16 HALAMAN
NOMOR 6 TAHUN KE 71
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha
Bali Post
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Selamatkan Bali dari Sampah Plastik Bali Post/ant
PENGURUS MASJID - Presiden Joko Widodo memberikan seekor sapi kepada pengurus Masjid Baitul Faidzin, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8) kemarin
Perayaan Idul Adha
Momentum untuk Berbagi Jakarta (Bali Post) – Pengurus Masjid Istiqlal mengatakan hewan kurban terberat yang dikurbankan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yaitu sapi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). ‘’Sapi terberat yaitu milik Pak Presiden Jokowi. Sapinya itu memiliki berat sampai 1.500 kilogram atau 1,5 ton,’’ kata Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (22/8) kemarin. Sementara itu, menurut Abu Hurairah, sapi terberat kedua yang dikurbankan di Masjid Istiqlal yakni sapi dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan total berat 1.400 kilogram atau 1,4 ton. ‘’Baik sapi milik Pak Presiden maupun Pak Wapres, keduanya merupakan jenis sapi yang sama, yaitu sapi jenis ongole, didatangkan dari peternakan sapi yang ada di daerah Depok, Jawa Barat,’’ ujar Abu. Sementara itu, Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Basarah mengatakan momentum Idul Adha 10 Zulhijah sering kali diperingati dengan penyembelihan hewan kurban semata, namun juga harus dimaknai untuk menyembelih nafsu kebinatangan dalam diri manusia, sehingga setiap muslim bisa menjadi pribadi humanis, saleh dan takwa. ‘’Sifat-sifat binatang inilah yang harus kita sembelih atau kita buang jauh-jauh. Sifat licik, amarah dan berperilaku buas terhadap sesama dalam memenuhi ambisi inilah yang harus disembelih dan buang jauh-jauh. Jangan sampai sifat-sifat buruk binatang buas tersebut bercokol dalam alam pikiran dan hati umat muslim dan bangsa Indonesia,’’ kata Basarah,, seperti dikutip dalam siaran persnya. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan Idul Adha atau hari raya kurban merupakan momentum umat Islam untuk berbagi dengan sesama manusia. ‘’Semangat berkurban juga harus tetap ada, apalagi dalam menghadapi pemilu di mana setiap kader harus siap berjuang untuk partai,’’ katanya usai melaksanakan shalat Idul Adha di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, di Jakarta Barat, Rabu kemarin. (ant)
SEBANYAK 18 sekolah di Denpasar secara serentak mengumpulkan sampah plastik, Senin hingga Selasa (21/8). Puluhan truk sampah terkumpul dalam dua hari sejak 20 Agustus 2018. Kegiatan ini merupakan kerja sama Kelompok Media Bali Post (KMB), sekolah dan Pemerintah Kota Denpasar. Dari 18 sekolah yang ikut kegiatan ini akan dipilih juara I sampai harapan III pengumpul sampah plastik terbanyak. Pemenang akan diumumkan saat pesta rakyat ‘’Bali Merah Putih’’ serangkaian HUT ke-70 Bali Post, di panggung terbuka Ardha Candra, Sabtu (25/8) mendatang. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya menyelamatkan lingkungan dari sampah plastik. ‘’Dengan usia
yang ke-70, Bali Post ikut bersama-sama menyelamatkan lingkungan dan generasi mendatang,’’ ujar Rai Mantra pada acara pengumpulan sampah plastik yang dipu-
hidup seperti ikan yang ada di dalamnya akan tercemari oleh sampah plastik. Ketika ikan dikonsumsi oleh manusia, maka manusia pun akan menjadi tidak sehat. ‘’Adik-adik diikutsertakan dan diingatkan bahkan diselamatkan. Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, adik tidak akan mengerti dan paham,’’ ujarnya. Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. A.A. Rimbya Temaja, M.Ag. mengatakan mengapresiasi kegiatan ini. Upaya
satkan di SMPN 1 Denpasar. Kata Rai Mantra, masih ada masyarakat yang membuang sampah plastik ke sungai. Jika plastik mencemari air dan laut, maka makhluk
peningkatan kebersihan di Kota Denpasar, khususnya di sekolah sudah mulai ditingkatkan. Selama dua hari melakukan pengumpulan sampah plastik, di SMPN 1 Denpasar terkumpul satu truk sampah plastik. ‘’Kami ikut berkontribusi menjaga Bali dari sampah plastik. Kami harapkan seluruh stakeholder tidak hanya sekolah untuk menjaga kebersihan untuk Bali supata ajeg,’’ imbuhnya. Hal. 15 Setiap Kelas
Bali Post/eka
SAMPAH – Wali Kota Denpasar Rai Mantra, guru dan siswa SMPN 1 Denpasar menenteng sampah plastik, Selasa lalu. Sebanyak 18 sekolah SD, SMP dan SMA se-Denpasar mengumpulkan sampah plastik dalam upaya membersihkan Bali dari ancaman sampah plastik.
Pengerukan Pasir di Pelabuhan Benoa
Desa Adat Diabaikan, LPM Minta Dihentikan
Bali Post/kmb
SERAHKAN SUMBANGAN - Nyonya Bintang Puspayoga, Selasa (21/8) lalu menyerahkan sumbangan untuk korban gempa Lombok. Sumbangan diserahkan setidaknya di empat posko pengungsi. Di antaranya Posko Tanjung, Posko Dusun Lenek di Kecamatan Gangga, serta Posko 4 Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan. Sumbangan yang diserahkan meliputi terpal/tenda, selimut, tikar, pakaian pria/wanita, pampers, pembalut, sarung, sajadah, mukena, serta aneka makanan. Di akhir kunjungan ke Lombok, Bintang Puspayoga bersama Ny. Agung Sri Satria Naradha juga menyerahkan bantuan berupa dana punia dari WHDI Provinsi Bali untuk Pura Agung Rinjani yang diterima Ketua WHDI NTB Ny. Erika Gerudug.
RUSSIA GEORGIA
CYPRUS
China JAPAN INDONESIA
LEBANON ISRAEL
JAPAN
TURKEY
UZBEKISTAN TURKMENISTAN
IRAQ
JORDAN
SAUDI ARABIA
NORTH KOREA
KAZAKHSTAN
ARMENIA AZERBAIJAN
SYRIA
IRAN KUWAIT
QATAR
AE
MONGOLIA SOUTH KOREA
KYRGYZSTAN TAJIKISTAN
CHINA
AFGHANISTAN
TAIWAN
PAKISTAN
NEPAL
OMAN
perolehan medali SEMENTARA Asian games 2018 YEMEN
INDIA
MYANMAR
BANGLADHES
LAOS
THAILAND
BRUNEI
MALAYSIA
SRI LANKA
KOREA
NO No.
IR IRAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
THAILAND INDIA KHAZAKHTAN CHINESE TAIPEI MALAYSIA
PHILIPPINES
VIETNAM
CAMBODIA
negara NEGARA
MALDIVES
total g emas s perak b perunggu
CHINA JEPANG KOREA SELATAN INDONESIA IRAN KOREA UTARA INDIA CHINESE TAIPEI MONGOLIA THAILAND
Hal. 15 Kazakhstan
INDONESIA
EAST TIMOR
33 15 9 6 4 4 3 3 3 3
22 18 13 3 3 1 3 2 2 1
12 20 16 5 6 3 4 6 4 9
PENGERUKAN pasir oleh Pelindo III mendapat protes masyarakat Tanjung Benoa. Protes ini dilandasi sejumlah alasan. Pertama, kegiatan ini tanpa pernah ada sosialisasi. Kedua, pengerukan ini dikhawatirkan menimbulkan abrasi yang lebih parah di Tanjung Benoa. Ketiga, terganggunya kegiatan water sport karena air laut menjadi keruh. Atas protes tersebut akhirnya diadakan pertemuan di Kantor Lurah Tanjung Benoa, Selasa (21/8). Hadir pada pertemuan itu tokoh masyarakat dan pengusaha water sport Tanjung Benoa. General Manager Pelindo III Cabang Benoa I Wayan Eka Saputra mengatakan, pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa merupakan mandat dari pemerintah pusat. ‘’Pastinya kita akan
me-review lagi, kajian lagi untuk lebih baik ke depannya. Nanti kita akan komunikasikan dengan semua tokoh yang ada,’’ ujarnya usai pertemuan. Menurut Eka Saputra, sedimentasi cukup cepat terjadi di perairan Benoa sehingga menyebabkan adanya pendangkalan. Padahal, ada banyak kapal pesiar atau cruise yang ingin bersandar di Pelabuhan Benoa. Pengerukan alur dan kolam merupakan bagian dari upaya pengembangan terminal cruise untuk menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai kawasan mewah dan saling terintegrasi. Diharapkan ada dampak positif yang juga dirasakan masyarakat sekitar dari adanya pengembangan tersebut. Hal. 15 Kapal Berjalan
ABRASI PANTAI DI BALI
karangasem
BULELENG BANGLI
buleleng
garis pantai 127 km abrasi 30,56 km
jembrana
garis pantai 60 km abrasi 14 km
garis pantai 79,5 km abrasi 31 km
KARANGASEM
JEMBRANA
klungkung
TABANAN
tabanan
garis pantai 36 km abrasi 27,75 km
Panjang garis pantai di Bali
: 470 km
Mengalami abrasi
: 176,81 km
badung
garis pantai 81 km abrasi 12,1km
BADUNG GIANYAR
DENPASAR
KLUNGKUNG
garis pantai 58,5 km abrasi 20,2 km gianyar garis pantai 18 km abrasi 19 km
denpasar
garis pantai 10 km abrasi 10 km
Paralayang Sabet Emas dan Perak Bogor (Bali Post) – Tim nasional paralayang Indonesia berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 untuk nomor ketepatan mendarat beregu putra yang berlangsung di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8) kemarin. Sementara pada nomor ketepatan mendarat beregu putri, Indonesia menyabet medali perak. Tim putra Indonesia terdiri atas Aris Apriansyah, Joni Efendi, Jafro Megawangi, Hening Paradigma dan Roni Pratama. Data dari panitia, tim putra Indonesia mengungguli tim Korea Selatan dan Thailand yang berada di peringkat kedua dan ketiga setelah menyelesaikan putaran keenam atau terakhir. Untuk beregu putri, tim Indonesia yang terdiri atas Lis Adriana, Ike Ayu Wulandari dan Rika Wijayanti harus mengakui keunggulan tim Thailand. Peringkat ketika ditempati tim Korea Selatan. Wakil Ketua Umum KONI Mayor Jenderal TNI (Purn) Suwarno mengatakan, raihan ini sebagai sejarah pertama paralayang menyabet emas di Asian Games. ‘’Karena ini pertama kalinya paralayang dipertandingkan di Asian Games,’’ ujarnya. Nomor ketepatan
mendarat beregu mempertandingkan enam babak yang dimulai 20 Agustus. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Syafruddin Kambo memberikan ucapan selamat kepada atlet paralayang Indonesia yang mampu menyumbang satu medali emas dan satu perak pada Asian Games 2018. Ucapan selamat itu disampaikan Safruddin saat meninjau arena paralayang di Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor. ‘’Alhamdulillah paralayang menyumbang satu emas dan perak, tentu kita harapkan dapat menambah medali lagi di nomor lainnya,’’ katanya. Selaku Chief de Mission (CdM) Indonesia, dirinya hadir untuk melihat kondisi semua atlet yang saat ini sedang berjuang meraih prestasi di Asian Games ke-18. ‘’Mohon doanya supaya ada tambahan medali bukan hanya di paralayang, tapi cabang lainnya, supaya target yang digaung-gaungkan bisa tercapai,’’ ungkap mantan Wakapolri tersebut. Pertandingan paralayang masih berlanjut untuk nomor ketepatan mendarat perorangan putra dan putri serta nomor lintas alam beregu putra dan putri. (ant)
Bali Post/ant
PENDARATAN - Atlet paralayang putra Indonesia Joni Efendi saat melakukan pendaratan pada babak keenam nomor ketepatan mendarat Asian Games 2018 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/8) kemarin.
DENPASAR
2
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Perayaan Idul Adha 1439 H
Ratusan Hewan Dikurbankan
Bali Post/eka
KURBAN - Beberapa warga tengah menguliti kambing kurban saat perayaan Idul Adha di LDII Bali, Denpasar, Rabu (22/8) kemarin.
FKPPAI Gelar Pengobatan Alternatif dan Atraksi Budaya Denpasar (Bali Post) Merayakan HUT ke-17, Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) menggelar pengobatan alternatif di Bali. Puluhan penyembuh alternatif se-Nusantara berkumpul untuk menggelar berbagai kegiatan sosial dan pertunjukan budaya. Mereka datang dan bertemu di Pulau Dewata bukan untuk uji dan pamer kesaktian. Namun untuk memberikan pelayanan pengobatan alternatif kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan bakti sosial ini dilakukan sekaligus untuk memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua DPD FKPPAI Jro Gede Budiasa menjelaskan, kegiatan bakti sosial berupa penyembuhan alternatif bagi warga yang membutuhkan ini akan diisi dengan berbagai atraksi dan pertunjukan budaya yang dipusatkan di Jaba Pura Puri Agung Satria Jalan Veteran, Denpasar. Kegiatan berlangsung Rabu (22/8) kemarin ,dan akan berakhir 27 Agustus 2018 dengan menampilkan pertunjukan budaya, seperti pertunjukan Calonarang, Sanghyang Jaran dari Bangli maupun atraksi Debus. Sosok jebolan The Master Season 3, Made Bayu Gendeng juga akan mengisi atraksi pada pembukaan event FKPPAI di Bali. Pria yang bergelar Jro Master ini menampilkan atraksi tutup mata sambil mengendarai sepeda motor. Rute yang ditempuh melewati jalanan padat lalu lintas di sekitar Puri Satria hingga alun-alun Kota Denpasar. Jro Master Made Bayu Gendeng mengatakan, selain
menutup mata saat mengendarai motor, ia juga melakukan aktraksi di setiap perempatan yang dilalui. “Atraksi yang saya lakukan yakni mengendarai sepeda motor keliling Denpasar dengan mata tertutup. Saya juga akan menggelar atraksi disetrum listrik hidup-hidup,” katanya. Ketahanan tubuhnya dalam menerima sengatan arus listrik menjadi bagian dari ilmu-ilmu Nusantara yang ditekuni. Aksi itu juga akan dirangkai dengan pertunjukan bambu gila yang berasal dari kearifan lokal masyarakat Gorontalo. “Bambu gila ini pernah saya tampilkan saat mengikuti ajang The Master,” katanya. Jro Bayu Gendeng mengakui, atraksi menegangkan yang akan ditampilkan selalu diikuti dengan persiapan. Selebihnya dirinya berpasrah total akan apa yang terjadi di luar persiapan yang dilakukan. “Setiap atraksi pasti ada persiapan. Tapi yang pasti buat saya adalah pasrah terhadap Ida Sang Hyang Prama Kawi. Jadi, pasrah saja kepadaNya,” ujarnya. Pembina FKPPAI A.A. Ngurah Oka Ratmadi menegaskan, kegiatan bakti sosial dan pertunjukan budaya ini sangat positif. Alasan digelar di Jaba Pura Puri Satria, karena sebelum ada Taman Budaya Art Centre, di Jaba Pura Puri Satria sering dilakukan kegiatankegiatan dalam hal promosi budaya internasional. “Untuk mengingat itu, saya mencoba mengulang kembali dan juga dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI sekaligus HUT FKPPAI,” ujar pria yang akrab disapa Cok Rat ini. (win)
Denpasar (Bali Post) Perayaan Idul Adha 1439 H, Rabu (22/8) kemarin, dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Gedung Serbaguna LDII Provinsi Bali. Ratusan hewan dikurbankan untuk umat Islam yang berhak memperolehnya. Menurut Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Bali H. Hardilan didampingi Sekretaris DPW LDII Bali Agus Purmadi, dalam perayaan kali ini yang mengambil tema “Tauhid dan Keimanan”, sebanyak 106 ekor sapi dan 306 ekor kambing dikurbankan. Total kurban sebanyak 412 ekor itu dijadikan 10.000 bungkus daging. H. Hardilan menjelaskan, pembagiannya dilakukan di tujuh kabupaten se-Bali, yakni Denpasar, Badung, Gianyar, Karangasem, Buleleng, Tabanan, dan Jembrana. “Didata oleh masing-masing PAC LDII (kelurahan) yang berhak memperoleh daging, kemudian nantinya akan didistribusikan sesuai dengan hasil pendataan. Cara ini lebih tepat sasaran dan efisien,” ujarnya. H. Hardilan menambahkan, pemberian daging kurban tidak hanya untuk umat Islam, tapi juga semua lapisan masyarakat sekitar. “Di sinilah cerminan umat Islam menjaga
kerukunan dengan umat beragama lainnya,” katanya. Terkait tema, kata H. Hardilan, sangat tepat di tengah situasi yang banyak korban bencana, seperti di Lombok. Ia mengutarakan begitu bencana terjadi, LDII Bali telah melakukan pengiriman bantuan berupa tenda, terpal, dan pakaian. “Bahan pangan juga kami kirim, tapi jumlahnya sedikit. Untuk memudahkan distribusi kami mengirim uang yang nantinya dibelikan bahan pangan untuk korban gempa,” ujarnya. Upaya menjaga kerukunan umat beragama ini, tambahnya, juga dilakukan dengan melibatkan aparat keamanan pecalang Banjar Buana Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibnas Padangsambian, serta aparat kepolisian. Setiap tahun juga ada penyerahan kurban dari keluarga A.A Bagus Suryawan (alm). Selain itu, dalam Idul Adha kali ini, salah satu tokoh masyarakat Gede Sugianyar juga turut menyerahkan kurban. Sugianyar mengatakan, penyerahan kurban dilakukan rutin setiap tahun di seluruh Bali. Ia berharap, dengan keberagaman ini semua bisa menjadi satu. “Tak ada istilahnya perbedaan, beragam tapi satu,” tegasnya. (kmb18)
Kurang Pendidikan Etika, Mental Generasi Muda Rapuh Denpasar (Bali Post) -
Ada kecenderungan generasi muda saat ini memiliki mental yang tidak berorientasi pada mutu atau kualitas karena masih labil, tidak percaya diri, minder, kurang memiliki sikap disiplin, sulit diatur dan kurang rasa tanggung jawab. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pendidikan etika sehingga mudah terpengaruh narkoba, tawuran, pergaulan bebas, intoleransi dan melupakan tugas sebagai siswa atau mahasiswa. Hal itu ditegaskan Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo, Selasa (21/8) lalu.
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/ist
BELA NEGARA - Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo melakukan pembinaan kesadaran bela negara kepada mahasiswa baru.
Handoko Yudho Wibowo mengatakan, menanamkan rasa bela negara dalam rangka membangun bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI kepada generasi penerus bangsa harus gencar dilakukan. Selain itu, mesti terus dipupuk rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila, rela berkorban, memiliki kemampuan awal bela negara, memperkuat pendidikan, membangun modal sosial serta meningkatkan peran kelembagaan sosial dan menegakan supermasi hukum. “Membangun generasi Indonesia melalui bela negara, menjaga keari-
fan lokal. Bela negara ini kewajiban seluruh rakyat Indonesia,” katanya mengingatkan. Menurut Handoko Yudho Wibowo, paham yang harus dihadapi dan diwaspadai bangsa saat ini adalah radikalisme. Paham ini bertujuan untuk memecah belah bangsa Indonesia. Mahasiswa harus waspada terhadap paham radikalisme ini dan mendukung cita-cita pembangunan nasional. “TNI Angkatan Darat selalu hadir untuk memberikan pencerahan kepada generasi muda agar rasa bela negara tertanam di dalam diri mereka,” tegasnya. (kmb36)
Langgar Tiga Perda, Toko Variasi Mobil Disegel Denpasar (Bali Post) Kasus pelanggaran terhadap peraturan daerah (perda) di Denpasar tak pernah surut. Para pelanggar yang sudah digiring ke sidang tindak pidana ringan (tipiring) tak mampu menekan kasus pelanggaran. Seperti yang terjadi di Jalan Gatsu Timur, Denpasar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama dengan sejumlah aparat kepolisian, TNI dan Kejaksaan kembali melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar. Satpol PP melakukan penyegelan toko variasi mobil, Selasa (21/8) lalu. Penyegelan ini dilakukan karena tempat
ini telah melanggar tiga perda, yaitu Perda Nomor 9 Tahun 2001 tentang Izin Tempat Usaha dan Izin Gangguan (HO), Perda Nomor 13 Tahun 2002 tentang Izin Usaha Perdaganan serta Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung. Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Sayoga yang didampingi Kabid Penegakan Perda I Made Poniman saat melakukan penyegelan mengatakan, sebelum melakukan penyegelan pihaknya telah memberikan tiga kali peringatan agar tidak melaksanakan usahanya sebelum mempunyai izin. Namun, sampai
penyegelan dilaksanakan toko audio variasi mobil itu tidak bisa menunjukkan izin yang harus dimiliki untuk melakukan usaha ini. Setelah disegel, toko ini akan tetap diawasi bahkan pengawasannya juga melibatkan pihak desa. Bila segel ini dibuka sebelum bisa memiliki izin, pihaknya akan membawa ke ranah pidana. Dalam kesempatan tersebut Dewa Sayoga berharap semua masyarakat yang ingin membuka usaha agar melengkapi berbagai perizinan yang diperlukan, sehingga tidak melanggar perda. Dewa Sayoga menam-
bahkan, selain melakukan penyegelan, pihaknya rutin melakukan penertiban di seluruh Kota Denpasar. Hal ini untuk mewujudkan Kota Denpasar bebas dari pelanggaran, seperti pedagang kaki lima, limbah padat dan cair. Hal ini seiring dengan perkembangan penduduk Kota Denpasar yang memiliki mobilitas sangat tinggi. Ini sangat mempengaruhi adanya berbagai permasalah seperti pelanggaran perda. Untuk itu pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap pelanggaran yang terjadi. Sebelumnya satpol PP
juga telah menyegel vila yang berada di daerah Sanur. Penyegelan ini sesuai laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, yang bersangkutan telah mendapat surat peringatan hingga tiga kali. “Sampai saat ini pemilik bangunan belum mengantongi izin sesuai dengan yang disyaratkan, sehingga dilakukan penyegelan guna memberikan pemahaman tentang pentingnya aspek administrasi dalam menunjang kelancaran pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Dewa Sayoga. (kmb12)
Rai Mantra Serahkan Hewan Kurban Saat Idul Adha 1439 H Ajak Seluruh Elemen Jadikan Momentum Jaga Kerukunan Umat
Bali Post/win
FKPPAI - Ketua DPD FKPPAI Jro Gede Budiasa (nomor 3 dari kanan) bersama Pembina FKPPAI A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan beberapa penyembuh alternatif dari berbagai daerah se-Nusantara.
Topik : Kurang Pendidikan Etika, Mental Generasi Muda Rapuh
PERAYAAN Hari Raya Idul Adha 1439 memang memberikan nuansa tersendiri di Pulau Dewata, Bali. Dengan masyarakat yang didominasi umat Hindu, perayaan hari suci yang identik dengan kurban ini tetap berjalann khidmat dan penuh makna. Bahkan di beberepa titik terlihat pecalang (petugas keamanan Bali) turut berjaga guna mengamankan jalannya Sholat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban. Pada perayaan tahun ini yang jatuh pada Rabu (22/8) kemarin, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra turut menyerahkan hewan kurban secara simbolis di Masjid Al Hikmah Joglo, Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Klod. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala BPBD Kota Denpasar I.B. Joni Ariwibawa, Perbekel Desa Padangsambian Klod Gede Wijaya Saputra, serta seluruh elemen masyarakat mulai dari panglingsir, pecalang, sekaa teruna hingga jemaat masjid. Ketua Yayasan Masijdi Al Hikmah Joglo H. Maskuron megatakan, pada perayaan kurban tahun ini di Masjid Al
Hikmah Joglo telah dilaksanakan sholat Id di pagi hari, yang dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban. Total hewan yang disembelih Sembilan ekor sapi dan 34 ekor kambing yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat di Desa Padangsambian Klod. “Pada pelaksanaan kurban ini, bagaimana kita mengucap syukur kepada Tuhan, sehigga semua elemen sekitar wajib menikmati kurban ini sebagai wujud syukur, sehingga yang dibagikan nanti tidak hanya umat muslim saja, melainkan seluruh masyarakat di Desa Padangsambian Klod yang berkenan,” jelasnya. Bahkan, lanjut H. Maskuron, pihaknya bersama seluruh elemen baik di tingkat banjar maupun desa telah bersinergi dalam berbagai kegiatan. Hal ini merupakan salah satu implementasi dari kerukunan hidup umat beragama. Sehingga tradisi saling memberi saat hari besar keagamaan sangat sering dilaksanakan oleh seluruh umat di Desa Padangsambian Klod, khususnya di Banjar Batu Bolong. Dalam setiap hari
besar keagamaan kami telah terbiasa saling berbagi dan menghormati, bahkan setiap acara keagamaan selalu melibatkan saudara non-muslim untuk ikut hadir dan meramaikan perayaan. “Sehingga dari perayaan hari kurban atau Idul Adha ini, kami berharap mampu terus mempererat rasa manyamabraya antarumat yang hingga saat ini telah berjalan 15 tahun, sehingga mampu mendukung segala bentuk pembangunan di Kota Denpasar dengan maksimal,” paparnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra turut mengapresiasi kerukunan umat beragama yang tampak pada perayaan Idul Adha tahun ini. Sehingga perayaan hari-hari besar keagamaan dapat dijadikan momentum bagi semua elemen untuk mengimplementasikan Tri Kerukunan Umat Beragama. Di mana salah satu poinnya mengamanatkan kerukunan intern dan antarumat beragama, serta kerukunan umat beragama dengan pemerintah. “Mewakili pemerintah dan seluruh masyarakat Kota
Denpasar, saya mengucapkan selamat Hari Suci Idul Adha 1439 H bagi seluruh umat muslim di Kota Denpasar. Semoga perayaan ini menjadi
momentum dalam mempererat tali persaudaraan, solidaritas, toleransi dan momentum menjaga kerukunan umat beragama,” tegasnya. (ad1007)
KURBAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan hewan kurban di Masjid Al Hikmah Joglo, Desa Padangsambian Klod, Denpasar, Rabu (22/8) kemarin.
BADUNG
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
SOSOK Stop ”Bullying” di Medsos SELAIN permasalahan narkoba, para pelajar saat ini juga diajak siap mengantisipasi salah satu dampak kemajuan teknologi informasi. Yakni media sosial (medsos), yang digunakan untuk ujaran kebencian, hasutan, bahkan melakukan tindakan bullying atau cyber bullying. Cyber bullying merupakan tindakan sekelompok orang melakukan penindasan dan pengancaman terhadap orang lain di medsos. Perbuatan ini berdampak pada gangguan psikis dan fisik, bahkan meninggal dunia. Bila kondisi ini dibiarkan akan berdampak pada lunturnya nilai empati, welas asih, toleransi dan tenggang rasa. Akhirnya akan melahirkan bibit-bibit pro kekerasan, bahkan berpotensi terjadinya gesekan konflik sosial dan disintegrasi bangsa. “Kami sudah sosialisasikan ancaman tersebut saat menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Kuta Utara dalam rangkaian HUT ke-70 Polwan,” ucap Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. Rabu (22/8) kemarin. Momentum kebersamaan antara Polri dan pihak sekolah dalam membangun modal insan Indonesia, kata AKBP Masmini sangatlah penting dewasa ini. Pasalnya, pelajar yang bebas dari narkoba akan memiliki pemikiran yang cerdas, mampu mengembangkan potensi diri, kreatif, inovatif dan memiliki semangat juang. Termasuk memiliki sikap relaksasi, tenggang rasa sehingga tercipta kondisi masyarakat yang aman, tertib, damai, cerdas dan sehat. Lebih jauh lagi mampu bersaing dengan negara lain. “Dalam jiwa anakanak kita (siswa-red) harus ditanamkan sikap tenggang rasa dan empati agar tidak menyakiti orang lain dengan cara-cara bullying,” tegas mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. Para pelajar diharapkan menjadi relawan stop narkoba dengan menjaga diri sehingga tidak terjerumus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Menanamkan tekad semangat dan motivasi yang tinggi untuk terus belajar, berlatih serta mengembangkan potensi diri agar menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan kompetitif. (rah)
Kejari Diam-diam Cek Proyek Pemkab Mangupura (Bali Post) -
Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung diam-diam melakukan pengecekan terhadap proyek yang tengah digarap Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga hukum ini secara intens mengerahkan timnya untuk melakukan pengecekan lapangan. Kepala Kejari Badung Sunarko mengatakan, memiliki tanggung jawab terhadap kualitas proyek yang tengah digarap. Karena itu pihaknya kerap turun ke lapangan sebagai bagian dari Tugas Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4). “Kami setiap saat melakukan pengecekan (proyek – red). Tim kami kan banyak, tidak harus ramai-ramai. Misalnya, satu orang berangkat ke sana (proyek) buat laporan, kadang-kadang mohon maaf namanya diusir mandor diusir pekerja sudah biasa, tapi tujuan kami mengetahui proses sudah sampai di mana, kualitasnya bagaimana,” ungkap Sunarko saat ditemui, Selasa (21/8) lalu. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan merupakan amanat dari undang-undang yang tetuang dalam TP4, sehingga proyek sesuai dengan peruntukan, perencanaan dan jangka
Gandeng Artis Muda Natasha Wilona
Ajik Cok Krisna Bangun Warung Artis Mangupura (Bali Post) Pemilik Krisna Holding Company I Gusti Ngurah Anom kembali mengembangkan bisnisnya dengan membangun “Warung Artis” di kawasan Jalan Raya Tuban, Kuta, Badung. Mengawali proses pembangunan, Selasa (21/8) dilakukan peletakan batu pertama yang juga menggandeng artis ibu kota Natasha Wilona. Ditemui di sela-sela prosesi, I Gusti Ngurah Anom yang sering dipanggil Ajik Cok Krisna mengatakan, pembangunan Warung Artis ini merupakan ide mendadak. Ide ini kata dia muncul seminggu lalu, karena dirinya masih memiliki lahan yang belum terpakai seluas 1,5 hektar di Tuban. Pihaknya ingin membangun taman yang diperuntukkan sebagai area ber-
main anak-anak masyarakat lingkungan sekitar yang dilengkapi dengan Warung Artis. Dikatakan, untuk pembangunan Warung Artis ini, Ajik Cok Krisna tidak menggunakan dana perusahaan, namun uang pribadinya. Karena perusahaan Krisna Holding Company saat ini terus melakukan ekspansi bisnisnya. “Saya buat warung dari gaji atau uang pribadi saya,” jelasnya. Menurut pria kelahiran Buleleng, 5 Maret 1971 ini, Warung Artis sangat berbeda dibanding bisnis lainnya di Krisna Holding Company. Sebab, dari sisi harga sangat terjangkau untuk masyarakat lokal. Menu yang ditawarkan yaitu ayam betutu, lawar kambing, babi guling, dan sate bawah pohon. “Proses pembuatan babi guling
Bali Post/kmb23
BATU PERTAMA - Suasana peletakan batu pertama pembangunan “Warung Artis” yang berlokasi di Jalan Raya Tuban, Selasa (21/8).
juga akan diperlihatkan, sehingga para pecinta kuliner atau pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan atau nguling babi tersebut,” pungkasnya. Di areal Warung Artis ini, kata Ajik Cok Krisna juga akan dibangun vila khusus untuk teman-teman artis dan para relasinya. Sehingga ketika ke Bali bisa mampir ke Warung Artis sambil menikmati makanan dan istirahat di vila. Pada prosesi peletakan batu pertama pihaknya menggandeng artis Natasha Wilona yang kebetulan sedang berlibur ke Bali. Natasha Wilona digandeng untuk ikut membuat restoran yang namanya Wilona Ayam Suwir. Ketika dimintai komentarnya, Natasha Wilona menyambut antusias dan mendukung pembangunan Warung Artis ini. Artis muda kelahiran, Jakarta 15 Desember 1998 ini mengatakan, sangat jarang pengusaha yang mau menggandeng artis. Wilona mengatakan, ide ini sangat menarik. Dikatakan, untuk harga nantinya sangat terjangkau dan bisa untuk penduduk sekitar serta juga para fans. “Nantinya warung ini juga bisa untuk masyarakat sekitar. Tempatnya strategis banget dan dekat bandara,” kata Wilona. (kmb23)
waktu yang dikehendaki pemilik pekerjaan. “Kami mempunyai tanggung jawab kualitas proyek sesuai dengan spesifikasi atau tidak. Kita ngecek itu semata-mata hanya mengingatkan yang melaksanakan pekerjaan dan yang memiliki pekerjaan, kalau memang belum ada yang sesuai,” tegasnya. Dari sejumlah proyek Pemkab Badung yang telah didatangi, Sunarko mengaku masih berada dalam koridor wajar. Pihaknya belum menemukan adanya penyimpangan-penyimpangan yang berpotensi merugikan negara. “Saat ini semua masih sesuai toleransi yang ditentukan. Misalnya, besi 16 masih ada tolerasi, kalau misalnya 15,98 itu masih di bawah batas ambang tolerasi itu ada, tapi tidak signifikan. Semua on the track seandainya ada kekurangan sedikit kami langsung infokan ke pihak pekerjaan
Bali Post/kmb27
PROYEK - Kepala Kejari Badung Sunarko, saat melakukan pengecekan proyek penataan halaman SMP 1 Kuta Utara, Selasa (21/8) lalu. umum (PUPR) atau yang mengerjakan,” terangnya. Dalam kunjungan kerja Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa ke sejumlah proyek pembangunan fisik yang didanai dari dana APBD Badung tahun 2018, Sunarko juga aktif mengecek keberadaan proyek. Pria ini terlihat sibuk membawa alat ukur serta mengetukngetuk dinding bangunan. Bahkan pria berkumis ini turun ke gorong-gorong dan mengamati pemasangan
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, Rabu (22/8) kemarin menyerahkan hewan kurban dalam rangka perayaan Idul Adha 1439 H bagi umat muslim di Badung. Penyerahan hewan kurban berupa seekor sapi ini diterima oleh Panitia Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Mengwi dan Abiansemal di Lapangan Puspem Badung. Turut hadir mendampingi Kajari Badung B. Sunarko, S.H., Dirut PD Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Sutarma, Kabag Humas Setda Badung I Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Kabid Kesbang Pollimas I Made Arnaya dan tokoh umat muslim di Badung. Bupati Giri Prasta mengatakan, perayaan Idul Adha 1439 H di Badung merupakan salah satu contoh bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berpegang teguh pada Pancasila sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Artinya, semua insan sama dapat dan sama rasa. Menjaga empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan warisan para pendiri bangsa, termasuk para ulama dan kyai,” ujarnya. Bupati Giri Prasta mengatakan, mengisi kemerdekaan harus dijalankan dengan menjaga keberagaman umat beragama. Pepatah mengatakan lanjut
induk Perumahan Dalung Permai, pembangunan RKB, tempat suci dan penataan halaman SMP 1 Kuta Utara, rehabilitasi jalan Simpang Tugu Ngurah Rai-Nusa Dua (saluran cross drain), pembangunan gedung dan penataan halaman Polsek Kuta Selatan, pembangunan wantilan dan bale pemiosan setra Desa Adat Bualu dan Kampial, serta pembangunan air mancur di simpang Patung Dewa Ruci. (kmb27)
IDUL ADHA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan hewan kurban saat perayaan Idul Adha di Lapangan Puspem Badung, Rabu (22/8) kemarin. Giri Prasta, yang beda jangan sekali-kali dipaksakan menjadi sama, tetapi yang sama jangan dibedakan. ‘’Itulah konsep yang kami lakukan. Sehingga dalam mengambil kebijakan pun kami membuat program semua insan itu sama dapat dan sama rata,’’ ujarnya. Berdasakan konsep itu, saya selaku Bupati memperhatikan terhadap umat muslim di Kabupaten Badung, di mana umat muslim membuat sekolah di Kuta Selatan saya bantu Rp 3 M. Sekarang ada lagi pembangunan masjid di Canggu Permai Rp 3 M, nanti juga masjid yang ada di Abian-
Pastikan Pembangunan Berjalan Baik dan Berkualitas meninjau pembangunan trotoar ruas jalan induk Perumahan Dalung Permai, pembangunan RKB, tempat suci dan penataan halaman SMP 1 Kuta Utara, rehabilitasi jalan simpang tugu Ngurah Rai-Nusa Dua (saluran cross drain), pembangunan gedung dan penataan halaman Polsek Kuta Selatan, pembangunan wantilan dan balepemiosan setra Desa Adat Bualu dan Kampial, serta pembangunan air mancur di simpang Patung Dewa Ruci. Khusus peremajaan di taman Dewa Ruci dengan air mancur ini merupakan
paving. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung IGA Arinda menyebutkan sejumlah proyek tengah digarap dan tengah dalam proses penyelesaian. Di antaranya revitalisasi Pasar Tradisional Desa Adat Dalung Permai, Desa Adat Padang Luwih, Desa Adat Dalung, dan Desa Adat Tuka di Desa Dalung. Pembangunan trotoar ruas jalan
Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Kurban Idul Adha 1439 H
Wabup Suiasa Tinjau Proyek APBD 2018 GUNA memastikan proyek pembangunan fisik yang didanai dari APBD Badung tahun 2018, dapat berjalan dengan baik dan berkualitas. Selasa (21/8), Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Kajari Badung Sunarko dan Tim Pembangunan Badung meninjau sejumlah proyek fisik di wilayah Badung Selatan. Kunjungan diawali dengan melihat progress revitalisasi Pasar Tradisional Desa Adat Dalung Permai, Desa Adat Padang Luwih, Desa Adat Dalung, dan Desa Adat Tuka di Desa Dalung. Dilanjutkan
3
Coorporate Social Responsibility (CSR) oleh PT Vista Media. Selain di taman Dewa Ruci, dana CSR dari PT Vista Media juga dipergunakan untuk pengelolaan dan perawatan Monumen Bom Bali dan Taman Satrya Gatotgaca sebagai ikon Kabupaten Badung. Di sela-sela peninjauan tersebut, Wabup Suiasa mengatakan bahwa kunjungan bersama tim ini untuk melihat progress proyek sesuai perjanjian kontrak yang dilaksanakan oleh pemborong. Selain itu, Suiasa ingin menjaga dan memastikan kualitas pengerjaan bangunan ter-
KUNJUNGAN KERJA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Tim Pembangunan Badung melakukan kunjungan kerja ke sejumlah proyek fisik di wilayah Badung Selatan, Selasa (21/8).
masuk kualitas bahan bangunan yang digunakan. “Kita juga memastikan kualitas pengerjaan dan bahan bangunan apakah sudah sesuai spek atau tidak,” jelasnya. Dijelaskan, dari hasil peninjauan yang dilakukan, seperti revitalisasi pasar di Dalung dari segi waktu sudah sesuai kontrak, sehingga ke depan kita terus memantau kualitasnya agar tetap terjaga. “Pesan kami di sana, pemasangan instalasi baik listrik maupun limbah agar benar-benar memberikan jaminan keamanan,” tegasnya. Terkait trotoarisasi di Perumahan Dalung Permai masih dalam pengerjaan, tentunya kualitas pasangan trotoar perlu ditingkatkan. Sementara di SMP 1 Kuta Utara secara umum progress-nya sudah bagus bahkan melebihi target kerja yang ditentukan, kualitas bangunan juga sudah baik. Khusus pembangunan Polsek Kuta Selatan, diminta kepada pemborong agar menggenjot pengerjaannya, karena batas waktu pengerjaan sudah dekat pada September ini. “Dari segi progress kita harus atensi khusus. Untuk itu ketersediaan bahan harus siap, tenaga harus ditambah, termasuk waktu kerja bila perlu dilembur. Bila skenario ini dilakukan akan bisa selesai September, bila tidak tercapai, aturan akan berlaku, hitungan dengan cara penalti atau kita kenakan denda,” ungkap Suiasa. (ad1005)
semal kami bantu sepenuhnya. Ini merupakan wujud dan perilaku perbuatan kepada umat muslim yang ikut mewarnai pembangunan di Kabupaten Badung. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana PHBI Mengwi dan Abiansemal Dru Hendro mengatakan, sholat Idul Adha merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun di Lapangan Puspem oleh umat muslim Mengwi dan Abiansemal. Idul Adha tahun ini kata Dru Hendro mengambil tema “Jiwa Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Suritauladan Sahabat Nabi Muhammad SAW”. “Maknanya yaitu
sebuah pengorbanan seorang Nabi sebagai contoh pendidikan pada umat manusianya,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, hewan yang dikurbankan dalam Idul Adha 1439 H di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal sebanyak 40 ekor sapi dan 90 ekor kambing. Dalam solat Idul Adha 1439 H ini, sebagai Imam Bapak Sutrisno dan Kotib H Yunus Anies. Sebagai bentuk tolerasi beragama kepada umat muslim, Bupati Badung menyumbangkan satu ekor sapi dan satu ekor kambing dari Forum Komunikasi Karyawan Karyawati Muslim (FKKKM). (ad1004)
Disparda Badung Bidik Turis India Targetkan 360.000 Wisatawan
Mangupura (Bali Post) Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Badung menargetkan kunjungan wisatawan India sebanyak 360.000 orang tahun 2018. Untuk itu, Disparda Badung dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) melakukan promosi pariwisata hingga ke Chandigarh, India. Perwakilan BPPD Badung di India Mr. Diraj Kumar pun telah memberi briefing para industri sebelum memulai misi penjualan. Briefing itu terkait dengan strategi untuk mengadakan pendekatan serta teknis pelaksanaan table top dengan para buyers. Sehingga optimal menghasilkan penjualan produk, menangkap pasar India yang berkembang pesat akhirakhir ini. Kadisparda Badung Made Badra menargetkan jumlah kunjungan wisatawan India sebanyak 360.000 orang sampai akhir tahun ini. Pasalnya, wisatawan India menempati ranking tiga setelah Tiongkok dan Australia ke Badung. “Tujuan kami mendapatkan buyers yang berkualitas menciptakan demand dengan menggandeng airline Air Asia dan ScootAir agar terbang langsung dari Kota Amritsar. Serta mas-
kapai Garuda Airline melakukan penerbangan langsung dari Mumbai yang sebelumnya 3 kali menjadi 4 kali seminggu di bulan Oktober 2018,” ujarnya baru-baru ini. Asisten GM Garuda Indonesia perwakilan Mumbai Pradeep Chauhan mengatakan, masyarakat India mulai mengubah tujuan wisata mereka dari semula ke Thailand, sekarang menuju ke Bali sebagai destinasi utama mereka ta hun ini. “Hal ini dampak dari kunjungan dan presentasi update destination tahun lalu oleh tim promosi serta berkat kerja sama whole seller yang memberikan masukan pengembangan dan kemasan produk untuk meraih pasar India,” ujar Pradeep. Ketua BPBD Badung Rai Suryawijaya mengajak 65 buyers untuk memanfaatkan peluang ini melakukan transaksi dengan 20 seller yang ikut misi penjualan ke India. Hubungan antara Bali dengan India sangat istimewa dilihat dari culture and religion. Ini menekankan India sebagai emerging market yang mengalami peningkatan signifikan 38 persen ke Badung, Bali. (kmb42)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SMAN-SMKN Bali Mandara
Gubernur Pastika Kukuhkan 286 Orang Peserta Didik Baru KEBERHASILAN seseorang dan kemajuan satu daerah khususnya Bali yang tidak memiliki sumber daya alam (SDA) sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM). Dan salah satu hambatan dalam pengembangan SDM adalah kemiskinan. Karena itulah melalui SMAN-SMKN Bali Mandara, Pemprov Bali memberikan peluang bagi para generasi muda khususnya yang berasal dari keluarga miskin untuk dapat mengenyam bangku pendidikan yang lebih layak sebagai bekal dalam memperbaiki taraf hidupnya. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam acara Inagurasi 286 orang Peserta Didik Baru SMA dan SMK Negeri Bali Mandara Tahun Pelajaran 2018/2019 di Kubutambahan, Buleleng, Selasa (21/8). ‘’Banyak yang salah persepsi sekolah ini hanya menerima siswa yang memenuhi syarat pintar tapi miskin, itu salah, kita tetap menerima siswa dengan syarat utama harus miskin walaupun tingkat kecerdasannya kurang. Kita patut berbangga, tiga tahun digembleng, keluar dari sini mereka bisa sukses. Itulah prestasi sebenarnya. Di luar mungkin banyak sekolah yang bagus dan melahirkan siswa-siswa pintar, tapi itu juga karena siswa mereka pilihan dicari NEM-nya yang tertinggi. Di sini kita harus buktikan, kemiskinan bukan halangan untuk bangkit. Asal diberikan kesempatan, saya yakin kalian pasti mampu,’’ cetus Pastika. Lebih jauh Pastika berharap para siswa baru bisa bercermin dari prestasi yang sudah ditorehkan para seniornya agar bisa berprestasi lebih baik lagi. ‘’Di sini kalian adalah satu, sebagai keluarga, jaga
kekompakan, tiru prestasi kakakkakak kelas kalian yang sudah sukses di tingkat nasional maupun internasional. Ingat kalian dibiayai dari uang rakyat Bali, jadi kalian harus bisa pertangungjawabkan,’’ pungkas Pastika. Di sisi lain, Kepala SMAN Bali Mandara Nyoman Darta dalam laporannya menyampaikan seleksi yang diberlakukan cukup ketat, para pelamar awal yang berasal dari SMP se-Bali mendaftarkan 10 siswanya yang tergolong termiskin, kemudian mendapat home visit untuk dicek kondisi ekonominya, selanjutnya diundang dalam acara bootcamp selama 40 hari. Dari total siswa yang diterima untuk siswa SMANDARA sebanyak 131 orang, dan SKANBARA sebanyak 155 orang. Seusai menghadiri acara inagurasi, Gubernur Pastika juga berkesempatan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang turut dirangkaikan dengan Penyerahan Hibah Gedung Rek-
torat. Pada kesempatan itu, Pastika berharap mahasiswa belajar agama secara mendalam sehingga bisa memahami makna agama Hindu yang sesungguhnya, secara logika dan pengetahuan, bukan takhayul ataupun mistik. ‘’Saya yakin jika para mahasiswa diberikan materi terlalu banyak mereka akan bosan. Jadi ubah polanya, gali pemikiran mereka, suruh mereka membuat pertanyaanpertanyaan yang mungkin tidak mereka ketahui tentang ajaran dan pelaksanaan agama Hindu, atau pun hal-hal yang mereka temui dan membuat mereka ragu, saat pertanyaan mereka terjawab maka wawasan mereka bertambah,’’ ujar Pastika. STAHN Mpu Kuturan yang di Ketuai oleh Prof. Dr. Drs I Made Suweta M.Si. sudah menamatkan angkatan yang ketiga kalinya, dan tahun ini mahasiswanya mencapai 800 orang lebih berasal dari Bali, dan daerah lainnya seperti Banyuwangi, Sulawesi Tenggara, Palembang dan lainnya. (ad1009)
Yudisium Ke-58 Fakultas Sastra Unwar
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Calon Wisudawan Dibekali Bahasa Inggris Praktis dan Penguasaan IT
MELEPAS 109 orang calon wisudawan yang terdiri dari 87 orang mahasiswa dari Reguler A dan 22 orang mahasiswa dari Reguler B, Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (FS Unwar) menggelar Upacara Yudisium ke-58 di Agung Room Grand Inna Bali Beach Hotel-Sanur, Selasa (21/8) lalu. Pelepasan yudisiawan dilakukan langsung Dekan Fakultas Sastra Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. didampingi Wakil Dekan I, II, III, serta dihadiri Sekretaris Program Pascasarjana Unwar, Kaprodi Linguistik Program Pascasarjana Unwar, Ketua dan Sekretaris Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, dosen Fakultas Sastra serta orangtua/wali calon wisudawan. Mahasiswa lulusan dengan nilai tertinggi diraih oleh I Gede Pande Bayu Pratama dengan IPK 3,82 dan masa studi tercepat diraih oleh Ni Putu Intan Lestari dengan masa studi 3 tahun 7 bulan. Kardana didampingi Ketua Panitia Drs. I Nyoman Mayusa, M.Si. mengatakan upacara yudisium calon wisudawan ini terbilang sukses. Sebab, seluruh calon wisudawan telah mampu melaksanakan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik dan 90 persen telah berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu. Selain itu, dalam menghadapi pengaruh globalisasi di era revolusi industri 4.0, FS Unwar telah merespons dengan baik. Terlebih bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional telah dipelajari dan dipahami mahasiswa. Bahkan, selama menempuh pendidikan kurang lebih empat tahun di FS Unwar, mereka juga diajarkan teori-teori yang berhubungan dengan linguistik
YUDISIUM - Dekan FS Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. (tengah) didampingi Wakil Dekan I, II, III FS Unwar berfoto bersama calon wisudawan lulusan dengan nilai tertinggi dan lulusan tercepat pada acara Yudisium ke-58 FS Unwar di Agung Room Grand Inna Bali Beach Hotel-Sanur, Selasa (21/8) lalu. dan bahasa Inggris praktis. ‘’Itu artinya mereka (para calon wisudawan - red) sudah siap go international dalam artian mereka sudah siap dengan bahasa Inggris yang mereka miliki, tetapi untuk memenangkan persaingan global mereka harus meningkatkan diri dalam bidang IT,’’ tandas Kardana. Pihaknya optimis lulusan FS Unwar akan mampu merebut persaingan global di era revolusi industri 4.0 ini. ‘’Ada dua hal yang harus dikuasai dan disiapkan oleh anak muda saat ini untuk bisa bersaing secara global yaitu bahasa Inggris dan IT. Tanpa kedua hal itu tentu mereka akan kewalahan berhadapan dengan pesaing-pesaing lain secara internasional,’’ tukasnya. Terkait dengan keunggulan FS Unwar dibandingkan FS di pergu-
ruan tinggi lainnya di Bali, FS Unwar memiliki visi berkualitas, berintegritas, dan berwawasan lingkungan dan didukung SDM berkualitas karena telah memiliki 1 guru besar, 10 doktor dan 7 calon doktor. Di samping juga memberikan pelatihan kepada pegawai-pegawainya. Sementara itu, secara integritas mahasiswa telah dilatih untuk bersikap jujur dengan memberikan mata kuliah yang berhubungan dengan soft skill. ‘’Untuk berwawasan lingkungan, kami sudah breakdown itu dengan beberapa mata kuliah yang berhubungan dengan kepariwisataan. Jikalau ada masyarakat yang menginginkan atau perusahaan yang membutuhkan SDM yang menguasai bahasa Inggris pariwisata, di Warmadewalah tempatnya,’’ pungkasnya. (ad1002)
Dubes RI untuk Singapura Apresiasi Seniman Cilik Asal Tulikup Gianyar
ADA yang unik pada perayaan HUT RI di Singapura tahun ini. Terdapat dua seniman gender cilik yang mencuri perhatian dengan keahliannya memainkan gamelan dengan lantunan irama merdu mengumandang di Orchard Road, pusat keramaian Singapura. ‘’Atas nama Kedutaan Besar RI untuk Singapura kami sangat berbangga sekali Gus Agung dan Gus Ade menampilkan kekhasan musik tradisional Pulau Bali yang jarang dinikmati oleh warga Singapura,’’ ujar Duta Besar Ngurah Swajaya sambil tersenyum. Ida Bagus Putu Dika Nandika (akrab disapa Gus Agung) dan Ida Bagus Made Adi Kriyadi (akrab disapa Gus Ade) asal Desa Tulikup, Gianyar tak pernah menyangka terpilih untuk tampil dalam ajang internasional bergengsi tersebut. Bertajuk ‘’RISING Merdeka’’, perayaan HUT dua negara yaitu antara Indonesia dan Singapura berlangsung selama sepuluh hari dari tanggal 8 hingga 18 Agustus 2018 di mana Gus Agung (usia 17 tahun) dan Gus Ade (usia 13 tahun) tampil dalam puncak acara yaitu pada tanggal 17 dan 18 Agustus 2018 selain juga penampilan Balawan, sosok musisi ternama yang juga asli Bali. Gus Agung dan Gus Ade, kakakberadik pasangan Ida Bagus Putra Manubawa Kirana dan Anak Agung Istri Parwati, ini mengaku menda-
BERSAMA - Gus Ade, Duta Besar Ngurah Swajaya dan Gus Agung berfoto di Orchard Road. dak mendapat undangan ke Singa- gus Putra Manubawa Kirana, ayah pura dan segera mempersiapkan kedua musisi. Sangat penting untuk diri kendati sudah fasih berlatih bisa menjiwai lagu yang dibawakan. dan tekun mempelajari gender. Dan tentunya keharmonisan dalam Kakak-beradik ini sadar bahwa penampilan, kerja sama dan hafal gender yang merupakan salah satu melodinya. Sulit, namun tidak megamelan tua memang terbilang sulit nyurutkan niat Gus Agung dan Gus dimainkan, namun karena berdarah Ade untuk menekuni gender. seni keluarga Geria Tulikup dan Sekali lagi seniman asal Bali mendapat dukungan dari orangtua, mengharumkan nama Indonesia maka kedua musisi cilik ini memang di kancah dunia. Dan dengan suksudah menekuni gamelan sejak sesnya penampilan ini, semakin banberumur 8 tahun. yak juga undangan dari luar negeri ‘’Untuk gendernya baru 7 bulan ditujukan kepada kedua musisi asal ini intensif berlatih,’’ tutur Ida Ba- Tulikup, Gianyar ini. (ad996)
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Tari Sakral Bedoyo Segoro Kidul ”Tedun’’ di Acara ”Raja Yadnya’’
Peringatan ”Sugeng Wiyosan’’ Ke-38 Shri Arya Wedakarna di Istana Mancawarna
PURI Ageng Tegeh Kori sedang berbahagia. Pasalnya, Panglingsir Puri yakni Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III pada hari ini 23 Agustus 2018 Wuku Menail Tahun Isaka Warsa 1940 memperingati Hari Lahir (Sugeng Wiyosan) Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Sejumlah rangkaian upacara dan ritual pun disiapkan untuk menyongsong hari berbahagia ini. Demikian disampaikan oleh Dewa Anom Kurniawan (Humas Istana Mancawarna Tampaksiring) di sela-sela persiapan ritual dan upacara Sugeng Wiyosan. Ia pun menyatakan bahwa acara Sugeng Wiyosan (Hari Ulang Tahun) Kaping 38 Shri Gusti Wedakarna akan menampilkan tari Bedoyo Segara Kidul di Istana Mancawarna Tampaksiring. ‘’Tari Bedoyo Segara Kidul adalah ciptaan dari Ratu Shri Gusti Arya Wedakarna sendiri pada tahun 2016. Tari ini hanya boleh dipentaskan di hadapan beliau Abhiseka Raja yakni pada 23 Agustus (Sugeng Wiyosan), 11 November (Hari Lahir Leluhur Hindu Majapahit) dan 31 Desember (Hari Jumenangan Ngadeg Ratu). Tari ini sebagai wujud keterikatan seorang putra dengan ibundanya, khususnya pada leluhur Padjajaran dan Mataram yakni Gusti Kanjeng Ratu Dewi Pantai Selatan. Nanti para undangan dapat langsung menyaksikan tarian ini di Istana. Ini kesempatan langka,’’ ungkap Dewa Anom. Lebih jauh secara umum terkait dengan upacara Sugeng Wiyosan ini akan melibatkan banyak pihak di seluruh Bali, termasuk pada upacara mohon restu di Pura-pura besar di Bali. ‘’Dalam Kitab Niti Sastra, setiap raja adalah ayah dari seluruh semesta. Selama ini Ratu Gusti Wedakarna sudah dikenal sebagai pemimpin muda Indonesia yang memiliki nama baik tidak saja di Bali tapi hingga di dunia. Beliau sudah dikenal sangat merakyat dengan banyak hasil karya monumental di usia yang sangat muda. Ini tentu bukan karya sekala semata, tentu ada leluhur yang menggerakkan langkah beliau. Kita berharap di hari jadi beliau yang ke-38 ini, langkah beliau sebagai panglingsir dan ksatria Bali semakin nyata dalam memperjuangkan agama Hindu dan eksisnya budaya Bali. Kami mohon doa restunya,’’ ungkap Dewa Anom. Pada acara hari ini di Istana Mancawarna Tampaksiring akan diisi sejumlah rangkaian kegiatan
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yakni upacara Raja Yadnya yang akan dipimpin Ida Bhagawan Dalem Nabe Wira Kerthi (Geria Lebah Siung Singaraja). Ritual ini akan diisi oleh Agnihotra, pembacaan Kitab Suci Weda, pelepasan burung merpati serta upacara Palukatan Agung. Pada tahun 2018 akan di-pendak 38 tirta suci yang berasal dari 38 pura besar di Bali (sad khayangan) yang nantinya akan digunakan untuk sarana palukatan Abhiseka Ratu. Selain upacara ritual, akan dirangkaikan juga dengan acara jamuan makan malam (Royal Diner) dan penyerahan sejumlah penghargaan Istana kepada sejumlah tokoh Bali. (ad997)
PKKMB 2018 FEB Unud, Jadikan Rumah Kedua untuk Mahasiswa Baru
FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud), Selasa (21/8) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2018. Bertempat di Gedung Widyasabha, kampus Unud Jimbaran, kegiatan ini diikuti oleh 786 mahasiswa yang terdiri dari 742 mahasiswa baru dan 44 orang mahasiswa yang belum mengikuti tahun lalu. PKKMB di tingkat fakultas ini merupakan lanjutan dari PKKMB yang telah digelar sebelumnya di tingkat universitas. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. yang ditandai dengan pengalungan name tag kepada perwakilan mahasiswa baru. Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S., melalui kegiatan ini pihaknya ingin membangun rumah kedua bagi mahasiswa baru agar bisa lebih nyaman dalam proses pembelajaran nanti. Sehingga output yang dihasilkan nanti bisa sesuai dengan target yang sudah dicanangkan. Untuk tahun ini, tema yang diangkat ‘’Melalui Kegiatan PKKMB, Kita Ingin Membangun Generasi Muda yang Memiliki Wawasan Kebangsaan di Era 4.0’’. Dengan menghadirkan narasumber Prof. Gunawan Sumodiningrat dari Universitas Gajah Mada. PKKMB ini lebih banyak diisi pemaparan dan pemberian informasi terkait berbagai hal tentang perkuliahan di Fakultas Ekonomi
PKKMB - Suasana pembukaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bahasiswa Baru (PKKMB) 2018 FEB Unud, Selasa (21/8). dan Bisnis Unud. ‘’Dengan men- berbudaya, tidak hanya mereka getahui segala informasi tersebut memiliki potensi keilmuan bidang mahasiswa diharapkan bisa men- ekonomi dan bisnis, tetapi juga aktif empuh perkuliahan dengan lancar di organisasi kemahasiswaan. ‘’Dendan lulus tepat waktu bahkan lebih gan demikian, keseimbangan ini cepat,’’ harapnya. akan bisa memberikan manfaat bagi Mahaendra Yasa mengung- mereka di samping menguasai hard kapkan, PKKMB ini memiliki skill dan soft skill, ini menjadi modal peran penting dalam kelancaran yang kuat untuk mereka dalam perkuliahan mahasiswa. Karena, bersaing di dunia kerja,’’ ucapnya. menurutnya, dalam PKKMB ini Ditegaskannya, dalam pelakakan diinformasikan segala fasili- sanaan PKKMB tahun ini, gaya tas fakultas, kurikulum, unit-unit perpeloncoan memang sudah tipelayanan mahasiswa, kegiatan dak diperbolehkan lagi. Namun kemahasiswaan, dosen dan lainnya. lebih banyak diberikan kegiatan Selain itu mahasiswa baru juga dialogis informatif dan penanaman perlu diberikan informasi terkait wawasan kebangsaan. ‘’Di sini ada sistem pembelajaran yang berbeda juga pembekalan materi terkait jauh ketika mereka masih duduk di wawasan kebangsaan. Bagaimana SMA atau SMK. mereka nantinya bisa menjadi Pihaknya mengharapkan di garda terdepan untuk menjaga FEB ini bagaimana bisa menghasil- fakultas, universitas dan NKRI,’’ kan SDM yang unggul mandiri dan ucapnya. (ad892)
Gandeng Artis Muda Natasha Wilona, Ajik Cok Krisna Bangun ”Warung Artis’’
UNTUK tahun ini, I Gusti Ngurah Anom selaku pemilik Krisna Holding Company kembali mengembangkan bisnisnya dengan membangun ‘’Warung Artis’’ yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Tuban, Kuta, Badung. Untuk mengawali proses pembangunan, Selasa (21/8) dilakukan acara seremonial peletakan batu pertama yang juga menggandeng artis Ibu Kota, Natasha Wilona. Ditemui di sela prosesi, I Gusti Ngurah Anom yang sering dipanggil Ajik Cok Krisna mengatakan, pembangunan Warung Artis ini merupakan ide mendadak. Ide ini, katanya, muncul seminggu lalu karena dirinya masih memiliki lahan yang belum terpakai seluas 1,5 hektar di Tuban. Untuk itu, pihaknya ingin membangun taman yang diperuntukkan sebagai area bermain anakanak masyarakat lingkungan sekitar yang dilengkapi dengan Warung Artis. Dikatakan, untuk pembangunan Warung Artis ini, Ajik Cok Krisna tidak menggunakan dana perusahaan, namun menggunakan uang pribadinya. Karena perusahaan Krisna Holding Company saat ini terus melakukan ekspansi bisnisnya. ‘’Saya buat warung dari gaji atau uang pribadi saya,’’ jelasnya. Menurut pria kelahiran Buleleng, 5 Maret 1971 ini, Warung Artis sangat berbeda dibanding bisnis lainnya di Krisna Holding
WARUNG ARTIS - Suasana peletakan batu pertama pembangunan ‘’Warung Artis’’ yang berlokasi di Jalan Raya Tuban, Selasa (21/8). Company. Sebab, dari sisi harga, sangat terjangkau untuk masyarakat lokal. Adapun menu yang ditawarkan yaitu Ayam Betutu, Lawar Kambing, Babi Guling, dan Sate Bawah Pohon. ‘’Untuk proses pembuatan babi guling juga akan diperlihatkan, sehingga para pecinta kuliner atau pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan atau nguling babi tersebut,’’ pungkasnya. Di areal Warung Artis ini, kata Ajik Cok Krisna, juga akan dibangun vila khusus untuk temanteman artis dan para relasinya. Sehingga ketika ke Bali bisa mampir ke Warung Artis sambil menikmati makanan, dan istirahat di vila. Pada prosesi peletakan batu pertama, pihaknya menggandeng artis
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Natasha Wilona yang kebetulan sedang berlibur ke Bali. Natasha Wilona digandeng untuk ikut membuat restoran yang namanya Wilona Ayam Suwir. Ketika dimintai komentarnya, Natasha Wilona sangat menyambut antusias dan mendukung terkait pembangunan Warung Artis ini. Artis muda kelahiran Jakarta 15 Desember 1998 ini mengatakan sangat jarang pengusaha yang mau menggandeng artis. Wilona mengatakan, ide ini sangat menarik. Dikatakan, untuk harga nantinya sangat terjangkau dan bisa untuk penduduk sekitar serta juga para fans. ‘’Nantinya warung ini juga bisa untuk masyarakat sekitar. Tempatnya strategis banget dan dekat bandara,’’ kata Wilona. (bns1)
daerah
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Melalui Masa Orientasi Kampus 2018
PPLP Dhyana Pura Mengantar Mahasiswa Menuju Persaingan Global MEMASUKI kehidupan kampus diperlukan kesiapan psikologi maupun sosial untuk dapat beradaptasi secara cepat dengan proses pendidikan dan latihan bagi mahasiswa baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura. PPLP Dhyana Pura menggelar kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOK) bagi mahasiswa baru selama dua hari, 20 - 21 Agustus 2018. Upacara pembukaan dihadiri Direktur, Wakil Direktur Bidang Akademik, Wakil Direktur Bidang Operasional, Pengurus Yayasan Dhyana Pura, para instruktur dan seluruh staf. Pembukaan MOK 2018 diawali ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si. dan dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M. dengan menyematkan secara simbolis atribut MOK kepada dua orang perwakilan mahasiswa baru. Dilanjutkan pelepasan empat ekor burung merpati oleh Direktur, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ketua Panitia, dan perwakilan mahasiswa baru. MOK tahun ini mengusung tema ‘’Membangun Potensi Diri Menuju Persaingan Global’’ dan subtema ‘’Ber-
MOK - PPLP Dhyana Pura menggelar kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOK) bagi mahasiswa baru selama dua hari, 20 - 21 Agustus 2018. sama Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Dhyana Pura Membangun Insan Priwisata yang Unggul’’. Dalam sambutannya, Direktur PPLP Dhyana Pura menyampaikan bahwa mahasiswa PPLP Dhyana Pura harus berani bermimpi untuk menjadi insan pariwisata yang berkualitas dan bisa menduduki posisi-posisi yang baik di industri pariwisata. PPLP Dhyana Pura sebagai salah satu perintis lembaga pelatihan pariwisata di Bali sudah terbukti dedikasi dan reputasinya dalam menghasilkan alumni yang berkualitas
dan kompeten di bidangnya, sehingga mampu menempatkan dirinya pada posisi–posisi strategis di industri pariwisata, baik di dalam maupun di luar negeri. Karena reputasinya ini maka PPLP Dhyana Pura tetap menjadi pilihan favorit bagi calon–calon insan pariwisata untuk menempuh pendidikan dan meningkatkan keterampilannya. MOK tahun ini diikuti 470 mahasiswa baru dari program-program pelatihan yang ada yaitu Program 3 tahun; Manajemen Makanan dan Minuman, Manajemen Akomodasi Perhotelan. Program
2 tahun; Tata Hidangan, Tata Boga, Food and Beverage, Akomodasi Perhotelan dan Program 1 tahun; Tata Hidangan, Tata Boga, Tata Graha dan Kantor Depan. MOK diisi materi-materi untuk membekali mahasiswa baru agar siap mengikuti program pelatihan dan pendidikan di PPLP Dhyana Pura. Pembicara-pembicara dari dunia industri khususnya perhotelan didatangkan dari dua hotel ternama yakni Hotel Alila Seminyak dan Bali Mandira Beach Resort and Spa. Kedua narasumber menekankan perlunya disiplin dan motivasi diri untuk mengembangkan kompetensi untuk menjadi insan pariwisata yang unggul, berkualitas dan mempunyai daya saing. Melalui kegiatan ini mahasiswa baru diharapkan memahami arti pentingnya program pendidikan dan pelatihan yang akan ditempuh dan memberikan pendidikan karakter bagi mahasiswa baru serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan di industri. Di samping itu juga untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada diri sendiri, lingkungan dan almamater serta membangun mahasiswamahasiswi yang aktif, kreatif dan inovatif. (ad1003)
Calon Anggota DPD Ditetapkan sebagai Tersangka
5 Hanya di Pameran Felice Jewellery
Minis Design Mulai Rp 350 Ribu dan Berlian Solitaire 0,50 Karat Rp 9.999 Ribu PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Kamis (23/8) hingga Minggu (26/8) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain masa kini siap menyambut para pecinta berlian di Bali. ‘’Pameran kali ini Felice Jewellery tetap hadir dengan Minis Design Diamond dengan harga promo yang sangat terjangkau mulai Rp 350 ribu hingga 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery Awang saat dikonfirmasi, Rabu (22/8) kemarin. Pameran kali ini Felice Jewellery, menurut Awang juga menghadirkan Berlian Solitaire 0,50 carat dengan harga Rp 9.999.000. Menurut Awang, pihaknya juga menawarkan berlian dan batu–batu mulia. Dikatakan, berlian-berlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice diantaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Awang menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Awang juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya.
KOLEKSI - Perhiasan koleksi Felice Jewellery. Felice Jewellery memang tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad1008)
Perampungan Berkas Perkaranya Dikebut
Denpasar (Bali Post) -
Calon anggota DPD-RI berinisial Is ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polresta Denpasar, Selasa (21/8) lalu. Penetapan Is yang juga petinggi salah satu ormas di Bali ini terkait kedatangannya bersama belasan anak buahnya ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali, Renon, Senin (13/8) lalu. Is protes penurunan balihonya di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar Timur. Selain Is, penyidik juga menetapkan dua anak buahnya, S dan G, sebagai tersangka. Saat ini pemberkasan kasus ini dikebut sehingga bisa dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Is mendatangi Mapolresta Denpasar, Senin (20/8) pukul 17.00 Wita dan langsung menjalani pemeriksaan hingga Selasa dini hari. ‘’Kami tetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka. Kasus ini menjadi atensi pimpinan
kami,’’ kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Selasa lalu. Kompol Arta menambahkan, penetapan status tersangka tersebut terkait dugaan melawan pejabat pemerintah yang sedang menjalankan tugas negara, penganiayaan dan kejahatan terhadap kemerdekaan orang. Pasal yang dikenakan berlapis yaitu Pasal 211, Pasal 212, Pasal 214 KUHP dan atau
Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP. ‘’Tidak dilakukan penahanan. Tapi yang bersangkutan dikenakan wajib lapor,’’ tegas mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. Informasi diperoleh di lapangan, Is bersama belasan anggotanya mendatangi Kantor Satpol PP Provinsi Bali di Jalan Panjaitan, Renon, Denpasar, Senin (13/8) lalu. Tujuan kedatangan mereka menanyakan penurunan baliho Is di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar. Saat itu, salah satu anggota ormas diduga menendang kaki kanan anggota Satpol PP, MB. Namun korban tidak melaporkan kejadian tersebut. Terkait penurunan baliho tersebut, salah satu pejabat Satpol PP menjelaskan sesuai
kesepakatan rapat koordinasi, Kamis (9/8) lalu, antara Satpol PP Provinsi Bali, Polda Bali, KPU Provinsi Bali dan Satpol PP Kabupaten/Kota se-Bali menertibkan baliho dan spanduk yang kedaluwarsa, tanpa izin dan rusak, maupun alat pengenalan diri di seputaran jalan protokol yang akan dilalui para delegasi atau peserta IMFWord Bank Annual Meeting. Setelah mendengar penjelasan tersebut, anggota ormas itu meninggalkan Kantor Satpol PP Provinsi Bali. Setelah itu, pasukan Dalmas Polresta Denpasar langsung siaga di kantor tersebut. Bahkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo datang ke sana untuk melihat perkembangan situasi. (kmb36)
Ciptakan Ekosistem Fintech yang Bermanfaat
OJK Resmikan Beroperasinya OJK Infinity
Denpasar (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan beroperasinya OJK Innovation Centre for Digital Financial Technology (OJK Infinity) pada Senin (20/8). OJK Infinity ini bertujuan membangun ekosistem fintech menjadi bagian sistem keuangan nasional yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. ‘’Melalui OJK Infinity, industri fintech diharapkan bisa menghadirkan layanan jasa keuangan yang inovatif, efektif, efisien dan tetap mengedepankan perlindungan konsumen,’’ kata Wimboh Santoso, Dewan Komisioner OJK, dalam peluncuran OJK Infinity, Senin (20/8). Pembentukan OJK Infinity merupakan bagian dari visi keuangan digital OJK, yaitu; memberikan layanan yang efektif, efisien dan bermanfaat, mendukung inklusi keuangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. OJK Infinity akan berfungsi sebagai wadah diskusi serta kolaborasi antara in-
dustri, regulator, pemerintah, akademisi dan innovation hub lain untuk menuju tiga fungsi OJK Infinity. Yaitu, memfasilitasi regulatory sandbox selaku inkubator fintech untuk menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan konsumen. Sebagai innovation hub untuk pengembangan Industri Keuangan Digital (IKD) sekaligus pengembangan ekosistem IKD secara menyeluruh. Sebagai sentra edukasi baik bagi pelaku jasa keuangan, konsumen maupun akademisi yang akan menjadi pegiat IKD sebagai pelaku ekonomi Indonesia ke depan. Dalam melaksanakan ketiga fungsi tersebut, OJK akan bekerja sama dalam hal pertukaran informasi serta sumber daya dengan berbagai stakeholder, antara lain dengan kementerian dan lembaga negara, serta seluruh pelaku industri jasa keuangan, asosiasi, dan perguruan tinggi untuk membentuk ekosistem keuangan digital yang komprehensif. OJK Infinity juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk mendapatkan informasi ter-
kait IKD dan bagi pelaku IKD dapat mengetahui lebih dalam terkait regulasi IKD. OJK akan menerbitkan Peraturan OJK tentang Inovasi Keuangan Digital yang akan menjadi payung hukum untuk menaungi seluruh inovasi yang ada di lingkup sektor keuangan digital. POJK ini dibentuk atas dasar perlunya landasan hukum untuk inovasi bidang keuangan yang saat ini sudah ada di masyarakat agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan melindungi kepentingan masyarakat. Peraturan ini menerapkan pengawasan berbasis market conduct dengan peraturan OJK hanya akan mengatur hal-hal yang bersifat principle base dan juga mengatur kegiatan regulatory sandbox untuk mempelajari, menganalisis, memahami mengenai risiko, tata kelola dari model bisnis untuk sebuah fintech yang masuk dalam sandbox dengan tujuan untuk mengetahui profil risiko serta model pengawasan dan pengaturan yang sesuai untuk model bisnis IKD tertentu. (kmb42)
POTONG — Umat Muslim nampak sedang melakukan pemotongan hewan kurban terkait perayaan hari raya Idul Adha.
Periksa Kesehatan Hewan Kurban
Distan Depasar Sasar 179 Titik Pemotongan Hewan Denpasar (Bali Post) – Serangkaian hari Idul Adha, Rabu (22/8) kemarin, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan disembelih. Sedikitnya 179 titik lokasi pemotongan hewan kurban dilakukan pengecekan oleh petugas Distan yang dibantu mahasiswa Unud. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, semua kesehatan hewan dinyatakan baik. Artinya aman untuk disembelih. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan kesehatan hewan. Karena sesuai dengan imbauan dan surat edaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali diharapkan seluruh masyarakat turut mem-
perhatikan kesehatan hewan sebelum disembelih pada Idul Adha. Bahkan pihaknya telah turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban jauh hari sebelum hari H. Pengecekan ini juga dilakukan di pedagang hewan, 179 masjid dan mushola yang berada di Kota Denpasar. ‘’Semua pihak agar selalu meningkatkan kordinasi, informasi dan edukasi agar pengolahan daging dapat dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan aturan sanitasi yang ada, serta kepada konsumen agar tidak mengonsumsi daging mentah (belum dimasak), sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging saat perayaan kurban Idul Adha ini,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, ti-
dak ditemukan hewan kurban yang sakit. Namun, pihaknya juga tetap melakukan pemeriksaan hewan sebelum dipotong (antemortem) maupun pemeriksaan daging hasil pemotongan (postmortem) sebagai upaya memberikan jaminan kesehatan daging bagi masyarakat. ‘’Kami sudah cek keseluruhan hewan dalam keadaan sehat, namun pascadilaksanakan pemotongan akan dilaksanakan pengecekan kembali. Setelah itu baru terlihat apakah daging tersebut sehat dan dapat dikonsumsi atau tidak, serta diimbau kalau nanti ditemukan hewan yang mengandung zat berbahaya saat pengecekan postmortem maka disarankan untuk tidak dikonsumsi,’’ jelasnya. Ambara Putra menambahkan, saat ini dalam rangka menyambut Hari Suci Idul Adha, pihaknya turut menyiagakan 30 orang tenaga kesehatan. Selain itu, pada perayaan Idul Adha tahun ini Distan Kota Denpasar dibantu 150 mahasiswa kedokteran hewan dari Universitas Udayana. ‘’Masyarakat yang akan menyembelih sendiri diharapkan berkoordinasi dengan RPH jika penyembelihan tidak dilaksanakan di RPH, sehingga kesehatan, hyginis dan sanitasi dari hewan yang akan disembelih dapat tetap terjaga,’’ pungkasnya. Sementara saat dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT RPH Kota Denpasar I Gede Nyoman Wiratanaya menjelaskan bahwa RPH Kota Denpasar dalam menunjang kelancaran pemotongan hewan saat hari besar keagamaan senantiasa melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan yang akan disembelih. Sehingga hewan yang disembelih nantinya menghasilkan daging yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. (kmb12)
OPINI
6
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan BANYAKNYA event, festival, pesta budaya atau apa pun namanya di Bali saat ini, mesti dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini, baik yang diprakarsai oleh pemerintah, swasta ataupun kalangan profesi merupakan salah satu peluang bagus untuk menambah akselerasi penguatan ekonomi kerakyatan. Artinya, pihak penyelenggara serta pelaku pengusaha mikro, kecil serta menengah (UMKM) harus melakukan sinergi yang apik untuk memberi manfaat yang positif bagi kegiatan ini. Dampaknya harus dapat dirasakan secara optimal. Syukur dan memang semestinya begitu, ada pihak lain yang turut terlibat dalam hal ini. Misalnya pihak perbankan atau pengusaha besar lain yang membantu mereka ini. Selama ini kan memang persoalan yang membelit pengusaha UMKM adalah permodalan, jejaring serta kesempatan untuk melihat ‘’dunia luar’’. Jadi dengan semakin banyaknya event, maka kesempatan mereka pun menjadi semakin banyak serta luas. Dapat berinteraksi dengan berbagai kalangan serta masyarakat secara luas, tentu ini merupakan peluang besar. Sebab, kemungkinannya berkembang menjadi semakin besar pula. Akan ada interaksi, paling tidak mereka bisa berjualan secara aktif karena ada pihak-pihak yang merangkul mereka. Tidak hanya pemerintah, tetapi kalangan swasta yang maju pun bisa berperan sebagai bapak angkat. Hal ini tentu menjadi semangat baru. Tidak hanya pengusaha UMKM itu sendiri, juga pemerintah serta kalangan swasta. Ini merupakan gerakan untuk membantu pemerintah secara keseluruhan. Membantu menggerakkan ekonomi kerakyatan serta pedesaan. Mengenalkan dan memberikan kesempatan belajar untuk hal-hal baru yang inovatif. Pergaulan pun akan membuat mereka lebih kreatif dalam menciptakan produk. Tidak hanya sifatnya konvensional, tetapi juga sudah mulai ada sentuhan kreatif yang cocok dengan zamannya. Seperti diketahui, produk UMKM di Bali tidak hanya berdimensi ekonomi, tetapi juga ada kandungan budayanya. Tidak sedikit produk yang dihasilkan merupakan perwujudan suatu budaya masyarakat tertentu. Hal ini tidak hanya nantinya menjaga agar suatu daerah berkembang pesat pengusaha serta produknya, tetapi juga berimbas positif lain yakni masyarakat setempat juga mampu melestarikan budayanya. Tidak hanya produk kerajinan tetapi juga kuliner. Tidak hanya itu saja, juga budaya serta kesenian dalam arti luas. Ini tentunya nanti akan merupakan etalase. Di mana dalam festival tersebut menjadi media untuk memajang atau memperkenalkan produk pengusaha lokal. Orang akan banyak melihat, bertanya dan tentunya akan berlanjut sesuai dengan keinginan masing-masing. Inilah yang namanya kesempatan serta peluang untuk memperluas jaringan. Kesempatan atau memang sudah ada. Tinggal sekarang kesungguhan para pihak untuk memanfaatkan momen ini.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Permudah Urusan Sertifikat Prona Saya warga Kota Denpasar yang awal tahun 2018 memperoleh/selesai mengurus sertifikat melalui Prona. Adapun kendala yang saya hadapi setelah mau mendaftarkan sertifikat tanah tersebut ke Dinas Pendapatan Kota Denpasar untuk memperoleh SPPT atas tanah tersebut sesuai pembagian kami masing-masing dalam keluarga. Di dalam sertifikat ada stempel/cap BPHTB terutang, dan dari Dinas Pendapatan memberikan formulir dengan catatan harus: 1. Lunas pajak tahun terakhir, 2. Legalisir BPHTB (untuk mendapatkan BPHTB harus di daftar dulu secara online melalui notaris dengan melengkapi silsilah, keterangan waris, KTP, KK). Setelah mendapatkan legalisir dari Dispenda (UPT) kemudian didaftar lagi ke BPN agar tidak kelihatan terutang BPHTB. 3. Copy sertifikat (sertifikat sudah bersih dari cap/ stempel BPHTB terutang), 4. KTP, KK. 5. SPOP dan LSPOP. 6. Silsilah dan keterangan ahli waris. Pertanyaan saya, kenapa setelah sertifikat jadi/selesai diproses dalam waktu yang cukup lama dan lewat program Presiden RI yang bebas BPHTB/0% malah dibuat ruwet setelah sertifikat sudah selesai. Padahal sejak mulai pendaftaran ikut Prona telah melampirkan silsilah, SPORADIK, surat keterangan waris dan saksi-saksi dari keluarga terdekat yang mengetahui asal-usul tanah tersebut dan juga tak kalah penting telah ditanda tangani oleh aparat desa paling bawah, antara lain kadus (kaling), kades (perbekel) dan camat. Masyarakat telah sadar akan hak dan kewajibannya selaku warga negara ingin berpartisipasi terhadap negara, mambayar tanah dan atau bangunan. Kenapa dibuat kelimpungan lagi, tolong sederhanakan peraturannya. Demikian surat ini saya sampaikan, terima kasih kepada instansi terkait di Kota Denpasar. I Made Mustika Br./Lingk. Pemangkalan, Ubung Kaja, Denpasar Utara
Tonggak Kedaulatan Ekonomi Rakyat Dampak perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok yang merupakan tantangan dan peluang yang harus dihadapi. Maka dari itu, pelaku ekonomi rakyat bersama pemerintah dan para stakeholder yang terkait, secara berkolaborasi meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah ( UMKM ).
Oleh Bambang Gede Kiswardi
K
ondisi seperti ini mendorong bangkitnya tonggak kedaulatan ekonomi rakyat yang diyakini mampu mewujudkan kekuatan ekonomi baru yang berkeadilan. Bertitik tolak dari kondisi perang dagang global tersebut, akan berdampak terhadap usaha-usaha besar yang usahanya lebih banyak bergerak dalam bidang ekspor-impor. Di samping itu, kondisi ekonomi global saat ini menunjukkan ketidakpastian ekonomi termasuk juga kondisi ekonomi nasional yang mengalami pelemahan yang diakibatkan oleh salah satu dampak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang saat ini mencapai kurang lebih Rp 14.500, sehingga dikhawatirkan akan terjadi krisis ekonomi. Bertitik tolak dari gambaran krisis ekonomi yang pernah dialami negara kita, membuktikan bahwa sektor ekonomi kapitalistik sudah tidak relevan lagi untuk dipertahankan. Untuk itulah pada era pascareformasi ini paradigma pembangunan ekonomi perlu diubah. Pembangunan ekonomi harus ditujukan untuk kepentingan ekonomi wong cilik (ekonomi rakyat), bukan untuk kepentingan segelintir orang atau kelompok. Maka dari
itu, pembangunan ekonomi harus dikembangkan dengan berbasiskan ekonomi rakyat (ekonomi domistik) pada daerah pedesaan. Dengan demikian, sejalan dengan strategi program Nawa Cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Dalam menghadapi era perdagangan bebas yang dicirikan oleh semakin ketatnya persaingan baik internal maupun eksternal bagi pelaku ekonomi rakyat, maka dari itu tidak boleh lengah, apalagi kondisi iklim perekonomian kita belum sepenuhnya tumbuh secara kondusif. Dengan adanya kondisi perekonomian kita yang belum kondusif, maka strategi pengembangan ekonomi rakyat (UMKM) harus diarahkan pada pemecahan masalah internal dan eksternal tersebut, melalui peran pemerintah bersama para stakeholder terkait untuk menempuh strategi yang intinya sebagai upaya untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi. Untuk itu diperlukan pembentukan peraturan kebijaksanaan, terutama dalam aspek pendanaan, persaingan, prasarana, informasi, kemitraan, perizinan usaha, branding usaha, dan perlindungan. Dengan memanfaatkan strategi tersebut, di mana
pelaku ekonomi rakyat (UMKM) dapat menunjukkan kemampuan pada penguasaan dan pengembangan pasar domistik juga secara bertahap mampu membangun daya saing globalnya. Dengan kata lain, secara makro ekonomi rakyat harus mampu mengembangkan keunggulan kompetitif dunia usaha nasional dengan berbasis keunggulan komparatif dan keunggulan kearifan lokal yang kita miliki. Selanjunya kinerja para pelaku ekonomi rakyat yang diwarnai dengan tingkat efisiensi, produktivitas, dan daya saing merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan ekonomi nasional yang tangguh dan mandiri. Dengan kinerja yang demikian, maka srtuktur perekonomian yang tadinya lemah dilapisan tengah (hollow middle) akan menjadi lebih kokoh dengan tumbuhnya sejumlah wirausaha-wirausaha baru yang tangguh. Dan akhirnya pelaku ekonomi rakyat tidak perlu lagi khawatir terhadap tantangan persaingan ekonomi global. Oleh sebab itu, tantangan selanjutnya adalah bagaimana pelaku ekonomi rakyat secara bersama-sama dan bergotong royong menghimpun seluruh potensi dan sumber-sumber daya lokal
untuk didayagunakan dan dikembangkan. Sasarannya untuk meningkatkan kinerja dan daya saing para pelaku ekonomi rakyat. Ini diharapkan mampu menjadi tonggak keunggulan ekonomi rakyat. Dalam rangka pemberdayaan dan penumbuhan iklim usaha yang kondusif, diperlukan strategi yang tetap untuk mewujudkan tonggak kedaulatan ekonomi rakyat, seperti strategi pengembangan kewirausahaan melalui meningkatkan efisiensi, produktivitas dan daya saing pelaku ekonomi rakyat (UMKM) harus mampu berpacu, tidak lagi hanya dengan mengandalkan sumber daya alam yang dimiliki tetapi juga menggunakan sumber daya manusia yang lebih bermutu dan berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan kata lain, keunggulan kompetitif harus dibangun melalui peningkatan kualitas (mutu) sumber daya manusia dan kemampuan menguasai teknologi. Karena pemasyarakatan dan pembudayaan kewirausahaan (entrepreneurship) menjadi sangat strategis dan dengan sendirinya sangat dibutuhkan. Melalui kewirausahaan ini diharapkan akan tumbuh wirausaha unggul yang memiliki ciri-ciri, antara lain berani mengambil risiko, me-
Oleh I Gede Yudi Arsawan apapun alasannya baik karena rasa dendam, benci, iri apalagi jika melakukan fitnah hanya semata-mata untuk memenuhi kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Ini tentu sangat dilarang oleh ajaran agama manapun dan merupakan perwujudan degradasi moral. Dalam keadaan seperti ini, sangat penting bagi masyarakat agar lebih berhatihati dalam menerima dan merespons suatu informasi yang kebenarannya masih diragukan. Maraknya berita yang berbau fitnah mengharuskan kita untuk lebih pintar dalam mencari kebenaran suatu berita. Maka dari itu bagi masyarakat cerdas yang sudah mengetahui benar atau tidaknya suatu berita harus ikut menjadi garda terdepan untuk memberi klarifikasi terhadap berita bohong yang berbau fitnah dan juga sebisa mungkin memberikan tanggapan cerdas, terutama dalam
media sosial agar masyarakat lainnya tidak mudah mempercayai berita hoax yang sudah terlanjur tersebar. Media-media terpercaya dan para jurnalis juga tidak boleh memperkeruh suasana dan memiliki tanggung jawab untuk memberi edukasi kepada masyarakat dengan memberikan informasi yang factual. Hal ini sangat penting, mengingat informasi yang diberikan oleh media akan menjadi acuan bagi masyarakat untuk beropini. Terutama dalam penulisan judul suatu berita, media harus membuatnya dengan profesional bukan sematamata hanya untuk mencari perhatian. Masalahnya fakta yang terjadi di lapangan terutama dalam dunia maya atau media sosial masih banyak masyarakat yang malas membaca suatu berita hingga selesai dan hanya berpatokan pada judul berita tersebut.
Penulis, Pemerhati Ekonomi Kerakyatan
‘’Pembangunan ekonomi harus ditujukan untuk kepentingan ekonomi wong cilik (ekonomi rakyat ), bukan untuk kepentingan segelintir orang atau kelompok.’’
Mengantisipasi Maraknya Berita Bohong BELAKANGAN ini dalam suasana menjelang pemilu terlihat semakin marak di media sosial adanya oknum yang suka menebar hoax dan fitnah. Contohnya menyebarkan berita bohong hingga melakukan pemotongan video yang berisi ucapan dari seseorang dan menyebarkannya kembali. Sayangnya pemberitaan ini tidak dengan utuh sehingga mengubah makna dari video tersebut. Semestinya bermakna positif malah menjadi negatif akibat dipotong. Perlakuan berbau fitnah oleh oknum tidak bertanggungjawab seperti itu tidak hanya dialami oleh masyarakat biasa. Tokoh-tokoh, pejabat, bahkan seorang Presiden juga dijadikan korban oleh mereka. Padahal kejahatan seperti ini jelas dapat menimbulkan kesalahpamahan dimasyarakat dan dapat mengakibatkan perselisihan. Sebagai bangsa yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjunjung tinggi nilai budi pekerti seharusnya tidak berani melakukan suatu kejahatan berupa fitnah,
miliki etos kerja yang tinggi, memiliki daya saing yang gigih dan ulet. Selain itu, mampu menghadapi persaingan, tanggap dan dinamis, mempunyai tujuan yang jelas dan mampu merencanakan usahanya dengan baik serta memiliki motivasi yang tinggi. Mereka juga harus memiliki antisipatif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungan, kreatif mencari dan menciptakan peluang pasar dan meningkatkan produktivitas, serta efisiensi dan selalu berusaha meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan melalui investasi baru diberbagai bidang. Oleh sebab itu, sasaran pengembangan kewirausahaan sangatlah luas dan lebih terpusat pada masyarakat ekonomi pedesaan yang sekaligus dikembangkan program desa cerdas teknologi, selain strategi kemitraan. Setrategi ini bisa dijabarkan melalui kerja sama usaha antara pelaku ekonomi rakyat dengan usaha besar. Kemitraan semacam ini biasanya disertai unsur pembinaan oleh usaha besar terhadap mitra binaannya dengan komitmen saling memerlukan, saling memperkuat, saling mempercayai dan saling menguntungkan.
Tentu ini sangat berbahaya, apabila judul tidak sesuai dengan substansi berita karena dapat menggiring masyarakat untuk memberi tanggapan yang salah. Untuk itu segala hal yang dapat menimbulkan kesalahpahaman publik harus diantisipasi sedini mungkin, termasuk penulisan judul berita yang harus tepat dan sesuai dengan isi berita. Kebebasan bertukar informasi dalam dunia maya yang masih sulit diawasi memang menjadi tempat paling mudah bagi para oknum penebar hoax menyebarkan beritanya untuk mempengaruhi masyarakat. Maka dari itu masyarakat, pemerintah dan media cetak atau online harus saling bekerja sama untuk mencegah mereka melakukan aksinya, jangan sampai kegiatan menyebar berita hoax yang sedang marak ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik karena menjelang pemilu hal ini rawan terjadi. Penulis, Mahasiswa Fakultas Hukum Unud Kabid Humas PC KMHDI Badung
POJOK
Desa adat diabaikan dalam pelestarian lingkungan utamanya di laut. - Dikalahkan investor. *** Pelajar di Denpasar diajak peduli bersihkan Bali dari sampah plastik. - Selamatkan Bali dari bahaya sampah plastik. *** Kurang pendidikan soal etika, mental generasi muda rapuh. - Akibat buruk globalisasi.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Pabrik Pengolahan Sampah Plastik Siap Beroperasi Tabanan (Bali Post) –
Sampah plastik sampai saat ini masih menjadi persoalan di tiap daerah, termasuk di Kabupaten Tabanan. Pasalnya, jika tidak diolah dengan benar akan berdampak pada lingkungan. Di Tabanan saat ini sudah berdiri pabrik pengolahan sampah plastik, tepatnya di Desa Cepaka, Kediri. Rencananya Oktober mendatang sudah mulai beroperasi dan mampu mengolah sampah plastik mencapai 400 ton per bulan. Kepala Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan AA Raka Iswara menyebutkan, penggunaan plastik jenis kantong plastik atau pembungkus sangat tinggi di masyarakat. Sampah jenis ini kerap dibuang sembarangan sehingga menjadi polusi dan mencemari lingkungan.
“Sampah plastik dari kantong plastik yang jadi masalah karena tidak dibeli pemulung, kalau bentuk botol atau gelas masih dicari pemulung,” ungkap Raka Iswara. Dikatakan, sampah kantong plastik ini harus dicarikan solusi agar tidak sampai mencemari lingkungan. Adanya investor yang masuk ke Tabanan yang akan mengolah sampah plastik dalam bentuk apa pun, termasuk
kantong plastik atau tas pembungkus menjadi solusi untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang sembarangan. Saat ini, kata Raka Iswara, di Tabanan tepatnya di Desa Capaka, Kediri sudah berdiri pabrik pengolahan sampah plastik. Pabrik ini mampu mengolah sampah plastik sebanyak 400 ton per bulan. “Bulan Oktober ini mesin pengolah sudah datang dan langsung
beroperasi dengan kapasitas 400 ton sampah plastik per bulan dan kini sudah mulai mencari bahan baku,” sebutnya. Kata Raka Iswara, untuk pemasok sampah plastik ke pabrik, pihak manajemen sudah melakukan kerja sama dengan BUMDa, dalam hal ini Perusahaan Daerah Dharma Santhika. “Untuk pasokan ada kerja sama dengan BUMDa, kami di LH hanya memfasilitasi,” katanya. Dikatakan, BUMDa harus sudah mulai melakukan koordinasi dengan BUMDes atau bank sampah yang ada di desa untuk memasok sampah ke pabrik. Selain itu BUMDa juga harus berani bersaing harga dengan
pemulung agar bisa membeli sampah dari masyarakat. Apalagi pabrik bisa menerima sampah plastik yang masih kotor maupun sudah bersih dengan adanya variasi harga. Sementara untuk pasokan dari TPA Mandung, kata Raka Iswara, belum seberapa. Pasalnya, sampah plastik yang bisa dikumpulkan pemulung di TPA setiap bulan baru 20 ton. Makanya pabrik harus mencari bahan baku di luar, termasuk kerja sama dengan BUMDa. “Kalau dari pasokan TPA hanya cukup untuk dua hari saja, harus cari dari luar atau membeli dari masyarakat secara langsung,” pungkasnya. (kmb28)
Mahasiswa Untab Kuliah Umum Bersama Sepekan Tugas di Lombok, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. Tagana Waswas UNIVERSITAS Tabanan (Untab) kembali menggelar kuliah umum dalam rangka Orientasi Program Studi Pengenalan Kampus (Opspek) mahasiswa baru Untab, menghadirkan narasumber ahli di bidang kepemimpinan dari Pemkab Tabanan, yakni Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. Kegiatan yang diperuntukkan bagi 303 orang mahasiswa baru tersebut dilangsungkan di aula rapat Untab, Selasa (21/8). Pada kesempatan tersebut orang nomor dua di Tabanan tersebut menjelaskan, ciri-ciri kepemimpinan mulai dari zaman (era) kerajaan hingga pemimpin di era sekarang ini. Mulai dari kepemimpinan Gajah Mada, Soekarno dan presiden terbaru kita saat ini yakni Presiden Jokowi, juga tak luput dari topik beliau. Dikatakannya, menjadi pemimpin itu tidak boleh lepas dari karakter. Setiap pemimpin mempunyai karakter, bahkan pemimpin kelas dunia pun pasti mempunyai karakter. Mulai dari Gajah Mada, Soekarna, hingga Jokowi, dikatakannya juga pasti memiliki cara kepemimpinan yang beda dan tentunya gaya yang berbeda pula. “Kepemimpinan tak lepas dari karakter. Semua pemimpin di belahan dunia ini punya sebuah karakter. Semua pemimpin mempunyai era (masa). Dan setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan yang beda,” jelas alumni Fakultas Ekonomi Unwar itu di hadapan ratusan mahasiswa baru Untab. Alumni SMA TP 45 Tabanan ini juga menyinggung soal kesulitan pemimpin di era saat ini, terutama di Indonesia. Indonesia dengan penduduk yang banyak, kekayaan alam melimpah dan terdiri atas banyak suku bangsa,
NARASUMBER - Wabup Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. saat menjadi narasumber pada Opspek mahasiswa baru Untab, Selasa (21/8). mengharuskan pemimpin itu hebat dan mempunyai pendidikan yang tinggi. Kalau tidak, Indonesia sudah pasti terpecah belah. Begitupun dengan di Tabanan. Dirinya mengungkapkan, sudah tentu anak-anak di sini, terutama generasi muda di Tabanan sudah pasti ingin memajukan Tabanan. Maka dari itu, untuk memajukan Tabanan harus dimulai dari sektor pendidikan. Sehingga dengan pendidikan yang maksimal, akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang kelak memimpin Tabanan. “Semua orang besar pasti berangkat dari dunia pendidikan. Untuk memajukan Tabanan, maka kita harus benahi
sektor pendidikan di Tabanan,” ucap Doktor Sanjaya. Dalam kuliah umum yang juga dihadiri oleh Rektor dan puluhan dosen Untab tersebut, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin baru yang mumpuni. Pemimpin milenial yang jujur dan bisa mengayomi rakyat, bawahan dan juga bisa memimpin rumah tangganya sendiri. “Ada pemimpin pasti ada yang dipimpin. Ke depannya saya berharap, dari sini lahir pemimpin-pemimpin milenial yang mempunyai karakter kuat, jujur, sehingga mampu menjadi panutan bagi semua orang,” tambah Wabup yang mengidolai Soekarno tersebut. (ad1006)
Tabanan (Bali Post) Setelah tujuh hari melaksanakan tugasnya di Lombok untuk misi kemanusiaan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tabanan kembali, Selasa (21/8). Kedatangan mereka disambut Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan serta sejumlah staf. Banyak cerita dan pengalaman yang diperoleh Tagana dalam mengemban misi kemanusiaan di daerah yang hampir tiap hari dihantui guncangan gempa. Bahkan sebagian dari mereka mengaku merasa waswas akan terjadinya gempa susulan dengan skala besar di wilayah tersebut. Selama di lokasi tersebut, kesepuluh Tagana yang dikirim dari Kabupaten Tabanan bertugas di Posko Tanjung, Dusun Karang Suela, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Di posko itu mereka membantu di bidang logistik dan evakuasi bangunan warga. Khusus di bidang logistik mereka menyediakan logistik untuk 850 jiwa. Sehingga beras yang harus dimasak setiap hari sebanyak 70 kilogram. Salah satu Tagana I Putu Ariawan asal Banjar Kebon Tumpalan, Desa Wanagari Kauh, Kecamatan Selemadeg, mengaku berangkat dari Posko Tanjung pada Senin (20/8) pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Tiba di Pelabuhan Padangbai, Karangasem pada Selasa sekitar pukul 05.00 Wita. “Sampainya pagi karena perjalanan jauh,” ungkap Ari-
Bali Post/ist
TAGANA - Tagana kembali ke Tabanan setelah sepekan bertugas di Lombok, disambut Kepala Dinas Sosial Tabanan bersama staf. awan, Rabu (22/8) kemarin. Kata dia, selama tujuh hari di Lombok ia bersama rekannya membantu di bidang logistik. Turut pula Tagana dari Jembrana dan Badung yang menjadi satu tim dalam misi kemanusiaan di bidang logistik. “Kami bagi jadi tiga tim, ada tim siapkan sayur dan daging, tim siapkan bumbu dan tim menanak nasi,” jelasnya. “Kegiatan ini kami lakukan setiap pagi, siang dan sore hari. Termasuk kami juga membantu evakuasi rumah warga yang sudah rata dengan tanah,” aku Ariawan perwakilan Tagana dari Kecamatan Selemadeg ini. Menurutnya, di Posko Tanjung tersebut sebagian besar adalah warga Bali. Terbanyak dari Karangasem dan Klungkung. Rata-rata bangunan mereka yang rusak parah adalah palinggih merajan. “Mereka tidak ada yang berani tidur di
dalam bangunan, mereka tidur di posko atau tenda,” tegasnya. Ariawan pun mengaku selama di sana (Lombok - red) ia dan teman-temannya selalu dihantui rasa waswas. Mengingat Lombok belakangan ini selalu diguncang gempa. “Bahkan sampai terjaga tidurnya dan selalu tidur di tenda, ada juga yang tidur di kendaraan logistik,” jelasnya. Kendati demikian, ia mengaku sangat senang bisa membantu para korban bencana di Lombok. Dan peristiwa ini mengajarkan agar seluruh manusia harus hidup saling menolong. “Meski singkat banyak pengalaman yang kami dapat,” bebernya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tabanan Gede Gunawan mengatakan, sepuluh Tagana datang dengan kondisi sehat, selama bertugas di Desa Tanjung membantu di bidang logistik. (kmb28)
Bentuk Toleransi
Umat Muslim ’’Ngejot’’ Daging Kurban
Bali Post/kmb24
BELUT - Proses pengolahan belut goreng di Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya mengikuti standardisasi nasional.
Usaha Keripik Belut
Bahan Baku Didatangkan dari Luar Bali OLAHAN belut makin digemari masyarakat. Selain enak dijadikan pepes, belut juga gurih dijadikan keripik. Seperti yang dilakukan pengusaha kripik belut di Tabanan. Namun bahan bakunya lebih banyak didatangkan dari luar Bali, yakni Jawa. Padahal Tabanan memiliki lahan persawahan yang sangat luas. Sesungguhnya petani bisa mendapatkan nilai tambah yang cukup besar jika melakukan penangkapan belut di wilayah ini, kemudian menjualnya ke pelaku usaha kripik belut. Harga belut saat ini mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Harga ini naik dari harga sebelumnya yang ratarata Rp 40 ribu per kilogram. Pengusaha kripik belut Ida Bagus Made Tresna Yasa, belum lama ini mengatakan untuk memenuhi bahan baku keripik belut pihaknya membeli dari Jawa. Untuk bisa memenuhi kebutuhan produksi, rata-rata diperlukan 50 kilogram belut per harinya. “Bisa lebih dari itu. Kita saat ini buat kripik sesuai pesanan. Jadi berapa pesanan yang masuk, kita akan berusaha mencari bahan bakunya. Memang agak sulit karena di Bali jarang ada yang mau menangkap belut,” ujarnya. Tresna melanjutkan, meski lahan pertanian di Tabanan luas namun masih sedikit pet-
ani atau masyarakatnya yang mau menangkap belut. Hal ini mungkin dikarenakan menangkap belut memerlukan waktu yang ekstra, di mana menangkapnya harus pada malam hari. “Ada yang menangkap tapi tidak banyak. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan baku harus dari Jawa,” ujarnya. Usaha keripik belut bernama Poklahsar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Taman Grya yang dijalani Tresna adalah usaha keluarga yang dirintis kakeknya. Sekarang ia dan ayahnya bersama empat tenaga kerja memenuhi pesanan keripik belut di warungwarung ataupun swalayan yang ada di seputar Tabanan, Gianyar dan Kuta. Produknya semakin berkualitas setelah mendapatkan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 2017. Selain memenuhi pesanan dari pasar yang dirintis sendiri, Poklahsar Taman Grya juga memenuhi permintaan dari PDDS Tabanan yang menyalurkan ke pasar oleh-oleh di DTW Tanah Lot dan toko modern lainnya yang bekerja sama dengan PDDS Tabanan. Rata-rata produksi keripik belut yang dihasilkan Poklahsar Taman Grya sebanyak 40 kilogram sehari yang dijual Rp 180 ribu per kilogram. (san)
TRADISI ngejot ternyata tidak hanya dikenal di kalangan umat Hindu. Umat Muslim, khususnya di Tabanan, juga melakukan tradisi ngejot. Saat merayakan Idul Adha, warga Muslim di Banjar Tunggal Sari, Desa Delod, Peken, Kecamatan Tabanan melakukan tradisi ngejot atau bagi-bagi daging kurban kepada warga nonMuslim yang tinggal di sekitar Masjid Agung Tabanan, Rabu (22/8) kemarin. Tradisi ngejot ini merupakan salah satu bentuk toleransi antarumat beragama yang dilakukan sejak lama. Puluhan kilogram daging sapi dan kambing dibagikan di hari Idul Adha tersebut. Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Tabanan
Muhammad Badrian mengatakan, acara ngejot dimulai pukul 13.00 Wita. Beberapa orang dari panitia kurban di Masjid Agung Tabanan bergerak menuju rumah warga non-Muslim dengan tujuan membagikan daging kurban usai mereka melaksanakan sholat Id di masjid setempat. Badrian melanjutkan, pembagian daging kurban ini adalah sebagai bentuk toleransi antarumat beragama di Pulau Dewata, Bali. Ia menambahkan, hewan kurban tahun 2018 yang terkumpul di Masjid Agung Tabanan, 23 kambing dan lima ekor sapi. Sebanyak 1.200 paket daging kurban dibagikan kepada warga. Badrian menyebutkan, momen ini
menjadi wujud toleransi antarumat beragama di Tabanan yang telah terjalin baik. Badrian yang juga kepala lingkungan ini menuturkan, tradisi ngejot antarumat beragama di Banjar Tunggal Sari sudah terjadi sejak 1950. Tradisi ini sampai sekarang tetap dilakukan setiap Idul Adha dengan tujuan mempererat rasa toleransi beragama. Sementara umat Hindu menyambut baik cara warga Muslim menjaga toleransi antar umat beragama. “Tiap tahun memang selalu mendapatkan daging kurban saat perayaan hari raya Idul Adha,” ujar salah satu warga yang mendapatkan paket daging kurban, I Made Suastika. (san)
Bali Post/kmb24
NGEJOT - Umat Muslim di Banjar Tunggal Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, ngejot daging kurban untuk warga non-Muslim, Rabu (22/5) kemarin.
BULELENG
8
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Akibat Gempa Pertama di Lombok, Enam Rumah di Pegayaman Rusak Singaraja (Bali Post) –
Dampak gempa bumi yang berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng kemudian menemukan enam rumah warga Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada rusak berat. Bukan saja tembok panyengker balai Banjar Pakraman Amerta Sari yang ambruk, Pura Melanting di desa itu pun rusak akibat gempa. Menariknya, kerusakan ini baru diketahui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setelah mendapat laporan dari aparat desa terkait. Padahal, rumah ini rusak akibat gempa yang terjadi pertama kali pada Minggu (5/8) lalu. Dari hasil pendataan TRC BPBD Buleleng, disebutkan enam rumah warga itu mengalami kerusakan beragam. Rumah warga itu antara lain milik Nyoman Nita (60 tahun), Wayan Jati (60), Kadek Bagiata (38), Wayan Mastra (60), Made Gawa (55), dan Made Kadung (85). Dari pendataan yang dilakukan, kerusakan terjadi mulai
dari bagian temboknya retak. Selain itu atapnya ambruk dan bangunan pelinggih pun roboh. Sedangkan fasilitas umum yang rusak pada bagian tembok panyengker dan bagian pelinggih terjatuh. Meski rumah mereka mengalami kerusakan parah, namun warga di desa itu tidak sampai mengungsi, apalagi membangun tenda darurat. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H., Rabu (22/8) kemarin mengatakan, laporan dampak gempa di Dusun Amerta Sari, Desa Pegayaman itu memang terlambat
masuk ke BPBD. Bahkan, kerusakan ini nyaris tidak terpantau. Pasalnya, BPBD belum menerima data dari aparat desa. Melainkan baru kemarin ada laporan kerusakan, sehingga personel TRC itu langsung melakukan pendataan di lokasi. Dari observasi yang dilakukan, ternyata ditemukan tujuh rumah warga rusak akibat terdampak gempa bumi itu. “Kami dapat info dari kecamatan dan besok (hari ini - red) kami assement lebih lanjut,” katanya. Untuk sementara, kata Ida Bagus Suadnyana, data kerusakan akibat gempa
yang tercecer itu dimasukkan ke dalam data kerusakan rumah dan fasilitas umum (fasum), yang sudah dihimpun sebelumnya. Nantinya, data tersebut juga diajukan ke BNPB Bali. Bisa juga diajukan kembali ke BNPB pusat. Hingga sekarang, pihaknya menunggu petunjuk lebih lanjut terkait permohonan bantuan penanganan kerusakan akibat gempa tersebut. Pihak BNPB Bali sejauh ini telah melakukan pengecekan kerusakan. Masih tinggal melengkapi data para korban terdampak gempa saja. “Kami tetap masukan, data itu diusulkan ke provinsi atau ditindaklanjuti ke pusat. Usulannya sudah dicek oleh BNPB Bali. Malah diminta melengkapi juga administrasinya,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
RUMAH RUSAK - Rumah warga di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, rusak setelah diguncang gempa yang berpusat di Lombok, NTB.
Pendaftar Prodi Kedokteran Membeludak
Undiksha Jamin Tak Ada Titipan dan Soal Ujian Bocor
BAHAYA NARKOBA – BNNK Buleleng menyebarkan brosur tentang bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba kepada Umat Muslim di Desa Tegal Linggah, Kecamatan Sukasada yang sedang merayakan Idul Adha 1439 Hijriah, Rabu (22/8) kemarin.
Narkoba Melawan Hukum Formal Singaraja (Bali Post) – Perayaan Idul Adha 1439 Hijriah di Buleleng berlangsung khidmat. Umat Muslim di Bali Utara merayakan Idul Adha dengan menggelar ibadah salat Idul Adha di sejumlah masjid dan tempat umum di kota Singaraja. Prosesi yang tidak kalah ramai menyita perhatian umat Muslim, saat momen pemotongan hewan kurban. Peristiwa perayaan hari raya suci dimanfaatkan jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng dengan baik. Sesuai salat hingga persiapan pemotongan hewan kurban, warga mendapat materi sosialisasi dan pembagian brosur bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Umat menyambut antusias ceramah itu. Mereka berkomitmen mendukung serta berperan aktif ‘’memerangi’’ peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing. Wakil Ketua Takmir Masjid Al-Miftah Desa Tegal Linggah Kecamatan Sukasada Drs. H. Maujir mengatakan pihaknya menyambut positif upaya BNNK memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Untuk mendukung upaya itu selaku tokoh umat Muslim, ia berjanji berpartisipasi menyebarluaskan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba itu sendiri. Kepala BNNK Buleleng AKBP I Gede Astawa yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) P2M Sairul Huda mengatakan, sosialisasi sengaja digelar dengan menyasar semua lini aktivitas masyarakat. Termasuk saat Umat Islam merayakan hari suci kurban. Pihaknya berkeliling masjid menyebarkan informasi seputar bahaya peredaran dan penyalahan narkoba. Selain itu, juga dibagikan brosur yang berisikan materi bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Tujuananya dapat dijadikan refrensi bagi warga terkait bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. Hewan kurban disembelih di hari suci Idul Adha kemarin, sebanyak 445 ekor hewan kurban disembelih. Dagingnya kemudian didistribusikan kepada warga yang berhak. Ratusan hewan kurban itu menyebar di delapan lokasi pemotongan di Buleleng. Hewan sapi tercatat 180 ekor dan kambing sebanyak 265 ekor. Sehari sebelum pemotongan, lokasi pemotongan itu didatangi oleh tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian (Distan) Buleleng. Tim ini melakukan pemeriskaan kesehatan hewan kurban tersebut. Hasilnya, tim keswan menyatakan hewan kurban tersebut layak untuk disemblih dan dinyatakan bebas dari penyakit yang menular ke manusia. Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Distan Drh. Wayan Susila mengatakan, ada tim yang bertugas mengawasi pemotongan hewan itu. Dari pantaunnya, pemotongan hewan itu dilakukan dengan tepat dan pengelolaan daging yang tidak berpotensi terkontaminasi penyakit yang mengurangi kualitas daging setelah nantinya dibagikan kepada warga yang berhak. (kmb38)
Prajuru Gelar ”Pacaruan Manca Sata” Pascakasus Penusukan di Pasar Tamblang Singaraja (Bali Post) – Peristiwa penganiayaan di Pasar Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan disikapi Prajuru Desa Adat Tamblang. Kejadian melawan hukum itu dinilai telah menimbulkan situasi kotor (leteh - red) khususnya di lokasi kejadian dan desa pakraman secara umum. Karena itu, mengembalikan situasi seperti sebelumnya, prajuru sepakat melaksanakan Upacara Pacaruan Manca Sata, Kamis (23/8) hari ini. Ritual ini digelar bersamaan dengan prosesi Nebusin Atma almarhum Wayan Gunami (60), warga Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan yang meninggal dunia setelah ditusuk dengan benda tajam oleh terduga pelaku Ketut BA, warga Desa Tamblang. Klian Desa Adat Tamblang Wayan Masna, Rabu (22/8) kemarin mengatakan, sesuai kesepakatan paruman prajuru akan digelar pacaruan di tempat kejadian perkara (TKP) Pasar Tamblang. Tingkatan pacaruan-nya adalah Manca Sata Maulu Bebek. Pacaruan itu di-puput oleh Ulun Desa (Pemangku Desa - red). Tujuan utama pacaruan itu tiada lain, untuk membersihkan secara niskala situasi secara umum di desa dan khususnya di Pasar Desa Tamblang. Pembersihan ini penting dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Semua warga dapat hidup berdampingan dengan damai seperti sebelumnya. “Sarana pacaruan disepakati dibuat dengan cara gotong royong dan juga dari keluarga almarhum Gunami,” katanya. Walaupun lokasi kejadiannya tepat di depan Pura Bale Agung Tamblang, kata Masna, upacara itu tidak ada persembahan sarana khusus saat pacaruan. Pasalnya, lokasi peristiwa itu di luar areal Pura Bale Agung. Ketentuan lainnya, sebel desa (cuntaka bersama - red) atas peristiwa sadis itu juga tidak perlu dilaksanakan. (kmb38)
PROGRAM Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) nampaknya tidak disia-siakan oleh lulusan SMA di Bali maupun luar daerah. Terbukti, calon mahasiswanya tercatat sebanyak 332 orang yang mendaftar. Jumlah ini dipastikan terus bertambah. Pasalnya, pendaftarannya baru ditutup Senin (27/8) pekan depan. Dalam tahapan ini, Undiksha menjamin tidak ada praktik penitipan calon mahasiswa dengan hubungan kedekatan atau jabatan. Termasuk soal ujian saat seleksi berlangsung, juga dijamin tidak akan terjadi kebocoran. Demikian diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik Undiksha Prof. Dr. Ida Bagus Arnaya, M.Si. di sela-sela evaluasi penerimaan mahasiswa baru Prodi Kedokteran dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter, Selasa (21/8) lalu. Minat lulusan SMA di Bali dan luar daerah, Kata Rektor Akademik, begitu antusias melamar di prodi ‘’anyar’ perguruan tinggi yang memiliki julukan Kampus Seribu Jendela ini. Bahkan, sejumlah pendaftar itu sebelumnya sudah tercatat sebagai mahasiswa di beberapa prodi. Sekarang mereka ikut melamar sebagai calon mahasiswa Prodi Kedokteran Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter. Jumlah pelamar sekarang ini sudah tercatat 332 orang. Diyakini jumlahnya akan terus bertambah sampai batas akhir pendaftaran. Kendati,
pelamar membludak, hal itu belum membuat lembaga ini bisa ‘’berpuas diri’’. Justru Undiksha seperti menghadapi tantangan, yakni pertaruhan nama baik dan kepercayaan Kementrian Risert Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia yang sudah menerbitkan izin pembukaan prodi terbaru di Undiksha. ‘’Bisa saja akan mencapai 500 orang. Ini tidak membuat kami bangga, tetapi merupakan tantangan berat yang harus kami hadapi setelah lembaga ini dapat kepercayaan pemerintah pusat mengelola prodi baru itu,’’ katanya. Dalam usaha mewujudkan komitmen, kepercayaan serta menjaga nama besar lembaga, Undiksha menjamin tahapan seleksi calon mahasiswa baru Prodi Kedokteran Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter itu betul-betul ‘’bersih’’. Artinya tidak ada praktik penitipan calon mahasiswa melalui kedekatan hubungan atau jabatan di Undiksha. Komitmen lainnya, lembaga yang dipimpinnya itu menjamin tidak akan terjadi kebocoran pada saat seleksi, Rabu (29/8) mendatang. Apalagi, soal ujiannya disusun oleh tim penyusun soal di Undiksha dengan memanfaatkan bank soal di lembaganya tersebut. Jaminan ini diwujudkan dengan penandatanganan pakta integritas para anggota tim penyusun soal. ‘’Kami terus dipantau oleh Kemenristekdikti, sehingga kami sebagai penerima kepercayaan dalam penerimaan calon mahasiswa baru ini, mau tidak mau harus
berjalan sesuai mekanisme yang ada,’’ jelasnya. Terkait kuota mahasiswa sebanyak 50 orang untuk angkatan pertama, kata Prof. Dr. Ida Bagus Arnaya, semua lulusannya berdasarkan passing grade yang sudah ditentukan Undiksha. Itu artinya, bilamana pelamar yang dinyatakan lulus seleksi di bawah kuota maksimal, maka lembaga ini tidak akan menambah bangku yang kosong tersebut. Ini dilakukan karena tujuan besar dalam penerimaan mahasiswa baru ini mengutamakan kualitas mahasiswa. Sehingga lulusan dokter yang handal dan mampu berdaya saing dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya di Tanah Air. ‘’Berapa pun nanti calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi. Sejumlah itu yang akan kami didik. Kalau masih kurang dari kuota yang ada, maka kekosongannya tidak akan kami tambah,’’ jelasnya. Untuk kurikulum perkuliahan, sudah difinalisasi. Menurutnya, dengan bimbingan Universitas Negeri Solo (UNS). Kurikulumnya menggunakan sistem modul yang sudah digodok sejak tahun 2015 lalu. Dari penyempurnaan hingga masa finalisasi, perkuliahan pun dirancang sebanyak 18 SKS. Rancangan ini belum mencapai angka maksimal yakni 22 SKS. Kekurangan ini nantinya akan dilengkapi perkuliahan lanjutan melalui pendidikan profesi dokter spesialisasi kedokteran pariwisata. untuk tenaga pengajar (dosen - red), Prof. Ida Bagus Arnaya menyebut 12 orang
dosen jebolan Undiksha sudah siap mengajar. Kualifikasinya Strata dua (S-2) dan strata tiga (S-3). Tenaga pengajarnya juga dilengkapi dokter spesialis dari RSUD Buleleng. Pengajar lainnya juga sudah disiapkan dari Fakultas MIPA Undiksha.
Demikian pula sarana-prasarana perkuliahan, termasuk laboratorium telah dipenuhi. Gedung perkuliahan akan dipusatkan di Kampus Fakultas Olahraga Kesehatan (FOK) di Desa Jinang Dalem, Kecamatan Buleleng. (ad1001)
Deteksi Penularan HIV/AIDS via Tes Darah
Privasi Dijaga, Ada Kemandirian Lawan Virus Mematikan PENULARAN virus HIV/AIDS belakangan ini terus menunjukkan tren peningkatan. Penularan penyakit mematikan ini sudah banyak dikenal melalui hubungan seks dengan cara berganti-ganti pasangan. Selain itu juga bisa melalui penggunaan jarum suntik. Belakangan ini, kasus penularan virus HIV/AIDS itu ditemukan pada ibu hamil yang akan menjalani masa persalinan. Bagaimanakah hal itu bisa terjadi? Koordinator Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) Buleleng Made Riko Wibawa, Selasa (21/8) mengatakan, untuk mendeteksi penularan HIV/AIDS sejak masa kehamilan, para ibu hamil dianjurkan mengikuti tes darah melalui klinik visiti di rumah sakit pemerintah di daerah ini. Alumni Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja itu menambahkan, secara persentase kasus penularan HIV/AIDS sejak masa kehamilan tercatat sebesar 0,6 persen. Dari total jumlahnya sudah 2.953 kasus terungkap. Persentase ibu hamil yang tertular HIV/AIDS itu memang tergolong kecil. Tetapi kalau tidak dilakukan upaya deteksi dini, bisa saja jumlah kasus yang ditemukan meningkat secara signifikan. Dari pengalaman saat melakukan pendampingan, pihaknya menemukan ada seorang ibu hamil, dia sama sekali tidak tahu bahwa dirinya telah tertular HIV/AIDS. Parahnya lagi, kondisinya baru diketahui setelah melahirkan. Situasi ini kerap kali memicu beban mental dan psikis Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA - red) tersebut. Pasalnya, bukan hanya sang ibu saja yang dinyatakan positif oleh virus yang belum bisa disembuhkan tersebut. Na-
mun bayi yang dilahirkan itu secara otomatis juga tertular penyakit virus jahat itu. ‘’Jangan kita lihat persentase 0,6 persen itu. Mau tidak mau deteksi dini itu harus dilakukan dengan baik. Dari pendampingan yang kami lakukan, banyak kemudian ditemukan ibu-ibu yang melahirkan, baru diketahui tertular HIV/AIDS,’’ katanya. Pendampingan yang dilakukan selama, ini kata Riko Wibawa, memang tidak memberi kesembuhan bagi penderitanya. Namun, program pendampingan yang dilakukan ini adalah memberi motivasi kepada setiap ODHA agar bisa ‘’melawan’’ penyakit yang sedang diderita. Upaya yang diyakini efektif adalah dengan disiplin mengonsumsi Antiretroviral (ARV). Dengan metode itu maka akan dapat memperlambat perkembangan virus di dalam tubuh penderitanya. Selain itu, pendampingan itu tujuannya untuk melepaskan stigma buruk para ODHA dalam interaksi sosial di lingkungannya sendiri, sehingga dapat membebaskan rasa putus asa yang dialami. Sedangkan, anak yang dilahirkan dan sudah dinyatakan menderita HIV/ AIDS, melakukan pendampingan dengan memfasilitasi anak bersangkutan. Hal itu mendapat hak pendidikan, beasiswa, dan mencarikan bapak angkat khusus untuk anak yatim piatu.
‘’Kalau kami memang tidak menyembuhkan. Namun kerja sosial yang kami jalankan adalah memotivasi para ODHA, itu dalam ‘melawan’ virus yang menyerang tubuh penderitanya itu,’’ jelasnya. Untuk mendeteksi secara dini ibu hamil tertular HIV/ AIDS. Upaya itu memang perlu digalakkan, guna pencegahan secara dini. Strateginya, dapat dilakukan dengan membangun kesadaran setiap ibu hamil, itu agar mau melakukan tes darah di Klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) di RSUD Buleleng. Tidak saja tes darah, namun gejala penyakit lainnya seperti penyakit kelamin, TBC, dan penyakit hepatitis, perlu diperiksakan secara rutin. Dari hasil tes darah, itu pihak pendamping bertangung jawab menjaga privasi ibu hamil atau warga lainnya yang telah mengikuti tes darah. Sebaliknya, dari temuan itu relawan sendiri memberi pendampingan sesuai persetujuan ibu hamil yang bersangkutan dan keluarganya. ‘’Kementrian Kesehatan (Kemenkes) sudah menginstruksikan tes darah ini. Yang jelas setiap pemeriksaan ini kami yang mendampingi menjaga privasi dan bersedia memberikan pendampingan, sehingga ada semangat kemandirian ‘melawan’ HIV/AIDS yang diderita ibu hamil itu sendiri,’’ jelasnya. (mud)
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
GIANYAR
9
Tingkatkan Kunjungan
Krisna Oleh-oleh Datangkan Natasha Wilona SEBULAN beroperasinya outlet Krisna Bali Souvenir Center di Desa Pakraman Blangsinga, Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, sudah memperoleh omzet penjualan puluhan juta rupiah. Pencapaian itu ditargetkan terus meningkat sebelum akhir tahun ini. Guna mewujudkan target tersebut, Owner Krisna Oleh-oleh Gusti Ngurah Anom mendatangkan artis cantik Natasha Wilona, Rabu (22/8) kemarin. Natasha Wilona datang sekitar pukul 13.00 Wita, langsung menuju air terjun. Menjelang sore, artis cantik ini menyaksikan atraksi lumpur di depan outlet Krisna Oleh-oleh. “Natasha Wilona lagi liburan, dia main di Bali. Sekalian saya buatkan acara sosial, penanaman pohon, sekalian ke Krisna Blangsinga,” ujar Owner Krisna Oleh-oleh yang akrab disapa Ajik Cok ini. Ajik Cok mengakui, kunjungan ke Krisna Oleh-oleh di Desa Pakraman Blangsinga masih jauh dibandingkan yang ada di Kuta. BERMAIN LUMPUR Owner Krisna Oleh-oleh Gusti Ngurah Anom bermain lumpur dengan artis Natasha Wilona, Rabu (22/8) kemarin.
Kesadaran Masyarakat Rendah, Disdukcapil Gelar Rapat Koordinasi Gianyar (Bali Post) Kesadaran masyarakat di Kabupaten Gianyar terkait pengurusan administasi kependudukan tampaknya masih rendah. Hal itu terlihat dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gianyar yang menunjukkan hanya 62 ribu warga dari total 495 ribu jiwa yang sudah mendata akta kelahiran. Kepala Disdukcapil dan Keluarga Berencana Provinsi Bali I Wayan Sudana mengatakan hal itu dalam sosialiasi dan koordinasi dengan stakeholder eksternal tentang kebijakan dukcapil di Ruang Rapat UPT Disnaker, Blahbatuh, Selasa (21/8) lalu. Sudana mengakui, perlu waktu lama untuk mengubah mindset sebagian warga untuk tertib administrasi. Sebab, mereka belum sepenuhnya paham tentang manfaat yang didapat, terutama bagi warga yang tinggal di pelosok desa. Padahal, saat ini administrasi diri sudah diwajibkan oleh undang-undang dan peraturan resmi lainnya. ”Sekarang sedang kami gencarkan program nasional bernama GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan-red),” katanya. Sudana mengatakan, banyak sekali program gratis dari pemerintah saat ini, seperti kesehatan dan pendidikan gratis. Untuk bisa menikmati fasilitas tersebut, syarat
utamanya harus memiliki identitas diri. Khususnya, akta kelahiran menjadi syarat mutlak untuk mencari sekolah bagi calon pelajar nantinya. “Saran saya, bagi warga yang memiliki anak, begitu lahir langsung diurus supaya lebih tenang ke depannya,” katanya mengingatkan. Terkait pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Sudana tidak bisa memungkiri banyak masyarakat yang enggan mengurus atau mengeluh karena berbagai masalah, seperti stok blanko kosong ataupun kekurangan syarat lainnya. Namun, ia memastikan hal tersebut bukan disengaja oleh pemerintah daerah. Namun, sumbernya ada pada pendistribusian dari pemerintah pusat.
”Distribusi terbatas di setiap daerah. Tapi di Gianyar, saya nilai Disdukcapil sudah bekerja sangat maksimal,” katanya. Kepala Disdukcapil Kabupaten Gianyar Putu Gede Bayangkara mengatakan, pergerakan kependudukan berkembang sangat dinamis setiap harinya. Bahkan, setiap detik pun data bisa berubah yang disebabkan terjadinya kelahiran, perkawinan, kematian, dan lainnya. Pendataan diri bersifat wajib. Tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga terkait dengan pergelaraan demokrasi. ”Data akurat bisa dipakai tolak ukur penyelenggaraan demokrasi,” ujarnya. Menyikapi partisipasi warga dalam pengurusan administrasi kependudukan yang relatif masih rendah, pihaknya telah melakukan berbagai inovasi. Salah satunya, konsisten menerapkan sistem jemput bola atau terjun langsung mendata masyarakat. “Saya berharap, kesadaran masyarakat meningkat. Sebab, saat ini mengurus administrasi diri sangat mudah, proses cepat dan gratis tanpa biaya sepeser pun,” tegasnya. (kmb35)
Beberapa hari setelah pembukaan, ia mengaku memperoleh penjualan hanya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta per hari. “Kalau dihitung, itu ada sekitar 20an mobil yang datang mengajak wisatawan ke sini per harinya,” katanya. Namun, diakuinya, setiap hari terjadi peningkatan customer yang diajak ke outlet yang berlokasi di Desa Pakraman Blangsinga itu. Omzet penjualan pun berangsur meningkat antara Rp 30 juta, Rp 40 juta bahkan`hingga Rp 45 juta per hari. “Kalau penjualan Rp 40 juta, saya hitung itu ada 35 mobil yang dibawa ke Krisna. Belum termasuk wisatawan yang diangkut dengan bus,” katanya. Melihat capaian itu, Ajik Cok mengaku optimis akan terus terjadi peningkatan sebelum akhir tahun ini. Selain capaian target, Ajik Cok sendiri berharap kehadiran Krisna Oleh-oleh di Desa Pakraman Blangsinga bisa berdampak positif untuk masyarakat setempat. “Tentunya, kehadiran Krisna juga untuk kemajuan desa ini sendiri. Di sini ada lima banjar, semuanya sudah kita rangkul,” katanya. Berada di atas lahan seluas
3 hektar, Krisna Oleh-oleh yang bersanding dengan objek wisata air terjun Blangsinga itu mengedepankan alam pedesaan. Selain karena keberadaan objek wisata ini, Desa Pakraman Blangsinga dipilih karena menjadi kampung dari orangtuanya. “Alam di sini sangat mendukung, tapi air terjun di sini kurang digarap,” jelasnya. Ajik Cok mengatakan, banyak atraksi yang akan dikembangkannya bersama masyarakat setempat. Adapun permainan yang disajikan kepada wisatawan yakni bermain di lumpur sawah. Contohnya permainan gebuk bantal di atas kayu balok. Permainan itu dimainkan dua orang yang saling gebuk atau pukul bantal. Yang kalah akan tercebur ke lumpur sawah. “Banyak atraksi yang bisa dikerjakan di sini. Ke depan, pinginnya bikin miniaturnya Penglipuran,” ujarnya. Dengan menggelontor dana investasi sekitar Rp 35 miliar, Ajik Cok juga telah menyulap air terjun Blangsinga yang sebelumnya belum tertata maksimal. “Kalau target air terjun untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan outlet sovenir targetnya wisatawan domestik,” tegasnya. (bns2)
Jero Kuta Pejeng Gelar Upacara ”Ngasti” Diikuti 135 ”Puspa”
Gianyar (Bali Post) Krama Desa Pakraman Jero Kuta Pejeng menggelar upacara Atma Wedana (Ngasti) massal, Rabu (22/8) kemarin. Rangkaian upacara dari ngaben massal beberapa waktu lalu ini diikuti sebanyak 135 puspa. Ritual ini juga merupakan yang pertama kali digelar oleh prajuru setempat. Ngasti massal ini digelar di Peyadnya Lapangan Sapta Dharma Pejeng sejak subuh Rabu kemarin. Sejak dini hari itu, sudah dilaksanakan upacara matatah massal yang diikuti ratusan umat. Ribuan umat yang memadati peyadnyan sangat antusias ambil bagian, terutama saat mengawali karya dengan ritual mapurwa daksina, masing-masing mengusung 135 puspa secara berkeliling di areal upacara ke arah kanan tiga kali. Selama mapurwa daksina, paling terdepan menghadirkan lembu (sapi putih, nandini), sesuai mitologi Hindu yang diyakini sebagai binatang suci tunggangan Dewa Siwa, agar lebih mudah Sang Dewa Pitara diterbangkan ke surga. Ritual mapurwa daksina ini juga disebut ritual utpti, stiti, dan pralina (lahir, hidup, dan mati). Diawali upacara utpti dengan mengusung 135 puspa melewati titi mahmah dengan kurban angsa sebagai simbol Gunung Mahameru, istana Dewa Siwa dan Dewa
Indra. Disusul muspa bersama sebagai implementasi ritual stiti. “Nantinya acara pralina berlangsung saat tengah malam dengan membakar semua puspa. Selanjutnya, abunya dihanyutkan ke laut,” jelas Bendesa Pakraman Jero Kuta Pejeng Cok Gde Putra Pemayun. Sebanyak lima pedanda muput rangkaian upacara tersebut, yakni yajamana karya Ida Pedanda Gde Buruan dari Geria Sanding, Ida Pedanda Wayahan Bun dari Geria Sanur dan Ida Pedanda dari Greia Gede Pejeng, serta Pedanda Budha dari Geria Tebesaya Peliatan Ubud dan seorang Pandita Sri Mpu. Cok Pemayun mengatakan, pihaknya baru pertama kali menggelar ngasti massal ini. Pihaknya sangat optimis karya ini akan terus dilaksanakan setiap usai ngaben massal setelah melihat antusiasme dan semangat krama dalam mempersiapkan segala keperluannya. “Kami berharap upacara ini bisa berlanjut setiap usai penyelenggaraan ngaben massal. Mudah-mudahan, bisa terus berlanjut,” ujarnya. Usai puncak karya Ngasti, dilanjutkan dengan upacara Rsi Bojana, yakni, penghormatan kepada seluruh pedanda yang terlibat muput upacara. Upacara akan dilanjutkan dengan ritual maajarajar (Nyegara Gunung) di Pantai Goa Lawah. (kmb35)
JEMBRANA
10 Rekrutmen Komisioner KPU
Tiga Petahana Masuk 10 Besar Negara (Bali Post) Dua komisiomer Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana I Gusti Agus Darma Sanjaya dan I Putu Eka Sutamarbawa memilih tak mencalonkan diri dalam periode 2018-2023. Keduanya memiliki alasan yang berbeda. Sesuai informasi yang dihimpun, Darma Sanjaya yang kini masih menjabat sebagai Ketua KPU Jembrana akan melebarkan sayap dengan mencoba peruntungan untuk merebut kursi di KPU Bali. Sementara itu, Sutamarbawa selaku Divisi Perencanaan Rumah Tangga dan Logistik mengaku ingin istirahat lantaran sudah cukup lama mengabdi. Darma Sanjaya ketika dikonfirmasi, Rabu (22/8) kemarin mengakui bahwa dirinya akan mencalonkan diri di komisioner KPU Provinsi Bali. Sedangkan Sutamarbawa selaku Divisi Perencanaan Rumah Tangga dan Logistik mengaku ingin istirahat lantaran sudah cukup lama mengabdi. “Sudah cukup lama, saya istirahat saja di samping itu juga umur,” ujarnya. Dalam rekrutmen komis-
ioner KPU ini, ada tiga orang petahana yang ikut kembali mencalonkan diri. Mereka masing-masing bernama I Nengah Suardana, I Ketut Gede Tangka Sudiantara dan Made Widiastra. Mereka ini pun sudah masuk 10 besar. Awalnya, terdapat 15 pelamar. Yang gugur, 2 orang pada tes psikologi dan 3 orang dalam tes kesehatan serta tes wawancara tim seleksi dari provinsi. “Untuk yang masuk sepuluh besar akan dites wawancara dari KPU RI untuk menentukan lima komisioner,” jelas Suardana. Selain KPU, kursi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jembrana juga ada pergantian. Dari tiga orang, kini hanya tersisa dua, yakni Pande Made Ady Muliawan dan I Nyoman Westra. Sementara untuk anggota baru, dipercayakan pada srikandi Ni Made Wartini. Pande Mulyawan mengatakan, pelantikan sudah berlangsung di Jakarta pada 15 Agustus 2018. Pascadilantik, pihaknya langsung melaksanakan tugas. (kmb26)
Temuan Kerangka Manusia Gegerkan Warga Penginuman Negara (Bali Post) -
Kasus penemuan kerangka manusia kembali gegerkan masyarakat Jembrana. Kali ini, lokasi penemuan itu berada di bibir pantai Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa (21/8) sore. Kuat dugaan, kerangka manusia itu muncul setelah tergerus abrasi pantai. Belum diketahui pasti siapa identitas kerangka manusia tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (22/8) kemarin menyebutkan kerangka manusia yang terbungkus kain kafan itu pertama kali ditemukan warga sekitar. Warga tersebut bercerita di warung yang berada di samping SPBU Gilimanuk. Ia mengaku melihat ada kerangka manusia di TKP. “Yang cerita itu salah satu pengunjung warung. Dia sering mencari kayu bakar. Tapi namanya belum diketahui,” kata salah satu petugas, Rabu (22/8) kemarin. Kebetulan cerita itu didengar pengunjung warung lainnya yakni Sukadi (57). Sukadi yang merupakan petugas Polisi Hutan (Polhut) bersama empat
warga lainnya mengecek kebenaran tersebut. Mereka pun langsung ke TKP. Benar adanya. Di sana, mereka melihat bungkusan kain kafan yang sudah lapuk. Pada kain itu terlihat kepala manusia (tengkorak) menyembul dari tanah. Sebagian kain masih tertutupi tanah. Mengetahui hal itu, temuan kerangka manusia tersebut dilaporkan ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Olah TKP pun dilakukan tim identifikasi Polres Jembrana dan Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang dipimpin Kapolsek Kompol I Nyoman Subawa. Tak hanya anggota kepolisian, tim dokter dari Puskesmas Gilimanuk yang
Bupati Artha Serahkan Hewan Kurban kepada Umat Muslim
DALAM rangka hari raya Idul Adha 2018 yang jatuh pada, Rabu (22/8) kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menyerahkan hewan kurban kepada umat Muslim yang merayakan. Penyerahan hewan kurban dilakukan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno secara simbolis oleh Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wakil Bupati (Wabup) Made Kembang Hartawan dan disaksikan anggota Forkopimda Jembrana serta puluhan umat Muslim yang usai melakukan sholat ied. Pada perayaan Idul Adha kali ini, Pemkab Jembrana menyerahkan hewan kurban berupa kambing sebanyak 21 ekor dan sapi 5 ekor. Hewan ini distribusikan ke 24 masjid yang ada di seluruh Jembrana. Pada kesempatan tersebut Bupati Artha menyampaikan penyerahan kurban ini sebagai bentuk toleransi dan berbagi kepada umat Muslim yang ada di Jembrana. Artha berharap dalam perayaan Idul Adha ini rasa persatuan dan toleransi yang ada di Jembrana agar tetap dipertahankan. Artha berpesan jelang perhelatan even politik seperti pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) masyarakat Jembrana tetap bersatu dan menghindari terjadinya perpecahan. “Di hari raya Idul Adha
Bali Post/ist
HEWAN KURBAN - Bupati Jembrana I Putu Artha saat menyerahkan secara simbolis hewan kurban untuk hari raya Idul Adha. Tahun ini Pemkab Jembrana menyerahkan hewan kurban kambing 21 ekor dan sapi 5 ekor. ini, kita juga berdoa semoga masyarakat Jembrana selalu aman dan rukun. Begitu pula semoga doa tersebut dikabulkan Yang Maha Kuasa,” harapnya. Sementara itu, perwakilan dari Masjid Raya Jembrana, Zulfida Imam Hanafi menyatakan, ucapan terima kasihnya kepada Pemkab Jembrana
atas bantuan hewan kurban tersebut. “Semoga bantuan ini bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya, khususnya masyarakat di Jembrana. Semoga ke depan bantuannya bisa ditambah, mengingat jumlah masyarakat yang membutuhkan akan bertambah pula,” pungkasnya. (ad995)
Diskoperindag Kembali Temukan Kosmetik Berbahaya
Negara (Bali Post) – Tim Perlindungan Konsumen dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Jembrana, Selasa (21/8) siang kembali melakukan sidak di
sejumlah warung. Sidak ini dilakukan guna memastikan tidak adanya barang-barang kedaluwasra dan berbahaya dijual ke masyarakat. Namun, faktanya ketika menyidak sejumlah warung
Bali Post/olo
SIDAK – Petugas yang melakukan sidak di salah satu toko di Kecamatan Negara, Selasa (21/8) lalu.
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
dan toko Kecamatan Negara, lagi-lagi petugas menemukan barang berbahaya. Barang itu berupa kosmetik dan obatobatan serta makanan dan minuman. Berdasarkan informasi, tim menyasar sedikitnya enam warung dan toko di Desa Tegal Badeng Barat dan Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara. Dari sidak tersebut, petugas menemukan kosmetik dan obat berbahaya yang sudah dilarang peredarannya oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu juga ada makanan dan minuman kedaluwarsa yang masih terpajang di rak toko. Untuk kosmetik, ada berupa krim pemutih wajah. Kosmetik itu diketahui mengandung bahan berbahaya seperti mercuri. Kemudian, untuk obat itu kebanyakan mengandung bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker dan men-
imbulkan kematian. “Selain makanan dan minuman, obatobatan dan kosmetik, ada beberapa warung diketahui menjual minuman keras (miras),” kata Kadis Koperindag Jembrana I Made Gede Budiartha, Rabu (22/8) kemarin. Dengan adanya penemuan itu, ia berharap kepada pemilik toko atau pedagang agar selektif membeli barang dari sales. Artinya dilihat lebih dulu, apakah barang itu ada izin edar atau tidak. “Terpenting lagi bagi kami bagaimana masyarakat Jembrana agar menjadi konsumen yang cerdas,” ucapnya. Terkait temuan itu, petugas selanjutnya mengamankan barang-barang berbahaya tersebut di Kantor Diskoperindag Jembrana. Selanjutnya guna proses penindakan, Diskoperindag akan segera berkoordinasi dengan BPOM di Denpasar. (kmb26)
diwakili dr. Ni Luh Putu Lely Mas Ayu Tini juga turun ke lokasi. Saat olah TKP, kerangka manusia itu ditemukan dalam posisi terlentang. Kepala menghadap ke utara. Sebagian ditutupi tanah. Posisi di bagian kepala tertutup tanah sedalam 70 cm. Sedangkan di bagian kaki 60 cm. Terdapat empat ikatan tali plastik warna hijau di kain kafan tersebut, yakni di bagian kepala, dada, pinggang dan kaki. Begitu dievakuasi, kain kafan tersebut dibuka. Di dalamnya terdapat kerangka manusia yang masih lengkap. Kapolsek Kompol Subawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan tersebut. Hingga kini, pihaknya masin terus melakukan penyelidikan. Penyelidikan tak hanya terhadap kerangka manusia itu sendiri, tetapi juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kepala lingkungan dan Ketua RT. Artinya, apakah ada warga sekitar di sana ada yang hilang sebelumnya.
Bali Post/olo
PERIKSA - Sejumlah petugas ketika memeriksa kerangka manusia yang ditemukan di pantai di Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. “Ada beberapa informasi yang masuk. Ada salah satu anggota kelurga di Gilimanuk yang hilang dan sampai sekarang belum ketemu. Tapi kami masih telusuri lagi,” ujar Kompol Subawa. Selain itu, pihaknya juga menerima informasi bahwa di lokasi penemuan kerang-
ka itu dulunya sempat menjadi tempat tinggal warga. Hal itu terlihat dari adanya bekas bangunan. “Kerangka manusia itu sudah dititip sementara di RSU Negara. Apakah nanti diperiksa forensik, kita lihat perkembangannya,” pungkas Kompol Subawa. (kmb26)
Kelanjutan Pembangunan Kampus Politeknik Segera Dilakukan Negara (Bali Post) – Setelah sempat terhenti beberapa bulan, kelanjutan pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana di Pengambengan akhirnya telah menemui titik terang. Pihak pengguna jasa, Kementerian Kelautan dan Perikanan disebut-sebut sudah mendapatkan rekanan. Kampus yang berada di kawasan sentra kelautan di Jembrana ini ditargetkan bisa rampung pada akhir tahun. Kepastian kelanjutan pembangunan kampus tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha. Ia mengungkapkan kampus yang terkait kelautan dan perikanan ini akan rampung pada akhir tahun 2018. Hal tersebut sudah dipastikan setelah adanya rekanan yang bersedia melanjutkan pembangunan bernilai puluhan miliar rupiah tersebut. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar taruna dan taruni tidak menumpang lagi di kampus yang berada di Jawa Timur. Melainkan sudah berlangsung di kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan. Bupati Artha juga berharap kampus yang juga menyediakan asrama bagi taruna dan teruni itu bisa segera diresmikan. Diakuinya, untuk pembangunan dari rekanan sebelumnya memang tersendat karena masalah internal mereka.
Bali Post/olo
I Putu Artha
Namun, karena kewenangan dan proyek bersumber dari kementerian langsung, daerah tidak bisa berbuat lebih jauh. “Kalau yang rekanan sekarang (yang melanjutkan) infonya dari Bali. Kita harapkan segera bisa rampung,” tandasnya. Bupati Artha juga menyoroti rekanan sebelumnya yang kurang memanfaatkan tenaga lokal. Padahal di Pengambengan dan sekitarnya banyak tenaga kerja yang dibutuhkan untuk pengerjaan konstruksi. “Kalau yang kemarin hampir sebagian besar dari luar (Jembrana-red). Kita harapkan yang sekarang ini memanfaatkan tenaga dari Jembrana,” ujar Artha. Lebih lanjut dikatakan pihaknya
terus memantau pembangunan Politeknik tersebut. Bahkan, pihaknya juga beberapa kali melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dari informasi pemenang tender pertama, memilih mundur sehingga dikenakan penalti. “Yang pasti, pembangunan berlanjut. Malah kita yakin tahun depan taruna dan taruni Politeknik ini bisa belajar di kampus Pengambengan,” tambah Artha. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa menambahkan, perusahaan konstruksi yang melanjutkan pengerjaan dilakukan dengan penunjukan langsung. Bahkan progresnya sudah dilakukan penandatanganan kontrak kerja. Tinggal menunggu kapan akan mulai dikerjakan. Terkait hasil pengerjaan rekanan sebelumnya, sudah mencapai 52 persen. Selanjutnya sisanya diserahkan ke perusahaan konstruksi yang melanjutkan pembangunan. Seperti berita sebelumnya, pembangunan kampus di Pengambengan ini sempat terhenti lantaran ada gejolak dari pekerja. Bahkan pihak rekanan yang mengerjakan menyerah, sehingga pembangunan Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana sempat terhambat. (kmb26)
KARANGASEM
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
11
Masih Merasa Waswas
Ratusan Pengungsi di Rendang Enggan Pulang Kampung Amlapura (Bali Post) -
Aktivitas vulkanik Gunung Agung sejak beberapa pekan terakhir ini mulai terlihat sedikit tenang dari fase sebelumnya. Tidak pernah ada letusan yang terjadi pada gunung tertinggi di Bali itu. Hanya terekam ada beberapa kali embusan tipis. Kendati demikian, masih banyak warga yang mengungsi enggan pulang ke kampung halamannya. Mereka masih tetap memilih bertahan di lokasi pengungsian. Seperti di Kecamatan Rendang, masih ada ratusan warga yang mengungsi. Alasannya, masih merasa waswas. Seperti yang diungkapkan pengungsi asal Banjar Kesimpar I Nyoman Mandra, Kamis (22/8) kemarin. Kendati Gunung Agung mulai terlihat sedikit tenang dan tidak pernah lagi erupsi sejak beberapa pekan terakhir, namun dirinya tetap memilih bertahan di pengungsian. Alasannya, enggan pulang karena masih merasa waswas. Pasalnya, lokasi rumahnya lumayan dekat Gunung Agung, sekitar 5 kilometer. ‘’Saya dan warga Kesimpar lainnya masih mengungsi di sini. Warga Kesimpar mengungsi di sini yang rumahnya berada di bagian utara dekat Gunung Agung. Sedangkan sebagian warga yang berlokasi di selatan mereka tidak mengungsi. Saat ini mereka tidur di rumahnya masing-masing,’’ ujar Nyoman Mandra di pengungsian Kantor UPTD Dinas Pertanian Rendang. Namun dirinya besok (Kamis - red), kata Mandra, berencana
‘’Masih ada 315 orang warga yang mengungsi tersebar di dua desa di Rendang. Sebanyak 259 orang mengungsi di Desa Rendang dan 56 di Desa Nongan.’’ _____________________________ I Wayan Sudiarta Koordinator logistik di UPTD Pertanian pulang ke kampung halaman. Pasalnya, karena ada upacara pengabenan massal di Desa Besakih. ‘’Saya pulang kampung karena besok (Kamis - red) akan dilaksanakan upacara ngeroras. Setelah selesai upacara saya dan keluarga lain akan kembali ke pengungsian,’’ ujarnya Sejatinya ia dan keluarga sudah merasa bosan berada di pengungsian. Sebab, sudah berada di pengungsian sejak dua bulan lalu. Sebetulnya sudah ada niat pulang
ke kampung halaman. Tetapi di sisi lain dirinya belum berani tidur di rumah karena aktivitas Gunung Agung masih relatif tinggi. Karena itu dia khawatir sewaktu-waktu bisa erupsi lagi. ‘’Niat pulang sih ada. Saya sudah jenuh di pengungsian ini. Tetapi saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya takut Gunung Agung kembali erupsi. Beberapa waktu lalu lahar panas kembali keluar. Hal itu membuat saya trauma. Karena kondisi yang tidak mendukung, lebih baik sementara ini saya kuatkuatkan mengungsi, menunggu situasi benar-benar kembali aman,’’ jelasnya. Terkait bantuan logistik dari petugas, Mandra menegaskan, jika bantuan memang telah rutin diberikan oleh petugas di UPTD. ‘’Bantuan logistik memang tetap diberikan. Rencananya besok lagi dapat jatah setelah mengamprah logistik,’’ tegasnya. Koordinator Logistik di UPTD Pertanian I Wayan Sudiarta menyatakan jika sampai saat ini masih ada ratusan pengungsi dari Sebudi, Kesimpar dan Banjar Lebih. ‘’Masih ada 315 orang warga yang mengungsi tersebar di dua desa di Rendang. Sebanyak 259 orang mengungsi di Desa Rendang dan 56 di Desa Nongan,’’ kata Sudiarta. (kmb41)
’’Tourism Information’’ Candidasa Mubazir
Amlapura (Bali Post) Fasilitas umum tourism information di rest area Candidasa sudah lama tidak aktif. Padahal selama JuliAgustus, kunjungan wisatawan di Candidasa melonjak tajam. Banyak wisatawan yang sempat datang ke lokasi, tetapi tak pernah mem-
peroleh informasi karena selalu terkunci rapat. Fakta itu memberi kesan kalau tempat ini mubazir untuk menunjang pariwisata Candidasa. Kabarnya dulu ada beberapa pegawai yang biasa memberikan penjelasan tentang Candidasa. Sehing-
MUBAZIR - Tempat tourism information di rest area Candidasa yang sudah lama tak aktif lagi dinilai mubazir.
ga setiap wisatawan yang datang ke Candidasa dapat penjelasan yang benar terkait keberadaan pariwisata Candidasa itu berikut ragam potensinya. Situasi itu dibenarkan Sekretaris PHRI Karangasem I Wayan Kariasa saat dimintai tanggapannya perihal keberadaan tempat tourism information ini. ‘’Di tempat itu memang sudah lama tidak ada aktivitas,’’ kata Kariasa, Rabu (22/8) kemarin. Selama ini wisatawan sudah mendapat informasi terkait Candidasa dari masing-masing pemilik hotel maupun restoran di sekitarnya. Hanya pihaknya juga menyayangkan kalau tempat tourism information maupun rest area di sekitarnya itu tidak dimanfaatkan untuk menunjang kenyamanan berwisata bagi wisatawan. ‘’Sudah lama sekali tempat ini tak dimanfaatkan. Apalagi dalam situasi seperti sekarang. Mestinya ini dimanfaatkan dengan baik, termasuk yang juga di Yeh Malet, agar lebih efektif,’’
Film ’’Tempat Penitipan Terakhir’’ Antar Duo Andika ke Aceh Dua siswa terbaik Karangasem akan terbang ke Aceh, 26 Agustus nanti. Mereka siap bersaing di level nasional pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2018, setelah menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Bali. Capaian prestasi itu berkat penggarapan film pendek berjudul ‘’Tempat Penitipan Terakhir’’ yang mengekplor kisah pendirian Museum Lontar Penaban. Bagaimana kelebihan film tersebut sehingga layak pentas di level nasional? SAAT diundang pada program ‘’Anak Bangsa’’ Radio SWiB 106.8 FM (Kelompok Media Bali Post) belum lama ini, I Gede Andika Budi Pramana dan I Putu Andika Premana Bukian mengaku sangat siap menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Mereka sama-sama duduk di bangku kelas XII Multimedia di SMK PGRI Amlapura. Masing-masing ingin menjadi yang terbaik pada lomba yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tema film pendek itu diangkat dari rasa keprihatinan mereka terhadap masyarakat yang memiliki kesadaran rendah terhadap budaya lokal. Selain itu, kecintaan mereka terhadap budaya dan teknologi, menginspirasi mereka
mengangkat tema tentang Museum Lontar yang ada di Desa adat Dukuh Penaban, sebagai materi film pendek. Selain karena keunikan, judul ‘’Tempat Penitipan Terakhir’’ ini mereka ambil lantaran Museum Lontar itu dibangun sebagai tempat untuk menjaga lontar-lontar yang ada dari zaman dulu agar tidak rusak akibat tidak di rawat. Mereka menggarap film berdurasi 8 menit itu dengan teknik pengambilan video yang sangat bagus. Di samping itu, editingnya juga rapi. Mereka ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat luas untuk kembali peduli terhadap peninggalan budaya lontar. Sebab, lontar-lontar ini menurutnya mengandung banyak ilmu pengetahuan. Is-
NARASUMBER - Dua siswa SMK PGRI Amlapura saat tampil sebagai narasumber dalam program Anak Bangsa SWiB 106.8 FM.
timewanya, penggarapan film pendek itu hanya memakan waktu singkat. Kurang lebih tujuh hari dengan dibantu guru pembina dan beberapa teman lainnya untuk proses pengambilan gambar, lighting, dan lainnya. ‘’Persiapan untuk berlaga di Aceh, sejauh ini masih 30 persen. Lebih banyak mempersiapkan materi untuk bahan presentasi dan memperbaiki kekurangankekurangan yang disarankan oleh dewan juri,’’ kata I Putu Andika Premana Bukian. Sementara rekannya, I Gede Andika Pramana, ini bukan kali pertama mengikuti lomba di kancah nasional. Sebelumnya ia pernah menjuarai Lomba photografi tingkat nasional di Jakarta yang juga diadakan oleh Kemendikbud. Pria yang giat bersosial media dan merupakan founder dari kanal @infokarangasem_id ini paham betul bagaimana mengarahkan penggunaan teknologi ke arah lebih positif. Di tengah banyak penyalahgunaan media untuk menyebarkan berita hoax dan fitnah. ‘’Kita jangan sampai termakan berita hoax. Sebelum men-share berita agar dibaca dengan teliti dan dicek kebenarannya terlebih dahulu,’’ sarannya. Di akhir acara, mereka berpesan agar para anak bangsa yang ingin berprestasi terus bekerja keras. Harus semangat meraih apa yang dicita-citakan. Jangan pernah patah semangat ketika mengalami kegagalan. Mereka pun senang bisa hadir di program Anak Bangsa SWiB 106.8 FM dan berbagi pengalaman kepada para pendengar. Banyak anak di Karangasem berprestasi. Hal itu menjadi wadah sangat bagus untuk bisa menularkan semangat kepada generasi muda sekarang ini. (gik)
Bali Post/kmb41
MASIH MENGUNGSI - Warga masih mengungsi kendati aktivitas vulkanik Gunung Agung mulai sedikit tenang.
imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem Wayan Astika belum bisa dimintai tanggapan perihal banyak rest area yang mubazir ini. Beberapa kali dihubungi Astika belum bisa memberikan tanggapan. Kariasa menambahkan, bencana alam yang terjadi di Lombok sementara membuat wisatawan memilih berada lebih lama di Karangasem. Tingkat hunian hotel pun mencapai 70 persen. Seperti yang terlihat di Candidasa. Ini juga tidak terlepas dari makin tenangnya aktivitas Gunung Agung saat ini. (kmb31)
Kantor Perbekel Tenganan Terbakar Amlapura (Bali Post) Kantor Perbekel Tenganan Pagringsingan tiba-tiba terbakar, Rabu (22/8) kemarin. Asap tiba-tiba mengepul dari atap bangunan hingga membuat panik warga sekitar. Beruntung api dengan cepat dapat dipadamkan, sehingga kebakaran tak sampai menghanguskan seluruh isi ruangan. Perbekel Tenganan Pagringsingan Putu Yudiana mengatakan, kebakaran itu diduga kuat karena hubungan arus pendek. Sebab, sehari sebelumnya saat ada kunjungan dari Kementerian, arus listrik sempat padam selama
beberapa jam. Saat itu kipas angin dan beberapa perangkat elektronik masih dalam keadaan aktif. ‘’Listriknya sore baru hidup lagi, setelah semua pegawai di kantor perbekel pulang. Jadi, kipas angin dan lain-lain itu kan hidup dari sore, malam sampai paginya,’’ kata Yudiana. Situasi seperti itu terjadi karena Rabu kemarin libur nasional serangkaian Idul Adha. Sehingga saat pagi juga tidak ada yang masuk ke dalam kantor untuk mengembalikan perangkat elektronik seperti biasa. Saat itu salah seorang warga I
Wayan Kariada melihat asap mengepul dari dalam kantor ketika melintas sekitar pukul 10.00 Wita. Selanjutnya dia menghubungi Kaur Keuangan Desa Tenganan dan menyampaikan kalau ada asap mengepul dari atap kantor perbekel. Kaur Keuangan langsung datang dan meminta bantuan kepada warga untuk membantu memadamkan api. Api baru bisa dipadamkan 1,5 jam kemudian. Kerugian diperkirakan Rp 10 juta. Yang rusak dua meja kantor, delapan kursi, tiga kaca jendela pecah hingga plafon aula hangus terbakar. (kmb31)
KLUNGKUNG
12 Perkuat Ketahanan Pangan
Pemkab Jalin Kerja Sama dengan Jepang MEMPERKUAT ketahanan pangan di wilayah, Pemkab Klungkung secara gencar melakukan pembangunan sejumlah sarana prasarana penunjang pertanian, pemberian bantuan alat pertanian, hingga menciptakan program terobosan seperti program Beli Mahal Jual Murah dan pemberdayaan beras lokal. Kini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Toyama, Jepang untuk mendapatkan bantuan hibah teknologi mesin pompa air untuk lahan Subak Sema Agung, Banjarangkan yang selama ini mengalami kesulitan air. Pihak Toyama Jepang, dikenal memiliki sejumlah teknologi mesin yang berguna di bidang pertanian. Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Suwirta bersama Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida menemui Konsulat Jenderal Jepang di Renon Denpasar untuk menyerahkan proposal permohonan bantuan, Selasa (21/8). Dalam pertemuan tersebut Bupati Suwirta diterima Deputi Konsulat Jenderal Jepang Koichi Ohasi bersama dua orang perwakilan Toyama yakni Koshin Takata, Teppei Asano. Dijelaskan, kondisi lahan pertanian Subak Sema Agung seluas 70 hektar dan terbagi 6 tempek mengalami kesulitan air akibat posisi air sungai Bubuh yang jauh berada di bawah. Maka dari itu, dibutuhkan mesin pompa khusus yang dapat mengangkat air. “Saat ini lahan Subak Sema Agung hanya bisa ditanami dua tahun sekali, dengan bantuan mesin dari Toyama dan
telah dilakukan kajian, maka akan bisa ditanami setahun sekali,” ujar Suwirta. Kadis Pertanian Ida Bagus Juanida juga menyampaikan pihak Toyama telah melakukan survei di lokasi, dan diputuskan penggunaan mesin pompa dengan tenaga Solar Cell atau energi matahari. Mesin ini memiliki kapasitas 16,6 liter/detik dan nantinya akan mampu mengairi seperempat dari keseluruhan Subak Sema Agung. “Dengan mesin dari Toyama ini diharapkan akan dapat mendukung mesin yang sudah ada sebelumnya di Subak Sema Agung,” ungkapnya. Ditambahkan, selama ini para petani menggunakan tiga buah mesin pompa konvensional guna mengangkat air dari sungai. Tapi itu ka-
pasitas kecil serta membutuhkan dana operasional yang besar untuk pemenuhan bahan bakarnya. “90 persen proposal kita telah disetujui baik itu oleh pihak Toyama maupun Konsulat, mudahmudah bantuan hibah ini bisa segera terealisasi,” katanya. Menanggapi laporan tersebut, Deputi Konsulat Jenderal Jepang Koichi Ohasi yang telah fasih berbahasa Indonesia ini mengaku mengerti akan keadaan yang dialami para petani subak tersebut. Pihaknya pun senang hati untuk menerima proposal ini untuk selanjutnya melaporkan ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. “Kami Konsulat Jenderal Jepang akan sangat senang bisa membantu Kabupaten Klungkung untuk mewujudkan bantuan hibah mesin ini,” katanya. (ad1000)
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Sempat Ditertibkan
Penambang Liar di Eks Galian C Kembali Marak
Semarapura (Bali Post) Penambangan pasir di eks galian C Kabupaten Klungkung yang sempat ditertibkan tim yustisi, kembali marak. Para penambang terlihat melakukan aktivitas penggalian di bawah jembatan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra pada Rabu (22/8) kemarin. Penggalian itu dilakukan secara manual. Pasir yang merupakan material erupsi Gunung Agung, Karangasem selanjutnya diangkut ke truk.
HIBAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan Deputi Konsulat Jenderal Jepang, Selasa (21/8) menyampaikan permohonan bantuan hibah teknologi mesin pompa air untuk lahan Subak Sema Agung, Banjarangkan yang selama ini mengalami kesulitan air.
Aktivitas tersebut sempat mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata. Ia meminta tim yustisi untuk bertindak tegas melakukan penertiban. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengamankan aset pemerintah. “Ini harus ditindak tegas,” ungkapnya. Wakil rakyat asal Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan ini menegaskan, penertiban juga tak lepas dari peraturan pemerintah yang melarang adanya ak-
tivitas penambangan di kawasan tersebut. “Harus ditindaklanjuti dan ada langkah cepat. Apalagi sudah dinyatakan ditutup. Sekarang seperti ada pembiaran,” ucapnya. Tak hanya itu, tim yustisi juga sempat turun ke lokasi, sekaligus memastikan dampak pelayangan surat peringatan untuk berhenti melakukan penambangan. Saat itu, Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Komang Agus Putra San-
jaya menegaskan untuk terus melakukan patroli. Pemasangan portal pada akses masuk juga diwacanakan, namun fakta di lapangan, itu belum ada. “Setiap pagi ada anggota patroli ke sini. Ini akan terus kami intensifkan,” sebutnya kala itu. Guna memberikan efek jera, petugas juga sempat mengamankan sejumlah peralatan penambangan. Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta tak menampik pelaku penggalian masih kucing-kucingan. Pihaknya pun telah koordinasi dengan Satpol PP Provinsi Bali untuk bersama-sama turun ke lokasi. “Perda Klungkung sanksinya hanya pembinaan. Kalau provinsi bisa dikenakan tipiring. Kami segera turun,” sebutnya. (kmb45)
Kasus Dugaan Penipuan CPNS Dilimpahkan
Kicen Adnyana Berharap Usut Keterlibatan Orang Pusat
Semarapura (Bali Post) Kasus dugaan penipuan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan tersangka mantan anggota DPRD Klungkung I Wayan Kicen Adnyana yang kini mendekam di penjara akibat terjerat kasus korupsi lainnya kini memasuki babak baru. Berkas perkaranya telah dilimpahkan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, Selasa (21/8) pagi. Proses pelimpahan tersebut
berlangsung cukup lama. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, karena ada sejumlah hal yang harus dipenuhi. “Sekarang sudah P-21 (lengkap - red). Jadinya langsung dilimpahkan. Termasuk disertakan barang bukti berupa kuitansi pembayaran dari pelapor,” ungkapnya. Seperti diketahui, Kicen Adnyana yang berasal dari Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2017. Ia dipolisikan karena diduga
melakukan penipuan terhadap warga asal Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli, I Wayan Suda. Anaknya dijanjikan lolos CPNS di salah satu rumah sakit di Denpasar pada 2015 dengan menyetor uang Rp 175 juta. Namun, hal tersebut tak terpenuhi. Saat dimintai keterangan oleh salah satu jaksa, Kicen Adnyana yang diboyong dari Rumah Tahanan (Rutan) Klungkung nampak tenang dan cukup kooperatif. Di balik status yang disandangnya kini, ia juga melaporkan
salah satu orang dari pemerintah pusat yang menjanjikan untuk memberikan jatah CPNS ke Polda Bali. Kuasa hukum Kicen Adnyana, Anak Agung Gede Parwata, menyatakan kliennya itu mengikuti jalannya proses hukum. “Kami mengikuti prosesnya,” jelasnya. Sementara itu, Kasi Pidana Umum Kejari Klungkung Bambang Wahyu menyatakan, pascapelimpahan akan dilakukan penelitian terhadap berkas, sebelum nantinya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Klungkung. (kmb45)
Bali Post/sos
DIPERIKSA - I Wayan Kicen Adnyana (baju hitam), Selasa (21/8) pagi diperiksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung terkait kasus dugaan penipuan perekrutan CPNS.
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dibutuhkan Segera Pramuniaga Pria/Wanita untuk Mini Market Surya Mas Legian No.478 Hub.087862979641
B.BP.001.08.18.0000938
Distributor Bth Tng Teknisi Pria(Listrik&Elektro,Max 25Th) Interview Lsg di Jln.Hayam Wuruk 72A(Sblh Waja Motor)
B.BP.001.08.18.0000853
Urgently Required:Accounting Staff,Basic English and Accounting Back Ground. Please Call 085339071033
Dcr Admin,Tenaga Serabutan & Sopir Tinggal Dlm,087862163222
B.BP.001.08.18.0000957
Dcr Krywti Niki Salon Pnglm Jl Katrangan 25/081337820930/Putu
B.BP.001.08.18.0000898
Dcr Min Lls SMU utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj.0811380028
B.BP.821.08.18.0000541
Dicari staf database/design D3/S1,exel,corel draw,photo shop,programming.0818346584
B.BP.004.08.18.0000835
Dcr!Satpam(Bersertifikat),Peng Min 2 Thn&Supir SIM A & B1.Krm ke PT.Prathama Line Logistics Jln Teuku Umar Barat No.128 Telp:0361-8476456 B.BP.001.08.18.0000770
Looking For Receptionist,F, Good English(2,6jt+1jt Instv) Send CV to Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget E:acc.bodyworksbali@yahoo.com B.BP.001.08.18.0000648
B.BP.004.08.18.0000852
B.BP.004.08.18.0000855
B.BP.166.08.18.0000993
*Dibutuhkan Bag.Admin Wnt bs Komputer Internet,082236089611
B.BP.166.08.18.0000992
DIJUAL RUMAH
Dibutuhkan segera 2 orang pembantu rumah Tangga,wanita, tinggal dalam Hub.087861864937
PT.BPR Pande Artha Dewata membutuhkan Sgr:Kepala Kantor Kas,Kepala Bag.Kredit,Kepala Bag.Pembukuan/SPI,Marketing Kredit:Pendidikan S1,D3 Kirim CV ke Jl.Diponegoro No.162 Dps Telp:(0361)223740 - 264236 Dcr PRT, Tidur dlm, bisa Masak Max.50Th Gj 1,7Jt 085829145389
B.BP.004.08.18.0000856
Dcr Sopir plus angkat u.Toko Bangunan Legian,081916446941 B.BP.154.08.18.0000991
Dcr Staf,Villa di Sanur,HK tgl dalam,GardenerH:081239393866 B.BP.001.08.18.0000970
Rest Sanur cari :Waitress, Cook Helper Laki,Bartender. Hub.Md.Darsana 08123614559
B.BP.001.08.18.0000919
BIRO JASA
Dcr:Therapist sebanyak2nya,P, Min SMU(2,5jt+16rb/jam instv, Cleaning Service,L/P(2,5jt+500 rb instv)Pglmn Min 1th.Lamaran ke Bodyworks Spa.Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget/Telp:735058 Dibthkn Cook,Waiter/ss Lok.Dps minat,08123888637/087855598767 Dibthkn Guru B.Jepang Max.40Th Email:info@siki-bali.com
Sales Marketing Instalasi Gas, HouseKeeping.Hub:085103167222
B.BP.001.08.18.0000649
B.BP.001.08.18.0000987
B.BP.004.08.18.0000677
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
B.BP.001.08.18.0000899
PT.Gieb Indonesia Membutuhkan: Marketing Institusi,Syrt:Belum Menikah,Max 27th,D3/S1,Pnglman di Bid.Marketing Diutmkn.Kirim Lmrn Lgkp ke PT.Gieb Indonesia Jl.Gatot Subroto No.66 X Dps Email ke:ptgiebbali@gmail.com/ astika@gieb.co.id
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.08.18.0000961
B.BP.001.08.18.0000896
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA.081375409869&087754689692
B.BP.001.08.18.0000974
Urgent Staff HK/Butler Bahasa Inggris aktif pengalaman T.289742(asahrd2018@gmail.com)
B.BP.001.08.18.0000962
B.BP.001.08.18.0000904
B.BP.031.08.18.0000983
B.BP.001.08.18.0000959
Dibutuhkan Sales Chemical yg Pnglmn dgn Hotel2 & Restaurant Kirim CV ke Jl.Jayagiri 6 No.4
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Krywati Akunting Bs MYOB/Internet SMK Akuntansi,081338344155
Admnstrasi Penjualan(Tabanan) lulusan Teknik Informatika, menguasai k Kmputer,Pengalaman lamaran ke: info@tsbali.com
Dcr SPG Min SMP,Gaji mulai dari 1,7jt/bln + Bonus Harian. Hub.Wanda Pet Shop,Jl.Gatsu Timur,0361-239981/085738037365
Sopir Srbt bs matik+PRT wnt bs naik motor,tgl dlm 085238127777
FOTOCOPY
B.BP.001.08.18.0000971
B.BP.001.08.18.0000720
G.09
B.BP.001.08.18.0000956
B.BP.004.08.18.0000988
B.BP.001.08.18.0000986
Urgent Staff Tukang/Mandor T.289742(asahrd2018@gmail.com) B.BP.001.08.18.0000985
Villas Housekeeper Seminyak With Guests Speak English Good Salary Full or Half Time 081236313813
B.BP.004.08.18.0000981
G.12
DISEWAKAN RUKO Dikont Warung Lok.Jl Tkd Tegal wangi 90 Sesetan DPS.081338658 652/087761569882/081547389747 B.BP.001.08.18.0000969
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.08.18.0000576
G.03
DIJUAL MOBIL SUZUKI
Splash’2015 Putih Asli Bali Ex Dosen 135Jt Nego/081338712055 B.BP.001.08.18.0000975
DIJUAL RUMAH
Dicari Tng CuciMobil,Jujur,Rjn diBatubulan.H:081916808118/SMS
B.BP.001.08.18.0000968
Dcr 3 org Karyawan utk Warung Makan Lok.Kuta Hub.08113988981
Cook, Barista, Waiter. Lamaran ke SMS 0818621818
B.BP.001.08.18.0000973
B.BP.001.08.18.0000972
3 Sopir SMA Ke Jl Tunjung Sari Gang Kenanga No.2A Gatsu Barat Hub:087860886822(Serius Kerja)
B.BP.001.08.18.0000771
Segera Pembantu Tidur dalam Hub:082147068989
Dicari IT Staff,Pendidikan minimal SMK/Diploma(Jurusan Multimedia Diprioritaskan) Lamaran bisa dikirim Ke GMIS Bali,Jl Tukad Yeh Penet No.8A Renon.Telp.0361-239744 / Kirim Email ke:ayu@gandhibali.org
*Dcr Cook,Mrkting,Akuntan Wnta Sopir Hub Telp/WA,08123929167
Dbthk Sopir u/Bank,Krm Lmrn ke BPR.Adiartha,Jl.Raya Sempidi No.45X Call.422387,412131
Sopir SIM A untuk distribusi air, Lamaran ke SMS 0818621818
B.BP.001.08.18.0000982
Dcr Graphic/Web-Design/3D, S1 Pglm 3 Th, hrd@melali-mice.com
B.BP.004.08.18.0000921
Salesman Executive,Max 35Th, Jl Tunjung Danu 3 DPS.Tlp:464286
Dicari Guru Private Renang dan Private Les Bhsa Inggris malam Kirim CV : rismasata@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000990
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dibutuhkan 1.Sales,SMA,SIM C, Punya Motor.2.SPV,Penglman,S1, maks 35thn,bisa Komp.3.Admin, D3/S1,Bs Komp.4.Promosi,D3/S1, bs Komp.5.Sopir,SIM B1/A.Lam. PT.Tiga Inti Mitra,Jl.Cargo Permai 67 Dps Ph:8495880
B.BP.001.08.18.0000978
Bth Adm wanita Min SMA utk Bimbel Hub.08179791223
Informasi pasang iklan Telepon
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.01
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.02
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.07
Tenaga SMTA-SMK punya SIM C untuk tenaga serabutan produksi air RO untuk di Kuta. Lamaran ke SMS 0818621818
G.08
Satpam/Waker tamat SMP/SMA. Lamaran ke SMS 0818621818
G.10
Tukang masak ikan bakar khas Jimbaran dan Klungkung. Lamaran ke SMS 0818621818
G.11
Dijual Rumah Lt2,Perum Pesona Agung Graha Adi Gn.Agung &Grya Loka Tabanan Hub:08113802880 B.BP.001.08.18.0000966
DIJUAL TANAH Djl Tnh 1 Hektar,Petang Pelaga 25Jt/are,Hub:08123665040 BU.TP B.BP.001.08.18.0000905
T.10A SHM dkt Jln Utama&Pantai LksTabanan 85Jt/A.085257539923 B.BP.167.08.18.0000912
Tanah Kvl Di Mengwi 135Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit,087862450004 B.BP.001.08.18.0000908
Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809 B.BP.001.07.18.0000043
KEHILANGAN IMB No:4464/BPPT/IMB/X/2013 tgl 08/10/2013 An.Derek Jones B.BP.001.08.18.0000958
Dj Tnh di Jl.Surapati Gg.Sedap Malam 125JT/Are H.087863255258
SertifikatTanah HM No847 KrobokanKelod NIB.00766 SU No368/20 02 luas 710m2 an:INyoman Jenir
B.BP.001.08.18.0000965
B.BP.166.08.18.0000994
KARANGASEM
DIJUAL VILLA
BIRO JASA
Villa Edenia Ungasan 3KT,2KM,K Renang,lt3A,085275994159 murah
Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & BulananNPWPSIUP081338344155
B.BP.154.08.18.0000989
B.BP.001.08.18.0000894
BANGLI
14
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Petani KJA Keluhkan Kesulitan Bibit Ikan Bangli (Bali Post) –
Petani keramba jaring apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani mengeluhkan sulitnya mendapatkan bibit ikan sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi itu memaksa sejumlah petani membiarkan banyak kerambanya kosong.
Bali Post/kmb40
JARING APUNG - Keramba jaring apung di Danau Batur, Kintamani.
Seperti halnya yang dilakukan Made Antara. Petani ikan di Desa Buahan itu mengaku terpaksa mengosongkan banyak kerambanya lantaran paceklik bibit. Dia menyebutkan, dari 68 KJA yang dimilikinya, hanya bisa diisi 12 KJA. “Bibit sekarang susah sekali. Tidak seperti dulu petani bisa dapat bibit mudah. Paceklik bibit ikan sudah hampir 6 bulan,” ungkapnya, Rabu (22/8) kemarin.
Pemkab Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Bupati Made Gianyar Berharap Mampu Ringankan Beban Masyarakat PEMERINTAH Kabupaten Bangli menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Total BSPS yang diterima dari pemerintah pusat sebanyak 318 unit. Serah terima SK BSPS oleh Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Penyediaan Perumahan Provinsi Bali I Wayan Suardana kepada Bupati Bangli I Made Gianyar dilaksanakan di Museum Gunung Api Batur, Selasa (21/8). Acara serah terima SK BSPS dihadiri FKPD Kabupaten Bangli, Camat Kintamani I Wayan Dirga Yusa, Perbekel Abang Songan, Perbekel Pinggan, Perbekel Siakin, Perbekel Subaya, dan Perbekel Desa Suter. Dilaksanakannya acara tersebut sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada penerima bantuan sebagai pelaksana utama BSPS akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai penerima bantuan dari pemerintah. Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Penyediaan Perumahan Provinsi Bali I Wayan Suardana menyampaikan Kementerian PUPR khususnya Direktorat Rumah Swadaya menganggarkan BSPS untuk menangani terkait
penyediaan perumahan yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. BSPS diberikan untuk mewujudkan rumah layak huni yang didukung oleh prasarana, sarana, dan fasilitas umum sehingga menjadikan perumahan yang sehat, layak huni, aman, serasi, teratur dan berkelanjutan. Pada prinsipnya BSPS berupaya mendorong prakarsa dan upaya masyarakat agar memiliki kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi sendiri pembangunan rumahnya secara swadaya. BSPS juga diharapkan sebagai motor penggerak menumbuhkembangkan inisiatif keswadayaan penerima bantuan bagi masyarakat. Dimana bentuk keswadayaan masyarakat dapat berupa tambahan dana keluarga, tenaga kerja, maupun dukungan lainnya. Disampaikan Wayan Suardana, total BSPS yang diberikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Bangli sebanyak 318 unit di lima desa, yakni Desa Abang Songan 51 unit, Desa Pinggan 110 unit, Desa Siakin 77 unit, Desa Subaya 43 unit, dan Desa Suter 43 unit. Dirinya berharap pelaksanaan BSPS ini dapat selesai tepat
STIMULAN - Bupati Bangli I Made Gianyar saat acara penyerahan SK Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Museum Gunung Api Batur, Selasa (21/8). waktu, tepat sasaran dan tepat guna sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan cepat. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi adanya BSPS untuk warga Bangli. Gianyar mengatakan bantuan ini jelas dapat meringankan beban Kabupaten Bangli terkait dengan perumahan masyarakat yang kurang layak huni. Pihaknya berharap bantuan seperti ini dapat terus
berkelanjutan untuk masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan. Kepada seluruh penerima bantuan, Bupati Made Gianyar berpesan, bantuan stimulan ini agar dapat dipergunakan sebaik-baiknya. “Jangan coba keluar dari rel, ikuti juklak dan juknis yang ada sesuai data. Syukuri dan jaga apa yang diterima, sehingga bantuan ini betul-betul kita rasakan manfaat dan fungsinya ke depan,” harapnya. (ad999)
Pria yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangli ini mengaku tidak tahu pasti penyebab paceklik bibit ikan belakangan ini. Menurut dia kemungkinan bibit ikan sulit didapat karena ketersediaan bibit di petani pendeder minim akibat pemijahan yang kurang bagus. “Kita selama ini mengandalkan bibit dari petani pendeder. Kalau di sana lambat produksinya, kita sulit
dapatkan bibit,” ujarnya. Untuk bisa mendapatkan bibit ikan, lanjut Antara, petani KJA di Danau Batur selama ini berusaha mencarinya hingga ke luar Bangli seperti Tabanan. Akan tetapi antara ketersediaan dan kebutuhan masih belum seimbang. Selain ke Tabanan, ada juga petani yang terpaksa mendatangkan bibit dari daerah Jawa. Namun dirinya mengaku enggan mendatangkan bibit dari luar Bali karena rentan mati
saat ditebar di keramba. “Dulu sudah pernah rugi soalnya. Banyak bibit yang mati. Mungkin karena stres saat pengiriman,” katanya. Tak hanya sulit didapat, Antara mengatakan harga bibit ikan belakangan ini juga melambung. Jika sebelumnya harga per ekornya Rp 360, sekarang Rp 420 per ekor. Dia berharap, pemerintah bisa segera memberikan solusi atas persoalan paceklik bibit ikan ini. Keberadaan BBI di Bangli juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas benih sehingga kebutuhan benih para petani ikan di Danau Batur bisa terpenuhi. (kmb40)
Selundupkan SS Dalam Kaleng Snack
Pembesuk Tahanan Rutan Diamankan Bangli (Bali Post) Satuan Reserse Narkoba Polres Bangli mengamankan seorang pembesuk tahanan Rutan Kelas II Bangli, berinisial AS (33). Pria yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Denpasar itu diamankan lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 2,93 gram yang disimpan dalam sebuah kaleng snack. Menurut pengakuannya, snack tersebut hendak diberikan untuk saudaranya yang mendekam di dalam rutan. Kasatres Narkoba Polres Bangli AKP Putu Sunarcaya didampingi Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Selasa (21/8) menjelaskan, AS ditangkap pada Rabu (15/8) lalu. Penangkapan berawal saat petugas sipir di Rutan Bangli melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku. Saat diperiksa, petugas sipir curiga dengan sebuah kaleng snack yang dibawa dalam kresek merah. Untuk memastikannya, petugas Rutan kemudian melaporkan ke Polres Bangli. “Setelah kami lakukan penggeledahan barang bawaan, kami temukan adanya paket kristal bening sabu-sabu,” terangnya. Dijelaskan, paket SS seberat 2,93 gram tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik klip dibalut tissue dan dilakban di dalam kaleng snack
Bali Post/kmb40
NARKOBA - Kasatres Narkoba Polres Bangli AKP Putu Sunarcaya didampingi Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat merilis kasus narkoba, Selasa (21/8). yang dibawa pelaku. Pihaknya sedari awal mencurigai kaleng snack berbahan styrofoam tersebut berisi barang terlarang lantaran kondisi kemasan snack sudah agak rusak. “Dari temuan itu, pelaku dan barang bukti kemudian kita amankan ke Polres Bangli,” jelasnya. Sesuai hasil pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa makanan yang dibawaannya tersebut merupakan pesanan kakaknya bernama Erna yang mendekam di Rutan Bangli. Pelaku AS mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial J. “Tersangka mengaku dia hanya disuruh kakaknya untuk membawa makanan ke rutan. Pengakuannya ini yang sudah ketiga
kalinya mengantar makanan ke rutan. Tapi baru kali inilah ditemukan oleh petugas ada barang mencurigakan,” ujarnya. Sunarcaya mengatakan sampai saat ini kasus percobaan penyelundupan narkoba ke dalam Rutan Bangli tersebut masih terus didalami. Meski dalam keterangannya pelaku mengaku hanya mengantar titipan makanan, namun pihaknya tidak mau begitu saja percaya. Polisi akan mendalami pengakuan pelaku guna mengungkap jaringan peredaran narkoba. “Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari orang berinisial J yang memberikan barang tersebut kepada AS,’’ ujarnya. (kmb40)
Wabup Sedana Arta Serahkan Hewan Kurban di Masjid Agung Bangli WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyatakan sangat bangga dengan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Bangli yang selalu terjaga dengan baik. Hal itu diungkapannya saat menyerahkan satu ekor sapi kurban di Masjid Agung Bangli, Rabu (22/8) kemarin. Penyerahan hewan kurban saat hari raya Idul Adha kemarin merupakan wujud perhatian Pemkab Bangli untuk umat Muslim. Penyerahan hewan kurban yang disaksikan FKPD Kabupaten Bangli, para tokoh dan umat Muslim di Bangli, diterima Imam Masjid Agung Bangli
H. Alwi Hamid Mustofa. Di hadapan seluruh umat Muslim yang hadir di Masjid Agung Bangli, Sedana Arta mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah. Diharapkan perayaan Idul Adha ini menjadi jembatan dan kendaraan untuk instropeksi diri agar dapat berbuat yang lebih baik lagi ke depan serta untuk tetap membina toleransi antarumat beragama. Hewan kurban yang diserahkan kemarin diharapkan dapat terealisasi untuk seluruh masyarakat Muslim. “Persembahan kurban ini menunjukan ketakwaan kita kepada Sang Pencipta untuk selalu berada pada
ajaran Beliau dengan semua perintah-perintah-Nya yang harus dijalankan. Banyak makna yang terkandung dalam hari raya Idul Adha ini untuk dihayati, diamalkan dan dijalani bersama,” ungkapnya. Sedana Arta dalam kesempatan tersebut mengatakan untuk membina kerukunan hidup bermasyarakat, kuncinya adalah toleransi. Dia meminta semua pihak bersamasama menjaga keberagaman adat dan budaya, suku ras dan golongan. Jangan sampai persaudaraan yang telah tertata dengan baik selama ini terpecah-belah oleh oknum yang tidak bertanggung
jawab. “Kita adalah Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki kebhinekaan yang beragam adat dan budaya, suku ras dan golongan. Mari bersatu, jangan biarkan paham radikalisme dapat tumbuh dan mengancam NKRI. Dengan persatuan dan kebulatan tekad kita bersama, niscaya Indonesia tetap jaya,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Agung Bangli Haji Lukman Hakim mewakili seluruh umat Islam di Bangli, menyampaikan ucapan terima kasih yang begitu besar kepada Pemer-
intah Kabupaten Bangli atas perhatian dan bantuan kepada umat Muslim selama ini, tanpa membedakan suku ras dan golongan. Pihaknya berharap rasa kebersamaan, dan rasa memiliki umat Islam Bangli sebagai warga Bangli, akan tetap menyatu sebagai satu kesatuan persaudaraan yang kuat serta tetap saling menghormati sesuai kearifan lokal yang ada. “Kami akan tetap berupaya membina persaudaraan dengan seluruh masyarakat Bangli, sehingga keharmonisan tetap terjaga untuk membangun Kabupaten Bangli yang Gita Shanti,” kata Lukman. (ad998)
SAPI - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyerahkan satu ekor sapi kurban di Masjid Agung Bangli, Rabu (22/8) kemarin.
15
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Sri Mulyani Urung Masuk Tim Jokowi
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.
SD Saraswati 5 Denpasar SMPN 1 Gianyar SRFC Indonesia Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar Suka Duka Sila Krama Legian Village Hotel, Bar & Restaurant I Wayan Saba Comoditas Bajra Sandi (COBRAS) SDN 1 Sulahan Susut Bangli I Nyoman Landra Yohana Fransiska Darmawan Temy Made Wiriastini Wayan Martana, Denpasar NN 0416 PT BPR Sedana Ayu Ni Luh Putu Ok Drs I Komang Pasek I Made Putrajaya Krisna Jaya, Denpasar I Nyoman Swastana R Putra AA Kompiang Ar Ketut Sukanata I Kadek Adi Sari Gung Dimas Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp 14.509.000 Rp 6.358.000 Rp 5.500.000 Rp
5.000.000
Rp 3.000.000 Rp 1.000.000 Rp 1.000.000 Rp 833.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 500.000 Rp 475.000 Rp 315.000 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 250.000 Rp 250.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 42.790.000 Rp 173.385.167 Rp 216.175.167
SUMBANGAN SD SARASWATI 5 - SD Saraswati 5 Denpasar mengadakan aksi peduli korban gempa Lombok yang diikuti oleh siswa, pegawai, dan guru. Sumbangan yang terkumpul sejumlah Rp 14.509.000. diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah Dra. Desak Made Asri, M.Psi. didampingi guru, siswa, dan paguyuban orangtua siswa di Bali Post, Selasa (21/8).
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani urung masuk daftar Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2019-2024 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti, Selasa (21/8) mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta Sri Mulyani untuk fokus mengelola keuangan negara. ‘’Kondisi ekonomi global yang sangat dinamis dan pengelolaan APBN dan keuangan negara membutuhkan perhatian penuh dari Menteri Keuangan. Presiden telah meminta agar Menkeu fokus pada tugas negara saat ini,’’ ujar Nufransa. Sementara itu, sehubungan dengan beredarnya daftar tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin, pihaknya juga memahami bahwa daftar tersebut masih belum ditetapkan dan masih bersifat sementara. Sebelumnya, pada Senin (20/8) lalu, para sekretaris jenderal partai politik Koalisi Indonesia Kerja menyerahkan susunan Tim Kampanye Nasional Capres-Cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meskipun belum ada nama ketuanya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, susunan TKN Jokowi-Ma’ruf sudah lengkap, kecuali nama ketua yang masih kosong. Namun, katanya, TKN sudah bisa beroperasi yakni dijalankan oleh salah satu wakil ketua bersama sekretaris. (ant)
Bali Post/ant
UNTUK LOMBOK - Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yuni Shara, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kepala Badan Ekonomi dan Industri Kreatif Triawan Munaf menyumbangkan suara di konser akustik Kemanusiaan Untuk Lombok di Jakarta, Kamis lalu. Konser digelar sebagai bentuk kepedulian biduan musisi dan penggiat seni untuk menggalang dana bagi korban bencana gempa di Lombok.
264 Kasus HIV/AIDS Menimpa Remaja Denpasar (Bali Post) Generasi milenial penuh dengan tantangan. Permasalahan generasi milenial khususnya remaja diperparah dengan informasi di media sosial yang kebablasan. Berdasarkan survei Kisara tahun 2016 di tiga kabupaten di Bali, 5 dari 10 (48 persen) remaja pernah mendengar ada teman sebayanya sudah melakukan hubungan seksual aktif dan 2 dari 10 remaja (19 persen) pernah melakukan aktivitas seksual heteroseksual. Dari 13.319 kasus HIV/AIDS di Bali tahun 2015, 264 kasus adalah
remaja usia 15 – 19 tahun. Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali Komang Sutrisna, S.H. membeberkan, angka kasus HIV/AIDS tidak terlepas dari pengetahuan akan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja. Dari survei yang dilakukan Kisara, 16,41 persen remaja belum pernah mendapatkan informasi tentang materi, meliputi masa pubertas, proses reproduksi, risiko reproduksi, IMS dan HIV/AIDS. Survei serupa juga dilakukan terkait perilaku seksual
remaja. Sebesar 16,8 persen remaja (responden) yang disurvei berpendapat bahwa hubungan intim (vagina seks) dapat dilakukan sebelum menikah, 18,7 persen berpendapat bahwa perilaku petting dan oral seks dapat dilakukan sebelum menikah. Serta 48,9 persen berpendapat bahwa perilaku berciuman, berpelukan dan bersentuhan dapat dilakukan sebelum menikah. Yang lebih mengkhawatirkan, sebesar 36,92 persen (443 responden) remaja memiliki teman sebaya yang
mengalami kehamilan di luar nikah. Sekitar 10,28 persen (123 responden) mengaku memiliki teman yang pernah melakukan tindakan aborsi. Perilaku remaja itu tidak terlepas dari informasi yang diperoleh. Ada yang mendapatkan informasi dari radio, pelatihan, TV, buku, internet, dll. Ada 616 (51,33 persen) remaja pernah menonton video porno, di mana sekitar 186 (30,19 persen) di antaranya mengaku ketagihan. Wakil Direktur PKBI Bali dr. Oka Negara mengatakan,
media informasi yang digunakan remaja sangat berperan dalam memberikan pertimbangan bagi remaja. Maka dari itu, produsen informasi harus memberikan informasi yang benar. Sayangnya, informasi yang beredar saat ini telanjur kebablasan, sehingga informasi yang disebarkan tidak disaring. ‘’Kadang– kadang kita tidak tahu itu benar atau enggak, lalu kita menjadi agen penyebar informasi. Kadang–kadang suka dengan judulnya langsung dishare tapi enggak lihat isinya,’’ ujarnya. (kmb42)
Mataram (Bali Post) – Warga terdampak gempa bumi 6,9 skala Richter (SR) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kesulitan mendapatkan terpal di pasaran untuk tenda darurat dan harganya melambung bisa mencapai Rp 1 juta dari biasanya Rp 450 ribu. ‘’Kami sudah cari-cari di mana, sampai ke Pasar Cakranegara, Mataram sejak gempa besar pada 5 Agustus 2018, sampai
sekarang tidak dapat juga,’’ kata Nur Saad, warga Dusun Senaru, kepada Antara di Lombok Utara, Rabu (22/8) kemarin. Terpal yang dicari warga itu berukuran 6 x 7 meter yang mampu menampung delapan orang. ‘’Bantuan dari pemerintah untuk terpal belum ada juga, jadi kita harus mencari. Tapi sulit sekali dan harganya melambung,’’ katanya.
Ia mengatakan, bantuan terpal dari pemerintah hanya ke orang-orang yang sama yang mendapatkan, sedangkan yang lainnya belum dapat juga. Akibatnya warga pun harus memanfaatkan sisa terpal dari lahan pertaniannya atau kandang hewan ternak yang sudah rusak, untuk dijadikan untuk penahan dingin angin malam. Bukan saja terpal, jerigen untuk air melambung tinggi
harganya dari semula Rp 35 ribu menjadi Rp 55 ribu per unit. ‘’Itu pun jadi barang langka juga,’’ katanya. Akibat langkanya terpal, katanya, pernah terjadi perkelahian sesama warga saat mendapatkan sumbangan dari pendonor dari Bogor, Jawa Barat. ‘’Saya dapat bantuan pakaian bekas untuk 33 posko sumbangan, di antara pakaian bekas ada satu terpal.
Dua warga berebutan sampai berkelahi,’’ katanya. Hal senada dikatakan oleh Aminah, warga Dusun Koko Putek, yang belum juga mendapatkan terpal dari pemerintah dan hanya memanfaatkan dari sisa terpal yang ada. ‘’Terpal ini sudah bolong, tetap saya gunakan dibandingkan kedinginan malam hari. Rumah sudah ambruk,’’ katanya. (ant)
Terpal, Barang Langka di Lombok
Mitigasi Bencana Belum Dikelola secara Baik SUMBANGAN SRFC - Club motor SRFC Indonesia menyerahkan titipan sumbangan untuk korban gempa Lombok Rp 5.500.000. Sumbangan diserahkan oleh anggota Club Motorm Selasa (21/8) di Bali Post.
Jakarta (Bali Post) Fenomena gempa bumi di Lombok, NTB yang terjadi secara beruntun (gempa susulan) hingga beberapa minggu terakhir diminta menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih siap dalam menghadapi fenomena gempa tersebut. Penegasan disampaikan Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis yang mempertanyakan kesiapan pemerintah ketika menghadapi fenomena gempa yang terjadi secara terus-menerus dalam beberapa minggu. ‘’Yang harus kita bicarakan bagaimana penanganan mitigasi di daerah. Tidak hanya di Lombok, di mana-mana kita
gagal. Kalau kita mau, fokus, termasuk penanganan pascagempa dan rekonstruksi,’’ kata Fary Djemi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/8). Menurutnya, gempa bumi di Lombok bisa menjadi momentum memperbaiki hal-hal berkaitan mitigasi dengan gempa susulan yang memiliki magnitudo relatif sama besarnya dengan guncangan yang relatif sama dengan gempa yang terjadi pertama kali. Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman
Kazakthstan SUMBANGAN PUSAT KOPERASI - Pengelola Pusat Koperasi Bali menyerahkan titipan sumbangan Rp 3.000.000. Sumbangan untuk korban gempa di Lombok ini dihimpun dari 52 koperasi se-Bali.
Setiap Kelas Ketua OSIS SMPN 1 Denpasar A.A. Ngr. Winata Wirasuputra mengatakan, sejak dua hari ia bersama temantemannya mengumpulkan sampah yang ada di setiap kelas. Juga sampah yang didapat dari rumah. Bahkan ada yang sampai memungut sampah plastik di jalanjalan. Ia termotivasi untuk ikut terlibat dalam aksi ini
karena melihat masih banyak yang menggunakan plastik kemudian membuangnya sembarangan. Maka dari itu, dengan ikut serta dalam lomba ini akan semakin meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak sekolah untuk menjaga lingkungan dari sampah. Hal yang paling penting adalah anak-anak sekolah bisa belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan Bali. (kmb42)
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
KAZAKHSTAN UZBEKISTAN LEBANON MAKAU FILIPINA YORDANIA VIETNAM KIRGISTAN HONG KONG MALAYSIA TURKMENISTAN MYANMAR SINGAPURA
1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0
5 3 1 1 0 0 3 3 2 1 1 0 0
10 6 2 0 4 1 6 3 7 1 0 2 1
Kapal Berjalan
Dari pemaparan pimpinan proyek, disebutkan ada dua kapal yang sedang bekerja melakukan pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa. Prosesnya, kapal berjalan sambil mengeruk material atau bagian-bagian yang menonjol sehingga tidak mengganggu lalu lintas kapal besar. Jangka waktu pengerukan hanya dua minggu, dan ditarget berakhir Kamis
(30/8) depan. Jika proyek ini selesai maka laut dipastikan kembali ke kondisi normal karena sisa-sisa lumpur akan dibawa oleh arus. Sementera itu, Ketua LPM Tanjung Benoa I Kadek Duarsa meminta Pelindo III menghentikan pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa yang tengah berjalan. Setidaknya sampai ada sosialisasi mengenai analisis dampak lingkungan. ‘’Kita menyesalkan kegiatan ini dilakukan tanpa ada sosialisasi
terlebih dahulu. Utamanya sosialisasi tentang analisis dampak lingkungan. Apa pun alasannya, Tanjung Benoa sangat kena getahnya karena ada di wilayah lingkungan Tanjung Benoa,’’ ujarnya. Kata dia, secara logika awam jika laut yang ada di sebelah utara Tanjung Benoa ini dikeruk terus, daratan Tanjung Benoa sedikit demi sedikit akan abrasi. Ini membahayakan. Apalagi daratan Tanjung Benoa sudah sangat rendah.
Bendesa Adat Tanjung Benoa Made Sugianta juga menyayangkan sosialisasi dari Pelindo terlambat dilakukan. Pelindo sepertinya mengabaikan desa adat lantaran tidak dilibatkan sejak awal. Padahal desa adat tidak ingin menghambat program pemerintah. ‘’Kami sangat mendukung program pemerintah cuma harus dilakukan dengan alur yang benar. Jangan sampai di bawah ditekan, di atas semena-mena,’’ ujarnya. (kmb32)
bencana. Fary Djemi mengatakan gempa Lombok bisa menjadi contoh pemerintah serius dalam penanganan bencana. ‘’Mitigasi adalah persoalan serius. Maka saya mendorong dan berharap Presiden punya kewenangan menetapkan bencana nasional,’’ katanya. Politisi dari Partai Gerindra ini mengatakan, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, Komisi V DPR-RI telah mendorong peningkatan anggaran bagi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Tujuannya agar melalui anggaran tersebut BMKG semakin optimal melakukan tugas yang
berkaitan dengan penanganan instrumen dan early warning system termasuk menyampaikan informasi yang menyangkut iklim dan cuaca. Anggaran untuk BMKG saat ini tidak lebih dari Rp 1,7 hingga 1,8 triliun. Padahal kebutuhannya Rp 2,6 triliun setiap tahun. ‘’BMKG meminta bahwa beberapa instrumen mereka itu sudah tidak lagi berfungsi utuh untuk pemeliharaan dan sebagainya tetapi dananya itu tidak meningkat,’’ kata Fary. Sementara itu, anggota DPR-RI Masinton Pasaribu mengatakan gempa di Lombok dan sekitar hingga ke Bali masih belum memenuhi
syarat untuk ditetapkan sebagai bencana nasional. ‘’Syarat itu antara lain pemerintahan daerah yang tidak bisa berfungsi atau lumpuh, tidak ada akses ke sumber daya nasional, dan jika ada aturan yang menghambat penyaluran bantuan serta korban yang besar,’’ tegas Masinton. Politisi dari PDI Perjuangan ini mengatakan saat ini bantuan pemerintah dalam jumlah yang sangat besar terus mengalir, pemerintahan di NTB dari bupati sampai gubernur juga terus bergerak, dan luas wilayah gempa masih di sekitar NTB. (kmb4)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Kliwon, 23 Agustus 2018
Salah Strategi, Yanti Terpeleset Subang (Bali Post) – Pembalap sepeda Indonesia Yanti Fuchiyanti mengaku melakuan kesalahan strategi ketika berlaga di balap sepeda jalan raya individu putri Asian Games 2018 yang digelar di Subang, Jawa Barat, Rabu (22/8) kemarin. Yanti Fuchiyanti yang menjadi unggulan Indonesia di nomor tersebut, sempat memimpin di awal balapan sepanjang 104 km dengan meninggalkan peleton utama. Pembalap sepeda asal Bogor itu pun sempat memimpin jauh dengan selisih waktu tiga menit dari peleton utama di awal balapan. Tetapi di km 50-60 posisi Yanti mulai melorot dan masuk kembali ke grup. ‘’Sepertinya kami melakukan kesalahan strategi dengan terlalu awal take away,’’ katanya usai finis. Yanti pun mengaku sempat mengalami kram kaki di 20 km terakhir sebelum finis. ‘’Kalau mau all out seharusnya di 30 km menjelang finis, jadi tak sesuai strategi,’’ kilahnya. Para pembalap asing yang berada di peleton utama pun mulai menyerang ketika memasuki 20 km terakhir yang didominasi oleh trek menanjak menuju finis di Jalan Raya Cagak. Pembalap sepeda Korea Selatan Ahreum Na
finis terdepan dengan waktu dua jam 55 menit 47 detik, disusul Yixian Pu (Cina) yang finis nomor dua satu menit 20 detik kemudian. Tempat ketiga diraih Eri Yonamine (Jepang) yang kalah sprint dengan Pu di garis finis. Yanti dan pembalap tuan rumah lainnya, Azizah Farchana, terpeleset ke peringkat 16 dan 15, masing-masing dengan selisih 9 menit 14 detik dan 6 menit 51 detik dari sang juara. Pelatih kepala timnas balap sepeda Indonesia Dadang Haris Purnomo pun mengakui bahwa Yanti melenceng dari strategi awal. ‘’Tahu-tahu dia merasa enak keluar dari grup. Dari situ, atlet dan pelatih mengadu nasib sampai kapan Yanti bisa bertahan memimpin di depan,’’ ujarnya. (ant)
Palembang (Bali Post) – Tim dayung Indonesia yang turun di kelas empat putra (men’s quadruple sculls repechage/M4XR) melaju ke final nomor rowing Asian Games 2018. Tim tuan rumah lolos ke partai puncak setelah menyingkirkan Uzbekistan dan Korea Bersatu dalam babak penyisihan di Arena Dayung Jakabaring Sports City (JSC), Palembang, Rabu (22/8) kemarin. Timnas Indonesia yang beranggotakan Kusmana Kakan, Rudiana Edwin Ginanjar, Sulpianto dan Memo masuk final dengan catatan waktu terbaik 6,25.95 menit. Indonesia mengungguli Uzbekistan yang diperkuat Dav Ronov, Mukhammadiev, As-
tonov Famukh dan Abdujabborov Shakhboz di peringkat kedua mencatat waktu 6,29.01 menit. Sementara Korea yang diperkuat atlet Lee Seon Soo, Son Seong Min, Jin Doohwa dan Kang Wookyu cukup puas berada di peringkat ketiga membuat waktu 6,30.42 menit. Manajer Tim Rowing Indonesia Budiman Setiawan mengatakan, perjuangan atletnya pada babak penyisihan dalam empat hari sudah maksimal dan akan didorong untuk mempersembahkan medali emas. Dari 13 medali emas yang diperebutkan dalam final nomor rowing pada Kamis (23/8) ini dan Jumat (24/8) besok, diharapkan beberapa emas bisa dipersembahkan ke kontingen Indonesia. (ant)
Tim Dayung Putra ke Final Yanti Fuchiyanti
Bali Post/ant
Petenis Tunggal Taekwondo Gagal Putri Terhenti Tambah Medali
Palembang (Bali Post) – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi harus mengakhiri jalan manisnya setelah dihentikan petenis unggulan kedua Wang Qiang dari Cina dalam pertandingan perempatfinal Asian Games 2018 di Lapangan Tenis Jakabaring, Palembang, Rabu (22/8) kemarin. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 79 menit, Aldila yang tak kenal lelah menahan gempuran lawannya yang berperingkat 53 dunia, menyerah dua set langsung 4-6, 3-6. Di set perdana, wakil Indonesia ini sempat mendapatkan momentum dan mulai bangkit sehingga bisa menyamakan kedudukan 4-4. Kendati sudah jatuh bangun hingga akhir laga, Aldila juga harus rela menyerahkan set kedua kepada Wang. ‘’Saya sudah berikan yang terbaik, tapi lawan lebih baik hari ini. Bolanya sulit yang memperlihatkan kematangan dia sehingga membuat saya tertekan. Apa pun hasilnya, saya terima,’’ kata Aldila. Ia mengambil pelajaran berharga dari pertandingan lawan Wang Qiang yang memiliki pukulan keras dan lebih bagus dibanding lawan-lawannya sebelumnya. Ini sebagai motivasi dan pengalaman ke depannya. Dengan hasil ini, Aldila mesti menghentikan langkahnya yang manis dalam Asian Games 2018 setelah sempat mengalahkan dua pemain unggulan dalam perjalanan ke delapan besar, yakni Peangtarn Plipuech (Thailand/10) dan Miyu Kato (Jepang/5). Hasil ini sekaligus memupuskan harapan Indonesia untuk mendulang medali di tunggal putri setelah rekannya Beatrice Gumulya tersingkir di 32 besar. Aldila masih berkesempatan berprestasi di Asian Games 2018 karena juga turun di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat yang bakal menghadapi Nicha Lertpitaksinchai/Sanchai Ratiwatana (Thailand). (ant)
Perki Bali Gelar Merah Putih Cup IV Denpasar (Bali Post) Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Bali menggelar Merah Putih Cup IV Tahun 2018 di Bali Futsal, Renon, Denpasar Timur, Rabu (22/8) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merayakan HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Ketua Perki Bali dr. I Made Junior Rina Artha, Sp.JP(K)., FIHA. mengatakan, Perki Merah Putih Cup merupakan kompetisi futsal tahunan dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan RI. Kejuaraan kali ini diikuti enam tim, yaitu Perki Bali, Perhimpunan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Pogi) Bali, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi Indonesia (Paboi) Bali, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Bali dengan PPDS Ilmu Paru, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) Bali dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Bali. Pertandingan futsal ini juga bertujuan mempererat kedekatan antarperhimpunan dokter spesialis. Selain itu, di tengah kesibukan belajar dan kerja, dokter spesialis juga harus menyempatkan diri berolahraga. ‘’Teman-teman kebanyakan senang sepak bola termasuk futsal. Kami rutin latihan (futsal - red),’’ ujarnya. Peserta tidak ada pembatasan usia. Biasanya diselenggarakan pada 17 Agustus, tetapi karena banyak yang sibuk maka kejuaraan tahun ini diundur. Diharapkan ke depannya antarperhimpunan bisa lebih akrab melalui pertandingan futsal ini. ‘’Paling penting adalah kami turut merayakan Hari Kemerdekaan,’’ ucap Rina Artha. Hasil pertandingan, Perki Bali tampil sebagai juara I, Pogi Bali juara II dan Papdi Bali juara III. (kmb36)
Bali Post/ist
JUARA - Tim Perki Bali menyabet juara I dalam ajang Perki Merah Putih Cup IV.
Jakarta (Bali Post) – Kontingen Indonesia dipastikan gagal menambah medali dari cabang olahraga taekwondo Asian Games 2018 setelah Ibrahim Zarman gugur di babak perempatfinal nomor kyorugi -63 kg putra. Pada pertandingan yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (22/8) kemarin, Ibrahim kalah dari taekwondoin Korea Selatan Gangmin Cho. Ibrahim sukses melaju ke perempatfinal setelah pada babak 16 besar menyingkirkan Haroon Khan dari Pakistan. Atlet Indonesia lainnya yang turun di kelas -80 kg putra, Dinggo Ardian Prayogo, juga gagal melaju lebih lanjut pada hari keempat ini. Dinggo terhenti langkahnya di babak penyisihan oleh Hidenori Ebata dari Jepang. Dua medali emas diperebutkan pada nomor kyorugi -63 kg dan -80 kg putra pada hari keempat. Korea Selatan masih mendominasi perolehan medali taekwondo dengan merebut empat emas. (ant)
Tim Softball Putri Tersingkir
Jakarta (Bali Post) – Tim nasional softball putri Indonesia harus tersingkir dari perburuan medali setelah dipastikan tidak dapat melaju ke babak selanjutnya meskipun masih menyisakan pertandingan pada Asian Games 2018. Tim putri tuan rumah dikalahkan Filipina dengan skor 0-4 di Stadion Softball Senayan, Jakarta, Rabu (22/8) kemarin. Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, tim softball Indonesia masih menyisakan dua pertandingan lagi melawan Filipina dan Hongkong. Namun, apa pun hasilnya, Indonesia tidak dapat merangkak naik ke posisi empat besar. Sebaliknya, Filipina memperbesar peluang lolos ke babak selanjutnya berkat kemenangan atas tuan rumah. Indonesia belum pernah menang satu kali pun, walau pada pertandingan terakhir mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim putri Korea Selatan. Meskipun unggul melawan Filipina dan Hongkong, Indonesia secara statistik tidak mampu menembus babak semifinal. Hasil pertandingan lainnya, Filipina digasak Jepang 1-11 dan Cina dikalahkan Chinese Taipei 0-5. Cina sudah mengumpulkan empat kemenangan, sama seperti Filipina yang mencatatkan empat kemenangan dari lima pertandingan usai mengatasi Indonesia. Jepang menyapu bersih tiga pertandingan dan Chinese Taipei mencatat dua kemenangan. Semua tim bermain enam kali pada babak penyisihan. (ant)
Empat Atlet Gateball Batal Mundur
Depasar (Bali Post) Empat atlet gateball Bali resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai atlet ke KONI Bali karena kesibukannya sekolah dan kuliah di luar daerah. Mereka adalah Putu Rian Suryawan dan Made Krisna Agustara asal Klungkung, serta Komang Sonia Adnyawati dan Saulus PK Dance dari Denpasar. Rian dan Krisna beralasan kuliah di luar Bali, Sonia fokus sekolah, sedangkan Saulus Dance sekaligus mundur dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali selaku Wakil Ketua Binpres. Ketua Umum Pengprov Pergatsi Bali Ngurah Adnyana diminta konfirmasinya, Rabu (22/8) kemarin, membenarkan keempat atlet tersebut berniat mundur dan telah melayangkan surat ke KONI Bali. Pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan mereka. ‘’Kami mengadakan pertemuan. Intinya, hanya miskomunikasi, dan kami memakluminya,’’ tuturnya. Sesuai hasil pertemuan tersebut, pihak Pergatsi Bali segera bersurat ke KONI Bali yang menegaskan bahwa keempat atletnya batal mundur. ‘’Kalau Saulus Dance mundur dari Wakil Ketua Binpres Pergatsi Bali, kami mungkin mengabulkan karena kesibukannya. Yang perlu kami tegaskan, mereka ini atlet andalan Bali. Prestasi atlet gateball Bali sangat diperhitungkan di kancah nasional,’’ papar Adnyana. Ditambahkannya, Pergatsi Bali menyiapkan atlet guna berlaga pada Kejurnas Gateball 2018 di Palu, Sulteng, Oktober mendatang. Kejurnas mempertandingkan 11 nomor. Jumlah atlet yang diterjunkan disesuaikan dengan kondisi keuangan. Pihaknya juga bersiap membentuk tim Pra-PON pada 2019 yang diharapkan lolos ke PON XX/2020 di Papua yang mempertandingkan nomor ganda campuran, trio campuran dan beregu campuran. Gateball telah dipertandingkan pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng. (022)
Bali Post/ant
PACU – Atlet dayung Indonesia memacu perahunya pada penyisihan empat putra di Venue Rowing Jakabaring Sport City, Palembang, Rabu (22/8) kemarin.
Pereli Jatim Mendominasi
Denpasar (Bali Post) Pereli Jawa Timur mendominasi dalam Kejurnas Reli Wisata Putaran II di Bali, Minggu (19/8) lalu. Pereli Jatim seeded A, Suryo Putranto/Suryo Prihatmanto dan Mario H./ Rafika Anggraini, berjaya di nomor tim. Ketua Harian Pengprov IMI Bali Tony Susiartono menerangkan, Kejurnas Reli Wisata ini menempuh jarak 200 km. Dilepas di garis start di Renon, Denpasar, peserta kemudian menuju Gianyar dan istirahat di depan Kantor Bupati Klungkung. Pada etape berikutnya, peserta dilepas di Kantor Bupati Klungkung dan finis di Padanggalak, Denpasar. ‘’Peserta sempat melintasi Goa Gajah, Gianyar,’’ tuturnya di Denpasar, Rabu (22/8) kemarin. Menurutnya, peserta pemula tetap diikut-
sertakan dalam kejurnas agar mereka bisa belajar membaca soal. Seluruh peserta senang dan puas menikmati keindahan alam Pulau Seribu Pura. Sebelum menggelar Kejurnas Reli Wisata yang menekankan ketepatan waktu, IMI Bali mengadakan Kejurda Slalom Auto Gymkhana putaran pertama di Padanggalak, Sabtu (18/8) lalu. Kejurda diikuti peslalom putri dari Kalsel dan Yogyakarta. Peserta slalom auto gymkhana dari luar Bali, poinnya tidak dihitung. Peserta Kejurda Slalom mencapai 45 orang dan akan dilanjutkan kejurda putaran II dan III. ‘’Kami menjaring peslalom auto gymkhana untuk persiapan ke Pra-PON dan PON. Slalom dilombakan pada PON XX/2020 di Papua,’’ jelas Tony. (022)