20 HALAMAN
NOMOR 97 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
kamis pon, 24 november 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Ada Kekuatan Asing Usik Persatuan RI Bandung (Bali Post) –
Ada upaya makar dengan menguasai gedung DPR pada rencana demo 25 November besok, pernah disampaikan Kapolri Tito Karnavian. Kini Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa ada keterlibatan asing untuk mengusik rasa persatuan Indonesia. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Bandung, Rabu (23/11) kemarin, mengatakan adanya keterlibatan asing tersebut berawal dari informasi bahwa ada pemukulan terhadap Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq oleh anggota Kostrad. Atas informasi lewat WA itu, ia pun memerintahkan intelijen untuk menelusurinya. Ternyata kabar itu tidak benar. ‘’Setelah ditelusuri oleh intelijen kami, ternyata yang nyebar adalah judi online dari Australia dan dari Amerika. Ternyata bukan dari dalam. Adapun
Gatot Nurmantyo
Buni Yani, Tersangka Penyebar Kebencian Jakarta (Bali Post) – Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka terkait penyebar video Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang bermuatan SARA hingga menimbulkan kebencian. ‘’Setelah mengonstruksikan hukum terdapat bukti permulaan yang cukup BY (Buni Yani) dinaikkan statusnya sebagai tersangka,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Awi Setiyono di Jakarta, Rabu (23/11) malam. Awi mengatakan postingan rekaman video pernyataan Ahok yang dilakukan Buni Yani menebarkan kebencian dan permusuhan di kalangan masyarakat. Penyidik berkeyakinan dan memiliki dua alat bukti untuk menetapkan BuniYani sebagai tersangka antara lain keterangan ahli dan saksi. Buni Yani dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar. Hal. 19 Pemilik Akun
Buni Yani
Bali Post/ant
Piala AFF
Malam Ini Laga Hidup-Mati Timnas
Manila – Timnas Indonesia akan menjalani laga terakhir kontra Singapura, Kamis (24/11) malam ini. Ini merupakan laga hidup-mati apabila Indonesia ingin lolos pada kejuaraan AFF 2016 ini. Indonesia harus memenangi pertandingan itu jika ingin lolos ke semifinal mendampingi Thailand. Selain itu, syarat lainnya Filipina minimal seri melawan Thailand yang pelaksanaan pertandingannya pada waktu sama di tempat berbeda. Saat ini Timnas Indonesia berada di juru kunci klasemen sementara dengan nilai satu dari satu kali seri melawan Filipina (2-2) dan satu kalah atas Thailand (2-4). Begitu pula Singapura mendapat nilai satu setelah imbang lawan Filipina (0-0) dan kalah dari Thailand (0-1). Timnas Filipina memiliki nilai dua dari dua kali bermain imbang yakni kontra Singapura (0-0) dan dengan Indonesia (2-2). Hal. 19 Nilai Sempurna
tujuannya tidak lain untuk memecah belah,’’ ujar Gatot Nurmantyo. Ia pun mengkhawatirkan keterlibatan asing dalam penyebaran berita provokatif. ‘’Oleh karena itu kami mengimbau seluruh provinsi menggelorakan persatuan Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,’’ katanya. Diwawancarai usai berbicara pada seminar di kampus Universitas Padjajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, Gatot mengakui kabar bohong seperti itu bukan pertama kali diterimanya. Ia menganalisis informasi tak benar
tentang Rizieq Shihab itu menunjukkan memang ada kekuatan asing yang sedang berupaya mengusik persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. ‘’Semakin nyata bahwa tangan-tangan luar ikut bermain.’’ Panglima menengarai penyebaran informasi bohong itu berhubungan dengan kiprah Rizieq Shihab yang sangat aktif menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum mengadili kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
KPK Kirim Tim ke LN
Mendagri Soal Proyek E-KTP
Ada Dugaan Penyalahgunaan Data oleh Asing Jakarta (Bali Post) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengakui permasalahan pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) banyak menyisakan permasalahan. Selain menyangkut adanya dugaan praktik korupsi, juga keterlibatan asing dalam pengelolaan data kependudukan. Mendagri mengatakan, ketika dirinya baru menjabat sebagai Mendagri, ada perusahaan asing yang menagih pengerjaan
proyek pengadaan e-KTP yang jumlahnya mencapai 90 juta dolar AS. ‘’Begitu saya jadi menteri, sudah dihubungi oleh perusahaan itu dan menemui saya, beberapa agennya. Pak menteri, kementerian anda masih utang sama saya. Loh APBN udah clear, karena itu kini sedang ditelusuri oleh KPK,’’ kata Tjahjo Kumolo dalam rapat kerja di ruang Komisi II DPR, di Jakarta, Rabu (23/11) kemarin. Hal. 19 Dua Tersangka
Untuk melawan isu bohong dan pengaruh radikalisme, Gatot Nurmantyo pun menggagas ‘’Nusantara Bersatu’’ pada 30 November 2016. ‘’Saatnya kita menunjukkan nusantara bersatu. Kita berkumpul di tiap provinsi dengan ikat kepala merah putih bahkan saya menyatakan saya rela sorban putih saya diganti merah putih. Untuk menunjukkan kepada semua bahwa kita semua satu. Oleh karena itu kami mengimbau seluruh provinsi menggelorakan persatuan Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,’’ katanya. (kmb/ant)
Agus Rahardjo
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan anggotanya ke luar negeri (LN) untuk menelusuri kasus korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri. ‘’Makanya hari ini ada orang kita yang ke luar negeri, kalau tidak salah memeriksa anggota konsorsium yang kebetulan tidak berada di sini (Indonesia),’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Agung di Bogor, Rabu (23/11) kemarin. Hal itu guna menanggapi pertanyaan wartawan mengingat proses cetak e-KTP itu sendiri di luar negeri. Di bagian lain, ia mengatakan tidak tertutup kemungkinan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi akan diperiksa kembali sebagai saksi oleh penyidik KPK. Hal. 19 Diperiksa Lagi
KPK Tahan Wali Kota Madiun Kurang Tangguh,
Indeks Ketahanan Indonesia
Madiun (Bali Post) – Wali Kota Madiun Bambang Irianto ditahan di Rumah Tahanan KPK di Jakarta setelah menjalani pemeriksaan yang kedua, Rabu (23/11) kemarin. Ia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi proyek pembangunan Pasar Besar Madiun (PBM) senilai Rp 76,5 miliar ‘’Ya benar, BI (Bambang Irianto) ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung mulai hari ini, Rabu (23/11) di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK,’’ ujar Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak. Menurutnya, upaya hukum penahanan tersebut untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun 2009-2012. Penahanan dilakukan setelah orang nomor satu di Pemerintah Kota Madiun tersebut memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan yang kedua kalinya sebagai tersangka. Bambang Irianto menjalani pemeriksaan dengan didampingi sejumlah penasihat hukumnya. Dia telah menunjuk enam orang penasihat hukum untuk menghadapi kasus tersebut. Enam orang penasihat hukum tersebut adalah tiga orang dari kantor pengacara Indra Priangkasa dan Partners serta tiga orang lainnya dari kantor pengacara Dody Abdul Kadir dan Asosiates dari Jakarta. Sementara bertepatan dengan pemeriksaan dan penahanan Wali Kota Madiun Bambang Irianto tersebut di Jakarta, tim penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di sejumah lokasi di Kota Madiun guna pengembangan kasus yang sama. Hal. 19 Rumah Pribadi TAHANAN - Wali Kota Madiun Bambang Irianto memasuki mobil tahanan, Rabu (23/11) kemarin, usai ditetapkan sebagai tersangka.
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo berpendapat, munculnya ideologi radikal dan isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA) belakangan ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Berbicara pada pimpinan media massa, di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu (23/11) kemarin, Agus mengatakan, maraknya ideologi radikal dapat memicu keretakan negara. Oleh karena itu dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan media massa. Ketahanan nasional, katanya, hanya dapat dicapai melalui sinergi. Saat ini masa transisi demokrasi, sebab masih banyak komponen bangsa yang berbeda pandangan, terutama pandangan politik, menyelesaikan melalui cara nondemokrasi atau dengan cara paksaan. Agus mengatakan, kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini berada pada indeks kurang tangguh. ‘’Kondisi tersebut juga menunjukkan adanya isu-isu strategis yang penting mendapat perhatian komponen bangsa dan kemudian bersinergi untuk menyelesaikannya,’’ kata Agus. Berdasarkan potret pengukuran yang dilakukan Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) per Oktober 2016, menghasilkan bahwa kondisi ketahanan nasional Indonesia berada pada indeks kurang tangguh dengan skor 2,60. Indeks ketahanan nasional sampai dengan bulan Oktober 2016 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan indeks ketahanan nasional tahun 2015. Pada 2015, indeks ketahanan nasional sebesar 2,55 dan naik menjadi 2,60 hingga bulan oktober 2016. Ketua Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Prof. Dr. Miyasto menjelaskan, walaupun secara agregat indeks ketahanan nasional meningkat, namun masih berada pada posisi kurang tangguh. Hal. 19 Posisi Lemah
OTT Pegawai Pajak
Ada Indikasi Dana Mengalir ke Pihak Lain Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan akan memeriksa Dirjen Pajak pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai instansi tersebut. ‘’Ya mungkin saja (Dirjen Pajak), kemungkinan selalu ada. Kemungkinan kita bergerak ke arah, data itu ke mana. Kan selalu kalau penindakan follow the suspect. Suspect-nya itu berhubungan dengan siapa, kalau kemudian kita penindakan juga yang tidak kalah penting follow the money. Uangnya mengalir ke mana saja kemungkinannya,’’ Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu (23/11) kemarin. Rajesh, pihak swasta, dan Han-
dang, pegawai pajak, ditangkap dalam OTT KPK pada Senin (21/11) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah Rajesh di Springhill Residences Kemayoran saat terjadi penyerahan uang dari Rajesh ke Handan sebesar 148.500 dolarAS atau setara Rp 1,9 miliar. Karena itu, katanya, pihaknya akan melakukan penggeledahan di kantor yang berkaitan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Ia mengakui ada indikasi dana tersebut mengalir ke pihak lain. ‘’Tapi kalau komunikasinya ada indikasi,’’ tegasnya. KPK menetapkan Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia (EKP) Rajesh Rajamohanan Nain sebagai pemberi suap dan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Pen-
egakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak Handang Sukarno sebagai penerima suap terkait pengurusan surat tagihan pajak PT EKP. Dalam laman perusahaan PT EKP, perusahaan itu adalah perusahaan manufaktur, pengekspor, pengimpor dan distributor untuk produk garmen, tekstil, komoditas, mineral, logam dan barang-barang lainnya. Hal. 19 Ekspor Garmen DIPERIKSA - Rajesh Rajamohanan Nain digiring petugas usai menjalani pemeriksaan di KPK, Rabu (23/11) kemarin.
Bali Post/ant
denpasar
2
Kamis Pon, 24 November 2016
Bali Post/ist
DIGELEDAH - Polisi menggeledah toko obat dan kosmetik yang diduga ilegal.
Diduga Ilegal
Penjual Obat ’’Online’’ Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Penjualan obat dan kostemik secara online memang lagi tren. Tetapi masyarakat mesti hati-hati karena banyak yang ilegal. Seperti diungkapkan Tim Unit IV Sat. Reskrim Polresta Denpasar, Senin (21/11) lalu. Pelakunya berinisial AG diciduk saat transaksi di Lapangan Lumintang, Denpasar Barat. ‘’Pelaku menjual obat-obatan herbal dan kosmetik berbagai jenis tanpa izin edar,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, Rabu (23/11) kemarin. Selanjutnya, pelaku digelandang ke tokonya di Jalan Raya Denpasar-Singaraja, Bedugul, Desa Candi Kuning, Tabanan. Setibanya di sana, polisi menggeledah toko tersebut dan diamankan 16 kotak obat kuat, 74 kotak minyak lintah hitam, 62 kotak sabun herbal, 45 botol vimex, 6 kotak Hamer of Thor, 4 kotak vimex cream, 13 kotak KLG dan 37 botol vmenplus. Di samping itu, juga disita 3 botol viagra tablet, 4 kotak cialis, 2 kotak vigrit, 2 botol semanax, 2 botol kamagra dan 2 kotak strong man. ‘’Pelaku melanggar Pasal 197 Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009. Kasus ini masih kami kembangkan berkoordinasi dengan instansi terkait,’’ tandasnya. Pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolresta Denpasar. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat supaya hati-hati belanja via online. Cek dulu izinnya, jangan sampai menyesal,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)
Bali Post/eka
BERSIHKAN SAMPAH - Beberapa petugas membersihkan sampah-sampah yang nyangkut di dasar Tukad Badung, Denpasar. Pembersihan ini untuk melancarkan arus air terutama saat musim penghujan.
Masuk KSPN
Pemanfaatan Lahan di Pantai Mertasari Dipertanyakan
Denpasar (Bali Post) – Kawasan Pantai Mertasari, Denpasar Selatan yang menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), mengundang persoalan baru. Bahkan, pembangunan yang dilakukan dengan dana pusat, kini terkesan mubazir karena tidak bisa dimanfaatkan oleh warga maupun pemerintah. Akibatnya, bangunan tersebut tidak bisa berfungsi sejak dibangun beberapa waktu lalu. Bukan hanya itu, kini mulai muncul pertanyaan sejumlah warga setempat terkait pemanfaatan lahan di kawasan itu. Karena di lokasi tanah timbul yang ada lahan itu, sudah ada pembangunan fasilitas pariwisata. ‘’Banyak warga kami
yang mempertanyakan, siapa yang mengeluarkan izin untuk pembangunan itu, karena kawasan itu merupakan KSPN,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, Rabu (23/11) kemarin. Pihaknya berharap Pemer-
intah Kota (Pemkot) Denpasar bersikap tegas dengan penetapan sebuah kawasan, terutama dalam hal pembangunan fasilitas. Bila memang dibolehkan seperti itu, masih banyak warga yang berniat untuk membangun fasilitas
pariwisata lainnya. ‘’Bila tidak boleh, harus pula ada penertiban di kawasan itu. Ini agar tidak menjadi contoh yang kurang baik dalam penataan sebuah kawasan,’’ katanya. Terkait kondisi itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengakui kawasan Pantai Mertasari telah ditetapkan menjadi KSPN oleh pemerintah pusat. Pemkot Denpasar tidak memiliki kewenangan dalam penataan kawasan itu. Pemkot hanya menata lahan
yang kini ditempati para pedagang di pantai itu. ‘’Kalau lahan di tanah timbul, bukan menjadi kewenangan kita. Mungkin itu menjadi kewenangan pusat atau kementerian,’’ ujar Gunawan saat ditemui di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Sekolah Diharapkan Sediakan SP2HP Sebut Tak Penuhi Unsur Pidana Lahan Parkir Memadai Polda Sempat Hentikan Kasus Aridus
Bali Post/asa
DIADILI - Mantan Bendahara II (Petengen II) Desa Adat Jimbaran I Wayan Badra, Rabu (23/11) kemarin diadili dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah APBD Badung tahun 2013.
Diduga Korupsi Dana Hibah
Mantan Bendahara Desa Adat Diadili
Denpasar (Bali Post) Mantan Bendahara II (Petengen II) Desa Adat Jimbaran, I Wayan Badra, Rabu (23/11) kemarin duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Denpasar. Dia diadili dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah APBD Badung tahun 2013. Jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Wirayoga dkk. di hadapan majelis hakim pimpinan Sutrisno menyatakan akibat perbuatan terdakwa, pemerintah dalam hal ini Pemda Badung dirugikan hingga Rp 350 juta. Perhitungan tersebut berdasarkan audit BPKP Perwakilan Bali. Dalam surat dakwaannya, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu menyatakan terdakwa secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Awalnya, tahun 2013 Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, menerima bantuan hibah APBD Badung Rp 350 juta. Bantuan ini berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah antara bupati dengan desa adat. Bantuan tersebut bertujuan untuk menggali dan melestarikan serta mempertahankan adat istiadat, seni, budaya dan agama di Desa Adat Jimbaran. Oleh pemerintah, dana kemudian ditransfer lewat Bandesa Adat Made Budiasa pada Bank BPD Bali yang dikirim sebanyak dua tahap. Tahap pertama Rp 100 juta dan kedua 27 Desember Rp 250 juta. Uang itu kemudian ditarik bertahap pula, namun tidak digunakan sesuai peruntukannya. Dana ditarik dengan dibuatkan penyerahan berupa kuitansi penyerahan dana aci. Namun, terdakwa selaku bendahara secara melawan hukum tidak memasukkan atau menyetorkan dana hibah Rp 350 juta ke dalam kas Desa Adat Jimbaran, sebagai pengganti uang pinjaman yang sebelumnya dipakai untuk membiayai kegiatan aci-aci Pura Amongan Desa Adat Jimbaran. ‘’Terdakwa tidak mencatatkan dalam buku kas Desa Adat Jimbaran, dan tidak melaporkan dalam laporan keuangan desa sebagai penerima hibah,’’ ucap jaksa dalam dakwaannya. Karena itu, jaksa menuding dana hibah itu dipakai tidak sesuai peruntukannya. Atas kasus tersebut, I Wayan Badra dijerat Pasal 2 jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tipikor dalam dakwaan primer dan Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : ADA KEKUATAN ASING USIK PERSATUAN RI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Setelah Polda Bali memberikan jawaban atas penetapan tersangka terhadap Made Sudira alias Aridus Jiro dalam kasus dugaan pelanggaran UU IT lewat tulisan di facebook, Rabu (23/11) kemarin giliran pihak Aridus menyampaikan replik. Melalui kuasa hukumnya, Agus Samijaya, Suryatin Lijaya, Wayan ‘’Gendo’’ Suardana, Valerian Libert Wangge, dkk., mereka menyampaikan bahwa ada indikasi kriminalisasi dan tindakan kesewenangwenangan yang diduga dilakukan termohon (Polda Bali). Hal itu disampaikan kuasa hukum Aridus di depan hakim tunggal I Ketut Suarta. Alasannya, pihak Polda Bali tidak memberikan tanggapan atas dalil pemohon (Aridus) mengenai adanya fakta hukum berupa SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan). Dalam SP2HP Nomor: B/185/VIII/2016/Ditreskrimsus tertanggal 22 Agustus 2016 yang ditandatangani Kasubdit II a/n Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali I Made Witaya, S.H. yang ditunjukkan kepada Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 KUHP. Sehingga penanganan terhadap perkara tersebut dihentikan penyelidikannya karena tidak cukup bukti. ‘’Jelas dalam perkara ini penyidik menyatakan bahwa kasus ini tidak cukup bukti sehingga harus dihentikan,’’ jelasnya.
JAWABAN - Tim kuasa hukum Aridus membacakan replik atas jawaban termohon dalam sidang praperadilan Polda Bali di PN Denpasar. Menurut kuasa hukum Aridus, jika termohon (Polda Bali) berniat mewujudkan penegakan hukum dengan transparan dan berkeadilan, maka SP2HP tersebut disampaikan termohon guna menghindari penyalahgunaan wewenang dalam perkara a quo. Sehingga penting disampaikan bahwa perkara a quo tidak cukup bukti dan dihentikan penyelidikannya. ‘’Namun malah tiba-tiba (status Aridus) meningkat ke tahap penyidikan. Bahkan ini terjadi dalam waktu singkat, termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka dan ujug-ujug ada tambahan pasal. Ini jelas ada proses kriminalisasi,’’ ujar Agus Samijaya sembari menjelaskan bahwa tindakan itu dapat dikualifikasi sebagai tindakan yang sewenang-wenang terhadap pemohon. Agus Samijaya menjelaskan, yang terpenting pelapor (Dewa Gede Mahendra Putra) dalam perkara ini tidak memiliki kapasitas atau legal standing. ‘’Kita
nganalisis bukan pada penetapan tersangka. Namun, laporan ini pun seharusnya batal demi hukum,’’ jelas Agus Samijaya. Mengapa, katanya, karena kalau laporannya tidak sah secara hukum maka status tersangka juga tidak sah karena pelapor tidak memiliki legal standing. Gendo Suardana menambahkan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menguasakan laporannya kepada Dewa Gede Mahendra Putra, itu dapat dikualifikasi sebagai upaya pencitraan politik dengan menggunakan orang lain sebagai pelapor. ‘’Hal ini paling dihindari Mahkamah Konstitusi, sehingga terbit putusan MA No. 31/PUU-XIII/2015 yang pada pokoknya, kalau ada penghinaan terhadap pejabat negara yang sedang bertugas, harus delik aduan. Artinya, pejabatnya harus mengadu, tidak bisa diwakilkan,’’ jelasnya. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) – Pelanggaran parkir yang dilakukan siswa di sejumlah sekolah dengan memarkir kendaraannya di badan jalan, mendapat keluhan dari masyarakat. Mengingat, parkir di badan jalan memicu kemacetan yang kini sering terjadi. Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) diminta segera menertibkan parkir di badan jalan. Anggota Komisi VI DPRD Denpasar Wayan Sugiarta, Rabu (23/11) kemarin mengatakan, pihaknya sering mendapat keluhan warga terhadap parkir kendaraan siswa yang banyak di badan jalan. ‘’Kami sering mendapat keluhan, karena parkir di tepi jalan menjadi penyebab kemacetan,’’ kata politisi Golkar ini. Pihaknya berharap sekolah menyediakan lahan parkir yang memadai. Terlebih, saat ini semua siswa sudah membawa kendaraan sendiri. Bahkan, tidak sedikit siswa yang sudah bermobil ke sekolah. Seperti yang terjadi di sejumlah sekolah yang ada di Jalan Kamboja, Jalan Sudirman, serta beberapa sekolah lainnya. Terhadap kondisi ini, Kabid Dalop LLAJ Dishub Denpasar I Ketut Sriawan yang dimintai konfirmasi menyatakan pihaknya sudah bersurat ke sekolah agar melarang siswanya parkir di jalan. Mereka wajib untuk parkir kendaraan di dalam areal sekolah. Namun, diakui, masih ada sekolah yang siswanya parkir kendaraan di jalan. Kondisi ini tidak bisa dihindari, karena lahan parkir tidak memadai di sekolah. Sriawan mengatakan, kini pihaknya sedang mengkaji angkutan sekolah untuk menghindari banyaknya siswa menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah. Karena dengan adanya angkutan sekolah, bisa saja siswa tersebut membawa kendaraan sampai di kantong-kantong parkir yang akan disediakan Dishub. Dari kantong parkir ini, siswa akan diangkut dengan angkutan pelajar sampai ke sekolahnya. ‘’Jadi, tidak ada siswa yang parkir kendaraan di jalan,’’ kata Sriawan, kemarin. Sebelumnya, Dishub beberapa kali telah melakukan penindakan terhadap pelanggar parkir di badan jalan. Seperti yang dilakukan di Jalan Kamboja, Denpasar. Petugas Dishub bersama Babinsa dan Koramil menemukan puluhan pelanggaran lalu lintas, termasuk parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Petugas pun akhirnya melakukan penindakan. Kendaraan yang parkir di trotoar, dirantai. Demikian pula kendaraan roda empat yang parkir di badan jalan, juga digembok. Penertiban yang dilakukan itu, guna memberikan efek jera bagi pelanggar yang memarkir kendaraan roda dua di trotoar dan parkir jejer dua untuk roda empat. (kmb12)
KPK Undang Wali Kota Rai Mantra
Paparkan Sistem Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu
KEBERHASILAN Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam memberikan pelayanan di bidang perizinan, dilirik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dijadikan role model nasional. Untuk itu, KPK mengundang Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra untuk memberikan pemaparan di hadapan para akademisi, bupati/wali kota, kementerian/lembaga se-Indonesia, Rabu (23/11) kemarin, di Hotel Bidakara dalam acara yang dikemas ‘’Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi’’ (KNPK). Terdapat dua pertemuan yang dirancang KPK dalam program pemberantasan korupsi dengan puncak pertemuan yang rencananya kembali diadakan pada 1 Desember mendatang. ‘’Pertemuan kali ini diawali dengan melakukan pembahasan teknis terkait progran pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh
pelaku-pelaku inovasi daerah yang telah melaksanakan program pencegahan korupsi,’’ kata Komisiner KPK Laode M. Syarif saat membuka acara. Menurutnya, KPK mendukung penuh program pemerintah RI memperbaiki sistem seperti sistem pengadaan barang dan jasa serta sistem perizinan. Kedua bidang inilah yang rentan terjadinya tidak pidana korupsi. Dia melihat komitmen Wali Kota Denpasar Rai Mantra dalam melakukan tindakan pencegahan korupsi dengan membentuk PTSP (Perizinan Terpadu Satu Pintu), patut dijadikan contoh bagi daerah lainnya. ‘’Kota Denpasar yang memiliki program pelayanan perizinan satu pintu tentunya terus kita dorong dan promosikan ke daerah-daerah di seluruh Indonesia, yang nantinya dapat meniru program tersebut,’’ kata Laode M. Syarif. Wali Kota Rai Mantra men-
gatakan, PTSP diawali dibentuk pada tahun 2008 yang masih berbentuk UPT (Unit Pelayanan Teknis). Dari UPT berkembang menjadi Dinas Perizinan dan akhirnya berbentuk Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPTSP dan PM). Awalnya, pelayanan perizinan masih dengan paradigma lama seperti pelayanan yang lama, tidak transparan, berbelitbelit. Namun dengan dibentuknya BPTSP dan melalui motto Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban, pelayanan perizinan di Denpasar semakin baik. Informasi pelayanan juga menggunakan teknologi informasi melalui SMS gatwey, Website dan mobile. Hal ini diharapkan dapat memberikan percepatan, ketepatan dan ketelitian pelayanan di PTSP. Tentu hal ini juga terus dilakukan evaluasi pelayanan dengan
KONFERENSI - Wali Kota Rai Mantra memberikan pemaparan di hadapan para akademisi, bupati/wali kota, kementerian/lembaga se-Indonesia dalam acara ‘’Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi’’ (KNPK) yang digelar KPK di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (23/11) kemarin. pengawasan bersama meluncurkan pelayanan Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar. ‘’Masyarakat bersama-sama
pemerintah melakukan evaluasi bersama terkait dengan proses pelayanan perizinan,’’ kata Rai Mantra. (ad742)
Badung
Kamis Pon, 24 November 2016
Paruman Bendesa Adat dan LPD Se-Badung
Bupati Giri Prasta Siap Dukung Desa Adat dan LPD
DALAM upaya meningkatkan keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) milik desa adat sebagai lembaga keuangan mikro yang mampu meningkatkan pembangunan serta mendukung pelestarian adat dan budaya di desa adat, Bendesa Adat dan Pengurus LPD se-Kabupaten Badung melaksanakan paruman/rapat di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Rabu (23/11) kemarin. Paruman membahas tentang keberadaan LPD, dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Ketua Majelis Madya Kabupaten Badung Ida Bagus Anom, perwakilan dari BPN Badung I Gst. Ngr. Gde Darma Arta, perwakilan PHDI Badung I Gde Rudia Adiputra, perwakilan dari BPS-LPD I Gde Made Sadguna. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas digelarnya paruman bendesa adat serta LPD se-Badung yang bertujuan untuk meningkatkan keberadaan LPD milik desa adat. Giri Prasta menilai, paruman ini sangat penting artinya dalam upaya mengembangkan LPD ke depan sehingga mampu sebagai lembaga keuangan mikro yang dapat mendukung segala pembangunan di desa adat, baik di bidang fisik maupun di bidang adat, seni, agama dan budaya menuju kehidupan masyarakat di Kabupaten Badung menjadi lebih sejahtera. Dijelaskannya, keberadaan LPD adalah istimewa karena tidak tunduk dengan UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro
Diusulkan, Dana Pembinaan LPD Bersumber dari APBD Provinsi Mangupura (Bali Post) Dana pembinaan untuk Lembaga Perkreditan Desa (LPD) selama ini diambil dari 5% keuntungan LPD. Namun muncul usulan, dana pembinaan ke depan akan bersumber dari APBD Provinsi Bali. Mengingat, saat ini dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD itu masih menjadi persoalan.
PARUMAN - Bupati Giri Prasta menghadiri paruman Bendesa Adat dan LPD se-Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (23/11) kemarin. yang dikukuhkan dengan ketentuan peralihan UU No. 1 Tahun 2013 pasal 39 ayat (3) yang berbunyi; ‘’Lembaga Perkreditan Desa dan Lumbung Pitih Nagari serta lembaga sejenis yang telah ada sebelum undang-undang ini berlaku, dinyatakan diakui keberadaannya berdasarkan hukum adat dan tidak tunduk pada undangundang ini’’. ‘’Kami harapkan hal ini menjadi pembahasan dalam paruman ini,’’ tambahnya. Bupati Giri Prasta juga menyampaikan bahwa LPD itu adalah dapurnya desa adat. Untuk desa dinas, ke depannya akan dibuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Giri Prasta juga menginginkan LPD tidak khawatir apabila ada pemeriksaan atau diaudit, sehingga kepercayaan masyarakat kepada LPD akan lebih meningkat. ‘’Mari kita berbenah, Pemkab Badung berkomitmen siap mem-back-up 122 desa adat dan 122 LPD di Badung yang akan diwujudkan dengan membantu pembangunan di Pura Khayangan Tiga hingga
Paibon, termasuk pembangunan LPD,’’ jelasnya. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma menyampaikan, paruman ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam menyelesaikan sengketa-sengketa adat dan memperbaiki serta menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. Untuk itu, bendesa adat harus paham mengenai peraturanperaturan yang ada agar tidak terjebak oleh suatu kasus. ‘’Kita selalu memproteksi para bendesa agar tidak terjadi kasus yang melibatkan bendesa adat,’’ terangnya. Untuk memperkuat LPD ke depan, diharapkan semua pihak terkait perlu memahami latar belakang dan sejarah LPD, karakteristik LPD sebagai badan usaha keuangan milik desa pakraman dan sistem pengelolaan yang telah terbukti mampu mendorong kemajuan LPD sampai saat ini. Untuk melakukan perubahan, perlu kajian yang mendalam dari semua pihak yang mengerti tentang LPD. (ad743)
Perpanjangan Kontrak Penyuluh Bahasa Bali Tunggu Persetujuan Gubernur
Mangupura (Bali Post) Perpanjangan kontrak kerja 651 penyuluh bahasa Bali untuk tahun 2017 sangat bergantung dari persetujuan gubernur. Maksimal awal Desember, rekomendasi untuk melanjutkan kerja para penyuluh sudah diajukan ke orang nomor satu di Bali itu. Kendati demikian, Dinas Kebudayaan Bali sudah membuat ancang-ancang untuk menaikkan gaji mereka tahun depan. ‘’Kalau persetujuannya sudah turun, baru nanti kami menindaklanjuti dengan perpanjangan kontrak,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha di Denpasar, Rabu (23/11) kemarin. Beratha menilai kinerja para penyuluh selama ini sudah baik berdasarkan laporan
3
kegiatan yang disampaikan. Begitu juga dari daftar absensi mereka saat bertugas di masing-masing desa sejak 1 Juli lalu. Apalagi, absensi dan laporan kegiatan merupakan syarat untuk bisa mendapatkan gaji. Kinerja yang dimaksud, antara lain berhasil mendata 8.370 cakep lontar serta membentuk 1.820 kelompok belajar sampai akhir Oktober lalu. Kelompok belajar bahasa Bali yang digagas para penyuluh ini bahkan diikuti sebanyak 64.325 orang. Para penyuluh juga sudah merencanakan untuk membuat festival nyastra di akhir tahun, tepatnya 11 Desember mendatang. ‘’Mulai 2017 honor penyuluh akan dinaikkan menjadi Rp 2,4 juta per bulan, dari saat ini sebesar Rp 1,9 juta untuk memacu semangat
mereka,’’ imbuhnya. Bila disetujui untuk diperpanjang, lanjut Beratha, pihaknya juga akan merekrut 65 penyuluh lagi. Mereka akan diplot untuk mengisi desa-desa yang selama ini tidak mendapatkan jatah penyuluh. Utamanya di Buleleng, Tabanan, dan Jembrana. Proses seleksi diharapkan tidak memakan waktu lama, karena jumlahnya lebih sedikit dibandingkan pada saat awal perekrutan dulu. ‘’Tetapi tergantung nanti tim seleksi, tim ini yang akan membuat kriteria dan tahapannya. Kami tidak ikut campur dalam proses seleksi, semuanya akan dilaksanakan independen oleh tim supaya prosesnya transparan dan akuntabel,’’ tandasnya. (kmb32)
Nasib Terminal Mengwi Makin Tak Jelas Mangupura (Bali Post) – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyerahkan pengelolaan Terminal Mengwi ke pemerintah pusat, tak berbuah manis. Pasalnya, informasi yang diterima Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Badung, pemerintah pusat untuk tahun 2017 batal mengambil alih operasional Terminal Tipe A, termasuk Terminal Mengwi. Nasib terminal yang diharapkan mampu memecah kemacetan di kota pun semakin tidak jelas. Padahal, berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaranan Terminal Penumpang Angkutan Jalan, Terminal Tipe A termasuk Terminal Mengwi akan diambil alih pada Desember 2016. Serah terima meliputi personel, pendanaan, sarana dan dokumen (P3D). Celakanya, dalam RAPBD 2017, Pemkab Badung tidak lagi menganggarkan dana untuk operasional Terminal Mengwi. Di sisi lain, Pemkab Badung secara resmi telah menyerahkan aset tanah dan bangunan terminal, dokumen serta sejumlah tenaga kerjanya. ‘’Intinya, pemerintah pusat pada tahun 2017 tidak menggangarkan untuk Terminal Mengwi,’’ ungkap Kepala Dishubinfokom Badung I Made Weda Darmajaya, Rabu (23/11) kemarin. Menurutnya, berdasarkan surat dari Kementerian Keuangan No. S-745/PK/2016 yang ditujukan kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Depdagri, adanya petunjuk penundaan
penyerahan sejumlah urusan dari daerah. Dalam surat itu juga disebutkan, hal-hal pengurusan aset, pegawai dan dukumen tidak ditarik kembali oleh pemerintah pusat. Status pengalihan pegawai daerah ke pemerintah pusat tidak perlu dilakukan. ‘’Karena tidak ada pengalihan pegawai daerah maka belanja pegawai daerah dibebankan kepada APBD,’’ katanya. Permasalahan kemudian muncul lantaran pada RAPBD Badung tahun 2017 pemerintah tidak menganggarkan operasional Terminal Mengwi yang tiap tahunnya mencapai Rp 2 miliar. Mengingat, Pemkab Badung telah menyerahkan urusan terminal termasuk personel, pendanaan, sarana dan dokumen (P3D), berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaranan Terminal Penumpang Angkutan Jalan. ‘’Kami masih menunggu surat resmi dari Mendagri. Akan tetapi usulan anggaran untuk terminal sudah disiapkan,’’ ungkapnya. Pemkab Badung telah menyerahkan sebanyak 61 orang yang seluruhnya non-PNS. Meliputi, 31 orang petugas kebersihan, 24 orang tenaga pengamanan alias satpam dan 2 orang pemangku. Sedangkan untuk tenaga PNS yang sebelumnya bertugas di Terminal Mengwi akan ditarik dan ditempatkan di UPT Badung Selatan. ‘’Atas pentunjuk pimpinan (bupati - red), diminta menunggu arahan atau surat resmi dari Mendagri,’’ pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/eka
TERMINAL - Suasana Terminal Penumpang Tipe A di Mengwi, Badung yang minim aktivitas penumpang. Pemkab Badung kembali mengelola Terminal Mengwi, dikarenakan pemerintah pusat batal mengambil alih terminal tersebut.
‘’Tetapi apakah 5% itu masih, kita akan hitung seberapa besar kebutuhan pembinaan itu. Kalau semua (dibiayai) provinsi, karena sebagai usaha sendiri, dia harus menyiapkan untuk dirinya,’’ ujar Ketua Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali Nyoman Parta di Denpasar, Rabu (23/11) kemarin. Menurut Parta, gubernur
sudah setuju jika nanti biaya pembinaan LPD ditanggung oleh Pemprov Bali. Namun, pihaknya masih akan menghitung berapa perkiraan anggaran yang akan digunakan. Kendati akan dibebankan kepada pemerintah, perlu juga dilihat dari kondisi dan kebutuhan LPD itu sendiri. Selain itu, LPD juga akan diklasifikasi berdasarkan asetnya.
‘’Mungkin dengan aset seperti ini tipe A, seperti ini tipe B. Untuk yang kecil-kecil, itu akan dibantu insentif pengurusnya dari dana APBD. Mungkin bisa diambil dari BKK (bantuan keuangan khusus - red),’’ jelasnya. Untuk LPD yang bangkrut, lanjut Parta, gubernur akan mengubah juklak (petunjuk pelaksanaan) juknis (petunjuk teknis) dan akan diberi modal kembali yang diambil dari dana BKK. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, dana pembinaan LPD yang akan diambilkan dari APBD baru sebatas wacana. ‘’Itu belum pasti, baru masuk dalam
wacana, supaya tidak jadi masalah. Apalagi kan saat ini katanya ada sekitar 12 LPD yang besar-besar tidak mau bayar, sedangkan yang kecilkecil mau bayar,’’ ujarnya. Pastika meminta agar wacana tersebut bisa dibicarakan dan dibahas ulang. Di sisi lain, Pansus revisi Perda LPD DPRD Bali juga diminta tidak tergesa-gesa dalam menetapkan perda tersebut. ‘’Supaya dibicarakan dengan matang, perhatikan berbagai kepentingan dan pendapat berbagai pihak. Karena ini menyangkut hal yang sensitif, jadi harus hati-hati,’’ tandasnya. (kmb32)
Bali Post/eka
PASAR BERINGKIT - Salah seorang warga menandai sapi yang telah dipilih di Pasar Hewan Beringkit, Badung. Untuk peningkatan pengawasan pemotongan sapi betina di wilayah Badung, Disnakanlut Badung akan melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian.
Jaga Populasi Sapi Bali
Disnakanlut Awasi Pemotongan Sapi Betina Mangupura (Bali Post) – Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Badung bekerja sama dengan pihak kepolisian melakukan pengawasan terhadap pemotongan sapi betina di wilayahnya. Pengawasan hingga ke rumah-rumah penduduk ini guna menjaga populasi sapi Bali tidak punah. Kepala Disnakanlut Badung I Made Badra mengatakan, masyarakat tidak diperkenankan memotong sapi produktif, terlebih sapi betina. Kebijakan ini telah diatur dalam Undang-undang No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pasal 18 ayat (4) meyebutkan bahwa setiap orang dilarang menyembelih sapi kecil betina produktif atau sapi besar betina produktif. ‘’Kami bersama kepolisian mengawasi pemotongan sapi yang di rumah-rumah. Kalau ada yang memotong anakan artinya akan dikenakan sanksi, termasuk menyembelih
sapi betina. Ini sudah ada aturannya,’’ ungkap Made Badra, Rabu (23/11) kemarin. Kendati di Kabupaten Badung belum ditemukan adanya pelanggaran, menurut pejabat asal Kuta ini, kasus pemotongan sapi produktif di Bali telah mengalami penurunan. ‘’Di Badung belum ada temuan (pemotongan sapi betina – red), kalau dijual masih boleh,’’ ungkapnya. Menurutnya, sapi betina yang boleh disembelih adalah sapi betina yang telah beranak tujuh kali atau bedasarakan hasil pemeriksaan dinyatakan mandul. ‘’Sapi betina yang boleh dipotong kalau sudah lewat umur atau tujuh kali beranak atau dinyatakan memang tidak bisa bunting,’’ katanya. Jika larangan pemotongan ternak betina produktif tetap dilanggar, katanya, akan dikenakan sanksi denda maupun hukuman penjara. ‘’Kalau
ditemukan akan dikenakan sanksi penjara maupun didenda,’’ ucapnya seraya menambahkan, populasi sapi di Badung mencapai 36 ribu ekor dengan jumlah kelahiran per tahun sekitar 4.000 ekor hingga 4.200 ekor. Dalam Undang-undang No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, tercantum sanksi pelangaran jika menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat(4), dipidana dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan dan denda paling sedikit Rp 1.000.000 dan paling banyak Rp 5.000.000 atau ternak ruminansia besar betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama tiga tahun dan denda paling sedikit Rp 100.000.000 dan paling banyak Rp 300.000.000. (kmb27)
Kasus Perdin Fiktif
Hakim Tolak Eksepsi Winasa
Denpasar (Bali Post) Majelis hakim Tipikor pimpinan Dewa Suarditha, Rabu (23/11) kemarin menolak eksepsi atau keberatan Prof. Gede Winasa. Sehingga kasus yang menjerat mantan Bupati Jembrana dua periode yang terbelit dalam kasus perjalanan dinas (perdin) fiktif 2009/2010 ini dilanjutkan untuk selanjutnya dilakukan pembuktian. Majelis hakim menilai eksepsi terdakwa sudah masuk pokok perkara, sehingga dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Jembrana harus dilanjutkan. Atas putusan sela yang dibacakan sore hari itu, Winasa didampingi kuasa hukumnya terlihat kecewa. Dia mengatakan, surat berupa kuitansi yang diajukan jaksa semuanya fotokopi. ‘’Saya juga sudah mengembalikan keuangan negara Rp 20 juta. Tapi, semua itu tak dipakai hakim,’’ sesal Winasa. Sebelumnya, jaksa dalam surat dakwaan menjelaskan Winasa melakukan perbuatan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang menyebabkan kerugian perekonomian atau keuangan negara. Selain itu, perbuatan terdakwa menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan, kedudukan. Pada tahun 2009 Pemkab Jembrana menganggarkan biaya perdin luar daerah Rp 800 juta untuk satu tahun, dan dalam anggaran perubahan diubah menjadi Rp 850 juta yang dimuat dalam DPA/DPPA Sekretariat Daerah Kabupaten Jembrana. Setelah dianggarkan untuk tahun 2009, terdakwa menandatangani 38 lembar Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif atas nama terdakwa. Seolah-olah melaksanakan perdin sebagaimana SPPD fiktif yang ditandatanganinya. SPPD fiktif itu juga tiket pesawat dan boarding pass untuk kelengkapan bukti pertanggungjawaban. (kmb37)
Bali Post/kmb37
KOORDINASI - Prof. Winasa berkoordinasi dengan salah satu kuasa hukumnya, sebelum sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor Denpasar, kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Pon, 24 November 2016
BPPTSP dan PM Gelar Semiloka F-Kes Ayurweda Unhi Gelar Seminar Hasil Penelitian ”Smart City” Mewujudkan Investasi di Kota Denpasar Ramuan Usada untuk Pengobatan Batuk Perspektif Ayurweda
DALAM upaya mewujudkan daya saing perekonomian, pemerintah telah berkomitmen untuk terus meningkatkan iklim penanaman modal yang kondusif dengan terus mengembangkan kegiatan ekonomi yang bisa mengubah keunggulan komperatif menjadi keunggulan kompetitif. Terkait dengan itu, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal (BPPTSP dan PM) Kota Denpasar menggelar semiloka dengan tema “Denpasar Smart City Upaya Mewujudkan Iklim Investasi dan Iklim Usaha yang Berdaya Saing di Kota Denpasar” di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (23/11) kemarin. Semiloka ini dibuka Wali Kota Denpasar diwakili Plt. Kepala BPPTSP dan PM Ir. I Made Kusuma Diputra, M.T. Semiloka kemarin menghadirkan lima pembicara, di antaranya Kasubdit Pembinaan dan Penyuluhan Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM RI Manai Sampe Bulo dengan materi pengembangan investasi melalui pemberdayaan UKM. Narasumber lainnya, Dewi Meisari Haryanti, S.E., M.Sc. (dosen FE UI), Mr. Joger, Ida Bagus Rai Budarsa (Hatten) dan Krisna dengan moderator Ketut Witarka Yudiata. Sedangkan peserta yang mengikuti kegiatan
SEMILOKA - Para pembicara dalam semiloka mewujudkan iklim investasi di Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (23/11) kemarin. tersebut, yakni para pelaku UKM, koperasi, wirausaha muda dan sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Ketua Panitia Semiloka Ir. I Gusti Agung Putri Yadnyawati, M.Si. mengatakan, semiloka ini diharapkan dapat mewujudkan sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat dalam menjawab tantangan dan peluang serta keberhasilan di bidang penanaman modal. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan minat investor berinvestasi di Kota Denpasar. Karena, dengan teknologi informasi dan komunikasi dapat membuka akses informasi yang luas sehingga meningkatkan peluang berbisnis.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Kusuma Diputra mengungkapkan, dalam upaya meningkatkan laju pertumbuhan investasi, sebagai sarana peningkatan perekonomian daerah, diperlukan iklim investasi yang kondusif, promotif, kepastian hukum dan efisiensi dengan tetap memperhatikan kepentingan daerah dan nasional. Investasi menjadi kata kunci dalam setiap menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, memperluas lapangan kerja serta penanggulangan kemiskinan. “Potensi lokal sebagai identitas kekayaan daerah menjadi kata kunci dalam membangun smart city,” ujarnya. (ad745)
Diluncurkan 27 November Mendatang
Hinet Ingin Memasyarakatkan Internet di Bali
HINET – Guna memasyarakat internet di Bali, hinet akan diluncurkan tanggal 27 November mendatang. DI era digitalisasi ini, kebutuhan akan internet semakin meningkat. Oleh karenanya, untuk memasyarakatkan internet, PT Berca Hardayaperkasa menyediakan berbagai ragam produk dan lebar spektrum, yaitu pelayanan telekomunikasi hinet. Keunggulan hinet sendiri, yaitu fokus pada kualitas pelayanan internet atau data dengan frekuensi 2,3 Ghz. Sehingga, jaringan dan kecepatan internetnya sangat kuat dan cepat dibandingkan dengan pelayanan telekomunikasi lainnya yang frekuensinya hanya 1,8 Ghz. Guna meningkatkan awareness pelanggan terhadap hinet, serangkaian kegiatan komunikasi akan dilakukan. Mengusung tema “hinet-isme”, sosialisasi akan diluncurkan berbarengan dengan kegiatan “Fun Bike” Sepeda Pesona Indonesia yang mengusung konsep fun and sporty pada tanggal 27 November mendatang di Denpasar. Selain launching layanan hinet kepada pelanggan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendukung kampanye Pesona Indonesia. Selain di Bali, hinet juga akan melakukan kegiatan yang sama di Pekanbaru pada 4 Desember mendatang dan di Makassar pada 18
Desember mendatang. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan hanya membayar biaya registrasi sebesar Rp 30.000 (sudah termasuk jersey dan snack). Pada launching hinet nanti, berbagai hadiah doorprize menarik juga akan diundi, seperti satu buah sepada motor, TV LED 32” serta puluhan produk sepatu league. Head of Marketing Strategy & Communication Berca Hinet Abdul Karim didampingi Manager Hinet Area Bali Agung Tresna mengatakan, untuk area pelayanan hinet, Kemenfo telah memberikan liser area 60 % di wilayah Indonesia, meliputi seluruh wilayah Sumatera, Kalimatan, Bali, Lombok dan Sulawesi bagian Selatan yang terbagi dalam 14 zona. Peluncuan hinet pada tanggal 27 November mendatang merupakan peluncuran pertama dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memasyarakatkan internet kepada publik dengan jaringan dan kecepatan internet yang maksimal. Sebab, hampir setengah dari penduduk Indonesia telah terhubung ke internet. “Target segmen kita di Bali ada empat, yaitu profesional (pekerja), ibu rumah tangga, pelajar dan UKM. Apalagi di Bali banyak terdapat UKM kreatif yang perlu dan harus menggunakan layanan internet untuk bisa akses produknya dengan cepat, sehinga bisa diketahui oleh masyarakat dunia. Mengingat Bali adalah tujuan pariwisata,” ujar Abdul Karim, Sabtu (19/11) lalu. Dengan di-launching-nya hinet nanti, diharapkan internet bisa memasyarakatkan internet dan masyarakat Bali bisa antusias datang untuk meramaikan peluncuran hinet yang berbarengan dengan kegiatan “Fun Bike” Sepeda Pesona Indonesia yang dimulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00 Wita (start dari Pertokoan Sudirman Agung dan finish di Pertokoan Sudirman Agung, Denpasar). “Kita ingin memasyarakatkan internet kepada masyarakat Bali melalui hinet yang merupakan palayanan telekomunikasi yang sangat bagus dari segi jaringan dan kecepatan,” pungkasnya. (bns1)
DPD-RI Berikan Jalan Tengah Terkait Aspirasi Pura Silamurti Batuan
Jadi Cagar Budaya, Otomatis Negara akan Mengakui Eksistensi Pura
SEORANG pemimpin dituntut tidak lari dari tanggung jawab ketika masyarakatnya meminta bantuan. Seberat apapun masalah, pasti ada solusi dan jalan keluar. Salah satu satunya seperti yang dicontohkan Senator RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, saat dimintai bantuan dalam memediasi masalah keberadaan Pura Silamurti di Desa Adat Batuan, Sukawati, Gianyar. Rapat demi rapat diadakan oleh DPD-RI baik di Pemkab Gianyar, juga dengan Prajuru Desa Adat Batuan maupun kelompok Tri Wangsa yang menjadi pangempon Pura Silamurti. Setelah mendengar dari semua pihak, maka DPD-RI memutuskan memberikan solusi tanpa menyakiti siapa pun, dan itu yang disampaikan Senator Arya Wedakarna (AWK) saat hadir langsung di Pura Silamurti Batuan. “Tiang hormat pada Desa Adat Batuan dan tiang juga hormat pada semeton Pura Silamurti. Tugas tiang membantu Pemkab Gianyar agar masalah yang sudah ada sejak 1967 ini tuntas dan selesai. Tiang tegaskan bahwa tidak ada niatan sedikitpun dari semeton Tri Wangsa di Pura Silamurti untuk membuat desa adat baru. Yang dituntut adalah pengayoman dan kesetaraan manten. Dan begitu juga, tiang menghargai sikap desa adat melalui surat tanggal 31 Oktober 2016 yang sudah bijaksana memberikan ruang dialog dan musyawarah. Ngiring mangkin selesaikan semua masalah demi Hindu Dharma,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menyampaikan paham akan posisi Pemkab Gianyar yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak bisa memutuskan masalah ini. “Tiang sampun berikan pengertian pada semeton Tri Wangsa bahwa dalam aturan dan produk perundangundangan baik itu Perda, Pergub dan Perbub tidak ada nomenklatur pendaftaran pura, yang ada itu pendaftaran desa adat. Jika semeton menuntut, maka harus ubah dulu Pergub, Perbup atau Perda dan itu
FAKULTAS Kesehatan (F-Kes) Ayurweda Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar seminar hasil penelitian dosen Prodi Kesehatan Ayurweda di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Rabu (23/11) kemarin. Hasil penelitian yang diseminarkan berjudul “Ramuan Usada untuk Perawatan Batuk Perspektif Ayurweda” dengan peneliti Ir. I Nyoman Prastika, M.Si., Luh Gde Sudaryati, S.Si., M.Si. dan IB Putra Suta, S.Ag., M.Si. Hasil penelitian tersebut dibahas Prof. Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR (guru besar UGM) dan Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.Si. (guru besar Unhi). Dekan F-Kes Unhi Ir. I Nyoman Prastika, M.Si. didampingi Wakil Dekan Luh Gde Sudaryati menyampaikan, seminar ini bertujuan untuk menginventarisasi sumber-sumber lontar yang membahas tentang penyakit batuk dan ramuan yang digunakan. Di samping bertujuan menginventarisasi tata cara para balian dalam menangani penderita penyakit batuk. “Balian usada dalam mengobati penyakit batuk masih berdasarkan warisan turun-temurun dari leluhurnya dan mempunyai sumber lontar usada Kuranta Bolong dan usada Tetelik Jati,” ujarnya. Dikatakannya, Lontar yang mengandung tentang tata cara pengobatan penyakit batuk antara lain Lontar Usada Kuranta Bolong, Lontar Usada Rare, Lontar Usada Tua, Lontar Usada Mercukunda dan Lontar Usada Aji Pengawasan (Tetelik Jati). “Melalui seminar ini diharapkan ada masukan dari para pembahas dan peserta seminar untuk menyempurnakan hasil penelitian tersebut, sehingga dapat menjadi
sumber acuan dalam penanganan penyakit batuk,” ujar Prsatika seraya menambahkan, Prodi Ayurweda F-Kes Unhi telah terakreditasi B dari BAN-PT. Guna meningkatkan kualitas lulusan, Unhi akan segera membangun Klinik Ayurweda untuk mendukung praktik mahasiswa Prodi Ayurweda. Pembangunannya akan dibantu ICCS. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. menyambut baik seminar hasil penelitian ini. Bahkan, pihaknya mendorong para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian. “Penelitian merupakan kewajiban bagi warga kampus, selain pengajaran dan pengabdian pada masyarakat. Meneliti sesungguhnya menyenangkan karena dapat mengangkat eksistensi atau aktualisasi diri. Selain itu, hasil penelitian dapat dikontribusikan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. Dikatakannya, hibah penelitian sesungguhnya banyak. Ini perlu direbut oleh dosen. “Manfaat penelitian itu banyak. Karena itu rebutlah hibah melalui kompetisi,” katanya.
Ketua Panitia Seminar Putu Lakustini Cahyaningrum, S.Si., M.Si. menyampaikan, tujuan seminar ini untuk mempertajam hasil penelitian sehingga dapat berguna bagi kepentingan fakultas dan universitas serta masyarakat umum sebagai sebuah penemuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diimplementasikan dan berguna bagi masyarakat. Dana penelitian dan seminar ini sepenuhnya bersumber dari hibah Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI. Pembahas Prof. Suka Yasa menyampaikan, perlu ada kajian lontar usada yang spesifik membahas tentang penyebuhan batuk. Resep usada tersebut kemudian perlu diuji laboratorium. Ketika hasilnya bagus, obat tersebut lanjut diproduksi dengan kemasan modern. Pembahas Prof. Kertia menyampaikan, dalam pengobatan baik tradisional maupun modern, umumnya penyembuh memulai dengan doa, demi kesembuhan pasien. Dalam proses itu, seorang balian biasanya melantunkan kidung atau mantra. (ad746)
SEMINAR – Rektor Unhi beserta Wakil Rektor, Dekan F-Kes beserta jajaran berfoto bersama dengan peneliti dan peserta seminar hasil penelitian dosen Prodi Ayurweda Unhi.
Rayakan HUT Ke-83 Kaisar Jepang
Mataken Gakko Beri ”Kado” Prestasi Siswa
MATAKEN Gakko selama ini telah banyak melahirkan putra-putri Bali yang menguasai Bahasa Jepang. Kendati demikian, lembaga kursus Bahasa Jepang gratis ini tetap mengapresiasi prestasi apapun yang diraih anak didik maupun mantan anak didiknya. Seperti ketika I Gede Okta Artha Taruna, seorang siswa Mataken Gakko yang baru-baru ini meraih Juara III Veterinary Olimpiad 2016 di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga. Prestasi Okta bahkan dijadikan sebagai “kado” spesial pada HUT Ke-83 Kaisar Jepang yang akan dirayakan Konsulat Jenderal Jepang, Jumat (25/11) besok. “Kita harapkan prestasi ini dapat menarik anak-anak yang pintar untuk bisa menambah kompetensinya dengan ilmu bahasa. Kalau Bahasa Inggris kan mereka sudah dapat di sekolah. Kita harapkan bisa dua bahasa asing, jadi Bali itu akan terisi oleh orang-orang pilihan,” ujar Pendiri Mataken Gakko IGK Pujawan, Rabu (23/11) kemarin. Menurut Pujawan, Mataken Gakko memang tidak bisa disamakan dengan lembaga kursus lainnya. Kursus Bahasa Jepang yang didirikannya bersama (alm) Matake Sensei ini murni untuk sosial. Pengajar Mataken Gakko merupakan volunteer yang silih berganti datang dari Jepang. Salah satunya Yuki Koike, seorang mahasiswa dari Tottori University. “Jadi, kita memfasilitasi NPO (Non Profit Organization) di Jepang yang memang senang membantu Indonesia, khususnya orang Bali. Kemudian nanti akan ada mahasiswa S-2 juga ingin membantu, dikirim oleh Tottori Daigaku (Universitas Tottori- red),” jelasnya. Ketua Pasemetonan Denpasar-Fukuoka A.A. Ngurah Gede Widiada melihat Mataken Gakko memang sebuah lembaga kursus, namun memiliki pula dimensi relasi sosial dengan orang Jepang. Dalam perjalanannya tetap ada dinamika, seperti tamatan-tamatan Mataken Gakko yang akhirnya menekuni bidangnya masing-masing. Sebagai contoh, Okta, siswa SMAN 1 Denpasar yang menjuarai lomba tingkat nasional di bidang kedokteran hewan. “Dia bagian daripada murid kursus Mataken Gakko, tentu kita bangga. Ini yang kita ingin ikut mensosialisasikan, memberikan apresiasi, sehingga dia dapat memberikan spirit kepada masyarakat Denpasar dan Bali secara umum, terkait tugas pengabdian sosial
lembaga kursus ini ke depan,” ujarnya. Artinya, lanjut Widiada, komitmen Mataken Gakko melakukan kegiatan sosial melalui pendidikan Bahasa Jepang secara gratis menjadi tidak sia-sia. Walaupun ada pasang surut, Mataken Gakko tetap memiliki obsesi bagaimana agar masyarakat Denpasar khususnya pelajar dan mahasiswa memiliki kemampuan berbahasa asing. Salah satunya, mendorong mereka agar menguasai bahasa Jepang di samping Bahasa Inggris. “Ini bukan saja investasi industri, tapi ini investasi sosial yang belum begitu banyak orang memerankan. Pak Pujawan sebagai pionir yang diberikan mandat meneruskan oleh alm. Matake Sensei bersinergi dengan Pasemetonan, tentu spirit dan pengelolaan ke depan kita ingin lebih profesional,” imbuhnya. Menurut Widiada, keberadaan Mataken Gakko sudah mendapatkan apresiasi dari Pemkot Denpasar dan juga Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar. Bagaimana agar kerja sosial ini bisa terus dilanjutkan oleh Mataken Gakko, walaupun terbilang kecil untuk ukuran sebagai tempat kursus. Akan tetapi, spirit dan prestasi yang ditebarkan tetaplah besar karena Mataken Gakko juga membawa hubungan antarbangsa. “Ini kan sebuah perjuangan karena menyangkut aspek sosial, ini dibiayai dengan dana personal karena tidak ada budget khusus dari foundation tertentu,” tandasnya. (ad1484)
Dari kiri: IGK Pujawan dan istri, Yuki Koike, I Gede Okta Artha Taruna, A.A. Widiada dan orangtua Okta.
Temu Nasional APPTHI dan Seminar Nasional di Unwar
Bahas Kebijakan Pendidikan Tinggi Hukum
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ida Sulinggih, Warga Silamurti dan Perbekel Desa Batuan di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar. akan menghabiskan energi. Apalagi 2017 mengingat usia Pura Silamurti tiang dengar dari Perbekel bahwa sudah mencapai 50 Tahun, maka sesemua kebutuhan, anggaran dan suai UU No. 11 Tahun 2010 tentang perhatian juga sudah diberikan oleh Cagar Budaya, maka ada hak untuk pihak kedinasan termasuk pada mendaftarkan Pura Silamurti sebawarga Silamurti. Niki murni uru- gai Cagar Budaya. “Sabar, tunggu san masalah niat dari pemerintah nanti 2017, pangempon bisa daftarsebenarnya. Kalau sudah niat baik kan sama-sama pura ini jadi Cagar besok pun bisa selesai, tapi sulit Budaya. Ini amanat UU yang di nggih jika pemerintah sudah tidak dalamnya ada perintah bagi negara ada niat apalagi kalau ada hitung- dan kabupaten untuk mengayomi. hitungan politik. Tapi sudahlah, Jelas kalau sudah Cagar Budaya kita cari solusi cerdas, yang penting levelnya kan beda. Yang akui UU astungkara tidak ada pelarangan ya. Ini saran tiang dan DPD-RI siap dari pihak Desa Adat Batuan akan memberikan rekomendasi resmi keberadaan pura yang dibuat susah untuk Pura Silamurti. Yang penting payah zaman sulit pada 1967 atau damai,” ungkap Gusti Wedakarna. zaman Gestok waktu itu. Nika diPihak DPD-RI menyarankan syukuri, apalagi tiang lihat puranya agar pilihan hukum atau gugatan bagus, besar dan megah seperti ini. class action yang direncanakan Tanpa diakui oleh pemerintah pun kepada Pemkab dan terkait agar sebenarnya pura niki sudah eksis. diurungkan. “Tidak elok urusan Nanti saya perintahkan camat leluhur dibawa ke pengadilan. Kadan kepala desa untuk mengayomi lau sudah di meja hijau, urusannya khususnya dalam hal pemberita- hitam dan putih, kalah dan menang. huan masalah terkait agama Hindu Jaga nama baik leluhur. Sekarang karena ada anggaran APBN dana saja nama leluhur Silamurti sudah desa di sana. Tapi tetap kedaulatan berkibar-kibar, tidak perlu penDesa Adat Batuan harus dihormati. gakuan dari pejabat kabupaten. Siapa tahu beberapa generasi ke Bagi saya, ini masalah sudah tuntas depan justru warih dari Silamurti secara sekala dan niskala. Desa bisa jadi pemimpin desa adat. Yang Adat Batuan dan warga Tri Wangsa penting harus berpikiran positif,” harus bersatu demi Bali. Save enungkap Gusti Wedakarna. ergy,” ungkap Gusti Wedakarna. Solusi lainnya bahwa pada tahun (ad744)
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) menjadi tempat dilaksanakannya Temu Nasional Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI), Rabu (23/11) kemarin. Acara yang diselenggarakan oleh APPTHI bekerja sama dengan Unwar, Universitas Pendidikan Nasional dan Universitas Dwijendra ini juga dirangkai dengan seminar nasional. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E. Sp.Park. membuka acara yang diikuti 200-an peserta dari Bali dan luar Bali, di mana 110 di antaranya merupakan pimpinan perguruan tinggi hukum baik Fakultas maupun Sekolah Tinggi. “Temu nasional ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi di antara penyelenggara pendidikan tinggi hukum baik program S-1, S-2 dan S-3, berkenaan dengan karakteristik kebijakan pendidikan tinggi hukum Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” ujar Dekan Fakultas Hukum Unwar yang juga Pengurus APPTHI Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. Tema itu diangkat, lanjut Budiartha, mengingat dalam 10 tahun terakhir ada kecenderungan hukum sulit ditegakkan di negara ini. Tak hanya muncul kesan hukum “bisa diatur”, tapi juga mulai bermunculan mafia peradilan. Oleh karena itu, carut-marut penegakan hukum ingin dibenahi melalui kegiatan pendidikan tinggi hukum. “Supaya dibenahi dari segi karakter seperti apa sesungguhnya yang diinginkan ke depan, tahap demi tahap, sehingga outcome yang akan diluluskan nanti ini memang sarjana-sarjana hukum yang profesional. Lambat laun kesadaran hukum masyarakat juga mengiku-
tinya sehingga hukum di Indonesia akan menjadi pasti, berkeadilan dan membahagiakan warga masyarakat semuanya,” jelasnya. Menurut Budiartha, kebijakan yang nanti dihasilkan dalam Temu Nasional ini akan diaudiensikan kepada Kapolri pada 19 Desember mendatang, lalu berlanjut ke Presiden RI. Sementara itu, Seminar Nasional menghadirkan 4 pembicara yakni Ketua APPSIHI Dr. Jawade Hafidz, Prof. Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H., Dr. Drs. A.A. Gede Wisnu Murti, M.Si. dan Prof. Dr. IB Wyasa Putra, S.H., M.H. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp.Park. menilai, Temu Nasional APPTHI dan Seminar Nasional sebagai event yang penting. Pihaknya berharap ada sharing ide dan pengalaman di bidang hukum yang dilakukan sehingga bisa menambah wawasan, pengetahuan, pengalaman, bahkan kompetensi dan kapabilitas dari para dosen di Fakultas Hukum. Meningkatnya kapabilitas para dosen, tentu akan membuat proses
belajar mengajar di fakultas hukum menjadi lebih bagus. “Gilirannya adalah produk yang kita hasilkan, para sarjana hukum itu harapannya profesional, mempunyai mentalitas yang baik, mempunyai integritas yang baik dan kompeten di bidangnya,” jelasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Wisnu Murti, M.Si. berharap acara Temu Nasional APPTHI dapat dijadikan ajang bagi upaya-upaya untuk melakukan pembangunan hukum. Utamanya dalam rangka kepastian hukum, penegakan hukum dan pemahaman bahwa kekuasaan tertinggi itu “panglima”-nya adalah hukum. Selain itu, forum ini diharapkan bisa menjadi standardisasi dalam rangka membangun pendidikan hukum yang terstandar. Dengan demikian, di manapun para mahasiswa belajar tentang hukum khususnya di perguruan tinggi di Indonesia itu mempunyai standar yang jelas dan pasti berkaitan dengan pembangunan hukum di Indonesia. (ad1483)
TEMU NASIONAL - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp.Park. memukul gong sebagai tanda dibukanya acara Temu Nasional APPTHI dan Seminar Nasional.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Kamis Pon, 24 November 2016
5
Kemenhub Optimis Sumatera-Bali Terhubung Kereta Api Cepat
Jakarta (Bali Post) -
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimis Sumatera dan Bali segera terhubung dengan kereta api cepat yang nantinya mulai dari Aceh hingga Lampung (Tran Sumatera), Tran Jawa, dan Bali . “Untuk kereta Trans Sumatera tidak ada masalah, tetapi untuk kereta api di Bali masih perlu kajian yang mendalam,” kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Prasetio Budi Tjahyono, Rabu (23/11) kemarin.
PNS - Jajaran PNS di Pemkab Banyuwangi dalam sebuah kegiatan di halaman Pemkab, belum lama ini.
Bali Post/ist
Dewan Soroti Tingginya Uang Lembur PNS Rp 900 Juta Setahun
Banyuwangi (Bali Post) Pembahasan rancangan APBD 2017, dimanfaatkan DPRD Banyuwangi mengontrol keuangan Pemkab. Hasilnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD menemukan tingginya uang lembur yang dialokasikan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sebab, dalam satu SKPD ditemukan uang lembur hingga Rp 900 juta per tahun. Tingginya nilai uang lembur itu dikeluhkan anggota Badan Anggaran (Banggar) Salimi, Rabu (23/11) kemarin. Politisi PDI-P ini menyebut banyak anggaran lembur yang nilainya fantastis. Padahal jumlah SKPD di Pemkab Banyuwangi sangat banyak. “Ini memang kita soroti. Anggaran lembur sangat tinggi di SKPD. Ada yang Rp 900 juta
setahun,” kata Salimi. Pihaknya mendesak anggaran lembur para pegawai Pemkab ini bisa dipotong. Lalu anggarannya dialihkan untuk kebutuhan infrastruktur atau layanan publik. “Kita sempat tanyakan terus, kenapa anggaran lembur sangat besar. Apakah setiap hari pegawai Pemkab itu lembur,” kritiknya. Harapan lainnya, tegas Salimi, dengan anggaran lembur kinerja pegawai Pemkab menjadi lebih baik. Dan tak ada pemborosan anggaran. Tingginya anggaran lembur dibenarkan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Joni Subagio. Dia mengaku banyak pos anggaran yang harus dipahami bersama, sebelum diputuskan dalam dokumen APBD 2017. “Kita memang lihat banyak yang harus kita
pahami dulu. Seperti pendapatan hingga proyek fisik,” jelas politisi PKB tersebut. Namun pihaknya akan tetap mengacu pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dalam memelototi anggaran. Salah satunya pembangunan fisik dan kesehatan. “Belanja wajib harus tetap diprioritaskan sesuai RPJMD,” imbuhnya. Karena itu pihaknya akan terus mengejar alasan tingginya uang lembur yang dipasang oleh Pemkab. Sementara itu, Ketua Tim Pembahasan Anggaran Daerah (TPAD) Banyuwangi, Djajat Sudradjat tak menampik adanya uang lembur di Pemkab. Namun dia mengklaim nilainya masih wajar. “Uang lembur memang perlu. Karena kita memang sering lem-
bur,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi ini. Menurutnya, nilai anggaran lembur di masing-masing SKPD berbeda. Tergantung, beban kerja. Bagi SKPD dengan beban kerja berat, anggaran lembur bisa mencapai Rp 600 juta per tahun. “Itu semua realistis. Ada plafonnya,” jelasnya. Anggaran lembur itu, kata dia tak hanya berlaku bagi PNS. Namun seluruh pegawai Pemkab. Anggaran ini, imbuhnya, juga diposkan setiap tahun. Total ada 87 SKPD di Pemkab Banyuwangi. Dari jumlah ini, Dinas Pekerjaan Umum Binas Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang anggaran lemburnya cukup tinggi. (kmb30)
Ditolak Pedagang
Proyek Pasar Induk Banyuwangi Terancam Di-”blacklist” Pusat
Banyuwangi (Bali Post) Rencana revitalisasi pasar induk Banyuwangi tampaknya sulit terwujud. Proyek dari dana APBN ini terancam di-blacklist oleh pemerintah pusat. Pemicunya gara-gara ditolak pedagang, proyek tersebut tak bisa dilanjutkan tahun depan. Anggaran yang terlanjur diberikan pusat terpaksa dikembalikan. Karena proyek tak terwujud, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.15/2015, ada sanksi bagi pelanggaran tersebut. Salah satunya Banyuwangi akan terkena blacklist anggaran pusat selama lima tahun.
“Kita sudah konsultasi dengan Dirjen Perdagangan Kementerian Perdagangan. Jika anggaran yang sudah diberikan tak terwujud, kita akan di-blacklist. Minimal lima tahun tak dapat anggaran pusat,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Diperindagtam) Kabupaten Banyuwangi, Hary Cahyo usai pertemuan dengan pedagang pasar dan DPRD Banyuwangi di gedung DPRD setempat, Rabu (23/11) kemarin. Menurut Hary, Pemkab Banyuwangi sudah menganggarkan relokasi pasar
senilai Rp 2,3 miliar. Bahkan sudah masuk tahap lelang. Nyatanya, dari pedagang justru menolak proyek pasar. Akhirnya relokasi tak bisa dilanjutkan. Lalu dana APBN senilai Rp 40 miliar untuk proyek pasar tak bisa digunakan. “Kalau tidak ada relokasi, bagaimana kita membangun pasar. Sekarang waktunya sudah mepet, tak sesuai jadwal,” tegasnya. Ditambahkan, sesuai aturan pembangunan pasar harus memperhatikan berbagai aspek sinkronisasi. Mulai ekonomi, sosial hingga budaya. Dengan demikian
Bali Post/udi
PERTEMUAN - Perwakilan pedagang terlibat adu mulut dalam pertemuan membahas proyek pasar induk di DPRD Banyuwangi, Rabu (23/11) kemarin.
tak memicu masalah. Sementara itu, pertemuan bersama pedagang sempat memanas. Muncul dua kubu pedagang. Sejumlah pedagang mengklaim sepakat dengan pembangunan pasar. Kubu lainnya yang mengklaim di bawah paguyuban pedagang dan PKL pasar induk menyatakan menolak. Alasannya beragam. Salah satunya kekhawatiran tidak semua pedagang akan tertampung. “Kami sebenarnya sepakat. Namun selama ini belum ada sosialisasi yang gamblang kepada pedagang. Ada wacana hanya pedagang yang berjualan minimal 5 tahun bisa dapat lapak,” kata Asdhu, Wakil Ketua Paguyuban Pedagang dan PKL Pasar Banyuwangi. Dengan berbagai pertimbangan, pihaknya bersama paguyuban sepakat proyek pasar diundur. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Ahmad Taufik menyayangkan jika proyek pasar harus di-blacklist oleh pusat. Sebab proyek ini akan mendukung pengembangan fasilitas umum di Banyuwangi. Pihaknya meminta Pemkab Banyuwangi kembali merangkul pedagang untuk melihat kondisi riil di lapangan. “Kita akan lakukan pendekatan, baik ke pedagang maupun Pemkab. Harapannya dengan sisa waktu yang ada, proyek pasar bisa berlanjut,” pungkas politisi PKB ini. (kmb30)
Menurut Prasetio, konektivitas jalur kereta api ini merupakan program dari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla agar mobilitas penduduk dan wisatawan serta perkembangan suatu wilayah dapat segera didorong. Bahkan, khusus untuk kereta di Bali akan sangat membantu pergerakan wisatawan serta mengurangi kesenjangan ekonomi antara selatan dan utara Pulau Bali. Hanya, kata Prasetio, pembangunan jalur kereta di Bali akan sedikit terkendala terkait dengan sosial budaya masyarakat. Sejauh ini, kata dia, solusi yang bisa dilakukan yaitu dengan
membangun jaringan kereta mengikuti jalur jalan yang sudah ada. “Prinsipnya tidak ada kendala terkait dengan anggaran, karena kita juga akan melibatkan swasta untuk pembangunan jaringan kereta tersebut,’’ katanya. Prasetio mengungkapkan, rencana kereta api di Bali sebenarnya sudah memasuki tahapan yang mengarah kepada realisasi proyek, di mana nantinya jaringan kereta api yang akan mendukung kepariwisataan itu dimulai dari Gilimanuk-Denpasar-Singaraja. ‘’Kita sudah masuk tahapan pembahasan trase, tetapi kemudian terkendala masalah sosial budaya masyarakat.
Sering Dilintasi Truk Sarat Muatan
Jalan Pancardawa-Pendem Rusak Berat
Negara (Bali Post) – Akibat sering dilintasi truk sarat muatan, jalan penghubung Lingkungan Pancardawa dan Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, rusak berat. Padahal jalur ini baru hotmix sekitar setahun lalu. Kondisi ini membuat warga sekitar protes. Sejumlah warga yang ditemui, Rabu (23/11) kemarin mengatakan rusaknya jalan terjadi di beberapa titik di sepanjang jalan penghubung antarlingkungan tersebut. Selain mengelupas, jalan juga sudah mulai berlubang. Yang terparah terlihat di depan bale tempek lingkungan Pancardawa dan dekat SD Negeri 1 Pendem. Kerusakan itu hampir separuh badan jalan. Selain
itu, jalan juga sudah mulai bergelombang. Warga meyakini kerusakan ini akibat dilintasi truk-truk yang sarat muatan. Sangat disayangkan, jalan yang sudah diperbaiki sekitar setahun lalu itu kini kembali rusak. Nyoman Pika, salah satu warga mengungkapkan akibat rusaknya jalan warga dibuat kesulitan. Warga sejatinya sempat menghadang truk yang melintas dan dinilai merusak jalan. Tetapi, alasan sopir, material itu juga untuk pengerjaan jalan di lingkungan tersebut. Memang jalan umum bisa dilewati kendaraan apapun, tetapi semestinya harus menyesuaikan tonase jalan. “Kalau sudah rusak seperti ini, siapa yang bertanggung-
mesin yang tangguh dan minim perawatan, Suzuki Marine tetap memberikan informasi terbaru mengenai perawatan mesin tempel Suzuki,” katanya. Menurutnya, DT 40WL merupakan salah satu mesin unggulan dari Suzuki Marine. Dengan bobot sekitar 71 kg, DT 40WL menjadi paling ringan di kelasnya. Meskipun memiliki bobot ringan, mesin
tersebut terkenal memiliki ketangguhan dan telah teruji digunakan untuk bisnis water sport maupun keperluan komersial lainnya di Bali. “DT 40WI dikenal memiliki konsumsi bahan bakar sangat irit. Hal tersebut tentunya memberikan keuntungan yang lebih bagi para konsumen,” tambahnya. Selain nonton bareng, untuk mengapresiasi pengguna
jawab?,” tanyanya. Warga mengancam akan menutup jalan agar tidak bisa dilewati truk, apabila tidak diperbaiki. Truk-truk material yang melintas itu menurutnya juga tidak ada pemberitahuan ke aparat setempat. Di sisi lain, Kaling Pancardawa, Sagung Suparwayasa membenarkan adanya kerusakan jalan hotmix itu. Jalan itu memang sering dilintasi truk pengangkut material. Selama ini belum ada pemberitahuan dari pihak manapun. Di satu sisi, truk yang melintasi jalan itu juga kepentingannya ada pembangunan jalan di lingkungan tersebut. Pihaknya berharap ada solusi agar perbaikan jalan bisa dilakukan. (kmb26)
Bali Post/olo
RUSAK – Jalan penghubung Pancardawa-Pendem yang rusak diduga akibat sering dilalui truk pengangkut material.
Suzuki Marine Ajak Pelaku Bisnis ”Water Sport” Nonton Bareng
SUZUKI Marine yang merupakan unit bisnis dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Selasa (22/11) mengajak pelaku bisnis water sport nonton bareng AFF Suzuki Cup 2016. Bertempat di Zooka Water Sport, Tanjung Benoa, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan konsumen, terutama pebisnis water sport. Tidak hanya nonton bareng AFF Suzuki 2016, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan customer gathering dan edukasi. Sales Area Indonesia Timur, OBM SIS, M.T Oktavia Dian Wulandari, didampingi Fikry Achmad Faisal, Corporate Public Relations 2W, OBM & Digital SIS yang ditemui di sela acara mengatakan edukasi ini diisi dengan berbagai informasi mengenai tips dan mesin tempel Suzuki. Terutama mesin DT 40WL yang banyak digunakan dalam industri water sport di Bali. “Meskipun mesin tempel Suzuki telah dikenal sebagai
Misalnya, ketinggian bangunan yang harus mengikuti aturan,’’ paparnya. Terkait dengan pembangunan perkeretaapian di luar Pulau Jawa, Prasetio memastikan tetap berjalan sesuai dengan rencana. Misalnya, pembangunan jaringan kereta api di Sulawesi yang menghubungkan Makassar-Pare-pare yang diharapkan rampung tahun 2019, dengan perkiraan biaya mencapai Rp 9,3 triliun. Selain itu ada juga pengembangan jaringan kereta api di wilayah Sumatera bagian selatan yang merupakan bagian dari Trans Sumatera yang ditargetkan selesai tahun 2017, dengan perkiraan biaya mencapai Rp 1,2 triliun. Kemenhub juga tengah mengembangkan jaringan kereta api di wilayah Sumatera Utara, Riau-Jambi, dan Jambi-Palembang. Juga tengah digarap pembangunan jaringan kereta api Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur. (010)
Suzuki Marine, terutama nelayan dan para pelaku usaha water sport, SIS dengan dealer Bali, Sinta Marine menggelar lomba mancing. Pelaksanaan lomba ini, lanjutnya akan digelar di perairan Nusa Penida. “Dalam kegiatan itu kami juga akan mengenalkan produk mesin 4-tak milik Suzuki yang lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar,” katanya. (kmb23)
Bali Post/edi
NONTON BARENG - Pelaku bisnis water sport berfoto saat acara nonton bareng bersama Suzuki Marine, Selasa (22/11) di Tanjung Benoa.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Pon, 24 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Sudah Mahal, Sasaran Pendidikan Tak Jelas Soal pendidikan lagi dan lagi. Tidak jauh-jauh, ujung- ujungnya memang masih mencari-cari. Tetap seperti dulu. Ganti pimpinan, ganti kebijakan. Kalau begini terus kapan majunya? Ada sebenarnya yang mengusulkan agar Indonesia tidak usah gagahgagahan mencoba menciptakan sistem pendidikan nasional sendiri. Terlalu gagah kedengarannya tetapi akhirnya juga nol besar. Cuma menang di media, tetapi gagal di lapangan. Contohlah pendidikan negara lain yang sudah tergolong maju dan terbukti sukses dan berhasil. Tiru Singapura tiru juga Malaysia. Malaysia yang sejatinya dulu berguru kepada kita. Contoh Australia dan sebagainya. Main copy paste saja. begitu kira-kira usulan yang muncul. Jelas, ada nada frustrasi dalam usulan ini. Wajar saja, siapa yang tidak geregetan melihat nasib anak penerus bangsa ini dijadikan kelinci percobaan? Sudah mahal, arah pendidikan tidak jelas dan para oknum pejabatnya cenderung mencari panggung popularitas. Katanya, anggaran pendidikan dinaikkan, tetapi toh nyatanya hanya habis untuk keperluan rutin saja. Kita bicara dari bawah sampai ke atas. Dari masa PAUD sampai pendidikan tinggi. Belum ada pola yang pas. Masih seperti masa-masa dulu. Belum ada perubahan berarti. Karena itulah muncul usulan nyeleneh seperti itu. Jelas tidak bisa main copy paste seratus persen. Kondisi, kemampuan, budaya dan lain-lain jelas beda. Selain usulan bernada mengejek seperti itu, masyarakat juga teringat kembali kepada sistem pendidikan era Orde Baru. Romantisme ini muncul manakala carut-marut pendidikan saat ini belum juga mendapat respons yang pas. Rindu saat guru benar-benar menjadi guru. Sangat dihormati, entah otoriter atau tidak, itu soal lain. Muncul juga hal yang sama saat era Orde Lama. Romantismenya juga hampir sama. Ketegasan, jarak antara guru-murid, dogmatisme dan lain-lain. Meskipun seringkali kondisi dulu dijadikan ejekan pada saat kekinian, toh produk yang dihasilkannya pun tetap kualitas jempolan. Kemampuan akademis, budi pekerti, sosial, humaniora, sepertinya semuanya masuk. Sangat jauh kalau dibandingkan dengan yang sekarang. Ketika kemudian pola itu berganti dan siswa kemudian lebih diarahkan menjadi subjek, lebih aktif, pola hubungan guru-murid sangatlah cair, fasilitas mendukung, teknologi mendukung dan sebagainya namun mengapa kemudian tambah ribet dan ruwet? Anak didik sepertinya dibiarkan sendiri. Mereka berjalan dengan bantuan navigasi yang diberikan. Kalau salah jalan, silakan koreksi diri sendiri dan mencari jalan yang benar. Begitu kira-kira faktanya di lapangan. Mereka kelebihan beban dan ‘’beban’’ di pundaknya sendiri. Lihat saja, anak-anak TK dan SD, begitu susahnya mereka menggendong tas ranselnya karena kebanyakan buku yang mesti dibawa. Lihat juga, anak-anak TK sampai SMA harus sekolah dari pagi sampai sore. Sayang sekali, waktu bermain mereka berkurang karena beban belajar yang berlebihan. Kalau dulu, dari pagi sampai tengah hari anak sekolah. Setelah itu, mereka bisa bermain atau membantu orang tuanya di rumah. Bukankah itu juga bagian dari pendidikan? Yang jelas, kita semua makin paham, sampai saat dunia pendidikan nasional masih tak jelas arahnya. Sistem, dan rujukan pembelajaran tak jelas. Diantara yang tak jelas, yang pasti justru biaya pendidikan mahal dan pungutan terhadap peserta didik beragam bentukanya. Mulai dari dana partisifasi, biaya les dan pembelian buku. Ya, itulah dunia pendidikan kita, semoga bisa menjadi bahan introspeksi menjelang Hari Guru.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Sudah Ditindaklanjuti PDAM Gianyar Perihal surat pembaca saya di Harian Bali Post, Selasa (22/11) yang berjudul ‘’Mohon Penjelasan PDAM Gianyar’’, permasalahan tersebut sudah ditindaklanjuti PDAM Gianyar Cabang Sukawati. Pada hari yang sama sekitar pukul 09.00 Wita, pihak PDAM telah datang dan melakukan pengecekan serta evaluasi tentang pembayaran penggunaan air. Petugas PDAM juga telah memberikan penjelasan yang memuaskan terkait masalah yang terjadi mengenai penggunaan air di rumah saya pada periode November 2016. Semoga ke depannya PDAM Gianyar Cabang Sukawati terus bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada seluruh konsumennya dan selalu cepat dalam merespons keluhan. I Komang Putra Nugraha Br. Sakih, Desa Guwang
Soal Ulangan Bersama Denpasar Ulangan Bersama se-Kota Denpasar yang dimulai Senin (21/11) lalu diduga bocor. Anakanak mengerjakan soal hanya beberapa menit. Hal ini mencurigakan bapak/ibu guru pengawas. Bahkan, di antara para siswa ada yang tertangkap membawa kertas kecil berisi kunci jawaban. Setelah ditanya, mereka menjawab mendapat kunci jawaban dari sekolah lain. Ada yang dari sekolah negeri, swasta, dan kebanyakan dari bimbel. Sebenarnya, hal ini sudah berjalan bertahun-tahun. Setiap soal yang dibuat MKKS sering bocor. MKKS terkesan terlalu memaksakan diri membuat soal. Tahun depan biarkan sekolah yang membuat soal. Katanya sudah ada otoritas sekolah, mengapa MKKS masih memaksakan kehendak. Made Wirta Denpasar Timur
K-13: Antara Harapan dan Kenyataan Kalau diamati dalam pembelajaran di lapangan, ternyata tidak ada perbedaan yang cukup berarti, sejak 40 tahun yang lalu guru mengajar dengan cara yang sama. Para guru mengajar sedemikian adanya: berceramah, memberi catatan, menjelaskan, bertanya, menyimpulkan, dan terkadang menyelenggarakan tes. Semua aktivias belajar berpusat pada dirinya. Demikian pula dengan praktik K-13. Lalu, bagaimana seharusnya?
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. alangan guru sendiri memandang K-13 dari segi berbeda administrasi, yang semakin rumit. Kompleks! Inilah kesan umum para guru. Sejuta pelatihan den- gan berbagai cara dilakukan. Toh semuanya berujung pada kerja administrasi guru. Pengajaran jarang disentuh, kecuali pada pengenalan metode scientific. Namun, sepulang pelatihan itu, guru bergeming. Pengajaran kembali kepada cara mengajar konvensional, yang sudah ada sebelum Kurikulum 1975 diberlakukan. Sepertinya guru tidak memiliki cara lain dalam mengajar. Padahal K-13 bagi pemerintah merupakan perubahan mendasar dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dasar perubahan ini perlu ditegaskan: menjadikan anak subjek belajar. Untuk itu dipilih teks sebagai basis karena dunia teks sangat kaya pada abad informasi ini dan berkembang pesat. Teks adalah medan, sumber, sekaligus pusat belajar.Ada pergeseran post sturuktural, yang semula guru adalah medan, pusat, dan sumber belajar, kini bergeser kepada teks dan siswa subjek teks tersebut, guru hanya sebagai rekan belajar siswa. Terbukti guru tidak banyak mengikuti perkembangan dunia teks, semakin mengasingkan siswa dari dinamika kehidupan, maka artinya peran guru harus diganti oleh teks. Karena teks barang mati dan menghidupkannya perlu subjek, maka K-13 menjadikan siswa subjek teks. Dalam rangka menjalankan peran sebagai subjek teks atau subjek belajar (belajar berbasis teks), siswa belajar dengan pendekatan ilmiah, cara ilmuwan menemukan kebenaran. Inilah yang dinamai pendekatan belajar scientific.
K
Tulisan ini ingin menawarkan satu model praktis pembelajaran K-13 yang sangat mungkin bisa dilaksanakan oleh para guru, di manapun mereka bertugas, sehingga guru melakukan sedikit hal yang tepat atau sesuai yang jelas bedanya dengan cara mengajar KTSP. Memang harus diingat, harapan dan perubahan besar mendasar tidak bisa dicapai secara radikal, apalagi berkaitan dengan paradigma dengan akar sejarah hampir setengah abad. Berbasis Teks Hal ini artinya, materi pelajaran disajikan atau dikemas dalam aneka rupa teks atau bacaan. Atau bacaan sebagai sumber materi pelajaran. Diharapkan bacaan yang dimaksud, tentu bacaan yang relevan dan autentik, bukan seperti yang ada di LKS. Jadi, bukan lagi disajikan dalam ceramah guru. Membaca teks merupakan kegiatan belajar siswa selaku subjek teks. Lewat membaca, siswa menemukan berbagai informasi. Dalam hal ini siswa dibekali dengan pendekatan scientific. Pendekatan ini untuk siswa dalam belajar (membaca teks, subjek teks) dan bukan metode mengajar guru. Guru salahkaprahkarenamemangtidakmemahami hakikatnya, dikira scientific ini metode mengajar sehingga pembelajarannya ceramah dengan pola tentang scientific. Guru dituntut dapat menyediakan teks yang relevan dengan materi pembelajaran. Kalau teks yang siap pakai belum tersedia, maka guru bertanggung jawab menyediakan bahan bacaan, mungkin dengan cara memanfaatkan berbagai kutipan teks atau akan sangat ideal jika guru menyusun bacaan atau karangan, media guru menyajikan materi pembelajaran-
nya. Teks yang disusun berupa uraian atau naratif sehingga siswa mudah menelusuri berbagai fakta dan hubungan antarfakta. Informasi atau materi pelajaran “dibungkus” dalam narasi, sebagai lapisan pertama dan informasi belajar di lapis berikutnya. Dengan pola teks ini, siswa berada di dalam suasana atau dunia bacaan. Bacaan atau teks karangan guru diharapkan seperti karangan yang sesungguhnya. Karangan ini terdiri atas unsur uraian yang rinci, contoh, ilustrasi, dialog, fakta sejarah, dan lain sebagainya. Karena itu akan menjadi teks yang panjang. Jangan lupa diberi judul, sebagaimana judul sebuah karangan. Teks ini diperbanyak dan dibagikan kepada siswa saat pembelajaran berlangsung. Tanpa basa-basi, guru mengajak siswa membaca. Pada tahap ini siswa menjadi subjek teks atau subjek belajar. Lewat kegiatan membaca, siswa memasuki suasana dan dunia teks. Saat membaca, siswa melakukan eksplorasi mengenai berbagai informasi. Di sinilah siswa misalnya bertemu dengan jamur yang amat berbeda dengan jamur kemasan di supermarket. Dalam pembelajaran berbasis teks dengan pendekatan scientific, siswa bertualang di tengah hutan, menemukan aneka pohon, serangga, aroma humus, dan tentu saja jamur. Jamur di sini dalam suasana dan dunia hutan. Tumbuh bergerombol pada suatu pokok kayu setengah lapuk, lembab. Di antara gerombolan jamur itu ada variasi ukuran daun dan ketuaan, serta warna. Aroma jamur ini juga sangat khas. Sementara itu, segerombolan jamur ini tumbuh di balik pohon besar yang tidak hanya sedikit basah tetapi juga tidak terjangkau langsung sinar matahari. Siswa
mendata atau mengumpulkan berbagai informasi tentang jamur. Jamur tidak hadir sendiri tetapi dalam ekosistem hutan. Tidak begitu rupanya jamur di supermarket. Di sini jamur telah direduksi akibat proses instanisasi. K-13 dengan pembelajaran berbasis teks ingin mengembalikan pembelajaran bersubjek siswa, dengan konsep menghadirkan realitas autentik dan holistik/utuh. Sebab, pembelajaran sebelumnya, siswa diasingkan dalam fragmen atau serpihan realitas yang dipelajari. Siswa memahami realitas secara parsial, terkotak. Kurikulum ini menghadirkan realitas secara utuh, unsur-unsurnya saling berhubungan sistemik, yang harus dipahami dalam kerangka integrasi (aksi, reaksi) kontinum dan bukan dikhotomik, sebagaimana ulasan Prof. Nyoman Tirta (1993) dalam membicarakan hubungan peta sidik DNA dalam suatu keluarga dan reinkarnasi dalam sistem kepercayaan masyarakat Bali. Pembelajaran berbasis teks membawa siswa kepada realitas karena teks representasi realitas itu sendiri. Tujuan jangka pendek pendekatan pembelajaran ini untuk mengubah paradigma belajar yang memposisikan realitas terpragmentasi, terpisah, terkotak-kotak, dikhotomik, sehingga siswa salah konsep dalam memahami realitas. Realitas yang dipelajari di sekolah berbeda atau bertolak belakang dengan realitas hidupnya. Inilah yang menjadi cikal- bakal keterasingan siswa dalam realitasnya. Inilah yang menjadikan siswa berpikir melambung tinggi, supra-utopis melampaui usianya, namun tidak bermakna. Itulah salah satu hakikat K-13 yang sangat mungkin dapat dilakukan dengan sadar sehingga pembelajarannya relevan dengan salah satu spirit kurikulum ini. Jika dirasa berat semata karena guru belum terbiasa. Guru mungkin merasa kurang berperan penting jika hanya menjadi rekan belajar siswa atau jika sebatas menyediakanbacaanyangmenarik,penting,dan relevan. Tapi guru bisa berpijak pada ungkapan, guru yang baik guru yang bisa menunjukkan buku yang hebat kepada siswanya. Untuk menunjukkan buku yang hebat tentunya guru membaca terlebih dahulu, bukan? Penulis Dosen Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali
”Nyatua”, sebagai Media Pendidikan Karakter
Harus diakui, eksistensi tradisi lisan “nyatua” memang kian terkikis, meski tidak boleh sampai habis ditelan perkembangan teknologi media mutakhir. Sebagai sebuah tinggalan budaya adiluhung, dengan nilai-nilai luhur yang dikandung di dalamnya, tradisi lisan nyatua, tetap harus ajeg, dimanfaat-fungsikan sebagai media pendidikan dan atau pembelajaran di setiap lembaga, baik di tingkat keluarga, jenjang sekolah maupun lingkungan masyarakat. Jikalau misalnya di lingkungan keluarga sudah teramat langka kegiatan menghidupkan tradisi lisan nyatua, tentunya di setiap jenjang pendidikan formal semacam sekolah, sangat penting terus dilanjutkan. Sebagai gambaran, ketika anak-anak generasi milenium ditanya, apakah mereka mengenal cerita Timun Kuning, Bawang Merah-Bawang Putih, Si Malin Kundang, Sangkuriang, atau Pan Balang Tamak, Men Tiwas, Siap Selem, Pedanda Baka, dan lain-lain, bisa dipastikan umumnya mengatakan “tidak tahu”, sembari geleng-geleng kepala. Tetapi begitu ditanya cerita apa saja yang mereka kenal saat ini, tanpa ragu, dengan cepat dan mudahnya mereka menyebutkan judul-judul tayangan di televisi, itupun didominasi produk cerita luar negeri, semisal Doraemon, Sinchan, Upin-Ipin, Ultraman Taro, Superman, Spiderman, Ironman, Batman, Zoro, Robinhood, dan seabreg judul lainnya. Belum lagi lewat media gadget yang bisa mengakses berbagai aplikasi game online, seakan tanpa sekat dan batas, kisah cerita lintas negara begitu mudah dan cepat di-download sepuasnya secara privacy di ruang-ruang pribadi, tanpa ada pihak ketiga yang setiap saat bisa mengawasi dan mengedukasi. Dari sisi pesan budaya yang dititipkan pada aplikasi cerita atau game produk impor tersebut, tentu sangat berbeda bahkan acapkali kontradiktif dengan amanat luhur tradisi lisan semacam “nyatua” yang berakar pada kearifan lokal budaya Bali dan dikenal bernilai luhur. Apalagi jika sampai mengakses situs-situs beraroma seksualitas dalam bentuk tayangan pornografi atau pornoaksi, bisa dipastikan akan mampu menggoyang sekaligus menggoyahkan “pertahanan iman” sang anak yang masih berada pada
Oleh I Gusti Ketut Widana fase pancaroba, sehingga cenderung antusias untuk mencoba-coba, tidak hanya sebagai media penghiburan tetapi juga sebagai sarana penyaluran hasrat diri (dalam segala bentuk), yang akhirnya berujung pada penghancuran karakter generasi. Pertanyaan mendasar, dan pastinya membuat hati gusar, mengapa anak-anak generasi millenium yang telah diwarisi 1001 kisah cerita bertutur luhur dari para leluhur kini apresiasinya cenderung mengendur, minat bercerita dan atau mendengarkannya kian luntur, yang bahkan kini terkesan sudah terkubur? Jawaban realistis yang dapat dirilis adalah, kisah-kisah cerita (satua) tersebut sepertinya telah menjadi tinggalan romantisme masa lalu, menyisakan kenangan masa anak-anak yang saat itu belum tersentuh media penghiburan semacam televisi atau dunia gadget ataupun internet. Namun kini, manakala abad millenium dengan cengkraman pengaruh modernisasi beserta arus globalisasi yang begitu cepat melesat dahsyat, tampaknya tradisi lisan yang berbasis oral tampaknya semakin termarginal untuk kemudian ditingal, lalu tergantikan oleh media-media visual yang bersifat artifisial (dibuat-buat, semu, palsu). Semua produk media visual dengan segala bentuk dan jenisnya, merupakan hasil rekaya kemajuan teknologi ‘canggih’, meski tak jarang bisa membuat jiwa sosial, sikap mental, dan landasan moral anak-anak menjadi ‘ganjih’ (labil). Belajar dari situasi kekinian tersebut, tentunya diperlukan hasrat dan semangat baru untuk bagaimana kiat mengeluarkan jurus dan rumus merevitalisasi tradisi lisan seperti halnya nyatua agar tidak terus tergerus oleh arus global dengan pengaruh gelombang besar media visual (televisi, gadget, internet, medsos, dan sejenisnya) yang saat ini sudah berbasis teknologi digital. Efek domino atas perkembangan teknologi mutakhir tersebut tentunya semakin menghebat menyikat kisah-kisah cerita rakyat (satua), meskipun sebenarnya mengandung pesan amanat yang jika diinternalisasi dalam diri dengan kuat akan
dapat mengangkat harkat, derajat dan martabat manusia sebagai makhluk terhomat. Sebagai tradisi lisan, nyatua adalah bagian dari kebudayaan, tepatnya subkultur budaya dalam lingkup kesusastraan lisan. Bagi masyarakat Bali, tradisi nyatua lazim digunakan sebagai media menyampaikan pesan/amanat tersirat dari setiap tema “satua” (cerita) yang disampaikan. Hakikat nyatua adalah menyublimasi imajinasi, mengantar daya jelajah fantasi ke dunia lain, namum tetap menyiratkan makna yang membumi. Makna nyatua adalah membawa, mengantar dan menyampaikan beragam pesan/amanat, dengan kandungan multinilai; mulai dari nilai etika/susila, sosial, emosional, material, kultural, moral: kesetiaan, spiritual, dan seterusnya. Mengacu konsep Bloom (1956), melalui aktivitas nyatua, akan terjadi dan berlangsung proses pelibatan ranah kognitif (pengetahuan, pengertian dan pemahaman), afektif (emosional dan behavioral), dan psikomotorik (memerilakukan teladan positif dan konstruktif). Itu berarti, tradisi lisan semacam nyatua ini, tidak bisa dianggap remeh, ia menjadi media yang tampak sederhana namun sarat makna, dan relatif mengena dalam konteks pembelajaran atau pendidikan karakter. Oleh karena itu, tradisi lisan nyatua, pada masa sekarang dapat dijadikan sebagai media ampuh dalam proses pendidikan karakter, terutama di lingkungan keluarga. Meski kemajuan media teknologi komunikasi dan informasi semakin cepat melesat, namun eksistensi tradisi lisan nyatua, tidak boleh ditinggalkan, apalagi sampai menemui ‘ajal’. Persoalannya sekarang, bagaimana upaya dunia pendidikan, terutama kalangan pendidik terus berupaya merevitalisasi penggunaan media tradisi lisan nyatua, tentunya dengan kemasan kekinian. Bukan soal materi satua yang memang sudah baku diwarisi sedemikian rupa, tetapi menyangkut kemasan dalam menyajikan satua itu sendiri, agar lebih menarik, membuat orang tertarik, sehingga nilai karakteristik yang diharapkan tertanam bisa dengan lebih mudah disuntik pada hati sanubari dan memori peserta didik. Penulis, Dosen Fak. Pendidikan Agama & Seni Unhi Denpasar
POJOK Panglima TNI indikasikan ada peran asing ingin usik persatuan di Indonesia. - Bodoh, kalau mau diperalat asing. *** Mendagri menduga ada penyalahgunaan data kependudukan oleh asing. - Usut tuntas, siapa yang bermain. *** Indeks ketahanan nasional warga Indonesia kurang tangguh. - Apalagi disusupi unsur SARA.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PAVING – Sejumlah pekerja tampak pengerjakan proyek pemasangan paving di areal parkir timur lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandi), Renon, Denpasar, Rabu (23/11) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Kamis Pon, 24 November 2016
Figur
Terus Berbenah
MESKIPUN dengan jumlah personel terbatas, Subdit Regident Dit. Lantas Polda Bali yang membidangi pembayaran pajak dan mutasi kendaraan terus berbenah agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Untuk itu, kata Kasubdit Regident AKBP Andy Prihastomo, terus berkBali Post/rah oordinasi dengan Dispenda Bali. ‘’Kami kan harus bersinergi dengan Dispenda Bali. Jika ada kendala di lapangan, untuk mencari solusinya harus berkoordinasi dengan instansi terkait,’’ ujar AKBP Andy, Rabu (23/11) kemarin. Terkait mengularnya antrean cek fisik kendaraan, mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini mengatakan, selain jumlah petugas cek fisik kendaraan hanya dua orang, adanya pajak progresif kendaraan membuat masyarakat berduyun-duyun mutasi atau balik nama pemilik kendaraan. ‘’Ditambah lagi jelang akhir tahun, mutasi kendaraan membeludak. Selain itu areal untuk cek fisik juga terbatas sehingga antrean panjang terutama untuk mobil,’’ ujarnya. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Dispenda untuk mengatasi kondisi tersebut. Selain itu, ia berharap ada sosialisasi terkait pajak progesif tersebut digencarkan. Tujuannya sebelum bayar pajak, pemilik mobil bisa mengecek mobilnya kena pajak progresif atau tidak. ‘’Jadi ketika bayar pajak, persyaratannya lengkap sehingga bisa cepat diproses. Tugas kami kan memproses pendaftaran dan pembayaran saja. Kami berharap areal untuk cek fisik kendaraan terutama mobil bisa diperluas,’’ harap Andy. (rah)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Dewan Ketok Palu APBD Bali 2017
7
Eksekutif Diingatkan Hemat Anggaran
Denpasar (Bali Post) -
Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2017 akhirnya diketok palu pada Rapat Paripurna ke-14 di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Rabu (23/11) kemarin. Namun, DPRD Bali tetap memberikan catatan kepada Pemprov Bali. Utamanya agar eksekutif bisa melakukan penghematan anggaran.
Ketua Pansus Ranperda APBD 2017 I Wayan Gunawan mengatakan, catatan tersebut utamanya terkait dengan penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kendati ada peningkatan signifikan pada pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan. ‘’Ke depan pendapatan yang bersumber dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan maupun tata kelola aset agar dikembangkan secara lebih baik, sehingga memberikan kontribusi yang maksimal terhadap peningkatan PAD Provinsi Bali. Kami juga mengharapkan Pemprov Bali agar tahun 2017 bisa melakukan penghematan anggaran,’’ ujarnya. Secara umum, Gunawan
menjabarkan APBD 2017 dipasang pada angka Rp 6,222 triliun, meningkat 15,75% atau Rp 846 miliar dari APBD 2016. Komponen pendapatan daerah dari PAD ditargetkan Rp 3,250 triliun. Terdiri atas pajak daerah Rp 2,901 triliun, retribusi Rp 52,8 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 104,276 miliar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 191,550 miliar. ‘’Jika dibandingkan APBD Induk 2016, target PAD dalam APBD Bali 2017 menurun sebesar Rp 128,54 miliar atau sebesar 3,80 persen,’’ jelasnya. Gunawan melanjutkan, pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan tahun 2017 ditargetkan sebesar Rp
2,671 triliun. Meliputi dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp 205,86 miliar, DAU Rp 1,311 triliun serta DAK Rp 1,156 triliun. Dibandingkan APBD 2016, dana perimbangan naik Rp 1,491 triliun atau 126,21%. ‘’Kenaikan tersebut disebabkan adanya akumulasi dari peningkatan dana bagi hasil pajak penghasilan Pasal 25 dan Pasal 29 wajib pajak orang pribadi dalam negeri dan PPh Pasal 21 serta peningkatan DAU murni 2017 dan DAU kurang bayar tahun 2016. Juga terjadi peningkatan dari DAK nonfisik dan fisik serta dana insentif daerah (DID),’’ paparnya. Gunawan menambahkan, untuk komponen lain-lain penda-
patan daerah yang sah ditarget Rp 298,576 miliar. Bila dibandingkan dengan tahun anggaran 2016 mengalami penurunan sebesar Rp 516,464 miliar atau 63,37 persen. Sementara belanja daerah dalam APBD 2017 direncanakan Rp 6,651 triliun. Terdiri dari belanja langsung Rp 4,842 triliun dan belanja tidak langsung Rp 1,808 triliun. Alokasi anggaran untuk fungsi pendidikan sebesar 30,52% dan fungsi kesehatan 10,78%. ‘’Defisit sebesar Rp 428,334 miliar meningkat sebesar 30,32% dibandingkan defisit tahun anggaran 2016,’’ imbuh-
nya. Untuk pembiayaan daerah, lanjut Gunawan, direncanakan sebesar Rp 501,793 miliar atau meningkat Rp 136,114 miliar dari tahun 2016 sebesar Rp 365,678 miliar. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku khawatir atas penurunan kondisi perekonomian global saat ini. Pasalnya berdampak pada perekonomian dan pembangunan daerah, sehingga di tahun 2017 diperkirakan ekonomi Bali masih akan fluktuatif yang salah satunya disebabkan oleh kebijakan pemerintah pusat tentang anggaran. (kmb32)
“Ke depan pendapatan yang bersumber dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan maupun tata kelola aset agar dikembangkan secara lebih baik, sehingga memberikan kontribusi yang maksimal terhadap peningkatan PAD Provinsi Bali. Kami juga mengharapkan Pemprov Bali agar tahun 2017 bisa melakukan penghematan anggaran.” Ketua Pansus Ranperda APBD 2017 I Wayan Gunawan
Hutan Berfungsi Ekologis
Dr. I Wayan Subrata, M.Ag.
Denpasar (Bali Post) – Selain menjaga keseimbangan alam (berfungsi ekologis), hutan juga memiliki fungsi hidrologis yaitu menjaga ketersediaan sumber mata air. Hutan juga berfungsi klimatologis yaitu menjaga kesejukan iklim. Demikian pentingnya keberadaan hutan, semua pihak mesti menjaga kelestariannya. Demikian dikatakan Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (FIAK) Unhi Dr. I Wayan Subrata, M.Ag. dalam hasil penelitian dosen Prodi Hukum Agama Hindu FIAK berjudul ‘’Perlindungan Hukum terhadap Hutan di Desa Adat di Bali’’, Senin (21/11) lalu. Hal itu ditelitinya bersama I Putu Sastra Wibawa, S.H., M.H., Dra. I Gusti Ayu Ketut Artatik, M.Si. dan Ida Bagus Anom Sukarta, S.H., M.Si.
Denpasar (Bali Post) Warga negara Indonesia diharapkan kokoh mengusung semangat Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. mengimbau masyarakat hendaknya cerdas dalam menanggapi berbagai persoalan, sehingga tidak mudah terprovokasi dan termakan oleh isu-isu yang menyesatkan. Hal itu disampaikan Pangdam saat menerima kunjungan pengurus Flobamora, Selasa (22/11) lalu, di Makodam, Denpasar. Pangdam mengapresiasi kegiatan yang akan dilaksanakan Ikatan Keluarga Besar Flobamora terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Jenderal Kustanto berharap kegiatan yang akan dilaksanakan bermanfaat dalam menumbuhkan dan memupuk solidaritas serta soliditas anak bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sela audiensi, Kapendam Kolonel Inf J. Hotman Hutahaean mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk Flobamora senantiasa menumbuhkan dan memupuk persatuan dan kebersamaan dalam kebinekaan. Menurut Hotman, persatuan dan kebersamaan harus ditumbuhkembangkan dan dirawat. Pasalnya, energi persatuan dan kebersamaan ini dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendasar, terutama persoalan yang menjadi tantangan bangsa Indonesia di masa mendatang seperti kemiskinan, ketimpangan antara yang kaya dan miskin termasuk permasalahan yang bernuansa SARA, maupun berbagai kesenjangan dan perbedaan yang lainnya. ‘’Perlu disadari masyarakat yang majemuk seperti Indonesia ini, apabila dikemas dan
dikelola dengan baik sesungguhnya terkandung potensi yang luar biasa. Ambil suatu contoh ketika kebudayaan dari berbagai suku dapat dikelola dengan baik akan menghasilkan khazanah budaya bangsa yang luar biasa,’’ tegasnya. Begitupun ketika semua umat beragama dapat hidup berdampingan satu sama lainnya dengan semangat toleransi yang tinggi dan saling menghargai, saling menghormati antara yang satu dengan yang lainnya, tentu akan melahirkan suatu kehidupan yang harmonis, nyaman, tenteram dan damai. Adapun cara merawat kemajemukan ini, dengan belajar menerima kebinekaan sebagai sebuah kenyataan agar menjadi kekuatan yang positif demi tetap tegaknya NKRI dan sebagai warga negara yang baik tidak boleh mengkhianati Pancasila sebagai ideologi bangsa serta UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Di sini tersirat bahwa setiap anak bangsa harus bisa mengimplementasikan nilainilai kebinekaan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ ucap Kapendam. Apalagi ada isu-isu yang menyesatkan dari kelompokkelompok yang sengaja ingin mengusik ketenteraman masyarakat dan merongrong kedaulatan NKRI, demi kepentingan pribadi maupun kelompoknya. ‘’Mari sadari bersama sesungguhnya ciri khas masyarakat Indonesia adalah cinta damai tanpa memandang perbedaan baik suku, agama, adat istiadat, ras maupun golongan. Senantiasa bersatu dalam damai kemajemukan,’’ ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/kmb
Disampaikannya, umat Hindu sangat memuliakan hutan. Dalam tataran filosofi Hindu, prinsip perlindungan hutan dapat dilihat pada sejumlah pustaka suci. Prinsip ini terangkum dalam Sad Kertih. Sad Kertih merupakan enam konsep dalam melestarikan lingkungan yang terdiri atas Atma Kertih yaitu upaya untuk menyucikan atma, Samudera Kertih yaitu upaya untuk melestarikan samudera, Wana Kertih upaya untuk melestarikan hutan, Danu Kertih upaya melestarikan sumber mata air di danau, Jagat Kertih upaya untuk menjaga keharmonisan hubungan sosial yang dinamis dan produktif berdasarkan kebenaran. Jana Kertih yaitu upaya untuk menjaga kualitas individu. Dalam kitab Pancawati dijabarkan mengenai fungsi hu-
tan untuk membangun hutan lestari atau wana asri. Maha Wana adalah hutan belantara sebagai sumber dan pelindung berbagai sumber hayati di dalamnya. Maha Wana juga sebagai waduk alami yang akan menyimpan dan mengalirkan air sepanjang tahun. Sedangkan Sri Wana yaitu hutan sebagai sumber membangun kemakmuran ekonomi. ‘’Begitu pentingnya hutan bagi kehidupan, masyarakat Bali berupaya melestarikannya. Menjaga keberadaan hutan agar tidak dirusak, desa adat memiliki peran strategis. Desa adat memiliki kekuasaan untuk mengatur dan melindungi hutan yang ada di sekitar wilayahnya. Instrumen yang digunakan desa adat dalam mengatur dan melindungi hutan adalah dengan awig-awig,’’ ujarnya. (kmb)
Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi
Bali Post/ist
AUDIENSI - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko saat menerima audiensi pengurus Flobamora.
Bali Post/wan
ANGKUT SAMPAH - Petugas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Gianyar membersihkan sampah yang menyumbat aliran air di sebuah kali di Jalan Dewi Candra, sebelah selatan Terminal Batubulan, Sukawati, Rabu (23/11) kemarin.
BANGLI
8
Kamis Pon, 24 November 2016
Pemutakhiran Data Pemilih
Pemkab Diminta Percepat Layanan E-KTP Bangli (Bali Post) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali berlangsung 2018 mendatang. KPUD Bangli pun sudah mulai melakukan persiapan, salah satunya pemutakhiran data pemilih. Mendukung langkah itu, Pemkab Bangli melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diminta mempercepat layanan e-KTP bagi masyarakat yang telah memenuhi persyarakat. Ketua KPUD Bangli, Dewa Agung Lidartawan, Rabu (23/11) kemarin, mengatakan sesuai aturan, pada 2017 warga yang memilih harus mengantongi e-KTP atau surat keterangan yang menyatakan telah mengikuti proses perekaman data. Jika hal tersebut tak terpenuhi, maka hak suaranya akan hilang. ‘’Kalau melihat waktu pilkada lalu, masih banyak warga yang belum memiliki e-KTP. Nanti pas pilgub, itu wajib dimiliki,’’ ujarnya. Pihaknya berharap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bisa turut membantu kelancaran pemutakhiran data dengan mempercepat pengurusan e-KTP warga. Selain untuk pemilihan, itu juga penting untuk melengkapi pengurusan administrasi lainnya. ‘’Kami dorong pemerintah untuk mempercepat itu. Kami ingin perhelatan pemilu ke depannya semakin baik,’’ kata Lidartawan. Dia juga menyoroti masih banyaknya warga Bangli yang menikah di bawah umur. Dalam mendapatkan e-KTP, mereka harus menempuh proses yang lebih panjang. Selain itu, warga Bangli juga masih ada yang mengantongi identitas kependudukan ganda berupa KTP Siak dan e-KTP. Kondisi ini berpotensi memunculkan adanya dukungan ganda pada calon perseorangan. ‘’Di daerah lain ada seperti itu. Kami tak ingin di Bangli juga demikian. Ini perlu dituntaskan secepatnya,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kabid Perencanaan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Made Tantra menyebutkan, warga yang wajib e-KTP mencapai 197.112 jiwa. Sejak digulirkan pada Januari 2015, yang mengantongi e-KTP sebanyak 156.123 jiwa. ‘’Masih ada ribuan yang belum mengantongi,’’ terangnya. Guna mempercepat layanan, ia mengaku telah melakukan sejumlah terobosan. Pelayanan tak hanya dilakukan di kantor dinas, tetapi juga melalui UPTD di masing-masing kecamatan. Khusus untuk daerah pinggiran, dilakukan melalui sistem offline yakni petugas datang langsung ke desa. (kmb45)
TUMBANG - Tiang listrik di Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang yang tumbang, Rabu (23/11) kemarin.
Hujan Deras, Tiang Listrik di Petak Tumbang Bangli (Bali Post) Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bangli, Rabu (23/11) sore, mengakibatkan tiang listrik tegangan menengah di jalur Bangli-Gianyar, tepatnya di Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang tumbang. Selain mengakibatkan padamnya listrik di sejumlah wilayah, peristiwa itu
juga menyebabkan kemacetan lalu lintas kawasan setempat. Salah seorang warga, I Made Sujana menuturkan, awalnya dia mengira suara keras yang timbul akibat tumbangnya tiang listrik itu adalah kecelakaan lalu lintas. ‘’Setelah ditengok, ternyata tiang listrik tumbang,’’ ujarnya.
Tiang tersebut nyaris menimpa salah seorang pengendara yang melintas di jalur setempat. ‘’Warga yang hampir tertimpa itu terkejut. Dia sampai jatuh. Untung tidak kenapa,’’ tuturnya. Sementara itu, Supervisor Teknisi PLN Bangli, Dedi Nuriawan mengatakan, keja-
Bangli (Bali Post) Keinginan Bupati Bangli untuk menerapkan sistem melamar dalam pengisian jabatan sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) baru bukan sekadar wacana. Draft surat edaran pengajuan lamaran tinggal menunggu ditandatangani. Diperkirakan surat edaran sudah disebar ke seluruh SKPD pada pekan depan. Seluruh pejabat pun diminta mulai mempersiapkan persyaratan dan kertas kerja. Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra, Rabu (23/11) kemarin menjelaskan keinginan bupati untuk menerapkan sistem melamar sudah menjadi keputusan bulat dan tidak akan berubah. Hal tersebut tak lepas dari keinginan Bupati untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar berkualitas dan berintegritas. ‘’Pengisian jabatan dengan melamar pasti jalan. Draft surat edarannya sudah ada di meja bupati. Tinggal tanda tangan saja,’’ katanya. Dia memprediksi surat edaran akan segera disebarkan. Oleh Karena itu, pejabat diharapkan segera mempersiapkan berkasberkas yang diperlukan. Persyaratan melamar sebagian besar sama dengan lamaran jabatan sebelumnya, yakni berisi tanggung jawab umum, salah satunya berkaitan dengan upaya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. ‘’Itu salah satu yang diinginkan bupati. Langkah apa yang dilakukan pejabat baru dalam meraih WTP. Terus apa program baru yang akan dilaksanakan pada jabatan yang dilamar. Itu harus dilampirkan,’’ tegasnya. Pejabat yang melamar tidak hanya terbatas pada eselon II saja, tetapi juga pada eselon III dan IV. Jika ada yang tidak mengikuti, tidak akan diberikan jabatan. ‘’Ini sifatnya terbuka. Kalau ada eselon IV yang tetap melamar pada jabatan yang lama, dipersilakan. Kami berharap seluruh pejabat bisa ikut melamar,’’ jelas Giri Putra. Disinggung waktu penetapan jabatan oleh bupati, ia belum bisa menyatakan secara pasti. Hanya saja ditegaskan paling lambat minggu ketiga Desember. ‘’Yang jelas pelantikan harus sudah jalan paling lambat 1 Januari 2017. Soal penetapan pejabat oleh bupati harus selesai sebelum itu. Intinya kami akan lakukan yang terbaik,’’ pungkasnya. (kmb45)
Bali Post/ina
WORKSHOP - Suasana workshop yang digelar PGRI Cabang Bangli dan Tembuku di Wantilan Desa Penglipuran, Rabu (23/11) kemarin.
Guru di Kecamatan Bangli dan Tembuku Berkomitmen Jadi Guru Inklusi
Bangli (Bali Post) Memperingati HUT ke-71 PGRI dan Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Bangli dan Tembuku menggelar workshop bertemakan ‘’Peningkatan Kompetensi Guru dalam Implementasi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler’’ Rabu (23/11) kemarin. Dalam workshop yang diselenggarakan di Wantilan Desa Penglipuran tersebut para peserta yang terdiri dari ratusan guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK se-Kecamatan Bangli dan Tembuku menyatakan berkomitmen dan mendeklarasikan diri sebagai guru inklusi. Komitmen tersebut dituangkan dalam Piagam Penglipuran. Workshop dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli Nyoman Suteja dan dihadiri Sekretaris PGRI I Wayan Darsana. Sementara sebagai narasumber dalam acara tersebut yakni Drs. Wayan Gede Jagra, M.Pd. dan Dra. Ni Made Murdani, M.Pd. dari Pokja Inklusi Provinsi Bali. Ketua Panitia Workshop, I Nengah Suardana, dalam laporannya menyampaikan, workshop ini dilaksanakan selain sebagai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-71 di Kabupaten Bangli juga bertujuan memberikan pemahaman dan cara penyelenggaraan pembelajaran anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Di samping itu, workshop ini digelar untuk memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran anak berkebutuhan khusus.
Disampaikan juga oleh Suardana bahwa di Kabupaten Bangli saat ini sudah ada beberapa sekolah reguler yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah sebagai sekolah inklusi. Salah satunya yakni SMPN 3 Bangli. Di sekolah inklusi ini ada pembinaan khusus yang diberikan sekolah regular untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus, seperti anak yang superior, anak yang nakal, lemah dalam belajar, termasuk anak yang disabilitas. ‘’Pendidikannya terintegrasi. Di samping mengelola sekolah regular di sini akan disisipi kurikulum inklusi baik RPP-nya dan KKM-nya. Jadi tidak disamakan kemampuan anak yang normal dengan anak yang berkebutuhan khusus,’’ terangnya. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mengapresiasi workshop yang digelar PGRI Cabang Bangli dan Tembuku. Dalam peringatan Hari Guru Nasional pihaknya meminta seluruh guru untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan hati nurani. Para guru juga diminta selalu mengikuti perubahan, menjaga performa dan membenahi diri menjadi lebih baik. ‘’Karena guru adalah salah satu penyangga pembangunan Pemerintah Kabupaten Bangli,’’ jelas Suteja. Sedangkan dalam konteks peringatan HUT PGRI ke-71, Suteja berharap PGRI Bangli bisa bangkit dan eksis. PGRI juga diminta untuk komunikatif dan selalu melaksanakan koordinasi untuk bersama-sama membawa dunia pendidikan ke arah lebih baik. (kmb40/k250)
Anggaran Terbatas
Pembangunan Gedung Dewan dan Layanan Publik Terancam Ditunda
Bangli (Bali Post) – Rencana Pemkab Bangli membangun dua gedung bertingkat yakni gedung DPRD dan gedung pelayanan publik kemungkinan besar batal direalisasikan di tahun 2017 mendatang. Hal ini mengingat kemampuan anggaran daerah sangat terbatas. ‘’Rasanya kecil kemungkinannya untuk membangun dua gedung itu di tahun 2017 karena dana minim seperti ini,’’ kata Kepala Bappeda Bangli, Nyoman Widiana, Rabu (23/11) kemarin. Widiana mengatakan, kemungkinan 2017 mendatang
dian tersebut menyebabkan listrik pelanggan di Desa Tamanbali dan Lingkungan Petak Kelurahan Bebalang padam hingga beberapa jam. ‘’Tiang itu akan diganti. Listrik yang mati sekitar dua ratus pelanggan,’’ ucapnya. Menurutnya, tiang tersebut tumbang karena pangkalnya
tergerus air drainase yang ketika itu mengalir deras. Atas kejadian itu, lalu lintas setempat juga sempat terganggu. Kemacetan tak terhindarkan. Guna mengurainya, pengendara yang melintas dari arah Gianyar dialihkan ke ke jalur Sidawa, Desa Tamanbali. Demikian juga dari arah Kota Bangli. (kmb45)
Mulai 2017, Sekolah Dilarang Pungut Iuran
Soal Pengisian Jabatan
Seluruh Pejabat Diminta Siapkan Kertas Kerja
Bali Post/sos
pihaknya hanya akan menganggarkan pembuatan DED untuk kedua gedung tersebut. Namun jika memang dalam pembahasan APBD kedua gedung tersebut dianggap prioritas maka tidak menutup kemungkinan akan dianggarkan pembangunannya tahun depan. ‘’Tergantung pembahasan, kalau itu dianggap prioritas, akan diusulkan. Berarti kalau itu jadi dibangun akan ada kegiatan-kegiatan yang dipotong lagi untuk mencarikan dana,’’ terangnya. Disinggung mengenai berapa anggaran yang akan
diusulkan pihaknya belum bisa menyebutkannya. Sebab hal itu harus berdasarkan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Sementara RAB dibuat include dengan DED. ‘’Setelah ada DED baru bisa kita tahu berapa RAB-nya,’’ ujarnya. Sebelumnya, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mewacanakan Pemkab Bangli akan membangun dua unit gedung bertingkat sekaligus di tahun 2017. Dua unit gedung yang akan dibangun dengan anggaran senilai Rp 40 miliar yakni gedung DPRD dan gedung pelayanan publik. Pembanguanan dua unit
gedung tersebut, kata Sedana Arta, telah menjadi prioritas Pemkab Bangli. Pembangunan gedung pelayanan publik bertingkat sengaja dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat terintegrasi. Nantinya dalam gedung tersebut, semua SKPD yang melayani langsung kepentingan masyarakat akan dijadikan satu seperti untuk pengurusan perizinan, administrasi kependudukan maupun lainnya. Demikian juga gedung DPRD Bangli menjadi prioritas lantaran kondisi gedung wakil rakyat saat ini kurang representatif. (kmb40)
Bangli (Bali Post) -
Mulai tahun 2017, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli melarang seluruh sekolah SD dan SMP di Bangli memungut iuran atau biaya dalam bentuk apapun kepada orang tua siswa. Tidak terkecuali pungutan yang mengatasnamakan komite. Jika ditemukan masih ada sekolah yang melakukan pungutan, maka sekolah bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku.
Bali Post/ina
Nyoman Suteja
Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja, Rabu (23/11) kemarin, mengatakan larangan untuk sekolah memungut iuran atau biaya dalam bentuk apapun kepada orang tua siswa sejauh ini sudah disampaikannya kepada seluruh kepala sekolah di Bangli. Larangan ini diberlakukan sesuai arahan Pemerintah Pusat. ‘’Mulai 2017, seluruh bentuk pungutan di wajib belajar 9 tahun (SD dan SMP) tidak dibenarkan dengan dalih apapun,’’ terangnya. Suteja menyebutkan, sedikitnya ada 58 jenis atau bentuk pungutan yang dilarang dipungut pihak sekolah kepada orang tua siswa. Salah satunya pungutan pengadaan pakaian seragam siswa. Di tahun ajaran baru mendatang, sekolah hanya boleh mengimbau orang tua siswa untuk membeli pakaian seragam dengan warna
yang sesuai dengan yang berlaku di sekolah. ‘’Sekolah tidak boleh membantu membelikan pakaian seragam siswa dengan memungut biaya,’’ jelasnya. Tak hanya itu, sekolah juga dilarang melakukan pungutan saat pendaftaran siswa baru serta meniadakan iuran komite. Sekolah diminta memanfaatkan dana BOS untuk keperluan operasional, salah satunya membayar guru honorer sekolah. Suteja mengatakan, agar aturan tersebut bisa diikuti oleh seluruh sekolah dengan baik, pihaknya pun sudah merancang tim pengawas untuk diterjunkan memonitoring langsung ke sekolahsekolah. Jika ditemukan ada sekolah yang masih melakukan pungutan di tahun 2017 maka sekolah bersangkutan akan dikenakan sanksi tegas. (kmb40)
GIANYAR
Kamis Pon, 24 November 2016
9
Tersetrum, Montir Tewas
Gianyar (Bali Post) Seorang montir, Imam Sepri (45) tewas tersetrum saat bekerja di Bengkel Vulkaniser Ban di Jalan By Pass I.B. Mantra, Desa Saba, Blahbatuh, Rabu (23/11) kemarin. Korban diduga tersetrum dari kawat kabel mesin gerinda yang terkelupas. Informasi dihimpun, insiden ini terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Kala itu korban yang bekerja seperti biasa. Saat mulai menggunakan gerinda, tiba-tiba ia kejang-kejang dan langsung terkapar di lantai. Saat dicek ternyata korban tersetrum dari kabel gerinda yang terkelupas. Warga sekitar yang saat itu berada di lokasi kejadian langsung mencabut stop kontak dari kabel tersebut. Sementara saat itu korban yang sudah tidak sadarkan diri langsung dilarikan ke RS Sanjiwani Gianyar. Sempat mendapat perawatan, namun nyawa Imam Sepri tetap tidak bisa diselamatkan. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarma mengatakan, setelah korban dilarikan ke RS polisi mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan. ‘’Dugaan sementara ini memang kecelakaan kerja. Laporan yang saya terima, korban Imam Sepri sebenarnya sudah tewas di lokasi kejadian,’’ ucapnya. (kmb35)
Tabrakan di Tampaksiring
Sopir Mobil Pengangkut Wisatawan Akui Lalai
Gianyar (Bali Post) Mobil pengangkut wisatawan yang dikemudikan I Ketut Suriawan (45) mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ir. Soekarno, Banjar Bukit Desa Tampaksiring, Rabu (23/11) kemarin. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Mobil Avanza DK 615 DS yang dikemudikan Suriawan bertabrakan dengan Avanza DK 1432 SH yang dikemudikan I Dewa Ardi Santika. Informasi dihimpun, Santika mengaku mengendarai mobilnya dari arah utara dengan kondisi stabil dan pelan. Saat melintas di Jalan Raya Ir. Soekarno sekitar pukul 09.15 Wita, Santika mengaku sudah memperhatikan mobil yang dikemudikan Suriawan melaju kencang dari arah berlawanan serta berada di posisi jalur kanan. Santika juga mengaku sempat memperlambat kendaraan. Namun posisi mobil yang dikemudikan Suriawan tetap tidak berubah, hingga akhirnya tabrakan pun tidak terhindarkan. Warga sekitar yang terkejut dengan kejadian ini langsung memberikan pertolongan serta melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tampaksiring. Sementara Ketut Suriawan yang diintrograsi polisi mengakui kelalaiannya. Saat kejadian ia mengaku tengah asyik ngobrol dengan wisatawan yang diantarnya. Kapolsek Tampaksiring AKP Gde Sudyatmaja mengatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi mengamankan tempat kejadian. Dia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dua wisatawan India dan Jepang yang menumpang pada mobil Suriawan dipastikan selamat. ‘’Sempat terjadi kemacetan akibat kecelakaan ini, tapi sudah kami amankan. Proses selanjutnya ditangani jajaran Sat Lantas Polres Gianyar,’’ ucapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP atas tabrakan mobil pengangkut wisatawan di Tampaksiring, Rabu (23/11) kemarin.
Bali Post/ist
BABI - Anak babi yang mati milik Made Sederisma, peternak di Desa Puhu, Kecamatan Payangan. Kematian anak babi baru lahir secara massal di kawasan tersebut terjadi akhir Oktober lalu. Hingga kini penyebabnya masih dalam penyelidikan.
Penyebab Kematian Massal Anak Babi di Payangan
Pemkab Tunggu Hasil Pemeriksaan Provinsi
Gianyar (Bali Post) -
Di Kecamatan Payangan terjadi fenomena ternak anak babi yang mati secara massal akhir Oktober lalu. Jumlah anak babi yang mati diperkirakan mencapai seribu ekor lebih. Kondisi ini pun diperkirakan akan memicu meroketnya harga daging babi di Bali, khususnya Gianyar untuk empat bulan mendatang. Baik Pemkab Gianyar maupun Warga Payangan hingga kini masih menunggu hasil laboratorium Dinas Peternakan Provinsi Bali, terkait penyebab kematian massal tersebut. Peternak babi di Desa Puhu, Made Sederisma, Rabu (23/11) kemarin mengatakan ternak babi miliknya yang mati mencapai kisaran 150 ekor. Mereka baru beberapa hari lahir dari 15 ekor indukan. ‘’Seperti terkena virus. Sekitar 150 lebih anak babi mati, selang waktu dua sampai tiga hari setelah lahir dari induk babi yang saya ternakkan,’’ katanya. Dijelaskannya, anak-anak babi tersebut mengalami gejala yang sama, yakni setelah lahir tidak mau disusui induknya.
Kemudian dilanjutkan dengan diare hingga akhirnya mati pada hari kedua atau ketiga. ‘’Hanya yang lahir Oktober kemarin saja semua mati dan mengalami gejala seperti ini. Kalau yang lahir sebelum itu baik-baik saja dan sehat sampai sekarang,’’ ucapnya. Dia mengatakan, kondisi serupa juga dialami puluhan peternak lain di Desa Puhu bahkan di sejumlah desa lainnya di Kecamatan Payangan, seperti Desa Bukian dan Bresela. Diperkirakan ada seribu lebih anak babi yang
mati Oktober lalu. ‘’Tidak hanya di Kecamatan Payangan, tapi informasi yang saya terima wabah ini juga menyerang ternak babi yang ada di Kecamatan Tegallalang,’’ ucapnya. Sederisme mengaku mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah akibat kejadian ini. Ia pun memprediksi empat bulan ke depan harga babi akan melonjak, sebab Desa Puhu yang notabene menjadi pemasok daging babi malah kehilangan anak babi dengan jumlah besar.
‘’Kalau saya sendiri yang kehilangan 150 anak babi, mengalami kerugian sampai lebih dari sepuluh juta. Bila dikalkulasi dengan peternak lain yang juga kehilangan babi dengan jumlah hampir sama, tentu kerugian sangat besar dan berdampak pada harga daging babi empat bulan mendatang,’’ ujarnya. Ditambahkannya, ratusan babi tersebut dominan sudah dikubur. Namun ada beberapa yang diambil petugas Dinas Peternakan Provinsi Bali untuk diteliti. Hingga kini pihaknya pun masih menunggu hasil cek lab dari kejadian tersebut. ‘’Sekarang wabah itu tidak terlihat lagi, seminggu kemarin ada juga induk babi yang melahirkan tapi tidak megalami gejala ini. Meski demikian kami tetap masih menunggu hasil cek lab guna
mengantisipasi terulangnya kejadian serupa. Kemarin sempat saya tanya ke provinsi, katanya hasil cek lab masih dibawa ke Bogor untuk diteliti lebih dalam,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar, I.B. Sudewa menyampaikan pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan Dinas Peternakan Provinsi Bali untuk mengetahui penyebab kejadian ini. Namun sebagai langkah awal pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan mensosialisasikan kebersihan kandang babi. Menurutnya, hingga kini babi dengan gejala tersebut belum ditemukan lagi. ‘’Selain menjada kebersihan kandang, kita juga melakukan desinfektan menangkal penyebaran virus,’’ tandasnya. (kmb35)
Dari ARFC 2016
Cuaca Tak Menentu, Menteri PPPA Tegaskan Gianyar Layak Menyandang Predikat KLA Petani Bawang Merugi Gianyar (Bali Post) Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari belakangan kini mengancam produksi bawah merah dan putih. Di Kecamatan Payangan tanaman bawang milik para petani sudah mulai menunjukan penumbuhan yang kurang baik. Kondisi ini pun diperkirakan akan memicu kerugian signifikan bagi petani. Petani bawang di Payangan, I Wayan Sadiyasa mengungkapkan, akibat cuaca tidak teratur, bawang yang ditanam sekitar sebulan lalu kini pertumbuhannya mulai terganggu. Bahkan dia menyebut budidaya yang dilakukannya berpotensi gagal. ‘’Kondisi ini terjadi akibat hujan yang tidak teratur, sehingga tanaman bawang tidak bisa tumbuh sempurna. Bahkan kerdil dan daunnya kuning,’’ ucapnya. Dikatakannya, jika cuaca bagus biasanya umbi bawang telah mulai membesar. Namun karena kebanyakan air hujan, bibit masih tidak mau tumbuh dengan baik. ‘’Saya menanam bibit bawang merah 100 kilogram dengan biaya bibit dan ongkos kerja sampai kisaran Rp 11 juta. Tetapi sepertinya kali ini saya akan merugi,’’ keluhnya. Menurut Sadiyasa, bawang yang ditanam di lahan sawah itu untuk mengganti tanaman padi. Upaya ini dilakukan untuk memperbaiki struktur lahan sehingga nanti saat ditanami padi bisa tumbuh dengan baik. Sementara pantauan di pasar, kini harga bawang mulai merangkak naik dengan harga mencapai Rp 40 ribu hingga 45 ribu per kilogram. Bagi warga kurang mampu, harga tersebut dinilai cukup memberatkan. ‘’Harga bawang sekarang ini memang terus naik. Mungkin pasokannya mulai menipis,’’ ujar Ni Made Janji, salah seorang pedagang di Pasar Sukawati. (kmb35)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
THE Fourth Asian Forum on The Rights of The Child (ARFC) 2016, merupakan agenda rutin setiap dua tahun yang dilaksanakan sebagai wadah untuk bertukar informasi, prestasi dan membahas permasalahan dan upayaupaya untuk pemenuhan hak-hak anak di Asia. ARFC 2016 digelar di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Rabu (23/11) kemarin. Forum ini diikuti oleh delegasi dari negara-negara di Asia, diantaranya Jepang, Korea Selatan, Kamboja, Filipina, Mongolia, Nepal dan India. Peserta konfederasi terdiri dari wakil pemerintahan, universitas, dunia usaha dan lembaga masyarakat yang bergerak di bidang anak. Ketua Konferensi ARFC 2016, Lenny Rosalin mengatakan ARFC 2016 adalah lanjutan dari tiga forum yang sebelumnya telah berlangsung di Seoul (2009), Tokyo (2011) dan Ulaanbaatar (2014). Tujuannya untuk menjamin hak-hak anak, menyampaikan prestasi dari
negara-negara di Asia dalam upaya perlindungan anak di tingkat nasional dan regional, mengidentifikasi tantangan yang muncul terkait perlindungan terhadap anak dan mencari peluang kerja sama lebih lanjut. ‘’Substansinya fokus kepada Kota Layak Anak atau KLA,’’ ucap perempuan yang menjabat Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI tersebut. Lenny menjelaskan, selama forum berlangsung, panel akan mengeksplorasi secara mendalam pendekatan dan praktik terbaik untuk membangun pemenuhan hak anak di tingkat Asia. ‘’Di pengujung panel selanjutnya kami akan membuat rekomendasi resmi dalam bentuk deklarasi,’’ kata Lenny. Menteri PPPA RI Yohana Yembise mengatakan, Indonesia sebagai anggota PBB telah ikut meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) pada tahun 1990 untuk memastikan komitmen Indonesia dalam implementasi dan wujud nyata pemenuhan dan perlindungan hak anak.
Indonesia juga berkomitmen mendukung gerakan global World Fit for Children melalui pembentukan KLA. ‘’Kredit khusus saya berikan untuk komitmen Gianyar yang sangat baik progress-nya dalam upaya menuju KLA. Saya harap forum ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang pertunjukkan oleh delegasi dunia, bahwa Gianyar memang sangat layak menyandang predikat tersebut,’’ imbuh Yohana. Sementara itu, Kepala Bappeda Gianyar Made Wisnu Wijaya yang mewakili Bupati Gianyar mengatakan, selain memang berkomitmen kuat untuk mewujudkan KLA, masyarakat Bali khususnya Gianyar yang mayoritas Hindu senantiasa menjaga nilai tradisi dan budaya bahwa anak adalah harta yang paling berharga dalam keluarga. Maka dari itu, anak sejak lahir hingga tumbuh dan menikah selalu diupacarai sebagai tanda penghormatan. Prosesi upacara mulai ketika bayi dalam kandungan yang disebut megedong-gedongan, upacara jata karma dilak-
ARFC - Suasana penyelenggaraan The Fourth Asian Forum on The Rights of The Child (ARFC) di Bali Safari Marine Park, Gianyar, Rabu (23/11) kemarin. sanakan sebelum bayi lepas tali pusar, upacara bajang colong ketika bayi berumur 12 hari, selanjutnya ketika bayi berusia 42 hari dilakukan upacara kambuhan. Berikutnya saat menginjak 105 hari upacaranya dinamakan tiga bulanan dan kemudian setiap enam bulan Kalender Bali diupacarai dengan simbol otonan.
‘’Serangkaian upacara tersebut adalah bentuk penghargaan tertinggi atas lahirnya sang anak dan diharapkan anak tersebut tumbuh menjadi pribadi yang taat dan berbakti terhadap kehidupan. Nantinya generasi inilah yang mengemban tanggung jawab melanjutkan cita-cita bangsa ini,’’ pungkasnya. (ad748)
KLUNGKUNG
10
Kamis Pon, 24 November 2016
Cegah Penyalahgunaan Internet
Ratusan Siswa SMP dan SMA/SMK Dilatih Cakap Semarapura (Bali Post) –
Pengguna terbesar internet adalah anak– anak dan remaja. Untuk melindungi mereka dari situs dengan konten bermuatan negatif serta kejahatan dunia cyber, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Dishubkominfo Kabupaten Klungkung menggelar pelatihan Internet Cerdas Kreatif dan Produktif (Internet Cakap) di Aula SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, Rabu (23/11) kemarin. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang penggunaan internet secara positif, sehat, cerdas, kreatif dan produktif kepada generasi muda. Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkari dalam laporannya mengatakan, melalui program ini generasi muda pengguna internet didorong memberdayakan internet yang berdaya guna, bernilai tambah serta bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat. Ia menyampaikan rasa bangganya karena salah satu perwakilan Klungkung di ajang Duta Internet Cakap 2016, Komang Novia Arsita Wijaya, terpilih sebagai yang terbaik putri di tingkat nasional. Siswa SMAN 2 Semarapura yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, diharapkan mampu menularkan ilmunya ke lingkungan sekitarnya dan masyarakat luas, sehingga penggunaan teknologi internet memberikan manfaat maksimal. Bupati Klungkung dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wabup Made Kasta menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya internet memiliki manfaat luar biasa, namun juga bisa memberikan dampak negatif yang besar. “Pelatihan ini sangat baik untuk menyiapkan SDM yang nantinya menularkan pengetahuannya kepada masyarakat. Masyarakat selanjutnya diharapkan dapat memberdayakan dan mengambil manfaat dari internet, bukan malah menjadi korban perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,” ujarnya. Wabup berpesan kepada Novia Arsita supaya menjadi agen perubahan penggunaan internet yang cerdas, mampu memanfaatkan internet dengan tepat guna, aman sesuai etika, berbudaya dan norma yang berlaku. “Saya juga harapkan ia menularkan penggunaan internet yang produktif dan kreatif, sehingga mampu menciptakan karya baru yang memberikan nilai tambah dan manfaat,” katanya. Pelatihan diikuti sekitar 200 peserta tingkat SMP dan SMA/SMK. Acara pembukaan dihadiri Kadisdikpora Nyoman Mudarta, Kadishubkominfo Nengah Sukasta, GM Telkom Bali Utara, serta jajaran Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika. (dwa)
Pemkab ”Ngaturang Bhakti Panganyar”
Bali Post/dwa
CEK MESIN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek mesin incinerator ketika berkunjung ke Tangerang Selatan, Banten, beberapa waktu lalu.
Terganjal Izin Operasional dari KLH
Pemkab Batal Beli ’’Incinerator’’ Semarapura (Bali Post) – Rencana Pemkab Klungkung mengatasi permasalahan sampah dengan membeli dua unit incinerator seharga Rp 4 miliar dipastikan batal. Pasalnya, Kementerian Lingkungan Hidup tidak memberikan izin operasional untuk alat pembakar sampah tersebut, mengingat asap yang ditimbulkan dari proses pembakaran dapat mencemari lingkungan. Kondisi itu membuat alokasi pembelian dua unit incinerator pada anggaran induk tahun 2016 tidak menjadi kenyataan. Sementara Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung harus berpikir keras untuk mencari solusi mengatasi 212 meter kubik sampah yang dihasilkan warganya setiap hari. Rencana pembelian incinerator muncul saat Pemkab
Klungkung diminta mengatasi permasalahan sampah di TPA Sente yang sudah overload. Bupati I Nyoman Suwirta memutuskan belajar mengatasi sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Di tempat ini terdapat mesin incinerator yang telah beroperasi dan mampu mengatasi masalah sampah di daerah
tersebut. Pengadaan dilakukan pada anggaran induk 2016, untuk membeli dua unit mesin incinerator yang rencananya ditempatkan di Kecamatan Banjarangkan dan Dawan. Akan tetapi harapan Pemkab Klungkung akhirnya pupus setelah Kementerian Lingkungan Hidup tidak memberikan izin operasional. “Rencana pembelian mesin incinerator kami akhiri, karena izin
operasional dari kementerian tidak ada,” ujar Suwirta, Rabu (23/11) kemarin. Menurut bupati, alat incinerator mampu mengubah sampah organik menjadi pupuk dan sampah anorganik menjadi arang. Pengolahan sampah ini dilakukan dengan proses pembakaran yang tentu saja menimbulkan pembuangan asap yang dapat mencemari lingkungan. DKP Klungkung telah menghadap ke Jakarta untuk membahas permasalahan incinerator ini, namun tetap saja tidak mendapatkan izin. Dengan tidak adanya incinerator, DKP Klungkung hanya memiliki dua opsi,
yakni mewajibkan desadesa memiliki TPST yang dikelola secara mandiri dan membuang sampah di TPA Regional Bangli. Di TPST, sampah dikumpulkan lalu diangkut dan diolah. Sebanyak 50 persen sampah yang merupakan sampah organik diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik dipilah dan didaur ulang. Sisa sampah yang menjadi residu baru dibuang ke TPA. Suwirta berharap seluruh desa dapat membuat TPST pada Desember mendatang, mengingat tahun 2017 DKP Klungkung menekan kiriman sampah ke TPA Sente yang akan ditutup. (dwa)
Buruh Pelabuhan Diminta Waspadai Penyelundupan Barang
Semarapura (Bali Post) –
Serangkaian pujawali di Pura Pasar Agung Giri Tolangkir, Desa Pakraman Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, yang puncaknya, Senin (14/11) lalu, Pemerintah Kabupaten Klungkung ngaturang bhakti panganyar, Rabu (23/11) kemarin. Bakti penganyar dipimpin Wakil Bupati Made Kasta beserta Nyonya Sri Kasta, didampingi jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. Ida Bagus Made Bayu Patiputra, panitia wewantenan panganyar Pemkab Klungkung, mengatakan bhakti pqnganyar wajib dilaksanakan selama Ida Batara katuran nyejer dalam upacara atau pujawali. Ini sebagai wujud bakti umat ke hadapan Ida Bhatara Bhatari, utamanya Ida Bhatara yang berstana di Pura Pasar Agung Giri Tolangkir. “Saat pujawali umat diwajibkan mempersembahkan segala baktinya ke hadapan Ida Bhatara dengan harapan Ida Bhatara yang berstana di sini selalu memberikan berkah. Bhakti panganyar diawali dengan natab banten prayascita,” katanya. Sebelum persembahyangan bersama, Wakil Bupati Klungkung bersama rombongan dan pamedek lainnya mengumandangkan Puja Trisandya. Persembahyangan berlangsung hikmat di-puput Ida Pedanda Made Tembau dari Griya Kulon Aan, Kecamatan Banjarangkan. Seusai pesembahyangan, Kasta menghaturkan punia yang diterima panglingsir Pura Pasar Agung Giri Tolangkir, Jero Mangku Gede Umbara. Ida Bathara nyejer selama 11 hari dan akan nyineb pada 25 November. Pemkab Klungkung juga mengaturkan bakti penganyar di Pura Kentel Gumi, Kecamatan Banjarangkan, yang akan nyineb pada hari yang sama. (dwa)
Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/dwa
BERBAUR – Kepolsek Dawan dan anggotanya berbaur dengan buruh di pelabuhan rakyat Desa Kampung Kusamba.
Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana, S.H., bersama jajarannya turun menemui buruh dorong di pelabuhan rakyat Desa Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Rabu (23/11) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan rutin ini sebagai upaya menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya penyelundupan barang melalui pesisir. Jajaran Polsek Dawan menemui komunitas buruh dorong di pelabuhan rakyat Desa Kampung Kusamba. Suadnyana didampingi Kanit Intelkam Iptu I Nyoman Sudarsa, Kanit Binmas Ipda Kadek Wahyuningsih dan Kanit Patroli Aiptu I Wayan Gede Sutama. ‘’Kegiatan ini merupakan upaya menjalin komunikasi dengan masyarakat guna mewaspadai penyelundupan barang,’’ katanya. Dijelaskannya, masalah
penyelundupan barang sangat perlu diwaspadai oleh masyarakat, terlebih yang bekerja di daerah pesisir. “Tidak menutup kemungkinan laut digunakan sebagai jalur penyelundupan barang,” tutur Suadnyana. Lewat program ini masyarakat diharapkan bisa memproteksi diri agar tidak terlibat dalam aksi penyelundupan. Untuk itu, Polsek Dawan mengajak masyarakat yang bekerja di pesisir bersama Polri bersinergi mengantisipasi penyelundupan barang. Partisipasi seluruh komponen masyarakat akan mampu menjaga kamtibmas. “Sampaikan informasi kepada Polri, karena masyarakat merupakan sumber dari segala informasi tentang kamtibmas. Dengan sinergitas semua komponen masyarakat bersama Polri, situasi kamtibmas akan terjaga dengan baik,” tambahnya. (dwa)
Panen Raya di Dawan, Harga Sawo Anjlok
Semarapura (Bali Post) – Bali Post/dwa
PANGANYAR – Pemkab Klungkung ngaturang bhakti panganyar di Pura Pasar Agung Giri Tolangkir, Desa Sebudi, Selat, Karangasem.
Telepon Penting kLUNGKUNG
Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung
(0366) 5382838 (0366) 21172
Kecamatan Dawan terkenal sebagai daerah penghasil buah sawo. Di tempat ini sangat mudah ditemukan pohon sawo, terlebih di pinggir jalan. Buah sawo didistribusikan ke berbagai kabupaten di Bali, bahkan hingga ke Surabaya. Pada musim panen November ini, buah sawo yang dihasilkan amat banyak. Sayang, melimpahnya hasil panen membuat harga buah sawo di pasaran menjadi anjlok. Mangku Gede Setiawan, seorang petani sawo di Dawan menyampaikan sawo saat ini hanya dihargai Rp 4 ribu per kilogram untuk petik di pohon. Setelah sampai di
tangan konsumen harganya mencapai Rp 12 ribu per kilogram. Harga ini termasuk anjlok, mengingat normalnya bisa dua kali lipat. “November sampai Desember merupakan musim panen buah sawo. Satu pohon bisa menghasilkan 35 kilogram sekali panen,” tuturnya, Rabu (23/11) kemarin. Sesuai data dari Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, jumlah tanaman sawo di Dawan sekitar 2.905 pohon yang menghasilkan 1.157 kwintal per tahun. Sawo dari Dawan dipasarkan ke pasar tradisional dan ke luar pulau melalui pengepul besar ke Surabaya. Harga buah sawo di pasar umum Klungkung
saat ini Rp 12 ribu per kilogram. Pohon sawo merupakan tanaman yang paling menguntungkan bagi masyarakat Dawan. Hasil panennya cukup banyak dan termasuk tanaman yang tahan terhadap penyakit sehingga lebih mudah merawatnya. Akan tetapi buah sawo belum dimanfaatkan sebagai makanan olahan, sehingga saat hasil panen melimpah harganya anjlok. Bila Pemerintah Kabupaten Klungkung mau mendorong pengolahan sawo menjadi produk makanan, hasil panen yang melimpah bisa dimanfaatkan seluruhnya, sehingga harga tidak anjlok. (dwa)
Bali Post/dwa
PANEN – Seorang warga Dawan tengah memanen buah sawo.
Kamis Pon, 24 November 2016
Sambangan Dapat Program Listrik Masuk Desa
Singaraja (Bali Post) Warga Dusun Banjar Anyar, Desa Sambangan, Singaraja, mendapat dukungan program listrik masuk desa (lisdes) PLN Distribusi Bali. Sebelumnya, pasokan listrik dirasa amat sulit. Warga mengakali dengan menempel listrik antartetangga. Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PT PLN (Persero) Amin Subekti mengatakan, sebanyak 40 desa di wilayah Kabupaten Buleleng dan Jembrana ditarget tuntas memperoleh aliran listrik. ‘’Setiap tahunnya kami rancang program listrik masuk desa, dan tahun ini kami melistriki 40 desa. Sekarang sudah selesai 17 desa dan dusun, untuk selanjutnya dikebut sesuai kebutuhan. Dari 4.000 KK membutuhkan aliran listrik, baru 1.200 KK kami bantu listrik,’’ ujarnya, Selasa (22/11). Salah satu kerja nyata terangi negeri melalui lisdes diresmikan di Dusun Anyar Desa Sambangan. Program lisdes PLN mendorong tumbuhnya ekonomi pedesaan dengan penyediaan listrik menjangkau ke pelosok pedesaan. ‘’Program lisdes sangat penting. PLN mempunyai tugas di seluruh wilayah tanah
air dan memberi pelayanan publik membuka jaringan listrik ke pelosok desa,’’ imbuhnya. Jaringan listrik di Jawa Bali memiliki sistem kelistrikan cukup kuat. Di Desa Sambangan jaringan listrik dibangun melalui dana sebesar Rp 531 juta dari total investasi listrik pedesaan sebesar Rp 1,67 miliar untuk listrik pedesaan di wilayah Sukasada. ‘’Untuk seluruh wilayah Bali Utara PLN menyiapkan dana Rp 16,9 miliar untuk membangun listrik pedesaan,’’ imbuh General Manager PLN Distribusi Bali Sandika Aflianto didampingi Manager Area Bali Utara Ansats Pram Andreas S. Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Buleleng Drs. Ida Bagus Made Geriastika mewakili Plt. Bupati Buleleng Ir. Made Gunaja, M.Si. mengatakan, masyarakat di Buleleng sangat terbantu atas kemudahan layanan listrik pedesaan. ‘’Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN Buleleng dengan 148 desa/kelurahan dimiliki program lisdes secara bertahap dapat menjangkau layanan listrik di pelosok masyarakat,’’ pungkasnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
LISTRIK MASUK DESA – PLN memberi kemudahan layanan listrik pedesaan di Dusun Banjar Anyar, Desa Sambangan, Singaraja, Selasa (22/11).
Perekaman KTP Elektronik
Perbekel Diminta Hadirkan Warga
Singaraja (Bali Post) jib KTP bisa tercatat sebagai Perbekel dan lurah di Bule- pemilih. Langkah ini pun leng diminta proaktif meng- sekaligus sebagai komitmen hadirkan warga yang wajib pemerintah untuk berpartiKTP agar melakukan pereka- sipasi untuk menekan jumlah man data kependudukan ke angka golongan putih (golput) kecamatan. Ini karena data dalam pilkada mendatang. yang dikeluarkan oleh KPU ‘’Kami masih bekerja dan Buleleng menyebut 101.993 sebelum penetapan DPT, warga belum memiliki KTP penduduk yang wajib KTP elektronik atau surat keteran- ini bisa menggunakan hak gan pengganti KTP elektronik pilihnya dengan dibuktikan yang diterbitkan oleh Dinas memiliki KTP elektronik atau Kependudukan dan Catatan surat pengganti KTP yang Sipil (Dispendukcapil). Jika khusus untuk penduduk yang perekaman tidak dioptimal- sudah melakukan perekaman kan, dikhawatirkan pada data kependudukan di kecapencoblosan Pilkada Buleleng matan,’’ jelasnya. 15 Februari 2017 mendatang Untuk diketahui, KPU warga tidak dapat mengguna- telah mengumumkan daftar kan hak pilihnya. pemilih sementara (DPS) seKepala Dispendukcapil banyak 611.156 orang. Data Putu Ayu Reike Nurhaeni ini sekarang dimutakhirkan dihubungi Rabu (23/11) ke- untuk memverifikasi pemilih marin mengatakan, belum yang sudah meninggal dunia bisa dipastikan warga se- dan yang pensiun sebagai banyak itu tidak memiliki anggota TNI dan Polri. KTP elektronik atau ada Selain mengumumkan warga yang sudah melaku- DPS, KPU juga menemukan kan perekaman, namun KTP sebanyak 101.993 pemilih elektroniknya belum dicetak yang belum memiliki KPT karena stok blangko KTP elektronik atau surat ketelektronik telah lama kosong. erangan pengganti KTP elekUntuk itu, pihaknya masih tronik. Warga diharapkan melakukan pemutakhiran melakukan perekaman data data kependudukan. Dalam kependudukan atau mengaproses ini, seluruh perbekel jukan permohonan KTP elekdan lurah diminta proaktif tronik bagi warga yang sudah menghadirkan warga agar melakukan perekaman data segera melakukan pereka- kependudukan. Jika sampai man data kependudukan tanggal 4 Desember 2016, atau yang sudah perekaman warga belum memiliki KTP agar difasilitasi mengajukan elektronik atau surat ketpermohonan KTP elektronik erangan pengganti KTP eleksecara berjenjang dari keca- tronik, KPU akan menghapus matan hingga ke Dispenduk- data tersebut dari DPT. capil. ‘’Kami minta perbekel Atas kondisi ini, Pelaksana dan lurah memfasilitasi dan tugas (Plt) Bupati Buleleng menghadirkan warga untuk Made Gunaja menginstrukmengurus KTP elektronik sikan agar Dispendukcapil seatau mencari surat keteranrius menuntaskan persoalan gan pengganti KTP elekdata pemilih. tronik,’’ katanya. (kmb38) Di sisi lain, mantan Camat Banjar ini mengatakan, Dispendukcapil mengintensifkan perekaman data kependudukan melalui kecamatan masing-masing. Selain itu, perekaman dengan mendatangi langsung ke desa-desa (jemput bola - red) juga tetap digulirkan. Langkah ini dilakukan agar sebelum KPU akan menetapkan daftar pemilih tetap Bali Post/kmb38 (DPT), penPutu Ayu Reike Nurhaeni duduk yang wa-
BULELENG
11
Sekolah Tak Terima Naskah Soal, Siswa Batal Ikuti UAS
Singaraja (Bali Post) Beberapa SD di Kecamatan Buleleng tidak melaksanakan ujian akhir semester (UAS) karena tidak menerima naskah soal untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Informasi dikumpulkan di lapangan, Rabu (23/11) kemarin, UAS tingkat SD digelar sejak Senin (12/11) dan berakhir Jumat (25/11) besok. Hari pertama dan kedua, UAS berjalan dengan lancar. Namun hari ketiga, sejumlah sekolah di Kecamtan Buleleng terpaksa tidak melanjutkan UAS. Hal ini karena pengadaan naskah soal yang tidak jelas. Naskah soal UAS untuk mata pelajaran Bahasa Inggris tidak diterima oleh sekolah bersangkutan. Akibatnya, guru terpaksa tidak menggelar UAS untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Bahkan, ada sekolah yang terpaksa menggunakan naskah soal yang disusun oleh guru di sekolah bersangkutan.
Bali Post/kmb38
TERBENGKALAI - SPDN di kawasan PPI Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan terbengkalai karena pengelolanya merugi. Sementara penawaran kerja sama dengan pihak ketiga gagal karena syarat operasional yang diwajibkan rumit.
Syarat Operasional Rumit
Pemilik Modal Enggan Kelola SPDN Singaraja (Bali Post) Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN - red) yang dibangun Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng, nasibnya semakin terpuruk. Sejak dua tahun terakhir, SPDN yang dijadikan fasilitas pendukung di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit, Kecamatan Sawan ini bangkrut lantaran pihak pengelolanya merugi. Diskanla kemudian mencari pemilik modal untuk mengelola, tetapi hal itu gagal. Ini karena syarat pengoperasian SPDN rumit, sehingga tidak ada pemilik modal yang tertarik mengelola unit usaha tersebut. Kepala Diskanla Ni Made Arnika didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Herunimus Hure, Rabu (23/11) kemarin, mengakui tidak ada perusahaan yang tertarik mengelola SPDN tersebut. Arnika mengatakan, sejak Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Mina Bahari Diskanla Buleleng menghentikan pengelolaan, beberapa perusa-
haan pernah menawarkan diri untuk bekerja sama sebagai pengelola. Hanya, tawaran itu gagal direalisasikan. Hal ini karena persyaratan yang diwajibkan oleh Pertamina kepada pengelola SPDN tergolong rumit. Salah satu persyaratan itu adalah setiap kapal nelayan yang akan membeli bahan bakar harus membawa surat pengantar dari Diskanla setempat. Persyaratan ini diakuinya menyulitkan pemilik kapal, sehingga memilih untuk membeli BBM ke SPBU di luar PPI. ‘’Sudah ada dua perusahaan yang mau mengelola, namun setelah kita tindak lanjuti perusahaan itu membatalkan keinginannya karena persyaratan pengoperasiannya rumit,’’ katanya. Selain surat pengantar, lanjut Arnika, Pertamina mewajibkan kapal yang dapat membeli BBM di SPDN adalah kapal berkapasitas 30 gros ton (GT) atau kebutuhan konsumsi BBM-nya sebanyak 25 ton per bulan. Dengan syarat ini, pengelolaan SPDN
rentan akan menelan kerugian karena fakta di lapangan menyebutkan bahwa kapal kapasitas sebesar itu minim. Selain itu, batasan kebutuhan juga dinilai akan mempersulit pihak pengelola SPDN untuk mendapatkan keuntungan. ‘’Pada waktu KPN yang mengelola kondisi ini juga menyebabkan mengapa SPDN itu tutup. Sekarang mau kita cari pengusaha juga sulit karena dengan persyaratan ini rentan menimbulkan kerugian di pihak pengelola,’’ jelasnya. Menyusul persoalan ini, Arnika mengaku tidak bisa berbuat banyak dan terpaksa membiarkan SPDN yang dibangun dengan dana APBD Buleleng tutup tanpa mendatangkan hasil seperti target pada saat perencanaan pembangunan sebelumnya. Meski demikian, pihaknya tetap menawarkan kepada pihak ketiga yang tertarik mengelola SPDN untuk membantu nelayan di daerahnya mendapat pasokan bahan bakar untuk melaut. (kmb38)
Bali Post/kmb34
GONG KEBYAR - Utsawa Merdhangga Gong Kebyar Wanita berlangsung 22-26 November 2016 di panggung eks Pelabuhan Buleleng. Setiap sekaa gong membawakan tarian wajib Palawakya.
Utsawa Merdhangga Gong Kebyar Wanita
Lestarikan Tari Palawakya
Singaraja (Bali Post) Minat remaja mempelajari tari Palawakya mulai berkurang di Buleleng. Penari Palawakya belum teregenerasi secara baik. Tarian Palawakya lahir dan tercipta di Buleleng. Salah satu cara dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng untuk melestarikan tarian ini dengan memadukannya dengan penampilan Sekaa Gong Wanita dalam Utsawa Merdhangga Gong Kebyar Wanita 2016 di panggung eks Pelabuhan Buleleng. Menurut Kepala Seksi Kesenian Disbudpar Buleleng Wayan Sujana, tari Palawakya tidak mudah ditarikan. Perlu keinginan kuat untuk mempelajari tarian tersebut. ‘’Penari harus pragina yang lemah gemulai, andal menabuh dan bisa menyanyikan kidung. Tingkat kesulitan cukup tinggi dan masih sedikit generasi muda mau mempelajari tari Palawakya. Maka kami les-
tarikan bersama-sama dalam utsawa kali ini,’’ ujar Sujana, Selasa (22/11) malam. Sujana menambahkan, lewat utsawa ada sepuluh orang penari Palawakya tampil dari proses cukup lama untuk mempelajari tari Palawakya menjelang lomba. ‘’Memang hasilnya belum optimal. Tapi setidaknya ada yang bisa, ada yang tahu, sehingga tidak benar-benar punah. Misi utamanya kan pelestarian, jangan sampai hilang,’’ katanya. Utsawa Merdhangga Gong Kebyar Wanita berlangsung mulai 22-26 November 2016. Ajang kompetisi seni tradisi ini diikuti sembilan sekaa gong wanita dan ditambah sekaa gong wanita sebagai pendamping. Selasa malam lalu, tampil sekaa gong wanita perwakilan Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Busungbiu. Kecamatan Sukasada diwakili Sekaa Gong Kebyar Wanita Dyana Kusuma Desa
Pancasari dan untuk Kecamatan Busungbiu diwakili Sekaa Gong Kebyar Wanita Genta Suara Budaya Desa Umajero. Sekaa Gong Dyana Kusuma membawa dua tabuh kreasi yaitu Tabuh Telu Batur Sari, Tabuh Kreasi Karang Anyar. Selain itu, mereka membawakan tari kreasi Pradwala Nilayam serta tari wajib yakni tari Palawakya. Kemudian Sekaa Gong Genta Suara Budaya membawa Tabuh Kreasi Gambang Suling dan Tabuh Kumbang Atarung, tari Gabor, dan tari wajib tari Palawakya. Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. menambahkan, Utsawa Merdhangga agar menjadi ajang pembinaan, dan pelestarian seni tari serta gong kebyar di Buleleng. Selain itu, sekaa-sekaa gong kebyar di Buleleng memiliki kewajiban untuk bersinergi menjaga keunikan seni budaya. (kmb34)
Persoalan UAS ini mendapat tanggapan beragam setelah informasinya beredar di media sosial (medos - red). Bahkan, banyak orangtua komentar kalau anak-anak mereka dirugikan karena hal itu. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Buleleng Made Astika ketika dimintai konfirmasi membenarkan beberapa sekolah terpaksa menunda UAS. Dari penelusuran yang dilakukan, sekolah yang mengalami hambatan dalam pelaksanaan UAS itu yaitu SDN 3 Banjar Jawa, SDN 1 Baktiseraga, dan beberapa sekolah lain. Naskah soal UAS ini disusun oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di
bawah koordinasi Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Kecamatan. ‘’Informasi dari beberapa sekolah memang ada yang tidak dapat naskah soal. Yang kita ketahui hanya naskah soal disusun K3S di bawah kendali UPP. Masalah sekolah tak dapat soal yang lebih tahu itu di UPP,’’ katanya. UPP Kecamatan Buleleng belum bisa memberikan konfirmasi terkait masalah ini. Padahal, para orangtua siswa memerlukan kejelasan informasi terkait kelanjutan jadwal UAS berikutnya. Orangtua siswa pun terpaksa mencari tahu ke pihak sekolah untuk mengetahui kelanjutan UAS. (kmb38)
Bali Post/kmb34
RS – Pembangunan RS Pratama di Desa Giri Emas Kecamatan Sawan, Buleleng, saat ini telah mencapai 75 persen.
Pembangunan Fisik RS Pratama Digenjot
Singaraja (Bali Post) Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Giri Emas Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, digenjot Pemkab Buleleng. Saat ini pembangunan fisik RS tanpa kelas tersebut sudah mencapai 75 persen. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. I Gusti Nyoman Mahapramana, pengerjaan fisik RS itu dipantau pemerintah sebagai aset fasilitas layanan kesehatan masyarakat. Progres pembangunan mengalami kemajuan signifikan. ‘’Target pekan ini 71 persen, tetapi sudah mampu mencapai 75 persen. Kami terus genjot sampai target penyelesaian 27 Desember 2016,’’ ujar Mahapramana, di Singaraja, Rabu (23/11) kemarin.
Dia menuturkan, cukup banyak manfaat dirasakan masyarakat dengan terbangunnya RS Pratama di Desa Giri Emas. Namun soal teknis RS, bukan hanya melulu pembangunan fisik. Hal lain perlu diperhatikan ketersediaan alat-alat kesehatan, rekrutmen tenaga medis dan nonmedis, termasuk pula izin beroperasi dari Kementerian Kesehatan. ‘’Rencananya bila tidak ada halangan rekrutmen tenaga medis dan nonmedis akan diumumkan mulai Desember 2016 depan. Kami sekaligus mematangkan ketersediaan alat kesehatan lebih awal. Di situ pula termasuk rekrutmen tenaga kerja, pelatihan tenaga medis sampai izin operasional harus lebih dini dipersiapkan,’’ paparnya. (kmb34)
Kampanye Kotak Kosong Mesti Bersurat ke Polisi
Singaraja (Bali Post) Tahapan Pilkada Buleleng tampak minim aktivitas kampanye. Padahal masa kampanye tinggal tiga bulan berjalan dan pemilihan dilangsungkan 15 Februari 2017. Beberapa ruas jalan di perkotaan dan perdesaan hanya tampak terpasang spanduk calon tunggal petahana Putu Agus Suradnyana, S.T.- dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Sedangkan aparat kepolisian fokus menjaga keamanan, meski suasana pesta demokrasi tidak seramai tahun 2012 lalu. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan, belum ada kerawanan dalam tahapan pilkada kali ini. Seluruh wilayah terpantau aman dan terkendali. Sukawijaya sudah menjajaki koordinasi keamanan baik bersama tim pemenangan petahana maupun tim bakal calon Paket Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya. Kuasa hukum Paket Surya kini sedang mengikuti sidang gugatan terhadap KPU dan Panwaslih Buleleng di PT TUN Surabaya. ‘’Kami koordinasi dengan penyelenggara dan masing-masing tim pemenangan, dengan tujuan keamanan di Buleleng agar tetap terjaga,’’ ujarnya, Rabu (23/11) kemarin. Menurutnya, masih banyak masyarakat di tingkat bawah membutuhkan sosialisasi
Bali Post/kmb34
AKBP I Made Sukawijaya, M.Si.
tahapan pilkada dan mengetahui lebih mendalam sosok yang maju dalam Pilkada Buleleng. Sukawijaya bahkan telah berkoordinasi bersama Polda Bali dan Mabes Polri, dari 100 lebih pilkada di Tanah Air, hanya paslon di Pilkada Buleleng belum melakukan kampanye di masyarakat. Kecenderungan malah muncul pihak tertentu mengampanyekan kotak kosong. ‘’Kampanye kotak kosong di Pilkada Buleleng, belum diketahui teknis siapa yang akan mengajukan. Jika benar demikian ada kampanye kotak kosong, kan tentu harus pula bersurat ke kantor kepolisian untuk mengajukan mengadakan kampanye dan keamanan. Harus dilengkapi surat di mana lokasi kampanye, berapa perkiraan massa yang hadir dan waktu kegiatan,’’ ucapnya. (kmb34)
JEMBRANA
12
Kamis Pon, 24 November 2016
Los Pasar Ikan Dijadikan Gudang Tenda Negara (Bali Post) Bangunan tertutup kaca yang digunakan untuk los pasar ikan dan daging di belakang Peken Ijogading, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, belakangan berubah fungsi menjadi gudang. Terlihat, di dalam los tersebut terdapat sejumlah peralatan tenda. Warga pun mempertanyakan alih fungsi bangunan tersebut. Bangunan yang berdekatan dengan kontainer sampah ini, menurut beberapa warga, jarang digunakan. Kondisi di dalamnya sudah lumutan. Los sempat digunakan pedagang ikan dan daging, tetapi tidak berlangsung lama. Padahal fasilitas yang disediakan cukup representatif dan nyaman. Seperti ruangan yang bersih dan tertutup agar tidak menimbulkan bau. Sayangnya, belakangan justru digunakan gudang tenda. Sejumlah warga yang ditemui, Rabu (23/11) kemarin menyayangkan bangunan yang cukup
representatif itu justru dijadikan gudang tenda. Kadek Dana, warga Loloan Timur menilai daripada dijadikan gudang, lebih baik disewakan. Sebab, malam harinya di lokasi sekitar los ikan itu ramai dengan pasar senggol. Di sisi lain, Kabid Perdagangan pada Dinas Perindagkop Jembrana, Komang Susila dikonfirmasi kemarin mengatakan adanya tenda di bangunan los pasar ikan itu bersifat sementara. Lantaran tidak ada gudang, maka sementara menggunakan bangunan tersebut. Tenda tersebut merupakan tenda yang sempat digunakan pedagang di Pasar Banjar Tengah. Nantinya, tenda itu akan kembali digunakan oleh pedagang pasar di Banjar Tengah. Susila mengakui bangunan itu sempat digunakan para pedagang ikan dan daging. Tetapi, hanya bertahan sekitar dua minggu. Satu per satu pedagang pindah dengan alasan sepi. (kmb26)
Dijatah 5.000 Asuransi Nelayan
Baru Terealisasi 1.518
Negara (Bali Post) Tahun 2016 ini, Jembrana mendapat jatah program asuransi bagi nelayan sebanyak 5.000 orang. Namun, kendati telah dilakukan sosialisasi, baru sekitar 1.500 nelayan yang mendaftar. Asuransi ini diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk jaminan kerja pada nelayan, baik di laut maupun di darat. Tetapi kesadaran untuk memanfaatkan asuransi ini nampaknya masih rendah.
Bali Post/olo
LOS PASAR – Los pasar ikan di areal Peken Ijogading yang dijadikan gudang tenda. Terlihat, sejumlah peralatan tenda berada di dalam los.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana I Made Widanayasa, Rabu (23/11) kemarin mengatakan, dari jatah asuransi yang disediakan memang belum terpenuhi semua. Menurutnya, hingga akhir tahun ini baru 1.518 nelayan yang mendaftar dari kuota yang disediakan 5.000 orang. Dari 1.518 data yang disetorkan itu, sudah 801 orang yang menerima kartu asuransi. Sejak awal, HNSI bersama pihak terkait melakukan sosialisasi di kantong-kantong nelayan, bahkan hingga jemput bola. �Sebenarnya ini program
yang bermanfaat bagi nelayan, jaminan kerja dan kesehatan. Kami juga kurang paham, mengapa nelayan yang mendaftar sedikit,� terangnya. Dengan sisa waktu sekitar satu bulan hingga akhir tahun ini, pihaknya berupaya agar sudah mencapai 2.000 nelayan. Jumlah nelayan di Jembrana merupakan terbanyak di Bali yakni sekitar 10 ribu orang. Baik nelayan selerek maupun nelayan tradisional. Dengan jumlah tersebut, secara bertahap akan diikutkan dalam program asuransi ini. Untuk itu, pada tahun 2017 nanti, seluruh nelayan di Jem-
brana bisa merasakan asuransi tersebut. Ditambahkan Widanayasa, untuk ikut asuransi ini sejatinya syaratnya mudah. Selain KTP, kartu keluarga dan kartu nelayan, juga mengisi formulir. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan Dan Kehutanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa terkait asuransi nelayan ini mengatakan, pemberian dilakukan secara bertahap. Pihaknya mendorong kepada HNSI agar kuota yang disediakan terpenuhi sehingga manfaat asuransi itu langsung bisa dirasakan nelayan. (kmb26)
Kamis Pon, 24 November 2016
KARANGASEM
13
Tokoh Desa Asak
SOSOK
Dorong Polisi Tuntaskan Laporan Warga
Terganggu Peringatan Dini WILAYAH Desa Segeha tergolong rawan terjadi pergerakan dan tanah longsor, soalnya tempat di sana berbukit-bukit. Guna mengetahui pergerakan tanah di desa utara Gunung Lempuyang itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem sudah melakukan antisipasi dengan memasang alat elektronik. Tiap ada hujan yang di atas normal, atau saat ada kemiringan tanah akibat pergerakan tanah, alat itu merespons dengan bunyi sirine. Hal itu sebagai indikator peringatan kewaspadaan terhadap warga di desa itu. Namun, belakangan diduga ada gangguan atau sebab lainnya, karena itu walau tidak ada hujan, sirine peringatan dini itu juga berbunyi. ‘’Malah sirinenya berbunyi keras. Bahkan suaranya kedengaran sampai sejauh satu kilometer. Namun belakangan suaranya sudah tak seperti dulu, menjadi bero,’’ ujar Klian Desa Pakraman Segeha Drs. I Nyoman Oka. Atas kondisi sirine yang mulai tidak normal itu, Nyoman Oka di Amlapura, Rabu (23/11) kemarin, memohon agar alat itu dicek lagi oleh BPBD. Guna diketahui apakah ada gangguan atau bagaimana dengan sirine tersebut? Soalnya, tak ada hujan, pada malam hari sirine juga berbunyi. Jadi hal itu sudah pasti mengganggu ketenangan warga. ‘’Tak ada hujan pada malam hari sirine berbunyi. Saya khawatir saat benar ada hujan di atas normal yang menyebabkan pergerakan tanah, atau malah longsor, warga lalu tidak peduli karena merasa sirine itu sudah biasa berbunyi seperti itu,’’ paparnya. Nyoman Oka mengatakan, rumahnya paling dekat dengan lokasi pemasangan peringatan dini dari BPBD itu. Saat malam hari sirine berbunyi, Nyoman Oka yang juga guru IPS di SMAN 2 Amlapura itu mengaku terkejut. Dia mengatakan, di perbukitan tandus di Segeha memang sudah sering turun hujan. Namun, belum juga ada rembesan atau mata air. ‘’Kalau dulu, musim hujan memasuki November biasanya sudah ada mata air. Namun kini belum, entah kenapa?’’ ujarnya heran. (bud)
Amlapura (Bali Post) Persoalan di Desa Pakraman Asak tak kunjung tuntas. Para tokoh adat dan tokoh masyarakat di desa setempat ingin pihak kepolisian segera menuntaskan dua kasus yang dilaporkan warga sebelumnya, yakni perusakan lahan Tegal Sapangan dan dugaan penyalahgunaan dana CBD Bali Sejahtera Desa Asak. Para tokoh ini menginginkan agar ada proses penanganan dan akhir penanganan secara jelas dari pihak kepolisian. Tujuannya, agar peliknya persoalan di desa bisa segera tuntas. Para tokoh tersebut antara lain Klian Banjar Adat Asak Kawan Wayan Mandra bersama pengurus Nyoman Rateng dan Nyoman Runiana, Klian Banjar Adat Asak Kanginan Nengah Bontak bersama pengurus Ketut Musta, Nengah Raka, Ketut Sulandra dan Ketut Sudana, Klian Banjar Dinas Asak Kangin Ketut Warta, Klian Banjar Dinas Tengah Nengah Mesir, tokoh masyarakat Nyoman Sadri, Nengah Wirta dan mantan Perbekel Pertima Wayan Winda. Para tokoh itu belum lama ini sepakat menyatukan diri guna mengawal dua laporan warga yang hingga kini belum tuntas ditangani pihak kepolisian, sejak dilaporkan awal Juni lalu oleh beberapa warga yang merasa dirugikan. Terkait laporan perusakan lahan, para tokoh ini sudah menerima SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) dari penyidik Sat Reskrim Polres. Dalam SP2HP yang diterima pelapor I Wayan Tantri (petani penggarap lahan), dijelaskan pihak kepolisian su-
Amlapura (Bali Post) – Gedung tua yang sudah lama tak ditempati pengurus PHDI Karangasem di Jalan Ngurah Rai Amlapura, sudah dibongkar dan rata dengan tanah. Praktis, PHDI Karangasem tak memiliki lahan apalagi gedung sekretariat. Atas kenyataan itu, Ketua PHDI Karangasem Drs. I Wayan Astika, di Amlapura, Selasa (22/11), mengatakan pihaknya sudah melakukan penjajakan kepada pemilik Yayasan Perguruan Parisadha Karangasem. Penjajakan melalui surat permohonan peminjaman kembali tanah bekas gedung PHDI itu guna bisa dibanguni gedung di sana. Namun, lanjut Astika, surat permohonan itu belum ada jawabannya. ‘’Kita harapkan ada kepedulian dari tokoh masyarakat di Karangasem, agar PHDI memiliki sekretariat,’’ pinta Astika yang berasal dari Banjar Pande Desa Bebandem itu. Karena sudah sejak lama tak memiliki sekretariat, kata Astika, surat yang ditujukan kepada Ketua atau PHDI Karangasem dikirim ke rumahnya. Praktis rumahnya sementara dijadikan Sekretariat PHDI. ‘’Surat PHDI dibawa ke rumah atau ada juga disampaikan langsung ke kantor tempat saya bertugas di Dishub Damkar Karangasem,’’ kata Astika yang bertugas sebagai Sekretaris Dishub Damkar Karangasem itu. Ada dua pilihan mengupayakan PHDI memiliki kantor. Pertama, kata Astika, meminjam kembali lahan bekas gedung PHDI di utara Kantor Bupati Karangasem. Selain itu, memohon bantuan hibah tanah milik Pemkab Karangasem. Namun memohon tanah hibah itu prosedurnya cukup panjang. Syaratnya, tanah Pemkab itu harus sudah jelas statusnya dan sudah bersertifikat atas nama Pemkab Karangasem. Astika mengatakan, pihaknya pernah melirik tanah Pemkab di belakang Gedung Pemuda. Informasinya dulu tanah Pemkab itu luasnya belasan are namun kini sudah berkurang. (013)
Belum Terima SP2HP Terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana CBD, salah satu pengurus Klian Banjar Asak Kanginan Ketut Sudana mengaku belum menerima SP2HP seperti laporan perusakan lahan itu. Sudana yang juga Pengurus LPD Asak ikut ke Mapolres saat melaporkan kasus itu. Namun, Sudana belum tahu progres laporan tersebut ditangani kepolisian.
Bali Post/kmb31
TOKOH ADAT - Klian Banjar Adat Asak Kawan Wayan Mandra bersama para tokoh adat dan masyarakat lainnya saat memperlihatkan surat penetapan klian desa, yang mempertegas belum ada serah terima. Klian Banjar Adat Asak Kanginan Nengah Bontak berharap kasus ini dapat dituntaskan secara profesional oleh polisi, agar persoalannya bisa segera tuntas. Baik yang menyangkut perusakan lahan yang telah merugikan warga maupun dugaan penyalahgunaan dana CBD. Sebab, jika tidak segera dituntaskan, situasi di desa pakraman tak kunjung kondusif. ‘’Siapa yang berbuat salah, agar segera bertanggung
jawab,’’ pintanya. Terkait pro-kontra keabsahan posisi Klian Desa Pakraman Asak saat ini, para tokoh adat dan masyarakat ini juga sempat mengadukannya ke MMDP Karangasem. Mereka mengambil inisiatif ini karena merasa terpanggil melihat situasi di desa pakraman terusmenerus temperaturnya panas. Terutama sejak terjadinya suksesi kepemimpinan klian desa pakraman. Kedatangan mereka
BPJS Kesehatan Klungkung Merakyat
Serahkan Dana Perbaikan Rumah di Karangasem
Tak Miliki Sekretariat
Ketua PHDI Upayakan Cari Lahan
dah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, seperti Klian Truna Adat Jero Agus dan Wakil Klian Desa Adat Jero Nyoman Darma. Namun, seperti apa hasil keterangan yang diperoleh, tidak dijelaskan lebih jauh dalam SP2HP itu. Pihak kepolisian juga sudah menyita sejumlah barang bukti dari TKP, terkait laporan perusakan lahan dan tanaman. ‘’Rencana penyelidikan selanjutnya akan segera berkoordinasi dengan Ketua MMDP (Majelis Madya Desa Pakraman) Karangasem. Saya bersama para tokoh ini akan mengawal terus penanganan kasus ini sampai tuntas,’’ kata Wayan Mandra.
BPJS ini merupakan lembaga keuangan nonbank yang menyelenggarakan jaminan sosial kesehatan berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Selain itu, BPJS Kesehatan juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Hal ini terlihat jelas melalui pelaksanaan program Organization Social Responsibility (OSR) BPJS Kesehatan Cabang Klungkung memberi dana sebesar Rp 11.100.000 kepada seorang warga Komang Jata Sumarta, yang rumahnya hancur akibat bencana angin kencang di Banjar Liligundi, Bebandem. Bantuan dana tunai itu nantinya dipergunakan untuk memperbaiki rumah tempat tinggal korban hancur, akibat tertimpa pohon kelapa milik tetangga korban. Selama ini kondisi rumah korban sangat memperihatinkan. Korban tinggal berdua bersama istrinya di tempat yang terbilang sepi di tegalan setelah anak laki-lakinya meninggal tiga Tahun lalu. Mereka tidur di tenda. Bahkan tenda itu merupakan bantuan swadaya perbekel setempat. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung Nengah Sutrisni, Rabu (23/11) kemarin, didampingi Kepala KLOK Karangasem Nyoman Sudarma dan PLH Kepala Unit Hukum dan Komunikasi Publik Gusti Ayu Kadek Tutik Agustyari beserta stafnya Ida Bagus Putu Wira Kesuma membawa bantuan itu yang diterima langsung Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, disaksikan korban di rumah Bupati Karangasem. Hadir pula Kepala BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa beserta Camat Bebandem dan perwakilan dari Desa Bebandem. Nengah Sutrisni menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang telah mendukung pelaksanaan program OSR BPJS Kesehatan Cabang Klungkung itu. ‘’Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat umumnya dan khususnya bagi kelu-
BANTUAN BPJS - Bupati Karangasem saat menerima bantuan BPJS Cabang Klungkung di rumahnya bersama perwakilan korban bencana arga korban I Komang Jata Sumarta. Ini salah satu bentuk kerja sama kami yang sangat positif dengan Pemkab Karangasem, Program JKN-KIS ini adalah program wajib jadi kami sangat memerlukan dukungan Pemkab dan juga masyarakatnya,’’ jelas Nengah Sutrisni. Sutrisni juga menyampaikan, ke depannya kerja sama ini akan terus berlangsung. Dan sudah barang tentu program JKN-KIS ini tidak bisa terlepas dari dukungan Bupati dan komponen Pemkab karena Bupati ikut untuk memastikan penyedia pelayanan kesehatan bagi peserta JKNKIS, untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang telah diatur undang-undang. Bupati Karangasem mengingatkan kepada dinas-dinas di bawahnya agar meningkatkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan terkait program wajib dari JKN-KIS ini. Bupati memberi apresiasi dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Klungkung, karena telah merakyat dan juga
peduli masyarakatnya. ‘’Saya berharap seluruh dinas bersama BPJS Kesehatan melakukan jemput bola terjun ke masyarakat. Sebagai aparatur harus mengetahui langsung keadaan masyarakatnya, sehingga masyarakat merasakan kemakmurannya sebagai bentuk kemerdekaannya yang harus mereka dapatkan. Seperti halnya bentuk peduli kemanusiaan yang dilakukan BPJS Kesehatan saat ini sudah sangat tepat. Bahkan nantinya BPJS Kesehatan dapat mendata masyarakat yang berhak menjadi peserta PBI-KIS yang ditanggung pemerintah,’’ pinta I Gusti Ayu Mas Sumatri. Sebelum serah terima dilakukan, korban I Komang Jata Sumarta mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Bupati Karangasem dan BPJS Kesehatan Klungkung serta pihak-pihak yang telah membantunya. Selanjutnya korban akan mengurus syarat-syarat pengajuan untuk mendapatkan kepesertaan PBI-KIS, sehingga dapat mendapatkan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan. (ad747)
PAD dari Galian C Turun
Tim Yustisi Harus Tertibkan yang Tak Berizin
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karangasem turun, terutama yang bersumber dari pajak galian C. Anjloknya pajak galian C diduga karena kian banyak sopir truk yang membeli galian C di usaha galian C tanpa izin. Kinerja tim yustisi yang ada di bawah kendali Kasatpol PP diharapkan lebih optimal mengatasi masalah itu. Lalu apa solusi dan langkah-langkah konkret yang harus diupayakan untuk mendongkrat PAD di Karangasem ini?
BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri di Amlapura, Rabu (23/11) kemarin menyampaikan, pihaknya sudah secara tegas memerintahkan tim yustisi turun menertibkan galian C tanpa izin itu. Menurutnya, saat rapat rutin, Bupati telah memerintahkan kepada tim yustiti yang dikoordinasi Kasat Pol PP yang baru Wayan Putu Laba Erawan menertibkan usaha galian C yang tak berizin itu. Pembeli pasir agar diarahkan membeli pasir pada tempat galian C yang berizin karena mereka membayar pajak. ‘’Pelan namun pasti, galian C tanpa izin akan ditertibkan. Sesuai peraturan membuka usaha mesti harus legal atau harus ada izinnya, sehingga ada kewajiban bayar pajak kepada negara. Pajak itu sangat penting untuk anggaran pembangunan,’’ papar Bupati Mas.
Pihaknya sudah membentuk tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), dan bahkan sudah keluar peraturan dari Presiden soal pembentukannya sampai ke daerah. Dikatakan, penambangan tanpa izin (liar) dan pengangkutan hasil tambang tanpa dilengkapi surat jalan seperti faktur pajak, hal itu wajib ditertibkan pihak penegak hukum atau Saber Pungli itu. Bupati wanita pertama di Karangasem ini menambahkan, pihaknya juga berharap ada kerja sama dengan pihak DPRD. Dewan mesti juga mendorong agar pengusaha galian C yang tak memiliki izin mau mencari izin atau kalau tak memiliki izin sesuai ketentuan, agar menghentikan dulu usahanya. Soalnya, lanjut Bupati, Dewan juga
sudah mendesak eksekutif agar pendapatan asli daerah (PAD) digenjot atau ditingkatkan. ‘’Saya dan Pak Wakil Bupati (Wayan Artha Dipa) juga sudah tegas memerintahkan kepada tim yustisi agar menjalankan SOP (standar operasional prosedur) dengan baik dalam penanganan galian C tanpa izin itu. Camat dan Pol PP agar membuat terobosan, atau pendekatan agar pengusaha tertib dan membayar pajak,’’ katanya. Kadispenda Drs. Nengah Toya mengatakan pesimis pajak dari galian C pada sisa waktu sebulan ini bakal terpenuhi sesuai target. Hal itu karena PAD galian C menurun drastis. Sementara pendapatan dari pajak atau retribusi lainnya diyakini terpenuhi sesuai target. Bahkan untuk pajak
hotel dan restoran (PHR) diperkirakan bakal melebihi target pemungutan tahun ini. Pejabat asal Bebandem itu mengatakan, sampai dua hari lalu pajak dari galian C baru masuk Rp 52 miliar, padahal targetnya Rp 62 miliar lebih. Kekurangannya masih Rp 10 miliar, sedangkan waktunya tinggal sebulan. ‘’PAD yang masuk baru 87 persen yakni Rp 199,5 miliar, dari target Rp 229 miliar. Target PAD pada APBD Perubahan tahun ini juga sudah diturunkan, akibat usaha galian C yang banyak tak berizin itu. Kami sudah tak berani memungut pajaknya. Saya pesimis dari galian C bisa memenuhi target. Kalau dari PHR kita yakin terpenuhi. Sebab, dari PHR sudah masuk 97 persen dari target,’’ papar Toya. (bud)
ke ruangan Ketua MMDP yang juga Wakil Bupati Wayan Artha Dipa, diterima Asisten I Ketut Waga Saputra. Pada pertemuan itu, para tokoh ini menyampaikan semua persoalan yang terjadi di Desa Pakraman Asak. ‘’Rencananya, seluruh masalah di Desa Asak ini akan dibahas pada rapat Forkopinda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), agar ada solusi terbaik,’’ kata Klian Banjar Adat Asak Kawan Wayan Mandra. (kmb31)
Pemutakhiran Data Pemilih
132.289 Data Pemilih Masih Bermasalah
Amlapura (Bali Post) Proses pemutakhiran data pemilih oleh KPU Karangasem, memperlihatkan fakta-fakta mengejutkan. Salah satunya, KPU Karangasem menemukan ada 132.289 data pemilih masih bermasalah. Angka ini cukup tinggi bila dibandingkan jumlah DPT, DPTb1 dan DPTb2 saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem tahun 2015 lalu, yang hanya 386.579 pemilih. Demikian mengemuka saat pelaksanaan Focus Group Discussion (FDG) pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang digelar KPU Karangasem di Wantilan Pemkab, Rabu (23/11) kemarin. FGD yang mengundang seluruh perbekel se-Karangasem dan instansi terkait, seperti Disdukcapil dan BPMPD, mengungkap hasil-hasil yang diperoleh dari pemutakhiran data pemilih terakhir tahun 2016. Komisioner KPU Karangasem Divisi Perencanaan dan Data Ngurah Maharjana mengatakan proses pemutakhiran data ini, berkoordinasi dengan instansi pemerintah pusat dan daerah yang menangani data kependudukan. Setelah itu, dilakukan sinkronisasi data antara pemerintah dengan data pemilih pemilu terakhir di KPU Karangasem. Sinkronisasi dilakukan dengan menghapus WNI yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Menambahkan WNI yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih ke dalam daftar pemilih. Kemudian, memperbaiki daftar pemilih yang tidak lengkap atau salah dalam daftar pemilih, hingga melakukan update data dengan aplikasi Sidalih (Sistem Pemutakhiran Data Pemilih) dan mengevaluasinya. ‘’Hasil penyisiran sementara, kami temukan ada 132.289 data pemilih masih bermasalah. Di antaranya, ada DPT ganda sebanyak 7.965 pemilih. Ada juga masalah NIK dan NKK generik sebanyak 2.686 pemilih. Selain itu, juga masih ada data pemilih yang sudah meninggal. Sedangkan sisanya sudah tidak ditemukan orangnya,’’ katanya. Beda Tipis Data pemilih bermasalah sebesar 132.289 ini beda tipis dengan data yang tidak menggunakan hak pilih pada pilkada tahun lalu, yang mencapai 132.026 pemilih. Tingginya angka data pemilih yang masih bermasalah ini, menimbulkan sorotan dari para perbekel. Salah satunya, Perbekel Amerta Buana, Kecamatan Selat, mengatakan data pemilih sudah menjadi masalah menahun. Pihaknya mempertanyakan, bagaimana koordinasi antara KPU dan Disdukcapil Karangasem, hingga persoalan ini tak kunjung tuntas. ‘’Dari pemilihan presiden, gubernur, bupati sampai perbekel, selalu data pemilih yang jadi masalah. Ini apakah KPU dan Disdukcapil punya data sendiri-sendiri?’’ sorotnya. Ketua KPU Karangasem Made Arnawa mengatakan proses turunnya data yang menjadi acuan KPU, tidak langsung dari Disdukcapil Karangasem ke KPU Karangasem. Tetapi dari Disdukcapil ke Kemendagri, kemudian diserahkan kepada KPU Pusat, baru diteruskan ke KPU masing-masing di daerah berupa DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan). Data inilah yang kemudian dicek kembali ke desa-desa melalui proses coklit (pencocokan dan penelitian). Dari proses inilah baru ditemukan data bermasalah. ‘’Mudah-mudahan dengan proses pemuktakhiran data ini, tidak ada lagi kasus orang sudah meninggal masih bisa memilih,’’ ujar Arnawa. Tanggapan juga datang dari Perbekel Tegallinggah, Gede Sudiarsa. Data pemilih ini, menurutnya, memang masih amburadul. Bahkan, pengalamannya sendiri sewaktu pemilihan perbekel, ada data pemilih kelahiran 2011 sudah bisa memilih. Bahkan, ada juga kelahiran nol-nol, sudah tercantum daftar pemilih. Jumlahnya mencapai sekitar 500 orang. Menurutnya, ini menjadi PR besar KPU Karangasem untuk mewujudkan setiap pemilu yang kredibel dan pemenangnya punya legitimasi terhadap perolehan suara para pemilih. ‘’Cocok sudah itu, pakai program Sidalih. Biar ada dipakai berdalih terus. Mohon ini data pemilihnya betulbetul diperbaiki. Kalau tidak dilakukan sekarang, setiap pemilihan apa pun pasti datanya bermasalah terus,’’ tegasnya. (kmb31)
TABANAN
14 Anggota DPRD Meninggal Tabanan (Bali Post) Kabar duka menyelimuti Gedung DPRD Kabupaten Tabanan. Salah satu anggotanya, I Made Sudiarta yang kerap dipanggil Sampik (50) asal Banjar Dinas Sangging, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, meninggal dunia di RSUP Sanglah, Denpasar, Rabu (23/11) kemarin. Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi saat diminta konfirmasinya membenarkan bahwa salah satu rekannya telah pergi untuk selama-lamanya. ‘’Jenazahnya masih di Rumah Sakit Sanglah, belum dibawa ke rumah duka,” ucapnya. Menurut sejumlah sumber, Sudiarta sudah sejak lama memiliki riwayat sakit jantung dan lever. Politisi dari Partai Gerindra ini bahkan sampai berobat ke Singapura. Sakit yang dideritanya membuat almarhum jarang mengikuti agenda persidangan di gedung Dewan belakangan ini. Terakhir almarhum dalam kondisi sakit pernah memaksakan diri menghadiri acara sidang paripurna. Suasana duka sangat terasa di rumah duka di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken. Putri pertama almarhum, Putu Arta Puspa Dewi (24) tidak kuasa menahan kesedihan setelah ditinggal ayahnya. Dengan mata berkaca-kaca Puspa mengatakan ayahnya dirawat di RSUP Sanglah karena penyakit jantung dan komplikasi ke ginjal. “Sudah satu bulan bapak dirawat di rumah sakit, dan akhirnya menghembuskan napas terakhirnya Rabu dini hari pukul 01.00 Wita,” jelasnya. Sudiarta sempat menjalani operasi klep jantung di Singapura dan kondisinya mulai membaik. “Tidak ada firasat apa pun,” imbuh Puspa. Pihak keluarga akan menggelar upacara pengabenan di Banjar Gerograk Gede pada 27 November. Sudiarta menjadi warga banjar adat di Banjar Gede dan sebagai warga banjar adat di tempat kelahirannya di Banjar Kelating Sangging. (kmb28)
Tungro dan Diserang Tikus
198 Hektar Padi Puso
Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb28
AUDIENSI - Audiensi pengurus KONI Tabanan dengan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti.
Bali Post/kmb28
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar Puskesmas Pupuan I Puskesmas Pupuan II Puskesmas Penebel I Puskesmas Penebel II Puskesmas Marga Puskesmas Baturiti I Puskesmas Kediri I Puskesmas Kediri II Puskesmas Kediri III
0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181 0362-71233 08113856736 0361-819181 0361-7470395 0361-8946154 0368-21118 0361-812148 0361-814278 0361-880670
Tuan Rumah Hari Pangan Tabanan (Bali Post) – Kabupaten Tabanan didaulat sebagai tuan rumah puncak peringatan “Hari Pangan Se-dunia Ke-36 Tingkat Daerah yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ketut Maria”, Rabu (23/11) kemarin. Kegiatan ini bertepatan dengan momen peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan yang diisi pameran UMKM dan Expo serta festival kuliner. “Peringatan Hari Pangan Se-dunia bertepatan dengan HUT Kota Tabanan. Jadi, acara ini kami rangkaikan dengan pembukaan pameran UMKM dan festival kuliner,” ujar Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya. Pameran menyajikan kerajinan, kuliner serta produk olahan hasil pertanian dan industri kreatif dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan. Pameran UMKM dan festival kuliner ini merupakan visualisasi kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, serta perkembangan produk unggulan. Pihaknya mengundang pengusaha di bidang pertanian untuk melihat dan bertransaksi produk pertanian yang dihasilkan petani di Tabanan. (kmb24)
Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini memicu tingginya serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti tungro, tikus dan blast di sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Tabanan. Hingga Oktober 2016 tercatat 198 hektar lahan petanian mengalami puso serta 441 hektar rusak berat dan rentan gagal panen.
Porkab Digelar di Kecamatan
Tabanan (Bali Post) – Guna mengoptimalkan potensi atlet, Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tabanan 2016 digelar di sejumlah kecamatan yang siap menyelenggarakan. Demikian disampaikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima rombongan KONI Tabanan yang dipimpin ketuanya Dewa Ary Wirawan, Selasa (22/11). Gagasan menyelenggarakan Porkab di tiap-tiap kecamatan dimaksudkan untuk mencari bibit atlet agar tidak hanya terpangku pada atlet yang ada di kota. Dengan demikian, saat Porprov Bali tahun depan, Tabanan siap dan mempunyai atlet yang berkompeten. ‘’Jika ada yang mengganjal, segera dikomunikasikan serta dikoordinasikan dengan pemerintah agar selaras dan serasi,” tegas Bupati Eka. Sebelumnya Ary Wirawan melaporkan ajang Porkab wajib dilaksanakan dan dimuat dalam anggaran dasar KONI Tabanan. Porkab 2016 akan diadakan 2-10 Desember 2016, mempertandingkan 11 cabang olahraga (cabor). Beberapa cabor dipertandingkan lebih awal karena memerlukan waktu panjang, seperti sepak bola, futsal dan bola voli. Pertandingan voli dilaksanakan di Abiantuwung, Kediri, sedangkan cabor lainnya memakai beberapa venues di kecamatan yang siap. Sementara di GOR Debes, Tabanan dilangsungkan laga berbagai cabor. Cabor bisa dimainkan jika diikuti minimal lima dari 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan. Tiga cabor yang kurang pengikutnya ditampilkan dalam ekshibisi. ‘’Ini tujuannya memberikan ruang, waktu dan kesempatan pada atlet untuk menunjukkan kiprahnya sekaligus menjaring atlet potensial,” ungkap Ary Wirawan. Pembukaan Porkab Tabanan 2016, pada 2 Desember mendatang akan ditampilkan berbeda karena diisi pemanahan balon. (kmb28)
DWP Danai Bedah Rumah dan Kamar
FOTO – Foto I Made Sudiarta (alm) dibawa putrinya.
Kamis Pon, 24 November 2016
Tabanan (Bali Post) Membangun Kabupaten Tabanan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh stakeholder, tidak terkecuali Dharma Wanita Persatuan (DWP). DWP Tabanan mewujudkan tanggung jawab ini dengan melakukan kegiatan bedah rumah dan bedah kamar untuk masyarakat dan anggota ASN (Aparatur Sipil Negara) kurang mampu. Ketua DWP Kabupaten Tabanan, Nyonya Putriningsih Wirna Ariwangsa saat diterima Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Selasa (22/11) mengatakan pembangunan bedah rumah dan bedah kamar ini dibantu penuh oleh DWP Provinsi Bali. Sedangkan keperluan listrik, air dan lainnya dari urunan bersama dengan DWP Tabanan. Tahun ini bedah kamar diserahkan kepada penyandang disabilitas I Nyoman Artika dari Banjar Sakeh, Desa Sudimara. Sementara bedah rumah diberikan kepada Dewa Ketut Amaya, anggota ASN di lingkungan Pemkab Tabanan asal Desa Subamia. ‘’Dananya kami keluarkan secara pribadi yang dikumpulkan tiap bulan dari anggota. DWP tidak mengambil dari APBD atau menggunakan dana APBD,’’ ujar Putriningsih. Bupati Eka mengatakan, istri ASN wajib berperan serta menyukseskan visi dan misi Kabupaten Tabanan. “Apalagi kegiatan ini bertujuan membantu anggotanya, jadi sangat memberikan kontribusi bagi masyarakat Tabanan. Saya selaku kepala daerah sangat mendukung dan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut andil dalam mewujudkan pembangunan di Tabanan,” ungkapnya. (kmb24)
Nyoman Budana
Bali Post/kmb28
Lahan pertanian yang mengalami puso atau tidak menghasilkan terbanyak di Kecamatan Penebel. Di Subak Tingkih Kerep seluas 38 hektar, Subak Penatahan 31 hektar, Subak Cepik 28 hektar, Tempek Sengkulung, Desa Riang Gede 5 hektar, Subak Sunantaya 11 hektar, Subak Buruan 3 hektar, Subak Sri Gumana 6 hektar, Subak Rejasa 2 hektar, Subak Pesagi 1 hektar dan Subak Puakan 6 hektar. Selanjutnya di Kecamatan Tabanan masingmasing di Subak Babakan Wanasari, Desa Wanasari seluas 2 hektar, Subak Gunggungan 1 hektar, Subak Klode 1 hektar dan Subak Gunung 4 hektar. “Masih didominasi serangan tikus, tapi saat ini muncul serangan tungro hingga menyebabkan puso di Subak Priyukti seluas 2 hektar dan Subak Lanyah Wanasara Tabanan 2 hektar. Kebanyakan petani menanam jenis varietas padi yang sama sehingga rentan
diserang tungro,’’ ujar Koordinator POPT Ir. I Nengah Durmita seizin Kepala Dinas Pertanian Tabanan, Rabu (23/11) kemarin. Kadis Pertanian Tabanan Ir. I Nyoman Budana membenarkan belakangan ini tungro dan tikus mendominasi serangan OPT pada tanaman padi di masing-masing kecamatan. Tingginya serangan ini dikarenakan musim yang sangat mendukung untuk perkembangan hama. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai antisipasi hingga pengendalian. Setiap ada laporan serangan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan. Upaya ini dilakukan agar serangan OPT tidak meluas ke areal lain. “Petani harus antisipasi lebih awal. Kalau ada serangan, padi harus dicabut dan dibenamkan di tanah untuk memutus siklus hama,” katanya. Upaya pemberian pestisida juga dilakukan untuk pengendalian serangan di samping pengamatan. Sebab, serangan tungro pada tanaman padi jika tidak segera dikendalikan akan cepat meluas dengan bantuan wereng hijau. “Kalau dihisap wereng hijau akan cepat sekali menyebar,” jelas Budana. (kmb28)
Warung Global
Anggaran Pilgub Jangan Dikorupsi ANGGARAN Pilgub Bali sudah dinaikkan dari sebelumnya dan harusnya disyukuri. Kalau terlalu banyak, takutnya dipergunakan untuk berpoya-poya. Jangan selalu mencari peluang korupsi saat menjabat. Anggaran pilgub harus dipertanggungjawabkan. Harapan ini diutarakan Suardana di Tabanan dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Anggaran Pilgub Menciut Jadi Rp 200 Miliar’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (23/11) kemarin. Arik di Karangasem minta anggaran yang ada tidak hanya difokuskan untuk pilgub, namun diupayakan untuk perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat. Penyelenggara pilgub (KPU Bali) harus bekerja dengan jujur dan independen, sehingga menutup peluang terjadinya sengketa di masyarakat.
Semoga Pilgub Bali berlangsung aman dan lancar. Penyelenggara pilgub, lanjut Wisarja di Tabanan mesti benar-benar menjaga netralitas. Sistem demokrasi Pancasila harus dilaksanakan dengan baik dan benar. Mereka juga harus menjamin kepastian bahwa pilgub berjalan lancar
dan pelaksanaannya tidak diwarnai dengan kekerasan atau kecurangan. Untuk itu perlu adanya penguatan integritas dan pengawasan dari semua komponen. Menurut Sutama di Denpasar, berbagai pelanggaran dalam pilgub sebelumnya terjadi karena persoalan transparansi penyelenggara, peserta dan pemilih. Selain itu, moral dan etika sangat penting dalam pelaksanaan pilgub. Diperlukan kerja sama yang baik dalam menjaga pilgub agar berjalan kondusif, karena setiap tahapan berpotensi terjadi pelanggaran yang bisa menimbulkan permasalahan. Dalam pilgub kandidat harus disaring sesuai kriteria masyarakat. Setelah terpilih menjaring aspirasi masyarakat yang dipimpin.
Akan terjadi konflik bila aspirasi masyarakat tidak dipenuhi. Beda pendapat sah-sah saja untuk kemudian dikerucutkan menjadi satu pendapat guna mewujudkannya. Adat dan budaya Bali harus tetap dilestarikan. Demikian pendapat Kerta di Denpasar. Ferdi di Gianyar menambahkan, seluruh pihak mulai dari daerah sampai pusat harus sama-sama menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pilgub. Tokoh masyarakat yang merupakan panutan dapat menjadi tauladan. Gubernur yang terpilih nantinya harus bijak, mempunyai kecerdasan, bisa mengendalikan ucapan dan emosi serta mau menerima kritikan masyarakat untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat. (dika)
15
Kamis Pon, 24 November 2016
Pemain Liverpool Jangan Berpuas Diri London Manajer Liverpool Juergen Klopp akan mencoret pemain mana pun yang ia rasa telah memperlihatkan tanda-tanda berpuas diri dalam perjuangan timnya meraih gelar Liga Inggris. Namun, pria Jerman itu tetap percaya bahwa tidak seorang pun di timnya yang bersikap santai. Liverpool memburu mahkota liga pertama mereka sejak 1990, dan berada di posisi yang tepat untuk melancarkan upaya serius guna meraih gelar, ketika mereka duduk di peringkat kedua klasemen dengan 27 angka dari 12 pertandingan, tertinggal satu angka dari Chelsea, yang menggantikan mereka di puncak klasemen, pada akhir pekan silam. ‘’Jika seseorang memiliki karakter dan ingin merayakan posisi satu pada November, maka ia tidak akan bermain lagi pada Desember karena saya melihatnya sangat cepat,’’ kata Klopp. ‘’Namun hal-hal seperti itu biasanya tidak terjadi. Para pemain berada di situasi ini, karena karakter mereka benar-benar bagus. Terdapat jalan panjang untuk sampai di sini. Ini merupakan kesuksesan, namun jika Anda kemudian merayakan hal ini dan tidak lagi menjadi profesional, maka Anda memiliki masalah,’’ Bagaimana pun, Klopp mengatakan ia tidak melihat adanya bentuk berpuas diri dari skuadnya musim ini. ‘’Ini tidak terlalu sulit. Tidak ada yang terjadi sampai sekarang. Lebih baik untuk pada satu saat berada pada posisi satu, dibanding tidak pernah merasakannya sama sekali dalam hidup Anda, namun ini tidak benar-benar penting untuk saat ini. Tidak ada yang perlu dipikirkan,’’ tambahnya. (ant/rtr)
AFC Batalkan KLB di Kuala Lumpur Kuala Lumpur Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) membatalkan kongres luar biasa (KLB) pada Februari 2017 di Kuala Lumpur untuk memilih tiga anggota tambahan untuk dewan FIFA yang baru. Demikian kata badan sepak bola benua itu, Rabu (23/11) kemarin. AFC telah merencanakan 28 Februari sebagai tanggal baru untuk pertemuan itu, setelah kongres luar biasa di Goa dibatalkan pada September. Namun badan sepak bola Asia itu kini akan melakukan pertemuan di Bahrain bersama Kongres FIFA pada Mei 2017. ‘’Tanggal asli untuk pertemuan di Kuala Lumpur didasarkan pada jadwal pertemuanpertemuan biasa untuk Dewan FIFA, yang normalnya akan bertemu pada Maret 2017, dengan terpilihnya para perwakilan AFC yang baru,’’ kata AFC. ‘’Bagaimana pun, pada tahun depan Dewan FIFA akan bertemu pada 10 Januari yang kebetulan bersamaan dengan Penghargaan Sepak Bola Terbaik FIFA, yang akan diselenggarakan di Zurich sehari sebelumnya.’’ Tiga kursi tambahan Asia untuk dewan yang baru, yang menggantikan Komite Eksekutif FIFA model lama dan telah dua kali bertemu, memasukkan satu slot untuk perempuan. Para delegasi untuk kongres luar biasa AFC pada September, yang diselenggarakan untuk mengadakan pemilihan, menolak agenda pertemuan terkait diskorsnya kandidat asal Qatar. Pertemuan Dewan FIFA selanjutnya akan berlangsung pada 9-10 Januari. Sebagai bagian persiapan ini, badan itu akan bertemu tiga kali dalam setahun, yakni pada Januari, Mei, dan November. (ant/rtr)
Porto Gagal Amankan 16 Besar Liga Champions
Kopenhagen FC Porto menyia-nyiakan peluang mereka untuk mengamankan tiket ke 16 besar Liga Champions, ketika tim juara Denmark FC Copenhagen menahan imbang mereka 0-0 di Stadion Parken pada pertandingan Grup G, yang dimainkan pada Rabu (23/11) kemarin. Pada 45 menit pertama permainan dilangsungkan dengan tempo cepat, diwarnai banyak agresi dari kedua tim, namun meski terdapat sejumlah peluang di kedua sisi lapangan tidak satu pun yang mampu memecahkan kebuntuan. Kiper Copenhagen Robin Olsen melakukan penyelamatan terhadap upaya Andre Silva pada pertengahan babak kedua, dan ia kembali menjadi penyelamat timnya pada beberapa kesempatan ketika tim Denmark itu bertahan untuk menjaga peluang mereka lolos ke fase gugur tetap terjaga. Juara Inggris Leicester City memuncaki klasemen Grup G dengan 13 angka, setelah memberikan kekalahan kelima beruntun kepada tim juru kunci Club Bruges di kompetisi ini, sedangkan Porto berada di peringkat kedua dengan delapan angka dan Copenhagen di peringkat ketiga dengan enam angka. Porto yang masih berpeluang lolos ke 16 besar dengan kemenangan di markas Copenhagen, kini menjamu Leicester di pertandingan terakhir fase grupnya pada 7 Desember, sedangkan klub Denmark itu akan melawat ke markas Club Bruges. (ant/rtr)
Bali Post/ap
RAYAKAN - Kiper Juventus Gianluigi Buffon bersama rekan setimnya merayakan kemenangan atas Sevilla 3-1. Atas hasil ini, Juventus melaju ke 16 besar Liga Champions.
Liga Champions
Juve dan Dortmund Lolos
Seville -
Juventus lolos dari fase grup Liga Champions setelah Leonardo Bonucci dan Mario Mandzukic mencetak gol-gol larut untuk membawa mereka menang 3-1 di markas Sevilla, yang memainkan seluruh babak kedua dengan sepuluh pemain, Rabu (23/11) kemarin. Nicolas Pareja membawa tuan rumah memimpin pada menit kesembilan, namun mereka harus kehilangan Franco Vazquez yang diusir keluar lapangan pada menit ke-36 karena telah mendapat dua kartu kuning dan Claudio Marchisio
menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui penalti kontroversial. Pelatih Sevilla Jorge Sampaoli juga diusir, karena kerap memprotes dan menyaksikan setengah jam terakhir pertandingan di tribun penonton. Bo-
Pelicans Atasi Hawks Washngton - The New Orleans Pelicans tidak diperkuat pemain All Star Anthony Davis untuk sebagian pertandingan, Rabu (23/11) kemarin, karena sang pemain mengalami cedera lutut. Namun mereka masih mampu mengukir kemenangan 112-94 atas Atlanta Hawks. Tim Frazier mengukir 21 angka dan 14 assist untuk Pelicans, yang memimpin sebanyak 35 angka pada kuarter ketiga. Terrance Jones mencetak 15 dari 17 angkanya pada babak pertama. Davis terluka saat melompat ke tribun penonton saat berusaha menyelamatkan bola liar pada akhir kuarter pertama, menghantam kursi-kursi di baris keempat. Ia kembali pada awal kuarter keempat meski Pelicans memimpin 95-71, dan menyelesaikan pertandingan dengan 13 angka. Kyle Korver dan Dennis Schroder masingmasing menyumbang 14 angka untuk Atlanta. Sementara New York Knicks memenangi pertandingan kelimanya secara beruntun di Madison Square Garden dengan menaklukkan Portland. Kristaps Porzingis memasukkan 31 angka, dan Derrick Rose
menambahi 18 angka dan lima assist untuk Knicks. Brandon Jennings dan Mindaugas Kuzminskas tampil gemilang sebagai pemain pengganti untuk mencatatkan 11 assist dan sepuluh angka. Portland mendapatkan 22 angka dari Damian Lillard dan 16 angka dari CJ McCollum.Lompatan Rose saat pertandingan tinggal menyisakan 6,8 detik mengunci kemenangan bagi tim tuan rumah. Sementara Will Barton memasukkan dua lemparan bebas saat pertandingan menyisakan 9,5 detik, dan Denver menang atas Chicago. Barton menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh angka dan Jamal Murray memasukkan 24 angka, dan enam rebound. Jusuf Nurkic mengemas 14 angka dan 14 rebound untuk Denver, yang mencatatkan kemenangan beruntun kesepuluhnya atas Bulls di Pepsi Center. Nuggets memenangi 16 dari total 17 pertemuan kandang dengan Chicago. Jimmy Butler menindaklanjuti torehan 40 angkanya saat melawan Los Angeles Lakers dengan mengemas 35 angka, delapan rebound dan lima assist. Ia sukses memasukkan 11 lemparan dari 12 percobaannya. (ant)
Leicester City Bayer Leverkusen Monaco Paris St. Germain Real Madrid
kan Reus, yang kembali setelah enam bulan absen karena cedera, melengkapi pesta gol pada fase akhir pertandingan. Dortmund memuncaki klasemen grup dengan 13 angka, unggul dua angka dari Real Madrid, yang menang 2-1 di markas Sporting, sebelum kedua tim bertemu di Spanyol pada Desember untuk menentukan tim mana yang akan memuncaki klasemen grup itu. (ant/rtr)
Tandukan Benzema Bawa Kemenangan Real Madrid
Bali Post/ap
HADANG - Pebasket New Orleans Pelicans Terrence Jones (kanan) menguasai bola, dihadang lawannya Paul Millsap dari Atlanta Hawks.
Lisbon Juara bertahan Liga Champions Real Madrid mengamankan tiket ke 16 besar untuk musim ke-20-nya secara beruntun, setelah tandukan pemain pengganti Karim Benzema pada menit ke-87 membawa mereka menang 2-1 atas tuan rumah Sporting Lisbon pada pertandingan Grup F yang dimainkan, Rabu (23/11) kemarin. Hasil ini membawa Real menghuni peringkat kedua di grup dengan 11 angka dari lima pertandingan, tertinggal dua angka dari Borussia Dortmund yang menang 8-4 atas Legia Warsawa pada pertandingan yang luar biasa. Dortmund memerlukan hasil imbang di Bernabeu pada 7 Desember untuk menjuarai grup ini. Real memperpanjang laju tidak terkalahkannya di semua kompetisi menjadi 30 pertandingan, setelah penampilan yang tidak menonjol di mana pencetak gol terbanyak mereka Cristiano Ronaldo, yang memerlukan dua gol lagi untuk mencapai torehan 100 gol di kompetisi klub Eropa, gagal bersinar. Pemain bertahan asal Prancis Rafael Varane membawa Real memimpin pada menit ke-20, namun diperlukan tandukan Benzema untuk mengamankan kemenangan mereka, setelah Adrien Silva menyamakan kedudukan melalui penalti setelah Joao Pereira mendapatkan kartu merah pada menit ke-64. (ant/rtr)
Nishikori Targetkan Juara pada Turnamen Bergengsi 2017
Tim yang Lolos ke 16 Besar Liga Champions Arsenal Atletico Madrid Bayern Munich Borussia Dortmund Juventus
nucci membawa Juventus berbalik memimpin pada menit ke-85 dan Mandzukic melengkapi kemenangan mereka pada fase akhir pertandingan. Juventus kini memuncaki klasemen Grup H dengan koleksi 11 angka dari lima pertandingan, unggul satu
angka atas Sevilla. Tim lain yang lolos Borussia Dortmund yang pascamenghancurkan Legia Warsawa dengan skor 8-4 pada Rabu kemarin, untuk mengukir rekor gol terbanyak yang tercipta dalam satu pertandingan Liga Champions, yang terbantu dengan trigol Marco Reus di Grup F. Dortmund mengemas lima gol dalam rentang waktu 15 menit di mana Shinji Kagawa menyumbang dua gol, sedang-
Kei Nishikori
Bali Post/ap
London Petenis Jepang Kei Nishikori menargetkan juara di turnamen bergengsi pada 2017, terutama grand slam, setelah petenis nomor lima dunia ini mencatatkan prestasi gemilang pada tahun 2016. Sepanjang tahun 2016, Nishikori sudah menjuarai satu ATP Tour, mendapatkan medali di Olimpiade 2016 dan membuat rekor 58 kemenangan di sepanjang musim. ‘’Kemenangan demi kemenangan memang berpengaruh bagi saya, tetapi yang penting adalah bagaimana saya bisa menjuarai turnamen besar. Tahun 2016 adalah masa terbaik saya. Saya bermain baik ketika melawan pemain 10 besar dunia, dan memenangkan pertandingan melawan petenis top seperti Rafael Nadal dan
Andy Murray, yang sebelumnya tidak bisa saya kalahkan,’’ ujar Nishikori, Rabu (23/11) keamrin. ‘’Semakin tua, saya semakin sedikit membuat kesalahan. Saya harap bisa semakin berkembang, tahap demi tahap,’’ lanjutnya. Nishikori sendiri memulai musim 2016 dengan mencapai perempatfinal Australia Terbuka, dan menjuarai Memphis Terbuka, satu-satunya gelar di tahun 2016. Penampilannya sedikit menurun, ketika tersingkir pada putaran keempat Prancis Terbuka dan Wimbledon. Namun, dia kembali bangkit dengan memenangkan medali perunggu untuk Jepang pada Olimpiade 2016 di Brazil dengan mengalahkan petenis Spanyol Rafael Nadal.
Kemudian, dia bisa mencapai semifinal Amerika Serikat Terbuka, sebelum kalah dari Stan Wawrinka, yang akhirnya menjuarai turnamen tersebut. Selanjutnya, Nishikori bisa mencapai babak final di Miami Terbuka pada April 2016, dan Piala Rogers, Juli 2016. Musimnya ditutup dengan kekalahan atas Novak Djokovic di semifinal Tur Dunia ATP di London, Sabtu (19/11) lalu. Petenis Jepang berusia 26 tahun itu pun berharap dapat mencapai peringkat tiga dunia, satu posisi di atas pencapaian tertingginya di dunia tenis. ‘’Saya merasa percaya diri punya kemampuan untuk melangkah ke peringkat tiga dan empat dunia. Saya harus fokus meraih poin di kejuaraan dengan cara yang benar,’’ tutur Nishikori. (ant/rtr)
OLAHRAGA
16
Kamis Pon, 24 November 2016
Berpotensi Besar, Bali Harus Seriusi Cabor Aquatik Denpasar (Bali Post) Saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016 lalu, cabang olahraga (cabor) air salah satunya layar menjadi salah satu cabor yang menyumbang medali terbanyak yakni 5 keping medali emas. Melihat potensi di cabor air sangat besar, maka KONI Bali berharap kedepannya Bali lebih memperhatikan cabor aquatik. ‘’Cabor aquatik medali yang diperebutkan cu kup banyak. Jadi kita harus lebih serius lagi terhadap perkembangan olahraga aquatik, mulai dari renang, polo air, lompat indah, menyelam dan semua cabor yang berhubungan dengan air,’’ ungkap Suwandi didampingi Wakil Ketum KONI Bali IGN Oka Darmawan di ruang kerjanya, Rabu (23/11) kemarin. Suwandi mengatakan, selama ini di aquatik baru cabor renang saja yang digarap secara merata di kabupaten dan kota seluruh Bali. Itu bisa dilihat dari banyak klub-klub maupun sekolah renang bermunculan di Bali, sehingga muncul perenang potensial. ‘’Saat di PON Jabar cabor renang memperebutkan sekitar 40 medali emas. Dan Bali hanya mampu meraih satu medali emas. Kiti tinggal bagaimana caranya untuk terus meningkatkan prestasi perenang untuk PON berikutnya,’’ ujar Suwandi. Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan pantaun yang dilakukannya, kini olahraga aquatik yang kini tengah menggeliat di Bali adalah menyelam. Bahkan, pengurus provinsi cabor ini baru saja terbentuk pekan lalu.(kmb41)
Piala Soeratin Putaran Nasional
Gol Yogi Menangkan Putra Tresna
Denpasar (Bali Post) Setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan lantaran bermain seri 1-1 dengan Persida Sidoarjo, kesebelasan Putra Tresna U-17 akhirnya sukses meraih hasil positif setelah sukses mempecundangi lawannya PSDS Deli Serdang dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Kompetisi Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional 2016 Grup A yang berlangsung di Stadion M. Sarengat, Jawa Tengah, Rabu (23/11) sore kemarin. Kini yang menjadi pahlawan ialah Yogi. Pasalnya, satu-satunya gol yang dilesatkan Yogi akhirnya mengantarkan timnya meraih kemenangan. Dengan kemenangan ini, kini Putra Tresna mengoleksi 4 poin dari dua kali laga yang dilakoni sama dengan Persida Sidoarjo yang juga mengoleksi 4 angka usai menang 2-1 atas PS Oku Timur. Ini artinya, tim besutan Dede Mahatma Dharma ini mempunyai peluang besar untuk melaju ke babak 16 besar serta untuk penentuan juara Grup A. Pasalnya, di laga ketiga nanti Putra Tresna bakal ditantang PS Oku Timur, yang sebelumnya di laga pertama juga bermain imbang 1-1 dengan PSDS Deli Serdang. Di mana satu-satunya gol kemenangan Putra Tresna Denpasar diciptakan lewat Yogi Arta menit menit ke-31. Sementara hasil lainnya, Persida Sidorjo menang 2-1 atas PS Oku Timur. Pelatih kepala Dede Mahatma Dharma saat dikontak dari Denpasar, Rabu kemarin menjelaskan, gol kemenangan yang dicetak itu di babak pertama. Sedangkan di paruh babak kedua tim tidak bisa mencetak gol untuk menambah kemenangan. ‘’Kami sangat apresiasi perjuangan semua pemain, sehingga bisa meraih poin penuh di laga kedua ini. Ini bakal menjadi motivasi tinggi bagi tim untuk melakoni laga ketiga pada 26 melawan PS Oku Timur,’’ ungkap Dede Mahatma Dharma. Dikatakan Dede, dengan tambahan tiga angka ini, Putra Tresna mengumpulkan 4 poin. Ini artinya, peluang semakin sangat terbuka untuk melaju ke fase berikutnya. ‘’Pertandingan terakhir babak penyisishan Grup A akan menentukan tim bisa melaju ke babak selanjutnya serta perebutan juara grup. Semoga kami bisa meraih juara grup sesuai target awal,’’ harap Dede Mahatma Dharma.(kmb41) Hasil pertandingan Rabu (23/11) kemarin Putra Tresna vs PSDS Deli Serdang Persida Sidoarjo vs PS Oku Timur
1-0 2-1
Klasemen Sementara Grup A Persida Sidoarjo 2 Putra Tresna Denpasar 2 PSDS Deliserdang 2 PS Oko Timur 2
1 1 0 0
1 1 1 1
0 3-2 4 0 2-1 1 1 1-2 1 1 2-3 1
Mitra Devata Tundukkan Putra Kedonganan KESEBELASAN Legend Mitra Devata berhasil mengalahkan lawannya, Putra Kedonganan, dengan skor 5-1 dalam uji coba di Lapangan Kedonganan, Rabu (23/11) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Nyoman Nesa, kelima gol Mitra Devata hasil bidikan Nyoman Rafik Armawan (2 gol), serta sebiji gol masing-masing dari Ida Bagus Nyoman Mahayasa, Gede Sudarna, dan Made Mutram. (022)
Legian Kelod Gelar Tenis Meja Beregu Se-Bali Mangupura (Bali Post) Banjar Legian Kelod berniat menggelar turnamen tenis meja beregu putra se-Bali bertajuk Jaya Dharma Cup VI./2016 di Gedung Wiswa Budaya Desa Adat Legian pada 1-4 Desember mendatang. Ketua Panpel Putu Jerry Akira Dinata, di Banjar Legan Kelod, Rabu (23/11) kemarin menerangkan, selain beregu putra se-Bali, pihaknya juga menyelenggarakan beregu putra antardesa dan kelurahan se-Badung, tunggal putra dan putri SD, SMP, dan SMA se-Badung. Dijelaskannya, untuk beregu mempertandingkan 2 nomor tunggal, dan 1 nomor ganda. ‘’Jika skornya imbang 1-1, maka dilanjutkan partai ketiga, sedangkan skornya 2-0, maka pertandingan dihentikan dan laga ketiga tak perlu digelar lagi,’’ kata Jerry. Ia menyebutkan, sejauh ini tercatat 11 regu mendaftarkan diri mengikuti beregu putra se-Bali, kemudian antardesa dan kelurahan se-Badung (14 regu), SD putra (6), SD putri (5), SMP putra (5), SMP putri (5), selanjutnya, SMA putra (7), dan SMA putri (3). ‘’Total pesertanya kami tunggu sampai dengan Sabtu (26/11) lusa, sekaligus bakal diadakan pertemuan teknik (technical meeting),’’ ujar Jerry. Di sisi lain, Ketua ST Jaya Dharma Banjar Legian Kelod Gede Esha Putra menegaskan, turnamen Jaya Dharma dulu sangat bergengsi, bahkan diselenggarakan sampai kelima kali mulai 1991-1997. Hanya, pascaperhelatan turnamen tenis meja, sempat vakum cukup lama hampir 20 tahun. Padahal, pihaknya menerima masukan dari berbagai pihak agar diadakan kembali Jaya Dharma Cup ‘’Oleh sebab itu, kami menggelar lagi Jaya Dharma Cup ini. Harapan kami, supaya event ini makin diminati insan tenis meja di Badung dan Bali,’’ tuturnya. (022)
Bali Post/ist
MELAJU - Ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani melaju ke babak berikutnya, pascamenang atas pebulu tangkis tuan rumah Poon Lok Yan/Tse Ying Suet pada turnamen Hongkong Terbuka, Rabu (23/11) kemarin.
Anggia/Ketut Mahadewi Melaju di Hongkong Terbuka
Jakarta (Bali Post) -
Atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani melaju ke putaran kedua turnamen Hongkong Terbuka 2016 setelah mengalahkan pasangan tuan rumah dalam tiga game pada pertandingan putaran pertama. ‘’Kami masih sering kehilangan fokus permainan saat bertanding. Kami juga sering melakukan kesalahan sendiri,’’ kata Ketut Mahadewi selepas pertandingan di Kowloon, Hongkong, Rabu (23/11) kemarin. Anggia/Ketut Mahadewi menang atas pasangan Poon Lok Yan/Tse Ying Suet dalam permainan selama 54 menit dengan skor 18-21, 21-5, 2119. Pasangan lawan merebut
delapan poin atas Anggia/ Ketut Mahadewi, pada game kedua sehingga poin lawan melesat dari 11-17 menjadi 19-17 dan meraih game pertama 21-18. ‘’Lawan mendapatkan poin dari kesalahan kami. Kami sudah bermain dengan nyaman pada game pertama. Tapi, kami justru tertekan dan kesulitan mengatur tempo permainan,’’ kata Ketut Mahadewi. Kekalahan pada game pertama menjadi pelajaran bagi
pasangan putri Merah-Putih itu untuk mengambil kemenangan pada game kedua dan ketiga. Tetapi, pasangan Poon/Tse dapat menyamakan kedudukan menjadi 19-19 pada game ketiga. ‘’Lawan justru bermain tanpa beban, saat kami memimpin pada game ketiga. Kami yang justru ingin buruburu menyelesaikan pertandingan dan tidak mampu mengontrol emosi permainan,’’ kata Anggia.
Pada pertandingan putaran kedua yang akan berlangsung Kamis (24/11), Anggia/Ketut Mahadewi akan melawan pasangan unggulan pertama asal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Ganda Misaki/Ayaka melaju ke putaran kedua setelah menundukkan pasangan Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva 21-16, 21-11. ‘’Kami harus bermain lebih baik pada pertandingan besok dibanding hari ini. Kami harus lebih tenang dalam bermain saat sudah unggul atas lawan,’’ kata Anggia. Selain Anggia/Ketut Mahadewi, ganda Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari
melaju ke putaran kedua setelah mengalahkan sesama pasangan putri Indonesia Ade Magnifiro Khasanah/Fitria Ayu Nawangwulan 21-10, 21-6. Sementara pasangan Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta harus tersingkir pada pertandingan putaran pertama setelah kalah dari ganda Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee 19-21, 8-21. Dua ganda putri lain Indonesia juga kalah pada laga pertama turnamen tingkat superseries itu. Mereka adalah pasangan Cynthia Shara Ayunidha/Novi Indriani dan Natasha Herloardjo/Rofahadah Supriadi Putri. (ant)
Vietnam ke Semifinal Piala AFF Denpasar Selenggarakan
Jakarta (Bali Post) Tim nasional Vietnam lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 1-0 dalam laga kedua Grup B, dipantau Antara dari Jakarta, melalui laman resmi Federasi Sepakbola ASEAN (AFF), Rabu (23/11) kemarin. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Thuwunna, Myanmar, kemarin, Vietnam unggul berkat gol semata wayang gelandang Nguyen Trang Hoàng di menit ke 80. Hasil tersebut membuat Vietnam memuncaki klasemen sementara Grup B, dengan nilai enam dari dua pertandingan. Sementara Malaysia, yang sebelumnya memimpin klasemen, turun ke posisi kedua
dengan nilai tiga, hasil satu kemenangan kala melawan Kamboja. Dua tim lain, Myanmar dan Kamboja. Berikutnya pada Sabtu (26/11), Vietnam berjumpa dengan Kamboja dan Malaysia menghadapi tuan rumah Grup B Myanmar. Meskipun sudah memastikan lolos ke semifinal, belum dapat dipastikan tim yang berhak menyandang status juara Grup B, karena tiga tim lainnya masih berpeluang lolos sekaligus melampaui perolehan poin Vietnam, dengan catatan Vietnam kalah di pertandingan terakhir dan ada tim lain yang melampaui selisih gol anak asuh Nguyen Huu Thang. Kelolosan Vietnam ke semifinal membuat mereka menjadi tim kedua yang
melakukannya di turnamen, setelah Thailand di Grup A, yang pada Selasa (22/11) lalu mengalahkan Singapura dengan skor 1-0. Tim nasional Indonesia sendiri masih harus berjibaku dengan lebih keras jika mau melangkah ke semifinal dari Grup A, setelah pada Selasa lalu ditahan imbang 2-2 oleh Filipina. Kemenangan atas Singapura pada Jumat (25/11) pun menjadi sebuah keharusan. Namun itu tidak akan berarti bagi Tim Garuda, jika di saat yang sama Filipina berhasil mengalahkan Thailand. Indonesia hanya bisa melenggang ke empat besar, kalau menang dari Singapura, sementara Filipina seri atau kalah saat berhadapan dengan Tim Gajah Putih. (ant)
Futsal Cup U-21
Denpasar (Bali Post) Denpasar berencana mengadakan turnamen Denpasar Futsal Cup U-21 pada 3-4 Desember mendatang. Babak berikutnya diadakan pada 10-11 Desember, bertujuan menjaring skuad tim Porprov Kota Denpasar. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha di Sekretariat Askot PSSI Kota Denpasar, Rabu (23/11) kemarin menjelaskan, sampai saat ini baru tiga tim yang memastikan ambil bagian yakni Damar Cakti, POPP Pegok, dan Kundalini. ‘’Kami dari panpel sengaja tak memungut uang pendaftaran alias gratis,’’ katanya. Ia mengemukakan, kejuaraan ini sengaja diselenggaraka tiap hari Sabtu dan Minggu. Bahkan, khusus di babak final sengaja memakai lapangan besar, di Meazza Futsal. Anom menambahkan, untuk persyaratan peserta kelahiran 1 Januari 1995, serta memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kota Denpasar. Sebelum turnamen digelar, diawali dengan pertemuan teknik (technical meeting) di Sekretariat Askab PSSI Kota, Denpasar, Rabu (30/11) nanti. (022)
Ski Air Dipatok 5 Emas SEA Games Jakarta (Bali Post) Cabang olahraga ski air diproyeksikan mendapat lima medali emas pada SEA Games 2017 di Malaysia. Demikian kata Direktur Performa Tinggi Lomba 1 Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas Hadi Wihardja, di Jakarta, Rabu (23/11) kemarin Meski kompetisi ski air tidak ringan, Hadi menganggap Indonesia bisa memenuhi harapan tersebut. ‘’Saingan terberat di SEA Games 2017 datang dari atlet tuan rumah dan Singapura. Namun, kita bisa indikasikan lima emas bisa diraih atlet Indonesia,’’ ujar Hadi. Ada pun tim ski air Indonesia diperkuat oleh 12 atlet putra dan putri. Pada SEA Games 2015, cabang olahraga ini menyumbangkan empat emas, tujuh perak dan dua perunggu untuk Indonesia. Sebanyak empat emas tersebut diperoleh oleh Ade Hermana (nomor men jumping), Rossi Amir (women jumping) dan Febrianto (dua emas masingmasing di nomor men’s slalom dan men overall). Sementara perak direngkuh oleh Febrianto, Indra Hardinata, Dimas Ridho Suprihono, Nur Alimah Priambodo, Ummu Thoyibhatus, Sholikah dan Galuh Mutiara Maulidina. Perunggu direbut Ade Hermana dan Nur Alimah Priambodo. ‘’Di tahun 2017, kami harapkan
Dimas Ridho yang sebelumnya hanya meraih perak mampu memenuhi target emas. Begitu juga dengan Saidi Putu, Ummu T Solikah, Safira, Galuh, Dini Immaniar dan lainnya,’’ tutur Hadi. Sebagai persiapan, tim ski air Indonesia akan mengikuti Asian Oceania Championship di New Zealand, Febuari 2017 dan selanjutnya menjalani latihan di Australia. Terkait kondisi fisik atlet ski air, berdasarkan tes yang dilakukan beb e r a p a wa kt u l a l u , S a t l a k P ri m a menyatakan kondisinya belum ideal. Akan tetapi, Hadi meyakini keadaan fisik bisa 100 persen ketika SEA Games dimulai. ‘Kondisi mereka rata-rata mendekati 80 persen dan bisa ditingkatkan menjadi 90 persen pada tiga bulan ke depan. Kemudian, tiga bulan berikutnya, diharapkan sudah mencapai 100 persen,’’ ujar Hadi. Nama atlet Ski Air yang menjalani persiapan SEA Games 2017 adalah Ade Herman (nomor men’s jump), Rossy Amir (women’s jump), Zaidi Putu (men’s over all), Dimas Ridho (men’s trick), Ummu T Solikah/Safira (women’s slalom), Galuh M Maulidina (women wake board), Febrianti (men’s slalom), Dini Imaniar (women trick), Nur Alima (women overall), Alex Hanief (men wake board) dan Suprianto (wake board team). (ant)
Bali Post/ant
Cabor ski air
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Pon, 24 November 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dicari Sopir & cook Hub.082247191953 Segera
A.BP.001.11.16.0001475
Dicari Diploma/S1 Arsitek Hubungi: 085333411868
A.BP.001.11.16.0001441
Dcr Asisten Rumah Tangga u/diBatubulan,Gusti:08123806901
A.BP.153.11.16.0001478
Dicari SPG Gaji 2.250.000 + Bonus.Bali Collection Blok A Toko Syang, Email:ellisaling@yahoo.com dan Tlp:082145548444
!!Dcr Sopir Pribadi dan Sopir Kantor Bs Matik Pengalaman, Bersih,Sopan,Jujur,Minat Hub. 082144481161/081353140235 ato Kirim Jl.Danau Poso No.35Sanur B.BP.141.11.16.0000737
Dcr Hairdresser,Butler, Receptionist Pglmn, Bs Bhs Inggris, Lok.Umalas,087862162255 GjMnrk A.BP.153.11.16.0001479
B.BP.004.11.16.0000735
Dcr Manager utk Hotel yg Pengalaman diHtl Hub:PO BOX 2005
B.BP.164.11.16.0000671
Dcr Marketing Min.SMU Ke Jl. Teuku Umar Brt 81,085101687883
A.BP.001.11.16.0001474
**Urgent Need Sales&Marketing for Hotel Call:(0361)7439411 E:tamanrosanihotel@gmail.com
B.BP.166.11.16.0000690
Dcr Krywti Acctng & Marketing yg bs pemberkasan KPR di Bank Gj 3jt u/proyek Perum Banyuwangi H.03614719131/082145368344 A.BP.001.11.16.0001476
Dcr Staff Villa Wnt Bs Masak, Clen Srvc Cwok Bs Bhs Inggris Penglmn Hub:08113977273 Bu Wen B.BP.154.11.16.0000733
Cari Segera Kurir Spd Mtr Tmtn SMU Usia max 25 Gaji UMR Hub: PCP, Ry Sesetan 337 Tlp.710021 A.BP.001.11.16.0001448
Dicari:Salesman/Girl,Pengalaman, Gaji 3Jt,082147591197
A.BP.001.11.16.0001212
Dcr Crew Sound & Multimedia min.SMK,Admin Min.D1 Max.30th Bs Bhs.Inggris & Computer Krm CV ke sri.focus@yahoo.com/ hub 081239975456
B.BP.141.11.16.0000739
Dcr HK,FO,Cook,Waiter. Hotel Prawita Hub.08174725308
***Dcr PRT Tinggal Dlm,Sanur, Pngalaman&Bersih,T:08123940424 A.BP.001.11.16.0001407
Dcr Investor/Pemilik Gedung Utk Kursus Bhs Ing H085237866176
Cr Bar,Cookhelper,Talismanrest Goa Gajah Min.SMU 0361978309
A.BP.014.11.16.0001459
Dcr Krywn u/Masak di Warung, Gj1,5Jt Tnggl Dlam.081328784512
A.BP.001.11.16.0001403
Dcr Krywti bs lgs CVnya di Ktr ArjunaGagapanBali/085238781026
A.BP.001.11.16.0000928
Salesman,Pria Max.35Thn Tunjung Danu 3,Gatsu Timur,Dps !!Dcr Marketing Property Agent Hub.Era Victory Bali,8466678
Cr Krywti Wr.Makan Max25Th, Gj.1,3 Brsih Sempidi,081239893479 Cr Tng Clening Rmh Vila Bujang Tggl Dlm SMS Lamarn 08123919893
Dcr Sgr Adm Wil Gyr min SMK/ Sederajat Hub:085100983236
A.BP.014.11.16.0001320
A.BP.001.11.16.0001333
Dcr Sgr CDP&Cook Pengalaman u/Resto T:467100 CV ke :info@wulandariresto.com
A.BP.001.11.16.0001409
Dcr Logistik, Supir & Supervisor T.Sipil Pglmn Hub.085225972222
A.BP.169.11.16.0001458
Dcr sopir&karyawan laundry.Jl Kerobokan 78X. T.081933110424
A.BP.001.11.16.0001464
A.BP.001.11.16.0001419
Dibth FO,Cook,HK,Eng;Sec.Hotel di Kuta Hub:081238105018 Email:res_roses@yahoo.com
B.BP.154.11.16.0000734
A.BP.001.11.16.0001439
A.BP.001.11.16.0001460
Dcr Karyawati Toko Romantic Bali;Jl.Raya Tebongkang Ubud Gianyar Hub.085792053853
A.BP.001.11.16.0001465
B.BP.154.11.16.0000712
Dcr Peg.Salon&Spa Pnglaman/Tdk Jl.T.Balian Hub:081805547375
A.BP.001.11.16.0001288
B.BP.031.11.16.0000657
Dicari 1.Staff Accounting Bs Bhs Inggris,Pengalaman Min.2Th 2.Staff Kitchen Berpengalaman 087862391976 B.BP.145.11.16.0000731
A.BP.001.11.16.0001416
A.BP.001.11.16.0001450
Dcr Laki2 SD/SMP Tggu Kos SIM A Tdr Dlm KTP Bali08123928624
Dibthkn Therapist, Hairsdresser yg brpnglmnbsa Bhs Inggris gaji bgs.Slhkan Hub: 081337286599
Dcr S1 Architec/Drafter. Kirim CV Jl.By Pass Ngr Rai No.158 WA:081338303101 A.BP.001.11.16.0001442
Dcri Kepsek TK yg bs B.Inggris dan Kepsek SMP bs BInggris dan Guru Olahraga Hub:0811398772 A.BP.001.11.16.0001451
Dibthkan sgr Marketing yg sdh berpglmn. Hub: PT.Pandu Siwi Sentosa Jl.Mahendradatta No.29 XX Dps T.4717187/081337456267
A.BP.001.11.16.0001302
Dicari Tukang Sablon Hubungi Ryan 081933058081
A.BP.001.11.16.0001373
Dicari Counter Marketing Adm, bisa komp & Kerja team.Lam lsg Yamaha Teuku Umar Brt 100X Dps A.BP.001.11.16.0001216
Dicari Marketing,Administrasi Lulusan SMK Akutansi(Fresh Graduate)Hub: 085792363995 A.BP.001.11.16.0001447
Dicari Sgr Staf Adm Utk Kantor Min D1 Hub: 085100880535 A.BP.001.11.16.0001433
Dicari cepat PRT jujur bersih gj.1,5jt,(tdr dlm)082341168381
A.BP.001.11.16.0001482
Dicari tenaga Cuci Piring Jl.Arjuna 49 Dps. Gj.2Jt/Bln
A.BP.001.11.16.0001435
Dicr Sopir Antar Jemput Tamu Hub:082144928160
A.BP.001.11.16.0001462
Looking for HK Staff for Villa in Canggu,able cooking,good English good performance and Good Salary Call:03614490319/ 082134356114
A.BP.001.11.16.0001335
PRT-Kerja Ringan!!,1Jt+Bonus! Tidur Dalam,Dpsr 082146460102
A.BP.001.11.16.0001306
PT.Graha Indo Pratama Bth Kry/i Indst-Parwita Pss:Adm,Acct, C-S,MD,SPG,Waiter,HK,Gdg/OB, SPV,Markt-Office Gj 2,6-3,8Jt Hub/SMS: 087895164479 A.BP.001.11.16.0001457
Resto Looking Staff Bakery, Helper,Waiter/ss Call:0361 732567
A.BP.153.11.16.0001480
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Camry’2010 Htm 2.4 V Pjk baru HONDA CRV’2010 Hitam Matic 2.4 Mulus Hub:0811510588-(0361)499289 B.BP.164.11.16.0000670 Low KM Hub:081239022479 Nego A.BP.001.11.16.0001375 BU Fortuner Disel’09 Hitam 220 Jt MAZDA Nego Manual HP.081338221973 Mazda Sport MX 5 thn 2013 A.BP.001.11.16.0001394 putih matic Hub.081339508758 Dijual Cepat Vellfire AT Putih A.BP.001.11.16.0001420 Hub.087860183220 SUZUKI
Ertiga GX’2013 putih manual As Bali Smst baru,081338593219
A.BP.001.11.16.0001477
Suzuki Wagon GX’2014 Putih Mnl Asli Bali Hub:081239600959
A.BP.001.11.16.0001404
Djl Inova G Th 2012 Putih Asli Bali Istimewa Jarang di Pakai Br 35Rb KM Hub.0811399714 A.BP.001.11.16.0001396
A.BP.001.11.16.0001391
Fortuner G VNTurbo 2013 Disel, X’Over’08 Matic,119Jt,terawat Htm Ex.Dr,365,5Jt/085739254158 Patih Nambi IV/H3,081237816998 A.BP.001.11.16.0001425
TOYOTA
Avanza G’11 Silver,Samsat Baru,Mulus T.081353156600
A.BP.001.11.16.0001472
A.BP.001.11.16.0001432
Toyota Innova’10 Djl,Htm Met. Bensin Mulus 175Nego AsBali Hub:081933093236/0811397996 A.BP.001.11.16.0001436
SALON
PERCETAKAN
ALUMINIUM
FOTO COPY
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
A.BP.001.09.16.0001743
A.BP.001.11.16.0001437
A.BP.001.11.16.0001454
Tnh 4are di Jln Raya Tumbakbayuh bs beli 1are H081337327078
!T40A SHM Dkt Pantai-Villa Asp Prumhn Tbn 95Jt/A 085257539923
B.BP.135.11.16.0000736
KARANGASEM
B.BP.145.11.16.0000732
B.BP.141.11.16.0000738
Djl Rmh tipe 50m/tnh 100m. Lok Br.Pangkung Ds.Pandak Gde H:081236522166 / 081999713664
Tnh 2 Are SHM Wisata 60jt/Are Ds Datah,Bs Krdit 081236550571
BUC 2,5Are Global 849jt Nego ByPas IB Mantra mau nutup Bank Pemilik langsung 082341670605
A.BP.001.11.16.0001321
A.BP.001.11.16.0001453
B.BP.004.11.16.0000719
Jl Rmh Asri LT650m2 Gndapura Utama Fas Lkp 0821-4571-4435
BUC Tnh 1Are Jln.Roda Dua 150 jt Nego diBatuyang087866263352
A.BP.001.11.16.0001452
A.BP.001.11.16.0001461
Djl Tanah SHM L.1,1Are Taman Gria H.450Jt/Are 087839638883
A.BP.001.11.16.0001199
A.BP.001.11.16.0001445
BENGKEL LAS
!BUC Tnh 125m2 Perum Graha Lia Sri gading Buduk H:08123932479
B.BP.166.11.16.0000741
DIJUAL RUMAH Cpt Jual Rmh,Hrg Tnh,LT2Are 1.8Ng,Bung Tomo VIII/4,Fee2,5%
DIJUAL TANAH Dijual Tanah 1Ha Lok Jl.Aisis Pecatu Harga 500jt/are Hub:081339584125-081239137696
Promo 1Are Abiansemal 129jt/A hanya 3 pembeli pertama,Jl.4M H.081238364632
Jual Tnh Kav Jl.Raya Padonan Dalung,Pinggir Jln,Cash/Kredit Hub.082237778545/087862281017
A.BP.001.11.16.0001455
BIRO JASA
Jl Tanah 5Are batubulan Hub:082145964726 A.BP.001.11.16.0001370
Jual Tanah Luas ± 4Hektar Lokasi Singaraja 081339210472 A.BP.001.11.16.0001473
BIRO JASA
DISEWAKAN TANAH 1700m,los pantai Red Island, Banyuwangi,Cck Villa,Hotel,Murah 081353 128232,08121669727 strg A.BP.001.11.16.0001444
KONTRAKTOR Taksu Bali Kontraktor mengerjakan:Villa,Rumah,Kost, Ruko,Dll Hub:08563836803
Atasi Rmh Bcr,Tlang,Dak,Dnding Atp&Renov Rmh Opi.085103093823
Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Tggl VilaRuko Pool081337099764
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.11.16.0001298
B.BP.166.11.16.0000740
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
A.BP.001.11.16.0001466
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
A.BP.001.11.16.0001468
A.BP.001.11.16.0001249
A.BP.001.11.16.0001266
Tlh Hlg Buku KIR DK 9899 BB AN:Ni Wayan Suwarni
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
B.BP.164.11.16.0000662
A.BP.001.11.16.0001470
Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi
Ahli Rmh Bcr,Dak Dinding,Tlang Dll,H:Anis 081236805370 Gransi
A.BP.001.10.16.0002001
A.BP.001.11.16.0001467
KEHILANGAN DIJUAL KANTOR A.BP.001.11.16.0001469 Djl Kntr 3Lt,LT530m2,LB270m2 Ahli Rmh Bocor DakDinding Atap Hlg BPKB No.E7397563-O DK 5151 Lok pgr jln 13M/Ng 08970137666 Talang,Grs,H.Meki 085237357937 BA an.I Wyn Patra.081239611138 A.BP.001.11.16.0001303
BIRO JASA
A.BP.001.11.16.0001463
DIJUAL MOBIL
B.BP.030.11.16.0000679
Telah Hilang 1 Lembar IMB A/N Made Sudarsana No.2205 Th 2007 disekitar Jl.PadangBali Dalung
Pelunasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545
Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685
Hlg BPKB R4 Daihatsu Taruna DR 1125XZ Noka/Nosin:MHKTMRUHE3K0 03798/UE003798 BPKB.M.06822455 AN.Ketut Edi Ariawan Hlg Dsktr Jl.Lingkar Selatan Kota Mtrm
A.BP.001.11.16.0001438
FURNITURE
A.BP.001.11.16.0001379
A.BP.001.11.16.0001471
AC Dijual AC portebel(Media)1Pk kon 90% harga 2jt,082341168381 A.BP.001.11.16.0001481
JASA PT.Pumajaya Konsulindo Urus: PT (PMA/PMDN),BKPM,Kitas,dll 021-30032068 www.pumajaya.com
B.BP.031.11.16.0000611
SERVICE
SPA
DIJUAL MOBIL SERVICE
DIJUAL MOBIL
SERVICE DIJUAL MOBIL
SERVICE
C.0000847-kom
18
Kamis Pon, 24 November 2016
19
Kamis Pon, 24 November 2016
Nilai Sempurna Dari Hal. 1
Sementara tim gajah putih telah melenggang ke semifinal setelah mengumpulkan nilai sempurna dalam dua laga yakni enam. Peluang timnas Garuda lolos ke semifinal memang terbuka setelah mampu menahan tuan rumah Filipina 2-2 meski saat ini posisi di klasemen berada paling bawah dengan satu poin. Di atasnya ada Singapura dengan satu poin, Filipina dua poin dan Thailand enam poin. Jika Filipina menang atas Thailand, maka jumlah poinnya
adalah lima dan tidak mungkin terkejar oleh Indonesia, meski pada pertandingan yang dilakukan secara bersamaan itu mampu memetik kemenangan. Poin maksimal Indonesia jika menang hanya empat. Namun, jika Filipina kalah atau hanya memetik hasil seri dan Indonesia menang atas Singapura, maka timnas Garuda akan berhak lolos ke semifinal dengan predikat runner-up grup karena untuk posisi puncak tetap dikendalikan oleh Thailand yang hingga pertandingan kedua sudah mengumpulkan enam
Diperiksa Lagi
Dari Hal. 1
‘’Kalau diperlukan diperiksa lagi, apa datanya sudah cukup atau belum. Kalau belum ya… diperiksa lagi,’’ katanya. Gamawan menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri periode 2009-2014, dan bertanggung jawab dalam pengadaan e-KTP. Sementara mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan
Catatan Sipil Irman yang saat kejadian merupakan Kuasa Pengguna Anggaran proyek pengadaan e-KTP menjadi tersangka dalam perkara ini. Demikian pula mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan yang ketika itu selaku Pejabat Pembuat Komitmen proyek e-KTP, Sugiharto. Berdasarkan perhitungan
Dua Tersangka Dari Hal. 1
Tjahjo mengatakan, untuk menyelesaikan dugaan praktik korupsi dalam persoalan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPK untuk mengungkap kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Sejauh ini, KPK telah menetapkan dua tersangka yaitu mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto. Tjahjo mengaku khawatir terhadap permasalahan pengadaan e-KTP ini. Kekhawatiran bukan hanya karena program pengadaan e-KTP yang terus berlarut akibat dibayangi kasus korupsi, juga karena adanya keterlibatan perusahaan asing dalam pengelolaan data kependudukan secara nasional. Ia lebih mengkhawatirkan adanya data kependudukan Indonesia yang saat ini telah digandakan oleh perusahaan asing tersebut dan kemudian disalahgunakan. ‘’KPK punya komitmen, menjadi skala prioritas, bukan jumlah uangnya, uang besar, tapi data kependudukan itu. Kok bisa sampai perusahaan asing memenangkan tender proyek urusan rahasia penduduk Indonesia,’’ ujarnya. Dalam kesimpulan rapat kerja, Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman yang membacakan kesimpu-
lan menyatakan, Komisi II dapat menerima penjelasan Kemendagri terkait penyelesaian pelaksanaan e-KTP serta meminta untuk menyelesaikan permasalahan pengadaan blangko, data kependudukan dan permasalahan teknis perekam KTP elektronik. Terkait dengan persiapan keperluan pilkada serentak gelombang kedua pada 15 Februari 2017, Komisi II DPR meminta Kemendagri mengeluarkan surat edaran untuk
poin dari dua kemenangan. Sementara itu pemain Timnas, Rabu (23/11) kemarin melakukan latihan ringan. Dua punggawa Timnas Indonesia pada ajang piala AFF Suzuki 2016 tidak mengikuti sesi latihan yang dipimpin langsung pelatih Alfred Riedl. Dua pemain tersebut yang selalu diturunkan pelatih pada dua laga sebelumnya yaikni Rizki Rizaldi Pora (14) dan Stefano Jantje Lilipaly (8). Keduanya terlihat latihan terpisah dibimbing pelatih fisik dengan berlari mengitari lapangan.(ant)
Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara akibat kasus korupsi e-KTP itu Rp 2 triliun karena penggelembungan harga dari total nilai anggaran Rp 6 triliun. Dengan kewenangan yang dia miliki sebagai Kuasa Pembuat Anggaran saat itu, Irman diduga melakukan penggelembungan harga dalam perkara tersebut. (ant)
memberi kepastian bagi pemilih pemula pada hari pelaksanaan pilkada serentak. ‘’Komisi II DPR juga meminta Kemendagri mengeluarkan surat edaran untuk memberi kepastian bagi pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada saat hari H pemungutan suara pilkada serentak 2017 untuk dilakukan perekaman sebelumnya dan mendapat surat keterangan pengganti KTP elektronik dari Disdukcapil kabupaten atau kota,’’ papar Rambe. (kmb4)
Posisi Lemah Dari Hal. 1
Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang memengaruhi kenapa indeks ketahanan nasional dikatakan kurang tangguh. Di antaranya apabila keuletan dan ketangguhan bangsa dalam posisi lemah. Namun, dalam jangka pendek
negara masih dapat bertahan dari berbagai Tantangan, Ancaman, Hambatan, dan Gangguan (TAHG). ‘’Kemudian apabila tidak segera ada perbaikan yang signifikan, maka dalam jangka panjang stabilitas nasional akan goyah, kondisi ini yang disebut dalam kondisi warning,’’ ujarnya. (ant)
Rumah Pribadi
Dari Hal. 1
Sejumlah lokasi yang digeledah oleh tim antirasuah tersebut antara lain rumah pribadi Wali Kota Madiun Bambang Irianto di Jalan Jawa dan rumah Bondan Pandji Saputro (adik kandung Bambang Irianto) di Jalan Cokrobasonto No. 25 Kelurahan Josenan Kota Madiun.
Kemudian, rumah Bonny Laksamana (anak kandung Bambang Irianto) di Jalan Salak No. 78 Kelurahan Taman, ruang Bagian Administrasi Umum Setda Kota Madiun, ruang kerja Wali Kota, ruang kerja Wakil Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto, dan LPSE di lingkungan Balai Kota Madiun di Jalan Pahlawan. (ant)
Ekspor Garmen Dari Hal. 1
Lokasi kantor berada di Jakarta untuk urusan manufaktur dan ekspor garmen, tekstil dan barang-barang lainnya; kantor Surabaya untuk mengekspor bahan mentah seperti cokelat, kopra, kopi, kacang dan lainnya serta kantor di Batulicin, Kalimantan Selatan untuk produk tambang dan minyak sawit. Rajesh dan Handang ditang-
kap dalam operasi tangkap tangan KPK pada Senin (21/11) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah Rajesh di Springhill Residences Kemayoran saat terjadi penyerahan uang dari Rajesh ke Handan sebesar 148.500 dolar AS atau setara Rp 1,9 miliar. Uang itu adalah bagian komitmen Rp 6 miliar kepada Handan agar mengurus surat tagihan pajak sebesar Rp 78 miliar PT EKP. (ant)
Pemilik Akun Dari Hal. 1
Sebelumnya, Komunitas Muda Ahok Djarot (Kotak Adja) melaporkan Buni Yani ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/10). Ketua Kotak Adja Muannas Alaidid
mengungkapkan pihaknya melaporkan pemilik akun facebook bernama Buni Yani yang diduga memprovokasi masyarakat dengan memposting potongan video asli pidato Ahok di Kepulauan Seribu. (ant)
Kamis, 24 November 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Kebenaran (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Bali Krishna (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita
Sanggar Tari Asri Kencana (2) 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Ista Dewata Pura Kerta Buana Giri Wilis 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Kebenaran (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif
15.30 DW TV 16.05 Education On Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan Kilas Pendidikan, Siswa Ciptakan Robot 17.05 Agrobisnis: Peternakan Kodok 17.30 Taman Sari Denpasar Children Centre (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali
20.00 Dialog Interaktif Diamon Interest 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi Obesitas 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Prembon Taro Sutasoma (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Tambangan Badung (4) 24.00 Closing
Arjuna Menerobos Mengejar Guru Drona
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Sembilan Puluh Empat) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SANJAYA berkata, ‘’Ketika medan pertempuran yang sebelumnya ditutupi kegelapan, dan debu telah menjadi demikian bercahaya, prajurit-prajurit gagah perkasa saling menyerang satu lainnya. Masing-masing berkeinginan mengambil nyawa yang lainnya. Mereka saling menyerang pada pertempuran. Oh raja, pejuang-pejuang itu bersenjatakan tombak-tombak, pedang-pedang, senjata-senjata lainnya. Saling menatap satu dengan lainnya di bawah pengaruh kemarahan. Ribuan lampu menyala di sekelilingnya, dengan lampu-lampu yang hidup lebih terang dari sinarnya dewa-dewa, para gandharva. Tiang-tiang keemasan yang dihiasi permatapermata, diisi minyak berbau harum. Oh Bharata, di medan pertempuran kelihatan gemerlapan seperti langit yang ditaburi bintang-bintang. Ratusan demi ratusan kayu menyala. Bumi kelihatannya sangat indah. Sungguh, bumi kelihatannya seperti dalam kebakaran sangat besar. Seperti apa yang terjadi pada saat peng-
hancuran alam semesta. Semua tampat di arah mata angin terang benderang, dengan lampu-lampu yang kelihatan seperti pohonpohon dipenuhi kunang-kunang pada petang hari pada musim hujan. Prajurit-prajurit yang gagah berani, saat itu, oh raja, terlibat pertempuran sangat sengit dengan lawan-lawannya, yang juga gagah perkasa. Gajah-gajah terlibat melawan gajah-gajah, pengendara kuda dengan pengendara kuda. Prajurit kereta menghadapi prajurit kereta. Mereka dipenuhi kegembiraan pada pertempuran dahsyat atas perintah putra paduka. Benturan antara kedua bala tentara itu terdiri dari empat jenis kekuatan, Situasinya menjadi mengerikan. Kemudian Arjuna, oh baginda, dengan sangat cepatnya mulai menghancurkan barisan-barisan Kaurava, setelah melemahkan semua raja.’’ Dhritarashtra berkata, ‘’Ketika Arjuna yang tak terkalahkan, digairahkan kemarahannya, dan tidak dapat membiarkan prestasi-
prestasi pihak keturunan Kuru itu, menerobos ke dalam bala tentaraku, apa yang ada dalam pikiranmu? Sungguh, ketika penghangus musuh-musuh itu masuk ke tengah-tengah mereka, apa yang dipikirkan para serdadu itu? Apa langkah yang dipikirkan pantas oleh Duryodhana yang diambil saat itu? Siapa penghukum-penghukum musuh itu yang meneruskan, dalam pertempuran melawan pahlawan itu? Dengan menggunakan kuda kuda putih Arjuna menerobos memasuki bala tentara kita mengejar Guru Drona. Lalu siapa mereka yang melindungi Guru Drona? Siapa yang mengawal pada roda bagian kanannya dan siapa melindungi roda kiri kereta Drona itu? Siapa pahlawan-pahlawan yang melindungi bagian belakang pahlawan yang sedang bertempur itu? Sungguh, ketika putra Bharadwaja meneruskan, membantai musuh selama perjalanannya, siapa mereka yang meneruskan di depannya? Pemanah perkasa dan tak terkalahkan itu menerobos ke
tengah-tengah pasukan Panchala. Macan di antara manusia yang dilengkapi semangat tinggi itu seolah-olah menari-nari sepanjang jalur keretanya. Awatthaman menghabisi kelompok besar kereta-kereta pasukan Panchala. Dia memakai panah-panahnya seperti sebuah kebakaran besar yang sangat hebat. Sayang, bagaimana Guru Drona itu bertemu kematiannya?’’ Kata Dhistrarashtra, engkau Sanjaya selalu berbicara ten-
tang musuh-musuhku sebagai yang tenang, tak terkalahkan, riang gembira, selalu bertambah kekuatan dalam pertempuran. Engkau tidak pernah berbicara seperti itu tentang pasukanku. Engkau menggambarkan pasukanku terbantai, pucat, dan dipukul mundur. Engkau berbicara tentang prajurit-prajurit keretaku, yang selalu kehilangan kereta-kereta mereka, di semua pertempuran tempat mereka bertarung. (bersambung)
Sloka 11.5 Sri Bhagavan uvaca : Pasya me partha rupani sataso ‘tha sahasrasah nana-vidhani divyani nana-varnakritini ca Sri Bhagavan Yang Maha Pengasih bersabda: Saksikanlah oh Arjuna, bentukku yang berates-ratus dan beribu-ribu jumlahnya – rupanya – yang suci, yang tak terhitung warna-warni dan bentukbentuknya.
16 Pages
222 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
r 24, 2016
, Novembe Thursday
an t,’ ‘Americ ‘Moonligh d indie film Honey’ lea inations Spirit nom Thursday,
r 24, 2016
Novembe
British-direc
a ted tale of across
The who travels a band ,” with “Moonlighton teenage runaway Midwest best ge movies, s each the American also compete for actress six nomination celebrate of misfits, will - Two coming-of-a and best got a leadingAwards which Oscars. film, best director, Lane. LOS ANGELES Honey,” Sasha at the t Spirit newcomer winners of the Indealso do well and “American for for for the Independen that often The last threeAwards - “Spotlight”, was nothing Tuesday artistic films But therethree main actors, who pendent Spirit “12 Years a Slave” low-budget and family at different best picture
Kim Myeong-jin/News1
Hall/File
South Korean
ional Bali
health officials
disinfect
a vehicle
to prevent
spread of
bird flu
in Pocheon,
South Korea,
November
a poultry a put in place farms within
the ban for alert already movement radius of where The bird flu three country’s earlier. raised the est level following the 10-kilometre been found considering after virus had it is also - South Korea to its second-high H5N6 strain SEOUL ministry said nationwide standstill pathogenic Wednesday virus from a temporary status on of the highly prevent the been previlast week. said. order to more outbreaks Korea, the ministry ministry raised spreading. There have were confirmed in South first cases were tested, economy, The agriculture to ‘alert,’ from bird flu cases
Photo
REUTERS/Neil sec”, on the “Moonlight nt Garden of the film at Embankme screening Film Festival for the gala they arriveInstitute (BFI) London pose as British Film 6, 2016. Cast members October of the 60th ond night London, Britain Jl. D.Tamblingan in Sanur Cinema
find Internat
23, 2016.
ee alert as thr ses bird flu farms S.Korea rai found at poultry es more cas
“Birdman”on to win the blue-collar and “Moonlight”s character in the Grief-driven by the Sea” lady play the central - all went highest honor some the first of his life. year, the director drama “Manchester former U.S. did well, stages Lonergan, Sea,” and Oscar, industry. But thismost awards Kenneth also “Jackie,” about the movie by the film Kennedy, for the Spirit the films getting Jacqueline that included best of “Manchester in an emotionally also of were not eligible to movies earning nods for their respective Michelle Williams role, were buzz open actor which is Natalie powerful supporting and best Tuesday. a Awards, less than $20 million. for Affleck and the list on for leads, Casey a left off LeBeouf, 30, effortinghis made meant no nominations psychologidisrupted Shia That Portman. which follows “La La Land,”Animals” and to adult- comeback after alcohol “Moonlight,” was nominated man growing “Nocturnal (rtr) five years, for his turn as musical young black hard-scrabbl e Miami career for actor in cal thrillerdrama “Lion.” a six nomisupporting gang of thieves hood in adoption a , received best film, best leader of neighborhood for the Honey.” all, including nations in Barry Jenkins and “American best director Jenkins’ screenplay.
You can
via REUTERS
S.Korea raises bird flu alert as three more cases found at poultry farms
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
st ous flu outbreaks in the alert level fourth-large farms The new bird its bird flu as an increasing number in- Asia’s2014. at two duck more discovered southwestern regions ‘caution,’ reporting suspected since lasted for of Agare of time. The outbreaks killing at least central and the Ministry Affairs of farms in a short period been data days, Rural of the country, ministry birds have than 660 Food and Wednesday. fections Over 510,000contain the spread 13 million birds, recent bird flu on riculture, to statement at the farms for less The most in March, said in a ducks case slaughtered accountingcountry’s showed. was reported was found All 30,500culled. One more the of the virus, outbreak H5N8 strain of the and million, 1 percent the have been on Tuesday the than population of 84.7 who when farm.(rtr) was confirmed on Wednesday, poultry ministry official on at a duck also be heard said. second earlier an agriculturebe identified said News can at Global to confirmed in “Bali Image” from 9.30 ministry statement 96.5 case was a chicken declined from Radio FM am. Listen to The third at human infection about Wednesday. until 10.00 FM at http:// previously Cases of later on Wednesday city of Yangju, virus have including Global Radio ten2myfarm in the at (23.61 miles)north the H5N6 in places with the globalfmbali.lis streaming 38 kilometresministry said. been reported or live video and http:// Hong Kong, in China the H5N6 radio.com lfmbali.com li. of Seoul, first cases of the China and people http://radiogloba nel/global-fm-ba reported virus killing 10 according to data Since the virus were a ustream.tv/chan April 2014, avian influenzaregion on Friday, found since the ministry. ministry has in the samecases have been from in The agriculture total of fiveother poultry farms being and two of the country are other parts
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
KAMIS PON, 24 NOVEMBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Film ’’Maju Kena Mundur Kena Returns’’
Usung Semangat Reunian
APA yang membedakan film ‘’Maju Kena Mundur Kena’’ versi klasik yang diproduksi tahun 1983 dengan film ‘’Maju Kena Mundur Kena Returns’’? Menurut Cuk FK yang bertindak selaku penulis cerita dan sutradara, film ‘’Maju Kena Mundur Kena Returns’’ menyajikan isi cerita dan teknik penggarapan yang berbeda dengan versi klasiknya. Semangat film produksi Multivision Plus ini juga jelas, reuni. Dengan demikian, diharapkan penonton film masa kini akan dibawa kembali dengan sajian komedi yang sempat ditawarkan Warkop DKI bersama Eva Arnaz dan Lydia Kandou kala itu, ke nuasa baru dari pemain baru di film yang penuh kesegaran ini. ‘’Semangat film ‘Maju Kena Mundur Kena Returns’ adalah reunian. Ya, memang judulnya sengaja kita ambil dari film Warkop DKI tahun 83. Bedanya, ceritanya kita aplikasikan dalam nuansa kekinian. Jadi, meski judulnya sama, namun isinya berbeda,’’ kata Cuk FK, belum lama ini. Dia menambahkan, saat ini memang eranya reunian, sejak adanya sosmed yang hampir menguasai semua lini sendi kehidupan. Dengan adanya sosmed tersebut, membuat penggunanya dengan mudah melakukan prosesi reunian atau ketemuan demi merayakan kenangan dengan teman masa lalunya. Dari teman SD, SMP, SMA hingga kuliah. ‘’Semangat reunian itulah yang diemban film yang menyasar penonton keluarga ini,’’ tuturnya. Film yang dibintangi Wira, Rafael Tan, Lolox, Adinda Thomas, Maya Wulan, Elly Sugigi, Mosidik, Arif Didu, Jarwo Kuat, Ingrid Widjanarko dan Anna Sherly ini, kata Cuk FK, selian berbeda dengan versi klasiknya, teknis penyajiannya juga diklaim berbeda. ‘’Karena yang diceritakan di film ini tentang persoalan kekinian, dengan meng-hire beberapa stand up comedian plus melaraskannya dengan beberapa pemain cameo seperti Barry Prima yang sohor via film ‘Jaka Sembung’. Yang paling utama, di beberapa titik, saya juga tetap meramu joke-joke era Warkop saat itu dengan nuansa kekinian dan dirangkai dengan cerita lebih detail dan jelas. Berbeda dengan model Warkop yang lebih ke sketsa-sketsa,’’ terangnya. (pik)
Bali Post/sos
TRADISIONAL - Guna mempertahankan kesan tradisional pada bangunan, Desa Adat Penglipuran memberikan subsidi perbaikan bangunan kepada warga.
Pertahankan Nuansa Tradisional
Desa Adat Penglipuran Subsidi Bangunan Beratap Bambu PENGLIPURAN tak sekadar desa. Daerah yang berada di Kelurahan Kubu, Bangli ini telah dikenal masyarakat luas. Tak hanya lokal maupun nasional, tetapi juga mancanegara. Desa ini telah ditetapkan menjadi Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Bangli beberapa tahun lalu. Hal itu tak lepas dari potensi yang dimiliki.
Bali Post/ist
ADEGAN – Salah satu adegan dalam film ‘’Maju Kena Mundur Kena’’.
Giring Nidji
Musik ’’Streaming’’ Bantu Pendapatan Musisi
Awal menginjakkan kaki desa ini, suasana terasa sangat tenang. Tak ada hiruppikuk layaknya di perkotaan. Lingkungannya yang bersih bersatu-padu dengan warna-warni bunga yang tumbuh subur di sekitarnya. Selain itu, suasana tradisional juga sangat terasa. Angkul-angkul rumah dari utara hingga selatan khususnya Karang Kitri sangat seragam. Seluruhnya beratap bambu. Demikian juga
dengan bangunan. Inilah yang menjadi ciri khas desa ini. Ini pula yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung dan menjadikannya tempat berfoto. Selain angkul-angkul, bangunan yang juga menjadi daya tarik adalah dapur dan bale saka nem. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, ciri khas dua bangunan itu ada yang bergeser. Beberapa atapnya telah tergantikan dengan bahan
lain yang lebih condong bergaya modern. Hal ini tak diinginkan terus berlanjut oleh tokoh masyarakat setempat. Sebab, bangunan yang tak lagi tradisional juga memicu berkurangnya jumlah kunjungan ke depannya. ‘’Bangunan tradisonal menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk berkunjung. Tetapi sekarang ada beberapa bangunan yang atapnya sudah diganti. Tidak lagi menggunakan
PENYANYI Titi DJ mengaku mendukung sekaligus berkomitmen ingin terlibat dalam kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian alam. ‘’Saya pada dasarnya mendukung kegiatan yang berhubungan dengan go green, pelestarian alam, lingkungan. Untuk hal-hal seperti itu saya tanpa pikir panjang (ikut),’’ katanya dalam sebuah acara di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (23/11) kemarin. Titi mengaku dirinya dan keluarga telah menerapkan gaya hidup go green sejak lama. Dia lalu menyoroti kondisi lahan di Indonesia yang semakin sempit akibat penebangan dan kegiatan yang merusak alam. Titi mengaku miris. ‘’Saya sehari-hari menerapkan gaya hidup go green. Sekarang kan sudah banyak lahan di Indonesia ditebang, dibakar untuk industri dan hal-hal yang merusak alam. Kadang-kadang lupa menanam kembali,’’ katanya menyesalkan. Oleh karena itu, Titi bersama sejumlah selebriti lainnya seperti Teuku Zakcy, Aming, Titi Rajo Bintang, Baim Wong, Luna Maya, Chelsea Islan serta aktivis Yenny Wahid kini terlibat dalam kegiatan perwujudan taman hutan hujan tropis di kawasan Kalimantan Tengah. Kegiatan ini digagas desainer perhiasan asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, Delia Von Rueti. (ant)
Titi DJ
Menurut Supat, penggunaan bambu pada atap bangunan tak hanya untuk memunculkan kesan tradisional saja. Tetapi lebih dari itu, masyarakat secara tidak langsung dituntut harus menamam pohon berbuku ini yang juga berfungsi untuk pelestarian lingkungan. Selain itu, bambu juga banyak diperlukan untuk bahan industri. Hal ini juga akan berimbas pada perekonomian. ‘’Dengan memanfaatkan bambu menjadi atap, sektor lain akan kena imbasnya. Masyarakat akan terus menaman. Lingkungan tetap lestasri dan bisa dijual juga untuk bahan kerajinan,’’ tegasnya. (sos)
Tika Pagraky Senang Bersama Dewi-Dewi
VOKALIS Nidji Giring Ganesha mengungkapkan bahwa musik streaming menambah pendapatan para musisi. ‘Kemarin sempat RBT (ring back tone) naik, lalu turun. Tibatiba musik streaming. Kalau ditanya apakah musisi dapat hasilnya? Kami merasakan sekali. Walaupun tidak sebesar download per-track, streaming per-dengar, makin banyak yang mendengar, makin banyak pendapatan untuk kami (musisi-red),’’ kata Giring Nidji dalam peluncuran paket Music Unlimited Smartfren di Jakarta, Rabu (23/11) kemarin. Saat ditanya pendapatan yang diterima dari musik streaming, sambil tersenyum Giring hanya menjawab, ‘’Oke.’’ Giring menjelaskan, musik streaming dapat mempermudah pendengar untuk menikmati musik dari mana saja. ‘’Yang paling terasa aksesnya, saya bisa mendengarkan segala jenis musik dari aplikasi. Benar-benar bisa mengakses data dari lagu-lagu kami (musisi),’’ ujar Giring. Menurut Giring, album fisik saat ini lebih ditujukan bagi kolektor musik. Salah satu bentuk album fisik yang digemari kolektor musik adalah piringan hitam atau vinyl. Giring juga mengungkapkan bahwa grup band-nya, Nidji, akan meluncurkan cetak vinyl album pertama dalam waktu dekat. (ant )
Titi DJ Dukung Acara ’’Go Green’’
bambu,’’ ujar Bendesa Adat Penglipuran I Wayan Supat, belum lama ini. Mengembalikan kesan tradisional itu, Supat menyatakan telah mengeluarkan program, yakni memberikan subsidi perbaikan bangunan kepada seluruh warga. Hal ini telah disepakati seluruh masyarakat. ‘’Keberadaan desa ini juga sebagai bentuk konservasi, salah satunya bangunan. Supaya bangunan tradisional itu tidak hilang, adat akan memberikan subsidi khusus untuk angkulangkul, bale saka nem dan dapur. Yang awalnya pakai genteng harus kembali ke bambu,’’ tuturnya.
SEJAK bergabung dengan Republik Cinta Manajemen (RCM) dan menjadi bagian DewiDewi, kesibukan Tika Pagraky kian padat. Terlebih, saat ini Dewi-Dewi sedang mempromosikan lagu terbaru berjudul ‘’Bukan Cabe-cabean’’. Lagu ciptaan Ahmad Dani ini merupakan lagu ‘’kemenangan’’ bagi Tika saat audisi di salah satu stasiun TV nasional beberapa waktu lalu. ‘’Bergabung di RCM memberi kesan tersendiri bagi saya, karena bisa belajar lebih banyak tentang tarik suara dan musik bersama Dewi-Dewi,’’ ujar pemilik nama lengkap Ni Wayan Ika Mulaning Pagraky, Rabu (23/11) kemarin. Pengalaman paling menarik bagi dara kelahiran Karangasem, Bali ini, saat DewiDewi manggung di tiap kota, penontonnya
ribuan dan semuanya sangat respect. Tak jarang dirinya diberi oleh-oleh, bahkan dirinya kadang sampai dicari ke hotel untuk foto bersama. Ketika ditanya apakah susah menjadi seorang artis yang kiprahnya sudah diakui secara nasional, Tika hanya tersenyum. ‘’Sebenarnya susah-susah gampang, karena kita harus tetap fit dan selalu siap dalam keadaan apa pun. Selain itu, harus selalu bisa menjaga nama baik, terutama nama Dewi-Dewi,’’ jelas Tika yang saat ini berumur 21 tahun. Sebagaimana dikenal publik di Bali, sebelum bergabung dengan Dewi-Dewi, Tika sudah lebih dulu berkiprah di dunia tarik suara di Bali. Bahkan, sempat duet lagu berbahasa Bali bersama Jun ‘’Bintang’’ untuk dua lagu ‘’Satya’’ dan ‘’Sakit’’ yang saat ini booming di Bali. (win)
Kreativitas Anak-anak SOS Taruna
Tekuni Kerajinan Berbahan Baku Koran GUNA mendapatkan uang tambahan, anak-anak asuh SOS Taruna Bantas, Selemadeg Timur yang masuk dalam program family base care (FBC) atau pengasuhan langsung berkreativitas dengan membuat kerajinan dari koran bekas. Hasil kerajinan seperti tempat buah untuk sembahyang, tempat bunga dan lainnya bisa dilihat pada Stan KWT Nadi Sari di pameran kerajinan Gedung Mario, Tabanan yang berlangsung hingga Minggu (27/11) mendatang. Pembina SOS Taruna I Wayan Budiarta memaparkan, kerajinan berbahan baku koran ini dibuat oleh anak-anak asuhan SOS yang duduk di tingkat SD dan SMP. Meskipun dibuat oleh anak usia muda, tetapi hasil karya mereka sangat rapi dan cantik. Menurut Budiarta, pembuatan kerajinan dari koran bekas ini paling cepat memakan waktu satu bulan. ‘’Soalnya melihat waktu luang mereka karena ada kegiatan belajar dan sekolah,’’ ujar Budiarta, Rabu (23/11) kemarin. Harga yang ditetapkan untuk kerajinan koran ini bervariasi sesuai dengan tingkat kesulitan dan lama waktu pembuatan. Untuk tempat bunga dihargai Rp 150.000
per buah, sementara kerajinan sokasi (keben) yang berukuran besar dihargai Rp 350.000 per buah. Keuntungan dari penjualan kerajinan koran bekas ini akan diberikan pada anakanak pembuat kerajinan tersebut untuk uang jajan maupun kebutuhan sehari-hari lainnya. Tidak hanya kerajinan dari koran bekas, SOS juga mendorong keluarga yang masuk dalam program penguatan keluarga untuk membuat kerajinan virgin coconut oil (VCO). Menurut Budiarta, saat ini baru warga binaan di dua desa yang mendapatkan pelatihan dan sudah bisa memproduksi VCO yaitu 20 orang di Desa Dalang, Selemadeg Timur dan enam orang di Desa Gadung Sari. Produk tidak hanya VCO original, tetapi ditambahi aroma terapi seperti cempaka, melati dan cendana. ‘’Pembuatan VCO ini menyasar keluarga yang masuk dalam program pengasuhan tidak langsung,’’ ujar Budiarta. Program pengasuhan tidak langsung artinya melakukan pembinaan pada keluarga dari anak-anak yang nyaris kehilangan hak pengasuhan mereka. Agar keluarga ini mandiri dari segi finasial, mereka didorong untuk membuat usaha bersama. Salah
satunya membuat VCO. Dikatakan, penjualan VCO dari hasil usaha warga binaan SOS ini masih dipasarkan di daerah Selemadeg Timur dan ditawarkan dari pintu ke pintu. Harga jualnya dibagi antara keluarga dampingan dan untuk anggaran bergulir serta dana pembinaan untuk anak-anak. ‘’Uang anggaran bergulir dimaksudkan untuk
membina warga binaan di desa lain,’’ ujar Budiarta. Dalam pemasaran VCO, pemesanannya cukup banyak. Hanya pihaknya sedang menunggu nomor regitrasi dari Dinas Kesetanan dan BPOM agar bisa dijual ke toko-toko modern. Mengenai kelemahan VCO yang cepat basi dan tidak bertahan lama jika tempatnya dibuka, menurut Budiarta,
sudah diatasi saat proses fermentasi di mana kadar airnya benar-benar sudah dihilangkan. Sehingga VCO yang dihasilkan keluarga binaannya bisa bertahan selama enam tahun. Adapun kegunaan VCO selain untuk diminum dan menyembuhkan penyakit seperti rematik juga bisa untuk kecantikan kulit wajah maupun menghilangkan selulit. (san)
Bali Post/san
KERAJINAN - Aneka kerajinan berbahan baku koran bekas dan VOC yang dihasilkan oleh binaan SOS yang dijual di pameran kerajinan di Gedung Mario, Tabanan.