Skip to main content

Edisi 23 Februari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 184 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis wage, 23 februari 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

Bali Post sejak Sabtu (11/2) menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi bencana longsor di Bali. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang sedang tertimpa bencana sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000 Nama

Jenis Sumbangan

Pura Jala Wira Dharma Koarmatim TNI AL Surabaya Rp Erlangga 2, Pusat Oleh-Oleh Khas Bali Rp Guru dan Siswa SD Saraswati Tabanan Rp Keluarga Besar SMPN 2 Gianyar Rp Hongkong PT DFDS Transport Rp SMKN 5 Denpasar Rp Poliklinik RSUD Badung Mangusada Rp Guru dan Siswa SDN 12 Padangsambian Rp Karyawan PT Bumi Sentosa Rp SMK PGRI Blahbatuh Rp PT Adi Jaya Beton Rp Ir. I Ketut Sindhu D. Rp Perbekel Desa Kesiman Petilan dan seluruh jajarannya Rp I Made Parta Rp I Made Ariyasa Rp I Gusti Made Darma Rp I Nyoman Sukanata Rp I Made Agus Mahard Rp ABCDE Rp I Wayan Sukerta Rp I Ketut Supanca Rp NN 0135 (21 Februari) Rp I Nyoman Sadra Rp Hal. 19 Seluruhnya Rp 335.440.779

30.850.000 7.000.000 5.173.500 3.409.500 3.000.000 2.984.000 2.405.000 1.880.000 1.860.000 1.437.000 1.000.000 500.000 500.000 300.000 250.000 250.000 200.001 200.000 200.000 200.000 200.000 200.000 200.000

Kasus Pembunuhan Kim Jong-nam

Pejabat Kedubes Korut Tersangka

Kuala Lumpur – Polisi Malaysia mengidentifikasi satu pejabat senior di Kedutaan Besar Korea Utara di antara para tersangka perkara pembunuhan Kim Jong-nam dan menyatakan tersangka lainnya seorang staf maskapai penerbangan negara Korea Utara. Kepala Polisi Khalid Abu Bakar, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan kedua tersangka masih berada di Malaysia dan sudah dipanggil untuk pemeriksaan. Ia mengatakan, diplomat Korea Utara yang menjadi tersangka pangkatnya sekretaris kedua di kedutaan. ‘’Dia sekretaris kedua di kedutaan... mereka tidak ditahan, mereka sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,’’ kata Khalid kepada para reporter dalam konferensi pers. Hal. 19 Menulis Surat

Bali Post/ant

KALIJODO - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok disaksikan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menandatangani prasasti ketika meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. RTH dan RPTRA Kalijodo selesai dibangun pada Desember 2016 serta memiliki luas 1,4 hektar dengan dilengkapi beragam fasilitas antara lain taman, lintasan lari, lintasan sepeda, skate park, amphitheater dan fasilitas publik lainnya.

BALI tetap membangun rasa optimisme sebagai destinasi pariwisata dunia yang masih diperhitungkan. Kendati saat ini pemerintah pusat tengah menyiapkan sejumlah destinasi di Indonesia dengan nama ‘’10 Bali Baru’’. Pulau Dewata siap bersaing dengan lebih menggiatkan promosi dan meningkatkan destinasi-destinasi yang sudah ada. Begitu juga membuat destinasi baru lewat target 100 desa wisata hingga 2018. ‘’Kalau bicara pariwisata, kita memang harus optimistis. Ada program 10 Bali baru dari pusat.

Tentu Bali tidak bisa tinggal diam. Dengan adanya 10 Bali baru, kita harus lebih giat,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra kepada Indonesia Network, Bali Post, dan Bali TV. Menurut Yuniartha, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2017 ditarget 5,5 juta. Target ini meningkat dari tahun lalu sebanyak 4,4 juta, yang akhirnya tercapai 4,9 juta di tahun 2016. Pihaknya selalu menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata kabupaten/kota untuk meningkatkan destinasi sekaligus promosi.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Optimisme Bali di Tengah Persaingan ’’10 Bali Baru’’

Sumbangan untuk Korban Longsor

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

‘’Bali walaupun sudah terkenal, tidak bisa lepas dari promosi. Salah satunya melalui IT, seperti yang sudah dilakukan Kementerian Pariwisata. Di samping gencar mempromosikan Bali and Beyond di luar negeri,’’ jelasnya. Yuniartha menambahkan, pemerintah Indonesia tidak bisa melepaskan nama Bali karena pulau ini sudah dikenal di dunia. Itu sebabnya, pengembangan destinasi baru selain Bali tetap menggunakan istilah ‘’10 Bali Baru’’. Hal. 19 Daya Tarik

’’Kalau bicara pariwisata, kita memang harus optimistis. Ada program 10 Bali baru dari pusat. Tentu Bali tidak bisa tinggal diam. Dengan adanya 10 Bali baru, kita harus lebih giat.’’ A.A. Gede Yuniartha Putra Kepala Dinas Pariwisata Bali

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Kamis, 23 Februari 2017

Tiga Rencana Besar Jokowi Memeratakan Ekonomi Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Kesenjangan antarwilayah dan kesenjangan antara si kaya dan miskin, sudah sangat lebar di Indonesia. Itu diakui Presiden Jokowi. Karena itu, ia menggagas tiga rencana besar untuk pemerataan ekonomi Indonesia dan menekan kesenjangan. ‘’Tiga hal besar akan kita lakukan dalam kebijakan pemerataan ekonomi,’’ kata Presiden di hadapan kader Partai Hanura yang menghadiri acara Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura periode 2016-2020 di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (22/2) kemarin. Ketiga rencana tersebut, menurut Presiden, meliputi reforma agraria dan redistribusi aset, perluasan akses permodalan, dan pembangunan sumber daya manusia melalui pelatihan vokasional. ‘’Kita akan membagi lahan-lahan yang tidak produktif kepada rakyat, dalam bentuk konsesi-konsesi kecil pada

Tiga Rencana Itu n Reforma agraria dan redistribusi aset. n Perluasan akses permodalan. n Pembangunan sumber daya manusia melalui pelatihan vokasional.

rakyat, koperasi, tanah adat, sehingga aset-aset negara ini terdistribusi dengan baik dan menjadi sebuah property right rakyat, agar bisa mengakses ke akses-akses permodalan,’’ katanya. Hal. 19 Sumber Daya

’’Kita akan membagi lahan-lahan yang tidak produktif kepada rakyat dalam bentuk konsesikonsesi kecil pada rakyat, koperasi, tanah adat, sehingga aset-aset negara ini terdistribusi dengan baik dan menjadi sebuah property right rakyat, agar bisa mengakses ke akses-akses permodalan.’’ Presiden Jokowi

Raker dengan Komisi III DPR

Kapolri Beber Empat Kasus Jerat Rizieq Jakarta (Bali Post) Komisi III DPR-RI menggelar rapat kerja (raker) dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di ruang Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. Rapat ini membahas sejumlah persoalan hukum yang sedang ditangani oleh polisi antara lain pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Merah Putih oleh Polri yang dinilai menyalahi aturan, juga kasus-kasus hukum yang menjerat sejumlah ulama yang dianggap upaya kriminalisasi terhadap ulama. Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, polisi masih terus menindaklanjuti beberapa kasus yang melibatkan ulama. Seperti kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Polisi menjerat Rizieq dengan beberapa kasus, yaitu dugaan penghinaan terhadap Pancasila, dugaan tuduhan lambang Palu Arit dalam uang yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), dan dugaan kasus pornografi dengan Firza Husain. ‘’Untuk kasus dugaan penghinaan lambang negara Pancasila, polisi sudah memeriksa 25 saksi, yang kemudian dilakukan pendalaman dengan keterangan saksi ahli,’’ kata Kapolri. Untuk kasus dugaan pornografi dengan Firza Husain, selain memanggil saksi IT, polisi juga sudah menyita beberapa barang bukti untuk dianalisis. Hal. 19 Otak Hansip RUANG RAPAT - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan anggota Komisi III DPR Herman Hery berjalan memasuki ruang rapat untuk mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. Bali Post/ant

Tatap Muka dengan Rai Mantra

Dubes AS Joseph R. Jonovan Puji ’’PRO Denpasar Plus’’

APLIKASI - Dubes AS Joseph R. Jonovan bersama Wali Kota Rai Mantra melihat dan mencoba aplikasi PRO Denpasar Plus, Rabu (22/2) kemarin di Kantor Wali Kota Denpasar.

DUTA Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Jonovan kembali berkunjung ke kantor Wali Kota Denpasar. Ia diterima Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Joseph R. Jonovan membahas berbagai program pemerintahan yang meliputi pelayanan publik hingga penanganan sampah serta pelestarian lingkungan. Joseph mengakui kunjungannya ke Denpasar sudah ketiga kalinya. Ia melihat terjadi perubahan positif terhadap perkembangan Kota Denpasar. Ia menilai hal ini akibat adanya sinergitas program Pemkot Denpasar bersama seluruh elemen masyarakat. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas program smart city yang di dalamnya meliputi program Pengaduan Rakyat Online (PRO) Denpasar Plus yang diluncurkan Wali Kota Rai Mantra beberapa waktu lalu.

Program tersebut mendapat pujian dari Joseph. ‘’Ini ide dan inovasi yang sangat baik. Program Smart City merupakan ciri keterbukaan jajaran Pemkot Denpasar kepada masyarakat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kota,’’ ujar Joseph. Untuk permasalahan lingkungan, kata Joseph, saat ini pemerintah Indonesia dan Amerika telah melakukan kerja sama dan pembahasan. Karena itu, dalam kunjungan di Kota Denpasar kemarin, juga dibahas berbagai rencana program kerja sama dan penanganan permasalahan lingkungan di Kota Denpasar. Wali Kota Rai Mantra mengatakan berbagai program yang dilaksanakan ini juga tak terlepas dari keterlibatannya bersama wali kota lainnya di Indonesia yang mendapatkan kesempatan dari pemerintah Indonesia untuk mengikuti

pendidikan di Harvard Kennedy School. Dari pendidikan ini dilanjutkan dengan penerapan berbagai program pelayanan publik di Kota Denpasar yang diikuti dengan melakukan reformasi birokrasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tidak saja melakukan program reformasi birokrasi, pihaknya juga melaksanakan program Smart City Kota Denpasar dalam penyelesaian berbagai permasalahan kota secara cepat. PRO Denpasar dengan respons cepat dilakukan masingmasing OPD melalui aplikasi Android dengan mengelola aplikasi meliputi area traffic control system (ATCS), lowongan kerja, serta pengaduan-pengaduan permasalahan pelayanan publik. Hal. 19 Tiga Bulan


denpasar

2

Kamis Wage, 23 Februari 2017

figur

Penataan Infrastruktur SELAIN memprioritaskan pembangunan Pasar Badung, Pemkot Denpasar secara rutin mengalokasikan anggaran untuk penataan infrastruktur. Salah satunya, penataan infrastruktur Jalan Pulau Bungin, Denpasar Selatan. Sedangkan Jalan Pulau Kawe yang kondisinya juga rusak, rencananya dikerjakan tahun depan. ‘’Penataan infrastruktur sepanjang Jalan Pulau Kawe dan Jalan Pulau Bungin dilaksanakan bertahap. Tahun ini akan kami ambil dari selatan yakni Jalan Pulau Bungin hingga pertigaan. Penataan berupa pengaspalan dan juga trotoar. Tahun depan rencananya dilanjutkan penataan Jalan Pulau Kawe,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar I Ketut Winarta, Rabu (22/2) kemarin. Winarta menambahkan, penataan infrastruktur seperti jalan, trotoar dan drainase di Jalan Pulau Kawe – Jalan Pulau Bungin memang layak diprioritaskan. Pasalnya, saat ini ruas jalan tersebut dalam kondisi rusak. ‘’Sebagian trotoar yang sempat rusak memang sudah diperbaiki. Tetapi, posisinya masih rata dengan badan jalan. Masyarakat berharap ditata ulang, mulai dari pengaspalan jalan, perbaikan drainase dan juga trotoar,’’ ujarnya. (ara)

Kapal Bermasalah akan Diserahkan

Nelayan Datangi Kejati

Denpasar (Bali Post) Sejumlah kelompok nelayan di Buleleng yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) mengaku kaget atas rencana penyerahan kapal ikan bermasalah dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali. Lima orang perwakilan dari KUB berbeda, Rabu (22/2) kemarin mendatangi Pidsus Kejati Bali guna mempertanyakan proses hukum soal pengadaan kapal ikan yang sedang dibidik Kejati Bali itu. Rombongan nelayan diterima langsung oleh Kasipidsus Kejati Bali Polin O Sitanggang bersama ketua tim penyidik Wayan Suardi dan Akmal Kodrat. Pada intinya, mereka akan menolak pemberian kapal bermasalah tersebut, karena sedari awal kapal itu sudah masalah karena tidak sesuai speks dan diyakini sangat berbahaya jika dipaksakan dipakai. ‘’Ini (kapal) kan sudah dari awal ditolak. Baru berlabuh saja sudah ditolak karena tidak sesuai standar,’’ ujar salah seorang perwakilan nelayan yang ikut bertandang ke Kejati Bali. Yang menolak akan menerima kapal itu ada lima KUB. Penolakan itu dinilai masuk akal. Selain masih dalam proses hukum, berdasarkan keterangan ahli syahbandar dan BKI, mengatakan bahwa speks kapal ini tidak benar. ‘’Bukan tidak layak lagi, tapi tidak bener,’’ kata perwakilan nelayan. Meski demikian, pihak kejaksaan diminta untuk profesional dan tidak ada manuver atau intervensi siapa pun dalam penanganan perkara kapal ini. Ketut Sumura dari KUB Pulakarti bersama temannya Baidi Suparlan (KUB Bhakti Kosgoro), KUB Hasil Laut, Usmayadi, KUB Banyu Mandi Nyoman Sandi dan KUB Arta Bhakti Baruna Nyoman Merta Winata mengatakan, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali berencana menyerahkan kapal itu kepada nelayan per 28 Februari mendatang. ‘’Kami selaku calon penerima, masih banyak perlu dipertanyakan. Khususnya soal status kapal,’’ ujar Sumara. Awalnya, sebagaimana surat pernyataan yang disampaikan ke pihak kejaksaan, ada SMS dari Dinas Perikanan Kabupaten Buleleng. SMS itu kemudian disebar ke KUB dan ada pula KUB yang ditelepon langsung. ‘’Yang menelepon Pak Nyoman Wirta dari Dinas Perikanan Buleleng,’’ katanya. Inti dari SMS itu adalah ada pertemuan penyerahan kapal Inkamania pada 20 Februari di Kantor Perikanan Buleleng. Pengurus masingmasing KUB diminta datang untuk rencana penyerahan kapal pada 28 Februari. Atas kondisi itu, lima KUB menolak menerima kapal ikan dengan dalih bahwa Kapal Inkamania tahun anggaran 2013 yang saat ini berlabuh di Teluk Pegametan, Sumberkima, Gerokgak, Buleleng masih dalam penyidikan kejaksaan. ‘’Karena belum ada surat pemberhentian, kami belum siap menerima kapal itu,’’ tandas perwakilan KUB. Di samping itu, kata lima perwakilan KUB, kapal tersebut sangatlah tidak layak, yang jika dipaksakan bisa mengancam nyawa pengguna. Sementara itu, seorang penyidik Pidsus Kejati Bali membenarkan bahwa speks kapal tersebut amat jauh dari standar. Itu juga berdasarkan pemeriksaan ahli yang sempat didatangkan ke lokasi, guna mengecek kapal tersebut. Sementara Kasipidsus Polin O Sitanggang bersama Wayan Suardi yang menerima perwakilan KUB mengatakan bahwa mereka sudah tahu perkembangan proses penyidikan kapal tersebut. ‘’Kami belum melakukan penyitaan kapal karena belum menetapkan tersangka. Jika sudah ada tersangka, kapal kami sita,’’ jelas Suardi. Lantas, sejauh mana perkembangannya? Suardi mengatakan sudah melakukan ekspos atau gelar perkara bersama instansi terkait, seperi BPKP, auditor dan lembaga lainnya. Intinya sudah ada kesepahaman dalam kasus ini. Lantas, kapan penetapan tersangkanya? ‘’Kita tunggu hasil penghitungan kerugian negaranya dulu,’’ ucap Suardi. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : DERMAGA TANAH AMPO MAKIN TAK JELAS

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mancanegara mempersiapkan diri naik kapal penyeberangan ke Nusa Lembongan di Pantai Sanur, Denpasar. Keindahan alam dan budaya Bali menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Respons positif para wisatawan yang berkunjung membuat Bali berkali-kali meraih penghargaan sebagai Pulau Wisata Terbaik se-Asia.

Turis Afrika Selundupkan 1,1 Kilogram Sabu-sabu Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Polda Bali dan Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, Tuban menggagalkan penyelundupan sabu-sabu (SS) seberat 1,1 kilogram, Minggu (19/2) lalu. Pelakunya wanita asal Afrika, Olwethu Sizwekazi (28). Barang bukti disembunyikan di dalam celana dalam yang dipakainya. Menurut sumber, Rabu (22/2) kemarin, Olwethu tiba di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, pukul 23.15 Wita. Pelaku naik pesawat Qatar Airways rute Doha - Denpasar. Seperti biasa, petugas melakukan pemeriksaan terhadap bagasi dan dilanjutkan pemeriksaan badan mengguna-

kan X-ray. “Ternyata, narkoba jenis sabu-sabu disimpan di dalam celana dalamnya. Selanjutnya, dia diamankan petugas,” tandasnya. Pada Senin (20/2) pukul 00.30 Wita, tersangka dibawa ke Kantor Bea Cukai. Pemeriksaan dilanjutkan karena dicurigai di badannya juga ada benda

terlarang dan tersangka dibawa ke RS BIMC di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Setelah dilakukan rontgen, ternyata hasilnya nihil. Setelah itu, ia kembali diajak ke Kantor Bea Cukai untuk dilakukan pengembangan. Petugas mengembangkan kasus itu dan melacak pemesan barang terlarang tersebut ke salah satu hotel di Jalan Segara, Kuta. Berdasarkan pengakuan tersangka, SS itu dipesan turis Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

asal Nigeria. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. Ia me-

nambahkan, turis asal Nigeria itu berhasil ditangkap. “Besok (hari ini - red) kasus tersebut akan dirilis. Jadi, besok saja sekalian,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ist

SABU-SABU - Barang bukti sabu-sabu seberat 1,1 kilogram.

Sempat Selamatkan Istri dan Anak

Pemilik Warung Tewas Terpanggang

Bali Post/eka

PUING - Seorang polisi mengamati puing-puing bangunan dan mobil yang hangus terbakar di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Rabu (22/2) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Si jago merah mengamuk dan melalap rumah semipermanen dan warung di Jalan Gatot Subroto Timur No. 100, timur simpang Jalan Trengguli, Denpasar Timur (Dentim), Selasa (21/2) malam. Pemilik warung, I Made Astawa (40), tewas terpanggang setelah sempat menyelamatkan istri dan anak-anaknya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Dentim AKP Nyoman Darsana, sekitar pukul 24.00 Wita, korban dan istrinya Ni Luh Widiani (35) mendengar bunyi ledakan dari kWh (meteran) listrik dan disusul kobaran api. Selanjutnya, kWh meleleh dan jatuh di tempat botol berisi bensin yang dijual korban. Korban asal Karangasem ini dibantu istrinya berusaha memadamkan api. Tetapi sayang, si jago merah makin besar karena melalap bensin tersebut. Korban langsung menyelamatkan istri dan anak-anaknya, Gede Wahyu Suniantara (14), Komang Agus Adi Pranata (1) dan Kadek Desi Antari (9).

Setelah istri dan anaknya berada di tempat yang aman, korban nekat masuk ke rumah. Padahal, sudah dilarang istrinya karena api melalap rumahnya. Namun, korban nekat menerobos api diduga mengambil uang dan HP. ‘’Kemungkinan korban terjebak di dalam rumahnya dan sejak itu tidak keluar lagi,’’ tegasnya. Berselang beberapa menit, datang beberapa mobil pemadam dan petugas langsung berusaha memadamkan api. Pukul 00.30 Wita, api berhasil dipadamkan. Pencarian korban dilakukan petugas dan ditemukan dalam keadaan meninggal dan kondisinya gosong. Mayat korban ditemukan di belakang mobil pick-up dengan posisi telungkup. Selanjutnya, mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah. Selain rumah, api melalap sepeda motor Honda Vario dan Supra, satu mobil pick-up, barang dagangan dan isi rumah hangus terbakar. ‘’Kerugian material belum bisa dihitung karena istri korban masih shock,’’ ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan ini. (kmb36)

Optimalkan Pelayanan kepada Peserta

BPJS Kesehatan Teken MoU dengan NHIS Korea Selatan

DALAM rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan siap menjalin sinergi dengan National Health Insurance Service (NHIS) selaku lembaga pengelola jaminan sosial kesehatan di Korea Selatan. Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPJS Kesehatan dan National Health Insurance Service of South Korea. MoU tersebut dilakukan oleh Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes. selaku Direktur Utama BPJS Kesehatan dengan Choon Sik Park selaku Director of Department of International Relation & Cooperation NHIS. Adapun ruang lingkup MoU tersebut meliputi berbagai keahlian, informasi dan pengalaman di bidang asuransi sosial kesehatan, menyelenggarakan seminar bersama, konferensi, workshop, pertemuan singkat profesional lainnya, melaksanakan penelitian bersama, konsultasi, publikasi di bidang jaminan sosial, memfasilitasi kunjungan timbal balik dan pertukaran pejabat, ahli, peneliti dan tenaga profesional lainnya, pendidikan,

dan pelatihan bagi para ahli dalam bidang asuransi sosial serta kerja sama dalam bentuk lainnya yang disepakati bersama. ‘’Ini adalah pertama kalinya BPJS Kesehatan bekerja sama dengan negara lain yang mengelola jaminan kesehatan sosial. Ada sejumlah persamaan antara BPJS Kesehatan dengan NHIS. Misalnya, sesuai dengan amanah undang-undang, peserta Jaminan Kesehatan NasionalKartu Indonesia Sehat (JKNKIS) bukan hanya penduduk Indonesia saja, melainkan juga mencakup warga negara asing (WNA) yang tinggal di Indonesia paling singkat enam bulan. Di Korea Selatan, NHIS juga menjamin biaya pelayanan kesehatan bagi WNA serta memberikan manfaat asuransi yang setara dengan warga Korea Selatan,’’ ujar Fachmi di Sanur Paradise Plaza Hotel & Suites, Rabu (22/2) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, persamaan lainnya adalah NHIS berupaya mengedepankan upaya promotif preventif bagi pesertanya melalui pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyakit, seperti hipertensi

dan diabetes. Hal serupa juga telah dilakukan BPJS Kesehatan melalui skrining riwayat kesehatan untuk menekan jumlah penderita diabetes militus, hipertensi, ginjal kronik, dan jantung koroner. Bahkan, baru-baru ini BPJS Kesehatan telah meluncurkan menu mobile Screening pada aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang memudahkan peserta JKN-KIS mengecek potensi risiko kesehatannya tanpa harus mengunjungi fasilitas kesehatan dan mengisi formulir secara manual. Selain itu, lanjut Fachmi, NHIS juga menyediakan layanan kesehatan berupa deteksi dini kanker serviks, kanker payudara, kanker usus besar, kanker perut, dan kanker hati. Saat ini BPJS Kesehatan juga memiliki layanan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA/Papsmear dan kanker payudara melalui pemeriksaan Clinical Breast Examination (CBE) di fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, berdasarkan data dari Population Data CIA World Fact

Book (2016) dan Carrin G. and James C. (2005), Korea Selatan membutuhkan waktu 26 tahun untuk meng-cover 97,2% total penduduknya. Sementara itu, hanya dalam waktu tiga tahun, program JKN-KIS kini telah meng-cover hampir 70% total penduduk Indonesia. ‘’Dengan berbagai kesamaan kepentin-

gan, tujuan dan misi antara BPJS Kesehatan dengan NHIS, ke depannya kami berharap kerja sama ini dapat membuka dan memperluas akses kerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki komitmen serupa untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduknya,’’ pungkasnya. (ad1927)

PENANDATANGANAN – Suasana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BPJS Kesehatan dan National Health Insurance Service of South Korea yang berlangsung di Hotel Sanur Paradise Plaza, Rabu (22/2) kemarin.


BADUNG

Kamis Wage, 23 Februari 2017

3

Bali Post/kmb23

ASPIRASI - Rapat penyerapan aspirasi dan audiensi lalin wilayah Kuta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Kantor Camat Kuta, Rabu (22/2) kemarin.

Lagi, Masyarakat Kuta Minta Arus Lalin Dikembalikan

Mangupura (Bali Post) – Berkaitan dengan evaluasi pengalihan arus lalu lintas (lalin) di wilayah Kuta, Rabu (22/2) kemarin digelar rapat penyerapan aspirasi dan audiensi di Kantor Camat Kuta. Selain dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, rapat ini juga dihadiri pihak kepolisian, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa, tokoh masyarakat Kuta dan pihak terkait lainnya. Dalam rapat tersebut, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa menyampaikan berbagai masukan dari masyarakat. Pihaknya juga meminta perhatian pemerintah untuk memfasilitasi atau memperhatikan akses masyarakat dalam melakukan kegiatan keagamaan. Seperti di sisi barat, katanya, ada sejumlah pura yang selalu didatangi warga untuk melakukan prsembahyangan. ‘’Bagaimana akses kami nanti, apakah harus melewati Tuban dulu atau kami harus melanggar lalin?’’ katanya. Setelah tiga pekan pelaksanaan perubahan lalin ini, kata Swarsa, memang harus diakui tidak efektif. Hal tersebut terbukti dengan adanya perubahan di beberapa wilayah. Pihaknya dari Desa Adat Kuta ingin berdiri dengan semangat yang sama dengan pemerintah dan kepolisian untuk mewujudkan lalu lintas di Kuta yang tertib. Atas dasar hasil paruman Desa Adat Kuta tanggal 8 Februari lalu, pihaknya menegaskan agar arus lalin dikembalikan seperti semula, dengan penguatan-penguatan. Terkait rencana bebas dari parkir di kawasan Kartika Plaza, kata Swarsa, pihaknya sangat setuju. Selama ini parkir di kanan-kiri Jalan Kartika Plaza bukan dipenuhi oleh warga sekitar. Namun, parkir tersebut dipenuhi oleh usaha penyewaan sepeda motor dan mobil. ‘’Saya sangat setuju dengan diberlakukannya bebas parkir di Kartika Plaza,’’ ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati I Ketut Suiasa menanggapi masukan masyarakat. Ditegaskan pihaknya akan segera mengumpulkan tim dan pihak terkait untuk membahas permasalah tersebut. ‘’Aspirasi dan masukan dari masyarakat ini akan kami jadikan referensi atau acuan dalam mengevaluasi semua kebijakan pemerintah,’’ katanya. Dari aspirasi yang disampaikan masyarakat, kata Suiasa, terlihat belum adanya titik temu antara harapan masyarakat dengan rencana kebijakan yang dibuat untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sebenarnya kebijakan ini untuk mensinkronkan kondisi real di masyarakat dengan kebijakan teknis pemerintah, sehingga nantinya diharapkan ada perpaduan antara kajian teknis dari pemerintah dengan aspirasi masyarakat. (kmb23)

Bali Post/kmb23

MENYENGAT - Cairan putih berbau menyengat mengalir dari saluran drainase menuju aliran Tukad Mati di dekat Lapangan Gelora Samudra, Kuta, Rabu (22/2) kemarin.

Cairan Berbau Menyengat Cemari Aliran Tukad Mati Mangupura (Bali Post) -

Cairan berwarna putih yang diduga limbah dengan bau menyengat mengalir dari saluran drainase menuju aliran Tukad Mati. Hal ini terlihat di aliran Tukad Mati di sekitar Lapangan Gelora Samudra, Kuta, Rabu (22/2) kemarin. Salah seorang warga, Made Surya, yang melintas di sekitar lokasi mengaku cairan diduga limbah ini mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Kondisi ini tentu sangat mengganggu warga di sekitarnya. Surya meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengecekan dan mengambil tindakan. ‘’Mohon kepada pihak terkait agar melakukan tindakan, baunya sangat menyengat,’’ ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan berjanji akan secepatnya menurunkan tim ke lokasi. Ditegaskan, permasalahan limbah tentu akan menjadi perhatian serius pihaknya. ‘’Untuk masalah limbah, kami akan pantau terus. Ini menjadi prioritas kami,’’ tegasnya. Menurut Eka Merthawan,

pihaknya sudah menyiapkan SOP yang cukup ketat untuk ‘’menjerat’’ para pembuang limbah sembarangan tersebut. Gebrakan ini rencananya mulai direalisasikan Maret mendatang. ‘’Kami sudah siapkan SOP. Mudah-mudahan Maret depan sudah siap,’’ katanya. Untuk menangani masalah pencemaran lingkungan, kata Eka Merthawan, akan difungsikan UU

Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup. Dengan begitu, para pelanggar bisa dikenakan sanksi maksimal Rp 5 miliar serta pecabutan izin lingkungan. ‘’Kami akan kawal penuh itu. Sanksinya sangat berat, tiga bulan kurungan dengan denda Rp 5 miliar plus pencabutan izin lingkungan. Begitu izin lingkungan dicabut, pastinya izin prinsip, izin usaha maupun IMB juga akan hilang,’’ jelasnya. Dalam menindak pelaku pencemaran lingkungan, kata Eka Merthawan, tentunya melewati beberapa tahapan alias tidak

asal menindak. Dalam hal ini, pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan pihak kejaksaan dan kepolisian. Dia menambahkan, pihaknya akan menerapkan sistem penanganan lingkungan seperti yang diterapkan di Batam. Hal itu menjadi model acuan karena sistem pengawasan penanganan lingkungan di Batam merupakan yang terbaik di Indonesia. ‘’Untuk tahun pertama ini, kami akan melakukan pembinaan dulu. Tahun 2018 mendatang, bila masih ada pelanggaran, kami akan langsung memberikan sanksi tegas,’’ tegasnya. (kmb23)

Dewan Badung Apresiasi Kinerja Pansel Sekda

Parwata Harapkan Sekda Terpilih Mampu Kerja Tim

Ketua DPRD Badung Putu Parwata

WAKIL rakyat di DPRD Badung mengapresiasi kinerja Panitia Seleksi (Pansel) yang telah menyelesaikan tahapan pemilihan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung dengan baik. Ketua DPRD Badung Putu Parwata berharap, kandidat yang akan diusulkan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mampu menjalankan tugasnya dengan baik. ‘’Siapa pun natinya yang mengisi kursi Sekda harus betul-betul mampu bekerja tim untuk mewujudkan setiap program bupati, sehingga dapat dinikmati masyarakat

Badung,’’ ujar Putu Parwata, Rabu (22/2) kemarin. Menurut Parwata, posisi JPT Pratama sangat berperan dalam menggerakkan roda pemerintahan. Untuk itu, calon terpilih nantinya diharapkan mampu menjabarkan setiap program bupati yang tertuang dalam visi-misi. ‘’Kami berharap yang menduduki kursi Sekda mampu menjabarkan setiap program yang dicanangkan bupati untuk kesejahteraan rakyat,’’ ucapnya. Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap Sekda terpi-

lih nantinya mampu menjadi menjadi perekat antara eksekutif dan legislatif. Kemudian tentunya yang tak bisa dianggap remeh adalah bagaimana seorang sekda mewujudkan setiap program bupati dengan baik. ‘’Karena itu, pejabat yang terpilih hendaknya benar-benar mumpuni, mengerti persoalan dan solusi yang akan diambil. Tidak hanya duduk di belakang meja tapi juga jemput bola,’’ katanya. Terkait tiga nama pejabat yang diajukan yakni I Wayan Adi Arnawa (Kepala Badan

Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung Kabupaten Badung), I Made Wira Dharmaja (Sekretaris DPRD Badung), dan I Made Sutama (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Badung), kata Putu Parwata, pasti memiliki alasan sendiri sehigga ketiga nama tersebut layak diusulkan. ‘’Siapa pun yang terpilih nantinya, pasti yang terbaik. Hanya seperti apa yang saya sampaikan tadi, harus bisa jadi perekat, dan mampu menjabarkan program-program bupati,’’ tegasnya. (ad1926)

Serap Aspirasi Masyarakat Kelurahan di Badung

Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat Rencana Perubahan Kelurahan Menjadi Desa MUNCULNYA aspirasi masyarakat kelurahan di Badung yang rencananya ingin mengubah status kelurahan menjadi desa, disikapi dengan baik oleh Pemkab Badung. Menyikapi aspirasi masyarakat ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menggelar rapat dengan mengundang tokohtokoh masyarakat di kelurahan yang menjadi tim fasilitasi perubahan kelurahan menjadi desa, termasuk kepala perangkat daerah, camat serta lurah di Puspem Badung, Rabu (22/2) kemarin. Bupati Giri Prasta didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Putu Sridana menyampaikan, dari sisi regulasi, bupati mempunyai kewenangan melakukan perubahan tersebut berdasarkan aspirasi dari masyarakat. ‘’Sebagai Bupati Badung, kalau diminta untuk memilih, saya pilih kelurahan karena menjadi bagian dari kecamatan. Namun, saya mencoba menyerap aspirasi masyarakat setempat. Misalnya ada sebuah kesepakatan, kami akan mempertimbangkan,’’ katanya. Dijelaskan bahwa tatanan mekanisme bila nanti misalkan ditetapkan perubahan kelura-

han menjadi desa, dari Pemkab Badung akan membuat surat kepada Gubernur yang diteruskan ke Kemendagri. Kalau sudah mendapat nomor dari pusat, baru Bupati membuat penetapan kelurahan menjadi desa. Untuk itu, diharapkan tim fasilitasi yang telah terbentuk agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di kelurahan terkait hal ini. Setelah penetapan ini, nanti Bupati akan menunjuk PNS untuk menjabat plt. perbekel. Plt. perbekel ini mempunyai kewenangan memfasilitasi untuk merekrut perangkat desa. Untuk pemilihan perbekel direncanakan setelah perubahan APBD 2017. Bicara mengenai kelurahan dan desa, menurut Giri Prasta, memang lebih bagus adalah desa. Keuntungan menjadi desa, di mana masyarakat desa bisa direkrut untuk menjadi pegawai untuk mengabdi di desanya sendiri. Selain itu, komitmen Bupati untuk mewujudkan desa berdikari di Badung, desa yang mampu berdiri di atas kakinya sendiri dapat terwujud. ‘’Desa berdikari, misalnya ada pembangunan wantilan dilakukan swakelola, tukang dan bahan bangunannya dari

desa tersebut. Kalau hal ini tidak ada, wajib bekerja sama antardesa sehingga perputaran ekonomi di desa jalan,’’ jelasnya. Di desa juga dibangun Bumdes sebagai dapurnya desa yang akan dikolaborasikan dengan LPD sebagai dapurnya desa adat. Sementara terkait dengan sumber dana, desa mendapatkan sumber dana dari pusat, provinsi, pemerintah kabupaten melalui dana penyisihan 10 persen pajak hotel dan restoran, dari pendapatan asli desa, juga bisa mendapat bantuan keuangan umum dan bantuan keuangan khusus dari Bupati. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Putu Sridana memaparkan teknis perubahan kelurahan menjadi desa. Dijelaskan, perubahan status ini dilandasi oleh beberapa dasar hukum. Salah satunya, Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa. Dalam penataan desa, ada pemekaran desa, perubahan status desa menjadi kelurahan, kelurahan menjadi desa, desa menjadi desa adat dan sebagainya. Tujuan penataan kelurahan ini untuk mewujudkan efektivitas penye-

lenggaraan pemerintahan desa, mempercepat kesejahteraan masyarakat, mempercepat kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan daya saing. Syarat-syarat penataan, yaitu mempertimbangkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, adat istiadat, kondisi sosial budaya, kemampuan potensi desa dan kelurahan. Mengenai batas wilayah, sesuai dengan peraturan menteri bahwa kewenangan menentukan batas wilayah, bila atas dasar musyawarah mufakat tidak ada titik temu di masyarakat, bupati mempunyai kewenangan menetapkan perbupnya sesuai bukti hukum sampai saat ditetapkan. Ditambahkan, mekanisme penetapan, pemerintah daerah dapat mengubah status kelurahan menjadi desa berdasarkan prakarsa masyarakat. Prakarsa masyarakat dibahas dan disepakati dalam musyawarah forum komunikasi kelurahan. Hasil musyawarah dituangkan dalam berita acara, dilaporkan oleh lurah kepada bupati. ‘’Nanti ada kajian administratif dan teknis. Hasil kajian dan verifikasi menjadi masukan bagi bupati untuk menyetujui atau menolak usulan peruba-

RAPAT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menggelar rapat dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat di kelurahan yang menjadi tim fasilitasi perubahan kelurahan menjadi desa termasuk kepala perangkat daerah, camat serta lurah di Puspem Badung, Rabu (22/2) kemarin. han status itu,’’ jelasnya. Hasil kajian dan verifikasi persyaratan desa yang akan menjadi desa persiapan, oleh tim dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang menyatakan layak dan tidaknya. Dalam hal bupati menyetujui perubahan status ini, bupati akan membentuk desa persiapan dengan peraturan bupati, akan dibawa ke gubernur untuk mendapat nomor register. Selain itu, bupati juga membuat perda perubahan kelurahan menjadi desa atas persetujuan DPRD. Ranperda

ini juga diajukan ke gubernur untuk mendapat nomor register. Atas dasar nomor register itu mengajukan kepada Mendagri untuk mendapat kode desa. Outcome dari penataan terhadap perubahan status kelurahan menjadi desa, bupati menetapkan dan mengundangkan perda tentang perubahan status kelurahan menjadi desa. Sementara itu, anggota DPRD Badung Anom Gumanti yang menjadi Ketua Tim Fasilitasi Kelurahan Kuta mengatakan, untuk di Kuta dengan se-

luruh tokoh yang ada, pihaknya sepakat dan siap melaksanakan perubahan status kelurahan menjadi desa. ‘’Dengan dinamika dan mobilitas masyarakat di Kuta yang sangat tinggi, kami ingin memiliki otonomi penuh untuk mengatur daerah kami. Bukan semata-mata hanya berorientasi kepada asas manfaat dari dana APBD, APBN dan lainnya. Tapi, kita ingin mewujudkan sebuah peraturan yang berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita di desa,’’ tegasnya. (ad1929)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Pansel Loloskan Tiga Calon Sekda Badung Kompyang R. Swandika: Semua Calon Berkualitas

PANITIA Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Rabu (22/2) kemarin mengumumkan seleksi akhir Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekda/ Eselon II.a). Adalah I Wayan Adi Arnawa (Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung Badung), I Made Wira Dharmaja (Sekretaris DPRD Badung) dan I Made Sutama (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Badung) calon yang dinyatakan lolos dan akan diusulkan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang juga Ketua Panitia Seleksi (Pansel) mengatakan telah melakukan seluruh tahapan lelang jabatan tersebut. Proses lelang mendapat pengawasan Ombudsman RI Perwakilan Bali dan masyarakat luas. ‘’Pada prinsipnya keenam calon lulus, keenamnya baik dan berkualitas. Namun, sesuai panduan, kami harus menyampaikan tiga kepada Komisi ASN di Jakarta, melaporkan ke pejabat berwenang dan pejabat berwenang melaporkan kepada bapak bupati,’’ ujarnya. Menurutnya, Bupati Badung juga akan melaporkan ketiga calon yang telah mengikuti berbagai tahapan, seperti presentasi dan wawancara, rekam jejak, dan hasil assessment kepada Gubernur Bali. ‘’Kami pun hari ini (kemarin) berangkat ke Jakarta untuk melaporkan hasil akhir seleksi ini. Mudah-mudahan rekomendasi dari Jakarta bisa segera didapatkan sebagai dasar bapak bupati menetapkan,’’ kata Kompyang R. Swandika didampingi Tim Pansel Penjaringan Sekda Badung I Ketut Rochineng, Prof. Dr. Wayan Gede Supartha, Drs. Ketut Bugir, M.Si., Drs. I Made Nariana serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Badung I Gede Wijaya. Dijelaskannya, penentuan tiga

calon Sekda Badung dilakukan berdasarkan skor tertinggi. Namun, bukan berarti tiga calon yang tidak lolos seleksi tidak memiliki kualitas. ‘’Pada prinsipnya keenam calon memiliki spirit pengabdian kepada masyarakat Badung. Itu sangat kami hargai. Hanya, karena undang-undang kami harus memilih tiga,’’ terangnya. Untuk itu, dia berharap tiga calon yang tidak terpilih tetap totalitas mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Badung. ‘’Ruang waktu pengabdian tidak terbatas, di mana saja kita bisa berbuat terbaik untuk masyarakat Badung. Kami berdoa memohon kepada Tuhan

Yang Maha Esa agar salah satu dari tiga calon tersebut dapat ditetapkan menjadi sekda terbaik menggantikan Kompyang R. Swandika,’’ ungkapnya. Seperti diketahui, enam pejabat yang mendaftar sebagai calon Sekda Badung adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Made Sutama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan I Wayan Suambara, Kepala Dinas Perikanan I Made Badra, Kepala Dinas Kesehatan I Gede Putra Suteja, Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pesedahan Agung I Wayan Adi Arnawa, dan Sekretaris DPRD I Made Wira Dharmajaya. (ad1930)

teh kotak. Bantuan diserahkan Dandy Pramana Hostiadi, Kabag Kemahasiswaan pada PK III Stikom Bali. Di Songan, bantuan diterima Gede Mangun, wakil para korban tanah longsor di Banjar Bantas, Desa Songan. Sementara bantuan kepada para korban bencana banjir bandang di Yeh Mampeh diterima I Nengah Sukarta, Klian Dinas Yeh Mampeh, Tegal Sari, Batur. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dana yang terkumpul untuk bantuan

ini berasal dari para dosen, staf manajemen, mahasiswa dan masyarakat yang dikumpulkan oleh mahasiswa Stikom Bali. ‘’Ini adalah bentuk kepedulian Stikom Bali dan masyarakat umum lainnya dalam hal menanggapi setiap bencana. Ini sekaligus meningkatkan kesadaran para mahasiswa dan masyarakat untuk peduli terhadap sesama, terutama pada saat ditimpa bencana, seperti saudara-saudari kita di Kintamani ini,’’ kata Dadang Hermawan. (ad1932)

S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

SERAHKAN BANTUAN – Kabag Kemahasiswaan PK III Stikom Bali Dandy Pramana Hostiadi menyerahkan bantuan untuk para korban tanah longsor di Banjar Bantas, Desa Songan, Batur, Kintamani.

Luncurkan Program KILK

BKPM Tambah 18 Kawasan Industri Mangupura (Bali Post) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rabu (22/2) kemarin melakukan peluncuran Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) di Nusa Dua, Badung. Program ini sangat pent-

DPD-RI Bali Beri Penghargaan Dua Desa Adat di Klungkung

Senator Wedakarna Minta Stop Pembongkaran Bangunan Tua

BEBERAPA bulan lalu, usai mengunjungi upacara salah satu warga di Takmung, Klungkung, secara tidak sengaja Senator DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III melihat sebuah bangunan balai banjar yang masih kuno yang dibuat dari kayu-kayu langka di Desa Adat Sidayu Nyuhaya. Senator muda itu merasa terkesima dengan keaslian bangunan klasik yang diperkirakan dibangun pada tahun 1947 atau hampir seusia Republik Indonesia. Wedakarna segera mengirim tim survei ke lokasi tepatnya Desa Adat Sidayu Nyuhaya dan Desa Adat Sidayu Tojan sampai akhirnya mengganjar kelestarian bangunan kuno ini dengan penghargaan atas nama DPD-RI Provinsi Bali khususnya Komite III Bidang Budaya. Acara penganugerahan terhadap dua Bale Banjar Vintage itu dilaksanakan di hadapan ratusan warga Desa Adat Sidayu Nyuhaya dan Desa Adat Sidayu Tojan di wantilan desa. Hadir Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, Camat Klungkung, Perbekel Takmung, bendesa adat serta ratusan STT, PKK dan krama adat. Di hadapan masyarakat desa adat, Gusti Wedakarna menya-

takan rasa keprihatinannya atas maraknya pembongkaran sejumlah bangunan kuno yang bernilai sejarah di Klungkung dan Bali umumnya. Hal ini ia amati karena pemerintah kabupaten dan provinsi tidak maksimal mengawal dan menyosialisasikan UU, salah satunya UU Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010. ‘’Terhadap hal ini, kami tidak bisa menyalahkan rakyat yang belum paham terhadap peraturan dan perundang-undangan. Justru di sini peran negara dan daerah untuk memandu masyarakatnya dalam melestarikan bangunanbangunan kuno peninggalan leluhur, baik itu pura, balai desa, bangunan bekas kerajaan maupun balai banjar. UU mengamanatkan bahwa pemerintah wajib melindungi dan memperhatikan situs cagar budaya, yakni hasil karya manusia yang berusia di atas 50 tahun,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia menyayangkan pembangunan di Bali beberapa dekade terakhir berubah menjadi pragmatis, mengedepankan pendekatan arsitektur modern ditambah regulasi dan pendekatan hibah yang mau tidak mau mengubah landscape dan mengganti total desain bangunan. ‘’Salah satu ciri bangsa yang beradab dan pemerintahan yang pintar adalah memiliki wa-

wasan tentang heritage. Itu tidak saya lihat di Bali. Penghancuran benda-benda yang sebenarnya bisa dikategorikan sebagai cagar budaya terjadi secara masif. Bantuan pemerintah mengharuskan bangunan lama dibongkar serta semua pembangunan pura dan gedung wajib memakai konsultan dan kontraktor. Hilanglah taksu Bali karena benda-benda yang dibuat oleh leluhur kita sudah tergantikan,’’ katanya. Dalam pandangannya, sah-sah saja renovasi dilakukan, dengan syarat tidak mengubah bentuk asli, tidak menggunakan bahan yang berbeda dari nilai sejarah dan yang paling penting ada pendampingan dari badan arkeologi, dan para ahli. ‘’Ini yang kurang di Bali, protap dan pedomannya. Saya sangat menyesalkan,’’ tegas mantan akademisi Universitas Mahendradatta Bali ini. Menurutnya, ke depannya harus ada kepemimpinan kuat jika ingin cagar budaya di Bali bertahan, salah satunya lewat proteksi by system. ‘’Mari mulai hari ini stop pembongkaran pura, balai desa dan balai banjar kuno demi mewujudkan Bali sebagai Pulau Pusaka. Jangan nilai kemewahan duniawi untuk mengukur tempat leluhur,’’ sebut Gusti Wedakarna. (ad1933)

HASIL SELEKSI - Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah Kabupaten Badung mengumumkan seleksi akhir Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Sekda/Eselon II.a), Rabu (22/2) kemarin.

Stikom Bali Peduli, Berikan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Kintamani

STMIK Stikom Bali menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang lima desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, yakni Songan, Yeh Mampeh, Awan, Subayu dan Sukawana. Rabu (22/2) kemarin, sedikitnya 30 mahasiswa dan dosen Stikom Bali mengunjungi para korban di Desa Songan dan Yeh Mampeh sekaligus menyerahkan bantuan uang Rp 33 juta lebih, beras, pakaian, mi instan dan

Kamis Wage, 23 Februari 2017

ing dari sisi dampak langsung maupun tidak langsung sebagai simbolisme dari revolusi mental yang diharapkan. Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, KILK sebe-

Bali Post/kmb 23

PELUNCURAN - Suasana peluncuran program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) di Nusa Dua.

lumya sudah diluncurkan oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada awal Februari 2016. Sejak itu program ini sudah dimanfaatkan oleh 83 proyek dengan investasi lebih dari Rp 120 triliun. Proyek tersebut menggunakan lahan seluas 1.126 hektar. ‘’Waktu itu masih mencakup 14 kawasan industri. Saat ini bertambah 18, sehingga menjadi 32 kawasan industri. Kini cakupan KILK 13.516 hektar yang tersebar di 10 provinsi dan 16 kabupaten/ kota,’’ ucapnya. KILK cukup penting sebagai suatu instrumen untuk meningkatkann daya saing guna mengejar ketertinggalan dari negara lainnya. ‘’Klik ini suatu terobosan yang luar biasa untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain,’’ kata Thomas Lembong. Pada acara peluncuran dilakukan penandatanganan MoU dengan Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Riau, Gubernur DKI Jakarta, Bupati Purwakarta, Bupati Demak, Bupati Tuban, Bupati Gresik, Wali Kota Balikpapan dan Wali Kota Dumai. (kmb23)

SERAHKAN PENGHARGAAN - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama bendesa adat dan Pemkab Klungkung menyerahkan penghargaan untuk balai banjar kuno dan rumah kuno milik warga Takmung.

Bali Indobuildtech Expo Ke-8

Kembangkan Sektor Properti Berwawasan Lingkungan Hijau DALAM kondisi ekonomi dunia masih lesu, sektor properti dan infrastruktur tetap melaju. Di kawasan Indonesia Timur, termasuk Bali, sedang dikembangkan sektor properti dan infrastruktur berwawasan lingkungan hijau. Hal itu disampaikan Dirut PT Debindo Mitra Tama, Dadan M. Kushendarman, saat pembukaan Bali Indobuildtech Expo ke-8 di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar Selatan, Rabu (22/2) kemarin. Pameran yang akan berlangsung hingga 26 Februari tersebut menjadi ajang pertemuan para pelaku industri bahan bangunan dan teknologi di Bali serta Nusa Tenggara. ‘’Produk-produk yang dipamerkan bertaraf internasional. Oleh karena itu, event ini kami harapkan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh profesional dan industri. Tujuannya dalam rangka menggairahkan sektor industri properti dan infrastruktur di kawasan Indonesia Timur berwawasan lingkungan hijau,’’ ujarnya. Bali Indobuildtech Expo ke-8 merupakan pengembangan pameran bahan bangunan yang diselenggarakan secara reguler oleh Debindo ITE di Jakarta, Surabaya dan Badung. Pameran ini bertujuan memberikan informasi komprehensif terkait perkembangan industri dan teknologi bahan bangunan terkini kepada masyarakat dalam dan luar negeri. Di samping itu, membuka wawasan cakrawala pelaku industri konstruksi muda seperti mahasiswa, akademisi dan desainer muda terhadap bahan bangunan dengan teknologi terbarunya.

‘’Kegiatan ini rutin kami lakukan tiap tahun dan respons masyarakat Bali sangat baik. Atas dasar itulah kami mampu mengadakan pameran kedelapan di Bali. Apalagi geliat konstruksi dan properti di Bali terus berkembang,’’ kata Dadan. Ia mengaku senang karena peserta pameran semangat dan jumlahnya terus bertambah. Expo diikuti 52 perusahaan pabrikan dan distributor bahan bangunan yang memasarkan berbagai produk dengan brand ternama antara lain paint, door & window, water heater, roofing, laseer cutting, furniture, bathroom & sanitary ware, water proofing, flooring, chemicals, water tank,

upvc dan glass. ‘’Mungkin ke depan kami selenggarakan di Nusa Dua, disenergikan dengan kegiatan konferensi. Misalnya di BNDCC,’’ ungkapnya. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali I Kadek Pranajaya di sela-sela acara pembukaan mengaku sangat senang dan mendukung. Apalagi produkproduknya berbasis teknologi ramah lingkungan. ‘’Kalau dari sisi arsitek, kami akan selalu melihat update-nya. Bagaimana ke depan proses pembangunan konstruksi bisa cepat, bahan mudah didapat dan simpel. Nantinya bisa dikombinasikan dengan produk asli Bali. Sekarang yang dibutuhkan kecepatan,’’ jelasnya. (bns1)

Bali Post/kmb36

EXPO - Pembukaan Bali Indobuildtech Expo ke-8 di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar Selatan.

Denpasar Expo di Taman Kota Lumintang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan Denpasar (Bali Post) Serangkaian Pameran Inovasi Pelayanan Publik memeriahkan HUT ke-229 Kota Denpasar yang diadakan di kawasan Taman Kota Lumintang, sejumlah arus lalu lintas (lalin) di kawasan Lumintang dialihkan. Pameran akan digelar 27 Februari sampai 3 Maret 2017. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Pemkot Denpasar Dewa Made Agung didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dewa Gede Rai mengatakan arus lalin di kawasan Lumintang dialihkan mulai Jumat (24/2) . ‘’Hal tersebut guna memperlancar ajang rutinitas tahunan Pemkot Denpasar,’’ katanya.

Pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di satu titik ruas jalan. Jalan Mulawarman ditutup total mulai 24 Februari hingga 3 Maret mendatang. Bagi pengendara kendaraan bermotor dari arah Gatot Subroto Timur menuju Jalan Ahmad Yani yang melewati Jalan Mulawarman bisa melalui Jalan Majapahit, Daha atau Mulawarman. Pengendara dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Mulawarman sebelah utara hanya diperbolehkan bagi penduduk setempat. Menurut Dewa Agung, penutupan dan pengalihan arus jalan dilakukan agar warga masyarakat dapat mencari jalan alternatif.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Ditambahkannya, pameran inovasi pelayanan publik atau yang dikenal dengan Denpasar Expo rutin dilaksanakan setiap menyambut HUT Kota Denpasar. Melalui pameran ini masyarakat dapat mengetahui bagaimana perkembangan pelayanan publik yang telah dilakukan Pemkot Denpasar. ‘’Demi kenyamanan masyarakat serta terlaksananya kegiatan dengan baik, kami berharap masyarakat mematuhi serta ikut serta mendukung kegiatan ini,’’ ujar Dewa Agung. Selama pamerang berlangsung, masyarakat akan dihibur Lolot Band, Raka Sidan dan Bondres Celekonting Mas. (kmb12)


daerah

Kamis Wage, 23 Februari 2017

5

Baru 126 Koperasi di Tabanan Gelar RAT Tabanan (Bali Post) Hingga pertengahan Februari ini, baru 126 dari 569 koperasi di Kabupaten Tabanan telah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Jumlah ini belum mencapai setengah dari total koperasi yang ada di Tabanan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Rabu (22/2) kemarin, mengakui jumlah koperasi yang sudah melaksanakan RAT di Tabanan belum mencapai setengahnya. Padahal setiap setahun sekali sesuai ketentuan yang ada, koperasi harus melakukan RAT. Pelaksanaan RAT untuk jenis koperasi primer dilakukan dalam periode Januari-Maret, sedangkan jenis koperasi sekunder batas akhirnya Juni. Terkait ketentuan tersebut, sejak awal Diskop dan UKM Tabanan sudah memberi-

kan imbauan dalam bentuk surat ke seluruh koperasi. Ini bertujuan mengingatkan agar koperasi menyelenggarakan RAT tepat waktu pada 2017. Koperasi yang tidak mengadakan RAT sebelum batas waktu yang ditentukan rencananya dilakukan pendekatan dan menanyakan kendala apa yang dihadapi. ‘’Jika memang ada masalah tentu akan didampingi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,’’ ujarnya. Bagi koperasi yang tetap tidak melakukan RAT sesuai ketentuan dan batas waktu yang ditetapkan, bakal diberikan teguran. Apabila ada koperasi yang sampai dua kali (dua tahun) tidak melaksanakan RAT, pihak Diskop dan UKM akan memasukkan koperasi bersangkutan dalam status tidak aktif. (kmb24)

Tiga Pelaku Perampasan HP Dibekuk Banyuwangi (Bali Post) Nahas menimpa dua anak baru gede (ABG), Pangestu Bayu Raharjo dan Okky Gautama Fahrozi, asal Mojopanggung, Banyuwangi. Keduanya menjadi korban perampasan saat nongkrong di GOR Tawangalun, Banyuwangi, Selasa (21/2) malam. Polisi yang bergerak cepat berhasil menciduk tiga pelaku beberapa jam setelah beraksi. Ketiga pelaku masing-masing FUD (21), MIH (16) dan RL (17). Seluruhnya tinggal di Jalan Ikan Cakalang, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi. ‘’Para pelaku kami bekuk di tengah jalan usai beraksi,’’ kata Kapolsek Giri AKP Jodana Gunadi, Rabu (22/2) kemarin. Kapolsek menambahkan,

penangkapan para pelaku berawal dari laporan korban. Malam itu kedua korban mengendarai motor menikmati udara malam di seputaran GOR. Tidak berselang lama, datang pelaku menggunakan motor. Mereka mengajak korban mencari tempat sepi, lalu dikeroyok hingga memar. Karena kalah banyak, korban tidak berkutik. Pelaku kemudian merampas HP milik korban dan langsung kabur. Korban yang kesakitan bergegas pulang dan mengadu ke kerabatnya. Tidak terima dengan kejadian itu, kerabat korban melapor ke Polsek Giri. ‘’Berbekal laporan korban, kami buru pelaku dan akhirnya tertangkap,’’ tegas Kapolsek. Ketiganya langsung dibawa petugas menuju Mapolsek

Giri untuk menjalani pemeriksaan. Karena cukup bukti, ketiganya langsung ditetapkan sebagai tersangka. Dari pelaku, polisi mengamankan HP milik korban dan dua sepeda motor yang digunakan beraksi. ‘’Kasus ini murni kejahatan karena pelaku dan korban tidak saling kenal. Ulah mereka juga terbilang mencemaskan,’’ jelas Gunadi. Parahnya, dua dari ketiga pelaku masih di bawah umur. Untuk pengembangan penyidikan, Polsek akan meminta bantuan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember untuk mendampingi pelaku. Terkait kejadian ini, Polsek menambah jadwal razia di sekitar GOR yang memang cukup rawan, sepi dan jalannya mulus. (kmb30)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Petugas menunjukkan penyu langka yang diamankan di Taman Inspirasi Mertasari, Sanur.

Taman Inspirasi Digeledah, Empat Penyu Diamankan Denpasar (Bali Post) Anggota Reskrim Polresta Denpasar, Senin (20/2) lalu menggeledah Taman Inspirasi Mertasari di Pantai Mertasari, Sanur. Hasilnya, tiga penyu hijau dan satu penyu sisik diamankan. Terkait kasus itu, polisi mendalami pemeriksaan terhadap pemilik Taman Inspirasi Mertasari berinisial WD. Diminta konfirmasinya, Rabu (22/2) kemarin, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard menga-

takan awalnya pihaknya mendapat informasi bahwa di Taman Inspirasi Mertasari ada atraksi penyu. Berbekal

informasi itu, tim Unit 4 Satuan Reskrim Polresta melakukan penyelidikan. Ternyata benar di sana ditemukan empat ekor penyu dan langsung diamankan. Keempat penyu tersebut kemudian dititipkan di Turtle Concervation and Education Centre (Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu). ‘’Pelaku mempertontonkan penyu di

Taman Inspirasi Mertasari dan mendapatkan bayaran, namun tidak memiliki izin. Jelas ini ilegal dan satwa itu dilindungi,’’ tegas Reinhard. Hasil pemeriksaan karyawan taman tersebut, atraksi penyu langka itu berlangsung sejak tiga bulan lalu. ‘’Secepatnya akan kami lakukan gelar perkara terkait kasus ini,’’ jelasnya. (kmb36)

SPDP Kasus Izin Kondotel Masuk Kejati Bali

Bali Post/kmb30

TANPA HELM - Pelajar di Kota Banyuwangi nekat membawa motor tanpa helm, belum lama ini.

Polisi akan Sita Motor Pelajar SMP Banyuwangi (Bali Post) Gerakan larangan pelajar membawa motor mulai digencarkan di Kabupaten Banyuwangi. Siswa yang kedapatan membawa motor akan disita oleh polisi. Sanksi penyitaan dilakukan tiga hari. Sebaliknya, pelajar khususnya SMP diarahkan membawa sepeda gayung ke sekolah. Larangan penggunaan motor ke sekolah ini digulirkan di Kecamatan Srono, Rabu (22/2) kemarin. Kapolsek Srono AKP Mulyono menjelaskan, larangan pelajar membawa motor untuk menekan angka kecelakaan anak di bawah umur. Larangan diberlakukan mulai Februari ini. ‘’Jadi, bagi pelajar yang kedapatan membawa motor, motornya akan kami amankan di Pol-

sek selama tiga hari. Itu di luar sanksi pelanggaran lalu lintas,’’ ujar Kapolsek usai deklarasi Gaspol (Gerakan Anak Sekolah Pakai Onthel). Sanksi disiplin bagi pelajar ini diterapkan pihak sekolah bersama komite dan disaksikan aparat kepolisian. Tujuannya, agar pelajar SMP tertib berlalu lintas, karena seusia mereka menurut Undang-undang Lalu Lintas belum boleh mengurus SIM dan belum layak membawa kendaraan sendiri. Penerapan sanksi ini disampaikan kepada para orangtua dan siswa. Mereka diberi arahan khusus oleh pihak sekolah serta komite mengenai pentingnya program ini. ‘’Pascadeklarasi aturan itu akan berlaku. Ketika ada pelajar yang melang-

gar, sanksi akan diterapkan. Proses pengambilannya tentu setelah tiga hari dan melibatkan orangtua dan pihak sekolah yang bersangkutan,’’ sambung Mulyono. Menurut Kapolsek, larangan ini akan terus menyasar seluruh SMP. Pihaknya menerapkan aturan itu di sekolah masing-masing. ‘’Sementara ini masih tingkat SMP sederajat. Nanti Gaspol akan kami galang juga di tingkat SMA,’’ tambahnya. Gaspol merupakan kebijakan Pemkab Banyuwangi. Aparat kepolisian menjadi pendukung pengembangan kebijakan tersebut. Data dari Satlantas Polres Banyuwangi, kasus kecelakaan banyak melibatkan anak usia dini, rata-rata pelajar tingkat SMP. (kmb30)

Denpasar (Bali Post) – Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan jual-beli izin kondotel di Kuta Selatan yang menyeret nama tokoh wakil rakyat di Kabupaten Badung sudah masuk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Bahkan, dua jaksa senior di Pidsus Kejati Bali telah ditunjuk dalam kasus ini. Aspidsus Kejati Bali Polin O. Sitanggang bersama Kasi Penuntutan Wayan Suardi ditemui Rabu (22/2) kemarin, membenarkan sudah menerima SPDP. Namun, berkasnya sampai saat ini belum sampai di tangan penyidik. Jika sampai 30 hari sejak SPDP berkas belum dikirim, penyidik Pidsus Kejati Bali akan mengirimkan surat ke penyidik

kepolisian untuk menanyakan berkas tersebut. Dikatakannya, dalam SPDP Umum yang sudah dikirim memang belum menerangkan tersangka dalam kasus ini. Akan tetapi dari kronologi kasus, dua alat bukti dinilai sudah cukup untuk menaikkan kasus ini menjadi penyidikan. ‘’Kami belum bisa komentar banyak soal kasus ini karena baru menerima SPDP. Sementara berkasnya belum kami terima dari Krimsus Polda Bali,’’ ucap jaksa bertubuh tambun itu. Pimpinan pidsus sudah menunjuk dua jaksa senior. Mereka adalah Wayan Suardi dan Dr. Akmal Kodrat. Kasus ini terjadi sekitar tahun 2014 lalu. Saat itu

sebuah perusahaan properti berencana membangun kondotel di wilayah Kuta Selatan, Badung. Direktur perusahaan berinisial CR kemudian bertemu dengan petinggi DPRD di Badung. Pertemuan tersebut membahas keinginan perusahaan yang berencana mencari izin prinsip untuk pembangunan kondotel. Oknum dewan itu diduga menyatakan kesiapannya membantu, sehingga pihak perusahaan dikabarkan memberikan uang untuk mengurus izin. Total uang yang diserahkan untuk mengurus izin prinsip tersebut konon mencapai Rp 3,3 miliar. Izin pun keluar, namun Polda Bali menerima surat kaleng dugaan adanya jual-beli izin. (kmb37)

Pulau Tabuhan Diincar Investor Asing

Banyuwangi (Bali Post) Keindahan objek wisata di Kabupaten Banyuwangi belakangan mulai diincar investor asing. Yang terbaru, Pulau Tabuhan di utara Banyuwangi ditawar pemodal luar negeri. Pemkab Banyuwangi menyambut baik niat investor tersebut, namun dengan sistem sewa. Rencananya, pulau seluas 4 hektar dengan keindahan terumbu karang, biota laut dan laut biru itu akan dijadikan objek wisata khusus bagi turis asing. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan pihaknya terbuka dengan investor asing yang ingin

mengelola Pulau Tabuhan. Ia berharap setelah dikelola investor asing, Pulau Tabuhan bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih besar. Harga sewanya sudah ada appraisal alias berdasarkan analisis nilai ekonomis investasi. ‘’Tetapi kami lihat dulu kondisinya. Apa investasi yang akan ditanam dan harga sewa mengikuti. Setelah itu baru dihitung. Biar sama-sama menguntungkan,’’ katanya usai sidak di Vila Wisata Using, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Rabu (22/2) kemarin. Kepala Badan Pengelola

Keuangan dan Aset Daerah Banyuwangi Samsudin menjabarkan jangka waktu minimal sewa Pulau Tabuhan selama lima tahun. Pemkab akan secara matang menghitung berdasarkan hasil analisis terhadap fakta-fakta yang objektif dan relevan menggunakan metode, parameter dan prinsip-prinsip penilaian yang berlaku. Setelah ada kesepakatan appraisal dengan investor, Pemkab Banyuwangi akan menyesuaikan nilai investasi dengan nilai titik impas atau break event point (BEP). Investor berhak menanam investasi, tetapi aset Pulau

Tabuhan tetap milik Pemkab Banyuwangi. Jika kesepakatan sewa selesai, bangunan akan menjadi milik pemkab. ‘’Jadi, sewa paling tidak lima tahun. Program ini nanti masuk kebijakan ekonomi Pemkab Banyuwangi,’’ ungkapnya. Pulau Tabuhan belakangan memang banyak disinggahi wisatawan asing dan domestik. Pulau tidak berpenghuni ini letaknya strategis, dekat dengan Pulau Menjangan, Bali. Dari Banyuwangi, bisa ditempuh menggunakan perahu sekitar 30 menit. Pasirnya putih dan ombaknya tenang. (kmb30)

Pengedar Pil Koplo Sembunyikan Barang Bukti di Dapur

Banyuwangi (Bali Post) Peredaran obat daftar G di Kabupaten Banyuwangi Selatan kian tidak terkendali. Aparat Polsek Genteng menggerebek rumah pengedar pil koplo di Dusun Waduh Dolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Senin (20/2) malam lalu. Polisi menemukan 221 butir pil koplo jenis trihexyphenidil. Barang bukti itu disembunyikan pelaku Wahyu Trisna Saputra (26) di dapur rumahnya. Aksi ini untuk mengelabuhi petugas. ‘’Saat kami gerebek pelaku sempat berkelit. Akhirnya kami geledah dan ditemukan barang bukti di dapur,’’ kata Kapolsek Genteng Kompol Sumartono, Selasa (21/2) pagi. Barang bukti itu disimpan di kotak bekas roti biskuit. Total ada 23 klip siap edar. ‘’Barang yang kami sita sudah siap edar. Mayoritas tiap plastik klip berisi sepuluh butir. Memang ada beberapa bungkus klip yang isinya kurang dari itu,’’ jelasnya. Pelaku melayani pembeli secara sembuyi-

sembunyi. Karena itu, barang bukti disembunyikan di dapur. ‘’Modus seperti itu sudah kami pahami. Makanya saat melihat ada bekas kotak biscuit, kami langsung curiga dan memeriksanya,’’ ujar Sumartono. Satu paket klip isi 10 butir pil trek dibanderol Rp 25.000. Berarti per butir pil yang seharusnya menggunakan resep dokter ini dihargai Rp 2.500. Pangsa pasar yang dibidik pelaku adalah kalangan pelajar. ‘’Ini yang membuat kami cemas. Kalau pelajar sudah dirasuki pil jenis ini bisa berbahaya. Masa depannya bisa hancur, keluarganya menjadi kelimpungan,’’ papar Kapolsek. Penangkapan pil koplo ini menambah daftar panjang kasus yang diungkap Polsek Genteng. Minggu lalu, rumah kos di Jalan Muria, Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, digerebek. Sebanyak 1.179 butir obat daftar G diamankan. Pemiliknya Ahmad Fatoni (23) asal Palangan, Kalimantan Selatan, ikut diamankan. (kmb30)

INVESTOR - Pulau Tabuhan di utara Banyuwangi menarik investor luar negeri untuk mengelolanya.

Bali Post/kmb30


OPINI

6

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memberdayakan UKM sebagai Kekuatan Ekonomi KETIKA memasuki Tahun Baru 2017, banyak kalangan pengusaha pariwisata Bali merasa pesimis bahwa roda usaha mereka akan kencang larinya di Tahun Ayam Api ini. Banyak alasan yang dikemukakan. Salah satunya adalah semakin banyaknya pesaing di tingkat internal dan tentu saja pesaing di eksterrnal dengan berbagai fenomena globalnya. Kalau bicara efek global tentu semua pihak akan kena. Tidak Indonesia atau Bali saja. Semua akan terkena imbas. Nah, bagaimana kalau internal? Mengambil contoh usaha di sektor pariwisata, bagi Bali memang sangatlah representatif. Tidak ada usaha lain selaian sektor tersebut yang layak untuk diperbincangkan. Karena sebagai daerah pariwisata, tentu hal inilah yang dominan. Tidak ada pabrik. Kalaupun ada itu hanyalah skala kecil dan masih ada kaitannya dengan core business yakni pariwisata. Apakah kondisi internal akan cukup membantu? Adakah second wind yang akan menambah laju kencang roda ekonomi Bali tahun ini? Kita berharap tentu ada. Mesti optimis menghadapi kondisi lesu saat ini. Sebagian besar pengusaha berharap ada sentuhan kebijakan pemerintah untuk setidaknya membuat nyaman. Beberapa pengusaha yang tergabung di dalam Kadin Bali mengungkapkan bagaimana situasi usaha di Bali saat ini sudah sangat penuh sesak. Ketika pemodal besar datang dari luar, kalau hal ini dibiarkan tidak diatur, maka pengusaha lokal akan terus terpinggirkan. Nama-nama besar pengusaha lokal yang dulu sangat berkibar satu per satu akan bertumbangan. Fakta serta sejarah telah menunjukkan hal itu. Hal ini sudah tidak bisa dibantah. Satu yang sempat menjadi polemik beberapa waktu lalu dan mungkin sampai saat ini adalah perlunya pemerintah melakukan kebijakan moratorium. Hal ini mengacu bagaimana banyaknya usaha pariwisata serupa di berbagai sudut Pulau Bali. Hal ini akan menimbulkan persaingan tidak sehat. Permintaan serta penawaran sedemikian tidak imbang, sehingga mengganggu iklim usaha. Tidak tegasnya pemerintah juga diimbangi kalangan pengusaha yang masih beranggapan bahwa tiadanya investasi untuk sementara akan lebih berbahaya. Saat ini, berbagai proyek besar akan dirancang serta tinggal menunggu lampu hijau. Terutama dari investor, karena pemerintah sudah memberikan jalan. Pertama soal pembangunan bandara di Bali Utara dan proyek reklamasi Teluk Benoa yang masih dalam polemik. Juga berbagai proyek pembangunan fasilitas pariwisata yang sudah akan dan sudah berjalan. Belum lagi yang masih proses mengajukan dan yang sudah mengantongi izin. Bayangkan bagaimana hiruk-pikuknya Bali suatu saat nanti. Nah, di mana peran UMKM? Di sinilah pemerintah dan kalangan terkait untuk tetap memberikan perhatian lebih. Mereka ini terbukti tangguh tak gentar dengan resesi serta hantaman gelombang krisis. Cuma, mereka banyak kurangnya. Baik sisi modal, manajemen, serta pemasaran. Namun, di balik semakin menggeliatnya usahawan muda saat ini sudah sepatutnyalah harapan besar akan memunculkan pengusaha tangguh lokal dari kalangan ini. Mereka mesti dibantu dan diarahkan. Kreativitas serta inovasi sejauh ini dapat kita lihat cukup bagus. Tunas muda usahawan bertalenta ini mesti diasah terus. Semoga mereka bisa mengembalikan nama besar pengusaha lokal pada zaman dulu.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Jalan ’’Shock Therapy’’ Keluhan berganti keluhan telah terlontar dari banyak orang untuk jalan di sebelah barat Banjar Silayukti, Kerobokan sampai di simpang empat Pipitan Canggu, Kuta Utara, Badung. Keluhan tersebut setiap hari terlontar dari bibir pengendara sepeda motor maupun pengemudi kendaraan roda empat yang melintasi jalan tersebut. Hal ini sudah berlangsung tahunan. Jalan tersebut setelah dibongkar untuk penanaman pipa jumbo saluran air diaspal kembali seadanya. Dengan kata lain, aspalnya sangat tidak berkualitas. Kini, jalan tersebut berlubang-lubang alias tidak rata. Oleh karena itu, jalan tersebut lebih tepat disebut jalan shock therapy. Jalan shock therapy tersebut sudah berulang tahun. Jalan shock therapy tersebut berada di wilayah Pemkab Badung. Lebih banyak warga Badung yang menikmati indahnya ‘’berayun-ayun’’ berkendara jika melewati jalan tersebut. Salah-salah bisa terjatuh atau bertabrakan dengan kendaraan berlawanan arah karena semua mencari jalan yang rata atau yang lebih layak untuk dilalui si roda kendaraan. Pemkab Badung pernah beralasan jalan tersebut adalah jalan provinsi. Maka, yang bertanggung jawab adalah pihak provinsi. Saya mohon rasa simpati eksekutif dan legislatif atas keluhan warganya. Mohon layani masyarakat lebih baik agar kepercayaan masyarakat terhadap wakilnya tidak luntur. Kami masyarakat mohon penjelasan dan mohon tangani jalan yang rusak ini. Ketut Werta Babakan, Canggu, Kuta Urara

Optimisme Perekonomian Bali 2017 Berbicara perekonomian Bali ke depan tidak bisa dilepaskan dari percaturan dan perkembangan dunia politik, sosial dan budayanya. Pertumbuhan ekonomi Bali sampai dengan akhir tahun 2016 menunjukkan kinerja pertumbuhan yang melambat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan angka pencapaian 5,1% dari target 6,1% antara lain karena melambatnya perekonomian negara-negara adidaya serta perkembangan sosial politik global di tengah kekhawatiran kebijakan pemerintah AS pascaterpilihnya Donald Trump yang penuh dengan kontroversi. Pelambatan pertumbuhan ekonomi Bali tersebut juga dirasakan keropos karena kualitas dan basisnya kurang produktif, tercermin dari kualitas pertumbuhan ekonominya mayoritas masih digerakkan oleh sektor konsumsi.

Oleh Viraguna Bagoes Oka redit perbankan Bali yang jumlahnya mencapai Rp 85 triliun dengan LDR 80-85% didominasi oleh kredit konsumsi sebesar 70% (idealnya kredit produktif minimal 70% dan konsumsi 30%). Selain itu, persoalan kemiskinan, pendidikan dan lapangan kerja serta jurang kesenjangan ekonomi dirasakan semakin menganga, hal ini tercermin dengan meningkatnya koefisien gini rasio Bali 2016 menunjukkan angka 0,42 dibandingkan dengan gini rasio dari tahun 2015 yang berada di kisaran 0,40. Hal ini bisa terjadi antara lain karena rentannya peran kepemimpinan daerah yang sarat beban dan tersandera oleh berbagai pengaruh sistem perpolitikan, sosial, budaya lokal dan sentralistisnya pengaruh kebijakan pusat di tengah era otonomi daerah yang setengah hati. Selain itu, peran vital dari eksekutif, legislatif dan yudikatif di tingkat daerah yang belum sepenuhnya mampu mengemban fungsi strategisnya dalam mengelola dan mengawal Bali, sebagai satu-satunya provinsi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, Bali yang memiliki keunikan dan kekhususan yang

telah diakui dunia dengan taksu budaya dan adat istiadatnya yang berbasis “THK dan kearifan lokal”-nya . Orientasi program pembangunan Bali kita selama ini lebih mengarah kepada pembangunan proyek semata sebagaimana yang telah kita saksikan hingga kini. Oleh karena itu, dalam konteks pengembangan Bali sebagai sebuah visi yang berkelanjutan sebaiknya kita menggunakan terminologi pengembangan untuk definisi development dan bukan pembangunan seperti masa yang sudah-sudah guna menekankan pada makna pengembangan yang mencakup proses komprehensif kegiatan-kegiatan lembut meliputi cara pandang (mindset), pola piker (brainware), software (pemikiran pemikiran, sistem-sistem yang diciptakan), kemudian baru pelaksanaan-pelaksanaannya, interaksi (humanware) manusianya dan terakhir hardware atau aspek fisik materialnya. Hal ini perlu ditekankan dari awal, oleh karena pemahaman yang salah dapat menghasilkan implementasi dan hasil akhir yang meleset, salah pola atau malah bisa-bisa tidak berfungsi. Bila kita amati negeri tetangga Malaysia yang kini mencapai pengembangan perekonomian dan industri pariwisatanya yang

lebih kokoh dan terpadu. Hal ini disebabkan pendekatan mereka dalam pengembangan industri pariwisata dan sektor ekonominya yang terpadu dan saling terkait dari hulu sampai ke hilir secara bertahap hingga 2020. Sementara pengembangan (dulu pembangunan) Bali lebih berorientasikan kepada proyek yang merespons kehendak dan kebutuhan investor maupun lembaga pembiayaan asing maupun proyek pertise yang ditentukan penguasa pusat. Contoh: Proyek Reklamasi Serangan yang telah merusak ekosistem alam yang terbengkalai, Proyek GWK yang tetap tidak tuntas hingga saat ini, proyek perluasan Bandara Ngurah Rai dan pembuatan jalan tol Nusa Dua dengan kedok keperluan KTT ASEAN 2013, yang belakangan disinyalir sangat erat kaitannya dalam memuluskan proyek reklamasi Teluk Benoa yang kontroversial itu, tanpa mengindahkan pemikiran holistik sistemik yang terintegrasi dalam keharmonisan lingkungan, keseimbangn interaksi manusia dan keseimbangan dinamis spiritual dalam bingkai THK. Prospek Perekonomian Bali 2017 Pertumbuhan ekonomi Bali sepanjang tahun 2017 diperki-

rakan masih akan terus berlanjut mengalami pelambatan pada kisaran 5,1%-5,3% (yoy) sedikit di atas nasional yang berada pada perkiraan kisaran 4,9%-5,1%. Sisi penawaran yan masih didorong oleh sektor PHR dengan prospek industri pariwisata yang perkirakan pada tahun 2017 ini diperkirakan masih tetap stagnan ditambah dengan kondisi perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian pascaterpilih dan dilantiknya Presiden Donald Trump tanggal 20 Januari 2017 yang kebijakannya dikhawatirkan akan kontroversial sesuai program kampanyenya yang akan lebih fokus memproteksi ekonomi dalam negerinya. Sementara di sisi permintaan masih didorong dominasi konsumsi dan investasi spekulatif. Di lain pihak ekspor dan impor akan masih terus bergejolak oleh ancaman gejolak ekspor Bali dan impor perdagangan luar negeri akibat ketidakpastian ekonomi global. Selain itu kebijakan pemerintah Bali dalam agresivitas peningkatan target pajak, kenaikan harga BBM dan TDL tahun 2017 ini dikhawatirkan memengaruhi biaya produksi perekonomian Bali. Tantangan Bali ke Depan Bali dengan keunggulan warisan holistik agama, adat istiadat, sosial budaya dan keindahan alamnya telah memberikan getaran nilai taksu Bali yang tiada duanya di dunia. Akibatnya Bali semakin digandrungi wisman/wisdom dan telah menjadikan Bali sebagai pilihan utamanya dalam berwisata yang semakin berkembang pesat belakangan ini (tidak hanya wisata seni budaya dan alam, tapi telah bergeser pesat ke wisata spiritual, wellness/spa, wisata kuliner, MICE, pre wedding, life style/ rekreasi dan sebagainya), sehingga Bali diberikan julukan tidak hanya sebagai: Paradise of Bali, Island of Thousands Temple, tapi juga dengan sebutan “Bali yang Tak Ada Matinya”. Tetapi bagaimana

Bali menyikapi situasi ini? Sangat disayangkan Bali kurang disiplin dan tidak mampu/tidak komit serta tidak konsisten secara nyata dalam wadah keterpaduan mengawal dan mengelola Bali dengan nilai-nilai perilaku serta kebijakan strategis prinsipil yang berbasis kepada nilai-nilai dasar spiritual Bali yang belakangan ini dirasakan sudah mulai terabaikan oleh masyarakatnya seperti Catur Purusa Artha, Tri Hita Karana dan Karma Pala, dan sebagainya. Sehingga Bali ke depan akan menghadapi ancaman yang lebih mengkhawatirkan dan kontra produktif di tengah situasi: politik kekuasaan dan perilaku koruptif yang semakin menonjol dan pemimpin yang kerap tersandera oleh berbagai kepentingan pragmatis kelompok, golongan atau partai. Selain itu, agama dan nilai budaya Bali yang sakral yang cenderung terbuka dan sangat welcome dengan perkembangan zaman, namun sayang tidak dibarengi dengan filter/saringan kebijakan dan aturan serta penegakan hukum yang memadai dalam kesatuan koordinasi cara pandang, pola pikir dan perilaku legislatif, eksekutif dan yudikatif di tingkat provinsi/pemda/pemkot yang “mumpuni dan berketeladanan” sehingga dapat berakibat terancamnya nilai-nilai kearifan lokal Bali serta kepatutan toleransi yang kebablasan. Kearifan lokal sebagai pangkal budaya ekonomi kreatif dan dasar (core) pariwisata Bali yang dirasakan tidak lagi memiliki jati diri, karena terabaikannya alam dan sektor tersier Bali yang menjadi basic drive pariwisata selain pertaniannya (60% perekonoman Bali dipengaruhi sektor tersier). Dalam bidang kepemerintahan, peluang dan kewenangan otonomi daerah belum dimanfaatkan secara optimal. Penulis, Pemerhati Ekonomi, Keuangan dan Perbankan

Pentingnya Informasi Peringatan Dini POJOK

Bencana alam sepertinya mengakrabi Pulau Dewata Bali beberapa hari belakangan ini. Yang terbaru adalah kejadian gempa bumi di selatan Pulau Bali. Berdasarkan parameter yang telah di-update oleh BMKG gempa bumi ini berkekuatan 5,1 SR dengan episenter berada di posisi lintang 9.73 LS dan bujur 115.62 BT pada kedalaman 59 km. Dampak gempa bumi yang ditunjukkan oleh peta guncangan (shakemap) menunjukkan bahwa wilayah selatan Bali seperti Kota Tabanan, Badung, Kuta, Denpasar, Gianyar, Klungkung mengalami guncangan kuat pada skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI). Gempa bumi ini diakibatkan aktivitas tektonik pada zona pertemuan dua lempeng bumi (zona subduksi), yaitu antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia di selatan Pulau Bali. Selain zona subduksi di selatan Bali, di wilayah sebelah utara Pulau Bali juga terdapat generator pembangkit gempa bumi lain yakni patahan naik busur belakang (back arc thrust), sehingga boleh dibilang Pulau Bali rawan akan kejadian gempa bumi serta tsunami. Selain bencana gempa bumi, Pulau Dewata Bali juga rawan kejadian bencana hidrometeorologi. Bencana alam tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Bali di antaranya bencana tanah longsor di Kintamani, Bangli merenggut 13 korban jiwa, 9 luka luka. Bencana tanah longsor lain juga terjadi di kabupaten lain seperti

Oleh Yogha Mahardikha Kuncoro Putra, S.Tr. area wisata Bedugul-Tabanan, Petang-Badung, dan SukasadaBuleleng pada 9-10 Februari 2017. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, gelombang pasang/abrasiserta angin puting beliung lebih berpotensi terjadi. Potensi bencana lain di Bali adalah letusan gunung api mengingat Pulau Bali memiliki beberapa gunung api seperti Gunung Batur dan Gunung Agung. Potensi bencana yang besar ini tentunya menuntut para stakeholder untuk lebih berpikir keras dalam mengantisipasi dampak bencana yang timbul. Masyarakat Bali juga harus mulai tanggap terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Salah satu bentuk ketanggapan terhadap bencana alam yang dapat dilakukan ialah memahami mengenai informasi peringatan dini. Sistem peringatan dini (Early Warning System) merupakan serangkaian sistem untuk memberitahukan akan timbulnya kejadian alam, dapat berupa bencana maupun tanda-tanda alam lainnya. Hadirnya peringatan dini penting untuk menentukan tindakan yang tepat apabila sewaktu-waktu suatu bencana alam terjadi. Harapannya adalah agar masyarakat dapat merespons informasi tersebut dengan cepat dan tepat serta tidak timbul kepanikan yang berlebihan ketika bencana alam terjadi. Bagi

stakeholder sendiri peringatan dini ini penting untuk mengetahui daerah-daerah mana yang rawan akan kejadian bencana alam, sehingga antisipasi dini dampak bencana alam dapat dilakukan. Perlu kita ketahui bersama bahwasanya informasi peringatan dini bencana diperoleh dari data hasil pengamatan terhadap suatu bencana. Tentunya hal ini hanya bisa dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang dalam melakukannya. Tidak semua informasi peringatan dini bencana dapat ditelan mentahmentah oleh masyarakat, apalagi di zaman medsos seperti sekarang yang sangat rentan terhadap informasi hoax. Hanya informasi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah terkait yang dapat dijadikan pegangan karena sudah tervalidasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa instansi pemerintah seperti BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), BNPB (Badan Nasional Penanggualangan Bencana) serta PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) merupakan contoh instansi pemerintah yang memberikan informasi bermanfaat terkait bencana alam yang terjadi di tiap-tiap daerah. BMKG memiliki fungsi untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika atau sering disebut in-

formasi MKKUG. Informasi yang diberikan oleh BMKG di antara informasi peringatan dini cuaca dan cuaca ekstrem, perkiraan tinggi gelombang perairan, peringatan dini terhadap badai tropis, analisis akibat iklim ekstrem, informasi sebaran debu vulkanik maupun debu akibat kebakaran hutan, informasi gempa bumi terkini, informasi terkait peringatan dini tsunami dan lain sebagainya. Dalam informasi peringatan dini tsunami bahkan BMKG tidak hanya memberikan peringatan dini ke wilayah Indonesia, akan tetapi juga berperan sebagai penyedia informasi peringatan dini tsunami untuk negara lain di wilayah ASEAN serta negaranegara di sekitar Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Untuk informasi yang didapat dari BNPB di antaranya berupa informasi kegiatan penanggulangan bencana. Informasi tersebut mencakup pencegahan bencana, upaya tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Melalui koordinasi dengan pemerintah daerah BNPB dapat membentuk BPBD (Badan Penanggualangan Bencana Daerah) di tiap-tiap daerah seperti BPBD provinsi Bali. Sedangkan untuk informasi yang bisa diperoleh dari PVMBG di antaranya informasi terkait peringatan dini peningkatan aktivitas gunung api dan informasi peringatan dini gerakan tanah.

Tiga rencana besar Jokowi memeratakan ekonomi Indonesia. - Syaratnya harus bekerja. *** Bali optimis tetap eksis di tengah persaingan ‘’10 Bali Baru’’. - Kesenjangan jangan dilupakan. *** Presiden Jokowi menilai praktik demokrasi sudah kebablasan. - Politisi juga kebablasan?

Penulis, Staf Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

UMBUL-UMBUL Sejumlah umbulumbul terpasang rapi di Jalan Gajah Mada Denpasar, menjelang perayaan HUT ke-229 Kota Denpasar. Foto diambil Selasa (21/2).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Wage, 23 Februari 2017

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bali Post/ist

BUS SEKOLAH - Awal Maret ini, Dishub Buleleng mengoperasikan dua bus sekolah untuk melayani siswa di seputaran Kota Singaraja.

Dishub Jamin Bus Sekolah Tak Matikan Angkot

Singaraja (Bali Post) Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng akan mengoperasikan dua bus sekolah untuk pelajar, awal Maret 2017. Dishub memastikan pengoperasian bus sekolah itu tidak akan menyaingi atau bahkan mematikan angkot. Bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI tersebut diharapkan dapat mengatasi gangguan arus lalu lintas (lalin) di sejumlah jalan yang berbatasan dengan sekolah di Kota Singaraja dan sekitarnya. Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra di kantornya, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan Dishub bersama Satlantas Polres Buleleng dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) telah menyusun rute bus tersebut. Dua bus ini melayani pelajar pada jam sekolah dan pulang sekolah. Bus berangkat dari Terminal Sangket (Kecamatan Sukasada) melewati Jalan Jelantik Gelangsir, Mayor Metra, Veteran, Ngurah Rai, Letkol Wisnu, Gajah Mada, Dr. Sutomo, Diponegoro, Erlangga, WR Supratman dan berhenti di Terminal Penarukan (Kecamatan Buleleng). Bus ini akan melayani jalur tersebut pulang pergi. Rute ini dipilih karena di ruas jalan tersebit kerap kali terjadi kemacetan parah pada jam sekolah dan pulang sekolah. “Rute telah kami tetapkan bersama dan memang dalam rute ini arus lalu lintas krodit. Dengan pengoperasian bus sekolah ini gangguan lalu lintas di jalan ini akan bisa diatasi,” katanya. Dishub Buleleng mendapatkan bantuan dua bus dari Kemenhub RI sebagai penghargaan atas prestasi pemerintah daerah dalam merebut Trofi Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori Mantap. Bus yang memiliki berkapasitas 30 tempat duduk ini melayani angkutan siswa secara cuma-cuma. (kmb38)

Bali Post/eka

ABRASI – Abrasi hampir terjadi di setiap pantai di Badung. Seperti halnya di wilayah Pantai Seseh. Beberapa bagian pantai yang belum dipasangi penahan gelombang, terkikis air laut. Foto diambil belum lama ini.

Aktivitas Galian C Timbulkan Persoalan Lingkungan Denpasar (Bali Post) -

Aktivitas galian C di mana pun selalu menimbulkan persoalan lingkungan. Sebab, ambang batas penggalian sering sekali dilanggar. Baik oleh pengusaha galian C yang tidak memiliki izin maupun yang sudah berizin sekalipun. Kendati demikian, galian C bukan berarti tidak boleh dilakukan. Boleh saja, asalkan disertai dengan ketentuan yang harus dipatuhi seluruh pengusaha galian C.

“Misalnya ada ketentuan kedalamannya dan sebagainya. Artinya tidak semena-mena, kayak sekarang kan seolah-olah liar. Ada izinnya juga mereka gali seenaknya, tidak memperhitungkan kerusakan lingkungan untuk jangka panjang,” ujar Ketua Pansus Ranperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, di Denpasar, Rabu (22/2) kemarin. Menurut Adnyana, lebih baik menjaga kelestarian lingkungan ketimbang memperbaiki kerusakannya. Sebagai contoh, memperbaiki kerusakan lingkungan akibat galian C dengan reboisasi. Kegiatan penanaman kembali pohon-pohon di bekas galian C itu dinilai membutuhkan biaya yang sangat besar. “Kebanyakan menyisakan persoalan baru galian itu, jadi kerusa-

kan lingkungannya, dampaknya, ekosistem juga terganggu. Lebih bagus menjaga yang sudah ada karena besar sekali biaya reboisasi itu supaya kembali pulih,” jelas anggota Komisi I ini. Adnyana mewanti-wanti agar masyarakat tidak mencoba-coba melakukan aktivitas galian C tanpa izin. Apalagi sudah ada contoh galian C tak berizin di Kelating, Tabanan, yang sampai memakan korban jiwa. Kalau sudah berizin, tentu akan ada pilahan di mana yang boleh atau tidak boleh digali. Artinya, sudah ada perhitungan dari segi keamanan, pencemaran, dan perusakan yang harus ditaati. “Kalau tidak punya izin bisa disetop itu. Itu boleh provinsi, polisi juga boleh, itu kan pelanggaran pidana lingkungan,” tegas politisi PDI Perjuangan ini. Adnyana menambahkan, ke-

wenangan pertambangan khususnya galian C saat ini memang ada di provinsi. Namun, kewenangan sesuai Undang-undang No.23 Tahun 2014 itu belum bisa ditindaklanjuti dengan Perda lantaran belum ada PP. Masalah kedua, retribusi galian C justru masih menjadi kewenangan kabupaten sesuai Undang-undang No.28 Tahun 2009. “Jadi harusnya PP kewenangan itu segera turun, Undang-undang No. 28 juga diperbarui,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Bali, Made Sukadana, mengaku sudah menyetop aktivitas galian C tak berizin. Seperti di Tabanan yang sampai memakan korban jiwa, pihaknya sudah menurunkan anggota berkoordinasi dengan Satpol PP di sana. “Itu sudah dihentikan dulu. Secara bertahap kita akan pantau,

Made Sukadana

I Nyoman Adnyana

kita akan panggil lagi untuk lebih lanjut itu harus ada izin. Izinnya ini harus ada rekomendasi dari bupati. Semuanya harus mengacu pada rencana tata ruang. Apakah wilayah itu diperuntukkan galian C apa tidak,” ujarnya. Terkait galian C di Karangasem, Sukadana mengatakan

sudah melakukan kajian dengan pemda setempat. Pada intinya, Perda Kabupaten Karangasem Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW yang mengatur bahwa galian C hanya boleh dilakukan pada ketinggian maksimal 500 meter dari permukaan air laut harus direvisi. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Status Iptu WS yang ditangkap saat membawa SS ke Rutan Mapolda ditentukan, Rabu (22/2) kemarin. Pasalnya penyidik Dit. Resnarkoba Polda Bali melaksanakan gelar perkara terkait hasil penyelidikan kasus tersebut. Ternyata WS ditangkap bertepatan digelarnya Operasi Antinarkoba (Antik) yang berakhir kemarin.

“Hari ini (kemarin - red), gelar perkaranya. Yang hadir penyidik yang menangani kasus itu dan pejabat terkait,” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja. WS telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Kabid Humas, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menerapkan strategi baru dalam pelaksan-

aan operasi tersebut. Jika sebelumnya dilaksanakan serentak seluruh Bali, tapi kali ini Operasi Antik dilaksanakan giliran oleh polres-polres dalam kurun waktu Februari hingga Maret. “Polda dan Polres Badung duluan melaksanakan operasi ini. Saat yang bersangkutan (WS -red) ditangkap pas saat dilaksanakan Operasi Antik,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus oknum perwira Dit. Sabhara Polda Bali Iptu WS hingga saat ini didalami Dit. Resnarkoba Polda Bali. Ternyata Bid. Propam juga mengusut pelanggaran kode etiknya. Menurut Kabid Propam Kombes Benny Arjanto, pihaknya menangani sejauh mana pelanggaran yang dilakukan WS. Kata Benny, Selasa (21/2)

lalu, perbuatan itu termasuk pelanggaran berat. Apalagi Kapolda sedang gencar-gencarnya memerangi narkoba. Menurut mantan Kapolres Badung ini, sejuah mana pelanggaran yang dilakukan WS, tergantung hasil penyelidikan. Ia menyayangkan WS nekat melakukan itu, apalagi hendak diselundupkan ke Rutan Mapolda. (kmb36)

Bali Post/rin

Bali Post/rin

Oknum Perwira Bawa SS, Ditangkap Saat Operasi Antik

Bali Post/ist

SANTUNAN - Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan saat menyerahkan dana santuan kematian kepada keluarga almarhum Ni Kadek Indah Marini.

Lakalantas, Pelajar Meninggal Denpasar (Bali Post) Tabrakan adu jangkrik antara sepeda motor dengan mobil terjadi di Jalan Raya Uluwatu, utara Pospol Ungasan, Kuta Selatan, Selasa (21/2) lalu. Akibat lakalantas itu, pengendara motor Ni Kadek Indah Marini (17), berstatus pelajar, meninggal dunia di RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta. “Santunan sudah kami serahkan kepada ahli waris almarhum. Ini bentuk kecepatan Polri dan Jasa Raharja dalam memberi santunan,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan, Rabu (22/2) kemarin. Terkait kasus itu, Heri mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 06.00 Wita. Korban beralamat di Banjar Giri Sari, Pecatu saat itu mengendarai Honda Scoopy melaju dari selatan. Sedangkan dari arah berlawanan melaju mobil Isuzu yang dikemudikan Jefri Agus Pratama (23) asal Jember, Jawa Timur. Saat melintas di TKP, korban mengambil haluan terlalu ke kanan dan tabrakan tak terelakkan. Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tangan kanan dan cedera kepala berat (CKB). Warga dan polisi langsung mengevakuasi korban serta dibawa ke RS Kasih Ibu Kedonganan. Namun setibanya di RS, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Sebagai wujud belasungkawa, mantan Kapolsek Kuta Utara ini didampingi pegawai Jasa Raharja mendatangi rumah korban untuk menyerahkan dana santunan kematian. (kmb36)

Keluarga Miskin Kadek Sandiarta

Gantungkan Hidup Jadi Buruh Serabutan

Kadek Sandiarta bersama keluarga.

Bali Post/sos

KONDISI hidup Warga Banjar Pendem Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, Kadek Sandiarta, cukup memprihatinkan. Bersama istri dan tiga anaknya, ia tinggal di rumah tua di pinggir lahan persawahan. Ekonominya yang sulit tak jarang menyebabkannya hanya mengganjal perut dengan nasi putih bercampur garam. Hidangan lezat sangat jarang bisa dinikmati. Saat dikunjungi Rabu (22/2) kemarin, Sandiarta bersama istri, Luh Winangsih, dan tiga orang anaknya, Luh Febriani (9), Kadek Ekasmayani (8) dan Komang Ari Suartawan (5) sedang berkumpul di rumahnya. Kondisinya cukup memprihatinkan. Bangunan yang telah sepuluh tahun ditempati ini sebagian berdinding seng dan sebagian lagi dengan gedek. Atapnya pun terlihat sudah bocor. Lantainya juga terbuat dari tanah. Di sekitarnya juga tak ada rumah. Suasana terasa sangat sepi. Bagian dalam rumahnya juga tak kalah memprihatinkan. Yang

ada hanya alas tidur yang sudah tipis. Ukurannya yang kecil mengharuskan aktivitas memasak terpaksa dilakukan di emperan. “Tempat tinggal ini milik orang lain,” tutur Sandiarta. Hidupnya yang sulit mengharuskannya untuk bekerja keras sebagai buruh serabutan. Kondisinya yang tengah sakit tak dihiraukan. Itu dilakukan demi masa depan anak-anaknya. Namun, hasil yang didapatkan tak mampu untuk ditabung. Itu lebih sering habis dalam satu hari. Sebab jumlahnya tak seberapa. “Biasanya dalam sehari saya dapat Rp 70 ribu. Buat belanja dan bekal anak sekolah saja sudah habis. Tidak bisa nabung,” ungkapnya. Guna menyambung hidup, ia juga bekerja sebagai petani sawah. Namun hasil yang didapatkan juga tak seberapa. Lebih sering impas dengan biaya operasionalnya. “Kalau sawah hasilnya juga belum tentu,” jelasnya. Di tengah jeratan persoalan ekonomi, tak jarang perutnya hanya diganjal dengan nasi putih

tanpa lauk. Guna menambah rasa nikmat, garam dijadikan teman satu-satunya. Hal ini pun juga sering dilakukan anak-anaknya. “Kadang hanya isi krupuk. Beli di warung. Kalau yang enak-enak jarang bisa,” imbuhnya. Kerasnya hidup juga menyebabkan istri, Winangsih sejak sebulan lalu mencoba peruntungan sebagai penjual dupa keliling dengan menawarkan dari rumah ke rumah. “Saya ambil dupa di daerah Sambangan. Di sekitar sini dijual. Keliling seharian jalan kaki. Anak-anak kadang dititip,” ucapnya. Sementara itu, Klian Banjar Pendem Wayan Budiasa tak menampik kondisi warganya yang demikian. Namun disampaikan sejumlah bantuan dari pemerintah, seperti KIS, BLT, hingga raskin sudah diterima. “Bantuan sudah dapat. Tapi karena beban hidup cukup banyak, masih saja kekurangan. Untuk rumah, katanya tahun ini sudah dapat bantuan dari provinsi,” tandasnya. (sos)


BANGLI

8 Ketua Bhayangkari Bali Kunjungi Korban Tanah Longsor di Yeh Mampeh

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Air Danau Batur Meluap

Sejumlah Rumah di Terunyan Terendam

Bangli (Bali Post) Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose bersama Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Ayu Alit Widana dan rombongan pengurus Yayasan Bhayangkari Daerah Bali lainnya, Rabu (22/2) kemarin melakukan kunjungan ke Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani. Selain menengok kondisi masyarakat yang terkena bencana, mereka juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan tali kasih kepada para korban yang sampai saat ini masih mengungsi di tenda pengungsian. Kedatangan Ny. Barbara Golose bersama rombongan disambut Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Uli Danang Beny beserta pengurus Bhayangkari Cabang Bangli, Wakapolres Bangli Kompol, Ni Nyoman Wismawati, dan para pejabat utama Polres Bangli. Di tempat pengungsian, rombongan diterima oleh Kadus Tegal Sari Yeh Mampeh I Wayan Sukarta dan pengungsi. Ny. Barbara Golose menyampaikan, tidak ada kata terlambat untuk memberikan bantuan. Diharapkan bantuan yang diberikan pihaknya dapat meringankan beban warga yang terkena musibah. Selain memberikan bantuan untuk para pengungsi, rombongan Bhayangkari Daerah Bali juga memberikan bantuan kepada anak-anak SDN 4 Yeh Mampeh Desa Batur Selatan berupa snack dan susu. (kmb40)

Bali Post/nan

MELUAP - Air Danau Batur meluap hingga menyebabkan rumah warga di Desa Terunyan terendam.

Bangli (Bali Post) Air Danau Batur meluap sejak tiga pekan lalu. Air danau meluber hingga ke jalan Desa Terunyan yang berlokasi di pinggir danau. Tak hanya itu, meluapnya air danau juga menyebabkan sejumlah rumah warga terendam banjir. Warga Terunyan, I Nengah Guantara, Selasa (22/2) kemarin, mengatakan ketika memasuki musim hujan, air danau sudah mulai naik. Hanya saja baru belakangan ini air meluap hingga menggenangi akses jalan dan permukiman warga. Dia menyebut, sekitar lima tahun yang lalu juga terjadi hal serupa bahkan lebih parah dari sekarang. Ketika itu, air yang masuk rumah warga mencapai ketinggian pinggang orang dewasa. Akibatnya, warga terpaksa mengungsi. ‘’Setiap tahun ketika mau menjelang piodalan di Pura Dalem di Desa Terunyan, air Danau Batur pasti naik. Piodalan di Pura Dalem akan dilaksanakan Maret nanti. Jadi ini merupakan langganan setiap tahun air danau meluap. Dan tahun ini kembali merendam rumah

milik warga di Desa Terunyan,’’ ungkapnya. Guantara mengatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan air Danau Batur kembali meluap, mulai dari tingginya intensitas hujan dan pendangkalan danau akibat tertimbun material longsor yang ikut terbawa arus ke dalam danau. ‘’Jadi ketika ada hujan turun, air danau dipastikan bakal naik. Masyarakat di sini sudah terbiasa dihadapkan dengan kejadian air danau meluap seperti ini sehingga tidak lagi membuat warga was-was,’’ katanya. Dikatakan, pihaknya tidak tahu kapan air danau akan surut. Pasalnya, intensitas hujan masih cukup tinggi. Sementara warga lain, I Wayan Bona, mengakui sejatinya air danau sudah banyak disedot oleh masyarakat untuk dipergunakan menyiram lahan pertanian. Meski sudah disedot, namun air danau masih saja tetap tinggi. ‘’Bahkan di Songan air danau disedot dibawa ke balik bukit di Dusun Alengkong untuk pertanian, tetapi tetap saja air danau masih tinggi,’’ kata Bona. (nan)

Relokasi Pengungsi, Pemerintah Siapkan Lahan 90 Are

Bali Post/ina

KUNJUNGI TEMPAT PENGUNGSIAN - Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose beserta rombongan, Rabu (22/2) kemarin melakukan kunjungan ke tempat pengungsian korban bencana alam di Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan.

Musrenbangcam Kintamani

Masyarakat Dominan Usulkan Pembangunan Jalan Bangli (Bali Post) Pembangunan infrastruktur jalan menjadi usulan yang mendominasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kintamani. Hal itu dikatakan Camat Kintamani Wayan Dirgayusa saat ditemui usai Musrenbangcam bersama perbekel se-Kecamatan Kintamani, Rabu (22/2) kemarin. Dirgayusa menjelaskan, dalam musrenbangcam yang digelar di Kantor Camat Kintamani pagi kemarin pihaknya Bali Post/ina menerima 509 usulan. Dari Wayan Dirgayusa seluruh usulan tersebut, sebagian besar usulan pembangunan infrastruktur jalan. ‘’Untuk jumlahnya saya belum menghitung, tapi volume jalan yang diusulkan 116,2 km,’’ jelasnya. Selain jalan, usulan yang banyak masuk dalam musrenbangcam kemarin yakni soal bedah rumah 121 unit, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan 54 usulan, enam usulan di bidang lingkungan, lima usulan di bidang pengembangan desa wisata, dua usulan di bidang ke PMDan serta beberapa usulan lainnya. Dirgayusa mengatakan, dari 48 desa di Kintamani, hanya 47 desa yang ikut dalam Musrenbangcam. Adapun satu desa yang tidak ikut, yakni Desa Songan A. Mengenai penyebab absennya Desa Songan A, menurut Dirgayusa kemungkinan disebabkan desa tersebut belum melaksanakan musrenbang tingkat desa (Musrenbangdes). Padahal untuk menyelenggarakan Musrenbangdes, pihaknya sudah memberikan waktu, yakni 9 hingga 24 Januari lalu. ‘’Desa Songan A memang sering terlambat seperti ini,’’ ungkapnya. Meski sering terlambat, namun diakuinya tidak ada sanksi khusus yang diberikan terhadap desa tersebut. Terkait keterlambatan ini, Dirgayusa mengaku masih akan memberikan kesempatan kepada Desa Songan A untuk menyusul menyampaikan usulannya hingga hari Senin mendatang. (kmb40)

Pendistribusian Bantuan Libatkan Pelajar

Bangli (Bali Post) Pendistribusian bantuan untuk korban bencana alam tak hanya dilakukan oleh petugas BPBD, Tagana, TNI/Polri dan PMI, namun juga pelajar SMP dan SMA di Kintamani. Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah pelajar SMA di Kintamani tampak sibuk membantu penyaluran bantuan dari Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Camat Kintamani ke pengungsian. Sekretaris PMI Kabupaten Bangli Pasek Lanang Sadia, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan pelibatan pelajar dalam pendistribusian logistik sudah atas koordinasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). ‘’Ada sekitar 30 pelajar SMA dan 20 pelajar SMP yang ikut terlibat dalam pendistribusian logistik sejak empat hari lalu,’’ ungkapnya. Para pelajar yang menjadi relawan ini biasanya ikut membantu mengelompokan barang yang akan didistribusikan sesuai jenisnya. Mereka biasanya akan ikut membantu proses pendistribusian hingga pukul 14.00 wita. Lanang Sadia mengatakan, selain melibatkan pelajar, pihaknya juga kerap melibatkan mahasiswa yang kebetulan datang ke posko membawa bantuan. ‘’Mereka biasanya kita minta langsung menurunkan bantuannya dan membawanya ke tempat penyimpanan logistik,’’ ujarnya. Dia mengakui, pascadicabutnya status tanggap darurat bencana, pihaknya kewalahan untuk mendistribusikan logistik ke lokasi bencana dan tempat pengungsian. Sebab relawan dari kabupaten lainnya yang sebelumnya ikut membantu sudah kembali ke daerah masing-masing. Sementara jumlah tenaga BPBD dan PMI yang ada di Kabupaten Bangli cukup minim. (kmb40)

Bangli (Bali Post) -

Pemerintah telah menyiapkan lahan relokasi bagi para pengungsi korban bencana alam di Kintamani. Ada dua kawasan yang disiapkan, yakni di lahan hutan Yeh Mampeh seluas 60 are dan Serongga seluas 30 are. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan, Selasa (22/2) kemarin, mengatakan pemerintah sudah memikirkan tempat untuk merelokasi pengungsi yang ada di Desa Songan dan Yeh Mampeh. Pemkab Bangli, katanya, sudah membicarakan hal ini dengan BKSDA dan pihak kehutanan terkait tukar guling lahan untuk merelokasi pengungsi. ‘’Kita memang siapkan dua titik tempat untuk merelokasi warga, yakni di kawasan hutan di Yeh Mampeh dan kawasan hutan Serongga. Lahan yang disediakan itu untuk semua pengungsi di Yeh Mampeh

dan Songan,’’ ungkap Karmawan. Karmawan mengatakan, untuk pembebasan lahan hutan, nantinya akan dilakukan dengan cara tukar guling lahan warga dengan pihak kehutanan dengan perbandingan luas lahan 1:1. ‘’Karena ini masalah bencana alam, akhirnya pihak kehutanan menyetujui hal itu. Dan sekarang ini proses tukar guling lahan tersebut masih berjalan,’’ katanya. Dia mengatakan, proses relokasi diperkirakan memakan waktu tiga hingga empat bulan. Sejauh ini para pengungsi ingin mendapat kepastian di mana mereka akan direlokasi. Terkait hal ini, masih perlu dibicara-

kan. ‘’Informasi yang kita dapat dari salah satu kadus, pengungsi ingin mendapat tempat yang pasti sebagai tempat relokasi nanti. Kami akan terus melakukan upaya-upaya pembicaraan dengan kadus terkait kepastian masalah perelokasian warganya sehingga masyarakat bisa memahami mana-mana tempat aman yang telah disediakan oleh pemerintah. Karena ini demi keamanan masyarakat itu sendiri,’’ katanya. Sementara itu, terkait kerugian akibat bencana, Karmawan menyebut jika pihaknya masih melakukan pendataan. Meski demikian dia memaparkan, sekitar 70 rumah warga

Bali Post/nan

I Wayan karmawan

mengalami kerusakan dari ringan hingga berat. Dari sisi infrastruktur, kerugian mencapai Rp 70 miliar. ‘’Untuk infrastruktur, estimasi kerugian itu be-

rasal dari beberapa bagi titik jalan yang jebol. Sementara untuk pertanian, kerugian ditaksir mencapai belasan miliar rupiah. Ini baru data sementara karena data terbaru belum kami dapatkan mengingat instansi-instansi terkait masih mendata. Jadi dari laporan sementara yang kami terima tersebut, bisa diperkirakan kerugian mencapai ratusan miliar rupiah,’’ ungkap Karmawan. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini sudah tidak ada lagi warga terisolir. Material longsor yang menutup akses jalan di beberapa wilayah sudah dibersihkan. Pembangunan jembatan darurat juga telah dilakukan. ‘’Jadi, per hari ini (kemarin-red) sudah tidak ada lagi warga yang terisolir. Semuanya sudah bisa dilalui masyarakat. Bantuan juga sudah bisa disalurkan,’’ tegasnya. (kmb41)

Peduli Korban Bencana Alam di Kintamani

FKLJK Bali Serahkan Bantuan Senilai Puluhan Juta Rupiah FORUM Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali, Rabu (22/2) kemarin, menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk korban bencana alam di Kintamani, Bangli. Bantuan diserahkan langsung Ketua Umum FKLJK Bali Zulmi dan diterima Bupati Bangli I Made Gianyar di Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Camat Kintamani. Nilai bantuan yang diberikan FKLJK Bali yang merupakan forum seluruh insan keuangan di Bali baik perbankan, bank umum, BPR, Asuransi dan Pegadaian untuk korban bencana alam di Kintamani yakni sebesar Rp 25 juta. Selain dari FKLJK, sejumlah anggota FKLJK juga memberikan bantuan lainnya. A.A. Made Agung selaku Humas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang dalam kesempatan kemarin mewakili Direktur BPD Bali/ Ketua Bidang 1 Humas dan Media FKLJK Bali I Made Sudja menyebutkan, beberapa anggota FKLJK yang dalam kesempatan kemarin juga turut memberikan bantuan di antaranya dari Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) Cabang Denpasar senilai Rp 7,5 juta, PT Jamkrida Bali Mandara Rp 7,5 juta dan Sarana Bali Ventura Rp 2,5 juta. Selain itu bantuan juga diberikan oleh Dana Pensiun BPD Bali senilai Rp 1 juta, Asuransi Bumi Putra Rp 1,5 juta, Panin Bank Rp 1 juta dan Perbarindo Rp 20 juta (plus 50 tas sekolah). Sementara dari BPD Bali bantuan diberikan berupa buku, seragam sekolah serta beasiswa senilai Rp 2,5 juta untuk masing-masing tiga siswa SD dan Rp 7 juta untuk seorang mahasiswa yang menjadi korban bencana alam di Kintamani. ‘’Dari BPD juga nanti akan memberikan bedah rumah dengan nilai Rp 30 juta per unit. Mengenai jumlahnya kita masih menunggu verifikasi,’’ jelasnya. A.A. Made Agung juga menyampaikan, pada Minggu lalu BPD Cabang se-Bali yang dik-

oordinir Kepala BPD Cabang Bangli Ni Nyoman Sri Utari Tresna sudah sempat memberikan bantuan untuk korban bencana berupa pakaian layak pakai sebanyak tujuh dus. Selain itu Serikat Pekerja BPD Bali juga memberikan bantuan berupa puluhan dus air mineral dan sembako. Sementara itu, Ketua Umum FKLJK Bali yang juga Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Bali & Nusra Zulmi menyampaikan, penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian FKLJK Bali terhadap masyarakat Kintamani yang terkena musibah. Bantuan yang diserahkannya langsung kepada Bupati Bangli I Made Gianyar itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah. ‘’Mudah-mudahan apa yang

kami lakukan dapat memberi manfaat kepada seluruh masyarakat terutama yang terkena musibah bencana alam. Kami berharap saudarasaudara yang terkena bencana dapat segera bangkit kembali,’’ harapnya. Bupati Bangli I Made Gianyar atas nama Pemkab Bangli mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan FKLJK Bali. Gianyar mengatakan, seluruh bantuan ini nantinya akan disalurkannya dan dimanfaatkan untuk merekontruksi kembali kehidupan baik jiwa dan raga serta rumah warganya yang rusak terkena musibah. ‘’Semua perhatian dan bantuan ini akan kami peruntukan untuk membangun rumah korban bencana,’’ kata Gianyar. (ad1931)

SERAHKAN BANTUAN - Direktur BPD Bali/Ketua Bidang 1 Humas dan Media FKLJK Bali I Made Sudja, yang dalam kesempatan kemarin diwakili Humas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali A.A. Made Agung dan Kepala BPD Cabang Bangli Ni Nyoman Sri Utari Tresna saat menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam di Kintamani kepada Bupati Bangli I Made Gianyar.


Kamis Wage, 23 Februari 2017

GIANYAR

9

Berkas Lengkap

Tersangka Korupsi LPD Suwat Segera Diserahkan ke Kejaksaan

Gianyar (Bali Post) Kasus korupsi LPD Suwat yang ditangani Unit III Sat Reskrim Polres Gianyar sudah P21. Sesuai agenda, tiga tersangka kasus korupsi dengan kerugian Rp 796.324.508 ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Selasa (28/2) mendatang. Kanit III Sat Reskrim Polres Gianyar Iptu Resha Pranata, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan polisi sudah merampungkan seluruh berkas kasus korupsi LPD Desa Suwat dengan tersangka Ni Made Sutria (Kasir LPD Suwat), Ni Nyoman Nilawati (Sekretaris LPD Suwat) dan Sang Ayu Rayoni (Ketua LPD Suwat) sehingga dinyatakan P21. ‘’Sebenarnya per 13 Februari kemarin kasus ini sudah dinyatakan P21,’’ katanya. Dijelaskan, karena sudah P21, Selasa depan pihaknya mengagendakan tahap 2 kasus ini yakni pelimpahan berkas dan tersangka ke Kejari Gianyar. Disinggung apakah dilakukan penahanan para tersangka setelah tahap 2, Iptu Resha menyatakan kewenangan penahanan diserahkan kepada pihak kejaksaan. ‘’Kalau kami belum melakukan penahanan karena sampai saat ini ketiga tersangka cukup kooperatif. Seperti apa setelah dilimpahkan, itu kewenangan kejaksaan,’’ jelasnya. Ditambahkan, selama memproses kasus ini pihaknya melakukan penyitaan aset uang tunai sebesar Rp 362.337.000 yang terdiri dari Rp 164.787.000 uang pengembalian Ni Made Sutria, Rp 164.788.000 uang pengembalian dari Ni Nyoman Nilawati dan di tambah penyitaan uang nasabah sebesar Rp 33.632.000. ‘’Selain menyita uang tunai, kita juga menyita sejumlah dokumen dan CPU yang ada di LPD tersebut,’’ katanya. Untuk total kerugian dari kasus korupsi ini sebesar Rp 796.324.508. Iptu Resha mengatakan, jumlah tersebut tersebut diperoleh berdasarkan laporan akuntan independen, K. Gunarsa. ‘’Ini hasil perhitungan terakhir total kerugian dari kasus ini. Jadi, sisa uang yang belum dikembalikan itu menjadi tanggung jawab mantan Ketua LPD yang sekarang jadi tersangka, lebih lanjut akan dijabarkan di persidangan,’’ tandasnya. (kmb35)

Sabhara Optimalkan Patroli Bersepeda Gianyar (Bali Post) Anggota kepolisian yang dikomandoi Kasat Sabhara Polres Gianyar AKP I Nyoman Budiasa menggelar patroli bersepeda ke objek wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Rabu (22/2) kemarin. Patroli sepeda ini dilakukan guna memastikan terjaganya kamtibmas di kawasan objek wisata AKP Budiasa menjelaskan, patroli ini sebagai upaya preventif guna mencegah niat atau perilaku jahat di sejumlah objek wisata. Polisi bersepeda ini pun menyasar puluhan objek wisata yang ada di Gianyar. ‘’Secara bertahap seluruh objek wisata di Gianyar akan kita sambangi melalui patroli bersepeda ini,’’ katanya. Dikatakannya, patroli kemarin melibatkan 10 personel, termasuk dirinya sebagai pemegang komando. selain itu di masing-masing Polsek juga sudah disiapkan sepeda untuk menggelar operasi bersepeda ini. ‘’Personel di masing-masing Polsek juga sudah diinstruksikan agar mengoptimalkan patroli ini karena patroli ini juga sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SEPEDA - Sejumlah polisi yang dikomandoi Kasat Sabhara AKP I Nyoman Budiasa saat melaksanakan patroli bersepeda.

Aksi Pembobolan ATM Resahkan Warga

Gianyar (Bali Post) Aksi pembobolan ATM kembali meresahkan warga Gianyar. Pada Rabu (22/2) kemarin, kasus pembobolan ATM dilaporkan Ni Kadek Rajinawati (35) asal Medahan. Kasus ini adalah yang ketiga kalinya terjadi dalam sebulan belakangan. Informasi dihimpun, korban hendak menarik uang di ATM SPBU Buruan. Namun saat itu kartu ATM milik korban tidak bisa masuk ke mesin. Lantaran menyangka mesin rusak, korban pun keluar. Beberapa saat kemudian datang pria tak dikenal dan dengan mudah memasukkan kartu ATM miliknya. ‘’Saat itu dia mengatakan kartu saya bisa masuk bu,’’ kata Ni Kadek Rajinawati kepada polisi. Kemudian pria tak dikenal ini menawarkan untuk memasukkan kartu ATM korban ke mesin. Setelah ATM korban masuk ke boks ATM, pria yang belum diketahui identitasnya ini pun keluar. Namun saat itu korban kembali kebingungan karena meski kartu ATM-nya sudah masuk ia tidak bisa melakukan transaksi. ‘’Setelah pria pertama ini pergi, datang lagi pria lain yang tidak saya kenal, memberitahukan kepada saya agar memasukkan nomor pin. Jika tidak bisa agar dicancel dan diganti dengan pin baru,’’ bebernya. Karena tidak bisa, korban selanjutnya pergi ke Kantor BRI, sementara kartu ATM-nya masih nyangkut di mesin ATM SPBU Buruan. ‘’Sekitar 19 menit setelah itu, saya menerima SMS banking bahwa sudah terjadi penarikan sebesar Rp 5 juta, dengan empat kali penarikan,’’ katanya. Korban kaget dan langsung meminta pihak bank memblokir rekening miliknya. Selanjutnya ia melaporkan kejadian ini ke Mapolres Gianyar. Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Iptu IGN Winangun yang dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pembobolan ATM tersebut. Dikatakan dalam kasus ini pelaku melakukan aksinya dengan mengelabui korban. ‘’Ini masih kita lidik. Salah satunya dengan mengecek rekaman CCTV di ATM tersebut,’’ katanya. Iptu Winangun mengatakan, sehari sebelumnya yakni Selasa (21/2), polisi juga menerima laporan pembobolan ATM. Namun aksi pembobolan ini diketahui terjadi pada 28 Januari lalu di dua lokasi yakni pada mesin ATM di bagian exit shutter Indomaret Jalan Teges Desa Peliatan, Ubud dan mesin ATM di bagian exit shutter Delta Dewata Jalan Andong, Desa Peliatan, Ubud. ‘’Pembobolan ATM di Ubud ini terjadi hampir bersamaan hanya beda menit pada 28 Januari lalu,’’ katanya Dikatakan pelaku di dua TKP ini beraksi dengan cara mesin ATM diganjal sehingga uang dengan mudah keluar tanpa mengurangi saldo yang dilakukan oleh terlapor. ‘’Ini juga masih kita selidiki. Dalam kasus ini, yang menjadi korban itu ya pihak bank,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

BURUH GALIAN - Buruh galian batu padas di Sungai Yeh Wos yang digerebek polisi.

Polisi Gerebek Galian C Ilegal di Yeh Wos Dua Pemilik Usaha Diamankan

Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar menggerebek dua lokasi penambangan batu padas ilegal di Sungai Yeh Wos, Banjar Bangkiang Sidem Desa Keliki Kecamatan Tegallalang, Selasa (21/2) sore. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan dua pelaku yakni I Wayan S (47) dan I Wayan CS (38). Kapolres Gianyar AKBP Waluya, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa

di tepi Sungai Yeh Wos sebelah timur Banjar Bangkiang Sidem terdapat aktivitas penambangan batu padas tanpa izin. ‘’Setelah dilaku-

kan lidik ternyata benar ada dua TKP penambangan batu padas tanpa izin di kawasan tersebut,’’ katanya. Polisi langsung melakukan

BUPATI Gianyar A.A. Gde Agung Bharata memberikan bantuan kepada anak sebatang kara di Payangan. Bupati Agung Bharata bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Gianyar dan SKPD terkait menyerahkan bantuan kepada anak tersebut di Banjar Lebah Desa Bukian Kecamatan Payangan, Rabu (22/2) kemarin. Perbekel Bukian I Made Junarta mengatakan, Gede Adi Agastya Septiadi (5) merupakan anak sebatang kara pascaditinggal kedua orangtuanya. Ayah dari Agastia, I Wayan Sana (40), sepeninggal istrinya Ni Wayan Ekawati (alm) 2,5 tahun lalu, memilih pulang ke kampung halamannya di daerah Kintamani. Kepergian I Wayan Sana juga mengajak anak keduanya, Ni Kadek Enny Febrianti, yang baru lahir. Agastya ditinggalkan bersama kakeknya, I Made Sanggup (67), di Payangan. Namun, belum sempat membesarkan Agastya, Made Sanggup men-

inggal pada 18 Februari lalu karena sakit. Sepeninggal kakeknya, membuat Gede Adi Agastya tinggal sebatang kara. Kini dia dirawat paman dan bibinya. ‘’Ke depan, untuk memilih jalan terbaik, kami akan bermusyawarah dengan Banjar Lebah untuk status Gede Adi Agastya Septiadi,’’ kata Junarta. Kepergian anggota keluarga meninggalkan segudang pertanyaan. Apalagi diduga orangtua kandung Agastya mengidav HIV. Namun kecurigaan warga jika Agastya juga mengidap HIV dibantah dokter Puskesmas Payangan dr. I Gusti Ngurah Putra. Setelah dilakukan cek darah lewat CVT Rapid Test, Agastya dinyatakan negatif dan alat menunjukkan nonreaktif. ‘’Kami berharap pihak Pemkab Gianyar bisa membantu warga kami. Pihak desa juga telah membantu biaya PAUD dan mengusulkan agar dilayani kesehatan

dan pendidikan ke depan,’’ terang Junarta. Setelah mengunjungi Gede Adi Agastya Septiadi, Bupati Agung Bharata beserta dinas terkait juga membantu keluarga I Dewa Ayu Anom Tirtawati (50), ibu satu anak ini mengalami sakit keras dan tidak bisa bekerja, sedangkan suaminya, I Dewa Gde Alit Sumaryasa (51) pergi entah ke mana. Kepergian I Dewa Gde Alit Sumaryasa menelantarkan istri dan anaknya, I Dewa Gde Agung Semaragita (28). Pascasakit, keadaan ekonomi keluarga semakin memburuk, hingga berobat saja susah. Sedangkan selama ini mereka tinggal di rumah pamannya, I Dewa Gde Raka Subrata (61) di Banjar/Desa Kerta Kecamatan Payangan. Bupati Agung Bharata bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra beserta dinas terkait menyerahkan bantuan dana, makanan, ser-

penggrebekan pada Selasa sore. Hasilnya, polisi mengamankan sejumlah buruh beserta peralatan yang digunakan memotong batu padas di seputar areal tersebut. ‘’Buruh tambang ini hanya sebagai saksi. Yang pasti diamankan dan diperiksa itu dua pemilik tambang,’’ ungkapnya. Dua pemilik galian C ilegal ini yakni I Wayan S

asal Kedewatan, Ubud dan I Wayan CS asal Kubu, Karangasem. Untuk kedua pelaku, polisi memasangkan Pasal 158 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambamgan Mineral dan Batu Bara. ‘’Dari pasal tersebut, untuk kedua pelaku diancam hukuman 10 tahun dan denda Rp 10 miliar,’’ tegas AKBP Waluya. (kmb35)

Bupati Agung Bharata Kunjungi Anak Sebatang Kara di Payangan

KUNJUNGAN - Gede Adi Agastya Septiadi duduk di pangkuan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Dalam kunjungan sosialnya kemarin, Bupati Agung Bharata beserta jajaran SKPD terkait menyerahkan bantuan kepada Agastya dan keluarga tidak mampu lainnya di Payangan. ta obat-obatan kepada kedua keluarga tersebut. Agung Bharata berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

‘’Pemkab Gianyar juga berharap warga aktif melaporkan warga yang kena musibah dan sebagainya sehingga bisa ditangani lebih dini,’’ kata Bupati Agung Bharata. (ad1925)

Tim Metrologi Uji BDKT di Supermarket dan Agen Elpiji Gianyar (Bali Post) Tim gabungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar dan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan melakukan

pengawasan barang dalam keadaan terbungkus (BDKT) di supermarket dan agen elpiji, Rabu (22/2) kemarin. Pengawasan ini sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap konsumen dari tindak kecurangan.

Ada dua lokasi yang disasar petugas yakni Hardy’s Grosir Gianyar dan agen elpiji PT Nusantara Selaras Gianyar. Sembilan jenis produk yang menjadi prioritas pengawasan yakni mi instan, beras, gula, susu, kopi, teh,

Bali Post/nik

PENGAWASAN - Petugas gabungan saat melakukan pengawasan BDKT di Hardy’s Grosir Gianyar, Rabu (22/2) kemarin.

minyak, minuman buah, dan elpiji 3 kg. Untuk pemeriksaan di Hardy’s grosir, semua masih dalam standar yang ditentukan oleh Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga. Petugas tidak menemukan kecurangan dari pihak produsen. Hanya, khusus untuk produk berbentuk cairan seperti susu, minyak, minuman buah, dan kecap akan dibawa ke Direktorat Metrologi di Bandung karena harus diukur massa jenisnya melalui uji laboratorium. Begitu pula dengan pengawasan terhadap elpiji 3 kg yang dilakukan di agen elpiji PT Nusantara Selaras Gianyar, semua masih dalam standar yang ditentukan. Kepala UPT Metrologi Disperindag Gianyar Putu Gde Sinarbawa menjelaskan, tujuan dari pengawasan ini adalah untuk melindungi konsumen dengan menjamin kepastian takaran suatu produk. ‘’Jangan sampai konsumen dirugikan apabila isi atau kuantitas produk tidak sesuai dengan yang tertera dalam label di kemasan,’’ katanya.

Sementara itu, Pengawas Kemetrologian Ahli Pertama Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Wahyu Gunawan mengatakan, pengawasan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tertib ukur untuk menjamin kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan serta melindungi konsumen. Menurut Wahyu, Direktorat Metrologi akan melaksanakan kegiatan pengawasan berkala pada BDKT dan satuan ukur antara pemerintah pusat dan daerah. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kebenaran kuantitas dan kesesuaian pelabelan yang tertera di produk kemasan. Untuk kebenaran kuantitas atau isi, menurut Wahyu, untuk berat 1 kg kekurangan yang masih bisa ditolerir hanya 15 gram per kemasan. ‘’Setiap pengawasan kami ambil seluruh sampel barang yang dipajang dari sembilan jenis produk BDKT. Kami ukur ulang berapa besar selisih berat yang tertera dalam label dengan pengukuran yang kami lakukan di tempat,’’ jelas Wahyu. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Monumen Perang Kusamba Dianggarkan Rp 6 Miliar Semarapura (Bali Post) -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung telah mengalokasikan anggaran untuk dua proyek yang berkaitan dengan perang Puputan Kusamba. Dua proyek itu yakni pembangunan patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya dengan nilai anggaran Rp 5,5 miliar dan Monumen Puputan Kusamba dengan anggaran Rp 500 juta. Dua proyek prioritas dengan total anggaran Rp 6 miliar ini merupakan upaya Pemkab Klungkung untuk membangkitkan sejarah Puputan Kusamba.

Bali POst/dwa

PATROLI - Sejumlah petugas UPT KKP Nusa Penida saat melakukan patroli di perairan Nusa Penida, Rabu (22/2) kemarin.

Terkendala Anggaran

UPT KKP Kesulitan Tindak Pelanggaran di Laut Semarapura (Bali Post) Tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida untuk mengawasi wilayah perairan, ternyata tidak didukung dengan alokasi anggaran yang ada. Pasalnya, pada tahun 2017 ini, baik Pemkab Klungkung maupun Pemprov Bali tidak menggelontorkan anggaran untuk biaya patroli pengawasan perairan. Dengan demikian, UPT KKP Nusa Penida kesulitan dalam melakukan penindakan pelanggaran di laut. Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan saat dikonfirmasi, Rabu (22/2) kemarin, membenarkan tidak adanya anggaran untuk biaya patroli pada 2017 ini. Meski demikian, UPT KKP Nusa Penida tetap melaksanakan patroli dengan menggandeng pihak ketiga, yakni Coral Triangle Center (CTC). Ia menjelaskan tidak adanya anggaran ini membuat pihaknya tidak bisa melakukan penindakan langsung bila adanya laporan pelanggaran di wilayah perairan. Disinggung masalah pelanggaran, menurut Karyawan, masih saja ditemukan adanya laporan penangkap ikan ilegal yang beroperasi dengan menyelam menggunakan kompresor. Kegiatan penyelaman ilegal ini selain bertujuan untuk menangkap lobster juga dapat membahayakan ikan-ikan langka yang hidup di terumbu karang kawasan konservasi. Karyawan mengakui hingga saat ini pihaknya masih menemukan pelanggaran di kawasan perairan. Selain kegiatan ilegal seperti memburu ikan dengan memancing dan menyelam di kawasan konservasi, kehadiran wisatawan juga berdampak besar terhadap kerusakan terumbu karang. Mengingat masih adanya terumbu karang yang patah dan rusak karena tidak sengaja terinjak wisatawan. Selain itu keberadaan ponton atau dermaga apung yang dipasang di atas laut, membuat terumbu karang di sekitarnya tidak berkembang, bahkan mati. Sementara, kontribusi perusahaan yang berkecimpung di bisnis olahraga air di kawasan konservasi masih sangat minim. Tanpa adanya peran serta pihak swasta untuk menjaga dan melestarikan terumbu karang, upaya pemerintah menjaga pelestarian terumbu karang sulit dilakukan. (dwa)

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan pihaknya terus memantau Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang memiliki tanggung jawab tender dari pemerintah. Sebab, dua proyek ini menjadi prioritas, mengingat di lokasi tersebut nantinya akan dilaksanakan Festival Kusamba yang berkaitan dengan sejarah Puputan Kusamba. “Baru dua yang bisa berjalan dan benar-benar menjadi prioritas kita karena terkait dengan perang Kusamba. Dari informasi tadi diharapkan ada pemenang dan tentu saya harapkan yang lain juga lebih cepat menggenjot kegiatan fisik, utamanya yang melaksanakan lelang dan jika dilaksanakan sudah terkejar waktu,” katanya. Selain itu, syarat meraih gelar pahlawan nasional terhadap jasa perjuangan Ida I Dewa Agung Istri Kanya

diperlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya membangun monumen Puputan Kusamba, di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung. “Masih diproses, mungkin Maret atau April 2017 ini sudah diumumkan lelang proyek tersebut,” tambah Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana. Monumen ini akan dibangun di Desa Kusamba lengkap dengan cuplikan perjuangan Ida Dewa Istri Kanya memimpin pasukan melawan penjajah Belanda. Perjuangan untuk meraih gelar pahlawan nasioal tersebut sempat gagal dua kali. Pemkab Klungkung kini tidak mau tergesa-gesa, karena kesempatan itu hanya tinggal lagi sekali. Untuk mengajukan hal itu, harus ada beberapa dokumen dan atribut pendukung,

seperti membangun Patung I Dewa Agung Istri Kanya, tari fragmen perang Puputan Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung dan sebagainya. Pemkab Klungkung sudah menyiapkan fragmen tari perang Puputan Kusamba yang sudah di-launching 29 April 2016 serangkaian hari Puputan Klungkung ke-108 dan Festival Semarapura. Kemudian untuk pembuatan patung tersebut sempat dibahas, rencananya akan dibangun di bundaran Tihingadi, Desa Kusamba dengan tinggi sekitar 6 meter. “Mudah-mudahan langkah ini bisa berhasil,” harap Anom Adnyana. Kata dia, pada 2016 Pemkab sudah beberapa kali menggelar rapat tentang pengusulan nama tersebut dengan tim ahlinya. Intinya dalam pembahasan itu, diminta untuk tidak terburuburu mengusulkan kembali.

Sebab, sejumlah kekurangan itu mesti dilengkapi terlebih dahulu. “Beliau adalah salah satu pejuang wanita yang

mengambil peran melawan penjajah Belanda dan berhasil membunuh Michels,” katanya. (dwa)

Bali Post/dwa

MINIATUR - Miniatur Monumen Puputan Kusamba yang nantinya akan dibangun Pemkab Klungkung.

Personel Polres Latihan Tangani Korban Lakalantas

Bali Post/dwa

BERI CONTOH - Sejumlah petugas kesehatan saat memberikan contoh penanganan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas dan disaksikan seluruh personel Polres Klungkung dan Posek jajaran yang terlibat.

Semarapura (Bali Post) Guna memaksimalkan pertolongan pertama di lapangan jika terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas), bencana atau kasus kriminalitas lainnya, Polres Klungkung menggandeng petugas kesehatan untuk memperoleh pendidikan dasar. Artinya, bagimana cara menangani korban lakalantas di lapangan supaya yang bersangkutan selamat dari kematian. Polres Klungkung dan Polsek jajaran pun diberikan pelatihan dasar mengenai penanganan korban. Waka Polres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta, Rabu (22/2) kemarin, menjelaskan personel belum memiliki keahlian dalam membantu korban kecelakaan atau keja-

dian lainnya. Mau tidak mau, seluruh personel yang bertugas di lapangan harus memiliki pendidikan dasar tentang perawatan medis, utamanya Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan (PPGD). Pelatihan ini diberikan kepada para personel agar dapat melakukan pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas atau korban bencana lainnya pada saat bertugas di lapangan. Dengan pelatihan ini personel tidak ragu-ragu atau canggung dalam memberikan pertolongan pertama. “Ini bertujuan guna menyelamatkan nyawa korban. Juga mencegah cedera lebih parah, mempertahankan daya tahan korban dan mencarikan pertolongan lebih lanjut,” katanya. Dalam pelatihan PPGD terse-

but personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran diajarkan cara memberikan bantuan pernapasan, mengontrol pendarahan, mempertahankan posisi korban, mengangkat korban, hingga pengangkutan menuju rumah sakit. “Pertolongan pertama dapat mempengaruhi kondisi korban berikutnya,” jelasnya. Pada pelatihan yang dipimpin I Kadek Budy Kotama ini disebutkan apabila salah dalam memberikan pertolongan akan berakibat fatal terhadap korban. “Kenali kemampuan diri bila mengangkat korban. Panggil orang-orang sekitar untuk membantu. Usahakan kepala korban terjepit dengan kedua tangan agar tidak bisa bergerak ke kiri maupun ke kanan,” terangnya. (dwa)

Tingkatkan Produksi Beras

Koramil Banjarangkan Terapkan Sistem ”Jajar Legowo”

Bali Post/kmb

PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memantau kinerja pegawai di beberapa OPD, Rabu (22/2) kemarin.

Sidak Sejumlah OPD

Bupati Suwirta Soroti Kedisiplinan Pegawai Semarapura (Bali Post) Untuk memastikan kinerja para pegawai, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta turun langsung melakukan sidak ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (22/2) kemarin. Dalam sidak ini sasarannya yakni bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung. Banyak hal yang disorot bupati ketika sidak dua OPD tersebut. Di antaranya, ada pegawai yang menyalakan televisi di ruangan saat jam kerja. Kemudian, di bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa, Bupati Suwirta memantau kegiatan yang dilaksanakan Unit Layanan Pengadaan (ULP) terkait dengan proses lelang. Melihat kinerja pegawainya, Bupati Suwirta menilai kedisiplinan masih kurang. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta memasuki satu per satu ruangan yang ada BPKPD guna memastikan dan melihat langsung kinerja aparaturnya. Di saat memasuki ruangan bidang pembendaharaan, Bupati Suwirta meminta kepada semua pegawai agar bisa memaksimalkan pekerjaan khususnya pada saat jam kerja. Lebih jelasnya, Bupati Suwirta mengatakan penegakan disiplin karyawan bukanlah hal yang mudah untuk dilaksanakan. Karena perilaku pemimpin sangat menentukan dalam penerapan disiplin karyawan. Apalagi pendisiplinan dikatakan sebuah proses yang harus memperhatikan kaidah-kaidah kemanusiaan, di samping aturan-aturan yang sudah dibuat. “Dengan penegakan disiplin kerja dalam suatu organisasi akan menghasilkan produktivitas karyawan. Jadi semakin tinggi disiplin maka semakin tinggi produktivitas kerja karyawan,“ ujar Bupati Suwirta. (kmb)

Semarapura (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi beras di Kabupaten Klungkung. Kali ini, Koramil 02 Banjarangkan ikut turun membantu petani menanam bibit padi di Subak Nyanglan, Banjarangkan, Klungkung, Rabu (22/2) kemarin. Penanaman bibit padi dilakukan secara serentak dengan melibatkan UPT Dinas Pertanian Banjarangkan. Bahkan pola tanam yang dilakukan menerapkan sistim jajar legowo dengan bibit padi chigelis. Menurut Babinsa Desa Nyanglan, Serd a I Putu Sweta, penanaman bibit padi tersebut tidak hanya melibatkan anggota TNI dan UPT Dinas Pertanian, Banjarangkan. Namun juga melibatkan anggota Subak Nyanglan, Tempek Bubuk. Kegiatan penanaman serentak dilakukan secara simbolis di areal persawahan seluas 25 are milik I Ketut Muliartawan. Dalam kegiatan itu, Kasi Pengembangan Produkai Tanaman Pangan Klungkung, Wayan Artawa, Kepala UPT Kecamatan Banjarangkan, Made Lanus, Klian Subak Nyanglan, Nyoman Karca, dan anggota PPL se-Kecamatan Banjarangkan juga hadir dalam kesempatan tersebut. “Penanaman padi secara serentak ini dilakukan untuk memudahkan pengelolaan air, pemupukan dan pengendalian hama dilakukan secara bersama dengan harapan hasil panen bisa meningkat,” ujar Serda Sweta. Kepala UPT Banjarangkan I Made Lanus memberikan apresiasi kepada anggota Koramil 02 Banjarangkan dalam hal ini Babinsa yang aktif berkomunikasi dengan para anggota subak. Dengan demikian, program pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian dapat berjalan dengan baik. “Saya sangat mengapresiasi

sekali atas bantuan yang diberikan anggota TNI. Karena sangat membantu untuk menunjang produksi beras di Klungkung,” ujarnya. Untuk diketahui, dari hasil rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan belum lama ini, berdasarkan perhitungan dengan angka ramalan Januari- Oktober 2016, Kabupaten Klungkung kembali mengalami minus beras sebanyak 4.803 ton. Klungkung baru bisa memproduksi beras sendiri sebanyak 11.190 ton. Sedangkan kebutuhan beras untuk konsumsi penduduk 176.700 jiwa adalah 15.620 ton. Sebelumnya, Kadis Pertanian Wayan Durma mengatakan ada beberapa penyebab Klungkung mengalami minus beras di antaranya, terjadinya tunda tanam akibat adanya perbaikan jaringan irigasi primer atau skunder ya ng t ela h d im ula i d a ri Maret-Oktober 2016, seperti peningkatan jaringan irigasi

DAS Tukad Unda di Subak Selat dan Akah dari Balai Wilayah Sungai Bali Penida seluas 236 hektar. Rehabilitasi jaringan irigasi utama wilayah Keca-

matan Banjarangkan dan Klungkung oleh Dinas PU Kabupaten Klungkung seluas 785 hektar. Rehabilitasi jaringan irigasi utama di Subak Delod Banjarangkan

oleh Dinas PU Bali seluas 244 hektar. Rehabilitasi jaringan irigasi di Kecamatan Banjarangkan dan Klungkung oleh pusat seluas 1.000 hektar. (kmb)

Bali Post/kmb

TANAM PADI - Anggota Koramil 02 Banjarangkan turun menanam padi di subak Nyanglan, Banjarangkan, Rabu (22/2) kemarin.


Kamis Wage, 23 Februari 2017

BULELENG

11

SOSOK Pasukan Kancil

PELANGGARAN perda, salah satunya dalam membuang sampah, masih sering terjadi di Kabupaten Buleleng. Hal tersebut memunculkan kesan kumuh. Menyikapi itu, langkah antisipasi tak hanya dilakukan Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga Satpol PP melalui pasukan kancil. “Pasukan ini sudah ada sejak tahun lalu,” ujar Kasatpol PP Buleleng I.B. Suadnyana, Rabu (22/2) kemarin. Pasukan yang terdiri Bali Post/sos atas sepuluh orang itu I.B. Suadnyana setiap harinya melakukan pemantauan di 60 titik yang tersebar dari wilayah timur Kecamatan Kubutambahan sampai wilayah barat Kecamatan Seririt. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan langsung ditindaklanjuti. “Kalau ada pelanggaran, langsung ditindak. Kalau ada sampah belum terangkut, langsung kami sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup. Ini tiap hari kontrol,” katanya. Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Buleleng ini menyebutkan pasukan ini sangat efektif untuk meminimalisasi pelanggaran aturan. Supaya ke depannya lebih maksimal, direncanakan ada penambahan personel perempuan. “Yang sekarang seluruhnya laki-laki. Nanti akan ditambah,” ucapnya. Selain sampah, pasukan ini juga memantau pelanggaran lain yang mengganggu kenyamanan publik. (sos)

PENGUMUMAN - KPU mengumumkan perolehan suara Pilkada Buleleng, Rabu (22/2) kemarin, di ruang rapat gedung KPU Buleleng.

Integrasi JKBM ke JKN

Singaraja (Bali Post) -

Jasa Pelayanan RSUD Terpangkas Singaraja (Bali Post) Integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah berlaku sejak awal Januari 2017. Hal tersebut mengakibatkan jasa pelayanan RSUD Buleleng turut terpangkas. Direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana mengungkapkan, pelayanan JKBM menggunakan sistem fee for service. Dalam artian pembayarannya sesuai tindakan pemeriksaan. Seiring dengan adanya integrasi program Pemprov Bali itu ke JKN, pembayarannya menggunakan sistem paket. “Periksa apa pun, bayarnya tetap dengan sistem paket,” jelasnya usai menghadap Bupati, Rabu (22/2) kemarin. Adanya integrasi itu, sambungnya, mengakibatkan besaran jasa pelayanan turut berubah, yakni dari 40 persen menjadi 35 persen, sesuai dengan peraturan bupati. Hal tersebut diakui menimbulkan ketidakpuasan dari beberapa tenaga medis. Namun dijelaskan itu sudah tergolong besar dan disesuaikan dengan kemampuan rumah sakit. “Setelah saya bandingkan dengan RS Wangaya, di sana sekitar 32,5 persen. Di sini sudah tergolong besar. Sudah masuk dalam aturan yang rentangnya 30 sampai 50 persen dari pendapatan,” jelasnya. Status rumah sakit sebagai Badan Layanan Umum, sebut Wiartana, pendapatan harus dikelola secara maksimal. Pemangkasan jasa pelayanan itu juga tak lepas dari kebutuhan belanja yang tinggi, seperti biaya operasional, gaji tenaga kontrak hingga pembelian obat. “Sekitar 45 persen untuk biaya operasional, 10 persen untuk gaji kontrak dan sisanya untuk beli obat dan pemeliharaan fasilitas. Belum lagi untuk makanan pasien dan diklat. Kalau jasa pelayanan lebih dari itu, nanti yang lain tidak bisa jalan,” ungkapnya. Penghitungan jasa pelayanan itu ditegaskan tidak dilakukan langsung oleh pihaknya, melainkan melalui pakar. Hal ini pun sudah disosialisasikan kepada perwakilan masingmasing bagian tenaga medis. Jika ada ketidakpuasan, pihaknya siap berkomunikasi untuk mencari jalan keluar. “Perwakilan masing-masing bagian sudah diberi informasi ini. Sampai satpam juga. Kami akan komunikasikan lagi. Saya tetap belajar dari rumah sakit lain terkait ini,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/mud

Perolehan Suara Pilkada Diumumkan

Angka Golput Tinggi, KPU Bali Janji Evaluasi Hal ini penting karena setelah Pilkada Buleleng, KPU Bali akan menggelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2018 medatang. “Trennya cenderung meningkat dibandingkan kabupaten dan kota di Bali. Kami tidak tutup mata dengan fakta yang terjadi di Pilkada Buleleng. Yang jelas apa pun pengalaman itu akan kami jadikan bahan evaluasi menyeluruh jajaran kami di semua kabupaten dan kota. Apalagi, sebentar lagi akan

ada hajatan pilgub, sehingga masalah partisipasi pemilih ini harus kita benahi bersama,” katanya. Terkait kemungkinan akan ada gugatan atas hasil perolehan suara Pilkada Buleleng, Raka Sandi mengatakan, siapa pun berhak menempuh upaya hukum hasil perolehan suara. Dalam menempuh upaya hukum itu sudah ada regulasi yang harus dipatuhi. Terutama menyangkut syarat selisih perolehan suara bisa diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah 2 sampai 0,5 persen dari jumlah suara sah pilkada. Melihat prolehan suara oleh dua pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Buleleng, maka kemungkinan adanya gugatan atas hasil Pilkada Buleleng tidak memenuhi syarat. Sementara itu, Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, setelah rekapitulasi

penetapan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih pada 8 hingga 10 Maret 2017. Dengan demikian, pasangan calon masih memiliki hak mengajukan gugatan ke MK. Hanya saja peluang mengajukan gugatan itu sangat kecil. Ini karena UU No. 10 Tahun 2016 mengatur tentang ketentuan untuk mengajukan gugatan yang dituangkan dalam pasal 158 ayat 2 huruf c mengatur bahwa gugatan perselisihan perolehan suara baru bisa dilakukan, jika terdapat perbedaan paling banyak sebesar satu persen dari total suara sah hasil penghitungan suara kabupaten. Sementara jumlah suara sah kedua pasangan calon 315.087. Sehingga, selisih suara maksimal itu 3.151 suara yang diajukan paling lama tiga hari kerja, setelah rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten ditetapkan. (kmb38)

Bali Post/kmb45

RAPAT pleno rekapitulasi perolehan suara Pilkada Buleleng Rabu (22/2) kemarin berjalan lancar. Dua utusan saksi dari masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng diundang hadir dalam pleno itu. Rapat pleno tersebut nyaris tanpa dihadiri oleh saksi pasangan calon nomor urut 1 Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya (Surya). Ini karena saksi utusan Surya, Wayan Sumadra, terlambat hadir. Sumadra hadir di ruang rapat sekitar 30 menit rapat pleno dibuka Ketua KPU Gede Suardana. Ketika Sumadra hadir di ruang rapat, setelah PPK Kecamatan Buleleng membacakan hasil rekapitulasi perolehan suara. Saat itu, saksi pasangan calon nomor usut 2 sempat interupsi mempertanyakan tata tertib

peserta rapat pleno utamanya kehadiran saksi 15 menit sebelum rapat dimulai. Interupsi itu kemudian disanggah oleh Ketua KPU Suardana yang menyatakan penetapan hasil rekapitulasi suara sebelum saksi pasangan calon nomor usut 1 hadir tidak akan dibacakan kembali. Sanggahan itu bisa diterima, dan rapat pleno kembali dibuka untuk pembacaan rekapitulasi perolehan suara di PPK. Wayan Sumadra mengatakan, undangan menghadiri rapat pleno memang sudah diterimanya. Tim pemenangan Surya sudah menunjuk dirinya bersama Elias Elo. Hanya, karena dirinya masih menghadiri upacara yadnya, ditunjuk Elias Elo untuk hadir lebih awal. Namun, pada hari H rupanya Elias Elo tidak hadir, sehingga dirinya terlambat hadir dalam rapat pleno tersebut. (mud)

Perolehan suara Pilkada Buleleng 15 Februari 2017 diumumkan melalui rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat KPU Buleleng, Rabu (22/2) kemarin. Rapat pleno itu memutuskan perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya (Surya) sebanyak 100.262 suara atau 31,82 persen. Sedangkan pasangan calon nomor urut 2 Putu Agus SuradnyanaNyoman Sutjidra (PASS) sebanyak 214.825 suara atau 68,18 persen. Dari jumlah kehadiran pemilih sebesar 54,43 persen, angka golput 45,57 persen. Atas hasil ini, KPU Provinsi Bali berjanji mengevaluasi secara menyeluruh karena dari pengalaman pemilu, angka golput di Buleleng menunjukkan tren peningkatan. Rapat pleno kemarin dipimpin Ketua KPU Buleleng Gede Suardana didampingi tiga orang komisionernya, Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, Ketua dan Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani. Sementara saksi pasangan nomor usut 1 Surya diwakili oleh Wayan Sumadra dan saksi pasangan nomor urut 2 atas nama Ketut Surana. Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi men-

gatakan, angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Buleleng tergolong tinggi. Bahkan, angka sebesar 54,43 persen dari pemilih yang hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 320.122 merupakan angka tertinggi di antara hajatan pemilu di kabupaten dan kota di Bali. Untuk itu, Raka Sandi menyatakan pelaksanaan Pilkada Buleleng dijadikan catatan khusus yang akan dievaluasi secara menyeluruh segenap jajaran KPU se-Bali.

Antisipasi Rabies, Distan Siapkan 296 Petugas Vaksin

Singaraja (Bali Post) Dinas Pertanian (Distan) Buleleng merekrut 296 orang petugas vaksin untuk mendukung pelaksanaan program vaksinasi rabies massal tahun 2017. Ratusan petugas ini merupakan utusan dari 148 desa dan kelurahan di Buleleng. Di masingmasing desa diambil dua orang. Lantaran petugas ini tidak seluruhnya memiliki keahlian dalam vaksinasi hewan, mereka akan dilatih oleh Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Bali dan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng. Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan program vaksinasi massal sejauh ini baru tahap sosialisasi dan penyiapan petugas vaksin. Pihaknya sudah merekrut petugas dari masing-masing desa dan kelurahan. Dalam perekrutan ini, pihaknya kesulitan mendapatkan calon petugas vaksin dari kalangan dokter hewan. Meski demikian, calon petugas non-dokter hewan itu telah direkrut untuk selanjutnya akan dibina dengan materi teknis vaksinasi rabies. Selain itu juga disiapkan petugas vaksin yang diambil dari dokter hewan di Disnak dan BPP di sembilan kecamatan di Buleleng. “Kita sudah menyiapkan petugas vaksin sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan provinsi. Cuma mereka itu tidak semuanya dokter hewan, namun ini tidak menjadi masalah karena sebelum ditugaskan akan ada pembinaan tentang teknis vaksinasi,” katanya. Menurut Swatantra, dari data yang dimiliki, populasi anjing liar di Bali Utara saat ini diperkirakan sebanyak 80 ribu ekor. Untuk menjangkau sebanyak itu, tidak bisa semuanya dibebankan petugas vaksin. Dukungan dan kesadaran warga sangat diharapkan agar seluruh anjing liar yang berpotensi menularkan rabies bisa divaksin. Sebab masih banyak warga sengaja meliarkan anjing mereka. Ini yang menyulitkan petugas. (kmb38)

Bali Post/dok

VAKSINASI MASSAL - Mendukung vaksinasi rabies massal tahun ini, Dinas Pertanian Buleleng menyiapkan 296 petugas dari masing-masing desa dan kelurahan di Buleleng.

TERUMBU KARANG - Laut Buleleng di kawasan Lovina yang memiliki potensi terumbu karang cukup besar.

Antisipasi Kerusakan

Lokasi Terumbu Karang akan Dizonasi

Singaraja (Bali Post) Potensi terumbu karang di laut Buleleng, khususnya di kawasan Lovina cukup besar. Akan tetapi, aksi perusakan masih saja terjadi. Mengantisipasi hal itu, pemkab akan melakukan zonasi. Hal tersebut juga dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan Buleleng, Nyoman Kandra, Rabu kemarin, mengungkapkan potensi terumbu karang di laut Buleleng mulai dari barat hingga timur cukup besar. Di kawasan Lovina saja tersebar di tiga titik, yakni wilayah Kalibukbuk, Kaliasem, dan Pura Segara Celuk Buluh. Masing-masing luasnya sekitar lima hektar. “Potensi terumbu karang di kawasan ini cukup besar. Tidak kalah dengan Pemuteran,” ujarnya belum lama ini. Di balik itu, taman laut tersebut masih sering mengalami kerusakan. Salah satunya akibat aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan peralatan tak ramah lingkungan. Beberapa juga ada karena diinjak. “Kerusakan sampai sekarang masih ada. Ada karena diinjak oleh nelayan saat cari ikan,” terangnya. Mengantisipasi hal itu, pemkab berencana akan membuat zona aktivitas. Lokasi terumbu karang akan dipasangi rambu supaya nantinya tidak ada nelayan yang masuk. Rencana ini pun sudah dikoordinasikan den-

gan Dinas Lingkungan Hidup. “Rencananya akan dibuatkan zona. Mana lokasi terumbu karang, di sana tak boleh ada aktivitas penangkapan. Itu akan dikonservasi,” ungkap Kandra. Terumbu karang itu tak hanya penting untuk menjaga ekosistem laut. Tetapi juga mampu menjadi pendukung sektor pariwisata. Oleh sebab itu, masyarakat pesisir diminta untuk berpartisipasi dalam pelestarian. “Pengawasan juga perlu dilakukan. Apalagi yang bergelut di sektor pariwisata. Ini (terumbu karang -red) kan mampu jadi daya tarik wisatawan,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Wisata Lumba-lumba Catur Karya Bhakti Segara Kalibukbuk, Putu Budista, mengungkapkan pelestarian terumbu karang sudah dilakukan sejak dulu, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Namun hal itu dinilai belum berjalan maksimal. Adanya rencana konservasi ditambah dengan penentuan zona aktivitas dinilai langkah yang sangat tepat untuk mendukung sektor pariwisata. “Kami sangat mendukung rencana itu. Perlu ada zona,” katanya. Menurutnya, terumbu karang di Lovina ini tak kalah dengan Pemuteran. Itu nantinya bisa dijadikan pendukung wisata lumba-lumba yang selama ini menjadi ikon utama. “Sekarang yang snorkeling ada beberapa. Kalau nanti ada zona,

itu bisa lebih ramai. Yang lihat dolfin akan bisa juga lihat itu,” sebutnya. Ditambahkan dia, potensi alam ini juga perlu terus dipromosikan supaya semakin menggeliat. “Yang tahu itu sebagian besar karena dapat info dari temannya. Instansi terkait harus promosikan ini. Lovina tempatnya strategis. Pasti akan banyak yang tertarik,” tandasnya. (kmb45)

Saksi Terlambat Hadir

n Pasangan Surya memperoleh 100.262 suara (31,82 persen) n Pasangan PASS meraih 214.825 suara (68,18 persen) n Jumlah kehadiran pemilih sebesar 54,43 persen n Angka golput 45,57 persen.


JEMBRANA

12

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Rekomendasi Pengelolaan Pasar Umum Diabaikan Negara (Bali Post) DPRD Jembrana menyayangkan rekomendasi terkait pengelolaan Pasar Umum yang diabaikan oleh eksekutif. Padahal rekomendasi ini telah disampaikan dalam sidang paripurna tahun lalu. Namun, hingga saat ini pengelolaan retribusi Pasar Umum masih berada di Perusda (Perusahaan Daerah) Jembrana. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Selasa (21/2), mengatakan dalam rekomendasi tersebut diminta agar pengelolaan pasar yang selama ini dilakukan Perusda dialihkan ke Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan. Sedangkan untuk retribusi parkir dipersilakan diserahkan ke Perusda. ‘’Sampai sekarang rekomendasi itu tidak dilakukan. Padahal, itu telah disampaikan sangat jelas dalam sidang paripurna. Memang tidak ada sanksinya, tetapi secara moral,’’ katanya. Sugiasa juga menilai selama ini Perusda belum mandiri dan kurang inovatif. Hanya bertumpu pada retribusi yang memang sudah ada dan tinggal memungut. Sebagai perusahaan daerah, mestinya memiliki terobosan dan mencari usaha untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, sebagai perusahaan yang mandiri, Perusda jangan terus dimanjakan. Dewan masih menunggu terobosan yang akan dilakukan Perusda untuk menaikkan pendapatan daerah. Direktur Perusda Jembrana Gusti Kade Kusumawijaya mengatakan, terkait adanya wacana tersebut, Perusda sebagai perusahaan daerah telah melaporkan hal ini ke Bupati Jembrana. Bupati juga mengharuskan agar Perusda bisa mandiri dan memperhatikan fungsi-fungsi. Akan tetapi, untuk penyerahan saat ini perangkat OPD yang membidangi belum siap untuk mengambil alih, sehingga masih ditunda. Terkait Perusda ke depan, menurutnya, ada sejumlah inovasi yang dimiliki. Dari delapan unit usaha yang diajukan, masih menunggu persetujuan. Namun, terganjal dana penyertaan karena kasus-kasus yang sebelumnya. (kmb26)

Pencurian Pasir Laut di Pekutatan Makin Marak

Negara (Bali Post) Aksi penambangan pasir laut di Pantai Pekutatan semakin marak. Bahkan, para pelaku ini kini mencuri pasir laut itu pada siang hari. Hampir setiap hari ada truk keluar masuk di lokasi dan mengangkut pasir laut. Meski pencurian ini dilakukan secara terang-terangan, namun para pelaku kucing-kucingan dengan petugas. Sejumlah warga yang ditemui mengungkapkan para penambang pasir laut ini beraksi di siang hari. Hal itu dilakukan lantaran mereka merasa aman. Dari informasi, pasir laut ini bukan hanya diperjualbelikan di Bali, melainkan hingga ke Jawa. “Hampir setiap hari (mereka mencuri-red), sekarang terang-terangan. Padahal sudah berulangkali dilakukan penindakan, tetapi tetap saja mereka membandel,” kata sumber kemarin. Dari pantauan Bali Post, Rabu (22/2) kemarin, terlihat memang ada aktivitas itu. Tetapi apakah orang itu melakukan pencurian pasir laut atau bagaimana. Bahkan, tampak tiga truk berada di lokasi sedang mengisi pasir laut pada siang hari. Beberapa warga juga tampak menaikkan timbunan pasir laut ke truk. Lokasi penimbunan berada di dekat pantai di Pekutatan. Untuk menuju ke lokasi penimbunan, truk-truk masuk melewati gang sempit dengan jalan tanah. Jalan tersebut sekitar satu kilometer dari desa melewati beberapa rumah dan kebun warga. Di beberapa titik terdapat bekas gundukan pasir laut. Di sekitar lokasi penimbunan itu juga terdapat warung yang menurut warga berfungsi sebagai kafe. Lokasinya yang jauh dari permukiman warga memuluskan mereka untuk melakukan pencurian. “Biasanya, malam dikumpulkan,” terang sumber yang namanya tak mau dikorankan. Sejatinya, beberapa tahun lalu telah ada kesepakatan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pasir laut. Namun, nampaknya kesepakatan untuk bersamasama menghentikan pengambilan, pendistribusian dan penimbunan pasir laut itu hanya di atas kertas. Bahkan dilakukan terang-terangan, tidak ada tindakan untuk penambangan ini. Sementara itu Perbekel Pekutatan, I Gede Silagunada saat dikonfirmasi mengakui masih adanya aktivitas pencurian pasir laut di Pantai Pekutatan. Pihaknya sudah berupaya melakukan penindakan dan berbagai sanksi telah diterapkan kepada warga yang melakukan tindakan tersebut. Tetapi aksi itu masih saja dilakukan secara sembunyi-sembunyi. (kmb26)

Vila Bodong Menjamur di Yeh Sumbul

Negara (Bali Post) -

Bangunan di pesisir Pantai Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo semakin menjamur. Selain hotel, ada juga bangunan rumah yang digunakan untuk tempat penginapan (vila). Bahkan, sejumlah bangunan vila itu disebut-sebut belum mengantongi izin yang diperlukan, baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB) maupun usaha penginapan. Dari pantauan, Rabu (22/2) kemarin, di sepanjang pesisir Pantai Yeh Sumbul yang dulunya masih persawahan kini sudah banyak beralih fungsi menjadi gedung. Hanya beberapa petak yang masih berupa sawah. Hampir sebagian besar petak sawah yang

Bali Post/kmb

sejatinya masih produktif, berganti menjadi bangunan rumah. Bahkan juga ada yang disewakan untuk penginapan. “Hampir semua di pinggir pantai ini dibeli orang luar Jembrana. Sekarang berubah dan menjadi bangunan,” ujar salah satu ne-

layan yang tinggal di sekitar lokasi itu. Di sepanjang jalan menuju Tempat Penimbangan Ikan (TPI) Yeh Sumbul, beberapa pematang sawah juga sudah dipasangi beton pondasi pagar. Di beberapa lokasi bangunan dipasangi papan promosi penginapan. Seperti pengi-

napan Diloha yang memang terdapat beberapa kamar disewakan. Menurut pengelola yang ditemui belum lama ini, ada beberapa kamar yang disewakan dengan tarif murah dan sudah beroperasi sejak lama. Ketika ditanyakan terkait izinnya, pihak pengelola mengaku tidak mengetahuinya. Perbekel Yeh Sumbul I Komang Dentra ketika dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya perkembangan pembangunan di wilayah selatan desanya tersebut. Dari

beberapa bangunan di antaranya memang digunakan untuk penginapan, hotel dan sisanya rumah pribadi. Dari pendataan di desa, ada dua penginapan kecil dan satu sudah mengantogi izin. “Yang satu atas nama Dika, sampai sekarang belum memiliki izin,” terang Dentra. Sejatinya, pihaknya sudah meminta agar yang bersangkutan melengkapi izin, namun dikatakan masih sedang diurus. Tetapi, faktanya hingga sekarang izin itu belum ada. (kmb26)

Pacu Pertumbuhan Wirausaha Muda

Wabup Kembang Motivasi Hipmi

MINIMNYA minat kalangan muda untuk menjadi wirausaha menjadi perhatian khusus Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan. Untuk memotivasi dan memacu pertumbuhan, Wabup Kembang mengumpulkan wirausaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) cabang Jembrana di Warung Jepun Negara, Selasa (21/2). Hadir pada pertemuan tersebut pengurus Hipmi Jembrana dan anggota DPRD Jembrana. Kembang menyatakan di Indonesia jumlah pengusaha hanya 1,5 persen dari jumlah penduduk yang ada. Tentunya jumlah ini masih minim jika dibandingkan dengan negara lain di ASEAN. Kembang mencontohkan negara tetangga seperti Singapura, tercatat sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4,5 persen, dan Vietnam 3,3 persen jumlah pengusahanya. “Tentunya ini harus di tingkatkan lagi, mengingat Jembrana memiliki banyak

Kakek Ditemukan Tewas Mengambang di Pantai Gilimanuk

DITEMUKAN - Jenazah Sarudin ketika ditemukan di bibir pantai di Gilimanuk.

Bali Post/olo

PENGINAPAN – Salah satu penginapan di wilayah Pantai Yeh Sumbul yang disinyalir belum mengantongi izin.

Negara (Bali Post) – Warga di Lingkungan Asri Gilimanuk dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat mengambang di Pantai Gilimanuk, Rabu (22/2) pagi. Setelah dilakukan pengecekan, mayat tersebut teridentifikasi bernama Sarudin (80), warga Lingkungan Arum Barat, Gilimanuk. Korban ditemukan pertama kali oleh nelayan asal Lingkungan Asih, Muslimin (58) dan Siti Widodo (35). Saksi melihat tubuh korban mengambang di perairan Gilimanuk, berjarak 11,9 meter dari bibir pantai. Saat ditemukan, korban tersangkut tali jangkar perahu Chelsea. Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek Gilimanuk. Korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas dari Bhabinkamtibmas beserta anggota Polair. Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim identifikaai dan dokter puskesmas II Melaya dr. Lely, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kuat dugaan, korban tenggelam dan tersangkut tali jangkar. Sementara, anak korban, Mariyam dan Untung (menantu korban) saat ditemui di TKP membenarkan kalau mayat itu ayahnya. Korban terlihat terakhir kali pada Selasa (21/2) malam. Disebutkan, korban sudah pikun dan pelupa. Oleh pihak keluarga, jenazah korban diantar ke rumah duka dan dikuburkan Rabu sore di pemakaman Gilimanuk. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. (kmb26)

potensi di bidang kewirausahaan. Karena hadirnya pengusaha muda bisa menopang perekonomian di Jembrana” katanya. Menurut Kembang, pertemuan kali ini tidak lain untuk mengumpulkan berbagai ide, gagasan, bahkan kendala yang dihadapi oleh para pengusaha. Kembang mengatakan, kumpulan pengusaha muda ini haruslah selalu kreatif dan kuat. Tidak boleh mudah menyerah meskipun yang menjadi saingan adalah pengusaha yang besar. “Pemerintah sekarang sedang menggalakkan program yang menggerakkan usaha ekonomi kreatif. Tentunya ini harus menjadi perhatian kami di Pemkab Jembrana. Wirausaha muda Jembrana harus berani tampil dan harus kreatif,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Wabup Kembang yang juga seorang pengusaha retail dan transportasi memperkenalkan program permodalan kewirausahaan pemuda dari Kemenpora. Dengan pro-

gram ini seorang pengusaha bisa memperoleh bantuan permodalan hingga Rp 20 juta dengan syarat umur di bawah 30 tahun dan usahanya sudah berjalan minimal 2 tahun dan punya NPWP. “Ini bisa menjadi peluang untuk menambah permodalan bagi pengusaha muda Jembrana,” ujarnya. Selain permodalan, kemudahan perizinan dan pelatihan untuk anggota Hipmi juga menjadi perhatian Wabup Kembang. Menurut Kembang masukan-masukan seperti inilah yang sangat diharapkan. Nantinya ke depan harus ditindaklanjuti oleh Pemkab. Untuk makin mempermudah munculnya wirausahawan-wirausahawan muda di Jembrana. Kembang juga tidak ragu membagikan sejumlah trik dan saran untuk membangun bisnis yang kompetitif yang diperolehnya selama menjadi pengusaha retail dan transportasi. Putu Wiraguna, Ketua Umum Hipmi Jembrana yang merupakan wirausaha

HIPMI – Wabup Kembang saat bertemu dengan Hipmi Jembrana. Wabup menyerap masukan, ide dan gagasan dari para pengusaha muda ini dan mendorong lebih banyak muncul pengusaha. di bidang perjalanan wisata, mengatakan pertemuan ini sangat memotivasi pengusaha muda untuk lebih baik. Terlebih dengan adanya bantuan dari Pemkab bisa mensupport para pengusaha muda Jembrana yang jumlahnya masih minim. “Di-

harapkan dengan bantuan tersebut bisa menambah pertumbuhan pengusaha muda Jembrana. Saya sangat berharap pertemuan ini bisa rutin diadakan, karena ini bisa menjadi ajang kita untuk berbagi pengalaman,” pungkas Wiraguna. (ad1928)


Kamis Wage, 23 Februari 2017

KARANGASEM

13

Gara-gara Dupa

’’Palinggih’’ di Pura Pemaksan Terbakar Amapura (Bali Post) Potensi terjadinya kasus kebakaran selalu mengintai, meskipun saat musim hujan seperti sekarang ini. Di Banjar Abang Kaler, Desa Abang, Karangasem, misalnya. Pura Pemaksan Anyar nyaris ludes gara-gara dupa. Beruntung pura berada satu pekarangan dengan rumah warga, sehingga api akhirnya hanya menghaguskan satu buah palinggih saja. ‘’Kejadiannya Selasa sore. Warga baru tahu ketika api sudah cukup besar,’’ kata Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, Rabu (22/2) kemarin. Pura yang di-empon beberapa kepala keluarga itu berada di pekarangan rumah I Ketut Kamasan (65). Namun saat kejadian rumah wirausahwan itu sedang kosong. Kamasan dan seluruh anggota keluarganya sedang bersembahyang di Pura Panti yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Dugaan kebakaran disebabkan api dupa karena sebelum sembahyang di Pura Panti, Kamasan juga bersembahyang di pura yang berada di sisi utara pekarangan rumahnya itu. Usai sembahyang dia mengakui dupa di tiap-tiap palinggih masih dalam keadaan menyala. ‘’Kami pergi kira-kira pukul empat kurang 15 menit. Saya dapat kabar palinggih terbakar sekitar pukul setengah lima,’’ ungkapnya. Palinggih yang terbakar, yakni palinggih Rambut Sedana yang berbahan kayu berukuran 50x50 cm. Palinggih beratap ijuk tersebut berjejer dengan beberapa palinggih serupa, posisinya persis di belakang palinggih Bale Pelik. Berkat kesigapan warga, api tak sampai menyambar palinggih lainnya meskipun jarak antar-palinggih di pura tersebut relatif mepet. ‘’Secara materiil kerugiannya sekitar Rp 7 juta,’’ terang Ketut Kamasan. Pihak kepolisian tak menemukan unsur kesengajaan ataupun sabotase dalam kejadian tersebut. Dari penyelidikan yang telah dilakukan, Kapolsek memastikan kebakaran akibat kelalaian pangempon pura. ‘’Penyebabnya api dupa,’’ tegasnya. (kmb)

JETTY - Pemerintah berencana membangun jetty ramdor dan breakwater untuk optimalisasi dermaga kapal pesiar Tanah Ampo.

Kelanjutan Dermaga Tanah Ampo Makin Tak Jelas

Amlapura (Bali Post) -

Pemkab Karangasem berkeinginan Dermaga Kapal Pesiar Tanah Ampo segera dapat difungsikan dengan terus melakukan lobi anggaran ke pusat. Namun belakangan kelanjutan pembangunan dermaga cruise itu makin gabeng (tidak jelas). Pemerintah pusat memang sudah menyediakan anggaran tetapi sejauh ini belum ada tanda-tanda akan dicairkan.

Bali Post/kmb

PTUN - Ratusan warga Desa Pakraman Karangasem saat tiba di PTUN Denpasar, sambil membentangkan sebuah spanduk kecaman terhadap para penggugat.

Tanah ’’Pelaba’’ Pura Dipersoalkan

Ratusan Warga Desa Karangasem Datangi PTUN

Amlapura (Bali Post) Ratusan warga dari 34 banjar adat se-Desa Pakraman Karangasem turun ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar, Selasa (21/2) lalu. Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan terhadap panglingsir desa setempat yang sedang menghadapi gugatan dari lima orang warga, terhadap tanah pelaba Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. Massa menuntut agar majelis hakim mengambil keputusan seadiladilnya atas perkara itu. Klian Desa Pakraman Karangasem I Wayan Bagiarta, S.H., M.H. mengatakan ratusan warga ini spontan datang ke persidangan perdana kasus ini, sebagai bentuk dukungan moral kepada panglingsir desa yang kini menghadapi langsung gugatan ini. Sebab, warga tak terima tanah yang sudah menjadi pelaba pura dan sudah bersertifikat, kembali dipersoalkan sekelompok oknum warga yang sebelumnya menjadi petani penggarap di sana. “Jumlahnya ada sekitar 300-an. Mereka datang sendiri ke pengadilan. Mereka bukan demo, hanya ingin mendampingi kami saja,” kata Bagiarta yang juga seorang pengacara senior ini. Selain Bagiarta, bertindak sebagai pengacara Desa Pakraman Karangasem sebagai tergugat II Intervensi dalam kasus ini antara lain I Wayan Sudarsa, S.H., M.H., I Komang Darmayasa, S.H., M.H., I Made Adi Seraya, S.H., M.H. dan Made Wiryawa, S.H. Sedangkan sebagai tergugat dalam kasus ini adalah BPN Karangasem, didampingi kuasa hukum I Made Suka Ardana S.H. Dalam sidang perdana yang dipimpin hakim ketua Estiningtyas D Mandagi, S.H., M.H. bersama hakim anggota Euis Riyanti, S.H., M.H. dan Diana Yustika Sari, S.H. ini dengan agenda mendengarkan isi gugatan dari penggugat. Ratusan warga ini mendengarkan langsung jalannya sidang pembacaan gugatan nomor perkara 2/G/2017/PTUN.DPS itu. Usai mengikuti sidang, salah satu Klian Banjar Adat, Pasek, juga dikatakan sempat berorasi di dalam pengadilan. Dia bersama massa menuntut agar perkara ini dapat diputuskan dengan adil oleh pihak majelis hakim. Setelah itu, massa kembali ke Karangasem dengan tertib. “Sidang akan dilanjutkan lagi selasa pekan depan. Dengan agenda jawaban dari tergugat,” kata Bagiarta. Beberapa penggarap yang mengajukan gugatan ke PTUN atas terbitnya dua sertifikat tanah pelaba pura itu, antara lain I Gede Putra, I Ketut Kari, I Nengah Langkir, dan Ni Nengah Sari. Dalam gugatannya ke PTUN Denpasar, mereka menggugat dua lembar sertifikat tanah pelaba pura yang dikeluarkan BPN itu, karena merasa sudah puluhan tahun menempati tanah itu sejak leluhur mereka zaman dulu. Dalam gugatannya, mereka berdalih bahwa tanah itu adalah pemberian puri untuk mereka, padahal tanah itu sudah diserfikatkan sebagai tanah pelaba pura Desa Pakraman Karangasem. Selain BPN, Desa Pakraman Karangasem juga turut tergugat, sebagai tergugat II Intervensi. Ada lima penasihat hukum yang mengawal penggugat di PTUN Denpasar. Mereka antara lain I Made Sukerana (mantan Wakil Bupati Karangasem), I Made Suka Ardana, I Gede Agung Suparwata, I Nyoman Sunarta dan I Nyoman Alit Suparsa. Sebelumnya, Bagiarta mengatakan Desa Pakraman Karangasem memiliki tanah pelaba pura dari Pura Puseh di Banjar Pesuguhan, Desa Seraya, seluas 15 hektar. Tanah pelaba pura ini dikatakan sudah bersertifikat seluas satu hektar 37 are dalam dua sertifikat, dengan nomor 1214 dan 1215. Nama pemegang hak kedua sertifikat ini atas nama Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. Masalah mulai muncul, setelah ada upaya pengaplingan tanah pelaba pura itu oleh oknum yang belum terungkap sampai sekarang. Pihaknya baru tahu ada aktivitas pengkaplingan lahan pelaba pura, setelah menerima informasi dari warga setempat bahwa pohon-pohon besar di atas lahan tersebut telah dirobohkan dengan mesin sensor. Luasan lahan yang diratakan cukup luas, mencapai empat hektar. Atas informasi itu, pihak prajuru sempat turun langsung ke lokasi. Di sana, di atas lahan tersebut, ditemukan banyak tumpukan kayu gelondongan berbagai jenis, mulai dari intaran, bekul dan lainnya. Atas temuan itu, persoalan kemudian dilaporkan ke Mapolres Karangasem. (kmb31)

Bali Post/kmb

Kondisi kurang mengenakkan itu diakui Kadis Perhubungan Karangasem, I.B. Putu Swastika. Pihaknya mengaku sudah sempat mengecek perencanaan anggarannya ke Kementerian Perhubungan, tapi pos anggaran yang ada masih diisi tanda bintang. ‘’Saya tidak ngerti maksudnya tanda bintang itu,’’ katanya, Rabu

(22/2) kemarin. Program lanjutan dari proyek yang dimulai pada masa Bupati Wayan Geredeg itu berupa pembangunan break water dan jetty ramdor. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan rencananya mengucurkan dana Rp 52 miliar. Swastika mengatakan proses selanjutnya didel-

egasikan kepada Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai selaku Satuan Kerja Pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo. Meski sudah ditangani Satker, Pemkab Karangasem tetap melakukan pendekatan sehingga proyek sudah bisa digarap tahun 2017 ini. Dihubungi terpisah, KSOP

Padangbai I Ketut Gede Sudarma mengakui saat ini anggaran pembangunan jetty ramdor dan breakwater masih berisi tanda bintang. Tanda bintang itu, menurut dia, menandakan bahwa masih ada berkas-berkas yang belum lengkap dan saat ini pihak Satker masih menunggu informasi lebih lanjut terkait berkas yang dinyatakan belum lengkap tersebut. ‘’Kita masih menunggu review dari Pusat,’’ katanya. Meski masih ada kendala dari sisi administrasi, Sudarma optimis program untuk optimalisasi Pelabuhan Cruise itu akan terlaksana

tahun 2017 ini. Keyakinan itu muncul karena anggaran Rp 52 miliar tersebut sudah terpasang dan sudah masuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ASDP Padangbai. Pelabuhan Tanah Ampo mulai dibangun tahun 2008 dan sudah cukup lama mangkrak. Pelabuhan yang telah menelan anggaran ratusan miliar itu tidak bisa disandari kapal pesiar karena dermaga kurang panjang, hanya sekitar 150 meter. Jetty ramdor sebagai solusi untuk sandar skoci, sedangkan breakwater untuk menyiasati kuatnya arus laut. (kmb)

Ingin Anak Jadi PNS, Tertipu Rp 60 Juta Amlapura (Bali Post) Saking ngebetnya ingin punya anak jadi PNS, I Wayan Degeng (45) akhirnya menempuh cara tak terpuji untuk mewujudkan cita-citanya. Petani asal Banjar Biaslantang Kaler Desa Purwakerti Kecamatan Abang, Karangasem itu mencoba main sogok melalui seorang kenalan yang mengaku punya koneksi di Jakarta. Namun lacur, usahanya sia-sia karena sang penghubung ternyata seorang penipu. Degeng sudah memendam pengalaman pahitnya itu hampir selama lima tahun. Pengalaman getir itu juga tak lepas dari kecerobohannya

sendiri. Berawal dari mendengar informasi bahwa Dinas PU Karangasem membuka lowongan PNS untuk tamatan SMA, sekitar September 2012 dia berusaha mencari relasi dan akhirnya bertemu dengan sang penipu, I Gede Agus Eka Putra (39). Gayung pun bersambut karena pria asal Banjar Kaler Desa Seraya Kecamatan Karangasem itu mengaku punya koneksi untuk urusan seperti itu. Dengan dalih untuk uang transpor ke Jakarta, sebulan kemudian pelaku berhasil membujuk Degeng untuk mengeluarkan kocek Rp 15 juta. Bualan pelaku yang men-

gaku punya canel kuat di pusat kontan membuat Degeng makin yakin akan usahanya. Surat lamaran lengkap dengan uang sogokan Rp 45 juta pun disiapkan. ‘’Yang Rp 45 juta saya serahkan Januari 2013. ‘’Katanya uang itu untuk panitia di Jakarta agar SK-nya cepat keluar,’’ ungkapnya saat melaporkan kasusnya ke Polsek Abang, Selasa (21/2) lalu. Degeng yang mengaku rugi Rp 60 juta baru curiga ketika beberapa bulan kemudian pelaku menghalangi niatnya mengecek lamaran ke Dinas PU Karangasem. Petani ini mengaku terpaksa lapor polisi karena pelaku tak menepati

janji untuk mengembalikan semua uangnya. ‘’Saya sudah tak memikirkan masalah CPNS. Dia (pelaku - red) sudah berjanji mengembalikan, tetapi saya malah diberikan kartu ATM kosong dan cek kosong,’’ katanya. Degeng datang ke kantor polisi dengan membawa sejumlah alat bukti di antaranya dua buah kuitansi pembayaran masing-masing tertanggal 3 Oktober 2012 dan 13 Januari 2013. Selain itu dua juga membawa dua lembar surat pernyataan tertanggal 29 Agustus 2016 yang berisi kesiapan pelaku mengembalikan semua uangnya. Juga satu buah kartu

ATM Bank Danamon dan satu lembar cek Bank BPD Bali yang diduga cek kosong. Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso dikonformasi, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan tindak lanjut laporan tersebut masih pada tahap pemeriksaan saksi-saksi. Sejauh ini sudah tiga saksi dihadirkan yakni anak korban Putu Suandita (27), Nengah Bingin Swinatha (63) dan I Wayan Sudiana alias Sukabler (45). ‘’Untuk sementara terlapor kita kenakan Pasal 378 KUHP jo Pasal 64 KUHP tentang Penipuan,’’ ujarnya. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Desa-desa di Karangasem kerap bermasalah dalam mengarsipkan dokumen. Masalah ini ditemukan dari hasil monitoring ke desa-desa. Situasi demikian mengakibatkan dokumen penting yang harus diselamatkan dan dijaga keasliannya, sebagai bukti penyelenggaraan pemerintah, tak mampu dikelola dengan baik. Pengelolaan yang buruk, juga pada akhirnya mengganggu sistem pelayanan kepada masyarakat. Untuk mempertegas mengelolaan arsip di setiap desa, seluruh sekretaris desa di Karangasem dikumpulkan dan diberikan teknis kerja yang benar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem di Aula Dispustakaan, Amlapura, Rabu (22/2) kemarin. Desa merupakan ujung tombak layanan pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, arsip-arsip yang ada di desa/ kelurahan sudah selayaknya tertata dengan baik. Hal ini dimaksudkan agar setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan, agar dapat dilayani dengan cepat, tepat, dan akurat. Asisten Administrasi Umum I Wayan Purna menyampaikan, setelah dilakukan monitoring hampir di setiap kantor desa, masalah kearsipan belum mendapatkan perhatian yang serius. Hal ini mengakibatkan segala arsip yang harus diselamatkan dan dijaga keasliannya, sebagai bukti penyelenggaraan pemerintah secara ke-

seluruhan, belum dikelola dengan baik. Padahal, kelangsungan pemerintahaan tidak bisa terlepas dari proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi. Oleh karena itu, maka semua bukti dari kegiatan tersebut harus terekam serta disimpan dalam bentuk media, sesuai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Demikian juga dalam bentuk Peraturan Bupati Nomor 25 Tahun 2014 tentang Tata Kearsipan Karangasem dan Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyusunan Arsip. Pemantapan ini harus diimplementasikan pada unit kerja masingmasing. Selain itu, ia juga meminta seluruh sekretaris desa sebagai pimpinan unit kearsipan di kantor desanya untuk segera dapat menginformasikan pemantapan ini. “Khususnya, kepada seluruh para kepala urusan (kaur) di desanya masing-masing, guna menyamakan persepsi dalam upaya pengelolaan dan penyelamatan arsip-arsip,” katanya. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem I Komang Daging mengatakan, untuk mematangkan para sekdis ini mengurus arsip, pihaknya mendatangkan petugas dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Dra. Luh Tery Yuliandriana dan dari Dinas Perpustakaan dan

Kearsipan Kabupaten Karangasem. Dengan pemantapan ini, pihaknya berharap tak

ada lagi cerita petugas di desa tak bisa mengarsipkan dokumen penting dengan

benar. Apalagi, sampai membuat masyarakat kecewa. (kmb31)

Arsip Kerap Jadi Masalah di Desa


TABANAN

14

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Transparansi APBDes

Desa Dauh Peken Umumkan Rincian Anggaran

Tabanan (Bali Post) Terobosan baru dilakukan Desa Dauh Peken, Tabanan untuk menyampaikan informasi transparansi APBDes melalui banner. Banner ukuran 200 cm x 240 cm tersebut terpampang di depan kantor desa setempat. Bahkan meski dari kejauhan banner ini masih mudah terbaca. Informasi rincian anggaran pun dikemas menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Kepala Desa Dauh Peken, I Komang Sanayasa, Rabu (22/2) kemarin, menjelaskan terobosan yang dilakukannya ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah desa kepada masyarakat atas penggunaan dana APBDes yang besarnya mencapai Rp 1 miliar lebih. “Dengan cara ini diharapkan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa,” ucapnya. Tidak hanya itu, penyampaian informasi terkait rincian APBDes ini juga sesuai arahan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Dalam undang-undang tersebut, desa harus menyajikan informasi terkait anggaran pembangunan desa secara transparan. “Karena keterbatasan mensosialisasikan ke masyarakat kita gunakan media banner ini,” imbuhnya. Menurutnya masyarakat juga ikut andil dalam melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang dilakukan di desa. Apalagi sumber anggaran yang harus dikelola oleh pemerintah desa nilainya cukup tinggi. Diakuinya dalam pengelolaan APBDes selama ini memang masih terkendala SDM, baik untuk perencanaan dan pelaksanaan APBDes. Meski demikian pembinaan dari tingkat kkecamatan dan dinas terkait juga telah dilakukan untuk menjawab kendala tersebut. Bahkan dalam penyusunan laporan siskeudes saat ini sudah teratasi dengan baik. “Keterbatasan SDM masih jadi kendala sampai saat ini, kita harapkan dengan perbaikan sistem ke depan kendala tersebut bisa segera teratasi,” katanya.Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Tabanan, Roemi Liestyowati dihubungi terpisah mengapresiasi langkah yang dilakukan Desa Dauh Peken, Tabanan dalam menyampaikan informasi dan transparansi terkait anggaran yang dikelola oleh desa. Pihaknya pun meminta agar desa lainnya dapat mengikuti terobosan tersebut untuk menciptakan transparasi pengelolaan dana desa yang nilainya miliaran rupiah. (kmb28)

Bali Post/bit

APBD - Banner berisi informasi rincian anggaran APBDes yang terpasang di depan Kantor Desa Dauh Peken, Tabanan.

Monitoring ”Try Out” SMP

Disdik Berharap Sekolah Bisa UNBK

Tabanan (Bali Post) Jelang Ujian Nasional (UN) tingkat SMP Mei mendatang, sejumlah persiapan telah dilakukan jajaran sekolah. Salah satunya dengan pemantapan atau try out yang mulai dilaksanakan Rabu (22/2) kemarin. Bahkan, persiapan UN tahun ini kembali mendapat atensi langsung Dinas Pendidikan Tabanan. Meski pelaksanaan UN 2017 baru bisa diikuti dua SMP dengan metode Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ke depan diharapkan pihak sekolah dan komite terkait bisa mengupayakan agar bisa melaksanakan UNBK. “Baru dua yang siap, SMPN 1 Tabanan dan SMPN 2 Selemadeg Timur, kita harapkan ke depan akan bertambah jumlah sekolah yang bisa melaksanakan UNBK,” ujar Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana di sela-sela memonitoring pelaksanaan try out di SMPN 2 Tabanan. Untuk try out UN sendiri tahun ini diikuti 6.481 siswa dari 42 SMP yang ada di Kabupaten Tabanan. Hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika dan hari kedua hari ini (Kamis, 23/2) mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA. “Paling tidak dengan terus melakukan pemantapan mutu pendidikan akan meningkat,” ucapnya. Tidak hanya melalui pemantapan UN, terobosan lain yang dilakukan Disdik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Tabanan di antaranya menggandeng Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melalui Yayasan Adiluhung melalui pemberian pendalaman dan pelatihan bagi para guru SD se-Kabupaten Tabanan khususnya dalam model pembelajaran matematika. Pejabat asal Marga ini mengatakan pendalaman model pembelajaran matematika ini juga untuk menghilangkan kesan menakutkan pada mata pelajaran matematika. “Jadi, ada 300 guru SD yang diberi pelatihan bagaimana model mengajar matematika yang menyenangkan tanpa keluar dari kurikulum yang diterapkan,” jelasnya. Tidak hanya pendalaman model mengajar matematika yang menyenangkan terobosan lain juga telah dilakukan Dinas Pendidikan yakni workshop Kurikulum 13 terbaru dengan mendatangkan tim pusat. Di samping juga terobosan penguatan pendidikan karakter bagi Kepala Sekolah dan guru. Untuk penguatan pendidikan karakter, Adnyana menjelaskan memang tidak secara khusus dalam mata pelajaran melainkan diselipkan di masing-masing mata pelajaran. “Jadi, masingmasing guru menyelipkan sedikit waktu untuk diisi dengan pendidikan karakter seperti disiplin dan toleransi,” jelasnya. Sementara Kepala SMPN 2 Tabanan, I Putu Suartika, mengaku secara umum pihaknya siap menggunakan sistem UNBK namun karena kendala teknis belum bisa dilakukan. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

PELANGGAR - Petugas Satpol PP saat mendata pelanggar untuk dilakukan pembinaan.

Bali Post/kmb

Izin Kedaluwarsa

Enam Usaha Kesehatan Disemprit Satpol PP Tabanan (Bali Post) Peringatan Tim Yustisi Pemkab Tabanan terkait usaha di bidang kesehatan yang memiliki izin kedaluwarsa untuk segera memproses rupanya tidak digubris. Terbukti dalam operasi pembinaan oleh jajaran anggota Buru dan Sapa (Bursap) Satpol PP Tabanan di dua kecamatan, Rabu (22/2) kemarin, masih banyak ditemukan pelanggaran. Dari tujuh sasaran di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kerambitan, enam di antaranya mengantongi izin kedaluwarsa. “Ada enam yang melanggar, lima di antaranya usaha di bidang kesehatan seperti apotek dan laboratorium serta klinik yang izinnya kedaluwarsa, serta satu lagi tidak mengantongi IMB,” beber Kepala Satpol PP Tabanan, I Wayan Sarba.

Keenam pelanggar tersebut di antaranya usaha apotek, izin praktik bidan, usaha klinik, usaha air minum kemasan dan laboratorium. Dijelaskannya operasi ini dilakukan untuk menindaklanjuti data yang disampaikan Dinas Kesehatan terkait Perda No. 9 Tahun 2014 yang mengatur izin tentang Tenaga Teknis Kesehatan baik itu menyangkut masalah fasilitas kesehatan maupun tenaga

kesehatan. Dari data tersebut setidaknya ratusan izin praktik dokter dan bidan serta fasilitas kesehatan di Tabanan banyak yang sudah mati (belum diperpanjang - red). “Karena keterbatasan waktu, baru dua kecamatan kita sasar dan memang banyak yang terjaring, nanti akan kita pertajam lagi dengan menyasar kecamatan lainnya,” tegasnya. Diakuinya para pelang-

gar belum dikenakan sanksi melainkan akan dipanggil Kamis ini untuk diberikan pembinaan dan diminta untuk memproses izin yang dimilikinya. Ia pun berharap bagi para pengusaha klinik, dokter ataupun bidan yang masa izin praktiknya sudah mati agar segera diurus atau diperpanjang, agar tidak terjaring tim yustisi. Sebelumnya, Kadis Kesehatan dr. Suratmika pernah mengatakan sepanjang tahun 2017 ini pihaknya juga akan mengecek terkait perizinan di bidang kesehatan ini tidak hanya perizinan praktik tenaga kesehatan melainkan juga apotek dan rumah sakit. Karena ini merupakan bentuk

pembinaan dan pengawasan dinas kesehatan kepada jajarannya untuk memberikan asas legalisasi yang menyangkut layanan kesehatan kepada masyarakat. Karena tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selaku pasien, namun surat keterangan izin praktik ini juga merupakan bentuk perlindungan hukum bagi para tenaga kesehatan jikalau tersandung permasalahan yang menyangkut pelayanan kesehatan. “Kalau tidak ada surat izin, secara hukum tidak bisa dilindungi oleh kolegium (persatuan - red) masing-masing jika ada halhal yang tidak diinginkan,” jelasnya. (kmb28)

Disperindag Periksa Pompa Ukur BBM di SPBU

Tabanan (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan bersama Direktorat Metrologi Bandung melakukan pengawasan dan pemeriksaan pompa ukur BBM (bahan bakar minyak) di tiga SPBU Tabanan, Rabu (22/2) kemarin. Selain memeriksa pompa ukur BBM yang ada di SPBU, tim juga mengambil sampel ukuran liter BBM sebanyak tiga kali dengan kecepatan yang sama. Setiap SPBU yang dikunjungi diharuskan juga untuk membuka kotak pompa ukur guna memeriksa berbagai onderdil atau peralatan yang ada di dalamnya. Dalam pengawasan ini, ada tiga faktor yang menjadi titik fokus, yaitu tanda tera, kebenaran hasil pengukuran, dan cara penggunaan. Sejauh ini, di tiga SPBU yang menjadi target pengawasan secara acak, yaitu SPBU di Jl. By-pass Soekarno, Banjar Sanggulan, Kediri, SPBU Pesiapan dan SPBU Abiantuwung. Ketiganya tidak

ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengelola SPBU. Ketiga SPBU ini termasuk yang paling ramai konsumennya. Kepala Bidang Kemetrologian Disperindag Tabanan I Gusti Ayu Sri Wahyuni memaparkan, pengawasan ini sesuai dengan UU No.2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. ‘’Dengan adanya pengawasan ini diharapkan memberikan perlindungan tidak hanya bagi konsumen tetapi juga pemilik usaha SPBU itu sendiri,’’ ujarnya. Sebab, dalam pengawasan tersebut termasuk salah satunya adalah ketepatan angka di badan mesin ukur dengan BBM yang dikeluarkan harus sesuai dengan batas toleransi yang ditetapkan. Menurut Lukman I.R. Hirmandho dari Direktorat Metrologi Bandung, batas toleransi kesalahan penunjuk pada mesin ukur kurang lebih 0,5 persen per 20 liter. Sementara saat ia melakukan pemeriksaan di SPBU di Jl. By-pass

Soekarno, kesalahan penunjuk adalah 0,2 persen. Jadi masih di bawah batas toleransi dan belum melewati ketetapan yang sudah ditentukan. ‘’Kerja mesin itu tidak mungkin tepat 100 persen. Oleh karena itu ada batas toleransinya, yaitu kurang lebih 0,5 persen per 20 liter atau 100 mililiter per liternya,’’ ujarnya. Hal yang sama juga ditemukan pada dua SPBU lainnya dimana kondisi semua pompa ukur BBM bagus. Sementara itu, Manajer SPBU Jl. By-pass Soekarno Banjar Sanggulan, Dewa Made Sumayasa, mengatakan pihaknya telah melakukan tera ulang pada awal Februari 2017 lalu. Selain tera ulang yang rutin dilakukan setahun sekali, pihaknya melakukan uji ketepatan mesin pompa ukur BBM setiap pagi. ‘’Jadi setiap pagi kami melakukan pengujian sendiri. Alat kami punya sendiri. Selama ini masih tidak melewati batas toleransi,’’ ujarnya. (kmb24)

Bali Post/san

PERIKSA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan bersama Direktorat Metrologi Bandung melakukan pengawasan dan pemeriksaan pompa ukur BBM (bahan bakar minyak) di tiga SPBU Tabanan, Rabu (22/2) kemarin.

Warung Global

Tekan Angkutan Bodong, Gelar Razia Secara Rutin

Berbelit-belitnya mengurus izin menjadi penyebab banyaknya pengelola angkutan wisata yang bodong. Belum lagi proses pengurusan izin sangat lama. Karena itu, diperlukan adanya razia secara berkelanjutan untuk menekan jumlah angkutan wisata bodong. Demikian mengemuka pada acara Warung Global yang membedah tema ‘’Angkutan Pariwisata Ilegal Terjaring Razia’’. Acara ini disiarkan Radio Global 96,5 FM dan dipancarteruskan Radio Singaraja FM, Radio SwiB FM Amlapura, Radio Genta FM, serta Radio Swara Negara FM, Rabu (22/2) kemarin. Berikut rangkumannya. Sebagai masyarakat, Sugik di Mambal hanya bisa menyarankan agar izin segera diurus oleh para sopir angkutan pariwisata agar bisa lancar bekerja. Menurutnya, keengganan

mengurus izin ini mungkin karena harganya yang tidak terjangkau. Sementara Ayu di Petang dan Fera di Tabanan juga berpikiran demikian. Selain biaya

mengurusnya tidak terjangkau, prosedurnya ribet juga. “Jika bisa dipermudah, kenapa mesti dipersulit,” demikian komentar mereka. Selain itu dengan razia ini berpeluang untuk terjadi pungli. Menurut Budi di Denpasar, di Bali ada banyak angkutan pariwisata yang beroperasi dan juga sering ada razia dari pihak yang berwenang. Sementara Suardana di Tabanan menyarankan agar para pemilik angkutan pariwisata mengikuti prosedur yang ada dengan mengurus izin agar legal. Sisi lain, agar birokrasi juga tak berbelit-belit

dan transparan. Razia gabungan yang digelar setahun sekali ini tidak akan membuat jera para pemilik angkutan wisata yang ilegal ini, sebab menurut Ketut Dawi di Badung, denda tilang hanya ratusan ribu, ketimbang mengurus izin secara legal jutaan rupiah. Jika saja sering dilakukan razia gabungan misal 1 bulan sekali, mereka akan sadar dan berpikir mengurus izin yang benar sesuai prosedur yang berlaku. Sumada di Singaraja yang mengakui bahwa memang pengurusan izin angkutan wisata ini sangat banyak, salah sa-

tunya memiliki kepengurusan organisasi, dengan demikian harus mengumpulkan banyak orang dan beberapa persyaratan lainnya yang rasanya sulit dipenuhi oleh para sopir angkutan wisata. Selain itu biayanya bisa lebih dari Rp 6 juta. Mengenai razia gabungan yang sering dilakukan oleh pihak berwenang terhadap sopir angkutan wisata yang belum mengantongi izin ia mengatakan ini dilematis. Kalau ngurus tak mungkin bisa memenuhi persyaratan yang mau tak mau kena razia bayar tilang saja sekian ratus ribu. (sikha)


15

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Jadwal Pertandingan -------- Liga Eropa ---------------------------------------------------Pertandingan II, Babak 32 Besar Jumat (24/2) dini hari Osmanlispor vs Olympiakos Besiktas vs Hapoel Beer-Sheva Villarreal vs AS Roma Zenit Saint Petersburg vs Anderlecht Ajax vs Legia Warsaw APOEL vs Athletic Bilbao Fiorentina vs Borussia Moenchengladbach Sparta Prague vs Rostov Tottenham Hotspur vs Gent Shakhtar Donetsk vs Celta Vigo Copenhagen vs Ludogorets Genk vs Astra Giurgiu Lyon vs AZ Alkmaar Hasil Pertandingan -------- Liga Champions --------------------------------------------Pertandingan I, Babak 16 Besar Bayer Leverkusen vs Atletico Madrid Manchester City vs Monaco

2-4 5-3

-------- Liga Prancis -------------------------------------------------Caen vs AS Nancy-Lorraine 1-0 1. Monaco 2. PSG 3. Nice 4. Lyon 5. St Etienne 6. Marseille 7. Bordeaux 8. Toulouse 9. Guingamp 10. Stade Rennes 11. Montpellier HSC 12. Angers SCO 13. Nantes 14. Lille 15. Caen 16. Metz 17. Dijon FCO 18. AS Nancy-Lorraine 19. Bastia 20. FC Lorient

26 26 26 25 26 26 26 26 26 26 26 26 25 26 26 25 26 26 25 26

18 17 16 14 10 11 10 9 9 8 8 8 8 8 8 8 6 7 5 6

5 5 8 1 9 6 9 7 7 9 8 6 6 5 4 6 9 6 8 4

3 4 2 10 7 9 7 10 10 9 10 12 11 13 14 11 11 13 12 16

76-24 50-18 42-20 49-31 31-21 35-31 32-31 31-28 30-33 25-31 38-43 22-33 19-34 24-32 26-43 25-45 36-41 18-34 22-33 27-52

59 56 56 43 39 39 39 34 34 33 32 30 30 29 28 28 27 27 23 22

Pencetak gol : 25 - Edinson Cavani (PSG)

Giggs Nilai Liga Inggris Kebanyakan Manajer Asing London Terlalu banyak manajer asing yang mengarsiteki klub Liga Inggris, akibatnya sedikit kesempatan bagi talentatalenta lokal untuk mengembangkan kemampuannya. Hal itu diungkapkan mantan pemain sayap dan asisten manajer Ryan Giggs, Rabu (22/2) kemarin. Giggs dikait-kaitkan dengan kembali ke pekerjaan manajerial di Swansea City sebelum penunjukan pria AS Bob Bradley pada Oktober. Ia juga kembali dipertimbangkan menganani tim itu sebelum Paul Clement asal Inggris mengambil alih tim pada Januari. ‘’Menurut saya di sana tidak banyak (manajer Inggris) saat ini,’’ kata Giggs kepada BBC. ‘’Menurut saya ini (hal penting untuk pelatih-pelatih Inggris Raya untuk mendapatkan kesempatan). Ada banyak pelatih asing papan atas di Liga Inggris, namun di sana juga ada banyak pelatih dan manajer Inggris berkualitas di luar sana,’’ ujar Giggs yang sempat menjadi pelatih sementara selama empat pertandingan di MU pada 2014. Sebanyak tujuh dari 20 klub Liga Inggris diasuh manajer Inggris Raya, namun tim tujuh besar saat ini diarsiteki manajer-manajer asing. Tony Pulis asal Wales melatih West Bromwich Albion yang merupakan tim dengan posisi tertinggi dengan manajer Inggris Raya. ‘’Jika Anda tidak mendapatkan kesempatan, maka Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan apa yang dapat Anda lakukan dan melihat apa yang dapat Anda lakukan dengan tim bertalenta,’’ tambah Giggs. ‘’Seperti yang telah saya sebutkan, ada banyak pelatih asing berkualitas bagus juga. Saya hanya memikirkan keseimbangan, terlalu banyak orang asing saat ini dan pelatih-pelatih Inggris Raya mungkin tidak mendapatkan kesempatan-kesempatan.’’ (rtr/ant)

Arema Bidik Juara Piala Presiden Malang (Bali Post) Usai merengkuh juara gurp B pada babak penyisihan Piala Presiden 2017 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada pekan lalu, Arema FC langsung membidik gelar juara dalam kompetisi tersebut. General Manager Arema FC Ruddy Widodo di Malang, Rabu (22/2) kemarin, mengakui dengan capaian prestasi yang digenggam tim asuhan Aji Santoso saat ini, manajemen langsung memasang target juara Piala Presiden 2017. Pada babak penyisihan grup B, Arema membuktikan diri sebagai tim yang cukup kuat dan solid. ‘’Kalau melihat capaian prestasi yang diraih Arema saat ini, kami tidak ragu-ragu lagi untuk memasang target juara di ajang Piala Presiden tahun ini. Awalnya kami hanya menginginkan tim bisa kompak karena komposisi tim sebagian adalah pemain baru,’’ ujarnya. Sementara itu, pelatih Arema Aji Santoso mengatakan selama jeda waktu sebelum dimulainya babak delapan besar Piala Presiden 2017, tim asuhannya melakukan persiapan secara optimal, khususnya untuk mantapkan taktik dan finishing. w‘’Sebelum berangkat ke Solo besok (23/2) saya bakal mantapkan taktik dan finishing. Itu perlu ditingkatkan lagi jika ingin meraih kemenangan demi kemenangan dalam setiap pertandingan,’’ ucapnya. Dalam babak penyisihan grup B di Stadion kanjuruhan, Arema meraih dua kali kemenangan dan satu kali imbang. Dengan raihan tujuh poin tersebut, Arema berhak melaju ke fase selanjutnya, yakni babak delapan besar bersama Bhayangkara FC dari grup B. Tim-tim yang lolos babak delapan besar itu adalah Arema FC, Sriwijaya FC, PS Bhayangkara, Mitra Kukar, Persib Bandung, Semen Padang, Pusamania Borneo, dan Madura United. Berdasarkan hasil drawing yang digelar Selasa (21/2) babak delapan besar Piala Presiden 2017 yang akan digelar di Manahan Solo, pada laga perdana Arema FC bakal menghadapi Sriwijaya FC (26/2), Pusamania Borneo VS Madura United (26/2). Sementara itu Persib Bandung Mitra Kukar (25/2) dan Semen Padang VS Bhayangkara (25/2). (ant)

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang Manchester City Sergio Aguero merayakan gol bersama rekan setimnya Leroy Sane pada pertandingan melawan Monaco di stadion Etihad, Rabu (22/2) kemarin.

Menyerang, Opsi Tunggal Guardiola

London -

Bila sebagian klub memilih bertahan bila menghadapi lawan ofensif, manajer Manchester City Pep Guardiola hanya mempunyai satu opsi pada pertandingan Liga Champions melawan AS Monaco, Rabu (22/2) kemarin yakni ‘’serang, serang, serang’’. Strategi efektif saat City meraih kemenangan 5-3 pada pertandingan pertama babak 16 besar itu. Menghadapi klub yang telah mencetak 76 gol pada 26 pertandingan domestik Liga Prancis dan telah mengemas lebih dari 100 gol di semua kompetisi musim ini, Guardiola tak mau ambil risiko dan strategi itu terbayar lunas. Gol-gol dari Raheem Sterling dan Sergio Aguero menjaga peluang City, sebelum gol dari John Stones dan Leroy Sane di babak kedua. Keung-

gulan itu memberi keuntungan sebelum laga kedua di Monaco pada 15 Maret. ‘’Kami memikirkan menyerang. Serang, serang, serang,’’ kata Guardiola kepada BT Sport. ‘’Monaco mungkin mencetak 80 gol dalam satu musim dan menyerang dengan banyak orang. Mereka kuat dan merupakan tim papan atas. Itulah mengapa mereka me-

London Tottenham Hotspur optimis melaju ke babak 16 besar Liga Eropa. Tim asuhan Mauricio Pochettino, Rabu (22/2) kemarin siap menghadapi Gent pada Jumat (24/2) dini hari. Di pertemuan pertama pekan lalu, Tottenham menyerah 0-1. Masa depan pasukan Pochettino di kompetisi Eropa dalam ancaman setelah kekalahan di Belgoia itu. Selain itu di kompetisi domestik, prestasi the Lilywhite juga tidak mengesankan dengan hanya memenangi dua pertandingan dari tujuh yang telah dimainkan. Harry Kane dkk. juga telah tersingkir di penyisihan Grup Liga Champions hingga kini harus turun ke turnamen ini. Kane memberi jaminan dengan mencetak tiga gol saat Tottenham mengahancurkan Fulham 3-0 pada pertandingan Piala FA lalu.

Berkat kemenangan itu bek Toby Alderweireld meyakini timnya akan tampil lebih baik pada laga di Wembley. Jumat dini hari nanti. ‘’Kami menunggu laga kedua, mengubah permainan kami dibandingkan Jumat pekan lalu. Kami berusaha mendapatkan hasil yang lebih baik dan melaju ke babak berikutnya,’’ ujar pemain salah Belgia itu. Laga lainnya mempertemukan Fiorentina Borussia Moenchengladbach. La Viola berusaha mempertahankan keunggulan 1-0 saat menjamu klub Jerman itu. Sementara Athletic Bilbao menuju Siprus menghadapi APOEL. Di laga sebelumnya Bilbao unggul tipis 3-2. Lyon dan Schalke melapangkan jalan ke babak selanjutnya setelah unggul tiga gol atas lawannya AZ Alkmaar dan PAOK di laga pertama. (kmb39/ap)

Tottenham Optimis Melaju

Bali Post/rtr

LATIHAN - Pemain Tottenham Harry Kane dan Vincent Janssen, Rabu (22/2) kemarin, mengikuti latihan jelang laga melawan Gent pada pertandingan babak 32 besar Liga Eropa.

muncaki liga. Itulah mengapa kami mengambil banyak kredit dengan hasil ini.’’ Pertandingan ini akan dikenang sebagai salah satu laga terbaik Liga Champions di era modern dan untuk City. ‘’Monaco memiliki lebih banyak sejarah dibanding kami di kompetisi dan Anda memerlukan pengalaman semacam ini untuk belajar dan berkembang. Tentu saja apa pun dapat

terjadi di Monaco dan kami harus mencetak gol,’’ tutur Guardiola. Hentikan Penalti City membuka keunggulan melalui Raheem Sterling pada menit ke-26. Sterling memasukkan bola setelah Sane melaju di sisi kiri dan memberi umpan kepada pemain sayap asal Inggris itu. Monaco mampu menyamakan kedudukan melalui tandukan Radamel Falcao menit ke-32. Bahkan tim tamu berbalik memimpin melalui penyelesaian pemain 18 tahun Kylian Mbappe lima menit sebelum turun minum.

Sergio Aguero untuk kubu City dan Falcao kemudian bergantian mencetak gol. Aguero menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan kemudian 3-3 setelah sepakan cungkil Falcao membawa Monaco memimpin untuk kedua kalinya di Etihad. Bagaimanapun, City kemudian berbalik unggul ketika Stones memasukkan bola ke tiang jauh dan Sane menggulirkan bola ke gawang yang telah ditinggalkan kiper Danijel Subasic. Kiper City Willy Caballero membuat penyelamatan gemilang dengan menghentikan tembakan penalti Falcao menit ke-50. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

SUNDUL BOLA - Pemain Atletico Stefan Savic (kiri) menyundul bola dengan pstriker Bayer Leverkusen Javier Hernandez pada pertandingan pertama babak 16 Liga Champions, Rabu (22/2) kemarin.

Jalan Atletico Madrid Kian Lapang

Leverkusen Atletico Madrid menghancurkan tuan rumah Bayer Leverkusen dengan skor 4-2 pada pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2) kemarin. Kemenangan di BayArena itu, melapangkan jalan klub Spanyol ini menjadi tuan rumah laga kedua bulan depan. Dua serangan balik pada 25 menit pembukaan membawa finalis 2014 dan 2016 itu unggul. Saul Niguez dan Antoine Griezmann menjadi pencetak gol, dan membawa mereka berada di ambang pintu babak perempatfinal untuk kesembilan kalinya. ‘’Kami tahu ini akan menjadi pertandingan berat. Kami ingin menang, kami melakukannya dan pertandingan kedua akan sesulit malam ini,’’ kata Griezmann. Leverkusen, yang harus membayar harga mahal penampilan buruk di area pertahanannya, memangkas defisit melalui gol Karim Bellarabi sebelum pemain Kevin Gameiro mencetak gol melalui sepakan penalti untuk Atletico. Gol bunuh diri Stefan Savic menghasilkan fase menegangkan. Pemain pengganti Fernando Torres mengakhiri spekulasi apa pun dengan golnya pada

menit ke-86. ‘’Mudah untuk melihat bagaimana Atletico mencapai dua final dalam tiga tahun,’’ kata pelatih Leverkusen Roger Schmidt. ‘’Kami tahu bahwa kemampuan-kemampuan serangan balik itu sebelum pertandingan, namun kami berakhir dengan kemasukan dua gol pada babak pertama.’’ Klub Liga Jerman itu, yang merupakan finalis pada 2002 sebelum diperkenalkannya putaran 16 besar. Kini tim tersebut berada dalam risiko absen di delapan besar untuk kelima kalinya, setelah mereka tidak pernah melewati fase ini dalam delapan percobaan sebelumnya.

Pertahanan yang Solid Tuan rumah semestinya berbahaya dalam serangan balik, namun justru Atletico yang menggebrak lebih awal ketika kiper Bernd Leno menghentikan upaya Griezmann. Sementara Wendell melihat upaya sapuannya memantul mengenai mistar gawang sang kiper. Niguez memanfaatkan peluang dengan lebih baik pada menit ke-17, menggebrak di sektor kanan dan melepaskan tembakan melengkung melewati Leno setelah bola sempat

terlihat terkena defleksi Aleksandar Dragovic. Griezmann kemudian menggandakan keunggulan setelah Dragovic gagal menyapu bola dengan sempurna, dan bola justru mengarah ke jalur Gameiro yang menyodorkan bola kepada pemain Prancis itu. Leverkusen kesulitan mengatasi Atletico dengan pertahanan yang solid. Griezmann semestinya menambahi gol lain pada menit ke-34 ketika Gameiro kembali mengirimkan umpan terobosan kepadanya. Namun, Leno mampu menggagalkan peluang dan tuan rumah memangkas defisit pada menit ketiga babak kedua, melalui sepakan Karim Bellarabi dari dalam kotak penalti. Namun, harapan tuan rumah bangkit seketika menghadapi kendala ketika Dragovic membuat timnya dihukum penalti, setelah pelanggarannya terhadap Gameiro. Gol bunuh diri Savic membawa Leverkusen kembali memperkecil ketertinggalan. Namun meski melakukan tekanan secara konstan mereka gagal mengukir gol penyama kedudukan sebelum Torres mengakhiri perjuangan mereka. (kmb39/rtr/ant)


OLAH RAGA

16

Kamis Wage, 23 Februari 2017

KOI dan KONI Siap Bersinergi Jakarta (Bali Post) Imbauan pemerintah supaya induk organisasi olahraga bersinergi disambut dengan baik oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan lembaga ini siap melakukan kerja sama, termasuk dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). ‘’Asian Games 2018 mari kita jadikan tujuan utama dan merupakan titik awal kebangkitan olahraga Indonesia. Mari kita bersama-sama membuat rancangan. Sinergi, kami sangat setuju,’’ kata Ketua KOI Erick Thohir di sela seminar nasional Pembangunan Olahraga Nasional di Gedung Lemhanas, Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. Menurutnya, sukses di Asian Games 2018 merupakan tujuan jangka pendek, sedangkan untuk tujuan jangka menengah adalah sukses pada Olimpiade 2020 di Jepang. Demi meraih sukses, dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk KONI, pemerintah hingga pemangku kepentingan lainnya. Asian Games 2018, kata Erick, bukan prestasi tetapi bisa dijadikan alat pemersatu olahraga Indonesia. Untuk itu dukungan dari semua pihak dibutuhkan demi ketertinggalan yang selama ini ada. ‘’Secara ekonomi kita semakin bagus, seharusnya peningkatan ini harus diikuti prestasi olahraga. Masak kalah dengan negara Asia Tenggara lain di olimpiade. Kita juga mempunyai penduduk yang besar,’’ ucap Erick menambahkan. Pria yang juga Ketua INASGOG ini menjelaskan, peningkatan prestasi olahraga memang menjadi tugas bersama. Pihaknya juga berharap pemerintah tidak hanya fokus untuk meningkatkan prestasi seperti sepak bola saja. ‘’Semoga ratas tidak hanya untuk sepak bola saja, namun juga untuk semua cabang olahraga,’’ ujar pria yang presiden klub Inter Milan itu. Apa yang diharapkan oleh Erick Thohir ini ternyata didukung penuh oleh Ketua KONI Pusat Tono Suratman. Menurutnya, melalui kajian yang dilakukan bersama anggotanya termasuk pengurus cabang olahraga, pihak Lemhanas bisa menyampaikan ke Presiden. ‘’Semoga hasil kajian ini bisa sampai ke Presiden untuk bahan jika olahraga prestasi saat ini sangat butuh perhatian,’’ katanya saat dikonfirmasi. Seminar yang berlangsung di sela Musornaslub KONI selain menghadirkan perwakilan dari Kemenpora, Ketua KOI, praktisi olahraga juga menghadirkan Gubernur Lemhanas Agus Widjojo. (ant)

Perbedaan Lokasi Latihan Tak Pengaruhi Prestasi

Jakarta (Bali Post) Pelatih atletik Amerika Serikat Harry Marra menilai perbedaan lokasi latihan atlet-atlet Indonesia dengan negara lain bukan rintangan menjelang keikutsertaan dalam kejuaraan multicabang olahraga. ‘’Lokasi latihan tidak terlalu berpengaruh terhadap prestasi karena pada dasarnya tubuh manusia mudah beradaptasi dengan lingkungan,’’ kata Harry di sela-sela pelatihan kepada atlet dan pelatih PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) di Stadion Pakansari Bogor, Rabu (22/2) kemarin. Harry mengatakan atlet-atlet Indonesia justru beruntung jika dapat masuk ke Olimpiade Tokyo 2020 karena penyelenggaraan pesta olahraga tertinggi di dunia itu berlangsung pada musim panas. ‘’Mungkin saat musim panas, cuaca di sana bisa lebih panas dibanding di sini,’’ kata pria yang meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik Federasi Asosisasi Atletik Internasional (IAAF) pada 2016 itu. Pelatih yang mengantarkan dua atletnya, Ashton Eaton dan Brianne Theisen-Eaton, meraih medali emas dalam Olimpiade Rio 2016 itu mengatakan kehadiraannya di Indonesia untuk membantu atlet dan pelatih berlatih lebih baik dengan fokus pada penguatan teknik-teknik dasar. ‘’Atlet-atlet yang berhasil meraih medali dalam Olimpiade cenderung hanya berlatih hal dasar setiap hari. Setelah mereka punya dasar yang kuat, mereka mampu untuk mencapai prestasi dalam kejuaraan-kejuaraan internasional,’’ kata Harry. Ketua Umum PB PASI Mohamad Hasan mengatakan organisasi induk cabang olahraga itu tidak secara khusus menetapkan target dalam kejuaraan multicabang seperti Islamic Solidarity Games, SEA Games, ataupun Asian Games. Tetapi, PASI menargetkan prestasi atlet-atlet Merah-Putih dalam Olimpiade. ‘’Kehadiran Harry Marra di Indonesia merupakan bagian dari rangkaian pelatihan atlet-atlet PASI dalam jangka panjang,’’ kata pria yang akrab disapa Bob Hasan itu. Indonesia, lanjut Bob Hasan, akan menerapkan metode pelatihan Harry Marra terutama untuk atlet-atlet nomor saptalomba dan dasalomba. ‘’Kami ingin setiap atlet muda PASI turun pada nomor saptalomba dan dasalomba terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan memilih nomor perlombaan sesuai kemampuan mereka,’’ kata Bob Hasan. (ant)

PENYISIHAN GRUP - Pebulu tangkis ganda putra klub Djarum Kudus Sung Hyun Ko (kiri) dan Baek Cheol Shin (kanan) berusaha mengembalikan kok ke arah lawannya ganda putra klub Tricky Panders Tomoya Takashina dan Kenji Yoneda dalam penyisihan grup B ganda putra Djarum Superliga Badminton 2017 di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/2) kemarin. Sung Hyun Ko dan Baek Cheol Shin menang dengan skor 2-0 (21-12) (21-15). Bali Post/ant

Djarum Kudus Rebut Tiket ke Semifinal

Surabaya (Bali Post) -

Tim putra Djarum Kudus memastikan diri menjadi salah satu perwakilan Grup B untuk melaju ke semifinal turnamen Djarum Superliga Badminton 2017. Kepastian tersebut didapatkan setelah Djarum secara luar biasa menyapu bersih lima poin kemenangan pada pertandingan terakhirnya melawan wakil Jepang Tricky Panders di DBL Arena, Surabaya, Rabu (22/2) kemarin. Manajer Djarum Fung Permadi menyebutkan dari segi penampilan, atlet-atlet klub asal Kudus tersebut kian hari makin solid, namun menurut Fung masih ada beberapa hal yang musti diperhatikan oleh para pemainya. ‘’Seperti Ihsan yang kurang hati-hati, pada game pertama, namun di game kedua, dia bisa mengendalikan feeling-nya kembali. Namun dari penampilan secara umum, mereka menunjukkan semangat dari tekniknya, jadi bukan dari kehilangan game atau match mengukurnya,’’ kata Fung. Pada pertandingan terakhir fase grup, Djarum yang akan menghadapi tim kuat lainnya di Grup B, Berkat Abadi pada Kamis (23/2) mendatang, Lanjut Fung, tidak akan ada perubahan susunan pemain yang signifikan. Termasuk pemecahan Ko Sung Hyun dan Shin Baek Cheol untuk dipasangkan dengan pemain Indonesia. ‘’Soal susunan pemain, mungkin tidak akan banyak ada perubahan karena tim inti kita ya yang turun di pertandingan hari ini. Termasuk

pasangan Ko/Shin, karena jika dipisahkan justru kami yang dirugikan, karena dalam satu pertandingan, hanya boleh menurunkan atlet asing di dua partai. Jadi jika dipecah, otomatis yang tunggal, Son Wan

Jakarta (Bali Post) Pelatih Luis Milla memantau teknik mengoper hingga menembak ke arah gawang ke-25 pemain yang mengikuti seleksi tim nasional U-22 hari kedua sesi sore, Rabu (22/2) kemarin, di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang. Dalam latihan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu, Milla didampingi para asistennya yaitu Bima Sakti, Miguel Gandia yang mengurus fisik dan pelatih penjaga gawang Eduardo Perez. Sebanyak 25 pemain ikut dalam seleksi sore ini. Awalnya, setelah pemanasan, tiga penjaga gawang berlatih terpisah dengan pemain di posisi lainnya. Di bawah pengawasan Eduardo Perez, Kurniawan Kartika Aji (Persiba), Muhammad Riyandi (Barito Putera) dan Rully Destrian (Bhayangkara FC) diinstruksikan untuk menahan tendangan dari jarak dekat dan melakukan operan jauh. Sementara di sisi lain, para pemain non-kiper dibagi menjadi dua kelompok dan melakukan permainan rebut bola. Setelah sekitar 20 menit, semua pemain berlatih bersama dan masuk ke sesi game lapangan penuh. Ke-25 pemain dibagi menjadi dua tim dan salah satu tim diperkirakan menyerang tim lainnya dengan operan-operan pendek, di mana lawan bertahan tetapi hanya menghalangi, tidak merebut bola.

‘’Itu latihan taktik, sekitar 12 menit. Kami ingin melihat organisasi anak-anak dalam bertahan, bagaimana melakukan transisi permainan,’’ tutur asisten pelatih Bima Sakti. Kemudian, setelah itu selesai, para pemain secara individu mendapatkan jatah menendang ke gawang, mengoper dan melakukan umpan silang masing-masing dari dua sisi lapangan, kanan dan kiri, secara bergantian. Seleksi hari kedua ini sendiri

Ho tidak bisa main, karena di dua gandanya sudah ada pemain asing,’’ ucapnya. Di Grup B, ada Berkat Abadi yang berpeluang besar menemani Djarum ke semifinal. Berkat saat ini berada di peringkat dua klasemen dan membukukan dua kemenangan dari dua laga, dan kemungkinan bisa menambah jumlah kemenangannya malam ini kala menghadapi Granular. (ant)

Hasil pertandingan Djarum Kudus kontra Granular: 1. Son Wan Ho vs Yunus Alamsyah 21-18, 21-17 2. Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Kazuya Itani/Liao Min Chun 21-16, 21-17 3. Ihsan Maulana Mustofa vs Mubarok Fahmi 11-21, 21-12, 21-16 4. Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol vs Tomoya Takashina/Kenji Yoneda 21-12, 21-15 5. Muhammad Bayu Pangisthu vs Haruki Fukuda 21-18, 22-20

Timnas Cricket Putra Kalahkan Jepang Gianyar (Bali Post) Timnas cricket putra berhasil menundukkan Jepang dalam event East Asia Pacific (EAP) di Melbourne, Australia, Selasa (21/2) lalu. Ketua Harian Pengprov PCI Bali Made Erawan, di Gianyar, Rabu (22/2) kemarin menjelaskan, timnas Merah-Putih bermaterikan 14 pemain cricket yang berlaga ke Negeri Kanguru, dan tujuh di antaranya pemain asal Bali. Mereka antara lain Gamantika, Budiana, Gede Darma, Dewa Gede Kisawa, serta Pengky Soni. ‘’Rombongan timnas Merah-Putih didampingi duet pelatih Sony Hawu dan Jack,’’ jelas Erawan. Dia menambahkan, ajang EAP melibatkan delapan negara kontestan, seperti Korea Selatan, Vanuatu, Samoa, Papua Nugini, serta tuan rumah Australia. Para pemain cricket yang berlaga di ajang EAP, agenda Rabu (22/2) kemarin, yakni mengunjungi sekolah-sekolah (visit to school). ‘’Jadwal pertandingan dilanjutkan mulai Kamis (23/2) ini, sampai dengan Minggu (26/2) mendatang,’’ jelasnya. (022)

Subaya Rampungkan Penyusunan Pengurus Percasi Bali Denpasar (Bali Post) Meskipun Ketua Umum Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya baru terpilih pada musprov di KONI Bali, Jumat (18/2) lalu, namun dirinya sudah merampungkan, penyusunan kabinet Pengprov Percasi Bali. Sang Putu Subaya mengotak-atik nama bersama anggota tim formatur Wayan Suanda (Pengkab Percasi Badung), dan Dewa Putu Adnyana Putra (Pengkab Percasi Tabanan). Usai menyusun kabinet pengurus Percasi Bali, di kawasan Padanggalak, Rabu (22/2) kemarin, Sang Putu Subaya menerangkan, pihaknya mengajak jajaran pengurus olahraga asah otak ini, agar jangan berorientasi uang melulu. ‘’Saya mengajak pengurus yang memang menonjolkan pengabdian (ngayah),’’ kata Subaya. Dikemukakan, pihaknya ingin memajukan prestasi catur Bali ke kancah nasional, sampai internasional. Hanya, Subaya lebih bangga mencetak pecatur hasil murni binaan dari, bukan dengan cara meraih prestasi instan, misalnya dengan mendatangkan pecatur luar Bali, demi kepentingan gengsi sesaat. Tim formatur Wayan Suanda menegaskan, upaya mencetak maupun menjaring bibit-bibit pecatur lebih baik dilakukan melalui turnamen maupun kejuaraan. ‘’Saya kira lebih baik Bali memperdayakan pecatur lokal yang berbakat, dan bertalenta, agar bisa mengharumkan nama Bali,’’ tutur Suanda. Selanjutnya, Subaya mengiriman nama-nama kabinetnya ke KONI Bali, kemudian ditembuskan ke PB Percasi, agar segera dilakukan pelantikan. Di sisi lain, tim formatur lainnya Dewa Putu Adnyana Putra juga menegaskan, Pengkab dan Pengkot Percasi se-Bali, sepakat tak mau mengimpor pecatur luar Bali, di ajang Porprov Bali XIII/2017, di Gianyar, 17-23 September mendatang. ‘’Hal ini juga sebagaimana komitmen KONI Bali, supaya meraih prestasi dengan murni pembinaan, bukan prestasi semu secara instant,’’ tegas Dewa Putu Adnyana Putra. (022)

Milla Pantau Teknik Pemain Timnas

secara keseluruhan berlangsung sekitar 50 menit dan akan dilanjutkan Kamis (23/2) yang menjadi hari terakhir. Adapun PSSI seleksi hari ini merupakan rangkaian seleksi perdana timnas U-22. Kegiatan itu berlangsung pada 21-22 Februari 2017 dan diikuti 25 pemain pilihan Luis Milla. Direncanakan PSSI akan menggelar tiga kali seleksi, demi menemukan skuad mumpuni untuk memenuhi target emas SEA Games 2017. (ant)

Bali Post/ant

SELEKSI - Sejumlah pemain dari Timnas U-22 menjalani seleksi tahap pertama di SPH, Karawaci, Tangerang, Banten. Sebanyak 25 pemain mengikuti seleksi tersebut yang akan berlangsung selama tiga hari, dalam proyeksi SEA Games 2017.

Bali Post/022

Sang Putu Subaya (tengah) bersama Wayan Suanda (kiri) dan Dewa Putu Adnyana Putra.

Karateka Denpasar Incar Juara Porprov

Denpasar (Bali Post) Tim karateka Kota Denpasar harus puas menduduki peringkat kedua di ajang Porprov Bali XII/2015 di Buleleng dengan meraih 4 emas, sedangkan juara umum Jembrana mendulang 5 emas. Akan tetapi, pada Porprov Bali XIII di Gianyar, 17-23 September mendatang, FORKI Kota Denpasar mematok target juara umum. Binpres FORKI Kota Denpasar Gede Putu Kertiyasa, di Denpasar, Rabu (22/2) kemarin, menyatakan pihaknya menyiapkan 34 karateka untuk turun full-team pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. ‘’Saat ini, kami menyiapkan sekitar 30 atlet, mereka berlatih di Dojo Drupadi,’’ tutur Kertiyasa. Para atlet tim Porprov Denpasar ditangani tim pelatih seperti dirinya, Krisna Karang, Wayan Ardika, Margono, Agung Putra, serta Agung Suryanta. ‘’Selama ini, karateka yang kami terjunkan ke Porprov, merupakan perpaduan atlet Porprov sebelumnya, ditambah memang atlet hasil binaan Kota Denpasar,’’ kata Kertiyasa. Selain itu, pihaknya juga kekurangan atlet baik kumite maupun kata, putra dan putri. Namun, pihaknya bakal menutupi kekurangan atlet melalui kejuaraan. ‘’Oleh sebab itu, kami akan menjaring atlet lagi di ajang Piala Wali Kota, yang kami adakan di GOR indoor Kompyang Sujana, Minggu (26/2) nanti,’’ ungkap Kertiyasa. (022)

Tim Balap Sepeda Indonesia Minus Robin Manullang

Bali Post/ant

COACHING CLINIC - Pelatih asal Amerika Serikat Harry Wiliam Marra (tengah) melakukan ‘’coaching clinic’’ kepada sejumlah atlet lempar lembing nasional di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jakarta (Bali Post) Kekuatan timnas Indonesia untuk turun di kejuaraan balap sepeda Asian Cycling Championship (ACC) di Bahrain, 24 Februari - 4 Maret berkurang, setelah satu pebalap yakni Robin Manullang tidak bisa berangkat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan PB ISSI. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Rabu (22/2) kemarin, mengatakan pembalap pelatnas yang siap diberangkat sebanyak lima pembalap yang terdiri dari dua putra dan tiga putri. Rencana awal ada enam pebalap yang diberangkatkan selain atlet paracycling.

‘’Memang benar. Robin Manullang tidak jadi diberangkatkan karena terkendala paspor. Selama satu pekan terakhir sebenarnya sudah kami urus, namun belum tuntas juga,’’ katanya di sela pelepasan tim di Kantor Kemenpora. Dengan absennya peraih emas SEA Games 2015, Indonesia disektor putra hanya mengandalkan Jamalidin Novardianto dan Elan Riyadi. Sedangkan untuk putri ada nama Ayustina Delia Priatna, pembalap muda Liontine Evangelina Setiawan dan Maghfirotika. Pembalap terbaik Indonesia pada kejuaraan

bergengsi ini akan turun di nomor individual time trial (ITT) dan individual road race (IRR). Nomor yang akan diikuti pembalap pelatnas ini juga diikuti oleh satu-satunya pembalap paracycling Indonesia yaitu Muhammad Fadly. Meski kekuatannya berkurang, Budi menegaska jika target awal untuk meningkatkan catatan waktu tidak berubah. Apalagi, pembalap yang diturunkan di Bahrain merupakan tulang punggung Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. ‘’Semoga mereka tetap mam-

pu meraih hasil terbaik. Mereka ini memang disiapkan untuk banyak kejuaraan. Makanya kami juga membawa pembalap muda (Liontine),’’ ucapnya, menambahkan. Apa yang diharapkan oleh PB ISSI ternyata diapresiasi oleh pembalap di antaranya adalah Jamalidin Novardianto. Pembalap asal Malang ini mempunyai tekad besar untuk bersaing dengan pembalap yang sudah memiliki nama besar di Asia. ‘’Saya akan terus mencoba. Yang jelas semuanya sesuai dengan instruksi pelatih,’’ kata pembalap yang saat ini fokus di

balapan disiplin track ini. Sementara itu, Plt. Sesmenpora Yuni Poerwanti berharap pembalap Indonesia mampu bersaing meski tantangan di kejuaraan ACC ini sangat besar. Pihaknya mengimbau kepada tim Indonesia untuk bisa menjaga nama baik bangsa di kancah internasional. ‘’Ayo tunjukkan jika kita bisa. Kami hanya bisa memberikan doa restu agak hasil terbaik bisa diraih oleh atlet-atlet Indonesia,’’ katanya saat melepas timnas Indonesia yang sesuai jadwal akan bertolak menuju Bahrain, Kamis (23/2) dini hari. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 23 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Sopir Bersih Rajin & Jujur Hub.082247191953

B.BP.164.02.17.0001909

Dicari Sopir B1 Umum Hub.081999521244

“Dcr Guru Bhs Inggris Gj 2,5Jt Jl.Gelogor Carik Perum Royal Orchid No.43 Tlp.082145548444"

B.BP.004.02.17.0001889

B.BP.001.02.17.0001906

Dicari SPG Butik untuk di Seminyak Hub:081338678121

B.BP.164.02.17.0001757

Yamaha Bisma Dicr: Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.02.17.0001768

*Dcr Staf Gudang,Pria,Single Max.28Thn Min.SMA Lam:Jl.Badak Agung No.22 Renon Tlp.221606

B.BP.001.02.17.0001869

Dcr Krywati u/Wr.Babi Guling Sari Kembar 99 yg Berpglmn Gj2Jt 081338665134 No SMS, Dalung

B.BP.001.02.17.0001920

Receptionist Dcr Sanur Bypass Hub:0361-289700/085851993169

B.BP.153.02.17.0001805

Cr Admin utk kantor.Syarat: Pria/wanita,blmmenikah, Diploma Komputer bs Bhs Inggris Lmrn CV Hub Tlp:085792991867

*Jepang Proses 3Minggu Macau & B.BP.004.02.17.0001914 Australi H:Badung 081999906893 Dbthk Acct&Admin(Min D1,Single Tabanan-Surabrata 082231577240 Max 28Th) & Operation,krm lam: B.BP.166.02.17.0001922 Jl.Gn.Soputan 1/107 T.8466317 B.BP.001.02.17.0001878 Cari Staf Adm bs Comp.Serbutan Gudang,Hub:Jln.Saridana V Dbthkn Capster Barber Man, No.8 Wil.Cargo.087761833593 Profesional,Gji Pkk,Komisi,ADE: B.BP.001.02.17.0001776 081213895668 Gelogor Carik Dps Computer Field Service Staff B.BP.001.02.17.0001882 Dcr Admin Pajak min D3 Lam Required.Based in Sanur.Spoken Autobagus Telp.722222 English Required.PC,LAN, B.BP.001.02.17.0001886 Printer,Software Installation. Dcr Admin Wnta u.Kantor,Single Email:info@littlefishcom.net max35th,min Diploma H:8466699 B.BP.004.02.17.0001550 B.BP.001.02.17.0001846

Dcr Accounting Billabong S1 Krm CV dessy_msd@yahoo.com B.BP.004.02.17.0001892

Dcr Kpla Bngkl Rsmi Honda Ahas Denpasar Gaji Bsr.082144358009

Dcr Arsitek S1 Freshgraduate Dicari Engineering utk Autocad 2D/3D/Render CV&Contoh Karaoke,Mengerti Listrik,AC, Gbr Krmke:sabatabara@gmail.com Jaringan Komp.Hub 083115223613 B.BP.001.02.17.0001863

Dcr Butler/HK H:081337460096 BaliLife/Bumi Ayu V/88 Sanur

B.BP.004.02.17.0001894

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dcr waiter/waitress pglmn. Ari Putri Hotel.Jl.Cemara Banjar Semawang,Sanur.08976778714 B.BP.004.02.17.0001771

B.BP.001.02.17.0001876

Dcr Gr Wnt Orkes,Com,Klas, A. Hindu SD Nandini,085953785896

B.BP.001.02.17.0001901

Dcr:Karyawan/ti & Spv Resto Area Dps Hub:0812 8000 7606

B.BP.001.02.17.0001852

Dcr Guru TK & 3Pegawai Museum di Dps Hub.081246736735

B.BP.004.02.17.0001890

Dcr:Oprator Telephone,Reception, Driver, 750705,085100451666

B.BP.001.02.17.0001887

Dcr Koki Pglmn Min.2Th,Waiters Pnampilan Menarik,082247191953

B.BP.001.02.17.0001657

B.BP.001.02.17.0001435

B.BP.001.02.17.0001864

Dcr Spa Therapist dan Spa Receptionist Pglm.Ari Putri Hotel.Jl.Cemara Br.Semawang Sanur.08976778714

Dcr Marketing,Adm,Gdg ke CV Tristar Jl.Cargo 24 /413324

B.BP.164.02.17.0001908

Dcr Llsn SMU 18-21Th u/Kru Bandara Ada Diklat T:081933063868

Dcr Sekretaris Max.30Th,Fasih B.Inggris,Single,081999033700

B.BP.004.02.17.0001772

B.BP.001.02.17.0001796

Dcr Sales Pria Max.30th pny sp mtr.Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor,Jl.Buluh Indah 75 Dps B.BP.001.02.17.0001321

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Drafter 2D u/Furniture: 081338370294/gusdewisnu@gmail.com

B.BP.164.02.17.0001910

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Staf Admin Wanita Min.SMA Bisa Mengendarai Motor Hub.082144158855 Denpasar B.BP.001.02.17.0001877

Dcr Sgr Sales Marketing English Hub.PT.QRG Resort,8480379/82

B.BP.001.02.17.0001535

Dibthkan Divemaster yang punya ijazah Hub.081353026007

Dibthkan Sales&Adm utk Perush Teknik,Min.SMK,Walkin Intrv Kamis,23Feb’17.Krm CV inti.total.solusi@gmail.com / WA:08884808111 B.BP.004.02.17.0001895

Dibutuhkan Adm Wanita Syrt: Menguasai Ms Office,Min SMA/ Akdm Informatika/Prnh Bkrj di Kantor Notaris Lmrn Krm Email: yanipuspa.not@gmail.com B.BP.031.02.17.0001899

Dibutuhkan Hairdresser cowok untuk salon & spa di Kerobokan Hub:081 237 893 361 B.BP.031.02.17.0001770

Dibutuhkan Staff Engineering bisa:Listrik,AC,Bangunan,Pool, dan Pemipaan untuk Villa Maintenance dengan Gaji Tinggi asavillasproperty@gmail.com Tlp.0361 4490319

B.BP.001.02.17.0001853

Dicari SPB/G&Marketing Wil.Dps Min SMA/D1 Fas:Gaji+Bonus +Komisi Rp500.000-Puluhan Jt Rp Peminat Serius Krm Lamaran ke PT.PBSS Jl.Seruni 18 Tel223118 Lamaran Dibuka Tgl 23-1 Mar’17

B.BP.001.02.17.0001911

Dicari sopir matic UMR 2,1juta Unmar Jl.Kenarok 10 Denpasar B.BP.001.02.17.0001600

Dimas Studio Membutuhkn Tukang Dicari Sgr:Marketing Travel, Patrun&Penjahit Halus Brpnglmn Max.35Th,English.Send CV to: rm@pbbali.com/WA:081238503154 Gaji Bagus Hub.082147942963

B.BP.001.02.17.0001842

B.BP.004.02.17.0001781

B.BP.001.02.17.0001817

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH Dijual Cepat Rumah LT10x10m2 Lokasi Belakang McD Keboiwa Akses Jalan 8m,Hrg.750Jt Hub:081805406639

HONDA

Jazz RS’09 AT Silver Mls TV Barang Pribadi H.085100856999

B.BP.141.02.17.0001913

SUZUKI

APV Th.2006 Silver Smst Baru, Hub.08123959680 Dentim

DIJUAL TANAH Tnh 2A Lb 9,5m Jl.Sekar Jepun Gatsu Timur,0811398469

B.BP.001.02.17.0001868

Djl Kost Strategis @Akasia Dps 2,5Are 2Lt 12Kmr 081338711109

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.141.02.17.0001912

Djl Sgr Rmh 2Lt Jl.Cendrawasih dkt STP Hub: 085217429955

32 Are H35Jt Nego Asahgobleg 2 Are 400Jt/Are H.082145270447

B.BP.001.02.17.0001867

Baleno’02 Silver Automatic Rp.54Jt Nego H.081999682387

B.BP.001.02.17.0001859

Ovr Krd Karimun Wagon GX’14/15 Mulus UM25Jt H.087860856999

B.BP.001.02.17.0001745

Swift ST Th 2009 W/Burgundi Hub.081236945260/081935108881

B.BP.001.02.17.0001875

Wagon’R 2015 GX Mulus KM380 Hub:081916298738/081353020889

B.BP.001.02.17.0001856

TOYOTA

Cepat Inova Matic Hitam Th’13 Hub:085954096077

B.BP.001.02.17.0001848

SPA

B.BP.001.02.17.0001866

Jual Taxi Wahana Limo Lmbg 235 Hub: 081337722499 BUC...!!! B.BP.001.02.17.0001761

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,Dll,Cas/O.Krd,085100880349

B.BP.001.02.17.0001755

B.BP.001.02.17.0001844

Rmh Type 45/90 3KT,RT,Dpr,Grs 395Jt Tabanan 085100499479

B.BP.001.02.17.0001681

B.BP.164.02.17.0001612

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM

DISEWAKAN TANAH Kont Tanah Jl.Mahendradata L16A Tlp.081236305589

B.BP.135.02.17.0001917

B.BP.001.02.17.0000059

B.BP.001.02.17.0001898

B.BP.001.02.17.0001870

Djl Tanah Luas 3Are di Subak Abiantuung Hub.0361-814383

B.BP.001.02.17.0001845

Djl Tnh 6Are Lks.Gili Terawangan Siap Bangun Hb:081338783160

B.BP.001.02.17.0001862

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.17.0001565

Jl Tnh 1A Sading,Sempidi,TBayuh T.Tutul,Babakan.082144020334 B.BP.001.02.17.0001858

Murah Tanah 1,65Are diSibang & Kesambi Krbkn,Pmlk,08164714957 B.BP.001.02.17.0001916

Tnh 1Are(7,5x13,5) LC T.Badung XIII Renon Jl.10m 08123636269 B.BP.001.02.17.0001881

Money Back Guarantee Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.001.02.17.0001883

KEHILANGAN Hilang Sertipikat hak Milik No 23 Desa Batur Kalanganyar Luas 69000m2 An.Nang Samudera

B.BP.001.02.17.0001077

Hlg 1 Buah Sertifikat Tanah SHM No.629 AN:Bagus Soedana

B.BP.001.02.17.0001888

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

B.BP.001.02.17.0001861

Sertifikat AN:Dinarsiati L:275 m2 Jl.L.winda25 DanginPuri Dps

B.BP.001.02.17.0001792

B.BP.001.02.17.0001843

PENGUMUMAN Pengumuman Kepada Khalayak Ramai Mulai Tgl 22 Feb’2017 PT.Amemar Boga Bali Berkedudukan di Kab.Gianyar Telah Dibubarkan,berdasarkan RUPS LB:Direksi

GENSET Djl Segera Genzet Merk Isuzu Silent(Kapasitas 30KVA)Sangat Bgs&terawat,Posisi Gili Air Lombok Serius Hub;081239422455

B.BP.001.02.17.0001841

B.BP.001.02.17.0001865

PERCETAKAN Cetak Plastik Dos Free Desain 0888 300 1188 wwwasiabaru.com B.BP.004.02.17.0001751

BIRO JASA Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 B.BP.001.01.17.0002291

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

AC SERVICE

�

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

B.BP.001.02.17.0001677

Hlg BPKB Spm No.JFG1E1258337 DK5852EK AN:IGede Satya Kusuma Hub:087862265060

FOTOCOPY

FURNITURE

n

Hlg BPKB NoG2959648 Spm AN. Ni Putu Nina Dewi Almt Ds Sibetan

BIRO JASA

SERVICE

Desig

Jasa Make Up Artist Murah Hub.08123971234

BIRO JASA

TOUR

Free

B.BP.135.02.17.0001918

B.BP.012.02.17.0001849

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

Hlg BPKB No:05505386 Spm AN: Ni Kdk Sukerti Almt Pebukit Krsem

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL MOBIL

JASA Jasa Dana Bank/Swasta,Gade Mbl KerjaSama Kav D.Dps08977038206

B.BP.012.02.17.0001850

RUPA-RUPA

PERCETAKAN

KONTRAKTOR

Hlg BPKB No 02677475 Spm AN.IB Putu Jeladi Almt Ds Sibetan

B.BP.012.02.17.0001851

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.02.17.0001905

Jual Rmh 2Lt T.120m2 4KT+Toko/ Dijual Tanah Sawah 14A pinggir 1,6M/Malboro Utm.081999715914 Jl.Tabanan 28jt/A/082147665509 Jual/Kont Rumah 3Are,4KT Cokro Aminoto Gg.Nuri 4.081999965799

B.BP.154.02.17.0001904

B.BP.001.02.17.0001884

DjRmh Sdh IMB Sertifikat L2 di Tk.Badung 20 Dps 081237200981

B.BP.001.02.17.0001675

Tnh 4A/2Kav Lok Bajra Blayu Mengwi Telp.081237872507 BUC

DISEWAKAN RUMAH Dkont Rmh Br 2Lt,2KT,1RT,1Dpr Jl.Padonan Tibubeneng, Hub:087860523332


18

EKONOMI

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Negosiasi Freeport agar Beri Manfaat pada Masyarakat

Jakarta (Bali Post) –

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proses negosiasi kontrak pertambangan kepada PT Freeport merupakan bentuk pelaksanaan dari UU Minerba agar operasional perusahaan menjadi lebih transparan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. ‘’Saya menganggap ini adalah proses negosiasi transisi, agar semangat untuk mengelola seluruh pertambangan menjadi lebih baik, lebih transparan dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara terbuka,’’ kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. Sri Mulyani mengatakan, UU Minerba sudah memberikan panduan agar sektor pertambangan bisa memberikan manfaat bagi generasi mendatang dari sisi kepentingan nasional mulai dari penciptaan lapangan kerja, industri hilir, ekspor

maupun penerimaan negara. Untuk itu, proses negosiasi itu dilakukan dengan memberikan penjelasan kepada seluruh investor agar tidak ada persepsi bahwa pemerintah berupaya menghalangi atau memberikan kesulitan terhadap iklim investasi di

Indonesia. ‘’Kami mencoba melakukan amanat UU secara penuh dan bisa dipahami oleh masyarakat Indonesia. Ini menjadi pegangan bagi kami sebagai pemerintah dan menjadi perhitungan bagi para investor yang ingin

berinvestasi ke Indonesia,’’ ujarnya. Meski demikian, Sri Mulyani mengharapkan perubahan bentuk Kontrak Karya pertambangan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diinginkan pemerintah tidak mengurangi potensi penerimaan negara. ‘’Apabila itu diubah dalam bentuk rezim yang sesuai dengan UU Minerba yang baru, tentu kita ingin menjaga agar penerimaan negara tetap bisa dipertahankan atau bahkan lebih baik sesuai dengan amanat UU,’’ ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan proses negosiasi bisa berjalan dengan semangat saling menjaga kepentingan bersama dan komitmen untuk mencari kesepakatan yang terbaik bagi Indonesia maupun Freeport. ‘’Kita bisa saling melihat fakta-fakta yang ada dalam kontrak karya dan apa-apa saja yang ada dalam UU Minerba, bagaimana kita sepakat untuk menuangkannya. Oleh karena itu, yang paling baik sebetulnya adalah menjaga kepentingan bersama,’’ kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. (ant)

Sri Mulyani

Jalan Tol Dorong Perkembangan Ekonomi

Bali Post/ant

OMZET MENURUN - Pekerja menjemur kerupuk di sentra kerajinan olahan di Pekarungan, Serang, Banten, Rabu (22/2) kemarin. Akibat hujan terus-menerus perajin setempat menurunkan omzet produksi kerupuk dari 200 kilogram bahan tepung tapioka menjadi hanya 50 kilogram.

Risma Puji Karya Insinyur Surabaya Surabaya (Bali Post) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak para insinyur yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Surabaya untuk menyumbangkan idenya membangun Kota Pahlawan. ‘’Kalian itu kan insinyur yang memiliki ilmu dan bakat mumpuni untuk membangun Surabaya, ya… sebaiknya dikembangkan atau ditularkan untuk membangun Surabaya, terlebih untuk bangsa Indonesia. Jadi jangan hanya diam saja,’’ ujar Tri Rismaharini di acara Forum Group Discussion (FGD) yang digelar PII Surabaya di Gedung Siola Surabaya, Rabu (22/2) kemarin. Selain Wali Kota, ikut hadir dalam acara bertajuk ‘’Strategi Membangun Kompetensi Warga Surabaya’’ tersebut Ketua PPI Cabang Surabaya Prof. Daniel M. Rosyied dan juga Ketua PII Jatim Rudiansyah. Risma menyampaikan harapannya kepada para insinyur agar mereka mau dan mampu untuk aktif terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Surabaya. Wali Kota ingin mendorong para insinyur aktif untuk aktif bersuara guna menyumbangkan ide-idenya demi pembangunan bagi Kota Surabaya. Selain itu, ia mengatakan kualitas insinyur lokal itu sudah luar biasa. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya sarana infrastruktur yang sudah dibangun oleh insinyur lokal di Surabaya. Ia mencontohkan program

kerja dari segi infrastruktur yang sudah terealisasikan di Surabaya seperti pembangunan box culvert untuk menanggulangi banjir, taman kota dan taman baca sebagai tempat berkumpulnya keluarga atau muda-mudi. Juga pembangunan sentra UKM dan pembangunan jalan-jalan baru seperti Frontage Road A. Yani serta MERR sebagai solusi mengatasi kemacetan. ‘’Itu semua dibangun menggunakan ide insinyur lokal (Surabaya). Hasilnya sungguh luar biasa. Surabaya mendapat pujian dari beberapa negara,’’ ujarnya. Risma bercerita ketika dirinya mempresentasikan program kerja di beberapa negara, salah satunya di San Fransisco, Amerika Serikat, ketika berkunjung ke sana pada pertengahan Februari lalu, semua orang yang hadir dalam pertemuan itu, mengapresiasi positif program kerja yang sudah dilakukan di Surabaya. ‘’Mereka bilang program yang telah dilakukan di Surabaya itu atas ratarata. Banyak dari mereka yang ingin berkunjung ke Surabaya,’’ katanya. Wali Kota berusia 55 tahun ini lantas memberi motivasi kepada para insinyur supaya mereka percaya diri dan bangga dengan kualitas yang dimiliki. ‘’Ayo bersamasama belajar, fokus dan serius membangun Surabaya, jangan jadikan diri kalian seperti ayam yang mati di lumbung padi,’’ katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pembangunan ruas jalan tol sangat penting untuk mempermudah akses logistik dan mendorong perkembangan ekonomi. ‘’Jalan tol yang sedang dibangun diharapkan dapat memudahkan akses dan mengurangi potensi kemacetan, sehingga dapat mendorong perekonomian di area yang dilalui,’’ kata Darmin dalam acara percepatan penyediaan lima proyek jalan tol di Jakarta, Rabu (22/2) kemarin. Pemerintah telah menyetujui percepatan penyediaan lima proyek jalan tol sepanjang 362,02 kilometer yang dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi mencapai Rp 51 triliun. Lima proyek jalan tol tersebut adalah Jakarta-Cikampek II Elevated (36 km) dengan nilai investasi Rp 14,7 triliun, Krian-Legundi-Bunder-Manyar (38 km) dengan nilai investasi Rp 9 triliun dan CileunyiSumedang-Dawuan (60 km)

dengan nilai investasi Rp 8,2 triliun. Kemudian, Serang-Panimbang (84 km) dengan nilai investasi Rp 5,3 triliun dan Kuala Tanjung-Tebing TinggiParapat (143 km) dengan nilai investasi Rp 13,4 triliun. Dari lima proyek ruas tol itu, hanya ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat yang belum mendapatkan penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Darmin mengharapkan pembangunan jalan tol ini bisa mendorong perkembangan ekonomi di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat

maupun Jawa Timur karena ruas ini nantinya dapat meningkatkan pergerakan barang dan manusia. Ia juga menambahkan, kemajuan proyek jalan tol dengan skema KPBU ini telah sejalan dengan arahan Presiden untuk meningkatkan keterlibatan swasta dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Untuk itu, penerapan partisipasi swasta perlu ditingkatkan di masa mendatang, terutama bagi proyek yang memiliki kelayakan finansial tinggi, karena dana APBN pemerintah untuk mendorong pembangunan infrastruktur sangat terbatas. ‘’Partisipasi swasta perlu ditingkatkan agar anggaran pemerintah dapat dioptimalkan untuk pembangunan lainnya, seperti program pengentasan kemiskinan dan pengembangan daerah terpencil,’’ jelas Darmin. Saat ini kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan sarana infrastruktur mencapai Rp 4.800 triliun dan pemerintah mengharapkan kontribusi swasta dalam pengadaan proyek tersebut hingga 36 persen. (ant)

KUPVA-BB Tidak Berizin

Rentan Tempat Pencucian Uang Denpasar (Bali Post) KUPVA-BB (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank) yang tidak berizin sangat rentan disalahgunakan sebagai tempat pencucian uang, pembiayaan terorisme, hingga pembayaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Apalagi di Bali, dengan kunjungan wisatawan mancanegara cukup tinggi mencapai lebih dari 4 juta. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali Causa Iman Karana, belum lama ini. Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali, per tanggal 31 Januari 2017 terdata 689 KUPVA-BB di Bali, terdiri dari 142 kantor pusat, dan 547 kantor cabang yang beroperasi. Namun ada 70 KUPVA-BB di luar data

Tri Rismaharini

tersebut, yang dianggap ilegal atau tidak berizin berdasarkan pantauan KPwBI Bali bersama aparat kepolisian. ‘’Kami harapkan 70 atau bahkan masih ada KUPVA-BB di Bali yang tidak berizin ini segera mengurus izinnya ke BI, karena kami memberikan tenggat waktu hingga 7 April 2017,’’ tegasnya. Ia menegaskan dengan UU No.7 Tahun 2011, maka BI akan melakukan tindakan tegas jika hingga batas waktu tersebut KUPVA-BB ilegal belum mendaftarkan izin. Punishment apabila KUPVA-BB tidak mengindahkan regulasi ini, bisa terancam hingga penutupan usaha. Sementara itu, Zulfan Nukman, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Adminis-

trasi KPwBI Bali menjelaskan, 70 KUPVA-BB ini tersebar di beberapa titik pariwisata di Bali. ‘’Ada di Badung, seperti Kuta dan sekitarnya. Sehingga kami juga bersinergi dengan desa adat dan bendesa adat dalam mendeteksi keberadaan KUPVA-BB ini, khususnya yang ilegal,’’ katanya. Lanjutnya, 70 KUPVA-BB ini beroperasi secara bervariasi baik sembari menjual kacamata, dan modus lainnya. Termasuk memanggil hotel dan vila yang masih menggunakan pembayaran menggunakan mata uang asing. Untuk itulah, pihaknya bekerja sama dengan hotel-hotel di Bali agar saat wisman datang dan meminta deposit bisa mendatangi KUPVA-BB legal baik di dalam kawasan hotel maupun di luarnya. (kmb42)


19

Kamis Wage, 23 Februari 2017

Daya Tarik

Dari Hal. 1

Bali Post/ant

TEKANAN DARAH - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani (kanan) bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moelok, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mencoba alat pengukur tekanan darah mandiri saat acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (22/2) kemarin.

Presiden Nilai Proses Demokrasi Sudah Kebablasan

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo menilai proses demokrasi yang berjalan saat ini sudah kebablasan. Akibatnya, praktik demokrasi yang dijalankan telah membuka peluang artikulasi politik yang bertentangan dengan Pancasila. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara yang mengaku selama 4-5 bulan terakhir banyak pihak yang bertanya kepadanya mengenai sistem demokrasi di Indonesia. ‘’Banyak yang bertanya pada saya, apa demokrasi kita keablasan? Saya jawab iya, demokrasi kita sudah terlalu kebablasan,’’ kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pada pelantikan pengurus baru DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di bawah Ketua umum Oesman Sapta Odang, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/2) kemarin. Pelantikan pengurus Partai Hanura dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Umum PKPI AM Hendropriyono dan ketum parpol lainnya, termasuk perwakilan dari Partai Gerindra yang diwakili Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. Selain itu juga dihadiri oleh 25 ribu kader Partai Hanura dari seluruh Indonesia. Jokowi menjelaskan, akibat dari demokrasi yang kebablasan itu melahirkan artikulasi politik yang ekstrem seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sekterianisme, terorisme, serta ajaran-ajaran yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. ‘’Penyimpangan praktik demokrasi itu mengambil bentuk nyata seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, politisasi SARA. Ini harus kita ingatkan, kita hindari. Seperti yang tadi disampaikan Pak OSO (Oesman Sapta Odang) tentang menyebarnya kebencian, fitnah, kabar bohong, saling memaki, saling menghujat, yang ini kalau diteruskan bisa menjurus pada pecah belah bangsa kita,’’ ingat Jokowi. Penyelesaian dari demokrasi yang kebablasan ini, saran Jokowi, adalah penegakan hukum. ‘’Kuncinya dalam demokrasi yang sudah kebablasan adalah penegakan hukum. Aparat hukum harus tegas, tidak usah ragu-ragu. Jangan sampai kita lupa terus-menerus dalam hal seperti 4-5 bulan ini, sehingga kita lupa pada persoalan ekonomi kita,’’ tegasnya. Presiden mengatakan perlu menyampaikan persoalan ini agar semua pihak dapat memahami

konsep dan nilai-nilai kebangsaan yang semua rakyat harus tahu betul betapa bangsa Indonesia sangat beraneka ragam, sangat majemuk. Keanekaragaman yang melekat itu sebetulnya telah menjadi jatidiri, menjadi identitas sekaligus entitas rakyat Indonesia sebagai suatu bangsa. ‘’Pemahaman tentang nilai-nilai kesusilaan inilah yang harus terus kita gaungkan, dan dalam 4-5 bulan ini, kita ingatkan semua betapa masih banyak yang harus kita perbaiki,’’ imbuhnya. Presiden Jokowi meyakini bahwa persoalan mengenai kerukunan, keharmonisan rakyat, dan isu mengenai perpecahan persatuan bangsa menjadi ujian agar bangsa ini menjadi semakin dewasa, semakin matang dan menjadikan bangsa ini semakin tahan uji. Oleh karena itu, Presiden berharap persoalan-persoalan tersebut sudah saatnya dihentikan. ‘’Kalau tenaga pikiran kita habis untuk hal-hal seperti ini dan tidak kita hentikan, maka kita lupa pada pekerjaan utama kita yaitu menyejahterakan rakyat,’’ tegas Presiden Jokowi. Sementara itu, Ketua umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan keberagaman di negeri ini sedang mengalami tantangan. ‘’Ruang demokrasi disalahgunakan. Akhir-akhir ini sumpah serapah, saling fitnah disertai rasa amarah,’’ ungkapnya. Dia juga mengkritik kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama menjadikan ajaran agama untuk kepentingan kelompoknya. ‘’Ayat suci ditafsirkan menjadi lokalistik, untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Sebagai ketua umum saya minta hentikan semua ini, satukan bangsa ini,’’ kata OSO seraya meneriakkan tagline partainya ‘’Bangkit, Jaya, Menang’’. OSO mengatakan partainya akan berada di garis terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan kebinnekaan di Indonesia. ‘’Partai Hanura akan selalu berada di barisan terdepan dalam menjaga NKRI dan kebinnekaan bangsa,’’ katanya. Wakil Ketua MPR-RI ini menegaskan, Indonesia dibangun untuk kepentingan semua, karena itu tidak boleh ada yang mengklaim miliknya sendiri. ‘’Kita mengabdi pada negara bukan pada orang,’’ kata OSO. Untuk itu, ia meminta seluruh kader partainya agar tetap solid mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara. ‘’Solid untuk mewujudkan keadilan sosial. Solid dalam berpartai dan solid dalam berbangsa Indonesia,’’ tegasnya. (kmb4)

Tiga Bulan

Dari Hal. 1

Dari program PRO Denpasar ini juga dipakai sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan di Kota Denpasar yang dibahas setiap tiga bulan sekali melalui rapat kerja OPD. Untuk permasala-

han lingkungan dan sampah telah dilakukan Pemkot Denpasar dari tingkat lingkungan banjar hingga kecamatan. Setiap lingkungan dengan keberadaan bank-bank sampah yang melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dan hal ini memberikan

dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat. Sehingga dari pertemuan ini dapat melakukan pembahasan bersama melakukan sinergi program dalam penanganan permasalahan sampah serta lingkungan di Kota Denpasar. (ad1924)

Tidak bisa dimungkiri bila Bali-lah yang mempunyai daya tarik pariwisata sesungguhnya. ‘’Ibaratnya sebuah layanglayang, layangannya Bali, ekornya itu daerah lain,’’ imbuhnya. Dalam menghadapi persaingan 10 Bali baru, Yuniartha mengaku tengah mengembangkan pariwisata berbasis lingkungan, yakni dengan membuka desa wisata, yang dilihat memiliki daya tarik bagus. Aktivitas yang ada di lingkungan desa wisata dijual sebagai atraksi bagi wisatawan. ‘’Seperti lingkungan persawahan, kita bikin atraksi orang menanam atau memanen padi. Atau di perkebunan, kegiatan memetik kopi itu kita gunakan sebagai atraksi. Di dalam membangun desa wisata, kita tonjolkan budaya di desa tersebut,’’ terangnya. Yuniartha memaparkan, sampai saat ini sudah ada 67 desa wisata yang dibina sebagai destinasi baru. Pihaknya menargetkan ada 100 desa wisata yang bisa dikembangkan sampai 2018. Keberadaan desa wisata juga diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan, mengurangi urbanisasi, serta meningkatkan

pertumbuhan ekonomi di desa. ‘’Desa wisata ini dimunculkan di kabupaten/kota, untuk penyebaran wisatawan agar tidak hanya di Bali Selatan sehingga kemacetan tidak hanya terjadi di sini (Bali Selatan - red). Tapi, kami juga bersinergi dengan PU untuk pengembangan infrastruktur jalan,’’ paparnya. Masalah infrastruktur, lanjut Yuniartha, saat ini memang menjadi kendala di tengah target kunjungan wisatawan yang meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2019, pemerintah pusat bahkan menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia yang 40% disumbang dari Bali. Sementara Bali hanya didukung satu bandara internasional dengan satu runway saja. ‘’Pengembangan airport di Bali Utara, jalan tol DenpasarSingaraja ini harus segera direalisasikan dalam rangka penyebaran wisatawan. Peningkatan wisatawan tidak hanya bisa dilakukan pemerintah, tentu melibatkan pula stakeholder dan masyarakat. Harapan kami bagaimana masyarakat menjaga keamanan, karena orang tidak akan bepergian ke tempat yang tidak aman,’’ tandasnya. (kmb32)

Otak Hansip

Dari Hal. 1

‘’Kemudian kasus ceramah saudara Rizieq tentang pangkat jenderal otak hansip. Kasus ini dilaporkan oleh sejumlah hansip yang merasa tersinggung,’’ beber Kapolri. Selain kasus Rizieq, Kapolri juga menjelaskan mengenai kasus dugaan penggelapan uang yayasan yang diduga dilakukan oleh Ustad Bachtiar Nasir untuk kegiatan demo dalam Aksi Bela Islam. Dalam kasus tersebut, Kapolri menegaskan penggunaan uang yayasan oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ini melanggar ketentuan perundangan. Kapolri menegaskan, penyelidikan kasus yang diduga melibatkan Ustad Bachtiar Nasir akibat adanya laporan dari masyarakat atas dugaan pencucian uang yang melibatkan nama Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) di mana Ustad Bachtiar Nasir sebagai pimpinannya. Melalui GNPF MUI digalang dana masyarakat yang masuk ke YKSU, kemudian diberikan kuasa kepada Bachtiar Nasir untuk mencairkan dana sumbangan yang besarnya mencapai Rp 3,8 miliar itu. Menurut Kapolri, penyidik dapat menjeratnya dengan UU No. 28 Tahun 2004 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan, khususnya Pasal 70 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. ‘’Bachtiar masih diperiksa sebagai saksi,’’ jelas Kapolri. Ancaman hukumannya lima tahun penjara. Selain itu, Ustad Bachtiar Nasir juga dapat dikenakan pasal pelanggaran Undang-undang Perbankan dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang. Tudingan sejumlah anggota Komisi III DPR tentang adanya kriminalisasi ulama disampaikan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Anggota Komisi

III Arsul Sani mengatakan, pengumpulan dana dari masyarakat muslim yang ditampung di YKUS belum dapat dianggap sebagai pelanggaran dan tindak pidana pencucian uang. Apalagi, menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, tidak ada pidana pokok yang dilakukan Bachtiar Nasir, seperti pidana korupsi dari uang yang dikumpulkan. ‘’Lalu, tindak pidana pokoknya apa?’’ gugatnya. Ia lalu membandingkan kasus pengumpulan dana masyarakat yang digalang Teman Ahok untuk kegiatan pilkada. Begitu juga dana masyarakat yang digalang oleh salah satu ritel di gerai-gerainya tetapi tidak disentuh oleh polisi. Dalam kasus penggalangan dana salah satu perusahaan ritel, Arsul mengatakan sudah berujung gugatan. Sebab, salah satu konsumen menilai adanya kejanggalan dengan laporan dari perusahaan ritel tersebut atas dana yang dikumpulkan karena diklaim perusahaan ritel itu sebagai corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan. Padahal, perusahaan tersebut tidak boleh mengklaim bahwa sumbangan itu bagian dari aset perusahaan. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Adies Kadir juga mempersoalkan upaya kriminalisasi tersebut. Karena, menurutnya, dalam ajaran Islam ada anjuran bagi kaum muslim untuk infaq dan sodaqoh yang sifatnya sukarela. Uang infaq dan sodaqoh itu dananya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Ada juga zakat atas harta yang dimiliki yang sifatnya wajib. ‘’Ini terkesan menurut mereka (polisi), uang infaq ini sebagai pintu masuk sebagai TPPU. Coba Kapolri jelaskan agar kasus pendalaman infaq Ustad Bachtiar Nasir bukan sekadar kasus infaq saja,’’ kata Adies. (kmb4)

Seluruhnya Rp 335.440.779 Dari Hal. 1

I Nyoman Trisn I Wayan Kenak Bapak Andika, Br. Pasekan Tangeb I Dewa Gede Julian W. Murga, Pikat Ni Luh Putu Tir Bapak Andika, Br. Pasekan Tangeb Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp Rp Rp Rp Rp

150.123 150.000 150.000 100.000 100.000 dan 1 dos pakaian Rp 50.000 1 dos pakaian Rp Rp Rp

64.899.124 270.541.655 335.440.779

Menulis Surat Dari Hal. 1

‘’Tersangka lainnya adalah staf Air Koryo,’’ katanya. Ia mengatakan kepolisian sudah menulis surat ke Duta Besar Korea Utara untuk mewawancarai keduanya. ‘’Kami harap Kedutaan Korea bekerja sama dengan kami dan memungkinkan kami secepatnya mewawancarai mereka. Kalau tidak, kami akan memanggil paksa mereka,’’ katanya. Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dibunuh di Kuala Lumpur International Airport pada 13 Februari ketika bersiap terbang ke Makau. Khalid mengatakan polisi ‘’sangat yakin’’ empat tersangka lain yang meninggalkan Malaysia pada hari penyerangan sudah pergi ke ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Ketegangan diplomatik meningkat antara Korea Utara dan Malaysia sejak pembunuhan itu. Mereka bertengkar soal penanganan jenazah korban dan bertukar kata pedas soal penyelidikan yang dilakukan oleh Malaysia. Malaysia adalah satu dari sedikit negara di dunia yang menjaga hubungan dengan Korea Utara. Awal pekan ini Malaysia menarik duta besarnya dari Pyongyang setelah Duta Besar Korea Utara di Kuala Lumpur menyatakan meragukan kelayakan penyelidikan yang sedang

berlangsung. Kepolisian saat ini telah meningkatkan pengamanan di rumah duka tempat jenazah Kim Jong-nam berada. Malaysia menolak permintaan Korea Utara yang ingin agar jenazah Kim Jong-nam diserahkan kepada pihak kedutaan dan hanya akan mengembalikannya kepada pihak keluarga dekat. Otoritas di negara tersebut hingga kini telah mengidentifikasi delapan warga Korea Utara yang diduga terlibat dalam pembunuhan. Selain mereka, polisi Malaysia juga menangkap dua perempuan asal Indonesia dan Vietnam yang diduga kuat menjadi agen eksekutor pembawa kematian bagi Kim Jong-nam. Khalid mengatakan bahwa kedua perempuan itu menyemprotkan cairan mengandung racun, yang belum diketahui jenisnya, di wajah Kim Jong-nam. ‘’Kedua perempuan itu tahu bahwa mereka membawa racun. Kami belum mengetahui bahan kimia apa yang digunakan,’’ kata Khalid. ‘’Mereka menggunakan tangan kosong saat beroperasi,’’ katanya, sambil menambahkan bahwa kedua pelaku disuruh untuk mencuci tangan setelah beraksi. Dua orang itu juga sempat melakukan latihan serangan yang sama di dua pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur sebelum mengeksekusi Kim Jongnam, kata Khalid. (ant)

Sumber Daya Dari Hal. 1

Pemerintah, menurut Presiden, juga akan menyelesaikan masalah-masalah dalam pembangunan sumber daya manusia, antara lain dengan mengadakan pelatihan-pelatihan vokasional. Presiden mengakui kesenjangan, termasuk kesenjangan antarwilayah dan kesenjangan antara si kaya dan miskin, sudah sangat lebar di Indonesia. Gini ratio Indonesia dua tahun lalu ada di angka 0,41 persen dan tahun lalu turun menjadi 0,39 persen. Namun, menurut Presiden, jika tiga rencana besar itu konsisten dijalankan maka pada 2045, saat merayakan ulang tahun kemerdekaan ke-100, Indonesia bisa masuk dalam jajaran lima besar ekonomi terbesar dunia. Presiden menjelaskan bahwa berdasarkan asumsi yang digunakan Kementerian Keuangan, penduduk Indonesia pada 2045 akan mencapai 309 juta jiwa dan Produk Domestik

Bruto Indonesia mencapai 9,1 triliun dolar AS atau 10 kali lipat dari nilainya sekarang. ‘’Kalau kita konsisten bekerja seperti sekarang ini, kita akan memasuki abad emas karena kita akan masuk ke dalam lima besar ekonomi terbesar di dunia dengan pendapatan per kapita kurang lebih 29 ribu dolar AS. Dengan catatan kita bekerja, pertumbuhan ekonomi di atas lima,’’ katanya. Presiden mengatakan pemerintah akan terus membangun, mulai dari daerah pinggiran, dari desa, dan dari perbatasan. Ia juga menuturkan tentang kondisi Pos Lintas Batas Negara di beberapa daerah yang sudah jauh lebih baik ketimbang pos perbatasan negara tetangga. ‘’Inilah yang akan terus kita lakukan. Pembangunan airport, bandara, jalan trans Kalimantan, Papua, jalan tol dari mulai Lampung menuju Aceh, akan kita lakukan agar ekonomi kita semakin baik dan rakyat kita semakin sejahtera,’’ kata Presiden. (kmb4)

Kamis, 23 Februari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Sewaka Dharma (4) 06.35 Seputar Bali Pagi

07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Kurusetra Parwa (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Cakra Laksana (1) 10.05 Lejel Home Shopping

11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial: Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Sewaka Dharma (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali

13.30 Taksu Dharmaning Pengayah Ida Batara 14.05 Klip Bali 14.30 Dialog Interaktif Humas Kota Denpasar 15.30 Education On Bali TV 16.05 Round Up The World

16.30 Agrobisnis : Anggrek Vanda Tanah 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Dadia Jeron Kuri Sentana Dalem Tarukan Desa Kalianget-Buleleng 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Kuta (1)

21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi : Waspada Obesitas 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Prembon Taro Sutasoma (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (4)

18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa 21.00 Serial Buddha

Bhima Lawan Karna, Arjuna Hadapi Putra Drona

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Lima Puluh Enam) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEMUDIAN kelompok sangat besar dari pihak Kuru ini menjadi sangat terguncang. Orang-orang Panchala, berhimpit-himpitan bersama-sama. Tidak lama lagi mereka tidak dapat dibedakan. Terjadinya penyembelihan besar-besaran terhadap para ksatria di bumi. Hal itu menambah ketakutan orang yang takut-takut, karena kelihatan seperti sebuah krematorium. Tidak saja Karna, tidak Drona, tidak Arjuna, tidak Yudhishthira, tidak Bhimasena, tidak si Kembar, tidak pangeran Panchala, tidak Satyaki, tidak Duhsasana, tidak putra Drona, tidak Duryodhana, tidak putra Suvala, tidak Kripa, tidak penguasa Madra, tidak Kritavarman, tidak yang lain-lainnya, tidak diriku sendiri, tidak bumi, tidak tempat-tempat arah mata angin, dapat dilihat, oh raja. Sebab, semua dari mereka bercampur baur dengan pasukanpasukan, yang diselubungi debu. Selama berlangsungnya pertempuran dahsyat dan mengerikan itu. Debu muncul mengepul di mana-mana. Semuanya berpikir malam itu pemandangannya telah berubah. Tidak para Kaurava, tidak keluarga Panchala, tidak para Pandava, dapat dibedakan, juga tempat-tempat pada arah mata angin. Tidak langit, tidak bumi, tidak tanah baik yang

rata maupun yang tidak rata. Prajurit-prajurit yang menginginkan kemenangan, membantai musuh-musuh dan teman-temannya. Senyatanya, semua mereka dapat rasakan dengan tangan-tangan mereka. Debu tanah telah muncul. Segera dihilangkan angin-angin yang bertiup dan dibasahi darahdarah prajurit menetes. Gajah-gajah dan kuda-kuda, prajurit-prajurit kereta dan serdadu-serdadu jalan kaki, bermandikan darah segar. Kelihatannya indah seperti hutan surgawi Parijata. Kemudian ksatria-ksatria utama Kuru, Duryodhana, Karna, Drona dan Duhsasana. Empat pimpinan Kaurava itu sedang terlibat pertempuran menghadapi empat orang prajurit Pandava. Duryodhana dan saudara-saudaranya bertarung dengan si Kembar Nakula dan Sahadeva. Putra Radha sendiri terlibat melawan Vrikodara. Sedangkan Arjuna menghadapi putra Bharadwaja. Pasukan-pasukan dari segala sisi, menyaksikan pertarungan mengerikan antara para ksatria-ksatria utama itu. Para prajurit kereta dari kedua bala tentara itu dengan tenangnya melihat pertempuran sangat indah bagi pahlawan itu. Mereka adalah

manusia-manusia super di antara prajurit-prajurit kereta. Penampilan mereka dahsyat karena yang utama itu paham semua mode pertempuran. Sambil mengendarai kereta-kereta mereka yang indah, ksatria-ksatria pilih tanding itu melakukan gerakan-gerakan pelan, indah dan menyenangkan. Dilengkapi keberanian besar mereka berjuang dengan semangat tinggi. Masing-masing menginginkan mengalahkan lainnya. Mereka saling menutupi satu dengan lainnya dengan hujan-hujan panahpanah, seperti awan-awan pada saat berakhirnya musim panas -- mencurahkan aliran air hujan. Banteng-banteng di antara manusia mengendarai kereta-kereta dengan kemegahan matahari. Kelihatan indah seperti kumpulan awan-awan di langit musim gugur. Kemudian prajurit-prajurit itu, oh baginda, dipenuhi kemarahan. Mereka ingin membalas dendam, semua pemanah perkasa itu menantang saling menyerbu satu dengan lainnya. Para ksatria itu mengerahkan kekuatan seperti pemimpin-pemimpin kumpulan gajah-gajah sedang marah. Sesungguhnya, oh raja, kematian tidak seharusnya terjadi hingga saatnya datang. Semua prajurit itu tidak serentak binasa

dalam pertempuran itu. Ditebari lengan-lengan dan kaki-kaki yang terpotong, kepala-kepala dihiasi anting-anting indah, busur-busur, anak-anak panah, tombak-tombak, pedang-pedang bengkok, kampakkampak perang -- jenis lain dari -- kampak-kampak, Naliha-naliha, anak-anak panah berkepala pisau cukur, hamparan panah-panah dan berbagai macam baju zirah yang anggun. Kereta-kereta indah itu banyak pecah berkeping-keping. Gajah-gajah terbantai. Demikian juga kereta-kereta pecah tanpa tiang bendera. Seperti kota-kota, dan kendaraan-kendaraan yang

menyeret ke sana-kemari dengan kekuatan seperti angin oleh kudakuda tanpa pengemudi hebat itu. Sejumlah besar prajurit itu dihiasi sangat indah, kipas-kipas terjatuh, baju-baju zirah, tiang-tiang bendera, jubah-jubah, kalung-kalung bunga harum, rantai-rantai emas, mahkota-mahkota kecil, besar dan deretan lonceng-lonceng, permata-permata dikenakan di dada. Pelindung-pelindung badan, kerahkerah, batu-batu mulia menghiasi hiasan di kepala mereka. Medan pertempuran itu kelihatan seperti langit ditaburi bintang-bintang. (bersambung)

Sloka 12.12 Sreyo hi jnanam abhyasaj jnanad dhyanam visisyate dhyanat karma-phala-tyagas tyagac chantir anantaram Ilmu pengetahuan itu lebih baik sifatnya daripada usaha konsentrasi yang terus-menerus, meditasi itu lebih baik daripada ilmu pengetahuan, dan yang lebih baik dari meditasi adalah persembahan semua hasil perbuatan karena setelah itu menyusul kedamaian.


16 Pages

39 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

, February Thursday

s timing Passion plu formula gic makes ma ars for 2017 Osc Thursday,

February 23,

2017

little to with

ationalbalipost.c

Muslim mena in take part rally against Jakarta’s Chrisminority tian Governor Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama outside the parliament Indoin Jakarta, nesia, Tuesday, 2017. Feb. 21, curAhok is trial rently on on accusation of blasphemy his following remark about a passage in the Quran be that could

23, 2017

the skill

interpreted as prohibiting Muslims from accepting s as non-Muslim

that may have of the filmmakprojects commitment projects fufilled with prevailed and But certain passion a way of Oscars is ers. that at creators found - This year’s personal visions audiences and their l wisdom. through to the just the LOS ANGELES and deeply-held and conventiona breaking out to be were eled by passion funding troubles what turned years after they over skepticism, right moment,

on these first conceived. everything “Timing is they resonate. It’s how about movies and but it’s also at the right about passion right place being in thePete Hammond, awards time,” said for Deadline.com. a young columnist the tale of to grow up “Moonlight,” struggling Miami neighblack man from the in an impoverished was drawn of director borhood, experienceswriter Tarell personal and Barry Jenkins it for the Alvin McCraney. s was doing “No one said “Moonlight” acpaycheck,” ted supporting Oscar-nomina Harris. “We didn’t was tress Naomie budget, it and us doing have a publicity of mouth all word the interviews.” such hardships, Photo Despite l view of bullying, Blake/File REUTERS/Mike arrived just a Leadfor Actor in Guild unsentimenta gay issues drugs and for Female was clamoring stoScreen Actors her award 29, 2017. as Hollywood modern, black the 23rd accepts movies about “maids and slaves” Emma StoneLa La Land during U.S. on January Oscar for was 28 years ries rather than has eight ing Role Los Angeles, California, “Silence” Beatty in Scorsese’s fare. “Moonlight” Awards while Warren the making, decades with the idea nominations. very spe“La La Land,” Cha- in shows “a view and were for two For favorite The film director Damien in- flirted Rules Apply.” Theyseason point of want to place and which took to get made, and of “No awards right now snubbed in however, as cific zelle six years “Moonlight,” made and authentic I think people and notably box office, genuine project the at die challenger budget the cast (rtr) and personal experience tight Jenkins said. Ben Affleck’s on such a one trailer, the tortured has was by Night.” say stories,” crew shared Academy Awards “Live awards watchers Hollywood path to the to their allure. Post at: Martin only added films like onal Bali Jl. D.Tamblingan Other recent

find Internati

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

leaders.

Candidate vying to lead Indonesian capital denies pandering to Islamists

d Indonesian vying to lea to Islamists ing Candidate ies pander capital den AP Photo/Tatan

the United to study in scholarship picked by President

Syuflana

goverdebates. if Jakarta’s trial for blasWhen askedMuslim, Baswedan the to be insulting has been Purnama’s nor had to had the right allegedly phemy for denies the accusation said every citizen“Jakarta needs an he said voters run, but added: Koran. He can execute

after minwho leader who States, was education the that was filed by his opponents in Muslim-mato effective and secondly, to be Joko Widodo to be minister from were deceived in the Korannot all the plans, divide.” education against a Christian to ister, but was dropped used a verse last year. - A former vote should unite, not said his policies to Islamists in a reshuffle world’s larg- who that Muslims a different can JAKARTA facing a run-off increasing Baswedan imply of denied panderingafter a divisive cabinet has the centred on but is offi- vote for a leader Indonesia jority Indonesia on Tuesday unite the capital creating jobs would be could in DeMuslim population to minority religion. to education, more affordJakarta governor, and home and said he said in est which began support access and housing Baswedan home. cially secularHindu, Buddhist The trial, win support and makingof his main campaign” to dent his fair here,” One Christian, on is not cember, seemedit later rebounded, at his Jakarta election. of able. set to take “zero downpayment but interview

community, communities. is is an approval initially, promises Jakarta’s “If I met the Catholic no longer other “We will continue Anies Baswedan by middle-class the bureauPurnama, home buyers. that are urgent for Buddhist ‘UNITE NOT DIVIDE’governor helped to improve jams and for Basuki Tjahaja and ethnic Chinese am I then considered topics Baswedan vote If I met the traffic to focus on of Jakarta to higher his efforts first Christian and tackle secured about the residents of Jakarta,” a Muslim? am I then considered The post stone in a second-round gov- cracy first Purnama governor, Purnama got the most been a stepping flooding. of the vote in the 15, community, was previously giving has with said.(rtr) longer a Muslim?” on April 19.first round, on Feb. also be heard percent media was cam- office. Widodo was his deputy. run- no Baswedan News can seen 43 at Global of his He said the votes in a enough to avoid a and Purnama ahead of A third candiimpression meetings ernor in “Bali Image” from 9.30 is being widelypresi- round, of percent. 96.5 but not by counts show.poll has a distorted The city vote included about 40 Yudhoyono, the son Radio FM for the next am. Listen off, unofficial for the paign, which of religious groups. as a proxy battle 2019. Purnama Agus Bambang until 10.00Radio FM at Campaigning by religious with a range they only see one dential election, in Widodo’s rul- date, president Susilo than io. to Global former of last with less led by ali.listen2myrad been overshadowed at http:// “Often times, though I’ve gone has the support Baswedan has the Yudhoyono, was with protests http://globalfmb even video streaming http:// votformer meetings,”a ing party while tensions, Islamic Defenders com or live li.com and and meeting, of other li. an influential and his 20 percent. say some Muslim hardline group for dozens said, sitting with radioglobalfmbanel/global-fm-ba Analysts shift their support backing of against Purnama, Subianto, a MusFront (FPI) Indonesia’s general, Prabowo narrowly ustream.tv/chan Baswedan to choose may now Baswedan, on a wall Gerindra Party. Subiantoelection, in ers Yudhoyono to in televised of Baswedan portrait of Sukarno, calls for voters from well Rizieq father, hanging last presidential lim. Photographs founding leader Habib who performed of lost theto Widodo. meeting FPI published in media, near him. all residents the campaign 2014, g with him widely interact accuse “I were a respected Overshadowin critics to as a Baswedan, leading his his reputation Jakarta.” who won a Fulbright of tarnishing that academic Muslim. moderate there’s a framing “I think

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 23 Februari 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Resep Jepang Gaet Wisatawan

Bali Post/rtr

Mariah Carey dan Bryan Tanaka

Mariah Carey

Makin Mesra dengan Pasangan Barunya Mariah Carey telah memasang fotonya bersama penari latarnya, Bryan Tanaka, saat perayaan Valentine di Instagram-nya. Terakhir, Mariah Carey yang merupakan salah satu pengisi suara di The Lego Batman Movie ini terlihat berpose bersama pasangan barunya itu di Dubai pada Selasa (21/2). Keduanya nampak tersenyum di foto yang dilansir Reuters itu. Sebelumnya, ketika ditanya soal kedekatannya dengan Bryan oleh AP, Mariah Carey tidak berbicara banyak. Ia menolak mengomentari soal kehidupan pribadinya. “Aku tidak berbicara mengenai kehidupan pribadiku. Aku merasa tidak nyaman berbicara tentang kehidupan pribadiku,” katanya. Penyanyi bersuara emas ini menolak terbuka pada media terkait kehidupan pribadinya setelah putusnya hubungan dirinya dengan milioner, James Packer, tahun lalu. Putusnya pasangan itu menjadi sorotan di sejumlah tabloid. Mariah rencananya akan melakukan tur dengan menggandeng Lionel Richie. Tur yang diberi tajuk “All the Hits Tour” ini akan mulai digelar 15 hingga 27 Maret. Mariah Carey bertemu Lionel Richie ketika dia diajak berduet dengan Luciano Pavarotti lewat single “Hero” pada 1999 silam. Tur ini akan berlangsung di sejumlah kota di AS, yakni Chicago, Cleveland, Boston, Detroit, New York, St. Louis, Denver, Los Angeles, Dallas, Atlanta dan Seattle. Ia rencananya akan mengajak serta anak kembarnya yang kini berusia 5 tahun, Moroccan Scott Cannon dan Monroe Cannon. “Kedua anakku sangat menyukai panggung dan mereka juga memiliki bakat musik,” ujar Mariah Carey. Sejauh ini Mariah Carey sudah berhasil menjual 220 juta kopi albumnya. Ini menjadikannya salah satu artis terlaris sepanjang masa. (iah/rtr/ap)

Christi Colondam

Metamorfosa Lewat ”Maaf Cintamu di Aku”

Sahabat terbaik dalam hidup ini adalah hadirnya orang-orang yang tulus, ikhlas dan terlibat secara langsung dalam setiap langkah, kata dan napas kita. Bagaimana kalau soal cinta terbaik? Boleh dong minimal cintanya tulus. Atau paling tidak Bali Post/ist komunikasinya tak Christi Colondam putus. Dan menjalin hubungan tak menyinggung selalu soal fulus. Karena cinta itu datangnya dari hati, maka semua yang melintas hanya bicara rasa. Peran rasa dalam hati yang begitu besar, ketika semuanya berseberangan, sahsah saja jika akhirnya memilih untuk terpisah dalam ruang dan waktu. Narasi di atas bukan sekadar intro pembuka saja. Bisa dibilang ada korelasi makna yang sama dengan kandungan cerita di lagu baru solois cantik, Christi Colondam. Sebuah single manis yang diberi judul “Maaf Cintamu di Aku” ini menjadi cerita baru yang diusung oleh mantan jawara acara ajang pencarian bakat ini. Christi pun berharap melalui lagu barunya yang bernuansa pop urban ini, bisa mendapatkan reaksi yang baik dan positif bagi penikmat musik di Indonesia, yang belakangan ini bisa menerima banyak jenis musik indah di negeri ini. “Maaf Cintamu di Aku” merupakan metamorfosa dari lagu hits Christi sebelumnya yaitu “Menaklukkan Hatiku” dan “Itu Aku”. “Aku merasakan bahwa ini soal prinsip dalam menjalin hubungan. Karena dulu pernah meninggalkan dan melukai perasaan aku, pada akhirnya hanya prinsip yang bisa aku sampaikan. Maaf cintamu di aku, sayangmu di aku, bergantung di aku, padahal jelas waktu itu cintaku di kamu, tapi itu dulu,” ungkap Christi. Christi Colondam tak sendiri dalam menghadirkan single ini. Ada sejumlah musisi hebat di balik lagu ini. Di antaranya ada Ari Aru (Tulus) yang menghadirkan unsur drum akustik. Kemudian kendali instrumen gitar dipercayakan kepada Tohpati, dan Ade (Govinda) sebagai music arranger. Lalu proses mixing dan masteringnya dipoles oleh musisi bertangan dingin asal Yogyakarta, Ferry EFKA. Sebuah harmoni yang epik melihat keterlibatan mereka. “Lagu ini bercerita tentang sebuah perasaan seseorang yang tetap kuat dengan pendiriannya untuk tidak mau diajak kembali lagi oleh kekasihnya yang dulu atau pernah menjadi bagian dari masa lalunya,” papar sang produser sekaligus konseptor lagu ini, Ade Nurulianto. Dengan kemampuan vokal yang sangat baik dan prima, Christi Colondam menghadirkan lagu ini menjadi sebuah output musikal yang dramatis dan terdengar emosional. Menyempurnakan harmonisasi yang diracik oleh sederetan musisi andal di atas. (pik)

Manga, Mario, dan Kini Ninja Tokyo (Bali Post) -

Setelah menarik wisatawan melalui Manga dan tokoh game Mario, Jepang kini punya daya tarik baru, yakni ninja. Bahkan, Japan Ninja Council (Dewan Ninja Jepang), sebuah organisasi yang didukung pemerintah, menyatakan Rabu (22/2) kemarin, akan membangun museum di Tokyo yang khusus tentang ninja. Rencananya museum ini akan dibuka pada 2018. Kehadiran museum ini diharapkan mampu menggaet lebih banyak lagi wisatawan ke Jepang. Terkait pembangunan museum ini sudah ada logo resmi untuk produk dan film-film yang akan dibuat untuk mendukung “Bisnis Ninja” ini. Ke depannya, mereka juga sedang berencana untuk mencari duta ninja yang mempromosikan keberadaan budaya ini secara global. Disiapkan pula sebuah akademi yang khusus mengajarkan orang tentang seni ninja. Ninja menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan ke Jepang. Film-film terkait seni beladiri ini pun banyak diproduksi Jepang. (iah/ap)

Ilustrasi ninja

Setahun Berkarya

Harmonee Band Libatkan Anak Muda Kreatif

Merayakan hari jadi yang pertama pada 1 Januari 2017 lalu, Harmonee Band terus meningatkan kreativitas dalam berkarya di belantika musik Bali. Hadir dengan beberapa single yang mampu diterima semua lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, membuat Harmonee Band berusaha untuk tampil dengan karya terbaik dan mampu menginspirasi generasi muda Bali dan Buleleng pada khususnya. Grup band yang beranggotakan Apap (gitar/vokal), Dix (lead/ vokal) dan Ben (drum/vokal) memiliki sebuah mimpi, yaitu terus bisa bekerja sama dengan para generasi muda, khususnya di Buleleng, asal para personel Harmonee Band, dalam menghasilkan sebuah karya seni. Setiap single yang telah dirilis Harmonee Band seperti “Paragat Cekrek,” “Nun a s

Like,” dan “Inilah Cinta” selalu melibatkan para generasi muda yang kreatif. “Kita ingin mengarahkan para generasi muda kita ke hal-hal yang positif. Seperti di setiap single yang kita rilis, hampir semua yang kita libatkan anak-anak muda yang kreatif. Seperti para director video klip, para model juga. Nah, dari situ kita bisa ikut membantu peran pemerintah untuk menjauhkan para generasi muda kita dari hal-hal negatif seperti halnya peredaran narkoba yang kini sudah merajarela,” ujar Apap, Selasa (21/2) lalu. Kini sebagai perayaan satu tahun berkarya, Harmonee Band segera merampungkan klip single ke empatnya yang berjudul “Ape Pikir!!”. Dalam penggarapan video klip single keempat, Harmonee Band kembali menggaet para videografi muda yang tergabung dalam 3Visual. Single “Ape Pikir!!” mengisahkan seorang kekasih yang bersikap cuek. “Kini kita sedang merampungkan klip single ke-

Bali Post/ist

Harmonee Band empat. Mudah-mudahan segera bisa dirampungkan agar bisa meramaikan belantika musik Bali,” tandasnya. Sebagai grup band yang tergo-

long baru, Harmonee Band berharap mampu memberi pengertian kepada masyarakat bahwa musik modern berbahasa daerah pun bisa disukai semua kalan-

gan. Selain itu, Harmonee Band juga ingin membuktikan bahwa musisi atau seniman Buleleng bisa muncul dan dinikmati seluruh masyarakat Bali. (win)

Pintar Memancing Emosi Nikita Mirzani dan Tiara Eve dipasangkan dengan Oka Antara (35) dalam film ‘‘Moammar Emka’s Jakarta Undercover’’ (MKJUC). Meski dibuat menangis oleh aktor asal Bali itu, keduanya justru merasa senang. Dalam acara konferensi pers yang berlangsung di Jakarta belum lama ini, Niki dan Tiara mengaku kesulitan harus menangis sung guha n saat syuting film ini. Sosok yang membantu mengatasi masalah tersebut adalah Oka. Bagaimana cara sehingga “Pemeran Utama Pria

Terpuji” di Festival Film Bandung 2010 mampu menggali sisi emosional rekan mainnya? Kepada Niki, Oka mengajak bercakap-cakap soal kehidupan. Termasuk menggali masa kecil perempuan berusia 30 itu. Niki yang turut mengisi lagu tema film ini kemudian urung memakai obat tetes mata untuk mengakali kesulitannya melakoni adegan menangis. “Mas Oka pintar memancing (emosi) saya. Dia berhasil mengingatkan kejadian-kejadian menyedihkan dalam hidup hingga akhirnya bisa bikin saya menangis. Terus setelah saya menangis, dia memeluk saya,” ungkap Niki. Pendekatan serupa dilakukan pemilik nama asli Nyoman Oka Wisnupadha Antara kepada Tiara Eve. Sebagai debutan di ranah film, perempuan yang lebih dikenal sebagai disc jockey (DJ) juga tak kalah kesulitan saat harus melakoni sejumlah adegan, terutama menangis. “Ada banyak adegan dalam film ini yang emosinya tidak bisa saya ciptakan tanpa pertolongan Oka. Oleh karena itu, saya sangat ber-

terima kasih atas bantuan dia,” ucap Tiara yang aslinya bernama Nestiara Octaviani. Tiara mencontohkan satu adegan turun dari tangga yang menuntutnya harus menangis sejadinya. Oka yang sedang ribet mempersiapkan adegan berantem dengan Tyo Pakusadewo ternyata masih bersedia meluangkan waktu membantu Tiara. “Dia mengajak saya mengobrol, membangkitkan atmosfer melankolis dalam diri saya, dan setelah saya sudah dapat emosinya, dia balik lagi mempersiapkan adegan berantemnya. Oka juara deh,” pungkas Tiara. Dalam film, Tiara bermain sebagai Laura, perempuan yang terpaksa memilih sebagai pekerja seks komersial (PSK) untuk memenuhi kebutuhan keluarga setelah ayahnya tersandung kasus korupsi dan ditangkap polisi. Sementara Pras, yang diperankan Oka, merupakan perantau yang datang ke Jakarta dan bekerja sebagai jurnalis di sebuah majalah. Keduanya lantas menjalin hubungan asmara.

Fajar Nugros selaku sutradara menyebut MKJUC sebagai film yang menceritakan sisi lain dunia malam Jakarta. Di balik gemerlapan lampu, tersimpan banyak cerita yang begitu kejam seperti kekerasan terhadap wanita, premanisme, dan penindasan terhadap kaum minoritas. Meskipun sama menjadikan buku “Jakarta Undercover” karya Moammar Emka sebagai basis cerita, Fajar menyebut versinya kali ini tidak berkaitan dengan film ‘‘Jakarta Under cover‘‘ (2007) yang disutradarai Lance. Jadi, bukan versi pembuatan ulang atau sekuel dari yang sebelumnya. “Film ini coba memandang kehidupan malam Jakarta dari kacamata Moammar Emka. Alasan itu juga yang membuat kami memasang namanya sebagai bagian dari judul film,” tambah Fajar. Film produksi Grafent Pictures dan Demi Istri Production yang juga dibintangi Baim Wong, Ganindra Bimo, Lukman Sardi, Richard Kyle, Agus Kuncoro, dan Edo Borne itu direncanakan tayang mulai 23 Februari 2017. (pik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 Februari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu