin membela Persija,” katanya. Greg pun berharap bisa tampil lebih baik lagi bersama Madura United. Dengan kerja keras, dia akan berusaha mencapai impian membawa Madura United juara. “Saya akan bantu tim bukan hanya saya, tetapi

pemain ada pemain lain dan sebelum saya bergabung mereka punya target dan di Indonesia Madura jadi tim kuat,” imbuhnya. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, berharap agar Greg mampu menambah daya gedor tim. Sebab, dia meyakini kompetisi musim depan persaingan akan lebih ketat. “Kami tahu dia adalah pemain naturalisasi dan striker terbaik yang ada di Indonesia. Kami ingin membuat Madura United semakin produktif. Dia bisa kami tandemkan dengan Luiz Junior,” ungkap Haruna. Rencananya Greg akan dikontrak selama satu musim ke depan. Dia akan menggunakan jersey nomor sembilan. Meski sudah mendatangkan Greg, Haruna menyebut masih terus berburu pemain lain untuk mengisi lini belakang. (ant)

Pelatnas Angkat Besi Belum Lengkap Jakarta (Bali Post) Kendati pelatnas sudah digelar sejak Desember 2016, namun jumlah atlet yang mengikuti latihan belum lengkap. Lifter-lifter putri belum bergabung. Pemusatan latihan nasional (pelatnas) angkat besi digelar di GOR Simalulungan, Bandung mulai awal pekan ini. Periode pertama malah sebenarnya juga lebih lama lagi bergulir, sejak November tahun lalu. Hanya saja pelatnas yang digeber di Institut Olahraga Indonesia, Cibubur itu tak dipindahkan ke Bandung. Namun, hingga kini tiga lifter putri, Sri Wahyuni Agustiani, Acchedya Jagaddhita, dan Syarah Anggraini, belum bergabung. “Saat ini total ada 11 atlet, masih ada tiga atlet yang belum masuk. Salah sa-

tunya Sri Wahyuni,” sebut pelatih pelatnas angkat besi, Dirdja Wihardja, Rabu (25/1) kemarin. “Pekan lalu alasannya ujian. Ya, mungkin kami akan sounding lagi. Kami akan tunggu sampai akhir bulan ini,” ungkap dia. Jika memang sampai akhir Januari tidak ada respons, pelatih menyerahkan persoalan ini kepada PB dan Satlak Prima. “Solusi dan keputusan akhir ada pada PB dan Prima. Kami sebagai pelatih juga harus lebih bijak menyikapi masalah ini. Makanya kami serahkan semua kepada PB untuk hasil akhirnya seperti apa,” kata Dirdja. “Secara keseluruhan atlet lain tetap fokus karena programnya per individu. Masalah itu biar PB saja yang putuskan,” imbuhnya. (ant)

Sri Wahyuni Agustiani saat berlaga di Olimpiade Rio 2016 lalu.

Bali Post/ant


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tenaga Angkat Kuat,Gaji Min.70.000/Hr Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps

Dibthkn segera Supir, Receptionis&admin Art shop dan Spa di Dps.kirim cv: choisbali462@gmail.com Tlp.0361726708/08154706390

!!!10rg Tng Angkat, Gaji Tinggi Dpt Kost+Bonus! Murah Makmur Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 888,0361-8957678

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

B.BP.141.01.17.0002374

B.BP.004.01.17.0002299

B.BP.001.01.17.0001461

!!!!!Hotel di Eropa Dcr. Asian Cook (Chinese and Japanese). B.BP.141.01.17.0002375 PT Piramid Jl Jayagiri VII/12B Dicari Villa Attendant Daerah Umalas Hub.087761512979 Renon, Phn:0361-226636/226736. B.BP.153.01.17.0002379

Dcr Sopir Laundry Hub:085100616229/082144992463

B.BP.001.01.17.0002347

Dicari Segera PRT, Hub:085339493311,085238621967

B.BP.001.01.17.0002333

B.BP.001.01.17.0001868

!!!!Kplpesiar-Dcr. yg bisa bhs Jepang: Restaurant, Bar & Room PT Piramid Jl Jayagiri VII/12B Renon, Phn:0361-226636/226736

B.BP.001.01.17.0001869

Bebek Bengil Restoran membutuh Dbtuhkan Therapist.hair dresser kan segera Purchasing di GWK, utk Spa di Kerobokan,yang Marketing Corporate,Marketing berpngalaman bisa bhs inggris, di Tuban,Operator&Engineering gaji bagus, Hub: 081237893361 B.BP.031.01.17.0002160 di Ubud,syarat lancar bhs Dcr Cpt Tukang Masak yg bbq & Inggris dan sdh berpengalaman. H:081237651816 Datang/Hub: Bp I Gede Pandita Wetris diCanggu B.BP.001.01.17.0001961 Hp:081239344846 Email to: Dcr House Keeping & Enginering panditoocool@yahoo.com Hub Hotel Made Bali 424633 B.BP.004.01.17.0002361 Bth krywti Utk Gallery Hubungi Ibu Ratna HP:08123657243

B.BP.001.01.17.0002177

Butuh:Pengawas dan Pelaksana Kerobokan Hub:082147147310

B.BP.819.01.17.0002356

Cr Mrktng Walk in Intrview,Jam 9.00-14,00 Almt Dewata Centro Lt2 No.15 Jl.T.Umar No.220 Dps

!!!A.BVC Kerja Diluar Negri B.BP.001.01.17.0002144 Dcr Tukang Las Listrik untuk Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel Dbth Tng Produksi u/Percetakan Bengkel CV Nusa HP.08123941575 Kebun081337903069,087860831351 Laki2 Hub:Diponegoro 51.228872 B.BP.135.01.17.0002366

B.BP.166.01.17.0002382

!!Karyawati Toko SD/SMP serius **Jepang Proses 3 minggu Macau Jujur H:085102831808 no SMS &Australia Resmi,081999906893 B.BP.001.01.17.0002380

B.BP.166.01.17.0002381

B.BP.001.01.17.0002336

Dbthkn Karyawan/ti Untuk Kedai Kopi di Dps T.081231103131

B.BP.001.01.17.0002343

Pemedal Beach Villas & Bungalows looking for Front Office send CV to:info@pemedalbeach. com Contact:0361-466489

B.BP.001.01.17.0002257

B.BP.001.01.17.0002155

Dcr Housekeping Villa di Pantai Kuta Hub:0361-751396

B.BP.001.01.17.0002165

Dcr Karyti u/Rent Motor Canggu Bs Bhs Inggris H.085737314210 B.BP.001.01.17.0002259

Dcr Sgr Mrktg HP,SPM/SPG(SMA) Driver,Tkns Listrik,Helper.Bw Lmrn lsg ke Teuku Umar 180 Dps B.BP.001.01.17.0001993

Dcr Staff Marketing Aktivitas Wisata Wanita,Berpengalaman Atau First Graduate Ph.9003800 B.BP.001.01.17.0002252

Dcr staff marketing utk tmp wisata DMZ Bali,wanita max 35th.minat Hub:8496220 B.BP.004.01.17.0002304

UC Silver bth Security pria Dcr SMK/STM Electro Hub:248115 Dicari Housekeeping,utk Villa Memiliki Sertifikat Security Krm lam: 081246997772 / 081999382771 Orang Asing di kerobokan(Part B.BP.801.01.17.0002145 hrducsilverbali@yahoo.co.id Time:Hanya 4 Jam/Hari). Dcr Tukang cat mebel berpenga- Gaji 1,5Jt/Bln&Dpt THR.Usia 26-35Th. Telp.461511/461800 B.BP.001.01.17.0002335 laman HUb.08563765678 lok Ubud B.Ing Dasar Diharuskan. B.BP.120.01.17.0002320 Dcr.Kry.Wanita,Max23Th.Pend D1 Mengurus Rumah,Laundry&Kebun. Bertanggung Jawab,Jujur,Rajin Adm,kantor bisa Comp Bawa lama& Sikap Baik.Hub:0361-730689 ran Jl.Apit Telaga No.12/16 B.BP.820.01.17.0002350 Br batur,Peguyangan Kaja Dps Elgreco Resto Bth:Kasir&Waitress UT Hub:085100480049 B.BP.001.01.17.0001112 H:0361-758075/081338957772 Dcr:HK & FO.Puri Asih Hotel B.BP.145.01.17.0002305 Jl.Pantai Kuta No.40 Bali Need Sales & Marktg,Marcom,Exp B.BP.001.01.17.0002152 Min 1yr,good English Send CV Dicari Sopir B1,Waiter/es Cook to SamaSama Rest Jln.By Pass Helper Max 25Thn Telp.420915 B.BP.001.01.17.0002345 Ngrh Rai 128 No Hp:08123841129 Dicari Staff Admin utk Travel e:wira@samasamabali.com Agent Hubungi.081236765023 B.BP.101.01.17.0002372 B.BP.154.01.17.0002307 Dibutuhkan Sekretaris Property Dicari:Karyawati Peng.Fecial Agen Bhs Inggris lisan & tulis Skin Care Hub.08123801640 Dicari Karyw/wati u/ Sari Dewi walk in interview krm CV ke B.BP.001.01.17.0002267 Minimarket Jl.Dewi Madri No.5B Bali Land Office Jl.Umalas Dibthkan Sopir berpengalaman Renon - Dps Telp 085100045547 No.1A Kerobokan 085237194846 SIM A Hub:08123625902 B.BP.001.01.17.0002385

B.BP.001.01.17.0002341

B.BP.001.01.17.0002218

Dcr sgr Marketing Komunikasi penempatan se-Bali, penddkn min SMU/SMK, blm menikah, Pria/ Wanita, umur maks. 27thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl.Kepundung No. 61 A Dps atau email : kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Dcri Admin.wnt 18-23th lisan SMK Akuntansi/sdrjt/Mahir MS Office.Pny kend sndri.Lmrn ke: Ud.Hasil Alam Utama,Jl.Buluh Indah 89X,Dps.081339136305

B.BP.031.01.17.0002352

Sales dan Supervisor Dpt Mess. Jl.Cargo Permai 198XX CV.Mulyo

B.BP.001.01.17.0002150

Supir SIM B1 Teknsi Las.Welder Markting,Surveyor:082349227530

B.BP.001.01.17.0002334

Ymh Bisma Dicr 1.Supir SIM B1 2.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.01.17.0002277

bth Supir Travel pglmn,Admin & Accounting Staf H.081237772149 B.BP.001.01.17.0002357

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post APV X 2005 Silver Istimewa Jl. P.Tanimbar 36 Dps 08123931212

DIJUAL RUMAH Cepat Rumah 2Are Lok.Nyaman 1.6Ng,081805676667

B.BP.001.01.17.0002358

Dijual APV GX 2014 Hitam Istw Pribadi hub.085338250555

BU.Rmh Muding Permai 2,SHM,lt 300m,2.95M/Ng,c21Grande036193 48511,081342187775,08128224961

B.BP.166.01.17.0002383

B.BP.001.01.17.0002368

B.BP.001.01.17.0002384

B.BP.001.01.17.0002363

Jazz RS’08 Matic Slvr VRcrom17 DK VIP 151Jt,085100856999 Prbd NISSAN

Nissan Juke CVT Red Edition Putih 2013 AsBali H.0811395948 B.BP.141.01.17.0002377 DAIHATSU

Ayla’2014 Hitam AsliDK,Banbr2, Terawat 86jt Ng 081805458575 B.BP.001.01.17.0002339

Sirion New VVTi 1.3 Th’2011 KM 16Rb,Tg1,Putih,087 862 270 180 B.BP.164.01.17.0002370 SUZUKI

Dijual APV Arena GX’13 wrn hitam mtlk,trwt,by dealer harga 120jt Hub.081529125985 Bali Ratu Spa Jl.Kartika Plasa Kuta

B.BP.154.01.17.0002296

B.BP.141.01.17.0002378 MITSUBISHI

PT.Dipo Star Finance,1 Mits FJ 2523,1 Mirage QX M/T T.265007 B.BP.001.01.17.0001945 TOYOTA

Ovr Krd HrIni Alphard’04Pmk Tp V AsDK Htm Dp35Jt,082342490222 B.BP.164.01.17.0002371

SERVICE

TOYOTA

Yaris E Lmtd 10 Silver AsBali Sgt Istimewa Jl.Akasia VI No.5 B.BP.001.01.17.0002367

DIJUAL MOTOR YAMAHA

Jual Yamaha MX’11 hijau,Blade Repsol’12 pribadi 08553902209 B.BP.001.01.17.0002279

SERVICE

Kredit Srtfkt Prses Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn082144394889

DISEWAKAN RUMAH Dikont RT L3Are Lt2 Jl.T.Batanghari III/7 Renon 6KT,Grs 2Mobil, 085338267702/082144011198

Dijual Rumah Toko Lantai 2 Jln.Karna 28 Dps 2,60Are

BUC Jazz 1.5 E AT 2014 Warna Orange Muda Hub:08123802909

DISEWAKAN TANAH Dkont.Tnh 4A Ada Atap cck unt Grs Mbil +/-25Mbl,085100490645

B.BP.001.01.17.0002285

B.BP.031.01.17.0002364

HONDA

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.005.01.17.0002219

B.BP.141.01.17.0002376

Ertiga GX Elegan Putih AsDK MT 2013 Vlk18" Akasia VI No.5

Tnh 1A,siap bgn,Keboiwa utr, 400jt Nego,081338658888 BU

B.BP.001.01.17.0002171

Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah KluarDaerah HrgNg,081339357512

B.BP.001.01.17.0002108

B.BP.001.01.17.0001639

Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545 A.BP.001.12.16.0001551

Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi B.BP.001.01.17.0002355

DISEWAKAN TOKO PENGUMUMAN Murah Toko 2Lt Gatsu Brt 103 “Pemberitahuan”DnganPenetapan Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih B.BP.141.01.17.0002319 PondokCitra Pmogan 08123871809 5mx15m 77Jt/Th Ng,085100490645 Pengadilan Negeri Denpasar B.BP.001.01.17.0002284 B.BP.001.01.17.0000706 KEHILANGAN Tgl 26 September 2005 No:144/ DIJUAL TANAH !!!Canggu 3A,5A,43A cck villa Tlah Hilang IMB No:1379 Th2005 pdt.P/2005/PN.Dps Tanah Ter**Djl Tnh 3&6 Are Kawsn Vila, full view sawah 081246976068 RUPA-RUPA AN Happy Qalania Hidayat letak di Jl.Cargo Ds/Kel Pdng B.BP.001.01.17.0002107 Jl.Gn.Athena Hp:087860004889 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% B.BP.001.01.17.0002338 Djl Tnh 2-5A Utr Bypas 290Jt/A Sambian Kaja,Kec Dps Barat B.BP.001.01.17.0002362 H.087861895055 / 081238979088 cck Rmh/Vila Pering08123923726 Adalah Milik:Anak Agung Gede BIRO JASA Djl Tnh 26Are dkt Ayana Resort B.BP.164.01.17.0002369 B.BP.001.01.17.0002266 Tjandra.Kuasa Hukum/Pengacara Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, & dkt Puri Gading Jimbaran Atasi Rmh Bcr,Tlang,Dak,Dnding Jl Tnh 1,03A T.Buaji Gg.Yamuna H:08123804558/081999110707 Pnjer082341417675/081916563998 Atp&Renov Rmh Opi.085103093823 Rizal Akbar,SH HP:085732455555 Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 B.BP.001.01.17.0002310

SERVICE

B.BP.001.01.17.0002351

B.BP.001.01.17.0002354

BIRO JASA

SERVICE

B.BP.001.01.17.0002342

B.BP.001.01.17.0002091

BIRO JASA

PELUANG BISNIS

PERCETAKAN

FURNITURE

TOUR

FOTOCOPY

SALON

AC

DIJUAL MOBIL BIRO JASA

RUPA-RUPA

ALUMINIUM

BENGKEL LAS

BIRO JASA

ALUMINIUM

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


EKONOMI

18

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Disiapkan Beasiswa 50.000 Orang Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) akan memberikan beasiswa kepada 50.000 siswa yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia. “Kemenhub memilih BPSDM dan saya tugaskan mereka buat sekolah vokasi. Tahun ini kita menganggarkan untuk 50.000 siswa,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai diskusi bertajuk “Mewujudkan Pelayaran Rakyat Terpadu dalam Merajut Nusantara” di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. Budi mengatakan, pendidikan vokasi merupakan amanat Presiden Joko Widodo. Alasannya masih banyak golongan menengah bawah yang hanya meng-

enyam pendidikan SMP dan jumlahnya 30 persen dari angkatan kerja. “Karena itu, setiap departemen ditugaskan menyekolahkan mereka dengan sekolah vokasi,” katanya. Ia menambahkan, pihaknya telah memulai program beasiswa yang berlangsung dua minggu tersebut di Meulaboh, Semarang, bekerja sama dengan sejumlah universitas. Seperti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Pangeran Diponegoro. “Hari Pers kemarin kita berikan juga 1.000 siswa untuk bersekolah vokasi. Ini akan bergilir, karena Filipina itu punya pelaut sepuluh kali dari kita,” katanya. Ia merinci, satu beasiswa senilai Rp 5-6 juta atau total Rp 300 miliar. Budi mengatakan pihaknya juga tengah fokus

mengembangkan pelayaran rakyat sebagai kearifan lokal dan agar pelayanan serta keamanannya lebih baik. Dalam lima tahun ke depan ia sudah mengalokasikan Rp 1 triliun untuk pelayaran rakyat setara Rp 200 miliar per tahun. “Alokasi tadinya diberikan kepada kapal modern, sebagian diberikan kepada Pinisi. Nanti dilihat apakah bisa dibelikan kapal besar atau kapal tradisional, kan bisa banyak,” katanya. Subsidi untuk pelayaran rakyat tersebut akan tersebar di seluruh daerah, seperti Kepulauan Riau, Meulaboh, Halmahera, Kalimantan dan Sentani. Pengamat Kemaritiman Saut Gurning mengatakan pelayaran rakyat harus dipertahankan, karena itu sumber daya manusia harus mumpuni. (ant)

BI Perkirakan Harga Minyak Mentah Naik 47 Dolar AS/Barel

Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) memperkirakan rata-rata harga minyak mentah dunia naik menjadi 47 dolar AS per barel tahun ini. Kenaikan itu dikhawatirkan memicu penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dan mengerek laju inflasi. “Kenaikan harga minyak dunia akan berdampak ke komoditas langsung dan harga secara umum,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo usai rapat koordinasi dengan pemeritah di Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. Meskipun demikian, kenaikan tersebut belum signifikan mengingat akhir Desember 2016 lalu kajian BI menyebutkan harga minyak mentah dunia berada di kisaran 45 dolar AS per barel. Kenaikan harga minyak mentah dunia, kata Agus, menjadi salah satu sorotan Bank Indonesia. Kenaikan itu sebagai komponen yang akan menaikkan inflasi harga barang yang diatur pemerintah (administered prices). Selama Januari 2017 saja tekanan inflasi administered prices sudah meningkat karena kenaikan tarif administrasi STNK dan penyesuaian harga listrik 900 VA. Kenaikan harga minyak mentah dunia tentu akan

mendorong penyesuaian harga bahan bakar minyak sesuai harga keekonomiannya. Selain itu, BI juga mencermati dampak dari diberlakukannya BBM satu harga. Hal yang dikhawatirkan BI adalah jika terjadi penyesuaian harga BBM. Sebab, dampaknya juga merembet terhadap inflasi dari harga barang yang bergejolak (volatile food). Padahal BI ingin menjadikan inflasi volatile food sebesar 4-5 persen dibanding 2016 yang sebesar 5,9 persen.

“Kalau ada penyesuaian BBM maka menekan volatile food,” ujarnya. Upaya menjaga inflasi volatile food untuk mengkompensasi potensi kenaikan inflasi administered prices sehingga laju inflasi nasional diharapkan tetap berada di rentang empat persen plus minus satu persen sesuai target BI. Asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 45 dolar AS per barel. (ant)

Bali Post/ant

Rosan Perkasa Roeslani

Investor di Bali Terus Tumbuh

Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan investor di Bali dari tahun 2015 ke 2016 meningkat dari 1.379 menjadi 2.571. Jumlah investor berdasarkan rekening (SRE) di Bali tahun 2015 mencapai 7.651. Sedangkan tahun 2016 sebanyak 10.138. “Jadi tahun 2016 itu tumbuhnya hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya,’’ kata I Gusti Agung Alit Nityaryana. Head of IDX Representative Office Denpasar, Selasa (24/1). Sementara dari sisi jumlah investor/orangnya (SID) lantaran satu orang bisa memiliki rekening saham lebih dari satu, juga ada peningkatan dari 6.484 tahun 2015 menjadi 8.078 tahun 2016, sehingga ada pertumbuhan 2.015 investor baru. Dibandingkan wilayah lain di Indonesia, jumlah investor di Bali menduduki peringkat ketiga setelah Jawa dan Medan. “Kelompok usia yang melakukan investasi saham di Bali 41-100 tahun yaitu 4.760, sedangkan usia 18-25

tahun jumlahnya 1.769, dan usia 26-30 tahun jumlah investornya 1.221,” bebernya. Sedangkan investasi saham ini banyak dilakukan pegawai swasta, disusul pelajar dan pengusaha. Dikatakan, minat seseorang membeli saham suatu perusahaan tergantung dari pergerakan harga saham. Pergerakan harga saham dipengaruhi kualitas perusahaan, kondisi negara, dan kondisi global. Beberapa tahun kemarin ada faktor yang menyebabkan harga saham

menurun. Misalnya harga batubara turun lantaran daya beli Cina rendah. Karena harga turun, otomatis harga saham juga ikut anjlok. ‘’Harga saham turun karena potensi laba turun. Bayangkan biaya produksi tetap tapi harga jualnya turun, berarti keuntungannya makin lama makin turun, otomatis orang makin banyak yang ingin jual saham dibandingkan membeli sahamnya. Prinsip hukum pasar, berlaku karena lebih banyak orang yang menjual daripada

membeli, maka harga saham turun,” jelasnya. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Bali Nusra Zulmi mengatakan, secara rutin baik OJK maupun Bursa Efek dan para pedagang efek melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk ke kampus-kampus. “Bahkan di kampus-kampus sudah ada tujuh galeri bursa yang dapat dijadikan tempat para mahasiswa dan masyarakat untuk belajar berinvestasi,” ujarnya. Sosialisasi dengan cara itu diyakini sangat ampuh membuat masyarakat berinvestasi di pasar modal. Berinvestasi di pasar modal sudah mulai menjadi alternatif potensial bagi masyarakat untuk berinvestasi. (kmb42)

Indonesia Kondusif

BUMN Diminta Tetap Optimistis Agus Martowardojo

Bali Post/ant

AS Keluar TPP Untungkan Indonesia

Jakarta (Bali Post) Kebijakan Presiden Donald Trump yang mengeluarkan Amerika Serikat dari Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP) menguntungkan posisi Indonesia dari

KAMPUNG UKM DIGITAL - Menteri Puspayoga meresmikan Gedung Koperasi dan UKM Center serta launching Kampung UKM Digital didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang dan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu (25/1) kemarin.

segi manufaktur. “Dengan tidak adanya TPP, posisi Indonesia lebih bagus dari segi manufaktur karena tidak mendapatkan saingan dari Vietnam,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Roeslani usai diskusi “Prospek Ekonomi dan Bisnis 2017” di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (24/1). Pengesampingan TPP oleh AS, katanya, merupakan peluang bagi ASEAN untuk kemudian memperkuat perdagangan bebas negaranegara anggotanya yang resprositasnya masih rendah. “Jangan sampai ada Brexit di ASEAN, karena aliansinya berbeda-beda, misalnya Kamboja yang bersekutu ke China. Kita tidak pernah terpikir negara-negara ASEAN akan selalu bersatu. Tidak tertutup kemungkinan kita bisa pecah,” ucap

Rosan. Salah satu langkah yang dapat diambil untuk mempertahankan kohesivitas ASEAN, kata Rosan, adalah melalui perdagangan dan investasi. Sebelumnya, Donald Trump secara resmi menarik keikutsertaan negaranya dalam TPP, Senin (23/1) waktu setempat. Langkah tersebut dinilai menjauhkan AS dari sekutu-sekutunya di Asia ketika di saat bersamaan pengaruh Tiongkok semakin meningkat di kawasan tersebut. Memenuhi janji kampanyenya untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam TPP, Trump menandatangani keputusan presiden atau executive order di Ruang Oval yang menyatakan menarik keluar AS dari fakta perdagangan yang beranggotakan 12 negara itu. (ant)

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo meminta para pelaku usaha, khususnya BUMN tetap optimistis. Alasannya, faktorfaktor pendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin kondusif. Presiden Jokowi mengatakan hal itu usai meresmikan pembukaan Executive Leadership Program (ELP) bagi direksi BUMN yang digelar di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. “Yang ingin saya sampaikan adalah BUMN ini harus berani. Berani apa, kalau saya ya... meningkatkan target investasi,” kata Presiden Joko Widodo. Kepala Negara mencontohkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik di tengah melambatnya perekonomian global dan sulitnya situasi ekonomi yang dialami oleh banyak negara. “Kita masih bisa tumbuh misalnya di kuartal kedua 5,18 di kuartal ketiga turun sedikit menjadi 5,02 persen. Kemudian kalau kita bandingkan dengan negara-negara G-20 ya... kita enggak jelek-jelek amat, masih nomor tiga kok kalah

dengan India, kalah dengan RRT,” katanya. Pertumbuhan ekonomi itu, disebut Presiden, lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain yang justru minus dan turun drastis. Ia juga mencatat inflasi dalam dua tahun ini juga tergolong terkendali dari yang sebelumnya berkisar 8,5-9 persen bisa ditekan menjadi 3,02 persen pada 2016, dan 3,35 persen pada 2015 atau masih di bawah empat persen. “Kalau dibandingkan pertumbuhan ekonomi yang paling penting kita enggak tekor, jangan sampai pertumbuhan ekonomi enam tapi inflasi sembilan, untuk apa,” katanya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2017 juga banyak diprediksikan akan berada di atas angka lima persen. “Artinya apa, di situ ada, kita harusnya ada rasa optimisme,” katanya. Kondisi itu juga didukung pendapatan negara yang diprediksikan akan meningkat pada 2017 dengan tingkat belanja negara yang juga tumbuh. “Artinya kita harus optimis dengan angka-angka

yang tadi saya sampaikan, kerja kok pesimis untuk apa. Kerja itu harus optimis tapi

optimisme yang realistis, berpijak pada kondisi objektif,” katanya. (ant)

Joko Widodo

Bali Post/ant


19

Kamis Umanis, 26 Januari 2017

Menjual Sapi Dari Hal. 1

Bagi mereka, yang terpenting adalah bisa menyekolahkan anak dan ketika dia membutuhkan uang bisa memiliki uang dengan menjual sapinya. Oleh karena itu, Kementerian akan melakukan intervensi untuk memastikan sapi-sapi betina itu bunting kalau memang harus bunting. Populasi sapi didorong terus meningkat sehingga pada saatnya nanti bisa menekan impor, dan bahkan bisa mengekspor. Mengingat, citacita bangsa ini sebenarnya adalah bagaimana Indonesia ke depan menjadi lumbung pangan dunia. ‘’Kita selalu bicara impor, impor, impor. Sebenarnya bahasa itu kan sangat kurang enak, saya sebagai seorang dirjen kalau kerja saya hanya impor begitu. Berarti kita harus mempunyai mimpi ke depan bahwa suatu saat Indonesia itu jangan sampai impor. Karena dulu sejarah kita, dari Bali saja dulu ekspor babi dan sapi ke Hongkong. Kenapa sejarah ini tidak terulang, kita ingin mengulang itu tentu harus dilakukan upaya khusus,’’ paparnya. Diarmita menambahkan, Upsus Siwab dibagi menjadi 3 kluster yakni kluster intensif, kluster ekstensif, dan kluster semi-intensif. Bali, Jawa dan Lampung yang merupakan kantong-kantong ternak atau daerah penyangga peternakan di Indonesia masuk dalam kluster intensif. Di sini, umumnya petani ternak sudah paham dengan inseminasi buatan. Mereka

juga mengerti bahwa ketika sapinya sakit harus mencari dokter, atau ketika sapinya birahi, mereka akan mencarikan pejantan atau memanggil manteri. Sementara provinsi yang masuk kluster semiintensif, seperti Sulawesi Selatan, Riau, Pekanbaru, dan Sumatera Barat. Lalu, kluster ekstensif adalah daerah yang belum begitu familiar dengan program inseminasi buatan. ‘’Jadi kita perlu mengintervensi mereka mulai dari gangguan reproduksi, kemudian tentang inseminasinya. Tentu di sana kita akan memberikan mereka transformasi ilmu pengetahuan bagaimana para inseminator ini kita bisa didik dengan baik. Kemudian bagaimana kita bisa mengetahui berapa sesungguhnya ada sapi-sapi inseptor yang sia p untuk diseminasi,’’ jelasnya. Diarmita berharap dari upaya khusus ini terjadi lonjakan populasi sapi. Supaya berhasil, ada tiga langkah yang harus diambil. Pertama, bagaimana agar sapi-sapi betina produktif tidak dipotong secara ilegal oleh RPH. Langkah ini melibatkan pula TNI/Polri. Kedua, meningkatkan inseminasi buatan yang reseptornya kira-kira ada 4 juta. Dari 4 juta itu diharapkan lahir 70% saja, untuk bisa mendapatkan 3 juta anak sapi atau pedet yang lahir hidup. Ketiga, percepatan penambahan populasi dilakukan dengan mengimpor indukan. ‘’Dari hasil hitung-hitungan, 2026 kita sudah mulai prepare langkah-langkah untuk ekspor,’’ pungkasnya. (kmb32)

Kembali Digugat

Dari Hal. 1

Hasil tersebut kembali digugat oleh La Uku dan Dani ke MK. Maka pada Juli 2012, Samsu dihubungi pengacara Arbab Paproeka sekaligus mantan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan permintaan Akil agar Samsu menyediakan uang Rp 6

miliar terkait permohonan keberatan. Namun, Samsu hanya memberikan sebesar Rp 1 miliar yang diberikan ke rekening CV Ratu Samagat. Maka pada 24 Juli 2012, MK pun menolak gugatan kedua La Uku tersebut. Akil Mochtar dalam perkara ini sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung dengan vonis seumur hidup. (ant)

PD Sarankan Antasari Tempuh Jalur Hukum Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR merangkap Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Agus Hermanto menghormati keputusan Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada mantan Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Antasari Azhar apabila ingin membongkar kasus yang membuatnya ditahan sekitar tujuh tahun. ‘’Grasi adalah kewenangan daripada presiden yang meminta pertimbangan dan persetujuan daripada unsur daripada penegak hukum. Ini sudah diberikan atau pun seperti yang diberikan Presiden kita harus menghargai kewenangan Presiden,’’ kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/1) kemarin. Agus menyarankan agar Antasari Azhar menempuh jalur hukum, apabila ingin membongkar kasus hukum yang menimpanya. Penegasan disampaikan Agus menanggapi pernyataan Antasari Azhar agar Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat membantu mengungkapkan kasus hukumnya, daripada mengeluh soal kondisi bangsa di twitter. ‘’Ya tentunya jalur-jalur hukum yang menyelesaikan. Kita serahkan kepada aparat penegak hukum. Semuanya sudah dijalankan, semua juga sudah ada, namun apabila Pak Antasari Azhar ada hal-hal yang dirasakan kurang biarlah diselesaikan dengan aparat penegak hukum,’’ kata Agus. Sejak awal kasusnya hingga memperoleh grasi dari Presiden Joko Widodo, Antasari Azhar kukuh pada sikapnya bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Kasus tersebut terjadi pada tahun 2009

Dari Hal. 1

‘’Sampai hari ini kita tidak tahu jumlah orang yang di dalam kapal, perkiraan ada 40 orang,’’ ujar Menlu Retno. Menlu menyebutkan, korban selamat yang telah ditemukan sejauh ini enam orang, yaitu empat laki-laki WNI, satu laki-laki warga Malaysia, dan satu perempuan WNI. Sementara itu, 16 jenazah korban kapal tengge-

atau di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Agus menambahkan, terpenting dari persoalan ini adalah kinerja penegakan hukum harus diawasi agar mampu menghadirkan keadilan di masyarakat. ‘’Penegakan hukum itu yang harus kita awasi. Siapa yang harus kita awasi, media juga mengawasi DPR juga mengawasi marilah kita semua mengawasi penegakan hukum itu,’’ kata Agus Hermanto. Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mempersilakan kepada Antasari apabila ingin membongkar kasus hukum yang diyakini tidak pernah melibatkan dirinya. Antasari, menurut politisi dari PDI Perjuangan ini, memiliki kebebasan untuk melakukan upaya hukum atas kasusnya. ‘’Jika ingin melakukan upaya hukum atas kasus sebelumnya, ya… kita serahkan kepada Pak Antasari. Mungkin beliau dizolimi sebelumnya. Itu diserahkan kepada beliau. Itu kita serahkan ke Pak Antasari hak beliau sebagai warga negara,’’ kata Masinton. Masinton membantah tudingan adanya kepentingan politis dari pemberian grasi terebut. Sebab, menurutnya, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi SP telah menegaskan bahwa pemberian grasi kepada Antasari sudah didasarkan pada pertimbangan Mahkamah Agung (MA). ‘’Atas pertimbangan MA itu, maka Presiden dibolehkan memberikan mengeluarkan grasi yang diajukan oleh Pak Antasari,’’ kata Masinton. Seperti diketahui, di saat status pembebasan bersyarat diterima Antasari Azhar, grasi yang pernah diajukan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan mantan Ketua KPK ini juga dikabulkan Presiden Jokowi. Dengan grasi tersebut, maka Antasari Azhar kini menyandang status bebas murni. (kmb4)

Korban Selamat lam tersebut sekarang berada di Rumah Sakit Sultan Ismail di Johor, dan sebanyak empat jenazah sudah diidentifikasi. ‘’Apabila diperlukan kita kirim tim DVI (disaster victim identification) kita. Ini masih dalam kesepakatan tim DVI Indonesia dan DVI Malaysia,’’ kata Menlu Retno. Aparat pemerintah Malaysia telah mengaktifkan tim SAR (search and rescue) untuk mencari kemungkinan

korban lainnya. Tim Satuan Tugas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru juga telah berada di lokasi untuk berkoordinasi dan memantau perkembangan pencarian korban. Menurut keterangan KJRI Johor Bahru, pada 2016 terdapat lima kejadian kapal karam di wilayah kerja KJRI Johor Bahru dengan korban jiwa 37 orang dan korban yang selamat berjumlah 51 orang. (ant)

Tanpa Identitas Dari Hal. 1

Berjarak 10 meter dari koper milik VPU Indonesia terdapat 10 koper tanpa identitas dan bentuknya berbeda dengan koper milik tim Polri. ‘’Itu tempat umum, 10 koper itu ditanya milik siapa dan dijawab petugas Indonesia bukan milik kita. Milik kita totalnya 141,’’ jelas Kapolri. Selanjutnya petugas bandara langsung memasukkan tastas tersebut ke X-ray dan ditemukan 100 senjata berbagai macam serta amunisi. ‘’Petugas kita menyangkal, itu bukan milik kita karena jumlahnya 141 dan tempatnya

beda,’’ terang Tito. Kapolri juga mengatakan untuk apa FPU Indonesia menyelundupkan senjata dan amunisi, karena sudah sangat kecukupan dan memiliki produksi sendiri, PT Pindad. ‘’Di Indonesia sangat cukup amunisi. Mau 5,5 mm; 6 mm, 7,2 mm, 9 mm. Kita semua paham, apalagi teman di pasukan sangat cukup. Kita punya Pindad perusahaan sendiri, tidak perlu amunisi. Kecil kemungkinan bahwa itu milik FPU kita,’’ ujar Kapolri. Namun, Tito belum mengetahui motif kasus ini, sehingga memutuskan mengirim tim ke Sudan untuk menyelidikinya. (ant)

Pertimbangan MA Dari Hal. 1

‘’Alasannya, salah satunya adalah karena adanya pertimbangan MA yang disampaikan kepada Presiden,’’ kata Johan Budi, Rabu (25/1) kemarin. Selain itu, kata Johan, Presiden juga melihat berbagai pertimbangan lain sebagai bahan masukan bagi keputusan pengabulan grasi Antasari itu. Johan mengatakan, keputusan presiden mengenai permohonan grasi telah ditandatangani dan dikirimkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin, 23 Januari 2017. ‘’Keppres soal permohonan grasi Antasari sudah diteken Presiden dan dikirim ke PN (Jakarta) Selatan hari Senin,’’ kata Johan. Ia menambahkan, di antara poin-poin dalam keppres itu adalah pengurangan masa hukuman. ‘’Di dalam keppres itu isinya mengurangi

hukuman Antasari sebanyak 6 tahun,’’ kata Johan. Kamis, 10 November 2016, Antasari meninggalkan Lapas Tangerang dengan status bebas bersyarat sejak ditahan pada Mei 2009. Dia divonis 18 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan setelah dinyatakan terbukti membunuh Nasrudin Zulkarnaen, Direktur Putra Rajawali Banjaran. Antasari Azhar kemudian mengajukan banding, kasasi, dan peninjauan kembali, namun ia tetap dihukum. Sementara itu, Antasari Azhar menyebut permohonan grasinya yang dikabulkan Presiden Joko Widodo memiliki makna sangat luas, bukan hanya untuk dirinya, juga bagi keluarga dan bangsanya. ‘’Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan dan berhasil, harus kita syukuri. Grasi ini memiliki makna buat saya, keluarga dan bangsa Indonesia,’’ kata Antasari di Lapas Tangerang. (ant)

Sangat Pragmatis Dari Hal. 1

Dikatakan, parpol cenderung terkesan sangat pragmatis dan masih oligarkis. Fenomena calon tunggal di beberapa daerah lain, mendukung asumsi tersebut. Tetapi, parpol di Bali masih punya waktu berbenah asalkan bisa segera

berkomunikasi dengan bakal calon potensial yang relatif populer, agar bisa mengusung platform dan visi ideologisnya. ‘’Pragmatisme parpol boleh-boleh saja. Namun, harus tetap melihat calon mana yang dibutuhkan oleh Bali sekarang dan ke depan,’’ pungkasnya. (win)

Kamis, 26 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (3)

06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun: Ball Hanoman (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Gong Kebyar Wanita Uma Jero

10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (4)

12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu Seniman Patung Dekoratif Pewayangan 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif

15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Round Up The World 16.39 Agrobisnis Budi Daya Anggrek 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih

Merajan Jeroan Delod Meranggi-Abiansemal 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Rendang (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda

20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Gong Kebyar Genta Manik (3) 21.00 Serial Buddha 21.30 Siaran Langsung Siwaratri Puja 2017 24.00 Closing

Janardhana Selamatkan Arjuna dari Senjata Konta

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Empat Puluh Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

ENGKAU tidak perlu khawatir sama sekali tertang terbantainya Karna itu. Aku akan menceritakan cara-cara bagaimana engkau dapat membantainya. Vrikodara juga akan berhasil membantai Suyodhana. Aku akan katakan kepadamu, oh putra Pandu, Arjuna. Cara-cara dan strategi apa yang harus dirancang. Kemudian, kegaduhan bertambah di medan perang itu. Kegaduhan itu dibuat bala tentara yang bermusuhan. Pasukan-pasukanmu juga sedang melarikan diri ke segala sisi. Setelah mencapai tujuan-tujuannya, para Kaurava sedang menghancurkan kelompokmu. Sungguh, Guru Drona, yang utama dari para pemukul, sedang menghanguskan ksatria-ksatria Pandava dalam pertempuran. Dhritarashtra bertanya, ‘’Ketika putra Suta itu telah mendapat anugerah panah yang dengan pasti dapat membantai satu orang. Lalu, kenapa Karna tidak menggunakan senjata sakti itu untuk membatai Partha, di luar lainlainnya? Sebab, atas terbantainya Partha, memakai panah itu, semua keluarga Srinjaya dan para Pandava akan dapat dibantai.

Sungguh, setelah kematian Phalguna, sudah pasti kemenangan menjadi milik kita? Karna sebelumnya telah membuat sebuah sumpah yang berakibat pada dirinya. Jika putra Suta itu diundang dalam pertempuran, dia tidak akan pernah menolak menerima tantangan siapa pun itu. Putra Suta itu seharusnya mengundang Phalguna bertarung, bukannya Ghatotkacha. Katakan kepadaku, oh Sanjaya, kenapa Vrisha saat itu tidak menantang Phalguna dalam sebuah perang tanding? Lalu Karna akhirnya membantai putra Bhima dengan Hidimva, dengan panah Konta yang diberikan Dewa Sakrakepadanya? Tanpa diragukan, apakah putraku kekurangan kecerdasan atau karena para penasihatnya yang bodoh? Ambisi Duryudhana yang penuh dosa itu tetap digagalkan oleh musuh. Lalu, bagaimana dia berhasil mengalahkan musuhmusuhnya? Sungguh, panah Konta itu adalah sebuah senjata hebat. Panah itu merupakan gong kemenangan pihak kita Kuru. Sayang, panah itu oleh strategi Vasudeva, telah dibuat sia-sia melalui terbunuhnya Ghatotkacha.

Sungguh itu telah diambil secara tepat dari Karna, seperti sebuah buah-buahan. Atau seorang pincang lengannya lemas oleh seorang yang kuat. Bahkan panah mematikan itu dibuat siasia saja terlepas melalui Ghatotkacha. Seperti dalam sebuah perkelahian antara seekor babi hutan dengan seekor anjing, yang membuat kematian salah satunya. Si pemburu adalah pihak yang tetap diuntungkan. Aku pikir, oh orang yang terpelajar, seperti Vasudeva itu adalah pihak yang mendapat keuntungan dari pertarungan antara Karna dan putra Hidimva. Jika Ghatotkacha telah membantai Karna dalam pertarungan, itu akan memberikan hasil besar bagi para Pandava. Sebaliknya, Karna yang membantai Ghatotkacha. Itu juga sebuah hasil besar bagi mereka sebagai akibat Karna telah kehilangan panah Kontanya. Dilengkapi kebijaksanaan tinggi, singa di antara manusia, Vasudeva itu setelah membayangkan jalan ini, untuk melakukan hal menyenangkan demi kebaikan para Pandava. Hal itu menyebabkan Ghatotkacha dibantai Karn, dalam pertempuran.’’

Sanjaya berkata, ‘’Setelah mengetahui prestasi yang ingin dicapai Karna gagal. Pembantai Madhu, Janardana, yang berlengan perkasa itu, oh raja, yang memerintahkan pangeran para rakshasa itu, Ghatotkacha, yang energinya besar melakukan perang tanding dengan Karna untuk membuat, oh baginda, panah yang mematikan Karna menjadi sia-sia. Semuanya ini, oh raja, sesungguhnya hasil dari kebijak-

sanaan paduka yang jahat. Kita pasti telah mencapai keberhasilan, oh penerus keturunan Kuru, jika Krishna tidak menyelamatkan prajurit kereta perkasa Partha dari tangan-tangannya Karna. Sungguh, Partha telah dapat dihancurkan dengan kuda-kudanya, tiang bendera, dan keretanya dalampertempuran, jika tuan penguasa para yogin Janardana telah tidak menyelamatkan Arjuna.’’ (bersambung)

Sloka 11.52 Sri-Bhagawan uvaca Su-durdarsham idam rupam drstavan asi yan mama deva apy asya rupasya nityam darshana-kanksinah Sukar sekali untuk melihat bentuk-Ku yang telah kau saksikan ini – bentuk Sang Vishnu bertangan empat – bahkan para dewa mendambakan sekali melihat-Ku dalam bentuk ini.


16 Pages

22 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

, January Thursday

January 26,

Trump moving forward with border wall, weighs refugee cuts

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo online: http://www.inte

L O N A A T I E R N I N T

26, 2017

2017

bes Dubai prorised” Kim “unauthoian visit to Kardash newspaper charityThursday,

in the Authorities DUBAI - Emirates have n into a United Arab a investigatio opened an Kardashian to t children’s visit by Kim sugDubai governmen month and vallocal charity this newspaper gested it undermined ues, a state-owned reported. a brief stay

Torres, File

concluded Kardashian emirate last weekend, of the Arab in the Gulf the sprawling Mall at a masterclass shopping attending File Emirates and al-Youm Andy Kropa/Invision/AP, there on makeup. Photo by the Emarat of ComHowever, quoted Ministry official Wafa newspaper Kim Kardashian Paris in October. Disabled her visit to on the while in munity Development as saying the A video posted page showeda Centre for bin Suleiman from the ministry. “had and the Rashid Facebook a senior Dubai Centre’s wearing torn jeans children at not authorised andcould for clarification greeted the begin- Kardashian, Dhahi Khalfan, Disabled was which students the charity arriving at who performed a official, signalled with the visit no goal from why policeof official unease sharp tweets T-shirt, headchildren ning by smiling in Emirati robes and benefit”. is investigating a with two dance The ministry Kardashian without to the charity visit she donnedas of folk said, hosted During the necklace the centre bin Suleiman have this week. need the presence ... dresses. black cloak and children would “We do not in charity centers traditional to the adults and as the its authorisation, apthe ministry Kim Kardashian invite good people, she talked adding that a request because also known (should) plenty of good present. The centre, Therapy Centre, rejected such on “full commitment day” of the charities God we have depends and thank proval posted, without Rashid Paediatric and traditions not it as an “amazing Khalfan described to the customs page. It could clear people,” among for further elaborating. on Jan. 15 was public on its Facebook state”. immediately be reached first The visit It was notvisits to government immediately all what ele- the 36-year old celebrity’s robbed of comment. (rtr) whether approval or since being have visit would no appearancesmillion worth of jewels charities require There was nearly $10 ment of Kardashian’s to custom. Reuters request been contrary Jl. D.Tamblingan response to Sanur immediate

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

AP Photo/Christian Park, and Sunland fence. the Mexico of Anapra, trying to cross died the towns who haveborder. border between migrants eter) Mexico-US to remember (3,145-kilom along the of the Dead on Day nearly 2,000-mile taller fence raise a along the celebrated workers has been to pay for a wall file photo, a Mass Mexico 10, 2016 decades to force this Nov. for almost two FILE - In has threatened where New Mexico,lect Donald Trump President-e

rd with ving forwa cuts Trump mo weighs refugee ll, border wa

to curb fundwith plans detain move forward don’t arrest or on pledges ing of cities that in the U.S. illegally, citpoliliving Trump campaigned dubbed “sanctuary” U.S. immigrationborder immigrants individual to tighten policy organization strengtheningflow of — localities could cost the issues. The cies, including tive of a public ies — whichmillions of dollars. of stemming rolling that monitors refugee the details page 6 security and also called for halting will begin briefed on coun- jurisdictions Continued to He refugees. Donald Trump , beginning with person was action by a government from Muslim to also be heard border, that proposed outlined the expected entry to the U.S.shifted the policy Wednesday News can TON — President at Global later Press. to official and WASHINGactions on immigration 9.30 the U.S.-Mexico called “extreme tries, but in “Bali Image” 96.5 from public a focus on what he coming from The Associated also expected wall along Radio FM am. Listen out executive his proposed ion officials. He’s proposals that steps for officials and the for those ties. While until 10.00Radio FM at The representative to vetting” with terrorism steps to build is reviewing were adio. to Global in order to two administrat policy organization’s cities and the United States. Trump’s orders bali.listen2myr anonymity of Trump’s countries according at http:// officials to sanctuary specific of http://globalfm insisted on ahead video streaming administration his the focus and http:// target so-calledthe flow of refugees be weighing outline the plans nts. On com or live ali.com unclear, both -bali. actions wouldto consaid to still announceme Tuesday radioglobalfmbnnel/global-fm would restrict Wednesday’s plans Trump is restrict refugees pro- official Twitter account“Big day said on the president’s of plans to to sign ustream.tv/cha southern border personal in part the details the U.S. The current the is expected tweeted: to the along SECU- struct a wall four-month night, Trump expected The president — including coming to at least a He’s also as other on NATIONAL constructiona posal includes planned the first actions with Mexico. Among many refugee admissions, to jumpstart the wall!” ban on people RITY tomorrow. measure — Wednesday during halt on all majority things, we will build of Homeland well as temporary of the wall some Muslim Departmentactions will be to a representatrip to the coming from according Additional the next few Security. out over countries, announced to one official. days, according

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

KAMIS UMANIS, 26 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Terapkan Trisakti Melalui Jalur Kesenian

TRISAKTI. Demikian ajaran yang diwariskan Ir. Soekarno atau Bung Karno terhadap bangsa Indonesia. Ajaran ini bangkit lagi setelah sekian lama ‘’dipendam’’ kuasa Orde Baru. Padahal, lewat ajaran ini, Bung Karno selaku salah seorang founding father menekankan tiga hal penting dalam kehidupan berkebangsaan. Yakni, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Bagi Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, ajaran tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan berbangsa saat ini yang kian ringkih diterpa badai krisis. Ajaran itu ideal untuk diterapkan. Salah satunya melalui jalur kesenian dan kebudayaan. Hal itu disampaikan Boping, sapaan Ketut Suryadi, saat mengunjungi Sanggar Seni Leklok di Banjar Pasekan, Desa Dajan Peken, Tabanan, belum lama ini. Menurutnya, kesenian merupakan salah satu gerbang untuk menjalankan ajaran Bung Karno. ‘’Lewat sanggar senilah kita secara nyata dan autentik menjalankan ajaran Trisakti yakni berkepribadian

dalam kebudayaan. Menghidupkan kembali kesenian dan kebudayaan yang kita warisi untuk menyelamatkan peradaban dalam situasi krisis berbangsa dan bernegara,’’ ujarnya. Menurut Suryadi, budi pekerti menjadi salah satu tonggak penting untuk menopang kehidupan bangsa Indonesia di masa krisis multidimensi. Karena itu, katanya, mengenalkan kesenian kepada generasi penerus menjadi salah satu cara membangun budi pekerti mereka. ‘’Bagaimana bisa belajar budi pekerti kalau tidak mengenal seni. Saya cerita sedikit tentang teori kapitalis. Bangsa besar merusak bangsa ketiga yang subur. Salah satunya dengan meru-

sak budayanya,’’ ungkapnya. Karena itu, di hadapan pengurus dan anggota Sanggar Leklok dan para orangtuanya, Boping mengaku sangat berkomitmen dalam hal yang berkaitan dengan seni dan budaya. Mengingat dirinya di masa lalu berangkat dari ranah ini. Karena itu, begitu memasuki ranah politik, dirinya berkomitmen pada diri sendiri untuk total masuk ke sagala komunitas seni dan budaya. ‘’Itu sudah menjadi komitmen saya begitu masuk ke dunia politik. Karena itu, saya mohon diterima sebagai bagian dari keluarga besar Sanggar Leklok. Leklok akan saya jaga untuk membantu pemuda mengenal kembali budayanya. Minimal menjadi Bung Karno

kecil di lingkungannya yang terkecil,’’ ujar dedengkot Sanggar Anak Angin ini. Sebelumnya, Penasihat Sanggar Leklok Ida Bagus Ketut Mertayasa menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Boping tersebut. Terlebih sebelunya, politisi ini juga sempat memberikan bantuan dua pasang gender. ‘’Kami sangat berterima kasih dengan bantuan tersebut. Mengingat sanggar kami ada dengan keterbatasan secara materi. Kami lahir dari rasa senang serta tanggung jawab melestarikan kesenian dan kebudayaan Bali,’’ ujar Ida Bagus Ketut Mertayasa. (bit)

BERKUNJUNG - Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi saat mengunjungi Sanggar Seni Leklok di Banjar Pasekan, Desa Dajan Peken, belum lama ini.

Ayu Azhari Ingin Satukan Perbedaan Lewat Seni

Tika Pagraky

Audisi yang Berbuah Manis

NAMA Tika Pagraky mulai dikenal penikmat musik sejak mengikuti audisi untuk Dewi Dewi yang disiarkan salah satu stasiun TV swasta Tanah Air. Terlebih lagi ketika dia terpilih menjadi salah satu dari anggota trio vokal grup tersebut, membuat kariernya makin melejit. ‘’Sebenarnya saya tidak ingin ikut audisi karena sibuk dengan kuliah. Tapi, teman-teman dan keluarga mendorong saya untuk mendaftar. Hasilnya di luar dugaan, saya terpilih dan sejak saat itu saya semakin serius di dunia musik. Padahal, awalnya sempat down karena tidak ada pendukung sama sekali di studio,’’ ujar Tika, Rabu (25/1) kemarin. Gadis kelahiran 5 Mei 1996 ini menjelaskan bahwa dukungan mengalir dari media sosial. Dia mendapatkan support yang luar biasa hingga akhirnya lolos menjadi anggota Dewi Dewi. Darah seni mengalir ke Tika, sebab ayahnya adalah seorang musisi. Gadis yang dilahirkan di Desa Pidpid, Karangasem ini mengikuti berbagai perlombaan bernyanyi sejak kecil. Kemudian, Tika membentuk sebuah band d e n g a n na m a G a l a x y s a a t d i bangku SMP. ‘’Ayah sebenarnya melarang saya untuk menyanyi sebab karier di dunia hiburan tidak terlalu menjanjikan. Beliau ingin saya lebih memperhatikan pendidikan. Tapi suatu ketika, saya diminta menyanyi di restoran tempat ayah saya bermain musik. Ternyata, penonton menyukainya. Itulah awalnya saya mulai menyanyi dari satu tempat ke tempat lainnya,’’ ujarnya. Meski lebih banyak berkarier di ibu kota, Tika masih sempat untuk menciptakan lagu berbahasa Bali. Salah satu lagu yang sangat populer adalah ‘’Sakit’’ yang merupakan duetnya bersama Jun Bintang. ‘’Saya sangat cinta dengan Bali. Sebab, itulah saya sering menulis lagu berbahasa Bali. Lagu duet dengan Bli Jun terinspirasi dari pengalaman saya sendiri,’’ terangnya. Atas dasar itulah, Tika kini tengah mempersiapkan album berbahasa Bali pertamanya. Di album ini, Tika akan berduet dengan beberapa artis Bali. ‘’Nama-nama artisnya masih saya rahasiakan supaya menjadi surprise nantinya. Mudah-mudahan, album ini diterima oleh pecinta musik khususnya di Bali,’’ tutunya. (gie)

Bali Post/ist

Tika Pagraky

Ayu Lestari Dewi

Ayu Lestari Dewi

Bali Post/kmb

Sandingkan Prestasi Akademis dan Nonakademis PRESTASI membanggakan di tingkat nasional telah disabet Ni Kadek Ayu Lestari Dewi. Berpegang pada moto hidupnya, Talk Less Do More, berjuang, berusaha dan berdoa, ia pun meraih sejumlah prestasi. Kesederhanaan yang dimiliki tak menghalanginya untuk mengumpulkan berbagai macam prestasi, baik tingkat kabupaten, provinsi sampai ke tingkat nasional. Baru-baru ini, siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar ini mampu meraih juara III Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Kesehatan bidang Keperawatan tingkat Nasional di Yogyakarta. Tentunya, prestasi ini dapat membanggakan sekolahnya pula. Putri dari pasangan I Made Sukranis Saputra dan Ni Kadek Sucitawati ini mampu menyisihkan lawannya dari perwakilan SMK Kesehatan dari masing–masing provinsi se-Indonesia. Dewi, begitu ia kerap dipanggil, merupakan salah satu contoh remaja yang pantang menyerah untuk selalu belajar dan belajar agar bisa meraih prestasi. Sekolah di desa tak menghalangi upay-

anya berprestasi di bidang akademik. Hal itu tak lepas dari dukungan dan motivasi orangtuanya. ‘’Saya bersyukur memiliki orangtua dan juga keluarga yang selalu memberikan dorongan, motivasi kepada saya untuk tidak selalu menyerah. Di samping itu juga dari pihak sekolah yang selalu men-support saya belajar,’’ terangnya ketika ditanya siapa yang selalu berperan dalam prestasinya itu. Sejak di Sekolah Dasar (SD), dia sudah meraih berbagai prestasi. Pada tahun 2010, siswa asal Wates Kangin, Desa Duda Timur, Kecamanan Selat, Karangasem ini meraih juara II Olimpiade IPA SD se-Kabupaten Karangasem. Selain itu, ia juga meraih juara III Siswa SD Berprestasi Kecamatan Selat, Karangasem 2010 dan Peserta Lomba Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tingkat SD se-Bali 2010. Di bidang nonakademis, alumnus SMP Negeri 2 Selat, Karangasem ini berhasil meraih juara I Lomba Puisi tingkat SMP 2013 dan pada 2014 sebagai peringkat ke-7 Lomba Matematika Tingkat SMP Kabupaten Karangasem. Untuk mewujudkan cita-citanya yang ingin menjadi seorang dokter ataupun tenaga di bidang kesehatan,

adik dari I Gede Okie Saputra ini melanjutkan sekolah di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Prestasi yang berhasil dikumpulkan di tingkat SMK adalah juara II Olimpiade Sains Terapan Kota Denpasar Tahun 2015. Juara III Lomba Mading 3 Dimensi tingkat SMA/ SMK se-Bali 2015 di Fakultas Kedokteran Hewan Unud dan di tahun 2016 mampu meraih juara II pada jenis lomba yang sama. Juara Favorit Lomba Jurnalistik tingkat SMA/SMK se-Bali 2016 di Politeknik Negeri Bali. Sebagai peserta Olimpiade Biologi SMA/SMK se-Bali Tahun 2015, Olimpiade Sains Terapan Nasional SMK Provinsi Bali 2015 dan mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah National Avicena Competition 2015 tingkat SMA/ SMK se-Indonesia. Meskipun ada sedikit keraguan karena faktor ekonomi untuk bisa melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran, namun sesuai dengan moto hidupnya, gadis kelahiran 5 Maret 1999 ini tak pernah menyerah, terus berjuang belajar dan berdoa untuk meraih cita-citanya. ‘’Karena tiada hasil yang mengkhianati usaha,’’ tegasnya. (kmb)

Ari Imut Berharap Bisa Terus Berkarya BERAKTIVITAS sebagai penjual kue tradisional Bali di kawasan Glogor Carik, Denpasar tidak menyurutkan niat Ari Imut dalam berkarya di blantika musik pop Bali. Perempuan asal Bondalem ini tidak pernah gengsi dengan latar belakang yang dimilikinya untuk terjun meramaikan persaingan blantika musik Bali. Baginya, berkarya untuk melestarikan seni budaya Bali lewat karya musik adalah hal yang terpenting dalam tujuannya berkarya. Ari Imut mengaku dengan latar belakang yang ia jalani justru menjadi sebuah motivasi baginya untuk bisa

lebih sukses dan membuktikan kepada semua orang bahwa ia bisa. ‘’Keseharian saya memang berjualan kue di Glogor Carik. Tapi saya tidak masalah dengan itu, toh saya juga nyaman dan bisa berkarya. Yang jelas, saya punya mimpi untuk bisa sukses dan bisa ikut melestarikan seni budaya Bali lewat seni musik. Orang lain mau ngomong apa, ya… terserah mereka,’’ ujar perempuan kelahiran 7 April 1982 ini. Sebagai bukti keseriusannya dalam berkarya, awal tahun 2017 ini, Ari Imut telah merilis single keduanya yang berjudul ‘’De Ngaku Bagus’’. Sebelum-

nya, ia telah mengeluarkan single ‘’Kuah Gedang’’ yang menggandeng penyanyi senior Dek Pekir sebagai teman duetnya. ‘’Ini sebagai bukti kalau saya itu serius dalam berkarya. Single ini juga sudah mulai beredar di radio-radio dan sudah bisa di-request,’’ tegasnya. Single ‘’De Ngaku Bagus’’ sendiri diciptakan oleh Bayu Krisna dan diaransemen oleh Dek Artha. Ari Imut berharap lewat single terbarunya ini bisa meramaikan blantika musik pop Bali dan single-nya tersebut bisa diterima dengan baik oleh pencinta musik pop Bali. (win)

PENYANYI sekaligus aktris Ayu Azhari baru saja didapuk menjadi Duta Etnik 2017. Atas kepercayaan tersebut, Ayu ingin menyatukan perbedaan yang kerap menimbulkan suasana panas di negeri ini melalui seni dan budaya. Salah satu kegiatan seni yang dilakukan Ayu adalah turut ambil bagian dalam perhelatan musik bertajuk ‘’To Create Tolerance and Peace Throughout Music’’ yang digelar di Musro, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, belum lama ini. ‘’Sebagai seniman yang saya bisa ya… berkarya, menyatukan, menciptakan suasana kasih sayang lewat karya seni, dari tarian dan musik. Kita punya budaya beragam, jadi toleransi melalui musik,’’ kata Ayu usai tampil bersama Devian Zikri Band, Swaragama & Negeri Pelangi. Pada kesempatan itu, perempuan kelahiran 19 November 1969 itu tampil anggun dengan balutan busana khas tenun NTT karya LeViCo Collection. Busana yang ia kenakan merupakan salah satu wujud nyata dari tugas Ayu sebagai Duta Etnik, yakni mempromosikan busana etnik. ‘’Alhamdulillah, saya diajak salah satu desainer. Saya dilantik jadi duta etnik 2017, ini baru pertama kali pakai tenun, bagus juga. Tugas saya membantu perajin atau UMKM berkarya. Saya memasarkan, memberikan peluang perajin berkarya, membangun kesejahteraannya,’’ paparnya. Pemilik nama lengkap Ayu Khadijah ini berharap, kegiatan musik dapat menyatukan perbedaan. Terlebih jelang pilkada dengan suasana politik yang semakin panas. ‘’Dengan keberagaman budaya yang kita miliki, sudah semestinya kita bersatu lewat musik,’’ tegasnya. (pik)

Bali Post/ist

Ayu Azhari


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 26 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu