Skip to main content

Edisi 23 November 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 96 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Rabu paing, 23 november 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Jaga Stabilitas

Jokowi Sambut Baik Dukungan Golkar Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokowi, Selasa (22/11) kemarin mengundang ketua umum partai koalisi pemerintah, yakni Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang diajak sarapan pagi di Istana,

Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang diajak makan siang dan Setya Novanto untuk acara makan sore. Undangan untuk Ketua Umum Partai Golkar Setyo Novanto (Setnov) ke Istana Merdeka, Jakarta, merupa-

kan yang kedua kalinya. Sebelumnya Presiden telah mengundang Setnov pada 17 November 2016 lalu sebelum kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiakto. Pada pertemuan keduakalinya itu,

Presiden Joko Widodo dan Setyo Novanto berbicara terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat hingga perkembangan politik dalam negeri. Hal. 19 Jaga Kemajemukan

Bali Post/ant

BERTEMU - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Mereka melakukan pertemuan, Selasa (22/11) kemarin, di kediaman Megawati.

Mega-Zulkifli Imbau Tak Ada Demo Lagi

KETUA MPR yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Selasa (22/11) kemarin, menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri. ‘’Kami tadi sepakat dengan mbak Mega, kami mengimbau, walaupun demo itu hak dijamin oleh konstitusi, tetapi soal DKI kan sudah selesai. Kita percayakan kepada penegak hukum. Dan saya mengimbau untuk tidak demo, baik tanggal 25 November 2016 maupun 2 Desember 2016,’’ kata Zulkifli usai berkunjung ke kediaman Megawati, Menteng, Jakarta. Menurutnya, kasus dugaan penistaan agama itu sedang diproses secara hukum. Oleh karena itu, warga diminta untuk bersabar dan menunggu

proses hukum berjalan hingga selesai. Zulkifli mengimbau seluruh masyarakat Indonesia menjaga persatuan dan kekompakan agar pemerintah bisa bekerja dengan tenang dan baik dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi seperti dugaan penistaan agama yang disangkakan kepada Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebagai Ketua MPR, Zulkifli menyampaikan kepada Megawati dalam pertemuan tertutup itu bahwa MPR adalah penjaga konstitusi. ‘’Jadi kalau ada yang mengganggu konstitusi kita, MPR yang paling depan. Karena MPR ini adalah penjaga konstitusi kita. Apa itu, ya… tentu saja Pancasila, kebinekaan, persatuan, dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),’’ ujarnya. (ant)

Bali Post/ant

Bali Post/ant PAGI - Presiden Joko Widodo bersama Ketua JAMUAN MAKAN - Presiden Joko Widodo dan Setya Umum Partai NasDem Surya Paloh saat ja- PPP - Presiden Joko Widodo saat bersantap siang Novanto saat jamuan makan di Istana Merdeka, muan makan pagi di beranda belakang Istana bersama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, Selasa (22/11) kemarin. Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Bali Post/ant

Diperiksa 8,5 Jam

Ahok Dicecar 27 Pertanyaan

Jakarta (Bali Post) – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperiksa selama 9 jam dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Ahok diperiksa Selasa (22/11) kemarin mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB untuk menjawab 27 pertanyaan yang diajukan penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Bali Post/ade

PANGGILAN - Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa penyidik, Selasa (22/11) kemarin. Ia diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

‘’Pemeriksaan dari pagi hingga 17.30 WIB sore ini, kami mengikuti proses penyidikan. Yang dimintai keterangan adalah Basuki Tjahaja Purnama, dalam proses penyidikan ini ada 27 pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada Basuki,’’ kata Sirra Prayuna, ketua tim penasihat hukum Ahok.

Jadi Ketua DPR

OTT Pajak

Golkar Kembali Ajukan Novanto

KPK Tetapkan Dua Tersangka

Jakarta (Bali Post) – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait pajak. Dalam OTT itu diamankan Rp 1,9 milair dan dua orang ditetapkan sebagai tersangka. ‘’RRN selaku Presiden Direktur PT EKP dan HS selaku Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak ditetapkan sebagai tersangka,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Selasa (22/11) kemarin. Dalam Bali Post/ade jumpa pers tersebut, hadir pula Menteri Keuangan Sri BARANG BUKTI - Penyidik KPK mem- Mulyani, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi. perlihatkan uang dolar, barang bukti yang Hal. 19 ditemukan dalam OTT terkait pajak. Amankan Sopir

Bali Post/ist

Bali Post/ade

PAJAK - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua KPK Agus Rahardjo saat memberikan keterangan soal OTT terhadap pegawai Ditjen Pajak di gedung KPK, Selasa (22/11) kemarin.

Sirra mengungkapkan bahwa sebanyak 27 pertanyaan yang diajukan penyidik mampu dijawab Ahok dengan baik. Adapun pertanyaan yang diajukan merupakan mengulang yang sudah disebutkan pada proses pemeriksaan sebelumnya. Hal. 19 Peristiwa Hukum

BLU - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada acara Satu Dekade Badan Layanan Umum (BLU) yang bermanfaat untuk rakyat, di Jakarta, Selasa (22/11) kemarin.

Jakarta (Bali Post) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi menyerahkan surat keputusan rapat pleno DPP tentang pengangkatan kembali Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI. DPP Golkar menginginkan Setya Novanto mengganti posisi Ketua DPR-RI yang saat ini dijabat Ade Komarudin sejak Januari 2016. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham didampingi Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid usai menyerahkan surat keputusan pengangkatan Setya Novanto ke Fraksi Golkar DPR. Selanjutnya Fraksi Golkar akan menyerahkan surat itu kepada pimpinan DPR agar diagendakan di Badan Musyawarah (Bamus) untuk selanjutnya disahkan dalam rapat paripurna DPR. ‘’Kita hanya menyerahkan surat dari DPP ke fraksi. DPP Golkar mengambil keputusan secara bulat dan aklamasi untuk mengembalikan posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR,’’ kata Idrus Marham di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Idrus menjelaskan, keputusan mengangkat kembali Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI berdasarkan keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR pada September lalu yang memulihkan harkat dan martabat serta nama baik Setya Novanto dan pihak-pihak lain dalam sidang permohonan peninjauan kembali. Dalam putusannya, MKD juga menyatakan proses persidangan perkara etik kasus ‘’Papa Minta Saham’’ terkait rencana perpanjangan PT Freeport di Indonesia terhadap Setya Novanto tidak memenuhi syarat hukum untuk memberi sebuah putusan. Hal. 19 Alat Bukti

Masuk Jajaran Event Nasional

Kemenpar RI ’’Launching’’ Denfes 2016 dan ’’Calendar of Event’’ Denpasar DENPASAR Festival (Denfes) 2016 memasuki tahun ke-9. Acara yang menjadi kebanggaan warga Denpasar itu secara resmi di-launching oleh Menteri Pariwisata RI yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata RI Dadang Rizki Ratman. Pembukaannya dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Berbagai materi event Denfes merupakan wadah puncak kreativitas masyarakat Kota Denpasar yang diberikan Pemkot Denpasar. Perjalanan Denfes pada pelaksanaan tahun kesembilan ini juga telah menjadi event na-

sional dan masuk kalender resmi event parwisata nasional. Selain me-launching Denfes juga di-launching Calendar of Event Denpasar tahun 2017. Hal ini membuktikan bahwa Denfes yang digagas Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara telah terbukti memberikan manfaat, baik sosial ekonomi dan budaya maupun edukasi kepada masyarakat. Dampak yang secara langsung dapat dilihat adalah semakin berkembangnya kreativitas kuliner Bali yang mampu bersaing di tengah gempuran kuliner daerah lain. Di samping itu, semakin bertumbuhnya kerajinan endek sebagai tekstil Bali yang telah memasyarakat,

serta semakin bertumbuhnya handycraf yang manfaatnya semakin digandrungi. Pelaksanaan Denfes juga memberikan dampak terus bertumbuhnya kreativitas dan inovasi masyarakat dalam menangkap peluang ekonomi yang nantinya tumbuh menjadi ekonomi kreatif. Launching Denfes 9 dengan tema ‘’Padmaksara’’ juga dihadiri Ny. Bintang Puspayoga, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Muliawan Arya, S.E., M.H. dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta sejumlah tokoh masyarakat Bali yang ada di Jakarta. Hal. 19 Siswa SMKN 5

DENFES - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra (kiri) saat ’’launching’’ Denfes 2016, di Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Acara ini resmi di-’’launching’’ Menteri Pariwisata RI yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman.


denpasar

2

Rabu Paing, 23 November 2016

figur

Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun 4,14 Persen

Bali Post/kmb19

Bali Post/win

Promosi ’’Online’’ ERA digitalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, siapa pun yang bisa menggunakan teknologi untuk mempromosikan produk-produk usaha perdagangannya, maka usaha tersebut akan maju. Sebab, dengan sistem online maka produk tersebut secara cepat akan diketahui masyarakat luas, sehingga transaksi jualbeli produk kreatif akan semakin meningkat. ‘’Saya rasa sistem online dalam pemasaran produk kreatif sangat diperlukan sekali oleh para pedagang dan pengusaha di Kota Denpasar untuk mempromosikan barangnya,’’ ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si., beberapa waktu lalu. Bahkan, dikatakan Gatra, untuk memancing pengusaha melakukan promosi produk secara online, di Kota Denpasar sudah dilakukan dari tahun 2009 silam dengan sistem e-comers yang sampai saat ini anggotanya sudah mencapai 870 pengerajin yang ikut di dalamnya. ‘’Inilah salah satu embrio yang kami lakukan di Kota Denpasar untuk meningkatkan geliat-geliat para perajin untuk mempromosikan produk-produk kreatifnya,’’ pungkasnya. (win)

Mengaku Mabuk, Remaja Curi Motor

Denpasar (Bali Post) Seorang remaja berinisial FI (18) ditangkap warga karena dipergoki mencuri sepeda motor di depan gudang Roda Expres di Jalan Asoka, Denpasar, Jumat (18/11) lalu. Saat diinterogasi petugas Polsek Denpasar Barat, tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur ini mengaku sedang mabuk. ‘’Korbannya Ilham Cahya Rosadi usia 25 tahun beralamat di Jalan Ahmad Yani Denpasar,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Julkipli, Senin (21/11). Saat beraksi, lanjut Wisnu, pelaku dilihat oleh enam saksi karena waktu itu di sekitar TKP sedang ramai. Menurut seorang saksi, Joko Budi, pukul 01.00 Wita ia melihat tersangka mondar-mandir di TKP. Selanjutnya, tersangka duduk di atas sepeda motor Yamaha Vixion milik korban. “’’Tersangka seperti gelisah. Awalnya duduk di motor, lalu turun, naik lagi di motor, turun lagi,’’ ujar Wisnu. Bebepa menit kemudian, tersangka memakai helm milik korban yang ditaruh di atas motor. Selanjutnya, tersangka memundurkan sepeda motor, tetapi malah jatuh. Warga yang melihat kejadian itu langsung mendekati korban. ‘’Saat ditanya saksi motor itu milik siapa, jawaban tersangka meragukan. Bahkan, tersangka berusaha melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap warga dan dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat,’’ tandasnya. Saat diperiksa, tersangka mengaku mencuri motor korban dalam keadaan mabuk. Dia bekerja di gudang dekat TKP. ‘’Pengakuan tersangka masih kami dalami. Apalagi, dia mengaku mabuk,’’ tegas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. (kmb36)

TATAP MUKA - Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto bertatap muka dengan tokoh muslim Bali di Mapolda Bali, Selasa (22/11) kemarin. Tatap muka ini bertujuan untuk meredam rencana aksi demo lanjutan 25/11 dan 2/12 di Jakarta.

Dari 15.200 Kasus HIV/AIDS di Bali

Hanya 6.361 Penderita Minum ARV

Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, per Oktober 2016 terdapat 6.361 orang penderita HIV/AIDS yang minum ARV (Antiretroviral). Dari 6.361 yang minum ARV itu, 2.070 yang mengalami putus obat. Padahal, jumlah kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Bali sampai Oktober 2016 sebanyak 15.200 kasus. Sementara stok ARV untuk penderita HIV/AIDS di Bali terbilang aman, berbeda halnya dengan provinsi lain yang dikabarkan menipis. ‘’Untuk Bali, sampai saat ini cukup. Memang di beberapa provinsi lain menipis, tetapi tidak sampai ada pasien tidak dapat obat,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Selasa (22/11) kemarin. Hal itu, menurutnya, lantaran ARV dikirim secara berkala oleh Kemenkes disesuaikan dengan jumlah kasus yang ada. Pengiriman dari pusat ke provinsi dilakukan setiap enam bulan sekali. Sedangkan pengiriman dari provinsi ke kabupaten/kota, tiga bulan sekali dan dari kabupaten/kota ke rumah sakit satu bulan sekali. Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Wira Sunetra mengatakan, untuk mengantisipasi kekurangan stok ARV, pihaknya selalu melakukan monitoring dan evaluasi (monev). ‘’Setiap rumah sakit berbeda-beda dalam mendapatkan ARV karena tergantung jumlah kasusnya. Tapi kita kasi obat se-

suai dengan jumlah pasiennya kira-kira untuk tiga bulan, enam bulan. Minimal sebulan sebelum stok ARV habis, dia (rumah sakit - red) harus sudah ngamprah ke gudang farmasi provinsi,’’ tuturnya. Ia mengimbau agar penderita HIV tidak sampai putus obat karena konsekuensi menjadi AIDS lebih besar. ‘’Selama rajin minum obat, pengidap HIV positif tidak akan menjadi AIDS. Begitu stop minum obat 2-3 bulan, kemungkinan besar menjadi AIDS. Asal sudah mendapat ARV, penderita pasti selamat,’’ tegasnya. Ketua Yayasan Kerti Praja (YKP) Prof. Wirawan menuturkan, pihaknya baru saja mengambil ARV untuk persediaan selama dua bulan sebanyak 1.000 botol. Menurutnya, menipisnya stok ARV akibat keterlambatan untuk mengajukan permohonan ARV sehingga dalam penyiapan dan pendistribusian dari pusat pun menjadi terlambat. Penipisan stok ARV, dikatakannya, bisa disebabkan produksi obat yang terlambat, pengajuan/permohonan obat yang terlambat

ke Kemenkes, keterlambatan pencairan obat dari Kemenkes, dan masalah distribusi yang memang terlambat. Pihaknya pun terkadang merasa khawatir jika stok ARV di kliniknya mulai menipis. Di Bali, diakuinya, pernah mengalami penipisan stok ARV. Namun, hal itu dapat diantisipasi dengan meminjam ARV di kabupaten lain sehingga ketika pesanan ARV dari pusat sudah tiba, dapat diganti. Meskipun pernah terjadi penipisan stok ARV, namun tidak sampai menyebabkan penderita HIV/AIDS putus obat. Penderita HIV/AIDS di kliniknya pun terus mengalami penambahan sehingga juga perlu update data penderita ke Dinas Kesehatan untuk mendapatkan tambahan ARV. (kmb42)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Denpasar (Bali Post) – Lesunya perekonomian global, rupanya berdampak pada kunjungan wisatawan utamanya wisatawan mancanegara ke Bali. Hal ini terlihat dari turunnya tingkat hunian hotel berbintang di Bali. Pada bulan September 2016 tingkat hunia rata-rata sebesar 68,26 persen, turun 4,14 persen dibandingkan bulan Agustus sebelumnya yang tercatat 72.40 persen. ‘’Meskipun tingkat hunian tersebut merosot, namun masih tetap tergolong cukup tinggi yakni di atas 50 persen,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ir. Adi Nugroho, M.M. kepada wartawan Antara di Denpasar, Selasa (22/11) kemarin. Adi Nugroho menyebutkan, tingkat hunian yang begitu besar menjadi dambaan pengusaha hotel dan karyawan. Tingkat hunian di atas 50 persen sudah mampu menutupi biaya operasional dan gaji karyawan. Selama bulan September 2016, Bali menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 445.576 orang lewat dua jalur. Melalui Bandara Ngurah Rai 442.164 orang dan lewat pelabuhan laut 3.412 orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 14,53 persen dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (September 2015) atau mengalami kenaikan 1,70 persen dibandingkan bulan Agustus 2016. Adi Nugroho menambahkan, wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata itu sebagian besar menggunakan fasilitas hotel berbintang yang tersebar pada enam dari sembilan kabupaten/kota di daerah ini. Tingkat hunian kamar hotel berbintang paling tinggi terjadi di Kabupaten Badung sebesar 70,84 persen, menurun dari bulan sebelumnya yang tercatat 75,38 persen. Disusul Kabupaten Gianyar 67,29 persen, meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat 60,01 persen. Hotel berbintang di Kota Denpasar menempati urutan ketiga dengan hunian sebesar 58,43 persen, menurun dari bulan sebelumnya yang tercatat 66,34 persen. Tingkat hunian hotel di Kabupaten Buleleng 50,92 persen, merosot dari bulan sebelumnya 57.69 persen dan Kabupaten Karangasem terisi 44,70 persen, turun dari bulan sebelumnya mencapai 47,55 persen. Tiga daerah lainnya di Bali, yakni Kabupaten Jembrana, Bangli dan Kabupaten Klungkung hingga saat ini belum memiliki fasilitas hotel bintang, hanya hotel melati atau tempat penginapan tanpa standar hotel. Menurut klasifikasi hotel, lanjutnya, tingkat hunian paling tinggi adalah hotel berbintang lima dengan tingkat hunian 73,72 persen. Disusul hotel bintang empat 73,48 persen, hotel bintang tiga 55,94 persen, hotel bintang satu 51,35 persen dan hotel bintang dua hanya 50,94 persen. Dari lima jenis hotel berbintang di Bali tersebut, semuanya mengalami penurunan tingkat hunian. (kmb)

Dihukum 3 Bulan dan 6 Bulan

Tiga Anggota Geng Motor Menangis Denpasar (Bali Post) Penyesalan memang selalu datangnya belakangan. Paling tidak, hal ini ditunjukkan tiga terdakwa geng motor yang melakukan penganiayaan dan penyerangan di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. Setelah mengetahui diri mereka dihukum selama tiga bulan dan enam bulan oleh hakim tunggal Wayan Sukanila dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (22/11) kemarin, ketiganya pun menangis dan menyatakan penyesalannya.

Ketiga terdakwa yang masih di bawah umur itu, masing-masing berinisial IKS (16), IMP (15) dan IKB (16). Oleh hakim, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan penyerangan dengan senjata tajam, persisnya di Jalan Malboro Barat, 28 Mei lalu. Dalam sidang, terdakwa menangis dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Atas pertimbangan itu pula hakim meringankan hukuman terdakwa yang masih berstatus pelajar di sebuah sekolah di Denpasar tersebut. Hakim menjelaskan, mereka

bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan bersama-sama melakukan tindak kekerasan kepada orang lain hingga mengakibatkan lukaluka. Terdakwa dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP. Atas pasal itu, hakim menjatuhkan hukuman untuk terdakwa IKS dan IKB dengan pidana penjara selama tiga bulan dikurangi masa penahanan. Sedangkan IMP dijatuhi hukuman enam bulan penjara dan dikurangi masa penahanan pula. Atas putusan itu, kuasa hukum

ketiga terdakwa, Siti Sapura alias Ipung, menyatakan menerima putusan tersebut. Meski demikian, Ipung mengakui perbuatan terdakwa sangat memprihatinkan. Karenanya, ia meminta kepada orangtua terdakwa supaya melakukan pengawasan lebih kepada anaknya, sehingga peristiwa serupa tidak terulang. Ketiga terdakwa geng motor yang masih berstatus pelajar itu diduga melakukan penyerangan di Jalan Teuku Umar Barat. Ketika itu, ketiga terdakwa bersama beberapa teman lain-

nya patroli di Jalan Teuku Umar Barat untuk membubarkan geng motor lain yang sering melakukan balapan liar. Saat itu, korban Edi Purnomo dan temannya sedang berhenti di depan SPBU untuk membeli bensin. Namun sial, korban yang menunggu di luar SPBU itu tiba-tiba diserang oleh ketiga terdakwa. Bahkan, korban juga ditusuk beberapa kali oleh salah satu terdakwa yang membawa pisau. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi dan ketiga pelaku dibekuk. (kmb37)

Sidang Praperadilan Polda Bali

Dukung Aridus Jiro, Warga Berpakaian Adat Datangi Pengadilan

Bali Post/ist

DUKUNGAN - Warga memberikan dukungan pada Aridus dalam sidang di PN Denpasar, Selasa (22/11) kemarin.

Gubernur Diminta Maafkan Aridus

KASUS Made Sudira alias Aridus Jiro, rupanya juga menjadi perbincangan dalam rapat kerja antara Pemprov dan DPRD Bali membahas RAPBD Bali 2017 di gedung dewan, Selasa (22/11) kemarin. Berawal dari anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana yang secara khusus meminta Gubernur Bali agar memaafkan Aridus. Ini terkait dilaporkannya Aridus ke Polda Bali akibat status yang dibuatnya di media sosial facebook. ‘’Sebagai wakil Kota Den-

pasar, saya menyampaikan permintaan maaf beliau. Beliau juga sudah menyampaikan permintaan maaf di media sosial, koran, dan bersikap yang baik dengan menghapus status tersebut. Akan lebih baik fokus membangun daripada memperkarakan warga sendiri,’’ ujarnya. Terkait hal ini, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meluruskan bahwa Aridus sebenarnya tidak mencemarkan nama baik, melainkan sudah menebar kebencian. Gubernur

Pastika juga mempertanyakan identitas asli Aridus, mengapa memakai akun palsu. ‘’Kalau pakai akun bener tidak akan berani maki orang. Harusnya polisi begitu datang Aridus tanya mana KTP-nya, tempat, tanggal, lahir di mana, kalau KTP-nya Sudira, Aridus mana? Itu sudah pidana pemalsuan identitas. Belum lagi maki-maki orang, itu bukan pencemaran nama baik, tetapi penyebaran berita bohong dan penyebaran kebencian,’’ ujarnya dengan nada tinggi. (rin)

Denpasar (Bali Post) Setelah mendapat support dari 85 pengacara, aktivis, tokoh Bali dan berbagai LSM, Selasa (22/11) kemarin puluhan warga adat Banjar Belaluan Sad Mertha dan tokoh Geria Karang Tampak Gangsul mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dengan menggunakan pakaian adat madya, mereka memberikan dukungan kepada Made Sudira alias Aridus Jiro dalam sidang praperadilan Polda Bali. Panglingsir Banjar Belaluan Sad Mertha Made Mudira mengatakan, pihak Sad Mertha Peduli ke pengadilan untuk memberikan dukungan kepada Aridus. ‘’Kami melihat kasusnya janggal. Pak Aridus kan tidak menyebut nama dalam status facebook-nya,’’ ucapnya. Dia khawatir, dengan adanya pelaporan terhadap warga (Aridus), justru akan berdampak ketakutan bagi masyarakat untuk menyatakan pendapat khususnya yang ditujukan kepada penguasa atau pejabat negara. Di samping itu, juga berdampak ketika warga adat Denpasar menggelar prosesi upacara ngangget don bingin. Tokoh Geria Karang Tampak Gangsul Ida Bagus Gana mengatakan, apa yang di-posting

Aridus melalui akun facebook Aridus Jiro sesungguhnya menjadi kegelisahan warga seputaran Jayasabha, khususnya mengenai kondisi pohon beringin yang ada di areal rumah jabatan Gubernur Bali. Agenda sidang kemarin adalah jawaban dari termohon, yakni Polda Bali. Pihak Polda yang menetapkan Aridus sebagai tersangka atas laporan Dewa Gede Mahendra Putra (Karo Humas Pemprov Bali). Pihak Polda Bali di depan hakim tunggal I Ketut Suarta menyatakan jika penetapan status tersangka Aridus telah sah secara hukum. Pun surat perintah penyidikan No. SP.Sidik/88/X/2016 tertanggal 31 Oktober 2016 adalah sah. Karenanya, tim Bidkum Polda Bali memohon agar hakim menolak permohonan Aridus. ‘’Termohon mohon kepada majelis hakim praperadilan yang memeriksa dan memutus perkara ini agar menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,’’ ujar I Made Parwatha, anggota tim Bidkum Polda Bali. Dikatakannya, ditetapkannya Aridus sebagai tersangka sudah berdasarkan alat bukti yang cukup. Dia mengatakan

ada bukti keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan alat bukti informasi elektronik atau dokumen elektronik, hasil cetak dokumen elektronik. ‘’Alat bukti itu sudah saling bersesuaian satu dengan yang lainnya,’’ tandas Parwata. Terkait dengan legal standing pelapor Dewa Gede Mahendra Putra, pihak Polda Bali mengatakan kasus ini bukan delik aduan. Proses penyidikan berdasarkan laporan dari Dewa Gede Mahendra Putra. Dengan adanya peristiwa itu, Made Mangku Pastika (saksi korban) merasa dirugikan dan kemudian

memberikan kuasa kepada Dewa Mahendra untuk melaporkan tentang adanya postingan di akun facebook Aridus Jiro. Polisi kemudian menetapkan Aridus sebagai tersangka dengan menggunakan persangkaan komulatif, yakni diduga melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE. Juga diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) jo 45 ayat (2) UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE yang bukan merupakan delik aduan. ‘’Berdasarkan hal itu, maka pelapor memiliki legal standing,’’ jelasnya. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : anggaran pilgub menciut jadi rp 200 miliar Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Rabu Paing, 23 November 2016

3

Komit Wujudkan Tata Kelola Arsip Berbasis Elektronik

DKP Badung Raih Pengelola Arsip Terbaik 2016

KEGIGIHAN Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung yang dikomando Kadis DKP Putu Eka Merthawan untuk menata arsip secara konsisten yang berbasis elektronik, mendapat apresiasi dari Bupati Badung. Hal itu ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat penyerahan penghar-

gaan lomba pengelolaan arsip antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Badung dari tahun 2013-2015 yang diikuti oleh Sembilan SKPD, Rabu (16/11), di Kantor Arsip Puspem Badung. Menurut Kadis DKP Putu Eka Merthawan, Selasa (22/11) kemarin, keberhasilan DKP memperoleh penghargaan

TERBAIK - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan trofi peringkat terbaik lomba pengelolaan arsip SKPD Badung kepada Kadis DKP Badung Putu Eka merthawan.

kearsipan sebagai SKPD terbaik tahun ini, patut disyukuri. Sebab, kerja keras dan konsistensi seluruh perangkat DKP yang bekerja dengan maksimal dengan penuh tanggung jawab. ‘’Ini membuktikan kita bisa menampilkan pengelolaan arsip yang sesuai kaidah dan bermanfaat baik saat ini maupun jangka panjang,’’ ujarnya. Lebih lanjut Merthawan menjelaskan, penataan arsip di DKP Badung ini adalah wajib. Bahkan, setiap hari Jumat adalah hari khusus penataan arsip di DKP. Di samping mempunyai inovasi pengelolaan arsip yang berbasis kebersamaan dan berkelanjutan, DKP juga membuat inovasi non-anggaran yaitu aplikasi arsip yang murah, mudah dan bermanfaat yakni aplikasi arsip berbasis elektronik. ‘’Manfaat arsip amat penting pada saat pemeriksaan BPK. Jika mengambil dokumen apa pun jenisnya yang dimohon, baik masa lalu maupun masa kini, tersimpan akurat, rapi dan pengambilannya cepat, sehingga kami sebut dengan inovasi ACS (arsip quick service),’’ terangnya. (ad720)

Diduga Bawa Narkoba

Remaja Asal Australia Diamankan Mangupura (Bali Post) Seorang remaja asal Australia berinisial MJ (18) diamankan satpam salah satu tempat hiburan malam di Jalan Legian, Kuta, Selasa (22/11) kemarin. Pasalnya, saat diperiksa di pintu masuk diskotek tersebut, di tas pinggang MJ ditemukan satu paket plastik kecil yang di dalamnya berisi serbuk putih diduga narkoba jenis putaw. Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan MJ dilakukan pukul 01.00 Wita. Sebelumnya, security diskotek itu memeriksa badan dan barang yang dibawa pengunjung. Saat itu, satpam bernama Imanuel Hede bertugas melakukan pengecekan di pintu depan bar. Datanglah MJ membawa tas pinggang dan setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu paket plastik kecil yg

di dalamnya berisikan serbuk putih di duga putaw, HP, kartu ATM dan kunci kamar hotel. Selanjutnya, Imanuel disuruh oleh atasannya menyerahkan MJ ke pos polisi yang ada di Groud Zero. Saat akan dibawa ke pos polisi, MJ yang menginap di salah satu hotel dekat TKP malah mengamuk. Selanjutnya, dilakukan upaya paksa dan akhirnya dia diserahkan kepada polisi yang jaga di pos Ground Zero dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kuta. Terkait kasus itu, beberapa anggota Sat. Resnakoba Polresta Denpasar dipimpin AKP Agus Trisnadi mendatangi Mapolsek Kuta. Tujuannya, untuk mengecek keaslian barang tersebut. Kapolsek Kuta Kompol Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, membenarkan telah mengamanan

MJ. Namun, pihaknya masih mengecek keaslian serbuk putih yang diduga putaw itu ke Labfor Denpasar. ‘’Barang bukti masih diperiksa labfor. MJ juga dibawa ke sana (Labfor) untuk dites urine,’’ tegas Kompol Sumara. Saat diinterogasi, MJ mengaku ditawari barang itu di jalan oleh orang tidak dikenal. ‘’Jika dia mau beli, indikasinya mau dipakai sendiri atau dijual. Tapi MJ menegaskan barang itu bukan narkoba,’’ ujarnya. Oleh karena itu, barang tersebut dites di Labfor Denpasar. MJ tiba di Bali, Minggu (20/11) lalu. Remaja bertubuh kurus ini juga belum jujur soal statusnya, apakah pelajar atau tidak. ‘’Hasil labfornya baru keluar tiga hari, tunggu saja,’’ tegas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Pemprov Diminta Serius Perhatikan Sektor Pertanian

Denpasar (Bali Post) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali diminta memberi perhatian serius sektor pertanian dan perkebunan, karena hasil pertanian menjadi penopang perekonomian masyarakat. “Pemerintah saya minta untuk memberi perhatian secara serius terhadap sektor pertanian dan perkebunan, terlebih untuk memenuhi kebutuhan kegiatan ritual keagamaan di Bali,” kata anggota DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana kepada wartawan Antara di Denpasar, Selasa (22/11) kemarin. Ia mengatakan, untuk memenuhi keperluan ritual keagamaan, janur, kelapa dan pisang sangat dibutuhkan dalam membuat sesaji umat Hindu di Bali. Namun di sisi lain, berbagai keperluan tersebut sangat tergantung dari luar Bali. “Karena itu saya meminta dan mendorong pemerintah untuk mencarikan jalan keluar (solusi) agar ketersediaan bahan pokok upacara tersebut bisa dipenuhi di Bali. Caranya adalah membuat program untuk menanam kelapa dan pisang jenis unggul (hibrida),” ucap

politikus asal Busungbiu Kabupaten Buleleng itu. Menurutnya, jika program tersebut mulai sekarang dirintis, maka empat hingga lima tahun mendatang Bali optimistis akan menjadi surplus untuk kebutuhan kelapa dan pisang tersebut. “Langkah yang dilakukan pemerintah menyediakan pohon pisang dan kelapa, kemudian dibagikan kepada masing-masing kepala keluarga untuk gerakan penanaman pohon jenis hibrida,” kata politikus PDI-P itu. Jika ini tidak diterapkan mulai sekarang, lanjut Kariyasa Adnyana, maka Bali akan sangat ketergantungan pasokan dari luar Pulau Dewata. Apalagi kebutuhan janur, buah kelapa dan pisang semakin hari semakin meningkat. “Itu sebabnya saya mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Bali membuat terobosan program menanam kelapa dan pisang hibrida. Sebab, jenis hibrida tersebut tumbuh dan cepat menghasilkan buah, di samping juga pohonnya tidak terlalu tinggi,” katanya. (kmb)

Bali Post/dok

RAMA SINTA – Patung Rama Sinta di Mengwi tampak megah. Sukses dengan patung Rama Sinta, kini Pemkab Badung membangun patung Rahwana Sinta di Desa Pelaga.

Patung Rahwana dan Sinta Dibuat Perajin Denpasar PEMBANGUNAN patung Rahwana Sinta di jalan intersection Desa Pelaga, Kecamatan Petang mulai dikerjakan. Proyek taman intersection yang dianggarakan Rp 629.295.500 itu mendatangkan pematung dari Denpasar. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan saat dimintai konfirmasi, Senin (21/11), membenarkan jika patung yang berada di kampung halaman Bupati Badung Nyoman Giri Prasta ini dikerjakan perajin di Denpasar. ‘’Ya, patungnya dibuat perajin patung Nyoman Sudawa di Denpasar. Tapi bukan berarti kami meragukan kemampuan perajin di Badung. Karena, dari pihak main kontraktor yang menunjuk

Enam Parpol Terima Dana Bantuan Pemerintah

Mangupura (Bali Post) – Enam partai politik (parpol) yang mendapatkan kursi di DPRD Badung menerima bantuan dana parpol dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Dana bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah kursi masing-masing di lembaga legislatif hasil pemilihan umum tahun 2014-2019. Menurut Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kabupaten Badung Drs. I Nyoman Suendi, dana parpol di Kabupaten Badung tersebut sudah bisa dicairkan.

Tahun 2016 dana parpol dianggarkan dengan total Rp 749.495.577,76, diambil dari APBD Badung. ‘’Sejatinya telah terjadi peningkatan karena terjadi perubahan Permendagri. Sebab, petunjuk tentang bantuan parpol mengacu pada Permendagri Nomor 44 Tahun 2019 ke Permendagri Nomor 77 Tahun 2014,’’ terang Nyoman Suendi, Selasa (22/11) kemarin. Dijelaskan, partai poli-

Dewan Minta Pemkab Temui Pemprov Bali Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan masih menunggu kajian teknis kontur tanah dari pihak akademisi Unud. Tindakan tercepat yang dilakukan pihak Bina Marga yakni dengan melakukan penutupan tebing yang longsor tersebut dengan terpal agar tidak terjadi longsor susulan. ‘’Perbaikan secara menyeluruh senderan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Tapi yang jelas, kami masih menunggu hasil tes tanah di sana karena konturnya cukup labil,’’ ujarnya. Kendati demikian, pihaknya telah bersurat ke pihak Dinas PU Provinsi Bali terkait rencana perbaikan senderan ini. Begitu pula dengan penanganan sementara agar tidak terjadi longsor susulan, pihaknya telah melakukan pemasangan terpal. ‘’Jika kajian sudah rampung, baru akan dipasang batu brecase serta fondasi ke depanya,’’ ucapnya. Terkait anggaran, akan diambilkan pada pos dari belanja tidak terduga. Pasalnya, kejadian tersebut merupakan bencana alam, sehingga dananya dimabil dari benlanja tidak terduga dan ini diatur pada pasal 126 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 perubahan terakhir Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Di pihak lain, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali menyatakan siap menindaklanjuti perbaikan badan

Lebih lanjut pejabat asal Kelurahan Sempidi ini mengatakan, patung yang akan dibangun adalah setinggi empat meter lengkap dengan tata lampunya. Selain itu, sejumlah tanaman hias akan menghiasi patung di bawahnya. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung telah merancang dari sisa dana yang diperoleh dari Dana Insentif Daerah untuk membangun sejumlah taman di jalan intersection di sejumlah desa di Badung Utara. Ada tiga taman yang akan dibangun dengan anggran sebesar Rp 2.194.618.175, seperti di Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Taman di pertigaan Desa Pelaga, Petang dan taman tapal batas Badung dengan Bangli di Desa Belok Sidan, Petang. (par)

Dianggarkan Rp 749,495 Juta

Perbaiki Jalan Provinsi

Mangupura (Bali Post) – Niat baik Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memperbaiki jalan longsor milik provinsi di Banjar Angantiga, Desa Petang, Badung, mendapat dukungan dewan. Hanya, wakil rakyat di DPRD meminta Pemkab Badung bertemu dengan pihak Pemprov Bali untuk berkomunikasi dan koordinasi, agar niat baik tidak justru menjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Anggota DPRD Badung asal Desa Samuan, Petang, Nyoman Suka, mengatakan mendorong agar longsornya poros jalan utama Pelaga-Denpasar yang terletak di Banjar Anganta itu segera diperbaiki. ‘’Dengan catatan, bila ingin diperbaiki oleh Pemkab Badung, harus ada komunikasi dan koordinasi antara Badung dan provinsi,’’ ujar Nyoman Suka saat dihubingi, Selasa (22/11) kemarin. Menurutnya, provinsi memiliki kewenangan atas perbaikan jalan tersebut. Terlebih, informasi di lapangan, pihak Pekerjaan Umum (PU) Bali telah menurunkan tim untuk membuat suatu perencanaan untuk penanggulangan longsor tersebut. Bahkan, telah dianggarkan di tahun anggaran 2017. ‘’Kami tidak ingin niat baik Badung justru menjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Namun, kami mendorong dan mendukung jalan provinsi yang menghubungkan Pelaga dan Petang itu segera diperbaiki, karena kondisinya sudah sangat membahayakan,’’ kata politisi Partai Golkar ini.

sesui dengan kriteria,’’ ungkapnya. Menurutnya, pembuatan patung dengan ukuran besar memerlukan perhitungan dan pengalaman, sehingga tidak sembarangan dalam menentukan si pembuatnya. ‘’Artinya, ada spesifikasi khusus karena tidak semua pematung bisa membuatnya. Mereka (Nyoman Sudawa – red) punya pengalaman membuat patung besar. Dari pemenang tender juga menunjuk dia, jadi kami tidak bisa mengelak,’’ ujarnya. Terkait kapan proyek tersebut akan terselesaikan, mantan Kabag Humas Sekda Badung ini memastikan selesai tahun ini. ‘’Tanggal 20 Desember ini harus sudah diserahkan kepada kami,’’ ucapnya.

jalan yang longsor di Banjar Angantiga, Petang, Badung, yang panjangnya mencapai 30 meter dengan kedalaman 50 meter akibat bencana alam beberapa waktu lalu. ‘’Jalan milik Provinsi Bali ini sudah kami tindak lanjuti dan berencana melakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran tahun 2017,’’ kata Kepala Dinas PU Provinsi Bali Nyoman Astawa Riadi saat dihubungi wartawan Antara, Selasa kemarin. Ia menegaskan, pengerjaan ini baru dapat dilakukan pada angaran tahun 2017. Karena apabila dikerjakan tahun ini diakuinya tidak cukup waktu untuk melakukan penanganannya dan dikhawatirkan dikerjakan dengan tergesa-gesa dan menjadi temuan kasus. Terkait rencana Pemkab Badung yang ingin mengambil alih perbaikan badan jalan yang longsor itu, pihaknya belum menerima tembusan surat pemberitahuan secara resmi dari pemerintah daerah setempat. Ia mengatakan, dilihat mekanisme dan aturan yang berlaku, apabila Pemkab Badung ingin memperbaiki jalan milik Pemprov Bali, itu harus melakukan pemberitahuan. Meskipun dalam pembenahan jalan ini Pemkab Badung menggunakan dana tidak terduga, namun diharapkan sesuai mekanisme yang berlaku. ‘’Untuk upaya ini, kami sudah menurunkan tim untuk merencanakan dan menanggulangi longsor tersebut dan sudah memasang rambu-rambu agar pengguna jalan lebih berhati-hati,’’ ujarnya lagi. (kmb27/kmb)

tik yang memperoleh bantunan dana adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) perolehan suara 109.329 mendapat bantuan Rp 377.772.944,54, Partai Golkar perolehan suara 57.255 mendapat bantuan Rp 211.343.091,30, Partai Demokrat perolehan suara 50.344 mendapat bantuan Rp 185.832.793,44, Partai Gerindra perolehan suara 28.112 mendapat bantuan

Rp 103.768.701,12, Partai Hanura perolehan suara 20.321 mendapat bantuan Rp 75.010.094,46, Partai NasDem perolehan suara 8.577 mendapat bantuan Rp 31.586.111,82. ‘’Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap bantun pertanggungjawaban partai politik yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Wilayah Bali,’’ ujarnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya baru melakukan langkah-langkah verifikasi terhadap kebutuhan dari partai politik. Sebab, ada syarat-syaratnya mengajukan proposal tentang kebutuhan, kemudian melampirkan laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk mengawasi langsung. ‘’Kami tidak ada mengawasi keuangan tersebut, karena dari BPK yang

memeriksa laporan pertanggungjawaban penggunaan dana parpol Badung. Jadi pengawasan itu kewenangannya BPK, kami hanya sebagai sarana komunikasi dengan parpol,’’ ungkapnya. Setelah itu, kata Nyoman Suendi, baru dilakukan verifikasi dengan tim terdiri dari staf DPRD Badung, Badan Kesbangpol dan Linmas, Bagian Hukum, KPU Badung. Meski demikian, dana parpol di Badung tahun 2016 akhirnya sudah bisa dicairkan. Selanjutnya, tinggal membuat permohonan kepada Bupati. ‘’Karena uangnya berada di Bagian Keuangan Setda Badung. Uang tidak ada di kami, tetapi ada di Bagian Keuangan. Karena istilahnya bantuan parpol itu adalah hibah parpol,’’ pungkasnya. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Paing, 23 November 2016

BNNP Galang Komunitas Mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba UU Perlindungan Guru dan Anak Perlu Diselaraskan UPAYA memerangi narkoba oleh BNNP Bali tidak pernah surut. Penggalangan komunitas, LSM, organisasi kepemudaan dan komponen masyarakat lainnya makin gencar dilakukan. Tujuannya untuk mewujudkan Indonesia bebas narkoba. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. saat membuka workshop “Peningkatan Peranan dan Partisipasi Instansi Swasta dalam Upaya P4GN” di Hotel Crystal Kuta, Selasa (22/11) kemarin. “Kami minta program kerja dan kegiatan terkait pelaksanaan P4GN untuk tahun 2017. Bukan berarti BNNP ngeles karena personel sedikit, tapi kami ingin merangkul seluruh masyarakat Bali bersama-sama memerangi narkoba,” tegas Brigjen Suastawa di hadapan 100 peserta workshop. Menurut Kepala BNNP asal Gulingan, Mengwi ini, peserta yang diundang dari Denpasar, Badung dan Tabanan. Upaya melibatkan komponen masyarakat itu diatur dalam Undang-undang No. 35 tahun 2009, khusus mengatur peran serta masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Tujuannya membangkitkan kesadaran dan peran masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Jika seluruh lapisan masyarakat bergerak melawan narkoba, maka peredarannya bisa diminimalisasi. “Rekan-rekan yang hadir sekarang (kemarin-red), tidak lagi diberi apa itu narkoba, dampak dan jenis-jenisnya, tapi diberikan pemahaman lebih mendalam, terutama dalam peran serta pencegahan dan pemberantasan. Sebagai generasi muda harus mampu membetengi diri dan menjaga lingkungannya dari masuknya peredaran narkoba. Bagaimama kita ke depan bersama-sama menekan peredaran narkoba,” ujarnya. Suastawa menyatakan bagaimana generasi muda dan seluruh komponen bangsa mampu menciptakan lingkungan kerja bebas dari narkoba. Pihaknya juga akan selalu mendorong lembaga supaya punya kemampuan fasilitas rehabilitasi. “Saat ini, sudah ada 20 lembaga atau yayasan

WORKSHOP - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. menghadiri workshop Peningkatan Peranan dan Partisipasi Instansi Swasta dalam Upaya P4GN di Hotel Crystal Kuta. bekerja sama dengan BNNP Bali dominan pemiliknya mantan pecandu. Sifatnya profit dan profesional. Ada juga WNA punya yayasan, tapi dikelola WNI dan mampu 30 pecandu untuk direhabilitasi,” ungkap Suastawa. Ia kembali menegaskan isu-isu kalau narkoba bisa membuat berhalusinasi, bikin stimulan dan kuat, tidak benar. Justru narkoba membuat hidup sengsara, impoten permanen dan nafsu seks makin menurun. “Kami berharap kepada para pendidik atau guru ikut menyelamatkan generasi muda dari narkoba. Caranya selalu mengingatkan siswanya agar jangan sekali-kali pakai narkoba. Pelatihan sudah kami lakukan terhadap para guru, bahkan kami buat program Kurikulum Terintegrasi. Mari bersama-sama bergandengan tangan dan tanamkan dalam diri stop narkoba,” tandasnya. (ad725)

Tim Debat Bahasa Inggris Stikes Bali Juara di Dua ”Event”

TRIO - Trio Stikes Bali Wisma, Ristianti dan Harmoni saat meraih juara di Unud. SETELAH bulan Oktober menjadi bulan prestasi bagi Stikes Bali, kini bulan November juga menjadi bulan prestasi Stikes Bali. Sejumlah prestasi nasional dan regional diraih mahasiswanya. Ini semua berkat Stikes Bali sukses menerapkan budaya mutu di kampus. Mahasiswa Stikes Bali meraih juara lomba debat Bahasa Inggris di dua event. Pada lomba debat Bahasa Inggris khusus soal keperawatan tingkat nasional yang diadakan di Unud belum lama ini, tim debat Stikes Bali meraih juara III. Prestasi itu diukir oleh Ni Putu Wisma Ekawati (S-1 Ners Keperatawan) bersama Kadek Ayu Ristianti (S-1 Ners Keperawatan) dan I Gusti Ayu Utari Harmoni (S-1 Ners Keperawatan). Di ajang itu, menurut Putu Wisma, diikuti puluhan tim debat dari PTN dan PTS di Indonesia. Di babak penyisihan, tim Stikes Bali melawan tiga tim secara berkelanjutan. Di antaranya melawan Unhas, Unud dan Stikes Madura. Di babak semifinal, tim Stikes Bali bertemu dengan Unud, kalah namun menang melawan Poltekes sehingga berhak meraih juara III. Tim ini juga dikirim Stikes Bali untuk mengikuti lomba debat yang lebih bergengsi lagi di Unram. Dikatakan demikian karena materi yang didebatkan soal umum dan

diikuti oleh umum sehingga lawannya jauh lebih berat. Sementara Stikes Bali satu-satunya PT yang berlatar belakang keperawatan. Lomba debat ini diikuti 24 tim. Tip tim diperkuat dua orang sementara tim Stikes Bali kembali diperkuat duo Ni Putu Wisma Ekawati bersama Kadek Ayu Ristianti. Akhirnya anak asuh Miss. Ni Kadek Ary Susandi S.S., M.App.Ling. dan Ida Ayu Anom Rastiti sukses meraih juara II tingkat nasional. Pola lomba dengan sistem British Parlementry ini, di babak penyisihan Stikes Bali melawan Unram, IAIN, IKIP Mataram dan Unud. Yang menarik, Stikes Bali di babak final dikeroyok oleh tiga tim dari Unud. Namun, karena memang berkualitas, akhirnya Stikes Bali mendapat juara II . Ari Susandi mengatakan, setelah meraih juara di dua event, tim ini akan disiapkan terjun ke NUDC Dikti. Lebihlebih Stikes Bali akan mempersiapkan diri menjadi tuan rumah WSDC (Word School Debating Championship) 2017 yang diadakan Kemendikbud. Diperkirakan lomba akan diikuti 60 negara untuk tingkat SMA se-dunia. Ketua YP3LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka mengungkapkan rasa bangganya karena setiap lomba debat timnya selalu meraih juara. Kini, dia fokus ntuk menghasilkan tim kuat yang lebih solid untuk bisa berbicara di ajang nasional dan internasional. Untuk itu, yayasan kini memperkuat bimbingan kepada mahasiswa dengan menambah dosen S-2 Bahasa Inggris. Saat ini, Stikes Bali merekrut dua dosen baru khusus untuk Bahasa Ingris. Ini juga bagian persiapan sebagai tuam rumah WSDC 2017. Tim ini juga merperkuat Kantor Urusan Internasional (KUI) yang memperoleh dana hibah dari Dikti didukung yayasan juga memiliki komitmen kuat untuk membiayai semua biaya KUI. Dia mengharapkan mahasiswa terus mempersiapkan diri bersama dosen pembimbing untuk melakukan kaderisasi. Sebab, lomba akan terus bergulir. Mereka dibina dalam bentuk ekstra English Club. Yayasan siap membiayai sepenuhnya operasional lomba. Bahkan, Persatuan Orangtua Mahasiswa (Pormasi) Stikes Bali juga memberikan reward bagi mahasiswa yang berprestasi berupa dana khusus. (ad1429)

RDP Komite III DPD-RI dengan Kanwil Bea Cukai dan Kanwil Pajak di Bali

Wedakarna Minta Tempatkan SDM Lokal Bali untuk Jadi ”Front Liner”

DALAM masa reses masa sidang akhir tahun 2016 ini, Komite III DPD-RI di Senayan, Jakarta kerap mendapatkan masukan dan aspirasi masyarakat tentang pelayanan petugas Bea Cukai di Provinsi Bali baik di wilayah kerja Bea Cukai maupun di wilayah kerja Perpajakan. Masalahnya pun beragam, dari hal sepele terkait pelayanan dan keramahan petugas lapangan, masalah indetitas pakaian sejumlah karyawati yang dinilai tidak bernuansa Bali hingga adanya dugaan pungli di lapangan terutama di pelabuhan masuk Bali yang dianggap diskriminatif terhadap TKI asal Bali khususnya pekerja kapal pesiar. Hal ini langsung ditindaklanjuti Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Keuangan RI, Kanwil Pajak, Kanwil Bea Cukai dan jajaran serta pimpinan satuan Bea Cukai di airport dan wilayah lainnya. Dalam pertemuan itu sejumlah masalah dibahas dan dicarikan solusi. “Saya sebenarnya menghargai benar kinerja pejabat dan pegawai Bea Cukai dan Pajak di Bali. Apalagi Tax Amensty tempo hari sudah melebihi target. Tapi banyak hal–hal yang harus dibenahi jika ingin berkarier di Bali, salah satunya konsepsi Tri Hita Karana, menghargai sistem semesta orang Bali. Maka dari itu, saya minta segera bereskan masalah masalah yang disampaikan masyarakat. Kami membutuhkan pegawai negara yang mau mengerti tentang adat dan budaya Bali serta tidak diskriminatif,” ungkap Senator Wedakarna. Berikut sejumlah arahan DPDRI yakni 1) DPD-RI mendukung tegaknya aturan terkait aturan maksimal item yang dibawa oleh TKI asal Bali saat ke Bali seperti miras, rokok, alat elektronik yang kerap menjadi masalah di lapangan. Ke depan pihak Bea Cukai diminta menempatkan pegawai orang Bali untuk bisa melayani para TKI

SERANGKAIAN HUT ke-71 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017, PGRI Bali menggelar seminar bertajuk “Perlindungan Guru”, Selasa (22/11) kemarin. Seminar menampilkan pembicara Ketua PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., I Made Ariyasa (KPPAD Bali) dan AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini, S.H., M.H. (Polda Bali). Pada seminar yang dipandu Made Suantina tersebut, Kadek Ariyasa dari KPPAD Bali menegaskan, UU Perlindungan Anak tak harus dipertentangkan dengan UU Perlindungan Guru. Dalam memberi pemenuhan hak anak, UU Perlindungan Anak diperlukan. Namun, tak ada pasal yang menyiratkan guru dilarang melakukan pendisiplinan. Bagi dia, pendisiplinan itu wajib, pasal 28 mengatur hal-hal yang dilarang yakni berbau kekerasan yang melanggar norma dan hukum. Sedangkan UU 14 Tahun 2005 soal Perlindungan Guru, guru tak boleh melakukan tindakan yang melanggar norma dan etika serta aturan lain agar tak kena kasus hukum. Hal yang paling penting adalah bagaimana bersama-sama melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya pelanggaran atas hak anak sesuai ketentuan UU Perlindungan Anak. Sang Ayu Alit Saparini menegaskan, UU Guru mene-

SEMINAR - Ketua PGRI Bali Gede Wenten Aryasuda bersama narasumber lain saat seminar soal Perlindungan Guru.

kankan bahwa guru memiliki HAM dan hak-hak guru. Polisi dalam bertindak terhadap guru, kata dia, sangat menghormati hak-hak guru. Polisi berhak melakukan penyidikan dipastikan atas dasar hukum yang jelas. Untuk itu, guru diminta jangan takut melajukan pendisplinan terhadap anak. Sementara perlindungan hukum bagi guru mencakup perlindungan terhadap tindak kekerasan, ancaman, perlakukan diskriminatif, intimidasi atau perlakukan tidak adil dari peserta didik atau orangtua peserta didik atau pihak lain. Jika anak melanggar aturan, sebelum melakukan tindakan, guru harus melaporkan ke orangtuanya. Jika dua kali tak dilaksanakan bisa memberi hukuman dengan syarat mendidik. Jadi, di sekolah guru tak boleh bersikap sewenang-wenang melainkan berpedoman pada kode etik guru dan aturan lainnya. Dia menegaskan, UU Perlindungan Guru dan UU Perlindungan Anak tak mungkin berbenturan asalkan dilakukan secara cermat dan sesuai aturan. Gede Wenten Arysuda mengungkapkan, UU Perlindungan Guru pada pasal 39 menyebutkan guru wajib mendapatkan perlindungan hukum. Perlindungan terhadap guru mencakup tiga hal yakni perlindungan hukum, perlindungan profesi dan perlindungan kesehetan dan keselamatan kerja. Pada pasal 22 juga dibolehkan guru melakukan pendisiplinan pada anak sesuai aturan hukum. Makanya, dia setuju UU Perlindungan Guru dan UU Perindungan Anak tak perlu dibenturkan, namun perlu diselaraskan. Dia ingin guru di Bali jangan khawatir dengan UU Perlindungan Anak. Jika guru tak diberi perlindungan, dia khawatir guru akan apatis dalam menjalankan pendisplinan siswa. Jika itu terjadi, yang rugi kita semua, yakni anak, sekolah dan orangtua siswa. Bagi dia, pentingnya guru mengetahui dan memahami tindakan apa saja yang diperbolehkan dalam melakukan pendisiplinan pada siswa. Tentunya, guru harus tetap menghormati kode etik profesi dan tidak sampai menyentuh aspek hukum lainnya. (ad1431)

Kado HUT PGRI dan Hari Guru

Dua Hari, Anak-anak Smansa Raih 10 Piala

LUAR biasa. Dalam dua hari, yakni Sabtu (19/11) dan Minggu (20/11) lalu, anak-anak SMAN 1 (Smansa) Denpasar meraih 10 juara di tingkat regional dan nasional. Salah satunya, tim debat Bahasa Inggris Smansa memborong juara nasional di Unram, belum lama ini. Tim debat Smansa diperkuat Widat Saputra (X-mia-8), A.A. Abhymantra Agusta Kurnia (X-mia-7), Eunike Putri Permata Murthi (XIPS) sukses meraih juara I the best team. Sementara ketiganya meraih the best speaker masing-masing Abhymantra meraih ranking kedua, Widat ranking keempat dan Putri ranking ketujuh. Dengan demikian, anak Smansa yang dibina Ade Pratama dan Drs. Ketut Duryasa, M.Pd. menyabet empat piala sekaligus. Sementara Agus Indra Yudhistira Diva Putra (XII mia-1), sukses menjadi duta Bali dalam pemilihan Parlemen Remaja. Indra bergabung dengan 136 siswa di Indonesia melakoni tugas-tugas dan fungsi DPR selama dua hari di Jakarta. Indra juga dikenal sebagai siswa sarat prestasi. Belum lama ini, dia meraih juara I lomba Parade Cinta Tanah Air dari Kemenham dan berhak maju ke Jakarta. Dia juga meraih juara I lomba Cerdas Cermat Pariwisata di Universitas Negeri Malang (UNM) dan juara II nasional Olimpiade PKn di Universitas Negeri Malang. Siswa Smansa juga unggul dalam Matematika dan Statisik. Galangkangin Putra (XI-mia-7) meraih juara I lomba Statistik di MIPA Unud. Siswa binaan Komang Witarsa, S.Pd. ini juga meraih juara II lomba Programmer di Unud. Di karya ilmiah anak Smansa tak pernah absen meraih juara. Tim Smansa meraih juara I LKTI di

Mipa Unud atas nama Made Akira Ivandio Agusta (XI-mia-11), IA Utari Pradika Dewi (XI-mia-11) dan Wiprahyanti Suaryasa Putri K. (XI-mia-11). Mereka diasuh Dra. Nyoman Yuniati, M.Pd. Sementara pada Pameran Bali UKM Kreatif Expo, anak Smansa meraih juara I dan II lomba fashion show busana endek. Juara I dipersembahkan oleh Putri Natalia Wijaya (X-mia-9) dan juara II I Gusti Nyoman Primananta (Xmia-1). Siswa binaan Dra. Desak Putu Sriasih juga melahirkan Duta Endek Kota Denpasar. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnjaya, M.Pd. didampingi tim kreatif Smansa Dra. Elly Susiana mengaku bangga dengan prestasi anak-anaknya dalam dua hari mampu mengumpulkan 10 piala. Bahkan pada bulan Oktober lalu, Smansa mengumpulkan 30 piala dalam sebulan. Ini artinya, eksistensi Smansa diperhitungkan di tingkat nasional.

Dia membenarkan tahun ini Smansa memasuki masa keemasan. Makanya, prestasi anak-anak Smansa ini sekaligus dijadikan kado HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2016. Untuk itu dia berterima kasih kepada siswa, guru pembina dan masyarakat khususnya orangtua siswa. Sebab, lahirnya prestasi ini berkat dukungan dana komite dan orangtua siswa. Untuk itu, Smansa tetap memberi kesempatan bagi siswa untuk mengikuti lomba untuk mengaktualisasikan kemampuannya, sekaligus sebagai model evaluasi pembinaan di sekolah. Di Smansa, kata dia, pengembangan bakat siswa dilakukan lewat jalur reguler dan aktualisasi. Jalur reguler berupa pengisian anak lewat belajar di kelas dan pembinaan esktra. Jalur aktualisasi di mana jalur anak-anak mengaktualisasikan kemampuan dalam bentuk lomba. Dalam setahun, minimal 25 persen siswa Smansa berprestasi. (ad1430)

PRESTASI - Siswa Smansa yang berprestasi berfoto bersama piala dan Kasek Nyoman Purnajaya beserta guru pembina.

CSR Program Jalinan Kasih

Komitmen Sosial Monarch Bali di Peringatan Dies Natalis VII

BERSAMA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pejabat Kemenkeu RI di Bali. asal Bali karena ada pendekatan kultur dan bahasa ibu dalam mensosialisasikan aturan. Selama ini banyak keluhan terhadap SDM luar Bali yang belum tentu cocok dengan penanganan SDM Bali dan wisatawan asing. 2) DPD-RI meminta pedoman detail terkait teknis aturan dari sampel masalah yang kerap terjadi di lapangan. Selanjutnya dengan pedoman itu, DPD-RI akan mengumpulkan seluruh agen dan pimpinan sekolah kapal pesiar atau sekolah wisata yang rutin mengirim TKI ke LN termasuk masalah narkoba. 3) DPD-RI mengimbau agar Kanwil Bea Cukai dan Kanwil Pajak menempatkan karyawati yang tidak menggunakan pakaian ala luar negeri di ruang publik. Mengingat banyak keluhan dari masyarakat Bali yang merasa tidak nyaman, mengingat Bali adalah pulau pariwisata berbasis budaya Hindu. DPD-RI Bali kecewa dengan komposisi, yang mana karyawan lokal Bali hanya 30 persen dari seluruh jumlah karyawan di Kanwil. Ke depan komposisi ini akan dibicarakan kembali di pusat. 4) DPD-RI meminta agar ke depan SDM Bali ditempatkan di front liner (garis depan) dalam pelayanan publik agar tidak ada kesan lembaga Kementerian Keuangan RI adalah lembaga berbasis syariah,

tapi memang lembaga publik yang Pancasilais dan memberdayakan putra daerah. 5) DPD-RI memberikan teguran dan masukan atas komposisi tempat ibadah di kawasan Kantor Bea Cukai di kawasan Airport yang minim nuansa budaya Bali. DPD-RI meminta agar speaker TOA yang ada di tempat ibadah non-Hindu dicabut karena statusnya bukan tempat ibadah umum dan juga akan memeriksa izin IMB dimaksud. 6) DPD-RI meminta Kementerian Keuangan agar membangun sebuah monumen atau ikon budaya Bali di kawasan Kantor Bea Cukai Airport Ngurah Rai semisal Patung Dewi Laksmi/ Dewi Sri yang merupakan lambang kesejahteraan di Bali. Mengingat kantor Bea Cukai adalah kantor publik yang perlu menonjolkan budaya Bali. 7) DPD-RI mengingatkan agar jangan sekali-kali melakukan pungli terhadap masyarakat. 8) DPD-RI bersama Tim Satgas Pungli akan melakukan sidak di sejumlah titik untuk mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo. “Jangan lupa Bali pendukung 72 persen pemerintahan Jokowi dan tugas saya menagih janji pusat agar pro Bali,” pungkas Senator RI Gusti Wedakarna yang meraih suara tertinggi di Pemilu DPD 2014 silam di Bali ini. (ad724)

LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Dies Natalis VII dengan menyelenggarakan berbagai aktivitas di seluruh kampus, yaitu Monarch Dalung, Monarch Candidasa, Monarch Gianyar, Monarch Singaraja dan Monarch Negara. Serangkaian kegiatan Dies Natalis VII Monarch Bali diawali dengan berbagai aktivitas nonakademik pada Oktober 2016 dan dilanjutkan dengan CSR Program Jalinan Kasih sebagai bentuk komitmen sosial Monarch Bali terhadap masyarakat yang dilaksanakan secara rutin di setiap tahunnya. CSR Program Jalinan Kasih ini mendapatkan dukungan dan partisipasi langsung dari PT Ratu Oceaniaraya yang merupakan agen resmi penyalur tenaga kerja ke kapal pesiar yang merupakan mitra kerja dari Monarch Bali. Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha I Made Sumitra, S.E., CHT. menyampaikan, CSR Program Jalinan Kasih ini merupakan salah satu bagian terpenting dalam pengelolaan Sistem Manajemen Mutu di Monarch Bali, khususnya pada manajemen

hubungan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan jalinan kasih antara Monarch Bali dengan masyarakat di Bali pada khususnya dapat dirasakan secara nyata dengan hati yang tulus ikhlas dan dalam kebersamaan (togetherness). CSR Program Jalinan Kasih Monarch Bali dilaksanakan secara bertahap, yaitu diawali oleh Monarch Dalung pada tanggal 9 November 2016 dengan mengunjungi Panti Asuhan Salam (15 orang anak) di Kabupaten Tabanan, dilanjutkan ke Panti Asuhan Sunya Giri (20 orang anak) di Padang Sambian, Denpasar. Monarch Dalung memberikan donasi dalam bentuk sembako dan dana tali kasih yang disertai hiburan musik dan tari. Pelaksanaan CSR Program Jalinan Kasih ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Sosial dan pihak Pengelola Panti Asuhan yang dikunjungi. Penyerahan donasi dilaksanakan secara langsung kepada anak-anak panti asuhan. Tanggal 11 November 2016, kegiatan CSR Program Jalinan Kasih diselenggarakan oleh Monarch Singaraja dan Monarch Negara di wilayah masing-masing. Monarch Singaraja melaksanakan kegiatan di Desa

CSR - Serangkaian kegiatan Dies Natalis VII, Monarch Bali melaksanakan CSR Program Jalinan Kasih sebagai bentuk komitmen sosial terhadap masyarakat.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Tukad Mungga, Buleleng dengan memberikan bantuan/donasi dalam bentuk paket sembako yang diperuntukan bagi 120 orang lansia yang kurang mampu. Sementara Monarch Negara melaksanakan kegiatan serupa di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, dengan mengemas paket sembako yang diberikan kepada 120 orang lansia kurang mampu yang merupakan warga Banjar Tulung Agung Sarikuning dan warga Banjar Sarikuning. Pelaksanaan CSR Program Jalinan Kasih Monarch Bali tahap akhir dilaksanakan tanggal 20 November 2016 yang diselenggarakan oleh Monarch Gianyar dan Monarch Candidasa. Donasi yang dikemas Monarch Gianyar dalam bentuk bantuan alat-alat tulis, tas dan uang SPP yang diperuntukkan bagi 200 orang siswa SD yang merupakan warga Desa Samplangan, Gianyar. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Anak Internasional yang dilaksanakan di Kelurahan Samplangan, yaitu acara PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) dan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Kegiatan Jalinan Kasih kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Karangasem yang diselenggarakan Monarch Candidasa, di mana donasi dikemas dalam bentuk paket sembako dan uang/dana tali kasih yang diberikan secara langsung ke para lansia yang kurang mampu. Adapun lokasi dari kegiatan ini adalah di Banjar Babakan, Desa Gegelang (62 orang lansia) dan Banjar Seraya, Desa Antiga (47 orang lansia). Monarch Bali dan PT Ratu Oceaniaraya meyakini kegiatan CSR Program Jalinan Kasih ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi dalam hubungan bermasyarakat. (ad723)


DAERAH

Rabu Paing, 23 November 2016

Menyelam, Nelayan Temukan Granat di Pesisir Watudodol Banyuwangi (Bali Post) Sisa perang era Belanda sepertinya masih banyak berserakan di pesisir Selat Bali. Seorang nelayan Mariyono (32), warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, menemukan granat nanas saat menyelam di pesisir Watudodol, Kalipuro, Senin (21/11). Benda berbahaya itu kini diamankan di Markas Satpolair Banyuwangi. Awalnya, Mariyono menyelam di kedalaman sekitar 50 meter. Tujuannya menembak

Bali Post/udi

GRANAT - Satpolair Banyuwangi bersama nelayan mengamankan granat nanas di pesisir Watudodol, Kalipuro, Banyuwangi, Senin (21/11).

ikan. Pria ini curiga melihat sebuah benda mencurigakan. Bentuknya bulat, warnanya hijau. Dia kemudian mendekat. Ternyata mirip granat. Mariyono kemudian member tahu ke Pujiantoro (35), temannya sesama nelayan. Keduanya kembali menyelam, mengecek benda mencurigakan itu. Akhirnya dipastikan benda tersebut sebuah granat. Temuan ini langsung dilaporkan ke Satpolair. Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Granat akhirnya dievakuasi ke daratan. ‘’Saat kita cek, kondisi granat masih aktif. Ini sangat berbahaya,’’ kata Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi. Menurut Subandi, pihaknya belum bisa memastikan zaman apa granat yang ditemukan itu. Dugaan sementara, peninggalan zaman perang Belanda. ‘’Kita belum tahu peninggalan zaman apa. Kondisinya sudah berkarat,’’ tegas Subandi. Karena membahayakan, granat tersebut diamankan di mako Satpolair. ‘’Sementara kita amankan dulu di mako,’’ tegas Subandi. Pihaknya mengimbau nelayan yang menemukan bahan peledak sisa perang segera melapor. Sebab, benda-benda itu masih membahayakan. Temuan granat ini menambah daftar bahan peledak sisa perang yang ditemukan di sekitar Selat Bali. Akhir September lalu, TNI-AL menenggelamkan empat bom sisa perang dunia (PD) II. Senjata perang itu sebelumnya ditemukan di sekitar pesisir Boom, Banyuwangi. Keempatnya ditemukan terpisah. Diyakini bom tersebut peninggalan PD II yang dibawa Belanda ke Banyuwangi. Apalagi, lokasi penemuan dahulu sempat dijadikan pendaratan VOC dari Bali ke Banyuwangi. Diprediksi masih banyak bom atau bahan peledak peninggalan PD II di sekitar Selat Bali. Berdasarkan sejarah, katanya, pesisir di barat Selat Balu ini dahulu menjadi tempat strategis para pejuang Banyuwangi mengawasi serangan Belanda, sekitar tahun 1940. (kmb30)

5

Di Pelabuhan Ketapang

Pengiriman Satu Truk Arak ke Banyuwangi Digagalkan Banyuwangi (Bali Post) -

Pengiriman arak dari Bali masih saja mengalir. Satu truk arak diamankan petugas di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Senin (21/11). Totalnya, 85 jeriken dengan berat 2.975 liter. Minuman beralkohol ini diangkut truk yang dikemudikan Ismail (27), warga Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi.

Temuan arak ini berawal dari razia rutin jajaran Polsek KP3 Tanjungwangi, Banyuwangi. Sekitar pukul 02.15 WIB, petugas mendapati truk bernopol DK 9412 GV. Truk warna kuning itu baknya tertutup rapat. Polisi yang curiga langsung menghenti-

2017, Dewan Siapkan 19 Ranperda

Joni Subagio Banyuwangi (Bali Post) Menjelang akhir tahun, DPRD Banyuwangi mulai menyiapkan rencana kerja di tahun 2017. Salah satunya mengagendakan pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda). Total sebanyak 19 ranperda. Dari jumlah ini, 7 di antaranya usulan dari DPRD setempat. Salah satu ranperda yang dipastikan digodok adalah perubahan Perda No. 8/1973 tentang Perlindungan Tana-

man Kelapa alias Perda Janur. ‘’Perda Janur kita pastikan digodok di tahun 2017. Ini sudah masuk jadwal di pembentukan perda DPRD,’’ kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Joni Subagio usai paripurna internal di gedung DPRD setempat, Selasa (22/11) kemarin. Pihaknya optimis seluruh ranperda yang akan digodok bisa selesai hingga akhir tahun 2017. Politisi PKB ini menambahkan, Ranperda Janur sudah lama diagendakan oleh DPRD. Namun, waktu yang mepet, ranperda tersebut tak bisa digodok di tahun 2016. ‘’Akhirnya, kita prioritaskan di tahun 2017,’’ jelas Joni. Ranperda ini diharapkan bisa menekan angka pengambilan janur di Banyuwangi, termasuk pencurian janur. Selama ini, pengambilan janur diatur dalam Perda No. 5/1996. Namun, perda ini dianggap sudah kedaluwarsa. Sanksi dendanya terlalu ringan, hanya Rp 50.000, kurungan 3 bulan. Akibat rendahnya sanksi, pengiriman janur dari Banyuwangi

ke Bali makin tak terkendali. Dampaknya, produksi kelapa tak menunjukkan data menggembirakan. Bahkan, dibandingkan dengan penambahan luas tanam, justru terkesan menurun. Pihaknya khawatir pengambilan janur tanpa diatur perda akan berdampak pada produktivitas tanaman kelapa di Banyuwangi. Apalagi, perda yang sudah ada terkesan kurang menggigit. Selain Ranperda Janur, DPRD mengusulkan beberapa ranperda lagi. Di antaranya Ranperda Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan, Ranperda Pengelolaan Tanah Kas Desa, dan Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah. Hingga November 2016, DPRD Banyuwangi berhasil merampungkan 7 perda. Satu ranperda tahap fasilitasi, yakni Ranperda Desa Wisata. Sedangkan tahap pembahasan sebanyak 11 ranperda. Kini, tersisa 8 ranperda yang tahap finalisasi. Targetnya, akhir tahun seluruhnya sudah disahkan menjadi perda. (kmb30)

Makassar (Bali Post) Kapal Motor (KM) Antasena milik Badan SAR Nasional (Basarnas) dikerahkan ke Laut Bonerate untuk mencari korban dari kapal kayu yang karam di perairan Kepulauan Selayar. “Pagi tadi (kemarin-red) kapal milik Basarnas sudah dikerahkan untuk membantu pencarian penumpang Kapal Kayu Cahaya Putri Abadi yang tenggelam, pada Minggu,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Frans Barung Mangera, Selasa (22/11) kemarin. Di atas kapal milik Basarnas itu, sebanyak 15 orang personel SAR dan 10 orang lainnya adalah anggota Polri dengan dipimpin langsung Kapolsek Marannu AKP Kahar dan Kapolsek Jampea AKP Rahman. Pencarian dilakukan karena sebagian penumpang masih belum ditemukan.

Ada 10 orang yang ikut dalam pelayaran pengiriman 100 ternak dari Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Kabupaten Jeneponto. Empat di antaranya masih belum ditemukan. Mereka masingmasing bernama Ramli (51) warga Desa Pao, Kecamatan Taroang, Kabupaten Jeneponto yang merupakan juragan kapalnya. Kemudian, Hamsah (28), warga Desa Pao yang hingga kini belum ditemukan, kemudian Nasir (54) warga Desa Bungeng, Andi Patiroi (34) warga Kabupaten Bone serta seorang lainnya lagi yang identitasnya belum diketahui. “Untuk Andi Patiroi dan seorang warga lainnya yang belum diketahui identitasnya adalah penumpang kapal dan bukan ABK. Empat orang ini masih dalam pencarian,” katanya. Sementara lima orang

lainnya yakni Azis alias Sisi (34), Wawan (18), Hasrul (18), Baddu (53) dan Edi (29) adalah penumpang dan ABK lainnya yang sudah ditemukan dan mendapatkan perawatan medis. Para korban yang ditemukan ini umumnya mengalami lukaluka pada tubuhnya dan sudah dirawat di Pukesmas Bonerate sebelum dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut. Sebelumnya, kapal yang membawa ternak beserta 10 anak buah kapal (ABK) itu karam tepatnya di perairan selatan Kembang Miati, Desa Komba-komba, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Perairan Pasimarannu berjarak sekitar 119 mil dari Kota Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar dengan waktu tempuh perjalanan laut sekitar 11 jam ke lokasi kejadian. (ant)

Bali Post/udi

Pencarian Penumpang Kapal Karam, Tim Basarnas Dikerahkan

Tabrakan, Warga Prancis Tewas

Bali Post/udi

ARAK - Satu truk arak kiriman dari Tabanan, Bali diamankan di Polsek KP3 Tanjungwangi, Banyuwangi, Senin (21/11).

BPR Lestari Biayai 11 Mahasiswa Kuliah Gratis PROGRAM Beasiswa Generasi Lestari (Gen L) tahun ini meloloskan 11 mahasiswa berprestasi untuk menerima beasiswa kuliah penuh sampai wisuda di Universitas Udayana (Unud). Program beasiswa yang diinisiasi BPR Lestari sejak tahun 2010 ini telah memasuki angkatan ke-7. Total keseluruhan penerima beasiswa dari angkatan pertama hingga angkatan ketujuh ini berjumlah 78 orang, 24 orang di antaranya telah lulus kuliah dan bekerja atau melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. ‘’Gen L ini merupakan salah satu pelaksanaan misi kami yaitu BPR Lestari Make an Impact. Bahwasannya kami ingin menjadi perusahaan yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat. Melalui beasiswa ini kami ingin membantu anak-anak yang berprestasi, namun kurang mampu secara finansial untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,’’ kata Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Penetapan penerima Beasiswa Generasi Lestari 7 ini telah dilaksanakan pada Selasa (22/11) kemarin, dengan dihadiri orangtua/wali mahasiswa, Alex P. Chandra sebagai Chairman Lestari Group dan Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H. dari Universitas Udayana. ‘’BPR Lestari percaya bahwa pendidikan merupakan pisau yang paling tajam untuk

memutus rantai kemiskinan,’’ kata Alex P. Chandra. Hal ini karena dirinya melihat melalui pendidikan yang tinggi kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak akan terbuka lebar, sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah ekonomi keluarga nantinya. Ke-11 mahasiswa penerima Beasiswa Generasi Lestari juga diminta untuk mengucapkan janji dan memegang teguh janji Gen L bahwa ‘’Jika jadi pengusaha tidak menipu dan jadi pejabat tidak korupsi’’. ‘’Saya akan kejar kalian jika kalian ingkar terhadap janji kalian,’’ kata Alex di hadapan mahasiswa dan orangtua penerima beasiswa. ‘’Kami sangat mengapresiasi komitmen dari BPR Lestari untuk membantu mahasiswa kami melalui Beasiswa Gen L ini. Mudah-mudahan dengan adanya beasiswa ini semakin banyak anak yang mempunyai kesempatan untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi, sehingga nantinya tercipta generasi yang tidak miskin,’’ tambah Dr. I Nyoman Suyatna. ‘’Saya sangat merasa terbantu dengan adanya Beasiswa Gen L ini. Saya akhirnya bisa meringankan beban orangtua. Awalnya saya dan orangtua kebingungan untuk mencari biaya kuliah saya ini. Mungkin kalau gak

FOTO BERSAMA - Program Beasiswa Generasi Lestari (Gen L) tahun ini meloloskan 11 mahasiswa berprestasi untuk menerima beasiswa kuliah penuh sampai wisuda di Universitas Udayana (Unud). Mereka melakukan foto bersama. dapat beasiswa ini saya akan seiring dengan program ini urungkan kuliah saya,’’ kata akan dilaksanakan secara Ni Luh Sari Darmayanti, pen- berkesinambungan. Saat ini erima beasiswa yang saat ini pun sosialisasi Beasiswa Gen sedang melanjutkan kuliah di L untuk angkatan ke-8 telah Fakultas Kedokteran Unud. dilakukan ke sekolah-sekoHingga angkatan ketujuh lah. Untuk informasi Beaini total komitmen BPR Le- siswa Gen L 8 ini juga dapat stari telah mencapai kurang dilihat melalui website BPR lebih Rp 4 miliar. Komitmen Lestari di www.bprlestari. ini akan semakin bertambah com. (ad1428)

Korban Diduga Mabuk

Singaraja (Bali Post) Nasib nahas dialami Turki Zahir (54) asal Prancis. Ia mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan Singaraja-Gilimanuk km 66-67, tepatnya di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Selasa (22/11) kemarin. Akibat kecelakaan itu, nyawa korban tak tertolong lantaran mengalami cedera kepala berat (CKB-red). Kuat dugaan, sebelum kecelakaan, korban dalam kondisi mabuk. Informasi di lapangan, insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Berawal dari truk kontainer bernopol H 1809 GS yang dikemudikan Nofi Kristian (38) asal Jawa Timur melintas dari arah Singaraja

menuju ke Gilimanuk. Dari arah berlawanan, korban mengendarai sepeda motor nopol DK 4371 ZI. Diduga dalam kondisi mabuk, korban mengendari motor secara zig-zag. Begitu di TKP, tabrakan pun tak terelakan. Benturan keras terjadi, sehingga korban terpental dan mengalami CKB. Korban tewas di lokasi kejadian. Adanya kejadian itu, warga di sekitar berusaha melakukan pertolongan. Korban dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan pengemudi truk diamankan di kantor polisi. Kapolsek Gerokgak Kompol Gusti Putu Alit seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya menga-

kannya, tepat di pintu luar ASDP Ketapang. Kecurigaan polisi terbukti. Saat terpal truk dibuka, polisi mendapati tumpukan jeriken. Ternyata berisi arak. Yang mencengangkan, sang sopir tak tahu akan dikirim ke mana arak tersebut. Versi sopir, pihaknya menunggu orang yang akan menghubunginya ketika tiba di Banyuwangi. ‘’Ternyata, sampai siang orang yang dimaksud tak juga menghubungi,’’ kata Kapolsek KP3 Tanjungwangi, Banyuwangi, AKP Sudarmaji. Versi sopir, kata Kapolsek, arak tersebut dikirim dari Tabanan. ‘’Katanya, setelah tiba di Banyuwangi akan dihubungi. Nyatanya, tidak ada,’’ tegas Kapolsek. Barang bukti arak tersebut diamankan di Mapolsek Tanjungwangi. Sang sopir menjalani pemeriksaan intensif. Temuan arak kali ini modusnya berbeda. Ini termasuk terang-terangan. Ada yang dititipkan di bus umum, ada juga modus lainnya. Seluruhnya berhasil diungkap berkat gencarnya razia di Pelabuhan Ketapang. Sebelumnya, polisi mengamankan sekitar 3.200 liter arak saat akan dikirim ke Desa Patoman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Ketika tertangkap, sang sopir selalu berdalih tak mengetahui pemiliknya, sehingga polisi kesulitan melacak pemilik arak tersebut di Banyuwangi. Polres Banyuwangi sejak beberapa bulan menyatakan perang terhadap peredaran arak. Sebab, minuman keras ini kerap memicu aksi kriminal. Mulai pencabulan hingga kejahatan jalanan lain. Meski banyak yang tertangkap membawa arak, aksi penyelundupan dari Bali tetap saja mengalir. Ini membuktikan, pasar arak di Banyuwangi cukup subur. (kmb30)

takan kecelakaan ini terjadi karena korban tak bisa mengendalikan motornya. Dari keterangan sejumlah saksi, korban diduga mabuk saat mengendarai motor. Hal itu dikuatkan dengan sejumlah warga yang mengakui bahwa korban kerap mabuk di kawasan Gilimanuk. “Sebelum terjadi kecelakaan, sepeda motor korban melaju dengan zig-zag. Bahkan, masuk ke jalur berlawanan, sehingga terjadi tabrakan,” katanya. Hingga pukul 19.00 Wita, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk proses selanjutnya, kasus kecelakaan ini ditangani pihak kepolisian. (kmb38)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Paing, 23 November 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Meredam Isu, Memperkokoh Pemerintahan JIKA kita melihat perkembangan dalam satu minggu terakhir ini, ajakan untuk melakukan unjuk rasa, bahkan ancaman untuk melakukan itu, masih tetap ada. Kita misalnya mendengar ajakan untuk melakukan unjuk rasa tanggal 25 November. Kemudian juga ajakan melakukan hal yang sama tanggal 2 Desember 2016. Bahkan ada yang mengatakan untuk melakukan sembahyang di jalan-jalan utama di Jakarta. Tidak mengherankan kemudian apabila pihak keamanan bereaksi keras terhadap ajakan itu. Malah Kapolri mengatakan akan menindak masyarakat yang melakukan gangguan terhadap umum. Kita juga mendengar isu untuk menarik tabungan ramai-ramai di bank. Isu ini langsung dibantah oleh pemerintah karena tidak ada alasan untuk melakukan penarikan uang besar-besaran tersebut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bagus, di atas 5 persen, malah lebih baik dibanding dengan negara-negara lain. Demikian juga nilai rupiah masih stabil. Jadi memang benar tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menarik tabungannya di bank secara ramai-ramai. Juga ada terdengar isu tentang makar yang menandakan ketidakpuasan kepada pemerintah dan seolah ingin mengganti pemerintah yang sah. Maka, ditambah dengan berbagai sikap yang dilakukan kepada calon Gubernur DKI, Ahok, boleh dikatakan lengkap sudah isu yang berembus di Indonesia ini, khususnya di Jakarta. Isu sosial adalah ajakan untuk unjuk rasa, penarikan uang dari bank itu merupakan isu ekonomi dan kata-kata makar serta hujatan kepada Ahok merupakan isu politik. Dengan adanya berbagai isu tersebut, kita mencoba bertanya-tanya, apakah yang hendak ingin dicapai oleh orang-orang yang mengembuskan isu itu. Di tengah demikian banyaknya kesibukan yang harus dilakukan oleh masyarakat, mereka-mereka yang melempar isu ini boleh dikatakan mereka yang tidak punya pekerjaan, kecuali pekerjaannya melempar isu yang tidak benar itu. Barangkali kalau mereka itu mewakili kelompok, bisa dikatakan sebagai kelompok yang kecewa. Atau di zaman Orde Baru disebut sebagai barisan sakit hati. Pertanyaan kita, kalaupun itu benar, sakit hati karena apa? Apakah karena politik? Jika memang demikian, haruslah diketahui bahwa politik di zaman reformasi ini adalah politik yang benar-benar mengandalkan kecerdasan dan usaha. Dalam arti, berusaha dengan mengandalkan kecerdasan yang tidak mengganggu orang banyak. Hanya politik yang demikianlah akan mampu memberikan hasil yang lebih baik. Katakanlah terhadap pemerintah sekarang, legitimasinya sudah kuat. Joko Widodo sebagai presiden sudah jelas mendapatkan suara paling banyak dari rakyat karena dia memenangkan pemilu secara langsung. Jadi, baik legitimasi sosial, politik dan hukum sudah kuat. Tidak perlu lagi ada macam-macam. Terhadap Ahok, kalaupun dia dipersalahkan, kita tunggu proses pengadilan. Polisi sudah menjadikannya tersangka. Jadi hanya persoalan menunggu saja, tidak ada masalah lain. Kita harus bersabar untuk menunggu itu dan kelak menerima hasil dari pengadilan dengan lapang dada. Tidak bosan-bosannya kita juga mengingatkan bahwa seluruh masyarakat haruslah pintar-pintar menggunakan media sosial. Media ini kerap menjadi pemicu terjadinya kepanikan dan ketakutan di masyarakat. Berbagai isu secara mudah diluncurkan di media ini, sehingga menimbulkan kepanikan di masyarakat. Masyarakat penerima harus cerdas menerima berbagai informasi yang menyesatkan. Kita harapkan, pemerintah dapat bekerja keras untuk menanggulangi berbagai isu ini. Pemerintah Joko Widodo telah terbukti mampu mengonsolidasi diri ketika diguncang tahun 2014 setelah memenangkan pemilu. Kini kembali tantangannya muncul. Jika berhasil menghadapi tantangan ini, pemerintahannya akan kuat di masa mendatang. Kita harapkan pemerintah mampu mengatasi persoalan-persoalan isu yang mengganggu ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tanggapan PDAM Gianyar Terkait dengan surat pembaca di harian Bali Post, Selasa (22/11) halaman 6 yang berjudul ‘’Mohon Penjelasan PDAM Gianyar’’, dapat kami sampaikan beberapa hal. Sebelumnya kami atas nama Manajemen PDAM Kabupaten Gianyar mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami, hal ini akan kami gunakan sebagai perbaikan pelayanan ke depannya. Terima kasih kami sampaikan kepada pelanggan atas nama Ni Ketut Putri, nomor sambungan 14514, alamat Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, atas masukannya dan kepada Saudara I Komang Putra Nugraha kami sampaikan terima kasih atas informasinya. Untuk selanjutnya jika ada pelayanan kami yang kurang, kami mohon hubungi petugas kami langsung ke PDAM Cabang Kecamatan Sukawati, nomor telepon (0361) 299212. Terkait dengan pemberitaan yang dimuat di koran, dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: Stan meter bulan lalu 12 m³ dan bulan ini seharusnya 13 m³ tetapi ditulis 123 m³, maka terjadi kelebihan 111 m³. Jadi pemakaian air hanya 1 m³. Dengan terjadinya kesalahan baca tersebut di atas otomatis terjadi kelebihan membayar dari pihak pelanggan, selanjutnya diadakan koreksi rekening dan pengembalian uang yang dibayar lebih. Demikian hal-hal yang dapat kami sampaikan, semoga di kemudian hari petugas kami lebih teliti lagi dan kejadian ini tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gianyar Direktur Utama Ir. Made Sastra Kencana, M.Si.

Medsos dan Penyimpangan Budaya Masyarakat Indonesia Kegaduhan politik yang terjadi di Indonesia saat ini, dipermudah oleh penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Ramai diperbincangkan di media sosial tentang ajakan-ajakan untuk melakukan unjuk rasa sampai dengan bayangan tentang kondisi politik negara. Bahkan ada juga isu-isu yang menyangkut makar diunggah dengan tanpa mengindahkan etika sosial yang ada. Kondisi ekonomi Indonesia juga sempat diguncang dengan ajakan untuk menarik uang dari bank.

Oleh I Nyoman Darmawan entu hal itu membuat tekanan-tekanan kepada masyarakat. Dan yang paling merasakan tekanan itu adalah masyarakat yang berada di Jakarta. Tekanan yang terjadi berupa rasa takut. Kegelisahan bertempat tinggal di Jakarta sampai dengan tidak konsentrasinya bekerja. Media sosial menjadi faktor awal yang memberikan tekanan-tekanan tersebut. Segala informasi resmi yang dilakukan oleh pemerintah menjadi mentah karena gempuran dari media sosial tersebut. Padahal sesungguhnya, fakta yang ada di kehidupan nyata, tidak seseram yang ada di media sosial. Kehidupan sosial berjalan normal, tidak genting seperti yang dibayangkan. Presiden Joko Widodo ketika bertemu dengan Megawati mengatakan bahwa situasi sosial Indonesia biasa-biasa saja, tidak ada apa-apanya. Yang harus kita lihat adalah bahwa benar apabila modernisi tersebut belum tentu memberikan kenyamanan kepada umat manusia. Tidak semua pembaruanpembaruan tersebut mampu memberikan hal yang sifatnya baik. Selalu ada hal buruk pada sisi kemudahan yang diberikan oleh modernisasi. Kendaraan bermotor misalnya, membuat jarak menjadi jauh terjangkau lebih mudah. Akan tetapi, berpotensi besar terkena kecelakaan, membikin pencemaran udara, hidup tergesa-gesa sampai menguras kemampuan ekonomi. Maka, jalan tengah terhadap adanya modernisasi adalah kemampuan otak manusia untuk mengolah modernisasi tersebut. Artinya dituntut

T

kecerdasan untuk mengelola kemajuan atau modernisasi tersebut. Kecelakaan dapat ditekan apabila manusia mampu mengendalikan laju kendaraan bermotor, dan polusi dapat dihindari apabila mampu memilih waktu dan selektif memakai kendaraan. Media sosial dengan alatnya berupa teknologi yang dapat digenggam dan dibawa ke mana saja oleh manusia, merupakan produk yang paling modern. Telepon seluler merupakan bentuk yang paling kelihatan dari teknologi tersebut yang dengan alat itu, bukan saja dunia yang dapat digenggam, akan tetapi pikiran dan kemauan juga langsung tergenggam. Bayangkan, pikiran dan otak manusia langsung tergenggam di tangan dan dapat disalurkan ke seluruh dunia secara bebas tanpa batas. Dan ini dilakukan secara individual. Dengan kondisi seperti itu, dunia dapat guncang apabila baik pemakai maupun penerimanya tidak sama-sama cerdas, tidak sama-sama mampu mengontrol diri. Jadi kedua belah pihak harus sama-sama cerdas dan mampu memilah informasi yang diunggah di media massa. Bagaimana dengan kondisi di Indonesia? Secara kultural, orang Indonesia merasa terwakili dengan adanya media sosial ini. Media sosial mempunyai dua hal penting kemanfaatannya secara umum bagi umat manusia, yaitu untuk melakukan interaksi secara lebih mudah dan mengelola citra yang dimiliki oleh penggunanya. Interaksi sosial merupakan kepentingan dasar dari umat manusia karena hanya dengan interaksi sosial orang

dapat maju dan berkembang. Media sosial, dengan alatnya yang paling sederhana, yaitu telepon seluler, kontak sosial itu sangat dipermudah. Dan melalui telepon seluler juga, orang akan dapat membagi kegiatan yang telah dilakukan atau pendapatnya sendiri, untuk memberikan gambaran tentang citra orang tersebut, tentang kemampuan, kepemilikan dan kehebatan mereka. Budaya Indonesia yang paling dasar adalah gotong royong. Inti gotong royong itu terletak pada interaksi sosial, dimana di sini tidak saja ada kontak antara satu orang dengan orang lainnya tetapi juga ada bantuan dan upaya meringankan beban hidup. Gotong royong yang tercermin pada media sosial adalah pada interaksi sosial tersebut, masyarakat ada kontak dengan saudaranya yang lain. Juga tercermin upaya untuk menekan dan meringankan beban kehidupan. Tidak jarang misalnya orang Indonesia meminta nasihat tentang suatu masalah yang dihadapinya dari rekan-rekannya yang lain. Dengan konteks seperti ini sesungguhnya media sosial itu sangat membantu orang Indonesia. Tidak salah kalau pengguna media sosial orang Indonesia itu menempati lima besar di dunia. Akan tetapi, sebagai sebuah pengelola citra, media sosial ini kemudian melenceng ke mana-mana. Secara kodrati, manusia suka memamerkan apa yang menjadi miliknya. Demikian juga halnya dengan orang Indonesia. Upaya pamer yang dimiliki ini berkaitan dengan predikat sebagai masyarakat yang sedang berkembang dan mendapat sentuhan globalisasi dan refor-

masi. Itulah yang membuat fenomena pamer itu berlangsung ke segala arah, tidak hanya pamer kepemilikan pribadi, tetapi juga ke ranah yang paling sensitif sebagai negara yang berbhineka, yang plural dari segala macam budaya. Maka munculah kemudian pamer kelebihan agama, kelebihan budaya, suku, golongan dan seterusnya dan kemudian ditimpali dengan hasutan terhadap yang di luar mereka. Politik dengan segala kekuatan, tokoh dan aktornya juga masuk ke wilayah ini. Saling pamer dan saling hujat juga masuk ke wilayah politik. Kegaduhan politik yang terjadi sekarang, baik kepada Ahok, unjuk rasa, sampai dengan keinginan-keinginan untuk membuat makar, berasal dari upaya pamer ini. Dengan konteks demikian, sesungguhnya orang Indonesia ini belum siap mental menerima pembaruan media sosial tersebut. Harus ada upaya untuk mempersiapkan mental ini secara lebih baik, bahkan jauh lebih baik untuk menjaga keutuhan negara. Yang paling utama adalah mendidik masalah nasionalisme. Dan tidak bisa lain, ini dilakukan dengan memahami makna Pancasila. Tidak keliru misalnya apabila kemudian kembali Indonesia itu melaksanakan penataran Pancasila, dengan motode baru, misalnya diskusi. Selanjutnya adalah dengan memperbanyak ceramah untuk mencerdaskan bangsa. Baik dengan tema demokrasi atau pluralitas, ceramah itu harus dilakukan ke daerah-daerah, mulai dari atas sampai akar rumput. Tetapi satu hal yang tidak dapat ditinggalkan oleh pemerintah adalah pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Orang yang miskin sering kali tidak cerdas dan orang yang menganggur sering kali tidak mampu mengendalikan emosi. Kini di Indonesia, mereka yang menganggur itu adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi. Di tengah kebingungan mereka itu, dapat saja menganggu negara dengan melemparkan isu-isu yang tidak sehat. Jadi upayakan membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Toleransi dan Dilema Polusi Suara

DUNIA baru saja memperingati Hari Toleransi pada 16 November 2016 yang lalu. Hari Toleransi Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1996, dengan harapan untuk memperkuat toleransi dengan meningkatkan rasa saling pengertian antar budaya dan bangsa. Iklim perdamaian dan toleransi beberapa bulan lalu terusik karena kasus Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sejumlah massa merusak beberapa bangunan, termasuk diantaranya rumah ibadah yaitu vihara dan klenteng. Kasus ini dipicu teguran seorang warga kepada pengurus Masjid Al-Maksum untuk menurunkan volume suara toa masjid. Polusi suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya (Wikipedia, 2016). WHO membedakan tingkat polusi suara dibedakan menjadi tiga. Pertama, polusi yang mulai mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada panca indra dan tubuh serta telah menimbulkan kerusakan pada ekosistem lain. Kedua, polusi yang sudah mengakibatkan reaksi pada faal tubuh dan menyebabkan sakit yang kronis. Ketiga, polusi yang kadar zat-zat pencemarnya demikian besarnya sehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalam lingkungan. Huda (2013) mengemukakan beberapa penyebab polusi suara. Pertama adalah industri. Sebagian besar industri menggunakan mesin-mesin besar dan perlatan yang mampu menghasilkan sejumlah besar kebisingan dan memproduksi suara besar. Kedua adalah perencanaan kota yang buruk. Fenomena ini sebagian besar terjadi di negara berkembang. Rumah padat, keluarga besar berbagi ruang kecil, berebut parkir, sering perkelahian atas fasilitas-fasilitas pokok menyebabkan polusi suara yang dapat mengganggu lingkungan masyarakat. Ketiga berupa kegiatan sosial. Misalnya adalah pernikahan, pesta, pub, diskotik, konser

Oleh Ribut Lupiyanto

musik, dan lainnya. Volume penuh atau kegiatan hingga tengah malam membuat kondisi orang yang hidup di dekatnya berpotensi terganggu. Keempat yaitu sarana transportasi. Antara lain kendaraan di jalan-jalan, pesawat terbang di atas rumah, atau kereta bawah tanah yang menghasilkan suara berat. Bentuk gangguannga adalah kebisingan yang dapat mengurangi kemampuan untuk mendengar dengan baik. Kelima adalah aktifitas konstruksi. Kegiatan konstruksi seperti pertambangan, pembangunan jembatan, bendungan, bangunan, stasiun, jalan, jalan layang, dan lainnya berlangsung di hampir setiap wilayah. Kegiatan konstruksi bahkan berlangsung setiap hari dengan peralatan konstruksi yang berpotensi berisik. Keenam ialah pekerjaan rumah tangga. Sebagian besar pekerjaan di rumah dibantu dan dilengkapi oleh peralatan elektronik. Alat ini merupakan kontributor kecil terkait polusi suara. Namun intensitas yang sering dalam ruang kecil berpotensi memberikan dampak yang serius. Polusi suara menjadi keniscayaan di tengah laju perkembangan zaman dan pesatnya pembangunan. Peralatan bersuara semakin banyak dan canggih. Aktivitas manusia juga semakin dinamis. Konsekuensinya membutuhkan pengelolaan yang terpadu dan berkeadilan. Beberapa hal penting diperhatikan dalam upaya mengelola polusi suara. Pertama melalui budaya toleransi dan kearifan lokal. Kasus pengeras suara masjid menjadi pembelajaran dilematis yang penting dicari jalan keluar terbaiknya. Antara muslim dan non-muslim kunci utamanya adalah toleransi dan penghormatan keagamaan. Pada daerah tertentu yang rawan konflik dan beragam latar belakang agama warg-

anya perlu kearifan melalui kesepakatan dan musyawarah bersama. Kedua melalui pendidikan karakter. Pendidikan dapat membangun karakter etis, memberikan penyadaran serta membentuk sikap positif terhadap lingkungan sekitar. Masing-masing individu dan komunitas penting mampu mengukur dampak suara atas kegiatannya bagi lingkungan. Ketiga mengoptimalkan penggunaan alat peredam suara. Bangunan yang berpotensi menimbulkan suara bising penting mengikuti standar rancangan bangunan peredam bising yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Bina Marga (1999). Keempat dengan transformasi pengetahuan. Transformasi ini penting dilakukan secara masif kepada publik terkait penyebab dan dampak pencemaran suara terhadap lingkungan dan manusia. Medianya dapat berupa kampanye khusus atau ikut pada salah satu kegiatan yang ada, media massa, dan lainnya. Kelima melalui keterpaduan antar pihak. Pengelolaan polusi suara mesti disadari semua pihak sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah dapat bertindak sebagai regulator sekaligus fasilitator. Pengaturan dan pengawasan perlu diperketat terkait penyebab kebisingan. Instrumennya antara lain penyusunan dokumen lingkungan hidup, pelaporan pengelolaan lingkungan hidup, perizinan kegiatan keramaian, dan lainnya. Khusus untuk pengeras masjid, regulasi berupa Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor Kep/D/101/1978 perlu direview dan dilakukan penyesuaian. Pengelolaan polusi suara dilakukan guna meminimalisasi risiko dampaknya. Pencegahan perlu diprioritaskan daripada penanganan pascakejadian. Indikator keberhasilan pengelolaan adalah terbentuknya lingkungan sosial yang nyaman, sehat, dan damai. Penulis, peneliti di UII-Yogyakarta, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

POJOK Presiden Jokowi undang tiga ketua umum partai koalisi ke Istana. - Korlap pendemo kapan diundang, pak? *** KPK tangkap tangan pegawai pajak dan pengusaha terkait suap. - Pajak masih jadi permainan rupanya. *** Pemprov Bali diminta beri perhatian serius pada pertanian. - Selama ini tak serius ya?

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


DIPASANGI POT Agar pengendara hati-hati saat melintas, sebuah pot dipasang di sebuah lubang di Jalan Raya Uluwatu, Badung. Foto diambil Senin (21/11) .

BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Paing, 23 November 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

ATUR LALIN Seorang pemuda dalam kondisi basah kuyup berupaya mengatur arus lalu lintas supaya lancar saat hujan deras mengguyur di simpang empat Jalan Gunung Sari - Jalan Taman Pancing - Jalan Tukad Baru I, Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (22/11) kemarin.

FIGUR

Edukasi Nilai Kebenaran

SEMAKIN banyak ada pemangku (pinandita) di Bali, maka semakin jelas berpengaruh terhadap keimanan umatnya. Sebab, peran pinandita di era sekarang ini sangat diperlukan untuk memberikan edukasi atau pencerahan Bali Post/win kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda. “Kita berharap pinandita memiliki skill dan kemampuan dalam rangka mengajak umatnya selalu berbuat kebenaran,” ujar Komandan Korem 163/Wira Satya Kol. (Inf) I Nyoman Cantiasa, S.E. saat pelantikan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Kecamatan se-Kota Denpasar, Minggu (20/11) lalu. Dengan edukasi nilai kebenaran tersebut, maka akan didapatkan nilai-nilai keagamaan yang mendasar untuk berperilaku yang baik dalam diri setiap insan. Sehingga, masyarakat, khususnya generasi muda akan selalu berbuat sesuai dengan ajaran agama dan menjauhi hal-hal yang terlarang dan tidak baik. “Dengan demikian, masyarakat Bali akan benar-benar menjaga kedamaian Bali, karena mereka mengerti nilai kebenaran yang telah diajarkan oleh para pemangku,” ujarnya. (win)

Nekat Mencuri untuk Uang ”Jajan”

Denpasar (Bali Post) Diduga sedang mencari sasaran, tersangka NC (27) mondar-mandir di seputaran Bale Banjar Merangi, Denpasar Timur. Warga yang curiga langsung menginformasikan ke Polsek Denpasar Timur (Dentim). Anggota Polsek langsung ke sana dan mengamankan NC, Selasa (22/11) kemarin, pukul 02.30 wita. Saat diinterogasi, tersangka mengaku telah membobol rumah di Jalan Noja II, Dentim. Uang hasil curian dipakai mem-booking WTS di kompleks Lumintang, Denpasar Barat. Kapolsek Dentim Kompol Gede Redasta mengatakan, hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mencuri di TKP dengan cara membobol plafon rumah korban, Senin (14/11) pukul 03.30 wita. “Tersangka mengambil uang, tapi dia tidak menghitung jumlahnya,” tegasnya. Uang hasil curian itu lalu dipakai membayar iuran di banjar Rp 800 ribu, membeli celana loreng Rp 150 ribu, beli bola lampu listrik Rp 15.000, bunga plastik Rp 20 ribu, membuat kartu keluarga (KK) Rp 600 ribu, mencari WTS di Lumintang Rp 100 ribu, diberi orangtuanya Rp 200 ribu dan untuk makan, beli bensin serta rokok Rp 700 ribu. Uang itu juga dipakai kundangan Rp 200 ribu dan bayar kos Rp 400 ribu. “Tersangka mengaku baru sekali mencuri tapi masih kami kembangkan kasusnya. Tersangka sudah kami tahan, termasuk barang buktinya,” tegasnya. Barang bukti yang diamankan, lanjut mantan Kapolsek Kuta Selatan ini, sepeda motor Honda Beat, HP, celana loreng, dan bunga plastik. (kmb36)

Perkosa Teman Kerja, Karyawan ’’Laundry’’ Dibekuk

Mangupura (Bali Post) Anggota Buser Polsek Kuta menangkap karyawan laundry berinisial APB (22) di tempat kos sepupunya di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan, Sabtu (19/11) lalu. Pria asal Waingapu, NTT ini ditangkap karena memperkosa teman kerjanya, SR (20), di tempat kerjanya di Jalan Sunset Road, Kuta, Jumat (18/11) lalu. Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Selasa (22/11) kemarin, mengatakan, sekitar pukul 21.00 wita, teman korban, An ke kamar mandi. Sementara wanita kos di Jalan Gelogor Carik, Denpasar ini, sibuk nyuci. Setelah itu, korban hendak keluar. Saat keluar dari pintu gerbang, tangan korban ditarik oleh tersangka dan diajak masuk ke ruangan mesin laundry. “Tempatnya gelap dan sepi. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh tersangka,” ujarnya. Korban sempat meronta, tapi tersangka semakin beringas. Karena kalah kuat, korban tidak bisa berbuat apa-apa saat tersangka memaksa melakukan hubungan badan. “Kasus ini baru dilaporkan keesokan harinya. Kami langsung olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,” tegas Kompol Sumara. Dari keterangan saksisaksi, tersangka tinggal di kos sepupunya di Jalan Gelogor Carik, Denpasar. “Tersangka kami tangkap, termasuk mengamankan barang bukti berupa keset, peniti, celana jins, celana dalam warna pink, dan baju kaus. Tersangka sudah kami tahan,” tegas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Tersangka APB mengaku sedang pacaran dengan korban. Bahkan, tersangka mengatakan tidak memperkosa korban. “Saya tidak tahu kenapa korban melapor,” tegasnya. (kmb36)

7

Bali Post/wan

Transportasi Mahal

Tantangan Pengembangan Nusa Penida Denpasar (Bali Post) Nusa Penida Klungkung saat ini tengah menjadi pusat perhatian. Menyusul lima predikat yang disandang “telur emas”-nya Pulau Dewata ini, yakni sebagai batas terluar wilayah Indonesia, kawasan strategis pariwisata nasional, kawasan konservasi perairan dan pulau-pulau kecil, pusat peternakan sapi Bali dan wisata energi. Terkait lima predikat ini, Pemprov Bali bahkan berencana mengundang sejumlah menteri guna membahas pengembangan Nusa Penida di atas Kapal Cruise, 26 November mendatang. “Pengembangan Nusa Penida, baik untuk kepentingan pariwisata, sapi Bali, energi dan lainnya, itu harus memerhatikan transportasinya dulu. Baik di laut, maupun di darat,”

ujar anggota DPRD Bali dari Nusa Penida, Ngakan Made Samudra, di Denpasar, Selasa (22/11) kemarin. Samudra menambahkan, saat ini memang sudah ada transportasi penumpang menuju ataupun kembali dari Nusa Penida. Kendati dapat dikatakan lancar, namun biaya untuk transportasi terbilang mahal. Sebagai contoh, pergi ke Nusa Penida dari Sanur menaiki kapal atau boat menelan ongkos Rp 75 ribu. Itu artinya, pulang pergi atau PP bisa menghabiskan Rp 150 ribu. “Belum lagi transportasi di daratnya, makanya mahal. Bagaimana pemerintah menggarap masalah transportasi ini agar tidak hanya tersedia dan lancar, tapi juga murah,” jelasnya. Tak hanya transportasi yang

sifatnya lokal seperti ini, Samudra juga mengkritisi operasional Dermaga Gunaksa yang tidak jelas. Padahal, pemerintah pusat sudah menetapkan status Dermaga Gunaksa sebagai dermaga antarprovinsi. “Tetapi dengan kondisi sekarang uji cobanya gagal, pesimis juga itu,” imbuh Politisi Partai Demokrat ini. Selain masalah transportasi, lanjut Samudra, rencana detail tata ruang (RDTR) khusus Nusa Penida juga belum digarap. Samudra menyarankan pemerintah setempat segera membuat RDTR. Apalagi sejumlah menteri akan datang untuk membahas pengembangan Nusa Penida. Kalau pembahasan menteri memutuskan untuk melakukan pembangunan lalu melibatkan investor, keberadaan RDTR

menjadi sangat penting. “RDTR ini harus, paling tidak ada satu master plan makro untuk menjadi pedoman bagi investor supaya jangan nanti hasilnya amburadul,” tegasnya. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, sudah ada beberapa menteri yang menyatakan kesiapan untuk hadir dan melakukan rapat di atas Cruise membahas Nusa Penida. Di antaranya, Menko Kemaritiman, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, Menteri Pertanian, Menteri Desa dan PDT, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Kesehatan. Menteri lain seperti Menteri PU dan Menteri Kelautan dan Perikanan akan diwakili oleh Dirjen. Sementara Menko Ekonomi akan diwakili Wakil Menteri. (kmb32)

Bali Post/kmb32

“Pengembangan Nusa Penida, baik untuk kepentingan pariwisata, sapi Bali, energi dan lainnya, itu harus memerhatikan transportasinya dulu. Baik di laut, maupun di darat.” Anggota DPRD Bali dari Nusa Penida Ngakan Made Samudra

Anggaran Pilgub Menciut Jadi Rp 200 Miliar

Pangkas Biaya Beli Mobil dan Perjalanan Dinas Denpasar (Bali Post) -

Usulan anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 kembali mengalami pemangkasan. Setelah sebelumnya dipangkas menjadi Rp 254 miliar dari usulan awal Rp 472,5 miliar. Kini, anggaran Pilgub 2018 disepakati hanya Rp 200 miliar. Anggaran itu bahkan dipakai untuk seluruh kegiatan KPU, Bawaslu, serta pengamanan oleh Kepolisian dan Korem. “Itu bisa dimanfaatkan untuk seluruh kegiatan pilkada tahun 2018. Sebagai rujukan, dahulu pilkada (Pilgub Bali 2013, red) itu membutuhkan dana Rp 140 miliar dan ada sisa anggaran. Oleh karena itu setelah didiskusikan, maka kami tawarkan Rp 200 miliar,” ujar Ketua Pansus Ranperda APBD Bali 2017, I Wayan Gunawan, dalam rapat kerja antara eksekutif dan legislatif di Ruang

Rapat Gabungan DPRD Bali, Selasa (22/11) kemarin. Namun dalam rapat tersebut, Gunawan tidak merinci berapa besaran masing-masing anggaran untuk KPU Bali, Bawaslu Bali, Polda Bali, dan Korem. Pihaknya menegaskan, anggaran Pilgub 2018 yang disepakati itu sudah dihitung oleh eksekutif. “Sekarang sedang direposisi, dikoordinasikan dengan Bang-

gar (Badan Anggaran, red). Kita gelondongan pokoknya semua kegiatan pilgub oleh KPU, Bawaslu, pengamanan total kita sepakati Rp 200 miliar dan eksekutif sudah melakukan suatu penghitungan yang dipandang rasional,” jelasnya ketika dikonfirmasi kembali usai rapat. Anggota Banggar DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan, pemangkasan ang-

garan pilgub menjadi Rp 200 miliar sebetulnya baru diputuskan Selasa pagi kemarin. Sebab, dari hasil rapat antara TAPD Provinsi dan Banggar, Senin (21/11) lalu, sebetulnya menyepakati Rp 254 miliar. Namun, pimpinan DPRD Bali dan Gubernur dikatakan menggelar rapat lagi, sesaat sebelum rapat kerja kemarin. “Beberapa anggaran untuk beli mobil, perjalanan dinas, itu ada yang dipangkas. Kemudian pengamanan agar dilakukan seperlunya,” ujarnya. Kariyasa menambahkan, sisa anggaran Rp 54 miliar dialihkan untuk pos lain seperti gaji guru kontrak

SMA/SMK negeri dan subsidi pupuk. Selanjutnya, anggaran yang disepakati Rp 200 miliar, dianggarkan pada APBD Induk 2017 sebesar Rp 100 miliar. Sisanya akan dianggarkan kembali pada Perubahan APBD 2017. “Jadi, bukan di APBD Induk 2018. Tahun 2018 kan sudah pemilu,” tandasnya. Sebelumnya, anggaran Pilgub 2018 diusulkan mendekati Rp 500 miliar atau sekitar Rp 472,5 miliar. Dengan rincian, KPU Bali mengusulkan Rp 254 miliar lebih, Bawaslu Bali Rp 57 miliar, Polda Bali Rp 157 miliar lebih, dan Korem sekitar Rp 4,5 miliar. (kmb32)

SMA/SMK Diingatkan Tak Lagi Lakukan Pungutan Denpasar (Bali Post) SMA/SMK Negeri di Bali diingatkan untuk tidak lagi menarik pungutan dari siswa maupun orangtua siswa. Apalagi, pungutan itu dipakai untuk hal-hal yang tidak ada korelasinya dengan pendidikan. Pasalnya, pungutanpungutan seperti itulah yang kemudian membuat image pendidikan menjadi mahal. “Seperti di Jembrana, mereka sudah tidak melakukan pungutan,” ujar Kepala Disdikpora Bali, TIA Kusuma Wardhani di Denpasar, Selasa (22/11) kemarin.

TIA menambahkan, dana BOS dari APBN dan APBD Provinsi sudah ada untuk operasional sekolah. Kalaupun ada siswa miskin, pemerintah pula yang akan memberikan beasiswa miskin. “Kalau seandainya siswa SMK ikut ujian, UKK-nya itu pun dibayar oleh APBD, ini uangnya semua ke sekolah,” imbuhnya. Selama ini, lanjut TIA, masih ada sekolah membuat rencana kerja yang biayanya tidak seharusnya menjadi beban orangtua siswa. Sebagai contoh, biaya untuk membeli kertas, lap untuk mengepel, hingga serbet.

“Ini berdampak pada biaya pendidikan menjadi tinggi, karena tidak seharusnya pungutan itu dibebankan kepada orangtua,” jelasnya. TIA menambahkan, saat ini pihaknya sudah mulai memikirkan bagaimana agar penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan murah. Tidak ada alasan lagi bagi SMA/SMK untuk melakukan pungutan. Sebab, seluruh anggaran pendidikan Provinsi Bali yang dulunya untuk beasiswa miskin SD dan SMP sudah dialihkan ke SMA/SMK. Belum lagi, persentase anggaran pendidikan

kini naik drastis hingga 31,04% atau Rp 2,071 triliun dari total belanja daerah. Di sisi lain, provinsi juga menanggung gaji guru non-PNS baik yang ber-SK Bupati, Sekda, Kepala Dinas maupun yang ber-SK Kepala Sekolah dan Komite. Kendati ada persyaratan guru non-PNS mengajar 24 jam ke atas dan linier, baru bisa diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi dan digaji sesuai UMP. Sedangkan, guru non-PNS yang mengajar di bawah 24 jam digaji Rp 50 ribu per jam. Namun belakangan, guru non-

PNS SMA/SMK Negeri yang mengajar 24 jam ke atas namun tidak linier, diputuskan bisa mendapat gaji sesuai UMP. Hanya, mereka tidak mendapatkan tunjangan profesi guru non-PNS dari pemerintah pusat. Lain halnya dengan guru non-PNS yang mengajar di atas 24 jam dan linier, akan menerima gaji sesuai UMP sekaligus tunjangan profesi. Sementara guru PNS mendapatkan tunjangan profesi, tambahan penghasilan pegawai (TPP), dan uang makan selain gaji. (kmb32)


BANGLI

8 SOSOK

Rabu Paing, 23 November 2016

Percepat Pengisian Jabatan

Eksekutif Diminta Segera Tuntaskan Perbaikan Perda OPD

Bangli (Bali Post) -

Bali Post/sos

Jaga Infrastruktur PEMBANGUNAN infrastruktur berupa jalan maupun fasilitas umum lainnya sudah dilakukan Pemkab Bangli setiap tahunnya. Hal tersebut antara lain bertujuan memberikan kenyamanan pada masyarakat dan mendukung perekonomian. Oleh kerenanya, perlu ada kesamaan komitmen seluruh komponen masyarakat dalam menjaga aset tersebut. ‘’Masyarakat sebagai pemakai jalan harus turut menjaganya. Supaya tak cepat rusak,’’ ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangli, I.B. Wediatmika, belum lama ini. Dikatakannya, belakangan ini bahu jalan di beberapa lokasi sengaja ditanami rumput gajah oleh masyarakat yang memelihara ternak. Meskipun terlihat sepele, tetapi hal itu memicu terjadinya kerusakan pada aspal. Selain itu, pada jalan yang sempit juga akan mengganggu pengendara yang melintas. ‘’Jalan cepat rusak salah satunya karena itu. Hal seperti ini sudah sering disampaikan ke warga,’’ tegasnya. Selain jalan, kerusakan juga sering terjadi pada drainase dan trotoar terutama di lingkungan perkotaan. Persoalan tersebut juga salah satunya dipicu sikap masyarakat yang menjadikannya sebagai lokasi pembuangan sampah. Saat hujan tiba, luapan air tak dapat dielakkan. Guna meminimalisir persoalan menahun itu, koordinasi dengan Dinas Tata Kota, pemerintah desa maupun kelurahan dalam hal pengawasan sudah dilakukan. ‘’Jangan baru ada yang rusak, pemerintah yang disalahkan. Masyarakat juga harus berbenah. Tinggalkan kebiasaan selama ini yang membuang sampah di got,’’ pungkas mantan Kepala Dinas Tata Kota Bangli ini. (sos)

Target penetapan pengisian kepala perangkat daerah beserta seluruh jabatan struktural di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli semakin dekat. Namun, tanda-tanda pengajuan lamaran pengisian jabatan belum juga muncul. Hal ini karena belum selesainya perbaikan Perda OPD yang mendapat koreksi dari pemerintah provinsi. Kondisi yang demikian mendapat sorotan kalangan Legislatif. Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana mendesak Pemkab untuk segera menuntaskan perbaikan Perda OPD. Dikatakan Wedana, Selasa (22/11) kemarin, berdasarkan target Badan Kepegawaian Daerah (BKD), penetapan pengisian jabatan oleh bupati harus berlangsung paling lambat 10 Desember mendatang. Jika dilihat, waktu itu sudah ada di ambang pintu. Sementara proses pengisian untuk Eselon II yang harus melalui sistem melamar tak kunjung terealisasi. ‘’Kalau melihat target pen-

etapan, itu sudah sangat dekat. Tapi sampai sekarang pengajuan lamaran itu belum berlangsung,’’ ujarnya. Belum adanya pengajuan lamaran, kata politisi PKPI ini, dikarenakan perbaikan Perda OPD belum selesai dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan belum adanya koordinasi lanjutan antara eksekutif dengan legislatif. ‘’Pengajuan lamaran harus berdasarkan Perda OPD itu.

Ini yang harus segera dituntaskan perbaikannya. Dengan itu, pengajuan lamaran bisa segera jalan,’’ tegasnya. Melihat waktu yang semakin singkat, pengisian jabatan tersebut harus diimbangi dengan koordinasi yang lebih intens antara BKD dengan Bagian Ortal Setda Bangli. Jika itu tak dilakukan dikhawatirkan pengisian jabatan dan penetapan pejabat tidak bisa terealisasi sesuai target

dan berimbas pada perputaran roda pemerintahan yang berpotensi terganggu. ‘’Belum lagi ada pembahasan APBD. Tentunya akan banyak waktu yang tersita. Di sini harus didukung koordinasi yang lebih intens. Harus berjalan beriringan. Jangan sampai roda pemerintahan nantinya terganggu,’’ ucap wakil rakyat asal Kelurahan Kawan, Bangli ini. Dikofirmasi terpisah, Kabag Ortal Setda Bangli, I Made Kirmanjaya, menyampaikan, perbaikan Perda OPD sudah selesai dilakukan. Pihaknya pun mengaku segera berkoordinasi dengan legislatif terkait hasil terbaru. Pejabat asal Batur Selatan, Kintamani ini mengakui perda

tersebut penting kaitannya untuk pengisian jabatan. Namun, jabatan yang kemungkinan bisa diisi sesuai target BKD hanya pada tingkat kepala perangkat daerah saja. Hal tersebut lantaran Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) masih dalam proses penyesuaian. ‘’Untuk SOTK masih ada perubahan. Itu harus disesuaikan dengan provinsi. Harus linier,’’ tegasnya. Meski demikian, mantan Kabid Fisik BappedaPM Bangli ini mengaku akan berupaya menuntaskan persoalan secepatnya dan tetap mengacu pada aturan yang berlaku. ‘’Ini tidak hanya terjadi di Bangli saja. Rata-rata seluruh daerah seperti ini,’’ pungkasnya. (kmb45)

Sempat Lesu, Permintaan Produk Kerajinan Mulai Meningkat Bangli (Bali Post)Pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM) di Bangli mulai bergairah. Hal tersebut menyusul membaiknya permintaan konsumen. Kondisi demikian diharapkan terus berlangsung. Salah seorang perajin anyaman bambu di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Ni Nengah Kartini, menuturkan, penjualan produk kerajinan sejak awal tahun hingga September lalu cukup lesu. Tidak hanya ekspor, tetapi juga pasar lokal. Pernah selama sebulan pesanan sempat nihil hingga membuatnya kelimpungan. ‘’Penjualan selama sembilan

bulan tergolong sepi. Itu cukup membuat bingung. Produksi juga dikurangi,’’ ujarnya, Selasa (22/11) kemarin. Namun memasuki Oktober, ibu dua anak ini mulai merasa lega. Permintaan konsumen secara perlahan cenderung meningkat. Meskipun baru sebatas pasar lokal, namun hal ini sudah cukup menggembirakan. ‘’Astungkara sejak bulan lalu mulai ada yang memesan. Meskipun hanya tingkat pasar lokal,’’ tuturnya. Lebih lanjut dikatakannya, permintaan lebih banyak berasal dari daerah pariwisata

seperti Badung dan Gianyar. Kerajinan yang diminati berupa vas bunga, keranjang lampu, bakul nasi dan tempat sampah. Sementara sokasi lebih diminati masyarakat lokal. ‘’Produksi tetap berdasarkan pesanan. Belum berani membuat stok banyak-banyak,’’ ucapnya. Meskipun kondisi permintaan pasar membaik, Kartini mengaku keuntungan yang didapat tidaklah seberapa. Sebab itu juga diikuti dengan kenaikan harga bambu yang biasanya di kisaran Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per 5 meter.

”Pujawali” di Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir

‘’Untuk harga jual produk masih sama seperti dulu. belum berani menaikkan mengikuti harga bahan. Nanti malah tidak ada yang beli. Yang penting tidak rugi saja dulu,’’ sebutnya seraya mengharapkan ke depannya pemasaran bisa semakin baik. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli, I Dewa Gede Suparta, mengungkapkan penjualan produk UKM sejak sebulan lalu memang cenderung membaik. Hanya saja sebatas pasar lokal. Sementara untuk ekspor masih seperti sebelumnya yang turun di kisaran 30 persen. ‘’Kera-

jinan bambu seperti sokasi kan mayoritas peminatnya masyarakat lokal. Lebih sering dibutuhkan. Itu yang membuat permintaan pasar membaik,’’ jelasnya. Guna menggeliatkan perjualan, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini mengaku lebih mengintensifkan promosi. Salah satunya akan dilakukan, Kamis (24/11) nanti di Desa Wisata P eng l ip ura n. Pe la ku UKM yang dilibatkan mencapai ratusan orang. ‘’Promosi akan terus dilakukan. Tidak hanya di wilayah Bangli saja,’’ pungkasnya. (kmb45)

Kejar WTP

Pemkab Bangli ”Ngaturang Bhakti Panganyar” Kasubag Keuangan dan Bendahara Ikuti Bimtek PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bangli yang dipimpin Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Selasa (22/11) kemarin, ngaturang bhakti panganyar serangkaian pujawali di Pura Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir. Bhakti penganyar ini juga diikuti Wakil Ketua DPRD Bangli, Komang Carles, Sekda Bangli, I.B. Gde Giri Putra, pimpinan SKPD beserta staf di lingkungan Pemkab Bangli. Pada kesempatan itu Wabup Sedana Arta juga ngaturang punia yang diterima manggala karya, Jro Mangku Gede Umbara. Bhakti panganyar Pemkab Bangli kemarin di-puput Ida Pedanda Manggis dari Gria Siladan, Taman Bali Bangli. Yang dihaturkan berupa suci, bebangkit, pajegan dan sesayut dengan menggunakan wewalungan ayam dan bebek. Wabup Sedana Arta mengatakan, bhakti panganyar di samping sebuah kewajiban juga merupakan wujud bakti umat ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolang-

kir. Melalui bhakti panganyar ini diharapkan Ida Batara memberikan tuntunan dan sinar sucinya sehingga semua tugas kedinasan di Pemkab Bangli bisa berjalan dengan baik serta semua permasalahan yang ada dapat terselesaikan tanpa menimbulkan permasalahan baru. ‘’Melalui bhakti panganyar ini kita memohon ke hadapan Ida Batara semoga semua tugas kedinasan dan permasalahan di Kabupaten Bangli bisa terselesaikan dengan baik,’’ harapnya. Sementara itu, Manggala Karya, Jro Mangku Gede Umbara, menyampaikan bahwa rangkaian pujawali kalima Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir sudah dimulai sejak Redite Pon Tambir atau pada 30 Oktober dengan upacara Negtegang daging munggah sunari. Dilanjutkan kemudian dengan upacara Ida Batara lunga masucian ke toya sah pada Saniscara Umanis Medangkungan (12/11), mapepada wewalungan menben pada Redite Paing Matal (13/11), ngaturang pakelem ke puncak Gunung Agung pada Soma Pon Matal (14/11), puncak wali pada Soma Pon

BHAKTI PANGANYAR - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Sekda I.B. Gde Giri Putra dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli saat ngaturang bhakti panganyar di Pura Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir. Matal (14/11) dan ngaturang bhakti panyineb pada Sukra Wage Uye (25/11). Menurutnya, selama ini belum semua umat Hindu mengetahui keberadaan Pura Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir sehingga belum semuanya berkesempatan nangkil ngaturang bhakti ke hadapan Ida Batara Putran Jaya ring

Gunung Tolangkir, Ida Batara Ratu Ayu Melanting lan Ida Batara Rambut Sri Sedana yang berstana di pura tersebut. ‘’Melalui pujawali ini, kita ingin semua umat Hindu se-Dharma bisa tahu dan bisa tangkil ngaturang bhakti ke Pura Kahyangan Jagat Pura Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir,’’ harapnya. (ad721)

Pasutri di Banjar Tambahan Kelod Desa Jehem

Gantungkan Hidup dari Belas Kasihan Keluarga KONDISI keluarga Dewa Nyoman Arimbawa (52), warga Banjar Tambahan Kelod Desa Jehem Kecamatan Tembuku, sangat memprihatinkan. Sejak dua bulan lalu Arimbawa menderita gangguan pada kedua matanya sehingga membuatnya sulit beraktivitas. Beban hidup makin berat apalagi mengingat istrinya, Gusti Ayu Dewi (50), menderita stroke. Untuk bertahan hidup, pasutri ini sekarang hanya bisa mengandalkan belas kasihan keluarga. Mata kanan Arimbawa sudah buta cukup lama. Harapan untuk bisa melihat dengan yang kiri juga pupus. Sebab, sejak dua bulan lalu mata kirinya menderita rabun. Kondisi demikian mengharuskannya merabaraba saat berjalan. Arimbawa menuturkan, sebelum seperti sekarang, ia sempat bekerja sebagai tukang ojek di Pasar Kidul, Bangli. Penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Sementara untuk kebutuhan lain masih hanya tersimpan

dalam angan-angan. ‘’Sejak dua bulan saya tak lagi bisa bekerja. Hanya diam di rumah,’’ tuturnya saat ditemui, Selasa (22/11) kemarin. Mengenai kondisi matanya, sejatinya ia berencana melakukan operasi mata kanan pada Desember mendatang. Itu pun dilakukannya karena gratis. Namun, rencananya sulit terealisasi. Ia masih terbebani dengan pembelian bola mata yang harganya Rp 600 ribu. Bagi kebanyakan orang, uang sejumlah itu terbilang kecil. Namun, baginya itu sangatlah besar dan sulit didapat. ‘’Yang gratis hanya operasinya saja. Karena belum ada biaya untuk beli itu (bola mata-red), jadinya operasi itu belum dipastikan. itu juga perlu biaya hidup saat perawatan nanti,’’ ucap pria paruh baya ini. Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu juga pantas disematkan pada Arimbawa. Istrinya, Gusti Ayu Dewi, juga menderita stroke sejak 14 bulan lalu. Tangan dan kaki kirinya tak bisa ber-

Dewa Nyoman Arimbawa dan istrinya, Gusti Ayu Dewi. fungsi normal. Demikian juga dengan bicaranya yang tak lagi sepenuhnya jelas. ‘’Sebelum sakit, istri hanya kerja jadi buruh panen padi,’’ ujar Arimbawa. Dihadapkan kondisi yang demikian, pasutri yang dikaruniai seorang anak perempuan ini mengaku belum

Bali Post/sos

pernah menerima bantuan dari pemerintah. Guna menyambung hidup, mereka hanya bisa mengandalkan belas kasihan keluarga yang tinggal satu pekarangan dengan mereka. ‘’Anak sudah menikah. Jadinya tidak bisa bergantung dengannya,’’ imbuhnya. (sos)

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli sangat berharap dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemerika Keuangan (BPK). Untuk mencapai target tersebut, sejumlah upaya perbaikan pun terus dilakukan. Salah satunya dengan memperbaiki sistem pengelolaan keuangan dan meningkatkan SDM para Kasubag Keuangan dan Bendahara melalui bimtek. Kasubag Pembukuan Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bangli, I Wayan Gede Darmada, mengatakan, untuk meningkatkan kualitas SDM dalam hal pengelo-

laan keuangan pemerintah daerah, pihaknya menggelar bimtek bagi para kasubag keuangan, bendahara pengeluaran dari masing-masing perangkat daerah serta staf dari Bagian Keuangan Setda Bangli. Bimtek digelar selama dua hari mulai Selasa (22/11) kemarin hingga Rabu (23/11) dengan mendatangkan narasumber dari Kanwil Dirjen Perbendaharaan Bali. Diharapkan setelah bimtek ini para peserta mampu menyusun laporan keuangan perangkat daerah masingmasing serta laporan keuangan pemerintah Kabupaten Bangli yang sesuai dengan

SAP (standar akutansi pemerintah). Sementara itu, Kabag Keuangan Setda Bangli, I Ketut Nurjana, menambahkan, bimtek adalah rangkaian upaya untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan pemerintah. Melalui bimtek ini pihaknya berharap para peserta dapat memahami peraturan perundangan sebagai pedoman dalam melaksanakan pengelolaan keuangan di Pemkab Bangli. Dengan peningkatan kemampuan ini diharapkan tujuan untuk memperoleh opini WTP dari BPK RI bisa tercapai. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Paing, 23 November 2016

9

Ranperda Pengangkatan Perangkat Desa

Klian Dinas Berpolitik Praktis Terancam Dipecat dengan masa jabatan hingga umur 60 tahun. Jadi, mereka tidak lagi dipilih setiap sekian tahun atau periode oleh masyarakat. ‘’Kalau sampai dipilih dalam periode tertentu, kan otomatis ini jabatan politik. Tapi yang sekarang yang ada hanya perekrutan atau pengangkatan dengan masa jabatan sampai usia 60 tahun,’’ ucapnya. Karena jabatan ini bukan jabatan politik, maka dalam ranperda ini nanti melarang para perangkat desa turut serta dalam dunia politik misalnya menjadi pengurus partai. Dikatakan, sanksi

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/ist

PISAH KENAL - Suasana penyerahan bingkisan kepada Ida Ayu Sri Adriyanthi dan Dewa Ketut Kartana pada acara pisah kenal yang dilangsungkan di Balai Budaya Gianyar, Senin (21/11).

Ida Ayu Sri Adriyanthi Jabat Ketua PN Gianyar Gianyar (Bali Post) Rotasi pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Gianyar kembali dilakukan. Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, S.H., M.H. kini menjabat sebagai Ketua PN Gianyar menggantikan Dewa Ketut Kartana, S.H., M.Hum. yang pindah tugas ke PN Semarang. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di PN Denpasar, Senin (21/11). Malam harinya bertempat di Balai Budaya Gianyar dilaksanakan acara pisah kenal yang di dihadiri Wabup Gianyar Made Mahayastra, Ketua DPRD Wayan Tagel Winarta, unsur muspida serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Gianyar. Ida Ayu Sri Adriyanthi mengatakan, dirinya siap menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan prosedur yang berlaku. Untuk itu, dia mohon dukungan semua pihak untuk bisa menjalankan tugas dengan baik. ‘’Dukungan semua pihak sangat saya harapkan agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,’’ ujarnya. Sementara Dewa Ketut Kartana menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan pengadilan bisa terlaksana dengan lancar. Pihaknya secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gianyar yang telah memberikan tempat untuk berkantor selama gedung PN Gianyar diperbaiki. Sementara itu, Wabup Made Mahayastra mengungkapkan, dengan dilantiknya Ida Ayu Sri Adriyanthi maka bertambah pula srikandi yang menjadi pimpinan lembaga penegak hukum di Gianyar. Sebab saat ini Kejaksaan Negeri Gianyar dipimpin oleh Diah Yuliastuti, S.H., M.H. Hal tersebut membuktikan bahwa kiprah perempuan sebagai pemimpin telah sejajar dengan laki-laki. Lebih lanjut pihaknya menyampaikan terima kasih atas pengabdian Dewa Ketut Kartana yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Ke depan, Mahayastra berharap kinerja jajaran penegak hukum bisa meningkat dan kondisi Gianyar tetap kondusif. (kmb25)

Kapolres Imbau Warga Gianyar Tak Ikut Demo 25 November Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar telah melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh Muslim di Kabupaten Gianyar. Dalam berbagai pertemuan yang digelar, Polres mengimbau warga Gianyar tidak turut serta dalam aksi unjuk rasa susulan yang rencananya digelar 25 November dan 2 Desember mendatang. Hal ini guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas negara. Kapolres Gianyar AKBP Waluya, Selasa (22/11) kemarin, mengungkapkan, sampai saat ini, penyidik Bareskrim Polri sudah bekerja optimal, profesional dan transparan dalam menangani kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Untuk itu, pihaknya mengimbau semua pihak khususnya umat Islam di Gianyar tidak ikut serta dalam unjuk rasa susulan. ‘’Kasus ini dipercayakan saja ke polisi. Di sini, polisi sudah bekerja profesional dan transparan. Jadi, saya imbau agar tidak ada warga Gianyar yang ke Jakarta mengikuti aksi 25 November itu,’’ katanya. AKBP Waluya menegaskan, seluruh jajaran kepolisian dari Kapolres, Kapolsek, hingga Bhabinkamtibmas sudah bersilaturahmi dengan umat dan tokoh Muslim yang ada di Gianyar. Kegiatan ini guna memastikan tidak ada yang turut serta dalam aksi demo yang mendesak penahanan Ahok. ‘’Sampai saat ini, tokoh Muslim yang ada di Gianyar sudah sepakat untuk tidak mengerahkan umat dari Gianyar ke Jakarta dalam aksi demo tersebut,’’ ucapnya. Ditambahkan, pada aksi 4 November lalu, ada sekitar 64 umat Islam dari Bali yang berangkat ke Jakarta mengikuti demonstrasi tersebut. Namun dari jumlah tersebut dipastikan tidak ada warga Gianyar yang turut serta. Pun demikian hingga hari ini belum ada warga Gianyar yang terdeteksi akan mengikuti aksi 25 November. ‘’Yang kemarin (aksi 4 November -red) itu terdeteksi di Bandara Ngurah Rai ada 64 orang. Kalau tidak salah mereka semua warga Denpasar. Sementara Gianyar tidak ada. Begitu pun untuk aksi 25 November dari pantauan intelijen dari Gianyar memang belum ada,’’ tandasnya. (kmb35)

AKBP Waluya

Bali Post/nik

Rancangan Perda Pengangkatan Perangkat Desa tengah dibahas DPRD Gianyar. Salah satu poin penting dalam ranperda menyangkut netralitas para perangkat desa khususnya klian dinas. Klian dinas akan dilarang berpolitik praktis. Jika dilanggar, akan ada sanksi termasuk pemecatan. Pada pembahasan ranperda yang digelar, Selasa (22/11) kemarin, anggota DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra mengatakan, Perda Pengangkatan Perangkat Desa harus mencantumkan secara tegas sanksi bagi perangkat desa khususnya klian dinas yang tergabung dalam kepengurusan partai politik. Menurutnya, klian dinas harus netral agar dapat memberikan pelayanan

maksimal ke masyarakat. ‘’Ini harus ada sanksi tegas. Sebab tak dapat dimungkiri selama ini banyak klian dinas merangkap jadi pengurus partai politik,’’ ujarnya. Ngakan Putra menegaskan, sanksi ini perlu mendapatkan perhatian. Sebab pihaknya tak mau jabatan sebagai klian dinas disalahgunakan. Terlebih lagi sesuai Undang-undang nomor 6 tahun 2016 dan peraturan

pemerintah turunannya, diatur masa jabatan klian dinas hingga usia 60 tahun. ‘’Kalau klian dinasnya berpolitik, masyarakatnya akan seterusnya diajak berpolitik praktis. Karena itu, demokrasi di banjar bakalan hilang,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Pansus E, I Ketut Sumadi, mengatakan, dalam ranperda ini perangkat desa seperti kaur hingga klian dinas akan diangkat sekali

TERJUNGKAL - Truk pengangkut kardus yang kelebihan muatan terjungkal tepat di depan SPBU Bukit Jati.

pun sudah disiapkan baik itu sanksi administrasi hingga pemecatan. ‘’Hal ini sudah diatur dalam pasal 12. Sanksinya berupa sanksi administrasi yakni teguran tertulis. Bila tetap melanggar, klian dinas itu diberhentikan,’’ katanya. Terkait pertentangan yang masih terjadi antarfraksi di DPRD Gianyar, pihaknya akan melakukan perbaikan pada Ranperda Pengangkatan Perangkat Desa tersebut. ‘’Secepatnya akan kami perbaiki agar bisa cepat dijadikan Perda. Sebab masyarakat sudah menunggu untuk dijadikan acuan pemilihan klian,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

Kelebihan Muatan

Truk Pengangkut Kardus Terjungkal di Depan SPBU Gianyar (Bali Post) Truk bermuatan kardus terjungkal tepat di depan SPBU Bukit Jati, Keca matan Gianyar, Selasa (22/11) kemarin. Insiden ini diduga akibat truk yang kelebihan muatan. Kondisi ini pun sempat membuat

kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Kapolsek Gianyar Kompol Adanan Pandibu mengatakan, insiden ini berawal saat sopir truk dengan nomor polisi B 9718 DE yang kelebihan muatan hendak membeli bahan bakar di

SPBU Bukit Jati. Lantaran overload, saat menikung ke arah SPBU truk yang dikemudikan Rudi Hariyano (30) ini langsung terjungkal tepat di depan pintu masuk SPBU. ‘’Untungnya sopir truk selamat dari kejadian ini.

Hanya truk bermuatan kardus ini terjungkal ke kiri,’’ katanya. Kejadian ini pun sempat mengganggu arus lalu lintas kawasan tersebut. Sementara jajaran Polsek Gianyar yang menerima laporan ini langsung melakukan pen-

gamanan. ‘’Tadi, petugas derek sudah dipanggil ke lokasi. Tapi hingga sore ini, saya belum terima laporan apakah truk itu sudah selesai dievakuasi atau belum. Tetapi seharusnya sudah,’’ katanya. (kmb35)

’’Bale Daja’’ di Serongga Ludes Terbakar

Bali Post/nik

WORKSHOP - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat menghadiri workshop di aula SMKN 1 Sukawati, Selasa (22/11) kemarin.

Pemkab Prioritaskan Peningkatan Kompetensi Guru

Gianyar (Bali Post) Guru merupakan salah satu faktor penentu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Sebab itu, guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar bisa menghasilkan output generasi yang berkualitas. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Selasa (22/11) kemarin. Mahayastra saat membuka seminar dan workshop di SMKN 1 Sukawati menyampaikan pentingnya upaya peningkatan kompetensi guru salah satunya melalui penyelenggaraan workshop terkait kurikulum guna meningkatkan kualitas dan integritas para pelajar di Gianyar. ‘’Workshop untuk guru itu penting. Apalagi tentang budi pekerti yang nantinya diharapkan akan bisa diteruskan kepada para murid di sekolah,’’ katanya.

Melihat pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan, Pemkab Gianyar pun sudah mengambil sejumlah langkah strategis. Seperti pengangkatan guru tidak tetap yang sebelumnya hanya mendapat upah Rp 300 ribu, kini sudah meningkat karena sudah digaji melalui APBD. ‘’Semua ini karena kami melihat guru sebagai komponen penting dalam pelaksanaan proses pendidikan. Sebab itu guru harus mendapat hak yang layak,’’ ujar pria yang pernah dua periode menjabat sebagai Ketua DPRD Gianyar ini. Besarnya perhatian Pemkab Gianyar terhadap dunia pendidikan, kata dia, juga terlihat dari kebijakan terhadap sektor pendidikan yang sesuai dengan Perda Organisasi Perangkat Daerah bahwasanya Dinas Pendidikan menjadi satu SKPD. Kebijakan yang

menjadi satu-satunya di Bali ini pun sebagai bukti Pemkab Gianyar serius menata sektor pendidikan. Apalagi mengingat persentase anggaran pendidikan dalam APBD tetap 30,05 persen. ‘’Untuk di Bali mungkin baru Gianyar yang mengambil langkah ini. Dan saya jamin anggaran pendidikan tetap segitu, sementara kepemudaan olahraga akan mendapat porsi anggaran lain nantinya,’’ tambahnya. Dikatakannya lebih lanjut, melalui keseriusan ini, Dinas Pendidikan diharapkan benarbenar fokus melaksanakan tugas memajukan pendidikan di Gianyar mulai dari tingkat dasar sampai tingkat SMP. Sementara kepemudaan dan olahraga setelah menjadi dinas maka akan memiliki tugas seperti menata sekaa teruna, kepemudaan dan olahraga di Gianyar. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Insiden kebakaran terjadi di Banjar Serongga Tengah, Desa Serongga, Selasa (22/11) kemarin. Api menghanguskan bangunan bale daja milik Made Suastawan (53). Akibat kejadian ini, pria yang bekerja sebagai penjahit ini pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini diketahui Made Suastawan sekitar 04.00 wita saat hendak ke toilet untuk buang air kecil. Saat itulah, dia melihat kobaran cahaya dari salah satu kamar di bale daja rumahnya. Ia pun langsung membangunkan penghuni rumah lainnya yang ada di bangunan tersebut. ‘’Untungnya, api belum sempat meluber ke kamar yang lain sehingga keluarga saya yang saat itu terlelap tidur masih sempat diselamatkan,’’ ucap Made Suastawan saat dimintai keterangan polisi. Saat kejadian, api dengan cepat menghanguskan atap bangunan 10 x 6 meter tersebut. Sejumlah barang berharga juga ludes terbakar. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban turut bergegas memadamkan api sembari membunyikan kulkul bulus. ‘’Banyak warga yang datang membantu. Tapi memang beberapa barang berharga yang ada di kamar sumber api, tidak bisa diselamatkan,’’ katanya. Sekitar 30 menit kemudian, petugas BPBD Gianyar mendatangi lokasi dengan mengerahkan dua mobil damkar. Petugas sempat kesulitan menangani besarnya kobaran api. Namun satu jam berselang, si jago merah berhasil ditaklukkan. ‘’Sekitar pukul 05.30 wita, api sudah berhasil dipadamkan,’’ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Sementara Kapolsek Gianyar Kompol Adnan Pandibu yang dikonfirmasi mengatakan, dari hasil penyelidikan diduga kebakaran disebabkan korsleting listrik. ‘’Untungnya keluarga korban yang saat kejadian masih di salah satu kamar pada bangunan itu masih sempat dibangunkan dan dibawa keluar, jadi tidak ada korban jiwa. Hanya total kerugian mencapai puluhan juta,’’ ucapnya. (kmb35)

Bali Post/nik

KEBAKARAN - Warga saat menunjukkan titik yang diduga menjadi sumber kebakaran di rumah Made Suastawan.


KLUNGKUNG

10

Rabu Paing, 23 November 2016

Kapolres Imbau Masyarakat Tak Ikut Demo di Jakarta

Semarapura (Bali Post) –

Terkait rencana unjuk rasa pada 25 November nanti, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi mengimbau masyarakat tidak ikut berangkat ke Jakarta. Ia minta masyarakat Kabupaten Klungkung cukup memonitor kegiatan tersebut melalui saluran yang ada. Ditemui di Mapolres, Selasa (22/11) kemarin, Arendra mengatakan sebelum demo pada 4 November di Jakarta, jajaran Polres Klungkung sudah memulai kegiatan yang bersipat preventif guna mendukung terciptanya kondisi wilayah yang kondusif. Pihaknya mengedepankan fungsi deteksi dini dan lewat binmas terus berupaya melakukan penggalangan, sambang, silaturahmi dengan beberapa tokoh masyarakat khususnya tokoh berkeinginan berpartisipasi dalam kegiatan di Jakarta. Kapolres berharap lewat pendekatan ini mampu mengajak warga untuk tidak ikut-ikutan datang ke Jakarta. Ia minta partisipasi para tokoh masyarakat untuk mengimbau dengan pesan-pesan perdamaian di lingkungan masingmasing atau di tengah-tengah komunitasnya. ‘’Masyarakat dan kepolisian mesti menjaga wilayah Klungkung agar tetap kondusif,’’ jelas Arendra. (dwa)

Bali Post/dwa

PULIHKAN – DKP Klungkung wajib memulihkan kondisi TPA Sente sebelum ditutup pada akhir 2017.

DKP Harus Lakukan Pemulihan

TPA Sente Ditutup Akhir 2017

Semarapura (Bali Post) – Tahun 2017 seluruh desa yang ada di Kabupaten Klungkung diminta menganggarkan tempat penampungan sementara terpadu (TPST). Ini dilakukan agar tiap desa bisa mengelola sampah secara mandiri. Dorongan tiap desa membuat TPST ini merupakan salah satu upaya Pemkab Klungkung untuk menutup TPA Sente yang sudah overload. TPA Sente rencananya ditutup awal 2017, namun diperkirakan baru terealisasi pada akhir tahun. Sebab, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Klungkung memiliki kewajiban mengembalikan kondisi TPA Sente seperti semula. Kepala DKP Klungkung

Anak Agung Ngurah Kirana, Selasa (22/11) kemarin, menyampaikan sebelum TPA Sente ditutup permanen, pihaknya harus bisa mengatasi overload sampah di tempat itu. Selain membuat panyengker, DKP harus menambah personel untuk pemulihan. Sampah yang menumpuk dan meng-

gunung itu akan dipilah dan didaur ulang. Sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik dibawa ke tempat daur ulang sampah plastik. Di luar itu, DKP Klungkung mendorong desa-desa untuk dapat mengelola sampah secara mandiri dengan mengang-

garkan pengadaan TPST tahun 2017. ‘’TPST sangat penting untuk mengolah sampah yang datang dari rumah tangga sehingga residu dari pengolahan menjadi sedikit. Jadi, kami dorong setiap desa membuat TPST untuk mengolah sampah sendiri,’’ sebutnya. DKP Kabupaten Klungkung juga tetap melanjutkan kerja sama dengan Kabupaten Bangli terkait pemanfaatan TPA Regional Bangli. Untuk membuang sampah ke TPA regional, pihaknya masih menunggu draf perjanjian dari Pemprov

Bali. ‘’Diperkirakan Desember nanti ada kepastian terkait kerja sama ini,’’ kata Kirana. Untuk membuang sampah ke Bangli, DKP Klungkung terkendala armada truk tua yang beberapa di antaranya berusia 15 tahun. Truk uzur ini jelas sangat berat bila harus mengangkut sampah ke Bangli yang memiliki kondisi jalan menanjak. Untuk itu, pada anggaran perubahan pihaknya berencana mengajukan pengadaan armada empat unit. Saat ini DKP Klungkung memiliki 15 unit truk. (dwa)

Anggaran Pembebasan Lahan Jalan Lingkar

Satu Are Dihargai Rp 14 Juta

Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Pembangunan jalan lingkar Nusa Penida dipastikan tidak bisa selesai dalam satu periode kepemimpinan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Pasalnya, proyek yang bertujuan menghubungkan seluruh wilayah Nusa Gede ini belum mendapatkan kepastian kapan akan dikerjakan. Setelah melaksanakan studi LARAP (Land Acquisition Resettlement Action Plan) atau Rencana Tindakan Pengadaan Tanah dan Permukiman pada akhir 2015, tahun ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung melalui Bappeda mengaju-

kan anggaran pembebasan lahan Rp 60 miliar. Anggaran ini akan digunakan membebaskan 65 hektar lahan yang terkena jalan lingkar. Akan tetapi pengajuan yang lambat membuat kepastian anggaran pembebasan lahan baru bisa diterima tahun 2018 mengingat plafon anggaran tahun 2017 dari pusat sudah keluar. ‘’Pengajuan anggaran ke pusat dilakukan setelah plafon anggaran tahun 2017 keluar. Kondisi ini membuat kepastian pengajuan anggaran pembebasan lahan baru bisa didapatkan tahun 2018. Kalau tahun 2017 tidak mungkin karena plafon anggaran tahun depan sudah keluar. Kemungki-

Masih Ada Wajib Pajak Membandel

Semarapura (Bali Post) –

Dalam waktu dua tahun realisasi pendapatan dari pajak daerah melebihi target hingga 100 persen lebih. Prestasi ini diraih meski ada beberapa wajib pajak terutama hotel dan restoran di Lembongan dan Jungutbatu, Nusa Penida, yang tidak membayar pajak. Bila Pemkab Klungkung mampu mendorong wajib pajak untuk disiplin membayar pajak, potensi yang dimiliki kabupaten ini cukup besar sehingga bisa melebihi angka realisasi. Kabid Pajak Daerah Kabupaten Klungkung Cokorde Raka Sudarsana mendampingi Kadis Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKA) Gusti Ngurah Bagus, Selasa (22/11) kemarin, mengatakan pemkab terus melakukan intensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah melalui pembinaan, sosialisasi dan pendekatan kepada wajib pajak. Ngurah Bagus menambahkan, upaya-upaya yang dilakukan pemkab dalam rangka intensifikasi sasa-

rannya menumbuhkan kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak atau menunaikan kewajiban selaku wajib pajak. Sesuai data DPPKA tahun 2015, target pendapatan bersumber dari pajak daerah Rp 13.498.012.000. Realisasinya Rp 19.053.699.329,48 atau sekitar 141,15 persen. Demikian pula tahun 2016, target yang dipasang Rp 1 8 .4 9 3 .9 23.382,81, r eal isasinya hingga Oktober Rp 19.208.026.645,15 atau 103,86 persen. Pada tahun 2017 DPPKA menargetkan pendapatan pajak daerah Rp 21.778.743.000. Pajak daerah ini meliputi delapan objek, yakni hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah dan sarang walet. Raka Sudarsana mengatakan beberapa wajib pajak di Lembongan dan Jungutbatu sejak 2015 hingga tahun ini belum melunasi kewajibannya. Di Lembongan, lima pemilik hotel dan restoran nunggak membayar pajak. ‘’Total jumlah

nan tahun 2018,’’ tutur Kepala Bappeda Klungkung I Wayan Wasta saat diminta konfirmasinya, Selasa (22/11) kemarin. Bila dipaksakan mendapatkan bantuan pembebasan lahan pada anggaran perubahan tahun 2017, batas waktu realisasi sangat sedikit. Padahal banyak prosedur yang harus dilalui dalam pembebasan lahan. Dalam pengajuan tersebut, tanah warga yang terkena jalan dihargai Rp 14 juta per are. Nilai ini merupakan perkiraan sementara melihat nilai jual beli tanah tahun 2015. ‘’Harga tanah ini proyeksi pada transaksi tahun 2015 sebelum ada jalan,’’ sebutnya.

Meski telah menentukan harga, Wasta memastikan harga tanah sesungguhnya baru akan ditetapkan setelah ada kepastian anggaran dari pusat. Harga tanah ditentukan menggunakan jasa lembaga penilai (appraisal) sehingga mendapatkan harga yang sebenarnya. Pengusulan anggaran pembebasan lahan ke pusat selain karena besarnya biaya yang tidak mungkin dapat ditanggung APBD Kabupaten Klungkung, juga karena Nusa Penida merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dengan status KSPN, pemerintah pusat memiliki kewajiban memberikan

fasilitas dan infastruktur penunjang pariwisata. Jalan lingkar Nusa Penida direncanakan lebarnya 20 meter dan panjang 29,6 km. Jalan di selatan dan barat Nusa Penida ini melewati lima desa, yaitu Toyepakeh, Bunga Mekar, Batukandik, Batumadeg dan Sekartaji. Proyek ini memiliki konsep berlalu lintas yang nyaman dan aman karena tidak membelah permukiman. Posisi jalan berada pada jarak 300 sampai 1.000 meter dari bibir pantai. Lahan yang digunakan terletak di luar kawasan padat penduduk, tidak memindahkan pura dan tidak bertentangan dengan filosopi Tri Mandala. (dwa)

Operasi Zebra Agung 2016

198 Pelanggar Ditilang

tagihan belum bisa dirinci. Seharusnya wajib pajak melaporkan berapa pajak yang akan dibayarkan,’’ katanya. Mengacu Perda Kabupaten Klungkung Nomor 1 Tahun 2012 tentang pajak hotel dan restoran, wajib pajak yang tidak menunaikan kewajibannya dikenakan sanksi pidana berupa kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Selain itu dikenakan sanksi administrasi berupa denda 2 persen setiap bulannya dari pajak yang harus dibayarkan. ‘’Sebelum sanksi itu dijatuhkan, kami pasti membahasnya dalam tim lebih dulu,’’ ujar Raka Sudarsana. Ngurah Bagus mengatakan hal sama. Tidak ada upaya eksistensifikasi karena sesuai UU Nomor 28 Tahun 2009, semua potensi pajak daerah sudah tercantum dan dikelola oleh Pemkab Klungkung. ‘’Kalau di luar itu tidak bisa, itu (eksistensifikasi) hanya istilah,’’ ungkapnya. (dwa)

Semarapura (Bali Post) -

Polres Klungkung mengadakan analisis dan evaluasi (anev) Operasi Zebra Agung 2016 di Rupatama Mapolres, Selasa (22/11) kemarin. Anev dipimpin Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta. Hadir seluruh personel yang terlibat dalam operasi. Selama Operasi Zebra Agung 2016 yang dimuai 16 November hingga 20 November lalu, Polres Klungkung menemukan 241 pelanggaran yang dilakukan pemakai jalan. Ditindak dengan tilang 198 dan teguran 43 orang. Barang bukti yang disita berupa 170 STNK, 20 SIM dan delapan kendaraan roda dua. Anev dilakukan untuk mengetahui hasil Operasi Zebra Agung yang telah berjalan tujuh hari dan merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Lewat anev diharapkan apa yang ditargetkan dalam operasi dapat dicapai.

Bali Post/dwa

RAZIA – Personel Polres Klungkung melaksanakan razia kendaraan bermotor dalam Operasi Zebra Agung 2016. Adapun sasaran prioritas dalam Operasi Zebra Agung 2016 adalah para pelanggar yang mengarah ke lakalantas seperti tidak memakai helm, melawan arus, tidak membawa

SIM dan STNK serta ketaatan pengendara terhadap ramburambu lalu lintas. Titik rawan pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus penerapan opera-

si di wilayah Klungkung meliputi Jalan Puputan Klungkung dan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra dari Lepang sampai ke Samba. (dwa)

GROSIR &RETAIL

TELEPHONE/PABX CCTV ALAT-ALAT KANTOR ALAT-ALAT PERBANKAN

GELORA PERKASA Bali Post/dwa

RUMAH POHON - Rumah pohon di Nusa Penida yang ramai dikunjungi wisatawan merupakan salah satu sumber pemasukan pajak di Kabupaten Klungkung.

SWALAYAN TELEPHONE & CCTV

Jalan Mahendradata No. 100 C-D Denpasar (depan hotel QUEST) Telp. 0361 239777 (hunting) - Fax. 0361 8466267

C.0000941-ELK


Rabu Paing, 23 November 2016

BULELENG

11

Soal Proyek Vila di Tukadmungga

Promosi Pariwisata Terkendala Jalan

Jaraknya Disesuaikan dengan Bangunan Semula Singaraja (Bali Post) Pihak yang mengontrak tanah milik Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga, Kecamatan Buleleng saat ini masih melakukan proses permohonan izin kepada instansi terkait di Pemkab Buleleng. Soal sempadan pantai, jarak bangunan disesuaikan dengan kondisi bangunan yang sudah ada saat ini. Pemilik berharap pembangunan vila di atas tanah kontrakan itu bisa mendapat izin dalam menunjang pengembangan pariwisata di daerah ini. Demikian diungkapkan penanggung jawab proyek Putu Riasa saat memberikan klarifikasi Selasa (22/11) kemarin. Lebih jauh, Riasa mengatakan, bangunan lama di atas tanah yang dikontrak itu sejak awal posisinya dekat dengan garis pantai. Sebelum memulai pembangunan, pihaknya juga sudah melakukan penataan lahan dengan membongkar bangunan lama. Setelah lahannya terbuka, bangunan yang sudah dikerjakan itu posisinya kembali diatur. Untuk menjaga jarak dengan garis pantai, Riasa mengaku menyesuaikan dengan jarak bangunan yang sudah ada sebelumnya. Dia mencontohkan, jarak yang diikuti ini seperti posisi bangunan hotel di sebelah timur lokasi vila yang dibangunnya. Dengan upaya ini, posisi bangunannya tidak melanggar sempadan pantai. “Pada

intinya, kami mengikuti jarak bangunan dengan bibir pantai yang sudah ada saat ini,” katanya. Sementara itu, terkait perizinan, Riasa menyatakan, apa pun prosedur perizinan yang diwajibkan oleh pemerintah daerah akan diikuti. Saat ini, pihaknya mempersiapkan berkas untuk memohon izin yang akan dimohon kepada pemerintah daerah. Izin yang sedang dimohon adalah izin pondok wisata karena vila yang kini dibangun itu akan disewakan kepada wistawan. Selain itu, pihaknya tidak ingin usahanya “bodong” seperti saat dibangun Home Sty Sri tanpa dilengkapi izin dari instansi terkait. “Kita mohon izin pondok wisata, sehingga nanti usaha ini akan legal tidak seperti sebelumnya tanpa izin dengan dalih rumah tinggal,” imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan di tepi pantai mengundang tanda tanya warga dan penggiat LSM di Buleleng. Lokasi bangunan yang dekat dengan bibir pantai diduga melanggar aturan sempadan pantai. Selain itu, bangunan tersebut belum mengurus izin kepada pemerintah daerah. Warga yang tidak tahu ke mana mengadukan pembangunan di tepi pantai itu akhirnya meminta LSM untuk mendampingi untuk mendapatkan kejelasan terkait pembangunan itu. (kmb38)

Sehari, Dua Motor Raib Singaraja (Bali Post) Kasus pencurian motor (curanmor) terjadi bersamaan di dua lokasi berbeda, Minggu (20/11) lalu, yaitu di Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan dan Kelurahan Kaliuntu Kecamatan Buleleng. Informasi dihimpun di Polres Buleleng, menyebutkan, Gede Muliawan (45), asal Kampung Tambak Sari Gang III No. 2 Singaraja kehilangan Honda Vario warna putih DK 5028 VS di Banjar Dinas Air Sanih Desa Bukti, Kubutambahan. Awalnya, Gede Muliawan memarkir motor di jalan setapak belakang rumah Ketut Bagiana. Ternyata kunci motor nyantol. Sekitar 20 menit kemudian motor terdengar dihidupkan dan dilarikan pencuri. “Motor dengan kunci nyantol dicuri pukul 12.20 wita. Saksi Ketut Bagiana dan korban Muliawan, berusaha mengejar maling tersebut, hingga akhirnya

kehilangan jejak,” ujar Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (21/11). Sementara itu, di tempat berbeda kasus curanmor dialami korban Komang Yusniari (19) alamat Jalan Tekukur Kelurahan Kaliuntu, Buleleng. Peristiwa di TKP depan Toko Vegetarian Jalan Dewi Sartika Utara Kelurahan Kaliuntu, Buleleng. Honda Vario hitam silver tahun 2011 nopol DK 7569 UB raib digasak pencuri. “Saat kejadian, pelapor Komang Yusniari hendak pulang dan sesampainya di tempat parkir, motor dilihat tidak ada. Pelapor meminta satpam untuk membantu mencarikan motor, tapi tidak kunjung ditemukan di seputaran TKP,” paparnya. Dua kasus curanmor kini menjadi atensi aparat kepolisian. (kmb34)

Lintas Dua Desa Jadi Percontohan GKPD

Desa Penglatan dan Desa Pemaron (Kecamatan Buleleng) dijadikan proyek percontohan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) 2016. Selain itu, Kelurahan Banyuning (Kecamatan Buleleng) juga ditunjuk dalam proyek percontohan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Kepala BPOM Bali Endang Widowati di sela-sela monitoring dan eveluasi (monev) GKPD Selasa (22/11) kemarin, mengatakan, pemerintah daerah menunjuk dua desa dan satu kelurahan itu menjadi lokasi proyek percontohan GKPD. Desa dan kelurahan itu kemudian dibina oleh BPOM melalui beberapa program bimbingan teknis (bimtek) kader keamanan pangan, melakukan pemotretan situasi sebelum melakukan intervensi, dan bimtek kepada komunitas. “Kegiatan dari April sampai November 2016, dan terakhir adalah monev ini untuk mengetahui pelaksanaan program GKPD,” katanya. Menurut Widowati, saat ini terjadi perubahan perilaku masyarakat dari sebelum dan sesudah diitervensi. Hanya, masih ditemukan penggunaan bahan makanan yang kurang aman. Dibandingkan sebelum intervensi, pemakaian bahan makanan tidak aman itu sudah berkurang. Selain itu, dia menemukan penggunaan bahan pewarna dalam proses pembuatan jajan tradisional. Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekkab Buleleng, Made Arya Sukerta, mengatakan, perubahan mindset untuk memahami ketahanan pangan dan juga keamanan pangan dari sisi higienitas. GKPD ini diakuinya sebagai terobosan mengubah perilaku masyarakat terkait pangan yang aman untuk kesehatan. (kmb38)

Diharapkan ’’Shortcut’’ Segera Terwujud

Bali Post/kmb38

REKOMENDASI - BK DPRD merekomendasikan kepada pimpinan DPRD terkait polemik rangkap jabatan Wakil Ketua DPRD Made Adi Purna Wijaya sebagai Ketua BPD Alasangker. BK menyatakan tidak ada rangkap jabatan seperti diatur dalam tatib DPRD.

BK DPRD Tidak Temukan Pelanggaran Rangkap Jabatan

terwujud. Jika shortcut terwujud, saya yakin destinasi pariwisata di Buleleng peminatnya semakin banyak,” ujar pria kelahiran Desa Tangguwisia Kecamatan Seririt, 5 Maret 1971. Cok Krisna yang enam bulan lalu diundang bertemu Presiden Joko Widodo, menilai kemudahan akses jalan merupakan penunjang kunjungan tamu ke berbagai destinasi pariwisata di Buleleng. “Kami sempat diundang Pak Presiden Joko Widodo, beliau bertanya bagaimana pariwisata di Bali. Saya bilang kebetulan sedang mengembangkan Bali Utara, kita tidak minta tetapi mohon Bapak Presiden membantu akses jalan di Bali Utara. Pemerintah pasti sudah memikirkan daerah ini,” cerita Cok Krisna ketika hadir di Istana Negara bersama sembilan undangan yang dinilai menginspirasi pembangunan di daerahnya masing-masing. Dia berharap Singaraja terus berkembang dengan kehadiran investor dari berbagai daerah. Pihaknya sendiri di Singaraja, sudah membangun enam outlet antara lain Krisna Oleholeh, Krisna Beach Street, Krisna Adventure, Krisna Water Sports, Bebek Tepi Sawah, dan terbaru Krisna Fantastic Land. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Badan Kehormatan (BK) DPRD menyelesaikan kisruh rangkap jabatan Wakil Ketua DPRD Made Adi Purna Wijaya sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alasangker, Kecamatan Buleleng. BK merekomendasikan kepada pimpinan dewan atas pengaduan rangkap jabatan oleh Perbekel Desa Alasangker Wayan Sitama beberapa waktu lalu. Rekomendasi itu menyebut, tidak ada pelanggaran rangkap jabatan oleh Made Adi Purna Wijaya seperti yang diatur dalam tata tertib (tatib) DPRD. Hal itu diungkapkan Ketua BK Gusti Made Artana Selasa (22/11) kemarin, seusai menyerahkan rekomendasi itu kepada Ketua DPRD Gede Supriatna. Lebih jauh, Artana mengatakan, sesuai kewenangan, BK melakukan pendalaman atas pengaduan rangkap jabatan dengan cara meminta keterangan dari pihak perbekel, mengumpulkan data dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD), dan melakukan klarifikasi terhadap Made Adi Purna Wijaya. Setelah dipelajari lebih jauh bersama tim pakar DPRD, indikasi itu tidak terbukti, sehingga BK berpendapat tidak ada rangkap jabatan oleh Made Adi Purna Wijaya. “Sebenarnya, kami tidak berwenang menyampaikan hasil ini, namun untuk memberikan keterbukaan informasi kita sampaikan bahwa dalam masalah ini tidak ada rangkap jabatan dilakukan oleh saudara Adi Purna Wijaya,” katanya. Menurut Artana, pertim-

bangan mengapa BK tidak menemukan rangkap jabatan karena 2014 lalu ketika Adi Purna Wijaya terpilih sebagai DPRD dan menduduki kursi pimpinan dewan melalui forum rapat di desa yang bersangkutan sudah menyampaikan permohonan mengundurkan diri secara lisan. Sayangnya, permohonan lisan itu tidak ditindaklanjuti saat itu juga. Setelah persoalan ini mencuat dalam pemberitaan media, pengunduran diri Ketua BPD baru diproses. Sesuai surat BPMPD No. 140/1033/Bid.5/ BPMPD tanggal 18 Oktober 2016 BPD untuk melakukan musyawarah untuk membahas pergantian ketua. “Kalau dari penelusuran kami begitu yang bersangkutan menyatakan mundur walau lisan itu sudah melepaskan jabatannya sebagai BPD. Harusnya ditindaklanjuti secara formal, tetapi ini sudah hampir dua tahun baru ditindaklanjuti,” katanya. Di sisi lain, terkait dugaan korupsi yang diadukan oleh penggiat LSM kepada

kepolisian, Artana mengaku BK tidak mencampuri persoalan tersebut, karena hal itu tidak menjadi kewenangan lembaga dewan. Polemik rangkap jabatan ini sempat merembet ke aparat polisi. Penggiat LSM mengadukan dugaan korupsi karena ada potensi menimbulkan kerugian keuangan pemerintah dari pembayaran gaji BPD Alasangker. Setelah didalami, kepolisian menyatakan dugaan korupsi tersebut tidak cukup bukti. Sementara itu, Ketua LSM Gema Nusantara (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni menyayangkan poin rekomendasi BK atas kisruh rangkap jabatan tersebut. Anton mengatakan, rekomendasi BK tersebut dianggap bertentangan dengan fakta yang ditemukan di lapangan. Untuk itu, dia mendesak Ketua DPC PDI Perjuangan Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kadek Turkini agar melakukan klarifikasi atas kinerja Ketua BK Gusti Made Artana. (kmb38)

Putu Berry Derita Kepala Membesar

Orangtuanya Kesulitan Biaya Operasi

NASIB nahas dialami Putu Berry Acar (4 bulan). Buah hati pasangan Putu Ariana dan Komang Risna ini menderita kepala membesar. Kepalanya membesar sejak ia berumur 1,5 bulan. Penghasilan orangtuanya yang hanya bekerja sebagai penjual tahu

--hanya pas-pasan untuk makan —-kesulitan biaya operasi. Kini, kepala Berry makin membesar. Upaya penyembuhan sempat dilakukan, seperti dengan pengobatan tradisional, namun tidak berhasil. Akhirnya, Berry harus dirawat di RSUD Buleleng.

Suara Buleleng Jembatan Rusak Berharap kepada dinas terkait untuk segera merehab jembatan yang menghubungkan Desa Banjar dan Kalianget. Jembatan menuju objek wisata air panas Banjar itu sudah beberapa tahun dalam kondisi rusak parah sehingga sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Nyoman Pasek, Kalianget

Jalan Berlubang

Jalan di atas jembatan jalan Singaraja-Lovina, tepatnya di depan pasar ikan Anturan pada sisi barat dan timur jembatan jalannya berlubang cukup dalam dan panjang. Berharap jalan berlubang itu bisa segera diperbaiki karena sudah banyak pengguna jalan yang terjatuh di tempat itu. Dek Awan, Anturan

Singaraja (Bali Post) Potensi pariwisata di Kabupaten Buleleng belum tergarap maksimal untuk mendatangkan kunjungan wisatawan ke Bali Utara. Investor yang hendak menanamkan modalnya sering berpikir dan mengeluhkan infrastruktur jalan. “Daya tarik wisata alam di Buleleng luar biasa. Lengkap ada laut dan perbukitan. Kendala yang dialami sekarang masih soal akses dan infrastruktur jalan. Selalu kami promosikan Singaraja, tapi terkendala jalan. Teman-teman sering mabuk di perjalanan. Sebagai pengusaha lokal saya berharap dan mohon pemerintah memikirkan pariwisata Bali Utara,” ujar pengusaha Gusti Ngurah Anom yang akrab disapa Cok Krisna Selasa (22/11) kemarin. Akses jalan meski jauh, tetapi lurus mendatar, bukan halangan bagi tamu melancong ke suatu tempat wisata. Sementara akses jalan menuju Buleleng, naik-turun dan berkelok tajam, menjadi pertimbangan wisatawan mengunjungi daerah ini. “Mudahmudahan saja dan kami tidak menuntut, pemerintah juga sudah cukup peduli memikirkan Bali Utara. Ke depan, pembangunan shortcut ke Buleleng supaya cepat

Bali Post/kmb34

DIPANGKU - Putu Berry Acar dipangku ibunya, Komang Risna.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis, pada kepala Berry ditemukan cairan menggumpal. Tim medis menyarankan agar Berry segera dioperasi. “Kami hanya berharap kesembuhan untuk anak kami. Sudah pernah ke RSUD dan disebut ada cairan menggumpal. Itu harus segera dioperasi. Di usianya 1,5 bulan, anak kami mengalami pembesaran di kepalanya. Mudah-mudahan ada biaya untuk operasi,” papar Komang Risna Senin (21/11). Keterbatasan biaya menjadi faktor penyebab terlambatnya Berry dioperasi. “Sehari-hari untuk biaya makan kami cukup susah, apalagi bila diminta biaya operasi. Sekarang belum tahu mau minta bantuan ke mana. Kepala Berry sudah harus dioperasi dan bila dibiarkan dampaknya bisa makin membesar,” ujar Risna yang tinggal di Banjar Kawan Desa Patemon Kecamatan Seririt ini. Untuk mengurangi rasa sakit, pihaknya hanya menggunakan boreh atau semacam ramuan tradisional Bali yang dilumuri di kepala Berry. Keluhan sakit makin dirasakan Berry ketika istirahat tidur. Dia tidak bisa tidur leluasa dan kadang menangis karena sakit. “Keluarga tidak punya biaya operasi, kepala Berry diisi boreh untuk mengurangi sakit dan pembengkakan. Kami sekeluarga hanya dapat berdoa supaya Berry diberi kesembuhan,” tandasnya. (dgk)

Gusti Ngurah Anom

Bali Post/kmb34

Dihotmix, 12,5 Kilometer Jalan Perkotaan

Singaraja (Bali Post) Jika sebelumnya ruas jalan kabupaten di perkotaan dalam kondisi rusak parah, namun di akhir tahun ini diperbaiki dengan dihotmix. Selain jalan menghubungkan ke lingkungan permukiman dan tempat umum, ruas jalan yang ditangani di pengujung tahun ini menyasar jalan menuju hotel atau restoran di kawasan wisata. Data yang dikumpulkan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng Selasa (22/11) kemarin, menyebutkan, melalui pos anggaran APBD Perubahan Buleleng menangani kerusakan jalan di perkotaan sepanjang 12,5 kilometer. Volume pekerjaan ini kemudian dibagi dalam 38 paket kegiatan dengan kontraktor yang memiliki keahlian di bidangnya. Dari seluruh ruas jalan ini, pemkab mengalokasikan anggaran Rp 11,3 miliar. Seluruh paket pekerjaan itu PU menargetkan pekerjaannya tuntas pada 28 Desember 2016 mendatang. Ruas jalan lingkungan permukiman yang sudah selesai dikerjakan seperti jalan di Kelurahan Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Jalan Flamboyan, Melati, Cempaka, dan sejumlah lokasi di perkotaan lainnya. Sementara ruas jalan menuju hotel atau restoran di pusat wisata Lovina seperti jalan menuju Hotel Puri Bagus di Desa Pemaron, Desa Kalibukbuk, dan beberapa lokasi jalan di daerah tujuan wisata lainnya. Kepala Dinas PU Kabupaten Buleleng Nyoman Supartawijaya mengatakan, sejauh ini rekanan masih melakukan pekerjaan sesuai kontrak yang sudah ditandatangani. Terkait sisa waktu pelaksanaan anggaran yang semakin mepet, pihaknya optimis tidak akan ada pelaksanaan pekerjaan molor dari kontrak. Bahkan, dari pemantauannya selama ini sebagian besar pekerjaan telah rampung, sehingga dipastikan pada batas waktu yang sudah ditentukan itu seluruh pekerjaan tuntas.

Bali Post/kmb38

Nyoman Supartawijaya

“Kalau hotmix pekerjaan fisiknya tergolong singkat. Hanya yang memerlukan waktu agak lama mobilisasi alat berat dan materialnya. Meski demikian, itu semua sudah berjalan dan sebagian besar paket pekerjaan sudah selesai digarap,” katanya. Sementara itu, salah satu pengelola hotel di Lovina Dwi mengatakan, pemkab telah berhasil menangani kerusakan infrastruktur jalan menuju hotel atau restoran di kawasan wisata Lovina. Kerusakan jalan di daerah tujuan wisata ini sebelumnya menjadi persoalan yang belum dijawab tuntas oleh pengambil kebijakan pada masa tersebut. Di sisi lain, Dwi mengatakan jika infrastruktur jalan di daerah wisata sudah mulus, namun masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan pemerintah untuk menunjang lingkungan daerah tujuan wisata. Dia mencontohkan, keberadaan lampu penerangan jalan hingga trotoar jalan masih memerlukan perhatian untuk ditangani dalam program pembangunan ke depannya. Fasilitas ini diakuinya sangat dibutuhkan karena, kawasan Lovina belakangan ini masih minim lampu penerangan jalan hingga pembuatan trotoar. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Paing, 23 November 2016

Truk Terguling, Jalan di Pekutatan Macet Satu Jam

Negara (Bali Post) Kemacetan parah sempat terjadi di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur SPBU Desa Pulukan Pekutatan, Selasa (22/11) siang. Penyebabnya, truk yang dikemudikan Nyoman Trijana (58), warga Banjar Bonian, Desa Antap, Tabanan, terguling di tengah jalan. Truk dengan nopol DK 9311 AZ itu terguling saat menurunkan material pasir untuk proyek jalan di lokasi. Akibat kejadian itu, kemacetan panjang terjadi, sehingga arus lalu lintas sempat dialihkan ke per-

sawahan. Jajaran Satlantas Polres Jembrana dan Polsek Pekutatan turun langsung ke lokasi untuk menangani kejadin tersebut. Tergulingnya truk tersebut disebabkan karena kurang hati-hatinya sang sopir. Sebab, lokasi untuk menurunkan pasir posisinya menurun, sehingga kejadian itu tak bisa dihindari. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun truk tersebut menghalangi separuh jalan Denpasar-Gilimanuk. Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Adi Sulistyo Utomo, mengatakan, akibat kejadian itu, jalur di

lokasi sempat macet satu jam. Namun, setelah dilakukan evakuasi menggunakan truk derek, arus lalin kembali normal. Sempat dilakukan pengalihan arus untuk menghindari ekor antrean semakin panjang. Kendaraan diarahkan ke jalan yang memutar di belakang SPBU. Pekerja proyek juga diminta membersihkan ceceran material yang ada di jalan. Polisi juga mengamankan truk dan memberikan sanksi tilang karena telah ceroboh saat menurunkan material, sehingga menyebabkan kemacetan. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Sejumlah satpam Pemkab Jembrana yang baru lulus diklat, mengaku kecewa dan protes pada penyelenggara yang merupakan pihak ketiga. Ketidakpuasan itu disampaikan saat pertemuan di kantor Satpol PP dan mendapat pengarahan dari pimpinan. Menurut mereka, saat pelaksanaan selain 31 orang yang sebelumnya anggota Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan penjaga malam itu, juga terdapat sekitar 50 orang peserta dari luar. Diklat Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan selama 13 hari melalui pihak ketiga yaitu PT DBK di Hotel Jimbarwana. Para satpam ini juga mengeluhkan fasilitas yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Seperti pembagian seragam yang memang disediakan oleh penyelenggara, tidak merata.

Sebagian menerima pakaian PDH warna putih. Namun, emblim di lengan tidak sesuai. Begitu halnya dengan topi satpam, hampir sebagian besar peserta dari Pemkab ini belum menerima. Bahkan, yang sudah dibaagikan pun kurang standar. Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budhi, usai pertemuan mengatakan untuk diklat sesuai petunjuk bahwa pelaksanaannya harus melalui pihak ketiga. Sejatinya, pelaksanaannya di Denpasar. Supaya bisa dilaksanakan di Jembrana, maka perlu kuota minimal 70 orang. Karena itulah, ada peserta lain dari umum yang ikut dan dengan biaya pribadi. Tidak seperti 31 peserta yang sudah dibiayai APBD. Kepala BKD Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, terkait adanya keluhan itu,

mengaku pelaksanaan memang diserahkan pada pihak ketiga dengan instruktur dari Polda Bali. Personel yang dilatih dengan pembayaran pola kontribusi. Untuk itu, BKD tidak mengetahui ada peserta tambahan itu. Selain itu dalam perjanjian dengan pihak ketiga tersebut, disebutkan bahwa kelengkapan dan atribut disediakan oleh pelaksana diklat. BKD, menurutnya, akan memfasilitasi permintaan para satpam ini. Ke-31 satpam ini merupakan pegawai kontrak yang sebelumnya ditempatkan di Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan penjaga malam. Satpam ini nantinya akan ditempatkan untuk menjaga sejumlah aset milik pemerintah daerah. Seperti Kantor Bupati dan fasilitas aset Pemkab Jembrana lainnya. (kmb26)

Pelaksanaan Diklat Satpam Dikeluhkan

Bali Post/olo

TERGULING – Truk terguling penuh muatan material sempat membuat kemacetan di jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Pulukan, Selasa (22/11) kemarin.

Gudang di Air Kuning Mencurigakan

Diduga Tempat Penyimpanan Rokok Tanpa Cukai

Menurut sumber, Selasa (22/11) kemarin, di gudang tersebut sering terlihat sales dan melakukan aktivitas yang mencurigakan. Kuat dugaan, mereka merupakan sales rokok. “Gudang ini sudah beroperasi sejak lima tahun. Namun, belakangan ini banyak terlihat orang seperti sales rokok,” kata sumber yang merupakan warga setempat. Sumber tadi menyebutkan, aktivitas di gudang tersebut sangat tertutup. Untuk itu, warga pun mencurigainya bahwa gudang tersebut di-

gunakan untuk menyimpan rokok tanpa cukai. Hal itu dikuatkan dengan penangkapan pelaku yang membawa karung berisi rokok tanpa cukai oleh Polsek Kota Negara beberapa waktu lalu. Rokok tersebut mereknya sama dengan yang ada di gudang tersebut. Dalam pengiriman itu diduga menggunakan jasa paket dan diturunkan di pinggir jalan sekitar Kota Negara dan Mendoyo. Selanjutnya, diambil oleh pengelola gudang. Bila jumlahnya banyak, paket dalam karung itu dipecah dan diangkut ke gu-

dang tersebut dengan sepeda motor. Setiap ada pengiriman, mobil yang datang berbeda. Kemudian, lanjut sumber ini yang namanya tak mau dikorankan, dipasarkan ke sejumlah warung hingga pelosok desa. Mereka beroperasi mulai pukul 04.00 Wita hingga pagi hari. Hal itu dilakukan untuk menghindari pemeriksaan polisi di jalan utama. Penyaluran menggunakan jalan alternatif di desa-desa. Rokok ini hampir semuanya tanpa dilengkapi pita cukai. Harga jualnya lebih murah,

bahkan separuh dari harga rokok pada umumnya yakni Rp 6.000 per bungkus. Dari informasi ada tiga merek rokok yang diedarkan yakni Gr, Es dan St. Saat disambangi wartawan, Senin (21/11) lalu, gudang tersebut dalam kondisi sepi. Kapolsek Kota Negara, AKP Herson Djuanda, kepada wartawan mengaku akan melakukan penyelidikan terkait dugaan gudang rokok ilegal tersebut. “Nanti akan kita terjunkan anggota dan menyelidiki dugaan gudang rokok ilegal tersebut,” ujar Herson. Selama setahun terakhir, polisi beberapa kali menggagalkan pengiriman rokok tanpa cukai lewat Pelabuhan Gilimanuk. (kmb26)

KOMITMEN Pemkab Jembrana untuk melestarikan seni budaya yaitu makepung ditunjukkan dengan pembangunan sirkuit permanen. Proses pembangunan Sirkuit Makepung yang terletak di Samblong, Kelurahan Sangkaragung Jembrana mendapat perhatian serius Wabup Jembrana, Kembang Hartawan. Ia pun meninjau pembangunan sirkuit, Selasa (22/11). Sirkuit yang dalam pengerjaan itu ditargetkan tuntas tahun 2017. Didampingi Kepala Disdikporaparbud, Nengah Alit, Camat Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, sejumlah pejabat dan sejumlah warga, Wabup Kembang menelusuri proyek pembangunan sirkuit tersebut. Kembang mengatakan hal ini merupakan upaya Pemkab mempertahankan tradisi dan budaya Jembrana, salah satunya tradisi Makepung. Selain itu, pembangunan ini juga bagian dari konsep Pembangunan Semesta Berencana di bidang adat, budaya dan agama. “Kami ingin ada tempat alternatif untuk penyelenggaraan makepung di Jembrana,” kata Kembang. Kembang menjelaskan mengingat di sejumlah tempat diadakannya event makepung mulai padat penduduk, sehingga dikhawatirkan tidak berjalan maksimal. Beberapa hal menjadi perhatian khusus dalam peninjauannya kali ini yakni sejumlah lahan yang masih perlu pembebasan untuk parkir, tempat yang layak

untuk tamu VIP dan dan tempat menonton yang layak untuk masyarakat sehingga mereka aman dan nyaman saat menonton. Kembang menambahkan sirkuit makepung yang sedang dibangun ini merupakan sirkuit terbaik yang ada di Jembrana. Diharapkan dengan pembangunan sirkuit ini akan mendatangkan wisatawan, tidak hanya lokal namun juga domestik, bahkan internasional. Untuk itu, sirkuit ini didesain khusus agar aman dan nyaman. “Pembangunan sirkuit ini memiliki dampak positif untuk keberlangsungan ekonomi masyarakat lokal, pemberdayaan masyarakat lokal juga bisa berjalan,” imbuh Kembang. Menurut Kembang rencananya selain di daerah Samblong, Pemkab Jembrana juga akan membangun sirkuit Makepung di Rambut Siwi di Areal Anjungan Cerdas Jalan Nasional. “Rencananya akan ada dua

sirkuit, namun untuk yang di Rambut Siwi khusus eksebisi. Khusus kompetisi dan terbaik ada di Samblong. Terpenting adalah sesuai dengan keinginan sekaa makepung di Jembrana termasuk juga nantinya pelayanan terhadap mereka (Sekaa Makepung) harus baik. Untuk itu, kesan menonton makepung yang kotor dan usai menonton terkena macet harus hilang dengan keberadaan sirkuit ini,” imbuh Kembang. Dari data Kepala Disdikporaparbud, Nengah Alit, dan Kabid Pariwisata I Nyoman Partika, sirkuit makepung daerah Samblong ini memiliki panjang 1,070 km dengan lebar di daerah start 6 meter dan setelah start lebarnya hingga 9 meter. Pembangunan sirkuit dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama di tahun 2016 berupa pembukaan lahan, pemadatan sirkuit yang nantinya menggunakan tanah pilihan/tanah

paras dengan total anggaran APBD Rp.1 miliar. Sementara tahap kedua tahun 2017 berupa finishing pembangunan berbagai fasilitas seperti tribun vip, tower panitia, fasilitas parkir dan fasilitas untuk berjualan bagi masyarakat dengan total anggaran Rp 2 miliar. Sementara itu Ketut Sujana (51) warga yang juga anggota sekaa Makepung yang hadir saat peninjauan mengaku sangat senang dengan pembangunan sirkuit tersebut. “Tentunya akan membawa kontribusi positif untuk masyarakat di sini. Selain itu melihat desain sirkuit yang lebar nantinya pasti pertandingan akan berlangsung seru. Akan sangat mudah menyalip musuh di sirkuit ini. Ini sudah sangat sesuai dengan aspirasi kami. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemkab Jembrana,” kata Sujana yang sehari hari berprofesi sebagai buruh tani. (ad722)

Negara (Bali Post) Aktivitas di sebuah gudang di Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, dicurigai warga setempat. Pasalnya, gudang yang dioperasikan sejak lima tahun itu disinyalir digunakan untuk menyimpan rokok tanpa cukai. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki adanya kecurigaan tersebut.

Sirkuit ”Makepung” Permanen Ditarget Tuntas 2017

BANTUAN CSR – Bupati Jembrana, I Putu Artha, menyerahkan secara simbolis bantuan CSR dari PLN bekerja sama dengan Peradah Jembrana kepada para pamangku dan sekaa teruna di Jembrana.

Program Bina Lingkungan PLN Bali Bersama Peradah

Gelar Pembinaan Pemangku dan Bantuan Sekaa Teruna

PT PLN (Persero) Distribusi Bali menggelar Program Bina Lingkungan 2016 melalui kegiatan pembinaan Pinandita/Pemangku seKabupaten Jembrana, di Wantilan Pura Jagatnata, Selasa (22/11) kemarin. Dalam kegiatan CSR (corporate social responbility) ini, PLN area Bali menggandeng Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Kabupaten Jembrana dengan menghadirkan, Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda. Selain dihadiri 136 Pamangku Pura Khayangan Tiga se-Kabupaten Jembrana, kegiatan juga dihadiri Bupati Jembrana, I Putu Artha, Wabup Made Kembang Hartawan, Manajer PLN Rayon Negara, Ketua PHDI Jembrana, Majelis Madya Desa Pekraman Jembrana, Majelis Alit Kecamatan Jembrana serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Jembrana. Manajer PLN Rayon Negara, Sunarwan mewakili GM PLN Area Bali mengatakan kegiatan pembinaan bagi pemangku ini merupakan CSR

PLN di bidang kerohanian. PLN bekerja sama dengan Peradah, menggelar dharma wacana. Selain itu dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat melalui olahraga, PLN juga memberikan bantuan bagi tiga sekaa teruna berupa paket alat olahraga. Ketua Panitia yang juga Sekretaris Peradah Jembrana, I Gusti Ngurah Arsa Suwindana, mengatakan tujuan dari kegiatan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan wawasan, pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan bagi para pemangku/pinandita dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pura sebagai tempat pamangku/ pinandita ngayah dan pelayanan kepada umat. Dalam kesempatan itu, para pemangku juga diberikan bantuan busana pemangku. Selain itu, tiga sekaa teruna diberikan bantuan alat olahraga, Di antaranya, Perpenu Abdi Sucita dari Banjar Bumbungan, Desa Yehembang, Persatuan Sepakbola Remaja Banjar Tengah,

Kecamatan Negara dan Sekaa Teruna Yowana Dharma Cakra, Lingkungan Kebonsari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutannya menyambut baik acara yang dilaksanakan Peradah Kabupaten Jembrana bersama PT PLN Area Bali ini. Dengan kegiatan ini, diharapkan para Pemangku bisa menyatukan persepsi dan pikiran yang bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam menjalankan Upacara Yadnya, dan juga dapat menjaga agama, adat dan budaya tetap ajeg, “Menjadi pemangku nantinya bukan saja para pamangku dituntut mampu melaksanakan tugas-tugas kepamangkuan saja, tetapi juga dituntut mampu memberikan tuntunan Tatta dan tata Susila kepada umat,” kata Artha. Bupati Artha juga menyerahkan secara simbolis bantuan kepada pemangku dan sekaa teruna tersebut didampingi Wakil Bupati dan Manajer PLN Rayon Negara. (ad1427)

TINJAU – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama jajaran saat meninjau lokasi pembangunan Sirkuit Makepung permanen di Samblong.


KARANGASEM

Rabu Paing, 23 November 2016

Tiga Kelurahan Diusulkan Jadi Desa

Amlapura (Bali Post) – Tiga kelurahan di Karangasem akan diusulkan diubah menjadi desa atau perbekelan. Itu atas usulan masyarakat setempat. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengatahal hal itu di Amlapura, Selasa (22/11) kemarin. Di Kota Amlapura, sejak zaman Orde Baru ada tiga kelurahan yakni kelurahan Subagan, Padangkerta, dan Karangasem. Tiga kelurahan itu berdasarkan perda dan SK Mendagri zaman dulu. Bupati Mas mengatakan, soal kenapa kelurahan diusulkan diubah menjadi desa, salah satu pertimbangan agar ada keseragaman. Selama ini pemerintahan tingkat desa, ada kelurahan dan desa dinas. Hal itu cukup menyulitkan di dalam administrasi. Kelurahan selama ini masuk jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, kapan target tiga kelurahan itu berubah menjadi desa, Bupati Mas belum menjelaskan. ‘’Kita akan bahas dan kaji mekanismenya bagaimana? Apa cukup dengan perda kabupaten saja. Termasuk nanti pegawai yang kini sebagian besar bertugas di kelurahan mereka itu merupakan aparatur sipil negara (ASN). Apakah seluruhnya bakal ditarik ke organisasi perangkat daerah (OPD), kita lihat mekanismenya dulu,’’ tandasnya. (013)

Sidang Paripurna DPRD

13

Penataan Kota Pusaka Belum Tuntas Amlapura (Bali Post) Proyek penataan kota pusaka yang dipusatkan di Lapangan Candra Buana, Amlapura, belakangan tidak ada aktivitas pengerjaan lagi. Tidak pelak di lokasi tampak beberapa sisa pengerjaan yang belum tuntas. Karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem, sedang menunggu kapan hasil pengerjaan ini diserahterimakan. Pantauan di lokasi, Selasa (22/11) kemarin, ada beberapa proses finishing belum tuntas. Seperti satu unit bale di sebelah barat lokasi proyek, akses ke tempat parkir, finishing beberapa unit bangunan dan sarana fasilitas umum lainnya, hingga penataan kebun di areal tersebut. Taman air mini yang dibangun di tengah lokasi, juga belum berfungsi. Meski banyak pengerjaan belum tuntas, di lokasi sudah tidak ada lagi aktivitas pengerjaan sejak beberapa hari terakhir. Kepala Disbudpar I Wayan Purna mengatakan Selasa (22/11) kemarin, pihaknya tidak tahu banyak soal realisasi proyek ini, kendati proyek ini menelan total anggaran Rp 4,1 miliar. Soalnya, yang mengerjakan proyek ini pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan

Rakyat. Proyek ini mengubah total lapangan Candrabuana, dari awalnya lapangan olahraga, berubah total menjadi ruang terbuka hijau. “Saya belum tahu, bagaimana perihal proyek itu, karena belum dilakukan serah terima dari pihak kementerian,” tegasnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem, Nyoman Sutirtayasa, yang dihubungi Selasa (22/11) kemarin, mengatakan pengerjaannya memang belum selesai. Setelah berkoordinasi dengan Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan di Provinsi Bali, selain proses finishing, ada satu unit bale pasandekan yang belum tuntas dikerjakan. Awalnya, bale pasandekan itu direncanakan 3 meter x 6 meter. Namun, setelah dievaluasi Wakil Bupati Karangasem, akhirnya diubah menjadi ukuran 6 m x 10 m. “Proyeknya memang belum selesai, jadi belum

diserahterimakan,” katanya. Mengenai sisa pengerjaannya, Sutirtayasa menegaskan akan dikoordinasikan kembali antara pihak Kementerian dengan pemerintah daerah. Apakah nantinya sisa pengerjaannya dilakukan pemerintah daerah. Hal itu masih dikoordinasikan. “Nanti akan diupayakan dulu, dikoordinasikan. Terutama mengenai pengerjaan taman dan ornamen patungnya. Kalau nanti sudah tuntas, baru akan diserahterimakan kepada Disbudpar,” tegasnya. Tambah ‘’Open Stage’’ Saat ini, proses penataan kota pusaka ini, menambah berbagai fasilitas penunjang, seperti open stage,

sarana olahraga dan rekreasi keluarga. Dipilihnya lokasi ini sebagai awal penataan kota pusaka, sudah sesuai masukan para tokoh budaya maupun sejarah di Karangasem. Sebab, di sanalah titik nol Kota Amlapura, sebagai pertemuan akasa dan pertiwi, yang selalu menjadi pusat upacara macaru di Kota Amlapura. Lokasinya catus pata ini, persis di antara Puri Gede Karangasem yang mencerminkan sosial budaya, Puri Agung Karangasem sebagai pusat pemerintahan, Pura Madura menceritakan sejarah dan Pura Kelodan sebagai pusat pengembangan sastra. Bila di daerah lain catus pata identik dengan patung, namun Karangasem catus pata lebih identik sebagai titik nol pusat kota. Karangasem masuk dalam kategori A kota pusaka, yakni

sebagai 10 Kota Pusaka terbaik se-Indonesia. Sebelumnya, tahun lalu pemerintah pusat sudah mengucurkan anggaran Rp 5 miliar untuk penataan aset Kota Pusaka Desa Tenganan Pagringsingan. Dengan anggaran sebesar itu, digunakan untuk perbaikan beberapa sarana fasilitas pariwisata pendukung, tanpa mengubah unsur heritage-nya. Tenganan Pegringsingan sudah terdaftar sebagai aset kota pusaka sejak tahun 2011. Sebagai pemanfaatan aset pusaka, tahun 2013 pernah diselenggarakan Gelar Pusaka Tenganan Pegringsingan. Dengan status sebagai kota pusaka, pemerintah daerah berharap berbagai aset kota pusaka seperti Tenganan Pegringsingandan yang lainnya, tetap dapat dilestarikan. (kmb31)

KUA/PPAS 2017 Turun Rp 239 Miliar

Amlapura (Bali Post) – Masyarakat Karangasem tahun depan, bisa jadi masih belum bisa bernapas lega di tengah perekonomian yang tetap lesu ini. Indikasinya, Bupati IGA Mas Sumatri hanya mengajukan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)/Perencanaan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) induk 2017 sebesar Rp 239 miliar kepada Ketua DPRD di depan sidang paripurna DPRD Karangasem, Selasa (22/11) kemarin. Itu artinya, rancangan APBD 2017 turun sebesar 13,53 persen dari APBD induk tahun sebelumnya. Sedangkan pendapatan APBD induk 2017 dirancang Rp 1,527 triliun. APBD induk sebelumnya 2016 Rp 1,766 triliun. Turunnya kas APBD akibat sejumlah pendapatan merosot, seperti pendapatan asli daerah Karangasem turun Rp 4 miliar (1,81 persen). Dana perimbangan dari pusat turun Rp 284,3 miliar (22,59 persen) dari induk. Dana perimbangan dari pusat itu berupa dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum, bagi hasil pajak dan pendapatan lain-lain yang sah. Sedangkan belanja langsung (modal) pada induk tahun depan dirancang naik Rp 23,3 miliar, menjadi Rp 640,601 miliar. Terkait turunnya BTL, selama ini pemkab tak akan menurunkan gaji atau pun tunjangan perbaikan kinerja (TPK). Jadi, yang masih mungkin diturunkan seperti belanja hibah, bansos, bagi hasil ke desa atau belanja tak terduga. ‘’Ada sisa lebih perhitungan (Silpa) tahun 2016 sebesar Rp 10,4 miliar. Silpa itu akan dipakai menutupi defisit,’’ ujar Bupati Mas. Pengeluaran pembiayaan seperti membayar cicilan utang pokok, dan bunga pinjaman untuk pembangunan gedung pasar Amlapura Timur dan gedung UKM Center serta gedung RSUD Karangasem mencapai Rp 27,6 miliar. Lesunya ekonomi saat ini sangat dirasakan masyarakat kecil dan juga petani dalam arti luas. Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Karangasem Nyoman Mertha Tenaya mengatakan, selama ini pihaknya hanya bisa membantu subsidi pupuk dan benih saja kepada petani. Untuk dana hibah dan Bansos tahun ini tidak bisa dicairkan. Pihaknya tidak berani mencairkan karena ada ketentuan hibah dan bansos hanya bisa diberikan kepada lembaga yang berbadan hukum saja. Sementara kelompok tani termasuk subak belum berbadan hukum. Karena adanya regulasi seperti itu, tahun ini Rp 6 miliar lebih dana hibah yang sudah dianggarkan di dinas yang dipimpinnya tak bisa dicairkan untuk keperluan membantu petani. ‘’Mudah-mudahan tahun depan sudah ada payung hukumnya, sehingga kita lebih mudah membantu petani,’’ tandas pria asal Muncan itu. (013)

OPEN STAGE - Salah satu bagian penataan kota pusaka, open stage yang sudah selesai dibangun.

Proyek Puskesmas II Manggis

Tak Leluasa Buat Pelatihan

Bupati Kawal hingga Rampung Akhir Desember

Amlapura (Bali Post) Proyek Puskesmas II Manggis, Kecamatan Manggis diharapkan rampung akhir Desember ini. Agar pengerjaannya selesai tepat waktu, Bupati Mas Sumatri meminta tenaga kerjanya ditambah. Demikian disampaikan Bupati saat meninjau pembangunan proyek Puskesmas II Manggis, Selasa (22/11) kemarin. Puskesmas II Manggis ini dirancang tiga lantai. Gedungnya juga dilengkapi ruang lab, aula, serta ruang paramedis. Dari peninjauannya ini, Bupati ingin melihat sudah berapa persen tahap pembangunan proyek ini. Soalnya, sesuai tender proyek ini sudah harus rampung akhir Desember ini. Namun, melihat volume pengerjaan, Bupati ingin pihak rekanan segera menambah jumlah pekerja. “Saya ingin tenaga kerja ditambah lagi agar kualitas pengerjaan lebih baik dan selesai

tepat waktu. Kami akan kawal terus proyek ini sampai tuntas,” katanya. Proyek tersebut sudah dikerjakan sejak awal Agustus lalu. Pengerjaannya ditargetkan selesai dalam durasi 150 hari ini oleh Rekanan CV Sari Indah Karya dengan anggaran Rp 2,1 miliar. Ketika meninjau langsung proyek ini, Bupati Mas Sumatri memberikan beberapa catatan perbaikan terkait kualitas proyek. Mas Sumatri melihat beberapa ruangan memang telah mencapai tahap finishing. Salah satunya tentang warna cat yang dianggap kurang pas dan terkesan membosankan. “Kalau bisa catnya lebih disesuaikan, jangan terlalu kuning jangan juga redup, agar pasien yang berobat merasa betah dan nyaman saat menunggu atau pun saat menjalani perawatan di sini,” tegasnya. Dia menyatakan akan terus men-

gawal dan memastikan pembangunan itu berkualitas baik. Bupati Mas Sumatri berharap dengan ditambahkannya Puskesmas II Manggis ini, nantinya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di sekitarnya. Ia juga meminta dinas terkait agar memastikan kualitas sarana prasarana, SDM atau pun manajemennya. Sehingga, gedung yang megah ini diimbangi kualitas pelayanan yang prima. Selain Bupati, Sekda I Gede Adnya Mulyadi juga ikut meninjau ke lapangan, selain Staf Ahli Bidang Pemerintahan Ni Ketut Puspakumari, Kadis Kesehatan dr. I Gusti Made Tirtayana, Kabag P2 Nyoman Tantra dan Sekcam Manggis Putu Edi. Mas Sumatri juga meminta jajaran terkait ikut mengawal pembangunan ini sampai tuntas, agar tidak mengecewakan masyarakat. (kmb31)

Bali Post/kmb31

TURUN KE PROYEK - Bupati Mas Sumatri saat turun ke lokasi proyek Puskesmas II Manggis.

Jumlah Pengangguran 6.000 Orang

Amlapura (Bali Post) – Jumlah pengangguran di Karangasem mencapai lebih 6.000 orang. Jumlah itu termasuk besar. Hal itu diakui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karangasem I Gusti Nyoman Arya Sulang, Selasa (22/11) kemarin, di Karangasem. Dikatakan, pihaknya berupaya memberikan pelatihan kepada para pemuda pencari kerja. Namun, mereka yang bisa dilatih keterampilan selama enam bulan, tidaklah banyak. Pihaknya tidak bisa leluasa membuat pelatihan akibat keterbatasan anggaran yang dimiliki. ‘’Mereka yang mengikuti pelatihan diberikan teori lebih dulu, kemudian dilanjutkan magang di perusahaan dan sebagian besar di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),’’ katanya. Sebenarnya, lanjut pria asal Tabanan ini, lowongan kerja cukup banyak di luar daerah Karangasem, yang paling banyak di Denpasar dan Badung. Namun, banyak pencari kerja di Karangasem ini tak mau merantau ke luar daerah kelahirannya. ‘’Di industri garmen, lowongan masih banyak. Kami sudah bekerja sama dengan industri garmen besar di Denpasar. Mereka mau menyerap berapa pun tenaga kerja yang kita beri keterampilan menjahit. Namun sayangnya, banyak yang tak mau bekerja di garmen itu di Denpasar, entah apa sebabnya,’’ paparnya. Namun, dia menduga, biaya hidup di kota relatif tinggi karena mereka harus sewa rumah. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan, tenaga terampil di bidang menjahit asal Karangasem, itu tak mau ke Denpasar. Ditambahkan, jumlah angkatan kerja di Karangasem mencapai 296.000, dari jumlah total penduduk menurut Disdukcapil Karangasem 568.000. Terkait masih tingginya angka pengangguran, pihaknya sudah berupaya melakukan terobosan, dengan cara memperluas kesempatan kerja. Termasuk yang sudah dilakukan sejak lama yakni mengirim tenaga kerja ke Jepang, bekerja sama dengan perusahaan di Negeri Matahari Terbit. Dikatakan, sampai kini tak kurang 300 orang yang sudah pernah kontrak kerja dengan perusahaan di Jepang. Bahkan, sebagian masih ada di sana memperpanjang kontrak kerjanya. Tidak sedikit yang sudah pulang. Terakhir dididik sepuluh orang, untuk berangkat ke Jepang. (013)

Aset Rp 36,7 Miliar 10 CBD akan Dimandirikan Nilai aset community base development (CBD) di Karangasem, sudah mencapai Rp 36,7 miliar per 31 Oktober lalu. Nilai aset itu ada pada ratusan CBD. Hal itu mengemuka pada rapat monitoring dan evaluasi (monev) program CBD Senin (21/11) di Amlapura. Dalam perkembangannya kemudian hendak dibawa kemanakah sepuluh CBD yang dikekola dengan manajemen yang baik itu?

Bali Post/bud

MONEV - Ratusan prajuru saat monitoring dan evaluasi (monev) CBD di Karangasem.

KEPALA Bappeda Ketut Sedana Merta yang ditemui Selasa (22/11) kemarin, mengatakan, CBD di Karangasem masih tetap eksis. Bahkan, asetnya terus berkembang. Diakui, sekitar dua tahun sejak dia bertugas di unit perizinan terpadu, CBD, itu memang sempat longgar monitoring dan evaluasinya. Selama dua tahun itu, ada indikasi semangat pengelolaan sempat turun. Namun, pihaknya menjadi Kepala Bappeda, dengan dilakukan monev secara rutin, hasilnya berdampak positif, membuat masyarakat pengelola bergairah lagi. ‘’Saya tak mau sebagai Kepala Bappeda terus terbebani. Kalau sampai eksistensi CBD itu tak jelas. Soalnya uang yang dikelola merupakan uang pemerintah yang diberikan kepada masyarakat

dan di bawah desa pakraman,’’ katanya. Dari hasil monev itu, pihak konsultan dari perguruan tinggi dikategorikan ada sepuluh CBD yang bagus. Nantinya, kesepuluh CBD itu bakal dilepas. Mereka dinyatakan mandiri, kepemilikan CBD itu jadi kepunyaan desa pakraman. Dengan posisi seperti itu, tentunya monevnya nanti ada pada desa pemiliknya. Ke-10 CBD itu, peringkat 1 CBD Desa Culik bergerak di bidang simpan pinjam (SP) dan ternak bergulir dengan total aset Rp 3,6 miliar. Disusul CBD Desa Pakraman Timbrah asetnya Rp 2,6 miliar, mengelola dana bergulir. Sedangkan Desa Tigaron mengelola SP Rp 1,26 miliar, Desa Darmaji bidang SP dan ternak dengan asset Rp 664 juta. Basangalas juga mengelola SP dengan aset Rp 636 juta, Menanga asetnya bergulir Rp 500 juta, Ngis SP aset Rp 534 juta, Desa Bukit Kecamatan Kubu berupa SP aset Rp 465 juta, Desa Padangkerta SP aset Rp 449 juta, dan Jatituhu Ban usaha ternak bergulir aset Rp 434 juta. Kondisi aset yang dikelola di 188 CBD di desa pakraman itu mencapai Rp 36,7 miliar. Total kas yang dikelola Rp 8 miliar, sementara jumlah pinjaman Rp 21 miliar. Pinjaman tak lancar Rp 3,7 miliar. Nilai aset SP Rp 33 miliar, mengelola ternak 744 ekor senilai sekitar Rp 2,9 miliar. Sedana Merta mengatakan, memang dari target semula, kehadiran CBD itu untuk

mengentaskan masyarakat miskin. Dana yang didistribusikan itu berasal dari dana pinjaman Bank Dunia. Dengan pertimbangan efektivitas dana itu dikelola berbasis masyarakat di desa pakraman sejak 2001. Sampai kini di Karangasem hanya 32 CBD dari total 188 CBD yang berada di 32 desa, raportnya hitam alias kasnya nol. ‘’Memang dari tujuan semula CBD ini untuk pengentasan kemiskinan. Keberhasilannya tak semata karena besarnya aset dan keuntungan. Namun yang lebih penting, apakah keberadaan CBD itu dirasakan dan mampu mengentaskan kemiskinan masyarakat di desa setempat,’’ papar Sedana Merta. Dari sejumlah catatan pihak pengelola banyak memang terjadi masalah. Hambatan paling banyak akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Lemahnya sumber daya manusia sehingga menjadi salah kelola. Konsultan CBD dari Politeknik Negeri Bali, Ketut Sudiarta, mengatakan sebanyak 20 desa akibat pengelolaan salah. Karena ekonomi lesu 19 desa. ‘’Alasan ternak mati dari lima desa,’’ papar Sudiarta. Masyarakat kurang sadar berpartisipasi di CBD. Contohnya warga awalnya meminjam uang untuk modal, tetapi saat pengembalikan pinjaman itu bukan saja pokoknya seret dikembalikan, juga bunganya. Diberikan ternak bergulir, akhirnya sapi yang dipelihara dikatakan mati. (bud)


TABANAN

14 SOSOK Langgar Instalasi Listrik WASPADA jika ada petugas instalatir yang memberikan janji bisa membuat pelanggan membayar listrik lebih murah. Sampai saat ini masih ada sejumlah oknum yang berupaya mendapatkan keuntungan pribadi Bali Post/bit dengan cara mengelabui atau menipu warga. Ini dikatakan supervisor pelayanan pelanggan PLN Area Tabanan, Agung Suyadnya, Selasa (22/11) kemarin. ‘’Indikasi pelanggaran instalasi tidak terlalu tinggi. Hanya di bawah 2 persen dari jumlah pelanggan yang ada,’’ ujarnya. Untuk mengurangi gerak oknum instalasi nakal, pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik kepada masyarakat selaku pelanggan PLN maupun petugas instalasi itu sendiri. Menurutnya, Kabupaten Tabanan yang sedang berkembang dengan pertumbuhan perumahan cukup tinggi, tentu menjadi sasaran oknum instalasi nakal yang berusaha mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelengahan masyarakat. ‘’Kalau ada petugas instalasi menjanjikan bisa membuat pelanggan membayar listrik murah, jangan dipercaya. Jika kedapatan berbuat curang, pelanggan yang akan rugi, bukan oknum itu,’’ jelasnya. Ditambahkannya, besarnya pembayaran listrik ditentukan oleh pemakaian pelanggan, bukan ditentukan petugas instalasi. Oknum instalasi nakal kerap melanggar dengan melakukan pencurian listrik. Kesannya murah, tetapi berbuat curang. Mereka sering beroperasi di daerah pariwisata menyasar vila murah. (bit)

Peserta Pameran IKM Digratiskan

Tabanan (Bali Post) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan menggelar pameran untuk Industri Kecil Menengah (IKM) di Gedung Ketut Maria mulai Rabu (23/7) ini hingga Minggu (27/11) mendatang. Peserta acara yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini untuk tujuan promosi sehingga UKM di Tabanan lebih maju dan berkembang. Disperindag menyediakan 40 stan untuk IKM Tabanan serta sembilan stan untuk IKM dari kota dan kabupaten lainnya di Bali. ‘’Dari delapan kabupaten/kota yang diundang, hanya Jembrana yang berhalangan hadir,’’ ujar Kabid IKM Disperindag Tabanan I Gede Wayan Sukaja, Selasa (22/11) kemarin. Sebagian besar IKM memamerkan hasil kerajinan, disusul 17 stan kuliner, 10 stan pameran pertanian dan 12 stan untuk sponsorhip. Peserta tidak dipungut biaya penyewaan stan karena semuanya ditanggung Pemkab Tabanan. ‘’Untuk stan sponsorship, kami hanya siapkan tempat. Mereka membangun stan sendiri,’’ katanya. Peserta pameran mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya 15 stan IKM dan 12 stan kuliner. Kali ini stan ditambah, tetapi ternyata masih banyak IKM yang tidak bisa mengikuti pameran karena keterbatasan tempat. Perbandingan peserta pameran adalah 50 peserta lama dan 50 peserta baru. (kmb24)

Pemkab Segera Tangani Kerusakan di Pura Batukaru

Tabanan (Bali Post) –

Komitmen Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam meningkatan pelayanan publik khususnya pengaduan masyarakat bukan wacana semata. Ini terbukti saat didampingi Asisten I Sekkab Tabanan I Wayan Yatnanadi menerima masyarakat Wongaya Gede, Penebel, di ruang kerjanya, Selasa (22/11) kemarin. Masyarakat Wongaya Gede yang dimediasi Camat Penebel Agus Hendra mendatangi Bupati untuk melaporkan bencana yang terjadi di kawasan Pura Luhur Batukaru belum lama ini. Menurut Bendesa Adat Wongaya Gede, I Gede Manu Ardana, sebuah pohon bunut besar di area jaba Pura Batukaru tumbang menimpa pos pecalang, pos kesehatan, toilet, garasi dan dua buah sepeda motor. ‘’Kerugian yang kami derita dari bencana tersebut kurang lebih Rp 150 juta. Oleh karena empat bulan ke depan pujawali di Pura Luhur Batukaru, kami berharap ibu Bupati memberikan bantuan. Kami ingin segera memperbaiki kerusakan tersebut sehingga selesai sebelum datangnya pujawali,’’ kata Ardana. Setelah mendengar laporan dari Bendesa Adat Wongaya Gede, Bupati Eka langsung memerintahkan bawahannya menangani musibah itu. ‘’Hal seperti ini tidak bisa ditunda lagi, apalagi menyangkut Pura Luhur Batukaru. Ini merupakan komitmen saya dalam merespons cepat pengad-

uan masyarakat. Segera tangani agar masyarakat tidak terbebani masalah yang diakibatkan oleh bencana alam,’’ jelasnya. Respons cepat Bupati Eka terhadap kasus bencana yang terjadi di Tabanan mendapat apresiasi Ombusdman Bali. Pimpinan Ombusdman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab didampingi asistennya Oka Mahendra mengatakan, Tabanan menjadi salah satu yang terbaik dalam merespons pengaduan publik. Sebelumnya Pemkab Tabanan juga merespons cepat bencana jembatan longsor di daerah Bajera Utara, Selemadeg. ‘’Besar harapan kami setiap pengaduan masyarakat di Tabanan walaupun tanpa surat kalau sudah menyangkut pengaduan masyarakat segera direspons,’’ ungkapnya. Alkhatab menambahkan, Ombusdman memang berfungsi mengawasi, namun bukan bermaksud mencari-cari kesalahan. Pihaknya sebagai partner kerja dalam memperbaiki apa yang salah dan yang menjadi masalah, tanpa merusak tatanan administrasi. (kmb28)

Tahun Depan, UMK Rp 2.059.965

Tabanan (Bali Post) – Berdasarkan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Dewan Pengupahan Kabupaten Tabanan mengusulkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tabanan tahun 2017 Rp 2.059.965. Usulan ini direkomendasikan Bupati Tabanan kepada Gubernur Bali sebagai dasar dalam penetapan UMK Tabanan tahun 2017. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnaker) Tabanan Tjokorda Alit Juli, S.Sos. mengatakan penetapan UMK ini dihitung dari penambahan upah tahun berjalan dikalikan inflasi dari September 2015 sampai September 2016 ditambah persentase pertumbuhan domestik bruto. ‘’Dari perhitungan itu didapatkan hasil Rp 2.059.965,’’ ujarnya, Selasa (22/11) kemarin. Usulan ini sudah di atas rata-rata kehidupan hidup layak di Tabanan sebesar Rp 1.898.808 dan Upah Minimun Provinsi Bali tahun 2017 Rp 1.956.727. UMK Tabanan tahun 2017 meningkat 8 hingga 9 persen dibandingkan 2016 yang tercatat Rp 1.902.970. Pemberlakuan UMK pada perusahaan swasta di Tabanan akan dimulai awal 2017. Diakuinya, tahun-tahun sebelumnya masih ada perusahaan swasta yang belum menerapkan UMK pada penggajian pegawainya. Penerapan UMK di perusahaan swasta 60 persen lebih yang didominasi usaha pariwisata.

Tjokorda Alit Juli, S.Sos. Pihaknya tetap melakukan pemantauan dan imbauan agar pengusaha menerapkan UMK pada penggajian karyawannya. Jika tidak mampu, harus membuat surat permakluman yang ditujukan kepada Gubernur Bali. Selama tahun berjalan masih ada usaha yang tidak melayangkan surat permakluman dan menggaji karyawannya di bawah UMK. ‘’Kami tidak bisa memberikan sanksi karena syaratnya harus ada protes dari karyawan dari perusahaan tersebut,’’ kata Alit Juli. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) – Untuk mempertahankan tradisi membuat penjor dengan kearifan lokal, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan menggelar lomba menghias penjor yang diikuti perwakilan dari masing-masing SKPD. Lomba dipusatkan di empat titik, yakni halaman Kantor Bupati Tabanan, Lapangan Debes, Gedung Kesenian Ketut Maria dan Lapangan Umum Alit Saputra, Selasa (22/11) kemarin. Menurut Ketut Sumendra, salah satu juri, lomba penjor ini lebih menekankan pada kreasi dan kreativitas peserta. Ketujuh peserta dituntut menyelesaikan dua buah penjor setinggi 8 meter dalam waktu 3 jam. Peserta juga dinilai dari segi kekompakan. ‘’Kriteria yang akan kami nilai seperti kerapian, keindahan, keserasian, bentuk dan kreasi. Sarana yang dipergunakan harus bahan-bahan tradisional seperti bambu dan ental. Tidak boleh memakai

sarana berbahan plastik,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan Wayan Adnyana mengatakan, lomba menghias penjor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemkab terhadap seni dan tradisi lokal masyarakat Bali. Menurutnya, seiring perubahan zaman dan kesibukan masyarakat yang semakin meningkat, penjor yang rutin dibuat tiap enam bulan sekali saat Galungan dan Kuningan kini menggunakan bahan serba jadi. Ini menjadikan masyarakat terutama generasi muda tidak paham betul esensi penjor itu sendiri. Salah satu peserta perwakilan BRSUD Tabanan, Putu Prama Cahyana (26), lebih menonjolkan kreasi motif ringgit Bali agar ada kesan beda pada hasil akhir. ‘’Sebagai generasi muda yang cinta budaya dan tradisi Bali, saya ingin melestarikannya dengan ikut berpartisipasi menghias penjor,’’ tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb24

SKPD Berkreasi Hias Penjor

Bali Post/kmb24

STAN PAMERAN – Stan pameran IKM di Gedung Ketut Maria, Tabanan, yang dibuka Rabu (23/11) ini.

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049 Puskesmas Kerambitan I 0361-8943982 Puskesmas Kerambitan II 0361-814027 Puskesmas Selemadeg 0361-8943636 Puskesmas Selbar 0361-815181 Puskesmas Pupuan I 0362-71233 Puskesmas Pupuan II 08113856736 Puskesmas Penebel I 0361-819181 Puskesmas Penebel II 0361-7470395 Puskesmas Marga 0361-8946154

Rabu Paing, 23 November 2016

Bali Post/kmb28

LAPORKAN MUSIBAH - Warga Wongaya Gede, Penebel, melaporkan musibah pohon tumbang di kawasan Pura Batukaru kepada Bupati Tabanan, Selasa (22/11) kemarin.

Seltim Juara Lomba Cipta Menu Pangan Lokal

Tabanan (Bali Post) Guna meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Kantor Ketahanan Pangan menggelar lomba cipta menu pangan lokal di Gedung Ketut Maria, Selasa (22/11) kemarin. Dari 10 kecamatan, hanya Baturiti dan Penebel yang absen. Terpilih sebagai juara pertama Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), disusul Pupuan dan Kerambitan. Kecamatan Selemadeg Barat ditetapkan sebagai pemenang favorit. Pemenang akan diikutkan pada lomba cipta menu pangan tingkat Provinsi Bali dalam rangka

Hari Pangan Sedunia. Sementara kategori lomba cipta dan kreasi pangan lokal tingkat SMK/SMA Pariwisata dimenangkan SMKN 2 Tabanan, diikuti SMK Triatma Jaya dan SMKN 3 Tabanan. Pemenang favorit SMK Biwi. Ketua PKK Penebel Astri Ardiani membeberkan alasan pihaknya tidak bisa ambil bagian dalam lomba. Menurutnya, peserta yang telah disiapkan jauh-jauh hari harus mengikuti upacara ngaben yang tidak bisa ditinggalkan. Untuk mencari pengganti waktunya mepet dan tidak bisa mengajari menu andalan yang sudah dikuasai peserta sebelumnya. ‘’Menu diciptakan oleh peserta sendiri salah satunya perkedel wortel. Jadi ketika peserta tidak bisa ikut,

mengajari peserta baru perlu waktu,’’ ujarnya. Panitia Lomba Cholis Achadiyah menyatakan, kebutuhan beras sebagai bahan pangan pokok terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertambahan penduduk. Di lain pihak, lahan sawah terus berkurang akibat terjadinya alih fungsi lahan ke nonpertanian seperti perumahan dan industri. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai sumber karbohidrat, perlu dicari bahan pangan lain sebagai sumber karbohidrat alternatif. ‘’Lomba cipta menu ini menyajikan pengganti makanan nonberas dan terigu serta memodifikasi makanan khas masing-masing daerah,’’ katanya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Sejumlah koperasi di Kabupaten Tabanan berlombalomba mengajukan proposal untuk bisa mendapatkan dana segar dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Dana bergulir ini dikucurkan bagi koperasi yang memenuhi syarat dengan tingkat suku bunga rendah. Akan tetapi tidak semua koperasi mendapatkan kesempatan memanfaatkan kucuran dana pusat tersebut. Salah satu faktor rendahnya serapan dana adalah rumitnya persyaratan. Seperti disampaikan Manajer Koperasi Sesana Karya, I Made Sumardana, dana dari LPDB menjadi angin segar bagi lembaga perkoperasian, mengingat suku bunga yang ditawarkan cukup rendah. Pihaknya juga berupaya mendapatkan dana tersebut, namun belum terealisasi. Berkas/proposal yang

hendak diajukannya ke pusat sementara disimpan sembari menunggu kantor cabang LPDB hadir di Bali tahun depan. ‘’Persyaratannya terlalu rumit, maka akhirnya kami kerja sama dengan bank yang cenderung lebih mudah. Suku bunga LPDB memang lebih ringan, dan ini dirasakan oleh teman-teman koperasi lainnya,’’ ujar Sumardana, belum lama ini. Proposal/berkas untuk bisa mendapatkan dana LPDB sudah diajukan lama. Petugas verifikasi dari pusat juga sudah turun untuk mengecek kelengkapan berkas. ‘’Persyaratannya terus ditambah. Terpaksa kami tunda dulu, sembari menunggu kantor cabang perwakilan di Bali, karena dana murah ini sangat membantu perkembangan koperasi,’’ ucapnya. Hal itu dibenarkan Kadis Koperasi Tabanan Anak Agung Gde Dalem Tresna Ngurah. Di sela-sela kegiatan

HUT Kota Tabanan, Selasa (22/11) kemarin, ia mengatakan kelengkapan berkas/ proposal yang diajukan ke koperasi harus lengkap karena ini terkait pembiayaan dalam jumlah besar dengan suku bunga ringan. Koperasi bersangkutan juga harus berhubungan langsung dengan lembaga terkait. ‘’Kami di Dinas Koperasi hanya memberikan rekomendasi bahwa koperasi yang mengajukan memang dalam kondisi sehat,’’ jelasnya. Meski ada yang belum berhasil mendapatkan kucuran dana tersebut, ada pula koperasi yang sudah berhasil mencairkan dana dari LPDB. Dari data Dinas Koperasi Tabanan, serapan dana LPDB pada 2011 Rp 3 miliar untuk dua koperasi, tahun 2013 Rp 2,5 miliar untuk empat koperasi, tahun 2014 Rp 1,5 miliar untuk dua koperasi dan tahun 2016 Rp 250 juta untuk satu koperasi. (kmb28)

Koperasi Sulit Dapatkan Dana dari LPDB


15

Rabu Paing, 23 November 2016 Jadwal Pertandingan

West Brom Masuk 10 Besar

Liga Champions Kamis (24/11) dini hari Grup A Arsenal vs Paris St Germain Ludogorets vs FC Basel Grup B Besiktas Napoli

London West Bromwich Albion (WBA) masuk 10 besar klasemen Liga Inggris, Selasa (22/11) kemarin, setelah meraup kemenangan 4-0 atas Burnley. Matt Phillips yang membuka gol menit keempat, James Morrison (16) dan

vs Benfica vs Dynamo Kiev

Grup C Borussia Mgladbach vs Manchester City Celtic vs Barcelona

kapten Darren Fletcher (37) mengemas gol sebelum turun minum. Salomon Rondon memastikan kemenangan timnya dengan gol keempat pada menit ke-60. Kemenangan ini membawa West Brom melompati lawan mereka dan naik tiga posisi ke peringkat kesembi-

lan dengan koleksi 16 poin dari 12 pertandingan. Burnley turun satu posisi ke peringkat ke-12 dengan koleksi 14 poin. Kekalahan ini membuat Burnley belum pernah meraih kemenangan di The Hawthorns sejak Desember 1969. (afp/ant)

Grup D Rostov vs Bayern Munich Atletico Madrid vs PSV Eindhoven

Hasil Pertandingan Liga Inggris West Bromwich Albion vs Burnley 1. Chelsea 12 2. Liverpool 12 3. Man. City 12 4. Arsenal 12 5. Tottenham 12 6. Man. United 12 7. Everton 12 8. Watford 12 9. West Bromwich 12 10. Bournemouth 12 11. Southampton 12 12. Burnley 12 13. Stoke City 12 14. Leicester City 12 15. Middlesbrough 12 16. Crystal Palace 12 17. West Ham 12 18. Hull City 12 19. Sunderland 12 20. Swansea City 12

9 8 8 7 6 5 5 5 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 2 1

1 3 3 4 6 4 4 3 4 3 5 2 4 3 5 2 2 1 2 3

4-0

2 27-9 28 1 30-14 27 1 27-11 27 1 25-12 25 0 18-8 24 3 17-14 19 3 16-14 19 4 17-20 18 4 16-15 16 5 14-16 15 4 12-12 14 6 11-19 14 5 13-19 13 6 14-20 12 5 10-13 11 7 17-21 11 7 13-23 11 8 10-27 10 8 12-21 8 8 11-22 6

Pencetak gol : 10 - Diego Costa (Chelsea)

Mantan pelatih timnas AS Juergen Klinsmann.

TEMBAKAN Pemain West Bromwich Albion Jose Salomon Rondon melepaskan tembakan ke gawang Burnley pada pertandingan Liga Utama Inggris di Stadion The Hawthorns, Selasa (22/11).

Bali Post/ap

Klinsmann Dipecat

Washington Juergen Klinsmann, Selasa (22/11) kemarin dipecat dari posisinya sebagai pelatih kepala timnas putra AS menyusul kegagalan tim asuhannya meraih hasil positif di pertandingan internasional. Pelatih LA Galaxy Bruce Arena difavoritkan menggantikan posisinya. US Soccer akan mengumumkan pengganti Klinsmann, Rabu ini. Jika Arena kembali ditunjuk maka ini menjadi masa kepemimpinan keduanya di timnas setelah 1998-2006. Klinsmann dikontrak sampai 2018 namun masa depannya dengan tim itu berada dalam ketidakpastian setelah dua kekalahan terakhir yang membuat peluang mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 dalam ancaman. “Hari ini kami membuat keputusan sulit untuk berpisah dengan Juergen Klinsmann, pelatih kepala Tim Nasional putra AS dan direktur teknik,” kata presiden US Soccerr Sunil Gulati dalam pernyataannya. “Kami ingin berterima kasih kepada Juergen untuk kerja keras dan komitmennya dalam lima tahun terakhir ini.” Mantan pelatih timnas Jerman berusia 52 tahun, mengasuh timnas AS sejak 2011, menggantikan Bob Bradley. Meski kiprahnya dengan timnas AS mencakup beberapa hasil bagus, Klinsmann juga sering dikritik untuk penerapan taktiknya. Ia juga dilaporkan sering berselisih dengan pemainnya. AS masih dapat lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia, namun kekalahan 0-4 dari Kosta Rika setelah kalah 1-2 dari Meksiko, membuat mereka menghuni dasar klasemen kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF. Seandainya lolos ke Rusia 2018, AS akan menjadi tim pertama dalam sejarah CONCACAF membuka kualifikasi lewat dua kekalahan. (kmb39/ap/ant)

Berlin -

Bali Post/rtr

PEMANASAN - Pemain Manchester City Sergio Aguero (kanan) dan Pablo Zabaleta melakukan pemanasan di Manchester City Training Ground, Selasa (22/11) kemarin.

City Incar Tiket ke 16 Besar

Manchester City, yang kini kembali diperkuat Yaya Toure, mengincar tiket ke fase gugur Liga Champions, saat melawat ke markas Borussia Moenchengladbach, Kamis (24/11). Kemenangan di Borrusia Park akan menjamin tim asuhan Pep Guardiola itu maju ke babak 16 besar mewakili Grup C. Toure, yang diskors menyusul komentar-komentar terhadap Guardiola, membuktikan loyalitasnya pada City saat kembali dari masa skorsing selama tiga bulan. Ia mencetak kedua gol saat City menang 2-1 atas Crystal Palace di Liga Inggris pekan lalu. Keputusan Guardiola untuk merestorasi hubungan dengan berpengalaman dari pemain Pantai Gading itu mendongkrak semangat timnya. City hanya tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen Chelsea setelah kemenangan atas Palace lalu. “Kepribadian dan kualitasnya dapat dilihat,” kata Guardiola. “Dia dapat bermain di

banyak posisi. Kami sekarang memiliki tambahan satu orang yang dapat membantu kami mencapai target-target pada musim ini.” “Dengan intensitas ini, kami akan bermain di Liga Champions,” kata pria asal Spanyol itu, yang timnya akan melaju ke fase gugur dengan kemenangan atau hasil imbang saja atas Gladbach. City, yang menang 4-0 atas Gladbach saat bertindak sebagai tuan rumah pada September lalu, berada di peringkat kedua klasemen grup C dengan koleksi tujuh angka. City unggul tiga angka atas klub Bundesliga itu dan dapat memastikan kelolosan mereka dengan kemenan-

gan di Jerman. Hasil imbang pun akan cukup jika Celtic kalah dari Barcelona pada pertandingan lain di Grup C. Barcelona memuncaki klasemen dengan sembilan angka, di mana Celtic berada di posisi terbawah dengan koleksi dua angka. Dalam lima kali pertemuan, City lebih unggul dibandingkan klub Jerman itu dengan 3 kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Optimisme City juga didukung dengan pengalaman Guardiola yang sebelumnya menangani Bayern Munich dan menghadapi pertandingan menghadapi klub-klub Bundesliga. Tim Jerman itu, yang juga

dengan Cologne pekan lalu, tidak akan diperkuat Cristoph Kramer dan Julian Kerb yang diskors, dan Patrick Herrmann yang cedera. “Kami hanya tidak mencetak gol,” kata kapten Lars Stindl. “Kami gagal dalam penyelesaian akhir di depan dan kehilangan sedikit keberuntungan. Namun kami harus melupakan semuanya, meninggalkan semuanya di belakang dan tetap bersatu maka kami dapat berkembang.” “Pertandingan Kamis sangat berbeda di bawah kondisikondisi yang berbeda,” ucapnya. “Kami ingin memainkan pertandingan kandang yang bagus, mengamankan peringkat ketiga lebih dini. Itulah tujuan besar kami dan kami yakin pada kesempatan-kesempatan kami. Kami tahu apa yang mampu kami lakukan.” (kmb39/rtr/ant)

Ujian the Gunners di Stadion Emirates

Neuer Cedera Betis

Berlin Kiper Manuel Neuer dipastikan absen saat Bayern Munich melawat ke Rusia untuk berhadapan dengan Rostov pada pertandingan Liga Champions Grup D, Kamis (24/11) . Neuer diganggu cedera betis dan memutuskan tetap berada di Munich untuk menjalani perawatan. Tom Starke atau Sven Ulrich akan mengisi posisinya pada pertandingan nanti. Bayern, yang takluk 0-1 oleh rival domestiknya Borussia Dortmund di Liga Jerman pekan lalu, telah memastikan diri lolos ke fase gugur. Pasukan Carlo Ancelotti itu kini menghuni peringkat kedua di Grup D dengan koleksi sembilan angka dari empat pertandingan. Klub Spanyol, Atletico Madrid, memimpin grup dengan 12 poin, sedangkan Rostov dan klub Belanda PSV Eindhoven masing-masing hanya mampu mengumpulkan satu angka dengan sisa dua pertandingan lagi. (kmb39/rtr)

kalah saat berhadapan dengan City musim lalu, akan mengamankan peringkat ketiga jika mereka bermain imbang dan Celtic menelan kekalahan. Mereka masih memiliki peluang untuk lolos sebagai dua tim teratas namun pertandingan terakhirnya di grup adalah melawan Barcelona. Bagaimanapun, Gladbach sedang menjalani laju buruk dengan kegagalan untuk memenangi satu pun pertandingan terakhir mereka di Liga Jerman. Bahkan tim asuhan Ander Schubert itu hanya mampu mencetak satu gol saja. Kemenangan terakhir mereka di semua kompetisi tercipta pada Oktober di Piala Jerman. Pelatih Schubert, yang masih didukung para petinggi klub namun mendapat cemoohan oleh para penonton menyusul kekalahan 1-2 saat berhadapan

Bali Post/rtr

LATIHAN - Penyerang Arsenal Olivier Giroud (depan), Selasa (22/11) kemarin memimpin sesi latihan jelang laga Liga Champions melawan Paris Saint Germain.

London Stadion Emirates akan kedatangan tamu istimewa saat tuan rumah Arsenal menjamu Paris Saint Germain (PSG) pada pertandingan Grup A Liga Champions, Kamis (24/11). Di sinilah the Gunners diuji oleh klub Prancis dalam menentukan nasibnya sendiri. Klub London Utara itu tersingkir dari babak 16 besar sepanjang enam musim terakhir di turnamen ini. Sepanjang periode itu tim arahan Arsene Wenger hanya satu kali finis di peringkat satu pada fase grup. Hukuman mereka finis sebagai runner-up dari lima kesempatan itu begitu kejam. Dua kali bertemu dengan Bayern Munich dan dua kali bertemu Barcelona dan menelan kekalahan pada keempat pertandingan. Peruntungan mereka sedikit membaik saat mereka berhadapan dengan Monaco namun tetap saja gagal maju ke babak berikutnya. Gol Olivier Giroud saat melawan Manchester United pada pekan lalu di kompetisi Liga Inggris membuat Arsenal tidak terkalahkan di 17 pertandingan di semua kompetisi. Kekalahan terakhir mereka terjadi dari Liverpool pada pembukaan musim. Sedangkan PSG sedang menjalani laju sembilan pertandingan tanpa

kekalahan. Seandainya pertandingan nanti berakhir imbang, pertarungan untuk memperebutkan posisi teratas Grup A akan terjadi pada pertandingan terakhir ketika Arsenal melawat ke Basel dan PSG menjamu Ludogorets. Meski level Arsenal sedang melorot dalam beberapa pekan terakhir, Wenger percaya kegigihan timnya akan menjadi kunci saat melawan PSG. “Mudah-mudahan kami dapat melaju dengan sejumlah kemenangan, kami memiliki pertandingan besar pada Kamis melawan Paris St Germain dan itu akan menjadi intensitas yang sama,” ucapnya setelah bermain imbang dengan MU. “Saya yakin bahwa kami akan lebih baik pada Rabu.” PSG melakukan pemanasan untuk pertandingan ini dengan menang 2-0 atas Nantes pada akhir pekan lalu. Sayangnya pada laga itu pemain kuncinya Angel Di Maria harus ditarik keluar lapangan pada babak pertama karena masalah pada otot paha belakangnya. Pelatih Unai Emery belakangan berkata bahwa ia yakin pemain sayap asal Argentina itu akan bugar untuk berhadapan dengan Arsenal. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Paing, 23 November 2016

REBUT BOLA - Pesepak bola Indonesia Rudolof Yanto Basna (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Filipina Amani Santos Aguinaldo pada Bali Post/dok

Nyoman Rudi Tirtana

Klub Voli SDC Renon Lambungkan Rudi Tirtana

EKSISTENSI klub bola voli Sari Daging Club (SDC) di Lingkungan Banjar Pande, Kelurahan Renon, sungguh sangat positif dalam menyalurkan bakat dan minat generasi muda. Klub SDC berdiri pada 1996, dan berlatih di Lapangan wilayah Banjar Pande. Sebagai Pembina sekaligus Pemilik SDC adalah Wayan Sudana. Sudana mendanai klub voli SDC, juga memiliki usaha pemotongan ayam. Bendera usaha yang digeluti Sudana juga SDC yakni Sari Daging Chicken. Meskipun levelnya masih klub banjar, namun prestasi SDC cukup menggema seantero Bali. Maklum, SDC langganan mengikuti turnamen bola voli, seperti turnamen di Shanti Waringin Club (SWC) Kerobokan, Serongga, Payangan, Ubud sampai ke Karangasem. Berbagai predikat juara pernah digenggam SDC, seperti juara I pada POR Pertiwi Cup II/2008 di Banjar Semaon, Desa Puhu, Payangan, Gianyar, kemudian juara I SWC Cup (2008) di Banjar Tandeg, Desa Tibubenang, Kuta Utara, Badung. Selain itu, SDC juga pernah menggelar kejuaraan bola voli antarklub se-Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar, dan tuan rumah SDC menduduki posisi runner-up. ‘’Kami sering mengikuti berbagai turnamen, dan syukurnya SDC langganan juara dan selalu nyantol entah juara I, II, atau III,’’ kata Sudana yang juga Bidang Organisasi Pengkot PBVSI Kota Denpasar serta Bidang Penggalian Dana Pengprov PBVSI Bali. Pria yang sering dipercaya menjadi manajer tim voli Kota Denpasar di ajang Porprov ini mengisahkan, awalnya potensi generasi muda di Banjar Pande, yang menekuni voli ditampung dalam wadah klub SDC, seperti Nyoman Rudi Tirtana, Ayung serta Made Sika. Dalam berbagai event di Bali bersifat open (terbuka), bahkan tiap kontestan bebas mendatangkan pebola voli dari mana saja. Klub SDC dilatih warga Renon Made Purnata didampingi asisten Januarta yang asal Sanur. Selain itu, SDC juga diperkuat warga Denpasar Timur Tut De, termasuk Astawa. Dalam perjalanannya, SDC mampu melambungkan nama besar Nyoman Rudi Tirtana. Warga asli Banjar Pande ini memiliki prestasi spektakuler ikut andil membawa tim voli Porprov Denpasar juara. Kemudian Rudi juga membawa timnas Merah Mutih meraih medali emas di ajang SEA Games. Bahkan, Rudi menjadi skuad BNI pada event Pro Liga di kancah nasional. Karier Rudi yang mentereng akhirnya ditarik ke klub milik PDAM Badung yakni Tirta Dewata. ‘’Rudi sampai sekarang juga tercatat sebagai karyawan PDAM Badung,’’ ungkap Sudana. Selama memperkuat Tirta Dewata, Rudi pernah berlaga pada Livoli bersama Wayan Acong Windu Segara. Prestasi terakhir yang ditorehkan SDC yakni juara POR Banting, di Sanur Kauh, pada 2012. ‘’Ya kegiatan SDC sekarang tak sepadat beberapa tahun silam,’’ terang Sudana. (nel)

putaran final Grup A AFF Suzuki 2016 di Philippinne Sport Stadium, Bocaue, Bulacan, Filipina, Selasa (22/11) kemarin.

Laga Ketiga Menjadi Penentu

Bali Post/ant

Bulacan, Filipina (Bali Post) -

Timnas Indonesia harus puas bermain imbang dengan Filipina 2-2 (1-1) pada laga kedua mereka di ajang AFF Suzuki 2016 di Philippine Sports Stadium, Bulacan, Filipina, Selasa (22/11) kemarin. Laga ketiga akan menentukan runner-up grup sekaligus mendampingi Thailand maju ke semifinal. Dengan hasil ini, Indonesia menempati posisi paling buncit dengan 1 poin. Filipina di posisi kedua dengan 2 poin. Thailand yang memimpin klasemen dengan 6 poin, lebih dahulu lolos ke babak semifinal berkat kemenangan 1-0 atas Singapura. Sementara Singapura di posisi ke-3 dengan 1 poin. Di pertandingan pamungkas Jumat (25/11) mendatang, Indonesia akan menghadapi Singapura dan Thailand ditantang tuan rumah Filipina. Pada kejuaraan sepak bola Asia Tenggara itu, dua gol tercipta di babak pertama yakni untuk Indonesia oleh Fachruddin Wahyudi Aryanto pada menit keenam setelah memanfaatkan umpan silang dari tendangan bebas. Sedangkan gol balasan Filipina dilesakkan pemain bernomor punggung 9 Misagh Medina Bahadoran yang juga berawal dari ten-

dangan bebas. Laga Indonesia kontra Filipina menampilkan permainan apik dan enak untuk disaksikan karena kedua tim saling menyerang. Pada babak pertama, Indonesia langsung menyerang ketika wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan dengan bola-bola pendek serta terobosan, dan terbukti beberapa kali membuat kemelut di depan gawang Filipina namun tak membuahkan gol. Kapten timnas Indonesia Boas Salossa beberapa kali melakukan kerja sama dengan Andik Vermansyah, serta berhasil melewati beberapa pemain belakang Filipina, namun selalu kandas di tangan penjaga gawang lawan atau bola meleset beberapa sentimeter ke sisi kiri, sisi kanan atau pun atas tiang gawang. Setidaknya tercatat empat kali peluang Boaz yakni pada

menit ke-15, 23, 33 dan 35. Rata-rata ia memiliki kesempatan menembakkan bola ke gawang Filipina, namun permainan apik kiper tuan rumah Roland RG Muller dapat menggagalkan serangan tim Garuda Indonesia. Sementara permainan tuan rumah, yang dimotori pemain tengah bernomor punggung 17 Stephen Markus CS kerap menggoyahkan pertahanan Indonesia. Beberapa peluang terutama berawal bola dari tengah dikirim ke sayap kiri langsung dilambungkan ke depan lagi. Upaya Filipina baru berhasil pada menit ke-30, berawal dari tendangan bebas di sebelah kanan pertahanan Indonesia. Bola dilambungkan ke depan gawang oleh eksekutornya Stephen Markus CS dan pemain Misagh Medina Bahadoran memanfaatkan tinggi badannya melompat dan menanduk

Sarawut Masuk Menangkan Thailand di Akhir Pertandingan Bali Post/wan

MENANG - Kapten Tim Perseden Denpasar Nengah Repot Sulendra bersama rekan setimnya sukses menekuk POP Asahan Sumut dengan skor 2-0 pada Liga Nusantara Putaran Nasional, Grup A, di Lapangan Sarengat, Batang, Jateng, Selasa (22/11) kemarin. Kemenangan kedua ini menatap Perseden menatap ke babak 16 besar.

Tundukkan POP Asahan, Perseden Tatap 16 Besar

Denpasar (Bali Post) Pascamenundukkan lawannya Blitar United Jatim dengan skor 3-0, Sabtu (19/11) lalu, Perseden kembali meraih kemenangan dengan menaklukkan POP Asahan Sumut dengan skor 2-0 (2-0) dalam lanjutan Liga Nusantara Putaran Nasional, Grup A, di Lapangan Sarengat Batang, Jateng, Selasa (22/11) kemarin. Kemenangan ini melapangkan Perseden menatap babak 16 besar. Hasil lainnya, Blitar United menang tipis 1-0 atas Kodam II/Sriwijaya Sumsel di Stadion Hoegeng, Pekalongan, kemarin. Kemenangan dua gol Tim Laskar Catur Muka dilesakkan Ketut Tirtanadi di menit ke-15, kemudian sepakan Andik Julianto di menit ke-41 berhasil menggandakan kemenangan Perseden menjadi 2-0. Atas hasil ini, untuk sementara posisi Perseden nangkring di puncak klasemen. Bahkan, Perseden tinggal selangkah lagi lolos ke babak 16 besar. Sementara POP Asahan Sumut yang menelan dua kali kekalahan, dipastkan tersingkir. Pelatih Perseden AAK Bramastra yang dikontak, kemarin, menyatakan pihaknya tak mau takabur dan memilih merendah. ‘’Ya doakan saja mudah-mudahan Perseden bisa melaju ke babak berikutnya,’’ kata Gung Bram. Dijelaskannya, asuhannya sepanjang pertandingan 2x45 menit, senantiasa menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, semestinya Perseden bisa menang lebih besar lagi. Dia mencatat sederet peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol seperti sontekan Ketut Sudi Katos Artawan, serta Agus Kayun Dwipayana membentur tiang mistar gawang POP Asahan. ‘’Beberapa kali pemain kami tinggal berhadapan dengan kiper POP Asahan, tetapi tidak mampu membuahkan gol. Kami akui banyak peluang emas terbuang sia-sia,’’ papar Gung Bram. Karena itu, dalam laga penyisihan akhir melawan Kodam II/Sriwijaya Sumsel, Jumat (25/11) lusa, pihaknya bakal mengasah ketajaman lini depan. Tujuannya, supaya para bomber dan striker Perseden bisa memaksimalkan peluang yang ada untuk dikonversi menjadi gol. Diakuinya kondisi bek Putu Adu Purwanta yang pelipisnya dipukul pemain Blitar United masih cedera dan belum siap diturunkan. Sedangkan AAN Surya Negara yang diganjar kartu merah, sudah bisa merumput saat melawan Kodam II/Sriwijaya nanti. (022) Klasemen rup A 1. Perseden 2. Kodam II/Sriwijaya 3. Blitar United 4. POP Asahan

2 2 2 2

2 1 1 0

0 0 0 0

0 1 1 2

5-0 4-1 1-3 0-6

6 3 3 0

Bulacan, Filipina (Bali Post) Gol pemain pengganti Sarawut Masuk mengantarkan tim “Gajah Putih” Thailand menaklukkan timnas Singapura pada ajang Piala AFF Suzuki 2016 di Filipina dengan skor 1-0 (0-0), Selasa (22/11) kemarin. Ini menjadi kemenangan kedua setelah di laga pertama Thailand menggebuk Indonesia 4-2. Pada kejuaraan sepak bola tingkat Asia Tenggara di Philippine Sports Stadium, Bulacan, Filipina, anak asuh Kiatisuk Senamuang sejak menit pertama menerapkan pola menyerang namun selalu kandas karena Singapura menerapkan

pola pertahanan “bus parkir”. Tim Thailand baru memecah kebuntuan pada menit 89 ketika pola serangan yang dibangun pemain kecil namun lincah bernomor punggung 18 Chanathip Songkrasin bisa memecah lini pertahanan Singapura yang hampir sepanjang pertandingan minimal tujuh pemain dipasang di depan gawang. Gol tersebut tercipta ketika Chanathip mampu mengecoh dua pemain di dekat areal sebelah kiri pertahanan Singapura dan melepaskan umpan ke tengah kepada pemain bernomor pungung 6 yaitu Sarach Yooyen. Dengan sekali

sentuhan Yooyen melambungkan bola ke dekat gawang yang disambar dengan sundulan Sarawit Masuk. Pertandingan berjalan kurang menarik karena Singapura menerapkan pola bertahan. Setidaknya ada sembilan pemain yang langsung turun manakala ada serangan dari pemain Thailand dan hanya menyisakan satu pemainnya di depan yakni M Khairul Amri untuk melakukan serangan balik. Upaya “parkir bus” itu mampu menahan gempuran pemain Thailand bahkan beberapa kali serangan hanya tertahan di lini pertahanan tersebut. (ant)

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Purnama Putra Seminyak menantang Putra Perkanthi dalam laga final turnamen Piala Bupati Badung I/2016, di Lapangan Samudra, Kuta, Jumat (25/11) lusa. Purnama Putra melenggang ke partai puncak pascamencukur Putra Tresna Sobangan 3-0 (2-0) pada babak semifinal, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Selasa (22/11) kemarin. Putra Purnama mencetak gol lewat sontekan Made Adi Bayu Suta di menit ke-28 yang menaklukkan kiper Putra Tresna Putu Tio Aryadi. Selanjutnya, Putu Pelut Heryanto menggandakan kemenangan di menit ke-38. Hingga turun minum, Purnama Putra unggul 2-0. Di paruh kedua, Purnama Putra memperbesar kemenan-

gan menjadi 3-0 melalui Roy Firdaus di menit ke-81. Sampai wasit Ali Bacho meniup peluit panjang, skor akhir Purnama Putra tetap unggul 3-0. Atas hasil ini, babak final mempertemukan dua tim Badung Selatan. Bahkan, Purnama Putra dan Putra Perkanthi sebelumnya sama-sama menghuni Grup B, selama melakoni babak penyisihan. Pada babak penyisihan Purnama Putra kalah tipis 1-2 atas Putra Perkanthi di kandangnya, Lapangan Yoga Perkanthi. Karena itu, pelatih Purnama Putra Putu Gede Dharma Suta bertekad melakukan balas dendam (revans) pada final. ‘’Kami ingin mengalahkan Putra Perkanthi di tempat netral,’’ ucap Dharma Suta. Diakuinya, dalam laga timnya melawan Putra Tresna

Sobangan, asuhannya terkesan meremehkan lawan. ‘’Padahal, semestinya kami bisa menang lebih besar lagi,’’ katanya. Pada bagian lain, asisten pelatih Putra Tresna Nyoman Gunadi menyatakan pihaknya mengakui kualitas tim Purnama Putra masih di atas Putra Tresna. Hal ini juga menandakan tim Badung Selatan lebih unggul. Kendati timnya kalah, pihaknya tetap berbangga, dan ke depan perlu pembenahan lebih baik lagi. ‘’Pemain kami juga ada yang masih duduk di bangku SMP,’’ tambah Gunadi. (022)

Purnama Tantang Putra Perkanthi di Final

Jadwal Kamis (24/11) Perssib Blahkiuh vs Putra Tresna Sobangan (Lapangan Samudra Kuta) LEPASKAN TEMBAKAN - Pesepak bola Purnama Putra (kiri) melepaskan tembakan di depan pemain Putra Tresna (kanan) pada pertandingan babak semifinal turnamen Piala Bupati Badung I/2016 yang berlangsung di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (22/11) kemarin.

bola tersebut dan masuk. Usai jeda, kedua tim kembali bermain cepat. Pemain Indonesia kembali memainkan bola cepat dengan mengandalkan Boaz Salossa dan Lerby. Indonesia beberapa kali memiliki peluang dengan permainan cepat Andik Vermansyah dari sisi sayap kanan, bahkan ia sempat dijatuhkan di dalam kotak penalti namun tidak dianggap pelanggaran oleh wasit. Begitu pula pada menit ke-60, Boaz dijatuhkan di area penalti Filipina, juga bukan pelanggaran. Peluang bagus dimiliki Evan Dimas pada menit ke61, setelah mendapatkan bola ia bergerak mengelabui dua pemain belakang Filipina dan berhasil melesakkan tendangan mendatar, namun masih dapat ditepis penjaga gawang lawan. Sementara gol Indonesia yang terjadi pada menit ke-68 berawal dari serangan balik dan bola dikuasai Andik Vermansyah di tengah pertahanan Filipina. Ia memiliki peluang mengeksekusi ke arah gawang, dan mengenai tiang atas bagian dalam sehingga bola memantul

kembali ke dalam lapangan. Di sana sudah berada tiga pemain Indonesia dan salah satunya sang kapten Boaz Salossa dan dengan sigap melesakkan bola ke gawang Filipina. Mendapati timnya tertinggal, pelatih Filipina Thomas Dooney memerintahkan anak asuhnya melakukan serangan balik. Hal itu membuahkan hasil dengan terjadinya kemelut di depan gawang Indonesia. Kemelut yang berbuah hasil ketika salah satu pemain mereka dijatuhkan oleh pemain Indonesia, dan mendapat peluang tendangan bebas. Sang kapten Philip James Placer Younghusband (kapten) berhasil melesakkan bola melalui tendangan bebas ke sudut kanan gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga dan kedudukan menjadi 2-2. Wasit Yu Ming Hsun mengeluarkan lima kartu kuning masing-masing tiga untuk Indonesia diberikan kepada Evan Dimas, Stefano Lilipali, dan Fachruddin, sedangkan kepada Filipina diterima Jose Eimer dan Mark Andrew H. (ant)

Piala Soeratin Putaran Nasional

Putra Tresna Perlu Kemenangan atas PSDS Denpasar (Bali Post) Putra Tresna Denpasar memerlukan kemenangan atas PSDS Deli Serdang, Rabu (23/11) ini, untuk membuka harapan lolos ke babak berikutnya dalam lanjutan Kompetisi Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional 2016 di Stadion M. Sarengat, Jawa Tengah. Pada laga pembuka Putra Tresna gagal mengamankan poin penuh setelah bermain imbang 1-1 dengan Persida Sidoarjo. Bermodalkan satu poin di laga awal, tim besutan pelatih Dede Mahatma Dharma itu bertekad asuhannya mampu mendulang kemenangan di partai kedua. Dede, Selasa (22/11) kemarin menjelaskan, jelang laga kedua kontra PSDS Deli Serdang, pihaknya sudah melakukan evalusi. “Kami sudah lakukan evalusi kepada pemain. Pada sesi latihan hari ini, kami pertajam penyelesaian akhir dan shooting dari second line,” katanya. “Jadi, kami harap sekecil apa pun peluang yang didapat bisa dikonversikan menjadi sebuah gol. Karena kami ingin hasil kedua lebih baik dari laga pertama. Sehingga bisa menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Jadi, kini tinggal bagaimana semua pemain menjalankan semua taktik dan strategi yang sudah dirancang saat latihan,” ungkap Dede. Dede menjelaskan, di laga kedua ini timnya bakal bermain di lapangan yang berbeda yakni Stadion M. Sarengat, Batang, Jawa Tengah. Meski bermain di tempat berbeda, akan tetapi dirinya tidak akan merubah gaya permainan. Sebab, kondisi rumput lapangan disana jauh lebih baik dari rumput di Hoegeng. “Memang laga kedua memakai Stadion M. Sarengat. Katanya kualitas rumput di stadion di sana jauh lebih baik dari di Hoegeng. Jadi, kami harap pola permainan yang bakal diterapkan bisa berjalan sesuai dengan harapan dan tim bisa meraih kemenangan,” ucap Dede. Disinggung apakah ada pemain yang tidak bisa dimainkan di laga kedua ini, Dede mengakui jika semua asuhannya bisa diturunkan meladeni PSDS. Untuk di lini depan dirinya bakal mempercayakan kepada Fauzi, Dodek, lini tengah Dede, Andika, Harlen, Juli, dan belakang ada Yoga, Yogi, dan Wahyu. “Sementara di bawah mistar gawang kami tetap percayakan kepada Indra untuk menjadi benteng terakhir tim,” jelasanya. Dikatakannya, laga nanti diakuinya memang tidak mudah. Pasalnya, kekuatan tim di Grup A terbilang merata. Pasalnya, di laga pertama calon lawannya PSDS Deli Sedang mampu menahan imbang Oku Timur 1-1. Sementara pemilik Putra Tresna IGN Anom Jaksa menyatakan, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh asuhannya agar melupakan hasil di laga pertama dan diharapkan tetap fokus melakoni laga kedua. “Semua pemain dalam kondisi fit. Mereka semuanya siap bermain. Kami harap pemain semakin termotivasi setelah melewati pertandingan pertama,” harap Anom Jaksa. (kmb41)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Paing, 23 November 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dcr dr umum&Apoteker u/Gatsu ***Dcr PRT Tinggal Dlm,Sanur, Brt27X Lt2 Indomrt, 08123802625 Pngalaman&Bersih,T:08123940424 B.BP.166.11.16.0000718

Dicari Room Boy Hub:0361-752270/081237680007

A.BP.001.11.16.0001402

Dibutuhkan : Sopir merangkap office boy, Syarat:Laki-laki, mempunyai SIM A&C, minim lulusan SMA,bersih,rapi,jujur, berkepribadian baik, mengusai jalan-jalan di Bali, tidak merokok,lamaran dikirim melalui email : baltic.balioffice@gmail.com

B.BP.004.11.16.0000669

A.BP.001.11.16.0001407

Cr Krywti Wr.Makan Max25Th,Gj. 1,3 Brsih Sempidi,081239893479

A.BP.001.11.16.0001403

Cr Sopir Mrkp Tng Angkat,u/Gdg Beras Jl.Cargo,085100866177

B.BP.141.11.16.0000715

Dcr 2 Krywti Jual Beli I Love Emas,min SMA,Usia max 24Th, Penampilan Menarik,Gj 1,5Jt 3Bln Prtma, Jl.Gn.Soputan 36B, 082146660000

Dcr Kry Brpg utk Spi,Mrkt krd & Dana Lmr Dbw Lgs ke PT BPR Mitra Bali Mandiri Jl Ry Kapal Br.Muncan Mgw Bdg Tlp.03614427552 / 0361-4427002

A.BP.001.11.16.0001172

Dcri Tenaga Salon Brpengalaman Stylist & Therapys.Gaji Pokok+ Bonus2+THR.Dtng Lgsng Glossy Salon Jl.TunjungSari No.12 Dps

Dibutuhkan Segera Staff Therapist,Gaji Besar,Smart Salon & Day SPA Hub.082237413070

Dicari Counter Marketing Adm, bisa komp & Kerja team.Lam lsg Yamaha Teuku Umar Brt 100X Dps

B.BP.004.11.16.0000598

A.BP.001.11.16.0001372

A.BP.001.11.16.0001380

Dcr Opening Position:Front Office,Cook,HK(DW),Engineering, Email:hr@inivie.com Datang Langsung The Vie Spa Jln.Nakula 168 Legian 085737325179

A.BP.001.11.16.0001371

Dcr Penjaga Vila Bisa Inggris Tgl Dalam H.081337460096 Sanur

!!R.Boy,HK,Enginer,Shita Hotel Dcr Krywti Admin, Kasir, A.BP.001.11.16.0001291 A.BP.001.11.16.0001368 Marketing u/PT.La Main Verte Jimbaran(brt McD)081916361108 Dcr Admin u/Kampus Penerbangan Dcr Sales Counter Wnta Max28Th A.BP.001.11.16.0001141 di Pererenan Email: Lk/Prm max 27Th,Krm Lam ke Jln Tdk Prlu Pglmn H.081239561185 ***Cari Admin&Sales Furniture baligarden_n_flowers@yahoo.com Patimura No.12/14 087861781181 A.BP.001.11.16.0001369 min SMA, Hub.081805494222 A.BP.001.11.16.0001361 Tlp:081236397164 Dcr Sgr 2 Admin min.SMA bisa A.BP.001.11.16.0001123 B.BP.004.11.16.0000676 Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Comp,4 Karyawati Toko.Lamaran Dcr Karyawati Toko Romantic Cari Hostess,pembantu Dapur, Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps ke Jl.Nusakambangan 179A Bali;Jl.Raya Tebongkang Ubud Massage Terapist. Untuk SPA di B.BP.804.11.16.0000434 Toko Carissa Tlp.087860560187 Gianyar Hub.085792053853 Ubud Telp.081246914305 Dcr Karyawati artshop Lok.Ubud A.BP.001.11.16.0001342 A.BP.001.11.16.0001365 B.BP.154.11.16.0000712 tam SMA bs Ingris,081338476692 Dcr Staf Wr Beguling, Kitchen, Needed: Accountant in Canggu. Agent Kpl Pesiar&Rafting cari B.BP.135.11.16.0000711 Wtrss, Serabutan 081238473242 Univ.degree in Accnt,min 3 yrs Staf Lk/Pr.Good English, cleaDcr Tkg.Cuci Mobil Tgl Dlm dan B.BP.004.11.16.0000596 experience, English is a Must! ning Serv.Security,Skr Tjg XV/3 2 Driver Bhs.Ing Aktif Max.30 Dcr kryti SMA/sdrjt u/kantoran Email to: info@wavehouse.ru 466344 ndiana249@yahoo.com Th 081999156365 Gatsu Brt 293 D H:081999596868 B.BP.031.11.16.0000705

Dicari Tukang Cek Berpengalaman.Perempuan Usia 20-40Thn Hanya yang Berpengalaman yang Diterima Hubungi:085238114657

A.BP.001.11.16.0001367

A.BP.001.11.16.0001313

A.BP.001.11.16.0001382

A.BP.001.11.16.0001216

Dcr logistik,supir&supervisor T.Sipil Pglmn Hub.085225972222

Dibutuhkan Tenaga Pemasar BNI Dicari Arsitek Berpenglmn S1 & Life Insurance Hb:081337320901 Tukang Bangunan Brpnglman,Hub; A.BP.001.11.16.0001416 A.BP.001.11.16.0001399 CV.Bali Jewelry 085739023533 Dcr sopir&karyawan laundry.Jl. Dicari Staff Administrasi TamaA.BP.001.11.16.0001325 Kerobokan 78X. T.081933110424 tan SMK/Sderajat bisa komputer Instansi Pemerintah ,dibthkan: A.BP.001.11.16.0001419 Hub:085792891766 Tenaga Berpngalaman Perawat Dcr tng Gudang min.SMA.Lamaran A.BP.001.11.16.0001384 Gigi&Umum,Sopir B1/B1 Umum kirim ke Jl.Pulau Kawe 77 Dps Dicari Tukang Sablon Satpam.PO BOX 3090 Denpasar A.BP.001.11.16.0001143 Hubungi Ryan 081933058081 A.BP.001.11.16.0001387 Dibthkan Sgr:MT Kolektor(5org) A.BP.001.11.16.0001373 Required 2 Freelance for LisSyrt:1.Pddk SLTA,2.Usia Mks 30 Ditraining Jadi Guru TK/PG Min ting Agent with Good English Thn,3.SIM C,4.Jujur,Sgr bw Lam SMU-S1 Lgs Kerja H082341640903 Salary per property Plus A.BP.001.11.16.0001395 ke Jl.Thamrin no.75 Dps transport Call 03614490319/ Hotel in Kuta Looking for PuTelp.0361-425432 082134356114 blic Area,Bartender,Security Max A.BP.001.11.16.0001376 A.BP.001.11.16.0001334 25Th Call 082144450099 or Dibthkan sgr Marketing yg sdh Travel Agency bth Staff sgr u/ Email:hrd@kutatownhouses.com berpglmn. Hub: PT.Pandu Siwi Sales Tour kantor+Sopir bs Bhs B.BP.004.11.16.0000629 Sentosa Jl.Mahendradatta No.29 Inggris Exp min 1Th,Krm CV:ind Grocer&Grind Rest Jimbaran LF XX Dps T.4717187/081337456267 ohavens@gmail.com/081237922875 Bar,Waiter/s,Cook Sanur: DW A.BP.001.11.16.0001302 A.BP.001.11.16.0001044 Cook(60/day) CV to Jl.Kayujati Dibthkn Therapist, Hairsdresser Yamaha Bisma Dicr 9Mekanik PglNo.3X Seminyak Petitenget yg brpnglmnbsa Bhs Inggris gaji man min2Th Hub:T.Umar 142 Dps bgs.Slhkan Hub: 081337286599 Ph.737321 E:naenitani@hotmail. A.BP.001.11.16.0001056 B.BP.031.11.16.0000657 com/AccountingSanur@grocerandg Zanzibar Restaurant looking for: Dicari Sgr 2 org Waiter/ss rind.com :waitress, steward, cookhelper brpngalaman Umr 21-24th lam.ke A.BP.001.11.16.0001381 female/male,(max24th)Send CV Gosha Seminyak ph.738701 Surveyor Instalasi, Security, (Jam 04-00 Sore) Tekhnik,Welder :082349227530 to:nimadeindahlestari@gmail.com A.BP.001.11.16.0001422

A.BP.001.11.16.0001052

B.BP.145.11.16.0000706

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Kjg.Grand Extra’96 Biru Shot Over Kontrak Rmh 3Lt LT.3Are Tnggl Pake 51JtNg, 085100478834 Murah Gatsu I Hb:087860696099

HONDA

CRV’2010 Hitam Matic 2.4 Mulus Low KM Hub:081239022479 Nego

B.BP.141.11.16.0000716

Agya TRD S th’2014 Tgn 1 Hitam Manual Hub.085 333 124 554

A.BP.001.11.16.0001375

MAZDA

B.BP.164.11.16.0000710

Mazda CX 5 GT’2015 matic hitam asBali 425jt Nego,081353081693

BU Fortuner Disel’09 Hitam 220jt Nego Manual HP.081338221973

A.BP.001.11.16.0001423

A.BP.001.11.16.0001394

Mazda Sport MX 5 thn 2013 putih matic Hub.081339508758

Dijual Avanza warna silver, tahun 2008.Hub:085100041589

A.BP.001.11.16.0001420

A.BP.001.11.16.0001410

Dijual Cepat Vellfire AT Putih Hub.087860183220

MERCEDEZ

Mercy A140 Silver th 2000 Hub 081338228745 Jl.Kresek 40/18

A.BP.001.11.16.0001404

A.BP.001.11.16.0001418 MITSUBISHI

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349

Suzuki Pick Up’15 AsBal 089619874461

Dijual Mitsubishi Kuda Grandia 2002 Telp.0818355600 A.BP.001.11.16.0001378 SUZUKI

Jual Jimny th 2003 Rp.61Juta Hp.081239160676 Original Merah A.BP.155.11.16.0001388

Jual Szk Splash putih th 2015 All Risk Hub.081246640144 BU B.BP.135.11.16.0000717

A.BP.001.11.16.0001362

Suzuki Wagon GX’2014 Putih Mnl Asli Bali Hub:081239600959

A.BP.001.11.16.0001391

TOYOTA

Djl Inova G Th 2012 Putih Asli Bali Istimewa Jarang di Pakai Br 35Rb KM Hub.0811399714

A.BP.001.11.16.0001396

SALON

ALUMINIUM

AC

BENGKEL LAS

B.BP.164.11.16.0000709

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakkan Rmh Br 2KT IB Japa Btbulan Hub:081936441149 A.BP.001.11.16.0001121

Disewakan Rmh Lt2 4KT 2KM Grs Peguyangan Kaja,085104866333

A.BP.001.11.16.0001386

A.BP.001.11.16.0001366

DIJUAL RUMAH !!081558041018 Jl Rmh Murah Mnmls S.Huni di Siulan Penatih

B.BP.141.11.16.0000714

Dijual Rumah Type 36/80 harga 300Jtan/Unit di Sembung,Mengwi Badung 081239013392

A.BP.001.11.16.0001296

Djl Rmh tipe 50m/tnh 100m. Lok Br.Pangkung Ds.Pandak Gde H:081236522166 / 081999713664

B.BP.004.11.16.0000719

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004

A.BP.001.11.16.0001389

Jl Tnh 11 Are Jln Cargo Induk 3Are Jl.G.Catur IV Dps.Rmh bru T.60/93 Tabanan H:085338176803

A.BP.001.11.16.0001374

Djl Tanah di Jl Wr.Supratman Daerah Kodya Dpsr Bali L.50,5 Are Hub:082144331168

A.BP.001.11.16.0001323

SERVICE

1,36A kampung Global Jl By Pas Tanah Lot 360Jt/A 08123828954

A.BP.001.11.16.0000983

20Are By Pass Ketewel,Permata Anyar Sempidi 081237200981

A.BP.001.11.16.0001397

For Lease 2000M2 By The Cliff 081337112202 - 08563734043

A.BP.001.11.16.0001135

Jl Kav Cau Belayu aspek Prmhn hrg 95jt/are Hub.081238453539

A.BP.001.11.16.0001412

Jl Tanah 5Are Batubulan Hub:082145964726

A.BP.001.11.16.0001370

Jual Tanah,SHM,Tulikup Gianyar LT 7,82Are, Hub:Ria 0816106107 , Rai 087881257725

B.BP.031.11.16.0000656

Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492 A.BP.001.11.16.0001421

Kavling 1Are Babakan,Sading, T.Pancing 081337327078 A.BP.001.11.16.0001398

Kav 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung XIII Renon Jl.10m 081999527179 A.BP.001.11.16.0001390

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

PENDIDIKAN SPA

ARSITEKTUR

RUPA-RUPA FOTO COPY

RUPA-RUPA

SERVICE

SERVICE

Pantai Kedungu Tbn L.28Are 081337283254,081934310335 087819070953,081936072348

SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155 A.BP.001.11.16.0000834

A.BP.001.11.16.0001076

KEHILANGAN Hlg BPKB DK9697EP Faktur NIK PickUp 2012 Putih No.Rangka MHYESL415CJ257756 No.Mesin 15A ID874797 No.BPKB:L21238864 AN Tio Gwantjan Jl.Wtr Dps

Tnh Sawah 81A @12,5Jt TP di Batungsel H.081337172225&30A 17Jt A.BP.001.11.16.0001393

Jual tanah di Sunset Road belakang RS Siloam Jln.Merdeka Raya 830m2 Hub.0811902229

A.BP.001.11.16.0001364

B.BP.154.11.16.0000713

Telah Hilang 1 Lembar IMB A/N Made Sudarsana No.2205 Th 2007 disekitar Jl.Padang Bali Dalung

KARANGASEM

Tnh 2 Are SHM Wisata 60jt/Are Ds Datah, Bs Krdit 081236550571

A.BP.001.11.16.0001379

A.BP.001.11.16.0001321

KONTRAKTOR Taksu Bali Kontraktor mengerjakan:Villa,Rumah,Kost, Ruko,Dll Hub:08563836803 A.BP.001.11.16.0001298

DISEWAKAN TEMPAT Tmpt di Sanur 350m2 u/Cafe-Bar 081337112202/081236717129 A.BP.001.11.16.0001007

BIRO JASA

ARSITEKTUR Yoga Dsign & Kntrktor:Gbr Bangnan IMB+UrusSIUP/SITU 085857951430 A.BP.001.11.16.0001424

Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702

A.BP.001.11.16.0001414

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346

A.BP.001.11.16.0001417

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat RUPA-RUPA T.085337370228 / 412815 Deposito 200jt jangka wkt 2th A.BP.001.11.16.0001248 bunga 8%/th, langsung dpt motor Dcari Property macet di Bank/ NMax Gratis Hub.081337380202 Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.11.16.0001426

BIRO JASA

A.BP.001.11.16.0001266

BIRO JASA

BIRO JASA !Urus Amnesti Pajak,NPWP,SIUP IMB, UKL/UPL T.081235887887 A.BP.001.11.16.0000715

JASA PT.Pumajaya Konsulindo Urus: PT (PMA/PMDN),BKPM,Kitas,dll 021-30032068 www.pumajaya.com B.BP.031.11.16.0000611

BIRO JASA


EKONOMI

18

Rabu Paing, 23 November 2016

BLU Jangan Hanya Tekankan Teknis Keuangan

Bali Post/wan

KUNJUNGAN KE BALI POST - Kawan Lama Retail Corporate Social Responsibility Manager Rosal Ibnu Rusud (tengah) dan Promotion and Advertising Manager Bertha Hapsari (kanan), Store Manager PT Home Center Indenesia Komang Astika (kiri) melakukan kunjungan ke Kantor Redaksi Bali Post, di Jalan Kepundung 67 A, Denpasar, Selasa (22/11) kemarin.

’’Grand Opening’’ Informa Gatsu Dirangkaikan CSR dan Lomba Lukis

Denpasar (Bali Post) Grand Opening Informa Gatsu akan dilaksanakan Kamis (24/11) besok. Serangkaian pelaksanaan grand opening ini, ada sejumlah acara yang akan digelar. Kegiatannya mulai CSR hingga lomba melukis. Demikian dikemukakan Promotion & Advertising Manager Kawan Lama Retail Bertha Hapsari didampingi Corporate Social Responsibility Manager Kawan Lama Retail Rosal Ibnu Rusud saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Selasa (22/11) kemarin. Ia mengatakan, toko yang berlokasi di perempatan Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Cokroaminoto ini mengeksplorasi sejumlah ide penataan interior ruangan yang akan memudahkan konsumen memilih produk yang diinginkannya. ‘’Kami sudah melakukan soft opening Oktober lalu, dan penerimaan konsumen terhadap Informa sangat bagus sehingga pada 24 November ini kami akan melakukan grand opening,’’ ujarnya. Dijelaskan, Informa yang

ada di Gatot Subroto ini merupakan relokasi toko yang sebelumnya ada di Mal Bali Galeria (MBG). Dengan lokasi yang strategis dan luas, ia mengatakan Informa lebih mengeksplorasi desain interior yang ditawarkan kepada konsumen. Ditambahkan Rosal, serangkaian grand opening Informa Gatsu Bali, akan diserahkan paket sembako dan bantal guling serta selimut kepada sejumlah panti asuhan di Denpasar bekerja sama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar. Akan dilakukan juga kunjungan ke Panti Tresna Werdha Wana Seraya pada Jumat (25/11). Selain itu, ujar Store Manager Informa Gatsu Bali Ketut Astika, masih serangkaian grand opening akan digelar lomba melukis vas bunga dan frame dengan peserta anak-anak sekolah. Kegiatan melukis ini dimaksudkan untuk menggali kreativitas dan menyalurkan bakat anak-anak di Denpasar. (kmb18)

Bali Post/wan

BerKUNJUNG - Manajeman PT Suzuki Indomobil Sales Firky Ahmad Faisal (kiri) selaku Strategy Planing Departement Corporate Publik Relation (2W, OBM dan Digital) bersama dengan MT Oktavia Dian Wulandari (kanan) selaku Sales Area Indonesia Timur Outboard Motor PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berkunjung ke Kantor Redaksi Bali Post, Selasa (22/11) kemarin.

Suzuki Outboard Motor

Gelar Lomba Mancing di Nusa Penida

Denpasar (Bali Post) Suzuki Outboard Motor (mesin tempel perahu) akan menggelar lomba mancing di perairan Nusa Penida pada Kamis (24/11). Pelaksanaan lomba ini sekaligus digunakan Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk memperkenalkan produk unggulannya. Demikian dikemukakan Sales Area Indonesia Timur, OBM SIS, M.T Oktavia Dian Wulandari didampingi Fikry Achmad Faisal, Corporate Public Relations 2W, OBM & Digital SIS, Selasa (22/11) kemarin saat berkunjung ke Kantor Bali Post. Menurut wanita yang akrab disapa Dian ini, kehadiran Suzuki OBM di Indonesia sudah 20 tahunan. Ada dua jenis mesin OBM yang dipasarkan di Indonesia yakni OBM bermesin 2-tak dan 4-tak. Dilihat dari market share-nya, Dian mengatakan OBM milik Suzuki ini mencapai sekitar 40 persen dari total market OBM nasional. Dikatakannya, selama ini nelayan dan boat operator merupakan konsumen yang paling paham tentang keandalan OBM. Sebab, mereka yang setiap hari

menggunakan kapal dan mengetahui dengan pasti kelebihan dan kekurangan OBM yang digunakannya. ‘’Kami ada sejumlah program apresiasi dan CSR y a n g m e mber i kan bantuan bagi para nelayan,’’ paparnya. Untuk mengapresiasi pengguna OBM Suzuki ini, terutama nelayan dan para pelaku usaha water sport, SIS dengan Dealer Bali, Sinta Marine, akan menggelar lomba memancing. Pelaksanaan lomba ini, lanjutnya, akan dilaksanakan di perairan Nusa Penida. ‘’Dalam kegiatan itu, kami juga akan mengenalkan produk mesin 4-tak milik Suzuki yang lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar,’’ katanya. Selain menggelar lomba mancing, Suzuki OBM juga melaksanakan nonton bareng AFF Suzuki Cup 2016 di Tanjung Benoa. Di acara tersebut pun, kata Dian, mereka diajak menonton pertandingan Indonesia melawan Filipina, kepada pelaku usaha water sports dan boat operator akan diperkenalkan produk OBM milik Suzuki. (kmb18)

Jakarta (Bali Post) Penerapan pola keuangan badan layanan umum (BLU) oleh instansi pemerintah agar tidak hanya menekankan aspek teknis keuangan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat dengan tarif terjangkau. Demikian Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. ‘’Saya berharap perubahan ini menjadi momen penerapan pelayanan dengan standar dan prinsip bisnis seperti korporasi swasta. Tapi jangan lupa dengan misi pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya cari keuntungan saja,’’ kata Presiden Jokowi pada sambutan pembukaan Rapat Koordinasi BLU 2016, Selasa (22/11) kemarin. Presiden meminta perubahan sebuah instansi menjadi BLU harus menjadi momentum untuk menerapkan tata kelola yang efisien, karena di pola BLU ada ruang otonomi dan fleksibilitas yang lebih besar. ‘’Fleksibilitas bukan tujuan, tetapi alat untuk meningkatkan layanan, jangan berlomba menjadi BLU tapi tidak ada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,’’ katanya. Presiden juga mengingat-

kan peningkatan pelayanan tersebut harus juga menjaga agar tarif tetap terjangkau seluruh lapisan masyarakat. Di awal sambutannya, Presiden menyebutkan pelayanan di instansi pemerintah identik dengan kurang cepat dan berbelit-belit. ‘’Ini persepsi tapi banyak benarnya, tempat layanan tidak nyaman, petugas tidak pernah senyum, cemberut, tidak ramah dan kurang bersikap profesional,’’ katanya. Ia menyebutkan adanya keluhan seperti itu, membuat sentra layanan pemerintah kalah bersaing dengan swasta. ‘’Apalagi saat ini rakyat kritis, sering merespons layanan publik, yang tidak baik akan keluar di medsos, ada video, komentar, itu tidak bisa dicegah,’’ katanya. Presiden menyebutkan dunia sekarang ini makin

SI-KUMKM

terbuka. Rakyat mengetahui haknya dan menuntut standar layanan yang baik. ‘’Tuntutan ini meningkat ketika rakyat semakin sadar membayar pajak. Untuk itu kita harus meningkatkan pelayanan, berbenah, kalau tidak mau sentra layanan publik akan ditinggal rakyat, sehingga bukan saja tertinggal dengan swasta, tapi juga dengan asing yang bisa masuk ke sini,’’ katanya. Menurut Presiden, kuncinya kemauan untuk berubah, memperbaiki, karena keterbukaan dan persaingan bukan hal yang harus ditakuti. Ia mencontohkan tahun 1970-1975-an, kualitas bank BUMN kalah dengan swasta dan asing. Sekarang mereka justru memenangi itu, baik dari sisi pelayanan maupun keuntungan. ‘’Artinya kalau mau, bisa,’’ kata Presiden Jokowi. (ant)

Percepat Pengembangan Wirausaha Pemula Jakarta (Bali Post) Kemenkop dan UKM menyiapkan sistem informasi (SI) pengembangan sumber daya manusia (SDM) Koperasi dan UMKM sebagai dukungan informasi guna mempercepat pengembangan wirausaha pemula di Indonesia. ‘’Kita tengah merangsang sistem informasi pengembangan SDM UMKM, yakni infokumkm.co sebagai wadah interaksi antarpelaku koperasi dan UKM di Indonesia,’’ kata Asisten Deputi Peran Serta Masyarakat dan KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM Budi Mustopo, di Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Sistem informasi ini akan diperkenalkan April 2017 dan akan disiapkan beroperasi Juli 2017. Sistem informasi pengembangan SDM KUMKM ini merupakan bahan pemikiran usai mengikuti Diklat Kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) beberapa waktu lalu. Gagasan sistem informasi pengembangan SDM ini sebagai respons memenuhi kebutuhan informasi seputar koperasi dan UKM di Indonesia. Sistem informasi tersebut , kata Budi ,memuat berbagai informasi antara lain, cerita sukses wirausaha pemula, informasi akses pembiayaan dengan perbankan dan koperasi, hingga chat interaktif antarpelaku UKM. Dengan demikian, kehadiran sistem informasi ini bisa mendekatkan informasi yang selalu update kepada masyarakat. Maraknya penggunaan smartphone, khususnya kalangan anak muda, katanya, diharapkan sistem informasi pengembangan SDM KUMKM ini akan dijangkau generasi produktif. ‘’Harapan pemerintah menumbuhkan kewirausahaan di kalangan pemuda mencapai sasaran yang tepat,’’ paparnya. Berdasarkan data Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJII) 2016, kata Budi,

pengguna jasa internet kisaran 132.7 juta. Jumlah ini meningkat kisaran 50% dibandingkan pengguna jasa internet 2014 kisaran 88 juta. Dari sejumlah 132.7 juta pengguna internet, sebanyak 70% mengkases internet melalui telepon pintar (smartphone). Ia mengatakan, sistem informasi ini mendekatkan isu koperasi dan UKM kepada kaum muda yang sehari-hari dekat gadget. Pada masa mendatang, dengan pembaharuan secara terus-menerus, sistem informasi ini akan dirancang lebih update dengan kebutuhan masyarakat. Nantinya, ungkap Budi, website informasi KUMKM ini bisa diakses dari seluruh Indonesia sehingga mengurangi kesulitan atau hambatan informasi yang selama ini dialami masyarakat yang jauh dari ibu kota provinsi. ‘’Anak-anak muda di daerah yang ingin belajar membuka usaha bisa mengakses situs ini dan menemukan kebutuhan akan rencana bagi pengembangan usaha mereka,’’ katanya. (010)

Budi Mustopo

Kurs Rupiah Naik 19 Poin Jakarta (Bali Post) Kurs rupiah dalam transaksi antar-bank di Jakarta, Selasa (22/11) pagi bergerak naik 19 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.386 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi naik setelah harga minyak mentah dunia menguat. ‘’Dorongan penguatan harga minyak mentah dunia dan surutnya kekuatan dolar AS di pasar global menjadi salah satu faktor penopang rupiah,’’ katanya.

Harga minyak mentah jenis WTI hari ini naik 3,94 persen menjadi 47,49 dolar AS per barel sementara Brent Crude harganya naik 0,98 persen menjadi 49,38 dolar AS per barel. Kendati demikian, dia menjelaskan, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS relatif karena ada kabar yang beredar bahwa akan ada demonstrasi pada 25 November 2016. Selain itu, ia melanjutkan, pelaku pasar juga menanti arah kebijakan bank sentral dunia, terutama dari Amerika Serikat (The Federal Reserve) pada

Desember 2016. ‘’Situasi itu dapat menghadirkan volatiltitas tinggi di pasar keuangan global, termasuk rupiah,’’ katanya. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova menambahkan, nilai tukar rupiah bergerak dalam kisaran terbatas di tengah ketidakpastian sentimen dari dalam negeri dan eksternal. Apalagi, dia mengatakan, menjelang akhir tahun biasanya permintaan dolar AS cenderung meningkat, sehingga apresiasi mata uang domestik bisa tertahan. (ant)

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

Bansos Nontunai PKH Mulai Disalurkan

Tahap Awal BNI Salurkan Rp 5,6 Miliar

Denpasar (Bali Post) Kementerian Sosial mulai menyalurkan dana bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran dana bansos itu dilaksanakan di Banjar Dangin Peken Desa Pakraman Intaran Kelurahan Sanur, Selasa (22/11) kemarin, di salah satu toko kelontong di daerah tersebut. Toko kelontong itu juga menjadi Agen46 BNI (agen Laku Pandai). Anisa, pendamping dari Kemensos untuk Denpasar Selatan, mengatakan ada dua desa dan dua kelurahan di Kota Denpasar yang mulai disalurkan bantuannya yaitu Kelurahan Sanur, Renon, Desa Sanur Kaja, dan Sanur Kauh. Besaran bantuan yang disalurkan tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tergantung komponen. ‘’Yang paling sedikit itu Rp 112.500 karena punya 1 komponen yaitu anak SD, paling banyak Rp 662.000,’’ ujarnya. Perbedaannya, setiap komponen mendapatkan bantuan berbeda-beda. Ibu hamil mendapatkan Rp 1.000.000/tahun, anak SD mendapat Rp 450.000/tahun, anak SMP mendapat Rp 750.000/tahun, anak SMA mendapat Rp 1.000.000/tahun dengan pencairan 4 kali dalam setahun. Sehingga jika satu keluarga hanya memiliki 1 komponen yaitu anak SD, sehingga bantuan yang diterima Rp 450.000 dibagi 4 menjadi Rp 112.500. Sementara di Kota Denpasar telah disalurkan sebanyak 1.600 bansos kepada KPM baik melalui BNI, Mandiri mapun BTN. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT, AAG Agung Dharmawan, mengatakan total dana bansos yang disalurkan melalui

BNI Rp 5,6 miliar di dua wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana. Pada tahap pertama ini ada 3.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang disalurkan bansos nontunai, 893 di antaranya berada di Kecamatan Denpasar Selatan dan Kecamatan Denpasar Timur dengan total penyaluran di dua Kecamatan tersebut sebesar Rp 1,2 miliar. Dalam menyalurkan bansos tersebut, BNI sendiri telah memiliki Agen46 BNI sebanyak 1.100 di Bali dan di setiap E-Warong KUBE PKH pasti ada Agen46 BNI. BNI berkomitmen 100 persen dalam membangun gerakan nasional nontunai dan gerakan ayo menabung melalui program ini. ‘’Ini bagian dari CSR BNI, bukan hanya BNI tapi juga bersama-sama bank-bank yang lain, BRI, BTN, Mandiri,’’ ujarnya. Dengan berkomitmennya BNI dalam menyalurkan bansos nontunai, ia berharap, masyarakat lebih mengenal BNI. ‘’Saat mereka bukan sebagai KPM, punya usaha yang lebih baik dan sebagainya, dia tidak akan lupa dengan kita. Kedua, kalaupun mereka ingin menabung, jadi inget dengan kita, menabungnya di BNI, dan apa pun nanti kebutuhannya akan ke BNI, karena kita memang dilahirkan dari bank perjuangan, Bung Karno, sehingga benar-benar harus dekat masyarakat,’’ paparnya. Penyaluran dana Bansos PKH berikutnya akan dilaksanakan di Kabupaten Jembrana mulai tanggal 24-26 November, di mana BNI telah menyiapkan 15 Agen46 di 6 kecamatan untuk melayani 4.556 Keluarga Penerima Manfaat. (kmb42)

PENERIMAAN BANSOS - KPM melakukan registrasi penerima bansos PKH nontunai.


19

Rabu Paing, 23 November 2016

Soal Novanto akan Pimpin DPR

Jokowi Pastikan Tak Ikut Campur

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo menegaskan keputusan DPP Partai Golkar mengangkat kembali ketua umumnya Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI merupakan urusan Partai Golkar dan internal DPR. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Presiden Jokowi tidak mencampuri diangkatnya kembali Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI. ‘’Itu urusannya Partai Golkar dan itu urusan internal DPR. Dasar hukum penetapan Ketua DPR kan oleh rapat paripurna,’’ kata Presien Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11) kemarin. Presiden Jokowi menepis anggapan kehadiran Setya Novanto di Istana Kepresidenan sebagai bentuk dukungannya atas keputusan Partai Golkar tersebut. Selama dua hari ini, Ketua Umum Golkar Setya Novanto terlihat berkunjung ke Istana Kepresidenan menemui Presiden Jokowi. ‘’Jawabannya itu urusan internal DPR dan Golkar. Sudah,’’ tegas Jokowi.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku menyampaikan hasil keputusan rapat pleno DPP Partai Golkar terkait pengangkatan kembali dirinya sebagai Ketua DPR-RI kepada Presiden Joko Widodo. Laporan disampaikan saat jamuan makan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, kemarin. ‘’Saya sudah sampaikan ke Presiden, dan Presiden juga serahkan semuanya itu kepada partai. Beliau tidak ikut campur dan beliau tidak ikut memengaruhi,’’ kata Setya Novanto saat menggelar keterangan pers bersama Presiden Jokowi usai jamuan santap siang. Soal keputusan partainya tersebut, Setya Novanto mengatakan sangat menghormati dan menghargainya. ‘’Saya menghormati dan menghargai dan tentu akan menjadi pertimbangan setelah saya menerima pimpinan Golkar yang akan menghadap saya besok (hari ini),’’ ujarnya. . (010/kmb4)

Peristiwa Hukum Dari Hal. 1

‘’Tentu itu dijawab dengan baik. Saya ingin memberikan gambaran bahwa konstruksi dari peristiwa hukum yang menjadi objek pada pemeriksaan hari ini sesungguhnya mengu-

lang kembali pertanyaan yang sudah diajukan pada proses penyidikan sebelumnya yaitu dengan menambahkan atau menyempurnakan hal-hal yang sekira penting untuk membuat terang perkara ini,’’ jelas Sirra. Ketika itu, Ahok yang men-

Alat Bukti

Dari Hal. 1

Hal itu berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016 bahwa alat bukti rekaman elektronik sebagai alat bukti utama dalam proses persidangan MKD DPR adalah tidak sah. MK mengabulkan gugatan judicial review yang diajukan Setya Novanto di MK tentang pasal penyadapan. Pertimbangan lainnya, menurut Idrus, adalah pasca-Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali yang memilih Setya Novanto sebagai ketua umum. Ini membuktikan bahwa Setya Novanto tidak bersalah dan tetap mendapat kepercayaan dari kader partai untuk memimpin partai. Atas keputusan partai tersebut, Idrus meminta semua kader

Dari Hal. 1

Agus menerangkan, tim satuan tugas KPK mendapatkan informasi akan ada penyerahan uang dari RRN kepada HS di Kemayoran sekitar pukul 20.00 WIB. Usai melakukan transaksi, tim Satgas KPK langsung menangkap HS dan mengamankan sopir serta ajudannya. ‘’Tim penyidik KPK mengamankan uang US$145.800 atau sekitar Rp 1,9 miliar,’’ kata Agus. Setelah melakukan pemeriksaan, tim kemudian membawa HS ke rumah RRN yang tak jauh TKP. Alhasil, RRN pun dibawa ke kantor KPK. Tim Satgas KPK lainnya kemudian bergerak ke Pamulang, Tangerang Selatan dan Pulomas, Jakarta Timur, untuk mengamankan dua orang staf RRN. Kata Agus, dugaan suap ini berkaitan dengan pajak yang dialami PT EK Prima Ekspor Indonesia. Di antaranya yakni

genakan batik kuning dan celana panjang hitam tidak memberikan keterangan dan terlihat hanya berbincang dengan ketua tim pemenangannya dalam Pilkada DKI, Prasetio Edi Marsudi, yang turut mendampingi Ahok di Mabes Polri. (ant)

partai yang saat ini menjadi wakil rakyat di DPR dapat mematuhi dan menindaklanjuti hasil keputusan partai tersebut. ‘’Tentu sebelumnya (ada) berbeda pendapat, tetapi setelah diambil keputusan maka konsekuensinya seluruh keluarga besar Partai Golkar hanya ada satu kata, mengamankan dan memperjuangkan keputusan ini,’’ tegasnya. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyarankan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Ketua DPR Ade Komarudin duduk bersama terkait keinginan Partai Golkar tersebut. ‘’Saya mengusulkan ada percakapan yang lebih luas sehingga ini betul-betul menjadi satu pelajaran yang baik dan kesimpulan yang secara baik. Saya menyarankan itu,’’ kata Fahri. Ia menjelaskan, ada tiga alasan Ketua DPR-RI bisa diganti

sesuai UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Pertama, karena Ketua DPR meninggal dunia, kedua karena mengundurkan diri secara sadar, dan ketiga karena diberhentikan. ‘’Untuk diberhentikan itu, ada beberapa pihak yang memberhentikan. Pertama negara karena melanggar undang-undang, kemudian Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) melalui rapat paripurna, ketiga adalah partai, di mana partai itu harus ada argumennya, tidak bisa tidak ada argumen,’’ kata Fahri. Hingga saat ini, Fahri Hamzah mengaku pimpinan DPR belum menerima surat dari DPP Partai Golkar terkait rencana pergantian jabatan Ketua DPR-RI. ‘’Saya belum mengerti, karena belum tahu suratnya seperti apa, duduk perkaranya seperti apa,’’ katanya. (kmb4)

untuk membebaskan PT EK Prima dari tagihan pajak Rp 78 miliar. RRN dan HS sebelumnya membuat kesepakatan agar tagihan Rp 78 miliar itu hilang. Sebagai imbalannya, HS diberikan Rp 6 miliar. ‘’Nah, Rp 1,9 miliar ini adalah pemberian tahap pertama,’’ kata Agus. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penangkapan oknum pejabat Direktorat Jenderal Pajak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah langkah korektif yang harus dilakukan untuk memperbaiki kredibilitas lembaga ini. Sri juga bersumpah untuk terus membersihkan kementeriannya dari korupsi dan kepada pembayar pajak pengemplang pajak. ‘’Ini adalah langkah korektif yang sejalan dengan keinginan kita untuk memperbaiki kredibilitas Kemenkeu dan DJP. Ini menurut saya langkah yang konsisten,’’ kata Sri Mulyani di

Jakarta, Selasa kemarin. Dia mengapresiasi langkah KPK itu karena dia selalu mengingatkan para pegawai Kementerian Keuangan agar memerangi korupsi dan pelanggaran hukum lainnya. ‘’Ini kan ketamakan tidak terbatas ya, dalam hal ini artinya keuangan negara adalah uang rakyat yang harus dikelola oleh kita. Dia bukan uang yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan diri sendiri,’’ tegas Sri. Sri memastikan langkahlangkah pembersihan pegawai DJP yang nakal akan terus dilakukan untuk memberikan kepercayaan kepada para pembayar pajak yang patuh. ‘’Kami akan melakukan secara konsisten, untuk menyampaikan kepada tax payer dan masyarakat Indonesia, bahwa kami akan terus melakukan pembersihan di dalam dan kepada pembayar pajak yang tidak membayar pajak,’’ katanya. (kmb4/ant)

Amankan Sopir

Jaga Kemajemukan Dari Hal. 1

‘’Saya tadi banyak bicara terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS, kami banyak bicara di sana. Kemudian juga bicara hal-hal terkait politik kita dalam kurun minggu-minggu ini,’’ kata Presiden usai makan bersama dengan Setyo Novanto. Selain itu, kata Jokowi, juga membicarakan Partai Golkar dalam menjaga stabilitas dan ketertiban sosial, menjaga kemajemukan bangsa serta kekompakan komponen bangsa. ‘’Kita tahu semuanya, Partai Golkar memiliki basis dukungan hampir di seluruh wilayah Indonesai, merata dan oleh sebab itu, dalam kesempatan yang baik tadi saya menyambut baik dukungan Partai Golkar,’’ kata Presiden. Presiden juga menyatakan ada keuntungan kedekatan Setyo Novanto dengan Presiden terpilih AS Donald Trump, sehingga bisa membantu hubungan bilateral dengan negara adidaya tersebut. ‘’Yang jelas kita senang karena kedekatan Pak Setya Novanto dengan Donald Trump, kalau ada apa-apa kita minta tolong kepada Pak Setya Novanto,’’ kata Presiden. Terkait pernyataan Trump bahwa AS menarik diri dari The Trans-Pacific Partnership (TPP), Jokowi belum bisa memberikan komentar. ‘’Kalau TPP kan belum, jadi

saya tidak bicara itu, karena tahapan di parlemen aja belum kok,’’ jawab Presiden. Ketua Umum Partai Golkar mengapresiasi langkah Presiden dalam menghadapi situasi politik dalam negeri ini dengan melakukan konsolidasi dengan TNI, Polri dan para ulama. ‘’Saya memberikan hormat kepada beliau karena dalam situasi demikian bisa memberikan kekuatan kembali kepada masyarakat dan khususnya kesejahteraan rakyar,’’ kata Novanto. Novanto juga mengungkapkan pihaknya juga melakukan konsolidasi dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa untuk bersama-sama mencari suasana yang damai. ‘’Dan tentu dengan partai-partai pendukung maupun partai-partai lain kami juga ingin sekali melakukan silaturahmi,’’ kata Novanto. Setnov yang mengenakan batik lengan panjang datang pukul 16.25 WIB langsung disambut Presiden yang juga mengenakan kemeja batik di beranda Istana Merdeka dengan didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Presiden langsung mengajak Setnov ke ruang oval Istana Merdeka untuk makan sore bersama. Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri juga diundang makan siang oleh Presiden pada Senin (21/11). (kmb4/ant)

Siswa SMKN 5

Dari Hal. 1

Launching Denfes 9 ditandai dengan inagurasi pagelaran tari dan tabuh yang dibawakan siswa-siswi SMKN 5 Denpasar. Pesona Endek Kota Denpasar juga ditampilkan dalam fashion show sebagai produk unggulan Denpasar sejak zaman dahulu yang kaya akan motif, warna serta memiliki ciri khas. Selain launching Denfest juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Kementerian Pariwisata RI dengan Pemkot Denpasar dan Universitas Udayana tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar.

Dari pelaksanaan launching Denfes di Jakarta secara resmi agenda Denfes akan berlangsung pada 2831 Desember mendatang di Catus Pata Catur Muka serta kawasan Jalan Gajah Mada Denpasar. Pada acara itu akan digelar parade budaya, pameran produk kerajinan khas Denpasar yang dapat dilihat langsung masyarakat dan wisatawan. Di samping itu berbagai kuliner tradisional Bali juga dapat dinikmati dari jajanan, minuman hingga makanan. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan tema ‘’Padmaksara’’ ini sebagai strategi unggulan pembangunan Kota Denpasar sepanjang tahun

2016-2021 dengan mengembangkan khazanah iptek serta kearifan lokal. Denfes telah mampu mengangkat potensi masyakarat Kota Denpasar mulai dari kuliner, tekstil hingga pelestarian seni tradisi dan sebagai wahana hiburan dan edukasi yang menghadirkan romantisme akan kreativitas dengan semangat baru. Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutannya melalui video mengatakan Denfes sebagai event melestarikan,

mengembangkan pariwisata Denpasar, Bali. Denfes juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang perlu terus didukung. Selamat kepada Wali Kota Denpasar dan seluruh masyarakat atas pelaksanaan Denfes, semoga event ini bermanfaat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. ‘’Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Denpasar atas komitmennya terhadap pembangunan khususnya di bidang pariwisata,’’ tegas Arief Yahya. (ad727)

Rabu, 23 November 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Kebenaran (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Bal Hanoman (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajek Bali Mendak Bungan Desa Padangbulia 11.05 Bali Channel Tourist TV

11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Kebenaran (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Janger Sanggar Ratu Kinasih – Klungkung (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sekaa Buta Bongol 17.05 Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Desa Adat Canggu 17.30 Taman Sari Denpasar Children Centre (1)

18.00 Puja Trisandita 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lipsus: DPRD Provinsi Bali 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Rounf Up The World 22.00 Berita Bincang Terkini 22.05 Lila Cita: Prembon Cupak Ke Swargan (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Tambangan Badung (3) 24.00 Closing

Aswatthaman Hanguskan Apa Saja di Depannya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Sembilan Puluh Tiga) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

GURU Drona, oh raja, menghacurkan kalung-kalung emas pasukan Pandava. Itu terjadi ketika senjatanya diputar-putar, atau bergerak memantulkan. Serangan-serangan Guru Drona kelihatan sangat indah. Apalagi, diterangi cahaya lampu-lampu, disoroti pantulan senjata-senjata, perhiasan-perhiasan. Kelompok Drona, oh raja, berkobar dengan kemegahannya. Senjata-senjata yang ditempa sangat baik dan indah, tampak merah seperti darah. Senjata senjata itu diputar-putar oleh pahlawan-pahlawan Kuru itu untuk menciptakan sebuah kemegahan, berkobar seperti kilasan halilintar di langit pada akhir musim panas. Muka-muka para prajurit itu dengan cepat mengejar musuhmusuh untuk memukul mereka. Para lawannya gemetar dengan semangat menyerbu musuhmusuhnya. Kelihatannya indah seperti kumpulan awan-awan diembus angin. Seperti kemegahan matahari, yang menjadi dahsyat pada momen terjadinya sebuah kebakaran besar di sebuah hutan yang penuh pohon-pohon. Bahkan pada malam mengerikan itu men-

jadi megah dari kelompok pahlawan yang bersinar itu. Setelah melihat kelompok kita itu disinari, para Partha dengan sangat cepat, menggerakkan prajurit-prajurit jalan-kaki, melalui bala tentara mereka, dan bertindak seolah-olah seperti kita sendiri. Pada setiap gajah dipasang tujuh buah lampu. Sedangkan di setiap kereta sepuluh yang ditempatkan pada punggung setiap kuda. Dua buah pada sisi-sisi di belakang kereta itu. Pada tiang bendera juga ditempatkan banyak lampu. Pada sisi-sisi kelompok dan di belakang, di depan serta di sekelilingnya juga berisi banyak lampu lain yang dihidupkan. Para keturunan Kuru setelah melakukan hal sama. Kedua bala tentara yang bertikai itu diterangi. Melalui kelompok, serdadu-serdadu jalan-kaki. Otomatis mereka menjadi bercampur dengan gajahgajah, kereta-kereta serta pasukan berkuda. Dan bala tentara Putra Pandu juga diterangi lampu lampu. Selain serdadu-serdadu jalan-kaki, setelah berdiri dengan obor menyala di tangan-tangan mereka.

Dengan lampu-lampu itu kelompok itu menjadi gemerlapan dengan dahsyatnya. Seperti sebuah api berkobar, hal itu membuat kegemerlapannya dua kali lipat oleh sinar-sinar yang memesonakan dari pembuat siang hari itu. Kemegahan kedua bala tentara itu menutupi bumi, langit, dan semua tempat-tempat dari arah mata angin. Kelihatannya lampu-lampu itu terus bertambah. Dengan cahaya yang terang, bala tentara paduka sebagaimana juga pasukan Pandava, menjadi jelas kelihatan. Cahaya itu, dapat membangkitkan mencapai angkasa. Sehingga para dewa, para gandharva, yaksha, para rishi dan yang lainnya, yang bermahkotakan keberhasilan tapa, para apsara, semuanya datang menyaksikan pertempuran itu ke sana. Dipenuhi dewa-dewa dan para gandharva, yaksha, para rishi yang dimahkotai keberhasilan pertapa, para apsara, roh-roh para prajurit yang terbantai hampir memasuki daerah-daerah durgawi. Medan pertempuran kelihatannya seperti surga kedua. Dipenuhi kereta-kereta, ku-

da-kuda dan gajah-gajah, yang berkilauan diterangi lampu-lampu para pejuang-pejuang yang sedang marah. Kuda-kuda terbantai atau berlarian sangat liarnya. Kekuatan pasukan yang sangat besar dari barisan prajurit-prajurit, kudakuda, gajah-gajah kelihatan seperti pertempuran antara kaum surgawi dan para asura pada zaman dahulu. Serangan panah-panah itu membentuk angin-angin dahsyat. Kereta-kereta besar, awan, ringkikan kuda-kuda dan dengkuran gajah-gajah, raungan-raungan, panah-panah, hujan-hujan darah

dari para prajurit dan binatangbinatang. Darah dari pertempuran malam hari itu seperti badai di antara manusia-manusia yang memiliki kekuatan dewa itu. Di tengah pertempuran, yang utama dari para brahmana itu Aswatthaman menghanguskan para ksatria Pandava. Oh penguasa manusia yang berbudi luhur itu menyerupai matahari tengah hari pada akhir musim hujan. Putra Guru Drona itu menghanguskan segala sesuatu yang ada di depannya dengan sinarnya yang dahsyat. (bersambung)

Sloka 11.4 Manyase yadi tac chakyam maya drastum iti prabho yogeshvara tato me tvam darsayatmanam avyayam Seandainya dikau menghendaki, oh Tuhan, bahwa olehku dapat terlihat , maka bukanlah kepadaku, oh Yang Maha Memiliki Ilmu Pengetahuan, yoga, bentuk dirimu yang tak terbinasakan.


16 Pages

221 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in

US warns of terrorism risk at Christmas markets across Europe

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

r 23, 2016

ay, Novembe

Wednesd

r 23, 2016 y, Novembe Wednesda

Actor Eddie Redmayne (L) poses with writer J.K. Rowling as theythe arrive for European of premiere “Fanthe film tastic Beasts to and Where

Find Them” at Cineworld Imax, Leicesin ter Square BritLondon, ain November 15, 2016.

Photo

sts’ Debuts ‘Fantastic Bea Million $75 to Magical REUTERS/Neil

Hall/File

Audiences

REUTERS/Charles

embraced may have but they

for high “This is dead Jeff Goldstein, with “Bleed “Billy Lynn’s” musterWarner Bros.’ from for,” said and distribution It confirmsproperty and its deciafter expandingearned in the looking of domesticRowling bril- million the hopes for five installments president Bros. “Jo ing $930,000 theaters. It has limited Beasts” that inspired four to 1,176 sion to back opening in “Fantastic Potter at Warner told a story out in a big $1.1 million since a disastrous refantasy series.of the Harry come it liantly a week ago,was expected to fanbase to Hogwarts, is a spinoff that City her than release instead of for a film films, but 1920s New York of way.” softer opening films, sult major Oscar contender. “Bleed cast a Potter It was a unfolds in an entirely new previous com- be Open Road is distributing Vinny and features mythical creatures. to any of the Bros. argues that chronicles into Warner Those movies for This,” which to get back wizards and spent $180 million efforts Harry but aren’t fair. best-sellers, It has a The studio global is Pazienza’s a car accident.cushions picture, enlistingto write parisons based on Beasts” make the the ring after J.K. Rowling back were budget, which “Fantastic work. Potter creator and bringing whereas $6 million blow. (rtr) of several largely an original said Goldbox office the screenplay the director the same,”kumquats.” the Eddie “It’s not David Yates, wizard outings. apples and previous boystars as Newt Scaman- stein. “It’s Post at: collector Redmayne Jl. D.Tamblingan writer and ional Bali der, a textbook

You can

find Internat

Jl. D.Tamblingan

Sanur

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar Goanna 16 17 Batu Jimbar

avenue

leading

down to

the Giant

Platiau

Ferris

at ism risk of terror rope US warns rkets across Eu ma Christmas

Elysees Champs 21, 2016. to illuminate November from trees lights hang in Paris, France, holiday Christmasplace de la Concorde Wheel at

to Potter-dom,to several Find Where to bois- the return cold shoulder to a Beasts and gave the among them the boxing - “Fantasticbox office, debutingfranchise. and the Iraq new films, for This” Long HalfLOS ANGELESthe weekend a new cinematic drama “Bleed Lynn’s bombed, drama “Billy launching Them” dominated beasts. were War Walk.” Both pictures million and out $2.4 of the titular time on what we This” eking terous $75

avenue

in Paris

as rush

hour traffic

fills the

had carried

in Belgium, out attacks Turkey during

and to avoid France, Germany it was still and said warned for over the the past year, potential citizens are about the tourist sites Europe. TON - American visitingis warning its citizensa concerned throughout or of t WASHINGand be vigilant when more attacks sympathisers because Departmen might It said “extremist large crowds The US Statethe Christmas period ed extremists” over self-radicalis attacks. holiday season. 6 to be alert attacks. reveal the try to carry out to page did not in Europe risk” of terror Continued the arrests Officials be heard “heightened targets, but where informacan also Strasbourg, “credible Qaeda potential nerves in market opens in al It said it had Islamic State, were rattled tion” that militant groups Eu- a famed Christmas tourin and other to plan attacks a few days. which attracts the The market, the world, was in continuing citizens should exercise across rope. “US holiday festivals, events, ists from failed extremist plot of a French milicaution at markets,” it added. after target Algerian and and outdoor comes a dayseven 2000 by had trained in AfghaniState Dewho The advisory it had arrested and tants In its advisory, the extremists France said stan. out that in Strasbourg been plotting partment pointed terror suspects who had Marseilles months. for an attack

News at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

RABU PAING, 23 NOVEMBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Hanung Bramantyo Ingin Buat Film tentang Istri Ahok HANUNG Bramantyo akan kembali berkarya. Usai sukses dengan film biografi tokoh-tokoh nasional ‘’Soekarno’’ hingga ‘’Rudy Habibie’’, kali ini Hanung mengaku tengah menyiapkan kisah lain. Tentang siapa? Siapa lagi kalau bukan tentang sosok kontroversial Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tetapi bukan Ahok yang diceritakan, melainkan sang istri, Veronica Tan. Ditemui wartawan usai menghadiri jumpa pers Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2016 di Pejaten Jaya, Jakarta Selatan, belum lama ini, Hanung mengungkapkan alasannya tertarik pada istri sang gubernur. Suami Zaskia Adya Mecca ini menjelaskan, cerita akan berfokus kepada bagaimana seorang perempuan mendampingi suami yang anggap saja sedang menjadi musuh publik. ‘’Kalau saya harus membuat film tentang ini semua, saya akan membuat film tentang istrinya Pak Ahok. Bagaimana seorang perempuan mendampingi yang menjadi public enemy, yang hidup di dalam masyarakat yang terpecah jadi dua dan dia menjadi sorotan,’’ ujarnya. Hanung mengaku, ia bukan ingin membuat film tentang Ahok sendiri lantaran sang gubernur nonaktif tersebut sudah sering muncul yang berhadapan langsung dengan publik. Ditambah lagi, belakangan ia juga terinspirasi film ‘’Jackie’’ yang bercerita tentang sosok Jacqueline Kennedy (diperankan Natalie Portman), istri dari John F Kennedy. (pik)

Bali Post/dir

SIMAKRAMA - Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali II Anak Agung Karma Krisnadi (nomor 1 dari kiri) didampingi Kepala Bidang Pemasaran Jeffry Martin dan Petugas Pemeriksa Cabang I Gusti Rai Buda Pramana Putra saat menerima simakrama Redaksi Bali Post di kantornya, Selasa (22/11) kemarin.

Mengoptimalkan Penjaminan Ketenagakerjaan

BAGI krama Bali dan penduduk Bali secara umum, pemahaman terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih sangat rancu. Publik masih berpandangan BPJS hanya untuk pelayanan kesehatan saja.

Hanung Bramantyo

Bali Post/ist

Dewa Sugama Motivasi Generasi Muda Hindu di UI SELAIN sebagai musisi yang akhir-akhir ini mencuri perhatian kalangan muda dan kerap tampil pada acara di kampus-kampus di Denpasar, Minggu (20/11) lalu, Dewa Sugama diundang sebagai pembicara untuk memotivasi generasi muda Hindu pada acara Closing Ceremony 11th Hindu For Generation (HFG). Acara tersebut diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Indonesia (KMHD UI) dengan tema ‘’Karmany, Langkah Kecil untuk Perubahan Besar’’. Pada kesempatan tersebut, di hadapan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia AAGN Puspayoga, Dewa Sugama memberikan motivasi kepada generasi muda Hindu yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI) untuk selalu menggali potensi dan bakat. Selain itu, ia juga mengingatkan generasi muda Hindu untuk selalu memegang teguh toleransi antarumat beragama dan bisa menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan dunia luar, baik dari segi pendidikan maupun adat, seni dan budaya. Sebagai pembicara pada talkshow yang mengangkat tema ‘’Will of Fire: Menumbuhkan Semangat Bekerja dalam Menginisiasi Perubahan’’, pria kelahiran Denpasar, 12 Maret 1988 silam ini menceritakan perjalanan kariernya sebagai musisi. Ia juga memotivasi generasi muda untuk selalu optimis dalam mencapai cita-citanya sesuai dengan passion yang dimiliki. Pada kesempatan yang bersejarah baginya tersebut, tidak lupa ia menghibur generasi muda Hindu dengab suara khasnya. ‘’Sebagai generasi muda, kita harus tunjukkan bahwa kita mampu menjadi generasi yang berguna dan membanggakan untuk nusa dan bangsa,’’ tegas Dewa Sugama. (win)

Bali Post/ist

TAMPIL - Musisi Bali Dewa Sugama saat tampil di Universitas Indonesia.

Padahal, selain itu ada BPJS Ketenagakerjaan yang juga bisa menjadi pilihan bahkan bisa menjadi social security ketika kita mengalami hal-hal yang tak diinginkan. ‘’Sampai saat ini belum banyak yang menyadari benar kehadiran BPJS Ketenagakerjaan. Program BPJS ini memiliki program jaminan mendasar bagi semua penduduk,’’ papar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali II Anak Agung Karma Krisnadi saat

menerima simakrama Redaksi Bali Post di kantornya, Selasa (22/11) kemarin. Agung Karma Krisnadi menjelaskan, pihaknya sangat ingin mengajak krama Bali ikut program ini. Jika perlu, pemerintah bisa mengedukasi warganya untuk menjadi bagian dari BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Cara ini lebih efektif untuk membantu beban warga jika menghadapi musibah. Program BPJS ini juga tak akan membuat APBD terkuras,’’ paparnya.

Selebihnya, ia mengatakan program-program yang bersifat elementer dan menjadi tanggung jawab negara ini dijabarkan lewat BPJS Ketenagakerjaan mencakup jaminan kecelakaan kerja, kematian di luar hubungan kerja, jaminan hari tua serta pensiun. ‘’Jika memungkinkan silakan warga beramairamai ikut program BPJS Ketenagakerjaan. Informasi tentang manfaat layanan siap kami berikan,’’ ujarnya lagi.

Terkait dengan jaminan kecelakaan kerja (JKK), ia memaparkan kasus kecelakaan kerja sangat memungkinkan terjadi di mana pun dan dalam bidang apa pun. Akibatnya pun bisa bermacam-macam. Dalam konteks ini, misalnya BPJS Ketenagakerjaan bisa memberikan jaminan kenyamanan kerja melalui pengalihan risiko dengan membayar iuran. ‘’JKK merupakan jaminan yang memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan mulai dari berangkat kerja sampai tiba kem-

bali di rumah atau menderita sakit berkaitan dengan pekerjaan. Kami hadir dalam kondisi ini untuk meringankan beban masyarakat,’’ tegasnya. Bahkan, bagi peserta yang terdaftar bisa mendapat santunan kematian sampai Rp 24 juta dengan premi sekitar 16 ribu lebih jika terdaftar sebagai anggota BPJS. Program-program layanan BPJS banyak yang belum dipahami masyarakat. ‘’Untuk itulah kami ingin bersinergi dengan media dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penjaminan sosial,’’ ujarnya. (dir)

KESEHATAN

Lupus Dapat Menjadi Komplit Remisi jika Diketahui Sejak Dini

Bali Post/may

TERPILIH - Ketua terpilih Dharma Siadja didampingi Wakil Ketua Umum BPP Asephi, Kabid PLN Disperindag Bali dan Ketua Panitia Musda.

Periode 2016-2021

Dharma Siadja Kembali Pimpin Asephi Bali CALON petahana Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indoneaia (Asephi) Bali I Ketut Dharma Siadja terpilih kembali menjadi Ketua BPD Asephi Bali periode 2016-2021. Dharma Siadja mengantongi 38 suara mengungguli dua rivalnya, Gede Arjawa dengan 25 suara dan Wayan Gede Arsania hanya 15 suara, dalam Musyawarah Daerah (Musda) Asephi Bali tahun 2016. Terpilihnya ketua baru diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal kepada anggotanya. Implementasinya agar anggota mampu mendorong perekonomian bangsa. Bahkan, dalam kepengurusan Asephi lima tahun ke depan mampu mendobrak berbagai kendala dan dijadikan peluang. Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali AAN Alit Wira Putra di sela-sela Musda Asephi Bali di Fave Hotel Denpasar, Selasa (22/11) kemarin, menegaskan Asephi adalah wadah besar bagi pelaku usaha dan industri di Bali. Mesti mampu diberdayakan agar nyata dapat memberikan pendampingan kepada anggotanya. Di Bali, saat ini konsep pariwisata dengan industri kreatif

sedang dilaksanakan semua sektor. Pemerintah mendorong kerajinan industri kreatif agar menguatkan perekonomian dan mampu menghasilkan devisa yang besar. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bali Ni Wayan Kusumawathi, S.H., M.Si. dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Perdagangan Luar Negeri (PLN) I Made Suwastika menegaskan, pada era globalisasi kondisi pasar berkembang dengan berbagai tantangan, kendala dan peluang. Dengan transparansi pasar mengakibatkan persaingan makin ketat. Sehingga mengharuskan semua pelaku ekonomi mengantisipasi secara efektif dan efisien agar dapat bersaing. Disepakatinya pembentukan wilayah perdagangan bebas seperti AFTA, ACFTA, AKFTA, AIFTA, ANZFTA serta perjanjian perdagangan antara Indonesia dengan Jepang (IJEPA) dan Indonesia dengan Pakistan dengan ketentuanketentuannya. ‘’Ke depan, kami ingin mengajak pelaku usaha yang menjadi anggota Asephi mengubah tantangan menjadi peluang. Lebih-lebih saat ini di era MEA anggota Asephi berperan memacu ekspor ke

seluruh negara di dunia. Kita ketahui bersama di era globalisasi sekarang ini ditandai dengan 5 T yang mengglobal yaitu transportasi, teknologi, telecomunication, trade dan tourism. Semua negara berupaya mengondisikan arus dan dampak dari globalisasi. Salah satunya negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia,’’ paparnya. Ketua BPD Asephi Bali terpilih I Ketut Dharma Siadja berharap hasil Musda Asephi dapat memilih pengurus yang mampu melanjutkan program pengurus sebelumnya, sehingga program akan berjalan tuntas dengan tujuan yang baik. Selain itu, kepengurusannya akan mendorong anggota lebih mandiri, seperti memberikan informasi dan mencarikan akses permodalan. ‘’Kami sudah berancang-ancang mengajak anggota untuk akses modal melalui Badan Layanan Umum milik pemerintah. Di antaranya akses modal ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan LEPI. Bunganya sangat rendah, hanya 5 sampai 9 persen per tahun. Bahkan, tahun depan bunganya akan turun lagi,’’ ajak Dharma Siadja sambil berharap peran pemerintah memfasilitasi pameran baik lokal, nasional maupun internasional. (may/k250)

TIDAK ada istilah sembuh dalam penyakit autoimun seperti lupus, tetapi diistilahkan dengan komplit remisi yang artinya kondisi di mana pasien tidak lagi mengalami keluhan atau mengalami gejala dan tidak perlu minum obat lagi. Remisi bisa remisi komplit, bisa partial remisi. ‘’Kalau komplit, gejala tidak ada dan obat pun tidak minum. Sedangkan yang partial, gejalanya masih ada kadang-kadang dan minum obat minimal,’ jelas dr. Gede Kambayana, Sp.PD., dokter spesialis penyakit dalam, Divisi Reumatologi RSUP Sanglah, Selasa (22/11) kemarin. Dengan mendiagnosis awal, komplit remisi dapat dicapai. ‘’Kalau diketahui lebih awal, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan organ, maka akan bisa dilakukan pengobatan selama 4-10 bulan akan bisa komplit remisi. Hilang secara total tapi autoimunnya masih ada, namun gejalanya hilang, ia seperti lahir kembali tetapi label lupus tetap ada di sana,’’ urainya. Pengobatan penyakit autoimun yang utama dengan management life style, hidup sehat, istirahat yang cukup, hindari stres baik fisik/psikis, hindari paparan matahari, diet yang sehat, dukungan sosial dan lain-lain. Sedangkan obat penyakit autoimun tergantung gejala yang muncul. ‘’Namun yang jelas modalitas obatnya, steroid, NSAID, imunosupressan,’’ imbuhnya. Makan makanan yang sehat misalnya tidak mengandung zat berbahaya seperti boraks, pewarna tekstil, tidak mengandung MSG, tidak basi dan tidak terkontaminasi kuman. Sedangkan istirahat yang cukup dianjurkan minimal 8 jam sehari serta berolahraga secara teratur. ‘’Ini yang paling penting karena dalam penatalaksanaan penyakit autoimun, nonfarmakologis (di luar obat - red) yang paling penting,’’ tegasnya. Dosis obat juga sangat menentukan, karena harus pasti sesuai kebutuhan. ‘’Karena kalau lebih akan muncul efek samping, kalau kurang menjadi under therapy sehingga obat yang diminum tidak ada efeknya,’’ paparnya. Ia menegaskan, penyakit autoimun tidaklah menular karena penyakit tersebut akan muncul dalam tubuh secara otomatis tanpa ada penyebab, bukan dari luar tubuh. ‘’Yang merangsang dari luar disebut pencetus, bisa karena kelelahan, stres,’’ urainya. Terkait angka komplit remisi, diakui pihaknya belum dapat memastikan karena masih dalam tahap penelitian. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 November 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu