Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
Senin Pon, 23 Januari 2017
20 HALAMAN
NOMOR 154 TAHUN KE 69
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Jangan Pilih Pemimpin yang Tak Berpihak pada Bali BALI harus melakukan terobosan nyata dalam mengawal budaya dan tantangan investasi ke depan. Basabasi dan retorika dalam pengelolaan Bali ke depan jangan lagi menjadi model. Pemimpin Bali ke depan hendaknya cakap, profesional mengawal budaya Bali dan berpihak pada kepentingan pelestarian bu-
daya, alam, dan manusia Bali. Pemimpin Bali ke depan jangan menjadi perpanjangan kepentingankepentingan personal yang hanya menjadikan keuntungan ekonomi sebagai tujuan strategis. Dalam memilih pemimpin Bali ke depan yang paling penting adalah track record atau rekam jejaknya. Rangkuman pemikiran ini
diutarakan anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Nyoman Dhamantra kepada Indonesia Net Work, Bali TV dan Bali Post di Jakarta, baru-baru ini. Putra Bali yang telah lama bergelut dengan kebijakan–kebijakan politis di Senayan ini mengatakan, kondisi Bali saat ini hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah pembangunan Bali ke depan.
Kebijakan pengelolaan ruang, pendekatan budaya dan kebijakan ekonomi Bali harus menjadi bahan rujukan. ‘’Bali yang sarat retorika, basabasi telah membuat manusia Bali berada dalam posisi yang termarginalisasikan. Bali harus dijaga oleh rakyat dan pemimpinnya. Bali jangan lagi dikelola dengan cara-cara yang bertentangan dengan kearifan lokalnya,’’
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
’’Bali yang sarat retorika dan basa-basi telah membuat manusia Bali berada dalam posisi yang termarginalkan. Bali harus dijaga oleh rakyat dan pemimpinnya. Bali jangan lagi dikelola dengan caracara yang bertentangan dengan kearifan lokal.’’
ujarnya. Pemimpin Bali harus memfasilitasi terjadinya pengawalan hak-hak adat oleh krama Bali. Pemimpin Bali tak boleh abai dalam hal ini. Hal. 19 Tergolong Rasional
Bali Post/dir
Nyoman Dhamantra
Diduga Antrax, Satu Meninggal di Yogya Jakarta (Bali Post) –
BANYUPINARUH DI PANCORAN SOLAS
RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta hingga saat ini masih melakukan serangkaian pemeriksaan lebih detail untuk memastikan adanya bakteri antrax pada pasien yang meninggal pada 6 Januari lalu. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan, kasus temuan penyakit antrax menjangkiti manusia di Kulon Progo, Yogyakarta, sedang diinvestigasi. Dia mengatakan terdapat kabar di media sosial yang menyatakan terdapat 15 orang di Kulon Progo yang dirawat di RS Sardjito karena antrax. ‘’Berita itu tidak benar. RSUP Dr. Sarjdito hanya merawat satu pasein diduga antrax. Masyarakat tidak perlu khawatir karena rumah sakit aman untuk berkunjung maupun berobat,’’ katanya, Minggu (22/1) kemarin. Dinas Kesehatan Kulon Progo, katanya, sebelumnya telah melakukan investigasi bersama dengan Dinas Peternakan, Field Epidemiology Training Program (FETP) Fakultas Kedokteran UGM, INA RESPOND Litbangkes, Balai Besar Veteriner Wates dan RSUP Dr. Sarjdito. Hasil itu, lanjutnya, akan diverifikasi oleh Kemenkes. Hal. 19 Penanganan Penderita
Jajak Pendapat
Jokowi Soal ’’Hoax’’
Jangan Banyak Mengeluh
Harus Jelas, Rekam Jejak Cagub Bali WACANA regenerasi kepemimpinan Bali mulai bergulir. Nama–nama kandidat telah beredar ke masyarakat. Bahkan, sosialisasi kandidat secara personal, baik didukung partai maupun kelompok mulai dilakukan. Poster, baliho dan promosi diri kandidat bisa dilihat di media massa, termasuk media sosial. Menyikapi hal ini, peran aktif masyarakat Bali sebagai pemegang hak pilih tentu patut didengar. Setidaknya, pemilih harus tahu kualitas, komitmen dan kinerja calon pemimpinnya. Rekam jejak calon gubernur (cagub) Bali bahkan menjadi keharusan untuk dipahami masyarakat. Berdasarkan fakta dan asumsi ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden ketika disodori pertanyaan; Menurut Anda, apakah penetapan kandidat pemimpin Bali ke depan perlu memperhatikan trak recordnya? Terdapat 81,51 persen responden menyatakan sangat perlu. Responden menilai potret diri kandidat dari berbagai sektor harus jelas. Ini merupakan standar kelayakan untuk memimpin Bali. Dari sisi politik, kandidat hendaknya figur yang bersih dan berani mengambil kebijakan politis yang berpihak pada kepentingan Bali. Politisi atau birokrat yang mencalonkan diri saat pilgub nanti harus terbukti memiliki keberpihakan terhadap aspirasi krama Bali dalam mengawal budaya dan alam Bali. Sedangkan dari konteks sosial budaya, pemimpin Bali juga harus memiliki karakter cakap dalam melakukan pengawalan terhadap budaya Bali. Figur yang memiliki kecakapan dalam mengawal budaya Bali tentu layak diberikan kesempatan. Tak hanya itu, menurut responden, calon pemimpin Bali hendaknya berani berseberangan dengan kepentingan-kepentingan investasi yang ditentang masyarakat Bali. Di lain pihak, terdapat 16,11 persen responden mengatakan potret diri pemimpin Bali bukan hal yang mendasar untuk diperdebatkan pada saat ini. Hal. 19 Mentalitas Positif
Bali Post/dok
BERDESAKAN - Ratusan umat berdesak-desakan saat Banyupinaruh di Pancoran Solas di Taman Mumbul Desa Sengeh, Abiasemal, Badung, Minggu (22/1) kemarin. Pancoran Solas di Taman Mumbul ini masih terbilang baru dikenal masyarakat luas. (Beritanya di halaman 3)
Dideportasi dari Turki, Diamankan di Jakarta Jakarta (Bali Post) Sebanyak 17 warga negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Turki ke Indonesia. Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta) ke-17 WNI tersebut langsung diamankan pihak kepolisian. ‘’17 orang itu diduga merupakan relawan yang melakukan kegiatan di Suriah,’’ kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (22/1) kemarin. Agung mengatakan, pemulangan WNI tersebut merupakan hasil kerja sama dan koor-
dinasi antara Kantor Imigrasi Klas I Khusus Soekarno-Hatta dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Sebanyak 17 orang itu datang dengan penerbangan Turkish Airlines TK 056 pada Sabtu (21/1) pukul 18.10 WIB. Saat ini 17 WNI tersebut dalam pemeriksaan intensif Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Agung menjelaskan, ke-17 WNI berasal dari beberapa kota di Indonesia. Antara lain Padang, Pandeglang, Banten, Ujungpandang, Malang, Lampung, Makassar, Poncorejo, Gowa, dan Jakarta. Hal. 19 Tiga WNI
Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah terus memerangi informasi bohong alias kabar bohong atau hoax yang tersebar di media sosial. ‘’Saya kira sudah lama kita bertarung dengan yang namanya kabar bohong, yang namanya hoax itu, saya kira kita sudah bertarung lama dan ini terusmenerus,’’ kata Jokowi, Minggu (22/1) kemarin. Jokowi menyampaikan, dalam keterbukaan pada saat ini, berita bohong telah terjadi di banyak negara, sehingga dia tidak akan mengeluh untuk menghadapi itu. ‘’Saya kira kita berhadapan dengan masalah keterbukaan ini ya… seperti itu. Ya… kita hadapi karena semua negara juga menghadapi. Enggak perlu banyak keluhan ya,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Presiden M. Jusuf Kalla juga menanggapi maraknya kabar bohong. Lalu terkait cuitan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla mengatakan hal itu merupakan pendapat pribadi yang harus dihormati dan bukan untuk sependapat atau tidak. ‘’Twitter itu sifatnya pendapat pribadi. Ya… silakan saja. Bukan untuk sependapat atau tidak,’’ kata Wapres, Minggu kemarin. Sebelumnya mantan Presiden SBY mengeluarkan cuitan di Twitter pribadinya terkait kondisi negara dan bangsa. ‘’Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar ‘hoax’ berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*,’’ demikian cuitan tersebut. Jusuf Kalla menegaskan bahwa siapa saja boleh menyampaikan pendapat pribadinya selama tidak melanggar perundang-undangan yang ada. Karena itu pendapat siapa pun harus dihormati. Wapres mengaku tidak masalah dengan apa yang disampaikan oleh SBY tersebut. ‘’Tidak apa-apa, kita terima sebagai masukan,’’ kata Wapres. (ant)
Madonna Ikut Demo Trump
Bali Post/ap
HAK PEREMPUAN - Madonna saat berorasi ketika demo terkait hak perempuan di Washington, Sabtu (21/1), sebagai bagian dari penolakan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Washington – Diva pop Madonna secara mengejutkan bergabung dengan ratusan ribu orang yang berdemonstrasi demi hak perempuan di Washington, Sabtu (21/1), sebagai bagian dari penolakan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ‘’Selamat datang di revolusi cinta,’’ katanya saat naik ke panggung, menutup rangkaian pidato para selebritas dan aktivis hak asasi manusia. ‘’Untuk pemberontakan. Untuk penolakan kita sebagai perempuan menerima tirani era baru ini.’’ Penyanyi 58 tahun itu berbicara di hadapan massa yang juga meliputi para bintang seperti ikon feminis Gloria Steinem dan aktris Ashley Judd. ‘’Kita tidak takut. Kita tidak sendiri. Kita tidak akan mundur,’’ kata Madonna kepada massa
yang mayoritas perempuan. ‘’Ada kekuatan dalam persatuan kita dan tidak ada kekuatan lawan yang berpeluang mengalahkan solidaritas sejati,’’ katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. Sang ikon pop menyampaikan keputusasaan dan menyalahkan perempuan yang mendukung Trump setelah kemenangan mengejutkannya dalam pemilihan umum. Madonna mendukung Hillary Clinton dalam upayanya untuk menjadi presiden perempuan pertama di Amerika, dan mengatakan kepada Billboard Magazine setelah kekalahan Partai Demokrat bahwa perempuan punya ‘’ketidakmampuan turunan’’ untuk menerima presiden perempuan. ‘’Perempuan benci sesama perempuan. Menurut saya itulah yang terjadi,’’ katanya. (ant)
DENPASAR
2 Saat Banyupinaruh
Dua Pelajar Terseret Arus di Petitenget Denpasar (Bali Post) – Saat perayaan hari raya Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin, Pantai Petitenget, Kuta nyaris menelan korban jiwa. Dua pelajar, Yande (12) dan Bagio (11), terseret arus saat berenang di pantai tersebut. Beruntung, kedua korban berhasil diselamatkan. Petugas Polres Badung mengatakan, pukul 06.30 Wita korban mandi di Pantai Peritenget bersama keluarga dan teman-temannya untuk merayakan Banyupinaruh. Saat asyik berenang, korban tidak sadar ditarik arus semakin ke tengah. ‘’Arusnya sangat kuat dan ombak besar. Korban tidak bisa berenang akhirnya diseret arus ke dalam,’’ ujar petugas itu. Teman-teman korban yang melihat kejadian itu, langsung minta tolong kepada petugas Lifeguard dan anggota Pospol Petitenget. Petugas bergerak cepat dan korban berhasil diselamatkan. Setelah diselamatkan, korban dibantu dengan napas buatan dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Petugas penyelamat pantai dan anggota Pospol mengimbau kepada pengunjung agar tidak mandi pada tempat yang telah dipasangi peringatan karena arus sangat kuat. Tujuannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Korban berhasil diselamatkan,’’ tegasnya. (kmb36)
Senin Pon, 23 Januari 2017
Minimalisasi Pembuangan Sampah
Penataan Bantaran Sungai Berlanjut Denpasar (Bali Post) -
Penataan sejumlah bantaran sungai di Denpasar yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini, program penataan bantaran sungai terus berlanjut. Hal ini untuk meminimalisir pembuangan sampah ke sungai serta membuat aliran sungai berfungsi dengan baik. Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Denpasar I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T., belum lama ini. Putra Sanjaya menyebutkan, pada 2016 bantaran sungai yang telah ditata meliputi Tukad Loloan, Tukad Tagtag, serta Tukad Badung (di bawah Jembatan Jalan Gajah Mada). Sedangkan penataan lain-
nya juga dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan PerumahanDTRP (kini Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman/DPKP). Bantaran yang ditata oleh DDTRP yakni bantaran Tukad Bindu. Sementara untuk bantaran Tukad Punggawa, ditata oleh Desa Sidakarya. Menurut Putra Sanjaya, ta-
hun ini sudah ada agenda untuk melanjutkan penataan sejumlah bantaran sungai dengan menggunakan dana pusat. Bantaran yang akan ditata kembali yakni melanjutkan penataan di Tukad Badung, Tukad Tagtag (di bawah Yout Park), serta Tukad Badung bagian hilir (kawasan Taman Pancing). Selain itu, bantaran
Bali Post/asa
APEL BESAR - Atraksi bela diri saat apel besar pernyataan sikap menolak ormas intoleran di Bali dan Indonesia pada umumnya.
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : PILIH PEMIMPIN YANG BERPIHAK PADA BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
padu dengan hiasan batu sikat, di kawasan tersebut juga dilengkapi lampu taman. ‘’Penataan berupa pemasangan paving dan batu sikat di sisi bantaran ini untuk menghilangkan kesan sungai yang kumuh, angker dan jorok, menjadi sesuatu yang menarik, indah dan bersih,’’ ujar Kepala DPUPR Kota Denpasar Ir. I Ketut Winarta. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
K3S Denpasar Gelar ’’Nobar Bioskop Berbisik’’
Ny. Selly Libatkan Difabel, Anak Yatim dan Kakak Asuh Bali
Sejumlah Elemen Masyarakat Kecam Ormas Intoleransi Denpasar (Bali Post) Ratusan anggota dan pengurus Baladika Bali, Paguyuban Pasundan Bali, Siliwangi, GP Ansor Bali, dan sejumlah ormas lainnya, Minggu (22/1) kemarin melakukan apel besar di Lapangan Lumintang, Denpasar. Mereka kompak menolak aksi perusak kebinekaan, yang mana saat ini di Bali sudah aman, rukun, dan sangat toleran antarumat beragama. ‘’Kami nyatakan agama Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, cinta, kasih sayang dan perdamaian di seluruh dunia,’’ ucap Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali Amron Sudarmanto. Karena itu, perwakilan muslim GP Ansor Bali mendukung elemen masyarakat Bali untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dan membangun toleransi antarumat beragama. ‘’Kami atas nama GP Ansor Provinsi Bali menyatakan menolak siapa pun itu, apa pun agamanya, yang membawa perpecahan, yang mengarah pada permusuhan, yang mengarah disintergasi bangsa,’’ katanya. Dia mengimbau pada umat muslim, jangan sampai terprovokasi apa pun pernyataan yang menyesatkan, karena di Bali masih tetap aman dan terjalin persatuan umat muslim dan umat lainnya di Bali. Terbukti, kata Amron, dalam kegiatan keagamaan, baik itu hari Islam maupun Hindu dan Nasrani, pihaknya saling bahu-membahu. ‘’Bahkan saat sholat jumat, hari raya Idul Fitri, Idul Adha, kita dibantu pecalang dalam menjaga keamanan,’’ ucap Amron. Oleh karena itu, kata Amron, Bali jangan diotak-atik oleh siapa pun, termasuk FPI. Dalam apel besar kemarin, juga dilakukan pertunjukan atau atraksi dari umat muslim, dan sepakat menyatakan bahwa Bali aman tanpa FPI. Ketua Paguyuban Pasundan di Bali Agus Samijaya dengan pakaian khas suku Sunda menggebu-gebu memberikan sambutan pada ratusan ormas yang berjejer berbaris memenuhi Lapangan Lumintang. ‘’Tidak boleh terjadi intoleransi. Dahulu, pemimpin kita, pahlawan kita meneteskan keringat mempertahankan NKRI, yang menyatu dalam kebinekaan, diperjuangkan dari berbagai agama,’’ tandas Agus Samijaya. Pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini menyatakan, Bali sudah damai dengan keragaman. ‘’Kami Paguyuban Pasundan menolak bentuk intoleransi, mengecam watak yang dapat memecah belah NKRI. Mari kita bersatu padu menjaga keutuhan, menjaga kesatuan NKRI,’’ ajak Agus Samijaya. Ketua Panitia Apel Besar sekaligus Sekretaris Umum Ormas Baladika Bali Komang Merta Jiwa mengatakan, keluarga besar Baladika Bali menjunjung tinggi kebinekaan dan NKRI harga mati. Ormas Baladika Bali berkomitmen untuk menjaga Bali ini aman. Sehingga, dia merasa bahwa apa yang disampaikan Munarman, jubir FPI, sangat mengganggu masyarakat Bali karena memfitnah pecalang dengan mengatakan bahwa pecalang melempari rumah umat muslim yang sedang sholat atau mengganggu umat muslim lainnya. ‘’Ini fitnah. Ini perlu kita lawan,’’ teriak Merta Jiwa. (kmb37)
Tukad Mati juga akan menjadi agenda penataan tahun ini. Untuk mewujudkan bantaran sungai yang lebih bersih dan indah, Pemkot melalui DPUPR telah melakukan penataan. Bantaran sungai yang telah ditata, yakni Tukad Bindu di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, bantaran Tukad Badung yang dimulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada dan Tukad Tagtag di sebelah timur SMPN 10 Denpasar. Tahap awal penataan ini, masing-masing digarap sepanjang 80 meter di sebelah kanan dan kiri alur sungai. Selain pemasangan paving di-
Bali Post/jay
TERSUMBAT – Hujan yang mengguyur Denpasar dan sekitarnya, Sabtu (21/1), membuat sejumlah saluran tersumbat. Hal ini membuat arus lalu lintas ikut tersendat. Untuk mengatasi hal ini, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana bersama anggotanya turun langsung berupaya menggali lubang saluran air yang tersumbat di seputaran Jalan Sunset Road, Kuta.
Mayat Janda Dalam Karung
Korban Dibunuh Usai Disetubuhi Denpasar (Bali Post) Kurang dari 18 jam, kasus pembunuhan janda dua anak, Jematun (45), berhasil diungkap Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan (Densel). Pelakunya, Arif Santoso (37), dibekuk di di gudang rongsokan CV Putri Jaya, Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (22/1) kemarin pukul 02.00 Wita. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard mengatakan, setelah ditemukan mayat korban, langsung dilakukan pengecekan sidik jari menggunakan MAMBIS (mobile automated multi-biometeric identification system) atau sistem identifikasi multibiometrik otomatis. Dengan alat itu, terungkap identitas korban bernama Jematun asal Mojokerto, Jawa Timur. ‘’Anggota berkoordinasi dengan Polres Mojokerto, memang benar korban tinggal di sana. Di Bali dia tinggal di Pasiran, Padanggalak,’’ tegasnya. Dari hasil analisis olah TKP penemuan mayat korban, di dalam karung ditemukan botol air mineral dan tali. Kesiumpalannya, karung itu bekas dipakai pemulung, dan dilanjutkan penyisiran tempat pemulung. Akhirnya polisi menemukan gudang rongsokana tersebut. ‘’Di gudang itu ada CCTV-nya
dan setelah dicek rekamannya, terungkap pelakunya tersangka ini. Tersangka langsung ditangkap,’’ kata mantan Kapolres Gianyar ini. Pengakuan tersangka, Sabtu (21/1) sekitar pukul 00.00 Wita dia bertemu korban jalan kaki melintas di depan gudang itu. Selanjutnya, tersangka menawarkan diri mengantar korban pulang ke Padanggalak, Denpasar Timur, tetapi harus bayar. Korban tidak keberatan, dan pinjam kamar mandi untuk buang air kecil. ‘’Saat diantar ke kamar mandi di belakang gudang, tersangka minta jasa ojeknya dibayar dengan berhubungan badan dan korban setuju. Akhirnya, mereka melakukan hubungan badan di kamar mandi,’’ tegas Hadi. Usai itu, tersangka melihat HP korban di atas tembok kamar mandi dan ingin memilikinya. Tersangka langsung membenturkan kepada korban ke lis beton sebanyak dua kali. Selanjutnya, mulut korban dibekap memakai celana pendek sampai meninggal dunia. Mayat korban lalu dimasukkan ke dalam karung dan dinaikkan ke topos (keranjang pemulung) yang terpasang di sepeda motor. ‘’Tersangka membuang mayat korban di sungai Jalan Kerta Dalem,’’ ujar Kombes Hadi didampingi Kapolsek Densel Kompol Aris.
Menurut istri pemilik gudang rongsokan, Komang Setri (28), Arif bekerja di tempatnya baru setahun dan bertugas jadi penjaga gudang. Dia berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan sudah punya anak satu. ‘’Saya tidak tahu kalau dia membunuh. Perilakunya biasabiasa saja. Kalau korbannya saya tidak kenal,’’ tegasnya. Arif ditugaskan menjaga gudang sampai masa kontraknya habis bulan Maret mendatang. Oleh karena itu, di gudang tersebut tinggal Arif saja karena tidak ada aktivitas lagi. Sementara itu, Siswoyo (34), adik kandung Jematun, yang ditemui di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Minggu (22/1) kemarin mengatakan, korban telah lama pergi merantau dari kampungnya di Dusun Kedungudi, Kecamatan Trawas, Mojokerto. Sejak umur 20 tahun kakaknya sudah merantau ke Kalimantan dan menikah dengan orang Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dikarunia seorang anak lakilaki. ‘’Itu pun sebatas nikah siri,’’ ungkapnya. Kakaknya kemudian bercerai, lalu merantau ke Bali. Sejak itu keluarganya tak pernah mendengar kabar tentang Jematun lagi. Bahkan tentang apa pekerjaannya di rantauan, keluarga tidak tahu. (kmb36/kmb42)
BERBAGI kasih antarsesama tak hanya dilakukan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar dalam memberikan bantuan, namun juga dilakukan dengan kegiatan mengajak difabel dan anak-anak yatim mendapatkan kesempatan yang sama. Dalam kegiatan rutin Nonton Bareng (Nobar) yang kali ini dilaksanakan dengan kegiatan Bioskop Berbisik, dipimpin langsung Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Wakil Ketua K3S Ny. Antari Jaya Negara serta Ny. Kerti Rai Iswara, Minggu (22/1) kemarin. Kegiatan melibatkan Difabel Tunatetra Yayasan Panti Guna Dria Raba, Yayasan Tat Twam Asi, dan Kakak Asuh Bali dari Komunitas Anak Alam bertempat di Denpasar Cineplex. Kehadiran difabel tunanetra dan rombongan kegiatan K3S Denpasar ini, sempat membuat kaget para penonton Cineplex. Ratusan orang terlibat dalam kegiatan ini. Juga terlihat keterlibatan para volunteer dari para generasi muda, Teruna Teruni Denpasar dan Duta Endek Denpasar yang ikut ambil bagian membisiki penjelasan adegan-adegan film ‘’Cek Toko Sebelah’’. Dua ruangan bioskop tampak telah terbagi dalam beberapa tim volunteer. Juga tampak berbaur Ketua K3S Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra ikut duduk mendampingi difabel tunanetra. Terdengar penjelasan para volunteer yang menjelaskan satu per satu adegan film sampai akhir. ‘’Filmnya lucu dan juga menyedihkan, di mana menceritakan dua orang anak yang harus memilih antara pekerjaan dan nasib toko ayahnya,’’ ujar Julius, salah seorang difabel tunanetra yang keluar dari ruangan bioskop dengan dituntun volunteer. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Denpasar khususnya Ny. Selly yang telah memberikan kesempatan kepada difabel dan anak-anak lainnya dalam kegiatan nobar. Hal yang sama disampaikan difabel tunanetra bernama Gede Ajus. Meski tak dapat melihat adegan film, namun atas bantuan volunteer yang dilibatkan, ia dapat mengetahui secara detail adegan yang dimainkan dan kelucuan yang disampaikan pemeran film. ‘’Senang sekali dapat kesempatan menonoton film yang lagi booming ini, sangat keren, lucu dan juga menyedihkan,’’ ujar Gede Ajus. Ketua K3S Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan nobar telah menjadi agenda rutin yang kali ini melibatkan 150 orang terdiri dari difabel tunanetra, Yayasan Tatwam Asi dan Kakak Asuh Bali. Apalagi dengan keterlibatan Kakak Asuh Bali bersama Adik Asuh Bali yang tersebar di seluruh Bali, kegiatan nobar baru pertama kali mereka ikuti. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan mereka kesempatan yang sama serta berinteraksi antarsesama. Di samping itu, juga mengajak generasi muda untuk meningkatkan kepedulian bersama dalam kegiatan berbagai kasih seperti sekarang ini lewat keterlibatan volenteer yang dinamakan relawan pembisik. ‘’Program ini, kita memberikan empati kepada anak-anak muda kita yang dapat terus ditingkatkan dan ditularkan sesama mereka,’’ ujar Ny. Selly. (ad2137)
CERIA - Anak-anak Difabel Tunanetra Yayasan Panti Guna Dria Raba, Yayasan Tat Twam Asi, dan Kakak Asuh Bali dari Komunitas Anak Alam tampak ceria bersama Ketua K3S Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra di Denpasar Cineplex, Minggu (22/1) kemarin.
Apresiasi Pidato Trump Dukung Umat Hindu
Dr. Gusti Wedakarna Sambut Baik Dilantiknya Presiden Ke-45 AS SIKAP dari sosok putra Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa yang juga seorang Senator DPD-RI utusan Provinsi Bali terhadap dunia internasional, memang kerap berbeda dengan politisi lainnya di Indonesia. Kepentingan Bali disuarakan dengan cukup lantang dalam bingkai kepentingan nasional Indonesia (national interest). Hal ini mengingat DPD-RI merupakan pengejawantahan dari aspirasi daerah, dan tentu sebagai sebuah bangsa besar dengan latar belakang berbeda suku, bangsa, agama. Provinsi Bali memiliki pandangan yang cukup terbuka terhadap negara sahabat, apalagi Amerika Serikat. Demikian diungkapkan Senator Indonesia Dr. Arya Wedakarna menanggapi terpilihnya Donald J. Trump sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-45. ‘’Prinsipnya Indonesia mengikuti prinsip politik bebas aktif. AS adalah mitra strategis Indonesia dan kelahiran pemimpin AS yang kita saksikan adalah melalui pemilu yang
demokratis. Terlepas dari figur Donald Trump yang kontroversial, tapi harus kita hormati. Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan masing–masing dan itu kan urusan domestik negara mereka. Saya atas nama pribadi dan sebagai wakil rakyat Bali di pusat, mengucapkan selamat atas dilantiknya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna (AWK). Terkait dengan kepentingan Bali sebagai bagian wilayah otonomi sesuai UU, Senator Wedakarna menyatakan harapan besar akan adanya perubahan geopolitik dunia yakni terkait dengan perang global terhadap ISIS. ‘’Dunia termasuk Bali menunggu janji Presiden Trump agar ISIS dilenyapkan dari muka bumi. Saya senang AS dan Rusia semakin dekat dan itu berarti akan menghindari dunia dari Perang Dunia ke-3. Yang menjadi kekhawatiran hanya hubungan AS dan Cina. Eropa cenderung menerima Trump. Itu analisis saya. Dan kita akan terus mengampanyekan Bali sangat menolak kehadiran
ISIS di dunia, termasuk paham paham radikalisme di Indonesia. AS dan dunia internasional harus terus diingatkan bahwa Bali pernah menjadi korban Bom Bali I dan II yang dilakukan oleh ekstremis. Bung Karno dalam buku ‘Di Bawah Bendera Revolusi’ (DBR) menyatakan hal ini sebagai kaum sontoloyo. Di Indonesia sendiri, negara di bawah Jokowi juga sedang melakukan upaya untuk menetralisir hal ini. Kita dukung TNI dan Polri. Sesungguhnya perang terhadap ISIS ini sudah menjadi perang global,’’ ungkap Dr. Arya Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF– PBB ini. Terkait dengan komunitas Hindu di AS, Dr. Arya Wedakarna menyampaikan suka citanya karena dalam sebuah pidatonya, Presiden Trump menyatakan bahwa dirinya adalah pecinta Hindu. ‘’Saya masih ingat pidato Trump bahwa orang Hindu akan punya teman baik di White House yakni President Trump. Komunitas Hindu internasional yakin Trump akan lebih ramah pada umat Hindu, pengusaha
Hindu, negara–negara berbasis Hindu Buddha seperti Indonesia, India dan Nepal. Saya sendiri akan menggalang solidaritas Hindu Dunia untuk mendukung Trump sebagai figur dunia yang membawa perdamaian, namun tegas terhadap ekstremis. Apalagi Bali sejak tahun 2012 sudah menjadi Sekretariat Hindu
Dunia dan saya rasa sebagian besar umat Hindu di Indonesia sangat happy dengan terpilihnya Donald Trump. Kita akan lebih perkuat dan lebih banyak program kerja sama Bali dan AS,’’ ungkap alumni IVLP yang juga merupakan warga kehormatan Amerika Serikat dari Pensacola, Florida ini. (ad2136)
DIUNDANG – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (President The Sukarno Center) diundang pemerintah USA di gedung Senat Capitol Hill Washington DC.
badung
Senin Pon, 23 Januari 2017
3
Posko Ormas Diserang, Ketua DPRD ’’Road Show’’ Kunjungi Gereja di Badung Dua Orang Luka Parah Sampaikan Program Pemerintah
Mangupura (Bali Post) Bentrok antar-ormas kembali terjadi. Kali ini posko salah satu ormas di Jalan Nuansa Indah Selatan Gang Cempaka Biru, Denpasar Barat, diduga diserang oleh anggota ormas lain, Minggu (22/1) kemarin. Akibat kejadian itu, dua orang masing-masing Rah dan Fa mengalami luka parah. Saat ini kedua korban dirawat di RSUP Sanglah. Menurut sumber kepolisian, penyerangan itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Awalnya, korban Fa (29) bersama temannya duduk di posko tersebut. Tiba-tiba datang seorang tak dikenal naik motor jenis Yamaha Vixion warna putih menggebergeber gas motornya. Hal itu rupanya membuat korban tersinggung dan langsung menegurnya. Pria itu langsung meninggalkan TKP. Beberapa saat kemudian, pria itu datang bersama beberapa temannya dan langsung menyerang korban. Akibat kejadian itu, Fa beralamat di Jalan Resimuka Barat, Denpasar ini mengalami patah tulang lengan kiri,
luka robek di kepala bagian kanan dan jari-jari bagian kanan mengalami luka robek. Sedangkan Rah mengalami luka robek di kepala bagian kanan, bahu bagian kanan korban mengalami luka lecet dan tangan kiri mengalami luka robek. Pelakunya diduga tiga orang dari ormas lain di Denpasar berinisial PN (30), AS (28), BN (30). Barang bukti yang ditemukan di TKP, di antaranya satu jam tangan dalam keadaan rusak, satu topi warna hitam bertuliskan Jeep, gelang stenlis, gelang rantai, kelapa kering berisi bercak darah, tiga pasang sandal, kacamata hitam, dua potongan kayu reng berisi ber-
cak darah, satu potongan balok kayu berisi bercak darah, frame kacamata, sebuah palu berisi bercak darah dan empat sepeda motor masing-masing dua Honda Beat, Yamaha RX King, Honda Supra Fit. Selain itu, diamankan handuk kecil warna biru dan satu buah sapu ijuk warna putih. ‘’Saat ini kedua korban sedang dirawat tim medis di RSUP Sanglah,’’ tegas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Sebentar ya, kami masih di lapangan,’’ tegasnya singkat. Sementara itu, Kasubbag Humas RSUD Wangaya Agung Suastika mengatakan, ada satu orang yang masuk ke RSUD Wangaya atas nama Fre (32). Laki-laki yang beralamat di Jalan Himalaya itu hanya mengalami lecetlecet pada dada kanan dan
lecet-lecet pada kaki kiri dan pasien telah diperbolehkan pulang. Di pihak lain, BN mengaku setelah ikut apel di Lapangan Lumintang, ia langsung ke rumah korlapnya. Sedangkan kakaknya, PN kembali ke kos di Jalan Buluh Indah Gang Cempaka Biru. Saat itulah PN mengaku dicegat oleh korban di depan posko dan ditanya maksudnya membawa atribut ormas. “PN menjawab bukan urusan kamu (korban) dan langsung pergi ke kosnya,” tegas petugas Polresta Denpasar. Merasa tidak puas, PN dibuntuti oleh korban dan teman-temannya sampai ke kos. Selanjutnya, PN mengaku dipukul menggunakan kayu balok. Saat itu datang saudaranya, BN dan temannya, EG. Mereka mengaku langsung dipukuli. Akhirnya, mereka melawan menggunakan balok kayu sehingga korban mengalami luka-luka. (tim BP)
GUNA menyosialisasikan kebijakan pemerintah yang benar-benar bermanfaat untuk masyarakat, tidak hanya kalangan eksekutif saja yang sibuk melakukan sosialisasi program pemerintah yang saat ini dijalankan. Namun kalangan legislator Badung juga sibuk ikut melakukan sosialisasi program pemerintah untuk tahun 2017 ini. Seperti yang dilakukan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (22/1) kemarin, melakukan road show ke sejumlah gereja yang ada di Kuta Utara. Kegiatan ini dilakukan selain untuk melakukan sosialisasi kegiatan pemerintah, juga untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Badung. Anggota DPRD Badung daerah pemilihan Kuta Utara ini mengatakan, kunjungan awal dilakukan di Gereja Tirta Amerta, Desa Tibubeneng. Bersama sejumlah umat di gereja tersebut pihaknya menyosialisasikan program pemerintah yakni Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB) yang dilakukan Pemkab Badung saat ini. ‘’Road show ke gereja ini tidak saja mengunjungi gereja dari umat Katolik, tapi juga kita mengunjungi gereja umat Protestan. Untuk tahap awal, saya kunjungi dulu di Kecamatan Kuta Utara, nanti kita lanjutkan ke seluruh Kabupaten Badung,’’ ujarnya.
SOSIALISASI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyosialisasikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat sehingga tepat sasaran. Pihaknya ingin meneka- tasi kepentingan umat. Saya nkan bahwa pemerintah ada sebagai anggota DPRD yang bersama umat khususnya kebetulan ditunjuk sebagai umat warga gereja untuk Ketua DPRD, berkewajiban membangun kerja sama da- untuk menyerap aspirasi selam hal toleransi antarumat luruh umat di Kabupaten Baberagama. Pemerintah wajib dung yang nantinya kita bawa mengayomi seluruh umat dalam pokok pikiran dewan, di Kabupaten Badung. ‘’Tu- sebagai bentuk langkah keterjuan dari kegiatan ini adalah bukaan pemerintah. Sehingga untuk menjaga silaturahmi masyarakat dan pemerintah antarumat beragama, seh- bisa nyambung dalam meningga para umat pun bisa jalankan programnya tersemembangun kerja sama dan but,’’ terang politisi asal Desa pemerintah bisa memfasili- Dalung ini. (ad2135)
Sidang Kasus Perdin DPRD Denpasar
Hakim dan Jaksa Persoalkan Pihak ’’Travel’’
Bali Post/ara
BANYUPINARUH - Umat Hindu yang melakukan penyucian diri serangkaian banyupinaruh, memadati Pantai Sanur, Minggu (22/1) kemarin.
Banyupinaruh, Umat Hindu Serbu Tempat ’’Malukat” SEHARI setelah hari raya Saraswati, umat Hindu di Bali menggelar upacara Banyupinaruh. Upacara ini memiliki makna penyucian diri. Meski sempat diguyur hujan, warga Kota Denpasar serta Badung dan sekitarnya tetap menyerbu sejumlah sumber air, salah satunya pantai. Hal ini terlihat di beberapa objek wisata air seperti Pantai Sanur dan Taman Mumbul di Sangeh. Sejak pagi hari umat Hindu ramai untuk melakukan penyucian diri dengan cara mandi di sumber-sumber air tersebut. Pantauan Minggu (22/1) kemarin, air laut di pantai ini cukup baik untuk mandi. Karena tidak terlalu besar, ataupun surut seperti enam bulan lalu. ‘’Meski sempat hujan, kami tidak mengurungkan niat untuk mandi di sini (Pantai Sanur - red) karena sudah direncanakan sejak lama,’’ ujar Made Suadi, warga Kesiman, yang datang bersama keluarganya. Menurut Suadi, air laut yang tidak terlalu besar lebih nyaman untuk mandi bersama. Usai melakukan persembahyangan, mereka bersama warga lainnya langsung mandi di laut. Suasana ramai juga terlihat di pantai lain kawasan Sanur, seperti Matahari Terbit, Segara, Sindu, Mertasari sampai
Padanggalak, Kesiman. Tidak hanya pantai, objek wisata spiritual seperti pangelukatan Pancoran Solas di Taman Mumbul Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal, Badung juga dipadati umat Hindu. Putu Andani, salah seorang pengujung asal Tabanan yang datang bersama rombongan, mengaku rela antre saat masuk ke tempat panglukatan yang memiliki sebelas pancuran itu. ‘’Inginnya sih sudah dari dulu mau ke sini, tapi belum sempat. Hari ini kan Banyupinaruh, jadi disempatin aja ke sini,’’ katanya. Andani yang baru kali pertama mengunjungi objek wisata tersebut tak menyangka bila akan seramai itu. Pasalnya, pancuran solas yang ada di objek wisata tersebut masih terbilang baru dikenal masyarakat luas. ‘’Saya kira tidak terlalu ramai, karena ini (Taman Mumbul -red) kan tergelong baru. Tapi sampai di sini ternyata ramai juga,’’ imbuh perempuan berambut panjang ini. Ketua Pengelola Taman Mumbul Ida Bagus Made Bawa yang ditemuai di lokasi mengatakan, pengunjung sudah ramai sejak pagi hari pukul 05.00 Wita saat hari Saraswati, Sabtu (21/1). ‘’Ramai ini bukan hari ini saja (kemarin -red), tapi
juga pas hari Saraswati dari pukul 05.00 sudah ramai,’’ kata Bawa. Pangelukatan sendiri, kata pemilik Restoran Mang Boo ini, dibuka 24 jam. Pengunjung bisa datang kapan saja, baik sendiri maupun ingin dituntun oleh pemangku. ‘’Pemangku selalu siap. Kalau misalnya ingin melakukan pangelukatan pada malam hari, pemangku bisa dipanggil (telepon), sendiri juga boleh,’’ katanya sembari menambahkan, jika tidak memanggil pemangku sebaiknya melapor dulu pada security yang berjaga pada saat malam hari. Dia mengakui Taman Mumbul yang notabene objek wisata baru yang lebih kepada wisata spiritual ini mulai dikenal oleh masyarakat, sehingga hari-hari biasa juga ramai. Objek Wisata Taman Mumbul yang dikelola Desa Adat Sangeh melibatkan pemuda setempat yang tergabung dalam STA (Sangeh Tradisional Aktiviti). Taman Mumbul juga dijadikan lokasi upakara agama, khususnya upacara melasti oleh 10 desa adat yang ada di Kecamatan Abiansemal dan Petang. Air dalam kolam Bebengan Taman Mumbul juga difungsikan untuk mengairi Subak Sangeh atau sekitar 250 hetar sawah. (ara/par)
SIDANG dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar pekan lalu masih memeriksa mantan dan anggota dewan aktif Kota Denpasar. Baik hakim maupun jaksa kini terus mempersoalkan pihak ketiga yakni pihak travel yang menangani perdin ini. Di samping itu, biaya yang dikeluarkan jauh lebih banyak sehingga dibahas soal real cost yang mesti menjadi pertanggungjawaban. Di sisi lain, dalam sidang dengan terdakwa I Gusti Made Patra, jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Lanang di akhir-akhir persidangan menanyakan tentang enam anggota DPRD dan mantan yang hadir, yakni Wayan Mariana Wandira, Ida Bagus Kompyang Wiranata, Anak Agung Susruta, Putu Oka Mahendra dan yang mantan I Kadek Ary Sucita dan Ni Wayan Sari Galung. Pertanyaannya soal legal opinion (LO) dari pihak travel, yang menjelaskan mereka bekerja berdasarkan kontrak kerja sehingga pendapat ahli mengarahkan ke hukum perdata. ‘’Saya bertanya kepada bapak dan ibu saksi, apa ada kontrak kerja dengan travel selama ini,’’ tanya Dewa Lanang. Anggota dan mantan DPRD Kota yang ditanya mengatakan tidak ada dan tidak tahu. ‘’Kalau begitu, bagaimana bisa disebut perdata jika tidak ada kerja sama,’’ tegasnya. Awalnya, dalam sidang pekan lalu hakim ad hoc Nurbaya Lumban Goal mengatakan ada dua aturan menyangkut perdin Denpasar, yakni Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No. 113/PMK.05/2012 tentang Perjalanan Dinas
Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri dan Pegawai Tidak Tetap, dan Peraturan Wali Kota Denpasar (Perwali) No. 1 Tahun 2012 tentang berubahan Perwali No. 23 Tahun 2010 tentang Perjalanan Dinas Jabatan Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tidak Tetap di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Menurut majelis hakim, sekretariat dewan tidak menjalankan dua aturan tersebut secara konsekuen. Dalam Permenkeu, tambah hakim Nurbaya, diberikan ruang untuk melibatkan pihak ketiga dalam perdin. Namun dalam kasus ini, tak ada kontrak kerja yang dilakukan terhadap travel yang terlibat. Sedangkan yang dilakukan PPTK seperti menggunakan perwali, namun dalam aturannya, pertanggungjawaban terletak pada masing-masing orang yang melakukan perdin. Kenyataannya dalam perdin melibatkan pihak ketiga, sedangkan pelaporannya ditandatangani oleh para anggota DPRD. ‘’Boleh saja travel mencari keuntungan, tapi prosedurnya jelas,’’ sambung ketua hakim Sutrisno. Kuasa hukum pihak travel Made ‘’Ariel’’ Suardana mengatakan bahwa sebenarnya LO yang diajukan tersebut adalah sebagai bukti ada partisipasi publik yang memiliki kapasitas di bidangnya untuk memberikan tanggapan terhadap kasus ini. ‘’Saya berpendapat, ada pergeseran fokus oleh JPU yang melebar kepada non-aparatur negara, sehingga hal ini akan menimbulkan akrobatik hukum yang dapat merusak tatanan hukum yang lainnya. (asa)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Pon, 23 Januari 2017
Wali Kota Lepas Jalan Sehat Dwijendra Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 Karat Rp 1,999 Juta dengan ”Tirtha Banyupinaruh” Pameran Felice Jewellery
SETELAH sukses dengan pameran-pameran sebelumnya, FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Senin (23/1) hingga Kamis (26/1) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali ada promo untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Minggu (22/1) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion 1 set (cincin, giwang dan pendant) Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999 juta,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar
atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br 2139)
BERLIAN - Berlian Fashion 1 set yang terdiri dari cincin, giwang dan pendant seharga Rp 9,999 juta.
PT Surticon Buana Perkasa
Serahkan Hadiah ”Semen Gresik Extra Bonus”
DISTRIBUTOR Semen Gresik terbesar di Bali, PT Surticon Buana Perkasa, menyerahkan hadiah “Semen Gresik Extra Bonus” di Kantor Pusat sekaligus Gudang Denpasar, Jl. Raya Cargo No. 298, Sabtu (21/1) lalu. Hadiah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap usaha dan kerja keras pelanggan dalam mencapai target extra bonus penjualan produk semen Gresik tahun 2016. Antara lain berupa dua mobil pick up Colt T.120, 2 NMax Yamaha, 1 KLX Kawasaki, 1 Ninja Kawasaki, 1 Viar Roda 3 dan 31 Honda Beat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pelanggan-pelanggan yang sudah bekerja sama dengan baik, di mana ke depannya kerja sama kita akan terus berkesinambungan dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT Surticon Buana Perkasa Saputra Bagiarta. Saputra menambahkan, para pelanggan yakni pemilik toko bangunan area Bali merupakan mitra terbaik dari Surticon dalam perdagangan Semen Gresik di Pulau Dewata. Pihaknya meminta para pelanggan jangan sampai ragu untuk
terus bekerja sama dengan Surticon. Mengingat, bonus dari penjualan Semen Gresik bukan hanya sampai di sini. “Tapi akan ada semakin banyak hadiah lain, bonus, reward hingga jalan-jalan di dalam negeri bahkan keliling dunia. Kami sudah pernah mengajak pelanggan tur ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia dan Thailand,” imbuhnya. Semen Gresik sendiri, lanjut Saputra, merupakan produk unggulan yang memiliki kualitas sangat bagus. Saat ini merupakan produk nomor satu di Indonesia, bahkan pemasarannya sudah diakui sampai ke luar negeri. Oleh karena itu, para pelanggan tidak perlu takut bersaing dengan merek lain. Tapi, justru semakin terpacu menjual lebih banyak lagi Semen Gresik. “Semen Gresik sudah dikenal sejak dulu, dengan katagori tipe 1, jenisnya PPC. Tidak diragukan lagi kualitasnya, makin lama dia makin bagus dan makin kuat kalau dipakai oleh customer. Kita di sini jual kualitas, bukan jual harga. Ada harga yang lebih murah, kita tidak pedulikan,” jelasnya. Menurut Saputra, saat ini sudah
TARGET - Direktur Utama PT Surticon Buana Perkasa Saputra Bagiarta (nomor 3 dari kanan) bersama pelanggan yang mencapai target extra bonus penjualan produk semen Gresik tahun 2016.
ada enam gudang yang dimiliki Surticon. Masing-masing Gudang Denpasar, Gudang Nusa Dua, Gudang Tabanan, Gudang Singaraja, Gudang Klungkung dan Gudang Karangasem. Pihaknya akan menambah dua gudang baru lagi di Bali, yakni di Negara (Jembrana) dan Nusa Penida (Klungkung). “Di Jembrana memang belum kita garap pasarnya, sama lagi satu di Nusa Penida. Di situ kan biaya transportasinya mahal karena pakai kapal, pakai perahu tradisional, jadi kita rencananya memakai tongkang langsung dari pabrik mensuplai ke Nusa penida. Dengan begitu, menekan cost lebih murah. Jadi, kita bisa kompetitif di sana dengan semen merek lain,” paparnya. Saputra menambahkan, penambahan dua gudang membuat Surticon lebih siap melayani pelanggan di seluruh Bali. Apalagi, BUMN yang memproduksi Semen Gresik kini tengah membuat pabrik baru di Rembang lantaran positifnya pertumbuhan Semen Gresik secara nasional. Pekan ini pihaknya bersama PT Semen Indonesia dan bagian transportasi laut bahkan berencana meninjau lokasi pembangunan gudang di Nusa Penida. “Apa bisa nanti kapal berkapasitas 1.500 ton bersandar di sana, karena tidak boleh sembarangan. Di situ daerah pariwisata, biar tidak mengganggu juga karena bongkar muat semen ada debu sedikit. Makanya, kami rencanakan dengan baik,” terangnya. Saputra menuturkan, semua gudang milik Surticon telah memenuhi syarat luas dan pengadaan untuk menyetok Semen Gresik. Begitu juga armada untuk angkutan sudah bagus, ditambah pasar yang mendukung. Tak salah bila Surticon yang berdiri sejak 2009, kemudian diberi predikat sebagai distributor nomor satu Semen Gresik di Bali. (ad2134)
Made Urip Sambangi Kelompok Ternak Banteng Paniron Bantu Bibit Sapi Pertahankan Plasma Nutfah Sapi Bali
BUKTI perhatian dan perjuangan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. memperhatikan para petani, khususnya tani ternak di Bali patut diacungi jempol. Dalam waktu singkat, semua usulan dan aspirasi yang disampaikan oleh petani dan krama subak bisa direalisasikan. Untuk itu, Ketua DPP PDI Perjuangan itu langsung menyambangi salah satu Kelompok Ternak Kerja Banteng Paniron di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (22/1) kemarin. Kunjungan anggota DPR-RI empat periode itu disambut para anggota kelompok tani ternak bersama Ketua Kelompok Ternak Kerja Banteng Paniron I Nyoman Suarda alias Kacung. Kehadiran Made Urip itu sekaligus memastikan bantuan yang diserahkan pemerintah pusat sampai di tangan para petani ternak di Bali. “Kita sudah dikasi bantuan 13 ekor sapi dari Pak Made Urip lewat Dinas Peternakan Provinsi Bali. Bantuan ini murni perjuangan dan pengawalan Pak Made Urip sehingga kami dapat bantuan sapi,” ujarnya. Dijelaskan, bantuan ini diusulkan sekitar tahun 2016 lalu dan langsung bisa direalisasikan 2 Desember 2016 yang diserahterimakan kepada kelompok ternak yang beranggotakan 15 petani ternak tersebut. “Kita punya kelompok yang berdiri 2010 tapi tahun lalu baru menghubungi Pak Made Urip yang langsung memberikan lampu hijau untuk dibantu. Selaku ketua kelompok, bantuan ini betul-betul sudah terbukti dan kita sangat berterima kasih kepada Pak Urip yang betul-betul memperjuangkan petani. Diharapkan, 2017 kelompok kita bisa lebih maju dan bantuan diharapkan bisa ditambah sesuai jumlah anggota kita,” ujarnya. Hal senada disampaikan anggota kelompok Made Wedi yang juga mantan Prajuru Banjar Gaing Kaja yang menyebutkan Made Urip sangat ba-
gus perhatiannya kepada para petani di Bali. “Seperti kelompok kita sudah dapat bantuan bibit sapi 13 ekor. Meskipun ada yang belum dapat bantuannya, kita sangat bersyukur dengan perhatian Pak Urip. Untuk itu, ke depan kita harapkan bagaimana agar bisa dibantu kembali bibit sapi untuk dibagikan kepada anggota kelompok lainnya. Kita juga inginkan dapat bantuan UPPO, karena kita akan terus kompak mengembangkan bantuan yang diperjuangkan oleh Pak Made Urip, sehingga bisa mendapat bantuan lainnya dari pemerintah pusat,” sebutnya. Pada kesempatan itu, Wakil Rakyat yang mendapat julukan Bapak Seribu Traktor” itu menyampaikan, bantuan bibit sapi ini dalam rangka mencapai program swasembada daging dari pemerintah yang dianggarkan lewat APBN. Ini juga dalam rangka upaya pemerintah untuk membantu pembibitan sapi di seluruh Indonesia. Diharapkan, agar bantuan bibit sapi ini digunakan dengan baik dan bisa terus berkembang seperti sapi Bali yang bibitnya sangat baik dikembangkan sebagai penyelamatan plasma nutfah sapi Bali sehingga harus dibantu lewat
ABPN. “Kita harapkan program swasembada daging bisa terwujud agar tidak tergantung dengan daging impor. Hal itu bisa dicapai dengan baik jika penyelamatan plasma nutfah sapi Bali secara konsisten dan berkelanjutan dilakukan terutama di Bali,” jelas Anggota Badan Anggaran MPR-RI itu. Made Urip meminta seluruh petani ternak mempunyai konsekuensi untuk penyelamatan plasma nutfah sapi Bali dengan memelihara 2 sampai 3 ekor sapi Bali. Selain itu, diharapkan pemerintah daerah juga ikut membantu menguatkan kelompok ternak khususnya untuk penguatan modal dan memberikan bibit sapi kepada para petani ternak di Bali. “Kalau pemerintah daerah menganggarkan, saya yakin plasma nutfah sapi Bali bisa dipelihara dengan baik. Karena para petani di Bali sangat rajin, jujur dan tekun beternak sapi. Perjuangan kita untuk Bali setiap APBN dan APBN-P bisa dibantu 20 sampai 25 kelompok dengan rata-rata 12 sampai 13 ekor sapi setiap kelompok sebagai stimulus penguatan modal dan pengembangan tani ternak di Bali,” tutupnya. (ad2138)
MADE URIP- Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selaku anggota Komisi IV DPR-RI menyambangi Kelompok Ternak Kerja Banteng Paniron di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan, Minggu (22/1) kemarin.
SEHAT jasmani dan spiritual. Itulah kesimpulan yang bisa diambil dari jalan sehat HUT ke-64 Yayasan Dwijendra Denpasar, Minggu (22/1) kemarin. Jalan sehat diikuti 10 ribu warga Dwijendra dan alumni, mulai dari siswa TK, SD, SMP, SMA dan SMK hingga mahasiswa diawali dengan Tari Tirtha Amerta Dwijendra. Jalan sehat dibuka Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Ketua DPRD Made Muliawan Arya, Sekretaris Disdikpora Drs. I Wayan Sukana, Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. beserta pengurus. Dikatakan bernuansa sehat jasmani dan spiritual, karena pelepasan jalan sehat diisi dengan mamercikkan tirtha Banyupinaruh oleh Wali Kota. Hal ini dilakukan mengingat Minggu kemarin bertepatan dengan Hari Banyupinaruh sebagai momen umat Hindu melakukan suci laksana dengan air kumkuman. Para peserta jalan sehat, kata M.S. Chandra Jaya, tak perlu lagi ke laut untuk Banyupinaruh cukup mendapatkan percikan tirtha Banyupinaruh. Kedua, peserta jalan sehat langsung melakukan aksi kebersihan memungut sampah sepanjang rute jalan sehat untuk menjaga Denpasar bersih. Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra mengungkapkan, Yayasan Dwijendra sudah mampu menjalankan pendidikan secara berkualitas. Memiliki penguatan dalam bidang karakter dan nasionalisme. Makanya, Wali Kota meminta ciri khas Dwijendra yang unggul dalam bidang budaya Bali dan agama Hindu tetap dipertahankan.
JALAN SEHAT - Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra memercikkan tirtha saat membuka jalan sehat HUT ke-64 Yayasan Dwijendra Denpasar. Ketiga aspek ini yang membuat lomba tari antarsiswa SD se-Bali, insan Dwijendra mampu mengh- lomba musikalisasi puisi, menulis adapi tantangan global, termasuk essai, nyurat aksara Bali, mading dan lomba genjek serta pentas seni mereduksi upaya intoleransi. Wali Kota Rai Mantra juga mem- teater anak-anak Dwijendra. Di usai yang ke-64 tahun, kata beri apresiasi positif terhadap kekompakkan dan kebersamaan warga M.S. Chandra Jaya, Yayasan DwiDwijendra yang sangat antusias jendra yang mengelola pendidikan mengikuti jalan sehat. Sekalipun dari PAUD/TK hingga perguruan sempat diguyur hujan, rasa nasional- tinggi ini semuanya mengalami ismenya tetap tinggi dengan menye- kemajuan. Student body-nya kini lesaikan jalan sehat hingga tuntas. mencapai 10.000 orang dan memiApa yang diperbuat Dwijendra, kata liki keunggulan dalam pendidikan dia, selama ini sudah baik dan perlu karakter, disiplin, seni budaya Bali dicontoh oleh sekolah lainnya. dan agama Hindu. Sementara itu, M.S. Chandra Dia mengatakan, salah satu proJaaya membenarkan tema HUT gram unggulan Dwijendra, yakni kali ini untuk memperkuat rasa mewajibkan semua guru selama nasionalisme. Pertama, karena 5-10 menit sebelum mengajar untuk Dwijendra didirikan oleh para pe- masatua Bali di depan kelas. Bisa juang bangsa. Kedua, untuk mem- juga dalam bentuk siswa masatua perkokoh jati diri sebagai bangsa Bali dengan memaparkan intisari Indonesia yang berbeda namun pendidikan karakter. Hal ini dilakutetap bersatu. Mereka semua men- kan untuk memperkuat visi dan gangkat motto “Manyamabraya misi Dwijendra yakni melestarikan Rahayu Kapanggih”. dan mengembangkan budaya Bali Selain jalan sehat, juga digelar dan agama Hindu. (ad2133)
PT Aneka Sarana Grafika
Master Dealer Produk Kyocera di Bali
PRESENTASI - William Sutanto dan Timoti, Managing Director PT Aneka Sarana Grafika, melakukan presentasi tentang produk Kyocera. PT Komindo Bizolusi yang meru- produk utama yaitu perangkat keras pakan Premier Distributor produk- berupa printer, copier, mesin multiproduk Kyocera kini hadir di Bali fungsi hitam putih ataupun berwarna untuk memperkenalkan produk dan dan perangkat lunak berupa KNM master dealernya yaitu PT Aneka Kyocera Net Manager yang sangat Sarana Grafika. Perkenalan produk bermanfaat untuk mengontrol pengbaru dan Kyocera Document Solu- gunaan printer/multi fungsi & copier tions dilaksanakan di Sofitel Hotel, dan M-File untuk pengaturan penyNusa Dua, Sabtu (21/1) lalu. Pada impanan dokumen. acara tersebut, hadir pula Hideki Pemasaran produk Kyocera selaIto, Managing Director Kyocera ma ini melalui dealer-dealer. Namun, Document Solution Singapore, Set- pihaknya ingin lebih meningkatkan iadi Rahardja pimpinan PT Komindo dua hal yang menjadi prioritas, yaitu Bizolusi, Andrew Sutanto, General perangkat lunak dan pelayanan Manager dari PT Komindo Bizolusi, purnajual. “Oleh karena itu, kita Billy Kee Deputy GM Kyocera Docu- mengangkat master dealer supaya ment Solution Singapore dan Moses pelayanan bisa lebih cepat demi lebih Mui Vice President Kyocera Docu- menjamin kelancaran pekerjaan ment Solution Asia Hongkong. pengguna Kyocera,” ujarnya. Setiadi Rahardja mengatakan, Hideki Ito mengatakan, sangat pada hari itu juga dilakukan perke- senang datang ke Bali dan merasanalan Kyocera Document Solutions kan kesempatan yang besar di Bali yang merupakan produk pendukung dan Indonesia Timur. Ia berharap untuk perhotelan. Kyocera Docu- dengan kehadiran Kyocera di Inment Solution memiliki dua basic donesia Timur bisa membangun
relasi dengan customer-customer baru untuk lebih memperluas jaringan lagi dan ia berharap kerjasama ini dapat terjalin erat dengan seminar tersebut. William Sutanto, pimpinan Aneka Sarana Grafika mengatakan, kehadiran ASG di Bali adalah untuk menggandeng dealer-dealer di Indonesia Timur supaya bisa memperluas jaringan penyebaran produkproduk Kyocera untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dokumen manajemen dan kebutuhan printing. “Tidak tertutup untuk perhotelan saja, semua kantor-kantor di Indonesia Timur bisa kita layani untuk mengurangi cost,” ujarnya. Timothy, yang juga pimpinan PT Aneka Sarana Grafika menambahkan, untuk daerah Bali sendiri pihaknya memiliki Account Manager yang menangani penjualan langsung ke end user terutama perhotelan. “Account Manager yang kami telah bekali mengenai pegetahuan produk dan software akan mempresentasikan solusi yang akurat untuk hotelhotel di area Bali” ujarnya. Master Dealer Kyocera hadir di Bali juga untuk memberikan solusi yang selama ini ditunggu-tunggu oleh perhotelan di Bali. “Solusi itu adalah aplikasi yang akan dipasang di multifunction printer yang membantu hotel untuk monitor dan meningkatkan kontrol penggunaan printer/mesin fotokopi di dalam kantor, sehingga cost pengeprint-an dapat berkurang sampai dengan kurang lebih 20 persen,” katanya. (ad2132)
SMAN 2 Mengwi ”Purification” Di-”puput” Tujuh Sulinggih
KEPALA SMAN 2 Mengwi Drs. I Nyoman Windia mewujudnyatakan visi dan misi sekolah dengan melangkah bersama berlandaskan Tri Hita Karana. Dia bersama staf pegawai, guru dan siswa dalam wadah sebagai keluarga besar SMAN 2 Mengwi telah melaksanakan suatu ritual yang sangat luar biasa dengan tujuan untuk meningkatkan keharmonisan hubungan khususnya di SMAN 2 Mengwi, yaitu keharmonisan antarmanusia dengan Tuhan, manusia dengan antarsesama manusia dan manusia dengan lingkungan alamnya. Sehari sebelum Hari Saraswati, Jumat (20/1), setelah mengikuti dharma wacana dari PHDI Kabupaten Badung, Kasek I Nyoman Windia berbicara dengan tegas kepada para guru agama agar memberikan tugas kepada semua siswa menulis artikel sehubungan dengan pengetahuan agama yang diperoleh langsung dari PHDI Kabupaten Badung, kemudian dikaitkan dengan upacara piodalan di tempat suci di sekolah yang jatuh bertepatan pada Hari Saraswati. Siswa diwajibkan menulis artikel sebagai salah satu syarat mendapatkan nilai dalam pelajaran agama. Ini salah satu pembelajaran pada anak didik, untuk pembisaan mengaktualisasikan diri dalam bidang menulis yang sengat erat kaitannya dengan kegiatan literasi sesuai dengan K-13. Tidak hanya pada para siswa, para guru dan pegawai, khususnya yang suka main judi yaitu main domino, ceki dan sebagainya diharapkan dalam melaksanakan kegiatan makemit untuk menjaga sarana upakara di malam hari sebelum puncak ritual dengan tidak melakukan judi di lingkungan pura atau Padma. “Harus mampu memberikan contoh tela-
PURIFICATION - Kasek, guru, pegawai dan siswa SMAN 2 Mengwi mengikuti self purification. dan yang baik kepada masyarakat kegiatan seni ini melibatkan para khususnya pada anak didik. Salah siswa karena SMAN 2 Mengwi satu kegiatan positif yang perlu merupakan gudangnya prestasi dipertahankan dan dikembang- khususnya di bidang seni. kan, yaitu makekidung ataupun Ritual yang luar biasa ini dimasanti diringi dengan gamelan laksanakan dengan tujuan untuk geguntangan,” ujarnya. purification, pembersihan atau Sedangkan pada hari piodalan menetralisir energi negatif di lingdi Padma sekolah yang bertepatan kungan areal sekolah yang konon dengan Hari Saraswati, Sabtu sangat angker. Tujuh sulinggih, (21/1), merupakan puncak prosesi memulai ritual kira-kira pukul ritual yang sangat luar biasa yang 09.20 Wita. Tahap demi tahap baru pertama kali diadakan di dengan doa-doa atau mantram suci SMAN 2 Mengwi. Semua anggota dan suara genta dari tujuh sulingkeluarga besar SMAN 2 Mengwi gih membuat suasana SMA Negeri yang sudah diberikan tugas da- 2 Mengwi penuh dengan aura spirilam kepanitiaan sibuk melakukan tual yang sangat tinggi. tugasnya dari pukul 06.00 Wita, Sebelum puncak ritual yaitu yaitu mamendak (menjemput) persembahyangan bersama, ditujuh sulinggih. Dalam ritual adakanlah self purification atau ini, beberapa seniman menyum- upacara pawintenan bersama unbangkan kesenian agar ritual ini tuk para guru, pegawai dan siswa terlaksana sesuai dengan tujuan yang di-puput tujuh sulinggih. Ini yang diharapkan. Tabuh selonding, merupakan ritual yang sangat luar gender, kakidung, Rejang Dewa biasa. Konsekuensi dari pelaksadan Topeng Sidekarya dipertunjuk- naan ritual ini diharapkan tidak kan sehingga membuat ritual ini ada siswa dan guru yang kesuruseakan tidak kurang suatu apapun. pan terjadi lagi di hari-hari biasa Sangat membanggakan, semua selanjutnya. (ad2140)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Senin Pon, 23 Januari 2017
Penerbangan Banyuwangi-Bali Diharapkan Dibuka Lagi Banyuwangi (Bali Post)Setahun lebih jalur penerbangan BanyuwangiDenpasar dihentikan. Kondisi ini membuat Pemkab Banyuwangi mulai gelisah. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap rute penerbangan pendek itu bisa dibuka lagi. Dia mengusulkan penerbangan untuk siang hari. Dengan demikian turis asing dari Bali bisa memanfaatkan layanan ini ke Banyuwangi. Menurut Bupati Anas, rute penerbangan dari Denpasar memang sangat padat. Kondisi ini ikut berdampak pada rute penerbangan dari Bali ke Banyuwangi. “Slot time yang ditawarkan ke Banyuwangi dari Bali pagi hari, sekitar pukul 05.00 WIB. Tentutnya turis masih banyak yang tidur. Kita usulkan slot time siang hari,” kata Anas, belum lama ini. Harapannya, imbuh Anas, dengan slot time siang hari turis asing yang akan ke Banyuwangi bisa meningkat karena menggunakan layanan penerbangan. “Kalau
slot time pagi memang agak susah dari Bali. Tapi memang itu yang sementara tersedia,” jelasnya. Menurut Anas, dengan pengembangan Bandara Blimbingsari harapannya rute penerbangan ke Banyuwangi bisa bertambah. Termasuk dibukanya kembali rute Banyuwangi-Bali. Apalagi April mendatang rute Banyuwangi-Jakarta akan mulai dibuka. Sejak beroperasi tahun 2011, jumlah penumpang di Bandara Blimbangsari Banyuwangi diklaim terus meningkat. Tahun 2011 mencapai 7.826 orang, naik menjadi 110.234 orang di tahun 2015. Penghentian rute penerbangan Banyuwangi-Bali dilakukan sejak 17 November 2015. Rute pendek yang dilayani maskapai Garuda Indonesia tersebut dihapus lantaran sepi peminat, terutama dari Bali. “Karena alasan teknis komersial, okupansi dari Bali ke Banyuwangi agak kurang. Setelah kita evaluasi, akhirnya dihentikan,” ujar General Manager Garuda In-
donesia Cabang Banyuwangi, Ismugito. Sejatinya okupansi penumpang dari Banyuwangi ke Bali lumayan bagus. Ratarata mencapai 80 persen. Namun kondisi ini tak sebanding dengan okupansi dari Bali ke Banyuwangi, maksimal hanya 60 persen bahkan sering kurang. Tak seimbangnya jumlah okupansi ini dianggap berdampak pada sirkulasi biaya operasional. Padahal harga jual tiket lumayan murah, tapi operasional tinggi. Penerbangan dari Banyuwangi-Denpasar dilayani pesawat jenis ATR72-600, berkapasitas 70 penumpang. Sebaliknya penghapusan rute ini diikuti penambahan penerbangan dari Surabaya ke Banyuwangi PP. Dari sekali menjadi dua kali sehari. Okupansi penerbangan dari Kota Pahlawan ini diklaim lebih baik dari pada dari Bali. Bahkan banyak warga Bali barat memilih terbang dari Banyuwangi jika ke Surabaya ketimbang dari Denpasar. Pertimbanganya jaraknya lebih dekat. (kmb30)
Bali Post/udi
LANDING - Pesawat Garuda Indonesia landing di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, belum lama ini.
Lamban, Perbaikan Jembatan Ambruk di Dangintukadaya
Negara (Bali Post) Jembatan Dangintukadaya yang terletak di perbatasan Desa Dangintukadaya dengan Kelurahan Dauh Waru, Jembrana, sudah setahun lalu ambruk. Namun, perbaikan jembatan tersebut hingga saat ini belum selesai diperbaiki karena proses pengerjaannya diduga lamban. Sementara kondisi sisi kanan dan kiri jembatan yang dimanfaatkan saat ini, kondisinya mengkhawatirkan. Dari pantauan Minggu (22/1) kemarin, sejumlah pekerja sibuk mengerjakan pile cap (pengikat pondasi) di bagian ujung timur jembatan. Sementara yang sebelah barat sudah rampung. Selain itu, beberapa alat berat, termasuk cetakan beton untuk pemasangan girder (balok penyangga) jembatan, sudah dipersiapkan di sekitar lokasi proyek tersebut. Agus, buruh di jembatan itu mengatakan, nantinya setelah jadi pile cap, akan ada pemasangan gilder dan terakhir baru memasang landasan jembatan.
“Memang masih lumayan banyak pekerjaannya,” tegasnya. Perbaikan jembatan itu digarap PT Soyuren Indonesia, kerja sama dengan PT Permata Indah Lestari dengan nilai kontrak mencapai Rp 12.491.225.000 dari APBN 2016. Ia dapat informasi pengerjaan proyek itu terlambat dan rekanan yang menjalin kontrak pada Juli 2016 ini, sempat di-deadline hingga akhir tahun 2016. Namun, karena sudah tidak dapat terkejar, akhirnya diberikan kebijakan perpanjangan batas waktu pengerjaan hingga 9 Februari ini. “Tidak tahu nanti apa terkejar atau tidak, tergantung kondisi di lapangan,” tandas Agus. Akibat belum selesai diperbaiki, kini kondisi kedua sisi jembatan yang diandalkan sebagai jalur darurat selama ini, semakin hancur. Pemasangan beton pengaman roda serta tiang pembatas di bagian tengah kedua jalur darurat itu, banyak yang lepas. Demikian juga di sisi selatannya, sudah tidak tersisa sama sekali beton pengaman rodanya.
Beberapa tiang pengaman terpaksa diganti menggunakan kayu balok terikat tali plastik. Begitu juga dengan bagian landasannya, telah bergelombang dan berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Pengawas Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII Denpasar, I Made Darsa, saat dikonfirmasi Minggu (22/1) kemarin, mengakui perbaikan jembatan yang sudah setahun ambruk itu molor selama sebulan dan pihak rekanan dipastikan terkena pinalti. Dikatakannya, sesuai rapat Minggu kemarin, telah diberikan perpanjangan waktu kepada rekanan bersangkutan hingga 9 Februari. Pihak rekanan sudah menyanggupi sesuai perpanjangan waktu itu. Diharapkan, proyek tersebut terkejar sesuai target. Cetakan gilder dan landasan juga sudah dibuat di Subaraya, tinggal dipasang saja. Kerusakan sisisisi jembatan akan diperbaiki. (kmb)
Banyuwangi (Bali Post) Arena judi sabung ayam di salah satu rumah warga di Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur digerebek Polsek Genteng, Minggu (22/1) kemarin. Enam pelaku perjudian ini berhasil diamankan, sepuluh ekor ayam aduan diamankan sebagai barang bukti. Selain itu, disita sebuah ember dan lima kurungan serta uang tunai sekitar Rp 21 juta. Enam bebotoh yang diamankan yaitu Bambang Sugiarto (51), Nasrul (37) warga Desa Genteng Wetan, Inul Hariono (31) asal Desa Kembirita dan tiga warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, masing-masing Muhammad Samsul Arifin (26), Barianto (61) dan Muhammad Ilham (60). “Saat digerebek, keenam pelaku terlibat aksi perjudian sabung ayam. Mereka
kita bawa ke Polsek bersama barang bukti,” kata Kapolsek Genteng AKP Sumartono usai memimpin penggerebekkan. Penggerebekkan digelar pukul 10.00 WIB. Menurut Kapolsek, pihaknya merancang penggerebekkan setelah mendapat informasi warga yang resah dengan aksi judi sabung ayam. Begitu mendapat laporan, sejumlah polisi berpakaian preman meluncur ke lokasi. Ternyata benar di sebuah pakarangan warga, puluhan orang mengelilingi arena sabung ayam. Bahkan terdengar riuh. Lokasinya berada jauh dari jalan raya dan sedikit tersembunyi, sehingga tidak banyak warga yang mengetahuinya. Tak berselang lama, Kapolsek bersama anggotanya tiba di lokasi. Tembakan peringatan diletupkan.
Melihat kedatangan polisi, warga yang asyik menikmati sabung ayam semburat kabur. Sedangkan enam pelaku tak berkutik. Mereka memilih menyerah. Sedangkan warga lain yang panik meninggalkan sepeda motornya di lokasi. Mereka kabur ke arah perkampungan warga takut ditangkap petugas. Dari lokasi, polisi mengamankan sedikitnya 48 unit motor tak bertuan. Puluhan ‘kuda besi’ itu diparkir tak jauh dari lokasi arena sabung ayam dan langsung diangkut ke Polsek Genteng. Kapolsek menduga warga yang terlibat aksi judi sabung ayam ini lebih dari 50 orang. Yang mengagetkan, transaksi judi sabung ayam ini lumayan besar. Ini terlihat dari barang bukti uang tunai yang disita polisi. “Ini sepertinya arena besar. Wajar saja warga resah,” ujar Kapolsek. Perwira ini menjelaskan, keenam pelaku yang tertangkap langsung menjalani pemeriksaan intensif di Polsek. Penyidik, kata dia masih mendalami peran keenam pelaku ini. “Perannya sepertinya berbeda-beda. Ini yang masih terus kita kembangkan,” jelasnya. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian. Kapolsek mengimbau kepada warga yang melihat arena judi sabung ayam segera melapor. Tujuannya agar lebih cepat diambil tindakan. Menurutnya, aksi judi sabung ayam ini adalah salah satu penyakit masyarakat dan harus dihentikan agar tidak meresahkan warga. (kmb30)
Sabung Ayam Digerebek, Enam Bebotoh Diamankan
Bali Post/udi
ADU AYAM - Personel Polsek Genteng, Banyuwangi, menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Setail, Genteng, Minggu (22/1) kemarin.
5
Ditangkap, Ibu Muda Simpan Seribu Pil Koplo Banyuwangi (Bali Post)Berdalih ingin mendapatkan penghasilan tambahan, Heni Yulianti (27) nekat mengedarkan pil koplo. Ibu muda asal Dusun Sukolilo, Desa Sukomaju, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Jawa Timur ini kedapatan menyimpan Seribu butir obat daftar G jenis Trihexyphenidil. Bersama barang bukti ia harus mendekam di sel tahanan Polres Banyuwangi, Minggu (22/1) kemarin. Wanita ini ditangkap Satuan Narkoba Polres Banyuwangi di rumahnya, Sabtu (21/1) lalu. Tersangka hanya bisa pasrah saat polisi berpakaian preman menggeledah rumahnya. “Kita temukan seribu butir obat daftar G tanpa izin. Diduga pelaku menjadi pengedar pil tersebut,” kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Agung Setya Budi. Selain pil koplo, dari tangan pelaku polisi mengamankan sebuah HP. Barang elektronik ini yang digunakan pelaku melakukan transaksi. Begitu tertangkap, wanita bertubuh mungil itu mengaku mendapat pasokan barang dari seseorang berinisial PN. Pasokan pil koplo dikirim setiap sepuluh hari sekali. Dikirim langsung oleh PN. “Pengakuan ini masih kita dalami. Termasuk menyelidiki pria berinisial PN,” tegas Agung. Agung menambahkan, terungkapnya kasus ini berawal dari penangkapan pengedar pil koplo Ahmad Fikri Amali (26) asal Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jumat (20/1) lalu. Pria ini dibekuk di rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB. Dari tangan pelaku diamankan 1.107 butir pil koplo jenis Trihexyphenidil. Ternyata barang tanpa izin ini dipasok oleh Heni. Dari pengakuan inilah polisi memburu Heni. Selain pil koplo, dari tangan Fikri diamankan sebuah HP dan uang tunai Rp 100 ribu. Sebelum ditangkap ternyata Fikri baru saja menggelar transaksi dengan Heni. Sedianya pil koplo tersebut akan diedarkan di kawasan Srono dan Rogojampi. “Sasarannya para remaja,” ujarnya. Karena cukup bukti, Fikri langsung ditetapkan tersangka. Bersama barang bukti dia digiring ke Polres. Menurut Agung, peredaran pil koplo kian meresahkan di Banyuwangi. Parahnya, meski banyak yang tertangkap masih ada saja pelaku yang nekad beraksi. Diduga bisnis pil yang merusak kesadaran ini cukup menggiurkan. (kmb30)
Bali Post/ist
PIL KOPLO - Heni Yulianti, pemasok pil koplo, diamankan di Polres Banyuwangi bersama barang bukti, Sabtu (21/1) lalu.
OPINI
6
Senin Pon, 23 Januari 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Guru Harus Mampu Bentuk Insan Cendekia
Pendidikan, salah satu elemen penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Secara akumulatif, ketersediaan layanan pendidikan yang baik dan memadai akan mampu mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian. Demikian pula dengan majunya pendidikan dan kualitas SDM bisa meredam berbagai potensi konflik yang dipicu kesenjangan sosial dan ekonomi. Guru tidak lagi disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Untuk melahirkan SDM berkualitas tentu fasilitas pendidikan harus memadai. Demikian pula guru harus pula memadai. Tidak saja secara jumlah juga kualitas. Bahkan peran guru jauh lebih dominan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Tidak hanya menyangkut kemampuan akademik juga moral. Karenanya sekarang guru tidak lagi disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Sekarang guru dikenal sebagai pahlawan pencetak insan cendekia. Ini artinya, peran guru dalam mendidik sumberdaya manusia yang cendekia adalah sesuatu yang mutlak. Tugas ini tentu sudah sesuai dengan perhatian pemerintah terhadap guru. Demikian pula diharapkan perhatian yang sama terhadap fasilitas pendidikan. Seperti keberadaan gedung, perpustakaan serta fasilitas yang lainnya. Sebab, untuk memajukan pendidikan, tidak cukup memperhatian gaji dan fasilitas guru. Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan juga sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi pendidikan di Indonesia (sesuai dengan UU Pendidikan), lebih ditekankan pada pendidikan karakter. Artinya, para siswa ditekankan tidak hanya memiliki otak yang cerdas juga memiliki ‘’hati’’ yang terang, ramah dan berbudi. Pendidikan karakter merupakan salah satu metode yang ada dalam lembaga pendidikan yang mengarah pada perbaikan moral generasi bangsa. Dalam UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah ditekankan juga bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokrasi serta bertanggung jawab. Dari rangkaian kalimat tersebut, tentu tantangan bagi para pendidik di negeri ini. Mereka para pendidik tak hanya dituntut untuk mencetak siswa pintar secara keilmuan, juga punya moral yang baik. Sebab, dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi perkembangan karakter. Sehingga anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan sendi-sendi NKRI dan norma-norma sosial di masyarakat. Ini artinya perbedaan suku, ras dan agama harus dijauhkan dan tidak perlu dipertentangkan. Dalam pendidikan karakter, menghargai perbedaan juga patut menjadi perhatian. Di tengah bangsa yang heterogen ini, sikap menghargai perbedaan tidak boleh dilupakan. Perpaduan pikiran yang cerdas dengan hati terang serta perilaku yang santun akan mampu mengembangkan sikap-sikap; kejujuran, integritas, komitmen, kedisipilinan, visioner, dan kemandirian. Sejarah memberikan pelajaran yang amat berharga, betapa perbedaan dan pertukaran pikiran itulah sesungguhnya yang mengantarkan kita ke gerbang kemerdekaan. Mengacu dari realitas yang ada saat ini, sektor pendidikan tak hanya terganjal dengan kualitas pendidik yang masih perlu ditingkatkan, juga komitmen para pengambil kebijakan dalam pengalokasian anggaran juga perlu ditingkatkan. Dalam Undang-undang Pendidikan Nasional Pasal 49 ayat (1) jelas menyatakan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Namun, dalam penerapannya di sejumlah daerah termasuk di Bali masih terjadi kontradiksi. Rata-rata anggaran pendidikan yang tertuang dalam APBD baru sebesar 15% di luar gaji guru. Ini adalah sebuah bentuk tindakan inkonstitusional (bertentangan dengan UUD), dan perlu segera diperbaiki. Mengingat UUD juga menyatakan bahwa anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Gerakan SDM Profesional Belakangan ini wacana pembangunan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) Bali sering saya baca dan dengar. Wacana ini sangat positif setidaknya untuk membuat generasi muda Bali siap melakukan hal-hal positif. Hemat saya wacana semacam ini perlu terus digulirklan agar kepedulian terbangun. Bagi saya, harapan kepada generasi muda untuk menjadi pewaris budaya Bali juga sangat strategis untuk diwacanakan. Tokoh agama dan lembaga umat harus mengambil peran dalam hal ini. Tanpa gerakan yang serius dalam hal ini, saya justru khawatir generasi muda Bali menjadi generasi modern yang hanya berpegangan pada handphone dalam menghabiskan waktunya. Ini tentu sangat jauh dari harapan agar generasi muda Bali siap bekerja dan tetap menjadi generasi yang lekat dengan budayanya. Saya harapkan gerakan ini jangan dianggap hanya wacana belaka. Sebagai generasi muda Bali, saya juga berharap ada upaya-upaya yang lebih terarah dalam mengedukasi generasi muda Bali. Kalaupun saat ini hanya pemikiran yang banyak diwacanakan, kami harapkan ada aksi lanjutan. Tanggung jawab menyiapkan generasi muda adalah para tokoh Hindu dan akademisi yang ada. Jangan mengabaikan tantangan ke depan, sehingga kita tak peduli pada generasi muda. Saya berharap ada tokoh–tokoh Bali yang bergerak dan terus bergerak menyiapkan generasi muda Bali yang siap bersaing. Untuk itu, pemimpin Bali ke depan harus peka dengan masalah Bali. Pemimpin Bali ke depan jangan menjadi boneka kepentingan– kepentingan kelompok di Bali. Putu Sugama Gianyar, Bali
Siapa Bilang Guru Tak Mampu Meneliti? Guru paling memahami segala persoalan pembelajaran. Guru paham betul keadaan siswa dan latar belakang mereka. Guru memiliki cara jitu mendekati siswa bermasalah. Guru bisa sangat dekat sehingga siswa tertutup bisa “blak-blakan”. Guru tahu kemampuan siswa dan menakar seberapa dalam materi disampaikan. Itu bertahun-tahun. Guru tergerak menemukan jalan untuk mengatasi berbagai permasalahan belajar.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.
F
akta tersebut wawasan, “modal” penting melaksanakan PTK (penelitian tindakan kelas). PTK dilaksanakan guru, berangkat dari permasalahan pembelajaran sehari-hari. Guru mengenali dengan baik permasalahan, memiliki pengalaman teruji mengatasi persoalan. Karenanya melakukan PTK bagi guru, bukan langkah dari nol kilometer. Sebagian besar tahapan PTK telah dilakoni selama bertahun-tahun. Tinggal satu langkah saja. Maka jadilah penelitian. Memetakan Pengalaman Memetakan pengalaman mengajar, memaparkan pengalaman menyeluruh secara sinkronik dan diakronik seorang guru. Dari peta pengalaman ini guru dapat menyaksikan geografika belajar siswa. Peta menggambarkan keadaan yang cenderung berulang atau konstan secara diakronik. Guru membangun kode menandai keadaankeadaan siswa yang paling menonjol atau ekstrem. Selanjutnya, mendeskripsikan peta pengalaman. Hal ini dilakukan dengan memilih fokus, misalnya keragaman latar belakang siswa di dalam satu kelas. Bisa pula sebaliknya, bukan keragaman tetapi kehomogenan. Catat berbagai aspek mengenai siswa untuk memperoleh deskripsi yang mengandung informasi sistematis, misalnya mengenai siapa orang tua siswa (pekerjaan atau pendidikan), pergaulan sosial siswa seperti apa, lingkungan keluarga dan sosial yang mengasuh siswa, siapakah di antara siswa yang “terbaik” atau sebaliknya “paling tidak diharapkan” dan yang terpenting dalam hal ini keterbukaan memberi alasan,
mungkin saja subjektif. Semua catatan tersebut ditulis secara terperinci agar dapat mewakili keseluruhan pengalaman guru. Hal ini berupa narasi atau cerita. Pengalaman guru pasti pernah ditulis dalam buku. Pasti berkaitan dengan suatu teori belajar atau pedagogi. Memperkaya cerita dengan pustaka atau buku referensi bisa dilakukan dengan memilih buku atau pustaka yang “kira-kira” membicarakan pengalaman guru yang telah disusun dalam cerita. Jika telah menemukan buku atau tulisan yang “kira-kira” terkait, mulai membaca dengan kontrol “bagian mana dari pustaka ini yang berkaitan atau cocok dengan pengalaman”. Bagian ini dipetik, digunakan menambah pengalaman, memperkaya, atau memperkuat argumen. Cerita pengalaman ini juga perlu diperkaya dengan kutipan langsung, misalnya mengenai pandangan seorang siswa, dokumen belajar seperti jurnal, jika sempat membuat foto bisa dilampirkan dengan diberi keterangan, cerita siswa mengenai pengalaman belajar, dan lain-lain. Kutipan ini menjadi contoh atau bukti bahwa tulisan guru berdasar data, sebagai ciri tulisan karya ilmiah. Dalam hal ini guru memiliki data melimpah karena guru sendiri yang sehari-hari “bergumul” dalam pembelajaran di sekolah. Karena kutipan data ditampilkan seperlunya, guru harus bisa memilih, data mana yang paling penting atau cukup dapat mewakili suatu kondisi atau keadaan. Selanjutnya, memformat tulisan sesuai dengan format PTK, yang terdiri atas pendahuluan, teori, metodologi, hasil dan pembahasan, dan penutup. Semua informasi umum, alasan mengapa cerita pengalaman ini ditulis, apa tujuan dan manfaatnya, apa
fokus selanjutnya dari keseluruhan cerita ini, dijadikan pendahuluan. Pada bagian teori atau kajian pustaka, uraikan atau sebutkan buku-buku apa yang digunakan dan pendapat yang dikutip. Semua pendapat yang dikutip dari buku, pustaka, terbitan lain, atau sumber daring ditulis saja di bagian ini. Kaitan dengan pengalaman yang diceritakan ditulis di bagian pembahasan. Pada bagian metodologi, guru menulis tahap-tahap PTK, yang sudah ada tinggal dikutip disesuaikan dengan keperluan. Metodologi PTK didasari oleh langkahlangkah pembelajaran, seperti perencanaan, pelaksanaan, dan pascapembelajaran. Pada bagian hasil dan pembahasan, guru menceritakan inti pengalaman mengajar. Apa yang dilakukan, bagaimana guru melakukan, siswa seperti apa, bahan atau media yang mendukung, evaluasi, dan lainlain. Agar lebih mudah cerita pada bagian ini ditulis menurut langkah pembelajaran, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pascapembelajaran. Alasan-alasan atau pertimbangan yang mendasari pembelajaran seperti diuraikan dalam bagian hasil, dijelaskan dalam pembahasan. Pada bagian ini guru melakukan pertanggungjawaban sendiri dengan mengacu kepada teori belajar/pendidikan atau pengalaman rekan guru lain. Pada bagian penutup guru menulis pokok-pokok pengalaman yang diuraikan sebelumnya. Guru juga perlu menuliskan, selanjutnya apa yang perlu dilakukan dan bagaimana melakukannya, mungkin bagi dirinya sendiri atau guru lain, sekolah, pemerintah, dan orang tua siswa. Jika demikian duduk perkaranya, kalau menulis atau melakukan PTK masih sulit bagi guru, hal ini hanya sebatas mitos menulis. Pada orang awam, menulis memang mitos mengenai ketidakmampuan, bukan bakat. Para penulis hanyalah orang yang sukses melawan mitos tersebut. Lihat saja para penulis yang kisah hidup mereka dalam tulisan seri buku chiken soup. Siapa saja bisa menulis. Siapa saja memiliki cerita, pandangan, pemikiran, pengalaman. Jadi, tidak ada salahnya melabrak mitos menulis, apalagi tulisan dihargai dan meningkatkan kualifikasi. Untuk melabrak mitos menulis, guru membutuhkan motivasi. Sebenarnya, motivasi sudah jelas,
Suara Publik Wujudkan ”Yowana” Bali Tanpa Narkoba
BAHAYA narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) semakin mengancam. Dari data yang ada jumlah pengguna narkoba di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Waseso (Buwas) mengatakan setiap tahun pasti ada 15.000 generasi yang meninggal di Indonesia dan narkoba merupakan ancaman serius yang lebih berbahaya dari korupsi dan aksi terorisme (Bali Post, 16 Januari 2017). Maka dapat diketahui bahwa bahaya narkoba sangat luar biasa dampaknya dalam kehidupan ini. Sekali sudah pernah mencoba dapat dipastikan sangat sulit untuk menghentikannya. Bila generasi muda terlarut dan terjerumus pada narkoba, maka kehancuran generasi penerus bangsa tidak terelakkan. Masa depan dan kemajuan bangsa ini berada di pundak generasi muda. Itulah sebabnya perlu ditingkatkan sosialisasi dan upayaupaya pencegahan penggunaan narkoba pada generasi muda. Terutama upaya menumbuhkan kesadaran tentang dampak buruk dan bahaya dari narkoba itu sendiri. Generasi muda sesungguhnya generasi emas yang menentukan kemajuan bangsa ini. Bila generasi muda terjerumus dan terbelenggu dengan narkoba dapat dipastikan kehancuran yang terjadi. Mengingat sangat sulitnya untuk menghilangkan ketergantungan bagi mereka yang sudah pernah mencoba dan kecanduan. Pentingnya membangun sebuah pemahaman dan kesadaran untuk memerangi narkoba. Perang terhadap narkoba mesti dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah. Hal ini sangat penting karena dari ketiga lingkungan (tri sentra) inilah antisipasi, penanaman pemahaman dan pencegahan terhadap narkoba dapat dilakukan. Begitu juga generasi muda yang memang masih sangat labil diperlukan pengawasan dan perhatian yang semakin maksimal, agar terhindar dari masalah pelik ini. Maka dari itu generasi muda (yowana) Bali perlu berbenah dan mempersiapkan diri untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Mengingat Bali sebagai daerah pariwisata pastinya menjadi ladang bagi peredaran narkoba.
Oleh I Nyoman Agus Sudipta Berdasarkan hasil penelitian BNN bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (Puslitkes UI). Bali merupakan provinsi rawan peredaran gelap narkotika dan berada pada peringkat ke-8 se-Indonesia dengan tingkat prevalensi sebesar 2,2% atau sebanyak 66.785 jiwa dari jumlah penduduk berusia 10-59 tahun sebanyak 3.008.900 jiwa. Dari data ini dapat diketahui bahwa Bali darurat narkoba. Diperlukan penanganan yang luar biasa serta kerja sama dari semua pihak. Terlebih lagi dari data tersebut dapat dilihat bahwa rentangan umur yang terjerat kasus narkoba merupakan usia produktif. Bahkan yang banyak terjerat adalah para generasi muda (yowana) Bali. Bila tidak adanya antisipasi dan upaya-upaya pencegahan terhadap permasalahan ini, maka Bali menjadi surganya penyalahgunaan narkoba. Di sinilah diperlukan peran penting dari pemerintah dan masyarakat Bali untuk memutus mata rantai bisnis ini dan membangun kesadaran tentang bahaya narkoba. Yowana Bali harus diselamatkan dari bahaya narkoba. Upaya penyelamatan tersebut dilakukan melalui sinergi antara keluarga, masyarakat dan pemerintah. Pencegahan sedini mungkin mesti dilakukan dengan memberikan pemahaman dalam bentuk sosialisasi dampak dan bahaya narkoba. Pengoptimalan peran organisasi sekaa teruna-teruni dalam mencegah dan melawan narkoba perlu digalakkan. Artinya wadahwadah organisasi sosial di masyarakat memiliki peranan penting dalam memberantas narkoba. Melalui wadah organisasi sosial tersebut dilakukan pembinaan dan sosialisasi secara terpadu. Pemerintah melalui instansi-instansi terkait mengadakan sosialisasi dan pembentukan relawan anti narkoba. Dari tingkat banjar sampai tingkat desa dibentuk relawan antinarkoba yang dapat bersinergi dengan pemerintah untuk
memerangi narkoba. Yowana Bali yang sudah memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba dapat menggetoktularkan kepada yang lainnya melalui sosialisasi dan diskusi bersama. Yowana Bali diajak secara aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Tujuannya adalah untuk meminimalkan peluang terjadinya persentuhan dengan narkoba. Di samping itu proses adaptasi dan pewarisan kebudayaan yang terjadi dapat mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang menyimpang. Dengan para yowana Bali aktif dalam kegiatan sosial masyarakat, maka peluang untuk masuknya narkoba dalam kehidupan mereka semakin minim. Misalnya, mereka aktif sebagai sekaa gong, aktif dalam pesantian, seni tari, kegiatan olahraga dan kegiatan seni budaya lainnya yang dapat dikembangkan dalam lingkungan banjar maupun desa adat. Bila kegiatan-kegiatan positif yang dikembangkan dalam kehidupan mereka, maka pergaulan yang menyimpang dapat dihindari. Masyarakat dan pemerintah dapat menyediakan wadah-wadah kreativitas sebagai tempat menampung bakat dan potensi yang dimiliki. Di masing-masing Banjar sekaa teruna-teruni aktif mengemas kegiatan sebagai tempat untuk memanfaatkan waktu luang yang ada. Disana mereka dapat berinteraksi dan bergaul secara positif. Menuangkan ideide kreatif, membangun rasa kebersamaan dan semangat gotong-royong untuk saling menjaga dan menjauhkan diri dari penggunaan narkoba. Terpenting adalah adanya pengawasan dan juga perhatian dari semua pihak untuk bersama-sama menjaga generasi penerus, agar terhindar dari narkoba. Wujudkan yowana Bali yang terbebas dari narkoba. Yowana Bali yang memiliki daya saing untuk maju mewujudkan impian. Bukan yowana Bali yang teracuni dan terkungkung dalam buaian candu narkoba. Maka waktunya sekarang menyatakan perang terhadap narkoba dan tidak ada kompromi bagi para pengedar yang merupakan pengkhianat bangsa.
peningkatan kualifikasi dan penghargaan sosial. Dari segi ekonomi pemerintah sudah meningkatkan kesejahteraan. Tinggal guru meningkatkan diri bagi kepuasaan dan rasa bangga. Hal ini tidak bisa dicapai hanya dengan gaji tetapi harus ada jalan lain, prestasi sosial, bikin hidup guru kaya makna. Guru yang mengantongi prestasi sosial dibanggakan siswa, sekolah tapi mungkin bikin cemburu rekan guru lain pada satu sekolah. Hal ini biasanya membunuh motivasi. Demikian pula dalam bidang menulis PTK. Guru yang sudah mampu menghasilkan PTK diperlakukan secara ekslusif oleh rekan sendiri. Seharusnya, hal ini dihindari dengan mencontoh. Lahirnya guru berprestasi sosial dalam bidang menulis PTK memudahkan jalan bagi guru lain dalam melabrak mitos “menulis itu susah dan bukan bakat”. Caranya sederhana, belajar atau bertanya dengan guru rekan. Ini arti sinergi atau sikap terbuka penting. Berbagi yang dijadikan komoditas sosial oleh media sosial, sebenarnya menyangkut banyak hal. Jangan hanya berbagi “sedang makan apa di mana sama siapa”, “sedang naik maskai apa mau kemana”, “menghadiri undangan pernikahan siapa”, tetapi perlu juga wawasan, pengalaman profesional, dibagi. Juga proaktif, minta rekan di media sosial membantu dalam satu hal profesionalisme, misalnya cara menulis laporan penelitian, minta info seminar guru dan lain-lain. Di samping implementasi motivasi, peningkatan kualifikasi dan prestasi sosial, melabrak mitos menulis juga dengan menghidupkan pandangan “guru pembelajar”. Lewat PTK guru belajar tidak dari buku tetapi dari pengalaman. Pengalaman profesional, personal, pedagogi, dikaitkan dengan berbagai pengalaman lain sejenis, teori belajar yang sudah ada. Hal ini menguatkan kompetensi keilmuan guru. Sedikit penegasan, PTK dari, oleh, dan untuk guru. Guru yang hebat bermaslahat bagi siswa. Seorang guru hebat di suatu sekolah berdampak hebat pula bagi seluruh siswa di sekolah itu. bagaimana jika semua guru hebat di sekolah itu? Betapa hebat pengaruhnya bagi siswa. Penulis, Dosen Undiksha Singaraja
POJOK Jangan pilih pemimpin yang tak berpihak pada Bali. - Mereka akan jual Bali. *** Masyarakat harus tahu rekam jejak calon gubernur Bali. - Jangan hanya manis di bibir. *** Kata Jokowi, jangan banyak mengeluh soal ‘’hoak’’. - Jangan pula berdiam diri.
Penulis, Guru SMK Negeri 1 Abang Karangasem
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
PEJALAN KAKI Sejumlah pejalan kaki menyeberang jalan di kawasan zebracross yang dilengkapi dengan suara peringatan tanda berhenti untuk memberikan keamanan dan kenyamanan di dekat jembatan di Jalan Hassanudin, Denpasar, Kamis (19/1).
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (157rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.710 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
Senin Pon, 23 Januari 2017
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/wan
www.iklanbalipost.com
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Kasus Tenggelam Terbanyak di Kuta
Figur
Bebas Parkir Liar
PENERTIBAN parkir liar tak hanya serius dilakukan Ditlantas Polda Bali, tetapi seluruh satwil di jajaran Polda Bali juga melakukan hal serupa. Seperti jajaran Polres Bangli. Di bawah komando Kapolres Bangli AKBP Danang Benny, Satuan Lalu Lintas Polres Bangli melakukan penertiban parkir liar di sejumlah titik. Tujuannya, selain mengantisipasi macet, juga menumbuhkan kesadaran pengendara untuk tertib berlalu lintas. ‘’Kabag Ops, para Kapolsek, Kasat dan Kanit Lantas serta Kasat Sabhara, sudah saya perintahkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut sejak seminggu lalu. Mereka sudah bergerak di lapangan. Intinya, kami mau bikin Bangli bebas parkir liar,’’ kata Kapolres Danang, Minggu (22/1) kemarin. Mantan Kasubdit Regiden Ditlantas Polda Bali ini menambahkan, para Kabag, Kasat dan Kanit agar mengondisikan tertib parkir di Kota Bangli, khususnya di depan kantor bupati sampai di pertigaan lampu merah (traffic light) yang mengarah ke Pasar Kidul dan juga di seputaran Pasar Kidul. ‘’Target dua atau tiga minggu sudah tertib,’’ tegasnya. Kapolres Danang juga meminta para anggota yang terlibat agar berkoordinasi dengan pihak Dishub dan Tata Kota serta PD Pasar supaya membantu kegiatan ini. Nantinya, jika ada pengendara yang ketahuan melanggar karena parkir sembarangan, maka upaya penindakan harus dilakukan dengan tegas. Mulai dari penindakan tilang, penggembosan paksa, hingga kendaraan diderek. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan patroli hunting dan berkolaborasi dengan pihak terkait. Patroli hunting dilakukan mulai pagi hingga malam. ‘’Untuk itu, pengendara ranmor, khususnya di wilayah hukum Polres Bangli diharapkan tidak memarkir kendaraannya sembarangan. Apalagi, parkirnya di badan jalan. Sebab, hal ini merupakan salah satu pemicu kemacetan dan tersendatnya arus lalu lintas,’’ terang pria yang juga mantan Kasat PJR Ditlantas Polda Bali ini. Ia menambahkan, tidak hanya di Kota Bangli, pemberlakuan penertiban parkir liar ini juga di daerah lainnya. Seperti di wilayah Kintamani dan sekitarnya. Apalagi, dalam waktu dekat ini akan ada pelaksanaan piodalan di Pura Ulundanu Batur. ‘’Parkir liar juga kerap terjadi di Kintamani. Makanya mulai sekarang harus ditertibkan. Biar nantinya saat pelaksanaan odalan di Pura Ulundanu Batur tidak ada kemacetan lagi. Mulai sekarang mesti ditumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas,’’ ungkapnya. (jay)
Dianggarkan Rp 300 Miliar
Pemeliharaan dan Peningkatan Jalan di Bali
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali kini menangani jalan provinsi sepanjang 743,34 km, dari sebelumnya 850,63 km. Hal ini karena sebagian jalan seperti jalur Besakih dan jalur Sakah-Tampaksiring, penanganannya diambil oleh pemerintah pusat. Tahun ini anggaran yang digelontorkan untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan provinsi mencapai sekitar Rp 300 miliar. ‘’Artinya kan ditarget kita paling tidak di akhir 2018 itu minimal 84% jalan dalam keadaan kondisi mantap. Kemarin itu sudah mendekati 82 sekian persen,’’ ujar Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Bali I Nyoman Astawa Riadi di Denpasar, belum lama ini. Astawa menambahkan, pemeliharaan jalan terus berlangsung secara rutin. Pasalnya, bila jalan tidak dipelihara maka kondisinya akan turun lagi. Misalnya dari kondisi jalan sedang, menjadi rusak. Dari pantauannya, jalan provinsi yang rawan mengalami kerusakan utamanya di jalur Petang (Badung), Kintamani (Bangli), dan Pupuan (Tabanan). ‘’Daerah-daerah itu merupakan titik yang rawan bencana, khususnya longsor. Seperti di Petang, untuk jalannya kita akan tangani. Di 2017 kita baru perencanaan,’’ jelasnya. Menurut Astawa, pihaknya merencanakan pembangunan jembatan pascalongsor menggerus jalan yang menghubungkan Petang dan Pelaga akhir tahun 2016 tersebut. Anggaran yang dibutuhkan antara Rp 60-70 miliar, untuk jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter. ‘’Untuk permanen itu kita rencanakan jembatan, sebab kemungkinan terus akan tergerus longsor di daerah itu,’’ imbuhnya. Sementara untuk jalan rusak di jalur GilimanukDenpasar, Astawa mengaku tetap mengoordinasikan dengan pemerintah pusat. Mengingat, jalan di sana merupakan jalan nasional. (kmb32)
7
Bali Post/sos
BERSANDAR - Kapal pengangkut barang terlihat bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Pemandangan demikian terlihat setiap hari. Pelabuhan tersebut sejak lima tahun belakangan sering disinggahi kapal pesiar. Di sekitarnya juga terlihat perahu nelayan yang mengapung. Foto diambil baru-baru ini.
Usulan Program Bedah Rumah
Pemerintah Kerap Terima Data Tak Real
PANTAI yang indah jadi salah satu unggulan Bali dalam menyedot kunjungan wisatawan mancanegara menikmati wisata bahari. Namun ganasnya arus dan gelombang yang tidak bisa diprediksi mengakibatkan nyawa melayang. Tahun 2016 tercatat 22 orang meninggal dan paling banyak karena terseret arus laut. ‘’Wilayah perairan kami dari Pantai Padanggalak sampai Seminyak. Memang pantai di wilayah kami banyak dikunjungi, terutama harihari tertentu,’’ kata Kasat Polair Polresta Denpasar Kompol Ketut Suparta, Minggu (22/1) kemarin. Mantan Wakasat Resnarkoba Polresta ini menambahkan, jumlah kasus orang tenggelam paling banyak di Pantai Kuta. Namun semua mayat korban tenggelam ditemukan. ‘’Tidak bisa diprediksi kapan arusnya tenang atau ganas. Kebanyakan penyebabnya human error, tidak bisa berenang, mabuk, belum lihai main surfing. Paling aman pantai di wilayah Sanur,’’ ungkapnya. Dari data yang dihimpun Sat. Polair, selama 2016 tercatat delapan orang meninggal di Pantai Kuta, disusul Tanjung Benoa dan Benoa masingmasing 4 orang. ‘’Korban tenggelam ada di Pantai Serangan dan pantai lainnya. Kami menempatkan anggota di pantai tersebut, tujuannya bisa memantau aktivitas warga atau turis di pantai,’’ kata perwira melati satu asal Negara, Jembrana ini. Oleh karena itu, mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini mengimbau warga atau turis yang berenang dan beraktivitas di pantai supaya mematahui rambu-rambu. Jika cuaca lagi ekstrem diharapkan jangan nekat berenang, surffing atau melakukan kegiatan lainnya. ‘’Sinergitas yang baik kami lakukan dengan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di pantai. Memberikan imbauan juga terus kami lakukan,’’ tegasnya. (rah)
Singaraja (Bali Post) Bantuan bedah rumah rutin digelontor pemerintah setiap tahun. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Akan tetapi dalam perjalanannya, data permohonan bantuan yang disampaikan ke pemkab tidak sesuai dengan kondisi real di lapangan. Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang mengatakan, kemiskinan di bumi Den Bukit ini masih sekitar 49 ribu KK yang tersebar di sembilan kecamatan. Upaya pengentasan terus digalakkan pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pusat. Salah satunya melalui program bantuan bedah rumah yang digelontorkan setiap tahun. Jumlahnya pun mencapai ratusan unit. Di balik itu, proses pengajuan permohonannya dari pemerintah desa justru masih sering menuai persoalan. Beberapa warga yang diusulkan diketahui memiliki rumah yang masih layak huni. ‘’Data yang kami terima beberapa ditemukan tak sesuai dengan
kondisi real. Sering yang ada difoto berbeda dengan kenyataan. Kadang bangunan lain difoto,’’ ujarnya, Minggu (22/1) kemarin. Adanya data demikian, katanya, ditemukan saat berlangsungnya verifikasi yang rutin dilakukan sebelum penetapan penerima. Mengantisipasi itu, pemerintah desa sudah sering diberikan sosialisasi. Penerima bedah rumah harus memenuhi 14 kriteria yang ada. Beberapa di antaranya, jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah, dinding dari bambu, rumbia, kayu berkualitas rendah, tidak memiliki fasilitas buang air besar, sumber penerangan
rumah tangga tidak menggunakan listrik, dll. ‘’Syarat penerima sudah sering disosialisasikan, tetapi masih ada yang tidak sesuai itu,’’ ungkap pejabat asal Tejakula ini. Sementara itu, terkait jumlah bedah rumah yang digelontorkan tahun ini, sebutnya, mencapai 466 unit. Rinciannya 100 unit dari kabupaten dan sisanya dari provinsi. Anggarannya masih tetap seperti sebelumnya, yakni Rp 30 juta per unit. Supaya realisasinya tak salah sasaran, sebelumnya akan dilakukan verifikasi. ‘’Itu akan diverifikasi. Kalau tak penuhi kriteria, langsung dicoret,’’ pungkasnya. (kmb45)
Kompol Ketut Suparta
Bali Post/ rah
Sopir Truk Tangki Nyambi Jual Narkoba
Bali Post/ist
PENGEDAR - Pengedar narkoba ini kini ditahan di Rutan Polresta Denpasar.
Denpasar (Bali Post) Anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Senin (16/1) lalu, menggerebek kos-kosan di Jalan Pura Masyuka, Kuta Selatan. Di salah satu kamar kos, polisi menangkap tersangka berinisial WAR (34), sopir truk tangki air. Selain itu, diamankan barang bukti lima paket sabu-sabu (SS). ‘’Tersangka WAR mengaku jadi pecandu sabu-sabu sejak tahun 2013,’’ tegas Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Gede Ganefo saat mendampingi Kapolresta, Minggu (22/1) kemarin. Hasil penyelidikan diketahui tersangka nyambi mengedarkan SS. Setelah diketahui alamat kos dan ciri-ciri fisik serta kendaraan yang digunakan, polisi melakukan penggerebekan pada Senin pukul 14.30 Wita. Barang bukti ditemukan di tas pinggang tersangka. WAR mengaku dapat SS dari temannya, WND, yang alamat-
nya tidak diketahui. SS itu dibeli seharga Rp 1,5 juta dan sudah lima kali membeli SS dari WND. WAR mengaku mengonsumsi SS dari tahun 2013 dan terakhir menggunakan barang yang bisa mengakibatkan impoten permanen itu sehari sebelum ditangkap. ‘’Satu paket sabu-sabu rencananya dijual kembali seharga Rp 500 ribu,’’ tegas Ganefo. Pada hari yang sama, polisi meringkus KAR (36), debt collectors salah satu finance di Denpasar. Dia ditangkap di Jalan Pulau Seribu, Denpasar, dengan barang bukti satu paket SS. Kepada petugas, KAR mengaku membeli SS itu dari PTS yang berada di Lapas Kerobokan. Awalnya dia mentransfer uang Rp 650 ribu ke rekening KAR dan disuruh mengambil SS itu di Jalan Pulau Flores. SPG freelance KAT (21) yang beralamat di Jalan Sempidi, Mengwi, Badung, dibekuk anggota Kompol Ganefo, Selasa (17/1) pukul 22.15 Wita di Jalan
Teuku Umar, Denpasar. Terungkapnya kasus ini setelah petugas dibantu informan memesan satu paket SS seharga Rp 1,5 juta. Selanjutnya disepakati tempat transaksinya di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Saat ditangkap, KAT mengaku tidak membawa narkoba, tetapi saat digeledah ditemukan satu paket SS di sepatu hitam sebelah kiri. Tersangka KAT mengaku mendapat SS dari JBG yang berada di Lapas Kerobokan. Dia mengaku diberikan cuma-cuma. Awalnya KAT menelepon JBG dan minta dikirimi satu paket SS. Tanpa diketahuinya, anggota jaringan JBG menaruh satu paket SS di dashboard sepeda motor Honda Scoopy saat parkir di kosnya. ‘’KAT mengaku baru pertama kali minta sabu-sabu kepada JBG. Dia pakai narkoba awal tahun 2016 dan terakhir menggunakannya Desember 2016,’’ ucap mantan Kapolsek Kuta ini. (kmb36)
BANGLI
8 Guru SMP 1 Kintamani Meninggal di Dalam Mobil Bangli (Bali Post) Seorang pria ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sebuah mobil Kia Picanto DK 1230 XQ di Jalan Raya Kintamani-Denpasar, tepatnya di Banjar Peludu, Desa Bayung Gede, Kintamani, Sabtu (21/1) sore. Pria yang diketahui bernama I Made Wirya (53), guru SMPN 1 Kintamani asal Banjar Kedewatan Ubud, Gianyar tersebut meninggal dalam posisi duduk di belakang kemudi. Diduga, penyebab kematian korban karena penyakit hipertensi yang dideritanya. Informasi yang dihimpun, Minggu (22/1) kemarin, menyebutkan mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut. Warga saat itu curiga melihat mobil diparkir di pinggir jalan selama beberapa jam. Setelah dicek, warga terkejut melihat korban yang mengenakan pakaian adat sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi duduk di belakang kemudi seorang diri. Warga tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Kintamani. Sesaat kemudian, sejumlah petugas Polsek Kintamani turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bersama tim medis Puskesmas Kintamani VI, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ketika ditemukan, mata korban dalam kondisi tertutup, lidah tergigit dan ada bekas hematum (bekas pengambilan darah pada lipatan siku tangan kanan) yang diduga bekas cek up/periksa darah. ‘’Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kuat dugaan penyebab kematian korban karena kondisi kesehatan korban yang memburuk saat mengendarai kendaraan,’’ jelasnya. Terkait kematian korban tersebut, aparat Polsek Kintamani selanjutnya mengirim jenazah korban ke RSU Bangli. Polisi juga langsung melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban. Berdasarkan keterangan anak korban, I Komang Jero Artayasa (23), sebelum meninggal dunia, ayahnya tersebut sempat melakukan check-up di Puskesmas Kedewatan, Rabu (18/1) lalu karena mengeluh panas dingin. Diungkapkan juga bahwa dalam beberapa hari terakhir korban yang memiliki riwayat hipertensi ini juga sering mengeluhkan kesemutan dan pembengkakan pada kaki. ‘’Saksi mengatakan bahwa ayahnya berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 wita dengan berpakaian sembahyang menuju SMP 1 Kintamani untuk melaksanakan persembahyangan Saraswati. Namun, sekitar pukul 16.30 dia mendapat kabar bahwa ayahnya ditemukan meninggal di TKP,’’ kata AKP Dewa Oka. Pihak keluarga pun menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. (kmb40)
Telepon Penting Bangli RSU Bangli
: 0366-9152
91002
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-51004
Polsek Tembuku Polsek Kintamani
: 0366-5595484 : 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
Data Sekolah Peserta UNBK Segera Disetor ke Pusat Bangli (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli gencar menggelar pertemuan dengan seluruh kepala SMP di Bangli untuk memetakan kesiapan sekolah mengikuti UNBK. Sesuai Surat Edaran (SE) Mendikbud, data final terkait kesiapan sekolah peserta UNBK harus sudah dikirim ke pusat pada 25 Januari. Kabid Dikdas Disdikpora Kabupaten Bangli Danta Haryana, Minggu (22/1) kemarin, mengatakan sebagaimana hasil pertemuan yang digelar pihaknya selama ini, seluruh kepala sekolah di Kabupaten
Bangli pada dasarnya memiliki komitmen yang sama untuk melaksanakan UNBK. Sebab dengan pelaksanaan UNBK, negara mampu menghemat anggaran pengadaan naskah dan mewujudkan UN yang
berintegritas. Hanya saja, untuk melaksanakan UNBK, beberapa sekolah masih ada yang mengalami kendala sarana dan prasarana terutama komputer. Untuk bisa melaksanakan UNBK, setiap
sekolah wajib memiliki minimal 20 unit komputer. Guna menyiasati kendala kekurangan komputer tersebut, beberapa SMP saat ini masih berkoordinasi ke SMA/SMK untuk bisa meminjam komputer. ‘’Seperti SMP 4 Kintamani sekarang masih koordinasi dengan SMK 2 Kintamani untuk pemenuhan komputer,’’ ujarnya. Dia mengatakan, saat ini waktu yang tersisa untuk
memetakan kesiapan tersebut tinggal dua hari lagi. Sesuai SE Mendikbud, data final terkait sekolah peserta UNBK harus sudah dikirim ke pusat pada 25 Januari nanti. ‘’Secara formal kita daftarkan tentang kesiapannya tanggal 25 nanti. Mengenai bagaimana teknis pelaksanaan UNBK nanti kita masih tunggu POS (prosedur operasional standar) dari pusat,’’ imbuhnya. (kmb40)
Rangkaian ”Piodalan” di Pura Saraswati
SMPN 3 Bangli Gelar ”Melasti”
Bali Post/nan
MALUKAT - Masyarakat memadati Tirta Sudamala, Minggu (22/1) kemarin, untuk ‘‘malukat’’.
Banyupinaruh
Tirta Sudamala Dipadati Pengunjung
Bangli (Bali Post) Saat rahinan Banyupinaruh, umat Hindu malukat untuk membersihkan diri dari aura negatif. Sejumlah tempat suci atau mata air akan diserbu umat. Tak terkecuali di Tirta Sudamala yang berlokasi di Banjar Adat Sedit Kelurahan Bebalang. Bertepatan dengan Banyupinaruh, sejak Minggu (22/1) pagi, kawasan suci ini sudah dipadati umat Hindu yang ingin malukat. Berdasarkan pantauan di lapangan, masyarakat dari semua kalangan malukat di Tirta Sudamala. Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat terus berdatangan. Bahkan saking banyaknya, lahan parkir yang tersedia tidak mampu menampung. Banyak krama yang harus jalan kaki dengan jarak yang cukup jauh untuk menuju pura. Warga Desa Pekan, Kecamatan Marga, Tabanan, Wayan Larem mengatakan, dia melakukan panglukatan Banyupinaruh bersama keluarga besarnya. ‘’Saya dengan rombongan ke sini sebanyak 20 orang dengan memakai dua mobil. Ini kali kedua saya kemari karena sebelumnya sudah malukat di sini,’’ ungkapnya. Sementara pengunjung lainnya
Ni Ketut Murni asal Negara mengatakan, dirinya baru pertama kali malukat di Tirta Sudamala. ‘’Sebelumnya saya biasanya malukat ke Tirta Empul juga di Sebatu. Ternyata krama yang hendak malukat di sini juga sangat ramai sekali sama seperti tempat yang lainnya,’’ ungkapnya. Klian Adat Banjar Pakraman Sedit Jro Mangku Nengah Armada mengatakan, krama yang hendak melakukan panglukatan banyupinaruh ke Tirta Sudamala sudah berdatangan sejak pukul 01.00 Wita. Bahkan sejak Sabtu (21/1) sudah ada masyarakat yang hendak malukat. Tapi, masyarakat mulai membludak mulai sejak pagi kemarin. ‘’Ini sudah menjadi tradisi setiap hari raya besar seperti Galungan, Kuningan, Saraswati, krama yang datang ke sini sangat banyak untuk malukat. Selain malukat, mereka juga langsung melakukan persembahyangan. Dengan banyaknya krama yang datang kemari, ini menandakan masyarakat minatnya sangat tinggi untuk berwisata religi ke Tirta Sudamala ini,’’ katanya. Dijelaskan, jumlah pancuran suci yang ada di Tirta Sudamala
sebanyak sembilan yang mencirikan Dewata Nawa Sanga dengan ditunjang empat pancuran lainnya. Semua pancuran mempunyai fungsi berbeda. Pria yang juga sebagai pengelola DTW Pura Tirta Sudamala itu menambahkan, dengan banyaknya pengunjung yang hendak malukat, pihaknya masih kekurangan sarana dan prasarana seperti tempat ganti pakaian dan loket untuk menyimpan barang-barang yang dibawa para pamedek. Loker hanya tersedia 24 unit. Jelas ini tidak cukup terutama saat banyaknya umat yang datang. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, ke depan pihaknya bakal memperbaiki sarana dan prasana yang masih kurang. Lebih lanjut dikatakanya, selama ini pemerintah daerah dan dinas terkait memang sudah membantu dari segi tempat parkir. Akan tetapi, dengan banyaknya pengunjung yang datang, lahan parkir yang disediakan tersebut masih kurang. Untuk itu, dia berharap ke depan pemerintah mampu memberikan bantuan yang lebih untuk menata kawasan Tirta Sudamala. (kmb41)
Bangli (Bali Post) SMPN 3 Bangli, Jumat (20/1), menggelar prosesi melasti ke Petirtaan Segening yang berlokasi di Banjar Sidawa, Desa Tamanbali. Prosesi melasti yang diikuti seluruh siswa dan guru tersebut digelar serangkaian piodalan di Pura Saraswati sekolah setempat yang berlangsung bertepatan saat hari raya Saraswati, Sabtu (21/1). Kepala SMPN 3 Bangli Drs. I Nengah Suardana mengatakan, melasti bertujuan menyucikan pratima yang ada di Pura Saraswati, SMPN 3 Bangli. Selain itu melasti bertujuan membersihkan buana alit dan buana agung sekaligus untuk nunas tirta amerta. Dijelaskan Suardana, sebelum menggelar prosesi melasti, para siswa, guru serta staf SMPN 3 Bangli melakukan sejumlah persiapan sejak Senin (16/1) lalu. Agar kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu, persiapan seperti
majejaitan, matanding banten dan mebat dilakukan pada sore hari. Layaknya tedun di Desa Pakraman, seluruh siswa, guru dan staf sekolah tedun ke sekolah pada sore hari mulai pukul 15.30-17.30 wita. ‘’Jadi banten dan kelengkapan upacara lainnya tidak ada yang beli. Semua dibuat langsung oleh anak-anak dan guru. Kami menerapkan muatan lokal mengadopsi desa pakraman. Tujuannya untuk melatih dan menyiapkan siswa-siswa kami ke depannya agar bisa melaksanakan kegiatan serupa di desa pakraman masing-masing,’’ jelasnya. Dikatakan Suardana, selain melasti, serangkaian piodalan di Pura Saraswati SMPN 3 Bangli juga digelar prosesi mapeed dari Banjar Bunutin ke sekolah. Dalam prosesi ini, para siswa berjalan kaki sambil mengusung gebogan yang sudah dibuat dan dilombakan sehari sebelumnya. (kmb40/k100)
Bali Post/ina
MELASTI - Siswa SMPN 3 Bangli saat mengikuti prosesi melasti di Petirtaan Segening.
Rencana Pembangunan Jembatan Langgahan-Kerta Dipertanyakan Warga Bangli (Bali Post) Rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Langgahan, Kintamani-Banjar Saren, Desa Kerta, Payangan, Gianyar hingga kini masih belum direalisasikan. Sampai sekarang, belum ada kepastian mengenai pembangunan jem-
batan penghubung antara dua daerah tersebut. Menurut Perbekel Desa Langgahan I Komang Dangkayana, Minggu (22/1) kemarin, pihaknya belum mengetahui kenapa di Desa Kerta hingga kini jalannya belum diaspal. Padahal di Langgahan, jalan
sudah diaspal sehingga untuk menghubungkan dua daerah desa berlainan kabupaten itu tinggal dibangun jembatan. Dangkayana mengatakan, dengan mandeknya pembangunan jalan penghubung tersebut, pihaknya berharap Pemkab Bangli khususnya Bupati Made
Cari Batu Akik di Kawasan Gunung Batur
Warga Temukan Mortir
Bangli (Bali Post) Sebuah mortir jenis M-60 ditemukan warga di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur, tepatnya di lokasi Pura Dalem Desa Pakraman Batur yang lama, Minggu (22/1) kemarin. Mortir yang diduga masih aktif tersebut ditemukan secara tak sengaja oleh I Ketut Juara (35), warga Banjar Bubung Kelambu Desa Batur Tengah saat hendak mencari batu akik. Anggota intel Kodim 1626/ Bangli, Sertu Hendri, menuturkan, mortir tersebut sejatinya sudah ditemukan Ketut Juara empat bulan lalu saat yang bersangkutan hendak mencari batu akik. Hanya saja Ketut Juara saat itu membiarkannya karena dia tidak mengetahui benda tersebut berbahaya. ‘’Dia awalnya mengira benda tersebut ubi. Tapi setelah dicongkel ternyata besi. Karena tidak mengetahui benda itu berbahaya, sehingga dibiarkan begitu saja di lokasi,’’ kata Sertu Hendri. Lalu, saat berlangsung kegiatan penghijauan di areal Pura Pasar Agung, Desa Pakraman Batur, Ketut Juara menceritakan keberadaan mortir itu kepada Kadus Bubung Kelambu. Oleh Kadus
Senin Pon, 23 Januari 2017
Bali Post/ina
MORTIR - Sejumlah petugas kepolisian, TNI dan warga mengamankan mortir yang ditemukan warga. Bubung Kelambu hal itu disampaikan ke Sertu Hendri. ‘’Dari informasi tersebut kemudian saya lakukan pengecekan dan ternyata benda tersebut adalah mortir dengan diameter sekitar 8 centimeter dengan panjang 25 centimeter. Sekarang benda tersebut sudah diamankan,’’ ujarnya. Kadus Bubung Kelambu
Wayan Mustika menambahkan, sebagaimana penuturan warga setempat, lokasi penemuan mortir dulunya pernah menjadi basis latihan tentara perang. Sehingga kuat dugaan mortir tersebut merupakan peninggalan tentara saat zaman perang. Sementara itu, Kapolsek Kintamani Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi
membenarkan adanya penemuan mortir tersebut. Kapolsek yang dikonfirmasi sore kemarin mengatakan, mortir tersebut tengah dalam penanganan. Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung mengatakan saat ini mortir sudah diamankan aparat kepolisian dan dibawa ke Mako Brimob. (kmb40)
Gianyar gencar melakukan koordinasi dengan Pemkab Gianyar terkait persoalan pembangunan jembatan tersebut. ‘’Kita harap Pak Bupati agar segera bisa melakukan mediasi ke Pemkab Gianyar sehingga pembangunan jembatan bisa terealisasi,’’ harapnya.
Dijelaskannya, pembangunan terhubungnya dua desa tersebut sangat diharapkan warga. Pasalnya selama ini jalur tersebut menjadi alternatif bagi warga Langgahan untuk menjual hasil pertaniannya ke wilayah Gianyar dan Denpasar. (kmb41)
GIANYAR
Senin Pon, 23 Januari 2017
Kendalikan Pertumbuhan Akomodasi Pariwisata
Desa Adat Diminta Siapkan ’’Pararem’’ Gianyar (Bali Post) Pertumbuhan akomodasi pariwisata di Ubud kian tidak terbendung. Hampir setiap hari terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi vila, hotel dan restoran. Melihat kondisi tersebut, desa adat di Ubud dipandang perlu menyiapkan pararem terkait pengendalian tempat usaha. Ketua Ubud Home Stay Asosiasi (UHSA) I.B. Wiryawan mengatakan, pararem bisa menjadi perisai awal menahan gempuran investor yang hendak menambang dolar dari sektor pariwisata di Ubud. ‘’Pararem ini adalah benteng awal yang bisa menjadi filter dari serangan pembanguan pariwisata yang sangat cepat dan masif,’’ ucapnya, Minggu (22/1) kemarin. Dikatakannya, pararem bisa menjadi salah satu
pertimbangan bagi pemerintah dalam mengeluarkan izin mendirikan akomodasi di suatu wilayah. Ia pun mencontohkan pararem yang sudah diterapkan Desa Adat Padang Tegal, Ubud. ‘’Saya mengajak semua desa adat di Ubud dan sekitarnya membuat pararem tentang pengendalian usaha, terutamanya usaha akomodasi,’’ katanya. Ditambahkan, sinergi pemerintah dengan desa adat dan sejumlah asosiasi di Ubud merupakan senjata ampuh untuk bisa menjaga eksistensi Ubud sebagai destinasi pariwisata. Sinergi tersebut harus mulai diperkuat. ‘’Ini demi menjaga pariwisata berkelanjutan tentunya, yakni dengan pelestarian alam lingkungan, tradisi dan budaya,’’ terangnya. (kmb35)
9
Pemerintah Harus Jaga Eksistensi ’’Home Stay’’ di Ubud
Gianyar (Bali Post) -
Eksistensi home stay di kawasan Ubud kian terancam dengan maraknya pertumbuhan budget atau city hotel. Padahal pondok wisata atau home stay merupakan salah satu usaha warga lokal yang selama ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Pemerintah diharapkan mengambil langkah jitu agar pertumbuhan hotel tidak mematikan home stay.
Tokoh Puri Ubud Tjokorda Artha Ardhana Sukawati menceritakan, home stay sudah tumbuh di Ubud sekitar 1930-an. Kala itu minat wisatawan sangat tinggi untuk belajar budaya serta berbagai kesenian di Ubud. ‘’Dulu yang menjadi pionir adalah puri. Ketika kapasitas puri tidak lagi menampung, masyarakat Ubud diarahkan agar menyiapkan kamar agar turis bisa tinggal di sana dan belajar budaya langsung dengan masyarakat,’’ kenangnya.
Pria yang akrab disapa Cok Ace ini menjelaskan, home stay merupakan usaha berbasis masyarakat. Akomodasi pariwisata ini menggunakan rumah-rumah warga, sehingga dalam penyiapannya membutuhkan investasi yang relatif kecil. Tetapi dengan tinggal di home stay, wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan warga lokal untuk belajar budaya dan kesenian. Interaksi yang menumbuhkan ikatan emosional inilah yang membuat home
stay menjadi tujuan wisata. ‘’Inilah yang membuat wisatawan selalu rindu untuk kembali datang ke Bali, khususnya Ubud. Dan inilah kekuatan home stay. Berbeda dengan city hotel yang hanya menawarkan tempat menginap tanpa hubungan emosional dan aktivitas budaya atau berkesenian,’’ ucapnya, Minggu (22/1) kemarin. Namun bila melihat dinamisnya perkembangan pariwisata dewasa ini, Ketua PHRI Bali ini juga khawatir
’’Piodalan’’ di Pura Gunung Lebah
Bali Post/nik
NGAYAH - Sejumlah serati ngayah mempersiapkan sarana upacara untuk piodalan di Pura Gunung Lebah.
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
tel gaya baru, khusus di Ubud,’’ tandasnya. Hal senada diungkapkan Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta. Berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya, home stay masih menjadi alasan wisatawan untuk terus datang ke Ubud. Sekarang tugas pemerintah tinggal melakukan upaya untuk menjaga keunikan tersebut. ‘’Sekarang kita menghindari investasi yang tidak menghormati nilai lokal. Kita harap home stay tidak sampai bergeser, tetapi bagaimana melestarikan nilai-nilai lokal tradisional sehingga homes stay bisa hidup dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki,’’ ucapnya. (kmb35)
Banyupinaruh, Pantai Dipadati Pengunjung
Puncak Karya Saat Pagerwesi
Gianyar (Bali Post) Bertepatan dengan hari raya Pagerwesi, masyarakat Ubud akan menggelar piodalan di Pura Gunung Lebah, Ubud, pada rahina Buda Kliwon Sinta, Rabu (25/1). Berbagai persiapan sudah dilakukan di Pura Kahyangan Jagat ini. Pantauan Minggu (22/1) sore kemarin, sejumlah krama nampak antusias melakukan persiapan piodalan di pura yang berada di antara Tukad Wadon dan Tukad Lanang, Ubud ini. ‘’Yang ngayah hari ini seluruh krama dari subak di seluruh wilayah Ubud, krama dari Desa Pakraman Ubud, Desa Pakraman Bentuyung dan Desa Taman Kelod,’’ ucap pangempon pura Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati. Dosen Unud ini mengatakan, Pura Gunung Lebah sudah turun-temurun di-empon Puri Ubud. Hingga kini diteruskan oleh tiga panglingsir puri yakni Tjokorda Gde Putra Artha Astawa Sukawati, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan dirinya. ‘’Sebagai kahyangan jagat memang pura ini dulu di-empon orangtua kami dan sekarang ini kami teruskan,’’ jelasnya. Dipaparkannya, rangkaian piodalan di Pura Gunung Lebah diawali ngaturang pakelem dilanjutkan dengan ritual melasti ke Bukit Beji Tjampuhan, Ubud pada Selasa (24/1). Dilaksanakan pula rangkaian upacara macaru untuk menetralisir kekutan alam sebelum upacara piodalan. ‘’Hingga pada puncak piodalan yang bertepatan dengan hari raya Pagerwesi, Ratu Dalem Sidakarya akan turun untuk masolah,’’ tambahnya. Rangkaian piodalan ini akan ngerajeg selama tiga hari sampai Sabtu (28/1). Juga akan digelar Calonarang. Saat Calonarang inilah semua sesuhunan sejebag jagat Ubud di Pura Gunung Lebah ini akan masolah. ‘’Sebelumnya ada sekitar 25 sesuhunan tapakan barong yang tedun, tapi sekarang ditambah dua tapakan dari Pura Dalem Manik Bakul Badung dan tapakan dari Pura di Desa Pakraman Gitgit Gianyar,’’ ungkapnya. Ia berharap setelah rangkaian piodalan ini dapat memberikan keharmonisan di mikrokosmos maupun makrokosmos. ‘’Jadi kita tidak hanya mendoakan yang ada di Ubud, tetapi juga lingkup yang lebih luas yaitu alam semesta,’’ ucap pria yang akrab disapa Cok De ini. Sementara itu, berdasarkan purana, pura ini dibangun Rsi Markandya usai melakukan perjalanan dari Gunung Agung dilanjutkan dengan merabas hutan ke arah barat. Tepat di ujung bukit paling selatan ada pertemuan dua sungai, yang di sisi timur disebut Tukad Wos Kangin dan di sisi barat disebut Tukad Wos Kauh atau Tukad Wos Kawan. Ada juga yang menyebutnya sebagai Tukad Wadon-Tukad Lanang. Pertemuan kedua sungai itu lalu diberi nama pacampuhan, yang sama artinya dengan panunggalan yang artinya bersatu. ‘’Di sinilah dulu Rsi Markandya mayoga atau semadi, setelah dari Besakih,’’ tandasnya. (kmb35)
bila pemilik home stay turut terseret mengikuti market yang digunakan sejumlah hotel baru. ‘’Saya sampaikan kepada teman-teman pengelola home stay agar tidak bergeser mengikuti pola hotel baru atau budget hotel yang mulai masuk ke Ubud, karena kita sudah memiliki keunikan tersendiri,’’ pesannya. Menurut Cok Ace, tren pariwisata ke depan masih pada knowledge space tourism. Tren ini diprediksi akan tetap memosisikan home stay sebagai tujuan wisatawan untuk mengenal dan menikmati keindahan budaya Bali. ‘’Dari tren inilah home stay harus tetap eksis. Sementara dari pemerintah juga diharapkan agar tidak terlalu melepas persaingan dengan ho-
BPBD Terapkan Pengawasan Ekstra Gianyar (Bali Post) Kunjungan masyarakat ke pantai saat Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin, meningkat tiga kali lipat dari biasanya. Ribuan pengunjung memadati pantai-pantai yang ada di Gianyar. Petugas Balawista BPBD Gianyar pun melakukan pengawasan ekstra hingga sore kemarin. Berdasarkan pantauan pagi kemarin, hampir di sepanjang pantai di Gianyar dipadati warga untuk malukat Banyupinaruh. Seperti di Pantai Lebih, kendaraan parkir hingga di ruas Jalan By-pass I.B. Mantra. Aparat kepolisian pun nampak berupaya keras mengatur arus lalu lintas menuju pantai. Hal serupa juga terjadi di Pantai Masceti, Pantai Cucukan serta sejumlah pantai lainnya. Di Pantai Cucukan, lautan manusia memadati pinggir pantai. ‘’Sejak dini hari tadi (kemarin - red) pengunjungnya sudah padat. Sampai sekarang harus berdesakan untuk malukat di pantai,’’ ucap Gusti Ayu Sinta, warga Gianyar. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menyampaikan, kunjungan ke pantai
untuk perayaan Banyupinaruh meningkat tiga kali lebih padat dari perayaan sebelumnya. ‘’Kali ini sampai tiga kali lebih banyak kunjungan ke pantai. Petugas sudah saya perintahkan untuk berkeliling melakukan pengawasan,’’ terangnya. Menurutnya, untuk pelaksanaan Banyupinaruh ini pihaknya sudah memetakan ‘’pantai tengkorak’’ atau pantai yang rawan sekaligus gencar memberikan imbauan kepada pengunjung pantai. Namun akibat padatnya kunjungan, imbauan tersebut kurang diindahkan. ‘’Kami memberikan imbauan untuk tidak beraktivitas terlalu ke tengah laut,’’ katanya. Selain menetapkan kawasan ‘’pantai tengkorak’’, pihaknya juga menyiapkan lima pos penjagaan di sepanjang pantai di Gianyar yakni di Pantai Lebih, Masceti, Cucukan, Rangkan dan Pantai Lembeng. Alhasil hingga sore kemarin, pelaksanaan Banyupinaruh di sepanjang pantai di Gianyar berlangsung dengan lancar. ‘’Hingga sore ini pelaksanaan Bayupinaruh berlangsung lancar terkendali,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
GANTI PIPA - Sejumlah petugas PDAM melakukan proses pergantian pipa di Desa Kedisan, Minggu (22/1) kemarin.
Pipa Bocor, Layanan PDAM Terganggu
Gianyar (Bali Post) Gangguan layanan dialami para pelanggan PDAM di wilayah Kecamatan Ubud, Minggu (22/1) kemarin. Kondisi ini terjadi lantaran perbaikan pipa distribusi di Desa Kedisan, Tegallalang dan kebocoran pipa di Desa Sayan, Ubud. PDAM Gianyar berupaya cepat melakukan perbaikan. Meski demikian, gangguan layanan diprediksi masih berlangsung hingga hari ini, Senin (23/1). Dirut PDAM Gianyar Made Sastra Kencana mengatakan, gangguan aliran air PDAM terjadi di zona Ubud Utara. Meliputi Desa Petulu dengan empat banjar dan Kelurahan Ubud dengan delapan lingkungan. ‘’Gangguan air sudah terjadi sejak Minggu ini akibat perbaikan dan kebocoran pipa yang menyalurkan air dari Tegallalang,’’ ucapnya.
Dijelaskannya, perbaikan pipa distribusi dilakukan di Banjar Kebon Desa Kedisan. Selain itu pihaknya juga melakukan perbaikan terhadap kebocoran pipa di Desa Sayan, Ubud. ‘’Untuk kebocoran pipa 10 inci di Desa Sayan, dua titik ini juga sedang dalam proses perbaikan,’’ katanya. PDAM Gianyar juga melakukan penutupan pipa distribusi dari Payangan yang ada di Desa Wanayu. Di lokasi tersebut dilakukan koneksi pipa dari 6 inci ke 3 inci untuk memaksimalkan distribusi air dari pompa Wanayu ke Gianyar. ‘’Untuk di pompa Wanayu sudah selesai perbaikan Minggu malam kemarin, untuk mendistribusikan air ke Gianyar dan Blahbatuh. Perbaikan yang lainnya masih saya cek,’’ tandasnya. (kmb35)
Bali Post/ist
PADATI PANTAI - Ribuan masyarakat memadati kawasan Pantai Cucukan untuk ‘’malukat’’ di hari raya Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Senin Pon, 23 Januari 2017
Diduga Korupsi, Perbekel Satra Diperiksa Semarapura (Bali Post) – Kasus dugaan korupsi di Desa Satra, Kecamatan Klungkung yang bergulir tahun 2015, mulai dikembangkan. Kejaksaan Negeri Klungkung telah memeriksa lima saksi dan Perbekel Desa Satra minggu lalu. Akan tetapi Kejari Klungkung belum mengungkapkan letak penyimpangan pemakaian dana desa tersebut. Kasi Pidsus Kejari Klungkung Made Pasek Budiawan mengatakan, setelah laporan dugaan korupsi di Desa Satra diselidiki bagian intel, pengusutannya masuk di pidsus awal Januari 2016. “Kami sudah periksa lima orang saksi yang terkait dalam pengelolaan dana desa tersebut, termasuk Perbekel Desa Satra yang diperiksa sekitar seminggu lalu,” ujarnya, Jumat (20/1) lalu. Pihaknya harus mempelajari lagi karena benang merah persoalannya awalnya diketahui bagian intel. Hanya Pasek sejauh ini belum bisa memastikan letak penyimpangan dana desa tersebut. “Namanya dugaan, belum tentu benar. Itulah yang kami cari tahu,” tuturnya. Kejari Klungkung menggeber kasus dugaan korupsi yang terjadi di Desa Satra, menyusul adanya surat kaleng yang menduga Perbekel Ni Made Ratnadi tidak transparan dalam mengelola keuangan desa anggaran 2015. Surat kaleng per 26 Desember 2015 itu mengatasnamakan kelompok masyarakat antikorupsi Desa Satra. Surat itu menyoroti beberapa hal terkait pembangunan di Desa Satra, yakni proses pemavingan yang tidak pernah ada sosialisasi, bantuan desa jumlahnya miliaran namun tidak ada rapat sosialisasi kepada masyarakat dan pembangunan bantuan bedah rumah yang kurang transparan. (dwa)
Rayakan Banyupinaruh di Pantai Goa Lawah
Terseret Ombak, Siswa SMK Tewas Semarapura (Bali Post) –
Nasib naas menimpa I Kadek Ariana (17). Remaja ini ditemukan tewas setelah terseret ombak di pantai depan Pura Goa Lawah, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (22/1) kemarin. Pelajar kelas XI SMK Manggis, Karangasem, asal Bukit Sangluh, Dusun Belatung, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan ini tenggelam saat merayakan Banyupinaruh.
Bali Post/kmn
PETANI GARAM - Anggota Polisi Air Polres Klungkung mendatangi petani garam di Kusamba, Dawan.
Petani Garam Diajak Ikut Jaga Pesisir
Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi masuknya paham radikal dan teroris. Anggota Satuan Polisi Air Polres turun mengadakan pendekatan dengan warga yang tinggal di daerah pesisir, seperti nelayan dan buruh angkut serta menyasar petani garam akhir pekan lalu. Sejumlah anggota Pol Air yang dipimpin Kasat AKP Nyoman Arnawa melaksanakan sambang pesisir dan menjalin komunikasi dengan Mangku Rena dan Wayan Purna, petani garam di Pantai Tribuana, Desa Kusamba, Dawan, sekitar pukul 09.00 Wita. Sambang pesisir ini untuk menjalin komunikasi dengan petani garam yang biasa mencari nafkah di pesisir pantai. “Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat pesisir untuk memberikan pelayanan maksimal kepada petani garam,” katanya. Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan bersama, seperti masuknya radikalisme dan terorisme serta kejahatan lainnya seperti penyelundupan. Apalagi Kabupaten Klungkung memiliki pesisir pantai yang cukup luas dan banyak mempunyai pelabuhan-pelabuhan rakyat seperti di wilayah Kusamba dan Nusa Penida. ‘’Kami mengajak petani garam ikut serta mengamankan pesisir pantai dengan memberikan informasi kepada kepolisian bila menemui orang atau barang yang mencurigakan,” ujarnya. Menurut Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, personelnya intensif melakukan pengawasan di pelabuhan di wilayah Kusamba, Nusa Penida dan Lembongan. Meski begitu, ia tetap mengimbau masyarakat ikut bersama-sama dengan Polri menjaga dan mengamankan wilayahnya. Arendra juga memerintahkan seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran meningkatkan kegiatan preventif ke tempattempat keramaian. Selain itu, pihaknya meningkatkan patrol dan razia kendaraan bermotor menyasar miras, narkoba, sajam dan bahan peledak. (kmb)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Bali Post/dwa
DIRAWAT – Dua korban terseret arus di Pantai Goa Lawah dirawat di RSUD Klungkung, Minggu (22/1) kemarin.
Korban diketahui pergi ke pantai untuk berenang bersama sejumlah temannya, di antaranya I Kadek Eka jaya (18) dan I Putu Budiasa (18) asal Banjar Pakel, Desa Gegelang, Karangasem, serta I Gde Ariawan (18) dari Desa Pesingahan, Dawan. Kapolsek Dawan AKP
Kadek Suadnyana di lokasi kejadian mengatakan, korban berenang bersama rekanrekannya dalam rangka merayakan Banyupinaruh sekitar pukul 07.00 Wita. Semuanya sempat tenggelam, namun berkat bantuan warga mereka berhasil diselamatkan. Hanya Ariana yang tidak bisa dito-
long karena tubuhnya dengan cepat tenggelam ke dasar laut. “Petugas dan warga sekitar berupaya melakukan pencarian. Sekitar pukul 07.45 Wita, korban berhasil ditemukan,” jelasnya. Menurut penuturan warga sekitar, Nengah Krebek (60), korban masih mengenakan
Enam Warga Kurang Mampu Dapat Bantuan
Semarapura (Bali Post) – Menindaklanjuti program bedah desa yang dilaksanakan, Kamis (19/1) lalu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Minggu (22/1) kemarin. Bantuan diberikan kepada enam warga kurang mampu berupa kasur, bantal guling, lemari pakaian, seragam sekolah, peralatan sekolah SD dan lemari. Bupati yang didampingi Nyonya Ayu Suwirta pertama kali menyambangi rumah Nyoman Medig (80) di Banjar Patus, Dusun Patus. Pria yang tinggal sendiri ini mendapat bantuan kasur dan bantal guling. Selanjutnya bersama Perbekel Desa Gunaksa I Ketut Budiarta, Bupati Suwirta mendatangi kediaman Ni Wayan Rasi. Wanita 65 tahun ini mempunyai seorang anak bernama Wayan Sumiati (23) yang menderita penyakit lumpuh sejak lama. Bantuan kasur dan bantal guling juga diterima Wayan Darma (60), warga lansia di Banjar Bandung, Desun Bandung. Setelah itu Bupati Suwirta mengunjungi rumah I Nyoman Tamped (49) dan istrinya Ni Nengah Mudari (45). Bupati menyerahkan bantuan berupa matras, loker paka-
pakaian lengkap. Ia berusaha menolong korban ke dasar laut, namun tidak bisa menjangkau akibat kehabisan napas. Pria yang sehari-harinya ngayah di Pura Segara Goa Lawah ini bersama warga lainnya kemudian mencoba menjangkau korban dengan bantuan kail pancing dan menariknya. “Kail tersebut saya lempar ke laut dan nyangkut di pakaian korban,” ujarnya. Peristiwa itu menjadi catatan Pemkab Klungkung. Bupati Nyoman Suwirta menyatakan Klungkung yang
mempunyai wilayah pantai cukup panjang perlu mempunyai tim penyelamat yang didukung SDM dan peralatan untuk menangani kejadian seperti ini. “Sebagai catatan juga bagi BPBD, Polri dan TNI, Klungkung perlu tim selam,” katanya di sela-sela pencarian korban. Selain itu, Bupati Suwirta minta pangempon pura dan prajuru adat mensterilkan areal pantai di depan Pura Goa Lawah dari kegiatan berenang untuk menghindari terulangnya kejadian serupa. (dwa)
Operasi Cipta Kondisi
18 Pelanggar Ditilang Semarapura (Bali Post) – Untuk menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif, personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran rutin turun ke jalan-jalan melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) berupa razia kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Dalam sepekan minggu lalu, 18 pelanggar lalu lintas ditilang oleh personel Polres Klungkung yang melaksanakan razia kendaraan di sejumlah tempat, seperti di Jalan Arjuna depan Pura Kentel Gumi Banjarangkan, Tiyingadi Gunaksa dan Pasar Mentigi, Nusa Penida. Barang bukti yang disita berupa satu SIM dan 17 STNK. Masyarakat yang terkena tilang kebanyakan karena tidak membawa SIM. Petugas juga memeriksa barang bawaan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti senjata tajam, bahan peledak, narkoba dan miras. Namun polisi tidak menemukan pengendara yang kedapatan membawa barang-barang di atas. (dwa)
Bali Post/dwa
SEPATU – Bupati Klungkung menyerahkan bantuan sepatu dan pakaian sekolah di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. ian, bantal guling, peralatan sekolah dan pakaian SD kepada anaknya. Terakhir bupati menyambangi kediaman Wayan Santia (50) di Banjar Buayang, Dusun Buayang untuk menyerahkan bantuan lemari. Bupati Suwirta menyatakan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari bedah desa yang dilaksanakan sebelumnya. Bantuan ini diharapkan bermanfaat dan dipergunakan sebaik-
baiknya. ”Tanamkan jiwa semangat dan pantang menyerah dalam manjalani kehidupan ke depan. Jangan suka bermalas-malasan,” katanya. Santia megucapkan terima kasih atas perhatian bupati kepada warga kurang mampu. “Saya sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah, khususnya Bapak Bupati yang sudah memberikan bantuan ini,” ungkapnya. (dwa)
Bali Post/dwa
PERIKSA – Personel Polres Klungkung memeriksa suratsurat kendaraan pengendara motor.
Senin Pon, 23 Januari 2017
BULELENG
11 Pasutri Miskin di Pemuteran
Pemkab Tawari Rawat di Panti Jompo
Bali Post/mud
BANYUPINARUH - Pantai Penimbangan menjadi salah satu tempat bagi umat Hindu Buleleng melaksanakan ritual Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin.
Banyupinaruh, Umat Padati Pantai Penimbangan
UMAT Hindu di Buleleng mendatangi sumber-sumber mata air untuk melaksanakan ritual Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin. Kehadiran warga sejak pagi buta, tidak lepas dari kepercayaan bahwa ritual Banyupinaruh dilangsungkan sebelum matahari terbit. Salah satu sumber air yang dipadati umat adalah Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Warga yang melangsungkan ritual ini membawa perlengkapan canang sari ataupun sesajen lainnya. Banyupinaruh dijalankan sehari setelah Hari Suci Saraswati. Beberapa ref-
erensi menyebutkan, Banyupinaruh berasal dari kata banyu yang artinya air (kehidupan - red), dan pinaruh yang berasal dari kata weruh atau pinih weruh. Weruh sendiri bermakna pengetahuan, sehingga Banyupinaruh diartikan hari untuk memohon sumber air pengetahuan. Ritual ini dilaksanakan dengan memandikan diri di laut atau sumber mata air lain. Sebelum membasuh badan, warga melakukan persembahyangan untuk memohon anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Salah satu warga, Ni Putu
Yastini, usai melakukan ritual Banyupinaruh menuturkan, sebagai umat Hindu dirinya selalu melaksanakan ritual Banyupinaruh. Selain itu, ritual ini sangat dipercaya untuk memohon tuntunan pengetahuan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia memilih Pantai Penimbangan, karena lebih dekat dengan rumahya. Namun, di beberapa sumber mata air seperti danau juga bisa melaksanakan Banyupinaruh. ‘’Sebagai umat Hindu ini sebuah tradisi dan saya meyakini menjadikan diri kita lebih mawas diri, sadar untuk terus mencari ilmu pengetahuan,’’ katanya.
Hal senada disampaikan Nyoman Sukma Ardianta, bahwa Banyupinaruh dimaknai sebagai salah satu ritual untuk menyucikan pikiran, perkataan dan tindakan, sehingga dalam pencarian ilmu pengetahuan bisa dilakukan dengan baik. Pikiran, perkataan dan tindakan sangat terkait dalam upaya manusia untuk mencari sumber-sumber ilmu pengetahuan. ‘’Pikiran, perkataan dan semua tubuh kita ini harus disucikan sekala dan niskala. Sehingga ilmu pengetahuan itu bisa masuk dalam pemikiran kita dan dilaksanakan dengan baik,’’ jelasnya.(mud)
Penataan Kolam Renang Pidada Terganjal Status Aset
Singaraja (Bali Post) Kondisi memprihatinkan yang dialami pasangan suami-istri (pasutri) Nengah Ramban (80) dan Nyoman Sasih (70), warga Dusun Kembang Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, mendapat perhatian serius Pemkab Buleleng. Ramban dan Sasih yang hidup serba kekurangan itu ditawari untuk dirawat di Panti Jompo Jara Marapati di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Selain itu, Dinas Sosial diperintahkan segera mengurus hak-haknya selaku penyandang warga kurang mampu. Demikian terungkap saat Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja beserta istri mengunjungi Ramban dan Sasih, Minggu (22/1) kemarin, didampingi Kepala Dinsos Gede Komang bersama aparat kecamatan dan pemerintahan desa. Selain mengunjungi Ramban dan Sasih, Gunaja juga mengunjungi lansia telantar Ni Ketut Kiri dan Ketut Bali, warga Dusun Pengumbahan Desa Pemuteran. Gunaja menyerahkan paket sembako untuk membantu meringankan kebutuhan hidup lansia ini. Saat menemui Ramban dan Sasih, Plt. Bupati tidak
bisa menyembunyikan keprihatinannya. Perhatian ter tuju pada kondisi rumah yang tidak layak huni. Pasalnya, atap rumah sebagian sudah ambruk karena dimakan usia. Ketika hujan, genteng bocor dan lantai rumah kebanjiran. Selain kondisi rumah, Gunaja terenyuh setelah melihat peralatan dapur yang sangat kurang. Di ruang dapur hanya ada panci, penggorengan dan beberapa piring yang sudah penyok. Sementara pada tungku api hanya ada bekas batang kayu bakar yang digunakan ketika Ramban dan Sasih memasak nasi atau sekadar menghangatkan tubuh ketika malam hari. Usai berkunjung, Plt. Bupati Gunaja mengatakan, kemiskinan di Buleleng tidak bisa ditangani hanya mengandalkan pemerintah. Namun membutuhkan partisipasi pihak dermawan atau pihak swasta. Partisipasi ini tidak saja dalam bentuk barang atau materi, namun informasi saat menemukan warga miskin atau telantar sangat diharapkan, sehingga dari informasi itu, pemerintah bisa melakukan upaya penanganan secara optimal. Menurut Gunaja, untuk
Singaraja (Bali Post) Pengembangan areal Kolam Renang Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja masih mengalami hambatan. Buktinya, tahun 2017 ini Pemkab Buleleng tidak memprogramkan pengembangan kawasan kolam renang yang diklaim bertarap internasional tersebut. Hal ini bukan karena pemkab tidak ada keinginan mengembangkan fasilitas olahraga itu. Persoalan yang mengganjal adalah lahan kolam renang itu milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kolam renang ini dibangun untuk menyukseskan Buleleng sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, beberapa tahun lalu. Pemkab mengalokasikan anggaran dari APBD untuk membangun fisik kolam renang. Sementara pemprov memberikan izin hak pakai kepada pemkab untuk dimanfaatkan sebagai kolam renang. Selain dibangun untuk menyukseskan porporv, kolam renang ini juga sudah difungsikan untuk menggelar kejuaraan renang bertarap nasional. Selain itu, belakangan kolam renang mulai difungsikan untuk pusat latihan baik pelajar, mahasiswa, dan klub renang di Bali Utara secara cuma-cuma. Meski sudah difungsikan, secara umum kolam renang masih memerlukan penataan
lanjutan. Ini karena berbagai fasilitas pendukung belum dibangun. Sarana itu seperti pertamanan, pengaspalan lahan parkir, pemasangan tribun untuk penonton, dan beberapa pengembangan fisik lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa akhir pekan lalu membenarkan hingga tahun ini pemkab tidak memprogram pengembangan lanjutan kolam renang. Suyasa mengatakan, pemkab sebenarnya menginginkan agar kawasan kolam renang dikembangkan karena masih ada fasilitas pendukung yang belum tuntas dibangun. Selain itu, lahannya masih mencukupi mendukung program pengembangan tersebut. Jika pengembangan dipaksakan dengan
mengusulkan anggaran APBD dikhawatirkan akan memicu persoalan karena aset kolam renang milik pemprov. Hal ini karena sesuai regulasi keuangan pemkab tidak berhak untuk mengalokasikan anggaran APBD untuk melaksanakan program fisik di atas lahan milik pemprov atau pemerintah yang lebih tinggi lainnya. Menurut mantan Kepala Bappeda ini, memohon aset kolam renang menjadi aset pemkab salah satu langkah harus ditempuh agar ke depan pemkab bisa mengembangkan kolam renang tersebut. Hanya, untuk permohonan aset itu Disdikpora tidak memiliki kewenangan. Ini bisa dilakukan apabila ada kebijakan strategis dari pimpinan daerah bersama instansi teknis yang membidangi.
Bali Post/ist
Bali Post/dok
Gede Suyasa
Di sisi lain Suyasa mengatakan, meski pengembangan fisik tidak dilakukan di tahun ini, Disdikpora telah mengusulkan anggaran untuk pemeliharaan kolam renang dalam setahun. Anggaran yang disiapkan itu sebesar Rp 400 juta. Selain itu, Disdikpora juga merencanakan untuk menambah tribun penonton dengan menyiapkan anggaran dari APBD sebesar Rp 1 miliar. Hanya, lantaran status aset, tribun yang nantinya dipasang jenis portabel dan dapat dipasang atau dibongkar sewaktu-waktu. (kmb38)
Puncak Hujan Diprediksi Februari
Empat Kecamatan Rawan Banjir Bandang
Singaraja (Bali Post) Hujan yang mengguyur Kabupaten Buleleng diperkirakan akan meningkat dan puncaknya berlangsung pada Februari mendatang. Kondisi yang demikian berpotensi menimbulkan banjir bandang di empat kecamatan. Oleh sebab itu, masyarakat diminta waspada. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan masih berlangsung beberapa bulan ke
depan. Puncaknya yang ditunjukkan dengan guyuran hujan di atas normal diprediksi pada Februari mendatang. ‘’Puncak hujan diprediksi berlangsung pada Februari mendatang. Akan lebih tinggi dari bulan ini,’’ ujarnya, belum lama ini. Kondisi tersebut, menurut pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, berpotensi menimbulkan banjir bandang. Berdasarkan hasil pemetaannya, daerah yang rawan dilanda bencana tersebut, yakni Kecamatan Sukasada, Banjar, Gerokgak dan Busungbiu. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi geografis-
nya yang sebagian besar berbukit. Selain itu juga berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. ‘’Itu daerah yang rawan banjir bandang. Perlu diwaspadai,’’ ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, banjir tersebut juga berpotensi akan diikuti bencana lain, seperti tanah longsor dan pohon tumbang. Guna menghindari adanya korban jika sewaktu-waktu prediksi tersebut menjadi kenyataan, masyarakat pun sudah diberikan sosialisasi kebencanaan, salah satunya berkaitan dengan proses evakuasi. ‘’Sosialisasi sudah terus kami lakukan.
Pemasangan papan peringatan rawan bencana juga sudah,’’ katanya. Di sisi lain, ditegaskan, penanganan bencana selama ini oleh masyarakat sering diserahkan begitu saja kepada pemerintah. Kondisi demikian menyebabkan waktu yang dihabiskan akan lebih lama karena jangkauan dan personel yang terbatas. Ke depan, hal semacam itu diharapkan semakin berkurang. Bencana yang tergolong ringan, diharapkan juga turut tertangani oleh masyarakat dan diakomodir oleh pemerintah desa. (kmb45)
PILKADA KPU Kekurangan Ribuan Surat Suara Singaraja (Bali Post) KPU Buleleng kekurangan ribuan surat suara. Atas kekurangan itu KPU meminta percetakan agar mencetak surat suara untuk mengganti surat suara yang rusak. Tak hanya itu, percetakan juga harus mencetak kembali surat
suara yang masih kurang dari jumlah yang dipesan sebelumnya. KPU mencatat total surat suara yang kembali dipesan kepada percetakan sebanyak 3.170 lembar. Komisioner KPU Divisi Rumah Tangga dan Organisasi, Perencanaan, Keuangan dan
Bali Post/dok
SURAT SUARA - KPU Buleleng kekurangan surat suara ribuan lembar. Ini terjadi karena ditemukan surat suara rusak dan jumlah kurang dari kebutuhan.
Logistik Luh Putu Sri Widyastini akhir pekan lalu mengatakan, setelah proses sortir dan pelipatan tuntas, pihaknya menemukan surat suara yang rusak dan jumlah yang kurang tersebut. Dari jumlah sebanyak 3.170 lembar terdiri atas surat suara rusak sebanyak 888 lembar. Kerusakan ini mulai dari robek dan lembarannya ditemukan berlubang. Sementara kekurangan surat suara dari jumlah pesanan sebelumnya ditemukan setelah penghitungan sebanyak 2.282 surat suara. Pihaknya sekarang masih melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Bali dan KPU-RI. Dari koordinasi ini pihaknya menunggu petunjuk lebih lanjut. Ini karena sesuai mekanisme pemesanan surat suara oleh KPU-RI, sehingga KPU Buleleng meminta pesanan kekurangan maupun pengganti surat suara rusak itu melalui KPU-RI.
Menurut Widyastini, KPU Buleleng sekarang masih melakukan pengelompokan surat suara untuk masingmasing kecamatan. Proses ini dilakukan mulai 20 Januari 2017. Jika kekurangan kembali ditemukan, KPU akan kembali meminta tambahan melalui mekanisme yang ada. Sekadar mengingatkan, KPU Buleleng telah menerima kiriman 598.492 lembar surat suara sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 583.381. Surat suara cadangan 2,5 persen dari jumlah DPT atau 15.111. Selain itu, KPU juga mencetak 2.000 lembar surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU). Setelah diterima, KPU kemudian melakukan sortir dan melipat suarat suara. Dari proses ini ditemukan surat suara rusak dan jumlahnya kurang dari total kebutuhan yang mencapai ribuan lembar. (kmb38)
PASUTRI MISKIN - Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja mengunjungi pasangan suami-istri Nengah Ramban (80) dan Nyoman Sasih (70), warga Dusun Kembang Sari Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Minggu (22/1) kemarin.
penanganan jangka pendek, pihaknya menawarkan agar Ramban dan istrinya, Sasih, bersedia menempati panti jompo milik pemerintah di Desa Kaliasem. Upaya ini karena keduanya tidak lagi memiliki kerabat. Bahkan, anak-anaknya meninggalkan untuk pindah agama. Sehingga keselamatan dan kesehatan keduanya akan lebih terjamin jika tinggal di panti jompo. Upaya lain, Gunaja menginstruksikan agar Dinsos segera mengurus hak-hak Ramban dan Sasih sebagai warga kurang mampu dan telantar. Hak itu mulai dari mendaftarkan yang bersangkutan agar mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan didaftarkan sebagai warga penerima jatah beras miskin (raskin -red). Sementara itu, Kepala Dinsos Gede Komang mengatakan, untuk proses perawatan di panti jompo pihaknya siap memfasilitasi. Selain itu, pendaftaran untuk mendapatkan KIS atau jatah beras miksin, Dinsos akan mengurus mengikuti mekanisme yang ada. Selain upaya itu, Dinsos akan mengupayakan untuk mengusulkan yang bersangkutan untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Ini sangat penting karena kondisi rumah pasutri miskin ini nyaris ambruk. Jika tidak segera diupayakan perbaikan rumah, pihaknya khawatir akan mengancam keselamatan Ramban dan istrinya, Saih. Seperti diberitakan sebelumnya, Nengah Ramban (80) dan Nyoman Sasih (70) hidup dalam kondisi memprihatinkan. Pasutri malang ini hidup dengan mengandalkan uluran dermawan dan sumbangan warga yang prihatin dengan kondisinya. Ramban dan Sasih tinggal di rumah yang nyaris roboh karena rangka atapnya sudah lapuk. Bahkan, jika hujan, pasturi ini nekat tidur di luar rumah hanya berlindung di bawah pohon rimbun. (kmb38)
Pakai Sabu, Mantan Pembalap Dibekuk
Singaraja (Bali Post) Satuan Resnarkoba Polres Buleleng kembali mengungkap kasus narkotika. Kali ini pelakunya, KA. Kasus tersebut dirilis Minggu (22/1) kemarin. Kasat Resnarkoba Polres Buleleng AKP I Ketut Adnyana T.J. seizin Kapolres AKBP Made Sukawijaya menjelaskan, penangkapan pelaku dilakukan pada Kamis (19/1) lalu sekitar pukul 20.00 Wita langsung di tempat tinggalnya di Jalan Dewi Sartika Singaraja. Hal tersebut berawal adanya informasi dari Denpasar bahwa ada narkotika yang masuk ke wilayah Singaraja. ‘’Dengan informasi itu, kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan,’’ katanya. Hasilnya, katanya, dari pria mantan pembalap itu diamankan satu paket plastik plip kecil berisi butiran kristal bening yang diduga sabu-sabu seberat 0,85 gram brutto dan satu plastik berisi setengah butir pil warna cokelat yang diduga ineks dengan berat 0,15 gram netto di atas meja rias serta satu buah HP Samsung yang digunakan untuk transaksi. ‘’Kepemilikannya langsung diakui tersangka. Sementara dia hanya mengaku jadi pemakai. Ini akan kami selidiki lebih lanjut,’’ jelasnya. Atas perbuatan itu, pelaku disangkakan telah melanggar Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009. Sementara itu, pelaku mengaku memakai
narkoba sejak dua tahun lalu. Barang haram tersebut dibeli Rp 1,5 juta per gram dan pemesanannya dilakukan melalui telepon. Sementara untuk pembayarannya ditransfer ke rekening. ‘’Pakai sejak dua tahun,’’ akunya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
NARKOTIKA - Satuan Res Narkoba Polres Buleleng merilis pengungkapan tindak pidana narkotika, Minggu (22/1) kemarin.
JEMBRANA
12
Senin Pon, 23 Januari 2017
Petani Keluhkan Pengurukan Sawah Produktif
Negara (Bali Post) Adanya pengurukan lahan di areal sawah produktif di Lelateng, Negara, dikeluhkan sejumlah pihak. Sejumlah petani dan warga, Minggu (22/1) kemarin, mengeluhkan adanya pengurukan lahan yang akan dijadikan proyek perumahan tersebut.
Bali Post/kmb
PARAH - Abrasi di pesisir Pantai Pebuahan, Banyubiru, Negara, kondisinya semakin parah.
Abrasi Pantai Pebuahan Makin Parah
Negara (Bali Post)Abrasi di Pantai Pebuahan Banyubiru, Negara, semakin parah. Apalagi kondisi ini sudah berlangsung sejak tahun 2010. Abrasi tersebut tidak hanya meluluhlantahkan tepi pantai hingga 2 kilometer, juga menggerus bangunan sekolah madrasah, rumah penduduk, termasuk warung ikan bakar dan tempat penambatan perahu nelayan. Parahnya lagi, dampak kerusakan yang terjadi di daerah pesisir selatan Bumi Makepung ini, hingga kini belum mendapatkan penanganan cepat dari pemerintah. Penanganan yang dilakukan selama ini belum maksimal dan menyeluruh. Akibatnya kerusakan akibat gempuran gelombang air laut semakin menggerus dan menghanyutkan daratan serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Dari pengamatan di lapangan, Minggu (22/1) kemarin, kondisi tersebut membuat sejumlah bangunan warung ikan bakar milik warga setempat roboh. Demikian pula senderan yang dibangun para pemilik warung untuk melindungi bangunan, saat ini rusak akibat disapu ombak. Apalagi setiap bulan Purnama dan Tilem, dipastikan
air laut naik ke darat dan jalan desa yang baru diaspal terancam hanyut. Ketika memasuki pintu masuk kawasan kuliner ikan bakar, sebagian jalan sepanjang pantai ini sudah tergerus dan hanya tinggal 2 meter dari tepi pantai. Warga Pebuahan, Suyanto mengaku gazebonya sebanyak 4 buah sudah lenyap ditelan ombak. Terakhir pada saat Tilem beberapa waktu lalu, air kembali naik. Padahal ia sudah memasang beton berikut ban bekas untuk menahan laju ombak, tetap saja warungnya hancur. Ia berharap penanganan abrasi di pantai tersebut segera dilakukan. Warga sudah berupaya membuat penahan ombak seadanya, namun tetap saja karena derasnya ombak, semuanya jadi sia-sia. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Merthadana dikonfirmasi mengatakan, kendati pemerintah daerah telah mengajukan proposal permohonan penanganan terhadap seluruh pantai yang mengalami abrasi di Kabupaten Jembrana ke pemerintah pusat, namun hingga kini belum ada jawaban dari
pihak PU Pusat, khususnya Balai Wilayah Sungai BaliPenida. Dikatakannya, penanganan terakhir terhadap abrasi dilakukan pada tahun 2015 yaitu di Pantai Desa Cupel dan Baluk. Ia menduga karena di daerah lain di Bali juga mengalami abrasi dan penanganan abrasi memerlukan biaya yang besar, pihaknya hanya bisa menunggu giliran untuk mendapatkan penanganan kembali. Ia juga mengungkapkan untuk penanganan abrasi di pesisir Pebuahan, telah diajukan beberapa tahun lalu dan telah dilakukan beberapa kali studi oleh pihak Balai Wilayah Sungai BaliPenida. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai penanganannya. Pihaknya tahun ini akan kembali mengirim proposalproposal penanganan abrasi dan diajukan kembali ke pusat. Ia berharap penanganan abrasi pesisir Pebuahan bisa direalisasikan tahun ini juga. Sepanjang 72 kilometer pantai di Jembrana, dari Gilimanuk hingga Pengeragoan terdapat 22 titik kerusakan akibat abrasi. Kerusakan itu juga terjadi di beberapa kawasan wisata seperti di wilayah Medewi, Pekutatan dan Pebuahan. (kmb)
“Lahan produktif seperti ini dibiarkan untuk diuruk dan dibangun. Lama-lama akan mempengaruhi lahan sawah di sini, khususnya pencemaran terhadap sawah,” kata seorang petani di wilayah Lelateng. Wayan Sudiarsa, penggarap sawah mengatakan areal perumahan dan pabrik tahu yang ada di hulu sawah, sudah sangat terpengaruh dengan kualitas dan perkembangan padi. Areal persawahan kembali dialihfungsikan. “Kalau lahan nonproduktif sebenarnya tidak masalah, namun di sini sawahnya masih produktif,” tandasnya. Sementara itu dari papan proyek yang dipasang di sawah diuruk tersebut tanah tersebut dikapling. Sejumlah pengurus subak di Kecamatan Jembrana dan Negara yang ditemui belum lama ini, mengakui godaan untuk alih fungsi lahan pertanian sangat menggiurkan. Namun, di beberapa subak sudah menerapkan awig-awig batasan lahan sawah agar tidak alih fungsi. Seperti di Subak Mertasari, Kelurahan Loloan Timur, dikepung pemukiman. Anggota subak berharap ada kebijakan penyetopan penjualan lahan pertanian yang akan dialihfungsikan. Subak tidak mempermasalahkan bila lah-
an dijual, asalkan tetap untuk pertanian dan tidak berubah menjadi bangunan. Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jembrana Ketut Catur, belum lama ini mengatakan lahan pertanian yang terancam alih fungsi lahan diharapkan menjadi perhatian serius. Apalagi sejak tahun 2015 lalu, sudah ditelurkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Dalam Perda ini tertuang luas areal lahan pertanian ditetapkan, tinggal implementasi jaminan kepada para petani. Pihaknya mengharapkan agar Perda itu bukan hanya sebatas peraturan di atas kertas, namun pelaksanaannya kosong. Pihaknya berharap dengan penetapan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan, dapat mengerem alih fungsi lahan yang begitu deras. Begitu juga, pengendalian lahan pertanian ini pun disokong untuk produktivitas petani. Kendati saat ini kondisi daerah masih swasembada beras, namun pihaknya berharap agar tidak lengah. Optimasi lahan pertanian juga perlu digembleng melalui upaya intensifikasi, eksentifikasi dan diversifikasi lahan pertanian. Dalam Perda ditetapkan
bahwa luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah seluas 7.498,12 hektar yang tersebar di lima kecamatan. Rincian lahan inti itu, di Kecamatan Melaya seluas 1.201,56 Ha, Kecamatan Negara kurang lebih 1.508,49 Ha, Kecamatan Jembrana seluas 1.304,14 Ha, Kecamatan Mendoyo 2.641,50 Ha dan Kecamatan Pekutatan seluas 842,43 Ha. Sementara itu, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Ketut Wiratma, mengatakan alih fungsi lahan memang sangat berpengaruh pada perkembangan subak dan mempengaruhi produksi padi. Namun perlu upaya untuk meningkatkan indek pertanian dengan pola tanam sehingga mampu memenuhi kebutuhan beras lokal. Pihaknya juga sudah menyarankan subak untuk ikut mengawasi alih fungsi lahan. “Diharapkan alih fungsi lahan tidak membabi buta,” harapnya. Sementara itu, dari data di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, tahun 2016 ini produksi padi di Jembrana merupakan salah satu yang tinggi di Bali, selain Tabanan. Index Pertanaman (IP) dalam satu tahun di Jembrana di angka 1,4 persen, artinya
dalam setahun masa tanam sawah rata-rata dua kali. Sisanya 0,60 persen itu ditanami palawija. Dengan kebutuhan beras masyarakat 33 ribu ton per ahun sehingga Jembrana mengalami surplus. Adanya pengurukn lahan untuk kepentingan perumahan dan kaplingan disikapi Lurah Lelateng, Kadek Suardana. Suardana mengatakan sudah menegur pihak pengembang agar jangan melakukan pengurukan dulu sebelum adanya izin. “Kami sudah sempat menegur dan mengingatkan jangan sampai ada pengurukan sebelum ada izin. Itu sepertinya juga baru dilakukan pembuatan jalan saja. Belum semua lahan diuruk. Itu juga di sampingsampingnya lahan produktif,” jelasnya. Pihaknya juga sudah mengingatkan agar alih fungsi lahan tidak merusak saluran irigasi dan kini pihak pengembang sudah berupaya membuat saluran irigasi lebih besar. Dikatakan, pihaknya tidak tahu pengembang di sebelah selatan sawah tersebut. Sementara yang di sebelah utara milik LPD. “Memang kami tidak dilibatkan di LPD. Namun, karena itu usaha LPD demi kemajuan, kami dukung tapi dengan catatan agar saluran irigasi diperbaiki,” tandasnya. Pihaknya juga berharap sebelum memulai aktivitas, pengembang sosialisasi dan berkoordinasi ke desa/lurah, termasuk subak sehingga tidak terjadi permasalahan di kemudian hari. (kmb)
Bali Post/kmb
DIURUK - Pengurukan lahan sawah terjadi di wilayah Lelateng, Negara, dikeluhkan sejumlah pihak.
KARANGASEM
Senin Pon, 23 Januari 2017
13
Kisruh Kuburan Pribadi di Desa Ujung Hyang
Bupati Beri Peringatan, Pemilik Surati Gubernur
Amlapura (Bali Post) -
REJANG DEWA - Para guru saat ngayah menjadi penari Rejang Dewa sebelum persembahyangan hari raya Saraswati di sekolah setempat.
Guru-guru Tarikan Rejang Dewa
Amlapura (Bali Post) Suasana berbeda nampak di halaman SMPN 2 Amlapura saat hari raya Saraswati, Saniscara Umanis Watugunung, Sabtu (21/1) lalu. Persembahan tari Rejang Dewa dilaksanakan untuk melengkapi prosesi ritual di sekolah itu. Tari Rejang itu biasanya ditarikan siswa, tetapi di sekolah ini justru oleh para gurunya. Suasana hari spesial peringatan turunnya ilmu pengetahuan itu un semakin nampak unik, karena saat guru-guru menari, yang mengiringinya adalah tabuh dari para siswanya yang tergabung dalam Sekaa Tabuh Gita Garghita Spendapura. Pihak sekolah rupanya punya alasan sendiri, kenapa justru para guru yang harus ngaturang ayah mempersembahkan tari Rejang Dewa ini. Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. mengatakan, dalam konteks kehidupan di sekolah, guru-guru harus bisa menjadi contoh baik untuk seluruh siswanya. Tidak hanya di kelas dalam proses belajar-mengajar, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika pelaksanaan ritual di sekolah. Contoh-contoh itu bisa dimulai dari hal-hal kecil hingga besar, sehingga nantinya siswa bisa memandang guru-gurunya sebagai panutan. ‘’Sekarang guru sudah tidak boleh hanya membicarakan contoh, tidak mencari-cari contoh, tetapi menjadi contoh itu sendiri. Terlebih berkaitan pelestarian budaya yang bersifat sakral seperti ini,’’ tegasnya. Budaya seperti ini, kata Suastika, perlu dibangun dan terus dikembangkan di sekolah. Tidak terlalu sulit melakukannya. Hanya perlu sosok leadership di sekolah dan niat memberikan yang terbaik dalam segala aspek bagi siswa dan menjadikan sekolah sebagai tempat yang tepat untuk berkembang, khususnya pertumbuhan mental anak. (kmb31)
Longsor Hancurkan Dapur di Ban
Amlapura (Bali Post) Belakangan ini hujan terus mengguyur. Dan bencana alam yang tidak bisa dibendung itu menimbulkan korban. Kali ini dapur milik Ni Wayan Ngembon (75) di Banjar Cegi, Desa Ban, Kubu, menjadi sasarannya. Bangunan semipermanen itu rusak berat karena tebing di belakangnya longsor. Bencana yang menimpa wanita tua itu terjadi Sabtu (21/1) sekitar pukul 15.30 Wita. Tebing setinggi 10 meter di belakang dapur korban itu mendadak ambrol, ketika terjadi hujan lebat. Untung hanya dapurnya yang terkena longsoran. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Korban lolos dari maut karena saat kejadian kebetulan tidak ada di tempat. ‘’Kita sudah turunkan tim untuk mengecek ke lokasi. Longsor itu menghancurkan tembok bagian belakang dapur korban,’’ terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Minggu (22/1) kemarin. Masih di Desa Ban, longsor akibat hujan deras itu juga terjadi di Banjar Temakung. Tebing setinggi 10 meter ambrol menimpa rumah milik I Ketut Budiarta (26), Jumat (20/1). Kejadian sekitar pukul 07.00 Wita itu mengakibatkan tembok samping rumah berukuran 5,5 x 6 meter milik korban jebol. Agar tak merusak struktur rumah secara keseluruhan, untuk sementara bagian tembok rumah korban yang jebol tersebut disangga menggunakan bambu. Pihak BPBD Karangasem yang turun ke lokasi kejadian itu menyarankan korban mengungsi untuk sementara waktu. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan mengingat tebing di samping rumah korban masih labil. ‘’Tebing itu labil karena faktor cuaca ekstrem,’’ kata IB Arimbawa. (kmb)
Kisruh kuburan pribadi di Desa Ujung Hyang, Karangasem, ternyata belum juga usai. Perintah langsung dari Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri untuk membongkarnya melalui surat tertanggal 1 November tahun lalu, nyatanya belum dilaksanakan. Surat peringatan dari Bupati yang dikirimkan per 11 Januari lalu juga membuat pemilik kuburan bergeming. Kepala Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Suastika, Sabtu (21/1) lalu, mengatakan pemilik yang belum bersedia memindahkan kuburannya itu malah sudah bersurat ke Gubernur Bali. I.B. Suastika mengaku sudah menerima tembusan surat yang dikirimkan ke Gubernur Bali. Pada intinya bunyi surat itu bahwa pihak yang belum sepakat memindahkan kuburannya itu adalah masih meminta petunjuk Gubernur Bali. Sikap Pemkab Karangasem sudah jelas, yakni kuburan pribadi
tersebut harus segera dipindahkan. ‘’Suratnya sudah ada di kantor saya. Sekarang saya tidak membawanya, nanti saya berikan. Kami tinggal menunggu balasan dari Gubernur Bali terhadap suratnya itu, nanti seperti apa, kami lihat dulu,’’ kata I.B. Suastika. Beberapa orang sebagai
pemilik kuburan di lahan pribadi itu, antara lain H. Syafuddin dan Hj. Elvia Fatimah, H. Abdul Kadir, Badrun dan Zainudin. Masih ada dua warga yang tak mematuhi perintah surat Bupati per 1 November 2016 sebelumnya, yakni H. Abdul Kadir dan Badrun. Setelah menerima jawaban balasan
dari Gubernur Bali, barulah Pemkab Karangasem akan kembali bersikap. Kalau Gubernur Bali ‘’tutup pintu’’, agar kuburan di lahan pribadi itu dipertahankan, Suastika menegaskan, Pemkab Karangasem akan mengambil tindakan tegas, melakukan pemindahan sendiri, untuk mengakhiri polemik agar tidak terus berlarut-larut. Seperti diberitakan, pengalaman buruk perihal penguburan mayat umat muslim di Desa Adat Ujung Hyang kembali terulang 16 Mei 2016. Pihak desa adat setempat tak mengizinkan proses penguburan mayat dilakukan di sebuah lahan milik perseorangan. Mayat harus
dikubur di kuburan umum umat Islam yang sudah ada. Bendesa Adat Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja saat itu mengatakan persoalan ini dipicu masalah lama yang belum diselesaikan. Ada lahan pribadi di wilayah desa adat setempat yang dimanfaatkan sebagai kuburan. Lahan itu di luar kuburan umum umat Islam yang ada di desa tersebut. ejak masalah itu terjadi, akhirnya terus dilakukan mediasi oleh pemerintah daerah. Hasilnya, muncullah surat Bupati Karangasem di atas. Bupati menegaskan, kuburan pribadi itu harus segera dibongkar sampai batas waktu akhir tahun 2016. (kmb31)
Tapal Batas Desa Pertima Dicek Amlapura (Bali Post) Wilayah perbatasan kini menjadi fokus desa-desa di Karangasem. Setiap desa harus memperjelas batasbatas wilayahnya. Ini penting agar sewaktu-waktu tidak mengundang konflik. Seperti yang dilakukan Perangkat Desa Pertima, Karangasem. Mereka bersama-sama turun ke wilayah perbatasan untuk mengecek kondisi wilayahnya, sebelum pembahasan lebih detail dengan desa-desa terkait, baik desa dinas maupun desa adat. Salah satu anggota Panitia Tapal Batas Desa Pertima I Nengah Supartha, Minggu (22/1) kemarin, mengatakan seluruh perangkat desa, mulai dari kaur, seluruh klian banjar dinas hingga panitia tapal batas turun bersamasama menyusuri wilayah perbatasan desa. Penelusuran itu difokuskan pada daerah perbatasan antara Desa Pertima dengan Desa Bugbug. Lebih khusus lagi, antara Desa Pakraman Perasi -Desa Pertima terdiri dari tiga desa pakraman yakni Perasi, Timbrah, Asak -- dengan Desa Bugbug. Penanda batas-batas antara kedua desa itu harus diperte-
gas. Ini mendesak, karena dalam waktu dekat tapal batas dari kedua wilayah tersebut akan dibahas. Terlebih, sudah sejak lama antara Desa Perasi dan Desa Bugbug secara adat maupun dinas belum ada kesepakatan soal tapal batas mereka. ‘’Kami cuma akan mengecek langsung di bawah saja. Belum ada keputusan apa-apa, biar tahu seperti apa medannya. Setelah ini, baru kami bahas dengan desa terkait,’’ tegasnya. Dia berharap pembahasan tapal batas antara Desa Pertima dan Desa Bugbug itu nantinya bisa menghasilkan solusi terbaik. Sehingga ke depan tak lagi ada masalah tapal batas yang bisa memicu konflik antardesa. Diharapkan, setelah itu perkembangan pariwisata di kedua desa saat ini bisa lebih baik. Supartha menambahkan, bukan saja antara Desa Perasi dan Bugbug belum jelas. Batas wilayah antara Desa Pakraman Perasi dengan Jasri, Kelurahan Subagan juga masih ‘’bermasalah’’. Sehingga setelah menyelesaikan pembahasan antara Perasi dan Bugbug, baru dilanjutkan antara Perasi dan Jasri. Bila nanti tapal batas
antara Desa Pertima dan desa-desa lainnya sudah jelas. Masing-masing desa pakraman di bawah naungan Desa Pertima juga harus dibenahi. Baik antara Desa Pakraman Timbrah dengan Perasi maupun Timbrah dengan Asak. Ini sebagai bentuk antisipasi, agar ke depan tak menimbulkan masalah baru. Sebab, berkaca dari persoalan di desadesa pakraman lain di Bali, masalah serupa kerap muncul di antara kedua desa akibat belum jelasnya tapal batas, khususnya setelah semakin berkembangnya pariwisata Bali hingga ke desa-desa. Bahkan, dia menyarankan agar masing-masing prajuru desa adat sesekali turun mengecek langsung daerah perbatasannya dengan desa pakraman lainnya. Untuk memperjelas daerah perbatasan itu bila perlu nantinya dibuatkan dokumentasi kemudian dipasangi patokpatok. Jelas-tidaknya batas wilayah desa itu juga nantinya berdampak pada penerapan hak dan kewajiban suatu warga yang tinggal di daerah dekat perbatasan desa, agar penerapan awig-awig desa adat bisa dilakukan secara tegas. (kmb31)
CEK TAPAL BATAS - Panitia Tapal Batas dan Perangkat Desa Pertima saat mengecek tapal batas antara Desa Pertima dengan Desa Bugbug.
PADAMKAN API - Petugas saat berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran.
Hotel Mangkrak Terbakar Damkar Kerahkan Lima Armada
Amlapura (Bali Post) Si jago merah mengamuk, membakar ludes bekas Hotel Resort Telaga Bali di Banjar Yangapi, Desa Muncan, Selat, Minggu (22/1) dini hari kemarin. Meski hanya bangunan hotel yang sudah mangkrak dan rusak, Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem tetap menurunkan kekuatan maksimal untuk mencegah api menjalar ke permukinan penduduk. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 Wita. Tak ada yang mengetahui sumber api karena hotel milik orang Jepang itu praktis tidak berpenghuni. Warga setempat baru tahu setelah kobaran api membuat langit menjadi kemerahan. ‘’Sebagian besar bangunan yang terbakar itu terbuat dari kayu,’’ terang Klian Banjar Dinas Yangapi, I Kadek Astika. Kadek Astika membenarkan bangunan hotel itu sudah lama tidak beroperasi. Hotel tersebut bahkan sudah dalam kondisi rusak karena tak pernah diurus. Pemiliknya Mr. Sato asal Jepang, menurut Astika, sudah tidak tinggal di Bali. ‘’Kabarnya juga sudah menjadi sitaan bank. Tak tahu bank apa, yang jelas bank itu berkantor di Bali,’’ ungkapnya. Dinas Pemadam menerjunkan lima armada mobil pemadam ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman api itu juga dibantu aparat kepolisian, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem dan warga setempat. Namun saat tim pemadam datang, api sudah telanjur besar. Akibatnya, tidak ada bangunan yang bisa diselamatkan. Api baru bisa dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian. Sejauh ini pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Mereka juga belum bisa menghitung kerugian yang ditimbulkan. Yang jelas kebakaran pagi dini hari itu tak sampai menimbulkan korban jiwa. ‘’Pastinya, tidak ada korban jiwa. Penyebab dan kerugian yang ditimbulkan, masih dalam penyelidikan,’’ terang Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. (kmb)
Banyupinaruh
Warga Manfaatkan Permandian Tirta Musim hujan yang terus saja turun, berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung di kolam pemandian Tirta di Banjar Ujung Hyang, Karangasem. Tetapi, suasana berbeda terlihat saat hari Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin. Kolam permandian yang berjarak sekitar 500 meter barat Taman Soekasada Ujung itu mendadak ramai. Bagaimanakah suasana di kolam permandian itu? PENGUNJUNG sudah mulai berdatangan sejak jam buka sekitar pukul 07.30 Wita. Kendati mendung tipis menggelayut di langit, hal itu tak menyurutkan langkah mereka menyusuri pematang sawah menuju ke lokasi Permandian Tirta. Mereka umumnya berasal dari seputaran kota Amlapura. Yang datang tidak sedikit rombongan keluarga, remaja
termasuk anak-anak. Kolam permandian Tirta di ujung areal persawahan itu menjadi salah satu tempat favorit ritual Banyupinaruh. Selain karena dekat, tiket masuknya juga tergolong murah. Hanya Rp 2.000, setiap pengunjung boleh berenang dan mandi sepuasnya di sana. ‘’Jam setengah delapan saya sudah di sini,’’ ungkap Gusti
BANYUPINARUH - Kolam pemandian Tirta Ujung mendadak ramai saat pelaksanaan Banyupinaruh, Minggu (22/1) kemarin.
Ayu (40), warga Kelurahan Subagan. Dia tampak mengajak dua dari tiga anaknya ke kolam pemandian tersebut. Kolam pemandian itu berada di lahan pribadi milik Ida Pandita Istri Manik Mas (50) asal Ujung Hyang. Saat walaka, Ida Pandita langsung mengelolanya. Tetapi, sekarang diserahkan kepada putra-putrinya. Kolam pemandian itu memanfaatkan air kelebutan yang muncul di tebing di sisi utara kolam. Debit airnya sangat besar hingga sebagian dimanfaatkan untuk distribusi air bersih ke wilayah Seraya. Meski berada di ujung persawahan, tidaklah sulit menemukan kolam pemandian yang beroperasi sejak 2001 itu. Dari kota Amlapura bisa melewat Patung Salak Jasri. Lewat Taman Ujung pun bisa. Kalau dari kota Amlapura, jarak tempuhnya sekitar 1,5 km. Warga kota Amlapura khususnya, menjadikan kolam permandian yang berada di tebenan Pura Beji Tirta itu sebagai tempat malukat -- membersihkan diri secara niskala. Hal itu pula yang menjadikan kolam permandian itu selalu ramai saat Banyupinaruh. Usai mandi, pengunjung dipersilakan mengambil tirta palukatan dan
bija -- beras yang sudah disucikan. Semuanya disediakan pihak pengelola. Walau sederhana, kolam permanian Tirta itu sudah dikenal turis mancanegara. ‘’Tapi tiket masuk untuk tamu Rp 5.000,’’ ujar Ida Pandita Istri Manik Mas, yang berkesempatan datang ke lokasi. Warga yang ingin mandi di kolam pemandian itu juga tak perlu repot-repot membawa sabun ataupun sampo. Soalnya, semuanya sudah tersedia di sana. Tinggal mengeluarkan sedikit uang sudah bisa didapatkan di warung-warung kecil di pinggir kolam itu. Selain perlengkapan mandi, warung tersebut juga menyediakan makanan ringan termasuk mi instan. ‘’Musim kemarau biasanya selalu ramai, tetapi belakang sepi karena musim hujan. Ini tumben agak ramai, karena hari raya Banyupinaruh mungkin,’’ kata salah satu dari empat karyawan pemandian yang juga bertugas sebagai penjaga warung. Cuaca yang berangsurangsur cerah membuat kian siang pengunjung makin ramai. Tetapi karena alasan niskala, kolam permandian Tirta itu hanya dibuka sampai pukul 17.30 Wita. (kmb)
C.0002056-rpa
TABANAN
14
Senin Pon, 23 Januari 2017
Terkait Perubahan Format Pembagian dan Tambahan ADD
Dewan Minta Revisi Perbup
Tabanan (Bali Post) -
Perubahan format pembagian Alokasi Dana Desa (ADD) dengan sistem proporsional penuh serta adanya tambahan ADD tahun 2017 mendapat persetujuan pemerintah pusat. Ini mengharuskan segera dilakukan revisi terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Tabanan Nomor 47 Tahun 2017 tentang ADD karena adanya perubahan mesti disertai aturan yang jelas. BUKA - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya membuka Lokasabha Paiketan Pasemetonan Sri Arya Sentong se-Kabupaten Tabanan, Minggu (22/1) kemarin.
Lokasabha Sri Arya Sentong Tabanan
Perkuat Persatuan dan Rasa Kekeluargaan BERTEMPAT di Puri Agung Perean, Baturiti, Minggu (22/1) kemarin diadakan Lokasabha Paiketan Pasemetonan Sri Arya Sentong se-Kabupaten Tabanan. Acara yang digelar untuk pertama kalinya ini dibuka Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Berdasarkan hasil kuorum, terpilih sebagai Ketua Paiketan Sri Arya Sentong Tabanan Ir. I Gusti Ngurah Putra Aryadikara dari Puri Perean. Ketua Panitia sekaligus Pimpinan Pleno Lokasabha Gusti Ngurah Putu Arnawadi memaparkan tujuan digelarnya lokasabha ini untuk mempersatukan semeton Sri Arya Sentong se-Kabupaten Tabanan. Saat ini pesemotan Sri Arya Sentong di Tabanan berjumlah 36 Merajan Ageng dan tidak semuanya saling mengenal. ‘’Dengan adanya paiketan ini kita sebagai orangtua menuntun generasi muda untuk saling mengenal satu sama lain, sehingga ke depan mereka bisa bersama-sama mengatasi permasalahan dan menjalani kehidupan dengan benar,’’ ujarnya. Terlebih dengan adanya pengaruh globalisasi yang tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga negatif. Adanya paiketan diharapkan dapat menuntun generasi muda untuk tidak salah jalan serta meneruskan nilai historis yang wajib diketahui. ‘’Program dari paiketan ini salah satunya adalah keagamaan. Selain meneruskan nilai historis juga menjadi antisipasi menangkal pengaruh negatif globalisasi,’’ katanya. Ia menambahkan, selain keagamaan juga ada program di bidang ekonomi untuk membantu generasi ke depan dalam memantapkan kehidupan perekonomiannya. Oleh karena itu, ke depan akan dibangun sebuah lembaga keuangan untuk membantu dan mendukung perekonomian anggota paiketan. Hal yang kurang lebih sama disampaikan Ketua Umum Paiketan Sri Arya Sentong I Gusti Ngurah Eka Sentosa. Menurutnya, lokasabha diadakan dalam rangka mempererat persatuan para semeton Sri Arya Sentong di Kabupaten Tabanan. Ini suatu wadah bagi semeton paiketan dalam menyatukan serta menjalankan visi dan misi dari leluhur terdahulu. Loka Sabha juga berguna untuk pedoman bagi para semeton. “Agar tidak lupa dengan kewajiban dan tradisi terdahulu jangan saling berjauhan satu sama lain dan jangan pernah memutus persaudaraan. Kalau sudah bertekad bulat tiada hal yang mustahil,” terangnya. Sebelum membuka acara, Wabup Sanjaya mengucapkan selamat atas kegiatan lokasabha ini. Dikatakannya, Tabanan adalah tonggak perpolitikan di Bali. Puri-puri yang ada di Bali khususnya di Kabupaten Tabanan diharapkannya tidak pernah lupa akan sejarah, melainkan secara bersama-sama tetap menjalankan kewajiban dan tradisi kejayaan para leluhur. ‘’Jangan sampai tercerai berai kembali seperti saat masa penjajahan. Semoga lokasabha ini bisa mempersatukan visi dan misi kita untuk menghormati jasa dari para leluhur,’’ paparnya. (ad2141)
Hal itu dikatakan anggota Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani, Minggu (22/1) kemarin. ‘’Adanya tambahan ADD tahun 2017 Rp 19,03 miliar yang bersumber dari pengalihan dana gempur miskin menjadikan total ADD Rp 104,03 miliar lebih. Untuk bisa segera merealisasikan hal tersebut, kami minta diawali dari perubahan Perbup 47 Tahun 2012 tentang ADD. Harus ada aturan jelas untuk revisi pembagian ADD berikut tambahannya,” ucapnya. Ketua Forum Perbekel Tabanan I Made Arya diminta konfirmasinya terpisah mengatakan kesepakatan pembagian ADD secara proporsional berbeda dengan pembagian sebelumnya yang menggunakan format 900 persen dibagi merata untuk seluruh desa dan sisanya sepuluh persen dibagi secara
proporsional sesuai potensi desa. Adanya tambahan ADD juga telah disepakati dibagi secara proporsional untuk desa yang memiliki lima banjar atau lebih. “Sudah disepakati untuk membagi ADD secara proporsional. Kalau soal aturannya kami serahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” kata Perbekel Desa Angseri, Baturiti. Perubahan tentang aturan pembagian ADD bermula ketika ada keluhan dari desa terkait yang menilai tidak adil. Pasalnya, 90 persen ADD dibagi merata untuk 133 desa dan sisanya baru dibagi proporsional. Hal ini menyebabkan desa yang luasnya besar dengan jumlah banjar lebih dari lima mengalami kendala, terutama terkait penghasilan tetap (siltap). Sesuai Perbup 47/2017, penghasilan perbekel ter-
masuk tunjangan operasional dan lainnya mencapai Rp 5,2 juta dan siltap untuk perangkat desa lainnya. Setelah dihitung jumlah tersebut lebih dari 40 persen dari total ADD yang diterima. Sementara sesuai PP 47/2016 tentang ADD, maksimal dana yang dialokasikan 30 persen dari total ADD. Ini mengakibatkan desa yang memiliki lima banjar atau lebih siltap-nya, jauh lebih sedikit dibandingkan desa yang memiliki empat banjar atau kurang. Dalam pertemuan dengan DPRD Tabanan dan pertemuan di dinas terkait beberapa waktu lalu disepakati pembagian ADD total Rp 85 miliar dilakukan secara proporsional untuk 133 desa. Tambahan ADD Rp 19,03 miliar juga dibagi secara proporsional untuk 97 desa yang memiliki lima banjar atau lebih. Sementara 36 desa yang memiliki empat banjar atau kurang tidak mendapat tambahan ADD. “Adil itu tidak harus sama, tetapi disesuaikan dengan potensi desa, seperti luas wilayah, jumlah penduduk serta jumlah banjarnya,” ujar Arya kala itu. (kmb28)
Warung Global
Parisada Mesti Tahu Persoalan Umat
PERAN Parisada belum optimal, belum menyentuh sampai ke bawah. Ini dikarenakan belum adanya sinkronisasi antara Parisada dan desa adat di Bali. Parisada yang berwenang mengeluarkan fatwa atau bhisama diharapkan mampu mengayomi dan merangkul semua pihak. Beratayasa di Sangeh menyatakan ini dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Parisada Harus Mandiri’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (21/1). Masih adakah Parisada? Demikian pertanyaan Ardana di Ubung. Ia merasa kehadiran Parisada di tengah-tengah umat jarang terlihat. Dalam beberapa kasus yang terjadi sepertinya umat justru berjalan sendiri dalam pemecahannya. Intinya, Parisada belum dekat dengan umat. Wayan Agus di Nusa Dua menambahkan, jika Parisada masih ada, sebaiknya lebih sering turun ke banjar-banjar memberikan pencerahan ke-
pada umat. Sementara Hari di Karangasem setuju Parisada harus mandiri dan independen. Dalam menjalankan fungsi dan perannya, Parisada diharapkan lebih banyak mengayomi umat. Nyoman Mastra di Gianyar berharap peran Parisada jangan hanya formalitas. Mesti peka dan selalu hadir dalam persoalan umat. Saat ini Parisada jarang hadir, mereka lebih banyak berdiskusi di kalangan atas saja. Parisada mestinya
memahami, berdiskusi bersama umat dan memberikan solusi. Ketut Dawi di Abiansemal juga tidak melihat peran Parisada begitu lekat di hati umat di tengah persoalan umat. Jika selama ini anggaran terbatas menjadi persoalan, sejatinya bukan itu tujuan didirikannya Parisada. Dia berharap lebih banyak melihat dan menyelesaikan persoalan umat yang terjadi. Anggaran kecil jangan dijadikan hambatan yang berarti. Tidak ada tujuan lain didirikannya Parisada selain membina umatnya. Parisada harus mempunyai integritas dan berwibawa. Parisada wajib tahu persoalan umat. Selama ini umat selalu berkutat dengan kegiatan adat seperti upacara yang menghabiskan biaya tak sedikit. Parisada hendaknya berperan dalam hal bagaimana agar upakara dan upacara tidak memberatkan umat. Demikian ditegaskan Arya di Denpasar. (sikha)
RAMAI - Upacara panglukatan Baruna Astawa di Pantai Yeh Gangga ramai pamedek, dan dihadiri Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Banyupinaruh
Wabup Sanjaya dan Ribuan Siswa ”Malukat” Massal di Pantai Yeh Gangga
SUDAH menjadi tradisi sehari setelah hari suci Saraswati umat Hindu di Bali mendatangi pesisir pantai untuk melaksanakan ritual Banyupinaruh. Di Tabanan, Minggu (22/1) kemarin Banyupinaruh terasa sedikit berbeda, khususnya di pesisir Pantai Yeh Gangga. Pasalnya, di sana dilakukan upacara panglukatan Banyupinaruh dan Baruna Astawa. Upacara pembersihan diri secara niskala yang diprakarsai Paiketan Daksa Dharma Sadhu (PDDS) Tabanan ini merupakan agenda rutin untuk keempat kalinya. Hadir Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, didampingi sejumlah anggota DPRD seperti Nyoman Arnawa, Made Dirga, Edy Nugraha Giri, para camat, serta tokoh masyarakat setempat. Wabup Sanjaya dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas berlangsungnya kegiatan positif ini. “Mewakili Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya ucapkan terima kasih kepada PDDS yang telah membuat kegiatan positif dan mulia. Ini merupakan kegiatan satu-satunya yang ada di Indonesia, khususnya di Bali,” ujarnya. Menurutnya, selaku umat beragama kegiatan ini bukan hanya sebagai wacana di sekolah, namun generasi muda harus memahami makna Saraswati dan Banyupinaruh sesuai hakikatnya dan menjalankan praktiknya. “Melalui ritual ini kita bersama-sama melakukan pembersihan diri serta hati dan pikiran, mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yadnya dengan baik secara individu atau massal. Sementara itu, Ketua PDDS Tabanan I Ketut Astawa mengatakan upacara Banyupinaruh dan Baruna Astawa dipuput lima sulinggih, yaitu Ida Pandita Mpu Trinata Daksa Manuaba dari Griya Kukuh, Kerambitan, Ida Pandita Mpu Siwa Putra Sanatana Daksa Manuaba (Griya Utu Penebel), Ida Pandita Mpu Daksa Sidanta Putra Manuaba (Griya Carik Padang, Kediri), Ida Pandita Mpu Siwa Putra Parama Manik Kusuma Manuaba (Griya Kemoning, Baturiti) dan Ida Pandita Mpu Begawan Wiram Rudra Parama Daksa (Griya Seronggo, Kerambitan). Dikatakannya, panglukatan ini untuk memasukkan segala kewuruhan/kebaikan karena sehari sebelumnya adalah hari turunnya ilmu pengetahuan. Baruna Astawa intinya memohon keselamatan dunia beserta isinya, dengan mengambil segara (pantai) sebagai tempat, karena segara merupakan tempatnya Tirta Kamandalu dengan harapan Sang Baruna memberikan anugerahnya kepada seluruh umat manusia. “Dengan diadakannya kegiatan ini untuk keempat kalinya di tempat yang sama, kami berharap umat di Bali tetap bakti dan meningkatkan keimanannya kepada Ida Sang Hyang Widhi melalui amal perbuatan yang baik,” ucapnya. Usai prosesi panglukatan dan persembahyangan bersama, Wabup Sanjaya menyerahkan sarin canang kepada ketua panitia. Sebelumnya PDDS menggelar upacara yadnya matatah massal dan mawinten, sedangkan ke depannya akan diadakan panglukatan tampel bolong dan mabayuh tumpek wayang. (ad2131)
15
Senin Pon, 23 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Alaves vs Leganes 2-2 Espanyol vs Granada CF 3-1 Real Madrid vs Malaga 2-1 Villarreal vs Valencia 0-2 Las Palmas vs Deportivo 1-1 ------------------------------------------------------------1. Real Madrid 18 13 4 1 48-17 43 2. Sevilla 18 12 3 3 38-22 39 3. Barcelona 18 11 5 2 47-17 38 4. Atletico Madrid 18 10 4 4 32-14 34 5. Real Sociedad 18 10 2 6 30-25 32 6. Villarreal 19 8 7 4 26-14 31 7. Athletic Club 18 8 4 6 22-19 28 8. Celta Vigo 18 8 3 7 29-32 27 9. Eibar 18 7 5 6 25-24 26 10. Espanyol 19 6 8 5 25-26 26 11. Las Palmas 19 6 7 6 28-30 25 12. Alaves 19 5 8 6 17-20 23 13. Malaga 19 5 6 8 27-33 21 14. Real Betis 18 6 3 9 20-30 21 15. Valencia 18 5 4 9 28-33 19 16. Deportivo 19 4 7 8 24-29 19 17. Leganes 19 4 6 9 15-31 18 18. Sporting Gijon 18 3 3 12 19-37 12 19. Granada CF 19 1 7 11 16-42 10 20. Osasuna 18 1 6 11 17-38 9 Pencetak gol : 14 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona). Liga Jerman FC Augsburg vs Hoffenheim 0-2 RB Leipzig vs Eintracht Frankfurt 3-0 Schalke vs FC Ingolstadt 1-0 SV Darmstadt
vs Moenchengladbach 0-0
VfL Wolfsburg vs Hamburg SV 1-0 Werder Bremen vs Borus. Dortmund 1-2 Freiburg vs Bayern Munich 1-2 ------------------------------------------------------------1. Bayern Munich 17 13 3 1 40-10 42 2. RB Leipzig 17 12 3 2 34-15 39 3. Hoffenheim 17 7 1 0 0 30-17 31 4. Borus. Dortmund 17 8 6 3 37-20 30 5. Hertha Berlin 16 9 3 4 24-16 30 6. Eint. Frankfurt 17 8 5 4 22-15 29 7. Cologne 16 6 7 3 21-15 25 8. Freiburg 17 7 2 8 22-29 23 9. Schalke 17 6 3 8 21-19 21 10. B. Leverkusen 16 6 3 7 23-24 21 11. Mainz 16 6 2 8 26-30 20 12. VfL Wolfsburg 17 5 4 8 16-24 19 13. Augsburg 17 4 6 7 13-19 18 14. Moenchengladbach 17 4 5 8 15-25
15. Werder Bremen 17 16. Hamburg SV 17 17. FC Ingolstadt 17 18. SV Darmstadt 17
Ubah Strategi, Juve Lumat Lazio Turin Juventus memperkokoh posisinya di puncak klasemen Serie A Liga Italia setelah melumat Lazio 2-0, Minggu (22/1) kemarin. Kemenangan ini terjadi setelah Juve mengubah strategi permainannya menjadi lebih ofensif. Pelatih Juve Massimiliano Allegri mengambil inisiatif sejak dini dengan memainkan skenario menyerang lewat kehadiran trio penyerangnya Paulo Dybala, Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic. Hasilnya bisa langsung terlihat saat duet penyerang Argentina Dybala dan Higuain menghasilkan gol saat babak pertama baru berjalan 17 menit. Ini menjadi kemenangan kandang ke-27 dan Juve kini memimpin klasemen dengan keunggulan 4 poin dari peringkat kedua AS Roma yang mengumpukan 44 poin. Peringkat ketiga Napoli juga mengemas 44 poin setelah menundukkan AC Milan 2-1. Selain memainkan tiga penyerang, Allegri juga mengaktifkan pemain sayap Juan Cuadrado. Sementara di lini belakang empat pemain mengawal pertahanan di depan kiper Gianluigi Buffon. Dybala melepaskan tembakan voli memanfaatkan bola
sundulan Mandzukic dan membuahkan gol menit ke-5. Rekan senegaranya Higuain lolos dari pengawalan dua bek Lazio dan menceploskan bola ke gawang lawan menit ke-17. Ini menjadi gol ke-14 Higuain musim ini. Ia seharusnya menghasilkan gol tambahan namun dianulir wasit. Pada laga sebelumnya, langkah Milan masuk zona Liga Champions mendapat hambatan kalah 1-2 dari tamunya, Napoli. Kiper Gianluigi Donnarumma nyaris menyamakan kedudukan dengan sundulan kepala, yang dapat digagalkan kiper lawan. Lini belakang Milan dipertanyakan kesolidannya setelah Lorenzo Insigne dan Jose Callejon mencetak gol pada sepuluh menit pertama untuk tim tamu. Kedua tim memiliki peluang pada fase akhir pertandingan sebelum sundulan Donnarumma dapat digagalkan Pepe Reina, yang merupakan upaya terakhir Milan di fase akhir laga. (kmb39/rtr/ant)
17
4 4 9 21-36 16 3 4 10 14-32 13 3 3 11 14-28 12 2 3 12 11-30 9
Pencetak gol : 16 - Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund). Liga Prancis Dijon FCO Guingamp Metz Nantes Bordeaux Caen
vs Lille 0-0 vs Stade Rennes 1-1 vs Montpellier HSC 2-0 vs Paris St Germain 0-2 vs Toulouse 1-0
Penyerang Juventus Paulo Dybala.
vs AS Nancy-Lorraine ditunda
Bastia vs Nice 1-1 ------------------------------------------------------------1. Nice 21 13 7 1 35-14 46 2. Monaco 20 14 3 3 60-21 45 3. PSG 21 14 3 4 41-15 45 4. Lyon 19 11 1 7 36-22 34 5. Guingamp 21 8 7 6 27-23 31 6. Marseille 20 8 6 6 23-23 30 7. Stade Rennes 21 8 5 8 21-25 29 8. Bordeaux 21 7 8 6 22-27 29 9. St Etienne 20 6 9 5 19-17 27 10. Toulouse 21 7 5 9 22-23 26 11. Nantes 21 7 4 10 14-28 25 12. AS Nancy-Lorraine 20 6 6 8 16-23 24 13. Montpellier 21 5 8 8 29-34 23 14. Lille 21 6 5 10 19-26 23 15. Dijon FCO 21 4 9 8 27-30 21 16. Bastia 21 5 6 10 18-25 21 17. Caen 20 6 3 11 23-35 21 18. Metz 20 6 5 9 20-36 21 19. Angers SCO 20 5 5 10 16-25 20 20. FC Lorient 20 5 3 12 23-39 18
London Juara bertahan Leicester City kian terpuruk di papan bawah klasemen Liga Utama Inggris setelah menelan kekalahan 0-3 saat bertandang ke
markas Southampton, Minggu (22/1) kemarin. Kekalahan di St.Mary’s menempatkan tim asuhan Claudio Ranieri itu di peringkat ke-15 klasemen sementara. Jamie
Liga Inggris vs Watford vs Everton vs Swansea City vs Tottenham vs West Ham vs Man. United vs Sunderland
2-2 0-1 2-3 2-2 1-3 1-1 2-0
Liga Italia
Bali Post/rtr
AC Milan Chievo Verona
vs Napoli vs Fiorentina
1-2 0-3
INSTRUKSI - Pelatih Leicester City Claudio Ranieri (kiri) memberikan instruksi pada pemainnya pada pertandingan melawan Southampton di Stadion St Mary’s, Minggu (22/1) kemarin.
Rekor Plus Satu Poin London Wayne Rooney menyelamatkan Manchester United (MU) dari kekalahan lewat tembakan bebasnya jelang akhir pertandingan pada laga yang berakhir imbang 1-1 di kandang Stoke City, Minggu (22/1) kemarin. Gol penyama skor itu juga menjadi rekor tersendiri bagi dia. Tendangan bebas Rooney yang terjadi di injury time babak kedua, tak mampu dicegah kiper Stoke Lee Grant. Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak MU dengan 250 gol, unggul satu gol atas legenda Old Trafford Bobby Charlton. Tuan rumah memimpin lebih dahulu akibat gol bunuh diri Juan Mata. Dengan hasil ini MU tetap menghuni peringkat keenam dengan 41 poin dan Stoke di posisi ke-9 dengan 28 poin. ‘’Ini sangat berarti. Ini adalah kehormatan besar dan saya sangat bangga,’’ kata Rooney
Madrid Saat penyerang Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema gagal mencetak gol, Real Madrid masih memiliki bek Sergio Ramos yang tak kalah tajam nalurinya membobol gawang lawan. Ramos memborong dua gol saat timnya mengempaskan Malaga 2-1 di kompetisi Liga Spanyol, Minggu (22/1) kemarin. Kemenangan di Santiago Bernabeu itu memperkuat posisi Real di puncak klasemen sementara dengan keunggulan empat poin atas posisi kedua Sevilla dan lima poin dari peringkat ke-3 Barcelona. Real mengumpukan 43 poin, sementara Malaga dengan 21 poin tertahan di urutan ke-13. Gol pertama Ramos dicetak bek tengah itu setelah dirinya lepas dari kawalan lawan dan menanduk bola sepak pojok yang disepak Toni Kroos pada menit ke-35. Lantas dua menit jelang turun minum Ramos kembali menjebol gawang yang dikawal Carlos Idris Kameni, menyontek bola umpan silang yang dikirimkan Kroos dari tendangan bebas. Malaga melancarkan protes atas gol tersebut karena berbau offside. Pada menit tambahan babak pertama Madrid hampir memperbesar keunggulan mereka, namun bola umpan silang Karim Benzema yang sempat membentur bek lawan, Mikel Villanueva, masih membentur mistar gawang. Malaga memperkecil ketertinggalan lewat gol Juanpi yang menyambar bola muntah hasil antisipasi tak sempurna penjaga gawang Keylor Navas atas percobaan tembakan Juan Carlos pada menit ke-63. ‘’Hal terpenting adalah kami memenangi pertandingan dan membuat start bagus,’’ jelas pelatih Real Zidane Zidane. ‘’Kami memiliki sejumlah peluang namun hari-hari ini kami memerlukan empat peluang untuk mencetak satu gol. Ini sulit, karena lawanlawan kami menekan dengan begitu keras.’’ Pada pertandingan kemarin bek kiri asal Brazil Marcelo harus meninggalkan lapangan karena dugaan cedera otot paha belakang. Luka Modric juga harus meninggalkan lapangan pada babak kedua, membuat pasukan Zidane berpotensi kehilangan enam pemain untuk pertandingan kedua babak perempatfinal Piala Raja di kandang Celta Vigo. Real menelan kekalahan 1-2 pada pertemuan pertama. Menang Lagi Pada laga lainnya, Valencia kembali meraih kemenangan meski dipimpin pelatih sementara Salvador Gonzalo “Voro”. Valencia membuat kejutan dengan menjungkalkan tim peringkat keenam Villarreal 2-0 di depan pendukungnya sendiri. Carlos Soler mencetak gol perdananya untuk klub dengan menyambar operan dari mantan pemain sayap Manchester United Nani pada menit ke-35. Penyerang Santi Mina merebut bola dari kiper Sergio Asenjo untuk dimasukkan menjadi gol kedua pada menit ke-42. Voro adalah sosok ketiga yang melatih Valencia musim ini, menyusul pemecatan Pako Ayesteran dan pengunduran diri mantan pelatih timnas Italia Cesare Prandelli. Rekornya lebih baik daripada para pendahulunya musim ini, menyusul kemenangan 2-1 atas Espanyol pekan lalu. Voro juga memenangi dua pertandingan sebagai pelatih sementara menyusul pemecatan Ayesteran, dan akan bertahan di posisi itu sampai akhir musim. Valencia untuk sementara menghuni peringkat ke-15 di klasemen. Espanyol menang 3-1 atas Granda untuk naik ke peringkat kesepuluh, sedangkan Leganes, yang menghuni posisi terbawah di zona degradasi, dua kali bangkit dari ketinggalan untuk bermain imbang 2-2 di markas Alaves. (kmb39/rtr/ant)
Leicester Kian Terpuruk
Pencetak gol : 20 - Edinson Cavani (Paris St Germain).
Bournemouth Crystal Palace Liverpool Manchester City Middlesbrough Stoke City WBA
Ramos Tak Kalah Tajam
usai laga di Stadion Britannia. ‘’Dia kini pemain hebat dan seorang legenda Manchester United,’’ puji pelatih MU Jose Mourinho pada mantan pemain Everton itu. Charlton mencetak gol ke-249-nya untuk MU 40 tahun lalu. Ia juga menyaksikan saat rekornya dipecahkan Rooney, kemarin. ‘’Saya pensiun pada usia 35 tahun,’’ ungkap Charlton yang menyaksikan Rooney pertama kali membela MU pada 2004 dan mencetak hattrick pada debutnya. ‘’Wayne masih berusia 31 tahun dan masih kuat. Saya tidak mengira dia telah mencapai puncak prestasi. Dia akan meningkatkan levelnya sebelum memikirkan pensiun,’’ ucap Charlton. Pada laga lainnya, Liverpool dipermalukan tamunya yang terancam degradasi Swansea City 2-3. Bahkan tim tamu mampu memimpin dua gol
lebih dahulu melalui Fernando Llorente di awal babak kedua. Roberto Firmino menyamakan skor lewat dua golnya dalam rentang waktu empat menit. Kegusaran pelatih Liverpool Jurgen Klopp meningkat saat Gylfi Sigurdsson mencetak gol penentu kemenangan menit ke74. West Ham United menang untuk pertama kalinya dalam tujuh pertandingan liga. Andy Carroll mencetak dua gol saat mereka menang 3-1 di markas Middlesbrough. Sunderland turun ke dasar setelah kalah 0-2 di markas West Bromwich Albion (WBA) akibat gol-gol Darren Fletcher dan Chris Bunt. Bournemouth bermain imbang 2-2 melawan Watford, dan Crystal Palace mengakhiri hari di zona degradasi akibat kekalahan 0-1 dari tamunya Everton, saat Seamus Coleman mencetak gol larut. (kmb39/rtr/ant)
Vardy dkk. kini terpaut 5 poin saja dari zona degradasi. Sebaliknya the Saint naik ke pringkat ke-11 dengan raihan 27 poin. Gol-gol dari James WardProwse, Jay Rodriguez dan penalti Dusan Tadic menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah. Sayangnya, bek Virgil van Dyke menjadi tumbal kemenangan ini setelah mengalami cedera pada babak kedua. Ward-Prowse membuka keunggulan pada menit ke-26 dengan bekerja sama dengan Cedric Soares. Rodriguez menggandakan keunggulan menit ke-39 lewat sepakan kaki kiri yang keras dan menaklukkan kiper Kasper Schmeichel. Di babak kedua, tim tamu kembali kebobolan kali ini dilakukan oleh beknya sendiri, Wes Morgan. Namun wasit menganulir gol tersebut karena pemain Southampton lebih dahulu terjebak offside. Tetapi Morgan kemudian melakukan kesalahan pada menit ke-86 dengan menjatuhkan Shane Long di kotak penalti. Tadic mengeksekusi penalti dengan sempurna sekaligus mengakhiri empat kekalahan beruntun the Saint. (kmb39/rtr/ant)
Bek Real Madrid Sergio Ramos.
Bali Post/rtr
OLAHRAGA
16
Senin Pon, 23 Januari 2017
Berry/Hardianto Juara di Malaysia Masters Jakarta (Bali Post) -
Pasangan ganda putra Indonesia Berry Angriawan/Hardianto akhirnya meraih gelar juara dalam turnamen Malaysia Masters 2017 di Sibu, Sarawak, Malaysia, Minggu (22/1) kemarin. Kepastian gelar juara tersebut didapatkan Berry/Hardianto setelah membungkam pasangan tuan rumah Sze Fei Goh/Nur Izzuddin dalam partai dua game. Di game pertama, Berry/ Hardianto sempat tertinggal 7 poin dengan skor 1-8 di awal laga, hingga akhirnya mampu menyamakan poin menjadi 18-18 dan jual-beli serangan tidak terhindarkan. Namun, Berry/Hardianto lebih unggul hingga menang tipis 21-19. Di game kedua, pertandingan mereka berlangsung
dengan tempo lebih cepat. Kedua pasangan sempat bermain sama kuat, 6-6. Namun, dengan kegigihan Berry/Hardianto perolehan mereka tak terkejar oleh lawannya, akhirnya mereka menang dengan skor 21-12. Unggulan pertama Saina Nehwal dari India memenangkan tunggal putri dengan menundukkan
Pompawee Chongchuwong (Thailand) 22-20, 22-20. Pada tunggal putra Ng Ka Long Angus (Taiwan) akhirnya menjadi juara setelah lawannya Lee Hyun Il (Korsel) mengundurkan diri karena cedera. Angus tengah memimpin set ketiga 10-9 saat lawannya memutuskan mundur. Sebelumnya unggulan pertama itu
kehilangan game pertama 14-21 sebelum menang 2115. Ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/ Rawinda Prajonglai menyingkirkan Poon Lok Yan/ Tse Ying Suet (Taiwan) dua game langsung 21-17, 21-9 untuk menjadi juara. Tuan rumah Malaysia mendapat gelar dari nomor ganda campuran setelah dua pasangan tuan rumah bertemu di final. Kian Meng Tan/Pei Jing Lai mengalahkan Goh Sun Huat/Shevon Jmaie Lai 21-17, 21-9. (kmb39/rtr/ant)
JUARA - Ganda putra Indonesia Angriawan Berry (kanan) dan rekannya Hardianto sukses menjadi juara turnamen Malaysia Master, Minggu (22/1) kemarin.
Murray dan Kerber Tersingkir ISSI Kirim Wakil ke
Bali Post/022
LANTIK—Ketua Umum DPP FOKBI Sapta Nirwandar (kiri) saat melantik Ketua Umum DPD FOKBI Bali Cok Ace, di Wantilan Bali TV, Minggu (22/1) kemarin.
Cok Ace Pimpin FOKBI Bali
Denpasar (Bali Post) Cok Ace dipercaya memimpin DPD Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) masa bakti 2017-2022 dalam acara pelantikan di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo iwa 63 A, Denpasar, Minggu (22/1) kemarin. Cok Ace dilantik langsung Ketua Umum DPP FOKBI Sapta Nirwandar. Sapta menjelaskan, FOKBI ini baru berumur dua tahun dan sudah terbentuk DPD yakni Jabar, Banten, Sumsel, DKI, dan Bali. Sapta percaya sosok Cok Ace mampu mengembangkan sayapnya ke kabupaten dan kota di Bali. Apalagi, talenta masyarakat yang dinamis dan energik, ditopang kepiawaiannya membawakan tari, serta alunan musik khas Bali, pasti menghasilkan kreasi budaya bernilai tinggi. Sementatra Cok Ace menerangkan, pihaknya bakal menggelar rakerda, guna menyusun program kerja ke depan. Misalnya menggelar kegiatan yang menyentuh seluruh masyarakat kabupaten dan kota, walaupun DPC FOKBI belum terbentuk. ‘’Kami akan membahas program kerja, dan aktivitas yang bisa melibatkan masyarakat Bali,’’ ungkapnya. Sekum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Bali Made Suantina menegaskan, FOKBI resmi masuk FORMI, sebagai cabor ke-24. Ia menjelaskan, FORMI mengklasifikasikan olahraga menjadi massal seperti senam, ekstrem sepeda gunung, dan permainan tradisional misalnya megala-gala. ‘’Tujuan olahraga itu bukan sekadar meraih prestasi bagi atlet tertentu, tetapi bagaimana menyehatkan melibatkan semua lapisan masyarakat,’’ tutur Suantina Pelatihan Pascapelantikan, dilanjutkan pelatihan senam pocopoco olahraga, dengan menghadirkan narasumber Dr. Lily Greta Karmel, M.A. didampingi instruktur Lody Lontoh, juara nasional aerobic gymnastic. Lily menerangkan, poco-poco awalnya standar, namun dalam perkembangannya bisa disesuaikan dengan budaya dan kearifan lokal. ‘’Jadi, gerakan senam poco-poco ini bisa dikreasikan tiap provinsi, hingga memiliki ciri khas 34 provinsi se-Indonesia,’’ ucapnya. Yang membanggakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta poco-poco, olahraga kolosal ini, ditampilkan pada pembukaan Asian Games (AG) tahun depan. (022)
Piala Ngurah Rai Ajang Seleknas Lemkari
Denpasar (Bali Post) Kejurnas karate bertajuk ‘’Indonesia Lemkari Open Tournament 2017’’ memperebutkan Piala Bergilir I Gusti Ngurah Rai dan Piala Tetap Pangdam IX/Udayana, di GOR Lila Bhuana, 23-29 Januari, dipakai sebagai ajang seleknas. Itu dilontarkan Ketua Harian PB Lemkari Ikhlas Bahar, di Denpasar, Minggu (22/1) kemarin. Dikemukakan, kejuaraan Piala Pejuang Nasional I Gusti Ngurah Rai telah diakui PB Lemkari, menjadi agenda resmi kejurnas, dan pertandingannya menerapkan standar internasional. Karena itu, bagi karateka yang juara bakal diproyeksikan membela PB Lemkari pada Kejurnas Piala Mendagri di Bandarlampung, Maret nanti, termasuk kejuaraan internasional SEA KAF di Semarang, Jateng, Mei nanti. Ketua Harian Lemkari Bali AA Nanik Suryani menjelaskan, tim Pengprov Lemkari Bali merebut juara umum pada Kejurnas Lemkari di Kalsel 2016 lalu. Hanya, di ajang Piala Ngurah Rai ini, mereka membela dojonya masing-masing, seperti Buleleng, Batur (Kintamani), dan Denpasar. ‘’Kejuaraan ini bersifat terbuka, dan karateka Bali mengusung dojonya masing-masing, sementara karateka luar Bali mengatasnamakan Pengprov. Event ini terasa istimewa sebab mengenang seabad kelahiran Ngurah Rai,’’ ucap cucu pahlawan Ngurah Rai ini. Di sisi lain, Ketua Panpel Ketut Aryana menerangkan, sampai kemarin, pesertanya mencapai 818 atlet, yang turun pada 92 kelas. Peserta dibagi dalam kategori usia dini, pra pemula, pemula, kadet, junior, dan senior dengan mempertandingkan nomor kata dan kumite. Menurut Aryana, ajang bergengsi ini bakal diikuti juara dunia seperti Komang Lolak Sastrawan (Buleleng), Rismayanti (Kintamani), serta Hans Saputra (Jatim). (022)
Melbourne Impian Andy Murray untuk memenangi gelar Australia Terbuka perdananya menguap setelah unggulan teratas sekaligus petenis peringkat satu dunia itu disingkirkan Mischa Zverev di putaran keempat, Minggu (22/1) kemarin. Di tunggal putri, unggulan pertama Anglique Kerber juga terhenti langkahnya. Petenis Jerman Zverev yang untuk pertama kali lolos ke putaran keempat Grand Slam, membingungkan lawannya dengan permainan voli dan mematahkan juara Wimbledon dan Olimpiade itu sebanyak delapan kali sepanjang pertandingan. Petenis peringkat 50 dunia itu melepaskan servis mematikan dan terbantu dengan penampilan di bawah standar dari lawannya itu. Namun, ia berhak melaju berkat kemenangan 7-5, 5-7, 6-2, 6-4 pada laga yang berlangsung selama tiga setengah jam di Rod Laver Arena. ‘’Sejujurnya, saya sedikit koma, saya hanya berusaha melepaskan per-
mainan voli saya sepanjang pertandingan,’’ kata Zverev, yang selanjutnya akan bertemu Roger Federer yang menyingkirkan Kei Nishikori di delapan besar. Federer yang menempati unggulan ke-17 menumbangkan petenis Jepang unggulan 5 itu dengan skor 6-7(4), 6-4, 6-1, 4-6, 6-3. Ketika juara bertahan Novak Djokovic tersingkir di putaran kedua di tangan petenis peringkat 117 dunia Denis Istomin, Murray memiliki peluang besar memenangi Grand Slam pembukaan tahun. Namun fakta berkata berbeda. ‘’Dia layak untuk menang karena dia bermain bagus saat dia tertinggal, dan juga pada momen-momen penting,’’ kata petenis 29 tahun itu, yang kalah pada lima final di Melbourne Park, empat di antaranya dari petenis Serbia itu. Tunggal Putri Kekalahan Murray juga diikuti kegagalan Kerber di tunggal putri. Unggulan pertama dan juara bertahan Kerber tersingkir pada putaran keempat setelah ditumbangkan Coco Vandewe-
ghe (AS) 2-6, 3-6 di Rod Laver Arena, Melbourne. Petenis putri berusia 23 tahun asal New York itu merebut satu tempat di perempatfinal di Melbourne Park untuk pertama kalinya. Ia melepaskan enam ace dan 30 winner untuk mengalahkan Kerber. Petenis peringkat 35 dunia itu melepaskan pukulan backhand menyilang untuk mengambil satu break yang dia perlukan untuk memenangi set pertama dalam waktu 33 menit. Kerber, yang juga menjuarai AS Terbuka tahun lalu, membalas dengan mencuri angka servis lawan pada game pertama set kedua, tapi Vandeweghe sulit terbendung. Vandeweghe kembali mencuri angka servis lawan untuk menyamakan kedudukan 3-3 dan pukulan backhand lainnya membuatnya mendapat kesempatan menutup pertandingan pada servisnya. Vandeweghe melaju ke delapan besar untuk bertemu unggulan ketujuh asal Spanyol Garbine Muguruza. ‘’Tahun lalu saya datang ke sini dan tidak memenangi satu pun pertandingan dan sekarang saya ada di sini,’’ kata Vandeweghe. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/ap
TERIAK - Petenis Jerman Mischa Zverev berteriak usai menaklukkan unggulan pertama Andy Murray di putaran keempat Grand Slam Australia Terbuka, Minggu (22/1) kemarin.
Skor Presiden Jokowi Lebihi Target
Bogor (Bali Post) Presiden Joko Widodo berhasil menuntaskan Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1) kemarin, dengan perolehan nilai melebihi target. ‘’Hasil hari ini melebihi dari target, sebelumnya Presiden menargetkan di bawah 100 ternyata Presiden mendapat skor 107,’’ kata Muhammad Rizal Barnadi, Pelatih Panahan Presiden Joko Widodo. Rizal mengatakan, dari enam seri yang diikuti, setiap serinya Presiden memanah sebanyak enam anak panah. Total ada 36 anak panah, dan berhasil menyasar titik tengah dengan nilai sempurna. ‘’Presiden mampu menyasar dua kali target di titik tengah, satu kali mendapat nilai sempurna,’’ katanya. Ia mengatakan, Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017 terdiri dari tiga kelas yakni Recurve, Compound, dan ronde nasional standar bow. Presiden mengikuti kejuaraan ronde nasional standar bow untuk kategori eksekutif. Menurut Rizal, ada tim pelatih yang melatih Presiden memanah dimulai sejak 10 September 2017. Selama berlatih maupun berlomba, pelatih memberikan banyak masukan.
‘’Kami berikan masukan, seperti posisi tangan dan kaki beliau kita koreksi, dan setelah diperbaiki, hasil tembakan memuaskan,’’ kata Rizal. Presiden memulai perlombaan sekitar pukul 10.51 WIB, diawali dengan tiga kali sesi uji coba. Pada saat uji coba, bidikan anak panah Presiden banyak keluar target. Namun, di sesi pertama, Presiden mampu menyasar kertas target. Presiden Jokowi menyebutkan kehadirannya ikut dalam kejuaraan sebagai penggembira dan memberikan semangat para atlet untuk menekuni olahraga tersebut secara serius. Pres-
iden menyebutkan, sudah memulai latihan sekitar enam bulan, berlatih dua kali seminggu setiap Sabtu dan Minggu, sebelum panahan, beliau mengawali dengan berlari sejauh enam kilometer. ‘’Olahraga bagus untuk me-refresh, sebelum panahan saya lari dulu, dan hasil latihan memuaskan nilainya di atas 100,’’ kata kata Presiden. Skor Presiden melampaui skor Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrowi yang mencetak skor 100. Sekda Kota Bogor Ade Syarip Hidayat mendapat skor 97, sedangkan Sekda Kabupaten B ogor A d ang Sup t and ar mencetak skor 250. (ant)
Bali Post/ant
TARGET - Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersiap membidik target saat mengikuti Kejuaraan Panahan Bogor Open 2017 di lapangan Wira Yudha Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) TNI-AD, Jalan Sudirman, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1) kemarin. Presiden Joko Widodo bersama Menpora Imam Nahrawi mengikuti kelas standar nasional eksekutif 20 meter bersama 28 peserta lainnya dan Presiden meraih skor 107.
’’Workshop’’ ASEAN Paragames
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) mulai bersiap diri untuk menghadapi ASEAN Paragames 2017 Malaysia dan salah satunya mengirimkan wakilnya ke Workshop Paracycling ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, 22-25 Januari. Wakil yang dikirim oleh induk organisasi balap sepeda itu adalah Ketua Komite Paracycling PB ISSI Puspita Mustika Adya dan salah satu pembalap paracycling Indonesia, Doni Yulianto. ‘’Semua hal terkait dengan balap sepeda paracycling dibahas dalam workshop ini. Mulai dari rule organisasi hingga nomor lomba yang akan dipertandingkan. Yang jelas semuanya sesuai dengan rule UCI Paracyling,’’ kata Puspita Mustika, Minggu (22/1) kemarin. Menurutnya, apa yang dilakukan di Malaysia merupakan salah satu keseriusan Indonesia dalam menyiapkan diri untuk menghadapi ASEAN Paragames 2017. Apalagi setelah kejuaraan dua tahunan ini Indonesia bakal menjadi tuan rumah Asian Paragames 2018. Khusus untuk menghadapi ASEAN Paragames 2017, Indonesia memang sudah meny-
iapkan beberapa atlet. Selain Doni Yulianto yang merupakan peraih tiga emas pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016, PB ISSI juga menyiapkan M. Fadly yang sebelumnya merupakan pembalap motor nasional. M. Fadly harus berpindah profesi dari balap motor ke balap sepeda setelah kakinya diamputasi. Pembalap motor kenyang pengalaman ini mengalami cedera yang serius saat turun di balapan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat 2015 lalu. ‘’Masih ada dua atlet yang kami persiapkan. Yang jelas kami terus berusaha mempersiapkan diri dengan baik untuk turun pada kejuaraan bergengsi ini,’’ kata pria yang juga mantan pembalap nasional itu. Pada Workshop Paracycling di Malaysia itu, Puspita menjelaskan ada tujuh negara yang terlibat. Selain Indonesia adalah tuan rumah Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand dan Vietnam. ASEAN Paracycling merupakan kejuaraan multievent bergengsi khusus untuk atlet difabel yang pelaksanaannya dilakukan hampir bersamaan dengan SEA Games 2017 yang rencananya digulirkan pada Agustus nanti. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Pon, 23 Januari 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti Pny Niat Krj Tggi,Tnp HrsPglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg,16 Adm,Kasir,9 Staff,Acc,SPV,Gj Ttp 3-7Jt/Bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(Sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 Plmr Pertama Lgs krj Tetap!
Dicari Mekanik Sepeda Motor Gaji Borongan Hub.085100974811
!!Bersih Rmh Kost,Pria,max24Th Rjn,Jjr,Tgl Dlm,085238203818
Bth Chef/Cook utk villa baru di Jimbaran Hub:081290823888
Tropic&Ocean Spa di Nusa Dua Mencari Therapist yang pengalaman atau yang belum pengalaman. Mendapatkan Gaji+Bonus+BPJS+Cuti+THR. Hub:081337828727/081236159811
!!Dicari PRT Pengalaman,Jujur, Rajin,Rambut Potong Pendek Tinggal Dalam Umur 30Th Keatas Gaji 2Jt/Bln Hub.082266066650
Cari Paramdis/Farmasi u/Apotek BigBro Kampial CP.081916181256
B.BP.141.01.17.0002117
B.BP.001.01.17.0002102
Dicari PRT Jujur Tidur Dalam Hub.085100974811
B.BP.141.01.17.0002116
!!Dicari Sopir Siap Kerja Dalam Shift,Datang Lgsg Interview ke Jl.Danau Poso No. 35 Sanur atau H.082266066650 SPG for Jewelry Shop.Kuta: 0811 3866 371, Sanur/Ubud 0811 3866 372
B.BP.821.01.17.0001365
B.BP.001.01.17.0001820
Cr Sopir u/Kanvas srius 0818054 12118/08123666919 J.krja NoSMS
B.BP.001.01.17.0001461
!!!!Kpl pesiar-Dcr. yg bisa bhs Jepang: Restaurant, Bar & Room PT. Piramid Jl Jayagiri VII/12B Renon, Phn:0361-226636/226736
!Dicari Security,Accounting, Driver Berpengalaman,Tanggung Jawab Minat Datang Langsung Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur Atau Hub.082266066650
B.BP.141.01.17.0002115
B.BP.001.01.17.0001869
***A.BVC Kerja diluar Negri Alam Tirta Outbound, Mencari Manager Marketing Pglaman 5 Th Resmi utk semua usia,Resto Hotel Gaji 5-15Jt/Bln H.081547110333 Kebun081337903069,087860831351 B.BP.001.01.17.0001729
B.BP.001.01.17.0002092
Cr Supir pariwisata tau jalan 0811380333,Kntr di Nusa2
!Asst Mgr,Spv,MinS1 L/P Max.35, KTP Bali(ayuniasa07@gmail.com)
Dcr Female Therapist 6 orang yg bs massage,Gaji,komisi, Bonus Uang Makan,Lulun: 0817777302
B.BP.166.01.17.0002129
B.BP.001.01.17.0001871
B.BP.141.01.17.0002113
B.BP.101.01.17.0002005
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
B.BP.101.01.17.0002095
Cr Krywn&Tng Srbtan Gj UMR+Bns J.Tkd Ciliwung II No.1 Mahkota
!!Karyawati Toko SD/SMP serius tgl dlm,H:081916404050 no SMS
B.BP.001.01.17.0001216
B.BP.141.01.17.0002114
B.BP.001.01.17.0001830
Bella Kita Retreat and Villas looking for waiter/ss, Reception, Cook,Cook Helper, Barista. Send CV direct to Padma Utara No.2 Legian Bali. Oposite Garden View Hotel
Dbthkn:Acct,Administrasi(min D1 single,max 28th)Courier motor, staf operation&Office boy.krm ke Jl.Gn.Soputan,I/107 8466317
B.BP.001.01.17.0001247
UC Silver bth Supervisor MEP Berpengalaman dan menguasai Autocad krm Lam:aryawijaya1477 @gmail.com Telp.081338312162
B.BP.001.01.17.0001715
B.BP.001.01.17.0002090
Dbthkn Sgr Peg.Salon Brpngalmn Fas:Gj Pokok,U.Mkn,Bonus,Lok. Wibisana Brt Hub:081237690997
B.BP.001.01.17.0001993
Dcr All Position unt Resto Tanah Lot Hub.087786173344
Dibutuhkan Sopir PT.AS Jl.Gatsu Brt (085101828797)
Looking for Secretary & Staff salary + Bonus CV send to Highway Ubud
B.BP.001.01.17.0002111
B.BP.004.01.17.0001999
B.BP.001.01.17.0001966
B.BP.001.01.17.0001962
B.BP.001.01.17.0001985
B.BP.001.01.17.0001713
Dcr krywn Salon Pglmn Hairdresser,Capster/ThrapistUMK/U.Mkn U.transport 10%,081 9360 74041
B.BP.154.01.17.0002103
Dicari karyawan Bagian Gudang Hub.085106872020
B.BP.001.01.17.0002046
Dicari PRT Wanita tdr dlm max B.BP.004.01.17.0001998 30th gaji 2Jt Hub.081339374017 Pembantu wnt u/Rumah diKeroboB.BP.001.01.17.0002106 kan TidurDlm Gj2jt 08123816793 B.BP.001.01.17.0001802 B.BP.166.01.17.0002130 Dicari Sopir&Tenaga Serabutan Dcr Cpt Tukang Masak yg bbq & Restau Kerobokan,Tkg Bakery/ Telp.081999825204 Jl.Sulatri Wetris diCanggu H:081237651816 B.BP.001.01.17.0001815 Pastry,Tnp pnglaman dilatih Dg B.BP.001.01.17.0001961 Dicari Sopir,bisa Manual dan Cara Profesional,087861378730 Dcr IT,Adm,Sls Gj+Bns+Kms+BPJS B.BP.001.01.17.0001853 matic Hub: 0361-766308 Lam PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.001.01.17.0001965 SMK wnt Admin,Sopir laki+SrabuB.BP.821.01.17.0001970 Dicari Tk.Masak utk Wr.Makan Dbthkn sgr Adm,Marketing (L/P) tan SMP. PT.Wahyu Cahaya Bali, Hub.0361-281111/081237779300 Lgsng kerja hub.082144536053 Jl.Diponegoro 210B,08123806350
B.BP.004.01.17.0001972
B.BP.154.01.17.0002105
Dibthkan Tng Checking yg Brpengalaman u/Garmen 081338800517
Dcr Cpt Arsitek Bs Autocad/ Sdrjat,Pglmn Prm Cazaloka Estate Jl.Pulau Saelus 1/087862369226
B.BP.001.01.17.0001960
Dcr Sgr Mrktg HP,SPM/SPG(SMA) Driver,Tkns Listrik,Helper.Bw Lmrn lsg ke Teuku Umar 180 Dps
Dcr 5 Kasir&4 Adm,7Sopir,Sales 8 krywn/ti,Scrity,081999251555
Dcr Krywti Salon Hair Stylist& Kapster 18-35Th,Rapi,Sopan,Ramah GP+Bonus+Tunj,Lam:NadyaDevina Salon&Bridal 081339307747
B.BP.001.01.17.0001624
B.BP.001.01.17.0002126
Dcr Kryw Resto Tlp.08123974949 Koprasi Sri Sedana Mncri Krywn Jln.Waribang No.28X 1.Pemungut Tabungan&Pinjaman B.BP.001.01.17.0001812 Syrt:Min SMA Sdrjt&Kndraan Sdr Dcr Sopir Distributor Jl. 2.Tng Admin&Akuntansi,Syrt:min Bedahulu IV No.12, 412626 !!!!!Hotel di Eropa Dcr. Asian D3/S1,Lmrn,CV,KTP,ke Koprasi B.BP.001.01.17.0002068 Cook (Chinese and Japanese). Sri Sedana Br.Peninjoan Batuan Dcr Staff Toko Wnt Bs B. PT Piramid Jl Jayagiri VII/12B Gianyar 80582 Tlp.0361299519 Renon, Phn:0361-226636/226736. Inggris&Komputer Hub.753510 B.BP.001.01.17.0001868
B.BP.145.01.17.0001753
B.BP.001.01.17.0002076
Seminyak Villa.Butler/Cook HelperBreakfast.SMS/Tel 087866192779/0361 8475747 B.BP.004.01.17.0002062
Urgent,Need FO and Admin Staff fluent English 1 year exp,Team Work.CV to rismasata@gmail.com B.BP.001.01.17.0002000
B.BP.001.01.17.0001727
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Terrano Spirit S3 M/T Hitam 2005 Jual Cepat Hub:0816730425
DAIHATSU
Luxio X’14 abumet,as Bali smst baru,H.134jt,081353156600
B.BP.001.01.17.0001823
B.BP.001.01.17.0002125
SUZUKI
Dijual APV th 2006 gold pariwisata Hub.082147665555
HONDA
CRV Prestice th’2014 AT hitam Asli Bali Hub.085737474333
B.BP.001.01.17.0002093
B.BP.164.01.17.0002089
Swift GT.3 th’2010 AT Putih Asli Bali Hub.08123948196
Freed PSD’13 Pth AsDk Terawat 210Jt O/K Dp.55Jt 081239011111
B.BP.164.01.17.0002087
B.BP.001.01.17.0002120
Suzuki Ertiga GX’13 AsBal Hub.089619874461
ISUZU
Isuzu ELF Engkel Th’1998 Plat EA harga 45 Juta Hub.289104
B.BP.001.01.17.0001937
Szk New Baleno’08 AsBali VR17 mermet 130jt Ng H.081338598270
B.BP.001.01.17.0002101
Ptr Grand Toring’13 Pth Bs TT NsnMarch’14Pth AT,085100856999
NISSAN
B.BP.141.01.17.0002118
B.BP.001.01.17.0001995
Navara Frountier 2.5 M/T Hitam 2010 KM86Rb Hub.0816730425
TOYOTA
New Avanza G’12 Silver H.136jt Jl.Soka T.0817555449
ELEKTRONIK
BIRO JASA
B.BP.001.01.17.0001982
Tanah 26 are Sunset Road Utama Hub.085100867168/085739453888
Fortuner 2.5G M/T Putih 2014 KM38Rb Jual Cpat Hb.0816730425 DIJUAL MOTOR YAMAHA
Jual Yamaha MX’11 hijau,Blade Repsol’12 pribadi 08553902209 B.BP.001.01.17.0002052
Tnh 1A,siap bgn,Keboiwa utr, 400jt Nego, 081338658888 BU
DISEWAKAN TOKO Dikntrkn Toko Lok.Kapal uk.4x7 10Jt/Th Hub:412407/08164730600 B.BP.001.01.17.0001738
DIJUAL TANAH !!!Canggu 3A,5A,43A cck villa full view sawah 081246976068 B.BP.001.01.17.0002107
SERVICE
DIJUAL MOTOR
Rmh 6Are Penamparan Lantai Bs TT Mbl/Tnh,085100856999 Prbdi
RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
B.BP.141.01.17.0002119
DISEWAKAN RUMAH Dikont. Rmh 4KT,2KM,1Dpr,1RT, B.BP.001.01.17.0002112 Tnh 1,5A Mudutaki Dalung&2Are 1RK,081916690770,085338857439 B.BP.001.01.17.0002122 Tukad Balian Dps 081246515908 B.BP.001.01.17.0002078 DIJUAL RUKO Tnh 1-3A Aspek Prm.Sdh Aspl Jual Ruko 3Lt P.Tar Smpg 6 T. Rajawali Raya Tabn081338335965 Umar Hp.082390820660 4,5M Nego B.BP.001.01.17.0002077
B.BP.001.01.17.0001821
B.BP.001.01.17.0002124
B.BP.001.01.17.0001822
BUC Djl Tanah Kavling 1Are Lok G.Mas Pds Kelod 081338792660
B.BP.164.01.17.0002088
B.BP.001.01.17.0002094
B.BP.154.01.17.0002104
MERCEDEZ
Dijual Mercy S300,Th2008 Hitam Istimewa Hub:08123677999
DIJUAL MOBIL
Livina X Gear’2011 Harga 130Jt Hub.081 236 06812 Asli Bali
Avanza G th’2014 warna hitam asli Bali Hub.085737474333
B.BP.005.01.17.0001879
Kredit Tanah Kavling Dp 10%, Jkw 10 Thn, proses 3 Hari Gusde (081237872524) Windawan (085720104869) B.BP.001.01.17.0000545
DIJUAL RUMAH Rmh 2,5A masih baru Jl. IB.Mantra (Ketewel) hub.081246340990
B.BP.001.01.17.0002108
Buka Simpanan Koperasi 100Juta Gratis NMax/27Jan 081239011111 B.BP.001.01.17.0002121
Butuh Dana?Jaminkan BPKB/Srfkt anda,proses cepat,085857420725
B.BP.001.01.17.0002051
B.BP.001.01.17.0002096
KONTRAKTOR Borong Sgala Bangunan Murah+ Bhn Rp2,2Jt/m2 Hb:081339715807
Kredit Srtfkt Prses Cpt Tdk Ribet Ada Dana Tlngn 082144394889
B.BP.001.01.17.0002058
B.BP.001.01.17.0001639 KEHILANGAN DISEWAKAN GUDANG Tlh Hlg Sertifikat Tanah PELUANG BISNIS Dikontrakkan Gedung+Gudang B.BP.004.01.17.0002035 A/N I Ketut Pasek Pujantara Bth penghasilan Tambahan? Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Jual Rmh 3Lt 4A 600m2 Imbo3,9M No.HM1526 Hub.081238035437 LT/LB 3500/3900m2.08123812222 Hub.087861965576-081999415846 Jl.Gn.U Hub.082390820660 Nego B.BP.001.01.17.0002050
SERVICE
PERCETAKAN
SERVICE
AC
B.BP.153.01.17.0002123
SALON
TOUR
B.BP.154.01.17.0002127
RUPA-RUPA
FURNITURE
B.BP.001.01.17.0002097
BENGKEL LAS
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
BIRO JASA
ANUGERAH DEWATA
SERVICE
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SERVICE
BIRO JASA
KURSUS
ALUMINIUM ALUMINIUM
DIJUAL MOBIL BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
FOTOCOPY
KURSUS
EKONOMI Pembeli Cabai Rawit Berkurang
18
Senin Pon, 23 Januari 2017
Ditetapkan, Target KUR Tersalur Rp 110 Triliun Jakarta (Bali Post) Pemerintah menetapkan target Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat tersalur hingga Rp 110 triliun sepanjang 2017. Kredit itu nantinya disebarkan kepada para pelaku UMKM di seluruh pelosok Tanah Air. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta mengatakan belum lama ini, hasil rapat Komite Kebijakan menetapkan plafon untuk KUR tahun 2017 sebesar Rp 110 triliun dengan bunga sembilan persen per tahun. “Perinciannya, sebanyak 81 persen KUR disalurkan untuk usaha mikro, 18 persen untuk sektor ritel, dan satu persen untuk kredit Tenaga Kerja Indonesia (TKI),” katanya. Hal itu, kata Braman, telah diputuskan rapat Komite Kebijakan yang digelar tanggal 20 Januari 2017. Rapat tersebut dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Sumarno, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, Dirut Perum Jamkrindo Diding S. Anwar, dan beberapa bank penyalur KUR. Pada tahun ini, kata Braman, tercatat ada 38 lembaga pembiayaan sebagai penyalur KUR terdiri atas 33 bank, empat LKBB (Lembaga Keuangan Bukan Bank), dan satu koperasi. “Namun, dalam rapat ada usulan menambah lagi lima lembaga pembiayaan yang selama ini melakukan pembiayaan TKI non-KUR. Kalau itu disetujui, jumlah penyalur KUR akan menjadi
sebanyak 44 lembaga pembiayaan, bank dan nonbank,” kata Braman. Lembaga penjaminan yang ditugaskan menjamin KUR adalah Perum Jamkrindo dan Askrindo.
Selain itu, untuk meningkatkan KUR di sektor produksi, khususnya pertanian, Braman dalam rapat tersebut mengusulkan agar lembaga penyalur KUR (khususnya bank) bekerja sama dengan
Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) yang ada di daerah. “Banyak KUD di daerah yang bagus-bagus dan berhasil. Saya usulkan agar potensipotensi seperti itu disinergikan dalam meningkatkan penyaluran KUR di sektor produksi,” kata Braman. Untuk sektor perikanan, Braman berharap agar bankbank penyalur KUR berhubungan langsung dengan sentra-sentra perikanan yang ada di seluruh Indonesia. (ant)
Bali Post/ant
AMATI UKM - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (tengah) mengamati produk UKM di Koperasi Bina Usaha Mandiri Profesional, Purwokerto, Banyumas, Jateng, Minggu (22/1) kemarin.
Kurang Pasokan Bambu
Perajin Pedawa Kewalahan Penuhi Permintaan Singaraja (Bali Post) Sejumlah perajin anyaman bambu di Desa Pedawa, Buleleng, Bali, mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar karena jumlah bahan produksi terbatas. “Kami terpaksa mengurangi jumlah produksi karena memang kekurangan bambu. Pasokan bambu akhir-akhir ini terus mengalami penurunan,” kata Putu Indah, salah satu pengrajin di Pedawa, Kabupaten Buleleng, Minggu (22/1) ke-
marin. Ia mengatakan, dalam satu hari seorang perajin dapat memproduksi satu jenis anyaman (keben). Anyaman jenis lain bisa dihasilkan lebih banyak tergantung jenis dan ukurannya. Ia menambahkan, selama ini mengurangi jumlah pesanan karena memang jumlah perajin makin sedikit. “Biasanya garap bersama keluarga yang lain, tapi sekarang kebanyakan saudara sibuk
kerja,” tambahnya. Satu jenis anyaman bambu berbagai jenis memiliki kisaran harga antara Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Harga ini tergantung besar dan jenis kerumitan dari anyaman tersebut. Untuk memenuhi bahan produksi dirinya biasanya mendapatkan bahan baku bambu dari sejumlah pengepul. Kadang kala juga dari bambu yang ditanam di kebun sendiri, namun tidak terlalu banyak.
Desa Pedawa, Tigawasa dan daerah sekitarnya, katanya, merupakan salah satu sentra anyaman bambu terkenal di Buleleng. Bahkan kini mulai berkembang jadi objek wisata berbasis desa. “Tapi sayang anak muda mulai sedikit yang mau melanjutkan warisan nenek moyang membuat berbagai jenis anyaman bambu ini. Mungkin saja banyak anak muda lebih memilih kerja di bidang pariwisata dan bidang lain,” paparnya. (ant)
Madiun (Bali Post) Penjualan cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun merosot tajam. Merosotnya harga cabai akibat tingginya harga komoditas ini yang masih berada pada kisaran Rp 95 ribu – Rp 100 ribu per kilogram. Salah satu pedagang cabai di Pasar Besar Madiun, Kesi mengungkapkan sebelum harga naik ia punya stok cabai 20 kg per hari. Namun setelah harga melejit, ia hanya bisa menjual lima kg saja. “Pembeli semua mengurangi belanjanya. Pelanggan juga membeli cabai hanya setengah, bahkan hanya seperempat kilogram saja,” ujar Kesi kepada wartawan. Hal sama dikatakan Yatin. “Harga cabai masih mahal. Akibatnya orang-orang atau pembeli tidak mau beli dalam jumlah besar,” kata Yatin. Ia menjelaskan, kenaikan harga cabai terjadi karena minimnya pasokan dari petani akibat musim hujan yang membuat cabai mudah busuk
dan gagal panen. Sedangkan di Pasar Sleko masih kota yang sama, para pedagang memutuskan mengurangi stok
seperti dilakukan Kartini yang sejak harga cabai naik sampai Rp 80.000 telah mengurangi jualannya. (ant)
Cabai rawit merah.
Bali Post/ant
19
Senin Pon, 23 Januari 2017
Kasus Pelecehan Seksual
Karyawan Kapal Pesiar Asal Buleleng Diamankan Polisi AS
Bali Post/ap
KILANG MINYAK - Operasi pemadam kebakaran kilang minyak di Arida, Wakayama prefektur, Jepang Barat, Minggu (22/1) kemarin. Kyodo News melaporkan api menyebabkan pemerintah mengevakuasi hampir 3.000 warga setempat. Menurut petugas pemadam kebakaran dan pejabat kota setempat, tidak ada korban luka yang dilaporkan pada peristiwa ini.
Tergolong Rasional Dari Hal. 1
Ilustrasi yang disampaikannya pun tergolong rasional. Ia membandingkannya dengan Betawi. Ia mengatakan ketika penduduk Betawi terpinggirkan pembangunan Jakarta tetap masif dan kencang. Ini karena Jakarta merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat kebijakan politik. Gesekan dan persaingan profesionalisme terjadi di Jakarta mencakup segala lini. Namun, hal itu tidak akan terjadi di Bali. Jika masyarakat Bali atau penduduk Bali sebagai pengusung budaya Bali dipinggirkan, jangan harap Bali bisa tumbuh dan berkembang. Investasi akan hancur dan terus merugi. Bali itu memiliki karakteristik yang jelas dan beda. Untuk itulah haruslah lebih arif dalam mengelola Bali. Untuk itu diperlukan pemimpin yang paham terhadap Bali dan siap mengawalnya. ‘’Saya pihak pertama yang menentang jika pembangunan Bali dilakukan dengan cara-cara merusak alam. Ini cara–cara yang harus dihindarkan jika ingin berivestasi di Bali. Jangan serakah, jangan rakus, dan jangan hanya berorientasi pada keuntungan dalam mengelola Bali,’’ tegasnya. Dhamantra juga mengatakan penempatan kearifan lokal dengan daya dukung manusia Bali yang berdaya saing merupakan langkah yang harus dijabarkan ke depan. Pemimpin Bali ataupun calon pemimpin Bali saat ini hendaknya menakar diri terlebih dulu. Potret diri ini penting ditunjukkan calon pemimpin Bali kepada publik agar pemilih Bali tahu kualitas calon pemimpinnya. Dengan kondisi ini diharapkan pemilih tepat dalam menentukan pilihan. Dhamantra juga mengatakan track record pemimpin
Bali dalam dunia politik dan birokrat harus jelas. Jika merasa diri tak bersih dan dinilai memiliki kontribusi terhadap terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak adat masyarakat Bali, semestinya berpikir untuk menjadi pemimpin yang diharapkan Bali ke depan. ‘’Jujur, bersih, dan memiliki keberpihakan yang jelas terhadap budaya Bali, alam Bali, dan manusia Bali, haruslah menjadi tolok ukur kepemimpinan Bali,’’ sarannya. Dari sisi kebijakan ekonomi, ia juga mengingatkan agar pemimpin Bali masa depan tak menjadikan Bali sebagai pasar. Artinya, jangan menjadikan Bali sebagai lahan investasi yang bisa dikelola dengan caracara yang melawan kearifan lokal. ‘’Jangan jadi pemimpin yang menjual semua kekayaan Bali hanya demi kepentingan-kepentingan ekonomi. Ingat, tanggung jawab pemimpin Bali adalah melakukan pewarisan yang terukur agar generasi muda Bali ke depan bisa tetap hidup nyaman dan sejahtera di tanah Bali,’’ sarannya. Untuk itu, ia pun berharap ke depan ada langkah yang jelas dari pemimpin Bali dalam menyiapkan generasi muda Bali sebagai SDM yang memiliki daya saing. Program-program strategis yang memberikan ruang lahirnya generasi profesional harus disiapkan. ‘’Bali harus tetap memiliki keberpihakan terhadap generasinya. Jangan hanya mengedepankan kepentingan ekonomi tanpa melihat siapa penikmatnya dan sejauh mana keterlibatan krama Bali,’’ ujarnya lagi. Dhamantra juga mengingatkan pemilih di Bali juga harus cerdas jangan lagi terjebak basa-basi. Lihat kinerja para kandidat, lalu putuskan pilihan terbaik untuk Bali. (dir)
Penanganan Penderita Dari Hal. 1
Tim akan memastikan tidak ada kasus tambahan pada manusia. Hingga saat ini Dinas Kesehatan Kulon Progo masih dapat menangani kasus di wilayahnya. Dia mengatakan, yang dilakukan Dinkes setempat di antaranya adalah penemuan dan penanganan penderita, pemeriksaan laboratorium untuk kepastian diagnosis, pelacakan faktor risiko penularan, pembaruan pengetahuan di Puskesmas Girimulyo 2 dan melakukan pengobatan. Selain itu, katanya, masih dilakukan juga penanganan limbah medis
(limbah B3B ke Medivest dan pengendalian faktor risiko), sosialisasi kepada camat, kepala desa dan kepala dusun serta pemberian suplemen kepada petugas di lapangan. Oscar mengatakan, masyarakat khususnya di wilayah Kulon Progo tidak perlu takut mengonsumsi daging asalkan dagingnya sehat. Perlu bagi masyarakat untuk memastikan daging yang dibeli bersertifikat, masak daging dengan sempurna dengan suhu lebih dari 100 derajat Celcius selama 5-10 menit serta selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). (ant)
Mentalitas Positif
Dari Hal. 1
Yang perlu dilakukan adalah membuat mentalitas positif di kalangan pemilih. Ini penting dilakukan, sebab banyak figur yang layak memimpin justru tak dapat kendaraan atau kalah karena masih kuatnya transaksi dukungan. Rekayasa atau kejahatan politik juga layak diwaspadai. Artinya, ketika pemilih benar-benar menggunakan hati nurani dalam memilih, maka calon pemimpin yang terseleksi tentu terbaik dari figur yang ada. Artinya, kualitas calon dan mentalitas calon
pemilih harus sejalan. Kualitas calon baik, namun pemilihnya bermental transaksi hasilnya juga tak akan efektif bagi Bali. Sementara itu, 2,38 persen responden tak memberikan tanggapan atas pertanyaan ini. Mereka mengaku tak tertarik bicara politik. Sebagian lainnya, juga mengaku hak rakyat dalam menentukan figur tak jelas. Bahkan, responden mengatakan kepemimpinan Bali ke depan bukan menjadi hal strategis untuk dibahas saat ini. Yang lebih penting untuk disuarakan justru strategi mengatasi tekanan ekonomi. (dir)
SEORANG tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Buleleng dikabarkan tersangkut kasus hukum di Ameriksa Serikat (AS). Gede ST (26) diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Gede ST diamankan oleh polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Portal 10-ABC memberitakan bahwa Gede ST diamankan Polisi Federal Amerika Serikat (FBI) di Pelabuhan Fort Lauderdale, Florida. Dia ditangkap atas dugaan pelecehan seksual anak berusia 15 tahun. Peristiwa itu terjadi Minggu (15/1) lalu di atas kapal di tempatnya bekerja. Awalnya, Gede ST bertemu dengan seorang wanita berusia 15 tahun. Keduanya berciuman di lorong kapal hingga masuk ke toilet di lantai 12. Menariknya, Gede ST dan perempuan itu melakukan hubungan itu atas dasar suka sama suka.
Meski demikian, kejadian itu diprotes oleh orangtua si wanita tersebut. Orangtuanya melaporkan hal tersebut pada Kamis (19/1) lalu atas tuduhan pelecehan seksual pada anak di bawah umur. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian dan keesokan harinya dilakukan penangkapan pada Jumat (20/1). Pihak kepolisian belum menjelaskan apakah melanjutkan masalah tersebut atau tidak. Perbekel Desa Giri Emas Wayan Sunarsa, Minggu (22/1) kemarin, membenarkan ada warganya tersangkut masalah hukum di Amerika Serikat. Informasi yang dia ketahui, warganya sedang berada di wilayah Houston, negara bagian Texas, dan tengah menjalani proses di sana. ‘’Sementara ini baru informasi simpang-siur dari teman-temannya di kapal. Kalau dari agen belum ada
kejelasan. Kami juga belum tahu persis tuduhannya kasus tersebut,’’ katanya. Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Buleleng Made Supartawan belum berani memberikan tanggapan atas kabar tersebut. Sejauh ini dia masih berusaha menggali informasi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng untuk memastikan kebenaran kasus tersebut. Jika kasus itu benar terjadi, pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius karena ini menyangkut nasib warga Buleleng yang ada di luar negeri. ‘’Kami sudah koordinasi dengan Disnakertrans, sekarang masih ditelusuri kebenarannya dan yang jelas kalau itu benar pemerintah akan memberikan perhatian karena bagaimanapun dia juga warga kita di luar negeri,’’ jelasnya. (kmb38)
Pengatur Tekanan Udara Rusak
Express Air Balik ke Soekarno-Hatta
Jakarta (Bali Post) – Pesawat Express Air nomor penerbangan XN 812 kembali ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta), Tangerang, setelah mengudara selama satu jam karena alat pengatur tekanan udara dalam kabin rusak. ‘’Pesawat kembali ke bandara atau round to base (RTB) karena alat pengatur tekanan udara rusak setelah satu jam lepas landas,’’ kata Direktur Komersial Express Air, Suwandono, Minggu (22/1) kemarin. Di ketinggian di atas belasan ribu kaki dari permukaan bumi, tekanan udara dan
temperatur udara jauh lebih rendah ketimbang di permukaan bumi, sehingga bisa memicu berbagai hal pada tubuh manusia. Di antaranya kekurangan oksigen hingga gangguan keseimbangan tubuh dan fungsi faali organorgan tubuh. Suwandono mengatakan, pesawat terbang dengan nomor registrasi PK-TXZ itu membawa 111 pemakai jasa penerbangan, dua pilot, dan empat awak kabin. ‘’Semua penumpang diinapkan di hotel dekat bandara, lima penumpang mimisan atau keluar darah dari hidung,’’
katanya. Ia mengatakan, pihak bandara menyarankan agar penumpang dilarikan ke RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta. ‘’Namun, karena baru buka hari Senin, kami membawa ke RS THT Proklamasi Bumi Serpong Damai, Tangerang,’’ katanya. Ia mengatakan, pemakai jasa penerbangan mereka akan diberangkatkan ke Sorong malam ini dengan penerbangan yang sama, namun menggunakan pesawat lain karena pesawat PKTXZ masih dalam perbaikan. (ant)
Tiga WNI Dari Hal. 1
Sebelumnya, aparat kepolisian juga berhasil memulangkan tiga WNI yang dideportasi dari Turki pada Sabtu (24/12) tahun lalu tiba di Terminal 2D kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Turkies Airlines TK 56. Ketiganya terindikasi akan bergabung perang di Suriah. Mereka adalah Tomi Gunawan asal Pekanbaru, Jang Johana asal Bandung, dan Irfan asal Jakarta. (kmb4)
Naikartana Tembus Ghatotkacha, Kekuatan Karna Sirna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Tiga Puluh Delapan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
VASUDEVA berkata, ‘’Memang benar, besar kegembiraan yang aku rasakan. Karena itu dengarkanlah. Oh Dhananjaya! ini yang aku akan katakan kepadamu. Wacana yang aku sampaikan akan segera menghilangkan kesedihanmu, dan memasukkan kepuasan ke dalam hatimu. Oh engkau yang sangat megah, ketahuilah, oh Dhananjaya, bahwa senjata Karna yang disebut Naikartana itu dapat menggagalkan Arjuna. Tetapi, panah surgawi itu sudah dilepaskan melalui Ghatotkacha. Ya, panah Naikartana atau Konta itu diberikan Dewa Indra sebelumnya itu sudah dipergunakan membantai Ghatotkacha dalam pertempuran sangat dahsyat itu. Tidak ada orang yang ada di dunia ini yang dapat berdiri di depan Karna dengan senjata Naikartana itu. Panah milik Dewa Indra itu kelihatan seperti Kartikeya dalam pertempuran. Berkat nasib baik, baju zirah Karna yang alami itu telah dibawa pergi Dewa Indra. Berkat nasib baik pula anting-antingnya telah dibawa pergi juga. Berkat nasib baik, panahnya ang sempurna juga sekarang telah digagalkan melalui Ghatotkacha. Bila Karna memakai baju
zirahnya alami dan dihiasi anting-anting yang juga alami, putra Suta yang memiliki indriaindria terkendali, Karna, seorang diri saja dapat menaklukkan tiga dunia ini. Kehebatan Karna itu memang benar-benar demikian. Putra Suta itu mampu mengalahkan dewa-dewa. Tidak saja Vasava, tidak Varuna, penguasa air-air itu, tidak juga Dewa Yama, berani mencoba-coba mendekatinya. Sungguh, jika banteng di antara manusia itu tetap menggunakan baju zirah dan anting-anting alaminya itu, dirimu Arjuna sendiri tidak bisa menekuk Gandiva, termasuk juga diriku sendiri. Hanya, setelah mengangkat Cakra milikku yang disebut Sudarsana, dapat mengalahkan Karna, yang dilengkapi baju zirah dan anting-anting itu. Demi kebaikanmu, dengan bantuan sebuah ilusi, Dewa Indra alias Sakra, meminta kepada Karna. Dan kemudian putra Suta itu melepaskannya dengan ikhlas kepada Indra. Apa yang dilakukan Dewa Indra, penakluk kota-kota bermusuhan itu, semata-mata untuk menghilangkah baju zirah alami Karna, demi untuk kejayaanmu Arjuna. Karna lalu memotong baju
zirah alami itu berikut antinganting yang berkilauan. Kemudian dia memberikan semua itu kepada Sakra. Sejak itu, Karna kemudian menjadi dipanggil Naikartana. Karna sekarang kelihatannya bagiku seperti seekor ular sedang marah. Ular itu berbisa dan sangat mematikan, dia terpana oleh kekuatan mantra-mantra, atau seperti sebuah api yang nyalanya lembut. Sejak orang berlengan perkasa, Dewa Sakra yang berbudi luhur itu, memberikan panah Vaikartana atau Konta itu kepada Karna, sebagai penukar antinganting dan baju zirah surgawi alami Karna. Panah Vaikartana yang sangat sakti itulah telah dipergunakan putra Suta Karna membantai Ghatotkacha. Jadi, cerita kesaktian Karna yang selalu menganggap engkau telah terbantai dalam pertempuran, jadi sesungguhnya menjadi telah berlalu. Tetapi walaupun telah kehilangan panah surgawi Vaikartana yang sangat sakti itu, oh orang yang tak berdosa, aku bersumpah kepadamu, pahlawan Kuru Karna itu masih tidak mampu dibantai oleh siapa pun, kecuali oleh dirimu sendiri Arjuna. Sebab, Karna itu sesungguhnya merupakan ksatria
sangat hebat. Dia sangat taat kepada para brahmana. Putra Suta itu juga jujur dalam ucapan. Dia rajin dalam tapa penebusan dosa. Patuh terhadap sumpah. Dia baik hati bahkan kepada musuhmusuhnya. Untuk alasan-alasan inilah, Karna dipanggil Vrisha. Dia benar-benar gagah perkasa dalam pertempuran. Karna memiliki lengan-lengan perkasa dan busur yang selalu teracung. Dia seperti singa di hutan yang kehilangan pemimpin-pemimpin kumpulan gajah-gajah kebang-
gaannya. Karna selalu kehilangan prajurit kereta paling hebat, yang dibanggakan di medan pertempuran. Karna itu, menyerupai matahari tengah hari di mana tidak seorang pun bisa melihatnya. Setelah bertanding dengan semua prajurit terkenal. Yang utama dari bala tentara Kuru itu, oh macan di antara manusia, menembakkan hujan-hujan anak panahnya. Karna kelihatan seperti matahari musim gugur, memancar dengan seribu sinarnya.’’ (bersambung)
Sloka 11.49 Ma te vyatha ma ca vimudha-bhavo drishtva rupam ghoram idrn mamedam vyapeta-bhih prita-manah punas tvam tad eva me rupam idam prapasya Janganlah kalut! Janganlah dikau gentar, karena melihat bentuk yang menakutkan ini! Bebaskan dari rasa takutmu! Berbagailah hatimu! Saksikanlah lagi bentuk-Ku yang telah lama dikau kenal! Berkatalah Sanjaya.
16 Pages
19 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
L O N A A T I E R N I N T
Monday,
‘Whose Ferguson films to show Streets?’ aim community humanity of Monday, January
23, 2017
committed
these probto to solving committed
are so chroni- lems but is more politicians Streets?,” us, of “Whose the 2014 police ratings, whenthey’re confusing that to show - The filmmakersMissouri afterBrown, said the partisan up to artists PARK CITY in Ferguson, a com- it becomesway,” Folayan said.films Michael uprising teenager humanity behind people theyear’s festival, four cling the unarmed black show the competition At this killing of ry attempts to by Sabaah in the documentary of the Black co-directed documentacrisis. Dathe impact that rose The film, Missouri resident delve into munity in and Matter movement and other premiered social media
Lives of Brown Streets?” Festival Folayan combines U.S. of killings “Whose in various Film mon Davis, footage with original of key out men by police the Ferguamateur at the Sundance black the actions years. (rtr) and follows protested and in the past this week footage depicting as they isn’t cities the community. weeks son communitywhich led to people in mainstream media “When Brown’s death,that drew worldwide of tense unrest interest.
January 23,
2017
The planned
of the centerpiece WashMarch on
a Women’sdraw larger crowds filled the to witness of women wave of protests, earlier to ington, appeared ted out a day the steps of the of thousands on an unprecedenmocking and than turned TON - Hundreds to lead n. Trump’s swearing-in Donald Trump, turnout WASHING American cities President his inauguratio major U.S. Capitol. estimates of theexceeded streets of al protests against the day after carnage” No official but it clearly in of “American internation the new U.S. leader were available,marchers projectedlong grim imageryin his inaugural address, by the denouncing protests was the 200,000 organizers, filling evoked outraged
Trump by activists, and be- the mood during Saturday’s advance of downtown Washington the NaWomen rhetoric need even festive. stretches White House and campaign to be especially largely upbeat, slogans as, “We Trump’s such found scores of around the 6 Chanting not a creepy tweeter,” to page havior they , spearheaded Trump Mall. leader, States and Continued ho-ho, Donald wore tional misogynisticin the United world on a real heard in marchers and “Hey-hey, also be of marchesrallies around the hats” in to go,” many News can at Global Radio they drew sympathy Organizers said in all, far has got pink cat-eared “pussyin a 2005 “Bali Image” 9.30 until 10.00 boast, from FM knitted Saturday. FM 96.5 to Global Radio to Trump’s before the million protesters a reference public weeks nearly 5 crowd expectations. am. Listen bali.listen2women by at made at http://globalfm ns also highlighted streaming surpassing com- video about grabbing or live video and http:// election, The demonstratioover Trump’s the bulk myradio.com alfmbali.com -bali. toward a the genitals. constituted acstrong discontent http://radioglobnnel/global-fm Mexipolicy positions While women s, many were ustream.tv/cha ments and of groups, including boyfriends the disabled of the demonstrator wide range Muslims, by husbands, companied can immigrants, lists. often shrill and children. and environmenta and to the heated, campaign, In contrast presidential tone of the
Taylor Jewell/Invision/AP for a Davis pose Film Damon the Sundance and director Kayla Reed Lodge during Tef Poe, at the Music from left, Folayan, “Whose Streets?,” City, Utah. Sabaah Director promote the film,21, 2017, in Park to Jan. Post at: portrait on Saturday, Jl. D.Tamblingan ional Bali Festival
find Internat
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
Women lead unprecedented worldwide mass protests against Trump
ide nted worldw d unprecede Women lea ts against Trump mass protes st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
online: http://www.inte
RE UTERS/Bryan
Hundreds
of thousands
march down
Pennsylvan
ia Avenue
during the
Women’s
March in
, DC, U.S.,
January
balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost
Woolston
21, 2017.
Washington
SENIN PON, 23 JANUARI 2017
@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
’’D’Janus: Januari Ungkap Seni’’
Belajar Mengelola Seni Pertunjukan
ADA pertunjukan istimewa yang dipersembahkan 40 orang mahasiswa Semester V Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar di Gedung Natya Mandala kampus setempat, Sabtu (21/1) malam. Meskipun hanya ditujukan untuk mengimplementasikan teori ke dalam bentuk praktik yang diajarkan pada mata kuliah Tata Kelola Seni Pertunjukan, namun mereka berupaya mempersiapkan sebuah pertunjukan secara profesional, mulai dari aspek administrasi, manajemen sekaligus memproduksi karya dengan matang, sehingga mampu menjelma menjadi sebuah pertunjukan yang layak jual sekaligus pantas diapresiasi oleh penikmat seni di Bali dari segi kualitas.
Bali Post/ian
KOREOGRAFI - Salah satu adegan dalam koreografi tari ‘’Rta’’ karya Semut Production.
Tidak tanggung-tanggung, mereka mengusung ‘’bendera’’ Semut Production untuk menggulirkan pertunjukan bertajuk ‘’D’Janus: Januari Ungkap Seni’’ yang berdurasi sekitar tiga jam lebih itu. Menariknya, para kandidat sarjana seni tari ini tidak hanya dituntut piawai menari dan menciptakan karya tari sesuai kompetensi keilmuannya, namun mereka juga ditantang untuk mampu membiayai sendiri pertunjukan tersebut, mencari artis pendukung acara sekaligus menjual pertunjukan itu kepada publik. ‘’Tentunya ini pengalaman yang sangat berharga bagi
kami. Di sini, konsentrasi kami tidak hanya terfokus untuk menari dan membuat karya tari semata. Tapi, berjuang sendiri untuk mendanai pertunjukan, menata panggung dan lighting termasuk meyakinkan kepada publik bahwa event yang kami gelar memang layak diapresiasi secara kualitas. Yang terpenting lagi, di sini kami dituntut mampu bekerja dalam team work yang kompak karena seluruh rangkaian proses pertunjukan itu harus ditangani secara mandiri,’’ ujar Ketua Semut Production I Nyoman Krisna Satya Utama. Menurut Krisna Satya Uta-
ma, ‘’D’Janus: Januari Ungkap Seni’’ ini menampilkan pertunjukan seni musik, lawak dan seni tari. Khusus untuk materi musik dan lawak, pihaknya menampilkan bintang tamu Bayu Cuaca dan Balawan (seni musik) dan Kartono cs. (lawak). Sementara untuk seni tari, Semut Production secara khusus menggarap koreografi tari ‘’Rta’’ yang mengusung tema ‘’Tri Hita Karana dan Karmaphala’’. ‘’Divisi Produksi kami hanya menggarap sebuah koreografi tari saja. Sementara untuk materi musik dan lawak, kami mengundang senimanseniman Bali yang memang sudah eksis di bidangnya. Tan-
Lewat ’’Beda Kasta’’
Bali, saya bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat, apalagi dengan latar belakang saya yang seorang anggota Polri,’’ ujar Sabhara, belum lama ini. Pria yang kini telah memiliki empat orang anak ini melihat perkembangan musik pop Bali cukup pesat dengan banyaknya pendatang baru yang menghiasi blantika pop Bali. Apalagi belakangan ini, penyanyi senior kembali menghiasi perkembangan musik pop Bal yang semakin menambah variasi musik pop Bali. (win)
Polisi ’’Sabhara’’ Lebih Dekat dengan Masyarakat MENJADI seorang polisi tidak menghalangi Gede Swastika atau yang dikenal dengan nama Sabhara untuk berkarya di blantika musik pop Bali. Pria asal Wates Tengah Kabupaten Karangasem ini kini mulai terjun di blantika musik pop Bali dengan merilis single perdanan-
ya yang berjudul ‘’Beda Kasta’’. Sabhara yang kini masih aktif di kepolisian dan bertugas di Polsek Selat, Karangasem ini menjadikan lagu pop Bali untuk lebih dekat dengan masyarakat seperti peran yang dimiliki Polri yaitu pengayom masyarakat. Single perdana yang baru
saja dirilis tersebut diciptakan Basudelo Band dan diaransemen Ngurah Adi. Lewat single tersebut, Sabhara merasa senang bisa masuk dapur rekaman yang dulunya hanya sering mengikuti karaoke di radioradio. Ia sangat mengidolakan Yan Srikandi, bahkan hampir
semua lagu yang dibawakannya saat manggung milik Yan Srikandi. ‘’Astungkara, saya akhirnya bisa juga memiliki lagu sendiri. Sebelumnya, saya manggung sering membawakan lagu-lagu milik Yan Srikandi sebagai idola saya. Dengan terjun di blantika pop
tangan terberat kami dalam menggelar event ini adalah dari segi pendanaan. Kami harus mampu meyakinkan pihak sponsor agar mau mem-backup pertunjukan ini dari segi pendanaan. Selain itu, kami juga dituntut profesional dan bertanggung jawab dari segi kualitas pertunjukan karena penonton yang menikmati pertunjukan ini dikenai tiket masuk alias berbayar. Jadi, penonton harus mendapatkan kepuasan yang sepadan dengan biaya yang telah mereka keluarkan,’’ tegasnya. Hal senada juga dilontarkan dosen pengampu mata kuliah Tata Kelola Seni Pertunjukan Dr. I Ketut Suteja, S.ST., M.Sn. didampingi rekannya Ni Nyoman Kasih, S.ST., M.Sn. dan I Wayan Adi Gunarta, S.Sn., M.Sn. Ditegaskan, hakikat dari mata kuliah ini sejatinya mengajarkan kepada para mahasiswa untuk menjadi seniman tari yang komplet.
Seniman yang tidak hanya terampil menari dan menciptakan karya tari semata, tetapi juga mampu mempersiapkan, mengelola, membiayai dan menyajikan karyanya dalam sebuah pertunjukan yang utuh. Pasalnya, ketika mereka nantinya terjun ke masyarakat, mau tidak mau mereka akan dihadapkan dengan persaingan yang sangat kompetitif. Tidak mampu bersaing, maka mereka akan terlindas dan tersisih. ‘’Jadi, seorang seniman tari itu tidak cukup hanya bisa menari dan berkarya semata, tetapi mereka juga dituntut memiliki kemampuan manajerial termasuk kemampuan untuk mempromosikan sekaligus menjual karya seninya dalam konotasi yang positif. Di sinilah ajang mereka untuk belajar dan menimba pengalaman, sebelum mereka dihadapkan dengan kerasnya medan persaingan yang sebenarnya,’’ tegas Suteja. (ian)
Bali Post/ist