Skip to main content

Edisi 24 Desember 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 126 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu pon, 24 desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Ekonomi Indonesia 2017

Ketidakpastian Global Masih Berpengaruh Jakarta (Bali Post) – Sejumlah kalangan; bankir, pelaku bisnis dan pengamat ekonomi, menyatukan suara ketika ditanya tentang prospek perekonomian Indonesia pada 2017. Mereka mengatakan bahwa perekonomian nasional pada tahun depan masih dipenuhi tantangan dan ketidakpastian. Atas kondisi itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution memberi tanggapan. Sri Mulyani memperkirakan kondisi ketidakpastian global masih akan berpengaruh signifikan terhadap perekonomian Indonesia pada 2017. ‘’Kondisi global sangat memengaruhi kondisi perekonomian Indonesia saat ini, dan diperkirakan akan berlanjut pada 2017,’’ katanya, baru-baru ini. Menkeu menyebutkan APBN 2017 yang disetujui DPR akhir Oktober 2016 disusun dalam kondisi masih menghadapi lingkungan dalam dan luar negeri yang sangat menantang. Kondisi itu antara lain mulai dari keadaan

Indonesia Alami Gejala Radikalisme Global

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa Indonesia sedang mengalami gejala radikalisme global, menyusul terungkapnya teror bom di beberapa daerah. ‘’Ini gejala global, terjadinya radikalisme. Tetapi sekali lagi saya ingin sampaikan, kalau bicara radikalisme, jangan hanya bicara bom, (bom) ada di mana, sekian korbannya. Justru kita juga harus mengkaji kenapa itu terjadi,’’ ujarnya di Kantor Wapres, Jumat (23/12) kemarin. Hal. 19 Timbulkan Kemarahan

perekonomian AS setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS maupun kebijakan ekonomi moneter negara-negara maju dan kondisi perekonomian Tiongkok. Dalam merespons kondisi dalam dan luar negeri itu, pemerintah dengan terpaksa melakukan perubahan terhadap pelaksanaan APBNP 2016 demi menjaga kredibiltas instrumen fiskal dan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia agar tidak mudah terguncang. Hal. 19 Tantangan Global

Bali Post/ant

DISKUSI - Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri) dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat bersilaturahmi dengan para pemangku kepentingan keuangan syariah, Jumat (23/12) kemarin.

Jelang Natal, Gereja Disterilkan

Jakarta (Bali Post) – Brimob mulai mensterilisasi sejumlah gereja di seluruh Indonesia untuk menjamin keamanan perayaan Natal 2016 dalam hari pertama Operasi Lilin 2016. ‘’Telah ditunjuk siapa yang bertanggung jawab dan tindakan apa yang dilakukan. Penyisiran dilakukan secara selektif, khususnya di gerejagereja besar yang harus disterilisasi,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul, Jumat (23/12) kemarin. Polri juga akan berpatroli di pusat-pusat keramaian dan fasilitas umum untuk memantau situasi keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. ‘’Penga-

manan tidak hanya difokuskan di tempat ibadah, tetapi juga di pusat keramaian, pusat perbelanjaan dan tempat wisata,’’ kata Martinus. Menurutnya, hingga saat ini, situasi keamanan di Indonesia secara keseluruhan aman dan terkendali. Sementara itu polisi juga menggelar Operasi Lilin 2016 yang akan berlangsung hingga 1 Januari 2017 dengan melibatkan 150 ribu personel pasukan gabungan TNI-Polri. ‘’Total pasukan kurang lebih 150 ribu orang yang terdiri dari tim gabungan Polri, TNI dan sejumlah instansi terkait,’’ kata Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Hal. 19 Konflik Keagamaan

KPK Punya Bukti Kuat

Kasus Suap Bakamla

Dirut MTI Ditahan

Tidak Terbit

Jakarta (Bali Post) – KPK menahan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah setelah diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan suap terkait pengadaan alat monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla). ‘’Saya ini datang atas inisiatif sendiri, saya belum dapat surat dari KPK. Saya mau klarifikasi ternyata surat kita cek di kantor dan di rumah tidak masuk. Karena niat baik saya, maka saya datang ke sini tapi kondisinya seperti ini,’’ kata Fahmi usai diperiksa selama sekitar 7 jam di gedung KPK Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Fahmi yang keluar dengan mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye itu ditahan di Rumah Tahanan kelas I Jakarta Timur cabang gedung KPK yang berlokasi di basement gedung KPK. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi. Fahmi diketahui berada di luar negeri sejak 12 Desember 2016, dua hari sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 14 Desember 2016. ‘’Saya harusnya kembali ke Jakarta 29 Desember, tetapi karena ada berita ini saya pulang. Harusnya saya ke sini besok. Jadi yang jelas saya bukan buron, saya sudah ada niat baik untuk klarifikasi tapi insya Allah, Allah akan memberikan ujian terbaik untuk saya. Kita lihat skenario Allah seperti apa,’’ tambah Fahmi sembari membantah kalau ia telah menyuap Eko Susilo Hadi untuk memenangkan proyek. (ant)

Berkaitan dengan hari raya Natal yang juga merupakan hari libur nasional, Bali Post pada Minggu (25/12) besok tidak terbit. Bali Post kembali terbit seperti biasa mulai Senin, 26 Desember 2016. Untuk itu kepada pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

TAHAN - Direktur Utama PT MTI Fahmi Darmawansyah mengenakan rompi tahanan saat meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Suami aktris Inneke Koesherawati yang juga Bendahara Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 ini ditahan KPK sebagai tersangka kasus Bakamla.

Bali Post/ant

CABUT LAPORAN - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M Iriawan (kanan) mendampingi anggota Kepolisian Direktoral Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Inspektur (Aiptu) Sutisna (kiri) dan pegawai Mahkamah Agung Dora Natalia Singarimbun. Kapolda memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pencabutan laporan kasus dugaan penyerangan terhadap personel kepolisian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Aiptu Sutisna mencabut laporan di Polres Jakarta Timur atas dugaan penyerangan yang dilakukan Dora Natalia Singarimbun, beberapa waktu lalu.

LAPORAN SENIN Dari tahun ke tahun, Bali makin kehilangan ciri khasnya. Salah satu yang paling mencolok adalah bangunan di perkotaan. Makin sedikit yang mengusung arsitektur Bali. Kalaupun ada, hanya sebatas aksesoris agar tak dianggap melanggar aturan terkait arsitektur bangunan di Bali yang diatur dalam Perda No. 5 Tahun 2005 tentang Persyaratan Arsitektur Bangunan Gedung. Padahal menjaga bangunan stil Bali berarti menjaga juga roh pariwisata Bali yang berlandaskan budaya dan Tri Hita Karana.

Ketimpangan Ekonomi Masih Hantui Bali Kondisi perekonomian nasional masih belum menunjukkan performa yang baik, lantaran kondisi Eropa dan USA belum normal, demikian pula Tiongkok. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah demi membangkitkan kembali kondisi ekonomi yang tergerus kondisi global. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, ekonomi Bali di triwulan III 2016 tumbuh 6,17 persen, lebih lambat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,30 persen. Jika diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 50,18 triliun dan berdasarkan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 34,92 triliun. GURU Besar Undiknas University Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M. mengatakan banyak upaya yang telah dilakukan untuk memperbaiki kondisi perekonomian dalam negeri agar kembali bergairah. Namun, pengaruh perekonomian global masih mengganggu upaya mewujudkan stabilitas perekonomian nasional.

‘’Perekonomian Indonesia masih dibayang-bayangi perekonomian dunia, karena kita belum bisa mandiri secara penuh. Jika dunia mengalami pelambatan, kita kena imbas pula,’’ ujar Prof. Raka Suardana, Jumat (23/12) kemarin. Hal. 19 Ketiga Negara

Tito Karnavian

Jakarta (Bali Post) – KPK mengantongi bukti yang kuat dugaan pemberian suap yang dilakukan oleh Fahmi Darmawansyah (FD) dalam kasus Bakamla. ‘’KPK mengantongi dan punya bukti-bukti yang kuat untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Tetapi tidak bisa disampaikan secara rinci rekaman pembicaraan apa, jika memang ada pembicaraan, dan dokumen terkait tapi bukti yang dimiliki KPK terbatas 5 alat bukti yang diakui KUHAP dan minimal punya 2 alat bukti untuk meningkatkan ke penyidikan,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (23/12) kemarin. Kata dia, FD terkait dengan PT ME (Merial Esa), tetapi mengenai kaitan perusahaan dan aliran dana akan diungkap dalam proses berikutnya. Apakah Fahmi merupakan inisiator pemberi suap atau merupakan perantara masih akan ditentukan dalam proses penyidikan. Febri juga belum merinci apa kaitan PT Meria Esa (ME) dan PT Melati Technofo Indonesia (MTI) yang merupakan pemenang tender monitoring satelit. ‘’Belum bisa disampaikan relasi PT MTI dan para tersangka, tetapi seperti yang disampaikan sebelumnya informasi yang didapatkan adalah FD sebagai bagian PT ME sehingga dilakukan penahanan,’’ ungkap Febri. PT Merial Esa pada 2007 pernah mengimpor 35 unit pick-up dari Thailand senilai Rp 9,9 miliar selaku perwakilan Rahal International Pte. Ltd. dari Singapura. Namun dalam dokumen impor tercantum ambulans Isuzu OZ 4x4, sedangkan barang yang diterima ternyata mobil bak terbuka jenis SUV 4x4 Isuzu D-Max. Hal. 19 Sempat Ditahan

Bali Post/ant

Optimisme di Ujung Kejenuhan IMBAS dari perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk Bali, pada 2016 turut memengaruhi bisnis properti. Lesunya sektor ini tercermin pada kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) yang tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Bali Nusa Tenggara mencatat, NPL pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mencapai 5,75 persen pada triwulan III 2016 naik dibandingkan triwulan III 2015 yang hanya 3,03 persen. Peningkatan kredit bermasalah ini mulai terlihat pada triwulan I 2016. Namun, pertumbuhan properti di tahun 2017 dinilai akan membaik, membawa angin segar pada pengusaha properti di tengah perlambatan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali Causa Iman Karana mengatakan mulai awal tahun 2017, penjualan properti jenis rumah tapak sekunder atau rumah bekas akan semakin meningkat. ‘’Dari survei yang kami lakukan, rumah sekunder lebih laku. Kenapa rumah sekunder menarik karena ada peningkatan harga, kalau primer mungkin harganya sudah tinggi,’’ jelasnya. Kondisi tersebut, katanya, harus diantisipasi dengan prediksi peningkatan tersebut dengan ketersediaan atau supply untuk masyarakat yang akan membeli properti. Hal. 19 Uang Muka


DENPASAR

2

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Mulai 2018, Kinerja Guru Besar Dievaluasi

Tunjangan Kehormatan Terancam Dibekukan

Denpasar (Bali Post) -

Ini kabar buruk bagi dosen yang menyandang predikat guru besar. Pemerintah mulai 2018 nanti, kinerja guru besar akan dievaluasi. Jika mereka tak mampu menghasilkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal internasional, tunjangan guru besarnya akan dibekukan alias tak dicairkan. Bali Post/wan

KANSTIN - Sejumlah pengendara melintas di dekat kanstin yang kini telah dipasang di tengah jalan untuk menjaga keamanan pengendara dan kelancaran lalu lintas di perempatan Jalan Pulau Seram - Jalan Teuku Umar - Jalan Pulau Batam, Denpasar. Foto diambil Jumat (23/12) kemarin.

Denfest Sedot Anggaran Rp 2 Miliar

Denpasar (Bali Post) – Denpasar Festival (Denfest) ke-9 tahun 2016 siap digelar. Kegiatan akhir tahun ini melibatklan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Dana yang dihabiskan untuk event tahunan ini cukup besar, yakni mencapai Rp 2 miliar. Dana tersebut bersumber dari sejumlah SKPD yang terlibat, sehingga tidak teranggarkan secara khusus. Hal ini ditegaskan Sekretaris Panitia Denfest ke-9 I Made Saryawan didampingi Event Management Wayan Kayun Semara Cipta, dan Kasubag Pemberitaan Humas Kota Denpasar Dewa Gede Rai di pressroom Kantor Wali Kota, Jumat (23/12) kemarin. Dikatakan, SKPD yang terlibat di antaranya Dinas Pariwisata, Disperindag, KBPP, Bagian Perekonomian, Humas, serta sejumlah SKPD pendukung lainnya. Di masing-masing SKPD tersebut menganggarkan sendiri dana yang akan digunakan untuk kegiatan selama empat hari ini. Wayan Kayun Semara Cipta menambahkan, dalam Denfest tahun ini akan dilakukan perubahan zonasi. Meskipun tidak diubah secara total, namun sangat mendasar dan yang menjadi titik pusat adalah Catur Muka. Bali Post/ara Untuk zonasi di kawasan Jalan Veteran akan dipusatkan kegiatan bertemakan Heritage. Di sana akan ditampilkan pergelaran kesenian klasik, kuliner-kuliner tradisional, pameran fotografi Denpasar Kota Pusaka dan juga pameran mobil dan motor tua. Sementara kawasan Jl. Gajah Mada timur akan menjadi zona youth yang menampilkan panggung anak muda, distro serta stan kuliner yang berkaitan dengan citarasa anak muda Kota Denpasar masa kini. Di areal ini juga akan ditampilkan musik yang dibawakan anak-anak muda. Di depan Jaya Saba akan ditampilkan zona anak dan keluarga dan di depan Museum Bali untuk handycraf dan tekstil, sedangkan sebelah selatan Catur Muka yakni di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung akan disiapkan tiga panggung. ‘’Secara keseluruhan akan ada 6 panggung untuk memeriahkan Denfest kali ini,’’ ujarnya. (kmb12)

Bali Post/ara

Denfest - Sekretaris Panitia Denfest ke-9 I Made Saryawan didampingi Event Management Wayan Kayun Semara Cipta, dan Kasubag Pemberitaan Humas Kota Denpasar Dewa Gede Rai di pressroom Kantor Wali Kota, Jumat (23/12) kemarin.

Suara Denpasar & Badung

Hal itu ditekankan Dirjen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Memenristek Dikti Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D. di sela-sela memberikan coaching clinic proposal bagi dosen Unwar, Jumat (23/12) kemarin. Dia mengakui Menristek Dikti sudah membulatkan komitmen untuk mengevaluasi kinerja penelitian para profesor dan guru besar ini. Kenyataannya, profesor di Indonesia masih rendah penelitiannya. Padahal pemerintah memberikan tunjangan kehormatan tiga kali gaji pokok setiap bulannya. ‘’Yang lain setuju soal kebijakan ini, tetapi tak setuju bagi para profesor,’’ ujarnya berseloroh. Pemerintah mulai 2017 juga akan mengadakan coaching clinic bagi guru besar dan doktor agar mampu menembus jurnal internasional. Bahkan pemerintah akan menghapus laporan keuangan penelitian. ‘’Pemerintah tak peduli uang dipakai untuk honor atau lainlain, yang penting outputnya,’’ tegasnya. Tak hanya profesor, Pof. Ocky Karna Radjasa mengakui tingkat

Bali Post/sue

Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D. produktivitas penelitian dosen Indonesia masih sangat rendah. Termasuk soal penyiapan dana riset masih sangat rendah di bawah 1 persen pendapatan per kapita. Malaysia menghasilkan riset per tahun sebanyak 18.811, Thailand sebanyak 9.963, sedangkan di Indonesia hanya 7.663. Padahal semakin bagus dana risetnya, semakin bagus hasil penelitian dosen dan mahasiswanya. Sementara dari 3.000 PTN dan PTS di Indonesia, hanya dua masuk

Aksi Teror Marak

kelas internasional yakni UI dan ITB. Tercatat 10 PT yang penelitiannya terbaik di Indonesia yakni ITB, UI, UGM, IPB, LIPI, ITS, UB, Undip, Unpad, dan Cifor. Sedangkan dari 25 PT yang baik penelitiannya tak ada PTN dan PTS di Bali yang masuk. PTS terbaik yang masuk 25 besar yakni UII, Univ. Malang dan Satya Wacana Salatiga. Okky mengatakan setiap tiga tahun pemerintah melakukan evaluasi terhadap LPPM PT. Ada empat yang dinilai dalam peningkatan status LPM dan Lemlit. Di antaranya kuantitas dan kualitas penelitian dosen, banyaknya guru besar, manajemen penelitian, dana internal penelitian institusi dan seberapa banyak penelitian mampu menghasilkan income bagi lembaga. Di Bali baru Unud yang meraih predikat mandiri. Meski demikian, dia mengakui Unwar dan PTS lainnya memiliki potensi besar untuk meningkatkan status asalkan semangat dan budaya menelitianya juga tinggi. ‘’Kalau Unwar manargetkan 2017 sudah berstatus madya, itu bagus,’’ ujarnya. (025)

Bhabinkamtibmas Diminta Rangkul Komponen Masyarakat

Denpasar (Bali Post) Tidak hanya Satuan Intelijen dan Reserse yang di-warning terkait pengamanan Nataru, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) sebagai ujung tombak Polri juga mengemban tanggung jawab dan tugas sama. Oleh karena itu, 750 Bhabinkamtibmas seluruh Bali dikumpulkan di Kampus ISI Denpasar, Jumat (23/12) kemarin. Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta dalam sambutannya menekankan terkait maraknya teror akhirakhir ini yang dilakukan orangorang tidak bertanggung jawab. ‘’Tugas Bhabinkamtibmas ini multifungsi sehingga perannya sangat besar bagi Polri dan Polda Bali. Terutama menyikapi aksi teror agar lakukan pencegahan dini. Tingkatkan patroli dialogis untuk memantau perkembangan situasi di wilayahnya,’’ tegas Brigjen Suryasta. Aksi teroris harus disikapi serius, jangan sampai jadi korban. Jangan sampai akibat kurang perhatian dan waspada akan

menimbulkan korban. ‘’Modusnya selalu berubah dan menargetkan korban lebih banyak, baik dari aparat maupun masyarakat. Tolong hal ini disikapi dengan serius. Sampaikan kepada masyarakat informasi ini dan perhatikan penduduk pendatang atau kegiatan mencurigakan,’’ ujarnya. Polri, lanjut jenderal asal Buleleng ini, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan serta partisipasi masyarakat. Di sinilah peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri. ‘’Tidak ada istilah kerja sendiri, tapi harus melibatkan seluruh aparat desanya masing-masing. Di Bali, satu desa ada satu sampai dua Bhabinkamtibmas dan Bhabinkamtibmas Pariwisata,’’ tandas Suryasta. Mantan Dir. Reskrim Polda Sulteng ini berharap dalam bertugas bisa merangkul potensi masyarakat yang ada, pecalang, perangkat desa dan desa pakraman. Selain itu, harus mampu mengantisipasi setiap perkembangan situasi. ‘’Bangun kemitraan. Situasi aman dan kondusif dominan pen-

Reklamasi

Saya akan melakukan puputan dan siap menjadi garda terdepan dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. Puputan yang saya maksudkan adalah perjuangan tiada henti, sampai tuntutan sebagian masyarakat Bali yang menolak reklamasi dipenuhi. Dalam menyuarakan aspirasi, baik petugas maupun masyarakat harus saling menjaga etika dan menahan diri. Saling menghargai. Tidak mengedepankan ego dan emosi. Agung Jayanegara, Denpasar Bali Post/rah

Kesalahan Masyarakat

Rencana reklamasi Teluk Benoa terjadi karena kesalahan masyarakat dalam memilih pemimpinnya. Suardana, Gubug Tabanan

Introspeksi Diri

Menyambut tahun baru, seharusnya semua pihak introspeksi diri. Setiap orang percaya bahwa Tuhan hanya satu. Namun orang menyebutnya dengan nama yang berbeda–beda. Tetap teguh berpegang pada iman dan keyakinan yang dianut. Jangan terpengaruh apa pun iming–iming dan kata orang. Ireng, Bajera

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : KETIMPANGAN EKONOMI MASIH HANTUI BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

DIKUMPULKAN - Ratusan Bhabinkamtibmas dikumpulkan di ISI Denpasar.

Bali Post/kmb23

JEBOL - Sejumlah pekerja mengecek kondisi jalan yang jebol di Jalan Kenyeri Denpasar. Jebolnya jalan sampai setengah ruas jalan ini diakibatkan oleh bocornya pipa milik PDAM yang menggerus tanah di sekitar pipa tersebut.

Kasus Pipanisasi di Karangasem

garuhnya terhadap pembangunan Bali. Bali daerah wisata sehingga situasinya harus aman dan nyaman. Bangun komunikasi yang baik dan hindari sikap arogan, sehingga tumbuh kepercayaan kepada Bhabinkamtibmas dan Polri,’’ ungkapnya. Ia berharap kehadiran Bhabinkamtibmas harus mampu memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam melakukan aktivitasnya, ibadah dan objek-objek vital lainnya. Gerakan kepolisian harus mampu menimbulkan rasa aman dan nyaman. Lebih-lebih pada saat kegiatan ibadah maupun di titik-titik rawan. ‘’Penekanan Bapak Kapolri saat apel gelar pasukan Operasi Lilin 2016 tolong dicermati, disikapi dan dijabarkan serta diaktualisasikan di lapangan. Kesiapsiagaan diri dan satuan sehingga mampu merespons cepat dan tepat setiap gangguan kamtibmas,’’ ujarnya. Tiap personel harus waspada dan jangan anggap sepele setiap potensi gangguan. ‘’Jadi saya minta tetap menjaga kewaspadaan. Kita ketahui bahwa ancaman teroris adalah kepolisian jadi sasaran target. Dalam pelaksanaan operasi harus disikapi dengan serius dan memperhatikan kewaspadaan. Jangan sampai jadi korban,’’ kata jenderal bintang satu di pundak ini. Bhabinkamtibmas harus mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan operasi atau razia bersama terhadap penduduk pendatang dan kegiatan mencurigakan harus terus digalakkan. ‘’Jaga tiap jengkal wilayah kita agar tetap aman dan kondusif. Siapkan fisik dan mental agar mampu memberi pelayanan prima kepada masyarakat,’’ ujarnya. (kmb36)

Kuasa Hukum Pimpro Pertanyakan Pengawas Denpasar (Bali Post) Sejumlah tersangka dalam kasus pipanisasi Karangasem sudah beralih status menjadi terpidana. Terbaru yang harus masuk penjara adalah pimpinan proyek (pimpro) dari kontraktor PT Adhi Karya, Parno Tris Hadiono, divonis satu tahun penjara. Meski sudah banyak memenjarakan pihak terkait, penegakan hukum untuk mantan Bupati Karangasem Wayan Geredeg yang sempat dijadikan tersangka kian dipertanyakan. Hingga saat ini, dia belum pernah hadir sebagai saksi di tipikor. Meskipun banyak pihak meminta agar Geredeg dijadikan saksi sebagai mantan bupati, namun yang bersangkutan tidak hadir. Pekerjaan konstruksi jaringan air bersih dan air minum di empat kecamatan di Karangasem ini menggunakan APBD Karangasem tahun 2009-2010 senilai Rp 29 miliar. Konstruksi jaringan air bersih dan air minum ini sendiri terbentang sepanjang 60 kilometer yang meliputi Kecamatan Abang, Karangasem, Manggis dan Kubu. Selain itu juga peranan Nv, yang sebagai pengawas tidak ikut diseret ke pengadilan walau sudah dijadikan tersangka oleh Polda Bali. Edy Hartaka, kuasa hukum terpidana Parno Tris Hadiono, juga kerap meminta Geredeg bersaksi karena keterangannya sangat dibutuhkan. ‘’Dalam kasus ini kami melihat hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. Saya penasaran, selama persidangan dari awal sampai putusan, saya minta Pak Geredeg didatangkan jadi saksi, tetapi tidak bisa,’’ tandas Edy, Jumat (23/12) kemarin. Dia menilai seharusnya Geredeg sebagai mantan bupati menjadi pihak paling bertanggung jawab atas proyek pipanisasi di Karangasem. Ketika ada masalah, maka semestinya Geredeg bisa memberikan penjelasan di muka persidangan, sehingga bisa didapat kejelasan hukum bagi pihak berperkara. ‘’Kalau seperti ini, namanya mengorbankan orang lain. Kami minta agar penegak hukum bisa adil dan tidak tebang pilih,’’ sentil Edi. Mangkirnya Geredeg tidak hanya pada sidang Parno. Pada sidang terdakwa lainnya Geredeg juga tidak datang. Terkait putusan Pengadilan Tipikor yang menghukum kliennya selama satu tahun penjara, Edy menyatakan menerima. Menurutnya, pihak keluarga Parno sudah legowo dengan putusan pengadilan. Sebelumnya JPU menuntut Parno 1,5 tahun penjara. Selain Parno, tiga orang yang sudah divonis bersalah adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem I Wayan Arnawa (vonis 1,5 tahun), PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) IB Oka (vonis 1 tahun) dan Kepala PT Adhi Karya Imam Wijaya Santosa (vonis 2 tahun). ‘’Sudah banyak orang yang masuk penjara dalam kasus ini. Harusnya semua dibuka dengan terang benderang,’’ tukasnya. (kmb37)

Renon Gelar Sidak Gabungan

Sasar Mercon, Temukan 7 Orang Positif Narkoba

Denpasar (Bali Post) Kewaspadaan terhadap aksiaksi teroris dilakukan oleh aparat di Desa Pakraman dan Kelurahan Renon, Denpasar Selatan. Terlebih, mendekati pergantian tahun ini, penggunaan mercon juga semakin marak. Bukan hanya itu, kondisi keamanan wilayah juga rawan terganggu akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Mengantisipasi hal tersebut, Desa Pakraman Renon, Jumat (23/12) dini hari menggelar sidak gabungan yang melibatkan aparat Polsek Denpasar Selatan, BNN, Kepala Kelurahan Renon, Linmas, dan Pecalang. Sasaran dalam sidak tersebut, yakni penggunaan mercon

dan penduduk pendatang (duktang) serta narkoba. Setiap rumah kos, vila, dan permukiman warga didatangi satu per satu oleh petugas gabungan. Sidak yang melibatkan 115 personel, tim gabungan menyita tiga buah mercon ukuran 4 cm panjang 50 cm, 15 orang duktang tanpa identitas, serta BNN juga mendapati 7 orang pemakai obat jenis ineks, dan sabu-sabu yang langsung mendapatkan pembinaan. ‘’Kali ini kami melibatkan tim gabungan aparatur kelurahan, Polsek, dan BNN dalam menangani penggunaan narkoba di Desa Adat Renon,’’ ujar Bendesa Desa Pakraman Renon Made Sutama. Lebih lanjut dikatakan, men-

jelang Natal dan Tahun Baru ini peningkatan kewaspadaan warga masyarakat dapat terus dilakukan. Kegiatan sidak ini akan dilakukan secara berkesinambungan yang telah dilakukan kesepakatan bersama Desa Adat Renon dengan Polsek Denpasar Selatan untuk bersama-sama melakukan langkahlangkah pengamanan wilayah. Penggunaan mercon kerap kali dijumpai dalam perayaan tahun baru, sehingga sidak ini sebagai bentuk antisipasi. Di samping itu, penggunaan narkoba dengan keberadaan beberapa rumah kos yang ada di kawasan Renon dapat diantispiasi dengan melibatkan tim BNN Kota Denpasar dalam sidak. (kmb12)

Bali Post/kmb

SIDAK - Petugas sedang mendata warga yang terjaring saat sidak di Desa Pakraman Renon.


Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Wakapolda Soroti Kasus Jambret di Kuta Denpasar (Bali Post) Di hadapan ratusan Bhabinkamtibmas, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta menyoroti kriminalitas di Kuta, terutama di Jalan Popies 1 dan 2 serta di Seminyak. Pasanya di wilayah tersebut dikeluhkan sering terjadi jambret dan copet yang dialami wisatawan. ‘’Masalah ini sering dikeluhkan wisatawan dan konsulat yang diterima Dit. Pam Ovit. Kalau bolak-balik seperti ini berarti penanganannya tidak serius,’’ tegas Brigjen SuryBali Post/kmb36 asta, Jumat (23/11) Brigjen Pol. kemarin. Drs. I Nyoman Suryasta Menyikapi hal itu, setiap Bhabinkamtibmas harus melaporkan secara berjenjang kepada pimpinannya. ‘’Apakah Bhabinkamtibmas yang tugas di wilayah tersebut sudah melapor? Kalau sudah saya tunggu laporannya siang ini,’’ ujarnya. Jenderal asal Singaraja ini berharap masalah tersebut harus cepat diatasi. Jika Polsek Kuta tidak mampu seharusnya minta bantuan ke Polresta Denpasar dan seterusnya. ‘’Kalau begini terus maka kepercayaan wisatawan dan masyarakat terhadap Polri akan turun. Tolong koordinasikan dengan fungsi lain. Harus dikomunikasikan sehingga upaya-upaya pencegahan berjalan simultan,’’ tegas Suryasta di Kampus ISI Denpasar. Wakapolda lalu memanggil Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah tersebut. Dalam laporannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan jika upaya pencegahan sudah dilakukan oleh Polsek Kuta dibantu Polresta Denpasar dan Pamswakarsa Kuta. Yang jadi sasaran biasanya turis yang pulang dari tempat hiburan malam dan dalam keadaan mabuk. Para pelaku sudah banyak yang ditangkap dan diproses hukum. Selain itu, Suryasta yang sebentar lagi memasuki masa pensiun ini menginstruksikan jajarannya mencegah upaya sweeping atribut Natal dan setiap warga harus saling menghormati. ‘’Mohon pahami itu. Bhabinkamtibmas di wilayah agar tidak salah menjabarkan fatwa itu. Tidak ada sweeping kecuali dilakukan aparat,’’ tandasnya. Bhabinkamtibmas harus bisa mengantisipasi dan dikoordinasikan di lapangan sehingga tidak ada kelompok masyarakat main hakim sendiri. Jika hal itu terjadi akan ditindak tegas. ‘’Bhabinkamtibas harus dan wajib bekerja sama dengan masyarakat, sehingga terbangun sinergitas Polri dan masyarakat,’’ harapnya. (kmb36)

Badung Pascabencana Banjir dan Longsor

Pemkab akan Gelar Upacara ’’Pamayuh Jagat’’ Mangupura (Bali Post) – Keinginan Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa untuk menempuh jalur niskala sebagai permohonan kepada alam, sehingga terhidar dari bencana alam, langsung ditindaklanjuti Dinas Kebudayaan (Disbud) setempat. Kepala Disbud Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan akan segera menggelar upacara pamayuh jagat. Upacara ini bertujuan menjaga keharmonisan alam, lingkungan beserta isinya. ‘’Kami akan menggelar upakara pamayuh jagat dilakukan di Pantai Seseh, Desa Seseh Kecamatan Mengwi. Kemudia nunas guru piduka pamlepeh di Pura Pucak Mangu, Pelaga

Petang dan upacara,’’ jelas Anom Bhasma, Jumat (23/12) kemarin. Menurutnya, upakara akan dilakukan pada tilem kaenam pada 28 Desember.

Pihaknya kini tengah membahas rencana tersebut bersama pamangku dan tokoh adat di Kabupaten Badung berada di Penataran Pura Pacak Mangu. Sementara Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung akan melakukan pembersihan alur sungai dari bongkahan kayu gelondongan yang ikut terseret banjir. ‘’Baru setelah itu mengembalikan jalannya seperti sediakala agar bisa dilalui. Kami rancang pasang

Pengamanan Nataru

Dewan Minta Libatkan Semua Komponen Mangupura (Bali Post) Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Badung tak hanya memberikan peluang bagi pelaku pariwisata, namun juga tantangan, terutama ancaman bom. Ancaman teror ini patut diwaspadai mengingat Badung merupakan pusat berkumpulnya wisatawan saat perayaan akhir tahun. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, keterlibatan seluruh unsur penegak hukum dalam pengamanan Nataru perlu mendapat dukungan dengan melibatkan semua komponen, termasuk masyarakat, sehingga potensi terjadinya teror bisa diminimalisir. ‘’Perayaan akhir tahun merupakan peluang bagi Badung yang pendapatannya dominan dari sektor pariwisata. Tapi peluang ini juga ancaman bagi Badung tatkala faktor yang tidak kita duga akan merusak ke-

nyamanan dan kenyamanan wisatawan,’’ ungkap Parwata, Jumat (23/12) kemarin. Karena itu, politisi PDI-P ini mengatakan perlu adanya kerja sama semua lembaga penegak keamanan bersama masyarakat. ‘’Kalau dulu ada pamswakarsa, bagimana kita bersama-sama menjaga Bali dengan melibatkan seluruh komponen,’’ ujarnya. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan harus lebih ditingkatkan, terutama dari lingkungan sendiri. ‘’Mulai dari banjar, desa, dinas, kecamatan betulbetul harus dijaga dengan baik. Jangan sampai kita lengah dan menganggap semua aman-aman saja. Intinya bagaimana kita bersama-sama menjaga, baik sekaa teruna, pecalang maupun unsur lainnya,’’ jelasnya. Di sisi lain, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Kabupaten Badung

I Dewa Nyoman Oka mengatakan tim gabungan terdiri dari aparat TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung meningkatkan patroli jelang Nataru. Patroli dilakukan demi meningkatkan keamanan wilayah. Pemerintah mengimbau masyarakat turut menjaga keamanan wilayah masing-masing. Pasalnya, saat pergantian tahun biasanya banyak wisatawan datang berkunjung. Patroli gabungan ini implementasi dari hasil koordinasi Bupati Badung dengan Kapolres Badung, Kapolresta Denpasar dan Dandim 1611 Badung. ‘’Maksud dan tujuannya untuk mencegah dan mengatasi gangguan kamtibmas. Sekaligus meningkatkan keamanan wilayah. Apalagi sebentar lagi perayaan Natal dan Tahun Baru,’’ pungkasnya. (kmb27)

Badung Gelar Apel Siaga Pengamanan Nataru

Pemkab Siap Dukung Operasi Lilin Polri dan Bersinergi Jaga Keamanan DALAM menjaga keamanan dan kenyamanan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Badung bersama Forkompinda Badung melaksanakan Apel Siaga Gelar Pasukan Pengamanan Nataru, Jumat (23/12) kemarin di Lapangan Puspem Badung. Selaku inspektur upacara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Apel diikuti jajaran TNI/Polri, Linmas, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Pecalang. Apel juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung serta Pimpinan SKPD Badung. Pada apel tersebut Bupati Giri Prasta menyerahkan mobil patroli lalu lintas kepada Polres Badung yang diterima langsung Kapolres Badung APKB Ruddi Setiawan dan menyerahkan mobil ambulans untuk PMI Badung. Bupati Giri Prasta menyampaikan amanat Kapolri pada apel pasukan Operasi Lilin 2016. Dalam amanatnya Kapolri Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan bahwa perkembangan dunia global saat ini masih diwarnai beberapa aksi teror. Kejadian tersebut secara lang-

APEL - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengecek personel pasukan Apel Siaga Pengamanan Nataru di Lapangan Puspem Badung, Jumat (23/12) kemarin. sung maupun tidak langsung berimplikasi terhadap kondisi keamanan dalam negeri. Terlebih dinamika kehidupan nasional yang terjadi terakhir ini juga menunjukkan adanya potensi gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi, baik inter maupun antaragama. Hal ini menjadi tantangan bagi Polri dan seluruh elemen terkait, khususnya dalam menjaga dan mengamankan pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan pergantian tahun. Terkait dengan Operasi Lilin 2016 akan dilaksana-

kan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2016. Secara keseluruhan Polri mengerahkan 85.744 personel, dibantu 15.096 personel TNi serta 55.130 personel gabungan dari Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka dan Jasa Raharja. Para personel akan ditempatkan pada 1.609 Pos Pengamanan dan 643 Pos Pelayanan, guna memberikan pengamanan kamtibmas dan kamseltibcar lantas. Untuk itu, Kapolri meminta untuk memperkuat kerja sama yang sinergis dan harmonis dengan

seluruh instansi terkait serta segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Usai apel, Bupati Giri Prasta menyampaikan, mewujudkan keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama. Apel Siaga Nataru ini merupakan salah satu upaya untuk betul-betul siap siaga dalam pengamanan Natal dan tahun baru. ‘’Kami telah berkoordinasi dengan Forkompinda yakni Polres Badung, Dandim 1611/Badung, Kejaksaan Negeri, Polresta Denpasar, Pengadilan Negeri Denpasar, di samping itu pula kami mengerahkan Satpol PP dan Pecalang serta didukung oleh seluruh lapisan masyarakat Badung melakukan antisipasi keamanan,’’ jelasnya. Terkait dengan Operasi Lilin yang digelar Polri, Bupati juga sangat mendukung sepenuhnya dan Pemkab Badung siap bersinergi untuk memberikan rasa aman, nyaman kepada warga Badung, Provinsi Bali dan NKRI. Bupati Giri Prasta juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil Polri dalam mengantisipasi aksi teror yang terjadi beberapa bulan

terakhir. ‘’Kami angkat topi dan acungi jempol kepada kepolisian yang telah berhasil menggagalkan ancaman teror tersebut. Dan kami akan mendukung dan siap membantu sepenuhnya bagaimana menjaga keamanan dan kenyamanan dari ancaman yang mungkin akan timbul di wilayah kita utamanya di NKRI ini,’’ jelasnya. Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan menjelaskan, untuk pengamanan Nataru pihaknya telah menyiapkan 850 personel Polri, yang akan bergabung dengan TNI dan Pemda. ‘’Kami setiap malam akan melakukan razia bersama tiga pilar yaitu TNI, Polri dan Pemda. Operasi kependudukan di kos-kosan dan kontrakan,’’ katanya. Pihaknya juga bersamasama akan mengamankan ibadah Natal di 38 gereja di Badung. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat kalau ada melihat atau menemukan yang mencurigakan agar segera melaporkan ke aparat terdekat. Sementara umat yang melaksanakan ibadah Natal agar tidak membawa tas yang besar, sehingga memudahkan dalam melakukan pengecekan. (ad699)

Ciptakan Pelayanan Publik Lebih Bersih dan Cepat

Bupati Giri Prasta Kukuhkan Satgas Saber Pungli Badung BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta mengukuhkan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Badung, Jumat (23/12) kemarin, di ruang Kriya Gosana Puspem Badung. Pengukuhan Satgas Saber Pungli ini guna menciptakan pelayanan publik yang lebih bersih dan cepat. Acara dihadiri Wabup Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Forkompinda Badung dan Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta pimpinan SKPD terkait. Bupati Giri Prasta menekankan bahwa pembentukan Satgas Saber Pungli di Badung ini sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI Jokowi yang telah pula ditindaklanjuti oleh menteri agar dari tatanan pusat, provinsi dan kabupaten/kota di NKRI melakukan saber pungli. Dengan dibentuknya Satgas Saber

Pungli di Badung diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik, sehingga tidak ada lagi pungutan-pungutan liar di lingkungan Pemkab Badung. ‘’Kami nanti akan memberikan fasilitas kepada Satgas Saber Pungli, sehingga dapat bekerja dengan baik dan Badung menjadi lebih maju, aman dan sejahtera,’’ tambahnya. Giri Prasta juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Forkompinda Badung yang terus bersinergi mewujudkan keamanan dan kenyamanan khususnya di wilayah Kabupaten Badung. ‘’Kami sampaikan terima kasih kepada Forkompinda Badung dan Denpasar yang telah betul-betul menjalankan tupoksinya, sehingga kondusivitas keamanan dan kenyamanan tetap terjaga dan kami di Pemkab Badung hingga saat ini mempu menjalankan roda pemerintahan dengan baik,’’ tambahnya.

3

Inspektur Kabupaten Badung Luh Suryaniti selaku Ketua Panitia melaporkan, kegiatan pengukuhan Saber Pungli Kabupaten Badung dilakukan sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan ditindaklanjuti dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3935/SJ tentang pembinaan dan pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Untuk di Badung Satgas Saber Pungli ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Badung Nomor 2436/03/ HK/2016 tentang pembentukan dan susunan keanggotaan Satgas Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Badung. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah membentuk dan mengukuhkan Unit Saber Pungli Kabupaten Ba-

SATGAS - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa mengukuhkan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Badung, Jumat (23/12) kemarin, di ruang Kriya Gosana Puspem Badung. dung yang tujuannya adalah untuk menciptakan ketenteraman bagi masyarakat yang menjadikan proses pelayanan publik lebih bersih dan lebih cepat. Jumlah anggota Satgas Unit Saber Pungli Kabupaten Badung

yang dikukuhkan sebanyak 66 orang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, Kepolisian, Kejaksaan Negeri Denpasar, TNI, Badan Intelijen Negara wilayah Bali dan Ombudsman RI wilayah Bali. (ad698)

box culvert, sehingga lebih cepat penangannya,’’ ujar Kepala Dinas BMP Badung Ida Bagus Surya Suamba. Dia juga mulai memikirkan membangun shortcut sebagai program jangka panjang penanganan musibah banjir di Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Selain dinilai praktis, pembangunan shortcut juga memperpendek jarak tempuh, sehingga warga tidak lagi menuruni jalan cukup terjal di kawasan tersebut. ‘’Rencana pembangunan shortcut adalah

program jangka panjang. Kami masih akan melakukan kajian menyeluruh terhadap rencana shortcut dengan panjang 100 meter,’’ katanya. Program tersebut, kata Surya Suamba, akan diusulkan pada APBD Perubahan tahun 2017. Mengingat anggaran induk 2017 sudah ketok palu. ‘’Yang paling penting sekarang kita upayakan pembersihan dulu. Karena dari pantauan ada tiga titik bencana yang perlu penanganan ekstra,’’ pungkasnya. (kmb27)

2017, Badung Optimis 5 Juta Kunjungan Wisatawan Mangupura (Bali Post) – Melihat dari sisi jumlah kunjungan wisatawan yang telah terjadi hingga akhir November 2016 lalu yaitu 4,3 juta wisatawan, pada tahun 2017 mendatang Kabupaten Badung optimis bisa mencapai 5 juta kunjungan wisatawan. Bahkan, di sisa akhir bulan Desember ini ditargetkan surplus 300 ribu kunjungan wisatawan dari target yang dicanangkan yaitu 4,3 juta. ‘’Ini membuktikan bahwa kunjungan wisatawan tahun 2016 ini meningkat di atas 20% dari target yang telah dicanangkan yaitu 4,3 juta. Ini angka yang sangat menggembirakan. Artinya, target dalam setahun sudah terpenuhi hingga bulan November lalu dan tersisa sebulan ini diharapkan minimal 300 ribu wisatawan yang berkunjung ke Badung. Dan kalau itu terjadi maka target ke depan 5 juta kunjungan wisatwan kita optimis bisa tercapai,’’ ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Cok R. Darmawan, Jumat (23/12) kemarin. Untuk bisa mencapai target tersebut, katanya, situasi keamanan global maupun nasional diharapkan bisa terjaga dengan baik. Sebab, isu keamanan menjadi salah satu faktor naik-turunnya kunjungan wisatawan ke Bali. Selain itu, proses aksesbilitas luar untuk masuk ke Bali harus segera dibenahi. Terutama Bandara Ngurah Rai dan dermaga untuk pelabuhan kapal pesiar. Mengingat kondisi Bandara Ngurah Rai saat ini sudah mengalami over supply. Apalagi, dikatakan Bali pada tahun 2019 ditargetkan bisa memenuhi kunjungan wisatawan sebanyak 40%, yaitu sekitar 8 juta dari 20 juta kunjungan wisatwan yang ditargetkan Presiden masuk ke Indonesia. Sehingga diharapkan peran pemerintah daerah maupun pusat harus konsisten untuk mensinergikan program tersebut. Terutama meningkatkan infrastruktur termasuk aksesbilitas masuk ke Bali. Terkait dengan jumlah kamar hotel di Bali, Darmawan mengatakan, Badung saat ini dengan jumlah kunjungan mencapai 4,3 juta masih mengalami kekosongan. Sebab, kamar hotel di Bali baru terisi 40-60% saja. Sehingga target 5 juta kunjungan wisatwan pada tahun 2017 tidak ada masalah dari segi kamar hotel. ‘’Kalau dilihat jumlah hotel saat ini, maka kamar sudah sangat memadai untuk menampung sampai 6-7 juta. Kita baru 4,3 juta saja jumlah kamar hotel kita baru terisi 40-60%. Tentu ada kekosongan, dan jika kunjungan datang lebih banyak, itu tidak ada masalah terhadap kamar hotel kita,’’ pungkasnya. (win)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Unwar Gelar ”Coaching Clinic” Proposal

2017, Targetkan LPM dan Lemlit Unwar Capai Status Madya PIMPINAN Universitas Warmadewa (Unwar) dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali sangat antusias mendorong dosennya untuk menghasilkan penelitian secara kuantitas dan kualitas penelitian dosen. Untuk itu, Unwar menggelar coaching clinic proposal hibah penelitian dan pengabdian masyarakat, Jumat (23/12) kemarin. Coaching clinic proposal menghadirkan narasumber Dirjen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti Prof. Ocky Karna Radjasa, Ph.D. dan Dr. Drajat Tri Kartono, M.Si. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mendorong dosen Unwar untuk menghasilkan penelitian lebih banyak lagi. Ini disebabkan dosennya hanya memosisikan diri sebagai guru yakni hanya mengajar sehingga mengejar kelebihan jam mengajar. Padahal, tugas dosen adalah meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Yayasan dan Unwar, kata dia, juga sudah menyiapkan insentif bagi dosen yang menghasilkan penelitian. Makanya, mulai 2017 ini Unwar menerapkan budaya meneliti dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, dia mentargetkan LPM dan Lemlit Unwar mampu meraih status madya pada tahun 2017. Untuk bisa meraih status madya, kata dia, dosen Unwar harus seimbang jam mengajar dan waktu penelitian dan pengabdian masyarakat. Padahal, jika dosen mau cepat kaya, jangan hanya mengajar melainkan banyak riset. Apalagi dihubungkan dengan dunia industri. Upaya mendorong penelitian, mulai 2017 Unwar mulai menjalankan KKN ke desa. KKN ini bagian dari upaya agar dosen pembimb-

COACHING CLINIC - Rektor Unwar Dewa Putu Widjana dan Ketua YKKPB AA Gede Oka Wisnumurti berfoto bersama Dirjen Ocky Karna Radjasa dan Drajat Tri Karnoto saat coaching clinic proposal. ing melatih proposal pengabadian PTN dan PTS di Indonesia, hanya masyarakat tematik. dua masuk kelas internasional yakni Hal itu dibenarkan Rektor Unwar UI dan ITB. Prof. Dewa Putu Widjana bahwa Okky mengatakan, setiap tiga secara kuantitas dan kualitas peneli- tahun pemerintah melakukan evalutan dosennya belum maksimal. Be- asi terhadap LPPM PT. Ada empat lum lagi masalah jarangnya hasil pe- yang dinilai dalam peningkatan stanelitian dosen yang dipublikasikan. tus LPM dan Lemlit. Di antaranya, Makanya, dia mengatakan tiga hal kuantitas dan kualitas penelitian ini yang akan menjadi fokus Unwar dosen, banyaknya guru besar, doktahun 2017 untuk meningkatkan tor dan lain-lain. Kedua, manajekomitmen dosennya meningkatkan men penelitian termasuk dana kualitas dan kuantitas penelitian internal penelitian institusi, output dan pengabdian masyarakat. publikasi ilmiah dan revenue generDengan coaching clinic ini di- ating seberapa banyak penelitiian harapkan setiap dosen menghasil- mampu menghasilkan income bagi kan penelitian berkualitas. Dengan lembaga. Di Bali, baru Unud yang demikian, hasilnya dan output-nya meraih predikat mandiri. Namun juga mampu meningkatkan status demikian, dia mengakui Unwar LPM dan Lemlit Unwar dari binaan memiliki potensi besar untuk menmenuju madya bahkan utama dan ingkatkan status asalkan semangat mandiri. dan budaya menelitianya juga tinggi. Prof. Ocky Karna Radjasa men- “Kalau Unwar menargetkan 2017 gakui tingkat produktivitas peneli- sudah berstatus madya, itu bagus,” tian dosen Indonesia masih sangat ujarnya. Dari 3.000 lebih PT di Inrendah. Termasuk soal penyiapan donesia, 10 PT yang penelitiannya dana riset masih sangat rendah, terbaik yakni ITB, UI, UGM, IPB, di bawah 1 persen pendapatan LIPI, ITS, UB, Undip, Unpad dan perkapita. Sementara dari 3.000 Cifor. (ad1295)

”Year End Sale” Felice Jewellery

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Beli Black Diamond Solitaire 1 Carat Rp 1,999 Juta, Dapatkan HP Android

Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta. MENYAMBUT hari raya Natal dan Tahun Baru 2017, Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Sabtu (24/12) hingga Selasa (27/12) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo-promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire

1 carat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 carat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta dan mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Jumat (23/12) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 carat inipun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk Berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi, bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Untuk Informasi bisa menghubungi Bazari, Hp. 087782289823. (br607)

Karang Taruna Yowana Saka Mandala

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Unhi Kembali Lahirkan Doktor Girinata Lulusan Ke-38

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) kembali melahirkan doktor. Doktor baru kali ini adalah I Made Girinata, dosen IHDN Denpasar. Girinata mempertahankan disertasinya berjudul “Komodifikasi Kawasan Suci Pura Tanah Lot dan Implikasinya Terhadap Masyarakat Desa Pakraman Beraban, Kediri, Tabanan” dalam ujian terbuka promosi doktor di Aula Gedung Rektorat Unhi, Jumat (23/12) kemarin. Dalam ujian terbuka yang diketuai Dr. IB Dharmika dan Sekretaris Prof. Dr. Putu Gelgel itu, Girinata diuji oleh Prof. IBG Yudha Triguna, Prof. I Wayan Suka Yasa, Prof. Redi Aryanta, Prof. Gusti Ngurah Sudiana, Prof. E. Dewi Yuliana, Dr. Budi Utama, Dr. Wayan Paramartha, Dr. I Gusti Ayu Wimba dan Dr. Ni Putu Suwardani. Selaku promotor Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja dan kopromotor Dr. I Wayan Subrata. Made Girinata yang mantan Dekan Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar itu dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai doktor ke-38 lulusan Program Pascasarjana Unhi. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika menyampaikan, dengan kembali melahirkan doktor, menunjukkan proses pembelajaran pada Program Pascasarjana Unhi sudah berjalan sangat bagus. ‘’Proses pembelajaran di Program Doktor Program Pascarjana Unhi sangat bermutu, terbukti nilai akreditasi yang diraih dari BAN-PT sangat baik yaitu B untuk kedua prodi yang dimiliki yaitu Prodi Ilmu Agama dan Kebudayaan dan Prodi Pendidikan Agama Hindu,’’ ujarnya. Rektor berharap doktor baru ini

mampu mengimplementasikan hasil penelitian ini di masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitiannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal yang sama disampaikan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel bahwa Girinata menambah jumlah doktor yang dihasilkan Program Pascasarjana Unhi yang saat ini telah mencapai 38 orang. Ini merupakan prestasi bagi Progran Pascasarjana Unhi dan sangat berarti bagi penambahan SDM Hindu dalam dunia akademik. Girinata dalam ujian tersebut menyampaikan, keberhasilan perkembangan kepariwisataan Bali secara signifikan menjadi motor penggerak dalam perubahan sosial, ekonomi, budaya dan religiusitas masyarakat Bali. Di balik itu, tidak sedikit persoalan yang mengancam keberlanjutan pembangunan masyarakat Bali menyangkut aspek tata cara keberagamaan, lingkungan, sosial ekonomi dan sosial budaya. Salah satu di antaranya Pura Tanah Lot.

Semula berfungsi sebagai tempat suci untuk sembahyang. Kini juga difungsikan sebagai objek pariwisata budaya. Alasan terjadinya komodifikasi kawasan suci Tanah Lot disebabkan sejumlah faktor. Pertama, perkembangan Bali sebagai daerah tujuan wisata. Kedua, kemagisan dan keindahan alam pantai Pura Tanah Lot. Ketiga, Pemkab membutuhkan dana finansial untuk pendapatan asli daerah. Keempat, desa pakraman juga berharap dapat dana pemasukan dari DTW Tanah Lot untuk mendukung program pembangunan desa. Promotor Prof. Bawa Atmaja menyampaikan selamat atas keberhasilan promovendus meraih gelar doktor. Apa yang dicapai ini merupakan titik awal pencapaian berikutnya. Prof. Bawa Atmaja berharap Girinata menjadi doktor, ibarat pohon kelapa yang produktif berbuah, bahkan semua bagiannya bermanfaat. Sebaliknya, jangan menjadi doktor seperti pohon pisang yang hanya berbuah sekali. (ad1296)

DOKTOR - Doktor baru Pascasarjana Unhi berfoto bersama dengan promotor, kopromotor, Rektor Unhi, Direktur Program Pascasarjana Unhi dan tim penguji.

Keramas Aero Park Gelar Pesta Jelajah 3 Benua di Malam Tahun Baru MENYAMBUT akhir tahun 2016, Keramas Aero Park menggelar event Jelajah 3 Benua. Event ini menggabungkan antara spirit aero dengan sajian kuliner khas dari tiga benua di dunia. Menurut Ayu Yuliantini, Marketing Officer Keramas Aero Park, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif kegiatan yang bisa dinikmati oleh keluarga sekaligus unik dan kreatif. “Kami melihat bahwa menyambut akhir tahun keluarga terkadang susah mencari event yang bisa dinikmati oleh semua level usia, sehingga ke-

beradaaan event Jelajah 3 Benua ini bisa menjadi alternatif,” ujarnya. Secara rinci, kata Ayu, dalam event Jelajah 3 Benua ini akan disajikan menu-menu yang unik dan khas dari negara-negara yang mewakili Asia, Eropa dan Amerika. Tidak hanya itu, keberadaan destinasi Keramas Aero Park yang saat ini menjadi ikon baru pariwisata Bali, turut serta menjadikan event Jelajah 3 Benua ini menjadi sangat spesial. “Kami persembahkan event ini untuk masyarakat Bali dan Indonesia,” tambahnya. Selain kuliner, kegiatan akhir ta-

Keramas Aero Park

hun akan diisi dengan performance Live DJ dan Spirit of Jegog, sebuah kesenian khas dari Kabupaten Jembrana yang sempat menjadi pengisi acara dalam Pembukaan Piala Dunia 2010 sehingga diakui secara internasional. Yang tidak kalah seru adalah Pesta Kembang Api (Firework) sebagai ciri khas menyambut Tahun Baru. Operation Manager Made Adi menambahkan, selain kuliner khas, icon uniform, dekorasi dan warna musik juga akan menambah keunikan dan kekhasan dalam event ini. Selain itu, launching menu baru dan konsep servis yang berbeda juga menambah value dari Keramas Aero Park Inflight Restaurant pertama di Indonesia. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 31 Desember 2016, namun versi soft akan diadakan juga pada tanggal 25 Desember 2016 pada saat hari libur Natal. Sedangkan saat Christmas eve pada tanggal 24 Desember 2016, Keramas Aero park akan menampilkan Live DJ dan Acoustic sebagai satu rangkaian. Calon passenger yang ingin merasakan sensasi event Jelajah 3 Benua dapat langsung melakukan reservasi melalui hotline atau datang langsung ke Keramas Aero Park, Jalan Ida Bagus Mantra KM 28, Pantai Keramas, Gianyar, Bali atau bisa juga melalui akun facebook dan instagram Keramas Aero Park. (ad1294)

Gelar Bersih-bersih dan Pelestarian Penyu di Pantai Seseh 200 Karyawan Nirmala Group Ikuti Donor Darah

PEDULI terhadap lingkungan dan habitat pantai, Karang Taruna Yowana Saka Mandala Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung menggelar kegiatan bersih-bersih pantai dan pelestarian Penyu di Pantai Seseh, Jumat (23/12) kemarin. Acara yang diprakarsai Karang Taruna dan didukung penuh oleh Desa Cemagi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa sekaligus membuka kegiatan. Hadir pula Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Badung, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Badung, Kepala Dinas Pariwisata Badung, Camat Mengwi, Perbekel Desa Cemagi dan masyarakat Desa Cemagi. Sebanyak lima ekor Penyu dan 200 ekor tukik dilepas pada kagiatan tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Cemagi. Dikatakan, kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen dan atensi yang benar-benar dilakukan oleh pemuda dan masyarakat, mengingat Pantai Seseh merupakan salah satu kekayaan dan destinasi alam yang dimiliki oleh Desa Cemagi. Sehingga, perlu diperhatikan dan dijaga kebersihan dan kelestarian habitatnya secara bersama-sama. Apalagi, katanya, memasuki November dan Desember hampir semua pantai yang ada di Kabupaten Badung selalu mendapatkan kiriman sampah setiap tahunnya. Sehingga, perlu dibuatkan sistem yang sistematis untuk mengantisipasi tumpukan sampah yang berkepanjangan, sehingga menimbulkan bencana alam lainnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, diharapkan semua stakeholder bisa menjaga dan melestarikan

lingkungan. Bahkan, pihaknya telah membentuk tim kebersihan pantai yang melibatkan pelaku pariwisata, dinas terkait dan TNI untuk mengatasi kiriman sampah tersebut. “Selain itu, Badung saat ini tertimpa musibah, yaitu banjir. Hal ini menunjukkan bahwa kita diperingati oleh Tuhan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Suiasa. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Cemagi selalu punya kesadaran sendiri untuk menjaga kebersihan lingkungannya. Ia pun berharap, kegiatan ini bisa dilakukan secara berkesinambungan dan membudaya. “Marilah kita sadar untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Sehingga lingkungan bisa berpihak dan bersahabat kepada kita,” tegas Suiasa. Sementara itu, Perbekel Desa Cemagi Si Ketut Wirama, S.H.

mengatakan, kegiatan ini merupakan kewajiban warga Desa Cemagi sebagai umat manusia untuk melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan, pihaknya telah menganggarkan APBDes untuk kegiatan bersih-bersih lingkungan pantai dan pelestarian penyu. “Pelestarian kebersihan lingkungan menjadi prioritas utama kami. Sebab, lingkungan yang bersih, nyaman dan habitatnya terjaga, maka manfaatnya juga akan dirasakan oleh masyarakat kami,” ujarnya. Hal senada dikatakan Ketua Karang Taruna Yowana Saka Mandala I Putu Hendra Sastrawan, S.Si. Selain hewan yang dilindungi, kata dia, tukik dan penyu juga dijadikan sebagai sarana upakara dalam upacara adat di Bali. Oleh karena itu, tukik dan penyu harus dilestarikan keberadaan habitatnya. “Selain melestarikan habitat tukik dan penyu, kita juga secara otomatis melestarikan adat dan budaya Bali,” pungkasnya. (ad1293)

PENYU - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa bersama beberapa kepala dinas dan Perbekel Desa Cemagi Si Ketut Wirama melepaskan penyu di Pantai Seseh, Badung, Jumat (23/12) kemarin.

MEMPERINGATI 14 tahun Nirmala Group, Jumat (23/12) kemarin dilakukan donor darah yang melibatkan karyawan dan masyarakat di Hotel Nirmala Jimbaran. Donor darah kali ini diikuti 200 orang pendonor. Acara donor darah dilakukan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung. Presiden Direktur Nirmala Group Made Sujana mengatakan, donor darah ini rutin dilakukan tiap tahun saat Nirmala Group memperingati hari ulang tahunnya. Hal ini merupakan wujud kepedulian Nirmala kepada sesama dalam melaksanakan program CSR. “Dengan donasi setetes darah ini, diharapkan bisa membantu sesama kita terutama yang memerlukan,” ujarnya didampingi sang istri, Nyoman Sudiasih. Made Sujana yang asal Jimbaran, Badung ini menambahkan, sebagai orang yang sempat mengalami kesulitan dalam mendapatkan darah saat dirinya sakit, makin menumbuhkan keinginannya untuk terus peduli kepada sesama. Untuk itu, dia selalu memprogramkan acara donor darah dalam tiap kesempatan, termasuk dalam HUT ke-14 Nirmala Group tahun ini. Penanggung jawab kegiatan Made Astra Wibawa menambahkan, donor darah kali ini tidak saja melibatkan karyawan Nirmala Group tapi juga masyarakat luas. Pesertanya tidak terbatas dari Jimbaran, tapi juga luar Jimbaran. “Namun karena kantong darah kali ini hanya 200 buah, jadi peserta yang mendonorkan darahnya 200 orang. Padahal, banyak yang berminat untuk mendonorkan darahnya,” tegas Astra Wibawa yang juga General Manager Nirmala Supermarket. Astra Wibawa menegaskan, kepedulian terhadap sesama telah

menjadi komitmen perusahaan dalam mengembangkan usaha. Hal ini sesuai dengan visi misi owner Nirmala Group Made Sujana kalau maju tidaknya perusahaan sangat tergantung pada semua pihak, tak terkecuali masyarakat sekitarnya. Melalui acara Donor Darah inilah, sebagai wujud realisasi CSR terhadap lingkungan sekitar. Ketua Panitia Putu Gede Budiarta menambahkan, donor darah merupakan satu rangkaian kegiatan yang diadakan serangkaian HUT ke-14 Nirmala Group. Seperti tahun-tahun sebelumnya, donor darah ini dipusatkan di Hotel Nirmala Jimbaran. Ke depannya, akan dilakukan lebih luas sehingga banyak masyarakat yang bisa terlibat dan tidak terbatas pada karyawan Nirmala Group saja. Selain kegiatan donor darah, kata Budiarta, beragam kegiatan telah dilakukan Nirmala Group dalam peringatan HUT kali ini. Di antaranya, bakti sosial ke Panti

Asuhan Semara Putra di Klungkung dan penanaman pohon mangrove di Pantai Mertasari, Sanur. Dalam bakti sosial diserahkan sejumlah sembako dan uang tunai, sedangkan dalam penanaman pohon dilakukan penanaman seribu pohon mangrove dan dua ratus tanaman parigata. Acara puncak HUT ke-14 Nirmala Group sendiri dilakukan di Hotel Nirmala Mahendradata, Denpasar, Rabu (27/12) mendatang. Selain melibatkan karyawan, akan diikusertakan pula anggota keluarga karyawan dan para tokoh yang telah berjasa ikut membesarkan Nirmala Group. Nirmala Group didirikan pasangan suami istri Made Sujana dan Nyoman Sudiasih, dimulai dari usaha kontraktor. Selanjutnya berkembang ke toko bangunan, supermarket dan kini merambah ke hotel dan vila. Hingga tahun ini, tercatat lebih dari 1.200 orang karyawan bergabung di Nirmala Group. (ad696)

DONOR DARAH - Kegiatan donor darah serangkaian HUT ke14 Nirmala Group di Hotel Nirmala Jimbaran.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

5

Setahun, Ratusan Duktang Tanpa SKTS Terjaring Negara (Bali Post) – Selama setahun ini ratusan warga terjaring dalam operasi kependudukan. Mereka tanpa melengkapi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Para pelanggar ini pun ditindak dan dikenai denda sesuai aturan yang berlaku. Dari data yang dihimpun di Kantor Satpol PP Jembrana, hingga akhir Desember ini sedikitnya 311 pelanggar yang ditindak. Sedangkan denda yang masuk ke kas daerah mencapai Rp 15.550.000. Sebab denda per

orangnya Rp 50 ribu. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi, Kamis (22/12) lalu membenarkan penindakan tersebut. Jumlah total denda ini menurutnya memang turun dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp 16.350.000 atau sekitar 327 pelanggar. Selain adanya kesadaran para penduduk pendatang (duktang), untuk mengurus SKTS ini juga intensitas operasi kependudukan yang berkurang dibanding tahun sebelumnya. “Setiap pelang-

Bali Post/olo

OPERASI – Operasi penertiban kependudukan yang digelar beberapa waktu lalu. Selain diberikan pembinaan para pelanggar juga dikenai sanksi administratif senilai Rp 50 ribu.

Kodim Gelar Pembinaan Antisipasi Paham Radikalisme

gar SKTS sesuai Perbup (Peraturan Bupati) dikenai denda Rp 50 ribu,” katanya. Pihaknya mengimbau, bagi warga pendatang yang belum mengantongi SKTS agar segera mengurusnya di kecamatan. Jika tiga kali kena penindakan dan belum juga mengantongi SKTS, maka akan dilakukan tindakan tegas dengan cara dipulangkan. Perbup nomor 18 tahun 2012 tentang Tatacara Pendaftaran Penduduk WNI Tinggal Sementara ini mengatur terkait penduduk yang tinggal sementara di Jembrana. Sanski administratif apabila tidak melaporkan dan mendaftarkan dalam kurun waktu 14 hari sejak kedatangan, maka akan dikenai senilai Rp 50 ribu. Seluruh denda yang dipungut itu selanjutnya disetorkan ke kas daerah. Penegakan Perda dan Perbup ini tentu pihaknya menggelar operasi yang dilakukan sewaktuwaktu. Para pelanggar, menurutnya juga diminta agar mengurus SKTS ke desa/ kelurahan dan kecamatan. Dari kecamatan dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta diketahui Camat. (kmb26)

Bali Post/udi

RAZIA - Razia knalpot brong digelar jajaran Satlantas Polres Banyuwangi di sejumlah bengkel, Jumat (23/12) kemarin.

Saat Malam Tahun Baru

Polisi Larang Kendaraan Berknalpot Brong Banyuwangi (Bali Post)-

Maraknya penggunaan knalpot brong mendapat perhatian serius Polres Banyuwangi. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres setempat mengeluarkan seruan larangan knalpot brong saat malam tahun baru. Alasannya, suara knalpot mengganggu kenyamanan. Bahkan rawan memicu aksi tawuran.

Negara (Bali Post) Guna memelihara stabilitas keamanan wilayah, Jumat (23/12) siang Kodim 1617/Jembrana menggelar kegiatan pembinaan tentang antisipasi bahaya laten, baik komunis maupun paham radikalisme. Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Hendra Ferdinandus membuka pembinaan yang diikuti ratusan anggota TNI di Aula Makodim 1617/Jembrana. Hadir pula Kasdim 1617/ Jembrana Mayor Inf. Ngakan Made Marjana, para perwira staf Kodim 1617/Jembrana, para Danramil, Kaminvetcad IX/23 Negara, Dansubdenpom IX/3-2 Negara, anggota Kipan C Yonif 900/Raider, anggota Yonif Mekanis 741/GN, Ketua dan anggota Pepabri Kabupaten Jembrana, para bintara dan FKPPI Kabupaten Jembrana. Dandim Letkol Hendra memaparkan tentang perkembangan sejarah dan tindakan

terhadap partai komunis di Indonesia. Ia menekankan seluruh prajurit hendaknya selalu mewaspadai serta mengantisipasi berkembangnya ajaran komunisme dan paham radikal. Upaya antisipasi selama ini, pihak TNI selalu menyeleksi setiap calon prajurit dari kemungkinan keterlibatan keluarganya sebagai eks PKI. Selain itu, juga melakukan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan (wasbang) kepada masyarakat terkait pengaruh ajaran PKI. Sementara itu, Kasdim Mayor Ngakan Made Marjana menyampaikan materi tentang wasbang terkait cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai kesatuan ideologi, politik, sosial, budaya ekonomi dan pertahanan keamanan (Ipoleksosbudhankam). Pengawasan kelompok radikal harus dilakukan den-

Banyuwangi (Bali Post) Penjual sayur keliling di Kecamatan Sempu, Banyuwangi memiliki pekerjaan sampingan yang unik. Di sela berjualan mereka menjadi agen kesehatan. Para tukang sayur wanita ini dijadikan tim pemburu ibu hamil berisiko tinggi, bekerja sama dengan puskesmas setempat. Sedikitnya sepuluh tukang sayur yang menjadi agen khusus ini. Mereka diberikan tugas mencari ibu hamil berisiko, sembari berjualan keliling ke desa-desa. “Tim pemburu ini sengaja kita bentuk untuk mengoptimalkan pencarian ibu hamil berisiko tinggi hingga ke pelosok kampung. Hal ini penting, karena banyak kasus tingginya kematian ibu dan bayi disebabkan oleh kehamilan yang berisiko. Jadi sangat membantu kerja pengawasan kami,” Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi, Jumat (24/12) kemarin. Jika menemukan ibu hamil berisiko tinggi, para penjual sayur itu akan mendata lalu melaporkan ke puskesmas. Menurutnya, ibu hamil berisiko tinggi ini adalah para ibu hamil berusia kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun, jarak kelahiran anak yang terlalu dekat dengan persalinan pertama operasi, memiliki riwayat hipertensi dan tinggi badannya kurang dari 150 cm. Dipilihnya para penjual sayur ini karena mereka dianggap memiliki jangkauan luas hingga ke desa-desa. Selain itu, mereka bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Mereka ini kan intens sekali komunikasinya dengan para ibu, sehingga lebih mudah masuk. Mereka sebelumnya juga telah kami bekali pengetahuan seputar kriteria ibu hamil dengan risiko tinggi, serta bagaimana pendekatan komunikasinya agar lebih luwes,” jelasnya.

TIM PEMBURU - Penjual sayur menjadi tim pemburu ibu hamil berisiko di Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Untuk menjalankan tugas berisiko ternyata gampang- diberikan pemahaman. Bahtersebut, setiap pedagang gampang susah. Sebab tak kan ada yang tak jadi bedibekali keranjang dagangan jarang ibu hamil enggan lanja. (kmb30) ditempeli banner bertuliskan 13 kriteria ibu hamil berisiko. Mereka juga mendapatkan sepatu boot, rompi, pulsa dan smartphone untuk mengirim informasi saat menemukan ibu hamil berisiko. Tugas mereka, imbuh Hari, jika mendapati ibu hamil berisiko langsung dipotret dan dikirim kepada petugas puskesmas, disertai data alamat dan nama suami. Begitu laporan masuk, bidan di wilayah bumil tersebut akan turun memeriksa kondisinya. Selanjutnya, para bumil ini mendapatkan pendampingan intensif dari bidan wilayah dan laskar sakina. Laskar sakina adalah relawan yang terdiri dari unsur guru, pemuka agama, dan kader Posyandu. “Mereka juga dijadwalkan konsultasi rutin dengan dokter spesialis dan bila perlu dirujuk melahirkan di rumah sakit,” pungkasnya. Salah satu tukang sayur, Siti Dalilah mengaku menjadi pemburu ibu hamil

Bali Post/olo

PEMBINAAN – Ratusan anggota TNI serta Pepabri dan FKPPI mengikuti pembinaan mengantisipasi bahaya laten komunis di Makodim Jembrana. gan mencermati perkembangnya, termasuk bahaya laten komunis yang senantiasa berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia. Saat ini faham radikal juga berkembang dan berupaya memaksakan penggunaan kaidah serta nilai-nilai agama. Ditambahkan Dandim Letkol Hendra, pihaknya berharap kepada generasi

muda agar dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan.”Kelompok ISIS maupun radikalisme lainnya, harus diwaspadai. Kewaspadaan itu, baik di lingkungan tempat tinggal ataupun kampus atau tempat lainnya. Jangan mudah terprovokasi dengan adanya ajakan-ajakan yang dapat merugikan diri sendiri,” pintanya. (kmb26)

Pemkab Gandeng Penjual Sayur Jadi Agen Kesehatan

Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Supiyan menegaskan, Polres sudah memberikan keputusan larangan penggunaan knalpot brong. Jika ada yang melanggar akan langsung dikenai sanksi tilang. Kebijakan itu dikeluarkan untuk memberi rasa aman dan nyaman warga saat libur akhir tahun, terutama malam Tahun Baru 2017. Biasanya, kata dia jalanan akan dipenuhi warga yang merayakan malam pergantian tahun dengan berkeliling bersama. “Dilarang pakai knalpot brong. Suara knalpot brong sangat mengganggu. Di samping itu juga tidak sesuai dengan standar pabrik, sehingga menyimpang dari ketentuan yang berlaku,”

tegas AKP Supiyan, Jumat (23/12) kemarin. Menurutnya, penggunaan knalpot brong yang dibleyer bisa memicu ketersinggungan. Untuk itu, rawan bentrok antar-pengendara motor. Terkait larangan ini pihaknya telah mengirimkan perintah kepada sejumlah Kanitlantas di jajaran Polsek. Mereka diminta membantu Satlantas Polres memberikan sosialisasi terkait kebijakan tersebut. Sasarannya para pemilik bengkel dan penjual aksesoris plus suku cadang kendaraan bermotor. Termasuk para pengendara motor. “Mereka kita minta tidak melayani jasa pemasangan maupun pembuatan knalpot brong jelang Tahun Baru 2017.

Imbauan ini sudah disosialisasikan serentak di seluruh Banyuwangi,” terangnya. Karena itu pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi pengendara yang nekad menggunakan knalpot brong. “Kita akan langsung berikan tilang. Wajib sidang di Pengadilan Negeri jika melanggar pakai knalpot brong,” jelasnya. Karena itu dia meminta pengendara yang ngotot memakai knalpot brong untuk malam tahun baru. Sebab, pihaknya akan menerjunkan seluruh personel di beberapa titik di Kota Banyuwangi. “Kita sudah imbau sebelumnya. Jika tetap nekad, berarti siap ditilang dan wajib sidang,” pungkasnya. (kmb30)

Negara (Bali Post) Perbaikan trotoar di Jalan Sudirman yang merupakan kawasan tertib lalu lintas dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, material proyek berceceran hingga ke badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama di malam hari. Sejatinya perbaikan saluran air dan trotoar di depan Pura Jagatnata itu sudah hampir rampung. Sayangnya di sekitar lokasi minim tanda peringatan, terutama pada saat malam hari. Apalagi ketika lampu penerangan jalan (LPJ) mati, seperti yang terjadi pada Rabu (22/12) malam. Sejumlah pengendara, khususnya di jalur khusus

sepeda motor mengira jalan sudah bersih dan bisa dilewati. “Ternyata masih banyak material. Kondisi gelap karena LPJ mati. Saya hampir menabrak bongkahan batu,” ujar Andiani (32) pengendara motor asal Batuagung. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur cepat dan bus serta truk sering melaju kencang. Sebelumnya juga sempat dikerahkan alat berat untuk menggali dan membersihkan material trotoar lama. Saat itu tanda peringatan lebih banyak dan para pengguna jalan lebih awas. Justru saat pengerjaan hampir selesai banyak material yang berserakan hingga ke jalan dan membahayakan

pengguna jalan. Selain merupakan jalur utama DenpasarGilimanuk, sepanjang Jalan Sudirman ini juga merupakan kawasan tertib lalu lintas. Sementara Kepala Dinas PU Jembrana I Gusti Putu Mertadana, saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan pengerjaan drainase dan trotoar di sepanjang jalan protokol itu ditargetkan rampung pada akhir Desember ini. Mestinya pengerjaan proyek di pinggir jalan memang harus dipasang tanda peringatan. Ia menjelaskan, selain di Jalan Sudirman, pengerjaan proyek yang sama juga berlangsung di Jalan Ngurah Rai. (kmb26)

Dikeluhkan, Perbaikan Trotoar di Jalan Sudirman

Bali Post/udi

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kesadaran Menjaga Tradisi dan Budaya Bali Perilaku, kebiasaan dan karakter cenderung berkorelasi dan diharapkan sejalan dengan peradaban dan agama yang kita yakini. Dengan konteks ini, ajaran agama telah menjadi rujukan untuk melakukan pengelolaan kejiwaan yang dimanifestasikan lewat perilaku. Dengan pemahaman ini pula, agama telah menjadi sumber ajaran kehidupan untuk menjadikan hidup kita lebih bijak dan bermanfaat bagi manusia lainnya. Namun, sering kali kita masih salah langkah. Terkadang kita bertindak dan berbuat sebatas untuk menjaga ajaran agama kita. Penjabaran dan pandangan ini telah membuat kita mendedikasikan kehidupan untuk agama. Padahal dalam paham yang lebih modern dan lebih realistis, semestinya ajaran agamalah yang menjadikan kualitas hidup kita lebih baik dan hidup kita bermanfaat bagi manusia lainnya. Perdebatan tentang apakah agama untuk hidup kita atau hidup kita untuk agama yang kita yakini, kini pun menjadi wacana yang patut dicermati dengan akal sehat. Kini di tengah pergerakan modernisasi dan teknologi, penjabaran terhadap kehidupan beragama -- diakui atau tidak -- telah bergerak lebih dinamis. Rasionalitas menjadi pertimbangan cerdas yang harus dilakukan sebelum melangkah. Ketika modernisasi menjadi bagian kehidupan kita dan peradaban menguatkan etika dan perilaku bijak, kita tentu harus membentengi diri agar tidak hanyut, dan terempas sebagai korban globalisasi. Ini patut kita lakukan mengingat hempasan globalisasi sangat beragam wujudnya. Risikonya pun tergantung pilihan hidup yang kita jalani. Pergeseran pengelolaan hidup sebagai ekses globalisasi tidak saja kita rasakan secara individual dan sosial, tetapi juga menyentuh sisi-sisi kultural, dan sendisendi aktivitas ritual keagamaan. Perubahan-perubahan cara pandang terhadap kehidupan muncul dimulai dari menguatnya pandangan-pandangan yang berbeda terutama dalam hal orientasi nilai yang lebih disebabkan cara berpikir dan sikap hidup modernitas yang cenderung menekankan pada dunia objektif yang rasional materialistis. Cara pandang tradisionalitas timur yang lebih berorientasi pada subjektivitas rasa serta lebih banyak mencari sandaran pada sumber-sumber spiritualitas atau religiusitas agama pun mulai bergeser. Kondisi ini pun kita yakini terjadi di Bali. Untuk itu, kita harus memiliki mentalitas positif untuk tidak terjebak dan terseret modernisasi. Budaya dan kearifan tentu harus menjadi benteng kita menghadapi ekses modernisasi yang mungkin saja suatu saat nanti mengubah cara pandang kita terhadap kehidupan. Pragmatisme yang kini menjadi pilihan hidup tentunya juga harus disertai tanggung jawab mewariskan tradisi dan budaya lokal kepada generasi muda Bali. Tanggung jawab ini haruslah menjadi kesadaran hidup, agar Bali tetap memiliki taksu dalam mengelola dampak modernisasi. Untuk itulah kita sebagai bagian dari penyangga kearifan lokal dan budaya Bali harus berada dalam kekuatan yang padu. Sinergi harus dibangun dan terus dikuatkan agar potensi Bali bisa dikelola untuk kepentingankepentingan yang terukur untuk menuju kesejahteraan dan terjaganya toleransi hidup di tanah Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kembangkan Badan Usaha Desa Pemberdayaan pemerintahan desa belakangan ini menjadi harapan segera bagi banyak warga desa. Terlebih ada wacana pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Besar harapan saya lembaga ini segera dibentuk di setiap desa sehingga ada peluang kerja bagi warga desa. Perbankan juga kami harapkan ikut mendukung permodalan usaha di tingkat desa ini. Besar harapan saya agar kepala desa melakukan terobosan nyata dalam membangun daya tahan perekonomian desa. Wayan Sugama Karangasem, Bali

Meredam Konsumerisme Beragama Arus deras modernisasi, tak ubahnya seperti lokomotif, menjadi penggerak kereta api dengan gerbong globalisasi yang sarat muatan materialisme, kapitalisme dan konsumerisme dengan tujuan terminal hedonisme: kesenangan dan atau kenikmatan ragawi yang menduniawi. Tidak ada satu bangsa mana pun di dunia yang imun dari pengaruh globalisasi. Suatu bangsa hanya dimungkinkan untuk memperkuat masing-masing agar tidak hanyut, dan terempas sebagai korban tsunami globalisasi, dengan segala dampak perubahannya. Tidak saja secara individual dan sosial, tetapi juga menyentuh sisi-sisi kultural, dan sendi-sendi aktivitas ritual keagamaan.

Oleh I Gusti Ketut Widana volusi adalah kata paling sahih untuk menggambarkan betapa dunia dan kehidupan ini terus berubah, hingga muncul premis “tidak ada yang abadi kecuali perubahan”. Ditambahkan Anderson (2004), what does not change, is the will to change, bahwa “apa yang tidak berubah adalah kehendak untuk berubah”. Perubahan dimaksud dimulai dari munculnya pandangan-pandangan yang berbeda terutama dalam hal orientasi nilai yang lebih disebabkan cara berpikir dan sikap hidup modernitas yang cenderung menekankan pada dunia objektif yang rasional materialistis, dibandingkan tradisionalitas Timur yang lebih berorientasi pada subjektivitas rasa serta lebih banyak mencari sandaran pada sumber-sumber spiritualitas atau religiusitas agama. Bercermin pada realita kehidupan beragama umat Hindu (Bali), pernyataan di atas, hendak menjelaskan, betapa pengaruh modernisasi dan globalisasi semakin menampakkan eksistensinya terutama gaya konsumerisme beragama, sebagai manifestasi kapitalisme yang menonjolkan pemanfaatan materi dalam bentuk uang sebagai “pengendali” kehidupan. Tidak salah jika Cliff Feigenbaum dalam ‘‘Green Money Journal’’ mengatakan bahwa: “Uang adalah suara di dunia ini. Saya ingin uang saya itu menyuarakan nilai-nilai yang saya miliki”. Akan tetapi, oleh Adlin (2006) disinyalir bahwa agama, nilai-nilai subkultur dan tradisi justru mulai dirusak oleh kapitalisme global, dengan filosofi uangnya. Pengrusakan ini melahirkan hedonisme

E

dan narsisisme. Perubahan basis ekonomi yang tumbuh menjalar pada gaya hidup masyarakat yang terbius konsumerisme yang dikembangkan kapitalisme, sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat modern, yang didefinisikan sebagai masyarakat konsumtif. Inilah yang sekarang sedang terjadi dan dialami masyarakat (Hindu) Bali, berada di tengah pusaran arus modernisasi dan globalisasi, menjadikannya masuk sebagai bagian dari masyarakat modern. Ditandai dengan tumbuhnya keterbukaan tanpa filter, ditambah orientasi hidup yang mulai bergerak ke arah materi dan efisiensi serta utilitas waktu, didukung juga oleh keinginan menikmati era kebebasan, menyebabkan sifat dan karakter individualistik-materilistik masyarakat Bali dengan cepat beradaptasi sekaligus mengadopsi pola-pola gaya hidup konsumtif, termasuk dalam urusan ritual keagamaan. Fenomena ini oleh Adlin (2007) disebut sebagai situasi Modern, di mana paradigma utamanya adalah tubuh/materi dan

pikiran. Pengutamaan tubuh dan materi menghasilkan budaya konsumerisme. Sedangkan pengutamaan pikiran melahirkan iptek. Dalam situasi macam itu ‘‘roh’’ (jiwa) tersisih, dan yang dikedepankan adalah bagaimana bisa “memiliki” lebih banyak (to have), bukan bagaimana saya “menjadi” orang yang lebih berkualitas dan lebih bermakna (to be). Roh, yang lebih berurusan dengan “menjadi” itu, tidak mendapat tempat. Kalaupun mendapatkan tempat, maka aktivitas religi kekinian sudah bercampur baur dengan perayaan konsumerisme. Efek lanjutannya, kehidupan umat saat ini semakin menuntut banyak waktu untuk bekerja guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ditambah dengan persaingan hidup yang semakin keras bahkan cenderung sulit dan berat, membuat gerak dan langkah hidup hampir setiap orang nyaris habis waktunya untuk memikirkan dan mengusahakan agar apa yang dibutuhkan sebagai konsumsi keseharian hidupnya secara fisikal-finansial-material dapat terpenuhi.

”Betapa pengaruh modernisasi dan globalisasi semakin menampakkan eksistensinya terutama gaya konsumerisme beragama, sebagai manifestasi kapitalisme yang menonjolkan pemanfaatan materi dalam bentuk uang sebagai ‘pengendali’ kehidupan”.

Menumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini Rendahnya minat baca dan tulis dalam kehidupan masyarakat Indonesia semakin memprihatinkan. Berdasarkan survei UNESCO minat baca masyarakat Indonesia baru 0,001 persen. Artinya dalam jumlah seribu orang dalam masyarakat kita hanya ada satu orang yang memiliki minat baca. Bahkan Kepala Biro Komunikasi Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud yaitu Asianto Sinambela bahwa minat baca literasi masyarakat Indonesia sangat tertinggal dari Negara lain, Indonesia menempati peringkat 60 dari 61 Negara. Orang tua sebagai pendidik yang pertama dalam lingkungan keluarga dapat memberikan keteladan pada anak dengan sering melaksanakan aktifitas membaca. Sejak dini anak diajak dan dibiasakan untuk mendengarkan cerita sebelum tidur yang dilakukan dengan membacakan buku cerita. Di samping itu orang tua setiap pagi dapat melaksanakan aktivitas membaca sebagai sebelum berangkat kerja seperti membaca koran ataupun majalah. Artinya orang tua dapat menciptakan lingkungan literasi di keluarga dengan keteladan melalui kegiatan membaca. Dalam upaya menumbuhkan semua itu, maka orang tua dapat berlangganan

Oleh I Nyoman Agus Sudipta koran ataupun majalah. Memiliki koleksi buku bacaan yang diletakkan dibeberapa tempat strategis. Misalnya buku diletakkan pada tempat yang mudah dilihat dan tempat berkumpulnya keluarga saat bersantai. Keluarga juga dapat membuat perpustakaan pribadi atau perpustakaan keluarga. Orang tua juga dapat berlangganan majalah anak-anak sebagai sarana menumbuhkan minat baca bagi anak-anak. Begitu juga orang tua diharapkan mampu meluangkan waktu untuk menemani anak-anak membaca, mendiskusikan atau menyuruh anak menceritakan kembali buku yang telah dibaca. Dalam aktivitas menulis dapat dilakukan dengan memberikan anak kesempatan berekspresi dengan huruf. Anak diajak untuk aktif dan terbiasa menuliskan kegiatan sehari-hari yang sudah dilakukan. Misalnya, menulis dalam diari, memperkenalkan dan mengajarkan pemanfaatan teknologi yang dapat memfasilitasi kegiatan menulis anak. Selain itu dapat dilakukan kegiatan mengarang cerita untuk melatih daya imajinasi anak.

Menyalin beberapa bacaan atau menulis kembali isi buku yang sudah dibaca. Aktifitas ini diharapkan menjadi kegiatan rutinitas dalam kehidupan sehari-hari untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Kegiatan literasi juga wajib dilakukan di sekolah. Apalagi dengan adanya Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti dan juga adanya Gerakan Literasi Sekolah (GLS), maka siswa dan seluruh warga sekolah membiasakan diri dengan kegiatan literasi. Pada saat awal jam pembelajaran dimulai, siswa diwajibkan melakukan aktivitas membaca berbagai buku bacaan selama 15 menit. Guru juga wajib ikut serta dalam kegiatan tersebut dengan memberikan contoh dalam bentuk keteladan. Artinya guru juga wajib ikut serta dan senang membaca buku. Dalam proses keberlanjutannya, guru dapat memberikan tugas kepada siswa untuk menceritakan di depan kelas mengenai buku yang telah dibaca. Guru dapat juga menyuruh siswa mencatat judul buku yang pernah dibaca dan membuat resume mengenai isi buku tersebut. Hal penting lainnya adalah menjadikan perpustakaan sekolah sebagai laboratorium kegiatan membaca, terutama apabila ada jam kosong ataupun

waktu luang. Tujuannya adalah perpustakaan dapat dijadikan tempat untuk menumbuhkan kegiatan literasi dengan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jangan sampai perpustakaan sekolah menjadi gudang buku untuk menyimpan buku yang penuh debu. Adanya kebijakan di sekolah untuk meningkatkan minat membaca siswa yang dapat diintegrasikan dengan proses pembelajaran. Guru dapat memberikan tugas kepada siswa untuk memanfaatkan perpustakaan sekolah. Tugas-tugas yang diberikan diharapkan menumbuhkan minat membaca bagi siswa bukan budaya copy-paste. Dalam lingkungan masyarakat budaya literasi perlu digalakkan. Masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan literasi dalam interaksi sosial. Mengadakan fasilitas membaca seperti perpustakaan desa ataupun wadah-wadah kegiatan membaca yang digagas dan dibuat oleh masyarakat. Para warga yang memiliki buku-buku bacaan, majalah, koran dapat menyumbangkan ataupun mengumpulkannya yang dikelola oleh desa.

Konsekuensinya, penyediaan waktu untuk pemenuhan kebutuhan nonfisikal (immaterial), dalam hal ini pelaksanaan kewajiban agama mengalami distorsi dengan lebih menekankan pada budaya konsumtif (belanja) termasuk untuk memenuhi kebutuhan upakara bebanten, hingga melupakan pengayaan bathin lewat pendalaman tattwa-jnana guna mencapai kesadaran spiritual. Dalam konteks teologi agama modern inilah yang disebut sebagai model beragama konsumeristis, lebih menampilkan fragmentasi peradaban kontemporer sebagai representasi berlangsungnya aktivitas kehidupan sekuler yang cenderung pamer pada tataran ritual. Dari perspektif Tri Kerangka Agama Hindu, tampaknya telah terbangun model piramida terbalik: Ritual menjadi kebutuhan primer (utama), Susila berada pada posisi sekunder (madya), sedangkan Tattwa bergeser ke urusan tersier (nista). Konsekuensi logisnya, pengutamaan aktivitas ritual dengan upakara bebantennya, diakui ataupun tidak telah mengantarkan psikoreligi umat Hindu berada pada situasi beban-teen, mulai dirasakan sebagai beban dan tekanan (alam, material, finansial, dll). Padahal istilah banten itu sendiri sejatinya berangkat dari baan enten (dari kesadaran akan kewajiban). Harapannya, jangan sampai hakikat kehidupan “beragama” umat Hindu terpeleset menjadi berag magama atau berag mayadnya, terkondisi menjadi tidak mampu lantaran terbebani oleh kewajiban berupacaya yadnya. Sudah saatnya kini, umat Hindu meredam gaya konsumerisme beragama, dan lebih mengekspresikan rasa bhaktinya secara rasional, dengan mengunggulkan yadnya dalam bentuk lain, baik melaui persembahan material (dana punia) untuk membantu umat sedharma yang tidak mampu; lalu memperbanyak pelayanan (sewa puja) kepada semeton Hindu yang termarginal; lanjut meningkatkan pengetahuan/intelektualitas (jnana tattwa), dan memuncak pada upaya pencapaian kesadaran spiritual. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, Unhi Denpasar

POJOK Ketimpangan ekonomi masih menghantui Bali. - Bangkit bersama jawabannya. *** Ekonomi 2017 masih dipengaruhi ketidakpastian. - Pastinya masih krisis. *** Jelang hari raya Natal, gereja mulai disterilkan. - Semua mesti jaga kerukunan.

Penulis, Guru SMK Negeri 1 Abang Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Figur

Tertibkan Parkir

PARKIR yang semrawut di wilayah Denpasar merupakan salah satu faktor biang kemacetan. Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana yang mendapat promosi jabatan sebagai Dir. Lantas Polda Bali akan berupaya menertibkannya. Ia ingin mengulang kesuksesannya saat menjabat Kapolresta Denpasar yaitu membersihkan badan Jalan Teuku Umar dari parkir kendaraan. ‘’Sekarang kan lancar. Sebelum ditertibkan jalan tersebut macet sekali,’’ tegas Kombes Sudana, Jumat (23/12) kemarin. Bersama dengan Wadir Lantas AKBP S. Bonaparte Silalahi sudah merancang beberapa titik yang akan ditertibkan. ‘’Misalnya di Jalan Kamboja, sudah ada rambu dilarang parkir tapi dilanggar. Akibatnya sering macet, apalagi jam pulang sekolah. Pihak sekolah dan kampus supaya ikut berpartisipasi supaya anak didiknya tidak parkir di sepanjang jalan tersebut,’’ ungkapnya. Sesuai Telegram Rahasia (TR) Kapolri No. ST/3072/XII/2016 tanggal 22 Desember, Kombes Sudana dimutasi jadi Dir. Lantas menggantikan Kombes Pol. Agusli Rasyid. Selanjutnya Kabid Humas dijabat AKBP Hengky Widjaja yang saat ini menjabat Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali. Sedangkan Kombes Agusli dimutasi menjadi Dir. Polair Polda Jawa Timur (Jatim). (rah)

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

WISATAWAN Sejumlah wisatawan mancanegara menikmati minuman di salah satu bar di Kuta, Badung. Kunjungan wisatawan di Badung sampai akhir November 2016 mencapai 4,3 juta orang. Kunjungan ini mengalami peningkatan 20 persen dari sebelumnya.

Bali Post/eka

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

RS Tak Boleh Tolak Pasien JKN/KIS Kelas III Habis, Bisa Naik ke Kelas II

Denpasar (Bali Post) -

Rumah sakit pemerintah dan swasta diingatkan untuk tidak menolak pasien Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS). Pasalnya, Dinas Kesehatan Bali mengevaluasi masih ada pasien dari keluarga miskin yang ditolak rumah sakit dengan alasan tempat tidur kelas III sudah habis. ‘’Sering terjadi penolakan rumah sakit terhadap peserta JKN/KIS. Saya ingin mengingatkan peserta JKN/ KIS dari PBI (Penerima Bantuan Iuran) itu adalah orang miskin, yang tidak boleh ditolak. Ada itu di dalam perpres, bahwa rumah sakit dilarang menolak apalagi dalam keadaan emergency,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Suarjaya dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jalan

Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12) kemarin. Suarjaya menambahkan, kalau tempat tidur kelas III yang menjadi hak peserta JKN/KIS habis, rumah sakit wajib menaikkan kelas mereka satu tingkat lebih tinggi dalam waktu tiga hari. Pada intinya, pasien miskin tidak boleh ditolak atau bahkan diminta menjadi pasien umum. Masalah seperti ini, menurutnya, sudah terjadi beberapa kali. ‘’Setelah 3 hari, dia har-

us dikembalikan kepada haknya,’’ imbuhnya. Suarjaya pun meminta para direktur rumah sakit yang hadir dalam rapat koordinasi agar melihat kembali ketersediaan tempat tidur kelas III. Begitu juga BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN agar turut melihat penegakan aturan tentang persyaratan tempat tidur kelas III. ‘’Saya ingatkan persyaratan rumah sakit pemerintah harus ada tempat tidur kelas III minimal 40%, sedangkan

rumah sakit swasta minimal 20%. Inilah yang sering terjadi, datang pasien dari keluarga miskin, tempat tidur dibilang habis, kan tidak dilayani,’’ jelasnya. Menurut Suarjaya, saat ini terdapat 1.675 tempat tidur kelas III di rumah sakit pemerintah dan 589 tempat tidur kelas III di rumah sakit swasta. Selain kelas III, ada 411 tempat tidur VVIP+VIP, 307 tempat tidur kelas I, 524 tempat tidur kelas II, dan 477 tempat tidur kelas khusus di rumah sakit pemerintah. Di rumah sakit swasta, ada 694 tempat tidur VVIP+VIP, 412 tempat tidur kelas I, 372 tempat tidur kelas II, dan 454 tempat

tidur kelas khusus. ‘’Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit di Bali, kalau melihat dari jumlah penduduk Bali 4,1 juta persyaratannya 1 : 1.000. Tapi idealnya itu 1 : 500, karena Bali tidak hanya melayani orang Bali saja tetapi penduduk lain dari luar Bali, yakni sekitar 9 juta per tahun dari domestik dan sekitar 4 juta dari luar negeri,’’ paparnya. Selain masalah kehabisan tempat tidur, lanjut Suarjaya, pasien JKN/KIS juga ada yang belum terdaftar dalam database peserta JKN. Ada pula masyarakat miskin tetapi tidak mendapatkan kartu. (kmb32)

Kowad Siap Jadi Prajurit Profesional

Dewan Paparkan 15 Kelemahan JKN

Denpasar (Bali Post) HUT ke-55 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) digelar Kamis (22/12), dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. di Aula Makodam IX/Udayana. Kowad siap menjadi prajurit profesional, mandiri dan berkepribadian guna mendukung tugas pokok TNI-AD. Perayaan tahun ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana sekaligus Ibu Asuh Kowad, Raksa Karini Sri Sena. Potongan tumpeng diserahkan kepada Kapten CAJ (K) Puji Astuti yang memasuki masa persiapan pensiun (MPP) dan Sertu (K) Ni Kadek Nova Chrisnawati yang berhasil meraih juara II Menembak Piala Kasad tahun 2016. Pangdam menyampaikan tiga pesan penting Kasad sebagai kado ulang tahun bagi Kowad yang harus dipahami dan dilaksanakan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas diri dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya kepada TNI Angkatan Darat (AD). Pesan Kasad, lanjut Mayor Jenderal Kustanto, profesional berkaitan erat dengan kemampuan dalam melaksanakan tugas, sejalan dengan dinamika tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks. Untuk menjadi prajurit yang profesional, Kowad harus terus berupaya meningkatkan potensi diri, berbagai macam pendidikan telah diselenggarakan di Lembaga Pendidikan TNI-AD maupun di luar TNIAD. Kesempatan tersebut hendaknya dapat dimanfaatkan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan serta harus membekali diri dengan penguasaan teknologi yang semakin berkembang guna mengoptimalkan keberhasilan pelaksanaan tugas. Selain itu, prajurit Kowad harus mandiri dan mampu melaksanakan tugas tanpa bergantung kepada orang lain. Kemandirian yang didukung rasa percaya diri dapat diperoleh dengan cara membekali diri dengan kemampuan dan profesionalisme di bidang tugas masing-masing. Dengan demikian, Kowad akan tampil sebagai seorang prajurit yang tangguh, tidak cengeng dan pantang menyerah dalam melaksana-

Denpasar (Bali Post) Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengungkapkan rasa pesimisnya terhadap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Mengingat dari segi kelembagaan, regulasi, dan operatornya tidak sejelas Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). BPJS Kesehatan bahkan hanya disebut sebagai kasir semata, karena baik-buruknya pelayanan sebetulnya tergantung dari fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (FKTP dan FKTL). ‘’Regulator, operator, dan user semuanya tidak jelas. Kalau JKBM jelas antara operator, regulator jadi satu. Ada 353 orang yang mengawal permanen di RS, di unit pelayanan terpadu di setiap puskesmas,’’ ujarnya di hadapan para direktur rumah sakit se-Bali dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jalan Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12) kemarin. Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan Bali ini juga menghadirkan BPJS Kesehatan Regional XI dan anggota DPD-RI.

Bali Post/ist

POTONG TUMPENG - Peringatan HUT Kowad ditandai pemotongan tumpeng oleh Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko. kan tugas. Keberadaan Kowad akan mampu memberikan kontribusi yang lebih berkualitas untuk keberhasilan tugas TNI-AD. Setiap anggota Kowad juga harus memiliki sifat dan karakter yang melekat erat dalam dirinya yang bercirikan pencerminan dari nilai-nilai Sad Satya Srisena, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Dalam hal ini, Kowad sebagai wanita Indonesia harus menjunjung tinggi etika, menjaga tutur

kata, sikap, perilaku dan penampilan yang baik pada saat pelaksanaan tugas maupun di kehidupan sehari-hari. Di samping itu, Kowad juga harus mampu menempatkan diri, sehingga akan selalu dihargai dan dihormati kapan pun dan di mana pun bertugas. Selama 55 tahun, banyak sumbangsih dan dharma bakti yang dipersembahkan kepada TNI-AD, bangsa dan negara. (kmb36)

Parta memaparkan, ada 15 kelemahan JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Mulai dari kurangnya sosialisasi tentang hak dan kewajiban daripada peserta BPJS. Mereka yang sudah memiliki kartu merasa urusannya akan langsung selesai ketika sakit, lalu datang ke rumah sakit. Padahal, ada seabrek persoalan yang bisa jadi ditemui di rumah sakit. Belum lagi soal pemahaman petugas di FKTP (puskesmas, dokter pribadi) dan FKTL (RS) yang masih minim. Parta juga mengaku masih menjumpai adanya cost sharing, terutama untuk pelayanan lanjutan. Ada peserta BPJS yang mendapat surat rujukan ke pelayanan lanjutan, lalu masuk ke UGD. Ternyata di UGD, pasien itu justru disuruh membayar walaupun tidak ada dalam aturan. Pelayanan BPJS baru diberlakukan lagi setelah ditentukan opname. ‘’Ketika sudah di UGD, lagi ada ketentuan. Saya menemukan orang marah-marah di UGD (berkata) apa ibu saya harus mati. Setelah saya telusuri, ternyata ada ketentuan

panasnya harus 40 derajat baru boleh opname. Kan kondisi tubuh berbeda-beda, ada yang baru 37 koma sekian sudah sangat drop, ada juga yang memang sampai 40. Kalau begini bentuknya, mati semuanya,’’ jelasnya. Parta melihat BPJS sering dijadikan sarana untuk menjaring pasien saja. Tetapi setelah sampai di rumah sakit, pasien malah dikondisikan untuk naik kelas atau menjadi pasien umum. ‘’Makin tinggi dapat dana jaspel, makin bagus. Jadi mungkin termotivasi itu, atau karena ketidakmengertian,’’ imbuh politisi PDI Perjuangan ini. Parta mempertanyakan pula terkait bagaimana pelayanan untuk pasien yang tidak memiliki identitas atau telantar. Sebab, pasien seperti ini sudah pasti dilayani oleh JKBM. Sementara JKBM sudah harus terintegrasi ke JKN per 1 Januari 2017. Kemudian, masalah anak yang baru lahir dari ibu yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS). ‘’Ada katanya ketentuan

harus mendapatkan rekomendasi dulu dari Dinas Sosial. Kalau itu betul, mohon maaf, saya anggap itu mengada-ada. Sudah tahu ibunya KIS, anaknya yang lahir pasti KIS. Jadi tidak perlu lagi rekomendasi Dinas Sosial. Ya kalau lahirnya Sabtu sore, besok Minggu libur, Senin kepala dinas kesehatan pergi ke Jakarta, ruwet sudah,’’ paparnya. Anggota DPD-RI Arya Wedakarna mengatakan, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN harus melakukan evaluasi internal. Selain itu, agar ada shock therapy bagi rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan namun tidak melaksanakan pelayanan JKN dengan baik. Seperti 3 rumah sakit swasta yang diberitakan menolak pasien BPJS Kesehatan, khususnya pasien kelas III. ‘’Hentikan saja kerja samanya,’’ ujarnya. Wedakarna menambahkan, rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sudah sangat diuntungkan. Tidak seperti rumah sakit lain yang masih harus survive karena harus menunggu pasien datang. (kmb32)


BANGLI

8

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

SOSOK Lestarikan Subak PEMERINTAH Pusat sejak dua tahun belakangan terus mengkampanyekan gerakan nasional berupa swasembada pangan. Kebutuhan pangan masyarakat harus bisa terpenuhi dari dalam daerah. Guna mewujudkan itu, keberadaan subak menjadi salah satu pendukung yang sangat penting sehingga patut Bali Post/sos dilestarikan. ‘’Subak harus dilestarikan. Eksistensinya harus terjaga. Selain untuk mendukung program swasembada pangan, itu juga sebagai bentuk penerapan konsep Tri Hita Karana,’’ ucap Kepala UPTD Dinas Pertanian, Perkebunan dan Pehutanan Kecamatan Susut, I Wayan Arimbawa, Jumat (23/12) kemarin. Menurutnya, masyarakat yang menggeluti pertanian sebagian besar usia lanjut. Generasi muda sangat sulit untuk terjun ke dalamnya. Dalam rangka melestarikan subak, pembinaan saja tidak cukup, tetapi juga harus ada terobosan baru berupa subsidi penuh terhadap biaya pertanian. Melalui hal itu, hasil yang didapatkan petani bisa dinikmati secara total. ‘’Sekarang subsidinya baru sebagian. Kalau bisa biaya ditanggung penuh pemerintah,’’ katanya. Langkah lain yang juga perlu dilakukan, menurut pria asal Desa Sayan, Ubud ini, adalah perbaikan saluran irigasi secara berkelanjutan supaya kebocoran semakin sedikit bahkan nihil. Mempertahankan subak juga perlu didukung komitmen kalangan petani. Setiap kelompok bisa melakukannya dengan pembuatan awig-awig. Hal ini sejatinya sudah dilakukan, hanya saja baru oleh beberapa subak. ‘’Sekarang pembangunan semakin berkembang. Mempertahankan subak bisa dengan awig. Harus ada sanksi bagi yang menjual lahan untuk permukiman,’’ tandasnya. (sos)

TANAMAN RUSAK - Tanaman hortikultura milik petani Desa Songan yang rusak akibat tersapu air bah.

Bali Post/ina

Antisipasi Air Bah

Pemerintah Diminta Revitalisasi Sungai di Songan Bangli (Bali Post) -

Terjangan air bah yang menyapu puluhan hektar tanaman hortikultura di Desa Songan Kecamatan Kintamani, Rabu (21/12) lalu, membuat petani setempat harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah. Untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, pemerintah diminta segera turun tangan. Pemerintah diharapkan melakukan revitalisasi terhadap sungai kering di Songan yang selama ini telah mengalami pendangkalan dan beralih fungsi menjadi lahan pertanian oleh sejumlah warga. Salah seorang tokoh masyarakat Songan, Jero Gede Tindih, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan terjangan air bah yang menyapu ribuan tanaman masyarakat di dekat sungai bukan terjadi kali ini saja melaink-

an sudah berkali-kali. Hanya saja persoalan itu kurang mendapat perhatian pemerintah. ‘’Pemerintah mestinya melakukan monitoring dan pengawasan terhadap kondisi sungai yang ada untuk antisipasi. Sungai itu kan

wilayah pemerintah. Kalau terjadi pendangkalan ya mestinya direvitalisasi dengan dikeruk. Atau kalau ada yang menerobos sungai menjadi lahan pertanian, pemerintah harusnya bisa tegas menyadarkan masyarakat,’’

terangnya. Mantan anggota dewan ini menuturkan, saat dirinya masih kecil, tidak pernah ada kejadian banjir maupun terjangan air bah yang melanda wilayah Songan seperti beberapa tahun terakhir. Dahulu, air hujan mengalir lancar dari wilayah Banjar Belandingan menuju Danau Batur tanpa menyebabkan kerusakan lahan pertanian maupun rumah penduduk. ‘’Sekarang bagaimana perhatian pemerintah merevitalisasi

sungai yang ada. Songan kan masuk sebagai kawasan Geopark. Pemerintah jangan hanya bangga sama statusnya heritage Unesco saja dan memungut retribusi sementara tidak peduli untuk merevitalisasi danau, sungai, hutan,’’ kata Tindih. Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika mengatakan, revitalisasi sungai yang ada di Songan tersebut kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi, bukan Pemkab Bangli. (kmb40)

Jalan Serongga-Yeh Mampeh Rusak

Petani Sulit Angkut Hasil Pertanian Bali Post/ina

TAMPUNG AIR HUJAN - Ember dipasang di dalam ruangan gedung BMB untuk menampung air hujan yang menetes dari bagian atap. Kondisi ini kerap terjadi saat hujan turun dengan lebat.

Atap Gedung Perkantoran Pemkab Banyak Bocor

Bangli (Bali Post) Kondisi sejumlah gedung perkantoran di Pemkab Bangli cukup memprihatinkan. Bangunan kantor yang rata-rata sudah berusia cukup tua dan minim perawatan itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap. Akibatnya, saat hujan deras para pegawai terpaksa memasang ember untuk menampung tetesan air hujan yang masuk ke dalam ruangan. Seperti pemandangan yang terlihat di Gedung BMB Pemkab Bangli baru-baru ini. Saat acara yang dihadiri sejumlah guru TK, salah seorang pegawai terpaksa memasang ember di tengah ruangan untuk menampung air hujan yang menetes dari atap kantor tersebut. Selain di gedung BMB, kerusakan atap juga terjadi di bangunan kantor Humas dan Protokol. Setiap hujan deras, air akan masuk sehingga lantai licin. Tak hanya di lingkungan Sekretariat Daerah, beberapa gedung SKPD juga mengalami kerusakan yang sama, seperti kantor Disbudpar Bangli. Kondisi kantor sangat memprihatinkan terutama di ruang Sekretaris dan Kabid Bina Objek. Untuk mengatasi rusaknya file-file penting karena tetesan air hujan, pegawai setempat terpaksa memasangi bagian plafon dengan seng. Bahkan stok seng selalu disediakan di belakang kantor untuk mengatasi kebocoran di ruangan lainnya. Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga, Jumat (23/12) kemarin, tak menampik bahwa sejumlah gedung kantor di lingkungan Pemkab Bangli memang banyak yang rusak terutama pada bagian atap. Dikatakannya, kerusakan terjadi karena usia bangunan yang sudah tua. Sebagian besar bangunan kantor di Pemkab Bangli dibangun tahun 80-an. ‘’Sejak dibangun, beberapa bangunan sudah pernah mendapat beberapa kali perehaban,’’ ujarnya. Sementara itu, Kabag Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra menambahkan, bangunan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah yang atapnya mengalami kerusakan yakni gedung BMB, Bagian Tapem, Bagian Humas dan BKD. Untuk menangani kerusakan, pihaknya mengaku akan melakukan perbaikan di tahun mendatang. ‘’Untuk kerusakan di bangunan kantor SKPD, perbaikannya ada di SKPD masing-masing,’’ kata Mahindra Putra. (kmb40)

Bali Post/ina

PENELOKAN - Sejumlah wisatawan saat menikmati pemandangan alam di Penelokan Kintamani.

Musim Hujan, Wisatawan ke Kintamani Turun 15 Persen Bangli (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke kawasan Kintamani mengalami penurunan hingga 15 persen sejak beberapa pekan terakhir. Ini terjadi akibat dampak hujan deras yang kerap mengguyur wilayah Bangli. Karena kunjungan wisatawan menurun, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli pun pesimis target pendapatan dapat tercapai di sisa akhir tahun ini. Kepala Bidang Bina Objek Disbudpar Kabupaten Bangli I Wayan Bona mengungkapkan, intensitas hujan yang cukup tinggi belakangan ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Kintamani. Jika di

cuaca normal atau tidak hujan, wisatawan yang berkunjung ke Kintamani bisa mencapai 600 hingga 1.000 orang per hari. Namun, belakangan jumlah kunjungan turun 5 sampai 15 persen. ‘’Kunjungan ke Penelokan turun karena hujan deras. Beberapa titik juga ada pohon tumbang dan longsor sehingga membuat wisawatan khawatir,’’ ujarnya. Khusus ke kuburan Desa Terunyan, penurunan kunjungan wisatawan diakuinya terjadi sebanyak 50 persen. Jika saat cuaca normal kunjungan bisa mencapai 100 wisatawan, namun selama musim hujan wisatawan yang berkunjung hanya 50 orang. Kunjungan menurun karena

wisatawan khawatir gelombang air Danau tinggi. Selain ke kuburan Desa Terunyan, kegiatan pendakian ke Gunung Batur juga menurun. ‘’Walaupun jalur pendakian bagus, tapi kalau hujan, pendakian bisa berisiko karena angin kencang dan longsor,’’ kata Bona. Pria asal Desa Terunyan ini mengungkapkan, turunnya angka wisatawan ke Kintamani tentunya berdampak pada realisasi pendapatan di Disbudpar. Dia menyebutkan, sejauh ini pendapatan daerah yang direalisasikan Disbudpar baru mencapai 75 persen dari target Rp 18 miliar. ‘’Sampai akhir tahun ini kemungkinan tercapai 80 persen,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Kondisi infrastruktur jalan di Bangli masih banyak yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satunya jalan penghubung Banjar Serongga Desa Songan dan Banjar Yeh Mampeh Desa Batur. Kerusakan jalan menyebabkan petani kesulitan mengangkut hasil pertanian. Salah seorang warga Banjar Serongga, Jero Suar, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan kondisi jalan di desanya yang mengalami kerusakan panjangnya mencapai hampir 2 kilometer. Jalan tersebut sulit dilalui kendaraan karena pinggirannya tergerus air. Selain itu di beberapa titik jalan juga terdapat lubang yang memaksa pengendara harus berhati-hati saat melintas.

Suar mengatakan, untuk menghindari adanya korban, beberapa titik lubang jalan ditambal warga dengan menggunakan semen. Sementara bahu jalan yang tergerus air hujan juga diuruk oleh sopir truk menggunakan pasir dan tanah. Hanya saja saat hujan kembali mengguyur, timbunan tanah tersebut tergerus. Kabid Bina Marga Dinas PU Bangli Putu Wida Gunawan belum lama ini mengatakan, sebagaimana perencanaan yang telah dibuat Dinas PU, kerusakan jalan di Bangli akan diperbaiki dengan di-hotmix di tahun 2017 dan 2018. Untuk anggaran tahun depan, pihaknya menyiapkan Rp 105 miliar lebih untuk perbaikan 120,49 kilometer jalan. (kmb40)

Bali Post/ina

JALAN RUSAK - Kondisi jalan di Banjar Serongga Desa Songan. Kerusakan cukup parah terjadi di banyak titik sehingga menyebabkan warga harus ekstra hati-hati saat berkendara.

Tami, Warga Miskin di Lembah Terpencil Pengotan

Tolak Tawaran Bupati untuk Tinggal di Kota Bangli

Bali Post/ina

KUNJUNGI WARGA - Bupati Bangli saat mengunjungi warga miskin di Desa Pengotan.

Bangli (Bali Post) Kehidupan yang selama ini dijalani dua warga miskin di lembah terpencil perbatasan Dusun Penyebeh dan Dusun Padpadan Desa Pengotan Bangli yakni Ni Wayan Tami (52) dan anaknya, I Wayan Suarma (13), membuat Bupati Made Gianyar tersentuh. Karena kasihan, Bupati dalam kunjungannya, Jumat (23/12) kemarin, mengajak ibu dan anak tersebut untuk ikut dengannya tinggal di Kota Bangli. Akan tetapi, ajakan itu ditolak. Tami dan anaknya memilih tetap tinggal di rumahnya meskipun kondisinya memprihatinkan. Ditemani istrinya, Ny. Erik Gianyar, Made Gianyar mengaku salut dengan keduanya yang sangat tabah dan kuat meski hidup seperti dalam pengasingan. Untuk mencapai rumah saja mereka harus berjalan sepanjang

500 meter di jalanan yang tidak beraspal dan diselimuti lumpur yang dalam. ‘’Kanan kiri jalan hanya dipenuhi pohon bambu yang menjulang tinggi dan tanpa adanya aliran listrik. Kita sangat sedih melihat ada warga yang kehidupannya memprihatikan seperti ini,’’ ujarnya. Namun demikian dia mengaku bersyukur karena kehidupan Tami dan Suarma kini sudah sedikit berubah sejak adanya uluran tangan dari pemerintah dan masyarakat. Gubuk reyot yang selama belasan tahun dihuni keduanya kini sudah mendapat perbaikan. ‘’Yang perlu kita lakukan sekarang adalah memperhatikan pendidikan Wayan Suarma dan kesehatan mereka berdua,’’ kata Gianyar. Melihat kondisi tersebut, Bupati pun sempat menawarkan keduanya untuk ikut dengannya tinggal di Kota Bangli. Hanya

saja tawaran Bupati ditolak. ‘’Kalau mereka mau, saya ingin mengajak mereka berdua tinggal di Bangli. Kasihan mereka tinggal berdua seperti di pengasingan. Namun apa daya mereka menolak,’’ ujarnya. Terkait masih adanya warga miskin di Bangli, Bupati mengatakan bahwa pengentasan kemiskinan bukan perkara mudah bagi pemerintah. Dalam upaya pengentasan kemiskinan pemerintah memerlukan dukungan dari masyarakat. Oleh karenanya Bupati pun meminta, keluarga terdekat dan warga lebih peka terhadap lingkungan sekitar. ‘’Kita bukan ingin melempar masalah. Pemerintah kan tidak mungkin tahu semua orang miskin. Kita ingin masyarakat lebih peka dan peduli lingkungan sekitar khususnya menyangkut keberadaan orang miskin,’’ kata Gianyar. (kmb40)


Sabtu Pon, 24 Desember 2016

GIANYAR

9

Keluhkan Pelayanan Petugas Angkut Sampah

Warga ’’Serbu’’ Kantor Perbekel Singapadu Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

POS PAM - Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Astawa beserta jajarannya saat mempersiapkan Pos Pam Terpadu yang berada di tengah Kota Gianyar, Jumat (23/12) kemarin.

Jelang Natal

Polisi Gencarkan Deteksi Dini Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar bersama instansi terkait mempersiapkan pengamanan perayaan Natal di sejumlah gereja di Gianyar sejak Jumat (23/12) kemarin. Jajaran intel terus bergerak untuk melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan. Kapolres Gianyar AKBP Waluya menjelaskan, mulai kemarin pihaknya sudah mulai melaksanakan Operasi Lilin Agung 2016. Sebagai langkah awal kini pihaknya sudah mulai melakukan persiapan pengamanan gereja jelang perayaan Natal, Minggu (25/12) besok. ‘’Per hari ini (kemarin - red) personel sudah mulai bergerak mempersiapkan pengamanan gereja serta pos-pos pengamanan,’’ jelasnya. Berdasarkan data, di wilayah Kota Gianyar terdapat enam gereja yang akan mendapat fokus pengamanan. Di wilayah Ubud terdapat enam gereja, Tegallalang ada satu gereja dan Sukawati sebanyak satu gereja. Setiap gereja akan dijaga sepuluh orang personel Polres Gianyar ditambah personel TNI serta pecalang. ‘’Tentunya akan dijaga personel bersenjata, khususnya perwira yang sudah memiliki senjata yang melekat pada dirinya,’’ ucapnya. Kapolres mengatakan, jajarannya kini juga sedang gencar melakukan deteksi dini. Deteksi dini dimaksud di antaranya melalui operasi gabungan yang rutin diselenggarakan setiap malam. Berdasarkan laporan terakhir dari Satuan Intel, sampai saat ini belum ada potensi gangguan keamanan. ‘’Dari arahan Wakapolda, agar personel di bawah mengutamakan kerja sama khususnya untuk Bhabin dalam melakukan deteksi dini. Dan sampai saat ini semua masih aman dan kondusif,’’ katanya. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Astawa mengatakan, dalam meningkatkan pelayanan dan keamanan jelang Natal dan Tahun Baru, jajaran Polres Gianyar sudah menyiapkan sejumlah pos. Seperti satu Pos Pam Terpadu yang berlokasi di depan Balai Budaya Gianyar. Selanjutnya ada tiga Pos Pengamanan yakni Pos Pam Guwang, Pos Pam Gereja Santa Maria Rosari dan Pos Pam Puri Ubud. ‘’Nanti setiap pos ini akan dijaga personel gabungan dari Polres, Kodim, Diskes, Dishub serta sejumlah instansi lainnya,’’ ucapnya. Pihaknya juga menyiapkan tujuh lokasi pos pantau yakni Pos Pantau Batubulan, Pos Pantau Taman Burung, Pos Pantau Pengosekan, Pos Pantau Pasar Payangan, Pos Pantau Ceking, Pos Pantau Tirta Empul dan Pos Pantau Goa Gajah. ‘’Pos-pos ini sudah kita siapkan di tempat strategis untuk membantu kelancaran arus lalin, serta menjaga keamanan,’’ ucapnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kabupaten Gianyar 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792

Puluhan warga dari Banjar Apuan Desa Singapadu mendatangi Kantor Perbekel Singapadu, Jumat (23/12) kemarin. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kinerja petugas pengelola sampah desa yang dinilai tidak bekerja secara optimal sejak beberapa bulan lalu. Tak maksimalnya kinerja petugas menyebabkan sampah banyak menumpuk di depan rumah warga. Puluhan warga Banjar Apuan ini mendatangi Kantor Perbekel Singapadu sekitar pukul 09.00 Wita. Warga yang diterima Perbekel Singapadu Kadek Sutisna ini langsung mengutarakan kekesalannya terkait pelayanan petugas pengangkut sampah yang dikelola Pemerintah Desa Singapadu. Bahkan ada sejumlah warga yang berteriak akan membawa sampah ke Kantor Perbekel karena buruknya pelayanan. ‘’Kalau pelayanan petugas sampah terus seperti ini, sampah akan kami bawa ke kantor desa, karena kami sudah rutin bayar setiap bulan kepada desa tapi pelayanannya buruk seperti ini,’’ ucap salah seorang warga dengan nada kesal. Klian Adat Desa Pakraman Singapadu Made Simpul yang turut mendampingi warga

menuturkan, sudah hampir sekitar setahun lalu pelayanan petugas pengelola sampah Desa Singapadu seperti ini. ‘’Sejak setahun, hanya kami diamkan. Tapi mulai beberapa bulan lalu ini semakin parah,’’ ucapnya. Dibeberkannya, petugas pengelola sampah desa bisa memungut sampah setiap 10 hari sekali. Akibatnya sampah terus menumpuk di depan rumah warga. Sementara untuk uang pungutan rutin diminta setiap bulan sebesar Rp 30 ribu per kepala keluarga. ‘’Bahkan ada warga yang sudah membayar sampai Rp 50 ribu, maksudnya agar petugas lebih rajin dan sampah tidak sampai menumpuk di depan rumah. Namun seterusnya tetap saja sampah jarang dipungut. Sementara di luar sampah ru-

mah tangga, seperti sampah sisa upacara atau sisa pembersihan pohon, warga dimintai pungutan tambahan sampai Rp 150 ribu,’’ ungkapnya. Made Simpul juga mempertanyakan jumlah pelanggan yang dilayani petugas pengangkut sampah di Desa Singapadu. Bila memang tidak sesuai kemampuan atau masih kurang petugas, seharusnya sejak awal cakupan layanan dibatasi. ‘’Di Desa Singapadu ada enam banjar, berapa sebenarnya yang mampu dilayani, seharusnya kan segitu saja, karena saya lihat kemarin petugas malah mengangkut sampah di luar Desa Singapadu,’’ keluhnya. Ia pun mengaku sangat menyayangkan kondisi ini, sebab lingkungan Desa Singapadu khususnya Banjar Apuan sampai terlihat kumuh akibat kurang optimalnya kinerja petugas pengangkut sampah. ‘’Yang kita takutkan saat musim hujan seperti sekarang. Kalau sampah tidak diambil, bisa menyebabkan banjir hingga menjadi sarang penyakit seperti DB dan lainnya,’’ ucapnya.

Bali Post/nik

KELUHKAN LAYANAN - Perbekel Singapadu Kadek Sutisna saat menerima warga yang mengeluhkan pelayanan petugas pengangkut sampah Desa Singapadu. Sementara itu, Perbekel Singapadu Kadek Sutisna menjelaskan, salah satu penyebab kondisi ini adalah minimnya armada. Selama ini pengangkutan sampah hanya menggunakan satu mobil Suzuki L300 untuk memungut sampah dengan tiga petugas. ‘’Mobil ini pun merupakan hibah dari Pemkab Gianyar pada 2015 lalu. Pemungutan sampah ini dikelola oleh Made Rida Yasa dibantu dua orang petugas pungut sampah. San-

Bina UMKM

BRI Gelar ’’Inspiring Business’’ BRI menyelenggarakan kegiatan Inspiring Business dengan nasabah UMKM binaan di Desa Celuk Kecamatan Sukawati, Jumat (23/12) kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan loyalitas dan kapasitas bisnis nasabah yang merupakan pelaku UMKM. BRI Inspiring Business sudah diadakan di 49 kota di seluruh Indonesia dengan jadwal yang sudah ditentukan. Khusus di Yogyakarta, Gianyar dan Mataram, dilaksanakan secara serentak kemarin. BRI Inspiring Business menghadirkan puluhan peserta dari pelaku usaha dan UMKM yang bergerak di bidang kerajinan. Wakil Pimpinan Wilayah BRI Denpasar Agung Setiabudi men-

gatakan, selama ini BRI telah banyak bergerak dari belakang sebagai supporting pelaku UMKM dalam hal pembiayaan. Namun dalam menghadapi tantangan global seperti sekarang, BRI akan turut serta bergerak di depan memajukan ekonomi salah satunya dengan memberikan pembinaan. ‘’Ini mindset baru. Selain memberi berbagai kemudahan di sini kita juga berikan pelatihan. Kita datangkan perajin sukses sehingga bisa menjadi inspirasi,’’ ucapnya. Dikatakannya, Kabupaten Gianyar yang memiliki sekitar 23 ribu perajin merupakan pasar yang besar bagi BRI. Untuk itu pihaknya pun akan lebih intens

SERAHKAN PLAKAT - Wakil Pimpinan Wilayah BRI Denpasar Agung Setiabudi saat menyerahkan plakat kepada Kadisperindag Gianyar Wayan Suamba usai kegiatan BRI Inspiring Business, Jumat (23/12) kemarin.

menjaga hubungan dengan para perajin. ‘’23 ribu perajin di Gianyar ini bukan pasar yang sempit. Ke depan harapan kita semua perajin ini bisa maju sehingga Gianyar dapat tumbuh jauh lebih baik,’’ ucapnya. Sementara itu, Kadisperindag Gianyar Wayan Suamba yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemkab Gianyar memberikan apresiasi kepada BRI atas upaya membantu memajukan perajin Gianyar. ‘’Kami sangat terbantu dengan acara ini, karena acara ini sangat bermanfaat bagi perajin kita khususnya di Gianyar,’’ ucapnya. Diakui pula dari tahun ke tahun kerajinan Gianyar mengalami kelesuan, sehingga bila BRI bisa membantu promosi di tingkat lokal, nasional atau internasional, tentunya hal ini akan berdampak positif bagi perajin. ‘’Sekaligus BRI juga mendapat keuntungan merekrut mereka sebagai nasabah, sehingga di sini ada keuntungan antara perajin, pemerintah dan BRI sendiri,’’ katanya. Lebih lanjut Suamba berharap agar para perajin terus berinovasi serta mengembangkan kreativitas. Dalam hal ini pihaknya akan terus berupaya membangkitkan kembali UKM. ‘’Dalam setiap sosialisasi saya menekankan enam unsur yakni teknologi, bahan baku, desain, promosi, modal dan SDM,’’ katanya. (ad701)

gat sulit mencari warga lokal yang mau bekerja memungut sampah,’’ ucapnya. Ia pun mengaku akan berupaya memperbaiki pengelolaan petugas pengangkut sampah, salah satunya dengan merancang penambahan armada melalui Dana Desa. ‘’Kalau tidak tahun depan, mungkin 2018 rencananya saya tambah armada truk. Setelah itu saya juga mau buat perdes tentang sampah,’’ katanya. (kmb35)

Puluhan Anggota Satpol PP Dites Urine Gianyar (Bali Post) Tim gabungan melakukan tes urine bagi anggota Satpol, Jumat (23/12) kemarin, di kantor Satpol PP Gianyar. Tes urine diikuti 47 anggota yang saat itu tengah berada di kantor. Menurut Kabid Ketahanan Daerah Badan Kesbangpolinmas Gianyar I Gede Ciri, tim gabungan berasal dari Badan Kesbangpolinmas, Dinas Kesehatan dan BNN Kabupaten Gianyar. Tes urine yang dilakukan secara mendadak ini adalah atas instruksi Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra. Tujuannya untuk memastikan Satpol PP Gianyar sebagai penegak perda bebas dari sentuhan narkoba. ‘’Ini juga terkait bahwa dulu telah ditemukannya salah satu anggota Satpol PP berstatus honorer yang ditangkap pihak kepolisian karena kedapatan membawa narkoba,’’ katanya. Dikatakannya, kegiatan ini baru bisa terlaksana dikarenakan alat dan perlengkapan khusus tes urine baru terealisasi di anggaran perubahan tahun ini. ‘’Sidak ini mungkin juga akan dilakukan di instansi lain, tetapi kita masih menunggu perintah pimpinan,’’ jelasnya. Kepala Satpol PP I Dewa Gede Suartika mengatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama menunggu kegiatan tes urine ini guna memastikan seluruh anggota Satpol PP bebas narkoba. Dia pun berpesan kepada seluruh anggota Satpol PP, baik yang ASN maupun non-ASN agar tidak mencoba barang haram tersebut karena akan merusak diri dan lingkungan sosial. Disinggung kenapa hanya 47 orang yang mengikuti tes dari 234 anggota Satpol PP Gianyar, Dewa Suartika menyebutkan, tes urine dilakukan secara mendadak sehingga hanya bisa diikuti anggota yang saat itu ada di kantor. ‘’Ini merupakan sidak. Jadi anggota yang kebetulan berada di kantor hanya sebanyak 47 orang, sedangkan yang lain sedang bertugas di masing-masing SKPD dan juga ada yang libur akibat pergantian shift jaga,’’ katanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dari 47 anggota Satpol PP Kabupaten Gianyar yang di tes urinenya, tidak ditemukannya indikasi penggunaan narkoba. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Angin Kencang

Pohon Tumbang di Lepang dan Penasan Bali Post/kmb

LANTIK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melantik Perbekel Pikat Wayan Navy Sudarsa di Balai Banjar Intaran Buug.

Perbekel Harus Rajin Turun ke Lapangan Semarapura (Bali Post) –

Perbekel harus rajin terjun ke masyarakat menelusuri pelosok-pelosok desa untuk menemukan setiap potensi dan permasalahan yang dimiliki desa agar bisa dicarikan solusi bersama Pemkab Klungkung. Perbekel tidak boleh pilih kasih dalam melayani warga, melanjutkan program yang telah dirasakan manfaatnya oleh warga dan mengevaluasi program yang dirasa kurang baik. Hal itu dikatakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melantik Wayan Navy Sudarsa menjadi Perbekel Pikat, Dawan, di Balai Banjar Intaran Buug, Jumat (23/12) kemarin. Acara pelantikan dihadiri anggota DPRD Klungkung Ketut Mandia yang juga Bendesa Adat Pikat dan Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. “Layani semua warga dengan baik, lupakan semua perbedaan saat proses pemilihan dengan lebih mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Suwirta. Kepada tokoh dan masyarakat yang hadir, Bupati asal Ceningan, Nusa Penida itu berharap agar mendukung perbekel terpilih dalam mengemban amanatnya dalam melaksanakan kewajiban sebagai abdi masyarakat. “Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya mari miliki bersama dan kekurangannya isi bersama- sama lewat masukan dan saran kepada perbekel terpilih,” kata Bupati Klungkung disambut tepuk tangan puluhan warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Perbekel Pikat Wayan Navy Sudarsa, dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Klungkung Nomor 479/19/ H2O/2016 dengan masa jabatan 2016-2022. Perbekel Pikat sebelumnya I Komang A.G. Wira Saputra bertugas 2010-2016. (kmb)

Atlet Renang Mampu Bersaing di Ajang Nasional Semarapura (Bali Post) –

Atlet Kabupaten Klungkung yang dikirim ke Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) di Surabaya, Jawa Timur, berhasil meraih dua medali emas dan satu perak. Kejuaraan bergengsi ini digelar di Gelanggang Kolam Renang KONI Kertajaya, 19-23 Desember. Prestasi yang dicapai ini membuktikan bahwa atlet binaan PRSI Klungkung mampu bersaing di ajang tingkat nasional. Ketua Pengkab PRSI Klungkung Drs. Ida Bagus Kade Sweden, menyatakan bangga atas prestasi atlet renang yang berlaga di Surabaya. Mereka dipersiapkan mengikuti ajang renang Porprov Bali 2017 di Gianyar. “Walaupun kecil dan sedikit, atlet renang Klungkung memiliki kualitas,” ujarnya dihubungi, Jumat (23/12) kemarin. Ketiga medali itu direbut Luh Putu Satya Putri Mariantini. Ia menyabet emas dari nomor 100 dan 50 meter serta perak di nomor 200 meter gaya punggung putri. “Kami mengirim lima atlet pilihan, namun hanya satu yang mampu menyabet medali,” kata Putu Jony, pelatih yang juga ayah dari Luh Putu Satya. Ketua KONI Klungkung periode 2017–2020 Wayan Subamia, menyatakan salut dan bangga atas prestasi atlet renang tersebut. Ia berharap prestasi ini bisa diketoktularkan dan menjadi pemicu semangat atlet dari cabang olahraga lainnya. ‘’Seluruh pengurus cabang olahraga di Klungkung harus terus mengevaluasi diri untuk bisa menjawab tantangan ke depan,’’ ungkapnya. Terkait kelengkapan pengurus KONI Klungkung periode 2017–2020, Subamia mengaku masih mencari figur-figur yang benar-benar peduli terhadap kemajuan olahraga di Klungkung. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Wilayah Kabupaten Klungkung kembali dihantui pohon tumbang. Sebuah pohon kelapa setinggi 12 meter tumbang dan menimpa warung warga di Dusun Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, tepatnya di jalan menuju Pantai Lepang, Jumat (23/12) siang kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi atap warung milik I Ketut Bagus Prama Yuda yang dibuat dari asbes hancur berantakan. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung telah turun melakukan pemotongan dan pembersihan pohon. Terlebih pohon kelapa yang tumbuh tinggi di pinggir jalan tersebut tumbang ke arah timur menutupi badan jalan, sehingga membuat arus lalu lintas menuju pantai dan sebaliknya tertutup selama satu jam. “Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu terjadi angin kencang dan tiba-tiba pohon kelapa tumbang menimpa warung warga,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan mitigasi terhadap pohon kelapa yang tumbang tersebut. Proses mitigasi melibatkan Polsek Banjarangkan dan masyarakat setempat. Menggunakan mesin sensor, petugas memotong pohon kelapa setinggi 12 meter tersebut menjadi beberapa bagian agar

jalur menuju pantai Lepang dapat berjalan lancar. “Sempat membuat arus lalu lintas ke pantai macet, namun sekarang sudah lancar,” katanya. Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Penasan, Desa Tihingan, Banjarangkan. Sebuah pohon kresek bercabang banyak tumbang diterjang angin kencang. Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas terhalang, sehingga petugas BPBD bersama anggota Polsek dan TNI serta masyarakat harus turun bahu-membahu membersihkannya. “Pohon sudah kami bersihkan dan arus lalulintas telah berjalan lancar,” jelasnya. Widiada mengimbau masyarakat agar lebih waspada, karena cuaca buruk seperti hujan dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ini. “Kami minta warga lebih waspada. Yang jelas kami di BPBD siap turun membantu masyarakat yang tertimpa bencana,’’ tegasnya. (kmb)

Bali Post/ist

TERTIMPA POHON - Sebuah warung di Dusun Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan tertimpa pohon kelapa, Jumat (23/12) kemarin.

HUT Ke-5 BLUD RSUD Klungkung

Resmikan Layanan CT-Scan dan Klinik Kosmetik Medic Semarapura (Bali Post) –

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung dr. I Nyoman Kesuma, MPH., Kepala Dinas Kesehatan Ni Made Adi Swapatni dan Pengelola Keuangan dan Aset I Gusti Ngurah Bagus Putra menghadiri peringatan HUT ke-5 Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung. Pada HUT BLUD ini juga diresmikan Klinik Kosmetik Medic RSUD Klungkung serta peresmiaan Layanan CT-Scan. Dalam memeriahkan HUT BLUD diadakan rangkaian acara yang dimulai dengan kegiatan jalan santai diikuti semua SDM Rumah Sakit Klungkung, Jumat (23/12) kemarin. Dirut BLUD RSUD Klungkung Nyoman Kesuma menyatakan pada momentum HUT ke-5 diadakan peresmian unit kosmetik medik yang merupakan salah satu unit bisnis. Selain itu diresmikan layanan CT-Scan 16 slices yang menjadi CT-Scan terbanyak di kawasan Bali Timur. Sementara beberapa hari ke depan akan dilaksanakan

Bali Post/dwa

RESMIKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meresmikan layanan CT-Scan dan Klinik Kosmetik Medic. kegiatan pemilihan pegawai terbaik per kelompok profesi, jalan santai dan lomba-lomba bersifat hiburan seperti makan kerupuk. Bupati Suwirta dalam sambutannya meminta agar SDM di RSUD Klungkung lebih meningkatkan kualitas agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya berkomitmen menjadi garda terdepan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Dalam mengelola badan usaha yang paling penting adalah sistem harus ditata dengan

baik,” tuturnya. Ia berharap RSUD Klungkung terus berinovasi dan melengkapi kekurangan yang ada agar siap menjadi rumah sakit rujukan di kawasan Bali Timur. Peningkatkan kelas menjadi B dengan visitasi akreditasi akan dilaksanakan 27 Desember 2016. RSUD Klungkung diminta membentuk kerja sama tim yang baik, melaksanakan pendidikan karakter serta public speaking agar bisa melayani masyarakat lebih baik lagi. “Terpenting bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Suwirta. (dwa/k100)

Tes Urine Sopir Hasilnya Negatif Semarapura (Bali Post) –

Satuan Lantas dan Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung melaksanakan tes urine bagi para sopir yang berada di Terminal Galiran, Jumat (23/12) kemarin. Tes ini merupakan upaya pencegahan dan memastikan para sopir tidak menggunakan barang-barang terlarang saat bekerja mengantarkan penumpang. Kasat Lantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa menyampaikan pihaknya juga memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas di jalan raya kepada para sopir angkutan umum yang biasa mangkal di Terminal Galiran. Menurutnya, empat faktor yang mempengaruhi kecelakaan lalu lintas, baik langsung maupun tidak langsung, yaitu manusia, kendaraan, jalan dan lingkungan. Manusia merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan dalam upaya mengurangi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Tes urine yang dilakukan secara mendadak itu cukup mengagetkan sejumlah sopir di Terminal Galiran. Sebanyak 30 sopir berhasil dikumpulkan petugas untuk didata dan menjalani tes urine. Satu per satu sopir menyerahkan urine miliknya untuk diteliti dan diperiksa. Hal itu dilakukan untuk memastikan para sopir yang mengangkut penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru 2017 benar-benar dalam kondisi prima, serta tidak terpengaruh obat-obatan terlarang, khususnya narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan rasa aman bagi pengguna angkutan umum di wilayah hukum Polres Klungkung. Atas seizin Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Mudiasa mengatakan dalam pemeriksaan kali ini tidak ditemukan sopir yang urinenya mengandung metafetamin atau zat berbahaya lainnya. “Pada umumnya kesehatannya juga cukup baik untuk menjalankan profesinya,” tuturnya. (dwa)

Bhabinkamtibmas Mesti Kerja Maksimal Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

DUA EMAS - Atlet renang Klungkung Luh Putu Satya Putri Mariantini (kanan) meraih dua medali emas dan satu perak dalam KRAPSI di Surabaya.

Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengumpulkan seluruh Bhayangkara Bintara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) di Gedung Nusa Penida Harapan Mapolres, Kamis (22/12). Pertemuan dengan para Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek ini dilaksanakan untuk memberikan arahan agar lebih maksimal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan terdepan di masyarakat. Kapolres meminta para Bhabinkamtibmas peka dengan situasi di sekitar dalam memberikan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat. Begitu banyak kejadian terjadi di daerah lain seperti teror, peredaran miras, narkoba, kembang api, mercon dan bahan-bahan berbahaya lainnya seperti sajan, senpi dan bahan peledak. “Anggota Bhabinkamtibmas harus peka karena menjadi ujung tombak di desa,” katanya. Untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan, Arendra berharap anggota Bhabinkamtibmas mengim-

bau masyarakat di wilayah binaannya agar tidak minumminuman keras (miras) dan menggunakan kembang api secara berlebihan dalam menyambut malam pergantian tahun. Bhabinkamtibmas harus bisa bersinergi dengan aparat desa untuk mencegah terjadinya kejahatan-kejahatan yang berpotensi terjadi di wilayahnya, seperti konflik antarmasyarakat. Untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Klungkung menerjunkan kekuatan penuh. Personel yang dilibatkan melakukan pengamanan dan penjagaan di tempat ibadah seperti gereja dan pusat keramaian. Cara yang dilakukan dengan meningkatkan patroli dan kegiatan sambang serta binluh ke masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Klungkung. Kapolres juga memerintahkan jajaran Polsek meningkatkan kegiatan razia kendaraan roda dua dan empat, penduduk pendatang, rumah kos-kosan dan penginapan dengan sasaran orang, barang dan tempat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami juga harapkan masyarakat ikut

berpartisipasi dalam mengamankan lingkungan tempat tinggal masing-masing, sehingga situasi aman dan lancar,” ungkap Arendra. (kmb)

Bali Post/dwa

TES URINE - Para sopir di Terminal Galiran menjalani tes urine yang dilaksanakan Satuan Lantas dan Satuan Serse Narkoba Polres Klungkung.


Sabtu Pon, 24 Desember 2016

SOSOK Konsultasi Pengisian OPD MENYUSUL ditetepakannya Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkab Buleleng mempersiapkan pengisian sekaligus pergeseran pejabat di daerah ini. Usulan pengisian jabatan tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Hanya, usulan tersebut belum mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tidak ingin pengisian OPD terkatung-katung, Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja melakukan koordinasi ke Kemendagri. Koordinasi ini untuk meminta kepastian Bali Post/dok apakah usulan pengisian OPD itu bisa disetujui atau masih ada yang perlu disempurnakan. Made Gunaja, Jumat (23/12) kemarin mengatakan, usulan pengisian OPD yang baru itu telah melakukan kajian yang disusun oleh pejabat nonaktif sebelumnya. Sesuai kewenangan yang ada, pihaknya telah melanjutkan pengusulan pengisian OPD tersebut sesuai dengan mekanisme. Usulan itu kemudian diajukan ke KASN dan telah disetujui. Persetujuan KASN itu belum cukup, karena pengisian pejabatnya harus mendapat persetujuan Kemendagri. ‘’Sesuai kajian pejabat sebelumnya usulan itu telah disetujui oleh KASN dan tinggal menunggu persetujuan Kemendagri. Kita belum tahu apa usulannya belum sepurna atau bagaimana belum ada kepastian sampai sekarang,’’ katanya. Untuk memastikan hal tersebut, Gunaja kemudian memutuskan untuk menemui Kemendagri agar diketahui sejauh mana nasib usulan pengisian OPD tersebut. Jika memang usulannya diangap masih belum sempurna, pihaknya bersama jajaran akan melakukan penyempurnaan. Dengan demikian paling lambat bulan ini pengisiannya bisa ditetapkan menjadi pejabat definitif. ‘’Setelah rekomendasi KASN terbit tanggal 13/12 dan untuk percepatan penetapannya kita cek lagi nanti kalau ada kurang akan kita sempurnakan,’’ jelasnya. (kmb38)

BULELENG

11

Diterjang Gelombang Pasang, Kios dan Fasum Rusak Berat Singaraja (Bali Post) -

Tidak hanya dilanda bencana tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung, gelombang pasang mulai menerjang sejumlah kawasan pesisir di Buleleng. Akibatnya kios dan fasilitas umum (fasum) mengalami kerusakan. Bencana ini membuat warga harus mengungsi ke rumah kerabatnya, karena khawatir gelombang pasang kembali menerjang. Informasi dikumpulkan di lapangan, Jumat (23/12) kemarin, kerusakan akibat gelombang pasang terjadi di Desa Kalisada dan Desa Umeanyar (Kecamatan Seririt). Di Desa Kalisada senderan pengaman pantai tergerus. Pesisir di Desa Tegallenga tepat di sisi utara Pura Segara rusak karena diterjang gelombang pasang. Di daerah ini, gelombang pasang mengancam dua rumah warga, Balai Kelompok Nelayan Pula Kerti dan Pura Segara Tegallenga. Bahkan jalan yang belum genap sebulan diaspal, sudah jebol tergerus ombak. Total ada empat titik jalan yang jebol dalam jarak seratus meter. Salah seorang warga Luh Rusmini menceritakan, jalan tersebut ambruk sejak beberapa hari terakhir. Semula badan jalan ini berlubang kecil-kecil. Namun kondisinya bertambah parah pada Kamis (22/12) malam lalu. Khawatir gelombang pasang akan menggerus

rumahnya dia memutuskan mengungsi ke rumah kerabatnya. ‘’Sudah 12 tahun saya tinggal di sini, tumben sebesar ini gelombangnya. Sampai jalan jebol, padahal belum sebulan di-hotmix. Malam saya tidur di rumah saudara,’’ katanya. Senada diungkapkan nelayan di desa setempat, Putu Baktiyasa. Dia mengaku setiap malam waswas kalau gelombang laut akan menerjang rumahnya. Apalagi, badan jalan itu sudah ambruk, sehinga rumahnya kini terancam ikut tergerus. Baktiyasa dan warga lain berharap pemerintah bisa mengganti senderan menjadi batu penahan ombak seperti yang sudah dipasang di Desa Patas. Sementara itu di Desa Umeanyar, kios pedagang yang ada di pesisir ini rusak berat setelah diempaskan ombak. Dari sembilan los yang ada, hanya enam los yang ditempati. Para pedagang yang menempati adalah Ketut Oka, Kadek Piyit, Komang

Robin, Gede Mustiada, serta Nyoman Sami yang menempati dua los dagangan. Kios milik desa pakraman hancur dan nyaris tidak berbentuk. Lima orang pedagang yang semula berjualan di pinggir pantai, akhirnya terpaksa membuat lapak darurat di tepi pantai. Salah seorang pedagang Nyoman Sami menuturkan, peristiwa itu terjadi Selasa (20/12) lalu sekitar pukul 17.00 Wita. Dia takut dengan ombak yang semakin besar. Pohon waru yang ada di depan warungnya goyah setelah batang bawahnya tergerus gelombang pasang. Ketinggian gelombang besar setinggi 2,5 meter yang langsung menghantam deretan kios pedagang itu. ‘’Begitu kena ombak itu langsung ambruk warungnya. Hari Rabu, kena ombak lagi, sehingga sekarang rata sudah warungnya,’’ jelasnya. Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka mengatakan, pihaknya sudah menerima

Bali Post/kmb38

JEBOL - Empasan gelombang pasang mengakibatkan kerusakan fasum dan kios pedagang di pesisir pantai di Seririt. seluruh laporan bencana alam di wilayahnya. Namun sementara ini laporan resmi hanya kerusakan akibat gelombang pasang di Desa Umeanyar dan Desa Kalisada. Sementara untuk kerusakan akibat banjir bandang, baru sebatas laporan lisan yang disampaikan kepada kecamatan.

Pihaknya sudah mengoordinasikan kerusakan-kerusakan itu ke instansi terkait. Dia mencontohkan, kerusakan jalan yang disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Buleleng, serta kerusakan los warung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. (kmb38)

KBS Tegaskan Sertifikasi Guru Tidak Dihapus

Bali Post/kmb34

JEBOL – Trotoar di dua titik di kawasan Puncak Wanagiri jebol. Ini perlu mendapat perhatian instansi terkait.

Trotoar di Wanagiri Jebol Singaraja (Bali Post) Jalan Wanagiri-Gitgit Kecamatan Sukasada, Buleleng, mendapat perhatian Sat. Lantas Polres Buleleng. Pasalnya, trotoar di jalan menuju puncak Wanagiri jebol. Khawatir terjadi korban jiwa, pengendara diimbau waspada. Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Adi Sulistyo Utomo, S.IK. mengatakan, pascahujan Rabu (21/12) lalu, kerusakan jalan akibat gerusan banjir, lumpur dan kerikil tidak dapat dihindari. Pihaknya memantau ada dua titik trotoar di jalan menuju tanjakan puncak Wanagiri jebol. ‘’Warga memberi pembatas berupa karung plastik berisi material batu dan diletakkan di pinggir dekat trotoar jalan yang jebol. Kami pantau dua titik jebol dan supaya ini diwaspadai pengguna jalan,’’ ucap Adi seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Jumat (23/12) kemarin. Dikatakannya, hujan yang turun beberapa hari ke depan dapat saja membuat trotoar jalan tidak kokoh dan kemudian jebol. Konstruksi trotoar yang sudah dipaving dan berisi bahu penyangga berupa besi dan beton masih belum kuat. ‘’Trotoar jebol sampai materialnya jatuh ke jurang di puncak Wanagiri. Kalau dibiarkan bisa lebih berbahaya lagi dan harus diambil tindakan oleh pemerintah terkait,’’ katanya. (kmb34)

Penyelenggara Pilkada Dikenakan Sanksi Kode Etik Singaraja (Bali Post) Tiga penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dijatuhi sanksi pelanggaran kode etik yaitu Ketua KPU Gede Suardana, anggota PPS Desa Bila I Ketut Dipa Wirya dan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani. Sanksi itu dibacakan Majelis Kode Etik DKPP terdiri atas ketua merangkap anggota Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. didampingi empat anggotanya yakni Prof. Dr. Anna Erliyana, S.H., M.H., Pdt. Saut Hamonangan Sirait, M.Th., Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., M.Si. dan Ida Budhiati, S.H., M.H. Dalam putusannya Majelis Kehormatan DKPP mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Majelis memerintahkan kepada KPU untuk menindaklanjuti putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan. KPU Provinsi Bali diperintahkan menindaklanjuti putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia menindaklanjuti putusan ini paling lama tujuh hari sejak putusan dibacakan, dan memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini. Dalam putusan itu, Ketua KPU Gede Suardana mengakui tanggal 16 Oktober 2016 pendukung bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharmawijaya (paket Surya) yang belum hadir saat verifikasi faktual di tingkat Desa (PPS) dapat dihadirkan dalam rapat pleno 18 Oktober 2016 untuk diverifikasi di tingkat PPK. Kebijakan itu disosialisasikan kepada PPK dan PPS, dan paket Surya. Kebijakan tanpa sebelumnya berkoordinasi dengan anggota KPU Buleleng lainnya. Hal ini semata-mata untuk menyelamatkan hak konstitusional warga yang dukungannya tidak diverifikasi karena diintimidasi. Sebelum dilaksanakan, kebijakan itu dianulir setelah berkoordinasi dan konsultasi ke KPU Provinsi Bali dan KPU RI. Kebijakan ini sesungguhnya sebagai niat yang baik untuk menyelamatkan hak konstitusional warga, baik hak pemilih dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon yang didukung maupun hak bakal pasangan calon untuk memperoleh dukungan dari pemilih. Meski demikian, suatu kebijakan tidak cukup hanya dengan motivasi dan niat baik, tetapi senantiasa memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum sebagai kerangka kerja tugas, fungsi dan wewenang diselenggarakan. Tindakan mengubah sebagai langkah koreksi atas kebijakan yang keliru merupakan suatu sikap bijak, namun demikian hal tersebut menciptakan masalah ketidakpastian yang dapat mengganggu tertib penyelenggaraan pemilukada dan kepentingan umum seperti diatur dalam Pasal 5 huruf D, E dan F Peraturan Bersama KPU, Bawaslu, DKPP No. 13, 11, 1 Tahun 2012 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Sementara teradu tiga Ketua Panwaslih, dalam persidangan terungkap bahwa dalam melayani pemilih dan peserta kurang responsif terhadap berbagai laporan masyarakat atas dugaan berbagai pelanggaran yang terjadi dalam tahapan pemilukada khususnya intimidasi saat verifikasi faktual dilaksanakan. Atas sanksi tersebut, Ketua KPU Gede Suardana dan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani mengaku enggan berkomentar. Keduanya beralasan tidak etis mengomentari sebuah putusan lembaga lain. ‘’Sebagai lembaga pengawas pemilihan selalu berpegang pada aturan yang telah ditetapkan undangundang dan peraturan lainnya dalam melakukan pengawasan Pilkada Buleleng,’’ katanya. (kmb38)

Ribuan Warga Hadiri Reses di Kecamatan Sukasada dan Sawan

SEBAGAI putra Buleleng, anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. diterima sangat baik oleh masyarakat di tanah kelahiran. Terbukti dari sambutan hangat ribuan warga masyarakat yang menghadiri kegiatan reses legislator asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula ini di Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Sawan pada Kamis (22/12). Di Kecamatan Sukasada reses mengambil tempat di halaman SMPN 4 Sukasada, Desa Panji Anom. Kedatangan KBS (Koster Bali Satu) disambut dengan tetabuhan baleganjur dan qosidahan dari warga muslim yang ada di Desa Panji Anom. Siswa-siswa sekolah juga hadir menyambut tokoh pendidikan perancang UU tentang Guru dan Dosen ini. Reses di Kecamatan Sukasada ini dihadiri seluruh kepala desa, bendesa adat, klian dinas dan klian adat, klian subak, tokoh-tokoh masyarakat, para orangtua siswa penerima bantuan siswa miskin, dan krama dari semua desa se-Kecamatan Sukasada. Kepala Desa Panji Anom Made Gina menyampaikan terima kasih kepada KBS, karena telah memilih desanya sebagai tempat reses untuk Kecamatan Sukasada. Gina pun tak membuang kesempatan dan memohon bantuan dari para legislator

yang juga hadir anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dapil Buleleng dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng, untuk memfasilitasi percepatan pembangunan di desanya. ‘’Desa kami tergolong masih muda, butuh fasilitasi percepatan pembangunan. Untuk pendidikan kami sangat berharap adanya SMK, kemudian tambahan puskesmas, perbaikan jalan serta perbaikan saluran irigasi,’’ katanya. Atas aspirasi ini, KBS langsung menginstruksikan kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan, baik di DPRD Bali maupun di DPRD Buleleng untuk memfasilitasi. KBS sempat berdialog dengan dua pendidik, yaitu Kepala SDN 3 Sukasada Agung Bintang dan Kepala SDN 3 Panji Ni Wayan Sekar. ‘’Kami kekurangan dua ruang kelas baru. Tidak ada ruang kepala sekolah, tidak ada ruang guru. Kalau hujan bocor terpaksa harus mengungsi ke perpustakaan,’’ ungkap Agung Bintang. Kedua guru yang sudah mengantongi sertifikasi ini, juga meminta KBS memperjuangkan agar Tunjangan Profesi Guru (TPG) tidak dihapus. Mendengar aspirasi ini, KBS yang juga duduk di Badan Anggaran DPR-RI memastikan akan mengalokasikan anggaran pada APBN 2017 untuk

Singaraja (Bali Post) Mendekati tutup tahun anggaran 2016 dua proyek besar masih dikerjakan oleh kontraktor. Proyek itu yakni pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Giri Mas dan Monumen Perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan. Komisi II DPRD Buleleng khawatir kalau dua proyek tersebut tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa saat memantau pengerjaan proyek Rumah Sakit Pratama dan Monumen Perang Puputan Jagaraga, Jumat (23/12) kemarin. Wakil rakyat ini mengingatkan pemborong kedua proyek itu agar memperhatikan batas waktu kontrak dan mempercepat pekerjaan yang belum diselesaikan. Putu Mangku Budiasa mengatakan, pantauan ini tidak

ada maksud untuk mencari kesalahan pemborong atau instansi yang menggunakan anggaran. Meski demikian, dewan diberikan tugas untuk mengawasi pembangunan, sehingga ada kewajiabn moral untuk memantau pelaksanaan proyek di pengujung tahun anggaran. Dari pantauannya, proyek Rumah Sakit Pratama di Girimas yang menelan anggaran Rp 22,6 miliar lebih, sekarang realisasi pekerjaannya mencapai 97 persen dari masa kontrak pekerjaan selama 29 hari kalender. Pihaknya mengharapkan tidak ada item pekerjaan yang belum direalisasikan. Hal yang sama juga ditemukan pada proyek pembangunan Monumen Perang Puputan Jagaraga dibangun dengan dana sebesar Rp 13,8 miliar lebih. Dari kontrak, rekanan saat ini mampu menyelesaikan

KBS - Ribuan warga menghadiri reses KBS di Kecamatan Sukasada dan Sawan.

program yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya, sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno. Untuk kesinambungan pemerintahan di pusat, provinsi dan kabupaten, KBS juga menyampaikan permohonan dukungan kepada masyarakat agar kembali memberikan kesempatan untuk Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra memimpin Kabupaten Buleleng. Menurut KBS, perjalanan pemerintahan Buleleng selama lima tahun pertama di bawah kepemimpinan keduanya sudah berhasil membawa perubahan di Buleleng. Pembangunan di semua sektor baik, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, adat budaya sudah berjalan dengan sangat baik. Dukungan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini pun diberikan oleh masyarakat di kedua kecamatan. Mereka menyatakan siap mengantarkan KBS-Ace menuju kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Termasuk siap memenangkan Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra, agar bisa kembali memimpin Gumi Panji Sakti ini. (ad1297)

pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk SDN 3 Sukasada. ‘’Untuk TPG saya pastikan tidak akan dihapus. Tetap berlanjut karena dilindungi undang-undang,’’ tegasnya. Sementara reses di Kecamatan Sawan bertempat di Wantilan Desa Kerobokan. Di sini KBS juga disambut ribuan warga. Tokoh Kecamatan Sawan Gede Kusuma Putra dalam sambutannya mengatakan sosok Bapak Koster atau belakangan lebih dikenal dengan KBS, sepak terjangnya sebagai wakil Bali di pusat tidak perlu diragukan. Dalam bidang pendidikan, kesehatan, adat dan budaya, sudah banyak yang diperbuat untuk Bali. ‘’Berapa sekolah yang dibantu, membangun ruang kelas, menurunkan ribuan

BSM. Dalam adat dan budaya, ratusan wantilan dan gong sudah direalisasikan untuk desa adat di Bali,’’ ungkapnya. KBS selain memaparkan apa yang telah diperbuat sesuai bidang tugasnya di komisi yang membidangi masalah pendidikan, pariwisata, pemuda dan olahraga, dan ekonomi kreatif, juga secara tulus dan terbuka menyampaikan tekadnya bersama panglingsir Puri Ubud Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2013-2023. Dengan berlandasakan adat, agama, tradisi, seni dan budaya, dirinya akan membangun Bali serta untuk memperkokoh jati diri krama Bali, dengan melaksanakan

pekerjaan fisiknya 98 persen dari batas waktu proyek selama 180 hari kalender. Item pekerjaan yang belum tuntas ini, dewan mendesak agar pemborong secepatnya menuntaskan, sehingga tutup tahun anggaran tak ditemukan pelaksanaan proyek molor. ‘’Dua proyek ini kami lihat masih ada pekerjaan yang belum diselesaikan. Mengingat tutup tahun anggaran sudah semakin dekat, kami minta pemborong mempercepat dan pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu,’’ katanya. Di sisi lain, Budiasa mengatakan, Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial (Dinsos) yang menggunakan anggaran untuk kedua proyek tersebut diminta agar mengoptimalkan pengawasan di lapangan. Hal ini penting agar pelaksanaan proyek sesuai dengan dokumen perencanaan dan memberikan jaminan mutu pekerjaan. Selain itu, dua SKPD ini diingatkan agar teliti melakukan pembayaran kontrak pekerjaan berdasarkan persentase realisasi setiap item pekerjaan. Budiasa menambahkan, apabila sampai kontrak berakhir, pemborong tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya, SKPD pengguna anggaran harus menghitung denda kepada pemborong atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan. Bahkan, jika keterlambatan pekerjaan hingga menginjak 2017 mendatang, SKPD wajib uuntuk memberikan sanksi dengan menunda pelunasan pekerjaan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Buleleng menjadi sumber mata air bagi masyarakat di sekitar. Pipa air penghubung ke rumah-rumah warga rusak terpendam lumpur, bebatuan dan kayu yang terbawa banjir, Rabu (21/12) lalu. Agar pasokan air kembali lancar, warga bergotong royong memperbaiki saluran pipa menuju Danau Buyan, Jumat (23/12) kemarin. Banjir yang terjadi merupakan terbesar kedua setelah peristiwa di tahun 2012. Memang tidak ada korban jiwa. Pascabanjir, warga mesti menyediakan waktu luang membersihkan lumpur dan beberapa titik saluran air. Sejak dua hari terakhir, kebutuhan air bersih warga disuplai bantuan dari PDAM Buleleng memakai mobil tangki air. ‘’Warga di sini kebanyakan mengambil air dari Danau Buyan untuk menyiram tanaman pertanian dan kebutuhan sehari-hari,’’ ujar Gede Chandra, warga Banjar Yeh Mas Dusun Dasong Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Jumat kemarin. Warga di Banjar Yeh Mas bahu-membahu membenahi saluran pipa air tersumbat dan patah akibat bebatuan dari perbukitan Dasong. Pipa air terhubung dari Danau Buyan ke rumah-rumah warga berjarak hampir 800 meter sampai 1 kilometer lebih. Mereka terpaksa memotong dan mengganti baru komponen bagian pipa yang mengalami patah karena terganjal batu dibawa banjir. ‘’Pipa dipotong dan dibersihkan. Banyak pipa air patah karena kena material batu-batuan dibawa banjir. Kami memperbaiki biar tidak rusak berkelanjutan,’’ ucapnya. Senada diutarakan warga Putu Tri Marta (59). Dia bergotong royong bersama warga lainnya untuk menyingkirkan lumpur di atas aspal. Warga berbekal cangkul, serok, sapu lidi dan ember membersihkan endapan lumpur yang tersisa. (kmb34)

Pascabanjir, Warga Dewan Ingatkan Kontraktor Percepat Pengerjaan RS Pratama Benahi Kerusakan Pipa Air

Bali Post/kmb38

INGATKAN PEMBORONG - Komisi II DPRD Buleleng mengingatkan kontraktor proyek pembangunan Monumen Perang Puputan Jagaraga dan pembangunan Rumah Sakit Pratama agar mempercepat pekerjaan yang belum diselesaikan hingga mendekati tutup tahun anggaran 2016.

KERUSAKAN PIPA - Warga Banjar Yeh Mas Dusun Dasong Desa Pancasari membenahi kerusakan pipa air, Jumat (23/12) Bali Post/kmb34

kemarin.


JEMBRANA

12

Bupati Artha Serahkan Bantuan Sarana Perikanan Senilai Rp 5 Miliar BANTUAN sarana perikanan kepada 78 kelompok perikanan senilai Rp 5 miliar diserahkan, Jumat (23/12) kemarin kepada kelompok perikanan se-Kabupaten Jembrana. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Made Kembang Hartawan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno dan disaksikan sejumlah Kepala SKPD serta ratusan masyarakat. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan penyerahan secara simbolis ini berupa bantuan jukung fiber 25 paket lengkap dengan mesin dan alat tangkap untuk 13 kelompok dengan anggota 195 orang. Diserahkan juga bantuan HP android dengan aplikasi percontohan nelayan pintar sebanyak 3 unit untuk 3 kelompok dengan anggota 50 orang. Bantuan paket kolam beserta pakan dan benih ikan sebanyak 40 untuk 40 kelompok dengan anggota 600 orang. Bantuan sarana freezer, ace flake, coolbox dan keranjang masing-masing 3 paket untuk 20 kelompok dengan jumlah anggota 600 orang. Bantuan asuransi nelayan 4.901 polis untuk nelayan se-Jembrana. “Keseluruhan dengan total

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Lima Calon Sekda Jalani Tes Pekan Depan Negara (Bali Post) –

Penentuan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dikejar deadline menjelang tutup tahun ini. Pekan depan, lima pejabat yang sudah mendaftar diri sebagai calon Sekda akan mengikuti tes. Pelaksanaan tes ini diselenggarakan panitia seleksi (pansel) dan diseleski tiga orang terbaik. Selanjutnya, hasil seleksi tersebut akan disampaikan kepada Bupati Jembrana.

SERAHKAN BANTUAN – Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wabup Kembang Hartawan menyerahkan bantuan sarana perikanan kepada nelayan. anggaran Rp 5.416.661.600,” kata Maharimbawa. Sementara itu, Bupati Artha berpesan agar sarana perikanan dan asuransi nelayan yang diterima ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dipelihara dan dirawat untuk digunakan melakukan usaha di bidang perikanan dan kelautan secara berkelanjutan. Artha berharap para penerima bantuan dapat berjalan searah dan bersama dalam menyukseskan program–program Pemkab Jembrana. Selain itu, Bupati Artha meminta agar para penyuluh perikanan dapat membimbing kelompok–kelompok yang menerima bantuan. “Dalam

menggunakan handphone (HP) dengan aplikasi misalnya, penyuluh harus bisa memberikan informasi atau bantuan dalam menggunakan alat agar tepat guna,” ujarnya. Artha juga dengan tegas menyampaikan kepada para penerima bantuan agar melaporkan jika ada terjadi pungutan liar. “Jika ada yang mengaku memfasilitasi penerima bantuan dalam prosesnya kemudian meminta uang lelah, laporkan. Tidak boleh ada pungutan, dan siapa–siapa saja yang berhak menerima bantuan adalah keputusan pemerintah. Bukan perorangan terlebih jika mengaku memfasilitasi. Itu tidak benar,” imbuh Artha. (ad700)

Ketua Pansel Pemilihan Sekda, I Gede Gunadnya, Jumat (23/12) kemarin mengatakan dari hasil konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), diprioritaskan untuk pemilihan Sekda yang merupakan jabatan tinggi pratama. Pansel dibentuk dengan anggota meliputi dua akademisi dari Universitas Udayana (Unud), mantan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara), pejabat dari provinsi dan Sekda selaku Ketua Panitia. “Kita memang kejar waktu akhir tahun ini. Diprioritaskan (pemilihan) Sekda. Setelah itu, nantinya baru terkait pengisian kursi-kursi jabatan dinas dan kantor,” ujar Gunadnya didampingi Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) I Made Budiasa. Hasil pengumuman pendaftaran yang berakhir Selasa (20/12) lalu, ada lima pejabat di lingkup Pemkab Jembrana telah mendaftar. Di antaranya, I Made Sudiada (Asisten I), I Ketut Wiaspada (bukan I Putu Cahyadi-red), I Gusti Putu Mertadana (Kadis PU), I Gusti Bagus Putra Riyadi (Kadis Hubkominfo) dan I Made

Dwi Maharimbawa (Kadis Kelautan). “Minimal empat, dan ternyata sudah ada lima calon yang mendaftar,” tambah Gunadnya. Dari kelima nama ini semuanya telah memenuhi syarat dan akan mengikuti tes kompetensi dari tim asesor pekan depan. Tes itu meliputi management skill, karakter kepemimpinan dan pengendalian spiritual. Sedangkan, teknis dan rekam jejak akan dinilai dari tim pansel. Setelah terpilih Sekda, nantinya akan dibentuk kembali pansel untuk jabatan eselon IIB, dimana diperkirakan akan ada kekosongan 10 dinas. Kekosongan ini dikarenakan adanya penambahan SKPD menyesuaikan OPD. Sebelum lelang terbuka untuk jabatan Kadis itu, sementara jabatan akan diisi Plt. (pelaksana tugas). Sebelumya, Bupati Jembrana I Putu Artha, juga membenarkan adanya lima pejabat yang sudah mendaftar sebagai calon Sekda. Bupati Artha berharap Sekda yang akan terpilih nanti bisa mengimplementasikan programprogram dan tidak asal bapak senang (ABS). (kmb26)

I Gede Gunadnya

Bali Post/olo


KARANGASEM

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

13

Jumlah Petani Terus Berkurang

Potensi Garam Purwakerti Sulit Bangkit Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb31

POTONG TUMPENG - Bupati bersama Wakil Bupati saat memotong tumpeng resepsi Hari Ibu di Aula Gedung UKM Center Amlapura.

Peringati Hari Ibu

Bupati Minta Perempuan Terus Berjuang Amlapura (Bali Post) Hari Ibu ke-88 tahun ini terasa berbeda bagi Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Sebab, pada Hari Ibu 2016 ini ia kini menjadi ibunya rakyat Karangasem. Pada momentum ini, Bupati mendorong kebangkitan kaum hawa dalam perjuangan mewujudkan cita-cita menyejajarkan diri dengan kaum laki-laki. Karena itu, Bupati memotivasi agar masyarakat Karangasem, khususnya kaum perempuan, terus berjuang. Ekspektasi itu disampaikan Bupati Mas Sumatri pada resepsi perayaan Hari Ibu ke-88 di Aula UKM Center Amlapura, Kamis (22/12). Momentum Hari Ibu ini agar direnungkan kembali, sesungguhnya perjuangan untuk meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan masih panjang. Karena itu, ia meminta kaum perempuan tidak boleh berhenti berjuang. Lebih dari sekadar sejajar dari laki-laki, dalam tujuan lebih besar untuk tujuan mulia, mengisi cita-cita kemerdekaan. Agar bangsa ini aman, tenteram dan damai serta adil dan makmur, menjadi masyarakat cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. Pemkab Karangasem, menurutnya, selalu mendukung sepenuhnya semua kegiatan yang digerakkan perempuan dan organisasi wanita di Karangasem. Bupati Mas Sumatri yakin, organisasi itu telah memiliki tujuan untuk mengupayakan masyarakat adil dan makmur, termasuk kesejahteraan bagi anggotanya. Mas Sumatri menegaskan, prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan

tanggung jawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki, harus dimulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Perempuan dan laki-laki, keduanya merupakan partnership, sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional,’’ tegasnya. Resepsi ini diisi penyerahan hadiah lomba dari kegiatan yang dilaksanakan serangkaian peringatan Hari Ibu. Pada kesempatan ini juga diserahkan hadiah lomba simantri dan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian tahun 2016 kepada simantri dan subak serta kelompok tani serta petugas/tenaga pendamping gapoktan. Kelompok Tani Mangku Kusuma Desa Menanga sebagai juara I terbaik tingkat Kabupaten Karangasem tahun 2016 dengan nilai 70,52, mendapatkan piagam penghargaan dan 3 ekor sapi. Kelompok Tani Mekar Nadi Desa Pempatan juara II memperoleh piagam dan 2 ekor sapi dan Gapoktan Puspita Karya Rahayu Desa Bungaya Kangin juara III memperoleh piagam dan 1 ekor sapi. Untuk petugas atau tenaga pendampingan gapoktan simantri, juara I diraih Made Satria Wibawa memperoleh piagam penghargaan dan 1 buah laptop, juara II Elfis Umbu Katongu Retang mendapatkan piagam dan 1 buah sepeda gunung dan juara III Ida Bagus Putu Swastika memperoleh piagam dan 1 buah TV. Bupati Mas Sumatri berharap sebagai pemenang hendaknya dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan jenis usaha yang akan dikembangkan, sehingga bisa terus membanggakan Kabupaten Karangasem. (kmb31)

PDAM akan Manfaatkan Sumur Bor Tak Bertuan

Amlapura (Bali Post) Musim hujan memberi pengaruh positif terhadap ketersediaan air baku bagi PDAM Karangasem. Indikasinya, nyaris tak ada keluhan soal distribusi air ke pelanggan. Sebagai antisipasi musim kemarau yang biasanya seret air baku, mulai tahun depan perusahaan penyedia air bersih di Bumi Tanah Aron ini akan mulai menerapkan strategi baru. ‘’Ya, tahun depan kita akan mamanfaatkan sumursumur bor bantuan pusat yang selama ini terbengkalai. Ada cukup banyak sumur bor, tapi yang sudah kita cek baru dua,’’ ujar Direktur PDAM I Gusti Singarsi, Jumat (23/12) kemarin. Kedua sumur bor tak bertuan itu kerena sudah belasan tahun terbengkalai. Sumur bor itu ada di Banjar Darmawinangun, Desa Tinyar Timur, Kubu. Hasil pengecekan terakhir, kata Singarsi, menunjukkan sumur bor itu memiliki debit air 5 sampai 7 liter per detik. Rencananya, potensi air bakunya itu diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah Desa Baturing-

git. Melalui pengadaan mesin pompa tambahan, maka sumur bor itu juga diharapkan bisa melayani wilayah ke jalur Singaraja, seperti Tianyar Barat dan Ban. ‘’Sekarang hanya ada satu pompa, hanya bisa operasi 8 jam. Kita rencanakan bisa operasi 24 jam penuh, 12 jam ke arah Baturinggit dan 12 jam ke arah Tianyar Barat,’’ jelasnya. Pemanfaatkan sumur bor Darmawinangun itu, kata Singarsi, nantinya juga memerlukan pekerjaan tambahan. Salah satu yang paling penting adalah perbaikan berskala kecil. Perbaikan terutama pipa distribusi di beberapa titik. Targetnya Februari 2017 air sudang ngecor. Selain mata air di Darmawinangun, PDAM Karangasem juga berencana memanfaatkan sumur bor serupa di Desa Tumbu. Dengan potensi 10 liter per detik, Singarsi merencanakan sumur bor Tumbu diarahkan membantu penyediaan air untuk sebagian wilayah kota dan Ujung. Nantinya distribusi air dari mata air di Tumbu akan dikoneksikan dengan pipa distribusi mata air Tauka di Kecamatan Abang. (kmb)

Cerita suram para petani garam semakin panjang. Setelah terjepit belasan tahun dari perkembangan pariwisata, jumlah petani garam yang masih aktif memproduksi garam lokal di Desa Perwakerti terus berkurang. Kini, potensi lokal yang sempat punya cita-cita bangkit itu belakangan makin sulit. Sebab, minat warga menekuninya hanya tinggal sekitar 30 orang. Kondisi demikian terus menjadi perhatian Perbekel Purwakerti Nengah Kariyawan. Warga yang kerja sebagai petani garam di Desa Purwakerti sebagian besar beralih menjadi buruh hotel dan buruh bangunan. Dari 150 petani garam di Purwakerti, sekitar 120 orang telah beralih profesi. Sedangkan sisanya masih setia menekuninya, meski hasilnya tak lagi menentu. Dia menduga petani yang beralih profesi itu dikarenakan masalah lahan dan ekonomi. ‘’Lahan pembuatan garam makin sempit karena dijual ke pengusaha. Lahan yang dijual kini dibangun hotel dan restoran oleh pemilik,’’ katanya, Jumat (23/12) kemarin. Sebagian petani yang beralih profesi menganggap penghasilan dari garam tidak seberapa. Untuk mendapat uang Rp 100 ribu, petani harus menunggu beberapa hari karena proses pembua-

Amlapura (Bali Post) Seorang buruh I Kadek Wawan (19) kini tak bisa lagi menunggangi motor kesayangannya. Buruh asal Banjar Kedampal, Desa Datah, Abang itu kehilangan motornya gara-gara terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran itu, padahal itu adalah motor korban satusatunya untuk berangkat dan pulang bekerja sehari-hari. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Komang

Bali Post/kmb31

MENYUSUT - Seorang petani garam sedang memindahkan sapi dari sekitar lahan garapannya. Lahan garapan petani garam belakangan kian menyusut, seiring makin menyusutnya jumlah petani garam saat ini.

Orta, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan peristiwa itu terjadi Kamis (22/12) lalu sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu korban yang asal Dusun Muntig, Desa Tulemben, Kubu ini hendak bekerja di dekat TKP. Awalnya Kadek datang ke TKP untuk bekerja di proyek senderan sekitar pukul 08.00 Wita. Begitu tiba, korban langsung memarkir sepeda motornya dan ditinggal bekerja dengan jarak sekitar 100 meter.

Tiba-tiba sekitar pukul 11.30 Wita, teman korban I Ketut Suena (43) melihat ada asap mengepul dari sepeda motor korban. Korban langsung melakukan pengecekan dengan mendekati sepeda motor miliknya. Namun, sayang saat itu api sudah membesar. Korban dan rekan-rekannya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, seperti tanah dan dedaunan. AKP Komang Orta menambahkan, sepeda motor Yama-

ha MX warna hitam tersebut sudah terbakar sebagian. Saat itu baru api berhasil dipadamkan. Sepeda motor tersebut keluaran tahun 2010 dengan DK 8748 IT serta noka MH32S600AF809664, nosin 256809746, nomor BPKB dan H05840312-O. Sepeda motor ini di STNK atas nama I Gede Mudana, Jalan Pondok Indah Rahayu/14 Kertasari, Denpasar. Atas kejadian ini korban langsung melaporkannya ke Polsek Abang. Polisi

pun melakukan lidik dan olah TKP. Hasil penyelidikan petugas Polsek Abang, peristiwa motor terbakar ini diduga akibat korsleting listrik pada motor itu. Tetapi, pihaknya masih mendalaminya. Kecil kemungkinan ada faktor kesengajaan. Alasannya, saat itu di lokasi hanya ada korban dan teman-temannya. ‘’Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian Rp 8 juta,’’ kata AKP Komang Orta. (kmb31)

Isu Penculikan Anak di Jasri

Ternyata ’’Hoax’’, sang Menantu Lagi Stres Maraknya isu penculikan anak di Karangasem, membuat masyarakat waswas. Isu penculikan anak kali ini geger terjadi di Desa Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem, Jumat (23/12) kemarin. Informasinya seorang ibu rumah tangga, Ni Made Witari (20), harus mati-matian mempertahankan anaknya, Ni Luh Juliantari (2), dari rebutan dua orang tak dikenal yang mengemudikan mobil, saat hendak pulang dari mencuci di sungai. Bagaimanakah kronologi penculikan ‘’bohongbohongan’’ itu? INFORMASINYA penculikan anak itu dengan cepat menyebar di kalangan warga dan menjadi viral di media sosial. Saking waswasnya warga setempat, kepala lingkungan di sana harus mengimbau masyarakat Desa Jasri melalui pengeras suara. Itu dilakukan untuk menjaga anak-anaknya dari ancaman penculikan. Informasi ini akhirnya juga didengar pihak kepolisian. Beberapa petugas Polsek Kota Karangasem langsung turun melakukan penyelidikan. Polisi sempat menyikapi serius persoalan ini, setelah menerima keterangan dari mertua korban, Wayan

Klakson di Luar Standar akan Ditertibkan Polisi Indonesia, sejumlah bus dengan klakson telolet langsung ditertibkan petugas kepolisian, karena dinilai mengganggu masyarakat sekitar. Klakson seperti ini dinilai tak memenuhi standar kendaraan roda empat. Terhadap persoalan ini, Kapolres Sugeng Sudarso menegaskan dalam Undang-undang Lalu Lintas, klakson termasuk kelengkapan kendaraan yang diisyarakatkan bagi setiap kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam. Tetapi, sejauh ini pihaknya mengakui lebih khusus mengenai spesifik klakson tersebut, belum ada aturan tentang bunyinya seperti apa. Jelasnya, bunyinya semestinya harus standar, se-

yawan berharap petani garam yang masih aktif tetap concern mendedikasikan dirinya menekuni profesi warisan nenek moyang ini. Jangan sampai beralih profesi seperti petani lain. Kariyawan janji akan ter-

menegaskan akan melakukan pendekatan kepada 20 petani garam yang tersisa agar tidak beralih profesi. Dia ingin membantu proses pemasarannya, guna mempercepat output hasil produksinya, sehingga hasilnya lebih cepat diperoleh para petani garam. ‘’Saya masih optimis, garam Amed (Purwakerti) masih bisa diberdayakan lebih menjanjikan,’’ ujarnya yakin. (kmb31)

Ditinggal Kerja, Motor Buruh Terbakar

Fenomena ’’Om Telolet Om’’

Amlapura (Bali Post) Demam klakson bus ‘’Om Telolet Om’’ merambah seluruh dunia. Suaranya yang unik membuat masyarakat di jalan merasa terhibur. Tetapi, berbicara kelayakannya, masih menjadi perdebatan. Polres Karangasem sendiri menegaskan, kalau klakson yang dibunyikan tak sesuai standar atau sampai mengagetkan atau mengganggu pengguna jalan lain, polisi akan mengambil langkah penertiban. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengatakan hal itu, Jumat (23/12) kemarin, saat ditanya langkah-langkahnya menghadapi penomena klakson ini. Pada wilayah lain di

tan garam memakan waktu 4 hari. Kondisi ini membuat petani garam beralih ke sektor lain dan mencari pekerjaan lain. Apalagi, lahan garam berubah menjadi hotel hampir ratusan are. Kini petani garam yang tersisa hanya 30 orang. Malah, yang masih aktif jadi petani garam sekitar 20 orang, dan 10 orang masih belum jelas. Dari tahun ke tahun lahan penggaraman di Karangasem memang terus menyusut. Tahun 2014 lahan penggaraman di Karangasem mencapai 10,42 hektar. Namun tahun 2015 sudah menyusut menjadi hanya 8,31 hektar, dari tiga kawasan penggaraman, yaitu di Kubu, Abang dan Manggis. Penyusutan secara khusus juga terjadi di wilayah Purwakerti. Dua tahun lalu lahan penggaraman ada sekitar satu hektar. Tetapi saat ini hanya tersisa sekitar 62 are. Melihat situasi ini, Kari-

us melakukan pendekatan dan memberi edukasi ke petani garam agar mereka bisa tetap bertahan dengan profesinya. Dia mengaku masih yakin, ada solusi untuk membangkitkan usaha yang sudah ada sejak dulu ini. Menurutnya, garam di sini sudah melegenda dan telah dikirim ke Jakarta, Bogor, dan Bandung. Setiap tahun sudah bisa menghasilkan sekitar 2 ton garam. Pihaknya

bagaimana yang disediakan di toko-toko onderdil kendaraan. ‘’Akan tetapi, apabila klason (telolet) mengganggu masyarakat dan membahayakan karena mengagetkan, ini yang akan kita tertibkan. Tapi terlebih dahulu kita akan lakukan imbauan kepada para pengemudi,’’ tegas Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. Belakangan demam ‘’Om Tolelot Om’’ juga terjadi di Karangasem. Seperti yang terlihat Jumat kemarin, sejumlah warga ikut berteriak ketika ada bus lewat sambil membentangkan kertas, yang berisi permintaan kepada sopir membunyikan klaksonnya. (kmb31)

Bali Post/gik

IBU BUAT HEBOH - Anak bersama ayahnya saat ditemui di Mapolsek Kota Karangasem. Anaknya nampak ceria, seolah tidak tahu ada kehebohan yang diakibatkan oleh ibunya. Rentang (80). Wayan Rentang sendiri mengaku mendengar informasi itu dari menantunya, setelah pulang dari mencuci pakaian di sungai. ‘’Sambil pulang bawa cucian, anaknya yang digendong hendak direbut dua orang tak dikenal di BTN Nirmala Sari, dekat sungai,’’ kata Rentang menceritakan cerita dari menantunya itu. Cerita Witari bersama mertuanya, orang tak dikenal yang turun dari mobil Avanza itu

mengenakan kacamata hitam, helm putih dan sebo -- cadar. Tanpa babibu, orang tersebut kemudian berusaha merampas putrinya yang ada di gendongannya. Ibu muda yang sudah dua kali menikah itu mengaku anaknya lolos dari aksi penculikan, setelah dia melakukan perlawanan sengit. Sambil menjinjing ember penuh cucian, dia mengaku berhasil kabur, meski orang yang tak dikenal itu sempat mengejarnya sampai

sejauh 50 meter. Saat percobaan penculikan terjadi, Witari mengatakan lokasi kejadian sangat sepi. Untuk memperjelas kronologi persoalan ini, Kapolsek Kota Karangasem Kompol Gede Wali didampingi Kanit Reskrim Nyoman Merta Kariana mengatakan pihaknya langsung melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian. Tetapi, saat proses rekonstruksi itu, korban tak bisa menjelaskan bagaimana peristiwa sebenarnya. Polisi pun akhirnya menggiringnya ke Polsek Kota Karangasem bersama suaminya, Komang Putu Ari Wijaya, seorang petani asal Banjar Semadi, Desa Jasri, untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Diinterogasi ke ruang penyidik, ibu muda ini juga plintat-plintut. Dia seperti orang linglung yang tak tahu harus bicara apa di hadapan penyidik. Akhirnya dia mengaku kalau dia berbohong sama mertuanya. Kepada polisi, dia minta ampun sambil menangis dan memegang kaki penyidik. Dia mengaku tak mengira ceritanya jadi panjang seperti ini. Dia mengaku sudah sering

mendengar informasi seperti itu. Sehingga ketika bertemu mertuanya, dia menceritakan peristiwa serupa, seolah-olah anaknya yang masih kecil diculik orang tak dikenal. ‘’Saya juga heran, kenapa dia cerita begitu sama bapak saya. Memang, akhir-akhir ini istri saya agak kurang beres (stres),’’ kata suaminya, Komang Putu Ari Wijaya, saat ditemui di Mapolsek Kota Karangasem. Hingga sore kemarin, Ni Made Witari masih menjalani pemeriksaan. Dia masih nampak bingung, harus menjawab pertanyaan petugas kepolisian seperti apa. Usai memeriksa korban dan keluarganya, Kapolsek Kompol Gede Wali memastikan isu penculikan anak di Desa Jasri hanya kabar bohong alias hoax. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Kasus isu penculikan anak ini di sejumlah wilayah, tetap akan diselidiki lebih lanjut. ‘’Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama waspada. Ini peringatan bagi kita, agar benar-benar menjaga anak dengan baik,’’ katanya. (gik)


TABANAN

14

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Kebun Dipenuhi Lumpur

Petani Rugi Miliaran Rupiah Tabanan (Bali Post) -

Banjir dan longsor yang terjadi di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti tidak hanya membuat sejumlah bangunan fisik rusak. Petani sayur-mayur dan strawberry di desa ini harus mengalami kerugian hingga miliaran rupiah, karena lahannya yang menjelang masa panen dipenuhi lumpur material longsor dari Bukit Pohen Kebun Raya Bedugul. Bali Post/ist

SERAHKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan bantuan hibah kepada kelompok masyarakat yang memenuhi syarat.

Pemkab Salurkan Dana Hibah 2016

Tabanan (Bali Post) Dana hibah untuk pembangunan daerah di sepuluh kecamatan di Kabupaten Tabanan yang bersumber dari APBD diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa di ruang rapat Pemkab Tabanan, Jumat (23/12) kemarin. Anggaran Rp 25 miliar disalurkan untuk kelompok masyarakat yang telah memenuhi persyaratan. Sesuai Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2016 tentang Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial, jumlah penerima hibah tahun 2016 sebanyak 606 objek yang telah memenuhi persyaratan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku. Menurut Kepala Bagian Keuangan Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Arimbawa, pemberian hibah pada dasarnya bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan swadaya untuk kelompok masyarakat/ perorangan serta menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemda yang sesuai dengan visi misi Tabanan Serasi. “Penggunaan hibah harus sesuai NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) dan dilarang mengalihkan kepada pihak lain. Laporan dan pertanggungjawaban dana hibah

paling lambat 10 Januari 2017,” terangnya. Hal senada diungkapkan Bupati Tabanan. Eka mengingatkan masyarakat penerima hibah untuk mempertanggungjawabkan dana yang telah diterima, serta melaporkan sesuai peraturan yang berlaku. Pemberian hibah ini sesuai Peraturan Mendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD. Hibah dikeluarkan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemda dengan memperhatikan keadilan, kepatuhan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat. ‘’Uang sedikit yang minta banyak, mari bagi sama-sama agar adil,” katanya. Ia mengimbau semua masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta mencintai daerah dengan cara taat administrasi dan taat hukum. “Tetap jaga sinergitas antara pemerintah, tokoh dan masyarakat. Bila semua berkomitmen bersinergi, Tabanan Serasi sangat mudah diwujudkan. Apa pun itu dasar untuk mencapai kesuksesan adalah kerja sama. Jadi, lakukan yang terbaik dan kalau yakin mampu ayo berbuat,” ungkap Eka. (kmb28)

Main Kembang Api, Jari Telunjuk Putus Tabanan (Bali Post) – Gara-gara bermain kembang api, jari telunjuk kanan Ida Bagus Sulaksana (10) terputus, Kamis (22/12) lalu. Tulang bagian telapak tanganya juga patah. Warga Banjar Tuakilang Baleran, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan yang masih duduk di SD ini kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Ditemui di ruang perawatan, sang ayah Ida Bagus Made Susrama (53) memaparkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Saat itu anaknya bermain kembang api yang dibelinya di toko di Banjar Pasekan Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan. Korban bermain kembang api bersama saudara sepupunya yang masih kecil. Saudaranya ini yang meminta Bagus meledakkan kembang api. Kembang api yang berisi lima letusan dipegang Bagus menghadap ke atas. Hanya empat yang meletus, sedangkan yang kelima tidak terdengar dan ternyata meletus di tangannya. ‘’Kejadian pastinya saya tidak tahu. Saya hanya mendengar empat letusan, kemudian ada yang melapor tangan Bagus terkena kembang api,’’ ujarnya. Susrama langsung melarikan anaknya ke RS Bhakti Rahayu. Oleh karena lukanya cukup parah, Bagus dirujuk ke BRSU Tabanan. Dokter

Sri Artha Dewi dari bagian MOD BRSU Tabanan mengatakan operasi dilakukan, Jumat (23/12) kemarin pukul 09.00 Wita. Menurutnya, korban mengalami putus jari telunjuk kanan dua ruas dan patah pada tulang telapak tangan. “Sebelum dioperasi korban mendapatkan perawatan pembersihan luka. Jarinya sudah dipasangi layer dan kondisinya mulai stabil,’’ paparnya. (kmb24)

I Nyoman Sedana asal Banjar Kembang Merta yang memiliki 60 are tanaman strawberry yang sedang berbuah lebat di Desa Candikuning I, rusak tertimbun lumpur. “Padahal sedang panen banyak,” katanya didampingi istrinya ditemui di lokasi, Jumat (23/12) kemarin. Ia bisa mendapat satu kuintal buah strawberry setiap dua hari sekali. Sedana juga memiliki kebun seluas satu hektar yang ditanami sayur mayur. Lahan yang digarapnya menyewa dari warga setempat. “Kerugiannya belum bisa dihitung, tapi sangat besar buat kami,” ujarnya. Hal serupa dialami petani sayur dan strawberry sepanjang pinggir Danau Beratan, baik di Banjar Kembang Merta maupun Banjar Candikuning I. Di lokasi tersebut ada sekitar 50 hektar lahan pertanian yang digarap warga setempat. Ada yang menanam bawang, selada, tomat, strawberry dan tanaman

sayur lainnya. Akibat banjir bandang disertai lumpur, seluruh tanaman tersapu banjir dan

terkubur lumpur. Tidak ada yang bisa diselamatkan karena semuanya hancur. Para petani

hanya sempat melepas sapinya di kandang untuk dibawa ke lokasi aman. Menurut Perbekel Candikuning I Made Mudita, di Banjar Kembang Merta dan Candikuning I terdapat kurang lebih 50 hektar kebun milik warga. Sebagian besar ditanami sayur dan strawber-

ry. Ada pula yang menanam bunga. Semuanya hancur akibat banjir. ‘’Kerugian petani mencapai miliaran. Persoalan ini tidak bisa diabaikan. Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui dinas terkait mesti segera memberikan perhatian kepada petani yang merugi,’’ ungkapnya. (kmb28)

RUSAK - Lahan perkebunan sayur dan buah strawberry milik petani di Desa Candikuning rusak parah dipenuhi lumpur.

Pelanggan PDAM di Kediri Tak Dapat Air Bersih

Bali Post/kmb28

Ida Bagus Oka Sedana

Tabanan (Bali Post) Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Baturiti, Tabanan, berdampak pada layanan air bersih ke sejumlah pelanggan. Pasalnya, sumber mata air yang berasal dari Tukad Ayung keruh akibat lumpur dan sulit diolah. Akibatnya, pelayanan di sekitar Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, mengalami gangguan. Dirut PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana mengata-

kan, layanan air bersih ke sejumlah pelanggan terganggu sejak dua bulan terakhir. Kondisi ini dikarenakan sejumlah faktor seperti longsor dan pohon tumbang yang menimpa sejumlah kabel PLN belakangan ini. “Kalau listrik padam otomatis layanan air terganggu. Ini kerap terjadi di Kecamatan Selemadeg,” ujarnya, Jumat (23/12) kemarin. Gangguan juga terjadi di daerah seputaran Nyanyi, Kediri, seperti Pandak, Pan-

Warung Global

Stop Eksploitasi Alam HARI di Karangasem prihatin melihat bencana alam yang terjadi belakangan ini. Ia hanya bisa berdoa dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dan menanami kembali hutan yang gundul. Ini dikatakannya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Banjir Hancurkan Lima Pura’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (23/12) kemarin. Sridham di Mengwi meyakini semua bencana alam adalah kehendak Tuhan. Mahluk hidup seperti manusia tidak bisa menghindari dan bersembunyi dari bencana. Di

balik bencana ini, Tuhan sedang melatih manusia untuk sabar dan mensyukuri apa yang terjadi. Pandangan lain diberikan Nyoman Mastra di Gianyar.

Ia menilai krama belum memahami secara mendalam ritual-ritual yang dilakukan. Para pakar mesti berdiskusi membahas hal ini, sehingga masyarakat tidak salah melaksanakan ritual dan memaknainya. Werdha di Gianyar mengajak masyarakat Bali tidak sibuk mencari kambing hitam, siapa yang benar dan siapa yang salah. Jika Tuhan berkehendak, apa pun bisa terjadi dan manusia hanya bisa menerima. Mari berlapang dada dan lebih peduli

dak Gede, Beraban dan Pejaten karena tingkat kekeruhan air yang cukup tinggi. Sekitar dua ribu pelanggan di seputaran Nyanyi kesulitan air bersih. “Untuk mengolah air dengan tingkat kekeruhan tinggi perlu proses lama,” jelasnya. Selanjutnya di daerah Perean, Baturiti, sekitar 400 pelanggan terganggu akibat longsor yang mengenai pipa layanan masyarakat. Sumber airnya sama, yaitu Sungai Ayung yang melintasi wilayah

Badung dan Denpasar. PDAM Tabanan menghadapi masalah karena tidak ada cadangan bahan baku untuk diolah. Di sinilah perlu peran pemerintah pusat lewat provinsi yang seharusnya menyediakan embung atau bendungan guna mengantisipasi kejadian bencana alam seperti saat ini. “Kewenangan kami hanya operator air minum. Untuk pemanfaatan sumber mata air harus dapat izin dari provinsi,’’ jelasnya. (kmb28)

terhadap lingkungan. Jangan terlalu mengeksploitasi alam. Biarkan alam seperti apa adanya. Bencana alam sudah menjadi siklus saat musim hujan. Demikian menurut Ketut Dawi di Badung. Untuk antisipasi bencana, manusia hanya bisa mempersiapkan diri dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih dari pencemaran sampah dan sebagainya. Lingling di Badung menilai bencana alam disebabkan oleh manusia yang terlalu serakah mengeksploitasi alam. Jika tidak ingin ada bencana, kita harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Gusti Sumardayasa di Tabanan sangat percaya dengan adanya unsur niskala. Baru

pertama kali di Tabanan terjadi bencana longsor dan banjir sangat parah sampai memutuskan jalan dan jembatan. Pemkab Tabanan mesti merespons cepat karena yang terkena dampaknya sebagian besar rakyat kecil. Maraknya bangunan beton, kata Ketut Darmayasa di Singaraja menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana alam. Armayani di Taiwan melanjutkan, bencana sering terjadi karena umat manusia terus mengeksploitasi alam, membabat hutan dan membeton tebing. Raka Ayu di Denpasar menambahkan, bencana terjadi akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Inilah imbasnya. Semua manusia harus sadar. (sikha)


15

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Gelandang Chelsea Oscar Hengkang ke Shanghai

London Gelandang internasional Brazil Oscar akan pindah klub Cina Shanghai SIPG dari Chelsea. Demikian disampaikan klub Liga Inggris itu melalui situs resminya, Jumat (23/12) kemarin. Meski tidak ada detail-detail keuangan yang diungkapkan terkait transfer itu, laporan-laporan media mengindikasikan bahwa Shanghai membayar sebesar 60 juta euro untuk merekrut Oscar. “Chelsea Football Club dan Shanghai SIPG telah menyepakati persetujuan-persetujuan untuk transfer permanen Oscar,” kata Chelsea melalui pernyataannya. Oscar (25) yang mencetak 38 gol dari 203 penampilannya untuk Chelsea, mengangkat trofi Liga Inggris, Piala Liga, dan Liga Europa sepanjang masa kerjanya selama empat setengah tahun di klub London itu. Oscar yang akan bekerja di bawah asuhan mantan manajer Chelsea Andre Villas-Boas di Shanghai, kesulitan menembus tim inti di bawah asuhan manajer Antonio Conte musim ini. Di mana ia tampil sebagai pemain pengganti sebanyak empat kali dari sembilan penampilannya di Liga Inggris. Dengan dua kompatriotnya Hulk dan Elkeson telah lebih dulu berkiprah di Shanghai, Oscar menjadi pemain Brazil terkini yang bergabung dengan tim Liga Cina itu dan dilaporkan akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, di mana ia diperkirakan akan mendapatkan 400.000 pound per pekan. Bagaimana pun catatan Oscar itu akan segera dilampaui oleh Carlos Tevez ketika pemain Argentina itu meneken kontrak dengan Shanghai Shenhua, di mana sang penyerang dilaporkan akan mendapatkan 615.000 pound per pekan., Shanghai SIPG menyelesaikan Liga Cina 2016 yang dimulai pada Maret dan berakhir pada Oktober dengan menduduki peringkat ketiga, tertinggal 12 angka dari tim juara Guangzhou Evergrande dan tertinggal lima angka dari tim peringkat kedua Jiansu Suning. (ant/rtr)

Bali Post/ap

IMBANG - Pesepak bola Napoli Dries Mertens (kiri) bersama rekan setimnya Lorenzo Insigne. Napoli ditahan Fiorentina dengan skor akhir 3-3.

Napoli Ditahan Fiorentina Milan Pemain pengganti Napoli Manolo Gabbiadini mengonversi penalti dengan sepakan terakhir di pertandingan untuk mengamankan hasil imbang 3-3 di markas Fiorentina, Jumat (23/12) kemarin, yang terinspirasi oleh penampilan gemilang dari Federico Bernardeschi. Bernardeschi mencetak dua gol dan mengumpankan gol ketiga untuk dibukukan Mauro Zarate ketika Fiorentina dua kali bangkit dari ketinggalan untuk memimpin 3-2 pada pertandingan yang menampilkan banyak gol mengejutkan, kesalahan, drama, dan kontroversial. Pada pertandi n g a n pertandingan lain-

nya, tim peringkat kedua AS Roma bangkit dari ketinggalan untuk menang 3-1 atas Chievo, dan Cagliari bangkit dari ketinggalan 1-3 untuk menang 4-3 atas Sassuolo yang pada babak kedua bermain dengan sepuluh pemain. Kemenangan Roma membuat mereka total mengu m -

yang sempat memantul dan masuk ke area tiang jauh. Pemain 22 tahun itu tampil gemilang dan mengirimkan bola melewati pertahanan Napoli yang tertuju pada jalur pergerakan Mauro Zarate yang menyambarnya dengan sepakan tanpa mengendalikan bola untuk menaklukkan Reina saat pertandingan tinggal menyisakan sembilan menit. Fiorentina sedang bersiap untuk merayakan kemenangan sampai Carlos Salcedo melanggar Mertens dan Gabbiadini yang kesulitan menampilkan permainan terbaiknya sukses mengeksekusi tendangan penalti ke sudut bawah gawang. (ant/rtr)

Clippers Tekuk Spurs

Tenis Meja Optimis Rebut Perak SEA Games Makassar (Bali Post) Tim tenis meja Indonesia optimistis bisa merealisasikan target merebut medali perak di SEA Games Malaysia 2017. Pelatih Kepala Tenis Meja Indonesia Tony Meringgi di Makassar, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan sikap optimismenya itu berdasarkan pencapaian atau keberhasilan timnas beregu putra meraih medali perak pada Kejuaraan Internasional Tenis Meja bertajuk 10th South East Asia Table Tennis Championships (SEATTA) di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Sulawesi Selatan. “Jika dihubungkan lagi dengan target dari satlak Prima yang menyatakan tenis meja wajib meraih medali perak di SEA Games, maka kami tentu percaya diri setelah mampu merebut perak di SEATTA 2016,” katanya. Ia menjelaskan, persaingan di SEATTA dan SEA Games pada dasarnya kurang lebih sama. Sebab, di SEATTA juga diikuti para petenis terbaik dari berbagai negara di Asia Tenggara yang tentunya juga menjadi peserta dari SEA Games. Artinya, pihaknya sudah memiliki gambaran akan kekuatan calon lawan yang akan dihadapi di SEA Games. Dengan pencapaian ini, maka pihaknya juga semakin termotivasi untuk menjaga persaingan pada ajang SEA Games 2017. “Peta kekuatan dan hasil yang kami dapatkan (di SEATTA) sudah mendekati gambaran sebenarnya. Kami juga akan terus berbenah untuk lebih memaksimalkan kemampuan setiap atlet,” jelasnya. Terkait kelemahan apa saja yang masih dialami timnas sehingga masih kesulitan mengimbangi Vietnam yang begitu medominasi segala kategori, dirinya mengakui masih ada beberapa yang memang menjadi fokus perhatian. Termasuk di antaranya persiapan pemusatan latihan (TC) yang belum maksimal karena hanya dilaksanakan selama 11 hari, meski pada akhirnya tetap bisa bersaing. “Juga masih harus memaksimalkan kombinasi pukulan dan kekompakan dalam permainan double. TC kita yang hanya 11 hari justru bisa tampil menjanjikan dengan mengalahkan tim Singapura, Thailand dan Malaysia,” ujarnya. Meski demikian, timnas tentu harus mengingat jika di SEATTA itu hanya diikuti lima negara, yakni Singapura (10 atlet), Thailand (8 atlet), Malaysia (8 atlet), Vietnam (7 atlet) serta Indonesia selaku tuan rumah yang menurunkan sebanyak 10 atlet. Sementara enam negara yang pada akhirnya tidak memenuhi undangan yakni Laos, Filipina, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja dan Timor Leste. (ant)

pulkan 38 angka, tertinggal empat angka dari pemuncak klasemen Juventus yang akan bermain melawan AC Milan pada pertandingan Piala Super Italia di Doha. Napoli menghuni peringkat ketiga dengan koleksi 35 angka, unggul satu angka atas Lazio. Lorenzo Insigne membawa Napoli memimpin ketika ia menaklukkan Ciprian Tatarusanu dengan tembakan dari jarak jauh pada menit ke-25.

Bernardeschi menyamakan kedudukan saat babak kedua memasuki menit ketujuh dengan tendangan bebas yang melewati bagian tengah dinding pemain Napoli dan gagal dihalau Pepe Reina. Napoli kembali memimpin ketika bek Fiorentina Nenad Tomovic gagal mengendalikan operan yang tertuju kepadanya, dan membuat Dries Mertens yang mencetak gol kedelapannya di liga dari tiga pertandingan dapat menyelesaikan peluang pada menit ke-68. Semenit berselang Bernardeschi mendapatkan bola di lini tengah dan melepaskan tembakan jarak jauh kaki kiri

Los Angeles Meskipun kehilangan Chris Paul karena cedera otot paha belakang, Los Angeles Clippers dapat mengalahkan San Antonio Spurs 106-101 dalam pertandingan kompetisi bola basket NBA di Staples Center, Jumat (23/12) kemarin. Paul mengalami masalah pada otot paha belakang kirinya pada awal kuarter ketiga, dan tidak kembali lagi. Dia mencetak angka tertinggi tim 19 angka, enam assist, dan tujuh rebound dalam 23

menit. Tanpa Paul Clippers mendapat dorongan dari para pemain cadangan mereka. Marreese Speights mencetak 14 angka, tujuh rebound, dan lima assist, sementara Raymond Felton menambah 13 angka. Jamal Crawford mencetak 11 angka saat para pemain cadangan Clippers mengungguli para pemain cadangan Spurs 58-31. Pemain center DeAndre Jordan mencetak 11 angka dan sembilan rebound, dan J.J. Redick juga

mencetak 11 angka bagi Clippers (22-8) yang mengalahkan Spurs untuk kedua kalinya musim ini. Kawhi Leonard memimpin Spurs (23-6) dengan 27 angka dan sembilan rebound. Pau Gasol menyumbang 21 angka dan delapan rebounds. Danny Green dan LaMarcus Aldridge masing-masing mencetak sepuluh angka. Spurs hanya menelan kekalahan dua kali pada pertandingan tandang dan kini memiliki catatan menang-kalah 15-2 dalam pertandingan tandang. (ant)

PSM TC dan Seleksi Pemain di Bali

GAET - Pebasket Los Angeles Clippers Brandon Bass (kanan) menguasai bola, namun tangan lawannya Dewayne Dedmon dari San Antonio Spurs berupaya menggaetnya.

Makassar (Bali Post) PSM Makassar telah menyiapkan pelaksanaan training center (pemusatan latihan) sekaligus menyeleksi pemain yang akan memperkuat tim Juku Eja menghadapi Indonesia Super League (ISL) di Bali, 23 Januari 2017. CEO PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan seluruh pemain lebih dulu dikumpulkan di Makassar, sebelum diberangkatkan untuk menjalani pemusatan latihan sementara di Bali. “Seluruh pemain (yang dipertahankan) kami kumpulkan kembali pada 20 Januari 2017. Selanjutnya pada 21 atau 22 Januari akan bertolak ke Bali untuk selanjutnya TC dalam rangka persiapan awal menghadapi ISL 2017,” katanya. Ia menjelaskan, untuk agenda training centre (TC) ini sendiri memang direncanakan antara Yogyakarta atau Bali. Namun karena ada perusahaan Bosowa yang berada di Bali, sehingga memutuskan untuk menggelarnya ditempat itu dengan alasan lebih mudah. Pihaknya berharap seluruh pemain yang diputuskan tetap dipertahankan untuk hadir pada 20 Januari 2017. Untuk di Makassar sendiri, katanya, pihaknya berharap bisa mendapatkan lapangan untuk latihan yang baik dan refresentatif di Makassar. “Apalagi kami akan melanjutkan proses seleksi pemain, sehingga perlu lapangan

Bali Post/ant

DI BALI - Tim PSM Makassar bakal memilih Bali sebagai lokasi pemusatan latihan (TC) sekaligus menyeleksi pemain. yang baik supaya bisa melihat potensi setiap pemain secara maksimal. Ini juga sebagai upaya untuk mendapatkan pemain yang memang mampu mengangkat prestasi tim ke depan,” ujarnya. Sementara itu, Media Officer PSM Ramli Manong mengatakan Pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts memanggil

gelandang muda PSM U-21 M Arfah untuk bergabung dalam tim senior menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017. Menurutnya, ada beberapa pemain yang memang sempat dilirik namun baru satu nama yang sudah pasti akan naik kelas di tim senior menghadapi ISL 2017. (ant)

Gaji Pelatih Asing Rp 60 Juta Per Bulan Jakarta (Bali Post) Tunggakan honor pelatih asing, yang selama ini menangani pemusatan latihan nasional (pelatnas), akhirnya terbayar setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turun tangan dalam penyelesaiannya. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Jumat (23/12) kemarin, mengatakan ada 10 pelatih asing yang selama ini honornya tertunggak, akhirnya terselesaikan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan banyak pihak, termasuk Kemen-

terian Keuangan. “Honor sudah ditransfer kemarin, dan malamnya mereka sudah bisa mencairkan di ATM masing-masing. Rata-rata honor masing-masing pelatih asing adalah Rp 60 juta per bulan,” katanya. Sebanyak 10 pelatih asing yang honornya baru terselesaikan adalah David Armandoni (renang), Cui Hongda (loncat indah), Sun Jae Lee (taekwondo), Le Yong Il (judo), Tareq Abdesselem (karate), Gregory John Wilson dan Aveenash Pandoo (angkat besi), serta Boudewijn Jorrit Van Opstal, Kristian Vareb, dan Farenc Novak

(dayung). Jika dilihat dari total dana yang dikeluarkan pemerintah yaitu menembus lebih dari Rp 4 miliar, katanya, bisa dipastikan tunggakan honor yang belum dibayarkan masing-masing lebih dari dua bulan. Ada beberapa pelatih yang honornya menunggak lebih dari dua bulan. “Total lebih dari Rp 4 miliar sudah terbayarkan. Kami bersyukur,” kata pria yang juga merangkap sebagai Kepala Komunikasi Publik Kemenpora ini. Tunggakan honor atau gaji, sebenarnya tidak hanya terjadi pada pelatih

asing, namun juga terjadi pada pelatih lokal maupun atlet, yang selama ini menjalani pemusatan latihan nasional khususnya untuk menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia. Hanya, penyelesaian tunggakan gaji serta akomodasi ini bagi atlet dan pelatih lokal, belum bisa dilakukan bersamaan. Namun, pemerintah dalam hal ini Kemenpora bertekad akan menyelesaikan permasalahan yang terjadi, tidak harus menunggu sampai Januari 2017. Berdasarkan pendataan yang dilakukan sebelumnya, besar

tunggakan yang harus segera dibayarkan itu menembus angka Rp 28 miliar. Ada pun dana yang digunakan untuk membayar tunggakan ini berasal dari dana kementerian yang selama ini tidak terserap. Terhambatnya pembayaran honor atau gaji atlet dan pelatih, yang selama ini menjalani pemusatan latihan nasional, di bawah kendali Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) ini, tidak lepas dari adanya pemotongan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. (ant)


OLAHRAGA

16

Bali Post/kmb41

TERIMA - Para atlet Bangli saat menerima bonus di Gedung BMB, Jumat (23/12) kemarin.

Atlet Peraih Medali Porsenijar Bali Diberi Bonus

Bangli (Bali Post) Ratusan atlet dan pelatih di Bangli yang sukses meraih medali dalam Porsenijar Bali diberikan reward berupa bonus. Adapun besaran bonus yang diberikan yakni Rp 1.150.000 untuk atlet yang sukses meraih medali emas, Rp 800.000 untuk peraih medali perak dan Rp 750.000 untuk atlet peraih perunggu. Sedangkan bonus untuk pembina dan pelatih diberikan sesuai dengan medali yang diraih oleh anak didiknya. Ketua Panitia Ketut Wakil menjelaskan, dalam Porsenijar Bali 2016 Bangli melibatkan 340 peserta, yang terdiri atas 240 atlet dan 100 pelatih. Adapun jumlah cabang olahraga (cabor) yang diikuti sebanyak 12 dari 18 cabor dan 12 bidang seni yang dipertandingkan. ‘’Prestasi yang diraih Bangli tahun ini sama seperti tahun sebelumnyam, yakni menempati peringkat V dengan raihan 36 emas, 35 perak, dan 60 perunggu. Dan untuk bidang seni hanya mampu meraih 1 emas, 3 perak, dan 6 perunggu,’’ ungkap Ketut Wakil di Gedung BMB, Jumat (23/12) kemarin. Ia mengatakan, jika dilihat dari prestasi di masing-masing cabor yang diikuti dalam event tersebut masih cukup bagus. Pasalnya, ada beberapa cabor masih mampu menempati posisi II-VII. ‘’Sedangkan beberapa cabor masih belum mampu meningkatkan peringkat lantaran masih tersandung minat dan bakat siswa, sarana dan prasarana, pelatih serta dukungan dana penunjang dalam persiapan latihan secara berkesinambungan,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam penyerahan bonus kemarin meminta agar para atlet dan pelatih tidak melihat besaran nominal yang diberikan. ‘’Apresiasi ini diharapkan bisa dijadikan sebagai motivasi tambahan oleh para atlet,’’ kata Sedana Arta. (kmb41)

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Banat Masuk Pelatnas SEA Games Mangupura (Bali Post) Lifter Ketut Banat Ariana dipanggil masuk pelatnas SEA Games di Malaysia 2017 mendatang. Bahkan, Banat sudah menghuni pelatnas berkat prestasinya meraih medali perak di kelas 69 kg pada ajang PON XIX di Jabar, September lalu. Ketua Pengprov PABBSI Bali Eka Wiradarma di Dalung, Badung, Jumat (23/12) kemarin menerangkan, lifter Ni Luh Sinta Darmariani yang menyabet emas di ajang PON tidak dipanggil pelatnas SEA Games. ‘’Pasalnya, angkat besi pada SEA Games di negeri jiran hanya melombakan kaum lelaki,’’ kilah Eka Wiradarma. Ia pun berharap Banat bisa memberikan prestasi terbaik bagi timnas Merah-Putih pada hajatan multi-event dua tahunan se-Asia Tenggara tersebut. Eka juga menyusun agenda kegiatan PABBSI Bali pada ta-

hun depan. Misalnya, pihaknya bakal mengirim binaragawan pada Sirkuit Nasional (Sirnas) di Semarang, Jateng, Februari 2017 nanti. ‘’Kami pasti mengirimkan atlet binaraga pada sirnas olahraga pamer otot tersebut,’’ tuturnya. Selain itu, Bali dipastikan menjadi tuan rumah Kejurnas Angkat Besi Satria Remaja pada Agustus 2017 nanti. Bahkan, Bali siap menerjunkan lifter terbaiknya. ‘’Kami akan menurunkan sekitar 15 lifter putra dan putri,’’ sebut Eka Wiradarma. Pasca-Kejurnas Satria Rema-

ja, PABBSI juga punya hajatan di ajang Porprov Bali di Gianyar, September tahun depan. ‘’Kami bangga cabor angkat besi dan binaraga resmi dipertandingkan pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota di Bali. Sampai saat ini sudah terbentuk tujuh Pengkab dan Pengkot PABBSI di Bali, minus Bangli dan Karangasem,’’ jelasnya. Bali juga dipercaya menjadi penataran pelatih nasional, dan diikuti seluruh pelatih dari berbagai provinsi di Indonesia. ‘’Kami selaku tuan rumah juga mengirimkan pelatih yang mengikuti penataran, supaya mereka bertambah wawasannya, utamanya menyangkut teknikteknik terbaru, supaya mereka juga bisa mencetak atlet dari Bali,’’ ungkapnya. (022)

Danrem Cup I

Mandala United U-14 Jumpa Perkanthi di Semifinal

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Mandala United (MU) jumpa Putra Perkanthi Jimbaran di babak semifinal dalam turnamen Danrem 163/ Wirasatya Cup I 2016 di Lapangan Makorem 163/Wirasatya. Semifinalis lainnya mempertemukan Singaraja FC melawan Saint Prima Bandung. MU melaju ke babak em-

pat besar pascamengalahkan Hamzam Wadi NTB dengan skor 1-0. Gol tunggal kemengan MU dilesakkan Indra yang menjebol gawang Yudi. Selanjutnya, Bahtera Banyuwangi ditundukkan Putra Perkanthi 1-2. Kemudian Singaraja FC menang atas Aji Santoso International Football Adacemy (ASIFA) Malang dengan skor 5-4 melalui adu

penalti. Sementara Saint Prima Bandung melenggang ke semifinal usai menaklukkan Denpasar A dengan skor 2-0. Ketua Panpel Gede Made Anom Prenatha menyatakan babak semifinal U-14 dilanjutkan, Minggu (25/12) pagi, dan dilanjutkan final. Sementara agenda Sabtu (24/12) ini mempertandingkan U-10 dan U-12. (022)

Sabet 14 Emas, Bali Pari Peringkat Ke-5 Denpasar (Bali Post) Tim Bali Pari Badung menyabet 14 keping emas, 7 perak, dan 14 perunggu, dan menduduki peringkat ke-5 dari total 173 perkumpulan pada Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI), di Kolam Renang KONI Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, yang berakhir Jumat (23/12) kemarin. Perenang Bali Pari Pande Made Iron Digjaya dinobatkan menjadi perenang terbaik. Medali emas pada hari terakhir dipersembahkan AA Oka Satria Prabawa (KU-III) di nomor 50 meter gaya punggung, catatan waktunya 00:29,84 detik. Emas berikutnya diraih I Putu Wirawan (KU-II) di nomor 50 meter gaya punggung, catatan waktunya 00:28,49 detik. Sedangkan emas terakhir diperoleh Pande Made Iron Digjaya (KU-II) di nomor 200 meter gaya dada, catatan waktunya 02:22,81 detik. Iron Digjaya memecahkan dua rekor atas nama dirinya pada Bangkok (2016) 02:23,39. Bahkan Iron juga memecahkan rekor lama KRAPSI (2013) atas nama ilham Achmad (02:24,37). Selain itu, di hari terakhir perenang Bali Pari juga meraih perunggu melalui atletnya Ni Kadek Ayu Feriska Putru Ariyadi (KU-IV) di nomor 100 meter gaya dada, catatan waktunya 01:25,65 detik. Perunggu juga dipersembahkan AA Oka Satria Prabawa di nomor 100 meter gaya bebas 00:58,12), dan satu perunggu lagi direbut Gde Wahyu Widiantara (KU-I) di nomor 50 meter gaya punggung (00:28,77). (022)

Bali Post/wan

SEMIFINAL - Pesepak bola Saint Prima Bandung U-14 mengontrol bola saat berlaga pada turnamen Danrem Cup I-2016 di Lapangan Makorem 163/Wirasatya. Tim Saint Prima Bandung lolos ke babak semifinal meladeni Singaraja FC, Minggu (25/12) besok.

Inkai Bali Gelar Gashuku dan Ujian Kyu

Denpasar (Bali Post) Pengprov Inkai Denpasar menggelar latihan bersama (gashuku) dilanjutkan ujian kyu di GOR Lila Bhuana mulai Jumat (23/120 kemarin sampai dengan Sabtu (24/12) ini. Gashuku diikuti 248 karateka, sedangkan ujian kyu melibatkan 96 karateka. Sekum Inkai Bali Gede Kusuma Wjaya di sela-sela gashuku menerangkan, gashuku ini wajib diselenggarakan jika

mengacu AD/ART. Tujuannya, supaya insan karate Inkai Bali tidak ketinggalan mengenal teknik mutakhir baik di level nasional maupun internasional. ‘’Teknik dan gerakan karate ini dinamis dan mengikuti perkembangan zaman. Oleh sebab itu, para karateka Inkai Bali tak boleh ketinggalan, utamanya m enyangk ut penyeragaman teknik, fisik, dan kihon kata dan kumite,’’ ujar Kusuma Wijaya. Bahkan, sederet pelatih dan

Ketut Banat Ariana

PABBSI Denpasar Geber Kejuaraan Binaraga Denpasar (Bali Post) Guna memantau para atlet pemula, Pengkot PABBSI Kota Denpasar bakal menggelar Kejuaraan Binaraga dan Body Fit Pemula Wali Kota Cup VIII yang bakal dihelat di Gedung Wanita Nari Graha, Renon, Denpasar, 27 Februari 2017 mendatang. Ketua panitia pelaksana kegiatan I Nyoman Ari Suryawan mengatakan, untuk technical meeting dan timbang badan para atlet akan dilakukan pada 25 Februari 2017. ‘’Timbang badan akan dilaksanakan mulai pukul 14.00 di GOR Permata Barbel Club PABBSI di Ubung,’’ ungkap I Nyoman Ari Suryawan saat dikonfirmasi, Jumat (23/12) kemarin. Ari Suryawan mengatakan, untuk persyaratan peserta di kategori binaraga yakni lomba hanya diikuti oleh atlet putra, semua atlet yang ikut merupakan warga negara Indonesia yang memiliki domisili di kota/kabupaten di Provinsi Bali yang dibuktikan dengan

KTP dan KK. ‘’Di kategori binaraga bakal melombakan empat kelas yakni kelas 60 kg, kelas 65 kg, kelas 70 kg, dan +70 kg),’’ ungkapnya. Dikatakannya, untuk kategori Body Fit pesyaratannya sama dengan kategori di binaraga, hanya Body Fit usia atlet yang boleh ikut maksimal 23 tahun. “’’Mereka wajib memakai celana street warna bebas saat perlombaan. Dan tinggi badan dikurangi 100 kg +5 kg. Dan untuk ekshibisi cabang olahraga angkat besi, peserta putra/putri yang usianya di bawah 20 tahun. Dan nantinya para juara di ekshibisi disediakan hadiah hiburan,’’ jelas Ari Suryawan sembari menyatakan untuk juara I kategori binaraga mendapat uang pembinaan sebesar Rp 2.500.000, juara II Rp 1.500.000, dan juara III mendapat Rp 750.000. Sementara kategori Body Fit juara I mendapatkan Rp 1.500.000, peringkat II Rp 1.000.000 dan juara III Rp 500.000. (kmb41)

karateka nasional PB FORKI asal Inkai Bali diminta membagi ilmu dan jurusnya kepada anggota Inkai Bali, supaya mereka mengenal perkembangan teknik karate yang begitu pesat. Sementara itu, Ketua Panpel Wayan Usadi menambahkan, pelaksanaan gashuku minimal 6 jam latihan. Disebutkan, peserta gashuku adalah pemegang sabuk hijau, biru, coklat, dan seluruh Majelis Sabuk Hitam (MSH). (022)

Ni Made Pranita Sulistya Devi

Bali Post/kmb41

Ade ke Peringkat Lima di Junior Master

Bali Post/ist

TERBAIK- Perenang Bali Pari Badung Pande Made Iron Digjaya (dua dari kanan) dinobatkan menjadi perenang terbaik KUII, di ajang KRAPSI, di Surabaya, yang berakhir, Juamt (23/12) kemarin.

Mitra Devata Atasi Ungasan dan Old Star Kelana

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata mengatasi lawannya Putra Ungasan dengan skor 2-0 di Lapangan Wirayuda Kelan, Jumat (23/12) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Suta, kedua gol Mitra Devata dilesakkan Nyoman Rafik Armawan dan Purwanto. Dalam latih-tanding, kemarin, dilanjutkan Mitra Devata menundukkan Old Star Kelana dengan skor sama 2-0. Dua gol kemenangan Mitra Devata hasil diborong Made Adi Binter Wirahadi. Koordinator Purwanto Iman Santoso menjelaskan, skuad Mita Devata menguasai sepanjang pertandingan saat meladeni Putra Ungasan. ‘’Padahal, pasukan Putra Ungasan bermaterikan pemain muda, namun mereka kurang jam terbangnya,’’ kata Purwanto. Sementara saat meladeni Old Stars Kelana, Mitra Devata mendapatkan perlawanan berimbang. Bahkan ball possesion persentasenya cukup tipis yakni 55 : 45 persen. Namun, berkat keunggulan stamina dan fisik yang mumpuni, Legend Mita Devata akhirnya memenangkan laga. (022)

Bali Post/dok

Bali Post/022

GASHUKU - Para karateka Inkai se-Bali melakukan latihan bersama (gashuku) di GOR Lila Bhuana, Jumat (23/12) kemarin. Bertujuan menyeragamkan teknik karate Inkai se-Bali.

Denpasar (Bali Post) Pebulu tangkis putri Bali Ni Made Pranita Sulistya Devi atau Ade yang sebelumnya menempati posisi ketujuh di Junior Master, Magelang akhirnya naik ke posisi kelima. Peringkat itu bisa berubah setelah Ade melakukan beep test yang dilakukan, Jumat (23/12) kemarin, Ade mampu menjadi yang terbaik dengan menempati tempat pertama. Sehingga dengan hasil itulah Ade Pranita peringkatnya naik ke peringkat kelima. ‘’Saat beep test atau lari yang dilakukan, Ade mampu melakukan sebanyak 12 putaran. Sedangkan di posisi kedua diraih Winda Puji Astuti dari FIFA Badminton Jatim, setelah hanya mampu menyelesaikan sebanyak 11 putaran. Hasil itulah yang membut posisi Ade naik dua peringkat, dari posisi ketujuh naik ke peringlat kelima,’’ ungka Wakil Ketua II PBSI Bali Wayan Winurjaya, Ju-

mat (23/12) kemarin. Winurjaya mengatakan, dalam tes kemarin, tim penguji melakukan beberapa tes mulai dari tes skiping, push up angility. Namun, hanya tes yang paling diutamakan adalah lari. ‘’Sementara Deya hanya ikut beep test sebanyak 10 putaran. Karena hasil tes fisik inilah mengakibatkan terjadinya pergeseran peringkat. Dan Deya setelah melakukan tes posisinya tidak berubah, dia tetap berada di peringkat kedua,’’ jelas Winurjaya. Dikatakannya, untuk peringkat nasional di kategori Taruna Putri, Ade Pranita menempati posisi keempat, sementara Deya Saraswati bercokol di peringkat keenam. ‘’Sementara untuk posisi pertama masih ditempati Juasa Fadhila Sugiarto, kedua Sri Fatmawati, dan ketiga Asty Dwi Widyaningrum. Semoga tahun depan Ade dan Deya bisa memperbaiki peringkat,’’ harap Winurjaya. (kmb41)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!!Bth Sgr Reservation u/TA, diutamakan berpengalaman,bisa bekerja dibawah tekanan,punya inisiatif,bisa teamwork,kirim CV ke:reservation@govacationindonesia.com

A.BP.001.12.16.0001251

!!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tng Angkat Kuat,Gaji Min 70.000/Hr Dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Bgn, Jl.T.Umar Brt 888 Dps

B.BP.004.12.16.0000647

Looking Waitress Bar Good English at Nirvana Rest Laksmana ST 50B Seminyak

Bth Krywn Pss:Pengawas Syrt: S1 Diutmkn Arsitek Krm CV Via Email:hcl_property@yahoo.com Hubungi Hp:081805564607

A.BP.001.12.16.0000877

B.BP.141.12.16.0000691

B.BP.166.12.16.0000693

Cr Cpt Guide B.Jepang Max.35Th Pnglaman/Tidak Hub.03619347650

Aqua Marine Diving Bali is hiring Asst.Dir.of Diving Operations (Indonesian Only) Excellent English/motivated/ can-do attitude/independent/ organized/computer skills 5.5days/wk/8hrs/day/min12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving.com

B.BP.004.12.16.0000472

A.BP.001.12.16.0001156

B.BP.004.12.16.0000644

Cari FO,SMEA Akuntansi Bhs Inggris Aktif Lam Bali Vidi Villa Jl.Pasekan Btbulan 08179731178

!Dcr 1org Guru Kelas & Guru Bhs Bali u/SD diDalung085100861502

Dcr sales!!!Gaji,Bonus, Jenjang Karir Hub.089685851090

Atanaya Hotel Sunset Road Bth Staff Enginering Technician,CV Krm ke putu.suweni@atanaya.com

BPR SEN Mcr Karyawati Acct,AO, S1,Hub Jl.Thamrin 23 425207

A.BP.001.12.16.0001275

A.BP.001.12.16.0000515

Cr Sales Hotel & Sopir SIM A Umur Mak.35Th Min.SMA Krm Lam ke PT Gunung Slamat Tlp:410188

B.BP.001.12.16.0000460

A.BP.001.12.16.0001031

A.BP.001.12.16.0001285

Dcr Tk.Patrun & Tk.Potong yg Berpengalaman Hub.081238306865

A.BP.001.12.16.0001128

Kasir Wanita Maks 32Thn Mekanik Motor,suka Otomotif Fas:Kesehatan,Jamsostekdll. 082146805559 B.BP.004.12.16.0000645

Dicari Guru Les Bahasa Inggris (1 Mnggu 2x) utk Design Studio didaerah Brawa Hub: 8474108/082147240452 A.BP.001.12.16.0001243

E:info@theapartmentscanggu.com

A.BP.001.12.16.0001169

B.BP.154.12.16.0000686

DibutuhkanTenagaFO,HK,Security, Garden,Engineering untuk Vila diKerobokan Supir Pribadi Tinggal didalam SMS only 081999343777

A.BP.001.12.16.0001263

Dcr Tng Personalia & Eksport Pend.D1,D3,S1,Mampu B.Inggris& Comptr,Lmrn Email ke:gabali.do cs@gmail.com Plg Lmbt 27Des16

Dibutuhkan supir pribadi,SIM A max 35thn,min peng 2thn Krm ke PT.Prathama Line Logistics Jl.Teuku Umar Barat No.128

Dcr Tng Produksi Daerah Suwung Pria Hub.081338771137

Dicari Admin minimal SMK Berpengalaman Tegas,aktif,tanggung jawab .Kirim Lamaran ke CV.Yas min Silver Jl.Gn Andakasa Gg I No.3X (Blakang Indosat Gatsu Barat)T.415796 E:ani@yasminsilverbali.com

A.BP.001.12.16.0001029

A.BP.001.12.16.0001129

A.BP.001.12.16.0001271

Dcr Tunggu Kos Suami Istri SIM A Tidur Dalam KTP Bali Hub: 08123928624

A.BP.001.12.16.0001249

Dcr sgr Sales Marketing(Eng) Hub.PT.QRG Jimbaran 8480379

A.BP.001.12.16.0001265

Dicari Bag.Akunting&Marketing Wnt.Kirim ke sasrose_thereds@ yahoo.co.id /HP.081238827000

A.BP.001.12.16.0001152 Cri Spv-Accounting,(W/P)S1 AkunDcr.Purchasing,Peng.Min 2th, tansi,pengalaman 2thn,SIM C, Krm ke:hrd@dewatatransport.com krm:HR.permataayung@yahoo.com Telp. 0361-8494221 hrd1@dewatatransport.com A.BP.001.12.16.0001246 A.BP.001.12.16.0001274 Dcr:Karyawati & Manager Resto Dcari Public Relation,Housekeeping&Engineering T:03618445283 Area Dps Hub:081280007606

!!Bth 3or Karyawati SIM C, Min A.BP.001.12.16.0001134 Dcr Cook & Bar.The PAD Bar and Grill SMA,Gaji Tinggi,Makmur Abadi Bgn Jl.Legian 162 T.750541 CV Angkasa Tehnik Mandiri B.BP.154.12.16.0000651 Jl.T.Umar Brt 888 Dps menbutuhkan Karyawan SPG,Kasir B.BP.141.12.16.0000690 Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss Acct.Spv,Marketing(Bhs Inggris u/Resto di Renon 081916420095 Dcr:Marketing(P/W)bs Mandarin aktif),Tehnisi,pengalamanmin. A.BP.001.12.16.0001099 /English Aktif Lisan&Tulis,CV Email: 1thn,Pend.min SMK/STM D1,S1, Dcr Marketing Mengerti Fashion hrd@seasafaricruises.com Umur max.28th utk OB max.22thn Pglmn 1 Th,Hub.(0361) 4744881 A.BP.001.12.16.0000130 min.Pendd SMP Email A.BP.001.12.16.0001269 Bth Sgr Staff Reservasi tour ke:atm_kitchen@yahoo.com atau Dcr PRT Wanita Daerah Simpang CVke:Balicitawisata@Gmail.com Datang langsung ke alamat Jl. Siur Kuta Gj1,7Jt,081239232035 info : BCW Tour:08113865222 Mertasari No.68F Suwung Dps A.BP.001.12.16.0001223

Dcr Penjahit u/Butik di Canggu Brawa Gj.Bulanan 082247790029

A.BP.001.12.16.0001071

Dicari Lulusan S1 Akuntansi dan SMK AKuntansi Penempatan Swalayan Terbesar Nabire Papua Kirim CV ke recruitement@dwara kavillas.com atau langsung ke Dwaraka Villas Jl.Sriwedari No. 11B Ubud H.08113845777

B.BP.004.12.16.0000676

Dibthkan Staff HK&Security u/Hotel di Jimbaran Hub.701525

B.BP.154.12.16.0000679

Dibutuhkan Staf Procesing untuk Bidang Perbankan Kwalifikasi:MinimalSMA, Laki-Laki,Usia Max 25Th Fasilitas:GajiUMR,BPJS Kirim Lamaran ke Jl.Tukad Citarum No.2BB No Hp.4743921

A.BP.001.12.16.0001277

Dibutuhkan Tenaga Serabutan Laki Hub:08123988864 Legian

A.BP.001.12.16.0001291

A.BP.001.12.16.0001239

Dicari PRT tdr dlm Gaji bisa nego Hub:081237498501

A.BP.001.12.16.0001178

Urgently Security di Hotel, Peng.Min 1Thn.Kirim CV ke Drupadi 234 Seminyak,T:737710 E:ula.raja@yahoo.com A.BP.001.12.16.0001248

Wr Makan Cr Krywan Pntar Msak Ayam Betutu/Bumbu Bali,Jujur, Ramah,pengalaman,Info lengkap Telp/WA 081237678907 A.BP.001.12.16.0001070

Dicari Peg.Sales Aqua&Gas,Pria Gaji+Makan Hb.08179733700

A.BP.001.12.16.0001264

Dicari Pembantu RT belum nikah Tidur Dalam Hub:08123987194

Dicari Segera Manager Koperasi Berpengalaman Hub.03619004879/ 08123894879

A.BP.001.12.16.0001190

Dicari Sgr Arsitek/Interior Design u/ Perusahaan di Jimbaran Krm CV ke sdi.hrddep@gmail.com

B.BP.101.12.16.0000682

Dicari Sopir/karyawan untk Tk. Mebel Hub.0361262782 Jl.Wr. Supratman Dps Hub.081238961963

A.BP.001.12.16.0001185

Dicari,Engineering Hotel Le pirate Laboan Bajo,diutamakan yg berpengalaman,mengerti Plumbing,listrik & mesin. Chef Kitchen untuk Le Pirate Gili Trawangan Lombok,kirim cv ke info@ptjelajah.com Telp. 0361-487240

Bth PRT & kerja depot bs masak 087862028838

A.BP.004.12.16.0000694

PT Prima Berkat Pratama Bth Karyawan 1.SPG Mobile;2.Sales P/W;3.Driver/Help Syarat Min. SMU Pglmn dibidangnya Max.30th CV ke Jl.CargoKenanga V/9X Dps

A.BP.001.12.16.0001262

Pearl Tours looking for Reservation,product % Quotation and Supervisor, Good English, speak french is a Plus.Send CV to endro@indopearltours.com

B.BP.004.12.16.0000621

Sales Force produk Pelumas Pertamina u/wilayah Bali.Pend.SMU /D3.Kirim lamaran&CV ke pt.baliglobaloil@gmail.com A.BP.001.12.16.0001184

Sales Officer bs Bhs.Mandarin; Dicr Pemborong/mandor utk pryk Accounting Manager,Pnglmn 3th Perumahan di Dps 081238504111 dibidangnya;Admin Officer Male A.BP.001.12.16.0001212 /pnglmn min1th dibidangnya,Tlp Dicr.SPG u/Sogo Bali.min 158 cm 03618948137/081803568666(novi) SMS:087855019488.Email ke: E:novita.venusbali@gmail.com putri.dwi@vision-empire.com Assistant Chef,Pnglmn min.1th B.BP.031.12.16.0000668 dibidangnya;Cook Helper;Kasir Tel.08121646441/081385656339 Female Staff Required for (Yudhi) Villa in Batu Belig.Must Speak B.BP.803.12.16.0000461 English,have Experience in Tng Srabutan u/Homestay di Housekeeping,and be able to Sanur Hub: 081805310876 A.BP.001.12.16.0001222 Cook.Ph 087862351151 B.BP.004.12.16.0000648 Urgent Resto Indo di Italy,France, Spain looking for Cook & Krywn Pria Max 23Th,Gj 1,5-2,5 Jt Waiter 082144667201 for CV min Lulus SD-081802777997 A.BP.001.11.16.0001159 B.BP.004.12.16.0000620

B.BP.154.12.16.0000684

Krywti Akunting,Kasir,Adm,min SMU bs Exel HP:081.338.344.155 A.BP.001.12.16.0001214

A.BP.001.12.16.0001266

Wanted Assistant manager Must Use Photoshop Email Social media Hubungi 085857217219

A.BP.001.12.16.0001142

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL TANAH 2.3A LD15m&6A LD23m@Pgr ByPass Ktwl prbtsn Dps-Gyr 0817340222

TOYOTA

Djl Fortuner VNT-TRD 2012 Hub.08123984567

A.BP.001.12.16.0001206

A.BP.001.12.16.0001259

New Avanza G 1.3 MT Pth Hub.0817560931

A.BP.001.12.16.0001261

BUC Jual Tanah 7A Padang Indah Hub:Grady 081238901908 /087851483399

B.BP.141.12.16.0000689

Dijual Tanah 1 Are Batu Bulan Gg Pipit H:Pem 08174798596,BUC

Yaris S’2011 AT 148Jt+TRD’2015 Mnual 215Jt bs TT,085100856999

CHEVROLET

MITSUBISHI

Jual Murah Taxi Komotra/Kalos Peminat Hub:08123694555

Mitsubhisi L300 Th 2012 Hitam Asli DK,Pribadi Jarang Pakai 081 9999 66 7 66

A.BP.001.12.16.0001278

A.BP.001.12.16.0001255

DAIHATSU

Terios TX Adv’10 MT Silver Met AsDK KM60Rb H.085101424280

SUZUKI

B.BP.141.12.16.0000688 HONDA

Splash GL’12Pmk,Silver AsliDK Mulus T.0817555449 A.BP.001.12.16.0001290

Dijual Honda Jazz’2009 Hitam Manual Variasi 081337566566

Futura M.Bus’12 SilMet AsDK,AC Sngt Mls 82JtNg H.085242141919

A.BP.001.12.16.0001280

A.BP.001.12.16.0001292

A.BP.001.12.16.0001270

Dijual Rmh LT125m2,Lok Casa De nampek Jimb.Samping Htl Bali Paragon Hub Lisa 08116311007 B.BP.154.12.16.0000678

Jual Rmh Pbts Kodya Dentim Dpn Pos Polisi Batu Bulan 230/188.2Lt 6KM,3WC Komplek Perumahan 1,6M 0818562827 A.BP.001.12.16.0001250

A.BP.001.12.16.0001283

A.BP.001.12.16.0001241

RUPA-RUPA Cuci Gudang Jual Cepat Alat Fitness Second Hp.082131234798

A.BP.001.12.16.0001074

Djl Rumah Jl.Jayakarta I/4X Ls 250m2 Hub:089674322066

A.BP.001.12.16.0001257

Rmh p24m L12,4m Ls 297,60m2 Hub: 082231383180/08123013204

A.BP.001.12.16.0001273

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah Lt2 3KT Jl.Subak Dalem 66/2A Hub:085237077978

A.BP.001.12.16.0001284

Dikontrakkan Rmh Type 36,2KT+ Grs Mobil,Hub: Jl.Bajataki III No. 8 Hub: 08999426939

A.BP.001.12.16.0001242

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL MOTOR

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

SERVICE

Dijual:Tnh Bukit 12Ha 2s/d3 KM dibawah Bedugul 300m dr Jln. Raya Jl Pribadi ke Lok.lbr 8m View Klasik,Hawa Sejuk,cocok Perkebunan Tanaman Anggrek, Peternakan Madu&Susu Sapi.Hrg 45Jt/A Nego Hub.085237165022

A.BP.001.12.16.0001267

Dijual Ijin BPW/Travel Agent Komplit BU Hb.Adi 082340634410 A.BP.001.12.16.0001253

A.BP.001.12.16.0000077

Siup Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155

A.BP.001.12.16.0001195

Trm Gestun & Pelunasan Hub.082144020812

A.BP.001.12.16.0001282

KURSUS Mau Kuliah Kedokteran & PPDS UB??? Hub.Adi 082244442888

Jual Tnh + Rmh L.1,53A & 2,40A Antasura&Suli Tlp.08123829471

A.BP.001.12.16.0001093

Tnh Sedap Mlm 2,36A Hrg 700Jt diGlobal Ng,Inves&Rmh Jepun Pipil 2Are 1,2Ng,082146577807

A.BP.001.12.16.0000379

Seminyak 3A view swh,Jl.Aspl6m Kav 100m2 Kwanji Dalung Rp.480 siap bgn 1,1M/are 081236522166 Nego Hub.081805531167

SERVICE

PAKAIAN

Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505

A.BP.001.12.16.0001189

A.BP.004.12.16.0000695

SALON

B.BP.154.12.16.0000590

Dijual Tanah 3 Are Jl.Sedap Malam Hub.08123991269

A.BP.001.12.16.0001289

DIJUAL MOBIL

DISEWAKAN VILLA Dikont Villa Lt2 3KT Jl.Tiying Tutul Hub.085237077978

A.BP.001.12.16.0001207

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

DIJUAL RUMAH Dijual Perumahan Baru diDalung dg Berbagi Type,2 Lantai Hub.087860041028/082138258844

DISEWAKAN TOKO OverKont 1Th Toko Jus Pnggr,Jl Pant.Kuta 10Jt/Bln081246480699

A.BP.169.12.16.0001268

SERVICE

B.BP.033.12.16.0000664

SERVICE

BENGKEL LAS


EKONOMI

18 Stok Sembako Stabil Hadapi Liburan

Jakarta (Bali Post) Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan stok dan harga kebutuhan pokok stabil menghadapi libur Natal dan pergantian tahun. “Hasil pantauan kami menunjukkan relatif stabil, pasokan distributor cukup dan aman serta kondisi pelabuhan berjalan lancar,” kata Enggartiasto di Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Enggartiasto menyebutkan gejolak harga biasanya disebabkan tiga hal, pertama transportasi. Transportasi terhambat apabila ada kebijakan larangan distribusi atau buka tutup jalan terkait libur panjang tahun baru dan Natal. Ketimpangan transportasi tersebut menyebabkan ketimpangan di berbagai daerah. Kemudian yang kedua, upaya spekulasi dari pedagang untuk memanfaatkan stok barang. Dan yang ketiga cuaca. Setiap akhir tahun curah hujan pasti tinggi, sehingga menghambat proses distribusi dari laut atau darat. Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam, dan minyak goreng menjadi perhatian dari Kementerian Perdagangan. Harga dari beberapa komoditas per tanggal 22 Desember 2016 terpantau turun dibandingkan minggu sebelumnya. Namun di beberapa daerah juga masih mengalami kenaikan harga. Berdasarkan hasil pantauan, Mendag menjamin pasokan barang kebutuhan pokok aman hingga tiga bulan ke depan. Stok di tingkat distributor untuk komoditas tidak mudah rusak seperti beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu terpantau aman. “Saat ini jelang tahun baru, para distributor telah mengantisipasi dengan menambah persediaan barang untuk memenuhi kenaikan permintaan,” katanya. Sementara stok beras divisi regional di beberapa daerah juga dilaporkan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan hingga Maret 2017. Stok tersebut terdiri dari beras PSO (untuk raskin dan operasi pasar) dan stok beras komersial. (ant)

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

LMAN Diminta Kelola Aset Secara Profesional

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bisa melaksanakan tugas mengelola aset negara dengan tata kelola yang baik, profesional dan bebas dari kepentingan mana pun. “Semoga ini menjadi awal yang baik mengelola aset negara, dengan fokus menghubungkan aset dengan kesejahteraan rakyat, menghilangkan konflik kepentingan dan bebas korupsi,” kata Sri Mulyani, di Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Sri Mulyani mengatakan selama ini pengelolaan aset negara belum berjalan optimal. Aset negara tidak bisa memberikan nilai tambah bagi penerimaan, bahkan sebagian besar aset tersebut justru malah terbengkalai dan membebani keuangan negara. Untuk itu, ia meminta adanya kerja keras dari LMAN agar aset yang sebelumnya tidak menghasilkan secara produktif dapat bermanfaat bagi kemakmuran rakyat. Sehingga dapat menciptakan

keuntungan yang maksimal bagi penerimaan negara. “Kita harus berpikir lebih keras lagi, karena setiap jengkal tanah tidak seharusnya idle sehingga kehilangan kesempatan untuk memakmurkan rakyat. Masak rakyat harus menunggu 50 tahun lagi? Kecepatan menciptakan value dan benefit harus terus dilakukan,” kata Sri Mulyani. Selain itu, terkait penugasan pengadaan tanah, Sri Mulyani mengharapkan LMAN mampu berperan besar dalam mendorong percepatan pembangunan sarana infrastruktur yang selama ini masih terhambat karena persoalan lahan. “Persoalan tanah pelik bagi investasi, tapi tidak alasan infrastruktur

tidak berjalan. Rakyat tidak boleh menunggu lebih lama lagi, karena infrastruktur ini dibutuhkan bagi kegiatan sosial ekonomi, konektivitas, menurunkan kesenjangan dan membuat keluarga miskin menjadi lebih makmur,” ujarnya. Sri Mulyani memastikan satu rupiah uang negara yang diberikan kepada LMAN harus berfungsi secara produktif dan bisa menciptakan nilai tambah bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat agar tidak menjadi beban biaya. LMAN merupakan Badan Layanan Umum (BLU) kelolaan Kementerian Keuangan di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Lembaga ini dibentuk untuk mendukung optimalisasi manajemen aset negara, guna meningkatkan manfaat ekonomi dan sosial sekaligus menggali potensi return on assets dan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Barang Milik Negara. (ant)

Bangun Infrastruktur Transportasi Harus Perhatikan Potensi Gempa Jakarta (Bali Post) Perencanaan pembangunan infrastruktur transportasi harus memperhatikan potensi terjadinya gempa, mengingat Indonesia terletak di jalur cincin api atau ring of fire kawasan Pasifik dan menjadi pusat pertemuan beberapa lempeng bumi seperti lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan hal itu usai meninjau kesiapan libur Nataru di Jakarta, Jumat (23/12) kemarin. Untuk beberapa prasarana transportasi sekarang sudah tahan gempa dan ke depan standarnya ditingkatkan. Ia mencontohkan pembangunan MRT (mass rapid transit) di Jakarta yang sudah tahan gempa sampai sembilan skala Richter. Untuk pembangunan Bandara Kulonprogo di Yogyakarta, pengerukan

tanahnya sudah ditinggikan menjadi tujuh meter agar dapat menghadapi tsunami. Budi menambahkan, untuk prasarana transportasi yang sudah lama dibangun dan masih menggunakan standar bangunan skala gempa di bawah lima Richter akan dilakukan evaluasi. “Bila hasil dari evaluasi tersebut memerlukan perbaikan, maka akan dilakukan peningkatan agar tahan gempa dengan skala lebih besar lagi, terutama untuk prasarana transportasi yang berada di daerah rawan gempa,” katanya. Kementerian Perhubungan, kata Menhub, mempunyai tugas dalam perencanaan prasarana transportasi secara berkelanjutan (sustainable) dan mitigasi dampak bencana terhadap prasarana transportasi dapat dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait. (010)


19

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

Uang Muka Dari Hal. 1

Dia meyakini kelonggaran uang muka kredit dan penurunan suku bunga kredit ditambah tingginya backlog perumahan di Bali akan menggairahkan sektor properti. Pertumbuhan properti di tahun 2017 yang dinilai akan membaik, membawa angin segar pada pengusaha properti. Pengusaha properti Kadek Pranajaya mengungkapkan permasalahan pengusaha properti bukan pada kredit yang dipinjam di perbankan. ‘’Kredit tidak ada masalah, semua bank membuka kredit, kebijakan pemerintah juga sudah menurunkan suku bunga,’’ tandasnya. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Bali ini mengatakan, kondisi properti yang lesu dikarenakan Bali telah mencapai titik jenuh-

nya, terutama di Denpasar dan Badung. Harga tanah yang signifikan naik, daya beli masyarakat menurun, pertumbuhan ekonomi juga turun memengaruhi kelesuan properti itu. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Alit Wiraputra juga mengakui secara umum pertumbuhan properti di Bali masih stagnan, jika dibandingkan dengan awal tahun lalu. Adanya penurunan sektor properti tidak terlepas dari melemahnya kondisi perekonomian global, sehingga membawa dampak pada hampir semua sektor perekonomian yang ada di Bali, khususnya pada sektor pariwisata yang ada di Bali. ‘’Industri properti di Bali lebih tergantung pada aktivitas wisatawan yang datang ke Bali, jadi sangat besar pengaruhnya,’’ pungkasnya. (may/par)

Ketiga Negara

Dari Hal. 1

Menurutnya, kondisi perekonomian Eropa, USA, dan Tiongkok yang belum pulih juga berimplikasi terhadap perekomian secara nasional. Sebab, ekspor dalam negeri masih tertuju ke ketiga negara tersebut. Jika di negara tersebut bermasalah, berdampak cukup signifikan terhadap Indonesia. ‘’Namun jika Indonesia ingin perekonomiannya agak stabil atau optimis menjadi baik, usahakan pasar dalam negeri dioptimalkan. Penduduk yang 250 juta jiwa merupakan potensi yang sangat besar,’’ ujarnya. Lantas, bagaimana dengan kondisi perekonomian Bali saat ini? Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Bali ini mengungkapkan, Bali memiliki karakter ekonomi yang berbeda dibandingkan daerah lainnya, yakni bertumpu pada sektor pariwisata. Karena ini, pulau yang menjunjung tinggi pariwisata budaya bisa sedikit benapas lega. ‘’Untuk Bali, ekonominya masih cukup baik, karena ditopang pariwisata. Pertumbuhan Bali masih di atas nasional. Namun, Bali tetap harus waspada, sebab jika keamanan terganggu, maka bisa juga Bali terpuruk,’’ tegasnya. Kendati demikian, ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang terjadi masih menyisakan kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Pertumbuhan yang terjadi hanya dinikmati sekolompok kecil masyarakat, yakni para pemilik modal. Sementara kelompok terbesar masyarakat hanya menikmati nilai tambah dalam bentuk upah yang porsinya hanya bagian kecil saja.

‘’Namun ketimpangan masih akan tetap menghantui Bali, karena ketidakseimbangan masih tetap terjadi. Nah, untuk mengatasi itu, maka harus ada politik anggaran yang memihak ke masyarakat. Artinya belanja pembangunan harus lebih diutamakan dibandingkan belanja rutin/ pegawai. Sektor UMKM harus diperhatikan, keberpihakan pemerintah harus lebih banyak ke sektor ini,’’ jelasnya. Prof. I Wayan Ramantha, Guru Besar FEB Unud, menambahkan ekonomi Bali tetap ditopang oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR), pertanian, jasa-jasa dan per-

Timbulkan Kemarahan Dari Hal. 1

Dalam berbagai kegiatan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, Kalla seringkali mengatakan bahwa terorisme terjadi di negara-negara yang gagal secara ekonomi dan politik. ‘’Kegagalan mereka akibat serbuan negara asing. Afghanistan contohnya, timbulkan AlQaeda. ISIS muncul di Suriah dan Irak akibat dibom oleh negara-negara asing,’’ ujarnya. Oleh sebab itu, ia melihat negara-negara luar yang menimbulkan kemarahan, sentimen generasi muda negara-negara gagal tersebut terhadap negaranegara di Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu, radikalisme juga dipicu oleh ajaran yang mendorong seseorang marah. ‘’Kalau anda membunuh musuh kamu, maka anda akan masuk surga. Padahal musuh itu terlalu luas. Kita pun jadi musuh-

tanian. Wisatawan Australia, Cina, Malaysia, Jepang, Inggris, dan Korea Selatan masih mendudukkan 6 besar wisman yang berkunjung ke Bali dan rata-rata Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang (Maret 2016) 58,56 persen, ratarata lama tinggal 3,5 hari. Hotel nonbintang TPK 30,45 persen dengan lama tinggal 2,81 hari. Hanya tantangan ke depan yang dihadapi Bali adalah tipologi kabupaten/kota, swasembada kebutuhan pokok, proyeksi pertumbuhan ekonomi negara tujuan ekspor utama Bali belum semua membaik, dan tantangan klasik yaitu keamanan dan kemacetan di Bali Selatan. (par/may)

nya kan?’’ ujarnya merujuk pada ancaman bom terhadap personel pengamanan presiden di Istana Merdeka yang berhasil digagalkan polisi, beberapa waktu lalu. Ajaran yang salah itu, lanjutnya, dibiarkan begitu saja merasuki orang-orang yang pengetahuan agamanya masih sangat rendah namun telah ‘’dicuci otaknya’’. ‘’Kalau Anda lihat wawancara Nur Solihin (anggota jaringan Bahrun Naim, warga negara Indonesia yang bergabung dengan ISIS di Suriah), bicara soal surga. Jadi ini bahayanya,’’ kata Wapres. Sebelumnya, Densus 88 Polri menangkap dan menembak tiga terduga teroris di salah satu rumah kontrakan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu (21/12) pagi. Penggerebekan itu merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan dari penemuan benda diduga bom di rumah kontrakan di Jalan Bintara VII RT 04/09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (10/12) lalu dengan menangkap tiga orang calon teroris. (ant)

Sempat Ditahan

Tantangan Global Dari Hal. 1

cenderung tersumbat.

Sementara itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprediksi tantangan global maupun kondisi internal yang bergejolak bisa memengaruhi kinerja perekonomian nasional pada 2017. Dinamika ekonomi global di tahun 2017, menurut Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Maxensius Tri Sambodo, nampaknya belum bersahabat dengan tantangan dan kepentingan nasional yang dihadapi. Ia mengatakan tantangan global yang bisa berdampak pada kondisi perekonomian Indonesia adalah ketidakpastian di Eropa pasca-Brexit dan ketidakpastian arah kebijakan politik AS pascapemilihan presiden. Selain itu, perlambatan ekonomi di Tiongkok dan dinamika harga komoditas yang terus berfluktuasi juga ikut memengaruhi kinerja perekonomian nasional. Dari sisi internal, ia menyoroti kondisi politik nasional dan lokal yang saat ini diwarnai oleh euforia kebebasan sipil, namun lembaga demokrasi sebagai saluran hak politik masyarakat

Kombinasi Kebijakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, untuk memperkuat kinerja perekonomian 2017 dan tumbuh melebihi potensinya, pemerintah telah mencanangkan kombinasi kebijakan di sejumlah bidang. Kombinasi itu mencakup pembenahan infrastruktur, deregulasi, sumber daya manusia, fiskal serta kebijakan sektor. Bagi Darmin, salah satu hal yang penting dilakukan dalam mendorong kinerja perekonomian adalah mempercepat pembangunan infrastruktur, dengan memanfaatkan pengalihan dana dari subsidi bahan bakar minyak (BBM) serta tambahan kontribusi dari sektor swasta. Selain itu, mendorong kebijakan deregulasi dengan melaksanakan secara konsisten paket kebijakan ekonomi, untuk mengurangi hambatan berusaha dan memperlancar kegiatan investasi. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, keterbukaan dalam penyelenggaraan

pemerintahan pada hakikatnya berkaitan dengan proses bisnis pemerintah, keseluruhan siklus kerja pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan inovatif. Dalam Rencana Aksi Keterbukaan Pemerintah 2016-2017 yang telah keempat kalinya disusun, terdapat 50 komitmen terdiri dari 22 komitmen yang akan dilaksanakan oleh 14 kementerian/lembaga serta 28 komitmen yang dijalankan oleh pemerintah daerah. (kmb4/ant)

Konflik Keagamaan Dari Hal. 1

Tito telah memerintahkan jajarannya mewaspadai sejumlah gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan konvensional, konflik keagamaan hingga kemungkinan aksi terorisme. ‘’Waspadai juga adanya mobilitas migrasi massa dari satu tempat ke tempat lain karena liburan. Kami siap amankan agar mobilitas warga aman lancar baik melalui jalur darat, udara maupun laut,’’ ujar Tito. (ant)

Dari Hal. 1

Puluhan mobil itu sempat ditahan di Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok. Selain ketidaksesuaian antara barang yang diterima dengan dokumen impor, kasus ini juga ditengarai adanya keterlibatan salah satu kerabat oknum mantan pejabat di TNI dengan pemilik PT Merial Esa. (ant)

Yudhishthira Minta Arjuna Segera Hadapi Karna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Enam Belas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH melihat cucu Prishata, Dhrishtadyumna, dikalahkan pada pertempuran oleh Karna, para ksatria kereta perkasa keluarga Panchala dan keluarga Somaka, digairahkan kemarahannya. Mereka kemudian mengambil segala macam senjata lalu meneruskan membuat serangan-serangan gencar kepada Karna, dengan keinginan membantai dan mendapatkan kematiannya putra Suta itu. Sementara sais keretanya Karna telah memasang kuda-kuda lainnya untuk kereta tuannya. Kudanya berwarna putih seperti kulit-kulit kerang. Kuda itu sangat jinak dan juga mampu berlari sangat cepat, asal-usul kuda itu dari daerah Sindhu. Kemudian Karna yang memiliki bidikan jitu itu bertempur dengan penuh semangat. Seranganserangannya membuat menderita prajurit-prajurit kereta perkasa keluarga Panchala. Bidikan-bidikan Karna seperti sebuah awan mengucurkan aliran air hujan di sebuah gunung. Atas serangan-serangan Karna itu, hal itu membuat sengsara kelompok Panchala. Tidak sedikit akhirnya melarikan diri

dalam kondisi ketakutan. Mereka tampak seperti seekor rusa betina dibuat ketakutan oleh seekor singa. Para penunggang kuda itu terlihat jatuh dari atas kuda mereka. Para pengendara gajah berikut gajahgajah mereka, oh baginda, para prajurit kereta dari kereta-kereta mereka lari ke semua arah . Pada pertempuran menakutkan itu Karna memotong dengan anakanak panah bermuka seperti pisau cukur. Serangan itu melukai lenganlengan para pejuang yang sedang melarikan diri, selain juga kepalakepala yang dihiasi anting-anting. Karna, oh raja, juga memotong paha-paha ksatria lainnya yang ada di atas gajah-gajah, juga punggungpunggung kuda-kuda, di atas tanah. Oh tuan, banyak prajurit kereta perkasa, ketika mereka melarikan diri, tidak merasakan kehilangan anggota tubuhnya, atau luka pada binatang mereka. Mereka dibantai oleh panah-panah mengerikan. Keluarga Panchala dan keluarga Srinjaya melakukan gerakan sia-sia saja. Usaha mereka seperti sebagai sepotong jerami untuk Karna, yang memiliki kekuatan sangat besar.

Akhirnya, banyak yang kehilangan kesadarannya, ksatria-ksatria itu mengambil teman-teman mereka ada yang langsung melarikan diri, untuk menghindari serangan Karna. Prajurit-prajurit banyak melarikan diri dalam ketakutan. Karna mengejar kelompok yang kacau dan yang sedang mundur itu. Oh Bharata, dengan menembakkan panah-panahnya ke segala sisi. Sungguh prajurit-prajurit yang sedang mundur itu kehilangan kesadaran mereka karena dibantai dengan senjata-senjata sangat kuat oleh pahlawan terkenal Karna. Yang lain-lainnya hanya dilihat Drona, melarikan diri ke segala arah. Setelah menyaksikan banyak pembantaian itu, kemudian Prabu Yudhishthira memutuskan mundur merupakan langkah tepat dilakukan. Yudhishthira menyapa Phalguna. ‘’Lihatlah pemanah perkasa Karna itu, adikku. Dia seperti Rudra itu sendiri, melemparkan panah-panah mengerikan. Dengan bersenjatakan busur yang tangguh, Karna membantai banyak ksatiaa pendukung Pandava.

Lihatlah dia sedang menghanguskan segala sesuatu di sekitarnya. Dia seperti matahari yang dirinya sendiri berkobar dengan sangat dahsyat pada malam kematian ini. Ratapan kesedihan terusmenerus terdengar di mana-mana, oh Partha, dari teman-temanmu yang tidak berdaya. Mereka mengutarakan kelemahannya setelah dikoyak-koyak oleh panah-panah sakti Karna. Kebiasaan Karna

ketika sedang membidik dan melepaskan panah-panahnya dengan sangat cepat, seakan tidak ada waktu bisa dilihat ketika dia membidik, mengambil panah dan melepaskan begitu cepat. Dia, oh Partha, akan memusnahkan semua teman kita. Karena itu, lakukan sesuatu sekarang juga, oh Dhananjaya. Segera bantailah Karna sesuai penilaianmu. Waktunya sudah tiba untuk menghadapi Karna.’’ (bersambung)

Sloka 11.27 Vaktrani te tvaramana vishanti damstra-karalani bhayanakani kecid vilagna dasanantaresu sandrsyante curnitair uttamangaih Ke dalam mulut-Mu yang terbuka lebar, dan bergigi menyeramkan dan terlihat menakutkan, masuklah mereka dengan amat cepat. Di antara geraham-geraham-Mu tergeletak pahlawan-pahlawan terbaik dari kedua laskar ini.


balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Pon, 24 Desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Agrowisata Giri Alam

Bali Post/may

TALKSHOW - Ananta Wajendra, DBA. saat talkshow pada acara Bisnis Convex di Shankara Resto.

Bisnis Convex Prodi Bisnis PNB Gelar Seminar ’’Indahnya Perubahan’’

BISNIS Convex yang merupakan wadah bisnis kreatif dalam penanganan event MICE di Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bali (PNB) menyelenggarakan event bertajuk ‘’Change’’ di Shankara Resto, Jumat (23/12) kemarin. Pada event tersebut menghadirkan narasumber yaitu Ananta Wajendra, DBA. yang merupakan tokoh Hypnocodesname. Sebanyak 120 peserta yang hadir pada acara tersebut tampak antusias mengikuti acara yang diselingi banyak kejutan. General Manager Bisnis Convex Putu Indra Swabhawa mengatakan, menyambut pergantian tahun dan sebagai proyek akhir mata kuliah MICE, Bisnis Convex yang ditangani oleh kelas VIIB MBI memandang perlu adanya perubahan (change) diri dengan informasi yang up to date. ‘’Sebagai agen perubahan, kami harus selalu membuka diri pada informasi-informasi baru untuk perubahan. Kami perlu tahu bagaimana cara-cara atau proses yang benar melakukan perubahan. Dalam bahasa kampus, kami harus tahu SOP-nya, sehingga proses perubahan menjadi indah,’’ ujarnya. Narasumber Ananta Wajendra, DBA. menyampaikan, ternyata perubahan dengan hasil signifikan dapat dilakukan dengan perubahan nama. ‘’Perjalanan hidup seseorang bisa dilihat dari namanya,’’ jelasnya. Sebagai konsultan nama sekaligus hipnoterapis, Ananta Wajendra mengajak peserta menyiapkan diri sebelum melakukan perubahan dengan relaksasi yang menyenangkan. Informasi tentang perubahan nama yang memadukan ilmu metafisika dan IT ditampilkan melalui tayangan video obrolan Kick Andy bersama Dr. Arkhan Bodhana. Pada akhir acara, setiap peserta mendapatkan hasil analisis nama dan konsultasi serta solusi langkah-langkah perubahan yang perlu dilakukan. Untuk tetap positif dengan hasil analisis yang diterima, peserta kembali melakukan relaksasi bersama. (may)

Agrowisata Kopi Berbasis Masyarakat AGROWISATA Giri Alam yang terletak di Banjar Petung, Desa Batur Tengah, Kintamani, Bangli merupakan agrowisata berbasis masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Harapan Maju. Terdiri dari 28 orang petani yang memiliki usaha processing kopi dan agrowisata.

Kopi arabika ada beberapa jenis yaitu lini es, kopyol (lokal Bali), kobra (Kolombia Brazil) dan Kartika. Semua jenis kopi tersebut dipelihara di Agrowisata Giri Alam. (may)

Salah satu anggota kelompok Agrowisata Giri Alam I Ketut Putra Wijaya, S.P. mengatakan, agrowisata ini berpola atas 4E yaitu ekologi, estetika, edukasi dan ekonomi. ‘’Pola ekologi, agrowisata ini berarti bagaimana memperlakukan tanaman itu supaya memenuhi syarat-syarat agar tanaman tersebut sehat, tanaman itu dipelihara dengan baik sehingga fungsi kopi itu, di samping diproduksi, ada hasil secara ekonomi juga punya fungsi hidrohirologis karena tanaman kopi menyimpan air. Selain itu, kami juga sangat memperhatikan pola estetika dan penataan tanaman, proses pengolahan dan seni penataan. Pola edukasi adalah siapa pun yang berkunjung ke Agrowisata Giri Alam, kita ingin mengedukasi dari hulu sampai hilir, bagaimana memelihara tanaman pascapanen, membuat produk-produk sehingga orang merasa puas dan tahu kopi yang diproduksi dari hulu sampai hilir begini lho. Dengan menerapkan ketiga pola itu, terciptalah ekonomi,’’ jelasnya. Agrowisata tersebut pun banyak dikunjungi oleh orang yang ingin belajar tentang kopi khususnya kopi arabika, baik mereka yang berasal dari Jawa, Maluku, Sulawesi, Sumatera dan NTB. Kopi arabika dipelihara karena sesuai dengan kondisi lahan yang berada di ketinggian di atas 1.0001.500 meter dari permukaan air laut. ‘’Kondisi itu ideal dan akan mendapatkan kopi arabika yang specialte. Pertama, dia tumbuh di daerah vulkanis dengan ketinggian 1.000-1.500 meter dari permukaan air laut, taste dan aromanya jauh lebih bagus dibandingkan ketika tumbuh di

PENGUNJUNG - Sejumlah pengunjung yang saat berkunjung ke Agrowisata Giri Alam.

bawah 1.000 meter. Kalau robusta bisa ditanam di bawah ketinggian 1.000 meter, sehingga kopi yang enak itu ya… arabika,’’ ujar Putra Wijaya. Selain dari segi rasa, katanya, kopi arabika lebih enak. Aromanya juga enak dan cafeinnya rendah, antioksidannya tinggi serta bermanfaat bagi tubuh karena cafeinnya rendah. Berwisata ke Agrowisata Giri Alam, pengunjung akan disuguhkan pemandangan hamparan pohon kopi yang luas dan diajak berkeliling melihat proses pengolahan kopi serta merasakan nikmatnya kopi khas Kintamani tersebut. Kopi tersebut 80 persen dibeli oleh Koperasi MPIG dengan harga yang bagus kemudian diekspor ke Amerika, Eropa, Australia dan Jepang. ‘’Harga dari koperasi bagus karena kopi yang masih dalam bentuk green beans saja dihargai Rp 46.000/ kilogram. Ini kan masih perlu diolah lagi supaya menjadi kopi. Kopi dalam bentuk green beans masih perlu diolah lagi dengan disangrai, kemudian dibubuk lalu dikemas sesuai dengan jenis kopi itu sendiri,’’ papar Putra Wijaya. Ada beberapa rasa kopi yang dihasilkan dari kopi arabika Kintamani, yaitu kopi luwak, madu, natura dan WP (wet process) yang semuanya merupakan kopi specialte. Putra Wijaya mengingatkan masyarakat bahwa kopi yang bagus adalah kopi yang specialte. ‘’Jangan minum kopi yang 3 in 1,’’ ujarnya. Kopi arabika, kata Putra Wijaya, di dunia hanya ada 10 persen. ‘’Kecil, karena arabika itu hanya tumbuhnya di atas ketinggian yang bagus sehingga kopinya sedikit,’’ ujarnya.

Bali Post/may

Forgimala dan Forpela Rayakan HUT Ke-1

Bali Post/kmb

PERAYAAN - Suasana perayaan HUT ke-1 Forgimala dan Forpela di Puri Denbencingah, Jalan Pulau Adi Nomor 51 Denpasar.

BERBAGAI kegiatan dilakukan ketika merayakan hari jadi sebuah organisasi. Hal itu pula yang dilakukan Forum Generasi Muda Lintas Agama (Forgimala) dan Forum Perempuan Lintas Agama (Forpela) dalam merayakan satu tahun kelahirannya. Kedua organisasi ini dibentuk pada tanggal 22 Desember 2015 lalu. Tepat satu tahun dibentuk, Kamis (22/12) lalu, pendiri, pengurus dan sejumlah anggota organisasi ini bersama FKUB Bali menggelar perayaan HUT ke-1 yang dilangsungkan di Puri Denbencingah, Jalan Pulau Adi Nomor 51 Denpasar. Perayaan dilakukan dengan sangat sederhana, yakni diisi pemotongan

tumpeng nasi kuning yang dilanjutkan dengan makan bersama dan acara hiburan. Rangkaian peringatan HUT pertama ini didahului dengan menyanyikan lagu ‘’Indonesia Raya’’, ‘’Padamu Negeri’’ dan doa. Perayaan HUT juga diisi dengan pengarahan dari Ketua FKUB Bali yang juga Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia sekaligus pendiri Yayasan Waturenggong Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. Dalam pengarahannya dikatakan, pemuda dan perempuan memiliki peran yang sangat strategis untuk merawat kerukunan, demi tetap tegaknya NKRI. Di pundak generasi mudalah tertumpu

harapan tercapainya cita-cita bangsa dan negara ini sesuai amanah pembukaan UUD 1945 yang didasarkan pada Pancasila serta dilandasi oleh tata kehidupan berbineka untuk mencapai satu tujuan yang sama. Ida Panglingsir menekankan sejumlah kegiatan yang paling efektif dilakukan sesuai dengan spirit lokal yang dimiliki. Perayaan ultah yang dikaitkan dengan Hari Ibu ini diharapkan memberikan warna tersendiri dalam pembinaan generasi muda secara keberlanjutan dan berkesinambungan. Disebutkan, FKUB membentuk Forgimala dan Forpela sebagai organisasi yang bergerak dalam

lingkungan perempuan dan generasi muda dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. ‘’Antara FKUB, Forgimala dan Forpela saling mendukung terwujudnya kerukunan umat beragama,’’ tambahnya. Ketua Forpela Ni Nyoman Nilawati mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tetap pada tujuan terbentuknya organisasi ini. Hal serupa juga diungkapkan Ketua Forgimala Putu Hendra Sastrawan. ‘’Meski baru terbentuk setahun, kami siap menggelorakan kerukunan melalui berbagai kegaitan di lapangan maupun melalui media sosial,’’ katanya. (kmb12/k100)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook