Skip to main content

Edisi 24 Nopember 2017| Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 95 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat pon

, 24 november 2017

Setya Novanto

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Bali Post/ade

KPK Cekal Istri Novanto

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP). ‘’Direncanakan diperiksa sebagai tersangka,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Setya Novanto sudah tiba di gedung KPK Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB. Ia tidak berkomentar saat tiba di gedung KPK, Jakarta untuk diperiksa. Selain diperiksa KPK, Setya Novanto juga akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Polisi akan memeriksa Setya Novanto di gedung KPK, Jakarta, Kamis kemarin. ‘’Nanti akan dikoordinasikan dengan Polda untuk kebutuhan terkait lantas,’’ ucap Febri. Otto Hasibuan, kuasa hukum Setya Novanto, mengaku kliennya dicecar 48 pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP). ‘’Hari ini 48 pertanyaan dijawab semua,’’ kata Otto. Hal. 19 Kurang Sehat

Deisti Astriani Tagor

Bali Alami Anomali Pertumbuhan Ekonomi

Bali harus segera melakukan evaluasi terhadap anomali pertumbuhan ekonomi. Fakta terbalik dari predikat Bali mengindikasikan ada yang salah dalam pengelolaan Bali. Di sektor pariwisata, investasi yang mengalir justru menguatkan potensi marginalisasi budaya Bali. Sedangkan di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi justru membuat sejumlah orang Bali masih terdata menjadi peserta transmigrasi. Pengangguran juga meningkat. Ini bentuk anomali yang harus dituntaskan pemimpin Bali ke depan.

Liga Champions

Chelsea Pastikan Masuk 16 Besar

Baku Chelsea akhirnya menjadi tim yang menyusul memastikan bisa menembus 16 besar sepak bola Liga Champions Eropa musim ini. Chelsea memastikan diri menembus 16 besar Liga Champions setelah menang 4-0 atas Qarabag yang terbantu melalui penalti pada babak pertama dan dikeluarkannya seorang pemain lawan, Kamis (23/11) kemarin. Pertandingan ini menjadi menguntungkan sang juara Inggris pada pertengahan babak pertama ketika kapten Qarabag Rashad Sadygov diusir keluar lapangan karena menjatuhkan Willian di kotak penalti, yang membuat Eden Hazard dapat mengonversi dengan tenang dari titik putih. Hal.19 Gol Brilian

Prof. Rumawan Salain

’’Pariwisata tetap harus memberikan kenyamanan hidup bagi krama Bali. Selama ini kemacetan, termasuk tingginya aliran pendatang telah memicu perubahan perilaku bagi krama Bali.’’

Pandangan terhadap kondisi Bali terkini dilontarkan pengamat tata ruang Universitas Udayana Prof. Rumawan Salain dan praktisi perbankan Dr. Made Gde Sadguna ketika diwawancarai Bali Post secara terpisah, Kamis (23/11) kemarin. Prof. Rumawan Salain mengatakan, pertumbuhan pariwisata dengan target kunjungan mencapai 5,5 juta - 6 juta orang adalah bentuk proyeksi yang mengabaikan potensi dan daya dukungan Bali. ‘’Proyeksi kunjungan wisatawan ini justru berpotensi menimbulkan masalah lingkungan dan tata ruang yang nantinya akan berimbas kepada pewarisan budaya. Jumlah wisatawan yang diproyeksikan masuk Bali jauh melebihi penduduk Bali. Ini tidak sehat secara populasi kependudukan,’’ ujarnya. Ia menyarankan target kunjungan wisatawan ke Bali harus dievaluasi dan realistis. Bali jangan ikut mengejar angka kunjungan, melainkan harus membidik wisatawan berkualitas. Hal. 19 Investasi Pariwisata

Dr. Made Gde Sadguna

’’Saya meyakini ada yang salah dalam mengelola Bali dalam konteks pemerataan ekonomi. Kuat kecenderungan pertumbuhan investasi yang menimbulkan lapangan kerja dinikmati oleh pendatang yang tak teregistrasi.’’

Bali Post/dok

AREAL PERTANIAN - Pembangunan perumahan yang mencaplok areal pertanian.

Sering Jadi ’’Kambing Hitam’’

Bali Post/afp

MORATA Pemain Chelsea Alvaro Morata mengendalikan bola saat melawan Qarabag FK, Kamis (23/11).

PARIWISATA sebagai lokomotif ekonomi Bali, terkesan telah menjadi doktrin bagi generasi muda Bali. Orang Bali pun fasih bicara hal ini. Namun, sering kali dampak ekonomi yang diakibatkan berkembangnya sektor pariwisata, membuat sektor ini juga menjadi bulan-bulan-

an. Pariwisata kerap dituduh sebagai pemicu kepincangan pembangunan ekonomi dan alih fungsi lahan. Padahal jika regulasi jelas, pariwisata bukanlah penyebab dari semua itu. ‘’Kami sering menjadi kambing hitam. Padahal kami yakin, pariwisata masih menjadi lokomotif perekono-

mian Bali,’’ ujar Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA I Made Ramia Adnyana kepada Bali Post. Ia mengakui pembangunan pariwisata dan investasinya menimbulkan dampak ke beragam sektor. Hal. 19 Sangat Besar

Australia 943.726

WISATAWAN KE BALI

Tiongkok 1.307.973

India 223.362

Jepang 234.991

Inggris 216.007

Menjauh dari Krama Bali

INVESTASI pariwisata di Bali selama ini kurang berpihak kepada masyarakat lokal. Kondisi ini menguatkan potensi makin lemahnya daya tahan masyarakat Bali. Potensi terdegradasinya ketahanan ekonomi masyarakat Bali makin kuat. Hal itu dilontarkan anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana dikonfirmasi, Kamis (23/11) kemarin. Ia mengakui telah terjadi salah kaprah terhadap korelasi antara peningkatan perekonomian Bali dengan investasi pariwisata. Kendati, 60

persen dari perekonomian Bali memang masih terkait dengan pariwisata. ‘’Investasi pariwisata yang digenjot secara terbuka, kalau tidak cerdas mengelolanya justru akan menjauhkan industri pariwisata dari masyarakat Bali,’’ ujarnya. Menurut Adhi Ardhana, di sektor pariwisata kemampuan krama Bali berinvestasi hanya dalam bentuk UMKM, atraksi, serta hotel dan restoran menengah bawah. Hal. 19 Perubahan Pasar

Pariwisata Bali Secara komulatif, pada periode Januari - September 2017 wisman yang datang langsung ke Bali mencapai 4.555.737 orang. Jumlah ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat mencapai 3.639.690 orang, atau naik sebesar 25,17 persen. Negara yang mengalami peningkatan jumlah wisatawan terbesar pada periode Januari – September 2017 ini adalah Tiongkok, yaitu tercatat sebesar 58,94 persen.


denpasar

2

Jumat Pon, 24 November 2017

figur

Bali Post/ara

TPS ”Underground”

DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar berencana membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) underground, guna mengatasi persoalan overload-nya sampah dan menghindari kesan jorok di lingkungan TPS. Pelaksanaan pembuatan TPS underground (kontainer di bawah tanah) salah satunya di depo Jalan Pulau Kawe, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan agar selama proses berlangsung dapat dimaklumi oleh masyarakat. ‘’Kami sampaikan kepada masyarakat yang ingin membuang sampahnya ke depo tersebut, mulai tanggal 23 November 2017 dari pukul 17.00-20.00 Wita agar membuangnya langsung ke truk yang sudah disiapkan,’’ ujar Kepala DLHK Kota Denpasar Ketut Wisada, Rabu (22/11). Dengan adanya proses pembuatan TPS underground yang diperkirakan berlangsung sebulan itu, masyarakat diharapkan membuang sampah di TPS terdekat. ‘’Selama kegiatan berlangsung, kami harap masyarakat yang biasanya membuang sampah di depo Jalan Pulau Kawe agar membuang sampah di depo terdekat, seperti di depo Jalan Pulau Seram, depo Jalan Gunung Karang dan depo Jalan Selamet Riadi,’’ ujarnya. Ia mengatakan, TPS underground ini diperkirakan mampu menampung sekitar 12 meter kubik sampah. Pembuatan TPS ini guna menghindari kesan jorok dan terbebas dari sampah di permukaan sehingga Denpasar terlihat bersih dan asri. (ara)

Bali Post/eka

PERAWATAN - Beberapa petugas PLN tengah melakukan perawatan jaringan listrik di Jalan Nangka Utara, Denpasar. Perawatan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kelancaran suplai arus listrik ke pelanggan.

Banjir Masih Mengancam

Enam Titik Genangan Air Belum Teratasi

Denpasar (Bali Post) –

Musim hujan sudah mulai turun. Ancaman banjir masih menghantui warga Denpasar, mengingat sampai saat ini masih ada sejumlah titik genangan air yang belum tertangani dengan baik. Akibatnya, ketika hujan turun airpun akan menggenangi lokasi tersebut. Kepala Bidang Tata Air Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya mengatakan, penanganan banjir di Denpasar telah dilakukan sejak lama. Namun sampai saat ini masih ada daerah yang belum tertangani dengan baik. “Pada awalnya Denpasar memiliki 32 titik genangan dan banjir. Namun setelah ditangani dengan berbagai cara, seperti sodetan dan lainnya, kini tinggal enam

titik yang masih ada,” kata Putra Sanjaya, Kamis (23/11) kemarin. Menurut Putra Sanjaya, titiktitik genangan yang belum tertangani, yakni di simpang Gatsu I, Jalan Kenyeri, kawasan Jalan Kerta Pura, Pemecutan Kelod, Jalan Gunung Salak Utara perbatasan dengan kabupaten Badung, kawasan Jalan Bumi Ayu, Sanur dan Kawasan Perum Mekar Jaya, Pemogan. “Untuk di kawasan Jalan Kenyeri disebabkan belum adanya koneksitas saluran. Tepi

Jalan Kenyeri dengan saluran tepi Jalan Supratman belum terkoneksi. Saluran di Jalan Supratman yang menghubungkan ke Tukad Guming itu kewenangannya milik provinsi. Untuk di Jalan Kecubung merupakan kawasan cekungan sehingga perlu diprogramkan peninggian badan jalan,” katanya memaparkan. Sementara untuk kawasan Jalan Kerta Pura, sistem drainasenya belum konek ke pembuangan akhir Tukad Mati. Sementara untuk kawasan Perum Mekar Jaya yang merupakan kawasan cekungan sudah dibuatkan detail engineering design (DED), namun belum mendapat dana. Sedangkan di kawasan Jalan Gatsu I, pihaknya sudah merencanakan

untuk pembuatan sodetan pada hulu Jalan Gatsu I pada 2018 mendatang. “Kami sudah proses, hanya sodetan di Jalan Gatsu I saja yang baru kami bisa urus. Sedangkan yang lainnya masih mencari-cari dana. Itu kendala kami mengatasi keenam titik genangan tersebut. Jadi, kami juga sedikit kesulitan mengatasi genangan musim penghujan ini. Kami hanya bisa melakukan proses awal sesuai operasional. Selain itu, genangan yang terjadi juga terkendala oleh sumbatansumbatan sampah yang mengalir ke saluran pembuangan,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mengatakan, pada musim penghujan seperti saat ini Kota

Denpasar belum sepenuhnya bisa membebaskan jalan dari genangan. Hal itu harus segera ditanggulangi dengan mencari solusi yang bisa membuat saluran aliran air. Seperti membuat sodetan yang harus dilaksanakan sesegera mungkin. “Kami sudah usulkan, Dinas PUPR harus mendapatkan anggaran APBD tahun 2018 untuk infrastruktur, terutama mengatasi genangan. Jadi, setelah dana keluar kemungkinan awal bulan 2018 semua infrastruktur bisa digarap kembali,” tegasnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Misteri Amplop dalam Kasus OTT di Gianyar

Kadis dan Polisi Dikonfrontasi

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Barang bukti sarang burung walet yang diamankan di Bandara Ngurah Rai, Badung.

Bawa Sarang Walet

Turis Tiongkok Diamankan

PETUGAS Bea Cukai Ngurah Rai mengamankan turis Tiongkok berinisial CY di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Rabu (22/11) lalu. Pasalnya, saat diperiksa CY kedapatan membawa lima paket sarang burung walet seberat 2,5 kilogram dan perkirakan nilainya Rp 45 juta. Menurut Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono, Kamis (23/11) kemarin, tindakan tersebut dilakukan petugas Bea Cukai karena merupakan barang pembatasan sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/ PER/7/2012 tanggal 27 Juli 2012 tentang Ketentuan Ekspor Sarang Burung Walet ke Republik Rakyat Cina (RRC). Selain itu, CY tidak dapat membuktikan bahwa yang bersangkutan adalah Eksportir TerdaftarSarang Burung Walet (ET-SBW). Menurut Himawan Indarjono, terungkapnya kasus itu setelah paket tersebut diperiksa menggunakan mesin X-ray oleh petugas. Selanjutnya, pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai dilakukan di Terminal Keberangkatan. Ternyata barangbarang yang dibawa CY berisi sarang burung walet. ‘’CY tidak memiliki izin ekspor sehingga selanjutnya dilakukan pencegahan,’’ jelasnya. Himawan Indarjono menambahkan, kasus tersebut akan diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku oleh Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Ngurah Rai. Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan membawa barang terlarang dan pembatasan baik ke luar maupun ke dalam negeri untuk melengkapi dokumen perizinan dari instansi teknis terkait, sehingga tidak menemui kendala ketika dilakukan pemeriksaan. ‘’Terkait kasus ini kami hanya mengamankan barang bukti, sedangkan yang membawa dipersilakan melanjutkan perjalanan,’’ ujarnya. (rah)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : AKTIVITAS GALIAN C DI SEBUDI TETAP JALAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Pengadilan Tipikor Denpasar terpaksa mengonfrontasi keterangan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar, tersangka I Ketut Mudana, dengan dua penyidik Reskrimsus Polda Bali. Pasalnya, dalam sidang sebelumnya, Mudana yang menjadi saksi untuk terdakwa Drs. I Nyoman Sukarja, M.Si. selaku Kabid Perizinan dan Nonperizinan B, keterangannya tiga kali berubah-ubah. Terutama soal angka 15, 50 dan 75 yang awalnya dinilai sebagai kode pembayaran ilegal dalam pengurusan izin di Gianyar. Pertama, keterangan saksi (tersangka Mudana - red) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar terungkap bahwa angka-angka tersebut ditulis saksi saat diperiksa penyidik Krimsus Polda Bali bernama Widia. Saksi mengaku bahwa angka (15, 50 dan 75) itu ada artinya. Namun saat diperiksa penyidik atas nama Sarka, saksi Kadis Perizinan mengaku bahwa tulisannya itu tidak bermakna apa-apa. Kadis mengaku hanya hobi menulis angka. Namun dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar,

saksi mengatakan bahwa itu adalah sesuai SOP. Inilah yang kemudian disangsikan, baik oleh hakim, jaksa maupun tim kuasa hukum terdakwa Sukarja. Apalagi dalam Peraturan Bupati Gianyar jelas disebut jangka waktu pengurusan izin maksiml 14 hari. Atas keterangan yang berubah itulah, Rabu (22/11) lalu Pengadilan Tipikor mengonfrontasi keterangan Mudana dengan penyidik Krimsus, Widia dan Sarka. Selain itu, muncul juga misteri dua amplop perintah Mudana ke Sukarja yang salah satunya untuk Gusti Made Madra. Majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila menghadirkan Sudana dan dua polisi itu karena pascapengakuan berbeda dari Mudana, saksi mengaku dipaksa dan diberikan janji-janji seperti janji akan dibantu oleh penyidik Reskrimsus Polda Bali. Saat ditanya mekanisme pemeriksaan oleh hakim, saksi Widia mengatakan saat memeriksa Mudana sebagai saksi, awalnya ditanyakan tentang kesehatan dan ditanyakan tentang perkara. Setelah itu, baru masuk pokok perkara. Widia mengatakan, selesai

pemeriksaan dan hasilnya diprint dan dibaca oleh Mudana. ‘’Setelah setuju, ditandatangani,’’ ucap Widia dalam kesaksiannya. Ditambahkan, saksi Kadis Mudana diperiksa mulai pukul 18.00 Wita hingga pukul 02.00 Wita. ‘’Saat itu paginya OTT Sukarjana, saksi diperiksa sekaligus memberikan keterangan untuk Sukarja,’’ jelas Widia. Apakah pemeriksaan maraton sampai pukul 02.00 Wita? Polisi mengatakan ada jeda makan malam. Hakim mulai menanyakan pada pokok konfrontir, yakni soal adanya pengakuan saksi dipaksa saat berada di ruangan penyidik Polda Bali. Widia mengatakan, ruangan pemeriksaan tidak tertutup. ‘’Bisa dilihat karena pakai kaca. Tidak ada paksaan,’’ bantah Widia. Widia hanya membenarkan bahwa Mudana saat itu hendak tirtayatra. Namun penyidik meminta Mudana menyelesaikan dulu urusannya. ‘’Saya katakan selesaikan urusannya biar bisa bapak tenang sembahyang,’’ jawab Widia di muka persidangan. ‘’Katanya nawarkan bantuan? Benar itu?’’ tanya hakim, mengonfrontir keterangan saksi.

Bali Post/kmb37

MENGONFRONTASI - Suasana saat Pengadilan Tipikor mengonfrontasi keterangan Mudana dengan penyidik Krimsus yakni Widia dan Sarka. Widia membantah hal itu. ‘’Jujur, tidak ada saya katakan itu. Hanya menyarankan, urungkan dulu tirtayatra dan selesaikan pemeriksaan biar tenang nanti sembahyang,’’ jelas Widia. Karena adanya bantahan polisi melakukan pemaksaan dan janji membantu, kuasa hukum Sukarja, Dega Erlangga, mencoba menanyakan jawaban polisi ke Sudana. Namun tidak diizinkan oleh hakim karena pekan lalu Mudana sudah menyampaikan hal itu. Selain itu, soal SOP yang ditemukan polisi dengan SOP yang diserahkan ke majelis hakim

berbeda. Sehingga Dega Erlangga menanyakan soal SOP itu, apakah SK Bupati, apakah kebijakan atau hanya perintah secarik kertas. Polisi mengatakan ada SOP dan sudah diperlihatkan ke hakim. Yang menarik, polisi juga mengungkap misteri amplop, di mana Mudana memerintahkan Sukarja. Dengan bahasa Bali, polisi mengatakan, ‘’Amplop ane besik isinin Rp 300 ribu isi nama Gusti Made Madra. Ane besik isinin Rp 200 ribu,’’ ujar polisi. JPU Suardi mencoba mengejar sumber dana amplop itu. Namun polisi belum mengejar pertanyaan sampai di sana. (kmb37)

Tiru Konsep Korea

Wujudkan Sungai Bersih, Alternatif Tempat Rekreasi

Bali Post/eka

PERIKSA - Beberapa pekerja memeriksa kondisi proyek penataan pinggiran Tukad Badung, Denpasar seusai tergenang air. PENATAAN sejumlah bantaran sungai di Denpasar yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini program penataan bantaran sungai terus berlanjut. Salah satunya yang sedang digarap yakni Tukad Badung di selatan jembatan Jalan Gajah Mada. Penataannya berbeda dengan pola yang diterapkan pada bantaran sungai lainnya yang sudah digarap. Kali ini konsepnya

meniru penataan sungai di Korea. Kepala Bidang Tata Kelola Air Dinas PUPR Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T. mengungkapkan penataan bantaran sungai pada intinya untuk bisa mengubah image masyarakat yang menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Akibatnya, aliran sungai dipenuhi sampah. Dengan penataan ini, warga tidak lagi membuang sampah ke sungai. Tujuan lainnya, yakni dengan tertatanya bantaran

sungai masyarakat bisa memanfaatkan untuk kegiatan yang positif. Misalnya, melakukan rekreasi di pinggir sungai serta kegiatan interaksi lainnya, seperi mancing, jogging serta tempat ber-selfie ria yang kini menjadi tren di kalangan anak muda. ‘’Syukur bisa menjadi ikon baru bagi generasi muda untuk bisa kumpul-kumpul di bantaran sungai bersama teman-temannya,’’ ujar Putra Sanjaya, Rabu (22/11) lalu. Putra Sanjaya mengatakan, desain dibuat berkelak-kelok untuk lebih menonjolkan unsur seni dan itu pun untuk tampungan debit air normal. ‘’Secara keseluruhan, tidak ada mengambil penampang basah atau mengurangi daya tampung optimal sungai karena konstruksinya masih seperti eksisting lama dan hanya ditempel dengan batu alam dan pembuatan pilar. Selain itu, juga telah dilakukan pendalaman 0,8 meter pada saluran eksisting tersebut,’’ paparnya. Putra Sanjaya menambahkan, penataan bantaran ini menelan dana Rp 5.015.206.000. Pengerjaan proyek ini telah dilakukan sejak 22 Juni 2017 lalu, dan ditargetkan rampung per 18 Desember 2017 mendatang. Penataannya meliputi sisi kanan

dan kiri sungai dengan dipasangi paving di bawahnya ada batu sikat, mulai dari jembatan di Jalan Gajah Mada Denpasar hingga 120 meter ke selatan. Proyek ini digarap PT Chandra Dwipa dengan pengawas PT Mitra Tri Sakti. ‘’Tahun depan program seperti ini akan berlanjut ke selatan hingga jembatan Jalan Hasanudin pada 2018 dengan anggaran dana sekitar Rp 3,5 miliar,’’ katanya. Putra Sanjaya menyebutkan, pada 2016 lalu bantaran sungai yang telah ditata meliputi Tukad Loloan, Tukad Tagtag serta Tukad Badung (di bawah Jembatan Jalan Gajah Mada bagian utara). Sedangkan penataan lainnya juga dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Perumahan (kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman). Bantaran yang ditata oleh DTRP, yakni bantaran Tukad Bindu. Sementara untuk bantaran Tukad Punggawa ditata oleh Desa Sidakarya. Dihubungi terpisah, anggota Komisi III DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra menilai penataan bantaran sungai telah menimbulkan dampak positif bagi masyarakat. Bahkan kini pihaknya berharap penataan bantaran tidak saja di sungai be-

sar, namun juga membuat jalan setapak di pinggir sungai yang ada di hilir, seperti Sidakarya. Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si. menyambut baik komitmen Dinas PUPR Denpasar dalam menata bantaran Tukad Badung. Hal ini sebenarnya telah digagas sejak era Wakil Wali Kota Ketut Robin, beberapa tahun lalu. Namun sekarang ini lebih diimplementasikan dengan penataan secara riil. Hanya perlu ada manajemen pengelolaan arus di bagian hulu. Terutama dalam menjaga volume air yang mengalir ke hilir. Artinya, debit air tetap bisa terjaga ketika musim hujan seperti sekarang, tidak akan merendam bantaran yang sudah ditata. Pakar tata ruang ini juga mengingatkan pentingnya menata dinding-dinding yang ada dengan berbagai ornamen yang menjadi ciri khas Bali. Selain itu, harus ditambahkan lagi fasilitas pendukung lainnya, seperti kursi di beberapa titik dan ornamen pendukung lainnya. ‘’Ini harus disambut positif dan perlu langkah lanjutannya agar penataan ini bisa seperti yang kita lihat di Korea,’’ ujar guru besar Universitas Udayana ini. (ara)


BADUNG

Jumat Pon, 24 November 2017

3

Menunggak Pajak Rp 14 Miliar Lebih

SOSOK

Bapenda Ancam Sita The Tanjung Benoa Beach Resort

Mangupura (Bali Post) -

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung, Kamis (23/11) kemarin mendatangi The Tanjung Benoa Beach Resort. Kehadiran jajaran Bapenda yang langsung dipimpin Kepala Bapenda Made Sutama lantaran hotel yang berlokasi di Jalan Pratama, Tanjung Benoa, Kuta Selatan ini menunggak pembayaran Pajak Hotel dan Restoran (PHR) senilai Rp Rp 14.085.503.822,33.

Bali Post/rah

Menjadi Sosok Panutan

BERBAGAI pengamanan kegiatan telah dilaksanakan dengan baik oleh personel Polres Badung. Kegiatan-kegiatan tersebut terutama digelar di wilayah Kuta Utara. Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, hal itu mencerminkan seluruh anggotanya memiliki semangat sangat tinggi untuk memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Kita harus mempertahankan kinerja yang dinilai baik ini. Tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran kedisiplinan atau pun pidana serta selalu menjaga citra kepolisian di mata masyarakat, menjadi sosok panutan yang mengedepankan humanis,” kata Kapolres saat apel jam pimpinan, belum lama ini. Ke depan, lanjut AKBP Yudith, berbagai kegiatan yang melibatkan kepolisian akan meningkat. Hal ini membutuhkan tenaga ekstra. Oleh karena itu, orang nomor satu di Polres Badung ini mengajak anggotanya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya dengan berolahraga. “Saya berkewajiban mengingatkan anggota tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang dapat menurunkan citra kepolisian. Mari melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ungkap perwira melati dua di pundak ini. (rah)

Sutama menegaskan, pihaknya menempuh upaya paksa terhadap pemilik Ramada Resort Benoa yang kini bernama The Tanjung Benoa Beach Resort, karena yang bersangkutan tidak memiliki iktikad baik untuk menyetorkan pajak yang dipungut dari masyarakat. Upaya paksa ini merupakan tahapan terakhir, setelah pihak Bapenda melayangkan beberapa kali surat teguran. Namun resort yang merupakan milik PT Usaha Pariwisata Sukses tidak mengindahkan teguran tersebut. “Dengan upaya paksa ini kami berikan waktu selama dua kali 24 jam. Jika tidak ada tindak lanjut, terpaksa kami lakukan penyitaan. Kami juga akan memblokir semua rekening bank yang dimiliki. Namun setelah pertemuan tadi, kami harapkan pihak manajemen mau melunasi pajak yang tidak disetorkan sejak 2001 hingga Mei 2017 ini,” kata Sutama yang saat

itu didampingi Juru Sita Bapenda Badung, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Denpasar, Ketua Komisi III DPRD Badung, Satpol PP Badung dan perangkat desa setempat. Mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung ini tidak ingin kasus tersebut menjadi contoh buruk bagi para wajib pajak di Gumi Keris. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar wajib pajak taat menyetorkan pajak yang telah dipungut dari masyarakat. “Kami sudah melakukan pendekatan dengan memberikan teguran dan terus mengingatkan. Sudah tidak menyetorkan pajak, tapi tetap beroperasi. Ini kan aneh. Jangan sampai ini menjadi contoh bagi wajib pajak yang lain,” tegasnya. Selain The Tanjung Benoa Beach Resort, birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini mengatakan, ada dua perusahaan di Kuta Selatan yang juga tidak menyetorkan

Bali Post/kmb27

TUNGGAKAN - Kepala Bapenda Made Sutama saat menyerahkan surat upaya paksa pembayaran tunggakan PHR kepada pihak manajemen The Tanjung Benoa Beach Resort. PHR. “Kami akan datangi usaha itu. Kalau tidak mau melunasi, terpaksa kami sita. Sebab, dari 38 wajib pajak yang menunggak PHR, hanya tiga usaha ini yang tidak memiliki iktikad baik,” ujarnya. Corporate Secretary I Gusti Ayu Susilawati mewakili manajemen mengatakan, pihaknya akan

menindaklanjuti tunggakan pajak yang belum disetorkan. Hanya pihaknya meminta kelonggaran, lantaran semua transaksi disetorkan ke manajemen pusat. “Kami akan menyampaikan ke manajemen perihal ini. Sebisa mungkin kami akan segera melunasi tunggakan itu,” tegasnya. Menurut Susilawati, pem-

bayaran tunggakan PHR sejatinya telah dibahas di internal perusahaan, setelah sewa lahan di perpanjang hingga sepuluh tahun ke depan. “Kami memang telah membahas terkait tunggakan pajak ini di iternal kami, dan kami akan mendorong head office untuk melakukan pembayaran,” pungkasnya. (kmb27)

Terkait Pengerjaan Proyek ”Underpass”

Polantas Lakukan Pengalihan Arus Lalin

Mangupura (Bali Post) Mengantisipasi agar masyarakat tidak terjebak macet, Polantas melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin) terkait pengerjaan proyek underpass di bundaran Patung I Gusti Ngurah Rai Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Pengalihan arus dilakukan supaya tidak mengganggu aktivitas proyek dan kegiatan masyarakat. Kasat Lantas Polresta Den-

pasar Kompol Rahmawaty Ismail mengatakan, pengguna jalan raya agar mematuhi rekayasa lalin yang sudah diterapkan. Tujuannya, tentu agar tidak terjadi kemacetan yang akan berdampak pada kenyamanan wisatawan. “Satuan Lantas Polresta Denpasar dan Direktorat Lantas Polda Bali telah melakukan berbagai persiapan, termasuk mengantisipasi titik-titik macet,”

ujar Rahmawaty Ismail, Kamis (23/11) kemarin. Dengan adanya pengalihan arus lalin tersebut, kendaraan dari Denpasar menuju Nusa Dua dan Jimbaran diimbau lewat jalan tol. Sedangkan kendaraan dari Denpasar menuju Bandara Ngurah Rai juga diimbau lewat jalan tol dan menuju pintu keluar tol Patung Gusti Ngurah Rai. “Dari arah Kuta Utara menuju Nusa

Dua dan Jimbaran, diarahkan melalui Simpang Dewa Ruci lanjut ke jalan tol. Sedangkan kendaraan dari wilayah Kuta Utara menuju bandara lewat Jalan Raya Kuta dan Jalan Raya Tuban,” kata Rahmawaty Ismail. Sementara kendaraan dari arah Jimbaran dan Nusa Dua menuju Denpasar diimbau lewat jalan tol. Sedangkan yang menuju bandara melalui jalan tol dan pin-

tu keluar tol patung Ngurah Rai. Kendaraan dari Jimbaran menuju bandara masih bisa melewati simpang Patung Ngurah Rai. “Kalau kendaraan dari bandara menuju Nusa Dua dan Jimbaran, nanti diarahkan dan memutar di Simpang Dewa Ruci lalu menuju jalan tol. Jadi, kami imbau pengalihan arus ini agar dipatuhi demi kebaikan kita bersama,” tegas Rahmawaty Ismail. (kmb36)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Usai Mengikuti Munas IV WHDI Pusat di Jakarta

Jumat Pon, 24 November 2017

Targetkan Penambahan 2 Ribu SR Tahun 2018

WHDI Kota Denpasar ’’Dharmayatra’’ PDAM Badung Tingkatkan Kapasitas Produksi ke Pura Jagatkartta Gunung Salak

DHARMAYATRA – WHDI Kota Denpasar dan kabupaten seBali mengadakan dharmayatra ke Pura Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor. WANITA Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar dan kabupaten se-Provinsi Bali mengikuti dharmayatra ke Pura Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor, usai penutupan Munas IV WHDI Pusat di Jakarta, Minggu (19/11) lalu. Mereka di antaranya Nyonya Antari Jaya Negara selaku Ketua WHDI Kota Denpasar, Nyonya Selly Dharmawijaya Mantra (Penasihat WHDI Kota Denpasar), Nyonya Bintang Puspayoga (Ketua WHDI Provinsi Bali) dan Nyonya Putriningsih Wirna (Ketua WHDI Tabanan). Sebelumnya, di sela-sela berlangsungnya munas, WHDI Kota Denpasar berkesempatan pula melaksanakan dharmayatra ke dua pura yang ada di Jakarta. Pada 17 November 2017, menjelang pembu-

kaan munas yang bertempat di Hotel Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, dharmayatra dilakukan di Pura Agung Taman Sari yang berada di kompleks Lapangan Udara Halim Perdanakusuma. Pura yang berada di atas lahan seluas 1,5 hektar yang status tanahnya milik TNIAU ini, letaknya berbatasan dengan persawahan, kebun dan tambak ikan yang jauh dari keramaian sehingga menambah kesejukan dan ketenangan pikiran. Dharmayatra pada hari kedua munas dilaksanakan 18 November ke Pura Aditya Jaya Rawamangun, Jakarta Timur, yang merupakan pura terbesar di Jakarta yang dibangun tahun 1972. Walaupun berada di tengah hiruk-pikuk kota, lokasi pura ini mampu memberikan suasana

tenang dan nyaman bagi umat yang bersembahyang. Nyonya Antari Jaya Negara mengatakan, dengan mengikuti Munas WHDI pihaknya berharap dapat mengetahui perkembangan kegiatan keumatan khususnya wanita Hindu di seluruh Indonesia. Sementara dharmayatra selain dapat meningkatkan sradha bhakti, juga untuk mengetahui Pura-pura yang berada di luar Bali sebagai salah satu implementasi program kerja WHDI di bidang agama dan bidang kebudayaan. Nyonya Selly Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi semangat yang tinggi para peserta Munas WHDI karena di tengah agenda persidangan yang padat, sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan khususnya dharmayatra walau di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Ia mengharapkan dengan mengikuti dharmayatra ke Pura Gunung Salak yang diikuti peserta munas dari kabupaten/kota seluruh Bali, dapat mempererat tali persaudaraan antara sesama pengurus WHDI. Sementara itu, Nyonya Bintang Dharmawati Puspayoga yang memprakarsai dharmayatra ke Gunung Salak menyatakan, persembahyangan dilaksanakan sebagai rasa syukur atas terlaksananya munas dengan lancar dan telah membuahkan hasil di antaranya rencana program kerja WHDI 2017-2022. Selain itu, sebagai upaya meningkatkan kerukunan dan keharmonisan tidak hanya bagi sesama pengurus WHDI tetapi juga tercipta hubungan selaras bagi seluruh umat. (ad1264)

Program Pascasarjana IHDN Denpasar

Gelar ’’Workshop’’ Penyusunan Silabus dan RPS

GUNA mendapatkan pemahaman dan pola-pola penerapan Silabus dan RPS, Program Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar Workshop Penyusunan Silabus dan RPS di Aula Kampus Program Pascasarjana IHDN Denpasar, Kamis (23/11) kemarin. Kegiatan yang diikuti oleh dosen IHDN Denpasar ini menghadirkan empat narasumber. Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. menyajikan materi ‘’Model Pembelajaran Berbasis Kompetensi’’, Prof. Dr. Wayan Maba, M.Pd. dengan materi ‘’Peran dan Strategi Penyusunan Silabus dalam Meningkatkan Mmutu Lulusan’’, Prof. Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni, M.A. menyampaikan materi ‘’Pengembangan Perangkat Pembelajaran di Perguruan Tinggi’’ dan Dr. Wayan Paramartha, S.H., M.Pd. dengan materi ‘’Desain RPS dan Kontrak Kuliah dalam Capaian Pembelajaran’’. Wakil Rektor III IHDN Denpasar Drs. Ida Bagus Gede Candrawan, M.Ag. mengatakan, terselenggaranya workshop penyusunan Silabus dan RPS adalah untuk mendapatkan silabus dan RPS yang lebih baik dan sempurna sesuai perkembangan ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini pada semua mata kuliah yang ada di Program Pascasarjana IHDN Denpasar. Sebab, Silabus dan RPS dalam pembelajaran menjadi acuan dan pedoman penting bagi seluruh pengempu mata kuliah di dalam

WORKSHOP - Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. (kiri) memaparkan materinya di hadapan para dosen dalam Workshop Penyusunan Silabus dan RPS yang digelar Program Pascasarjana IHDN Denpasar. memberikan perkualihan kepada mahasiswanya. ‘’Kami menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya dan dikelola oleh rekan-rekan yang ada di Pascsarjana IHDN Denpasar. Kami berharap workshop ini bisa menghasilkan sebuah Silabus dan RPS yang baik untuk kita, sehingga mahasiswa yang nantinya kuliah di sini lebih fokus,’’ ujarnya. Dalam menyelengarakan pendidikan, Silabus dan RPS sangat penting untuk mengukur peningkatkan kualitas pembelajaran, di samping didukung oleh dosen yang mempunyai kompetensi yang andal di bidangnya masingmasing. Penyusunan untuk penyempurnaan Silabus dan RPS sangat perlu dilakukan untuk

memasukkan apa yang belum ada sebelumnya yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini. Wakil Direktur Program Pascasarjana IHDN Denpasar Dr. I Nyoman Yoga Segara menambahkan, selain untuk menghadirkan ide-ide yang baru dari narasumber, output yang ingin dicapai pada workshop ini adalah menghasilkan standar baku pada Silabus dan RPS. Dengan begitu, seluruh dosen akan menggunakan persepsi sama yang mengacu pada standar baku Silabus dan RPS yang telah disusun, sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat. Sebab, Silabus dan RPS mnjadi quality control terhadap proses pembelajaran. (ad1263)

Tingkatkan Kualitas dan Kinerja Karyawan

Unwar Gelar Pelatihan Pengembangan Karakter

PENGEMBANGAN karakter karyawan dipandang cukup penting oleh Universitas Warmadewa (Unwar). Pasalnya, karakter yang baik akan sangat memengaruhi kualitas dan kinerja karyawan dalam memajukan institusi pendidikan ini. Itu sebabnya, sejumlah karyawan baru di Unwar dibekali pelatihan pengembangan karakter di Ruang Sri Kesari Warmadewa, kampus setempat, Kamis (23/11) kemarin. Pelatihan pengembangan karakter bagi karyawan Unwar tahun 2017 menghadirkan dua narasumber utama, yakni Direktur Hamarta Trainers and Consultants Paul Suardi dan Motivator Rurin Hamarta. Paul Suardi yang pertama didaulat membawakan materi tentang komunikasi dalam dunia pelayanan. Menurut Paul, 85 persen kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan. Berkomunikasi dengan energi dan semangat dapat mengubah suatu pertemuan yang membosankan menjadi dinamis dan produktif. Sementara Rurin Hamarta membawakan materi kedua tentang revolusi mental. Dikatakannya, langkah nyata revolusi mental salah satunya berhati besar mengakui kompetensi seseorang. Selain itu, berani mengakui kesalahan, jangan mau menang sendiri, mengikuti prosedur yang benar, datang lebih awal ke kantor dan membiasakan antre. Di dunia kerja, revolusi mental bisa diwujudkan dengan bertanggung jawab

SAMBUTAN - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.PARK. memberikan sambutan saat membuka pelatihan pengembangan karakter bagi karyawan Unwar tahun 2017. terhadap pekerjaan, tekun, loyal, ingin maju dan mau bekerja sama. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.PARK. mengatakan, karakter sangat memengaruhi kinerja seorang karyawan, termasuk dalam rangka meningkatkan kualitas Unwar yang memerlukan kerja sama dari seluruh civitas akademika. ‘’Manifestasi perilaku kita sehari-hari merupakan cerminan karakter seseorang. Jadi, kita membutuhkan karakter yang baik untuk meningkatkan kinerja mereka. Makanya saya pikir pelatihan ini sangat penting,’’ ujarnya. Widjana menyadari tidak semua dari 218 karyawan yang ada di Unwar mempunyai karakter yang luar biasa bagusnya. Oleh karena itu, ada semacam reward dan punishment

yang diterapkan kepada mereka. Karyawan yang memiliki kinerja baik akan diberikan promosi. Sebaliknya, karyawan yang berkinerja tidak bagus akan mendapatkan demosi. Sementara karyawan yang ternyata tidak cocok di tempatnya bertugas akan dimutasi. ‘’Saya sudah pernah melakukan demosi, promosi dan sering kali mutasi karena itu adalah alat untuk meningkatkan kualitas karyawan,’’ jelasnya. Menurutnya, materi pelatihan pengembangan karakter bagi karyawan juga disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya menyangkut revolusi mental yang sekarang sangat digaungkan oleh pemerintah. Revolusi menyangkut perubahan mendasar di semua bidang, termasuk dalam kerangka berpikir atau mindset. (ad1262)

PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung menargetkan penambahan pelanggan sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR) tahun 2018 mendatang. Guna menunjang pasokan air bersih bagi seluruh pelanggan, sejumlah persiapan dilakukan khususnya terkait penambahan kapasitas produksi air. Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung Ketut Golak, Kamis (23/11) kemarin, menjelaskan saat ini kapasitas produksi PDAM Tirta Mangutama per bulannya rata-rata 1.432 liter per detik. Sementara jumlah pelanggan per Oktober sebanyak 70.241 SR. Rinciannya, di Kecamatan Petang 3.058 SR, Abiansemal 7.410 SR, Mengwi 10.792 SR, Kuta Utara 17.367 SR, Kuta 10.089 SR dan Kuta Selatan 21.525 SR. Sejauh ini kapasitas produksi telah mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di tujuh kecamatan. ‘’Kami coba pertahankan eksisting layanan. Sesuai RKP 2018, dengan adanya target penambahan jumlah pelanggan, kami lakukan langkah-langkah persiapan untuk meningkatkan produksi,’’ kata Golak. Mantan Dirut PD Pasar Badung ini menyebutkan, upaya peningkatan kapasitas produksi sudah dimulai tahun ini. Sumber dananya berasal dari APBN dan APBD Badung. Upaya dimaksud berupa pembangunan booster di Belusung dengan anggaran Rp 30 miliar lebih serta pembangu-

I Ketut Golak, Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Badung. nan filter dan renovasi pelat settler di estuari dam dengan anggaran Rp 13 miliar. Tak hanya itu, pihaknya juga memaksimalkan sumber dari Tukad Yeh Penet. ‘’Ini semua sedang berproses. Kami harapkan operasional optimal tahun 2018,’’ imbuhnya. Program yang saat ini juga menjadi perhatian khusus berupa pemindahan utilitas air bersih guna mendukung pembangunan underpass di simpang Tugu Ngurah Rai. Proyek senilai Rp 17 miliar ini sudah ditenderkan. Pemindahan utilitas akan berdampak pada layanan ke masyarakat. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses tersebut.

Guna mengantisipasi kebutuhan pelanggan selama proyek berlangsung, PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana sebelum pemindahan utilitas dilaksanakan. PDAM juga menyiapkan empat mobil tangki yang akan mendistribusikan air bersih kepada pelanggan terdampak. ‘’Kami berupa minimkan dampaknya. Kami berharap masyarakat memaklumi jika nanti ada gangguan pelayanan. Proyek underpass ini merupakan program pemerintah untuk mengurai kemacetan di Badung selatan, yang nantinya akan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Kami juga akan banyak lakukan kegiatan dalam perbaikan layanan. Selaku direksi, kami mohon maaf ke pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi. Kami berharap keluhan agar disampaikan langsung ke PDAM agar bisa segera direspons sesuai kondisi di lapangan. Kalau sudah langsung melapor ke PDAM, tapi tidak ditanggapi, itu salah PDAM,’’ paparnya. Lebih lanjut Golak menjelaskan, salah satu kendala utama peningkatan kapasitas produksi adalah keterbatasan air baku. Debit air baku tidak sesuai perkembangan penduduk terutama di daerah Badung Selatan. Di sisi lain, sumber-sumber baru belum ditemukan. Terkait hal ini, pihaknya berupaya mencari solusinya. (ad1261)

’’Jika Jadi Pejabat Tak Korupsi, Jadi Pengusaha Tak Menipu’’

BEGITULAH janji 14 mahasiswa penerima Beasiswa Generasi Lestari angkatan kedelapan saat mengucap janji pada acara Inagurasi Penerima Beasiswa Generasi Lestari di Kampus Akubank, Rabu (22/11). Janji ini kemudian ditandatangani pada piagam janji disaksikan oleh Chairman Lestari Group Alex P. Chandra, Direktur Kepatuhan BPR Lestari Citarasmini, perwakilan dari Universitas Udayana, orangtua mahasiswa dan para penerima Beasiswa Generasi Lestari angkatan sebelumnya. ‘’Kalian sudah berjanji di hadapan saya ya. Jadi, janji ini harus dipegang teguh sampai kapan pun. Kalau sampai saya tahu kalian nanti melanggar janji ini tapi saya sudah mati, saya akan bangkit dari kubur. Saya akan cari dan cekek kalian. Atau kalau kalian korupsi, nanti kualat nabrak tiang listrik,’’ kata Alex yang diikuti tawa riuh peserta. Setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat, program Beasiwa Generasi Lestari (Gen-L) tahun ini meloloskan 14 mahasiswa yang akan menempuh pendidikan sarjana di Universitas Udayana. Sejak diinisiasi tahun 2010 lalu, hingga memasuki tahun kedelapan ini, total penerima Beasiswa Generasi Lestari mencapai 92 orang, 32 di antaranya telah menyelesaikan masa studi dan sudah bekerja atau melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. ‘’BPR Lestari percaya bahwa pendidikan merupakan pisau yang

BEASISWA – Chairman Lestari Group Alex. P Chandra (lima dari kiri) bersama 14 mahasiswa penerima Beasiswa Generasi Lestari. paling tajam untuk memutus rantai kemiskinan,’’ tegas Alex. Hal ini karena ia percaya bahwa dengan pendidikan yang lebih tinggi, anak-anak dari keluarga kurang mampu kemudian memiliki opsi untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak akan lebih terbuka, sehingga nantinya diharapkan dapat membawa keluar keluarganya dari rantai kemiskinan. ‘’Kami sangat mengapresiasi komitmen BPR Lestari untuk membantu mahasiswa kami melalui beasiswa Gen L ini. Mudah-mudahan dengan adanya beasiswa ini semakin banyak anak yang mempunyai kesempatan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi

sehingga nantinya tercipta generasi yang tidak miskin,’’ ujar Dewa Made Oka, Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Mahasiswa Unud. ‘’Kami sangat berterima kasih kepada BPR Lestari dengan diterimanya anak saya menjadi salah satu penerima Beasiswa Generasi Lestari. Saya tidak perlu khawatir lagi memikirkan uang sekolah anak saya hingga lulus nanti,’’ ungkap salah satu orangtua mahasiswa. Hingga angkatan kedelapan ini, komitmen BPR Lestari mencapai kurang lebih Rp 5 miliar. Komitmen ini akan semakin bertambah karena program ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan. (ad1258)

Kompetisi Otoritas Jasa Keuangan

Unmar Bersanding dengan UI di Tiga Besar, Jurusan Kewirausahaan Satu-satunya di Bali

DOSEN Fakultas Ekonomi Universitas Mahendradatta (Unmar), Komang Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M., Made Anggia Pramita Sukma, S.ST., M.Si. dan Ni Made Yudhaningsih, S.E., M.M., kembali mengharumkan nama Bali lewat Kompetisi Inklusi Keuangan (Koinku) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketiganya berhasil menyisihkan 181 peserta dari perguruan tinggi dan lembaga keuangan kredibel. Dosen Unmar mampu meraih tiga besar dan berhak atas penghargaan serta dana penelitian. Istimewanya, Unmar bersanding dengan Perguruan Tinggi (PT) ternama di Indonesia, yakni Universitas Bina Nusantara dan Universitas Indonesia (UI). Praktis Unmar menjadi satu-satunya PT di Bali yang meraih prestasi ini. Mengangkat tema ‘’Model Inklusi Keuangan Berbasis Digital Dalam Rangka Mendorong Percepatan Akses Keuangan’’, presentasi dosen Unmar itu mampu membuat terpikat para dewan juri yaitu Sondang Martha Samosir (Ketua Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK), M. Taufiqurohmman (Kepala Pusat Riset dan Data Tempo), Eko Pratomo (Senior Advisor BNP Paribas Investment Partners), Aldi Haryopratomo (Ketua Bidang Inklusi Keuangan Asosiasi Fintech) dan Sylviana Maya Darmayanti (Dosen ITB Bandung dan pengurus PRLIK). Apresiasi atas prestasi ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekononi dan Kewirausahaan Drs. Wayan Suartini, S.E., M.M. yang menyatakan dosen–dosen FE Unmar kini diarahkan untuk tidak saja

PENGHARGAAN - Dosen Universitas Mahendradatta menerima penghargaan atas prestasi tiga besar dalam Kompetisi Inklusi Keuangan OJK. mampu menjadi pengajar yang baik di kelas, tetapi juga rajin mengikuti penelitian dan kompetisi tingkat nasional. ‘’Kompetisi yang dilaksanakan oleh OJK ini tidak main–main. Pada tahun keempat ini syarat dan kriteria kompetisi inklusi keuangan semakin ketat. Dewan jurinya pun berbobot. Jadi, mendapatkan posisi tiga besar sudah melebihi target. Apalagi bisa bersanding dengan UI.,’’ ungkap istri Wakil Ketua DPRD Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry ini. Hal senada disampaikan Agus Rudi Indra Laksmana, S.E., M.M., yang mengatakan Unmar sebagai PTS tertua di Bali tentu harus memberikan teladan khususnya bagaimana konsep-konsep ekonomi berdikari ini bisa dijalankan. ‘’Sebagai PTS yang didirikan oleh Bung Karno, pihak lembaga dan yayasan terus menanamkan prinsip-prinsip ekonomi Pancasilais dan berdikari

sebagai wujud kedaulatan bagi bangsa. Artinya, roh ekonomi Indonesia harus menjadi pedoman filosofi bagi setiap ekonom di Indonesia. Kini, dengan adanya Paket Kebijakan Ekonomi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo, tentu akan menambah wawasan bagi kaum akademisi bahwa ada rencana besar dari pemerintah untuk mendorong akses keuangan termasuk digitalisasi,’’ papar penerima beasiswa S-3 Program Doktor dari Yayasan Mahendradatta ini. Unmar telah memiliki izin Program Studi Kewirausahaan dari Kemneristek Dikti dan menjadi satu-satunya universitas di Bali yang mempunyai izin Kewirausahaan. Para lulusan FE Kewirausahan akan memiliki kemampuan sebagai pengusaha di samping praktisi ekonomi yang diharapkan menjadi lokomotif ekonomi nasional. (ad1260)

Terdapat kesalahan penulisan dan nama pada keterangan foto dalam berita ‘’DPP Lembaga Sayap PDI-P Undang Senator RI, Wedakarna Ingatkan Kaum Marhaenis Bersatu Padu Dukung Jokowi Dua Periode’’ edisi Kamis (23/11). Yang benar adalah Burhanudin M. (Indikator Politik, paling kiri), Bang Ara (Ketua DPP PMP), Arya Bima (Wali Kota Bogor), Arya Wedakarna (Senator RI) dan Restu Hapsari (Sekjen TMP) di Markas TMP.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Jumat Pon, 24 November 2017

5

Analisis Politik Arya Wedakarna Terkait Pilgub 2018

Dukungan Partai Berbasis Agama akan Gerus Potensi Suara Umat Hindu Bali Post/ist

PUNGUT SAMPAH - Anggota Korpri Polda Bali dan Bupati Karangasem memungut sampah plastik di objek wisata Taman Soekasada Ujung.

Peduli Karangasem

PNS Polda Sasar Sampah Plastik Denpasar (Bali Post) Puluhan PNS Polda Bali, Rabu (22/11) lalu, bergerak menuju Karangasem, tepatnya objek wisata Taman Soekasada Ujung. Mereka menggelar bakti sosial, terutama membersihkan sampah plastik. ‘’Kerja bakti ini kami lakukan selain wujud kepedulian Polda Bali akan kebersihkan objek wisata, juga dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri,’’ ucap Ketua Korpri Polda Bali I Wayan Kota, Kamis (23/11) kemarin. Hadir Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Forkopimda, TNI, beserta seluruh anggota Korpri dan PGRI Kabupaten Karangasem. Kegiatan peduli terhadap lingkungan itu untuk memotivasi anggota dan diisi pemberian hadiah kepada 10 orang PNS yang semangat memungut sampah. ‘’Kami juga menyerahkan bantuan sembako dan mengecek kesehatan para pengungsi yang berada di Desa Subagan, Karangasem,’’ ujar Wayan Kota. Menurutnya, Bupati Mas Sumatri mengucapkan terima kasih kepada seluruh PNS Polda Bali atas partisipasi dan kepeduliannya pada masyarakat Karangasem dengan mengadakan bakti sosial. Korpri harus senantiasa melayani seluruh komponen masyarakat tanpa diskriminasi. Korpri juga mesti menata diri agar dapat mengemban tugas untuk memantapkan jiwa korps, meningkatkan soliditas dan solidaritas antaranggota. (kmb36)

Tahun Depan, Honor Guru Bantu Naik 100 Persen Banyuwangi (Bali Post) Perjuangan para guru honorer di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meminta kenaikan upah mulai membuahkan hasil. Mulai tahun depan, honor pahlawan tanpa tanda jasa itu naik hingga 100 persen lebih, dari Rp 350.000 menjadi Rp 750.000 per bulan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 25 miliar setahun. Kepastian kenaikan honor itu tercapai setelah ratusan guru honorer mendatangi DPRD Banyuwangi, Rabu (22/11). Mereka kembali mempertanyakan janji DPRD yang memperjuangkan kenaikan honor guru bantu. Hasilnya, DPRD sepakat honor guru honorer dinaikkan mulai 2018. ‘’Tim anggaran Pemkab dan Badan Anggaran DPRD sudah sepakat tahun 2018 honorer guru bantu dinaikkan dari Rp 300.000 menjadi Rp 750.000 per bulan,’’ kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi H.M. Djoni Subagio usai menemui para guru. Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, kepastian naiknya honor guru bantu adalah hasil perjuangan DPRD bersama Pemkab Banyuwangi, bukan pihak lain. Ini yang perlu dipahami oleh para guru bantu dan K2 di Banyuwangi yang berjumlah sekitar 2.700 orang mulai SD hingga SMA. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 25 miliar yang diambilkan dari perampingan sejumlah kegiatan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). ‘’Banyak pos anggaran kami kepras untuk memperjuangkan kenaikan honor guru bantu,’’ tegasnya. Djoni menambahkan, kenaikan honor guru bantu dipastikan cair mulai APBD 2018. Pos anggarannya dimasukkan dalam biaya tenaga harian lepas (THL) Pemkab Banyuwangi. Sedianya honor para guru bantu dinaikkan hingga Rp 1 juta, sama seperti THL tukang sapu, namun kemampuan APBD Banyuwangi belum mencukupi. ‘’Kami akan terus berjuang agar honor guru bantu bisa naik hingga Rp 1 juta per bulan. Para guru bantu memiliki jam kerja cukup padat dan kebutuhannya masih banyak yang kurang. Kami akan genjot pemkab mendogkrak pendapatan asli daerah (PAD),’’ jelasnya. (kmb30)

Sopir Taksi Datangi DPRD Banyuwangi

Banyuwangi (Bali Post) Pengemudi taksi konvensional di Banyuwangi, Jawa Timur, kembali resah. Pemicunya, akibat serbuan taksi online, penumpang taksi konvensional menghilang. Mereka mendesak taksi online dihapus dari Banyuwangi karena kuotanya tak jelas. Desakan itu diluapkan dengan mendatangi DPRD Banyuwangi, Kamis (23/11) kemarin. Aksi para sopir taksi konvensional berlangsung damai. Mereka membawa belasan armada taksi yang diparkir di halaman depan DPRD. Sejumlah poster bernada protes dibentangkan. Perwakilan pengemudi taksi kemudian diterima Komisi II DPRD Banyuwangi. Di hadapan wakil rakyat, mereka mengeluhkan hilangnya pendapatan taksi akibat sepinya penumpang. ‘’Dua bulan terakhir, penumpang kami benar-benar hilang, habis diambil taksi online,’’ ujar Mohammad Amirudin, juru bicara Paguyuban Taksi Konvensional Banyuwangi. Armada taksi konvensional sudah mencapai 65 unit, sedangkan penumpang di Banyuwangi rata-rata 80-100 orang per hari. Dari jumlah ini, lebih dari 50 persen sudah diambil taksi online. ‘’Banyuwangi kota kecil, penumpangnya sedikit. Kalau taksi online dibiarkan, kami bisa mati. Tidak punya penghasilan,’’ katanya. Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi Handoko menegaskan, pihaknya bersama pengelola taksi online, taksi konvensional, pemkab dan Polres akan duduk bersama guna mencari solusi terkait aktivitas taksi online. Menurutnya, kehadiran taksi online tak bisa dihentikan di Banyuwangi. Apalagi secara nasional sudah ada Peraturan Menteri Perhubungan No. 108/2017. Kasi Pengendalian Operasional dan Keselamatan Dinas Perhubungan Banyuwangi Andi Sucahyo mengungkapkan, aturan taksi online sudah dijelaskan dalam permen. Wajib memasang stiker taksi online di kaca depan dan belakang serta pengemudinya wajib memiliki SIM A umum dan pelat kendaraan harus kota lokal. Taksi online juga wajib memiliki badan hukum seperti PT dan izin trayek. Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ries Adrian mengatakan pihaknya menunggu aturan yang jelas untuk menertibkan taksi online. (kmb30)

PERNAH mendengar teori mendapat 100 tapi hilang 1.000? Hal ini mungkin bisa berlaku dalam konstelasi politik di mana pun, terutama ketika seorang kandidat mendapatkan dukungan dari sebuah kelompok, namun efeknya justru akan hilang banyak dukungan dari kelompok lainnya. Ini dikarenakan adanya gerakan politik minoritas yang dianggap tidak sesuai dengan kepentingan kelompok mayoritas. Itu terjadi dalam ajang Pilgub 2013 saat kandidat cagub yang diusung oleh partai besar justru kalah alias kehilangan suara banyak ketika ada partai-partai berbasis agama mendeklarasikan diri mendukung kandidat tersebut. Ini harus dijadikan pelajaran bagi kandidat mana pun, bahwa dukungan dari entitas minoritas dan berbau agama tidak selamanya menguntungkan, terutama jika berhadapan dengan massa tradisional. Demikian diungkapkan tokoh gaek Soekarnois, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, saat diminta pendapatnya terkait konstelasi Pilgub 2018. ‘’Kandidat cagub/cawagub jangan merasa senang dulu

ketika didukung oleh ormasormas berbau agama, apalagi partai politik berbau agama. Resistensinya cukup tinggi dan hal itu tidak cocok dijual di Bali, karena akan berhadapan dengan budaya jengah orang Bali. Saya kira ada nilai–nilai yang tidak pas dan tidak nyambung yang dibawa oleh kelompok tertentu yang belum tentu cocok dengan spirit budaya Bali yang dijiwai agama Hindu,’’ katanya. Ia menyatakan orang Bali akan berpikir dua kali untuk memilih kandidat cagub yang didukung oleh partai agama yang justru menolak Perppu Ormas saat Sidang DPR di Jakarta. Umat Hindu mayoritas mendukung UU Ormas karena di Bali adalah korban dari aksi ormas radikal itu. Logikanya, bagaimana mungkin orang Bali dipaksa mendukung cagub/cawagub dari partai yang menolak UU Ormas atau UU Pornografi. Menurutnya, wajar jika ada ketakukan akan agenda tersembunyi (hidden agenda) seperti isu pendirian sebuah religious center sebagaimana menjelang Pilgub Bali 2013. Akhirnya umat Hindu sebagai mayoritas merasa ada

PIAGAM TANTULAR - Senator DPD-RI Dr. Arya Wedakarna (tengah) saat sosialisasi Piagam Tantular di Pura Taman Sari Sahka Kidul Lingga Giri, Desa Ulakan, Manggis, Karangasem. nilai–nilai yang tidak pas dan menolak. Sistem propaganda orang Bali kan akar rumput, mekanisme pakrimik dan bisa-bisa malah kasepekang. Ini disebut teori mengambil 100 kawan baru tapi ditinggalkan oleh 1.000 pendukung lainnya,’’ tegasnya. Gusti Wedakarna meramalkan jika ada kandidat cagub/cawagub Bali yang nanti didukung oleh partai

agama, kemungkinan besar akan mengalami kekalahan alias kurang suara di Bali karena yang dihadapi adalah segmen pemilih tradisional adat Bali yang memiliki tingkat militansi tinggi terhadap identitas budaya Bali. ‘’Belajar dari pengalaman masa lalu, ingat pesan Bung Karno, yakni Jas Merah. Jika ada partai besar menerima begitu saja tawaran atau

dukungan dari partai agama atau ormas agama tertentu, justru berbahaya. Umat Hindu juga harus begitu, jangan sampai ormas Hindu seperti ormas soroh atau pasemetonan termasuk ormas berbau Bali ikut–ikutan dukung sana-sini. Saran saya netral saja dan jangan politik praktis, untuk menjaga nama baik leluhur dan organisasi. Orang Bali punya karakter yang berbeda dengan orang luar, terutama tanggapan terhadap tamiu. Kasus Bali Merdeka 1999, gencarnya akrobat politik parpol berbau agama di UU Pornografi, penolakan parpol berbau agama di UU Ormas dan kejadian kriminalisasi Ahok di Pilkada DKI Jakarta masih sangat membekas di benak orang–orang Bali. ‘’Jadi, kandidat harus waspada. Lebih baik fokus pada segmentasi kaum nasionalis, kaum tradisional dan adat serta percaya diri pada mesin partai, maka kemenangan akan digenggam. Silakan saja suara kaum pendatang dirangkul, tapi dukungannya jangan dilembagakan, apalagi sampai disetir parpol agama,’’ tandas Gusti Wedakarna yang menjabat Ketua DPP PNI Marhaenisme. (ad1265)

Semua Asosiasi Pariwisata di Bali Harus Sevisi Mangupura (Bali Post) -

Untuk menyelaraskan program pemerintah pusat dan daerah, khususnya Bali, harus ada blueprint yang jelas, baik secara nasional maupun Bali terkait pariwisata. Cetak biru sangat penting untuk perkembangan pariwisata ke depan. Semua asosiasi pariwisata yang ada di Bali haruslah sevisi untuk kemajuan pariwisata. Hal itu ditegaskan anggota DPD-RI asal Bali Arya Wedakarna di Kuta, Rabu (23/11) kemarin. Menurutnya, selama ini masing-masing asosiasi pariwisata yang ada di Bali tidak sevisi. ‘’Kalau di Bali saja kacau, bagaimana daerah lain di Indonesia. Kan Bali dijadikan teladan. Di sini harus ada blueprint Indonesia secara nasional dan Bali,’’ ujarnya ditemui di sela Table Top Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI). Wedakarna menegaskan, Bali sebenarnya tidak membutuhkan target wisatawan mancanegara (wisman) yang banyak. Cukup empat juta saja sesuai kapasitas. Konsep Bali seperti dulu harus dikembalikan. Walaupun agak terlambat, mesti ada suatu platform baru tentang tourism Bali. ‘’Apa yang perlu dilakukan tahun 2030 atau tahun 2045,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, rancangan pariwisata di Bali selama ini tergantung dari visi dan misi pemimpinnya. Bila pemimpinnya diganti, konsepnya juga berganti. Ini tentu tidak baik. ‘’Kita harus belajar dari negara lain yang tidak suka mengubah-ubah branding. Branding ‘Malaysia Is Truly Asia’ misalnya,

sama sejak 30 tahun lalu. Di Indonesia, ganti menteri ganti branding. Dulu ‘Unity in Diversity’, sekarang ‘Wonderful Indonesia’,’’ kilahnya. Bali harus sudah mulai dengan quality tourism. Meski slot penerbangan dan Bandara Ngurah Rai terbatas, harga tiket mesti mahal. Jangan lagi harga tiket dari luar negeri ke Bali murahan. ‘’Orang kalau sudah datang ke Bali harus premium kelasnya, jangan ada tiket di bawah Rp 1 juta. Saya mengecam kalau ada airline murah dari luar negeri datang ke Bali,’’ tegasnya. Diterangkannya, Bali tidak membutuhkan turis backpaker yang hanya datang untuk minum-minum, free sex, narkoba dan membuat kerusuhan. Bali memerlukan turis yang menghargai budaya, datang untuk kesenian dan ke candi-candi. Bali memang dari awal dirancang untuk mass tourism, namun tidak cocok. Bahkan, sekarang semua daerah berlomba-lomba menjadi seperti Kabupaten Badung. ‘’Tentu tidak bisa seperti itu. Kami berharap wisata pantai seperti Candidasa dan Lovina dibiarkan seperti itu. Jangan minta seperti Kuta, melain-

Azwar Anas Pilih Kampanye Gembira

Banyuwangi (Bali Post) Persaingan Pilgub Jawa Timur 2018 diprediksi bakal seru. Hal ini setelah calon gubernur (cagub) yang juga Menteri Sosial Kofifah Indarparawansa memastikan menggandeng Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai pasangan calon wagub. Menanggapi pasangan yang baru dimunculkan DemokratGolkar itu, bakal calon Wagup PDI-P yang juga Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas enggan berkomentar. Anas mengaku lebih memilih konsentrasi menggalang dukungan dengan kampanye gembira. ‘’Kami gunakan cabaru berpolitik dengan kampanye gembira. Ini untuk generasi milenia yang tidak suka konflik,’’ katanya usai mengunjungi beberapa sentra UMKM, Selasa (21/11) malam. Menurutnya, generai milenia tidak suka cara berkampanye yang menjelekkan figur lain. Generasi kekinian senang figur yang inspiratif. ‘’Jadi, kami tawarkan solusi kreatif membangun daerah. Salah satunya diplomasi kuliner. Kami promosikan kuliner di sebuah daerah. Ini menarik generasi kekinian untuk peduli,’’ jelas Bupati Banyuwangi dua periode ini. Anas mengaku sudah berkeliling 34 kabupaten/kota di Jatim untuk mengenalkan diri sebagai cawagub dari PDI-P - PKB. Setiap bertandang ke sebuah daerah, pihakya selalu mempromosikan potensi yang ada. ‘’Banyak undangan dari kawasan Mataraman (Jatim Tengah), tapi saya tolak. Saya harus keluar daerah di luar jam kerja, Sabtu-Minggu,’’ terangnya. Menurutnya, setiap kabupaten di Jatim memiliki potensi sendiri. Pihaknya selalu menampung berbagai aspirasi dan mencarikan solusinya. Anas mencontohkan Kabupaten Lumajang yang memiliki kebun teh, namun selama ini belum pernah terekspos ke wisatawan. Kondisi alam menjadi potensi wisata yang layak dikembangkan di sebuah daerah. (kmb30)

Bali Post/kmb23

TABLE TOP ASPPI - Suasana Table Top Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) di Kuta, Kamis (23/11) kemarin. kan harus ada spesialisasi,’’ ungkap Wedakarna. Sementara itu, Ketua DPD ASPPI Bali Nyoman Sudiadnyana mengatakan, SDM pariwisata di Bali mulai disertifikasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas

pariwisata dan kemampuan SDM-nya. ‘’Ini kami lakukan melalui workshop, pelatihan dan sertifikasi,’’ jelasnya. Ia mengharapkan kegiatan Table Top ASPPI yang dihadiri oleh pelaku pariwisata dari 22 DPD ASPPI di

Indonesia, bisa membantu meningkatkan perekonomian daerah. ‘’Table Top ini sebagaj ajang silaturahmi para pelaku pariwisata. Mereka harus terus menggali potensi dan kemampuan daerahnya,’’ tambahnya. (kmb23)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Sudahkah Guru Inovatif? SUDAHKAH guru kita inovatif? Pertanyaan ini pas kita lontarkan, karena Sabtu, 25 November besok kita akan memperingati Hari Guru Nasional 2017 dan HUT ke-72 PGRI. Menjadi guru memang sebuah pekerjaan yang menyenangkan. Di satu sisi juga membutuhkan kesabaran serta kesediaan mengajar dengan tulus. Tak jarang dalam mengajar para guru akan menghadapi berbagai kesulitan menertibkan muridnya, menyampaikan materi, hingga pembelajaran yang efektif. Kualitas pendidik yang bagus dan berkualitas rasanya sangat diperlukan demi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Maka dari itu, seorang guru yang baik pastinya sungguh didambakan bagi para murid maupun orangtua. Dari segi kesejahteraan, semua guru kita sudah bisa dikatakan bermartabat dengan berbagai jenis tunjangan yang diterima. Mereka menerima tunjangan sertifikasi satu kali gaji pokok, tunjangan insentif sesuai dengan kemampuan pemkab dan pemkot, fasilitas lain serta kelebihan jam mengajar. Makanya orang kini berduyun-duyun mau menjadi guru. Hal itu juga berdampak pada input LPTK yang mencetak guru seperti IKIP dan FKIP. Lembaga ini tak lagi diminati calon mahasiswa baru yang menjadi ‘’sisa’’ fakultas lain. Justru ini bernilai positif guna menghasilkan input calon guru dari SDM berkualitas untuk menghasilkan guru yang berkualitas. Hanya dengan modal guru yang berkualitas kita bisa mencetak siswa berprestasi. Memang guru bukan orang hebat, namun guru mampu menghasilkan orangorang hebat. Di tengah kesejahteraan yang dinikmati guru, kini wajar pemerintah menuntut kualitas pelayanan guru. Yang utama dituntut adalah apakah guru sudah inovatif? Ini kunci sukses guru mengajar ke depan. Guru yang baik tentunya sangat peduli kepada siswanya dalam menggapai tujuan atau penguasaan materi. Guru yang baik tahu bahwa ada beberapa siswa yang memerlukan perhatian atau bantuan ekstra. Mereka menyadari bahwa prestasi bukan hanya nilai yang baik pada tes, tetapi dengan menguasai subjek. Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif, sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas. Tidak hanya memiliki keterampilan mendisiplinkan. Guru yang baik juga perlu memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen di dalam kelas. Faktanya, masih banyak guru kita yang santai-santai saja. Mengajar sekadar menyelesaikan tugas, tak peduli siswa mengerti atau tidak soal materi ajar. Mereka juga sering libur dan enggan beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk berinovasi dalam pembelajaran. Jika kita ingin anak emas Indonesia menjadi generasi unggul, kembalilah pada komitmen guru, yakni mengabdi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Jadilah guru yang inovatif, kreatif dan disiplin.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pedagang Pasar Kreneng untuk Pak Wali Kota

Pasar Kreneng sejak pagi dan malam memang ramai dikunjungi masyarakat. Pagi harinya warga belanja untuk keperluan sembako, malam harinya ada kuliner dan pasar busana. Namun di balik keramaian di Pasar Kreneng, saya sebagai warga bisa merasa kasihan dengan pedagang yang memiliki kios, toko atau lapak di dalam gedung. Mereka sepi pembeli, sehingga banyak yang tutup. Namun setelah saya tanyakan ternyata mereka tetap membayar harian dan bulanan. Kepada Wali Kota Denpasar saya ingin berbagi rasa keperihatinan. Para pedagang ini di toko dan los ini dikalahkan oleh pedagang yang ada di luar gedung. Mereka menjual bahan yang sama, bahkan jauh lebih murah. Konon mereka hanya bayar karcis sehari Rp 1.000, sudah dapat lokasi berjualan yang strategis. Lihatlah Bapak Wali Kota, di lantai II dan III semua toko tutup karena tak ada pembeli. Apakah ini yang disebut revitalisasi pasar tradisional yang kenyataannya meminggirkan pedagang yang lebih dulu ada. Atau hanya cara untuk menarik keuntungan demi PAD. Saya juga berharap manajemen pasar bisa mengatur pedagang baru di luar gedung, apalagi yang memakai mobil. Mang Wis Denpasar

Jumat Pon, 24 November 2017

Guru dan Gerakan Pendidikan Akar Rumput Keren! Demikianlah penampilan guru saat ini. Maka potret mereka dalam Guru Umar Bakri telah jadi masa lalu. Kini sulit membedakan seorang guru dengan profesi lain, seperti pegawai bank, pengusaha atau dokter hanya dari segi penampilannya. Di samping dengan penampilan keren, guru masa kini juga penuh rasa percaya diri.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. enyatakan diri menjadi seorang guru, tidak merupakan beban sosial atau malu karena profesi guru saat ini sangat terhormat. Masuk fakultas keguruan (FKIP) juga bukan karena pilihan terakhir atau pilihan bagi mahasiswa miskin dari kota-kota terpencil. Fakultas keguruan tidak lagi menerima mahasiswa “sisa”. Itulah gambaran fajar cerah pendidikan di negara kita. Tentu lahirnya guru keren tidak terlepas dari kebijakan atau regulasi, seperti Undangundag Guru dan Dosen. Undang-undang ini terbukti telah berhasil mengangkat tinggi citra guru, juga secara finansial yang berdampak pada naiknya prestise sosial seorang guru. Bangga jadi guru. Sementara itu, di balik penampilan keren seorang guru ada sejumlah persoalan dan harapan. Guru masih berhadapan dengan masalah kemandirian yang belum sepenuhnya ada di tangan mereka. Hal ini terkait dengan sistem atau pengelolaan kerja di sekolah yang terpusat pada kepala sekolah sebagai perpanjangan tangan birokrasi. Karena itu, seorang kepala sekolah sangat berwibawa dan merupakan penghadiran kembali aparat pemerintah setempat di sekolah. Kenyataan ini menuntut mati kepatuhan guru. Jika berani “main api” maka guru bersangkutan menerima ganjaran. Para guru keren itu pada akhirnya tidak mampu berkarya lebih secara mandiri, karena berbenturan dengan sistem yang ada. Maka tata kekola yang memusat pada seorang kepala sekolah yang bercampur dengan kepentingan politik lokal hanya menimbulkan ketakutan pada diri guru dalam melakukan terobosan-terobosan baru. Dewasa ini, tata kelola yang memusat tersebut harus diubah atau disikapi secara lentur atau adaptif guna mengakomodasi segala potensi guru

M

keren. Jika sistem atau tata kelola kerja di sekolah membelenggu, maka potensi besar memajukan pendidikan di sekolah yang menjadi misi dan visi guru-guru keren itu tidak akan memberi kemaslahatan bagi pendidikan siswa. Pendidikan akan stagnan. Inovasi pembelajaran pun sebatas retorika. Ketika generasi atau angkatan guru keren telah mulai bekerja di sekolah, maka harus ada dukungan sistem atau harus ada perubahan tata kelola yang pada prinsipnya memberi peluang yang semakin besar terhadap kemandirian, keberanian inovatif, serta secara mendasar adalah kemerdekaan para guru. Saat ini dengan tata kelola yang berpusat pada otoritas kepala sekolah menimbulkan banyak frustrasi guru-guru inovatif dan kreatif karena mereka menjadi salah di mata kepala sekolah. Ketimbang membuat banyak masalah yang menyulitkan, guru-guru keren itu pun apatis. Maka kembali pendidikan tergelincir ke titik bawah. Akhirnya guru keren menyimpan visi, misi, ide-ide inovatif dan terobosan-terobosannya. Sekali lagi inovasi atau pembaruan pendidikan tidak terjadi. Maka tuntutan atau harapan lebih tinggi yang dibebenkan pada guru keren adalah sikap proaktif dan perjuangan mereka menghadapi sistem tata kelola sekolah yang tidak akomodatif. Tugas mereka juga membangun sistem yang ada agar sejalan dengan etos kerja guru keren. Mereka harus sadar, jika sistem tata kerja di sekolah belum siap menerima segala inovasi dan terobosanterobosan pendidikan. Maka tugas guru-guru keren adalah membangun sistem kerja yang memberi peluang terjadinya inovasi dan terobosan-terobosan besar dalam pembelajaran. Tantangan pendidikan dewasa ini, terutama yang harus terjadi di dalam genggaman guru adalah bagaimana guru lebih mandiri dan berani berinisiatif dalam memajukan pendidikan di sebuah sekolah tempatnya bertugas. Sementara ini, sistem

birokrasi pendidikan yang diciptakan memosisikan guru sebagai pelaksana. Mereka tidak memiliki keberanian, kemandirian dan rasa merdeka karena kekangan sistem birokrasi. Menjujung tinggi filosifi dan tujuan pendidikan nasional sebagai landasan kerja, maka dengan itulah guru keren sebagai generasi baru guru di sekolah mau berderap langkah untuk melakukan perubahan pendidikan dari bawah, terutama dalam menawar kekuatan sistem sentralistik birokrasi di sekolah. Tujuan gerakan ini adalah untuk menciptakan ruang kebebasan, kemandirian kerja guru atas nama inovasi dan terobosan pendidikan. Dalam skala makro pemerintah telah melakukan berbagai pembaruan pendidikan, misalnya dalam perubahan kurikulum menjadi Kurikulum 2013. Namun di bawah di tingkat sekolah, inisiatif para guru untuk menyongsong perubahan skala nasional hampir-hampir tidak ada. Inovasi pendidikan

juga ditentukan oleh inisiatif atau inovasi serta terobosanterobosan dari akar rumput. Hal ini sulit terjadi karena sistem otoriter birokrasi yang menjalar hingga ke ruangruang sekolah. Saat ini, dalam momen merayakan hari PGRI tulisan ini diajukan guna mengingatkan para guru, terutama barisan guru keren agar menyambut inovasi atau pembaruan pendidikan bangsa dari bawah, dari kelas-kelas, dari sekolahsekolah tempat mereka bekerja. Guru yang patuh dan hanya menunggu perintah atau instruksi tidak relevan lagi atau sama sekali tidak keren. Generasi guru keren diharapkan bisa menjadi motor untuk melakukan inovasi, terobosan atau pembaruan pendidikan dari akar rumput. Gegap-gempita pembaruan pendidikan dari pusat juga harus bersambut dengan riak-riak inovasi atau terobosan di sekolah-sekolah yang dimotori oleh para guru dengan tetap mengacu kepada inovasi atau terobosan pendidikan di tingkat pusat. PGRI sebagai lembaga organisasi profesi guru harus menuntut anggotanya untuk berani mandiri memiliki rasa merdeka dalam melakukan inovasi atau terobosan pendidikan dari bawah. Organisasi guru ini tidak hanya bersuara lantang ketika merespons kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak

‘’Tantangan pendidikan dewasa ini, terutama yang harus terjadi di dalam genggaman guru adalah bagaimana guru lebih mandiri dan berani berinisiatif dalam memajukan pendidikan di sebuah sekolah tempatnya bertugas. Sementara ini, sistem birokrasi pendidikan yang diciptakan memosisikan guru sebagai pelaksana. Mereka tidak memiliki keberanian, kemandirian dan rasa merdeka karena kekangan sistem birokrasi.’’

Guru Masihkah Layak ”Digugu” dan Ditiru?

KETIKA seseorang memilih profesi guru, pasti ada tanggung jawab yang luar biasa di dalamnya. Bagaimana tidak, karena profesi guru merupakan profesi mulia. Seseorang yang menjadi guru diharapkan mampu secara lahir dan batin menggambarkan sosok tersebut. Artinya, dari sikap, perilaku dan kompetensi diharapkan mampu mencerminkan sosok guru. Sesuai dengan arti guru sebagai sosok yang layak digugu dan ditiru. Setiap arahan, informasi dan pembelajaran yang diberikan layak untuk digugu (dipercaya), karena ajarannya adalah sebuah kebenaran. Begitu juga sikap, perilaku, dan karakter guru layak untuk ditiru sebagai contoh keteladanan. Maka tidak heran apabila Ki Hadjar Dewantara mengharapkan guru mampu menjadi Ing Arsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Ing Arsa Sung Tulada artinya, seorang guru berada di depan dalam memberikan contoh atau keteladan kepada anak didiknya. Hal ini bertujuan bahwa guru itu semestinya mampu menjadi contoh panutan dalam menumbuhkan akhlak dan karakter yang luhur. Semua itu tercermin dari kepribadian guru yang senantiasa berpikir, berkata dan berbuat sesuai dengan norma dan aturan yang ada. Jangan sampai guru saat memberikan pembelajaran dengan mengarahkan siswanya untuk selalu belajar dan berbuat baik, tetapi secara kenyataan guru mengabaikan semua ucapannya dalam kehidupan secara nyata. James Baldwin menyatakan bahwa anak-anak tidak pernah baik dalam mendengarkan orang yang lebih tua, namun anak-anak tidak pernah gagal dalam meniru orang yang lebih tua. Dalam hal ini guru sebagai orangtua di sekolah sepatutnya mampu menjadi contoh atau tauladan dalam sikap, perilaku dan perbuatannya. Ibarat pepatah mengatakan, guru kencing berdiri, maka murid kencing berlari. Jangan sampai munculnya perilaku menyimpang pada siswa, salah satu penyebabnya adalah guru yang gagal mendidik melalui pemberian contoh perilaku yang baik dalam bentuk keteladanan. Ing Madya Mangun Karsa, artinya guru berada di tengah-tengah anak didiknya untuk

berpihak kepada anggotanya. Tanggung jawab PGRI juga adalah dalam menuntut para anggotanya untuk berani mandiri dalam melakukan inovasi atau terobosan pendidikan dari akar rumput. Lembaga ini bahkan harus membela guru-guru yang mandiri dan bersikap merdeka dalam memajukan pendidikan bangsa, bukan malah sebaliknya menjadi perpanjangan atau mitra kerja birokrasi pendidikan yang justru banyak mengkerdilkan guru. Seiring dengan lahirnya guru-guru keren, sebagai konsekuensi dari adanya peralihan generasi dan dukungan regulasi dalam bidang pendidikan, PGRI juga harus memetakan anggotanya untuk menentukan guru-guru inti yang menjadi motor pergerakan guru untuk melakukan perubahan, inovasi, atau terobosan pendidikan secara horisontal. Yang masih terasa kurang dalam kerangka pembaruan pendidikan di Indonesia adalah gerakan inovasi pendidikan di tataran sekolah melalui inisiatif sendiri dan semangat kemandirian para guru atau insan-insan sekolah. Karena itu, pembaruan pendidikan sangat lambat bahkan hambatannya justru dari guru-guru sendiri. Dalam hal inilah diharapkan PGRI berani menuntut para anggotanya, terutama guru-guru keren itu agar mau menjadi api pembaruan pendidikan di akar rumput.

Oleh I Nyoman Agus Sudipta,S.Pd., M.Si. membangun jiwa dan semangat agar maju dan berkembang sesuai dengan kemampuannya. Guru diharapkan mampu mengenali karakteristik anak didiknya ketika melaksanakan tugas dan kewajibannya, sehingga kehadiran sosok guru dapat dirasakan oleh anak didiknya. Bila hal ini sudah dilakukan, maka guru mampu menemukan minat, bakat dan potensi yang dimiliki anak didiknya. Mampu memberikan perlakuan yang adil dengan menerapkan reward (penghargaan) bagi siswa yang berhasil dan menunjukkan peningkatan serta memberikan punishment (hukuman) bagi siswa yang melanggar tata tertib dan melakukan kesalahan. Hal ini dapat terwujud bila guru mampu berada di tengah-tengah anak didiknya dalam membangun minat, motivasi dan semangat belajar. Begitu juga guru mampu membangun rasa kekeluargaan dengan dasar kasih sayang kepada anak didiknya dengan membongkar tembok pembatas yang didasari fanatisme sempat, yaitu harus ditakuti dan gila hormat. Bila paradigma ini masih terpelihara, maka jangan harap anak didik mau dekat dengan gurunya dan dengan terbuka menyampaikan segala permasalahan yang dihadapi, terutama masalah dan kendala dalam pembelajaran yang dialaminya. Tut Wuri Handayani artinya guru berada di belakang anak didiknya untuk memberikan motivasi dan kebebasan untuk berkreasi serta berinovasi. Dalam hal ini diharapkan guru dapat menumbuhkan keberanian anak didik untuk maju dengan memberikan kepercayaan dan selalu men-support dari belakang. Artinya, guru memberikan kebebasan dan dorongan bagi anak didik untuk maju dan berkembang dalam meningkatkan kreativitas, inovasi dan kompetensi. Guru diharapkan selalu memotivasi anak didik sebagai dorongan kesadaran untuk semakin maju dan berkembang. Guru menumbuhkan kepercayaan diri anak didik dalam berekspresi, bereksperimen dan

berkarya disertai kontrol dalam bentuk pengawasan serta bimbingan. Anak didik secara perlahan dapat menemukan jati dirinya baik itu potensi dan bakat yang dimiliki, bila guru memberikan kepercayaan, kebebasan dan dorongan secara positif, sehingga anak didik yakin terhadap kemampuan yang dimilikinya. Dalam upaya mewujudkan semua itu, maka diperlukan guru yang memiliki integritas dan profesionalisme. Artinya, guru tersebut dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara profesional memiliki integritas yang tinggi untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan. Peningkatan kualitas dan mutu pendidikan motor penggeraknya adalah guru itu sendiri. Bila guru tidak memiliki integritas, bagaimana mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan? Di samping itu, integritas sangat penting dimiliki oleh guru sebagai komitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik. Dengan guru memiliki integritas yang tinggi, maka kharisma dan wibawa guru mampu terjaga dengan baik. Perlunya sebuah komitmen bagi seseorang yang sudah menjatuhkan pilihan sebagai guru untuk menjaga dan menunjukkan integritas. Hal ini dimulai dari konsistensi dalam tindakan yang selalu berpedoman pada nilai, norma dan aturan yang berlaku. Artinya, guru yang berintegritas sesungguhnya guru yang profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik. Maka sebutan guru sebagai orang yang patut digugu dan ditiru sangatlah sesuai, apabila guru tersebut memiliki integritas. Dengan penanaman integritas dalam profesi guru sesungguhnya kharisma, wibawa dan karakter pendidik sudah melekat secara otomatis. Jangan sampai guru menghilangkan integritas dalam profesinya karena kepentingan tertentu yang berdampak buruk pada citranya sebagai pendidik. Semoga guru mampu menyadari dan memahami tentang profesinya sebagai pendidik yang harus didasari integritas di dalamnya, sehingga guru memang layak untuk digugu dan ditiru.

POJOK Bali harus segera evaluasi anomali pertumbuhan ekonomi. - Bali hanya jadi objek. *** Pariwisata dituduh pemicu kepincangan pembangunan ekonomi. - Krama Bali terpinggirkan. *** Investasi pariwisata kurang berpihak kepada masyarakat lokal. - Pengusaha Bali tersisih.

Penulis, Guru SMK Negeri 1 Abang, Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SALURAN AIR Seorang pekerja membuat lubang untuk saluran air hujan pada proyek pembatas got dan trotoarisasi di Jalan Melasti, Legian, Kuta, Badung, Kamis (23/11) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Pon, 24 November 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

SAMPAH KIRIMAN Sampah kiriman yang dihempaskan gelombang laut menuju pantai, tampak menjejali Pantai Kuta, Badung, Kamis (23/11) kemarin. Sampah kiriman itu meliputi organik dan sampah anorganik.

Figur

Tanpa Identitas KORBAN tenggelam akibat kuatnya arus laut sering terjadi di pantai wilayah Badung dan Denpasar. Bulan November ini saja tercatat empat orang tewas di laut. Namun tidak semua korban tersebut dikenali identitasnya, dan ada yang sampai saat ini masih misterius. SepBali Post/rah erti mayat pria yang ditemukan mengambang di dekat Pelabuhan Kapal Serangan, Denpasar Selatan, masih Mr.X. “Mayat tersebut ditemukan hari Rabu, 8 November pukul 10.30 Wita oleh petugas Balawista Pantai Sanur. Tidak ada kartu identitas sama sekali ditemukan, sehingga kesulitan bagi kami menyelidikinya,” kata Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta, Rabu (22/11) lalu. Adapun ciri-ciri mayat pria saat ditemukan, lanjut Kompol Suparta, yaitu mengenakan baju lengan pendek putih merek Rifcurl, celana pendek parasut abuabu merek Adidas, rambut hitam lurus, tinggi 178 sentimeter dan usianya diperkirakan 30 tahun. “Ciri-ciri khususnya ada tai lalat di bahu kiri depan dan ada bekas luka jaritan di tulang kering kaki kanan,” ungkapnya. Saat ditemukan keadaan jenazah sudah terjadi pembusukan, dan diperkirakan telah meninggal sekitar enam hari sebelum ditemukan. “Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut, kami mohon menghubungi Sat. Polair Polresta Denpasar, atau hubungi nomor HP saya yaitu 082147861861,” harap mantan Kasat Resnarkoba Polres Badung ini. (rah)

Bali Post/wan

Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Denpasar (Bali Post) -

Genderang perang terhadap korupsi terus ditabuh, mengingat korupsi dapat membawa bahaya laten menghancurkan perekonomian rakyat. Selain menindak para koruptor, penanaman nilai-nilai antikorupsi idealnya juga dilakukan sejak dini. Bukan dengan teori, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil. “Urusan sama anak-anak kan keteladanan. Mereka harus diajari hal-hal sederhana, seperti budaya antre untuk bersabar,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta dikonfirmasi, Kamis (23/11) kemarin. Menurut Parta, ketidaksabaran merupakan salah satu cikal bakal dari munculnya niat korupsi. Pasalnya, seseorang akan menjadi ingin cepat memiliki sesuatu meski dengan cara-cara yang tidak baik. Selain diajari bersabar me-

lalui antre, anak-anak juga perlu dibangun budaya tolerannya. “Ajak dia makan bersama dengan teman-temannya untuk membangun budaya toleran. Kemudian ajari berbagi, karena pada saat berbagi akan tumbuh kesadaran untuk jangan mengambil hak orang lain,” jelas politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan, penyelenggaraan ujian nasional merupakan

Bersih dari Korupsi

salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi di lingkup pendidikan. Terutama melalui ujian nasional berbasis komputer. Itu sebabnya di tahun 2018 mendatang seluruh SMA/ SMK diharapkan bisa melaksanakan UNBK. “Kalau semuanya bisa ujian menggunakan komputer, tidak akan ada kerja sama atau contekcontekan walaupun anak itu duduk berdekatan,” ujarnya. Dengan cara ini, lanjut TIA, anak-anak diarah-

I Putu Astawa

TRANSPARANSI, akuntabel dan terukur merupakan ciri-ciri dari reformasi birokrasi. Ketiga hal itu dipercaya dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Inilah yang terus diupayakan oleh Bappeda dan Litbang Provinsi Bali. Kendati dalam penganugerahan penghargaan Adhyasta Prajaniti, Bappeda dan Litbang baru berhasil menjadi terbaik ketiga dari 43 perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali. “Memang masih ada yang perlu diperbaiki lagi supaya Bappeda ini menjadi bersih dari unsur-unsur korupsi. Lalu, bisa dipercaya oleh publik dan yang penting untuk menunjang semua itu adalah membangun integritas SDM,” ujar Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa, di Denpasar, Kamis (23/11) kemarin. Menurut Astawa, SDM

atau pegawai pemerintah harus memiliki integritas, kejujuran, taat dengan aturan, meningkatkan partisipasi publik dan melakukan keterbukaan informasi melalui IT untuk mewujudkan reformasi birokrasi. Transparansi memanfaatkan kecanggihan IT membuat masyarakat bisa mengakses apa yang diprogramkan oleh Bappeda dan Litbang. Mengingat perangkat daerah ini memang memiliki fungsi utama melakukan perencanaan. “Proses perencanaan yang terukur dan akuntabel, hasilnya akan memberikan dampak yang bagus. Publik baru bisa percaya kalau lembaga itu tidak boros atau menghindari inefisiensi. Memang kita masih perlu menata SDM mengenai penguasaan IT,” imbuhnya. Astawa menambahkan, penggunaan IT juga harus ter-

integrasi dengan perangkat daerah lain. Seperti BPKAD terkait penganggarannya dan Biro Administrasi mengenai pelaporannya. Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi adanya penghargaan Adhyasta Prajaniti karena dapat memotivasi semua perangkat daerah menuju reformasi birokrasi. Bappeda dan Litbang bisa masuk tiga terbaik bersama RS Mata Bali Mandara (terbaik pertama) dan Dinas Lingkungan Hidup (terbaik kedua) setelah melalui serangkaian penilaian. “Ada visit ke kantor, kriterianya dilihat dari temuan yang sedikit dan cepat bisa merespons untuk melakukan perbaikan. Itu dikategorikan dalam kriteria Sistem Pengendalian Internal Pemerintah. Saat masuk nominasi enam besar, juga ada membuat makalah dan melakukan presentasi,” tandasnya. (rin)

Mangupura (Bali Post) Hingga saat ini peredaran narkoba di Bali belum bisa dibendung dengan maksimal. Warga Bali yang mengonsumsi narkoba diperkirakan 62.457 orang, termasuk anak di bawah umur. Oleh karena itu, perlu komitmen semua pihak untuk memerangi barang terlarang tersebut. “Saat ini sekitar 62.457 orang di Bali adalah pengguna narkoba. Kemungkinan jumlahnya bisa lebih karena mereka sembunyi-sembunyi. Untuk mengatasinya perlu komitmen dan urun tangan semua pihak,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, di Kuta, Kamis (23/11) kemarin. Di hadapan puluhan wakil kepala sekolah dan guru

bimbingan konseling Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Bali, Brigjen Suastawa menegaskan, guru memegang peranan penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Salah satu upayanya yaitu menguatkan motivasi siswa untuk belajar di sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan positif. Hal tersebut akan mendorong tingkah laku yang positif, sehingga meminimalisasi dorongan penyalahgunaan narkoba. “Kami akan terus mendorong para pendidik ini agar ikut berperan dalam menjaga anak didiknya dari pengaruh narkoba,” ungkap Suastawa usai jadi narasumber kegiatan komunikasi informasi

dan edukasi P4GN melalui media konvensional di lingkungan pendidik. Peran serta instansi pemerintah dan swasta dalam P4GN diatur dalam undang-undang, permen dan perda di antaranya UU No.35 Tahun 2009 Pasal 104, 106, 108, dan 109 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Peraturan Menteri Dalam Negeri No.21 Tahun 2013 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Perda No.7 Tahun 2017 terkait P4GN. Selain itu, ada juga peraturan yang menginstruksikan pembentukan relawan, test urine dan so-

sialisasi bahaya narkoba di masing-masing instansi. BNNP Bali juga me-launching kurikulum terintegrasi P4GN tingkat SLTP dan SLTA. “Peran guru dalam P4GN terbagi dalam empat garis besar, yaitu pertama guru sebagai pendidik, guru harus memiliki wibawa, tanggung jawab, moral dan sosial. Kedua, sebagai pembimbing pendidikan berdasarkan pengetahuan. Selanjutnya yang ketiga, guru sebagai penasihat dapat berbicara secara terbuka, problem solving dan konseling. Terakhir guru sebagai model atau teladan sehingga menjadi panutan bagi anak didiknya,” tegas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (kmb36)

Bali Post/rin

7

Puluhan Ribu Warga Bali Pakai Narkoba

Bali Post/ist

PENCERAHAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat sesi foto usai memberi pencerahan kepada para wakasek dan guru di Kuta.

kan untuk jujur dan tidak perlu diracuni lagi dengan praktik-praktik jual beli soal atau kunci jawaban. Mereka juga akan berusaha dengan kemampuannya sendiri untuk mendapatkan hasil maksimal. “Jadi dia sudah berpikir, kalau saya tidak bisa menjawab, saya tidak mungkin bisa dapat jawaban dari mana pun karena tidak ada yang bisa saya contek,” imbuhnya. Menurut TIA, nilai-nilai antikorupsi harus masuk di semua mata pelajaran yang ada. Lantaran masuk ke dalam ranah pendidikan karakter, orangtua juga sangat berperan untuk menanamkan hal yang sama. Selanjutnya, baru sekolah yang bertugas untuk menumbuhkan.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana mengatakan, nilai-nilai antikorupsi memang akan lebih mengena bila ditanamkan sejak dini. Perlu ada gerakan monumental, mengingat praktik korupsi sudah terjadi sejak lama. Belum lagi korupsi sudah masuk secara sistemik di semua jaringan. “Tidak saja di birokrasi, tidak saja di lembaga tertentu, tapi di tingkat masyarakat pun sudah masuk aroma korupsi itu. Seolah-olah korupsi itu sudah membudaya, jadi memang harus ada gerakan revolusi mental yang betul-betul hebat dari nol lagi dan membumi,” ujar politisi PDI-P asal Bangli ini. (kmb32)


BANGLI

8

Jumat Pon, 24 November 2017

2018, Disdikpora Targetkan Seluruh SMP Terapkan UNBK Bangli (Bali Post) -

Bali Post/ina

PELATIHAN - Suasana pelatihan kehumasan di Gedung BMB, Kamis (23/11) kemarin.

ASN Diminta Cermat Tanggapi Informasi dan Berita

Bangli (Bali Post) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangli diminta selalu berhati-hati dalam menanggapi dan mencerna sebuah berita atau isu. Apalagi belakangan banyak bertebaran berita hoax yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Para ASN diminta untuk selalu cermat dalam mengupas sebuah berita, apalagi berita yang sumbernya tidak jelas. ‘’Kalau kita menerima kiriman berita, jangan langsung disebar. Harus dipastikan dulu kebenaran berita tersebut dan kejelasan sumbernya, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,’’ kata Sekda Bangli Giri Putra saat membuka pelatihan kehumasan bagi ASN di Kabupaten Bangli, Kamis (23/11) kemarin. Pelatihan kehumasan yang digelar di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) itu merupakan kerja sama dengan Denpost (Kelompok Media Bali Post). Pelatihan dilaksanakan hingga Jumat (24/11) hari ini. Pelatihan diikuti 50 ASN perwakilan seluruh OPD di Bangli. Lebih lanjut disampaikan Giri Putra, di era kemajuan teknologi dan informasi, penyebarluasan informasi baik melalui berita online dan media sosial, ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, bisa memberikan kebaikan dan di sisi lain bisa menimbulkan hal negatif. Belakangan juga banyak bermunculan modus-mudus kejahatan maupun penipuan dengan memanfaatkan media sosial, sehingga menjadi tantangan yang berat bagi semua pihak khususnya bagi humas dan ASN untuk menyaring dan menyeimbangkan pemberitaan, mengingat informasi begitu cepat menyebar dan terkadang kerap memunculkan kesan yang bias. ‘’Untuk itu saya minta humas di masing-masing organisasi perangkat daerah bisa menjalin kemitraan dengan kalangan jurnalis, tokoh masyarakat, serta aktif mempublikasikan semua kegiatan organisasi melalui berbagai media yang ada. Karena humas memiliki peran yang sangat vital, untuk membangun citra positif instansi atau lembaga. Kurangnya pemahaman dan keahlian petugas humas dalam menjalankan tugas-tugasnya, berisiko memunculkan kesalahpahaman hingga permasalahan-permasalahan yang dapat merugikan instansi atau lembaga,’’ jelasnya. Disampaikannya, aparatur kehumasan merupakan motor penggerak dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Oleh karenanya, sebagai humas, wajib menguasai teknik dan seni berkomunikasi yang baik agar setiap informasi yang disampaikan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap individu atau organisasi. Melalui aktivitas humas juga diharapkan image organisasi di mata publik, baik internal maupun eksternal menjadi semakin baik yang pada akhirnya dapat membentuk opini yang positif. Di bidang pemerintahan, kata Sekda Giri Putra, humas juga harus bisa menyampaikan berbagai kebijakan dan hasil-hasil pembangunan dengan cara yang manis agar masyarakat memberi respons positif terhadap kinerja pemerintah. ‘’Pelatihan ini merupakan kegiatan positif yang memang menjadi kebutuhan intern Pemerintah Kabupaten Bangli. Untuk itu, saya mita peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga nantinya bisa membantu teman-teman media dalam membuat rilis berita tentang pembangunan Bangli di masing-masing OPD. Jika ini bisa berjalan, tentu informasi positif tentang pembangunan Bangli bisa lebih cepat diakses oleh masyarakat,’’ harapnya. (kmb40)

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli menargetkan jumlah SMP yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 mendatang bisa bertambah dari sebelumnya. Bahkan, jika anggaran di tahun 2018 mendukung, Disdikpora menargetkan UNBK bisa diikuti seluruh SMP di Bangli. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Kamis (23/11) kemarin, mengatakan pihaknya memiliki keinginan agar seluruh sekolah SMP di Bangli bisa melaksanakan UNBK tahun depan. Untuk merealisasikan hal itu, butuh dukungan anggaran hingga Rp 8.425.000.000 yang

akan diusulkan tahun ini. ‘’Rencananya seperti itu. Tapi bila tahun 2018 bisa difasilitasi lewat APBD yang kami sampaikan hari ini, alangkah bagusnya. Lebih cepat lebih baik,’’ ujarnya. Meski demikian, jika anggaran untuk mendukung pelaksanaan itu belum memungkinkan di tahun 2018, maka target itu

diundur untuk dilaksanakan tahun berikutnya. Sementara untuk pelaksanaan UN tahun depan, pihaknya menargetkan ada lima SMP yang bisa mengikuti UNBK. Jumlah itu bertambah dibandingkan UNBK sebelumnya yang hanya diikuti dua sekolah. ‘’Mengenai lima sekolah itu belum bisa saya

sebutkan. Nantilah, masih validasi,’’ katanya. Disinggung mengenai pelaksanaan ujian sekolah termasuk UN bagi siswa pengungsi dalam waktu dekat ini, Suteja mengatakan akan dilaksanakan di sekolah tempat mereka belajar saat ini. Hal itu disesuaikan dengan arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi. Nantinya, nilai hasil ujian sekolah siswa pengungsi akan dikirim Disdikpora Bangli ke sekolah asal mereka masing-masing di Karangasem. Sebagaimana diketahui, dari

seluruh sekolah yang menyelenggarakan UN pada April lalu, hanya ada dua sekolah yang sudah bisa melaksanakan UNBK yakni SMPN 1 Bangli dan SMPN 3 Bangli. Salah satu hal yang masih menjadi kendala minimnya sekolah di Bangli yang bisa menyelenggarakan UNBK yakni keterbatasan sarana komputer. Sesuai ketentuan pusat, sekolah bisa menyelenggarakan UNBK kalau jumlah komputernya minimal 30 persen dari jumlah siswa peserta UN. (kmb40)

Program LSP

Putera Sampoerna Foundation Pilih SMAN 1 Kintamani

Bali Post/ina

ARI-ARI - Sejumlah ari-ari yang digantung di pohon bukak di areal Setra Ari-ari, Desa Bayung Gede.

Tradisi Menggantung Ari-ari Bayi di ”Setra”

Bertujuan Menjaga Kesucian Desa Bayung Gede

Bangli (Bali Post) Ari-ari atau plasenta yang menyertai bayi saat lahir pada umumnya dikubur oleh orang tua si bayi di areal pekarangan rumah. Namun tidak demikian halnya di Desa Bayung Gede, Kintamani. Di desa setempat, warga yang baru saja memiliki bayi, akan memperlakukan ari-ari si anak dengan menggantungnya pada sebuah pohon di areal khusus yang dinamakan Setra Ari-ari. Klian Banjar Dinas Peludu Desa Bayung Gede Made Ramayana saat ditemui di desa setempat, Kamis (23/11) kemarin, mengungkapkan tradisi menggantung ari-ari di pohon ini merupakan tradisi warisan leluhur yang masih terus dilaksanakan masyarakat hingga saat ini. ‘’Kalau secara tertulis, kami tidak tahu sejak kapan. Tapi kami yakini tradisi ini sudah ada sejak Desa Bayung Gede berdiri,’’ terangnya. Menurut Ramayana, tradisi unik ini masih diteruskan oleh warga dengan tujuan untuk menjaga lingkungan Desa Bayung Gede tetap bersih dan

suci. Sesuai kepercayaan masyarakat, ari-ari yang dikubur di areal pekarangan rumah warga akan menyebabkan pekarangan menjadi leteh. Sementara para peduluan adat sangat pantang menginjak atau berada di areal karang yang leteh. Dijelaskannya, untuk menggantung ari-ari di Setra Ari-ari, ada serangkaian proses yang harus dilalui. Sebelum dibawa ke setra, ari-ari yang telah dicuci bersih dimasukkan ke dalam batok kelapa. Ari-ari kemudian diisi beberapa rempah-rempah yang oleh warga setempat diistilahkan dengan nama angetanget. Selain itu, ari-ari juga diberikan ngad atau sejenis pisau berbahan bambu. Dikatakan Ramayana, tidak ada waktu khusus untuk menggantung ari-ari. Jika si ibu melahirkan malam hari misalnya, maka keesokan paginya ari-ari bisa dibawa ke Setra Ari-ari. ‘’Digantungnya di sebuah pohon yang dinamakan pohon bukak,’’ ujarnya. Sesuai kepercayaan masyarakat setempat, ari-ari yang digantung dalam satu pohon bersama

ari-ari lainnya akan membuat si anak kelak memiliki banyak teman. Lebih lanjut dituturkan Ramayana, setelah menggantung ari-ari, ayah si anak yang hendak pulang, terlebih dahulu harus mencari daun pakis untuk kemudian dipasang di depan pintu pekarangan rumah. Tujuannya sebagai pertanda bahwa di dalam rumah tersebut sedang ada bayi dan sedang mengalami kacuntakaan. Karena tradisi ini sudah dilaksanakan sejak lama, maka sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah ari-ari yang digantung di setra seluas sekitar 70 are tersebut. Biasanya, ari-ari yang digantung akan bertahan di pohon sekitar tiga bulanan karena talinya yang terbuat dari bambu sudah rapuh. Karena unik dan tidak bisa dijumpai di desa lainnya, Setra Ari-ari di Desa Bayung Gede menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Per hari, rata-rata wisatawan yang berkunjung untuk menikmati wisata cycling sekaligus melihat keunikan Setra Ari-ari di Bayung Gede mencapai 50 orang. (kmb40)

Bangli (Bali Post) SMAN 1 Kintamani terpilih sebagai sekolah pertama di Bali yang menerapkan Lighthouse School Programme (LSP) selama tiga tahun ke depan. Program yang dikembangkan Putera Sampoerna Foundation ini fokus pada pembentukan sistem manajemen sekolah yang lebih akuntabel yang didukung guru berkualitas untuk mencapai pengajaran dan pembelajaran yang efektif. Direktur Program LSP/SDO Putera Sampoerna Foundation Gusman Yahya menjelaskan, program LSP dilaksanakan untuk mencari sekolah yang berpotensi untuk bisa dikembangkan dan dimajukan menjadi sekolah standar nasional yang berwawasan internasional. Dipilihnya SMAN 1 Kintamani untuk menjalankan program ini, setelah melalui serangkaian proses assemen terhadap potensi yang dimiliki sekolah baik guru, siswa, manajemen sekolah serta komitmen masyarakat sekitar dan pemerintah daerah. Disampaikan Gusman, LSP berfokus pada beberapa aspek pembelajaran dan pengajaran guru, tata sekolah, pencapaian hasil belajar siswa serta keterlibatan masyarakat di dalam dan sekitar sekolah. Di program ini, kepala sekolah, guru dan siswa akan memiliki kesempatan untuk mencicipi pengalaman belajar internasional dan mendapatkan pengajaran dan pembelajaran yang efektif yang fokus pada sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) serta Bahasa Inggris. ‘’Untuk di Bali, LSP baru pertama kali dilaksanakan. Tapi dari partisipasi program pengembangan sekolah yang dilakukan oleh Putera Sampoerna Foundation, sudah ada 12 tahun kami berpartisipasi, termasuk juga bantuan dan komitmen kami untuk pengembangan Sekolah Bali Mandara dan beberapa sekolah lainnya,’’ jelasnya. Ditambahkannya, konsep LSP ini adalah mengembangkan sekolah rujukan yang nantinya bisa menginspirasi sekolah lainnya untuk juga ikut berkembang. ‘’Program Lighthouse School ini tidak hanya untuk dirasakan SMAN 1 Kintamani. Karena konsep program Ligthouse School ini seperti mercusuar yang akan menerangi sekolah sekitarnya. Jadi, ketika SMAN 1 Kintamani dijadikan sebagai sekolah model, sekolah-sekolah lainnya juga dapat merasakan imbasnya,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Bali Wayan Susula mengatakan, pihaknya menyambut baik program yang dilaksanakan Putera Sampoerna Foundation. Karena LSP ini ikut memajukan pendidikan di Bali khususnya di SMAN 1 Kintamani. Diharapkan, Putera Sampoerna Foundation selanjutnya bisa intens mendampingi para guru di SMAN 1 Kintamani dalam pembelajaran sehingga outputnya bisa menghasilkan anak-anak lulusan berkarakter dan berkompetensi di bidang STEM dan Bahasa Inggris. Kepala SMAN 1 Kintamani Ketut Ada mengaku bersyukur atas dipilihnya SMAN 1 Kintamani untuk menerapkan LSP. Diharapkannya, program ini berjalan sesuai harapan yakni meningkatkan kualitas pendidikan. (kmb40)

Bali Post/ina

LSP - Penandatanganan program LSP di SMAN 1 Kintamani.

Buku ’’Merdeka Seratus Persen’’ Kapten Mudita Diluncurkan

Bupati Made Gianyar Berharap Jadi Spirit Pembangunan Bangsa

PELUNCURAN BUKU - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menghadiri acara peluncuran Buku “Merdeka Seratus Persen” Kapten A.A. Anom Mudita. BUKU “Merdeka Seratus Persen” Kapten TNI A.A. Gde Anom Mudita resmi diluncurkan di Balai Banjar Desa Penglipuran, Kamis (23/11) kemarin. Peluncuran buku biografi yang mengupas perjalanan perjuangan pahlawan asal Puri Kilian, Bangli

itu dihadiri langsung Bupati Bangli I Made Gianyar. Buku karya penulis asal Jawa Tengah Satria Mahardika itu diharapkan dapat memberi nilai positif dan menjadi spirit generasi muda dalam membangun bangsa. Acara peluncuran buku

“Merdeka Seratus Persen” Kapten TNI A.A. Gde Anom Mudita juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, Ketua DPRD Kabupaten Bangli Ngakan Kuta Parwata, Ketua LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputra, jajaran Forkopimda Bangli, Ketua Cabang LVRI se-Bali, Keluarga Besar Pahlawan I Gusti Ngurah Rai serta keluarga Kapten TNI A.A. Gde Anom Mudita. Ketua Panitia Acara I Nengah Sudibia mengatakan, tujuan dari peluncuran buku tersebut didasari atas hasil keputusan prajuru adat dan prajuru dinas Penglipuran dengan panglingsir Puri Kilian Bangli. Besar harapannya, dengan peluncuran buku ini masyarakat dapat mengenang dan mengetahui sejarah perjalanan perjuangan sang pahlawan sehingga mampu menjadi motivasi untuk melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan dalam

mengisi kemerdekaan. Sementara itu, Bupati Bangli Made Gianyar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas ide besar terkait dengan spirit jasmerah (jangan sekali-sekali melupakan sejarah - red). Menurut Made Gianyar, bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa mencintai, mengenali dan memahami sejarah. Pihaknya merasa bahagia dan bangga karena di dalam setiap pekikan NKRI, Pancasila, UUD 45 dan kebinekaan saat ini semua didasari atas jasa putra terbaik Bangli A.A Gde Anom Mudita. Perjuangan yang dilakukan Kapten A.A. Anom Mudita, kata Made Gianyar, merupakan representasi dari sebuah perjuangan rakyat Bangli yang terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Diharapkannya, peluncuran buku ini dapat

memberi nilai positif dan spirit bagi generasi muda untuk membangun bangsa. Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menyampaikan, bangsa yang besar adalah bangsa yang senantiasa mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan terdahulu hendaknya senantiasa dijadikan spirit untuk menjadikan bangsa tetap sebagai bangsa terhormat di dunia. Semua pihak harus sadar perjuangan pergerakan kemerdekaan di Bali pada umumnya dipelopori oleh para tokoh masyarakat yang berjiwa ksatria dari kalangan puri. Oleh karena itu, Gubernur Bali menyambut baik acara peluncuran buku ‘‘Merdeka Seratus Persen’’ Kapten A.A Gde Anom Mudi-

ta yang diharapkan menjadi spirit dan pedoman dalam mengisi pembangunan Bali di era globalisasi sekarang ini guna terwujudnya masyarakat Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera. Panglingsir Puri A.A Bagus Ardana yang merupakan adik dari Kapten A.A. Mudita mengatakan, kisah sejarah yang mengandung nilai sejarah membutuhkan kecermatan dan kehati-hatian dalam menyeleksi dan menganalisa data yang tersedia. Hal ini menjadi semakin tidak mudah, sebab sebagian besar pelaku sudah meninggal dunia sehingga acapkali menimbulkan pertanyaan tentang etika dan kepantasan yang pada gilirannya dapat mengusik kenyamanan rasa. Hanya niat untuk menyajikan kebenaran peristiwa secara utuh yang melandasi penulisan buku ini. Diungkapkannya, banyak peristiwa dan pelaku

sejarah yang tidak mungkin dapat ditampung semuanya dalam buku ini. Untuk itu apabila ada keluarga pelaku peristiwa yang layak dicatat terlewatkan dalam penulisannya pihaknya mohon permakluman. Sementara itu, dalam kegiatan peluncuran buku ini juga dilaksanakan penyerahan Piagam Desa Pejuang yang langsung diserahkan oleh Ketua LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputra, S.H. kepada empat desa pejuang yang diterima oleh Bendesa Adat Penglipuran, Bendesa Adat Puraja, Bendesa Adat Malet Gusti dan Bendesa Adat Manikliyu. Dalam kesempatan itu, Gusti Bagus Saputra berharap perhatian dari pemerintah untuk mengusulkan Kapten Mudita menjadi Pahlawan Nasional mengingat jasa dan perjuangannya begitu besar untuk kemerdekaan Republik Indonesia. (ad1259)


GIANYAR Pemkab Diminta Segera Perbaiki Jalan Amblas di Kendran

9

Jumat Pon, 24 November 2017

Gianyar (Bali Post) Masyarakat meminta pemerintah segera memperbaiki ruas jalan yang amblas di Desa Kendran Kecamatan Tegallalang. Amblasnya jalan terjadi secara bertahap sejak akhir Oktober lalu. Bila tidak cepat ditangani, masyarakat khawatir, jalan penghubung menuju Kecamatan Tampaksiring itu akan putus. Pantauan Kamis (23/11) kemarin, jalan yang amblas akibat tanah sekitarnya mengalami longsor itu lebarnya sekitar 8 meter dengan kedalaman belasan meter. Lokasi badan jalan yang amblas tersebut berada di perbatasan Banjar Tangkas dan Banjar Pande, Desa Kendran. Aktivitas warga setempat terganggu akibat kondisi tersebut. Di titik tersebut, masyarakat harus bergiliran melintas. ‘’Sebelah utaranya jalan amblas, sebelah selatannya itu juga jurang yang dalam. Jadi jalannya sekarang tambah kecil,’’ kata Wayan Suta, warga Banjar Tengah Desa Kendran. Suta mengungkapkan, warga setempat was-was dengan kondisi jalan itu, terlebih jalur tersebut menuju Pura Gria Sakti Manuaba yang rutin dilalui setiap ada persembahyangan. Guna mengantisipasi hal-hal yang

tak diinginkan, warga sudah membatasi jalan amblas tersebut dengan dua drum yang diisi spanduk. Pada bagian jalan yang amblas juga dipasangi tali rafia warna hitam sebagai pembatas. ‘’Khawatir sekali lewat sini, karena bagian yang amblas ke jurang ini sampai setengah badan jalan,’’ katanya. Menurutnya, warga setempat semakin resah saat melintas di malam hari. Sebab, di lokasi tersebut tidak dipasangi lampu penerangan jalan. Ia pun berharap Pemkab Gianyar segera melakukan perbaikan sebelum jalan rusak itu memakan korban jiwa. Sekretaris Desa Kendran I Wayan Agustina Purnawan mengungkapkan, amblasnya jalan akibat longsor itu sudah terjadi sejak akhir Oktober lalu. Longsor di lokasi itu terjadi secara bertahap hingga memakan setengah badan jalan. ‘’Longsor yang pertama itu kira-kira sebelum Galungan, dan terakhir longsor seminggu lalu,’’ ucapnya. Menurut pria yang akrab disapa Agus ini, tanah longsor disebabkan hujan lebat yang melanda kawasan setempat. Tekstur tanah di bawah jalan yang cukup labil tidak mampu menahan gempuran air. Apalagi, di lokasi amblas dulunya

adalah aliran sungai kecil yang kemudian oleh warga disepakati untuk diuruk. ‘’Aliran sungai dibuatkan baru secara melingkar. Tanah diambil di sekitar lokasi, pada sisi timur. Kemudian diuruk hingga rata, baru diaspal,’’ jelasnya. Agus mengaku tak ingat kapan persisnya jalan itu diuruk. Ia hanya menyebutkan, proyek pengaspalan terakhir dilakukan sekitar 2016. Sebagai tindak lanjut, pihaknya mengaku sudah bersurat ke Pemkab Gianyar guna menindaklanjuti persoalan ini. ‘’Kami sudah dokumentasikan dan bersurat resmi ke Pemda Gianyar sekitar seminggu lalu. Besoknya langsung ada tim teknis yang memeriksa lokasi,’’ jelasnya. Namun pihaknya harus bersabar, sebab menurut informasi yang diterimanya, perbaikan jalan tersebut belum bisa dianggarkan tahun ini. ‘’Dilihat medannya cukup terjal. Katanya belum bisa ditanggulangi tahun ini,’’ terangnya. Di tempat terpisah, anggota DPRD Gianyar I.B. Manu Atmaja mengatakan, pihaknya sudah mengecek kondisi badan jalan yang amblas tersebut. ‘’Saya sudah terima keluhan warga dan mengecek lokasi,’’ ucapnya Atas persoalan itu, pihaknya pun sudah berkoordi-

nasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar terkait perbaikan jalan tersebut. ‘’Sudah dimasukkan dalam rancangan APBD induk 2018. Pasti akan saya kawal, agar kondisi ini tidak berlangsung lama,’’ kata politisi asal Desa Kendran itu. Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Gianyar Nyoman Nuadi menyampaikan, anggaran perbaikan jalan jebol di Desa Kendran sudah dimasukkan dalam RAPBD 2018. ‘’Kalau tahun ini jelas tidak bisa, karena sudah mau akhir tahun. Jadi tahapannya tidak memungkinkan. Kalau tahun depan, sudah kami anggarkan,’’ ungkapnya. Nuadi pun mengaku tidak mau setengah-tengah dalam melakukan perbaikan jalan tersebut. Ia mengaku akan membuat senderan sepanjang 49 meter dengan kedalaman sekitar 18 meter guna memperkuat struktur jalan. ‘’Tidak bisa diperbaiki satu bagian yang amblas itu saja, karena bagian lain juga bisa amblas kalau terus diguyur hujan. Makanya kami perbaiki keseluruhan di ruas itu,’’ tegasnya. (kmb35)

AMBLAS - Seorang warga menunjukkan jalan yang amblas di Desa Kendran, Tegallalang.

Bali Post/nik

Terkendala Lahan

Pembangunan SMP Khusus Siswa Miskin Terancam Batal

Gianyar (Bali Post) -

Pembangunan SMP khusus siswa miskin yang menyerupai sistem pendidikan Sekolah Bali Mandara, kembali terancam tak bisa terealisasi tahun depan. Pasalnya, Pemkab Gianyar hingga kini belum menemukan lahan untuk membangun sekolah tersebut. Meski demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar tetap mengajukan anggaran pembangunan sekolah itu di APBD 2018.

Bali Post/nik

ROBOH - Kondisi palinggih di Pura Desa, Banjar Tangkup yang roboh.

Palinggih di Pura Desa Banjar Tangkup Roboh Diduga Akibat Kesalahan Konstruksi

Gianyar (Bali Post) Warga Banjar Tangkup Kecamatan Tegallalang dikejutkan dengan robohnya bangunan Padmasana di Pura Desa setempat, Kamis (23/11) kemarin. Dugaan sementara, kejadian ini terjadi lantaran kesalahan pada konstruksi palinggih itu sehingga mudah roboh meski beberapa hari diguyur hujan. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana yang dikonfirmasi hal ini, membenarkan adannya palinggih di pura di Banjar Tangkup yang roboh tiba-tiba. Insiden ini baru diketahui pagi kemarin. ‘’Ya, baru diketahui paginya oleh para pangempon pura,’’ ucapnya. Dikatakannya, tidak ada pohon tumbang atau penyebab lain yang mengakibatkan insiden ini. Setelah dicek, dipastikan robohnya palinggih tersebut akibat kesalahan konstruksi bangunan. ‘’Dugaan kami, ini kesalahan konstruksi. Karena di dalam palinggih itu hanya tanah, tidak ada besi atau semen lainnya,’’ ucapnya. (kmb35)

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Made Suradnya belum lama ini mengatakan, untuk membangun sekolah ini dibutuhkan lahan minimal 3 hektar. Selain ruang belajar, sekolah juga harus dilengkapi lapangan dan mes. ‘’Kalau melihat Sekolah

Bali Mandara saja, itu luasnya 5 hektar. Di dalamnya ada aula, lapangan, termasuk mes. Jadi, jauh dibandingkan SMP biasa yang cukup hanya 60 are,’’ ucap Suradnya. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pencarian kawasan yang

bisa dibeli untuk mewujudkan rencana tersebut. Disinggung terkait aset Pemprov Bali yang mungkin bisa digunakan, Suradnya mengaku sudah pernah mencoba berkoordinasi. Namun sejauh ini belum memperoleh izin. ‘’Belum ada aset yang bisa

Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar mempertanyakan anggaran pengadaan pakaian seragam Bupati, Wakil Bupati hingga pegawai Pemkab Gianyar yang mencapai Rp 692 juta di RAPBD 2018. Anggaran tersebut diminta dialihkan untuk program lain, mengingat masih ada sejumlah prioritas pembangunan yang harus dikerjakan. Ketua Komisi II DPRD Gianyar Ida Bagus Nyoman Rai, Kamis (23/11) kemarin, menyebutkan anggaran pakaian seragam tersebut tidak rasional. Ia pun mendesak eksekutif agar kembali mengkaji dana tersebut. Gus Rai yang merupakan pensiunan PNS itu menilai, pakaian yang diperlukan kepala daerah tidaklah banyak dan semestinya tidak mahal. Jadi semestinya ke-

naikan anggarannya tidak terlalu signifikan. ‘’Ini lebih besar dari tahun lalu. Jumlahnya, saya tidak hapal,’’ katanya. Anggota Fraksi Gerindra Made Dana meminta dana sebesar itu dialihkan untuk keperluan yang lebih penting dan mendesak. Keperluan dimaksud di antaranya pembangunan jalan atau sarana umum lainnya. ‘’Ada beberapa ruas jalan yang perlu mendapat penanganan. Lebih baik dialihkan ke sana,’’ katanya. I a p un m e nco nt o hka n jalan raya di Desa Sayan, Ubud yang sampai saat ini masih banyak yang rusak. Padahal kawasan tersebut merupakan kawasan wisata dan investasi. ‘’Di sana ada beberapa hotel, tapi jalannya masih rusak tidak tersentuh bantuan pemerintah,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Sekda Gianyar Wisnu Wijaya menjelaskan, dana sebesar Rp 692 juta itu bentuknya gelondongan, tidak semuanya untuk Bupati dan Wabup. Meski demikian, dia mengakui, Bupati dan Wabup mendapat anggaran baju sebesar Rp 100 juta. ‘’Jadi masing-masing, baik Bupati dan Wabup, Rp 50 juta,’’ jelasnya. Dikatakannya, anggaran Rp 100 juta itu berlaku selama satu tahun. Bupati dan Wabup masing-masing akan memperoleh full dress seperti baju kerja, baju rapat dan lainnya. ‘’Kalau untuk Bupati dan Wakil, dianggarkan kain hingga penjahit,’’ ungkapnya. Sisanya sebesar Rp 592 juta, diperuntukkan bagi pakaian pegawai di lingkup Pemkab Gianyar. ‘’Sisanya untuk baju pegawai, ter-

jadi di dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Gianyar. Jika dibiarkan,

anggarkan. Dan semoga saja nanti ada yang jual tanah seluas itu untuk sekolah ini,’’ harapnya. Suradnya lebih lanjut mengatakan, untuk tingkat SMP, Dinas Pendidikan Gianyar sesungguhnya kekurangan tiga sekolah negeri yakni di Kecamatan Sukawati, Blahbatuh dan Gianyar.’’Sempat ada beberapa areal bekas Sekolah Dasar diajukan menjadi SMP, namun tidak memenuhi syarat dari segi luas area,’’ tegasnya. (kmb35)

masuk baju kepala OPD. Sudah lama pegawai tidak dapat baju. Tapi nanti bentuk yang diberikan kain, nanti pegawai jahit sendiri,’’ katanya. Menjawab kesalahpamahan di kalangan DPRD

tersebut, pihaknya pun berjanji akan menjelaskan hal itu kepada DPRD Gianyar Jumat (24/11) hari ini. ‘’Kami akan jelaskan itu saat rapat gabungan bersama dewan besok (hari inired),’’ tegasnya. (kmb35)

Dewan Pertanyakan Anggaran Pakaian Seragam

Korban ’’Bully’’ Harus Dilindungi Gianyar (Bali Post) Kasus pelecehan seksual dan bully masih marak ter-

dikasih. Kalau ada, tahun depan sudah fix kita bangun,’’ katanya. Sementara terkait lahan yang sempat ditawarkan di seputaran Kecamatan Payangan, Suradnya mengatakan lahan tersebut merupakan tanah desa adat yang hanya bisa dipinjam. Ia pun tidak berani mengambil resiko jika ke depan, justru menjadi sengketa. ‘’Kita tidak berani ambil risiko. Makanya, sesuai perintah pimpinan, ini tetap kita

anak yang terlibat kasus ini bisa depresi, berhenti sekolah atau bunuh diri. Sebab

Bali Post/nik

SEMINAR - Komisioner KPPAD Bali Kadek Ariyasa di seminar memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2017 di Balai Budaya Gianyar, Kamis (23/11) kemarin.

itu, siswa yang tersangkut kasus ini harus dibina dan dilindungi. ‘’Jangan sampai ‘ akibat segelintir kasus, anak jadi korban bully,’’ ucap Komisioner KPPAD Bali Kadek Ariyasa pada seminar memperingati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2017 di Balai Budaya Gianyar, Kamis (23/11) kemarin. Ariyasa mengatakan, ada beberapa kasus yang tidak begitu heboh di publik, namun membuat beberapa siswa tertekan karena kondisi di sekolah mereka. Ia mencontohkan, kasus anak SMP yang kabur dan hilang dari rumahnya. Anak tersebut sempat dicari menggunakan gong oleh keluarganya. ‘’Ternyata setelah ditelusuri, anak ini sering diolok-olok oleh teman sekolahnya. Makanya sikap begitu, meninggalkan rumah,’’ ujarnya. Kasus yang kini menjadi perhatian KPPAD adalah masalah video porno di

sebuah sekolah di Kabupaten Gianyar. Informasi yang diterima Ariyasa, pemeran video porno adalah siswa bersama seorang yang sudah lulus sekolah dan bekerja. ‘’Kami bukannya mau mengungkit masalah itu. Tapi informasinya sekarang, anak pemeran video itu berhenti sekolah. Ini yang kami lindungi,’’ jelasnya. Sesuai aturan yang ada dan demi tumbuh kembang anak, seharusnya anak tersebut tetap harus sekolah. ‘’Sepatutnya dia harus dilindungi dan menuntaskan pendidikan. Ini harus disikapi oleh seluruh elemen,’’ tegasnya. Penyelesaian masalah terhadap anak semacam itu, lanjut Ariyasa, perlu adanya pembinaan dan perlindungan khususnya untuk menuntaskan pendidikan anak bersangkutan. ‘’Ini pembinaan, bukan penghukuman,’’ ujarnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Jumat Pon, 24 November 2017

SOSOK

Perhatikan Aspek Budaya NAMA Kabupaten Klungkung sudah tak asing lagi di telinga masyarakat, terutama Bali. Keindahan alamnya juga sangat memesona. Maka tak heran wisatawan datang silih berganti. Namun, di tengah situasi itu, bukan berarti seluruhnya harus dieksploitasi. Pengembangan pariwisata juga harus tetap bisa mengedepankan aspek kebudayaan yang menjadi roh pulau Dewata. “Sekarang kan yang masih jadi daya tarik lebih pada alam. Sedangkan untuk budaya belum berjalan secara maksimal,” kata anggota DPRD Klungkung I Gede Artison Andarawata, belum lama ini. Menurut putra sulung almarhum maestro seni lukis, I Nyoman Gunarsa ini, Klungkung sangat kaya akan kebudayaan dan kesenian seperti tari-tarian dan juga peninggalan benda-benda bersejarah. Jika ini dibangkitkan, sektor pariwisata akan mampu tampil semakin manis dan berwarna. “Di sini ada tari Rejang Renteng, Tari Sanghyang. Ada pula songket yang khas. Ini bisa menjadi daya tarik. Sekarang ini, khusus untuk di daratan, yang terlihat kan masih Wayang Kamasan. Kalau yang lain dibangkitkan, juga sebagai langkah pelestarian,” ucapnya. Politis Demokrat ini juga menilai kabupaten Klungkung juga perlu memiliki ikon, layaknya daerah lain. Ini akan mampu menambah ciri khas dan lebih mudah dikenal masyarakat. Itu bisa dipilih dari salah satu kesenian atau ciri lainnya. “Sampai sekarang kan belum ada ikon. Padahal ini penting. Daerah lain kan sudah punya. Bahkan ada berupa tarian yang juga Klungkung,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

JUAL BUNGA - Seorang perempuan tengah menjual bunga gumitir di Pasar Galiran, Rabu (22/11) kemarin. Aktivitasnya ini berlangsung sejak pagi hingga siang. Terlihat pula seorang pria hendak membeli. Pemandangan ini sudah rutin ada setiap hari.

Krisis Air di Nusa Penida

Usulkan Dana Rp 46 Miliar ke Kementerian PU-PR

Semarapura (Bali Post) Perkembangan pariwisata di Nusa Penida beberapa tahun belakangan ini semakin pesat. Namun, di balik itu kepulauan yang dikenal dengan The Blue Paradise Island ini belum seluruhnya tercakup layanan air bersih. Masih ada beberapa desa yang memilik potensi besar dilirik wisatawan bertahun-tahun mengalami krisis air. Menyikapi hal tersebut, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung mencoba mengambil langkah penanganan. Namun, hal itu juga belum bisa berjalan maksimal. Guna mencapai cakupan seratus persen, harus ada kucuran dana sekitar Rp 46 miliar. Jumlahnya yang fantastis itu membuat pemenuhannya diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Direktur Utama PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa mengatakan, berdasarkan capaian terakhir, cakupan layanan di kepulauan itu baru menyentuh 40,54 persen. Langkahnya mengusulkan permohonan bantuan ke pemerintah pusat untuk peningkatan pelayan-

an tak lepas dari kondisi keuangan daerah yang belum sepenuhnya mendukung. Demikan pula dari perusahaannya. “Apalagi PDAM tarif airnya masih paling murah dari daerah lain. Bagaimana bisa menutupi itu,” ungkapnya. Dana tersebut, menurutnya digunakan untuk memenuhi pengadaan jaringan dan infrastruktur lainnya, seperti reservoar. Itu akan mendistrbusikan air dari Sumber Guyangan di Desa Batukandik yang debitnya mencapai 179 liter per detik menuju desa Sekartaji, Pejukutan dan Tanglad. “Desa ini yang masih jadi PR,” katanya. Pada 2019, Kementerian PU-PR menargetkan seluruh masyarakat harus sudah terlayani air bersih, beriringan

dengan program nol persen permukiman kumuh dan seratus persen akses sanitasi layak atau yang dikenal dengan program 100-0-100. Oleh sebab itu, Renin berharap usulannya dananya mendapat respon positif. Jika tidak, pihaknya memperkirakan cakupan yang dapat direalisasikan pada tahun itu hanya kisaran 60 persen. Sebelumnya, Perbekel Pejukutan I Nyoman Yudiadnyanawan menyatakan sejak bertahun-tahun wilayahnya mengalami krisis air. Saat musim kemarau tiba, warganya harus membeli dengan harga cukup mahal Rp 10 ribu per jeriken. Realita ini juga berdampak terhadap aktivitas kepariwisataan yang belakangan makin berkembang pesat. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banjar Gelogor, Desa Pikat, Kecamatan Dawan oleh Pemkab Klungkung telah sampai ke telinga masyarakat. Bahkan, hal ini telah mencuat di media sosial hingga memunculkan pro-kontra. Namun demikian, pemerintah desa tak terbawa dalam situasi itu. Keputusannya tetap menunggu hasil paruman. Sesuai informasi yang dihimpun, Kamis (23/11) kemarin, rencana pembangu-

nan TPA pada lahan seluas sekitar 1,5 hektar itu dinilai perlu ada pertimbangan yang matang, mengingat lokasinya berdekatan dengan Pura Sad Kahyangan Andakasa. Bahkan, ada juga yang menyatakan harus terlebih dulu didasari persetujuan dari masyarakat. Menanggapi hal itu, Perbekel Pikat Wayan Navy Sudarsa tak menampik proyek yang digagas pemkab itu telah menimbulkan pro-kontra. Meski demikian, dinyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang

pemkab untuk melakukan sosialisasi. “Dulu dari pemkab baru penjajakan. Lahannya kan milik pemkab. Kami di desa belum ada sosialisasi. Nanti saya selaku kepala desa akan undang pemkab. Kami tetap mengadakan pertemuan dengan masyarakat. Terutama tokoh,” katanya seraya menambahkan lokasi tempat rencana pembangunan itu jauh dari permukiman. Aspirasi masyarakat itu juga mendapatkan tanggapan dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Dika-

I Nyoman Renin Suyasa

Bali Post/sos

Rencana Pembangunan TPA di Gelogor Munculkan Pro-Kontra

I Nyoman Suwirta

Bali Post/sos

Tenaga Pendamping Desa

Dijanjikan Upah Rp 2 Juta Per Bulan Semarapura (Bali Post) Perekrutan dan seleksi tenaga pendamping desa yang digagas Pemkab Klungkung dipastikan berjalan pada Desember mendatang. Awal 2018, mereka sudah mulai bertugas. Upah yang diberikan pun tak sama dengan tenaga kontrak lainnya, namun diatur secara khusus. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan pelamar untuk menjadi tenaga pendamping yang akan diberi nama Yowana Gema Santi ini tak harus berpendidikan sarjana, namun bisa SMA atau SMK. Perekrutannya dilakukan oleh tim dan berlangsung secara ketat. “Program ini sudah disetujui dewan. Jumlahnya 59 orang, menyesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan,” ungkapnya usai penetapan ABPD 2018, belum lama ini. Tenaga ini dijanjikan upah Rp 2 juta per bulan. Lebih besar dari tenaga kontrak pada umumnya yang pada 2018 diupayakan sebesar Rp 1,5 juta, sudah termasuk premi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Perbedaan itu berdasarkan beban kerja. “Mereka dibayar, karena tugasnya khusus,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, tenaga yang ditargetkan sudah bertugas awal 2018 ini akan menggali persoalan yang membelit desa. Selain itu juga sebagai motivator untuk masyarakat, salah satunya dalam upaya bisa keluar dari jeratan kemiskinan. “Sekarang memang sudah ada kadus atau segala macam. Nanti petugas ini mendata dan mengatasi termasuk memberikan usulan penanganan kemiskinan maupun pendidikan. Hasilnya seperti apa, disampaikan ke desa maupun ke bupati,” tandas Bupati asal Nusa Ceningan ini. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menyatakan sangat mendukung program tersebut. Dari sisi anggaran juga tak dijadikan persoalan. “Semasih itu pro-rakyat, kami setuju,” ucapnya. (kmb45)

takan, rencana pembangunan TPA tersebut sedang dikaji. Bahkan dipastikan hal ini akan melibatkan pihak terkait. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, Anak Agung Kirana menjelaskan jika kajiannnya sudah tuntas, maka akan dilanjutkan dengan sosialisasi. “Kami juga akan buat studi kelayakan. 2018 kami akan turun langsung sosialisasi ke banjar-banjar. Kami tidak ujug-ujug membangun. Masyarakat tidak

usah resah, ini baru sebatas kajian,” tegasnya. Jika pembangunan itu terealisasi, mantan Sekwan Klungkung ini pun menegaskan sampah akan diolah secara intensif sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Seperti berita sebelumnya, munculnya rencana pembangunan TPA itu menyusul penutupan TPA di Dusun Sente, Desa Pikat yang dipastikan berlangsung pada akhir 2017 ini akibat overload dan dikeluhkan masyarakat sekitar. (kmb45)

Tak Dapat Perhatian

Forum LPM Se-Kecamatan Dawan Ancam Bubar

Semarapura (Bali Post) Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) seKecamatan Dawan menuntut pemerintah untuk memberikan perhatian dalam bentuk insentif. Hal tersebut tak lepas dari tugas dan fungsinya yang cukup padat, salah satunya dalam merencanakan pembangunan desa. Jika itu tak terpenuhi, forum ini mengancam untuk membubarkan diri. Hal tersebut terungkap saat monitoring dan evaluasi pemerintahan desa di Kantor Camat Dawan, Kamis (23/11) kemarin. Ketua Forum LPM se-Kecamatan Dawan Ketut Murthi mengungkapkan, dalam mendukung pemerintahan desa, lembaga ini tergolong sibuk. Selalu ada kegiatan yang dilaksanakan, seperti gotong royong. Tak hanya itu, dalam pembangunan juga turut terlibat dalam perencanaan. Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan perhatian yang didapatkan dari pemerintah.

Tidak layaknya seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang mendapatkan tunjangan sebesar Rp 350 ribu per bulan ditambah biaya operasional. “Di masyarakat memang sibuk melakukan tugas. Sebelum tahun 2015, pernah dapat insentif. Tapi setelah itu, tidak pernah lagi. Sementara setiap beberapa bulan ada rapat. Ada undangan. Tidak bisa datang. Tidak ada biaya transportasinya. Dimana carikan itu,” ungkapnya. Hal tersebut, sambungnya, menuai keluhan dari sejumlah anggota. Bahkan ada kesan lembaga ini tidak dihargai pemerintah. Sejatinya, apa yang dirasakan itu sudah sempat diutarakan langsung ke bupati. Namun sampai saat ini belum mendapat respons. “Kalau di Perbekelan, bendahara tidak berani menganggarkan karena tidak ada aturan. Ini menunjukkan pemerintah pusat menganggap LPM tidak ada. Lebih baik kalau begitu dibubarkan

saja. Kalau pusat tidak mau, kami yang membubarkan diri,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri 113 Tahun 2014 tentang Pedoman Umum Pengelolaan Keuangan Desa, tidak disebutkan adanya pemberian insentif untuk LPM. “Dalam Permendagri itu insentif hanya diberikan untuk RT/RW. Kalau untuk LPM tidak,” tegasnya. Jika ingin mendapatkan itu, pejabat asal Karangasem ini menawarkan dua solusi. Pertama, anggota LPM bisa dimasukkan sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa. Dari ini, akan mendapatkan upah. Kedua, bisa melakukan kegiatan sendiri, seperti turun ke dusun untuk menggali informasi pendukung perencanaan pembangunan. “Di sini desa bisa membiayai dalam bentuk kegiatan.

Bali Post/sos

MONEV - Pemkab Klungkung melaksanakan Monev Pemerintahan Desa di Kecamatan Dawan, Kamis (23/11) kemarin. Saat itu, terungkap Forum LPM menuntut pemerintah untuk memberikan perhatian dalam bentuk insentif. Analoginya seperti reses dewan,” terangnya. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta usai menyatakan pernyataan forum LPM itu sudah menjadi hal klasik setiap tahun. Namun sampai saat ini

belum ditemukan solusinya lantaran tidak ada regulasi. “Ini kan perlu regulasi. Setelah ini, kami segera melakukan pembahasan. Bagaimana caranya LPM ini bisa seperti BPD,” tandasnya. (kmb45)


Jumat Pon, 24 November 2017

Suara Buleleng Sistem ’’Online’’

PUNGUTAN retribusi sampah di Kota Singaraja terus digenjot. Upaya yang akan dilakukan adalah menerapkan sistem online. Terobosan ini ditempuh karena beberapa tahun sebelumnya pungutan retribusi tidak pernah mencapai target. Ini karena retribusi sampah dipungut melalui pembayaran rekening air bersih PDAM. Namun karena PDAM menerapkan pembayaran tarif air bersih dengan sistem online, sehingga titipan retribusi sampah tidak bisa dipungut, sehingga memicu target pemasukan ini tidak mencapai target. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Nyoman Genep mengatakan, pemakaian sistem online dalam pungutan retribusi sampah sudah menjadi kebutuhan. Karena selama memakai sistem manual (karcis - red), jumlah tagihan retribusi sampah tidak pernah mencapai target. Dengan model online tersebut pemungutan retribusi sampah bisa dilaksanakan berbarengan dengan pihak PDAM. Namun itu hanya diberlakukan untuk pelanggan PDAM di dalam kota sekitar 20 ribu pelanggan di 18 kelurahan dan satu desa. ‘’Tidak pernah capai target, paling tinggi hanya 85 persen. Karena itu saya coba mengoptimalkan dengan sistem online,’’ katanya, Kamis (23/11) kemarin. Pejabat asal Dusun Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini menambahkan, pungutan retribusi sampah sebesar Rp 5.000 per bulan, selama ini dilakukan dengan mendompleng pembayaran tagihan PDAM. Setiap pelanggan PDAM yang membayar tagihan pemakaian air bersih bulanan, dikenakan retribusi sampah. Petugas PDAM yang menerima pembayaran tagihan pemakaian air, langsung memungut retribusi sampah dengan bukti karcis. Setiap pelanggan PDAM selain membayar tagihan air bersih, juga membayar retribusi sampah. (mud)

BULELENG

11

Soal Pengadaan Seragam Pramuka

Disdikpora Tak Temukan Masalah Keuangan

Singaraja (Bali Post) – Pengadaan seragam pramuka di SMPN 2 Sawan, Kecamatan Sawan telah melalui regulasi yang ada. Tidak ditemukan permasalahan keuangan dalam proses pengadaannya. Sebaliknya, masih ada siswa yang belum melunasi pembelian seragam, sehingga pihak konveksi belum mengerjakan pesanan tersebut. Demikian diungkapkan Kepala Disdikpora Gede Suyasa usai menghadiri sidang penetapan APBD Induk 2018 di gedung DPRD Buleleng Kamis (23/11) kemarin. Lebih jauh Suyasa mengatakan, tim yang ditugaskan menelusuri persoalan itu telah selesai melakukan pemeriksaan di SMPN 2 Sawan. Hasilnya, pengadaan seragam itu sudah mengikuti regulasi yang ada. Hanya, karena orangtua siswa kesulitan informasi mencari konveksi, mereka meminta sekolah memfasilitasi. Setelah pihak konveksi datang ke sekolah, pemesanan seragam itu disepakati dengan salah satu konveksi di Buleleng. Pihak orangtua siswa mem-

inta bantuan sekolah untuk mengoordinir mengumpulkan uang pembayaran seragam yang kemudian disetorkan kepada pihak konveksi. Sebenarnya bendahara sekolah saat itu menolak mengoordinir pembayaran seragam, namun karena orangtua siswa ngotot agar difasilitasi, siswa pun membayar pembelian seragam melalui bendahara sekolah. Berdasarkan data yang diterima tim Disdikpora, tercatat 335 siswa kelas VII membeli seragam seharga Rp 350.000, sehingga terkumpul dana Rp 199 juta. Selain itu, tim juga menemukan dari ratusan siswa kelas VII masih ada yang belum melunasi pemesanan seragam.

Karena belum lunas, pihak konveksi belum mengerjakan pesananan seragam tersebut. ‘’Dari penelusuran tim kami, pengadaan seragam sudah mengikuti regulasi bahwa orangtua siswa yang memesan ke konveksi. Karena orangtua siswa kesulitan informasi konveksi yang dapat mengerjakan seragam, dan mengoordinir pembayarannya difasilitasi oleh bendahara di sekolah,’’ katanya. Setelah mendapat laporan tim yang ditugaskan menelusuri masalah di SMPN 2 Sawan, Disdikpora rencananya akan berkoordinasi dengan pihak penjahit yang sebelumnya mengerjakan seragam pramuka siswa SMPN 2 Sawan

Warga Tangkap Pencuri Lampu Penerangan Jalan

Singaraja (Bali Post) – Sejumlah warga Lingkungan Padang Keling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng memergoki pencuri Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), Kamis (23/11) dini hari kemarin. Satu pelaku, KS berhasil ditangkap setelah sebelumnya dikeroyok warga. Sementara seorang pelaku lainnya, Putu AMU (24) warga Desa Petandakan melarikan diri. Warga yang emosi dengan aksi tersebut, merusak sepeda motor milik pelaku, selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Kota Singaraja. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, kedua pelaku mulai melancarkan aksinya ketika situasi sedang sepi. Pelaku KS berusaha mengambil lampu LED dengan cara memanjat tiang LPJU. Sementara pelaku Putu AMU menunggu sambil duduk di atas jok sepeda motornya. Aksi keduanya kemudian diketahui dan warga langsung berteriak “maling”. Warga memergoki KS yang sedang memanjat tiang LPJU. Sementara Putu AMU berhasil melarikan diri setelah mengetahui warga berusaha menangkapnya. KS ditangkap dan diserahkan kepada polisi. Sementara sepeda motor DK 3450 VR milik pelaku dirusak dan baru diserahkan kepada polisi untuk proses lebih lanjut. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A Wiranata seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan warga menangkap pencuri lampu LED di Lingkungan Padang Keling tersebut. Kompol Wiranata mengatakan, sebelum diserahkan kepada polisi KS sempat dihajar oleh warga yang kesal dengan perbuatan pelaku. Akibatnya, pelaku KS mengalami luka pada bagian muka. Dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan sejumlah lampu LED di rumah KS. Lampu yang diduga hasil curian itu untuk sementara disita untuk melengkapi dokumen pemeriksaan lebih lanjut. Sementara kemarin polisi masih mengejar Putu AMU. “Kasusnya masih kita kembangkan dan barang bukti baru lampu LED yang kita temukan di rumah pelaku KS,” katanya. Sementara itu, Klian Desa Adat Padang Keling Wayan Sucahya, mengatakan beberapa bulan terakhir wilayahnya sering menjadi sasaran pelaku pencurian. Dirinya mencatat tiga kali lampu LED yang baru dipasang untuk penerangan jalan hilang dicuri. Situasi ini memicu keresahan di kalangan warga.Tidak ingin pencurian semakin marak, pihaknya sepakat melakukan penjagaan di sekitar wilayahnya dan berhasil menangkap pencuri. “Warga kami resah karena sering lampu hilang dan lingkungan menjadi gelap gulita. Setelah kami melakukan pengamanan wilayah dan pencurinya berhasil ditangkap, kasusnya sudah ditangani kepolisian,” tegasnya. (kmb38)

Suara Buleleng Peredaran Narkoba Peredaran narkoba di Buleleng sudah sangat mengkhawatirkan dan dengan cepat dan tanggap pihak BNNP bersama dengan instansi terkait di Buleleng sudah membuat rumah konseling untuk memberikan pelayanan rehabilitasi kepada pengguna narkoba. Dengan catatan, mereka yang melakukan rehabilitasi tersebut adalah pelaku yang tidak tertangkap sebelumnya. Dan berupaya dengan kesadaran sendiri juga mengajak tema-temannya untuk melakukan rehabilitasi dan mau nantinya membantu petugas agar penyebaran narkoba tidak merajalela. Dengan demikian peredaran narkoba di Buleleng bisa diminimalisir. Gung De, Jalan Ngurah Rai

Majukan Pariwisata

Dengan akan berlabuhnya kapal pesiar di Celukan Bawang yang sudah merupakan pengembangan pariwisata di Buleleng, diharapkan nantinya para pelaku pariwisata mampu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memajukan pariwisata di daerah ini. Gung De, Jalan Ngurah Rai

Penegakan Hukum

tersebut. Disdikpora ingin memastikan tanggung jawab konveksi untuk mengerjakan seragam yang sudah dipesan oleh siswa. Hal ini karena dari perjanjian antara orangtua siswa dengan pihak penjahit telah menyepakati seragam akan dikerjakan seluruhnya hingga akhir November 2017. Selain itu, pihak konveksi

BNNK Buleleng Percepat Kegiatan P4GN

Bali Post/kmb38

PELAKU – Satnarkoba Polres Buleleng mengamankan pelaku yang diduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Pengedar Narkoba Ditangkap

Singaraja (Bali Post) – Seorang pelaku penyalah guna narkotika berhasil ditangkap Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng. Pelaku yang diduga pengedar narkoba jaringan Seririt adalah KS (44), warga Desa Patemon Kecamatan Seririt. Kasat Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Kamis (23/11) kemarin mengatakan, pelaku berhasil ditangkap belum lama ini. Penangkapan ini setelah polisi menerima informasi bahwa pelaku yang telah lama menjadi target operasi (TO) tersebut sedang berada di rumahnya. Polisi kemudian melakukan pengintaian dan memang benar pelaku sedang di rumahnya. Tidak ingin pelaku kabur, polisi langsung menangkapnya tanpa perlawanan. Dar i p em er i k s aan i t u tidak ditemukan narkoba. Polisi kemudian menggiring pelaku untuk menunjukkan barang bukti yang diduga akan diedarkan. Hasilnya, KS menunjukkan barang

bukti narkoba jenis sabusabu. Setelah diperiksa, di bawah rak sepatu ditemukan sebelas paket sabu siap edar yang disimpan di dalam kotak tempat kacamata. Pelaku dan barang bukti itu kemudian diamankan ke Mapolres Buleleng untuk diperika lebih lanjut. ‘’Pelaku ini kita amankan setelah kita intai cukup lama. Catatan kami, memang pelaku ini terindikasi pengedar di Seririt dan sekitarnya,’’ katanya. Menurut AKP Adnyana, dari pemeriksaan lebih lanjut barang bukti yang diamankan itu terdiri atas enam pipet plastik biru yang berisi kode A dengan berat 0.18 gram bruto (0.05 gram neto), kode B beratnya 0.18 gram bruto (0.05 gram neto), kode C berat 0.18 gram bruto (0.05 gram neto), kode D berat 0.19 gram bruto (0.05 gram neto), dan kode F berat 0.19 gram bruto (0.05 gram neto). Sementara empat pipet plastik merah dengan kode G berat 0.20 gram bruto (0.08 gram neto), kode H berat 0.21 gram bruto (0.08 gram neto),

kode I berat 0.21 gram bruto (0.08 gram neto), kode J berat 0.21 gram bruto (0.08 gram neto) dan satu pipet kuning yang juga diduga sabu dengan kode K berat 0.28 gram bruto (0.16 gram neto). ‘’Seluruhnya ada sebelas paket dan keterangan sementara barang haram itu sudah siap diedarkan ke pemesannya,’’ jelasnya. Sementara itu, di hadapan polisi pelaku mengakui memiliki sebelas paket sabu tersebut. Barang haram itu didapat dari seseorang temannya di Lapas Kerobokan, Denpasar. Satu paket sabu tersebut dibeli melalui perantara dengan harga bervariasi antara Rp 250.000 dan Rp 300.000. ‘’Dapat dari kenalan di Lapas Kerobokan dan melalui perantara barangnya saya tinggal ambil di arena sabung ayam (tajen - red). Tapi pernah juga ambil langsung ke Denpasar. Maunya saya jual ke pelanggan langsung dan tidak lewat sistem tempel,’’ jelasnya sembari menundukkan kepala. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Mulai tahun depan pemerintah membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng. BNNK ini dipastikan dapat memberikan andil positif dan mengoptimalkan pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digulirkan BNNP Bali. Selain itu, BNNK ini urgen dibentuk karena Buleleng banyak memiliki pelabuhan tradisional yang berpotensi dijadikan akses peredaran narkotika di Bali Utara. Menjelang beroperasinya BNNK Buleleng, BNNP Bali mulai melakukan koordinasi dan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Seperti yang dilakukan Rabu (22/11) lalu, BNNP Bali berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, rumah sakit, Puskemas dan instalasi terkait di Buleleng. Koordinasi ini dihadiri langsung Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawan, S.H. Dikatakannya, peran BNNK sangat strategis karena lembaga ini dapat mengoptimalkan program P4GN yang sudah dicanangkan pemerintah pusat. Tidak hanya melaksanakan P4GN, BNNK nantinya diberikan wewenang penuh dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika dan melakukan rehabilitasi terhadap pelaku itu sendiri. Apalagi topografi wilayah di Buleleng yang banyak terdapat pelabuhan tradisional berpotensi kalau akses tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan narkotika untuk mengedarkan barang haram ke Buleleng dan sekitarnya. ‘’Situasi Buleleng saat ini sedang darurat narkoba. Ini tidak bisa dibiarkan dan komitmen kita bersama untuk perang terhadap peredaran narkoba. Ini harus digaungkan dan ini sekarang didukung dengan dibentuknya BNNK, sehingga langkah untuk memutus mata rantai peredaran narkoba berjalan optimal,’’ katanya. Di sisi lain, Suastawa mengatakan, pada September 2017 lalu ada 14 orang penyalah guna narkoba di Buleleng menjalani Tes Asesmen Terpadu (TAT) oleh BNNP Bali. Hal ini merupakan kerja sama antara Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng dengan Bidang Rehabilitasi BNNP Bali. Diharapkan kerja sama ini terus berjalan dan berkesinambungan. baik oleh aparat penegak hukum dan juga pihak rumah sakit. ‘’Penjara bukan solusi untuk menyelesaikan kasus narkoba, tetapi pengguna narkoba harus direhabilitasi dan upaya ini kita harapkan lebih maksimal lagi setelah BNNK Buleleng mulai berfungsi di daerah ini,’’ tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KOORDINASI – Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa saat menjadi narasumber dalam koordinasi dengan stakeholders menjelang beroperasinya BNNK Buleleng mulai awal 2018 mendatang.

Kemensos Pasok Logistik Pengungsi

Dinsos Kesulitan Tempat Penyimpanan

Penegakan hukum di Indonesia agar tidak tanggungtanggung sehingga mampu memberikan keadilan kepada masyarakat. Berharap kepada penegak hukum tidak menjadikan hukum tersebut tumpul ke atas dan runcing ke bawah. Gung Surya, Lovina

Pengunduran Diri

Soal kasus Setnov yang berdampak pada perkembangan dan keberadaan Partai Golkar, persoalan ini haruslah diselesaikan secara internal di Partai Golkar. Dalam perkembangan ke depan timbul wacana dari pengurus Partai Golkar, SN mengundurkan diri atau dilengserkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, akibat status hukum yang disandangnya saat ini. Termasuk juga dengan desakan pengunduran diri sebagai Ketua DPR sampai kasus praperadilan SN selesai. Mari kita tunggu praperadilan SN. Nang Mologan, Mayong

Pemimpin Jangan Tebar Janji

Seorang calon pemimpin yang mencari dukungan pada rakyat, jangan menebar janji saja. Pihaknya berharap bila nantinya kepingin menjadi seorang pemimpin, tunjukkanlah skill-nya di mata masyarakat. Ajik Bima, Banjar

Bali Post/kmb38

Gede Suyasa

diminta menjelaskan siswa yang belum melunasi pembayaran seragam tersebut. Kalau masih ada siswa yang belum melunasi, pihak penjahit harusnya mengerjakan pesanan siswa yang sudah lunas, sehingga tidak memunculkan persoalan hingga orangtua siswa harus mendatangi pihak sekolah. Hal ini karena pihak sekolah maupun komite tidak ikut mengoordinir pengadaan seragam pramuka tersebut, sehingga diperlukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah orangtua siswa SMPN 2 Sawan mempertanyakan tidak jelasnya proses pengadaan seragam pramuka untuk siswa kelas VII, Senin (20/11) yang lalu. Hampir lima bulan orangtua siswa sudah membayar pembelian seragam, namun tidak kunjung dibagikan. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BANTUAN – Bantuan logistik untuk pengungsi Gunung Agung terus bertambah. Ini karena Kemensos-RI mulai memasok bahan permakanan.

Singaraja (Bali Post) – Kendati pun Buleleng belum menerima tambahan pengungsi pasca-erupsi freatik Gunung Agung, Kemensos-RI mulai memasok bantuan logistik untuk para pengungsi. Saking banyaknya logistik tersebut, membuat Dinas Sosial (Dinsos) sekarang kesulitan tempat untuk menyimpan bantuan tersebut. Pantauan di posko logistik di kantor Dinsos Buleleng, Kamis (23/11) kemarin, tampak ruangan dipenuhi dengan bahan permakanan yang mulai dipasok sejak beberapa hari terakhir. Sebagian permakanan ini telah didistribusikan ke gudang logistik di kantor BPP Kecamatan Tejakula. Banyaknya bantuan yang diterima membuat Dinsos terpaksa menyimpan sementara bantuan itu di gudang kawasan Monumen

Tri Yudha Sakti. Kepala Seksi (Kasi) Anak dan Lansia Dinas Sosial Buleleng Niken Puji Tri Astuti mengatakan, bantuan dari pemerintah pusat merupakan respons atas permohonan yang disam paikan oleh Dinsos Buleleng beberapa waktu lalu. Ketika status awas, pengungsi terus bertambah, stok logistik pun mulai menipis. Saat itu Dinsos kemudian melakukan koordinasi ke Kemensos agar diberikan bantuan. Hasilnya, secara bertahap bantuan dipasok ke Buleleng. Saking banyaknya bahan permakanan itu pun ada yang langsung didistribusikan ke gudang logistik di Tejakula. Bantuan permakanan itu seperti kecap manis, saos, mi instan dan biskuit. Sementara bantuan lain seperti, mesin genset,

pompa air, penyaring air, tabung elpiji 12 kilogram dan metal rod. “Sebagian sudah kami distribusikan ke Tejakula karena di sana memang pengungsi sejak awas Gunung Agung dan mengantisipasi tambahan pengungsi akibat letusan yang terjadi beberapa hari lalu. Sisanya untuk sementara kita simpan di Tri Yuda Sakti,” katanya. Terkait kemungkinan bantuan tersebut kedaluwarsa, relawan dan staf Dinsos telah melakukan pengecekan. Dari pemeriksaan awal belum ada yang kedaluwarsa. Dinsos menjamin tidak ada yang memasuki masa kedaluwarsa. “Kami sudah melakukan pengecekan dengan cermat dan teliti dan masa berlakunya sampai tahun 2019 hingga 2020,” tegasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Jumat Pon, 24 November 2017

Program PTSL

Jatah 22 Ribu Bidang Sulit Tercapai

Negara (Bali Post) – Upaya ATR/BPN Kantor Pertanahan Jembrana mengintensifkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mulai merangkak naik. Kendati jatah 22 ribu bidang sulit tercapai, namun ada progres dibanding bulan-bulan sebelumnya. Plt. Kepala ATR/BPN Kantor Pertanahan Negara Made Sudarma saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan progres dari program nasional pendaftaran tanah ini dalam sepekan rata-rata naik. Pejabat asal Buleleng ini menjelaskan upaya sosialisasi dan jemput bola dilakukan hingga ke desa-desa. Pihaknya juga berupaya menjajaki intansi terkait untuk bekerja sama. Sebab, ia meyakini untuk menyukseskan program nasional ini tidak bisa berjalan sendiri. Sudarma memaparkan, melalui program ini sejatinya banyak keuntungan yang diperoleh daerah. Dengan program PTSL ini setiap

jengkal tanah tidak ada yang luput dari pajak karena terdata. Untuk itu, pemerintah daerah memiliki peta yang lengkap. Termasuk manfaat pemetaan wilayah. Namun, diakuinya, dalam pelaksanaan, partisipasi masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya masih rendah. Dari data terakhir pada November ini, dari target 22.500 bidang sudah ada pemetaan 5.416 bidang dan berkas 9.759 bidang. Sementara itu, terkait PTSL ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. Dalam rapat paripurna DPRD Jembrana, Rabu (23/11) lalu, Bupati Jembrana I Putu Artha menilai PTSL ini agar terlaksana di desa-desa. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan BPN dan forum komunikasi perbekel/lurah di Kabupaten Jembrana untuk memfasilitasi kegiatan PTSL. Guna menghindari masalah hukum bagi aparat pemerintah desa/kelurahan, eksekutif

juga telah menyiapkan regulasi berupa peraturan bupati (Pperbup) yang mengatur tentang pembiayaan PTSL. ‘’Saat ini draf perbup tersebut sedang dikonsultasikan dengan Pemerintah Provinsi Bali guna memperoleh kebenaran materi dan substansi,’’ terang Bupati Artha. Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Dalam Negeri serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, desa dan kelurahan saat ini dibolehkan memungut uang untuk biaya proses pembuatan sertifikat. Namun dalam program ini batasan pungutan ditentukan Rp 150 ribu per bidang tanah yang didaftarkan. Biaya itu digunakan untuk kegiatan operasional petugas desa atau kelurahan, seperti pengadaan dokumen pendukung, pemasangan patok serta transportasi petugas kelurahan atau desa ke BPN. (kmb26)

Gudang Kantor DLH Terbakar

Negara (Bali Post) Gudang Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana, Rabu (22/11) malam, terbakar. Gudang yang lokasinya bersebelahan dengan rumah jabatan (rumjab) Bupati Jembrana ini dilalap si jago merah sekitar pukul 19.30 Wita. Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat datang sehingga tidak sampai meludeskan gudang tersebut. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan awal dipicu karena korsleting listrik di AC gudang. Namun, untuk memastikan penyebabnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam

insiden ini. Namun, sejumlah berkas yang ada di dalam gudang ludes terbakar. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan kebakaran itu pertama kali diketahui petugas yang sedang jaga di rumjab bupati. Saksi melihat ada kepulan asap dari atap gudang. Petugas itu pun langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran. Tak berselang lama, petigas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Mereka sempat kesulitan mencapai titik api. Sebab, gudang tersebut dalam keadaan terkunci. Selain itu, di halaman juga dipenuhi dengan truk-truk sampah yang parkir. Petugas akhirnya mendobrak pintu dan mereka masuk langsung

memadamkan api. Di dalam itu terdapat berkas-berkas yang mudah terbakar. Selang 15 menit, api berhasil dipadamkan. Salah seorang sopir truk, Reno Astawa, mengatakan saat ada kebakaran gedung dalam keadaan kosong. Belum diketahui pasti penyebabnya. Untuk memudahkan penyelidikan, petugas mengeluarkan truk sampah tersebut. Sementara itu, Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi yang turun ke TKP mengungkapkan api akhirnya bisa dipadamkan dan tidak sampai menjalar ke ruangan lain. Sejumlah barang-barang di dalam gudang ikut terbakar. (kmb26)

Bali Post/olo

PERSAWAHAN – Salah satu areal persawahan di Yehembang Kangin, Mendoyo. Sektor pertanian di Jembrana menjadi salah satu prioritas dari enam program yang mengacu pada RPJMD.

Dewan Pertanyakan Anggaran Pertanian Turun Rp 3,7 Miliar

Negara (Bali Post) DPRD Jembrana mempertanyakan keseriusan pemerintah kabupaten dalam mengelola sektor pertanian. Salah satu indikatornya terkait anggaran di Dinas Pertanian dan Pangan yang turun hingga Rp 3,7 miliar. Persoalan itu disampaikan sejumlah fraksi di DPRD Jembrana dalam rapat paripurna yang dilaksanakan belum lama ini. Fraksi PDI-P menilai sektor Pertanian dan Pangan merupakan salah satu dari enam program prioritas yang mengacu pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Namun di sektor ini ada pengurangan plafon belanja. Sejatinya masalah pangan masih banyak yang harus difasilitasi dan diselesaikan, seperti intensif pertanian dan kelangkaan pupuk.

Fraksi ini juga mempertanyakan program dana talangan untuk pembelian gabah petani. PDIP menyarankan dana talangan itu diterapkan bagi para petani kakao yang menjadi produk perkebunan unggulan Jembrana. Sementara dua fraksi lainnya, Gerindra dan Demokrat Sejahtera, juga mempertanyakan hal yang sama. Fraksi Gerindra memaparkan ada penguran-

gan anggaran pada Dinas Pertanian dan Pangan yang nilainya cukup signifikan, yakni Rp 13,7 miliar di tahun 2017 menjadi Rp 10 miliar di tahun 2018. Menanggapi pertanyaan dewan ini, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan penurunan anggaran pada urusan ketahanan pangan disebabkan program irigasi usaha tani yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi

Khusus) tidak lagi dilaksanakan pada tahun 2018. DAK tahun 2018 hanya dialokasikan untuk program pengembangan sumber air. Dengan demikian, terjadi penurunan anggaran untuk sektor tersebut. Sementara terkait intensif pertanian sejatinya sudah dianggarkan pemerintah pusat melalui APBN dalam kegiatan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dana talangan untuk petani yang sejak beberapa tahun digulirkan juga telah dianggarkan. Dana talangan ini selain untuk pertanian juga mencakup bagi kelompok tani kakao. (kmb26)

Negara (Bali Post) Aparat Kelurahan Gilimanuk melakukan penertiban terhadap sejumlah anak remaja gelandangan di wilayahnya, Kamis (23/11) kemarin. Mereka bergerak dengan mengamankan puluhan remaja yang bergaya punk. Mereka dinilai meresahkan warga lantaran berkeliaran tanpa tujuan. Tercatat ada 20 remaja

yang terbagi dalam dua kelompok dan diamankan serta diberikan pembinaan. Usai dibina, para gelandangan ini langsung dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Mereka dinaikan ke kapal dari Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang. Sekretaris Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan, penertiban ini berawal dari

adanya laporan masyarakat di sekitar Taman Siwa dan Teluk Gilimanuk. Dikatakan, ada sejumlah remaja yang berkeliaran di sana. Mengetahui hal itu, aparat kelurahan langsung melakukan pengecekan. Puluhan remaja yang sebagian besar berasal dari Probolinggo dan Banyuwangi, Jawa Timur ini pun diamankan di sekitar Taman Siwa. “Mereka kami berikan pembinaan dulu, kemudian langsung kami pulangkan. Sebelum diamankan, mereka sempat menginap di gazebo-

gazebo di sekitar Taman Siwa,” katanya. Belakangan diketahui, dari puluhan remaja itu diketahui terbagi dalam dua kelompok. 11 orang asal Probolinggo dan 9 orang lainnya dari Banyuwangi. Menurut warga, sudah sejak dua hari para remaja itu berkeliaran di kawasan Teluk Gilimanuk. Sementara, dari pengakuannya, mereka masuk ke Gilimanuk dari pelabuhan menyusuri jalan di pinggir Pura Segara. Jalur ini dapat dilalui dengan berjalan kaki ketika air laut sedang surut. (kmb26)

Resahkan Warga, Puluhan Anak ”Punk” Dipulangkan

Bali Post/olo

PERIKSA - Sejumlah petugas terlihat sedang memeriksa kondisi gudang Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana yang terbakar, Rabu (22/11) malam.

Kasus Beasiswa Stitna dan Stikes

Pembayaran Denda dan Ganti Rugi Winasa Belum Jelas Negara (Bali Post) Pascaeksekusi putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap I Gede Winasa terkait kasus korupsi beasiswa Stitna dan Stikes sebulan lalu, namun belum ada kepastian terkait pembayaran denda dan ganti ruginya. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana juga belum memastikan apakah Winasa akan membayar atau menjalani hukuman. Dalam putusan MA itu, disebutkan denda yang harus dibayar setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jembrana I Made Pasek Budiawan belum lama ini men-

gatakan, Kejari akan mendatangi Winasa yang menjalani hukuman di penjara di Kelas IIB Negara guna memastikan uang ganti rugi dan denda tersebut. Akan tetapi, hingga kini Kejari Jembrana belum memastikan hal tersebut. Dari informasi yang dihimpun, Winasa dipastikan tidak bisa membayar ganti rugi dan denda yang dibebankan senilai hampir Rp 3 miliar. Diberitakan sebelumnya, putusan kasasi MA yang ditindaklanjuti dengan eksekusi oleh Kejari Jembrana pada 27 September lalu, selain memutus 7 tahun pidana penjara juga diwajibkan membayar denda dan

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan

Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097

ganti rugi. Untuk denda Winasa diharuskan membayar Rp 500 juta. Bila tidak dibayar, maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 8 bulan. Selain itu, Winasa juga diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 2.322.000.000. Bila tidak membayar ganti kerugian negara itu, maka harta benda Winasa dapat disita oleh jaksa dan dilelang guna menutupi uang pengganti tersebut. Bilamana tidak terpenuhi, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun. (kmb26)

Bali Post/olo

ANAK PUNK – Puluhan anak “punk” yang berkeliaran di Gilimanuk diamankan dan diberikan pembinaan oleh petugas di Gilimanuk. Setelah didata mereka akhirnya dipulangkan melalui Pelabuhan Gilimanuk.


KARANGASEM

Jumat Pon, 24 November 2017

13

Gedung Dipakai Petugas UPTD

Pengungsi Bangun Tenda

Bali Post/kmb41

TENDA - Warga pengungsi di Posko Pengungsian di UPTD saat membangun tenda dibantu PMI dan TNI, Kamis (23/11) kemarin. Amlapura (Bali Post)Warga pengungsi yang menempati posko pengungsian di UPTD Pertanian, Desa Rendang, terpaksa membangun tenda di lahan kosong yang ada di posko tersebut. Pembangunan tenda itu dilakukan, menyusul gedung yang sebelumnya yang mereka tempati bakal dipergunakan petugas UPTD untuk pegawai dan untuk ruang pertemuan. Koordinator Posko Pengungsian di UPTD Pertanian, Rendang, Karangasem, I Nengah Sama, Kamis (23/11) kemarin mengungkapkan, pembangunan tenda yang dilakukan pengungsi, mengingat gedung yang sebelumnya ditempati, bakal dipergunakan petugas UPTD dan akan dipakai menerima tamu jika ada pertemuan yang dilakukan UPTD Pertanian serta menjalankan tugas sebagai pegawai. “Karena gedungnya

dipakai, warga terpaksa harus membuat tenda untuk tempat tidur. Kebetulan juga ada terpal bantuan dari para donator,” katanya. Sama menjelaskan, bahan untuk membuat tenda tersebut berupa bambu, kayu dan yang lainnnya disiapkan secara mandiri oleh masing-masing pengungsi yang bakal menempati tenda tersebut. Kata dia, tenda yang akan dibuat tersebut sebanyak 64 unit tenda yang pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap. “Untuk pembuatan tenda hari ini kita tergetkan 25 unit. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh pengungsi yang dibantu oleh PMI dan TNI. Tapi itu juga tergantung cuaca apakah mendung atau tidak. Kalau misalkan turun hujan, ya kita akan lanjutkan besok,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya,

untuk satu tenda yang dibangun tersebut bakal diisi oleh satu kepala keluarga (KK). Mengingat tidak semua pengungsi membangun tenda. Sebab, pengungsi yang membangun tenda ini, merupakan pengungsi yang sebelumnya menempati gedung yang digunakan tersebut. Sementara warga pengungsi yang berada di aula, mereka tetap tidur di sana. “Nanti satu tenda yang dibangun akan disekat untuk tempat tidur dan tempat untuk memasak. Jadi per KK bisa masak sendiri-sendiri di tenda mereka masing-masing,” jelas Sama. Disinggung terkait jumlah pengungsi di posko pengungsian di UPTD Pertanian sebanyak 390 orang. Pascaadanya letusan freatik dua hari lalu, jumlah pengungsi menjadi bertambah 10 orang. “Kalau data pastinya belum tahu. Itu baru data sementara. Karena kita tidak tahu apakah mereka tetap akan mengungsi atau kembali ke rumah mereka,” tutupnya. Sementara itu pengungsi asal Banjar Kesimpar, Desa Besakih I Nyoman Suterena mengungkapkan, warga membangun tenda ini karena tempat yang sebelumnya ditempati dirinya akan dipergunakan. Maka dari itulah, dirinya bersama warga lainnya yang sebelumnya menempati gedung tersebut membuat tenda. “Untuk bahan bambu tali kita yang bawa secara mandiri. Kalau terpalnya dapat bantuan dari PMI,” jelas Suterena. (kmb41)

Gunung Agung Erupsi Freatik

Belum Pengaruhi Tingkat Kunjungan ke Besakih

Bali Post/kmb41

NORMAL - Wisatawan ke Besakih masih relatif normal pasca-Gunung Agung mengalami letusan freatik, Selasa (21/11). Amlapura (Bali Post) Terjadinya letusan freatik Gunung Agung pada Selasa (21/11) belum begitu memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata Pura Agung Besakih. Kunjungan wisatawan ke objek wisata spiritual itu dinilai masih relatif normal. Hal itu diungkapkan Wakil Manajer Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih, Jro Mangku Wayan Ngawit, Kamis (23/11) kemarin. Mangku Ngawit menjelaskan, pascaterjadinya letusan freatik Gunung Agung dua hari lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke Besakih dinilai masih

relatif normal. Kata dia, kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara pada Rabu (22/11) masih kisaran 250 pengunjung. Di mana kunjungan kini didominasi wisatawan domestik. “Kemarin (Rabu - red) kunjungan masih kisaran 250 pengunjung. Kali ini kunjungan didominasi wisatawan domestik. Sementara sebelum adanya letusan freatik, jumlah kunjungan juga kisaran sama yakni 250 per harinya,” ungkapnya. Mengingat letusan freatik baru terjadi dua hari lalu, pihaknya belum berani memastikan ke depannya efek pengaruh terhadap kunjungan

wisatawan ke Besakih. “Jadi untuk memastikan apa ada pengaruh kunjungan wisata ke Besakih pascaterjadinya letusan freatik ke depannya coba kita lihat sampai beberapa hari ke depan,” katanya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya hanya bisa berharap agar kondisi Gunung Agung bisa terus membaik. Sehingga warga Besakih yang 60 persen bergerak di sektor jasa, bisa terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sebab, saat pariwisata Besakih sempat ditutup selama sebulan lebih saat Gunung Agung awas, banyak warga Besakih yang sebelumnya menjadi jasa pengantar tamu (guide) tidak memiliki pekerjaan. Dan pascastatus diturunkan dan pariwisata dibuka kembali, sangat disambut antusias oleh warga yang berkecimpung di pariwisata. Karena bisa kembali bisa mengantar wisatawan sebagai pemasukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. “Kita terus berdoa agar Gunung Agung bisa kembali normal dan status tidak naik lagi. Sehingga pariwisata tidak lagi ditutup. Tapi semua kita kembali kepada Beliau. Jika erupsi kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kita ambil hikmahnya saja,” terang Mangku Ngawit. (kmb41)

Gelar Upacara Pernikahan di KRB III

Bali Post/kmb

PERNIKAHAN - Prosesi upacara pernikahan Made Mantra dan Putu Asri Yuliasti di Banjar Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Selat. Amlapura (Bali Post) Niat suci melaksanakan upacara pernikahan memaksa I Made Mantra (25) bertahan di kampungnya yang berada di zona radius KRB III. Namun menyusul terjadinya erupsi freatik Gunung Agung, upacara melepas lajangnya tidak bisa berjalan sesuai rencana. Prosesi ritual terpaksa dipadatkan, semuanya dilaksanakan dalam satu hari, Kamis (23/11) kemarin. Mantra adalah warga Banjar Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Karangasem. Me mang tidak semua wilayah kampung itu berada di KRB III, pun demikian dengan rumah Mantra. Namun karena berjarak 8 km dari puncak gunung atau hanya terpaut 0,5 km dari radius bahaya, dia dan keluarganya sepantasnya tidak bertahan. Tidak ada erupsi freatik pun seharusnya dia sudah mengungsi.

Mantra mempersunting Ni Putu Asri Yuliasti (23), gadis asal Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat. Meski prosesi upacara dipadatkan, tapi tak ada ritual yang dilewatkan. “Paginya jam delapan maserah (meminang), siang semua sudah kelar,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat Sukaluwih yang juga kerabat Mantra, Wayan Sekep Ariana. Prosesi pernikahan dip-

impin sulinggih dibantu jero mangku. Ratusan warga Geriana Kangin juga datang memberikan doa restu. Di antara tamu yang hadir, juga ada Perbekel Amerta Bhuana Wayan Suara Arsana, yang usai acara kembeli ke tempat pengungsian di Talibeng, Sidemen. Meski cukup banyak tamu yang datang, namun tetap saja undangan tak seramai biasanya karena sebagian warga Sukaluwih sudah mengungsi. Sebagian besar dari warga yang mengungsi itu bahkan sudah meninggalkan kampung sejak status awas. Mantra mengaku sangat bersyukur karena hajatannya berjalan lancar. Namun demikian tetap ada rasa sedih. Itu karena erupsi freatik membuat sebagian besar tetangganya kembali panik. Warga kembali mengungsi dan meninggalkan Mantra yang sedang mempersiapkan acara pernikahan. “Saat kejadian itu dua hari lalu (Senin - red), kami sedang memasang tenda. Lalu tiba-tiba bubar, untung tidak semua bubar,” ungkapnya. (kmb)

Bali Post/kmb41

AKTIVITAS - Galian C yang berada di Desa Sebudi, Selat, Karangasem tetap melakukan aktivitas meski berada di zona merah.

Berada di Zona Merah

Aktivitas Galian C di Sebudi Tetap Jalan Amlapura (Bali Post) -

Meskipun masuk zona merah, aktivitas galian C di Desa Sebudi, Selat, Karangasem tetap berjalan. Padahal, warga yang zona wilayahnya masuk 7,5 kilometer diimbau tidak boleh melakukan aktivitas. Bahkan galian C Sebudi berada di kaki Gunung Agung yang jakarnya sekitar 5 kilometer dari kawah Gunung Agung tetap beraktivitas seperti biasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan truk pengangkut pasir terlihat ramai di jalan menuju Sebudi. Truk tersebut ada yang menuju ke selatan setelah mencari pasir. Sementara banyak juga truk yang baru datang menuju ke utara untuk mencari pasir di galian C Sebudi. Terlihat sejumlah anggota polisi yang masuk ke lokasi untuk melihat aktivitas galian C tersebut. Setelah beberapa menit meninjau aktivitas itu, anggota polisi kembali pergi dari tempat tersebut. Tak hanya galian C yang tetap beraktivitas, sejumlah

warga juga melakukan aktivitas. Terlihat warga yang menebang kayu di pinggir jalan. Mobil Carry dan truk terlihat membawa kayu. Termasuk satu warung di Sebudi terlihat buka. Sementara sejumlah warga juga masih terlihat berada di rumahnya. Salah seorang warga yang enggan namanya dikorankan tersebut mengungkapkan, memang banyak truk yang akan mencari pasir di galian C. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan truk setiap harinya. “Setiap hari truk pencari pasir memang

tidak pernah sepi. Kalau dulu saat awas sempat sepi sebentar. Setelah status turun ke siaga kembali ramai truk untuk mencari pasir,” ucapnya. Sementara warga mengungkapkan, dirinya paginya memang kembali ke rumahnya. Namun, setelah sore hari sekitar pukul 15.00 Wita, dirinya kembali ke tempat pengungsian di GOR Swecapura, Klungkung. “Saya sudah dua bulanan tidak pernah tidur di rumah. Saya mengungsi. Sebentar lagi saya akan kembali ke pengungsian. Saya tidak berani tidur di rumah,” jelasnya. Sebelumnya, Kabid Mitigasi Gunung Api Gede Suantika menegaskan, aktivitas galian C yang lokasinya dekat dengan Gunung Agung memang sangat mengganggu dari perekaman asal seismograf dalam mendeteksi kegempaan. Sebab, dengan

adanya aktivitas galian C ini, antara kegempaan yang benar terjadi di gunung dan getaran dari galian C menjadi menumpuk dengan gempa-gempa yang lainnya. “Galian C memang sangat mengganggu perekaman kegempaan yang direkam alat seismograf. Karena dengan adanya aktivitas galian C ini, kegempaan tremor yang direkam alat menjadi menumpuk. Sehingga menjadi gempa campuran antara dari aktivitas gunung dan getaran aktivitas dari galian. Jika lokasi aktivitas galian C memang masih berada di radius 6 kilometer dan perluasan sektoral 1,5 kilometer sejatinya harus tidak boleh beraktivitas. Karena jika masih masuk zona bahaya, memang seharusnya tidak melakukan aktivitas lagi. Kalau di luar itu silakan,” tegas Suartika. (kmb41)

Gempa Tremor Terus Terjadi

Berpotensi Kembali Terjadi Letusan Freatik

Amlapura (Bali Post)Pasca-Gunung Agung mengalami letusan freatik Selasa (21/11), gempa tremor terus terjadi. Bahkan amplitudonya cukup tinggi mencapai 1-9 milimeter (MM) dan durasinya cukup panjang mencapai 5 jam. Jika gempa tremor menerus itu terus terjadi, maka berpotensi untuk kembali terjadinya letusan freatik seperti sebelumnya. Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani, Kamis (23/11) kemarin mengungkapkan, aktivitas kegempaan vulkanik yang terjadi tidak

terlalu meningkat. Termasuk parameter lainnya seperti deformasi baik tilmeter maupun GPS masih belum ada peningkatan secara stasiuner atau masih tetap. Termal memang ada peningkatan, namun itu masih kecil dibandingkan ketika status Gunung Agung masih awas. Kasbani menjelaskan, gempa tremor menerus memang sempat terjadi. Hanya saja amlitudonya masih tidak terlalu besar. Gempa tremor menerus itu muncul, kerena adanya pergerakan fluida di dalam gunung yang ditunjukkan dengan adanya hembu-

san asap. “Dengan adanya gempa tremor menerus yang sering terjadi belakangan ini, peluang untuk kembali terjadi letusan freatik memang tetap ada. Tapi kita tidak bisa pastikan kapan akan terjadi letusan itu. Apalagi jika terus ada hujan di puncak, pasti kembali letusan freatik. Karena air akan masuk ke dalam gunung melalui rekahan bertemu dengan bebatuan panas,” jelas Kasbani. Kasbani menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan memakai drone untuk mengecek kandungan gas

yang bakal dijadikan sebagai sampel, memang hasilnya sebagian besar masih uap air. Dimana sebanyak 98 persen itu uap air dan 2 persen adalah gas CO2. Namun itu sebelum adanya erupsi freatik tersebut. Sementara yang terkini, asap yang keluar itu juga sebagian besar masih mengandung uap air. “Sedangkan untuk rekahan memang teramati membesar dari satelit pada sekitar 15 November lalu. Satelit Aster TIR juga menangkap peningkatan energi termal pada 15 November,” tegas Kasbani. (kmb41)


TABANAN

14

KPM Penerima Rastra Menurun Banyak Desa Nunggak Pembayaran

Tabanan (Bali Post) Tiap tahun, keluarga kurang mampu yang telah terdata menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan pembelian beras murah tiap bulan. Di Kabupaten Tabanan jumlah penerima program pusat ini jumlahnya terus mengalami penurunan. Jika di tahun 2016 jumlah KPM tercatat lebih dari 19 ribu keluarga, kini di bulan November jumBali Post/bit lah KPM hanya terdata I Gusti Putu Ekayana 17.038 keluarga. “Itu data dari pusat, turun sekitar 2.000 keluarga,” ungkap Kabag SDA Setda Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Kamis (23/11) kemarin. Dikatakannya, para KPM inilah yang berhak menerima beras sebanyak 15 kilogram dengan harga Rp 1.600 perkilogramnya. “Sehingga mereka hanya membayar sebesar Rp 24 ribu kepada kaur desa yang selanjutnya disetor ke pemerintah,” jelasnya. Terkait penurunan jumlah KPM di Tabanan, Ekayana mengaku tidak tahu persis. Penentuan KPM dilakukan pemerintah pusat berdasarkan data yang dihimpun dari bawah. Pihaknya hanya menerima data yang sudah jadi, termasuk jumlah beras sejahtera (rastra) yang harus didistribusikan kepada penerima sesuai daftar yang diterima dari pusat. “Soal besaran jumlah KPM, pusat yang menentukan, kami di daerah hanya menjalankan saja,” katanya. Sementara untuk pencairan beras, Ekayana menyebutkan untuk bulan-bulan sebelumnya sudah didistribusikan ke setiap desa sesuai dengan jumlah KPM yang ada. Sementara untuk bulan November ini mulai dicairkan pada minggu ketiga dan sekali lagi untuk Desember. Namun, ada beberap desa yang dikatakannya masih menunggak pembayaran rastra tersebut. Sampai akhir bulan November jumlah tunggakan pembayaran rastra sekitar Rp 1,5 miliar. Ini terjadi karena kesibukan aparat di desa serangkaian dengan upacara agama dan hari raya Galungan maupun Kuningan. Kebanyakan mereka yang masih nunggak karena desanya memang jauh. “Merata di setiap kecamatan ada desa yang masih menunggak,” sebutnya. Sesuai dengan aturan dari pusat, seluruh tunggakan maupun pembayaran rastra termasuk untuk November dan Desember sudah lunas paling lambat 30 November mendatang. Apalagi KPM sebenarnya sudah membayar setiap mengambil beras, namun di desa kemungkinan dikumpulkan dulu dan sekalian disetor ke kas pemerintah. Sementara untuk tahun 2018 mendatang, mulai ada pengajuan dari desa warga yang dinilai masuk dalam KPM. Hanya saja untuk pendistribusian beras tidak lagi ditangani bagian SDA, tetapi sepenuhnya akan ditangani Dinas Sosial dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan menerima dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pusat yang dananya masuk rekening setiap bulan. PKH hanya akan membawa kartu untuk mengambil beras bekerja sama dengan e-warung dengan nilai Rp 110 ribu untuk beras dan telor setiap bulannya. (kmb28)

Kurang Mahir Nyetir

Pemuda Tabrak Tiang Listrik

Tabanan (Bali Post) Lantaran belum begitu mahir menyetir mobil, seorang pemuda asal Sumba Timur, Yan Pieter Samuel (35), nekat menggantikan rekannya yang mengantuk. Alhasil mobil bokd bermuatan es kristal tersebut, Kamis (23/11) kemarin menabrak tiang listrik di jembatan Banjar Samsaman, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan. Sementara pengemudi mengalami luka di bagian dahi kiri. Dari pantauan di lokasi kejadian, siang kemarin tampak pengemudi mobil boks DK 9392 AK hanya bisa duduk di dekat lokasi kejadian dengan terus memegangi pelipis kirinya yang sudah tertutup perban. Sementara rekannya Jhordian Saputra (37), warga tinggal di Sidakarya, Denpasar masih dimintai keterangan oleh petugas kepolisian perihal kecelakaan yang mereka alami. Dari penuturan Yan Pieter, sebelum kejadian ia menemani rekannya dari arah Denpasar hendak berjualan es kristal ke sejumlah pelanggannya di wilayah Kecamatan Kerambitan. Namun di pertengahan jalan, mobil yang awalnya dikemudikan Jhordian Saputra sempat beralih sopir lantaran Jhordian mengaku lelah dan mengantuk. “Saya sempat menolak karena saya baru bisa nyetir mobil, tetapi karena desakan teman dan melihat dia ngantuk, saya beranikan diri bawa mobilnya,” ucapnya. Lanjut dikatakan, saat tiba di lokasi kejadian mobil yang dikemudikannya itu berpapasan dengan mobil jenis engkel dari arah berlawanan. Karena kaget, ia pun banting stir ke kiri dan menabrak tiang listrik yang ada di dekat lokasi kejadian atau setelah jembatan penghubung desa. “Kepala saya kena kaca, sekarang masih sedikit pusing,” katanya. Hal senada juga disampaikan Jhordian Saputra. Ia mengatakan, ketika melaju rekannya yang baru saja bisa mengemudikan mobil ini hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun sebelum berhasil menyalip, dari arah berlawanan melaju kendaraan engkel. Sontak rekannya ini kaget dan memilih banting stir ke kiri hingga nabrak tiang listrik. “Kami bahkan setengah jam terjepit tidak bisa keluar dari kendaraan,” ucapnya. Meski demikian, ia mengaku kondisinya baik-baik saja dan hanya mengalami luka ringan. “Hanya kaki saja yang sedikit sakit karena lama terjepit,” katanya. Sementara itu, salah seorang petugas Satlantas dari Polsek Kerambitan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan pengemudi truk kurang hati-hati dan kurang antisipasi saat ada kendaraan yang datang dari arah berlawanan ketika hendak mendahului kendaraan di depan. “Saat memasuki tanjakan landai dari arah berlawanan datang kendaraan jenis Ertiga mendahului kendaraan yang di depannya sampai melewati as jalan. Pada saat yang bersamaan pengemudi kendaraan truk boks menghindar ke kiri. Menghindari tabrakan, kendaraan truk boks oleng ke kiri sampai keluar dari badan jalan dan selanjutnya menabrak tiang listrik yang berada di sebelah selatan jalan,” terangnya. (kmb28)

Bali Post/bit

EVAKUASI - Petugas Satlantas Polsek Kerambitan saat proses evakuasi pengemudi mobil yang nabrak tiang listrik.

Jumat Pon, 24 November 2017

Tekan Kasus DBD

Dinkes Lakukan Penyemprotan ULV

Tabanan (Bali Post)Agenda penyemprotan dengan tekni ULV (Ultra Low Volume) kembali digelar oleh Dinas Kesehatan Tabanan di tahun 2017. Kali ini ada lima desa yang disasar, yaitu Desa Kediri, Desa Dauh Peken, Desa Delod Peken, Desa Dajan Peken dan Desa Abian Tuwung. Ke lima desa ini mendapatkan penyemprotan ULV sebanyak dua kali putaran. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Kamis (23/11) kemarin, mengatakan perlakuan ULV bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa. Perbedaannya dengan fogging adalah dari takaran pestisida yang digunakan serta cara penyemprotannya. ‘’Penyemprotan dengan ULV ada alatnya diangkut dengan mobil dan tidak menimbulkan suara senyaring alat fogging. Jangkauan semprotannya juga lebih jauh dibandingkan fogging dan tentu kadar pestisida yang digunakan lebih banyak,’’ jelas Suratmika. Meski efektif mematikan nyamuk dewasa dibandingkan fogging, namun ULV tidak disarankan digunakan terlalu sering. Karena pe-

makaian pestisida yang lebih banyak, yang mati bukan saja nyamuk dewasa tetapi serangga lainnya. Selain itu juga tidak baik untuk pernafasan. Menurut Suratmika, penyemprotan dengan teknik ULV hanya diterapkan untuk daerah yang sudah terjadi positif DBD. Penyemprotan ULV biasanya dilakukan sebelum musim hujan atau memasuki musim yang dianggap mendukung pertumbuhan nyamuk. Diharapkan dengan matinya nyamuk dewasa akan menekan jumlah populasi nyamuk dan tentunya menekan kasus DBD. Meski demikian, kata Suratmika, ULV maupun fogging bukanlah cara utama dalam mencegah terjadinya infeksi DBD di masyarakat. Kunci utamanya tetap kebersihan lingkungan, baik sampah maupun genangan air yang berpotensi menjadi tumbuh kembang nyamuk. ’’Jika masih ada jentik karena adanya sampah ataupun genangan air, DBD akan tetap ada. Membunuh nyamuk dewasa tetap tidak menyelesaikan masalah selama jentiknya tetap ada,’’ jelasnya. Untuk itu, ia berharap

Bali Post/san

ULV - Penyemprotan dengan teknik ULV di Tabanan untuk menekan vektor penular DBD. selain program ULV dan fogging yang dilakukan Dinkes, masyarakat juga ikut membantu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Terutama menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara

serentak di lingkungannya setidaknya seminggu sekali. Dengan tidak adanya jentik dan nyamuk dewasa tentu potensi terjadinya DBD juga bisa ditekan. Sementara berdasarkan data, kasus DBD di Tabanan

mengalami penurunan. Berdasarkan data dari awal tahun kasus DBD yang tercatat antara lain Januari (55), Februari (67), Maret (52), April (24), Mei (39), Juni (27), Juli (21), Agustus (10), September (4) dan Oktober (7). (kmb24)

Dapat Perlakuan Fumigasi

Ekspor Buah Manggis Ditolak Vietnam Tabanan (Bali Post)-

Setelah sempat mendapatkan penolakan dari negara eksportir manggis dalam hal ini Tiongkok, karena dianggap mengadung zat kimia, manggis lokal kembali mulai bangkit untuk bisa diekspor. Negara tujuan ekspor saat ini adalah Vietnam. Namun rupa-rupanya kesempatan besar ini harus terhalang kembali, di mana ekspor buah manggis lokal asal Indonesia ditolak masuk Vietnam karena sudah tidak segar lagi. Tidak segarnya buah manggis karena dalam proses karantina buah manggis mendapatkan perlakuan fumigasi terlebih dahulu sebelum dikirim ke negara tujuan. Hasilnya, proses fumigasi yang dilakukan dalam suhu cukup panas menyebabkan buah manggis menjadi kering dan tidak segar ketika sampai negara tujuan. Hal ini dipaparkan petani manggis asal Pupuan, Tabanan sekaligus eksportir manggis Jero Putu Tesan, Kamis (23/11) kemarin. Menurutnya, petani manggis baru saja sumringah karena sudah mulai panen dan hasilnya

sudah bisa diekspor. ‘’Setelah sempat gagal panen karena cuaca ekstrem, petani sudah mulai bisa panen dan ada yang bisa diekspor. Namun sekarang timbul persoalan baru. Buah manggis yang dieskpor ke Vietnam justru ditolak,’’ ujarnya. Penolakan tersebut didasari pada kualitas manggis lokal yang dinilai kurang baik. Hal ini, kata Jero Tesan, terjadi pascadiharuskannya perlakuan fumigasi oleh pihak karantina Indonesia sebagai syarat ekspor untuk komoditi hasil pertanian. “Aturan baru karantina yang mengaruskan komoditas eskpor di fumigasi. Sementata proses fumigasi

dengan suhu yang cukup panas tersebut membuat buah menjadi cepat rusak ketika sampai di negara tujuan ekspor,’’ jelasnya. Kondisi ini yang kemudian mendasari pihak karantina Vietnam menolak ekspor manggis dari Indonesia. Proses fumigasi pada komoditi ekspor pertanian, dijelaskan Jero Tesan, adalah kebijakan baru yang diambil pemerintah Indonesia melalui karantina. Kebijakan ini diambil karena sebelumnya ekspor jahe dari Indonesia mengalami penolakan oleh Vietnam akibat mengandung Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Adanya

penolakan ekspor pada jahe tersebut membuat pemerintah Indonesia melalui pihak karantina mengambil sikap untuk mensyaratkan fumigasi pada semua komoditi ekspor pertanian, termasuk manggis dengan tujuan mematikan OPT, sehingga kepercayaan buyer terhadap kualitas produk ekspor dari Indonesia tetap terjaga. Tapi langkah ini justru berefek pada kesegaran buah manggis ketika sampai di negara tujuan. Jero Tesan yang juga Ketua Asosiasi Manggis Indonesia berharap agar pemerintah bisa mengambil langkah lain selain fumigasi. ‘’Saya telah mengusulkan kepada pihak karantina agar mencari alternatif lain tanpa melalui proses fumigasi,’’ ujarnya. Salah satunya adalah peningkatan proses pascapanen ditingkat petani, sehingga produk ekspor terbebas dari

OPT, di antaranya berupa kutu putih dan semut. ‘’Dengan perlakuan pascapanen yang baik, diharapkan ketika masuk ke packing house produk manggis memang benar-benar dalam kondisi terbebas dari OPT. Untuk langkah ini tentu diperlukan pendampingan dari dinas terkait,’’ imbuhnya. Selama ini, lanjutnya, kuota ekspor manggis dari Bali ke Vietnam rata-rata mencapai empat kontainer atau mencapai 24 ton. Jumlah tersebut sayangnya masih dipenuhi oleh produksi manggis dari luar Bali, seperti Pemalang Jawa Tengah, Trenggalek Jawa Timur, Blitar, Tulung Agung, Sukabumi, Purwakarta dan Tasik. Rata-rata harga kisaran manggis ditingkat petani untuk kualitas super satu mencapai RP 37.000/kg, sedangkan kualitas super dua mencapai Rp 25.000/kg. (kmb24)

Hindari Sepeda Motor, Mobil Ketua KPU Buleleng Tabrak Pohon lau dirinya baik-baik saja dan tidak mengalami luka serius. Bahkan dirinya mengaku masih bisa mengikuti acara di KPU provinsi meski terlambat. “Bersyukur masih selamat tanpa luka apa pun, baik saya maupun sopir. Padahal mobil penyok depan belakang nabrak pohon sampai dua kali,” ucapnya. Lanjut dikatakannya, kejadian ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Awalnya perjalanan lancar, namun tiba di lokasi kejadian sopir berinisiatif menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun ketika menyalip tersebut dari arah

Bali Post/bit

PERNYOK - Kondisi mobil penyok bagian depan dan belakang setelah menghantam pohon. Tabanan (Bali Post) Apes dialami Ketua KPU Buleleng Gede Suardana. Kamis (23/11) kemarin ketika hendak menghadiri acara rapat dan pelantikan di KPU provinsi, ia mengalami ke-

celakaan lalu lintas di jalur Tabanan-Singaraja, tepatnya di Jalan Luwus, Kecamatan Baturiti. Beruntung ia beserta sopirnya tidak mengalami luka serius, meski kondisi mobil penyok bagian depan dan

belakang karena menabrak dua pohon secara bergantian. Ketika dikonfirmasi via ponsel, Gede Suardana membenarkan kasus lakalantas yang menimpa dirinya. Meski demikian, ia mengatakan ka-

berlawanan ada sepeda motor yang posisinya berada di tengah jalan. Menghindari tabrakan dengan pengendara motor, mobil akhirnya melaju zigzag hingga akhirnya menabrak pohon. Kemudian mobil memutar dan kembali menabrak pohon dan mengenai bodi belakang mobil. “Jadi dapat dua bonus karena nabrak dua pohon, untungnya selamat,” sergahnya. M e s k i m e n g a l a m i k ecelakaan di perjalanan tugas ke provinsi, ia pun mengaku masih bisa menghadiri undangan tersebut, setelah ada kendaraan dan sopir pengganti dari kantor KPU. (kmb28)


15

Jumat Pon, 24 November 2017 Hasil Pertandingan Liga Champions --------------- Grup A ------------------------------------------------CSKA Moscow vs Benfica 2-0 Basel vs Manchester United 1-0 1. Manchester United 2. Basel 3. CSKA Moscow 4. Benfica

5 5 5 5

4 3 3 0

0 0 0 0

1 10-2 12 2 9-5 9 2 7-8 9 5 1-12 0

--------------- Grup B ------------------------------------------------Anderlecht vs Bayern Munich 1-2 Paris St Germain vs Celtic 7-1 1. Paris St Germain 2. Bayern Munich 3. Celtic 4. Anderlecht

5 5 5 5

5 4 1 0

0 0 0 0

0 1 4 5

24-1 10-5 5-17 1-17

15 * 12 * 3 0

--------------- Grup C ------------------------------------------------Qarabag vs Chelsea 0-4 Atletico Madrid vs AS Roma 2-0 1. Chelsea 2. AS Roma 3. Atletico Madrid 4. Qarabag

5 5 5 5

3 2 1 0

1 2 3 2

1 15-7 10 * 1 8-6 8 1 4-3 6 3 2-13 2

--------------- Grup D ------------------------------------------------Juventus vs Barcelona 0-0 Sporting Lisbon vs Olympiakos 3-1 1. Barcelona 5 3 2 0 7-1 11 * 2. Juventus 5 2 2 1 5-5 8 3. Sporting Lisbon 5 2 1 2 8-7 7 4. Olympiakos 5 0 1 4 4-11 1 ----------------------------------------------------------------------------Ket. * = lolos ke putaran 16 besar

Paris -

PSG Panen Gol

Penyerang Celtic Moussa Dembele memang berhasil mengoyak gawang Paris Saint Germain (PSG) untuk pertama kalinya di kompetisi Liga Champions, Kamis (23/11) kemarin. Namun kemudian Celtic digelontor tujuh gol saat klub ibu kota Prancis itu melakukan panen raya di Parc des Princes. Kemenangan 7-1 itu mengantarkan PSG maju ke babak 16 besar setelah memimpin klasemen Grup B dengan raihan nilai sempurna 15 poin. Peringkat kedua Bayern Munich (12 poin) juga membukukan tiket ke babak knock out usai membekap tuan rumah Anderlecht 2-1. Penentuan juara grup B akan ditentukan di laga pamungkas 6 Desember mendatang. Bayern akan bertindak sebagai tuan rumah menghadapi PSG. Di pertemuan pertama, Bayern diberondong tiga gol PSG di Parc des Princes. PSG yang belum pernah kebobolan dalam empat pertandingan sebelumnya, dikejutkan oleh serangan kilat Celtic saat pertandingan baru berjalan semenit. Dari sebuah tendangan sudut yang diambil Olivier Ntcham, Dembele kemudian melepaskan tembakan silang ke gawang. Kiper PSG Alphonse Areola sempat menepis bola namun tetap memasuki gawangnya. PSG bereaksi cepat saat. Neymar menyamakan kedudukan dengan sepakan menyusur tanah setelah menerima umpan Adrien Rabiot dan menggandakan golnya di menit 22 setelah berduel dengan Marco Verratti. Edinson Cavani berhasil menambah skor menjadi 3-1 enam menit kemudian dari jarak dekat dengan Kylian Mbappe menyumbang gol lain di menit ke-35 menyam-

but umpan silang Marquinhos. Setelah turun minum, Cavani, Verratti dan Dani Alves mencetak gol lagi, sehingga PSG menjadi tim paling produktif di fase grup Liga Champions dengan 24 gol. Sementara itu di Stadion Constant Vanden Stock, Robert Lewandowski dan Corentin Tolisso mencetak gol untuk membawa Bayern menang 2-1 di markas Anderlecht. Hasil ini memperpanjang laju kemenangan mereka di bawah asuhan pelatih Jupp Heynckes menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi. Heynckes, yang memimpin Bayern mengukir treble pada 2013, mengambil alih tim bulan lalu menyusul pemecatan Carlo Ancelotti. Pelatih Jerman itu dengan cepat memperbaiki peruntungan klub. Lewandwoski membawa tim tamu memimpin enam menit setelah turun minum, namun sepakan voli Sofiane Hanni pada menit ke-60 membawa tim Belgia itu mendapatkan gol perdana mereka di Liga Champions musim ini. Bagaimanapun, pemain asal Prancis Tolisso berhasi menanduk umpan silang Joshua Kimmich pada menit ke-77 dan membuat Anderlecht menduduki posisi juru kunci klasemen grup dan tanpa poin dari lima pertandingan. Di laga akhir Anderlecht menuju Skotlandia melawan Celtic. (kmb39/rtr/ant)

Basel Tunda Langkah MU ke 16 Besar

Bali Post/net

SERVIS - Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon yang berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melepaskan servis pada pertandingan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di putaran kedua turnamen Hong Kong Terbuka, Kamis (23/11) kemarin.

Hoki/Kobayashi Paksa Marcus/Kevin Kerja Keras

Jakarta (Bali Post) Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mencapai putaran perempatfinal turnamen bulu tangkis Hongkong Terbuka 2017 setelah dipaksa bekerja lebih keras di putaran kedua. Dalam pertandingan putaran kedua turnamen berlabel Super Series yang dilangsungkan di Hongkong Coliseum, Kowloon, Hongkong, Kamis (23/11) kemarin, Marcus/Kevin harus kalah di game pembuka terlebih dulu sebelum menutup laga 48 menit dengan skor akhir 18-21, 21-13, 21-14 atas duet Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. ‘’Lawannya memang bagus. Mereka lebih siap mainnya, enggak gampang mati. Terus di sini lapangan agak angin dan bolanya goyang-goyang. Mungkin belum pas aja di kaminya,’’ kata Marcus. Kevin menilai dalam pertarungan memperebutkan tiket delapan besar tersebut lawannya lebih siap di game pertama, sehingga membuat pasangan Indonesia harus kerja keras di dua game berikutnya. ‘’Baru di game kedua dan tiga kami berusaha buat mengatasi, cari cara supaya bisa menang,’’ tutur Kevin. Sebelumnya dengan Hoki/Kobayashi, Marcus/Kevin sudah enam kali berhadapan dan selalu memetik kemenangan. Terakhir di turnamen Super Series Premier Denmark Terbuka 2017 duet Indoneaia menang 21-16, 19-21, 21-10. ‘’Kami masih belum pas main di sini dan belum dapat feel-nya. Jadi masih penyesuaian saja,’’ ujar Marcus. Di putaran perempatfinal, Marcus/Kevin akan berhadapan dengan pasangan baru Malaysia Ong Yew Sin/Tan Wee Kiong. ‘’Peluangnya lima puluh-lima puluh karena mereka kan pasangan baru, mereka pasti main lebih nothing to lose juga. Enggak ada beban,’’ kata Kevin. Hasil positif duet Marcus/Kevin, sayangnya tak bisa diikuti oleh pasangan Indonesia lainnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Hendra Setiawan/Tan Boon Heong. Angga/Ricky kalah dari Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia) dengan 9-21, 12-21, sedangkan Hendra/Tan terhenti dari Ong Yew Sin/Tan Wee Kiong, 21-17, 20-22, 12-21. (ant)

Bali Post/rtr

BERPELUKAN - Duet penyerang Paris Saint Germain Neymar dan Edinson Cavani berpelukan usai membukukan gol ke gawang Celtic pada pertandingan Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (23/11) kemarin.

Kiper Juventus Gianluigi Buffon.

Bali Post/afp

Imbangi Juve, Barca Lolos

Turin Barcelona tidak memainkan Lionel Messi sebagai pemain inti dan masih mampu bermain imbang 0-0 di markas Juventus di Grup D Liga Champions, Kamis (23/11) kemarin. Hasil tersebut menempatkan klub Katalan itu mencapai 16 besar. Barcelona, yang baru memainkan Messi pada awal babak kedua, lebih menguasai bola. Namun pertandingan berjalan membosankan di mana kedua tim terlihat senang untuk bermain demi hasil imbang. Tambahan satu poin di Turin itu, membawa Barca memimpin klasemen dengan rai-

han 11 poin. Juventus berada di peringkat kedua dengan 8 poin, disusul Sporting Lisbon (7 poin) dan Olympiakos yang sudah dipastikan tersingkir dengan 1 poin. Juve akan lolos ke 16 besar kecuali mereka kalah di markas Olympiakos pada pertandingan terakhir dan Sporting mengalahkan Barcelona di laga lainnya. Sporting menjaga peluang lolos ke 16 besar dengan kemenangan 3-1 atas Olympiakos di Lisbon. Pada laga itu Bas Dort mengemas dua gol dan Bruno Cesar satu gol. Gol balasan Olympiakos dihasilkan Vadis Odjidja Ofoe menit ke-86. (kmb39/rtr/ant)

Basel Manchester United (MU) membuang kesempatan mencapai babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2014 dengan satu pertandingan tersisa. Basel menunda langkah MU lewat kemenangan tipis 1-0, Kamis (23/11) kemarin. Gelandang Michael Lang mencetak gol pada menit ke-89 dengan memanfaatkan umpan silang Raoul Petretta, sementara kiper MU Sergio Romero tidak mampu menepis bola. ‘’Menyalahkan (bek) Daley Blind saja karena gol Lang itu, tidak fair dibandingkan begitu banyak peluang yang didapat MU,’’ ungkap pelatih

Mobil Ferarri dengan piranti pelindung pembalap bernama halo.

Bali Post/rtr

berada di puncak klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan, tiga poin di atas posisi kedua Basel dan peringkat ketiga CSKA Moscow yang meraih kemenangan kandang 2-0 atas Benfica. Kemenangan CSKA diotentukan oleh Georgi Schennikov dan gol bunuh diri Jardel. Di laga pamungkas, MU hanya perlu menghindari kekalahan lebih dari enam gol atas CSKA Moscow, Rabu (6/12) di Old Trafford. Jika kalah besar, maka the Red Devils kembali berlaga di Liga Eropa yang mereka menangkan musim lalu. Sedangkan Basel memainkan partai hidup-mati di kandang Benfica.(kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Michael Lang (belakang) berhasil mencetak gol ke gawang Manchester United pada pertandingan di Stadion St. Jakob-Park, Basel.

Balapan Terakhir Mobil dengan Penampilan Menarik Abu Dhabi Musim kompetisi balapan Formula 1 2017 berakhir dengan dilangsungkannya seri pamungkas Grand Prix Abu Dhabi, Minggu mendatang. Musim depan, F1 memasuki babak baru dengan diperkenalkannya pelindung pembalap bernama: halo. Halo dirancang untuk melindungi pembalap dari kemungkinan terkena hantaman benda yang melayang. Piranti pelindung yang dipasang pada bagian depan kokpit, masuk dalam regulasi kendati penampilannya dipandang aneh oleh para pembalap. ‘’Ini (GP Abu Dhabi) menjadi balapan terakhir bagi mobil dengan penampilan yang menarik,’’ kata juara dunia empat kali Lewis Hamilton. ‘’Di satu sisi, saya kira, tahun depan akan terjadi penurunan dalam hal penampilan. Tapi soal keselamatan, terjadi peningkatan.

MU Jose Mourinho membela bek Belanda itu yang terlambat mengawal Lang sebelum terjadinya gol penentu kemenangan Basel. MU seharusnya bisa memenangkan pertandingan ini bila lebih sabar di babak pertama. Dominasi pasukan Mourinho menghasilkan setidaknya lima peluang emas. Tembakan Anthony Martial dan Marcos Rojo mengenai tiang di babak pertama. Kiper Basel Tomas Vaclik berhasil menepis sundulan Romelu Lukaku. Sedangkan tandukan Marouane Fellaini berhasil dihalau Manuel Akanji sebelum memasuki gawang. Meski kalah, MU masih

Semoga dengan dimulainya penggunaan benda ini tahun depan akan sukses,’’ tambah pembalap Mercedes itu. Piranti bernama halo ini oleh sejumlah kalangan diperbandingkan bentuknya serupa dengan celana dalam. Ada pula yang memandangnya seperti sandal pantai, sehingga memunculkan banyak meme di jejaring sosial. Pembalap Ferrari Sebastian vettel menyetujui bahwa mobil sekarang ini penampilannya jauh lebih baik. Namun, diakui pula bahwa olahraga juga mengalami perubahan. Sementara itu, pembalap Red Bull Daniel Ricciardo mengungkapkan dengan pemasangan halo itu akan membuat pembalap sedikit mengalami halangan. ‘’Tahun depan, mungkin sedikit kesulitan untuk melihat dengan jelas,’’ katanya yang yakin keberadaan benda itu akan banyak manfaatnya. (kmb39/rtr)


olah raga

16

Jumat Pon, 24 November 2017

Istora Senayan Sesuai Kebutuhan ’’Kids Zaman Now’’

Jakarta (Bali Post) -

Made Marsel Tirta

Bali Post/022

Made Marsel Tirta Hadapi Ramli Harja di Semifinal

Denpasar (Bali Post) Pebiliar Bali Made Marsel Tirta melaju ke babak semifinal di nomor bola-15, setelah menundukkan lawannya Rahmat Mulyadi (Bengkulu) dengan skor 6-2 pada Kejurnas Biliar 2017, di Redball Billiard and Cafe, Cikarang, Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Atas hasil ini, Marsel Tirta harus meladeni Ramli Harja (Jatim) pada babak empat besar, Jumat (24/11) ini. Sebelumnya, Made Marsel Tirta juga menang atas Irsal Nasution (Jabar) dengan skor 6-2. Pebiliar Bali lainnya, Irwan Limardi, yang turun di bola-15 juga unggul atas Juisirsan Bangka Belitung) dengan skor 6-3. Hasil lainnya, Desak Raka Kasih Ariati yang turun di bola-9, mengalahkan Etha (Sumsel) 7-2. Namun, sayang sukses Desak Raka tidak diikuti rekan setimnya Dhitya Octora yang turun di bola-9 justru dikalahkan Fatrah Masum (DKI) dengan skor 3-7. Bahkan, langkah Yudarman di bola-9 juga terhenti usai ditundukkan Ismail Kader (Sulsel) 6-9. Manajer Tim Bali Willy Soedarno yang dikontak, kemarin, menyatakan pihaknya tetap berharap Made Marsel Tirta bisa melewadi hadangan atlet Jatim, sehingga bisa melaju ke babak final. ‘’Peluang Marsel Tirta menang tetap terbuka, mudah-mudahan bisa menyabet medali,’’ harap Willy. (022)

Instansi Berhak Tanyakan Sertifikat Instruktur Senam

Denpasar (Bali Post) Jika memanfaatkan jasa instruktur senam, instansi pemerintah maupun swasta dianjurkan supaya yang mengantongi sertifikat. Pasalnya, di era globalisasi ini, diperlukan instruktur senam yang bersertifikat sesuai dengan standar yang diberlakukan pemerintah. Itu dilontarkan Pengelola sekaligus Penasihat Lala Studio I Wayan Gede Suyatartha di sela-sela uji kompetensi senam level 2, di Lala Studio Veteran, Puri Satria, Kamis (23/11) kemarin. ‘’Uji kompetensi senam ini baru pertama kalinya dan LKP Lala Studio yang dipercaya menjadi satusatunya Tempat Uji Kompetensi (TUK),’’ jelas Suyatartha. Apalagi, katanya, pada Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), seseorang yang mahir dan profesional di bidangnya, harus dikuatkan dengan bukti sertifikat. ‘’Oleh sebab itu, sertifikasi bagi instruktur senam ini sangat penting, dan jangan diremehkan,’’ pesannya. Ia mengingatkan bagi insan senam dan ingin eksis di kancah instruktur senam, supaya mengikuti uji kompetensi, guna memperkuat bahwa dirinya telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, bagi instansi yang berniat memakai jasa instruktur senam, berhak menanyakan apakah yang bersangkut sudah mengantongi sertifikat. Di sisi lain, Penyelenggara Uji Kompetensi Adolfina Grace Tangkudung menyebutkan, pihaknya bangga peserta di Bali telah merata, termasuk dari Banyuwangi dan Palangkaraya. ‘’Saya ingin para instruktur senam sadar perlunya uji kompetensi dan pengakuan dari sertifikat,’’ ujar Grace Tangkudung. Uji Kompetensi melibatkan penguji Hj. Lily Nasya dari Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Pusat. (022)

Bali Post/022

UJI KOMPETENSI — Para peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Senam di TUK Lala Studio Veteran, Puru Satria, Kamis (23/11) kemarin. Mereka diuji Hj. Lily Nasya dari Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Pusat.

Diperkuat Widodo, Komang Putra, dan Erick, Mitra Devata Tekuk PSAD

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata diperkuat pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro, pelatih kiper Persela Lamongan Erick Ibrahim, serta pelatih kiper Persis Solo Komang Putra dalam lawatannya ke Lombok sukses menundukkan tim tuan rumah PSAD Legend Lombok dengan skor 6-0 dalam latih-tanding di Stadion Legenda Malomba, Ampenan, Kamis (23/11) kemarin. Sementara kubu tuan rumah Legend PSAD Lombok diperkuat Ali Usman (Persela), Rosi (PSS Sleman), dan Sarbini (Pesiba). Dalam uji coba yang menggunakan sistem 3 x 30 menit, pada periode pertama, Mitra Devata unggul 2-0 melalui sontekan Nengah Repot Sulendra dan Wayan Gangga Mudana. Semestinya Mitra Devata bisa menambah gol kemenangan, tetapi gocekan Purwanto dan Kombes Suparyono mampu diselamatkan kiper PSAD Lombok. Pada 30 menit kedua, Mitra Devata makin gencar melancarkan serangan. Alhasil, bomber Ida Bagus Nyoman Mahayasa mencetak dua gol, ditambah satu gol melalui tendangan voli Kombes Suparyono, hingga Mitra Devata unggul 3-0. Pada 30 menit ketiga, Mitra Devata menambah sebiji gol, hasil tembakan Purwanto yang menerima umpan matang dari Nengah Repot Sulendra. Dengan demikian, Mitra Devata total unggul 6-0. (022)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi Stadion Istora Senayan, Jakarta setelah mendapatkan revitalisasi menjelang Asian Games 2018 sudah memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang publik di Ibu Kota Jakarta. ‘’Tim arsitek Indonesia telah merenovasi stadion ini dengan tetap mempertahankan nilainilai sejarahnya. Selain itu, bangunan ini juga mampu beradaptasi dengan kondisi ‘’kids zaman now’’ yang mengharapkan konektivitas dengan ruang publik,’’ kata Menkeu Sri Mulyani ketika mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men-PU Pera) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Kamis (23/11 kemarin. Menkeu mengatakan arena-arena olahraga di kawasan GBK Senayan akan menjadi aset negara yang berharga bagi masyarakat karena juga mempunyai pepohonan yang rindang, sehingga mampu berfungsi sebagai paru-paru kota. ‘’Semua arena olahraga memuaskan dan mempunyai daya tarik masingmasing. Stadion Utama punya rumput yang bagus dan luas. Stadion Akuatik juga masih mempertahankan nilai sejarah dengan atap semiterbuka,’’ kata Menkeu. Indonesia, lanjut Menkeu, telah menganggarkan Rp 132 miliar untuk renovasi Stadion Istora Senayan dan Rp 700 miliar untuk Stadion Utama GBK dalam anggaran yang bersifat multitahun. ‘’Kami tentu masih akan mengantisipasi tambahan anggaran pada 2018 karena selalu saja ada yang

Bali Post/ant

PERIKSA RUMPUT - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Ketua INASGOC Erick Thohir (kiri) dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf memeriksa rumput ketika meninjau proyek renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Rombongan mengunjungi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Arena Aquatic serta Istora Senayan untuk mengecek persiapan venue jelang perhelatan Asian Games 2018. belum terlihat dan belum dianggarkan,’’ kata Menkeu. Kementerian Keuangan akan membantu kementerian dan lembaga yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan Asian Games seperti Kemen-PU Pera, Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) dalam

teknik penganggaran. ‘’Kami tentu berharap mereka tetap menggunakan tata kelola keuangan yang baik dan tidak dikorupsi karena ini adalah perhelatan masyarakat. Kami memiliki ini, kami ingin bangga, dan kami tidak ingin perhelatan ini tercederai dengan kasus-kasus korupsi,’’ ujar Menkeu.

Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan kunjungan Menkeu dan MenPU Pera dalam perkembangan renovasi kawasan GBK Senayan, Jakarta itu menjadi dukungan moral dalam persiapan penyelenggaraan Asian Games. ‘’Kunjungan itu akan menjadi bagian dari promosi Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018,’’ kata Erick. (ant)

Justin/Christo Bertemu Lagi dengan Moritani/Takeuchi

Bali Post/022

TEMPEL - Pesepak bola Putra Perkanthi Jimbaran (depan) menguasai bola ditempel ketat lawannya dari Bahara Putra Baha pada pertandingan semifinal turnamen Bupati Badung Cup II/2017, Kamis (23/11) kemarin. Perkanthi memastikan ke final guna meladeni pemenang antara Purnama melawan Garuda Dalung, Jumat (24/11) sore ini.

Putra Perkanthi Tunggu Lawan Mangupura (Bali Post) Tim juara bertahan Putra Perkanthi Jimbaran memastikan tiket final turnamen Bupati Badung Cup II/2017, di Lapangan Samudra Kuta, Kamis (23/11) kemarin. Di semifinal Putra Perkanthi menang tipis atas lawannya Bhara Putra Baha dengan skor 5-4 melalui adu penalti pada babak semifinal. Di final, Putra Perkanthi bakal meladeni pemenang semifinalis lainnya antara Purnama Seminyak melawan Garuda Dalung yang berlangsung pada Jumat (24/11) ini. Sejak kick-off, kedua tim saling melancarkan serangan, namun hingga turun minum belum terjadi gol. Pada paruh kedua, Bhara Putra sempat unggul lebih dulu lewat gocekan kapten Tirtanadi di menit ke-78 setelah melakukan aksi solo run dan memperdaya kiper Putra Perkanthi Adi Sumarjana. Akan tetapi, keunggulan Bhara Putra tidak bertahan lama. Selang tiga menit, giliran pemain Putra Pekanthi Dicky Labda Karya berhasil menjebol gawang Bhara Putra yang dikawal Adi Usada. Sampai wasit Jati meniup peluit panjang, skor akhir tetap imbang 1-1. Pertandingan dilanjutkan babak

tambahan waktu 2 x 7,5 menit, namun tidak juga terjadi tambahan gol hingga dilakukan adu penalti. Empat algojo Putra Perkanthi yakni Jeno, Eko Prasetyo, Dicky, dan Yudik berhasil menjebol gawang Adi Usada, dan hanya tendangan Yusuf Geovani Rande yang melambung ke atas mistar gawang. Sementar di kubu Bhara Putra, sepakan eksekutor Aditya, Boby dan Yudiawan sukses menaklukkan kiper Adi Sumarjana, sedangkan sontekan dua eksekutor lain yakni Yuda Parta melambung ke atas mistar, sedangkan tembakan Turtanadi membentur tiang gawang. Pascalaga, pelatih Putra Pekanthi Nyoman Karton Sukadana mengakui timnya tampil kurang gereget, karena jedanya sangat mepet usai menundukkan Pesanku Kuta di babak delapan besar. ‘’Kami akui fisik dan stamina anak-anak drop, sehingga tampil loyo,’’ sebut Karton. Pada bagian lain, pelatih Bhara Putra Eka Putra mengakui dirinya menginstruksikan kepada asuhannya agar bermain defensif. ‘’Kenyataannya, benteng pertahanan kami dibombardir dari segala lini, akhirnya jebol juga. Namun, target kami memang melaju ke semifinal,’’ tutur Eka Putra. (022)

Jakarta (Bali Post) Pasangan ganda putra Justin Barki/Christopher Rungkat akan bertemu lagi dengan Soichiro Moritani/ Kento Takeuchi di turnamen tenis internasional TEZ Tennis Open 2017 seri pertama setelah memastikan langkah ke putaran semifinal, Kamis (23/11) kemarin. Bermain di lapangan tenis Sultan Hotel & Residence Jakarta, pasangan unggulan kedua itu berhasil memenangi duel antarsesama wakil Indonesia Arief Rahman/Sunu Wahyu Trijati dua set langsung 6-3, 6-1. ‘’Permainan kami cukup solid hari ini dan yang menggembirakan, penampilan kami jauh lebih baik dari putaran sebelumnya,’’ tutur Christo (sapaan akrab Christopher Rungkat) seusai laga. Pada putaran empat besar seri perdana TEZ Tennis Open 2017, Jumat (24/11), Justin/Christo bakal terlibat bentrok dengan seteru lamanya asal Jepang Soichiro Moritani/Kento Takeuchi yang menempati posisi unggulan keempat. ‘’Pasangan Jepang itu bukan lawan yang asing, rekor pertemuan kami imbang, 1-1,’’ ucap Justin yang bersama Christo telah mengoleksi tiga gelar juara ganda ITF Men’s Futures.

Bali Post/ant

SEMIFINAL - Petenis Indonesia Justin Barki (kiri) yang berpasangan dengan Christopher Rungkat (kanan) mengembalikan bola ke arah pasangan petenis Indonesia Arief Rahman dan Sunu Wahyu Trijati pada perempatfinal nomor ganda putra TEZ Tennis Open, Pro Circuit Federasi Tenis Internasional (ITF) seri F7 Futures di Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Pasangan Christopher-Barki melaju ke semifinal setelah menang dengan skor 6-3, 6-1.

12 Pecatur Remaja Ikuti Kejuaraan Kelompok Umur Asia Tenggara

Jakarta (Bali Post) PB Percasi kembali berusaha mendongkrak kualitas para pecatur muda dengan mengirim 12 pecatur remaja ke ajang Kejuaraan Catur Kelompok Umur Asia Tenggara Terbuka ke-18 pada 25 November hingga 4 Desember 2017 di Kuantan, Pahang, Malaysia. Sebanyak 12 pecatur muda Indonesia itu sengaja dikirim ke luar negeri sebagai upaya mengasah keterampilan dengan bertanding di ajang internasional. ‘’Yang terpenting hasil yang dicapai

Menurut data Federasi Tenis Internasional (ITF), Justin/Christo unggul straight set 7-5, 7-5 pada semi final Indonesia F4, akhir Maret 2017. Namun duet asal Negeri Matahari Terbit itu mampu membalas pada babak pamungkas Indonesia F6, April 2017, melalui pertarungan super tie break dengan skor 6-4, 3-6, 11-9. ‘’Itu kekalahan yang menyesakkan, tapi sekarang kami yakin mampu menang di semifinal,’’ lanjut petenis yang bercokol di peringkat ganda ke580 dunia itu. Selain Moritani/Takeuchi, Jepang juga meloloskan duet Shintaro Imai/ Renta Tokuda yang menang atas ganda Taiwan Jui Chen Hung/Cheng Yu Yu 6-3, 6-1. Di semifinal, unggulan tiga itu akan kembali berhadapan dengan wakil Taiwan Yu Hsiou Hsu/Shao Fan Liu yang menumbangkan seeded teratas, Ti Chen (Taiwan)/Scott Puodziunas (Australia) 6-3, 7-5. Meskipun menjadi pasangan di nomor ganda, Imai dan Tokuda harus saling bentrok pada fase empat besar nomor tunggal. Sementara itu semifinal lainnya menyajikan pertarungan seeded teratas, Duckhee Lee dari Korea Selatan menghadapi wakil Australia Alexei Popyrin. (ant)

nantinya akan menjadi acuan PB Percasi untuk menyusun program pembinaan dan peningkatan prestasi cabang olahraga catur untuk jangka pendek dan menengah yang tepat sasaran,’’ kata Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto di Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Para pecatur dari beberapa daerah di Indonesia yang akan diberangkatkan ke Malaysia tersebut merupakan para juara catur Indonesia 2017 dari kelompok Umur (U-19), (U-17), (U-15), (U-13), (U-11), (U-9) dan (U-7). (ant)

Skuad Catur Indonesia di kejuaraan Kelompok Umur Asia Tenggara 2017. Putra: Muhamad Agus Kurniawan (U-19, Jatim), Ryan Maheswara Pratama Mendala (U-17, DIY), Putu Luhur A. Kusuma (U-15, Bali), Dicky Aditya (U-13, Kaltim), Nayaka Budhidharma (U-11, Jatim), Elang Shalahudin Alfaruq (U-9, Jatim), Muazzam Bilal Wicaksana (U-7, Jatim). Putri: Regita Desyari Putri (U-19, Jabar), Diajeng Theresa Singgih (U-17, Jabar), Christine Elisabeth (U-15, DKI), Laysa Latifah (U-11, DKI), Frida Nadine Fellicia (U-9, Jabar).

Iman Arifin Menangi Etape Keenam

Simpang Empat (Bali Post) Pembalap asal Indonesia Muhammad Iman Arifin menjuarai etape keenam PariamanPasaman Barat lomba balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2017, Kamis (23/11) kemarin. Pembalap dari klub KFC Cycling Team itu finis tercepat menyelesaikan rute sepanjang 145,5 kilometer dengan waktu tiga jam 20 menit, 29 detik. Sedangkan posisi kedua direbut pembalap Rustom Lim dari klub 7 Eleven Philipina. Posisi tiga direbut oleh Turakit Bunraranathanakorn dari Thailand. Muhammad Iman Arifin finis dengan tenang meskipun menjelang garis finis sempat kejar-kejaran dengan Rustom Lim. ‘’Alhamdulillah pada etape enam ini saya bisa menang. Saya yakin pada etepe tujuh nanti akan menang lagi,’’ katanya usai

menyentuh garis finis. Menurutnya, lintasan pada etape enam merupakan lintasan sprint. Ada tiga titik sprint yang cukup menantang, namun bisa diselesaikan dengan kemenangan. ‘’Etape ini tidak banyak tanjakan dan memudahkan saya memacu sepeda. Mudahmudahan etepe selanjutnya bisa menang lagi,’’ ujarnya. Sementara itu hingga etape enam Tour de Singkarak ini, Jamal Hibatulloh dari KGC Cycling Team tetap menjadi pembalap Indonesia terbaik dan berhak mengenakan red white jersey. Polkadot jersey atau raja tanjakan dipegang Khalil Khorsid dari Tabriz Shahrdary Team. Green jersey (raja sprint) dipegang oleh Robert Muller. Sedangkan yellow jersey (klasemen umum) direbut Daniel Whitehouse. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Pon, 24 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Urg Gardener&Security utk Sminyak Agung +6282146584344

LOWONGAN “Dcr Sgr!!! SPG Gj 2.250+Bns di Nusa Dua Telp.082145548444 (Pak Leo)”

B.BP.821.11.17.0001240

B.BP.004.11.17.0001052

Cari PRT Gaji 1,8Jt Simpang Siur Kuta,081239232035

B.BP.154.11.17.0001253

Dcr HouseKeeping/HK,FO, Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.11.17.0001128

Dcr urg asst villa mgr, butler Hskp stff utk Seminyak/Umalas WA only Agung +6282146584344 agung@balimanagement.villas

!Dcr 2PRT Brsih2 Tgl Dlm G1,5jt 081237903622/087861412911Lgs Kj

B.BP.135.11.17.0001250

“Dcr PRT msak dan jga anak. Teuku Umr Brt 081353224186

Dicr Penjahit, Pengepul & QC utk Garment.Hub:087783275758

Dcr Mekanik,Adm Sales,Washer Hub:081237221357,(0361)722222

Looking for Experienced Villa Pool&Garden maintenance,Must be deligent&hard worker,Good salary for the Right Person in Area Seminyak,T.(0361)4490319 Em:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.11.17.0001122

B.BP.001.11.17.0001218

B.BP.004.11.17.0001212

CV Mama Leon bth sgr Mgr HRD Krm lam ke hrm@keratonjimbaran resort.com

Dcr PRT Tinggal dlm Jl.Kenyeri III No.19 Hub.085102920563

B.BP.001.11.17.0001229

B.BP.001.11.17.0001167

B.BP.821.11.17.0001116

Cr.1.Admin Sales 2.Admin Pajak Wnt Min S1,Bisa Excel.Kirim Jl.Mahendradata 168A (CV.PPS)

Dcr Sopir Pribadi Bs Matic,Tdr Dalam Bujangan Jl.Cokroaminoto No.65 Dps.Hub:081999660972

Dcr Sgra PRT Dalam Gaji 1,5Jt Hub:089632512899

B.BP.001.11.17.0001210

Dcr Sopir Pariwisata,Jl.Gunung Agung 69 (Barat Bks Pasar Loak)

B.BP.001.11.17.0001188

B.BP.001.11.17.0001197

Dcr Staff utk Art Shop Jl.Raya Mas No.109 Mas Ubud.Utk interview Hub.08123805089

B.BP.001.11.17.0001195

B.BP.001.11.17.0001190

Receptionist Dcr Cewek u/ Fitness, Penampilan menarik Hub:0361-289700/085737168071 B.BP.153.11.17.0001256

Dcr segera karyawan/ti Reception.Kirim CV & Lmr Ke Sylvia Bali, Jl.Tkd Baru Timur Pemogan

Join us! PT.Clipan Finance Dibuka: Staff Surveyor(CMO) & Supervisor,Umur Max.30Thn, mmliki SIM A,Info:081212420396

Cari staf wnt,Bhs. Inggris,SMA Komptr,Single UMK,085239532456

B.BP.154.11.17.0001252

B.BP.821.11.17.0001223

B.BP.004.11.17.0001241

B.BP.153.11.17.0001257

B.BP.001.11.17.0000845

Cr Asst.Suster Jompo Pglm,Sabar Gj2-2,5Jt&PRT,082247191953

Cr Staf Kitchen,Gj,Service,THR, BPJS,Jamsostek,utk Frangipani Esthetic.H.081239292592/771731

B.BP.001.11.17.0001204

B.BP.001.11.17.0001255

Dicari Penjahit&Serabutan,wnta Energic U.Butik H.081338755959

Dcr Asst Apoteker,P/W, Maks35th B.BP.001.11.17.0001243 Pdd Sekolah Farmasi,Kirim ke: Dicari Sgr Mekanik & Serabutan PBMC, Jln.Hayam Wuruk No.240 Hub.082144877778/081339583779 Denpasar - Bali.80223 B.BP.001.11.17.0001213

B.BP.001.11.17.0001194

BENGKEL LAS

RAJA BUNTU

UD. LINA JAYA

ATASI :

BIRO JASA

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

Waitress utk Coffee Shop di Dps Maks.25Th SMU/K 081916638777 B.BP.001.11.17.0001041

Ymh Bisma dicr:1.S1 Ek/SMA/SMK 2.Mekanik,Hub.T.Umar 142 DPS

B.BP.001.11.17.0001191

Dicari Staf Wanita,S1,max 26th SMK Akunt utk Adm,Kasir,Gudang PenampilanMenarik,Training 3bl Gaji UMR + Bonus2 081339575278 B.BP.001.11.17.0001215 Jenjang Karir,KerjaJualBeli Emas Staf B.Ing u/Bar Pantai Legian ILove Emas Jl.Gn Soputan No.36B 082146660000,www.iloveemas.com Gaji 1,5JT+Bonus(081916450204) B.BP.001.11.17.0001107 B.BP.001.11.17.0001089

Urgent Housekeeping Staf Needed for a Private Villa,Good English Experience,081805518196 B.BP.001.11.17.0000923

B.BP.001.11.17.0001214

SPA

RUPA-RUPA

C.0000144-BKL

B.BP.001.11.17.0001126

B.BP.135.11.17.0001246

B.BP.001.11.17.0001231

SALON

C.0000118-BRJ

PINJAMAN

n

Kredit Bunga

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

0,7%

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

0813.375.61.687

C 0000051 bkl

SERVICE

PELUANG BISNIS

HOT PROMO

Money Back Guarantee �

C.0000747-p.bis

DIJUAL MOBIL

FURNITURE

FOTOCOPY

Toko Besi

B.BP.001.11.17.0001078

Jl Tnh 2,5A 275jt/A 300M dr By Pass Mantra Pering 08123923726

BAJA MAS BALI

Distributor : � Besi Beton Ulir dan Polos SNI � Wiremesh, � Besi Profil WF, � CNP, SIKU, UNP, PIPA, DLL Harga Pabrik Surabaya & Jakarta Jl. Muding Batu Sangian 88 (Belakang Tiara Gatsu ) Hubungi : YESI (085854861592), RARA (085337773371), RIKA (081230108026) C.0000736-bbn

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 B.BP.001.11.17.0000911

KEHILANGAN Hlg BPKB No:4752832-O,DK 8275 OL, a/n I Made Asin, Kab.Badung B.BP.001.11.17.0001189

Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Hlg BPKB Nosin:JFG1E1049072,DK Lahan 42are cck u/Perum murah Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs B.BP.164.11.17.0001249 DISEWAKAN RUMAH 7524 BF A.n Luh Dian Sri B.BP.001.11.17.0001221 Kijang LGX’2002 asliBali Silvr Dkntrkan 1buah R mh,Telpon,PDAM Abasan Singaraja.087862127626 Wardani,Padangsambian Kaja Dps B.BP.001.11.17.0001235 SaleUpto70% Kebaya,Casual,Gown mulus trawat 89Jt, 085737180911 4KT,3KM Jln.Suli No.29 Denpsar B.BP.001.11.17.0001196 B.BP.164.11.17.0001248 B.BP.001.11.17.0001148 Lahan Kav 2A siap.Bgn.Ds Krobo- YenliIt’sYour Style 081338755959 B.BP.001.11.17.0001244 Kntrk Rmh 3KmrTdr KmrMnd Dapur kan Singaraja 087862127626,Krd BIRO JASA DIJUAL MOTOR Garasi.Keboiwa HP:081916413118 B.BP.001.11.17.0001237 Sy Pnya Brevet A+B K.Kon.Pajak KEHILANGAN HONDA B.BP.001.11.17.0001208 Promo 1Are Perang Kapal Siap bntu P.Timer Bayarkan Pjk Hlg Surat Berkas IMB A/N I WaScoopy Dp 2Jt,Beat Dp 1Jt,All Oper kontrak Rmh kos 5Kmr Jl.Tkd Vario Dp 1Jt,Bayu:082144036768 Yeh Aya IXF IIB, 081529309177 Badung 199Jt Hub.082341333094 yan Sadi No.590 Th’2004 Legian Bln-SPT Tahunan Hp.081999121505

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar

Desig

B.BP.004.11.17.0001222

B.BP.001.11.17.0001234

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Free

B.BP.001.11.17.0001192

Jl Cpt 5,8a Dewi Madri I Renon Dps,Bisa Nego,Hub:081239964448

B.BP.001.11.17.0001139

DIJUAL RUMAH

JASA KURAS

B.BP.164.11.17.0000568

B.BP.005.11.17.0001225

Htm Simpanan,08124611999 Prbdi

Jl. P. Batanta No. 26 Dps

BALI LESTARI

B.BP.165.11.17.0001226

Hlg Buku KIR Mobil G.Max P.Up RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR th’2012 DK8108AX BPKB No.J-018 0,5% Hb.430373/74-085100978067 93960-O a/n Widiawan. Denpasar

Djl tanah 2 are di Gadon Beringkit Mengwi dan 4 are di Pengadangan Mengwi blkg Beringkit.Tlp 081916268333 dan 081916413489

B.BP.001.11.17.0001207 Agya Strd AT16 Pth+Mrh Asli DK DIJUAL RUMAH Jl Tnh Kav 225juta/are/kredit Calya AT 17.085100840907/Tukar Djl Rmh BTN Sambangan Singaraja B.BP.001.11.17.0001217 150m2 bs Kredit.H.087862127626 Permata Pering Gyr,087862127626 Inova Diesel V MT’2011 AS DK B.BP.001.11.17.0001238 B.BP.001.11.17.0001236 Bli dari Baru,081236009045/Krd Rmh Baru T.63/100 3Kt,2Km,Pmlk Kav siap bngn jl 4M,Krdit, Puri B.BP.001.11.17.0001201 Jual Murah Alphard G’2012 asDK Jl.Siulan Dentim/081999072040 Gading Jimbaran H.087862127626

� Konstruksi Baja / Baja Ringan

C.0000869-BRJ

B.BP.001.11.17.0001242

Djl Tnh Tkd Bdng 3 Are 450jt/are Nego,081338658888 BU

Nissan Juke Hitam’2011 VR20 158Jt H.087860856999 Pribadi

� Pagar � Trali � Pintu Harmonika

Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645

WC

B.BP.001.11.17.0001203 NISSAN

lis Specia rah y Mu Canop litas a u Berk

081338013066

Djl Tnh 1,9A Lokasi Jln.Karang Sari Gatsu Barat, 081337995188

B.BP.141.11.17.0001239

B.BP.004.11.17.0001079

Dicari pelaksana proyek STM/S1 Hub: 081353461179 kirim CV email: razankarya@yahoo.com

B.BP.001.11.17.0001224

Jual Picanto’04 Matic Merah, Terios’07 Matic.H.08123915917

*Harrier 2.0 Prem Advance Th’2014 KM32Ribu* *Honda CRV 2.4 Th’2012 Istmw* *LandCruiser ZX Th’2011 Putih* *Hub.0361-464168/081999315168*

B.BP.004.11.17.0001085

Dicari Reservation&Driver Bs Bhs Iggris Unt Travel Agent E: info@goldenholidaysbali.com H: 08123 696 0440

B.BP.001.11.17.0001113 KIA

B.BP.001.11.17.0001205

Dcr sgr! Kontraktor cut n fill tanah kavling&aspal utk Penida 087862243585

Cari PRT,bisa Masak Tinggal dalam,Nusa2 H:0818548457

Panther LS 11 Htm Metalik Asli Bali Hubungi:081999071155

TOYOTA

B.BP.001.11.17.0001211

Dicari Mekanik Sepeda Motor Jln.Raya Kuta,085737352962

B.BP.001.11.17.0001220 ISUZU

Dijl Suzuki R3’14 Tipe GL Wrn Pth Metalic,Kond.mulus/terawat Tp perantara.Hub:089676687506

B.BP.001.11.17.0001168

Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Tukad Banyumas No.1 Denpasar

DAIHATSU

New Serion AT’15 Putih Asli DK Rush AT12 Putih08123806257/Krd

SUZUKI

Dcr Tnga Srabutan,Tukang Kaca Lam Jl.T.Y.Aya 120A Tlp.265216

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Rp165Jt/A@Ketewel Akses Sp.Mtr DIJUAL TANAH KEHILANGAN Trm Sertifikat 9Kav, 0817340222 H.SHM No.200 L.2150m2 AN I Made Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih B.BP.001.11.17.0001247 PondokCitra Pmogan 08123871809 Tnh:16,35.28jt/A,Nego Lok.Ban- Mantera Almt Dangin Tukadaya B.BP.001.11.17.0001062 tas/Mambang-Tbn,WA:081933108114 Bila ada yg menemukan Hub.0877 62513122 akan diberi imbalan 1Are Blahkiuh Abiansemal Badung B.BP.135.11.17.0001245 B.BP.159.11.17.0001227 145Jt Ng BUC Hub.082144351708 KONTRAKTOR Hilang BPKB Spm Honda DK 6406 B.BP.001.11.17.0001232 Aditya Design Mngrjkn R.Tingal BUC Djl Tnh 1Are Lok.Jl.Gunung Vila,Ruko,Pool,IMB081337099764 MQ,No.KA:MH1JFJ117EK223013 Mas Pds.Kelod Hub:081338792660 AN Luh Putu Suheri Senantari B.BP.166.11.17.0001254

DIJUAL MOBIL

B.BP.141.11.17.0001230

B.BP.001.11.17.0001099

Informasi pasang iklan Telepon

ALUMINIUM

B.BP.154.11.17.0001251

B.BP.001.11.17.0001081


EKONOMI

18

Jumat Pon, 24 November 2017

Hipmi Bali Matangkan Sinergi Membangun Bali Denpasar (Bali Post) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali siap melakukan terobosan baru untuk membangkitkan daya tahan pengusaha muda Bali. Salah satu langkah yang akan ditempuh pengurus Hipmi Bali masa bakti 2017-2020 adalah membangun kolaborasi dengan media. Langkah ini diharapkan meningkatkan daya saing pengusaha muda sehingga bisa berkontribusi nyata dalam membangun Bali. Hal itu terungkap saat pengurus Hipmi Bali melakukan simakrama dengan Pimpinan Kelompok Media Bali Post, Kamis (23/11) kemarin. Kolaborasi ini diharapkan dapat membangun perekonomian khususnya ekonomi Bali yang saat ini sedang melemah. Hipmi berharap saat ekonomi yang melambat, pengusaha muda bergerak untuk membangkitkan ekonomi Bali. ‘’Kita harus bergerak bersama-sama untuk membangkitkan ekonomi Bali,’’ kata dr. IGN Dharma Putra, Sp.KK., Ketua Hipmi Bali, Kamis kemarin di Warung 63. Ditemani teh tarik, roti canai, martabak yang merupakan produk pengembangan SDM Bali, diskusi berjalan hangat dan santai. Serangkaian pelantikan pengurus Hipmi Bali masa bakti 2017-2020 pada 6 Desember

nanti, Hipmi akan membuat acara diskusi ‘’Outlook Ekonomi Bali 2018’’ dan evaluasi tahun 2017. Pelantikan itu bertemakan ‘’Sinergi Hipmi dalam membangun Bali’’. Salah satu misi Hipmi dalam kepengurusan yang baru adalah mencetak pengusaha muda. Namun kendala yang dihadapi dalam menjalankan misi tersebut adalah mental mudah menyerah yang dialami pengusaha muda. Berbagai ajang motivasi telah banyak dilakukan. ‘’Ketika mereka lihat temannya berusaha tapi gagal, mereka jadi down. Maka dari itu kita buat Hipmi Perguruan Tinggi (PT) supaya calon pengusaha seperti ini tidak mudah menyerah. Mental pengusaha harus dikuatkan tetapi niatnya untuk jadi pengusaha juga harus kuat. Hanya perlu kreatif melihat peluang. Dengan

kreatif, akan melihat suatu peluang lebih dalam. Kalau mau jadi pengusaha harus bergaul dengan pengusaha,’’ bebernya. Hipmi PT ini juga bertujuan untuk meregenerasi anggota Hipmi serta pengurus Hipmi untuk kemajuan pengusaha muda ke depannya. Dengan Hipmi Perguruan Tinggi akan melatih anak-anak muda untuk tahan banting dalam dunia usaha. Bali yang saat ini mengalami tantangan dengan aktifnya Gunung Agung, membuat puluhan ribu anak muda pengungsi dibayangi masa depan yang suram. Maka dari itu, Hipmi diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha pada anak muda pengungsi tersebut. Sinergitas dengan berbagai pihak salah satunya dengan KMB diharapkan dapat mewujudkan misi Hipmi. (kmb42)

HIPMI - Pengurus Hipmi Bali masa bakti 2017-2020 bersama Pimpinan KMB.

Kredit Perbankan Tumbuh 8,18 Persen

Jakarta (Bali Post) – Otoritas Jasa Keuangan mengatakan penyaluran kredit perbankan cukup menggeliat selama Oktober 2017 dengan pertumbuhan 8,18 persen (year on year/ yoy), atau meningkat dari September 2017 yang hanya 7,8 persen (yoy). ‘’Pertumbuhan kredit disumbang hampir semua sektor, tapi masih lebih banyak karena peran kredit infrastruktur,’’ kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/11) kemarin. Heru mengatakan di dua bulan terakhir 2017, pertumbuhan kredit akan jauh lebih meningkat. Bahkan, menurutnya, pertumbuhan kredit masih bisa mencapai dua digit atau 10 persen (yoy), salah satunya karena realisasi kredit infrastruktur. ‘’Kemarin kan September 2017 masih pesimistis, ternyata di Oktober 2017 melonjak dari 7 persen ke 8,18 persen. Siapa tahu nanti di data November mendekati 10 persen,’’ ujarnya. LUKISAN KERAMIK - Putu Yuliartha memperlihatkan lukisan keramik berbentuk piring di ‘’showroom’’-nya.

Wisata Minat Khusus Sedang Digandrungi

Lukisan Keramik

Berawal Cari Profit, Kini Merawat Budaya

Denpasar (Bali Post) Kedatangan tamu asing tidak hanya berdampak negatif, tetapi juga berdampak positif. Salah satunya, turis asing sekitar tahun 1980-an mengajarkan I Nyoman Reken, ayah Putu Yuliartha (40), tentang cara membuat lukisan keramik. Lukisan yang pada zaman itu, selayaknya ada di kanvas, dikonversikan ke keramik. Jadilah lukisan keramik yang cantik dan unik. Semula I Nyoman Reken bekerja di hotel. Kemudian bertemu dengan tamu asing yang mengajarkan tentang lukisan keramik. ‘’Teknologinya berawal dari orang asing. Kebetulan, ayah saya dulu bekerja di hotel. Orang asing itu mengajarkan proses ini,’’ tutur Putu Yuliartha. Semula, tujuan usaha lukisan keramik ini adalah untuk meraih profit. Namun dalam perjalanan, ia merasa ada nilai lebih yang bisa diambil dari usaha ini yaitu menjaga budaya dan identitas Bali. ‘’Akhirnya berkembang bisnis ini membawa identitas Bali. Bahwa kami mentransfer lukisan Bali ke media yang tidak umum yaitu keramik,’’ tukasnya. Lukisan-lukisan Bali seperti lukisan Kamasan, lukisan bergaya Pengosekan dikonversikan ke keramik. Terlihat pada showroom-nya yang beralamat di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur ini lukisan penari Bali, jepun Bali, budaya Bali, dan segala aktivitas orang Bali tercermin dalam keramik. Keramik tersebut ada yang berbentuk piring, gelas, lantai, dinding, dll. Selama ia mengikuti pameran di banyak

negara, banyak warga internasional kagum dengan lukisan keramiknya. Jepang pun mengakui itu. Namun perkembangan keramik ini belum maksimal. Masih banyak lagi teori-teori melukis keramik yang belum ia kuasai, dan belum ada di Indonesia. Putu Yuliartha mengatakan, ia melukis pada keramik yang sudah diglazur. Itulah yang menjadi ciri khas lukisan keramiknya. Keramik yang sudah diglazur dilukis kemudian dibakar. Hasilnya, tekstur dan warna lebih terlihat, hasilnya pun lebih detail. Tentunya juga lebih tahan lama. Lukisan keramik ala Bali ini pun tembus ekspor. Meski dua tahun terakhir jumlah ekspornya menurun, sebanding dengan penjualan di dalam negeri. Surabaya dan Jakarta masih rutin membeli lukisan keramiknya, termasuk Istana Negara belum lama ini. ‘’Animo masyarakat kita dari tahun 80-an sampai sekarang masih bagus,’’ ungkapnya. Dulu ia lebih mengejar kuantitas. Sekarang yang terjadi berbalik, mengejar kualitas. Serbuan keramik Cina juga banyak berpengaruh. ‘’Dulu pembeli kita dari luar negeri, setahun datang tiga kali. Mereka datang ke sini. Mereka pilih barang yang sudah ada, mereka yang urus pengiriman,’’ bebernya. Kini dalam sebulan, ia bersama karyawannya bisa menghasilkan 500 pcs. lukisan keramik. Setiap keramik berbeda lukisan, karena merupakan buatan tangan perajin. Tak hanya sebagai pajangan, lukisan keramik pada piring dan gelas bisa dipergunakan untuk makan dan minum. (kmb42)

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Slamet Edy Purnomo menambahkan, industri perbankan akan gencar menyalurkan kredit di sisa tahun untuk memenuhi target mereka sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB). Maka itu, perbankan juga akan berusaha memangkas rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/ NPL) dari posisi saat ini di sekitar 2,9 persen. Di akhir tahun, Slamet meyakini NPL secara gross akan berada di 2,5 persen. ‘’Desember 2017 mereka akan kejar kinerja soalnya demi paparan pencapaian. Target RBB harus tercapai. Mereka akan lanjutkan konsolidasi,’’ ujarnya. OJK menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini bisa mencapai 10 persen. Sementara Bank Indonesia sudah menurunkan perkiraan pertumbuhan kreditnya menjadi 8 persen, karena perbankan yang masih konsolidasi dan permintaan yang masih lesu. (ant)

Komang Trisna Pratiwi Arcana

Denpasar (Bali Post) Wisata minat khusus sedang digandrungi. Saat ini wisatawan milenial sangat menyukai kegiatan-kegiatan yang khusus, sesuai dengan hobi mereka. Seperti eco tourism, wisata perkebunan. Wine tourism pun akhirnya menjadi salah satu wisata baru yang diminati. Bentuk wisatanya dengan mengajak wisatawan berkeliling perkebunan anggur, diterangkan tentang tumbuhan anggur, proses pengolahan wine, kemudian mencicipi wine. ‘’Seperti di Prancis, mungkin kita mengeluarkan 2-3 euro untuk menikmati tur. Jadi tur itu dari perkebunan sampai ke pembuatannya. Jadi tur itu diterangkan proses penyulingannya, berapa lama prosesnya, kemudian testing,’’ papar dosen MICE STPBI Komang Trisna Pratiwi Arcana, Kamis (23/11) kemarin. Wisata minat khusus berupa tur wine ini pun telah ada di Bali. Seperti Hatten Wine dan Sababay. Perusahaan wine dengan brand lokal itu memiliki perkebunan di Singaraja dan proses pembuatan wine di Denpasar dan Ketewel. Sejak tahun 1990,

wine dengan brand lokal bermunculan. Namun sebelum wine brand lokal muncul, untuk memenuhi kebutuhan, wine diimpor dari Prancis, Australia dan Amerika. Bibit dan teknik membuat wine diadopsi dari Prancis, namun ditanam di Bali dengan memanfaatkan local farmer yang ada. Kebutuhan akan wine terutama untuk restoran dan bar yang menyediakan fine dinning pun tinggi. Kini, potensi industri wine sangat tinggi. Mengingat perkembangan pariwisata juga sangat pesat. ‘’Tamutamu luar negeri yang datang ke Indonesia pasti akan menanyakan local wine yang dimiliki. Sehingga pada dasarnya itu juga yang menumbuhkan wine dengan local brand,’’ ujarnya. Menurutnya, wine lokal diminati turis karena turis ingin menikmati pengalaman yang belum pernak dirasakan dan edukasi tentang pembuatan wine menjadi daya tarik. Wine tourism pun, menurutnya, sangat prospektif untuk mendatangkan wisatawan. Terutama wisatawan internasional yang memiliki budaya minum wine. (kmb42)


19

Jumat Pon, 24 November 2017

Kurang Sehat

Dari Hal. 1

Otto mengaku kliennya itu dalam kondisi kurang sehat saat proses pemeriksaan tersebut. ‘’Memang tadinya kurang sehat tetapi dia memaksakan diri, tetap dia bilang ‘harus saya selesaikan sekarang’. Mungkin dia salah makan tadi malam, dia bilang sakit perut. Beruntung tadi KPK kasih obat,’’ kata Otto. Ia pun memastikan bahwa kliennya itu akan kooperatif dalam menjalani proses pemeriksaan di KPK. ‘’Dan dia bilang mau selesaikan semua. Artinya dia iktikad baik, kooperatif untuk menyelesaikan pemeriksaan ini sampai tuntas, ya… lihat apa yang terjadi nantinya,’’ tuturnya. Lebih lanjut, Otto pun menyatakan bahwa kliennya itu belum dikonfirmasi terkait aliran dana e-KTP. ‘’Belum sejauh itu. Belum ada sejauh itu, belum ada pertanyaan itu. Untuk itu saya bilang sampai saat ini saya belum bisa memprediksi ke mana arahnya ini sebenarnya. Sebagai lawyer kan dari pertanyaan juga bisa menduga perbuatan mana inkonkrito yang dilakukan dalam tuduhan itu,’’ ujarnya. Ia pun menyatakan telah mengajukan permohonan kepada KPK agar dapat diberikan kesempatan memeriksa saksi atau ahli untuk memberikan keterangan yang meringankan dalam proses penyidikan. ‘’Syukur KPK juga mau memberikan kesempatan itu. Daftar namanya sudah kami masukkan dan saya kira itu akan dipanggil oleh KPK. Dalam KUHAP itu kan Pasal 65 disebutkan bahwa seorang tersangka punya hak mengajukan saksi maupun ahli dalam meringankan apa yang dituduhkan terhadap dia,’’ ujar Otto. Ia pun merencanakan tim kuasa hukum akan membawa delapan saksi dan sudah dicatat oleh Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto lainnya, untuk kemudian diserahkan ke KPK. ‘’Kalau tidak salah delapan orang dan ada ahli beberapa orang, tetapi ada pidana dan tata negara. Itu dicatat sama Pak Fredrich, kami sudah serahkan kepada KPK. Tentunya yang menentukan kapan akan diperiksa itu KPK. Kami hanya serahkan saja,’’ ungkap Otto.

Sementara itu, KPK juga telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM untuk pencegahan ke luar negeri terhadap Deisti Astriani Tagor, istri Setya Novanto. Deisti dicegah ke luar negeri dalam proses penyidikan kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo yang merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution. ‘’Jangka waktu pencegahan selama enam bulan ke depan terhitung sejak 21 November 2017 karena dibutuhkan keterangannya sebagai saksi dalam kasus e-KTP. Agar saat dibutuhkan keterangannya tidak sedang berada di luar negeri,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis kemarin. Sebelumnya, Deisti sempat diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana pada Senin (20/11). Namun, ia tidak memberikan komentar banyak terkait pemeriksaannya tersebut. ‘’Tanya penyidik ya,’’ kata Deisti sesuai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/11). Febri menyatakan pemeriksaan terhadap Deisti untuk mendalami kronologi kepemilikan perusahaan PT Mondialindo Graha Perdana dan PT Murakabi Sejahtera serta pihak-pihak yang memiliki saham di sana. ‘’Ada sejarah tentang kepemilikan perusahaan salah satunya Murakabi yang kami dalami lebih lanjut itu sejarah awalnya bagaimana dan nama saksi juga tercantum di dalam salah satu perusahaan lain dengan jabatan yang cukup tinggi dan kuat,’’ ucap Febri. Deisti juga merupakan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. ‘’Kami ingin melihat keterkaitan dari beberapa perusahaan, saham-sahamnya siapa yang memiliki dan proses distribusi atau perpindahan sahamnya juga menjadi perhatian publik bagi KPK,’’ tuturnya. Anang Sugiana Sudihardjo merupakan Direktur Utama PT Quadra Solution yang ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP pada 27 September 2017. PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Nega-

ra Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP elektronik yang terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra. Anang Sugiana Sudihardjo diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena kedudukannya atau jabatannya, sehingga diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan sekitar Rp 5,9 triliun dalam paket pengadaan eKTP pada Kemendagri. Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM resmi mencegah Deisti Astriani Tagor, istri dari Setya Novanto ke luar negeri. ‘’Sudah resmi sejak 21 November 2017 sudah ada SK KPK untuk mencegah Ibu Deisti Astriani Tagor untuk melakukan pencegahan perjalanan ke luar negeri. Selain SK, KPK juga menerbitkan surat permintaan pencegahan. Jadi, satu paket itu,’’ kata Kepala Bagian Humas Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Agung Sampurno di Jakarta, Kamis kemarin. Menurut Agung, sesuai dengan prosedur standar operasi (SOP) ketika KPK membuat surat keputusan (SK) pencegahan akan disertai surat permohonan kepada Imigrasi. ‘’Jadi, itu SOP tetapi tetap itu artinya perintah. Nah, beliau dilarang bepergian ke luar negeri dengan alasan dalam SK tersebut disebutkan karena yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan tindak pidana korupsi kasus e-KTP,’’ ucap Agung. Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa pencegahan terhadap Deisti dilakukan untuk enam bulan ke depan sejak 21 November 2017. ‘’Berdasarkan surat ini, kemudian nanti Imigrasi akan menerbitkan surat pemberitahuan kepada yang bersangkutan. Surat itu, nanti isinya pemberitahuan bahwa nama yang bersangkutan akan masuk dalam daftar nama yang masuk pencegahan dan tidak boleh bepergian ke luar negeri serta pencabutan sementara paspor yang bersangkutan,’’ ujarnya. (ant)

Sangat Besar Dari Hal. 1

‘’Dengan suksesnya pariwisata, itu multiplier effect-nya sangat besar sekali. Kita berbicara salah satu penopang pariwisata itu sendiri adalah sektor akomodasi. Di Bali, sektor akomodasi tumbuh begitu pesat. Dari 200 ribu kamar hotel yang ada di Indonesia, sekitar 130 ribu ada di Bali,’’ ujarnya. Hal inilah yang sering menimbulkan beda penyikapan di Bali. Pariwisata sering dituding menjadi pemicu alih fungsi lahan. Padahal di sisi lain, pertumbuhan properti yang

menjamur di Bali, investasinya dan luas lahan yang dialihfungsikan bisa jauh lebih besar dari pembangunan hotel. ‘’Ada banyak pembangunan lain yang menyerobot ruang hijau, termasuk sawah di Bali. Pariwisata mungkin berkontribusi dalam hal ini, tetapi ada banyak pembangunan nonkepariwisataan yang juga menyerobot tata ruang Bali,’’ ujarnya. Untuk itu, katanya, ke depan ia mendukung wacana melakukan evaluasi terhadap pertumbuhan investasi di Bali. Ia pun sepakat jika kenyamanan krama Bali harus menjadi

rujukan dalam mengambil kebijakan dalam hal ini. ‘’Ke depan pemerintah harus mengontrol inventory investasi di bidang akomodasi di Badung Selatan, sehingga pemerataan pembangunan pariwisata itu terasa ke seluruh masyarakat di seluruh pelosok Bali,’’ jelasnya. Ramia menambahkan, ada empat hal yang berafiliasi menjadi kekuatan pariwisata Bali yakni habitat, histori, heritage, dan handycraft. Sekarang hanya tinggal mendorong bagaimana menggerakkan keempat hal itu menjadi potensial bagi ekonomi Bali. (rin)

Jumat, 24 November 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Dana Punia (1) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Kuru Setra Parwa (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Inovator 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Ajeg Bali Tradisi Matatebahan Desa Bugbug

11.05 Bali Channel Tourist TV 12:05 Dharma Wacana Dana Punia (2) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:05 Klip Bali 14:30 Tembang Bali 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Dialog Interaktif Pascasarjana Unwar 17:05 Nangun Yadnya Karya Ngusaba Desa, Desa Pakraman Baru– Tabanan 17:30 Kartun

Kuru Setra Parwa (2) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Gaptek Profit 20.30 Lila Cita Parade Gong Kebyar Pohmanis (6) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Akah (2) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Carangsari (1)

Investasi Pariwisata

Dari Hal. 1

Di sinilah perlunya ada kebijakan dan keberpihakan birokrasi dalam mengelola investasi pariwisata. Birokrat dan praktisi pariwisata harus mengukur daya dukung Bali dan menyelaraskannya dengan kebutuhan riil penduduk Bali. ‘’Pariwisata tetap harus memberikan kenyamanan hidup bagi krama Bali. Selama ini kemacetan, termasuk tingginya aliran pendatang telah memicu perubahan perilaku bagi krama Bali,’’ ujarnya. Ia menduga kecenderungan perilaku krama Bali menjadi beringas dan tingkat kriminalitas juga mulai banyak melibatkan krama Bali karena mereka terdesak oleh pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Bali,’’ ujarnya. ‘’Save Bali haruslah menjadi dasar kajian dan kebijakan ke depan,’’ tegasnya. Sementara itu, Dr. Sadguna mengatakan pertumbuhan pariwisata dan investasinya memang telah membuat Bali mengalami pertumbuhan ekonomi lebih baik dari daerah lainnya. Sayangnya, pertumbuhan ini menimbulkan anomali bagi krama Bali. Pengangguran di Bali justru dilaporkan meningkat. ‘’Saya meyakini ada yang salah dalam me-

ngelola Bali dalam konteks pemerataan ekonomi. Kuat kecenderungan pertumbuhan investasi yang menimbulkan lapangan kerja dinikmati oleh pendatang yang tak teregistrasi. Artinya, di Bali saat ini ada penumpukan tenaga kerja pendatang yang tak teregistrasi secara baik dalam data kependudukan,’’ ujarnya. Kondisi ini, katanya, adalah bencana yang berpotensi menjadi letupan sosial. Letupan sosial bisa berdampak negatif di berbagai sektor karena efeknya berimbas pada stabilitas dan daya tahan ekonomi. ‘’Pemimpin Bali ke depan harus mendesain pembangunan Bali dengan mengorelasikan berbagai variabel. Kenyamanan dan kepastian berjalannya pewarisan budaya dan alam Bali harus menjadi tolok ukur,’’ sarannya. Menurutnya, salah satunya variabel yang harus mendapat prioritas pembangunan adalah sosial dan budaya. ‘’Jika ini diabaikan, dengan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, Bali saya yakini hanya menunggu waktu kehancuran,’’ tegasnya. Untuk itu, ia mengajak masyarakat Bali cerdas memilih pemimpin Bali ke depan. Pemimpin Bali harus didengar komitmennya dalam hal ini. Kemampuan-

Perubahan Pasar Dari Hal. 1

‘’Ketika dihadapkan pada persaingan dengan investasi luar Bali, mereka juga tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Terutama dari sudut pasar atau pemasaran oleh pemerintah yang mungkin tidak mengikuti perkembangan perubahan pasar,’’ ujarnya. Ia mengatakan saat ini wisatawan dunia yang berwisata sudah lebih mengarah ke private tourism atau FIT (Foreign/Fully free Independent Traveler) dilihat dari perkembangan market share OTA (Online Travel Agents) yang semakin menanjak dan sekarang sudah kurang lebih 50 persen,’’ imbuh politisi asal Puri Gerenceng, Denpasar ini. Adhi Ardhana menambahkan, FIT adalah wisatawan yang menentukan waktu dan kunjungan sesuai dengan keinginan

sendiri. Keberadaan mereka yang bergerak bebas ini justru bersentuhan langsung dengan UMKM lokal. Namun pemerintah belum memberikan perhatian dalam bentuk kebijakan politis untuk meningkatkan FIT. Sebab, FIT juga tergolong pasar yang sangat rentan. ‘’Coba dilihat saat ini, apakah dengan peningkatan kunjungan wisatawan yang diklaim pemerintah juga meningkatkan daya beli masyarakat? Kan jauh panggang dari api,’’ jelasnya. Adhi Ardhana khawatir, ekonomi masyarakat lokal Bali justru akan semakin terdegradasi. Terlebih di tengah situasi siaga darurat bencana Gunung Agung. Wisatawan dengan grup yang sudah selesai dihandle dari hotel, restoran dan UMKM, 90 persen pasti lari ke luar Bali. (kmb32)

Gol Brilian Dari Hal. 1 Terpaksa bermain dengan sepuluh pemain untuk 69 menit berikutnya, sang juara Azerbaijan, yang melakukan start menjanjikan di Stadion Olympico Baku, harus tunduk dengan dua gol brilian dari Willian dan penalti Cesc Fabregas yang melengkapi pemban-

taian ini. Kemenangan Chelsea membawa mereka memuncaki klasemen Grup C dengan sepuluh poin untuk menjamin tiket mereka di putaran gugur, unggul dua poin atas AS Roma, yang akan bermain di markas Atletico Madrid pada Rabu malam. Qarabag tetap terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin. (ant)

nya memetakan masalah Bali dan mencari solusi atas masalah harus dipaparkan secara jelas kepada masyarakat Bali. ‘’Kita jangan terjebak propaganda

politik semata. Bali harus kita selamatkan dengan mencermati anomali pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini,’’ tegasnya. (dir)


16 Pages

217 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

om. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Mugabe granted immunity, assured of safety in Zimbabwe -sources

online: http://www.intern

r 24, 2017

Friday, Novembe

et Boy Backstre rter Nick Ca 02 denies 20 on ati eg all rape

Friday, November

24, 2017

REUTERS/Florian

Boillot

items and other restolen diaries that were Lennon police presents Beatle John in Berlin, Germany, German to former news conference belonging during a I hold covered, 2017. and everything or 21 November discomfort to my nature “It is contrary cause someone for Boy singer dear to intentionally be reached the statement. - Backstreet an allega- harm,” he said in not immediately left Dream in She denied could LOS ANGELES Schuman Carter’s statement. brief comeback in on Wednesday singer 15 years made a Nick Carter raped a teen pop and saddened” comment on after the band in 2016. he 2002, and 2 post titled again tion that he was “shocked in a Nov. decided 2015, it disbanded ago, saying on her blog that she had girl group She wrote It All” accusationst by the accusation. who was a member of blog Explains women made a lengthy “Melissa claimed in forward after to have men in entertainmen Melissa Schuman, moveforced her 18 and to come other prominent the late 1990s, social media was Dream in this month that Carter diaries, pairs against when she and the #MeToo on Tuesday John Lennon post earlier raped her in 2002 biggest boy and politics, police presented one of the like to late Beatle eventually oral sex and confirm Schu- ment. - German Boys were 2000s, with hits BERLIN other items belonging Ono in 2006 and he was 22. was unable to independently The Backstreet1990s and early Yoko and late Heart.” his widow of glasses Reuters a concert of receiving bands of the Games With My stolen from by Ms. Schuman’s playing suspected were that on allegation. that man’s and saddened on Monday diary that ended a statement “Quit Playing the band are currently to run through in Berlin. 37, said in ended up a man in Berlin Lennon’s last “I am shocked Carter and Vegas that is scheduled 8, 1980. Carter, now Police arrested which include New York on Dec. accusations,” to media outlets. to me while we were residency in Las (rtr) John Lennona items, in the 86 stolenwas shot and killed that on that morning to take was emailed never expressed anything we did was February 2018. Leibovitz the day he contains the entry “Melissa any time since that with Annie prosecutor Michael at “This day had an appointment Berlin together or Ono world famous,” and Yoko around not consensual. I think is curled up Stone photo whichtold a news conference. a naked Lennon of Rolling von Hagen portrait of 1981 cover the January The Leibovitz bed ran on lent or given by might have Ono on their that Ono ... were also treated have magazine. suggestions that she would on Hagen rejected “The diaries especially that ends And the idea objects: away the as something sacred. especially the oneout.” ruled said Yoko Ono three original diaries, be completely Berlin police, given away Lennon died, can crime for and a receipt on the very dayPfohl, head of property pairs of glasses accused the the of car of Carsten had found one trunk of the driver investigators name hidden in the by Ono’s formerin 2013 in Lennon’s were stolen to Berlin Monday. that the itemswere only brought (rtr) and Police suspect they said. to Turkey in Turkey, and then taken suspect lives or 2014. Another

police German stolen present on John Lenn diaries

IBP/net

Nick Carter

and Melissa

Schuman

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Post at:

REUTERS/Philimon

Bulawayo

ured unity, ass nted imm es Mugabe grain Zimbabwe -sourc of safety

Supporters

of Zimbabwe’s

former vice

president

Emmerson

Mnangagwa

await his

arrival in

Harare, Zimbabwe,

against Mnangagwa wife him that pitted much younger

November

22, 2017.

a Belgian-based Grace and a $1.3 million over way. between the a veil on his he businessman in an undignified ring lifted and and ousted the process started, diamond of Mugabe for the party,” wealthy lifestyle “When “Gucci Grace” he had lost then realised Mugabe will receivea wife, nicknamed to shopping.

dedication a dairy includes Mugabe’s outgoing president the source said. Robert Mugabe package that and trans- her reputed Mugabe runs several “The that his the public former president In Zimbabwe,the family has holiday aware of anger in a retirement and assured of a deal Grace. meand the insurance, is obviously - Zimbabwe’s pension, housing, part and foreign HARARE immunity from prosecution said hostility to his wife,the manner in port allowance, healthsecurity. The business country as while local that Grace has and his home to the negotiations “rug- farms circles about cars air travel reported herself and was granted be protected in from indepen- some she conducted party poli- limited former president was of the dia haveproperties and luxury sources close safety would ageing by events bought led Zimbabwethe army seized which ZANU-PF his resignation, who had Africa. to Singasaid. after and drained” that led to Mugabe, Emmerson approached nec- ged week and may travelin the com- in South on Tuesday second source also be heard past on Thursday. stepped down turned against him.Mugabe ear- tics,” a that regard, it became checks News can at Global “In him that his pore for medical party said. He had sacked by dence in 1980, in “Bali Image” from 9.30 also assure in the source the ruling the wife, president president on Friday. 96.5 essary to Radio FM am. Listen to including Mugabe ing weeks,to leave for Singapore power and , the former vice as military sworn in whole family, until 10.00 FM at http:// been due before the Mnangagwa ugh that would be safe and secure.” is set to be for a week mid-November om Global Radio house arrest. anon to power ten2myradio.c he in the country...altho lier this month, He travelling had clung that to stay put him under him from intervened. maintained when he source said will not stop wants to or has to,” after the military Mugabe haslife and that he does Zimbabweans address negotiators abroad when he A government or propergered many is 93, told leads a frugal a televised and source said. Mugabe, who on Tuesday did not resign in had anticipated. not possess any wealth to die in Zimbabwe was the to the as many Zimbabwe Mugabe resigned he wanted to live in exile. “It was source said began a processcel- on Sunday ties outside month a legal quarrel had no plans for him and he governmenthim was the realias parliament sparking wild But last for him, rapid The very emotional it,” said the source, impeach be impeached tipping point streets. His to speak on ebrations in the years in power sation that he would forceful about 37 authorised who is not of the negotiated settle- downfall afterby a battle to succeed the details him it was very impor- was triggered ment. “For be guaranteed security tant that he

at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Pon, 24 November 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Taylor Swift

Monty Tiwa

Album Terlaris

Album “Reputation” Taylor Swift terjual 1,216 juta kopi pada pekan pertama dan langsung menempati posisi puncak 200 tangga album Billboard AS, menjadi debut album terbesar tahun ini kata Nielsen Music. Dilansir Reuters, Selasa (21/11), pekan pertama penjualan “Reputation” melampaui rekor sebelumnya yang dipegang album “Damn” Kendrick Lamar yang langsung terjual 603.000 kopi album pada April silam. “Reputation” jadi album terlaris di AS tahun ini dan sejauh ini melampaui penjualan kumulatif 863.000 album dari nomor 2 hingga 200 di tangga Billboard pada akhir pekan 16 November, berdasarkan data Nielsen Music. Album terbaru Taylor menembus angka 1 juta kopi hanya empat hari sejak dirilis, namun gagal melampaui penjualan dari debut album Adele yang berjudul “25”, album itu terjual 2,43 juta kopi dalam empat hari pertama setelah dirilis pada November 2015. “Reputation”, album studio pertama Swift dalam tiga tahun terakhir, menandai transformasinya perubahan persona penyanyi 27 tahun yang dikenal membuat lagu yang terinspirasi dari kisah cintanya. Single “Look What You Made Me Do” mencetak rekor debut terbesar dalam sejarah di YouTube d e n g a n jumlah view lebih dari 43 juta dalam kurun 24 jam sejak dirilis pada Agustus silam. (ant)

Jajal VoD

KAPAL - Kapal USS Ronald Reagan saat berada di perairan Laut Filipina.

Tiga Pelaut AS Hilang di Laut Filipina

Tokyo (Bali Post) -

Delapan kapal perang dan sebuah kapal pengangkut pesawat dan sejumlah helikopter dan pesawat pada Kamis (23/11) kemarin melakukan pencarian terhadap tiga pelaut AS yang hilang setelah pesawat mereka jatuh di Laut Filipina. Keluarga dari para pelaut yang hilang telah diberi tahu tentang jatuhnya pesawat C-2A “Greyhound” yang berpenumpang 11 orang pada Rabu (22/11) siang sekitar 930 kilometer sebelah tenggara Okinawa. Delapan pelaut diselamatkan setelah kecelakaan tersebut dan memperoleh perawatan medis di Kapal USS Reagan, sebuah kapal yang mengangkut pesawat yang ada di Laut Filipina untuk sebuah latihan bersama dengan pasukan Jepang. “Semuanya ada dalam kondisi yang baik,” kata pernyataan dari Angkatan Laut (AL) AS. Pesawat yang jatuh tersebut merupakan sebuah pesawat transportasi yang membawa penumpang dan kargo dari Markas AL AS di Iwakuni ke USS Ronald Reagan. Kapal USS Reagan memimpin pencarian yang juga dibantu AL Jepang. “Pencarian sepanjang malam, sejumlah kapal dan pesawat dikerahkan untuk menjangkau area seluas 600 kilometer,” kata pernyataan dari AL AS.

Kapal penghancur AS, USS Stethem, USS Chafee, dan USS Mustin, telah menyisir area itu dengan patroli laut dan pesawat serta helikopter. Mereka dibantu oleh helikopter JS Kaga, JS Ise dari pihak Jepang. Selain itu, kapal penghancur Jepang, JS Teruzuki, JS Samidare, dan JS Shimakaze juga turut dalam pencarian. Pada Rabu, Presiden AS mencuit: “@USNavy sedang melakukan pencarian dan penyelamatan karena adanya pesawat jatuh. Kami memonitor situasi ini. Doa dipanjatkan bagi semua yang terlibat.” Sebab dari kecelakaan itu masih tidak diketahui. AL AS sedang melakukan investigasi terkait penyebabnya. Pihak AS menyatakan pada Jepang bahwa kerusakan mesin yang diduga menjadi penyebab

Bali Post/afp

PIDATO - Emmerson Mnangagwa didampingi istrinya, Auxilia, berpidato di hadapan masyarakat Zimbabwe di Harare pada Rabu (22/11).

Hari Ini, Mnangagwa Dilantik Jadi Presiden Zimbabwe

Harare (Bali Post) Pengganti Robert Mugabe, Emmerson Mnangagwa, mempersiapkan diri untuk mengambil alih kekuasaan pada Kamis (23/11) kemarin setelah Mugabe lengser dari posisi presiden Zimbabwe. Mnangagwa, merupakan sekutu terdekat militer dan keamanan di Zimbabwe, kembali ke negara tersebut pada Rabu lalu. Mnangagwa akan disumpah menjadi Presiden Zimbabwe pada Jumat (24/11) ini, kata seorang pejabat. Ia sebelumnya sempat menjadi Wakil Presiden Mugabe namun digulingkan pada 6 November lalu. Tindakan penggulingan Mnangagwa ini yang membuat militer melakukan intervensi dan memaksa Mugabe lengser. “Hari ini kita menyaksikan awal baru dari demokrasi penuh di negara kita,” kata Mnangagwa di hadapan para pendukungnya, beberapa menggunakan baju yang berisi gambar wajah pria berusia 75 tahun ini. “Kita ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi, pekerjaan, semua patriot Zimbabwe harus bergabung, bekerja bersama,” katanya. Ia dikelilingi oleh aparat keamanan dan tiba di markas besar partai berkuasa, ZANUPF dalam sebuah arak-arakan kendaraan. Sebelumnya, ia terbang ke Harare dari Afrika Selatan dan bertemu sejumlah tokoh penting ZANU-PF. Kemudian ia pergi ke kantor pemerintahan, untuk briefing. “Pidato yang sangat baik, tidak bisa melukiskan perasaan saya melihat apa yang telah dia lalui. Saya hanya

Bali Post/afp

menginginkan adanya pembukaan lapangan kerja,” kata Remigio Mutero (30), seorang penggangguran yang lulusan Teknik Informasi. Kekuasaan Mugabe berakhir Selasa setelah adanya pengumuman yang mengejutkan di parlemen, saat para anggota dewan sedang menggelar paripurna untuk memakzulkan pemimpin berusia 93 tahun itu. Mugabe terlihat

publik pada Jumat lalu dan memberikan pernyataan pada Minggu di siaran televisi. Belum ada yang melihat Mugabe maupun istrinya, Grace, sejak saat itu. Perayaan digelar di jalanjalan raya saat pengumuman pengunduran diri Mugabe sebagai presiden disiarkan. Warga berdansa dan membunyikan klakson mobil secara beramai-ramai. (afp/iah)

kecelakaan. Jatuhnya pesawat milik AL AS ini menjadi satu dari sejumlah kecelakaan yang menimpa kapal-kapal AL AS di kawasan ini. Pada Agustus, USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal tanker di perairan Singapura. Insiden itu membunuh 10 orang pelaut dan menyebabkan 5 orang luka. Sementara dua bulan sebelumnya, sebuah kapal lainnya, USS Fitzgerald dan kapal kargo bertabrakan di perairan Jepang dan menyebabkan 7 pelaut tewas. Ada dua lagi kejadian, yakni di Januari dan Mei. Pada Januari, USS Antietam kandas di dekat markasnya di Jepang. Sedangkan pada Mei lalu, USS Lake Champlain bertabrakan dengan kapal ikan asal Korea Selatan. (iah/afp)

Sutradara Monty Tiwa mencoba hal baru dengan meracik serial drama romantis “The Publicist”. Bedanya, serial ini tidak bisa dinikmati di layar televisi melainkan di salah satu penyedia konten video on demand (VoD). “Saya mengapresiasi ada media baru untuk memberi kesempatan pada kami para pekerja seni lokal,” kata Monty dalam konferensi pers “The Publicist” di Jakarta, Rabu (22/11). Kesempatan berkarya di area yang belum pernah ia coba sebelumnya terasa menyenangkan, kata Monty yang biasanya menggarap layar lebar. Ia berpendapat penyedia layanan VoD memperkaya pilihan hiburan audio visual untuk masyarakat Indonesia selain tayangan di layar kaca maupun layar lebar. Baik sinetron maupun film bioskop punya pasar konsumen masing-masing, dia ingin mencoba menjangkau segmen penonton yang belum terjamah. “Ada market lain di luar (sinetron dan film) yang besar, tapi belum tersentuh. Mereka bukan penonton sinetron, bioskop dan film lokal, mereka ada di luar sana dan jumlahnya besar,” kata Monty. Ia menambahkan, “Saya ingin jadi orang pertama yang coba masuk ke situ.” Mengapa Monty tidak mencoba menggarap sinetron? Dia mengakui sinetron tidak cocok baginya. Monty menegaskan dia tidak mendiskreditkan sinetron dibandingkan format tayangan lain. “Seni di medium apa pun saya enggak berani bilang mana yang bagus, mana yang salah, mana yang bagus, mana yang jelek. Semua masingmasing ada marketnya,” ujar Monty, menambahkan sinetron di Indonesia punya basis penonton yang kuat. “The Publicist” berkisah tentang hubungan aktor Reynaldi yang tersandung skandal narkoba dan kariernya terancam hancur. Julia, publisis handal, diminta membantu mengembalikan reputasi Reynaldi. Serial 13 episode ini dibintangi Prisia Nasution, Adipati Dolken, Baim Wong, Poppy Sovia dan Reza Nangin. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook