Skip to main content

Edisi 25 Agustus 2017 |Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 8 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Paing, 25 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

HET Beras di Bali Mulai 1 September

Medium Rp 9.450, Premium Rp 12.800 Jakarta (Bali Post) – Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas beras kualitas medium dan premium, dalam upaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengendalikan tingkat inflasi. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan bahwa penetapan HET beras kualitas medium dan premium tersebut, telah disepakati oleh para pelaku usaha perberasan nasional dan mulai berlaku pada 1 September 2017.

Dr. I Made Suarta

Dr. Made Suarta

Teliti Gede Basur dan Ketut Bungkling REKTOR IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. selain dikenal sebagai akademisi, juga seorang seniman Arja Bali. Sehari-hari sebagai rektor dia tak mau duduk di belakang meja, namun keliling mengajar materi pendidikan karakter. Atas ide dan perjuangannya, IKIP PGRI Bali menjadi kampus pusat pengembangan pendidikan karakter. Yang menarik, dia tak mau dibayar walaupun setiap hari berkeliling mengajar pendidikan karakter. Hal. 19 Pendidikan Karakter

Bali Post/ant

BERBINCANG - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri) berbincang dengan pengusaha beras saat mengunjungi Pasar Induk Cipinang, di Jakarta.

Ketentuan yang akan diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan tersebut saat ini sedang dalam proses diundangkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Penetapan HET beras kualitas medium tersebut, untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi sebesar Rp 9.450 per kilogram, dan Rp 12.800 untuk jenis premium.

Tiga Kelompok Beras Medium Memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 25 persen. Beras kualitas medium tersebut bisa berbentuk curah atau kemasan dan wajib mencantumkan label medium dengan HET pada kemasannya. Premium Memiliki spesifikasi derajat sosoh 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 15 persen. Beras jenis premium dikemas dan wajib mencantumkan label premium dan HET tertinggi.

Wilayah Sumatera -- tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan --, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan untuk beras kualitas medium Rp 9.950 dan premium 13.300 per kilogram. Sementara untuk Maluku termasuk Maluku Utara dan Papua, HET beras kualitas medium sebesar Rp 10.250 per kilogram dan Rp 13.600 untuk beras jenis premium. Hal. 19 Biaya Transport

Beras Khusus Beras khusus yang akan diatur dan ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Beras yang termasuk khusus antara lain beras Thai Hom Mali, Japonica, Basmati, beras ketan, beras organik dan beras bersertifikat IG. Untuk beras khusus belum diatur HET-nya.

Timnas ke Semifinal

Besok Lawan Malaysia Jakarta (Bali Post) – Tim Nasional U-22 Indonesia melenggang ke babak semifinal sepak bola putra SEA Games 2017 di Malaysia. Indonesia menaklukkan Kamboja dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup B

di Stadion Shah Alam Selangor, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Kemenangan itu memastikan Indonesia berada di posisi kedua pada klasemen akhir Grup B dengan perolehan 11 poin. Pada laga lain di waktu yang sama, Thailand mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0. Thailand pun keluar sebagai juara Grup B dengan perolehan 13 poin. Adapun Vietnam yang mengumpulkan 10 poin turun dari puncak klasemen ke per-

ingkat tiga, sehingga tersingkir dari SEA Games 2017. Dua gol kemenangan Indonesia dicetak Ezra Walian dan Febri Haryadi pada babak kedua. Timnas U-22 Indonesia akan bertarung melawan juara Grup A timnas U-22 Malaysia di babak semifinal yang digelar Sabtu (26/8). Adapun juara grup B Thailand akan meladeni Myanmar sebagai runner-up Grup A. Hal. 19 Melalui Sundulan

Bali Post/ant

BEREGU PUTRA - Ekspresi pebulu tangkis beregu putra Indonesia setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-0. SELEBRASI - Sejumlah pemain Timnas U-22 Indonesia melakukan selebrasi usai kembali membobol gawang Timnas U-22 Kamboja pada laga terakhir penyisihan grup B SEA Games XXIX Kuala Lumpur, di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin.

Bulu Tangkis Putra Raih Emas

Tekuk Malaysia 3-0 Kuala Lumpur – Indonesia meraih medali emas pertama dari cabang olahraga bulu tangkis SEA Games 2017 setelah tim putra mengalahkan tim tuan rumah Malaysia 3-0 yang berlangsung di Axiata Arena Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Pada laga pertama, tunggal putra Jonatan Christie membawa Indonesia unggul 1-0 atas tim negeri jiran dengan

mengalahkan Zulkarnain Iskandar 2118, 21-17 dalam waktu 47 menit. ‘’Saya sudah mempelajari video permainannya saat menghadapi Lee Chong Wei, sehingga saya siap bermain dalam tiga game,’’ ujar Jonatan yang mengaku perolehan poin pada game pertama sangat ketat. Hal. 19 Lebih Fokus

Bali Post/ant

OTT di Kemenhub

Diamankan 33 Tas Berisi Rp 18,9 M Jakarta (Bali Post) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Tahun Anggaran 2016-2017. ‘’Setelah pemeriksaan awal yang dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek barang dan jasa di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2016-2017 yang diduga dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono (ATB),’’

kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/8) kemarin. KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan sejalan dengan penetapan dua orang tersangka, yaitu Antonius Tonny Budiono (ATB) dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK). Lebih lanjut, Basaria menyatakan dari kegiatan operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 23-24 Agustus 2017, KPK mengamankan sejumlah uang dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hal. 19 Ungkap Modus

Dirjen Perhubungan Laut Dicopot

Bali Post/ade

PENYUAP - Salah satu yang diduga penyuap pejabat Kemenhub dibawa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/8) kemarin.

Jakarta (Bali Post) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan melakukan penggantian terhadap Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (24/8) dini hari. ‘’Secara aturan kepegawaian bahwasanya dimungkinkan diadakannya Plt. (pelaksana tugas),’’ kata Budi Karya dalam keterangan pers di kantornya. Sebelumnya, Budi Karya Sumadi mengaku prihatin dengan kejadian ini. Menhub juga menjunjung tinggi kegiatan yang dilakukan oleh KPK. ‘’Prihatin karena sejak awal saya sudah keras supaya jangan ada orang Kemenhub yang menerima suap atau korupsi. Selanjutnya kami masih menunggu pernyataan

resmi dari KPK mengenai detail operasi tangkap tangan terhadap pejabat Kemenhub. Kami juga menjunjung tinggi kegiatan yang dilakukan oleh KPK tersebut,’’ ujar Menhub Budi Karya, di Jakarta, Kamis kemarin. Atas kejadian yang kembali terjadi di Kemenhub ini, Menhub Budi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena korupsi masih terjadi di kementerian yang dipimpinnya sejak pertengahan tahun 2016 itu. ‘’Atas nama pribadi dan Kementerian Perhubungan, saya memohon maaf yang sebesarbesarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, karena kejadian ini kembali terulang,’’ tutur Menhub. Hal. 19 Jadi Masukan


denpasar

2

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Hari Ini, Napi Ormas Dilayar ke Nusakambangan Denpasar (Bali Post) Persiapan mengirim 12 narapidana (napi) Lapas Kerobokan terdiri dari anggota ormas dan narkotika dimatangkan. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan pengiriman tersebut akan dilakukan pada Jumat (25/8) hari ini. Seperti disampaikan Kapolda saat coffee morning dengan awak media massa, Selasa (22/8) lalu, 12 napi itu akan dikirim paling lambat 25 Agustus ini. “Sudah dikoordinasikan dengan pihak Kanwil Hukum dan HAM Bali, Kadiv Pas yang ada di Bali. Semoga pergeseran napi yang kita lakukan berjalan lancar. Kemarin karena hari raya Pagerwesi, saya kasi toleransi. Nanti kita kirim lewat jalur darat,” tegas Irjen Golose, Kamis (24/8) kemarin, usai menerima kunjungan Komisi III DPR-RI. Terkait pemindahan tersebut, Kapolda menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pemindahan tersebut merupakan bentuk atau proses bagaimana mendidik, terutama pelaku tindak pidana yang mencederai semangat rasa aman, nyaman dan damai masyarakat Bali. “Saya sudah bolak-balik katakan, saya tidak tolerir dengan premanisme. Maka dari itu, kalau siapa pun yang melanggar dan sudah jadi narapidana saya upayakan kirim ke Lapas Nusakambangan. Kalau ada yang jauh dari Nusakambangan akan kita kirim ke sana,” ungkap mantan petinggi BNPT ini. Konotasinya, lanjut jenderal bintang dua di pundak ini, bagaimana rakyat Bali tidak lagi merasa diintimidasi. Selain itu, Golose ingin membuat krama Bali merasa aman, tenang dan damai. Sementara itu, anggota Komisi III DPR-RI Desmond Junaidi Mahesa menegaskan, itu suatu gagasan harus didukung, tetapi harus dikoordinasikan apakah Lapas Nusakambangan bisa nampung? “Sebagai ide itu tidak ada yang salah, kita melihat juga realitanya. Bagaimana koordinasi dengan Kemenkum dan HAM, khususnya Dirjen Lapas,” tegasnya. Namun, lanjut Desmond, gagasan itu terkesan untuk memberikan hukuman lebih berat kepada pelaku yang menimbulkan rasa takut, sehingga ada efek jera. “Sebenarnya itu yang diharapkan,” ungkap Desmond. (kmb36)

Bali Post/eka

TINJAU Komisi III DPRD Kota Denpasar meninjau proyek pembangunan Balai Budaya Kota Denpasar, Kamis (24/8) kemarin.

Sidak Proyek Pasar Badung

Progres Minus Dua Persen Denpasar (Bali Post) -

Pengerjaan proyek fisik pada 2017 ini yang digarap sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Denpasar sudah mulai berjalan. Bahkan dua proyek besar, yakni pembangunan balai budaya di Lumintang dan Pasar Badung sudah pula digarap rekanan. Kamis (24/8) kemarin jajaran Komisi III DPRD Denpasar melakukan sidak kedua proyek senilai puluhan miliar rupiah tersebut. Sidak dipimpin Ketua Komisi III Eko Supriadi, diikuti seluruh anggotanya. Komisi yang membidangi pembangunan ini mendapat laporan dari rekanan yang menggarap proyek Pasar Badung, Nindya Karya bahwa progresnya minus dua persen dari target semula. Hal ini akibat dalam pengerjaan awal, yakni pengerukkan lahan ditemukan

Bahas Penertiban Sertifikat di Hutan Mangrove

Bali Post/kmb36

KUNKER - Komisi III DPR-RI mendatangi Mapolda Bali.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : NAPI ORMAS DILAYAR KE NUSAKAMBANGAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

PT Bianglala Bali dengan nomor kontrak 640/2525/DPUPR/2017 tertanggal 10 Mei 2017. Proyek ini ditangani konsultan perencana PT Kencana Adi Karma dan konsultan pengawas PT Narada Karya. Sedangkan untuk Pasar Badung digarap Nindya Karya dengan anggaran dari dana perbantuan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 75 miliar dan dana pendamping APBD Denpasar Rp 15 miliar. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Masuki ”Grahasta”, Shri Gusti Wedakarna Pilih Calon Permaisuri dari Buleleng

Kunker DPR-RI

Denpasar (Bali Post) Tim Komisi III DPR-RI mendatangi Mapolda Bali dalam rangka kunjungan kerja spesifik terkait evaluasi kinerja Kepolisian dan Kejaksaan di bidang penegakan hukum tindak pidana korupsi (tipikor), Kamis (24/8) kemarin. Selain jajaran Polda, acara itu dihadiri petinggi Kejati Bali dan akademisi. Salah satu yang dibahas yaitu soal penerbitan sertifikat lahan mangrove. Perwakilan tim Desmond Junaidi Mahesa mengatakan, kegiatan ini dalam rangka evaluasi 15 tahun Kepolisian dan Kejaksaan di bidang penegakan hukum tipikor. “Hari ini kami minta masukan kepada perguruan tinggi di Bali yaitu Unud bicara tentang apa yang terjadi dengan Bali? Apa dilakukan Kepolisian dan Kejaksaan dalam penegakan hukum di bidang tipikor di Bali? Kami minta masukan dari mereka,” ujarnya. Kepada Kejati Bali, lanjut Desmond, hasil eveluasinya ada beberapa catatan yang harus diperbaiki. Sedangkan dari Kejati dan Polda menjelaskan ada beberapa masalah dihadapi di antaranya tentang lahan hutan mangrove yang disertifikatkan. “Kalau ada sesuatu yang seharusnya tidak boleh tapi ada sertifikatnya, pasti ada sesuatu yang salah prosesnya. Kami ingin ditegakkan ini,” kata politisi Pertai Gerindra ini. Ditanya soal kondisi lapas overkapasitas, Desmond mengatakan kondisi itu terjadi karena faktor tahanan narkoba yang membeludak dan sulit diukur. Akibat overkapasitas tidak sesederhana itu saja, tapi berdampak pada meningkatnya uang makan. Tiap tahun Menteri Hukum dan HAM minta bantuan Komisi III agar bisa mengatasi masalah tersebut. “Tahun lalu uang makannya Rp 4 triliun lebih se-Indonesia. Terus naiknya pembayaran uang makan ini karena overkapasitas,” kata Desmond. Rencananya Komisi III akan mengundang Kemenkum dan HAM, Kejaksaan, Kepolisian, BNN dan MA untuk bahas apakah pengguna narkoba disel atau direhabilitasi, supaya masalah over kapasitas ini bisa diatasi. (kmb36)

Wayan Suadi Putra, A.A. Susruta Ngurah Putra, I.B. Ketut Kiana serta anggota lainnya berharap agar pelaksana proyek mengerjakan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Jangan sampai setelah proyek diserahkan hasilnya mengecewakan. Kami tidak ingin proyek pembangunan Gedung Sewaka Dharma yang dirancang dengan khusus, akhirnya mengalami bocor di sana-sini. “Ini jangan sampai terulang lagi,” ujar Suadi. Seperti diketahui, pembangunan balai budaya ini dianggarkan dana pagu sebesar Rp 46,9 miliar. Namun, setelah lelang nilai kontraknya hanya Rp 41,4 miliar yang dimenangkan oleh

Pertunangan dengan Ida Ayu Juni Supari di Istana Mancawarna

Bali Post/kmb36

KOORDINASI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose (kiri) sedang koordinasi dengan Wakapolda Brigjen Pol. Alit Widana dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo.

material bekas bangunan lama. “Membersihkan bekas-bekas tiang pancang itu memerlukan waktu 15 hari, sekarang sudah berhasil dibersihkan,” ujar Dadang dari Nindya Karya. Meski demikian, pihaknya komit untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang

disepakati. Pihaknya masih memiliki waktu 3,5 bulan untuk merampungkan pekerjaan pembangunan Pasar Badung tahap pertama ini. Sedangkan pada proyek pembangunan Balai Budaya di atas sentral parkir Lumintang, progresnya sudah 22 persen. Progres ini bahkan mampu melampaui target yang ditetapkan. “Untuk pengerjaannya sudah mampu terealisasi 22,8 dari 22,6 persen yang ditargetkan,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Balai Budaya, Agus Sudarma saat menerima kedatangan rombongan Komisi III kemarin. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah anggota dewan seperti

BERSAMA - Abhiseka Ratu Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ida Ayu Ketut Juni Supari didampingi Ratu Biang IGA Suwitry Wedastera Suyasa dan Ida Sri Bhagawan Nabe Wira Kerti di Istana Mancawarna Tampaksiring. RABU, 23 Agustus 2017 Wuku Sinta Isaka Warsa 1939 benarbenar jadi hari yang berbahagia bagi Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Bagaimana tidak, tepat di perayaan hari kelahiran (Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem) ke-37, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III melakoni sebuah masa tahapan penting dalam agama Hindu, yakni masa perkawinan (grahasta). Ritual

prosesi sekala dan niskala ini dimulai di Istana Mancawarna Tampaksiring yakni pelaksanaan Raja Yadnya yang terdiri dari upacara Api Suci (Agni Hotra), pembacaan Kitab Suci Weda BhagawadGita, palukatan agung dengan 37 tirta dari pura sad khayangan di Bali, pencucian pusaka Kereta Kencana Kyai Kanjeng Segara Kidul dan Kereta Kencana Kyai Pajenengan Amangku Negara serta upacara sedekah untuk fakir miskin. Sedangkan proses sekala,

dilaksanakan upacara pementasan tari Bedoyo Segare Kidul ciptaan gagasan Shri Gusti Wedakarna, upacara tukar cincin serta Royal Dinner. “Puri Tegeh Kori mengumumkan nama calon permaisuri yang akan mendampingi Abhiseka Ratu yakni Ida Ayu Ketut Juni Supari (putri pasangan Swargi Ida Bagus Kenuh Ripaisa dan Jero Made Tisan Dewi) dari Geria Suci Dencarik, Banjar, Buleleng. “Dengan telah resmi upacara tukar cincin yang dihadiri oleh dua keluarga baik puri dan geria, maka sejak hari ini akan dimulai proses menuju ke Pawiwahan Agung. Karya dipuput oleh Ida Sri Bagawan Nabe Wira Kerti (Buleleng),” ungkap Dewa Gede Anom Kurniawan (Karumga Istana Mancawarna). Lalu siapakah sosok calon permaisuri yang beruntung tersebut? Sebagaimana disampaikan oleh juru bicara puri I Gusti Ayu Sita Wedastiti, sebenarnya Ratu Gusti adalah sosok yang sangat konservatif. “Beliau sangat patuh pada pakem Weda Vedanta. Menikah di usia 37 tahun adalah teladan saat Sri Rama mempersunting Dewi Sita, begitu juga upacara harus bernuansa Hindu Universal, karena ayahanda beliau (Swargi) Shri Wedastera Suyasa adalah founder dari World Hindu

Federation (WHF). Seorang istri yang menjadi Permaisuri Abhiseka Ratu diharapkan fokus pada urusan pura, puri, pusaka, purana dan purusa, ibaratnya murni ibu rumah tangga. Beliau juga melarang permaisuri untuk bekerja karena sesana manut linggih. Bisa dipastikan bahwa permaisuri ini murni akan berkiprah di bidang agama Hindu dan kegiatan puri saja. Selama ini mungkin itu sosok yang dicari oleh Ratu Gusti. Lainnya kebetulan calon permaisuri juga bakta Sri Kresna dan sangat paham Bhagawad-Gita. Sosok Ida Ayu niki sangat sederhana dan baik. Ibaratnya bukan sekadar berumah tangga, tapi Abhiseka Ratu dan calon permaisuri ini diharapkan menjadi simbol dari kedigjayaan budaya Bali di Nusantara. Dan selama proses ke pawiwahan, calon permaisuri akan beradaptasi dengan kultur puri dan tradisi keluarga besar, baik secara lahir dan batin. Intinya dipersiapkan semua termasuk fasilitas untuk permaisuri (kaputren) termasuk pendirian kediaman resmi permaisuri,” ungkap Gusti Ayu Sita mewakili keluarga. Tampak hadir dalam undangan Putra Mahkota Keraton Mangkunegaran Solo, keluarga Proklamator Bung Karno, Konsul Jenderal India, Pimpinan Hindu

Center se-Indonesia, Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP), Panglingsir Puri Ubud, Puri Agung Peliatan, Puri Agung Tampaksiring, Puri Sukasada Buleleng, Puri Agung Denpasar, Puri Kaba Kaba Tabanan, Jro Pengastulan Buleleng, Jro Agung Mambal Badung, Ketua Umum PHDI Pusat, Sekretaris Unit Kerja Presiden RI, Bupati, Kementerian, Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori se-Bali serta lima ratusan undangan yang hadir. “Kami mohon doa restu dari seluruh rakyat Bali, bahwa proses Pawiwahan Agung Mautama akan dilaksanakan mulai saat ini di Tanah Jawa dan Bali, serta akan diadakan resepsi di sembilan kabupaten/kota. Niki cihna dari kemuliaan acara niki, bahwa Abhiseka Ratu selain menyelenggarakan acara di Istana tapi juga ingin hadir di tengah masyarakat Bali. Selanjutnya akan diberikan pengumuman resmi dari Istana selama beberapa bulan ke depan. Semua ini dilakukan sebagai wujud penghormatan pada leluhur beliau, I Gusti Tegeh Kori (Raja Badung Pertama dan Pendiri Kerajaan Badung ),” ungkap Dewa Kurniawan (Kepala Istana Mancawarna Tampaksiring ). (ad1627)

Hari Ini IKIP PGRI Bali Wisuda 500 Sarjana

Raih Predikat Kampus Inovatif dan SPMI Terbaik Kemenristek Dikti

SEBAGAI LPTK terbaik I di Bali, IKIP PGRI Bali setiap tahun melakukan inovasi agar lulusannya berdaya saing dengan berbagai keunggulan. Hari ini Jumat (25/8), bertepatan dengan Dies Natalis ke-34 Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. akan mewisuda 500 sarjana baru dari sembilan program studi. Hingga kini IKIP PGRI Bali telah menamatkan 21.000 lebih guru. Menurut Rektor Made Suarta, lulusannya terserap menjadi guru PNS dan swasta tersebar di seluruh Indonesia. Secara profesional, kata Made Suarta, mereka yang dilepas sudah memenuhi empat kompetensi guru, yakni kompetensi profesional, kepribadian, sosial dan pedagogik plus pendidikan karakter. Calon guru yang dilepas selain siap menjadi guru profesional mereka juga disiapkan bergerak di wirausaha muda mandiri seperti mendirikan bimbel, menjadi guru les privat, guru tari dan tata rias. Ada juga yang menjadi pelatih dan instruktur olahraga dan bekerja di sektor ekonomi. Mereka ini juga dibekali sertifikat pendamping ijazah (SPI) berupa sertifikat komputer. Ini sejalan dengan dibangunnya beberapa lab keterampilan untuk menunjang kewirausahaan. Di antaranya lab microteaching, penyiaran, lab musik, lab bahasa, periklanan

bahasa dan kepresenteran dan lab semua mata pelajaran. Ini berarti lulusan IKIP PGRI Bali sebenarnya sudah menerapkan level tujuh, sesuai dengan kompetensi yang disyaratkan pada kurikulum KKNI. Kiprah IKIP PGRI Bali menjadikan lulusannya sebagai pengusaha relevan dengan tuntutan kurikulum nasional berbasis KKNI yang mengarahkan lulusan PT menjadi wirausaha mandiri dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Rektor Made Suarta didampingi Wakil Rektor Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. dan Dr. I Wayan Citrawan, M.Si. mengungkapkan rasa syukurnya IKIP PGRI Bali di Jalan Seroja, Tonja, Denpasar ini menjadi LPTK swasta terbaik di Bali. Ini dilihat dari calon mahasiswa baru memilih IKIP PGRI Bali yang memilki sembilan program studi tetap naik sementar LPTK swasta lain mengalami penurunan. Khusus untuk Prodi Seni Rupa dan Bahasa Bali diberikan bebas SPP hingga tamat. IKIP PGRI Bali kini memiliki student body 3.075 dibina oleh 159 dosen. Sebanyak 20 dosen berkualifikasi S-3, satu orang dosen guru besar dan sebelas dosen sedang S-3, satu di antaranya di Belanda. Makanya dia menyebut rasio dosen dan maha-

PRESTASI - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta (kiri) dan Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara dengan prestasi dari Kemenristek Dikti. siswanya sangat ideal, yakni 1:19. Made Suarta selain sukses menghantarkan IKIP PGRI Bali sebagai kampus PGRI terbaik nasional, juga meraih predikat sebagai kampus inovatif, prestasi dan dedikasi pada Rapimnas PGRI Pusat di Yogyakarta disaksikan Presiden Jokowi. Penghargaan sebagai kampus terbaik dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal juga diperoleh IKIP PGRI Bali dari Kemenristek Dikti. Makanya Suarta mentargetkan salah satu prodinya nanti meraih A untuk menggapai akreditasi A pada AIPT. IKIP PGRI Bali ke depan terus

dikembangkan melalui UKM berbasis budaya sesuai predikat kampus IKIP PGRI Bali sebagai pusat pengembangan karakter. Juga dilakukan peningkatan iklim akademik, memotivasi dosen menghasilkan penelitian di jurnal nasional terakreditasi dan berepotasi internasional. Tahun ini tujuh dosennya menembus dana hibah Dikti, puluhan lainnya dibantu didanai YPLP PT IKIP PGRI Bali. Soal prestasi IKIP PGRI Bali adalah gudang atlet berprestasi. Menjadi duta RI di silat SEA Games 2017, melahirkan pesilat dunia, tinju, panjat tebing dan

atletik serta meraih the best internsional di Miss ASEAN Friendshif. Juara nasional penulisan pendidikan karakter dan juara I pidato kependudukan. Bidang pengabdian, IKIP PGRI Bali perintis dan kontinyu melakukan bedah rumah ke warga kurang mampu. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. mengatakan pilihan menjadi guru adalah sangat mulia. Guru jangan puas dengan tamat S-1, bagi yang tak melanjutkan segera pulang ke kampung halaman membangun desa. Dikatakannya, tenaga guru tak akan tergantikan dan selalu diperlukan di tengah kemajuan TI. Ini yang membuat profesi guru tetap prosfektif. Makanya dia mendesak pemerintah segera mengangkat guru baru untuk mengisi guru segera pensiun. Apalagi sekarang tak boleh ada pungutan komite, bagaimana sekolah menutupi kekurangan guru, harus disikapi dengan mengangkat guru PNS. Di sisi lain, dia berbangga lulusan SLTA memilih studi lanjutnya di IKIP PGRI Bali. Tahun ini IKIP PGRI menerima 600 mahasiswa baru. Untuk mendukung tujuan itu yayasan sudah membangun gedung lantai IV dengan 36 ruang belajar. Tahun depan semua perkuliahan IKIP PGRI Bali dipusatkan di kampus Jalan Seroja, Denpasar. (ad1628)


BADUNG

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Layang-layang dan Laser

Dikeluhkan Pihak Maskapai Penerbangan Mangupura (Bali Post) Dari aturan Perda dan UU Keselamatan Penerbangan, di kawasan operasi penerbangan tidak boleh ada benda-benda atau objek yang dikendalikan. Batas ketinggian untuk wilayah horizontal dalam radius 9 km ketinggian maksimumnya 50 meter. Sedangkan radius 15 km maksimal ketinggiannya 150 meter dan selebihnya bebas. Selama ini, layang-layang dan laser masih menjadi keluhan pihak maskapai saat hendak landing dan take off di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dalam sebulan saat musim layangan tiba, hampir 3-4 kali keluhan yang masuk ke pihak Angkasa Pura I Ngurah Rai. Ditemui usai sosialisasi di Kantor Camat Kuta Selatan (Kutsel), Kamis (24/8) kemarin, Safety Manajemen and Quality Manajemen Depertemen Head PT Angkasa Pura I Ngurah Rai Soeminto mengatakan layang-layang-layang yang sering mengundang keluhan adalah layangan dengan ukuran besar dan diterbangkan dengan ketinggian agak lebih tinggi. Diakuinya, selama ini memang masih banyak ditemukan hal tersebut, sehingga menimbulkan keluhan yang sampai kepada pihaknya. “Karena itulah dalam rangka untuk keselamatan operasional penerbangan, kami wajib mensosialisasikan gangguan layangan, laser, drone yang dilakukan masyarakat, agar tidak menganggu operasional keselamatan penerbangan. Kawasan operasi keselamatan penerbangan itu sampai dengan radius 15 km dan yang paling kritis radius 9 km, untuk itu masyarakat Kutsel wajib disampaikan sosialisasi ini,” katanya Jika dilihat dari aturan, kawasan Kutsel ditegaskannya memang tidak layak untuk menaikkan layang-layang, utamanya ukuran besar. Sebab dari pengalaman sebelumnya, ukuran layangan besar ketika terhisap mesin pesawat akan menyebabkan blow-up (meledak). Sedangkan untuk helikopter jika balingbalingnya terbelit tali layang-layang akan fatal. Kecelakaan seperti itu diakuinya pernah terjadi pada tahun 2013 di Bandara Ngurah Rai. Begitu juga komplin terkait layang-layang terakhir terjadi di tahun 2016. “Kendati sebetulnya dilarang, namun kami bisa saja meberikan permakluman, jika seandainya desa adat di kawasan Kutsel ingin mengadakan festival layang-layang. Dengan syarat pihak terkait harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan otoritas bandara, agar diatur di mana lokasinya dan pada ketinggian berapa,” pungkasnya. Terkait penggunaan laser, sebagai kawasan pariwisata di Kutsel memang penggunaannya cukup sering dilakukan. Untuk itu dalam sosialisasi akan disampaikan agar sinar laser tidak diarahkan ke pesawat. Sebab, sinar laser tersebut menganggu pendangan penerbangan saat melakukan pendaratan. Di mana saat pendaratan itu adalah saat kritis dan pilot tidak boleh terganggu konsentrasinya. Pihaknya tidak memungkiri, pelanggaran terhadap aturan tersebur memang masih ada. Namun, ditegaskannya, ke depan jika ada pihak yang sengaja melanggar aturan tersebut, maka pelakunya akan dikenakan sanksi sesuai perundang-undangan keselamatan udara yang berupa denda dan kurungan. (kmb23)

RS di Badung Kekurangan Tempat Tidur Mangupura (Bali Post) – Kabupaten Badung masih kekurangan ratusan tempat tidur rawat inap di rumah sakit. Rasio jumlah penduduk dengan jumlah kamar yang disediakan ada selisih kekurangan tempat tidur sebanyak 250 kamar. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Putra Suteja mengatakan, pihaknya telah memikirkan permasalahan tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan pelayanan, sarana prasarana di puskesmas-puskesmas, terutama di puskesmas 24 jam di Kabupaten Badung. “Memang rasio jumlah penduduk dengan jumlah kamar yang disediakan masih ada selisih kekurangan tempat tidur sebanyak 250 kamar,” ujar Putra Suteja, Kamis (24/8) kemarin. Dikatakan, Badung merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang mengikutsertakan masyarakatnya dalam JKN (Jaminan Kesehatan Indonesia). Hal ini terwujud karena Komitmen Bupati Badung untuk Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta Kesehatan Pusat, Andayani Budi Lestari mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sudah berhasil menyatukan semua stakeholder di Kabupaten Badung sehingga dapat terwujud pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Badung dengan KBS (Kartu Badung Sehat). “Ke depannya saya berharap Kabupaten Badung bisa memenuhi kekurangan tempat tidur di rumah sakit dengan membangun rumah sakit di daerah Badung Selatan untuk meratakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Badung,” tegasnya. (kmb27)

Masih Terjadi, Kejahatan Lintas Negara Melalui Laut Mangupura (Bali Post)-

Laut atau maritim saat ini masih merupakan bagian dari ketidakamanan antarnegara. Hal itu karena masih ada kejahatan-kejahatan lintas negara yang melalui maritim atau lintas laut. Seperti misalnya Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing atau kegiatan perikanan yang tidak sah, illegal logging, human trafficking, narkoba, terorisme, penyanderaan, itu semua lewat laut. “Karena saat ini dengan perkembangan dinamika masyarakat, dinamika lingkungan baik global maupun regional, maka laut atau maritim saat ini masih merupakan bagian dari ketidakamanan antarnegara,” kata Menko Polhukam Wiranto saat ditemui usai pembukaan 3rd International Maritime Security Symposium (IMSS) 2017, Kamis (24/8) kemarin, di Nusa Dua. Melalui kegiatan simposium ini, Wiranto berharap seluruh peserta nantinya secara bersama-sama bisa mengamankan maritim, mengamankan laut dari kegiatan-kegiatan yang mengganggu ketenteraman, keamanan antar negara. Baik negara Indonesia sendiri, negara-negara kawasan Asean maupun kawasan internasional. “Saya tekankan, melalui simposium ini bisa muncul gagasangagasan baru, pemikiran baru dalam rangka memperkuat kerja sama maritime, terutama masalah keamanan,” ucapnya. Dikatakannya, kejahatan lewat laut merupakan kejahatan lintas negara. Oleh karena itu,

tidak mungkin bisa diselesaikan oleh satu negara saja. Karena mengamankan diri sendiri itu tidak mungkin dan harus ada kesepakatan antar negara untuk mengatasi masalah kejahatan tersebut. “Misalkan kita mengejar perampok, keluar dari teritorial, kalau tidak ada kerja sama,bagaimana bisa mengejar perampok tersebut? Apa nanti tidak dicurigai sebagai suatu pelanggaran teritorial? Tapi kalau ada kerja sama, ada joint agreement, saya kira itu bisa membantu bagaimana mengejar perampok itu. Itu sebagai contoh, belum lagi masalah narkoba, teroris, illegal fishing, illegal logging dan lain-lain,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP. mengatakan, simposium ini sebagai kegiatan untuk menjamin kepentingan nasional Indonesia dan turut serta menjaga stabilitas keamanan baik regional maupun internasional. Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai 24-25 Agustus ini, dii-

Bali Post/edi

IMSS - Menko Polhukam Wiranto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi saat meninjau pameran pada 3rd International Maritime Security Symposium (IMSS) 2017, Kamis (24/8) kemarin di Nusa Dua. kuti oleh delegasi yang dipimpin perwira tinggi angkatan laut 43 negara di dunia. Kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan ke-3 kalinya ini, sekaligus untuk menunjukkan peran Indonesia kepada dunia internasional bahwa tentang kapa-

sitas Indonesia sebagai negara maritim yang besar, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dengan demikian, berdasarkan fakta nyata bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, maka

memiliki TNI Angkatan Laut yang andal dan disegani serta berkelas dunia merupakan keniscayaan untuk menjamin kepentingan nasional Indonesia, guna turut serta menjaga stabilitas keamanan baik regional maupun internasional. (kmb23)

Hadiri Karya di Pura Dalem Batu Lumbung Gulingan

Wabup Suiasa Serahkan Dana Rp 500 Juta dan Baleganjur

PURA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta saat menghadiri Karya di Pura Dalem Batu Lumbung, Desa Adat Gulingan, Kecamatan Mengwi, Rabu (23/8) lalu.

BERTEPATAN dengan rahina Buda Kliwon Pagerwesi, Rabu (23/8) lalu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta menghadiri Karya di Pura Dalem Batu Lumbung, Desa Adat Gulingan, Kecamatan Mengwi. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menyerahkan bantuan sebesar Rp 500 juta untuk pembangunan panyengker pura dan seperangkat gambelan baleganjur senilai Rp 80 juta. Hadir mendampingi Wabup Suiasa, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Gulingan Made Sudarsana dan tokoh masyarakat. Wakil Bupati I Ketut Suiasa menyatakan bahwa pelestarian dan pengembangan seni, adat agama dan budaya sudah

merupakan komitmen Pemkab Badung dan menjadi salah satu skala prioritas pembangunan di Kabupaten Badung. “Mengenai masalah seni, adat, agama dan budaya, sudah menjadi komitmen kami untuk mendukungnya. Dan ini pelestarian bidang ini telah tertuang dalam RPJMD semesta berencana kabupaten Badung serta menjadi satu dari lima skala prioritas program pembangunan di Badung, “ jelasnya. Dengan bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan mengurangi beban masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta muaranya pada kesejahteraan dan kebahagian masyarakat Badung. Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria menyampaikan akan terus berdaya dan berupaya menjembatani dalam memfasilitasi bantuan-bantuan untuk mendukung pembangunan di masyarakat.

“Kami siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat demi percepatan pembanguanan menuju masyarakat badung yang aman, damai, tentram dan sejahtera,” tambahnya. Klian Adat Banjar Batu Lumbung I Wayan Suerta mengatakan, atas nama krama Banjar Batu Lumbung menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah memberikan dukungan dana untuk pembangunan di Banjar Batu Lumbung sekaligus bantuan gambelan bleganjur. Pihaknya bersama masyarakat Batu Lumbung akan selalu mendukung sepenuhnya dalam pencapaian program-program kebijakan pemerintah. “Kami pangempon Pura Dalem Batu Lumbung sebanyak 241 KK sudah sangat merasakan program dari pemerintah, untuk itu kami siap mendukung dan mengawal program dari Bapak Bupati Badung,” pungkasnya. (ad1626)

Relokasi Instalasi PDAM di Simpang Tugu Ngurah Rai

PDAM Badung Pastikan Danai Sendiri Mangupura (Bali Post) – Pemindahaan instalasi PDAM Tirta Mangutama di Simpang Tugu Ngurah Rai, akhirnya sepenuhnya ditanggung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama, Badung. Sebelumnya pihak direksi sempat mengajukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung prihal pembiayaan proyek tersebut. Sayangnya harapan mendapatkan sokongan dana dari pemerintah setempat untuk merelokasi jaringan pipa yang terkena proyek underpass Simpang Tugu Ngurah Rai pupus. Sebab, biaya pemindahan utilitas PDAM tidak masuk dalam KUA PPAS, sehingga APBD Perubahan tidak menjadikan temuan.

Dirut PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung I Ketut Golak mengaku telah berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Pembangunan dan Keuangan (BPKP) Provinsi Bali mengeni masalah yang dihadapi. Hasil konsultasi, pihaknya menyatakan siap menanggung seluruh biaya pemindahan jaringan. “Dari hitungan kami biaya untuk pemindahan utilitas mencapai Rp 17 miliar, sedangkan dana yang baru tersedia Rp 5,3 miliar yang merupakan dana cadangan investasi. Kami diperkenankan untuk membayar sisa pembayaran pada tahun 2018. Untuk teknisnya sekarang mencari rekanan yang bersedia melaksanakan mekanisme pembayaran seperti itu,” ujar Ketut Golak, belum

lama ini. Dikatakan salah satu poin penting arahan BPKP Provinsi Bali adalah PDAM dapat melakukan sisa pembayaran untuk kegiatan pemindahaan utilitas pada tahun 2018. Seusai arahan pemkab Badung PDAM Tirta Mangutama siap secara mandiri menanggung seluruh biaya pemindahan utilitas. “Kami masih dikoordinasikan dengan Kementerian PU. Namun dari perhitungannya, diperoleh angka Rp 17 miliar. Namun yang jelas kita sangat mendukung penuh program bapak Bupati Badung, di mana pembangunan underpass menjadi salah satu prioritas,” jelasnya. Terkait kapan pemindahan instalasi akan dilakukan

Bapenda Sepakat Naikkan Pajak Hiburan Mangupura (Bali Post) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Agung Kabupaten Badung sepakat untuk menaikkan pajak hiburan di Gumi Keris. Pasalnya, tarif pajak hiburan yang berlaku saat ini masih sangat kecil dan sangat dimungkinkan untuk ditingkatkan. Kepala Bapenda dan Pesedahan Agung I Made Sutama mengatakan pihaknya mengusulkan kenaikan maksimal 25 persen atau naik 100 persen dari pajak saat ini yang sebesar 12,5 persen. “Usulan kenaikan pengenaan tarif pajak hiburan, seperti yang disampaikan Pansus Ranperda Pajak Hiburan sangat masuk akal, karena pajak yang berlaku sekarang masih kecil,” ujar Made Sutama, Kamis (24/8) kemarin.

3

Menurutnya, kenaikan tarif tidak akan begitu berpengaruh pada tingkat kunjungan pengemar hiburan. Terlebih pengemar hiburan adalah warga yang kemampuan ekonominya di atas ratarata. “Saya kira tidak akan banyak pengaruh, karena segmen pasarnya sudah ada masing-masing,” ucapnya. Dikatakan, upaya peningkatan pajak hiburan guna meningkatkan pendapatan dari sektor ini. Sebab, pada induk 2018 pihaknya memasang target pajak hiburan sebesar Rp 53 miliar. Sedangkan tahun 2016 realisasi pendapatan dari pajak hiburan sebesar Rp 49,9 miliar lebih. Kalangan wakil rakyat di DPRD Kabupaten Badung sebelumnya juga mengusulkan Perda Pajak Hiburan juga mengusulkan kenaikan penge-

naan pajak hiburan, dari 12,5 persen menjadi 35 persen. Hal ini dimungkinkan berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah. Bahkan menurut UU 28 tersebut sejumlah pajak hiburan seperti diskotik, klub malam dan karaoke bisa dikenakan pajak hingga 75 persen. “Berdasarkan bunyi pasal 45 UU 28 ayat (1) dinyatakan, pajak hiburan ditetapkan paling tinggi 35 persen. Kemudian pada ayat (2) dinyatakan, khusus untuk pergelaran busana, kontes kecantikan, diskotik, karaoke, klab malam, permainan ketangkasan, panti pijat dan mandi uap/spa tarif pajak hiburan dapat ditetapkan paling tinggi sebesar 75 persen,” pungkasnya. (kmb27)

Ketut Golak mengaku belum mendapat informasi. Sebab, selain masalah anggaran pembebasan lahan juga belum tuntas. “Kami baru dikasi titik-titik di mana instalasi yang akan terdampak,” tegasnya. Sebelumnya Wakil rakyat di DPRD Badung meminta pihak PDAM diminta merealisasikan proyek tersebut secara mandiri. “Kami berikan atau serahkan kepada mekanisme secara mandiri oleh PDAM itu sendiri. Bagaimana PDAM melakukan anggarannya, bagaimana PDAM mengelola keuangannya, kami berikan kewenangan itu penuh kepada PDAM,” ujar Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Politisi PDI Perjuangan ini menyarankan anggaran relo-

kasi jaringan PDAM sebesar Rp 22,8 miliar yang belakangan konon bisa diciutkan menjadi Rp 21 miliar perlu dievaluasi. Diharapkan utilitas yang masih bagus hendaknya dimanfaatkan. “Jadi ada solusi-solusi yang masih bisa secara teknis oleh PDAM agar dioptimalkan. Itu diharapkan bisa mengurangi biaya,” terangnya. Politisi PDI-P asal Dalung ini tidak ingin tindakan yang dilakukan pemerintah menyalahi aturan. Sebab, jika melabrak aturan nantinya akan berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan. Karena ini urgent atau mendesak, maka yang paling tepat adalah melakukan pengelolaan keuangan PDAM secara mandiri. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

daerah Warga Bali Raih Penghargaan Putra Utama Provinsi Jawa Barat JAKA, warga Bali berdarah Sunda, menerima penghargaan Anugerah Gelar Kehormatan Putra Utama Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tertinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini diperuntukkan bagi masyarakat dari berbagai kalangan yang dinilai punya andil dan kontribusi nyata terhadap pembangunan termasuk dalam pemberdayaan masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada saat apel besar dalam rangka peringatan Hari Jadi Provinsi Jabar ke-72 yang diadakan di Lapangan Gasibu, Bandung, 19 Agutus lalu. Pemberian penghargaan ini tentunya telah melalui tahap seleksi dan penilaian secara komprehensif. Jaka yang termasuk penerima penghargaan pada kategori diaspora Sunda melalui sejumlah organisasi kemasyarakatan yang berkenaan dengan warga Sunda di perantauan. Jaka yang juga sering disapa Kang Jaka atau Jaka Bandung menuturkan, anugerah yang didapatnya karena langkah nyata, keterlibatannya dalam sejumlah organisasi yang mewadahi kepentingan dan kebersamaan warga Sunda di perantauan. Pria yang sudah puluhan tahun menetap di Bali ini aktif sebagai Ketua Motor Besar Club (MBC) Bali, pencetus sekaligus Ketua Paguyuban Urang Sunda (PUSunda) Bali dan Sekjen Forum Komunikasi Paguyuban Entis Nusantara (FKPeN) Bali.

Kang Jaka (tengah) bersama istri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Lebih dari itu, langkah terbesarnya adalah mengetuai Forum Masyarakat Sunda di Perantauan (Formas Sunda Pangumbaraan Indonesia) yang dideklarasikan di Bali pada 14 Februari 2015 dan kini sudah terbentuk di 22 provinsi di seluruh Indonesia. ‘’Kiprah secara nasional ini yang menjadi pertimbangan dan penilaian utama dari Pemprov Jawa Barat memberikan anugerah putra utama,’’ demikian Kang Jaka di Kuta, Badung, Selasa (22/8). Jaka yang lahir 28 Agustus 1961 mulai merantau ke Bali awal 80-an. Ayah dua anak ini sempat bekerja di bidang pariwisata, sebelum akhirnya memutuskan menjadi pengusaha garmen, kargo, properti dan membuka rumah makan. Jatuh-

bangun usaha dilalui penggemar motor besar dan kolektor mobil ini. Satu kepeduliannya adalah bagaimana merangkul, mempererat persaudaraan, serta menunjukkan kontribusi nyata warga Sunda yang ada di Bali terhadap pembangunan dan masyarakat setempat. Inilah yang mendorongnya membentuk Paguyuban Urang Sunda (PUSunda) Bali, November 2007 dengan kantor sekretariat di sembilan kabupaten/ kota di Bali. Hingga 2015 lalu saat Munas Pertama Formas Sunda Nasional, ia mendapat kepercayaan sebagai ketua umum perhimpunan yang lebih besar lagi, yakni Forum Masyarakat Sunda di Pangumbaraan Nasional (Formas Sunda Ngumbara Indonesia). (ad1633)

Astra Motor Bali Berikan Edukasi dan Demo Berkendara pada CV Tirta Taman Bali ASTRA Motor Bali selaku main dealer sepeda motor Honda Wilayah Bali bekerja sama dengan Dealer Honda Area Bangli memberikan sosialisasi keselamatan berkendara melalui team safety riding kepada karyawan CV Tirta Taman Bali Bangli yang bergerak di bidang produksi air minum kemasan. Mengambil tema ‘’CariAMAN Saat Naik Motor’’ edukasi diberikan dengan metode teori, tanya jawab dan praktik yang disajikan sangat menarik dan mudah dimengerti. Edukasi dan demo berkendara ini diselenggarakan 21 Agustus 2017 selama setengah hari di Kantor CV Tirta Taman Bali Bangli dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan

keamanan saat berkendara, terutama bagi pengendara sepeda motor, mengingat sebagian besar karyawan menggunakan roda dua untuk transportasi sehari-hari. Supervisor Marketing Dealer Area Bangli Lanang Oka Cahyadi mengungkapkan, banyak faktor yang mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan lalu lintas, salah satunya faktor internal, yaitu diri sendiri, yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, ugal-ugalan di jalan dan yang sangat tidak direkomendasikan adalah pengendara di bawah pengaruh alkohol. ‘’Pengguna jalan sangat banyak dan berbagai macam karakter. Untuk itu, mari kita bersama-sama memahami dan menghormati pengguna jalan sehingga tercipta pengendara yang berempati,’’ tambahnya. Antusiasme 40 karyawan CV Tirta Taman Bali Bangli terlihat saat diajarkan teori dan praktik singkat langsung. Materi untuk peserta dimulai dari teknik dasar sebelum berkendara dengan melakukan pemanasan tubuh, persiapan perlengkapan berkendara, melakukan pengecekan kendaraan, memperhatikan posisi berkendara dan tidak lupa berdoa. Setelah mendapatkan teori dilanjutkan dengan demo berkendara seperti teknik pengereman dan posisi berboncengan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan. Teknik saat melewati jalan berliku dan pada saat pengereman pun diberikan menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. ‘’Semua perpaduan teori dan praktik aman berkendara yang interaktif mampu menarik perhatian peserta dan tentunya dilatih secara langsung oleh instruktur berpengalaman menggunakan fasilitas standar Honda. Tidak diragukan bahwa Astra Motor Bali mampu mengemas kegiatan safety riding ini sehingga mudah dimengerti dan seluruh peserta enjoy,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali. Bagian pengawasan CV Tirta Taman Bali I Gusti Made Rupa berharap diadakannya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran karyawan akan safety riding lebih efektif dan bisa menyentuh langsung pengendara sepeda motor. Pada kesempatan EDUKASI DAN DEMO – Instruktur Astra Motor itu pula Astra Motor Bali menyerahkan secara Bali (kanan) memberikan edukasi dan demo simbolis buku panduan dan fliyer keselamatan berkberkendara kepada karyawan CV Tirta Taman endara, serta penyematan helm sebagai komitmen Bali Bangli. menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. (bns1)

IJCAET & ISAMPE 2017

Hadirkan 247 Paper tentang Perkembangan Terkini Bidang ’’Engineering’’ UNIVERSITAS Diponegoro, Pukyong National University di Korea Selatan, dan Universitas Udayana (Unud) berkolaborasi menggelar 2nd International Joint Conference on Advanced Engineering and Technology (IJCAET) dan International Symposium on Advanced Mechanical and Power Engineering (ISAMPE) 2017. Acara yang berlangsung 24-26 Agustus ini, khususnya diselenggarakan Fakultas Teknik di masing-masing universitas. ‘’Di sini kita mendiskusikan dan mempresentasikan hasil-hasil penelitian terbaru di bidang engineering khususnya yang terkait dengan green technology dan segala inovasinya. Kali ini ada 247 paper yang tersaring dari 371 submission,’’ ujar Ketua Umum Penyelenggaraan IJCAET & ISAMPE 2017 Jati Utomo Dwi

Hatmoko, S.T., M.M., M.Sc., Ph.D. di sela-sela pembukaan di Sanur, Denpasar, Kamis (24/8) kemarin. Jati berharap acara ini dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus membangun jaringan di antara sesama peserta. Secara khusus, pihaknya juga ingin mengenalkan potensi Bali sebagai salah satu destinasi wisata tingkat dunia yang bisa mengangkat citra Indonesia. Sebanyak 16 negara terlibat, yaitu Australia, Cina, India, Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Mauritus, Ethiopia, Nigeria, Sri Lanka, UK dan Kanada. ‘’Harapan kita bisa lakukan tahun ini di Indonesia dan tahun depan di Korea Selatan. Kita harapkan lebih banyak lagi yang bergabung di organisasi ini sehingga lebih banyak lagi pihak-pihak yang bisa terlibat dalam

KOLABORASI - Universitas Diponegoro, Pukyong National University South Korea dan Universitas Udayana berkolaborasi menggelar IJCAET dan ISAMPE 2017.

kegiatan ini,’’ imbuh Wakil Dekan Riset dan Inovasi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro itu. Steering Committee dari Unud Antonius Karel Muktiwibowo, S.T., M.T., Ph.D. mengatakan konferensi dan simposium internasional ini utamanya bertujuan untuk saling mengaitkan antara para engineer yang ada di tiga universitas. Selain itu, membangun kerja sama lebih lanjut baik dari penelitian, riset maupun publikasi. Unud menghadirkan keynote speaker Prof. Alexander Cuthbert dari Universitas South Wales, Australia, di samping Prof. Andrew Price dari Loughborough University, UK, dan Prof. Tomomi Honda dari Fukui University, Japan. ‘’Kegiatan sharing hasil penelitian ini pasti akan menumbuhkan kerja sama, baik antara peserta maupun secara institusional. Hasilnya nanti bisa ditindaklanjuti dengan action oleh pemerintah dan swasta,’’ katanya. Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unud Prof. NPG Suardana, Ph.D. mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan salah satu visi Unud menuju World Class University tahun 2024. Acara ini merupakan salah satu tahapan menuju hal itu, selain melaksanakan kolaborasi di bidang riset serta pertukaran mahasiswa dan profesor. ‘’Tahun depan kita harapkan masing-masing prodi di FT terakreditasi AUN (ASEAN University Network), atau paling lambat dua tahun lagi. Kita sedang proses. Tahun ini kita sudah kirim satu orang mengikuti workshop di Thailand untuk mengikuti international accreditation,’’ jelas NPG Suardana. (ad1635)

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Warga Dwijendra Pejuang Bhinneka Tunggal Ika TNI Puji Moto ’’Manyamabraya Rahayu Kapanggih’’ AGUSTUS adalah bulan nasionalisme bagi warga Dwijendra. Setelah menggeber 4.000 bendera Merah-Putih serta menghias sekolah dan kampus dengan ornamen serba Merah-Putih, Kamis (24/8) kemarin Universitas Dwijendra (Undwi) mengundang Pangdam IX/Udayana diwakili Kasi Teritorial Korem 163/ Wira Satya Letkol Inf. I G.B. Wisastra sebagai pembicara bela negara bagi 400 siswa dan mahasiswa. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. tampak tersenyum manis menyaksikan anak-anak SMA dan mahasiswa Undwi aktif bertanya soal sejarah Bhinneka Tunggal Ika dan tantangan nasionalisme ke depan. Mereka sejak awal ditanamkan moto Dwijendra yakni ‘’Manyamabraya Rahayu Kapanggih’’. Konsep ini sangat bermanfaat dalam menjaga kebersamaan untuk bekerja sama, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas hingga kerja tuntas. Makanya ia menyebut NKRI adalah harga mati di Undwi. Ditegaskannya, mahasiswa, dosen dan alumni Undwi adalah pejuang nasionalisme demi tegaknya Bhinneka Tunggal Ika. Lulusannya banyak menjadi TNI dan Polri serta terdepan dalam menjaga Indonesia dari faham radikalisme. Apalagi ISIS dikabarkan sudah berada di Bali, untuk itu warga Dwijendra wajib hukumnya memahami kebangsaan dan bela negara. ‘’Kuncinya kita harus bersama,’’ ujarnya. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. memberi apresiasi terhadap terobosan Rektor Undwi yang lebih awal menanamkan nasional-

SALAM PANCASILA - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati didampingi M.S. Chandra Jaya, Wayan Abdi Negara, wakil rektor dan para dekan bersama I G.B. Wisastra melambaikan salam Pancasila saat ceramah bela negara di Undwi. isme sebelum datangnya faham radikalisme ke kampus dan sekolah. Moto ‘’Manyambraya Rahayu Kapanggih’’ memberi makna beragam baik menyangkut kebersamaan, persatuan dan penguatan kebangsaan. Makanya Dwijendra adalah kumpulan insan yang mengedepankan kebersamaan, penuh toleransi dan cinta Tanah Air. Alasannya, Dwijendra didirikan oleh para pejuang kemerdekaan lewat pendidikan. Oleh karena itu, penguatan nasionalisme, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus diberikan secara berkelanjutan. ‘’Tak boleh berhenti sampai di sini, tapi terus diberi penguatan,’’ tegas Chandra Jaya. Ia mempercayakan kepada TNI sebagai garda terdepan menjaga NKRI. Selain itu, alumni Dwijendra banyak menjadi TNI dan Polri bahkan masuk Kopassus. I G.B. Wisastra memuji moto

keluarga besar Dwijendra ‘’Manyamabraya Rahayu Kapanggih’’. Moto ini relevan sepanjang zaman dan nyata sekali, bukan sekadar omong kosong bahwa kita berbeda namun tetap manyamabraya. Ia mengartikan manyamabraya lebih banyak memberi ketimbang meminta. Karenanya rasa kebersamaan dan gotong royong yang dikikis di zaman global perlu diperkuat lagi. Soal warga Dwijendra mempercayakan TNI sebagai garda terdepan membela NKRI, menurutnya, wajar terjadi sesuai UU Pertahanan Nasional TNI dan Polri bahwa pendukung utama berbangsa, diikuti pendukung cadangan, yakni kaum profesionalisme dan rakyat semesta. Ia mengacungkan jempol banyak lulusan Dwijendra dan Undwi menjadi militer dan Polri yang membuktikan insan Dwijendra benar-benar mencintai Tanah Air. (ad1630)

Libatkan 95 Peserta

Disperindag Denpasar Gelar Petinget Rahina Tumpek Landep IX/2017 pada 28-31 Agustus

TECHNICAL MEETING - Kadisperindag Kota Denpasar Wayan Gatra didampingi Kabid Industri Logam dan Mesin, Elektronika dan Telematika dan Agro I Nyoman Sudarsana saat technical meeting bersama seluruh peserta kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep IX/2017. PERAYAAN Rahina Tumpek Landep yang diperingati setiap enam bulan sekali oleh umat Hindu terus mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, untuk ke-9 kalinya Pemkot Denpasar akan menggelar kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep IX pada 28-31 Agustus 2017 di depan Museum Bali. Tema yang diangkat pada event tahunan kali ini adalah ‘’Tumpek Landep sebagai Hari Pusaka’’ dengan tema kirab ‘’Pemuliaan Sinergi Keris, Subak, Seni Tari Bali sebagai Warisan Budaya Dunia’’. Sebanyak 95 orang peserta dilibatkan dalam kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep 2017 ini. Para peserta difasilitasi 45 stan. Sebanyak 15 stan untuk bursa keris dengan jumlah peserta 35 orang, 24 stan untuk pameran produk pande besi, emas perak, buku agama Hindu

dan kerajinan lainnya dengan jumlah peserta 50 orang, lima stan untuk kuliner dengan jumlah peserta delapan orang dan satu stan panitia. ‘’Bursa yang kami undang tidak hanya dari Bali tetapi juga luar Bali (Yogyakarta, Lombok). Kami ingin mereka (peserta luar Bali) bisa memberikan nuansa pendidikan kepada para perajin agar memahami betapa berkembangnya produk-produk yang ada, sehingga perajin tertantang untuk berkreasi dan berinovasi ke depannya,’’ ujar Kadisperindag Kota Denpasar Wayan Gatra saat technical meeting dan pembagian stan kepada para peserta Petinget Rahina Tumpek Landep IX di Ruang Sidang Disperindag, Gedung Graha Swaka Dharma, Lumintang, Kamis (24/8) kemarin. Didampingi Kabid Industri Logam dan Mesin, Elektronika dan Telematika dan Agro I Nyoman Sudarsana, lebih lanjut Gatra mengatakan pelak-

sanaan Petinget Rahina Tumpek Landep IX ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan Tumpek Landep sebagai motor penggerak teknologi di Bali yang tercipta dari ketajaman pikiran. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi tonggak pemikiran bahwa Denpasar sebagai Kota Pusaka dan mengembangkan Museum Keris dalam basis filosofi sakti, sidhi, mandi dan representasi Brahma, Wisnu, Siwa. Selain itu, dapat memotivasi para perajin khususnya perajin pande besi, emas dan perak di Denpasar untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitasnya dengan bertukar pikiran dengan sesama perajin dan masyarakat. ‘’Kegiatan ini sekaligus menginformasikan kepada masyarakat bahwa keris sebagai pusaka budaya Bali, Indonesia dan dunia dengan mengemban cita-cita One Family One Keris sebagai representasi Kota Pusaka dan sesuai dengan penghargaan UNESCO Keris as Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (UNESCO, 2005),’’ ungkap Gatra. Berbagai agenda acara telah dipersiapkan untuk memeriahkan acara tahunan tersebut. Pada 28 Agustus akan digelar pembukaan yang ditandai kirab keris pusaka, pameran keris, bursa keris, sertifikasi keris serta pemeran kerajinan produk pande besi, emas, perak dan kerajinan lainnya. Pada 29 Agustus dilaksanakan acara sarasehan di Aula Museum Bali dengan tema ‘’Jelajah Holistik Tumpek Landep sebagai Hari Pusaka Lokal, Regional’’. Para pengunjung juga dihibur oleh FKPEN Bali, Wayang Cenk Blonk, Bondres Rare Kual, Bondres MKP Mersi dan hiburan lainnya. (ad1629)

Promosi Doktor I Gede Rudia Adiputra

Pemertahanan Agama Hindu di Kuta sebagai Representasi Kampung Global FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar sidang promosi doktor Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag., Kamis (24/8) kemarin. Promovendus berhasil menyelesaikan studi di Program Studi Kajian Budaya FIB Unud. Disertasinya berjudul ‘’Pemertahanan Agama Hindu di Desa Adat Kuta sebagai Representasi Kampung Global’’. Wakil Rektor II IHDN Denpasar itu melihat kepadatan dan keheterogenan penduduk Desa Adat Kuta diakibatkan oleh tingginya tingkat imigran mencari penghidupan. Hal ini dapat memunculkan kompleksitas persoalan kehidupan akibat semakin ketatnya persaingan bisnis, ketatnya penggunaan waktu, sempitnya ruang gerak, serta banyaknya kebisingan dan kemacetan di ruas jalan. Persoalan tersebut memberikan tekanan psikologis, baik kepada krama, krama tamiu maupun tamiu di Desa Adat Kuta yang dapat menyebabkan menurunnya solidaritas dan kepekaan sosial. Di samping itu, sekaligus memberikan peluang kepada oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kejahatan. ‘’Kami melakukan penelitian itu di Kuta karena melihat bahwa dari setengah abad, Kuta bergumul dan bersentuhan dekat dengan wisatawan mancanegara, domestik dan krama tamiu yang ada di Kuta,’’ kata

I Gede Rudia Adiputra I Gede Rudia. Jumlah krama Kuta sebenarnya lebih sedikit dibandingkan krama tamiu dan wisatawan baik lokal, domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, ada kekhawatiran dari masyarakat Kuta jika tidak dilakukan pemertahanan agama Hindu secara strategis, maka suatu ketika akan hilang. Dengan demikian, pariwisata Bali yang berdasarkan pariwisata budaya yang bernapaskan Hindu akan punah. ‘’Itu berarti potensi pariwisata Bali dan nasional akan rapuh,’’ ungkapnya. Berkaitan dengan itu, pihaknya melakukan penelitian. Hasilnya, ia mendapatkan Kuta masih eksis den-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

gan budaya dan agama Hindu. Hal ini karena krama Desa Adat Kuta memiliki strategi yang tidak begitu dikenal oleh orang luar, namun telah dilakukan oleh krama Desa Adat Kuta bersama berbagai lembaga khususnya Desa Adat Kuta. Pemertahananan dilakukan secara internal dan eksternal. Walaupun tidak disebutkan melakukan pemertahanan agama, sesungguhnya jika dilihat secara detail dilakukan pemertahanan agama Hindu yang tidak disadari. Pemertahanan ini dilakukan baik dengan cara peningkatan pemahaman agama, tattwa, susila maupun acara akan berimplikasi pada cara masyarakat Kuta beragama secara efektif, efisien, seimbang sosial dan ritual. ‘’Bagaimana pula bisa melakukan kehidupan beragama dengan efisien waktu, tenaga dan berbagai ragam bentuk yadnya, sehingga krama Kuta akan mampu adaptif dengan perkembangan,’’ jelas I Gede Rudia. Dari pihak swasta juga ada upaya untuk pemertahanan agama Hindu. Mereka berpartisipasi dalam dua bentuk, yaitu dukungan sumbangan pada Desa Adat Kuta dan berupaya menggunakan tenaga lokal Kuta. Beberapa tahun terakhir, hotel yang ada di sekitar Kartika Plaza rutin melakukan pembinaan melalui lomba-lomba keagamaan. (ad1636)


OPINI

6

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pentingnya Mitigasi Potensi Negeri PERAYAAN kemeredekan negeri ini baru sekitar dua minggu berlalu. Tapi saat ini, bendera-bendera Nerah Putih masih menjulang dan berkibar di ruas-ruas jalan dan gedunggedung perkantoran. Perayaan kemerdekaan ini tentu berkorelasi langsung dengan nasionalisme dan kecintaan kita terhadap negeri ini. Merdeka secara fisik telah menjadi hak warga negeri ini. Namunm merdeka dan berdaulat secara ekonomi, mental dan hal lain kini masih banyak diperdebatkan. Kondisi ini terjadi karena, kita lupa dan lalai melakukan mitigasi, apa sebenarnya potensi unggulan negara kita? Presiden Jokowi pernah melontarkan dalam sebuah pertemuan forum rektor se-Indonesia, mungkin DNA kita ini salah satunya misalnya ada pada potensi seni budaya. Mengapa kita tidak mengelola itu dengan optimal? Kita mungkin terlalu larut dalam iklim globalisasi, sehingga kita melupakan nasionalisme dan juga potensi yang serbalokal Indonesia. Mungkin kita perlu melakukan satu strategi jitu yang benar-benar mengakar pada kondisi real dan empirik bangsa dan negara untuk melakukan globalisasi yakni mengglobalkan potensi yang serbalokal kita ke tingkat dunia global. Itu perlu dilakukan karena sebagai sebuah bangsa dan negara, kita memang perlu memiliki apa sesungguhnya kriteria kesejahteraan dan kebahagiaan bangsa dan negara kita. Terkadang kesejahteraan dan kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang jauh, tetapi yang amat dekat dan lekat dengan sekitar kita. Amerika yang terlampau percaya diri (over self confident) yang menyatakan dirinya tak hanya menjadi negara superpower tapi sudah hyperpower mungkin kini belum mencapai kebahagiaannya juga. Itulah barangkali yang membuat Presiden Donald Trump harus melakukan perang retorika (rethoric war) dengan Presiden Korea Utara King Jong Un, dan yang itu amat potensial juga akan berekses pada terjadinya perang fisik dan teknologi canggih yang berbahaya bagi afmosfer dunia dan umat manusia. Jika itu benarbenar terjadi dan dilakukan, negara-negara maju itu dengan kecanggihannya justru akan mengalami titik-balik kemundurannya, karena mengutamakan jalan perang fisik sebagai sebuah penyelesaian. Mungkin masyarakat adat Tengger dalam kesunyian, kesederhanaan, keharmonian, dan ketenangan alamnya yang ada di puncak Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur jauh lebih bahagia dari masyarakat Amerika, karena ternyata banyak orang dalam dan luar negeri justru belajar (studi banding) pada masyarakat adat Tengger tentang bagaimana mengelola dan mencapai hidup damai dan bahagia yang nirkekerasan dan nirkejahatan. Itu menunjukkan bahwa sesungguhnya kesejahteraan dan kebahagiaan itu menjadi amat relatif. Jika demikian halnya, apakah kini kita tetap harus terus-menerus berpatokan dan meniru untuk mengidealkan negaranegara maju seperti itu? Ini tentunya merupakan jalan yang amat melelahkan, utopis, dan mungkin tak berujung. Bukankah keberhasilan sebuah negara adalah jika negara mampu menyejahterakan dan membahagiakan seluruh rakyatnya serta juga dapat memberi sumbangsih bagi umat manusia di dunia yang membutuhkan bantuan dan demi perdamaian abadi sebagaimana yang secara substantif telah termaktub dalam Pembukaan UUD 1945? Mengapa kita tak secara mandiri dan substantif memaknai kemerdekaan, yang sebenarnya arah jelasnya sudah kita miliki?

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Memfasilitasi Pendaftaran Veteran Merujuk dari berita Bali Post, soal Fasilitiasi Pendaftaran Veteran yang Tercecer dari Negara, (BP, 19/8), dengan ini saya sampaikan ada seseorang melaporkan banyak veteran yang berada di lingkungannya belum terdaftar sebagai pejuang atau belum mendapat penghormatan sebagai pahlawan kemerdekaan. Bapak tersebut bermaksud mendaftarkan nama-nama tersebut seperti apa yang terjadi dalam berita di atas (FKPD) dengan cara mempublikasikan kondisi tersebut di koran. Ketut Madya Br. Bantas, Peguyangan Kangin, Denpasar

Hukuman bagi Pembuang Sampah Menjaga kebersihan lingkungan dan alam Bali memerlukan komitmen bersama. Gerakan peduli lingkungan juga harus terus dibangkitkan. Selain dengan menumbuhkan kesadaran dengan pendekatan hukum juga layak dilakukan. Penindakan dengan memberikan hukumam atau denda kepada pembuang sampah sembarangan merupakan salah satu cara yang efektif. Untuk itu, saya mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten/kota yang terus melakukan upaya-upaya nyata dalam menjaga kebersihan wilayahnya dengan berbagai terobosan. Hukuman bagi pembuang sampah saya apresiasi sebagai terobosan awal. Ni Putu Purnami Denpasar, Bali

Menuju Kemerdekaan Substantif Secara politik, kita memang telah merdeka dan berdaulat sebagai bangsa dan negara. Tonggak penting sejarahnya adalah diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 oleh pemimpin besar revolusi kemerdekaan Indonesia Bung Karno yang didampingi Bung Hatta. Pidato Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan 72 tahun silam itu, merupakan momen bersejarah bagi bangsa dan negara kita.

Oleh Prof. Dr. I.B. Putera Manuaba ebelumnya, pada tahun 1945, secara historis memang juga telah terjadi peristiwa besar dunia yakni berakhirnya puncak Perang Dunia II. Peristiwa itu ditandai dengan luluh lantaknya Kota Nagasaki dan Hirosima di Jepang yang dibom atom oleh Amerika dan sekutunya. Perjuangan gigih hidup-mati rakyat Indonesia di seluruh wilayah Indonesia, telah membuahkan hasil yakni sebuah kemerdekaan. Namun, ujaran bijak sang proklamator Bung Karno seusai kemerdekaan diraih, yang mengujar bahwa mempertahankan kemerdekaan itu jauh lebih sulit dari berperang melawan penjajah, memang patut direnungkan secara mendalam saat ini. Di samping masih banyak negara yang belum rela kita merdeka ketika itu— seperti Inggris dan Belanda yang kembali ingin menguasai bangsa dan negara kita yang ditandai dengan pertempuran hidup mati di Surabaya pada 10 November 1946. Kita sebagai bangsa dan negara yang sudah merdeka secara politik, nampaknya juga masih belum terbebas dari mental sebagai kaum terjajah.

s

Adakah mental terjajah itu sebenarnya secara substantif masih terwariskan hingga kini? Pertanyaan itu saya lontarkan di sini karena dalam realitas—secara tak tersadari—kita secara eksternal memang masih saja ada dalam kungkungan dan penguasaan pihak luar. Mungkin penguasaannya tak lagi menggunakan model aksi kolonialisme (terang-terangan), tapi aksi neokolonialisme (kolonialis baru, tersembunyi). Penguasaan si kolonialis secara tradisional yang dulu dengan senjata, kini telah bertransformasi menjadi penguasaan dengan model baru dan mutakhir yang lebih halus dan tersembunyi (soft and hidden). Pascakemerdekaan Indonesia, senyatanya, kaum kapitalis masih terus bercokol di bumi Indonesia, menguasai berbagai kekayaan sumber daya alam (SDA). Simplistisnya, SDA kita tetap menjadi incaran negara-negara maju. Indonesia yang notabene kaya raya SDA (emas, perak, uranium, batubara, gas bumi, kayu, dan lainnya), ibarat “wanita cantik”, sehingga menjadi incaran negaranegara maju dengan kuasa pengetahuan dan teknologinya yang jauh melampaui kita. Ini terbaca lewat pemikiran kritis Michael Foucault, knowledge and power, siapa

memiliki pengetahuan dialah yang menguasai. Bahkan, dari puluhan tahun hingga sekarang, kita masih juga belum bisa “mencuri” pengetahuannya untuk segera menggantikannya agar bisa mengelola sendiri SDA kita sebagaimana yang dulu diidam-idamkan Presiden Bung Karno yang amat antikapitalisme dengan konsep Trisaktinya, yang berdampak pada kesejahteraan rakyat. Secara internal, di tengah bangsa dan negara kita sendiri, kita juga sebenarnya belum mengalami kemerdekaan substantif, terutama dalam sisi mental. Kemerdekaan individu—dalam koridor hak asasi manusia—terutama yang berkait dengan perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), meskipun sudah diwacanakan dan diikhtiarkan, namun dalam realitas empirik dan sosial juga masih belum banyak terwujud. Isu terakhir misalnya, adanya ancaman bongkar paksa berdirinya Patung di Tuban Jawa Timur—yang disucikan dan masih menjadi bagian dalam kepercayaan Agama Buddha. Secara mental, kita masih belum merdeka secara subtantif karena satu hal lainnya lagi yakni kita masih kurang bangga dan mencintai tanah air sendiri. Ini nampak

dari kita yang kurang memiliki keadaban dan keberadaban dalam memperlakukan lingkungan. Kita kurang menghargai tanah dan air dan juga kurang memuliakan pertanian, kecuali orang Tengger yang melakukan ini. Begitu banyak tanah dan lahan subur yang dikubur dan dibeton tanpa ampun dan kompromi, padahal kita dan generasi kita nanti akan tetap selamanya hidup dari tanah dan air. Akibatnya, sekarang ini saja kita harus mengimpor berbagai kebutuhan primer apa saja yang dulu telah kita produksi sendiri termasuk garam. Ironis memang, di tengah bangsa dan negara kita yang makin modern, kita justru makin meninggalkan potensi, kemampuan, dan kemauan menjadi negara produsen. Kita cenderung makin meningkat drastis menjadi negara konsumen. Di mata negara-negara lain, kita ini memang diposisikan sebagai “pasar besar dunia”, negara konsumen besar, dengan penduduk yang besar. Bukankah seharusnya kita bangga karena berkualitas besar (unggul), bukan karena penduduknya yang besar? Oleh karenanya pula, kita seperti tak ikut bergerak dan tergerak menjadi negara produsen. Berbagai merek baru (mobil, motor, handphone, laptop, dan berbagai produk lainnya) membombardir selera masyarakat dan memanjakan kita. Ini membuat kita terlena dan tak kreatif produktif, kemudian membuat kita hanya bisa menjadi penikmat setia produk-produk negara lain. Padahal, sebuah negara baru akan bisa maju dan kompetetif jika kita juga dalam berbagai produk bisa berkapasitas dan berperan sebagai produsen; menjadi negara produsen! Dominannya mental dan tin-

Alternatif Pendanaan Pembangunan Infrastruktur Tahun ini merupakan tahun ketiga kepemimpinan Joko Widodo. Pada saat kampanye dan awal pemerintahannya, Nawacita digadang-gandang sebagai jalan prioritas mencapai perubahan untuk Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Pada penjelasan poin ke-6 nawacita infrastruktur menjadi salah satu agenda prioritas karena diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat serta memperkuat daya saing di pasar internasional (multiplier effect). Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (musrenbangnas) 2017 dengan tema “Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan” membahas mengenai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018. Pada RKP 2018 secara tegas masih menempatkan infrastruktur sebagai salah satu poin utama selain dari pendidikan, kesehatan, perumahan dan permukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, konektivitas, dan kemaritiman. Pengarusutamaan infrastruktur ini dipandang perlu karena mampu menjadi embrio untuk percepatan pemerataan pembangunan. Merujuk pada Global Competitiveness Report 2015-2016, kualitas infrastruktur Indonesia berada pada posisi 81 dunia. Namun, pada laporan 2016-2017 Indonesia berada di peringkat 60 dunia. Peningkatan posisi ini merupakan bukti bahwa pemerintah memang serius menggarap infrastruk-

Oleh Anak Agung Putra Parasara tur. Infrastuktur sendiri bukanlah sesuatu yang murah dan mudah. Pada Nota Keuangan 2017, terlihat jelas bahwa perkiraan untuk mewujudkan infrastruktur yang merata beserta peningkatan kualitasnya memerlukan dana mencapai Rp 387,7 triliun. Hal ini sangatlah memberatkan APBN karena pembiayaan utang yang ditargetkan mencapai Rp 384,6 triliun tidak semata difokuskan kepada infrastruktur namun masih ada pos-pos belanja lainnya yang turut menanti. Dengan kondisi tersebut, pemerintah perlu mencari solusi sehingga pengembangan infrastruktur dapat terus berlanjut namun tidak membebankan sepenuhnya pada APBN. Salah satu solusinya yakni menggandeng pihak swasta untuk dapat berperan. Mekanismenya dapat berupa public private partnership (PPP). Grimsey dan Lewis (2002) mengonsepkan PPP sebagai suatu persetujuan jangka panjang antara pemerintah dengan pihak swasta. Perjanjian tersebut dalam rangka konstruksi/membangun atau manajemen infrastruktur fasilitas publik oleh pihak swasta. Selain itu, PPP dapat juga dikonsepkan sebagai kewajiban pihak swasta guna memberikan jasa kepada masyarakat atas nama pemerintah. Di Indonesia, PPP diterjemahkan ke dalam Perpres nomor 38 tahun 2015

tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Adanya KPBU ini diharapkan dana infrastruktur tidak hanya bersumber dari APBN. Hal ini sangat erat kaitannya untuk mengurangi funding gap APBN. Tidak seluruh infrastruktur diizinkan menggunakan mekanisme KPBU namun terdapat infrastruktur pilihan yakni infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial. Agar KPBU dapat berjalan lancar maka pemerintah dapat memberikan dukungan baik berupa dukungan kelayakan hingga insentif perpajakan. Di dunia internasional P3 menjadi salah satu solusi untuk membiayai infrastruktur berbiaya tinggi. Seperti di Kanada dengan proyek perumahan bagi agen kriptologi, di Queensland pembangunan jalan bypass, dan masih banyak lagi. Pada tahun 2017, di Indonesia terdapat 21 proyek dengan skema PPP/KPBU yang masih dalam proses persiapan dan 1 proyek yang siap untuk ditawarkan kepada pihak swasta. Total nilai 22 proyek mencapai US$ 8.393 juta. Terlepas dari kelemahan dalam skema PPP/KPBU, masih banyak manfaat yang bisa diperoleh pemerintah seperti mampu mengurangi financial gap¸ transfer teknologi dan pengetahuan, mereduksi life cycle cost, hingga mampu men-sharing risiko. Besar harapan skema PPP/KPBU mampu menjadi trigger untuk menggapai asa pembangunan yang merata di Indonesia.

dak korupsi serta terbelenggunya orang-orang (generasi muda) pada narkoba, juga menandai kita masih belum mengalami kemerdekaan substantif. Ketakjujuran yang dipertontonkan oleh oknum elite politik dan birokrat kita (di pusat ataupun daerah) dalam waktu belakangan ini yang seperti arisan, yang secara terbalik seharusnya justru mesti memberikan keteladanan mental dan moral baik. Mental dan sikap negatif itu, amat berbahaya bagi kondisi keindonesiaan dan kelangsungan hidup bangsa kita. Hegemonisasi materi yang makin membudaya nampaknya telah memberangus tujuan utama hidup serta tugas dan tanggung jawab kita pada bangsa dan negara yang tercinta ini. Mental dan sikap itu telah menggilas nilai-nilai sosial dan kemanusiaan kita yang seharusnya diperjuangkan dan ditanamkan. Ditambah lagi dengan belenggu narkoba yang banyak menghancurkan nasib, profesi, prestasi, dan masa depan-- khususnya pada generasi muda kita. Sebagai bangsa, kita seperti berada dalam dunia fatamorgana. Kita terlampau silau dengan yang serba-Barat (asing). Padahal, sejatinya, kita tak pasti mengetahui seperti apa sesuatu yang Barat (asing) itu. Bayang-bayang kemajuan itu di antaranya misalnya lebih menggunakan parameter dihasilkannya mesin-mesin dan teknologi canggih. Padahal, jika kita terus mengejar bayang-bayang itu, kita akan tetap ketinggalan dengan negara-negara maju yang juga terus makin canggih itu. Penulis adalah Guru Besar di Fakultas Ilmu Budaya dan anggota Senat Universitas Airlangga, Surabaya

POJOK Lagi ada OTT di Kemenhub, Menhub minta maaf. - Koruptornya jangan dimaafkan. *** Mulai 1 September 2017, pemerintah berlakukan HET beras. - Terobosan baru. *** Walau sudah impor, harga garam naik tiga kali lipat. - Perlu ditetapkan HET rupanya.

Penulis, Alumnus Magister Akuntansi UGM

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

GALI JALAN Pekerja melakukan penggalian di dekat lampu penyeberangan di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Kamis (24/8) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Bali Post/rah

Satpas di Nusa Penida MASYARAKAT Nusa Penida dalam waktu dekat tidak perlu lagi ke Polres Klungkung untuk memperpanjang SIM atau membuat SIM baru. Pasalnya, mulai Desember 2017 akan dibangun gedung Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) dan lokasinya di Kantor Polsek Nusa Penida yang lama di Desa Batununggul. Satpas ini menjadi proyek percontohan. “Ini program dari Koorlantas Mabes Polri. Rencananya tahun 2018 sudah beroperasi dan jadi pilot project. Ini salah satu wujud pelayanan terbaik Polri kepada masyarakat,” kata Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Kamis (24/8) kemarin. Kombes Sudana mengaku prihatin melihat warga Nusa Penida harus nyeberang laut ke Klungkung atau Denpasar untuk memperpanjang atau membuat SIM baru. Melihat kondisi tersebut, usulan untuk membuat Satpas terus dilakukan dan akhirnya terwujud. “Selain itu, mereka banyak yang bikin SIM di Polresta Denpasar. Untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat akan dibuatkan Satpas di sana,” ujar mantan Kapolresta Denpasar ini. Mantan Kabid Humas Polda Bali ini berharap ke depan dengan adanya gedung Satpas tersebut, kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat Nusa Penida semakin meningkat. (rah)

Bali Post/wan

KAMBING - Sejumlah pedagang kambing di Jalan Maruti, Denpasar mulai menjajakan ternak kambing untuk hewan kurban serangkaian hari raya Idul Adha. Foto diambil Kamis (24/8) kemarin.

13 SD di Denpasar Jadi Sekolah Model Denpasar (Bali Post) -

Sebanyak 13 SD di Denpasar dijadikan sekolah model program penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud menargetkan sebanyak 15.000 sekolah model program penguatan pendidikan karakter di seluruh Indonesia.

Korem Perkuat Fungsi Penerangan Denpasar (Bali Post) Guna meningkatkan kemampuan prajurit dalam bidang penerangan, Korem 163/Wira Satya menggelar pembekalan penguatan fungsi Penerangan yang diikuti seluruh insan pers jajaran Korem di ruang rapat Tanah Aron Makorem di Jalan PB Sudirman, Denpasar, Kamis (24/8) kemarin. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh. I Gede Widiyana dalam sambutannya yang dibacakan Kapenrem Mayor Inf. Putu Sukadana mengatakan, kegiatan ini dilakukan merupakan salah satu upaya Korem untuk meningkatkan profesionalisme insan penerangan. Tujuannya untuk mencapai tugas pokok Korem sesuai harapan di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. “Dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan kita dalam memproduksi informasi disajikan kepada publik, maka selama dua hari akan dilakukan kegiatan pembekalan dengan narasumber yang sudah berpengalaman di bidangnya,” ujar Kapenrem asal Abiansemal, Badung ini. Meski hanya dua hari, diharapkan bisa memberi semangat dan dorongan kepada peserta sehingga mampu bersaing dan menghadapi tantangan yang semakin berat. “Manfaatkan waktu yang singkat ini untuk benar-benar menambah wawasan dengan cara menyimak secara serius setiap materi yang diberikan. Pertanggungjawaban kepercayaan yang diberikan pimpinan satuan masing-masing untuk dapat memberikan yang terbaik sekembalinya pembekalan,” ujar Mayor Sukadana. Salah satu peserta, Agung Widi, perwakilan Penerangan Kodim 1619/Tabanan, menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan oleh Penrem 163/Wira Satya. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lapangan. (kmb36)

Bali Post/kmb

Ketut Sudana

‘’Keberadaan sekolah model memiliki nilai tambah dibandingkan dengan sekolah biasa. Sekolah model memiliki nilai lebih dibanding sekolah lain yang bukan sekolah percontohan. Hal ini dapat dilihat dari aspek fisiknya dan beberapa aspek lain yang tentu saja tak dimiliki oleh sekolah lain,” ujar Kabid Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, Kamis (24/8) kemarin. Sudana mengatakan 13 sekolah tingkat SD yang menjadi sekolah model program penguatan pendidikan karakter

di antaranya SDN 1 Sumerta, SDN 7 Kesiman, SDN 8 Dauh Puri, SDN 19 Pemecutan, SDN 2 Tonja, dan SDN 18 Pemecutan. Lanjut dia, sekolah model telah ada di era-era sebelumnya yang dikenal dengan banyak istilah, di antaranya sekolah percontohan dan sekolah inti yang didukung oleh sekolah-sekolah imbas yang menjadikan sekolah percontohan tersebut menjadi barometer untuk belajar. Lanjut Sudana, sekolah model adalah sekolah yang mampu menyelenggarakan pendidikan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku

di seluruh wilayah Republik Indonesia. ‘’Untuk menjadi sekolah model, hal lain yang perlu dibangun adalah kesepahaman antara kepala sekolah, guru dan pengawas dan jenis pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan menurut mutu pendidikan. Hal yang paling utama adalah memerhatikan mutu pendidikan sekolah. Oleh karena itu, bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja melainkan semua unsur,’’ katanya. Tegas dia, sekolah model merupakan wadah untuk men-

gasah skill, serta menambah pengetahuan dari siswa-siswi, yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan merupakan sekolah yang melakukan evaluasi mutu secara rutin. Sekolah model yang ditunjuk nantinya harus menerapkan standar pendidikan nasional dan standar ini telah menjadi rujukan dalam pengimplementasian sekolah model. ‘’Delapan Standar Nasional Pendidikan yang harus dipenuhi yakni, standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pengelolaan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pendidik dan tenaga kependidikan serta standar penilaian,’’ paparnya. (kmb)

Tim DVI Dilatih Standar Interpol Denpasar (Bali Post) Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Bali dilatih dengan standar Interpol, Kamis (24/8) kemarin, di ruang rapat Direktorat Lantas Polda Bali, Denpasar Timur. Hal ini dilakukan karena Bali tujuan wisatawan dunia dan sering digelar event internasional. Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana dalam sambutannya mengatakan, kondisi sebagian korban dari suatu kejadian yang relatif sulit dikenali sehingga harus dilakukan identifikasi dengan proses DVI. Hasil DVI itu dapat memastikan identitas korban, kematian seseorang secara resmi dan yuridis untuk kepentingan klaim dalam hukum perdata atau pidana, klaim asuransi dan sebagai awal dari proses penyidikan. “Setiap fase dalam DVI mengacu pada standar Interpol. Mulai dari fase olah TKP, post mortem, antemortem, hingga fase rekonsiliasi. Semua tahapan atau fase tersebut saling berkaitan sehingga proses identifikasi korban dapat ter-

laksana dengan baik,” ucap Wakapolda. Selain itu, mantan Kapolresta Denpasar ini menjelaskan, dalam proses identifikasi korban massal diperlukan kerja sama tim yang solid dan prosedur kerja ilmiah yang didukung fasilitas kerja untuk memastikan prosesnya benar dan hasilnya valid serta reliable (dapat diandalkan). Oleh karena itu, diperlukan tenaga-tenaga yang profesional dan terampil dalam proses identifikasi. Mantan Karo Ops Polda Bali ini berharap para peserta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini, sehingga mampu menyerap setiap materi yang disampaikan oleh instruktur. Usai pelatihan, para peserta harus mampu mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki pada situasi yang nyata di lapangan. Kabid Dokkes Polda Bali Kombes Pol. dr. Agung Widjayanto mengatakan pelatihan DVI diikuti 50 peserta terdiri atas Inafis Dit. Reskrimum Polda Bali, Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, Lab. Foren-

Bali Post/ist

PELATIHAN - Wakapolda Bali Brigjen Pol. Alit Widana membuka pelatihan DVI standar Interpol. sik, Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Tidak hanya itu, BPBD, Pramuka Peduli Bencana, unsur kesehatan TNI, Basarnas dan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) juga

turut dilibatkan. Pelatihan kali ini, panitia mendatangkan instruktur atau narasumber dari Pusdokkes Polri. Materi yang diberikan yaitu DVI Overview-DVI Organization, Command and Control, DVI Pro-

cess, The Scene, The Post Mortem, Antemortem Overview dan Reconciliation. Usai mendapatkan materi di hari pertama, dilanjutkan dengan latihan simulasi di Pantai Padanggalak, Denpasar Timur. (kmb36)

Material Habis, SIM Diganti Blangko

Bali Post/kmb36

PEMBEKALAN - Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Inf. Putu Sukadana saat membuka pembekalan penguatan fungsi penerangan.

Denpasar (Bali Post)Material Surat Izin Mengemudi (SIM) di jajaran Polda Bali mulai menipis. Bahkan di Satuan Lantas Polresta Denpasar material SIM sudah habis. Untuk sementara digunakan blangko SIM dan berlaku hingga materialnya dikirim dari Koorlantas Mabes Polri. Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Kamis (24/8) kemarin, menipisnya material SIM terjadi di seluruh Polres di Indonesia. Sedangkan di Bali materialnya hanya tersisa 10 ribu keping. “Menyikapi kondisi ini, disiasati dengan subsidi silang. Artinya, kalau stok Polres yang satu masih banyak dibagi ke Polres lainnya,” ujar Kombes Sudana. Sementara khusus Polresta Denpasar, kata mantan Kapolresta Denpasar ini, material SIM mulai kemarin sudah habis. Pasalnya, jumlah yang

memperpanjang masa berlaku dan pemohon SIM paling tinggi rata-rata 150 sampai 200 orang. “Masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan permohonan SIM tetap dilakukan. Sebagai pengganti sementara digunakan blangko sebagai tanda bukti kepemilikan SIM yang formatnya dibuat Koorlantas,” tegas mantan Kabid Humas Polda Bali ini. Dengan memiliki surat keterangan sebagai tanda bukti kepemilikan SIM, pengendara tidak bisa ditilang karena itu bukti sah. Syaratnya pemohon SIM membawa satu lembar pasfoto berwarna ukuran 2 x 3 sentimeter. “Di blangko itu harus dicantumkan nomor handphone pemohon agar bisa dihubungi kalau material sudah datang. Kalau material datang SIM langsung dicetak,” ungkapnya. Di samping itu, sejak menjabat Direktur Lantas, Kombes Sudana

melakukan berbagai terobosan. Saat ini, petugas cek fisik kendaraan diberi tugas tambahan yaitu memberi tahu terkait kondisi mobil. “Jadi di tempat cek fisik saya pasang TV LED yang terhubung dengan CCTV. Pemilik kendaraan bisa melihat kondisi mobilnya di TV tersebut. Anggota kami akan mengecek terutama di bagian bawah mobil,” ungkapnya. Hal itu dilakukan sebagai sarana kontrol dalam rangka keselamatan. Selama ini, pemilik mobil hanya menggunakan tanpa tahu kondisinya. Dengan adanya pemeriksaan itu, pemilik mobil bisa tahu kondisi kendaraannya. “Anggota kami akan kasi tahu komponen layak pakai atau tidak. Ada yang bocor atau tidak. Kami berharap kalau ditemukan ada kerusakan segera diperbaiki agar tidak ada masalah di kemudian hari,” tegas mantan Kabid Propam Polda Bali ini. (kmb36)

Bali Post/rah

PEMOHON SIM – Tampak pemohon SIM di Gedung Satpas Polresta Denpasar.


BANGLI

8

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Direncanakan Jadi Objek Wisata Spiritual

Alas Metapa di Peninjoan akan Ditata Bangli (Bali Post) Tempat panglukatan Alas Metapa yang berada di perbatasan Banjar Penarukan dan Banjar Suung Kaja, Desa Peninjoan, Tembuku akan ditata kembali. Hal ini lantaran pihak desa berencana menjadikan tempat tersebut sebagai objek wisata spiritual. Sekretaris Desa Peninjoan I Wayan Suyasa, Kamis (24/8) kemarin, menyatakan panglukatan Alas Metapa sejatinya sudah ada sejak dulu. Hanya, tempat panglukatan tersebut tidak dirawat sehingga dipenuhi rumput liar dan eceng gondok. “Tempat panglukatan-nya juga sudah mengalami pendangkalan,” ungkapnya. Sebagai langkah awal penataan tempat panglukatan itu, pihaknya kemarin sudah melakukan pengukuran lahan. Pengukuran terkait penyusunan RAB. Menurutnya, untuk penataan tempat tersebut, pemerintah desa bakal memakai Dana Desa tahun 2018. ‘’Sejatinya di sini banyak ada tempat panglukatan. Namun, karena Alas Metapa menjadi prioritas, maka penataannya akan difokuskan ke Alas Matapa. Itu juga sebagai upaya untuk melestarikan adat dan tradisi,’’ ungkapnya. Dia mengungkapkan, penataan selain untuk mempersiapkan objek wisata spiritual, juga sebagai pelestarian lingkungan, adat dan budaya. Apalagi, tempat itu bersejarah. Tak hanya itu, nantinya air yang ada juga bisa dimanfaatkan warga sebagai air minum ketika air PDAM macet atau ketika musim kemarau tiba. ‘’Jika ini dikelola dengan baik, ke depannya banyak manfaat yang bisa didapat,’’ jelasnya. Menurutnya, awal tahun 2018 rencananya lebih dulu akan dilaksanakan pengerukan lantaran telah terjadi pendangkalan cukup parah di Alas Metapa. Selanjutnya dibuatkan pembatas atau senderan untuk tempat panglukatan dan tempat permandian. ‘’Kita harap awal 2018 mulai ditata dan akhir tahun panglukatan ini supaya sudah bisa difungsikan,’’ kata Suyasa. (kmb41)

Bali Post/nan

PENGUKURAN - Jajaran Pemerintah Desa Peninjoan saat melakukan pengukuran tempat panglukatan Alas Metapa, Kamis (24/8) kemarin.

BAWANG - Bawang menjadi salah satu komoditi andalan Bangli di sektor pertanian.

Pertahankan ”Branding” di Sektor Pertanian

Petani Diminta Kembangkan Tiga Komoditi Andalan Bangli (Bali Post) -

Bupati Bangli Made Gianyar meminta petani tetap mengembangkan tiga komoditi yang menjadi andalan Bangli selama ini. Hal ini bertujuan mempertahankan branding Bangli di sektor pertanian. Made Gianyar mengungkapkan, masyarakat Bangli khususnya Kintamani sebagian besar berkecimpung di sektor pertanian. Komoditi yang dikembangkan yakni kol, tomat, jeruk, kopi, bawang dan

komoditi lainnya. Mengingat Bangli memiliki tiga komoditi yang menjadi branding yakni kopi, jeruk dan bawang, Bupati meminta tiga komoditi itu dipertahankan dan terus dikembangkan. ‘’Jadi, jangan sampai

semangat pengembangan tiga komoditi ini kian menurun,’’ ungkapnya belum lama ini. Dia menjelaskan, tiga komoditi ini sangat cocok dikembangkan di wilayah Kintamani. Sebab, Kintamani be-

rada di dataran tinggi. Bahkan kopi Kintamani kualitasnya telah diakui hingga mampu masuk Istana Negara sebagai suguhan tamu kenegaraan saat HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Maka dari itu, pihaknya meminta jangan sampai ada lahan yang dibiarkan kosong. Lahan kosong diharapkannya bisa dimaksimalkan untuk mengembangkan tiga komoditi

andalan Bangli. ‘’Pengembangan kopi, jeruk dan bawang harus terus dijaga. Bahkan kalau bisa produksinya lebih ditingkatkan lagi ke depannya. Sebab, komoditi inilah yang menjadi branding Bangli di sektor pertanian. Jadi untuk bisa tetap bersaing di pasaran, petani harus mampu meningkatkan kualitas produksi,’’ katanya. (kmb41)

Sekda Buka Lomba Cipta Kudapan Berbasis Pangan Lokal SEKDA Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra membuka Lomba Cipta Menu Kudapan Berbasis Sumber Pangan Lokal yang diselenggarakan di Tribun Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Kamis (24/8) kemarin. Kegiatan itu juga turut dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana dan jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli. Sekda Giri Putra menyatakan, pemenuhan pangan tidak hanya ditekankan pada aspek kuantitas tetapi juga memperhatikan kualitasnya termasuk keragaman pangan dan keseimbangan gizi. Giri Putra menilai, konsumsi pangan pada keluarga akan menentukan kualitas konsumsi pada suatu wilayah baik kabupaten/ kota, provinsi dan nasional yang dicerminkan dengan Pola Pangan Harapan (PPH). Sedangkan untuk keluarga dan individu, asupan makanan sesuai dengan prinsip konsumsi pangan

beragam, bergizi seimbang dan aman. Maka dari itu, pemerintah daerah berkewajiban untuk mewujudkan keanekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Menurut Giri Putra, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman guna mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dengan bahan berbasis pangan lokal. Namun yang lebih penting adalah merubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya bahan sumber karbohidrat kompleks non beras dengan produk olahan seperti kue dan lainnya. ‘’Dengan Konsep Rumah Pangan Lestari (KRPL) diharapkan lomba cipta menu berbasis sumber pangan lokal bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) bisa meningkatkan kualitas konsumsi pangan lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas

PKP Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana mengungkapkan, lomba ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Tujuannya, meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman. Selain itu untuk mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu dengan berbasis sumber daya lokal yaitu berupa bahan dasar non beras seperti umbi-umbian yang mengandung karbohidrat yang sangat kompleks. Menurutnya, pentingnya konsumsi pangan sesuai diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, dengan indikator pola pangan harapan digunakan sebagai indikator kinerja di bidang ketahanan pangan. Peserta lomba sebanyak sepuluh kelompok berasal dari perwakilan KWT dari empat kecamatan di Bangli. Hasil yang dicapai dalam

MEMBUKA LOMBA - Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra saat membuka Lomba Cipta Menu Kudapan Berbasis Sumber Pangan Lokal yang diselenggarakan di Tribun Lapangan Kapten Mudita Bangli, Kamis (24/8) kemarin. lomba kali ini akan mewakili Kabupaten Bangli dalam Lomba Cipta Menu tingkat Provinsi Bali. ‘’Dari hasil penilaian adalah sebagai juara I dengan nilai 86,3 jatuh pada KWT Melati Desa

Kubu, Juara II dengan nilai 76,3 yakni KWT Olas Asih Desa Kayubihi dan juara III dengan nilai 69 yakni KWT Sri Amerta Buana Dusun Penida Kaja, Tembuku,’’ katanya. (ad1632)

Lima Perwira Polres Pindah Tugas

Sejak 2015, Klinik Adiksi Hanya Layani Dua Pasien Bangli (Bali Post) RSU Bangli selama ini membuka Klinik Adiksi yang diperuntukkan bagi para pecandu narkoba. Tidak seperti klinik lainnya, klinik ini sangat minim pasien. Sejak dibuka 2015 lalu, Klinik Adiksi RSU Bangli tercatat hanya pernah melayani dua pasien. Wakil Direktur Pelayanan RSU Bangli Ketut Darmaja, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan Klinik Adiksi didirikan sebagai tindak lanjut dari program terkait rencana aksi rehabilitasi 100 ribu pecandu. Di tahun pertamanya, klinik yang ditunjang tiga orang tenaga asessor terlatih yang terdiri dari satu dokter umum, satu dokter jiwa dan satu psikolog itu hanya mendapat satu pasien asal Gianyar. Saat dilakukan tes urine, pasien tersebut positif sebagai pengguna. Selanjutnya tahun 2016, Klinik Adiksi sama sekali tidak mendapat pengunjung. ‘’Tahun 2016 pernah ada dua orang yang menghubungi klinik, tapi tidak jadi datang,’’ ujarnya. Tahun ini, Klinik Adiksi kembali kedatangan satu pasien. Setelah dilakukan tes urine, pasien yang berasal dari Kintamani itu dinyatakan negatif narkoba. ‘’Jadi hingga saat ini baru dua pasien yang pernah kami layani,’’ katanya. Karena kewenangan terbatas, Klinik Adiksi RSU Bangli selama ini hanya memberikan asesmen tanpa pengobatan. Jika ada pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan maka pihaknya akan merujuk ke Denpasar. Ditanya soal kecilnya tingkat kunjungan pasien ke Klinik Adiksi, Darmaja menyebutkan kemungkinan disebabkan masih adanya kekhawatiran dari pengguna narkoba. ‘’Masyarakat masih takut kalau datang ke Klinik Adiksi nanti diketahui sebagai pengguna narkoba dan ditangkap polisi,’’ terangnya. D a r m a j a m e n a m b a h k a n , a g a r k eberadaan Klinik Adiksi bisa maksimal, pihaknya masih perlu melakukan sosialisasi ke masyarakat. (kmb40)

Bali Post/nan

Bali Post/ina

SERTIJAB - Suasana sertijab lima perwira Polres Bangli, Kamis (24/8) kemarin.

Bangli (Bali Post) Lima perwira Polres Bangli dimutasi. Serah terima jabatan (Sertijab) kelima perwira tersebut dilaksanakan di Sasana Bhayangkara, Kamis (24/8) kemarin. Dalam apel sertijab yang dipimpin Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom, terungkap Nyoman Wismawati yang sebelumnya menjabat Wakapolres Bangli pindah tugas menjadi Wakapolres Jembrana. Sementara posisinya saat ini diisi oleh mantan Kapolsek Kuta Utara Kompol Pius X Febry Aceng Loda. Sementara itu, Kompol Wayan Surata yang sebelumnya menjabat Kabag Sumda dimutasi menjadi Kabag Sumda Polres Gianyar. Posisinya kini digantikan AKP Ketut Seni Paniyantini yang sebelumnya menjabat Paur I Subbid

Provos Bidpropam Polda Bali. Dewa Mahaputra yang sebelumnya menempati posisi Kapolsek Bangli kini dimutasi ke Polda Bali menempati posisi Kassubagrehabpers Bidpropam. Posisinya digantikan Kanit 1 Subditkilas Ditpabobvit Kompol Dewa Made Raka. Sedangkan Kasat Binmas AKP Nyoman Alit Suparta pindah tugas ke Polda Bali seagai Paur Sikorwas Polsus Subditbinsatpam/ Polsus Ditbin/Mas. Posisi Kasat Binmas Polres Bangli saat ini diisi AKP Gede Sudiana yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Bangli. AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengatakan, pergantian pejabat dalam suatu organisasi khususnya pada institusi Polri merupakan suatu kebutuhan dan harus dilakukan karena hal tersebut merupakan salah

satu bentuk pembinaan karier personel. Di samping itu juga sebagai upaya penyegaran dan restruktursasi organisasi Polri. Disampaikan bahwa jabatan merupakan amanah dari Tuhan yang harus diemban sebaikbaiknya. Untuk itu sebagai anggota Polri harus selalu siap ditugaskan dimana saja dan kapan saja untuk memenuhi kebutuhan organisasi. ‘’Sehingga dengan demikian kita dapat memandang secara positif setiap adanya pergantian jabatan di lingkungan Polri,’’ terangnya. Kepada pejabat yang lama, Kapolres menyampaikan terima kasih karena telah bertugas dengan baik. Sementara kepada pejabat yang baru, diharapkan dapat segera menyesuaikan diri sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik. (kmb40)

Perbekel Diimbau Tak Ragu Gunakan Dana Desa Bangli (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli meminta seluruh perbekel di Bangli untuk tidak ragu-ragu dalam menggunakan dana desa. Agar tidak terjadi masalah dalam penggunaan dana desa, Kejari Bangli menyatakan siap memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program pembangunan yang dilakukan pemerintah desa. Kepala Kejari (Kajari) Bangli Ida Ayu Retnasari dalam kegiatan sosialisasi tentang mengawal dan mengamankan dana desa yang dihadiri seluruh perbekel se-Bangli, Kamis (24/8) kemarin, mengungkapkan masih adanya keraguan aparat pemerintahan di desa dalam mengimplementasikan dana desa selama ini menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya penyerapan dana tersebut. Dana desa yang bersumber dari APBN itu semestinya dapat dipergu-

nakan dengan maksimal oleh desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta pemberdayaan masyarakat. Agar dana desa yang telah digelontorkan pemerintah pusat itu bisa terserap maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, Retnasari meminta seluruh perbekel untuk percaya diri dalam menjalankan program yang didanai dana desa. Pihaknya pun siap memberikan pendampingan hukum dalam setiap tahapan program pembangunan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Sebagai bentuk kesungguhan, Retnasari mengajak seluruh perbekel untuk menandatangani MoU dengan Kejari Bangli. ‘’Kami siap membantu dan mengawal Bapak-bapak perbekel dalam mengimplementasikan dana desa. Jadi kalau bapak-bapak akan mengerjakan kegiatan proyek biar aman, Bapak bisa konsultasikan

ke kami dan meminta pendampingan ke kami lebih dulu sehingga kami bisa memberikan masukan dari awal,’’ terangnya. Selain memberikan pendampingan dalam penggunaan dana desa, Retnasari juga menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum ketika terjadi gugatan. Dalam melakukan konsultasi maupun pendampingan hukum, pihak desa tidak perlu menyiapkan anggaran. ‘’MoU ini tidak berarti menghalalkan segalanya. Apa yang menjadi kesulitan Bapak dalam mengimplementasikan dana desa akan kami bantu,’’ jelasnya. Retnasari juga berpesan kepada perbekel untuk tidak perlu khawatir dan takut ketika pihaknya turun ke desa menindaklanjuti adanya informasi terkait penyimpangan yang masuk ke Kejaksaan. Sepanjang perbekel tidak melakukan penyimpangan,

Bali Post/ina

SOSIALISASI - Kajari Bangli saat memberikan materi dalam sosialisasi tentang mengawal dan mengamankan implementasi dana desa. pihaknya memastikan tidak akan ada proses hukum. ‘’Kami akan selalu berupaya melakukan pencegahan. Jadi

apapun bentuk ketakutan bapak dalam pengimplementasian dana desa silakan konsultasikan ke kami,’’ kata Retnasari. (kmb40)


GIANYAR

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

9

Bupati Tunjuk Wisnu Wijaya sebagai Plt. Sekda

Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menunjuk Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Gianyar. Penunjukan ini menyusul keluarnya SK No. 800/3070/BKPSDM tentang Pemberhentian Drs. Ida Bagus Gaga Adi Saputra, M.Si. sebagai Sekda Gianyar tertanggal 22 Agustus 2017. Wisnu Wijaya yang juga Wisnu Wijaya Asisten II Setda Kabupaten Gianyar ini membenarkan dirinya ditunjuk sebagai Plt. Sekda berdasarkan Surat Perintah Tugas, No. 800/3071/BKPSDM tertanggal 22 Agustus 2017. Penunjukan ini berlaku sampai dengan ditetapkannya Sekda definitif sesuai perundang-undangan. ‘’Soal latar belakang kenapa Gus Gaga diberhentikan, biar atasan yang menjelaskan. Saya hanya menjalankan perintah,’’ ujarnya didampingi Kepala Bapedda Gianyar I Gde Widarma Suharta dan Kepala Inspektorat Kabupaten Gianyar I Made Juanda. Ia menjelaskan, pada prinsipnya saat ini pihaknya mendapatkan mandat sesuai surat perintah tugas dari Bupati Gianyar. ‘’Dengan penunjukan ini, saya di samping sebagai Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, kini juga sebagai Pelaksana Tugas Sekda,’’ jelasnya. Dengan tugas yang baru ini, dia mengaku akan berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya. Dia pun mengaku akan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan. Wisnu Wijaya mengakui tugas ini tidak gampang, terlebih Gus Gaga tegas mengabaikan SK pemberhentiannya. Namun, ia mengaku semua ini adalah tanggung jawab yang mesti dilaksanakan. ‘’Ya posisi saya jelas tidak nyaman. Saya juga inginnya baik-baik saja. Tetapi ini perintah dan tugas dari atasan yang harus saya laksanakan,’’ katanya. Secara terpisah, Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, penunjukan Wisnu Wijaya sebagai Plt. Sekda dengan tujuan mengisi kekosongan jabatan dan demi berjalannya layanan publik. ‘’Ini untuk menjaga kelancaran jalan pemerintahan dan pelayanan publik,’’ tegasnya. (kmb35)

60 Persen Daerah Irigasi Ditargetkan dalam Kondisi Baik

Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menargetkan 60 persen jaringan irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten dalam kondisi baik tahun ini. Guna mencapai target tersebut, pemerintah mengupayakan perbaikan dan penataan jaringan irigasi primer dan sekunder secara bertahap. Kepala Dinas Pekerjaan Bali Post/ded Umum dan Penataan Ruang Nyoman Nuadi Kabupaten Gianyar I Nyoman Nuadi, Kamis (24/8) kemarin menjelaskan, di Gianyar terdapat 135 daerah irigasi. Dari jumlah tersebut, 67 di antaranya menjadi kewenangan Pemkab Gianyar. Sementara 63 daerah irigasi merupakan kewenangan pusat dan lima lainnya kewenangan Pemprov Bali. Saat ini, dari 67 daerah irigasi yang ditangani Pemkab sebanyak 56 persen dalam kondisi baik dan lainnya mengalami kerusakan. Nuadi mengakui untuk melakukan perbaikan menyeluruh alias 100 persen tidaklah memungkinkan. Sebab hal itu sangat tergantung anggaran. ‘’Seperti yang diketahui, anggaran di kita terbatas. Jadi perbaikan dilakukan secara bertahap,’’ katanya. Menurutnya, anggaran perbaikan jaringan irigasi di Kabupaten Gianyar tahun ini mencapai sekitar Rp 10 miliar. Tetapi anggaran bukan seluruhnya berasal dari APBD. ‘’Dari Rp 10 miliar, yang dari DAK (Dana Alokasi Khusus-red) dari pusat nilainya Rp 5,2 miliar dan dibagi dalam sembilan paket. Sedangkan dari APBD nilainya Rp 4,8 miliar,’’ ujarnya. Dijelaskannya, Pemkab menangani perbaikan jaringan irigasi primer dan sekunder sementara untuk tersier diserahkan ke masyarakat atau subak. Namun dalam sosialisasi yang digelar pemerintah pusat beberapa waktu lalu, muncul wacana penanganan jaringan irigasi tersier akan diserahkan ke pemkab. Wacana penyerahan kewenangan tersebut sesuai arahan Presiden dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Pada intinya jaringan irigasi harus dijaga. Perencanaan jaringan irigasi idealnya dilakukan berkesinambungan dari nasional, provinsi hingga kabupaten/kota. Dengan begitu, ada sinkronisasi sehingga pembangunan akan lebih tepat sasaran. ‘’Tapi memang regulasinya belum ada. Baru wacana dan masih terus dikoordinasikan. Yang jelas, itu sangat bagus dan kita mendukung supaya bisa terwujud. Misalnya, pihak Balai mengambil irigasi A, kemudian sekundernya yang ditangani kabupaten juga harus A, itu juga hingga tersier. Itu kan nyambung jadinya,’’ jelasnya. (kmb25)

PASAR UBUD - Sejumlah wisatawan melintas di depan bangunan Blok A Pasar Ubud yang belum diperbaiki

Pasar Ubud Batal Direvitalisasi Tahun Ini

Gianyar (Bali Post) -

Pasar Ubud yang terbakar awal 2016 lalu dipastikan tidak bisa direvitalisasi tahun ini. Hal ini lantaran adanya rasionalisasi anggaran di Pemkab Gianyar, serta keterlambatan perencanaan dan pembongkaran sisa bangunan lama Blok A Pasar Ubud. Kondisi ini sangat disayangkan Ketua LPM Ubud Dr. Tjokorda Gede Raka Sukawati. Tjokorda Gede Raka Sukawati atau yang akrab disapa Cok De menyatakan hingga kini tidak ada kelanjutan informasi dari Pemkab Gianyar terkait rencana revitalisasi Pasar Ubud. ‘’Sama sekali tidak ada informasi lanjutan, seolah Ubud sama sekali tidak diperhatikan,’’ kata tokoh Puri Saren Ubud

ini, Kamis (24/8) kemarin. Dosen Unud ini mengatakan, dari sejumlah hasil survei, Pasar Ubud menjadi salah satu objek wisata yang dikunjungi ratusan wisatawan setiap hari selain Puri Ubud dan Monkey Forest. Setelah itu baru kuliner, museum dan lainnya. Berdasarkan hasil survei

tersebut, kata Cok De, seharusya pemerintah memberikan prioritas pada Pasar Ubud untuk segera diperbaiki. Namun kenyataannya saat ini malah bangunan Blok A Pasar Ubud yang terbakar pada Maret 2016 lalu dibiarkan terbengkalai. ‘’Padahal pemerintah mengandalkan Ubud sebagai aset utama untuk peningkatan PAD,’’ katanya belum lama ini. Sementara itu, Kadisperindag Gianyar Wayan Suamba mengakui adanya penundaan revitalisasi Pasar Ubud meski anggarannya sudah dimasukkan di APBD Induk 2017. ‘’Ditunda hingga 2018. Sekarang

kita jalankan anggaran untuk perencanaan sama pembongkaran saja,’’ ucapnya. Dikatakannya, perencanaan revitalisasi Blok A Pasar Ubud sudah dilakukan dan sekarang tinggal proses pembongkaran bangunan lama yang terbakar. Pembongkaran nantinya dilakukan Bagian Aset dan diproses lewat lelang di Denpasar. Pembongkaran diperkirakan menghabiskan waktu sekitar satu bulan. Disinggung terkait alasan tidak bisanya dilakukan revitalisasi tahun ini, Suamba kembali menegaskan bahwa perencanaan dan pembongkaran membutuhkan waktu

yang cukup lama. ‘’Kemarin baru kita simpulkan dengan tim TAPD dari kajian Unud, diberikan empat poin pilihan dan kita putuskan bongkar ulang dari nol,’’ katanya. Selain pertimbangan itu, Suamba juga beralasan, rasionalisasi anggaran pada seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Gianyar yang jumlahnya mencapai ratusan miliar menjadi salah satu faktor penyebab ditundanya revitalisasi. Meski demikian dia menegaskan, pihaknya mengajukan kembali anggaran Rp 10 miliar untuk revitalisasi Pasar Ubud untuk tahun anggaran 2018. (kmb35)

pengangkatan, penempatan dan promosi pada suatu jabatan tentunya harus sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik,’’ tegas Bupati Agung Bharata saat acara Penyusunan Dokumentasi Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar yang digelar di Ruang Sidang Utama kantor Bupati Gianyar, Kamis (24/8) kemarin. Bupati juga mengharapkan agar perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memberikan informasi yang akurat agar dokumen standar kompetensi jabatan yang nantinya tersusun bisa mencerminkan standar yang sesungguhnya dari setiap jabatan. Sementara itu, Deputi Invasi LAN Agustinus Sulistyo TP, S.E., M.Si. menyatakan birokrasi saat ini masih banyak diisi oleh pejabat yang tidak memiliki kompetensi sesuai dengan jabatan yang didudukinya. Padahal pe-

jabat memiliki peran strategis dalam melahirkan dan menerapkan kebijakan yang selaras dengan kebijakan nasional. Dalam pemaparannya tentang Urgensi Dokumen Standar Kompetensi Jabatan Struktural dalam Kebijakan UU ASN, Agustinus menegaskan dalam pembangunan nasional dan ASN, yang perlu diperbaiki adalah mutu ASN. Nantinya hal ini akan bermuara pada smart ASN atau ASN yang mendunia. UU ASN dan PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan independensi dan netralitas, kompetensi, kinerja/produktivitas kerja, integritas, kesejahteraan, kualitas pelayanan publik dan pengawasan dan akuntabilitas. ‘’Dengan adanya UU ini menjadikan para PNS independen dan netral karena sudah dilindungi dengan peraturan hukum,’’ tegas Agustinus.

Ditambahkannya, pola karier harus benar-bear sesuai dengan kompetensi. Caranya adalah dengan penyusunan kompetensi jabatan yang baik dan benar. Pengembangan karier ASN dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, penilaian kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah. Kompetensi itu meliputi, kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, integritas dan moralitas. ‘’Setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengikuti kompetensi dan harus dievaluasi oleh pejabat dan digunakan sebagai salah satu dasar dalam pengangkatan jabatan dan pengembangan karier,’’ tambah Agustinus. Selain Agustinus Sulistio, tim LAN lainnya adalah Widi Novianto, S.Sos., M.Si. dengan membawakan materi ‘‘Standar Kompetensi Jabatan Sruktural dan Penggalian data Anjab, ABK dan Evjab’’. (ad1631)

Manajemen ASN Harus Sesuai Kompetensi dan Kualifikasi

KOMPETENSI JABATAN - Suasana acara Penyusunan Dokumentasi Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, yang digelar di Ruang Sidang Utama kantor Bupati Gianyar, Kamis (24/8) kemarin. BUPATI Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyatakan, manajemen karier Aparatur Sipil Negara (ASN) dilakukan sejak pengangkatan pertama sebagai ASN, sampai yang bersangkutan diberhentikan secara hormat dengan

hak pensiun. Pelaksanaan manajemen ASN harus didasarkan pada perbandingan antara kompetensi dan kualifikasi yang diperlukan oleh jabatan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. ‘’Pelaksanaan rekrutmen,

Kejari Awasi Penggunaan Dana Desa Gianyar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar mulai menyoroti penyaluran dana desa. Terlebih dana yang masuk ke seluruh desa di Kabupaten Gianyar tahun ini mencapai Rp 55 miliar. Hal ini disampaikan Kajari Gianyar Bayu Adinugroho Arianto saat sosialisasi yang digelar Kejari Gianyar, Kamis (24/8) kemarin. Bayu menyatakan, berdasarkan data yang ia miliki, ada peningkatan penyaluran Dana Desa di seluruh Indonesia setiap tahunnya. Rinciannya, Rp 20 triliun pada 2015, Rp 40 triliun pada 2016 dan Rp 60 triliun pada 2017. Sementara tahun depan, informasinya Dana Desa ditingkatkan menjadi Rp 120 triliun. ‘’Kalau di Gianyar tahun ini ada Rp 55 miliar Dana Desa yang disalurkan,’’ katanya. Kini sasaran sosialisasi ke tingkat desa dilakukan karena menurut riset ada penyimpangan Dana Desa sebanyak 130 perkara di Indonesia. 110 di antaranya dilakukan oleh Kepala Desa, sisanya oleh perangkat desa. ‘’Fungsi kami menjaga dan amankan. Tapi di Gianyar, belum ada indikasi itu. Sekarang paradigma berubah, ada penyimpangan, kami cegah. Kalau dulu kami tunggu, baru tindak. Tapi kini kalau sudah dicegah tak diindahkan, baru ditindak,’’ tegasnya. Dikatakannya, melalui sosialisasi ini pihaknya bermaksud mengawal pengelolaan dan pemanfaatan Dana Desa agar sesuai ketentuan yang berlaku serta bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas. ‘’Sosialisasi ini bagian dari program kejaksaan. Niatnya baik. Kami coba berusaha bersama masyarakat membantu mengawasi,’’ katanya. Dana Desa mempunyai banyak manfaat,

Bali Post/nik

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi yang digelar Kejari Gianyar, Kamis (24/8) kemarin. salah satunya dalam mendukung program Nawacita. Bayu menyebutkan, fungsi Tim Pengawal dan Pengaman Pembangunan Dana Pemerintah yakni membantu Kepala Desa dan perangkat desa memecahkan masalah dari sudut pandang hukum. ‘’Respons Kades bagus. Mereka minta segera ditindaklanjuti,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar I Ketut Suweta menyatakan, selama sosialisasi berlangsung pihaknya memaparkan mengenai

fungsi, kewenangan, mengawal dan mengamankan Pemerintahan Desa. ‘’Pemaparan disosialisasikan kepada 64 perbekel. Supaya tahu fungsi peranan,’’ ujar Suweta. Selain itu, dibahas juga evaluasi kerja sama antara para Perbekel dan Kejari yang telah berlangsung setahun lalu, terutama evaluasi dalam hal pembangunan. ‘’Setelah sosialisasi ini, Kades akan mengundang juga jaksa ke desa, supaya banyak yang mendengar sosialisasi ini,’’ terang Suweta. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Soal Kenaikan Retribusi Wisata

Penerapan Tunggu Hasil Konsultasi Perda Semarapura (Bali Post) Penerapan retribusi wisata city tour dan Pura Goa Lawah sesuai rancangan yang baru belum bisa dipastikan kapan akan mulai. Pasalnya, hal tersebut masih menunggu hasil konsultasi perda tentang perubahan perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga di Pemrov Bali. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Kamis (24/8) kemarin. Dijelaskan, sesuai ketentuan undang-undang pajak daerah dan retribusi daerah, perda retribusi yang telah mendapatkan persetujuan DPRD wajib dikonsultasikan pemkab melalui bagian hukum ke Biro Hukum Provinsi Bali. Hal ini pun masih dalam proses. Oleh karenanya, penerapan retribusi pada dua objek wisata yang dimaksud belum diketahui secara pasti. “Tarif baru bisa berlaku setelah perda mendapat persetujuan dari provinsi. Nah itu yang saya belum tahu,” ungkapnya. Sesuai informasi yang disampaikan mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini, retribusi pada wisata city tour dirancang dalam bentuk paket. Pengunjung domestik untuk anak-anak dikenakan Rp 10 ribu dan dewasa Rp 15 ribu. Sementara mancanegara untuk anak 25 ribu dan dewasa Rp 50 ribu. “Sesuai rancangan, retribusi city tour diubah menjadi satu paket, dengan tujuan Monumen Puputan, Puri Agung Klungkung, Museum Semarajaya, Kerta Gosa, dan Pasar Seni. Mereka bayar sekali,” terangnya. Sementara untuk objek wisata Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, anak-anak yang sebelumnya dikenakan Rp 4 ribu dan dewasa Rp 6 ribu, menjadi domestik anak-anak Rp 6 ribu dan Rp 12 ribu untuk dewasa. Sementara mancanegara, untuk anak-anak Rp 10 ribu dan dewasa Rp 15 ribu. “Kenaikan ini sudah pantas. Sudah ada perubahan zaman. Kabupaten lain sudah dulu,” ucapnya. Wacana kenaikan itu sudah didengar pelaku pariwisata, salah satunya Asita Bali. Meski tak dipersoalkan, pemkab diharapkan bisa mengimbanginya dengan peningkatan fasilitas maupun pelayanan jika kebijakan tersebut berjalan. (kmb45)

Bali Post/sos

SAMPAN - Nelayan di Pantai Pesinggahan, Kecamatan Dawan tengah mengangkat sampan yang baru selesai digunakan melaut belum lama ini. Terlihat sejumlah anak kecil menonton. Kedatangan nelayan ini juga ditunggu warga yang hendak membeli ikan segar.

DAU Terpangkas Rp 9 Miliar Lebih

Kegiatan Fisik di APBD Perubahan Dipastikan Nihil Semarapura (Bali Post)Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2017 membuat Dana Alokasi Umum (DAU) yang digelontor pemerintah pusat ke Kabupaten Klungkung terpangkas hingga miliaran rupiah. Hal tersebut menyebabkan pemkab harus kembali berhitung dalam penyusunan program yang akan direalisasikan pada APBD Perubahan. Demikian disampaikan Sekda Klungkung I Gede Putu Winasta saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Kamis (24/8) kemarin.

Bali Post/sos

KERTA GOSA - Objek wisata Kerta Gosa menjadi bagian dari wisata city tour. Penerapan retribusi baru masih menunggu hasil konsultasi Perda tentang Perubahan Perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga di Pemprov Bali.

Dipertanyakan, Penanganan Kerusakan Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Pascaidentifikasi, kerusakan terumbu karang di Perairan Nusa Penida tepatnya di daerah Mangrove Point belum tersentuh penanganan. Kondisi yang telah berlangsung sekitar sebulan ini pun dipertanyakan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida bersurat ke Pemrov Bali yang isinya mendesak untuk segera mengambil tindakan selaku pemilik kewenangan. Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan, Kamis (24/8) kemarin menjelaskan, terumbu karang yang menjadi daya tarik pariwisata itu diketahui mengalami kerusakan sekitar pertengahan Juli 2017. Menyikapi hal tersebut, pada 27 Juli dilakukan identifikasi langsung oleh Pemprov Bali selaku pemilik kewenangan, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014. Stakeholder lainnya pun turut turun. Diketahui kerusakan rata-rata terjadi di bawah ponton yang merupakan fasilitas wisata bahari. Mengetahui hal tersebut, wacana penanganan langsung terlontar. Namun, hampir sebulan berjalan, itu belum ada tindakan nyata. “Banyak warga yang menanyakan tindak lanjut kerusakan itu,” jelasnya. Atas hal tersebut, UPT KKP mengambil langkah untuk bersurat ke Dinas Kelautan dan Perikanan Bali. Hal yang disampaikan pada intinya mendesak untuk segera melakukan tindakan penanganan. “UPT tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan ada di provinsi. Kami juga tidak berani menganggarkan kegiatan yang berhubungan dengan laut,” tegasnya. Kerusakan terumbu karang itu telah menuai keluhan dari warga Desa Jungut Batu. Supaya tak terus berlanjut, perbekel setempat, I Made Gede Suryawan, meminta pemerintah memperketat pengawasan pemanfaatan fasilitas wisata bahari. Demikian juga dengan zonasinya harus diatur secara cermat. “Kami berharap pengawasan diperketat,” pintanya. Sementara itu, Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya mengungkapkan rusaknya terumbu karang diduga sebagai imbas pemakaian ponton dan skuter di bawah laut yang tak terkendali. Jika keberadaan hanya dijadikan tontonan, kerusakan dikhawatirkan semakin masif. Sebagai imbasnya, sektor pariwisata secara lambat laun akan meredup. “Saya miris. Saya bukan pengusaha karena saya hanya perbekel. Saya pikir, kalau ini rusak, apa yang akan kita wariskan ke anak cucu. Kalau aset ini tidak kita jaga, bagaimana masa depan pariwisata di Nusa Penida?” katanya. (kmb45)

Sesuai data awal, dana yang didapatkan Kabupaten Klungkung mencapai Rp 539.855.201.000. Namun, seiring dengan adanya penetapan APBN Perubahan 2017, dana tersebut terpangkas 1,76 persen atau Rp 9.483.520.000. Kebijakan itu terjadi secara serempak di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Hanya jumlahnya berbeda-beda, salah satunya menyesuaikan dengan luas wilayah. “Untuk DAU memang terpotong. Ini tak hanya terjadi di Klungkung saja. Tapi juga daerah lain,” jelasnya.

prioritas menjadi sebuah kekhawatiran. Demikian juga dengan pengeluaran dana yang tidak transparan dan tidak didukung dengan bukti yang memadai maupun pengadaan barang/jasa tidak sesuai dengan spesifikasi. “Karena ada kekhawatiran itu, TP4D ini bergerak. Tujuannya menghilangkan keragu-raguan aparatur negara dalam mengambil kebijakan,” ungkapnya. Sementara itu, Kajari Klungkung Syiful Alam menegaskan, supaya penggunaan dana tak melenceng, pemerintah desa harus memahami aturan. Jika muncul kekurangpahaman, bisa segera dikoordinasikan den-

sionalisasi. Bahkan untuk kegiatan fisik dipastikan tidak ada. Alasannya juga karena keterbatasan waktu. “Untuk di perubahan lebih untuk kegiatan yang sifatnya rutin dan penyusunan perencanaan program yang akan dilaksanakan 2018. Kalau untuk kegiatan fisik tidak ada alias nihil. Waktu juga kurang memungkinkan,” terang mantan Kepala Dinas Pendapatan Klungkung ini seraya menambahkan secara non formal hal itu sudah disampaikan ke pimpinan Organsasi Perangkat Daerah. (kmb45)

I Gede Putu Winastra

Bali Post/sos

Sabet Medali Emas di SEA Games 2017

Siman Tekuni Renang Sejak SD, Awali Belajar di Kolam 20 Meter ATLET Indonesia I Gede Siman Sudartawa telah berhasil merebut medali emas dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Tak hanya itu, pria kelahiran Klungkung, 8 September 1994 dari pasangan I Ketut Sudartawa dan Ni Made Sri Karmini ini juga memecahkan rekor SEA Games sebelumnya. Sebelum mencapai prestasi gemilang itu, bagaimanakah perjuangannya untuk menjadi atlet profesional? Gede Siman telah mengukir pretasi yang sangat gemilang. Ia mampu menunjukkan tajinya dalam lomba

yang berlangsung di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Malaysia, Senin (21/8) lalu dengan merebut medali

Bali Post/sos

MEDALI - Ni Made Sri Karmini, Kamis (24/8) kemarin memperlihatkan sejumlah medali yang telah diraih Siman dari berbagai kejuaraan.

Penggunaan DD Rawan Penyimpangan, Perbekel Diminta Pahami Aturan Semarapura (Bali Post) Penggunaan Dana Desa (DD) yang digelontor pemerintah pusat sejak tiga tahun lalu, rawan penyimpangan. Hal ini menjadi perhatian lembaga penegak hukum, salah satunya Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung. Supaya penggunaannya tetap berjalan sesuai aturan, perbekel pun dikumpulkan dan diberikan pengarahan, Kamis (24/8) kemarin. Kasi Intel Kejari Cakra Yuda yang juga Ketua Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Klungkung menyampaikan, penggunaan DD di luar

Kebijakan tersebut, sambung Winastra, baru terjadi tahun ini. Tahun sebelumnya tetap sesuai dengan informasi awal. Namun, dijelaskan, itu telah diatur dengan PMK Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa. “Dengan adanya peraturan ini, dana transfer ke daerah menyesuaikan dengan kondisi APBN. Kalau turun, ikut turun,” ucapnya. Lebih lanjut disampaikan, akibat pemangkasan tersebut, sejumlah kegiatan yang direncanakan pada APBD Perubahan 2017 akan dira-

gan TP4D. “Apalagi aturan itu banyak sekali dan selalu update (baru),” katanya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB Klungkung Wayan Suteja menambahkan, tahun ini pemerintah pusat menggelontorkan dana desa Rp 44.540.097.000. Tahap pertama sudah dicairkan untuk 53 desa sebanyak Rp 26.724.058.200 atau 60 persen. Sisanya, 23.113.995.298 akan dicairkan pada tahap kedua yang diperkirakan berlangsung akhir bulan ini. “Selama tiga tahun, belum ditemukan terjadinya penyimpangan,” tandasnya. (kmb45)

emas pada cabang renang 50 meter gaya punggung dengan catatan waktu 25,20 detik. Apa yang ditorehkan itu menjadi hal yang sangat membanggakan. Tak hanya negara, namun juga keluarga. Sebelum mampu berkompetisi pada ajang bergengsi itu, pria asal Desa Tegak Kecamatan Klungkung ini harus menjalani sebuah proses panjang. Itu disampaikan oleh ibunya, Ni Made Sri Karmini, saat ditemui langsung di rumahnya, Kamis (24/8) kemarin. Diceritakan, anak semata wayangnya itu mulai menekuni olahraga renang sejak masih duduk di bangku kelas III SD berawal dari melihat temannya. Saat itu, ia diarahkan mengikuti privat di Kolam Lila Harsana yang berlokasi di Jalan Gunung Rinjani, Kelurahan Semarapura Kangin dengan panjang 20 meter. Baru ikut dua bulan, TNI mengadakan kejuaraan renang khusus Kabupaten Klungkung. Dan itu langsung diikuti. Tak disangka, dia berhasil menjadi juara. “Sejak itu tambah semangat latihannya,” tutur Karmini. Menginjak kelas IV SD, Siman mulai mengepakkan sayapnya dengan mengikuti

kompetisi usia dini di Jakarta. Saat duduk di kelas V, mulai menekuni latihan di kolam 50 meter. Bakatnya itu terus diasah sampai dia terdaftar di SMA Olahraga di Riau. “Dia juga pernah ikut home schooling di Jakarta,” ucapnya. Usahanya itu secara perlahan membuahkan hasil. Pada 2009, dia berhasil menyabet medali emas pada Porprov Bali. Sejak itu, kemampuannya semakin diperhitungkan. Setahun kemudian, dia pun berkesempatan untuk ikut Asian Games di Guangzhou, Tiongkok. Namun ketika itu belum mampu menorehkan prestasi memuaskan. Pada 2011, kesempatan kembali berlabuh. Ia membawa nama Indonesia dalam Sea Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan. Saat itu, Indonesia yang krisis prestasi dari cabang renang dibuat berubah olehnya dengan berhasil memborong 4 medali emas. Tak hanya itu, menginjak usianya ke-18 tahun, tepatnya pada 2012, ia membawa nama Indonesia di ajang olahraga paling bergengsi di dunia, yakni Olimpiade terselenggara di London, Inggris. Sayangnya, belum berhasil mempersembahkan medali. Namun de-

mikian, kebanggaan sangat dirasakan karena telah mampu berkompetisi pada kejuaraan yang tak semua orang bisa menjajalnya. “Usianya masih belia, dia sudah bisa mengikuti olimpiade,” tuturnya. Khusus untuk SEA Games di Kuala Lumpur, Malaysia, Karmini mengatakan Siman sangat rutin mengkuti latihan di Blahkiuh, Badung. Di tengah kesibukannya, dia tetap menyempatkan diri untuk pulang, melepas rindu pada orangtua. “Sabtu pulang, Minggu balik karena Senin latihan. Kangen sekali, tapi saya kan sering nemenin dia di Jakarta, bapaknya di Bali. Dia memang dekat dengan ibunya,” sambungnya. Meski telah mampu menjadi atlet profesional, pria yang telah mengoleksi puluhan medali ini masih sering menunjukkan sikap manja pada orangtunya yang kini menggeluti peternakan bebek. “Apa pun yang dia dapat, selalu diserahkan ke orangtuanya,” cetusnya seraya memohon dukungan kepada masyarakat untuk tetap memberikan support saat tampil pada SEA Games cabang renang nomor 100 meter gaya punggung putra dan di renang estafet. (sos)


Jumat Paing, 25 Agustus 2017

BULELENG

11

Pemkab Usulkan Tambahan Jatah PKH Singaraja (Bali Post) – Program Keluarga Harapan (PKH) di Buleleng berjalan baik. Sejak digulirkan beberapa tahun lalu, PKH mampu menekan angka penduduk miskin di daerah ini. Menyusul hal itu, Pemkab Buleleng mengajukan tambahan jatah PKH kepada Kementerian Sosial (Kemensos) mulai tahun 2018 mendatang. Hal itu dungkapkan Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Buleleng, Gede Komang, saat mengikuti diskusi dengan rombongan Watimpres Prof. Dr. A. Malik Fadjar di aula Kantor Bupati Kamis (24/8) kemarin. Lebih jauh, pejabat asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini mengatakan, PKH di daerahnya telah berjalan dengan cakupan peserta 11.558 KK. Sesuai petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak), setiap KK ini diikutkan dalam sembilan jenis kegiatan yang sepenuhnya memanfaatkan dana dari Kemensos. Sembilan program itu di antaranya biaya kesehatan, pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK), tanggungan hidup, rumah layak huni, beras sejahtera, subsidi pupuk, dan kegiatan lain. Sejak mengikuti PKH ini, angka penduduk miskin di daerahnya mulai menurun. “Jika peserta itu memenuhi seluruh kriteria yang sudah ditetapkan, maka dalam setahun setiap peserta akan mendapat dana Rp 15 juta selama enam tahun,” katanya. Melihat hasil tersebut, lanjut pria yang dikenal menjadi seniman Wayang Wong ini kembali mengusulkan kepada Kemensos tambahan kuota PKH di daerahnya. Dari usulan yang sudah disusun, tambahan kuota PKH diajukan 40 persen atau sekitar 5.000 KK penduduk miskin sebagai peserta PKH. Selain program ini telah mampu menekan angka kemiskinan, tambahan ini diajukan karena Kemensos akan menambah kuota PKH di Indonesia dari semula 4 juta KK menjadi 10 juta KK. “Kebetulan Watimpres berkunjung ke daerah kita, saya titip usulan tambahan PKH yang sangat membantu percepatan penanganan kemiskinan ini agar bisa disetujui tahun 2018 mendatang. Saya yakin setelah mengikuti PKH ini, warga yang tadinya tidak mampu pasti akan keluar dari kemiskinan yang membelit,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KUNJA – Watimpres Prof. Dr. A. Malik Fadjar bersama Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat melakukan kunjungan kerja di Buleleng, Kamis (24/8) kemarin.

Kunjungan Kerja Watimpres

Janji Komunikasikan Pembukaan Fakultas Kedokteran Undiksha

Singaraja (Bali Post) – Wacana pembukaan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja kembali mengemuka. Dalam dialog kunjungan kerja anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Prof. Dr. A. Malik Fadjar di Buleleng, Kamis (24/8) kemarin, wacana itu juga terungkap. FK Undiksha menjadi kebutuhan dalam pengembangan pendidikan di Bali Utara. Aspirasi ini akan dikomunikasikan ke Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) agar segera direalisasikan.

Gede Komang

Bali Post/kmb38

Mayat Korban Lakalantas di Sepang Kelod Akhirnya Dikubur Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan temuan dua sosok mayat yang diduga korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Banjar Dinas Bujak, Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu? Setelah lama dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng, jasad M. Arifin dikubur oleh Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng bersamasama jajaran Polsek Busungbiu. Jasad yang sudah tidak utuh itu dikubur di tempat pemakaman warga Muslim di Lingkungan Kayubuntil, Singaraja, Selasa (22/8) yang lalu. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gede Komang, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan pihaknya baru menguburkan jasad yang sudah diserahkan oleh pihak keluarga di Kalimantan Selatan (Kalsesl) tersebut karena sebelumnya harus melengkapi beberapa persyaratan administrasi. Selain itu, pihaknya harus berkoordinasi dengan pihak Paguyuban Umat Muslim Lingkungan Kayubuntil a g a r m e n d a p a t p e r s e t u j u a n u n t u k m e ng ub u r jasad korban. Setelah semua persyaratan lengkap, pihaknya baru menguburkan dan memohon bantuan kepada Paguyuban Umat Muslim Kayubuntil untuk mengurus kelengkapan sesuai kebiasaan menurut umat Muslim. “Ini menyangkut jasad orang yang bukan warga kita dan tentu membutuhkan administrasi dan itu sudah lengkap, sehingga dua hari lalu sudah kita kubur bersama polisi,” jelasnya. Seperti diketahui, dua jasad korban sempat dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng. Kedua jasad ini ditemukan oleh warga di dasar jurang di Banjar Dinas Bujak, Desa Sepang Kelod beberapa waktu lalu. Setelah diidentifikasi, dua korban ini diketahui bernama M. Arifin dan Mardiyanti asal Banyuwangi, Jawa Timur. Polisi menduga keduanya tewas sekitar lima bulan lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) out of control (OC). Pascaditemukan, keluarga menjemput jasad Mardiyanti. Sementara jasad M. Arifin diserahkan oleh keluarganya untuk dikuburkan di Buleleng. Lebih dari seminggu, penguburan jasad M. Arifin tak jelas karena kepolisian harus berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan instansi terkait lain. setelah administrasi lengkap, jasad pria yang disebut-sebut menikah siri dengan Mardiyanti itu baru dikuburkan Selasa (22/8) yang lalu di kawasan pemakaman warga Muslim Kayubuntil, Singaraja. (kmb38)

Watimpres Prof. Dr. A. Malik Fadjar bersama rombongan diterima Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Buleleng. Hadir juga beberapa tokoh yang tergabung dalam Forum Keurukunan Umat Beragama (FKUB) dan undangan lainnya. Usai diskusi, Watimpres Malik Fadjar mengatakan, pendidikan di Buleleng sudah mengalami perkembangan yang sangat baik. Dia mencontohkan, perkembangan jenjang pendidikan SMK mulai diminati dan mam-

pu menghasilkan lulusan mandiri, kreatif, dan memiliki keahlian (life skill) yang bermanfaat untuk bersaing dalam pasar kerja. Di tengah perkembangan itu, Malik Fadjar mendukung wacana pembukaan FK Undiksha Singaraja. Pihaknya menilai pendidikan baru seperti FK menjadi kebutuhan, sehingga tidak ada alasan lain oleh pemerintah menunda pembukaan FK Undiksha. Hal ini karena, tidak saja Undiksha yang sudah menyiapkan kebutuhan pembukaan lembaga baru itu, pemerintah daerah yang

memiliki rumah sakit juga sudah sangat siap mendukung pembukaan FK Undiksha. “Di Buleleng, saya menyerap aspirasi sesuai bidang tugas yang diberikan Presiden. Pendidikan di daerah ini sudah sangat baik. Terutama SMK yang didengungkan Presiden sudah berjalan dan banyak lulusan sudah bekerja. Dan khusus untuk FK di Undiksha, merupakan kebutuhan harus dibuka dan kalau dibiarkan akan bertambah lambat karena ini saja sudah terlambat,” katanya. Selain mendorong pembukaan FK Undiksha, Malik

Fadjar mengingatkan pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dijalankan hingga mencapai 100 persen. Ini karena program yang dicetuskan Presiden Joko Widodo sangat dibutuhkan dalam membantu dan meringankan biaya pendidikan untuk anakanak yang kurang mampu. Dari laporan yang telah diterimanya, KIP di Buleleng sejauh ini sudah terealisasi 86 persen. “Sesuai instruksi Presiden, silakan KIP yang masuk dalam Nawa Cita Presiden Jokowi itu dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk membantu pendidikan di daerah,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyambut baik perhatian pemerintah pusat yang telah menugaskan Watimpres untuk datang ke daerahnya menyerap apsirasi yang berkembang. Kesempatan

ini pun dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi terutama menyangkut pembukaan FK Undiksha. Saat ini, Undiksha telah mendaftarkan diri sebagai perguruan tinggi (PT) yang akan membuka FK melalui situs website Kemenristek Dikti. Pendaftaran ini dilakukan menyusul kebijakan pemerintah pusat yang telah membuka kembali moratorium pembukaan fakultas baru di PT di Tanah Air. Setelah pendaftaran itu, Undiksha bersama Pemkab Buleleng tinggal menunggu tahapan penilaian (visitasi) dari semua stakeholders yang ada. Tahapan ini untuk menunjukkan persiapan baik sarana prasarana, sumber daya menusia (SDM) dan hal teknis lain, sebelum nantinya FK Undiksha dengan Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter akan resmi dibuka. (kmb38)

Polisi Tangkap Dua Pengguna SS Singaraja (Bali Post) – Kerja keras jajaran Satuan Narkoba Polres Buleleng memburu pelaku penyalahgunaan narkotika di daerah ini patut diapresiasi. Betapa tidak, penangkapan yang dilakukan telah membuahkan hasil. Dari pengungkapan kasus terakhir, polisi berhasil meringkus dua pelaku yang kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu (SS). Kedua pelaku ini merupakan pemakai yang mendapatkan sabu-sabu dengan sistem tempel dari seseorang di wilayah Denpasar. Kedua tersangka itu masing-masing Putu JS alias Jayak (46) warga Perumahan Puri Kartika Kencana, Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu paket sabu dengan berat 0,08 gram bruto (0,03 gram neto). Sementara satu tersangka lagi adalah Luh YA alias Gek (42), warga Banjar Dinas Kelodan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt. Dari tangan tersangka, disita barang

bukti berupa sabu seberat 0,09 gram bruto (0,03 gram neto). Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi dari masyarakat yang menyebut bahwa terjadi pesta narkoba di Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan menurunkan anggotanya melakukan pengintaian. Hasilnya, pada Rabu (16/8) lalu sekitar pukul 13.30 Wita, menemukan tersangka Jayak melintas di sekitar bekas kantor Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun) dengan gelagat mencurigakan. Polisi kemudian mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan. Saat diperika, polisi menemukan bungkusan kertas timah kuning yang di dalamnya terdapat plastik plip kecil berisi butiran kristal bening diduga sabu. Dari penangkapan ini,

Bali Post/kmb38

NARKOBA – Jajaran Satuan Narkoba berhasil menangkap dua pelaku narkotika.

polisi kembali mengembangkan dan kembali menangkap tersangka Luh YA alias Gek di sebuah rumah Banjar Dinas Darmayasa, Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng, pukul 13.45 Wita. Dari pemeriksaan, polisi menemukan sebuah plastik plip

berisi butiran kristal bening diduga sabu yang dimasukkan dalam potongan pipet putih. Tersangka bersama barang bukti itu kemudian diamankan ke Mapolres Buleleng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kedua tersangka ini kita tangkap

berkat informasi masyarakat. Keduanya mengakui kalau sabu-sabu itu miliknya yang rencananya kedua pelaku ini akan pesta sabu di satu tempat di Tukadmungga. Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Tiang Patah, Kabel Telkom Melintang di Sawah Warga Negara (Bali Post) Warga di wilayah Banyubiru, Negara protes lantaran ada sebuah tiang Telkom patah. Akibatnya, kabel yang ada di ujung tiang melintang di sawah warga. Kondisi ini pun membuat warga terganggu karena belum ada penanganan dari pihak Telkom. Sejumlah warga Banyubiru, Kamis (24/8) kemarin mengaku kalau tiang Telkom itu patah sejak beberapa tahun belakangan, namun tidak ada penanganan hingga sekarang. Patahnya tiang itu diperparah dengan adanya penebangan pohon. Kabel itu pun tersangkut kayu sehingga tiangnya patah dan kabelnya melintang di areal persawahan warga. “Tidak hanya di sawah, kabel juga melintang di depan rumah warga,” kata Ali, salah seorang warga setempat. Adanya persoalan itu, ia berharap supaya pihak Telkom segera melakukan penanganan. “Kalau kami yang memindahkan nanti salah. Sambungan putus dan dibilang merusak. Jadi kami harapkan segera diperbaiki agar lebih tertata,” harapnya. Sementara itu, dari pengamatan yang dilakukan tidak hanya di wilayah Banyubiru, di beberapa wilayah lainnya juga terlihat hal serupa. Di lokasi berbeda itu juga sama, belum ada penanganan dari pihak berwenang. Pimpinan Telkom Negara ketika hendak dikonfirmasi dikatakan sedang cuti. Hal itu disebutkan oleh satpam Telkom. “Sedang cuti dua minggu,” katanya singkat. Di lain pihak, Bagian Teknisi Telkom Negara Dewa Murdika mengatakan pihaknya akan menyampaikan kondisi itu ke pimpinannya dan akan segera ditangani. (kmb) TIANG PATAH - Salah satu tiang Telkom yang ada di tengah persawahan warga di Banyubiru, Negara, terlihat patah dan kabelnya melintang di tanah.

Proyek Melibatkan Masyarakat Dinilai Rawan Penyelewengan Negara (Bali Post) – Sejumlah kendala terkait pengelolaan dana desa yang membuat bimbang para perbekel/kepala desa terungkap dalam pertemuan dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dalam Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Selasa (24/8) kemarin. Salah satunya terkait Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari provinsi yang diterima terlambat. Selain itu juga mengenai pembangunan fisik yang melibatkan langsung masyarakat desa. Pengelolaan dana desa yang sejak tahun lalu dikucurkan rawan penyelewengan. Guna menghindari hal itu dibentuklah TP4D dari Kejari untuk pencegahan agar aparat desa memahami aturan hukum. Kepala Kejari Jembrana

Anton Delianto di sela-sela sosisalisasi mengatakan TP4D dibentuk tim pengawalan maupun pengamanan pemerintah dalam pembangunan. “Kalau ada keluhan apa (dalam pengelolaan dana desared) agar disampaikan. Kita juga sebagai jaksa pengacara di datun (perdata dan tata usaha),” terangnya. Di mana memiliki dua fungsi, yakni pertimbangan dan bantuan hukum. Pertimbangan hukum antara lain melakukan pendapat hukum dan mendampingi audit hukum. Sedangkan untuk bantuan hukum bisa dilakukan di persidangan maupun di luar persidangan. “Sehingga tidak ada kendala-kendala yang menghambat pembangunan dan aktif membangun desanya,” tambahnya. Ketua TP4D Jembrana yang juga Kasi Intel Kejari Ario De-

wanto mengatakan sejumlah permasalahan yang membuat bimbang disampaikan sejumlah perbekel. Salah satunya terkait BKK yang pencairannya terlambat. Begitu juga terkait teknis pengelolaan dana desa, para perbekel berharap adanya bimbingan teknis (bimtek) dari pihak terkait. “Dengan ini kita bisa mengawal. Kami harapkan lebih banyak desa lagi,” tandasnya. Dalam kesempatan tersebut juga ditandai penandatanganan MoU terkait pengawalan pembangunan desa dari Desa Medewi. Selain terkait BKK, yang dirasa rawan adalah proyek yang melibatkan masyarakat langsung. Sebagian besar mereka tidak tahun bagaimana membuat pertanggungjawaban. Kejaksaan memastikan agar dana tidak diselewengkan untuk kepentingan pribadi. (kmb26)

MA Perberat Vonis Winasa Jadi Tujuh Tahun Negara (Bali Post) Petikan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi kasus korupsi beasiswa Stikes dan Stitna mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa telah diterima Kejari Jembrana. Dalam petikan tersebut MA memutus hukuman 7 tahun pidana penjara, dua kali lipat dari putusan yang sebelumnya yakni 3,5 tahun. Ini merupakan kasus kedua korupsi yang menjerat mantan orang nomor satu di Jembrana ini. Sebelumnya, Winasa menjalani hukuman penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Negara selama 2,5 tahun terkait kasus korupsi pabrik kompos. Dengan hukuman di atas lebih dari enam tahun ini, sejatinya Winasa layak dilayar ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas). Namun, Kejari Jembrana mengaku masih menunggu surat putusan dan kewenangan tergantung dari pihak Lapas. Terkait hal itu, Kepala Rutan Negara Kelas II B Negara Anak Agung Ngurah Putra, Kamis (24/8) kemarin mengatakan memang bila merujuk aturan napi yang

divonis lebih dari enam tahun dilayar ke Lapas. Namun, terkait pemindahan ke lapas itu juga harus mempertimbangkan hal-hal lainnya, salah satunya faktor kemanusiaan. “Selama ini Winasa juga jarang dijenguk keluarganya dan sering sakit,” terang pejabat asal Klungkung ini. Menurutnya, saat ini Winasa juga masih menjalani proses hukum terkait kasus lainnya, seperti korupsi perjalanan dinas (perdin). Di sal untuk kasus korupsi di Rutan Negara, saat ini ada sembilan orang, termasuk Winasa. Sementara itu, Kepala Kejari Jembrana Anton Delianto terkait kasus korupsi Stitna dan Stikes belum dilakukan eksekusi mengingat

pihaknya belum menerima surat keputusan. Memang dari petikan yang diterima, putusan MA hukuman penjara lebih berat, yakni 7 tahun pidana penjara. “Kita menunggu surat dan secepatnya lebih bagus,” terang Kejari. Sementara terkait dilayar ke lapas, menurutnya itu tergantung dari pihak lapas. Saat ini, Winasa juga masih menjalani proses banding kasus korupsi SPPD atau perjalanan dinas dengan putusan 4 tahun penjara. “Masalahnya banyak, kita tuntaskan tunggakan yang lama,” tambahnya. Sebelumnya, Winasa mengajukan kasasi ke MA atas putusan tindakan pidana korupsi Stitna dan Stikes pada

tahun 2016. Saat itu Winasa kembali divonis bersalah dan dipidana penjara 3,5 tahun di Pengadilan Tipikor Denpasar. Putusan hakim saat itu yang bersangkutan juga didenda Rp 50 juta dan bila tidak membayar, maka akan diganti dengan pidana kurungan (subsider) 2 bulan penjara. Winasa melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf (b) undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undangundang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP. Sebelumnya Winasa mendekam di penjara 2,5 tahun penjara terkait kasus korupsi kompos yang diputus selama 2,5 tahun. (kmb26)

Puluhan Napi Narkoba Jalani Tes Urine Bali Post/olo

SOSIALISASI – Puluhan perbekel/kepala desa di Jembrana mengikuti sosialisasi terkait TP4D dan pengelolaan dana desa di Kejari Jembrana, Kamis (24/8) kemarin.

Sopir Ngantuk, Mobil ”Pick-up” Terperosok ke Sawah Negara (Bali Post) Diduga karena sopir mengantuk, mobil pick-up yang melintas di jalur pedesaan Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Rabu (23/8) malam terperosok ke sawah. Sebelum terperosok, mobil yang dike-

mudikan I Ketut Sudiadnya (45), menabrak deker hingga hancur. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan out of control (OC) tersebut. Namun satu penumpang mobil pickup nopol DK 8010 WA ini dirawat di RSUD Negara.

Bali Post/kmb

TERPEROSOK - Mobil pick-up yang terperosok ke persawahan di Desa Berangbang, Kecamatan Negara, Rabu (23/8) malam.

Informasi yang dihimpun, Kamis (24/8) kemarin menyebutkan kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Mobil yang melaju dari arah selatan ini melintas di jalan turunan menikung ke kiri. Saat menurun itulah, sopir tak dapat mengendalikan laju mobil sehingga oleng dan menabrak deker di kanan jalan. Mobil yang ditumpangi satu orang, yakni I Putu Sukarnata (46) tersebut terperosok ke sawah. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Nyoman Sukadana dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dari pengecekan tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material mencapai Rp 2 juta. Mobil pick-up itu ringsek di bagian depan termasuk kaca depan pecah. Karena posisinya terperosok di sawah, mobil itu akhirnya baru dievakuasi Kamis pagi menggunakan mobil derek. Penumpang mobil, Sukarnata mengalami luka robek di kaki kanan dan sakit di tulang kering. Sukarnata selanjutnya menjalani rawat inap di RSUD Negara. Sedangkan sang sopir, Sudiadnya tak mengalami luka. “Dugaan sementara sopir mengantuk. Jalannya gelap dan menabrak deker di sisi jalan,” terang AKP Sukadana. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Puluhan narapidana (napi) kasus narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Negara kelas II B, Kamis (24/8) kemarin disidak tim kesehatan dan perawatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kantor Wilayah Bali. Para napi kasus narkoba ini menjalani tes urine untuk memastikan tidak menggunakan narkoba selama menjalani hukuman di rutan. Seluruh napi kasus narkoba yang berjumlah 33 orang ini menjalani tes urine. Saat proses pengambilan urine, beberapa napi harus menunggu lama. Bahkan salah satu napi ditunggu petugas hingga sekitar 30 menit baru bisa kencing. Dari 33 napi narkoba di Rutan Negara IIB ini, lima di antaranya merupakan wanita. Kepala Bidang Keamanan dan Perawatan, Kemenkumham Kanwil Bali I Made Nesa Ada mengatakan sidak ini rutin dilakukan di seluruh rutan dan lapas di Bali. Dalam sebulan, sidak tes urine ini bisa dilakukan hingga dua kali, termasuk di Rutan Negara. Dalam melakukan tes urine ini, menggunakan alat uji tes yang akurat. Dari hasil tes urine terhadap 33 napi tersebut, diketahui semuanya negatif. Termasuk napi yang terakhir bisa kencing, juga negatif. Dari data rata-rata napi narkoba di Rutan Negara ini merupakan pemakai. Namun, bukan tidak mungkin masih ada yang diketahui positif dari beberapa sidak tes urine di rutan dan lapas di Bali. Ketika diketahui ada yang positif konsekuensinya bisa dipindahkan dan tak mendapatkan pengajuan remisi. Untuk memastikan, tim setiap bulannya selalu melakukan sidak itu ke tiap-tiap rutan di kabupaten. Hasil tes urine ini nantinya juga dipertimbangkan dalam usulan remisi. (kmb26)

Bali Post/olo

TES URINE – Salah satu napi narkoba yang menjalani tes urine di Rutan Negara, Kamis (24/8) kemarin.


Jumat Paing, 25 Agustus 2017

13

KARANGASEM

SOSOK

Komang Suweca, S.Pd.Ek

Dukung yang Berprestasi ATLET Dancesport Karangasem kembali akan diuji kemampuannya. Setelah sempat berhasil menjadi juara nasional, salah satu atlet Dancesport itu Kadek Toh Jiwantara Putra akan bersaing di tingkat internasional mengikuti Kejuaraan Internasional Dancesport di negeri jiran Malaysia. Sebagai salah satu siswa SMPN 1 Amlapura, kepala sekolah setempat, Komang Suweca, S.Pd.Ek. dan guru pembinanya berharap Toh Jiwantara Putra bisa tampil maksimal. Siswa kelas IX H SMPN 1 Amlapura, itu akan berangkat dari Bali bersama tiga orang rekannya dari Denpasar. Mereka adalah Ni Putu Archisya Anandari Wandhira, I Wayan Satria Wibawa, dan Shinta Ayumi. Keempat atlet Dancesport ini akan bertanding pada Kejuaraan Internasional “15th Crystal Internasional Dancesport Kuala Lumpur, Malaysia. Kejuaraan itu akan dilaksanakan 27 Agustus nanti. “Kami akan selalu mendukung anak-anak yang memiliki bakat dan prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Salah satunya, Toh Jiwantara Putra ini. Semoga dia bisa tampil maksimal di kejuaraan itu,” harapnya, Kamis (24/8) kemarin. Keberangkatan Toh Jiwantara, anak dari pasangan I Gede Dharmayasa dan Ni Ketut Suriani ini dan rekan-rekannya akan dikawal langsung Ketua Umum Pengprov Dancesport Bali, Ni Made Suparmi. Salah satu pembina Dancesport I Gede Yudi Septian Permana, juga berharap anak asuhnya tampil maksimal. Sebab, persaingan di tingkat internasional tentu akan lebih ketat dibandingkan kejuaraan-kejuaraan nasional sebelumnya. Usai mengikuti kejuaraan ini, para atlet Dancesport ini akan mengikuti event Porprov Bali di Gianyar 10-11 September nanti. Ini setelah cabang olahraga Dancesport telah diakui sebagai salah satu cabang resmi KONI. (gik)

Bali Post/dok

BERWISATA ALAM - Pertanian di Sidemen sudah berkembang menjadi daya tarik wisata. Bahkan, banyak wisatawan yang turun langsung ke lahan pertanian warga untuk berwisata alam.

Digelar Festival Subak

Transformasi Pertanian ke Generasi Muda

Amlapura (Bali Post) -

Dinas Pertanian Karangasem menyiapkan berbagai demplot tanaman di atas 1,3 hektar lahan di Subak Hyang Taluh, Sidemen. Penanaman berbagai jenis tanaman itu merupakan rangkaian persiapan dari rencana festival subak yang akan dilaksanakan 14 - 16 September mendatang. Kepala Dinas Pertanian Karangasem I Wayan Supandi, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan festival subak itu sebagai media pendidikan dan transformasi pertanian khususnya kepada kalangan generasi muda. Melalui festival itu diharapkan generasi muda termotivasi terjun ke sektor pertanian. ‘’Selaian itu juga menginisiasi sinergitas antara pertanian dan sektor pariwisata. Bali Post/kmb

TUGU LUSUH - Tugu Selamat Datang di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, lusuh karena tak pernah tersentuh perawatan.

Tugu Selamat Datang Tak Terurus

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem meluncurkan aneka progam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Program banyak digarap dari hal bernuansa sosial hingga infrastruktur. Namun di tengah ingar-bingar pembangunan, ada beberapa hal kecil sepertinya terlupakan. Salah satunya Tugu Selamat Datang di pintu masuk Karangasem dari arah Buleleng nyaris tak pernah mendapat sentuhan. Saat ini, tugu yang terletak di ujung barat Desa Tianyar Barat, Kubu itu terlihat sangat lusuh kalau enggan disebut gersang. Tak ada taman yang asri yang bisa menjadi pemikat rasa pada tugu pembatas itu. Tulisan ‘’Selamat Datang di Kabupaten Karangasem’’-nya juga nyaris tak terlihat lagi. Hanya tugunya yang masih berdiri kokoh. Sedangkan catnya sudah lapuk termakan usia. Logo ataupun lambang Kabupaten Karangasem yang berada di bagian puncak tugu itu juga masih menggunakan logo ataupun lambang lama. Yang tampak lebih bagus justru sisi sebelahnya. Tulisan ‘’Selamat Jalan dan Terima Kasih’’ terlihat masih agak jelas. ‘’Mungkin karena terlindung pohon kemboja, sehingga jarang kena sinar matahari langsung,’’ ucap salah seorang warga Karangasem yang mengaku sering bolak-balik Karangasem-Buleleng. Warga setempat mengatakan Tugu Selamat Datang itu terbuat dari beton. Tugu itu memang sudah lama tak pernah diservis. Mereka pun berharap hal-hal kecil itu tetap mendapat perhatian pemerintah terlebih saat ini Pemkab Karangasem sedang gencar-gencarnya mengembangkan sektor pariwisata. Pada peringatan HUT ke72 Kemerdekaan RI tahun ini, Tugu Selamat Datang itu memang dihias dengan bendera Merah-Putih, tetapi bangunan tugunya praktis tak tersentuh. Ironisnya, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Karangasem yang bertugas mengurus fasilitas tersebut belum menyiapkan anggaran untuk perawatannya. Kabag Tapem Made Sugiarta mengatakan saat ini, anggaran pemeliharaan Tugu Selamat Datang baru untuk yang di perbatasan Yeh Malet, Manggis saja. Itu pun hanya berupa pengecetan. Sedangkan penataan yang lebih serius perlu perencanaan yang lebih mendalam melibatkan instansi terkait. ‘’Kita akan laporkan dulu ke atasan. Kita akan programkan pada anggaran perubahan ini,’’ ujarnya (kmb)

Mengedukasi petani dan masyarakat menerapkan teknologi pertanian. Mempromosikan hasil pertanian dan menumbuhkan ekonomi kreatif di sektor pertanian,’’ ungkapnya. Festival kali ini merupakan yang pertama kali. Selain menampilkan 23 komoditas pertanian yang disemai dalam demplot, juga akan melibatkan seluruh subak di Karangasem, kelompok

wanita tani, produsen dan distributor bibit tanaman, pembasmi hama, pupuk serta alat-alat pertanian. Tak ketinggalan akan dibuat contoh kandang sapi dan domba gondrong yang terkenal di Sidemen. Untuk terciptanya sinergitas pariwisata, pada festival itu akan dihadirkan pelaku pariwisata dan PHRI. Festival itu tak hanya menampilkan produk pertanian, tapi juga diisi workshop yang melibatkan kalangan pelajar dan lomba karya ilmiah pertanian tingkat SMA dengan tema ‘’Saya Bangga Menjadi Petani’’. Selain itu juga dilangsungkan pameran yang menampilkan produk pertanian dari seluruh kecamatan

yang dipusatkan di Lapangan Mamed, Sidemen. ‘’Kita juga akan mengundang buyer untuk terjadinya transaksi,’’ kata Supandi. Pengunjung festival nantinya juga akan diarahkan mengunjungi demplotdemplot pertanian melalui kegiatan fun trip yang berdurasi 30 menit. Sementara di tempat pameran juga akan ditampilkan produk-produk pertanian Karangasem seperti salak, mete termasuk produk olahannya. Sedangkan untuk demplot pertanian terdiri dari demplot padi, palawija dan kacang-kacangan dan berbagai jenis bunga. Selain itu, juga ada demplot kedelai

edaname dan berbagai varietas jagung termasuk jagung ketan yang merupakan produk lokal Sidemen. Sidemen dipilih menjadi lokasi festival karena di kecamatan itu sudah ada sinergi antara pertanian dan pariwisata. Menurut Supandi, pertanian di Sidemen sudah berkembang menjadi daya tarik wisata, bahkan banyak wisatawan yang turun langsung ke lahan pertanian warga untuk berwisata alam. Festival subak juga diharapkan bisa menjadi media promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik ke Sidemen maupun ke Karangasem secara umum. (kmb)

Kajari Khawatirkan Perbekel Jadi Pesakitan Kucuran dana desa (DD) tahun ini sangat fantastis. Peningkatannya secara nasional sangat signifikan sejak tahun 2015 sampai 2017, dari Rp 20,7 triliun menjadi Rp 60 triliun. Besarnya dana desa membuat aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, ternyata juga waswas. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan mengaku khawatir, besarnya dana desa tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh perbekel dan aparat desa. Ini bisa membuat banyak perbekel menjadi pesakitan. Bagaimanakah idealnya dana desa itu dikelola agar pembangunan di desa bisa optimal? KAJARI Nyoman Sucitrawan mengatakan selain dana desa harus dikelola dengan baik. Desa juga mendapatkan sumber dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 sebesar Rp 33,2 triliun dan Bagi Hasil PDRD Rp 3,1 triliun. Total tahun 2017, desa digelontor dana Rp 96,3 triliun. Jumlah itu naik drastis di mana tahun 2015 hanya Rp 57,2 triliun. Secara nasional jumlah desa sebanyak 74.954, maka rata-rata setiap desa mengelola anggaran sebesar Rp 1,2 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, pihaknya mengaku berkewajiban melakukan pendampingan. “Saya tidak mau teman-teman perbekel yang punya niat baik mem-

bangun, tetapi pada akhirnya menjadi pesakitan. Itu bisa terjadi karena ketidaktahuan dari aspek hukumnya,” kata Kajari di hadapan seluruh perbekel se-Karangasem yang dihadirkan khusus di Aula Kantor Kejari Amlapura, Kamis (24/8) kemarin. Untuk mencegah persoalan itu terjadi, Kajari menegaskan pihaknya sudah membentuk Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Dia mengaku membentuk tim itu bukan bermaksud menakutnakuti perbekel. Bukan pula berarti desa yang dalam pengawasan TP4D telah terjadi masalah hukum. Tetapi tugas TP4D ini, menurutnya, lebih

I Nyoman Sucitrawan kepada upaya-upaya pencegahan. Bali saat ini ada di peringkat 21 dalam besaran dana desa di setiap provinsi. Total anggarannya mencapai Rp 537 miliar. Wilayah Jawa-Bali menyerap Rp 19,1 triliun atau 31 persen dari total sebaran dana desa tahun ini. Sisanya sebesar Rp 40,8 triliun atau 68 persen tersebar di luar Bali. Belajar dari tahun lalu, banyak masalah terjadi dalam pengelolaan dana desa itu. Kajari menegaskan, yang paling banyak terjadi adalah adanya mark-up anggaran oleh perbekel. Ada juga penyelewengan

dana desa untuk kepentingan pribadi perbekel dan juga aparat desa lainnya. Ini terjadi karena perangkat desa, didominasi keluarga perbekel. Selain itu, lemahnya pengawasan dana desa oleh inspektorat, juga membuat penyalahgunaan dana desa banyak terjadi di sejumlah tempat. Potensi korupsi tenaga pendamping dana desa besar dengan cara memanfaatkan kelemahan aparat desa. “Dari indikasi korupsi dana desa tahun lalu itu, perbekel paling banyak terlibat korupsi dana desa,” tegasnya. Dia mengaku ingin memaksimalkan peran TP4D Kejari Amlapura ini dengan melakukan pengawalan, mengamankan dan mendukung keberhasilan program pembangunan dan kegiatan di desa serta pemberdayaan masyarakat desa. TP4D ini membantu negara menghilangkan keragu-raguan aparatur negara dalam mengambil keputusan. Sehingga terwujud, perbaikan birokrasi dan percepatan program-program strategis untuk kepentingan masyara-

kat. Salah satu indikatornya terserapnya anggaran secara optimal. Dengan demikian, maka akan bisa menciptakan iklim investasi untuk mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Ini juga membuat penegakan hukum menjadi lebih efektif dengan mengutamakan pencegahan. Cara-cara pencegahan tersebut, adalah dengan penerangan hukum terhadap instansi pemerintah. Pencegahan itu dimulai dari perencanaan pekerjaan, pelelangan, pelaksanaan, pengawasan, perizinan, pengadaan barang dan jasa hingga pengelolaan keuangan negara. Selain itu, juga aktif melakukan diskusi bersama lembaga pemerintahan, untuk mengidentifikasi persoalan yang sedang dihadapi dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan pembangunan. Ada juga dalam bentuk memberikan penerangan dan penyuluhan hukum, baik atas inisiatif TP4, maupun atas permintaan pihak-pihak yang memerlukan. (gik)


TABANAN

14

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

SOSOK

Bali Post/bit

Ikhlas Jalankan Swadharma KASUS penyidikan dugaan penyelewengan dana BKK Desa Candikuning, Baturiti, rupanya menjadi pekerjaan rumah (PR - red) yang harus dipikul Ni Wayan Sinaryati, S.H., M.H. setelah dirinya dipercaya menjadi Kepala Kejari Tabanan. Pejabat perempuan asal Banjar Pacung, Baturiti ini menggantikan Kajari sebelumnya, Atang Bawono. Dikatakan jajarannya melaksanakan tugasnya sesuai tupoksi yang ada dan bekerja dilandasi sikap ikhlas. Baginya seberat apa pun kasus yang tengah ditangani, pasti bisa segera dituntaskan. “Terpenting kekompakan selalu dijaga dan rasa tanggung jawab untuk selalu berupaya meningkatkan kinerja dengan cara melakukan swadharma secara ikhlas. Dengan cara itu, saya yakin seluruh pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik,” ucapnya optimis ditemui usai sosialisasi TP4D, Kamis (24/8) kemarin. Bagi mantan Kabag TU Kejati Bali ini, bergabung di Kejari Tabanan bukanlah yang pertama. Tahun 2006 ia sudah pernah bertugas di Kejari Tabanan menjabat sebagai Kasi Perdataan Tata Usaha Negara. Berselang 12 tahun, dirinya tidak menyangka dipercaya bertugas sebagai Kepala Kejaksaan Tabanan. “Saya mohon dukungan semua pihak agar bisa memberikan pelayanan hukum sesuai tupoksi yang ada,” katanya. Saat ini penegakan hukum khususnya dari kejaksaan sangat gencar. Itu dilakukan untuk meminimalisir tindak pidana korupsi yang tentunya merugikan negara. Korupsi itu sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat umum. Sejak ada tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), upaya pencegahan korupsi itu terus dilakukan. Salah satunya diciptakan lembaga pengawalan dan pengamanan dana desa. Paling tidak dengan langkah-langkah itu dapat mencegah terjadinya kasus tindak pidana korupsi, khususnya di Kabupaten Tabanan. “Saya lihat kasus korupsi di Tabanan tidak banyak terlihat. Sejauh ini peran TP4D sudah berjalan sangat baik,” pungkasnya. (bit)

Bali Post/dok

HORTIKULTURA - Program hortikultura cabai dijalankan dengan tujuan kestabilan harga. Itu dilakukan karena cabai yang kerap mengalami fluktuasi harga bisa terjaga, terutama pada masa sulit melakukan penanaman.

Jaga Stabilitas Harga

Program Hortikultura Dijalankan Tabanan (Bali Post) -

Periode 2017 ini Tabanan mendapatkan program subsidi hortikultura benih, alat dan pupuk untuk lahan seluas 90 hektar. Lahan itu dibagi 50 hektar untuk penanaman cabai dan 40 hektar bawang merah. Sebetulnya program ini sudah mulai berjalan sejak Agustus. Program ini tujuannya menjaga kestabilan harga saat hari raya Natal dan tahun baru mendatang. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan program hortikultura ini sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu. Tantangan program ini adalah kesuksesan panen yang dinilai masih kecil, terutama saat dipaksakan ditanam

melawan musim. ‘’Tujuan program ini sesungguhnya untuk menstabilkan harga, terutama dimusim-musim petani tidak melakukan penanaman akibat cuaca tak bersahabat. Ketika ditanam melawan musim, memang tingkat keberhasilannya cukup kecil,’’ jelas Budana.

Kasi Benih dan Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura Gusti Ngurah Ketut Wicahyadi menambahkan, saat ini program hortikultura yang telah siap ditanam adalah bawang merah. Sudah disiapkan lahan seluas 16 hektar di wilayah Candi Kuning, Baturiti. Untuk cabai masih sedang berjalan. Bagaimana strategi penanaman melawan musim itu, kata Wicahyadi para petaninya sudah dilatih menerapkan teknologi pertanian, sehingga tanaman bisa tumbuh baik meski tidak sesuai musimnya. Lewat aplikasi teknologi pertanian, ini diharapkan keberhasilan cara tanam

program hortikultura itu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, selain memperhatikan musim, syarat tanam program hortikultura ini adalah ditanam pada periode mendekati hari libur besar, seperti hari raya keagamaan maupun libur nasional lainnya. Periode ini dipilih karena biasanya pada momen hari besar keagamaan maupun libur nasional itu terjadi kenaikan harga bumbu. Kenaikan tidak saja cabai merah besar, juga cabai kecil, bawang merah termasuk bawang putih. ‘’Dengan penanaman dimulai Agustus, kami

harapkan Desember sudah mulai panen, sehingga ketersediaan bawang merah dan cabai bisa terpenuhi. Strategi seperti itulah sebagai kiat efektif dalam hal menstabilkan harga,’’ ujarnya. Selain menunggu momen mendekati hari libur besar, penanaman untuk program Hortikultura ini, kata Wicahyadi juga disesuaikan dengan pola tanam padi. Sebab lahan yang dipakai kebanyakan lahan sawah, walau ada juga lahan kering. Seperti di wilayah Baturiti. ‘’Tetapi di Baturiti juga ada pola tanam sayur yang lain. Jadi periode penanamannya disesuaikan,’’ imbuhnya. (kmb24)

Cegah Penyimpangan Dana Desa

Perbekel Minta Pendampingan TP4D Tabanan (Bali Post) Besarnya anggaran dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat di masing-masing desa di daerah sampai saat ini masih ‘‘menghantui’’ para kepala desa (kades - red). Pasalnya, jika sedikit saja melakukan kesalahan atau penyimpangan dalam penggunaan dana desa itu, maka mereka harus berurusan hukum. Memang sangat riskan, apalagi aturan terkait penggunaan dana desa di pusat sering berubah. Tidak salah jika akhirnya seluruh Perbekel di Kabupaten Tabanan menyambut baik adanya tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang bertugas melakukan pengawalan dan pengamanan pengelolaan dana desa. “Kami menyambut baik adanya TP4D ini. Kami mohon adanya pendampingan secara langsung agar penggunaan dana desa ini bisa sesuai aturan hukum yang berlaku,” pinta Ketua Forum Perbekel Kabupaten

Tabanan I Made Arya yang juga sebagai Perbekel Angseri, Baturiti pada kegiatan sosialisasi TP4D serta pengawalan dan pengamanan dana desa di aula kantor Kejaksaan Negeri Tabanan, Kamis (24/8) kemarin. Hal sama disampaikan K e p a l a Desa B ab a ha n I Made Suka Priana. Dia mengakui kendati sudah berjalan sesuai koridor yang ada, kekhawatiran akan pengelolaan dana desa memang masih ada. Apalagi nominal yang diterima tiap-tiap desa mencapai ratusan juta, dan sejauh ini SDM perangkat desa yang ada belum memadai. “Keberadaan TP4D ini saya sambut positif. Ke depan agar terus ada koordinasi, terutama pembinaan yang konsisten dari TP4D,” pintanya. Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan Ni Wayan Sinaryati didampingi Ketua Tim TP4D Tabanan Rio Irnand a, S.H. menyampaikan sosialisasi ini dilakukan untuk lebih mengenalkan keberadaan TP4D. Pasalnya,

sejak dibentuk tahun 2015, TP4D belum sepenuhnya diketahui oleh kalangan masyarakat. Begitu pula aparat desa. Padahal tim ini bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan agar ke depan tidak ada kepala desa yang tersandung masalah hukum terkait penggunaan dana desa. “Sifatnya pencegahan, agar nantinya tidak sampai terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Tim juga akan turun jika ada permohonan dari kepala desa setempat. Atau bisa saja datang konsultasi terkait hukum ke kejaksaan,” jelasnya. Ditambahkannya, TP4D ini akan bertugas melakukan pendampingan dari sisi hukum, pendapat hukum, pemahaman tentang perundang-undangan, sehingga masyarakat lebih paham dan tidak ada rasa takut melakukan pembangunan. “Selama ini yang kita lihat masih ada bentuk keraguan melaksanakan pembangunan, sehingga serapan anggaran pembangunan jadi

Warung Global

Lemah, Pengawasan di Laut Selatan Tabanan SELAMA ini pengawasan dan pemantauan oleh Polair, Danlanal dan pihak berwenang pada kapal-kapal besar itu sepertinya sangat lemah. Perlu ada pengawasan yang serius untuk mencegah kapal- kapal itu seenaknya menangkap ikan di perairan selatan Tabanan. Selain ikan, dikhawatirkan ada transaksi narkoba di tengah laut. Karena itu mau tidak mau pengawasan dari pihak berwenang harus lebih ditingkatkan. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Kamis (24/8) kemarin yang membedah topik ‘’Kapal Besar Hantui Nelayan Tabanan’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Arya di Denpasar mengatakan, selama ini pengawasan dan pemantauan oleh Polair, Danlanal dan pihak berwenang pada kapal-kapal besar itu sepertinya sangat lemah. Jika pengawasannya serius, pasti kapal dari luar itu tidak sampai masuk zona tanpa izin, apalagi diam-diam menangkap ikan. Memang perlu perlindungan serius, lebih lebih Tabanan menghasilkan lobster berukuran besar. Ia juga menyarankan agar dibuat pangkalan di tengah laut, se-

hingga mengawasannya bisa lebih rutin dan optimal dilakukan di tengah perairan kita. Hal senada dikatakan Made Torek di Denpasar. Jika ada kapal kecil ataupun besar melanggar ketentuan menangkap ikan di zona yang dilarang tanpa izin, maka perlu ada tindakan keras. Sepertinya wajar jika kapal itu ditenggelamkan. Sebab, bagaimanapun nelayan kecil nantinya yang paling banyak dirugikan. Werdha di Gianyar juga setuju jika

diambil sanksi tegas. Ketut Arsana Yasa, Ketua DPC HNSI Tabanan, mengatakan apa yang menjadi keluhan dan persoalan selama ini sudah disampaikan ke pihak berwenang. Ia menyadari Polair Tabanan saat ini tak memiliki armada dan tambatan yang bisa dimanfaatkan untuk mengefektifkan pengawasan di tengah laut. Ia sangat mengkhawatirkan jika di tengah perairan terjadi transaksi narkoba, selain penangkapan ikan ilegal. Ketut Sadam, sapaan akrabnya di udara, juga memohon tindakan tegas dari aparat berwenang untuk mengambil tindakan sehingga ada efek jera bagi para pelakunya. Fera di Tabanan juga sepakat dengan apa yang dikatakan Ketut Sadam. Yang lebih berbahaya adanya transaksi narkoba di tengah laut. Untuk itu mau tidak mau aparat harusnya rutin melakukan patrol di laut. (sikha)

rendah,” jelasnya. Namun, ditegaskannya, untuk pengawalan dan pengamanan juga harus disertai komitmen dari kepala desa, menciptakan tata pemerintahan yang baik dan bebas korupsi. “Tapi seandainya setelah ada pengawalan dan pengamanan tetap saja ada oknum melenceng dan melakukan penyimpangan. Hal itu tentunya akan tetap ditindak secara hukum,” tegasnya. Penegakan hukum saat ini, dikatakan mantan Kabag TU Kajati Bali ini, lebih ke arah pencegahan. “Kita kembalikan ke kepala desa ada tidak niat baik mereka. Ada kemauan tidak menciptakan tata pemerintahan yang baik,” pungkasnya. Menurutnya, desa meru-

Bali Post/kmb28

SOSIALISASI TP4D - Suasana sosialisasi TP4D dan dana desa di aula Kejari Tabanan. pakan garda terdepan yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Adanya TP4D itu diharapkan dapat menghilangkan keraguan

aparatur negara untuk mengambil keputusan dan juga mempercepat program strategis untuk kepentingan rakyat. Sehingga anggaran

bisa terserap lebih optimal dan tercipta iklim investasi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. (kmb28)


15

Jumat Paing, 25 Agustus 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (26/8) dini hari vs Villarreal Real Sociedad vs Celta Vigo Real Betis --------------- Liga Prancis ----------------------------------------Sabtu (26/8) dini hari Paris St Germain vs St Etienne --------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (26/8) dini hari vs Hamburg SV Cologne Hasil Pertandingan --------------- Liga Champions ------------------------------------Playoff, Pertandingan II CSKA Moscow vs Young Boys 2-0 (CSKA Moscow unggul keseluruhan 3-0) vs Qarabag Agdam 2-1 FC Copenhagen (Imbang 2-2, Qarabag Agdam unggul gol tandang) vs Sporting

1-5

Liverpool vs Hoffenheim (Liverpool unggul 6-3)

4-2

Slavia Prague vs APOEL Nicosia (APOEL Nicosia unggul 2-0)

0-0

FCSB (Sporting unggul 5-1)

--------------- Piala Liga Inggris ----------------------------------vs Rochdale (III) 4-0 Stoke City Blackburn Rovers (III) vs Burnley 0-2 Cheltenham Town (IV) vs West Ham United 0-2 Huddersfield Town vs Rotherham (III) 2-1 Newcastle United vs Nottingham Forest (II) 2-3 Southampton vs Wolverhampton (II) 0-2

Pebasket Tricia Dipanggil Timnas Denpasar (Bali Post) Pebasket putri Bali Tricia dipanggil masuk timnas yang diproyeksikan berlaga pada Kejuaraan Asia FIBA U-18 di India. Sedangkan pada saat ini, dua pebasket putri Bali yakni Regita Pramesti dan Kadek Pratita Citta Dewi masuk skuad timnas SEA Games yang sedang berlaga di Malaysia. Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali IGN Oka Darmawan, di Denpasar, Kamis (24/8) kemarin menjelaskan, ke depan pihaknya menggeliatkan kejuaraan basket kelompok umur, bertujuan melakukan regenerasi pebasket Bali. ‘’Yang perlu dipahami, ujung tombak pembinaan bola basket di klub-klub serta Pengkab maupun Pengkot Perbasi, sementara Pengprov Perbasi tak punya atlet,’’ katanya. Cabor basket sendiri, termasuk cabor mendahului yang dipertandingkan pada Porprov 2017 di GOR Kebo Iwa Gianyar, persisnya pada Kamis (31/8) mendatang. ‘’Laga pembuka diawali tim putri tuan rumah Gianyar melawan Jembrana,’’ sebut Oka Darmawan. Dikemukakan, berdasarkan hasil pemantauan cabor basket selama pelaksanaan Porprov, bakal dijaring guna masuk skuad Tim Pra PON Bali. ‘’Kami memantau skill pebasket yang berlaga di ajang Porprov, selanjutnya mereka kami proyeksikan ke tim Pra PON,’’ tutur Oka Darmawan yang baru terpilih kembali menakhodai Perbasi Bali masa bakti 2017-2021, di KONI Bali, pada Minggu (13/8) lalu. Oka Darmawan merupakan calon tunggal dan terpilih secara aklamasi. (022)

Bali Post/ant

LIGA 1 - Pesepak bola Semen Padang FC Boas Atururi (kanan) mengejar bola dibayangi pesepak bola Bali United I Nyoman Sukarja (kiri) pada pertandingan lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Kamis (24/8) kemarin. Semen Padang FC dikalahkan tim tamu Bali United dengan skor 1-3.

Porprov Bali XIII/2017

Tim Sepak Bola Denpasar Awali Laga Lawan Karangasem Gianyar (Bali Post) Tim sepak bola peraih medali emas pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015 lalu, Denpasar, bakal meladeni Karangasem pada laga pembuka Porprov Bali XIII, Grup A, di Stadion Dipta, Gianyar, Kamis (31/8) mendatang. Berdasarkan hasil pertemuan teknik dan pengundian (drawing) di gedung SMAN 1 Gianyar, Minggu (20/8) lalu, Grup A dihuni Denpasar, Karangasem, Buleleng, Jembrana, dan Bangli, sedangkan Pul B dihuni Gianyar, Badung, Klungkung, dan Tabanan. Sekretaris Panpel Ketut Suasta, di Gianyar, Kamis (24/8) kemarin menerangkan, pada hari pertama laga kedua mempertemukan Buleleng melawan Jembrana. Untuk hari kedua, Jumat (1/9), Gianyar melawan Badung, serta Klungkung jumpa Tabanan di Grup B. ‘’Selanjutnya, 2-3 September libur sejenak, sebab Stadion Dipta dipakai Bali United bertanding,’’ jelasnya. Acara pertandingan dilanjutkan 4-7 September, kemudian istirahat lagi 11 hari, dan digelar kembali 18-19 September sebagai babak penyisihan terakhir. ‘’Untuk babak semifinal dilaksanakan 21 September, dan final 22 September, diteruskan penutupan Porprov 23 September,’’ terang Ketut Suasta. Dia menegaskan, berdasarkan hasil pertemuan, disepakati kesembilan kontestan cabor sepak bola tidak lagi mengajukan gugatan pemain kepada dewan hakim. Alasannya, semua pemain dianggap sah, sebab dikuatkan dengan entry by name yang dikeluarkan KONI Bali. ‘’Oleh sebab itu, jika cabor sepak bola sudah bergulir, seluruh kontestan sepakat tak mempermasalahkan pemain lagi,’’ tegasnya. (022)

The Reds Lolos ke Penyisihan Grup Liga Champions London -

Liverpool lolos ke babak penyisihan grup Liga Champions setelah menyelesaikan playoff dengan kemenangan. Tim asuhan Juergen Klopp itu menang 4-2 atas Hoffenheim di Stadion Anfield dan unggul keseluruhan 6-2, Kamis (24/8) kemarin. Selain Liverpool, tim-tim yang lolos ke penyisihan grup adalah Copenhagen, Sporting Lisbon, APOEL Nicosia dan Qarabag setelah menyelesaikan pertandingan, Kamis dini hari. Timtim tersebut melengkapi 32 tim yang kemudian disebar dalam 4 pot sebelum diundi. Tercatat lima tim Inggris yang lolos ke penyisihan. Juara Liga Utama Inggris Chelsea akan menempati pot 1 bersama tujuh tim yakni Real Madrid, Bayern Munich, Juventus, Monaco, Benfica, Spartak Moscow dan Shaktar Donetsk. Duet Manchester, United dan City, keduanya di Pot 2. Sementara Tottenham dan Liverpool di Pot 3. Liverpool mencetak tiga gol dalam rentang waktu 12 menit pada babak pertama ketika pasukan Klopp itu memulai proses kemenangan besar atas wakil Jerman itu. Emre Can mengemas dua gol yakni menit ke-10 dan 21, untuk membantu kesuksesan Liverpool dan merusak mimpi Hoffenheim untuk dapat lolos untuk pertama kalinya.

Melengkapi kesuksesan itu adalah Mohamed Salah yang menyumbang gol menit ke-18 dan menghancurkan mental pemain tim tamu. Satu gol lainnya dihasilkan Roberto Firmino (63) yang bermain matang. Gol balasan tim tamu dicetak oleh Mark Uth (28) dan Sandro Wagner (79) Qarabag menjadi tim pertama dari Azerbaijan yang mencapai fase grup meski kalah 1-2 dari FC Copenhagen. Mereka lolos dengan keunggulan gol tandang setelah skor keseluruhan imbang 2-2. Sporting mengemas empat gol pada babak kedua untuk mengalahkan FCSB, yang dulu bernama Steaua Bucharest, dengan skor 5-1 menyusul hasil imbang tanpa gol pada leg pertama. CSKA Moscow melaju dengan kemenangan 2-0 atas Young Boys serta unggul keseluruhan 3-0 dan hasil imbang tanpa gol di markas Slavia Prague sudah cukup bagi APOEL Nicosia untuk dapat melaju berkat kemenangan total 2-0. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

ARAHAN - Manajer Liverpool Juergen Klopp (kanan) memberi arahan pada gelandang Jordan Henderson pada pertandingan kedua babak playoff Liga Champions, Kamis (24/8) kemarin melawan TSG 1899 Hoffenheim.

Dua Ganda Campuran Lolos ke Perempatfinal

Zlatan Ibrahimovic

Bali Post/afp

Ibrahimovic Perpanjang Kontrak di Old Trafford

Manchester Zlatan Ibrahimovic menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun dengan Manchester United, Kamis (24/8) kemarin. Pemain asal Swedia itu telah sembuh dari cedera lutut dan siap untuk dimainkan kembali. Ibrahimovic menjadi free agent saat direkrut MU dari Paris St. Germain musim lalu. Di musim pertamanya bersama MU berhasil mencetak 28 gol dalam 46 pertandingan. Namun lelaki usia 35 tahun itu dipaksa istirahat pada April lalu akibat cedera lutut.

‘’Kami bangga Zlatan pada jalur menuju pemulihan dan bangga dia masih memiliki ambisi dan pengalaman bersama kami,’’ jelas manajer MU Jose Mourinho di website MU (www.manutd.com). Ibrahimovic juga membantu MU memenangkan Piala Liga dan Liga Eropa di debutnya di Inggris. Ia menyatakan ingin mengakhiri yang yang ingin dimulai di Old Trafford. ‘’Saya sudah tak sabar lagi untuk segera bermain. Tapi saya juga harus memastikan diri bahwa saya telah siap untuk bermain,’’ lanjut Ibrahimovic. (kmb39/rtr)

Glasgow Indonesia mengirim dua wakil ganda campuran ke babak perempatfinal BWF World Championships 2017, Kamis (24/8) kemarin. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi wakil pertama yang melaju, usai memenangkan laga tiga game melawan Sam Magee/Chloe Magee (Irlandia) dengan skor 19-21, 21-16, 21-10. Kemenangan ini adalah kemenangan keempat Tontowi/Liliyana atas Duo Magee. Sebelumnya Tontowi/ Liliyana selalu menang straight game. ‘’Kalau dibilang kaget sih tidak, tetapi memang kami sedikit lambat adaptasinya. Untungnya di game kedua dan ketiga kami bangkit dan bisa mengatasi permainan mereka,’’ ujar Liliyana kepada website PBSI. Pada game pertama, Tontowi/Liliyana memang seringkali tertinggal dalam perebutan angka. Namun Tontowi/Liliyana sempat menyamakan kedudukan 18-18. Sayangnya Tontowi/Liliyana tak dapat menyelesaikan permainan dengan baik. ‘’Di awal game pertama kami masih kurang beradaptasi, kami kesusahan menerapkan pola main. Sedangkan di game kedua sudah bisa

menyesuaikan, strategi kami berjalan. Kami sudah percaya diri di game ketiga, fokus dari awal, game ketiga tidak ada masalah,’’ tambah Tontowi. ‘’Bola-bola pengembalian lawan sih tidak terlalu menyulitkan, namun mereka memang tidak mudah dimatikan,’’ Tontowi menambahkan. Sementara itu, pasangan Praveen Jordan/Debby Su-

santo juga harus berjuang tiga game melawan Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy (India) dengan skor 20-22, 21-18, 21-18. Dari sektor ganda putra, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi terhenti di tangan unggulan keempat Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) dengan skor 21-18, 2224, 21-15. (kmb39/net)

Bali Post/net

MELAJU - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (belakang) dan Debby Susanto (depan) melaju ke babak semifinal Kejuaraan Dunia Bului Tangkis di Glasgow, Skotlandia, Kamis (24/8) kemarin. Praveen/Debby menyingkirkan Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy (India) dengan skor 20-22, 21-18, 21-18.

Porprov Bali 2017

Pertahankan Juara Tiga, Buleleng Komitmen Gunakan Atlet Lokal Singaraja (Bali Post) – Laga Pekan Olahaga Provinsi (Porprov) Bali di Kabupaten Gianyar 2017 tinggal menghitung hari. Kontingen Kabupaten Buleleng menyiapkan 500 atletnya untuk mengikuti 33 cabang olahraga (cabor) dari 34 cabor yang dipertandingkan. Dari laga di bumi seni Gianyar itu, kotingen Panji Sakti yang mengusung tagline ‘’Buleleng Jengah untuk Juara’’ bertekad mempertahankan gelar sebagai juara tiga. Untuk mewujudkan misi besarnya itu, kontingen Buleleng menyatakan komitmen ‘’mengadu’’ atlet lokal dan menolak keras masuknya atlet bodong hanya untuk mengejar gengsi untuk juara dalam laga olahraga dua tahunan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana di

Bali Post/kmb38

PORPROV – Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana, Kamis (24/8) kemarin memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait persiapan menjelang laga Porprov Bali di Gianyar. Singaraja, Kamis (24/8) kemarin. Lebih jauh mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng ini mengatakan, seluruh atlet binaan masingmasing pengkab itu sudah

menyatakan siap untuk berlaga demi membela Buleleng. Persiapan fisik, mental, dan keahlian sudah dilakukan dengan optimal. Khusus untuk kondisi fisik, ratusan atlet

tersebut 72 persen dalam kondisi baik. Sedangkan sisanya lagi 23 persen lagi masih diupayakan hingga seratus persen saat mereka siap bertanding. ‘’Persiapan sudah dilakukan dengan baik melalui pengkab dan Buleleng siap turun ke medan laga Porprov Bali di Gianyar dengan target realistis mempertahankan gelar juara tiga,’’ katanya. Menurut Widnyana, untuk target raihan medali, dirinya tidak ingin memasang target muluk-muluk, tetapi medali yang ditargetkan bisa direbut sesuai dengan kondisi riil. Untuk itu, dalam Porprov tahun ini dirinya mentargetkan akan merebut 66 medali emas, 50 medali perak, dan 80 medali perunggu. Pundi-pundi penambahan medali itu ditargetkan melalui beberapa cabor seperti atletik, balap sepeda, biliar,

bola basket, bulu tangkis, dan catur masing-masing menambah satu medali dari raihan tahun sebelumnya. Selain itu, cabor penambahan medali juga ditargetkan dari judo, karateka masing-masing dua medali dari raihan sebelumnya. Cabor panjat tebing juga ditarget nambah satu medali, pentanque dari ven sebelumnya tanpa medali, kali ini ditargetkan akan menghasilkan tiga medali. Sedangkan cabor renang, taekwondo, tinju, dan wushu masing-masing ditargetkan menambah raihan satu medali. ‘’Buat apa peringkat tertinggi tapi kalau prestasinya dari atlet ‘bodong’. Dengan hasil realistis dan potensi lokal daerah akan sejalan dengan tugas KONI membina atlet di daerah untuk berprestasi di tingkat lebih tinggi,’’ jelasnya. (kmb38)


16

olah raga

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Daftar Perolehan Sementara Medali SEA Games 2017 No. Negara 1. Malaysia 2. Vietnam 3. Singapura 4. Thailand 5. Indonesia 6. Filipina 7. Myanmar 8. Kamboja 9. Brunei 10.Laos 11.Timor Leste

Emas

Perak

63 37 34 25 19 14 5 1 0 0 0

45 25 32 44 24 18 6 0 1 1 0

Perunggu Total 38 32 34 46 40 31 11 6 6 6 0

146 94 100 115 83 63 22 7 7 7 0

Atlet Malaysia Keracunan Makanan

Kuala Lumpur (Bali Post) Federasi SEA Games (The SEA Games Federation/ SEAGF) menginvestigasi insiden keracunan makanan yang dialami 16 atlet Malaysia, sehingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL), Rabu (23/8) malam. ‘’Kami sedang menunggu laporan resmi investigasi yang sedang dijalankan sebelum mereka boleh mengeluarkan informasi apa-apa lebih lanjut berhubungan masalah itu,’’ ujar Sekjen SEAGF Datuk Low Beng Choo usai jumpa pers bersama Presiden SEAGF Tan Sri Tunku Imran Tuanku Ja’afar di Gedung MITEC, Kuala Lumpur, Kamis (24/8) kemarin. Dia meminta semua pihak menunggu laporan resmi terlebih dahulu untuk memastikan penyebab kejadian tersebut agar sesuai fakta yang tepat. ‘’Kami mengakui sukar untuk mencari penyebab yang sebenarnya karena mereka atlet pelbagai cabang olahraga dan berada di tempat pertandingan yang berlainan. Mereka bebas mendapatkan makanan di luar hotel penginapan,’’ kata Low Beng Choo. Namun, ujarnya, pihaknya tidak memandang ringan insiden tersebut walaupun hanya melibatkan 16 atlet dari lebih 800 keseluruhan atlet SEA Games yang berlaga. ‘’Apa pun yang terjadi, tunggu laporan resmi dari pihak yang menjalankan invetigasi,’’ katanya. Beng Choo menyatakan Pengelola Olahraga SEA (MASOC) akan melakukan pertemuan dengan Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) untuk meningkatkan keamanan para atlet yang sedang dan akan bertanding. (afp/ant)

Tim Sepak Bola Kamboja Minta Maaf Selangor (Bali Post) Ada pemandangan berbeda usai pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Kamboja pada kualifikasi Grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin, setelah Kamboja membawa seluruh pemainnya menemui media. Selama ini pada jumpa media setelah pertandingan, jajaran pelatih biasanya hanya membawa satu pemain. Namun, kondisi saat ini berbeda. Ada 16 pemain dan lima orang official timnas Kamboja yang mengikuti berdiri di depan. Media yang menunggu bahkan banyak beranggapan akan ada protes dari pihak Kamboja mengingat setelah pertandingan berakhir ada sedikit keributan yang melibatkan pemain maupun official kedua tim yang baru saja bertanding. Namun, anggapan itu salah. ‘’Kami semua berkumpul di sini untuk meminta maaf secara langsung kepada masyarakat Kamboja. Pemain sudah berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun hasilnya belum maksimal,’’ kata pelatih Kamboja Vasconcellos Andrade Vitorino. Setelah mengucapkan minta maaf ke negaranya, pemain dan ofisial langsung meninggalkan lokasi jumpa media dan tinggal pelatih kepala saja yang memberikan keterangan seputar pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Indonesia itu. Pelatih Kamboja mengaku jika hasil di SEA Games 2017 tidak begitu bagus. Namun, pihaknya sangat memuji perkembangan Brak Thiva dan kawan-kawan sehingga mampu memberikan perlawanan kepada Indonesia. ‘’Saya tahu hasilnya tidak bagus. Tapi kami punya kemajuan terbaik. Pemain akan lebih berpengalaman untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,’’ katanya menambahkan. (ant)

Bali Post/ant

SELEBRASI - Pelari Indonesia Triyaningsih melakukan selebrasi dengan membawa bendera Merah Putih seusai menyelesaikan nomor lari 10.000 meter putri SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Triyaningsih berhasil memperoleh emas dengan catatan waktu 36 menit 29,27 detik.

Emas Keenam Triyaningsih di Nomor 10.000 Meter

Kuala Lumpur (Bali Post) -

Atlet atletik putri Indonesia Triyaningsih sukses menyabet medali emas keenam dalam nomor perlombaan lari 10.000 meter putri SEA Games di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. ‘’Saya bersyukur karena ini adalah emas keenam pada nomor 10 ribu meter. Ini sekaligus menjadi medali emas kesebelas saya selama mengikuti SEA Games,’’ kata Triyaningsih selepas mengikuti perlombaan.

Pelari jarak menengah itu meraih catatan waktu 36 menit 39,37 detik pada nomor perlombaan 10 ribu meter putri. Atlet berusia 30 tahun itu terus diikuti dua atlet Vietnam Pham Thi Hue yang meraih medali

Bali Post/ant

KATA - Tim karate putra Indonesia Andi Dasril (kanan) dan Andi Tomy (kiri) beraksi dalam nomor kata beregu putra karate SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Tim karate putra Indonesia mendapat medali perak dari nomor tersebut.

Vietnam selama 23 putaran perlombaan, Triyaningsih mengaku berusaha untuk tetap tenang dan tidak terintimidasi lawan. ‘’Selama ini kami berlatih rutin dan tetap mengikuti semua aturan yang harus dijalani sebagai pelari jarak jauh,’’ katanya. Selain nomor lari 10.000 meter, Triyaningsih juga akan turun pada nomor lari 5.000 meter yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil pada Jumat (25/8) ini. (ant)

Triady Puas Juarai 200 M Gaya Ganti Strategi ’’Double Cover’’ Kuala Lumpur (Bali Post) Atlet renang Indonesia Triady Fauzi Sidiq mengaku puas meraih medali emas pada nomor 200 meter gaya ganti putra dalam perlombaan SEA Games 2017 yang berlangsung di Stadion Akuatik Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. ‘’Semula saya fokus pada gaya bebas 50 meter dan gaya bebas 100 meter. Tapi, pelatih

melihat ada peluang bagi saya pada nomor 200 meter gaya ganti,’’ kata Triady selepas perlombaan. Triady meraih medali emas dengan catatan waktu dua menit 1,72 detik sekaligus memecahkan rekor nasional pada nomor 200 meter gaya ganti putra yaitu dua menit 2,05 detik. Pada nomor yang sama, atlet Singapura Shen Jun Pang meraih medali perak

Christo Rebut Tiket Final Jakarta (Bali Post) Petenis tunggal putra Christopher Rungkat merebut tiket ke final SEA Games 2017 Malaysia, Kamis (24/8) kemarin, setelah berhasil menumbangkan wakil Thailand Wishaya Throngcharoenchaikul dalam tiga set yang berkesudahan 6-3, 5-7, 7-6(8). Dalam partai puncak yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Sabtu (26/8), Christo akan menghadapi wakil Thailand lainnya, Jirat Navasirisombon. ‘’Saya sendiri optimistis mendapatkan medali emas, karena menurut saya Wishaya yang saya hadapi di semifinal yang paling berat di nomor tunggal,’’ kata Christo dalam keterangannya. Selain itu, Christo juga masih bertahan dalam nomor ganda campuran dengan berpasangan bersama Jessy Rompies yang memenangkan partai perempatfinalnya pada Kamis kemarin. Dalam laga perempatfinal tersebut, duet unggulan ketiga itu menyingkirkan pasangan Filipina Alberto Lim/Khim Iglupas dalam dua set 6-2, 7-6(9). Di fase empat besar yang akan berlangsung Jumat (25/8) ini, Christo/Jessy akan menantang unggulan teratas dari Thailand Sonchat Ratiwatana/Peangtarn Plipuech. ‘’Dalam nomor ini sebenarnya saya masih agak canggung bermain, namun saya terus berusaha untuk setidaknya bisa masuk ke partai final,’’ ujar Christo. Hasil positif dua perwakilan Indonesia itu, sayangnya tidak diikuti oleh pasangan ganda campuran lainnya yaitu Sunu Wahyu Trijati/Aldila Sutjiadi yang harus tersandung di babak perempatfinal di tangan unggulan keempat Ruben Gonzales/Denise Dy asal Filipina dalam pertarungan berkesudahan 5-7, 7-6(5), 9-11. (ant)

perak (36 menit 54,02 detik) serta Pham Thi Hong Le yang meraih medali perunggu (37 menit 6,64 detik). Sementara atlet putri lain Indonesia Oliva Sadi menempati urutan keempat dengan catatan waktu 37 menit 58,6 detik. ‘’Saya cuma mengikuti ritme lari saya sambil berusaha membaca kekuatan lawan,’’ kata atlet kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu. Meskipun selalu diikuti dua atlet

Bali Post/ant

EMAS - Perenang Indonesia Triady Fauzi Sidiq meluapkan kegembiraan seusai menyelesaikan final renang 200 meter gaya ganti perorangan putra SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Triady berhasil memperoleh emas dengan catatan waktu 2 menit 1,72 detik.

dengan catatan waktu dua menit 2,06 detik. Sedangkan atlet Vietnam Paul Le Nguyen mendapatkan medali perunggu dengan catatan waktu dua menit 3,39 detik. ‘’Ketika gaya dada, saya merasa yakin dapat mengungguli lawan. Tapi, saya kecepatan saya sempat menurun pada gaya punggung. Ketika kembali ke gaya dada, saya mencoba meningkatkan lagi kecepatan sehingga mampu maksimal pada gaya bebas yang terakhir,’’ ujar Triady tentang kemenangannya. Triady mengaku telah fokus pada nomor gaya ganti 200 meter sejak awal 2017 dan SEA Games ke-29 itu menjadi ajang internasional pertamanya. Selain medali emas Triady, tim renang Indonesia meraih satu medali perak atas nama I Gede Siman Sudartawa pada nomor renang 100 meter gaya punggung putra. Tim Merah-Putih juga meraih dua medali perunggu atas nama Ressa Kania Dewi pada nomor 200 meter gaya ganti putri serta pada nomor 100 meter gaya dada putri oleh Vanessae Evato. Tim renang Indonesia, hingga Kamis kemarin, telah meraih total dua medali emas, enam medali perak, dan enam medali perunggu dalam SEA Games 2017. (ant)

Hasilkan Emas bagi Aldoms Sugoro

Kuala Lumpur (Bali Post) Pelatih tinju Indonesia di SEA Games 2017 Adi Swandana mengatakan kepatuhan anak asuhnya cukup memberi jalan terciptanya medali emas di cabang tinju oleh Aldoms Sugoro. ‘’Aldoms itu anak yang cerdas, dia mau mengikuti instruksi pelatih, dan itu yang menjadi kunci kemenangan dia merebut medali emas,’’ kata pelatih Adi Swandana di Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Menurutnya, strategi double cover yang dilakukan petinju itu sudah benar untuk mematahkan lawan. ‘’Adolm bagus bermain bertahan, dia sabar, dan itu cukup mencegah lawan mendapatkan poin,’’ tambahnya. Aldoms Sugoro mempersembahkan medali emas pertama cabang tinju setelah dalam final kelas 52kg dia mengalahkan petinju Thailand Tanes Onjunta. Dalam pertarungan tiga ronde itu, Aldoms sukses memperdaya lawan dengan double cover yang dilakukannya. ‘’Pelatih memamg menyuruh saya untuk main bertahan lewat double cover,’’ kata

Aldoms seusai bertanding di Mitec, Malaysia itu. Pada ronde pertama pertarungan berjalan lamban ketika petinju Indonesia itu menerapkan double cover yang membuat frustrasi lawan. Aldoms beberapa kali mencuri poin saat lawan lengah lewat pukulan jab dan swing yang dia lakukan. Memasuki babak kedua, Aldoms mulai bermain sedikit terbuka dan melakukan perlawanan untuk mencuri angka. Pada ronde terakhir, petinju Thailand bertarung menyerang sengit, namun petinju Indonesia kembali melakukan double cover untuk menggagalkan lawan meraih angka. ‘’Kunci kemenangan saya adalah bermain tenang sesuai perintah pelatih,’’ katanya. ‘’Ini emas pertama saya dan juga SEA Games pertama saya, saya senang sekali bisa menang,’’ tambahnya. Namun, sukses itu tidak diikuti rekannya. Sarohatua Lumbantobing yang harus puas mendapat medali perak setelah di final kalah dari petinju Thailand Wuttichai Masuk di kelas 64kg. (ant)

Yolla/Hendy Tak Mampu Kejar Nilai Ganda Malaysia Kuala Lumpur (Bali Post) Tangis Hendy dan Yolla Primadona Jumpil langsung pecah saat mengetahui nilainya kalah jauh dari pasangan Malaysia pada cabang pencak silat nomor ganda putra SEA Games 2017 di KLCC Hall II Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Pasangan Indonesia yang tampil gemilang ternyata tidak mampu mengejar nilai yang didapatkan pasangan tuan rumah Malaysia, Mohd Taqiyuddin Bin Hamid-Rosli Bin Mohd Sharif. Pasangan tuan rumah yang tampil pertama menembus angka 582, sedangkan pasangan Indonesia hanya 554 dan berhak meraih perak. Poin yang diraih oleh pasangan Malaysia itu, kata manajer tim pencak silat Indonesia Eddy Prabowo, sangat istimewa karena belum pernah ada angka sebesar itu pada nomor ganda. Poin tertinggi yang pernah terjadi hanya 570 poin saja.

‘’Ini poin yang tidak wajar. Belum ada dalam sejarah ganda putra. Tapi mau gimana lagi. Kita harus terima itu, tapi kita tidak boleh patah semangat karena masih ada 19 nomor yang dipertandingkan,’’ kata Edhy Prabowo sambil memeluk Hendy dan Yolla. Setelah menyelesaikan perlombaan selama tiga menit, Hendy dan Yolla langsung bergerak ke arena lain yang tidak digunakan untuk perlombaan. Terlihat jelas saat Hendy membanting ikat kepala yang dipakai saat berlomba. Kesedihan terlihat jelas mengingat lawan dinilai tidak tampil sempurna. Di belakang arena, tangis Hendy dan Yolla semakin keras. Bahkan sang manajer harus memenangkan keduanya. Motivasi, doa dan dukungan terus diberikan mengingat pasangan ini adalah yang terbaik di Indonesia dan merupakan juara bertahan SEA Games. ‘’Dia sudah memberikan

yang terbaik. Masyarakat juga bisa menilainya. Sejak awal kami sudah mewaspadai jika tuan rumah akan curang. Tapi, gimanapun kita harus menerima hasil ini,’’ katanya menambahkan. Kesal karena merasa dicurangi, Hendy-Yolla bahkan sempat akan menolak menerima medali perak. Namun, setelah mendapatkan pendampingan dan motivasi, mereka langsung bisa tenang termasuk menjalani wawancara dengan media yang telah menunggunya. ‘’Kami mohon maaf kepada masyarakat Indonesia. Kami telah berusaha semaksimal mungkin, namun hasilnya semuanya bisa dilihat. Kami harus kalah telak dari pasangan tuan rumah,’’ kata Hendy saat dikonfirmasi. Sementara itu, Yolla mengaku cukup kaget dengan apa yang terjadi mengingat teknik yang diperagakan lawan tidak sesulit yang dia lakukan. Salah satu pemain film ‘’The Raid’’ ini bahkan

Bali Post/ant

PERAK - Pesilat Indonesia Yolla Primadona Jumpil (kiri) dan Hendy (kanan) beraksi dalam nomor seni ganda putra pencak silat SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) kemarin. Tim silat Indonesia hanya meraih medali perak dengan skor 554, sementara emas diraih tuan rumah Malaysia dengan skor 582. tidak percaya dengan apa yang terjadi di kejuaraan dua tahunan ini. ‘’Masyarakat yang akan menilai. Pasangan Malaysia ini sebelumnya

selalu kalah. Yang mengejutkan nilainya sangat tinggi yang sebelumnya belum pernah terjadi,’’ katanya dengan nada kesal. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Looking for Sales&Mktg Spa Good Relation w/Travel Agent Good Bonus SMS:08123901238

!Bth Sopir Pribadi, bs Matic, Rajin Min40Th Hub.081806222888

B.BP.005.08.17.0001624

B.BP.001.08.17.0001597

Maintenance Min.SMK Teknik, Pengalaman,Rajin,CV ke YTMG Jl.Cokroaminoto 382 Dps, Email to jobapplybali@gmail.com

*Job Australia Resmi Perkebunan Biaya Potong Gaji 085857328218

B.BP.001.08.17.0001573

B.BP.166.08.17.0001623

B.BP.004.08.17.0001604

Dicari Sekretaris&Supervisor Cleaning Svc Pengalaman 2Th hrdbsch@gmail.com/085238152121

B.BP.141.08.17.0001594

Cr Sgr Staff Housekeeping sdh ada Pengalaman,Min SMA,Gj UMK+ BPJS.CV:Jl.P.Moyo 27AB/727529

B.BP.001.08.17.0001551

Dcr Urg Asst.Villa Mgr,Butler Hskp Stff utk Sminyk/Umalas Hub.Agus 082146584344 or agung@bahasavilla.com

B.BP.821.08.17.0001599

Dicari Chef (Masakan Indonesia /Thailand/Asian)Telp:081230019 275(Tina)/081236601988(Fonny)

B.BP.004.08.17.0001614

!!Dcr Cpt 2PRT/B.Sitter TglDlm G1.5 081237903622/087861412911

B.BP.135.08.17.0001613

Bth Pelaksana Lapangan u/ Proyek Perumahan S1 Sipil/Arsitek CV ke ilals@yahoo.com

A.Luxury Villa at Sanur need asap Acct staff/exp.FO Desk (Reception/Adm)Strong energik Please contact Ibu Yanthi Hp.081 999 409 249

Butuh PRT wnt,tdr dlm,lgs krj, serius Gj1-1,5jt,081353193575

B.BP.001.08.17.0001128

Cari Jarit Pengepul Pengalaman 081338714187/08563803731

B.BP.001.08.17.0001568

B.BP.001.08.17.0001607

Cr AA/Krywti Apotek Di NusaDua Kirim CV Info Hub:081916181256

B.BP.817.08.17.0001563

Cr Pembantu RT,Tdr Dlm,Pribadi Gj 1,7Juta H.081236366226,Dps

Cri Sales Pny SIM A&Sales Roti Pke Mtor 5org SMS:081237201557 BC Pelaksana MEP/D3 Elektro 2 Org,Drafter/D3 1 Org,QS/D3 1 Org tenaga teknis STM 10 Org Adm D1 1 Org,Lam CV Eka Jaya Mandiri,Jl.Manggasari No.27 KeboiwaSelatanDps/085100101896

B.BP.001.08.17.0001449

Bth.Karyawati Max.25th Penampilan Menarik,Jual Beli Perhiasan 3bln pertama Gj1,8Jt Kerja 7jam(shift) Hub.I Love Emas 082146660000

B.BP.001.08.17.0001522

B.BP.001.08.17.0001574

Database staff needed in Lotus Enterprises Jimbaran.WNI only, Computer knowledge of Ms Office&outlook,fluent English both written&spoken.Please send cv to marketing@lotus-hotels.com

B.BP.001.08.17.0001451

B.BP.001.08.17.0001369

Dbthkan urgent SPG butiq di Hs.Keeping Wanita bs English u. Sandbar Canggu Look FR Waitres Carefour/Kmnktf/Mnrik/ Home Stay Sanur Hb:08123876076 Hub:085792660093 CV to: B.BP.001.08.17.0001564 B.Inggris simple/utk gaji + okthasutha@gmail.com Guru Seni Musik & Tari Min.S1, B.BP.001.08.17.0001470 bonus & Info Hub.081328353000 Pengalaman, bisa Bhs Ing.CV to Dcr karyawati garment berpengB.BP.031.08.17.0001533 jobapplybali@gmail.com lmn punya Sim C, 08563701305 Dbthkn Adm Wanita,SIM C.D3/S1 B.BP.004.08.17.0001605 B.BP.154.08.17.0001618 Akuntansi,CV Dkrm ke PT.Satria Jl.Sekar Jepun No.4 Gatsu Timur Tlp.4712553/463451(CP:Ayik) B.BP.001.08.17.0001581

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr Waiter/Waitress,Kasir, Bartender,HK,Receptionist,Koki, Security,Adm. Hub:9376132-33 WA:089636747339

Dicari Kepala Proyek Villa Ir.Sipil Berpengalaman 5 Thn Jujur,Ulet,Disiplin.CV ke Email : lamaran@j-ad.com

Villa Mgt looks for Resrvation must be exp w/OTA, actv English good salary.Cv:gm.asaproperty@ gmail.com. Telp:0361-4490319

Dibutuhkan Art/PRT untuk di Denpasar. Makan dan tinggal dalam.Serius dan berpengalaman Hub: 0811394116

Hotel in Kuta looking for male grill chef min 2 years experienced,able speak english call 082144450099 for appoitment

Need Waitress,Front Office,DigitalMarketing,Sales&Marketing Send CV to Sama Sama Group Jl. By Pass Ngurah Rai 128 ND,hrd@ samasamabali.com 08123841129

B.BP.001.08.17.0001221

B.BP.031.08.17.0001586

Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir (Usia Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317

Dicari Cashier Waiter/ss, Jl. Arjuna Double Six 99 Legian Bali Ph.0361-730961 Email info@sacredgroundbali.com

Dcr Adm & Sopir,Kernet Hub.087861515195

Semadi Putra Cri Sopir&Kry Serabutan Krj Rmh Potong Ayam Kerja Subuh SMS aja 0811388912

B.BP.001.08.17.0000703

B.BP.001.08.17.0001570

B.BP.001.08.17.0001603

Dcr Adm Wnt Pnglm/Single bs Excel max25th Hub:085337412094

B.BP.164.08.17.0001557

B.BP.001.08.17.0001455

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Dcr Tukang Masak Warung Siulan Banyumas No.1 Denpasar Dentim Hub.087861391264

Dbthkan Sgr Driver/Sopir utk B.BP.821.08.17.0001247 Travel Agent Hub:085100806230 Dcr Tenaga utk Wr.Makan Serius 081239895208(Lili)0361725252 Hub:08123986020/082144359756 B.BP.001.08.17.0001588

B.BP.001.08.17.0001558

B.BP.001.08.17.0001601

Karyawati Min SMA,Gaji Tinggi Hub SAB Jl.Buluh Indah 789 Dps

B.BP.005.08.17.0001625

Srbtn Sim A/C Kary W lgsg interview SunsetRoad 087861144922

B.BP.154.08.17.0001619

Staf IT/Toko Zee X DVD Jl.Hasanudin 59 Lt2 Dpan BCA atas KFC

Driver,SIM A/B1 Umum, usia maksimal 40tahun,untuk lamaran bs dikirim langsung ke Kantor Buffalo atau via email alamat: Jl. Tirta Ening No. 9X Sanur, Denpasar Email: hrd.indonesia@buffalotours.com Telpon. 0361-289023

B.BP.004.08.17.0001596

B.BP.004.08.17.0001598

Karyawati Min.SMA 081338251999 Penampilan Menarik,Max.25Tahun

B.BP.101.08.17.0001608

Needed Housekeeping in Ubud B.BP.001.08.17.0000554 w/exp,good English+responsible, Kryw laki u/TourCounter@Htl Nusa good salary.Cv:gm.asaproperty@ Dua 085100469080,081918081960 gmail.com. Telp:0361-4490319 B.BP.001.08.17.0001576

Looking for: Tour & Ticketing staff PT.Komodo Cipta Wisata. Min.SMA/SMK,Excellent in English both written and spoken (priority).Sent Apl & CV to Email:kcwtours@gmail.com B.BP.001.08.17.0001575

Restaurant in Ubud Looks for Bartenders.Email: house.of.chakras@gmail.com

B.BP.004.08.17.0001534

B.BP.001.08.17.0001595

B.BP.001.08.17.0001537

B.BP.001.08.17.0001386

B.BP.001.08.17.0001539

Needed Villa Coordinator with exp,good English+responsible, good salary.Cv:gm.asaproperty@ gmail.com. Telp:0361-4490319 B.BP.001.08.17.0001538

S1/D3 T.Sipil/Pengairan H.08123 6385376,sariarta2016@gmail.com B.BP.001.08.17.0001587

Web Design Staff Wanted,Word Press & photoshop 085739461231 B.BP.001.08.17.0001561

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL MOBIL

HONDA

CRV New’2005 Silver Orisinil H.117Jt Bs Tukar,085100871119

BMW

BMW Sport 320 I Th’2015 Putih Hub:085100854585/081999375261

B.BP.141.08.17.0001593

Jaz RS Al New’14 Pth Trwt KM14 rb,jr pke Prbd, DK 081239907101

B.BP.001.08.17.0001457

CHEVROLET

B.BP.001.08.17.0001616

Chevrolet Aveo’04 AsBali Mulus Ayani Utr 149, 085101234990

MITSUBISHI

Promo Colt T & L300 Dp 1 Jtan Pajero Dakar Dp 70 Jtan & Open Indent Xpander H:081337909080

B.BP.001.08.17.0001606

MAZDA

CX7 H.265Jt Krd Dp35Jt+Swift GT Manual’11 Pth, 085100856999

B.BP.001.08.17.0001424

DAIHATSU

B.BP.141.08.17.0001590

Xenia Deluxe 1300cc 2011 Plat B Tlp.082324947689

NISSAN

Dijual Terano Spirit S3 Th 2005 Hub:0816730425

B.BP.001.08.17.0001559

Xenia Dp10Jt,Sigra Dp15Jt, Ayla Dp10Jt,GMax Dp6Jt.082340855805

B.BP.001.08.17.0001518

B.BP.001.08.17.0001458

SUZUKI

Splash GL Th’2012 Tangan 1 Silver Hub.087 862 270 180

DIJUAL RUMAH Djl Rmh Baru Dalung 650Jt BU BTN Pegending Hub.082147454248

B.BP.164.08.17.0001612

APV GX’10 Silver AsBali Kond. Orisinil Sekali HP.08123953664

B.BP.164.08.17.0001609

B.BP.001.08.17.0001621

Rmh baru,dp ringan,T.21/95 Perum Grand Lovina Sgr,215jt nego Hub.081338658888-081999041888

X-Over RC1’2013 Putih+City’08 Hitam Asli Bali H.081999456633

B.BP.001.08.17.0001377

B.BP.005.08.17.0001585

TOYOTA

Yaris TRD’2015 AT Putih KM8Rb Seperti Baru Hub.087860171736

B.BP.001.08.17.0001617

KONTRAKTOR Bth Kontraktor Bangunan Kitchen Set Interior H:081916666939

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko diDaerah pusat wisata Seminyak ukuran 80m2 PLN PDAM Internet harga 170jt perthn Hub.081237150515 Putri

B.BP.001.08.17.0001577

ARSITEKTUR CV.YogaDesain&Kntrktor:JasaGbr Urus IMB,SIUP/HO,081338146376

B.BP.004.08.17.0001536

B.BP.001.08.17.0001622

DIJUAL TANAH Djl Tanah 1,5A 2A 3A Buduk Gunung 400Jt Hub.082147454248

B.BP.001.07.17.0002008

46,5A Lebak Suren Soka Tabanan ViewSungai 33Jt/A 081239562633

B.BP.001.08.17.0001580

BU Sgr Tanah 2Are H340/A Ng,Br. Jenah Peguyangan 085333760181

B.BP.001.08.17.0001447

Tnh SHM 87,5Are Echo Beach Canggu 150m dr pantai Last piece of land in Canggu.Maaf TP Peminat Serius Hub: Alit 085237385537

B.BP.001.08.17.0000766

B.BP.164.08.17.0001615

BENGKEL LAS

PELUANG USAHA Pngenlan Usaha Modal kcl hasil bsar tmpt terbtas 081999093828

B.BP.164.08.17.0001610

Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

ALUMINIUM

B.BP.141.08.17.0001589

B.BP.001.08.17.0001572

DISEWAKAN GEDUNG B.BP.001.08.17.0001236 Dikontrakan Gedung+Gudang Jual Tnah Kav Jl Keboiwa Utara B.BP.164.08.17.0001611 Batukandik Denbar Mulai 370 Jt Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Yaris’12 TRD Manual AsDK Bgs New Yaris TRD’14 AT Putih&New Xenia X’17 Pth MT,085100840907 Silver 150Jt LowKM, 08123969166 LT/LB 3500/3900m2,08123812222 Nego Cash/Kredit 081339111599 B.BP.001.08.17.0001620

Ruko Lt2 Luas 6Are Penamparan Bs TT Rumah H.085100856999

DISEWAKAN RUMAH Rmh 3KT 2KM Garasi Dapur 2Lt Pdg Sambian 08174782549

Djl Tnh 2,5Are Dkt ByPas Mantra Pering 285Jt/A Hub:08123923726 B.BP.001.08.17.0001567

B.BP.001.08.17.0001602

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

Jual-BUC (Nego Harga Murah) B.BP.001.08.17.0001329 1.Jl.Dewisri 2/Kuta=6,40Are Promo Katering Nasi Kotak Beli 2.Jl.Jepun Pipil/Dps=9,09Are 100 Gratis 30 Hub.081217505054 Hub:08123817654/08113899108 B.BP.001.08.17.0001210 B.BP.001.08.17.0001525

DICARI TANAH Dicari Tanah Luas 5 Are lokasi Pantai Saba Hub:08123814518 B.BP.001.08.17.0001566

DIJUAL RUKO Ruko Br 2Lt di Sesetan Jl.Tegalwangi Hub.08123983100 B.BP.001.08.17.0001565

KEHILANGAN Hilang BPKB A4501429-O DK 1357 OL AN:I Gede Oka Wiratha

B.BP.001.08.17.0001579

Hlg BPKB H00068010-O DK8589 AN :Badan Kesbang Pol&Linmas Bali

B.BP.001.08.17.0001560

Hlng BPKB H05343795-O DK 331 FM AN:Ni Made Juliani

B.BP.001.08.17.0001578

CA

Free

Mengerjakan & Service Box Mobil Alm.

n

Desig

Kusen Alm.

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BALI WANGI

SERVICE MAMPET

JASA KURAS LIMBAH CAIR

WC MELAYANI MAMPET :

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

FURNITURE DIJUAL MOBIL

085 337 361 233 / 0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0001592-BRJ

WC

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

SALON PROMO Balinesse Body Spa 2 jam 150.000 Chocolate Sensational Spa 2 jam 120.000 Perawatan Miss V 80.000 Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, 089527788120 Jl. Hang Tuah 11X Sanur, 0361 289 481 C.0001467-SLN

DIJUAL MOBIL PROMO MERDEKA ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl

Harga

Rak Aluminium Bersaing dan Bergaransi

Roling Door Stainless Steel

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

DIJUAL MOBIL

Candra Aluminium

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar

Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

413211-412051 C.0000860-ALM

FOTOCOPY


EKONOMI

18

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

Nasib ’’Travel Agent’’ akan Serupa dengan Wartel Jakarta (Bali Post) – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memprediksi bahwa nasib travel agent akan serupa warung telekomunikasi (wartel) yang tergilas perkembangan teknologi jika tidak melakukan transformasi signifikan. ‘’Saya meyakinkan semua travel agent kalau tidak berubah saya jamin Anda pasti mati,’’ kata Menteri Arief Yahya dalam pidato sambutan sebelum menerima penghargaan dari ITB yakni Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama di Aula Barat ITB Bandung, Kamis (24/8) kemarin. Ia mengatakan, dirinya pernah memiliki pengalaman sebagai Direktur Utama PT Telkom pada masa ketika wartel berjaya. Ketika itu, PT Telkom memiliki jaringan hingga 124.000 wartel di seluruh pelosok Tanah Air. ‘’Wartel adalah walk in service dan travel agent yang masih manual itu persis wartel. Jadi kalau masih saja tetap manual pasti mati,’’ katanya.

Menurutnya, travel agent harus berpikir untuk go digital karena pada praktiknya perusahaan-perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia merupakan perusahaan berbasis digital di antaranya Apple, Alphabet Inc. (perusahaan induk Google), dan Amazon. Di bidang pariwisata juga, katanya, sebanyak 70 persen konsumennya sudah menggunakan teknologi digital dari mulai riset destinasi hingga pembayaran saat membeli paket wisata. ‘’Hampir semua transaksi sudah digital,’’ katanya. Ia berpendapat, seluruh perusahaan manual ke depan akan tergilas oleh perusahaan berbasis digital. ‘’Value dari Gojek itu melebihi dari value Garuda Indonesia, melebihi Blue Bird bahkan digabung berdua masih lebih tinggi Gojek. Demikian juga di pariwisata, value Traveloka lebih

tinggi dari Panorama dan Bayu Buana, saya menggunakan kuantifikasi ini agar lebih mudah dimengerti oleh masyarakat,’’ katanya mencontohkan. Kata dia, sebagai perusahaan yang listing di bursa, value Traveloka mencapai hampir Rp 15 triliun, sementara Panorama yang sudah puluhan tahun bergerak di bidang pariwisata memiliki value kurang dari Rp 1 triliun. Oleh karena itu, ia meyakinkan seluruh travel agent yang masih berbasis manual untuk melakukan transformasi menjadi perusahaan berbasis digital agar bisa berkembang sesuai zamannya. Pada kesempatan yang sama, ia mendorong peran perguruan tinggi untuk melahirkan dan mencetak lebih banyak start up di bidang teknologi digital. (ant)

Madu Pahit Utang APBN Jangan untuk Konsumtif Berpotensi Ekspor Bangka Tengah (Bali Post) – Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyatakan madu pahit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi menjadi komoditas ekspor, karena memiliki cita rasa unik dan berkhasiat untuk kesehatan. ‘’Kami berharap pemerintah daerah lebih mempercantik kemasan madu pahit ini agar dapat menembus pasar internasional,’’ kata Kepala Subbagian Kerja Sama Afrika dan Timur Tengah Biro Luar Negeri Sekjen Kementerian Pertanian Republik Indonesia Widyanto Soetajan di Namang, Kamis (24/8) kemarin. Ia menilai kemasan madu pahit masih kurang menarik dan ini akan menjadi masalah dalam promosi dan pemasaran madu khas daerah ini. ‘’Saya melihat sepanjang jalan madu pahit ini hanya dikemas menggunakan botol air mineral dan sirup dan itu kurang menarik konsumen,’’ katanya. Seharusnya, katanya, pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk lebih memperhatikan kemasan produk, karena kemasan merupakan salah satu kunci dalam memasarkan produk. ‘’Pemerintah daerah harus jeli dan melihat persyaratan ekspor agar produk unggulan daerah ini bisa menembus pasar global,’’ katanya. Untuk menjadikan madu pahit sebagai komoditas ekspor ini, katanya, pihaknya siap memfasilitasi pemerintah daerah agar dapat memenuhi persyaratan ekspor yang ditetap lembaga internasional dan negara tujuan ekspor komoditas tersebut. ‘’Kami siap berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan agar madu pahit ini bisa menjadi komoditas ekspor,’’ katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Pemerintah diminta lebih selektif dalam penggunaan utang negara yang disusun dalam RAPBN 2018. Untuk itu, utang negara harus digunakan untuk mencapai hal-hal produktif, bukan untuk pengeluaran konsumtif. ‘’Pemerintah harus memastikan penggunaan utang yang produktif,’’ kata Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPR-RI Eni Maulani Saragih saat menyampaikan pemandangan fraksinya menanggapi Pokokpokok RAPBN 2018 beserta Nota Keuangannya pada rapat paripurna DPR, Jakarta, Kamis (24/8) kemarin. Selain itu, Fraksi Golkar meminta pemerintah lebih memperhatikan pertumbuhan masyarakat dari berbagai kelas ekonomi, agar pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 5,4% dalam RAPBN 2018 dapat dirasakan seluruh masyarakat. ‘’Pertumbuhan ekomoni 2018 realistis seiring pertumbuhan ekonomi dunia dan domestik. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dapat

dirasakan seluruh masyarakat Indonesia,’’ kata Eni. Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Adisatrya Suryo Sulisto menegaskan, negara harus hadir dalam menjamin kesejahteraan rakyat, sehingga RAPBN 2018 harus disusun berdasarkan kebutuhan rakyat. Untuk itu, fraksinya menekankan agar RAPBN 2018 tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. ‘’Anggaran yang diputuskan harus melihat kebutuhan dan kondisi masyarakat agar kesejahteraan tidak hanya sebatas di atas kertas. Pembangunan harus memperhatikan sosial budaya penduduk ada,’’ kata Adisatya. Sementara itu, Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo menilai penerimaan perpajakan yang ditargetkan dalam RAPBN 2018 sebesar Rp 1.609,4 triliun sulit tercapai karena dinilai kurang realistis dengan kondisi saat ini. ‘’RAPBN terkesan tidak kokoh, karena target penerimaan tidak

Bali Post/dok

NUSA DUA - Nusa Dua segera menjadi tempat perhelatan sidang IMF-WB yang dihadiri belasan ribu orang. Sebelumnya Nusa Dua juga dijadikan tempat perhelatan sidang Interpol yang dihadiri ribuan orang.

Pertemuan IMF-WB Dorong Perekonomian Nasional

Mangupura (Bali Post) – Pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) yang akan berlangsung 9-14 Oktober 2018 diyakini membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik. Pada event ekonomi terbesar di dunia itu akan terdapat 2.000 pertemuan, baik pertemuan kecil maupun besar. Annual meeting tersebut akan dihadiri 189 negara anggota IMF-WB dengan 15.000 peserta dari seluruh negara. Pesertanya terdiri dari menteri keuangan dari berbagai negara, gubernur bank sentral berbagai negara, CEO industri keuangan, akademisi terkemuka, lembaga internasional, dll. Dari belasan ribu peserta tersebut 3.000-4.000 merupakan delegasi resmi, sisanya ada staf IMF-WB terdiri dari 1.500 orang, investor 3.5005.000 orang, observer 1.000 orang, media 1.000 orang, dll. Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan, IMF-WB ini merupakan promosi gratis bagi Bali. Dengan adanya IMF-WB diperkirakan dana yang beredar di Bali hanya untuk kamar hotel saja sekitar Rp 1,8 triliun. Dapat dibayangkan, kamar yang akan digunakan adalah 13.500 dengan biaya

USD 600 per malam dengan lama tinggal 10 malam di sekitaran Nusa Dua, Jimbaran, Sawangan, Tanjung Benoa, Uluwatu. Sehingga dana untuk kamar cukup besar. Ia berharap Bali yang menyumbang pendapatan yang cukup besar bagi Indonesia, mendapatkan dana perimbangan yang lebih untuk Bali. Executive Director of INFID Sugeng Bahagijo memaparkan, ada tiga manfaat yang diperoleh dari IMF-WB, yaitu Indonesia bisa menjadi role model. ‘’Di situlah Indonesia bisa menampilkan prestasi sekaligus sarana promosi dan investasi. Menjadi wadah saling membahas isu sosial yang menjadi kepentingan bersama,’’ jelasnya. Indonesia diharapkan bisa memengaruhi agenda pembangunan di tingkat internasional sesuai dengan kemajuan, perkembangan dan kelemahan. Krisis yang dialamai Indonesia tahun 1998 telah menjadi tonggak bersejarah bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Hingga akhirnya Indonesia mampu bangkit dan kini tidak memiliki pinjaman di IMF, sehingga profil Indonesia cukup baik untuk dibagikan ke peserta IMF-WB. Indonesia yang menempati urutan ke-4 dari prospek investasi berdarkan

data UNCTAD. Dengan IMF-WB, diharapkan dapat lagi menggairahkan iklim investasi di Indonesia. Meski demikian, status sosial Indonesia belum setara. Dari sisi pendapatan wanita, dari sisi partisipasi tenaga kerja wanita, wanita dalam manajemen tingkat tinggi, dll. Hingga tahun 2030, Indonesia perlu tambahan 60 juta tenaga kerja terampil dan tambahan 4 juta tenaga kerja terampil dan semiterampil per tahun. Sementara itu, ekonom dari Bank Pertama Josua Pardede mengatakan, dengan adanya event ini akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga pertumbuhan tercepat setelah Cina. Dengan IMF ini akan menjadi momentum untuk bisa menggenjot investasi. ‘’Saat ini investasi swasta belum optimal, masih wait and see,’’ ujarnya pada Diskusi Media ‘’Memanfaatkan IMF-WB Annual Meetings 2018 untuk Mendorong Perekonomian Nasional’’ pada Kamis (24/8) kemarin. Sehingga momen ini diharapkan menjadi momentum untuk bisa mendorong mempromosiakan pariwisata dan investasi di Indonesia untuk pertumbuhan berkualitas dan sustainable ke depannya. (kmb42)

realistis,’’ kata Rahayu Saraswati. Fraksi Gerindra menilai postur RAPBN 2018 yang dirancang pemerintah masih belum memadai untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat sesuai tujuan pembangunan nasional. ‘’APBN perlu disusun secara realistis, sehingga mampu menopang kegiatan prioritas, kredibel, berdaya tahan dan berkelanjutan baik jangka pendek maupun menengah,’’ ujarnya. Gerindra juga menilai target penerimaan perpajakan dirasakan terlalu tinggi, padahal proyeksi pendapatan selalu mengalami revisi setiap tahunnya, karena berbagai penyebab. ‘’Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, target pendapatan juga terus direvisi berulang kali namun tidak jelas pencapaiannya,’’ kata Rahayu. Dengan kondisi ini, Gerindra memperkirakan penerimaan perpajakan bisa mengalami shortfall sebesar Rp 100 triliun dan tax ratio tidak bisa mendekati proyeksi 11,5 persen terhadap PDB pada 2018. (kmb4)

Arief Yahya

Harga Garam Naik Tiga Kali Lipat Jakarta (Bali Post) – Harga garam di Pasar Kalibata, Jakarta Selatan, melonjak hingga Rp 70.000 per karung isi 50 kilogram, padahal pemerintah mulai menggelontorkan garam impor sebanyak 75.000 ton antara lain dari Australia. Seorang pedagang sembako, Kamis (24/8) kemarin, mengatakan garam satu karung isi 50 kilogram dijual seharga Rp 70.000 melonjak tiga kali lipat dari harga sebelumnya Rp 22.000. ‘’Kenaikan harga garam sampai saat ini masih melampaui batas,’’ katanya. Ia mengatakan harga sembako yang paling melonjak drastis adalah garam, padahal pada tahun sebelumnya belum pernah ada kenaikan harga garam yang terlalu tinggi. Ia juga menambahkan, adanya stok garam impor belum membuat harga garam turun. ‘’Harga satu bungkus garam saat masih naik Rp 5.000 sekarang dijual seharga Rp 2.500 sampai Rp 4.000,’’ katanya. Ia berharap melonjaknya harga garam ini dapat segera diatasi pemerintah. Pedagang sembako lain di Jakarta juga merasakan melonjaknya harga garam. Untuk satu bungkus garam dapur ukuran kecil mulai dijual seharga Rp 6.000 sebelumnya Rp 2.500, sedangkan untuk satu bungkus garam dapur ukuran sedang dijual seharga Rp 15.000 berbeda dengan dua bulan lalu seharga Rp 10.000. (ant)


16 Pages

159 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

.com. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

Friday, August

25, 2017

nationalbalipost

online: http://www.inter

announces Taylor Swift n’ album ‘Reputatio victory after court

Friday, August

Danish police identify torso as missing submarine journalist

25, 2017

” titled “Reputation a new album at a high-profile announced court victory - Taylor Swift after scoring a a week LOS ANGELES or was preparjust over been hacked herself. on Wednesday, Swift had in Colorado. after music or reinvent in whether groping trial

new t three yearswhich announcemen a ing to launch will come made the album “1989,” “Reputation” images, including The singer Off” and “Bad Instagram featuring a black and Swift’s 2014 best-selling “Shake It a series of hits such as cover newspaperof 16 with possible album of Swift with part of her spawned at the age Blood.” broke out one of pop white illustration overlapping Swift, who and has become carved a the style headlines album solo artists, her own Nov. 10, and her debut face. delve into growing will be released music’s best-selling songs that The album debut on Thursday. absence from career writing love, friendship and will first single ended a six-month testimony experiences of eye. by eager Swift, 27, deliver unflinching to court earlier up in the public often scrutinized or friends are the spotlight in a Denver flames Her lyrics radio DJ to former singers such as against a $1 in dam- fans for references with with this month. awarded the symbolic jury in her relationshipsStyles and feud after a federal bottom such as She was and Harry her had sought John Mayerstar Katy Perry. ages that she the DJ had grabbed in 2013. on the singer’s pop her may focus of her private Denver foundfor a photo with people fellow “Reputation” media scrutiny in previous while posing one of the most followed victory struggle with has spoken about her court The singer, Twitter and life, which she media, followed social Instagram, on (rtr) page, posts from by deleting avatar from her Facebook about interviews. her speculating removing into a frenzy sending fans

Announcing

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

of tests the results a passby

Denmark/Martin

search of

REUTERS

missing

body

out on taking Wall the A day after Nautilus submarine, was mainthe vesReuters he sticking his UC3 was rescued after and Engmark told nobody else innocence of death inventor Police found taining his that Wall’s case sel sank. The submarine is oneand macabre board. to his account Madsen

on The by police torso, discovered a headless and Danish three constructed privately built identified Swedish on thecyclist on Monday, said it was accidental. Swedish ing has riveted made headlines around one of the largestIt can carry eight that of on Wednesday Jens Moller and EN - Police in Copenhagen as a Danish boundless ones in the world. 40 tonnes when damage suggesting and media, killed by who was spokesman “It is with COPENHAG and weighs had sufferedto make sure air washed ashore believe was the world. dismay we received Wall, and of our peopleequipped. female torso Wall, who they submarine. missing after “an attemptshould leave the body the sadness Kim that the remains have fully went Aug. gas inside rise from his home-made reporter the message sister Kim Wall would not on board inventor Peter Madsen,submarine on known so that it inventor mother Ingrid ‘ROCKET MADSEN’ daughter and (56-foot) accident. a story on already well also some been found,” Wall’s an seabed”. Madsen was an entrepreneur and researchingout to sea in his 17-metre “There was she died in as days for He added: to the body, alleged- Wall said on Facebook. Denmark as well as he took her killing her, saying the horrendous disap- in engineer, “During metal attached sure the body would aerospace since Kim 10. He denies legs countless have passed ly also to make The arms, page 6

en to get Scre d Freeman Morgan Actors lifetime awar

the part,” brings to said in performer Carteris is what a Gabrielle perfection president unthe versatile SAG-AFTRA completely - Morgan Freeman, and pimps, a statement. fearless and gods, presidents LOS ANGELES who fos“He is innovative, she added. for playing 2017 lifetime achievement to the actor actor known with the Guild (SAG) at its annual bound by expectations,” is given annually profession. will be honored The award of the acting authoritative voice Screen Actors in and 50 years ters the finest ideals award by the career spans in January. voice of God, calm demeanor ceremony 80, whose prolific join the likes of past Freeman’s cast as God, or the and he played him Freeman, 100 movies, will and Dick Impact.” Reynolds Angeles has seenincluding “Bruce Almighty,” than and “Deep boxer and more Lily Tomlin, Debbie at a Los a former on movies of president in “Invictus” for playing recipients when he gets the honor the award the role won an Oscar (rtr) Van Dyke on Jan. 21. SAG announced In 2005 he waiting in “Million Dollar Baby.” ceremony entire careers Tuesday. actors spend their showed us that true “Some role. Morgan onal Bali for the perfect find Internati

Sylvest/via Scanpix

Faelled in

as fy torso lice identi list Danish po bmarine journa su missing

at Kalvebod assist police 2017. styrelsen) August 23, Beredskabs (Danish: Copenhagen, Denmark, (DEMA) in t Agency was found, Managemen her torso Emergency the site where of the Danish Wall close to Kim Members journalist parts of

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Post at:

to his submarines. the that bottom.” we have received Continued sink to the sawn from and apprecihad been match peared, of how loved a person and and head showed a police evidence as also be heard News can the journalat Global she was, both body. Analysis DNA, which and ated and as a professionalthe world in “Bali Image” from 9.30 96.5 with Wall’s from a toothbrush friend Radio FM am. Listen to corners of a person From all had gathered and with blood found until 10.00 FM at http:// of Kim as Po- ist. om a hairbrush, Global Radio Moller said. of comes proofa difference.” Madsen the ten2myradio.c made the cause in the submarine, at http:// following globalfmbali.lis not know for who streaming court that Wall http:// lice still dodivers are searching has told a or live video ali.com and he “buried” stateli. accident, death, and parts. initial radioglobalfmb nel/global-fm-ba with alleged- changing his her ustream.tv/chan more body 46, is charged at sea he dropped Madsen, which carries a sen- ment to police that life Copenhagen. manslaughter, five years and off alive in Betina Hald tence of between His lawyer in prison.

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Jumat Paing, 25 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Temuan Jasad oleh Malaysia Bukan Pelaut USS McCain

Mark Wahlberg

Singapura (Bali Post) Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengatakan pada Kamis (24/8) kemarin, jasad manusia yang ditemukan oleh Malaysia bukanlah satu dari 10 pelautnya yang hilang setelah terjadi tabrakan antara kapal perang USS John S. McCain dengan sebuah kapal tanker Alnic MC. Pemeriksaan medis terhadap jenazah tersebut, yang ditemukan Angkatan Laut Malaysia sekitar delapan mil laut di barat laut lokasi tabrakan, menginformasi bahwa jasad itu bukan satu dari 10 pelaut, demikian pernyataan dari Armada Ketujuh AS. Jasad itu akan dikembalikan ke pihak berwenang Malaysia. Sebuah operasi pencarian dan penyelamatan internasional yang melibatkan pesawat terbang, penyelam dan kapal mencari pelaut yang hilang di atas wilayah seluas sekitar 5.500 kilometer persegi di sekitar lokasi kecelakaan. Pada Selasa, penyelam Angkatan Laut dan Marinir AS menemukan sisa-sisa pelaut yang hilang di dalam bagian yang disegel dari lambung kapal John S. McCain yang rusak, yang ditambatkan di Pangkalan Angkatan Laut Changi Singapura. Angkatan Laut belum mengumumkan identitas atau jumlah yang ditemukan di kapal. Empat pelaut yang cedera dalam kecelakaan tersebut meninggalkan sebuah rumah sakit Singapura pada Rabu dan telah kembali bertugas, Armada Ketujuh Amerika Serikat mengatakan. Tabrakan dini hari adalah kecelakaan besar keempat bagi Armada Pasifik AS di tahun ini telah mendorong adanya peninjauan atas operasinya. Angkatan Laut pada Rabu mengganti Panglima Angkatan Darat Ketujuh Laksamana Joseph Aucoin, karena, mengutip pernyataan terkait penggantiannya; “Hilangnya kepercayaan pada kemampuannya untuk memerintah” pascakecelakaan itu. Aucoin akan diganti bulan depan. Laksamana Muda Phil Sawyer mengambil alih komando armada. Armada ketujuh, yang berkantor pusat di Jepang, mengoperasikan 70 kapal, termasuk satu-satunya kapal induk Angkatan Laut AS yang dikerahkan, dan memiliki sekitar 140 pesawat dan 20.000 pelaut. (iah/rtr)

Mark Wahlberg melejit ke puncak daftar tahunan aktor dengan bayaran tertinggi di dunia yang dibuat majalah Forbes, memperlihatkan jelas perbedaan besar antara bintang Hollywood pria dan wanita. Wahlberg (46) memperoleh sekitar 68 juta dolar AS pada 2017 berkat film “Daddy’s Home 2” dan “Transformers: The Last Knight”, berdasarkan peringkat Forbes yang dirilis Selasa. Aktor yang dulu rapper itu menggeser Dwayne “The Rock” Johnson dari posisi puncak tahun lalu menjadi peringkat kedua tahun ini, dengan perkiraan penghasilan 2017 sebesar 65 juta dolar AS. Forbes memperkirakan pendapatan, di luar pajak dan biaya pengelolaan, dari film, TV dan iklan. Daftar Forbes kembali menyoroti kesenjangan gender di Hollywood terkait honor. Pekan lalu, majalah tersebut mengumumkan aktris “La La Land” Emma Stone sebagai aktris dengan bayaran tertinggi di dunia dengan perkiraan pendapatan sebesar 26 juta dolar AS tahun ini. Forbes mengatakan gabungan gaji dari 10 aktor dengan bayaran tertinggi dalam periode Juni 2016-Juni 2017 mencapai angka 488,5 juta dolar AS, hampir tiga kali lipat dari jumlah pendapatan 10 aktris dengan bayaran termahal yang hanya mencapai angka 172,5 juta dolar AS. Forbes mengaitkan perbedaan besar dengan film pahlawan super dan aksi blockbuster yang menghasilkan uang banyak di box office untuk studio Hollywood namun film seperti itu cenderung menawarkan sedikit peran untuk perempuan. Bintang “Pirates of the Caribbean” Johnny Depp, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu dari lima aktor bayaran tertinggi, tidak masuk 20 besar tahun ini, kata Forbes. Depp saat ini terlibat dalam sebuah perselisihan hukum dengan mantan manajer bisnisnya yang telah merinci apa yang mereka gambarkan sebagai kebiasaan belanja mewahnya. Desember lalu, sebelum peluncuran “Pirates of the Caribbean” pada Mei 2017, “Dead Men Tell No Tales”, Forbes menyebut Depp sebagai aktor dengan bayaran terlalu mahal selama dua tahun berturutturut karena film “Alice Through the Looking Glass” dan “Mortdecai” tidak membawa keuntungan besar. Tiga bintang terbesar Bollywood - Shah Rukh Khan (38 juta dolar AS), Salman Khan (37 juta dolar AS) dan Akshay Kumar (35,5 juta dolar AS) - menempati posisi ke 8, 9 dan 10 dalam daftar Forbes. (ant)

Kantongi Bayaran Tertinggi di Dunia

Bali Post/rtr

RUSAK - Sebuah mobil rusak karena empasan Topan Hato terlihat di Makau.

Topan Hato Landa Makau, Sembilan Orang Tewas Makau (Bali Post) -

Sedikitnya sembilan orang tewas dan masih banyak yang hilang setelah salah satu topan terkuat yang tercatat melanda wilayah selatan Tiongkok di Makau. Para penyelamat pada Kamis (24/8) kemarin mencari orang-orang yang terjebak dalam mobil yang terendam. Saat seorang pria di Makau tewas setelah badannya terbentur ke dinding akibat hempasan Hato, seorang lainnya jatuh dari rumahnya di lantai 11 dan korban ketiga di Makau tewas tertabrak truk yang terlempar badai. Hingga Kamis dini hari korban tewas akibat topan Hato di Makau bertambah dua dan 153 lainnya terluka serta listrik padam hingga pukul 02.00 waktu setempat (01.00 WIB). Di Provinsi Guangdong, empat orang tewas dan satu lainnya belum jelas nasibnya sehingga korban tewas di wilayah selatan Cina akibat badai itu totalnya sembilan orang. Menurut TDM, stasiun penyiaran milik Makau, Topan Hato, merupakan topan terkuat sejak 1968 yang melanda pusat perjudian terbesar di dunia itu dengan penduduk berjumlah 600 ribu orang. “Kota ini sepertinya baru saja berperang,” kata seorang pegawai negeri, yang enggan disebutkan namanya karena tidak berwenang untuk berbicara dengan media. Warga yang bergulat dengan akibat di bekas koloni Portugis tersebut mengatakan Makau san-

gat tidak siap menghadapi Hato dan anginnya yang merusak dengan kecepatan lebih dari 200 kmh (124 mph). Hato pada Rabu (23/8) memasuki pusat keuangan terdekat Hongkong, mencabut pohon, membanjiri jalan-jalan, memaksa ratusan penerbangan dibatalkan dan menghentikan perdagangan finansial. Ada laporan 34 orang terluka di Hongkong. Pada satu tahap saat Hato makin kuat, Hongkong mencatat sebuah peringatan badai kategori 8, dengan mengatakan bahwa kemungkinan akan naik lebih tinggi. Namun, pemerintah Makau menilai Hato hanya merupakan topan dengan sinyal 3. “Saya terkejut dengan keterlambatan pemberitahuan dan kurangnya persiapan untuk menanggulangi topan ini. Warga berada dalam bahaya dan tidak bisa memperoleh informasi apakah bantuan akan datang,” kata Ashley SutherlandWinch, seorang konsultan pemasaran di Makau. Hato menghantam apartemen di Makau, menerbangkan lembaran kaca, memutus pasokan listrik di

lebih dari setengah wilayah Makau dan merusak infrastruktur air bersih. Warga mengatakan pada Kamis bahwa pasokan air diperkirakan akan habis di sejumlah bangunan. Eksterior bangunan, termasuk bagian dari kasino jutaan dolar, diliputi oleh angin kencang Hato. Sementara sebagian besar kasino besar Makau yang bergaya Las Vegas, terutama yang beroperasi di Cotai, mencoba beroperasi seperti biasa dengan mengandalkan generator cadangan. Saham kasino yang terdaftar di Hongkong mengalami penurunan pascatopan Hato. (iah/rtr)

Morgan Freeman

Dapat Penghargaan ”Lifestime Achievement” SAG Jaya Pangus

Bali Post/ist

Jaya Pangus

Jaga Eksistensi, Rilis Single ”SIM” Kembali eksis di belantika musik Bali, Jaya Pangus meluncurkan single keduanya setelah sebelumnya merilis “Mewali”. Penyanyi yang identik dengan rambut panjang itu kembali mengobati rindu para penggemarnya lewat single terbarunya “Surat Ijin Memadu’’ (SIM) yang diproduseri sendiri. Single “Surat Ijin Memadu” ini menceritakan tentang seorang pria yang sudah memiliki istri, meskipun begitu ada seorang wanita yang menyukainya. Bahkan, si wanita bersedia untuk dinikahi dan dimadu asalkan ada “Surat Ijin Memadu” dari istri pertamanya. Kendati demikian, si pria tidak memiliki rasa terhadap si wanita tersebut dan meminta si wanita untuk mencari pria lain yang masih single. “Ini sih cuma lagu saja, semoga tidak ada yang mengalami seperti dalam lagu ini,” ungkap Jaya Pangus. Dengan dirilisnya single “Surat Ijin Memadu” ini, membuktikan pria kelahiran Badung, 23 Maret 1983 ini ingin tetap eksis di belantika musik Bali yang telah membesarkan namanya itu. Meskipun persaingan di industri musik Bali semakin ketat, namun dengan suara khasnya, Jaya Pangus optimis tetap bisa bersaing dan berharap bisa diterima oleh para pecinta musik pop Bali. “Ini single kedua, setelah saya kembali aktif di belantika musik Bali. Saya ingin terus untuk menghadirkan karya terbaru, karena saya sudah lama vakum dari belantika musik Bali. Jadi sekarang saya mencoba membangun lagi karier saya di industri musik pop Bali,” tandasnya. Lewat single terbarunya ini, pemilik nama lengkap I Ketut Pasek Jaya Saputra ini berharap bisa kembali eksis di belantika musik pop Bali. Jaya Pangus selama kariernya telah merilis tiga album solo, seperti “Suwir Wir Mesuwir”, “Sasih Karo” dan “Puputan Renon”. Selain itu beberapa album kompilasi pernah ia dukung di bawah naungan Januadi Record. (win)

Morgan Freeman, aktor yang pernah berperan sebagai dewa, presiden, dan mucikari, akan dianugerahi Penghargaan “Lifetime Achievement” 2017 oleh Screen Actors Guild (SAG) dalam acara tahunan yang digelar Januari 2018. Freeman yang kini berusia 80 tahun memiliki karier berakting yang sangat panjang, 50 tahun. Ia telah membintangi lebih dari 100 film. Penghargaan yang diperolehnya ini menyejajarkan dirinya dengan pemain film seperti Lily Tomlin, Debbie Reynolds, dan Dick Van Dyke yang sudah memperoleh penghargaan ini terlebih dulu. “Sejumlah aktor telah menghabiskan seluruh karier mereka menunggu peran yang tepat. Morgan

memperlihatkan pada kita bahwa akting yang sempurna adalah kemampuan aktor untuk memerankan bagiannya,” kata Presiden SAGAFTRA Gabrielle Carteris dalam sebuah pernyataan, Selasa (22/8) waktu setempat. Penghargaan ini diberikan pada aktor yang merupakan panutan dalam profesi akting. Penampilan kalem Freeman dan suaranya yang berwibawa membuatnya memperoleh peran sebagai Dewa, atau suara dari Tuhan, di sejumlah film, termasuk “Bruce Almighty”. Ia juga berperan sebagai presiden dalam “Invictus” dan “Deep Impact”. Pada 2005, ia memenangkan penghargaan Oscar karena perannya sebagai mantan petinju di “Million Dollar Baby”. (iah/rtr)

Bali Post/ist

Morgan Freeman

Taylor Swift

Umumkan Album ”Reputation” di Media Sosial

Taylor Swift

Bali Post/rtr

Taylor Swift mengumumkan sebuah album baru berjudul “Reputation” pada Rabu (23/8) waktu setempat, seminggu setelah kemenangannya di pengadilan atas kasus pelecehan seksual yang menimpanya. Penyanyi itu mengumumkan album terbarunya lewat serangkaian foto di akun media sosialnya, Instagram. Bahkan dalam unggahannya, terdapat salah satu foto yang diduga akan menjadi sampul album terbarunya itu. Foto tersebut menampilkan latar hitam putih wajah Taylor Swift dan sejumlah headline koran. Album baru penyanyi ini akan diluncurkan pada 10 November. Sementara sebuah lagu akan mulai diputar pada Kamis (24/8) kemarin. Swift (27) mengakhiri masa vakumnya selama 6 bulan dari sorotan media untuk bersaksi di hadapan pengadilan terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang DJ Radio di Denver. Pengadilan yang memenangkan Swift memberinya uang sebesar 1 dolar AS sebagai

simbol kemenangannya. Penyanyi yang termasuk salah satu orang yang paling banyak diikuti di sosial media menghapus semua postingannya di Instagram, Twitter, dan Facebook. Hal ini membuat penggemarnya bertanya-tanya apakah Swift sedang mengalami pembajakan atau berencana meluncurkan sebuah album baru. “Reputation” diluncurkan 3 tahun setelah album “1989” yang laris manis pada 2014 silam. Swift mulai tenar pada usia 16 tahun saat meluncurkan albumnya yang pertama dan telah menjadi salah satu penyanyi solo terlaris. Ia juga mengarang sendiri lagu-lagunya, yang umumnya berasal dari pengalaman cintanya, persahabatan, dan tumbuh dewasa dalam sorotan publik. “Reputation” kemungkinan akan fokus pada upaya Swift mengatasi sorotan media dalam kehidupan pribadinya, seperti yang diungkapkannya dalam sejumlah wawancara. (iah/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook