20 HALAMAN
NOMOR 155 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa Wage, 24 januari 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Desa Harus Kembangkan Produk Unggulan SEJAK tahun 2015, pemerintah pusat menggelontorkan dana desa untuk seluruh desa yang ada di Indonesia. Besaran dana desa terus meningkat dari tahun ke tahun. Mulai dari Rp 20,8 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 46,96 triliun di tahun 2016, dan Rp 60 triliun di tahun 2017 ini. Sejalan dengan itu, desa-desa kini mulai diminta untuk menjadikan dana desa sebagai motor pertumbuhan ekonomi desa. ‘’Bapak Presiden melalui Nawacita, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka NKRI. Sebagai bentuk komitmennya, desa tak hanya diberikan kewenangan untuk mengelola pemerintahan, juga
Bali Berpotensi Tertular Anthrax Denpasar (Bali Post) Bali diapit oleh Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah, NTB dan NTT yang merupakan provinsi endemis Anthrax. Makanya Bali perlu waspada terhadap penularan bakteri ini. Apalagi setelah meninggalnya seorang bocah di Yogyakarta yang diduga karena anthrax. Hal. 19 Penyakit Menular
diberikan kewenangan untuk mengelola pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,’’ ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Eko Putro Sanjoyo dalam wawancara eksklusif dengan Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post di Jakarta. Menurut Eko Putro, kewenangan kepada desa untuk mengelola pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat adalah yang pertama di dunia. Negara-negara lain yang melihat Indonesia, bahkan kelihatannya akan mencontoh bangsa ini. Padahal di tahun 2015, Indonesia sebetulnya masih terkena dampak krisis global. Namun di tengah ketatnya keuangan negara, Presiden tetap mengalokasikan dana sebesar Rp 20,8 triliun langsung diberikan ke desa. ‘’Langkah konkret Presiden ini ternyata cukup sukses. Ekonomi Indonesia yang pertumbuhannya turun di 2014 6% menjadi 4,8%, tahun 2015 bisa
naik lagi menjadi 5%. Sementara negara-negara tetangga kita pertumbuhan ekonominya menurun semuanya. Dan yang membanggakan, desa menjadi salah satu faktor pertumbuhan ekonomi nasional kita,’’ jelasnya. Desa-desa yang basisnya masih rendah saja, lanjut Eko Putro, pertumbuhan ekonominya ratarata 12%. Bahkan ada satu desa di Kabupaten Morowari, Sulawesi Tengah karena sebelumnya tidak pernah tersentuh dengan dana desa, pertumbuhan ekonominya di tahun 2015 mencapai 63%. Hal. 19 Banyak Persoalan
’’Karena produksinya kecil, tidak mungkin sarana pascapanen ditaruh di desa-desa tersebut. Akibatnya pada saat panen, menjualnya juga melalui mata rantai yang sangat panjang, jadi harganya rendah. Makanya kita minta desa-desa itu supaya fokus menanam komoditi tertentu.’’
Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Selasa, 24 Januari 2017
Eko Putro Sanjoyo
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi
Polisi Indonesia Bantah Selundupkan Senjata
PBB Lakukan Penyelidikan
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Sudan menyebutkan pasukan polisi Indonesia yang tergabung dalam misi menjaga perdamaian di Darfur (UNAMID) ditangkap pada Jumat (20/1) waktu setempat di Bandara Al Fashir, Sudan, karena diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi yang disamarkan seperti mineral berharga.
Bali Post/kmb23
SAMPAH - Ratusan sapi mencari makanan di timbunan sampah di Denpasar. Sapi pemakan sampah ini dikhawatirkan mengandung bakteri yang membahayakan kesehatan manusia, bila dagingnya tak dimasak secara sempurna.
Informasi dari Pusat Media Sudan (Sudanese Media Centre) menyebutkan berbagai senjata dan amunisi yang diselundupkan meliputi 29 senapan Kalashnikov, empat senapan, enam senapan GM3 dan 61 berbagai jenis pistol, serta berbagai jenis amunisi dalam jumlah besar. Humas Polri menegaskan bahwa sejumlah senjata yang diduga diselundupkan di Bandara Al-Fashir, Sudan bukanlah milik polisi pasukan perdamaian Indonesia, Formed Police Unit (FPU) VIII yang hendak pulang
ke Indonesia. ‘’Menurut komandan Satgas FPU VIII itu (senjata) bukan milik mereka,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/1) kemarin. Martinus mengatakan kronologinya bermula saat pasukan FPU VIII yang telah habis masa tugasnya di Darfur bersiap untuk pulang ke Indonesia. Pasukan tersebut akan digantikan oleh FPU IX. ‘’Hari itu mereka berkemas-kemas untuk meninggalkan
Garuda Camp,’’ katanya. Di camp, barang-barang milik FPU VIII dicek oleh otoritas UNAMID. Selanjutnya barang-barang mereka dimasukkan ke dalam dua buah kontainer. Sebanyak 40 orang anggota FPU menjaga kontainer tersebut hingga tiba di Bandara Al-Fashir. ‘’Empat puluh orang ini membantu menurunkan barang. Masuklah ke ruang X-ray pemeriksaan. Lolos semua,’’ ujarnya. Hal. 19 Pasukan Indonesia
Mourinho Persilakan Wayne Rooney Hengkang ke Cina
Martinus Sitompul
’’Shortcut’’ Bedugul-Buleleng
Akan Dibuat Seperti Kelok Sembilan di Sumbar
Jakarta (Bali Post) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan pintas (shortcut) jalur BedugulBuleleng, Bali untuk mendukung pemerataan sektor pariwisata Bali. ‘’Harapannya melalui jalur pintas ini akses dari Denpasar ke Buleleng via Bedugul maupun sebaliknya, lebih lancar dan mudah, sehingga mampu meningkatkan jumlah wisatawan ke Buleleng,’’ kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Senin (23/1) kemarin. Basuki mengungkapkan, secara umum jalan pintas yang masuk wilayah Buleleng tersebut pada tahun 2017 ini sudah memasuki tahap penyusunan desain rinci yang kemudian akan diikuti dengan pembangunan fisiknya. ‘’Kondisi jalan BedugulBuleleng itu sempit dan berkelok-kelok, sehingga bus wisatawan dan truk agak kesulitan melewati jalur tersebut dan sering menimbulkan kemacetan,’’ katanya. Dampaknya, kata Basuki, banyak wisatawan yang enggan ke Buleleng dan membuat perekonomian menjadi tersendat. Menteri Basuki telah melakukan peninjauan ke lokasi titik pintas di Bedugul, Sabtu (21/1). Hal. 19 Paling Optimal
Manchester – Jose Mourinho siap membuka pintu bagi Wayne Rooney jika memang ingin meninggalkan Manchester United (MU) kemudian hengkang ke Cina. Rooney masih terikat kontrak dengan MU sampai musim panas 2019. Disebut-sebut bahwa Liga Cina terus mendekati pemain berpaspor Inggris itu. Hal. 19 Disodori Kontrak
KELOK SEMBILAN - Jalur kelok sembilan yang dilengkapi jembatan dan taman. Taman itu menjadi pilihan pengendara sebagai lokasi ‘’rest area’’ sekaligus objek wisata saat masa liburan tahun baru.
Wayne Rooney Bali Post/ant
Regenerasi Pemimpin Bali
1
’’Figur yang muncul hanya saat perebutan kekuasaan tentu harus diwaspadai. Motifnya menjadi pemimpin juga harus dipertanyakan.’’
Diskualifikasi, Kandidat yang Tak Pro-Komitmen Rakyat Jaga Alam Babak baru kepemimpinan Bali akan bergulir 2018 mendatang. Pemetaan terhadap potensi dan ancaman Bali tentu menjadi indikator utama yang harus diurai pemimpin Bali. Ini menjadi wacana sangat strategis bagi krama Bali untuk mendapatkan pemimpin ideal bagi Bali. Setidaknya, pemimpin Bali ke depan haruslah figur bersih, berani, visioner dan berpihak pada kepentingan Bali. Syarat itu tentu tak cukup, masih banyak indikator lain yang harus dipenuhi calon pemimpin Bali.
VITALNYA peran kepemimpinan dalam menentukan nasib peradaban Bali ke depan, maka kontribusi dan pemikiran semua komponen harus didengar. Partai politik sebagai pemegang mandat untuk mengajukan kandidat tak boleh memaksakan kehendak. Aspirasi masyarakat Bali haruslah menjadi tolok ukur utama. Dalam konteks ini ada banyak pihak yang harus didengar pemikiran dan kontribusinya dalam menjaga peradaban Bali. Menjaga Bali tak cukup dengan merebut kekuasaan, melainkan harus mempertanggungjawabkan kekuasaan bagi rakyat Bali. Pemikiran ini dilontarkan
pengamat politik Undiksha Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd. dan Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Dr. I Gusti Kade Sutawa, S.E., M.M., MBA., Senin (23/1) kemarin. Prof. Lasmawan mengatakan, pemimpin Bali ke depan haruslah figur yang memiliki track record positif dalam membela kepentingan Bali. Dalam konteks ini calon pemimpin Bali harus bersih sehingga berani mengambil langkah tegas dalam mengelola birokrat. ‘’Syarat pemimpin Bali tentu harus jujur dan memiliki etika yang mencerminkan adat dan tradisi Hindu. Ini penting dijadikan syarat mengingat pemahaman
pemimpin Bali terhadap wilayah dan rakyat yang dipimpinnya juga harus jelas,’’ tegasnya. Ia juga mengingatkan agar rakyat Bali mempertimbangkan investasi sosial kandidat. Dalam hal ini, interaksi kandidat dengan konstituen dan masyarakat Bali harus jelas. ‘’Figur yang muncul hanya saat perebutan kekuasaan tentu harus diwaspadai. Motifnya menjadi pemimpin juga harus dipertanyakan,’’ ujarnya. Lasmawan mengatakan, investasi sosial budaya kandidat menjadi kekuatan dalam menggerakkan pembangunan Bali. Hal. 19 Peradaban Bali
Prof. Lasmawan
’’Kandidat yang tidak pro-komitmen rakyat Bali menjaga alam dan budayanya semestinya didiskualifikasi sejak awal. Calon yang tak memahami kepentingan Bali hanya akan menjadi beban bagi Bali.’’ Dr. Kade Sutawa
DENPASAR
2
Paus Terdampar di Pantai Matahari Terbit
FIGUR
Bali post/asa
Tuntaskan Tunggakan Korupsi PENANGANAN perkara korupsi tidak gam pang. Semua butuh proses. Di samping memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan data yang valid didukung fakta autentik, juga harus melibatkan BPKP untuk menghitung kerugian negara. Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr. H. Abdul Muni, S.H., M.Hum. saat ditanya penanganan kasus korupsi di Bali, Senin (23/1) kemarin. Pascamelimpahkan sejumlah kasus korupsi pada tahun 2016, orang nomor satu di korps Adhyaksa Bali ini berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan kasus korupsi pada tahun 2017 ini. Apalagi, perkara korupsi menjadi perhatian publik dan ini merupakan program pemerintah. Lantas, mengapa banyak perkara yang belum terselesaikan bahkan ada yang prosesnya lama? ‘’Ini yang saya maksud. Penanganan perkara korupsi itu panjang. Belum lagi pendapat BPKP, ahli, dan ekspos yang dilakukan tim,’’ ucap Abdul Muni. Mantan Wakajati NTT itu menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas tindak pidana korupsi tanpa pilih kasih atau intervesi oleh siapa pun. Selama ini pihak kejaksaan di seluruh Bali banyak membawa perkara bantuan sosial (bansos) yang dikucurkan pemerintah ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Terkait hal itu, Abdul Muni mengatakan bahwa semua dana bantuan pemerintah harus dilakukan pengawasan. ‘’Bansos diawali proses mengajukan proposal. Mereka yang menerima bansos juga harus memberikan laporan pertanggungjawaban sesuai dengan proposal yang diajukan,’’ ucap Kajati Abdul Muni. Pria yang menakhodai Kejati Bali sejak satu tahun satu bulan itu akan melakukan pengawasan terhadap pencairan bansos dan kejaksaan harus ikut memonitoring bansos tersebut. ‘’Harapan saya, penyaluran bansos tidak disalahgunakan. Tidak terjadi apa-apa, tidak terjadi pidana korupsi jika penggunaan sesuai dengan proposal yang diajukan,’’ harap pria yang menjabat saat kasus pembunuhan Engline sedang bersidang di PN Denpasar itu. (asa)
Buntut Ricuh Ormas
Saling Lapor, 10 Ditangkap
Denpasar (Bali Post) Terkait kericuhan yang melibatkan anggota dua ormas besar di Bali, pihak kepolisian langsung mengambil tindakan cepat dengan menangkap para pelaku untuk mencegah kasus ini jangan sampai melebar. Hingga Senin (23/1) kemarin, polisi telah menangkap 10 orang dari kedua ormas. Kesepuluh orang tersebut yakni MN, FS, NR, AK, FR, BN, AK, AL, KR, dan OB. ‘’Sudah kami amankan 10 orang. Kemungkinan bisa bertambah, tergantung perkembangan hasil penyidikan dan penyelidikan,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Wisnu Wardana, kemarin. Mengingat mereka berasal dari dua ormas, lanjut Wisnu, tersangka MN, FS, NR dan AK akan dilimpahkan ke Polresta Denpasar. Sedangkan enam tersangka lainnya ditahan dan diproses di Polsek Denbar. Selain itu, polisi mengamankan alat pemukul berupa kayu serta rekaman CCTV. ‘’Kedua belah pihak saling lapor sehingga kami buatkan dua LP (laporan polisi - red). Satu LP ada empat tersangka dan LP lainnya ada enam tersangka,’’ jelas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Hasil penyidikan, Wisnu mengatakan, perkelahian itu dipicu saat salah satu anggota ormas, FR menggeber motor di TKP. Akibatnya, anggota ormas lain yang duduk di posko, MN, FS, NR dan AK tersinggung lalu mendatangi FR di kamar kosnya. Setibanya di kos tak jauh dari TKP, MN, FS, NR dan AK langsung masuk dan mengajak FR keluar. Selanjutnya, mereka mengeroyok FR. Mendengar FR dikeroyok, lima temannya yakni BN, AK, AL, KR, dan OB ke TKP serta langsung menyerang balik. MN dan AK berhasil kabur, sedangkan FS dan NR menjadi bulan-bulanan. FS dan NR dikeroyok menggunakan kayu balok yang diambil di sekitar TKP. Setelah FS dan NR terkapar bersimbah darah di tengah jalan, para pelaku langsung kabur. ‘’Mengantisipasi aksi susulan, kami menggiatkan patroli di kantong-kantong tempat kelompok itu (ormas). Kami berusaha meredam kedua belah pihak supaya tidak melebar,’’ ujarnya. Sebelumnya, kericuhan terjadi di posko salah satu ormas di Jalan Nuansa Indah Selatan Gang Cempaka Biru, Denpasar Barat, Minggu (22/1) lalu. Akibat kejadian itu, dua orang luka parah dan dirawat di RSUP Sanglah. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) – Seekor IKAN paus jenis pygmy sperm whale (paus sperma kerdil) terdampar di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Senin (23/1) kemarin. Meski sempat mendapat perawatan, paus tersebut akhirnya mati. Staf Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Yudis menuturkan, sebelumnya Tim BPSPL Denpasar menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar. Sekitar pkl. 06.00 Wita, terlihat ada paus berkeliling di pingir Pantai Matahari Terbit. ‘’Paus ini berjenis pygmy sperm whale
dengan ukuran panjang 1,5 meter,’’ katanya. Ketika ditemukan pertama kali, paus ini masih dalam kondisi hidup. Pihak BPSPL berencana melakukan observasi. Karena kondisi paus terluka, pihaknya melakukan evakuasi untuk dilakukan perawatan di sebuah keramba di Pantai Mertasari, Sanur. ‘’Namun ketika beberapa menit tiba di tempat observasi, paus tersebut mati,’’ ucapnya. Pihaknya bersama mahasiswa Kedokteran Hewan Unud akan melakukan nekropsi atau bedah bangkai untuk mengetahui penyebab kematian paus tersebut. (kmb23)
Bali Post/edi
Kejati Lakukan Pengawasan Hukum Denpasar (Bali Post) -
Terserapnya triliunan rupiah dana Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM di seluruh Indonesia, harus dibentengi dengan hukum agar pengembalian dana nonhibah itu bisa terlaksana dengan baik tanpa harus ada indikasi korupsi atau wanprestasi. Di Bali, dana LPDB mengalir Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar. Dana yang bersumber 100% dari APBN itu sangat perlu dilakukan pengawasan secara hukum. Salah satu yang dilakukan LPDB adalah melakukan MoU dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sebagai lembaga yang bergerak di bidang hukum. Penandatanganan MoU dilakukan Dirut LPDB H. Kemas Danial dan Kajati Bali Dr. H. Abdul Muni, S.H., M.Hum. didampingi Wakajati Bali I.B. Nyoman Wismantanu, S.H., M.H. dan sejumlah asistennya seperti Asintel, Asbin, Aspidsus, Aspidum, dan sejumlah jaksa koordinator, Senin (23/1) kemarin. Kemas mengatakan, dana bergulir LPDB ini siapa saja boleh meminjam dengan ketentuan harus memenuhi syarat. Tujuan LPDB adalah
mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan, memberikan bantuan modal UMKM, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi khusunya di daerah Bali. Atas dasar itu, pihak LPDB yang sebelumnya sudah menandatangani MoU dengan Jaksa Agung RI M. Prasetyo, saat ini direfleksikan MoU tersebut di Kejati Bali. Di hadapan pejabat teras Kejati Bali, Kemas mengatakan LPDB itu berbeda dengan KUR. KUR sumber pendanaan dari masyarakat dan disalurkan pada UKM, sedangkan LPDB 100% bersumber dari APBN. Namun dalam pemberian dana
bergulir ini, ada tim komite seperti perbankan dan penandatanganan pinjaman harus di notaris. ‘’Jadi tidak mungkin ada koperasi fiktif dan lain sebagainya karena dicek oleh notaris,’’ kata Kemas. LPDB ini bunganya juga sangat kecil. Untuk sektor simpan-pinjam, kata Kemas, sekarang 7% setahun, kalau KUR 9% belum menurun. Di Bali dana LPDB hampir Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar dengan persentase pengembaliannya yang ngadat tidak lebih dari 1 persen. ‘’Di Bali baikbaik dan komitmen mengembalikan karena takut berutang. Sehingga untuk peminjaman di
Satrantas Tipikor Geledah Gedung Dewan Denpasar (Bali Post) Tim Satuan Tugas Khusus Pemberantasan (Satrantas) Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar menggeledah Gedung DPRD Denpasar beralamat di Jalan Melati, Denpasar, Senin (23/1) kemarin. Penggeledahan dilakukan hampir bersamaan dengan sidang kasus korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar dengan terdakwa PPTK (Pejabat Pelaksa Teknis Kegiatan) I Gusti Made Patra di Pengadilan Tipikor. Penggeledahan dipimpin langsung tiga pejabat, Kasi Intel dan Humas Gusti Agung Kusumadiputra, Kasipidsus Syahru Wira, Kasidatun Sauca Arimbawa, dan jaksa-jaksa yang tergabung dalam jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Selama tiga jam mengobokobok rumah wakil rakyat itu, setidaknya belasan petugas kejaksaan menyita 80 bendel berkas dan dokumen yang diduga berkaitan dengan perdin DPRD Kota Denpasar tahun 2013. Selain dimasukkan ke dalam koper, berkas itu juga dimasukkan ke dalam kardus, kotak besar, dan sejumlah tempat lainnya. Hingga pukul 17.00 Wita, saat keluar dari gedung, petugas kejaksaan yang mengenakan rompi Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi membawa dan memasukkan barang bukti itu ke dalam empat mobil untuk selanjutnya dibawa ke Kejari Denpasar di Jalan P.B. Sudirman. Kasipidsus Syahru Wira ditemani Agung Kusumadiputra dan Sauca Arimbawa mengatakan, penggeledahan Sekretariat DPRD
Bali Post/asa
DOKUMEN – Petugas dari Satrantas Korupsi Kejari Denpasar mengangkut dokumen terkait kasus perdin ke dalam mobil usai menggeledah Gedung DPRD Denpasar, Senin (23/1) kemarin. Denpasar itu dilakukan setelah pihak kejaksaan mendapatkan surat penetapan izin penggeledahan dari Pengadilan Negeri Denpasar yang mewilayahi Pengadilan Tipikor Denpasar, dan surat tugas serta perintah penggeledahan dari Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri. ‘’Penggeledahan ini terkait dengan pengembangan dan pemberkasan kasus perdin DPRD Kota Denpasar dengan tersangka Sekwan I Gusti Rai Suta,’’ ucap Syahru. Data yang didapat ini akan digunakan untuk melengkapi data yang sudah ada. Pasalnya, tidak lama lagi pemberkasan Rai Suta akan dilakukan untuk selanjutnya diajukan ke pengadilan. ‘’Pemeriksaan Rai Suta sebentar lagi akan kami lakukan yang katanya dia sedang sakit,’’ sambung Syahru. Syahru mengatakan, dokumen yang disita semua yang berkaitan dengan perdin tahun 2013. ‘’Yang
Bali, pihak LPDB gress dalam mencairkan dananya,’’ ucap Kemas. Tujua n ut a m a MoU ini, salah satunya perlu pendapat hukum atau legal opinion (LO) dan pengawasan hukum. ‘’Ini yang kita harapkan. Bisa membantu kami jika terjadi wanprestasi dan yang lainnya,’’ ucap Kemas. Kajati Bali Abdul Muni menyambut positif MoU ini. Selaku pimpinan kejaksaan, dia bersedia memberikan LO dan bantuan hukum terkait penyaluran dana bergulir ini. ‘’Bahkan kami juga sepakat menyelesaikan kasus dengan kuasa khusus jika di kemudian hari ada pihak yang tidak mengembalikan dana pinjaman ini,’’ jelas Kajati Abdul Muni. Karena dana bantuan ini untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, dia juga minta penyaluran dana bergulir ini lancar dan bisa
dikembalikan lagi sesuai dengan waktu yang telah disepakati. ‘’Kalau lancar semua, dana bergulir ini mendongkrak perekenomian masyarakat,’’ ucap Abdul Muni. Meski demikian, Kajati Bali berharap LPDB melakukan sosialisasi ke masyarakat. ‘’Karena ini bukan dana hibah, namun dana bergulir yang harus dikembalikan,’’ jelasnya. Kajati sempat mempertanyakan, apakah ada perwakilan LPDB di Bali? Oleh Kemas dikatakan secara khusus memang belum. Kajati berharap jika memang ada, untuk selanjutnya seluruh Kajari di Bali juga ada MoU semacam ini. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Asita Bali Fokus Garap 11 Pasar Wisatawan
80 Bendel Dokumen Disita
berkaitan dengan perdin kita ambil, kita geledah ruangannya. Manakala datanya belum ada kita ambil, kalau sudah ada kita biarkan,’’ ucap Syahru. Apakah dokumen ini (yang disita) tidak berkaitan dengan terdakwa Patra, mengingat locus-nya sama? Syahru bersama Kusumadiputra mengatakan berbeda. ‘’Berbeda. Sidang Patra dengan dokumen yang ada dan sudah disita. Yang ini dokumen berkaitan dengan Rai Suta, tidak ada yang sama,’’ tegas Syahru. Menurut Kasipidsus, dalam kasus ini tersangka Sekwan DPRD Denpasar Rai Suta berkedudukan sebagai Pengguna Anggaran (PA). ‘’Yang bersangkutan juga sebagai Satker DPRD Kota Denpasar, di mana dalam memfasilitasi perdin ini ada menggunakan pihak ketiga yakni travel,’’ jelasnya. Dengan disitanya sejumlah dokumen, tim penyidik sekarang fokus untuk pemberkasan dengan tersangka Sekwan Rai Suta. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Association of Indonesia Tour and Travel Agencies (Asita) Bali fokus menggarap 11 pasar wisatawan. Sejumlah pasar wisatawan yang akan digarap tersebut adalah pasar Eropa Barat, Eropa Timur, Timur Tengah, dan Tiongkok. Hal itu dikemukakan Ketua Asita Bali I Ketut Ardana saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Senin (23/1) kemarin. Menurut Ardana, khusus untuk Tiongkok, Asita Bali mengklasifikasikannya dalam bidang Pengembangan Pasar Khusus. Pasar Tiongkok memiliki potensi yang sangat besar dan juga paling bergejolak, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. ‘’Pasar yang paling bergejolak adalah Tiongkok, sehingga perlu ditangani secara khusus,’’ katanya didampingi Sekretaris Asita Bali Putu Winastra dan tiga Wakil Ketua Asita Bali yakni Edi Putra, John Purna dan Bryan Permana. Ardana yang baru dilantik dalam kepengurusan Asita Bali periode 2016-2020 ini mengutarakan, Asita merupakan lokomotif pariwisata. Pasalnya, mulai dari pembuatan paket, promosi, hingga melayani para tamu saat berada
di destinasi merupakan tugas yang dijalankan anggota Asita Bali. ‘’Tentunya kami dibantu seluruh stakeholder pariwisata lainnya, seperti guide dan industri akomodasi. Namun dalam penjualan paket wisata, Asita-lah yang mempunyai tugas sekaligus memastikan tamu kembali lagi ke negara asal dengan selamat dan nyaman,’’ paparnya. Untuk tahun ini, kata Ardana, pihaknya akan menggelar kembali Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) pada pertengahan tahun. Sebelumnya, acara ini juga sudah digelar tiga kali berturut-turut sejak 2014. Diharapkan, gaung BBTF ini akan makin terdengar di mancanegara dan bisa menjadi ikon kegiatan pelaku wisata Indonesia di mata internasional. Putu Winastra menambahkan, saat ini jumlah anggota Asita mencapai 403 full member dan 13 associate member (anggota yang tidak berkecimpung langsung dalam penjualan paket wisata). Melalui kepengurusan baru, Winastra mengatakan akan makin mengedepankan peran Asita sebagai asosiasi yang menaungi perusahaan travel agent dan operator wisata. (kmb18)
Bali Post/eka
KUNJUNGAN – Pengurus Asita Bali melakukan kunjungan ke Kantor Bali Post, Senin (23/1) kemarin.
Lawan Perusak Lingkungan
Staf DLHK Badung Tanda Tangani Pakta Integritas
FM 96,5
Topik : DESA HARUS KEMBANGKAN PRODUK UNGGULAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
PAUS - Sejumlah petugas berusaha mengevakuasi paus jenis pygmy sperm whale (paus sperma kerdil) yang terdampar di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Senin (23/1) kemarin. Meski sempat mendapat perawatan, paus tersebut akhirnya mati.
Ratusan Miliar Rupiah Dana LPDB Terserap di Bali
(0361) 819446, 081337032965
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Selasa Wage, 24 Januari 2017
PAKTA INTEGRITAS - Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan menyerahkan pakta integritas diawali dengan kegiatan ‘’matur piuning’’ sembahyang bersama di Pura Lingga Bhuana.
SETELAH dikukuhkan menjadi Organisasi Perangkat Daerah baru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung siap melakukan action untuk menangani permasalahan pencemaran lingkungan di Kabupaten Badung. Bahkan, Senin (23/1) kemarin staf DLHK Badung melakukan penandatanganan pakta integritas melawan perusak lingkungan. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, sebagai dinas yang bersentuhan langsung dengan kelestarian lingkungan, mempunyai visi meminimalkan pembuangan limbah liar yang dapat merusak alam. ‘’Pencemaran lingkungan yang perlu kita ce-
gah adalah pencemaran udara dan air, penyalahgunaan izin lingkungan dan berperan aktif untuk memantau secara ketat pembuangan limbah beracun serta pembuangan sampah liar yang merusak alam dan estetika wajah ibu kota,’’ ujarnya. Ia mengatakan, khusus pembuangan limbah yang disinyalir banyak terjadi di Kabupaten Badung, pihak DLHK menyatakan siap berperang dengan perusak lingkungan tersebut. ‘’Kapan action-nya, kami siapkan hari yang tepat, karena saat ini kami sedang melakukan konsolidasi internal serta mekanisme yuridis yang berkelanjutan dengan membuat Tim Buser Perusak Lingkungan,’’ ujarnya. Dalam penandatanganan pakta integritas ini, pihaknya
melibatkan semua pegawai DLHK, baik pejabat maupun staf, baik PNS maupun nonPNS yang berjumlah 1.108 orang. ‘’Tentunya dalam bertugas kami tidak mampu sendiri. Kami akan libatkan seluruh komponen OPD lain di Kabupaten Badung dan seluruh komponen masyarakat serta insan peduli lingkungan,’’ paparnya. Acara penandatanganan pakta integritas ini melibatkan semua komponen DLHK dan diawali dengan kegiatan matur piuning sembahyang bersama di Pura Lingga Bhuana. Acara dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan perpanjangan kontrak terhadap tenaga lapangan nonPNS. (ad2245)
badung
Selasa Wage, 24 Januari 2017
3
Pemkab dan MA Teken NPHD
Badung Serahkan Hibah Tanah dan Bangunan untuk Pengadilan Anak
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Badung menyerahkan hibah tanah dan bangunan untuk Gedung Pengadilan Anak kepada Pengadilan Negeri Kelas I A Denpasar. Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Badung diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, S.H., M.H. bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Pengadilan Umum Mahkamah Agung (MA) H. Herri Swantoro, S.H., M.H. di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (23/1) kemarin. Hadir pada acara tersebut Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Mahkamah Agung RI, Direktur Pembinaan Administrasi Mahkamah Agung, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar I Ketut Gede, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Yanto, S.H., Ketua Forkompinda Badung serta pimpinan Perangkat Daerah Badung. Selain menandatangani NPHD, juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima dan Sekda Badung menyerahkan langsung sertifikat tanah dan bangunan milik Pemkab Badung untuk digunakan sebagai Gedung
Pengadilan Anak. Kabag Perlengkapan dan Perawatan Setda Badung I Wayan Puja melaporkan, proses bantuan hibah milik Pemkab Badung ini berdasarkan Keputusan Bupati Badung No. 2384/01/HK/2016 tentang pelaksanaan hibah tanah dan bangunan milik Pemkab Badung kepada Pengadilan Negeri Kelas I A Denpasar. Lahirnya keputusan Bupati itu, diawali adanya surat permohonan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar kepada Bupati Badung melalui surat No. W.24.U1/3847/OT.01/ VII/2016 tanggal 15 Juli 2016 perihal bantuan hibah gedung pengadilan anak. Dilanjutkan dengan permohonan persetujuan DPRD Badung melalui Surat Bupati Badung No. 032.2/3699/PerSetda tanggal 22 September 2016 perihal mohon persetujuan DPRD Kabupaten Badung serta telah mendapat persetujuan DPRD Badung melalui surat No. 642/1444/ DPRD tanggal 10 Oktober 2016. Secara administrasi, tanah dan bangunan yang dihibahkan tercatat pada neraca barang milik daerah Pemkab Badung yang sebelumnya status penggunaannya untuk Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Badung. Luas tanah 1.041 m2, luas bangunan 315 m2, yang didukung bukti kepemilikan
sertifikat hak pakai atas nama Pemkab Badung No. 41 Desa Dangin Puri. Sekda Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan, Pemkab Badung memiliki komitmen tinggi terhadap perlindungan anak. Dalam salah satu misi Bupati dan Wakil Bupati Badung yang telah disetujui DPRD Badung adalah mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berkeadilan. ‘’Untuk mewujudkan SDM yang sehat dan cerdas, Pemkab Badung dengan APBD tahun 2017 sebesar Rp 5 triliun lebih, kita mantapkan dan arahkan sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anak, baik dari segi kesehatan maupun dalam proses belajarmengajar mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Seluruh kebutuhan dasarnya kita biayai dari APBD,’’ jelasnya. Dirjen Badan Pengadilan Umum Mahkamah Agung H. Herri Swantoro memberikan apresiasi kepada Pemkab Badung dan DPRD Badung yang telah menghibahkan tanah dan bangunan untuk Gedung Pengadilan Anak. Diakui, memang pada kenyataannya sarana yang diadakan oleh Lembaga Mahkamah Agung masih belum maksimal dan sangat terbatas. (ad2246)
SERTIFIKAT TANAH - Sekda Badung Kompyang R. Swandika menyerahkan sertifikat tanah dan bangunan milik Pemkab Badung kepada Dirjen Badan Pengadilan Umum Mahkamah Agung H. Herri Swantoro, S.H. Acara disaksikan Ketua DPRD Badung Putu Parwata di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (23/1) kemarin.
Dukung Lomba Ogoh-ogoh
Pemkab Gelontor Rp 15 Juta Per ST Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menggelontor bantuan yang diberikan kepada masing-masing sekaa teruna (ST) se-Badung Rp 15 juta dipotong pajak. Bantuan ini mendukung kreativitas seni sekaa teruna dalam membuat ogah-ogoh pada perayaan Pangerupukan dan hari raya Nyepi tahun 2017 ini. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I.B. Anom Basma mengatakan, hasil karya seni sekaa teruna itu akan dilombakan. ‘’Bantuan ini diberikan kepada sekaa teruna se-Badung yang mengikuti lomba ogoh-ogoh dalam rangka menyambut perayaan hari raya Nyepi di Kabupaten Badung pada Maret ini,’’ kata Anom Basma, Senin (23/1) kemarin. Menurutnya, penilaian akan dilakukan oleh tim juri ke masing-masing kecamatan sesuai
nomor urut yang telah diundi. ‘’Tim ini sudah mulai menilai satu minggu sebelum pangerupukan,’’ ucapnya. Dijelaskannya, kriteria penilaian yang merupakan hasil rapat tim penilai adalah ogoh-ogoh yang berbentuk Bhuta Kala, keutuhan karya, bahan alami yang ramah lingkungan, tingginya minimal 3 meter dan maksimal 5 meter, dan tidak bermuatan politik, tidak porno dan mengandung SARA. ‘’Penilaian juga mengenai estetika seperti ekspresi, keindahan, keserasian dan inovatif. Bagi pemenang akan diberikan hadiah uang, juara I Rp 20 juta, juara II Rp 15 juta dan juara III Rp 10 juta belum dipotong pajak,’’ jelasnya seraya menyebutkan, lomba ogoh-ogoh ini akan diikuti 533 sekaa teruna se-Kabupaten Badung. (kmb27)
Curi Data ATM Bank, Dua WNA Ditangkap Mangupura (Bali Post) Anggota Polsek Kuta Utara menangkap warga negara asal Turki berinisial EG (47) dan AOA (36), Minggu (22/1) lalu. Kedua warga negara asing (WNA) ini diduga melakukan pencurian data ATM BNI di Canggu Mart Echo Beach di Jalan Batu Mejan, Canggu, Badung. Menurut sumber kepolisian, Senin (23/1) kemarin, awalnya dari Kantor Suadarma Sarana Informatika (SSI) di Jalan Suli, Denpasar, Sabtu (21/1) pukul 11.30 Wita ATM BNI di TKP terpantau mati. Selanjutnya, Minggu (22/1) pukul 00.56 Wita, dua karyawan SSI langsung melakukan pengece-
kan ke TKP. Sesampai di sana, diketahui selain ATM-nya mati, terali tempat modem di atas ATM terpotong dan kunci gemboknya hilang. Setelah diperiksa, ditemukan benda putih sejenis derive copy data telah terpasang di sana. ‘’Karyawan itu berkoordinasi ke kantor dan disuruh mencabut alat tersebut. Selanjutnya, dua karyawan itu balik ke kantor. Tak lama kemudian, datang dua karyawan lain mengawasi ATM itu dari tempat tersembunyi,’’ kata petugas Polres Badung. Pukul 03.00 Wita, kedua tersangka datang. Satu pelaku langsung masuk ke ATM, sementara pelaku lain
berjaga di pintu. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kuta Utara dan beberapa menit kemudian polisi datang. Bersama karyawan SSI, petugas menangkap kedua tersangka. Dari rekaman CCTV di TKP, pelaku melakukan aksi mengambil alat copy data di atas kotak ATM. Pelaku memindahkan tempat sampah agar bisa naik ke tempat copy data tersebut. Kapolsek Kuta Utara Kompol Pius X. Febry Aceng Loda didampingi Kanit Reskrim Iptu Julkipli yang diminta konfirmasinya, membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. Saat ini kasus itu masih dikembangkan. (kmb36)
Pengedar Narkoba Ditangkap Polantas di Jalan Tol
Mangupura (Bali Post) Anggota Dit. Lantas Polda Bali menangkap pengedar narkoba di jalan tol, Senin (23/1) kemarin. Pelakunya, Hariono (23) dan Edin Santana (28), sama-sama asal Jember, Jawa Timur. Dari kedua tersangka diamankan 172 butir ineks. Menurut anggota Dit. Lantas Polda Bali Brigadir Ketut Diarsa yang menangkap pengedar narkoba itu, mereka mengendarai motor Honda Beat DK 4904 QN masuk tol dari arah Pelabuhan Benoa. Saat itu tersangka tidak lewat jalur sepeda motor, tetapi masuk ke jalur mobil. Diduga mereka nekat menerobos jalur mobil karena buru-buru. Melihat pelanggaran itu, Diarsa yang standby di gerbang tol menyuruh mereka berhenti, tetapi malah ngebut. ‘’Saya langsung mengejar. Selain melanggar, gelagat mereka mencurigakan,’’ tegas Diarsa saat mendampingi Direktur Lantas Kombes Anak Agung Made Sudana.
Setibanya di kilometer 6 menuju Bandara Ngurah Rai, tersangka mengeluarkan tas plastik dan rokok, lalu berusaha membuangnya ke laut. Namun, bungkusan itu malah jatuh di jalur sepeda motor. Polantas langsung menghadangnya. Selanjutnya, mereka dibawa ke Pos Induk 6. Saat digeledah, bungkusan itu berisikan 18 paket plastik klip ineks logo Y, 172 butir masih utuh dan sisanya hancur. ‘’Pelaku mengaku bawa barang ini (narkoba - red) dari Jawa Timur. Mereka tiba di Bali sehari sebelum ditangkap. Kasus ini sudah kami limpahkan ke Direktorat Renarkoba,’’ ujar Kombes Sudana. Kedua tersangka yang mengaku bekerja sebagai buruh proyek di kawasan Kuta Selatan ini, tidak membawa STNK dan SIM C. Bahkan, pelat motor yang dikendarainya juga palsu. ‘’Sedang dicek dokumen motor itu,’’ tandas mantan Kapolresta Denpasar ini. (kmb36)
Bali Post/eka
EKS KANTOR CAMAT - Kondisi eks Kantor Camat Mengwi setelah dipindahkan beberapa bulan lalu. Sejumlah rencana untuk pemanfaatan lahan yang terletak di salah satu sudut Catus Pata Mengwi tersebut belum terealisasi.
Eks Kantor Camat Mengwi Terkesan Kumuh
Mangupura (Bali Post) – Eks Kantor Camat Mengwi yang dibiarkan kosong, kembali menjadi sorotan. Sorotan kini datang dari warga sekitar. Mereka mengatakan, kantor yang berada di sebelah utara Puri Ageng Mengwi dan dibiarkan terbengkalai tersebut menimbulkan kesan kumuh. ‘’Seharusnya pemerintah memikirkan untuk apa gedung itu. Apalagi, lokasinya berada di kawasan pariwisata yang ibaratnya wajah Badung. Kalau dibiarkan begitu, sama saja mengotori wajah Badung,’’ ujar salah seorang warga saat ditemui di lokasi. Kepala Bagian Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Setda Kabupaten Badung I Wayan Puja saat dimintai konfirmasi, Senin (23/1) kemarin, mengaku pascaoperasional Kantor Camat Mengwi pindah lokasi ke Banjar Gambang, Mengwi, eks Kantor Camat Mengwi tak
lagi dimanfaatkan. Pihaknya tengah menunggu proses penilaian dari DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara). ‘’Ada keinginan dari program pemerintah bersama dengan desa adat akan dipercantik karena itu daerah pariwisata, berkaitan dengan kekurangan parkir serta diperindah untuk taman,’’ ungkapnya. Berkaitan dengan hal itu, ia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak desa adat agar tidak ada tindakan sebelah pihak. Sebab, bangunan atau gedung kantor camat adalah milik pemerintah. Gedung tersebut masih
diproses untuk penghapusan oleh pihaknya. ‘’Proses penghapusan tidak bisa secara langsung, melainkan harus melalui tahapan berupa penilaian dan pelelangan. Jadi tidak bisa langsung menghapus dan membongkar,’’ jelasnya. Menurutnya, ketika barang yang akan dihapus masih memiliki nilai ekonomis, harus dilelang atau dihibahkan. Penerima hibah juga hanya pihak tertentu, tidak boleh sembarangan. ‘’Misalnya desa adat yang perlu memakai jendelanya, kayunya, dan sebagainya, supaya bisa dimanfaatkan,’’ ungkapnya. Dia optimis hasil penilaian dan pelelangan sudah tuntas pada tahun ini. ‘’Target tahun ini tuntas. Kalau bisa di awal atau pertengahan sudah tuntas, sehingga bisa dikerjakan
berikutnya,’’ ucapnya. Seperti pernah diberitakan, pemerintahan era Bupati A.A. Gde Agung sempat mewacanakan akan menyulap kawasan itu menjadi kantong parkir pengunjung Taman Ayun. Namun seiring bergantinya kepemimpinan hingga sekarang Badung dipimpin oleh Bupati I Nyoman Giri Prasta, tak jelas nasib gedung eks Kantor Camat Mengwi tersebut. Sementara Kantor Camat Mengwi yang baru telah diresmikan oleh Bupati I Nyoman Giri Prasta, Maret 2016 lalu. Gedung ini berdiri di areal seluas 93,75 are, tepatnya di Banjar Gambang, Mengwi. Nilai proyek Rp 7,4 miliar. Gedung terdiri dari tiga unit gedung, yaitu gedung pelayanan umum, gedung administrasi dan gedung fasilitas pendukung. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Unmas Denpasar Gandeng Messiah College Pennsylvania, AS Terapkan Pembelajaran Bahasa Inggris
UNMAS Denpasar terus menggalang kerja sama dengan perguruan tinggi atau kampus luar negeri. Salah satu kiprah Unmas yakni menggandeng Messiah College, Pennsylvania, AS dalam pengembangan pengajaran bahasa Inggris. Untuk keempat kalinya, pihak Messiah College mengirim mahasiswa dan dosennya ke Unmas. Senin (23/1) kemarin, sebanyak 15 mahasiswa dari Messiah College, AS ini terlibat dalam program bersama. Sebelum mereka diterjunkan ke kelas-kelas, mahasiswa asing didampingi mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Inggris Unmas beserta dosennya diberikan workshop untuk mengimplementasikan program tersebut. Rektor Unmas diwakili WR IV Dr. I Made Arnawa saat membuka workshop menegaskan, Unmas sangat berkepentingan dengan program kerja sama kedua negara. Para mahasiswa AS selama dua hari berada di Unmas untuk belajar bahasa Indonesia dan belajar soal budaya Bali. Mereka juga dilibatkan ke kelaskelas SD, SMP dan SMA serta SMK Saraswati untuk memberikan cara mengajarkan bahasa Inggris yang baik dan benar kepada siswa. Makanya, program ini juga diikuti mahasiswa FKIP dan para dosen guna mengintip cara mereka mengajarkan bahasa asing di kelas. Kedua, siswa
MESSIAH COLLEGE - WR IV Unmas Made Arnawa berfoto bersama dengan mahasiswa Messiah College, AS dan mahasiswa Unmas. mendapat pegalaman diajar oleh belajaran di Bali masih bersifat native speaker serta mempraktik- konvensional yakni banyak menkan kemampuan dengan guru gandalkan grammar dan rumuspenutur asing. rumus. Padahal, model itu akan Pimpinan Meesah College Dr. menyulitkan siswa mendengar Jan Dormer mengaku senang dan mengaplikasikan dalam bisa kembali bekerja sama den- kehidupan sehari-hari. gan Unmas Denpasar dan belajar Di Messiah College, kata dia, bahasa serta budaya Bali kem- menggunakan model pembebali. Dia pun siap menularkan lajaran dengan konsep PPPP metoda pengajaran bahasa Ing- yakni Prepare, Presentation, gris terbaik untuk Unmas. Practice dan akhirnya Perform. Ketua Panitia I Gde Putu Metode ini membuat pengajaAgus Pramerta mengungkap- ran bahasa Inggris saling main kan, program kerja sama ini game, bermain, bercerita dan sangat menguntungkan bagi mempraktikkan. Unmas terutama menyiapkan Bagi Unmas yang juga sebagai calon guru bahasa Inggris yang produsen bahasa Inggris sudah mampu mengajar secara me- membekali ilmu ini untuk diternyenangkan. Mereka memiliki apkan di sekolah. Apalagi dengan model pengajaran yang sangat model Kurikulum 2013, model tepat, menyenangkan dan lama PPPP ini sangat relevan dilakudiingat siswa. kan untuk menggali ilmu yang Sementara itu, model pem- bersifat kontekstual. (ad2241)
Pasraman Sri Nahhuna Dhantha
Rayakan Hari Raya Saraswati dengan Lomba Cerdas Cermat Agama Hindu
CERDAS CERMAT - Guru Penuntun di Pasraman Sri Nahhuna Dhantha (tengah) bersama para peserta lomba cerdas cermat dan undangan. ILMU pengetahuan merupa- Kecamatan Baturiti, Penebel dan kan cahaya penuntun kita dalam Marga, Kabupaten Tabanan, mengarungi gelombang ujian ke- Minggu (22/1) lalu. hidupan. Umat Hindu merayakan Lomba yang diikuti oleh 9 turunnya ilmu pengetahuan pada peserta ini, diadakan di aula Hari Raya Saraswati, Saniscara Pasraman Sri Nahhuna Dhantha Umanis Wuku Watugunung. Ada Pusat yang berlokasi di Banjar yang berbeda dengan perayaan Tapak Karang Desa Apuan, Kecahari suci Saraswati di awal ta- matan Baturiti, Tabanan dengan hun 2017 ini. Generasi muda dihadiri oleh Kepala Dusun, BenPasraman Sri Nahhuna Dhantha desa Adat, para tokoh masyarakat yang tergabung dalam Yowana dan Kepala Desa Apuan. Dihadiri Sri Semara Ratih menyeleng- pula oleh Perwakilan Parisadgarakan lomba cerdas cermat ha Kecamatan Baturiti, unsur agama Hindu tingkat SMP antar Koramil dan Kapolsek Kecama-
tan Baturiti. Lomba kemudian dibuka oleh Camat Baturiti yang sangat mendukung kegiatan positif semacam ini. Hal ini juga merupakan rangkaian acara menyambut ulang tahun ke-7 Yowana Sri Semara Ratih. Menuntut ilmu pengetahuan memang tidak mengenal batasan usia. Begitu pula dengan pengetahuan spiritual. Melalui kegiatan pasraman, putra-putri kita dapat dibina sedini mungkin, sehingga generasi Hindu di masa yang akan datang tidak hanya menjadi generasi yang pintar di sekolah formal, tapi juga akan lebih siap dan matang dalam pergaulannya di masyarakat. Karena ketika mereka menempuh pendidikan di pasraman, mereka bisa mempelajari banyak hal positif yang memperkaya mental dan spiritual. Jadi melalui kegiatan positif seperti ini, diharapkan akan lebih memacu minat dari para generasi muda untuk memperdalam pengetahuan khususnya agama Hindu dan menjadi bekal atau pegangan hidup mereka di masa yang akan datang. (ad2244)
RDP dengan Desa Adat dan Kebun Raya Bedugul
Senator Wedakarna Sampaikan 11 Rekomendasi
ANGGOTA DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III merespons cepat terkait pengaduan masyarakat adat di kawasan Bedugul terhadap sejumlah permasalahan yang terjadi, khususnya sehubungan dengan kinerja Kepala Kebun Raya Eka Karya yang berada di bawah naungan Lembaga Penelitian Ilmu Pengetahuan (LIPI). Dalam kunjungan kerjanya, Senator Dr. Arya Wedakarna menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah unsur yakni Dr. Bayu Adjie (Kepala Kebun Raya Eka Karya), Dr. Hiskia (Inspektorat LIPI dari Jakarta), I Made Yasa (Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan), I Made Susila Putra (Bendesa Adat Candi Kuning), I Gusti Ngurah Arta Negara, S.H. (Ketua BPD Desa Candi Kuning) serta pihak aparat keamanan TNI dan Polri. Sejumlah masukan terkait kinerja manajemen LIPI di Kebun Raya menjadi sorotan termasuk ketidakadilan perekrutan tenaga kerja (PTP) yang dirasa mendiskriminasi umat Hindu di sana. “Saya sudah mendapat dokumen terkait dengan hasil seleksi tenaga kerja. Kok bisa tenaga kerja dari umat Hindu yang mayoritas di kawasan Kebun Raya cuma terpilih 3 orang dari 8 orang karyawan. Artinya, 62,5 persen tenaga kerja di sini, walau katanya orang Bali, tapi 37,5 persen bukan krama adat. Krama adat Bali itu, ya pasti Hindu. Kenapa saya keberatan? Karena sebelum Kebun Raya dijadikan aset negara pada 1959 atas dukungan Bung Karno, para leluhur Hindu di Desa Candikuning sudah menjaga Kebun Raya. Dan di kebun raya ini ada situs Hindu yang jumlahnya puluhan dan yang bisa menjaga adalah krama adat. Saya tolak diskriminasi terkait dengan hal ini. Ke depan komposisinya harus adil, bukan sekadar seimbang,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait hal ini, pihak Manajemen berjanji akan memperbaiki sistem perekrutan tenaga kerja ini. Sejumlah hal yang dibahas dan direkomendasikan oleh DPD-RI Provinsi Bali, yakni: 1) Mengawal anggaran Rp 5 miliar yang dijanjikan Pemprov dan
SATYAGRAHA – Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memimpin RDP DPD-RI Provinsi Bali di Kantor Kebun Raya Bedugul. anggaran Rp 2 miliar yang dijanjikan man Bukitcatu, Desa Pakraman Pemkab Tabanan untuk Pura Teratai Candi Kuning dan Desa Pakraman Bang yang longsor sebagaimana Kembang Merta) di sekitar kebun penjelasan prajuru. 2) Merekomen- raya dalam waktu dekat terkait dendasikan perekrutan tenaga kerja gan pertahanan budaya Bali serta harus memprioritaskan tenaga kerja evaluasi pelaksanaan Nyepi 2016 lalu lokal dari unsur krama adat Hindu. 3) yang menyebabkan isu SARA. Desa Pengawasan UU terkait dana restri- adat diminta bersama aparat untuk busi, dana APBN untuk Kebun Raya turun mengamakan Nyepi di tahun dan dana kontribusi untuk Pem- 2017 agar kondisi kondusif dan peran kab Tabanan dan perlu dipikirkan Jagabaya Adat harus diutamakan. 9) pengulangan MoU antara Pemkab Dukungan agar pemerintah menduTabanan dan Kebun Raya terkait kung jalan masuk baru alternatif ke pembagian keuntungan dengan desa area Kebun Raya di Bedugul guna adat sekitar. 4) Meminta Kebun Raya memecah kemacetan di jalur Beduagar membuat MoU terkait kasus gul. Termasuk revitalisasi Patung penutupan aliran air ke keluarga Jagung di Bedugul. Perlu diciptaMangku Dalem dan Mangku Sonteng kan ikon baru di Bedugul khususyang dianggap melecehkan tokoh nya menghormati perjalanan Dang Hindu. 5) Evaluasi kepemimpinan Hyang Nirartha dan Rsi Markandeya manajemen Kebun Raya ke pusat. (Pura Bukit Sangkur - Pura Teratai 6) Warga non-krama adat (non- Bang – Pura Tanah Lot) dalam menHindu). 7) Senator akan meminta jadikan Bedugul sebagai pancer jagat Tim Arkeologi untuk segera turun ke Bali. 10) Senator akan menurunkan lapangan terkait ditemukannya situs tim Hindu Center untuk membantu lingga zaman Bali Kuno di Puncak menyusun sejarah atau babad purana Bukit Tapat dan menolak jika situs terkait Pura-pura di seluruh kawasan Hindu diklaim menjadi makam oleh Bedugul dan keberadaan Tri Danu komunitas lainnya. Konsepsi Hindu di kawasan Baturiti dan Pancasari, melarang adanya makam di atas yakni Danu Beratan, Danu Buyan puncak gunung dan bukit (konsep dan Danu Tamblingan termasuk nyegara gunung). Termasuk menolak Pura Giri Putri dan Pura Batu Merpenggantian nama Bukit Tapat men- inggit dan Candi Mas. 11) Dorongan jadi Bukit Keramat oleh komunitas agar kunjungan wisatawan ke Kebun non-adat. 8) Senator akan mengada- Raya meningkat dari 650 ribu di kan pertemuan adat dengan 5 desa tahun 2016 menjadi minimal 1 juta adat (Desa Pakraman Batusesa, Desa pengunjung di tahun 2019 dengan Pakraman Pemuteran, Desa Pakra- kerja keras seluruh pihak. (ad2248)
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Ida Pandita Dukuh Acarya Daksa
Menjadikan Siswa SMK PGRI 3 Denpasar SDM ”Suputra” SMK PGRI 3 Denpasar selain memperkuat bidang keilmuan kepada siswanya, kini menekankan pada pendidikan moralitas dan etika. Untuk itu, serangkaian HUT ke-17 SMK PGRI 3 Denpasar, Senin (23/1) kemarin, dilaksanakan dharma wacana dengan narasumber Ida Pandita Dukuh Acarya Daksa. Dharma wacana yang mengambil tema “Pendidikan Etika dan Swadarma Sisya” ini diikuti 1.000 lebih siswa dan guru. Dharma wacana berjalan menarik karena siswa mengikuti dengan tertib dan banyak bertanya soal konsep etika dan pelaksanaanya. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadyana, M.M. mengakui, generasi muda Bali termasuk siswa SMK PGRI 3 Denpasar saat ini sangat haus akan tatwa (filsafat) dan etika. Dua dasar ini sangat menentukan kita berperilaku. Kini sesuai tuntutan Kurikulum 2013, SMK PGRi 3 Denpasar memberi penekanan pada pendidikan etika, sikap dan moralitas. Di dalamnya termasuk pendidikan berlandaskan kasih sayang. Dengan etika, siswa mengetahui kewajibannya melakukan aguron-guron saat menjalankan brahmacari. Siswa mengetahui soal makna dan etika baru pada tataran upacara. Dengan demikian, landasan upacara dan upakara benar-benar berdasarkan pada tatwa dan etika. Ini artinya, lulusan SMK PGRI 3 Denpasar selain cerdas secara ilmu, terampil sesuai kompetensi keahliannya juga bermoral dan beretika. “Apalah artinya berpengetahuan tinggi namun tak memiliki etika,” ujarnya. Bagi dia, Weda adalah tuntuan hidup untuk mencapai tujuan hidup mokshartam jagadihta ya caiti dharma. Jika semua dilandaskan pada kebenaran, dia yakin tak ada ada perilaku penistaan agama
atau pelecehan umat beragama. Di Hindu dikenal dengan ajaran Tat twam asi yakni kamu adalah saya dan saya adalah kamu. Mencederai agama tertentu berarti kita menistakan agama kita sendiri. Sementara itu, Ida Pandita Dukuh Acarya Daksa menekankan agar siswa SMK PGRI 3 Denpasar menjadi SDM yang cerdas dan bermoral. Kedua, eling dengan swadharma siswa yakni belajar. Di SMK PGRI 3 Denpasar, para siswa sudah dibekali keterampilan dan ilmu sesuai keahliannya untuk menjadi tenaga ahli madya. Keterampilan dan ilmu itu tidaklah cukup tanpa dibarengi dengan sikap mental alias etika yang baik. Makanya, Ida Dukuh sangat getol menjadikan semua anak SMK PGRI 3 Denpasar menjadi siswa yang suputra alias anak yang baik dan berguna. Dia juga menyinggung hal penting yang dilakukan ketika umat
PROGRAM Studi Magister Kenotariatan (MKn) Unwar terus bergeliat. Setelah menyusun kurikulum terbaik, MKn segera memiliki lab kenotariatan terbaik di Indonesia Timur. Untuk merumuskan model dan fasilitas lab tersebut, jajaran MKn Unwar mengadakan workshop Pembentukan Laboratorium Kenotariatan Prodi Magister Kenotariatan Program Pascasarjana Universitas Warmadewa, Senin (23/1) kemarin hingga Selasa (24/1) hari ini. Workshop dibuka oleh Rektor Universitas Warmadewa diwakili WR I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. dan dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. beserta WR I, II, dan III, Direktur PPS Unwar Prof. Dr. Gede Suranaya Pandit serta para kaprodi di PPS dan dekan di lingkungan Unwar. Tampil sebagai narasumber Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H. (Dekan Fakultas Hukum UGM). Ketua Prodi MKn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.H. didampingi Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H. menegaskan, lab kenotariatan segera dibangun di lantai IV Gedung FH Unwar yang baru. Dikatakan, lab MKn Unwar ini ibarat membawa kantor notaries ke kampus. Lab ini akan menjadi yang terbaik dan terlengkap selama ini. “Bila perlu, lebih baik daripada di UGM,” kata Nyoman Sujana. Nyoman Putu Budiarta menambahkan, lab ini akan diusulkan ke yayasan dengan anggaran Rp 500 juta. Lab kenotariatan ini disebut lengkap karena didukung sub
bagian bidang pengembangan dan pembuatan akta, sub bidang pembuatan nonakta, sub pelayanan dukumen dan IT, sub pelayanan praktik dan kode etik profesi. Juga dilengkapi dengan kepala lab dan SDM penunjang. Nanti juga disiapkan ruang multifungsi untuk seminar atau diskusi. Dengan dibentuknya Laboratorium Kenotariatan ini, diharapkan lulusan MKn Unwar mampu bersaing di dunia kerja. Apalagi dengan tidak dibedakannya lulusan MKn dari PTN maupun dari PTS. Direktur Pascasarjana Prof. Gde Surayana Pandit mengatakan, Laboratorium Kenotariatan mampu meningkatkan skill mahasiswa yang nantinya akan diterapkan di masyarakat. Sementara itu, WR I Unwar I Nyoman Kaca mengungkapkan, dengan terbentuknya laboratorium kenotariatan, tiga aspek di dalam pembelajaran akan dipenuhi
RAPAT Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Sri Artha Lestari menyetujui penambahan modal disetor tahun ini sebesar Rp 64,5 miliar. Hal ini disepakati dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (21/1) lalu. “Peningkatan permodalan ini dalam rangka menghadapi tantangan bisnis di tahun 2017 serta dalam rangka mendukung ekspansi usaha,” kata Alex P Chandra, Komisaris Utama BPR Lestari. Dalam rapat tersebut, Pribadi Budiono, CEO BPR Lestari, melaporkan perkembangan kinerja usaha di tahun 2016. “Tahun 2016 kemarin itu sangat menantang bagi kami. Namun, kami bersyukur dapat melewatinya dan mencapai target bisnis kami sebesar Rp 4,1 triliun secara aset,” kata Pribadi. Secara keseluruhan, kinerja keuangan BPR Lestari mencapai target yang telah ditentukan. Selain pencapaian target aset, profit bank pun meningkat mencapai Rp 172 miliar. “Ini merupakan komitmen kami untuk dapat memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham,” tambah Pribadi. Pertumbuhan selama tahun 2016 merupakan pertumbuhan yang berkualitas. Non perform-
ing loan (NPL) BPR Lestari pun masih terjaga di level yang sehat yaitu 1,2 persen. Walaupun mengalami sedikit kenaikan, tingkat rasio ini pun masih di bawah ratarata industri BPR secara nasional yang mencapai 6,54 persen. ”NPL masih terjaga dengan baik. Tahun 2017 ini, kualitas kredit akan menjadi salah satu fokus kerja kami,” tegas Pribadi. Dengan aset sebesar Rp 4,1 triliun tersebut, BPR Lestari menguasai hampir 31 persen aset keseluruhan BPR di Bali, yang per November 2016 mencapai Rp 12,7 triliun. Dan secara nasional, menempatkan BPR Lestari naik
Hindu menjalakan Hari Suci Saraswati hingga Pagerwesi. Setelah Saraswati, umat Hindu menjalankan Banyu Pinaruh, Soma Ribek, Sabuh Mas dan Pagerwesi, Rabu (25/1) besok. Pagerwesi ini dipakai momen untuk memagari diri dari segala pengaruh negatif. “Mari kita batasi diri dari segala pengaruh jelek,” ujarya. Ditanya soal maraknya perilaku intoleransi dewasa ini, Ida Pandita mengatakan pentingnya elite agama dan pemimpin agama untuk terjun ke sekolah memberikan pencerahan guna memberikan pemahaman yang sama soal toleransi. Jangan sampai toleransi selama ini hanya diwacanakan. Ada baiknya pimpinan umat turun ke sekolah, bukan mengkotak-kotakkan diri sebagai agama yang paling benar, melainkan persamaan persepsi terhadap perbedaan. Dengan demkian, akan tercapai perdamaian. (ad2239)
DHARMA WACANA - Ida Pandita Dukuh Acarya Daksa bersama Madiadnyana usai memberi dharma wacana di SMK PGRI 3 Denpasar.
MKn Unwar Segera Bangun Lab Senilai Rp 500 Juta
yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. “Kalau ketiga komponen ini bisa dipenuhi, saya yakin output dan outcome daripada MKn bisa bersaing tidak saja dengan perguruan tinggi swasta tapi mampu bersaing dengan 15 MKn yang ada di Indonesia,” tegasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. sangat antusias terhadap rencana pembentukan laboratorium MKn Unwar karena untuk menunjang proses pembelajaran di Prodi MKn. Dalam usainya yang baru setahun, kata dia, MKn Unwar mengalami kemajuan pesat. Dalam waktu lima tahun, dia yakin MKN Unwar yang dipimpin Nyoman Sujana semakin melesat. Yayasan siap mendukung pendirian lab kenotaritan. Untuk itu, dia meminta segera menyusun dan menggambar gedung, fasilitas yang tersedia dan SDM yang diperlukan. (ad2242)
BERSAMA - Ketua Yayasan A.A. Gede Oka Wisnumurti berfoto bersama pengelola MKn Unwar dan narasumber di workshop pembentukan lab.
BPR Lestari Tambah Modal Disetor Rp 64,5 Miliar
ke posisi 2 sebagai BPR dengan aset terbesar, dari sebelumnya posisi 3. Selain itu, di tahun 2016 Lestari Capital sebagai holding company BPR Lestari menuntaskan akusisi 4 BPR di Pulau Jawa. “Kini kita sudah punya sister company BPR Lestari Jatim. Jateng, Jabar dan Banten tinggal menuntaskan proses administrasi dengan OJK. Mudahmudahan, segera bisa tuntas. Visi kita adalah menjadi perusahaan lokal Bali yang hadir di pentas nasional, National Presence,” tutup Alex P Chandra, Founder dan CEO Lestari Capital. (ad2243)
MODAL - RUPS PT BPR Sri Artha Lestari menyetujui penambahan modal disetor tahun ini sebesar Rp 64,5 miliar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Wage, 24 Januari 2017
5
Unmas Denpasar Terjunkan 952 Mahasiswa KKN
KKN - WR II Unmas Wayan Suandhi didampingi Made Riawan dan Ketut Widnyana menyematkan atribut kepada peserta KKN . U N I V E R S I T A S M a - 23-24 mahasiswa ditambah hasaraswati (Unmas) Den- dosen pembimbing lapangan. pasar kembali menerjunkan KKN kata dia merupakan mahasiswa Kuliah Kerja Nya- implementasi pengabdian ta (KKN) ke desa, Senin (23/1) masyarakat. Ini menunjukkemarin. Pada KKN periode kan Unmas Denpasar ikut ke-40 ini, Unmas mener- memberi peran dalam pemjunkan 952 mahasiswa KKN. bangunan di daerah. Masing-masing KKN reguler “KKN ini adalah bentuk sebanyak 357 mahasiswa dan pembelajaran bagi mahasiswa KKN alternatif sebanyak 595 untuk hidup di tengah-tengah mahasiswa. KKN reguler di- masyarakat, menemukan dan pusatkan di Kecamatan Ker- mengidentifikasi masalah di ambitan, Tabanan. desa, serta menemukan solusi P e l e p a s a n m a h a s i s w a kreatif,” ujarnya. KKN ditandai dengan peKetua LPPM Unmas Dr. nyerahan mahasiswa oleh Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. Rektor Unmas diwakili WR II mengatakan program KKN di Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd. Tabanan kini difokuskan pada kepada Bupati Tabanan di- penguatan BUMdes yang sewakili Staf Ahli Hukum dan jak 2014 digarap Unmas denPemerintahan Made Riawan, gan Pemkab Tabanan. Selain serta menyematkan tanda itu, KKN Unmas bersifat terpeserta KKN. integrasi dan komprehensif, Sebelum diterjunkan ke karena semua masalah desa desa, mahasiswa KKN reg- ditangani oleh mahasiswa uler diberikan pembekalan sesuai bidang ilmunya. selama sehari. Sedangkan Istimewanya, program KKN alternatif dilakukan di KKN ini terintegrasi dengan tiap fakultas. program iptek bagi wilayah Ketua Panitia I Nyoman yang tahun ini mendapat Adi Susrawan, S.Pd., M.Pd. sembilan tempat di Tabanan mengatakan mahasiswa Un- dengan nilai Rp 1,3 miliar. mas Denpasar ditugaskan di Fokusnya pembangunan sek15 desa di Kecamatan Keram- tor pertanian berbasiskan bitan. Tiap desa terdiri dari pariwisata.
Rektor Unmas Denpasar diwakili WR II Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd. berterima kasih kepada Pemkab Tabanan yang menerima mahasiswa KKN Unmas. Namun, dia permaklumkan mahasiswa yang KKN masih minim pengalaman, untuk itu selalu diperlukan pembinaan dan bimbingan dari aparat terbawah. Unmas, katanya, sudah menerapkan KKN ke desa sejak 1984. Meski demikian tetap diperlukan segala perbaikan demi kemajuan masa depan. Makanya dia minta mahasiswa menjalankan KKN dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Mahasiswa sebagai generasi muda dan calon pemimpin masa depan diminta ikut peduli dengan kondisi bangsa yang digoyang dengan berita bohong alias hoax. Mahasiswa Unmas harus mampu menjaring berita di media sosial secara arif dan bijaksana. Jangan menyebar hoax, melainkan ikut menciptakan kondisi demi tegaknya NKRI. Suandhi mengatakan, Tuhan sudah memberikan sifat-sifat baik kepada manusia. Makanya kebenaran yang didasarkan hati nurani, katanya, itulah kebenaran agama. ‘’Jika itu dilakukan, saya yakin kita berada di jalan yang benar,’’ujarnya. Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutan dibacakan Made Riawan mengatakan masyarakatnya masih perlu dimotivasi dalam memajukan dan membangun potensi desanya. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan membantu desa melakukan pemetaan potensi dan pengembangan program sesuai visi Tabanan yang maju dan berprestasi, dengan semangat baru ajaran Tri Sakti berlandaskan pembangunan semesta berencana. (ad2240)
Melanggar, 33 Motor Diangkut ke Polres Banyuwangi
Banyuwangi (Bali Post) Angka pelanggaran lalu lintas oleh pengendara motor di Banyuwangi masih saja tinggi. Beberapa jam saja menggelar razia, personel Polres Banyuwangi menindak sampai 151 pengendara. Para pengendara umumnya melanggar lalu lintas lantaran tidak melengkapi surat kendaraan, tidak memakai helm, serta tidak mengantongi SIM. KBO Satlantas Polres Banyuwangi Iptu Murni Harta mengatakan, razia kendaraan itu digelar, Minggu (22/1) malam pada sejumlah titik di kota Banyuwangi. Dari sekian pengendara yang ditindak, 118 di antaranya disanksi tilang. Sebab pelanggarannya cukup berat, yakni pengendara tak memakai helm, serta kondisi kendaraan tak standar. “33 Motor kita temukan tak dilengkapi STNK. Sehingga kita angkut ke Polres,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (23/1) kemarin. Murni Harta menjelaskan, pemilik 33 kendaraan yang diangkut ke Polres akan dipanggil. Lalu diminta menunjukkan STNK, termasuk memasang ulang onderdil kendaraan sesuai standar. “Asal datang bawa STNK dan melengkapi suku cadang yang kurang, pasti
Bali Post/udi
PADI - Hamparan tanaman padi di Desa Jelun, Kecamatan Glagah, Banyuwangi yang dijadikan lahan abadi.
Desa Wajib Miliki Perdes Sawah Abadi
Banyuwangi (Bali Post) -
Perdes Tata Ruang yang membatasi alih fungsi sawah ini ditargetkan bisa dimiliki seluruh desa, maksimal akhir tahun 2017. “Jadi, pengendalian tata ruang harus kita mulai dari desa. Mereka (pemerintah desa-red), kita wajibkan membuat Perdes Tata Ruang. Ini untuk melawan alih fungsi lahan yang terus mengganas,” kata Bupati Banyuwangi Abullah Azwar Anas usai paripurna perubahan Perda No.9/2015 tentang Pemilihan Kepala Desa, Senin (23/1) kemarin. Anas menambahkan, Perdes Tata Ruang ini sangat
membantu Pemkab menekan alih fungsi lahan. Artinya, dengan Perdes itu Pemkab memiliki alasan tak mengeluarkan IMB jika ada yang membangun di lahan persawahan. “Setiap desa kita minta koordinasi dengan Bappeda. Mereka kita minta memetakan lahan sawah abadi dan yang bisa dialihfungsikan,” jelasnya. Dengan Perdes itu, kata Anas, investor tidak akan sembarangan mengajukan izin alih fungsi lahan. Apalagi dibuat proyek perumahan. Jika seluruh desa membut Perdes Tata Ruang,
nantinya akan menjadi acuan penerbitan Perbup. Selain Perdes Tata Ruang, setiap desa wajib menggugurkan seluruh Perdes yang bermuatan pungli. Misalnya, pungutan mengurus administrasi di desa. “Setelah ada peraturan dari Kemendagri yang melarang pungli, Perdes yang mengatur pungutan administrasi otomatis gugur,” jelasnya. Apalagi pihaknya menggalakkan inovasi “Smart Kampung” di seluruh desa di Banyuwangi. Anas mengancam, jika tiga bulan lagi masih ada desa yang tak melayani secara online, ca-
mat di desa setempat akan disanksi. “Camatnya akan saya mutasi. Layanan online ini wajib,” tegasnya. Anas mengklaim hanya tinggal beberapa desa yang belum menggunakan layanan “Smart Kampung” atau layanan berbasis online. Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Perkebunan Banyuwangi memetakan sedikitnya 65.000 hektare sawah dijadikan lahan abadi. Artinya, dilarang beralih fungsi menjadi perumahan dan infrastruktur lain. Puluhan ribu hektar lahan yang dijadikan sawah abadi sudah melalui kajian akademis. Sehingga disesuaikan dengan tata ruang wilayah Banyuwangi. Lahan itu tersebar di seluruh kecamatan di kabupaten ini. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Dua hari hanyut saat memancing, nasib Sunarto (47), nelayan asal Desa Kesilir, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi masih misterius. Tim SAR gabungan kembali gagal menemukan korban setelah melakukan penyisiran di laut selatan, Senin (23/1) kemarin. Cuaca buruk sempat menyulitkan pencarian. Kapolsek Pesanggaran AKP Sudarsono mengatakan tim SAR kembali melakukan penyisiran sejak pagi. Setelah berkeliling di sekitar perairan Pulau Bedil tempat hilangnya
korban, hasilnya nihil. “Korban belum ditemukan. Rencananya akan dicari terus,” kata Kapolsek. Diduga tubuh korban hanyut terbawa arus. Sebab, arus di perairan selatan Jawa ini dikenal ganas. Korban dinyatakan hilang sejak Sabtu (21/1) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Kala itu korban bersama tujuh orang temannya memancing di sekitar lokasi. Saat menunggu umpan disambar ikan, pancing korban tersangkut batu karang. Korban berniat menarik pancingnya.
Naas saat berusaha menarik senar pancing, ombak besar menghantam. Korban tak sempat menyelamatkan diri. Tubuhnya terempas ombak, diduga membentur batu karang. Tubuh korban hanyut dan hilang ditelan ombak. “Tubuh korban terpental, lalu hilang ditelan ombak,” kata Yusuf (47), teman korban. Menurut Yusuf, saat pancingnya tersangkut batu karang,korban sudah diajak meninggalkan lokasi. Sebab, kondisi ombak sangat membahayakan. Ketinggiannya mencapai batu karang di sekitar lokasi. “Korban tak menggubris saat kita ajak meninggalkan lokasi. Tak berselang lama tubuhnya disambar ombak dan hilang,” ujarnya. Begitu korban hanyut, Yusuf dan kelima teman-
nya sempat berusaha memberikan pertolongan. Salah satu teman korban, Mulyono, sempat melemparkan tripung atau tempat ikan ke korban. Naas, korban keburu menghilang. Ombak di lokasi memang mengganas. Akhirnya keenam teman korban memilih pulang. Kejadian itu dilaporkan ke Pos TNI-AL di Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Personel TNI-AL bersama sejumlah nelayan langsung melakukan pencarian hingga pukul 20.30 WIB. Korban belum juga ditemukan. Karena cuaca tak bersahabat, pencarian akhirnya dihentikan. Penyisiran dilanjutkan, Minggu (22/1) pagi. Namun setelah menyisir hampir 12 jam, petugas SAR gabungan belum membuahkan hasil. (kmb30)
Ancaman mengganasnya alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Banyuwangi disikapi serius Pemkab setempat. Setiap desa di kabupaten ini diwajibkan membuat Peraturan Desa (Perdes) yang melarang alih fungsi sawah menjadi perumahan atau bangunan lain. Jika tidak Pemkab akan memberikan sanksi tegas.
Dua Hari Hanyut, Sunarto Belum Ditemukan
Bali Post/udi
TERJARING - Puluhan motor diamankan di Polres Banyuwangi setelah terjaring razia kelengkapan kendaraan, Senin (23/1) kemarin. kita serahkan kembali pada pemiliknya,” tegasnya. Dijelaskan, tilang ratusan kendaraan itu digelar di tiga titik. Sasarannya, pengendara roda dua yang banyak tak melengkapi kelengkapan berkendara. “Rata-rata pengendara sepeda motor lebih tertib di siang hari. Kesadaran mengenakan helm pada malam hari masih minim. Supaya jera mereka kita tilang,” ujarnya. Razia, katanya, akan terus digelar tanpa batas waktu yang ditentukan. Targetnya meminimalisir pelanggaran pengendara, terutama di malam hari. Menurut Murni Harta, kewajiban mengenakan helm se-
jatinya tidak dibatasi waktu. Artinya, selama pengendara melaju di jalanan wajib melengkapi diri dengan helm, serta membawa surat-surat kendaraan. Kewajiban itu, katanya, bertujuan demi kebaikan dan keselamatan bersama sesama pengguna jalan. Selain razia di jalan raya, Satlantas Polres Banyuwangi kian gencar bersosialisasi larangan menggunakan motor bagi siswa SMP. Sosialisasi ini sebagai persiapan pemberlakuan larangan menggunakan motor bagi siswa ke sekolah. Hal ini mengantisipasi tingginya kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar. (kmb30)
Badung Anggarkan Rp 50 Miliar untuk ”Command Center”
Bali Post/kmb 27
COMMAND CENTER - Pemerintah Kabupaten Badung baru memiliki ruangan pemantau CCTV. Di tahun anggaran 2017 ini pemkab setempat akan menambah ruang pengendali atau Command Center untuk mendukung program smart city. Mangupura (Bali Post) – Dikominfo dengan anggaran Pemerintah Kabupaten Ba- sekitar Rp 23 miliar lebih, dung dalam anggaran tahun yakni meliputi pengadaan 2017 berencana mewujudkan sarana prasarana. Seperti, command center menuju smart komputer, layar monitor, jarincity. Ruang pengendali ini akan gan, operatornya, dan lainnya,” dibangun di areal Puspem Ba- ungkap Weda Darmaja, Senin dung berlantai tiga dengan angg- (23/1) kemarin. aran sekitar Rp 50 miliar lebih. Menurutnya, pusat pengenKepala Dinas Komunikasi dali tersebut akan menampilkan dan Informatika Kabupaten hasil analisis semua data digital Badung Wayan Weda Darmaja Badung untuk monitoring. Tak mengatakan proyek pemban- kalah penting, data yang tergunan fisik akan digarap dinas kumpul nantinya dapat dimanterkait dalam hal ini Dinas faatkan sebagai dasar dalam Pekerjaan Umum dan Penataan pengambilan keputusan. Ruang (PUPR) Badung. “Untuk “Tugas Diskominfo kali ini segala peralatan di dalam ru- lebih berat, karena melayani ang komando disiapkan oleh seluruh SKPD, melayani
masyarakat, mengelola komunikasi publik, memasukkan informasi program Bupati yang menyentuh masyarakat. Sebab seluruh persandian atau statistik data-data di Badung itu masuk di kami,” jelasnya. Pemkab Badung, kata Weda Darmaja, juga membangun jaringan fiber optic, peningkatan kapasitas internet untuk menunjang akses internet di Pemkab Badung, memasang CCTV serta wifi gratis pada titik strategis di Badung. “Kami sudah mengembangkan perangkat lunak antara lain, pembangunan aplikasi smart city berbasis data kepegawaian, kependudukan maupun data khusus. Ada 84 aplikasi yang kami kembangkan menuju smart city,” sebutnya. Ditambahkan, pada pengembangan dalam sumber daya manusia pihaknya melakukan pembentukkan dewan teknologi informatika daerah. Tim ini terdiri dari unsurunsur pemerintah, institusi pendidikan, tokoh masyarakat, dan pelaku bisnis. “Pembentukkan tim koordinasi penerapan teknologi informatika dan komunikasi yang terdiri dari unsur setiap organisasi perangkat daerah sehingga penerapannya dapat efektif,” pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/udi
HANYUT - Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Pulau Bedil, Pesanggaran, Banyuwangi yang menghanyutkan nelayan, Minggu (22/1) lalu.
Manajemen La Favela Abaikan Panggilan Polisi
Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus penganiayaan turis asal Ukraina Sarkisian Argam (31) tersendat. Pasalnya, pihak manajemen La Favela Bar & Resto mengabaikan panggilan polisi untuk dimintai keterangan. Padahal, menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, pihaknya sudah dua kali mengirim surat panggilan. “Surat panggilan sudah dua kali kami kirim. Tapi managernya berinisial CL tidak datang. Padahal keterangannya sebagai saksi sangat kami perlukan. Jika panggilan ketiga kali tidak datang, terpaksa kami menjemputnya,” ujar Kompol Reinhard, Senin (23/1) kemarin. Menurut Reinhard, itu berarti CL tidak kooperatif. Keterangan CL diperlukan untuk mengetahui posisi dan tindakan yang dilakukannya sebelum kejadian. “Kami akan cross check keterangan CL dengan rekaman CCTV. Ada beberapa hal yang ingin kami dapatkan dari CL berdasarkan rekaman CCTV itu,” tandasnya. Di samping itu, pihaknya melakukan pengembangan kasus itu berdasarkan keterangan empat tersangka yang sudah ditahan. Seperti diberitakan, polisi menangkap pengeroyok Sarkisian Argam (31) asal Ukraina di La Favela Bar & Resto di Jalan Oberoi, Seminyak, Kuta, Minggu (8/1) lalu. Awalnya tiga pelaku ditangkap, yaitu I Putu Gede Septian Heriwardana (24), Anak Agung Ketut Agung Artawan (28) dan Putu Eka Nur Ardiawan, Kamis (12/1) lalu. Keesokan harinya, giliran I Made Subawa alias Step menyerahkan diri kepada Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat berada di Mapolda Bali. (kmb36)
OPINI
6
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Literasi Menangkal Berita ”Hoax” KATA hoax begitu populer belakangan. Bahkan, pihak kepolisian sampai membuat agenda khusus menangkal berita-berita hoax di media, khususnya media sosial (internet). Sebab, dampak dari berita-berita hoax sangat dirasakan belakangan ini. Salah satunya yang menjadi kekhawatiran semua pihak, dampak dari berita-berita hoax tersebut adalah terjadinya disintegrasi dan perpecahan bangsa. Hoax sendiri menurut Wikipedia artinya sebuah pemberitaan palsu, usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa beritanya tersebut palsu. Entah berdasarkan pengertian ini atau memang mempunyai analisis sendiri, bahkan seorang pakar ketika berbicara di salah satu acara TV swasta nasional menyebut, pemerintah sendirilah si penebar berita-berita hoax tersebut. Alasannya, hanya pemerintahlah yang memiliki kemampuan sumber daya (manusia dan dana) untuk melakukan hal itu. Benarkah? Pada era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terutama teknologi informasi (TI) yang demikian pesat dan canggihnya sekarang ini, analisis tersebut patut dipertanyakan. Penebar berita hoax tak perlu konspirasi, apalagi dana besar. Mengingat saat ini, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua dapat menggengam dengan mudah TI ini hanya dengan sebuah perangkat gadget smartphone. Jadi, siapa saja berpeluang menebar dan menyebarluaskan berita-berita hoax tersebut. Bahkan jauh sebelum yang namanya smartphone digenggam dan menjadi mainan anak-anak, berita hoax telah ditebar dan disebar oleh mereka yang boleh dikatakan masih remaja. Misalnya tahun 2011, mata dunia dibuat terbelalak oleh ulah dua remaja Inggris, Ryan Cleary (20 tahun) serta Jake Davis yang baru berumur 19 tahun yang berhasil membobol website media ternama Inggris, The Sun. Headline The Sun mereka ganti dengan mengabarkan berita hoax, bahwa pemilik media itu Rupert Murdoch meninggal dunia. Bahkan, mereka mampu menembus website papan atas seperti website CIA (dinas intelijen paling bergengsi AS), Pentagon (basis keamanan AS), Sony dan Nintendo. Melihat perkembangan TI saat ini, wajar dan memang sudah sepatutnya aparat baik pemerintah maupun kepolisian harus menangkal berita-berita hoax ini sejak dini. Mengingat, perangkat untuk menebar dan menyebarluaskan berita-berita hoax tersebut saat ini sudah digenggam sejak usia dini oleh anak bangsa ini. Bagaimana dan dari mana mereka mempunyai kemampuan itu? Hal itu tidak lepas dari kemampuan mereka memanfaatkan kecanggihan perangkat gadget untuk mengakses berbagai literasi di dunia maya internet. Jangankan sekadar menebar dan menyebar berita hoax, bukankah untuk merakit bom pun para teroris kini bisa mendapatkan literasi dari dunia maya ini? Literasi yang disediakan dunia maya bagaikan kehidupan di hutan belantara yang diisi berbagai ragam dan jenis binatang, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya. Sekali berani masuk belantara dunia maya, maka akan ada dua hal ditemukan. Harta karun ilmu pengetahuan tanpa batas, atau tersesat dan terjerumus ke lembah hitam seperti para teroris itu karena termakan berita hoax. Karena itu, seperti halnya akan masuk hutan, persiapan bekal dan segala perangkat keamanan haruslah benar-benar matang bila akan masuk belantara dunia maya. Agar anak bangsa ini tidak tersesat bahkan terjerumus ke lembah hitam ketika mengakses internet, maka mereka sebelumnya haruslah dibekali literasi yang benar dan valid secara memadai. Dengan bekal literasi yang memadai, mereka diharapkan mempunyai referensi yang benar sebagai pembanding untuk menangkal berita hoax. Dan, literasi ini juga bisa didapatkan di internet. Dengan catatan, mereka sebelumnya telah pula mempunyai bekal pendidikan budi pekerti, akhlak, moral, norma-norma agama yang mantap. Dengan cara ini, mereka dapat memilah dan memilih berbagai literasi yang didapat untuk dicerna dengan pikiran yang telah dibekali imam dan takwa (imtak) yang mantap. Tugas ini tidaklah hanya bisa dibebankan kepada bapak-bapak polisi semata, melainkan harus dikembalikan pada Tri Pusat Pendidikan. Yakni, yang pertama di lingkungan keluarga, harus mengawasi dan mengarahkan literasi apa yang dibaca/diperoleh anak di media internet. Boleh saja anak-anak membaca webtoon, tetapi harus tetap diawasi dan diarahkan bacaan/literasi apa saja yang dilihat anak-anak. Bahkan, orang tua bisa ikut menambahkan dengan ekpresi atau suasana dari cerita-cerita yang di-search anak-anak. Tri Pusat Pendidikan kedua adalah sekolah. Sidak-sidak dan razia gadget siswa harus rutin dilakukan untuk mengawasi dan mengarahkan konten literasi yang disimpan anak didik. Jangan sampai (terutama mereka yang remaja seperti SMP dan SMA) isinya… maaf, konten porno melulu. Sementara Tri Pusat Pendidikan yang ketiga yakni masyarakat, peran pemuka masyarakat dan pemerintah haruslah lebih dominan. Dengan sinergi semua lintas ini, apapun literasi yang terdapat atau diperoleh di dunia maya sebagai bagian dari kemajuan dan kecanggihan Iptek, tidaklah terlalu menjadi kecemasan. Sebab, masyarakat terutama anak bangsa telah dibentengi dengan Imtak. Kemajuan Iptek tidak bisa terhindarkan dan dibendung, hanya bekal Imtak yang akan membawanya ke arah yang positif demi kemajuan bangsa. Berita-berita hoax pun takkan mempan memprovokasi bangsa ini, karena semua telah mendapatkan literasi yang sebenar-benarnya berkat benteng imtak yang kuat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Sistem Pendidikan dan Pembangunan Manusia Indonesia adalah negara yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, adat dan agama. Namun, walaupun demikian seluruh masyarakat Indonesia telah sepakat untuk membentuk suatu negara kesatuan dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan idiil dan landasan konstitusional dalam rangka berbangsa dan bernegara. Dengan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia, di satu sisi akan saling memberikan manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara, namun di sisi lain juga akan dapat membahayakan bagi persatuan dan keutuhan bangsa ke depan, hal ini terjadi jika nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 tidak dipahami dan diamalkan secara utuh. Pancasila adalah suatu sistem nilai yang merupakan bagian dari nilai-nilai agama yang kita anut. Pengamalan nilai-nilai Pancasila akan dapat dilakukan secara utuh, jika didahului dengan pemahaman yang benar. Pemahaman nilai-nilai Pancasila akan menjadi efektif jika dimulai dari siswa-siswa sekolah dasar. Warga negara Indonesia sebagai bagian komunitas dunia, di samping memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, tetapi juga harus mampu bersaing di tingkat global. Agar bangsa Indonesia dapat bersaing di tingkat global, sejahtera, aman, persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, maka sistem pendidikan harus mampu membangun manusia Indonesia seutuhnya. Oleh karena itu maka sistem pendidikan di samping mampu menggali dan mengembangkan potensi SDM Indonesia secara maksimal juga memahami dan mengamalkan nilai Pancasila dan UUD 1945 secara utuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Drs. Nyoman Bintara Br. Pengiasan, Mengwi, Badung
Edukasi Literasi di Zaman Teknologi Informasi Salah satu cita-cita kemerdekaan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Bangsa yang cerdas hanya didapatkan melalui pendidikan yang berkualitas. Pendidikan terjadi dalam 3 tempat yang dikenal dengan Tri Pusat Pendidikan. Pendidikan pertama dan utama terjadi di keluarga, yang kemudian dilanjutkan di lembaga persekolahan, dan di masyarakat. Ketiga pusat pendidikan ini harus bersinergi dalam mengarahkan dan membimbing si terdidik untuk mencapai kedewasaan.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. alah satu kedewasaan yang menjadi tujuan pendidikan khususnya di lembaga formal adalah kedewasaan kognitif, yang didapatkan melalui pendidikan literasi. Literasi secara sederhana merujuk pada kemampuan membaca dan menulis, yang dikenal dengan keberaksaraan (melek huruf), sebagai kemampuan dasar memperoleh pengetahuan atau informasi. Ada kata-kata bijak yang mengatakan bahwa kalau kita tidak mau dibodohi orang pintar, maka kita harus menjadi pintar. Untuk menjadikan diri kita pintar, maka kita harus mampu membaca dan menulis. Melalui membacakitabisamengenaldunia,karenaberbagai informasi dapat diketahui dari kegiatan membaca, sedangkan melalui menulis kita dapat dikenalolehdunia,lewatgagasan-gagasanyang diekspresikan dalam bentuk tulisan, tentu tulisan yang kita buat harus mengandung kebenaran sebagai prasayarat mutlak. Dengan berkembangnya zaman, makna literasi tidak lagi terbatas pada makna sempit kemampuan baca tulis, tetapi lebih bersifat makna meluas, seperti literasi visual (gambar), literasi lisan (berbicara dan mendengarkan), literasi media cetak (buku, koran, dll.). Belakangan bahkan literasi semakin meluas, ada literasi teknologi, literasi informasi, literasi digital, dan literasi jaringan, dan literasi media sosial. Pada era teknologi informasi (TI) yang berkembang sangat pesat ini, semua lapisan masyarakat dapat memperoleh informasi dengan sangat cepat melalui media sosial. Pemanfaatan media sosial yang benar akan dapat menambah
S
wawasan informasi dan pemahaman tentang dunia dengan cara yang cepat, namun pemanfaatan yang keliru, dapat berujung pada malapetaka, bahkan disintegrasi bangsa, seperti berbagai kejadian yang baru saja menimpa bangsa ini, yakni disharmoni bangsa melalui isu SARA, perkekrutan teroris, berita-berita bohong (hoax) yang menyesatkan, dan berbagai kejahatan lainnya. Dengan demikian menjadi tugas semua pihak, mulai dari orangtua, guru, masyarakat, dan pemerintah untuk dapat membimbing anak-anak bangsa dalam menggunakan berbagai media khususnya media sosial untuk pencapaian literasi dengan baik dan benar. Tugas orangtua adalah mengarahkan anak-anak sejak dini untuk menggunakan TI bukan untuk hiburan semata, tetapi yang lebih penting adalah melatih mereka gemar membaca. Orangtua dapat membimbing mereka mengakses bahan bacaan yang sesuai dengan usia mereka, misalnya untuk anak-anak mereka dibantu diunduhkan cerita bergambar dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, dengan cara demikian bukan hanya hiburan yang didapatkan oleh si anak, melainkan juga melatih kemampuan literasi visual, audio, bahasa, dan informasi yang dapat berkembang secara simultan. Dengan membaca cerita, kemampuan imajinatif juga dapat dikembangkan, sehingga anak-anak tersebut dapat menjadi lebih kritis dan kreatif ke depannya. Begitu pula bagi anak-anak remaja (SMP atau SMA), tugas orangtua juga harus lebih persuasif dalam membimbing dan mengontrol anakanak mereka dalam mengakses informasi yang benar. Para remaja biasanya jauh
lebih canggih dalam pemanfaatan teknologi dan gadget dibandingkan dengan orangtua mereka. Oleh karena itu, menjadi kewajiban orangtua di zaman sekarang ini, supaya memiliki literasi teknologi dan informasi. Ketika anak-anak remaja menggunakan gadget baik sendiri maupun bersama teman, orangtua sesekali perlu mengecek apa yang dibuka, dibaca, dibicarakan, atau dicermati oleh anak-anak mereka. Hal ini sebagai upaya menghindarkan mereka pada pemanfaatan teknologi informasi yang keliru, bahkan bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. Di lembaga formal (sekolah dan perguruan tinggi), literasi teknologi informasi sudah menjadi tuntutan, yakni melalui sistem blended learning, oleh karenanya semua mata pelajaran sudah mengisyaratkan penggunaan TI dalam mengoptimalkan proses belajar yang lebih inovatif. Tugas para guru ataupun dosen untuk selalu mengarahkan peserta didik untuk menggunakan gadget pada penemuan berbagai informasi atau pengetahuan yang relevan dengan tugas-tugas pembelajaran pada setiap mata pelajaran/mata kuliah. Guru atau dosen juga perlu menekankan kepada peserta didik untuk menggunakan sumber-sumber yang dipercaya, sehingga mereka dapat terhindar dari informasi yang keliru (hoax). Mereka juga perlu dibimbing untuk tidak cepat terpengaruh pada isu-isu yang kurang benar. Salah satu caranya adalah melalui cek dan recek fakta dan data melalui sumber yang terpercaya. Selain untuk mengakses informasi, peserta didik juga hendaknya dapat menggunakan media sosial dalam mengkreasi (mencipta), yakni melalui membuat sebuah
produk seperti esai (tulisan/visual) maupun rekaman (audio) atau video (audio visual) yang dapat diunggah pada internet. Dengan cara demikian, peserta didik juga dapat mempublikasikan kreasinya pada media sosial. Masyarakat pada umumnya yang sudah memiliki kemampuan literasi TI hendaknya mampu menggunakan TI dengan baik dan benar pula. Jangan mudah percaya pada informasi yang menyesatkan atau bahkan menjadi pembuat isu yang tidak benar. Mereka hendaknya lebih selektif dalam mengunduh program atau informasi yang relevan dan mengunggah informasi yang benar. Tugas masyarakat juga perlu membantu pemerintah, yakni melaporkan kepada yang berwajib bila ada informasi yang berbau SARA atau yang mengancam disintegrasi bangsa. Pemerintah juga hendaknya proaktif dan bila perlu represif dalam penegakan hukum terkait dengan pemanfaatan TI. Pemerintah hendaknya segera mencabut berita-berita yang memang mengandung kebohongan (hoax), agar masyarakat tidak telanjur disesatkan oleh berita yang tidak benar. Tindakan tegas berupa hukuman penjara atau pidana perlu dilakukan bagi mereka yang dengan sengaja mengunggah berita-berita bohong tersebut. Hal ini penting untuk menimbulkan efek jera. Dengan semakin mengglobalnya literasi TI, maka sudah menjadi tugas semua pihak, yaitu orangtua, guru/dosen, masyarakat, dan pemerintah untuk mengarahkan, membimbing, dan menindak tegas pengguna dalam pemanfaatan TI. Pemanfaatan TI yang baik dan benar akan berdampak positif, yakni peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan, namun bila dimanfaatkan secara tidak benar dapat berdampak negatif. Oleh karena itu, tugas kita bersama untuk saling mengontrol pemanfaatannya, baik berupa kontrol diri sendiri (internal) dan kontrol luar (eksternal), yakni orangtua, guru/dosen, dan masyarakat serta pemerintah. Bila semua pihak berkolaborasi dan bersinergi, maka literasi TI akan membawa kita semua pada kemajuan. Penulis, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha
UU ITE: Gadgetmu, Harimaumu! Oleh I Kadek Apdila Wirawan, S.H.
ARUS globalisasi, perkembangan teknologi dan informasi kian pesat. Semua seakan bisa dapat dilakukan, misalkan mereka berada di kejauhan maka dapat bertatap muka kapan pun. Perkembanganteknologidaninformasisejatinyabertujuan untuk membantu pekerjaan manusia dalam kesehariannya, menjalin silahturahmi, membangun relasidanharmonisasiantarpenggunasertaberibu alasan positif lainnya atas nama perkembangan teknologi dan informasi. Indonesia sebagai negara berkembang juga tak luput dari derasnya perkembangan teknologi dan informasi, walaupun dalam konteks media sosial, masyarakatIndonesiaberstatussebagaikonsumen atau penikmat. Lihat saja pada masing-masing gadget, hampir dipastikan ada lebih dari satu media sosial. Eksistensi media sosial seperti facebook, twitter, line, Whatsapp, dan sejenisnya sebenarnya memberikan dampak kekinian terhadap pembangunan suatu bangsa. Media sosial telah menjadi alat atau sarana dalam membangun basis politik, hukum, ekonomi, sosial, dan budaya. Pemimpin di hampir seluruh dunia memiliki akun twitter, lowongan pekerjaan ada di facebook, hingga menemukan pasangan hidup di BBM. Namunmediasosialternyatamemilikidampakberbahaya dan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebut saja jaringan teroris yang membangun jaringannya serta menyebar pahamradikalmelaluimediasosialatauyangdapat ditemukan dalam kehidupan dunia maya dalam sehari-hari adalah pertarungan status hingga komentar yang seakan-akan tidak terbatas dan terbendung oleh Negara. Sebagian status hingga komentartersebutjustrumemuatinformasibohong (hoax)danmenyesatkansertamengandungujaran kebencian (hate speech). SejakakhirOktober2016,Pemerintahbersama DPR sepakat mengesahkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sebanyak8Pasaldenganpenambahan2Pasaldilakukan padarevisiUUITE.Adapunpasal-pasalyangcukup krusial harus mendapat perhatian masyarakat adalah pasal 26, pasal 40, dan pasal 45. Perubahan
pasal 26 berupa penambahan 3 ayat yaitu adanya kewajiban penyelenggara Sistem Elektronik dan ketentuan mengenai tata cara penghapusan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik diatur dalam peraturan pemerintah. Pasal ini yang kemudian dikenal sebagai Right to be Forgotten (Hak untuk dilupakan) di mana dapat dimaknai bahwa seorang warga Negara memiliki hak untuk meminta agar penyelenggara sistem elektronik untuk menghapus informasi dan dokumenelektronikatasdirinyayangtidakrelevan melalui sebuah penetapan pengadilan. Atas pasal tersebut pemerintah harus membuat peraturan pemerintah yang rinci dan jelas dikarenakan sebelumadanyahakuntukdilupakan,Undang-undang telah memberikan hak untuk mendapatkan informasisehinggamenjaditumpangtindihbahwasatu sisisetiaporangberhakatasketerbukaaninformasi sementaradisisilainsetiaporangjugaberhakmenghapus informasi. Pasal ini menjadi absurd karena tanpaadanyapenjelasanyangkomprehensifmaka karya bersifat jurnalistik dan ilmiah juga dapat dituntut untuk dihapus. Mengingat bahwa menghalangi orang untuk mengakses informasi saja telah dapat disebut pelanggaran hak asasi. Perubahanpasal40berupapenambahan2ayat, perubahan pada ayat (6) dan penjelasan ayat (1) terkait kewajiban Pemerintah untuk melakukan pencegahan, penyebarluasan dan penggunaan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen elektronik yangmemilikimuatanyangdilarangsesuaidengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan adanya kewenangan Pemerintah untuk melakukanpemutusanakses.Secaraekplisitpasaltersebut memberikan tambahan kewenangan pada Pemerintah untuk melakukan upaya preventif maupun represif,salahsatunyasepertiblokirkontenradikal, mengandung pornografi dan SARA. Di sisi lain, pasal ini dapat dianggap mengekang kebebasan berekspresi masyarakat karena belum adanya batasan kriteria yang dapat diblokir oleh Pemerintah. Lebih lanjut, pasal tsb juga dapat dijadikansenjataolehPenguasauntukmelanggengkan kuasa dan menjatuhkan lawan politiknya. Sementara pasal 45, perubahan terkait ketentuan pidana terhadap pelanggaran dalam Pasal 27 ayat
(3) mengenai penghinaan atau pencemaran nama baik, dan penegasan tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik merupakan delik aduan. Mengenai pasal pencemaran nama baik makamasyarakatharusmemahamirisikohukum atas kebiasaan beraktivitas di media sosial, di lain pihak, kepolisian sebagai penegak hukum harus menganalisis secara baik dan teliti unsur-unsur pelanggaran agar tidak terjadi kesalahan penegakan hukum. Jika pasal ini digunakan maka harus ada berita yang disiarkan adalah tidak benar dan adanya unsur keinginan menghina atau menistakan orang lain. Artinyamaksudatauniatmemangharusditeliti secara cermat karena di sisi lain setiap orang yang mengkritik kebijakan dapat dikenakan pasal tsb karena jika dilakukan komparasi hukum pada Negara lain maka pasal semacam ini diterapkan antar pribadi/perorangan, bukan antara pejabat Negara dengan masyarakat. Dengan diberlakukannya UU ITE, wajib dipahami oleh setiap orang bahwa mengeluarkan pendapat tidak dapat dilakukan sesuka hati melainkan harus sesuai dengan etika menyampaikan pendapat di media sosial. Fenomena masyarakat yang kebablasan dalam menggunakan media sosial sebagai ajang saling menghujat, menghina dan mengindahkan etika menunjukkan betapa tingkat pendidikan masyarakat Indonesia masih rendah. Masyarakat harus lebih hati-hati dalam berpendapat dalam media sosial, kebebasan memang merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia namun kebebasan harus disertai etika dan tanggung jawab. Demikian pula kewaspadaan terhadap Pemerintah yang seakan berupaya mengekangkebebasanmasyarakatmenjadisangat wajar dikarenakan selain pasal-pasal tsb terlalu elastis sehingga menimbulkan interpretasi dan belum adanya peraturan pemerintah yang mengatur secara rinci dan jelas, juga proses revisi UU ITE selama ini berupa pembahasan RUU dilakukan secara tertutup. Oleh karena itu, pemerintah harussegeramembuatperaturanpemerintahyang komprehensifmerangkulkepentinganNegaradan wargaNegarasehinggaNegaradapatmenjalankan kewajibannyamelaluipenegakhukumtanpaharus warga negaranya merasa dikekang kebebasannya dalam berpendapat di media.
POJOK Calon pemimpin Bali harus prokeinginan rakyat selamatkan lingkungan. - Tolak reklamasi maksudnya? *** Kata Menteri Eko Putro Sanjoyo, desa harus punya produk unggulan. - Bukan semuanya impor. *** Pemerintah pusat segera bangun ‘’shortcut’’ BedugulBuleleng. - Jawaban percepat pemerataan.
Penulis, Sekretaris Little Circle Foundation
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
GENANGAN AIR Seorang warga melintas mengindari genangan air hujan yang meluap dan tergenang di depan depo sampah Kereneng, Senin (23/1) kemarin. Genangan air tersebut muncul karena adanya penyumbatan pada saluran got.
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (157rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Figur
Tak Pernah Tuntas ADA cukup banyak persoalan lingkungan hidup yang diinventarisasi di Bali. Mulai dari pencemaran sungai dan danau, kerusakan mangrove dan terumbu karang, intrusi air laut, abrasi pantai, sampah, limbah, lahan kritis, hingga tutupan lahan hutan. Perumusan rancangan perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) diharapkan dapat mengurai persoalan lingkungan yang tidak pernah tuntas itu. “Dari inventarisir itu kita buat normanya supaya pencemaran, perusakan, kejahatan lingkungan itu tidak terjadi lagi di kemudian hari, tidak berulang-ulang. Jadi mudah-mudahan dengan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup nanti dapat mengurai persoalan lingkungan yang saat ini carut-marut, boleh dikatakan hancur-hancuran dengan segala persoalan yang tidak pernah tuntas,” ujar Ketua Pansus Ranperda RPJMD Bali 2013-2018 dan Ranperda PPLH DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, di Denpasar, Senin (23/1) kemarin. Adnyana tak menampik, penegakan hukum atas persoalan lingkungan hidup selama ini sangat lemah. Oleh karena itu, ranperda PPLH tidak saja dirancang memuat sanksi, berupa pidana kurungan 6 bulan dan denda Rp 50 juta. Tapi juga akan dilakukan penajaman koordinasi lintas sektoral. Mengingat, tindakan penegakan hukum tidak saja boleh dilakukan oleh Pemprov Bali atau eksekutif tapi juga masyarakat. “Kalau ada menyangkut class action itu masyarakat boleh melakukan gugatan, termasuk penegakan hukum. Boleh mengadukan, di samping juga dari instansi dan institusi lain seperti pemda (kabupaten/kota, red), polisi, jaksa,” jelas politisi PDI-P dapil Bangli ini. Adnyana menegaskan, jangan lagi ada toleransi terhadap pelanggaran lingkungan hidup ke depan. Semuanya harus mengacu pada aturan yang tertuang dalam ranperda PPLH ketika sudah disahkan menjadi perda. Baik itu kabupaten/ kota, penduduk dan masyarakat sipil atau kelompok perorangan maupun kelompok-kelompok lain, juga harus mengacu pada perda ini. (rin)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Bawa Tembakau Gorila, Mahasiswa Ditangkap Denpasar (Bali Post) Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap mahasiswa asal Kebayoran Jakarta Selatan berinisial AAD (23) di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Jumat (13/1) lalu. AAD ditangkap karena membawa satu linting tembakau gorila seberat 0,29 gram. Selanjutnya, dia dibawa ke Kantor BNNP di Jalan Kamboja, Denpasar. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Senin (23/1) kemarin, mengatakan tersangka AAD ditangkap tim Interdiksi BNNP bekerja sama dengan security Bandara Ngurah Rai. Saat tim gabungan melakukan sweepping di Terminal Keberangkatan Bandara, tersangka AAD melewati metal detector dan seketika bunyi. Selanjutnya, petugas menggeledah saku tersangka dan ditemukan lintingan rokok ber-
campur tembakau atau ganja gorila seberat 0,29 gram. “Lintingan itu dikemas dalam alumunium foil warna hitam. Setelah diperiksa ternyata postif AB-Fubinaca atau lebih dikenal dengan ganja gorila,” tegas Brigjen Suastawa. Saat diperiksa di Kantor BNNP, tersangka mengaku mendapatkan barang itu dari temannya di Seminyak, Kuta dan diberikan cuma-cuma. “Dia juga mengaku baru sekali mengonsumsinya,” ungkap mantan
Dir. Binmas Polda Bali ini. Jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi ini menegaskan, tembakau gorila tersebut masuk klasifikasi New Psychoactive Substances (AB-Chminaca). Zat ini merupakan salah satu jenis Synthetic Cannabinoid (SC). Sebelumnya, ganja jenis baru ini belum masuk daftar lampiran UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam bentuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Akan tetapi, sekarang sudah masuk Permen-
kes nomor 2 tahun 2017 tertanggal 9 Januari 2017. “Dampaknya lebih parah dari ganja yang biasa,” ungkapnya. Biasanya serbuk SC ini disemprotkan pada sampel herbal atau bahan lain, lalu dikeringkan dan dikemas menjadi kemasan herbal ataupun rokok. Adapun ciri-cirinya, penggunaan zat ini akan membuat pemakainya diam sesaat, lalu mengalami halusinasi dan tremor atau gemetaran. “Kebanyakan yang mengonsumsi SC akan diabsorbsi oleh paru-paru lalu disebarkan ke organ lain, terutama otak. Efek zat ini, pemakaianya terlihat seperti orang bloon. Tapi si pengguna merasa jadi superman dan lain sebagainya,” tandasnya. (km36)
Bali Post/ist
Tersangka AAD
’’Review’’ RPJMD Pemprov 2013-2018
Target Pertumbuhan Ekonomi akan Diturunkan
Denpasar (Bali Post) Eksekutif menyodorkan penyesuaian makro ekonomi Bali tahun 2017 dan 2018 kepada Pansus Ranperda RPJMD Bali 20132018 dan Ranperda PPLH DPRD Bali di gedung dewan, Senin (23/1) kemarin. Sedikitnya ada delapan target yang mengalami penyesuaian dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bali 2013-2018 itu. Yakni, laju pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, jumlah penduduk miskin, tingkat pengangguran, gini ratio, IPM, investasi, dan jumlah ekspor. Kepala Bappeda, Penelitian
dan Pengembangan Provinsi Bali, I Putu Astawa mengatakan, krisis ekonomi global berdampak pada perekonomian nasional dan Provinsi Bali. Setelah 2014, perekonomian Bali mengalami pelambatan. Salah satunya ditandai dengan adanya penurunan ekspor. “Waktu awal menyusun target, sangat optimis kita. Setelah berjalan, sekarang kan kita mengamati dinamika global yang terjadi. Rasanya mustahil sekali ke depan seperti itu,” ujarnya. Astawa mencontohkan pertumbuhan ekonomi awalnya ditarget 7,7% di tahun 2017 dan 8,2% di tahun 2018. Kini akan
disesuaikan pada kisaran 6,647,71% di tahun 2017 dan antara 6,97-7,63% di tahun 2018. Kemudian target investasi tahun 2017 yang semula dipasang Rp 69,549 triliun, kini akan diubah menjadi Rp 32,800 triliun. Target tahun 2018 juga dibuat menurun dari semula Rp 83,832 triliun menjadi Rp 33,250 triliun. Setali tiga uang, target ekspor disesuaikan dari 703.88 juta US$ menjadi 542.60 US$ di tahun 2017. Sedangkan tahun 2018, disesuaikan dari 745.90 US$ menjadi 574.99 US$. “Dengan pelambatan ekonomi ditambah ekspor menurun, investasi kita berkurang, ini akan
berdampak sekali terhadap pengangguran dan kemiskinan kita,” imbuhnya. Itu sebabnya, lanjut Astawa, persentase kemiskinan akan dibuat meningkat dari target awal 3,77% menjadi 4,00% di tahun 2017 dan dari 3,74% menjadi 3,80% di tahun 2018. Tingkat pengangguran juga demikian, dari target awal 1,48% disesuaikan menjadi 1,90% di tahun 2017. Sementara di 2018, disesuaikan dari 1,40% menjadi 1,80%. “Di samping juga karena faktor adanya Undang-undang No. 23 tahun 2014, kan ada OPD baru, ini harus diselaraskan. Lalu ada perpindahan kewenangan,
itu juga harus kita selaraskan di RPJMD karena kan berimplikasi dengan program, indikator, capaian, target itu,” jelasnya. Ketua Pansus Ranperda RPJMD Bali 2013-2018 dan Ranperda PPLH DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, mengaku masih akan mendalami penyesuaian makro ekonomi Bali tahun 2017 dan 2018 dalam RPJMD 2013-2018. Pada intinya, target baru tidak boleh terlalu jauh dari target sebelumnya. Apalagi yang menyangkut dengan aspek penilaian dewan. Sebab, RPJMD dinilai oleh DPRD Bali ketika gubernur berakhir masa jabatannya. (kmb32)
BANGLI
8
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Jalan di Bebalang Terancam Jebol
Bangli (Bali Post) Akses jalan di Lingkungan/Kelurahan Bebalang tepatnya di sebelah timur laut Patung Adipura Bangli terancam putus. Pasalnya, di samping jalan tersebut terdapat lubang berukuran cukup dekat saluran air dan berpotensi menyebabkan jalan jebol. Warga pun berharap instansi terkait bisa segera mengambil tindakan. Salah seorang warga setempat mengatakan, lubang atau kubangan tersebut sudah ada sejak dua bulan lalu. Banyak warga merasa was-was melintasi jalan tersebut. ‘’Khawatir kalau sewaktu-waktu pas dilewati oleh pengendara maupun pejalan kaki, tibatiba jebol. Kondisi jalan memang terancam jebol mengingat di bawah badan jalan tanahnya sudah tergerus,’’ katanya. Dia mengatakan, warga sudah melaporkan hal tersebut ke dinas terkait. ‘’Dinas terkait yang membidangi hal ini sudah sempat mengecek kubangan ini secara langsung. Kami memang sudah ajukan bantuan ke dinas terkait untuk perbaikan itu. Tapi kami belum bisa memastikan apakah akan dibantu perbaikan ini atau tidak. Memang tidak bisa instan dan membutuhkan waktu dan proses sesuai dengan aturan yang ada. Semoga di tahun 2017 ini bisa diperbaiki sehingga warga yang kesehariannya melewati jalan ini tidak was-was lagi,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli I Wayan Lawe menyebut, pihaknya belum sempat mengecek ke lokasi terkait kondisi jalan tersebut. ‘’Kami juga belum ngecek apakah dianggarkan di APBD atau tidak untuk perbaikan itu,’’ jelasnya. (kmb41)
Bali Post/ina
RAPAT KERJA - Kepala Dinas Kesehatan dr. Nengah Nadi dan Kepala Dinas Sosial Nengah Sukarta saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I dan III DPRD Bangli.
Dewan Minta PTT Kurang Kerjaan Dijadikan Petugas Pendataan
Bangli (Bali Post) Komisi I dan III DPRD Bangli, Senin (23/1) kemarin, menggelar rapat kerja dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan di kantor DPRD Bangli. Dalam rapat kerja tersebut, sejumlah anggota dewan meminta Dinas Sosial untuk memaksimalkan kinerja tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT). Salah satunya dengan menugaskan PTT yang kurang kerjaan menjadi petugas pendataan ke desa-desa. Dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Nyoman Basma dan Komang Carles, anggota komisi I Nengah Darsana mengungkapkan bahwa dari hasil pengamatannya selama ini, tenaga PTT yang dimiliki Pemkab Bangli banyak yang kurang kerjaan. Banyak dari mereka yang hanya datang ke kantor, namun tidak jelas tugas dan pekerjaannya. ‘’Kami lihat seperti itu. Banyak PTT yang kurang kerjaan, kecuali di Dinas PU dan Disdik,’’ ungkap Darsana. Dengan kondisi itu, Darsana
pun menanyakan apakah ada peluang di Dinas Sosial untuk mempekerjakan para PTT yang kurang kerjaan tersebut sebagai tenaga sosial atau semacam tenaga pendamping untuk pendataan di desa-desa. Selain untuk membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan di Dinas Sosial, hal itu dimaksudkan agar keberadaan PTT tersebut bisa efektif. ‘’Kira-kira ada tidak peluang di Dinas Sosial untuk mempekerjakan mereka sebagai tenaga sosial atau semacam tenaga pendamping untuk pendataan di desa-desa?
Kami punya spirit agar satu desa punya pendamping satu orang,’’ kata Darsana. Hal senada disampaikan Ketua Komisi I Wayan Wedana. Wedana mengharapkan Dinas Sosial bisa menempatkan satu petugas semacam pendamping di setiap desa sehingga kegiatan pendataan maupun verifikasi yang dilakukan Dinas Sosial bisa berjalan dengan cepat dan efektif. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta mengaku sangat berterima kasih jika dinas
yang dipimpinnya tersebut bisa diberi tambahan tenaga dari PTT. Diungkapkan Sukarta, selama ini pihaknya masih kekurangan beberapa tenaga untuk ditempatkan di kebencanaan serta tenaga pendataan. ‘’Kalau memang ada berkenan mengalihkan PTT ke Dinas Sosial kami sangat siap menerimanya,’’ ujarnya. Selain Sukarta, dalam rapat kerja tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Nengah Nadi juga mengaku kekurangan cukup banyak pegawai. Pejabat asal Karangasem ini mengatakan untuk memaksimalkan puskesmas yang ada pihaknya masih kekurangan cukup banyak tenaga sopir. Dari 12 puskesmas yang ada di Bangli, baru tiga puskesmas yang memiliki tenaga sopir untuk mengoperasikan dua unit
kendaraan roda empat yakni kendaraan puskesmas keliling dan ambulan yang ada di masingmasing puskesmas. ‘’Kalau ada tenaga PTT yang punya kemampuan mengemudi dan punya SIM yang bisa dialihkan ke Diskes, kami akan sangat terbantu,’’ ujarnya. Tak hanya tenaga sopir, dr. Nadi juga mengaku sangat membutuhkan tenaga cleaning service untuk ditempatkan di puskesmas. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Nyoman Basma mengatakan pihaknya akan meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mendata PTT dan merekomendasikan BKD memindahkan PTT yang kurang kerjaan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan maupun dinas lainnya yang masih kekurangan tenaga. (kmb40)
Bupati Made Gianyar dan Pimpinan OPD
Kunjungi Situs Hindu di Mojokerto
Bali Post/ina
PEMBINA UPACARA - AKP Ida Bagus Karyawan saat menjadi pembina upacara di SMPN 1 Susut.
Kapolsek Susut Minta Siswa Hindari Pergaulan Negatif
Bangli (Bali Post) Masalah kenakalan remaja menjadi perhatian serius yang ingin diatasi Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. Hal tersebut tercermin dari amanat Kapolres yang dibacakan Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Karyawan saat menjadi pembina upacara di SMPN 1 Susut, Senin (23/1) pagi kemarin. Dalam amanatnya, dijelaskan bahwa kenakalan remaja dapat digolongkan dalam dua jenis yakni kenakalan remaja yang tergolong dalam pelanggaran norma sosial atau agama dan kenakalan remaja yang sudah menjurus pada pelanggaran hukum. Contoh kenakalan remaja yang tergolong dalam pelanggaran norma sosial atau agama di antaranya suka menentang orang tua atau guru, keluyuran tanpa tujuan jelas, berpakaian tidak sopan, bolos pada saat jam sekolah, merokok dan minum-minuman keras. Sementara kenakalan remaja yang sudah menjurus pada pelanggaran hukum seperti kebut-kebutan di jalan umum, mencuri, menipu, memeras, perkelahian antarpelajar dan kejahatan narkoba. ‘’Menyikapi permasalahan kenakalan remaja yang setiap hari semakin marak dan meningkat perlu dicarikan metode penyelesaian dengan melibatkan semua pihak baik orangtua, para pendidik dan masyarakat di lingkungan sekitar serta pihak berwenang lainnya,’’ kata AKP Karyawan. Untuk penyelesaian terhadap kenakalan remaja yang tergolong dalam pelanggaran norma sosial atau agama masih cukup diselesaikan oleh guru, orangtua, tokoh masyarakat serta pihak lain yang berkepentingan. Namun apabila ada permintaan dari pihak keluarga maupun pengaduan orang lain, barulah diselesaikan melalui aparat yang berwenang. Sedangkan kenakalan remaja yang mengarah kepada tindak kriminal, akan diselesaikan secara hukum oleh pihak berwajib dalam hal ini kepolisian. Dalam kesempatan tersebut, AKP Karyawan menekankan beberapa hal kepada siswa untuk bisa dipatuhi. Dia meminta siswa untuk tidak menjadi pelaku atau korban pada kasus pidana atau kasus pelanggaran terhadap ketentuan dan peraturan lainnya. Siswa juga diminta mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku baik peraturan di sekolah, di jalan maupun ketentuan hukum lainnya. Siswa diingatkan untuk menghindari pergaulan yang dapat menjerumuskan. Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, siswa diharapkan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan teman sekolah, guru, untuk mencari solusi. ‘’Siswa kami harapkan mengadakan kegiatan-kegiatan positif melalui pendidikan formal dan non formal di luar sekolah. Misalnya, melalui kegiatan olahraga, pesantian, tari serta kegiatan kepramukaan atau kelompok belajar lainnya,’’ harapnya. (kmb40)
Bali Post/ina
AMBROL - Senderan Pura Puseh dan Bale Agung Desa Pakraman Selat, Susut yang ambrol.
Senderan Pura Puseh Selat Kembali Ambrol
Bangli (Bali Post) Senderan Pura Puseh dan Bale Agung Desa Pakraman Selat, Susut ambrol untuk yang kedua kalinya. Parahnya kejadian kali ini menyebabkan beberapa bangunan pelengkap wantilan ikut terseret. Informasi yang dihimpun Senin (23/1) kemarin, menyebutkan ambrolnya senderan tersebut terjadi pada Minggu (22/1) malam. Panjang senderan yang ambrol mencapai 26 meter. Penyarikan Desa Pakraman Selat I Ketut Pradnya mengatakan, awal ambrolnya senderan yang berada di sisi timur Pura Puseh dan Bale Agung terjadi 3 Januari lalu. Dinding senderan rusak, se-
mentara bangunan yang ada di atasnya selamat dari longsor. Pascakejadian, warga berupaya memperbaikinya dengan memperkuat kontruksi yang baru. Namun, baru empat hari pengerjaan, senderan tersebut kembali ambrol dan menyeret bangunan yang ada di atasnya. Pradnya mengaku tidak tahu secara pasti penyebab ambrolnya senderan kali ini. Dia mengatakan, banyak faktor yang bisa menyebabkan salah satunya kualitas pengerjaan. ‘’Sebelum longsor, tidak ada hujan,’’ ungkapnya. Pradnya menjelaskan, ambrolnya senderan untuk kedua kalinya ini menimbulkan
kerugian yang tidak sedikit. Beban warga setempat pun semakin bertambah berat akibat kejadian ini. Pasalnya, selain harus melakukan perbaikan warga juga harus melaksanakan upacara atas musibah itu. ‘’Kerugiannya kalau dihitung secara keseluruhan termasuk bangunan yang terkena dampaknya mencapai Rp 800 juta,’’ ujarnya. Untuk melakukan perbaikan selanjutnya, pihaknya mengaku akan mendatangkan tim teknik sipil. Agar beban warga bisa lebih ringan, pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah guna memperbaiki senderan yang ambrol tersebut. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar beserta segenap pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) melakukan kunjungan ke Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/1). Dalam lawatannya tersebut, Bupati dan rombongan berkesempatan mengunjungi beberapa situs Hindu di Mojokerto, di antaranya situs Siti Inggil, Makam Raden Wijaya dan Situs Pemandian Jolotundo. Sebelum mengunjungi situs-situs tersebut, Bupati dan rombongan dijamu oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi beserta Ny. Yayuk Pungkasiadi di rumah jabatan Bupati Mojokerto. Turut hadir pula dalam jamuan tersebut Sekda Mojokerto Herry Suwito. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya mengatakan, lawatannya kali ini dengan para pimpinan OPD Kabupaten Bangli adalah untuk mengunjungi langsung situs wisata religi kerajaan Hindu di Kabupaten Mojokerto. Dengan kunjungan ini diharapkan dapat mengenang
masa kejayaan kerajaan Majapahit untuk dijadikan referensi dalam membangun Kabupaten Bangli yang lebih baik. ‘’Kalau Bangli ingin maju harus datang ke Mojokerto,’’ imbuhnya. Bupati Made Gianyar juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan penerimaan hangat dari Pemkab Mojokerto. Gianyar berharap keberhasilan Kabupaten Mojokerto dalam menyejahterakan masyaratnya bisa ditiru oleh Kabupaten Bangli. Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi saat menjamu Bupati Bangli dan rombongan sangat menyambut baik kunjungan yang dilakukan Pemkab Bangli ke Mojokerto. Dikatakan Pungkasiadi, untuk mengunjungi situs yang ada di Mojokerto tidak hanya cukup sehari. Sebab ada banyak situs di Mojokerto yang patut dikunjungi dan semuanya masih dalam keadaan baik dan terawat. ‘’Ini merupakan kekayaan dan infestasi yang dimiliki oleh Mojokerto,” imbuhnya. (ad2249)
KUNJUNGI SITUS HINDU - Bupati Bangli I Made Gianyar bersama Sekda Ida Bagus Giri Putra dan segenap pimpinan OPD Kabupaten Bangli saat mengunjungi salah satu situs Hindu yang ada di daerah Mojokerto.
Permintaan Anjlok, Perajin ”Sokasi” Kelimpungan
SOKASI - Perajin saat membuat sokasi.
Bali Post/nan
Bangli (Bali Post) Perajin sokasi di sejumlah wilayah Kabupaten Bangli belakangan ini kelimpungan. Perekonomian yang lesu mengakibatkan permintaan menurun. Perajin sokasi di Banjar Bangklet Desa Kayubihi, Ni Wayan Deni, Senin (23/1) kemarin, mengatakan belakangan ini pesanan yang diterima dari pengepul semakin menurun. Pihaknya tidak tahu penyebab pastinya, namun diprediksi hal ini terkait faktor perekonomian yang tengah lesu. Tak hanya pesanan dari pengepul saja mengalami penu-
runan signifikan, penjualan sehari-hari juga ikut menurun. Terkadang dalam satu hari, dirinya tidak dapat menjual satu sokasi pun. ‘’Sehari bisa dapat jual satu sokasi saja. Kalau pas sedang apes sehari bisa tidak dapat berjualan,’’ katanya. Deni menjelaskan, untuk bahan baku bambu dirinya membeli seharga Rp 40 ribu per batang. ‘’Kalau super, harganya lebih mahal. Karena bambu tersebut sudah merupakan pilihan,’’ ujar Deni. Kata Deni, untuk satu sokasi dengan ukuran besar memakan waktu pengerjaan cukup lama.
Hal ini mengingat prosesnya menggunakan cara tradisional. Jika kondisi hujan seperti sekarang ini dirinya kesulitan dalam proses penjemuran. ‘’Jika bambunya masih belum kering sekali, maka hasilnya pasti tidak bagus kalau sudah jadi. Harus benarbenar kering sekali baru bisa diulat,’’ katanya. Dijelaskannya, untuk harga, tergantung ukuran besar kecilnya sokasi. Kalau ukurannya kecil, satu sokasi dihargai Rp 20-40 ribu, sedangkan ukuran besar diberi harga Rp 70-100 ribu. (kmb41)
GIANYAR
Selasa Wage, 24 Januari 2017
9
Tabrakan Beruntun, Sopir dan Ajudan Bupati Cedera
LAKALANTAS - Anggota polisi menunjukkan pecahan kaca di lokasi lakalantas.
SOSOK Pembenahan Internal
SEJUMLAH perangkat daerah masih melakukan pembenahan internal setelah diberlakukannya organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Salah satunya yakni Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Gianyar. Selain gedung, pembenahan juga menyangkut struktur perangkat daerah. Sekretaris Dinas Informasi dan Komunikasi Gianyar, Gede Daging, Senin (23/1) kemarin, mengatakan pihaknya masih menggunakan gedung kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi yang lama yang kondisinya cukup memprihatinkan. Kerusakan dari tingkat ringan hingga berat bisa ditemui di kantor tersebut. Terkait persoalan ini, pihaknya mengaku telah mengoordinasikannya dengan Bagian Perwat. ‘’Mungkin nanti akan diservis sedikit,’’ ujar mantan Kepala Satpol PP Gianyar itu. Di sisi SDM, Daging menyebut, lantaran tergolong OPD baru, pengisian jabatan masih dalam proses. Sampai saat ini masih terdapat tiga posisi kepala bidang (kabid) dan sebelas kepala seksi (kasi) yang lowong. ‘’Masih menunggu pengisian (jabatan) dalam bulan-bulan ini. Mudah-mudahan bisa segera tuntas dan kami bisa efektif bekerja,’’ katanya. (ded)
Gianyar (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) beruntun terjadi di Jalan By-pass I.B. Mantra, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Sukawati, Senin (23/1) kemarin. Kecelakaan disebabkan kelalaian pengemudi Toyota Kijang Innova DK 1022 SP, I Gusti Made Putra (30). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun penumpang mobil tersebut, A.A. Gede Wirasatriana yang merupakan ajudan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan ini berawal saat mobil yang dikemudikan Gusti Made Putra meluncur dari arah timur di By-pass I.B. Man-
tra sekitar pukul 05.30 Wita. Setiba di kawasan Desa Ketewel, tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kiri hingga menghantam bagian kanan belakang truk nopol DK 9498 SF yang parkir di sebelah selatan jalan. Tak berhenti di situ, pengendara sepeda motor Honda DK 6332 LZ, I Ketut Wiartana, turut menabrak bagian belakang Innova. Akibat kecelakaan beruntun ini, Agung Wirasatriana mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri. Sementara Ketut Wiartana mengalami luka robek pada kaki kiri. Kedua korban selanjutnya dilarikan ke RS Kasih Ibu, Desa Saba, Blahbatuh. Menurut kabar beredar, di dalam mobil tersebut juga ada Bupati Agung Bharata.
Dia disebut-sebut tidak mengalami luka akibat peristiwa itu. Namun hal ini dibantah polisi. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan, kecelakaan ini terjadi akibat mobil yang dikemudikan Gusti Made Putra oleng ke kiri sehingga menabrak truk yang sedang parkir. ‘’Masih kami selidiki penyebab mobil ini oleng ke kiri. Apakah karena pengemudinya mengantuk atau bagaimana,’’ ucapnya. AKP Astawa juga menegaskan, tidak ada Bupati Agung Bharata di dalam mobil tersebut. Yang ada hanya sopir dan ajudan bupati. ‘’Untungnya tidak ada Bapak Bupati di sana saat kecelakaan. Info yang saya dapat, beliau sedang di
Jakarta,’’ ungkapnya. Lebih lanjut, dia juga mengimbau agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di sepanjang By-pass I.B. Mantra. Terlebih, berdasarkan data tahun 2016, kasus lakalantas tertinggi tercatat ada di kawasan tersebut. ‘’Kemarin kami melakukan kajian, By-pass I.B. Mantra ini jalur bebas yang dominan dinikmati pengguna jalan untuk kecepatan tinggi. Misalnya setelah macet di Denpasar kemudian masuk kawasan ini pasti pengguna jalan akan ngebut. Demikian pula sebaliknya yang dari Karangasem, Bangli atau Klungkung, setelah macet akibat truk, setelah masuk jalur by-pass ini pasti ngebut,’’ ujarnya. (kmb35)
Soal Kisruh Internal Eksekutif
Fraksi PDI-P Sebut Langkah Bupati Sesuai Aturan
Gianyar (Bali Post) -
Fraksi PDI-P DPRD Gianyar menanggapi kisruh internal eksekutif. Fraksi PDI-P menyatakan, langkah Bupati A.A. Gde Agung Bharata membebastugaskan I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga dan mengangkat Plt. Sekda Gianyar sebagai pengganti sementara, sudah tepat dan sesuai aturan berlaku. Ketua Fraksi PDI-P, I Ketut Sumadi, Senin (23/1) kemarin, mengatakan ketika Bupati menduga Sekda bersalah dan tidak loyal pada atasan, maka sesuai PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, sekda harus dibebastugaskan sebelum dilakukan pemeriksaan, ‘’Ini untuk membuktikan sangkaan itu benar atau
tidak,’’ katanya. Dijelaskannya, tujuan dari PP ini adalah memberikan kesempatan seluasluasnya pada Gus Gaga sebagai terperiksa untuk mempertanggungjawabkan hal yang disangkakan kepadanya. ‘’Sekarang Sekda tidak dikukuhkan karena I.B. Gaga Adi Saputra dalam posisi dibebastugaskan. Dalam proses pemerik-
saan, jika dia memang tidak terbukti bersalah maka ia akan kembali dikukuhkan sebagai sekda,’’ ucapnya. Diungkapkan Sumadi lebih lanjut, saat DPRD Gianyar melakukan konsultasi ke Kemendagri beberapa hari lalu, di sana sudah dijelaskan sangat gamblang bahwa APBD 2017 harus dilaksanakan dan Bupati sudah menunjuk pe-
jabat Plt. Sekda baik dalam proses pengundangan dan penguna anggaran. ‘’Prinsipnya pemerintahan tidak boleh terhenti,’’ tegasnya. Dipaparkannya, sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, pada pasal 214 disebutkan apabila sekda kabupaten/ kota berhalangan melaksanakan tugasnya, tugas sekda dilaksanakan oleh Pj (Penjabat) yang ditunjuk
Oleh bupati/wali kota atas persetujuan gubernur sebagai wakil pemerintahan pusat. ‘’Dalam pasal 214, Gubernur sebagai wakil pemerintahan pusat maka Gubernur berkewajiban meneruskan kepada pemerintah untuk mendapatkan persetujuan,’’ ungkapnya. Sementara terkait Perbup yang mendahului Perda OPD, dikatakan itu adalah Perbup inisiatif bupati akibat perubahan regulasi yang cepat dan signifikan. Dalam pelaksanaannya, Perbup tersebut akan menyesuaikan dengan Perda,’’ jelasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Komisi III DPRD Masih Temukan Guru Malas Mengajar Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/dwa
CEK – Pengecekan kendaraan anggota Kodim 1610/ Klungkung.
Prajurit Kodim Diminta Tak Langgar Lalin
Semarapura (Bali Post) – Setiap pelanggaran akan membawa dampak buruk bagi citra satuan dan pelaku. Untuk itu anggota harus menghindari pelanggaran sekecil apa pun. Hal ini dikatakan Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav. Jacob Janes Patty Pada upacara bendera, Senin (23/1) pagi kemarin. Menurut Dandim, akhir-akhir ini banyak anggotanya melakukan pelanggaran di luar nalar dan tidak masuk akal. Itu akibat kegiatan prajurit yang cukup padat sehingga kurang memperhatikan kendaraan. Perhatian terhadap kelengkapan kendaraan juga berkurang. Hal ini mengakibatkan terjadinya berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran lainnya. ‘’Perhatikan kelengkapan kendaraan, baik administrasi maupun kondisinya sehingga terhindar dari pelanggaran lalin,’’ kata Jacob. Dalam pengecekan kelengkapan kendaraan seluruh anggota Kodim 1610/Klungkung, Jacob masih menemukan kondisi kendaraan yang kurang baik seperti ban halus, kaca spion hanya satu, STNK mati dan lampu sein mati. Dari 115 kendaraan yang dicek baik dinas maupun pribadi, sepuluh tidak lengkap. Dandim minta Pasi Intel melakukan pembinaan kepada anggota yang kendaraannya tidak lengkap dan memberikan teguran agar segera melengkapi. (dwa)
Karya ’’Ngenteg Linggih’’ di Desa Bunga Mekar
Semarapura (Bali Post) – Pangempon Pura Paibon Dalem Segening Pakraman Subuluh, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida melaksanakan karya ngenteg linggih. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta beserta Nyonya Ayu Suwirta menghadiri upacara ini, Minggu (22/1). Ketua Panitia Karya Wayan Kayun mengatakan, tujuan dilaksanakannya upacara ini untuk menyucikan palinggih dan ngerastitiang jagat agar tercapai ketentraman dan kerahayuan berlandaskan konsep Tri Hita Karana. Pangempon pura yang berjumlah 37 KK melakukan prosesi karya mapiuning 19 Desember 2016 lalu. Puncak karya digelar, Sabtu (21/1) dan panyineban pada 25 Januari besok diisi prosesi nyenuk. Bupati Suwirta menyampaikan, pangempon pura yang sedikit dengan semangat gotong royong mampu mengadakan karya suci dan berjalan lancar. “Jaga terus semangat gotong royong. Jangan suka bermalas-malasan dan selalu pupuk rasa menyama braya,” katanya. (dwa)
Hingga saat ini masih ditemukan guru malas mengajar di Kecamatan Nusa Penida. Hal ini terungkap saat Komisi III DPRD Klungkung melaksanakan rapat kerja (raker), Senin (23/1) kemarin. Raker diikuti angota Komisi III, di antaranya Ketut Sukma Sucita, Nyoman Gede Ludra, Wayan Misna, Luh Andriani dan Wayan Merdana, sedangkan Sekda Klungkung Gede Putu Winastra tidak hadir. “Saya melihat langsung di SD terpencil bagian atas Nusa Penida masih ada guru malas mengajar,” jelas Ketua Komisi III DPRD Klungkung Made Jana kepada Pelaksana Tugas Disdik Klungkung Dewa Gede Darmawan. Menurunya, guru malas mengajar di Nusa Penida tidak
hanya satu orang. “Pernah saya lihat sendiri bersama anggota Komisi I di sekolah tidak ada guru sama sekali,” tegasnya. Karenanya Komisi III mendesak Disdik melakukan langkah nyata dalam mendisiplinkan guru malas. Jangan sampai guru menyuruh siswanya disiplin, tetapi
gurunya malas-malas. Kejadian atau temuan Komisi III DPRD tersebut bukan hanya sekali, namun berkali-kali. “Kalau sekali karena ada urusan adat, ya tidak apa-apa. Ini kejadiannya berkali-kali. Apa langkah Disdik mengatasi persoalan ini,” kilah Jana.
Siswa Dilarang Ujarkan Kebencian Semarapura (Bali Post) – Ratusan pelajar, guru dan Kepala SMA Saraswati Klungkung Drs. I Gusti Made Subrata, M.Ag. bersemangat mengikuti upacara bendera di halaman depan sekolah setempat, Senin (23/1) kemarin. Bertindak selaku pembina upacara Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi. Dalam amanatnya Kapolres Arendra menyampaikan tentang larangan mengujarkan kebencian kepada para guru dan pelajar SMA Saraswati Klungkung. Penyampaian materi dilaksanakan dengan dialog dan tanya jawab. “Bentuk ujaran kebencian meliputi penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut dan menyebarkan berita bohong,” jelasnya. Ujaran kebencian dapat menyerang suku, agama, aliran kepercayaan, ras, antargolongan, warna kulit, etnis, gender, kaum difabel dan orientasi seksual. Media yang dipakai mengujarkan kebencian dapat berupa orasi, spanduk, pamphlet, media sosial, demonstrasi, ceramah keagamaan, media masa baik cetak maupun elektronik. Ada pun sanksi bagi penyebar ujaran kebencian adalah pasal 28 ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan pi-
Bali Post/dwa
PEMBINA - Kapolres Klungkung AKBP Arendra Wahyudi menjadi pembina pada apel bendera di SMA Saraswati. dana penjara maksimal enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Kapolres Arendra menyampaikan pentingnya mengetahui seperti apa bentuk ujaran keben-
cian. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polres Klungkung terhadap anak-anak. Di samping itu merupakan tindakan nyata dari kebijakan pimpinan Polri. (dwa)
ini, 33 berasal dari Kabupaten Klungkung. Sebelumnya tidak ada kejelasan terkait pengangkatan bidan PTT menjadi PNS. Ke-33 bidan PTT tersebut telah mengikuti tes pada Juli 2016. Mereka tersebar di tiga kecamatan, yakni Klungkung, Banjarangkan dan Dawan. ‘’Kami melakukan pengawalan karena saat perekrutan CPNS dari K-2 menuai banyak masalah, salah satunya tercecer. Tenaga bidan sangat dibutuhkan karena sudah ada yang bekerja bertahun-tahun,” bebernya.
Komitmen Komisi III DPRD ini akan ditindaklanjuti dengan meminta data dan daftar yang termasuk dalam 33 bidan PTT. Pihaknya minta bidan PTT tersebut menolak bila ada orang yang mengiming-imingi uang untuk bisa menjadi PNS. ‘’Ke-33 bidan PTT itu dipastikan mendapatkan jatah CPNS. Saya akan minta nama-namanya. Saya juga meminta Bupati Klungkung ikut mengawasi,” imbuhnya seraya berharap proses pengangkatan dilakukan secara transparan untuk menghindari percaloan. (dwa)
Guru malas mengajar juga ditemukannya pada awal 2016 lalu. Padahal ada siswa yang rela berjalan kaki lebih dari 2 kilometer setiap hari. Murid tersebut terpaksa hanya bisa bermain-main di sekolahnya tanpa mendapat pengetahuan yang menjadi haknya. Dewa Gede Darmawan mengaku terkejut mendapat informasi demikian dari Komisi III. Langkah yang diambilnya adalah mengefektifkan tugas pengawas sekolah agar melakukan pengawasan lebih ketat. “Saya akan menindaklanjuti temuan Komisi III ini, salah satunya dengan
mengefektifkan kinerja pengawas sekolah. Kalau masih ada guru malas, pengawasnya yang bertanggung jawab,” jelasnya. Komisi III juga menanyakan terkait kekurangan dan kelebihan ruang kelas SD di Kabupaten Klungkung. Kondisi ini terjadi di Nusa Penida, tepatnya di Desa Suana ada SD yang kelebihan siswa dan ada pula yang kekurangan murid. “Kami berharap aturan penerimaan siswa baru diperketat, sehingga jumlah siswa merata dan mendapatkan ruang kelas yang layak,” tegas Jana. (dwa)
Pemkab akan Tempatkan Balawista di Pantai Goa Lawah Semarapura (Bali Post) – Pemkab Klungkung akan memberdayakan balawista di Pantai Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Dawan. Langkah ini diambil menyusul terjadinya musibah korban meninggal saat merayakan Banyupinaruh, Minggu (22/1) lalu. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memanggil Kepala Pelaksana BPBD I Putu Widiada untuk membahas persoalan tersebut, Senin (23/1) kemarin. ‘’Kami berunding bagaimana agar nantinya di pesisir pantai Klungkung ada balawista yang siaga,” katanya. Dijelaskannya, tidak hanya balawista yang perlu disiagakan. Kendaraan operasional untuk menangani korban tenggelam juga sangat penting. Sebab sejauh ini belum ada kendaraan operasional yang dilengkapi alat medis. Seperti saat peristiwa tenggelam di Pantai Goa Lawah. Korban justru dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil patwal, sedangkan mobil pelayanan KRIS berada jauh dari lokasi. “Menurut dokter, korban yang tenggelam bisa diselamatkan jika langsung mendapat oksigen,” ungkapnya. Pemkab akan memperdayakan balawista suwadaya yang tersebar di Pantai Tegal Besar, Banjarangkan dan Nusa Penida. Komunitas balawista di Tegal Besar yang berjumlah sekitar 25 orang, sudah memiliki keahlian melakukan penyelamatan di pantai karena pernah dilatih di Australia. “Sistemnya dikontrak atau bagiamana, yang pasti nanti garis pantai dari Pantai Tegal Besar hingga Wates akan dijaga balawista. Jika ada penyelamat pantai, pengunjung akan merasa aman,” sebutnya. Suwirta juga bertemu Bendesa Pura Goa Lawah. Ia meminta Bendesa Goa Lawah atau Perbekel Pesinggahan secepatnya memasang papan peringatan untuk tidak berenang di kawasan pantai di selatan Pura Segara, karena merupakan daerah rawan dan kawasan suci. “Pemasangan tanda peringatan oleh BPBD atau pariwisata akan kami koordinasikan dengan perbekel dan jro bendesa di Goa Lawah,” papar Suwirta. (kmb)
Dewan akan Kawal Pengangkatan Bidan PTT
Bali Post/dwa
HADIR - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Nyonya Ayu Suwirta menghadiri karya ngenteg linggih.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Semarapura (Bali Post) – Sebanyak 33 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Klungkung berpeluang besar lolos menjadi CPNS baru pada 2017. Untuk mencegah terjadinya penyimpangan, Komisi III DPRD Klungkung akan mengawal proses pengangkatan bidan tersebut. Anggota Komisi III DPRD Klungkung I Komang Gede Ludra, Senin (23/1) kemarin mengatakan, informasi dari pusat menyebutkan 42.245 bidan PTT di seluruh Indonesia mendapatkan jatah menjadi CPNS. Dari jumlah
Bali Post/kmb
RAMAI - Salah satu pantai di wilayah Kabupaten Klungkung ramai dikunjungi warga.
BULELENG
Selasa Wage, 24 Januari 2017
11 Pendapatan Pasar Seririt
Pemkab Diminta Berikan Kontribusi ke Desa Pakraman
Bali Post/ist
JALAN KABUPATEN - Warga Desa Selat dan Desa Tegallinggah meminta agar jalan di wilayah mereka dialihkan menjadi jalan kabupaten.
Warga Usulkan Jalan Desa Jadi Jalan Kabupaten
Singaraja (Bali Post) Warga Banjar Dinas Wita Jati Desa Selat, Kecamatan Sukasada mengusulkan agar jalan di wilayah mereka ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten. Ini karena jalan penghubung Desa Selat menuju Desa Tegallinggah tersebut rusak parah. Sementara perbaikan oleh dua desa tidak mampu karena membutuhkan angggaran besar. Hal itu diungkapkan warga saat Komisi II DPRD Buleleng meninjau jalan di Desa Selat dan Tegalingah Senin (23/1) kemarin. Rombongan dewan dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa didampingi Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Buleleng Putu Adipta. Dalam diskuai itu, Klian Dusun Wita Jati Desa Selat Putu Sedana mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir ruas jalan di desanya mengalami kerusakan parah. Situasi ini menyulitkan warga yang melintas atau menjual hasil perkebunan ke wilayah kota atau ke daerah lain. Lantaran lama tidak diperbaiki, kerusakan jalan semakin bertambah parah. Apalagi ketika musim hujan seperti sekarang ini, kendaraan roda dua atau roda empat kesulitan melintas dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Sebenarnya, warga mengusulkan agar pemerintah desa memperbaiki jalan tersebut. Namun karena biaya yang diperlukan tidak mencukupi,
sehingga kerusakan itu dibiarkan sampai sekarang. Karena itu, warga minta status jalan ini ditingkatkan jadi jalan kabupaten. Menanggapi usulan itu, Kabid Bina Marga Putu Adipta mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menaikkan status jalan desa menjadi jalan kabupaten. Salah satunya adalah pembebasan lahan. Berdasarkan persyaratan, jalan kabupaten memiliki lebar empat meter dan satu meter untuk drainase. Untuk itu, pihaknya meminta warga yang tanahnya terkena pelebaran harus bisa melepaskan tanahnya, sehingga dapat memenuhi persyaratan. Saat ini Dinas PUPR sedang memproses usulan pengalihan
status jalan desa menjadi jalan kabupaten. Setelah persyaratan itu lengkap akan dierbitkan Surat Keputusan (SK). Sementara itu, Putu Mangku Budiasa mendukung keinginan warganya yang meminta jalan di wilayahnya dialihkan menjadi jalan kabupaten. Hal ini karena jika dibiarkan tetap menjadi jalan desa, pemerintah desa tidak mampu mengalokasikan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Setelah SK Bupati tentang pengalihan jalan tersebut, pihaknya berjanji mengawal, agar pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran, sehinga kerusakan jalan secepatnya dapat tertangani. (kmb38)
Tekan Kebocoran Parkir
Dewan Usulkan Sistem Berlangganan Singaraja (Bali Post) Sektor parkir sejak beberapa tahun belakangan kerap menjadi sorotan kalangan legislatif. Mengantisipasti terjadi kebocoran parkir, para wakil rakyat kembali mengajukan ranperda inisiatif tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum yang di dalamnya nanti mengarah pada parkir berlangganan. Ranperda itu sudah mulai dibahas Badan Legislasi (Baleg), Senin (23/1) kemarin. Ketua Baleg Daerah DPRD Buleleng, Gede Odi Busana, menjelaskan nomenklatur ranperda tersebut tetap retribusi parkir di jalan umum. Nantinya kemasan redaksi pada pasal-pasal yang tertuang di dalamnya akan mengarah pada peningkatan pendapatan daerah yang bersumber dari sektor parkir yang selama ini menurut sejumlah anggota dewan masih terjadi kebocoran. “Sampai saat ini, itu banyak disoroti anggota.
Dilihat banyak terjadinya kebocoran,” jelasnya. Guna meningkatkan pendapatan dari sektor itu, menurut politisi PDI-P ini, memungkinkan parkir bisa dilakukan dengan sistem berlangganan. Namun, hal tersebut perlu juga dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi. Jika itu tidak membuahkan hasil, pemkab bisa memaksimalkan sistem otonomi daerah secara penuh dengan membuat kantor yang
menangani masyarakat yang mau mendaftar parkir dengan cara seperti itu. “Nanti kantor itu yang memungut berapa bayarannya setiap tahun. Nanti setelah tanggal 7 Februari akan dibahas itu,” ungkapnya. Sementara itu, anggota Baleg, Putu Tirta Adnyana, mengungkapkan parkir berlangganan ini sangat tepat diterapkan di Kabupaten Buleleng, terutama di lingkungan kota yang masyarakatnya memi-
liki tingkat kesibukan cukup padat. Hal tersebut tinggal dilengkapi regulasi yang jelas. “Parkir ini sudah diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia. Bayarnya hanya Rp 30 ribu. Coba bayangkan kalau per hari berapa kali parkir. Dihitung-hitung setahun, jumlahnya cukup besar,” katanya. Politisi Golkar ini menilai, jika itu serius diterapkan, peluang terjadinya kebocoran akan mampu diminimalisasi. Hal tersebut secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah. “Ini sifatnya tidak paksaan. Kami berharap ini bisa direalisasikan. Tinggal disosialisasikan saja,” ujarnya. (kmb45)
Kapolda Tegaskan Tak Toleransi Aksi Preman Singaraja (Bali Post) Bentrok antaranggota ormas yang terjadi di Jalan Buluh Indah, Denpasar Barat menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose secara tegas menyatakan tak mentoleransi hal tersebut dan siap melakukan penangkapan bagi yang terlibat. “Saya tidak tolerir dengan aksi premanisme. Nanti akan tangkap semua,” tegasnya di sela-sela kunjungannya di Polres Buleleng, Senin (23/1) kemarin.
Sementara itu, terkait tujuan utama kunjungannya tersebut, Kapolda mengaku mengecek kesiapan personel dalam menghadapi hajatan politik yang berlangsung setiap lima tahun ini. Menurut informasi yang diterimanya, seluruhnya sudah berjalan dengan baik. “Saya mendapat laporan dari Kapolres semua sudah disiapkan dengan baik. Kesiapan anggota, persiapannya luar biasa. Yang jelas kita netral dan siap mengamankan pilkada di Buleleng,” katanya. Sebelum menginjakkan kaki di
Mapolres, ia terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada jajaran Polres Buleleng secara tertutup di Gedung Mr. I Ketut Pudja di kawasan eks Pelabuhan Buleleng. Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya mengakui kedatangan Kapolda lebih untuk mengecek kesiapan dan persiapan menghadapi pilkada. Ia pun menegaskan telah berkomitmen untuk menerapkan sikap netralitas. Hal itu pun sudah ditekankan kepada seluruh anggotanya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose
Terkait TKI Diamankan di Amerika
Disnakertrans Tunggu Informasi BP3TKI Singaraja (Bali Post) Menyusul kabar ditahannya Gede St (26), seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Buleleng di Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng berupaya terus mengumpulkan informasi. Upaya itu belum membuahkan hasil, sehingga informasi tentang Gede St asal Desa Sangsit, Kecamatan Sawan itu masih simpang-siur. Kepala Disnakertrans Buleleng Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, Senin (23/1) kemarin, belum bisa memberikan informasi pasti atas nasib Gede St. Sejauh ini, Disnakertrans telah berkoordinasi dengan Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI). BP3TKI meminta agar Disnaker bersabar, karena pejabat berkompeten di lembaga
itu tengah menanti informasi resmi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston. Dwi mengaku tidak tahu pasti apakah Gede St telah ditahan oleh pihak berwajib atau sebatas diamankan. Sementara tuduhan terhadap Gede St belum diketahui secara pasti. “Sampai sekarang, kami baru mendapat kabar bahwa dia (Gede St -red) sedang bermasalah di Amerika. Informasi lebih detail kami belum dapatkan dan menunggu kabar dari BP3TKI,” katanya. Menurut Dwi, satu-satunya yang bisa dilakukan oleh Disnaker Buleleng adalah menunggu informasi resmi dari BP3TKI di Denpasar. Hal ini karena secara kewenangan, BP3TKI dapat melakukan koordinasi langsung dengan konsulat jenderal atau kedutaan besar di luar negeri. Selain itu, lem-
baga berkompeten itu juga dapat melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Tenaga Kerja. Untuk itu, dia berharap BP3TKI dapat memberikan pendampingan kepada Gede St jika benar yang bersangkutan tersangkut masalah hukum di Amerika. Di tempat terpisah, pihak keluarga Gede St masih menanti informasi resmi dari pemerintah. Gede St telah menikah, dikaruniai seorang putri yang kini berusia tiga tahun. Pria satu anak itu terakhir kali berkomunikasi dengan keluarga Senin (16/1) lalu. Menyusul informasi itu, pihak keluarga sekarang dalam kondisi tertekan. Mereka juga tidak pernah menerima informasi terkait keadaan Gede St di luar negeri. Salah satu perwakilan keluarga, Wayan Sunarsa, menyatakan, sampai saat ini pihak keluarga masih
shock berat dengan masalah yang menimpa Gede St. Keluarga pun tak bisa beraktivitas seperti biasa. Mereka hanya berdiam diri di dalam rumah. Sejauh ini, pihak keluarga sudah berkali-kali menghubungi Sukrantara. Komunikasi terakhir dilakukan pada Selasa (17/1) lalu melalui aplikasi messenger. Setelah itu tidak pernah ada konfirmasi apa pun, hingga kemarin. Selain itu, melalui teman-temannya sesama pekerja kapal pesiar, para perantau di pesiar, serta pihak agen penyalur tenaga kerja, belum bisa memberikan informasi resmi. Seperti diketahui, diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur, Gede St diamankan kantor otoritas keamanan di Miami. Informasi ini beredar luas di sebuah situs portal berita http/www.click2houston. com. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Keberadaan Pasar Seririt yang selama ini menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Buleleng diharapkan tak hanya sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat. Akan tetapi juga mampu memberikan kontribusi berupa dana untuk desa pakraman selaku salah satu penanggung jawab wilayah. Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung pembangunan maupun sejumlah upacara adat. Hal Itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan Komisi III DPRD Buleleng bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, PD Pasar dan Prajuru Desa Pakraman Seririt, Senin (23/1) kemarin. Klian Desa Pakraman Seririt, Ketut Sukarna Pura, mengungkapkan desa pakraman setempat cukup banyak melaksanakan program terkait adat dan budaya, salah satunya berupa aci. Hal itu tidak hanya untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi untuk seluruh masyarakat. Di tengah kondisi demikian, persoalan dana menjadi salah satu kendala yang masih sering dihadapi. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Buleleng diharapkan bisa memberikan kontribusi dana yang bersumber dari pendapatan Pasar Seririt. “Untuk diketahui, selama ini tidak
ada sama sekali kontribusi pasar itu baik berupa punia, sumbangan dalam bentuk apa pun ke Desa Pakraman Seririt. Kami berharap itu ada,” tegasnya. Lanjut dia, adanya kontribusi tersebut juga tidak lepas dari dampak yang dirasakan desa pakraman saat terjadinya persoalan pada pasar, salah satunya saat dilanda kebakaran. Pascakejadian itu, biaya upacara pacaruan sepenuhnya ditanggung desa pakraman. Sementara dari pemkab sama sekali tidak ada kontribusi. Menyikapi harapan itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng, Ketut Suparto, mengatakan pasar tersebut, baik lahan maupun bangunan telah menjadi aset pemerintah daerah. Dalam pengelolaannya oleh PD Pasar, tidak ada pemberian kontribusi yang berlangsung secara kontinu kepada siapa pun termasuk desa pakraman. Yang bisa dilakukan hanya menyiapkan dana sosial yang nantinya diberikan dalam bentuk CSR sesuai kemampuan PD Pasar itu sendiri. Sementara itu, Dirut PD Pasar Buleleng I Gde Putu Satwika Yadnya mengungkapkan, dalam pemberian kontribusi ini, peserta rapat diminta untuk bisa lebih cer-
mat memahami status pasar yang lahan dan bangunannya milik kabupaten. Hasil operasionalnya dipotong berbagai pengeluaran, salah satunya pajak, disetorkan 55 persen ke pemerintah daerah dalam bentuk PAD dan 45 persen dikelola PD Pasar yang kemudian dibagi dengan komposisi laba ditahan untuk pengembangan perusahaan 20 persen, 15 persen untuk dana pensiun karyawan dan pengelola, 5 persen untuk jasa produksi dan 5 persen untuk CSR berupa pendidikan dan kegiatan sosial. Melalui paparan itu, terlihat jelas bahwa kontribusi untuk desa pakraman tidak diatur. Jika usulan desa Pakraman Seririt itu dipenuhi, pejabat asal Desa Rangdu, Kecamatan Seririt ini menilai desa pakraman lain yang di wilahnya terdapat pasar daerah juga berpotensi akan menyampaikan hal yang sama. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Buleleng Made Putri Nareni mengatakan apa yang disampaikan Desa Pakraman Seririt itu agar dikaji lebih dahulu. Untuk sementara, permohonan bantuan diharapkan hanya melalui dana sosial yang didahului dengan pengajuan proposal. Pihaknya pun berjanji menindaklanjuti aspirasi yang ada. (kmb45)
Singaraja (Bali Post) DPRD Buleleng mendorong Pemkab Buleleng memohon lahan Kolam Renang Pidada, Kelurahan Banyuasri ke Pemrov Bali, agar menjadi aset pemkab. Wakil rakyat beralasan karena lokasi dan pemanfaatan lahan itu untuk kepentingan Buleleng dan Bali, sehingga permohonan itu layak diusulkan. Selain itu, dewan khawatir kalau pengembangan areal kolam renang yang sudah dibangun dengan dana APBD murni ke depan terbengkalai karena pemkab sendiri kesulitan mengembangkan karena lahannya belum dialihkan ke daerah. Demikian diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Ketut Wirsana di gedung dewan, Senin (23/1) kemarin. Wirsana mengatakan, pemkab sejauh ini sudah mengalokasikan anggaran untuk membangun kolam renang dengan jumlah besar. Setelah kolam selesai dibangun, pemkab berkeinginan untuk mengembangkan
fasilitas pendukung yang belum dibangun. Jika upaya pemkab ini terganjal karena status lahan masih milik Pemprov Bali, otomatis pengembangan tidak dapat dilakukan. Untuk itu, pihaknya mendorong agar pemkab mengambil langkah untuk mengajukan permohonan pengalihan aset pemprov menjadi aset pemkab. Dengan demikian, sesuai mekanisme dalam era otonomi daerah, pemkab dapat mengatur program pengembangan areal kolam renang dengan perlahan. “Kalau dengan izin hak guna pakai seperti yang diberikan oleh pemprov belum cukup. Dengan izin itu pemerintah tidak bisa mengembangkan kolam renang bertarap internasional itu. Untuk itu, kami dorong agar pemkab segera memohon lahan itu agar menjadi aset kabupaten secara penuh,” katanya. Menurut kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, jika status asetnya dibiarkan seperti sekarang, maka
pihaknya khawatir jika apa yang sudah dibangun di atas lahan tersebut tidak akan berfungsi dengan optimal. Bahkan, anggaran yang sudah dihabiskan untuk membangun kolam itu menjadi sia-sia karena masih ada fasilitas pendukung yang mesti dibangun. Tak hanya itu, dia takut kalau publik menilai kalau pembangunan kolam renang itu mubazir lantaran tidak dilanjutkan oleh pemkab. Bukan hanya pengembangan yang terganjal karena status aset, namun pemkab belum melakukan pengelolaan kolam secara permanen. Padahal, kolam renang ini jika fasilitas pendukungnya lengkap, maka dapat dikelola untuk mendapatkan keuntungan bagi pemerintah daerah. Untuk membicarakan lebih lanjut status aset lahan kolam renang itu, Wirsana merencanakan mengundang jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan instansi terkait dalam waktu dekat ini. (kmb38)
Dewan Dorong Pemkab Mohon Lahan Kolam Renang Pidada ke Pemprov
PILKADA PASS Siapkan Program Revitalisasi Pasar Tradisional
Singaraja (Bali Post) Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, dan Nyoman Sutjidra (PASS) berbelanja ke Pasar Anyar Singaraja, untuk kebutuhan hari raya Pagerwesi, Senin (23/1) kemarin. Kebetulan jadwal kampanye untuk pasangan nomor urut 2, PASS, memanfaatkan momen belanja ini untuk mensosialisasikan program kerjanya kepada sejumlah warga dan pedagang di Pasar Anyar, Singaraja. Kunjungan PASS ke Pasar Anyar didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan Gede Supriatna beserta sejumlah pendukung PASS di Hati. Kedatangan PASS disambut pedagang dan menjadi kesempatan mereka untuk berbincang-bincang memberikan masukan untuk pemberdayaan masyarakat terutama pedagang di pasar tradisional. Calon Bupati Buleleng, Agus Suradnyana, mengatakan dirinya telah merancang program penataan pasar tradisional di Buleleng. Pada tahun 2017 nanti, Pasar Banyuasri rencananya lebih awal ditata dan desainnya sudah dibuat. Diakui oleh Agus Suradnyana, penataan pasar tradisional harus memperhitungkan banyak hal agar pasar tradisional ini bisa bergerak mendongkrak perekonomian Buleleng. “Konsepnya pun telah disiapkan dengan melakukan revitalisasi pasar, yakni dengan bangunan yang modern, namun tetap diisi oleh pedagang pasar tradisional,” katanya. PAS mengaku dirinya sempat mendengar langsung ke-
luhan masyarakat pedagang di Pasar Anyar, bahwasanya los pedagang di atas tidak pernah ramai oleh pembeli. Biasanya pembeli ini selalu berbelanja di dekat jalan raya dan enggan untuk naik tangga ke lantai atas. “Kita dengar sendiri mereka ngotot untuk tetap berjualan di pinggir jalan ini, karena lebih mudah orang berbelanja. Memang ada toleransi, kalau rahinan tiga hari boleh berjualan di bawah. Kalau hari biasa, jam 07.00 pagi harus sudah naik ke atas. Nanti kita carikan solusi. Tapi yang paling penting penataan pasar tradisional sudah kita siapkan,” terang Agus Suradnyana. Usai blusukan dan belanja kebutuhan hari raya Pagerwesi, PASS bersama rombongan juga bertemu dengan sejumlah masyarakat di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar yang
juga kampung dari Putu Agus Suradnyana. Namun uniknya, di sini PASS sempat ngelawar bareng warga sebelum simakrama dimulai. Masyarakat Desa Banyuatis tampak sangat terbuka menerima Agus Suradnyana untuk kembali memimpin Buleleng. Tidak lupa, Agus menitipkan diri juga kepada masyarakat setempat agar bisa dipilih kembali untuk periode yang kedua. Selain di Desa Banyuatis, PASS juga bertemu dengan sejumlah warga Desa Sepang Klod, Kecamatan Busungbiu. Hadir dalam simakrama ini tokoh Desa Sepang Klod yang juga kader militan PDI-P Buleleng, Komang Dauh. Komang Dauh bersama masyarakat pendukungnya di Desa Sepang Klod berjanji untuk mengawal dan memenangkan pasangan PASS di Hati. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TEMUI PEDAGANG - Calon Buupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menemui pedagang di Pasar Anyar Singaraja, Senin (23/1) kemarin.
JEMBRANA
12
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Lempari Kaca Truk
SOSOK
Geng Naga Hitam Ditangkap Polisi Negara (Bali Post) Jajaran Reskrim Polres Jembrana akhirnya berhasil menangkap anggota Geng Naga Hitam. Geng ini kerap melempar kaca truk dan bus yang melintas di jalan raya Denpasar-Gilimanuk. “Begitu mendapat laporan, kami langsung menyebar anggota untuk mengintai pelaku pelemparan truk yang belakangan meresahkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana, Senin (23/1) kemarin. Yusak mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya berhasil menangkap pelaku yang tergabung dalam Geng Naga Hitam tersebut. Anggota geng rata-rata masih remaja, yang seluruhnya berasal dari Kelurahan Pendem, Jembrana. Sebagian besar dari mereka, adalah remaja putus sekolah. “Sebenarnya ada delapan orang yang tergabung dalam Geng Naga Hitam, yang dia-
mankan. Namun, dari pemeriksaan hanya lima orang yang melempar truk, sementara sisanya hanya membonceng mereka dengan sepeda motor,” jelasnya. Yusak menambahkan, geng ini berhasil ditangkap berawal dari anggota kepolisian yang curiga dengan remaja berboncengan sepeda motor dengan membawa sebuah pohon palem, Sabtu (21/1). Anggota katanya melihat
mereka melemparkan buah palem ke arah truk. Kemudian dilakukan pengejaran, dan mereka tertangkap di jalan raya yang masuk wilayah Desa Baluk. Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy nopol DK4883EP, satu buah botol minuman berenergi, tiga buah batu dan sisa buah palem. Kemudian dari dua orang remaja itu diperoleh pengakuan
kalau mereka berjumlah enam orang. “Usia pelaku berbeda-beda, ada yang dewasa namun ada juga yang masih anak-anak, sehingga kami akan berkoordinasi dengan institusi lain termasuk kejaksaan untuk proses selanjutnya,” pungkasnya. Ketua Geng Naga Hitam, Gaksa alias Gran (16), mengaku sering berkumpul dengan anggota gengnya di jogging track Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Namun membantah kalau mereka sering meng onsumsi minuman beralkohol. Geng Naga Hitam baru terbentuk sekitar dua bulan terakhir. Nama Naga Hitam bukan mereka yang membuat, tapi diberikan
oleh orang-orang yang kenal dengan mereka. Dari data di Polres Jembrana sejak bulan September 2016 hingga Januari 2017, setidaknya ada tiga unit truk dan satu rumah makan yang kacanya mereka lempar dengan batu hingga pecah. Masing-masing, truk yang dikemudikan Irfan Sumarsono dengan kerugian Rp 1.350.000, truk yang dikemudikan Mohamad Ichsan dengan kerugian Rp 3 juta karena kaca depannya pecah, dan truk yang dikemudikan Slamet Dodi Prasetyo dengan kerugian Rp 4 juta, serta kaca Rumah Makan Sinar Aceh milik M. Jubir Abdulah dengan kerugian Rp 2 juta. (kmb)
Lewat ATM
Sebanyak 4.524 keluarga miskin di Jembrana telah mendapat bantuan dana Program Keluarga Harapan (PKH). Sejak akhir tahun 2015 lalu, total Rp 7,4 miliar dana telah dikucurkan bagi keluarga miskin di Jembrana. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana I Wayan Gorim saat memimpin apel rutin dihalaman depan Kantor Bupati Jembrana. Gorim juga mengatakan PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan wajib melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program yang digagas Kementerian Sosial ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan. Pada tahun 2017 ini pihaknya tengah menggencarkan verifikasi maupun validasi data di lapangan agar seluruh KK miskin maupun keluarga tidak mampu benar-benar bisa merasakan manfaat program ini. Sebagai bentuk penyempurnaan program, penerima tidak lagi mengambil bantuan di kantor pos secara tunai namun bisa diambil di salah satu Bank pemerintah yang ditunjuk ataupun menggunakan layanan ATM. “Dengan layanan itu lebih praktis dan tidak membutuhkan antrean yang cukup lama,” terangnya Gorim mengatakan, program tersebut semakin melengkapi berbagai program penanggulangan kemiskinan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Jembrana seperti bedah rumah serta beberapa program pemberdayaan keluarga miskin yang ada di beberapa SKPD. (olo)
Bali Post/kmb
DITANGKAP - Geng Naga Hitam yang kerap melempar kaca truk yang melintas di jalan raya Denpasar-Gilimanuk ditangkap polisi.
Kasus Pencurian Muncul Lagi di RSU Negara
Kabag TU Jadi Korban Bali Post/kmb
HANCUR - Jalan menuju Subak Tibubeleng Penyaringan yang hancur dan diharapkan dihotmik.
Krama Subak Tibubeleng Harapkan Jalan Hancur Di-’’hotmix’’
Negara (Bali Post) Sejumlah krama subak Tibubeleng, Desa Penyaringan Mendoyo mengharapkan jalan usaha tani sepanjang dua kilometer di-hotmix. Dari pengamatan Senin (23/1) kemarin, jalan yang ada di utara Balai Banjar Anyar Kaja hingga Balai Subak Tibubeleng tersebut memang rusak berat dan hancur. Menurut beberapa krama subak, jalan tersebut kini sering mendapat perhatian tamu yang berkunjung ke subak berprestasi tersebut. Dikatakan seorang krama subak, Subak Tibubeleng kini menjadi pusat percontohan nasional karena pernah jadi juara nasional tahun 2010 lalu. Sehingga banyak yang berkunjung ke subak. “Kami harapkan jalan ini di-hotmix. Malu jika sering ada tamu, jalannya hancur,” kata seorang krama subak yang minta tidak disebutkan namanya di media. Menurutnya, warga dan krama subak juga punya kepentingan untuk mempermudah distribusi pertanian. Pasalnya, petani di subak tersebut selain menanam padi juga banyak yang menanam semangka dan mentimun. Jalan tersebut, katanya, sudah lama rusak dan hancur dan krama subak berharap perhatian pemerintah untuk memperbaiki. Klian Subak Tibubeleng Nyoman Tehnik mengatakan, jalan tersebut memang jalan usaha tani namun pihaknya mengusulkan ke desa agar jalan itu bisa
menjadi jalan kabupaten dan bisa di-hotmix. Hal ini juga untuk perkembangan subak. Sementara itu, Perbekel Penyaringan Mendoyo Made Destra dikonfirmasi membenarkan jalan itu memang jalan desa. Namun karena ada aspirasi warga dan krama subak karena jalan itu sering dilalui tamu yang berkunjung ke subak Tibubeleng, pihaknya mengusulkan ke Pemkab Jembrana agar bisa di-hotmix. “Kami sudah usulkan untuk di-hotmix dan diminta menunggu,” jelasnya. (kmb)
Negara (Bali Post) Sistem pengamanan RSU Negara kembali dipertanyakan. Pasalnya, kasus pencurian muncul lagi di rumah sakit milik Pemkab Jembrana ini. Apalagi, RSU Negara sedang dalam proses peningkatan status rumah sakit dari tipe C menuju tipe B. Teranyar, I Ketut Suarnita, seorang pasien asal Banjar Petapan Kelod, Desa Pergung, Mendoyo menjadi korban maling, Senin (23/1) kemarin. Korban yang juga Kabag TU RSU Negara itu mengalami kehilangan uang saat ia se-
dang dalam kondisi sakit dan dirawat di tempat kerjanya itu. Tepatnya di Kamar Puri Rahayu nomor 04. Ni Luh Arini (48) istri korban didampingi anaknya Dinda Aristya (23), kemarin langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Kota Negara. Dia mengaku kehilangan uang senilai Rp 5 juta saat bersama anaknya menginap di ruang perawatan VIP menunggu korban yang menjalani rawat inap (opname) karena sesak napas. Uang yang disimpan pada sebuah dompet warna biru dalam tas pinggangnya
itu diketahui sudah raib sekitar pukul 06.00 Wita setelah ia bersama anaknya terbangun dari tidur. Dikatakan, sebelumnya ia menaruh dompet itu di samping dirinya yang tidur bersama anaknya di tempat tidur penunggu pasien. Ketika terbangun dia masih mendapati tas pinggang itu seperti posisi semula namun uang di dompet yang ada di dalamnya sudah raib. Sedangkan sejumlah barang berharga lain seperti HP dan beberapa amplop berisi uang di dalamnya yang tergeletak di atas meja
masih utuh. Kendati ada CCTV terpasang di bagian depan dan belakang mengarah ke timur, namun karena jaraknya yang cukup jauh di ujung barat gedung sehingga tidak termonitor. Sedangkan pagar pembatas antar ruangan di bagian belakang bangunan itu tidak terkunci dan dengan mudah bisa dilalui. Jangankan untuk dikunci, pintu belakang ruangan itu sama sekali tidak bisa ditutup. Diduga pelaku masuk saat korban tertidur pulas melalui pintu belakang ruangan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Agustinus Sooai dikonfirmasi Senin siang membenarkan kasus kehilangan di RSU Negara itu. Pihaknya melalui Tim Identifikasi sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dikatakan kasus tersebut sudah dilaporkan dan diproses di Polsek Kota Negara. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kota Negara AKP Erson Juanda juga membenarkan pihaknya telah menerima laporan kehilangan tersebut dan kini kasusnya masih dalam penyelidikan. (kmb)
Atasi Masalah Saat Paceklik
Dewan Harapkan Terbentuk Koperasi Nelayan Negara (Bali Post) Lesunya roda perekonomian di pesisir dampak paceklik ikan berdampak pada para nelayan. Tak sedikit nelayan yang meminjam kepada rentenir dengan bunga yang tinggi. Hal ini mengundang keprihatinan para legislator di Jembrana. Dewan berharap kepada
nelayan untuk tidak meminjam pada rentenir. Di satu sisi, harus ada Koperasi yang dibentuk untuk membantu nelayan ketika terjadi paceklik seperti saat ini. Ketua Komisi B DPRD Jembrana, I Nyoman S. Kusumayasa, Senin (23/1) kemarin mengatakan sejatinya pemerintah memberikan kesempatan
yang luas bahkan mendorong untuk terbentuknya koperasi di kalangan nelayan. Selain itu, dana bantuan dari pusat (kementerian) di sektor ini juga cukup besar. Tetapi harus ada lembaga berbadan hukum untuk menampung bantuan itu. Salah satunya melalui koperasi. Dengan lebih banyak ko-
perasi, diharapkan bisa menekan rentenir agar tidak mencekik nelayan. Tetapi pihaknya menilai, hal ini juga perlu kemauan dari para nelayan sendiri. “Mungkin mereka (pinjam uang) ke rentenir karena belum ada koperasi,” terangnya. Karena itu harus didorong agar terbentuk koperasi nelayan
itu. Dalam membentuk koperasi menurutnya juga perlu komitmen dari seluruh anggota. Komisi B yang menangani bidang koperasi dan kelautan ini mengaku siap membantu mencarikan akses bantuan modal koperasi untuk nelayan dari pemerintah pusat. (kmb26)
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Pura Dalem Nongan Kemalingan Sejumlah ’’Pratima’’ Digasak Pencuri
Amlapura (Bali Post) Aksi pencurian menyasar tempat suci kambuh di Karangasem. Minggu (22/1) sore, warga Desa Adat Nongan Kecamatan Rendang geger karena sejumlah pratima -- benda sakral -- di Pura Dalem setempat raib. Melihat pratima tidak ada di gedong pasimpenan -- tempat benda-benda sakral itu disimpan -- mereka yang tinggal jauh dari pura, di permukiman penduduk itu menyimpulkan telah terjadi kemalingan. Pangempon menemukan kerusakan pada pengait gembok pintu gedong pasimpenan. Sedangkan gemboknya dalam kondisi utuh, tetapi tergeletak di tanah. ‘’Pengaitnya seperti dipotong,’’ ucap Ngakan Mangku Wisnawa (48), jero mangku di pura tersebut. Aksi pencurian itu diduga sudah terjadi lama. Setidaknya minggu lalu. Namun, warga baru tahu Minggu (22/1) sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, Klian Pura I Ketut Andel Erawan (40) mendadak punya firasat buruk. Andel Erawan yang sejatinya sedang dalam perjalanan membeli beras di usaha penyosohan gabah dekat pura, langsung mengalihkan langkahnya menuju pura. Seketika itu pula, dia tersentak setelah melihat kondisi gedong pasimpenan diacak-acak. Curiga ada yang tak beres, dia buru-buru mengabari Jro Mangku Wisnawa selaku jero mangku Pura Dalem, dan juga Wakil Klian Pura I Ketut Merta. Mereka kemudian mengecek kondisi tempat penyimpanan benda-benda sakral tersebut. Pencuri di antaranya menggondol tiga ikat uang kepeng total sebanyak 600 keping. Satu buah prerai cendana (topeng wajah) berikut kotaknya, enam bunga emas dan dua sokasi wastra (kain) pura. Pencuri hanya menyisakan satu buah genta berbahan kuningan dan satu pasang golok atau yang biasa disebut pengawing. ‘’Kemungkinan sudah seminggu, soalnya kunci gembok sudah berkarat,’’ kata Andel Erawan. Tim Inafis Polres Karangasem sudah turun ke lokasi kejadian dalam rangka olah TKP. Tim gabungan Polsek Rendang dan Sat. Reskrim Polres Karangasem juga sudah memeriksa sejumlah saksi, namun sampai Senin (23/1) kemarin, pelaku pencurian masih misterius. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 20 juta. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, kasus tersebut masih dalam lidik. Saksi-saksi sedang dimintai keterangan. Pihaknya enggan berkomentar lebih jauh karena dikhawatirkan akan bersifat spekulasi. ‘’Proses lidik sedang berjalan,’’ katanya. Kapolres mengingatkan masyarakat, pencurian pratima di Nongan tersebut patut diwaspadai. Pihaknya pun mengajak agar perangkat keamanan adat atau pecalang dan masyarakat secara umum bersama-sama melaksanakan siskamling sehingga kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain. ‘’Intinya, mari bersama-sama tingkatkan kualitas pengamanan tempat-tempat suci,’’ serunya. (kmb)
Tembok Sekolah Jebol
Siswa SMP 2 Abang Patah Tulang Amlapura (Bali Post) Sebagian tembok panyengker SMPN 2 Abang, Karangasem, Senin (23/1) kemarin jebol. Kejadian tersebut mengakibatkan dua orang siswa setempat terluka. Salah seorang di antaranya I Kadek Krisna Hendrawan (15). Dia yang bernasib apes itu mengalami patah tulang pada kedua kakinya. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi setelah hujan deras sekitar pukul 12.30 Wita. Tembok panyengker setinggi 3 meter tiba-tiba saja jebol sepanjang 10 meter. Peristiwa itu terjadi ketika sejumlah siswa sedang lewat di dekat tembok tersebut. Kedua korban tak sempat menghindar, karena berada paling dekat dengan tembok yang roboh. Kadek Krisna Hendrawan langsung dievakuasi ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan. Sedangkan korban lainnya, I Gede Slamet Astawa (15), hanya menjalani perawatan di Puskesmas Abang II di Desa Culik. Tembok panyengker yang jebol sekaligus berfungsi sebagai senderan penahan tebing. Tembok tersebut berada di bagian belakang sekolah, yang berbatasan dengan tegalan warga. Tembok tersebut roboh karena mendapat beban besar dari pergerakan tanah yang labil akibat terus diguyur hujan. Material longsor juga menimpa salah satu gedung, tetapi tak sampai menimbulkan kerusakan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem I.B. Ketut Arimbawa mengatakan, jebolnya tembok panyengker SMPN 2 Abang itu terjadi karena tak kuat menahan beban tebing di atasnya. Material longsor itu, kata Arimbawa, belum bisa dibersihkan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. ‘’Masih terus turun hujan. Kondisinya masih sulit bekerja, Tetapi kami sudah koordinasikan ke Dinas Pendidikan,’’ jelasnya. Hujan yang mengakibatkan banjir itu tidak dibayangkan dapat menjebol senderan Tukad Ketes di Desa Bunutan Kecamatan Abang. Setidaknya ada tiga titik jebol, yang pertama sepanjang 30 meter tinggi 2,5 meter, jebol kedua panjang 10 meter tinggi tiga meter, dan jebol ketiga 15 meter tinggi 2,5 meter. (kmb)
KARANGASEM
13
Air Bah Seret Guru SMPN 6 hingga Tewas Amlapura (Bali Post) -
Hujan deras Senin (23/1) kemarin, memicu air bah di tiga titik ruas jalan di wilayah Seraya, Karangasem. Air bah itu sekaligus berfungsi sebagai badan jalan di wilayah tersebut. Ironisnya, peristiwa alam itu tidak disangka-sangka merenggut nyawa salah seorang guru SMPN 6 Karangasem, I Ketut Merta (52). Guru agama yang beralamat di Paye, Kelurahan Padangkerta, Karangsem itu tewas terseret air bah di aliran Tukad Tibu Dalem yang berada di wilayah Banjar Kecag Balung, Desa Seraya Tengah. Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban hendak menjenguk teman sejawatnya yang sakit di Desa Seraya Barat. Saat itu wilayah Seraya termasuk Desa Seraya Timur tempat SMPN 6 Karangasem berdiri, mulai diguyur hujan di tiga titik ruas jalan, yang sekaligus menjadi badan sungai yakni di alur Tukad Yeh Banges, Tukad Perit, dan Tukad Tibu Dalem. Air bah itu diakibatkan terjadi hujan sangat lebat di daerah hulu. Tiba di tepi Tukad Tibu Dalem yang merupakan sungai pertama dari SMPN 6 Karangasem menuju wilayah Seraya Barat sekitar pukul 11.30 Wita. Pemilik bengkel motor di timur sungai, I Komang Sulatra (40), sejatinya sudah mengingatkan korban agar tidak melintas. Pasalnya saat itu aliran air di sungai kering itu sedang besar-besarnya, di bagian badan jalan yang juga menjadi badan sungai diperkirakan mencapai 70 cm. Namun diduga karena buru-buru, guru yang baru dua bulan dimutasi
dari SMPN 3 Karangasem di Seraya Barat itu tak mengindahkan seruan warga itu. Dia tetap nekat melintas padahal badan jalan relatif sempit dan tepi kirinya adalah jurang ceburan air. Nekat memotong aliran sungai yang airnya sedang deras membuat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario itu terpeleset lalu terseret arus kemudian terjun bebas ke ceburan air. Warga yang melihat kejadian tersebut hanya bisa berteriak histeris. Lalu salah seorang di antaranya segera menghubungi aparat desa. ‘’Saya sudah sarankan jangan lewat dulu. Tetapi korban memaksa,’’ ujar Komang Sulatra. Pemilik bengkel sepeda motor di timur Tukad Tibu Dalem itu mengatakan peristiwa tragis itu semestinya tak perlu terjadi, andai korban segera berlari ke tepian. Namun dalam situasi sulit korban justru memaksakan diri berusaha menyelamatkan sepeda motornya. ‘’Ada sekitar 15 menit dia berusa-
ha mempertahankan sepeda motornya, lalu dua-duanya hanyut,’’ ujar Sulatra yang mengaku hanya berani meneriaki korban dari pinggir sungai karena air sungai sedang deras-derasnya. Tim SAR maupun BPBD dan kepolisian kesulitan menjangkau lokasi kejadian karena banjir bandang di dua sungai lainnya menimbulkan kemacetan lalu lintas. Arus sungai yang deras itu membuat warga dan siswa yang pulang sekolah tak berani melintas. Tim gabungan baru sampai sekitar pukul 12.30 wita dan langsung berusaha melakukan evakuasi. Mulanya hanya dilihat motor Vario di antara batu-batu besar di ceburan air. Sedangkan korban diduga hanyut terbawa arus. Ketika petugas mencoba mengangkat sepeda motor tersebut barulah diketahui bahwa tubuh korban juga tersangkut di sana. Sekitar pukul 13.00 barulah jenazah guru yang punya komplikasi penyakit itu berhasil diangkat. (kmb)
Bila Musim Hujan
Tiga Titik Ruas Jalan Itu Selalu Makan Korban PERISTIWA tewasnya guru SMPN 6 Karangasem, I Ketut Merta (52), akibat terseret air bah Tukad Tibu Dalem makin mengundang kecemasan warga di wilayah Seraya, Karangasem, utamanya ketika memasuki musim hujan. Pasalnya, setiap musim hujan, setidaknya lima titik badan jalan akan berubah menjadi sungai. Tiga sungai itu di antaranya yakni Tukad Yeh Banges, Tukad Perit, dan Tukad Tibu Dalem, hampir setiap tahun memakan korban. ‘’Dua tahun lalu di Tukad Yeh Banges, dua pelajar juga tewas terseret blabar (air bah),’’ ungkap Perbekel Seraya Tengah, I Nyoman Suardana. Ketiga tukad mati itu berada di wilayah Desa Seraya Tengah. Musim hujan selalu menjadi momok karena tukad-tukad mati itu sekaligus berfungsi sebagai badan jalan. Hujan dengan intensitas sedang saja sudah membuat warga khawatir, apalagi seperti kejadian Senin (23/1) kemarin itu. Kondisi badan jalan yang sekaligus berfungsi sebagai badan sungai juga sangat mengganggu aktivitas warga. Jika sedang banjir maka praktis arus lalu lintas terputus. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Seraya dengan wilayah Bunutan, Kecamatan Abang.
Bali Post/sua
KANTONG MAYAT - Korban saat dievakuasi oleh petugas dengan menggunakan kantong mayat dari TKP. Suardana sendiri berharap pemerintah utamanya Pemprov Bali segera mengambil langkah-langkah. Mengingat vitalnya fungsi ruas jalan tersebut, pihaknya berharap pada titik-titik jalan yang juga berfungsi sebagai pelintasan air saat musim hujan, dibangun jembatan. Selain melancarkan arus lalu lintas, hadirnya jembatan akan mengurangi ancaman risiko bagi warga dan pengguna jalan. ‘’Kita sudah usulkan, tapi sejauh ini belum ada respons,’’ ucapnya. Pernyataan pria yang sempat menjadi anggota DPRD Karangasem itu memang sangat beralasan. Kejadian Senin kemarin misalnya. Hujan deras
di daerah atas memicu air bah di ketiga sungai kering tersebut. Kondisi itu tak hanya telah merenggut korban jiwa, tapi praktis membuat aktivitas warga terhenti. Pejalan kaki maupun kendaraan sama sekali tak berani melintas. Gede Artawan (34) asal Seraya Tengah, juga berharap segera dibangun jembatan sehingga kejadian serupa tak terulang. Menurut dia, pada saat kemarau ruas jalan di wilayah Seraya memang aman, tapi ketika musim hujan menjadi hantu yang sangat menakutkan. ‘’Kami berharap ada kepedulian pemerintah, soalnya kejadiannya sudah berulangulang,’’ ungkapnya. (sua)
EVAKUASI JENAZAH - Proses evakuasi jenazah korban dari sungai oleh petugas Basarnas yang dibantu warga setempat. Tampak juga sepeda motor korban ikut hanyut setelah diterjang air bah.
Serempet Motor dan Hantam Pohon
I Made Gatra Tewas
Amlapura (Bali Post) Maunya menyalip sepeda motor di depannya tetapi Daihatsu Xenia yang dikemudikan I Made Gatra (53) justru menyerempet sepeda motor yang hendak disalip. Lakalantas di Jalan Raya Bebandem-Abiansoan tepatnya di wilayah Banjar Abiansoan, Desa Bungaya Kangin, Bebandem, Minggu (22/1) malam itu akhirnya merenggut nyawa sopir asal Banjar Kebon, Desa Telaga Tawan, Sidemen, Karangasem, setelah mobilnya menabrak pohon perindang di kiri jalan. Informasi yang dihimpun Senin (23/1) kemarin menyebutkan, lakalantas di ruas jalan jurusan Amlapura-Rendang itu terjadi sekitar pukul 18.00. Laka berawal dari Xenia warna putih DK 1297 SG yang dikendarai korban datang dari arah selatan (Amlapura) menuju Bebandem. Di TKP menyalip sepeda motor Supra warna biru DK 4713 CL yang dikendarai Suryati (28) asal Kecicang Islam, Bungaya. Namun saat menyalip, korban kurang awas sehingga mobilnya justru menyenggol sepeda motor yang dikendarai ibu guru tersebut. Kejadian itu tak hanya mengakibatkan Suryati terjungkal ke aspal, tetapi juga membuat korban kehilangan kendali. Mobilnya oleng lalu menyeruduk pohon perindang di kiri jalan. Korban meninggal sesaat setelah dievakuasi ke RS BaliMed yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi kejadian. Dia mengalami luka serius akibat benturan keras di bagian dada. Suryati dan Eka Aprilia Ningsih (14) yang diboncengnya juga mendapat perawatan di rumah yang sama, namun keduanya hanya mengalami luka ringan. Selain merenggut nyawa korban, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan mobil Xenia korban rusak berat pada bagian depan. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, Senin (23/1) kemarin, mengatakan lakalantas tersebut murni akibat kelalaian pengemudi Xenia. ‘’Pengemudi Xenia kurang hati-hati sehingga terjadi kecelakan itu,’’ ucapnya. (kmb)
Bali Post/kmb
MOBIL RINGSEK - Salah satu petugas kepolisian saat mengecek kondisi mobil korban yang ringsek di pinggir jalan.
Soal Kuburan Pribadi
Gubernur Diminta Tinjau Ulang Sikap Bupati Amlapura (Bali Post) Pemilik lahan yang dipakai kuburan pribadi di Desa Ujung Hyang, Karangasem, rupanya punya alasan sendiri, kenapa belum menuruti perintah Bupati Karangasem, untuk segera memindahkan liang kubur ke tempat pemakaman umum. Berbagai pertimbangan melalui surat disampaikan kepada Gubernur Bali sejak ia menerima surat dari Bupati Mas Sumatri untuk memindahkan kuburan di lahan itu, 13 Desember lalu. Dalam suratnya itu salah satu pemilik
lahan, H. Abdul Kadir, memohon kepada Gubernur Bali Mangku Pastika untuk meninjau kembali sikap Bupati melalui suratnya yang meminta pemindahan kuburan di lahan pribadi itu, ke tempat pemakaman umum. Ditegaskan Abdul Kadir melalui suratnya yang didapat dari Kepala Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Suastika, Senin (23/1) kemarin, awalnya tanah kubur umat Islam di Kota Karangasem sempat disapu lahar setelah terjadi letusan Gunung Agung 1963 lalu. Ak-
ibatnya, proses penguburan waktu itu menjadi sulit dilakukan umat Islam, karena banyak batu besar sisa lahar. Atas situasi itu, pihaknya mengaku berinisiatif membeli tanah untuk kuburan di luar Kota Karangasem. Sebab, di dalam kota sudah tidak memungkinkan. Dia kemudian membeli tanah sekitar 21 are tahun 1990 di Desa Ujung Pesisi atau di tempat sekarang yang masih berpolemik ini. Jaraknya sekitar lima kilometer dari rumahnya. Waktu itu, menurutnya situasi di tempat
ini masih sepi. Kuburan itu bersebelahan dengan Setra umat Hindu di Banjar Ujung Mantri. Di sekitar tempat itu, katanya, juga terdapat kuburan bersejarah, Raden Mas Pakel, Kuburan Cina dan Kuburan Penganten, yang diberikan Raja Karangasem kepada tiga Pauman Muslim untuk pekuburan umat Islam. Sebagian tanah itu kemudian diwakafkan pada tahun 2002 untuk kuburan umum umat Islam di Karangasem. Kepala Kesbangpolinmas Ida Bagus Suastika mengatakan surat dari H. Abdul
Kadir ini belum mendapat balasan Gubernur Bali. Padahal, sudah dikirim sebulan lebih. Karena itu, ketika Bupati Mas Sumatri kembali mengirimkan surat peringatan tertanggal 10 Januari lalu, H. Abdul Kadir membalas surat Bupati Mas Sumatri pada 12 Januari lalu bahwa dirinya masih menunggu tanggapan Gubernur Bali. “Kami tunggu saja perkembangannya. Nanti seperti apa tanggapan Gubernur perihal masalah ini. Kita lihat dulu,” kata Ida Bagus Suastika. (kmb31)
Pansus ASN Baru Bekerja Pekan Depan Bali Post/kmb
KUBUR RUANG KELAS - Material longsor nyaris mengubur salah satu ruang kelas di SMPN 2 Abang.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Setelah terbentuk dua pansus dari lembaga DPRD Karangasem, sejak pekan lalu, hingga Senin (23/1) kemarin kedua pansus tersebut, baik Pansus ASN maupun Pansus Rekrutmen Tenaga Kontrak Guru Kelas, belum efektif bekerja sesuai mekanisme pansus. Ada alasan mendasar apa, sehingga kedua pansus yang dibentuk untuk memonitor kisruh mutasi ASN dan proses perekrutan tenaga kontrak guru kelas dan olahraga itu, belum bisa bekerja optimal?
DARI dua pansus yang sudah resmi terbentuk itu, Pansus ASN memastikan baru efektif menyikapi kisruh mutasi ASN ini pekan depan. Sedangkan Pansus Rekrutmen Tenaga Kontrak Guru masih gabeng alias belum jelas kapan mereka memulai kinerjanya. Pansus ASN diketuai legislator dari PDI-P, I Gede Dana. Sedangkan Pansus Rekrutmen Tenaga Kontrak Guru diketuai Wayan Tama. Ketua Pansus ASN Gede Dana yang dimintai konfirmasi Senin (23/1) kemarin, mengatakan dalam pekan ini Pansus ASN yang dipimpinnya tak bisa efektif bekerja. Alasannya, masih banyak hari raya. Seperti Pagerwesi, Siwaratri dan ritual adat di masing-masing desa pakraman. ‘’Kami baru
rapat internal pekan depan 30 Januari nanti. Dalam langkah awal, kami akan menginventarisasi masalah, selanjutnya menyusun program kerja,’’ kata Ketua DPC PDI-P Karangasem ini. Separuh anggota dewan di DPRD Karangasem saat ini tergabung dalam Pansus ASN tersebut. Gede Dana enggan menyebut masalah apa saja yang sudah ditemukan di lapangan berkait kisruh mutasi ASN yang terjadi beberapa kali dalam kurun satu tahun terakhir. Dia menegaskan, hal itu baru akan dibahas secara internal lebih dulu, sebelum memanggil pihak-pihak terkait untuk memberi penjelasan. Sejauh mana kinerja Pansus ASN ini nantinya bisa m em eng a ruhi ke b ija ka n
Pemkab Karangasem selanjutnya, mengingat rekomendasi sebelumnya tak diindahkan eksekutif? Gede Dana menegaskan, nantinya tergantung keputusan Pansus ASN. Sebab, rekomendasi hasil pansus itu tidak hanya bisa dikirimkan kepada eksekutif, tetapi juga bisa ke Ombudsman, KSN atau bahkan ke BKN. Ombudsman RI Perwakilan Bali melalui asisten Mubarok saat di Karangasem, belum lama ini, juga menegaskan Ombudsman memberi perhatian khusus terhadap persoalan kisruh mutasi ASN maupun perekrutan tenaga kontrak guru kelas dan penjaskes ini. Dalam waktu dekat, dia mengaku akan bertemu jajaran pimpinan dewan un-
tuk mendalami masalah ini. Kenapa bisa terjadi kisruh, hingga munculnya rekomendasi dewan, untuk menunda proses perekrutan tenaga kontrak guru itu? ‘’Kami juga penasaran, ada masalah apa sebenarnya. Secepatnya kami akan turun ke DPRD Karangasem,’’ janji Mubarok, belum lama ini. Ketua Pansus Rekrutmen Tenaga Kontrak Guru Wayan Tama belum bisa dimintai komentarnya. Beberapa kali dihubungi melalui handphonenya, politisi senior Partai Golkar Karangasem itu tidak memberikan tanggapan. Informasi di lingkungan DPRD Karangasem, anggota DPRD Karangasem itu sedang kunjungan kerja ke Surabaya dan baru kembali 25 Januari nanti. (gik)
TABANAN
14 Cegah Temuan
Bakuda Sinkronkan Laporan Keuangan
Tabanan (Bali Post) Menjelang penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), masingmasing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kini sibuk menyelesaikan laporan keuangan sebagai dasar penyusunan LKPD. Laporan keuangan SKPD ditarget rampung awal Februari mendatang. Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Tabanan I Wayan Sukada menekankan sejumlah komponen yang sangat strategis untuk benar-benar mendapatkan perhatian agar terhindar dari temuan di kemudian hari, diantaranya terkait aset, persediaan, utang piutang dan kas. “Semuanya harus dihitung dengan benar supaya tidak muncul masalah,’’ jelasnya usai rapat, Senin (23/1) kemarin. Menurutnya, untuk mensinkronkan fungsi Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) SKPD dan bendahara barang, menyusun laporan keuangan harus sesuai aturan yang ada. Pihaknya juga melakukan verifikasi dan inventarisasi laporan keuangan SKPD tahun 2016. Kegiatan ini untuk mengoptimalkan fungsi PPK dalam menyusun laporan keuangan pemerintah daerah dengan cara menggabungkan laporan keuangan SKPD. Disusunnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lanjut Sukada, secara otomatis perangkat daerah yang lama tidak berlaku lagi. Tetapi pengelolaan program 2016 masih melekat tanggung jawab kepala SKPD yang lama. “Hal ini ditegaskan dengan surat edaran yang ditanda tangani sekda kepada SKPD lama, PPK dan operator. Artinya, ada kesanggupan dari SKPD lama dalam menyusun laporan keuangan pengelolaan program kegiatan di SKPD masing-masing,” ungkapnya. Pihaknya juga akan melakukan sinkronisasi penyiapan laporan keuangan awal 2016. Sukada juga mengingatkan serta mendorong para PPK SKPD dan bendahara barang agar bekerja maksimal di sisa waktu yang ada. “Gunakan waktu secara efektif sehingga laporan keuangan tersusun dengan baik dan tepat waktu,” imbuhnya. Kegiatan sinkronisasi laporan keuangan SKPD tahun 2016 akan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (24/1) ini. Kegiatan diikuti seluruh PPK SKPD dan bendahara barang di eks SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. (kmb28)
Bali Post/kmb28
VERIFIKASI - Bakuda Tabanan melakukan kegiatan verifikasi dan sinkronisasi laporan keuangan.
Lima Rumdin Dijadikan Yayasan Panti Jompo Tabanan (Bali Post) -
Lima unit rumah dinas (rumdin) milik Pemkab Tabanan yang berlokasi di Banjar Wanasara, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan dalam waktu dekat akan beralih fungsi menjadi rumah panti jompo. Keberadaan panti jompo ini diharapkan bisa menampung warga lanjut usia (lansia) telantar yang belakangan masih kerap ditemui di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan. Dari lima unit tersebut, dua sudah ada SK pencabutan izin penghunian menjadi tempat penanganan rehabilitasi sosial dan tuna sosial. Sementara tiga unit lainnya masih dalam proses pencabutan izin huni. Menurut Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Senin (23/1) kemarin, rencana penyediaan rumah jompo ini sudah tercetus sejak 2016 lalu. Ide ini mendapat dukungan penuh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Apalagi rumdin bagi pejabat Tabanan selama ini terlihat sepi dan tidak terurus. Hanya beberapa unit saja yang difungsikan. Sisanya dibiarkan kosong tidak berpenghuni. Sebagian kepala dinas dan kabag beralasan tempat tinggalnya dekat dengan lokasi kerja. Ada juga yang menyerahkan rumdinnya dihuni oleh staf. Pada tahap awal, satu unit dimanfaatkan untuk kegiatan perkantoran dan administrasi, sedangkan satu unit lagi untuk tempat warga lansia. “Sudah tahap rehab. Kami
siapkan sepuluh tempat tidur untuk bisa menampung sepuluh lansia telantar,” jelas Gunawan. Rumah panti jompo ini akan berstatus UPT. Pihaknya akan mengajukan permohonan penambahan staf ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Kurang lebih perlu staf 1520 orang untuk administrasi, tenaga cleaning service, juru masak dan petugas keamanan,” ucapnya. Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Tabanan I Wayan Sukada membenarkan lima unit rumdin akan beralih fungsi menjadi yayasan tempat penanganan rehabilitasi sosial dan tuna sosial. Pencabutan status dua unit rumah sudah berjalan sejak 2016 dan sudah selesai direhab. “Tiga unit lainnya akan dilakukan proses rehab tahun ini. Sudah ada anggarannya,’’ ungkapnya. Setelah SK pencabutan izin penghunian rampung seluruhnya, barulah diserahkan kepada Dinas Sosial untuk proses lebih lanjut. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Layanan JKBM telah teritegrasi ke JKN. Dalam integrasi ini pemerintah hanya membayarkan premi 40 persen warganya yang berstatus kurang mampu. Di Kabupaten Tabanan terdapat 56.420 ribu warga miskin, sehingga masih tersisa 22 ribu untuk mengisi kouta ini. BPJS mengadakan sosialiasi di tingkat perbekel se-Kabupaten Tabanan, Senin (23/1) kemarin. Dalam sosialisasi ini mengemuka beberapa permasalahan, mulai dari data dobel, masyarakat yang ditolak di faskes primer sampai keinginan para perbekel agar tanggungan premi 40 persen adalah warga per desa, bukan dihitung dari total penduduk Tabanan. Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Denpasar Ni Putu Nina Nuryati memaparkan, data tidak sinkron dikarenakan beberapa hal. Data yang dimasukkan dobel atau sudah sebagai penerima KIS, sebagai peserta JKN mandiri dan dibayar oleh perusahaan, nomor
induk kependudukan tidak tepat, sudah pindah dan meninggal. ‘’Kami mengundang para perbekel agar bisa mendata warganya yang masuk dalam kouta 40 persen ini,’’ katanya. Data yang masuk akan diperbarui dan diharapkap disetor sebelum tanggal 20 setiap bulannya hingga kuota tercapai. Nama baru yang terdata ini akan mendapatkan layanan JKN pada tanggal 1 bulan berikutnya. Mengenai keinginan perbekel agar premi yang ditanggung pemerintah dihitung 40 persen total warga per desa, Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gunawan menyatakan konsep penanggungan premi mengusung merata dan adil. Jika dihitung 40 persen warga per desa tentu tidak adil bagi desa yang memiliki warga kurang mampu lebih banyak. ‘’Untuk itu dihitung 40 persen warga kurang mampu seKabupaten Tabanan,’’ ujarnya. Sekda Kabupaten Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa menambahkan, pemerintah hanya me-
Tabanan (Bali Post) Untuk mengatasi kelangkaan cabai pada musim hujan berlebihan atau musim kemarau berkepanjangan, diperlukan langkah nyata. Agar tidak selalu bergantung pada hasil pertanian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan menggandeng Dharma Wanita untuk menanam cabai. TPID Tabanan mendorong Dharma Wanita untuk mengoptimalkan lahan pakarangan dengan menaman
cabai. Lewat langkah ini, Dharma Wanita diharapkan menjadi pionir di lingkungan tempat tinggalnya sehingga bisa menjadi contoh bagi ibu rumah tangga di sekitarnya untuk memanfaatkan pakarangan secara optimal. ‘’Dengan memanfaatkan lahan pakarangan, ibu rumah tangga bisa memenuhi kebutuhan dapurnya akan cabai dan tidak bingung jika terjadi kenaikan harga,’’ ujar Ketua TPID Tabanan Gusti Putu Ekayana beberapa hari lalu.
Menurut Kabag Ekonomi Setda Tabanan itu, TPID bekerja sama dengan PLN menyediakan bibit cabai untuk Dharma Wanita Persatuan Tabanan. Pihaknya melakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan lahan pakarangan dan anggota Dharma Wanita diharapkan menjadi pelopor pemakaian LPG nonsubsidi, yaitu bright gas 5,5 kg mengingat LPG bersubsidi melon 3 kg hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha mikro. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Adanya usulan merevisi Perbup 47 Tahun 2012, terkait penghasilan tetap (siltap) atau tunjangan perbekel dan perangkat desa, menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabanan Roemy Liestyowati tidak perlu atau tidak harus. Dikatakannya, persoalan alokasi dana desa (ADD) di Kabupaten Tabanan sudah dicarikan jalan keluar dan telah tuntas. Dipastikan ada penambahan dana ADD Rp 19,03 miliar untuk menambah dana sebelumnya Rp 85 miliar yang akan dibagi secara proporsional
untuk seluruh desa. Mantan Kadishutbun itu memastikan ADD akan segera turun sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pembagian ADD Rp 85 miliar dilakukan secara proporsional untuk 133 desa yang ada di Tabanan. Sementara tambahan ADD Rp 19,03 miliar lebih akan dibagi untuk 97 desa juga secara proporsional. “Tidak ada masalah lagi, semuanya sudah tuntas,” katanya, Senin (23/1) kemarin. Awalnya ada usulan untuk melakukan kajian terhadap aturan mengenai hal tersebut, termasuk perbup karena perubahan sistem pembagian
dan adanya tambahan ADD. Namun hal tersebut dirasa tidak perlu karena sudah sesuai aturan yang ada. Sementara terkait penghasilan perbekel dan perangkat desa dari tunjangan beban kerja sudah diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2014 pasal 82 ayat 1 yang menyebutkan penghasilan perbekel dari sumber lain, dikatakannya masuk di anggaran 70 persen program dari dana ADD. Siltap dan biaya operasional pemeritahan desa (BOP) masuk dalam 30 persen ADD. Sementara tunjangan beban kerja masuk di 70 persen dana ADD untuk program. (kmb28)
Persoalan ADD Diatasi Tanpa Merevisi Perbup
tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027 Puskesmas Selemadeg 0361-8943636 Puskesmas Selbar 0361-815181 Puskesmas Pupuan I 0362-71233 Puskesmas Pupuan II 08113856736 Puskesmas Penebel I 0361-819181 Puskesmas Penebel II 0361-7470395 Puskesmas Marga 0361-8946154
Bali Post/kmb28
RUMDIN - Dua unit rumah dinas (rumdin) Pemkab Tabanan akan dijadikan rumah panti jompo.
Perbekel Diminta Data Warga Kurang Mampu
Dharma Wanita Didorong Tanam Cabai
Telepon Penting
Selasa Wage, 24 Januari 2017
nanggung premi masyarakat yang tidak dan kurang mampu. Semua lapisan masyarakat sebenarnya sudah ditanggung layanan JKN. PNS dibayarkan pemerintah dan pegawai swasta ditanggung oleh perusahaannya. Warga mampu didorong menggunakan JKN mandiri. Sisanya yang kurang mampu dan tidak mendapatkan bantuan KIS dari pusat masuk dalam kouta 40 persen, dan termasuk dalam tanggungan pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, dalam layanan JKN masyarakat berhak memilih faskes primer yang dikehendaki atau berobat sesuai faskes primer yang dipilih. Di luar itu berhubungan dengan pertanggungjawaban nantinya. Ia mengimbau masyarakat Selbar dan lainnya memilih faskes yang dekat dengan tempat tinggal atau merasa nyaman dengan layanannya. Perpindahan pilihan faskes primer bisa dilakukan setiap tiga bulan. (kmb24)
Guru Kontrak Jadi Korban Pelecehan di Jalan Tabanan (Bali Post) Kasus pelecehan terjadi di setwilkum Polres Tabanan. Tia (25) guru kontrak SMA di Tabanan mengalami luka memar di paha kanan setelah menjadi korban pelecehan di jalan oleh pria misterius. Kejadiannya bermula ketika Tia hendak pulang usai membeli bubur di Jalan Yos Sudarso, Tabanan, Minggu (22/1) sekitar pukul 21.00 Wita. Ketika melewati tikungan dari Jalan Yos Sudarso menuju Jalan KS Tubun, korban dipepet oleh pengendara yang diketahui mengendarai motor Beat putih tanpa menyalakan lampu. Pelaku kemudian melancarkan aksinya. Tangan kirinya meremas paha korban hingga lebam. “Saya kaget, tiba-tiba saja dia berbuat kurang ajar hingga paha saya sakit,’’ ujarnya, Senin (23/1) kemarin. Korban mengaku mengenakan rok panjang hingga mata kaki. Tia heran mengapa dirinya yang menjadi korban pelecehan, padahal di sekitar lokasi kejadian banyak anak remaja yang memakai celana pendek. Kejadian serupa pernah dialami temannya bernama Surya di Jalan By-pass Ir. Soekarno. “Saya pikir pelakunya orang yang sama,’’ katanya. Tia belum melaporkan ke pihak kepolisian karena masih merasa shock dan tidak sempat melihat nomor kendaraan pelaku. “Saya hanya melihat pelaku mengendarai sepeda motor Beat putih, helm hitam, membawa ransel hitam, jaket hitam, jelana jean’s panjang dan perawakan sedang,” jelasnya. Kapolsek Kota Tabanan Kompol Rahmawati Ismail menyebutkan pihaknya belum menerima laporan masyarakat terkait kasus pelecehan meremas paha di jalan. Sejauh ini pihaknya masih menunggu laporan dari masyarakat dan mengimbau pengendara, terutama perempuan lebih berhati-hati pada malam hari. “Jika mengalami sesuatu di jalan seperti pelecehan usahakan ingat nomor kendaraannya sehingga lebih gampang dalam pengembangan kasus,” ungkapnya. (kmb28)
Warung Global
Pemimpin Bali Jangan Korbankan Alam Bali
MERUPAKAN hal prinsip pemimpin Bali harus berpihak pada daerahnya. Pemimpin yang pintar tidak akan membodohi rakyatnya. Pemimpin Bali ke depan harus menjadikan rakyat dan daerah ini lebih baik serta sejahtera. Ini diungkapkan Sugik di Mambal dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’Pilih Pemimpin yang Berpihak pada Bali’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (23/1) kemarin. Pemimpin yang berpihak kepada rakyat itu sudah pasti. Begitu pula pembangunan Bali, pasti membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pembangunan pariwisata misalnya, ini untuk mendapatkan PAD sebanyak-banyaknya.
PAD nantinya untuk menyejahterakan rakyat Bali. Demikian komentar Ketut Dawi di Badung. Penampilan pemimpin Bali harus sederhana, namun tegas. Berpihak kepada rakyat dan membangun berland-
askan konsep ajeg Bali. Ini harapan Suardana di Tabanan. Wayan Agus di Nusa Dua juga menginginkan pemimpin model serupa. Pemimpin yang mampu menjaga alam Bali. Ayu di Petang menambahkan, pemimpin Bali berpihak pada Bali, ini sudah menjadi prinsip. Jangan hanya mengejar uang, lalu mengorbankan adat, budaya dan alam Bali. Intinya, Fera di Tabanan berharap Bali jangan diperjualbelikan. Terpenting, menurut Nyoman Mastra di Gianyar, pemimpin Bali harus tepat janji antara kata dan pelaksanaan. Jangan ngomong ajeg Bali dan berpihak pada Bali
hanya sebatas omongan, tapi dilaksanakan. Bagi Gusti Sumardayasa di Tabanan, partai politiklah yang bertugas menjadikan calon pemimpin berkualitas. Parpol mencetaknya kemudian disajikan kepada rakyat dan rakyat yang memilih nantinya. Memangnya ada pemimpin yang berpihak pada Bali? Ngomongnya membela Bali, tapi nyatanya membela yang beli. Rakyat yang memilih ujung-ujungnya disalahkan, disebut telah salah memilih. Apa mau rakyat memilih pemimpin yang nantinya seperti itu? Ini pertanyaan Werdha di Gianyar. (sikha)
15
Selasa Wage, 24 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Athletic Club vs Atletico Madrid 2-2 Eibar vs Barcelona 0-4 Osasuna vs Sevilla 3-4 Real Betis vs Sporting Gijon 0-0 Real Sociedad vs Celta Vigo 1-0 ------------------------------------------------------------1. Real Madrid 18 13 4 1 48-17 43 2. Sevilla 19 13 3 3 42-25 42 3. Barcelona 19 12 5 2 51-17 41 4. Atletico Madrid 19 10 5 4 34-16 35 5. Real Sociedad 19 11 2 6 31-25 35 6. Villarreal 19 8 7 4 26-14 31 7. Athletic Club 19 8 5 6 24-21 29 8. Celta Vigo 19 8 3 8 29-33 27 9. Espanyol 19 6 8 5 25-26 26 10. Eibar 19 7 5 7 25-28 26 11. Las Palmas 19 6 7 6 28-30 25 12. Alaves 19 5 8 6 17-20 23 13. Real Betis 19 6 4 9 20-30 22 14. Malaga 19 5 6 8 27-33 21 15. Valencia 18 5 4 9 28-33 19 16. Deportivo 19 4 7 8 24-29 19 17. Leganes 19 4 6 9 15-31 18 18. Sporting Gijon 19 3 4 12 19-37 13 19. Granada CF 19 1 7 11 16-42 10 20. Osasuna 19 1 6 12 20-42 9 Pencetak gol : 15 Lionel Messi (Barcelona) Luis Suarez (Barcelona) Liga Inggris Arsenal vs Burnley 2-1 Chelsea vs Hull City 2-0 Southampton vs Leicester City 3-0 ------------------------------------------------------------1. Chelsea 22 18 1 3 47-15 55 2. Arsenal 22 14 5 3 50-23 47 3. Tottenham 22 13 7 2 45-16 46 4. Liverpool 22 13 6 3 51-27 45 5. Man. City 22 13 4 5 43-28 43 6. Man. United 22 11 8 3 33-21 41 7. Everton 22 10 6 6 33-23 36 8. WBA 22 9 5 8 30-28 32 9. Stoke City 22 7 7 8 28-34 28 10. West Ham 22 8 4 10 29-36 28 11. Southampton 22 7 6 9 22-26 27 12. Bournemouth 22 7 5 10 32-39 26 13. Burnley 22 8 2 12 24-33 26 14. Watford 22 6 6 10 25-38 24 15. Leicester City 22 5 6 11 24-37 21 16. Middlesbrough 22 4 8 10 18-25 20 17. Swansea City 22 5 3 14 26-51 18 18. Crystal Palace 22 4 4 14 30-41 16 19. Hull City 22 4 4 14 20-47 16 20. Sunderland 22 4 3 15 20-42 15
Jadi Pemain Pengganti, Suarez Sumbang Gol Barcelona Lionel Messi dan Luis Suarez mengemas gol ke-15 di Liga Spanyol saat Barcelona pesta gol 4-0 atas tuan rumah Eibar, Senin (23/1) kemarin. Melengkapi sukses tim Katalan, Neymar menyumbang satu gol dan sisanya dihasilkan pemain pengganti Denis Suarez. Kemenangan di Stadion Ipurua itu memakan korban. Gelandang Sergio Busquets harus ditandu keluar lapangan akibat pergelangan kaki terkilir menyusul tekel keras dari pemain Eibar Gonzalo Escalante. Pemain pengganti Denis Suarez malah membuka keunggulan menit kle-31. Sepakannya dari luar kotak penalti membawa tim tamu memimpin setelah ia menggantikan Busquets. Messi memperbesar keunggulan Barca dengan penyelesaian cerdas menit ke-50 sekaligus menjadi golnya yang ke-15 di liga musim ini. Mitra lini depannya Suarez juga mengoleksi 15 gol di liga dengan mencuri bola dari pemain bertahan Eibar, dan menyelesaikan peluang di tiang dekat pada menit ke-68. Neymar mempertegas dirinya tak bisa dipisahkan dari Messi-Suarez sebagai ujung tombak dengan mengemas gol pada menit ke-61. Ini menjadi gol pertamanya sejak Oktober. ‘’Busquets cedera, meski itu tidak seserius yang kami duga,’’ kata pelatih Barca Luis Enrique setelah kemenangan keem-
pat secara beruntun di semua kompetisi. Barca menghuni peringkat ketiga klasemen dengan 41 angka, tertinggal dua angka dari Real, yang menang 2-1 atas Malaga dan memiliki pertandingan yang belum dimainkan. Sevilla berada di peringkat kedua dengan 42 angka, setelah menang 4-3 di kandang Osasuna. Sedangkan Atletico Madrid kembali gagal mendulang kemenangan meski mendapatkan gol brilian Antonio Griezmann. Atletico mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 2-2 di markas Athletic Bilbao. Gol dari
Franco Vazquez dan Pablo Sarabia mengamankan tiga angka untuk Sevilla setelah kapten mereka Vicente Iborra mencetak gol
Pemain pengganti Barcelona Denis Suarez.
Isak Pilih Dortmund dibandingkan Real Madrid
Pencetak gol : 15 - Alexis Sanchez (Arsenal), Diego Costa (Chelsea) Liga Italia AS Roma vs Cagliari 1-0 Atalanta Bergamo vs Sampdoria 1-0 Bologna vs Torino 2-0 Empoli vs Udinese 1-0 Genoa vs Crotone 2-2 Juventus vs Lazio 2-0 Palermo vs Inter Milan 0-1 Pescara vs Sassuolo 1-3 ------------------------------------------------------------1. Juventus 20 16 0 4 42-16 48 2. AS Roma 21 15 2 4 42-18 47 3. Napoli 21 13 5 3 47-24 44 4. Lazio 21 12 4 5 35-24 40 5. Inter Milan 21 12 3 6 34-23 39 6. Atalanta 21 12 2 7 33-24 38 7. AC Milan 20 11 4 5 31-24 37 8. Fiorentina 20 9 6 5 33-25 33 9. Torino 21 8 6 7 38-31 30 10. Bologna 20 7 5 8 20-25 26 11. Cagliari 21 8 2 11 31-45 26 12. Udinese 21 7 4 10 25-28 25 13. Chievo Verona 21 7 4 10 21-30 25 14. Sassuolo 21 7 3 11 31-35 24 15. Genoa 21 6 6 9 24-29 24 16. Sampdoria 21 6 6 9 22-27 24 17. Empoli 21 5 6 10 12-26 21 18. Crotone 20 2 4 14 16-36 10 19. Palermo 21 2 4 15 17-41 10 20. Pescara 20 1 6 13 16-39 9 Pencetak gol : 15 - Mauro Icardi (Inter Milan). Liga Jerman Mainz vs Cologne Bayer Leverkusen vs Hertha Berlin
0-0 3-1
Liga Prancis Monaco St Etienne Lyon
vs FC Lorient 4-0 vs Angers SCO 2-1 vs Marseille 3-1
dan menjebol gawang sendiri. Tim asuhan Jorge Sampaoli mengemas gol keempat lewat Sarabia menit ke-91. Sergio Leon membawa tim juru kunci Osasuna memimpin pada menit ke-15. Namun selanjutnya mereka tak berkutik menghadapi serbuan pemain Sevilla. Kenan Kondro kemudian mencetak gol hiburan pada menit ke-92 yang mempertipis skor menjadi 3-4. Di Bilbao, rentetan tiga kemenangan beruntun di liga untuk Atletico Madrid harus berakhir meski pasukan Diego Simeone tampil gemilang pada awal pertandingan. Umpan silang Koke, yang diniatkan ditujukan kepada Griezmann, mengarah lurus ke gawang pada menit ketiga. Namun tuan rumah mampu segera mengatasi rasa terkejut, menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui sepakan keras Inigo Lekue. Oscar de Marcos menanduk bola untuk membawa Athletic memimpin pada menit ke-56. Bagaimanapun, Griezmann memperlihatkan penyelesaian berkelas dari sudut sempit setelah mengatasi perangkap offside. Namun setelah gol itu dianulir, ia tak mengulangi kesalahan dua kali dengan melepaskan penyelesaian mendatar ke tiang jauh di sepuluh menit tersisa. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
PELUK - Petenis Spanyol Rafa Nadal (depan) memeluk lawannya, Gael Monfils, usai pertandingan putaran keempat grand slam Australia Terbuka, Senin (23/1) kemarin.
Nadal Rebut Tiket ke Perempatfinal
Melbourne Mantan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal membuat kejutan dengan merebut tiket ke babak perempatfinal grand slam Australia Terbuka, Senin (23/1) kemarin. Petenis Spanyol itu di luar dugaan mampu menyingkirkan lawannya dari Prancis Gael Monfils 6-3, 6-3, 4-6, 6-4. Ini menjadi penampilan terbaik Nadal setelah terakhir kali mencapai babak delapan besar pada Prancis Terbuka 2015. Kesuksesan itu ditandai dengan berteriak keras usai mengalahkan Monfils dalam waktu 2 jam 56 menit di Rod Laver Arena. Kemenangan itu pantas dirayakan bagi petenis berusia 30 tahun itu. Dia menghadapi laga dramatis setelah unggul di set pertama dan kedua namun kehilangan set ketiga. Bahkan lawannya yang unggulan ke-6 itu mampu memimpin 4-2 di set keempat. Namun, kesabaran Nadal berbuah kemenangan sekaligus peluang besar bagi dirinya melengkapi trofi grand slam ke-15. Dengan tersingkirkan No-
vak Djokovic di putaran kedua, maka unggulan ketiga Milos Raonic kini menjadi halangan utamanya sejak terakhir kali memenangkan gelar grand slam pada Prancis Terbuka 2014. ‘’Bagi saya, kemenangan ini sangat berarti. Karena saya benar-benar memulai musim dengan mencapai peremnpatfinal grand slam lagi, khususnya di lapangan keras,’’ tegas Nadal. Di laga sebelumnya Grigor Dimitrov mencapai perempatfinal untuk pertama kalinya dalam dua tahun usai menaklukkan Denis Istomin dengan skor 2-6, 7-6 (2), 6-2, 6-1. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri laju indah petenis wildcard Uzbekistan itu di Melbourne Park. Istomin, yang secara sensasional menyingkirkan juara enam kali Novak Djokovic di putaran kedua, terlihat terganggu dengan cedera paha kiri setelah memenangi set pertama. Unggulan ke-15 Dimitrov memaksimalkan sepenuhnya masalah-masalah yang membelit sang lawan. Dimitrov akhirnya melaju setelah
Berlin Borussia Dortmund, Senin (23/1) kemarin menandatangani kontrak jangka panjang dengan penyerang remaja asal Swedia, Alexander Isak, sambil menunggu lampu hijau dari FIFA karena pemain berbakat itu masih berusia di bawah 18 tahun. Isak yang berusia 17 tahun, beberapa hari lalu ia dikabarkan akan bergabung dengan klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Pengumuman mengejutkan itu terjadi setelah ia membuat debut profesionalnya untuk AIK pada usia 16 tahun. Dia menjadi pemain termuda Swedia yang mencetak gol pada bulan ini. Gol itu diciptakannya saat tampil perdana dalam laga persahabatan dengan Slovakia yang berakhir dengan skor telak 6-0. Isak dianggap sebagai pemain Swedia yang paling menjanjikan setelah striker Manchester United Zlatan Ibrahimovic. Dia mencetak 10 gol dalam 19 pertandingan untuk membantu AIK finis di posisi kedua liga papan atas Swedia pada musim lalu dan lolos ke Liga Eropa. (kmb39/rtr/ant)
memenangi tiga set beruntun dan menutup pertandingan dalam waktu dua jam 24 menit. Dimitrov akan bermain melawan unggulan ke-11 David Goffin untuk memperebutkan satu tempat di semifinal. Tunggal Putri Petenis Inggris Johanna Konta melangkah ke perempatfinal dan siap menghadapi Serena William, setelah dia mengalahkan Ekaterina Makarova 6-1 6-4 pada pertandingan putaran keempat. Konta (25) yang menjadi harapan terakhir Inggris setelah Andy Murray dan Dan Evans tersingkir, menyudahi lawannya asal Rusia itu dalam pertandingan di bawah suhu 35 derajat Celsius. Dalam pertandingan itu, Makarova tidak mampu meladeni servis lawannya pada set pertama dan mencoba mengubah permainan namun mampu ditangkal Konta. Sebelumnya Serena meraih tiket ke delapan besar dengan menundukkan Barbora Strycova 7-5, 6-4. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/net
Pemain baru Borrusia Dortmund Alexander Isak.
The Blues Unggul Delapan Angka
Bali Post/rtr
GOL - Bek Chelsea Gary Cahill mencetak gol ke gawang Hull City pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (23/1) kemarin di Stamford Bridge.
London Diego Costa dan Gary Cahill memastikan kemenangan Chelsea 2-0 atas tuan rumah Hull City pada pertandingan kompetisi Liga Inggris, Senin (23/1) kemarin. Hasil ini mengantarkan the Blues memimpin klasemen dengan keunggulan delapan angka dari pesaing terdekatnya, Arsenal. The Gunners juga membukukan tiga angka kemarin dengan menang tipis 2-1 atas Burnley. Laga di Stadion Emirates diwarnai dua penalti jelang akhir pertandingan dan Arsene Wenger berseteru dengan ofisial keempat setelah dikeluarkan terkait protesnya terhadap penalti pertama. Laga lainnya juara bertahan Leicester City dibekap Southampton 0-3. Chelsea berpeluang besar untuk menggantikan pasukan Claudio Ranieri sebagai juara pada Mei mendatang setelah mencatatkan kemenangan kandang beruntun kedelapannya di liga saat melawan Hull. Pertandingan di Stamford Bridge ini sempat ditunda menyusul benturan kepala antara Ryan Mason dan Cahill pada menit ke-14. Mason dilarikan ke rumah sakit dan men-
derita retak pada tulang tempurungnya, laporan klub Hull City kemarin. Laga ini menjadi panggung sempurna bagi Costa setelah absen akibat cedera saat melawan Leicester pekan lalu karena bersetru dengan manajer Antonio Conte. Media Inggris melaporkan bahwa ia mempertimbangkan prospek pindah ke Tiongkok dengan tawaran yang amat menguntungkan. Conte berkata sebelum pertandingan bahwa ia senang dengan mentalitas Costa, dan ia lebih senang dengan gol yang membawa timnya memimpin pada fase akhir babak pertama. Sepakan Costa yang menerima umpan dari sisi kanan yang dilakukan Victor Moses menghasilkan gol pembuka. Selebrasinya pun mengundang tanda tanya karena ia mengisyaratkan semua orang yang mengkritiknya untuk tutup mulut. Apalagi media yang memberitakan dirinya akan pindah ke Tiongkok. Gol ini merupakan yang ke-52-nya dari penampilan ke-100-nya untuk Chelsea yang kini mengoleksi 55 poin diikuti Arsenal (47), Tottenham Hotspurs (46) dan Liverpool (45). Cahill melengkapi kemenangan tim
tamu melalui sundulan kepala pada menit ke-81. ‘’Sekarang kami unggul delapan angka, dan masih ada 16 pertandingan untuk dimainkan. Menurut saya, saya dan para pemain saya memiliki pengalaman bagus untuk memahami bahwa liga ini akan sangat ketat sampai akhir,’’ kata Conte. Di Stadion Emirates, ketegangan terjadi hingga jelang akhir pertandingan antara tuan rumah Arsenal melawan Burnley. Shkodran Mustafi membawa the Gunners memimpin menit ke-59. Namun wasit menunjuk titik putih yang berhasil dieksekusi Andre Gray di injury time. Arsenal yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 65 karena Granit Zhaka dikartu merah, akhirnya meraih tiga poin lewat penalti Alexis Sanchez menit ke-98. Kemenangan itu disambut lega Wenger yang kemudian meminta maaf terkait perselisihannya dengan ofisial keempat. Bagaimanapun, manajer Arsenal itu berpeluang menghadapi dakwaan FA karena terlihat mendorong Anthony Taylor setelah dia diusir wasit Jon Moss. (kmb39/rtr/ant)
OLAHRAGA
16
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Pebulu Tangkis Porprov dan Kejurprov Masuk Data SI
Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis yang turun di ajang Porprov dan Kejurprov, datanya wajib masuk dalam Sistem Informasi (SI). Dengan demikian, bisa terhindarkan adanya kasus atlet bodong atau terpantau nama dan asal klubnya jika terjadi mutasi. Ketua Harian Pengprov PBSI Bali Dewa Agung Gede Lidartawan, di Denpasar, Senin (23/1) kemarin menjelaskan, saat ini baru 36 atlet Bali yang masuk data SI, sehingga bisa dipastikan belum semuanya masuk. ‘’Bagi atlet luar Bali, jika mau turun di Porprov atau Kejurprov, wajib menyertakan surat pelepasan dari klub PBSI asalnya,’’ tutur Lidartawan yang menjabat Bidang Hubungan Daerah Wilayah II (Kalimantan, Bali, NTB, NTT) di PB PBSI ini. Apalagi, kalau terjadi pemalsuan umur, pasti pelatih dan klub yang membina atlet bersangkutan akan diberi sanksi yang lebih berat lagi. Lidarwatan menjelaskan, tugas dirinya memantau prestasi atlet termasuk di Porprov, yang melempem dan tak punya aktivitas. Apalagi, PB PBSI berniat menggulirkan program Puslatwil. ‘’Puslatwil tentu menyasar pada daerah yang dominan mempunyai atlet berprestasi, berikut fasilitas lapangan dan wisma atlet,’’ tuturnya. Menurutnya, Bali boleh saja mengajukan dipakai Puslatwil, namun harus didukung Pemprov, utamanya menyangkut penyediaan sarana dan fasilitas. Selain itu, hajatan sirkuit nasional juga mulai digelar Februari nanti di Manado. Sedangkan sirnas memiliki dua kegiatan yakni Sirnas Djarum dan Sirnas Milo. ‘’PB PBSI masih menggodok pola pelaksanaan dua sirnas ini, misalnya berapa seri dalam setahun,’’ jelasnya. (022)
Semen Padang Ikuti Piala Presiden
Padang (Bali Post) Pihak manajemen Semen Padang Football Club (SPFC) memastikan mengikuti turnamen Piala Presiden 2017 yang akan dilaksanakan pada akhir Januari 2017. ‘’Undangan untuk mengikuti Piala Presiden telah sampai ke kami, insya Allah kami akan ikut serta pada turnamen tersebut,’’ kata Manajer SPFC Win Bernardino di Padang, Senin (23/1) kemarin. Ia menyebutkan perwakilan tim akan mengikuti rapat di Jakarta terkait pelaksanaan Piala Presiden 2017, Selasa (24/1) ini. ‘’Dari SPFC akan dihadiri oleh Direktur Teknik Iskandar Zulkarnain Lubis dan Roni,’’ ujarnya. Dengan telah ditentukan keikutsertaan SPFC menghadapi Piala Presiden maka proses menyeleksi pemain asing Asia akan dipercepat. Saat ini SPFC memantau tiga pemain asing Asia untuk mengisi satu posisi kosong di tubuh tim tersebut. Ketiga pemain tersebut berasal dari Korea Selatan, Irak, dan Lebanon. Untuk menilai penampilan mereka pihaknya sementara mempelajari dari pertandingan-pertandingan melalui rekaman video. Sedangkan untuk melakukan seleksi, pihaknya akan lakukan setelah diumumkan salah satu dari ketiga nama pemain asing Asia tersebut. Sementara itu, Direktur Umum PT KSSP Rinold Thamrin mengatakan saat ini tim masih menilai kemampuan dari beberapa pemain asing Asia, dengan adanya Piala Presiden seleksi ini harus selesai sebelum akhir bulan. ‘’Sebisa mungkin kami harus selesaikan seleksi pemian asing Asia tersebut sebelum akhir Januari,’’ ujarnya. (ant)
Bali Post/dok
DIPERTANYAKAN — Eksistensi PS Badung dipertanyakan partisipasinya di ajang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, yang rencananya digulirkan April mendatang.
PS Badung Ajak Rembuk Anggota Klub
Mengupura (Bali Post) -
PS Badung yang memiliki 26 klub anggota bakal berembuk dengan anggotanya menyikapi partisipasi di ajang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, yang rencananya digulirkan April mendatang. Pasalnya, tim semipro sudah tidak boleh lagi dibiayai dana APBD. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Senin (23/1) kemarin menyatakan, PS Badung merupakan tim pelat merah milik Pemkab Badung, dan merangkak dari Divisi II, Divisi I hingga ke Divisi Utama berkat
jerih-payah kucuran APBD Badung. Persoalannya, kini tim yang naik ke kasta Divisi Utama dan tidak boleh lagi dibiayai APBD. Karena itu, dibentuklah PT Sepak Bola Badung Bali yang mempunyai bidang usaha guna mendanai tim
selama melakoni kompetisi. Kenyataannya, terjadi dualisme kepengurusan di tubuh perusahaan berbendera PT Sepak Bola Badung Bali. ‘’Meskipun lisensi Divisi Utama, hasil kucuran APBD Badung, tetapi kami tak tahu di mana keberadaan lisen-
Bali Post/ant
LATIHAN - Sejumlah pesepak bola tim PSM Makassar melakukan latihan di Lapangan Trisakti, Legian, Bali, Senin (23/1) kemarin. PSM Makassar menjalani pemusatan latihan dan dijadwalkan menggelar sejumlah uji coba di Bali hingga 30 Januari sebagai persiapan menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017.
gelar kongres pergantian pengurus. Para pengurus PS Badung tekah menggelar rapat di Kuta, Minggu (22/1) lalu. Intinya, trio pelatih Porprov Nyoman Sujata, Nyoman Oka Triana, dan Kadek Loco Ediana telah merekrut 46 pemain, terdiri atas Badung Selatan (28) dan Badung Utara (18). ‘’Kami akan menciutkan menjadi 30 pemain, pada awal Februari nanti,’’ terangnya. (022)
Piala Ngurah Rai Gunakan Standar WKF
PSM Tak Lagi Berminat Datangkan Bio Paulin
Makassar (Bali Post) Manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) yang menaungi tim Juku Eja sudah melupakan keinginan mendatangkan bek Bio Paulin Pierre menghadapi kompetisi Liga Indonesia 2017. Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina, Senin (23/1) kemarin, menyatakan pihaknya sudah memutuskan merekrut bek asing asal Prancis Steven Paulle untuk menjadi bek tengah tim yang juga berjuluk ‘’Ayam Jantan Dari Timur’’ tersebut. ‘’Tidak ada lagi pembahasan atau pembicaraan dengan Bio Paulin. Apalagi kita juga telah mendatangkan sejumlah pemain belakang berpengalaman, termasuk Hamka Hamzah,’’ katanya. Selain sudah mendatangkan sejumlah pemain berposisi bek, manajemen juga cukup keberatan dengan nilai kontrak yang ditawarkan agen pemain tersebut yakni hingga Rp 1,5 miliar jika PSM ingin menggunakan jasa pemain yang uga telah dinaturalisasi tersebut. ‘’Maharnya (nilai kontrak yang diajukan) juga mencapai angka Rp 1 miliar. Apalagi kita juga sudah mendatangkan banyak pemain belakang sehingga pembicaraan dengan Bio Paulin dihentikan,’’ ujarnya. Sebelumnya, Agen Bio Paulin yakni Matheuw mengaku jika peluang Bio Paulin untuk bergabung dengan tim ‘’Juku Eja’’ kini tinggal menunggu keputusan dari CEO PT PSM Munafri Arifuddin. ‘’Saya sudah bicara sama Pak Appi (sapaan Munafri Arifuddin). Untuk harganya berada dikisaran 1 hingga 1,5 miliar,’’ katanya. Mengenai harga Bio Paulin yang begitu besar, dirinya mengaku hal itu tentu karena kualitas sang pemain. Apalagi pemain berambut panjang itu sudah sukses mengantarkan Persipura sebagai yang terbaik termasuk ketika tampil sebagai juara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Ia menjelaskan, Bio Paulin memang sudah ingin mencari suasana baru. Artinya tidak lagi memprioritaskan klub lamanya Persipura Jayapura untuk menjadi klubnya di kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air tersebut. Bio Paulin, katanya, juga mengaku tidak keberatan jika harus tinggal di Makassar. Intinya sang pemain begitu siap untuk mambantu mengangkat prestasi PSM Makassar pada kompetisi resmi 2017 tersebut. Menurutnya, jika PSM memutuskan mengontrak Bio maka tentu tinggal mencari satu pemain lagi di lini belakang PSM. Dengan kondisi itu maka dirinya optimistis akan membuat PSM memiliki peluang menjadi juara ISL 2017. (ant)
sinya saat ini,’’ tuturnya. Oleh sebab itu, pihaknya mengagendakan rapat bersama 26 klub anggota PS Badung guna menentukan sikap. ‘’Kami akan membahas bersama klub anggota, hasil rapat baru kami tindak lanjuti,’’ jelas pria yang akrab disapa Koming ini. Koming juga berniat mempertanyakan status Divisi Utama PS Badung, berikut lisensinya kepada Asprov PSSI Bali, yang akan meng-
Jakarta BNI Taplus sudah lima kali menjuarai turnamen Proliga. Pada tahun 2016 lalu, BNI gagal menjadi juara keenam kalinya setelah Putra Surabaya Samator sukses menyudahi perlawanan anak asuh Eduardo De Paula dengan skor 3-0 (25-18, 25-22, 25-22) tersebut. Tim Putri Pada kompetisi Proliga 2017 ini, Jakarta BNI Taplus juga menyertakan tim putrinya, setelah pada 2016 lalu absen. Pelatih regu putri dipilih Sukirno. ‘’BNI tahun ini juga menyiapkan regu putri untuk berlaga di kompetisi Proliga,’’ kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni. BNI yang konsisten mengikuti kompetisi Proliga ini sejak pertama kali diselenggarakan pada 2002 hingga saat ini, optimistis regu putra dan putri Jakarta BNI Taplus akan mampu meraih prestasi maksimal. ‘’Tim putra dan putri Jakarta BNI Taplus pada Proliga 2017 ini diperkuat oleh 16 pemain. Kami optimistis kedua tim Jakarta BNI Taplus akan mampu meraih prestasi maksimal pada turnamen Proliga tahun ini karena diperkuat oleh beberapa pemain bertaraf nasional dan internasional, juga pemain-pemain muda berpengalaman,’’ ujar Baiquni. (ant)
KUNJUNGAN - (Dari kanan ke kiri) Ketua Umum Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) Bali yang juga mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg didampingi Ketua Harian PB Lemkari Ihklas Bahar, Ketua Harian Pengprov Lemkari Bali Anak Agung Nanik Suryani dan Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Piala I Gusti Ngurah Rai IX I Ketut Aryana berkunjung ke BaliTV, Jalan Kebo Iwa, Senin (23/1) kemarin. Turnamen Piala I Gusti Ngurah Rai IX akan berlangsung di GOR Lila Bhuana 23 - 29 Januari.
Bali Post/ant
KOSTUM BARU - Pemain tim voli putra dan putri Jakarta BNI Taplus Dimas Saputra Pratama (kiri), Sormaz Nenad (kanan), Adeuneria Pratiwi (kedua kiri) dan Jaimie Thibault (ketiga kiri) menunjukkan kostum baru tim Jakarta BNI Taplus di Jakarta, Senin (23/1) kemarin. Dalam kompetisi tersebut tim voli Jakarta BNI Taplus optimis mampu meraih prestasi maksimal pada turnamen Proliga pada musim ini.
Jakarta BNI Taplus Targetkan Juara Proliga 2017
Jakarta (Bali Post) Regu putra Jakarta BNI Taplus memasang target juara dalam turnamen Proliga 2017, kendati tim asuhan pelatih asal Brazil Joao Eduardo de Paula banyak melakukan perombakan pemain. ‘’Walau waktu persiapan kami tidak banyak, dan bermain dengan formasi pemain baru, saya yakin pada tim ini bisa mencapai hasil maksimal sesuai target dari manajemen,’’ kata Eduardo di sela acara pengenalan tim Jakarta BNI Taplus putraputri di Jakarta, Senin (23/1) kemarin. Dengan hanya menyisakan dua pemain dari musim sebelumnya yaitu Dimas Saputra Pratama dan Yan bastian Basoko Bayu serta ditarget juara, Eduardo tidak melihat ini sebagai kesulitan. ‘’Saya tidak melihat ini sebagai masalah. Ini adalah tantangan, meski memang dengan perombakan ini akan berat dijalani, tetapi saya memiliki tim pelatih andal dan pemain-pemain hebat. Saya pikir kami akan melakukan sesuatu yang baik di musim ini,’’ ujarnya. Keyakinan yang diungkapkan oleh Eduardo tersebut tampaknya bukanlah tanpa alasan, karena selain merombak skuad lama, Jakarta BNI Taplus putra juga mendatangkan dua pemain asing yaitu Sormaz Nenad dan Igor
Luri Nascimento. Berdasarkan informasi dari laman World of Volley, diketahui Nenad merupakan pemain tim nasional Bosnia dan Herzegovina yang telah bermain untuk berbagai klub di Eropa. Sementara Igor adalah atlet voli Brazil yang sudah cukup sering bermain di kompetisi internasional. ‘’Sesungguhnya perombakan tim ini adalah gerakan baru, dengan keseimbangan antara pemain muda dan senior. Dengan susunan seperti ini, saya pikir kami bisa jadi lawan yang sangat berat bagi tim-tim yang lain,’’ lanjutnya. Sementara itu, Open Spiker tim putra Jakarta BNI Taplus Muhammad Riviansyah menyatakan target dan keinginan manajemen sangat mungkin tercapai seiring dengan semakin baiknya kerja sama tim yang terlihat dalam latihan. Kendati demikian, tambah Rivi, target dari timnya untuk di seri pertama yang akan digelar di Malang adalah masuk empat besar. ‘’Karena ini tim yang baru terbentuk, kami butuh adaptasi dan perkembangannya sangat baik selama masa latihan ini. Jika terus berlangsung positif, bukan tidak mungkin kami bisa mencapai juara. Namun di Malang nanti kami hanya menargetkan empat besar sambil melihat-lihat kekuatan lawan,’’ ujar Rivi.
Aryana. Ikhlas Bahar menilai Piala Ngurah Rai sebagai kejurnas seri I, yang akan dilanjutkan di Makassar, Jakarta, dan Jabar. ‘’Pascaseri IV akan dilanjutkan dengan babak grand-champuion,’’ tutur Ikhlas. Sementara itu, Ketua Umum Lemkari Bali Wayan Geredeg menyatakan peserta membeludak, sebab penasaran ingin menjajal kemampuan karateka Bali. Maklum, Bali berkekuatan 20 karateka, keluar sebagai juara umum pada Kejurnas Lemkari di Kalsel (2016) dengan membawa pulang 20 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. ‘’Jadi, para kontestan ikut berpartisipasi ke Pulau Dewata, sebab ingin meladeni karateka Bali. Akan tetapi, atlet tuan rumah terpencar bukan lagi membela Pengprov, tetapi masing-masing dojo,’’ jelas mantan Bupati Karangasem ini. Di sisi lain, Ketua Panpel Ketut Aryana menerangkan, event di Bali diisi gashuku penyeragaman gerak, yang dipimpin Ketua Dewan Guru PB Lemkari Harried Fanning (DAN VIII), serta Shihang Kawakami (DAN VII) sekaligus President JKA of Ibaraki, yang langsung datang dari Jepang. ‘’Gashuku ini melibatkan 240 karateka,’’ ungkapnya. Selain itu, hajatan ini juga diselingi penataran pelatih serta wasit, juga ujian kenaikan DAN. (022)
Denpasar (Bali Post) Kejuaraan karate ‘’Indonesia Lemkari Open Tournament’’ memperebutkan Piala bergilir I Gusti Ngurah Rai IX/2017 dan piala tetap Pangdam IX/Udayana, di GOR Lila Bhuana, 23-29 Januari, menggunakan perangkat canggih standar World Karate-do Federation (WKF). Karena itu, menurut Ketua Harian PB Lemkari Ikhlas Bahar, pihaknya menjamin pertandingan berlangsung fair-play, serta menjunjung tinggi sportivitas, serta tak ada lagi istilah kemenangan berkat faktor nonteknis. Di samping itu, penerapan standar internasional ini, bisa mengungkap gaya dan teknik karateka, sehingga bisa dipalajari, termasuk watak dan karakter karateka bisa dipantau. ‘’Jadi, kelak sang karateka masuk pelatnas, pelatih sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan atletnya. Bahkan, jika gaya tarungnya menggunakan teknik monoton, bisa dibekali variasi teknik,’’ tutur Ikhlas Bahar saat berkunjung ke BaliTV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Denpasar, Senin (23/1) kemarin. Ikhlas Bahar didampingi Ketua Umum Pengprov Lemkari Bali Wayan Geredeg, Ketua Harian Lemkari Bali AA Nanik Suryani serta Ketua Panpel Piala Ngurah Rai Ketut
Bali Post/wan
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Wage, 24 Januari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
!!Bth Dicari Cook,Waiter & Helper Bella Kita Retreat and Villas Dcr Housekeping Villa di Dicari PRT Wanita tdr dlm max 8org Sopir B1/A,8org Tenaga Lam bw lsng ke:Jl.By Pass Ngrh looking for waiter/ss, Pantai Kuta Hub:0361-751396 30th gaji 2Jt Hub.081339374017 B.BP.001.01.17.0002165 B.BP.001.01.17.0002106 Angkat Kuat,Gaji Min.70.000/Hr Rai No.68Sanur HP.082146808888 Reception, Cook,Cook Helper, Dcr Krywn Depot Sate Ayam FranB.BP.001.01.17.0002225 Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Barista. Send CV direct to chise,Gj UMR.Zull:085739098499 !!!!Kpl pesiar-Dcr. yg bisa bhs Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps Padma Utara No.2 Legian Bali. B.BP.001.01.17.0002175 Jepang: Restaurant, Bar & Room B.BP.141.01.17.0002234 Oposite Garden View Hotel Dcr PRT tdr dlm, Jl.Tkd. PT Piramid Jl Jayagiri VII/12B !!Dicari Sopir Siap B.BP.154.01.17.0002221 Batanghari, 081237068805 Renon, Phn:0361-226636/226736 Bth krywti Utk Gallery Hubungi Kerja Dalam Shift,Datang Lgsg B.BP.004.01.17.0002204 B.BP.001.01.17.0001869 Interview ke Jl.Danau Poso No. Ibu Ratna HP:08123657243 Dcr SMK/STM Electro Hub:248115 !!Dicari PRT Pengalaman,Jujur, B.BP.001.01.17.0002177 35 Sanur atau H.082266066650 081246997772 / 081999382771 Rajin,Rambut Potong Pendek B.BP.141.01.17.0002228 B.BP.801.01.17.0002145 Cari Paramdis/Farmasi u/Apotek Tinggal Dalam Umur 30Th Keatas BigBro Kampial CP.081916181256 Need Buttler for villa Dcr Sales Lam Jl.Intan LC II experienced. Call:08179435677 Gaji 2Jt/Bln Hub.082266066650 Gg.3 No.6 Gatsu Timur B.BP.001.01.17.0001871 B.BP.154.01.17.0002223 B.BP.141.01.17.0002229 B.BP.001.01.17.0002184 Dbtuhkan Therapist.hair dresser !Asst Mgr,Spv,MinS1 L/P Max35, Alam Tirta Outbound,Mencari Dcr Security utk Rumah Pribadi utk Spa di Kerobokan,yang Manager Marketing Pglaman 5 Th KTP Bali(ayuniasa07@gmail.com) Segera Hub.082144466778 B.BP.001.01.17.0001820 berpngalaman bisa bhs Inggris, Gaji 5-15Jt/Bln H.081547110333 B.BP.001.01.17.0002156 !Dicari Security,Accounting, B.BP.001.01.17.0001729 gaji bagus, Hub: 081237893361 Dcr Sopir SIM A UD.Sanjiwani A Best Night Club in Bali Need Driver Berpengalaman,Tanggung B.BP.031.01.17.0002160 Hub.085108835588 Urgent Soundman Engineering(3), Jawab Minat Datang Langsung Dcr Adm & Serabutan,Kernet B.BP.001.01.17.0002174 Lighting(2)& Well Experienced Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Hub.087761435031 Dcr Staf Accounting Pengalaman Soundman(2).Call 081805655858 Sanur Atau Hub.082266066650 B.BP.001.01.17.0002202 B.BP.001.01.17.0002161 Wanita Hub.08123601588 B.BP.141.01.17.0002231 Dcr Admin(P) & Arsitek(L) B.BP.001.01.17.0002141 Accounting Wnt Hubungi: ***A.BVC Kerja diluar Negri Hub.081236723118 Dcr bnyk&sgr krywn/i pbrk roti 081547497086,BB:D3284F3C Resmi utk semua usia, Resto Hotel B.BP.001.01.17.0002143 B.BP.001.01.17.0002216 baker, produksi&admin tdk harus Kebun081337903069,087860831351 Dcr Cpt Tukang Masak yg bbq & berpengalaman.Sms 081999057909 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** B.BP.166.01.17.0002238 SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga Wetris diCanggu H:081237651816 B.BP.001.01.17.0002220 ACK Jl.Pr Batu Pageh Ungasan B.BP.001.01.17.0001461 B.BP.001.01.17.0001961 Dcr:HK & FO.Puri Asih Hotel Mmbthkn Krywn/i H.082339954650 Dcr Customer Relation Officer !!!!!Hotel di Eropa Dcr. Asian B.BP.001.01.17.0002176 Jl.Pantai Kuta No.40 Bali Laki/Perempuan,CV.Dikirimke B.BP.001.01.17.0002152 Cook (Chinese and Japanese). Dcr 3Tng Wanita/Laundry Kain PT.Piping System Indonesia Dicari PRT Hub.08155706625 PT Piramid Jl Jayagiri VII/12B utk Perusahaan Dekorasi Dicari Pgwi RT Wanita 2 Org yg Jl.G.Agung No.7 Denpasar-Bali atau 085237942000 Renon, Phn:0361-226636/226736. Hub.081999676868 Rajin & Jujur Hub.081338661656 B.BP.001.01.17.0002173
B.BP.001.01.17.0001868
B.BP.001.01.17.0002148
B.BP.001.01.17.0002142
B.BP.001.01.17.0002162
Dicari Adm,Sopir,Mkt,Gdg.Lam CV Tristar Jl.cargo 24/413324
B.BP.001.01.17.0002199
Dibutuhkan Guru IPA SD,Syarat: S1 MIPA/FKIP IPA.Bisa Bhs Inggris,Denpasar Children Centre. Jl.Bedugul 18C Sidakarya Telp.(0361)-725725
B.BP.001.01.17.0002151
Dibutuhkan Sekretaris Property Agen Bhs Inggris lisan & tulis walk in interview krm CV ke Bali Land Office Jl.Umalas No.1A Kerobokan 0361-738803
B.BP.001.01.17.0002218
Dibutuhkan Sopir Pribadi(ASAP) Usia Max.40Thn,tdk merokok, SIM A,Rapi,Bersih,Jujur, Rajin. Kirim CV ke MM Galleri Bali Jl.Sunsetroad No.98XX Telp. 0361-8475711/12 mmgalleribali@ yahoo.com
B.BP.001.01.17.0002203
Marketing,SMA/Sederajat,Max 30 Th,bisa Komp&B.Ing,Hub:0813371 65600/info@bioenvirotank.com
B.BP.001.01.17.0002159
Dibutuhkan sgr cook,waiter/s, barista.Kirim CV ke Taman Nauli Kitchen&Lounge. Ph.081338553372/08113867635 B.BP.004.01.17.0002193
Sales dan Supervisor Dpt Mess. Jl.Cargo Permai 198XX CV.Mulyo
B.BP.001.01.17.0002150
Vacancy Junior Acct For Villas in Sanur Please Call 087861956860 or 082144029393
Dicari 1 Karyawan Laki,SMA/SMK maks.D1,Pintar Komputer.Kirim CV ke Jl.Swakarya Baru No.2 Denpasar(80113)maks.3 hari
B.BP.001.01.17.0002217
Dicari Adm,lulusan SMK/D1/D3 Ekonomi/Akutansi. Cew/Cow Sgl DomisiliBali.Lamaran,email:ka dekbudiartini@globaldewata.com
B.BP.001.01.17.0002069
Dicari Sgr 1 Adm bisa Computer Bag.Gudang,HRD min D3,Spv dan Sales Counter Kirim Lam ke PT Colombus Jl.Ksatrian No.I AB Gianyar
B.BP.014.01.17.0002178
Dicari Sopir Pickup untuk di Gianyar Hub 081999982666
B.BP.004.01.17.0002194
Dicari Sopir&Tenaga Serabutan Telp.081999825204 Jl.Sulatri
B.BP.001.01.17.0001815
Dicari therapist (laki-laki) tinggi min 160,min tamatan SMA max 35tahun,punya kendaraan sendiri, sehat dan pekerja keras,pengalaman tidak diutamakan.Dan Reception bisa bahasa Inggris&bisa computer.Kirim CV ke:jarimenari@jarimenari.com/ Jl.RayaBasangkasa#47,Seminyak Tlp.(0361) 736 740
B.BP.001.01.17.0002167
B.BP.004.01.17.0000683
Dcr House Keeping & Enginering Hub.Hotel Made Bali 424633
B.BP.001.01.17.0002155
Distributor Stavolt&Ups Cr, Teknisi Elektro/Listrik,Helper bs kerjaSamadlmteam,jujur,Rajin CV ke Prima Utama Jl.ImamBonjol 250Dps,0361485852/085337467878
B.BP.801.01.17.0001529
PT.Yongma Indonesia bth SPG/SPB.Aktif.Pny kendaraan. Min SMA.Niat bekerja.Bisa krm CV Email:Puji.yongma@gmail.com B.BP.031.01.17.0002198
Pembantu wnt u/Rumah diKerobokan Tidurluar Gj2jt 08123816793 B.BP.166.01.17.0002237
Perush Dist Nas membutuhkan Sales L/P Max.35Thn Min SMA/K Punya Kendaraan Sendiri Krm Sgr Lam ke Jl.Gatot Subroto Barat 170X Dps / hrdplbali@sekar.co.id B.BP.004.01.17.0002186
Pratama Finance,Butuh:CMO Min:D1,Jujur,Diutamakan Pnglmn Lam:Gatsu Tim 240B,u/Dps,Tbn B.BP.001.01.17.0002197
Travel Agent Bth AcctAdmin Exp min.1th bisa Computer&English 287555, madehilly@yahoo.com.au B.BP.001.01.17.0001994
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Agya TRD S Th’2014 Hitam Tgn 1 Manual Hub.085 333 124 554
DAIHATSU
Xenia Xi’2006 Asli DK 85Jt Krd Jl.Pendidikan 68 Sidakarya
Dijl Rmh Baru 2Lantai Gelogor Carik dekat Kuta,085102180922
B.BP.164.01.17.0002209
Xenia’06 Xi Sporty Silver 87Jt Pemilik, 085738777877
Rmh Br 2Lt 3KT,2KM,Grsi Jl.Tangkuban Perahu Pdg Asri IV/14 850Jt Pemilik 081999341824
B.BP.164.01.17.0002208
B.BP.001.01.17.0002215
InovaG Hitam Ijin Lkp’13+14+05 Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd
HONDA
CRV 2WD 2.4/AT Th’2007 Hub.085847672505
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004
DIJUAL MOTOR
B.BP.001.01.17.0002163
MITSUBISHI
B.BP.001.01.17.0002200
B.BP.001.01.17.0002146
PT.Dipo Star Finance,1 Mits FJ 2523,1 Mirage QX M/T T.265007
B.BP.001.01.17.0001945
NISSAN
Livina X Gear’2011 Harga 130Jt Hub.081 236 06812 Asli Bali
B.BP.154.01.17.0002222
Livina’07 1.8 Ultimet AT,jok klt Cat full ori,93k,081338251999
B.BP.001.01.17.0002189
SUZUKI
SX4 AT Putih’2010 Istimewa H135JtNg 081999925143
B.BP.001.01.17.0002233
B.BP.001.01.17.0002171
TOYOTA
Avanza G’09 Silver AsBali Ors Prbd,081933610070/082341251453
B.BP.141.01.17.0002232
SALON
PELUANG BISNIS
TOUR
DISEWAKAN RUMAH Dikont RT L3Are Lt2 Jl.T.Batanghari III/7 Renon 6KT,Grs 2Mobil, 085338267702/082144011198 Gn.Catur II 4KT,AC,WH,Ktc Set LT1,6A LB200 2Lt,08111584888
B.BP.001.01.17.0002158
DICARI VILLA Dicari Villa Attendent Diutamakan Pengalaman Daerah Seminyak Hub.082147164318
B.BP.001.01.17.0002191
DIJUAL RUMAH Rmh Lanjut Kredit BPD S.Huni Pegending Dalung,082147454248
B.BP.164.01.17.0002212
B.BP.001.01.17.0000706
!!!Canggu 3A,5A,43A cck villa full view sawah 081246976068 B.BP.001.01.17.0002107
3,30Are Jl.Tk.Badung H.700Jt Nego Lingk.Elit H.082145270447 B.BP.001.01.17.0002227
Kavling Puri Gading Jimbaran 081338791301 087819070953 081337283254 081934310335
Pelunasan/Gestun kartu kredit Jl.Kerta Pura Hub.082340004545
B.BP.001.01.17.0002109
A.BP.001.12.16.0001551
KEHILANGAN Hlg Srtifikat Tnh AN:Sumartini No.HM05307 Hub ke:08123946459
B.BP.001.01.17.0001940
Tnh 1A,siap bgn,Keboiwa utr, 400jt Nego,081338658888 BU Djl 2Are Jl.Barito IV Panjer Hrg 600Jt/Are H.08123621083
B.BP.001.01.17.0002153
Telah Hilang BPKB Vario DK6767 ZN A/N I Nengah Mulyana Almt Batu Agung Hub:081936401223
B.BP.005.01.17.0002219
Tnh 34A Bedugul view Bgs,Sblh Villa 100Jt WA:085857442601
B.BP.001.01.17.0002164 RUPA-RUPA B.BP.001.01.17.0002230 Djl Kav 92M2 s/d 150m2 Djl Rmh 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Tnh Kav Murah Penyaringan III T.45,T.75 Dati River Side Kediri H.087861895055 / 081238979088 Sanur Denbar Hub.081916321288 Tbn (418311,424133) B.BP.005.01.17.0001643
B.BP.001.01.17.0002168
Cemagi Canggu 36Are 0813372832 Djl Tanah 2Are Bongan Jawa Tbn Tnh Kebun Kopi+Cengkeh+MataAir 54 081338791301 081934310335 Hub.081558001936,085737384885 1Dim,Kntmni 25Jt/A081236945260 B.BP.001.01.17.0001535
B.BP.001.01.17.0002201
Tanah 71m2,Green Kori Ubung 325jt Pemilik 081999341824
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
Dijual Motor Vario’2013 Warna Hitam 12Juta Nego 082236546346
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.01.17.0001536
B.BP.001.01.17.0002170
HONDA
Colt D 6 Rd,Th 12 Merah Tg1, Spt Baru,Letda Kajeng 2 Dps
Djl Tnh/Rmh diSempidi,Sibang, Jimbaran,Pemogan H081337921000
B.BP.001.01.17.0002172
B.BP.001.01.17.0001938
B.BP.141.01.17.0002235
Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
B.BP.164.01.17.0002211
B.BP.001.01.17.0002226
BUC Over Kredit Vellfire’11 DK Htm,DP85JtNg BsTT,085103086699
B.BP.141.01.17.0002236
Djl Tnh Kavling Jl.Induk Buduk Tiing Tutul 3Are,082147454248
B.BP.001.01.17.0002147
B.BP.001.01.17.0002166
B.BP.164.01.17.0002206
Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Dll,P.Sefri 085100774702 Grnsi B.BP.001.01.17.0002190
B.BP.159.01.17.0002185
BIRO JASA Sedia PRT Siap Kerja Hub.081 805 506 564
B.BP.164.01.17.0002210
Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887
B.BP.001.01.17.0002091
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
AC
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
RUPA-RUPA
DIJUAL MOTOR
SERVICE
SERVICE
FURNITURE
PERCETAKAN
SERVICE
DIJUAL MOBIL
SERVICE
ALUMINIUM FOTOCOPY
ALUMINIUM
SERVICE
EKONOMI
18
Selasa Wage, 24 Januari 2017
The Fed Tahun 2017
Diprediksi Naikkan Suku Bunga Tiga Kali Mangupura (Bali Post) Sejak Donald Trump dilantik 20 Januari lalu sebagai Presiden Amerika Serikat, kebijakan yang akan dilakukan Donald Trump masih dalam kondisi ketidakpastian. Ia terkenal memiliki gaya kepemimpinan spontanitas. Logikanya, kebijakan apapun yang dikeluarkan pasti ada implikasinya, baik positif maupun negatif.
Bali Post/ant
CEK GARDU INDUK - Petugas PT PLN cabang Kendari melakukan pengecekan gardu induk 70 kV Sulselrabat di Kendari, Sulawesi Tenggara. PT PLN Persero Kendari akan menambah daya mesin pembangkit listrik berkapasitas 35 MW yang sebelumnya hanya berkapasitas 10 MW. Penambahan itu untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir di kota itu, dan menyuplai listrik pabrik smelter.
PLN Diminta Bertanggung Jawab Terhentinya PLTU Tenayan Pekanbaru (Bali Post) – DPRD Kota Pekanbaru menegaskan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus bertanggung jawab atas tidak beroperasinya mesin unit 2 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya yang sedang dalam proses penyelesaian. “Jangan tertangkapnya tenaga kerja asing Cina diduga ilegal kemarin dijadikan alasan. Masak sumber daya manusia yang ada di PLN tidak bisa menggerakkan itu (PLTU),” kata Ketua Komisi IV Roni Amriel di Pekanbaru, Senin (23/1) kemarin. Roni Amriel mengatakan terlalu lemah betul bangsa dan SDM dalam negeri ini kalau dikatakan ternyata
dengan tertangkapnya TKA membuat turbin PLTU Tenayan Raya jadi berhenti. Ia juga heran rekanan PLN yang ada tidak bisa menggerakkan PLTU, kalau masalahnya hanya teknis saja. “Itu hanya alasan yang menurut saya tidak masuk akal,” tegasnya. Selama ini pembangunan PLTU Tenayan raya 2x100 MW ini, kata Roni Amriel, sudah ditunggutunggu masyarakat Pekanbaru. Sudah terlalu sering rasanya PLN menjanjikan dengan siapnya proyek ini, maka Riau tidak akan defisit listrik lagi. “Ternyata sampai hari ini PLTU itu juga belum beroperasi kan?,” katanya bertanya.
Diperparah lagi, apalagi mandeknya PLTU dikaitkan TKA dari Cina itu, masyarakat Pekanbaru tidak peduli dengan itu. “Masyarakat Pekanbaru tidak mikirin masalah tenaga kerjanya, itukan tanggung jawab PLN dan perusahaan yang melaksanakan pembangunan PLTU itu,” tegasnya. Kembali lagi kemasalah saat ini ditemukan tenaga kerja ilegal dan berdampak pada turbinnya PLTU, sambung Roni, pihaknya meminta PLN segera mencarikan jalan keluarnya. “Kami ingin ada solusi cepat untuk menggantikan posisi tenaga ahli. Saya yakin orang kita banyak kok yang mampu menggerakkan,” katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Bobby H Rafinus mengatakan isu-isu terkait radikalisme dan SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) dalam dinamika sosial politik Indonesia sepanjang 2016, hanya memengaruhi sentimen investor di pasar modal dan keuangan. “Kami melihat masalah SARA dan radikalisme masih mempengaruhi pada tingkat sentiment, belum mempengaruhi ke performa ekonomi secara umum,” ucap Rafinus dalam acara diskusi “SARA, Radikalisme dan Prospek Ekonomi Indonesia 2017” di Jakarta, Senin (23/1) kemarin. Untuk menangani kemungkinan dampak SARA dan radikalisme terhadap kinerja perekonomian, dia mengatakan pihaknya akan berupaya menjaga stabilitas ekonomi secara umum, mengelola kinerja anggaran, dan mengembangkan program vokasi sebagai alternatif bagi angkatan kerja. Kementerian Koordinator Perekonomian juga tengah menyiapkan konsep program dan kebijakan ekonomi berkeadilan yang mengatur aset agar mampu dinikmati semua lapisan masyarakat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap ket-
impangan. Salah satu substansi dari program dan kebijakan ekonomi berkeadilan tersebut adalah menyangkut reforma agraria. Sementara itu, di samping isu radikalisme dan SARA, dia mengatakan aspek perlambatan ekonomi global masih menjadi ancaman utama yang mempengaruhi performa ekonomi nasional. Hal itu membuat Indonesia belum beranjak dari pertumbuhan ekonomi
lima persen. “Kami melihat aspek global lebih mengancam kinerja ekonomi global. Kemungkinan volatilitas nilai rupiah akan lebih tinggi di 2017,” ucapnya. Rafinus menjelaskan pula, kebijakan proteksionisme Amerika Serikat akan mampu menimbulkan gejolak perdagangan internasional dan menjadi tantangan ekspor Indonesia. (ant)
Isu Radikalisme Pengaruhi Sentimen Investor
Walau belum ada kepastian, ekonomi Amerika tetap ada dalam kondisi relatif baik. “Ini karena Presiden Obama selama delapan tahun banyak sekali melakukan pemulihan ekonomi setelah mengalami krisis tahun 2008-2009,” kata Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI) pada kuliah tamu di Unud, belum lama ini. Lanjutnya, jika ekonomi Amerika membaik, berarti suku bunga dari bank sentralnya Federal Reserve (The Fed)
dipastikan meningkat. “Karena, kalau ekonominya baik kemudian ditambah Trump berencana memompa produktivitas lebih banyak lagi, maka yang terjadi pasti inflasi. Ibarat mesin yang biasanya lari 60 km/jam, kemudian digeber 100km/jam. Pasti mesin itu shock alias kaget. Amerika itu mesin ekonominya kira-kira sudah full employement. Kalau Trump kemudian mengenjot lebih keras lagi, maka yang terjadi bukan produktivitas
tinggi tetapi pasti inflasi,” terangnya. Untuk mengantisipasi inflasi inilah, maka bank sentral Amerika (The Fed) berencana menaikkan suku bunganya minimal tiga kali tahun 2017. Naiknya suku bunga bank sentral Amerika, fenomenanya dianggap lebih menarik dari negara lain di dunia sehingga orang akan mengalirkan dananya kembali ke Amerika. “Jika ini tejadi, hal itu akan mempengaruhi seluruh dunia,
dari mulai Eropa, Rusia, RRT (Republik Rakyat Tiongkok), Jepang, Afrika, Latin Amerika, Asia secara umum. Inilah yang harus kita waspadai. Pengelola ekonomi kita harus tahu situasi global, sehingga kita harus waspada,” ungkapnya. Sri Mulyani mengatakan The Fed mengkomunikasikan sebagai indikator kenaikan suku bunganya yang ditentukan data dari sisi pengangguran maupun GDP-nya. “Jadi kita lihat saja nanti. Andainya tingkat pengangguran dari sisi gross-nya meningkat, maka dia akan menaikkan suku bunganya secara lebih cepat. Dan mungkin juga lebih tinggi,” tutupnya. (kmb42)
Tanjung Priok Jadi Hub Gantikan Kuala Tanjung Jakarta (Bali Post) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta akan menjadi pelabuhan pengumpul atau hub internasional menggantikan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai sambutan dalam penandatanganan kerja sama dengan Bank Mandiri di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin(23/1) kemarin mengatakan langkah itu akan dikaji lebih dalam lagi Februari mendatang. “Ya, sesuai Sislognas (Sistem Logistik Nasional) Tanjung Priok nanti jadi hub internasional supaya produktivitas transshipment (alih barang) kita salurkan ke Priok. Sekarang ini kita minta untuk mengintensifkan,” katanya. Budi mengatakan realisasi Pelabuhan Tanjung Priok menjadi hub internasional akan dilakukan tahun ini, dan akan dilakukan. “Harus (tahun ini), mestinya bisa (Semester I ini). Itu kan konsolidasi barang saja dari pelabuhan-pelabuhan yang ada di sini,” katanya. Dia mengimbau seluruh Pelindo I, II, II dan IV untuk melakukan pengalihan barang (transshipment) langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok. “Paling sederhana untuk Pelindo II. Dia kan punya Pelabuhan Panjang, jangan dikirim kemana-mana, transhipment-nya ke sini (Tanjung Priok). Untuk Pelindo III dari Tanjung Mas juga ke sini, tapi Pelindo juga harus mempersiapkan beberapa hal juga,” katanya. Dalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono mengatakan seluruh proses pengiriman barang untuk impor dan ekspor dialihkan ke Pelabuhan Tanjung Priok. “Seperti di Singapura, semua untuk impor dan ekspor juga termasuk,” katanya. (ant)
Bali Post/ant
PELABUHAN - Warga berjalan dengan latar belakang suasana pelabuhan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Rupiah Menguat 41 Poin
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta Senin (23/1) sore bergerak menguat sebesar 41 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.369 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.410 per dolar AS. “Tekanan jual terhadap dolar AS awal pekan ini, Senin (23/1) mendorong mata
Bali Post/ant
RADIKALISME - Warga mengusung spanduk penolakan terhadap aksi terorisme dan radikalisme dalam aksi damai di kawasan Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah.
uang domestik mengalami apresiasi,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin. Aksi pelaku pasar itu kata Tjendra karena pidato Presiden AS Donald Trump saat pelantikan tidak menjelaskan secara rinci mengenai kebijakan politik dan ekonomi, terutama di sisi fiskal. “Pasar
menunggu penjelasan kebijakan stimulus fiskal di Amerika Serikat,” katanya. Di sisi lain, lanjut dia, harga minyak mentah dunia relatif stabil dengan kecenderungan menguat juga turut mendukung permintaan mata uang yang terkait komoditas, seperti rupiah. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude, Senin (23/1) ini berada
di posisi 52,94 dolar AS per barel dan Brent Crude di level 55,36 dolar AS per barel. Dikatakan, pelemahan dolar AS ini relatif masih terbatas menyusul sentimen kenaikan suku bunga acuan The Fed tahun ini sebanyak tiga kali. Naiknya suku bunga di AS dapat memicu permintaan dolar AS meningkat. (ant)
19
Selasa Wage, 24 Januari 2017
Penyakit Menular Dari Hal. 1
‘’Mencermati arus barang yang begitu padat dari provinsi tersebut, maka sangat berpotensi masuknya kuman anthrax karena produk hewan sebagai media pembawa penyakit menular. Karenanya diperlukan langkah-langkah strategis guna membentengi daerah Bali dari masuknya penyakit dari luar. Salah satunya adalah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2011,’’ ujar Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA., Senin (23/1) kemarin. Pergub tersebut mengatur tentang pelarangan pemasukan ternak, hewan dan produk ikutannya ke Provinsi Bali dari daerah tertular, seperti Provinsi DIY, NTB dan NTT. Anthrax yang menyerang berbagai jenis hewan pemamah biak seperti sapi, babi, kambing, domba, kuda sebenarnya memiliki tiga bentuk tanda-tanda klinis. Pertama, bentuk pre-akut dengan kematian hewan yang terjadi secara mendadadak. ‘’Terjadi perdarahan di otak, hewan berputar-putar, gigi gemeretak, dalam beberapa menit sudah mati,’’ terangnya. Kedua, bentuk akut. Ditandai dengan demam, gelisah, depresi, sesak napas dengan waktu kematian 1-3 hari setelah terinfeksi. Ketiga adalah bentuk kronis, waktu kematiannya 2-5 hari bahkan 2-3 bulan. ‘’Tapi
kita harus waspada terhadap bentuk kronis karena penyakit tersebut 2-3 bulan baru muncul, sehingga kita harus mewaspadai ternak-ternak yang berasal dari daerah tertular seperti Yogyakarta, Jawa Barat, NTB, dan NTT,’’ imbaunya. Sementara itu, penularan pada manusia bisa terjadi karena mengonsumsi daging ternak yang terkontaminasi kuman anthrax. Penularan melalui makan atau minum, luka di kulit, juga melalui pernapasan. Sedangkan penularan anthrax pada hewan biasanya melalui spora anthrax dalam tanah bercampur dengan rumput. Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Wira Sunetra, MPPM. menjelaskan, Bali merupakan daerah yang secara historis bebas anthrax, baik pada manusia ataupun pada hewan. Sejak berdirinya Bali, tidak ada bakteri anthrax di Bali. Namun mengingat Bali diapit oleh NTB dan Jawa yang endemis terhadap kasus anthrax, maka Bali perlu waspada terhadap lalu lintas hewan berkuku genap seperti sapi, kambing, babi yang potensial menularkan anthrax. Secara teori gejala anthrax adalah nyeri pada kuku dan sendinya. ‘’Jadi karena anthrax penyakit zoonosis, selama tidak ada kasus pada hewan, maka manusia pasti juga tidak ada,’’ tandasnya. Selain itu, anthrax juga tidak menular dari orang ke orang. (kmb42)
Peradaban Bali
Dari Hal. 1
Pembangunan dalam hal ini tentu bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi sanggup mengawal peradaban Bali dan kearifan lokalnya. ‘’Investasi sosial, penguasaan kewilayahan dan interaksi sosial kandidat dalam menjaga dan mengawal budaya Bali haruslah menjadi pertimbangan utama. Mengawal peradaban Bali di tengah menguatnya ancaman terhadap Bali harus menjadi identitas diri pemimpin Bali. Pemimpin Bali jangan sampai krisis identitas akibat berbagai kasus yang membelitnya,’’ tegasnya. Selebihnya, I Gusti Kade Sutawa mengatakan pemimpin Bali selain jujur dan berani juga harus visioner. Tak cukup hanya berani dan dipilih partai. Kandidat juga harus lolos uji di masyarakat. ‘’Jujur, berani dan beretika tentu menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan,’’ tegasnya. Praktisi pariwisata ini juga mengingatkan agar kandidat juga introspeksi diri. Jangan merasa diri mampu lalu melakukan pendekatan politik dengan segala cara. ‘’Kandidat
jangan hanya membidik kekuasaan melainkan harus mengukur potensi diri,’’ tegasnya. Sutawa menggarisbawahi, visioner dalam kepemimpinan Bali harus dijabarkan dalam aksi nyata dalam mengatasi berbagai persoalan klasik Bali. Masalah kemacetan, lingkungan, abrasi, sampah dan potensi krisis air harus diurai pemimpin Bali. ‘’Jika tak memiliki solusi mengatasi masalah ini sebaiknya jangan membidik jabatan gubernur Bali,’’ ujarnya. Tak hanya itu, ancaman marginalisasi manusia Bali dan tergerusnya budaya Bali juga harus menjadi perhatiannya. ‘’Kandidat yang tak pro-komitmen rakyat Bali menjaga alamnya, semestinya didiskualifikasi sejak awal. Calon yang tak memahami kepentingan Bali hanya akan menjadi beban bagi Bali,’’ ujarnya. Dalam konteks ini partai politik harus peka dalam merekomendasikan kandidat. ‘’Keberanian menolak investasi yang berpotensi merusak alam Bali harus menjadi identitas kandidat. Bagi kami, ini menjadi syarat penting jika Bali ingin memiliki pemimpin ideal pada masa mendatang,’’ ujarnya. (dir)
Pasukan Indonesia Dari Hal. 1
jata. Atas terjadinya kasus ini, seluruh anggota pasukan FPU VIII yang berjumlah 139 orang tertahan kepulangannya. ‘’Mereka bukan ditangkap tetapi tertahan untuk kepulangan mereka. Bukan ditangkap ya, mereka tinggal di transit camp di sana karena tempat mereka di Garuda Camp sudah diisi (pasukan) FPU IX,’’ katanya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengatakan bahwa pihak Perserikatan BangsaBangsa (PBB) sedang menyelidiki kasus penyelundupan senjata yang diduga dilakukan oleh polisi pasukan perdamaian
Dari Hal. 1
pemicu pertumbuhan ekonomi, sehingga kita akan dukung pembangunan jalan pintas tersebut,’’ katanya. Ia menegaskan, rencananya akan dibuat seperti kelok sembilan di Sumatera Barat (Sumbar). Untuk itu, tambahnya, Kementerian PUPR terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten (pemkab) terkait persiapan lahan yang akan terkena jalur proyek sepanjang
Tak jauh dari lokasi penyimpanan barang-barang tersebut, ada koper lain yang oleh polisi Sudan dicurigai merupakan barang milik pasukan Indonesia. ‘’Polisi Sudan bertanya ini punya Indonesia bukan? Dijawab bukan. Ditanya lagi, dijawab bukan. Ya… memang kopernya berbeda, tidak ada label pasukan Indonesia,’’ katanya. Kemudian koper tersebut dimasukkan ke pemeriksaan X-ray dan terungkap bahwa koper tersebut berisi senjata dan akhirnya muncul tuduhan bahwa pasukan FPU VIII hendak menyelundupkan sen-
Paling Optimal
Guna memberikan dukungan terhadap sektor pariwisata secara lebih optimal, Menteri Basuki menyatakan akan mempelajari hasil studi kelayakan untuk menentukan satu dari empat trase yang paling optimal untuk dibangun. ‘’Infrastruktur merupakan salah satu pilar untuk pemerataan hasil pembangunan dan
Disodori Kontrak Dari Hal. 1
Diakui bahwa pamor Rooney tidak lagi gemerlap. Pemain United berkostum nomor 10 itu dikabarkan telah disodori kontrak satu juta pounds per pekan oleh Cina, sebagaimana diklaim oleh harian the Sun. Pemain berusia 31 tahun itu membela MU sejak 2004. Dan
Mourinho tidak bakal menahan Rooney untuk mengambil keputusan mengenai masa depannya. ‘’Saya tidak suka menahan siapa pun mereka bila memang ingin pindah ke Cina,’’ katanya kepada wartawan setelah MU ditahan imbang oleh Stoke City dalam ajang Liga Inggris, Sabtu (21/1). ‘’Itu soal hidup mereka.
Banyak Persoalan Dari Hal. 1
Ia mengakui dana desa masih memiliki banyak persoalan. Ini dikarenakan program baru pemerintah, sehingga desa belum terbiasa mengelola uang cukup besar. ‘’Tahun 2015, penyerapannya hanya sebesar 80%. Walaupun begitu kita melihat dampaknya luar biasa dan meningkatkan daya beli masyarakat di desa. Lalu Presiden menaikkan lagi dana desa di 2016 menjadi Rp 46,96 triliun, dua kali lipat lebih,’’ imbuhnya. Ia menambahkan, penyerapan dana desa tahun 2016 sudah lebih bagus karena telah belajar dari pengalaman 2015. Penyerapan dari Kemenkeu ke kabupaten 99% lebih, dan dari kabupaten ke desa-desa 95%. Itu sebabnya, di tahun 2016 desa-desa banyak membangun jalan, PAUD, atau membangun MCK, yang mungkin belum pernah ada di dalam sejarah Indonesia. Jalan desa saja yang
dibangun tahun 2016, tercatat lebih dari 50 ribu kilometer. ‘’Itu enggak mungkin kalau kita lakukan dari pusat tanpa memberdayakan masyarakat desa. Tahun 2017, dana desa naik lagi Rp 60 triliun dan tahun depan Rp 120 triliun,’’ terangnya. Lantaran ekonomi sudah mulai membaik, ia mengatakan, program unggulan tahun 2017 adalah mulai membuat dana desa bukan sebagai sumber utama pembangunan desa. Tetapi menjadi pengungkit pertumbuhan desa, sehingga desa itu bisa mandiri dan bisa membiayai pembangunannya sendiri. Nomor satu adalah mengembangkan program produk unggulan desa. ‘’Kenapa sih desa perlu produk unggulan? Desa kita ini kan sebanyak 74.754 desa tahun lalu, tahun ini dimekarkan menjadi 74.954 desa. Tetapi setelah diverifikasi desa yang berhasil dimekarkan menjadi 74.910 desa. Mayoritas di desa-desa itu hidup dari sektor pertanian, 80%
Indonesia yang ditangkap di Sudan. ‘’Terkait permasalahan di Sudan, kami sudah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut. Terdapat beberapa kejanggalan dari informasi awal yang diterima. Pihak PBB sedang melakukan investigasi,’’ ujar Arrmanatha Nasir, Senin kemarin. Dia mengatakan bahwa Duta Besar RI di Khartoum sudah berada di lokasi untuk memberikan pendampingan kepada pasukan polisi Indonesia. ‘’Tim Polri akan segera berangkat untuk memberikan bantuan hukum dan mencari kejelasan dari permasalahan itu,’’ ujar jubir Kemlu itu. (ant) kurang lebih dua kilometer. Bupati Buleleng nonaktif Putu Agus Suradnyana mengungkapkan harapannya kepada Menteri Basuki agar rencana pembangunan jalan pintas jalur Bedugul-Buleleng dapat segera terlaksana. Ia menyatakan siap untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka mempercepat pembebasan lahan. (ant)
Uang begitu merajalela, hanya pengalaman juga menjadi hal penting. Setiap orang bertanggung jawab atas perjalanan dan perkembangan kariernya sendiri. Mengenai kasus Wayne, saya tidak punya pendapat karena dia tidak pernah menyinggung soal itu,’’ kata Mourinho sebagaimana dikutip dari laman squawka. (ant)
lebih,’’ paparnya. Menurut Eko Putro, separuh dari desa-desa itu sebetulnya sudah terintegrasi secara vertikal. Artinya, masyarakatnya sudah fokus menanam produk komoditi tertentu, sehingga ada skala produksi yang besar. Pada akhirnya, desa-desa tersebut bisa terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga pendapatan masyarakatnya relatif baik. Sementara separuhnya lagi masih belum fokus. Sarana produksi menjadi mahal karena kecil dan harus melalui jalur distribusi yang panjang, jadi harganya tinggi. ‘’Karena produksinya kecil, tidak mungkin sarana pascapanen ditaruh di desadesa tersebut. Akibatnya pada saat panen, menjualnya juga melalui mata rantai yang sangat panjang, jadi harganya rendah. Makanya kita minta desa-desa itu supaya fokus menanam komoditi tertentu,’’ jelasnya. (kmb32)
Selasa, 24 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Uttara Kanda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 09.30 Lejel Home Shopping 10.05 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karma Wesana Kaitannya dengan Karmapala (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali
14.30 Lila Cita Janger Lembongan (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Dunia Pendidikan Kilas Pendidikan 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Gong Kebyar Genda Mani (2) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu Seniman Patung Dekoratif Pewayangan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Benoa (1) 24.00 Closing
Krishna Yakinkan Arjuna, Semua Dibantai Demi Kebaikan Pandava
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Sembilan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SUNGGUH, setelah secara terus-menerus menembakkan hujan panahnya seperti awan-awan mengucurkan aliran air hujan pada akhir musim panas. Karna seperti awan sarat dengan senjata-senjata surgawi. Dia tidak mampu dikalahkan dalam pertempuran bukan saja oleh manusia sakti, termasuk dewadewa sekalipun. Karna, dengan leluasa dapat merobek-robek siapa pun, sehingga rupa, daging dan darah mereka akan jatuh sangat banyak di medan pertempuran. Kehilangan baju zirahnya sebagaimana juga anting-antingnya, oh putra Pandu, dan dilepaskannya panah yang diberikan kepadanya oleh Vasava atau Dewa Indra itu, Karna sekarang seperti seorang manusia biasa. Putra Suta itu tidak lagi seperti seorang dewa. Ada kemenangan yang akan terjadi melalui sebuah kesempatan untuk membantainya. Ketika rodaroda keretanya tenggelam di tanah, nah... saat itu bersiaplah dirimu sendiri melepaskan anak panahmu Arjuna. Pada momen itulah waktu yang tepat membantai Karna. Engkau harus membantainya dalam situasi yang penuh tekanan itu.
Aku akan memberikan kepadamu sebuah tanda sebelumnya. Setelah diingatkan dengan itu, engkau saat itu harus segera bertindak. Penakluk Vala itu sendiri, yang utama dari pahlawan-pahlawan itu, setelah memegang Halilintar-nya, ia tidak mampu membantai Karna yang tak terkalahkan. Hal itu ketika yang belakangan memegang senjata di tangan. Sungguh, oh Arjuna, untuk kebaikanmu dengan berbagai macam cara itu aku telah membantai, satu demi satu musuh para Pandava. Raja Jarasandha, penguasa Chedi yang terkenal itu dan juga orang Nishada yang berlengan perkasa bernama Ekalavya. Selain para rakshasa, yang memiliki Hidimva, Kirmira dan Vaka, sebagai yang utama dari mereka, sebagaimana Alayudha, penggiling pasukan-pasukan bermusuhan itu. Ghatotkacha, penghancur musuhmusuh itu, adalah prajurit yang kelakuannya dahsyat. Semuanya itu telah terbantai. Arjuna berkata, ‘’Bagaimana, oh Janardana, untuk kebaikan kami. Dengan cara-cara apa, penguasapenguasa bumi itu yaitu Jarasandha
dan yang lain-lainnya, terbantai?’’ Vasudeva berkata, ‘’Jika Jarasandha, dan penguasa Chedi itu putra raja Nishada yang perkasa itu tidak dibantai, mka mereka akan menjadi penghalang sangat mengerikan. Tanpa diragukan Duryodhana akan memilih yang utama dari prajurit-prajurit kereta perkasa itu untuk membela kubunya. Mereka telah selalu bermusuhan dengan kita. Karenanya, mereka pasti akan memihak Kaurava. Semua dari mereka merupakan pahlawanpahlawan, pemanah-pemanah perkasa yang sempurna dalam senjata-senjata. Mereka sangat kuat dalam pertempuran. Seperti kaum surgawi -- dalam keberanian -- mereka akan melindungi pada putra-putra Dhritarashtra itu. Sungguh, putra Suta dan Jarasandha itu adalah penguasa Chedi, dan putra Nishada, memakai putra Suyodhana itu. Jika mereka bergabung maka Duryodhana tidak bisa dimungkiri akan berhasil menaklukkan seluruh bumi. Dengarkan, oh Dhananjaya, dengan cara apa mereka dibantai? Sungguh, tanpa memakai cara-cara tertentu, maka benar dewa-dewa
pun tidak dapat menaklukkanmereka. Masing-masing dari mereka, oh Partha, dapat bertarung dengan seluruh kelompok kaum surgawi. Mereka dilindungi para pengawas dunia. Dalam sebuah kesempatan, diserang Valadeva, Jarasandha, yang digairahkan kemarahannya melemparkan sebuah gada untukkehancuran Pandava. Gada itu sangat hebat sesungguhnya mampu membantai semua
makhluk. Dilengkapi kemegahan api, gada itu melesat menuju kami membelah angkasa. Daya ganda itu seperti garis di kepala yang membagi kepang rambut seorang wanita. Dengan ketidaksabaran Halilintar, yang dilemparkan oleh Dewa Indra. Setelah melihat gada itu demikian melesat menuju kami, putra Rohini itu melemparkan senjata yang bernama Sthunakarna untuk menggagalkan itu. (bersambung)
Sloka 11.50 Sanjaya uvaca: ity arjunam vasudevas tathoktva svakam rupam darsayam asa bhuyah asvasayam asa ca bhutam enam bhutva punah saumya-vapur mahatma Setelah bersabda demikian kepada Arjuna, sang Krishna sekali lagi kembali ke bentuk-Nya yang semula. Yang Maha Agung, setelah kembali ke bentuk yang lembut, menghibur Arjuna, yang sedang ketakutan.
16 Pages
20 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
donna Singer Ma owing ‘bl defends White up the remark House’ Tuesday, January
January 24,
2017
24, 2017
“evil.”
outrage over
that she her comment House. On
who singer up the Whiteinvestigated Others expressed about blowing that she be singer Madonna, had thought users demanded TON - Pop speech at Saturday’s d, some ced WASHING , D.C., that Twitter, terrorist threats.march was unprecedente million profanity-la said in a March in Washingtonup the White for making for Saturday’s for mobilizing 5 Turnout speaking took credit Women’s about “blowing (rtr) that she was as organizers she had thought worldwide. said on Sunday marchers House,” on social ally. criticized stop metaphoric which was to abruptly
speech, Madonna’s television networks drew hundreds the which some ns across media, ledfeeds of the march, Trump in demonstratio their live of Donald of people of thousands to protest the election songwriter United States the singer shared as president. a violent person,”metaphor and I in “I am not “I spoke - one was to be hopeful, which I have at things said on Instagram. of looking anger and outrage, two ways in to feel and one wasfelt.” on Saturdayproled the crowd personally take on policies during ready” to The 58-year-old many women rivals’ “Yes, we’re about chants of, Trump, who alienated comments’ moted by campaign with to outlaw or diminish the election s and promises video declaring attractivenes rights. to kiss abortion comments in a decade-old as a celebrity,outraged Trump’s would allow him, further their consent that women them without with coarse and grope the chants Luis Magana women. many preceded AP Photo/Jose during But Madonnaof the march. that this march will she performs said. critics , Saturday, words for detractors that insist the pop star smiles before on Washington “To our to anything, fuck you,” Madonna . up social the Women’s March Washington never add the expletive. criticism on 2017 in repeated immediate speech was posted Jan. 21, She then drew called the where the Her words Youtube, several users media. On recorded formats, live and in
REUTERS/Kim
rs in Seoul, at its headquarte
Hong-Ji
Samsung says batteries caused Note 7 fires, may delay new phone launch
South
Note 7 ies caused nch says batter lau Samsung delay new phone fires, may
of Samsung president Koh Dong-jin, 23, 2017. Korea, January
Electronics
’ Mobile
ations Business,
speaks
during a
news conference
Communic
than two
in its launch, tech months after failures in
Batteries at for AdvancedTechnology the Center battery the Korea Electronics in smartphone boost flection pointsaid Patrick Moorhead, Institute. other measures to impleAmong technology,”of technology analyst said it had check Insights & safety, Samsung battery president firm Moor
biggest eight-pointsuch problems on Monday one of the and advisory mented an the sup- system to avoid any on Monday Strategy. delayed as history. Co Ltd indicated again. said later did not name could be n to reuse Electronics Samsung Samsung mobile division but previously going unnoticed investigatio Samsung S smartphone decided whether Samsung Note 7s or pliers on Monday While Samsung’sto have bounced SEOUL - flagship Galaxy safety following an it has not recovered perthem as affiliate Amperex expected 7 failure during product phones. A Note 7 devices. parts in the identified is widely China’s that its latest Note to enhance in its premium remained the traditional resell any recalled the matter told SDI Co Ltd and (ATL). SDI said back from the it pledged Feb. 27, with Ltd bilof fires 7s as quarter, experts for sales beginning S series launches. Technology would invest 150 the fourth some Note the son familiar the outlook into the cause
for Galaxy when reselling was an option. separately it improve cautious about devices. up its months-long forum not comment on million) to the Reuters to 96 the smartphone He did Wrapping to launch it refurbished phones recovered 7s lion won ($129 and expected for of future flagship will accept world’s top from planned said it has safety probe, the faulty batteries for a company “Consumersprobe) only if there analysts expect The firm the 3.06 million Note product supplying batteries to said the maker said were to blame bil- handset, thoughby April. percent of continue phones. ATL declined results (of with the S8,” to consumers. two suppliers that wiped $5.3 to start selling have said Samsung Samsung are no problems that it sold Investors profit. product failure consumers and comment. said it accepted responoperating chief Koh ac- Park.(rtr) CIRCUITS internal and also be heard lion off its needs to reassure Samsung SHORT not take legal Note 7 problem mobile s by News can at Global top of the out prob- sibility and would Samsung procedures had been Investigation The company of is on trusted to fix it. in “Bali Image” from 9.30 experts ruled said took a suppliers. life and fast 96.5 a repeat be Dong-jin Radio FM am. Listen to tion against a independentthe Note 7’s hardware to avoid firm canSamsung’s reputation they said touted longer batteryimprovements until 10.00 FM at http:// put in placethe South Korean S8, after it announced for lems with Instead, two as major Note 7. Global Radio ten2mythe fires as launch the Galaxy the hammering Note 7s, only and software.which came from charging the at to is not manuglobalfmbali.lis batteries, streaming prepares recall of fire-prone that replacement handset since when it launched situation the or live video to emerge fire. Images of the featured different and http:// flaws that its first premium “The current from that of radio.com lfmbali.com li. on suppliers,defects or design are reports caught pointed different http://radiogloba nel/global-fm-ba Note 7’s demise.of this incident and devices also devices spread said when Samsung banned facturingthem to short-circuit. sup- largely ustream.tv/chan “The lessons in our culture a melted Samsung and airlines them on caused odds that two differentphone first recall, at battery defects,” of at reporters deeply reflected “The social media a former director with the same and the finger from carrying Koh told Electronhad issue Chul-wan, process,” “Samsung to regain travellers answer pliers extremely low likelihoodan in- Park hard press briefing. flights. Samsung’s is an have reached working The handset, iPhones, was with- may signal we ics will betrust.” less Inc’s would consumer the Galaxy S8 to Apple sale in October Koh said at the Mobile World drawn from unveiled Barcelona be in not trade show Congress
SELASA WAGE, 24 JANUARI 2017
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
KESEHATAN
ASI Jauh Lebih Baik daripada Susu Formula AIR Susu Ibu (ASI) jauh lebih baik daripada susu formula. Hal itu terus didengung-dengungkan Oka Dharmawan, dokter konsultan laktasi RS BaliMed, dalam setiap kesempatan, baik dalam acara seminar, wawancara, diskusi dan lain-lain. Meskipun bayi merupakan anak adopsi sekalipun, bayi dapat memperoleh ASI dengan menyusu ke ibu yang mengadopsinya. Hal itu lantaran ASI memberi nutrisi sempurna, zat kekebalan tubuh dan faktor-faktor tumbuh kembang bayi. Kandungan lemak dan protein dalam ASI membantu pertumbuhan fisik dan mental anak, baik untuk saluran pencernaan maupun saluran pernapasan. Yang terpenting lagi, sistem imunitas anak menjadi kuat, tidak mudah sakit. ‘’ASI secara sederhana mengandung nutrisi sempurna,’’ ujar Direktur RS BaliMed yang baru menjabat sejak 2 Januari lalu itu. Selain itu, dengan menyusui langsung (netek) akan menimbulkan bonding (ikatan) antara ibu dan anak. Maka dari itu, anak yang tidak menyusui langsung akan kurang optimal memperoleh manfaat bonding. Bayi yang menyusui langsung dalam beberapa hari akan mengenali bau ibunya sehingga ketika anak digendong oleh ibu dapat memberikan ketenangan, kenyamanan dan kehangatan, dan kelembutan. ‘’Bayi tenang, nyaman berguna untuk bertahan hidup dan membentuk pribadi yang hangat, lembut, peduli terhadap sesama, percaya diri, disiplin, tidak agresif di masa depan,’’ paparnya. Jika tidak ada bonding yang diciptakan dari menyusui, kecerdasan emosional anak kurang optimal, tidak percaya diri, suka mencari perhatian, mudah agresif dan kurang bersahabat. Menyusui memberikan banyak manfaat bagi ibu, antara lain mengurangi risiko kanker payudara, kanker mulut alat reproduksi, menurunkan peluang hipertensi, penyakit jantung, diabetes melitus dan osteoporosis. ‘’Pada intinya, bayi manusia idealnya diberikan minum ASI manusia dan bayi sapi minum ASI sapi, sehingga bayi manusia bisa berkembang optimal,’’ selorohnya. (may)
Yumang Rimba ’’I Love You Bertubi-tubi’’
SETELAH cukup lama tak terdengar kabarnya di blantika musik pop Bali lantaran sibuk bersama sekaa bondresnya, ternyata membuat penyanyi cantik ini kangen kembali untuk menyapa para penggemarnya. Penyanyi asal Kabupaten Jembrana yang pernah hits lewat albumnya yang berjudul ‘’Dagang Nasi Be Guling’’ ini akan segera mengobati kerinduan para fansnya. ‘’Kalau dibilang meninggalkan dunia tarik suara khususnya lagu pop Bali, itu sih tidak mungkin. Saya ini kan memang senang nyanyi dari kecil. Kebetulan saja beberapa tahun terakhir ini saya masih sibuk ngejob bersama grup bondres saya. Jadi, enggak sempat untuk mengeluarkan single ataupun album terbaru,’’ ungkap Yumang Rimba, belum lama ini. Kini untuk menyapa kembali para penggemarnya, perempuan kelahiran 2 Agustus 1976 ini akan segera merilis single terbaru yang berjudul ‘’I Love You Bertubi-tubi’’. Selain single tersebut, dua single lainnya juga akan segera dirampungkan seperti ‘’Sing Suud Nyakit Hati’’, lagu di album sebelumnya yang dikemas dalam nuansa remix dan juga lagu ‘’Makepung’’. ‘’Yang sudah kangen dengan suara saya, ditunggu ya. Segera saya akan keluarkan lagu baru. Sekarang masih dalam proses mixing,’’ ujar pemilik nama lengkap Gusti Ayu Komang Rimbawati tersebut. Bagi Yumang Rimba, berkarya di musik pop Bali telah mengajarkannya berbagai hal dalam menjalani kehidupan. Ia berharap karya-karyanya bisa diterima dan menginspirasi bagi masyarakat utamanya pencinta musik Bali. ‘’Di dunia seni seperti lagu pop Bali ini, saya mendapatkan banyak pengalaman. Dari situlah juga munculnya inspirasi untuk kita berkarya. Mudahmudahan, ke depan karya-karya saya bisa diterima dengan baik dan menjadi inspirasi juga bagi masyarakat Bali,’’ harapnya. (win)
Bali Post/nik
WISATA - Sejumlah wisatawan menikmati wisata bersepeda di Objek Wisata Alam Sawah di Subak Sukabayu, Banjar Gagah, Desa Tegallalang, Senin (23/1) kemarin.
Objek Wisata Alam Sawah Banjar Gagah Desa Tegallalang
Tawarkan Nuansa Baru
PILIHAN objek wisata khususnya wisata alam di Kabupaten Gianyar kini bertambah satu lagi, dengan dibukanya Objek Wisata Alam Sawah di Subak Sukabayu, Banjar Gagah, Desa Tegallalang, Senin (23/1) kemarin. Wisata alam sawah hampir seluas 92 hektar ini menyuguhkan pemandangan yang menyejukkan mata. Di tempat ini dapat dinikmati indahnya persawahan terasering dengan petani yang mengerjakan sawah secara tradisional. Wisatawan juga dapat menyusuri jalan setapak sepanjang 2,7 kilometer. ‘’Ide untuk menjadikan lahan persawahan ini sebagai objek wisata sudah tercetus setahun yang lalu,’’ ujar Pekaseh Subak Sukabayu I Wayan Sudana. Dikatakan, setelah mem-
bangun sarana dan prasarana penunjang seperti toilet, jalan setapak yang dibeton melewati areal persawahan dan beberapa penunjang lainnya, akhirnya objek wisata ini diresmikan, Senin kemarin. Selain menawarkan rice field view, jogging track dan trekking, ke depannya akan juga menjadi wisata edukasi. ‘’Nantinya, wisatawan akan dapat melihat atau belajar bagaimana itu pertanian tradisional Bali yang lekat dengan nuansa budayanya,’’ jelasnya. Dia menambahkan,
di tempat tersebut wisatawan akan disuguhkan cara menanam padi, mulai dari pembibitan, membajak sawah, menanam hingga memanen hasil pertanian. ‘’Yang kami perkenalkan tentu saja pertanian tradisional, tidak ada sentuhan modern seperti traktor. Begitu juga dengan berbagai upacara agama yang selalu melekat pada kehidupan di Bali,’’ jelas Sudana. Selain itu, sebagai pendukung wisata alam pesawahan, juga dibangun lokasi berfoto atau lebih beken
disebut lokasi foto selfie. Tidak hanya itu, di tempat lokasi selfie juga dibangun seperti panggung terbuka yang dikelilingi semacam terali atau disebut dengan lokasi gembok cinta. Lokasi ini menyasar muda-mudi yang tengah dilanda asmara, untuk memasang gembok sebagai lambang ikatan cinta abadi mereka. ‘’Ide gembok cinta ini memang meniru hal yang sama yang ada di luar negeri seperti di Paris dan Korea Selatan,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Ketut Mudana mengatakan sangat men-
gagumi inovasi dari masyarakat di Banjar Gagah, khususnya krama Subak Sukabayu. Menurutnya, selain sebagai objek wisata, ide ini juga sebagai langkah yang bagus untuk konservasi atau pelestarian lingkungan. Dikatakan, selain menjadikan Banjar Gagah sebagai destinasi wisata alam, upaya ini juga dapat menjaga areal persawahan. ‘’Tidak bisa dimungkiri saat ini, gelombang alih fungsi lahan demi kepentingan ekonomi tidak bisa dibendung lagi. Jadi dengan upaya ini, kami harap konservasi atau pelestarian lingkungan dapat terwujud,’’ katanya. (nik)
STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Ajarkan Pembuatan Banten Berdasarkan ’’Sastra’’ KESIBUKAN masyarakat Hindu di Bali dari waktu ke waktu cenderung meningkat. Hal tersebut terkadang mengakibatkan waktu untuk mengerjakan sarana upacara berupa banten kian berkurang. Menyiasati itu, membeli pun
menjadi pilihan. Cara yang demikian memang terlihat praktis. Namun di balik itu, pemahaman akan maknanya kian memudar. Tak ingin persoalan demikian terus berlanjut, Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja berinisiatif membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Upakara. Pada kegiatan itu, mahasiswa yang notabene
masih muda tak hanya diajak untuk membuat berbagai jenis perlengkapan banten. Lebih mendasar dari itu, juga diarahkan untuk mengetahui makna dan material yang ada di dalamnya. ‘’Banten yang dibuat mengacu pada ilmu sastra, seperti Lontar Yadnya Prakerti dan filsafat agama. Harus tahu makna masing-masing banten itu,’’ ujar Pembina UKM Upakara Jero Mangku
Gede Anom, belum lama ini. Pada UKM itu, mahasiswa yang terlibat tak hanya perempuan, tetapi juga lakilaki. Mereka diharapkan bisa menggetoktularkan pengetahuan yang didapatkan kepada masyarakat lain. Banten yang dibuat oleh mereka tidak hanya dipersembahkan untuk upacara di lingkungan kampus, tetapi juga dijual ke masyarakat umum. Salah satunya un-
tuk hari raya Saraswati yang berlangsung Sabtu (21/1) lalu. ‘’Banten yang dibuat juga dijual ke masyarakat. Itu sekaligus memberikan pemahaman seperti apa banten yang dibuat sesuai dengan sastra,’’ katanya. Penjualan banten itu cukup menarik. Pemasarannya mengikuti tren masa kini yakni melalui sistem online. Cara ini cukup ampuh dalam menggaet pembeli. (sos)
Hadiri Ultah Megawati
Jokowi ’’Ditahan’’ Mega PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara pergelaran teater kebangsaan bertajuk ‘’Tripikala Tertawa Bersama Ibu Mega (07 tahun)’’ yang digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (23/1) kemarin. Presiden Jokowi hadir sekitar pukul 14.30 WIB di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Pada kesempatan itu, sejumlah tokoh politik, anggota DPR, anggota MPR, kepala daerah, para menteri hadir memenuhi undangan tersebut. Pergelaran Teater Kebangsaan Tripikala tersebut disutradarai oleh Agus Noor dengan penata musik Djaduk Ferianto. Sebelum pergelaran dimulai, budayawan Sujiwo Tedjo menampilkan monolog pembacaan surat untuk ‘’Mbak Mega’’ yang ia sebut ditulisnya saat wayang kulit dianggap tidak lagi mewakili kebinekaan. Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri merayakan ulang tahunnya yang ke-70 dengan cara menggelar Teater Kebangsaan Tripikala. ‘’Untuk merayakan penambahan umur saya, kalau yang terima undangannya (tertulis) 07 jadi saya temannya 007. Kalau tahu kan James Bonds karena saya memang paling senang film James Bonds,’’ kata Mega dalam pidatonya.
Mega mengatakan, pada kesempatan itu sengaja tidak menyebut satu per satu tamu undangannya karena ia berniat dalam tiga jam ke depan tidak ada pejabat di tempat tersebut selain Presiden RI. ‘’Bapak Presiden dan tamu lainnya, sengaja tidak saya sebut satu per satu karena saya berniat untuk kira-kira 3 jam tidak ada pejabat yang ada Presiden RI, itu paling penting karena negara ini tidak boleh vakum,’’ katanya. Mega dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasih yang mendalam kepada tamu undangan yang hadir, termasuk Presiden Jokowi. ‘’Daripada kita berpolitik di negara yang kita cintai ini kok kayaknya tegang terus, saya bikin ketawa saja deh,’’ katanya. Mega yang lahir pada 23 Januari 1947 itu juga meminta agar Presiden Jokowi menonton pergelaran hingga selesai. ‘’Pak Jokowi enggak usah cepat pulang, bilang saja sama ajudannya, sampai selesai. Lha, saya juga pernah jadi presiden kok,’’ kata Mega dan disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin. Presiden Jokowi pada kesempatan itu duduk di sisi Ketua MPR Zulkifli Hasan dan sisi sebelah kirinya adalah Megawati Soekarnoputri. Duduk di deretan kursi Presiden di antaranya mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Wakil Presiden Boediono dan Herawati Boediono serta di sisi Megawati duduk Menteri PMK Puan Maharani. Tampak hadir calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan calon wakilnya Djarot Saiful Hidayat. Selain itu para tokoh dan kepala daerah juga hadir pada kesempatan itu untuk menyaksikan pergelaran tersebut. (ant)
Bali Post/ant
PERAYAAN - Presiden Joko Widodo menerima buku bertajuk ‘’Megawati Dalam Catatan Wartawan: Bukan Media Darling Biasa’’ dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (kanan) saat perayaan ulang tahun ke-70 Megawati Soekarnoputri di Teater Jakarta, TIM, Jakarta, Senin (23/1) kemarin.