Skip to main content

Edisi 25 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 156 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu kliwon, 25 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

’’Go Digital’’, Strategi Pariwisata 2017 PARIWISATA Indonesia dan Bali khususnya banyak menghadapi tantangan 2016 lalu. Mulai dari gangguan keamanan hingga bencana alam. Namun di balik tantangan itu, usaha keras dari segenap komponen pariwisata tetap membuahkan hasil yang manis. Terlihat dari kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara yang mencapai target, bahkan sebelum tahun 2016 ditutup. ‘’Sampai dengan bulan November sesuai dengan data BPS, itu kita sudah mendapatkan 10,5 juta wisatawan mancanegara. Untuk Bali, beritanya lebih menggembirakan lagi dari target 4,5 juta tahun 2016, itu sampai dengan bulan November 2016 sudah tercapai 4,5 juta,’’ ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementrian Pariwisata RI Prof. Gde Pitana

dalam wawancara eksklusif dengan Indonesia Network, Bali TV, dan Bali Post di Jakarta. Pitana menambahkan, pergerakan wisatawan nusantara lebih luar biasa lagi. Ini terkait dengan pertumbuhan ekonomi, kemudahan aksesibilitas, adanya LCC (maskapai penerbangan bertarif rendah - red), serta situasi keamanan yang semakin bagus. Tahun 2016, pergerakan wisatawan nusantara mencapai 262 juta di Indonesia. Capaian ini membuatnya semakin tertantang di tahun 2017. ‘’2017 adalah tahun yang memang chalanging bagi kami, tetapi kami sudah menyiasatinya dengan berbagai strategi yang termasuk baru. Strategi yang pertama adalah strategi memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang disebut dengan gerakan go digital,’’ imbuhnya. Menurut Pitana, go digital artinya berbagai aktivitas pariwisata baik itu promosi, pemasaran maupun dalam bentuk sale dilakukan dengan pendekatan-pendekatan melalui platform digital.

Misalnya, bekerja sama dengan berbagai search engine di dunia. Kemudian bekerja sama dengan platform- platform yang sudah merupakan aggregator untuk mengumpulkan mereka-mereka yang akan melakukan perjalanan, seperti sea trip, serta bekerja sama dengan OTA (Online Travel Agencies). ‘’Nah kemudian ada berbagai kegiatan yang kita lakukan, kita menggunakan konsep O to O artinya online to offline, offline to online. Jadi antara go digital dengan pendekatan konvensional selalu kita sinergikan karena bagaimanapun kita tidak bisa mundur dari kegiatan go digital,’’ jelasnya. Hal. 19 Era Digital

’’Sampai dengan bulan November sesuai dengan data BPS, itu kita sudah mendapatkan 10,5 juta wisatawan mancanegara. Untuk Bali, beritanya lebih menggembirakan lagi dari target 4,5 juta tahun 2016, itu sampai dengan bulan November 2016 sudah tercapai 4,5 juta.’’

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Rabu, 25 Januari 2017

Prof. Gde Pitana

Honorer K2 Diperdebatkan

Sejumlah Fraksi Setuju Diangkat Jadi PNS

Jakarta (Bali Post) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjadi inisiatif DPR. Selain itu, Dewan juga mengesahkan revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) menjadi usul inisiatif DPR. Pengesahan dilakukan pada sidang paripurna DPR, Selasa (24/1) kemarin.

Bali Post/ant

TERIMA LAPORAN - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menerima laporan tertulis pandangan fraksi dari anggota DPR Fraksi PDI-P Rieke Diah Pitaloka disaksikan Ketua DPR Setya Novanto saat rapat paripurna di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1) kemarin.

Salah satu poin penting dalam revisi UU ASN adalah menyangkut tuntutan tenaga honorer yang meminta agar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam revisi UU ASN tersebut disebutkan pengangkatan tenaga honorer, PTT (pegawai tidak tetap), harian lepas, dan lainnya yang bekerja di instansi pemerintah lebih lama dari lima tahun tanpa melewati tes. Sejumlah anggota DPR dari sejumlah fraksi mengajukan interupsi dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

tersebut. Ada catatan baru yang disampaikan anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Akbar Faisal. ‘’Saya setuju mereka (Honorer K2) diangkat sebagai pegawai. Cuma, catatannya, negara akan angkat 439.000 tenaga honorer. Artinya negara harus bayar gaji sebesar Rp 23 triliun. Pastinya bukan persoalan mudah,’’ ingat Akbar. Hal. 19 Jadi Persoalan

Badai Landa AS, 21 Tewas

Bali Post/ant

PEMBUAT NARKOBA - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kiri) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Iriawan menunjukkan alat pembuat narkoba saat mengungkap kasus narkoba di Cakung, Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Polisi menyita sabu-sabu 106,3 kg, ekstasi 202.935 butir, dan pil happy five 560 butir serta tujuh tersangka yang tiga di antaranya ditembak mati oleh petugas.

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap, Satu Oknum Polisi

Palu (Bali Post) – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah kembali mengamankan 6 buah paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,5 kilogram, Selasa (24/1) kemarin sekitar pukul 00.30 Wita. Wakapolda Sulteng Kombes Pol. M. Aris Purnomo mengatakan, selain mengamankan narkoba, Polda Sulteng juga mengamankan dua tersangka, salah satunya anggota Polri berpangkat brigadir. Hal. 19 Lakukan Penyergapan

Megawati Dilaporkan ke Polisi

Washington Sebuah badai hebat menyerang bagian timur Amerika Serikat (AS) dengan membawa hujan lebat dan angin kencang pada Senin (Selasa kemarin WIB), yang mengganggu penerbangan dan kereta api, menewaskan setidaknya 21 orang. Korban tewas kebanyakan adalah mereka yang tinggal di rumah bergerak (karavan) yang rusak akibat tornado. ‘’Badai itu, yang menimbulkan angin puyuh di Mississippi dan Georgia pada akhir pekan, mereda saat mengarah ke timur laut, di mana warga terancam banjir, serta tidak memperoleh aliran listrik pada Senin malam dan Selasa (24/1) pagi,’’ ujar Tim Morrin, kepala program observasi dari Dinas Cuaca Nasional New York. Dua unit kereta monorel yang dioperasikan oleh New Jersey Transit, yang melayani sekitar 100.000 orang penumpang tiap harinya, menghentikan pelayanannya saat jam sibuk sore antara New York City dengan sejumlah wilayah di New Jersey dikarenakan aliran listrik yang terputus, ujar mereka dalam laman resminya. Hal. 19 Salju Basah

Regenerasi Pemimpin Bali

TORNADO - Puing berserakan di Sunshine Acres setelah tornado menghantam Adel, Georgia, Selasa (24/1) kemarin. Bali Post/rtr

Jakarta (Bali Post) – Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti-Penodaan Agama, Baharuzaman, melaporkan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana penodaan agama. ‘’Jadi kemarin dilaporkannya. Isi laporan tersebut dalam kaitan pidato Bu Mega di acara HUT PDI-P ke44 yang ditayangkan di televisi. Pelapor berasal dari Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti-Penodaan Agama, melaporkan ke polisi terkait dugaan penodaan agama,’’ kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Dalam laporan yang terdaftar dengan nomor LP/79/I/2017/Bareskrim tertanggal 23 Januari 2017 itu, Megawati dituduh telah melakukan tindak pidana penodaan agama sebagaimana dimaksud dengan Pasal 156 dan atau 156a KUHP. Baharuzaman menengarai ada unsur penodaan agama dalam ucapan yang dilontarkan Mega ketika menyaksikan pidato sambutan Mega dalam acara HUT ke 44 PDI-P di televisi. ‘’Setelah menyaksikan tayangan pidato terlapor di TV, pelapor kemudian mengunduh video pidato sambutan terlapor di Youtube dan menyimpannya dalam bentuk CD,’’ kata Rikwanto. Hal. 19 Ideologi Tertutup

2

Harus Berani Paksa Pengusaha ’’Balas Kebaikan’’ Alam Bali Regenerasi pemimpin Bali jangan dimaknai sebagai alih kekuasaan semata. Alih kepemimpinan juga harus dimaknai sebagai bangkitnya komitmen menjaga alam Bali. Pemimpin Bali jangan rakus mengelola alam Bali jika tak ingin dicap sebagai pemimpin yang durhaka terhadap Bali. Pemimpin harus mulai memikirkan investasi untuk kembali melakukan pelestarian terhadap alam dengan membangun kesadaran peduli lingkungan.

PANDANGAN ini dilontarkan Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud Dr. Made Sudarma dan I Ketut Ardana, Ketua DPD Asita Bali, menyikapi wacana alih generasi kepemimpinan Bali 2018. Dalam wawancaranya dengan Bali Post, Selasa (24/1) kemarin, Sudarma mengatakan selama ini alam Bali telah memberikan kehidupan dan kenikmatan berlimpah. Tak hanya kepada orang Bali tetapi juga kepada pemilik modal dari luar Bali. Sayangnya, kebaikan alam ini tak diimbangi dengan kesadaran untuk melakukan pelestarian terhadap alam. ‘’Sebagai akademisi yang memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan Bali, saya hanya mengingatkan kita jangan rakus dan serakah terhadap alam. Itu kata kunci yang harus dipahami pemimpin Bali ke depan,’’ sarannya. Dr. Made Sudarma juga mengingatkan pemimpin Bali harus melakukan langkah nyata dalam melakukan filterisasi investasi. Akan

menjadi beban bagi Bali, jika kepentingan ekonomis terlalu dominan diakomodasi. ‘’Bagi Bali, pelestarian alam adalah hal mendasar yang harus dijaga. Kita tak bisa melakukan aktivitas budaya, pariwisata dan kegiatan ekonomis jika alam rusak. Kesadaran inilah yang harus menjadi identitas calon pemimpin Bali,’’ ujarnya. Ia menyadari bahwa proses regenerasi kepemimpinan terkait dengan kepentingan politis. Ini artinya, pilihan partai politik terhadap calon pemimpin Bali haruslah sejalan dengan aspirasi krama Bali. Ia juga mengingatkan pemimpin Bali segera memetakan masalah yang berpotensi merusak alam Bali. Dalam konteks ini pemimpin harus melakukan gerakan dan memaksa pelaku usaha di Bali mengembalikan keuntungannya yang diraihnya untuk menjaga dan melakukan pelestarian alam Bali. Hal. 19 Jaga Alam

’’Pemimpin Bali harus punya keberanian untuk mendoktrin badan usaha atau pengusaha yang selama menikmati keuntungan di Bali untuk beryadnya menjaga alam Bali. Mereka jangan dibiarkan hanya jadi penikmat alam Bali.’’ Dr. Made Sudarma Ketua PPLH Unud

’’Kami yakin, krama Bali ke depan akan memilih pemimpin yang ideal untuk Bali. Jangan lagi mengorbankan Bali hanya untuk sebuah kekuasaan tanpa mempertimbangkan track record figur terhadap Bali.’’ I Ketut Ardana Ketua DPD Asita Bali


DENPASAR

2

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Libur Pagerwesi dan Siwaratri

Pelayanan Publik Pemkot Tutup Denpasar (Bali Post) Hari raya Pagerwesi dan Siwaratri telah ditetapkan sebagai hari libur khusus di Bali. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali perihal Hari Libur Nasional, cuti bersama dan hari raya suci Hindu di Bali tahun 2017. Melihat edaran tersebut, pelayanan publik di Kota Denpasar meliputi pelayanan administrasi kependudukan, perizinan baik yang berada di Gedung Sewaka Dharma Lumintang dan di empat kecamatan tutup. ‘’Dua hari raya pada akhir Januari telah ditetapkan sebagai hari libur dan dispensasi, maka pelayanan publik di Denpasar tutup,’’ ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela yang ditemui, Selasa (24/1) kemarin. Hari libur ini meliputi hari Rabu tanggal 25 Januari 2017 yang berkaitan dengan Perayaan Hari Suci Pagerwesi dan tanggal 26 sampai 27 Januari 2017 berkaitan dengan Perayaan Hari Suci Siwaratri. Pelayanan publik satu pintu yang berada di Graha Sewaka Dharma Lumintang secara keseluruhan selama tiga hari tersebut tidak melakukan pelayanan sebagaimana biasa. Kantor camat se-Kota Denpasar yang setiap harinya memberikan pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan pengurusan izin Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam tiga hari itu juga tidak memberikan pelayanan. ‘’Selama tiga hari ini seluruh pelayanan publik Pemkot Denpasar tidak melayani sebagaimana biasa dan pelayanan akan buka kembali pada Senin 30 Januari mendatang,’’ ujar Rahoela. Diharapkan, masyarakat dapat memaklumi dan menghormati bersama terkait pelaksanaan hari suci agama Hindu ini. Pelayanan kepada masyarakat akan berjalan seperti biasa pada Senin, 30 Januari mendatang. Namun, Rahoela mengatakan, untuk pelayanan kesehatan yang berada di RSUD Wangaya meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), tetap buka. Sementara untuk pelayanan di puskesmas, juga tutup. Namun terdapat dua puskesmas yang memberikan pelayanan 24 jam yakni Puskesmas I Denpasar Timur dan Puskesmas IV Denpasar Selatan, tetap memberikan pelayanan IGD. ‘’Masyarakat yang mengalami kegawatdaruratan dapat tetap mendapatkan pelayanan di puskesmas yang memberikan pelayanan hingga 24 jam dan di RSUD Wangaya,’’ ujar Rahoela. (kmb12)

PRT Selundupkan SS ke Lapas Kerobokan

Denpasar (Bali Post) Upaya penyelundupan narkoba jenis sabusabu (SS) ke Lapas Kerobokan, berhasil digagalkan sipir lapas, Jumat (20/1) lalu. Pelakunya Ria Astuti Handayani (21), pembantu rumah tangga (PRT) beralamat di Jalan Gelogor Carik Gang Trunasari, Denpasar Selatan. Polisi masih mendalami pemesan barang terlarang tersebut. Informasi yang diperoleh di lapangan, Selasa (24/1) kemarin, penangkapan itu dilakukan pukul 15.30 Wita. Sesuai prosedur, orang-orang yang mau besuk ke lapas harus melalui beberapa pemeriksaan. Begitu juga dengan Ria, barang-barang yang dibawa diperiksa dengan seksama. ‘’Saat penjaga Pos I atau pintu masuk lapas memeriksa makanan yang dibawa pelaku, ditemukan barang mencurigakan. Selanjutnya dicek, ternyata satu paket sabu-sabu,’’ kata sumber kepolisian. Pelaku langsung diamankan dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Kuta Utara. Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Ika Prabawa, tim Buser mengembangkan kasus tersebut. Polisi lalu menggeledah kamar kos pelaku di Jalan Gelogor Carik Gang Trunasari, Denpasar Selatan. Alhasil, di sana diamankan satu paket SS dan empat butir ekstasi. Barang terlarang tersebut disembunyikan di lemari pakaiannya. Kanit Reskrim Iptu Ika saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya menangani kasus tersebut. Pihaknya masih mendalami pemesan barang terlarang itu. ‘’Kami masih berupaya melacak napi yang memesan narkoba itu. Apakah pelaku hanya sebagai kurir atau pengedar, masih didalami,’’ tandasnya. (kmb36)

Bali Post/ist

DITANGKAP - Sekelompok pelajar diamankan d Polsek Denbar terkait kasus pencurian sepeda gayung.

Curi Sepeda Gayung, Komplotan Pelajar Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Sekelompok pelajar berjumlah tujuh orang tepergok mencuri sepeda gayung di rumah Mawardi (37) di Jalan Mallboro Gang III, Denpasar Barat (Denbar), Senin (23/1). Komplotan pelajar tersebut beranggotakan BS (18), OBP (16), MMI (16), KDS (13), HP (15) dan dua pelajar wanita, AWH (15) serta KDP (16). ‘’Mereka mengaku sudah beraksi empat kali. Sasaran utamanya sepeda gayung, tetapi mereka pernah mencuri HP dan tab,’’ kata Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim AKP Julkipli, Selasa (24/1) kemarin. Hasil pemeriksaan, kata Julkipli, pukul 00.00 Wita mereka kumpul di rumah OBP di jembatan Jalan Bukit Tunggal, Denpasar, dekat rumahnya BS. Selanjutnya, OBP mengajak temantemannya menuju Jalan Mallboro. Setibanya di TKP, mereka menyusun rencana aksi. Pukul 01.00 Wita, dua pelaku masuk ke rumah korban, sedangkan lima orang menunggu di luar rumah dekat warung untuk mengawasi situasi. ‘’Tersangka BS dan OBP sebagai pemetik (mengambil sepeda - red) dan pelaku lain memantau di sekitar TKP,’’ tandasnya. Berselang beberapa menit kemudian, BS dan OBP mendorong sepeda gayung curian. Namun, aksi mereka dipergoki korban dan warga di sana. Warga langsung menangkap para pelaku dan sempat dipukuli. Untung saja, anggota Polsek Denbar cepat tiba di TKP dan langsung mengamankan komplotan maling ini. Hasil interogasi, mereka mengaku mencuri di Jalan Tukad Balian, Sidakarya dan di Jalan Gunung Soputan. ‘’Hasil curian biasanya dijual kepada penadah berinisial Sf di Jalan Bung Tomo, Denpasar. Sf memang minta dicarikan sepeda gayung,’’ ujar Kompol Wisnu. (km36)

Bali Post/kmb23

JETTY - Suasana pembangunan jetty atau jembatan tambat di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Selasa (24/1) kemarin. Pembangunan jembatan ini dilakukan dengan sistem swakelola oleh Desa Adat Intaran, Sanur.

Pansus Minta Draf Ranperda Penataan Pasar Direvisi

Denpasar (Bali Post) –

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penataan Toko Modern, Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan, mulai dibahas Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Denpasar dengan pihak eksekutif. Dalam pembahasan melalui rapat kerja tersebut, muncul sejumlah usulan menyikapi draf yang diajukan eksekutif. Salah satu persoalan yang krusial, yakni masih banyak ada istilah yang sudah tidak digunakan lagi dalam UU yang baru. Karena itu, pansus meminta eksekutif melakukan revisi agar perda yang akan diberlakukan bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Rapat kerja yang dipimpin Ketua Pansus X Wayan Warka didampingi Kabag Hukum Setda Kota Denpasar I Made Toya, dihadiri seluruh anggota dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. ‘’Dalam pembahasan kali ini akan mencari masukan dari peserta rapat agar perda yang akan kita hasilkan ini bisa dimanfaatkan dalam waktu

yang lama,’’ ujar Wayan Warka memulai rapat, Selasa (24/1) kemarin. Di sisi lain, dua anggota pansus Kadek Agus Arya Wibawa dan A.A. Susruta Ngurah Putra mengungkapkan, sebelum memasuki masalah materi, pihaknya berharap eksekutif melakukan revisi terhadap ranperda tersebut. Mengingat, draf yang diterima pansus sudah cukup lama. Bah-

kan, beberapa istilah yang ada di draf tersebut sudah tidak digunakan lagi dalam UU No. 7 Tahun 2014 yang mengatur tentang penataan pasar. Bila draf ranperda tersebut tidak direvisi dan menyesuaikan dengan UU yang ada, dikhawatirkan akan mubazir ketika diterapkan nanti. Terutama, dalam kaitannya dengan pengeluaran izin. ‘’Kami minta draf ini direvisi dulu, kemudian

baru kita bahas lagi. Karena bila draf ini kita bahas, akan mubazir dan susah akan diterapkan karena tidak sesuai dengan UU yang ada,’’ ujar Susruta. Terkait usulan itu, Kabag Hukum Setda Kota Denpasar I Made Toya menyambut baik dan pihaknya akan melakukan revisi atas draf ranperda dalam waktu sesegera mungkin. ‘’Kami siap akan melakukan revisi dulu sebelum dibahas lebih jauh,’’ katanya. Pemkot Denpasar sampai saat ini belum memiliki perda tentang penataan pasar modern dan tradisional (pasar rakyat). Sebelumnya, Pemkot Denpasar hanya menggunakan Perwali No. 9 Tahun 2009 tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan

dan Toko Modern. Selanjutnya, perwali tersebut diikuti dengan penunjuk pelaksana (juklak) dalam bentuk SK No. 188.45./565/ HK/2009. Mengingat kenyataan di lapangan hingga Agustus 2011 ada 295 toko modern yang terdaftar dan sudah beroperasi, baik yang sudah berizin maupun belum, maka kemudian keluarlah SK terbaru yakni SK Wali Kota Denpasar No. 188.45/495/ HK/2011 tertanggal 9 September 2011 tentang Penataan Toko Modern. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Festival Pasar Desa

Tim Penilai Libatkan BBPOM

Denpasar (Bali Post) – Keberadaan pasar tradisional yang dikelola desa maupun PD Pasar Denpasar akan menjadi sasaran penilaian pada Festival Pasar Desa. Tim penilai Festival Pasar Desa Kota Denpasar yang dikoordinir Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar telah bersiap melakukan penilaian terhadap 30 pasar desa dan pasar yang dikelola Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Denpasar. Puluhan aspek penilaian mulai digodok, Selasa (24/1) kemarin, dalam pertemuan yang melibatkan unsur Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar. Di samping menilai aspek budaya, keamanan, ketertiban, kenyamanan, kebersihan, keindahan, kesehatan, sanitasi, lingkungan infrastruktur pasar, aspek tata kelola pasar dan aspek kinerja pasar, juga menekankan pada peredaran pangan dan jajanan yang mengandung bahan berbahaya seperti Rhodamin B dan Mentanil Yellow. ‘’Kita melakukan penggodokan kembali terhadap kriteria pe-

nilaian festival pasar kali ini dengan memasukkan BPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Denpasar menyepakati untuk kewaspadaan bersama dalam melihat peredaran pangan mengandung bahan berbahaya,’’ ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa Ni Made Puspita Sari usai rapat, kemarin. Dikatakannya, pentingnya dalam pembahasan kriteria penilaian ini untuk menyatukan pandangan dalam arahan penataan pasar tradisional bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ekonomi Kreatif Kota Denpasar sesuai dengan komitmen Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam program keberlanjutan revitalisasi pasar tradisional. Kandungan bahan berbahaya seperti Rhodamin B yang dilarang dalam penggunaan makanan dapat disosialisasikan bersama, sehingga terwujud pasar tradisional yang sehat. Terkait dengan penilaian, akan dilaksanakan pada Senin 30 Januari hingga 3 Februari mendatang dengan menyasar lima pasar di setiap penilaian.

‘’Aspek penilaian masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya dan memperebutkan juara pasar tebaik dari juara I sampai III dan juara Harapan I sampai III dengan penghargaan nantinya akan diserahkan pada peringatan HUT ke-229 Kota Denpasar,’’ ujarnya Perwakilan dari BBPOM Denpasar Ery Bahari mengatakan, hampir seluruh pasar telah direvitalisasi Pemkot Denpasar sehingga dalam penilaian ini perlu terus ditingkatan pengawasan dalam penggunaan zatzat makanan yang mengandung bahan berbahaya. Jajanan pasar dan pangan lainnya yang dijual di pasar menjadi salah satu acuan penilaian dengan komitmen bersama meningkatkan eksistensi pasar tradisional dan menjaga kesehatan bersama. Meski telah rutin dilakukan dalam pengawasan BPOM menggunakan mobil keliling, namun dalam penilaian ini dapat ditingkatkan lagi dalam pengawasan dan sinergitas bersama. Nantinya, dapat dilakukan edukasi kepada para pedagang dan pengelola dengan gaungnya berada di akhir penilaian. (kmb12)

Bali Post/eka

PASAR TRADISIONAL - Sejumlah pedagang menunggui barang dagangannya di Pasar Ketapian, Denpasar. Pemkot Denpasar akan melakukan penilaian sejumlah pasar tradisional dan pasar desa dalam rangka Festifal Pasar Desa Kota Denpasar.

Kelanjutan Penggeledahan Setwan dan ’’Travel’’

Tim Satrantas Tipikor Pilah Dokumen Terkait Perdin Denpasar (Bali Post) Tim penyidik Satuan Tugas Khusus Pemberantasan (Satrantas) Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar masih memilah dokumen hasil penggeledahan di gedung Sekretariat Dewan (Setwan) Kota Denpasar dan di dua biro perjalanan (travel). Pasalnya, selain menggeledah gedung Setwan, tim Satrantas Korupsi juga mengobok-obok dua travel yang mengurus Perdin Kota Denpasar. Yakni menggeledah Bali Daksina Wisata Tour & Travel dan PT Sunda Duta Tour. Kasi Intel Kejari Denpasar I Gusti Agung Kusumayasa Diputra, Selasa (24/3) kemarin mengatakan, tim hingga sore kemarin masih memilah-milah berkas dari 80 bendel lebih yang disita. ‘’Tadi masih di pilahpilah. Mungkin Senin baru efektif dilanjutkan pemilahannya.

Soalnya, besok (hari ini - red) hari raya,’’ ucap Kusumayasa Diputra. Dikatakannya, jika memang nanti dokumen itu berkaitan dengan tersangka Gusti Rai Suta, maka dokumen itu akan disita. Tetapi jika tidak berkait, maka akan dikembalikan dan dibuatkan berita acara. ‘’Tetapi nanti, setelah efektif hari kerja,’’ ucap jaksa asal Tabanan itu. Sunda Duta Travel di Jalan Kartini dan Bali Daksina di Pertokoan Sudirman, Denpasar, digeledah pihak Kejari Denpasar. Kasipidsus Syahru Wira bersama Agung Kusumayasa Diputra mengatakan, hasilnya hampir sama dengan yang didapat di Setwan Denpasar. ‘’Yakni, masalah dokumen perdin tahun 2013,’’ katanya. Yang membedakan, pihak kejaksaan juga menyita pembukuan di travel tersebut. Apakah

dengan digeledahnya travel dan Setwan menandakan ada tersangka baru, mengingat pihak JPU juga sering menyeret pihak ketiga? ‘’Hingga saat ini belum mengarah ke sana. Kita fokus pada tersangka Rai Suta,’’ jelasnya. Diberitakan sebelumnya, Tim Satrantas Korupsi Kejari Denpasar, Senin (23/1) menggeledah Gedung DPRD Denpasar di Jalan Melati, Denpasar. Selama tiga jam mengobok-obok rumah wakil rakyat itu, setidaknya belasan petugas kejaksaan menyita 80 bendel berkas dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar tahun 2013. Selain dimasukkan ke dalam koper, berkas itu juga dimasukkan ke dalam kardus, kotak besar, dan sejumlah tempat lainnya. Barang bukti itu dimasukkan ke dalam empat mobil untuk selanjutnya

dibawa ke Kejari Denpasar di Jalan Sudirman. Penggeledahan itu dipimpin langsung tiga pejabat, Kasi Intel dan Humas Gusti Agung Kusumayasa Diputra, Kasipidsus Syahru Wira, Kasidatun Sauca Arimbawa, dan jaksa-jaksa yang tergabung dalam JPU dalam kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Kasipidsus Syahru mengata-

kan, penggeledahan Sekretariat DPRD Denpasar itu dilakukan setelah pihak kejaksaan mendapatkan surat penetapan izin penggeledahan dari Pengadilan Negeri Denpasar yang mewilayahi Pengadilan Tipikor Denpasar, dan surat tugas serta perintah penggeledahan dari Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri. (kmb37)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : HONOR K2 DIPERDEBATKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


badung

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

3

Diduga Disabotase, LPJ Banyak Mati

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Barang bukti yang diamankan dari tersangka EG dan AOA asal Turki.

Pengembangan WNA Curi Data ATM

Polisi Temukan Ganja di Tempatnya Menginap

Mangupura (Bali Post) Setelah ditangkap terkait dugaan melakukan pencurian data ATM BNI di Canggu Mart Echo Beach di Canggu, Badung, dua warga Turki berinisial EG dan AOA digiring ke tempatnya menginap. Mereka tinggal di Surya Villa Gasebo di Jalan Yasa Bali Sujati, Dalung, Kuta Utara. ‘’Di kamar pelaku (AOA - red) ditemukan (benda) diduga ganja. Barang buktinya lumayan banyak,’’ ujar sumber di Polres Badung, Selasa (24/1) kemarin. Sumber itu menegaskan, awalnya petugas hanya fokus mengembangkan kasus pencurian data ATM itu, sama sekali tidak terpikirkan jika mereka juga terlibat kasus narkoba. Selanjutnya, penggeledahan dilakukan di kamar mereka. Polisi kaget saat menemukan

dua paket diduga ganja. Tersangka AOA mengakui barang itu miliknya. ‘’Selain kasus pencurian, mereka juga terlibat kasus narkoba. Apakah mereka sebatas pengguna atau juga pengedar, masih didalami petugas,’’ tegas sumber yang enggan disebutkan namanya ini. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa mengatakan, pihaknya masih mengecek keaslian ganja itu. Saat ini sampel ganja sudah dibawa ke labfor. ‘’Masih dikembangkan. Kalau sudah selesai, pasti kami rilis,’’ ujarnya. Sebelumnya, anggota Polsek Kuta Utara menangkap warga Turki berinisial EG (47) dan AOA (36), Minggu (22/1) lalu. Kedua warga negara asing (WNA) ini diduga melakukan pencurian data ATM BNI di Canggu Mart Echo Beach di

Jalan Batu Mejan, Canggu, Badung. Terungkapnya kasus ini, berawal saat petugas Kantor Suadarma Sarana Informatika (SSI) memonitor ATM BNI di TKP terpantau mati. Selanjutnya, Minggu pukul 00.56 Wita, dua karyawan SSI langsung melakukan pengecekan ke TKP. Selain ATM-nya mati, terali tempat modem di atas ATM terpotong dan kunci gemboknya hilang. Setelah diperiksa, ditemukan benda putih sejenis derive copy data telah terpasang di sana. Pukul 03.00 Wita, kedua tersangka datang. Satu pelaku langsung masuk ke ATM dan pelaku lain jaga di pintu. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kuta Utara dan beberapa menit kemudian polisi datang. Bersama karyawan SSI, petugas menangkap kedua tersangka. (kmb36)

Sidang Kasus Pembunuhan Polantas

Saksi Mahkota Akui Pukul Kepala Korban Mangupura (Bali Post) Sidang kasus pembunuhan anggota Polantas Wayan Sudarsa dengan terdakwa Sarah Connor, Selasa (24/1) kemarin dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi mahkota. Dia adalah kekasih terdakwa, David James Taylor. Dalam sidang yang dipimin Made Pasek dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Made Sukereni ini, David membeber apa yang dia lakukan saat menikmati malam di Pantai Kuta. David mengakui memukul kepala korban dengan keker, HP dan botol bir. Namun, dia mengaku tidak tahu jika apa yang dilakukannya malam itu membuat anggota Polantas Polsek Kuta itu meninggal. Dalam sidang kemarin, terdakwa Sara cukup diberi angin segar. Sebab, dalam keterangan David, peran Sarah tidak diceritakan. Bahkan terdakwa Sara diposisikan sebagai korban. Karena setelah mencari tas yang hilang di bawah kursi, sekembalinya David mengaku melihat Sara bergulat dengan korban dengan posisi rambut Sara dijambak korban. David yang didampingi pen-

erjemah Wayan Ana, awalnya menceritakan bahwa sebelum kejadian 17 Agustus 2016 itu, David asal Inggris ini sudah 10 hari tinggal di Bali untuk menikmati liburan. Saksi David pergi ke pantai untuk menikmati sunset, kemudian keluar untuk makan. ‘’Lalu kami jalan sebentar, untuk cari restoran di setitar Jalan Legian. Saat jalan, kami membeli sebotol bir di sebuah warung,’’ ucap David di muka persidangan. Sambil menenggak minuman itu, dia mengaku kembali berjalan dan akhirnya menemukan restoran untuk makan bersama terdakwa Sara. Tak lama kemudian, David memutuskan kembali ke pantai untuk menikmati pemandangan malam hari. ‘’Di perjalanan, kami masing-masing membeli satu botol bir lalu kami duduk di pantai bersantai,’’ ceritanya. Di sana sekitar 2 - 3 jam, David mengaku menuju ke arah air. ‘’Lalu kami berdiri di sana, berpelukan sekitar lima menit,’’ ceritanya. Malam itu, sambung David, dia melihat ada seseorang lewat melewati pintu masuk pantai. ‘’Pada waktu kami berdiri di pinggir pantai,

seseorang mendekati,’’ cerita saksi. Lalu, saksi kembali ke tempat duduk semula, namun tidak mendapati tas Sara. ‘’Setelah tas hilang, apa yang dilakukan,’’ tanya ketua majelis hakim Pasek. David mengatakan, Sara tetap berada di tempart duduk tadi. ‘’Saya mengejar orang yang tadi saya liat,’’ jawab David. Apakah melihat orang lari?’’ tanya hakim. ‘’Tidak,’ jawab David. Namun demikian, David terus mengejar dan menemukan seseorang, kelihatan seperti orang lokal, tingginya sama dengan saksi. ‘’Tapi badannya lebih besar. Dia memakai jaket hitam dan celana panjang gelap. Dan saya tidak melihat orang lain selain orang itu (korban - red),’’ ucap saksi. Atas kesaksian David, yang notabene kekasih Sara, peranan Sara dalam kasus ini seakan tidak terlibat. Bahkan dia diposisikan menjadi korban, karena dijambak oleh korban. Walau pengakuan David seperti itu, jaksa sudah mempunyai saksi lain, yang menceritakan sesuai rekonstruksi dan kronologi, termasuk di dalam BAP. (kmb37)

Wabup Suiasa Ikuti Simulasi Latihan Evakuasi Medis Udara

DENGAN menaiki helikopter, Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta dan Direktur RSUD Mangusada Badung dr. I Nyoman Gunarta melakukan simulasi pelatihan evaluasi medis udara, Selasa (24/1) kemarin dari Puspem Badung menuju ke helipad RSUD Mangusada Badung. Pelatihan evakuasi ini merupakan sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dengan Basarnas sebagai wujud nyata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pada saat terjadi kecelakaan atau bencana. Hadir dalam kesempatan tersebut Kasatpol PP I Ketut Marta, Kabag Humas I Nyoman Sujendra. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam kesempatan tersebut menyampaikan, latihan evakuasi medis udara RSUD Mangusada bersama Basarnas ini merupakan tindakan tepat dalam pelaksanaaan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Badung. Dengan SDM yang ada serta fasilitas yang dimiliki oleh Rumah Sakit Mangusada Badung, diharapkan pelayanan dapat dilakukan secara maksimal. ‘’Melalui pelatihan bersama ini, merupakan langkah nyata yang positif dengan tanggap dan gerak cepat dalam penanganan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,’’ ujarnya. Dikatakannya, Pemkab Badung yang sangat intens

SIMULASI - Wabup I Ketut Suiasa didampingi Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta dan Direktur RSUD Mangusada Badung dr. I Nyoman Gunarta turun dari helikopter usai mengikuti simulasi latihan evakuasi medis udara. membangun Badung, baik fisik maupun nonfisik, apalagi berkaitan dengan bidang kesehatan, tentu latihan evakuasi medis udara yang dilakukan ini tidak saja menjadi sebuah pembelajaran tentang bagaimana kesigapan petugas, kecepatan serta ketepatannya dalam penanganan korban pada sebuah bencana. ‘’Keberadaan RSUD Mangusada Badung yang memiliki kelengkapan sarana-prasarana seperti tempat mendaratnya heli, tentu menjadi sangat penting dalam kesiapan pelayanan cepat kepada masyarakat,’’ imbuhnya.

Direktur RSUD Mangusada Badung dr. I Nyoman Gunarta pada kesempatan itu menyampaikan, dalam simulasi tersebut dilakukan penurunan dan menaikkan pasien ke helikopter oleh Tim Meru dari RSUD Mangushada Badung beranggotakan 4 orang dokter dan 6 orang perawat dengan koordinator ambulans Ketut Kamanjaya. ‘’Diharapkan simulasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam menangani suatu masalah yang ada dan juga harapan ke depan program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,’’ imbuhnya. (ad2329)

Mangupura (Bali Post) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Badung menerima keluhan banyaknya lampu penerangan jalan (LPJ) mati di sejumlah jalan protokol seperti Sempidi, Lukluk dan Kapal. Kuat dugaan, banyaknya keluhan LPJ mati di Gumi Keris lantaran adanya tangan-tangan jahil yang melakukan sabotase. Sebab, kondisi tersebut tak hanya terjadi di jalan-jalan pertokol, namun di perumahan. Kabid Bina Marga DPUPR Badung Sang Nyoman Oka Permana mengakui pihaknya telah melakukan penelurusan di lapangan dengan menerjunkan tim untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Hasil penelusuran, ditemukan adanya panel di Kelurahan Sading yang sengaja dirusak. Dengan memotong kabel sensor, akibatnya lampu-lampu tidak bisa menyala.

‘’Kami tidak mau berspekulasi dengan matinya sejumlah LPJ. Kita cek, dan ditemukan kabel sensor pada panel di Sading terputus. Tak menutup kemungkinan modus yang sama terjadi di tempat lain. Saat ini tim kita terus bergerak,’’ katanya. Sejak beberapa hari lalu, pihaknya mengaku banyak menerima laporan warga seperti dari Canggu, Sading, Kapal,

Anggungan dan daerah lainnya mengenai matinya LPJ. Apakah ini sabotase? ‘’Saya tidak berani berspekulasi, tapi kalau nanti ditemukan lagi kasus yang sama, kami masih mempertimbangkan untuk melaporkan ke pihak berwajib,’’ tegasnya. Saat ini, lanjutnya, meski dalam masa peralihan, tim pemeliharaan LPJ terus bergerak. ‘’Untuk kabel yang terputus telah kita sambung agar LPJ bisa menyala kembali,’’ imbuhnya. Dari pendataan DPUPR, saat ini ada 12.793 titk LPJ di Badung yang tersebar di Kecamatan Mengwi sebanyak 3071 LPJ, Kuta Selatan sebanyak 2.942 LPJ, Kuta sebanyak 2.236 LPJ, Kuta Utara seban-

yak 1.663 LPJ, Abiansemal sebanyak 1.798, dan Petang sebanyak 1083 LPJ. Dengan rincian, sebanyak 3.346 titik menggunakan lampu merkuri, 384 titik menggunakan lampu none, 8.466 titik menggunakan lampu sodium, dan 597 titik sudah menggunakan lampu LED. Jumlah ini sudah ada di kawasan Kuta Selatan sebanyak 440, Kuta 155, dan Mengwi 2 unit. Namun dari total jumlah keseluruhan tersebut, terbagi kembali menjadi 4 jenis lampu, yakni LPJ Merkuri berjumlah 3346, LPJ High Pressure Sodium sebanyak 8466, yang tidak diketahui jenisnya dan berbentuk seperti lampu biasa berjumlah 384, dan lampu yang menggunakan inovasi teknologi yaitu LPJ LED. (kmb27)

Suambara Mendaftar Calon Sekda

BURSA calon Sekretaris Daerah (Sekda) Badung sepertinya makin bergairah. Sebelumnya seorang guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari Jembrana ikut mendaftar calon Sekda Badung, meski berkasnya kemudian dikembalikan karena dinilai tidak memenuhi syarat. Setelah itu, I Made Sutama yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badung melakukan pendaftaran. Kini, giliran Wayan Suambara ikut memeriahkan bursa calon Sekda Badung. Suambara mendafarkan dirinya, Selasa (24/1) siang kemarin. Birokrat asal Denpasar yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badung itu, mendatangi Ruang Bidang Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung sekitar pukul 11.45 Wita dengan diiringi Kepala Bidang (Kabid) dan Sekretaris. Kehadiran mantan Kepala Bappeda Badung ini diterima Staf Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Sekda, I Gede Wijaya. Tanpa basa-basi, Wayan Suambara langsung menyerahkan berkas dilanjutkan dengan foto bersama. Ditemui usai penyerahan berkas, Wayan Suambara menyatakan pendaftaran dirinya sebagai calon termotivasi seleksi terbuka calon Sekda tersebut. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dirinya memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan Kabupaten Badung. ‘’Jadi bukan motivasi jabatan, tetapi motivasi untuk bekerja,’’ tegasnya. Kendati kehadirannya sebagai calon Sekda masuk peringkat kedua setelah rekannya I Made Sutama yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badung, Wayan Suambara mengaku tetap optimis mampu merebut kedudukan

MENDAFTAR - Wayan Suambara mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Badung. orang nomor tiga di Badung. ‘’Berkasnya Gede Wijaya dalam kesempatan itu sudah lengkap, termasuk persyaratan menegaskan jika berkas yang disetorkan bebas narkoba dan sehat jasmani rohani. Wayan Suambara telah memenuhi syarat Astungkara (terpilih – red), kita jangan administrasi. ‘’Memenuhi syarat adiminmendahului Ida Sang Hyang Widhi Wasa, istrasi lho ya, bukan lulus administrasi Tuhan Yang Maha Esa,’’ ujarnya. atau memenuhi syarat untuk lanjut ke Menyikapi opini sejumlah masyarakat sana (tahap selanjutnya),’’ tegasnya. Badung yang berharap tahta Sekda Pria yang juga menjabat sebagai Kepala diduduki putra daerah, Wayan Suam- Badan Kepegawaian dan Pengembangan bara menjawab diplomatis. ‘’Semua orang Sumber Daya Manusia itu menjelaskan, boleh berpendapat. Buat saya ndak ada pelamar atau orang yang mendaftar masalah, ikuti saja mekanisme, ndak Sekda minimal ada empat. ‘’Kalau tidak apa-apa. Saya tidak mempermasalahkan memenuhi empat calon, akan diperpanjang hal itu. Terpenting, semuanya berjalan (pendaftaran – red). Namun, saya dengar sesuai aturan. Kita sebagai birokrat juga calon sekda bakal lebih dari empat, tetapi harus mengedepankan mekanisme dan kami tunggu yang resmi mendaftar ke sini,’’ kinerja,’’ jelasnya. pungkasnya. (par)

Denpasar (Bali Post) Setelah didalami dan diperiksa labfor, 172 pil yang dibawa Hariono dan Edin Santana ternyata ineks palsu. Namun, penyidik Dit. Resnarkoba Polda Bali masih mengembangkan asal barang tersebut. Diduga, ekstasi palsu itu hendak diedarkan di wilayah Badung Selatan. ‘’Ternyata pil itu bernama Trihexyphenidyl dan tidak masuk dalam Undang-undang Psikotropika dan Narkotika,’’ kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Selasa (24/1) kemarin. Setelah diamankan anggota Polantas Polda, Hengky menegaskan, kasus itu diserahkan ke Dit. Resnarkoba untuk ditindaklanjuti. Barang bukti lalu dibawa

ke Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar beralamat di Padangsambian. Alhasil, ratusan butir pil itu obat untuk mengatasi kegelisahan dan gangguan jiwa. ‘’Pil itu untuk mengobati penyakit parkinson atau gangguan saraf. Obat ini juga biasanya digunakan untuk mengatasi masalah kejiwaan, emosional dan perasaan gelisah,’’ ujar mantan Kabag Binkar Biro Ops Polda Bali ini. Hengky mengungkapkan, kedua buruh proyek itu masih menjalani pemeriksaan dan setelah itu rencananya dilepas. ‘’Kalau memang tidak ada bukti, ya… dibebaskan. Saat ini masih ditelusuri asal-muasal pil itu,’’ tandasnya. Sumber di Polda Bali mengatakan,

Bali Post/par

Palsu, Ratusan Ineks yang Diamankan di Jalan Tol

jika mereka tahu pil itu bukan ineks mestinya tidak dibuang saat dikejar polisi di jalan tol. ‘’Anehnya lagi, mereka bawa dalam jumlah banyak dan sudah bentuk 18 paket seperti lazimnya paket ekstasi. Kemungkinan mereka diperdaya pengedar bahwa pil itu dibilang ineks, padahal palsu. Bisa saja sengaja dibuat ineks palsu karena ada logo Y,’’ tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Sebelumnya, anggota Dit. Lantas Polda Bali mengamankan pengendara motor di jalan tol, Senin (23/1) lalu. Mereka adalah Hariono (23) dan Edin Santana (28), sama-sama asal Jember, Jawa Timur. Dari keduanya, diamankan 172 butir diduga ineks. (km36)

Rancang Perda Satgas Anti-Narkoba

Ketua DPRD Badung Mohon Arahan Kapolda Bali MENINDAKLANJUTI rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang akan merancang peraturan daerah tentang satgas antinarkoba, DPRD Badung mulai mencari masukan dari berbagai pihak. Bahkan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beberapa waktu lalu melakukan audiensi ke Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose untuk meminta arahan terkait rencana pembentukan perda tersebut. Parwata yang dihubungi Selasa (24/1) kemarin mengungkapkan, pemerintah berkewajiban untuk ikut melakukan pengamanan dari berbagai peredaran narkoba. ‘’Kita ingin Badung bebas narkoba dan kita ingin memiliki generasi muda yang baik. Untuk itu, penting adanya payung hukum dalam pemberantasan narkoba di tingkat bawah,’’ ujarnya. Ia mengatakan, dari data Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Bali dan Kabupaten Badung, perlu dilakukan pencegahan secara serius. ‘’Hasil konsultasi dengan pihak BNN Pusat, Dewan mesti juga mohon petunjuk ke pihak Polda Bali. Dan setelah kami melakukan audiensi terkait rencana yang akan dibuat

ini, beliau (Kapolda Bali - red) memberikan dukungan terbentuknya satgas anti-narkoba di Kabupaten Badung,’’ terangnya. Politisi asal Desa Dalung ini juga menjelaskan, peran masyarakat di Badung sangat dibutuhkan untuk memberantas narkoba di tiap-tiap lingkungan dan banjar. Dengan dirancangnya ranperda satgas anti-narkoba ini, secara otomatis nantinya sekaa teruna yang ada di wilayah adat di Kabupaten Badung akan terlibat memerangi peredaran narkoba tersebut. ‘’Rancangan ini juga hasil dari penyerapan aspirasi DPRD Badung,’’ ucapnya. Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Badung, Made Sunarta. Alasan dewan getol membentuk ranperda ini, selain dari aspirasi yang muncul di masyarakat agar dibentuknya satgan di tingkat lingkungan adat, hal ini juga menyikapi program pusat yang sudah membentuk satgas anti-narkoba di setiap provinsi. ‘’Agar generasi kita terselamatkan dari jajahan narkoba, maka pemerintah harus membuat payung hukum untuk ikut memerangi peredaran narkoba ini,’’ jelasnya. Dalam kunjungan Pimpi-

AUDIENSI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata foto bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose di sela-sela audiensi meminta arahan terkait rencana pembentukan Perda Satgas Anti-Narkoba. nan DPRD Badung ke Kapolda Bali tersebut, Parwata juga memohon petunjuk serta arahan terkait masalah

keamanan, kemacetan, dalam rangkan peningkatan kepariwisataan di Kabupaten Badung. (ad2328)


DAERAH

4

Rabu Kiwon, 25 Januari 2017

BRI Sponsori Pendakian Gunung Tertinggi di Antartika

Jakarta (Bali Post) Dua mahasiswi asal Universitas Katolik Parayangan Bandung, Mathilda Dwi Lestari dan Fransisca Dimitri atau biasa akrab dipanggil Deedee, berhasil mendaki puncak Gunung Vinson Massif, gunung tertinggi di Benua Antartika, Rabu (4/1) lalu. Keberhasilan mereka mencapai puncak gunung tidak lepas dari peran Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku pihak sponsor yang mengadakan program ekspedisi “Towards Antarctic Summit”. Dua srikandi ini tergabung dalam Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Espedition (Tim Wissemu). Dirut BRI Asmawi Syam menyatakan bangga dengan dua perempuan Indonesia yang berhasil mencapai puncak tertinggi di Benua Antartika. Pencapaian ini merupakan persembahan anak bangsa untuk Indonesia. “Selamat datang ke Indonesia Hilda dan Deedee. Kalian adalah perempuan luar biasa yang berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia,” ujar Asmawi dalam acara penyambutan Tim Wissemu di Gedung BRI Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Asmawi menceritakan, awalnya ia tidak menyangka dua mahasiswa ini punya misi untuk menaiki gunung tertinggi di Antartika dengan suhu minus 30 derajat. Sebab, jika dilihat secara fisik, bentuk tubuh mereka

sangat kecil, seolah tidak tampak wajah seorang pendaki. “Jadi, waktu pertama saya ketemu dengan Deedee dan Hilda, saya pikir dia itu panitia yang mau mencari sponsor. Tapi, ternyata merekalah yang akan melakukan ekspedisi. Saya tanya berkali-kali karena saya ragu dan ternyata mereka memang mampu dan luar biasa,” ungkapnya. Hilda dan Deedee berhasil mencetak sejarah, karena mereka menjadi satu-satunya perempuan yang berhasil mencapai puncak Gunung Vinson Massaif dengan ketinggian 4.892 Mdpl. Di sanalah mereka telah mengibarkan bendera Indonesia dan bendera BRI. “Kita patut bersyukur karena dua orang ini berhasil. Bendera BRI mengiringi bendera merah putih ke puncak gunung,” ujarnya. Acara penyambutan Tim Wissemu dihadiri oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, jajaran Komisari BRI, salah satunya Adhyaksa Dault, yang juga mantan Menpora sekaligus Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka. Rektor Unpar mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI dan semua pihak yang sudah memberikan sponsor demi tercapainya misi pendakian Gunung Vinson Massif. Perjalanan tim dimulai pada 21 Desember 2016 lalu. (010)

Permendikbud Soal Sumbangan Sukarela Justru Beri Celah Pungutan

Makassar (Bali Post) – Pemerhati kebijakan pemerintah Hasrat Arief Saleh menilai pemberlakukan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah justru memberi celah pelegalan pungutan yang berpotensi memberatkan orangtua siswa. “Meski bahasanya sumbangan sukarela sebagai sumber dana tambahan dalam penyelenggara pendidikan di sekolah, justru masih memiliki celah dan pelegalan pengutan berpotensi kecurangan,” katanya di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/1) kemarin. Seharusnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan semestinya tidak memberatkan anak didik dan orangtua siswa. Dosen Universitas Hasanuddin ini menyebut Permendikbud tersebut, yang membagi peran komite sekolah 50 persen di tangan orangtua siswa dan 30 persen pakar pendidikan, belum menjawab persoalan pendidikan di Indonesia. Sebab, komite ini pada dasarnya adalah kerja sosial, sehingga bisa saja orangtua siswa tidak sepenuhnya berperan aktif pada dunia pendidikan. “Berdasarkan pengalaman lalu kita temui, dulu ada orang yang menjadi ketua komite di sekolah, sepengetahuan saya di SMAN 1 dan SMPN 6 Makassar, susahnya kalau rapat komite. Hanya ketua, sekertaris dan bendahara serta pihak sekolah saja yang hadir, yang lain tidak ada,” bebernya. Arief mengemukakan, berdasarkan pengalaman tersebut terungkap kurang efektifnya seluruh pengurus komite sekolah, bila dibandingkan dengan Permendikbud, dirinya sepakat aturan itu sudah sangat baik. “Tapi sayang, pada praktik celahnya masih ada karena orangtua tidak semua mau terlibat dalam kerja kerja sosial seperti itu,” tuturnya. Oleh karena itu, Permendikbud ini bisa disebut melegalkan apa yang seharusnya tidak dilegalkan, karena diketahui bersama memang saat ini sekolah sedang memang kesulitan karena tidak ada sumber dana lainnya, tapi pada kenyataannya ini justru salah. Dirinya berharap, berdasarkan aturan sebaiknya Permendikbud itu disikapi Kepala Daerah, karena secara administratif kepala sekolah selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap merupakan bagian dari Pemerintahan Daerah. “Wali Kota atau kepala daerah perlu menyikapi Permendikbud ini, buat teknisnya, bagaimana solusinya agar tidak memberatkan orang tua siswa, tetapkan berapa bulatannya kalau bisa,” harapnya. Arief menambahkan, aturan tersebut sangat baik, dan diperlukan penanganan yang profesional dengan tidak lagi diserahkan kepada pihak sekolah secara langsung sebeb potensinya rawan disalahgunakan. (ant)

PENYAMBUTAN - Suasana acara penyambutan Tim Wissemu di Gedung BRI Jakarta, Selasa (24/1) kemarin.

30 Pustu di Tabanan Rusak Hanya Tiga Diperbaiki

Tabanan (Bali Post) – Tabanan memiliki 78 puskesmas pembantu (pustu) untuk membantu 20 puskesmas dalam memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat. Dari 78 pustu tersebut, tercatat 30 di antaranya rusak parah dan mendesak untuk diperbaiki. Tahun 2017 ini lewat dana APBD akan diperbaiki tiga pustu dan sisanya menunggu anggaran berikutnya. Dihubungi Selasa (24/1) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, jumlah pustu yang diperbaiki tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2016 lalu. Tahun lalu, tujuh pustu diperbaiki. Menyusul berintegrasinya JKBM

ke JKN dan hanya menanggung premi 40 persen warganya, masih ada anggaran yang diharapkan bisa dialokasikan ke perbaikan pelayanan kesehatan. Dijelaskannya, sebelum JKBM berintegrasi dengan JKN, Pemkab Tabanan menanggung seluruh

masyarakat yang ber-KTP Tabanan. Total dana yang dikeluarkan sekitar Rp 30 miliar. Separuhnya atau 51 persen dari Pemprov Bali, sedangkan Pemkab Tabanan menyediakan Rp 15 miliar. Namun, dengan berintegraisinya JKBM ke JKN dan premi yang ditanggung

hanya 40 persen warganya, dana yang dikeluarkan menjadi Rp 15 miliar. Pemkab Tabanan menanggung 49 persen atau sekitar Rp 7,5 miliar. ‘’Jadi, masih ada setengahnya dan diharapkan anggaran ini bisa dialokasikan untuk perbaikan layanan kesehatan, terutama puskesmas pembantu yang banyak mengalami kerusakan,’’ ujar Suratmika. Tanggung jawab perbaikan pustu ada di pemerintah kabupaten. Pustu yang banyak men-

galami kerusakan di Tabanan ada di daerah pegunungan seperti Baturiti dan Pupuan. Kebanyakan karena lapuk akibat lembab atau dimakan rayap. ‘’Bangunannya semua lama dan rusak parah,’’ jelasnya. Tahun ini, kata dia, Tabanan juga mendapatkan anggaran untuk memperbaiki Puskesmas Baturiti II, Puskesmas Marga II dan Puskesmas Selbar dengan dana Rp 5 miliar berasal dari DAK Pusat. (kmb24)

Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Melalui Ekonomi Digital

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Tokopedia dan GIZ

DALAM mewujudkan Nawacita pemberdayaan penyandang disabilitas secara inklusif, BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan Tokopedia dan Social Protection Programme yang diimplementasikan oleh Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan bagi penyandang disabilitas di Yayasan Annika Linden, Bali, Selasa (24/1) kemarin. Peserta pelatihan kali ini berasal dari berbagai yayasan penyandang disabilitas di Bali, antara lain Yayasan Bunga Bali, Yayasan Bhakti Senang Hati, Yayasan Cahaya Mutiara, Yayasan Peduli Kemanusiaan dan Yayasan Puspadi. Mayoritas tuna daksa dan beberapa tuna grahita (Yayasan Peduli Kemanusiaan) yang telah memiliki skill dalam mengembangkan produk sesuai dengan keterampilan masing-masing. Pelatihan ini akan berlangsung hingga Jumat (27/1) mendatang dan inisiatif ini merupakan tindak lanjut program GN Lingkaran yang dilaksanakan Desember 2016 lalu oleh BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan BPD Bali dan BNI dengan tujuan memberikan bantuan iuran program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja penyandang disabilitas. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banuspa Kuswahyudi mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan wujud

nyata perhatian BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja di Indonesia. Pihaknya berharap dengan melakukan inisiatif-inisiatif strategis seperti ini, dalam jangka pendek dapat memberdayakan penyandang disabilitas melalui penciptaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. “Dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas secara ekonomi, sosial dan budaya,” tandas Kuswahyudi. Kepala Devisi Perencanaan Strategis BPJS Ketenagakerjaan Romie Erfianto menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan soft skill dan manajemen secara ekonomi digital. Sehingga mereka (para penyandang disabilitas-red) bisa ikut trend pasar di Indonesia dengan menghasilkan barang dan jasa untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dan bisa berkembang secara normal. “Kami akan hubungkan dengan perusahaan-perusahaan yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Inilah yang kami latih, sehingga bisa berkembang soft skill-nya dan ekonomi secara digital bisa berkembang,” imbuh Romie. Meskipun telah memiliki kompetensi dalam pengembangan produk, Antonio Adega selaku PR Sublead Tokopedia, menilai masih banyak tantangan terbesar yang

PELATIHAN - Suasana pembukaan pelatihan Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Melalui Ekonomi Digital. masih dihadapi para penyandang disabilitas, terutama soft skill dalam pendistribusian dan penjualan produk. Sehingga, untuk menjawab tantangan tersebut, Tokopedia selaku e-commerce terbesar di Indonesia dilibatkan untuk mendukung terwujudnya kemandirian para penyandang disabilitas dalam menghadapi ekonomi digital melalui pelatihan pemanfaatan internet dalam berbisnis online. “Misi kami adalah pemerataan ekonomi digital. Kami ingin memastikan siapa saja bisa mewujudkan mimpi untuk membangun bisnis. Dimulai dari Tokopedia, siapa saja bisa

menikmati pengalaman berbelanja online yang transparan, efisien dan aman. Kami percaya setiap individu bisa menciptakan peluangnya masing-masing, tidak terkecuali penyandang disabilitas,” ujar Antonio Adega. Sementara itu, Frank Schneider selaku Deputy Director, Social Protection Programme GIZ sangat mendukung kegiatan pelatihan tersebut melalui kegiatan peningkatan kapasitas serta assessment penciptaan tenaga kerja dan lapangan pekerjaan yang kondusif bagi pekerja penyandang disabilitas. Apalagi, dikatakan inklusivitas penyan-

HUT Ke-17 SMK PGRI 3 Denpasar

Menjadi Sekolah Kebanggaan Masyarakat Bali SELASA (24/1) kemarin, SMK PGRI 3 Denpasar yang lebih akrab dikenal dengan Trigriska genap berusia 17 tahun. Ibarat gadis yang sedang berkembang, SMK PGRI 3 Denpasar kini menjadi sekolah bersih, disiplin, berprestasi dan berbudaya. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. didampingi Kadisdikpora Provinsi Bali diwakili Kabid SMK Ketut Merta Dana, Ketua Provinsi PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., Ketua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.Si. dan para wakasek Trigriska. Acara HUT berlangsung meriah karena para alumni juga datang untuk memberi ucapan selamat dan menyerahkan buket bunga kepada Kasek Madiadnyana. Rangkaian HUT, menurut Ketua Panitia I Made Sugiartana, S.Par., diawali dengan lomba kebersihan lingkungan, dharmawacana, dharmagita, pidato bahasa Inggris, lomba kuliner, membuat pejati, ngelawar dilanjutkan dharmawacana dan lomba memasak antarsiswa SMP se-Bali. HUT kemarin juga dirangkaikan dengan temu alumni pengrurus OSIS lintas angkatan.

Bali Post/010

POTONG TUMPENG - Kasek I Nengah Madiadnyana memotong tumpeng pada HUT ke-17 SMK PGRI 3 Denpasar. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madiadnyana menyatakan rasa syukurnya di usai ke-17, SMK PGRI 3 Denpasar banyak mengukir prestasi. Di antaranya memborong juara di semua katagori Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Kota Denpasar 2016. Selain itu, sekolah swasta terbanyak memiliki siswa ini juga meraih predikat School Favorit of the Year tingkat nasional dan Manajemen Sekolah Terbaik 2016. Sementara awal tahun 2017, SMK PGRI 3 Denpasar yang meraih ISO 90012008 meraih penghargaan tertinggi dari pers di Bali berupa Anugerah Pers K.

Nadha Nugraha dari Kelompok Media Bali Post. Prestasi ini tidak membuat jajaran SMK PGRI 3 Denpasar merasa puas. Justru, di usai 17 tahun ini dipakai momentum untuk mengevaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mutu pendidikan. Makanya, tema HUT kali ini “Menjadikan Insan SMK PGRI 3 Denpasar Makin Inovatif, Kreatif dan Berbudaya”. Kini, pendidikan SMK PGRI 3 Denpasar mengutamakan penguatan pendidikan etika dan moralitas. Dengan demikian, lulusannya selain

menguasasi ilmu, menjadi tenaga kerja siap pakai dan bermoral baik. Inilah yang dia sebut pembangunan manusia seutuhnya, menuju generasi emas Bali 2045. Dia juga memaparkan sejarah SMK PGRI 3 Denpasar yang dulunya memiliki 13 siswa, kini menjadi 2.167 siswa. Dengan konsep manyamabraya, warga SMK PGRI 3 Denpasar mampu mengubah tantangan menjadi peluang sehingga menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Bali. Para alumni OSIS Trigriska memberi pujian kepada SMK PGRI 3 Denpasar yang sarat prestasi, fasilitas gedung lengkap sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat Bali. Ketua Kota PGRI Denpasar Nyoman Winata meminta model pengelolaan di SMK PGRI 3 Denpasar bisa dikampanyekan ke sekolah PGRI lainnya. Kedua, pertahankan dan tingkatkan prestasi SMK PGRI 3 Denpasar hingga ke tingkat nasional. Dia juga meminta Disdikpora Bali tak hanya membina SMA/SMK negeri, juga sekolah swasta. Kabid SMK Disdikpora Provinsi Bali Merta Dana mengakui antusias semangat civitas akademika SMK PGRI 3 Denpasar sangat luar biasa. SMK PGRI 3 Denpasar termasuk “SMK Bisa dan SMK Hebat”. (ad2331)

dang disabilitas khususnya dalam program perlindungan sosial adalah salah satu dukungan utama Pemerintah Republik Federal Jerman kepada Pemerintah Indonesia sejak tahun 2010 silam. “Melalui program perlindungan Social Protection Programme (SPP), kami berusaha mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja dengan disabilitas maupun kemandirian penyandang disabilitas untuk berwirausaha yang selanjutnya akan berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi penyandang disabilitas,” tegas Frank Schneider. (ad2330)

Masyarakat Perlu Cari Tahu tentang Layanan Gigi

Jakarta (Bali Post) – Masyarakat dinilai perlu mencari tahu tentang layanan gigi. Salah satunya, dapat melalui media sosial, sebelum mengatasi masalah gigi dan mulut agar tidak mendapatkan kerugian. Dokter gigi yang juga Kepala Pemasaran Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta Rifqie Al Haris kepada Antara di Jakarta, Selasa (24/1) kemarin, mengatakan dampak yang ditimbulkan dari tenaga layanan gigi yang tidak kompeten dan ilegal sangat berbahaya. Salah satunya, kanker ganas. “Banyak masyarakat bahkan belum tahu beda tukang gigi dan dokter gigi. Dari bedanya saja tidak tahu, apalagi dampaknya,” ujarnya. Menurut dia, masyarakat mementingkan harga dan keterjangkauan layanan gigi tanpa menyadari dampak jangka panjang memanfaatkan tenaga layanan gigi tidak kompeten. Dari kasus yang ditemuinya, masyarakat biasanya tidak menyadari kalau belum ada masalah dan merasa baik-baik saja, meskipun setelah diperiksa ternyata gusinya meradang.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

“Gusi meradang itu tidak sakit, tapi itu tahap awal, diperiksa ke dokter gigi itu sudah kerusakan,” kata Rifqie. Radang gusi, kata dia, merupakan tahap awal dampak layanan gigi tidak kompeten, tahap selanjutnya dapat berupa karsinoma atau kanker ganas yang bisa menyebar ke seluruh tubuh dan menyebar menjadi kanker di organ yang lain. “Artinya itu penegasan buat masyarakat yang tadinya tidak dirasa apa-apa itu punya risiko yang besar kalau dibiarkan,” tutur dia. Rifqie yang merupakan admin portal aduan dan pusat informasi tentang tindakan oknum ahli gigi dan oknum tukang gigi yang membahayakan masyarakat @korbantukanggigi di Instagram menyebut hingga kini telah menerima lebih dari 3.000 aduan dampak layanan gigi ilegal sejak Agustus 2016. Salah satu aduan yang masuk adalah adanya siswi SMA yang menawarkan layanan pasang kawat gigi melalui media sosial, padahal tidak memiliki kompetensi dan pengetahuan mengenai gigi dan mulut. (ant)


DAERAH

Rabu Kiwon, 25 Januari 2017

5

Membolos, Lima Pelajar SMA Diamankan Polsek Singojuruh

Banyuwangi (Bali Post) Lima pelajar SMA Negeri Darusholah, Singojuruh, Banyuwangi diamankan personel Polsek Singojuruh, Selasa (24/1) kemarin. Mereka terpaksa berurusan dengan polisi setelah tepergok membolos. Parahnya, aksi bolos itu diluapkan dengan bermain di sebuah pusat penyewaan play station. Kelimanya digiring ke Polsek untuk diberikan pembinaan. Kelima oknum siswa kelas XI ini dipergoki aparat sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka dipergoki asyik bermain di Dusun Klatakan, Desa Singojuruh, sekitar 2 kilometer dari sekolah. ‘’Ini bagian dari antisipasi kenakalan remaja. Kita lakukan razia, ternyata tepergok lima siswa membolos,’’ kata Kapolsek Singojuruh AKP Sumono. Di Polsek, katanya, para pelajar ini diberian pembinaan di hadapan wali murid masing-masing dan perwakilan sekolah. Ikut hadir, perwakilan Muspika Singojuruh dan kepala desa. Selain pembinaan, para siswa ini diwajibkan membuat pernyataan tertulis tak mengulangi perbuatannya lagi. Setelah itu, mereka diserahkan ke orangtua masing-masing. ‘’Guru, orangtua dan kades siap melakukan pengawasan bersama. Kita berharap mereka benar-benar jera,’’ jelas Kapolsek. Menurut Kapolsek, razia pelajar akan terus digelar. Kegiatan ini mengantisipasi aksi tawuran pelajar yang terjadi Jumat lalu. Sebanyak 20 pelajar digiring ke Polsek. Sementara itu, kepada polisi kelima oknum pelajar ini berdalih nekat membolos lantaran tak ada pelajaran. ‘’Tidak ada pelajaran, sehingga kami memilih bermain play station,’’ ujar RE, salah satu siswa yang digaruk. Mereka mengaku bermain tanding game bola. Dari permainan ini, para pelajar itu menyewa Rp 2.000 per jam. Dalihnya, memakai uang saku yang lebih. Meski begitu, para siswa ini berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. Kelimanya juga berdalih baru kali ini membolos dan nekat keluar sekolah di jam belajar. (kmb30)

Bali Post/udi

BOLOS - Lima pelajar yang kedapatan membolos digiring ke Polsek Singojuruh, Banyuwangi, Selasa (24/1) kemarin.

MOGOK - Para satpam di tambang emas Tumpangpitu, Banyuwangi menggelar aksi mogok massal, Selasa (24/1) kemarin.

Bali Post/udi

Tiga Di-PHK, Satpam Tambang Emas Mogok Massal

Banyuwangi (Bali Post) Aktivitas tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, terganggu. Seluruh satpam di pertambangan milik PT Bumi Suksesindo (BSI) ini menggelar aksi mogok massal, Selasa (24/1) kemarin. Aksi tersebut dipicu solidaritas tiga satpam yang di-PHK. Aksi mogok digelar mulai pagi. Sekitar 100 orang satpam di bawah bendera PT Nawakara Perkasa Nusantara ini memilih berkumpul di pos masuk PT BSI. Beberapa bendera Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Satpam BSI dikibarkan. ‘’Ada 3 teman satpam yang di-PHK. Katanya kesehatannya tak memenuhi syarat. Rencananya ada 16 satpam lagi yang mau di-PHK. Alasannya sama, katanya tak sehat,’’ kata Bayu Aris, Komandan Regu Satpam PT BSI, di sela aksi.

Pria yang juga Koordinator SPSI Satpam PT BSI ini menjelaskan, tenaga satpam yang dilepas statusnya kontrak. Yang disayangkan, para satpam ini sudah bekerja cukup lama. Bahkan, ada yang mulai mengabdi sejak tahun 2009. Mereka rata-rata warga lokal di sekitar tambang. ‘’Yang kami sayangkan, hasil tes tak sehat ini sepertinya kurang terbuka,’’ jelasnya. Menurut Bayu, manajemen satpam sebelumnya tak pernah menyoal kondisi para satpam.

Saat rekrutmen PT Nawakara yang terakhir, para satpam ini juga lulus. Tetapi, saat tes kesehatan 16 Januari 2017, ada beberapa satpam yang dinyatakan unfit, sehingga kontraknya tak bisa diperpanjang. Kondisi ini, katanya, membuat para satpam resah. Sebab, mereka tak memiliki pekerjaan jika mendadak diputus kontrak. Yang meresahkan lagi, ada 16 tenaga satpam yang rencananya akan di-PHK. ‘’Sebagai solidaritas pemutusan kerja ini, kami akan terus mogok massal.

Kami menuntut perusahaan jangan sewenang-wenang memutus kontrak,’’ kritiknya. Keluhan lainnya, para satpam ini menyoal minimnya tenaga satpam di tambang emas. Saat jaga hanya satu orang dalam pos, sehingga kurang ideal melakukan pengamanan. Usai beraksi beberapa jam, perwakilan satpam diterima jajaran manajemen PT Nawakara Perkasa Nusantara. Hasilnya, 8 satpam yang dinyatakan unfit, diminta tes kesehatan ulang. ‘’Kami siap tes, hanya biayanya dari mana,’’ keluh Bayu. Ternyata, aksi mogok para satpam ini dimulai Senin (23/1) pagi. Aksi serupa juga pernah digelar November 2016. Sementara itu, Senior Manager

External Affairs PT BSI, Bambang Wijonarko membenarkan aksi mogok para satpam tersebut. Aksi ini, katanya, dipicu 13 satpam yang tak dilanjutkan masa kontrak lantaran tak lolos uji medis. Pihaknya menyesalkan aksi mogok ini. Dia berharap persoalan ini bisa diselesaikan antara perwakilan satpam dengan manajemen PT Nawakara. ‘’Kami sifatnya kontrak dengan PT Nawakara untuk tenaga satpam. Persoalan ini sebaiknya diselesaikan antara manajemen PT Nawakara dan perwakilan satpam,’’ kata Bambang dalam rilis tertulisnya. Meski ada aksi mogok, pihaknya menjamin operasional tambang emas tetap aman dan terkendali. (kmb30)

Empat Kecamatan di Bangli Rawan Longsor

Bali Post/udi

HADANG - Warga menghadang truk material yang akan masuk ke tambang emas Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, Selasa (24/1) kemarin.

Protes Jalan Rusak

Warga Hadang Truk Galian C Banyuwangi (Bali Post) Warga di sekitar tambang emas Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi, kembali memanas. Mereka nekat menghadang angkutan truk material proyek tambang, Selasa (24/1) kemarin. Akibatnya, sebanyak 15 truk pengangkut galian C ini gagal masuk lokasi tambang. Mereka tertahan di jalan rusak, sekitar 2 kilometer ke lokasi tambang. Aksi warga Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran ini berlangsung spontan. Mereka turun ke jalan sekitar pukul 07.30 WIB. Tanpa dikomando, mereka menghentikan seluruh truk pembawa pasir yang akan masuk ke tambang. Muatan truk diperiksa. ‘’Jalan desa kami rusak parah sejak adanya angkutan material ke tambang. Lihat saja, jalannya seperti kolam,’’ kata Budi Pego,

salah satu warga di lokasi. Pantauan di lokasi, jalan yang rusak ini kondisinya cukup parah. Jalan berlubang sedalam hampir 1 meter, mirip kolam dadakan. Pria ini menjelaskan, jalan yang rusak merupakan poros desa. Sebelumnya, kondisi jalan sangat mulus. Namun, sejak beberapa bulan terakhir, kondisinya rusak parah. Ini dipicu banyaknya truk pengangkut material ke proyek tambang emas. Sehari rata-rata lebih dari 50 truk melintas. Jumlah ini masih ditambah alat berat proyek yang akan masuk tambang emas. Akibat jalan rusak ini kerap terjadi kecelakaan. ‘’Kita sudah lama mengajukan perbaikan jalan. Terakhir, oleh investor tambang dijanjikan Desember 2016. Tetapi tak ada realisasi,’’ kata Budi. Merasa dibohongi ter-

us, kata Budi, warga akhirnya emosi, sepakat memblokade angkutan material tambang. Hingga pukul 13.00 WIB, aksi massa masih berlangsung. ‘’Katanya, pihak investor tambang PT Bumi Suksesindo (BSI) mau menguruk. Kalau tidak diperbaiki, warga akan terus menghadang truk material tambang,’’ tegas Budi.

Sehingga tak mengganggu kenyamanan warga. Sementara itu, beberapa jam setelah aksi, PT BSI selaku investor tambang langsung memperbaiki jalan yang diprotes warga. Dua alat berat dikerahkan ke lokasi. Hanya beberapa jam, beberapa meter ruas jalan yang berlubang berhasil ditutup. (kmb30)

Bangli (Bali Post) Cuaca buruk yang kerap terjadi di Kabupaten Bangli membuat waswas warga. Salah satunya curah hujan tinggi yang terjadi akhir-akhir ini. Kondisi seperti ini dikhawatirkan terjadinya tanah longsor, pohon tumbang, banjir atau lainnya. Empat kecamatan di Bangli merupakan daerah rawan longsor. Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli I Ketut Agus Sutapa, Selasa (24) kemarin, belakangan ini memang intensitas curah hujan yang terjadi di Bali cukup tinggi. Dari normal ke atas normal. Artinya, setiap hari terjadi hujan, baik itu pagi, siang reda dan sorenya hujan lagi. ‘’Kalau kita sesuaikan dengan tofografi di Bangli, risikonya memang rawan terjadi tanah longsor, pohon tumbang dan banjir. Kalau terjadi banjir itu karena pola masyarakat yang kurang sadar seperti membuang sampah sembarangan. Itulah yang

membuat potensi terjadinya banjir,’’ ungkap Sutapa. Ia menerangkan, sejauh ini sudah ada beberapa peristiwa yang telah ditangani. Mulai dari tanah longsor, pohon tumbang dan lainnya. Longsor terjadi di Kintamani, tepatnya di Dusun Bantas hingga menerjang rumah warga pada Minggu (22/1) malam. Kemudian, pohon tumbang di Penelokan. ‘’Curah hujan tinggi yang paling rentan adalah tanah longsor dan pohon tumbang. Kalau banjir masih belum ada laporan sampai sekarang,’’ kata Sutapa. Ia menambahkan, wilayah yang berpotensi terjadinya longsor yakni di perbukitan. Sebab, kondisi tanah masih labil. ‘’Untuk di Kintamani mulai dari jalur Bayung Gede sampai Blancan. Kemudian di Songan, mengingat rumah-rumah war-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

ga di sana ada di bawah tebing. Ini yang berisiko tinggi karena bisa megancam permukiman warga,’’ ujarnya. Selain di Kintamani, jalur yang rawan terjadi longsor di daerah Susut. Mulai dari masuk Demulih sampai Apuan. Kemudian untuk jalur Selat dari Desa Penataan menuju Manuk. Sementara untuk di Kecamatan Bangli di Pengotan Padpadan menuju Malet karena tanah di sana masih labil. Untuk Kecamatan Tembuku mulai masuk Desa Jehem sampai Nongan. Lebih lanjut dikatakan pihaknya mengimbau kepada semua warga agar waspada untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Menurutnya, bagi warga yang rumahnya dekat pohon perindang agar sejak dini sudah dilakukan pemangkasan ranting-ranting pohon. (kmb41)


OPINI

6

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Introspeksi Diri dan Penguatan Wiweka Era globalisasi telah menyeret kehidupan manusia pada dunia pragmatis dan serba instan. Dunia yang bergerak dengan cepat ini tentu tetap harus diimbangi dengan kesiapan diri. Dalam konteks ini, kesadaran diri untuk melakukan introspeksi harus terus dilakukan. Melakukan koreksi atas diri dan menemukan solusi atas masalah dalam diri adalah sebuah perenungan yang harus dijalankan. Manusia tentu tak boleh menyerah oleh situasi dan kondisi. Karena pada dasarnya sebagai bagian dari alam, manusia wajib menjaga alam kehidupannya. Dalam konteks lainnya, kesadaran diri juga akan membuat manusia membangun kebijaksanaan dalam diri. Dalam konteks Hindu, kebijaksanaan atau wiweka adalah salah satu kompetensi diri yang akan menentukan kualitas hidup kita. Semakin baik kesadaran kita untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana yang benar dan mana yang salah akan membuat kita lebih arif dalam mengambil pilihan hidup. Manusia juga tak bisa abai dalam hal mengasah kebijaksanaan diri. Manusia sebagai komunitas sosial tentu akan berinteraksi dengan manusia lainnya, sehingga kesadaran ini penting menjadi identitas diri. Dalam kehidupan masyarakat Bali saat ini, kurang atau bahkan hilangnya kesadaran serta jati diri manusia Bali cenderung menguat. Manusia Bali sejati-sejatinya adalah entitas dari serangkaian keberagaman yang tumbuh dan berkembang serta menjiwai manusia Bali itu sendiri. Aspek agama, sosial, budaya, lingkungan dan lainnya itu menyatu ke dalam pribadi masing-masing. Justru itulah sekarang yang kita temui, berbagai aspek itu ternyata tidak muncul, tenggelam atau mungkin saja sudah lenyap. Akibatnya, kesadaran pribadi itu tidak muncul. Akibat yang lebih parah lagi adalah tidak munculnya kesadaran itu ke dalam setiap tindaktanduk perilaku sehari-hari. Inilah yang kita dapati saat ini. Kesadaran tentang jati diri itu sangatlah penting. Mengerti diri sendiri serta bagaimana fungsi serta peranan dalam hidup merupakan hal hakiki dalam kehidupan. Apa yang sudah kita perbuat? Banyak hal tentu saja sudah dilakukan. Namun apakah hal itu sudah mencerminkan berbagai aspek adiluhung yang membentuk karakter manusia Bali? Sudahkah menonjolkan aspek agama Hindu, sudahkah mencakup sisi sosial manyama braya sagilik saguluk sabayantaka, sudahkah mencerminkan Tri Hita Karana dan sebagainya? Banyak peristiwa, upacara agama, upacara adat dan sebagainya di Bali bisa dipakai pengingat, tetenger (prediksi) atau bahan refleksi diri. Sebegitu adiluhungnya para leluhur menciptakan sebuah tanda-tanda agar diingat oleh generasi penerusnya. Diingat untuk dilaksanakan. Kalaupun sekarang masih tertidur lelap, hal tersebut bisa dipakai sinyal untuk bangkit dalam kesadaran penuh untuk menjalankan dharma serta bakti sebagai manusia Bali, sebagai masyarakat Bali yang mencintai tanah leluhurnya ataupun tanah di mana dia mendapatkan kenikmatan. Kesadaran, pencerahan atau apa pun itu mesti segera dinyalakan apinya. Dijaga agar terangnya selalu menyinari jalan kita semua menuju ke arah yang lebih baik. Menjadikan kita tahu di mana harusnya berjalan pelan dan bahkan berhenti sejenak. Dan di mana kita harus berlari kencang mencapai tujuan. Bangkitnya kesadaran ini tentu akan lebih signifikan bila terjadi di semua kalangan, baik dari lapisan masyarakat dari yang tertinggi sampai terendah.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Keluhan Layanan Telkom Telkom sangat berjasa dan sangat kami perlukan bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk mencari nafkah. Jasa Telkom bukan hanya diperlukan sejak tahun 70-an, tetapi tetap kami perlukan sekarang maupun yang akan datang. Kerusakan telepon telah kami laporkan 147 pada tanggal 22 Desember 2016, No. laporan IN 11518547. Setelah itu kami laporkan juga secara langsung, dengan mendatangi kantor Telkom sebanyak dua kali. Pada tanggal 6 Januari 2017 teknisi Telkom akhirnya menelepon menanyakan lokasi kami tapi tidak ada muncul. Tanggal 12 dan 13 Januari 2017 kami mencoba telepon 147 tapi tidak bisa dihubungi. Telepon kami rusak dan belum diperbaiki oleh Telkom. Tetapi ketika kami coba hubungi dengan telepon tembaga lain, jawabannya ‘’telepon tidak bisa digunakan atas permintaan pemilik’’ yang mana tidak sesuai dengan realitas. Kami tidak pernah memutuskan jasa telepon kami, tetapi telepon rusak dan belum diperbaiki oleh Telkom. Betapa banyak nomor telepon tembaga yang rusak karena galian atau sebab lain tetapi dibiarkan Telkom. Kabel diganti optik tetapi pemberitahuan di media hanya sekali kami baca di Bali Post untuk area Sanur dan tanpa penjelasan lebih baik/jeleknya optik. Sesudah diganti optik susah dihubungi/rewel/ rusak untuk dihubungi melalui HP maupun telepon tembaga. Kami yang perlu internet saja dipaksa berlangganan Indi Home dengan kabel TV yang tidak kami perlukan. Pernah juga telepon rumah kami tanpa persetujuan dan sepihak dijadikan pelanggan Indi Home yang tidak kami perlukan dan merepotkan harus datang ke kantor Telkom untuk pemutusannya. Teknisi Telkom sekarang setelah memakai pihak ketiga tidak mengerti teknologi telepon lama dan tidak setangkas dan bersemangat kerja seperti karyawan Telkom yang lalu. Seyogianya Telkom bisa lebih cekatan, komunikatif dan melayani seperti layanan PLN 123 dalam berkarya dan berusaha. Yinna Sungkono Jl. Suli No.59, Denpasar

Pagerwesi-Siwaratri: Sinergi Energi Rohani Secara matematis, setiap ritual Hindu digerakkan oleh siklus perhitungan waktu, yang perputarannya mengikuti perpaduan sasih/bulan (datang setiap 35 hari sekali), Wewaran (Panca Wara: setiap 5 hari; Sapta Wara: setiap 7 hari), dan Pawukon/Wuku (setiap 30 hari). Pada saat atau waktu tertentu, adakalanya satu atau lebih ritual (upacara yadnya) mengalami titik temu, seperti ritual Galungan bertemu dengan bulan Purnama, disebut Galungan Nadi. Sementara jika bertemu saat Tilem, disebut Galungan Naramangsa. Bisa juga antar-ritual itu berjalan dan diperingati beriringan (marerod), seperti Pagerwesi dan Siwaratri kali ini yang pelaksanaannya berturutan, 25 dan 26 Januari 2017.

Oleh I Gusti Ketut Widana alam pandangan magicoteologis, bertemu atau beriringannya pelaksanaan ritual, bukan sekadar peristiwa biasa yang kebetulan, melainkan satu momentum terangkainya energi kerohanian, sebagai kekuatan spiritual, yang mengandung makna bangkitnya jiwa berkesadaran Illahi (Purusa), tidak berhenti di tingkatan materi (Prakerti). Ritual Pagerwesi misalnya, sebagai puncak rangkaian hari suci Saraswati, saat mana Hyang Widhi dalam manifestasi Sang Hyang Pramesti Guru sedang beryoga, menjaga kelanggengan jagat agar umat manusia dapat hidup sejahtera, sentosa dan bahagia. Begitupun ritual Siwaratri, jatuh pada setiap purwaning tilem kapitu (hari ke-14 paro gelap), yang diyakini sebagai malam beryoganya Sang Hyang Siwa, sehingga siapa pun yang memuja-Nya saat itu, akan mendapat anugerah pembebasan dari segala papa (noda dan dosa). Bertemunya secara beriringan ritual Pagerwesi dengan Siwaratri ini menjadi titik kulminasi kesadaran Illahi, yang melalui kebangkitan energi rohani/jiwani, dengan pelan tapi pasti dapat mengurangi bahkan meninggalkan kesadaran materi/bendani yang bersifat sementara, semu, palsu, bahkan sering menipu. Selama tingkat kesadaran manusia masih bergerak dan bermain di tat-

D

aran materi guna memenuhi hasrat duniawi yang bersifat indrawi, maka keberadaan sang jiwa (roh) tidak akan pernah berkesadaran, tetap terbelenggu oleh kegelapan/kebodohan (awidya) yang menyebabkan papa, dalam segala bentuknya: panas, dingin, suka, duka, nestapa, dosa, dsb. Akan tetapi, bilamana umat dapat menjadikan ritual yadnya (Pagerwesi dan Siwaratri) sebagai anak tangga pendakian spiritual, maka jalan menuju “Kesadaran Sang Diri” – (matutur ikang atma ri jatinya) niscaya akan tercapai. Tokoh Lubdhaka yang dimunculkan dalam narasi Kakawin Siwaratrikalpa sebagai seorang ‘’pemburu’’, sesungguhnya adalah gambaran kita, yang pada kenyataannya masih dominan waktunya dihabiskan untuk mengejar bahkan memburu segala hal bertujuan memenuhi hasrat kebutuhan materi. Akibatnya, materi membelenggu bahkan mempermainkan jiwa/roh, menjadikannya tidak berkesadaran, sehingga apa yang dilakukan manusia cenderung di luar kendali sang jiwa. Ketika keadaan jiwa/roh tanpa kesadaran, apa pun yang dilakukan manusia cenderung didorong oleh awidya (kegelapan/kebodohan). Jangan heran, apa yang disaksikan pada realita kehidupan masyarakat kekinian, tampak serba nungkalik (terbalik), yang di dalam sloka Kakawin Niti Sastra (IV, 7-11) disebut sebagai Zaman Kali, den-

gan keadaan: ‘’Sesungguhnya, bila zaman Kali datang pada akhir Yuga, hanya materi/ kekayaan yang dihargai. Orang-orang sadhu, pandai mengabdi pada orang kaya. Semua pelajaran pendeta yang gaib-gaib dilupakan orang, keluargakeluarga baik dan raja-raja menjadi hina papa. Anak-anak akan menipu dan mengumpat orangtuanya, orang hina dina mendapat kemuliaan; Dunia guncang dan diselubungi kegelapan, karena pengaruh zaman Kali, manusia menjadi kegila-gilaan, suka berkelahi, berebut kedudukan yang tinggi-tinggi. Mereka tidak mengenal dunianya sendiri, bergumul melawan saudara-saudaranya dan mencari perlindungan kepada musuh. Barang-barang, tempat-tempat suci dirusak. Kutuk tak berarti lagi, semua itu karena perbuatan orang-orang angkaramurka’’. Tampaknya, apa pun yang namanya ritual (yadnya) sesungguhnya masih sebatas jalan, bukan tujuan. Lalu bagaimana agar jalan ritual bisa mengantarkan pada tujuan spiritual guna mencapai kemurnian Atman, hingga dapat bersatu pada Brahman? Di tengah situasi zaman Kali seperti sekarang ini, memang tidak mudah, tetapi sebenarnya tidak sulit juga, yaitu dimulai dengan hal-hal sederhana, bermakna dan mengena. Caranya, mengejawantahkan brata Siwaratri dalam keseharian hidup,

diawali melaksanakan jagra, senantiasa dalam keadaan sadar lahir batin (wahyaadyatmika). Jagra yang selama ini disalah-artikan sebagai kegiatan melek (begadang), sejatinya mengandung tuntunan agar umat jangan sekali-sekali lupa diri (lali-lipya), harus selalu ingat/ eling untuk melangkah di jalan dharma, meski dikepung dominasi adharma. Meningkat setelah Jagra (sadar diri), menjalankan Upawasa, tidak makanminum sebagai cara melatih diri mengendalikan nafsu ragawi, menguatkan ketahanan fisik dan mental, lalu menumbuhkan kesabaran serta menempa ketabahan hati. Puncaknya adalah melakoni Mona Brata, berdiam diri melakukan kontemplasi dan atau samadhi. Inilah tahapan brata yang hakikat filosofisnya adalah melakukan aktivitas ritual, termasuk Pagerwesi dan Siwarati dengan lebih menekankan pada pelaksanaan tapa-brata-yoga samadhi. Cara ritualistik yang tidak sampai membenamkan kandungan makna, apalagi menenggelamkan nilai tuntunan etis, tetapi justru semakin membangkitkan kesadaran jiwa melalui spiritualisme beragama. Hanya dengan spirituliasme beragama, pengejawantahan makna filosofik, dan tuntunan etik setiap ritual akan jauh lebih humanistik daripada sekadar berfungsi semiotik simbolik, yang dalam kenyataan hidup sehari-hari justru sering kali berjalan nungkalik. Nilai-nilai kebenaran dengan mudah diputar balik menjadi kesalahan, sementara apa yang sebenarnya merupakan kesalahan, dianggap sebagai suatu kebenaran. Inilah hakikat Pagerwesi dan Siwaratri, merupakan sinergi energi rohani, umat berlaku sebagai “pemburu”, tetapi hanya untuk mencari kebenaran sejati, lalu mencapai kesadaran sang diri, hingga bersatunya Sang Jiwa dalam kesadaran Illahi (Hyang Widhi). Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar

Masihkah Orang Bali Berbahasa Bali?

SALAH satu persoalan kebudayaan orang Bali adalah pada bahasa Bali-nya. Sebagai sebuah persoalan kebudayaan, bahasa Bali kini berlumuran kekhawatiran, pesimisme, dan ujung dari semua itu hanyalah kepunahan bahasa Bali. Cara pandang tersebut nampaknya akan selamanya dikaitkan dengan fakta-fakta sosiolinguistik di lapangan seperti abrasi ranah pemakaian bahasa Bali, menurunnya loyalitas pemakai bahasa Bali, dan kegagalan pengajaran bahasa Bali di sekolah-sekolah. Pertanyaannya kini adalah apakah orang Bali masih mempunyai rasa memiliki pada bahasa Bali-nya? Persoalan utama dalam bahasa Bali tampaknya tidak berbeda jauh dengan persoalan-persoalan yang telah dihadapi oleh orang Bali. Persoalan ketika mereka merasakan ruang ekologis dan ruang kebudayaannya semakin sesak. Sebuah peminggiran terselubung, ketika kapitaliskapitalis membeli tanah-tanah indah di Bali. Dengan kesadaran akan hal itu orang Bali lebih berhati-hati menjual tanahnya kepada para investor. Jadi, dengan itulah orang Bali telah mulai mendirikan benteng-benteng yang akan melindunginya dari usaha-usaha marginalisasi terselubung. Apakah kesadaran seperti itu telah dimiliki oleh orang Bali, ketika bahasa Bali-nya berhadapan dengan bahasa-bahasa asing dan juga bahasa nasional yang semuanya mendesaknya? Keterdesakan bahasa Bali tampaknya belum menjadi kesadaran kolektif di kalangan orang Bali. Hal ini ditunjukkan dengan adanya sikap pro dan kontra masyarakat Bali dalam mempertahankan bahasa Bali. Misalnya, masyarakat yang tergiur dengan perkembangan modern cenderung meremehkan dan bahkan menilai masyarakat yang tetap mempertahankan tradisi sebagai masyarakat yang tidak mengikuti perkembangan zaman alias kuno. Sebaliknya, masyarakat yang mempertahankan tradisi berbahasa Bali menilai masyarakat yang mengikuti perkembangan modern tanpa diimbangi nilai-nilai budaya adalah masyarakat yang lupa diri atau sok gaul. Hampir kebanyakan orang memahami bahasa Bali hanya sebatas sarana komunikasi,

Oleh I Made Nuryata, S.Pd., M.Pd. baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam kehidupan masyarakat daerah Bali. Padahal, masih ada hal lain yang lebih bernilai dalam bahasa Bali yaitu bahwa dengan menggunakan bahasa Bali, gaya tutur atau mimik, sikap dan perilaku antara pasangan bicara akan terpola dengan sendirinya. Tingkatan-tingkatan yang ada dalam bahasa Bali (anggah-ungguh ing basa Bali) mampu memberikan rasa bahasa yang berbeda saat digunakan dalam berkomunikasi. Lalu, pertanyaannya adalah apa yang bisa dilakukan agar bahasa Bali mampu bertahan dan tetap lestari? Ada beberapa pemikiran praktis yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam melestarikan bahasa Bali, yaitu: Pertama, upaya mempertahankan bahasa Bali melalui filosofi Bali, misalnya menanamkan nilai-nilai filosofi lewat ungkapan Bali seperti: De ngaden awak bisa depang anake ngadanin. Ungkapan-ungkapan ini merupakan kearifan filosofis yang benar-benar mendasar dan dapat menjadi sumber semangat bangga berbahasa Bali. Kedua, usaha mempertahankan bahasa Bali melalui lomba dan festival kebudayaan Bali. Lomba atau festival sekarang ini menjadi sarana yang ampuh dan efektif untuk mendorong masyarakat untuk berbahasa Bali. Kegiatan semacam ini sudah sangat banyak dilaksanakan namun tentunya harus terus ditingkatkan baik intensitasnya maupun kualitasnya. Pesta Kesenian Bali (PKB) yang dilaksanakan setiap tahun juga merupakan wahana berkesenian di samping untuk melestarikan dan pengembangan budaya Bali. Pesta Kesenian Bali di tahun 2016 nampaknya sangat sejalan dengan upaya mempertahankan bahasa Bali di mana PKB ini mengusung tema “Karang Awak” yang dimaknai sebagai “mencintai tanah kelahiran”. Tanah memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Ikatan yang kuat pada tanah (pertiwi) memunculkan rasa cinta orang Bali kepada tanah kelahiran,

tanah pelekadan. Orang bali dikenal sebagai etnis yang memiliki ikatan kuat terhadap tanah kelahirannya. Di mana pun mereka tinggal, di luar Bali bahkan di luar negeri, kecintaan pada tanah kelahiran tiada pernah surut. Malah, jarak geografis dalam rentang waktu yang lama menyebabkan kecintaan pada Bali semakin bertambah. Ketiga, mempertahankan bahasa Bali dapat dilakukan melalui pengembangan kesenian tradisional, misalnya wayang kulit. Pada akhir-akhir ini wayang kulit kembali digemari masyarakat bali karena tampil dengan sentuhan teknologi dan cerita-cerita yang banyak mengandung unsure humornya. Tentu saja ini menjadi wahana yang sangat baik untuk melestarikan bahasa Bali. Keempat, mempertahankan bahasa Bali dengan cara “sehari berbahasa Bali” di sekolah-sekolah atau di kantor-kantor pemerintah. Di sekolah misalnya, di hari sabtu semua siswa dan guru pada jam istirahat berkomunikasi dengan bahasa Bali. Mungkin pada awalnya kegiatan ini terasa berat terlebih lagi di sekolah perkotaan namun lama-kelamaan hal ini akan menjadi biasa dan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam mendorong pelestarian bahasa daerah Bali. Melalui refleksi ini tentu saja kita berharap bahwa kita sebagai masyarakat Bali sudah seharusnya untuk menentukan sikap yaitu “kembali berbahasa Bali”. Mari kita kembali berbahasa Bali dan bangga berbahasa Bali. Marilah kita bijak menyikapi globalisasi dengan memberikan ruang yang proporsional untuk melestarikan bahasa Bali yang merupakan bahasa ibu dan warisan leluhur yang menunjukkan identitas diri kita sebagai orang Bali. Dan yang tidak bisa dilepaskan perannya dalam melestarikan bahasa Bali adalah orangtua. Semoga saja bahasa bali merupakan bahasa pertama yang diperkenalkan orangtua kepada anak, dan juga merupakan bahasa pertama bagi anak untuk berkomunikasi dengan orangtua dan teman-temannya.

POJOK Pemimpin Bali harus berani paksa pengusaha jaga alam Bali. - Bukan ikut-ikutan rusak Bali. *** Pencapaian kunjungan wisatawan 2016 sudah capai target. - Yang belum, pemerataan. *** Kecuali RS, pelayanan publik di Bali tiga hari ini tutup. - Jangan timbulkan kesan Bali = Banyak libur.

Penulis, Guru SMKN 1 Manggis Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

TUKANG SUUN Seorang tukang suun menjunjung keranjang sembari menunggu warga yang memanfaatkan jasanya saat melintas di dekat sejumlah pedagang janur di areal kawasan Jalan Gajah Mada - Jalan Sulawesi, Denpasar. Foto diambil Senin (23/1).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

BKK untuk Upacara Diperbolehkan 60 Persen

Denpasar (Bali Post) -

”Dari dana Rp 200 juta tersebut, desa dapat memanfaatkan untuk keperluan ritual keagamaan hingga 60% (Rp 120 juta), operasional pengurus adat dan kades 10% (Rp 20 juta), untuk kegiatan pasraman atau pendidikan Hindu 10% (Rp 20 juta), serta kegiatan lainnya yang terkait dengan pelestarian adat dan budaya yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.”

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan kepada desa adat/pakraman didorong lebih besar untuk pelaksanaan ritual keagamaan di desa. Terlebih tahun ini, BKK yang bisa dimanfaatkan untuk upacara diperbolehkan hingga 60%. Tidak seperti tahun lalu yang hanya boleh sekitar 40%.

Bali Post/ist

TANGGA - Polantas mengatur arus lalin menggunakan tangga Gatur

Polantas Pakai Tangga Gatur

“Lebih mendorong pemanfaatannya kepada aspek upacara untuk mengurangi beban masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali Ketut Lihadnyana di Denpasar, Selasa (24/1) kemarin. Lihadnyana menambahkan, 1.385 desa adat/pakraman di Bali tahun ini akan kembali mendapatkan dana BKK masingmasing Rp 200 juta. Selain desa pakraman, BKK juga diberikan kepada 1.440 subak dan 1.116 subak abian masing-masing Rp 50 juta. Total anggaran yang dialokasikan Pemprov Bali sebesar Rp 404,80 miliar. “Dari dana Rp 200 juta terse-

but, desa dapat memanfaatkan untuk keperluan ritual keagamaan hingga 60% (Rp 120 juta), operasional pengurus adat dan kades 10% (Rp 20 juta), untuk kegiatan pasraman atau pendidikan Hindu 10% (Rp 20 juta), serta kegiatan lainnya yang terkait dengan pelestarian adat dan budaya yang disesuaikan dengan kebutuhan desa,” paparnya. Lihadnyana berharap, BKK untuk desa pakraman, subak, dan subak abian sudah bisa dicairkan awal Maret mendatang. Dengan batas waktu hingga Juni agar seluruhnya sudah bisa dicairkan. Sebelum itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke

kabupaten/kota di bulan Februari. Terkait penggunaan dana, agar dapat disesuaikan dengan rencana anggaran biaya yang sudah disusun. “Karena tidak jarang terjadi ketidaksinkronan antara rencana dan realisasinya ketika dana sudah cair. Tentu hal ini tidak boleh terjadi lagi. Kami ingatkan juga agar paling lambat seminggu setelah dana masuk ke desa harus sudah dimanfaatkan,” jelasnya. Selain itu, lanjut Lihadnyana, laporan pertanggungjawaban atas penggunaan BKK harus disampaikan tepat waktu. “Jangan sampai lewat dan menunggu hingga akhir tahun,” tandasnya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Bila terjadi kemacaten parah, jarak pantau Polantas terbatas. Untuk itu Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan melakukan terobosan kreatif membuat tangga Gatur (pengaturan lalu lintas). “Polantas saat tugas naik di tangga Gatur tersebut sehingga posisinya lebih tinggi. Dengan demikian, jarak pantau lebih panjang dan pengguna jalan gampang lihat petugas,” tegas Kompol Heri Selasa (24/1) kemarin. Polantas yang mengawaki tangga itu bertugas mulai pukul 06.30 hingga 08.00 wita. Untuk tahap awal baru ada empat tangga pengaturan yang ditempatkan di empat titik yaitu di Pos Buagan (simpang Jalan Teuku Umar-Imam Bonjol), Pos Simpang Enam (simpang Jalan Teuku Umar-Nusa Kambangan-Pulau Tarakan-Pulau Kawe), Pos Teuku Umar (simpang Jalan Teuku Umar-Diponegoro) dan Pos Sudirman di Jalan PB Sudirman). “Itu untuk beri pelayanan prima kepada masyarakat di pagi hari. Juga mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran dalam berlalu lintas di wilayah Polresta Denpasar,” ujarnya. Selain itu, di beberapa lokasi Polantas dibantu anggota Sabhara dan satuan lainnya. “Perintah Bapak Kapolda agar polisi lebih banyak dikerahkan ke lapangan saat pagi hari. Hasilnya sangat luar biasa, lancar kan? Walau hujan kami harus di jalan mengatur arus lalin. Mudah-mudahan dengan terobosan kreatif kami ini bisa beri layanan maksimal kepada masyarakat,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

DPRD Bali Tinjau Pasar Seririt Denpasar (Bali Post) DPRD Bali yang diwakili Komisi III pimpinan I Nengah Tamba dan Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry meninjau Pasar Seririt di Buleleng, Senin (23/1) lalu. Pasar yang pernah terbakar pada Agustus 2014 lalu itu kini sudah terbangun kembali. Hal tersebut tidak lepas dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Bali 2016. “Konstruksi bangunan bagus. Bahanbahan memang harus bagus dan tahan dari kebakaran. Masalah safety terhadap kebakaran ini harus betul-betul diperhatikan,” ujar anggota Komisi III DPRD Bali, Nyoman Suyasa, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/1) kemarin. Suyasa melihat, instalasi listrik di Pasar Seririt sudah cukup rapi dan bagus. Selain itu, alat-alat penanggulangan kebakaran juga sudah tersedia. Pihaknya meminta ada sosialisasi yang baik bagi para pedagang terkait cara penggunaan alat-alat penanggulangan kebakaran itu. “Paling tidak para pedagang itu tahu bagaimana cara menggunakannya. Itu untuk emergency, supaya tidak terjadi kebakaran seperti yang dulu lagi,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengatakan, eksekutif dan legislatif memiliki komitmen yang sama untuk membantu masyarakat kecamatan Seririt. Dalam hal ini, untuk segera bisa mengembalikan fungsi dan peranan Pasar Seririt sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat di Buleleng Barat. “Pembangunan kembali Pasar Seririt tidak lepas dari BKK yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Bali 2016,” ujarnya. Dari pengecekan di lapangan, lanjut Sugawa, BKK Provinsi Bali sebesar Rp 14,5 miliar ternyata baru terpakai Rp 12,050 miliar. Dengan kata lain, masih ada sisa Rp 2,350 miliar. Pihaknya menyarankan agar sisa bantuan tersebut bisa dialokasikan pada anggaran perubahan 2017 untuk anggaran penataan dan pemenuhan standar keamanan yang maksimal. “Disarankan juga agar PD Pasar sebagai pengelola melibatkan desa pakraman di sekitarnya. Pembagian los agar dilakukan secara adil dan tidak merugikan masyarakat,” imbuhnya. Sugawa menambahkan, pasar Seririt selanjutnya agar bisa berfungsi sebagai pasar tradisional yang dikelola secara modern. Selain itu, dapat pula menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Bumi Denbukit. (kmb32)

7

Bali Post/ist

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ketut Lihadnyana

Diundur, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Tenaga RSBM

Bali Post/kmb36

BARANG BUKTI - Kapolsek Kuta Kompol Sumara menunjukkan barang bukti yang diamankan dari tersangka Aris Umbu Lepa.

Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali tak bisa memenuhi janji untuk mengumumkan hasil seleksi administrasi penerimaan Tenaga NonPNS/Kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara (RSBM) sesuai jadwal. Pengumuman sedianya dijadwalkan pada 23 Januari 2017 lalu, namun akhirnya ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, Selasa (24/1) kemarin, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelamar yang sudah mengirimkan berkas ke pihak panitia. Pihaknya beralasan, penundaan terpaksa dilakukan lantaran ada ribuan berkas lamaran yang masuk. Sampai saat ini, panitia masih melakukan proses verifikasi terhadap berkas-berkas itu. “Membutuhkan waktu dan ketelitian untuk melakukan verifikasi berkas pelamar agar sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujarnya. Mahendra mengapresiasi antusiasme para pencari kerja untuk mengikuti seleksi Tenaga Non-PNS/Kontrak pada rumah sakit yang nantinya digadang-gadang memberi pelayanan berstandar internasional itu. Hingga batas akhir pendaftaran, pihak panitia menerima 8.205 berkas dari para pelamar. Sementara tenaga yang dibutuhkan 520 orang meliputi tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian, tenaga kesehatan lainnya dan tenaga nonkesehatan. “Kami kembali menegaskan komitmen Pemprov Bali untuk melaksanakan rekrutmen secara transparan dan bebas KKN,” imbuhnya seraya mengatakan pengumuman lebih detail terkait penundaan hasil seleksi administrasi penerimaan Tenaga Non-PNS/Kontrak RSBM dapat diakses melalui website Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali dan website Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (kmb32)

Pencuri Dompet WNA Dibekuk Pencuri Motor Ditangkap

Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Kuta menangkap Aris Umbu Lepa (33) di halaman vila di Jalan Kayu Cendana, Seminyak, Kuta, Badung, Minggu (22/1) lalu. Saat dilakukan penggeledahan di tas pelaku ditemukan sebilah parang. Setelah kasus itu dikembangkan, tersangka asal NTT ini juga terlibat kasus pencurian dompet milik warga negara asing (WNA) di wilayah Kuta. Menurut Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Selasa (24/1) kemarin, pukul 07.00 wita, Ketut Budiarta (48) melihat pelaku mondar-mandir di halaman vila di TKP. Selanjutnya Budiarta menelepon Penrepti, Nengah Kolin (55) dan dilaporkan ke Polsek Kuta. Tak lama kemudian datang

anggota Opsnal dan anggota Babinkamtibmas Seminyak di TKP. Polisi langsung mengamankan pelaku dan hasil penggeledahan di ranselnya ditemukan senjata itu. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Kuta. Hasil penggeledahan di kamar kos tersangka di Jalam Sri Rama, Legian, Kuta, polisi mengamankan dua pedang, pelat sepeda motor, satu dompet kulit berisi kartu driver license dan visa platinum ANZ, visa debit, semuanya atas nama Laura Bartholomeusz. Selain itu, disita kartu american express atas nama Mattew P. Wales, treveller card dan kartu City Bank atas nama Mattew P. Wales. “Hasil interogasi, pelaku mengaku parang tersebut dibawa dari kampungnya yaitu Sumba Tengah hari Rabu tanggal 4 Januari lalu.

Kalau pelat sepeda motor DK 4487 EK, kata pelaku milik temannya bernama Jopi asal Lombok,” ujar Sumara didampingi Panit Reskrim Iptu Putu Budiartama. Sedangkan dompet tersebut, lanjut mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini, tersangka mengaku hasil curian di Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta. Tersangka mengatakan beraksi bersama Jopi, sepuluh hari lalu. Modusnya mengambil dompet itu di bagasi depan sepeda motor. Kanit Reskrim Iptu Ario Sena menambahkan, saat ditangkap tersangka diduga hendak melakukan pencurian. Jika tepergok, kemungkinan pelaku menggunakan parangnya untuk membela diri. “Kasus ini masih kami kembangkan. Juga masih mengejar Jopi,” tegasnya. (kmb36)

BBPJN Pikirkan Pembebasan Lahan

’’Shortcut’’ 5-6 Jadi Prioritas Dibangun Denpasar (Bali Post) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja. Saat ini tengah dipikirkan mengenai pembebasan lahan. BBPJN mengupayakan agar masalah pembebasan lahan bisa tuntas tahun ini. “Mudah-mudahan tidak ada halangan, karena pendanaan juga kan terbatas. Saya mau koordinasi dengan pemda, sharing dengan pemda untuk pembebasan lahan. Kuncinya tahun ini kita mikirin pembebasan lahan,” ujar Kepala BBPJN Wilayah VIII, Ketut Darmawahana, saat dikonfirmasi Bali Post belum lama ini. Pihaknya berharap tidak ada halangan yang berarti, sehingga tahun 2018 sudah bisa di-setting

untuk pembangunan. Termasuk pengajuan izin ke Menteri. Shortcut yang diprioritaskan untuk dibangun pertama kali adalah di titik 5 dan 6, dari Desa Wanagiri hingga Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan shortcut ini sekitar Rp 500 miliar dari dana APBN. “Nama saja 5-6 tapi jadi satu, bukan pisah,” imbuhnya seraya mengatakan segera berkoordinasi dengan Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng terkait pembebasan lahan. Sementara itu, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali, I Nyoman Astawa Riadi, mengaku belum menerima laporan DED dari BBPJN Wilayah VIII. “Shortcut laporan belum ada, janjinya Balai kan di November 2016 untuk DEDnya. Tapi karena kesibukan Balai yang sekarang di Surabaya wilayah Bali-nya,” ujarnya.

Bila memang lokasi shortcut yang akan dibangun pertama di titik 5 dan 6, Astawa mengaku akan mengikuti saja. Kendati Pemprov sebetulnya mengusulkan di kawasan Bedugul km 45 Candikuning, sebelum patung jagung. Sebab, kawasan itu kerap macet pada saat hari libur. Selain itu, pembebasan lahan bisa lebih cepat karena di sana ada lahan pemprov dan Kementerian Kehutanan. “Kalau paling dasar kan pembebasan lahan, paling siap Pemprov Bali di Candikuning. Kalau dia di sana (titik 5 dan 6, red) ya di sana,” jelasnya. Astawa menambahkan, pihaknya juga harus siap bila BBPJN meminta adanya sharing anggaran untuk pembebasan lahan. Namun, di tahun 2017 ini belum ada anggaran pembebasan lahan. “Nanti kalau sudah ada kajian mungkin bisa di APBD Perubahan 2017 atau APBD 2018,” ujarnya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Pencuri sepeda motor, Teguh Pribadi (27), ditangkap petugas Polsek Denpasar Selatan (Densel) di gudang transport wisata di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, Jumat (13/1) lalu. Polisi sempat kebingungan karena motor curian yang disembunyikan di bengkel kosong wilayah Tabanan, hilang. Setelah ditelusuri ternyata motor itu diamankan di Polres Tabanan, Minggu (22/1) lalu. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, seizin Kapolsek Kompol Aris Purwanto, Selasa (24/1) kemarin, mengatakan motor yang dicuri milik Juli Andrean (24) di Jalan Raya Pemogan Gang Mawar, Densel, Kamis (12/1) pukul 23.00 wita. Korban datang dari tempat kerja dan masuk ke kos, sedangkan sepeda motor diparkir di depan kos tapi tidak dikunci stang. “Keesokan harinya korban bangun pukul 07.00 wita, ternyata motornya hilang. Ada saksi yang melihat motor itu dibawa oleh pelaku,” ujarnya. Pada Jumat (13/1) pukul 17.00 wita, tersangka berada di seputaran gudang tranport pariwisata di Jalan Pura Demak, Denpasar. Selanjutnya, Komang Gatot Marianto (32) melaporkan hal itu kepada piket Reskrim Densel dan tersangka berhasil ditangkap. Saat diinterogasi, pengangguran ini mengaku menyembunyikan motor curian itu di bengkel kosong di wilayah Tabanan. Saat dicek ke sana ternyata tidak ada. Polisi lalu menggali informasi di sekitar bengkel tersebut. “Karena lama motor itu tidak ada yang ambil, warga lapor ke Polres Tabanan. Selanjutnya, motor tersebut diamankan ke Polres Tabanan. Saat ini, barang bukti sudah di Polsek Densel,” ujar Bangkit. (kmb36)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Tersangka Teguh Pribadi diamankan di Polsek Densel.


BANGLI

8

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Selisih Pendapat Saat ”Paruman”, Luh Satu Dianiaya Bangli (Bali Post) Gara-gara beda pandangan soal pembelian tenda, perempuan asal Banjar Hulundanu Desa Songan, Kintamani, Ni Luh Satu (41), menjadi korban penganiayaan. Dia dianiaya oleh Jero Mudias (36), warga Banjar Serongga Desa Songan saat paruman krama di Bale Pura Dewa Manik, Banjar Tabu Desa Songan. Informasi yang dihimpun, penganiayaan itu terjadi Selasa (24/1) kemarin, sekitar pukul 00.30 wita. Awalnya dalam paruman tersebut krama membahas rencana pembelian tenda untuk dipasang di Pura Dewa Manik. Saat itu korban menyampaikan usulan. Tetapi usul yang disampaikan korban berbeda dengan pelaku dan memicu ketersinggungan. Pelaku yang kesal langsung memukul wajah korban sebanyak tiga kali. Pukulan mengenai bagian bibir korban. Akibatnya, bibir korban bengkak. Korban yang tak terima dengan perlakuan pelaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gede Oka seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan tersebut. Pihaknya pun sudah menindaklanjutinya dengan memeriksa saksi korban dan visum. (kmb40)

Bali Post/nan

JERUK - Petani jeruk di Kintamani. Para petani diharapkan terus berupaya meningkatkan kualitas hasil panen agar mampu memenangkan persaingan.

Menangkan Persaingan, Petani Harus Berinovasi Nengah Sukarta

Bali Post/ist

Program Bedah Rumah

Dinas Sosial akan Verifikasi Data Provinsi

Bangli (Bali Post) Petani di Kintamani mesti terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas buah jeruk. Hal ini penting agar jeruk Kintamani bisa memenangkan persaingan pasar yang semakin ketat. Hal itu diungkapkan Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perika-

nan Wayan Tagel Sujana, Selasa (24/1) kemarin. Menurutnya, belakangan ini persaingan jeruk Kintamani dengan jeruk luar daerah terutama dari Pulau Jawa semakin ketat. Hal ini patut menjadi perhatian semua pihak khususnya petani. Dikatakan, buah jeruk yang dihasilkan petani di Kintamani berbeda dengan jeruk yang di-

hasilkan daerah lainnya. Jeruk Kintamani memiliki ciri khas sehingga sangat gampang mengenalinya. ‘’Jeruk Kintamani kulitnya lebih halus dan mengkilat serta rasanya beda dengan jeruk lainnya. Biasanya jeruk Kintamani dipakai di hotel-hotel dan perkantoran untuk buah meja lantaran terlihat menarik jika dipandang mata,’’ ungkap Sujana.

belum sebesar petani di Pulau Jawa. Pasalnya, di Jawa banyak pabrik pengolahan produk pertanian sehingga hasil panen dapat tersalurkan dengan baik. Sementara di Bali belum ada pabrikpabrik besar yang bisa mengolah hasil pertanian. ‘’Itu disebabkan pengalaman dan kualitas SDM masih belum memadai,’’ katanya. (kmb41)

Website Pariwisata Jarang Di-”update”

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Sosial bakal kembali memverifikasi data dari provinsi untuk program bedah rumah bagi KK miskin. Pasalnya, dari 414 yang diajukan, yang lolos verifikasi hanya 294 unit. Selain itu, ada empat unit bedah rumah pengidap gangguan jiwa sehingga total rumah yang akan mendapat program bedah rumah menjadi 298 unit. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta, Selasa (24/1) kemarin, mengatakan verifikasi yang dilakukan pihaknya itu adalah untuk mengantisipasi adanya data yang tercecer. ‘’Jangan sampai ada data yang tercecer di tahun ini. Jadi harus benar-benar disaring karena kami sudah komitmen dengan provinsi untuk menuntaskan bedah rumah tahun 2017 ini,’’ ungkapnya. Menurutnya, program bedah rumah akan dilaksanakan di seluruh kecamatan. Namun Kecamatan Kintamani akan mendominasi yakni di wilayah Desa Songan A dan Songan B. Diakuinya, untuk di Songan A dan Songan B ada kesulitan untuk melakukan verifikasi. Pasalnya, di sana penduduk tercampur. ‘’Sulit membedakan mana Songan A dan mana Songan B karena penduduknya di sana berbaur. Itu kesulitan kita karena tidak berdasarkan wilayah. Untuk itu, nantinya kami akan meminta kadus-kadus di sana untuk mengantar saat melakukan verifikasi nanti,’’ katanya. Untuk anggaran, per satu unit rumah nantinya dianggarkan Rp 30 juta dalam bentuk proyek fisik. Nilai anggaran tersebut sama seperti sebelumnya. Untuk pembanguan rumah tersebut bakal dikerjakan lewat bantuan TNI. ‘’Bulan Mei pembangunan sudah mulai dijalankan sehingga pembangunan itu bisa tuntas dikerjakan di tahun 2017,’’ katanya (kmb41)

Komisi II Pertanyakan Kinerja Disbudpar

Bangli (Bali Post) -

Sejumlah anggota Komisi II DPRD Bangli menyoroti kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli yang jarang meng-update website resminya. Dewan mengungkapkan, dalam website Disparbud, jumlah objek wisata yang ditampilkan hanya beberapa dan itu-itu saja seperti Terunyan, Penelokan, dan Penglipuran. Sedangkan beberapa destinasi wisata lainnya yang belakangan ini bermunculan dan sudah mulai berkembang, tak mendapat tempat di website. Sorotan terkait website tersebut muncul dalam rapat kerja yang digelar Komisi II dengan Disparbud serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di DPRD Bangli Selasa (24/1) kemarin. Dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles tersebut, anggota Komisi II, I Ketut Budiada, mengungkapkan bahwa pengelolaan website Disparbud Bangli selama ini belum berjalan dengan baik. Hal itu diketahuinya setelah pihaknya di Komisi II melakukan konsultasi ke Kementerian Pariwisata belum lama ini. Saat konsultasi itu, Dirjen Pengembangan Pariwisata sempat membuka website

resmi milik Disparbud Bangli dan mendapati isi website yang menampilkan objek wisata ituitu saja. Hal serupa juga disampaikan anggota Komisi II lainnya Dewa Sang Widana. Bahkan Dewa Sang menyebutkan dalam website Disparbud Bangli yang ditampilkan justru objek wisata yang ada di Gianyar. Politisi PDI-P ini pun mempertanyakan apa yang sebenarnya menjadi kendala dalam meng-update website. Dewa Sang berharap ke depannya website yang menjadi bagian dari promosi Disparbud bisa terus di-update, tidak saja objek-objek yang sudah dikenal namun juga yang baru muncul

Bali Post/ina

RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja Komisi II dengan Disparbud dan Disperindag, Selasa (24/1) kemarin. dan mulai berkembang. ‘’Kalau bisa apa-apa saja yang masih menjadi kekurangan juga bisa ditampilkan dalam website, sehingga diketahui Kementerian,’’ ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi II, Putu Sri Agustini menegaskan, website yang jarang di-update termasuk persoalan pariwisata lainnya yang diungkapkan Disparbud kemarin terkesan menjadi persoalan yang

Polres Tertibkan Parkir Liar di Kawasan Kota Bangli (Bali Post) Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir sembarangan di sepanjang jalan Brigjen Ngurah Rai, ditertibkan petugas Sat Lantas Polres Bangli, Selasa (24/1) kemarin. Penertiban ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan Bangli bebas parkir liar. Kasat Lantas Polres Bangli AKP Gusti Agung Ayu Udayani Addi mengatakan, dalam kegiatan penertiban yang dilakukan di Jalan Brigjen Ngurah Rai siang kemarin, pihaknya menilang sebelas pengendara mobil dan delapan sepeda motor yang parkir sembarangan. Selain melakukan penilangan pihaknya juga sempat memberikan imbauan kepada masyarakat melalui penempelan stiker. ‘’Paginya kita memberikan imbauan kepada masyarakat melalui penempelan stiker di kendaraan-kendaraan di depan RSU Bangli dan di Jalan Kusuma Yudha,’’ terangnya. AKP Udayani mengakui selama ini banyak kendaraan yang diparkir melanggar rambu sehingga hal tersebut membuat kawasan Kota Bangli nampak semrawut. Dengan adanya pemberian imbauan dan penilangan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib parkir. Sementara itu, untuk menciptakan Bangli bebas parkir liar pihaknya

Menurut Sujana, produksi jeruk daerah lain belakangan ini semakin tinggi. Ini membuat persaingan semakin ketat. Agar mampu memenangi persaingan, petani jeruk di Kintamani harus mampu meningkatkan kualitas buah, salah satunya dengan cara penjarangan buah. Lebih lanjut dia mengakui jiwa kewirausahaan petani masih

bersama Dishub sudah membuat zona parkir di satu sisi. Dijelaskan, dari sepanjang jalur patung Adipura sampai depan SMAN 1 Bangli, pengguna jalan saat ini wajib parkir di sisi timur. Sementara dari simpang empat Kantor Bupati Bangli hingga Jalan Lettu Anom, pengendara hanya boleh parkir di sisi barat. ‘’Sekarang parkir di sebelah timur dilarang. Yang melanggar akan kita tindak,’’ terangnya. Selanjutnya di sepanjang jalan Kusuma Yudha, pengguna jalan dilarang parkir di kanan dan kiri jalan. Untuk di areal Pasar Kidul Bangli, pengendara sepeda motor yang selama ini biasa parkir di depan puri dan di depan kompleks ruko pasar kini diarahkan untuk parkir di areal selatan Terminal Loka Srana. ‘’Untuk kendaraan umum, pengunjung Pasar Kidul sekarang hanya boleh parkir di depan bank BRI sampai di batas pintu masuk serta di barat bank pasar,’’ jelasnya. Selain melakukan penertiban parkir, Sat Lantas Polres Bangli bersama Dispenda siang kemarin juga melakukan razia di Jalan Ir. Soekaro tepatnya di wilayah Siladan. Yang menjadi sasaran dalam razia tersebut yakni pengendara yang menunggak pajak kendaraan. Dalam razia tersebut, petugas menjaring puluhan pengendara yang menunggak pajak kendaraan. (kmb40)

berulang tiap tahun. ‘’Dari sejak saya pertama duduk di dewan, hingga tiga tahun saya di sini, persoalan ini terus berulang tahun,’’ sindirnya. Menanggapi sorotan dari sejumlah anggota dewan tersebut, Sekretaris Disparbud I Dewa Bakti melalui Kabid Promosi Disbudpar Bangli I Wayan Merta menampik dikatakan jarang meng-update website. Merta mengklaim bahwa website sudah

dikelola dengan baik dan rutin diperbarui. ‘’Selalu kita update. Setiap ada kiriman selalu kita cantumkan di website,’’ katanya. Meski demikian, Merta mengakui dalam website tersebut pihaknya hanya menampilkan objek wisata yang bagus-bagus saja sesuai kondisi di lapangan. Sementara kekurangan-kekurangan sengaja tidak dimuat dalam website-nya agar tidak mendapat komplain. (kmb40)

Dua Pustu di Peninjoan Tak Aktif

Dewan Minta Diskes Gelar Inspeksi

Bali Post/ina

TEMPEL STIKER - Jajaran Sat Lantas Polres Bangli menempelkan stiker imbauan di sejumlah kendaraan yang parkir di areal larangan parkir.

Bangli (Bali Post) Anggota Komisi III DPRD Bangli Nengah Reken menilai keberadaan dua puskesmas pembantu (pustu) di Desa Peninjoan, Tembuku, mubazir. Pasalnya dua puskesmas tersebut sejak beberapa tahun terakhir tidak dilengkapi petugas sehingga menyulitkan warga setempat mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam rapat kerja Komisi I dan III dengan Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial, Senin (23/1) lalu, Reken menyebutkan, dua pustu yang dinilainya mubazir tersebut yakni pustu di Pulasari dan Pustu di Mapagan. Bahkan akibat tidak pernah ditempati petugas sejak beberapa tahun terakhir, kondisi bangunan pustu banyak yang mengalami kerusakan. Reken juga menyebutkan bahwa di depan bangunan pustu yang kini tidak aktif tersebut banyak terdapat bungkus kondom bekas. Menurut Reken, hal tersebut mungkin bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap keberadaan puskesmas yang tidak aktif. Anggota komisi I Nengah Darsana mengatakan, berdasarkan hasil sidak yang dilakukannya selama ini, banyak petugas Pustu yang hanya menyandang status. Kebanyakan petugas pustu menghabiskan jam kerjanya di rumah untuk membuka praktik. Atas kondisi tersebut Darsana pun meminta Kadiskes dr. Nengah Nadi untuk sesekali melakukan inspeksi ke lapangan. ‘’Kami mohon untuk lebih ditingkatkan kualitas SDM-nya,’’ pintanya. Menanggapi hal tersebut, Kadiskes Nengah Nadi mengatakan, sebagaimana laporan yang diterimanya dari kepala puskesmas selama ini, tidak ada pustu yang tidak aktif. Dia menyebutkan, selama ini pelayanan pustu lancar-lancar saja, tidak ada masalah. Namun demikian, atas apa yang disampaikan anggota dewan tersebut pihaknya mengaku akan segera menindaklanjutinya. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

9

Bali Post/wan

GENANGAN AIR - Pengendara sepeda motor melintasi genangan air di sekitar pintu masuk Terminal Batubulan, Selasa (24/1) kemarin. Masalah air dari saluran drainase yang meluap, menjadi persoalan klasik di kawasan ini. Kondisi ini menyebabkan kawasan setempat terkesan kumuh.

Tindak Tegas Pelanggaran Parkir di Ubud

Polisi Pasangi Stiker dan Kempiskan Ban

Gianyar (Bali Post) Setelah melakukan penertiban di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di kawasan Kota Gianyar, polisi kini mulai mengarahkan penertiban di seputaran Ubud. Aparat menindaklanjuti pelanggaran berlalu lintas khususnya parkir dengan memasang stiker pada kendaraan, memberikan imbauan, hingga mengempiskan ban. Pada Selasa (24/1) kemarin, polisi menyasar pelanggaran di Jalan Raya Monkey Forest dan Jalan Raya Ubud. Di ruas jalan tersebut ditemukan sejumlah kendaraan roda empat empat yang parkir tepat di bawah rambu larangan parkir. Kendaraan ini pun langsung menjadi sasaran petugas untuk ditempeli stiker. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan, setelah melakukan penertiban di KTL seputaran kawasan Ciung Wanara, Kota Gianyar, kini pihaknya mulai menyasar wilayah Ubud. ‘’Di Ubud, kami dari Sat. Lantas melakukan upaya dengan pemasangan stiker sebagai imbauan. Selain itu, dilakukan penggelaran traffic cone dan juga barrier untuk mencegah parkir liar maupun pelanggaran parkir,’’ ucapnya. Ditegaskannya, pelanggar parkir di Ubud tidak hanya dipasangi stiker melainkan juga dilakukan pengempisan ban kendaraan oleh petugas. ‘’Jika pemilik sudah datang barulah kami berikan teguran setelah ban mobil yang bersangkutan kami pompa kembali. Pada saat patroli kami juga membawa kompresor untuk pompa ban yang telah dikempisi,’’ ucapnya. Dijelaskannya, langkah ini akan dilakukan konsisten agar pemilik kendaraan paham bahwa kesalahan parkir selama ini sudah menimbulkan permasalahan lalu lintas seperti kesemrawutan hingga kemacetan. ‘’Di sini kami memberikan edukasi agar semua paham, pelanggaran itu menggangu kenyamanan. Selain itu juga mencoreng citra Ubud sebagai kawasan wisata,’’ pesannya Meminimalisasi kemacetan di kawasan Ubud, polisi kini mulai menambah personel untuk melakukan pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas yang dibantu barrier dan traffic cone. ‘’Langkah ini dimulai pukul 11.00 wita sampai 18.00 wita untuk cegah macet di Ubud,’’ tegasnya. (kmb35)

Gus Gaga Menolak Diperiksa

Tim Bentukan Bupati Periksa Tujuh Staf Gianyar (Bali Post) -

I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga menolak diperiksa Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin yang diagendakan berlangsung, Selasa (24/1) kemarin. Meski demikian, tim bentukan Bupati Gianyar ini tetap bergerak melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang staf yang dinilai memiliki keterkaitan dengan dugaan pelanggaran disiplin yang dialamatkan ke Gus Gaga. Gus Gaga mengungkapkan, alasannya tidak menghadiri proses pemeriksaan karena menurutnya yang berwenang melakukan pemeriksaan adalah tim yang ditunjuk Gubernur. Selain itu, bila Bupati menganggap dirinya telah melanggar disiplin pegawai sesuai Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disipilin PNS, seharusnya Bupati melapor ke Gubernur dengan mencantumkan rincian hal yang dilanggar. ‘’Tentu (melaporkan -red) dengan perincian hal yang saya langgar secara terukur, tidak abstrak. Misalnya tidak masuk kerja tanpa keterangan, tentu ada bukti absensi segala macam. Itu terukur,’’ jelasnya. Namun dalam kasus ini,

laporan ke Pemprov Bali tersebut tidak dilakukan. Gus Gaga menyadari kasus ini kental dengan muatan politis, terlebih petugas yang ditunjuk melakukan pemeriksaan adalah bawahannya di Pemkab Gianyar. ‘’Dalam PP 53, Sekda punya kewenangan menjatuhkan sanksi kepada pejabat eselon II, artinya kepada yang akan memeriksa saya ini. Jadi, logika mana yang memungkinkan saya diperiksa bawahan. Asisten sudah pernah saya peringati, karena ini mal administrasi,’’ ungkapnya. Terkait kondisi ini, pihaknya sudah berupaya menempuh jalan damai, namun tidak menemukan titik terang. Hingga akhirnya, dia memilih untuk menempuh jalur hukum.

‘’Sekarang, saya sudah tempuh PTUN. Saya harap ini dihormati bersama sebagai lembaga tertinggi. Jadi, kepastian hukum ada di sana,’’ ucapnya. Gus Gaga juga menegaskan hanya akan siap diperiksa jika pemeriksaan dilakukan oleh tim dari Gubernur atau tim dari pusat. Apalagi pemerintah pusat seperti Kemendagri dan KSN sudah menyatakan akan melakukan investigasi ke Gianyar. ‘’Saya tidak tahu, kalau saya masuk ke ruangan itu, ya kalau ada tim pemeriksa, kalau ada tim siluman datang bagaimana?’’ ujarnya. Gus Gaga menegaskan bahwa dirinya tidak mau terprovokasi dengan kondisi ini dan ia berharap agar semua komponen menjaga situasi

Pemeriksaan Dikawal Ketat TNI-Polri Gianyar (Bali Post) Agenda pemeriksaan terhadap I.B. Gaga Adi Saputra oleh Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin, menimbulkan suasana tegang di Kantor Bupati Gianyar, Selasa (24/1) kemarin. Pasalnya, selain dikawal puluhan anggota Satpol PP Gianyar, kantor Bupati yang beralamat di Jalan Ngurah Rai itu juga dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI berpakaian preman. Sejak pagi, para petugas

Satpol PP dan TNI-Polri sudah bersiaga di sekitar kantor Bupati. Bahkan, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni terjun langsung untuk memantau lokasi. AKP Marzel Doni mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi selama proses pemeriksaan tetap kondusif. ‘’Kita hanya memantau agar tidak ada permasalahan lebih lanjut seperti adu fisik atau semacamnya. Jadi, tidak

ada permintaan khusus, kita hanya memantau,’’ katanya. Namun, ia tidak menampik alasannya turun tersebut karena memandang krusialnya kisruh di internal Pemkab Gianyar antara Bupati A.A. Gde Agung Bharata dan Gus Gaga. ‘’Ya kan kita dengar ada sedikit masalah antara Sekda dan Bupati. Dengan kehadiran kita diharapkan tidak ada gesekan. Dan sampai sore ini (kemarin sore -red) semua lancar,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PASANG STIKER - Anggota Sat. Lantas Polres Gianyar saat memasang stiker dan mengempiskan ban kendaraan yang melanggar aturan parkir di Ubud, Selasa (24/1) kemarin.

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167

Bali Post/nik

PERSIAPAN - Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin yang dipimpin Wabup Gianyar Made Mahayastra saat persiapan melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang staf di Pemkab Gianyar.

Gianyar kondusif. ‘’Saya berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati, jangan terlalu bernafsu terhadap saya. Saya sudah cukup sabar. Satu tahun saya menderita begini. Sekarang saya tahu tujuannya ini bukan substansi pemeriksaan, tapi saya ingin dilecehkan, dipancing emosi saya diperiksa oleh staf saya,’’ ujarnya. Gus Gaga juga menyatakan, daripada menjatuhkan dirinya, lebih bijak agar semua instansi terkait menyelamatkan APBD 2017. Ia pun menyatakan siap mengundangkan Perda APBD 2017 bila memang diminta. ‘’Saya tegaskan, kalau disodorkan APBD, itu saya akan tanda tangani sekarang. Setelah itu saya tidak dikasih pekerjaan, itu silakan,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra usai membuka agenda pemeriksaan mengatakan, karena Gus Gaga tidak berkenan hadir, proses awal di-

lakukan dengan pemeriksaan berkas serta tujuh orang staf yang dipandang memiliki keterkaitan terhadap pelanggaran disiplin yang dilakukan Gus Gaga. Ia pun menyatakan menghormati keputusan Gus Gaga yang menolak mengikuti proses pemeriksaan. Namun, ia menyatakan ketidakhadiran mantan Camat Gianyar tersebut akan tetap dimasukkan ke dalam berkas pemeriksaan. ‘’Kalau tidak hadir, ya seperti itu nanti kesimpulan berkas pemeriksaan yang akan ditembuskan ke Gubernur Bali,’’ ucapnya. Ia juga menegaskan, tim bentukan Bupati Gianyar sudah sesuai dengan PP No. 53/2010. Tim terdiri dari dirinya selaku ketua tim, sekretaris dijabat Ketut Artawa (Kepala BKD) dan tiga orang lainnya yakni Wayan Sudamia (Asisten III Setda Gianyar), Gede Widarma Suharta (Kepala Bappeda) dan I Made Juanda (Kepala Inspektorat Gianyar). (kmb35)

Soal Kisruh Internal Eksekutif

Tim Pusat Temui Gus Gaga Gianyar (Bali Post) Tiga petugas yang mengaku dari Kemendagri, KASN, dan Kemenpan dan RB, Selasa (24/1) kemarin, mendatangi ruang kerja Sekda Gianyar untuk menemui I.B. Gaga Adi Saputra. Kedatangan mereka adalah untuk mempertanyakan kronologis pembebastugasan Gus Gaga dari jabatan Sekda Gianyar. Gus Gaga yang dikonfirmasi sore kemarin, membenarkan kedatangan tiga orang petugas tersebut. ‘’Ya benar, tadi saya menerima di ruangan kerja, berjumlah tiga orang. Mereka masingmasing mengaku dari Kemendagri, KASN, dan Kemenpan,’’ ungkapnya. Dikatakan Gus Gaga, tim dari pusat tersebut hanya menanyakan terkait kronologis pembebastugasan dirinya sebagai Sekda Gianyar yang didasarkan pada SK Bupati Gianyar nomor 821.2/1728/ BKD. ‘’Ya saya ceritakan apa adanya,’’ ujarnya. Ketiga petugas itu hanya mendengarkan kronologis tersebut tanpa menanyakan persoalan lain. Disinggung apakah ada pemberitahuan

sebelumnya akan didatangai petugas dari pusat, Gus Gaga mengaku tidak ada menerima surat pemberitahuan apa pun. Pihaknya pun mengaku terkejut atas kedatangan tersebut. Dikatakannya lebih lanjut, dalam kunjungannya di Pemkab Gianyar, para petugas dari pusat ini dihandle oleh Kepala Bappeda dan Litbang Gianyar Gede Widarma Suharta. Usai dari ruangan Sekda, para petugas diantar kembali ke ruangan Bupati. ‘’Terlebih dahulu mereka diterima di ruangan Bupati, habis itu baru mereka ke ruangan saya. Setelah itu, lagi diajak ke ruangan bupati oleh Widarma. Bukan Kepala BKD yang handle tapi Widarma,’’ ujarnya. Sementara terkait gugatan ke PTUN yang diajukannya pada 18 Januari lalu, Gus Gaga menyebut, sudah dilakukan pemanggilan pertama. Panggilan itu pun sudah dipenuhinya. Selanjutnya tinggal menunggu proses sidang. ‘’Saya tinggal menunggu proses sidang. Mohon doa restunya,’’ tandasnya. (kmb35)

Kunjungan Kerja di SMK 2 Sukawati

Dewan Pertanyakan Larangan Perekrutan Siswa

Gianyar (Bali Post) Komisi IV DPRD Bali mendatangi SMK 2 Sukawati, Gianyar, Selasa (24/1) kemarin. Dalam kunjungannya, dewan mendapat sejumlah aspirasi dari para guru dan tenaga kependidikan di sekolah kejuruan itu utamanya terkait pelarangan menerima siswa baru jurusan Kriya, Kriya Logam, Kriya Batik, Kriya Kayu dan Kriya Keramik sejak dua tahun lalu oleh Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata melalui Dinas Pendidikan Kabupaten

Gianyar. ‘’Para guru dan tenaga kependidikan di sana menyampaikan beberapa aspirasi. Mereka minta agar SMK 2 diizinkan merekrut siswa untuk jurusan Kriya, Kriya Logam, Kriya Batik, Kriya Kayu, dan Kriya Keramik,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta. Parta menyebut, turut serta dalam kunjungan kerja itu, Wakil Ketua Komisi IV Nyoman Wirya, Sekretaris Komisi IV Budiutama serta anggota, Utami Dwi Suryadi, I Gusti

Budiartha dan Rawan Atmaja serta Sekretaris Dinas Pendidikan Bali I Wayan Serinah. Menurut Parta, larangan itu membawa dampak serius. Pertama, banyak permohonan tenaga kerja dari perusahaan untuk siswa atau lulusan jurusan Kriya tidak dapat dipenuhi. Kedua, banyak guru yang tidak mendapat tunjangan sertifikasi dan kehilangan jam mengajar. ‘’Katanya atas perintah lisan Bupati Gianyar Agung Bharata. Dampaknya banyak guru tidak dapat tunjangan sertifikasi, banyak

guru honorer kehilangan jam mengajar. Berkaitan dengan hal itu, kami dengan para guru sudah sepakat masa penerimaan siswa baru bulan Juni-Juli ini SMK 2 akan merekrut siswa,’’ tegasnya. Sementara itu, Kadisdik Gianyar Made Suradnya membenarkan adanya larangan tersebut. Dikatakan, pihaknya pun sempat berupaya mencari solusi salah satunya dengan menyiapkan SK pemindahan sejumlah guru di sekolah tersebut. ‘’Ini sudah mencuat sebelum saya men-

jabat Kadisdik. Dan setelah saya masuk, saya sampaikan kepada para guru, akan dipindahkan untuk tahun ajaran berikutnya,’’ ucapnya. Suradnya mengatakan, solusi tersebut belum sempat terlaksana karena pihaknya dikejar deadline pengalihan kewenangan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi. ‘’Karena peralihan ini, kami di kabupaten tidak lagi bisa berbuat banyak. Jadi sekarang ini tugas Dinas Pendidikan Provinsi,’’ tandasnya. (kmb32/kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Atlet Silat dan Karate Diminta Tampil Maksimal Semarapura (Bali Post) – Atlet pencak silat dan karate Klungkung dilepas Bupati I Nyoman Suwirta di rumah jabatan, Selasa (24/1) kemarin. Atlet silat akan berpartisipasi dalam kejuaraan Piala Pendekar I/2017 GOR Kerobokan, Badung, 26-31 Januari, sedangkan 19 karateka yang didampingi empat ofisial berlaga pada turnamen Piala Ngurah Rai di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 28-30 Januari 2017. Menurut Ketua Cabang PSPS Bakti Negara Klungkung I Nengah Ariyanta, atletnya bertemu Bupati Suwirta untuk memohon doa restu. Sebanyak 25 pesilat Bakti Negara mulai usia dini sampai dewasa bertanding di Kerobokan didampingi enam orang ofisial. Wakil Ketua DPRD Klungkung itu menyebutkan, ke-25 pesilat merupakan hasil seleksi pada kejuaran Piala Bupati IPSI Klungkung 2016. ‘’Harapan kami dengan mengikuti pertandingan ini, para atlet akan lebih teruji mentalnya. Kami juga semakin tahu kualitas atlet Klungkung dan sejauh mana perkembangannya,’’ katanya. Bupati Suwirta berharap para atlet berjuang seoptimal mungkin dan mematuhi instruksi yang diberikan pelatih. ‘’Bertandinglah dengan maksimal serta jaga dan harumkan nama baik Klungkung, sekolah dan keluarga,’’ tandasnya. Ia minta para ofisial mendidik dan membina atlet dengan baik. Lewat pembinaan dan didikan yang baik, Klungkung akan mampu menghasilkan atlet-altet berprestasi. (kmb)

Bali Post/dwa

KELUHAN - Wabup Klungkung I Made Kasta mendapat keluhan bangunan kantor tidak layak dari sejumlah pegawai yang disidak, Selasa (24/1) kemarin.

Sidak Instansi OPD Bali Post/kmb

LEPAS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melepas atlet pencak silat di rumah jabatan.

Polwan Berlatih Kempo Semarapura (Bali Post) – Kemampuan bela diri merupakan hal yang harus dimiliki setiap personel Polri untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan. Untuk itu, Polisi Wanita (Polwan) Polres Klungkung melaksanakan latihan bela diri olahraga shorinji kempo bersama-sama Polisi Laki-laki (Polki) dan Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi. Latihan dipimpin pelatih A.A. Ngurah Panji Wira Suta dan Aiptu Wayan Sukadana, anggota Satuan Binmas Polres Klungkung, bertempat di halaman depan Mapolres, Selasa (24/1) kemarin. Latihan dilaksanakan setelah apel pagi. Polwan dan Polki berlatih kempo sekali seminggu. Personel yang mengikuti pelatihan mengikuti semua petunjuk dan perintah yang diberikan pelatih seperti tangkisan, tendangan dan pukulan. ‘’Bela diri merupakan modal dasar dalam melaksanakan tugas di lapangan. Kami tidak tahu ancaman-ancaman yang mungkin terjadi saat anggota Polres Klungkung bertugas,’’ jelas Arendra. Menurut Kapolres, personel Polres Klungkung wajib hadir di tengah-tengah masyarakat seperti sambang pagi, patroli dialogis dan turba untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. (dwa)

Bali Post/dwa

BERLATIH – Polwan Polres Klungkung berlatih olahraga kempo.

Sampalan Gelar Upacara ’’Ngadegang’’ Semarapura (Bali Post) – Upacara ngadegang digelar Desa Pakraman Sampalan, Desa Dalem Setra Batununggul, Nusa Penida, Senin (23/1) lalu. Upacara diawali melasti di segara pelabuhan tradisional Sampalan. Ida Batara kapundut dari Pura Gunung Hyang. Ketua Panitia I Dewa Made Sudiatmika mengatakan, ngadegang merupakan salah satu upacara rutin yang digelar setiap tahun. Upacara ini sebagai wujud syukur terhadap penguasa alam demi keseimbangan antara bhuana alit dan bhuana agung. Menurut Bendesa Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara, upacara ini sebagai wujud terima kasih atas karunia yang sudah berikan oleh Penguasa Alam. Ngadegang berasal dari kata ngadeg artinya berdiri. Ida Batara pelawatan Barong Bangkal melasti disucikan di segara setempat. Setelah itu, Ida Batara nyejer selama 11 hari. ‘’Upacara ini digelar agar jagat landuh, teduh, rahayu serta terciptanya kedamaian,’’ terangnya. Wisatawan asing ikut larut dalam upacara tersebut. Camila asal Prancis menilai Nusa Penida sangat unik. Ciri khas budayanya masih kental dan masyarakatnya ramah. ‘’Sangat menarik budaya di sini. Saya beruntung dapat menyaksikan,’’ katanya. Tari wali menjadi pengiring jalannya upacara yang dilakukan ibu PKK setelah Ida Batara melasti. (dwa)

Bali Post/dwa

UPACARA - Upacara ngadegang di Desa Pakaraman Sampalan, Desa Dalem Setra Batununggul, Nusa Penida.

Sejumlah Bangunan Kantor Tak Layak Semarapura (Bali Post) –

Guna memastikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru di Pemkab Klungkung berjalan optimal pascadilaksakannya perombakan akhir tahun lalu, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi, Selasa (24/1) kemarin.

ruangan dan tidak layak pakai. Banyak plafon yang jebol dan pengap karena tidak dilengkapi pendingin ruangan. Kabid Persandian Wayan Sudiarsa minta gedung Bidang Persandian Kominfo segera dilengkapi pendingin ruangan mengingat banyak mesin dan komputer di ruangan. Di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang berada di Desa Takmung, Banjarangkan, Wabup Kasta tidak menemukan keluhan berarti. Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menempati gedung baru dua lantai yang representatif. ‘’Bagus sekali bagaikan hotel.

Gedung instansi pelayanan publik semestinya seperti ini, dilengkapi resepsionis serta ruang tunggu yang nyaman dan luas,’’ katanya. Terkait permasalahan fasilitas kantor penunjang operasional seperti meja, kursi, komputer serta pendingin ruangan, Wabup Klungkung langsung memerintahkan masing-masing pimpinan instasi untuk segera menganggarkan di anggaran perubahan. Sementara anggota Satpol PP yang malas ngantor bakal diberikan sanksi tegas, sehingga memberikan efek jera dan tidak diikuti oleh staf lainnya. (dwa)

Sidak dimulai dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung yang terletak di Jalan Gajah Mada. Wabup Kasta mendapat keluhan kurangnya fasilitas kantor seperti meja, kursi dan ruangan. ‘’Kami kekurangan ruangan untuk staf dan rapat buat anggota kami yang berjumlah puluhan orang. Ketika rapat dan koordinasi, kami melakukannya

di halaman,’’ ujar Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Nyoman Sucitra. Selain itu, gedung Satpol PP dan Damkar yang baru berumur satu tahun sudah bocor pada saluran airnya. Kebocoran terjadi pada lantai dua sehingga air menetes ke lantai satu. Wabup Kasta juga menerima laporan adanya tiga anggota Satpol PP berstatus tenaga kontrak

yang malas ngantor. Mereka berinisial IGDS, NKAW dan PADM. Sucitra berharap pemkab memberikan pembinaan dan sanksi tegas kepada bawahannya yang tidak disiplin itu. Sementara di Kantor Dinas Kominfo, Wabup Klungkung menemukan hal serupa. Gedung Kominfo untuk Bidang Persandian yang dulunya dipakai Kantor Ketahanan Pangan hanya memiliki sedikit

Semarapura (Bali Post) – Kelurahan Semarapura Klod Kangin dipimpin Camat Klungkung Komang Gede Wisnu Adi, Lurah Dewa Widiantara dan aparat terkait menyisir kantong penduduk pendatang (duktang) yang ada di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Selasa (24/1) kemarin. Petugas berhasil menjaring 34 penduduk liar dan pasangan kumpul kebo. Sidak dimulai sekitar pukul 09.00 Wita. Petugas terlebih dahulu berkumpul di Kantor Lurah Semarapura Klod Kangin untuk melakukan koordinasi. Mereka membagi diri jadi dua tim. Tim pertama turun melakukan sidak ke sejumlah rumah kontrakan dan koskosan yang ada di lingkungan Meregan, sedangkan tim kedua melakukan sidak ke wilayah Banjar Pande. Tim gabungan menemukan duktang yang tidak dilengkapi tanda lapor diri berupa Kartu Identitas Penduduk Sementara (KIPS) dan pasangan kumpul kebo di dalam sebuah rumah kos di Jalan Srikandi, Semarapura. Pasangan kumpul kebo ini mengaku sudah berpacaran tujuh tahun. Ketika diminta menunjukkan kartu tanda lapor diri, keduanya mengaku tidak mempunyai. Pasangan kumpul kebo itu kemudian diminta ke Kantor Lurah Semarapura Klod

Kangin untuk dibina. Kepada petugas, pasangan ini mengaku berkerja di sebuah kafe di Klungkung. Si wanita berasal dari Karangasem, sedangkan yang pria dari Buleleng. ‘’Ada dugaan yang lelaki sudah menikah, maka kami panggil keduanya ke Kantor Lurah untuk dibina,’’ tegas Widiantara. Tim juga menemukan seorang wanita yang diduga menjadi ‘’simpanan’ seseorang. Wanita ini berasal dari Cianjur dan tinggal di sebuah kamar kos di Jalan Kresna. Perempuan yang diketahui bernama Reisna R. ini sempat membuat petugas geregetan karena keluar dari kamar kos memakai baju transparan. ‘’Saya sampai kasi jaket agar tidak kelihatan. Yang bersangkutan juga dipanggil ke Kantor Lurah. Jangan sampai ada kejadian gara-gara hubungan asmara seperti kasus mutilasi waktu itu,’’ katanya. Dari 31 duktang yang terjaring, sembilan ditemukan oleh tim kedua di lingkungan Banjar Pande, sedangkan 22 orang lagi disidak di wilayah Meregan. Sebagian besar tidak mengantongi tanda lapor diri seperti KIPS. ‘’Duktang yang kena sidak kebanyakan muka baru. Yang muka lama ada KIPS-nya sudah mati,’’ jelas Widiantara. (kmb)

DUKTANG - Camat Klungkung Komang Gede Wisnu Adi bersama tim melakukan sidak duktang di Kelurahan Semarapura Klod Kangin.

Semarapura (Bali Post) – Keberadaan tower di Dusun Tangkas, Desa Gelgel, Klungkung, mulai dikeluhkan masyarakat. Warga menilai sejak berdiri pada 2016 lalu, pihak pemilik tower tidak ada melakukan sosialisasi. Mereka khawatir tower setinggi 26 meter tersebut menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Menurut Kadus Tangkas I Wayan Sudiantara, sebagian besar warganya mengeluhkan keberadaan tower tersebut. ‘’Sejak 10 tahun lalu berdiri dan kontrak tanahnya diperpanjang tahun ini, tidak sekalipun pihak investor atau pemilik meyosialisasikan keberadaan tower tersebut kepada warga kami,” katanya, Selasa (24/1) kemarin. Dijelaskannya, tower itu berdiri pada 2006 lalu dan

kontraknya habis Mei 2016. Setelah kontrak habis, pihak investor sudah memperpanjang kontrak sewa ke pemilik lahan I Ketut Subagia. Meskipun telah sepakat memperpanjang kontrak, pihak investor tidak pernah menemui kadus atau warga untuk koordinasi atau menyosialisasikan keberadaan tower yang didirikannya. Warga Banjar Tangkas dan Nyuhaya mulai resah dengan hal tersebut. Mereka khawatir akan dampak jangka panjang yang diakibatkan oleh keberadaan tower, terutama terkait radiasi yang ditimbulkan bagi kesehatan. ‘’Pemilik tower mestinya punya iktikad baik ke masyarakat. Mereka harusnya menjelaskan segala macam tentang tower itu, apa dampaknya dan sebagainya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kadis Informasi dan Komunikasi Klungkung Nyoman Bagus Paramartha menyatakan sudah menindaklanjuti keluhan warga. Ia datang ke lokasi bertemu dengan warga terkait persoalan yang terjadi. “Kami akan lihat data juga. Jika itu yang dikelukan warga, kami sebagai pelaksana wewenang wajib memfasilitasi pertemuan dengan pemilik tower,” ungkapnya. Paramartha yakin pemilik tower telah memperhitungkan semuanya, termasuk menjamin tower yang didirikannya aman bagi warga di sekitarnya. Radiasi dari tower komunikasi biasanya kecil dan di bawah ambang batas. Jika terjadi sesuatu, pihak investor kemungkinan telah menyiapkan asuransi. (kmb)

Tim Gabungan Jaring 34 Duktang di Semarapura Klod Kangin

Bali Post/kmb

Warga Keluhkan Tower di Dusun Tangkas

Bali Post/kmb

DIKELUHKAN - Tower di Dusun Tangkas, Desa Gelgel, Klungkung yang dikeluhkan warga.


Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

BULELENG

11

Tabrakan Beruntun di Gitgit

Seorang Tewas, Tujuh Luka-luka

Bali Post/kmb45

PILKADA - Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Pemilu dan Pengutan Politik Kemenkopolhukam Brigjen TNI Wardiyono (kanan) berbincang dengan Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja (tengah) dan Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia (kiri) usai melaksanakan pertemuan membahas persiapan menghadapi pilkada.

Penyelenggara Pilkada Diminta Independen

Singaraja (Bali Post) Penyelenggara pilkada maupun pihak keamanan harus bekerja sesuai aturan dan independen. “Yang kami tegaskan di sini, aparat kemananan, penyelenggara, supaya mengikuti aturan, tidak berpihak, jangan serong kiri, jangan serong kanan. Indenpenden. Aparat keamanan awasi bener. Gakkumdu lakukan tugas yang telah diberikan,” tegas Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenkopolhukam Brigjen TNI Wardiyono saat berkunjung ke Kabupaten Buleleng, Selasa (24/1) kemarin. Maksud kunjungannya untuk memantau kesiapan dan persiapan sejumlah lembaga dalam menghadapi pilkada yang berlangsung pada 15 Februari mendatang. Pejabat yang juga Ketua Tim Desk Pilkada Polhukam ini mengungkapkan dalam pilkada, indikasi adanya politik uang masih ada. Mencegah hal tersebut, perlu dilakukan sosialisasi tentang sanksi maupun lainnya. Hal itu pun diharapkan bisa terus berlanjut. “Sebelum itu terjadi, perlu ada pencegahan. Dan rasanya itu sudah dilakukan,” katanya. Sementara itu, khusus untuk persiapan menghadapi pemilu, sebut dia berdasarkan analisis yang juga terkumpul dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Mabes Polri, daerah yang perlu mendapat pemantauan, yakni berpotensi terjadinya konflik, separuh konflik, dan relatif kondusisf dan aman. Dari ketiga hal tersebut, Buleleng dikat-

egorikan sebagai daerah yang kondusif dan relatif aman. Meskipun demikian, bukan berarti potensi yang lain nantinya tidak berpeluang muncul. “Berdasarkan pemaparan penyelenggaran pemilu, persiapannya cukup bagus dan kami yakin pilkada berjalan lancar,” ungkapnya. Lanjut dia, dalam hajatan politik ini, masyarakat yang kehilangan hak suaranya juga perlu diwaspadai. Sebab, itu berpotensi memunculkan polemik. Sementara untuk peluang adanya gugatan ke lembaga yang lebih tinggi oleh salah satu paslon diyakini tidak akan ada. Hal tersebut tidak terlepas dari tahapan pilkada yang dilaksanakan oleh pasangan calon sudah berjalan cukup baik. “Kalau misalnya itu (gugatan -red) muncul, berarti ada dinamika yang tersembunyi yang tidak disampaikan dalam paparan tadi,” imbuhnya. Sementara itu, Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja mengungkapkan berkaitan dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pilkada ini sudah sering disampaikan. Hak pilihnya diminta cukup menyampaikan saat hari H. “Hak pilih itu tidak perlu disampaikan overacting. Tidak mengajak ini itu. Harus lakukan tugas dengan baik,” tegasnya. Di sisi lain, khusus untuk penyelenggara pemilu, sebelumnya Ketua Bawaslu Bali, Ketut Rudia, menegaskan bagi yang bekerja di luar aturan perundang-undangan, dipastikan akan dipecat. “Kalau pengawas ikut melanggar, langsung dipecat,” imbuhnya. (kmb45)

Fasilitas IGD RSUD Baru Terpenuhi Sebagian Singaraja (Bali Post) Pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng telah rampung. Direncanakan, IGD itu beroperasi pada pertengahan Februari mendatang. Namun, alat kesehatannya baru terpenuhi sebagian. Direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana mengungkapkan, pembangunan IGD yang lokasinya bersebelahan dengan bangunan lama itu sudah tuntas seratus persen. Uji cobanya akan dilakukan mulai 27 Januari dan beroperasi secara resmi pertengahan Februari mendatang. “Pertengahan Februari rencananya mulai beroperasi. Sebelum itu akan ada uji coba,” ujarnya Selasa (24/1) kemarin. Wiartana mengakui alat kesehatan yang ada di IGD itu baru terpenuhi sebagian karena anggaran masih terbatas. Menyiasati kon-

disi itu, nantinya untuk pasien yang tidak tergolong emergency, pemeriksaannya akan dilakukan dengan menggunakan peralatan di bangunan lama yang jaraknya cukup dekat. “Alat yang ada baru sebagian. Itu kami prioritaskan untuk yang emergency,” terangnya. Pengadaan alat itu, kata dia, anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus 2016 sebesar Rp 7,2 miliar dan 2017 Rp 3,2 miliar. Dana tersebut juga mendapat suntikan d a r i r u mah sakit. Jika ingin peralatan terpenuhi seratus persen, diperlukan anggaran tambahan sekitar Rp 15 miliar. “Dana ini sudah diusulkan ke pemkab. Sedang diusahakan untuk bisa dipenuhi,” tuturnya. IGD ini menawarkan layanan terpadu, mulai dari operasi, penyediaan darah hingga rawat inap. (kmb45)

Suara Buleleng Terminal Banyuasri

Kawasan Terminal Banyuasri, Singaraja terlihat kumuh terutama saat musim hujan. Air tergenang di manamana pada jalan aspal yang banyak lubangnya. Pengunjung terminal pun menjadi tidak nyaman dengan kondisi ini sehingga perlu kiranya segera disikapi. Ibu Suma, Desa Banjar

Jalan Digenangi Air

Beberapa tempat di ruas jalan raya Singaraja-Seririt jalannya selalu digenangi air saat turun hujan. Hal ini selain disebabkan sistem drainase yang buruk, tapi juga karena banyaknya saluran air yang tersumbat karena sengaja ditutup atau dijadikan tempat membuang sampah dan material lainnya. Gede Merta, Celuk Buluh

Singaraja (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan Singaraja - Bedugul, kilometer 7-8, wilayah Dusun Pumahan, Desa Gitgit, Sukasada, Selasa (24/1) kemarin. Truk mengalami kecelakaan hingga memicu tabrakan beruntun. Seorang pejalan kaki terkena benturan truk engkel yang terguling. Bahkan, satu orang penumpang engkel tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka hingga dirawat di rumah sakit. Lakalantas terjadi pukul 10.10 wita. Lakalantas ini berawal dari kecelakaan antara mobil sedan DK 229 AH yang dikemudikan Wayan Candra Suwitra (19) asal Jimbaran dengan sepeda motor DK 7468 QP yang dikendarai Ni Made Sudarmi, (48) warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Dua kendaraan itu melintas beriringan dari arah Denpasar menuju Singaraja dan sempat serempetan. Akibatnya Sudarmi terjatuh hingga lecet-lecet. Keduanya lantas menepi di lokasi kejadian, dan berusaha menyelesaikan masalah. Kecelakaan itu mencuri perhatian para pengguna jalan, sehingga menyebabkan arus kendaraan cukup padat. Di tengah kepadatan itu, sebuah mobil boks dengan no-

mor polisi DK 5963 WG yang dikemudikan Ketut Drawa, warga Desa Nagasepaha, juga datang dari arah Denpasar hendak menuju Singaraja. Mobil itu sempat terhenti karena arus kendaraan cukup padat. Situasi lalu lintas padat, truk DK 9468 AR yang juga datang dari arah Denpasar. Kendaraan itu dikemudikan Doam (44) asal Lombok Tengah. Kendaraan ini mengangkut muatan kabel listrik dan pekerja yang duduk di bagian belakang. Kendaraan itu menabrak bagian belakang mobil boks DK 5963 WG, lantaran rem tidak berfungsi. Kendaraan itu kemudian menabrak mobil sedan DK 229 AH dan sepeda motor DK 7468 QP yang parkir di pinggir jalan. Saat benturan, seorang pejalan kaki Muhammad Asropul

Ghilal, warga Desa Pegayaman, menyeberang jalan dari arah timur menuju ke barat. Nahas, Asropul rencananya hendak memediasi masalah kecelakaan antara Wayan Candra Suwitra dengan Ni Made Sudarmi yang lebih dulu terjadi, namun apes saat menyeberang jalan tubuhnya tertabrak truk yang mengangkut muatan alat-alat listrik hingga korban mengalami cedera kepala berat. Dia dilarikan ke RSU Karya Dharma Husada dan tengah dirawat di Ruang ICU. Kendaraan DK 9468 AR yang telah menabrak mobil boks dan menabrak seorang pejalan kaki tadi, belum juga terhenti karena remnya blong. Kendaraan terus melaju ke arah selatan hingga terguling sekitar 300 meter. Saat terguling, ban

Bali Post/kmb45

GALIAN C - Satpol PP Buleleng menutup aktivitas galian C di Desa Banjar karena tak mengantongi izin dari pemerintah provinsi, di samping adanya keluhan dari masyarakat.

Tak Kantongi Izin

Galian C di Banjar Ditutup Satpol PP Singaraja (Bali Post) Aktivitas galian C di Desa/ Kecamatan Banjar yang berlangsung beberapa bulan belakangan, ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng. Hal tersebut dilakukan karena belum mengantongi izin, di samping adanya keluhan dari sejumlah masyarakat. Kasat Pol PP Buleleng Ida Bagus Suadnyana, Selasa (24/1) kemarin, mengungkapkan penutupan itu dilakukan Senin (23/1) lalu oleh sejumlah personelnya yang diawali dengan adanya keluhan dari sejumlah masyarakat sekitar yang merasa terganggu dengan suara truk pengangkut galian yang kerap melintas. Namun, saat ditelusuri, aktivitas galian yang berlokasi di lahan pribadi itu juga belum mengantongi izin. “Karena seperti itu, kami mengambil langkah penutupan,” tegas-

nya. Penutupan itu langsung dilakukan di hadapan pekerja. Supaya tak ada aktivitas lanjutan, kunci dua unit loadernya juga diambil dan dibawa ke kantor oleh petugas. Sementara pemilik lahan belum berhasil ditemui. “Kunci dua alat beratnya diamankan. Supaya tak bisa menggali,” ucapnya. Berdasarkan informasi yang didapatkan, galian C tersebut tidak langsung dikelola pemilik lahan, tetapi oleh orang lain. Materialnya dijual ke masyarakat. “Katanya pengelola itu juga mau memperbaiki kerusakan jalan yang dilalui. Itu kontribusinya ke desa. Tetapi desa belum tahu ternyata itu tidak mengantongi izin,” sebut mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng ini. Ditegaskan, jika aktivi-

tas tersebut diinginkan bisa terus berlangsung, pengelola harus mengurus izin ke pemerintah Provinsi Bali dengan meminta rekomendasi bupati karena itu berkaitan dengan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Untuk izinnya sudah kami sarankan untuk diurus dulu. Tapi itu harus ada rekomendasi dari pemkab,” ucapnya. Selain di Desa Banjar, pejabat asal Sukasada ini mengungkapkan pengecekan juga dilakukan pada galian C di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Hasilnya, aktivitas tersebut diketahui hanya mengantongi izin dari pemerintah kabupaten. Padahal, sesuai ketentuan, itu harus dari provinsi. “Karena seperti itu, kami imbau untuk mengurus izin ke provinsi. Kami juga minta yang bersangkutan perhatikan dampak lingkungan,” tandasnya. (kmb45)

truk berada di posisi atas dengan kepala truk menghadap ke barat. Tujuh orang pekerja yang duduk di bak belakang tidak bisa menyelamatkan diri. Mereka tertimpa muatan dan diselamatkan warga setelah sempat tertimbun beberapa lama. Delapan penumpang mobil bok masing-masing Jumadi (18), Kadar (32), Bangun (30), Mansur Man (19), Jalahudin (19), Erman (21), dan H. Radim (40). Semuanya asal Lombok Tengah. Seorang penumpang Faisal A.B (41) asal Jember juga turut celaka, namun tak sampai tertimpa alat-alat listrik, karena duduk di sebelah sopir. Sedangkan, satu penumpang H. Radim tewas setelah dirawat di RSUD Buleleng. Seorang saksi mata, Sahadudin, mengaku sempat mendengar beberapa kali benturan di arah selatan rumahnya. Saat itu, dia tengah duduk di teras rumahnya dan melihat truk itu melaju kencang ke arah utara. Ketika jalan berbelok, truk langsung terguling dan

dia melompat memberikan pertolongan. Warga sempat kesulitan melakukan evakuasi, karena seluruhnya tertimpa material. Akhirnya warga mengungkit kendaraan menggunakan pipa besi, sehingga ada celah. Satu per satu penumpang berhasil dievakuasi. Belakangan mobil yang melintang di jalan raya itu, hendak digeser oleh warga karena menutupi separuh badan jalan. Saat digeser, ternyata posisi truk berada di bibir jurang. Begitu digeser, badan truk kemudian terguling ke jurang sedalam tiga meter yang ada di sebelah barat jalan. Kanit Lantas AKP Nyoman Adika seizin Kapolsek Sukasada Kompol Gede Arya Wibawa mengatakan, dari pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), lakalantas ini dipicu kendaraan engkel mengalami rem blong. Truk ini menabrak satu mobil boks, menyerempet seorang pejalan kaki, kemudian terguling sekitar 300 meter dari titik benturan pertama. (kmb38)

Tahun Ini, Pusat Tangani Kerusakan Jalan Singaraja - Bedugul Singaraja (Bali Post) Jalan Singaraja - Bedudul belakangan ini banyak yang berlubang yang dapat membahayakan pengguna jalan, utamanya pengendara sepeda motor. Kondisi ini terjadi sejak lama dan tahun ini pemerintah pusat memprogramkan untuk memperbaiki ruas jalan yang dikenal sebagai jalur pariwisata dan perekonomian tersebut. Kerusakan jalan terjadi mulai dari wilayah Buleleng tepatnya di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Selain di Pancasari, kondisi serupa juga terjadi di Desa Gitgit. Jalan di wilayah ini aspalnya mengelupas hingga memunculkan lubang dalam. Kerusakan jalan itu berkalikali memicu terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Tak hanya mengancam jiwa, sejumlah pengendara sepeda motor harus menerima kenyataan ban motornya meletus, bahkan ada yang velg-nya patah gara-gara melintasi jalan yang berlubang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Selasa (24/1) kemarin, mengakui kerusakan jalan nasional di wilayahnya. Meski membahayakan, Pemkab Buleleng tidak bisa berbuat banyak karena ruas jalan itu merupakan jalan nasional. Sesuai kewenangan yang ada, jalan nasional penanganan kerusakan tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-PR) RI. “Masyarakat banyak mengeluh ke pemerintah daerah dan tidak ada pengaduannya ke balai. Jujur dalam situasi kami serbasulit karena tidak memiliki wewenang. Kalau diperbaiki takutnya menjadi kasus korupsi karena bukan aset kabupaten,” katanya. Menurut Suparta Wijaya, meski tidak punya kewenangan, pihaknya berusaha melobi

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII di Surabaya, agar kerusakan jalan tersebut ditangani. Selain itu itu, pihaknya juga sudah melaporkan kerusakan jalan kepada Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar. Dari upaya itu, pemerintah pusat menjanjikan akan melakukan perbaikan kerusakan itu tahun 2017 ini. Dari perencanaan yang ada, perbaikan dilakukan dari kilometer 52 hingga kilometer 78. Lokasi perbaikan itu terhitung dari wilayah Mengwi, Kabupaten Badung. Konstruksi perbaikannya hanya dengan penambalanpenambalan pada bagian jalan yang berlubang. Untuk lubang dalam ukuran besar, akan diperbaiki menggunakan alat jenis asphalt milling machine. Teknisnya akan dilakukan pengerukan, dan dilakukan penambalan. “Perbaikan sudah diprogramkan tahun ini dan karena wilayah kita kerusakannya parah, kami mengusulkan agar jalan berlubang di wilayah Buleleng diprioritaskan. Ini karena kita tak ingin keselamatan pengguna jalan terancam akibat kondisi jalan yang membahayakan itu,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/dok

Ketut Suparta Wijaya

Kasus Pengadaan Kapal Inkamina

Kumpulkan Bukti, Kejati Turunkan Ahli Ukur Kapal Singaraja (Bali Post) Kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan kapal inkamina dari Kementerian Perikananan dan Kelautan (KKP) RI terus bergulir. Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali Selasa (24/1) kemarin, mengidentifikasi tujuh unit kapal yang disandarkan di Teluk Banyuwedang, Kecamatan Gerokgak. Pengukuran oleh ahli kapal dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa itu untuk menghitung ukuran fisik kapal secara spesifik. Pengukuran kapal melibatkan ahli ukur kapal Wayan Gede Suardika. Dia didampingi penyidik Kejati dan perwakilan pengurus kelompok nelayan (KN) sebagai penerima bantuan kapal. Pengukuran ini untuk mengetahui bobot kapal dengan satuan perhitungan Gross Ton (GT -red) dan Neton (NT -red). Dua jenis ukuran ini dikenal dengan istilah isi kotor dan isi bersih dari tujuh unit kapal yang sebelumnya dipesan oleh pemerintah melalui perusahaan pemenang tender. Wayan Gede Suardika men-

gatakan, pengukuran ini atas permintaan dari tim penyidik Kejati yang sekarang sedang menyelidiki kasus pengadaan bantuan kapal yang diduga tersangkut praktik korupsi. Sesuai keahlian yang dimiliknya, dia mengukur fisik kapal dengan alat khusus. Pengukuran di lapangan ini sifatnya hanya mengambil data yang diperlukan. Selanjutnya, data tersebut akan diolah dan dikaji, sehingga akan diketahui ukuran GT dan NP. Proses

pengolahan data menggunakan rumus khusus itu diperkirakan kelar dalam waktu singkat. Hasil pengukuran itu, kemudian akan diserahkan kepada pihak yang berkepentingan termasuk diberikan kepada pihak kelompok nelayan sebagai penerima bantuan kapal. “Tadi kami ukur untuk mengetahui isi kotor dan isi bersih dari tujuh kapal itu. Datanya sudah kami ambil dan itu akan dihitung dengan rumus yang sudah ada dan hasilnya akan kita

Bali Post/kmb38

KAPAL INKAMINA - Tujuh unit kapal bantuan KKP RI belum diserahkan hingga tahun ini. Tujuh kapal tersebut saat ini disandarkan di Teluk Banyuwedang, Kecamatan Gerokgak.

serahkan kepada pihak yang berkepentingan,” katanya. Sementara itu, tim penyidik Kejati Bali Wayan Suardi mengatakan, pengukuran fisik kapal dilakukan karena pihaknya ingin melengkapi bukti-bukti untuk menyempurnakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pengadaan kapal inkamina yang kini sedang ditangani Kejati. Ukuran fisik kapal ini diakuinya sangat penting dan harus dikeluarkan oleh ahli di bidangnya. Untuk itu, pihaknya meminta bantuan ahli ukur kapal dari Pelabuhan Benoa di Denpasar, sehingga bukti yang diperlukan ini lengkap dan kuat secara hukum ketika diuji dalam persidangan nanti. Selain bukti ukuran kapal, Suardi menyebut dokumen penting yang tengah dikumpulkan saat ini menyangkut keterangan kelayakan kapal. Bukti ini akan dikumpulkan dengan meminta keterangan dari pejabat di jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Untuk mengetahui kelayakan kapal itu, pihaknya belum berani memastikan

kapan waktu untuk menghadirkan pejabat terkait yang akan dimintai keterangan. Ditanya perhitungan dugaan kerugian negara, Suardi mengaku sejauh ini pihaknya belum mengetahui jumlah kerugian negara akibat kasus pengadaan kapal inkamina. Angka kerugian ini nanti akan diketahui, setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan hasil auditnya. Untuk diketahui, kapalkapal penangkap ikan bantuan KKP-RI itu ditambatkan di Teluk Banyuwedang. Kapal ini diproduksi tahun 2014, tetapi hingga kini belum juga diserahkan kepada lima kelompok nelayan di Kabupaten Buleleng dan dua unit untuk kelompok nelayan di Kodya Denpasar. Proyek pengadaan kapal ini sempat diselidiki oleh aparat penegak hukum karena terindikasi ada pelanggaran yang mengarah tindak pidana korupsi (tipikor). Sejak itu, kapal ini dibiarkan begitu saja tanpa ada yang mengurus hingga kapal mulai mengalami kerusakan. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu kliwon, 25 Januari 2017

Lima Tahun Buron

Pencuri Motor Akhirnya Dibekuk

Bali Post/kmb

PERBAIKI - Sejumlah pekerja ketika sedang memperbaiki jembatan Dangintukadaya yang setahun lalu jebol.

Lambannya Perbaikan Jembatan Dangintukadaya

Terkendala Peralatan Bor dan Perubahan Aturan

Negara (Bali Post) Lambannya perbaikan jembatan Dangintukadaya kini menjadi perhatian masyarakat. Sebab, jembatan yang menghubungkan jalur Gilimanuk-Denpasar ini hingga kini belum rampung. Rupanya, ada sejumlah kendala yang menjadi hambatan selama pengerjaan proyek tersebut. Selain lambatnya mendatangkan peralatan untuk mengebor bekas jembatan lama, juga adanya perubahan aturan dan desain. Penanggung jawab pekerja, Sumarno, Selasa (24/1) kemarin mengatakan alat berupa bor pel yang diharapkan mempercepat pengerjaan proyek ini justru harus didatangkan dari Surabaya. Akibatnya, pengerjaan memang terkesan terlambat. Padahal, sejatinya kalau alat bor pel itu datang dengan cepat, maka penyelesaiaan proyek ini juga bisa dipercepat. Tak hanya itu, Sumarno juga menyebutkan bahwa ada kendali lainnya yang juga menghambat pengerjaan. Selain alat bor pel, faktor cuaca juga sangat berpengaruh. Hujan deras yang terjadi di hulu, mengakibatkan air di Tukadaya cukup besar sehingga berisiko tinggi. Baik bagi pekerja maupun kondisi jembatan itu sendiri.

Terkait faktor perubahan aturan desain, hal ini juga perlu perhitungan matang untuk mengerjakan proyeknya. Selama ini yang lebih banyak bertanggung jawab adalah pihak balai di Surabaya. “Kami kadang bingung semua membawa aturan. Tiap ada pejabat teknis yang datang aturan berubah. Kami harapkan satu pintu, satu komando. Dan tidak ada perubahan sehingga kami bisa konsen bekerja. Ini tiap ada yang datang bawa aturan sendiri, ini juga menghambat. Apalagi peralatan datang dari Jawa,” jelas Sumarno. Ia berharap proyek tersebut bisa kelar 9 Februari 2017, sebab tinggal menunggu proses pemasangan balok bentang. Sementara balok bentang tidak ada di Bali

dan juga didatangkan dari Jawa. Dari 20 pekerja, katanya, sebenarnya sudah cukup dan pembayaran juga lancar. “Yang jadi hambatan cuman peralatan dan aturan yang kerap berbeda. Kami terus berusaha maksimal,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya ideal waktu perbaikan jembatan delapan bulan sehingga pengerjaannya lebih maksimal. Itu juga jika peralatan memadai dan segera datang. Sementara itu Pengawas Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII Denpasar I Made Sudarsa belum memberikan konfirmasi terkait keluhan pekerja tersebut. Ketika dihubungi ponselnya, pada Selasa kemarin, tidak diangkat dan pesan singkat juga tidak

dijawab. Sebelumnya ia mengakui perbaikan jembatan waktunya ditambah sampai 9 Februari 2017. Di pihak lain, Mudita, salah satu warga Dangintukadaya mengakui bahwa setahun lalu ia ingat beberapa pejabat datang. Pertama, sudah datang alat jembatan darurat, kemudian sebulannya lagi berubah dan menggunakan sisi kanan jembatan. “Coba saat itu langsung diputuskan menggunakan sisi kanan dan kiri jembatan, kan tidak perlu pengalihan arus dan proses perbaikan lamban. Ini malah masuk Oktober baru mulai pengerjaan,” ungkap Mudita. Ia juga menyebutkan para buruh kerap mengeluhkan lantaran para pejabat teknis memberikan perintah yang berbeda. Dengan ditambahknya waktu pengerjaan ini, ia berharap proyek jembatan itu segera rampung dan tidak ada hambatan lagi sehingga pengguna jalan lebih nyaman melintasi jalur tersebut. (kmb)

Negara (Bali Post) Suratun (49), warga Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, tak menyangka kalau keponakannya, Arip Purnomo (34), merupakan pelaku pencuri motor miliknya. Padahal, kasus pencurian ini telah terjadi hampir lima tahun lalu, tepatnya pada 9 Oktober 2012. Praktis, sejak hilangnya motor korban yakni jenis Honda Supra X warna merah DK 3326 WK, pelaku menjadi buronan Satuan Reskrim Polres Jembrana. Berkat kerja keras polisi ini, kasusnya pun berhasil diungkap dan pelakunya ditangkap di lapak sol sepatu tempatnya bekerja, Senin (23/1) sore. Pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan korban pada 9 Oktober 2012. “Hasil penyelidikan, pelakunya mengarah ke tersangka. Akhirnya, kami tangkap pelaku di tempat kerjanya,” kata Paur Subag Humas Polres Jembrana Aiptu Ketut Sudarma Wiasa, Selasa (24/1) kemarin. Sudarma seizin Kapolres Jembrana dan Kasat Reskrim menjelaskan modus pelaku mencuri motor bibinya ini dengan cara membuat kunci duplikat. Sebab, pada 3 Oktober 2012 pelaku sempat mendatangi korban yang berjualan di areal swalayan Hardys, Kota Negara. Kepada bibinya, pelaku meminjam sepeda motor untuk pulang karena baru datang dari Gianyar. Pelaku juga mengaku tidak punya sepeda motor untuk berjualan bakso keliling di Gianyar. Karena pelaku merupakan keponakannya, korban memberikannya meminjam

motor tersebut tanpa ada kecurigaan. Nah, hal itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk membuat kunci duplikat. Kunci duplikat sudah di kantong, motor itu pun dikembalikan ke korban. Enam hari kemudian, pelaku yang bekerja sebagai tukang sol sepatu ini menjalankan aksinya. Pelaku

datang ke areal parkiran Hardys, di mana motor korban itu parkir. Pelaku pun mencuri motor itu dengan mudah. Untuk menghilangkan jejak, nopol dan sadel motor di ganti. “Nopolnya diganti menjadi DK 4791 ZN,” terangnya sembari mengatakan bahwa pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke-5e KUHP. (kmb)

Bali Post/kmb

DIAMANKAN - Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) ketika diamankan dan dipublikasikan di Polres Jembrana.

Nelayan Miskin di Pengambengan

Berharap Ada Bantuan Listrik Gratis Negara (Bali Post) Progam pemasangan listrik gratis bagi nelayan miskin diharapkan terus diterapkan pemerintah. Sebab, banyak nelayan yang kondisi ekonominya masih di bawah dan belum sanggup untuk mengamprah listrik. Seperti sejumlah nelayan di Pengambengan, Negara. Banyak nelayan ini mengharapkan mendapatkan pemasangan listrik gratis. Salah seorang nelayan, Arif, Selasa (24/1) kemarin mempertanyakan program terkait pemasangan listrik gratis ini. Nelayan yang saat ini bekerja serabutan karena paceklik ikan mengatakan, bantuan pemasangan listrik gratis tersebut sangat bermanfaat bagi

warga miskin seperti dirinya. Sebab, untuk biaya pemasangan sendiri, ia mengaku tidak mampu. Dikatakan, sudah tiga tahun ini ia memiliki rumah tapi belum terpasang listrik karena tidak mampu membayar biayanya. Bantuan pemasangan listrik gratis untuk nelayan, katanya, belum menyentuh semua nelayan miskin. “Buktinya saya belum mendapatkan pemasangan listrik gratis,” katanya. Nelayan lainnya, Samsul juga mengatakan hal serupa. Pria yang kerap melaut dengan menggunakan sampan ini terpaksa bekerja sebagai buruh pembuat bata merah karena sedang paceklik. Ia juga berharap agar pemasangan listrik gratis

bisa dinikmati nelayan yang tidak mampu. Sementara itu Manajer PLN Rayon Negara Sunarwan saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya menerima data pemasangan listrik gratis itu dari Dinas Sosial. Sebab, yang mengetahui kondisi yang akan diberikan bantuan pemasangan listrik gratis itu adalah pihak Dinsos. Pihaknya hanya memasang di rumah nelayan sesuai data yang diberikan Dinsos. Bukan PLN yang menentukan kriteria penerima. Di sisi lain Kepala Dinas Sosial Jembrana Wayan Gorim mengakui untuk tahun 2017 ini belum ada program pemasangan listrik gratis bagi nelayan. (kmb)

Negara (Bali Post) Perebutan kursi Sekda Jembrana terus berlanjut. Dari lima kandidat yang ada dan telah melakukan sejumlah tes, menciut menjadi tiga. Ketiga nama ini pun sempat diajukan melalui Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana. Informasinya, telah mendapat restu Gubernur Bali serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Pusat. Kepala BKPSDM Jembrana Made Budiasa, Senin

(23/1) mengatakan dalam tahapan seleksi Sekda saat ini, memang sudah turun persetujuan dari KASN di pusat berkenaan pengajuan tiga dari lima nama kandidat Sekda yang sempat mengikuti tahapan seleksi ketika akhir Desember 2016 lalu. Namun, Budiasa enggan menyebutkan ketiga nama kandidat Sekda itu dengan alasan tidak etis memberikan pernyataan mendahului Bupati Artha. Dikatakan, surat dari KASN tanggal 17 Januari 2017. Namun suratnya

sudah langsung ke bupati. Menurutnya, nama ketiga kandidat Sekda yang sempat disetor ke Gubernur dan KASN itu, murni sesuai dengan hasil penilaian melibatkan pihak Asesor dari Jakarta, serta Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Jembrana. Seluruh mekanime dalam lelang jabatan memang harus mendapat persetujuan KASN di Pusat. Tetapi, seluruh keputusan akhirnya tetap tergantung pada pimpinan daerah bersangkutan. (kmb)

Tiga Nama Calon Sekda Disetujui KASN

Bali Post/kmb

DIPANGGIL - Pemilik sapi yang membiarkan hewan peliharaannya merumput di Lapangan Gilimanuk, Selasa (24/1) kemarin dipanggil ke kantor lurah dan diberikan pembinaan.

Setelah Disosialisasikan dan Dikeluarkan SE

Membandel, Lurah Gilimanuk Amankan Lima Sapi Warga

Negara (Bali Post) Pihak Kelurahan Gilimanuk sempat menyosialisasikan dan mengeluarkan surat edaran (SE) terkait tidak diperbolehkannya warga melepasliarkan hewan ternaknya. Akan tetapi, rupanya masih ada warga yang membandel dan tidak mengikuti aturan tersebut. Karena membandel, Selasa (24/1) kemarin, pihak Kelurahan Gilimanuk pun terpaksa mengamankan lima ekor sapi yang berkeliaran di Lapangan Gilimanuk. Lima sapi itu milik Amin, warga yang tinggal di Lingkungan Arum, Gilimanuk. Pemilik sapi itu akhirnya dipanggil dan diberikan pembinaan. Dari informasi yang dihimpun kemarin, Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widia-

da bersama Kaling setempat melakukan pengecekan setelah menerima pengaduan dari masyarakat. Nah, mereka pun menemukan lima ekor sapi sedang merumput di lapangan tersebut. Karena mengganggu dan merusak, apalagi lapangan itu telah ditata Pemkab Jembrana dengan menggunakan anggaran cukup besar, maka aparat kelurahan mengamankan kelima ekor sapi. Usai diamankan, aparat desa ini pun mencari tahu siapa pemiliknya. Ternyata, hewan peliharaan itu milik Amin, sehingga dipanggil ke Kantor Kelurahan untuk dibina. Dalam pembinaan itu, Amin diberikan penjelasan tentang surat edaran nomor 300/0347/Trantib/2016 yang

isinya setiap warga tidak diperkenankan melepas hewan peliharaannya sehingga dapat menimbulkan gangguan dan bahaya bagi warga lain. Aparat desa ini juga meminta kepada seluruh warga yang tidak memiliki lahan dan kandang sediri, maka diharapkan untuk tidak memelihara hewan ternak. Sementara, bagi warga yang sudah terlanjur memelihara, maka wajib dikandangkan atau diikat. Tujuannya, agar tidak berkeliaran. Tak hanya itu, juga dilarang mengembalakan sapi di tempat umum seperti lapangan, pasar, area perkantoran dan sekolah, di pinggir jalan umum, di sekitar pemukiman dan lokasi lain yang dapat merusak atau

menganggu warga lain. Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada mengatakan setelah diberikan pembinaan, Amin berjanji tidak akan melepas sapinya berkeliaran. Jika nanti sapi tersebut ditemukan berkeliaran, maka pemilik siap untuk menerima sanksi sesuai aturan. Sanksi yang akan dijatuhkan yakni berupa denda Rp 5 juta atau penjara maksimal 6 bulan sesuai Perda nomor 5 tahun 2007 tentang kebersihan dan ketertiban umum. Dikatakan, pemerintah sudah membangun berbagai fasilitas umum dan tempat wisata dengan anggaran yang besar. Untuk itu, masyarakat diharapkan harus ikut memeliharanya dengan baik. (kmb)


Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

KARANGASEM

13

Verifikasi RTM

SOSOK Tampilkan Video Saat ’’Piodalan’’ KECAMATAN Kubu selalu disinyalir sebagai pasar narkoba di Karangasem. Hal itu mengindikasikan pemahaman terhadap bahaya narkoba di kalangan masyarakat dinilai masih rendah. Untuk menyampaikan pesan-pesan bahaya narkoba itu agar sampai kepada masyarakat, sebaiknya dokumen video milik BNNP Bali terhadap dampak mengonsumsi narkoba bisa diputarkan di layar besar saat pelaksanaan piodalan di pura. Demikian disampaikan Bendesa Muntigunung, Kecamatan Kubu, Putu Gede Dana, saat bertatap muka dengan Kepala BNNP Bali di Kantor Perbekel Desa Tianyar Barat, Selasa (24/1) kemarin. Menurutnya, beberapa dokumen video tersebut, sudah sangat jelas memperlihatkan bagaimana dampak negatif narkoba itu bagi kesehatan tubuh. Mulai dari proses mengenal narkoba, kemudian kecanduan dan akhirnya tak bisa lepas dari pengaruh narkoba, seperti ekstasi dan sabu-sabu. Bahkan, ada pula kondisi tubuhnya mengering tinggal kulit pembalut tulang. Video yang paling membuatnya ngeri adalah seorang korban yang badannya mengering, bola mata dan semua persendiannya hancur. Tetapi masih dalam keadaan hidup. Mantan Perbekel Tianyar Barat ini, mengaku siap memfasilitasi BNNP Bali menampilkan videovideo mengerikan itu setiap piodalan di Desa Pakraman Muntigunung. Model baru seperti itu dipercaya efektif dalam melakukan sosialisasi bahaya laten narkoba. “Kalau ditampilkan dalam setiap pertemuan seperti ini, hanya kami yang tahu. Biarkan sekalian kami putarkan saat piodalan. Tujuannya, agar banyak orang tahu sendiri, seperti apa dampak narkoba bagi kesehatan tubuh. Untuk membantu BNNP Bali, pihaknya siap menjadi relawan antinarkoba bersama seluruh pecalang di Desa Pakraman Muntigununung. “Kalau makin banyak yang lihat video-video ini, saya yakin akan lebih efektif bisa menyadarkan masyarakat, sebelum terjerumus lebih jauh nikmatnya narkoba,” tegasnya. (gik)

Bupati Karangasem Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya I Ketut Merta

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Bapak I Ketut Merta, S.Pd., salah seorang guru yang mengajar di SMPN 6 Amlapura, Senin (23/1) lalu. Mas Sumatri menilai peranan seorang guru di Kabupaten Karangasem itu sangatlah besar jasanya dalam membangun Kabupaten Karangasem dari ketertinggalan. Sosok guru diyakini berperan aktif mencerdaskan kehidupan masyarakat. Pemerintah dan masyarakat Karangasem sangat kehilangan salah satu guru yang menjadi panutan kita bersama. “Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Karangasem, berdukacita yang mendalam atas meninggal Bapak I Ketut Merta. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” kata Bupati Karangasem saat dihubungi via telepon terkait musibah yang terjadi di Desa Seraya Karangasem, Senin (23/1) sore. Bupati yang saat ini sedang melaksanakan tugas dinas ke luar daerah itu kembali menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas berpulangnya Bapak I Ketut Merta. ”Semoga karma baiknya dapat mengantarkan menuju alam kedamaian. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan dapat menerima sebagai sebuah jalan hidup,” ucapnya. Informasi yang diperoleh dari Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem terkait kejadiannya diceritakan, tanggal 23 Januari 2017, sekitar pukul 11.30 s.d. 13.40 wita, korban terseret arus saat melintas di Tukad Tibu Dalem, Banjar Dinas Kecag Balung, Desa Seraya Kecamatan Karangasem. Korban beserta sepeda motornya ikut terseret arus air sungai yang aliran airnya sedang deras saat hujan lebat mengguyur kota Karangasem dan sekitarnya. Korban meninggal I Ketut Merta (50) tinggal di Jalan Untung Surapati, Kelurahan Padang Kerta, Karangasem. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bersama BPBD Karangasem, Basarnas, Polres Karangasem, Koramil Karangasem, Camat Karangasem, Perbekel Seraya, Balawista Pos Jasri dan masyarakat bersama-sama melakukan evakuasi korban yang kemudian korban dibawa ke RSUD Karangasem dan kendaraannya dibawa ke Polsek Karangasem. Dengan adanya musibah yang sudah sering kali menelan korban di jalan yang melintas di atas Tukad Tibu Dalem Desa Seraya itu, Bupati Mas Sumatri langsung memerintahkan Dinas terkait untuk segera membuat kajian. Bupati mengharapkan secepatnya mengambil langkah-langkah sesuai teknis di lapangan. ”Terkait status jalan sebagai jalan provinsi tentu kita akan komunikasikan. Saya berharap OPD terkait bisa secepatnya menyikapi persoalan ini sebagai tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. “Kepada masyarakat Karangasem mohon sikapi secara bijaksana, sehingga tidak ada yang terhasut oleh musibah akibat bencana alam seperti ini,” pintanya. (ad2332)

Tegallinggah Coret 118 KK Amlapura (Bali Post) -

Musyawarah Desa yang dilaksanakan Desa Tegallinggah memutuskan mencoret 118 KK warga yang masuk klasifikasi Rumah Tangga Miskin (RTM) dari data 465 KK yang diterima dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali. Selanjutnya, musdes memutuskan memasukkan 109 data baru sehingga jumlah RTM di desa yang masuk wilayah Kecamatan Karangasem itu 397 KK.

Perbekel Tegallinggah, Gede Sudiarsa

Bali Post/kmb

Perbekel Tegallinggah, I Gede Sudiarsa, Selasa (24/1) kemarin, mengatakan, pencoretan terhadap data BPMPD Bali dilakukan atas persetujuan seluruh peserta musdes yang terdiri dari Ketua BPD, Ketua LPM berserta anggota, perangkat desa, klian banjar dinas se-Tegallinggah dan sejumlah tokoh masyarakat. Pencoretan dilakukan terhadap 94 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang sudah kategori mampu, 6 PNS dan pensiunan, 7 meninggal, 9 KK data ganda, dan 2 KK tidak dikenal. ‘’Pencoretan dan memasukkan data tercecer juga sudah atas

persetujuan seluruh peserta musdes,’’ jelasnya. Hasil verifikasi dan validasi, menurut Sudiarsa, menunjukkan jumlah RTM di Desa Tegallinggah masih tinggi, mencapai 40,4 persen dari total jumlah penduduk 938 KK atau 3.187 jiwa. Penduduk miskin tersebar di kelima banjar dinas yang ada yakni Banjar Tegallinggah, Bale Punduk Kaler, Bale Punduk Kelod, Nyuling, dan Banjar Karang Cermen. Sudiarsa berharap data hasil validasi tersebut secepatnya bisa dijadikan acuan pemerintah dalam program penanganan kemiskinan

termasuk program bantuan rakyat miskin seperti raskin. Unt uk d i int erna l De sa Tegallinggah sendiri, menurut dia, data RTS/RTM hasil verifikasi tersebut diarahkan untuk menyusun bank data penduduk miskin tahun 2017. Nantinya bank data akan disusun melalui sangkep (rapat) banjar, dilakukan penggodokan dan pemeringkatan. ‘’Selain untuk meningkatkan efektivitas program pengentasan kemiskinan, bank data dengan sistem ranking juga untuk meminimalisir kecemburan sosial di masyarakat,’’ katanya. (kmb)

Pemetaan Kawasan Rawan

BNNP Bali Sasar Kecamatan Kubu BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali semakin genjar bergerak ke desa-desa. Melihat ancaman narkoba semakin nyata, BNNP Bali kali ini melakukan pemetaan kawasan rawan. Dalam pemetaan itu sekaligus menjalin sinergitas program pemberdayaan alternatif dengan masyarakat. BNNP Bali langsung menyasar Kecamatan Kubu, Karangasem, dengan mengundang seluruh tokoh masyarakat setempat, ke Kantor Perbekel Desa Tianyar Barat, Selasa (24/1) kemarin. Rapat kerja dalam proses pemetaan kawasan rawan ini, dipimpin langsung Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Hadir juga dalam kesempatan ini, Kabag Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiyasa, Kabid Rehabilitasi AKBP Nyoman Artana. Selain itu, juga hadir Kepala Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Suastika, Kabag Ops Polres Kompol Wayan Sudita, Kapolsek Kubu AKP Gede Sukadana, Danramil Kubu, Perbekel Tianyar Barat Agung Pasrisak Juliawan, hingga para perbekel dari desa-desa lain, klian banjar

dinas, bendesa dan tokoh masyarakat dari berbagai elemen masyarakat. Brigjen Pol. Suastawa menegaskan, pemetaan kawasan rawan ini sangat penting untuk memberikan perubahan penanganan di kawasan yang terindikasi rawan narkoba. Sehingga, warga yang tadinya terlibat dalam bisnis narkoba, akan berpikir ulang melanjutkannya. Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memiliki mindset -- pola pikir -- positif dan berupaya merealisasikan perubahan tersebut. “Nantinya, masyarakat yang berada di kawasan rawan narkoba bisa menjalani kehidupannya secara mandiri dalam koridor legal dan bekerja produktif,” katanya. Data kasus narkoba di Karangasem secara umum, selama tahun 2016, terungkap ada 12 kasus. Total tersangka 20 orang. Sementara, jumlah pasien rehabilitasi tahun 2016 asal Karangasem 45 orang. Terakhir, kasus narkoba terungkap lagi di Karangasem di Desa Tianyar dengan tersangka dua orang awal Januari 2017. Dengan angka itu, Karangasem menempati urutan kedelapan, sebagai

daerah rawan. Dia menyebut, Karangasem begitu mudah menjadi pasar baru narkoba di Bali, karena banyaknya jalur tikus atau pelabuhan tradisional sebagai jalur masuk narkoba di Bali. Sementara, daerah rawan tertinggi terjadi di Kota Denpasar, Badung, dan Buleleng. Melalui program pemetaan dan pemberdayaan masyarakat ini, Suastawa meminta para perbekel, klian banjar dinas, maupun bendesa bisa mengambil peran sentral dalam mengatasi masalah ini. Hal ini, bisa dimulai dengan cara-cara sederhana, misalnya bisa menyampaikan informasi kepada masingmasing masyarakat mengenai program pemberantasan narkoba, melalui pesan-pesan antinarkoba. Selain itu, juga bisa membantu melakukan deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine masyarakat di lingkungannya secara mandiri. Selain langkah antisipasif, Suastawa juga meminta perbekel, klian banjar dinas, hingga bendesa yang menjadi contoh di desanya, bisa segera melaporkan bila mengetahui terjadi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di

SERAHKAN KENANG-KENANGAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. (kiri) menyerahkan kenang-kenangan berisi pesan antinarkoba, kepada Perbekel Tianyar Barat, usai pelaksanaan kegiatan di kantor setempat. wilayahnya. Bila ditemukan, pihaknya tentu akan melakukan proses sesuai mekanisme penanganan. Bahkan, bagi pecandu yang bisa menjalani rehabilitasi, nantinya akan dibekali berbagai keterampilan. Seperti pelatihan sablon baju, menjahit hingga program beternak. Karena itu, untuk memaksimalkan gerakan memberantas narkoba ini, pihaknya meminta kepada

perbekel, klian banjar dinas menjadi relawan antinarkoba. Demikian juga para pecalang di seluruh desa, agar ikut menjadi relawan antinarkoba dalam gerakan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Semakin banyak yang terlibat gerakan ini maka dampaknya akan semakin besar dalam membentengi masyarakat dari bahaya laten narkotika. (ad2327)

’’Digempur’’ Pohon Tumbang

DPKP Intensifkan Pemangkasan Amlapura (Bali Post) Selama musim hujan ini, wilayah Karangasem ‘’digempur’’ kejadian pohon tumbang. Selain menimbulkan kerugian material atas kerusakan yang ditimbulkan, rangkaian peristiwa faktor alam itu juga kerap mengganggu arus lalu lintas. Dua kejadian pohon tumbang terakhir terjadi Senin (23/1) saat wilayah Karangasem diguyur hujan lebat. Kejadian pertama di Desa Kerta Mandala, Abang. Pohon tumbang menutupi

setengah badan jalan ruas jalur Amlapura-Singaraja, sekitar pukul 14.30 wita. Selanjutnya pukul 15.10 wita, kondisi serupa terjadi di Jalan Veteran, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem. Beruntung saat kejadian kondisi lalu lintas sedang lengang sehingga tak sampai menimbulkan korban jiwa. Rangkaian bencana alam tersebut menjadi hari-hari sibuk bagi setidaknya dua instansi di lingkungan Pemkab Karangasem. Badan Penanggulangan Bencana

Daerah (BPBD) menjadi ujung tombak penanganan dampak. Sedangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) disibukkan aktivitas pemangkasan pohon perindang untuk meminimalisasi potensi pohon tumbang. Sektretaris DPKP I Made Hadi Susila, Selasa (24/1) kemarin, mengatakan, pemangkasan pohon perindang diintensifkan sejak sebulan terakhir. Namun karena keterbatasan personel dan armada, untuk sementara pemangkasan

difokuskan di wilayah kota dan beberapa pohon besar di sepanjang ruas jalan utama Amlapura-Singaraja maupun Amlapura-Klungkung. ‘’Kita punya satu unit mobil crane, sementara kita fokus di wilayah kota,’’ ujarnya. Kemarin, sejumlah personel DPKP dikerahkan untuk melanjutkan pemangkasan pohon perindang di seputaran Jalan Ngurah Rai, dekat Pura Jagatnata dan di seputaran Jalan Sudirman. Petugas tetap bekerja meskipun menjelang siang wilayah Kota

Amlapura mulai dilanda gerimis. Untuk menghindari ancaman pohon tumbang, instansi terkait Pemkab Karangasem sudah mengeluarkan imbauan waspada. Masyarakat diharapkan melakukan pemangkasan sendiri utamanya terhadap pohon-pohon besar yang berada di lingkungan permukiman. ‘’Masyarakat kita harapkan aktif. Pohon besar di dekat rumah agar dipangkas untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan,’’ tandasnya. (kmb)

Warga Seraya Desak Solusi Sementara

Guru Korban Air Bah akan ’’Makingsan di Geni’’ Air bah di Tukad Tibu Dalem yang menewaskan seorang guru SMPN 6 Karangasem, Senin (23/1) lalu, masih menyisakan trauma bagi masyarakat di wilayah Seraya. Mereka pun mendesak pemerintah mengambil langkah-langkah strategis sehingga kejadian serupa tidak terulang. Apa saja ekspektasi yang diharapkan warga sebagai solusi mengatasi masalah itu? WARGA sangat berharap pemerintah bisa membantu dibuatkan jembatan. Tetapi, jika usulan membangun jembatan di tiga titik ruas jalan yang rawan air bah belum memungkinkan dalam waktu dekat, paling tidak instansi terkait bisa melakukan antisipasi penangnan yang bersifat sementara. ‘’Dulu di Tukad Perit sempat dipasangi tali. Tali itu difungsingan untuk pegangan jika ada gentuh (banjir). Sayangkan tidak bisa bertahan lama. Kalau bisa sekarang dipasangi pipa besi. Jadi dipastikan akan lebih aman,’’ harap

Gede Suardana (44) asal Desa Seraya Tengah, Selasa (24/1) kemarin. Pria yang akrab dipanggil Lojo itu menegaskan tiga titik ruas jalan yang dimaksud masing-masing di alur Tukad Yeh Banges, Tukad Perit, dan Tukad Tibu Dalem. Ketiga tukad itu selalu menghadirkan ancaman bagi warga dan anak-anak sekolah. Karenanya pipa besi sebagai pengamanan sekaligus bisa sebagai tempat berpegangan mesti dipasang di ketiga titik badan jalan tersebut. ‘’Hari ini, air sungai memang tidak seperti kemarin, tapi tetap membahayakan.

Kami harapkan ada penanganan yang bersifat sementara,’’ ujarnya. Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa, mengakui menerima aspirasi serupa dari warga saat memantau proses evakuasi korban di lokasi kejadian. Menurut dia, aspirasi tersebut sudah dikoordinasikan dengan aparatur Desa Seraya Timur maupun Desa Seraya Tengah. Sedangkan untuk penanganan yang bersifat permanen, diharapkan dimunculkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa untuk nantinya diperjuangkan ke tingkat yang lebih tinggi dalam hal ini Pemprov Bali maupun pusat mengingat ruas jalan Seraya bukan berstatus jalan kabupaten. ‘’Untuk yang bersifat sementara, kita harapkan dukungan dari perbekel,’’ katanya. Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, mempertegas

pernyataan anak buahnya. Menyikapi kondisi ruas jalan di Seraya, pihaknya menginstruksikan dinas terkait membuat kajian teknis. Selanjutnya akan dikomunikasikan ke Pemprov Bali. Pihaknya juga berharap pihak provinsi dapat segera membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. ‘’Ini tanggung jawab kita bersama. Masyarakat juga saya harapkan bisa menyikapi masalah ini dengan cerdas. Jangan gampang terhasut kabar tak jelas,’’ ucapnya. Seperti diberitakan, air bah di Tukad Tibu Dalem merenggut nyawa I Ketut Merta (52). Guru Agama Hindu itu tewas setelah nekat melintas di sungai yang sedang tidak bersahabat, Senin pukul 11.30 wita. Sehari pasca-kejadian, jenazah guru pindahan dari SMPN 3 Karangasem itu masih disemayamkan di rumah duka, di Lingkungan Paye, Kelurahan Padangk-

erta, Karangasem. Pelayat yang ingin menyampaikan bela sungkawa terus berdatangan. Di antaranya rombongan DPD KNPI Karangasem dan SMK PGRI Amlapura tempat putra sulung korban menimba ilmu. ‘’Tidak ada firasat apa pun. Cuma pagi sebelum berangkat kerja, suami saya tumben sembahyang di sanggah. Malamnya saya juga tumben gelisah, lalu terdengar suara burung hantu di depan rumah,’’ tutur istri korban, Ni Wayan Santi Ariani (46). Sepeninggal sang suami, wanita itu kini harus berjuang seorang diri membesarkan dua anaknya. Yang sulung Putu Abdi (17) sudah kelas III di SMK PGRI, adiknya Ni Nengah Wina Dwinanti (10) baru kelas V di SD 4 Padangkerta. Menurut Santi Ariani, jenazah suaminya akan diupacari dalam tingkatan makingsan di geni -- dibakar -- Minggu (29/1) nanti. (kmb)

Bali Post/kmb

RUMAH DUKA - Keluarga korban saat ditemui di rumah duka di Lingkungan Paye, Kelurahan Padangkerta, Karangasem.


TABANAN

14

Tak Penuhi Jam Mengajar

Hari Ini, Puncak Pujawali di Pura Luhur Besi Kalung Tabanan (Bali Post) Bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi, Rabu (25/1) ini, berlangsung puncak karya pujawali di Pura Luhur Besi Kalung yang berlokasi di Desa Babahan Kecamatan Penebel, Tabanan. Ketua Panitia I Nengah Seriawan menyebutkan, prosesi pujawali berjalan seperti karya-karya sebelumnya. Persiapan telah dimulai sejak beberapa hari lalu. ‘’Dudonan pujawali Ida Batara yang berstana di Pura Luhur Besi Kalung telah dimulai Selasa (10/1) lalu, diawali prosesi matur piuning,’’ katanya, Selasa (24/1) kemarin. Pada puncak pujawali digelar berbagai prosesi yang dimulai dari pagi hari berupa membuat olahan upakara. Pada pukul 13.00 Wita dilaksanakan prosesi nedunang pralingga Ida Batara yang dilanjutkan dengan ngilen pacaruan atau panyapsap dan ilen pamendak. Sekitar pukul 16.00 Ida Batara kairing masucian ke Beji Kauh dan pukul 20.00 katurang datengan dan tari Rerejangan. Prosesi nganteb pujawali berlangsung pukul 21.00. Setelah itu beberapa dudonan lainnya wajib digelar, seperti meedan atau mapurwa daksina, nuur atau nyanjan, makincang-kincung dan mabyasa. Kamis (26/1) hingga Sabtu (28/1) Ida Batara katurang nyejer dan prosesi panyineban dilakukan Sabtu (28/1) pukul 23.00. Pura Luhur Besi Kalung merupakan kahyangan jagat dan memiliki keterkaitan erat dengan Pura Luhur Batukaru. Kahyangan ini adalah salah satu kahyangan Catur Angga Pura Luhur Batukaru dalam fungsinya menganugerahkan keamanan atau ketenteraman dunia. Suasana kahyangan yang sangat asri dan dalam hutan yang masih lestari menjadikan kahyangan ini sangat layak untuk dikunjungi umat, terutama untuk meningkatkan spiritualitas diri. Keberadaan palinggih utamanya berupa bebaturan dan berusia ratusan tahun menjadikan kahyangan ini sangat kental dengan nuansa magis. (kmb28)

Bali Post/kmb28

MULAI - Rangkaian dudonan pujawali di Pura Luhur Besi Kalung dimulai sejak Selasa lalu.

Nasib Guru Kontrak Tidak Jelas

Tabanan (Bali Post) Nasib sebagian guru tidak tetap (kontrak) belum jelas pascakewenangan SMA/SMK diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Bali. Sampai saat ini Pemprov Bali belum menerbitkan surat keputusan terkait status jumlah guru kontrak yang terakomodasi sesuai syarat yang ditentukan, yakni harus memiliki jam mengajar 24 jam seminggu untuk mendapatkan gaji standar di provinsi. Jika tidak, guru kontrak hanya dibayar Rp 50 ribu/jam mengajar.

I Wayan Adnyana

tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054

tidak memenuhi jam mengajar. Sebab, untuk mendapatkan gaji standar guru tidak tetap provinsi, mereka harus memiliki jam mengajar 24 jam. Sementara kalau kurang dari 24 jam, mereka harus rela turun kasta menjadi guru abdi atau guru honor yang tentu tidak ada standar gajinya. Oleh karena kewenangan SMA/ SMK menjadi tanggung jawab provinsi, guru tidak tetap yang ingin kembali mengabdi ke daerah harus berkualifikasi PGSD. Sebab, nantinya bisa diperuntukkan

Kado Spesial HUT Ke-19 SMA Bakta

Tabanan (Bali Post) Prestasi gemilang kembali ditorehkan salah satu siswa didik SMAN 1 Kediri (SMA Bakta), Putu Krisna Darma Putra. Pelajar kelas XI IPA 7 ini berhasil mengharumkan nama almamater hingga tingkat ASEAN dengan meraih juara III dalam Kejuaraan Vovinam yang digelar di Kamboja, awal Januari lalu. Remaja asal Desa Petiga, Marga ini menilai keberhasilannya menyabet prestasi hingga kancah ASEAN tidak terlepas dari dukungan pihak sekolah. Ditemui di SMAN 1 Kediri, Selasa (24/1) kemarin, ia menceritakan pengalamannya selama bertanding di Kamboja. Bersaing dengan 150 peserta se-ASEAN awalnya membuat dirinya tidak percaya diri. Namun, rasa itu lambat laun mulai bisa diatasi hingga akhirnya mampu tampil maksimal. Peserta dari Vietnam merupakan lawan terberatnya. ‘’Sempat canggung karena bodi mereka sangat besar, tetapi bersyukur kami bisa meraih prestasi yang cukup membanggakan,’’ ucapnya didampingi Kepala SMAN 1 Kediri Drs. I Dewa Nyoman Maryono, M.Pd. di sela-sela rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-19 SMA Bakta. Putra pasangan I Nyoman Sudiartawan dan Ni Luh Eka Widiastuti yang bercita-cita menjadi angkatan ini gemar olahraga pencak silat sejak duduk di bangku SMP. Sejumlah ajang pernah dilakoninya seperti kejuaraan Kabupaten Tabanan 2014 dengan meraih juara I dan juara III Porseni Bali 2016. Meski disibukkan dengan latihan di luar jam sekolah, bidang akademisnya

Layanan BRSU Normal

Telepon Penting

Bali Post/kmb28

Sebagian guru kontrak mulai pesimis bisa memenuhi jam mengajar tersebut. Puluhan dari mereka sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan. ‘’Mereka minta agar bisa menjadi guru kontrak di Tabanan, bahkan sebagian sudah mencari lokasi mengajar (sekolah),’’ papar Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana, Selasa (24/1) kemarin. Menurutnya, jika surat keputusan tersebut sudah ada, pihaknya akan menanyakan kembali kesanggupan sejumlah guru kontrak yang

Putu Krisna Darma Putra Juara III Vovinam ASEAN

Libur Panjang

Tabanan (Bali Post) Libur panjang untuk merayakan Pagerwesi, Siwaratri dan Imlek mulai Rabu (25/1) ini hingga Minggu (29/1) mendatang tidak berpengaruh pada layanan di BRSU Tabanan. Layanan poliklinik memang tutup, namun semua tenaga medis termasuk yang bertugas di poli siap bekerja bila diperlukan. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan pihaknya tetap menyiagakan pelayanan seperti biasa bagi masyarakat. ‘’Layanan di UGD ditingkatkan karena poliklinik tutup selama libur. Tetapi seluruh petugas on call dan siap bertugas kapan saja,’’ ungkapnya, Selasa (24/1) kemarin. Ia melanjutkan, jika ada pasien yang harus mendap-

Rabu Kiwon, 25 Januari 2017

atkan penangan di poli, tidak menutup kemungkian akan membuka satu poli untuk pelayanan. Bahkan, layanan poli bisa ditambah kalau ada pasien tercecer. ‘’Pelayanan tetap berjalan seperti biasa termasuk untuk pasien yang menggunakan BPJS akan dibantu dalam hal pemenuhan rujukan karena fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama libur,’’ tandasnya. BRSUD harus menyiapkan skenario agar pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Pasien yang datang harus mendapatkan pelayanan normal, tetapi di sisi lain dengan adanya penetapan libur, pihaknya tidak bisa meminta pegawai untuk masuk. ‘’Untuk itu, pegawai libur tetapi tetap siap datang kapan saja diperlukan rumah sakit,’’ ujar Susila. (kmb24)

masih berimbang. Maryono merasa bangga atas prestasi yang dicapai salah seorang anak didiknya. Apalagi prestasi yang disumbangkan tingkat ASEAN. Prestasi ini dianggapnya sebagai kado spesial menjelang peringatan HUT ke-19 SMAN 1 Kediri. ‘’Kami keluarga besar SMA Bakta merasa bangga karena prestasi yang diraih selama ini tidak hanya nonakademis melainkan juga akademis. Ini merupakan salah satu bentuk keseimbangan yang keduanya menentukan keberhasilan anak,’’ ujarnya. Pihak sekolah akan memberi-

kan penghargaan khusus dengan harapan siswa berprestasi ini bisa menjadi teladan bagi murid lainnya. ‘’Kalau tidak mampu berprestasi di bidang akademis, bisa berjuang di bidang nonakademis. Persaingan sangat ketat, jadi siswa harus dipersiapkan sejak awal,’’ katanya. SMAN 1 Kediri tidak memiliki guru ekstra yang khusus membina vovinam. Siswa menempa diri di luar sekolah melalui bimbingan para pelatih. Ekstra kulikuler terdiri atas 29 cabang olahraga dan seni dengan guru pembina 10 orang, termasuk dari luar. (kmb28/k375)

Bali Post/kmb28

Kepala SMAN 1 Kediri I Dewa Nyoman Maryono (kiri) dan Putu Krisna Darma Putra.

untuk mengisi kekurangan guru kelas di SD. ‘’Mereka bisa belajar kembali untuk mendapatkan status PGSD. Di Tabanan sudah ada perguruan tinggi bekerja sama dengan Universitas Terbuka untuk jenjang tersebut,’’ jelasnya. Mantan Kadisbudpar itu mengimbau guru kontrak yang belum terakomodasi di Provinsi Bali untuk ke SD membuat surat pernyataan. ‘’Mundur secara otomatis, balik lagi ke Tabanan dan cari tempat yang membutuhkan,’’ tambah Adnyana. Pemkab Tabanan merekrut guru tidak tetap lantaran kekurangan guru. Perekrutan ini demi lancarnya proses belajar-mengajar di sekolah. Setelah direkrut, guru tidak tetap ditempatkan tersebar di sejumlah sekolah termasuk SMA/ SMK dengan gaji Rp 1,1 juta per bulan. (kmb28)

Nyamuk Penular DBD Mampu Hidup di Pegunungan

Tabanan (Bali Post) Vektor penular demam berdarah dengue (DBD) adalah nyamuk aedes aigypti. Nyamuk ini hanya bisa hidup di wilayah yang panas dan tidak bisa berkembang biak di daerah pegunungan yang dingin. Karenanya, keberadaan DBD identik dengan daerah yang panas. Akan tetapi terjadinya perubahan iklim, yaitu daerah pegunungan seperti di Bali tidak sedingin dulu lagi, membuat nyamuk ini mampu bertahan hidup dan menularkan DBD. Oleh karena itu di daerah pegunungan seperti Baturiti dan Pupuan ditemukan kasus DBD. Dari data Dinas Kesehatan Tabanan, pada tahun 2016 dari jumlah kasus 918, 16 di antaranya terjadi di Baturiti dan 24 kasus tercatat di Pupuan. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana beberapa hari lalu menjelaskan, kasus DBD di Baturiti dan Pupuan tidak semuanya mendapatkan penyakit tersebut saat berada di daerah panas. ‘’Dulu kasus DBD ditemukan di daerah pegunungan jika ada warganya yang sempat mendatangi daerah endemi. Sekarang ada yang mendapatkan infeksi virus tanpa pernah pergi ke daerah endemi atau dengan kata lain mendapatkan infeksi di tempat tinggalnya,’’ ujarnya. Dari kasus tersebut diketahui bahwa nyamuk aedes aigypti sebagai vektor penular DBD mampu beradaptasi di daerah pegunungan karena didukung oleh perubahan iklim. Jadi, keberadaan DBD tidak bisa lagi dibatasi oleh wilayah dingin atau panas, sehingga pencegahan penularan virus ini harus dilakukan secara serentak di semua wilayah. Nariana melanjutkan, tahun 2017 ini akan tetap ada pencegahan DBD melalui fogging dan ULV. Namun, hal yang paling utama yang harus dilakukan masyarakat tetapkah gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). ‘’Fogging dan ULV hanya bertahan satu jam dan membunuh nyamuk dewasa. Jentik tetap ada dan jika tidak dilakuan PSN akan berkembang menjadi nyamuk dewasa,’’ jelasnya. Pada 2016 kasus DBD terbanyak masih tercatat di Kediri (285) disusul Tabanan (230), Kerambitan (118), Penebel (78), Marga (64), Selemadeg Timur (55), Selemadeg Barat (28), Pupuan (24), Selemadeg (20) dan Baturiti (16). (kmb24)

Warung Global

Desa Perlu Pendampingan Ahli Pertanian DANA desa mesti digunakan secara tepat untuk membuat produk unggulan dan mampu bersaing sehat dengan desa lainnya. Produk yang dihasilkan supaya mengikuti perkembangan zaman. Dana desa yang digulirkan melalui APBN harus dapat dimanfaatkan untuk permodalan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerja. Ini diungkapkan Hari dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali dengan topik ‘’Desa Harus Kembangkan Produk Unggulan” yang dipancarluaskan Singaraja FM, Genta Bali FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM, Selasa (24/1) kemarin. Sugi sependapat, desa harus digunakan untuk menciptakan produk unggulan baru di desa dan dikelola dengan baik seperti kopi.

Inovasi dan eksperimen perlu dilakukan dan berusaha memasarkan ke luar negeri atau go international. Pemerintah membantu pro-

mosi dan membuka pangsa pasar sehingga produk tersebut berkembang dan menghasilkan pendapatan yang menjanjikan bagi warga desa. Gelontoran dana desa, menurut Ayu, tidak adil dan tidak merata terutama untuk usaha pijat dan laundry keliling karena tidak dimasukkan sebagai UKM. Dana desa harus bisa diberikan kepada usaha semacam ini agar mereka maju dan warga desa sejahtera. Penggunaan dana desa, lanjut Suardana, ada petunjuk teknisnya. BPK kini turun ke desa karena banyaknya dana yang turun di

desa. Dana tersebut bisa dipakai untuk mengolah hasil pertanian, kerajinan dan usaha produk ikan lele. Menurut Werda, potensi yang bisa diolah sebagai produk unggulan butuh pendampingan dari ahli pertanian dan pariwisata serta Disperindag. Selama ini pengurusan administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan dana desa aturannya banyak, sehingga aparat desa takut menggunakannya dan berakibat pada penyerapan yang rendah. Made Bimasena, Gusti Renon, Arya, Vera dan Sudiarta berharap kemampuan perangkat desa atau

SDM dalam penggunaan dan pengelolaan dana desa dioptimalkan agar pemerintah tidak terkesan hanya memberikan ikan yang jika tak mampu diolah dengan baik akan busuk. Pengawasan dan pendampingan dari para ahli amat dibutuhkan dalam melakukan survei, memberdayakan potensi yang ada, memberikan kajian, menciptakan inovasi produk baru, manajemen produksi dan optimalisasi pemasaran. Para ahli juga memandu aparat desa dalam penggunaan dana, sehingga tidak menyimpang secara administrasi dan terhindar dari masalah hukum. (dika)


15

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017 Jadwal Pertandingan Piala Raja Spanyol Pertandingan II, Babak Perempatfinal Kamis (26/1) dini hari Eibar vs Atletico Madrid Celta Vigo vs Real Madrid Jumat (27/1) dini hari Barcelona vs

Real Sociedad

Piala Italia Perempatfinal Kamis (26/1) dini hari Juventus vs

Simeone Mulai Cemas Mantan bos Formula 1 Bernie Ecclestone.

AC Milan

Ecclestone Tak Lagi Bos F1

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone.

Bali Post/rtr

PERINTAH - Wasit Martin Atkinson (kiri) memberi perintah pada pemain Everton Gerard Deulofeu.

Deulofeu Bergabung ke AC Milan

London Pemain sayap Everton Gerard Deulofeu bergabung dengan klub Italia AC Milan sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim. Website Milan, Selasa (24/1) kemarin, memperlihatkan pemain 22 tahun itu mengangkat kaus timnya yang baru. Pemain Spanyol itu datang di Goodison Park sebagai pemain pinjaman dari Barcelona pada 2013, dan kembali lagi dengan kontrak permanen pada 2015. Ia mencetak delapan gol dari 75 penampilan untuk klub Liga Inggris tersebut. Bagaimanapun, Deulofeu tersingkir dari tim inti sejak kedatangan Ronald Koeman sebagai manajer. Ia hanya mencatatkan 13 penampilan di semua kompetisi dengan mayoritas sebagai pemain pengganti. Sementara itu pemain sayap Liverpool asal Serbia Lazar Markovic bergabung dengan Hull City sebagai pemain pinjaman untuk sisa musim. Markovic kembali ke Liga Inggris untuk membantu Hull dalam pertarungan mereka untuk berjuang menghindari degradasi setelah semusim dipinjamkan ke klub Portugal Sporting Lisbon. Pemain 22 tahun itu, yang 22 kali membela timnas Serbia, kesulitan untuk mendapatkan kesempatan bermain sejak pindah ke Liverpool dari Benfica dengan biaya transfer sebesar 20 juta pound pada 2014. Hull menghuni peringkat kedua dari bawah klasemen dengan koleksi 16 angka dari 22 pertandingan, tertinggal dua angka dari zona degradasi. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

Madrid -

Mengakhiri musim dengan menempati peringkat ketiga, sepertinya sulit bagi Atletico Madrid musim ini. Sevilla tampil kompetitif dan mampu mengimbangi dominasi Real Madrid dan Barcelona di papan atas klasemen Liga Spanyol. Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone, Selasa (24/1) kemarin mengungkapkan kecemasannya dan mengakui bahwa penampilan Sevilla musim ini menyulitkan klubnya. Padahal dalam empat musim terakhir Atletico mampu masuk tiga besar dan lolos ke kompetisi Liga Champions. Real Madrid memuncaki klasemen dengan Sevilla tertinggal satu angka di posisi kedua. Juara bertahan Barcelona tertinggal dua angka dari sang pemuncak klasemen. Atletico menghuni peringkat keempat, tertinggal enam angka dari Barca dan berada dalam ambang bahaya untuk gagal lolos langsung ke Liga Champions. ‘’Kami tertinggal enam angka di belakang tim peringkat ketiga setelah babak pertama musim yang tidak konsisten,’’ kata Sim-

eone. ‘’Sevilla memiliki keunggulan besar untuk melaju ke Liga Champions.’’ Finis di peringkat keempat akan mengantarkan Atletico harus melalui babak kualifikasi sebelum masuk ke penyisihan grup Liga Champions. Sejauh ini posisi Atletico belum aman di peringkat keempat. Pasalnya Real Sociedad selevel dengan mereka dengan koleksi 35 angka di tempat kelima dan Villarreal tertinggal empat angka di posisi keenam. Hasil imbang 2-2 di markas Athletic Bilbao, menjadi penampilan yang buruk bagi Simeone yang menduduki kursi pelatih sejak 2011. Atletico sempat memimpin klasemen pada awal musim namun kekalahan 0-1 di markas Sevilla pada Oktober memulai laju buruk yang membawa pasukan Simeone hanya mendulang

tujuh angka dari maksimal 21 angka. Sang juara Liga Spanyol 2014 itu menghantam balik dengan tiga kemenangan beruntun sebelum hasil imbang pada Minggu lalu lawan Athletic. Namun Simeone bersikap realistis. ‘’Kami bertumbuh,’’ kata Simeone. ‘’Setiap pertandingan kami semakin dekat terhadap konsistensi yang kami inginkan dalam permainan kami maka hasilhasilnya mengikuti.’’ Statistik paling mencemaskan bagi pelatih asal Argentina itu adalah timnya tidak pernah mengalahkan tim mana pun di kelompok tujuh besar musim ini. Atletico kalah dari Real Madrid, Sevilla, Real Sociedad, dan Villarreal, dan bermain imbang dengan Barcelona dan Athletic. (kmb39/rtr/ant)

London Bernie Ecclestone tak lagi menjabat bos Formula 1 setelah memimpin institusi itu selama 40 tahun. Kelompok Liberty Media memutuskan untuk menggantikan dia dengan Chase Carey dan berjanji akan membawa balapan jet darat itu memasuki dimensi baru. ‘’F1 memiliki banyak potensi dengan banyak peluang yang belum dimanfaatkan,’’ jelas Ketua Ekskutif F1 Chase Carey. ‘’Kami akan bekerja untuk meningkatkan pengalaman balapan ini dan menambahkan dimensi baru pada olahraga ini,’’ tambahnya setelah dia

menggeser Ecclestone dari ketua ekskutif. Carey kemudian menunjuk mantan team principal Mercedes Ross Brawn sebagai Direktur Pelaksana. Pengambil alihan ini terjadi lima hari setelah Dewan Olahraga Bermotor menyetujui penjualan F1 kepada Liberty Media, perusahaan AS yang bergerak di bidang pertunjukan dan olahraga. Penjualan itu diperkiaraan mencapai nilai 8 miliar dolar AS. Ecclestone yang berusia 86 tahun, ditempatkan sebagai anggota dewan kehormatan dan kemungkinan menjabat sebagai penasihat F1. (kmb39/rtr)

Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan kompetisi pra-musim Piala Presiden 2017 siap bergulir pada Sabtu, 4 Februari 2017. ‘’Kick off dilakukan pada 4 Februari 2017. Perihal lokasinya masih akan dibicarakan, tetapi kemungkinan di Stadion Maguwoharjo, Sleman,’’ ujar Direktur Event PSSI Erlangga Arya dalam acara peluncuran resmi Piala Presiden 2017 di Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Menurutnya, PSSI belum bisa memutuskan di mana kick off akan dilaksanakan karena harus menyesuaikan dengan jadwal Presiden Joko Widodo. Jadwal Presiden yang cukup padat juga menjadi alasan bahwa sampai berita ini diturunkan belum ada kepastian jadwal final kompetisi yang pertama kali dilaksanakan pada tahun

2015 tersebut. ‘’Rencananya, setelah selesai Piala Presiden, klub masih memiliki waktu sekitar dua sampai tiga minggu untuk mempersiapkan tim jelang dimulainya liga,’’ tutur Erlangga. Adapun Piala Presiden 2017 diikuti oleh 20 klub, yang mana 18 klub merupakan peserta ISL dan dua klub lainnya adalah juara serta peringkat kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Klub-klub tersebut dibagi dalam lima grup yang akan bermain di lima stadion berbeda yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Tim yang dinyatakan lolos ke delapan besar adalah para juara grup ditambah tiga tim runner-up terbaik, yang selanjutnya bertarung sampai final. Juara Piala Presiden 2017 nantinya menerima hadiah sebesar Rp 3 miliar, peringkat kedua mendapat Rp 2 miliar, peringkat ketiga Rp 1 miliar, dan peringkat keempat Rp 500 juta. ‘’Kemudian ada juga hadiah berupa uang tunai untuk pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, dan wasit terbaik,’’ kata Erlangga. (ant)

Piala Presiden Digelar pada 4 Februari

Ibrahimovic Pantas Dicontoh

London Gelandang Manchester City Yaya Toure mengkritik rekan-rekannya memilih pindah dari klub Eropa ke Tiongkok dengan nilai transfer yang besar. Sosok yang patut dicontoh adalah keputusan penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic yang tetap bertahan di Eropa meski usainya tak lagi muda. Klub-klub Liga Super Tiongkok baru-baru ini membeli sejumlah pemain papan atas, di antaranya klub Shanghai SIPG yang merekrut pemain tengah Brazil Oscar dari Chelsea seharga 60 juta euro (64 juta dolar AS). Sedangkan

klub rival Shanghai Shenhua membeli striker Argentina Carlos Tevez seharga 84 juta euro. Bagi Toure, uang bukan segalanya baginya. ‘’Kita main bola karena mencintai sepak bola, atau karena ingin uang? Bagi saya, saya ingin main bola karena menikmatinya,’’ kata Toure seperti dikutip media Inggris, Selasa (24/1) kemarin. ‘’Beberapa pemain bermental bahwa mereka ingin ke sana (Tiongkok) untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Tapi saya merasa ingin main sepak bola dengan lebih baik.’’ ‘’Lihat contohnya kawan saya Ibrahi-

movic. Dia masih 35 tahun dan masih mungkin main untuk tiga tahun lagi. Dia punya mental yang sama dengan saya. Dia pemain besar, seorang juara yang mencintai sepak bola. Sepak bola yang utama, setelah itu baru bonus,’’ katanya. Toure sempat tidak masuk dalam skuad City menyusul perselisihan antara agennya dan pelatih Pep Guardiola, namun kembali pada November setelah membuat pernyataan maaf secara terbuka. Kontraknya habis pada Juni mendatang namun belum ada informasi apakah ia akan tetap berlanjut dengan

City atau tidak. Agennya mengungkapkan bahwa Toure telah menolak tawaran bayaran 648,900 dolar per minggu untuk main di Tiongkok. ‘’Saya ini main di Eropa, khususnya di Inggris. Saya ingin tetap hingga beberapa tahun ke depan,’’ kata pemain berusia 33 tahun itu. (kmb39/ rtr/ant)

Bali Post/rtr

Gelandang Manchester City Yaya Toure.

Federer Hadapi Wawrinka di Semifinal

Bali Post/rtr

MENANG - Petenis Swiss Roger Federer merayakan kemenangan atas Mischa Zverev pada pertandingan perempatfinal grand slam Australia Terbuka.

Melbourne Petenis veteran Roger Federer merebut tiket ke semifinal grand slam Australia Terbuka, Selasa (24/1) kemarin dengan menghentikan Mischa Zverev 6-1, 7-5, 6-2. Ini menjadi penampilannya yang ke-13 di semifinal turnamen ini dan harus bertemu dengan rekan senegaranya Stan Wawrinka. Petenis berusia 35 tahun itu memerlukan waktu hanya 92 menit untuk mengakhiri lawannya dari Jerman itu. Federer yang memburu gelar ke-18 grand slam, selanjutnya akan bertemu dengan rekan senegaranya dari Swiss Stan Wawrinka untuk memperebutkan tiket ke final. ‘’Pertandingan ini menarik dan saya bermain dengan baik,’’ kata Federer. Wawrinkia unggulan ke-4 juara 2004, lolos ke semifinal dengan menyingkirkan Wil-

fried Tsonga (Prancis) 7-6(2), 6-4, 6-3. Zverev yang sebelumnya menghentikan langkah petenis nomor satu dunia Andy Murray, mengandalkan servis dan pukulan voli pada setiap pertandingannya. ‘’Saya kira dia tidak ingin saya mengembangkan permainan. Dia begitu banyak memiliki pilihan bagaimana mematikan permainan saya atau melewati saya,’’ ungkap Zverev. Wawrinka lolos ke semifinal dengan lebih dahulu terlibat perang kata-kata dengan JoWilfried Tsonga. Wawrinka bertengkar sengit dengan unggulan ke-12 tersebut di jeda setelah set pertama sebelum menang dengan agresif dalam pertarungan selama dua jam 15 menit Rod Laver Arena. Dengan kemenangan ini, Wawrinka yang menjadi juara pada 2014 itu menggenapkan

penampilannya dengan 41 kemenangan manis atas petenis Prancis tersebut. Tsonga melakukan beberapa perlawanan sengit di awal pertandingan namun ambruk di tiebreak set pertama ketika ia memilih untuk tidak mengembalikan pukulan backhand Wawrinka. Pukulan tersebut mendarat di sudut lapangan dan memberikan Wawrinka empat set poin dan Tsonga gagal mendapatkan pada set pertama mereka. Keduanya kembali pada kursi mereka masing-masing di jeda set dan tiba-tiba mulai mencemooh satu sama lain. ‘’Apa katamu? Kaulah yang menatap dan berbicara padaku. Apa yang anda cari?’’ bentak Wawrinka dalam bahasa Prancis. ‘’Ayo, lupakanlah. Apa saya pernah melihat pada anda?’’ Respons terbaik Tsonga datang di set kedua ketika

dia mematahkan dominasi Wawrinka di game ketujuh setelah lawannya dari Swiss tersebut gagal melepaskan voli. Akan tetapi setelah Tsonga mengembalikan servis pemain Swiss, ketegangan memuncak ketika Wawrinka maju ke depan untuk melakukan smash, namun mengarah tepat pada sang pemain Prancis. Wawrinka melambai untuk meminta maaf namun Tsonga berjalan pergi. Tunggal Putri Petenis AS Coco Vandeweghe melaju ke semifinal untuk pertama kalinya. Lewat penampilan yang dominan, ia menghancurkan juara bertahan Prancis Terbuka Garbine Muguruza dengan skor 6-4, 6-0. Petenis berusia 25 tahun itu, yang menaklukkan petenis peringkat satu dunia Angel-

ique Kerber pada putaran sebelumnya, mengendalikan pertandingan dari game ketujuh ketika ia mendapatkan break pertamanya. Setelah menyelesaikan set pertama dalam waktu 56 menit, Vandeweghe melaju ke set kedua untuk mengunci pertandingan dan mengamankan tempat di semifinal 27 menit kemudian. ‘’Merupakan hal mengagumkan untuk berada di semifinal. Namun, Anda tahu, tidak memuaskan,’’ kata Vandeweghe. Vandeweghe, yang pencapaian terbaik sebelumnya di Grand Slam adalah perempat final di Wimbledon pada 2015, akan berharap bertemu kompatriotnya Venus Williams. ‘’Merupakan impian untuk bermain dengan seseorang yang anda idolakan,’’ tambah Vandeweghe. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Tata Kelola Sepak Bola Nasional Segera Dibenahi Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/ant

JELANG - Direktur Proliga Hanny S. Sukatty (tengah) bersama manajer tim memegang bola usai memberikan keterangan jelang kick off Proliga 2017 di Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Kompetisi Proliga 2017 yang diikuti tujuh tim putri dan enam tim putra akan berlangsung di delapan kota, dan seri pertama akan diselenggarakan di GOR Ken Arok, Malang pada 27-29 Januari mendatang.

Timnas Voli Ditentukan Usai Proliga

Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) akan menentukan skuad tim nasional sekaligus pelatihnya untuk ajang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018, setelah gelaran Proliga 2017 yang akan berakhir bulan April mendatang. ‘’Tim nasional, pelatih dan pemusatan latihan untuk bola voli, setelah gelaran Proliga 2017,’’ kata Wakil Ketua V Bidang pertandingan dan kompetisi PP PBVSI Regi Nelwan, Selasa (24/1) kemarin. Hal yang dinyatakan Regi tersebut menegaskan apa yang diungkapkan oleh Ketua V PP PBVSI Hanny S Surkatty bahwa ajang Proliga 2017 ini menjadi ajang pemantauan atlet untuk masuk ke Pemusatan Latihan Nasional. Pemantauan tersebut akan dilakukan PP PBVSI dengan menggunakan pencari bakat dari Badan Tim Nasional (BTN) yang dibentuk pengurus untuk memantau penampilan dan perkembangan para atlet untuk diseleksi masuk ke tim nasional. ‘’Pemilihan atlet kali ini akan lebih selektif dan tidak hanya patokannya dari status juara liga, namun kemampuan individu. Untuk pelatih juga demikian, hasil dari pemantauan dan rembukan BTN yang di dalamnya ada para pelatih proliga,’’ kata Hanny, Jakarta, Senin (23/1). Ajang Proliga 2017 ini sendiri akan mulai bergulir pada Jumat (27/1) hingga April 2017, di mana ada enam tim putra dan tujuh tim putri sebagai pesertanya. Untuk tim putri yang akan tampil pada gelaran proliga 2017 ini adalah Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Batam Sindo BVN, Jakarta BNI Taplus dan Bandung Bank BJB. Sedangkan untuk putra akan terdiri dari Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI Taplus, Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank Sumsel-Babel, Batam Sindo BVN serta Jakarta Elektrik PLN. (ant)

Presiden Joko Widodo menyatakan segera membenahi secara total sistem dan tata kelola sepak bola nasional agar semakin kompetitif dan berkualitas dengan mengusung fair play. Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas dengan topik ‘’Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional’’ di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (24/1) kemarin, menyampaikan empat formula untuk membenahi sistem dan tata kelola sepak bola nasional. ‘’Yang pertama saya minta pembinaan sepak bola dilaksanakan sejak usia dini, jangan sampai hanya berharap sepak bola kita akan maju di tingkat regional maupun dunia jika pembinaan usia dini ini dilupakan,’’ katanya. Oleh sebab itu, Presiden mengundang Mendikbud dan Menristekdikti dalam rapat tersebut agar masalah pembinaan sejak usia dini itu menjadi perhatian bersama. Presiden menginginkan pembinaan dilakukan secara berjenjang di sekolah, memperbanyak sekolahsekolah sepak bola, maupun menggalakkan kompetisi usia dini. ‘’Dan kedua juga pembenahan total terhadap sistem tata kelola sepak bola nasional yang lebih kompetitif, lebih kualitas yang men-

gusung fair play,’’ katanya. Menurut Presiden, sistem kompetisi yang baik akan memunculkan bibit-bibit pemain muda dari berbagai daerah yang potensial. ‘’Saya sudah dapat laporan banyak dari Ketua Umum PSSI dan kita optimis dengan sistem dan cara yang akan kita benahi terusmenerus kita meyakini bahwa sepak bola Indonesia ke depan akan baik lagi,’’ katanya. Hal ketiga yang menjadi perhatian Presiden, yakni pembinaan manajemen klub, sehingga ia meminta masukan dan keinginan dari PSSI secara langsung. Presiden Jokowi juga menegaskan formula keempat yakni tentang pentingnya penyiapan infrastruktur stadion atau tempat latihan yang harus memenuhi syarat. ‘’Saya sudah minta kepada Menpora supaya lapangan sepak bola di kampung-kampung, di desa-desa agar diperbaiki, dijaga, dan dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat,’’ katanya. Ia menegaskan agar lapangan tersebut jangan sampai dialihfungsikan untuk kepentingan lain, apalagi untuk

kepentingan komersial. ‘’Dan sudah seharusnya jumlah lapangan semakin diperbanyak dan juga kita harapkan nanti terlibatnya BUMN dalam pembinaan ini juga saya kira perlu kita bahas bersamasama,’’ kata Presiden Jokowi. Pemerintah menegaskan akan terus melaksanakan upaya percepatan pembangunan sepak bola nasional. ‘’Kita semuanya melihat bahwa sepak bola merupakan olahraga yang digemari berbagai kalangan masyarakat, namun juga sepak bola bisa menyatukan kita, menyatukan bangsa Indonesia. Walaupun sempat vakum di laga internasional akibat sanksi FIFA, namun prestasi Timnas Garuda pada laga final Piala AFF 2016 yang lalu merupakan sebuah prestasi dan momentum kebangkitan sepak bola nasional kita,’’ katanya. Oleh sebab itu, ia menegaskan, pemerintah akan terus memberikan perhatian untuk mempercepat pembangunan sepak bola nasional meski perlu dicatat bahwa pembinaan pada cabang olahraga yang lainnya juga akan diteruskan. (ant)

Semua Pebolabasket Berpeluang Perkuat Timnas

Jakarta (Bali Post) Pelatih kepala tim nasional bola basket putra Wahyu Widayat Jati menegaskan semua pemain yang berlaga di kompetisi memiliki kesempatan yang sama untuk membela nama Indonesia. ‘’Semua memiliki kans yang sama selama berkecimpung di liga bola basket nasional. Saat ini saja sudah ada 15 pemain di timnas dan mereka semua berasal dari 11 klub yang berbeda,’’ ujar Wahyu, Selasa (24/1) kemarin. Pria yang akrab disapa Cacing ini melanjutkan, para pemain timnas saat ini, yang masih mengikuti pemusatan latihan di Surabaya pasca-Seri I IBL 2017, masih akan melalui tahap promosi-degradasi. Calon pemain timnas untuk SEA Games 2017 Malaysia harus menunjukkan permainan yang konsisten di timnas dan di klub. Sebab, bagi Cacing, statistik itu memengaruhi posisi mereka. ‘’Mulai Senin sampai Kamis, 23 sampai 26 Januari 2017, kami pemusatan latihan di Surabaya dan ada dua kali latih tanding, dengan CLS Knights dan Pacific Caesar. Saya akan pantau pertandingan itu dan saya harap para pemain terlibat semuanya dalam permainan,’’ tuturnya. Kebijakan Cacing yang mewajibkan pemain memperoleh statistik bertanding yang baik membuat dua pemain yang seharusnya masuk daftar calon pemain timnas bola basket putra, Hardianus dan Ebrahim Enguio Lopez (“Biboy”) harus tersingkir. Hardianus, point guard Satria Muda Pertamina, tidak dipanggil karena masih terkena sanksi larangan bertanding pascakeributan di IBL 2016 lalu. Sementara Biboy, pemain naturalisasi dari Filipina, terpaksa tidak masuk bursa karena tidak bergabung dengan tim manapun di IBL 2017. Pebola basket yang seharusnya membela W88.News Aspac tersebut tidak bisa bertanding di liga karena masalah regulasi. ‘’Kami harus adil dengan mereka yang tampil bagus di liga. Kalau Biboy mau masuk tim nasional, dia harus bermain di liga, bisa di luar negeri juga, Filipina misalnya. Saya mau dia berikan bukti bahwa dirinya bisa tampil baik,’’ kata Cacing. Adapun nantinya ada 12 pebola basket yang mengisi posisi tim nasional. Mereka akan dikirimkan ke SEA Games 2017 di Malaysia dan ditargetkan menyamai pencapaian medali perak pada SEA Games 2015 di Singapura. (ant)

Bali Post/ant

RAPAT TERBATAS - Menpora Imam Nahrawi (kiri) bersama Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman (kanan) dan Ketua PSSI Edy Rahmayadi berbincang sebelum rapat terbatas tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional di kantor presiden, Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Rapat membahas sejumlah hal antara lain tentang sistem pendidikan calon atlet hingga pembangunan infrastruktur seperti stadion.

250 Karateka Lemkari Ikuti Gashuku Nasional Denpasar (Bali Post) Sekitar 250 karateka Lemkari dari berbagai provinsi mengikuti latihan bersama (gashuku) nasional, yang dipimpin langsung Ketua Dewan Guru PB Lemkari Harried Fanning (DAN VIII) dan Shihang Kawakami (DAN VII) selaku The President JKA of Ibaraki Jepang bersama 17 karateka lainnya, di GOR Lila Bhuana sejak Senin (23/1) lalu sampai dengan Selasa (24/1) kemarin. Ketua Panpel Ketut Aryana di sela-sela gashuku men-

erangkan, Shihang Kawakami sengaja datang dari Negeri Matahari Terbit, karena magnet atau daya tarik Pulau Dewata. Karena itu, Aryana mengapresiasi Kejuaraan Indonesia Lemkari Open 2017 memperebutkan Piala Bergilir pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai dan Piala tetap Pangdam IX/Udayana ini terasa istimewa, karena merupakan seri I nasional Kejurnas Lemkari, termasuk di Bali bakal digulirkan Liga Lemkari, keliling kabupaten dan kota di Pula Seribu Pura

ini. ‘’Gashuku juga bertujuan pemantapan teknik karateka, berikut penggenjotan fisik,’’ tutur Aryana. Agenda selanjutnya, ujian kenaikan DAN nasional, Rabu (25/1) ini. Aryana menjelaskan, kontingen Jateng pada Piala Ngurah Rai ini menerjunkan 66 karateka yang turun pada kejuaraan, serta 30 karateka. ‘’Total peserta ujian DAN asal Sultra 50 karateka,’’ jelasnya. Sementara hingga kemarin, peserta turnamen mencapai 1.175 atlet. (022)

Afkab Tabanan Absen di Kongres AFP

Denpasar (Bali Post) Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Tabanan plus tiga klub yakni Pordata, Sky Garden, dan Barong FC absen pada Kongres Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) di KONI Bali, Selasa (24/1) kemarin. Sekum AFP Bali Nasser Atthamimy menjelaskan, delapan Afkab dan Afkot se-Bali menghadiri Kongres AFP, bahkan 12 klub juga ikut menyemarakkan agenda tahunan induk organisasi futsal ini. Ke-12 klub yang hadir yakni Inter Meazza, D’Lounge FC. Didi Art Shop FC, Freedom FC, Fantasy Futsal Indonesia, Fosiba FC, Gianyar FC, Isomer Batur, Alas Kusuma, Ciungwanara Tababan, serta Densus 67. ‘’Kongres ini juga melaporkan segala kegiatan futsal 2016, serta menyusun agenda 2017,’’ jelas Nasser. Dikemukakan, pada 2017 ini, pihaknya juga menerima anggota klub baru yakni Scudetto Jembrana FC, Undiksha FC, serta Catur Muka FC (putra), ditambah Budi Utomo Jimbaran FC, Inter Meazza Angels FC, dan Paradise Futsal Angels (putri). Nasser menyebutkan, kegiatan Liga Futsal Nusantara U-21 (putri) dan U-23 (putra) bakal dihelat, April mendatang. Sementara event kejurnas futsal U-23 putra antar AFP bakal melibatkan tim tuan rumah Bali, plus kontestan seperti Kalbar, Kalsel, Kaltim, Sulbar, Maluku, Papua Barat, sera NTT. ‘’Kami juga akan memutuskan siapa yang layak menjabat manajer tim,’’ ungkapnya. ‘’Selain itu, kongres juga menetapkan futsal putri, tidak ekshibisi di ajang Porprov, karena pembentukan tim kabupaten belum siap,’’ tandasnya. (022)

Bali Post/022

GASHUKU — Peserta Gashuku Nasional Lemkari di GOR Lila Bhuana, Selasa (24/1) kemarin.

Bali Post/ist

LATIH - Para pemain cricket Bali yang masuk timnas berlatih di Stadion Dipta, Gianyar, Selasa (24/1) kemarin.

Lima Pemain Cricket Berlaga di EAP Australia

Gianyar (Bali Post) Tercatat lima pemain cricket timnas asal Bali yakni Gunamantika, Dewa Kisawa, Wayan Budiarta, Gede Darma, dan Sony Franky, bakal mengusung bendera Merah Putih di ajang East Asia Pacific (EAP), di Australia, pada 16-26 Februari nanti. Para pemain cricket timnas putra dan putri asal Bali, berlatih ditangani pelatih timnas Jack Malianus Awang, di Stadion Dipta, Selasa (24/1) kemarin. Ketua Harian Pengprov PCI Bali Made Erawan di Stadion Dipta, kemarin, menjelaskan, coach Jack mengasah pemain cricket timnas asal Bali, menyangkut teknik stamina, dan mental bertanding. ‘’Status pemain cricket timnas dikembalikan ke daerah masing-masing, sehingga mereka masih berlatih di Bali,’’ ungkap Erawan. Ia berharap lima pemain putra timnas asal Bali bisa bertambah matang persiapannya, sebelum masuk pelatnas, bersama pemain cricket asal provinsi lainnya. ‘’Mereka ini bergabung dengan pemain timnas asal daerah lain, mulai 3 Februari mendatang, sampai menjelang keberangkatan ke Negeri Kan-

guru,’’ tutur Erawan. Selama pemusatan latihan di Bali, kata Erawan, mereka berlatih tiga kali dalam sepekan, menggunakan tiga lapangan yakni di Stadion Dipta, Lapangan Astina, serta Sport Centre di Kebo Iwa. ‘’Selama di Bali para pemain dilatih Sony Hawo, termasuk mendampingi atlet ke Australia,’’ ujarnya. Di sisi lain, Erawan menambahkan, tercatat tujuh pemain cricket putri Bali juga masuk timnas. Mereka adalah Nanda Sakarini, Olla Fitriani, Yuk Man, Kadek Swandewi, Putu Sri Apridayanti, AA Ita Bastari, serta Ni Wayan Sriani. Ketujuh pemain cricket putri Bali ini juga masuk timnas, bahkan juga diproyeksikan mengikuti kejuaraan internasional di Australia. Hanya, pemanggilan mereka masuk skuad timnas pasca kejuaraan cricket, di Bali, memperebutkan Piala Kartini, di Badung, April mendatang. ‘’Total 17 pemain cricket Bali dipanggil masuk timnas. Mereka ini diterjunkan pada berbagai event internasional, dan Australia paling banyak kalender event turnamen cricket,’’ papar Erawan. (022)

Jakarta (Bali Post) Tim Indonesia menargetkan menjadi juara dalam kompetisi sepak bola mini internasional AIA Championship 2017, setelah pada tahun sebelumnya hanya meraih status runner-up. ‘’Kami bertekad dan akan berusaha lebih baik untuk meraih juara,’’ ujar Kepala Pemasaran PT AIA Financial Lim Chet Ming di Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Pada tahun 2016, Indonesia yang berlaga sampai babak final di Stadion White Hart Lane, kandang Tottenham Spurs, London, kalah dari tim Selandia Baru dengan skor 2-1. Untuk memantapkan persiapan mencapai target di tahun 2017 tim Indonesia akan dilatih oleh dua orang legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas dan Firman Utina. Bambang sendiri pada tahun lalu merupakan salah satu dari anggota tim yang berlaga di London. ‘’Di tahun ini saya akan berperan sebagai manajer tim, yang mengatur strategi untuk membawa AIA Indonesia menjadi juara. Saya percaya pengalaman pada tahun 2016 menjadi pelajaran berharga untuk menerapkan strategi yang tepat demi meraih prestasi terbaik,’’ tutur Bambang. AIA Championship sendiri merupakan turnamen sepak bola mini atau mini soccer. Pada tahun 2017, kejuaraan ini akan dibagi dalam dua kategori yaitu AIA League yang ditujukan bagi karyawan internal AIA dan AIA Partner League yang terbuka untuk pihak eksternal perusahaan seperti para nasabah serta mitra AIA. Head of Brand and Communication AIA Indonesia Finny Mythia Susiati menuturkan, AIA League akan diikuti oleh delapan tim sementara AIA Partner League diikuti oleh 14 tim. Setiap tim diperkuat oleh delapan personel di mana lima orang pemain utama, sisanya cadangan. Batas usia

minimal pemain adalah 18 tahun, tanpa batasan maksimal. ‘’Selama masih kuat silakan bermain. Satu tim juga dapat diperkuat oleh pemain laki-laki dan perempuan,’’ kata Finny. Bambang dan Firman sendiri akan melatih tim juara dari AIA Partner League. Sementara dari AIA League, dua pesepak bola nasional itu akan melatih tim all star, yang terdiri dari delapan pemain terbaik AIA League. ‘’Kami akan memilih pemain yang terbaik, dari sisi teknik juga stamina. Nantinya saya dan Bambang juga dibantu beberapa pelatih fisik dan fisioterapis,’’ ujar Firman Utina. Kompetisi dilaksanakan pada 5 Februari 2017 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Tim yang akan diberangkatkan untuk kompetisi regional di Hong Kong pada 24 Februari 2017, akan diikutkan ke training camp pada 11-12 Februari 2017. Jika berhasil menjadi finalis di Hongkong, Indonesia akan bertanding di Stadion White Hart Lane, London. Rangkaian kegiatan AIA Championship 2017 akan dibuka dengan pertandingan amal AIA Championship for Charity pada 27 Januari 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor yang bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Munial Sport Group (MSG) dan Persatuan Sepak Bola Tentara Nasional Indonesia (PS TNI). Hasil donasi dari pertandingan amal tersebut akan diberikan kepada masyarakat Pidie Jaya, Aceh, yang sedang dalam masa pemulihan pascagempa. Laga pembukaan akan mempertandingkan AIA All Star, gabungan dari tim Indonesia pada AIA All Star dan pesepak bola profesional U-23, melawan PS TNI dan APPI, yang diperkuat Bambang, Firman, Kurniawan dan Ahmad Bustomi. (ant)

Indonesia Targetkan Juara Sepak Bola Mini Internasional


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tenaga Angkat Kuat,Gaji Min.70.000/Hr Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps

B.BP.141.01.17.0002318

!!!!Kpl pesiar-Dcr. yg bisa bhs Jepang: Restaurant, Bar & Room PT .Piramid Jl Jayagiri VII/12B Renon, Phn:0361-226636/226736

B.BP.001.01.17.0001869

!!Bersih Rmh Kost,Pria,max24Th Rjn,Jjr,Tgl Dlm, 085238203818

!!!10rg Tng Angkat, Gaji Tinggi Dpt Kost+Bonus! Murah Makmur Bgn Jl.By Pass Ngurah Rai 888, 0361-8957678

!Dcr PRT+PengasuhBayi Tgl Luar Gj.800Rb Dalung 085236666884

Need Buttler for villa Experienced. Call:08179435677

**Jepang Proses 3 Minggu Macau & Australia Resmi,081999906893

Alam Tirta Outbound,Mencari Manager Marketing Pglaman 5 Th Gaji 5-15Jt/Bln H.081547110333

ACK Jl.Pr Batu Pageh Ungasan Mmbthkn Krywn/i H.082339954650

B.BP.141.01.17.0002283

B.BP.154.01.17.0002223

B.BP.001.01.17.0001729

Accounting Wnt Hubungi: 081547497086, BB:D3284F3C

B.BP.001.01.17.0002216

!!!!!Hotel di Eropa Dcr. Asian Cook (Chinese and Japanese). PT. Piramid Jl Jayagiri VII/12B Renon, Phn:0361-226636/226736.

B.BP.001.01.17.0001868

Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1,8Jt Tdr Dlm 082237496717 0819997760717 B.BP.135.01.17.0002306

B.BP.001.01.17.0001830

B.BP.166.01.17.0002324

B.BP.166.01.17.0002325

B.BP.001.01.17.0002176

Bth krywti Utk Gallery Hubungi Ibu Ratna HP:08123657243

B.BP.001.01.17.0002177

Dicari segera Engineering u/Hotel di Seminyak , kirim Lamaran ke contactus@puridewata.com Ph. 730426

B.BP.154.01.17.0002295

Dbtuhkan Therapist.hair dresser utk Spa di Kerobokan, yang berpngalaman bisa bhs Inggris, gaji bagus, Hub: 081237893361

Cari Staf Serabutan Tinggal Dalam Cafe Widuri Jl.P.Moyo 1 No. 3 Pedungan Dps H.081246554645

B.BP.001.01.17.0002313

Cr Mrktng Walk in Intrview,Jam 9.00-14,00 Almt Dewata Centro Lt2 No.15 Jl.T.Umar No.220 Dps

B.BP.001.01.17.0002144

Dbthkn:Acct,Administrasi(minD1 single,max 28th)Courier motor, staf operation&Office boy.krm ke Jl.Gn.Soputan,I/107 8466317

Dcr Karyti u/Rent Motor Canggu Bs Bhs Inggris H.085737314210

Dcr banyak kasir/waitress/ restoran manager/data entry background programmer. CV: t.vinka@yahoo.com.

B.BP.001.01.17.0002259

Dcr Kryn L/P Diutmakn STM/SMEA Jl.Antasura 16C T.085100020136

Dibutuhkan Sopir PT.AS Jl.Gatsu Brt (085101828797)

Dicari Sopir Hubungi 081808830830

Elgreco Resto Bth:Kasir&Waitress H:0361-758075/081338957772

Dicari Adm,Sopir,Mkt,Gdg.Lam CV .Tristar Jl.Cargo 24/413324

Dicari Staff Admin utk Travel Agent Hubungi.081236765023

Karyawan toko Laki/Perempuan Hub:0818563596/085100967935

Dcr marketing(P)&Arsitek(L) Hub:081236723118

Dcr SMK/STM Electro Hub:248115 081246997772 / 081999382771

B.BP.001.01.17.0002268

B.BP.801.01.17.0002145

Dcr Sales SIM A & Motoris SIM C Umur Maks 35Th Min SMA. Krm Lam PT Gunung Slamat 410188

B.BP.001.01.17.0001962

B.BP.001.01.17.0001626

B.BP.001.01.17.0001247

Dicari Sgr Tukang Masak/Cook Wanita utk Villa Pribadi, Lmran ke PT.Real Estate Bali Sunset Road Barat No.107 Tel.735590

Dcr sgr Marketing Komunikasi penempatan se-Bali, penddkn min SMU/SMK, blm menikah, Pria/ Wanita, umur maks. 27thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl.Kepundung No. 61 A Dps atau email : kkb_jobvacancy@yahoo.com

B.BP.004.01.17.0001768

B.BP.001.01.17.0002286

Dcr Sopir & Tkg gali,Tggl Dlm Dcr Cpt Tukang Masak yg bbq & Wetris diCanggu H:081237651816 Hub:087860458499/085792597618 B.BP.001.01.17.0002275 B.BP.001.01.17.0001961 Dcr Driver Pribadi Berpengalaman Dcr Sopir Klrg,Marketing, Akunting u/DiBatubln H:08123636725 Th wil.Bali Hp.085738560166

B.BP.001.01.17.0002199

Dcr Spb Milo/Dancow,SIM A, Menarik,bs Komp,Maks 25Thn Hub:081999980516/0361-411120

Dicari Butler for Exclusive Villa in Cemagi and Buwit Canggu area.Must good English and experience for FO, House Keeping,FB Service and Cooking Sent CV to ngurah@jivapuri.com WA : 082146999375

Dcr IT,Adm,Sls Gj+Bns+Kms+BPJS Dcr Tukang cat mebel berpengaLam PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps laman HUb.08563765678 lok Ubud

Dicari PRT Momong,Tdr dalam Hub: 08113800359

B.BP.004.01.17.0002292

Dcr House Keeping & Enginering Hub.Hotel Made Bali 424633

B.BP.001.01.17.0002155

B.BP.001.01.17.0002308

B.BP.821.01.17.0001970

Dcr Staff Marketing Aktivitas Wisata Wanita,Berpengalaman Atau First Graduate Ph.9003800

B.BP.031.01.17.0002160

B.BP.001.01.17.0002263

B.BP.001.01.17.0002276

B.BP.001.01.17.0002280

B.BP.120.01.17.0002320

Dibutuhkan segera Sopir Truck, SIMB,pendidikan min SMA/sederajat Telp.708027/081333684864

***A.BVC Kerja diluar Negri Resmi utk semua usia,Resto Hotel Kebun081337903069,087860831351

B.BP.154.01.17.0002301

B.BP.001.01.17.0002252

Dicari PRT Wanita tdr dlm max 30th gaji 2Jt Hub.081339374017

B.BP.001.01.17.0002106

B.BP.001.01.17.0002290

B.BP.001.01.17.0002256

B.BP.154.01.17.0002307

Dicr Tkg Jahit Rayon dan Kaos Hub.081353332257 B.BP.004.01.17.0002253

Marketing,SMA/Sederajat,Max 30 Th,bisa Komp&B.Ing,Hub:0813371 65600/info@bioenvirotank.com B.BP.001.01.17.0002159

International businessman is looking for male,PA,with back ground inconstruction.Need to know Autocad, sketchup and basic computer programs,excellent English writing and spoken office@paradise-realty-ltd.com

B.BP.001.01.17.0002312

B.BP.166.01.17.0002323

G.01

B.BP.145.01.17.0002305

B.BP.001.01.17.0002262

Mktg Simpanan Koperasi Min.SMK Msh Klh Gaji 3Jt 081239011111

B.BP.001.01.17.0002315

Pemedal Beach Villas & Bungalows looking for Front Office send CV to:info@pemedalbeach. com Contact:0361-466489

B.BP.001.01.17.0002257

Rest & Villa Cari Staf IT Faham Netwrking CCTV Software&Hardware Lelaki Pnglmn/Tdk Email: accounting@theplumbersarms.com

B.BP.169.01.17.0002273

Ymh Bisma Dicr 1.Supir SIM B1 2.Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.01.17.0002277

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post ISUZU

Isuzu ELF Engkel Th’1998 Plat EA harga 45 Juta Hub.289104

B.BP.001.01.17.0002101

KIA

KIA Rio M/T’14 AsBali Hub:089619874461

B.BP.001.01.17.0002289

MITSUBISHI

PT.Dipo Star Finance,1 Mits FJ 2523,1 Mirage QX M/T T.265007

B.BP.001.01.17.0001945

NISSAN

Livina X Gear’2011 Harga 130Jt Hub.081 236 06812 Asli Bali

B.BP.154.01.17.0002298

SUZUKI

APV’2012 Silver Tg1 Ijin Parw Lngkap 125Jt Pmlk 082237731818

B.BP.001.01.17.0002297

BIRO JASA

BU Cpt APV Arena’2011 silver dgn/tanpa ijin par Jl.Gn. Talang 28 Dps Hp.08123670014

B.BP.001.01.17.0002309

BIRO JASA

Dijual APV Arena GX’13 wrn hitam DIJUAL RUMAH DISEWAKAN RUMAH mtlk, trwt, by dealer harga Dikontrakkan Rmh 4KT 12Jt/Th BUC Dijual Rmh 45/90 F Lok.Jln 120jt Hub.081529125985 Bali Gn.Abang IV/25 H:081338792660 Hub.8469402/085100020136 B.BP.001.01.17.0002287 Ratu Spa Jl.Kartika Plasa Kuta B.BP.001.01.17.0002288 B.BP.154.01.17.0002296 DIJUAL TANAH Rmh minimalis Lt2,LT35,LB145, Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & TOYOTA Jl.Semarang Blok 8 No.8 Puri 087862450004 Grand Avanza G’16Pmk Putih Gading, 708028/087860954489 140Jt/A Bs KreditB.BP.001.01.17.0002170 B.BP.154.01.17.0002293 Tg1 SmstBaru H182Jt,0817555449 !!!Canggu 3A,5A,43A cck villa Tedung Sari Gianyar LT 6Are LB3 B.BP.001.01.17.0002322 full view sawah 081246976068 B.BP.001.01.17.0002107 Avanza Veloz KM15Rb’13 AirBag 50m2 087819070953/081934310335 B.BP.001.01.17.0001534 1A/200Jt Tanah Siap Bangun di Mnual AsBali Silver,0811395948 Ds.Gubug Tabanan 081239011111 B.BP.141.01.17.0002317 DISEWAKAN TEMPAT B.BP.001.01.17.0002316 Diover Kontrakkan Tempat Usaha Djl Tnh 1&2 Are Lembah Sanggulan Tnh Pnggr Jl.Utm T.Bayuh T.Tutul, DIJUAL MOTOR Sading,Sempidi, 081237200981 /Gudang,Listrik 3500 LT 4,5are Kediri Tbanan 081339584863 HONDA B.BP.001.01.17.0002270 B.BP.167.01.17.0002272 Lingkungan Blakang Buluh Indah Beat’2012 warna hijau putih Djl Tnh 2,5 Are Kusuma Bangsa Tnh+Bng 2,45A Jl.G.Payung Utm+ H.08123911466/08113805430 Ng 9,5juta nego 0811388559 Ry Sesetan 70m2 H:087822360909 VI Gatsu barat 081339584863 B.BP.001.01.17.0002321

B.BP.001.01.17.0002311

SERVICE

SERVICE

B.BP.167.01.17.0002271

SALON

B.BP.001.01.17.0002281

ALUMINIUM

KEHILANGAN Hilang BPKB S.M DK 8243 LF AN: Ni Ketut Karini H:085338291036

DIJUAL MOBIL

AC

B.BP.014.01.17.0002274

Hlg BPKB DK418XA NoBPKB:C 9208 773-G AN:Ni Made Meli Sudiathi B.BP.001.01.17.0002254

Hlg BPKB DK5955A No BPKB:E 666 6846-O AN:I Putu Sandiantara B.BP.001.01.17.0002265

Tlah Hilang IMB No:1379 Th2005 AN Happy Qalania Hidayat

RUPA-RUPA

B.BP.001.01.17.0002255

Tlh Hlg Sertifikat Tanah A/N I Ketut Pasek Pujantara No.HM1526 Hub.081238035437 B.BP.154.01.17.0002269

FOTOCOPY DIJUAL MOBIL

KURSUS

SERVICE

ALUMINIUM

TOUR BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOTOR


EKONOMI

18

Rabu kliwon, 25 Januari 2017

Perlu Ditata

Pertumbuhan Pariwisata Bali Meningkat

Mangupura (Bali Post) Pertumbuhan pariwisata Bali secara umum terus meningkat, apalagi menjelang Imlek. Sehingga tingkat okupansi hotel sudah mulai naik, terutama hotel yang terletak di pinggir pantai.Penasihat DPP IHGMA Dr. Gusti Kade Sutawa mengatakan, Selasa (24/1) kemarin, secara umum regional okupansi sekita 50 persen, tetapi bagi hotel-hotel yang direct on the beach, tentu mereka lebih menjadi prioritas turis untuk stay. Banyak hal, kata Gusti Kade Sutawa, yang perlu diperhatikan, terutama untuk Bali. Pertama yang perlu ditata adalah infrastruktur yang menghubungkan Bali Selatan, Timur, Barat, dan Utara, sehingga pariwisata tidak hanya terpusat di Bali Selatan. ‘’Sesungguhnya kita sudah macet di sini,’’ tandasnya. Kedua adalah pengelolaan sampah yang sering disebutsebut, harus ada solusi dari pemerintah maupun DPR. Selain itu, blue print pariwisata Bali harus segera dibuat supaya jelas keberlangsungan

pariwisata Bali ke depan. ‘’Sehingga anak-cucu kita nanti yang akan mewarisi pariwisata bisa sustainable, berkanjutan. Jangan bersifat sporadis, di sana-sini membangun tanpa plan yang terencana baik,’’ ujarnya. Bali perlu meniru negara lain, walaupun Bali sebuah pulau, tidak pantas dibandingkan dengan sebuah negara. Tetapi Bali perlu belajar misalnya dari Malaysia. ‘’Malaysia negara kecil, tapi sudah punya regional planing 50 tahun ke depan, sudah ada gambarnya Malaysia seperti

Jakarta (Bali Post) – Para profesional berkualifikasi baik dan memiliki pengalaman mengelola industri keuangan untuk mendaftar sebagai calon anggota komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). ‘’Saya berharap seluruh kandidat yang memiliki kualifikasi baik, untuk mendaftar,’’ harap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Senin (23/1). Sri Mulyani menjelaskan, kandidat terpilih harus memiliki kompetensi, integritas maupun komitmen menjaga, mengatur, dan mengelola industri keuangan yang strategis. Langkah ini untuk memperkuat ekonomi dalam negeri. ‘’Sektor keuangan merupakan salah satu tulang punggung penting. Karena itu kita butuh pengelola sektor yaitu komisioner OJK yang memiliki kualitas dan berkinerja baik,’’ ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan, sejak pendaftaran calon anggota komisioner OJK dibuka Selasa (17/1) hingga Senin (23/1) telah tercatat 520 peserta terdaftar mengikuti seleksi. ‘’Kami akan melihat pengalaman, pendididkan, integritas, dan komitmen. Proses (seleksi administrasi - red) ini akan berlangsung terus sampai Februari nanti. Pada akhirnya pansel akan sampaikan 21 nama ke Presiden,’’ kata Ketua Panitia Seleksi itu. Panitia seleksi akan memilih 21 calon anggota Komisioner OJK untuk diajukan kepada Presiden Joko Widodo yang akan menyeleksi 14 calon untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selanjutnya, DPR akan menyeleksi 14 calon tersebut menjadi tujuh anggota Dewan Komisioner OJK terpilih periode 2017-2022. (ant)

Para Profesional Jadi Calon Komisioner OJK

apa. Dan anehnya itu orang Indonesia yang bikin,’’ tuturnya. Menurutnya, Bali mempunyai kemampuan untuk itu. Yang diperlukan sebetulnya good will, dan political will dari pemerintah agar para expert/stakeholder yang ada dapat berkontribusi memajukan pariwisata Bali. Memang belakangan kunjungan wisman mengalami kenaikan, terutama wisatawan Tiongkok. Namun pendapatan hotel yang diterima tidak sesuai banyaknya jumlah wisman yang datang. Alasannya, har-

ga kamar murah. Harga yang murah terjadi seiring hukum ekonomi, hukum pasar. ‘’Kita itu sudah over supply sekarang, jumlah kamar terlalu banyak. Kalau dibandingkan tahun 80-an dulu, harga kamar USD 200-300, tetapi sekarang kan Rp 300.000 sudah dapat. Memang arahnya pada quantity torurism,’’ bebernya. Maka dari itu pemerintah harus mengendalikan pertumbuhan hunian di Bali. ‘’Jangan terlalu banyak kamar. Harus ada riset tentang accomodation supply, jangan sampai kita kelebihan kamar seperti sekarang,’’ imbuhnya. Jika hal tersebut dapat dikendalikan, tambahnya, adanya moratorium hotel, maka 5-10 tahun harga kamar akan naik dan kemacetan bisa dikurangi. (kmb42)

Sri Mulyani Inderawati

Bali Post/ant

Indonesia Serius Tangani Kejahatan di Laut

Susi Pudjiastuti

Rupiah Menguat 57 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (24/1) pagi bergerak menguat sebesar 57 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.312 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.369 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan mata uang rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS sejak hari pertama pascapelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. ‘’Shock yang dikhawatirkan oleh banyak orang, kondisi itu membuka ruang untuk rupiah melanjutkan penguatannya. Penguatan rupiah juga seiring dengan pasar surat utang negara (SUN) yang terus menguat,’’ katanya. Ia menambahkan, sentimen mengenai pernyataan Donald Trump yang menarik diri dari Kemitraan Trans-Pasifik atau Trans Pacific Partnership (TPP) turut menjadi salah satu penekan dolar AS. (ant)

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) Pemerintah Republik Indonesia sangat serius menangani berbagai kejahatan yang terjadi di lautan. Yang ditangani tidak hanya mengenai kasus pencurian ikan. ‘’Indonesia sangat serius dalam mengatasi dan memberantas semua kejahatan yang terjadi di lautan,’’ kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti usai acara peluncuran Laporan Mengenai Perdagangan Orang, Pekerja Paksa dan Kejahatan Perikanan dalam Industri Perikanan Indonesia di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (24/1) kemarin. Susi Pudjiastuti menegaskan, di Indonesia sendiri telah dilakukan penegakan hukum atas temuan dan investigasi terkait kejadian pelanggaran

HAM di bisnis perikanan. Seperti kasus di Benjina (Maluku) pada tahun 2015. KKP, kata Susi, mempunyai misi mengamankan laut sebagai masa depan bangsa, sehingga pihaknya juga mulai menginventarisir serta menganalisis dan mengevaluasi kapal-kapal eks-asing, yang menghasilkan kebijakan moratorium serta larangan transshipment (alih muatan di tengah laut). Pihaknya juga, kata Susi, terus mencari sekitar 250.000 ABK Indonesia yang juga ada laporan bahwa mereka juga diperlakukan secara tidak manusiawi, seperti tidak diperbolehkan keluar dari kapal saat melabuh, jatah makanan dan minuman yang dibatasi, serta jam kerja yang berlebihan serta upah yang minim. (ant)

Bali Post/eka

SAMSUNG SUPER STORE - Manajemen PT Samsung Electronics Indonesia dan UFO Elektronik menjalin kerja sama membuka Samsung Super Store di Denpasar yang pengoperasiannya dimulai Selasa (24/1) kemarin.

Resmikan Super Store di Denpasar

Samsung Perkuat Dominasi di Wilayah Bali

SAMSUNG Electronics Indonesia memperkuat kepemimpinannya di industri elektronik dan ponsel di Indonesia melalui peresmian Samsung Super Store di Denpasar, Selasa (24/1) kemarin. Peresmian super store yang ketiga bekerja sama dengan UFO Elektronik dihadiri Presiden PT Samsung Electronics Indonesia Jae Hoon Kwon dan Owner UFO Elektronik Poedji Harianto. Kehadiran Samsung Super Store bekerja sama dengan UFO Elektronik di Jalan Teuku Umar, Denpasar ini merupakan sebuah fasilitas untuk memberikan pengalaman menyeluruh dari berbagai produk Samsung. Pihak perusahaan memberi ragam inovasi yang membawa kebahagiaan bagi pelanggan dan meningkatkan kualitas hidup lebih baik. Menurut Jae Hoon Kwon, kebutuhan konsumen terhadap produk elektronik dan gadget di kehidupan sehari-hari semakin meningkat. Mulai dari ponsel yang digunakan setiap saat dan mendukung produktivitas, hingga produk elektronik seperti televisi, kulkas, mesin cuci dan penyejuk udara yang telah menjadi peralatan rumah tangga utama. ‘’Melihat kebutuhan tersebut, Samsung dan UFO Elektronik melalui Samsung Super Store menawarkan konsep toko Samsung terlengkap di kota ini. Masyarakat tidak hanya dapat melakukan konsultasi bagaimana mengoptimalkan penggunaan produk Samsung, namun juga merasakan pengalaman di mana peralatan digital dapat terintegrasi dengan produk Samsung lainnya,

dan menikmati layanan purnajualnya,’’ katanya. Direktur Consumer Electronics PT Samsung Electronics Indonesia Agustinus Gunadharma menyebutkan, kehadiran Samsung Super Store dapat mewujudkan visi dalam memberikan produk inovatif dan layanan terbaik masyarakat Denpasar dan sekitarnya, khususnya pelanggan UFO Elektronik. Di Samsung Super Store, setiap konsumen dapat bertemu dengan konsultan produk yang akan memberikan penjelasan kegunaan dan fitur-fitur yang dapat meningkatkan nilainilai kehidupan di dalam rumah tangga, dunia kerja, dan keseharian konsumen. ‘’Di Samsung Super Store, kami hadirkan produk televisi, audio video, home appliances, smartphone, dan wearables, yang saling terintegrasi dan membantu kehidupan masyarakat. Tidak hanya pengalaman bersama produk, tetapi di sini kami juga lengkapi layanan purnajual MySamsung agar Samsung semakin dekat dan memudahkan konsumen,’’ ujar Agustinus. Ia mengutarakan, kehadiran Samsung Super Store merupakan salah satu implementasi komitmen Samsung dan langkah untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat Indonesia yang telah dibangun selama 25 tahun. ‘’Keberadaan kami di Indonesia selama 25 tahun ini adalah sebagai bukti kepercayaan konsumen Indonesia terhadap inovasi produk kami. Selalu kami utamakan agar menjadi solusi bagi masyarakat lebih maju, lebih produktif

berkarya, dan lebih bahagia. Mewujudkan kebahagiaan keluarga Indonesia melalui dukungan inovasi dan teknologi, selalu menjadi prioritas kami,’’ sebut Agustinus. Ditambahkan Head of Retail Market PT Samsung Electronics Indonesia Rozalis A. Sandang, dari sisi layanan purnajual, Samsung Super Store menyediakan MySamsung Service Counter, sebuah inovasi layanan purnajual yang memudahkan konsumen mendapatkan layanan pendaftaran untuk mendapat kunjungan service produk elektronik Samsung di rumah, juga layanan pemeriksaan ponsel di Samsung Super Store. MySamsung juga menerima keluhan pelanggan 24 jam - 7 hari seminggu telepon, chat, email, yang dipermudah dengan adanya aplikasi MySamsung. Dengan layanan ini, konsumen bisa menikmati cara yang efektif mengeksplorasi keunggulan dari produk Samsung yang mereka miliki. Ia mengatakan Samsung dan UFO Elektronik selangkah lebih maju ingin mengajak masyarakat mendapatkan pengalaman dengan inovasi Samsung terbaru dan terlengkap di Denpasar. Terdapat berbagai lini produk Samsung yang dapat konsumen temui dan pelajari di Samsung Super Store, seperti Samsung SUHD TV, lemari es Twin Cooling Plus, mesin cuci Addwash, 360 wireless audio dari kategori consumer electronics, dan Galaxy S7, s7 Edge, Galaxy Tab S2, serta produk wearables seperti Gear VR, Gear Fit, dan Gear 360, dan kategori IT & Mobile. (bns1)


19

Rabu Kliwon, 25 Januari 2017

Jadi Persoalan Dari Hal. 1

Menurut Akbar, harus ada penjelasan dari pemerintah dari mana uang sebesar Rp 23,88 triliun itu. Apakah diambil dari APBN atau APBD. ‘’Harus ada penjelasan tuntas dari pemerintah dari mana uang itu. Jangan sampai mereka berharap dibayar gajinya tapi menjadi persoalan,’’ kata Akbar. Salah stau pengusul revisi UU ASN, Rieke Diah Pitaloka dari Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan anggapan semakin beratnya beban APBN karena harus mengangkat sekitar 439.956 tenaga honorer kategori (K2) menjadi PNS hanya asumsi. Sebab, alokasi anggaran sebesar Rp 23 triliun tersebut hanya 2 persen dari total jumlah APBN. ‘’Kita tidak bisa berasumsi.

Ini persoalan hidup rakyat. Persoalan negara keberatan Rp 23 triliun, APBN kurang lebih ada Rp 2.000 triliun. Jika harus mengeluarkan Rp 23 triliun, itu maksimum 2 persennya. Apakah negara tidak mau memberikan 2 persen bagi mereka yang bekerja di garda terdepan?’’ tanya Rieke. Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan alasan beban keuangan negara hanya menjadi alasan klasik pihak yang menolak selama ini. Dia membandingkan ketika DPR mengeluarkan UU Desa yang salah satu poinnya berisi kaharusan pemerintah mengeluarkan anggaran Rp 1 miliar untuk desa. Ketika itu, pemerintah ketakutan dan menolak karena khawatir akan menjadi beban keuangan negara. Tetapi setelah UU Desa

Salju Basah

Dari Hal. 1

Sekitar 750 penerbangan AS dibatalkan, menurut laman perjalanan udara FlightAware. Pejabat manajemen darurat New York memperingatkan bahwa kecepatan angin dapat mencapai 97 kilometer per jam pada Senin malam, dengan kemungkinan curah hujan lebih dari 7,5 sentimeter. Peringatan dan pemantauan banjir dikeluarkan untuk sebagian besar wilayah. Pennsylvania Utara dan sebagian New England diperkirakan akan mendapatkan salju basah dengan curah 15

sentimeter, yang dapat menyebabkan jalanan licin, dan AccuWeather mengatakan sejumlah jalan tol kemungkinan akan terhalang. Badai petir dan angin puyuh yang dipicu oleh cuaca yang sama menewaskan 16 orang pada Minggu di Georgia, menurut data dari Pusat Prediksi Badai Oklahoma. Empat orang korban tewas telah dikonfirmasi dan seorang anak dilaporkan hilang, di wilayah Dougherty setelah angin puyuh menghancurkan wilayah seluas hampir setengah mil. Sebuah taman karavan hancur, dan pihak berwenang

disahkan dan diberlakukan, pemerintah dapat menganggarkan dana desa yang jumlahnya mencapai Rp 38 triliun. ‘’Sekarang mengenai ASN, ada lagi alasan yang itu-itu saja, enggak ada duit. Ada 430 ribu pegawai K2 yang akan di-PNS-kan. Kalau uang itu untuk mereka, ya... tidak apa-apa, saya di Komisi XI sudah pusing untuk mengatasi pengangguran ini. Ini cuma Rp 23 triliun kok. Duit itu ada,’’ kata Anshori. Untuk menindaklanjuti pengesahan ini, rapat paripurna DPR menyepakati akan berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo dan meminta agar surat presiden (surpres) segera dikirimkan ke DPR untuk kemudian masuk ke tahap pembahasan di Panitia Khusus (Pansus) atau komisi terkait. (kmb4)

setempat memperkirakan peningkatan jumlah korban. ‘’Tampaknya Tuhan mengambil sebagian taman karavan itu dan melemparkannya ke hutan,’’ Kepala Komisi Wilayah Dougherty Chris Cohilas mengatakan dalam konferensi pers. Cohilas mengeluhkan kecepatan tanggap darurat pemerintah federal, dan menyebutnya ‘’memalukan’’. ‘’Saya akan meminta Presiden Trump untuk mengambil langkah signifikan untuk memberikan bantuan,’’ katanya dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin itu. (ant)

Lakukan Penyergapan Dari Hal. 1

‘’Pengintaian ini sudah dilakukan selama sebulan, hingga dilakukan penangkapan,’’ katanya di Mapolda Sulteng, Selasa kemarin. Wakapolda menjelaskan kronologi penangkapan saat tersangka Brigadir SR mendatangi salah satu hotel di Kota Palu dan langsung memasuki kamar 521 untuk mengambil paket sabu-sabu. Ketika hendak memasukkan paket ke dalam ranselnya, aparat Ditresnarkoba langsung melakukan peny-

ergapan. ‘’Saat hendak ditangkap, Brigadir SR mencoba melawan dan melarikan diri, hingga petugas menembak di bagian kaki,’’ ungkap Wakapolda. Sementara tersangka lainnya, IL, yang berada di kamar sebelah 522, mendengar ada penggerebekan, langsung melarikan diri dengan meloncat dari lantai lima ke lantai dua hotel. Naas, saat itu kaki kiri IL patah, ditambah lagi hadiah tembakan juga di kaki kirinya. Selain paket sabu-sabu, Polda Sulteng ikut mengamankan

Jaga Alam

Dari Hal. 1

‘’Pemimpin Bali harus punya keberanian untuk mendoktrin badan usaha atau pengusaha yang selama ini menikmati keuntungan di Bali untuk beryadnya menjaga alam Bali. Mereka jangan dibiarkan hanya jadi penikmat alam Bali,’’ ujarnya. Sementara itu, I Ketut Ardana mengatakan, politisi tak bisa terlalu dominan di Bali. Dalam perimbangan kepemimpinan Bali, peran politisi harus diimbangi dari kalangan profesi. ‘’Sebagai daerah yang tumbuh dan berkembang dari sisi pariwisata, saya berkepentingan jika pemimpin Bali juga datang dari kalangan profesional. Itu artinya, figur dari kalangan pariwisata layak dipertimbangkan,’’ ujarnya. Ia bahkan sangat yakin bahwa dari kalangan pariwisata ada banyak pilihan untuk itu. Terlepas dari komposisi kepemimpinan, Ardana juga berharap pemimpin Bali ke depan arif dan bijak mengelola tawaran investasi. Ia bahkan sangat berharap jika Bali memiliki pemimpin yang memiliki keharmonisan sikap dengan krama Bali. Harmonis dalam hal ini, bisa dijabarkan dalam bentuk keberpihakan terhadap krama Bali dalam mengawal budayanya, mengawal peradabannya, termasuk dalam mengawal alam Bali.

‘’Kami yakin, krama Bali ke depan akan memilih pemimpin yang ideal untuk Bali. Jangan lagi mengorbankan Bali hanya untuk sebuah kekuasaan tanpa mempertimbangkan track record figur terhadap Bali,’’ ujarnya. Untuk mewadahi aspirasi ini, ia berharap partai politik juga melakukan adaptasi den-

barang bukti lainnya seperti sebuah badik milik Brigadir SR, lima buah handphone, sejumlah uang dan beberapa kartu ATM. Lebih lanjut, kata Wakapolda, IL sendiri merupakan pria asal Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan yang tiba di Palu dengan menggunakan pesawat Garuda tiba sekitar pukul 22.00 Wita. ‘’Kami sementara mengembangkan bagaimana modus narkoba itu bisa masuk ke Palu, apakah melalui jalan darat atau udara,’’ ujar Wakapolda. (ant)

Era Digital Dari Hal. 1

Pitana menjelaskan, strategi ini diterapkan karena dunia sudah berada pada era digital. Termasuk konsumen, juga sudah digital. Sebagai pemasar, pihaknya harus mengikuti konsumen karena who win the consumer, win the game. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan, lebih dari 75% wisatawan merencanakan perjalanannya melalui media digital. Jadi go digital adalah satu keharusan. ‘’Mulai search ke mana akan pergi itu sudah dijejali dengan promosi digital. Kemudian ketika merencanakan memilih, dia juga menghubungi travel agencies yang sifatnya digital. Kemudian ketika dia mencari tiket pesawat, pesennya digital, online. Ketika sampai di destinasi, di Bali mau makan malam di mana ya, dia lihat dulu online, dan seterusnya,’’ bebernya. Meski demikian, lanjut Pitana, pariwisata adalah sebuah

industri yang bukan saja high tech tetapi juga high touch yang perlu senyuman dan sapaan. Di sinilah, concern dari online go offline berjalan. Kegiatankegiatan offline yang dilakukan antara lain mengikuti pasar wisata di luar negeri. Seperti ITB di Berlin, WTM di London, JATA di Jepang, ATM di Arab, dan sebagainya. Pihaknya mengajak pula industri untuk melakukan penjualan langsung ke luar yang disebut dengan sale mission atau misi penjualan. ‘’Sebagai informasi untuk Bali, misalnya, 17 Februari nanti kami akan mengajak atau bekerja sama dengan BPPD Badung akan melakukan sale mission di Australia di dua kota. Kemudian bulan Maret nanti kami bekerja lagi dengan BPPD untuk sale mission ke India. Demikian seterusnya, jadi banyak sekali yang kita lakukan yang sifatnya offline di samping go digital tadi,’’ pungkasnya. (kmb32)

Ideologi Tertutup

Dari Hal. 1

Adapun kata-kata Megawati yang menurut Baharuzaman diduga menodai agama adalah ‘’Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup memosisikan diri mereka sebagai pembawa self fulfilling prophecy, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang

akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, padahal notabene mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya.’’ Penyidik Bareskrim akan memroses laporan tersebut sebagaimana laporan lainnya. ‘’Akan diproses seperti laporan biasa,’’ kata Rikwanto. (ant)

Rabu, 25 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Uttara Kanda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Persepektif dan solusi

10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Griya Giri Taksu Dwijendra 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Janger Lembongan (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Be Healthy With Ambara Ashram 17.05 Healty Life 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (3) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20.30 Bondres Bali Ngakak Menyama Braya 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ajeg Bali Prosesi Ngambing & Ngatag Desa Sukawana 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Benoa (2) 24.00 Closing

gan pemilihnya. Ia pun berharap partai politik melakukan perimbangan kepemimpinan dengan mengakomodasi semua elemen masyarakat. ‘’Komunitas pariwisata di Bali tentu memiliki harapan besar agar pemimpin Bali ke depan memiliki potensi dan kecakapan dalam menjabarkan aspirasi krama Bali,’’ tegasnya. (dir)

Krishna Campur Tangan untuk Kemaslahatan Orang Banyak

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Empat Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEKUATAN gada Janardana itu dihancurkan oleh energi dari senjata Valadeva. Gada itu kemudian terjatuh ke bumi, setelah dipecahkan kekuatannya. Hal itu membuat gunung-gunung benarbenar bergetar. Ada seorang rakshasa perempuan bernama Jara. Rakshasa ini dilengkapi keberanian besar. Dia, oh pangeran, telah mempersatukan musuh-musuh itu, karena itu yang belakangan disebut Jarasandha. Jarasandha telah dibentuk dari dua separuh badan menjadi seorang anak. Karena mempersatukan dua dari separuh anak itu adalah Jara. Dengan alasan itu, dia kemudian menjadi dipanggil Jarasandha. Rakshasa perempuan itu, oh Partha, berada di dalam bumi. Dia dibantai dengan putra dan sanak saudaranya dengan memakai senjata gada bernama Sthunakarna. Kehilangan gadanya yang hebat, Jarasandha selanjutnya dibantai Bhimasena dalam kehadiranmu, oh Dhananjaya. Jika Jarasandha yang gagah berani itu berdiri dengan bersenjatakan gadanya, dewa-dewa pun, walau dengan Indra di depan mereka,

tidak dapat membantainya dalam pertempuran, oh yang terbaik dari manusia! Untuk kebaikanmu, putra Nishada itu juga punya keberanian yang tidak mampu digagalkan. Karena itu untuk mengatasi harus dipergunakan dengan tipu muslihat. Ekalavya kehilangan ibu jarinya oleh Guru Drona sendiri, sebagai daksina kepada gurunya. Bangga dan dilengkapi keberanian mantap, putra Nishada itu, dengan jari-jari dibungkus melindungi tangan, kelihatannya gemerlapan seperti seorang Rama yang kedua. Tanpa kehilangan ibu jari itu, Ekalavya, oh Partha, tidak mampu dikalahkan oleh dewadewa, meski juga para danava, rakshasa, dan uraga ikut secara bersama-sama. Dengan pegangan tangan yang mantap, sempurna dalam senjatasenjata, dan mampu menembak secara terus-menerus siang dan malam. Ekalavya tidak dapat dilihat oleh manusia biasa. Untuk kebaikanmu, dia telah dibantai olehku dalam medan pertempuran itu. Dilengkapi keberanian hebat, penguasa Chedi itu dibantai olehku

di hadapan matamu. Dia juga tidak mampu dikalahkan oleh dewa-dewa dan para asura secara bersama-sama, dengan bantuanku, oh macan di antara manusia, semua itu dilakukan dengan keinginan kemaslahatan dunia. Hidimva, Vaka dan Kirmira semuanya telah dibantai oleh Bhimasena. Rakshasa yang dilengkapi kekuatan setara Ravana. Mereka merupakan penghancur-penghancur para brahmana, berikut upacara-upacaranya. Hal yang sama juga terjadi Alayudha, yang memiliki ilmu maya hebat itu telah dibantai putra Hidimva. Putra Hidimva itu juga telah membantainya dengan memakai cara-cara melalui Karna, dengan panah surgawi Konta. Jika Karna tidak membantai menggunakan panah hebat itu maka aku sendiri yang membantai putra Bhima, Ghatotkacha, itu. Semuanya itu harus terbantai lebih dulu, dengan keinginan bermanfaat untukmu. Aku tidak membantai mereka sebelumnya. Kelakuan rakshasa itu sebetulnya bertentangan dengan para brahmana. Mereka kerap mengganggu

upacara-upacara persembahan para brahmana. Jiwanya penuh dosa, karena itu untuk kestabilan dunia, dia harus dibantai, oh orang yang tanpa dosa. Dengan berbuat dengan cara-cara itu panah Konta yang diberikan Dewa Indra kepada Karna telah diberikan tanpa siasia. Oh putra Pandu, mereka itu adalah penghancur-penghancur kebenaran. Semuanya telah dibantai

olehku melalui tangan-tangan yang berkaitan dengan karma vasana. Itu aku lakukan demi menegakkan kebenaran Veda-veda. Kebajikan yang berkaitan dengan pengendalian diri, kesucian, kesalehan, kerendahan hati, kemakmuran, kebijaksanaan dan pengampunan selalu diketemukan. Di sanalah diriku sendiri selalu tetap ada mengawal semua prinsip dan nilainilai dharma itu. (bersambung)

Sloka 11.51 Arjuna uvaca: drstvedam manusam rupam tava saumyam janardana idanim asmi samvrttah sa-cetah prakritim gatah Arjuna berkata: Sekali lagi kulihat manusia-Mu yang lembut, oh Krishna, dan jiwaku berubah tenang. Aku kembali ke sifatku yang semula.


16 Pages

21 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

online: http://www.inte

ay, January

Wednesd

y, January Wednesda

25, 2017

25, 2017

n perBruce Springstee The River forms during the LA MemoLos Tour at Arena in U.S. rial Sports California,2016. Angeles, 17, on March

steen says Bruce Spring stance” the “new resimp has begun against Tru 3.5 hour set

at

guration. before a , who described Speaking Bruce Springsteen l elec- Perth Arena, Springsteen , but addpresidentia “new rock star a “demagogue” Trump as Trump’s infrastructure - American during the recent joins a global SYDNEY ed he hoped succeeds in bringing his band Trump. have Hillary Clinton programme where layoffs supported said on Sunday Donald President was followed jobs to places tion campaign, carnage” n, the protests hit hard. against U.S. “American of mass inauguratio reiterresistance” and interhas a weekend ways away, Since his

on a long are by United States an ambi“It feels and our spirits across the Trump administrati to abandon pact, the people trade but our heartsmillions of people nationally. of thousands of and ated plans and the and the Asia-Pacific Hundreds with all Washington yesterday, of the world tious Pacific Partnership, streets of deals. that marched we are part told filled the Trans around the other trade Band, E Street other capitalsfor “sister marches,” Springsteen new renegotiate at the begin- on Saturday denouncing the new resistance,” inau- (rtr) in Perth, and reporters Australian tour. Fri- mocking the day after his at: ning of his inauguration on end U.S. leader Bali Post Trump’s defiant pledge to Jl. D.Tamblingan Sanur International day and his

You can

New bird flu virus type confirmed on German turkey farm

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

find

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

Duvignau

REUTERS/Regis cull of a massive ordered the past month. over after France quickly 7, 2017, January spreading rn France, which has been southweste virus Bergonce, to contain the Bourriot tries a field in of bird flu as it ducks in seen near a severe outbreak birds is by for wild most affected A scarecrow three regions ducks in

firmed type con flu virus m New bird rman turkey far on Ge spread in

weeks Asia in recent of of millions

this also to the slaughterand Japan, and leading Germany in north time the strain birds in South Korea in China. infections first flu outbreak - A bird called H5N5, the country’s national some human HAMBURG farm, the of a new subtype Epidemic week was confirmed on a German Health Organization on Tuesday. occurring The Worldcountries on Monday has been of centre said have been rules and all called on closely outbreaksand a on farms animal disease tougher hygieneindoors in found on in birds monitor

despite to poultry strain was influenza any The H5N5 Germany in Steinburg orders to keep deadly avianto report promptly the in areas. are at a and turkey farm high-risk outbreaks France, poultry cases that could signal state of Schleswigin But German Loeffler Instiin the northern 6 level than of around human Friedrich been flu pandemic. Holstein, the H5N5 strain has in the much lower start of a Continued to page The a mass culling undertaken tute said. in wild birds and where also be heard ducks was News can found previously 800,000 flu hit southwest France, at Global Italy, Montenegro said. It gras pro9.30 in “Bali Image” Netherlands, the institutebirds in after bird 96.5 from main foie Radio FM am. Listen Italy and Croatia, the country’s found in wild until 10.00Radio FM at region. countries has also been week. its ducingseries of European adio. to Global cases this A Germany bali.listen2myr have found is not changing at http:// http://globalfm The instituteassessment, it said. as well as Israelflu in the past few video streaming and http:// cases bird com or live ali.com bali. bird flu riskbeen no recorded ordered poultry it of H5N8 radioglobalfmbnnel/global-fmand some to prevent There havespreading to humans, ustream.tv/cha bird weeks kept indoors of H5N5 contagious H5N8 hun- flocks be spreading. have added. Thehas been found in in the disease bird flu strains Different flu strain birds in Germany dreds of wildand isolated outbreaks recent weeks

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU KLIWON, 25 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Gek Ria

Limco Grup Gelar Seminar Bisnis

Mitra Strategis untuk ILS dan MRO Sistem

Bergrup atau Sendiri Sama-sama Enak

BERADA di atas panggung sangat menyenangkan, baik bersama grup ataupun ketika menyanyi sendiri. Demikian diungkapkan oleh penyanyi yang bernama lengkap I Dewa Ayu Triastutiningrum tersebut. Penyanyi yang dipanggil Gek Ria ini melejit namanya setelah bergabung dalam 3G yang juga digawangi oleh Gek Diah dan Gek Yuri. ‘’Sebelum bergabung dengan 3G, saya sudah menekuni dunia seni sejak SMA. Saat saya bersekolah di SMKN 3 Sukawati, saya mulai terjun ke dunia tari dan tarik suara. Di samping itu, saya memang sangat hobi menari dan menyanyi,’’ ujarnya, Selasa (24/1) kemarin. Pascabergabung dengan 3G tahun 2008 lalu, karier Gek Ria makin melejit. Berbagai tawaran manggung pun berdatangan. Ketika ditanya tentang formasi bernyanyi favoritnya, gadis asal Jagasatru, Kediri, Tabanan ini menjelaskan bahwa bernyanyi sendiri ataupun bersama 3G, samasama menyenangkan. ‘’Kalau saya manggung sendiri, saya bisa memilih lagu dan genre yang saya sukai. Jika bersama grup, kami bisa berkolaborasi bertiga dan itu sangat menyenangkan. Apalagi, 3G adalah grup yang membesarkan saya. Jadi, saya tidak boleh lupa dengan apa yang saya ibaratkan dengan kawitan,’’ kata Gek Ria. Kini, Gek Ria tengah mempersiapkan sebuah single yang akan menggebrak dunia musik Bali. ‘’Saya sudah take vocal. Single ini berjudul ‘Dumogi Bagia’ yang diciptakan oleh Putu Toe. Beliau adalah pencipta lagu yang juga vokalis 703 Band. Lagu baru saya nantinya juga akan ada di album ketiga band itu,’’ imbuhnya. Gek Ria menjelaskan, dalam single pertamanya ini dia ingin membuktikan kepada publik bahwa dia dapat bernyanyi di berbagai genre musik. ‘’Single saya tersebut lebih bernuansa pop rock. Saya berharap lagu baru saya ini akan dapat memperkaya dunia musik Bali dan dapat diterima oleh masyarakat,’’ terang gadis yang menyukai warna hitam tersebut. (gie)

Diskes Bali Fokuskan Upaya Promotif dan Preventif serta Pelayanan Kesehatan Dasar

DALAM rangka menyamakan persepsi tentang program promosi kesehatan yang akan dilakukan pada tahun 2017, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali menggandeng media dalam penyebarluasan informasi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. menyampaikan tentang permasalahan kesehatan yang ada di Bali serta upaya penyebarluasan informasi yang akan dilakukan. Ia juga menyampaikan tentang perlunya dukungan semua pihak termasuk media dalam upaya pemecahan masalah kesehatan tersebut. Tahun ini, Diskes Bali memfokuskan pada program pembangunan kesehatan. Program prioritas yaitu penurunan AKI dan AKB (Kesehatan Ibu dan Anak termasuk Imunisasi), perbaikan gizi khususnya stunting, pengendalian penyakit menular (HIV/AIDS, tuberkulosis dan malaria), pengendalian penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes melitus, obesitas dan kanker). ‘’Prioritas kegiatan diutamakan kepada upaya promotif dan preventif, termasuk kegiatan proaktif menjangkau sasaran ke luar gedung Puskesmas,’’ ujar Suarjaya, belum lama ini. Sementara fokus utama pada pelayanan kesehatan yaitu pada pelayanan kesehatan dasar (primary care) dengan cara menjangkau sasaran utamanya melalui strategi pendekatan keluarga Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan suatu tindakan yang terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Tujuannya, menurunkan beban penyakit, meningkatkan produktivitas penduduk, menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan dan menekan peningkatan beban finansial untuk pengeluaran kesehatan. Tema Germas yang akan dilakukan di antaranya, melakukan aktivitas fisik, konsumsi gizi seimbang, meningkatkan lingkungan sehat, mengurangi konsumsi rokok dan alkohol, mengelola stres, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), memeriksa kesehatan secara berkala, intervensi gizi 1.000 HPK. Sedangkan fokus tema Germas tahun ini adalah aktivitas fisik, makan sayur dan buah, memeriksakan kesehatan secara berkala, mengurangi konsumsi rokok dan alkohol serta pemberantasan jentik nyamuk. (may)

Bali Post/ist

BERTEMU - Dinas Kesehatan Provinsi Bali saat bertemu dengan awak media untuk kerja sama penyebaran informasi kesehatan.

Bali Post/may

MENYAJIKAN - Executif Chef The Nest Hotel menyajikan menu Bebek Janger, Ayam Betutu Nestmania dan serombotan.

Jalak dan Merak Restaurant di The Nest Hotel

Setiap Makanan Ada Cerita

ADA yang unik dari restoran satu ini. Setiap makanan dan minuman yang ada di Jalak dan Merak Restaurant The Nest Hotel Bali by Danapati memiliki cerita. Tak hanya makanan western yang ada di restoran tersebut, tetapi juga ada Asian food dan Balinese food. Executive Chef di The Nest Hotel I Gede Pandita Ekayana menuturkan, setiap makanan di The Nest Hotel memiliki cerita. Tak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menyajikan suatu esensi di balik makanan. Itu yang ia kaji sebelum mempresentasikan sebuah makanan. Salah satu menu andalan di restoran ini adalah Bebek Janger, Ayam Betutu Nestmania, serombotan, blayag dan klepon. Bebek Janger merupakan makanan khas dari Bali. I a m e n c o b a m e ngangkat makanan khas dari Bali yang juga merupakan budaya Bali. Dengan beberapa sentuhan, pihaknya berusaha menyajikan makanan sesuai keinginan pasar dan kebutuhan tren kuliner saat ini. Dinamakan Bebek Janger, lantaran Janger sendiri merupakan tarian asal Bali yang ditarikan oleh kelompok laki-laki dan perempuan saling sahutmenyahut dan terkesan meriah. Hal itulah yang dipresentasikannya dalam sajian menu Bebek Janger dalam sebuah wooden plate. Pada dasarnya, Bebek Janger menggunakan basa genep (bumbu lengkap) yang telah digunakan secara turun-temurun dari leluhur orang Bali. Maka untuk mempertahankan budaya kuliner tersebut, ia menyajikannya dalam sajian menu

hotel berkelas internasional. ‘’Banyak cara untuk mempertahankan budaya Bali. Kalau saya di bidang kuliner mempertahankannya dengan cara seperti ini,’’ tutur Pandita Ekayana, Senin (23/1) lalu. Sementara itu, bebek yang digunakan adalah bebek lokal yang merupakan hasil perkawinan silang dengan bebek peking sehingga menghasilkan bebek varitas unggul. Hasilnya, dagingnya lebih banyak dan empuk. Selain penggunaan bumbu-bumbu pilihan, dalam proses pengolahan, preparation, cooking method juga sangat berpengaruh terhadap cita rasa Bebek Janger. Setelah bebek dibersihkan sampai tuntas hingga bulu-bulu tipisnya, bebek dibelah dua sisi. Sementara itu bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar dan lainlain ditumbuk sampai halus. Bumbu tersebut ditumis hingga wangi lalu masukkan air. Untuk menghasilkan daging bebek agar tidak keras dan alot, dibutuhkan kesabaran untuk menunggu bumbu yang telah bercampur air hingga mendidih 100 derajat Celcius. Saat itulah, irisan batang sereh paling dalam dimasukkan. ‘’Terkadang proses ini terlihat mudah, tapi banyak yang salah. Air belum mendidih, tetapi bebek sudah dimasukkan,’’ selorohnya. Selanjutnya, bebek diungkep selama dua jam bersamaan dengan masuknya daun jeruk/ daun salam untuk menghilan-

gkan bau amis bebek. ‘’Setiap setengah jam, bebek di-turn back (dibalik) agar matang dari berbagai sisi,’’ imbuhnya. Setelah masak, bebek dapat disajikan dengan dua metode yaitu digoreng dan dibakar. Namun yang banyak diminati, katanya, yang dibakar. Selain menunya yang unik, The Nest Hotel juga memiliki piring yang unik yaitu wooden plate, piring kayu yang terdiri dari beberapa lubang. Wooden plate sendiri juga memiliki cerita. Chef yang populer dipanggil Gede Baihakie yang pernah bekerja di kapal pesiar dan beberapa hotel berbintang di wilayah Indonesia itu, terinspirasi dari permainan cingklak/ congklak ketika ia kecil di Mengwi, Badung. ‘’Dari situ, saya terinspirasi bagaimana saya menciptakan suatu presentasi sedikit berbeda. Bahkan, ada tamu asing yang nanya, can I buy this plate for souvenir,’’ katanya sambil tertawa. Diakuinya, ketika tamu datang pertama kali tentu menu yang ingin dicoba adalah menu khas Bali. ‘’Tapi setelah beberapa hari tentu mereka kangen dengan menu mereka. Makanya, kami juga sajikan menu western food,’’ tegasnya. Merak Restaurant yang terletak di lantai tiga hotel tersebut indoor sehingga lebih terkesan sebagai coffee shop. Sedangkan Jalak Restaurant dan Jalak Teras yang terletak di rooftop merupakan area outdoor dengan pemandangan Nusa Dua, jalan tol bahkan airport pun juga terlihat. (may)

LIMCO Grup menggelar seminar bisnis tentang Limco di Puri Saron, Seminyak, Kuta, Selasa (24/1) kemarin. Seminar itu dihadiri para manager dan general manager hotel dan vila di Bali. Di akhir acara, seluruh peserta seminar mendapatkan buku Bhagavad-Gita dari Prabu Darmayasa serta cara membaca Bhagavad-Gita. Vice President Limco Sumit Khanna mengatakan, Limco adalah perusahaan maintenance untuk mendukung layanan seperti komunikasi, IT dan layanan mesin sejenis untuk militer, industri dan juga menyediakan berbagai jenis peralatan sesuai kebutuhan. ‘’Kami datang untuk menjalin komunikasi dan kerja sama serta segera akan membuka bisnis di Bali,’’ ujarnya. Limco merupakan mitra strategis perusahaan-perusahaan karena membantu dalam me-maintenance ILS (Instrument Landing System) untuk pesawat udara dan MRO (Maintenance, Repair, Operations) perusahaan baik industri, hotel, vila maupun yang lain. Limco juga menyediakan leasing genset sehingga hotel atau vila baru tidak perlu membeli genset, cukup dengan menyewa dan dijamin lebih irit biaya. Limco juga menyediakan smart service seperti on off TV, AC di rumah maupun di hotel dengan smartphone sehingga lebih menghemat listrik. ‘’Hanya dengan menambah alat seharga USD 20, maka TV dan AC bisa dikendalikan dari luar,’’ ujarnya. Selain itu, Limco juga memiliki product solar energy plan, listrik dengan energi matahari yang dapat menghemat 20-40 persen sehingga dinilai bagus untuk resort atau hotel besar. Maka dari itu, pihaknya memulainya dari Bali, Indonesia. Namun, Limco telah bekerja sama dengan beberapa negara seperti Singapura, Rusia, Hongkong, Islandia, Indonesia dan kunjungan pertama yaitu ke Bali untuk memperkenalkan perusahaannya sebelum

berdiri di Indonesia. Sejauh ini, respons yang diterima baik dari beberapa pihak seperti hotel, spa, vila dan industri karena ia melihat ekonomi Indonesia yang terus bertumbuh. Ia berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dengan Indonesia ke depannya. Strategies and Operations Manager Limco Rohin Khanna mengatakan, dirinya yang merupakan Strategies and Operations Manager Limco di Indonesia akan membantu dalam hal operasional Limco di Indonesia. ‘’Kami akan bersama-sama membantu dan membangun bisnis yang baik di Indonesia,’’ ujarnya. Senior Manager Business Operations D.K. Goswami mengatakan, ia mempunyai rencana bagus untuk membuat hidup yang lebih mudah seperti rumah pintar. Ia merasa senang dapat menjalin kerja sama bisnis dengan Indonesia. Limco adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1970 yang awalnya dimulai dengan menyediakan layanan pendukung seperti komunikasi dan sekutu jasa teknik untuk konsulat asing dan juga menyediakan berbagai jenis peralatan sesuai kebutuhan. Selama bertahun-tahun, Limco telah lulus sebagai perusahaan yang menyediakan komunikasi, dukungan dan layanan pemeliharaan untuk berbagai OEM peralatan pertahanan internasional dan pelanggan. Sebuah perusahaan konsultan yang mengembangkan layanan operasional serta layanan ILS ke berbagai kontraktor pertahanan asing. Hal ini mendapat respons yang baik dari peserta. Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Dr. Gusti Kade Sutawa yang hadir dan terlibat juga sebagai panitia pada acara ini menyampaikan apresiasi atas presentasi yang disampaikan pihak Limco. Ia menilai informasi tersebut akan sangat bermanfaat bagi pariwisata Bali dalam mengendalikan biaya dari maintenance dan electricity cost. (kmb42/k110)

Bakti Sosial XXVIII FKG Unmas Denpasar

Berbagi Senyum Sehat untuk Bali SALAH satu program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Bakti Sosial (Baksos) FKG Unmas Denpasar. Bakti Sosial XXVIII FKG Unmas yang bertema ‘’Berbagi Senyum Sehat untuk Bali’’ diselenggarakan di Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar dari tanggal 18–20 Januari 2017. Baksos XXVIII FKG Unmas ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengertian tentang kesehatan pada masyarakat khususnya kesehatan gigi dan mulut serta meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat, sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat umum. Baksos ini terbagi menjadi delapan posko pelayanan di tujuh desa di Kecamatan Tegallalang, yakni Desa Sebatu, Tegallalang, Keliki, Kenderan, Kedisan, Pupuan, Taro 1 dan Taro 2. Peserta baksos terdiri dari dokter gigi spesialis, dokter gigi, mahasiswa Program Profesi dan mahasiswa Program Sarjana FKG Unmas Denpasar serta dokter gigi yang berasal dari PDGI Cabang Denpasar dan alumni FKG Unmas Denpasar. Kegiatan Baksos XXVIII FKG Unmas Denpasar terdiri dari penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan

dan perawatan gigi gratis meliputi pencabutan gigi gratis, penambalan gigi gratis dan konsultasi gigi gratis. Selain itu, baksos ini juga menyasar sekolah dasar-sekolah dasar di Kecamatan Tegallalang yakni 10 sekolah dasar yang tersebar di beberapa desa. Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi massal dan pembagian sikat gigi gratis kepada masing-masing siswa. ‘’Selain masyarakat umum, kami berpikir perlu memberi pengetahuan kepada adik-adik tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini dalam upaya tindakan preventif untuk mencegah penyakit gigi dan mulut,’’ ujar I Gede Anjasmara selaku Ketua Panitia Baksos. Jumlah masyararakat yang

terlibat dalam acara Baksos XXVIII FKG Unmas sudah melebihi dari target yang diinginkan. ‘’Dari target 1.000 pasien, ternyata setelah dikalkulasikan, masyarakat yang terlibat sebanyak 2.806 orang. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi warga Kecamatan Tegallalang,’’ kata Dekan FKG Unmas Denpasar Dr. Drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. saat memberikan sambutan. Baksos XXVIII FKG UNMAS ini pun diapresiasi dengan baik oleh Camat Tegallalang. Dia berharap agar ilmu yang telah disampaikan oleh para dokter gigi pada saat penyuluhan dapat diaplikasikan oleh masyarakat, sehingga terciptanya peningkatan mutu kesehatan gigi dan mulut di Kecamatan Tegallalang. (r/k100)

BAKTI SOSIAL - Peserta Bakti Sosial XXVIII FKG Unmas Denpasar di Kecamatan Tegallalang, Gianyar.

SEMINAR - Pihak Limco dan para peserta seminar berfoto bersama usai acara seminar bisnis Limco.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 25 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu