Skip to main content

Edisi 24 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 7 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis umanis, 24 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Cok Istri Raih Emas Kuala Lumpur – Karateka putri, Cok Istri Agung Sanestya Rani, merebut medali emas nomor kumite -61kg untuk menambah raihan emas dari cabang olahraga karate dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Di partai final Cok Istri mengalahkan atlet Thailand Arm Sukkiaw dengan skor telak 7-0.

‘’Senanglah dapat medali emas ini, ini yang saya impikan,’’ kata Cok Istri yang mengaku hasil itu sebagai medali emas pertamanya selama dua kali mengikuti SEA Games. Ketika ditanya strategi apa yang ia buat untuk menghadapi lawan di final itu, ia mengatakan hanya mempelajari gerakan lawannya tersebut. ‘’Pertandingan-pertand-

ingan dia sebelumnya telah saya pelajari,’’ ucapnya. ‘’Sebetulnya lawan terberat adalah yang dari Vietnam,’’ kata Cok Istri kelahiran Klungkung, Bali, 31 Desember 1994 ini menambahkan. Sebelumnya cabang karate pada Rabu kemarin juga sudah mendapat medali emas lewat Iwan Didu Sirait yang menang di final kumite -55kg putra. (ant)

Imam Nahrawi

Menpora Lapor Jokowi

Dari Bendera Terbalik sampai Dicurangi Wasit Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menghadap Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan keikutsertaan Indonesia di SEA Games 2017 di Malaysia. ‘’Saya lapor update prestasi kita di SEA Games per sore ini kita berada di peringkat kelima dengan perolehan 14 medali emas,’’ kata Nahrawi usai menghadap Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/8) kemarin. Nahrawi mengungkapkan, Presiden terus memberi suport dan semangat kepada atlet Indonesia agar tidak boleh patah arang dan tetap berusaha sebaik mungkin menjadi yang terbaik. Presiden juga memberi saran agar medali itu harus diraih secara fair, sportif, jujur dan penuh semangat untuk Merah Putih.

Nahrawi mengakui bahwa prestasi yang dicapai saat ini ada yang belum tercapai target, tetapi juga ada cabang atau atlet yang tidak ditarget justru meraih mendali emas. Kedua, lanjut Nahrawi, dirinya juga melaporkan insiden bendera Merah Putih di buku panduan tamu VIP yang terbalik dan pemerintah Malaysia sudah menyatakan minta maaf. ‘’Saya sampaikan kepada Presiden bahwa ada iktikad baik dari pemerintah Malaysia, permohonan maaf yang langsung disampaikan menteri pemudanya maupun Menlu-nya,’’ katanya. Iktikad baik itu juga sekaligus melakukan perubahan dengan mencetak kembali buku panduan tersebut, sehingga tidak terjadi kesalahan lagi. Hal. 19 Beberapa Kecurangan

Bali Post/ant

LEPASKAN TENDANGAN - Karateka putri Indonesia Cok Istri Agung Sanestya Rani (kanan) melepaskan tendangan ke arah karateka putri Thailand Arm Sukkiaw dalam perebutan medali emas karate kumite -61 kg putri SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Cok Istri Agung Sanestya Rani menyabet medali emas setelah mengalahkan lawannya dengan skor telak 7-0.

Korut Kirim Bahan Senjata Kimia ke Suriah Bali Post/rtr

KESULITAN - Amsterdam, salah satu kota di Belanda yang kian hari kian kesulitan menyediakan tempat parkir sepeda.

Kota ’’Gila Sepeda’’ Buat Lahan Parkir Terbesar di Dunia

Amsterdam – Kota Utrecht di Belanda yang gila sepeda, kemarin membuka apa yang disebut sebagai tempat parkir sepeda paling besar di dunia yang jika rampung tahun depan bisa menampung 12.500 sepeda. Hal. 19 Tantangan Besar

Bali Post/rtr

BAHAN KIMIA - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat berkunjung ke Institut Bahan Kimia Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara di Pyongyang.

PBB – Dua pengapalan dari Korea Utara (Korut) untuk sebuah badan pemerintahan Suriah yang bertanggung jawab mengurusi program senjata kimia telah dicegat dalam kurun enam bulan terakhir, demikian bunyi laporan PBB mengenai pelanggaran sanksi Korea Utara. Laporan yang disusun sebuah panel pakar independen PBB itu tidak mengungkapkan lebih detail soal kapan atau di mana pencegatan terjadi atau apa yang dimuat dua kapal itu. ‘’Panel ini menyelidiki laporan senjata balistik kimia yang terlarang dan kerja sama persenjataaan konvensional antara Suriah dan DPRK (Korea Utara),’’ tulis para pakar dalam laporan setebal 37 halaman itu. ‘’Dua negara anggota mencegat pengapalan tujuan Suriah itu. Negara anggota lainnya memberi tahu panel bahwa ada alasan untuk mempercayai bahwa barang-barang itu bagian dari kontrak KOMID dengan Suriah,’’ tulis laporan itu. KOMID adalah perusahaan perdagangan dan pengembangan

pertambangan Korea Utara. Badan usaha ini masuk daftar hitam Dewan Keamanan PBB pada 2009 dan dianggap sebagai dealer senjata utama Korea Utara selain eksportir peralatan misil balistik dan senjata konvensional. Pada Maret 2016 Dewan Keamanan juga memasukkan dua kantor perwakilan KOMID di Suriah dalam daftar hitam. ‘’Konsinyasi itu adalah entitas Suriah yang digolongkan Uni Eropa dan Amerika Serikat sebagai perusahaan garis depan untuk Pusat Studi dan Riset Ilmiah Suriah (SSRC), entitas Suriah yang diidentifikasi Panel tengah bekerja sama dengan KOMID dalam transfer item-item terlarang,’’ tulis para pakar PBB seperti dikutip Reuters. SSRC mengawasi program senjata kimia Suriah sejak 1970-an. Para pakar PBB mengungkapkan aktivitas antara Suriah dan Korea Utara yang sedang mereka selidiki itu termasuk kerja sama program peluru kendali Scud Suriah dan pemeliharaan serta perbaikan sistem pertahanan rudal dari permukaan ke udara. (ant)

Pasca-OTT KPK

Panitera Pengganti PN Jaksel Diperiksa

Bali Post/ant

MILIK PLN - Seorang anak memperhatikan kebakaran yang terjadi di gudang milik PLN Wilayah NTB di Tanjung Karang, Mataram, NTB, Rabu (23/8) kemarin. Kebakaran yang terjadi sejak pukul 17.00 Wita tersebut menyebabkan ratusan gulungan kabel yang terdapat di gudang milik PLN wilayah NTB musnah dilalap api dan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak PLN wilayah NTB mematikan aliran listrik di wilayah sebagian Kota Mataram.

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Panitera Pengganti pada PN Jakarta Selatan (Jaksel) Tarmizi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap perkara perdata antara PT Eeastern Jason Fabrication Service (EJFS) dengan PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). ‘’Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap terkait perkara perdata antara PT EJFS selaku penggugat dengan PT ADI selaku tergugat yang ditangani PN Jaksel,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (23/8) kemarin. KPK juga telah menahan Tarmizi bersama dua tersangka lainnya terkait kasus tersebut untuk 20 hari pertama. Tarmizi ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur, sedangkan dua ter-

sangka lainnya, Akhmad Zaini (AKZ) selaku kuasa hukum PT ADI ditahan di Polres Jakarta Timur dan Yunus Nafik (YN) selaku Direktur Utama PT ADI ditahan di Polres Jakarta Pusat. KPK menetapkan tiga tersangka dugaan suap terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait putusan perkara perdata antara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) dan EJFS, Pte. Ltd. ‘’Diduga pemberian uang oleh Akhmad Zaini (AKZ) selaku kuasa hukum PT ADI kepada Tarmizi (TMZ) selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar gugatan EJFS, Pte. Ltd. terhadap PT ADI ditolak dan menerima gugatan rekonvensi PT ADI,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Selasa (22/8) siang. Agus menjelaskan pada Senin (21/8), KPK mengamankan lima orang dalam

operasi tangkap tangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yakni Akhmad Zaini (AKZ), Tarmizi (TMZ), Teddy Junaedi (TJ) selaku pegawai honorer pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Fajar Gora (FJG) selaku kuasa hukum PT ADI, dan Solihan (S) selaku sopir rental yang disewa AKZ. ‘’Pada pukul 12.30 WIB KPK mengamankan kelimanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,’’ kata Agus. Agus mengatakan tim KPK mengamankan AKZ di depan masjid di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ‘’Tim kemudian mengamankan TJ di parkiran motor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan setelah itu tim masuk ruang kerja TMZ dan mengamankan yang bersangkutan di dalam ruangan. Setelah itu, tim KPK juga mengamankan FJG yang menunggu di ruang sidang dan S di parkiran mobil,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

PANITERA - Panitera pengganti PN Jakarta Selatan Tarmizi mengenakan rompi tahanan KPK seusai diperiksa perdana di gedung KPK, Jakarta, Rabu (23/8) kemarin. Tarmizi diperiksa sebagai tersangka terkait kasus suap untuk memengaruhi putusan gugatan perkara perdata di PN Jaksel.


denpasar

2

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

figur

Bali Post/rah

Dekat dengan Pelajar SETIAP tanggal 1 September diperingati sebagai Hari Jadi Polwan dan tahun ini memasuki peringatan yang ke-69. Polwan Polda Bali lebih memilih kegiatan yang dapat mendekatkan diri dengan masyarakat, seperti donor darah, tirtayatra, bakti sosial dan anjangsana. Polwan juga ingin dekat dengan para pelajar dan untuk mewujudkannya dilaksanakan kegiatan goes to school. ‘’Program srikandi Polda Bali ini untuk memberikan pesan kamtibmas kepada para siswa terkait situasi yang berkembang saat ini,’’ kata Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Bali AKBP I Gusti Ayu Sasih, S.H. saat mengunjungi SMA Dwijendra di Jalan Kamboja, Denpasar, Selasa (22/8) lalu. AKBP Ayu Sasih menjelaskan, saat ini media sosial banyak diikuti oleh kalangan remaja. Justru, remaja yang tidak memiliki akun medsos seperti facebook, twitter, instagram atau yang lainnya dianggap kampungan. Pengaruhnya semakin meningkat dengan perkembangan smartphone yang makin canggih, sehingga para remaja semakin mudah mengakses situs-situs di jejaring sosial. Padahal, ada dua hal yang dapat ditimbulkan yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya yaitu dapat memiliki banyak teman, berbagi informasi, tempat curhat, menyalurkan hobi menulis, sarana promosi dan menghindari stres. Sedangkan dampak negatifnya yaitu para remaja menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitar, mengganggu kesehatan mata, berkurangnya waktu belajar, mudah menemukan hal atau konten pornografi dan rawan terjadi perselisihan ataupun kesalahpahaman. ‘’Bijaklah dalam menggunakan medsos,’’ katanya mengingatkan. (rah)

Berkas Dakwaan Rampung

Bali Post/eka

MENGHATURKAN CANANG - Sejumlah umat Hindu menghaturkan canang di patung yang ada di pertigaan Jalan Gajah Mada, Denpasar, Rabu (23/8) kemarin. Selain bertepatan dengan hari raya Pagerwesi, ritual ini rutin dilakukan krama Bali sebagai ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta sekaligus memohon kedamaian dan keselamatan.

Kejari Bidik Dugaan Penyimpangan Anggaran Bencana Pasar Badung Denpasar (Bali Post) -

Ganjaran untuk penyelewengan dana bencana, apalagi bencana alam, ancaman hukumannya tidak tanggungtanggung. Yakni ancaman hukuman mati, jika terbukti melakukan korupsi dana bencana alam. Kini, Kejari Denpasar sedang membidik dugaan penyimpangan dana anggaran bencana untuk kebakaran Pasar Badung yang terjadi beberapa waktu lalu. Kasipidsus Kejari Denpasar Tri Syahru Wira Kosadha membenarkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki adanya

dugaan penyalahgunaan anggaran bencana dalam relokasi Pasar Badung tersebut. Tim sudah melakukan langkah peng-

umpulan keterangan (pulbaket) dan pengumpulkan data (puldata). Bahkan setelah melakukan pulbaket dan puldata, Syahru mengaku dalam waktu dekat ini akan melakukan ekspos terhadap persoalan itu. ‘’Kita lakukan gelar perkara dulu,’’ katanya, Rabu (23/8) kemarin. Informasi lain yang didapat, konon dana bencana yang turun tersebut nilainya Rp 2 miliar ke Pemkot Denpasar. Anggaran bencana dari pusat

yang turun ke BPBD Denpasar itu seharusnya digunakan untuk pembangunan pasar darurat untuk menampung pedagang yang kehilangan lapak di Pasar Badung yang terbakar. Oleh Pemkot Denpasar, pedagang dipindahkah ke eks Tiara Grosir di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. ‘’Ada informasi bahwa anggaran pusat itu salah sasaran. Ini yang sedang kita pelajari,’’ jelas sumber jaksa lainnya.

Bahkan atas indikasi itu, sumber tadi mengatakan sejumlah pejabat di Pemkot Denpasar sudah ada yang dimintai keterangan, baik dari DTRP maupun BPBD. Bahkan juga dikabarkan ada rekanan yang segera dimintai keterangan. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Mantan Hakim Prarekonstruksi Kasus Penebasan Pengusaha Diduga Edarkan Narkoba, ’’Dikawal’’ Jaksa Kejati Banyak Kejanggalan, Sajam Milik Korban Diusut IS Dituntut 12 Tahun Penjara dan Kejari Gianyar Denpasar (Bali Post) Pascadilakukan pelimpahan tahap II, berkas dakwaan dugaan korupsi tanah aset negara milik PU di Jalan By-pass Prof. Mantra dengan terdakwa mantan hakim I.B. Rai Pati Putra dikabarkan sudah rampung. Selain jaksa dari Kejati Bali yang akan menyidangkan sebagai jaksa dalam kasus ini juga melibatkan jaksa dari Kejari Gianyar. ‘’Ya, ada jaksa dari Gianyar. Kalau tidak salah salah, Kasipidsus juga ikut sebagai jaksanya,’’ kata salah seorang petugas Kejati Bali, Rabu (23/7) kemarin. Setelah berkas dakwaan rampung, pekan ini langsung dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. Salah seorang jaksa, Harry Soetopo, tidak membantah hal itu. ‘’Ya, pekan ini. Nanti kalau sudah dilimpahkan ke pengadilan, pasti kita kabari,’’ jelasnya. Sebelumnya, Aspidsus Polin O Sitanggang menjelaskan bahwa tersangka Rai Pati menghalangi-halangi penyidikan. ‘’Kita sudah ingatkan. Dia ngotot bahwa itu adalah tanah atas sewa-menyewa. Padahal itu ilegal,’’ jelas Polin O Sitangggang, beberapa waktu lalu. Bagaimana dengan keterangan tersangka yang mengatakan bahwa itu adalah tanah sewa yang sudah ditandatangani Bupati Gianyar? Pihak kejaksaan mengatakan, pihak penyidik sudah menjelaskan bahwa tanda tangan bupati tidak benar. ‘’Pokoknya tidak sah. Itu bukan tanah pemkab. Namun, itu tanah PU,’’ urai Polin O Sitanggang. Dijelaskan bahwa selain sewa, tanah negara itu juga dijual oleh oknum. Mantan hakim ini menyewa kepada oknum yang juga sudah dibidik. ‘’Ya, ini juga ada jualbeli. Kasusnya numpuk-numpuk,’’ tegas O Sitangggang. Meskipun tersangka ngotot bahwa dia nyewa dan uangnya masuk kas Pemkab Gianyar, itu hanya alasan tersangka. Mestinya, kata Polin, kalau sudah disita negara dalam perkara korupsi, yang bersangkutan mesti mundur. ‘’Ini tanah sudah disita kejaksaan. Sekarang pelang dicoret. Mestinya dia mundurlah,’’ tegas Polin. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : KAPAL BESAR “HANTUI’ NELAYAN TABANAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Kasus penebasan pengusaha asal Surabaya, HTA (46), di rumahnya di Jalan Pura Demak VIII, Denpasar Barat masih diselidiki Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat. Selasa (22/8) lalu, polisi melakukan prarekonstruksi dan banyak kejanggalan terkait keterangan saksi. Selain itu, ditemukannya senjata tajam (tajam) milik korban juga diselidiki. Sedangkan hasil olah TKP lanjutan, blakas (golok) yang dipakai oleh penebas korban ditemukan di bawah tempat tidur korban. ‘’Keterangan pacar korban (RH - red) masih tidak sinkron saat prarekonstruksi. Oleh karena itu, pemeriksaannya terus didalami,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aan Saputra saat mendampingi Kapolsek Kompol Gede Sumena, Rabu (23/8) kemarin. Setelah menjalani operasi, lanjut Aan, korban bisa dimintai keterangan walaupun tidak maksimal. Pihaknya masih berupaya mengungkap kronologi sebenarnya. ‘’Banyak hal yang jadi tan-

da tanya terkait kasus ini. Kalau motif, kemungkinan banyak. Bisa masalah utang, keluarga dan asmara,’’ ujarnya. Hasil penyelidikan sementara, RH mengaku tiba di TKP sekitar pukul 01.00 Wita, Selasa (22/8). Ia ditelepon korban dan disuruh datang ke TKP. Selanjutnya, korban menghubungi taksi online untuk menjemput korban di tempat tinggalnya di Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Setibanya di TKP, korban yang membukakan pintu pagar dan RH langsung masuk. ‘’Yang jadi pertanyaan pelaku masuk lewat mana? Tidak ada kerusakan di pintu atau jendela rumah tersebut. Apakah pelaku menyelinap setelah pacar korban datang? Ini yang masih kami selidiki,’’ kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Terkait masalah airgun, menurut Aan, pihaknya belum bisa memprosesnya karena tidak ada unsur tindak pidananya. ‘’Senjata itu kan ditemukan di rumah korban. Kalau sajam, masih kami usut dan korban harus

menjelaskan tujuannya,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur berinisial HTA (46) ditebas orang tidak dikenal di rumahnya di Jalan Pura Demak VIII, Denpasar Barat, Selasa (22/8) lalu. Diduga, pemicunya masalah utang Rp 1 miliar yang belum dibayar sampai sekarang. Saat itu korban bersama wanita bukan istrinya, RH (40). Korban mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri, tengkuk, pipi, lengan dan jari tangan. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUP Sanglah. Hasil olah TKP, petugas mengamankan cincin kuningan gagang golok di atas kasur. Selain itu ditemukan tiga belati, satu samurai, dua pucuk airgun, 37 tabung gas airgun, tiga minyak airgun, empat botol miras, lima kotak peluru gotri airgun, uang Rp 3.650.000 dan Rp 881.000 di saku celana, dua HP, satu HT dan uang tunai Rp 7.663.000 di dalam tas pinggang. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Terdakwa berinisial IS yang diduga mengedarkan narkoba dituntut hukuman berat oleh jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa yang menyidangkan perkara ini menuntut supaya IS dituntut hukuman 12 tahun penjara. Dalam sidang belum lama ini, jaksa di depan majelis hakim yang diketuai Wayan Kawisada menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa terbukti bersalah menyimpan, memiliki dan mengusai narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Kasus tersebut bermula dari ditangkapnya RN (berkas terpisah - red). RN sebagaimana dakwaan jaksa, ditangkap dan mengaku membeli sabu-sabu dari seorang bernama IS. Polisi kemudian menangkap IS. Ketika melakukan penggeledahan, petugas menemukan 11 plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu-sabu di kamar IS. (kmb37)

Pelaksanaan Kongres Diaspora Ke-4 di Jakarta

Apresiasi Denpasar Smart City, Pemanfaatan Teknologi dalam ’’Public Service’’ KOMITMEN Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam membawa pembangunan Kota Denpasar mengarah pada Smart City atau Kota Cerdas mendapat apresiasi di tingkat nasional. Denpasar Smart City yang juga mendapat dukungan dari DPRD Kota Denpasar terlibat dalam Kongres Indonesia Diaspora ke-4 Global Summit di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/8). Wali Kota Rai Mantra diundang sebagai pembicara membawakan materi ‘’Kiprah Denpasar dalam Mewujudkan Denpasar Smart City Menuju Livable City’’ yang resmi dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla. Indonesian Diaspora Global Summit 2017 mengangkat tiga topik utama. Meliputi pendidikan kesehatan, kontribusi dari Diaspora untuk penghematan energi dengan teknologi mutakhir dan perlindungan Diaspora Indonesia global. Hal ini diawali dengan pembacaan deklarasi peserta Kongres Diaspora menggunakan 14 bahasa yang diselenggarakan selama dua hari yakni 21-22 Agustus 2017.

Wapres Jusuf Kalla meminta Diaspora membantu mengembangkan potensi Indonesia dari semua sektor termasuk pendidikan, kebudayaan, tenaga kerja dan dunia usaha. Diaspora di Indonesia sebagai aset negara selalu berinovasi memajukan Indonesia dengan ilmu dan pengetahuan dari luar negeri. Ia mencontohkan, bagaimana peran Diaspora membangun negara, seperti Singapura dan Tiongkok di mana Diaspora mereka turut memajukan negara setelah belajar di luar negeri. ‘’Indonesia juga bisa besar bukan karena jumlah penduduk, tetapi juga kualitas,’’ ucap Jusuf Kalla. Presiden Diaspora Ebed Litaay mengatakan, acara tersebut diselenggarakan sebagai ajang tukar pikiran antara Diaspora dan pemangku kepentingan nasional untuk pembangunan Indonesia. ‘’Kami juga ingin mendengar dari pemerintah apa yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia, sehingga kami bisa lebih berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia karena kadang apa yang kami anggap penting tidak terlalu dibutuhkan oleh masyarakat kita,’’ ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mendatangkan pimpinan kepala daerah yang tentunya sudah terbukti berprestasi dan sukses di dalam membangun daerahnya untuk memberi motivasi serta bertukar pikiran dengan kepala daerah maupun peserta dalam kegiatan tersebut. ‘’Kami mengundang beberapa pemimpin daerah yang terbukti sukses membangun daerahnya. Salah satunya Kota Denpasar. Kami sangat berterima kasih dan bangga atas kedatangan Wali Kota Denpasar secara langsung sebagai pembicara dalam acara ini,’’ ujarnya. Di samping itu diharapkan titik-titik daerah maju seperti Kota Denpasar bisa membawa teknologi, keahlian dan membuat hubungan lebih erat, tentunya untuk mempromosikan Indonesia, Bali dan Denpasar menunjukkan negara Indonesia ini besar dan hebat. Wali Kota Rai Mantra memberikan materi tentang Denpasar Smart City di mana menjelaskan Kota Denpasar yang inovatif, terintegrasi, berkelanjutan dan berbudaya. Rai Mantra berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat memberi ruang untuk

PEMBICARA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi pembicara Liveable City di Kongres Indonesia Diaspora ke-4 Global Summit di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan. bertukar pikiran serta mendapat pengetahuan yang lebih luas dari Diaspora Indonesia untuk lebih berinovasi memajukan daerah melalui ilmu yang didapat di luar negeri. Sementara itu, pimpinan Taskforce Liveable City di Belanda Wiwi Tjiook mengaku

sangat mengapresiasi smart city Denpasar dalam bidang public service, penataan lingkungan dan pemanfaatan teknologi. Melalui Diaspora ini, pihaknya berharap ke depan dapat bekerja sama dalam segala bidang untuk menjadikan Denpasar sebagai daya tarik dunia. (ad1552)


BADUNG

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

3

Tiga PTS di Bali Masuk 100 PT Terbaik di Indonesia PEMETAAN mutu dan potensi perguruan tinggi (PT) di Indonesia dilakukan setiap tahun oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Pada tahun 2017 ini, performa perguruan tinggi Indonesia dinilai dari empat komponen utama, yaitu kualitas SDM, kalitas kelembagaan, kualitas kegiatan kemahasiswaan, serta kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Yang membanggakan, hasil pengelompokan perguruan tinggi itu mengantarkan tiga perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali mampu menembus 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Tiga PTS itu adalah Universitas Pendidikan Nasional di peringkat ke-73, Universitas Warmadewa (74) dan Universitas Mahasaraswati (91). Sementara dua PTN di Bali yakni Universitas Udayana berada di posisi ke-17 dan Undiksha di posisi ke-35. Dikonfirmasi Rabu (23/8) kemarin, Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa membenarkan bahwa daftar klasterisasi perguruan tinggi ini merupakan data resmi dari Kemenristekdikti yang dapat digunakan sebagai informasi valid bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan, untuk tidak percaya data hoax yang tidak sesuai dengan daftar yang dikeluarkan Kementerian. Dasi Astawa menilai ketiga PTS ini wajar mendapat predikat PTS berkualitas karena mampu menerapkan budaya mutu. Ia terus mendorong semua PTS di Bali, NTB, dan NTT untuk berbenah dalam empat aspek penilaian tersebut sehingga makin banyak PTS masuk 100 PT terbaik makin baik. Bahkan, ia menargetkan tahun depan ada PTS di wilayah binaannya mampu menembus 50 besar. Dasi Astawa menambahkan, pengelompokan/klasterisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan dalam melaksanakan tri dharma, termasuk di dalamnya kesehatan organisasi. Dengan klasterisasi, Kemenristekdikti dapat menyusun formula yang tepat dalam melakukan pembinaan perguruan tinggi di Indonesia. Klasterisasi ini juga dapat digunakan setiap perguruan tinggi sebagai refleksi dan motivasi bagi peningkatan kualitas perguruan tingginya, baik dari segi kualitas sumber daya manusia, kurikulum, manajemen organisasi, riset, publikasi, pengabdian kepada masyarakat dan aspek lainnya. Dihubungi terpisah, Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma mengaku bersyukur Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) masuk ranking ke-73 yakni sama dengan ranking tahun lalu. Salah satu kelebihan Undiknas yakni memiliki prodi terbanyak meraih akreditasi A yakni lima prodi dan Undiknas menjadi member internasional. Sementara itu, Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas) Dr. Made Sukamerta mengaku bangga Unmas mendapat kepercayaan dari rakyat dan pemerintah karena kualitasnya. Ia berharap ranking Unmas meningkat tahun depan. Salah satu keunggulan Unmas yakni dalam penelitian. Hanya, nilai Unmas turun di kualifikasi dosen lantaran banyak mengangkat dosen muda. Mereka perlu waktu berproses hingga menjadi dosen berpangkat lektor kepala. Sementara prodi yang masih berstatus C akan ditingkatkan menjadi B. (sue)

Bali Post/eka

PAPAN SURFING - Seorang warga menata beberapa papan surfing sewaan di Pantai Legian, Badung. Berdasarkan data BPS Bali, pada semester I 2017, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai lapangan usaha penyediaan akomodasi, makanan dan minuman.

BUMDes Dikhawatirkan Jadi Saingan Koperasi Mangupura (Bali Post) –

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berpotensi menjadi saingan koperasi di daerah. Sebab, kegiatan usaha BUMDes berpeluang berhimpitan dengan yang dilakukan oleh koperasi selama ini, sehingga akan terjadi persaingan antara dua lembaga itu. Tak hanya itu, sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam BUMDes juga berpotensi sama dengan yang berperan dalam koperasi. Sebab, untuk skala desa biasanya terjadi satu orang merangkap banyak jabatan dalam beberapa lembaga berbeda. Ini membuat tidak saja peran BUMDes dan koperasi yang tumpang tindih, tetapi pengurusnya pula. Manyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan

Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana menegaskan, keberadaan BUMDes tidak akan menjadi pesaing bagi koperasi. Terlebih, secara legalitas BUMDes berbeda dengan koperasi. ‘’Tidak ada saing-menyaingi. Justru akan terjadi sinergi antarkedua usaha itu. Jadi, saya harapkan pelaku koperasi tidak resah dan tidak perlu berpikiran negatif,’’ kata Karpiana, Rabu (23/8) kemarin. Menurut Karpiana, sinergi

yang erat antara koperasi dan BUMDes akan membuat usaha milik rakyat semakin kuat. BUMDes akan mendorong koperasi sebagai salah satu lembaga yang bisa mengoptimalkan unit-unit yang ada di masing-masing desa. ‘’Sinergi koperasi dan BUMDes diperlukan untuk mengembangkan ekonomi di pedesaan. Jika itu dilakukan maka usaha milik rakyat akan semakin kuat,’’ ujarnya. Secara keseluruhan, kata Karpiana, jumlah koperasi yang

ada di Badung tercatat 602 unit. Di mana 121 di antaranya sudah tidak aktif. Dari 121 unit koperasi yang tidak aktif tersebut, SK pembubaran sudah turun tercatat 83 unit dan 38 unit segera menyusul dibubarkan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Badung Putu Gede Sridana juga memastikan BUMDes yang berada di setiap desa tidak akan melemahkan keberadaan usaha mikro lainnya. Justru, keberadaan BUMDes diharapkan mampu bersinergi dengan lembaga keuangan lainnya. ‘’Keberadaan usaha milik desa bukan untuk melemahkan

lembaga di desa yang sudah ada sebelumnya, seperti misalnya LPD, koperasi, atau usaha lainnya milik masyarakat. Jadi seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, BUMDes ini kami harapkan mampu bersinergi dengan lembaga usaha lainnya di desa. Bukan mematikan mereka,’’ tegasnya. Menurut Sridana, pihaknya akan melakukan pendampingan BUMDes yang telah terbentuk, sehingga benar-benar mandiri dan bisa berkembang. Pihaknya juga memberikan pelatihanpelatihan, sehingga anggota dari BUMDes memiliki keterampilan di berbagai bidang. (kmb27)

Ditinggal Pensiun

Jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lowong Mangupura (Bali Post) Hampir sebulan jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung belum ada yang menempati alias lowong. Pemerintah setempat pun belum melakukan lelang jabatan eselon II tersebut. Posisi sementara hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Sekda Badung Wayan Adi

Arnawa mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi Bupati Badung untuk melakukan lelang jabatan. ‘’Untuk lelang jabatan eselon II yang lowong itu belum dilaksanakan karena masih menunggu perintah dari Bapak Bupati Badung,’’ ujar Adi Arnawa, Rabu (23/8) kemarin. Saat ini jabatan Kepala Dinas

Pertanian dan Pangan dirangkap oleh Kepala Dinas Perikanan Putu Oka Swadiana dengan status Plt. ‘’Kan sudah ada Plt, jadi tidak perlu tergesa-gesa. Masih berproses dulu, setelah sudah ada hasil baru koordinasi,’’ ujar Adi Arnawa. Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini mengatakan, mekanisme

lelang juga sama seperti lelang jabatan sebelumnya. Yakni pembentukan panitia seleksi (pansel), pendaftaran dan pengumpulan berkas, verifikasi berkas atau seleksi administrasi dan dilanjutkan tahap presentasi wawancara di hadapan tim pansel. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung IGAK

Sudaratmaja memasuki masa pensiun per 1 Agustus 2017. Pejabat berusia 60 tahun ini mengawali kariernya pada tahun 1986 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali sebagai penyuluh. Setelah itu, secara bertahap ia akhirnya menduduki posisi sebagai Kepala BPTP Bali. (kmb27)

Jelang IMF

ITDC Siapkan Fasilitas Pengamanan hingga Marina Kecil

Bali Post/kmb32

PERTEMUAN - Para peserta dari 11 kelompok kerja INTOSAI (Asosiasi BPK Sedunia) yang mengikuti pertemuan ke-9 atas INTOSAI Steering Committee on Knowledge Sharing and Knowledge Service di Kuta.

Asosiasi BPK Sedunia Sepakat Laksanakan SDGs Mangupura (Bali Post) Tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) turut menjadi perhatian Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). Tidak hanya BPK di Indonesia, tetapi juga asosiasi BPK sedunia atau INTOSAI. BPK RI bersama 10 Supreme Audit Institution (SAI) kini melakukan pertemuan ke-9 guna membahas peran lembaga pemeriksa dalam mengimplementasikan SDGs di Kuta, Badung mulai Rabu (23/8) hingga Jumat (25/8) besok. ‘’Kita sepakat untuk melaksanakan SDGs di masing-masing negara dan akhirnya untuk semua masyarakat di dunia ini biar sejahtera. Tidak ada lagi rakyat miskin, udara yang bersih, jadi semua sama,’’ ujar Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara, Rabu (23/8) kemarin. Menurut Moermahadi, para peserta termasuk BPK RI yang mewakili 11 kelompok kerja (working group) INTOSAI berdiskusi tentang perkembangan tera-

khir dan tujuan yang ingin dicapai dalam tahun 20172019. BPK RI selaku Ketua dan Sekretariat INTOSAI WGEA (Working Group on Environmental Auditing) wajib mempresentasikan perkembangan audit lingkungan. Dalam SDGs, lingkungan juga dijabarkan dalam 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang ingin dicapai hingga 2030. Selain kelompok kerja audit lingkungan, ada pula kelompok kerja IT audit, evaluasi program, utang publik, indikator nasional, audit pengadaan, audit industri ekstraktif dan Big Data. ‘’Ada pengentasan kemiskinan, masalah lingkungan hidup, kesehatan, infrastruktur, jadi memang nyambung dengan rencananya pemerintah Indonesia khususnya Bappenas,’’ jelasnya. Peran BPK, lanjut Moermahadi, tentu saja melakukan pemeriksaan atau audit kinerja supaya tujuan SDGs bisa tercapai. BPK RI khususnya memang ti-

dak membentuk tim khusus. Upaya melakukan pemeriksaan pun masih dalam tahap persiapan. Namun, pihaknya mengaku sudah pernah melakukan komunikasi dengan Bappenas. Terlebih, sudah ada keppres untuk membuat rencana pembangunan berkelanjutan. ‘’Tapi kan pemeriksaannya enggak mungkin hanya di Bappenas. Nanti aplikasinya juga di Kementerian, di daerah supaya tercapai di 2030. Tiap negara belum tentu 17 itu tercapai. Kalau negara yang maju, mungkin hanya beberapa. Kita saja sudah mulai, tidak bisa langsung 17-nya,’’ imbuhnya seraya mengatakan, hasil pemeriksaan nantinya disampaikan kepada pemerintah dalam bentuk rekomendasi. Moermahadi menambahkan, pengukuran atas keberhasilan yang dicapai dari setiap negara penting untuk dilakukan. Sebab, hal ini akan membantu para pengambil kebijakan menyampaikan hasil dari setiap dan seluruh SDGs. (kmb32)

Mangupura (Bali Post) Penyiapan fasilitas keamanan menetap, peningkatan fasilitas ICT dan pengadaan marina kecil di Selagan Nusa akan disiapkan pihak ITDC tahun ini. Fasilitas tersebut untuk menunjang perhelatan IMF World Bank yang akan dilaksanakan di Nusa Dua pada tahun 2018 mendatang. Menurut Direktur Umum ITDC Abdulbar M Mansoer, pihaknya sudah merancang perbaikan sistem pengamanan di kawasan pariwisata Nusa Dua. Saat ini pihaknya masih menyiapkan apa yang dibutuhkan untuk kepentingan tersebut. Dikatakan, berdasarkan pembicaraan dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, nantinya di kawasan Nusa Dua akan ada area yang dedicated pengamanannya sepanjang tahun. ‘’Nanti kita akan dibuatkan fasilitas keamanan menetap oleh

pemerintah. Tentunya, hal ini akan membuat kami menjadi lebih mudah mengamankan kawasan,’’ kata Abdulbar M Mansoer, belum lama ini. Selama ini, kata Abdulbar M Mansoer, sistem pengamanan melekat di Nusa Dua dibuat hanya pada saat acara digelar, baik berupa tenda atau fasilitas Paspampres. Namun ke depan seiring dengan pengamanan melekat permanen, maka petugas Paspamres dan keamanan lainnya nantinya tidak lagi mendirikan tenda tetapi dibuatkan semacam barak. ‘’Terkait bantuan tersebut, kita sejauh ini masih menunggu dari pemerintah. Kita hanya menyediakan lahan seluas tiga hektar,’’ ujarnya. Abdulbar M Mansoer menambahkan, pengamanan melekat tersebut nantinya juga akan dilengkapi bantuan sistem pendeteksi ketika keluar masuk kawasan. Dengan begitu, akan mempermudah pengawasan. Sebab, selama

ini pengawasan kendaraan hanya dilakukan dengan menyisir area bawah kendaraan. ‘’Nanti pejalan kaki juga akan diperiksa, tentunya dengan cara yang tidak menonjol. Sebab, mereka datang untuk berwisata yang tentunya tidak mau kenyamanannya terganggu,’’ katanya. Terkait peningkatan penggunaan ICT, kata Abdulbar M Mansoer, pihaknya juga diminta mempergunakan pengamanan online. Di seluruh kawasan akan ditenpatkan wifi yang bisa memantau secara online serta bisa melacak pengunjung. Diakuinya, perhelatan IMF merupakan momen untuk menguji coba sistem keamanan tersebut. Saat itu akan ada 33 presiden yang hadir membawa lebih dari 18 ribu peserta yang pengamanannya harus diperketat. ‘’Semua teknologi ini kita persiapkan dengan matang memang untuk perhelatan IMF. Namun, ke depan akan

diterapkan secara permanen,’’ tegasnya. Pada pelaksanaan IMF nanti, Abdulbar M Mansoer menegaskan, bukan saja kepala negara bersama rombongan yang akan hadir, tetapi juga ada investor besar dan perdana menteri terkait. Ada kemungkinan investor besar tersebut tidak akan datang via udara, namun dengan menggunakan kapal pesiar. Untuk itu, pihaknya juga mengaku menyiapkan sebuah marina kecil di kawasan perairan Selagan Nusa atau di depan The Bay. Saat ini, pihaknya sedang melakukan studi dan forum group discussion untuk menganalisis teknis pembuatan marina tersebut. ‘’Itu tidak terlalu besar seperti di Benoa. Mungkin hanya marina kecil sepanjang perairan The Bay yaitu 200 atau 300 meter jaraknya. Kita hanya memfasilitasi untuk mereka memarkir kapal,’’ jelasnya. (kmb23)


4

daerah

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

DPD-RI dan Unit Kerja Presiden Hadir di Puri Peliatan

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senator Wedakarna Dorong Badan Otorita Pariwisata Tangani Masalah Ubud

DILUNCURKAN - Mitsubishi Xpander diluncurkan di Bali, Jumat (18/8) lalu.

Diluncurkan di Bali

Mitsubishi Xpander Sasar Keluarga Muda SETELAH diluncurkan dalam debut global bertajuk ‘’World Premiere’’ di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 10 Agustus lalu, Mitsubishi Xpander diluncurkan di Bali. Peluncuran ‘’Next Generation MPV’’ dilakukan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Peluncuran yang diselenggarakan atas kerja sama PT MMKSI dengan diler resmi Mitsubishi PT Bumen Redja Abadi dan PT Sun Star Motor pada Jumat (18/8) lalu tersebut, memberikan kesempatan pada konsumen Mitsubishi untuk mengeksplor Mitsubishi Xpander. Event peluncuran ini juga menghadirkan penampilan istimewa Wika Salim untuk menambah semaraknya acara. ‘’Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan du-

kungan Anda selama ini. Dengan kerendahan hati, kami berharap Anda terus mendukung Mitsubishi Xpander yang kami hadirkan untuk meraih sukses di pasar Indonesia,’’ tegas Imam Choeru Cahya, Head Of Sales Marketing Group PT MMKSI, pada sambutannya. Dikatakannya, Denpasar dipilih menjadi salah satu kota dilakukannya peluncuran Mitsubishi Xpander dikarenakan besarnya potensi pasar dan tingginya pengguna small MPV. Pada periode peluncuran ini, penjualan Xpander di Denpasar dan Bali ditargetkan 20 persen dari pangsa pasar kelas small MPV dengan capaian 120 Unit per bulan. Sementara penjualan di area Jawa Timur, Bali dan NTB memberikan kontribusi kepada penjualan nasional model Xpander sebesar 20 persen. Target utama kendaraan ini adalah keluarga muda berusia 30 hingga 40 tahun dengan dua anak

atau lebih, yang memerlukan kendaraan dengan kabin nyaman ketika menampung banyak penumpang dan barang bawaan. Tersedia berbagai macam pengaturan kursi dan ground clearance tinggi agar dapat dikendarai di berbagai medan dan kondisi umum jalan yang terdapat di Tanah Air. ‘’Secara nasional, pada tahap awal kami menargetkan penjualan Xpander sebanyak 3.000 hingga 4.000 unit per bulan, yang secara bertahap akan kami tingkatkan seiring permintaan pasar di Indonesia,’’ papar Imam. Saat ini Xpander sudah dapat dipesan oleh konsumen dengan skema inden. Proses produksi awal untuk model ini sebelumnya direncanakan pada Oktober dimajukan. Diharapkan pengiriman pertama Xpander sudah diterima konsumen pada Oktober dan penyelesaian pengiriman untuk inden awal dapat diselesaikan pada akhir tahun ini. (bns1)

SEJARAH heroik Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, sebagai pusat perjuangan Merah Putih kembali ditunjukkan oleh warihnya. Hal ini terekam saat acara peresmian Patung Garuda Pancasila terbesar yang digagas oleh Cokorda Nindia, Panglingsir Puri Agung Peliatan. Hadir pejabat negara Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Wisnu Bawa Tenaya (Ketua Umum PHDI Pusat/Sekretaris Unit Kerja Presiden Ideologi Pancasila), Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Pemkab Gianyar serta Cok Putra (Panglingsir Puri Ubud), Cok Ibah (DPRD Bali) dan Cok Ace (Ketua PHRI Bali). Ditemui usai acara, Senator Arya Wedakarna menyatakan apresiasinya terhadap peresmian Patung Burung Garuda Pancasila yang digagas oleh Puri Peliatan sembari mengingatkan bahwa ideologi Pancasila adalah harga mati. ‘’Ubud itu obat (ubad). Dari zaman kerajaan sampai zaman Bung Karno, Ubud berperan untuk bangsa. Munculnya industri pariwisata pertama kali di Ubud, munculnya Parisada Hindu ya… dari Ubud, munculnya seni klasik dan seni kontemporer yang mendunia jauh sebelum Indonesia merdeka ya… dari Ubud. Jadi, menjaga Ubud sama dengan menjaga Indonesia. Terima kasih Puri Peliatan telah terus membuat sejarah-sejarah baru,’’

ungkapnya. Terkait banyaknya masalah pembangunan pariwisata terutama infrastruktur, kemacetan dan parkir, Gusti Wedakarna menyatakan dirinya cukup malu terhadap keberadaan Ubud saat ini. Pembangunan Ubud kini justru sporadis di tingkatan desa, bukan kewilayahan. ‘’Saat rapat di Ubud saya sudah pernah lontarkan ide agar dibentuk Badan Otorita Pengembangan Kawasan Ubud. Artinya, Ubud harus diatur di tingkat kecamatan, bukan sendiri-sendiri di tingkat desa atau desa adat. Saya dengar komponen di Ubud juga kurang bersatu. Urusan pembangunan lahan parkir dan shuttle saja, antara satu desa dan desa lain belum sepaham. Belum lagi urusan parkir kendaraan karyawan hotel, restoran dan spa di jalur utama Ubud. Harus ada aturan tegas. Saya setuju jika dibuat aturan setingkat kecamatan, baik perda maupuan peraturan kabupaten. Jika tidak ada landasan hukumya sulit mengatur. Ego sektoral masih kental,’’ tegasnya. Pihak DPD-RI rencananya menggelar pertemuan khusus di tingkat kabupaten dan provinsi mendorong terbentuknya Badan Otorita Pembangunan Ubud sebagaimana ide dan gagasan Gusti Wedakarna. ‘’Lihat Kawasan Otorita Tanah Lot, Besakih dan Danau Beratan, semuanya ber-

hasil. Kerja sama desa sangat baik, jadi Ubud harus meniru. Jika tidak dibenahi, Ubud akan ditinggal wisatawan. Review tentang Ubud di perbincangan internasional sudah lampu kuning, terutama kemacetan dan polusi. Saya yang orang Jembrana saja peduli sama Ubud, kok yang di Gianyar malah kurang proaktif,’’ tandas penasihat Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) ini. Gusti Wedakarna berharap Badan Otorita Pembangunan Kawasan Ubud bisa menjadi contoh penataan wilayah dan konservasi lingkungan hidup mengingat kawasan Ubud adalah ikon pariwisata desa internasional di Bali. ‘’Seharusnya masalah kesepakatan otorita di Ubud tidak perlu sampai Senator RI turun tangan atau tingkatan menteri. Cukup diselesaikan di tingkat kecamatan. Asal semua pihak menahan diri, sabar dan berpikiran positif, pasti Ubud akan menemukan kembali rohnya. Ubud harus menjadi destinasi wisata yang mahal dan eksklusif. Sekarang Ubud kehilangan kelasnya, terlalu rancu dan tidak ada blue print. Semoga saja kehadiran saya mampu memacu jengah orang Ubud siapa pun itu. Saatnya Pemkab Gianyar menunjukkan keberpihakan pada Ubud. Stop politisasi Ubud sekarang juga, ini urusan perut rakyat dan kebudayaan,’’ papar Gusti Wedakarna. (ad1553)

Pujawali di Pura Luhur Besi Kalung pangungkat lawang dan matur piuning, dilanjutkan nancep dan upacara caru pangeruak. Setelah rangkaian pebaktian Saraswati dan Banyupinaruh, pada 21 Agustus dilakukan upacara mapinunas tirta, serah terima purana pura dan pasupati purana. Persiapan pujawali baik itu matanding lan nyoroh banten lan catur dilaksanakan Selasa (22/8). Saat puncak pujawali, rangkaian upacara dimulai sekitar pukul 13.00 Wita diawali upacara nedunan pralingga Ida Batara, lanjut ilen pacaruan/ panyapsap dan Ida Batara masucian ke Beji Kauh. Setelah itu Ida Batara katuran datengan tari Rejang dan Baris Gede, lantur ngateb pujawali piodalan, mapurwa daksina, nyanjan, makincang-kincung dan mabyasa. Pura Luhur Besi Kalung merupakan kahyangan jagat dan memiliki keterkaitan erat dengan Pura Luhur Batukaru. Dengan kata lain, kahyangan ini merupakan salah satu kahyangan Catur Angga Pura Luhur Batukaru dalam fungsinya menganugerahkan keamanan atau ketenteraman dunia. Keberadaan pura ini cukup dikenal karena adanya peninggalan Lingga di palinggih pokok (agung). Menurut Jero Mangku setempat, bila Lingga itu dipukul akan mengeluarkan suara nyaring seperti besi. Bentuknya bulat panjang dan pada bagian atasnya dihiasai lingkaran seperti kalung. Dari Lingga seperti berkalung tersebutlah akhirnya pura ini disebut Pura Luhur Besi Kalung. ‘’Pura ini di depannya berisi kata luhur karena letaknya ada di atas perbukitan. Kata Besi Kalung juga dihubungkan dengan Pagerwesi yang berarti berpagar besi melingkar,’’ ujarnya. Lingga Yoni berada di utama mandala pura tepatnya di Linggih Ageng. Struktur bangunan tempat Lingga Yoni bersemayam berupa bangunan batu berundak. Di bawahnya ada pelataran khusus bagi pemangku jika memimpin persembahyangan. Tidak sembarang orang boleh menapaki pelataran Linggih Ageng begitu juga naik ke undakan. Meski diizinkan naik, tidak ada yang berani menyentuh Lingga Yoni tersebut. Yang diizinkan naik ke pelataran dan undakan Lingga Yoni adalah Pemangku Ageng Pura Luhur Besi Kalung, Ida Tjokorda Tabanan, Penganceng Puri Tabanan dan Pemangku Ageng Pura Luhur Batukaru seizin Pemangku Ageng Pura Luhut Besi Kalung. Pujawali di Pura Luhur Besi Kalung akan berlangsung selama tiga hari mulai dari panganyaran, Bali Post/ist SEMBAHYANG - Suasana persembahyangan panyejeran dan pangubaktian. Ida Batara jagi madi Pura Luhur Besi Kalung, Desa Babahan, sineb pada rahina Sanicara Pon Sinta atau Sabtu (26/8) menjelang tengah malam. (kmb28) Penebel, Tabanan.

Tabanan (Bali Post) Bertepatan rahina Buda Kliwon wuku Shinta atau Hari Suci Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin, berlangsung puncak karya pujawali di Pura Luhur Besi Kalung. Pura atau kahyangan ini berlokasi di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Ketua I Panitia Pura Luhur Besi Kalung I Nengah Seriawan, S.Ag., M.Si. menyampaikan, prosesi berjalan seperti karya pujawali sebelumnya. Persiapan pujawali dimulai beberapa hari lalu tepatnya pada Anggara Kasih Dukut (8/8) dengan kegiatan

Lesu, Permintaan Kambing Kurban di Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) – Sejumlah pedagang kambing kurban di Banyuwangi, Jawa Timur, mengeluhkan lesunya permintaan kambing pada Agustus ini. Padahal hari raya Idul Adha tinggal beberapa hari lagi, tepatnya 1 September mendatang. Kholik, salah satu pedagang kambing kurban, mengatakan tahun ini permintaan kambing kur-

ban merosot tajam. Ia menduga salah satu pemicunya adalah berdekatan dengan Agustus dan tahun ajaran baru, sehingga berpengaruh terhadap ekonomi warga. ‘’Bulan Agustus banyak kegiatan dan tahun ajaran baru pasti membutuhkan biaya sekolah. Jadi, berimbas pada penjualan kambing kurban,’’ katanya, Rabu (23/8) kemarin. Tahun lalu seminggu sebelum

Bali Post/kmb30

PAKAN - Pedagang kambing di Banyuwangi sedang memberi pakan ternaknya.

Idul Adha, pihaknya mampu menjual 50 ekor kambing, sedangkan kini baru belasan ekor. Ia pesimis target penjualan tahun lalu 220 ekor bisa terulang lagi mengingat kondisi ekonomi warga. Sebab, selama Agustus banyak kegiatan yang membutuhkan biaya yang berdampak pada minat berkurban. Apalagi ternak kambing biasanya diburu warga perorangan. Selain itu, warga banyak beralih ke ternak sapi untuk kurban, sehingga harganya bisa patungan. Harga kambing kurban tahun ini tak berbeda jauh dibandingkan 2016 lalu. Per ekor berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta. Kambing yang ditawarkan jenis peranakan ettawa (PE). Ukurannya lebih besar dan dagingnya melimpah. Pasokan ternak kambing didatangkan dari Jember, Lumajang dan beberapa sentra peternak di Banyuwangi. Untuk menjaga ternak kambingnya tetap sehat, Kholik memberikan suplemen minuman gula pada malam hari dan minta petugas Dinas Peternakan mengeceknya. ‘’Semua ternak kambing yang kami tawarkan pasti sehat,’’ ujarnya. (kmb30)

DI PELIATAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Wisnu Bawa Tenaya, Cok Ace, Cok Putra, Cok Ibah dan Cok Nindia di Peliatan.

Konsultasi Manajemen Dominasi Kunjungan Klinik Sehat Tabanan (Bali Post) – Klinik Sehat merupakan program Dinas UKM dan Koperasi Tabanan untuk menekan terjadinya koperasi sakit. Hingga saat ini tercatat 107 koperasi sakit di Kabupaten Tabanan. Sejak dibuka, klinik sehat menerima setidaknya lima kunjungan koperasi setiap hari untuk menjalani konsultasi. Sebagian besar berupa konsultasi manajamen seperti cara membuat pembukuan yang benar dan transparan serta bagaimana mengatasi konflik internal koperasi. Manajer Klinik Sehat sekaligus Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Tabanan Ni Nyoman Yudiani, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan sejak dibukanya Klinik Sehat, kunjungan cukup banyak untuk menjalani konsultasi. Kunjungan didominasi oleh koperasi untuk

berkonsultasi mengenai manajemen baik pembukuan maupun penyelesaian masalah internal. Sementara UKM belum ada yang datang menjalani konsultasi. Masih minimnya UKM menjalani konsultasi karena Klinik Sehat belum disosialiasikan secara luas. Terlebih klinik ini baru diresmikan akhir Juli lalu sehingga masih memerlukan sosialiasi untuk memperluas informasi keberadaannya. Konsultasi tidak hanya dilakukan oleh koperasi yang sakit, tetapi juga koperasi yang sehat. ‘’Ada yang kami panggil untuk menjalani konsultasi, yaitu koperasi yang sakit. Tetapi ada juga koperasi sehat datang sendiri untuk konsultasi,’’ ujar Yudiani. Saat ini tiga orang melayani konsultasi di Klinik Sehat, terdiri atas konsultan Dinas Koperasi

dan konsultan dari luar. Layanan tidak sebatas konsultasi manajemen, tetapi juga ada layanan lain seperti konsultasi untuk pendampingan dana bergulir. ‘’Kurangnya minat untuk berkonsultasi mengenai pendampingan akses dana bergulir artinya sebagian besar koperasi di Tabanan sudah mengetahui bagaimana cara mengakses dana bergulir tersebut,’’ katanya. Klinik Sehat memiliki enam layanan, yaitu pelatihan singkat pengembangan usaha, informasi bisnis, advokasi usaha/metoring usaha, akses pemasaran dan IT entrepreneur. Adanya Klinik Sehat untuk koperasi dan UKM diharapkan bisa memberikan solusi bagi permasalahan yang umum terjadi serta memberikan informasi mengenai akses dan pengelolaan modal yang tepat dan benar. (kmb24)

Rusunawa Kalipuro Segera Difungsikan Banyuwangi (Bali Post) Lama tak ditempati, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, segera difungsikan. Tarif sewanya dibanderol mulai Rp 200.000 per bulan. Makin ke atas harga sewanya bertambah murah. Tarif sewa ini berpotensi turun, sebab masih digodok Pemkab dan DPRD Banyuwangi. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Banyuwangi Ikrori Hudanto menjelaskan, tarif rusunawa sudah ada aturannya. Patokannya adalah upah minimum

provinsi. Mereka yang menghuni harus memiliki surat keterangan tak mampu dan berpenghasilan rendah dari desa. ‘’Tarifnya seper tiga dari upah minimum provinsi. Kami masih hitung bersama DPRD untuk nominal pastinya,’’ katanya, Rabu (23/8) kemarin. Rusunawa lima lantai tersebut ditargetkan bisa ditempati tahun ini. Kini, pihaknya masih menunggu regulasi, terutama penetapan hibah dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR). ‘’Itu kan bangunannya milik Kementerian PUPR dan

Bali Post/kmb30

DITEMPATI - Rusunawa di Kalipuro, Banyuwangi, segera ditempati warga tidak mampu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

lahannya punya pemkab. Jadi, kami menunggu surat hibah dari pusat. Sekarang masih proses,’’ jelas Ikrori. Surat hibah akan diikuti perjanjian kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dan Kementerian PUPR. Selanjutnya diatur dalam perbup. Meski begitu, pihaknya mulai melakukan sosialisasi terkait pemakaian rusunawa tersebut. ‘’Selama proses sosialisasi, kami akan cek kondisi listrik dan air. Jangan sampai tak berfungsi ketika akan ditempati,’’ ujarnya. Pihaknya juga menggelar studi tiru ke Pemkot Surabaya yang sudah mampu mengelola rusunawa. ‘’Minimal kami sudah tahu bagaimana mekanisme pengelolaan rusunawa,’’ tambah mantan Kadis Pertanian Banyuwangi ini. Ke depan, pengelolaan rusunawa juga ditangani Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman, sehingga bisa lebih mudah pengawasannya. Warga yang tinggal di rusunawa dibuatkan paguyuban. Total kamar di rusunawa ini sebanyak 198 unit. Pihaknya berharap warga yang masuk ke rusunawa benar-benar layak dan berpenghasilan rendah agar peruntukkan rusunawa tak salah sasaran. (kmb30)


daerah

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

5

Perlu Panduan untuk Wujudkan Kota Pintar Jakarta (Bali Post) – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono mengatakan, perlu ada regulasi nasional dan panduan pengembangan kota pintar yang komprehensif untuk mewujudkan Indonesia Smart Nation. Selama ini daerah sering mengalami keraguan dan ketidakpastian mengenai program kota pintar. Hal itu dikarenakan tidak adanya regulasi dan panduan yang jelas. Soni di Jakarta, Rabu (23/8) kemarin, menjelaskan regulasi dan panduan itu sangat penting untuk mendorong pengembangan kota pintar secara efektif dan efisien, juga saat yang bersamaan membuka ruang untuk inovasi. Tujuan dari kota pintar itu untuk memudahkan layanan masyarakat melalui sistem yang terkoneksi. Saat ini permasalahan di kota sangat kompleks, sehingga pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan kota secara cerdas dengan teknologi informasi menjadi solusi. ‘’Kota pintar merupakan kunci sukses terbentuknya bangsa yang pintar. Makanya saya harap daerah bisa bersinergi, bukan berkompetisi untuk membangun kota pintar hanya untuk kepentingan daerahnya,’’ lanjutnya. Daerah yang sudah sukses mengembangkan inovasi kota pintar di daerahnya harus mau membagi ilmu sehingga dapat bermanfaat bagi daerah lain. Sebaliknya daerah yang masih harus meningkatkan layanan publiknya juga hendaknya mengambil pelajaran dari daerah lain. Menurut Soni, smart nation tidak hanya dibangun oleh pemerintah tetapi juga semua elemen masyarakat. Namun, tetap memuat kearifan lokal dengan melihat kesiapan masyarakat, infrastruktur dan lembaga pendidikan untuk dapat menerapkannya sehari-hari. Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, penting dilakukan pemanfaatan big data dalam setiap pengambilan kebijakan publik. ‘’Sekarang adalah eranya big data, maka perlu diperhatikan untuk setiap pengambilan keputusan publik,’’ jelasnya. Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohamad Ramdhan Pomanto mengungkapkan, kota pintar hendaknya tidak sekadar pencitraan kepala daerah, tetapi benar-benar dilakukan oleh kepala daerah. (ant)

Pariwisata Prioritas Pembangunan NTB Mataram (Bali Post) – Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat H. Rosiady H. Sayuti menegaskan, pariwisata menjadi sektor paling prioritas dalam pembangunan di Provinsi NTB. Penetapannya sebagai sektor prioritas karena didukung potensi yang cukup besar. Sekda NTB menyatakan itu saat memberikan kuliah perdana kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Lombok di Mataram, Rabu (23/8) kemarin. Menurutnya, NTB sesungguhnya memiliki destinasi dan keragaman potensi wisata kelas dunia, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kawasan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora), Geopark Gunung Rinjani, Senggigi, pesona gili-gili dan didukung keragaman tradisi, seni budaya, sejarah dan industri kerajinan rakyat yang unik dan potensial. Potensi yang besar itu perlu ditunjang SDM dan pelaku pariwisata yang profesional dan kreatif. ‘’Pariwisata sulit maju bila tidak didukung SDM yang kreatif dan inovatif,’’ ujarnya. Sekda menitipkan harapan kepada mahasiswa untuk menjadi pioner bagi kemajuan pariwisata NTB, agar mampu bersaing di kancah wisata dunia. Saat ini NTB telah mengalami kemajuan yang pesat di sektor pariwisata. Kemajuan itu ditandai terus meningkatnya jumlah arus kunjungan wisatawan yang telah mencapai 3 juta orang. Infrastruktur penunjang pariwisata juga semakin memadai. Namun, kemajuan itu belum optimal sesuai potensi senyatanya. Apabila dimaksimalkan, Rosiady yakin akan memberikan manfaat dan kontribusi yang semakin besar, utamanya multiplier effect di bidang ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat NTB. Jika saat ini kontribusi sektor pariwisawa terhadap penyerapan tenaga kerja dan pendapatan masyarakat telah mencapai di atas 20%, ke depan kontribusi itu akan terus meningkat seiring dengan pembenahan dan pengembangan yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder lainnya. Ditegaskannya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata memberi perhatian khusus terhadap pembangunan pariwisata NTB. Perhatian itu dibuktikan pada kebijakan pemerintah yang telah menetapkan KEK Mandalika sebagai salah satu prioritas pengembangan destinasi strategis nasional dari tiga destinasi yang diprioritaskan secara nasional. ‘’Kebijakan tersebut kemudian diikuti pembangunan Kampus Poltekpar Negeri Lombok sebagai sarana utama penujang pembangunan SDM di bidang pariwisata,’’ jelas Sekda didampingi Direktur Poltekpar Negeri Lombok Dr. Hamsu Hanafi dan Kepala BPSDM Provinsi NTB H. Rusman. Rosiady mengingatkan ke depan kompetisi dalam industri pariwisata akan semakin berat. Di KEK Mandalika akan dibangun resort wisata enam hotel bertaraf internasional, yang membuka ribuan peluang kerja bahkan menyerap jutaan tenaga kerja dari beragam backround dan skill. Karena itu, ia berharap mahasiswa Poltekpar nantinya akan menjadi yang terdepan dalam mengisi peluang tersebut. ‘’Alumni Poltekpar harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja dalam bidang pariwisata dan mengambil peran strategis dalam menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan di NTB yang efeknya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB secara keseluruhan,’’ tandasnya. (ant)

Bali Post/wan

PAGERWESI - Sejumlah umat Hindu melakukan persembahyangan serangkaian hari raya Pagerwesi di Pura Jagatnatha, Denpasar, Rabu (23/8) kemarin. Pagerwesi dimaknai sebagai momen untuk meningkatkan kualitas diri dengan kekuatan kebaikan dan mendekatkan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

12 Desa di Lotim Alami Kekeringan Parah Lombok Timur (Bali Post) –

Sebanyak 12 Desa di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) dilanda kekeringan parah yang mengakibatkan warga setempat kekurangan air bersih. Di Kecamatan Jerowaru terdapat 15 desa. Dari 15 desa itu, 12 desa yang paling parah mengalami kekeringan yakni Jerowaru, Paremas, Pemongkong, Sekaroh, Ekas Buana, Kwang Dungdo, Seriwe, Wakan, Batu Nampar Induk, Pandan Wangi, Pene dan Batu Nampar Selatan. “Itu memang wilayah yang sering mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Kalau sudah masuk musim kemarau seperti saat ini, warga kami selalu kekurangan air bersih,” kata Camat Jerowaru Lalu Muhammad Zulkifli, di Jerowaru, Rabu (23/8) kemarin. Penduduk di Kecamatan Jerowaru sebanyak 61 ribu jiwa. Penduduk yang terkena dampak kekeringan 45 ribu orang. Menurutnya, kekeringan yang

melanda wilayah tersebut sudah terjadi sejak Juli dan diperkirakan puncaknya akan terjadi pada Oktober atau November 2017. “Selama belum ada hujan turun, selama itu juga kami mengalami kekeringan,” ucapnya. Selama ini jika musim kemarau tiba, warga di tempat itu sangat bergantung pada suplai air bersih yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Provinsi NTB melalui sejumlah mobil

tangki air. Kalau tidak ada suplai, warga akan membeli atau mencari air di luar Kecamatan Jerowaru. Kebutuhan air tersebut bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan seharihari, seperti makan dan minum. Sementara untuk mandi, masyarakat sudah tidak bisa berharap dari suplai air bersih yang diberikan pemerintah. Sementara untuk air pertanian, praktis sudah tidak ada. “Sekali pengiriman bisa sampai 300 ribuan liter air untuk dibagi kepada warga di 12 desa. Warga membagi masing-masing air, ada 20 liter dengan harga Rp 4 ribu,” terang Zulkifli. Sebenarnya sudah ada upaya dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan air di tempat itu, selain suplai air bersih. Salah satunya dengan mengalirkan air dari Bendungan Pandan Duri ke Kecamatan

Pulau Batek Strategis untuk Pangkalan Militer Kupang (Bali Post) – Pulau Batek yang terletak di wilayah Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse, sangat strategis untuk pembangunan pangkalan militer Indonesia. Kasie Teritorial Korem 161/Wirasakti Kupang Letkol Inf. Afson Sirait di Kupang, Rabu (23/8) kemarin, menyatakan letak Pulau Batek sangat strategis bagi Indonesia untuk membangun pangkalan militer, sehingga sampai saat ini masih tetap dipertahankan sebagai bagian dari wilayah NKRI dalam persoalan sengketa tapal batas dengan Timor Leste. Ia mengatakan hal itu dalam diskusi publik mengenai ‘’Optimalisasi Peran Pers dan Generasi Muda dalam Memperkuat Rasa Kebangsaan di Perbatasan’’, yang digelar PWI NTT bersama Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI) di Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang. Saat ini Pulau Batek tengah diduduki oleh pasukan Marinir dan TNI-AD untuk menjaga keamanan di pulau yang menjadi beranda terdepan NKRI itu. Pulau Batek dari hasil peta topografi Angkatan Darat merupakan wilayah yang menguntungkan bagi Indonesia. Namun,

dalam peta Traktat atau Treaty Portugis pada 1904 menguntungkan pihak Timor Leste karena penentuan batasnya. Untuk itu, pemerintah Indonesia melalui TNI tetap menjaga dan mempertahankan keberadaan Pulau Batek yang merupakan miliki NKRI di tengah persoalan sengketa wilayah perbatasan pada sejumlah titik seperti di Naktuka, Kabupaten Kupang, maupun di Kabupaten Timor Tengah Utara. Menurutnya, alternatif solusi yang dipersiapkan pemerintah Indonesia jika penentuan wilayah batas tidak terselesaikan, yakni membagi wilayah sengketa tersebut menjadi dua bagian dengan Timor Leste. Itu menguntungkan karena Pulau Batek tetap menjadi milik Indonesia. Jika pulau itu menjadi milik Timor Leste, bisa juga digunakan untuk membangun pangkalan militernya. TNI terus berupaya memaksimalkan upaya penjagaan di wilayah tapal batas melalui pos-pos Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, masing-masing sektor barat sebanyak 19 pos dan sektor timur 20 pos. Selain itu, upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara juga dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di kawasan terisolir di perbatasan yang sudah disetujui pemerintah untuk dilakukan setiap tahun. (ant)

Jerowaru. Tetapi tidak seberapa debit air yang disuplai untuk wilayah itu. “Rencananya tahun ini dilakukan pemerintah daerah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS), tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkapnya. Kalaupun membangun sumur bor, maka air yang keluar terasa asin, mengingat posisi Kecamatan Jerowaru berbatasan langsung dengan pantai. Meski selalu dilanda kekeringan, warga setempat sejauh ini belum pernah mengeluhkan gangguan kesehatan. Walaupun begitu, pihaknya berharap agar ada solusi yang lebih efektif mengatasi persoalan kekeringan di wilayah tersebut. Paling tidak ada upaya nyata untuk mengatasi persoalan kekeringan. “Untuk mandi besar saja warga kami sulit,” tandas Zulkifli. (ant)

8.072 Warga Lamar CPNS Kemenkum HAM Kupang (Bali Post) – Sebanyak 8.072 warga di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melamar secara daring (online) untuk mengisi formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Wilayah NTT. ‘’Dari jumlah itu yang sudah mengirimkan berkas via Kantor Pos sebanyak 2.988 orang untuk formasi SLTA/sederajat, sedangkan untuk formasi Diploma 3 sebanyak 197 orang,’’ kata Sekretaris Panitia Penerimaan CPND Kantor Wilayah Kemenkum HAM NTT Mariana Manuhutu di Kupang, Rabu (23/8) kemarin. Ribuan pelamar itu akan memperebutkan jatah penerimaan 280 posisi seperti yang dialokasikan pusat bagi NTT. Alokasi tersebut, yakni 366 orang untuk formasi SLTA/ Sederajat, 12 formasi Diploma 3, sarjana 59 orang dan satu orang untuk formasi dokter umum. Khusus pelamar yang mengantongi status pendidikan sarjana harus melakukan pendaftaran secara daring di tingkat pusat dengan tes CAT dan wawancara. ‘’Sementara kami di daerah hanya menerima pendaftaran untuk formasi SLTA dan D-3,’’ ujarnya. Dari hasil pantauan sementara, jumlah formasi yang lebih banyak diminati pelamar hingga hari ke-22 pembukaan seleksi CPND yakni sebagai penjaga tahanan. Secara nasional, pemerintah membuka lowongan untuk Kemenkum HAM dan Mahkamah Agung dengan rincian masing-masing 17.241 formasi dan 1.684 formasi. Pendaftaran untuk mengisi formasi itu hanya bisa dilakukan secara daring melalui alamat https://sscn.bkn.go.id mulai 1-31 Agustus 2017. Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu formasi sesuai kualifikasi pendidikan pada satu instansi dalam satu periode. Mereka yang lulus dalam seleksi administrasi akan dilanjutkan ke tahapan seleksi selanjutnya. (ant)

Kiat Ida Wayan Oka Kembangkan Pertanian

Manfaatkan Tanah Marginal hingga Jadi Produk Kemasan

Bali Post/gik

CABAI – Tanaman cabai yang dikembangkan di lahan pertanian di Dusun Gunaksa, Desa Ababi, Karangasem.

MENJADI petani harus kreatif. Petani yang hanya menjalankan rutinitas tidak akan pernah maju. Itu yang dirasakan Ida Wayan Oka, salah satu praktisi pertanian di Kabupaten Karangasem. Sejak beberapa tahun terakhir, ia giat mencari lokasi lahan-lahan tidur atau marginal yang tak dimanfaatkan. Bukan untuk tanah kapling, melainkan mengembangkan pertanian. Produk yang dikembangkan meliputi cabai, bawang merah, gandum, tomat dan lainnya yang dibutuhkan di Bali. Oka tergerak memanfaatkan tanah-tanah marginal di Karangasem sebagai upaya pengembangan pertanian. Dengan melibatkan kelompok-kelompok pertanian, ia mengembangkan beberapa produk yang menjadi kebutuhan sehari-hari, seperti cabai. Di Dusun Gunaksa, Desa Ababi, awalnya dicoba dikembangkan cabai dalam lahan seluas satu hektar. Setelah berjalan beberapa bulan, hasilnya cukup bagus. Berkat antusiasme kelompok tani setempat, kini lokasi pengembangan cabai di sekitar lokasi itu sudah mencapai 11,2 hektar. Oleh karena lahan dan lingkungan sekitarnya cocok, produk pertanian itu dibuat berkelanjutan untuk menjaga persediaan produk di pasaran. Agar produksi tidak ter-

putus, setiap bulan dilakukan penanaman bibit baru, sehingga tidak perlu membeli lagi. ‘’Penanaman bibit kami atur seluas dua hektar per bulan agar hasilnya tidak terputus,’’ kata Ketua Asosiasi Agribisnis Karangasem ini saat ditemui di Amlapura, Rabu (23/8) kemarin. Lancarnya pengembangan produk pertanian ini tidak terlepas dari pendampingan yang diberikan Bank Indonesia. Pendampingan dimulai dari pengolahan tanah, persediaan bibit, penggunaan pestisida nabati hingga pencarikan pasar yang tepat. BI juga mengajarkan agar dalam pengembangan produk pertanian tidak menggunakan pupuk berbahan kimia, tetapi hasilnya tetap maksimal. ‘’Pada intinya bertani itu tidak sulit. Tinggal ada kemauan dan jangan memaksakan produk yang tidak cocok dengan lahan,’’ ujar tokoh pertanian asal Budakeling ini. Menurut Ida Wayan Oka, produk-produk lain sebenarnya sangat mudah dikembangkan di Karangasem. Bawang merah berpotensi dikembangkan di wilayah Jungutan, mulai dari Dusun Pura, Bukit Cemara, Nangka ke timur hingga memasuki wilayah Abang serta Batur (Bangli). Bila lahan tersebut dimanfaatkan, bisa dibayangkan betapa besar produksinya. Gandum juga cocok dikembangkan di sana.

Hasil pertanian yang dikembangkannya sudah diolah menjadi beberapa produk kemasan. Contohnya cabai sudah banyak dikembangkan menjadi sambal. Agar awet, tidak menggunakan bahan pengawet. Caranya dengan menurunkan PH-nya dari 4 menjadi 3,5, sehingga bisa tahan enam bulan. Cabai hijau juga bisa dikemas menjadi sambal. Ini sudah sukses dilakukan dan diserap pasar dengan baik melalui upaya BI yang mempertemukan langsung antara petani dan pembeli. Sementara tomat dikemas menjadi sirup. Ida Wayan Oka juga aktif mengembangkan produk pertanian hingga ke Nusa Penida melalui pendampingan yang diberikan BI. Di wilayah Klungkung ini dikembangkan cabai dan hasil olahan rumput laut. Pendampingan BI juga cukup baik karena diberikan dari awal sampai akhir, hingga pemasarannya. Ini yang membedakan pendampingan BI dengan pemerintah daerah, sehingga program pemerintah daerah sering gagal di tengah jalan. ‘’Lemahnya pemerintah di situ. Pendampingannya cuma di awal. Ini kadang membuat petani ragu mengikuti program pemerintah. Pemerintah daerah mesti mau bersinergi dengan praktisi pertanian untuk membangun pertanian berkelanjutan,’’ tegasnya. (gik)


OPINI

6

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Toleransi bagi Negara Tetangga LAGI-LAGI soal Malaysia. Seolaholah urusan dengan negeri jiran ini tidak habis-habisnya. Sebenarnya, kategori masalah di antara kedua negeri serumpun ini termasuk ‘’remeh’’. Mulai dari soal klaim Kuala Lumpur terhadap apa yang dimiliki Jakarta. Dari tari Reog Ponorogo, Pendet, batik, perang di antara warganet, dan terakhir insiden bendera terbalik Indonesia di arena SEA Games. Sebenarnya, sejarah ataupun bibit konflik memang sudah sejak dulu ada. Cuma hal itu diselesaikan dengan diplomasi yang akhirnya berbuah mulus. Meredakan ketegangan dan akhirnya kembali ‘’tidak terjadi apa-apa’’. Dan saat ini pun, kasus bendera ini, nota keberatan diplomatik sudah dilayangkan Kemenlu RI dengan timbalannya di Malaysia. Sejauh ini, kembali Malaysia minta maaf dan memang seharusnya begitu. Tetapi, ya tetapi, tentu bagi banyak orang dan kita sendiri, nampaknya Malaysia sering kali mencari ‘’gara-gara’’. Untuk event sekaliber SEA Games ini, kesalahnnya begitu fatal. Bagi masyarakat Indonesia, tentu ini dipandang bukan hal remeh. Bendera Merah Putih adalah personifikasi seluruh rakyat. Akan dipandang sebagai penghinaan besar kalau lambang nasional ini diperlakukan tidak sebagaimana mestinya oleh bangsa lain. Akan tetapi, kesalahan tetap juga sebagai kesalahan dan memang Malaysia minta maaf dan akan menarik kemudian mencetak kembali yang benar. Apakah itu mengobati kemangkelan serta kejengkelan masyarakat terhadap perilaku Malaysia. Ada yang menerimanya dengan lapang dada dan banyak pula yang masih menyimpan sakit hati. Untuk acara sebesar ini, rasanya kesalahan fatal itu sungguh tidak bisa dipercaya. Gelaran kelas kampung pun rasanya harus mengecek kembali berkali-kali segala sesuatunya yang berhubungan dengan para tamu yang hadir. Kita berusaha menjadi tuan rumah terbaik dan membuat para tamu kita puas dan merasa terhormat. Lagi-lagi, beginilah yang terjadi. Begitu terus. Kesalahan timbul kemudian selesai dengan minta maaf. Selalu begitu. Harga diri sebagai bangsa memang sangat dipertaruhkan. Kita memang tidak memprovokasi, tidak mengompori, tidak pula mengintimidasi agar masyarakat berbuat hal serupa. Tidak. Kita bangsa yang beradab, penuh toleransi dan mengutamakan rasa bertetangga yang baik, tenggang rasa, dan saling menghormati. Ini tentu saja, dalam politik internasional bisa diartikan begitu. Dalam konteks faktual dan aktualitasnya, kehidupan bertetangga yang baik dan saling menghormati itu sering kali tercipta manakala ada beberapa kondisi. Misalnya, kesetaraan kondisi kesejahteraan masyarakatnya, kemampuan militer, kemampuan ekonomi, kemampuan politik dan sebagainya? Sudahkah dalam hal ini kita setara dengan Malaysia? Terus terang saja belum. Meskipun kita dengan gagah membantah bahwa kita tidak inferior, tetapi Malaysia sebaliknya. Mereka merasa lebih superior. Dalam kasus TKI pun kita sering kali mengalami kejadian mengenaskan dan harus menelan pil pahit. Pemerintah harus bekerja keras agar Indonesia benar-benar bisa maju dengan segala potensinya. Kalau kita kuat, bangsa lain tidak akan berani macam-macam. Itu saja kuncinya.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Utang Harus Dibayar Dengan berat hati, saya menulis pada surat pembaca ini, sejak tahun 2007 sampai 2014, ada beberapa orang yang datang ke rumah saya minta dibantu dengan berbagai kesulitan. Sampai tahun 2017 ini, orangorang tersebut tak ada yang mengerti. Sudah dibantu dengan tanpa bunga, tanpa jaminan, orang-orang tersebut ternyata tak punya rasa terima kasih, dan tak punya rasa malu. Bagaimana saya tidak kecewa, saya manusia biasa bukan malaikat. Dari beberapa orang yang datang ke rumah saya, ada yang anaknya tabrakan, patah tulang di bahu, anaknya diwisuda, ada yang dipakai modal, serta ada yang keponakannya masuk rumah sakit, saya juga bantu. Mereka ngakunya pinjam hanya dua bulan, tetapi sekarang sudah 2 tahun 4 bulan, belum juga lunas. Kalau begini apakah saya pasrah saja jadi orang. Apakah ini yang namanya nasib/takdir? Tetapi yang pasti saya sedih jadi orang. Kepada orang yang telah merasa sudah saya bantu, mohon kesadarannya bahwa utang harus dibayar sekalipun saya bukan orang kaya, tetapi saya sudah membantu anda dari kesusahan tanpa bunga. I Made Merdiata Jl. Seroja, Denpasar

Momen Membuktikan Indonesia Bangsa Besar Insiden terbaliknya warna bendera Indonesia pada buku tamu SEA Games yang berlangsung di Malaysia, sangat menarik untuk dibahas. Masalahnya insiden itu menyentuh negara yang terlibat dalam pesta olahraga melibatkan seluruh negara ASEAN plus Timor Leste. Dengan konstelasi demikian, berarti dipandang seluruh negara di kawasan Asia Tenggara mengetahui kejadian itu, dan kemungkinan juga diketahui oleh kurang lebih dari 400 juta rakyat yang menaruh perhatian terhadap pesta olahraga ini.

Oleh I Gusti Ngurah Mariyana eteledoran itu terjadi pada level negara. Artinya, pelaksana ini adalah negara, yang sudah mempersiapkan diri bukan saja berbulan-bulan, tetapi lebih dari setahun. Seharusnya, untuk kegiatan berlevel negara yang berpotensi diketahui oleh ratusan juta penduduk, harus dilakukan secara hatihati, berkali-kali dicek ulang sebelum kemudian dicetak. Apalagi kemudian yang terkena keteledoran itu menyangkut simbol negara, di mana seluruh rakyat akan merasakan ketersinggungan hatinya manakala terjadi kesalahan posisi dalam simbol tersebut. Kehati-hatian itulah yang mestinya harus dilakukan oleh Malaysia sebagai penyelenggara SEA Games. Sebuah keteledoran, sangat mungkin terjadi pada manusia. Akan tetapi, manakala keteledoran itu menyangkut negara, simbol negara dan sejenisnya, wajar negara yang menjadi korban merasa tersinggung dan protes. Karena masalah antarnegara inilah maka protokoler dalam hubungan antarnegara perlu sangat hati-

hati dan menguji berkali-kali persiapannya. Jadi, memang harus disayangkan kalau kemudian Malaysia salah dalam memosisikan simbol utama negara Indonesia. Bahwa kemudian Malaysia meminta maaf secara resmi, memang sepatutnyalah hal itu dilakukan. Sangat memalukan, negara yang serumpun Melayu sangat ceroboh dalam membuat simbol suatu negara. Apalagi kalau kemudian dilihat bahwa di zaman teknologi seperti sekarang, hanya tinggal mengklik, dalam hitungan beberapa detik saja pasti sudah tahu bagaimana gambar, gambaran dan posisi warna bendera suatu negara. Alangkah ceroboh dan malasnya oknum bersangkutan apabila kemudian hanya untuk mengecek posisi bendera saja tidak mampu. Di negara yang kemampuan ekonominya telah sampai berani menjadi sponsor Formula 1, seharusnya ketelitian itu menjadi hal yang nomor satu, demi menjaga martabat dan persaudaraan dengan negara tetangga. Permintaan maaf dan pengakuan kesalahan, merupakan jawaban yang pantas dari Malaysia. Demikian juga penarikan

buku tamu serta pencetakan ulang dan penyebaran ulang buku yang baru tersebut kepada para tamu. Akan tetapi, dalam konteks pencitraan dalam hubungan antarbangsa, peristiwa ini dapat menghasilkan beberapa hal. Yang pertama, adalah citra Malaysia sebagai penyelenggara kegiatan besar olahraga. Citra sebagai negeri ceroboh, kurang teliti, akan dapat memerosotkan negara tersebut sebagai negara yang kurang respek dan menaruh perhatian kepada negara lain. Betapapun ini merupakan kecerobohan individual, akan tetapi begitu ia terangkat pada posisi internasional, hal itu akan memberikan citra tidak bagus kepada Malaysia. Di zaman globalisasi seperti sekarang, citra seperti ini cukup mengganggu. Paling tidak pertanyaan-pertanyaan tentang kecerobohan tersebut akan muncul dalam hal manakala negara bersangkutan melakukan kontak dengan negara lain. Kontak yang paling utama di zaman sekarang adalah soal perjanjian. Di balik diplomasi yang dilakukan oleh satu negara, ada ‘’tangan’’ tersembunyi yang ikut

menentukan, yaitu sahabat dari negara yang diajak melakukan perundingan. Di sini, Indonesia dapat saja ‘’membisikkan’’ sesuatu kepada negara yang menjadi sahabat Indonesia manakala negara ini melakukan perjanjian dengan negara lain. Meskipun potensi ini kecil, tetapi tetap memiliki kekuatan besar jika itu diberdayakan. Faktor kedua, bisa jadi ini sifatnya politis. Pertanyaan apakah tidak ada upaya meneliti lagi warna bendera negara sebelum dicetak di dalam kartu undangan untuk kegiatan penting selevel SEA Games? Apakah panitia tidak memiliki referensi bendera di tengah demikian mudahnya mencari informasi di zaman internet ini? Katanya, Malaysia telah maju sekian langkah dibanding dekade tujuh puluhan? Pertanyaan sederhana yang mestinya mampu dijawab secara sederhana pula, tiba-tiba saja menjadi sulit untuk menjawab. Dari konteks inilah bisa-bisa ada penafsiran bahwa peristiwa terbaliknya warna bendera itu merupakan upaya politis untuk meremehkan Indonesia di mata Malaysia dan mungkin juga di mata internasional. Kesalahan yang kemudian terungkap di media massa internasional tepat pada saat ada perhelatan olahraga internasional, justru akan menjadi perhatian publik. Ketiga, dalam hal hubungan antara Indonesia dan Malaysia, seharusnya kedua belah pihak harus hati-hati. Sejarah kedua negara, baik pada bidang politik maupun olahraga selalu bersaing. Pernah ada konflik ‘’Ganyang Malaysia’’ zaman Orde

Progresivitas Putusan Pengadilan PENGADILAN Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Selain vonis penjara dimaksud, Siti Fadilah juga dikenai kewajiban denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan. Penjatuhan vonis dimaksud didasarkan pada pertimbangan majelis hakim yang menangani perkara terkait yang menyatakan bahwa Siti terbukti dalam sidang pengadilan menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki terkait kapasitasnya sebagai Menteri Kesehatan pada saat kegiatan pengadaan alat kesehatan. Putusan yang dijatuhkan pada Siti Fadilah lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut yang bersangkutan dipenjara selama enam tahun. Model putusan semacam ini yang vonisnya lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum begitu kerap meramaikan lapangan penegakan hukum di Tanah Air. Tentunya patut digarisbawahi bahwa model putusan yang terlalu mudah memberikan keringanan atau setidaknya tidak sejalan dengan tuntutan jaksa penuntut umum pada akhirnya akan berpotensi menghilangkan efek jera. Jika kemudian pengadilan terlalu bermurah hati untuk menjatuhkan vonis, khususnya dalam perkara korupsi, maka sangat diyakini bahwa upaya pemberantasan korupsi menjadi sulit dituntaskan secara menyeluruh.

Oleh Dr. Janpatar Simamora, S.H., M.H. Sejalan dengan itu, semestinya vonis terhadap perkara korupsi mampu dibangun sedemikian rupa dengan mencerminkan adanya progresivitas putusan. Progresivitas dimaksud sepatutnya mencerminkan adanya peningkatan vonis yang dijatuhkan dibanding tuntutan yang diajukan. Progresivitas vonis perkara korupsi dapat juga diwujudkan melalui pengadilan dalam jenjang tingkatan yang lebih tinggi, yaitu melalui sarana banding di Pengadilan Tinggi maupun kasasi di Mahkamah Agung. Dalam beberapa perkara korupsi, model putusan progresif sudah pernah mengemuka, khususnya di tingkatan MA. Didasarkan pada catatan historisnya, sejumlah vonis yang mengarah pada model progresivitas dapat dicermati pada beberapa kasus korupsi yang sampai pada MA. Tepatnya pada 15 September 2014, misalnya, MA memperberat hukuman bagi politisi Luthfi Hasan Ishaaq dari yang sebelumnya divonis 16 tahun menjadi 18 tahun penjara. Tidak cukup sampai di situ, kala itu MA juga mencabut hak politik Luthfi untuk dipilih dalam jabatan publik. Putusan dengan ketua majelis kasasi Artidjo Alkostar, dan masing-masing anggota, M. Askin dan M.S. Lumme itu patut dimaknai sebagai langkah maju yang ditorehkan MA dalam

upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Dalam kapasitasnya selaku anggota DPR kala itu, Luthfi dinyatakan terbukti terlibat dalam hubungan transaksional dengan mempergunakan kekuasaan elektoral demi upaya meraup sejumlah imbalan dari pengusaha dagang sapi. Tidak hanya itu, yang bersangkutan juga dinyatakan terbukti menerima janji pemberian uang senilai Rp 40 miliar dari PT Indoguna Utama. Atas dasar itulah maka kemudian MA memandang cukup layak untuk memperberat vonis terhadap Luthfi. Sementara sebelumnya, Luthfi dijatuhi vonis 16 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Selain itu, Pengadilan Tipikor juga menjatuhi hukuman tambahan berupa denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan. Luthfi dinyatakan terbukti melakukan perbuatan korupsi serta tindak pidana pencucian uang. Adapun di tingkat banding, hukuman Luthfi hanya mengalami sedikit ‘’revisi’’ yaitu terkait dengan lamanya subsider denda, yang sebelumnya dinyatakan satu tahun kurungan menjadi enam bulan kurungan. Di tingkat kasasi, majelis kasasi di MA menilai bahwa judex facti, dalam hal ini Pengadilan Tipikor dan PT DKI Jakarta kurang

mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan bagi terdakwa sebagaimana diisyaratkan dalam pasal 197 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di dalam pertimbangan hukumnya. Dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat, maka semestinya Luthfi menjadi pihak yang turut memperjuangkan kepentingan rakyat sesuai dengan tugas, tanggung jawab dan kewenangannya. Namun yang justru dilakukan oleh Luthfi adalah sebaliknya. Yang bersangkutan justru tidak berupaya memperjuangkan nasib masyarakat luas. Oleh sebab itulah, maka kemudian majelis hakim kasasi memandang bahwa terdapat sejumlah hal yang dapat dijadikan dasar untuk memperberat hukuman Luthfi. Vonis semacam ini tentu patut dimaknai sebagai langkah progresif dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Bagaimanapun bangsa ini sudah bersepakat sejak awal, khususnya sejak era reformasi bahwa perbuatan korupsi adalah merupakan jenis kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu, maka menjadi sangat beralasan kiranya untuk menjatuhkan vonis berat terhadap siapa saja yang terjerat dalam kasus korupsi. Langkah semacam ini teramat sangat dibutuhkan dalam rangka melahirkan efek jera di kemudian hari.

Lama. Lalu masalah Kepulauan Sipadan-Ligitan, lalu persoalan tari-tarian. Jadi, kedua negara seharusnya memang hati-hati dalam membuat apa pun yang menyangkut simbol, tradisi, politik sampai dengan ucapan para elite. Dalam konteks dua negara yang mempunyai rumpun yang sama, tetap ada bahaya yang terselip di dalamnya. Kewarganegaraan akan menjadi simbol nasional yang dapat mengganggu persamaan budaya dan rumpun tersebut. Konflik akan terjadi antardua rumpun atas dasar nasionalisme. Irak dan Iran tetap berperang meskipun keduanya mempunyai suku Kurdi atau sama-sama mempunyai pemeluk Syiah dan Sunni. Jika dicari pelajarannya, Indonesia harus menarik pelajaran besar. Dalam beberapa bulan ke depan, kita akan menjadi penyelenggaran Asian Games. Tidak boleh ada kesalahan sedikit pun terhadap simbol-simbol negara lain. Akan memalukan kalau ada balas dendam kepada Malaysia. Memalukan juga jika keliru menyanyikan lagu negara lain saat pesta pengalungan medali emas pemenang pertandingan. Indonesia harus mampu menarik perhatian dunia dengan memperlihatkan budaya bangsa yang tidak suka konflik, tidak berbuat curang dan selalu menghargai negara mana pun di seluruh dunia ini. Peristiwa terbaliknya warna bendera ini pada sisi lain mesti memacu semangat warga Indonesia sebagai warga yang kaya dengan segala hal. Harus mampu membangkitkan diri agar tidak merasa dilecehkan pihak lain.

POJOK Indonesia-Vietnam sepakat kerja sama bidang perikanan. - Pertanian jangan dilupakan. *** Anggaran bencana Pasar Badung diduga salah sasaran. - Ini juga ‘’bencana’’. *** Tiga PTS di Bali masuk 100 PT terbaik di Indonesia. - Semoga lulusannya juga terbaik.

Penulis, Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran; Pengajar di Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen, Medan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

BURUNG Sejumlah pengunjung melihat burung dan berbagai jenis hewan lainnya yang dijual di pasar burung Denpasar. Foto diambil belum lama ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Dana Desa Perlu Dilakukan Pembenahan Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/kmb24

SUMBANGAN - Pemberian sumbangan untuk para korban yang sepeda motornya terbakar di areal parkir BRSU Tabanan, Sabtu (19/8) lalu.

Empat Sepeda Motor Terbakar Tabanan (Bali Post) Empat sepeda motor terbakar di lahan parkiran BRSU Tabanan, Sabtu (19/8) lalu, pukul 02.30 Wita. Karena masih di wilayah BRSU, pihak manajemen berinisiatif membantu dengan cara menggalang dana simpati melibatkan seluruh karyawan BRSU. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan penggalangan dana simpati itu dilakukan untuk pemilik empat sepeda motor yang terbakar di areal parkir depan BRSU Tabanan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran itu masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Susila menambahkan, secara legalitas, BRSU Tabanan sesungguhnya tidak mempunyai kewajiban memberikan ganti rugi. Alasannya, BRSU Tabanan tidak memungut retribusi dari parkir itu. ‘’Tetapi secara moral, kami merasa berkewajiban membantu korban,’’ ujarnya. Dari laporan kepolisian, empat sepeda motor yang terbakar itu milik I Gusti Komang Samiarta asal Jembrana, I Gede Putu Purwita asal Tabanan, I Nyoman Darma asal Tabanan, dan satu pemilik sepeda motor itu belum diketahui. (kmb24)

Dana desa dalam implementasinya masih perlu dilakukan pembenahan. Tak sedikit desa yang dinilai terlalu banyak membuat program dan cenderung sejenis dengan desadesa lainnya. Kendati ada pula desa yang sudah memanfaatkan dana desa dengan baik dan berjalan ke arah pengentasan kemiskinan. ‘’Tujuannya bagus untuk menggerakkan ekonomi di desa, cuma nanti dalam pelaksanaannya harus diperbaiki lagi. Ada yang terlalu banyak programnya, mestinya sih tiap desa beda-beda,’’ ujar Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara, di Badung, Rabu (23/8) kemarin. Menurut Moermahadi, pemerintah khususnya Kementerian Desa dan Kementerian Keuangan juga sudah menyadari hal itu. Pihaknya bahkan tengah mengadakan Focus Group Discussion dengan kementerian terkait untuk memetakan masalah-masalah terkait dana desa. ‘’Kita mesti lakukan pemetaan dulu, tidak semua permasalahan sama di tiap desa maupun di tiap kabupaten. Mekanismenya seperti apa, atau mungkin ada yang salah dalam penyaluran. Nanti mungkin diperbaiki Kemenkeu karena dana desa sekarang dikasih langsung ke rekening kabupaten/kota, baru ke rekening desa,’’ jelasnya. Moermahadi menambahkan, tidak tertutup kemungkinan dana desa untuk sementara distop penyalurannya sembari dilakukan pembenahan. Sesuai tahapan, masing-masing desa nantinya akan menerima Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar dana desa. Sedangkan saat ini baru di tahapan Rp 800

juta per desa. Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK RI R. Yudi Ramdan Budiman mengatakan, tahun ini memang difokuskan pada pemetaan masalah dana desa dengan cara FGD. Pasalnya, BPK terlebih dahulu ingin memahami postur dan platform dana desa. Mengingat, rencana pemeriksaan oleh BPK ke depan merupakan proses yang berkelanjutan. ‘’Sekarang lagi pemetaan, tahun depan mulai lihat programnya. Apa saja yang kita angkat cakupan pemeriksaannya, yang jelas itu sudah masuk ke dalam rencana pemeriksaan BPK 5 tahun ke depan karena dana desa merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat desa,’’ jelasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana mengatakan, dana desa yang diterima Bali tahun 2017 sebesar Rp 537.258.505.000. Dari jumlah itu, 90 persennya dibagi rata untuk 636 desa. Sisanya 10 persen dibagi mengikuti variabel yang ada seperti jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, kesulitan topografi, dan luas wilayah. ‘’Itu digunakan untuk infrastruktur dan pemberdayaan. Khusus infrastruktur, hanya dua hal

yakni infrastruktur dasar dan infrastruktur sosial dasar,’’ jelasnya. Menurut Lihadnyana, masyarakat kerap salah mengartikan infrastruktur dasar dengan membuat taman, patung atau tugu memakai dana desa. Padahal, yang dimaksud infrastruktur dasar adalah infrastruktur yang dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Seperti misalnya pembangunan poliklinik, pasar desa, dan jalan usaha tani. ‘’Infrastruktur dasar kan mendorong pergerakan ekonomi di desa, misalnya jalan usaha tani dia bikin. Tapi kadangkala kita juga harus mencermati, ini kan ada BKK (Bantuan Keuangan Khusus) untuk subak, jangan sampai ada tumpang tindih penggunaan anggaran pada objek yang sama,’’ imbuhnya. Itu sebabnya, Lihadnyana mengaku sangat mencermati Rencana Kerja Pemerintah (RKP) desa terkait penggunaan dana desa untuk infrastruktur. Hal tersebut kemudian dijadikan catatan untuk melakukan verifikasi terhadap proposal BKK Subak agar jangan sampai dobel. Tidak saja provinsi, kabupaten/ kota yang memberikan pula bantuan kepada subak atau desa pakraman juga diminta melakukan hal sama. (kmb32)

Curi HP Istri Tentara, Jukir Ditangkap Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian terjadi di areal parkir depan Supermarket Tiara Dewata di Jalan Sutoyo, Denpasar, Kamis (20/7) lalu. Guru SMP di Denpasar yang juga istri tentara, Endang Ratna Hariati (54), kehilangan HP yang disimpan di dasboard sepeda motornya. Tersangka pelakunya juru parkir (jukir), I Wayan Bud (33), ditangkap Senin (21/8) lalu. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan, Rabu (23/8) kemarin, peristiwa itu terjadi Kamis (20/7) lalu sekitar pukul 15.00 Wita. Korban yang beralamat di Asrama Prajaraksaka Blok A, Pemogan, Denpasar Selatan ini, datang ke Tiara Dewata untuk membeli buah. Karena buru-buru, korban lupa mengambil HP Samsung Galaxy yang ditaruh di dasbord sepeda motornya. Berselang beberapa menit kemudian, korban balik ke parkir dan langsung menuju rumahnya. Namun setibanya di Jalan Teuku Umar, Denpasar, ia baru sadar HP-nya hilang. Korban langsung balik ke TKP tetapi pelaku mengaku tidak mengambil HP tersebut. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Pol-

Bali Post/rah

INTEROGASI - Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menginterogasi tersangka I Wayan Bud. sek Denbar. ‘’Kami langsung menyelidiki kasus itu. Kami periksa saksi-saksi di antaranya juru parkir yang ada saat itu,’’ ujarnya. Hasil penyelidikan dicurigai Bud pelakunya. Pasalnya, ada saksi dan alat bukti,

akhirnya pelaku ditangkap. ‘’Barang bukti HP milik korban masih dibawa pelaku. Nomornya sudah diganti,’’ kata Aan. Saat diinterogasi, pelaku mengaku ingin memiliki HP tersebut. Ia pun mengaku menyesali perbuatannya. ‘’Seha-

rusnya kalau ada barang ketinggalan di motor diamankan, beri tahu pemiliknya. Kami mengimbau kepada semua pihak termasuk juru parkir ikut menjaga keamanan, jangan malah sebaliknya,’’ ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Bali Post/lun

PUJAWALI – Pujawali di Pura Ratu Mas Seseh, Mengwi, Badung berlangsung bertepatan dengan hari raya Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin. Para pamedek sudah berdatangan sejak pagi ke pura itu untuk melakukan persembahyangan. Tampak pamedek sedang sembahyang di Pura Kramat Ratu Mas Sakti Seseh, yang kemudian dilanjutkan di Pura Ratu Mas.


BANGLI

8

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Peternakan Ayam di Penglipuran Dikeluhkan Warga Bendesa akan Gelar ’’Paruman’’

Bangli (Bali Post) Keberadaan peternakan ayam di Desa Penglipuran Kelurahan Kubu, dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, peternakan ini menebar bau tak sedap dan memicu banyaknya lalat. Guna mencari solusi atas persoalan ini, Desa Adat Penglipuran akan segera melaksanakan paruman. Bendesa Adat Penglipuran I Wayan Supat, Rabu (23/8) kemarin, mengakui jika warganya memang Bali Post/nan sering mengeluhkan I Wayan Supat keberadaan kandang ayam di dekat permukiman. ‘’Memang warga kita banyak yang mengeluhkan banyaknya lalat dan bau tak sedap. Ini baru keluhan dari warga kita saja. Kalau dari pengunjung sampai saat ini memang belum ada,’’ katanya. Menurut Supat, lalat makin banyak berseliweran di permukiman terutama ketika masa panen ayam. Kondisi sekarang jauh berbeda dengan kondisi Penglipuran sebelum masyarakatnya maju di bidang peternakan. Sebelumnya, tidak ada yang memelihara ayam dalam jumlah banyak hingga memicu keluhan warga lainnya. Namun di satu sisi, berkembangnya peternakan ayam di Penglipuran juga merupakan suatu kemajuan. Terkait persoalan ini, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk membuat surat edaran atau keputusan secara sepihak misalnya untuk menutup peternakan ayam. Untuk itu, pihaknya bakal menggelar paruman dengan semua warga guna mencari solusi terbaik. Dikatakannya lebih lanjut, sebelumnya warga sempat mengusulkan pembuatan zona peternakan. Namun sampai sekarang, zona dimaksud belum bisa ditetapkan. Hal inilah yang salah satunya akan dimusyawarahkan dalam paruman. ‘’Kita harap saat paruman adat kita mendapat solusi yang tepat. Karena semua keputuan ada pada krama adat. Penglipuran bukan dibentuk hanya untuk kepariwisataan, melainkan juga bergerak di bidang pertanian dan perternakan. Kita harap nantinya pariwisata, pertanian, dan perternakan, semuanya bisa berjalan dengan baik,’’ jelas Supat. (kmb41)

Produsen Loloh Cemcem Kesulitan Bahan Baku Bangli (Bali Post) Produsen loloh cemcem kesulitan bahan baku. Pasalnya, pasokan daun cemcem yang menjadi bahan utama mulai sedikit akibat saat ini memasuki musim gugur. Kondisi ini membuat produksi loloh cemcem mengalami penurunan. Salah satu pembuat loloh cemcem, Ni Nengah Budianti, Rabu (23/8) kemarin, menuturkan usaha yang digelutinya sebenarnya berkembang pesat. Hanya, saat ini pihaknya kesulitan mendapatkan bahan baku. ‘’Daun cemcem sejak awal Juli sudah berguguran. Selain karena peralihan musim, angin kencang yang kerap datang juga memicu daun berguguran,’’ ungkap Budianti. Akibatnya, produksi loloh berkurang drastis. Saat normal, dia mampu memenuhi pesanan mencapai 1.500 botol per hari. Sementara saat kesulitan bahan baku, dia hanya mampu membuat 700 botol per hari. Per botol dijualnya Rp 5 ribu. Dia menjelaskan, saat ini untuk mendapatkan daun cemcem, dia terpaksa mencarinya di luar desa seperti di Demulih, Pengotan, Bunutin, dan Yangapi. ‘’Kalau hanya mengandalkan bahan baku dari sini saja, ya… sangat sedikit,’’ jelasnya. Lebih lanjut dipaparkannya, seiring perkembangan pariwisata di Desa Penglipuran, minat masyarakat terhadap loloh cemcem makin meningkat. Awalnya, dia hanya membuka warung kecil-kecilan untuk menjual loloh jenis ini. Namun sekarang, usahanya bisa lebih maju dan skala produksi cukup besar. ‘’Saya fokus untuk menggeluti usaha ini. Bahkan sekarang sudah menjadi usaha tetap karena hasil yang didapat dari pembuatan loloh cemcem ini sangat menjanjikan,’’ kata Budianti. (kmb41)

Bali Post/nan

ALAT PERTANIAN - Sejumlah petani Bangli menerima bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah pusat.

Petani Terima Bantuan Alat Pertanian Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli menyerahkan bantuan alat pertanian ke sejumlah petani, Rabu (23/8) kemarin. Alat pertanian ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana mengungkapkan, bantuan yang diserahkan merupakan ban-

tuan APBN tahun 2017. Bantuan itu sebagai salah satu cara untuk membantu mengatasi permasalahan kelangkaan tenaga kerja pertanian, kecepatan pengolahan tanah dan keserempakan tanaman. Sasaran utama fasilitas bantuan alat dan mesin pertanian adalah kelompok tani yang mempunyai semangat untuk maju namun terkendala modal dalam

kepemilikan alat dan mesin pertanian. ‘’Bantuan yang diberikan pemerintah pusat sebanyak 89 unit alat dan mesin pertanian yang terdiri dari traktor roda dua sebanyak 40 unit, pompa air 46 unit, power tresser sebanyak 3 unit,’’ katanya. Sukartana mengatakan, jumlah alat dan mesin pertanian yang telah disalurkan kepada subak dan kelompok tani baik yang bersumber

dari APBN atau ABPD dari tahun 2010 sampai tahun ini mencapai ratuan unit. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat menunjang produktivitas petani dalam menjaga swasembada dan ketahanan pangan di Bangli. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, seiring meningkatnya jumlah penduduk maka kecukupan bahan pangan

menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Kebijakan swasembada pangan yang ditargetkan tercapai dalam tiga tahun dimulai dari tahun 2015 harus terus diupayakan lewat berbagai program bantuan pemerintah di bidang pertanian. Sebab, alat dan mesin pertanian memiliki peranan strategis dalam peningkatan produksi komoditas pertanian terutama tanaman pangan. (kmb41)

DAK 2016 Dibayarkan Tahun Ini Bangli (Bali Post) -

Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 yang tidak ditransfer pusat, akan diberikan ke Pemkab Bangli tahun ini. Dari total Rp 38 miliar yang seharusnya dibayarkan tahun lalu, pemerintah pusat tahun ini hanya mentransfer DAK ke kas daerah Kabupaten Bangli sebesar Rp 37,29 miliar. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan sebagaimana laporan yang diterimannya dari Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, nilai DAK tahun 2016 yang akan dibayarkan pusat tahun ini sebesar Rp 37,29 miliar. Meski jumlah yang dibayar-

kan sedikit berkurang, namun pihaknya menyatakan sangat bersyukur. Sebab, tidak semua kabupaten menerima DAK tahun 2016 pada tahun ini. ‘’Kami tidak tahu kenapa berkurang. Tapi kami mendapatkan segitu saja sudah sangat bersyukur. Karena kabupaten lain banyak yang

tidak dapat,’’ ungkapnya. Mengenai penggunaan dana tersebut, Giri Putra menyatakan pihaknya masih menunggu peraturan presiden (perpres). DAK yang akan didapatkan Bangli sebesar Rp 37,29 miliar itu sudah dimasukkan dalam perhitungan APBD Perubahan 2017. Ditanya mengenai apa

penyebab DAK tahun 2016 sempat tidak dibayarkan, Giri Putra mengatakan karena realisasinya tidak sesuai petunjuk teknis (juknis). Dia mencontohkan, sesuai juknis, pada 31 Juli DAK yang harus diserap daerah sebesar 30 persen. Namun karena tidak sesuai dengan petunjuk, DAK tahun lalu tidak dibayarkan. Disampaikan juga, Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima tahun ini berkurang Rp 9,2 miliar. Hal itu tak hanya terjadi pada Kabu-

paten Bangli namun hampir semua kabupaten/kota lainnya. Kondisi keuangan pusat yang tidak memungkinkan diduga menjadi penyebab DAU berkurang. Menurut informasi, DAK tahun 2016 tidak ditransfer ke Bangli akibat laporan realisasi kegiatan terlambat disampaikan Pemkab Bangli ke Kementerian Keuangan. Untuk membayar sejumlah proyek kegiatan yang sudah telanjur berjalan, Pemkab kemudian menggunakan dana Silpa 2016. (kmb40)

Diduga Mencuri, Remaja Bisu Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Satuan Reskrim Polres Bangli mengamankan seorang remaja berinisial NS (16) asal Bangli. Remaja bisu ini diamankan lantaran diduga mencuri uang di sejumlah TKP. Informasi yang dihimpun Rabu (23/8) kemarin menyebutkan, NS diamankan polisi di rumahnya pada Selasa (22/8) sore. NS diamankan setelah polisi mendapatkan informasi dari beberapa warga yang curiga setelah sempat melihat remaja itu menaiki pagar rumah. Aksi pencurian yang dilakukan NS terungkap

setelah orangtuanya curiga dengan gerak-geriknya yang terus berbelanja. Setelah diselidiki, diketahui bahwa uang yang dipakai berbelanja merupakan uang curian. Pemilik uang yang tak terima dengan ulah NS meski sisa uang telah dikembalikan memilih melaporkan kasus itu ke polisi. Dikonfirmasi terkait hal itu, KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Mariasa seizin Kasat Reskrim AKP Deny Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan ABG tersebut. Dijelaskan Mariasa, NS diamankan lantaran

diduga sebagai pelaku pencurian di dua TKP di Lingkungan LC Uma Bukal, Bangli. Sebagaimana keterangan sejumlah warga, NS dicurigai mencuri karena sempat dilihat menaiki sebuah pagar rumah. Selain mengamankan NS, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dompet bekas penyimpanan uang. Mengingat kondisi NS yang bisu, Mariasa mengatakan pihaknya terpaksa meminta bantuan pendamping untuk menerjemahkan bahasa isyarat yang dipergunakan NS. Hal itu dilakukan untuk

mempermudah komunikasi. Setelah dimintai keterangan, NS tidak ditahan karena statusnya yang masih di bawah umur. Sementara itu, kasus pencongkelan sadel sepeda motor dilaporkan terjadi di Kintamani. Putu Adi Indrawan (24), warga Banjar Basangambu Desa Manukaya, Gianyar, menjadi korban kasus congkel sadel saat berwisata di Objek Wisata Penelokan, Senin (21/8) lalu. Saat itu, korban sedang asyik berfoto di lokasi. Namun begitu kembali ke tempat

parkir, korban kaget karena menemukan jok sepeda motornya rusak. Saat dicek, HP dan dompet yang berisi uang miliknya hilang dari dalam sadel. Kepada polisi, korban mengaku sempat diikuti pengendara motor KLX warna hitam-biru dari Pasar Susut. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gede Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan membenarkan informasi tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mendapatkan identitas. (kmb40)

Endek Tulis Prada akan Dipamerkan di Istana Negara SEJUMLAH produk yang dihasilkan masyarakat Bangli kini mulai dilirik Istana Negara. Selain kopi Kintamani, produk kerajinan kain tenun endek tulis prada yang dihasilkan perajin endek A.A. Tirta Ray juga berhasil menarik perhatian ibu-ibu pejabat di Istana. Rencananya, dalam waktu dekat ini, endek tulis prada akan menjadi salah satu produk yang dipamerkan di Istana Negara saat HUT Dekranasda.

Bali Post/nan

LOLOH CEMCEM - Pembuat loloh cemcem di Penglipuran. Saat ini mereka terkendala bahan baku.

Telepon Penting Bangli

RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Ditemui di Puri Jehem, Banjar Jehem Kelod Desa Jehem, Tembuku, Rabu (23/8) kemarin, A.A. Tirta Ray menuturkan dirinya sudah mengkreasikan kain endek dengan prada sejak 1994. Hanya kualitas endek prada yang dihasilkan saat itu tidak sebagus buatannya sekarang. Kain endek prada yang saat itu dibuat dengan teknik lukis, pradanya cepat mengelupas dan tidak tahan lama. Hingga kemudian di tahun 2015 dia berinovasi kembali dengan memoleskan prada pada selembar kain endek menggunakan alat khusus berupa botol kecil dan prada yang lebih berkualitas. Hasilnya, produk endek prada buatannya saat ini kualitasnya lebih bagus, bisa dicuci seperti kain pada umumnya dan tidak mengelupas. Dikatakan Agung Tirta, produk-produk endek tulis prada hasil karyanya

yang diklaim menjadi satusatunya di Bali selama ini telah banyak dipasarkan di wilayah Denpasar utamanya ke butik-butik. Dia mengakui bahwa segmen pasar yang disasar lebih pada kelas menengah. ‘’Respons pasar sangat baik,’’ terangnya. Agung Tirta selama ini juga kerap mengikuti pameran untuk mempromosikan produknya. Dalam pameran Dekranasda yang diikutinya di Denpasar belum lama ini, produk endek tulis prada karyanya sempat menarik hati Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo dan Ny. Jusuf Kalla yang lantas memintanya membawakan langsung ke Istana Tampaksiring. ‘’Tanggal 27 nanti saat HUT Dekranasda, kami diminta ke Istana untuk mengikuti pameran,’’ ungkap pria yang juga dosen Seni Rupa ISI Denpasar ini. Lebih lanjut dikatakannya, dalam membuat endek

Bali Post/ina

PERAJIN - Sejumlah perajin sedang memoleskan prada pada lembaran kain endek. tulis prada dirinya selama ini tidak bekerja sendiri. Pengerjaannya dilakukan dengan melibatkan sejumlah pekerja. Untuk kain endek, desainnya dibuat langsung dirinya sendiri. Hanya untuk pengerjaannya dilakukan oleh beberapa perajin kain endek di Gianyar, mengingat

di Bangli keberadaan perajin endek sangat minim. Karena pembuatannya memerlukan keterampilan khusus, dalam sehari kain endek tulis prada yang dihasilkannya tidak lebih dari sepuluh lembar. Disinggung mengenai harga, Agung Tirta menga-

takan beragam tergantung jenis. Selembar kain endek yang dihiasi dengan prada gliter dilepas dengan harga Rp 750 ribu. Sementara yang dihiasi prada mutiara berkisar Rp 500-600 ribu per lembar dan prada biasa dibanderol dengan harga Rp 400 ribu. (ina)


GIANYAR

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

9

Diberhentikan dari Jabatan Sekda

Bali Post/nik

PADAMKAN API - Sejumlah petugas berupaya memadamkan api yang membakar bale piyasan di Banjar Gagah Desa Tegallalang, Rabu (23/8) kemarin.

Gus Gaga Nyatakan Siap Bertarung di Pilbup Gianyar (Bali Post) -

Bale Piyasan di Tegallalang Terbakar

Pascamendapatkan SK pemberhentian sebagai Sekda Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Saputra menegaskan akan melakukan perlawanan. Bahkan, pria yang akrab disapa Gus Gaga ini menyatakan siap untuk bertarung di Pilbup Gianyar.

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kebakaran bangunan bale piyasan milik Ni Putu Agustini (50) di Banjar Gagah Desa Tegallalang, Rabu (23/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 125 juta. Menurut Agustini, sebelum kejadian, dirinya sempat melakukan persembahyangan di sanggah rumahnya. Setelah itu dia ngayah di Pura Geriya Tegallalang. Diduga saat meninggalkan rumah inilah nyala dupa yang ditiup angin membesar dan membakar bale piyasan. Api dengan cepat membakar atap piyasan yang terbuat dari ijuk dan seluruh bagian bale piyasan. Kobaran api pertama kali dilihat oleh Agustini sepulang dari ngayah. Warga Banjar Gagah dibantu warga Banjar Pejengaji berupaya memadamkan api hingga petugas pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di lokasi. Sekitar 30 menit, api baru benar-benar bisa dipadamkan. Proses pendinginan memakan waktu cukup lama. Atap piyasan masih mengeluarkan asap meski tak terlihat api. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana mengatakan, penyebab kebakaran tersebut karena keteledoran pemilik rumah. Api diduga berasal dari dupa bekas persembahyangan. Dia pun mengimbau supaya masyarakat terutama umat Hindu lebih waspada jika meninggalkan rumah. ‘’Sebelum bepergian, ada baiknya cek kondisi rumah. Ingat matikan dupa maupun alat-alat elektronik yang bisa memicu kebakaran,’’ pintanya. (kmb35)

‘’Dulu memang saya pernah menyatakan kalau masih menjadi Sekda tidak akan maju (pilkada - red). Tetapi kalau dari SK pembebastugasan hingga sekarang SK pemberhentian, Mahayastra dan Bharata itu seperti memaksa saya maju ke medan tempur menghadapi mereka di Pilkada Gianyar,’’ kata Gus Gaga di Geria Wanaprasta, Rabu (23/8) kemarin. Namun, sebelum memastikan diri maju di Pilbup 2018, Gus Gaga menegaskan akan memperjuangkan kewajibannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, menurutnya, SK Bupati Gianyar Nomor 800/3070/BKPSDM itu dinilai tidak sesuai prosedur. ‘’Ini swadharma saya sebagai birokrat untuk melakukan perlawanan dari upaya penganiayaan yang menyalahi prosedur. Jadi jelas, saya mengabaikan SK pemberhentian ini,’’ tegasnya. Gus Gaga juga menegaskan tidak ada maksud mempertahankan jabatan sebagai Sekda Gianyar. Pihaknya hanya ingin menegakkan aturan dari kesewenang-wenangan

yang dilakukan pejabat politik. ‘’Saya hanya berpikir harus melakukan sesuatu, tanpa ada maksud upaya mempertahankan jabatan sekda. Prinsip saya, setiap kesewenang-wenangan terhadap birokrasi, oleh siapa pun itu, harus dilawan,’’ katanya. Menyikapi SK pemberhentian tersebut, pihaknya kini sedang menyusun laporan ke Gubernur, Mendagri dan instasi terkait untuk menyatakan keberatan terhadap terbitnya SK yang ditetapkan 22 Agustus ini. Gus Gaga pun menyatakan akan masuk kerja seperti biasa sebagai wujud mengabaikan SK yang ditandatangani Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata itu. Namun rencananya, Kamis (24/8) pagi ini ia akan terlebih dahulu ke kantor Gubernur Bali untuk berkoordinasi terkait terbitnya SK pemberhentian dari jabatan Sekda. ‘’Saya sudah ada janji membahas SK ini di Pemprov besok pagi (hari ini - red),’’ ucapnya. Gus Gaga menjelaskan, dalam SK pemberhentian tersebut ada dua poin yang dipersoalkan. Terkait pelanggaran

PP No. 53 Tahun 2010 yang hasilnya sudah clear melalui putusan sidang PTUN, dengan dinyatakan tidak ditolak dan tidak diterima. ‘’Dari putusan itu, Gubernur Bali juga sudah bersurat agar mengukuhkan kembali Gus Gaga sebagai Sekda Gianyar. Tetapi ini tidak dilaksanakan oleh Bupati,’’ ungkapnya. Sementara itu, pada PP No. 11 Tahun 2017, Gus Gaga dituding melakukan pelanggaran karena menjabat sebagai pengurus partai. Gus Gaga pun menegaskan tidak pernah melihat ada SK ataupun pernyataan diri yang menyebut dirinya sebagai pengurus parpol. Ia pun balik bertanya SK mana yang dimaksud. ‘’Jika pun ada nama saya, persoalannya adalah saya harusnya dikonfirmasi apakah benar itu saya dan juga Bupati harus konfirmasi ke parpol yang bersangkutan. Saya tegaskan tidak pernah dikonfirmasi terkait hal itu,’’ paparnya. Ia pun menegaskan, nuasa politik dari terbitnya SK pemberhentian sebagai sekda ini sangat kental. Terbukti dari sejak mencuatnya namanya dalam survei penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di Koalisi Gianyar Bangkit. ‘’Ini berurutan hanya beberapa hari setelah nama saya muncul di survei KGB. Tindakan ini saya anggap ini kesewenang-wenangan Bupati terhadap saya,’’ tegasnya.

Bali Post/nik

TUNJUKKAN SK - Gus Gaga menunjukkan SK Bupati yang memberhentikan dirinya dari jabatan Sekda Gianyar. Secara terpisah, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan sudah menyiapkan pejabat sebagai calon Sekda Gianyar yang baru. Namun, siapa pejabat tersebut akan diumumkan hari ini. ‘’Besok (hari ini - red) jumpa pers, sekalian perkenalan pengganti Sekda. Sudah kami siapkan,’’ katanya saat dihubungi via telepon. (kmb35)


10 SOSOK

KLUNGKUNG

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Genjot Penyertaan Modal PENINGKATAN kualitas koperasi terus digenjot Pemkab Klungkung. Itu tak hanya dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM), namun juga dengan penyertaan modal. ‘’Setiap tahun pemkab selalu memberikan penyertaan modal untuk koperasi. Ini terus digenjot,’’ ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa, belum lama ini. Khusus tahun ini, program tersebut menyasar Koperasi Jaya Werdi, Arta Wiguna, Panca Satya, dan KSU Amerta. Besaran dana yang diberikan masing-masing Bali Post/sos Rp 125 juta. ‘’Program ini dimulai sudah cukup lama. Tahun ini ada empat koperasi,’’ katanya. Koperasi penerima penyertaan modal tidak ditentukan secara sembarangan. Ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi. Seperti telah berbadan hukum, minimal memiliki 20 anggota, tergolong cukup sehat dan sehat. ‘’Saat ini ada sebanyak 136 koperasi di Kabupaten Klungkung. 21 koperasi di antaranya dalam kondisi kurang sehat dan 14 di antaranya akan dihapuskan,’’ ungkapnya. Modal yang disertakan pemkab diberikan tidak secara cuma-cuma. Koperasi bersangkutan berkewajiban membayar bunga sebesar enam persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan dari total modal penyertaan yang telah diberikan. Tahun kelima, itu sudah harus dikembalikan. Sampai saat ini belum ada koperasi yang sampai tidak bisa mengembalikan. ‘’Kalau yang terlambat mengembalikan penyertaan modal, kami lakukan pembinaan. Kami ingin adanya dana penyertaan modal ini, struktur keuangan permodalan koperasi-koperasi menjadi kuat,’’ tandas birokrat asal Jembrana ini. (sos)

Soal Aset Ruko dan PPI Karangdadi

Bentuk Dua Pansus, Suara Dewan Pecah Semarapura (Bali Post) DPRD Klungkung mengambil langkah untuk membentuk panitia Khusus (Pansus) aset ruko dan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Karangdadi Desa Kusamba, Kecamatan Dawan yang dinilai masih terbelit persoalan. Namun, dalam hal ini, tak seluruh wakil rakyat satu bahasa. Fraksi Hanura dan Demokrat justru menolak untuk ikut. Alasannya, karena pansus yang terbentuk, Senin (21/8) tersebut terkesan dipaksakan. Ketua Fraksi Hanura DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata, Rabu (23/8) kemarin, mengungkapkan persoalan aset daerah salah satunya ruko sudah sempat dibedah oleh pansus dewan periode 2009-2014. Itu pun sudah terdapat rekomendasi. Oleh karenanya dipandang tidak perlu lagi dibentuk pansus. Sementara untuk PPI, jika mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Demikian juga dengan penanganan persoalan yang masih membelit sudah diserahkan oleh bupati. ‘’Ya, kita di Fraksi Hanura menolak pansus tersebut. Karena kewenangan PPI sudah di provinsi dan aset daerah termasuk ruko sudah pernah dibedah dan ada rekomendasinya. Kami menilai terlalu dipaksakan dalam proses pembentukan pansus tersebut,’’ ungkapnya. Apabila pembentukannya demikian, wakil rakyat asal Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan ini menganggap hasilnya tidak akan maksimal. Menurutnya, apa yang dilakukan harus benar-benar memperjuangkan hak masyarakat sesuai prosedur yang berlaku. ‘’Hasil yang diperoleh juga baik tanpa menimbulkan permasalahan bagi semua pihak,’’ tegasnya. Justru dia menilai pansus yang sangat mendesak adalah untuk APBD yang sampai saat ini belum dibahas termasuk soal pemekaran Kecamatan Nusa Penida yang menjadi aspirasi dari masyarakat setempat. Ketua Fraksi Demokrat Made Jana juga memberikan penilaian yang serupa. Kinerja kedua pansus tersebut dipandang tidak cukup signifikan bagi masyarakat Klungkung. Khusus pansus aset ruko akan hanya berdampak pada 16 orang pemilik ruko dan Pansus PPI itu sudah menjadi kewenangan provinsi. ‘’Kami memandang sebagai wakil rakyat kita tidak cukup aspiratif terhadap keinginan masyarakat. Karena hal ini juga akan berdampak semakin menurunnya penilaian masyarakat. Mundurnya Partai Demokrat terhadap kedua pansus adalah sebuah pilihan sikap politik yang harus dihormati oleh semua pihak,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Pansus Aset Ruko Anak Agung Sayang Suparta mengatakan, pembentukan pansus tersebut dinilai karena ada masalah, baik untuk ruko maupun PPI. ‘’Untuk ruko itu aset pemkab tapi sudah ada menjadi hak milik. Kalau PPI, kami ketahui sudah lama mangkrak bahkan sebelum diserahterimakan ke provinsi. Itulah salah satu masalahnya. Makanya penting dibentuk pansus. Kalau ada yang tidak ikut, itu kan hak politiknya,’’ tandasnya. Khusus untuk Pansus PPI diiketuai Anak Agung Gede Bagus dari Fraksi PDI-P. (kmb45)

Matapencaharian Tak Sesuai, Pemberangkatan Transmigran Ditunda Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung sejak lima tahun lalu tak mengirim transmigran. Di samping kuota yang terbatas, hal itu juga disebabkan ketidaksesuaian matapencaharian daerah asal dengan tujuan. Hal tersebut diakui Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Dewa Gede Mundung, belum lama ini. Dijelaskan, pengiriman transmigran terakhir pada 2012 lalu. Setelah itu tak lagi berlanjut. Hal tersebut bukan disebabkan nihilnya peminat. Namun akibat kuota dari pemerintah pusat yang terbatas bahkan nihil. Selain itu juga karena matapencaharian yang diinginkan warga bersangkutan tidak sesuai dengan daerah tujuan. ‘’Dua hal itu yang menjadi penyebab,’’ ungkapnya didampingi Kabid Pelatihan Produktivitas dan Transmigrasi Ni Ketut Rastini dan Kasi Transmigrasi I Wayan Suja. Meski demikian, pendataan animo kepesertaan tetap dilakukan. Khusus tahun ini saja, tercatat ada 44 KK yang menyatakan berminat dengan daerah tujuan Kalimantan 6 KK, Sulawesi Tenggara 36 KK dan lainnya 2 KK. Itu sebagan besar dari Nusa Penida. ‘’Untuk animo masih tinggi. Mereka masuk daftar tunggu,’’ jelasnya. Peserta program nasional ini diseleksi secara ketat. Selain tergolong rumah tangga miskin, juga tak memiliki lahan garapan. ‘’Kami tak ingin terburu-buru memberangkatkan. Kami ingin yang ikut hidupnya bisa lebih baik,’’ terang Mundung. Lahan garapan yang didapatkan di daerah tujuan oleh transmigran mencapai 2 hektar. Rinciannya, 25 are untuk pekarangan, 75 are lahan yang sudah siap digarap dan 1 hektar masih berupa hutan yang bisa dibuka untuk lahan pertanian. (kmb45)

Bali Post/sos

PIPA - Pipa pendistribusian gas metana di TPA Sente, Desa Pikat dicabut.

Pipa Jaringan Gas Metana Dicabut

Puluhan Warga Sente Kembali Gunakan Elpiji Semarapura (Bali Post) -

Puluhan kepala keluarga di Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan tak lagi menikmati gas metana yang bersumber dari sampah di TPA Sente. Hal tersebut menyusul terputusnya jaringan pendistribusian sejak satu bulan lalu. Atas kondisi tersebut, mereka kembali bergantung penuh pada elpiji untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan pantauan yang dilakukan, Rabu (23/8) kemarin, pipa pendistribusian gas yang sebelumnya terpasang di tempat sampah, seluruhnya sudah dilepas dan hanya ditempatkan di taman TPA. Salah seorang pemulung Nyoman Setiari menuturkan, pencabutan itu sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. ‘’Untuk penyebabnya saya kurang tahu. Dulu itu

terpasang di tempat sampah,’’ tuturnya. Klian Dusun Sente Nengah Sutaryajana mengatakan, pencabutan pipa itu dilakukan langsung pengelola TPA. Alasannya karena menggangu truk pengangkut sampah. ‘’Untuk pencabutannya sudah diberi tahu,’’ katanya. Hal tersebut, sambungnya, mengakibatkan 30 kepala keluarga tak lagi menikmati

gas metana yang tersalurkan secara gratis. Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa kembali bergantung sepenuhnya pada elpiji. ‘’Gas dari TPA itu sifatnya hanya membantu. Sekarang warga secara otomatis hanya menggunakan gas tiga kilo,’’ ungkapnya. Sementara itu, petugas TPA Ketut Sudiarta menjelaskan, pencabutan jaringan

pendistribusian itu lantaran produksi gas nihil seiring dengan turunnya hujan. Selain itu juga karena menghalangi jalur truk saat membuang sampah. ‘’TPA sudah overload. Keberadaan pipa itu otomatis memakan tempat. Karena pertimbangan itulah makanya dicabut,’’ jelasnya. Langkah yang diambil itu sudah disampaikan ke Klian Dusun Sente. Ia pun belum berani menyampaikan apakah pipa akan kembali dipasang atau sebaliknya. Sebab, sesuai perjanjian antara Pemkab Klungkung dengan warga Sente, TPA akan ditutup akhir tahun ini. ‘’Kalau (pipanya) di-

pasang lagi, khawatirnya TPA ditutup, jadinya kan mubazir, kami masih menunggu apakah (TPA) akan berlanjut atau seperti apa,’’ terangnya. Sebelumnya, Pemkab Klungkung memberikan bantuan berupa pembuatan jaringan, bantuan blower serta bantuan kompor gas kepada warga terdampak keberadaan TPA seluas 98 are tersebut. Bahkan, Bupati Suwirta menyampaikan gas yang dihasilkan sampah menggunung itu bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Namun, di tengah hal itu, pendistribusian sempat macet lantaran jaringan tersumbat. (kmb45)

Diajak Belajar Mengelola Sampah

Bupati Suwirta Minta Perbekel Komitmen Bangun TPST SEBAGAI bentuk keseriusan dalam memerangi sampah dan upayanya mewujudkan TPST di masing-masing desa, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali belajar pengelolaan sampah. Kegiatannya yang berlangsung, Senin (21/8) lalu menyasar TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Malang, Jawa Timur. Bersama camat, lurah, sejumlah perbekel dan BPD se-Kecamatan Klungkung, Bupati asal Nusa Ceningan ini mengamati tahapan pengolahan sampah mulai proses pemilahan hingga manajemen pengelolaan. TPST 3R Mulyoagung Bersatu sudah diakui nasional karena mampu mengelola sampah dengan volume 137 meter kubik per hari dari sekitar 10.268 rumah per 12.068 KK di kawasan Mulyoagung. Ini dikelola masyarakat melalui kelompok. Dengan 85 orang pekerja, TPST 3R itu

telah mampu menghasilkan memilah 39 organik, 49 sampah nonorganik yang dapat dijual kembali dan hanya 12% residu. Penerimaan TPST Mulyoagung tahun 2016 mencapai Rp 140 juta yang berasal dari iuran RT RW, penjualan lapak, penjualan kompos, penjualan limbah nasi, pinjaman dan lain-lain. Menurut Ketua Yayasan Agung F. Supadi, kunci keberhasilannya terletak pada komitmen dan keteguhan, serta mengelola keuangan secara terbuka dan transparan, dan mengutamakan kerja sama dengan pemerintah setempat. ‘’Yang terpenting adalah komitmen,’’ tegasnya. Supadi juga sangat mengapresiasi Bupati Suwirta karena telah mengantarkan lurah, camat dan perbekel berkunjung ke tengah-tengah sampah. ‘’Tidak ada kepala daerah yang memimpin langsung berkunjung ke tempat

pengolahan sampah kecuali Bupati klungkung ini. Saya sangat apresiasi,’’ ujarnya sembari tertawa. Setelah mengamati proses pengolahan sampah, Bupati Suwirta ingin para perbekel berkomitmen dan langsung tergerak membangun TPST di masing–masing desa, sehingga pada 2018 tidak ada lagi desa yang tidak mengelola sampahnya sendiri. ‘’Kuatkan niat dan komitmen untuk melakukan apa yang bisa ditiru setelah melakukan studi banding. Lakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan baik, sehingga tidak ada salah persepsi di tengah-tengah masyarakat,’’ ujarnya. Sebelumnya, Bupati Suwirta juga belajar mengolah sampah menjadi tenaga listrik di Sekolah Tinggi Teknik Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (STT-PLN). Sistem pengolahan sampah seperti ini diharapkan bisa diterapkan di Klungkung, khususnya di tiap TPST mas-

Bali Post/ist

OLAH SAMPAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta belajar pengelolaan sampah di TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Malang, Jawa Timur, Senin (21/8). ing-masing desa. Tujuannya adalah untuk mengurangi volume sampah ke TPA dan meminimalisir lalu-lalang truk pengangkut sampah. Menurut Bupati, dengan menggandeng corporate social responsibility

(CSR) dari PLN, sistem pengolahan sampah menjadi penghasil daya listrik ini terlebih dahulu akan dicoba dalam skala kecil. ‘’Kita akan coba terlebih dahulu dalam skala kecil,’’ ungkapnya. (ad1554)

Pascatabrakan Maut di Persimpangan Kusamba

Dishub Minta Pemerintah Pusat Segera Perbaiki ’’Traffic Light’’ Semarapura (Bali Post) Pascatabrakan maut yang melibatkan minibus dan sepeda motor di simpang Kusamba - By-Pass Ida Bagus Mantra, Kecamatan Dawan, arus lalu lintas langsung diubah Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung, Rabu (23/8) kemarin.

Selain itu, perbaikan traffic light yang telah padam sejak beberapa pekan lalu, juga kembali diusulkan ke pemerintah pusat selaku pemilik kewenangan. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra menjelaskan, kecelakaan itu

Bali Post/sos

TRAFFIC LIGHT - Traffic light simpang Kusamba - Bypass Ida Mantra padam sejak dua pekan lalu. Hal ini menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan.

dipicu traffic light yang mati akibat terjadinya kerusakan pada micro chip-nya, di samping karena pemandangan terhalang dinding pembangunan patung di tengah persimpangan. Khusus untuk perbaikan traffic light sudah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Balai Besar Jalan Nasional Metropolitan Denpasar selaku pemilik kewenangan perbaikan. ‘’Pemkab tidak bisa memperbaiki. Hanya menyampaikan kerusakan. Itu sudah kami lakukan. Katanya paling lambat dua minggu lagi sudah selesai. Kami berharap segera terlaksana. Itu (trafict light - red) sudah terpasang sejak 2014. Kalau ganti, biaya sampai ratusan juta,’’ katanya. Mengantisipasi terjadinya kecelakaan susulan, arus lalu lintas di persimpangan itu diubah sementara. Kendaraan yang datang dari arah Pesinggahan hendak ke kota Semarapura atau belok kanan harus mengitari patung. Demikian juga yang dari

arah Gianyar hendak menuju Desa Kusamba. ‘’Kalau dulu dari Pesinggahan mau ke kota langsung belok kanan sebelum patung. Sekarang beloknya setelah patung. Jadinya bisa pelan-pelan dan kendaraan yang melintas dari arah berlawanan menjadi lebih terlihat. Ini seperti arus di persimpangan catus pada di kota Semarapura,’’ jelasnya. Mantan Kasatpol PP Klungkung ini menyatakan sejak traffic light padam, personelnya selalu disiagakan untuk memantau arus lalu lintas. Bukan baru dilakukan setelah adanya kecelakaan. ‘’Untuk pemantauan sudah sering. Bukan baru ada kecelakaan,’’ bantahnya. Untuk diketahui, tabrakan maut di persimpangan itu terjadi Selasa (22/8) siang yang melibatkan mobil APV DK 1434 OS yang dikemudikan I Gede Iwan Oktav Laksana (35), warga Lingkungan Delod Peken Kelurahan Kendran, Singaraja dengan sepeda motor Vixion DK 5990 BG yang

dikendarai I Gede Suantara (21) asal Banjar Dinas Subagan, Desa Sengkidu, Manggis, Karangasem. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.15 Wita ini diawali dengan kedatangan minibus dari selatan tujuan utara. Sampai di TKP, tiba-tiba dari arah timur tujuan barat muncul Suantara membonceng I Kadek Arik Swastika Putra (25) yang juga berasal dari Banjar Dinas Subagan, Desa Sengkidu dengan kecepatan tinggi. Saat itu bertepatan dengan padamnya traffic light. Alhasil, tabrakan keras pun tak terelakkan. Suantara yang menggunakan helm tanpa SNI langsung terpental dan terbentur pada aspal hingga menyebabkan kepalanya luka parah, patah tulang paha dan tewas di tempat. Sementara Arik Suastika juga mengalami luka lecet di sejumlah tubuhnya. Atas kondisi itu, mereka langsung dilarikan ke RSUD Klungkung. (kmb45)


Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Pagerwesi

’’Pratima’’ di Pura Dadia Dicuri Maling Singaraja (Bali Post) – Aksi pencurian benda sakral berupa pratima kembali terjadi di Buleleng, setelah beberapa lama pelaku kejahatan ini tiarap. Kali ini sepasang pratima lanang-istri di Pura Dadia Bendesa Manik Mas, Dusun Poh, Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng dicuri. Kedua benda yang disucikan oleh krama dadia tersebut diketahui hilang bertepatan dengan hari Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin. Diduga pelaku mencongkel pintu gedong (bangunan tempat penyimpanan benda sacral - red) di pura setempat, kemudian membawa kabur kedua pratima tersebut. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh saksi Jro Mangku Ketut Nartha yang datang ke pura dadia untuk mempersiapkan persembahyangan Pagerwesi sekitar pukul 08.00 Wita. Semula, Mangku Nartha tidak curiga kalau pratima yang di-sungsung-nya hilang. Saat mempersiapkan persembahyangan tiba-tiba perhatiannya tertuju pada bangunan gedong di areal pura. Pintu bangunan itu diketahui terbuka dan ditemukan bekas congkelan. Saksi kemudian mengamati lebih dekat dan terkejut karena kedua pratima tidak ada di tempat penyimpanan. Temuannya itu kemudian disampaikan kepada saksi lainnya, Wayan Redika (52), warga Dusun Poh, Desa Poh Bergong. Setelah memastikan pratima itu hilang, saksi Redika menyampaikan kejadian itu kepada aparat desa dan kemudian datang ke Mapolsek Kota Singaraja untuk melaporkan kasus pencurian tersebut. Kepala Subbagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya membenarkan polisi telah menerima laporan pencurian pratima di Desa Poh Bergong tersebut. AKP Suartika mengatakan, setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut. Keterangan yang berhasil dikumpulkan sementara menyebutkan bahwa gedong tempat penyimpanan pratima itu terakhir dibuka tanggal 5 Juli 2017 yang lalu sekitar pukul 21.30 Wita. Setelah itu, gedong kembali dikunci dan anak kuncinya disimpan oleh Jro Mangku Pura Dadia setempat. Sementara barang bukti petunjuk pelaku pencurian ini belum ditemukan oleh polisi. Hanya di lokasi kejadian ditemukan bekas pintu gedong yang rusak akibat dicongkel menggunakan alat khusus. ‘’Benar ada warga yang melaporkan pencurian pratima di Desa Poh Bergong. Keterangan saksi-saksi sudah dikumpulkan dan jajaran Poslek Kota sekarang masih menyelidiki untuk mengungkap siapa pelaku pencurian pratima tersebut,’’ tegasnya. (kmb38)

BULELENG

11

Ribuan Peserta JKN-KIS Menunggak Iuran Singaraja (Bali Post) –

Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Singaraja harus bekerja ekstra, menyusul tingginya angka tunggakan pembayaran iuran dari peserta. Hingga Juli 2017 lalu, ditemukan sekitar 16.005 kepala keluarga (KK) yang belum melunasi iuran. Menariknya, penunggak tertinggi ditemukan di Kecamatan Buleleng dengan jumlah sebanyak 4.000 KK. Kepala Bidang (Kabid) Kepesertaan dan Pelay anan Peserta BPJS Cabang Singaraja Sondang Evictoria, Selasa (22/8) lalu, mengatakan terjadinya tunggakan sebanyak itu karena peserta tidak melunasi iuran dengan bermacam-macam alasan. Mulai dari mengaku lupa, membayar hanya untuk satu orang peserta dan ada pula yang mengaku tidak mampu membayar iuran. Bahkan, pihaknya menemukan peserta yang membayar iuran ketika ada

anggota keluarga yang sakit. Sebaliknya setelah sembuh, iuran wajib pun dibiarkan begitu saja hingga menjadi tunggakan yang terus membengkak. ‘’Tunggakannya tergolong tinggi dan alasannya bermacam-macam. Bahkan ada yang membayar ketika perlu pengobatan, namun setelah sehat iuran tak dibayar,’’ katanya. Menurut Sondang, khusus untuk peserta mandiri yang tak mampu membayar iuran, disarankan mendaftar kepada pemerintah un-

tuk mendapat layanan KIS. Sementara sanksi kepada penunggak telah diterapkan seperti kartu yang tidak bisa digunakan selama tunggakan tidak dilunasi. Selain itu, sanksi denda juga diterapkan, sehingga peserta mulai sadar untuk melunasi kewajibannya. ‘’Kalau yang miskin tidak bisa bayar kami arahkan untuk menjadi peserta JKNKIS agar mendapat dana dari pemerintah. Namun, kami terapkan sanksi denda kepada penunggak yakni

kartunya tidak bisa digunakan,’’ jelasnya. Klaim KIS Rp 92,3 M Sementara itu, klaim pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Buleleng cukup fantastis. Klaim pelayanan yang harus dibayar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada fasilitas kesehatan (faskes) pemberi layanan tercatat Rp 92,3 miliar. Nilai klaim ini sepertinya sebanding dengan peserta JKN-KIS di Bali Utara memang cukup fantastis. Dari kuota 117.439 yang disediakan oleh pemerintah, tercatat 114.044 di antaranya sudah dipenuhi. Bahkan, hingga September 2017 ini, kuota diperkirakan sudah di-

gunakan seratus persen. Meski belum semua kuota terpenuhi, jumlah masyarakat yang menggunakan layanan KIS cukup besar. Hingga bulan Mei 2017, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja harus membayar klaim Rp 92,38 miliar kepada seluruh fasilitas kesehatan. Baik itu puskesmas, klinik pratama, dokter perorangan, poliklinik rawat jalan, serta kasus rawat inap di rumah sakit. ‘’Klaim yang kami bayarkan itu sebagian besar untuk biaya pelayanan rawat inap di rumah sakit sebesar Rp 53,6 miliar. Sisanya untuk biaya kunjungan di puskesmas, praktik dokter, klinik pratama, dan kunjungan di poliklinik rawat jalan rumah sakit,’’ tegasnya. (kmb38)

Pilkel Serentak

Logistik Didistribusikan Tiga Hari Jelang Pencoblosan Singaraja (Bali Post) – Pilkel serentak gelombang kedua tahun 2017 ini dihelat 27 September 2017 mendatang. Panitia pilkel di kabupaten mulai mempersiapkan pendistribusian logistik. Khusus untuk surat suara, panitia kabupaten menjamin logistik tersebut sudah diterima di masing-masing desa yang melaksanakan pilkel serentak. Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng I Gusti Putu Ngurah Mastika, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan beberapa jenis logistik sudah didistribusikan ke masing-masing desa sejak 13 Juli 2017 lalu. Logistik itu seperti kartu pemilih 53.979 lembar sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Sedangkan surat suara akan didistribusikan mulai tanggal 18 – 23 September 2017 ini. Total surat suara yang dipasok nanti 53 ribu, dengan tambahan cadangan 2,5 persen, sehingga total kebutuhan surat suara 55 ribu. Surat suara saat ini telah selesai dipilah dan dilipat. Menunggu tahapan pendistribusian surat suara, PMD kini masih mempersiapkan kelengkapan lain seperti tinta dan alat coblos (paku - red). ‘’Kotak suara dan bilik juga sudah siap, sehingga nanti pendistribusiannya akan bersamaan dan tiga hari jelang pencoblosna sudah diterima di masingmasing desa,’’ katanya. Seperti diketahui, pilkel serentak tahap dua tahun 2017 diikuti oleh 11 desa, dengan jumlah calon 40 orang. Puluhan calon perbekel desa ini akan berebut suara dari jumlah pemilih keseluruhan sebanyak 53.979 jiwa. Dari 11 desa, jumlah calon terbanyak maksinal, tercatat 4 desa masing-masing Desa Bondalem Kecamatan Tejakula, Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng, Desa Musi dan Desa Banyupoh Kecamatan Gerogak. Sedangkan desa yang jumlah calon minimal dua masing-masing Desa Pangkungparuk dan Tukadsumaga Kecamatan Gerogak. Sisanya, Desa Sepang Kelod Kecamatan Busungbiu diikuti tiga calon, kemudian Desa Dencarik Kecamatan Banjar dengan empat calon, Desa Sidatapa Kecamatan Banjar dengan tiga calon, Desa Sangsit Kecamatan Sawan tiga calon, dan Desa Sembiran Kecamatan Tejakula dengan tiga calon. Sedangkan jumlah pemilih terbanyak ada di Desa Bondalem dengan 11.226 pemilih, dan jumlah pemilih paling sedikit ada di Desa Sepang Kelod sebanyak 2.357 pemilih. (kmb38)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel Siaga Lantas Pemadam Kebakaran RSUD Buleleng RS Kerta Usada RS Santhi Graha Seririt RS Parama Sidhi

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973 22531 21113 22046 26278 94554, 94549 29787

Bali Post/kmb38

VIRUS MOSAIK – APTI menemukan sekitar 15 hektar tanaman tembakau yang siap dipetik terserang virus Mosaik. Virus ini menyerang daun dengan merusak sel klorofil pada daun hingga daunnya kuning dan teksturnya menjadi keriput.

15 Hektar Tanaman Tembakau Terserang Virus Mosaik Singaraja (Bali Post) – Hasil penelusuran Dinas Pertanian (Distan) Buleleng tidak ditemukan serangan virus Mosaik terhadap tembakau. Namun, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Buleleng justru menemukan serangan virus membahayakan tersebut. Terbukti, sekitar 15 hektar kebun tembakau yang siap petik mulai terserang virus tersebut. Beruntung, serangan virus ini tergolong sedang, sehingga daun tembakau masih bisa dipetik untuk dikeringkan dengan teknik di-omprong. Data yang dihimpun dari pengurus APTI Buleleng menyebutkan 15 hektar kebun tembakau yang terserang itu menyebar di Desa Panji, Panji Anom, Tegalinggah (Kecamatan

Sukasada), Patemon, Kecamatan Seririt, Petandakan, dan Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng. Virus yang berkembang melalui vektor kutu putih menyerang daun yang masih muda dan umumnya berada pada tunas delapan ke atas hingga pucuk tanaman. Daun yang terserang itu warnanya berubah cokelat hingga mengering seperti kerupuk. Ini karena sel klorofil pada setiap tangkai daunnya berhasil dirusak oleh virus itu. Jika tidak cepat dikendalikan, dipastikan virus ini akan menyebar dengan cepat, sehingga mengancam terjadinya gagal panen. Sejak kemunculannya, petani telah dianjurkan untuk melakukan pengendalian dengan cara memetik daun yang sudah terserang. Kemudian daun

tersebut dimusnahkan di lokasi yang jauh dari areal perkebunan. Tujuannya agar virusnya tidak menular ke tanaman yang masih utuh. Sekretaris APTI Provinsi Bali, Agung Adnyana, yang dihubungi Rabu (23/8) kemarin, mengatakan sejak menemukan serangan virus Mosaik, pihaknya berkeja sama dengan peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memastikan penyebab penularan virus ini. Dari penelitian itu ditemukan bahwa virus ini menyebar melalui vektor kutu putih. Sementara penularannya selain melalui angin dan pengairan, interaksi manusia di dalam areal perkebunan juga berpotensi menyebarkan virus Mosaik. ‘’Dari pemantauan dan laporan petani itu, sekitar 15 hektar tanamannya sudah terserang virus

Mosaik. Rata-rata tanaman sudah terserang dua persen dari total lahan yang ada,’’ katanya. Menurut Agung, untuk mengendalikan, petani disarankan menyebarkan musuh alami dengan teknik trekoderma. Musuh alami ini bisa diproduksi menggunakan bahan sekam dicampur dengan pupuk kandang dan pupuk jenis lainnya. Dari proses pembusukan bahanbahan tadi akan memunculkan musuh alami yang bisa membunuh kutu putih yang menjadi vektor virus Mosaik itu sendiri. Selain itu, trekoderma ini juga berfungsi mengembalikan unsur hara tanah yang sudah terkikis akibat pemakaian pupuk dan bahan obat-obatan kimia berlebihan. ‘’Dari kasus itu, kami bekerja sama dengan peneliti ITB menemukan ka-

lau virus ini menyebar karena hilangnya salah satu unsur mikro tanah akibat pupuk kimia berlebihan. Pemakaian benih yang mudah teserang virus Mosaik juga menjadi pemicunya,’’ tegasnya. Di sisi lain, Agung mengatakan, selain virus Mosaik, penyakit lain juga ditemukan menyerang tembakau. Penyakit itu adalah jamur Phytophthora. Jamur ini menyerang batang bawah tanaman hingga membusuk. Tanaman yang sudah terserang lembaran daun dari bawah sampai atas akan mengering. Sebenarnya, serangan penyakit ini lebih ganas dibandingkan virus Mosaik. Beruntung, serangan penyakit ini berhasil dikendalikan dengan sangat baik, sehingga persentase tanaman yang terserang tergolong kecil dibandingkan tanaman yang terserang virus Mosaik. (kmb38)

Perayaan Pagerwesi

Tradisi Sembahyang di Kuburan Tetap Lestari HARI raya Pagerwesi sejak dahulu dirayakan secara istimewa oleh umat Hindu di Bali Utara. Perayaan Pagerwesi di daerah ini hampir sama dengan hari raya Galungan dan Kuningan. Satu tradisi yang mewarnai keistimewaan perayaan Pagerwesi di Buleleng adalah persembahyangan di kuburan (setra). Kebiasaan turun-temurun ini tetap lestari karena diyakini sebagai wujud bakti kepada leluhur yang belum diaben. Pada perayaan Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin, suasana kota Singaraja tampak lengang. Sejak pagi umat tampak lalu-lalang menuju Pura-pura umum, pura merajan, dadia dan kantor instansi pemerintah. Sementara itu, suasana cukup ramai tampak di kawasan setra milik Desa Pakraman Buleleng. Umat dari beberapa banjar adat di lingkungan Desa Pakraman Buleleng ini menggelar persembahyangan di setra di jantung kota Singaraja ini. Selain setra, hal yang sama juga dilakukan oleh para keluarga veteran pejuang yang menggelar persembahyangan di Taman Makam Pahlawan (TMP)

Curastana, Singaraja. Sama dengan perayaan Pagerwesi tahun-tahun sebelumnya, umat yang datang ke setra membawa sarana upakara banten p un j un g a t a u d i d a e ra h lain dikenal dengan nama banten soda. Setelah terlebih dahulu membersihkan bekas kuburan sanak keluarga, umat kemudian memulai melaksanakan ritual persembahyangan dengan dipimpin anggota keluarga yang dituakan. Dengan banten punjung mereka memohon tuntunan secara niskala kepada leluhur. Selain itu, umat meyakini persembahyangan di setra untuk menunjukkan rasa kebersamaan merayakan hari raya kendatipun leluhur mereka masih belum diaben. Sebagai ungkapan suka dalam menyambut hari raya, sarana banten punjung atau soda disantap bersama-sama di setra. Tak hanya itu, momen ini dimanfaatkan oleh umat untuk bersilaturahmi dengan sesama umat, sehingga jalinan kebersamaan terjaga dengan baik. Klian Desa Pakraman Buleleng Jro Nyoman Sutrisna, M.M. ditemui di

Bali Post/mud

SEMBAHYANG – Sembahyang di setra dan di taman makam pahlawan (TMP) dilakukan warga di Buleleng pada perayaan hari Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin. sela-sela persembahyangan Pagerwesi kemarin mengatakan, persembahyangan di setra menjadi kebiasaan unik dan tidak dimiliki daerah lain. Untuk itu, dirinya bertekad untuk tetap melestarikan tradisi munjung di hari raya Pagerwesi atau saat Galungan dan Kuningan. Kendati krama yang menggelar persembahyangan di setra mulai berkurang, tetapi kebiasaan ini tetap digelar. Mengapa

krama mulai berkurang bersembahyang di setra, karena upacara pengabenan sudah semakin sering digelar dan juga adanya program ngaben massal. Bahkan, setiap ada kematian, sanak keluarganya sudah langsung bisa menggelar upacara ngaben dengan tingkatan upacara disesuaikan dengan kebiasaan yang dijalankan. Menyusul kondisi itu, tidak banyak lagi krama yang masih memiliki tetaneman (sanak keluarga yang belum

diaben - red). ‘’Seperti tadi pagi saya amanti memang mulai sedikit yang datang ke setra bersembahyang ini karena begitu sering umat menggelar upacara pengabenan. Dan memang tradisi munjung ini hanya untuk leluhur yang meninggal dan belum diaben atau istilahnya memiliki tetaneman. Tapi walau mulai berkurang, tradisi ini tetap dijalankan oleh krama kendati tidak lagi memiliki tetanamen di setra,’’ jelasnya. (mud)


JEMBRANA

12

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Korban Perampokan Masih ’’Shock’’

Negara (Bali Post) Korban perampokan di minimarket SPBU Jalan Sudirman Jembrana, Baiq Ayu Hidayatul Ummah (22), mengaku hingga saat ini masih sangat shock. Ia mengatakan saat kejadian, ia berusaha tenang. Namun, begitu setelah kejadian ia berpikir bahwa nyawanya sempat dalam bahaya. ‘’Saat itu (kejadian - red) saya sedang merapikan rokok untuk dipajang di display. Tiba-tiba dari belakang muncul pelaku dan menodongkan pisau dapur yang sudah karatan,’’ kata gadis manis ini, Selasa (22/8), di Polres Jembrana. Setelah menodongkan pisau pelaku menanyakan uang dan langsung mengambil uang di dalam laci kasir. ‘’Saya tidak tahu jumlah uang saat itu karena belum menghitung, katanya Rp 700 ribu,’’ jelasnya. Ayu mengatakan saat kejadian ia memang sendirian di dalam karena temannya sedang sarapan dan pembeli juga belum ada. ‘’Saya kira dia mau belanja,’’ tandasnya berusaha tenang. Seperti berita sebelumnya, aksi nekat seorang pemuda asal Banyuwangi melakukan pencurian dengan modus menodong kasir minimarket di SPBU Sudirman berhasil digagalkan warga, Selasa (22/8). Pelaku berinisial BAH (21) sempat dikejar oleh karyawan SPBU dan warga ke arah selatan. Namun sempat hilang. Akhirnya pelaku yang mengenakan celana dalam berwarna hijau itu dibekuk oleh petugas saat bersembunyi di selokan tidak jauh dari SPBU. Dari keterangan saksi, kasir minimarket Baiq Ayu H. Ummah (22) mengatakan pelaku sempat mengancam dengan cara menghunuskan pisau dapur yang sudah karatan ke bagian perutnya. Lantas seketika meminta korban membuka isi laci kasir lalu mengambil seluruh uang. Setelah itu pelaku langsung kabur, namun sempat terjatuh berikut monitor komputer kasir lantaran terjepit meja kasir saat berlari. (kmb)

Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Negara (Bali Post) Pasukan Buser Satuan Reskrim Polres Jembrana, Senin (21/8) lalu berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni Nur Hidayat alias Dayat (38), warga Banjar Berawan Salak, Desa Banyubiru, Negara. Pelaku yang bekerja sebagai nelayan ini dibekuk lantaran mencuri motor milik Putu Budiasa (46), warga yang tinggal di Kaliakah, Negara. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi Kasat Reskrim AKP Yusak A Sooai, Selasa (22/8), mengatakan tersangka Dayat kini telah meringkuk di sel tahanan Polres Jembrana. Pihaknya masih mengembangkan kasus pelaku. Ia menjelaskan, pelaku ini mencuri motor milik korban jenis Honda Vario warna putih dengan strip hijau tahun 2008 dengan nopol DK 4154 WZ beserta STNK-nya. Sebelumnya, motor tersebut diambil oleh pelaku berinisial GA. Akan tetapi, motor itu kembali dicuri oleh pelaku Dayat dan akhirnya berhasil ditangkap. ‘’GA ini kini masih menjalani hukuman di Rutan kelas II B Negara,’’ ucapnya. Selain curanmor, Reskrim Polres Jembrana juga mengungkap kasus lainnya dengan pelaku penadahan hasil curian. Pelaku tersebut yakni Abraham Sinanu (57). Pelaku ditangkap karena ada laporan kehilangan, di mana pada Sabtu (5/8) di Jalan Denpasar Gilimanuk, Desa Banyubiru dilaporkan hilang tiga unit TV LED merek LG 32 inci dan tiga buah play station 3. Selanjutnya, pada Rabu (16/8) juga dilaporkan kehilangan di tempat rental Banjar Baler Bale Agung, Desa Mendoyo Dangin Tukad kehilangan empat unit TV LED merek Akari dan 4 play station. Kasus kehilangan ini dilaporkan korban Gusti Ngurah Ardy Wiguna (29), warga asal Baler Bale Agung, Negara dan Putu Oka Wiadnyana (32), warga Mendoyo Dangin Tukad. Hasil penyelidikan polisi sejak 5-17 Agustus, polisi akhirnya menemukan titik terang. Keesokan harinya ditemukan bukti yang mengarah ke pelaku Abraham. Tanpa pikir panjang, pelaku Abraham pun diciduk tanpa melakukan perlawanan. ‘’Setelah diinterogasi pelaku Abraham mengakui kalau barang itu didapat dari Iskandar asal Lombok Timur yang hingga saat ini DPO. Barang bukti yang diamankan dari rumah Abraham yakni 4 unit TV LED ukuran 32 inci merek Akari dan satu unit play station 3 (TKP Mendoyo). Selain itu, satu unit TV LED ukuran 32 inci merek LG di mana TKP kejadian di Banyubiru. Serta barang bukti yang berhasil ditemukan 7 buah stik PS, lima buah memory card PS dan dua buah linggis. Atas kejadian tersebut korban Gusti Ngurah Ardy Wiguna mengalami kerugian Rp 22 juta dan korban Putu Oka Wiadnyana mengalami kerugian Rp 24 juta. Kini Iskandar masih dalam pengejaran. (kmb)

Bali Post/kmb

AMANKAN - Dua pelaku tindak pidana pencurian di Jembrana diamankan jajaran Satuan Reskrim Polres Jembrana.

Bali Post/olo

PROYEK DRAINASE - Jalan Gajah Mada yang merupakan jalur nasional nampak masih dipenuhi pasir atau material lainnya meski pengerjaan proyek drainase sudah rampung.

Dikeluhkan, Proyek Drainase di Jalan Gajah Mada Negara (Bali Post) –

Proyek drainase dan trotoar di Jalan Gajah Mada, Desa Dangintukadaya, Jembrana menuai keluhan warga. Proyek lanjutan drainase berbahan beton precast atau pracetak di timur jembatan Dangintukadaya ini menyisakan debu, kendati pengerjaan sudah rampung. Sejak awal, pengerjaan proyek di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk ini sudah dikeluhkan warga lantaran tanpa menggunakan pembatas jalan di sepanjang lokasi. Selain itu, material dan alat berat juga sering mencaplok badan jalan. Saat pengerjaan, pihak pelaksana CV Chitra Karya Utama telah memasang papan peringatan untuk pengguna jalan. Setelah rampung dan papan peringatan dicopot,

sisa material berupa pasir dan tanah masih berserakan di pinggir jalan. Kondisi tersebut menyebabkan jalan di seputaran proyek sering berdebu dan licin. ‘’Jalan ini sering dilalui truk dan biasanya menjadi jalur cepat. Apalagi setelah

(jalan - red) dilebarkan. Tapi dibiarkan begini (debu berserakan - red), membahayakan pengendara,’’ ujar Komang Pendi, salah seorang pengguna jalan saat ditemui, Rabu (23/8) kemarin. Dari pengakuan warga sekitar, sejatinya sudah dilakukan penyemprotan sisa

material proyek itu menggunakan truk tangki. Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum Jembrana I Wayan Widnyana saat dikonfirmasi kemarin, mengatakan pengerjaan proyek tersebut belum semua rampung. ‘’Kita belum mengecek ada kekurangan atau tidak, tapi pekerjaan itu belum selesai,’’ terangnya. Kendati drainase dan trotoar sudah rampung, namun masih ada bahu jalan yang harus diaspal. Awalnya memang diren-

canakan akan dicor menggunakan beton, namun agar sama dengan pengerjaan sebelumnya, agar di-hotmix. Namun, pihak pelaksana yang memenangkan tender dengan nilai Rp 673,5 juta dari nilai pagu paket Rp 750 juta itu kesulitan mendapatkan hotmix. ‘’Rencananya kita ambilkan dari OP (pemeliharaan),’’ terangnya. Pengerjaan drainase dan trotoar ini merupakan lanjutan dari pengerjaan sebelumnya di sepanjang Jalan Gajah Mada. (kmb26)

Jukung Tanpa Awak Ternyata Milik Nelayan Blimbingsari Negara (Bali Post) Jukung tanpa awak yang tersangkut di keramba di perairan Klatakan, Sumbersari, Melaya, Senin (21/8) lalu, kini pemiliknya sudah diketahui. Ternyata, jukung berwarna putih itu diakui milik nelayan asal Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Ponirin (58). Ia melaporkan hal ini ke pihak

yang berwajib. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H Eddy Waluyo, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan pemilik jukung tersebut datang sehari setelah ditemukan nelayan lain. Ponirin mengakui jukung dengan mesin tempel 5,5 PK itu dengan membawa surat keterangan dari kepala desa setempat. Dari keterangannya,

disebutkan bahwa jukung miliknya itu hanyut dibawa arus setelah mengalami kecelakaan laut. Saat itu, nelayan asal Banyuwangi ini sedang melakukan aktivitas mancing di perairan Selat Bali. Ponirin sempat tenggelam setelah jukung yang ditumpanginya itu disapu ombak tinggi. Beruntung korban berhasil selamat setelah di-

tarik oleh nelayan lain. Sementara perahunya hanyut terbawa ombak. Baru diketahui keesokan harinya bahwa jukung tersebut terdampar di Klatakan. ‘’Kita buatkan berita acara dan yang bersangkutan membawa jukungnya,’’ tambah Iotu Eddy. Jukung milik nelayan asal Keduren, Desa Bomo, Blimbingsari ini sebelum-

nya ditemukan tersangkut di sekitar keramba Klatakan. Orang yang pertama kali mengetahuinya yakni Putu Artam (50), satpam PT Oceran Blue Mutiara (OBM). Karena tidak jelas siapa pemiliknya, jukung tersebut kemudian ditarik ke pinggir bersama nelayan lainnya dan dilaporkan ke Pos Polair Gilimanuk. (kmb26)

Pembangunan Anjungan Cerdas Konservasi Tak Jelas Negara (Bali Post) – Rencana Anjungan Cerdas Konservasi di areal Taman Nasional Bali Barat (TNBB) hingga saat ini belum ada kejelasan. Lahan seluas lima hektar di pantai dekat Gilimanuk dan dilalui jalan nasional itu sejatinya sudah siap digunakan. Awalnya Anjungan Cerdas Konservasi ini akan menjadi daya tarik lain selain Taman Patung Siwa Mahadewa di Gilimanuk. Bahkan sudah dilakukan nota kesepahaman dari Pemkab Jembrana dengan pihak TNBB. Konsep anjungan cerdas ini, bukan hanya untuk tempat rekreasi, melainkan juga untuk sarana pendidikan

pelestarian lingkungan. Pihak TNBB pun juga menetapkan sejumlah batasan untuk pembangunan mengingat masih kawasan konservasi. Informasi yang dihimpun, awalnya akan ada pihak ketiga atau investor yang mengelola. Investor ini juga berkecimpung dalam akomodasi pariwisata di areal konservasi. Tetapi hampir setahun pascakesepakatan antara Pemkab dan TNBB, pelaksanaan itu belum

ada. Pembangunan anjungan cerdas ini merupakan salah satu penunjang wisata sebagai daerah perlintasan dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kasubag TU TNBB Wiryawan saat dikonfirmasi, Rabu (23/8) kemarin, mengatakan sesuai nota kesepakatan lahan seluas 5 hektar ini akan dimanfaatkan untuk Anjungan Cerdas Konservasi. Namun pihak

TNBB juga menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah. Lokasinya masuk kawasan TNBB dan dalam membangun memang ada aturan yang berkaitan dengan pengelolaan zona konservasi. ‘’Ini bukan rest area, tetapi lebih untuk tempat informasi ke masyarakat. Pemanfaatan ada batasannya,’’ ujar Wiryawan. Pihaknya juga tidak mengetahui pasti kelanjutan pengerjaan Anjungan Cerdas

Konservasi ini. Sementara itu, Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada ditanya terkait pembangunan anjungan cerdas itu pihaknya mengaku belum mengetahui. Namun memang akan ada rencana pembangunan Anjungan Cerdas Konservasi tersebut. Bilapun ada dari Kelurahan pasti akan dilibatkan terkait sosialisasi. ‘’Sampai sekarang memang belum ada (sosialisasi),’’ terangnya. (kmb26)


Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

13

KARANGASEM

SOSOK Sapu Bersih Prestasi KELUARGA besar SMAN 1 Amlapura dalam ikut memeriahkan peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, patut sumringah dan berbangga. Pasalnya pada lomba gerak jalan antar-SMA/ SMK sederajat seKabupaten Karangasem, seluruh regu yang dikirim mampu juara ‘’sapu bersih’’ prestasi. Regu SMAN 1 Amlapura menjadi yang terbaik di seluruh kategori lomba, baik kategori lomba gerak jalan pelajar putra, pelajar putri, gerak jalan kreatif maupun gerak jalan 45 kilometer. “SMAN 1 Amlapura waktu itu menurunkan enam regu. Hebatnya, semua memperoleh juara. Selain juara I di seluruh kategori, dua regu pelapis lainnya juga memperoleh juara III kategori pelajar putra dan harapan I untuk kategori pelajar putri,” kata Kepala SMAN 1 Amlapura Wayan Sugiana, Rabu (23/8) kemarin. Sugiana menambahkan, sukses itu tidak terlepas dari semangat anak-anak SMAN 1 Amlapura ambil bagian pada lomba itu. Mereka tampil maksimal berkat pembinaan sistematis, sehingga mampu melakukan sapu bersih gelar lomba. Capaian ini cukup fantastis dan maksimal, mengingat persaingan pada lomba gerak jalan pelajar SMA/ SMK sederajat cukup ketat, terutama kategori pelajar putra maupun putri yang sering kali didominasi regu SMAN 2 Amlapura, maupun SMKN 1 Amlapura. “Hasil ini sudah final, dan tidak mungkin berubah lagi,” tegasnya. Dia berharap capaian sensasional ini dapat dipertahankan pada pelaksanaan serupa tahun-tahun berikutnya. Upaya ini untuk menjaga tradisi juara di SMAN 1 Amlapura. Rencananya, para pemenang berbagai lomba HUT ke-72 Kemerdekaan RI akan menerima hadiah pada 27 Agustus nanti di lokasi pameran, Lapangan Stadion Padangkerta, Amlapura. Acara itu digelar bersamaan malam penutupan pameran industri dan dagang yang dibuka sejak 14 Agustus lalu. (gik)

Nelayan Paceklik, Pedagang Ikan Bakar Ikut Meradang Amlapura (Bali Post) Sejak beberapa hari terakhir, nelayan di Pantai Ujung, Karangasem, paceklik ikan. Tak hanya nelayan yang merana karena kondisi seperti itu, masyarakat yang mengandalkan hidup dari membuat olahan ikan laut seperti pedagang ikan bakar, juga ikut meradang. Pasalnya, harga ikan jadi melonjak tajam. Implikasinya, hal itu membuat mereka kehilangan pelanggan. ‘’Ini ikan bakarnya baru laku satu. Baru bapak saja yang beli,’’ ujar Hata (21), pedagang ikan bakar yang menggelar dagangannya di pinggir jalan sebelah timur Taman Soekasada Ujung, Rabu (23/8) kemarin. Karena tangkapan nelayan minim, pemuda asal Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu itu harus mengeluarkan modal lebih besar untuk mendapatkan ikan. Sejalan naiknya harga ikan itu, dia juga harus menaikkan harga jual ikan bakarnya. ‘’Modalnya Rp 7.000 per ekor, maka agar dapat untung sedikit, saya jual Rp 10 ribu. Itu sudah termasuk sambal,’’ selorohnya. Jika tangkapan nelayan banyak, harga ikan pasti lebih murah. Hata mengaku bisa menjual ikan bakar sampai 40 ekor per hari. Tapi ketika nelayan paceklik, maksimal 20 ikan bakar saja mampu ia jual. Hata merugi karena untuk setiap ekor ikan bakar, baik pada masa paceklik maupun musim ramai dia maksimal bisa mengambil untung Rp 3.000. Di Pantai Ujung setidaknya ada 150 nelayan yang tergabung dalam beberapa kelompok. Sahabudin (50), Ketua Kelompok Nelayan Inti Samudra, mengakui saat ini alam seperti tidak berpihak kepada nelayan. Meski kondisi laut sudah relatif tenang, namun ikan tongkol yang menjadi hasil tangkapan utama tetap minim. Padahal, nelayan sudah menempuh jarak relatif jauh hingga dekat perairan Lombok. Menurut Sahabudin, kondisi tak menguntungkan itu bahkan sudah terjadi selama empat bulan terakhir ini. Dalam kurun waktu itu hanya sesekali nelayan mendapat tangkapan bagus. Selebihnya pulang dengan tangan hampa. Karena kondisi seperti itu, sebagian besar nelayan di Pantai Ujung akhirnya memilih beristirahat sementara waktu. ‘’Penghasilan profesi nelayan tidak menentu. Tidak selalu kami dapat tangkapan,’’ katanya. Kondisi kurang bergairah juga dirasakan nelayan di pantai lainnya, seperti Pantai Jasri, masih di wilayah Kecamatan Karangasem. Sepanjang hari kemarin, sebagian besar nelayan setempat memilih tidak melaut. Karena itu, para pelayah hanya bisa pasrah, menambatkan jukungnya di pinggir pantai. (kmb)

Bali Post/kmb/31

TAMAN UJUNG - Objek wisata Taman Soekasada Ujung di Karangasem, salah satu ikon pariwisata Karangasem, yang ramai dikunjungi wisatawan

Karangasem Hanya Dapat Ampas dari Pariwisata Amlapura (Bali Post) -

Kabupaten Karangasem menuntut adanya keberpihakan terhadap gemerincing dolar dari pesatnya perkembangan pariwisata di Bali. Sebab, meski kunjungan pariwisata Bali sangat tinggi, nyatanya Karangasem tak dapat apa-apa. Karangasem hanya dapat ampas dari geliat pariwisata Bali. Hal itu menjadi sorotan Ketua Badan Pengelola Taman Soekasada Ujung Ida Made Alit saat hadir pada koordinasi pengembangan destinasi pedesaaan dan perkotaan pemerintah pusat di Karangasem, Selasa (22/8) lalu. Menurutnya, sebagian besar objek maupun daya tarik wisata terkenal yang ada di Bali, ada di Karangasem. Seperti Pura Agung Besakih, Tirtagangga, Taman Soekasada Ujung, Tulamben, Amed, Candidasa, Tenganan dan masih banyak lagi lainnya. Bahkan, kini sudah berkembang menjadi 57 objek dan daya tarik wisata. Dengan banyaknya pilihan objek, baik itu heritage, atraksi budaya, agrowisata dan lainnya, kunjungan wisatawan memang dirasakan mening-

kat ke Karangasem. Tetapi, selama ini, kata Ida Made Alit, wisatawan tidak pernah menginap di Karangasem. “Kalau ke Bali, wisatawan menginap di Badung, Denpasar, atau Gianyar. Berkunjungnya ke Karangasem. Yang punya potensi kami, tetapi yang dapat dolarnya mereka. Bagaimana seharusnya kami mengatasi situasi ini?” keluh Ida Made Alit. Persoalan ini sebenarnya sudah terjadi dan disadari sejak lama. Tetapi, hingga sekarang belum ada solusi

tepat untuk mengatasinya. Saat ini Karangasem memang sedang giat membangun pariwisata agar bisa menggantikan sektor galian C sebagai penyumbang PAD terbesar di Karangasem. Bahkan, Karangasem berani menargetkan kunjungan satu juta wisatawan per tahun. Meski dukungan akomodasi pariwisata cukup baik, tetapi Karangasem masih belum bisa “memaksa” wisatawan agar menginap di Karangasem. Pembangunan pariwisata

agar maksimal menjadi penyumbang PAD, juga menjadi sorotan Dinas Kebudayaan. Sekretaris Disbud Karangasem Komang Subadra mengatakan apa yang menjadi modal Karangasem dengan destinasi maupun seni budayanya, seharusnya bisa berbanding lurus dengan berkontribusi besar untuk menyumbang PAD kepada pemerintah daerah. “Tujuan akhir pemerintah daerah terhadap pembangunan pariwisata kan agar dapat menunjang PAD ini. Jadi, kita punya potensi, tapi yang menikmati wilayah lain. Ini kan masalah besar,” katanya. Pembicara dari Universitas Pancasila Jakarta Dr. Devi Krisnandha Kausar pada pertemuan itu juga belum bisa memberikan solusi

yang dibutuhkan Karangasem. Atas persoalan ini, Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila itu mengatakan, masalah kewilayahan ini sudah menjadi masalah klasik di Indonesia. Dia melihat ini disebabkan karena wilayah Bali relatif kecil. Jadi, jarak antarkabupaten/kota tidak terlalu jauh. Ini membuat wisatawan enggan memilih menginap di Karangasem, karena jarak Denpasar - Karangasem saat ini sudah bisa ditempuh dalam waktu satu setengah jam. “Tidak hanya di Bali. Masalah serupa juga dialami teman-teman kita di Jawa. Kita juga tidak mungkin memaksa wisatawan menginap di daerah kita walau wisatawan itu berkunjung ke wilayah kita sendiri,” katanya. (kmb31)

Tanah Ampo Dipasangi ’’Breakwater’’ Amlapura (Bali Post) Harapan Pemkab Karangasem agar Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo bisa segera disinggahi kapal wisata mulai menemukan titik terang. Hal itu menyusul akan segera dimulainya pembangunan breakwater. Proyek breakwater itu sebagai awal dari pembangunan jetty ramdor untuk sandar perahu sekoci. Pembangunan breakwater Tanah Ampo itu ditangani

langsung pemerintah pusat melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai. Untuk rencana tersebut, sudah dilaksanakan sosialiasi di Terminal Pelabuhan Tanah Ampo, Senin (21/8) lalu. Sosialisasi dihadiri unsur terkait Pemkab Karangasem dan Forkompinda, unsur dari Desa Ulakan serta Desa Adat Tanah Ampo. Breakwater akan dipasang memanjang sepajang 100 me-

ter ke barat mulai dari pertengahan dermaga. Dermaga Tanah Ampo panjangnya 154 meter. Dalam sosialisasi terungkap proyek itu sepenuhnya dibiayai pusat dengan alokasi anggaran sekitar Rp 50 miliar. Proyek itu merupakan proyek tahap pertama yaitu khusus membangun breakwater saja. Sedangkan pembangunan jetty ramdor untuk perahu sekoci itu rencananya

baru digarap tahun 2018 mendatang. ‘’Untuk breakwater akan mulai dikerjakan minggu-minggu ini,’’ terang Kepala KSOP Padangbai I Ketut Sudarma. Pembangunan sarana pelabuhan untuk menyiasati derasnya arus laut di Tanah Ampo itu disambut antusias warga setempat. Pihak Desa Adat Tanah Ampo bahkan sudah menyiapkan lahan di sebelah kuburan desa untuk

penempatan material proyek. Bendesa Adat Tanah Ampo I Gede Suyadnya, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan masyarakatnya menaruh harapan b e s a r d a r i k e beradaan pelabuhan kapal pesiar tersebut. Pihaknya pun berharap pembangunan breakwater dan jetty ramdor benar-benar mampu menjadi solusi untuk mendatangkan kapal pesiar ke Tanah Ampo. (kmb)

’’Pujawali’’ Pagerwesi

Pemandian Tirta Ramai Pengunjung Udara dingin tak hanya membuat kulit berkerut, tetapi juga membuat sejumlah pemandian umum di Karangasem kehilangan pelanggannya. Seperti Pemandian Umum Kolam Tirta di Banjar Ujung Hyang, Desa Tumbu, Karangasem yang kerap digunakan sebagai tempat malukat itu baru ramai saat Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin. Bagaimanakah

perkantoran libur fakultatif. Kolam Tirta itu berada di lahan pribadi milik Ida Pedanda Istri Manik Mas asal Ujung Hyang. Dari pusat Kota Amlapura jaraknya sekitar 1,5 kilometer. Kolam itu dekat Taman Soekasada Ujung. ‘’Pengunjung biasanya datang pagi atau sore, tetapi belakangan sepi sekali. Cuaca dingin pe-

nyebabnya,’’ ungkap Ni Nengah Sumi (35) dan Ni Nengah Sudi (30), keduanya menantu Ida Pedanda Istri Manik Mas yang sekarang ditugasi mengelola kolam pemandian tersebut. Menurut Sumi, pengunjung juga lumayan ramai saat hari Banyupinaruh baru lalu. Saat itu, Kolam Pemandian Tirta juga sudah ramai sejak

pagi dan berlanjut sampai sore. Mereka berasal dari berbagai kelompok umur mulai dari balita, anak-anak, hingga orang tua. Siang hari pun di sana terasa dingin karena Kolam Tirta berada di tengah-tengah hutan kecil. ‘’Kami menyewakan ban dalam Rp 5.000 per buah,’’ ujar Sumi. (kmb)

keistimewaan kolam tirta itu?

Bali Post/kmb

PACEKLIK TANGKAPAN - Pedagang ikan bakar di Pantai Ujung ikut merugi ketika nelayan paceklik tangkapan.

BERTEPATAN dengan pujawali Pagerwesi, semua tampak berubah di Pemandian Umum Kolam Tirta Banjar Ujung Hyang, Tumbu. Pasalnya, pengunjung sudah memadati pemandian umum itu sejak mulai buka pukul 08.00 Wita. Warga yang mandi bukan hanya dari seputaran Kota Amlapura, cukup banyak pula masyarakat yang datang jauh-jauh dari luar Karangasem. Sebagian besar sekadar mandi dan berenang. Sebagian lainnya memanfaatkan untuk tujuan malukat. Ritual pembersihan secara niskala itu biasanya dilakukan di depan Pura Tirta yang berada di

bagian hulu (utara) kolam pemandian. Suasana alam yang masih sangat alami serta tiket masuk hanya Rp 2.000 per orang itu menjadikan tempat pemandian itu cukup diminati. ‘’Kalau tidak di sini biasanya saya ke Tirtagangga,’’ ujar Gede Windu (18), salah seorang pengunjung asal Subagan, Karangasem. Meski air kolam cukup dingin, pengunjung rela berendam berjam-jam. Maklum sepanjang hari kemarin, sinar matahari cukup terik. Selain karena matahari memancarkan panasnya, Kolam Tirta itu jadi mendadak ramai karena Pagerwesi. Sekolah maupun

Bali Post/kmb

RAMAI PENGUNJUNG - Kolam Pemandian Tirta di Banjar Ujung Hyang, Desa Tumbu, Karangasem, ramai pengunjung saat Pagerwesi, Rabu (23/8) kemarin.


TABANAN

14

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Kapal Besar ’’Hantui’’ Nelayan Tabanan Tabanan (Bali Post) -

Belum selesai upaya memperjuangkan nasib para nelayan yang meminta agar pemerintah bisa meninjau ulang Permen Kelautan dan Perikanan tentang penangkapan lobster, saat ini datang lagi masalah baru. Kapal nelayan luar diperkirakan berkapasitas di atas 30 gros ton tampak kembali beraksi di selatan Tabanan. Hal itu terpantau di selatan Pantai Selabih. ‘’Benar, ada kapal besar kembali muncul di zona yang memang dilarang,’’ ujar Ketua DPC HNSI Tabanan I Ketut Arsana Yasa, Rabu (23/8) kemarin. Keberadaan kapal nelayan luar dengan kapasitas lebih besar itu sangat dikeluhkan para nelayan di Tabanan. Pasalnya, mereka melakukan penangkapan ikan di areal tangkapan nelayan Tabanan, meski su-

dah sering dilaporkan ke pihak berwenang. Sayangnya sampai saat ini belum ada upaya penangkapan kapal ikan besar yang menyerobot fishing ground (daerah penangkapan ikan). Ketut ‘‘Sadam’’ Arsana

Yasa mengatakan dari hasil pantauannya saat melaut, ia melihat kapal dengan jaring lingkar atau pursain ukuran kapal 30 GT (groston) beroperasi. Sesuai aturan seharusnya ada batasan kapal besar itu beroperasi di 4 mil

laut. Namun kenyataannya, mereka secara terang-terangan telah menyerobot fishing ground atau zona tangkap bahkan di 1 mil laut. Menurut pejabat asal Kerambitan itu, pada prinsipnya setiap nelayan di mana pun boleh melakukan penangkapan. Akan tetapi, untuk perahu besar tidak boleh melanggar zona fishing ground. ‘’Kapal itu tentu saja harus ditangkap agar ada efek jeranya,’’ tegasnya. Disayangkan, peristiwa itu sudah sering terjadi.

Meski diakuinya sudah dilaporkan kepada pihak berwenang, ternyata sampai saat ini belum ada aksi penangkapan. ‘’Kapan ya... nelayan kecil dapat perlindungan. Saya sangat kecewa,’’ ujarnya. Ia pun meminta agar pihak terkait dalam hal ini petugas Pol Air menertibkan jalur operasi kapalkapal besar itu. Bahkan jika perlu dilakukan penangkapan. Alasannya, karena telah terbukti melanggar zona tangkap. ‘’Jangan sam-

Bali Post/kmb28

KAPAL BESAR - Kapal besar tampak di selatan Pantai Selabih. Keberadaan kapal nelayan besar ini tentu saja menjadi tantangan bagi para nelayan tradisional. pai nelayan kita perang dengan kapal ikan besar itu,’’ ujarnya. Jika hal itu terus

terjadi, maka para nelayan lambat laun benar-benar mati suri. (kmb28)


15

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Champions ----------------------------------Playoff, Pertandingan II Rijeka vs Olympiakos Piraeus 0-1 (Olympiakos Piraeus unggul keseluruhan 3-1) Maribor vs Hapoel Beer Sheva 1-0 (Imbang 2-2. Maribor ungggul gol tandang) Nice vs Napoli 0-2 (Napoli unggul 4-0) Sevilla vs Istanbul Basaksehir 2-2 (Sevilla ungggul 4-3) FC Astana vs Celtic 4-3 (Celtic unggul 8-4) --------------- Piala Liga Inggris ----------------------------------Putaran I Grimsby Town (IV) vs Derby County (II) 0-1 Putaran II Bolton Wanderers (II) vs Sheffield Wednesday (II) 3-2 Reading (II) vs Millwall (II) 3-1 Accrington Stanley (IV) vs West Bromwich Albion 1-3 Aston Villa (II) vs Wigan Athletic (III) 4-1 Birmingham City (II) vs Bournemouth 1-2 Brighton and Hove Albion vs Barnet (IV) 1-0 Cardiff City (II) vs Burton Albion (II) 1-2 Carlisle United (IV) vs Sunderland (II) 1-2 Doncaster Rovers (III) vs Hull City (II) 2-0 Fulham (II) vs Bristol Rovers (III) 0-1 Leeds United (II) vs Newport County (IV) 5-1 Middlesbrough (II) vs Scunthorpe United (III) 3-0 Milton Keynes Dons (III) vs Swansea City 1-4 Norwich City (II) vs Charlton Athletic (III) 4-1 Queens Park Rangers (II) vs Brentford (II) 1-4 Sheffield United (II) vs Leicester City 1-4 Watford vs Bristol City (II) 2-3 vs Ipswich Town (II) 2-1 Crystal Palace

Rooney Pensiun London -

Setelah tampil di 119 pertandingan dan menghasilkan 53 gol, penyerang Wayne Rooney, Rabu (23/8) kemarin menyatakan pensiun dari timnas Inggris. Ujung tombak Everton itu menyebut sekarang adalah saat yang tepat untuk mundur. Pemain berusia 31 tahun itu mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi membela the Three Lions saat berbicara lewat telepon dengan pelatih timnas Gareth Southgate. Rooney tak lagi menjabat kapten timnas musim lalu setelah tidak cukup konsisten masuk skuad utama Manchester United di bawah arahan pelatih Jose Mourinho. Ironinya, Southgate kemarin sebenarnya menelepon Rooney untuk mengucapkan selamat atas penampilannya yang mengesankan pada awal musim ini bersama mantan klubnya, Everton. Di kklub ini,

Rooney memulai karier dan mengembangkan bakatnya saat remaja sebelum pindah ke MU pada 2014. ‘’Luar biasa mendengar bahwa (pelatih timnas) Gareth Southgate meminta saya untuk kembali memperkuat timnas Inggris untuk pertandingan internasional mendatang. Saya benar-benar menghargai undangan itu,’’ kata Rooney seperti dilaporkan Press Association Sport. ‘’Saya bilang kepada Gareth bahwa saya sekarang telah pensiun untuk pertandingan internasional. Keputusan ini amat berat tapi telah saya diskusikan dengan keluarga,

Penyerang Inggris Wayne Rooney. manajer di Everton (Ronald Koeman) dan teman-teman dekat.’’ Rooney yang telah 14 tahun membela the Three Lions mencetak gol ke-200 di Liga Utama Inggris kala Ever-

--------------- Liga Eropa -------------------------------------------Maritimo Everton Partizan Belgrade AC Milan Ajax Amsterdam Club Bruges FC Viitorul Constanta Legia Warsaw Domzale Osijek SCR Altach Ludogorets Panathinaikos Viktoria Plzen FK Vardar PAOK Salonika FH Apollon Limassol BATE Borisov Dinamo Zagreb FC Krasnodar Utrecht

Petinju Denpasar Bertekad Pertahankan Gelar

Denpasar (Bali Post) Tim tinju Kota Denpasar yang merebut 5 emas, dan keluar sebagai juara umum pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015 silam, kembali mematok bisa mempertahankan gelar juara umum pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti,. Pelatih Yulianus Leo Bunga, di Denpasar, Rabu (23/8) kemarin menjelaskan, pihaknya menurunkan delapan petinju asuhannya dan tampil di semua kelas. ‘’Kami turun full-team,’’ ujar Yulianus. Disebutkan, kedelapan petinju yang diterjunkan yakni Krispinus Mariano di kelas layang ringan (46 kg), Valentinus Nahak di kelas layang (49 kg), Kornelis Kwangu Langu di kelas terbang (52 kg), Juli Bria di kelas bantam (56 kg), Gregorius Ghede di kelas ringan (60 kg), Jacky Riwu di kelas welter ringan (64 kg), Satria Wiguna di kelas welter (69 kg), serta I Gusti Agung Bendena di kelas menengah (75 kg). Yulianus menerangkan, dalam olahraga adu jotos ini, pihaknya menyiapkan atlet asuhannya sejak Januari lalu. Bahkan, mereka telah mengikuti kejuaraan Piala Bupati Buleleng, di Singaraja. ‘’Kami menurunkan empat petinju, dan keempatnya mendulang emas,’’ jelasnya. Sejauh ini, dirinya belum berani memastikan petinju asuhannya bakal pulang memboyong berapa medali emas. ‘’Yang jelas, kami tetap mematok target juara umum dulu,’’ katanya. Dikemukakan, para petinju berlatih pagi dan sore di Sasana Adi Swandana Boxing Camp Panjer. ‘’Bahkan, petinju pro Mirah Boxing Camp (MBC) Kuta sering melakukan sparring-partner meladeni petinju kami yang masih amatir di Panjer,’’ ucapnya. (022)

Porprov Ajang Selekda Atlet Gateball

Denpasar (Bali Post) Hajatan Porprov 2017 di Gianyar, untuk cabor gateball dipakai ajang selekda atlet yang akan diterjunkan pada Kejurnas Gateball, di Makassar, Sulsel, Oktober mendatang. Karena itu, Binpres bersama Tim Pemandu Bakat bakal bekerja selama pelaksanaan Porprov cabor gateball, 13-17 September, guna memantau skill atlet. Ketua Umum Pengprov Pergatsi Bali Gusti Ngurah Adnyana, di Denpasar, Rabu (23/8) kemarin menerangkan, pihaknya bakal Bali Post/022 turun full-team pada Kejurnas, Gusti Ngurah Adnyana dengan mengikuti 11 nomor yang dipertandingkan, meskipun Porprov hanya mempertandingkan delapan nomor. ‘’Kami tak bisa memberangkatkan semua atlet, karena terganjal dana, kemungkinan kami bisa mengirit biaya, dengan mengirim atlet andalan yang bisa turun pada beberapa nomor,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengingatkan Pengprov Pergatsi Bali tak memiliki atlet, dan yang punya atlet Pengkot dan Pengkab Pergatsi serta klub. Untuk itu. Pergatsi Bali jangan lagi memikirkan kuantitas, tetapi lebih pada kualitas dan prestasi. ‘’Untuk mewujudkan prestasi tak perlu dana berlebihan,’’ ujar Suwandi. Dicontohkan, biaya pembinaan seorang atlet PON Bali hanya Rp 50 juta, sedangkan provinsi lain mencapai Rp 200 juta sampai dengan Rp 250 juta. ‘’Alhasil, Bali bisa menduduki peringkat keenam,’’ tuturnya. Untuk itu, Suwandi mendapat pesan khusus dari Gubernur Bali, agar Pulau Dewata yang berpenduduk 4 juta jiwa, prestasi olahraganya bisa meniru Singapura. ‘’Ini tantangan bagi kami, dan target kami naik satu setrip di PON XX 2020 mendatang. Astungkara, mudah-mudahan Bali bisa bercokol di urutan kelima,’’ ungkapnya. (022)

ton menahan imbang tuan rumah Manchester City 1-1. Ia kini satu kelompok dengan Alan Shearer yang mampu menghasilkan 200 gol di Liga Utama. Rooney tak menyesal me-

Watford Tersingkir di Putaran I

jadwal Pertandingan

Jumat (25/8) dini hari vs Dynamo Kiev Hajduk Split vs Videoton FC vs KF Shkendija vs Rosenborg Trondheim vs vs AEK Salzburg vs vs Sheriff Tiraspol Olympique Marseille vs Austria Vienna vs Maccabi Tel Aviv vs Suduva Marijampole vs Athletic Club vs AEK Larnaca vs vs Fenerbahce vs Ostersunds FK vs Braga Midtjylland vs FC Oleksandriya vs vs Skenderbeu Red Star Belgrade vs Zenit St Petersburg vs

Bali Post/rtr

ninggalkan MU yang dibela selama 13 tahun. Ia menambahkan bahwa fokusnya kini adalah memastikan Everton menjuarai turnamen. ‘’Meninggalkan Manchester United memang berat, tapi saya tahu ini merupakan keputusan tepat untuk pulang ke Everton,’’ jelas Rooney. Legenda sepak bola Inggria Gary Lineker menyebut Inggris tak beruntung karena memiliki pemain kaliber dunia seperti Rooney, namun tak mampu menjuarai event internasional. ‘’Salah satu kekecewaan saya adalah tidak menjadi bagian dari timnas Inggris yang sukses di pentas internasional,’’ ujar Rooney yang empat golnya membawa Inggris mencapai perempatfinal Piala Eropa 2004 namun kemudian menjadi antiklimaks setelah dia menderita cedera tulang kaki. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

ANCANG-ANCANG - Penyerang klub Nice Mario Balotelli (kanan) mengambil ancang-ancang sebelum melepaskan tembakan ke gawang Napoli pada pertandingan kedua Liga Champions, Rabu (23/8) kemarin.

London Watford tersingkir dari Piala Liga menyusul kekalahan 2-3 dari Bristol City di Vicarage Road, Rabu (23/8) kemarin. Watford menjadi satu-satunya tim Liga Inggris yang menelan kekalahan. Gol-gol dari Freddie Hinds, Bobby Reid, dan Niclas Eliasson membawa tim tamu melaju ke putaran ketiga. Watford menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Jose Holebas diusir keluar lapangan. Bournemouth, Brighton & Hove Albion, Leicester City, Swansea City, dan West Bromwich Albion menaklukkan lawan-lawannya

yang berasal dari divisi yang lebih rendah. Crystal Palace yang menang 2-1 atas Ipswich Town untuk mencatatkan gol-gol pertama mereka, dan kemenangan perdananya, di bawah manajer baru Frank de Boer. Tim Championship Leeds United mengalahkan tim strata keempat Newport County dengan skor 5-1 melalui trigol dari Kemar Roofe, yang hanya mencetak tiga gol dari 53 penampilannya sebelumnya untuk klub ini. Tim-tim Championship lainnya, Fulham dan Hull City, kalah dari lawan-lawannya yang berasal dari strata lebih rendah di Bristol Rovers dan Doncaster Rovers. (rtr/ant) DIHADANG Pemain Bristol City Lloyd Kelly (kanan) menghadang laju Nordin Amrabat dari Watford pada pertandingan putaran kedua turnamen Piala Liga, Rabu (23/8) kemarin.

Balotelli dan Snijders Tak Mampu Loloskan Nice

Zurich Napoli melaju ke fase grup Liga Champions berkat kemenangan 2-0 di markas Nice, Rabu (23/8) kemarin. Kedua gol tersebut dicetak di babak kedua meski tim tuan rumah menurunkan skuad terbaiknya, termasuk dengan memainkan Mario Balotelli dan Wesley Snijders. Ironinya gol pembuka itu terjadi saat Balotelli tengah berdiskusi dengan hakim garis di pinggir lapangan. Jose Callejon mencetak gol pembuka pada menit ke-48. Gol ini membuat klub Italia mengantongi gol tandang setelah menang 2-0 di pertemuan pertama. Lorenzo Insigne menambahi gol lain pada menit ke-89 ketika tim Liga Italia itu menang dengan skor keseluruhan 4-0. Balotelli, yang absen pada laga pertama, tampil lamban dan tidak pernah mengancam gawang Napoli. Pemain nyentrik asal Italia ini kemudian digantikan pada babak kedua di tengah cemoohan para penggemar tuan rumah. Titik rendah pada malam ini bagi sang pemain Italia terjadi tidak lama setelah dimulainya babak kedua. Balotelli mendatangi tepi lapangan dan beradu argumen dengan ofisial pertandingan. Perdebatan itu kelihatannya terpusat pada perban putih yang menutupi pergelangan tangannya. Menurut media Prancis, perban itu menutupi sebuah gelang di tangannya. Padahal hal itu melanggar peraturan pertandingan. Ketika Balotelli sedang berargumen, Marek Hamsik mengirim umpan silang dari sisi kiri dan Callejon, tidak terkawal di tiang jauh, mencetak

gol dengan mudah di depan gawang. Pelatih Nice Lucien Favre begitu kesal dengan gol tersebut, sedangkan Balotelli meneruskan diskusinya dengan ofisial pertandingan. Insigne memastikan kemenangan timnya pada menit ke-89, menerima operan Faouzi Ghoulam dan melepaskan tembakan ke sudut gawang. ‘’Saya tidak mau mengomentari Balotelli,’’ kata Favre. ‘’Itu bukan sesuatu yang sangat memuaskan, ini tidak cukup bagus.’’ Favre juga mengeluhkan bahwa Balotelli terlalu lamban saat meninggalkan lapangan ketika ia digantikan. Napoli mengakhiri rekor buruk tim Italia di putaran playoff. Tim-tim Italia kalah di fase yang sama kompetisi ini dalam tiga musim terakhir. Napoli dikalahkan Athletic Bilbao pada 2014/2015, dan musim ini akan menjadi yang pertama kalinya sejak 2013/2014 di mana Italia memiliki tiga tim di fase grup. Sevilla tertinggal 0-1 dari tamunya Istanbul Basaksehir sebelum bermain imbang 2-2. Klub Spanyol itu melaju dengan skor keseluruhan 4-3. Mantan juara Eropa Celtic juga melaju ketika mereka menang keseluruhan 8-4 atas klub Kazakhstan Astana. Di laga kemarin, Celtic mereka kalah 3-4 setelah sempat tertinggal 1-4. Juara Slovenia Maribor mengungguli tim Israel Hapoel Beer-Sheva dengan keunggulan gol-gol tandang setelah menang 1-0 di laga kedua. Olympiakos menang 1-0 atas Rijeka untuk lolos dengan skor 3-1, menggagalkan tim Kroasia itu tampil di fase grup untuk pertama kalinya. (afp/ant)

Bali Post/rtr

Indonesia Hadapi Kep. Fiji di Laga Persahabatan 2 September Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan tim nasional senior Indonesia akan berhadapan dengan Republik Kepulauan Fiji dalam pertandingan persahabatan FIFA pada Sabtu, 2 September 2017, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria dalam perbincangan di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (23/8) kemarin. Menurut Ratu, Fiji dipilih karena hanya negara itu yang bisa menyesuaikan diri dengan jadwal timnas Indonesia. ‘’Sebenarnya kami sudah melakukan pendekatan ke beberapa federasi sepak bola negara lain, tetapi semuanya berhalangan karena melakukan persiapan ke beberapa turnamen internasional yang mereka ikuti,’’ ujar Ratu. Dia melanjutkan, pertandingan persahabatan Indonesia melawan Fiji dijadwalkan dimulai pada pukul 16.00 WIB. Timnas senior Indonesia sendiri

akan dipimpin oleh pelatih timnas U-22 Indonesia yang saat ini berlaga di SEA Games 2017 di Malaysia Luis Milla. Milla, kata Ratu, kemungkinan juga memanggil nama-nama baru di skuad timnas senior. Tim direncanakan berkumpul untuk melakukan latihan mulai 30 Agustus 2017. ‘’Namun kami belum bisa memastikan lokasi pemusatan latihannya,’’ tuturnya. Sebagai informasi, pertandingan persahabatan FIFA bermanfaat untuk menambah poin Indonesia di peringkat FIFA. Saat ini berdasarkan data terbaru, Indonesia berada di posisi 175 FIFA, sementara Fiji di 181. Sementara terkait pertandingan persahabatan FIFA berikutnya yaitu pada 2-10 Oktober 2017, Ratu Tisha menyebut ada lima sampai enam negara yang dipertimbangkan untuk bertanding dengan tim nasional Indonesia, seperti Mauritania dan Portugal. ‘’Kami sudah menerima undangan dari Portugal tetapi akan dipertimbangkan,’’ kata Ratu. (ant)

Tontowi/Liliyana Susul Praveen/Debby ke 16 Besar Jakarta Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyusul Praveen Jordan/Debby Susanto ke babak 16 besar kejuaraan dunia bulu tangkis BWF di Glasgow, Skotlandia, Rabu (23/8) kemarin. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini merebut kemenangan atas Tseng Min Hao/Hu Ling Fang (Taiwan) dengan skor 21-13, 21-11. Baik Tontowi maupun Liliyana sama-sama bersyukur mereka mampu tampil baik dan langsung in di pertandingan perdana yang berlangsung di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia. ‘’Kami bersyukur bisa maksimal di babak pertama, lawan enggak jelek kok. Walaupun peringkatnya di bawah kami, tapi kami tidak mau meremehkan, kami tekan terus, alhasil mereka tidak bisa berkembang permainannya,’’ ujar Tontowi. ‘’Tadi kami sudah mulai enak mainnya, di pertandingan pertama ini kami mau jajal lapangan, dari segi arah angin, cahaya lampu dan sebagainya,’’ tambah Liliyana. Tontowi/Liliyana akan ber-

hadapan dengan Sam Magee/ Chloe Magee (Irlandia) di laga perebutan tiket perempatfinal. Menghadapi lawan yang berasal dari Eropa, Tontowi/Liliyana tak gentar menghadapi penonton yang kemungkinan besar bakal mendukung Magee bersaudara. ‘’Maklum saja kalau lawan banyak pendukungnya, ini

kan di Eropa. Kami sudah berpengalaman dengan situasi seperti ini, sudah biasa main di All England dan Denmark Open. Ini tidak memengaruhi kami,’’ tutur Tontowi. ‘’Yang penting di pertandingan selanjutnya, kami harus bermain lebih fokus, lebih tenang di lapangan,’’ beber Liliyana yang mengincar gelar

Bali Post/net

LOLOS - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir lolos ke putaran 16 besar Kejuaraan Dunia bulutangkis di Glasgow, Skotlandia, Rabu (23/8) kemarin. Tontowi/Liliyana menyingkirkan pasangan Taiwan Tseng Min Hao/Hu Ling Fang (Taiwan) dengan skor 21-13, 21-11.

juara dunia untuk kedua kalinya bersama Tontowi. Sebelumnya, pasangan ini pernah menjadi juara dunia di Guangzhou, Tiongkok, pada 2013. Dua medali perunggu diraih Tontowi/Liliyana di World Championships 2011 di London, Inggris, serta pada 2015 di Jakarta. Pertemuan Ketiga Tunggal putra Sony Dwi Kuncoro melengkapi skuad Indonesia yang meraih kemenangan pada hari kedua. Sony yang datang ke Glasgow dengan status pemain profesional, menjadi wakil Indonesia terakhir yang meraih hasil positif selepas mengalahkan pemain Republik Ceko, Milan Ludik, dalam pertandingan dua game selama 38 menit yang berkesudahan 21-16, 21-7. Pada pertandingan selanjutnya, Sony bakal ditantang juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Tiongkok Chen Long. Ini akan menjadi pertemuan ketiga bagi kedua pemain. Dari rekor pertemuan, keduanya cukup imbang dengan sama-sama sudah membukukan kemenangan dari dua kali pertemuan

terakhir. Dengan hasil yang didapatkan Sony ini, pemain-pemain Indonesia yang memperoleh kemenangan pada hari kedua menjadi empat wakil setelah sebelumnya Anthony Sinisuka Ginting menang atas pemain Polandia Mateusz Dubowski 21-14, 21-14. Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto yang menyudahi perlawanan Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia 21-13, 21-11, serta pasangan Tontowi/Liliyana. Tungal putra Tommy Sugiarto menang atas pemain Hongkong Hu Yun 21-16, 21-15; ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung yang menundukkan duet Swedia Richard Eiedestedt/Nico Ruponen 21-15, 21-18 di hari pertama. Adapun dua wakil lainnya adalah pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang akan menghadapi duet Rusia Evgenij Dremin/Denis Grachev serta Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akan menjamu duet Taiwan Liao Kuan Hao/Lu Chia Pin pada Rabu (23/8) siang waktu setempat. (kmb39/ant/net)


16

olah raga

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Daftar Perolehan Sementara Medali SEA Games 2017 No. Negara 1. Malaysia 2. Singapura 3. Vietnam 4. Thailand 5. Indonesia 6. Filipina 7. Myanmar 8. Brunei 9. Laos 10.Kamboja 11.Timor Leste

Emas

Perak

49 26 26 16 15 8 4 0 0 0 0

36 22 19 27 17 14 4 1 1 0 0

Perunggu Total 29 21 22 33 32 20 7 5 1 5 0

114 69 67 76 64 42 15 6 2 5 0

Rifda Sumbang Emas dan Perunggu Kuala Lumpur (Bali Post) Pesenam Indonesia Rifda Irfanalhfi meraih medali emas di nomor balok keseimbangan (beam) dan menambah perunggu pada nomor senam lantai. Sementara Agus Adi Prayoko meraih medali perak cabang senam artistik pada SEA Games 2017 di Kuala Kumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Rifda merebut perunggu pada nomor senam lantai dengan nilai 13.000. Dia kalah bersaing dengan atlet Malaysia Farah Ann binti Abdul Hadi yang meraih emas dengan nilai 13.450, dan peraih perak De Guzman Kaitlin Cera Lianne de La Cruz dari Filipina dengan nilai 13.025. Rifda menyatakan mendapat kejutan dirinya mampu meraih medali emas senam artistik nomor balok keseimbangan. ‘’Ini kejutan bagi saya mendapat emas di balok keseimbangan karena target saya justru di lantai,’’ kata Rifda seusai acara pengalungan medali di Mitec, Kuala Lumpur. ‘’Tapi bagaimanapun saya senang bisa mendapat emas di sini di Malaysia ini, ini emas pertama saya di SEA Games,’’ tambahnya. Ketika disinggung tentang penampilannya di SEA Games Malaysia ini dibanding dengan SEA Games sebelumnya, Rifda mengatakan beda. ‘’Di SEA Games kali ini penampilannya lebih bagus dan lebih rapih dibanding sebelumnya,’’ ucapnya. Ditanya program ke depan dalam ajang internasional lainnya, Rifda mengatakan Asian Games. ‘’Saya sedang bersiap untuk Asian Games yang nanti Indonesia menjadi tuan rumah,’’ ujarnya. Rifda memastikan emas untuk senam artistik nomor balok keseimbangan (beam) dengan total nilai 13.125, disusul atlet tuan rumah Malaysia Tan Ing Yueh yang meraih perak dengan 13.100. Sementara perunggu didapat atlet Filipina De Guzman, Kaitlin Cera Lianne De La Cruz. Agus Perak Agus merebut perak dari nomor vault dengan total nilai 14.350. Dia kalah bersaing dengan atlet Vietnam Le Thanh Tung yang mendapat emas dengan 14.450, dan perunggu jatuh untuk atlet Filipina Capellan Reyland Yuson dengan nilai 13.975. ‘’Dapat perak saya cukup puas karena saya tidak dibebani target medali,’’ kata Agus. Atlet Indonesia itu mengaku dari empat kali mengikuti SEA Games baru kali ini dirinya bisa mencetak perak. ‘’Sebelumnya paling saya hanya kebagian perunggu, makanya ini senang dapat perak,’’ katanya lagi. Saat ditanya kendala penampilan dirinya pada pertandingan itu, Agus mengatakan kurang mantap. ‘’Tadi penampilan saya kurang bersih dan rapi,’’ katanya lagi. (ant)

Bali Post/ant

Pesenam putri Indonesia Rifda Irfanaluthfi

Satria Tama Perlu Penanganan Serius Kuala Lumpur (Bali Post) Penjaga gawang timnas Satria Tama dipastikan memerlukan penanganan serius setelah mengalami cedera saat pertandingan ketat antara Indonesia melawan Vietnam pada pertandingan Grup B SEA Games 2017 di Stadion Selayang, Malaysia, Selasa (22/8) lalu. Dokter timnas Syarief Alwi di Kuala Lumpur, Rabu (23/8) kemarin mengatakan, jika saat ini pihaknya terus memantau perkembangan cedera yang dialami pemain yang tampil cukup baik pada pertandingan sarat gengsi untuk menjaga peluang lolos ke semifinal itu. ‘’Ada masalah di kaki. Hamstring. Makanya hari ini saya tes untuk menentukan langkah selanjutnya. Hasil tes sangat menentukan penanganannya,’’ ungkapnya sebelum mengawal timnas latihan. Cedera hamstring, katanya, memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penanganannya. Untuk itu pihaknya akan memeriksa secara detail demi percepatan penyembuhan pemain yang menjadi tulang punggung timnas saat menahan imbang Vietnam 0-0 itu. ‘’Kalau hasil tes tidak memungkinkan untuk turun pada pertandingan berikutnya, terpaksa kami akan memanggil pemain pengganti,’’ ujar dokter yang akrab dipanggi Papi itu dengan serius. Satria Tama yang turun sebagai pengganti Kurniawan Kartika Aji yang bermasalah saat turun melawan Timor Leste, bermain cukup cemerlang. Beberapa kali mampu menghalau tendangan keras pemain Vietnam yang dikenal dengan kecepatannya. Namun, kedigdayaan Satria Tama itu harus berhenti saat mengalami cedera. Bahkan, untuk keluar lapangan saja harus dibantu oleh tim medis timnas. Tangis pemain muda ini bahkan sempat pecah mengingat saat itu kondisi sangat krusial di tengah gempuran tim lawan. Beruntung, timnas mampu selamat dari kebobolan meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah pemain tengah Hanif Sjahbandi mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah sejak menit 64. Kondisi ini membawa angin segar karena persaingan lolos ke semifinal tambah ketat. Saat ini Indonesia berada di posisi tiga klasemen dengan raihan delapan poin dari empat pertandingan. Sedangkan Vietnam dan Thailand memiliki poin yang sama yaitu 10 dari empat pertandingan. Selain Satria Tama, kata dokter timnas, ada satu pemain lagi yang kesehatannya terus dipantau yaitu Ricky Fadjrin. Manajemen ini saat ini juga akan terus memantau perkembangan pemain Bali United itu. (ant)

Bali Post/ant

PERAK - Atlet lompat jauh Maria Londa melakukan lompatan pada nomor lompat jangkit SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Maria Londa meraih perak dengan total lompatan 13,52 meter.

Maria Londa Kebagian Perak Kuala Lumpur (Bali Post) -

Atlet putri Indonesia Maria Natalia Londa kebagian medali perak cabang atletik SEA Games 2017 pada perlombaan lompat jangkit putri yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. ‘’Perlombaan tadi berlajan lancar, enam lompatan saya masuk semua dan tidak ada hambatan. Tapi, hasil ini memang belum rezeki bagi saya,’’ kata Maria. Atlet asal Bali itu meraih hasil lompatan lompat jangkit 13,52 meter dan menempati peringkat kedua setelah atlet

Vietnam Vu Thi Men yang meraih hasil lompatan 14,15 meter dan menyabet medali emas. Londa mengatakan hasil lompatan jangkit dalam SEA Games ke-29 itu adalah lompatan terbaiknya dalam dua tahun terakhir setelah mendapatkan medali emas dalam SEA

Games 2015 di Singapura. ‘’Setelah saya mengikuti nomor lompat jangkit di Singapura, saya istirahat begitu lama dan saya belum mendapatkan lompatan sebaik dua tahun lalu,’’ kata Londa yang mengaku masih ada rasa trauma cedera tendon betis kiri setelah mengikuti SEA Games 2015.

Indonesia Tantang Malaysia di Final Kuala Lumpur (Bali Post) Tim bulu tangkis putra Indonesia memastikan diri lolos ke final SEA Games 2017 setelah pada babak semifinal mengalahkan Thailand di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin dengan skor 3-1. Dalam perebutan medali emas, Indonesia akan menghadapi Malaysia. Angka pertama bagi tim Indonesia ini dipersembahkan oleh tunggal pertama Jonathan Christie. Atlet yang akrab dipanggil Jojo ini menang dua game langsung atas Khosit Phetpradab dengan skor 21-6 dan 21-18. Meski menang, wakil Indonesia ini mengaku sempat kesulitan. ‘’Pada game pertama saya menyerang, namun di game kedua saya terbawa permainan lawan yang main cepat. Saya terus mencoba keluar dari pola permainan dia. Dan akhirnya mampu menyumbang poin pertama,’’ kata Jonatan Christie dalam keterangannya. Hasil bagus Jojo ternyata tidak diikuti oleh pasangan Fajar Alfian/ Muhammad Rian setelah kalah dari pasangan Bodin Issara/Nipitphon Puangpuapet dengan skor 21-13, 15-21 dan 16-21. Dengan hasil ini membuat kedudukan menjadi sama kuat yaitu 1-1.

‘’Sebetulnya penampilan Fajar/Rian cukup bagus, tapi mereka kurang konsisten. Bisa dapat poin banyak, tetapi juga buang poin banyak. Masih kurang tenang,’’ kata asisten pelatih ganda putra Aryono Miranat. Dalam kondisi sama kuat, tugas Ihsan Maulana terbilang cukup berat. Namun, pemain binaan PB Djarum ini mampu menjawab tantangan yang diberikan setelah mampu menundukkan tunggal kedua Thailand Suppanyu Avihingsanon dengan skor 21-15 dan 21-14. Mampu kembali unggul 2-1, tingkat kepercayaan diri pemain Indonesia meningkat. Hal tersebut dibuktikan oleh pasangan Berry Angriawan/Hardianto yang sukses mengalahkan pasangan Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh dengan skor 27-25 dan 21-9. Dengan kemenangan pasangan Berry/Hardianto secara otomatis tim putra Indonesia lolos ke partai puncak yaitu melawan tuan rumah Malaysia yang pada pertandingan semifinal mengalahkan Singapura dengan skor 3-0. Hasil ini berbanding terbalik dengan tim putri yang harus puas meraih medali perunggu setelah pada semifinal dikalahkan oleh tim tuan rumah Malaysia dengan skor 3-0. (ant)

Menurut atlet berusia 26 tahun itu, hasil yang diperolehnya di Kuala Lumpur adalah kebangkitannya dari cedera setelah menjalani pengobatan, terapi, dan latihan jelang kompetisi SEA Games 2017. Maria Londa masih akan mengikuti satu nomor perlombaan cabang atletik yaitu lompat jauh yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada Jumat (25/8). ‘’Persiapan saya berjalan

dengan baik. Apa pun yang terjadi nanti, saya harus bisa melewatinya. Mudah-mudahan dengan doa dari semua masyarakat Indonesia, saya dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding hari ini,’’ katanya. Maria mengaku hasil lompatan jauh dalam perlombaan Kejuaraan Atletik Asia 2017 mencapai 6,3 meter. Sedangkan atlet Vietnam yang akan menjadi pesaingnya meraih lompatan 6,54 meter. (ant)

Ayu Sumbang Perunggu Nomor ’’Road Race’’ Kuala Lumpur (Bali Post) Pembalap putri Ayustina Delia Priatna akhirnya sukses mempersembahkan medali pertama balap sepeda untuk SEA Games 2017, setelah meraih perunggu pada nomor road race yang berlangsung di Bandar Baru, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Bagi cabor balap sepeda, pencapaian pembalap yang akrab dipanggil Ayu pantas diapresiasi karena hal ini diharapkan mampu membuka jalan medali setelah beberapa nomor sebelumnya seperti tim putra, kontingen Indonesia belum bisa bicara banyak. ‘’Semoga ini bisa menjadi pembuka pundi-pundi medali berikutnya untuk balap sepeda. Yang jelas, perjuangan untuk meraih medali ini membutuhkan kerja keras dan semangat tinggi,’’ kata manajer tim balap sepeda, Budi Saputra. Pada nomor road race putri ini, Indonesia menurunkan dua pembalap yaitu Ayustina Delia Priatna dan Maghfirotika Marenda. Kedua pembalap ini berdasarkan catatan waktu yang ada tidak jauh berbeda hasilnya yaitu 3:14:16 untuk menempuh jarak 101,5 km. Catatan waktu Ayu ini sama dengan peraih medali emas yaitu

Nguyen Thi That asal Vietnam dan peraih medali perak yang merupakan pembalap tuan rumah Malaysia yaitu Som Niet Ju Pha. Menurut Budi, perjuangan dua pembalap Indonesia ini luar biasa. Apalagi keduanya harus menghadapi kuatnya pembalap asal Vietnam, Malaysia maupun Thailand yang jelas memiliki jam terbang yang tinggi. Strategi menjadi kunci utama dalam meraih medali ini. ‘’Memang benar. Strategi dan instruksi untuk tidak lepas dari pembalap terdepan bisa dijalankan dengan baik hingga 2 km terakhir. Maghfirotika menarik Ayu untuk bisa break away. Dan hasilnya Ayu melesat dengan pembalap Vietnam dan Malaysia,’’ tuturnya menjelaskan. Setelah keran medali terbuka, balap sepeda akan terus mengincar medali yang salah satunya lewat individual road race putra. Ada beberapa nama yang telah disiapkan seperti Aiman Cahyadi, Dadi Suryadi, Erik Andriano hingga Robin Manullang. Cabang balap sepeda pada SEA Games 2017 memang harus berhadapan dengan pembalap andal. Namun, pada kejuaraan dua tahunan ini balap sepeda bertekad meraih hasil terbaik yang salah satunya lewat nomor BMX. (ant)

Triady untuk Kedua Kalinya Akui Keunggulan Schooling

Kuala Lumpur (Bali Post) Perenang Indonesia, Triady Fauzi, kembali dipaksa mengakui keunggulan andalan Singapura, Joseph Isaac Schoolin, kali ini dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu SEA Games 2017 di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Dengan kekalahan itu, Triady harus puas dengan medali perak setelah membukukan catatan waktu 53,03 detik. Sedangkan sang peraih medali emas yaitu Joseph Isaac Schooling unggul cukup jauh yaitu 51,38 detik.

Catatan waktu ini bahkan memecahkan rekor SEA Games dari catatan sebelumnya 52,13. Sebelumnya Triady harus menyerah di nomor 50 meter gaya kupukupu dan harus puas dengan medali perak. Namun, atlet asal Jawa Barat itu mengaku senang bisa berhadapan langsung dengan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu. ‘’Saya cukup bahagia dengan hasil apa yang tadi saya dapat. Ini best time saya tahun ini. Sebenarnya best time saya 52,77, namun hingga saat ini belum tercapai lagi,’’ kata Triady

Fauzi usai pengalungan medali. Meski tertinggal hampir dua detik, Triady mengaku dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin. Apalagi pada 50 meter pertama mampu menempel ketat andalan Singapura itu. Namun, di 50 meter berikutnya dinilai kurang maksimal sehingga membuat jarak cukup jauh. ‘’Di awal cukup puas, tapi di 50 meter terakhir belum puas. Mungkin itu yang harus segera diperbaiki,’’ kata Triady menambahkan. Saat dimintai komentar soal turunnya peraih emas Olimpiade turun

di SEA Games 2017, Triady tidak begitu mempermasalahkan. Bahkan dirinya cenderung senang bisa bersaing langsung dengan atlet yang levelnya sudah kelas dunia. ‘’Senang bisa bersaing dengan dia,’’ kata Triady menegaskan. Hal yang sama dikatakan atlet Indonesia yang sukses meraih perunggu di nomor 100 meter gaya kupu-kupu, Glenn Victor Sutanto. Menurutnya, Schooling memang atlet yang lagi naik daun dan sudah masuk level dunia. Dirinya mengaku senang bisa bersaing langsung. (ant)

Langkah Fitriani Dkk. Terhenti di Semifinal

Kuala Lumpur (Bali Post) Tim bulu tangkis putri Indonesia harus terhenti lebih cepat karena di pertandingan semifinal SEA Games (SEAG) 2017 di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Rabu (23/8) kemarin, harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Malaysia 0-3. Dengan kekalahan ini, tim putri harus puas dengan medali perunggu. Perjalanan mudah yang didapat yaitu langsung masuk semifinal ternyata tidak serta merta memuluskan langkah dan Fitriani dan kawan-kawan mencapai final. Kekalahan Indonesia itu diawali oleh Fitriani. Sebagai tunggal pertama ternyata harus menyerah dari Soniia Cheah dengan skor 17-21 dan 17-21. ‘’Saya mencoba untuk menerapkan pola permainan saya, namun finishing saya kurang bagus bahkan sering mati sendiri. Saya juga terbawa permainan cepat lawan,’’ kata

Fitriani dalam keterangannya. Tertinggal 0-1, Indonesia berpeluang mengejar ketertinggalan dari ganda Rosyita Eka Putri/Ni Ketut Mahadewi. Namun, pasangan ini ternyata juga belum bisa berbicara banyak karena harus mengakhiri pertandingan lebih cepat karena cedera saat posisi 5-7. Adalah Rosyita yang harus dipapah untuk keluar lapangan setelah mengalami cedera lutut kirinya. Cedera yang didapat ditengarai karena posisi kaki yang kurang tepat saat bertanding melawan pasangan ganda andalan tuan rumah Malaysia itu. ‘’Posisi landing-nya enggak pas. Kalau dilihat lagi, mungkin kejadiannya hampir sama dengan cederanya Bella (Bellatrix Manuputty),’’ kata pelatih kepada ganda putri, Eng Hian. Dengan mundurnya pasangan Rosyita/Ketut maka Indonesia tertinggal 0-2 dari lawan.

Hanna Ramadini sebenarnya berpeluang untuk mengejar ketertinggalan. Namun, lagilagi tunggal kedua Indonesia itu belum bisa bermain maksimal karena dihadang Goh Jin Wei dengan skor 16-21 dan 13-21. Dengan kekalahan 0-3, dua pertandingan berikutnya tidak dilakukan. Kondisi ini langsung mendapatkan tanggapan dari manajer tim Indonesia Susy Susanti. Menurutnya, jika dalam kondisi nomal persaingan antara tim Indonesia dan Malaysia bakal berlangsung ketat. ‘’Prediksi saya pertandingan seharusnya ramai. Tapi kondisi di lapangan berbeda. Rosyita cedera. Itulah, di pertandingan beregu kalau tertinggal, ada faktor mental yang bermain. Ini bakal menjadi sebuah pelajaran,’’ tuturnya. Meski kalah di nomor tim, pebulu tangkis putri Indonesia tetap masih berpeluang meraih medali karena bakal turun di nomor perseorangan. (ant)

Bali Post/ant

CEDERA - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Rosyita Eka Putri Sari (kanan) yang berpasangan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani mengalami cedera ketika bertanding melawan ganda putri Malaysia Vivian Hoo dan Woon Khe Wei pada pertandingan semifinal bulu tangkis beregu putri SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Axiata Arena, Kawasan Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (23/8) kemarin. Tim bulu tangkis Indonesia gagal ke final setelah kalah dengan Malaysia dengan skor 0-3.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JB School Membutuhkan Satpam Berpngalaman dan Bersertifikat.LamJl.Raya Kuta No.1 Kuta Bali

B.BP.803.08.17.0001415

Japanese Spa di Nusa Dua membutuhkan Staff FO (bsa Bhs. Jepang)&Staff Admin Cewek u/ di Denpasar Hub:425001

B.BP.001.08.17.0001370

*Job Australi Resmi Perkebunan Biaya Potong Gaji 081649477140

Cari L/W utk kerja di Jepang bisa Bhs jepang H.085338711500

BPR SinarKuta Bth AO/Marketing Hub : 0361757243-0361757384

Cr pembantu tinggal dalam Nusa2 bs masak H:0818548457

B.BP.166.08.17.0001502

B.BP.001.08.17.0001543

B.BP.821.08.17.0000089

B.BP.004.08.17.0001421 B.BP.004.08.17.0001540 Lepirate Membutuhkan untuk Persh Alat Kesehatan Mbthkan Bth.Karyawati Max.25th Cr.Sopir SIM A / Tng Kirim Posisi sebagai berikut: Sgr Tng D3 Farmasi & Pengirim Penampilan Menarik,Jual Beli Jl.Soka,T.083 114 113 801 Purchasing Runner,Supervisor Hub Segera Telp 085100225302 B.BP.001.08.17.0001524 Perhiasan 3bln pertama Gj1,8Jt B.BP.001.08.17.0001259 Bartender,Fleet Operational Dbthkan urgent SPG butiq di Kerja 7 jam(shift)Hub. Cr Sgr Staff Housekeeping sdh Manager,Enginering Electricity Carefour/Kmnktf/Mnrik/ I Love Emas 082146660000 ada Pengalaman,Min SMA,Gj UMK+ Pengalaman Bekerja di Posisi B.Inggris simple/utk gaji+ B.BP.001.08.17.0001369 BPJS.CV:Jl.P.Moyo 27AB/727529 yang sama 1 Tahun(1,2) dan Butuh Segera:Tukang Cat Mobil bonus & Info Hub.081328353000 B.BP.001.08.17.0001551 Pengalaman 4 Tahun di Posisi B.BP.031.08.17.0001533 Pembantu Apartemen wanita tgl Berpengalaman Hub:085107030000 Dcr Administrsi,SMEA,Jl.Kusuma yang sama(3,4)Kirim CV ke B.BP.001.08.17.0001389 dalam,Gaji 1,7jt,H.08123847690 Bangsa 36 Dps Hub.08113978786 Alamat Email hrd@lepirate.com B.BP.164.08.17.0001549 Cari 2 Guru Jahit/Tata Busana B.BP.001.08.17.0001545 B.BP.004.08.17.0001402 !!!Dicari Sgra Marketing Art Wanita/Anak yg Pglmn Tugas di Dcr Adm,Sopir,Gdg CV.Tristar Dcr Driver Pariwisata bisa Bhs.Ing shop, CV bs dibawa lngsng ke Denpasar SMS:0818.0808.1555 Jl.Cargo No.24/413324,419869 Max 30Th Hub:081999156365 B.BP.001.08.17.0001460 PT Surya Bali Taksu,Br Tengkulak B.BP.001.08.17.0001496 B.BP.001.08.17.0001516 Dicari Sopir Berpengalaman Dcr Pembantu RT,Wanita Serabutan Mas,Kemenuh,SukawatiAtauEmail Dcr Waiter/ess,Teraphist,Pglmn SIM A & SIM B1 Lam Lgs Yamaha marketing1@suryabali.com/ di Toko bs Naik motor,Tidur Ari Putri Hotel, Jl.Cemara Teuku Umar Barat 100X Dps 081239344238 Dalam Hub.081353145550 Br.Semawang,Sanur 08976778714 B.BP.001.08.17.0001523

B.BP.001.08.17.0001529

B.BP.001.08.17.0001380

Dcr sgr lls SMU-S1 utk guru TK /Paud.Ada diklat.Utk yg blm Pengalaman.Hub:0811380028

Sandbar Canggu Look FR Waitres Hub:085792660093 CV to: okthasutha@gmail.com

B.BP.001.08.17.0001470

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr karyawan/ti PT.Bali Nusa Lontar lulusan SMA/sederajat SIM C bs Bhs.Inggris,komputer bw lam.ke Jl.Majapahit 57 Kuta

B.BP.154.08.17.0001547

Dcr:Receptionist/FO,HK, Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta

B.BP.001.08.17.0001391

Dibthkan Sgr Karyawan Kurir & Marketing Hubungi 081236078027

B.BP.001.08.17.0001385

Dibutuhkan Western Cook,Bartender,Waiter/ss Lauta Garden & Fishing Club Jl.Poh Gading Tmr No.1 Jimbaran,081293902357

B.BP.001.08.17.0001427

Dicari Salesman/Girl Gaji 3Jt s/d 7Jt Hub:087761391444NoSMS

B.BP.001.08.17.0001483

Dcr PRT wnt bisa masak 25-40th SMS 08123600010

Dcr Sopir/kryw u/Tk.Mebel Baru 081236538504 WR.Supratman 157

B.BP.001.08.17.0001413

B.BP.004.08.17.0001396

B.BP.001.08.17.0001450

Lowongan;SMA/SMK(konter),supir Sim B1,GM(S1 EK),Mekanik.Hub. Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps (0361)232528

B.BP.001.08.17.0001303

Dicari tenaga Bengkel,rajin & bertanggungjawab, H.0811388142

Dicr Tk.Jahit utk Kaos Hub.Hp 08179728986

B.BP.001.08.17.0001330

B.BP.001.08.17.0001528

B.BP.001.08.17.0001432

B.BP.001.08.17.0001537

Need Cook Helper for Restorant Dicari: Therapist massage&manicure/pedicure sebanyak2nya,P, Staf for Cake/Piza Shop.Jl.Mertanadi. Cal:735840/081916231397 Min SMU(2.3Jt+16rb/jam instv). B.BP.001.08.17.0001527 Hairdresser,L/P,(3jt+16rb/jam+ Needed Housekeeping in Ubud w/ komisi 10%)Pengalaman Min 1th. exp,Good English+responsible, Bawa lamaran ke Bodyworks Spa. good salary.Cv:gm.asaproperty@ Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget gmail.com. Telp:0361-4490319 735058 B.BP.001.08.17.0001539 B.BP.001.08.17.0001223 Perusahaan yg sdng berkembang Needed Villa Coordinator with pesat membutuhkan marketing exp,good English+responsible, ulet,siap belajar & bekerja good salary.Cv:gm.asaproperty@ Gaji bisa mencapai 5jt keatas gmail.com. Telp:0361-4490319 Hub.0361-9074597,08123982740 B.BP.001.08.17.0001538 B.BP.001.08.17.0001531 Holycow SteakHouse,Dcr Server, Villa Mgt looks for Resrvation Host,Pglman/Tdk.Bw CV must be exp w/OTA,actv English Lgsg ke Kuta,Jl.Dewi Sri good salary.Cv:gm.asaproperty@ & Renon Pertokoan Bajra Sandhi gmail.com. Telp:0361-4490319 /Email:hrd.h.bali@gmail.com

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL MOBIL

SUZUKI

Splash Th 2013 Warna Putih Plat DK Hub.081237525533

BMW

BMW Sport 320 I Th’2015 Putih Hub:085100854585/081999375281

B.BP.001.08.17.0001550

B.BP.001.08.17.0001458

HONDA

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko 3,5 Lantai,Lok. Sudirman Agung H:081321336696

Dijual H Freed PSD 2010 Akhir H.165Jt Nego Hub:085102306952

B.BP.001.08.17.0001446

B.BP.001.08.17.0001366

H.City 2005 matic Trwt Istmwa Samsat/Accu Baru 082236659508

KIA

KIA Rio’13+Yaris E’10+Juke RX’ 11 Mulus H.081239996788 B.BP.001.08.17.0001375 MAZDA

Mazda RX8 Th’2008 Asli DK Merah Harga Rp.240jt Hub.0361-464168/081999315168 B.BP.141.08.17.0001546

BENGKEL LAS

AllNew LGX Krista th2002 Matic terlengkap tgnI AsliBali LowKM Kon.sptbaru H80Jt,081999925143

Xenia Dp10Jt,Sigra Dp15Jt,Ayla Dp10Jt,GMax Dp6Jt.082340855805

B.BP.001.08.17.0001535

RUPA-RUPA

FOTOCOPY

B.BP.001.08.17.0001519

B.BP.001.08.17.0001457

B.BP.001.08.17.0001530

FURNITURE

TOYOTA

DAIHATSU

Jazz’04 silv as Bali Kepundung 67C Utr Bali Post,085239776321

RUPA-RUPA

NISSAN

Dijual Terano Spirit S3 Th2005 Hub:0816730425 B.BP.001.08.17.0001517

N March Des’11 Putih spt br Km 29rb 95jt Ng DK H:0818561800 B.BP.001.08.17.0001526 MITSUBISHI

Promo Colt T & L300 Dp 1 Jtan Pajero Dakar Dp 70 Jtan & Open Indent Xpander H:081337909080 B.BP.001.08.17.0001424

DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.07.17.0002008

Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226

DIJUAL HOTEL Dijual Hotel Matahari Inn Kuta Lombok Luas 102 Are. Hub Owner 08179796513(Tanpa Perantara)

B.BP.135.08.17.0001541

DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 3Are lok.Strategis di Denpasar Hub.081239209534

B.BP.001.08.17.0000988

GESEK TUNAI & PELUNASAN

AC

B.BP.164.08.17.0001548

B.BP.001.08.17.0001137

B.BP.001.08.17.0001319

Tnh kvl 1are Jln Kebo Iwa H.081337141817

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658 RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

DIJUAL RUKO Dijual Ruko,Tnh Kav,Rmh,Lokasi Denpasar Hub.0811398086

B.BP.001.08.17.0001328

KEHILANGAN Tukar Tambah,Ruko Baru Dgn Hilang BPKB DK 768 CN No.11038 Rumah Tinggal Dps 08123812761 88-J an M Heri Yanwar B.BP.001.08.17.0001235

H. 08-1234567-113 C.0000756-rpa

DIJUAL MOBIL

B.BP.167.08.17.0001532

B.BP.001.08.17.0001231

BIRO JASA

SERVICE

PROMO MERDEKA

BIRO JASA ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl ALUMINIUM BIRO JASA

BIRO JASA

BALI WANGI KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR

WC

DIJUAL MOBIL

SERVICE ALUMINIUM

085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj

CA

BIRO JASA

BIRO JASA

Candra Aluminium

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm.

Harga

SERVICE MAMPET

Rak Aluminium Bersaing

WC

Stainless Steel

GARANSI

dan Bergaransi

Roling Door

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

413211-412051

242389/081236774491

C.0000860-ALM

PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP XENIA

12

SIGRA DP

DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

14Jt-an

PICK-UP DP

5Jt-an

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH

PROMO BUNGA

0%

WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252 C.0000546-mbl


EKONOMI

18

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Indonesia-Vietnam Sepakat Percepat Perundingan ZEE Jakarta (Bali Post) – Sejumlah kesepakatan peningkatan kerja sama berhasil dicapai antara Indonesia dan Vietnam. Kesepakatan tersebut dicapai lewat pertemuan bilateral yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo dengan Sekretaris Jenderal Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Rabu (23/8) kemarin. Demikian siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden yang diterima Bali Post. Usai pertemuan itu, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pertemuan tersebut berlangsung dengan sangat produktif. Setidaknya terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus pembicaraan Indonesia dan Vietnam yang disebutnya telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia sejak tahun 2013. ‘’Dalam pertemuan tadi kita memfokuskan pada tiga isu utama, yaitu peningkatan kerja sama di bidang maritim dan perikanan, perdagangan dan investasi, serta isu kawasan,’’ ucap Presiden. Dalam bidang maritim, kedua negara sepakat untuk mempercepat proses perundingan dalam penetapan batas wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE). Sementara di bidang perikanan, keduanya juga sepakat untuk bekerja sama mengatasi pencurian ikan di perairan masing-masing. ‘’Di bidang perikanan, kedua negara sepakat untuk menindaklanjuti usulan Indonesia bagi dicapainya sustainable fisheries dan bekerja sama mengatasi illegal unreported and unregulated fishing,’’ ia menjelaskan. Indonesia dan Vietnam sendiri dalam tiga tahun terakhir berhasil meningkatkan nilai perdagangannya. Oleh karenanya, kedua negara berpandangan agar tren peningkatan tersebut dapat berlanjut di

masa-masa mendatang. ‘’Kita telah membahas berbagai langkah dan inisiatif baru agar target perdagangan sebesar USD 10 miliar dapat dicapai. Sebagai negara kunci dan produsen utama lada dan karet di dunia, kita juga bersepakat untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kualitas kedua komoditas tersebut,’’ ujarnya. Presiden Joko Widodo secara khusus meminta kepada Nguyen untuk dapat memberikan perlindungan dan memfasilitasi keperluan para investor Indonesia di Vietnam. Adapun dalam bersikap mengenai isu kawasan, Presiden Joko Widodo dan Nguyen Phu Trong menyadari pentingnya kesatuan dan kerja sama di antara negara-negara kawasan dalam mewujudkan visi masyarakat ASEAN tahun 2025. ‘’Kita menyambut baik kemajuan yang dicapai dalam kerangka code of conduct yang akan menjadi dasar yang kuat bagi pengaturan norma komprehensif di Laut Cina Selatan. Kita juga sepakat untuk menjadikan ASEAN sebagai motor bagi terciptanya perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan,’’ katanya. Pertemuan yang dilakukan pada hari ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Nguyen di

Indonesia. Sebelumnya, ia tiba di Jakarta pada Selasa kemarin dan telah bertemu dengan pimpinan MPR, DPR, dan DPD Republik Indonesia. Adapun nota kesepahaman yang ditandatangani dalam pertemuan tersebut antara lain kerja sama di bidang pendidikan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dengan Wakil Perdana Menteri yang juga Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh; kerja sama pembangunan pedesaan antara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dengan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Viet Nam Nguyen Xuan Cuong; kerja sama di bidang batu bara, pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen antara Menteri ESDM Ignasius Jonan dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam Tran Tuan Anh; kerja sama di bidang hukum antara Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dengan Menteri Kehakiman Viet Nam Le Thanh Long. Sementara itu, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Arie Soedewo dan Komandan Penjaga Pantai Viet Nam Letnan Jenderal Nguyen Quang Dam juga menandatangani surat pernyataan kerja sama antara keduanya. (kmb)

Bali Post/ant

VIETNAM - Presiden Joko Widodo dan Sekretaris Jenderal Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong, Rabu (23/8) kemarin.

Kemenkeu Pastikan Tetap Jaga Rasio Utang

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan kebijakan pembiayaan dalam RAPBN 2018 dilakukan secara efisien dan berhati-hati dengan tetap menjaga rasio utang berada pada kisaran 27 - 29 persen terhadap PDB. Kebijakan pembiayaan utang secara produktif dengan menjaga keseimbangan makro ekonomi tersebut tercantum dalam dokumen Nota Keuangan dan RAPBN 2018 yang diterima di Jakarta, Rabu (23/8) kemarin. Dalam dokumen itu tercantum strategi pembiayaan utang pada 2018 yang akan dilakukan dengan meningkatkan efisiensi biaya utang, mengoptimalkan fasilitas pinjaman tunai dan mendorong peran serta masyarakat dalam pasar obligasi domestik. Strategi pembiayaan utang tersebut juga didukung melalui pengelolaan pinjaman luar negeri secara selektif dan pemanfaatan utang secara aktif melalui skema Asset Liabilities Management (ALM). Secara keseluruhan, selain menjaga rasio utang terhadap PDB, arah kebijakan pembiayaan utang pada 2018 adalah dengan melakukan efisiensi agar rasio pembayaran bunga utang terhadap total outstanding utang semakin rendah. Pemerintah juga akan memanfaatkan utang tersebut untuk kegiatan produktif yaitu mengakselerasikan prioritas pembangunan nasional bagi pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur di daerah. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan utang saat ini sudah dilakukan secara berhati-hati agar Indonesia terhindar dari krisis utang yang terjadi di banyak negara maju. Ia menjelaskan rasio utang Indonesia masih berada pada kisaran 27 - 29 persen terhadap PDB atau lebih baik dibandingkan negara-negara lain dengan tingkat ekonomi setara seperti Malaysia sebesar 56 persen terhadap PDB dan Brazil sebesar 78 persen terhadap PDB. Untuk itu, penyusunan APBN selalu dilakukan agar instrumen ini bisa menjaga stabilitas dan menjalankan fungsi distribusi, salah satunya melalui komitmen defisit anggaran yang rendah agar pengelolaan utang pemerintah tidak menimbulkan beban. ‘’APBN adalah instrumen untuk mencapai tujuan nasional, maka instrumen ini harus terus dijaga agar bisa menjalankan fungsinya,’’ kata Sri Mulyani. (ant)


19

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Diusulkan Jadi Bacapres 2019

Zulkifli Nyatakan Belum Saatnya Bandung (Bali Post) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 Partai Amanat Nasional (PAN) merekomendasikan ketua umunya, Zulkifli Hasan, sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2019. ‘’Dalam rapat pleno, seluruh dewan pimpinan wilayah (DPW) sepakat bulat mengusulkan saudaraku Zulkifli Hasan untuk diusung sebagai bakal calon pimpinan nasional dalam pemilihan presiden RI 2019-2024,’’ kata Ketua Steering Committee Rakernas PAN Didik J Rachbini saat membacakan rekomendasi rakernas di Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/8) kemarin. Didik menegaskan, rekomendasi tersebut sudah bulat karena disetujui oleh seluruh peserta rakernas yang terdiri dari Majelis Pertimbangan Partai dan Dewan Kehormatan. Sementara itu, Zulki-

fli Hasan yang ada dalam jumpa pers itu secara tegas menyatakan belum mau menyetujui adanya usulan itu. Baginya urusan pilpres selayaknya dibicarakan di tahun 2018. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang merekomendasikan agar saya bisa menjadi salah satu calon pemimpin nasional di Pilpres 2019. Dan saya konsisten menginginkan agar tahun ini menjadi tahun kerja. Apa kata rakyat kalau kita hari ini ribut membicarakan capres-cawapres,’’ kata Zulkifli. Dia menilai rekomendasi itu adalah sebuah keinginan atau harapan. ‘’Namun di sinilah saya meminta harapan itu diwujudkan dengan kerja nyata seluruh kader dalam membela hak-hak rakyat dan menyejahterakannya. Barulah nanti tahun depan kita bicarakan

lagi, setelah kita bisa mendapat hati (rakyat),’’ ujarnya. Zulkifli merangkap Ketua MPR-RI menegaskan tindak lanjut dari rekomendasi ini akan didasarkan juga pada hasil polling elektabilitas suara partai yang menembus lebih dari 10 persen. ‘’Jadi, jika nanti PAN dua digit raihan surveinya, maka bisa sangat layak untuk memajukan capres-cawapres dari kader internal,’’ tandas Zul sambil tersenyum. Selain itu, koalisi yang akan dibangun juga akan menentukan maju tidaknya dia dalam kontestasi pemilihan presiden. ‘’Untuk koalisi tidak kami bahas di rakernas. Cuma hubungan kami tetap baik. Bahkan kami akan tetap konsisten untuk terus mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,’’ bebernya menambahkan. (kmb4)

Nilai Tukar Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (23/8) sore, bergerak melemah sebesar 19 poin menjadi 13.359 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.340 per dolar Amerika Serikat (AS). Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Rabu kemarin mengatakan, rupiah bergerak konsolidasi menyusul antisipasi pelaku pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate). ‘’Pelaku pasar uang sedang menimbang dampak kebijakan itu mengingat peluang bank sentral AS

(The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuannya masih cukup terbuka,’’ ujarnya. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Agustus 2017 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,75 persen menjadi 4,50 persen, dengan suku bunga Deposit Facility turun 25 bps menjadi 3,75 persen dan Lending Facility turun 25 bps menjadi 5,25 persen, berlaku efektif sejak 23 Agustus 2017. Di sisi lain, lanjut Rully Nova, faktor ambil untung juga turut memengaruhi pergerakan rupiah setelah dalam beberapa hari terakhir ini mata uang domestik cenderung mengalami apresiasi terhadap dolar AS. (ant)

Beberapa Kecurangan Dari Hal. 1 ‘’Sudah dicek semua, sudah diganti dan beliau (Presiden) manggut-manggut. Yang pasti saya laporkan, surat dari Menpora Malaysia dan Menlu Malaysia, dan beliau senyum,’’ ungkap Nahrawi. Terkait beberapa kecurangan yang dialami oleh beberapa atlet Indonesia, Nahrawi mengakui ada beberapa kejadian seperti walk out-nya

tim sepak takraw putri Indonesia, kartu kuning terhadap pemain sepak bola Ivan Dimas serta kejadian lainnya. Menpora mengakui kejadian tim putri sepak takraw sempat viral media sosial dan dirinya sempat merekam karena hadir di sana. ‘’Memang dari awal sudah ada intimidasi yang sistemik dari wasit belum apa-apa sudah fault, dan sudah tiga kali dan protes tidak dihiraukan,’’ ungkapnya.

Nahrawi berharap harus ada pembenahan terkait perwasitan SEA Games agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. ‘’Boleh menang tapi harus dengan cara halus karena kalau kasar akan kelihatan,’’ katanya. Menpora juga berharap kejadian SEA Games Malaysia ini juga menjadi bahan evaluasi buat Indonesia yang tahun depan akan menjadi penyelenggara Asian Games. (ant)

Tantangan Besar Dari Hal. 1 Langkah pemerintah kota berpenduduk 344.000 jiwa itu ditujukan untuk menghindari membeludaknya parkir sepeda di luar stasiun utama kota ini yang sudah menyita lahan parkir. ‘’Ini adalah efek samping dari keberhasilan bersepeda di kota kami,’’ kata anggota dewan kota Lot van Hooijdonk kepada Reuters. ‘’Kami senang begitu banyak orang yang menggunakan sepeda, namun hal itu menciptakan tantangan besar kepada kota, khususnya di sekitar stasiun.’’ Kecintaan orang Belanda pada sepeda semakin ditantang oleh kian parahnya ketersediaan lahan parkir. Jumlah sepeda yang terus meningkat telah memaksa berbagai pemerintah kota menghabiskan jutaan euro untuk menata tempat parkir, memelihara jalur sepeda, meminimalkan kecelakaan dan menyita sepeda yang diparkir sembarangan. Tempat parkir sepeda senilai 40 juta euro (Rp 630 miliar) di Utrecht itu dirancang untuk mengatasi masalah yang dihadapi pengguna sepeda saat

meninggalkan sepeda di mana pun mereka inginkan, khususnya dekat pintu masuk stasiun. Tempat parkir tiga lantai itu akan terhubung langsung ke jalan besar lewat jalur sepeda dan menawarkan akses ke platform kereta melalui lift dan tangga. Uniknya parkir digratiskan pada 24 jam pertama, namun dipungut 1,25 euro (Rp 19.700) untuk setiap satu hari berikutnya. Di tempat lain, Den Haag juga berencana membuat tempat parkir berkapasitas 8.500 sepeda, sedangkan Amsterdam yang berpenduduk 835.000 jiwa dan punya populasi 847.000 sepeda juga tengah membangun tempat parkir yang bisa menampung ribuan sepeda di bawah Sungai Amstel yang tersambung ke stasiun besar. Lahan parkir di Amsterdam langka sebagian karena banyak sepeda ditinggal di dalam atau sekitar rak sepeda. Tahun lalu pemerintah ibu kota Belanda ini menyingkirkan sekitar 24.000 sepeda yang ditinggalkan pemiliknya dan 40.000 sepeda karena melanggar ketentuan parkir, demikian Reuters. (ant)

Kamis, 24 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pujawali (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel

07.35 Kartun Kurusetra Parwa (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Sabda Kencana Sakti 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana

Upacara Pujawali (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 13.30 Folk Song 14.00 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa

(Dedy Susanto) 17.00 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari PAUD & TK Kumara Loka Panjer (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif

Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak 21.35 Mahadewi Refleksi untuk Kesehatan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Kelan Tuban (3) 23.05 Lila Cita Calonarang Br. Tatasan (4)

Tensinya Kembali Normal dan Napasnya Tak Lagi Tersengal

Tensi tinggi yang dialami nyonya berusia 47 tahun ini mengakibatkan ia kerap wara-wiri ke dokter. Apa keluhannya? Stamina menurun, napas sering tersengal-sengal, badan jadi terasa berat. Sembuhkah wanita yang berprofesi sebagai penjahit ini? Kalau wara-wiri alias bolakbalik, sudah dapat ditebak.

Sembuh lalu kambuh lagi. Selain mengalami hal tersebut, sekitar 8 bulan lalu, ibu dua anak ini “diberi bonus” penyakit pembengkakkan di jempol tangannya sehingga tak bisa untuk menggunting kain lagi. lengkaplah penderitaan wanita yang bernama Ni Ketut Sri Utami ini. Sudah sakit tak dapat kerja pula. Putus asakah ia? Ups, pantangan. Segeralah nyonya yang tinggal di Dusun Uma Bali, Desa Gelantung, Kecamatan Marga, Kabupaten Taban, ini melesat ke dokter, tapi di tengah jalan ia “berkenalan” dengan Madu Bima 99. Tahu madu pahit itu dapat mengatasi berbagai

keluhannya, dicobanya dikonsumsi 2 sendok sehari. Tiga hari kemudian, pembengkakkan di jari jempolnya mengempis. Mendapat angin segar dari Madu Bima 99, ia bersemangat mengonsumsinya hingga sebulan lamanya. Hasilnya? Ini menyenangkan hatinya. “Tensi saya kembali normal, napas jadi panjang tak tersengal-sengal, stamina bagus, dan jadi jarang jatuh sakit,” ungkapnya gembira saat ditemui 1 Juni 2016 lalu. Menurut WHO tahun 2008, lebih dari seperempat penduduk dunia menderita hipertensi. Penderita penyakit ini mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal sehingga

mengakibatkan risiko kesakitan (morbiditas) dan risiko kematian (mortalitas). Tekanan darah dikatakan tinggi bila lebih besar atau sama dengan 140/90 mmHg. Sedangkan normalnya adalah 120/80 mmHg.

penyebabnya, hipertensi dibagi dua: hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer atau hipertensi esensial adalah hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya. Sekitar 90% penderita hipertensi tergolong jenis ini. Sedangkan hipertensi sekunder adalah hipertensi yang penyebabnya dapat diketahui, antara lain karena kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid (hipertiroid), penyakit kelenjar adrenal, dan lain-lain. Untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal, yang perlu dilakukan adalah mengoreksi gaya hidup. Koreksi ini meliputi penurunan berat badan,

pembatasan asupan garam, diet kolesterol dan lemak jenuh, pembatasan konsumsi alkohol dan kopi, menjauhi stres, tidak merokok, rajin berolahraga, dan sebagainya. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu

Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0002023-adv-24

Drona Gugur, Karna Diangkat Jadi Panglima Perang Kaurava

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Pertama)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-

gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Vaishampayana berkata, ‘’Setelah Drona gugur, oh baginda, para prajurit kerjaan -- bala tentara Kaurava -- yang dikepalai Duryodhana dipenuhi kekhawatiran yang sangat besar. Semuanya ingin secepatnya pergi menemui putra Drona itu. Mereka meratapi kehilangan Guru Drona, yang merupakan ayah Aswatthaman. Kaurava benar-benar kehilangan energi akibat kedukaan Drona hilang setelah dibantai Dhristadyumna. Para ksatria Kaurava duduk mengelilingi putra dari putrinya Sharadvata itu. Kehilangan ayahnya tercinta, Aswatthaman disengsarakan oleh kesedihan mendalam. Beberapa saat ia ditenangkan oleh pertimbangan-pertimbangan yang ada pada kitab-kitab suci. Ketika malam tiba, para penguasa Bumi itu meneruskan menuju tenda mereka masing-masing. Para penguasa Bumi dari keturunan Kuru itu tidak dapat merasakan kebahagiaan di tempat tinggal mereka masing-masing. Mereka masih memikirkan pembantaian yang luar biasa terhadap panglima perang Drona itu. Akibatnya

mereka juga tidak dapat tidur. Putra Suta Karna dan Prabu Suyodhana, Duhshasana, Shakuni khususnya juga tidak bisa tidur tenang. Keempat ksatria utama itu melewatkan malam itu bersama-sama di dalam perkemahan Duryodhana, sembari membayangkan penderitaanpenderitaan yang mereka telah berikan kepada para Pandava yang berbudi luhur itu. Dahulu mereka telah menyeret Draupadi di persidangan. Mereka juga menceburkan para Pandava ke dalam kesengsaraan ketika permainan dadu berlangsung. Setelah mengingat kembali hal itu mereka merasakan penyesalan mendalam. Hati mereka dipenuhi kegelisahan. Sambil memikirkan kekejaman-kekejaman yang telah mereka lakukan -- kepada para Pandava -- sebagai akibat permainan dadu, mereka otomatis melewatkan malam itu dalam kesengsaraan, oh raja, seolah-olah hal itu betul-betul berlangsung selama seratus tahun. Kemudian menjelang pagi hari para Kaurava mematuhi perintah-perintah yang ditahbiskan

dalam Veda. Semua dari mereka betul-betul melaksanakan ritual penghormatan prosesi terakhir kepada Guru Drona, seperti biasanya dalam sastra Veda. Setelah menyelesaikan ritualritual pitra puja itu sebagaimana lazimnya dalam Veda itu. Mereka menenangkan diri beberapa saat. Oh Bharata, mereka memerintahkan kepada pasukan-pasukannya menyusun barisan secepatnya. Kemudian segera pergi keluar bertempur yang diawali mengangkat Karna sebagai generalissimo – panglima perang, dengan ditandai mengikatkan benang keberuntungan di pergelangan tangan. Prosesi ritual pengangkatan panglima perang yang dipercayakan kepada Karna itu telah menyebabkan pihak Kaurava banyak mempersembahkan kendi-kendi berisi dadih, mentega murni, akshata, mata uang emas, sapi, permata-permata dan batubatu mulia, dan jubah-jubah mahal kepada para brahmana untuk mendoakan kemenangan mereka. Prosesi yang cukup meriah itu menyebabkan pewarta-pewarta dan pemain-pemain musik, dan

tukang-tukang lagu memujamuja dengan lagu-lagu pujian tentang kemenangan. Para Pandava, oh raja, juga melaksanakan ritual kemenangan perang pada pagi harinya. Kaum Pandava kemudian keluar dari tenda mereka. Pihak Pandava bertekad menang pada pertempuran dahsyat yang segera akan dimulai itu. Aura perang itu membuat rambut para ksatria itu berdiri tegak. Para keturunan Kuru maupun para Pandava masing-masing bertekad mengalahkan satu dengan lainnya.

Di bawah kepemimpinan Karna, pertempuran yang terjadi dalam kurun dua hari sangat dahsyat. Kemudian Vrisha – Karna – setelah itu membuat sebuah penyembelihan besar-besaran terhadap musuh-musuhnya, para Pandava. Banyak ksatria Kaurava pembela Dhartarashtra juga dibantai oleh pemanah utama Arjuna. Kemudian Sanjaya, dengan cepat pergi Hastinapura untuk menceritakan kepada Raja Dhritarashtra, semua apa yang terjadi di Kurujangala itu. (bersambung)

Sloka 14.11 Sarva-dvaresu dehe ‘smin prakasa upajayate jnanam yada tada vidyad vivrddham sattvam ity uta Perwujudan-perwujudan sifat kebaikan dapat dialami bila semua pintu gerbang badan diterangi oleh pengetahuan.


16 Pages

158 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c online: http://www.intern

, August 24, Thursday

August 24,

Italy’s latest deadly quake exposes inaction on illegal homes

2017

2017

ney Amal Cloo George and give $1 mln to ps hate grou combat U.S. Thursday,

to hate,” the to stand up engagement statement. Cloo- tive said in a joint from the Clooney comes - Actor George wife, Clooneys couple lawyer The donationJustice, which the LOS ANGELES in for humanitarian $1 million promote justicethe ney and his have donated Center, a Foundation in 2016 to around Amal Clooney, Poverty Law extremists established and courtrooms to the Southern that monitors to classrooms President Law Center world. for U.S. non-profithate groups, in response Clooneys Southern Poverty , Virginia earlier and domestic thanked the moment Charlottesville Richard Cohen us at this critical protests in with hate.” (rtr) organized fight against this month. 12 rally in the town suprema- “standing our country’s An Aug. and other white death in ts and the the by neo-Nazis into counter-protes and his cists led to when a car plowed a poClooney arrive of a woman street battles triggeredTrump, they Actor George pose as crowd. The for President Donald on both wife Amal Cesar Awards cerlitical crisis “very fine people” at the 42nd France, February praised who e, Paris, 24, 2017. fight. emony in sides of thehappened in Charlottesvill in communities “What is happening our collecand what country, demands across our

’s med world 17 hlberg na Mark Wa paid actor in 20 highest-

for years Depp, who paid

five Johnny the star been among the topthe top 20 has the top of is soared to magazine list actors, did not make said. Depp Forbes Hol- this year, Forbes - Mark Wahlberg in a bitter on an annual male and female embroiled business LOS ANGELES currently paid actors between what with his former world’s highest a huge disparity Stone lawsuit who have detailedspendmanagers that highlighted winner Emma as his lavish Land” Oscar highest paid actress they describe lywood stars.

of $26 May an estimat- as the world’s 2017 take ing habits. before the Ca46, earned Wahlberg, in 2017 thanks to his with an estimated of the Last December, Home of “Pirates ed $68 million million. said the 10 highest-paid 2017 release Men Tell No Tales,” movies “Daddy’s combined ribbean; Dead s: The Last Forbes most overpay days for earned a Depp the 2” and “Transformerto the Forbes leading men before tax in its June Forbes named second straight year according actor for a “Alice Through the Knight”, $488.5 million on Tuesday. scoring period, the paid as actor knocked 2016-June 2017 ranking released more than “Mortdecai” as films such Rock” three times by the top 10 Glass” and The rapper-turnedLooking earned Dwayne “The with nearly well. 2016 leader second place, $65 $172.5 million did not fare Bollywood’s biggest into ($38 milthe disparity Johnson 2017 earnings of Three of scoring women. and Rukh Khan Forbes attributed estimated of superhero at stars - Shah Khan ($37 million) bemillion) Salman million. estimates earnings,fees, to the prevalence that earn big studios lion),Akshay Kumar ($35.5places on Forbes action blockbusters and and management 9th and 10th (rtr) office for Hollywood roles fore taxes - took the 8th, TV and commercial the box to have fewer leading list, respectively. from movies, but tend the Forbes endorsements. list again highlighted for women. of the Caribbean” The Forbes gender pay gap. Last “Pirates La named “La Hollywood’s No. 106 Dps magazine week, the Jl. Raya Puputan No 148

You can Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

damaged front of a the stands in hits A person an earthquake of Naples, the coast house after Ischia, off island of 22, 2017. Italy August

quake st deadly Italy’s late n on illegal homes ctio exposes ina preferred for stripes have

of PRECEDENT TRAGIC the southern port city Ischia, off to earthquakes. more is no stranger

killed political regular amnesties Naples, up allowtremor in 1883 exposed a the island. of Ischia housing. to serveconstruction work, their A larger people on to make its illegal than 2,000 regularise illegal holiday island killed ing culprits tothe payment of a Yet little has been done of unsafe, they were on the Italian buildings, now than the with proliferation of its 4.0, toppled to prevent position fine while allowing houses saferyears ago hundreds deadly earthquake over the country’sstrength of residents rioted and threw A small but modest to stand. then. Seven ago a modest ROME - fault line on Tuesday ent 5-Star residents built barricades reaching in Italy at seven years and structures bulldozers houses deep politicalofficially recorded in a district where The anti-establishmto win Sic- bottles to stop built Sicily in November favourite The tremor,and injured dozens built homes. elections invote early next year. the Movement, election, came under the first of 600 illegallyAlmost all the regulain the clashes two people from razing illegally sidesteppingdesigned a nationalhouses, especiallyillegally ily’s regional when its candidate due to be demolished. spared and Many of builders built those fire this monthinadequate housing houses were the part of the island bulldozers have been earthincluding that people

in avoiding that resist a poor south, and time by owners argued had obliged many Sicilians took place Monday’s quake. of this tions, homes can “It’s ridiculous 6 always been to ensure their hit by to save money policies in an earthquake to page “Ischia has random taxes and red tape, and the law. illegally. widely seen as worst should die said Francesco Peduto, Continued as- quakes. of illegal building, to enforce mayor to build were strength,” of Italy’s national symbol and impunity,” former and shoddy resist attempts His words also be heard “In other cementificati on News can president whose ist lobby Le- Angelo Cambiano, town of Licata, justification for illegal at Global like of geologists. Five-Star, sustainafter Sicilian the environmental in “Bali Image” from 9.30 sociation countries a quake 96.5 of the small price for tackling and construction. all.” Italy’s said in a statement Radio FM am. Listen to are legality attacked for advanced do no damage at gambiente paid a high received anony- battle cries was until 10.00 FM at http:// forced houses were before the problem. He first earthquake. this would m in a bid for Global Radio able development, new Italian according the struck three days and was finally bigger, ten2myradio.co its principles It A fifth of member in 2015, of a much killed mous threatsby his own councillors at http:// up 67 buryingIts most prominent clariglobalfmbali.lis streaming anniversary that office built illegally bureau ISTAT, http:// power. four first magnitude quake or live video li.com and Italy, from month after demolishing Luigi Di Maio, with li. to the statistics in 2008. In 6.2 in central this mostly holiday radioglobalfmbanel/global-fm-ba of parliament, houses served of Amadwellings, he took “all from 9 percent - including Sicily- nearly 300 people to come ustream.tv/chan fied that in the town political illegal on the coast, since order have southern regionswhere Ischia lies a most of them and the homes in 2015. government was a demolition and Campania,stood at well over trice. The they want to tackle approach all down”. reluc- office s of the proportion ago. Cambiano’s parties say have been years Government deeds, the build- problem, but they third two status of words withto local unusual. The legal down on Monday tant to match the run-up came ings that unclear. But the deaths especially in night was debate over the problem reopened a

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Umanis, 24 Agustus 2017

Bantu Pemberdayaan Disabilitas

Allianz Gelar ’’Empowered Competition’’ Denpasar (Bali Post) Allianz Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk membantu pemberdayaan para penyandang disabilitas di Indonesia secara ekonomi. Sebuah kompetisi ‘’Call-for-papers’’ (pengumpulan proposal) yang dinamakan ‘’Empowered Competition’’ diselenggarakan secara terbuka bagi anggota masyarakat yang memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan usaha mikro milik para penyandang disabilitas. Menurut Head of Corporate Social Responsibility Allianz Indonesia, Indra Yuliawan, program ini bertujuan memberikan pelatihan bagi penyandang disabilitas menggunakan proposal yang diajukan perorangan, kelompok maupun yayasan. Proposal pemenang nantinya akan dibiayai oleh Allianz melalui dana yang dihimpun dari Allianz World Run yang memang digelar untuk menghimpun dana yang akan diberikan bagi para penyandang disabilitas. ‘’Kami akan memilih tiga orang pemenang yang masing-masing proposalnya akan memperoleh pendampingan dana maupun teknis terkait pemberdayaan penyandang disabilitas. Nantinya pemenang juga akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, masing-masing juara III sebesar Rp 15 juta, juara II sebesar Rp 25 juta, dan pemenang I akan mendapatkan uang sebesar Rp 40 juta,’’ jelasnya didampingi Corporate Communications Anggita Pradipta saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Rabu (23/8) kemarin. Dipaparkannya lebih lanjut, program Empowered bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan keuangan dan pendampingan kewirausahaan bagi para penyandang disabilitas yang telah memiliki usaha kecil. Program ini telah berhasil mendampingi 7 komunitas difabel di 3 provinsi, yaitu Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta dengan total 133 peserta. ‘’Kalau untuk program Empowered ini merupakan tahun kedua. Sedangkan Empowered competition-nya sendiri merupakan tahun pertama,’’ sebutnya. Diuraikannya, berdasarkan evaluasi program Empowered tahun lalu, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan lebih banyak pemangku kepentingan untuk terlibat di dalamnya. Untuk itu, melalui Empowered Competition tahun ini, Allianz berupaya mengundang berbagai elemen masyarakat, baik itu LSM, komunitas penyandang disabilitas setempat, pelaku UMKM serta elemen mahasiswa yang memiliki kepedulian isu kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas. Untuk sosialisasi program ini di Denpasar digelar di STMIK Stikom Bali pada Kamis (24/8) ini. Sebelumnya kegiatan ini sudah digelar di Medan. ‘’Selanjutnya Allianz Indonesia akan melanjutkan sosialisasi di Jakarta. Bagi mereka yang berminat mengikuti kompetisi ini bisa menghubungi situs resmi Allianz karena semuanya bisa dilihat di sana, termasuk formulir kepesertaan,’’ kata Indra. (kmb18)

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

20 Tahun Meninggal, Putri Diana Tetap Populer London (Bali Post) -

Dari dokumenter televisi dan kenangan pribadi anakanaknya, hingga munculnya pengungkapan baru dan teori baru tentang kematiannya, Putri Diana tetap populer. Istri pertama Pangeran Charles ini kembali lagi menghiasi halaman depan media massa di Inggris setelah 20 tahun lalu meninggal secara tragis. Diana terbunuh di usia 36 pada 31 Agustus 1997 bersama kekasihnya, Dodi al-Fayed, saat sebuah limusin membawa mereka jatuh di terowongan Paris. Mereka diduga melesat menjauh dari paparazzi yang mengendarai sepeda motor. Istri pertama pewaris tahta Pangeran Charles, Diana, adalah putri yang banyak mendapat sorotan media massa karena hidupnya yang gemerlap dan seperti kisah opera sabun versi kerajaan. Sorotan ini membuatnya mungkin wanita paling dikenal di seluruh dunia. Kepergiannya memicu kesedihan publik terbesar yang pernah terjadi di Inggris dalam beberapa dekade terakhir. Sedikit orang yang bisa memikat dunia seperti dirinya. ‘’Tidak akan pernah ada orang lain seperti Diana,’’ kata Ingrid Seward, Pemimpin Redaksi Majalah Majesty dan penulis ‘’Diana: The Last Words’’. Peringatan atas kematiannya dalam beberapa tahun terakhir berlangsung sederhana, menunjukkan bahwa ‘’Putri milik Rakyat’’, demikian Diana dijuluki oleh Perdana Menteri Inggris Tony Blair, mungkin telah kehilangan sebagian dari daya tarik dan relevansinya. Tetapi, saat anak-anaknya -- Pangeran William dan Harry -- tampil di depan, peringatan ke-20 tahun kematiannya telah membuatnya menempati kembali halaman depan media massa seperti saat Diana masih hidup. Ia bahkan dianggap sebagai wanita yang paling banyak difoto di dunia ini saat masa jayanya. ‘’Ada periode di awal tahun 2000-an di mana sangat sedikit yang mendengar tentang Di-

ana,’’ komentar Ken Wharfe, mantan bodyguard-nya. Dia mengatakan bahwa keinginan kedua anaknya untuk melanjutkan pekerjaannya dengan mendukung aksi sosial, seperti membantu penderita AIDS, tunawisma dan melawan ranjau darat, telah membuatnya relevan lagi. Para pangeran juga semakin terbuka untuk berbicara tentang trauma kematiannya dan dampak emosionalnya yang dirasakan mereka. Dalam sebuah siaran televisi, Pangeran William (35) mengatakan kekagetan kehilangan ibunya masih bertahan. Sementara Pangeran Harry (32) mengungkapkan bahwa dia telah mencari konseling di usia 20-an untuk membantu mengatasi kesedihan tersebut. ‘’Dia masih ibu kita,’’ kata Harry dalam sebuah film dokumenter intim berjudul ‘’Diana, Our Mother: Her Life and Legacy’’. ‘’Tentu saja, sebagai anak laki-laki saya akan mengatakan ini, dia adalah ibu terbaik di dunia. Dia memberikan kami cinta, itu sudah pasti.’’ Prestasi Diana Ashley Gething, Direktur Dokumenter tersebut, mengatakan kepada Reuters bahwa dia terkesan dengan prestasi Diana. ‘’Yang mengejutkan saya adalah apa yang sebenarnya dia lakukan. Memperjuangkan tunawisma, seringkali harus menghadapi kritik oleh politisi dan editor surat kabar nasional.’’ Hampir 10 juta orang Inggris menonton dokumenter tersebut, sementara program TV lain ‘’Diana In Her Own Words’’, yang ditayangkan awal bulan ini, disaksikan oleh 3,5 juta

BERSAMA - Pangeran Charles (kanan) bersama Putri Diana semasa hidupnya. orang Inggris, memberi stasiun penyiaran Channel 4 jumlah penonton terbanyak tahun ini. Program tersebut menampilkan percakapan video, yang tidak pernah ditunjukkan sebelumnya di TV Inggris, tentang Diana berbicara jujur dengan terapis wicara tentang kehidupan seksnya dengan Pangeran Charles dan kesedihannya saat pernikahannya yang spektakuler hancur. Pertunjukan serupa telah ditayangkan atau direncanakan di Amerika Serikat, karena banyaknya orang AS yang juga tertarik dengan kisah Diana, dari pernikahan dongengnya

dengan Charles pada 1981 sampai perpisahan dan perceraian mereka yang pahit. Lebih dari 33 juta orang Amerika ikut menonton pemakamannya pada September 1997. Beberapa hari setelah kematiannya adalah masa yang paling gelap dalam pemerintahan Ratu Elizabeth, bahkan ada kekhawatiran kematian Diana akan menghidupkan kembali kebencian terhadap keluarga kerajaan. Banyak orang Inggris marah bagaimana Diana dikucilkan oleh keluarga kerajaan setelah perceraian pada 1996 yang diduga dipicu Camilla Parker Bowles, kekasih lama

Bali Post/rtr

Charles yang kemudian menjadi istrinya. Dengan kepopuleran Diana, sebuah jajak pendapat untuk surat kabar Sun bulan ini menemukan bahwa hanya 22 persen responden menginginkan Charles (68) untuk menjadi raja berikutnya. Sementara lebih dari setengahnya menginginkan raja berikutnya adalah Pangeran William. Ini juga menunjukkan bahwa 36 persen dari 2.000 orang yang ditanyai merasa Camilla (70) harus menjadi putri permaisuri dan bukan ratu. Hanya 27 persen yang mendukungnya memiliki gelar agung. (iah/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook