20 HALAMAN
NOMOR 185 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Paing, 26 Februari 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
OTT Anggota KPU Garut
Penyuap Akhirnya Ditangkap
Bali Post/ant
Megawati Soekarnoputri
Jakarta (Bali Post) -
Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap tiga orang terkait dugaan gratifikasi atau suap untuk meloloskan salah satu pasangan calon Pilbup Garut. Ketiganya adalah Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basari, Komisioner KPU Garut Ade Sudrajad dan DD yang diduga pemberi suap.
Bertemu AHY
Mega Utus Prananda
Jakarta (Bali Post) Jelang perhelatan Pilpres 2019, sejumlah parpol mulai atur strategi. Salah satunya dengan menggagas pertemuan antarpimpinan parpol. Terkait hal itu pula dua petinggi parpol sudah mengagendakan bertemu dengan Ketua DPP PDI-P yang sudah mendeklarasikan Jokowi sebagai capres 2019. Keduanya adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkfili Hasan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Zulkifli Hasan mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan terkait keinginannya bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ‘’Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa jumpa ya, tunggu aja,’’ kata Zulkifli Hasan usai meghadiri Milad Kebangkitan Jawara dan Ulama (Bang Japar) I di Kalibata, Jakarta, Minggu (25/2) kemarin. Penegasan itu terkait pernyataan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto yang mengungkapkan Zulkifli Hasan (Zulhasan) telah minta waktu untuk bertemu dengan Megawati. Hasto menyebut Zulkifli Hasan merupakan salah satu tokoh yang meminta diprioritaskan bertemu dengan Megawati. Hal. 19 Jalin Komunikasi
Bali Post/ant
MINUM KOPI - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti minum kopi di atas ‘’paddle board’’ saat menunggu lawannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, yang tertinggal saat perlombaan adu kecepatan dalam Festival Danau Sunter, di Danau Sunter, Jakarta Utara, Minggu (25/2) kemarin.
Adu Cepat di Sunter
Susi Kalahkan Sandiaga Uno WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno kalah telak melawan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat adu cepat di Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, Minggu (25/2) kemarin. Sebelum melakukan aksinya dilakukan uji kelayakan oleh 91 perenang, untuk mengetahui bahwa Danau Sunter layak digunakan. Susi adu cepat menggunakan paddling, sementara Sandiaga berenang. Sorak-sorai warga terdengar sebagai pemberi semangat
manakala Susi dan Sandiaga bertanding. Namun terlihat Sandiaga tertinggal, bahkan Susi sempat menunggu Sandiaga sebelum sampai ke finis dan langsung mengambil bendera Kumparan. Suasana semakin riuh manakala Susi menunggu Sandiaga, sambil duduk di paddling dan minum kopi. Susi kemudian menceburkan diri dan mendatangi Sandiaga untuk bersama memegang bendera Kumparan. Hal. 19 Bekerja Sama
Kabid Humas Polda Jabar AKBP Heri Suprapto, Minggu (25/2) kemarin, mengatakan setelah menangkap Ketua Panwaslu dan anggota KPU Garut, polisi akhirnya menangkap satu tersangka baru dalam kasus operasi tangkap tangan gratifikasi. Heri mengatakan tersangka yang ditangkap berinisial DD yang diduga pemberi suap. Atas penangkapan tersebut, polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengembangkan kasus ini. ‘’Kami masih mencari alat buktinya,’’ katanya. Sebelumnya, Satgas Anti Money Politics Bareskrim Polri dan Satgasda Polda Jabar menangkap Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basari dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajad, Sabtu (24/2) siang. Ade dan Heri ditangkap atas dugaan gratifikasi untuk meloloskan salah satu pasangan calon bupati Garut. Saat ini keduanya tengah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Jabar. Saat keduanya diamankan, polisi menyita satu buah unit mobil Daihatsu berwarna putih serta sejumlah uang tunai pun turut diamankan. Apabila terbukti bersalah, para tersangka melanggar Pasal 11 dan atau 12 Undang-undang Tipikor dan atau Pasal 3 dan 5 Undang-undang TPPU. Penangkapan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut Ade Sudrajat dan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Garut Heri Hasan Basri membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkejut. Untuk mempermudah proses penyelidikan, Bawaslu telah memberhentikan sementara (nonaktif) Ketua Panwaslu Kabupaten Garut. ‘’Bawaslu memutuskan untuk memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut sambil menunggu penetapan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),’’ kata
Ketua Bawaslu RI Abhan dalam koferensi pers di media center Gedung Bawaslu, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu kemarin. Abhan menilai dua orang penyelenggara pemilu ini telah mencederai proses demokrasi. Ia berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas aktor di balik penyuapan ini. Ke depan, Abhan mengingatkan kasus ini bisa menjadi pembelajaran kepada penyelenggara pemilu agar tidak tergoda suap selama menyelenggarakan pilkada serentak 2018 maupun Pemilu 2019. ‘’Anggota penyelenggara pemilu selalu dikelilingi oleh banyak godaan yang menggiurkan. Namun, mereka harus mampu menahan hasratnya supaya tidak mudah tergoda dengan janji atau pemberian apa pun dari pihak yang berkaitan dengan pilkada,’’ kata Abhan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Mohammad Iqbal di Jakarta mengatakan, Polri berharap penangkapan terhadap Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Garut dan anggota KPU Kabupaten Garut atas dugaan suap bisa memberikan efek jera, sehingga ke depannya tidak ada lagi praktik politik uang dalam pilkada. ‘’Bahwa penangkapan terhadap penyelenggara pilkada di Jawa Barat itu atas perintah Kapolri untuk menekan dampak negatif pilkada langsung agar tidak ada praktik money politics yang merusak sistem demokrasi kita,’’ katanya. Menurutnya, operasi tangkap tangan yang digelar Satgas Politik Uang akan terus berlanjut. Satgas Politik Uang telah dibentuk di tingkat Mabes Polri dan di Poldapolda. ‘’Mabes dan Polda-polda sudah bentuk satgas money politics. Jadi, jangan coba-coba praktik bayar-membayar yang melibatkan peserta pilkada dan penyelenggara pilkada,’’ katanya. (kmb4/ant)
Di Tulamben Karangasem
Sembilan Orang Disambar Petir, Dua Tewas
Bali Post/ant
ERUPSI - Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik ketika erupsi, Senin (19/2) lalu. Ketika itu tinggi kolom mencapai 5.000 meter.
Sinabung Erupsi Lagi
Medan (Bali Post) – Gunung Sinabung kembali erupsi, Minggu (25/2) malam. Tinggi abu yang disemburkan setinggi 3 kilometer. Sebelumnya, Senin (19/2) Sinabung juga erupsi besar. Tinggi kolom abu yang diseburkan melebihi 3 kilometer. Hal. 19 Awan Panas
Amlapura (Bali Post) – Malang nasib sembilan warga Desa Tulamben, Karangasem, Minggu (25/2) siang kemarin. Saat berteduh di gubuk ketika hujan turun dengan lebatnya, mereka tiba-tiba disambar petir. Akibatnya dua orang langsung tewas di TKP dan tujuh lainnya kini menjalani perawatan di Puskesmas Kubu I, Karangasem. Informasi yang dikumpulkan dari aparat menyebutkan, sekitar pukul 06.00 Wita kesembilan orang tersebut berangkat ke tegalannya. Mereka bekerja di kebun untuk memanen kacang tanah. Turunnya hujan yang diselingi petir, membuat mereka harus berteduh di sebuah gubuk yang ada di tempatnya bekerja. Namun sekitar pukul 14.00 Wita petir pun menyam-
bar gubuk mereka. Akibatnya dua orang langsung meninggal di TKP. Dia adalah I Wayan Tebeng (70) dan Ni Nyoman Bawak (35). Keduanya beralamat di Banjar Dinas Beluhu Kauh Desa Tulamben. Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 14.30 Wita. Ketika itu I Wayan Sujana, anak dari I Wayan Jenek, datang ke gubuk untuk mengambil pakan ternak. Dilihatnya salah satu korban I Komang Erik menangis dan Ni Ketut Sari mengatakan bahwa mereka telah disambar petir. Selanjutnya I Wayan Sujana pulang memberi tahu I Wayan Sutama serta mendatangi TKP. Ketujuh orang yang selamat dibawa ke Puskesmas Kubu I untuk mendapat perawatan. Hal. 19 Beluhu Kauh
Bali Post/ist
PETIR - Gubuk yang disambar petir. Tampak pula korban sebelum dievakuasi.
Cok Rat Turun Gunung Menangkan Mantra-Kerta di Buleleng
SIMAKRAMA - Cok Rat bersama sejumlah tokoh Buleleng, sesepuh dan tokoh PDI-P saat simakrama di Puri Singaraja.
PASANGAN calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), makin percaya diri dan optimis bisa menang dalam perhelatan Pilgub Bali 2018. Optimisme itu tambah menguat menyusul keberhasilan Mantra-Kerta membobol basis-basis suara pendukung lawannya di Buleleng dan Karangasem, Minggu (25/2) kemarin. Seharian, Minggu ini Mantra-Kerta berbagi lokasi kampanye. Cagub Rai Mantra menemui masyarakat Desa Kubu, Kecamatan Kubu dan Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Sementara Sudikerta yang menggebrak Buleleng berhasil
membobol basis suara lawan di ‘’Bumi Panji Sakti’’ itu. Indikator keberhasilannya, tampak jelas dengan hadirnya sejumlah sesepuh dan tokoh PDI-P yang dimotori A.A. Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat dalam simakrama dengan tokoh-tokoh senior lintas partai dan lintas agama di Puri Singaraja. Tampak hadir tokoh PDI-P yang mantan Wabup Buleleng Made Arga Pynatih, mantan anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali Ida Komang Banjar, mantan Ketua DPC PDI-P Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan yang bersama puluhan kader PDI-P menyatakan kebulatan tekad memilih Mantra-Kerta. Dalam simakrama yang
dipandu panglingsir Puri Singaraja A.A. Ugrasena itu hadir juga mantan Sekda Kota Denpasar I Made Westra, para tokoh dan anggota DPRD dari Golkar sejak 1971, tokoh lintas agama, parpol koalisi, tokoh independen dan masyarakat umum. Termasuk pula hadir para tokoh dari Desa Sembiran. Saat berorasi, mantan Ketua DPD PDI-P Bali Cok Rat mengajak semua pihak membangun demokrasi yang sehat. ‘’Kami mendukung dan memilih Mantra-Kerta karena kami memilih figur. Kebersamaan kita ini harus terus diperkokoh sampai Mantra-Kerta menang!’’ ujar panglingsir Puri Satria, Denpasar itu. Cok Rat mengajak
para tokoh membulatkan tekad memenangkan MantraKerta pada Pilgub Bali 2018 dengan mencoblos gambar pasangan nomor urut 2. Ajakan itu dijawab teriakan massa, ‘’Mantra-Kerta menang! Coblos nomor 2!’’ Menurut salah seorang tokoh Buleleng, Nyoman Sugawa Korry, begitu antusiasnya masyarakat Buleleng memenangkan Mantra-Kerta terutama karena lima alasan. Figur Rai Mantra adalah figur dinilai sudah teruji dan terbukti komit menjaga adat, budaya dan taksu Bali, sebagaimana gagasan cemerlang ayahandanya, Prof. IB Mantra. Hal. 19 Ujung Tombak
denpasar
2
Senin Paing, 26 Februari 2018
figur Keselamatan Berlalu Lintas BERBAGAI cara dilakukan jajaran Ditlantas Polda Bali guna menekan angka kecelakaan. Salah satunya membagikan brosur imbauan keselamatan berlalu lintas di kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar, belum lama ini. Brosur imbauan keselamatan berlalu lintas itu dibagikan kepada seluruh pengendara yang melewati jalan protokol dan juga pengunjung toko kain, warung kopi serta pengunjung pasar. Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana mengatakan, pihaknya sengaja membagikan brosur imbauan keselamatan berlalu lintas ini, demi menekan angka kecelakaan di Bali, khususnya di Denpasar. Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui media cetak maupun media elektronik. Dengan melakukan sosialisasi dan pembagian brosur imbauan ini, jumlah pelanggaran dan kecelakaan di Bali diharapkan dapat ditekan. Mantan Kapolresta Denpasar ini menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar patuh terhadap peraturan lalu lintas. Tidak hanya saat pihak kepolisian menggelar operasi, tetapi hingga seterusnya agar tingkat kecelakaan lalu lintas berkurang. ‘’Jadi, ini adalah kegiatan yang sudah direncanakan Ditlantas Polda Bali. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas,’’ ujarnya. Brosur imbauan tersebut, katanya, mengingatkan para pengendara wajib membawa surat kelengkapan kendaraan berupa SIM/STNK, menggunakan sabuk keselamatan dan menyalakan lampu utama bagi motor. Mereka juga dilarang menggunakan handphone saat berkendara, menggunakan helm SNI, melengkapi komponen kendaraan, serta mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas. (jay)
Bali Post/ist
LOMBA - Suasana lomba Matematika dan Bahasa Inggris yang digelar Yayasan Tukad Bindu (YTB) di bantaran Sungai Bindu, Minggu (25/2) kemarin.
Ratusan Siswa SD Berlomba di Bantaran Sungai Bindu
Denpasar (Bali Post) – Yayasan Tukad Bindu (YTB) bersinergi dengan Pemkot Denpasar menggelar lomba Matematika dan Bahasa Inggris untuk siswasiswa SD se-Kota Denpasar. Kegiatan ini merupakan ajang edukasi pendidikan formal berbasis alam yang dipadukan dengan pendidikan karakter anak guna cinta terhadap lingkungan. Ajang ini diikuti kurang lebih 615 peserta yang dilaksanakan selama sehari di Taman Wisata Tukad Bindu Kesiman, Minggu (25/2) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan mengaku sangat mendukung kegiatan lomba Matematika dan Bahasa Inggris seperti yang di selenggarakan oleh Yayasan Tukad Bindu tersebut. Ditegaskan, pendidikan formal merupakan suatu keharusan di era globalisasi ini. Apalagi lomba ini dilaksanakan di tempat terbuka yang memberikan nilai lebih dan juga sebagai ajang rekreasi,” ujarnya. Gunawan menambahkan, pendidikan di Denpasar merupakan salah satu program utama dari Pemkot Denpasar. Masyarakat Kota Denpasar termasuk di dalamnya Yayasan Tukad Bindu sudah menunjukkan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan di Kota Denpasar. Salah satunya, kegiatan yang digelar kali ini yang melibatkan ratusan siswa SD. Lomba-lomba seperti ini diharapkan terus dilaksanakan. Selain untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang pendidikan formal, juga sebagai ajang rekreasi dan pendidikan karakter anak-anak di dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan yang ada di sekitar kita merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat menginspirasi untuk pencapaian proses dan hasil pembelajaran yang berkualitas dan bermakna bagi siswa. Penggunaan lingkungan sebagai media pembelajaran akan lebih bermakna dan bernilai sebab siswa dihadapkan kepada peristiwa dan keadaan sebenarnya, keadaan yang alami, lebih faktual dan kebenarannya lebih dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. Sementara itu, Ketua Yayasan Tukad Bindu I.B. Ari Manik didampingi Ketua Panitia Lomba I.B. Anom Parwata mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tujuan dari didirikannya Yayasan Tukad Bindu. Yakni melestarikan seni dan budaya Bali berbasis pendidikan lingkungan dengan tidak melupakan tujuan utama YTB didirikan yaitu menjaga kelestarian dan keasrian Tukad Bindu guna mendukung program Pemerintah Kota Denpasar mewujudkan kali bersih. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Penyelamatan Bahasa Lokal Perlu Tindakan Nyata Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
PLEDOI - Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong saat melakukan pembelaan atau pledoi, beberapa waktu lalu.
Bali Post/kmb37
Kasus 19 Ribu Butir Ekstasi
Hari Ini, Hakim Putus Nasib Empat Terdakwa Atas usainya jawab-menjawab antara pihak terdakwa dengan jaksa, nasib keempat terdakwa itu akan diputuskan majelis hakim berbeda yang rencananya akan diketok palu, Senin (26/2) hari ini. Hal itu disampaikan majelis hakim dalam sidang pekan lalu. Ngebutnya sidang tersebut karena ada perhitungan masa penahanan terdakwa berakhir tanggal 7 Maret mendatang. Sehingga nasib mereka harus diputus majelis hakim sesegera mungkin. Sebelumnya, dalam sidang dengan terdakwa Abdulrahman Willy dengan gamblang mengatakan bahwa kasus ini
penuh rekayasa dan intervensi. Atas dasar itu ia mengaku dijadikan tumbal atau korban dalam perkara yang membuat Diskotek Akasaka yang beralamat di Simpang Enam Jalan Teuku Umar Denpasar tutup. “Saya terkejut dan syok. Jaksa menuntut tidak sesuai dengan fakta persidangan. Tapi maunya sendiri. Seberapa lama dia maunya. Saya berani bersumpah di atas Alquran. Ini rekayasa tingkat tinggi oleh orang yang punya wewenang untuk menjadikan saya tumbal,” tandas Willy dalam pembelaannya tersendiri. Atas dasar itu, pria itu meminta majelis hakim berani
menolak intervensi dari siapapun dan memutus perkara ini seadil-adilnya. Sementara kuasa hukumnya, Robert Khuana menyampaikan beberapa pertimbangan hukum dan juga keganjilan perkara tersebut. Di hadapan majelis hakim Robert Khuana mengatakan bahwa kasus yang menjerat Willy dari awal penuh kejanggalan supaya terdakwa dihukum berat. Polanya adalah dengan menggunakan skenario. Yakni, polisi menggunakan mulut terdakwa lain untuk menjerat Willy. “Yaitu dengan mengumpulkan terdakwa lain di hotel di Sanur. Dari sanalah Willy ditelepon melalui Budi
Liman. Polisi juga membawa barang bukti ke Akasaka dengan menggunakan tas. Polisi dan Willy sempat berpapasan di Akasaka,” tandas Robert Khuana dalam pledoinya. Bagaimanapun sempurnanya rekayasa kasus ini, kata Robert Khuana pasti meninggalkan jejak yang dapat dilihat secara kasat mata. “Jika memang polisi beralasan bahwa penangkapan Willy berdasarkan control delivery, mestinya polisi mengontrol barang yang akan dipesan. Bukan memerintahkan Budi Liman untuk menelepon Willy, sedangkan barang sudah dalam penguasaan polisi,” katanya. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Penyelamatan dan pelestarian bahasa lokal perlu semangat dan tindakan nyata yang berkesinambungan. Demikian kesimpulan konferensi internasional bahasa lokal di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud), belum lama ini.
praktisi seni dan sastra semakin berkurang dalam bahasa-bahasa lokal yang minor atau tidak memiliki tradisi sastra, penutur sedikit dan tidak memiliki sistem aksara. Arga Maulana Pasanrangi dari Universitas Hasanuddin menyampaikan gagasan mengembangkan bahasa daerah dengan memperbanyak kegiatan seni pertunjukan. Dengan begitu, masyarakat mengenal dan mencintai bahasa daerahnya. ‘’Pemerintah dan masyarakat memainkan peranan penting dalam hal ini,’’ tegasnya. Sementara itu, Guru Besar FIB Unud Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. mengatakan, Bali sangat tepat menjadi tuan rumah konferensi internasional bahasa
lokal. Pasalnya, Bali mampu mengembangkan bahasa ibu dengan baik. Masyarakat Bali selalu semangat dalam usaha menjaga bahasa Bali satu rangkaian dengan pengembangan budaya Bali. Keduanya merupakan dasar penting identitas Bali. ‘’Di Bali, seni sastra, seni pertunjukan dan sebagainya semuanya berkembang baik untuk bersama-sama mengembangkan Bahasa Bali,’’ ujar Darma Putra yang menyampaikan makalah ‘’Medium of Modernity Balinese’’. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) – Tiga pria yang didakwa kasus 19 ribu butir ekstasi, yakni Iskandar Halim, Budi Liman dan Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong, kompak minta bebas saat diberikan kesempatan mengajukan pledoi atas tuntutan hukuman seumur hidup. Namun, pihak jaksa yang secara terpisah menyidangkan perkara ini di depan majelis hakim yang berbeda juga menyampaikan jawaban secara lisan. Intinya, tetap pada tuntutan. Begitu juga dengan perkara Dedi Setiawan. Dia tidak minta bebas, namun minta hukuman yang seringanringannya.
Penyelamatan Bahasa Lokal Perlu Tindakan Nyata
Peneliti dan dosen dari Universitas Cenderawasih Adolfina Krisifu, menyampaikan tiga langkah utama yang bisa dilaksanakan untuk mengembangkan bahasa lokal. Yaitu, penelitian oleh kelompok akademis yang hasilnya bisa diberikan kepada pemerintah untuk menyusun kebijakan dan program nyata. Penggunaan bahasa dalam berbagai ranah, seperti pendidikan dan kegiatan agama di tingkat keluarga. Sementara itu, Ulinsa dari Universitas Tadulako menyam-
paikan, penggunaan teknologi relevan untuk mengembangkan bahasa lokal. Misalnya menyajikan cerita rakyat dengan teknik animasi, sehingga menarik perhatian anak-anak dan generasi muda. ‘’Jangan sampai anakanak kita hanya mengenal komik Jepang,’’ ujarnya. Maria Matildis dari Universitas Udayana (Unud) menegaskan, bahasa daerah atau bahasa lokal memiliki kekayaan kosa kata dan konsep yang menarik diadopsi dalam penciptaan karya sastra dan karya sastra akan
menghidupkannya. ‘’Penting sekali langkah berkelanjutan untuk meneliti bahasa daerah, sehingga tata bahasa bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk mempelajarinya dalam waktu mendatang,’’ ujar dosen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud yang banyak menulis novel ini. Dalam penyelamatan bahasa lokal, kata Maria Matildis, praktisi seni dan sastra harus diberikan ruang yang lapang untuk menghidupkan bahasa lokal. Menurutnya, saat ini ruang hidup
Komplotan Begal Beraksi di Penamparan Denpasar (Bali Post) Kasus begal kembali terjadi di wilayah Denpasar. Kali ini korbannya Arya Putra yang dibegal di wilayah Penamparan, Padangsambian, Denpasar Barat (Denbar), Senin (29/1) lalu. Pelakunya dua orang yaitu I Gede Yudik K Sudana (19) dan RR (17) berstatus pelajar ditangkap, Kamis (22/2) lalu. Selain merampas tas, pelaku juga menendang korban sampai jatuh bersama sepeda motornya. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, sebelum kejadian korban melintas di Jalan Gunung Agung, Teuku Umar dan menuju rumahnya di wilayah Penamparan, Denbar. Tanpa sadar korban dibuntuti para pelaku. Setibanya di jalan sepi, pelaku yang membawa pisau menghadang korban. Selanjutnya mereka menyuruh korban menyerahkan tasnya tetapi ditolak. ‘’Pelaku langsung merampas tas korban berisi HP dan barang berharga lainnya. Selain itu, pelaku juga menendang korban sampai jatuh. Informasi yang kami terima, pelaku beraksi di banyak TKP,’’ kata sumber, Minggu (25/2) kemarin. Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan mengatakan, setelah menerima laporan kasus itu, Tim Res-
Pelakunya Pelajar
Bali Post/ist
KASUS BEGAL - Satreskrim Polresta Denpasar merilis pengungkapan kasus begal. mob dipimpin Panit I Unit I Reskrim Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan penyelidikan. Kamis (22/2) pukul 17.30 Wita, petugas menangkap tersangka RR di depan Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar Timur. Hasil interogasi, RR yang beralamat di Jalan Ceningan Sari Gang XVI, Denpasar Selatan (Densel) ini mengaku beraksi bersama Yudik yang tinggal di Jalan Sidakarya, Densel. Polisi langsung memburu Yudik dan berhasil dibekuk di Circle-K di Jalan Gelogor Carik, Densel. ‘’Barang bukti yang berhasil
diamankan berupa pisau dapur, Iphone, baju dan celana pendek. Kasus ini masih kami kembangkan,’’ kata Kompol Arta. Pencuri Ditangkap Satreskrim Polresta Denpasar juga meringkus pembobol rumah di Perum Buana Santi di Jalan Buana Raya Gang Mekar, Denpasar Barat. Pelakunya Khairul Umam (25) dan dibekuk di tempat tinggalnya di Jalan Pemogan Gang Merta Santi, Densel, Senin (19/2) lalu. Terungkapnya kasus ini, kata Kasatreskrim Kompol Arta
berawal dari laporan korban, Ni Wayan Yusiana Dewi. Selanjutnya, Tim Resmob melakukan penyelidikan. Akhirnya pelaku terlacak di Jalan Pemogan Gang Merta Santi, Densel dan langsung ditangkap. Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah mengambil barang-barang milik korban, di antaranya tiga HP. ‘’Dari pengakuan pelaku, HP tersebut mau dipakai sendiri, tapi dugaan kami akan dijual. Pelaku sudah kami tahan dan dilakukan pendalaman lagi,’’ tegas mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Di Bali Belum Ada Kota Layak Anak Denpasar (Bali Post)’Belum ada kabupaten/kota di Bali yang menyandang predikat sebagai kota layak anak. Sampai saat ini baru dua kabupaten/kota yang berpredikat nindya, yaitu Denpasar dan Gianyar. Target menjadi kota layak anak bertujuan untuk mengurangi kasus kekerasan terhadap anak. Komisioner Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Bali Ni Luh Gede Yastini mengatakan ada beberapa indikator yang menentukan untuk disebut kota layak anak. Dari indikator itu kemudian ditentukan predikat. Mulai dari pratama, madya, nindya dan utama. Saat ini di Bali yang telah meraih predikat nindya baru Denpasar dan Gianyar. Badung sebelumnya pernah meraih predikat nindya. Namun, kata dia tahun lalu turun peringkat. Sementara kabupaten lainnya ada yang berpredikat madya dan pratama, bahkan ada yang belum mendapat predikat apapun. ‘’Jadi, masih menuju kota layak anak. Nanti setelah mendapat predikat utama, baru masuk predikat kota layak anak,’’ jelasnya. Menurut Yastini, hal terpenting dalam menekan kasus kekerasan terhadap anak adalah penguatan keluarga. Ke depan ia akan mendorong pemerintah mengupayakan program penguatan keluarga. ‘’Bagaimanapun harus diakui ketahanan keluarga saat ini semakin lemah,’’ tegasnya. (kmb42)
Senin Paing, 26 Februari 2018
BADUNG
3
Dikeluhkan, Pelayanan PDAM di Dalung Permai Mangupura (Bali Post) Kebutuhan air bersih di wilayah Dalung Permai, Kuta Utara belum terpenuhi secara maksimal. PDAM selaku penyedia air bersih belum maksimal memberikan pelayanan, sehingga sejumlah rumah warga terpaksa menggunakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keterbatasan pelayanan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung di wilayah padat penduduk tersebut, diakui Klian Banjar Dinas Bhineka Nusa Kangin Wayan Sarma. Ia memohon agar pihak PDAM menambah jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan warganya. ‘’Cukup banyak warga di Dalung Permai memanfaatkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, karena tidak dapat layanan sambungan dari PDAM Badung,’’ ujarnya. Hal senada juga dilontarkan tokoh masyarakat Dalung Putu Parwata saat dikonfirmasi, Minggu (25/2) kemarin. Parwata yang juga Ketua DPRD Badung itu mengatakan, belum optimalnya pelayanan PDAM di kawasan Perumahan Dalung Permai tersebut sering dikeluhkan oleh warga. Sebagai pimpinan dewan, pihaknya akan mengundang jajaran PDAM untuk melakukan rapat kerja. ‘’Ini (rapat - red) terkait masih ada warga yg belum menikmati sambungan air dari PDAM Badung. Kami ingin lihat dulu dari kemampuan PDAM,’’ katanya. Menurut Parwata, rapat kerja yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah untuk mengetahui sejauh mana jangkauan dari jaringan PDAM. ‘’Apakah sudah cukup, infrastukturnya dan cadangan airnya? Nanti di sana bisa dilihat masalahnya di mana, karena air dan udara adalah kebutuhan wajib manusia untuk hidup,’’ tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama Wayan Suyasa mengakui masih ada warga yng belum mendapatkan sambungan. Namun, tidak sedikit pula jumlah warga yang terlayani sambungan di Perumahan Dalung Permai. ‘’Ada warga yang belum mendapatkan sambungan di sana, karena jumlah warganya terus berkembang. Namun dari data yang kami miliki, di sana sebagian besar berlangganan PDAM,’’ katanya. Suyasa mengakui pihaknya terkendala debit air karena menggantungkan suplai air dari Dam Penet. ‘’Kemarin juga damnya sering bocor dan banjir sehingga air yang didapat belum maksimal. Ke depan, kami merencanakan mengambil air di Blusung untuk memenuhi kebutuhan di kawasan Dalung dan sekitarnya,’’ tegasnya. (kmb27)
Mendesak, Penambahan SMP Negeri di Kawasan Kuta Mangupura (Bali Post) Wilayah Kecamatan Kuta yang memang cukup luas. Jumlah Sekolah Dasar (SD) yang tersebar dari wilayah Kedonganan hingga ke Seminyak cukup banyak, tapi keberadaan sekolah SMP negeri masih sangat minim. Sampai saat ini baru ada dua SMP negeri, yaitu di Kuta dan Seminyak. Akibatnya, banyak lulusan SD di Kuta tidak tertampung di SMP negeri. Mengingat minimnya jumlah SMP negeri tersebut, mantan Bendesa Adat Kedonganan Ketut Puja berharap adanya tambahan SMP negeri di Kuta. Ditegaskan, keberadaan dua SMP negeri saat ini belum mampu mengakomodasikan keinginan siswa SD di Kecamatan Kuta yang hendak melanjutkan sekolahnya ke jenjang selanjutnya. “Selama ini SMP Negeri di Kuta baru ada dua. Sementara kuota untuk di Kelan, Kedonganan dan Tuban belum ada. Kita berharap ada SMP negeri baru di Kedonganan. Tambahan SMP negeri ini sangat diperlukan, karena lulusan SD di wilayah Kuta sangat banyak,” kata Puja, Minggu (25/2) kemarin. Menurut Puja, wacana mendesaknya pembangunan SMP negeri di Kedonganan sebenarnya sudah muncul dari tahun 2014. Bahkan hal itu sebelumnya sudah sempat dibahas dan dikaji Pemkab Badung, baik legislatif maupun eksekutif. Namun hal tersebut belum terealisasi hingga saat ini. “Masyarakat kami mengharapkan SMP negeri baru itu bisa terealisasi pada tahun 2018 ini. Paling lambat tahun 2019 mendatang sudah bisa terwujud satu unit SMP negeri di Kuta,” katanya penuh harap. (kmb23)
Penanganan Kasus BPD Bali Terkesan Lamban
MESKIPUN sudah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan, namun belum ada perkembangan yang signifikan terkait kasus dugaan penyimpangan pencairan kredit investasi hingga Rp 200 miliar di BPD Bali. Bahkan penanganan kasus ini terkesan jalan di tempat, tanpa ada perkembangan yang mengerucut pada penetapan lima calon tersangka sebagaimana disampaikan penyidik sebelumnya. Saat dikonfirmasi atas perkembangan penanganan penyidikan BPD Bali, Minggu (25/2) kemarin, Humas dan Penkum Kejati Bali Edwin Beslar belum bisa banyak berkomentar. “Perkembangannya masih seperti konfirmasi yang lalu,” tandas Edwin Beslar. Konfirmasi terakhir, penyidik mengatakan bahwa masih mendalami keterangan saksi pascamemeriksa saksi, ahli dan pengecekan agunan debitur. Praktisi hukum Wayan Sumardika berpendapat, lambannya penyidik dalam menangani kasus tersebut tentu karena ada beberapa alasan. Selain penyidik masih mengumpulkan bukti yang akurat, sehingga dalam penetapan tersangka nanti tidak keliru, penyidik diyakini akan menuntaskan kasus ini. Karena dalam penyelesaian perkara tidak serta merta ada bukti dan saksi, namun juga didukung kajian ahli. “Jika masalah korupsi, tentu ada audit BPK untuk menentukan apakah ada kerugian negara atau tidak,” jelasnya. Namun, sambung praktisi hukum ini, jika barang bukti, alat bukti, ahli dan sudah ada penghitungan kerugian negara, namun perkaranya masih monoton, tentu hal itu bisa menjadi kecurigaan publik. “Jika ada tarik ulur, padahal sudah ada bukti-bukti yang kuat, patut diduga bahwa ada peran atau kekuatan orang lain dalam perkara ini,” tandas Sumardika. Sebelumnya, terkait kasus BPD Bali, tim penyidik Otto S. sudah memeriksa puluhan orang saksi dan ahli dalam indikasi adanya dugaan penyimpangan pencairan kredit investasi hingga Rp 200 miliar. Bahkan dalam perkara yang sudah dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan itu, Otto sudah mengantongi lima orang calon tersangka. Soal kemungkinan bertambahnya calon tersangka, Otto mengatakan masih berproses dan sedang dalam proses penyidikan. Pasalnya, pihak penyidik masih mengembangkan atau menyidik mata rantai yang disebut terputus-putus. Otto menjelaskan, pihaknya tidak mau menyebut kasus BPD Bali ini adalah kasus kredit fiktif. Namun, sambung dia, fisik (kredit) itu ada namun penuntasan atas kewajiban atas fisik yang mereka pinjam tidak tuntas. “Jadi, tidak tuntas dalam pengembalian kredit,” tegasnya bersama Edwin Beslar kala itu. (asa)
Bali Post/wan
PANTAI BERAWA – Sejumlah wisatawan mancanegara mengisi liburannya di Bali dengan bermain surfing di Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Minggu (25/2) kemarin.
Data Pengguna SWRO
Bapenda Kerahkan Tim Khusus
Mangupura (Bali Post) Badan Pendapatan (Bapenda) dan Pasedahan Agung Kabupaten Badung terus berupaya mengungkap para pengguna Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di wilayahnya. Selain menelusuri wilayah ITDC Nusa Dua, pihaknya juga mendata sejumlah kawasan pariwisata, seperti Kuta, Seminyak dan Canggu. Kepala Bapenda Badung Made Sutama mengatakan, pihaknya mengerahkan tim khusus untuk terjun ke lapangan guna menelusuri pengguna SWRO. ‘’Kami sedang melakukan pendataan di sejumlah wilayah untuk mengetahui siapa saja yang menggunakan SWRO,’’ ujar Sutama, Minggu (25/2) kemarin. Dari hasil penelusuran, kata Sutama, pihaknya menemukan tiga akomodasi pariwisata yang kedapatan mengolah air laut menjadi air siap minum. ‘’Ada lagi tiga yang kami temukan mengolah air laut di selatan, tapi saya lupa nama usahanya,’’ ungkapnya. Sutama menegaskan, pihaknya
akan terus turun ke lapangan untuk mengungkap pengguna SWRO. ‘’Minggu ini kami akan turun lagi mengecek sejauh mana kebenaran SWRO. Apa benar ambil air laut atau air tanah. Ini perlu dibuktikan lagi secara detail,’’ ujarnya. Sebelumnya, dari hasil sidak di Kecamatan Kuta Selatan tepatnya di ITDC Nusa Dua, Bapenda Badung berhasil menemukan 14 wajib pajak yang menggunakan SWRO dan sampai saat ini belum kena pajak. Sejumlah hotel yang menggunakan jasa SWRO di ITDC, seperti Hotel ST Regis Bali, Melia Hotel Bali, The Laguna Resort Spa, Bulgary Hotel, Blue Point Hotel, Indigo Hotel, Wes-
tin Hotel, Nusa Dua Hotel, Condraad Hotel, PT Consolidate Water Bali, Ritz Carlton Bali Hotel, Vlub Med Hotel, Sofitel Hotel dan Grand Hyatt Hotel. Sementara penyedia jasa pengolahan air melalui sisitem SWRO yakni Gapura Liqua Mandiri (GLM) yang berkantor pusat di Bandung dan PT Tiara Cipta Mandiri yang kantor pusatnya berlokasi di LC Jalan Gatot Subroto, Denpasar. ‘’Semua wajib pajak yang memanfaatkan SWRO akan kami panggil untuk menyamakan persepsi terkait dengan penggunaan SWRO ini,’’ kata Sutama. Menurut Sutama, pihaknya tidak memungkiri jumlah hotel yang menggunakan jasa SWRO akan terus dikembangkan ke sejumlah wilayah pariwisata Badung. Pihaknya berencana memasang water meter guna menggetahui volume air yang dimanfaatkan. ‘’Ini merupakan kiat dari kami untuk meningkatkan pajak sesuai dengan target yang
telah ditentukan. Kami juga akan terus melakukan pengecekan ke sejumlah hotel lainnya di Badung yang menggunakan air tanah,’’ pungkasnya. Sutama menambahkan, target pajak air tanah tahun 2017 mencapai Rp 67,9 miliar lebih dan terealisasi hanya Rp 61,8 miliar lebih. Untuk target 2018, Bapenda ditargetkan sebesar Rp 88,4 miliar lebih atau terjadi kenaikan target sebesar Rp 20,4 miliar lebih dari tahun 2017. Sedangkan piutang pajak air tanah yang belum dibayarkan hingga tahun 2017 mencapai Rp 13,1 miliar lebih. Perkembangan wajib pajak air tanah dari tahun 2016 hingga 2017 mengalami peningkatan sebanyak 369 wajib pajak. Tahun 2016 tercatat sebanyak 1.490 dan tahun 2017 sebanyak 1.848 wajib pajak. ‘’Tahun ini kami menargetkan ada penambahan sebanyak 400 wajib pajak,’’ katanya. (kmb27)
”Ambassador’s Outing to Bali” Diharapkan Mampu Pulihkan Kondisi Pariwisata Bali Mangupura (Bali Post) Sebanyak 100 delegasi yang terdiri dari 60 embassy dari 38 negara dan empat institusi internasional, turut dalam kegiatan Diplomatic Tour Ambassador’s Outing to Bali. Dengan hadirnya delegasi ini, diharapkan bisa memulihkan atau me-recovery kondisi pariwisata Bali. Sebelumnya para delegasi ini juga disuguhkan berbagai kegiatan, seperti welcome dinner di Taman Bhagawan, Jumat (23/2) lalu. Kemudian dilanjutkan dengan Ring of Fire Tou” ke Tirta Gangga, Kintamani dan Tegallalang, Sabtu (24/2) dan kegiatan Sincia with Love Gala Dinner di Pulau Peninsula The Nusa Dua, Sabtu (24/2). Sementara Minggu (25/2) kemarin dilaksanakan kegiatan Sunday Morning Golf di Bali National Golf Club, Spa di M Spa dan kegiatan lainnya di Museum Pasifika dan Bali Collection
untuk para duta besar. Kehadiran para duta besar ini selain diajak melihat sendiri dan menyebarkan informasi yang benar terkait kondisi Bali saat ini, juga sekaligus untuk meng-counter berbagai pemberitaan negatif yang sangat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Bali. “Ini adalah inisiatif kita untuk melakukan langkah recovery kepada pariwisata Bali,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Abdurrachman Fachir di sela-sela Gala Dinner Sincia With Love di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Sabtu (24/2) lalu. Abdurrachman Fachir berpesan kepada para duta besar, setelah melihat kondisi Bali secara langsung, mereka diharapkan menyebarluaskan foto-foto mereka selama di Bali kepada keluarga, teman, bahkan rakyat di negara masing-masing. Baik itu diunggah
di twitter, website, instagram dan media sosial lainnya. Hal tersebut tentunya akan berdampak besar. Meskipun mereka hanya mengikuti beberapa kegiatan, tapi melalui informasi yang mereka dapat secara langsung, itu mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam upaya meningkatkan kembali kunjungan wisatawan ke Bali. Sementara itu, untuk kunjungan wisatawan Tiongkok, menurut Ketua GIPI Bali I.B. Agung Partha, sampai saat ini belum sepenuhnya normal seperti sebelumnya. Karena itulah kedatangan para duta besar, terutama Dubes Tiongkok, diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi Bali yang sesungguhnya saat ini. “Para duta besar ini heran ketika diajak ke sejumlah tempat, seperti ke Karangasem yaitu ke Besakih dan Tirta Gangga, di mana masyarakat masih
Bali Post/kmb23
DUTA BESAR - Para duta besar dari 38 negara dan empat institusi internasional menghadiri gala dinner di Pulau Peninsula The Nusa Dua, Sabtu (24/2) lalu.
melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Tidak seperti yang mereka bayangkan, sehingga berita-berita yang positif ini kita perlu sebarluaskan,” terangnya. Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengungkapkan, sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam sektor pariwisata, ITDC memiliki tanggung jawab untuk
mendukung peningkatan sektor pariwisata. Termasuk dalam mendukung Bali Recovery dan mewujudkan target kunjungan wisatawan sebanyak 17 juta di tahun 2018 dan 20 juta di tahun 2019. Di mana Bali diharapkan memberikan kontribusi sebesar 40 persen terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. (kmb23)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Pelajar SMP Dharma Wiweka Kembali Torehkan Prestasi Berkat Sinergitas dan Soliditas yang Kuat
PIALA – Siswa-siswi SMP Dharma Wiweka Denpasar didampingi Kepala Sekolah Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. menunjukkan piala yang diraih beberapa waktu lalu. SEGUDANG prestasi baik akademik maupun nonakademik diraih siswa-siswi SMP Dharma Wiweka Denpasar. Berbagai ajang lomba dan pertandingan diikuti siswa-siswi yang beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Pedungan, Denpasar Selatan ini. Alhasil, anak didik Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si. beserta para guru dan pembina tersebut mampu merebut juara. Seperti tim bola voli putri SMP Dharma Wiweka binaan I Nyoman Sugera dan ketua tim Kadek Aissuarya Rai berhasil merebut juara I dalam Wali Kota Cup Denpasar 2018. Prestasi lainnya juara I lomba Mading dan merebut piala bergilir Wali Kota Denpasar dalam rangka Festival Bahasa Bali 2018. Prestasi gemilang tersebut mampu diraih pelajar SMP Dharma Wiweka di bawah Ketua Ni Putu Widya Antary berkat pembinaan I Gusti Agung Rai Jayawangsa, S.Pd.
Selanjutnya atlet karate Ni Made Sri Mahadewi Parwati yang dibina I Wayan Puja sukses merebut juara III yang diselenggarakan Polda Bali. Pada lomba puisi, anak-anak binaan Ni Kadek Desi Nurani Sari, S.Pd., I Komang Putra Budi Kurniawan mampu menyabet juara I. Untuk lomba Mapidarta, siswa SMP Dharma Wiweka I Gede Adrian Mahaputra yang dibina I Gusti Agung Rai Jayawangsa, S.Pd. berhasil merebut juara III. Juara III juga disabet pada lomba Olimpiade Biologi oleh Ni Putu Widya Antary berkat binaan Ni Wayan Eka Jayanti, S.Pd. dalam rangka HUT Smanela 2018. Kepala SMP Dharma Wiweka Drs. I Nyoman Mariana, M.Si., Minggu (25/2) kemarin, mengatakan anak didiknya siap bersaing dan berprestasi di segala bidang akademik dan nonakamedik. Prestasi ini membuat
sangat bangga pihak sekolah dan Yayasan Dharma Wiweka khususnya Ketua Umum Prof. Dr. Siki Kawiyana dan Ketua I sekaligus Pelaksana Tugas Harian Drs. I Ketut Barusna, M.Pd. Oleh karena itu, dukungan dan masukan terus diberikan kepada pihak sekolah supaya semakin baik dan maju. ‘’Kami sangat bangga atas berbagai prestasi yang diraih anak didik kami tersebut. Tidak sia-sia perjuangan kami mendidik mereka. Kami juga tidak menyia-nyiakan kepercayaan para orangtua yang menyekolahkan anaknya di tempat kami. Sudah terbukti prestasi siswa-siswa kami tak kalah dengan sekolah lainnya. Ke depan akan terus kami tingkatkan,’’ tegas Nyoman Mariana. Terkait mutu pendidikan yang kualitas dan kuantitasnya semakin baik karena didukung sarana dan prasarana serta kemampuan para guru. Selain itu, pihaknya melakukan berbagai terobosan baru supaya anak didik menjadi yang terbaik dan berkarakter baik. Dengan demikian sekolah ini mampu bersaing dengan sekolah lain di Denpasar, bahkan tingkat Provinsi Bali. ‘’Antara sekolah dan yayasan tidak ada jarak. Selain itu, terbangun sinergitas sangat solid. Setiap ada event khusus, pasti kami melibatkan pengurus yayasan. Apalagi selama ini SMP Dharma Wiweka mendapat dukungan penuh dari yayasan. Beberapa bulan lagi kami menerima siswa baru. Dengan prestasi yang anak didik kami raih tersebut, semoga para orangtua atau lulusan Sekolah Dasar semakin banyak yang menjatuhkan pilihan ke sekolah kami,’’ ungkap Nyoman Mariana. (ad1338)
Astra Motor Bali Resmi Luncurkan All New Honda PCX Produksi Indonesia
PELUNCURAN - Jajaran manajemen Astra Motor Bali saat peluncuran unit New Honda PCX produksi Indonesia di Mal Bali Galeria, Minggu (25/2) kemarin. ASTRA Motor Bali secara resmi mulai memasarkan All New Honda PCX produksi Indonesia yang telah lama ditunggu oleh pencinta skutik premium. Setelah diperkenalkan perdana oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Desember tahun lalu, skutik premium Honda ini dibanderol dengan harga On The Road (OTR) Bali Rp 29.150.000 untuk tipe CBS dan Rp 32.150.000 untuk tipe ABS. Skutik premium All New Honda PCX dengan desain sophisticated dan luxurious ini memiliki empat pilihan warna yaitu Glamour Gold, Wonderful White, Brilliant Black dan Majestic Matte Red. Keempat varian warna tersebut mempunyai pilihan tipe CBS atau ABS. Region Head Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja mengatakan, All New Honda PCX telah menjadi partner dalam pemenuhan gaya hidup, fashion dan kebanggaan pengendaranya. Sebagai pionir
skutik premium di Indonesia, desain All New Honda PCX kini semakin mewah dan elegan serta dilengkapi fitur yang canggih sesuai keinginan konsumen. ‘’All New Honda PCX buatan Indonesia yang tampil semakin mewah ini hadir dengan harga yang semakin terjangkau dan pilihan warna yang elegan serta fitur yang lebih canggih, sehingga menunjang konsep premium yang memberi kebanggaan bagi pengendaranya,’’ ujarnya. Sejak diperkenalkan Desember tahun lalu, All New Honda PCX buatan Indonesia yang telah lama ditunggu oleh pencinta skutik premium Honda, memang sangat dinantikan. Hal itu terlihat dari jumlah pemesanan inden Bali mencapai 1.300 unit. Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen, maka 2.000 inden pertama akan mendapatkan jaket eksklusif. ‘’Melihat potensi pasar di Bali, kami targetkan sebanyak 1.500 per bulan. Target yang disasar
yaitu dewasa muda antara usia 20-30 tahun,’’ ucap Ronaldo. Motor skutik premium ini diproduksi di Pabrik AHM Sunter dengan mengusung mesin generasi terbaru 150 cc, eSP, serta memiliki konsumsi bahan bakar 45 km/liter berdasarkan metode pengetesan ECE R40 standar Euro 3 dengan mengaktifkan fitur Idling Stop System (ISS). Tampilan baru All New Honda PCX semakin mewah melalui penyematan bodi samping berkontur baru, serta penyematan desain baru pada lampu depan dan belakang yang meningkatkan tampilan mewah dari desain styling Sophisticated & Luxurious. Lampu LED di semua sistem pencahayaan membuat All New Honda PCX semakin mewah. Dilengkapi dengan Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan dan efisiensi pendinginan mesin, serta transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik pada model ini. Untuk memperkuat tampilan mewah dan elegan All New Honda PCX, dihadirkan Honda Genuine Accesoris (HGA) berupa High Windscreen, Garnish Headlight, Garnish Fuel Cover, Garnish Taillight, End Cap Muffler dan Panel Step Floor yang dipasarkan dengan harga Harga Eceran Tertinggi (HET) mulai Rp 120.000 hingga Rp 600.000. Sementara itu, untuk mendukung penggemar All New Honda PCX tampil semakin fashionable, Astra Motor Bali menyiapkan Honda apparel berupa Honda Luxury Helmet dengan pilihan warna white, red doff dan silver seharga Rp 330.000. Selain itu, Astra Motor Bali menghadirkan Bikers Leather Jacket berwarna hitam seharga Rp 385.000. (bns1)
Senin Paing, 26 Februari 2018
Puri Tegeh Kori Gelar Hajatan Lepas Putri Bungsu di Istana
I Gusti Ayu Sita Wedastiti Siap Lepas Masa Lajang dan Direstui Anut Buddha
COVER MAJALAH - I Gusti Ayu Sita Wedastiti Wedasteraputri Suyasa menjadi cover majalah nasional ‘’Kebaya’’ dalam rangka perayaan pawiwahan. PANGLINGSIR Puri Tegeh Kori, Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX, akhirnya memberikan restu kepada putri bungsunya I Gusti Ayu Sita Wedastiti Wedasteraputri Suyasa, S.E. untuk melangsungkan pernikahan dengan Fernando Almanto. Restu ini didapat setelah Gusti Ayu Sita menghadap panglingsir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Puri Ageng Tegeh Kori serta mendapatkan petunjuk niskala untuk hari baik dari Ratu Bhagawan Dalem Nabe Wirakerthi dari Geria Tegeh Kori Lebah Siung Panji, Buleleng. Rangkaian pawiwahan akan dilaksanakan secara sakral namun sederhana yakni upacara tukar cincin lan mapamit di Merajan Puri Tegeh Kori Badung pada Senin (26/2) ini, resepsi pelepasan di Istana Mancawarna Tampaksiring, Gianyar (3 Maret) dan resepsi ageng dari pihak purusa akan diadakan di Rich Prada Pecatu Ball Room (10 Maret). Demikian disampaikan oleh Humas Istana Mancawarna Dewa Anom Kurniawan di sela–sela persiapan dan geladi bersih acara di Istana Mancawarna. ‘’Terkait yang melakukan pawiwahan adalah pihak wanita, maka upacara yang diadakan bersifat
madya. Namun, karena kasih sayang Kakanda Ratu Shri Gusti Ngurah Arya Wedakarna, maka beliau berkenan mengadakan upacara jamuan di istana. Hal ini sebenarnya telah mendobrak tradisi budaya di puri yang biasanya pihak puri hanya mengadakan upacara tunggal saat mapamit (memadik) saja bagi keturunan wanita. Tapi sekali lagi karena kasih sayang Abhiseka Ratu pada adinda bungsu dan atas alasan menghormati keluarga pria yang beragama Buddha, maka resepsi istana diizinkan,’’ ungkapnya. Dalam acara di Puri Tegeh Kori Badung hari ini, diadakan pembacaan kitab suci Bhagawad-Gita, matur piuning mapamit di Merajan Puri, tukar cincin, seserahan oleh pihak purusa dan pradana serta diakhiri jamuan makan malam dari keluarga inti. Menurut informasi dari puri, pihak panglingsir juga menyetujui rencana Gek Sita pindah agama menjadi penganut Buddha mengikuti keyakinan sang suami. ‘’Pihak puri sangat terbuka atas pernikahan ini. Pernikahan secara Hindu dan Buddha direstui. Ini sebagai wujud toleransi keluarga puri. Sejarah mencatat bahwa ayahnda Gek Sita yakni (swargi) Ratu Aji Shri Wedastera Suyasa adalah salah satu pendiri Parisada Hindu Bali di zaman Bung Karno. Kami memohon doa restu kepada seluruh masyarakat Bali atas pawiwahan I Gusti Ayu Sita Wedastiti ini. Semoga mempelai diberikan umur panjang, keturunan yang suputra untuk agama, bangsa dan negara serta menjadi teladan untuk masyarakat,’’ ujar Dewa Anom. I G.A. Ayu Sita Wedastiti WS adalah putri bungsu panglingsir Tegeh Kori Bali (Swargi) Shri Wedastera Suyasa dan I G.A. Suwitry Suyasa. Gek Sita merupakan alumni SMAN 1 Denpasar, Fakultas Ekonomi Universitas Mahendradatta dan sejumlah program kebudayaan di beberapa negara Asia. Wanita 28 tahun ini memulai kariernya sebagai seniman di Jakarta (Cogirl Aneka) dan kini aktif membina sejumlah yayasan di antaranya Yayasan Teruna Teruni Bali. Gek Sita juga pengusaha muda yang terlibat dalam pendirian sejumlah brand Butik ‘’The Royal’’ yang membawahi unit fashion clothing line, spa, MICE dan fotography studio. The Royal telah memiliki sejumlah gerai butik premium di Kuta dan Denpasar. Ia juga tercatat sebagai desainer muda Bali dengan branding ‘’SW’’, CEO Royal Bali Nusa Dua Convex, Direktur Bali ASEAN Entrepreneur Center, eksekutif di Bali International Film Festival (BIFFest) dan Founder The Royal Bali Fashion Week (RBFW) dengan jaringan luas di Ibu Kota. Di bidang politik, Gek Sita adalah pengurus DPD PDI Perjuangan Bali termuda yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan bersiap mewarnai peta politik di Bali pada Pemilu 2019. Ia berperan sebagai bagian dari pembina sejumlah Museum Bung Karno di Bali yang dibangun oleh keluarga Puri Tegeh Kori. (ad1335)
Masuki Usia 54 Tahun, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Fokus pada Pelayanan
MEMASUKI usia 54 tahun, PT Angkasa Pura I (Persero) terus memfokuskan diri pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini dilakukan pula oleh Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai yang sepanjang tahun 2018 telah menyusun program kerja berbasis pada pengguna jasa bandara. Ditemui di sela-sela perayaan HUT di Lapangan Maysonette, Sanur, Denpasar, Sabtu (24/2), General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, mengungkapan tahun 2018 ini pihaknya dan jajaran memiliki tugas besar yang berkaitan dengan pelaksanaan IMF-World Bank 2018 di Bali. ‘’Pekerjaan besar kami saat ini adalah memastikan proyek pengembangan bandara dapat selesai sebelum gelaran IMF-World Bank,’’ ujarnya. Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai memang ditargetkan oleh pemerintah untuk dapat menambah kapasitasnya seperti kapasitas parkir pesawat, landasan pacu dan terminal. Proyek senilai Rp 2,1 triliun ini direncanakan rampung Oktober 2018 mendatang. ‘’Nanti akan ada 15 ribu delegasi dari 189 negara yang datang hampir dalam waktu bersamaan. Karenanya, kami harus benar-benar siap baik fasilitas maupun kualitas pelayanan,’’ imbuh Yanus. Dikatakannya, saat ini sudah
mulai pekerjaan pembuatan apron (tempat parkir pesawat) di sisi timur yang baru mencapai 1,76 persen. Di sisi timur ini akan ada penambahan empat parking stand. Sementara di sisi barat rencananya ada tambahan enam dan sedang dalam persiapan kontrak pekerjaan. ‘’Kami optimis bisa selesai sesuai target. Saya ucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak yang mendukung pengembangan bandara kita tercinta ini,’’ katanya. Di terminal Bandara I Gusti Ngurah Rai juga akan dilakukan beberapa program peningkatan
pelayanan seperti penambahan kursi penumpang, perluasan area check-in di terminal internasional serta pemasangan travelator dan elevator. Sejalan dengan tema HUT ke54 Angkasa Pura I yaitu ‘’Bangga Melayani Bangsa’’, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai memang terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan di seluruh aspek. ‘’Kuncinya ada dua, kami siapkan fasilitas yang memadai serta kemampuan petugas yang mumpuni dan berjiwa melayani,’’ tegas Yanus Suprayogi. (ad1334)
PERAYAAN HUT - Suasana perayaan HUT ke-54 PT Angkasa Pura I (Persero) di Lapangan Maysonette, Sanur, Denpasar, Sabtu (24/2).
Family Art Competition Faber Castell
Kebersamaan Orangtua dan Anak Lebih Berkualitas
PEMENANG - Pemenang lomba Family Art Competition yang dilaksanakan Faber Castell.
PERKEMBANGAN zaman mendorong penggunaan teknologi semakin masif. Adanya gadget mau tidak mau menyebabkan berkurangnya waktu bersama yang berkualitas antara orangtua dan anak. Kreativitas, kecerdasan, rasa percaya diri dan kemandirian si anak juga mengalami pergeseran. Untuk itu, menurut Produk Manajer PT Faber Castell International Indonesia Richard Paneleven, Minggu (25/2) kemarin, Faber Castell melalui kampanye yang bertemakan ‘’Art4All’’, salah satunya lewat kegiatan Family Art Competition 2018, mendorong hadirnya kegiatan dengan konsep berkreasi bersama membuat sebuah craft/kerajinan tangan. Richard menjelaskan, dalam Family Art Competition terdapat unsur kerja sama antara orangtua dan anak yang dikemas dalam sebuah perlombaan membuat craft/kerajinan tangan. Orangtua
melakukan proses memotong kertas, sedangkan si anak diberikan kepercayaan dalam mewarnai. Hal ini merupakan kerja sama yang sangat baik antara orangtua dan anak. Family Art Competition Faber Castell berlangsung di 32 kota di seluruh Indonesia sejak November 2017 hingga Maret 2018. Pelaksnaan Family Art Competition dibuka serentak di dua kota yaitu Semarang dan Samarinda pada 5 November lalu. Hadiah utama yang diperebutkan berupa wisata ke Thailand bagi anak dan orangtua ditambah hadiah jutaan rupiah per kotanya. Panitia Acara Ucky Ayuningtyas menambahkan, Family Art Competition di Bali diadakan di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, diikuti 1.200 orang. Dari jumlah ini, 600 anak SD kelas I-IV dan 600 orangtua. Banyaknya peserta berkat informasi ke sekolah-sekolah disambut antusias oleh
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
orangtua dan anak-anak. Setiap tahun peserta yang terlibat selalu di atas 500 orang. Kriteria penilaian dari sisi teknik mewarnai dengan Conector Pen Faber Castell, kerapian, kebersihan dan merangkai craft. ‘’Tidak hanya mewarnai tapi juga menggambar dan membuat craft,’’ ujar Ucky. Setiap setahun sekali Faber Castell mengadakan kegiatan serupa. Tahun ini hadiah yang diperebutkan adalah tiket ke Thailand. Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan produk Faber Castell yaitu conector pen. Pemenang lomba diumumkan pada hari itu juga. Para juara masing-masing I Wayan Natha Wiryawan dari SD Saraswati 6, M. Haikal Imansa Hakim (SD 4 Sumerta), Najwa Alya (SD Islam Tabanan), Sastra Teja Wulandari (SD Jambe Agung), Sabrina (SD 1 Pemecutan) dan Aurel Azzahraardan (SD Mi Al Miftah). (bns2)
Senin Paing, 26 Februari 2018
daerah
5
Lukisan Kamasan, Tak Hanya Seni Belaka
LUKISAN Kamasan tak asing lagi di telinga masyarakat Bali. Karya seni ini sejak lama telah menjadi kekayaan Kabupaten Klungkung. Di balik tampilannya yang klasik, lukisan ini kaya akan cerita pewayangan dan binatang. Sangat sarat akan makna. Di Desa Kamasan banyak ditemukan tempat-tempat membuat lukisan. Ada pula galeri, tempat sejumlah karya yang diciptakan seniman terpajang sejak beberapa tahun lalu. Warnanya klasik. Merah dan kecokelatan berpadu apik. Ada yang menawarkan nuansa hutan. Mengikuti pola yang telah terbentuk sebelumnya. Tampak sangat hidup dan indah dipandang. Karya itu bukanlah sekadar ungkapan seni. Apa yang tergores itu bukan hal biasa. Rangkaian gambar sejumlah tokoh mengandung sebuah cerita. Ada menunjukkan atraksi heroik di medan perang. Ada seolah sedang memberikan petuah. Itu diambil dari berbagai cerita, seperti Mahabharata dan Ramayana. Sesekali seniman juga menuangkan idenya yang berasal dari cerita binatang atau tantri. Pelukis Mangku Muriati Mura menuturkan, di tengah perkembangan seni, kemunculan lukisan lain sangat berpeluang. Namun demikian, ia tidak larut dalam situasi itu. Keinginannya untuk mempertahankan seni yang diyakini telah muncul sejak zaman kerajaan ini masih sangat besar. Tak akan pudar termakan zaman. Pakem-pakemnya tak terabaikan. Seluruhnya masih diikuti. ‘’Kami tetap melestarikan,’’ ungkapnya, belum lama ini. Lukisan ini tak semata-mata mementingkan estetika. Tetapi lebih dari itu, juga menawarkan nilai-nilai filsafat yang kuat. Karyanya ada dipadukan dengan hal-hal keagamaan atau ajaran yang dikutip dari lontar. ‘’Harus paham makna. Bukan sekadar orak-orek,’’ ucapnya. Pelukis lainnya, Kadek Natha, menjelaskan seiring perkembangan zaman, pewarna lukisan Kamasan mulai menggunakan cat akrilik, sebab bahan alami kian sulit didapat. Namun demikian, kesan klasiknya tak pernah pudar. Masih terlihat tajam dan mataksu. ‘’Pere salah satu pewarna alami. Itu jenis batu yang didapat di Sakenan. Warnanya cokelat kekuningan, tetapi sekarang banyak yang beralih,’’ terangnya. Profesi pelukis sudah dilakoninya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Karyanya telah banyak terjual. Harganya tergolong fantastis. Sebanding dengan kerumitannya. ‘’Ada Rp 9 juta, bahkan lebih. Di bawah itu juga ada,’’ sebutnya. Lukisannya tak lagi hanya digoreskan pada kanvas, namun juga banyak dijadikan ornamen ruangan hotel. ‘’Banyak hotel yang meminta melukis. Bentuknya klasik,’’ tandas Natha. (sos)
Bali Post/ist
DIANGKUT - Barang-barang milik para pengungsi dibawa ke truk untuk selanjutnya diangkut ke Karangasem, Minggu (25/2) kemarin.
Ratusan Pengungsi Asal Desa Sebudi Pulang runkan. Kepulangan para pengungsi ke kampung halamannya mendapat pengawalan dari pihak kepolisian Polsek Baturiti serta diantar oleh sejumlah prajuru adat Kembangmerta, Sekcam Baturiti dan Sekdes Desa Candikuning. Barangbarang mereka selama tinggal di pengungsian diangkut menggunakan lima unit truk.
Tabanan (Bali Post) Sebanyak 185 orang pengungsi yang selama ini berada di Posko Kembangmerta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Minggu (25/2) kemarin akhirnya balik ke kampung halamannya di Desa Sebudi, Kabupaten Karangasem. Mereka pulang mengingat belakangan ini kondisi Gunung Agung mulai tenang dan statusnya sudah ditu-
Menurut data dari BPBD Tabanan, menyusul kepulangan para pengungsi di Posko Kembang Merta, Baturiti, kini di tiap posko yang disiapkan untuk menampung para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Tabanan telah kosong. Perbekel Desa Candikuning I Made Mudita menjelaskan, kendaraan dari BPBD Tabanan ikut membantu mengangkut logistik tersisa
yang dibagi-bagikan kepada para pengungsi yang berasal dari satu desa yakni Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem. ‘’Jadi, sekarang Posko Kembangmerta sudah kosong,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tabanan I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita menerangkan, dua anggota
BPBD turut mengantar para pengungsi pulang ke Karangasem. ‘’Kami ikut mengantar atas koordinasi dari pihak Camat Baturiti dan Desa Baturiti,’’ jelasnya. Menurutnya, semua posko pengungsi yang disiapkan BPBD Tabanan kini sudah kosong. Sejumlah pengungsi mandiri memang masih berada di wilayah Tabanan, namun tinggal di rumah saudaranya. (kmb28)
Kasus Perusakan Pura Semeru Agung
Cagub Jatim Minta Usut Tuntas
Banyuwangi (Bali Post) -
Kasus perusakan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, mengundang keprihatinan Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf. Pria yang kini Wakil Gubernur Jatim ini meminta Polda Jatim mengusut tuntas, sehingga ditemukan titik terang motifnya dan masyarakat mengetahui siapa dalang di baliknya. Bali Post/sos
LUKISAN - Lukisan Kamasan masih ditekuni masyarakat Desa Kamasan, Klungkung. Lukisan klasik ini sarat akan filsafat.
Musim Mendukung
Munduk Temu Diprediksi Panen Kopi 1.000 Ton Tabanan (Bali Post) Desa Munduk Temu merupakan salah satu desa di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, yang menghasilkan kopi jenis robusta. Adanya dukungan musim tahun ini membuat petani setempat optimis bisa memanen kopi, tidak gagal lagi seperti tahun sebelumnya. Mereka diprediksi mampu menghasilkan kopi 1.000 ton pada 2018. Hal itu dipaparkan Perbekel Munduk Temu I Nyoman Wintara, Minggu (25/2) kemarin. Menurutnya, petani memiliki harapan besar bisa panen kopi pada Juli nanti mengingat musim sangat mendukung pertumbuhan bunga dan buah kopi. Tidak seperti tahun sebelumnya produksi buah kopi anjlok akibat musim yang tidak bersahabat. ‘’Karena musim mendukung, produksinya diperkirakan sampai 1.000 ton. Tahun lalu hanya 400 ton,’’ ujarnya. Untuk menyerap panen kopi petani di Munduk Temu, desa sudah memiliki BUMDes dan mempunyai produk olahan kopi dengan brand Kopi Leak. BUMDes membeli kopi selalu di atas harga pasar yaitu lima persen dikalikan harga pasar ditambah Rp 750. Oleh karena dihargai lebih mahal, kopi yang dibeli kualitasnya harus terjaga yaitu dipetik jika sudah merah. Syarat ini sudah disadari oleh petani di Desa Munduk Temu dengan memanen kopinya kalau benarbenar sudah merah semua. ‘’Dulu masih sembarangan. Asal sudah merah banyak langsung dipanen dengan yang masih hijau. Sekarang tidak lagi,’’ ungkap Wintara. Untuk menghargai usaha petani inilah, BUMDes memberikan tambahan pembelian Rp 750 per kilonya. Jadi, petani langsung memilah kopi yang berkualitas untuk dijual ke BUMDes dan sisanya dijual ke pasaran. Ia mengakui adanya kekhawatiran di kalangan petani akan penurunan harga jual kopi saat panen raya nanti. Sebab, saat kopi produksinya banyak tentu akan ada permainan harga di tengkulak, sehingga nilainya turun. Karenanya, Wintara berharap ada langkah yang diambil oleh pemerintah mengingat kopi petani di Munduk Temu hanya terserap sebagian kecil atau tidak sampai satu persen di BUMDes Munduk Temu. Wintara berharap brand Kopi Leak yang dimiliki BUMDes Munduk Temu penjualannya semakin meningkat. Keuntungan yang meningkat akan menambah modal BUMDes untuk membeli semakin banyak kopi berkualitas dari petani Munduk Temu. (kmb24)
I Nyoman Wintara
Bali Post/kmb24
‘’Kami harapkan kejadian itu benar-benar diusut tuntas, dibongkar. Jadi, bisa diketahui publik apakah ada sesuatu di belakangnya atau tidak,’’ kata pejabat yang akrab dipanggil Gus Ipul ini di sela kunjungan ke kawasan wisata Bangsring Under Water, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Minggu (25/2) sore kemarin. Orang nomor dua di Jatim ini menambahkan, pihaknya percaya akan kinerja Polda membongkar kejadian itu. Syaratnya dengan bukti yang cukup. ‘’Sampai sekarang belum ada bukti yang cukup. Tapi saya percaya Polda akan bekerja dan menjawab tekateki kejadian itu,’’ jelasnya. Menurut Gus Ipul, sejatin-
ya keamanan di Jatim cukup terkendali, termasuk kerukunan umat beragama. Bahkan, Polda mampu menekan kasus kriminal. Buktinya, secara umum kondisi kriminalitas di Jatim berhasil ditekan. ‘’Jika ada isu atau kejadian seperti itu (perusakan pura red), polisi pasti bisa bekerja dengan baik mengungkapnya. Kita tunggu saja,’’ pungkasnya. Selain perusakan pura, kasus terkait keagamaan di Jatim adalah penyerangan terhadap ulama di Jombang. Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Lumajang Edi Sumianto memastikan pascakejadian kondisi pura dalam keadaan aman. Para pamedek tetap bisa tangkil seperti biasa. Pihaknya menjamin kerukunan umat
beragama di sekitar pura tetap terjalin dengan baik. Kejadian ini juga mendapat keprihatinan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang. Rencananya, upacara besar akan digelar bersamaan dengan piodalan pada purnamaning kasa, 28 Juni mendatang. Diberitakan sebelumnya, tiga arca di Pura Mandara Giri Semeru Agung dirusak orang tak dikenal, Sabtu (17/2) lalu. Pelaku meninggalkan sebuah kapak di salah satu arca yang dirusak. Saat kejadian, tak ada satu pun warga yang melihatnya. Pascakejadian, lima penjaga pura sempat dimintai keterangan oleh Polres Lumajang. (kmb30)
Kawal Penyaluran KUR
Bali Post/kmb30
KE BANYUWANGI – Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf berkunjung ke Banyuwangi, Minggu (25/2) kemarin.
Diduga Menipu dan Memeras
Pemkab Tabanan Bentuk Tim Monev Ketua Asosiasi Kades Ditahan Tabanan (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tim ini dibentuk untuk ikut mengawal program bantuan penguatan modal pemeritah pusat tersebut. Adanya tim ini diharapkan bisa mempercepat akses KUR dan menyentuh kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) secara tepat. Kepala Pelaksana Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana belum lama ini mengungkapkan, pembentukan tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan KUR
telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Tabanan No.180/33/01/HK dan HAM pada 11 Januari 2018. Tim tersebut bertugas menginventarisasi data calon debitur, melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan KUR serta melakukan koordinasi pelaksanaan KUR dengan pihak terkait. ‘’Tim juga melakukan evaluasi terhadap capaian dan kendala yang dihadapi pada pelaksanaan KUR,’’ ujarnya. Menurutnya, tim akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan jumlah nasabah program KUR. ‘’Sudah ada beberapa kalangan bank penyalur KUR yang melaporkan pencapaiannya hingga Januari 2018,’’
jelasnya. Ekayana menilai penyerapan KUR selama ini belum maksimal dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Permasalahannya apakah karena para pengusaha yang belum paham atau malah persyaratan di kalangan perbankan yang berbelit-belit. Hal inilah yang menjadi tugas tim. ‘’Kami akan telusuri dengan meminta SOP dari kalangan perbankan terkait KUR,’’ imbuhnya. Bila faktor belum maksimalnya penyaluran KUR disebabkan ketidakpahaman UMKM, pihaknya berencana menggenjot sosialisasi dengan menggandeng kalangan perbankan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (kmb24)
Diduga Korsleting
Toko Elektronik Terbakar
Tabanan (Bali Post) – Toko elektronik di Banjar Dinas Kubu, Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, terbakar sekitar pukul 21.05 Wita pada Sabtu (24/2) malam. Musibah ini terjadi diduga akibat arus pendek listrik/korsleting. Dari informasi yang dihimpun, pemilik toko elektronik I Wayan Selamat menutup tokonya sekitar pukul 19.30 Wita dan pergi ke rumah salah seorang temannya di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan. Korban baru mengetahui toko elektronik miliknya terbakar setelah dihubungi via telepon oleh ibunya, Ni Luh Gede Sulasih. Kapolsek Pupuan AKP I.B. Mahendra saat dikonfirmasi
membenarkan adanya kasus kebakaran di wilayah hukum Polsek Pupuan. Menurut keterangan saksi I Gede Ariawan, sekitar pukul 21.05 Wita dirinya bersama teman-temannya tengah duduk di arena biliar dekat dengan lokasi kejadian. Tiba-tiba saksi mendengar suara ledakan cukup keras. Penasaran, saksi mengajak salah seorang temannya mencari sumber ledakan. Ia melihat ada sinar api dari dalam toko elektronik. Karena pintu depan dari pintu harmonika dan pintu belakang dari pintu kayu terkunci, saksi dan temantemannya berusaha mendobrak pintu belakang agar lebih mudah masuk dengan cara mencongkel menggunakan linggis. Di dalam toko, saksi melihat
api cukup besar dan melalap barang yang ada di atas rak kayu sebelah barat. Sejumlah barang elektronik pun terbakar seperti dua unit televisi 21 inci, dua unit kompor gas, michropone, jam dinding, kipas angin, pemanas air, mesin cuci dan barang pribadi milik korban. Dari hasil olah TKP, diduga kuat api berasal dari arus pendek charger HP yang masih nyantol. Menurut keterangan korban, saat meninggalkan toko pada terminal di belakang rak dekat kamar mandi masih ada cuk listrik yang dipakai memasak dan men-charger HP. Saat kejadian charger HP masih nyantol di atas kardus dekat rak yang terbakar. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir Rp 80 juta. (kmb28)
Banyuwangi (Bali Post) Tim Saber Pungli Polres Banyuwangi menangkap oknum Kades Wonosobo Agus Tarmidi, Sabtu (24/2). Pria yang juga Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) ini diduga terlibat penipuan dan pemerasan. Pelaku diamankan di sebuah kafe di Desa/Kecamatan Sempu usai menerima uang dari korban senilai Rp 10 juta. Korbannya, Hendrik (53), warga setempat. Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Effendi membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, penangkapan berawal dari laporan korban. Berbekal laporan ini, pihaknya langsung menyanggong pelaku. Ternyata benar, pelaku diduga baru menerima uang dari korban. ‘’Kami amankan pelaku di dalam mobil usai menerima uang. Pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Polres,’’ katanya. Versi korban, pelaku menjanjikan bisa membantu menghentikan kasus yang menjeratnya di Polres. Pelaku meminta dana. Awalnya korban menyerahkan uang Rp 40 juta ke pelaku. Bukannya selesai, kasus yang menjerat korban justru berlanjut, bahkan naik status menjadi tersangka. Korban sempat menagih uangnya, namun pelaku justru kembali meminta uang Rp 50 juta. Korban menyanggupinya namun merasa curiga dan memilih melapor ke Polres. Setelah menjalani pemeriksaan maraton hingga 8 jam, penyidik menetapkan pelaku sebagai tersangka. Sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (25/2) dini hari kemarin, tersangka langsung ditahan di sel tahanan Polres. Informasi di lapangan, kasus penangkapan oknum kades ini berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Saber Pungli Polres Banyuwangi tahun 2017. Kala itu Polres membongkar dugaan kasus pungutan liar (pungli) Program Nasional Agraria (Prona) di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Diduga, kasus itu dimanfaatkan pelaku menawarkan penyelesaian. Kebetulan, tersangka OTT tersebut adalah oknum perangkat desa setempat. Sebelum menjadi kades, pelaku dikenal sebagai aktivis dan pegiat LSM di Banyuwangi. Kuasa hukum tersangka Eko Sutrisno menjelaskan, kliennya kooperatif kepada penyidik, namun berdalih tak melakukan pemerasan. Uang diberikan pelapor adalah pengembalian utang. ‘’Kami akan mengajukan penangguhan penahanan ke Polres. Klien kami masih dibutuhkan di desa, apalagi juga Ketua Asosiasi Kades,’’ jelasnya. (kmb30)
OPINI
6
Senin Paing, 26 Februari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Guru Harus Tingkatkan Kualitas Diri PENDIDIKAN di negeri ini sepertinya tidak punya blue print. Tidak ada batasan-batasan. Apalagi pendidikan tinggi di tengah dibolehkannya masuk perguruan tinggi asing. Wacana ini menimbulkan banyak protes. Utamanya pengelola pendidikan tinggi yang belum besar dan punya nama. Namun protes yang menolak perguruan tinggi asing masuk Indonesia belum membuahkan hasil. Terbukti pemerintah sedang merancang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pedidikan utamanya keberadaan perguruan tinggi asing. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan, pemerintah akan menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) pendidikan untuk perguruan tinggi luar negeri yang akan beroperasi di Tanah Air. Ia menjelaskan bahwa tidak bisa dihindari perguruan tinggi luar negeri beroperasi di dalam negeri. Hal ini sesuai dengan General Agreement on Trade in Services (GATS) dan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kendati demikian, pemerintah akan mengatur agar semuanya sesuai dengan perundang-undangan. Pemerintah akan menetapkan kawasan ekonomi khusus untuk pendidikan yang akan berpedoman pada Undang-undang KEK. Menurutnya, operasional perguruan tinggi asing unggulan di Tanah Air akan memberikan beberapa keuntungan, seperti anak Indonesia tak perlu lagi kuliah ke luar negeri untuk mendapatkan universitas yang bagus tersebut, terutama soal biaya pendidikan, sehingga banyak kalangan menjerit karenanya. Kalau bicara pendidikan, biaya juga turut menjadi pertimbangan. Di Indonesia biaya pendidikan selalu menjadi sorotan. TK saja sudah mahal. Apalagi jenjang yang lebih tinggi. Kini masyarakat mulai apatis dengan jargon pendidikan gratis. Sudah tidak mempan lagi. Karena secara objektif, hal itu tak pernah ada dan jangan lupa, cenderung menyesatkan. Karena itulah, masyarakat sudah semakin sadar bahwa untuk pendidikan yang baik serta bermutu sangat berbanding lurus dengan berapa besar uang yang harus dikeluarkan. Jadi, pendidikan ini bukan semata-mata soal penerimaan siswa baru, tetapi bagaimana sikap pemerintah dalam komitmennya membangun sebuah sistem pendidikan nasional yang baik. Sudah terlalu lama kita belum menemukan pola yang pas agar anak-anak bangsa ini bisa mengenyam pendidikan secara layak. Tidak usah gratis, tetapi biaya yang dikeluarkan itu haruslah masuk akal dan terjangkau. Untuk fakultas-fakultas favorit, katakanlah Fakultas Kedokteran, biayanya selangit. Tetapi menurut para penyelenggara pendidikan, jumlah itu relatif. Terang saja karena sudut pandang berbeda serta kepentingan dan kemampuan berbeda. Jadinya, tidak semua anak yang punya nilai intelektual tinggi namun nilai finansial rendah bisa masuk. Ini sekadar contoh. Perlu juga selalu diingatkan bahwa anggaran pendidikan yang minimal 20 persen itu jangan hanya diambil oleh keperluan-keperluan rutin. Harus ada dana di luar itu untuk kepentingan gaji guru, misalnya. Kalau tidak demikian maka permasalahan pendidikan di negeri ini tidak akan selesai-selesai. Jadi akan ada peluang masuk sekolah asing ke negeri ini. Semua negara di dunia mengakui bahwa pendidikan akan mampu membawa bangsanya lebih baik. Pendidikan pula yang mampu mengangkat kualitas hidup warga negaranya dari kemiskinan. Oleh karenanya setiap bangsa yang ingin maju dan membebaskan warganya dari cengkraman kemiskinan dan kebodohan, menjadikan pendidikan sebagai ‘’kunci’’ sukses utama. Sebab, tanpa pendidikan yang berkualitas sangat tidak mungkin menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Upaya memperbaiki kualitas pendidikan juga dapat dilihat dari upaya para pendidik baik di tingkat SD, SMP maupun SMA. Para patriot pahlawan bangsa pembangun insan cendekia tersebut terus berupaya meningkatkan kualitas diri ,baik melalui pendidikan, ikut pelatihan serta penerapan standar kompetensi guru. Harapannya, meningkatnya kualitas guru akan diikuti dengan peningkatan kualitas lulusan peserta didik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Nyepi Bersamaan dengan Saraswati
Sebagai umat Hindu, saya memandang perlu ada penjelasan terbuka dari PHDI Bali terkait dengan pelaksanaan Saraswati yang bersamaan dengan perayaan Nyepi. Penjelasan ini penting agar umat memiliki panduan yang jelas. Apa bisa umat melakukan perayaan Sarsawasti atau tidak? Atau apa ada teknisnya, agar kedua kegiatan ini bisa berjalan? Untuk itu, saya berharap PHDI Bali memberikan penjelasan terkait hal ini. I Wayan Sedana Putra Badung, Bali
Tantangan Umat Hindu
Sebagai umat Hindu, saya berterima kasih pada pengabdian pengurusan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Namun, saya juga berharap agar PHDI Bali lebih intensif melakukan pembinaan umat. Masalahnya, kini tantangan umat makin besar. Tak saja soal dinamika kependudukan, juga soal menjaga lingkungan dan ketahanan ekonomi umat. PHDI juga saya harapkan segera mengadakan buku-buku yang berkaitan dengan keumatan, termasuk mencetak kitab suci Hindu. Ini penting, agar generasi mendatang tak hanya mengenal Weda sebagai kitab suci, namun bentuknya tak diketahui. Selain itu, lontar-lontar yang bernilai sejarah agar segera dibuat duplikatnya dalam bentuk digital. Ini penting untuk adaptasi teknologi dalam menjaga warisan leluhur. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Fenomena Pendidikan Terbaru dan Kesuksesan Pada sekitar dua dekade terdahulu, guru merupakan sumber informasi pengetahuan, guru adalah figure utama di kelas. Tanpa kehadiran guru, maka tidak akan terjadi pembelajaran. Namun, paradigma pendidikan terkini menekankan pada pendidikan yang berpusat pada peserta didik (student-centered). Dengan paradigma terbaru ini, peserta didik wajib lebih aktif menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri melalui berbagai sumber, salah satunya guru sebagai fasilitator pembelajaran di sekolah. Guru tidak lagi menjadi sumber belajar satu-satunya, karena masih ada sumbersumber lainnya yang juga dapat digunakan oleh peserta didik, antara lain buku-buku pelajaran dan yang paling canggih zaman sekarang adalah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Justru belakangan Profesor Google-lah yang lebih canggih dalam menyediakan informasi tanpa batas kepada peserta didik.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. aradigma pendidikan yang dianut dalam sistem pendidikan nasional berdasarkan Kurikulum 2013 ini sering menimbulkan keluhan bukan hanya pada diri peserta didik tetapi juga para orangtua. Dari peserta didik, mereka mengeluhkan tentang banyaknya tugas-tugas yang diberikan oleh para guru. Sebagai contoh, bila dalam satu hari terdapat empat mata pelajaran yang ada, maka sudah pasti akan ada minimal empat tugas. Keluhan anak-anak tersebut bisa dimaklumi, karena mereka tentu tidak mudah untuk mengerjakan tugas-tugas yang bukan hanya mencari dan menemukan sumber informasi, tetapi juga harus menjawab pertanyaanpertanyaan yang diberikan serta memecahkan masalah yang menjadi tugas beserta penyelesaian produk. Ini sering membuat mereka harus bergadang menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan guru. Selanjutnya, keluhan dari orangtua lebih kepada dampak dari anak mereka yang sering mengeluhkan banyaknya tugas. Para orangtua sering menge-
P
luhkan anaknya sering bergadang dalam menyelesaikan tugas-tugas. Keluhan mereka cenderung disebabkan oleh pola pikir lama, baik oleh peserta didik maupun para orangtua yang menekankan pada guru yang harus menyampaikan pelajaran, padahal jaman now guru tidak lagi menjadi sumber utama. Guru lebih cenderung menjadi pelengkap belajar atau teman belajar yang mampu memberi arah akan apa yang harus dikerjakan oleh peserta didik dan membimbingnya dalam memahami suatu konsep atau membuat tugas dan selanjutnya mengkreasi sebuah produk. Proses pembelajaran lebih cenderung menekankan pada kemandirian belajar. Tentu pada saat peserta didik mengerjakan tugastugasnya guru harus mengarahkan atau memfasilitasi. Jadi tugas guru bukan hanya pintar memberi tugas, melainkan mengarahkan dan membimbing mereka, apalagi ketika mereka menghadapi masalah dalam mengerjakan tugas, maka kewajiban guru adalah memberikan penjelasan dan klarifikasi. Di antara berbagai faktor penentu kesuksean, dua faktor utama yang patut diperhitungkan pada za-
man teknologi informasi ini adalah; (1) cinta belajar dan (2) interaksi sosial. Cinta belajar harus dikembangkan pada diri peserta didik. Hal ini berhubungan dengan motivasi internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik). Motivasi internal lebih kepada kesadaran diri si anak untuk belajar apa saja tanpa paksaan dari pihak luar, orangtua atau guru. Anak-anak yang memiliki motivasi internal yang baik jauh lebih berhasil dalam pembelajarannya, karena segala sesuatu yang mereka pelajari adalah merupakan kebutuhan mereka sendiri untuk belajar. Para orangtua dan guru jauh lebih mudah membelajarkan mereka yang memiliki motivasi internal yang kuat. Biasanya motivasi ini lahir dari suatu ketertarikan atau kegemaran pada bidang yang dipelajari. Dengan demikian, orangtua mestinya tidak membatasi atau melarang anak-anak yang memiliki kegemaran pada suatu bidang tertentu, karena kegemaran tersebut akan melandasi kecintaannya untuk berkomitmen pada pilihannya. Menghadirkan cinta belajar dapat juga dilakukan oleh orangtua dan guru yang merupakan motivator eksternal (ekstrinsik). Orangtua
misalnya, mereka dapat menghadirkan suasana cinta belajar di rumah. Orangtua yang suka membaca dan menulis, sudah barang tentu akan menyebabkan anak-anaknya juga mencintai membaca dan menulis. Rumah yang banyak sumber bacaan dapat merangsang anak-anak untuk suka membaca. Pun halnya dengan gadget, zaman sekarang jarang anak-anak maupun orangtua yang tidak memiliki barang ini. Orangtua juga bisa membiasakan anak-anak untuk menggunakan gadget bukan hanya sebagai media sosial untuk berkomunikasi, tetapi sebagai sarana untuk mencari dan menemukan informasi terkait dengan pelajaran di sekolah. Tugas orangtua juga mengawasi pemanfaatannya di rumah dan membatasi waktu penggunaannya. Demikian pula dengan para guru di sekolah, buku yang disediakan, akses internet yang memadai, strategi mengajar yang baik dan fasilitas sarana prasarana yang memadai, merupakan motivator eksternal yang dapat mendorong peserta didik untuk mau dan cinta belajar. Bila kita berkiblat kepada negara-negara maju dalam pendidikan seperti Finlandia, kita bisa mencermati bahwa kesuksesan peserta didik belajar banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal yang memadai tersebut, sehingga anak-anak menjadi cinta belajar. Dengan demikian motivasi internal dan eksternal (intrinsik atau ekstrinsik) keduanya saling mempengaruhi sebuah keberhasilan pembelajaran. Faktor kedua yang menentukan kesuksesan adalah interaksi sosial. Interaksi sosial berhubungan dengan kemampuan berkomunikasi. Kemampuan berkomunikasi yang kurang dapat menyebabkan gangguan seperti yang sering terjadi yaitu anak yang memukul orang-
Antiklimaks Hak Angket KPK Bercerita tentang korupsi seolah tidak akan pernah ada habisnya, dari mana harus memulai dan kapan mengakhirinya. Kalimat tersebut mewakili kata hati sebagian besar orang yang merasa pesimis kapan penyakit kronis yang bernama korupsi di negeri ini dapat segera teratasi. Terlebih lagi ketika hak angket yang digulirkan oleh DPR, akhirnya menjadi polemik dan menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan praktisi hukum, aktivis antikorupsi, penegak hukum, bahkan akademisi dan pakar hukum sendiri. Ketika para guru besar di bidang hukum tata negara mempunyai pandangan dan argumentasi berbeda tentang layak tidaknya hak angket ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepada siapa lagi masyarakat harus mencari kepastian hukum? Antiklimaks dari perdebatan yang terjadi adalah ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan bahwa KPK adalah lembaga penunjang pemerintah yang dibentuk berdasarkan undang-undang, dengan demikian KPK adalah lembaga eksekutif. Putusan yang disertai dengan dissenting opinion atau perbedaan pendapat oleh empat dari sembilan hakim yang terhormat, menunjukkan bahwa di kalangan hakim MK sendiri terjadi silang pendapat. Apa pun putusannya, sebagai warga negara yang baik tentu harus menghormatinya, apalagi putusan tersebut bersifat final dan mengikat. Dan tidak bisa dilakukan Peninjauan Kembali layaknya putusan Mahkamah Agung. Terlepas dari hal tersebut dan
Oleh I Made Mulyawan Subawa tanpa mengurangi rasa hormat terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, perlu diuraikan tentang apa landasan hukum dari DPR, sehingga tidak segan-segan untuk menggulirkan hak angketnya bagi KPK. Hak angket yang diatur dalam pasal 79 ayat (3) Undang-undang No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, mengisyaratkan bahwa hak angket adalah hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang dan/atau kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Pasal tersebut setidaknya mengingatkan tentang dua hal, yakni: (1). Yang dapat dilakukan oleh DPR terbatas pada penyidikan terhadap undang undang atau kebijakan pemerintah. (2). Undang-undang atau kebijakan pemerintah tersebut haruslah bersifat penting, strategis, berdampak luas dan diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Saat ini MK telah memutuskan bahwa KPK menjadi bagian dari lembaga eksekutif, putusan tersebut bertentangan dengan empat putusan MK sebelumnya, yakni putusan atas perkara Nomor 012016-019/PUU-IV/2006, 19/PUUV/2007, 37-39/PUU-VIII/2010, dan 5/PUU-IX/2011. Empat putusan
tersebut menegaskan bahwa KPK merupakan lembaga independen yang bukan berada di dalam ranah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Taruhlah publik menerima putusan itu tanpa pro dan kontra, pertanyaannya kemudian, apakah KPK telah melakukan pelanggaran hukum yang bersifat penting, strategis dan berdampak luas dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya? Pelanggaran apa yang telah dilakukan oleh KPK sehingga DPR merasa perlu untuk menggulirkan hak angketnya. Lalu bagaimana dengan bunyi Pasal 3 Undang-undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU No. 30/2002) yang menyatakan bahwa KPK adalah lembaga negara yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun. Mengutip pernyataan dari Profesor Mahfud MD, dalam pembuatan sebuah undang-undang, undang-undang yang baru dibentuk bisa menghapus undangundang lama. Namun hal serupa tidak berlaku di pengadilan. Di pengadilan putusan lama itu tak bisa dihapus dengan putusan baru. Dengan demikian, maka Pansus Angket KPK yang dibentuk DPR tak bisa menggunakan putusan MK terbaru ini sebagai legitimasi. Sebab, saat pansus dibentuk masih berlaku putusan MK sebelumnya, di mana KPK
bukan dianggap sebagai lembaga eksekutif. Selain itu, Indonesia bukan menganut trias politika, memaksakan KPK masuk ke dalam salah satu itu adalah pandangan yang sangat usang. Tidak salah jika ada dugaan-dugaan bahwa putusan ini telah masuk ke dalam permainan politik atau oknum hakim yang memutus perkara ini telah ketinggalan mengikuti perkembangan. Pendapat tersebut di atas bisa dijadikan alasan yang kuat bagi KPK untuk tidak mengikuti apa yang dihasilkan oleh Pansus DPRRI. Jika akhirnya nanti apa yang dihasilkan oleh pansus tidak dapat diterapkan atau tidak efektif, lalu untuk apa diadakan pansus yang hanya menguras pikiran, tenaga dan biaya saja. Bukankah masih banyak hal lain yang mesti dipikirkan oleh para anggota dewan kita yang terhormat? Terlepas dari itu semua, masyarakat pasti sepakat bahwa KPK sebagai lembaga penegak hukum yang independen sebaiknya tidak anti untuk melakukan pembenahan. Banyak hal yang masih perlu diperbaiki, tapi tidak dengan pansus. Misalnya dalam hal menata kedisiplinan pegawai, melakukan pemeriksaan dengan lebih objektif dan tidak sembarang menjadikan orang tersangka. Hal-hal seperti inilah yang mesti segera diperbaiki tanpa harus ada Pansus Hak Angket KPK. Dan yang terpenting adalah lakukan pengawasan terhadap KPK dengan tanpa upayaupaya pelemahan. Penulis, praktisi hukum & pengajar di FH Unmar Denpasar
tua, atau guru yang dipukul dan dianiaya siswa, dan berbagai masalah sosial lainnya. Oleh karena itu, menjadi tugas dan kewajiban baik orangtua dan guru untuk membangun komunikasi yang baik secara multi arah dengan anak-anak. Bukan hanya orangtua atau guru yang patut didengarkan oleh mereka, tetapi mereka juga berhak dan wajib untuk menyampaikan ide, pendapat dan gagasan agar mereka menjadi pribadi yang berani berekspresi. Oleh karena itulah mereka harus dilatih sejak kecil dalam mengkomunikasikan buah pikiran dan perasaannya. Di samping itu, meski kini banyak pembelajaran dilakukan secara online (daring), satu hal yang mesti diperhatikan oleh orangtua dan guru adalah interaksi sosial. Jangan biarkan anak-anak sibuk dengan gadgetnya saja dan tidak memperdulikan lingkungan sekitar. Bagaimana pun teknologi ataupun canggihnya sebuah kelas dengan sistem pembelajaran online, nilainilai hidup hanya dapat tersampaikan melalui interaksi sosial. Orangtua dan guru wajib untuk mengajarkan nilai-nilai karakter universal dalam berinteraksi dengan anak-anak, seperti disiplin, tanggung jawab, toleransi, cinta kasih, termasuk kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi yang baik, berkolaborasi atau bekerja sama dalam menyelesaikan tugas dan berkreasi, karena tuntutan kehidupan modern pada abad ke-21 ini lebih menekankan pada kecakapan hidup tersebut. Orang sukses saat ini bukan hanya ditentukan oleh nilai yang tinggi, tetapi lebih kepada kemampuan mengadaptasikan nilai-nilai hidup. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Ganesha
POJOK Pimpinan parpol agendakan pertemuan terkait capres. - Ujung-ujungnya kekuasaan. *** Tim ‘’money politics’’ OTT anggota KPU dan Panwalu Garut. - Ujung-ujungnya uang. *** Kandidat Pilgub Bali akui pariwisata Bali Utara perlu digenjot. - Wacana dari dulu.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Paing, 26 Februari 2018
Jelang Upacara ”Melasti”
Warga Nyitdah Desak Jalan Segera Diperbaiki Tabanan (Bali Post) Keberadaan jalan sepanjang dua kilometer yang menghubungkan Desa Nyitdah dengan Desa Belalang Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan kondisinya rusak. Meski tidak rusak parah, namun tetap saja membahayakan pengguna jalan, khususnya saat malam hari dan memasuki musim hujan seperti yang terjadi belakangan ini. Terkait jelang hari raya Nyepi dan prosesi upacara melasti ke segara, ma-
syarakat setempat mendesak agar jalan tersebut segera diperbaiki. Meski belum bisa di-hotmix akibat terbentur anggaran daerah, minimal bisa dilakukan penambalan jalan (patching). Seorang warga asal Desa Nyitdah Ketut Jaya mengatakan kondisi jalan rusak ini sudah bertahun-tahun, khususnya dari jalan Banjar Kebon Desa Nyitdah menuju Desa Belalang. Bahkan saat musim hujan, lubang-lubang di jalan tersebut layaknya
7
TABANAN kolam. Tidak hanya itu, sejumlah pengguna jalan yang melintas kerap mengalami kecelakaan di lokasi tersebut akibat minimnya penerangan jalan. ‘’Beberapa saudara saya pernah jadi korban, padahal sudah tahu lokasi jalan seperti apa, tetapi karena malam terperosok juga,’’ ucapnya, Minggu (25/2) kemarin. Terkait jalan rusak, Perbekel Nyitdah Dewa Putu Alit Atha saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah
mengajukan permohonan perbaikan jalan agar bisa segera di-hotmix. ‘’Katanya kita dapat perbaikan di anggaran induk 2017, tetapi karena kondisi keuangan daerah yang entah bagaimana, akhirnya mundur di induk 2018 dan dikatakan masuk tender bulan Maret atau April ini. Bahkan dari Ketua Fraksi PDI-P mengatakan siap mengawal perbaikan jalan di Desa Nyitdah,’’ terangnya. Ia pun mengaku selama ini untuk jalan tersebut me-
mang belum pernah tersentuh bantuan hotmix dan hanya pernah dilapen. ‘’Sudah lama sekali dan memang ada pemeliharaan dengan patching terakhir 2017 kemarin, tapi saat musim hujan seperti saat ini banyak yang mengelupas,’’ ucapnya. Dewa Putu Alit mendesak agar dinas terkait melakukan patching untuk persiapan jelang upacara melasti ke Pantai Kedungu yang akan digelar tanggal 14 Maret mendatang. Ini untuk
mencegah kemungkinan halhal yang tidak diinginkan, mengingat upacara melasti akan diikuti oleh ribuan krama dari sekitar 18 banjar yang ada di desa setempat ditambah desa lainnya. ‘’Biasanya krama desa adat berangkat melasti jam 04.00 pagi, tentunya kondisi masih gelap dan banyak clegongan. Takutnya sasuhunan jatuh, itu kan tidak bagus,’’ pungkasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Pemukiman Tabanan I Made Yudiana membenarkan jika memang ada pengajuan permohonan perbaikan jalan dari Desa Nyitdah ke Desa Belalang, Kecamatan Kediri. Hanya karena
masalah anggaran di daerah, diharapkan masyarakat bisa lebih bersabar. Namun untuk memberikan rasa aman dan nyaman, rencananya akan dilakukan penanganan sementara untuk kelancaran para pengguna jalan lewat kegiatan patching, sembari menunggu jadwal hotmix. ‘’Anggaran sedang dihitung, astungkara sebelum melasti sudah kita tangani,’’ katanya. Dirinya juga menegaskan, untuk program hotmix di desa tersebut masuk skala prioritas. ‘’Jadi mohon warga bisa bersabar, karena perbaikan jalan masih menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan,’’ ucapnya. (kmb28)
KARANGASEM
8
Senin Paing, 26 Februari 2018
Saat Harga Mulai Naik
Petani Khawatir Bunga Pacah Rusak Diguyur Hujan Amlapura (Bali Post) Petani bunga pacah mulai bisa tersenyum lega menyusul naiknya harga bunga di pasaran. Namun, di sisi lain petani sedikit dilanda rasa khawatir dengan curah hujan tinggi karena dapat merusak kualitas bunga hasil panen. Petani bunga pun terpaksa memetik bunga dari biasanya setiap dua hari sekali menjadi setiap hari agar kualitas bunga yang dijual tetap terjaga. Seperti yang diungkapkan Ni Wayan Supartini, salah seorang petani bunga pacah asal Banjar Saren Kauh, Desa Budakeling, Bebandem yang ditemui, Minggu (25/2) kemarin. Dia mengatakan, harga bunga sudah mulai membaik sejak Sabtu (24/2) lalu. Kata Supartini, naiknya harga bunga karena menjelang Buda Cemeng Kelawu, yang sebagian besar masyarakat khususnya di Bali mempergunakan bunga sebagai sarana untuk membuat upacara. “Kalau sebelumnya harga bunga anjlok kisaran Rp 2.500 per kg. Dan sekarang harganya naik signifikan menjadi Rp 30 ribu. Kalau ada rainan bunga pasti naik. Begitu juga sebaliknya jika tidak ada rainan harga bunga anjlok,” ucapnya. Lebih jauh Supartini mengakui di satu sisi dirinya sangat senang dengan kenaikan harga tersebut. Namun, di sisi lain dirinya mengaku khawatir dengan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan. Kata dia, dengan cuaca hujan maka kualitas bunga akan terganggu bahkan bisa membuat bunga menjadi rusak akibat terus terkena air. “Karena hujan, saya terpaksa setiap hari memetik bunga. Kalau dua hari saja bunga tidak dipetik karena terus diguyur hujan, maka bunga akan rusak. Kalau panas tidak masalah, karena bunga kering dan bisa bertahan lama. Kalau hujan-hujanan seperti ini jarang ada sinar matahari bunga akan cepat membusuk,” katanya. Dia menuturkan, luas lahan yang dipakai untuk menanam bunga pacah ini mencapai 6 are. Di mana lahan yang digunakan merupakan milik warga lain yang dikontrak untuk mengembangkan bunga pacah. Jelas Supartini, dirinya mengontrak lahan warga seharga Rp 900 ribu dari masa tanam sampai panen. “Kalau sudah selesai dipakai tanah akan dikembalikan. Kalau ingin kembali dikontrak bisa asalkan tidak dipakai pemiliknya,” jelasnya sembari menyatakan, kalau bunga miliknya dijual kepada pengepul. Menurutnya, masing-masing petani bunga sudah mempunyai langganan. Sehingga lebih mudah penjualannya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
JEBOL - Dinding Penahan Tanah (DPT) di jalan penghubung Banjar Batusesa menuju Desa Besakih, tepatnya di Banjar Palak jebol.
Baru Enam Bulan
Senderan Jalan Penghubung Batusesa Menuju Besakih Jebol Amlapura (Bali Post) -
Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Karangasem dan sekitarnya belakangan ini membuat senderan jalan penghubung Banjar Batusesa menuju Desa Besakih, tepatnya di Banjar Palak jebol dengan diameter mencapai 6-7 meter. Beton yang sebelumnya kokoh hampir semuanya jatuh ke jurang dengan ketinggian mencapai 35 meter. Tak hanya senderan jalan yang jebol, hujan lebat juga mengakibatkan ruas jalan di sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut rusak akibat tergerus air. Warga Banjar Palak I Wayan Wirna, Minggu (25/2) kemarin mengatakan, senderan jalan yang jebol sudah terjadi sekitar sebulan lalu diawali dengan intensitas hujan sangat tinggi disertai dengan angin kencang. “Untuk menghindari adanya kejadian yang tak diinginkan, warga membentangi jalan jebol agar masyarakat tahu bahwa ada jalan jebol. Warga juga menaruh tanah di samping jalan agar pengendara
bisa lebih hati-hati ketika melintas di sana,” ucapnya. Kata Wirna, senderan jalan yang jebol tergolong baru karena proyek tersebut baru selesai dikerjakan sekitar enam bulan lalu. Dirinya tidak tahu kenapa senderan jalan tersebut bisa jebol. Dia menduga, tanah yang ada di bawahnya labil dan tidak kuat menahan beban berat di atasnya, sehingga akhirnya jebol. “Senderan jalan tersebut dibuat sebelum adan-
ya bencana erupsi Gunung Agung. Tapi gempa-gempa kala itu sudah mulai terjadi,” katanya. Wirna berharap dinas terkait bisa segera memperbaiki kerusakan karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan karya di Pura Penataran Agung. Jalan yang senderan jebol tersebut merupakan jalan alternatif bagi pamedek yang tangkil ke Pura Besakih. “Kalau pas upacara setiap tahunnya
SETELAH dua tahun memimpin Karangasem, Bupati IGA Mas Sumatri mengaku menemui sejumlah tantangan dalam upaya percepatan pembangunan. Kendala terbesar di sektor infrastruktur jalan sehingga di sisa tiga tahun pemerintahannya ke depan, istri I Gusti Made Tusan itu akan meningkatkan koordinasi ke Pemerintah Pusat sehingga kendala tersebut segera tertangani. Penegasan menyangkut proyeksi pembangunan Karangasem ke depan itu dilontarkan di hadapan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam acara peringatan dua tahun kepemimpian Masdipa (Mas Sumatri-Artha Dipa) di Jero Subagan, Karangasem, Minggu (25/2) kemarin. ‘’Jalan kita kecil-kecil, seperti ular berliku-liku. Jika di Sanghyang Ambu (Bukit Sanghyang Ambu di Bubgbug-
red) longsor, kita mau ke mana ya? Makanya saya mendorong agar jalan Bypass IB Mantra bisa berlanjut pembangunannya sampai ke Buleleng,’’ ungkapnya. Menurut Mas Sumatri, pembangunan jalan arteri tersebut sangat vital untuk menghapus stigma bahwa Karangasem merupakan kabupaten yang sulit dijangkau karena jauh dari Ibu Kota Provinsi. Dengan terbangunnya by-pass sampai ke wilayah Buleleng, bupati perempuan pertama di Karangasem ini menyakini potensi Karangasem baik di sektor pertanian maupun pariwisata akan berkembang maju. Ruas jalan menuju kawasan Pura Besakih juga tak luput dari perhatiannya. Menurut dia, saat ini kondisi jalan yang menuju Pura Besakih belum ideal untuk sebuah destinasi sekelas Besakih. Besakih bukan hanya sebagai pusat kegiatan kea-
gamaan, tapi juga objek daya tarik wisata internasional. Jika jalur di sana ada longsor maka perlu gerak cepat dalam penanganannya. ‘’Kita sudah membuat MoU dengan desa adat untuk optimalisasi potensi. Ini merupakan salah satu upaya mewujudkan pariwisata budaya berbasis desa adat,’’ ucapnya. Untuk mewujudkan target pembangunan yang tertuang dalam program Nawa Satya Darma Masdipa, Mas Sumatri mengharapkan seluruh OPD menjaga komitmen sesuai tupoksi. Beragam prestasi yang diraih dalam dua tahun terakhir tidak boleh membuat OPD berpuas diri karena masih banyak yang perlu diperbuat untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Semua OPD diminta menjadikan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang menetapkan tahun 2016 sebagai
TERBAIK - Direktur PDAM Karangasem Gusti Ngurah Singarsi (kanan) saat menerima penghargaan sebagai PDAM terbaik nasional.
Amlapura (Bali Post) Pelayanan PDAM Karangasem menunjukkan kinerja terbaik. Untuk pertama kalinya, PDAM Karangasem menerima Anugerah Prestise Indonesia 2018 sebagai PDAM terbaik se-Indonesia dalam bidang kinerja dan pelayanan memuaskan. Penghargaan ini sebagai buah perbaikan kinerja yang dilakukan PDAM Karangasem dalam dua tahun terakhir oleh Direktur I Gusti Made Singarsi yang juga memperoleh anugerah sebagai direktur terbaik nasional. Penghargaan ini diterima langsung Direktur I Gusti Made Singarsi dalam acara Anugerah Perusahaan Terbaik 2018 di Grand Inna Kuta oleh Indonesia Achievement Center bekerja sama dengan Tre Uno Event Management, Jumat (23/2) lalu. Penghargaan ini menjawab upaya perbaikan besar-besaran yang dilakukan PDAM Karangasem dalam memperbaiki kinerjanya. Gusti Singarsi mengatakan, sejak menjadi direktur, permasalahan terbesar PDAM Karangasem selama ini adalah aspek mindset karyawannya. Permasalahan hampir terjadi di seluruh kantor unit di setiap kecamatan. Persoalannya beragam. Mulai dari adanya kebocoran sambungan, pemanfaatan sumber
jalan ini sangat padat sekali dilalui pamedek. Karena bagi pamedek yang sudah selesai sembahyang akan dialihkan ke jalan ini,” katanya. Dia juga mengatakan selain senderan jalan yang jebol, intensitas hujan yang turun belakangan ini membuat badan jalan rusak di sejumlah titik akibat tergerus air. “Ini merupakan jalan yang baru selesai diaspal. Tapi bibir-bibir jalan sudah rusak akibat tergerus air. Ini juga sangat mengganggu pengguna jalan. Bahkan warga ada yang sampai menimbun bibir jalan memakai tanah berumput agar tidak semakin rusak parah,” jelas pria berjenggot itu. Sementara itu dikonfirmasi terpisah Kadis Peker-
jaan Umum dan Perumahan Rakyat Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan petugas untuk memasang papan peringatan di lokasi. Terkait penanganan kerusakan, Wirna mengatakan memiliki dua alternatif. Pertama menganggarkan dari dana bencana, karena DPT yang longsor sangat dalam lebih dari 30 meter. Sementara alternatif kedua, pihaknya melakukan penanganannya melalui pemeliharaan rutin paket long segment. Saat ini long segment masih dalam tahap perencanaan atau masih survei lokasi kerusakan ruas. “Kita harap perencanaan selesai akhir Maret dan April sudah bisa dilelang,” kata Sedana Merta. (kmb41)
Dua Tahun Pimpin Karangasem, Mas Sumatri Genjot Infrastruktur
Bali Post/kmb41
PETIK BUNGA - Petani bunga pacah saat memetik bunga di kebunnya. Saat harga mulai naik, petani khawatir karena curah hujan tinggi yang mengakibatkan kerusakan pada bunga.
Meningkat, Minat Warga Karangasem Jadi TKI
Amlapura (Bali Post) Minat warga Karangasem untuk ingin menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) cukup tinggi. Itu bisa dilihat dari jumlah warga yang menjadi TKI tahun 2017 mencapai 416 orang. Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 380 orang. Namun, data tersebut merupakan data TKI yang berizin karena yang tidak memiliki izin dimungkinkan lebih banyak lagi. Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem I Nyoman Suadnya menjelaskan, jumlah TKI di Karangasem naik karena beberapa faktor, salah satunya faktor ekonomi. Mereka ingin mengubah nasib menjadi lebih baik dan tidak ingin terus hidup di bawah garis kemiskinan. “Dari 416 orang TKI yang sudah mengantongi izin, tenaga kerja wanita sebanyak 181 dan laki 235 orang. Yang tak berizin banyak, cuma kita tidak tahu jumlah detail. Data ini kita dapat dari BP3TKI di Denpasar,” ungkapnya. Suadnya menambahkan, warga Karangasem yang menjadi TKI sebagian besar berasal dari daerah terpencil dengan tingkat perekonomian menengah ke bawah seperti Desa Adat Seraya Kecamatan Karangasem dan sejumlah desa di Kubu, Bebandem dan Selat. Dari 416 orang TKI asal Karangasem, sebagian besar bekerja di Turki menjadi buruh spa dan pembantu rumah tangga. Ada juga yang kerja di Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Saudi Arabia, Amerika Serikat, Qatar, Korea Selatan serta negara Eropa. “Mereka berangkat melalui travel agent resmi dan lapor ke BP3TKI,” imbuhnya sembari menyatakan tahun 2018 kemungkinan jumlah (TKI) akan meningkat. (kmb41)
kARANGASEM Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
pakem dalam penyusunan program. RPJMD sebagai penjabaran dari Nawa Satya Darma Masdipa, menurut dia, merupakan implementasi dari program Nawacita Presiden Jokowi. ‘’Presiden
Jokowi membangun dari pinggiran, kita membangun dari desa. Untuk itu OPD harus membangun komunikasi dengan desa adat, garap potensi sesuai rumpun-rumpunnya,’’ tegasnya. (ad1336)
mata air, hingga pelayanan permintaan sambungan yang tersendat-sendat hingga harus menunggu berbulan-bulan. Persoalan ini diselesaikan Gusti Singarsi dengan blusukan ke setiap kecamatan, hingga tak ada lagi daftar tunggu. “Dulu daftar tunggu ada ribuan. Sekarang sudah tak ada lagi. Kalau ada permintaan sambungan baru, realisasinya tak pernah lewat dari seminggu,” katanya saat ditemui usai menerima penghargaan. Sebelum Gusti Singarsi menjabat direktur, jumlah pelanggan PDAM Karangasem sekitar 29 ribu pelanggan. Dengan perombakan kinerja dan pelayanan, saat ini jumlah pelanggan PDAM sudah meningkat menjadi 34.400 pelanggan. Keluhan layanan air PDAM macet yang dulu sangat sering terjadi, kini juga nyaris tak ada. “Sekarang sumber mata air kita sudah siap semua. Di mana pun masyarakat kita yang butuh sambungan baru, kami siap melayani. Tidak ada lagi istilah daftar tunggu,” tegasnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri sangat bangga dengan capaian PDAM ini. Dari dulu PDAM selalu menjadi langganan keluhan, kini telah mampu menjadi terbaik nasional. Dari awal dia yakin PDAM akan mampu berbenah, setelah mengamati sepak terjang
Gusti Singarsi yang tiap hari nyeluksuk untuk mencari tahu permasalahan di lapangan, khususnya siapa yang selama ini suka mencuri air PDAM. Dia berharap penghargaan ini mampu dipertahankan, bila perlu terus ditingkatkan. Dengan kinerja PDAM yang semakin baik, bupati berharap kerja sama dengan pemerintah daerah, dalam menjawab pemenuhan hak masyarakat atas air, dapat diatasi. “Ini sejalan dengan program kita. Tuntas air bersih, tuntas kumuh, tuntas sanitasi,” tegas Bupati Mas Sumatri, seraya mengatakan Karangasem juga memperoleh penghargaan lainnya, melalui produk mete, sebagai produk lokal terbaik nasional. Indonesia Achievement Center adalah lembaga management yang mengkhususkan diri pada pemberian penghargaan. Ini diberikan kepada para pelaku pembangunan di berbagai bidang yang telah memberi sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara baik nasional maupun regional sebagai inspirasi dan informasi yang berkualitas. Apresiasi dan penghargaan tersebut, merupakan pengakuan tertinggi atas keberaniaan, kesuksesan dan dedikasi dalam menghasilkan berbagai karya dan prestasi di atas rata-rata. (kmb31/k500)
PDAM Karangasem Terbaik Se-Indonesia
Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
DUA TAHUN - Bupati Mas Sumatri memompa semangat jajarannya dalam peringatan dua tahun kepemimpinan Masdipa di Jero Subagan, Karangasem, Minggu (25/2) kemarin.
Senin Paing, 26 Februari 2018
”Karya Padudusan” di Pura Penataran Sasih
GIANYAR
Sampah Akar Bambu Kotori Pantai di Gianyar Gianyar (Bali Post) Beberapa kawasan pantai di Kabupaten Gianyar terlihat kotor karena dipenuhi sampah akar bambu. Mengingat ukurannya cukup besar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar harus mengerahkan lima truk untuk mengangkut sampah tersebut. Proses pembersihan oleh tim gabungan akan dilanjutkan hari ini, Senin (26/2).
Puncaknya 1 Maret
Gianyar (Bali Post) Puncak Karya Padudusan di Pura Penataran Sasih, Pejeng, Gianyar, jatuh pada rahina Purnama Sasih Kasanga, Kamis (1/3) mendatang. Serangkaian dengan karya tersebut, prajuru desa pakraman bersama-sama krama Jero Kuta Pejeng pun mulai tedun ngayah sejak beberapa hari lalu. Kesibukan di pura yang menyimpan Nekara terbesar di Asia ini pun mulai meningkat. Pantauan di lapangan, tampak ratusan krama lanang ngayah di jeroan pura membuat tetaring, laplapan, sanggar agung serta berbagai perlengkapan upacara lainnya. Sementara itu, krama istri ngayah majejahitan, membuat sesajen serta perlengkapan upakara lainnya di wantilan jaba Pura Taman, sebelah timur Pura Penataran Sasih. Bendesa Pakraman Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, Rabu (21/3) lalu menyampaikan, adanya krama ngayah berarti dimulai pula tahapan persiapan karya padudusan ini. Cokorda Putra Pemayun berharap segala persiapan upacara bisa selesai sesuai rencana. “Dengan didasari semangat ngayah, mudahmudahan semuanya berjalan sukses dan lancar,” harapnya. Kesibukan krama yang ngayah ini akan berlangsung hingga menjelang puncak karya. Terlebih pada saat hampir bersamaan, beberapa pura di Pejeng melangsungkan piodalan, yaitu Pura Puseh dan Desa piodalan-nya jatuh bertepatan rahina Tumpek Wayang, Sabtu (24/2). Setelah itu, piodalan di Pura Manik Corong pada rahina Budha Cemeng Kelawu, 28 Februari 2018. Sementara itu, pada saat Ida Batara Pura Penataran Sasih nyejer, berlangsung piodalan di Pura Taman Sari pada 7 Maret 2018, bertepatan dengan rahina Budha Umanis Dukut. Cokorda Gede Putra Pemayun juga menyampaikan, Ida Batara nyejer selama 11 hari. Selama Ida Batara nyejer, seluruh umat Hindu diharapkan pedek tangkil ngaturang bhakti, bersama-sama nunasicayang jagate selamat dan rahayu. Melihat begitu padatnya jadwal piodalan tersebut, Cokorda Putra Pemayun berharap seluruh panitia dan prajuru, khususnya Banjar Puseh bisa mengatur waktu, agar tugas-tugas yang diemban terlaksana dengan baik. (kmb)
9
Bali Post/ist
EVAKUASI-Petugas gabungan saat melakukan evakuasi sampah akar bambu di bibir pantai.
Topik: Kesehatan BIAYA kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat menjadi fokus calon Bupati Gianyar Made Mahayastra. Hal ini merupakan program sinergi dengan calon Gubernur Bali I Wayan Koster. “Nanti kalau satu jalur, kita menang di kabupaten dan provinsi, rencananya gubernur dan kita di kabupaten secara menyeluruh menyiapkan tanggungan kesehatan gratis dan namanya Krama Bali Sehat,“ ucap politisi yang akrab disapa Agus Mahayastra, Minggu
Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, Minggu (25/2) kemarin menerangkan, sampah akar bambu ini awalnya ditemukan saat Pemkab Gianyar melakukan aksi bersih-bersih bersama Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng di Pantai Masceti, Saba dan Pantai Lebih, Jumat (23/2) lalu. “Saat bersih-bersih, kami temukan sampah akar bambu di pantai dengan ukuran yang cukup besar,“ tegasnya. Melihat kondisi tersebut. Pj. Bupati Ketut Rochineng langsung memerintahkan jajarannya melakukan pembersihan. “Sesuai perintah pimpinan, Sabtu kemarin (lalu - red) juga dilakukan evakuasi sampah akar bambu ini. Kami mengerahkan petugas serta peralatan dari Dinas PU dan BPBD Gianyar,“ ucap Kujus Pawitra. Volume sampah yang diangkut cukup banyak. Berhubung ombak cukup besar, proses pembersihan sampah tersebut tidak bisa
dituntaskan Sabtu lalu. “Hari ini (kemarin-red) proses evakuasi juga tidak bisa dilakukan karena terkendala ombak besar,” ungkapnya. Sampah bambu tersebut tidak sepenuhnya dibuang ke TPA, namun diminta warga. “Seperti warga dari Desa Tulikup, sampah ini diminta untuk dipakai membakar bata, ya kami berikan,” ujarnya . Pejabat asal Banjar Kesian, Desa Lebih ini mengatakan akar bambu yang jumlahnya cukup banyak ini diduga terbawa arus laut. Selain itu juga diperkirakan dibawa arus sungai dari hulu. Kujus Pawitra menambahkan selain rutin membersihkan kawasan pantai dari sampah, Pemkab Gianyar juga mengeluarkan surat edaran tentang gerakan kebersihan, pengurangan dan penanganan sampah. Pj. Bupati Rochineng mengatakan, kegiatan kerja bakti bersih-bersih di kawasan Pantai
perspektif
Biaya Kesehatan Gratis
(25/2) kemarin. Ketua DPC PDI-P Gianyar ini menuturkan, dulu seluruh masyarakat memang tercover dengan program JKBM. Namun, setelah program ini berhenti, pihaknya kembali memutar otak untuk menjamin kesehatan warga kurang mampu di daerah seni ini. “Kalau hanya mengacu pada program pusat, baik BPJS, Kartu Indonesia Sehat dan semacamnya, ternyata cukup banyak warga kita yang tidak ter-cover,“ ungkapnya. Melihat hal itu, pihaknya pun membuat terobosan merancang pelayanan rawat inap bebas biaya pasien kelas III untuk warga Gianyar. Seluruh biaya kesehatan
tersebut ditanggung dari APBD. “Dari anggarannya yang telah saya hitung, itu kurang lebih sebulan butuh Rp 2 miliar, untuk yang rawat inap kelas III saja. Kalau rawat jalannya belum kita bisa, karena cukup besar anggarannya,“ ucap Wakil Bupati Gianyar periode 2013-2018 ini. Kini program yang berlaku khusus di RSUD Sanjiwani, Gianyar tersebut mulai berjalan dan dimanfaatkan oleh warga Gianyar yang kurang mampu. Namun, bila dirinya terpilih sebagai Bupati Gianyar dan I Wayan Koster terpilih sebagai Gubernur Bali, semua biaya kesehatan akan ditanggung. “Tapi
kan kelasnya juga diatur, misal yang di VVIP tidak mungkin karena sudah pasti orang kaya,“
ujarnya. Mahayastra juga berjanji akan menanggung asupan gizi warga Gianyar, terhitung dari baru mulai mengandung hingga melahirkan. “Masyarakt tidak mampu kita berikan biaya
Tingkatkan Layanan Kesehatan
Bali Post/ist
NGAYAH - Krama saat ngayah di Pura Penataran Sasih, Pejeng, Gianyar.
Masceti hingga Pantai Lebih merupakan tindak lanjut dari Program Nasional Peduli Sampah. Selain itu, kegiatan bersih-bersih lingkungan dan peduli sampah merupakan program yang dilaksanaan secara berkala oleh Pemkab Gianyar dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Apalagi Gianyar pada khususnya dan Bali pada umumnya, merupakan destinasi wisata internasional sehingga keamanan dan kebersihan itu sangat penting, terutama dari sampah plastik. “Tidak hanya dari pemerintah, semua komponen masyarakat, baik lembaga LSM, maupun organisasi lainnya. Kita harapkan melakukan kegiatan yang sama yaitu menjaga kebersihan lingkungan, pantai khususnya. Mewujudkannya, perlu sinergitas antara pemerintah dan komponen masyarakat atau lembaga sosial lainnya,” tegas Rochineng. (kmb35)
PELAYANAN kesehatan menjadi perhatian calon Wakil Bupati Gianyar Pande Istri Maharani Pri madewi. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang akan dibenahi dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit
umum. “Ya pastinya kita akan tingkatkan layanan kesehatan yang tidak membebani sehingga masyarakat lebih nyaman,” kata perempuan yang akrab disapa Gek Rani, Minggu (25/2) kemarin. Perbaikan layanan kesehatan tersebut meliputi peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Gianyar. Ditambahkan, sebagai seorang perempun ia berkeinginan memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang
tambahan gizi, kita tanggung semua. Setelah lahir sudah ada PAUD Hindu yang siap menampung anak,“ beber Agus Mahayastra. (kmb35)
sedang tahap penyembuhan. “Pasien ini kan sudah sakit, jadi dalam masa penyembuhan kita ingin mereka nyaman,“ ujar srikandi Partai Demokrat yang mendampingi calon Bupati Tjokorda Raka Kerthyasa ini. Meningkatkan kualitas kesehatan, pihaknya juga menyiapkan akses kesehatan yang tidak membebani warga kurang mampu. “Kita pastikan masyarakat kurang mampu bisa ter-cover tanggungan kesehatan,“ tandasnya. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Senin Paing, 26 Februari 2018
Peserta Tidak Dibatasi BERBEDA dengan tahun sebelumnya, jumlah ogoh-ogoh di tiap desa pakraman tidak dibatasi. Ogoh-ogoh itu pun akan diperlombakan. Tahun lalu, jumlah peserta ogoh-ogoh dibatasi dan hanya tiga per desa pakraman. Mulai awal pekan ini, ogoh-ogoh akan dinilai di tiap-tiap kecamatan oleh tim penilai. “Tahun ini tidak ada batasan, bebas. Berapa pun diajukan desa pakraman semua akan dinilai,” ujar Ketua Sabha Yowana Jembrana I Ketut Arya Tangkas. Tangkas yang juga anggota tim penilai lomba menjelaskan Bali Post/olo peserta lomba ogoh-ogoh dibebaskan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecemburuan peserta lomba. Khususnya dari kalangan Sekaa Teruna-Teruni (STT). Berkaca dari tahun lalu ada pembatasan usulan jumlah peserta per desa pakraman, beberapa STT yang merasa lebih baik kecewa tidak masuk usulan. Selanjutnya setelah penilaian di tingkat desa pakraman, akan mengerucut masing-masing tiga ogoh-ogoh terbaik per kecamatan. Selanjutnya ogoh-ogoh yang terpilih di kecamatan itu akan mengikuti parade saat prosesi tawur kasanga di catus pata, tepatnya di perempatan Jalan Jenderal Sudirman. Selain dari unsur Sabha Yowana, tim penilai terdiri dari Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana dan tokoh seni. (olo) Bali Post/dok
BERAS BANSOS - Tumpukan beras bantuan sosial (bansos) di salah satu Kantor Desa di Jembrana.
Data Penerima Beras Bansos Tidak Sinkron
Dewan Minta Jangan Ada Kepentingan Politik Bali Post/olo
PEMBINAAN – Para pelajar mengikuti pembinaan yang digelar di Aula Makodim 1617/Jembrana. Sebagai generasi muda, para pelajar diminta menghindari narkoba dan pergaulan seks bebas.
Pelajar Diberikan Edukasi Bahaya Narkoba dan Seks Bebas
Negara (Bali Post) Ratusan pelajar mengikuti pembinaan dari keluarga besar Kodim 1617/Jembrana, Minggu (25/2) kemarin. Pembinaan bertema ‘’Mari Kita Wujudkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Bela Negara Bagi KBT Melalui Bebas Narkoba dan Terhindarnya dari Pergaulan Seks Bebas Guna Menjaga Keutuhan NKRI’’ tersebut digelar di aula Makodim dan dibuka Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok. Melalui kegiatan ini selain bertujuan meningkatkan hubungan silaturahmi antara anggota TNI yang masih aktif dengan Keluarga Besar TNI (KBT) di wilayah Kodim 1617/Jembrana juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan seks bebas pada generasi muda. Letkol Djefri Marsono mengungkapkan kegiatan ini sebagai silaturahmi agar saling mengenal antara KBT yang ada di wilayah Jembrana. Kendati sebagian besar merupakan pelajar, Letkol Djefri Marsono menyampaikan tentang perkembangan dan fungsi TNI dalam menjalankan tugas pokok. ‘’Keluarga Besar TNI adalah orang-orang yang telah berjasa kepada negara yang kita cintai ini dengan segala pengorbanan dan pengabdian serta perjuangannya. Oleh karena itu Keluarga Besar TNI harus senantiasa solid dan kokoh,’’ terangnya. Sesuai dengan peran dalam pembangunan bangsa Indonesia, Letkol Djefri Marsono meyakini semangat berjuang para generasi penerus bangsa ini demi persatuan dan kesatuan NKRI tidak pernah pudar. Pembinaan diberikan Pasi Inteldim 1617/Jembrana Kapten Inf. I Nyoman Gede Andika, Pasiter Dim 1617/Jembrana Kapten Inf. I Wayan Yudana dan Ketua Umum FKPPI Jembrana Abdul Harris. Kapten Gde Andika menyampaikan mengenai bahaya penggunaan narkoba di kalangan pelajar. Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar haruslah dapat berpikir dengan cerdas tanpa diracuni oleh narkoba yang akan merusak cita-cita. Di akhir kegiatan, Letkol Djefri Marsono mengharapkan kepada organisasi yang masuk dalam Keluarga Besar TNI agar selalu berkoordinasi dan berkerja sama, terlebih dalam hal menjaga persatuan dan kesatuan. (kmb26)
Negara (Bali Post) -
Data penerima beras bantuan sosial (bansos) yang tidak sinkron antara di pusat dengan di desa/kelurahan, kini menjadi sorotan DPRD Jembrana. Bahkan, pihak desa/kelurahan kewalahan lantaran data para penerima itu berbeda dengan fakta di lapangan. Artinya, warga yang mestinya menerima beras bansos itu, namun faktanya tidak. Begitu juga sebaliknya. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana I Putu Dwita, Minggu (25/2) kemarin, mengatakan terkait data warga miskin, pihaknya sering menyampaikan agar lebih akurat sehingga benarbenar tepat sasaran. Muncul pertanyaan dan keluhan dari masyarakat terkait warga yang menerima beras bansos yang dulu disebut beras se-
jahtera (rastra) atau raskin ini. Tidak sinkronnya data penerima ini sudah berulangulang terjadi setiap tahunnya. Dewan asal Dauhwaru ini berharap agar pendataan dilakukan lebih akurat lagi dan ditujukan kepada mereka yang benar-benar layak menerima. Dwita menjelaskan pendataan penerima
bansos di bawah sering tidak fair. Tidak berdasar hal yang objektif. Masih ada campur tangan kepentingan politik. Hal itulah yang menyebabkan penyaluran bansos tidak tepat sasaran. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jembrana I Wayan Gorim mengakui data penerima bansos ini memang ada yang tidak valid. Namun
Kondisi Kantor PKK Memprihatinkan
jembrana Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
dan daerah. Tiap desa/kelurahan wajib melaksanakan musyawarah desa (musdes) atau musyawarah kelurahan (muskel) ketika ada data yang tidak tepat sasaran. Selanjutnya desa melaporkan ke Dinas Sosial untuk memasukkan data terbaru itu secara daring. Dalam setiap musdes/muskel ada kesempatan mengusulkan penambahan bila memang ada warga yang memang layak menerima. Begitu juga penggantian, apabila penerima dinilai mampu. Intinya agar bansos beras ini tepat sasaran. (kmb26)
Atap Miring dan Plafon Jebol
Telepon Penting RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
jumlahnya kecil, hanya satu atau dua orang penerima di beberapa desa. Validasi data dilakukan setiap bulannya lewat sistem yang sedang berjalan. Validasi itu perlu dilakukan, karena bantuan bentuknya bukan subsidi lagi melainkan bansos atau beras yang diterima gratis 10 kilogram. Data yang diterima itu sebelumnya telah dilakukan validasi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKSNG). Sistem ini akan meminimalisir ketaksesuaian data antara pemerintah pusat
Bali Post/olo
SAMPAH – Para pemuda pemudi bersama Darling Melaya dan GPJ memunguti sampah yang menyelimuti Pantai Peremisan, Desa Nusasari, Melaya, akhir pekan lalu.
Sampah Ancam Industri Pariwisata Negara (Bali Post) – Persoalan sampah bila tidak ditangani secara masif, maka akan mengancam lingkungan. Sampah kiriman yang mengepung pantai misalnya. Secara tak langsung juga berdampak pada pariwisata. Perilaku membuang sampah sembarangan merupakan sebab utama munculnya permasalahan ini. Sepanjang 76 kilometer pantai dari Gilimanuk hingga Pengeragoan, hampir sebagian besar rawan dikepung sampah. Untuk menangani itu, selain dengan upaya bersih-bersih secara rutin juga perlu disokong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tanpa niat menjaga lingkungan, maka masalah itu akan terus terjadi dan semakin parah. Hal ini ditegaskan Ketua Kelompok Sadar Lingkungan
(Darling) Melaya I Ketut Ardika di sela-sela aksi Bali Clean-up di Pantai Peremisan, Desa Nusasari, Melaya, Sabtu (24/2). ‘’Jangan pernah membuang sampah sembarangan kalau kita tidak ingin bencana menghampiri kita. Mari peduli terhadap keselamatan bumi,’’ ujar Ardika. Aksi bersih-bersih ini dilakukan secara serentak di sejumlah pantai di Jembrana yang menjadi langganan kiriman sampah. Pemerhati lingkungan asal Melaya ini juga mengingatkan sampah memiliki dampak yang sangat besar bagi industri pariwisata. Apalagi saat ini pemerintah daerah Kabupaten Jembrana sedang menggalakan pariwisata. Tanpa didukung daerah yang bersih dan asri, pariwisata sangat tidak mungkin berkembang. Melalui gerakan bersih sampah yang melibatkan puluhan pemuda dan
pelajar ini merupakan bentuk dukungan membantu program pemerintah. Para pemuda-pemudi ini tergabung dalam STT (Sekaa Teruna Teruni), Sispala (Siswa Pencinta Alam), Komunitas WLM (We Love Music) dan Gerakan Pemuda Jembrana (GPJ). ‘’Upaya ini juga tindakan nyata pemuda peduli terhadap lingkungan. Ke depan sampah akan menjadi problem yang sangat besar bila tidak dari sekarang ditangani,’’ tambah I Gusti Ngurah Jelantik, Koordinator GPJ, Minggu (25/2) kemarin. Dari aksi bersih-bersih akhir pekan lalu, berhasil dikumpulkan sampah, baik organik dan anorganik. Menurutnya, tanpa dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk memilah dan membuang pada tempatnya, sampah akan terus mengancam. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Gedung Kantor PKK yang berada di sebelah gedung Mendopo Kesari, kondisinya memprihatinkan. Bagian atap gedung yang difungsikan untuk kantor PKK dan rapat WHDI (Wanita Hindu Dharma Indonesia) itu sudah miring. Bahkan beberapa bagian plafonnya sudah jebol. Kondisi bangunan lama itu sering mengganggu aktivitas di kantor. Terlebih belakangan ini hujan masih sering mengguyur. Kondisi itu mendapat sorotan Bupati Jembrana I Putu Artha, Minggu (25/2) kemarin, saat meninjau kantor tersebut. Bupati Artha didampingi Ny. Ari Sugianti dan Kepala Dinas PU Wayan Darwin sesuai Car Free Day (CFD) meninjau gedung yang berada di depan Hotel Jimbarwana itu. Hasil pengecekan, dari dua bangunan di kantor PKK itu, semuanya mengalami kerusakan di bagian atap. Bangunan di sisi sayap yang juga digunakan untuk garasi mobil, bagian atapnya miring. Selain itu, plafonnya banyak yang sudah jebol. Terutama
di bagian belakang bangunan utama tersebut. Mengetahui kondisi itu, Bupati Artha meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana segera memperbaiki gedung tersebut. ‘’Segera diperbaiki agar tidak mengganggu kegiatan yang berlangsung di sini,’’ kata Bupati Artha. Sekecil apa pun kerusakan, bila dibiarkan dan tidak diperbaiki akan merembet ke bagian lainnya. Apalagi di bagian plafon kalau dibiarkan jebol dikhawatirkan akan membahayakan pengguna gedung. Sementara itu, Kepala Dinas PUPRKP Jembrana Wayan Darwin mengatakan pihaknya akan segera memperbaiki kerusakan tersebut. Pihaknya sudah berencana merenovasi bangunan yang merupakan gedung lama tersebut. Rencananya gedung ini akan dirombak dan berlantai dua. Dengan demikian, lebih representatif untuk kegiatan PKK dan WHDI. Sementara terkait plafon yang jebol akan diperbaiki secepatnya. (kmb26)
Bali Post/olo
TINJAU – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana saat meninjau kondisi kantor PKK yang mengalami kerusakan di bagian atap dan plafon.
Senin Paing, 26 Februari 2018
Bali dwipa
11
Bayi Terbungkus Tas Plastik di Bak Sampah Mangupura (Bali Post) Penemuan bayi laki-laki terbungkus tas plastik menggegerkan pedagang pasar. Bayi yang masih berlumuran darah tersebut ditemukan pedagang yang hendak berjualan di pasar dekat SMPN 3 Mengwi di Banjar Sengguan, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Minggu (25/2) kemarin. Pedagang itu awalnya mendengar suara rintihan. Setelah dicari sumber suara tersebut, ternyata berasal dari bayi lakilaki tergeletak di bak pembuangan sampah. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh pedagang I Ketut Tewel (53) dan I Wayan Wartini (52) asal Kerobokan yang hendak berjualan di pasar tersebut. Mereka membawa barang dagangannya ke Pasar Desa Adat Buduk pukul 04.00 Wita. Setelah tiba di sana, beberapa saat kemudian mereka mendengar bayi menangis di bak sampah sebelah pasar. Selanjutnya mereka mendekati sumber suara tersebut. Mereka kaget melihat tangan bayi tergerak-gerak di dalam tas plastik. Tanpa basa-basi mereka langsung membukanya. Ternyata tas plastik itu berisi bayi yang masih berlumuran darah serta ada tali pusarnya. Selanjutnya mereka minta tolong kepada para pedagang yang lain. Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas 2 Tumbak Bayuh, Mengwi Badung agar cepat mendapatkan perawatan. Selanjutnya bayi tersebut dirujuk ke RSUD Mangusada, Kapal, Badung. “Polsek Mengwi masih menyelidiki kasus ini. Saksi-saksi sudah dimintai keterangan,” tegasnya. (kmb36) Bali Post/wan
BATU KAPUR - Sejumlah pekerja melakukan penataan di kawasan GOR dan Stadion Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (24/2). Mereka tampak sedang memadatkan kawasan itu dengan batu kapur.
Pilkada Serentak
Cegah Konflik Sosial, Jaga Kondusivitas Denpasar (Bali Post) Konflik sosial sangat rentan terjadi dalam penyelenggaraan pilkada. Oleh karena itu, Badan Kesbangpol Provinsi Bali terus melakukan koordinasi dengan penyelenggara pilkada, yakni KPU dan Bawaslu Bali, serta unsur TNI/Polri. Di kabupaten/kota poskoposko juga dibentuk untuk menjaga kondusivitas selama pilkada. “Konflik sosial itu kan gesekan-gesekan di masyarakat. Kita mencegah lebih awal supaya tidak terjadi,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali Dewa Putu Mantera di Denpasar, belum lama ini. Menurut Mantera, koordinasi lebih awal dilakukan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Termasuk mencari solusi atas permasalahan itu. Diwawancara terpisah, Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, masa kampanye Pilgub
Bali Post/ist
DIRAWAT - Bayi yang ditemukan di tempat sampah dirawat oleh petugas medis.
ORARI Netral dalam Pilkada
Gianyar (Bali Post) – ORARI sebagai organisasi bagi pecinta radio amatir Indonesia menghadapi tahun politik, menegaskan tidak berafiliasi pada salah satu kandidat dalam pilkada. Netralitas ORARI sebagai sebuah organisasi dalam pilkada ditegaskan Ketua ORARI Daerah Bali IB Arnawa saat menghadiri Muslok ORARI Gianyar, Minggu (25/2) kemarin. Menurutnya, sebagai organisasi sosial ORARI baik di tingkat Orda (ORARI Daerah) maupun Orlok (ORARI Lokal) jangan digiring untuk mendukung salah satu kandidat. Namun terhadap hak pilih dari setiap anggota pihaknya tidak mempermasalahkan. “ORARI sebagai organisasi harus netral dalam pilgub Bali dan pilkada Kabupaten Gianyar dan Klungkung yang akan diselenggarakan tahun ini. Namun untuk masing-masing pribadi anggota kami persilakan,” jelasnya. Sementara Muslok Orari Gianyar dibuka Asisten III Sekda Gianyar Wayan Sudamia mewakili Plt. Bupati Gianyar Ketut Rochineng. Dikatakan, selama ini Orari telah banyak membantu pemerintah dan masyarakat dalam hal dukungan komunikasi (dukom) penanggulangan bencana alam, kegiatan sosial lainnya. Menurut Ketua ORARI Lokal Gianyar 2015-2018 Petrus Setiawan, kegiatan muslok merupakan perwujudan dari pelaksanaan ketentuan dalam organisasi, sebagaimana telah diatur dalam AD/ART ORARI. Muslok ORARI Gianyar diselenggarakan dalam rangka membentuk kepengurusan masa bakti 2018-2021. Dalam Muslok XII ORARI Gianyar yang dihadiri oleh utusan sah pengurus ORARI Daerah Bali, DPP dan Pengurus lokal, anggota ORARI Lokal Gianyar, terpilih I Wayan Rambler, Akp-CH (YB9BEN) sebagai Ketua ORARI Gianyar 2018-2021. Sedangkan untuk Ketua DPP terpilih Ida Bagus Nyoman Rai, S.H. (YB9DNR). (kmb)
Bali Post/ist
ORARI - I Wayan Rambler Akp-CH (YB9BEN) terpilih sebagai Ketua ORARI Lokal Gianyar.
Bali yang berlangsung selama empat bulan ini agar lebih mengedepankan kearifan lokal dan hal-hal positif lainnya. Kendati sejauh ini pelaksanaan kampanye di Bali masih terhitung kondusif. Kedua pasangan calon yang bertarung juga tampak akrab dengan saling sapa, berkomunikasi dan berkoordinasi saat bertemu. “Kalau kandidatnya bisa memberikan kesejukan dan kedamaian, tentu kita berharap demokrasi kita bisa lebih berkualitas,” ujarnya. Raka Sandi menambahkan, hal itu juga
harus dibarengi dengan tertib administrasi dari pasangan calon untuk melaporkan sumber dana kampanye dan tidak melebihi batas maksimal Rp 46 miliar. Selain itu, pasangan calon agar lebih mengedepankan hal-hal apa yang dikerjakan jika nanti terpilih. Tentunya visi misi dan program untuk kemajuan Bali serta untuk memecahkan masalah-masalah di masyarakat. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih antusias menggunakan hak pilihnya. “Tentu dengan menonjolkan halhal positif yang akan dilakukan, ini berarti tidak boleh melakukan kampanye hitam, menyebarkan hoax, dsb. Apalagi sampai mengarah pada SARA, mempersoalkan dasar negara, dan lainnya. Sebab di media sosial fakta itu ada,” jelasnya.
Raka Sandi mengaku sudah cukup intensif melakukan rapat koordinasi maupun sosialisasi Peraturan KPU tentang tata cara kampanye. Selain itu, pihaknya juga sudah menetapkan jadwal kampanye yang linier antara Pilgub Bali dengan Pilkada Klungkung dan Gianyar. Termasuk sudah menetapkan titik-titik atau zona pemasangan alat peraga kampanye. “Sekarang tinggal bagaimana kemudian ini diimplementasikan dan dihormati di lapangan. Kemudian bagaimana partisipasi masyarakat, bagaimana juga tim kampanye berkoordinasi dan mengendalikan relawan atau pendukungnya sepanjang masa kampanye ini dan jajaran pengawas melakukan pengawasan sehingga regulasi berjalan efektif,” tandasnya. (kmb32)
Minimal Berusia 7 Tahun
Kendaraan Dinas Boleh Dilelang
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali saat ini tengah melakukan pendataan kendaraan dinas dan inventaris kantor untuk kegiatan lelang. Mengacu aturan yang berlaku, kendaraan dinas boleh dilelang jika sudah berusia minimal tujuh tahun. “Dalam kondisi tertentu, kendaraan boleh dilelang sebelum berusia tujuh tahun. Misalnya dengan kondisi rusak berat,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda dikonfirmasi, Minggu (25/2) kemarin. Menurut Arda, BPKAD bersama
Tim Pemindahtanganan dan Penghapusan meneliti kelayakan barang yang hendak dilelang, apakah memang layak untuk dihapus. Kalaupun sudah layak, juga masih membutuhkan persetujuan gubernur. Setelah disetujui oleh gubernur, tim kembali bekerja untuk menghitung nilai limit dari barang-barang tersebut. “Setelah diketahui nilai limitnya, baru meminta jadwal untuk lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” imbuhnya. Bila nilai limit keseluruhan lebih dari Rp 50 juta, lanjut Arda kegiatan lelang akan diumumkan di media massa dan
papan pengumuman di lingkungan Pemprov Bali. Namun, jika nilainya Rp 50 juta ke bawah, maka cukup diumumkan di papan pengumuman saja. Masyarakat selanjutnya bisa mengajukan penawaran ke KPKNL. “Selain ada penawaran, masyarakat juga memberikan jaminan 50 persen dari nilai barang yang ditawar. Misalnya nilai barang itu Rp 20 juta, dia nyetor jaminan Rp 10 juta. Kalau setelah lelang ternyata tidak lolos, uang jaminan bisa ditarik,” jelasnya. Arda menambahkan, tahun 2017 lalu Pemprov Bali telah melelang 25 unit kendaraan roda empat dan
25 kendaraan roda dua. Hasil lelang mencapai Rp 555 juta lebih dan sudah masuk ke kas daerah. Sementara di tahun 2018, pihaknya masih menginventarisir barang-barang yang akan dilelang dari semua organisasi perangkat daerah. Selain kendaraan dinas, juga berupa inventaris kantor, seperti kursi, lemari dan perlengkapan kantor. “2018 sedang kita inventarisir. Kalau sudah cukup, kita nilai, baru kita laporkan ke Kantor Lelang. Kapan bisa dilaksanakan (lelang), tergantung di Kantor Lelang,” pungkasnya. (kmb32)
ARGUMENTASI Topik: Pariwisata Bali Utara PENGEMBANGAN pariwisata Buleleng masih tertinggal dengan Bali Selatan. Karena itu pariwisata di Bali Utara perlu lebih digenjot. Apa gagasan yang yang ditawarkan paslon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali Wayan
Wisata Bahari Jadi Solusi CALON Wakil Gubernur nomor urut 2 Ketut Sudikerta saat menghadiri simakrama di Puri Singaraja, Minggu (25/2) kemarin, mengatakan pariwisata Buleleng tidak cukup dengan mengembangkan objek yang ada sekarang ini. Tetapi pengembangan kawasan atau objek baru perlu dilakukan. Untuk itu dia menawarkan jika terpilih dalam Pilgub mendatang, maka pengembangan pariwisata di Buleleng Barat akan dilakukan lewat kebijakan menyewakan hektaran aset tanah milik Pemprov Bali di Kecamatan Gerokgak. Di atas lahan itu bisa saja investor atau pemodal pribumi mengembangkan kawasan pariwisata yang tidak jauh seperti di kawasan Nusa Dua. Apalagi kawasan Buleleng Barat potensinya mendukung, terutama untuk wisata bahari dan kawasan hutan lindu n g .
“Saya kira ini akan lebih baik dari pada mengembangkan pariwisata di Selatan dengan reklamasi dan saya tegas menolak. Daripada itu memicu masalah besar, lebih baik kita alihkan ke Buleleng, akan sama-sama memberi keuntungan baik pemprov dan kabupaten,” katanya. Terkait program memperpendek aksesbilitas, Sudikerta menyebut bahwa selain berjuang untuk percepatan proyek shortcut, dirinya juga berjanji untuk berjuang agar pemerintah pusat merealisasikan proyek jalan tol. Selain itu, dia pun berharap besar ketimpangan aksibilitas yang terjadi sekarang ini akan tertangani setelah nantinya pemerintah pusat menerbitkan izin penetapan lokasi (penlok) bandara internasional di Kecamatan Kubutambahan. (kmb38)
Koster–Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KOSTER–ACE) dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra–Ketut Sudikerta (Mantra–Kerta) untuk menggeliatkan pariwisata Bali Utara?
Kembangkan Wisata Agro
CALON Wakil Gubernur nomor urut 1 Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat diwawancarai di Pelabuhan Buleleng, Kamis (22/2) lalu, menawarkan program pengembangan pariwisata Buleleng dengan kemasan yang berbeda dari kemasan wisata di Bali Selatan. Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Bali ini mengatakan, dengan tawaran yang berbeda akan membuat wisatawan tertarik berlibur ke Buleleng. Kemasan wisata yang beda itu bisa dilakukan dengan pengembangan wisata agro dengan dukungan hasil-hasil pertanian Buleleng. Dia mencontohkan, keberadaan anggur yang hanya ada di Buleleng ini sangat potensi untuk mendukung pengembangan wisata agro dan belum ada di Bali Selatan. Pihaknya menawarkan untuk merancang sebuah gelaran festival wine anggur dengan rutin. Tidak saja untuk memasarkan olahan anggur, tetapi budi daya anggur Buleleng bisa dikemas menjadi daya tarik wisata. “Usul saya di Buleleng pengembangan pariwisat-
anya harus beda dengan di selatan. Kita buat festival wine anggur atau festival produk pertanian Buleleng yang lain, kita promosikan dan menjadi agenda tetap, maka kemasan wisata yang beda ini saya yakin tidak hanya di selatan, tapi wisatan akan tertarik datang ke Buleleng,” katanya. Untuk mendukung usul tersebut, Cok Ace berpendapat persiapan infrastruktur terutama jalan harus dipersiapkan lebih awal. Untuk itu, dirinya mendorong percepatan pembangunan proyek shortcut di jalan nasional Denpasar-Singaraja. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dari sekarang ini, wisatawan atau investor yang akan berinvestasi akan semakin mudah datang ke Buleleng. Demikian juga akses perekonomian seperti penjualan ha- sil pertanian Buleleng akan lebih cepat dan mudah terdistribusi ke konsumen di selatan, sehingga pemerataan e k o n o m i dapat diwujudkan. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Senin Paing, 26 Februari 2018
Warnai Pilkada dengan Ujaran Kebencian
Belasan Akun Medsos Di-”take Down”
Semarapura (Bali Post) Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung kian ramai. Memasuki masa kampanye pasangan calon (paslon), dukungan dari simpatisan terus mengalir. Banyak yang diumbar melalui media sosial. Namun, di balik itu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung menemukan ada belasan akun yang justru menyebarkan ujaran kebencian. Itu pun langsung di-take down.
Bali Post/sos
TOWER - Salah satu tower telekomunikasi berdiri di wilayah Desa Pesinggahan, Kecamatam Dawan, Kabupaten Klungkung. Hal serupa juga diharapkan ada di tiga desa lainnya yang masuk kategori blank spot.
Bertahun-tahun ”Blank Spot”
Tiga Desa Belum Dilirik Investor Provider
Semarapura (Bali Post) Tiga desa di Kabupaten Klungkung masih masuk sebagai daerah blank spot. Hal tersebut sebagai dampak nihilnya tower telekomunikasi. Menyikapi hal tersebut, pemkab gencar “mengejar” provider untuk bisa investasi. Namun, belum ada yang tertarik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klungkung Wayan Parna menyatakan hal itu, Minggu (25/2) kemarin. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini mengungkapkan, desa yang tercatat blank spot tersebar di dua kecamatan, yakni Nusa Penida pada Desa Sekartaji dan Klumpu serta Kecamatan Dawan terjadi pada Desa Pikat. Kondisi ini telah terjadi selama bertahun-tahun. “Ini yang blank spot. Kalaupun ada sinyal, putus-putus. Sama sekali tidak ada tower seluruh provider,” ungkapnya. Dihadapkan kondisi demikian, masyarakat menjadi kesulitan dalam berkomunikasi via telepon. Hal yang bersifat urgent tidak dapat disampaikan secara cepat. Di tengah situasi itu, ada yang sekadar bergeser ke desa lain untuk mencari sinyal. Supaya tak terus berlanjut, pemkab telah mencoba mencari jalan keluar dengan melakukan komunikasi bersama provider supaya bisa menanamkan modal di wilayah tersebut. Namun, belum ada yang tertarik. “Beberapa provider kami tawari. Tetap sampai sekarang belum ada yang minat,” jelasnya. Hal itu diduga akibat prospek bisnisnya kurang menjanjikan, di samping kondisi geografis yang kurang mendukung. “Di Nusa Penida, kondisi wilayah berbukit. Kemungkinan ini menjadi penyebab belum ada yang mau,” kata Parna. Mengingat keberadaan tower sangat diharapkan, ia tetap berusaha menggaet investor. Minimal, harapannya bisa ada di perbatasan desa tersebut. Melalui ini, yang dilancarkan tak hanya komunikasi antarmasyarakat. Namun juga bisa mengakses aplikasi “Klungkung Masadu” yang menjadi salah satu bagian dari program smart city yang di-launching Desember 2017. “Pemkab telah membuat progam smart city. Berbagai hal nantinya akan diakses dengan melalui internet. Bisa juga menyampaikan keluhan. Makanya provider sangat diperlukan,” tandasnya. (kmb45)
L.0001252-BLS-1
Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan mengungkapkan penemuan akun yang demikian berlangsung sejak mulai kampanye paslon. Sebelum di-take down, telah dilakukan penyelidikan dan ditemukan adanya indikasi hal-hal negatif. “Sudah ada belasan yang kami laporkan ke Polda. Ada yang terindikasi menyebar informasi hoax, maupun ujaran kebencian. Sudah di-take down. Dengan itu tidak akan bisa diakses,” ungkapnya, Minggu (25/2) kemarin. Tindakan itu, sambung per-
wira asal Buleleng ini, sebagai bentuk pencegahan adanya aksi lebih lanjut. Pihaknya pun terus melakukan patroli cyber bersama Polda Bali, di samping pencegahan bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung. Ini pun diharapkan mendapat dukungan dari tim pemenangan masing-masing paslon. Seluruhnya harus bijak menggunakan media sosial. “Kami lebih mengutamakan pencegahan. Setelah di-take down, tetap diselidiki pemiliknya,” imbuhnya. Pada deklarasi kampanye damai, Kapolres Klungkung
Topik : Regenerasi pertanian garam
K ABU P A T E N K l u n g kung memiliki pantai yang cukup panjang. Sejumlah masyarakat pesisir memanfaatkan ini sebagai tempat produksi garam. Kualitas-
AKBP Bambang Tertianto juga menekankan hal demikian. Masyarakat harus bijaksana menggunakan media sosial sebagai panggung dalam menyampaikan aspirasi maupun untuk berkampanye. Status mengandung ujaran kebencian bisa diambil tindakan berupa sanksi pemidanaan. “Aturannya sudah jelas. Kalau ujaran kebencian bisa diambil tindakan penyidikan. Sanksinya pidana,” tegasnya. Perwira melati dua di pundak ini juga menyampaikan, untuk mewujudkan demokrasi cerdas, pemilih diharapkan tak terkecoh money
Bali Post/sos
AKP I Made Agus Dwi Wirawan
politics. “Kalau ada yang melakukan itu, masyarakat jangan menerima,” katanya. Mengantisipasi munculnya aksi itu, sosialisasi ke masyarakat telah dilakukan, sejalan dengan mulainya tahapan pemilihan. Langkah ini langsung melibatkan tim yang sebelumnya telah ter-
SOLUSI
Perluas Pemasaran
nya sangat bagus. Bahkan sangat laku terjual di pasaran. Namun, beberapa tahun terakhir, pertanian ini bernasib sama dengan pertanian sawah. Semakin sulit regenerasi. Generasi muda memilih untuk mengadu nasib ke wilayah perkotaan, dengan dalih penghasilan lebih menjanjikan. Di tengah situasi demikian, apakah langkah masing-masing pasangan calon (paslon) supaya
bentuk. “Ini (money politics - red) kan gayung bersambut. Ada memberi, ada menerima. Kalau menolak, tentu tidak terjadi,” ungkapnya. Jika ditemukan indikasi itu, tindakan tegas dipastikan siap mengganjar. “Kalau terjadi, tindakan sesuai aturan kami ambil,” sebutnya. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan menyampaikan hajatan politik lima tahunan ini harus bisa menjadi edukasi untuk masyarakat. Aksi-aksi negatif pantang dilakukan, baik penyebaran berita hoax, ujaran kebencian maupun mengarahkan dukungan. Selain itu, khusus untuk paslon, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) harus sesuai dengan zona yang telah ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). (kmb45)
pertanian itu bisa menggeliat? Cabup Tjokorda Bagus Oka yang berpasangan dengan I Ketut Mandia (Bagia) menilai dalam menggeliatkan pertanian bumbu dapur itu, penanganan pertama harus dilakukan pada lahannya. Sebab ini menjadi penentu jumlah produksi. “Sekarang lahan sudah berkurang. Itu perlu mekanisasi,” sebutnya, belum lama ini. Sebagai produk yang dikonsumsi masyarakat, garam yang dihasilkan petani
harus memiliki pangsa pasar yang jelas dan mampu berjalan berkelanjutan. Menurutnya, program satu jalur dengan pemerintah kabupaten lain maupun provinsi akan mampu menjadi solusi. “Pemasarannya nanti akan dikerjasamakan dengan kabupaten lain. Tentu ini akan difasilitasi gubernur. Begitu juga dengan produk lain, seperti buah-buahan. Ini program satu jalur,” katanya. Akademisi Universitas Udayana ini menambahkan,
pemasaran juga menyasar hotel-hotel. Ini akan dibahas dengan duduk bersama pengelola. Langkah tersebut diyakini akan memberikan dampak positif untuk pertanian yang kini hanya digeluti generasi tua. “Manajemen yang utama. Itu tak sekadar wacana. Tetapi harus direalisasikan. Kalau ada cara modern, kita gunakan itu. Banyak yang sudah melakukan. Dengan ini, kami yakin, regenerasi akan bisa,” pungkas paslon nomor urut 1 ini. (sos)
Terintegrasi dengan Pariwisata
Cabup I Nyoman Suwirta menyatakan dalam pembangkitan pertanian garam, pemerintah harus hadir di dalamnya. Hal tersebut sudah dilakukan dalam kepemimpinan periode pertamaanya. Petani digelontor mesin untuk mempercepat produksi. “Pengolahan jadi yodium juga sudah bejalan. Garamnya diambil dari petani,” sebutnya. Namun, apa yang di-
lakukan itu dinilai belum cukup. Perlu ada strategi lain. Ia yang berpasangan dengan Made Kasta telah merancang sistem untuk itu. Seperti pemasaran yang tak hanya menyasar pasar tradisional, namun juga toko modern maupun swalayan yang ada di Kabupaten Klungkung. Sementara di luar daerah, dilakukan kerja sama dengan pemerintah masing-masing. “Mini-
market nanti wajib menjual. Kita harus memberikan perlindungan untuk produk lokal. Dulu juga sudah saya bicarakan dengan kabupaten lain untuk ini. Saya bekerja tidak melihat satu jalur,” tegasnya. Cabup yang mendapat nomor urut 2 ini menambahkan pembangkitan pertanian garam juga dilakukan dengan cara lain. Kawasan pesisir Desa
Pesinggahan, Kecamatan Dawan diintegrasikan dengan pariwisata yang tahun ini akan ada penataan. Sementara untuk di Kawasan Kusamba, diolah secara modern. Melalui perpaduan itu, diyakini akan mampu memberikan dampak positif. “Itu langkah yang kami lakukan untuk
menggeliatkan pertanian garam,” tandasnya. (sos)
Senin Paing, 26 Februari 2018
EKONOMI
13
Disiapkan KEK PT Asing
Perselisihan Perdagangan AS-Cina Segera Dibahas Washington – Pejabat senior Amerika Serikat akan membahas perselisihan perdagangan pada minggu depan dengan pejabat ekonomi Cina saat berkunjung ke Washington, ujar seorang pejabat senior AS, Sabtu (24/2), saat Presiden Donald Trump mempertimbangkan tarif baru untuk impor baja. Perundingan tersebut akan dipimpin oleh Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer, yang akan bertemu dengan penasihat ekonomi senior Cina Liu He, kata pejabat tersebut. Trump telah lama mencari jalan menuju hubungan perdagangan yang lebih seimbang dengan Cina. Pejabat tersebut mengatakan bahwa ia telah membahas penerapan tarif global untuk impor baja dari Cina dan negara-negara lain. Liu, seorang ekonom terlatih lulusan Harvard dan merupakan sosok kepercayaan Presiden Cina Xi Jinping, telah muncul sebagai kandidat terdepan untuk menjadi gubernur bank sentral Cina berikutnya, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut. Liu adalah penasihat utama Xi pada kebijakan ekonomi dan juga diharapkan menjadi wakil perdana menteri yang mengawasi ekonomi Cina. Departemen Perdagangan AS pada 16 Februari merekomendasikan agar Trump memberlakukan pembatasan ketat pada impor baja dari Cina dan negara-negara lain serta menawarkan beberapa pilihan kepada presiden, mulai dari tarif global dan spesifik negara hingga kuota impor yang luas. Gedung Putih mengatakan bahwa Trump belum membuat keputusan akhir apakah ia akan memberlakukan tarif baja. ‘’Tidak ada keputusan akhir yang dibuat. Seperti setiap keputusan yang dia buat, keamanan rakyat dan ekonomi Amerika akan menjadi perhatian utama presiden saat dia mempertimbangkan pilihan potensialnya,’’ juru bicara Gedung Putih Raj Shah mengatakan. (ant)
Purwokerto (Bali Post) –
Pemerintah akan menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) pendidikan untuk perguruan tinggi luar negeri yang akan beroperasi di Tanah Air, kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. ‘’Akan ditetapkan daerah untuk KEK pendidikan,’’ kata Mohamad Nasir di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (25/2) kemarin. Ia menjelaskan, pemerintah membuka peluang operasional perguruan tinggi asing di Indonesia dengan beberapa syarat. ‘’Perguruan tinggi luar negeri beroperasi di dalam negeri tidak bisa kita hindari, sesuai dengan General Agreement on Trade in Services (GATS) dan Masyarakat Ekonomi ASEAN,’’ katanya. Kendati demikian, pemerintah akan mengatur agar semuanya sesuai dengan perundang-undangan. ‘’Kami akan mengatur agar masuk sesuai undang-undang, harus kita berkolaborasi dan bekerja sama,’’ katanya. Oleh karena itu, katanya, pemerintah akan menetapkan
Pelaku Ekonomi Kreatif Harus Fokus
WALI Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany minta kepada para pelaku yang bergerak di industri kreatif untuk fokus menggarap sesuai bakat yang dimilikinya. ‘’Jadi kalau memang bakatnya di suatu bidang maka itulah yang harus ditekuni jangan pindah-pindah,’’ kata Airin saat meresmikan pusat komunitas (community center) di apartemen Urban Heights Residence, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/2) kemarin. Menurutnya, sejak pengembangan ekonomi kreatif dicanangkan Presiden Joko Widodo tahun 2014, industri ini mengalami kemajuan pesat mulai dari kuliner, kerajinan, sampai dengan teknologi informasi. Airin mengatakan, pemerintah daerah siap untuk memberikan dukungan bagi perusahaan yang mengembangkan ekonomi kreatif, dengan hadirnya community center dapat menjadi sebagai wadah munculnya ekonomi kreatif. Airin membenarkan pengembangan ekonomi kreatif bukan sekadar bakat saja, tetapi juga harus memiliki kemampuan manajemen keuangan dan bisnis agar dapat dipasarkan, baik di tingkat lokal maupun nasional, terkait hal itu pemerintah daerah siap untuk memfasilitasi. ‘’Salah satu yang harus dipegang bagi pelaku ekonomi kreatif adalah manajemen keuangan. Jadi kalau produknya sudah laku jangan semuanya buat senang-senang. Sebagian harus ada yang disisihkan sebagai modal untuk diputar lagi,’’ kata Airin berpesan. Sementara itu, Presiden Direktur GIB Land Hanifa M. Cokrodihardjo selaku pengembang Urban Heights Residence mengatakan, community centre dapat dimanfaatkan tidak hanya warga Tangerang Selatan, tetapi juga semua komunitas yang ada di Indonesia. Tujuannya dari wadah ini agar penghuni Urban Heights Residence dapat bersosialisasi dengan ikut ke dalam komunitas sesuai dengan kegemaran dan bakat yang dimilikinya, ke depannya diharapkan dari mulai sekadar kegemaran dan hobi dapat ditingkatkan ke arah komersial. Terkait hal tersebut, GIB Land sudah menyiapkan aplikasi ‘’Urban World’’ yang dapat diunduh melalui ponsel pintar untuk memudahkan penghuni nantinya bergabung dengan komunitas yang diinginkan. ‘’Jadi kalau ada yang memang gemar memasak, sudah ada komunitas yang di bidang tersebut. Harapannya ke depannya dari sekadar hobi memasak dapat berkembang menjadi bisnis kuliner,’’ kata Hanifa. Sementara Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Santosa Sungkari berpesan kepada wali kota beserta aparat di bawahnya untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, sudah ada kriteria komunitas apa saja yang dapat dikembangkan sesuai program pemerintah. Hari mengakui pengembangan ekonomi kreatif di kota Tangerang Selatan sangat berpeluang karena di kawasan ini banyak terdapat perguruan tinggi, iklimnya sudah kelihatan kalau masuk Serpong banyak ditemukan kuliner dan fashion lokal yang berkembang pesat. ‘’Kondisi demikian juga didukung kemajuan teknologi digital yang juga banyak terdapat di kawasan ini,’’ jelas Hari. Hari juga berpesan kepada Pemkot Tangsel melalui APBN dimungkingkan untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah untuk membangun wadah ekonomi kreatif, namun syaratnya harus berkembang dulu selama dua tahun. Hanifa lebih jauh menambahkan, melalui fitur aplikasi sesama warga Urban Heights Residence dapat saling berinteraksi, misalnya saja berbagi kendaraan untuk tujuan yang sama manfaatnya tentunya akan menghemat pengeluaran, juga mengurangi kepadatan lalu lintas. Fitur lain yang ditambahkan dalam aplikasi ini adalah panic button. Warga yang menghadapi persoalan, misalnya, masalah kesehatan atau kriminalitas dapat menekan tombol tersebut di ponselnya, yang akan direspons manajemen bangunan untuk menghubungkan ke pihak terkait (rumah sakit, polisi, dan lain sebagainya). Hanifa juga mengungkapkan untuk menjadi penghuni di Urban Heights Residence juga tidak mahal masih terjangkau untuk kelompok menengah. Dengan harga yang relatif terjangkau untuk di kawasan Serpong, yakni Rp 16 juta per meter persegi atau mulai Rp 300 juta untuk tipe studio. Apartemen ini akan dibangun dua menara. Kini, penjualan menara pertama telah mencapai 50 persen dari total 800 unit yang tersedia. (ant)
kawasan ekonomi khusus untuk pendidikan yang akan berpedoman pada Undang-undang KEK. ‘’Jadi nantinya akan beroperasi di KEK,’’ katanya. Sebelumnya, ia mengatakan sudah ada beberapa perguruan tinggi luar negeri yang tertarik beroperasi di Indonesia, seperti Universitas Cambridge, Universitas Melbourne, dan Universitas Quensland. Menurutnya, operasional perguruan tinggi asing unggulan di Tanah Air akan memberikan beberapa keuntungan, seperti anak Indonesia tak perlu lagi kuliah ke luar negeri untuk mendapatkan universitas yang bagus. (ant)
Bali Post/eka
GABAH - Seorang nenek mengayak gabah di Mengwi, Badung, beberapa pekan lalu.
Mekanisme Bulog Perlu Direformasi
Jangan Hanya Beli Beras, Juga Gabah Petani Denpasar (Bali Post) Pemerintah beralasan, keputusan melakukan impor beras karena stok di gudang Bulog menipis. Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) RI Dr. Muhammad Syarkawi Rauf membeberkan, stok beras Bulog per Januari 780.000-800.000 ton. Idealnya, stok beras Bulog 1 juta ton, sehingga kekurangan stok 200.000 ton lebih. ‘’Kalau kurang sebesar itu, kita tidak percaya diri dengan kemampuan kita untuk menjaga pasokan beras kita. Maka dilakukan impor sebesar 500.000 ton. Meskipun nyatanya 260.000 ton. Itu pun tidak disalurkan ke pasar tapi disimpan di gudang-gudang Bulog,’’ bebernya, belum lama ini. Berdasarkan data Kementan, konsumsi beras masyarakat Indonesia per tahunnya 30 juta ton. Sedangkan produksi beras berdasarkan data Kementan 41 juta ton dan data USDA 37 juta ton. Jika data tersebut benar maka seharusnya Indonesia surplus beras. ‘’Maka yang seharusnya di-reform itu adalah Bulog. Kenapa sampai Bulog ini tidak mampu menyerap beras dari petani? Kalau selama ini Bulog membeli beras dari petani, maka ke depan harus juga menyerap gabah dari petani,’’ pungkasnya. Mekanisme yang ada di Bulog harus diubah, sehingga Bulog mempunyai kemampuan untuk menyerap gabah. Karena Bulog memiliki penggilingan, gudang penyimpanan, dan mesin pengering. Sehingga Bulog tidak sekadar menyerap beras dari petani. ‘’Selama polanya masih seperti sekarang, tidak ada perubahan, maka kita tidak akan bisa mencapai swasembada beras,’’ tandasnya sembari menyebutkan untuk urusan perberasan, tahun 2017 Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Bulog beralasan tidak mampu menyerap gabah petani karena harga gabah di atas HPP yaitu di atas Rp 3.700/kg gabah. Padahal dari bulan Februasi sampai Agustus merupakan
panen raya. Pada saat itu harga gabah turun dan biasanya petani mengalami kerugian. Sehingga pada periode itu, Bulog seharusnya menyerap gabah petani. ‘’Jika Bulog ditargetkan menyerap 3,7 juta ton gabah seharusnya itu bisa dipenuhi separuhnya pada bulan dua sampai Agustus. Hal ini yang tidak efektif sampai sekarang dilakukan Bulog,’’ imbuhnya. Oleh karena itu, Bulog selain membeli beras juga harus membeli gabah petani. Bulog juga perlu melakukan perbaikan. Yaitu memperbaiki gudangnya, modernisasi penggilingan. Bulog juga harus berani berinvestasi untuk membeli alat pengering padi bekerja sama dengan kelompok tani. Dengan begitu Bulog bisa menjadi penjamin bagi petani ketika petani ingin mengakses permodalan ke bank. Karena harga gabah yang belum dikeringkan, harganya rendah. Dengan gabah yang telah dikeringkan, dapat menaikkan nilai jual gabah petani. Kepala Bulog Divre Bali Wahyu Sutanto mengatakan tahun ini Bulog menargetkan serapan beras di Bali 2.500 ton. Sampai saat ini baru 155 ton yang terserap. Targetnya hingga akhir Februari 2018 200 ton. Bulan Maret ia berharap bisa menyerap lebih banyak lagi. Target 2.500 ton beras ini sama dengan tahun lalu. Sedangkan capaian serapan tahun lalu mencapai 1.300-an ton, 11 persen dari target. Alasan belum maksimalnya penyerapan karena harga beras di atas HPP. Maka dari itu, tahun 2018 Bulog menyerap beras petani untuk beras komersial. Karena berdasarkan pengalaman, Bulog tidak mampu menyerap beras petani untuk PSO. ‘’Maka digunakan untuk komersial. Berarti saya bisa beli, saya juga harus bisa jual,’’ ujarnya, belum lama ini. Target penyerapan 2.500 ton seluruhnya untuk komersial. Namun, Bulog enggan menyebutkan harga beras komersial yang dibelinya dari petani. (kmb42)
Mohamad Nasir
Bali Post/ist
Mahasiswa Harus Bersiap Hadapi Industri Digital Aceh (Bali Post) – Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto meminta mahasiswa di Indonesia bersiap menghadapi persaingan dalam industri digital yang makin ketat. ‘’Sekarang ini perkembangan industri digital semakin maju. Persaingannya juga semakin ketat. Karena itu, mahasiswa harus bersiap agar mampu bersaing dalam industri digital,’’ katanya, Minggu (25/2) kemarin. Pernyataan tersebut disampaikan Menperin Airlangga Hartarto dalam kuliah umumnya di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Kuliah umum dengan tema ‘’Revolusi Industri 4.0 dan Sumber Daya Manusia Indonesia’’. Saat ini, katanya, digitalisasi sudah mengubah semua perilaku, termasuk sektor perindustrian. Hampir semua sektor sudah berevolusi serta dipengaruhi digitalisasi. Menteri Airlangga menyebutkan bahwa potensi industri digital di Indonesia menjanjikan. Masa keemasan industri digital akan berlangsung beberapa dekade ke depan. Oleh karena itu, lanjutnya, untuk menghadapi industri digi-
talisasi itu, Indonesia harus memiliki sumber daya manusia yang kuat. Ia mengatakan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mempersiapkan diri menghadapi industri digitalisasi. ‘’Di sinilah peran perguruan tinggi melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan inovasi dalam menghadapi persaingan industri digital yang semakin ketat ke depan,’’ katanya. Ia menyebutkan, Indonesia akan menjadi pemain kunci perekonomian dunia bersama dengan negara maju lainnya di Asia. Saat ini motor perekonomian di Asia masih dikuasai Cina. Namun, hal itu akan beralih ke Indonesia seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus meningkat, termasuk kemajuan digitalisasi industri yang turut membangkitkan perekonomian Indonesia. ‘’Namun, semua ini tidak akan terwujud jika Indonesia tidak memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam industri digital. Di sinilah peran mahasiswa agar mempersiapkan diri menghadapi persaingan industri digital ke depan,’’ kata Airlangga Hartarto. (ant)
Surabaya akan Latih Suami atau Istri yang Tak Bekerja Surabaya (Bali Post) – Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen menyejahterahkan para pekerja, khususnya warga Kota Pahlawan, dengan cara membantu menanggung biaya BPJS Ketenagakerjaan sebesar 2 persen yang saat ini sedang diajukan ke pemerintah pusat. ‘’Insya Allah ini lagi dibahas. Kalau itu berhasil, saya berharap yang 2 persen itu ditabung untuk hari pensiun para pekerja,’’ kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Minggu (25/2) kemarin. Selain itu, Risma juga berpesan kepada para pekerja jika ada suami atau istrinya yang tidak bekerja, Pemkot Surabaya berencana untuk membuat program khusus untuk melatih mereka menjadi seorang wirausaha. ‘’Kami akan membuat pelatihan khusus untuk para
suami dan istri,’’ katanya. Risma mencontohkan pada 2010 para ibu rumah tangga di Kota Surabaya yang belum bekerja dilatih untuk menjadi seorang wirausaha. Hasilnya, saat ini penjualan usaha mereka mampu menembus hingga pangsa ekspor. ‘’Selagi tangan kita bisa bergerak, mulut kita bisa bicara, ayo kita gerakkan semuanya, kita fungsikan semaksimal mungkin, saya kepingin semua warga Surabaya berhasil, berhasil,’’ katanya. Hal ini juga sempat diutarakan Risma pada saat memberikan sambutan di acara peringatan Hari Pekerja Nasional 2018 di Taman Surya, Surabaya, Sabtu (24/2). Risma mengatakan dengan acara peringatan Hari Pekerja tersebut akan terwujud kebersamaan dan penyamaan persepsi tentang pentingnya peran serta pekerja dalam men-
ciptakan dan tetap menjaga kondusivitas hubungan industrial di Kota Surabaya. Untuk itu, Risma men gatakan jika terjadi permasalahan agar bisa disampaikan kepada para perwakilan pekerja untuk diteruskan kepadanya. ‘’Kalau ada masalah-masalah tolong diserap, tolong segera disampaikan ke saya, tidak usah ribut dulu. Karena, setiap masalah akan ada solusinya, karena itu mari kita selesaikan bersama-sama,’’ kata Risma. Risma mengingatkan kepada seluruh pekerja untuk mau meningkatkan kualitas hidup dengan terus belajar. Diharapkan dengan belajar, mereka mampu mengelola hasil ekonominya dengan baik serta mampu mengangkat derajat kehidupannya. ‘’Karena itu, ayo semangat terus bekerja, jangan menyerah, tidak ada kata putus asa,’’ katanya. (ant)
Tri Rismaharini
Bali Post/ant
BULELENG
14
Senin Paing, 26 Februari 2018
PUPR Siapkan Dana Rp 7 Miliar
Tangani Kerusakan Jalan Pakisan-Tambakan
Singaraja (Bali Post) – Kerusakan jalan kabupaten dari Desa Pakisan menuju Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan dipastikan tertangani tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) telah mengalokasikan dana Rp 7 miliar untuk perbaikan jalan tersebut. Bali Post/kmb38
FKPPI – Anggota FKPPI mengikuti pembinaan rutin yang dilakukan jajaran Kodim 1609 Buleleng, Minggu (25/2) kemarin di ruang rapat Makodim 1609 Buleleng.
Dandim Bina Anggota FKPPI
Wawasan Kebangsaan Penting Diterapkan Dalam Kehidupan
Singaraja (Bali Post) – Selain menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) menjaga keamanan teritorial, jajaran Kodim 1609 Buleleng gencar melakukan pembinaan menyasar Keluarga Besar TNI (KBT) yang bernaung di bawah Kodim 1609 Buleleng. Pembinaan yang dipusatkan di ruang rapat Makodim 1609 Buleleng, Minggu (25/2) kemarin, diikuti sekitar seratus anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI (FKPPI) Buleleng. Tampil sebagai narasumber Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Verdy De Irawan. Dandim mengingatkan bahwa pembinaan ini mewujudkan komitmen kodim dalam menanamkan rasa cinta tanah air, memahami konsep wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, hingga menjahui perilaku penyalahgunaan narkoba serta seks bebas yang dapat merusak moral generasi bangsa. Selain itu, pihaknya bertanggung jawab untuk membina FKPPI agar keberadaan organisasi ini dan perannya searah dengan kebijakan pimpinan TNI yang berpegang teguh pada komitmen menggabdi kepada bangsa dan negara. “Ini silaturahmi kami, sehingga hubungan emosional dan keteguhan pada komitmen bersama demi kepentingan bangsa dan negara dapat terjaga dengan baik,” katanya. Menurut Letkol Inf. Verdy, wawasan kebangsaan penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki ketahanan jiwa kebangsaan yang kuat, tidak mudah menyerah oleh berbagai pengaruh baik dari luar dan dalam negeri, terutama dari pengaruh politik. “Saya berharap FKPPI menjadi organisasi sosial yang besar. Tidak menginginkan ada anggota FKPPI yang terlibat narkoba. Jauhi narkoba. Saya minta sebarkan imbauan ini kepada anak-anak kita, generasi penerus bangsa jangan sampai terpengaruh narkoba,” jelasnya. Ketua Pimpinan Cabang FKPPI 1402 Buleleng Putu Gede Sudiarta Wijaya menyambut positif pembinaan yang dilakukan jajaran Kodim 1609 Buleleng. Sudiarta mengatakan, pembinaan semacam ini penting sehingga pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan akan semakin meningkat. Tidak hanya paham, tetapi mampu mengaplikasikan pilar kebangsaan tersebut di segala lini kehidupan sehari-hari. “Kami merasa diperhatikan dan dengan pembinaan ini kita senantiasa diingatkan terkait empat pilar kebangsaan,” jelasnya.(kmb38)
Jalan di Desa Pakisan menuju Desa Tambakan mengalmai kerusakan parah sepanjang 12,5 kilometer. Sejak jalan ini hancur, PUPR telah melakukan perbaikan dengan cara “mencicil”. Tahun 2016 sepanjang empat kilometer jalan rusak di wilayah ini telah ditangani. Berlanjut tahun 2017 sebanyak lima kilometer. Sedangkan sisanya lagi 3,5 kilometer dipastikan dikerjakan lewat APBD Induk 2018 ini.
Kepala Dinas PUPR Ketut Suparta Wijaya akhir pekan lalu mengatakan, untuk menuntaskan perbaikan jalan penghubung kedua desa itu pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 7 miliar. Sesuai dengan perencanaan, selain meng-hotmix jalan penopang ekonomi tersebut, juga ada perbaikan pondasi dan senderan di tepi jalan. Sebab jalan tersebut berliku dan menanjak, sehingga mampu bertahan lama.
“Tahun ini kita tuntasan dan memang medannya berat, sehingga tidak hanya pengerasan jalan, tetapi juga penguatan sisi jalan dan pondasi dengan penyenderan, sehingga jalan ini bisa bertahan lebih lama,” katanya. Suparta Wijaya menambahkan, selain melakukan perbaikan jalan Desa Pakisan menuju Desa Tambakan, PUPR sudah menyiapkan anggaran Rp 44 miliar. Dana ini untuk perbaikan
Bali Post/kmb38
Ketut Suparta Wijaya
jalan kabupaten sepanjang 45 kilometer. Perbaikan ini menyebar pada 30 ruas jalan dan pelaksanaannya dipecah menjadi 15 paket pekerjaan.
Panjang jalan yang merupakan aset Pemkab tercatat 999,9 kilometer. Dari total panjang aset jalan itu perbaikan dengan pola tuntas telah dilakukan sejak tahun 2012. Dari total jalan yang dikategorikan rusak, 96 persen sudah ditangani pada 2016 yang lalu. Meski demikian, PUPR harus menuntaskan sisa kerusakan jalan kabupaten sepanjang 122 kilometer. “Perkara jalan rusak tidak akan pernah habis, karena total seribuan kilometer jalan di daerah kita pasti ada yang mengalami penurunan kualitas yang memerlukan perbaikan,” jelasnya. (kmb38)
Seniman Kendang Tercecer
Disbud Kumpulkan Referensi Karya Gede Mendra Singaraja (Bali Post) – Dinas Kebudayaan (Disbud) tidak berdiam diri atas tercecernya seniman kendang Gede Mendra (alm) sebagai penerima penghargaan seni Wija Kusuma tahun ini. Dalam waktu dekat ini Disbud akan mengumpulkan referensi karya almarhum Mendra pada masa hidupnya sebagai dasar untuk pemberian penghargaan seni Wija Kusuma. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Kesenian Disbud Buleleng I Wayan Sujana di sela-sela pentas bondres di lapangan umum Taman Kota Singaraja, Minggu (25/2) kemarin. Lebih jauh Sujana mengatakan, nama almarhum Mendra sebagai tukang kendang muncul ketika Disbud dan Listibiya memilih seniman dan budayawan yang diberikan penghargaan seni Wija Kusuma ke-40 tahun 2018 ini. Dalam rapat final itu, terungkap bahwa almarhum Mendra dahulu dikenal sebagai seorang penabuh kendang. Tidak saja piawai menabuh kend-
Bali Post/kmb38
Wayan Sujana
ang, almarhum saat itu berperan aktif membangkitkan Gong Kebyar khususnya di Kelurahan Paket Agung, Singaraja. Dalam perannya itu, almarhum Mendra
dikenal sebagai pesaing dua seniman tabuh tersohor di Buleleng yakni Gde Manik dan I Putu Sumiasa. Satu bukti, warga Paket Agung mendirikan patung sosok almarhum Mendra sedang menabuh kendang. Patung itu didirikan sebagai penghormatan dan juga sebagai ikon bahwa Paket Agung memiliki tukang kendang terkenal sejak lahirnya hingga masa kejayaan seni Gong Kebyar di Buleleng. Sedangkan referensi berupa karya seni seperti ciptaan tabuh, tari, atau karya lain belum ada yang bisa mengungkap. “Hanya berupa cerita dan bukti patung itu saja yang baru ada. Itu semua kita dapat ketika rapat Listibiya saat memilih seniman dan budayawan yang akan mendapat penghargaan seni Wija Kusuma,” katanya. Menurut Sujana, untuk melengkapi referensi pihaknya dalam waktu dekat ini akan segara memohon petunjuk kepada pimpinannya untuk diizinkan melakukan penelusuran
terkait karya seni almarhum Mendra. Pengumpulan data ini sangat penting untuk dijadikan dasar pertimbangan sebelum nantinya pemerintah daerah memberi penghargaan seni Wija Kusuma seperti seniman dan budayawan lain. Selain kepentingan untuk penghargaan, upaya ini dilakukan untuk dijadikan bahan edukasi pengembangan dan penggalian seni gong kebyar Buleleng. Terkait dengan itu, pihaknya mengharapkan peran aktif keluarga almarhum untuk bersamasama mengumpulkan datadata kemudian diusulkan kepada pemerintah, sehingga dalam pemberian penghargaan seni berikutnya tidak lagi tersandung syarat seperti yang terjadi di tahun ini. Masih Sehat Sementara itu, seniman tabuh I Putu Sumiasa asal Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, lanjut Sujana, saat ini dalam kondisi sehat (bukan almarhum seperti ditulis sebelumnya). Putu
Sumiasa tercatat sebagai seniman gong gebyar di Dauh Enjung (Buleleng Barat - red). Kekeliruan ini pun telah diluruskan kepada salah satu anak Sumiasa. ‘’Saya hubungi anaknya dan tidak ada masalah. Itu karena kesalahan teknis, dan sudah kami luruskan kepada keluarga beliau,” kata Sujana. Menurut Sujana, Putu Sum ia sa sa a t i ni d a la m kondisi sehat. Kendati kondisi fisiknya sudah agak lemah, tetapi naluri di bidang tabuh dan tari seakan tidak pernah redup. Ini terbukti, setiap ada pementasan atau event gong kebyar di Buleleng, Sumiasa selalu ingin menyaksikan setiap pementasan gong kebyar. Semangat ini mendorong seniman Buleleng dan jajaran pemerintah tetap mengharapkan petuah dan tuntunan dari seorang maestro tabuh sekaligus pencipta tari seperti I Putu Sumiasa dalam melestarikan, mengembangkan dan menggali seni gong kebyar di Bali Utara. (kmb38)
15
Senin Paing, 26 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Selasa (27/2) dini hari Levante vs Real Betis Rabu (28/2) dini hari Espanyol vs Real Madrid Girona vs Celta de Vigo --------------- Liga Inggris ---------------------------------------Selasa (27/2) dini hari Crystal Palace vs Tottenham Hotspur --------------- Liga Italia ------------------------------------------Selasa (27/2) dini hari Cagliari vs Napoli --------------- Liga Jerman --------------------------------------Selasa (27/2) dini hari Borussia Dortmund vs Augsburg Hasil --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Celta de Vigo vs Eibar 2-0 Real Madrid vs Deportivo Alaves 4-0 Leganes vs Las Palmas 0-0 Barcelona vs Girona 6-1 --------------- Liga Inggris ---------------------------------------Leicester City vs Stoke City 1-1 AFC Bournemouth vs Newcastle United 2-2 Brighton & HA vs Swansea City 4-1 Burnley vs Southampton 1-1 Liverpool vs West Ham United 4-1 West Bromwich vs Huddersfield Town 1-2 Watford vs Everton 1-0 --------------- Liga Italia ------------------------------------------Bologna vs Genoa 2-0 Internazionale vs Benevento 2-0 --------------- Liga Jerman --------------------------------------Bayern München vs Hertha BSC 0-0 Hoffenheim vs Freiburg 1-1 Hannover 96 vs Borussia M’gladbach 0-1 Stuttgart vs Eintracht Frankfurt 1-0 Werder Bremen vs Hamburger SV 1-0 --------------- Liga Prancis --------------------------------------Toulouse vs Monaco 3-3 Dijon vs Caen 2-0 Guingamp vs Metz 2-2 Lille vs Angers SCO 1-2 Nantes vs Amiens SC 0-1 Rennes vs Troyes 2-0
Bali Post/rtr
REKOR DUNIA - Atlet Inggris Tom Bosworth memecahkan rekor dunia jalan cepat 3.000 m pada kejuaraan Glasgow Indoor Grand Prix di Stadion Emirates Arena, Glasgow, Minggu (25/2) kemarin. Tom Bosworth membukukan waktu 10 menit 30,28 detik memecahkan rekor yang dibuat 11:34,24 Doug Fournier (AS) di Glasgow pada 1991. Medali perak direbut Callum Wilkinson (Inggris) dengan waktu 10:52,77 dan perunggu diraih Marius Ziukas (Lithuania) 10:56,30.
Indonesia Hadapi Singapura pada 21 Maret Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan tim nasional U-23 akan menghadapi Singapura di Singapura dalam laga uji coba pada 21 Maret 2018 sebagai persiapan menuju Asian Games 2018. PSSI, seperti dikutip dari website resminya, Minggu (25/2) kemarin, menyatakan selain persiapan untuk Pesta Olahraga se-Asia, laga itu menjadi sarana pelatih Luis Milla memantau perkembangan anak-anak asuhnya setelah pemusatan latihan (TC) kedua di Jakarta pada 18-24 Februari 2018. ‘’Ini akan menjadi sarana yang bagus untuk melihat kemajuan tim dan bagaimana saya harus mengoreksi bila ada kekurangan dalam tim nanti,’’ ujar Luis Milla. Pelatih Spanyol itu sendiri diproyeksikan membawa skuad timnas U-23 ditambah tiga pemain senior di partai versus Singapura. Pria berusia 51 tahun itu berencana memanggil Evan Dimas dan Ilham Udin, yang tidak berpartisipasi dalam dua TC di 2018 karena harus membela Selangor FA di Liga Malaysia, untuk pertandingan tersebut. ‘’Kami sudah mengenal gaya permainan Evan dan Ilham. Kami tahu di Selangor FA mereka sedang berkompetisi dan mereka bermain reguler, itu sangat bagus dan salah satu harapan saya,’’ tutur Milla. Pertandingan menghadapi Singapura menjadi yang kedua bagi tim nasional U-23 pada 2018 setelah sebelumnya melawan tim nasional U-19 di Lapangan ABC, Senayan, yang mereka menangkan dengan skor 5-0. Di Asian Games 2018, PSSI menargetkan tim U-23 Indonesia setidaknya meraih peringkat empat besar. (ant)
Bali Post/ant
GOL - Pemain Real Madrid Gareth Bale (kiri) merayakan gol bersama rekan setimnya, Karim Benzema, pada pertandingan melawan Deportivo Alaves, Minggu (25/2) kemarin.
BBC Beraksi Kembali
Madrid -
Trisula Real Madrid ‘’BBC’’ beraksi kembali saat Real Madrid menundukkan Deportivo Alaves 4-0 pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (25/2) kemarin. Cristiano Ronaldo menyumbang dua gol dan Gareth Bale serta Karim Benzema masing-masing satu gol saat sang juara bertahan Real terpaut empat poin dengan tim peringkat kedua Atletico Madrid.
51 poin, tertinggal empat poin dari Atletico, yang dapat memperbesar kembali jaraknya menjadi tujuh poin jika mampu mengalahkan tuan rumah Sevilla pada Senin dini hari.
Ronaldo kembali ke tim inti setelah diistirahatkan pada pertandingan melawan Leganes pertengahan pekan lalu akibat cedera pergelangan kaki. Pada pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu kemarin pemain Portugal ini membawa Real memimpin menjelang turun minum, mengambil keuntungan dari operan cerdik menggunakan tumit yang dikirimkan Benzema. Penyerang Prancis itu juga menjadi kontributor bagi gol kedua Real yang tercipta saat babak kedua baru berlangsung semenit. Benzema memenangi bola di lapangan tengah dan menggebrak menuju gawang, menyodorkan bola ke jalur pergerakan Bale untuk dimaksimalkan pemain internasional Wales itu menjadi gol. Ronaldo mengemas gol ketiga Real hari ini pada menit
ke-61 sekaligus gol ke-299-nya di Liga Spanyol. Ia menyambar bola umpan tarik dari pemain sayap Lucas Vazquez dan mengarahkannya ke gawang tanpa dapat diantisipasi mantan kiper Real Fernando Pacheco. Ronaldo kemudian sengaja membuang peluang untuk mencatatkan hattrick dengan menawarkan Benzema untuk mengambil eksekusi penalti setelah Bale dijatuhkan di kotak terlarang. Pemain Prancis itu tidak melakukan kesalahan, mengonversi dari titik putih pada menit ke-89. ‘’BBC selalu penting bagi kami, dan apa yang kami inginkan untuk semua pemain adalah merasa 100 persen. Namun Lucas (Vazquez) sangat bagus juga. Semua penyerang kami tampil sangat baik,’’ kata pelatih Real Zinedine Zidane
pada konferensi pers. Bale telah menjadi subjek kritik dari media Spanyol setelah tidak masuk tim inti untuk tiga dari empat pertandingan terakhir Real. Ia kembali masuk tim di posisi sayap kiri pada formasi 4-42, dan terlibat lebih banyak daripada yang dilakukannya saat timnya menang 5-3 di markas Real Betis enam hari sebelumnya. Pemain termahal Real itu menjalani musim dengan diganggu sejumlah cedera dan tampil 90 menit untuk pertama kalinya dalam lima bulan. ‘’Kami selalu menginginkan para pemain kami untuk berada dalam kondisi terbaiknya dan Bale sangat bagus pada hari ini,’’ tambah Zidane. Real berada di peringkat ketiga di klasemen dengan
Panen Gol Tak mau kalah dengan rivalnya di Madrid, Barcelona juga merayakan panen gol saat mencukur Girona 6-1. Penyerang Barcelona Lionel Messi, Luis Suarez dan Philippe Coutinho tampi padu saat tim Katalan itu kini unggul sepuluh poin di puncak klasemen Liga Spanyol dan mencatatkan rekor klub dengan 32 pertandingan tanpa terkalahkan di liga. Penyerang tim tamu Portu membawa Girona secara mengejutkan unggul terlebih dahulu pada menit ketiga pada pertandingan liga pertama mereka di Nou Camp. Bagaimanapun, Suarez dengan cepat menyamakan kedudukan, sedangkan dua gol dari Messi dan satu gol lagi dari Suarez itu membawa Barca memimpin 4-1 saat tu-
Lonson Gol sundulan Harry Kane jelang bubaran cukup untuk mengantarkan Tottenham Hotspur meraih kemenangan 1-0 atas Crystal Palace pada pertandingan Liga Inggris, Minggu (25/2) kemarin. Sementara Jesse Lingaard juga memastikan kemenangan Manchester United 2-1 atas Chelsea di Old Trafford. MU tertinggal lebih dahulu oleh gol Willian menit ke-31. Namun sebelum turun minum tuan rumah MU menyamakan skor melalui gol Romelu Lukaku. Lingard yang masuk menggantikan Anthony Martial menit ke-64, hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit untuk mengoyak gawang Thibaut Courtuis. Memanfaatkan umpan silang Lukaku, Lingard mengarahkan bola ke sisi kiri gawang yang membuat kiper Belgia itu mati langkah. Ini menjadi gol ke-13 gelandang muda itu sepanjang musim ini. Kemenangan ini membawa MU kembali ke posisi
ke-2 klasemen yang sebelumnya direbut Liverpool. Sementara Chelsea di posisi kelima. Kemenangan kandang Tottenham mengamankan klub London itu di posisi keempat klasemen sementara. Penyerang timnas Inggris itu Kane mendapatkan umpan Eriksen dan mengoyak gawang Wayne Hennessey pada menit ke-89. Gol tersebut membungkam pendukung Palace di Selhurt Park setelah dua peluang emas Tottenham sebelumnya tak membuahkan gol. Kane membuang peluang emas sebelumnya setelah menerima bola di kotak penalti hasil tepisan Hennessey. Tembakan dari jarak dekat itu melayang di atas mistar. Peluang lainnya terjadi di awal babak kedua. Kali ini umpan Eriksen dari sisi kanan mendarat tepat di kaki Kane, tetapi dia salah membuat penyelesaian akhir setelah bola tembakannya melayang tak jauh dari tiang gawang.
Tambahan tiga poin tandang itu, menempatkan Tottenham di peringkat ke-4 klasemen dengan 55 poin hasil 28 pertandingan. Sementara Crystal Palace di posisi ke-16 dengan 17 poin. Ini menjadi gol ke-150 Kane di Liga Inggris sepanjang kariernya. Kane juga menempati puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan 24 gol, sama seperti yang dikoleksi Mohammed Salah (Liverpool). Sehari sebelumnya Liverpool mencukur West Ham United 4-1 di Anfield. Mohamed Salah, Emre Can, Roberto Firmino, dan Sadio Mane menyumbang gol saat Liverpool berpesta di Anfield. Pasukan Juergen Klopp telah mencetak 100 gol sepanjang musim pada pertandingan ke-40 mereka. Kemenangan Liverpool tidak didapat dengan mudah. West Ham kerap mengancam di Anfield meski penantian panjang David Moyes untuk kemenangan
run minum. Pemain termahal Barca Coutinho merupakan pengumpan gol kedua Suarez dan kemudian mengemas gol untuk pertama kalinya di Liga Spanyol melalui tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti pada menit ke-66. Suarez melengkapi hattricknya pada menit ke-76, dengan memanfaatkan umpan tarik Ousmane Dembele. Pasukan Ernesto Valverde juga melampaui laju terpanjang klub tanpa kekalahan di liga, yang telah bertahan sejak April 2011 ketika Pep Gaurdiola masih mengarsiteki klub Katalan itu. Valverde menggunakan formasi 4-4-2 untuk sebagian besar musim ini namun setelah timnya ditahan imbang 1-1 di markas Chelsea di Liga Champions pada pekan lalu, sang pelatih memilih untuk menggunakan formasi menyerang 4-3-3 melawan Girona. Dembele sering bergabung dengan trio pemain Amerika Selatan itu untuk menciptakan serangan empat orang. (kmb39/rtr/ant)
Kane dan Lingard Pastikan Kemenangan
Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane. pertamanya di stadion itu masih harus berlanjut. Salah mencetak gol untuk keenam kalinya secara beruntun di semua kompetisi. Namun Can memiliki peran yang besar dalam kemenangan Liverpool, menanduk gol pembukaan dan memberikan operan terobosan untuk diselesaikan
Bali Post/rtr
Firmino untuk menjadi gol ketiga Liverpool. Mane kemudian mencungkil bola masuk dengan gol keempat dalam dua pertandingan. ‘’Sulit untuk berada di puncak, Manchester City terlalu jauh, namun kami ingin finis di peringkat kedua,’’ kata pelatih the Reds Jurgen Klopp. (kmb39/rtr/ant)
Bhayangkara FC Ditundukkan Tim Liga 2 Persis
Bali Post/ant
KONTROL BOLA - Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) berusaha mengontrol bola dengan dibayangi dua pemain Timnas U-19 Indonesia Rachmat Irianto (kiri) dan Syahrian Abimanyu (kanan) pada laga uji coba Timnas U-23 Indonesia melawan Timnas U-19 Indonesia di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Sabtu (24/2). Timnas U-23 Indonesia menang 5-0 atas Timnas U-19 Indonesia.
Solo (Bali Post) Tim sepak bola Persis Solo berhasil mengalahkan tim satu level di atasnya yaitu Bhayangkara FC dengan skor 1-0 pada pertandingan uji coba persiapan menghadapi Liga 2 Indonesia 2018 di Stadion Manahan Solo, Minggu (25/2) kemarin. Pertandingan antara Persis Solo yang baru saja ditinggal mundur pelatihnya Freddy Mulli melawan juara Liga 1 Indonesia Bhayangkara FC, disaksikan ribuan penonton dan berlangsung seru, karena keduanya menampilkan permainan cepat. Persis di babak pertama mengandalkan serangan balik cepat dan terbilang cukup efektif. M Wahyu dan kawan-kawan meski kalah dalam pengusaan bola tetapi serangannya sering membahayakan gawang Bhayangkara yang dijaga oleh kiper Awan Seto.
Persis mendapat peluang pertama menit 10 melalui tembakan keras Dedi Cahyono, namun bola mampu ditangkap oleh kiper Awan Seto, sehingga belum mengubah kedudukan masih 0-0. Bhayangkara memiliki satu peluang pada menit 44 melalui tendangan keras Herman Dzumafo, tetapi sayang bola mampu ditangkap kiper Persis Solo Galih Sudaryono, sehingga kedudukan masih imbang 0-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua tuan rumah Persis mendapat tekanan dari Bhayangkara FC melalui Herman Dzumafo maupun Paolo Sergio. Namun, kuatnya barisan pertahanan Persis yang dijaga Ikhwan Ciptadi, Sony Setiawan, dan Gufron Ramadani masih sulit ditembus tim tuan rumah.
Bhayangkara babak kedua lebih menguasai permainan, tetapi serangannya masih sulit menembus pertahanan lawan. Bahkan, peluangnya belum mampu membuahkan gol ke gawang Persis. Persis baru mampu mencetak gol menit 63 melalui tendangan Tri Handoko setelah memanfaatkan serangan balik setelah memanfaatkan umpang silang dari Dedi Cahyono. Bahkan, Persis seharusnya mempunyai peluang menambah gol dari tendangan Handoko menit 76. Saat itu Handoko tinggal berhadapan dengan kiper Bhayangkara, tetapi sayang bolanya melenceng tipis kiri gawang lawan, sehingga kedudukan tetap 1-0. Ikhwan Ciptadi (Persis) dan Vladimir Vujovic (Bhayangkara) terpaksa harus dikeluarkan oleh wasit pada babak tambahan waktu karena ked-
uanya saling pukul setelah duel di udara berebut bola. Setelah kejadian tersebut tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan usai. ‘’Persis bermain cukup bagus pada pertandingan tadi. Kami banyak mendapatkan pelajaran dari Bhayangkara yang merupakan juara Liga 1 musim lalu,’’ kata asisten pelatih Persis Solo Marwal Iskandar. Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengatakan Persis Solo tampil luar biasa, sehingga membuat anak asuhnya sulit mengembangkan permainan. ‘’Bhayangkara datang dengan status juara bertahan Liga 1. Hasil pertandinga menjadi pengalaman dan pelajaran bagi kami. Tim kalah jelas kecewa, tetapi ini benar-benar menjadi pengalaman berharga,’’ kata Simon. (ant)
16 Tunggal Putri Mencari Pemain Bertalenta
Jakarta (Bali Post) Mantan pebulu tangkis Indonesia di tiga nomor (tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran), Ivana Lie, menilai sektor putri yang hingga kini terkesan sulit masuk jajaran elite, merupakan pekerjaan rumah federasi dan klub bulu tangkis. ‘’Ini menjadi pekerjaan rumah PBSI dan klub-klub yang belum terjawab hingga sekarang. Harus ada upaya untuk meningkatkannya, karena bukan cuma setahun atau dua tahun tapi sudah berlangsung lama,’’ kata Ivana di Jakarta, Minggu (25/2) kemarin. Dibandingkan sektor putra dan ganda campuran, sektor putri masih agak kesulitan memunculkan pemain-pemain kuat selain pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang penampilannya tengah menanjak. Namun, Ivana menegaskan ‘’mandeknya’’ sektor putri menghasilkan pemain kuat, bukan karena pola latihan pelatnas yang salah atau kurang dibandingkan ketika zamannya atau ketika zaman Susi Susanti. Menurutnya, pembinaan saat ini lebih baik dengan ada sentuhan para pakar keilmuan seperti dokter olahraga, psikolog, hingga bantuan strength conditioning. ‘’Jadi bukan berarti salah atau tidak, karena untuk jadi seperti pemain sekelas Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, butuh talenta komplit, tidak hanya skill saja tapi komplit,’’ ujar Ivana. Karena, lanjut Ivana, prestasi pemain tersebut datang dari kombinasi antara latihan yang mengasah talenta alami para pemain dan persoalan talenta itu yang menjadi kendala, terutama di nomor tunggal putri. ‘’Kayak misal Marcus dan Kevin, dari zaman Christian Hadinata sampai sekarang pembinaannya hampir mirip. Tapi ganda putra bisa terus berkesinambungan karena talentanya banyak. Menurut saya mungkin di sektor putri, terutama tunggal, faktor utamanya di sini. Belum dapat saja, namun ganda putri sudah mulai muncul Greysia/Apriyani,’’ tutur peraih Juara Dunia 1985 di nomor ganda campuran bersama Christian Hadinata. (ant)
Borneo FC Pimpin Grup A Samarinda (Bali Post) Tuan rumah sekaligus juara bertahan Borneo FC berhasil meraih poin sempurna setelah menundukkan Arema FC dengan skor 2-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup A Piala Gubernur Kaltim 2018 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (25/2) kemarin. Tim berjuluk ‘’Pesut Etam’’ unggul cepat melalui gol dari mantan penyerang tim nasional Lerby Eliandri Pongbabu pada menit ke-7 dan pemain asal Brazil Marlon Da Silva menggandakan keunggulan pada menit ke-36. Sedangkan tim berjuluk ‘’Singo Edan’’ baru bisa memperkecil skor pada menit ke-74 melalui sundulan Dendi Santoso. Menyandang predikat sebagai juara bertahan dan bermain di hadapan ribuan supporter, termasuk Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang menonton dari tribun VIP, arsitek Borneo FC Iwan Setiawan menginstruksikan anak asuhnya bermain menyerang sejak menit awal. Gebrakan tim berjuluk ‘’Pesut Etam’’ langsung membuahkan hasil dengan gol cepat yang dicetak penyerang andalan Borneo FC Lerby Eliandri dengan tendangan keras dari luar kotak 16 meter. Arema mencoba melakukan perlawanan untuk menyamakan skor, tetapi sundulan Rivaldi Bauwo dan Arthur Cunha belum tepat sasaran. Justru gawang tim Singo Edan yang dikawal Ulum Rusdiana kembali kebobolan pada menit ke-36 melalui aksi individu Marlon Da Silva yang merangsek ke dekat gawang. Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC Joko Susilo mengubah strategi dengan memasukkan pemain baru Thiago Firtuoso, Hendro Siswanto, Dendi Santoso, dan juga Balsa Bozovic untuk menambah daya dobrak tim Singo Edan. Masuknya sejumlah pemain baru tersebut memang cukup membawa perubahan bagi alur serangan bagi tim Arema, namun barisan pertahanan Borneo tampil disiplin dan sulit ditembus barisan penyerang lawan. Melalui skema serangan balik, Borneo FC hampir saja menambah gol ketika Lerby Eliandri sudah berdiri bebas menyambut umpan Srdan Lopicic, tetapi masih gagal mengonversi menjadi gol. Tim Singo Edan baru bisa mencetak gol melalui bola servis Balsa Bosovic yang diselesaikan dengan sempurna oleh Dendi Santoso. Gol itu sekaligus menjadi yang terakhir pada laga tersebut dan Borneo FC memenangi laga dengan keunggulan 2-1. Kemenangan ini memantapkan Borneo FC sebagai pimpinan klasemen sementara Grup A dengan nilai 5, sedangkan Arema FC berada di posisi juru kunci dengan nilai 1. Mitra Kukar di posisi kedua dengan 4 poin disusul PSIS Semarang (2). Pada penyisihan terakhir yang dimainkan Selasa (27/2), Borneo FC akan bertemu PSIS Semarang, sementara Arema FC berjumpa Mitra Kukar. Kesebelasan Mitra Kukar membuka peluang ke babak semifinal setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 3-1. Gol Mitra Kukar dicetak Hendra Bayauw menit 19 dan 40, serta Rodriguez menit 25, sedangkan gol PSIS Semarang dicetak Aldaer Makatindu menit 90+2. Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges Marin memuji kinerja anak asuhnya sehingga bisa meraih hasil kemenangan. ‘’Para main sudah bekerja keras. Saya pikir kedua tim sangat lelah dalam bermain. Bermain hanya dalam waktu dua hari recovery yang sedikit. Tapi kami lebih bermain bagus dengan penguasaan bola yang baik,’’ katanya. Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang Subangkit menilai kekalahan timnya tidak terlepas dari waktu recovery yang sedikit. Hal ini yang membuat timnya kurang maksimal di babak pertama, sehingga tertinggal 3 gol. ‘’Saya tidak mencari alasan kekalahan. Tapi yang saya tekankan pemain saya recovery yang sedikit. Terlihat di babak pertama ada sedikit enggan lari,’’ kata Subangkit. (ant)
Cricket Indonesia Bidik Turnamen Pengganti Asian Games
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PCI) membidik turnamen internasional pengganti Asian Games 2018 di Incheon, Korea Selatan pada Juli-Agustus. ‘’Kejuaraan itu merupakan satu dari tiga agenda kami pada 2018 sebagai pengganti kejuaraan Asian Games. Kami ingin tetap mengharumkan Merah-Putih dalam kejuaraan internasional lain,’’ kata Ketua Umum PCI Azis Syamsuddin dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional di Jakarta, Minggu (25/2) kemarin. Azis mengatakan kejuaraan internasional di Incheon itu bukan turnamen tandingan Asian Games menyusul keinginan dari atlet-atlet cricket Asia untuk menggelar pertandingan internasional. Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang tidak menggelar pertandingan cabang cricket meskipun PCI telah melakukan pendekatan kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 2017. Dua kejuaraan lain yang juga akan diikuti tim cricket Indonesia, lanjut Azis, adalah kejuaraan cricket terbuka tingkat ASEAN di Thailand pada awal Maret 2018 serta Kejuaraan Bali Six di Bali pada akhir Maret 2018. ‘’Cricket Indonesia telah memperbaiki peringkat dunia dari posisi ke-45 menjadi posisi ke-29 setelah Cricket Indonesia mampu membuktikan akuntabilitas laporan keuangan organisasi,’’ ujarnya. Azis mengatakan cricket Indonesia terus berusaha meningkatkan prestasi tingkat dunia, sehingga dapat mengikuti Piala Dunia Cricket di Melbourne, Australia, pada 2019. ‘’Kami saat ini masih terkendala lokasi pemusatan pelatihan nasional yang tetap karena saat ini atlet-atlet masih berlatih di Cibubur, Jakarta,’’ katanya. Dalam Rakernas 2018 yang dihadiri 18 pengurus provinsi PCI itu, Azis berharap cabang olahraga cricket akan dapat digelar pada SEA Games 2019 di Filipina menyusul prestasi cricket Indonesia yang meraih medali perak dan perunggu dalam SEA Games 2017 di Malaysia. (ant)
olah raga
Senin Paing, 26 Februari 2018
Bima Perkasa Gagal Melaju ke ’’Playoff’’
Jakarta (Bali Post) -
Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja gagal melanjutkan langkah ke playoff Divisi Merah Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 usai kalah dari Satria Muda (SM) Pertamina 79-107 di hari ketiga seri kedelapan, di Malang, Minggu (25/2) kemarin. Hasil pada pertandingan terakhirnya di musim reguler tersebut membuat Bima Perkasa Jogja (BPJ) tidak bisa mengejar perolehan poin BSB Hangtuah yang berada di peringkat ketiga Divisi Merah yaitu posisi terakhir tim playoff. Total BPJ mengumpulkan 23 poin dari 17 laga, sementara BSB Hangtuah memiliki 24 poin dari 17 pertandingan. BPJ sendiri sempat membuka harapan lolos ke playoff setelah sempat unggul 47-43 di babak pertama laga kontra Satria Muda (SM) yang digelar di GOR Bima Sakti, Malang itu. Namun, BPJ memulai pertandingan dengan lambat di kuarter ketiga yang membuat Satria Muda berbalik memimpin 47-54 saat kuarter tersebut baru berjalan tiga menit. Sejak itu, BPJ tak bisa lagi mampu memimpin sampai akhirnya takluk 79-107 di akhir laga. Pada laga tersebut, guard Anthony Mc Donald menjadi yang terbaik di BPJ dengan
membuat 34 poin, enam rebound dan lima assist. Di kubu SM, big man asal Amerika Serikat Dior Lowhorn menorehkan angka tertinggi yaitu 45 poin, tujuh rebound dan lima assist. Dengan demikian, lengkap sudah enam tim yang berada di babak playoff. Tiga tim perwakilan tim Divisi Merah yaitu Satria Muda Pertamina, Garuda Bandung dan BSB Hangtuah. Satria Muda (SM) yang berada di posisi teratas berhak langsung berada di semifinal. Lawan mereka di babak empat besar tersebut adalah pemenang antara laga Garuda Bandung versus BSB Hangtuah. Perwakilan playoff dari Divisi Putih yaitu Pelita Jaya Basketball, Stapac Jakarta dan Pacific Caesar. Sama seperti SM, Pelita Jaya sebagai pemimpin divisi berhak langsung ke final four dan akan berhadapan dengan Stapac atau Pacific Caesar. (ant)
Bali Post/ant
HADANGAN - Pebasket Bank BPD Bima Perkasa Yogyakarta Emilio Dacre Park (kanan) berusaha melewati hadangan pemain Satria Muda Pertamina Jakarta Cristian Sitepu (kiri) dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) Seri VIII di GOR Bimasakti, Malang, Jawa Timur, Minggu (25/2) kemarin. Satria Muda Pertamina Jakarta mengalahkan Bank BPD Bima Perkasa Yogyakarta dengan skor 107-79.
Tim Basket Smansa Kawinkan Gelar
Bali Post/022
FINAL - Terjadi All Denpasar Final pada laga pamungkas antara regu sepak takraw Denpasar C melawan Denpasar A pada Turnamen Piala Wali Kota IX/2018, di aula SMPN 2 Denpasar, Minggu (25/2) kemarin.
Spentwo Rajai Sepak Takraw Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah SMPN 2 (Spentwo) merajai cabor sepak takraw nomor beregu dalam Piala Wali Kota IX/2018, di aula SMPN 2 Denpasar, yang berakhir Minggu (25/2) kemarin. Bahkan, terjadi all Spentwo final, baik di sektor putra maupun putri. Pada bagian putra, Spentwo A (Putra/Pani Darsana/Duta) menekuk Spentwo B (Kadek Yasa/ Kadek Oka Hendrawan/Agus Putra) dengan skor 2-0, kemudian juara III direbut SMP PGRI 7 dan SMPN 9. Di sektor putri, tim Spentwo A (Gek Dian/Gek Tiah/Lia) mengalahkan Spentwo B (Ida/Wulan/Rika) dengan skor 2-0, dan juara III diraih SMPN 6 dan SMP PGRI 7. Untuk kejuaraan terbuka, tim putra Denpasar C (Faisal/Agus Darma/Febi) menjadi juara setelah menundukkan Denpasar A (Made Pica/Kadek Kristiawan/AA Adit) dengan skor 2-1. Juara III direbut Denpasar B dan Badung.
Untuk putri terbuka, juaranya Buleleng (Ketut Ria Darmiyanti/ Kadek Ratnadi/Ketut Karin Prenayani) menundukkan Badung (Ni Wayan Yulianti/Gusti Ayu Sugiarianti/Gusti Ayu Dian Putri Rahayu), sedangkan posisi III diduduki Gianyar dan Denpasar. Ketua Pengkot PSTI Kota Denpasar Farid Ahmad menyatakan, berdasarkan hasil turnamen ini, pihaknya bisa melakukan evaluasi, utamanya Denpasar tetap bertekad mempertahankan gelar juara umum di ajang Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. ‘’Kami merebut empat emas dari total yang diperebutkan delapan emas pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar,’’ ungkapnya. Farid juga berniat mengikutsertakan tim putra regu Denpasar dan putri Buleleng, sebagaimana peraih emas Porprov, guna mengikuti Kejurnas di Kendal, Jateng. ‘’Kami mengharapkan bantuan dana KONI Bali,’’ tuturnya. (022)
Denpasar (Bali Post) Tim basket SMAN 1 (Smansa) putra dan putri sukses mengawinkan gelar juara pada Piala Wali Kota IX/2018, di GOR Ngurah Rai, yang berakhir Sabtu (24/2) malam. Pada laga final, tim putra Smansa menekuk SMAN 7 (Sisma) dengan skor 61-53, kemudian di sektor putri Smansa menggilas Sisma dengan skor 93-2. Tim putra Smansa menurunkan Kesawa, Lie, Yudiantara, Reza, dan Keivo unggul 15-8 pada kuarter pertama, kemudian Sisma yang diperkuat Rizky, Steven, Agus, Doni, dan Abim kembali tertinggal 24-29 pada kuarter kedua. Pada kuarter ketiga Smansa tetap mendominasi hingga unggul 4539, dan menutup kemenangan dengan skor 61-53. Sementara tim putri Smansa melakoni laga tak seimbang atas Sisma hingga menang 93-2. Sejak kuarter pertama, Dita, Rania, Della, Aya, dan Adista unggul 18-0. Di kuarter kedua, Sisma yang bermaterikan Ica Tasha, Canti, dan Vigyan makin tak berdaya dan tertinggal 0-42, dan baru kuarter ketiga meraih poin hingga skor 2-63, dan pada laga pamungkas Smansa menang 93-2.
Untuk juara III, tim putra SMAN 2 (Resman), usai mengalahkan SMAN 5 (Smanela) 48-37, sedangkan juara III tim putri direbut Resman yang menundukkan SMAN 3 (Trisma) dengan skor 30-11. Untuk kategori putra SMP, juaranya SMPN 1 (Spensa) yang menundukkan SMPK Santo Yoseph (Sanjose) dengan skor 50-47, dan juara III diraih SMPN 6 yang menaklukkan SMPN 3 dengan skor 57-28. Di sektor putri SMP, juaranya SMPN 8 yang mengalahkan Spensa dengan skor 56-47. Juara III direbut SMPN 10 yang mengalahkan SMP Dyatmika 37-21. Ketua Pengkot Perbasi Kota Denpasar Gede Wahyu Surya Putra menjelaskan, lewat ajang ini pihaknya menjaring pebasket SMA bertalenta putra sebanyak 25 orang dan putri (25). ‘’Mereka ini harus meneken pakta integritas, dan bersedia membela Denpasar. Apalagi, tim putra Denpasar menyabet emas Porprov Bali di Gianyar 2017 bertekad mengawinkan emas pada Porprov Bali di Tabanan 2019, mengingat skuad tim Porprov kami masih tetap bertahan,’’ papar Gede Wahyu. (022)
FINAL - Pebasket putri SMAN 1 (Smansa) menceploskan bola ke ring SMAN 7 (Sisma) pada final Piala Wali Kota IX/2018, di GOR Ngurah Rai, Sabtu (24/2) malam. Bali Post/wan
Kembalinya Hendra Setiawan Demi Strategi Hadapi Piala Thomas Jakarta (Bali Post) Mantan pemain ganda putra Indonesia Christian Hadinata menilai pemanggilan kembali pemain senior eks-pemusatan latihan nasional (pelatnas), Hendra Setiawan, ke Cipayung adalah demi strategi untuk memperkuat nomor ganda putra di Piala Thomas dan Asian Games 2018. ‘’Pemanggilan itu berkaitan dengan turnamen luar biasa penting yang akan Indonesia hadapi pada tahun 2018, dan itu pasti dibutuhkan strategi yang tepat, terutama di Piala Thomas,’’ kata Chris di Jakarta, Minggu (25/2) kemarin. Strategi tepat yang dimaksud oleh Chris tersebut adalah agar menjaga kekuatan ganda tetap solid saat bertanding dalam tim, terutama ketika ada yang cedera atau tak bisa bertanding, sehingga memiliki harapan untuk mengombinasikan pasangan lain agar kekuatannya tetap solid. ‘’Tentu hal itu, pelatih akan lebih tahu seperti apa, namun memang saya lihat ini strategi yang tepat karena prinsip di pertandingan beregu itu terutama Piala Thomas, penting sekali nomor ganda menyapu bersih dua kemenangan,’’ ujarnya. Hendra Setiawan yang pernah merajai ganda putra bersama pasangannya, Mohammad Ahsan, diharapkan Christian, bisa dipasangkan
kembali untuk memperkuat nomor ganda putra. Selain itu, menurut Christian, dengan adanya pemain berpengalaman, penuh jam terbang dan masih termotivasi untuk terus meraih prestasi walau sudah hampir semua direngkuh seperti Hendra setiawan, akan membawa aura positif dalam tim dengan memberikan contoh pada pemain muda di segala sisi, baik di dalam maupun luar lapangan, bagi
nomor ganda maupun nomor tungal. ‘’Faktor kesenioran pengalaman dari Hendra Setiawan itu diharap bisa memotivasi rekan di tim piala Thomas yang hampir sebagian besar relatif pemain muda. Karena tentu Thomas menjadi harapan setelah Indonesia beberapa kali gagal mengembalikan Piala Thomas ke Indonesia,’’ ujar Christian. Kendati demikian tak memandang
Bali Post/ant
TIMNAS - Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Rian Agung Saputro. Hendra Setiawan kembali memperkuat timnas Indonesia menghadapi Piala Thomas dan Asian Games 2018.
sebelah mata skuad putra Indonesia yang diisi pemain muda kuat seperti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo da berpotensi seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, namun untuk perhelatan besar seperti Piala Thomas dan Asian Games, Christian memandang perlunya pemain berpengalaman. ‘’Karena faktor pertandingan tim beda dengan perorangan, ini diperlukan faktor nonteknis yang lebih sehingga diperlukan juga adanya pemain senior bergabung. seperti sepak bola, beberapa pemain yang bisa dikatakan senior bisa menjadi mentor atau motivator untuk pemain muda. Nah ini kita perlu Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan untuk meraih presati luar biasa,’’ ujar Christian. Hendra sendiri mulai bergabung ke pelatnas kembali pada awal 2018 setelah dia memutuskan keluar dari pelatnas sejak awal tahun 2017 lalu. Namun selama tidak di pelatnas, dia main di jalur profesional dengan berpasangan bersama pemain Malaysia Tan Boon Heong. Setelah bergabung dengan pelatnas Hendra dipersiapkan dengan duet lamanya, Mohammad Ahsan, yang merupakan duet mautnya, sehingga sempat menjadi juara dunia sebanyak dua kali pada 2013 dan 2015, saat keduanya disandingkan. (ant)
Senin Paing, 26 Februari 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Lowongan IT Mrkt Keahlian Grafis Design dan Marketing Property(Laki/Wanita),Peluang Karier Penghasilan tak Tbts Bw CV dan Lmrn ke Era Pandawa Jl.Mertanadi 107 Kerobokan 03619346912 dan 087775830420
B.BP.004.02.18.0001323
Dcr PRT 2 org Gj.1,5Jt & Srabutn (laki) bisa Sopir, 081337995188 B.BP.001.02.18.0001325
Dcr PegawaiShowromMblSecond Rajin&Kerja Keras,08123633777 B.BP.141.02.18.0001322
Dcr Sls Counter Ymh Bisma,min SMK,Wanita,Hub:410535/413045 B.BP.004.02.18.0001167
Dicari Mekanik Bengkel Mobil Pengalaman tidak Diutamakan Rajin,Jujur bisa Kerjasama dan bisa diatur Hub:085829417798
Dicr Teknisi Komputer Bw Surat Lamaran ke Sudirman Agung B25
But.sopir Canvas SMA niat krja 081337306169 tdk SMS bru Lulus
B.BP.001.02.18.0001290
B.BP.001.02.18.0001332
Dcr Sales Counter, Supir Pariwisata,Hub. Merrys Travel 0361-238041
B.BP.004.02.18.0001289
Dcr STM Bangunan untuk Proyek Singaraja Rmh Subsidi & sopir Hub.420800/081558409999/422700
B.BP.001.02.18.0001086
Dicari Arsitek Pengalaman 1Th Hubungi:08989644043
Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Kms+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
Dicari Karyawan/ti,Sales, Admin Scurity,SopirL300/081999251555
BIRO JASA
SERVICE
B.BP.821.02.18.0000960
B.BP.001.02.18.0001010
B.BP.001.02.18.0001212
Dist.Philips Bth:1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt, 2.Admin Gudang, Bedahulu IV/12
B.BP.001.02.18.0001248
Need Junior Villa Manager in Canggu.Telp:0811385656/Send CV to:bali_villa8@yahoo.com
B.BP.164.01.18.0001512
Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll,H.Anis 081236805370 Gransi B.BP.001.02.18.0001318
B.BP.001.02.18.0001166
DISEWAKAN RUKO Dikontrakkan Ruko Baru 2Lantai Kebo Iwa Slatan.H:081237600837
B.BP.001.02.18.0001013
DIJUAL TANAH Dijual Tnh 1450m2 Karangasem DP 10% bunga Krd 1% perbln Hub:081338183031/081805374433
B.BP.004.02.18.0000071
Urgent!Need Rsrvtion,Operation, Asst product for Pulse Travel Bali.Fluent English,Ms Excel, Ms Word, Min S1 Pls send to: info@pulse-indonesia.com Telp: 0361 764 028 / 029
Djl Tnh 24Are,Baturiti Tbn Hrg 20Jt Nego,H:08123665040 BU.TP
HONDA
H.Freed PSD Matic Putih 2012 Asli DK,190jt Hub:085935091466
B.BP.001.02.18.0001237
Jazz S’2008 Silver Manual 130J MazdaCX7’10bsTT,085100856999
B.BP.141.02.18.0001331
B.BP.001.02.18.0001232
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.18.0001099
Resto Kerobokan,Tkg Bakery/ Pastry,Tnp Pglm Dilatih dg Cara Profesional,Hub:087861378730
Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-081239991966
B.BP.001.02.18.0000519
B.BP.154.02.18.0001329
B.BP.166.02.18.0001328
RUPA-RUPA
Rmh Baru Minimalis Gang Elang Batubulan Hub: 08123639817
Dicari tenaga Serabutan utk Vila Max 25th, 081337573666
!JobAustralia Resmi Perkebunan Hubungi Whatsapp:08563925015
B.BP.001.02.18.0001324
B.BP.001.02.18.0001072
Dibthkan Sgr Staff Perempuan/ Laki-Laki utk Administrasi Gudang,Pend Min D1/D2,Peng Min 1 Tahun Umur Max 30 Th.Lam ke Mitraco Utama, Jl.Nangka Utara Gg Belibis No.38/Telp:422235
B.BP.001.01.18.0000922
B.BP.820.02.18.0001307
DIJUAL RUMAH Djl Rumah Minimalis siap Huni di Siulan Penatih,087861176500
B.BP.164.02.18.0001327
Dicari Salesman/Girl,Gaji, Transport,Komisi, Bonus Hub:087761391444 (Tidak SMS)
Dcr Krywti Adm D3 bs Komputer Bw Lamaran ke KIA Motor Jl. Gatsu Barat 425 Dps,utk Admin Cabang Tuban Kuta Bali
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Djl Rmh TP45/72F Jl.Pura Demak Hub:0811398086,0361-245460
B.BP.001.02.18.0001227
B.BP.001.02.18.0001298
Dcr Akunting wanita utk di Batubulan Hub.08123636725
Dcr Therapist,P,Min SMU(2,5jt+ 15000/jam),Hairdresser,L/P,Min SMU(3jt+15000/jam+10%coloring) Brpngalaman Min 1 Thn.Lam ke Bodyworks Spa,Jl.Kayu Jati No. 2 Petitenget/Telp:0361-735058
Informasi pasang iklan Telepon
SUZUKI
Djl Splash 2012 Akhir,Hitam,MT Original Dps H.082147596079
B.BP.001.02.18.0001321
NISSAN
Nissan Livina XR/AT 2009,Grey Hub:08164749049/085100647686 B.BP.001.02.18.0001293
B.BP.001.02.18.0001300
B.BP.001.02.18.0001020
KavCeluk dpn ArsopAnggel to Anggel,081337283254-081338791301 B.BP.001.02.18.0001103
TnhPuriGadingL3948m2,08133728 3254-081237449024-081338791301
RUPA-RUPA
DIJUAL RUKO
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.001.02.18.0001106
Dijual 1 Unit Ruko Kuta Square Tanpa Perantara.H:087860391088 B.BP.001.02.18.0001294
TOYOTA
Dijual Mobil Innova Th 2008 Hub:0361-235700 M:08123840636 B.BP.004.02.18.0001288
Djl 2 Ruko 1 SHM Jl.Wtrenggong H.087860156001WA082145270447
B.BP.001.02.18.0001319
BIRO JASA Pajak Spt Tahunan/Bulanan dan SIUP082144112400,087761427004 B.BP.001.01.18.0001412
B.BP.001.02.18.0001326
BALI LESTARI JASA KURAS
WC
HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978
Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ
Bali Post DIJUAL MOBIL
BALI WANGI
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET
FESTIVAL MUSIKAL PUISI BALI 2018
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
C.0000620-brj
UMUM � MAHASISWA � ANAK SEKOLAH � SEKEHA TERUNA �
AC
Pendaftaran SMS/WA
DIJUAL RUMAH
RUPA-RUPA
FOTOCOPY SPA
Bali Now
Gratis
TERBUKA
0877 6129 5235 081 238 450 210
Anak Sekolah
Goes to School
Semua Peserta tayang di Bali TV 10 Peserta terpavorit mendapat hadiah menarik dan setiap peserta mendapat piagam dan member card Discount Ajeg Bali
081802411818 08113976363
DAFTARKAN � �
Sekolah kamu Prestasi kamu
SMS / WA Redaksi Program Bali TV
� �
Prestasi Guru kamu Prestasi kawanmu
0817 361 717
BANGLI
18
Senin Paing, 26 Februari 2018
Dijanjikan Bantuan Isian Hunian Tetap
Dinsos Belum Ajukan Proposal ke Kemensos Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ist
DIPASANG - APK paslon mulai dipasang KPU sejak Minggu (25/2) kemarin, oleh rekanan.
Ratusan APK Cagub dan Cawagub Mulai Dipasang
Bangli (Bali Post) – Alat Peraga Kampanye (APK) kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub dan cawagub) Bali mulai dipasang, Minggu (25/2) kemarin. Pemasangan APK berupa baliho, spanduk dan umbul-umbul dilakukan di zona-zona yang telah ditentukan KPU. Jumlah APK yang dipasang sekitar ratusan buah. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan mengatakan, pemasangan APK dilakukan langsung oleh rekanan pemenang tender. Dalam hal ini, KPU hanya melakukan pengawasan guna memastikan alat peraga telah dipasang pada zona yang tepat. Dikatakan Lidartawan, di setiap titik APK yang dipasang jumlahnya harus berimbang dan waktunya bersamaan. Hal itu dilakukan agar pemasangan APK tidak menimbulkan kesan berat sebelah. Adapun jumlah baliho yang dipasang untuk masing-masing pasangan calon sebanyak lima buah. Sedangkan umbul-umbul dipasang 20 buah di setiap kecamatan. Sementara spanduk dipasang dua buah di setiap desa. Dalam proses pemasangan, pihak rekanan hanya diberikan waktu lima hari untuk melakukan perbaikan APK yang rusak ataupun kurang. “Pemasangan tidak boleh di luar zona,” tegas Lidartawan. Proses pemasangan APK mulai kemarin dan dipastikan tuntas Senin (26/2) ini. Dikatakan Lidartawan, setelah pemasangan dilakukan, KPU akan menyerahkan pengawasannya ke masing-masing calon. Jika nantinya ada APK baik baliho, spanduk maupun umbul-umbul yang rusak atau hilang, maka pemasangan selanjutnya dilakukan masing-masing calon dengan jumlah sesuai yang dipasang KPU sebelumnya. Selain APK yang dipasang KPU, masing-masing paslon diberikan hak untuk memasang alat peraga. Hanya saja jumlahnya dibatasi yakni tidak boleh melebihi 150 persen dari jumlah APK yang dibuat KPU. APK yang dibuat paslon nantinya akan dipasangi cap oleh KPU. Untuk tempat pemasangannya harus dilakukan sesuai dengan zona yang ditetapkan KPU. (kmb40)
Bali Post/ist
SIMAKRAMA - Kapolres Bangli saat melaksanakan simakrama sekaligus menghadiri upacara melaspas tapakan.
Jaga Kondusivitas, Polres Gencar ”Simakrama”
Bangli (Bali Post) Polres Bangli terus berupaya menjaga wilayahnya tetap kondusif, terlebih dalam masa kampanye pilkada. Salah satu upaya yang kini kian gencar dilakukan Polres yakni melaksanakan simakrama ke tokoh adat, agama dan masyarakat di Kabupaten Bangli. Seperti pada Sabtu (24/2) lalu, personel Polres Bangli dipimpin Kapolres AKBP IGN Agung Ade Panji Anom masimakrama bersama panglingsir Puri Bangli dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tembuku. Dalam kegiatan tersebut, Panji Anom sekaligus menghadiri upacara melaspas tapakan Ida Batara Ratu Gede di Pura Dalem di Banjar Payuk Desa Peninjoan, Tembuku. Kata Panji Anom, tujuan dari kegiatan simakrama tersebut adalah untuk tatap muka langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama serta masyarakat. Dalam simakrama itu, pihaknya menyampaikan ajakan agar masyarakat ikut bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, terlebih menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali. “Kami berharap masyarkat jangan terlena serta lengah. Mari kita ciptakan pilkada damai dan aman,” tegas Panji Anom. Simakrama ini, lanjutnya akan terus dilakukan ke desadesa maupun kecamatan lainnya. Polres Bangli ingin selalu dekat dengan masyarakat. Seluruh tokoh agama, adat maupun masyarakat diharapkan ikut membantu menciptakan situasi tetap kondusif. Apabila ada oknum ataupun kelompok yang ingin mencoba mengganggu kondusivitas dan jalannya Pilkada 2018, Kapolres meminta masyarakat untuk segera menginformasikannya kepada Bhabinkamtibmas di desa masing-masing. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut membantu pilkada serentak 2018 supaya tertib, aman dan lancar. Kami harapkan masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bertanggung jawab,” jelasnya. (kmb40)
Proses pembangunan 50 unit rumah terkait relokasi warga korban banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli, sudah rampung. Namun, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangli hingga saat ini belum mengajukan proposal bantuan isian hunian tetap ke Kementerian Sosial (Kemensos). Pasalnya Dinsos akan berkoordinasi dulu dengan BPBD terkait rencana pembangunan 26 unit rumah lainnya untuk korban tanah longsor di Dusun Bantas Desa Songan. Kepala Dinsos Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Minggu (25/2) kemarin mengatakan, selain dibuatkan rumah, 76 kepala keluarga yang menjadi korban banjir dan tanah longsor di Yeh Mampeh, Desa Batur serta Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani, juga dijanjikan diberikan bantuan isian hunian tetap oleh Kemensos. Untuk bantuan isian hunian tetap itu, Sukarta mengatakan pihaknya sudah membuatkan proposal dan siap diajukan ke Kemensos. “Proposal bantuan isian hunian tetap untuk 50 KK di Yeh Mampeh sudah kami siapkan. Tapi belum kami ajukan ke kemensos karena masih menunggu pembangunan rumah bagi 26 KK korban bencana alam di Bantas,” terangnya. Menurut Sukarta, pengajuan proposal bantuan isian
hunian tetap untuk korban bencana di Yeh Mampeh dan di Banjar Bantas harus dilakukan bersamaan. Sebab musibah bencana alam di dua tempat itu terjadi di hari yang sama. Dalam pengajuannya, proposal itu harus menyertakan foto bangunan rumah yang akan ditempati para korban bencana. “Pembangunan rumah yang sekarang baru selesai yang di Yeh Mampeh saja. Sementara yang di Bantas belum dibangun. Jadi kami belum bisa mengajukan proposal itu ke Kemensos,” jelas Sukarta. Sukarta mengaku tidak tahu secara pasti kendala yang masih dihadapi BPBD untuk pembangunan rumah bagi 26 KK korban bencana di Banjar Bantas. Dia mengatakan jika nantinya proses pembangunan rumah untuk korban bencana
(Bali Post/ist)
PEMBANGUNAN - Rumah untuk warga korban bencana di Yeh Mampeh Desa Batur, Kintamani saat masih dalam proses. di Banjar Bantas belum bisa dilakukan tahun ini, kemungkinan pihaknya hanya akan mengajukan proposal bantuan isian hunian tetap untuk 50 KK warga di Yeh Mampeh ke Kemensos. Sementara proposal bantuan isian hunian tetap untuk korban bencana di Bantas akan menyusul. Meski demikian, Sukarta mengaku khawatir jika pen-
gajuannya tidak dilakukan bersamaan, maka bantuan isian hunian untuk korban bencana di Bantas nantinya sulit cair. “Kami akan berkoordinasi dengan BPBD, apakah boleh kami ajukan duluan proposal untuk korban bencana di Yeh Mampeh atau harus menunggu pembangunan rumah untuk korban bencana di Bantas?” ungkapnya.
Sementara itu, disinggung mengenai nilai bantuan isian hunian tetap yang akan diberikan untuk korban bencana, Sukarta tidak tahu pasti. Namun sebagaimana yang sempat disampaikan pihak Kemensos beberapa waktu lalu, rencananya korban bencana akan diberi bantuan isian hunian tetap dengan nilai Rp 3 juta per KK. (kmb40)
Cetuskan Program Jumat Nikmat
Bupati Made Gianyar Perkenalkan Potensi Wisata di Kecamatan Tembuku BUPATI Bangli I Made Gianyar mencetuskan program baru yaitu Jumat Nikmat. Program tersebut merupakan upaya Bupati untuk meninjau lebih dekat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Bangli. Pelaksanaan program Jumat Nikmat diawali di Kecamatan Tembuku, Jumat (23/2) lalu. Bersama rombongan yang terdiri dari unsur Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Satpol PP dan Damkar serta Camat, Made Gianyar berkeliling menikmati berbagai suguhan wisata alam. selain itu, mereka ikut menjajal atraksi wisata memacu adrenalin yang tersedia di tempat wisata Mahapraja di Desa Peninjoan. Dalam pelaksanaan program tersebut, Bupati Made Gianyar mengunjungi Anjungan Tukad Melangit (ATM) di Banjar Antugan Desa Jehem. Di sana Bupati menikmati suguhan pemandangan alam berupa perbukitan dan lembah yang menawan. Perjalanan dilanjutkan ke Air Tukad Cepung di Desa Tembuku, lalu ke tempat wisata Mahapraja di Dusun Puraja Desa Peninjoan. Di Mahapraja, selain menikmati keindahan panorama alam yang masih sangat alami, Bupati menyempatkan diri mencoba suguhan atraksi wisata yang memacu adrenalin, yakni flying fox. Jumat Nikmat di Kecamatan Tembuku diakhiri Bupati dengan mengunjungi De Klumpu Bali di Desa Undisan. Di sana, Bupati menikma-
ti suasana alam pedesaan sekaligus mencicipi minuman tradisional alangalang yang belum pernah dinikmatinya di tempat lain. Made Gianyar mengatakan dipilihnya hari Jumat untuk program Jumat Nikmat bukan tanpa alasan. Menurutnya itu adalah salah satu bagian dari upaya untuk mengubah image (pandangan) masyarakat yang selama ini sering menyebut Jumat keramat. “Melalui program ini, kita jadikan hari Jumat sebagai Jumat Nikmat. Hari untuk mengunjungi dan menikmati destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bangli yang kita awali dari Kecamatan Tembuku,” ujarnya. Dijelaskannya, tujuan dari pelaksanaan program Jumat Nikmat ini adalah untuk mengenal lebih dekat potensi destinasi yang dikembangkan di desa dengan keunggulan masing-masing. “Hari ini kita sudah berkeliling, kita sudah rasakan kenikmatan hidup, baik keindahan alam yang natural, sajian wisata dengan keramah-tamahan sesuai dengan karakter masyarakatnya mulai dari baru masuk sampai meninggalkan Kecamatan Tembuku. Kita berharap dengan pengelolaan yang baik dan tetap menjaga Sapta Pesona, para pengunjung tidak akan bosan untuk datang kembali dengan membawa teman yang lebih banyak,” jelasnya. Melalui Jumat Nikmat ini, pihaknya mengajak kepada para wisatawan baik dari Bangli, luar Bangli bahkan dari luar Bali untuk tidak
ragu-ragu berkunjung dan menikmati tempat wisata di Bangli. Made Gianyar mengatakan, selama ini wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Bangli khususnya Tembuku cukup banyak seperti Jepang, Korea dan Eropa. “Ayo datang ke Kecamatan Tembuku untuk menikmati sajian wisata yang dapat memanjakan hidup dengan nuansa alam yang natural. Karena Kecamatan Tembuku adalah salah satu mutiara dari Kabupaten Bangli dengan berbagai keunikan dan keramahan masyarakatnya yang sangat-sangat layak untuk dikunjungi,” ajak Made Gianyar. (ad1333)
ATRAKSI - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menjajal atraksi wisata flying fox di tempat wisata Mahapraja di Desa Peninjoan, Tembuku.
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12
19
Senin Paing, 26 Februari 2018
Awan Panas Dari Hal. 1 ‘’Terjadi erupsi lagi,’’ ujar Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung. Semburan abu vulkanik ini mengarah secara perlahan ke selatan. Masyarakat di Karo diminta untuk waspada jika terjadi erupsi maupun awan panan guguran. Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho juga menyampaikan erupsi Gunung Sinabung malam kemarin. Gunung Sinabung kembali meletus pada 25-2-2018 pukul 20:38 WIB. Sementara itu, Menteri Sosial Idrus Marham memberikan apresiasi atas kebijakan Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi yang membentuk ‘’Kampung Tanggap Bencana’’ untuk
menyikapi kondisi daerah itu yang rawan bencana. Apresiasi itu disampaikan Mensos Idrus Marham dalam peresmian ‘’Kampung Tanggap Bencana’ yang diinisiasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (24/2). Dengan kondisi geografis yang berkontur pegunungan, Sumut dinilai sebagai daerah yang memiliki potensi tinggi terjadinya bencana alam. Karena itu, Kementerian Sosial memberikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah dan masyarakat Sumut dalam meminimalisir dampak bencana. Mensos mengharapkan Pemprov Sumut dapat mengintegrasikan langkah
tersebut dengan program ‘’Kampung Siaga Bencana’’ yang dijalankan Kementerian Sosial. ‘’Kita bisa sinergikan kegiatan semacam ini dengan mitra lain untuk bersama-sama bekerja demi kepentingan rakyat,’’ kata Mensos. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan, Sumut memiliki sejumlah kerawanann bencana alam, seperti banjir, angin puting beliung, dan gempa bumi. Demikian juga dengan aktivitas vulkanik dari Gunung Sinabung di Kabupaten Karo yang menjadi salah satu sumber kerawanan bencana di Sumut. Dengan kondisi seperti itu, sangat wajar masyarakat Sumut perlu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi. (ant)
Jalin Komunikasi Dari Hal. 1 Zulhasan mengatakan partainya masih belum menentukan calon yang bakal diusung di Pilpres 2019 mendatang. Oleh karena itu, pertemuannya dengan Megawati nanti dilakukan dalam rangka menjalin komunikasi politik dengan partai-partai yang ada. ‘’Nah, PAN nanti tunggu tanggal mainnya. Nanti kan kita ketemu dulu, ngomong-ngomong sama Pak OSO, ngomong-ngomong dulu
sama Mbak Mega,’’ ujarnya. Zulkifli Hasan mengatakan mengapresiasi keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang menunjuk Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden di Pilpres 2019. ‘’Ya kita ucapkan selamat kepada Mbak Mega yang sudah punya Capres Pak Jokowi, juga tentu itu bagus untuk PDI Perjuangan dan juga bagus untuk Pak Presiden kita ya. Saya ucapkan selamat,’’ kata Ketua MPR-RI ini.
Adapun mereka yang mendapat perawatan: I Ketut Tika (35), Ni Ketut Sari (35), Ni Luh Putu Mei (12), I Kadek Denik (8), I Komang Erik (3), I Nyoman Para alias Jenek (45), dan Ni Ketut Purnami (13). Semuanya beralamat di Banjar Dinas Beluhu Kauh Desa
Tulamben. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kata AKBP Ardana, pihaknya mendapatkan laporan kejadian tersebut sekitar pukul 14.00 Wita. ‘’Tujuh korban yang selamat sudah dibawa ke Puskesmas Kubu untuk mendapatkan perawatan dari tim medis dan sekarang
Bekerja Sama
Dari Hal. 1 Selain itu, ia juga menyempatkan diri menghampiri warga dan menyapa. Festival Danau Sunter digelar bekerja sama dengan Kumparan yang mendapatkan penerimaan tantangan tersebut oleh Sandiaga,
dan mengusulkan Danau Sunter sebagai realisasi awal keindahan dan kebersihan sebuah danau seperti di Jenewa, Swiss. Kegiatan tersebut berawal dari video tantangan Susi kepada Sandiaga saat menikmati keindahan sebuah danau di Jenewa. Saat itu, Susi mengatakan posisi
- Warga berada di sekitar jembatan Cikaroya yang putus di Desa Gumulung Lebak, Beber, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (25/2) kemarin. Jembatan penghubung dua kecamatan yaitu Kecamatan Beber dan Greged tersebut putus akibat terjangan air saat banjir, Sabtu (24/2).
Ujung Tombak Dari Hal. 1
Selain itu, Megawati Soekarnoputri juga telah menugaskan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto dan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif PDI-P Prananda Prabowo sebagai utusan partai untuk berkomunikasi dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tugas kepada Hasto dan Prananda diberikan menyusul permintaan putra dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bisa bertemu dengan Megawati. (kmb4)
Beluhu Kauh Dari Hal. 1
JEMBATAN PUTUS
kondisinya mulai membaik. Sedangkan dua korban yang meninggal jenazahnya masih berada di TKP. Karena sesuai dengan kepercayaan masyarakat di sana, kalau ada warga yang meninggal tidak wajar, jenazahnya belum bisa dibawa ke rumah duka. Sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini. (kmb41)
Sandiaga sebagai pemimpin Jakarta, memungkinkannya untuk menyulap danau-danau di ibu kota menjadi lebih indah. Tantangan itu pun disambut Sandiaga. Jika menang, Sandiaga akan diajak Susi mengunjungi Wakatobi, dan jika kalah ia harus membersihkan semua danau di Jakarta. (ant)
Sosok Sudikerta dipandang sebagai sosok yang melekat sebagai ujung tombak keberhasilan program Bali Mandara yang telah diakui secara nasional, bahkan dunia. Di sisi lain, secara historis, Bali tidak pernah dipimpin oleh figur ketua parpol, dan Rai Mantra adalah figur independen. ‘’Masyarakat juga sejalan dengan imbauan KPK untuk tidak memilih figur yang berpotensi tersangkut masalah korupsi,’’ ujar Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Bali. Mantra-Kerta dinilai merupakan figur yang sangat diterima tokoh senior maupun generasi milenial. Itu terbukti dari terus menguatnya dukungan di berbagai lapisan masyarakat. Sebelum simakrama di kota Singaraja, sejak pagi hari Sudikerta sudah hadir di ‘’Bumi Panji Sakti’’ itu dan menyapa warga Buleleng melalui dialog interaktif di Radio Guntur Singaraja. Setelah bertemu masyarakat di kota Singaraja, sore harinya Sudikerta hadir di tengah-tengah Tim Koalisi Rakyat Bali (KRB), Tim Independen, anggota fraksi DPRD Bali dapil Buleleng dan anggota fraksi DPRD Buleleng. Kampanye di Buleleng dilanjutkan dengan kampanye dialogis di Desa Sidetapa. Respons masyarakat di lokasi itu sangat positif dan antusias untuk memenangkan Mantra-Kerta.
Sementara itu, cagub Rai Mantra dalam kampanyenya menemui warga masyarakat di Banjar Juntal Kelod, Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem dan krama Banjar Datah Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Didampingi para pimpinan parpol pengusul dan pendukung serta relawan, Rai Mantra memaparkan program unggulan Nawacandra yang disambut positif dan penuh harapan. Program itu antara lain bantuan biaya operasional pendidikan paripurna 12 tahun, beasiswa pendidikan di dalam dan di luar negeri bagi siswa berprestasi (Kartu Cerdas Nawacandra). Juga bantuan biaya kesehatan paripurna dan pelayanan kesehatan ke rumah-rumah (Kartu Sehat Nawacandra), meningkatkan status puskesmas dengan menyediakan fasilitas rawat inap. Rai Mantra juga menyosialisasikan program gratis biaya ngaben, nyekah, dan matatah massal (Kartu Yadnya Nawacandra). Dipaparkan juga program gratis pupuk organik dan donasi pajak bumi dan bangunan tanah sawah produktif serta meningkatan nilai tambah petani melalui Simantri + Pasti (Sistem Pertanian Terintegrasi + Pasar dan Teknologi Industri) dengan membuatkan Kartu Tani Nawacandra. (kmb)
0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000 4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
2
(Selama Persediaan Masih ada)
Garansi produk CCTV 2 thn
Terima Service Stavol & Ups
Website : www.stavolbali.com C.0001454-ELK
16 Pages
58 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
Monday, February
ationalbalipost.c
frey says Oprah Win ’ running not ‘definitely sident for U.S. pre
26, 2018
any linger-
REUTERS/Fabrizio
Bensch
searches Ed Sheeran in lines for new gwriter” movie “Son Ed Sheeran
China sets stage for Xi to stay in office indefinitely
online: http://www.intern
Monday,
February
26, 2018
run for started to Kimmel, have surprisingly Winfrey told have president,” humbling thing to the can run calling it “a
put to rest presidency, Winfrey that you for the - Oprah 2020 bid that she was people think LOS ANGELES on Thursday , though, havcountry.” about a potential talk show She acknowledged ing questions it. an on a late-night she gave thought about person who declaring not running.” Trump after at the Golden ing“I am the kind of I think, well “definitely on Donald speech to signs. show in mogul, appearing The media Live, was emphatic Jimmy Kimmel to host Kimmel’s in her response whether she about question
would run. do I look into “Where I am defithe camera?running for nitely not Winfrey president,” cries of over down and put the guitarfor about a said from the studio else song is I just “no” singer Ed go and do something then come back audience. - British and onth, a song,” BERLIN Friday that the hard- couple of weeks L a s t m lit up on able to write fans Sheeran saidsongwriting was coming and then I’ll be said. is Winfrey with calls been est part of the 27-year-old Twitter that my mind that had never for write songs for her to run “So the way up with lines as a new documenbe able to 2020 written before his creative process now is, I will probably will start president in . S . U things international forever - they tary detailing mundane and a g a i n s t n t at Berlin’s about pretty more premiered Preside di- being my life is getting film festival. “Songwriter” was because docuThe movie cousin, Murray more calm.” he liked the Sheeran’s Sheeran said it showed a song berected by and follows the Grammy Unitrather the because Cummings, travels around mentary start to finish, winner as he England writing songs ing written from being recorded. a niche ed States and jamming in a garden than just an album Murray found before. “I like that on his laptop, in the studio. been done and recording portrait of Sheeran, that hasn’t really to find something The intimatemost-streamed artist It’s quite difficult done in a music in the been who was that hasn’t Spotify globally said. him belting movie,” Sheeran said he planned to on music service footage of Sheeran, who year in which he 2017, includes crossing the Atlantic to next than out songs whileMary 2, returning make a film something other teacher “Cool play on the Queen to see his music his would listed “Goodfellas”, as about school high himself, and “Love Actually” to his father and talking movies. thing Runnings” the docusongs. most difficult a his favourite told Reuters insight “I think the a song is finding Cummings give fans an writing to do with you haven’t heard before mentary would off-stage. that’s kind phrase that into Sheeran on his own he’s and always a song you baby like “When he’s because there’s and chilled see like: ‘I love to like relaxed going to be you maybe’,” Sheeran they’re going he of very crazy, I miss conference. He said he stuff. So I think like because this film if I see every told a news not to push himself not that’s what he’s shows what did had learned just kind of to write and said. (rtr) was struggling block existed. day,” Cummings write a believe writer’s when I can’t “What I do No 68
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
inspiring
listen country? Globe awardsof those tries to to run the I supposed support ex- am so.” who have I don’t thinkby millions on firstrose to posed sexualKnown Winfrey first miscon name basis, host of a television duct. as the build a me“ Yo u fameshow, using it to magazine talk n o w , dia empire that spans and television you give publishing, movie and satellite is a speech production, cable TV poverty, she and then radio. Born into wealthiyou sit now one of the world’snominated She d o w n est women and been Awards. a n d with two Academy y o u for long been associated and has Party causes Democratic he fundraising. several times said an Trump has face Winfrey as presidential hoped he would in the 2020 opponent blasted race. night, he CBS’ “60 On Sunday segment on her over a program in which she Minutes” of 14 Republican, led a panel and Independent Democrat Grand Rapids, ranging voters from in a wide Michigan about Trump’s first discussion “Just year in office. Oprah Trump tweeted: very insecurepoint I watched a who at one a Winfrey, well, interview knew very on 60 Minutes. and people panel of were biasedHope The questions facts incorrect. slanted, the so she can be exposed the Oprah runs just like all of and defeated others!” (rtr)
onal Bali
find Internati
Cafee 19 Smirnof Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Post at:
REUTERS/Damir
Sagolj
for Xi to ts stage China se fice indefinitely stay in of China’s
President
Xi Jinping
is seen on
a screen
during the
closing ceremony.
the move People’s Daily,
year terms. party congress The Octoberappointing a clear
by everyone ended without like the for Xi. Xi JinWeibo not welcomed party chief eventual successor for President limiting was China’s Twitter-like the role of the stage However, than that of president.a on al clause Sunday set service, are not enough, is more senior Party on remove a constitution could be given to third term, At some point, Xi also enables him “If two terms write in a ruling Communist with a proposal said the news then they can to be a limit. Get- party position that as he likes. - China’s was long BEIJING in office indefinitely, needs 6 litical commentator, and it good!,” wrote to stay on as but there terms in office. to page not unexpected, how long ting rid of it is not to step down ping to stay service to just two Continued constitutiontwo five-year was to predict exactly user. be heard presidential one Weibo after than China’s can also on in power. first hard as president the end of his to Xi could stay he could serve longer office more Since taking Xi has overseen terms. Nearing elected “In theory but in reality, no one EMPEROR XI reform needs to ago, be formallymeeting of happen,” five years shake-up of the party, term, he will Mugabe Constitutionalparliament, which annual par- than exactly what will by top leaders a second at the a radical to Zimbabwe’s be approved members chosen for is sure rubber-stamp taking down as part including China’s largely on March 5. as Zhang said, referring four decades is stacked with - meaning untouchable to the party after tenure president whose once thought war on deep-rooted liament opening their loyaltywill not be blocked. limit on his though former ended in November, There is no of his popular in office former political the reform been persistent specumilitary chief, out. corruption. announcement, carried the party and 10-year term is the the army and his There has wants to stay on in force him Sunday’s agency Xinhua, gave a maximum moved to second term that Xi two fiveremarks filled had began his military in allies the lation past the customary by state newsIt said the proposal Though positive norm. He office party and section under outlets few details. by the party’s Central as head of the end of a party con- the comments state media elite at the been made the largest of its five years. pages of main also October once every and poCommittee, gress held The proposal a historian position. Zhang Lifan, ruling bodies. by vice president covers the is currently required Xi, 64,
News at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Paing, 26 Februari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Bali Post Goes to School
SMPN 5 Amlapura Terbaik di Lomba Mading Tingkat SMP KELUARGA besar SMPN 5 Amlapura patut berbangga. Pasalnya, siswa dari SMPN 5 Amlapura sukses menunjukkan karya terbaik yang mengantarkan mereka sukses memboyong juara pertama dalam lomba majalah dinding (mading) tingkat SMP dalam kegiatan Bali Post Goes to School yang digelar di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2) lalu. Pembina Mading SMPN 5 Amlapura Made Wisna Surawat mengatakan, seluruh materi yang ditampilkan dalam mading sudah menyesuaikan dengan tema yang sudah ditentukan. Mengingat Bali Post memprakarsai kegiatan ini, ide, materi dan konsep memanfaatkan apa yang sudah ada di Bali Post termasuk gambar yang dibuat juga dari Bali Post. “Materi yang kami buat sudah menggunakan ketentuan 5W-1H. Materi yang didapat
dalam proses dan konsepnya sama dengan jurnalis, sehingga siswa dapat menulis dan membuat laporan sebaik mungkin,” ungkapnya. Menurut Wisna Surawat, lomba mading ini sangat penting untuk siswa. Ditegaskan, lomba seperti ini sangat bermanfaat untuk mengedukasi siswa dan nantinya siswa bisa termotivasi untuk lebih giat lagi dalam membaca. Pasalnya, belakangan ini minat baca di kalangan generasi muda hampir tenggelam akibat perkembangan teknologi yang semakin maju dan berkembang. “Jadi, terobosan dari Bali Post ini sangat positif untuk meningkatkan minat baca siswa. Dengan mengikuti lomba ini, anakanak bisa lebih terpancing dan termotivasi lagi untuk berkreativitas. Apalagi, karya yang dihasilkan bisa dipertontonkan kepada orang banyak.
Kalau tidak ada lomba-lomba, maka mereka akan berpikir untuk apa berkarya. Kami juga sangat bersyukur bisa meraih predikat terbaik sesuai dengan harapan kami. Setiap lomba, kami pasti mengharapkan hasil terbaik dan sekarang hal itu bisa tercapai,” ujarnya. Disinggung terkait upaya yang dilakukannya untuk meningkatkan prestasi dan minat baca siswa ke depan, guru Bahasa Indonesia ini menegaskan, pihak sekolah sudah menyiapkan beberapa ekstrakurikuler seperti jurnalistik, fotografi dan ekstra lainnya. Dengan begitu, setiap hari para siswa bisa memajang hasil karya dan kreativitasnya lewat mading yang ada di sekolah. “Lewat mading ini, kami berharap anak-anak yang lain bisa melihat dan menumbuhkan ide-ide siswa untuk berkreativitas,” tegas Wisna. (nan)
Bali Post/ist
TERBAIK – Tim dari SMPN 5 Amlapura mampu menorehkan prestasi terbaik pada lomba mading tingkat SMP serangkaian “Bali Post Goes to School”.
Bali Post/nan
JUARA PERTAMA - SMA PGRI 1 Amlapura berhasil meraih juara pertama lomba mading tingkat SMA/SMK pada ‘‘Bali Post Goes to School”.
Lomba Mading ”Bali Post Goes to School”
SMA PGRI 1 Amlapura Rebut Juara I PRESTASI gemilang ditorehkan siswa-siswa dari SMA PGRI 1 Amlapura dalam kegiatan Bali Post Goes to School yang digelar di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2). Dalam kegiatan tersebut, siswasiswa SMA PGRI 1 Amlapura sukses merebut juara I dalam lomba majalah dinding (mading) tingkat SMA/SMK. Berkat torehan prestasi itu, SMA PGRI 1 Amlapura berhak mendapatkan piala dan penghargaan dari panitia pelaksana. Ketua Tim Sastra Jurnalistik SMA PGRI 1 Amlapura Ni Luh Ayu Martini mengatakan, prestasi yang mereka raih ini bukan merupakan prestasi individu karena ini merupakan prestasi bersama. Prestasi yang diraih bukan tanpa perjuangan. Pasalnya, dalam proses pembuat mading ini, ia bersama teman-teman lainnya sampai begadang membuat mading agar menghasilkan karya yang bagus. “Dalam dua hari, kami siang-malam tidak tidur untuk membuat mading ini. Tapi, kini semuanya terbalaskan dengan raihan
prestasi yang membanggakan. Kami harus pintar-pintar mengatur waktu istirahat dan belajar. Apalagi sudah kelas XII yang dalam waktu dekat akan mengikuti ujian nasional. Jadi, persiapan untuk lomba dan belajar harus seimbang,” katanya. Dalam pembuatan mading dengan tema “Meningkatkan Minat Baca Generasi Zaman Now” tersebut, kata Ayu Martini, pihaknya menggunakan hiasan Boma di bagian atas mading. Dipilihnya figur Boma untuk hiasan mading karena Boma melambangkan kenetralan, sehingga dengan lambang itu diharapkan mampu menetralkan sifat seseorang. Ia mencontohkan, sifat generasi muda zaman sekarang cenderung memiliki nafsu yang tidak bisa dikontrol dan tidak bisa menuangkan hasil pikiran ke kegiatan yang positif. “Lewat hasil karya dan prestasi ini, kami berharap mampu meningkatkan kreativitas yang lebih baik ke depannya. Selain itu, lewat mading ini kami juga berharap mampu meningkatkan minat baca siswa-siswa
di lingkungan SMA PGRI 1 Amlapura. Apalagi, minat baca siswa di sekolah kami relatif masih rendah. Maka dari itu, kami terus mengedukasi siswa yang lainnya kalau budaya membaca sangat penting. Meskipun teknologi sudah berkembang pesat dan semua orang bisa mengakses informasi melalui gadget, namun budaya membaca tetap harus dilestarikan di kalangan generasi muda,” katanya sembari menyatakan, pihak sekolah juga sudah menjalin kerja sama dengan perpustakaan daerah untuk meningkatkan minat baca siswa. Meskipun sudah mampu memberikan prestasi terbaik untuk sekolah, kata Ayu Martini, pihaknya tidak mau cepat berpuas diri. Justru prestasi ini akan semakin memotivasi dirinya dan teman-temannya untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menciptakan hasil karya yang jauh lebih baik. “Kami berharap prestasi ini bukan merupakan prestasi yang terakhir. Ke depan, kami bertekad mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi,” tegasnya. (nan)