Skip to main content

Edisi 23 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 6 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu kliwon, 23 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

12 Napi Ormas di Bali Segera Dikirim ke Nusakambangan Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose kembali menyampaikan secepatnya mengirim 12 napi merupakan anggota tiga ormas di Bali ke Lapas Nusakambangan. Ia mengungkapkan, pengiriman napi anggota ormas itu bersamaan dengan napi warga asing terlibat kasus narkoba.

Petrus Reinhard Golose

‘’Pengiriman akan dilakukan sebelum atau paling tidak tanggal 25 Agustus ini. Mudah-mudahan rencana tersebut berjalan lancar. Kalau ada penambahan jumlah akan kami sampaikan,’’ ujar Kapolda saat coffee morning dengan pimpinan media dan jurnalis di Restoran Hongkong Garden, Denpasar Timur, Selasa (22/8) kemarin. Terkait rencana tersebut, lanjut Irjen Golose, pihaknya sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kemenkum HAM dalam hal ini Kanwilkum HAM Bali. Tujuan digesernya napi anggota ormas ke Lapas Nusakambangan dalam rangka pembinaan. Kalau masih ada anggota ormas melakukan tindakan merugikan masyarakat Bali maka Kapolda akan mengirim mereka ke Lapas Nusakambangan. ‘’Di awal saya menjabat sebagai Kapolda Bali banyak menyerap masukan dari masyarakat. Masyarakat Bali menginginkan tidak adanya premanisme. Saya meminimalisir dan program ini bisa terlaksana dengan baik. Sekarang tindak premanisme bisa diminimalisir,’’ ungkapnya. Hal. 19 Ungkap Narkoba

Bali Post/dok

TEUKU UMAR - Kerusuhan dua ormas di Jalan Teuku Umar, setahun lalu. Pada peristiwa itu dua orang dinyatakan tewas.

Kasus OTT Panitera

Kata Sandi ’’Sapi’’ dan ’’Kambing’’

Bali Post/ade

BARANG BUKTI - Ketua KPK Agus Rahardjo menyaksikan penyidik KPK menunjukkan barang bukti saat memberikan keterangan pers mengenai OTT di PN Jakarta Selatan, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/8) kemarin.

JK Minta Jangan Lemahkan KPK Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahwa pemerintah menginginkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin diperkuat setelah kesimpulan sementara Panitia Khusus Hak Angket DPR mengenai Tugas dan Wewenang KPK di DPR mengarah pada revisi Undang-undang No.30/2002 tentang lembaga tersebut. ‘’Pemerintah tetap ingin KPK yang kuat. Bahwa jika ada revisi atau apa pun itu harus memperkuat KPK,’’ katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. ‘’Jika ada (pembahasan) UU di DPR, kemudian pemerintah menanggapinya, mengirim menteri untuk membicarakan, sehingga dibahas bersama.’’ Hal. 19 Tingkat Korupsi

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan latar belakang perkara perdata antara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) dan Eeastern Jason Fabrication Service (EJFS) Pte. Ltd. Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua tersangka dugaan suap terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait putusan perkara perdata antara PT ADI dan EJFS Pte. Ltd. yaitu Akhmad Zaini (AKZ) selaku kuasa hukum PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) dan Tarmizi (TMZ) selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ‘’Tanggal 4 Oktober 2016 didaftarkan gugatan perkara perdata wanprestasi ke PN Jakarta Selatan dengan penggu-

gat EJFS dan tergugat PT ADI dengan nomor perkara 688/Pdt.G/2016/PN JKT. SEL,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. Agus menjelaskan, PT ADI digugat karena telah melakukan perbuatan cedera janji atau wanprestasi karena tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang mengakibatkan kerugian bagi penggugat. Ia menyatakan penggugat menuntut pembayaran ganti rugi senilai kurang lebih 7,6 juta dolar AS dan 131 ribu dolar Singapura. ‘’Untuk mengamankan kasus itu, diduga dilakukan komunikasi antara AKZ selaku kuasa hukum PT ADI dari pihak tergugat dengan TMZ selaku panitera pengganti PN Jakarta Selatan yang

menangani perkara tersebut. Disepakati dana Rp 400 juta untuk menolak gugatan tersebut,’’ kata Agus. KPK menetapkan dua tersangka dugaan suap terhadap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait putusan perkara perdata antara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) dan EJFS Pte. Ltd. ‘’Diduga pemberian uang oleh Akhmad Zaini (AKZ) selaku kuasa hukum PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI) kepada Tarmizi (TMZ) selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar gugatan EJFS Pte. Ltd. terhadap PT ADI ditolak dan menerima gugatan rekonvensi PT ADI,’’ kata Agus. Hal. 19 Sopir Rental

Indonesia Tahan Imbang Vietnam Malaysia Tim nasional U-22 Indonesia bermain imbang 0-0 hingga babak kedua usai dalam pertandingan Grup B sepak bola SEA Games ke-29, Malaysia, Selasa (22/8) malam. Dalam laga yang digelar di Stadion Majlis Perbandaraan MP Selayang, Malaysia, Indonesia tertekan sejak menit pertama dimulai. Namun, perlahan Timnas bisa mengimbangi Vietnam. Terbukti beberapa kali Indonesia mengancam gawang Vietnam. Bahkan pada menit ke-61 Hanif Sjahbandi harus keluar karena akumulasi kartu kuning. Praktis Indonesia harus berlaga dengan 10 pemain. Tampil tanpa pengatur serangan Evan Dimas yang tidak bisa bertanding karena akumulasi kartu kuning, anak-anak asuh Luis Milla harus menyerang melalui serangan balik. Vietnam yang dilatih Nguyen Hu Thang memegang kendali pertandingan dan beberapa kali menciptakan peluang. Namun, penampilan apik penjaga gawang Indonesia Satria Tama yang turun menggantikan Kurniawan Kartika Aji membuat peluang-peluang tersebut pupus. Hal. 19 Tiga Penyelamatan TIMNAS - Pemain Timnas Indonesia U-22 M. Hargiyanto (kiri) dan Hanif Abdurrauf mencoba menghentikan pergerakan pemain Timnas Vietnam U-22 Nguyen Cong Phuong (tengah) dalam babak penyisihan Grup B SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin.

Jusuf Kalla

Bali Post/ant

Konsensus Dasar Kebangsaan sebagai Dasar Kehidupan Berbangsa DEMOKRASI yang tengah dikonsolidasikan sebagai sistem untuk mewujudkan kesejahteraan publik, saat ini sedang mendapat cobaan dari gerakan fundamentalisme agama dan ideologi fundamentalisme serta gerakan radikal lainnya. Kebebasan telah memberikan ruang kepada kelompok radikal untuk mengekspresikan ide, pikiran dan gerakan yang berpotensi menjadi virus menggerogoti keutuhan dan kesinambungan NKRI melalui berbagai isu SARA, intoleransi, provokasi, permusuhan, dan terorisme. Asupan penyubur perkembangan dunia maya yang sangat pesat seakan tidak mengenal batas, menjadi panggung penyebaran kabar-kabar bohong dan palsu untuk mengadu domba antarelemen bangsa dengan mengobarkan permusuhan antargolongan. Media sosial menjelma sebagai arena

pertarungan opini yang tidak konstruktif, justru menjadi panggung provokasi fitnah dan kebencian. Polarisasi tersebut diwarnai dengan penggunaan sentimen SARA untuk tujuan politik yang sesungguhnya sangat berbahaya bagi kelangsungan sendi-sendi konsensus nasional. Untuk itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. melalui siaran persnya pada Selasa (22/8) kemarin di Makodam, mengajak seluruh komponen bangsa untuk merefleksikan nilai-nilai konsensus nasional dengan mengedepankan semangat persaudaraan kemanusiaan secara universal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pangdam menyampaikan konsensus nasional ini merupakan suatu kesepakatan nasional atau para pemimpin kekuatan sosial politik yang mewakili kekuatan-

kekuatan sosial dalam masyarakat sebagai hasil musyawarah dalam rangka mencapai cita-cita bangsa. Konsensus nasional ini sangat diperlukan demi kesinambungan maupun perkembangan bangsa Indonesia. Dengan konsensus nasional inilah perbedaan-perbedaan yang ada dapat dihilangkan dan digantikan dengan upaya yang mengedepankan persamaan-persamaan sebagai modal utama untuk melangkah secara bersama untuk meraih cita-cita

nasional bangsa Indonesia. Kata dia, bangsa Indonesia memiliki empat konsensus dasar yang juga dikenal dengan Empat Konsensus Dasar Kebangsaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara terdiri dari Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara kedudukannya berada di atas yang lainnya. Pancasila sebagaimana termaktub pada pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara. Di dalam Pancasila itulah tercantum kepribadian dan pandangan hidup bangsa yang telah diuji kebenaran, keampuhan dan kesaktiannya, sehingga tidak ada satu kekuatan mana pun yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia. Hal. 19 Pilihan Tepat

Komaruddin Simanjuntak


denpasar

2

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

figur

Bali Post/eka

Bali Post/may

Peresepan Obat Elektronik GUNA meningkatkan patient safety terhadap obat, RSUP Sanglah memiliki inovasi peresepan obat secara elektronik. Berdasarkan pengalaman di salah satu rumah sakit di Buleleng terkait kejadian salah pemberian obat belum lama ini, maka tim IT RSUP Sanglah membuat sistem peresepan secara elektronik. Selain dapat mengurangi kesalahan akibat tidak terbacanya suatu resep, peresepan elektronik ini juga membuat RSUP Sanglah lebih efisien waktu, tenaga dan uang, karena peresepan elektronik juga mengurangi penggunaan kertas. Ketua Tim GKM IT RSUP Sanglah Komang Yuliantara mengatakan, sistem tersebut awalnya diterapkan di Gedung Angsoka. Peresepan obat sebelumnya menggunakan form resep, ditulis secara manual. Kemudian form tersebut dituangkan ke Sistem Informasi Manajemen (SIM) RS. Sistem peresepan tersebut terkoneksi langsung dengan bagian farmasi di belakang RSUP Sanglah. Jarak yang cukup jauh dari Angsoka ke belakang RSUP Sanglah membuat waktu dan tenaga habis terkuras. “Kalau sekarang kita bisa terintegrasi dari pengorderan sampai langsung ke belakang (farmasi). Farmasi menerima order yang dibuat oleh dokter,” katanya, Selasa (22/8) kemarin. Dengan begitu sistem dapat mempercepat pengorderan. Karena di form manual setiap akan melakukan order obat, dokter akan menulis rekam medis (RM), nama pasien, berat badan dan sebagainya. Sedangkan pada sistem peresepan elektronik, dengan memasukkan nomor RM, data pasien akan muncul. “Sebelumnya farmasi yang ada di belakang tidak terintegrasi dengan SIM RS. RSUP Sanglah juga baru memiliki instalasi IT sejak dua tahun terakhir, sebelumnya kerja sama dengan pihak ketiga,” jelasnya. Peresepan elektronik juga dapat mengurangi kesalahan penulisan. Biasanya yang terjadi adalah kesalahan penulisan nama, umur pasien dan lain-lain. Dengan sistem yang dibangun ini, data akan lebih valid dari sejak awal registrasi. Dalam sistem tersebut juga telah dimasukkan daftar obat yang ada di farmasi RSUP Sanglah, jumlah stoknya dan petunjuk lainnya. Dokter tinggal meng-input nama obat, dosisnya, lama pemakaian dan sebagainya. (may)

Dituntut 2,5 Tahun

Turis Jerman Malah Minta Bebas

Denpasar (Bali Post) Pria asal Jerman terdakwa Giuliano Lemoine yang didakwa atas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Steven Djingga, Selasa (22/8) kemarin diberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan atas tuntutan 2,5 tahun penjara. Melalui kuasa hukumnya, Yohanes Simon Trombine dan kawan-kawan, terdakwa dalam pledoinya menguraikan sejumlah fakta yang didapat dari keterangan saksi. Pada initinya terdakwa mengatakan tidak ada niatan untuk melakukan pembunuhan. Dalam sidang di PN Denpasar, terdakwa memang mengakui sempat memukul korban sekali. Namun ditengarai hal itu bukanlah penyebab kematian korban. Apalagi korban meninggal empat hari setelah dirawat di rumah sakit. Di akhir pembelaannya, terdakwa minta dibebaskan dari segala tuntutan jaksa. Yang menarik, dalam pledoinya, tim kuasa hukum terdakwa mengungkap dugaan adanya pelaku lain dalam kasus tewasnya Steven Djingga. Terdakwa memukul sekali. Namun dikatakan tim kuasa hukumnya bahwa kematian Steven Djingga dengan luka yang begitu banyak, terutama di bagian belakang kepala dan bagian wajah adalah merupakan fakta baru untuk mencari siapa pelaku sebenarnya yang menyebabkan hilangnya nyawa Steven Djingga. “Apakah ada pihak lain yang ikut terlibat dan paling bertanggung jawab terhadap peristiwa ini? Karena faktanya, terdakwa hanya melayangkan satu tangannya ke arah wajah kanan korban, bukan dengan tujuan memukul tapi untuk menjauhkan korban dari terdakwa,” jelas kuasa hukum terdakwa di muka persidangan kemarin. Berdasarkan hal itu, terdakwa meminta dibebaskan dari tuntutan 2,5 tahun penjara, karena tidak ada saksi atau bukti apapun yang dapat membuktikan kesalahan terdakwa. Di samping itu, CCTV di Paddys Club tidak berfungsi (rusak), termasuk CCTV lain di sekitar tempat kejadian tidak pernah dijadikan bukti dalam persidangan ini. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : E-KINERJA TERGANJAL ASN GAPTEK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

MENGUMPULKAN SAMPAH - Seorang petugas mengumpulkan sampah ke jaring yang terpasang di alur Tukad Badung, Denpasar. PU Kota Denpasar menempatkan jaring sampah di beberapa titik alur Tukad Badung untuk memudahkan proses pengangkatan sampah dari air, sekaligus memudahkan dalam proses pengawasan.

Usung Konsep ”Rumah Ramah Karsa”

Pemkot Segera Tata Permukiman Kumuh Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim) dan Pertanahan Kota Denpasar pada tahun 2017 ini akan segera memulai pelaksanaan penataan kawasan lingkungan permukiman kumuh. Dengan konsep model “Rumah Ramah Karsa” yang menyasar wilayah Dusun Wanasari, kawasan Banjar Margajati, Banjar Belong Menak, Banjar Lumintang dan Banjar Wangaya Kaja. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perkim dan Pertanahan Kota Denpasar Nyoman Gede Narendra didampingi Sekretaris Dinas Perkim dan Pertanahan Agus Prihantara Mertha, Selasa (22/8) kemarin. Menurut Narendra, penataan kawasan pemukiman di Denpasar dilakukan secara bertahap. Hal ini tidak terlepas dari kepemilikan lahan dengan kondisi masyarakat mengontrak tanah dan membangun pemuki-

man semi permanen. Langkah koordinasi dan komunikasi telah dilakukan dengan rencana tahap awal membangun delapan rumah tipe 36 dan tipe 16 yang dimulai September ini di kawasan Dusun Wanasari. Dikatakan, pembangu-

nan pemukiman ini mengusung konsep Rumah Ramah Karsa sebagai sebuah solusi hunian tahan gempa hingga 8.0 Skala Richter, dengan keunggulan bangunan yang terbuat dari beton bertulang yang kuat menahan beban antara

400-450 kilogram. “Tahap awal fokus program akan dilakukan di kawasan Dusun Wanasari dengan rencana anggaran sebesar Rp 1 miliar,” ujarnya. Narendara menambahkan, pihaknya telah memperhatikan kondisi riil dari warga yang tinggal di kawasan yang akan mendapatkan penataan. Seperti di kawasan Dusun Wanasari, sebelumnya telah dikoordinasikan dengan aparat desa/kelurahan dan adanya sosialisasi di lingkungan masyarakat yang nantinya dapat mengetahui lebih

awal dari pelaksanaan program ini. “Nantinya setelah delapan rumah ini dibangun di kawasan Dusun Wanasari, Denut, akan berkelanjutan ke semua wilayah kecamatan yang ada di Denpasar yang memang perlu ditata kembali kawasannya, sehingga dapat terlihat lebih indah, rapi dan cantik,” tegasnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kasus Penyerangan Anggota Brimob

Foto Tiga Pelaku Segera Disebar Denpasar (Bali Post) Penyelidikan kasus penyerangan dan perampasan senapan api (senpi) SS1-V1 anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan, berjalan tertutup. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose berjanji akan mempublikasikan tiga foto pelaku. “Kami sudah mempelajari motif dan sedang diburu satu per satu. Saya kasi waktu ke tim selama sebulan untuk mendalami. Kami akan publikasikan ciri-ciri dari hasil investigasi dan hasil forensik,” ujar Kapolda Golose, Selasa (22/8) kemarin. Saat ini Tim Direktorat Reskrimum dan Intelkam Polda Bali masih mendalami, karena hal ini dilakukan secara luar biasa dan yang diserang juga pasukan

khusus (Brimob). “Beri dulu kesempatan ke Direktur Reskrimum dan timnya, Direktur Intelijen dan Kapolresta. Lewat sebulan, bukan sketsa yang akan dipublikasikan, tapi foto secara riil sesuai scientific tiga orang diduga pelaku,” tegas Golose didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Gede Alit Widana. Sementara terkait perburuan narapidana (napi) asing yang kabur dari Lapas Kerobokan, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi asal Australia dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai asal Malaysia, Golose menegaskan perburuan terus dilakukan. Ia mengatakan, Tee Kok King informasinya sudah berada di negaranya. Saat ini Polda Bali sudah berkoordinasi dengan instansi terkait di Malaysia. “Ada

kendala tersendiri bagi napi yang balik ke Malaysia itu, kita terbentur Undang-undang Ekstradisi. Dalam undang-undang itu, diatur tidak boleh mengekstradisi warganya sendiri. Namun kami sudah berkoordinasi dengan pihak di Malaysia,” kata Golose. Sementara Shaun Edward asal Australia masih di Indonesia. Untuk fokus pencarian yaitu di wilayah perbatasan Indonesia - Timor Leste. Dalam pemeriksaan saksi-saksi, lanjut Golose, disampaikan yang bersangkutan ada yang membantu membelikan tiket. Ini juga menjadi pelajaran berharga bahwa ke depannya identitas seorang narapidana seperti passport harus dipegang oleh pihak lapas. “Ini akan diubah sistemnya di lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Bali Post/kmb36

COFFEE MORNING - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memberi sambutan saat coffee morning dengan media massa. Masalah lain berhubungan street crime, kalau dilihat di wilayah polres sekarang tingkat kriminalitas hampir di titik zero. “Setelah saya analisa, ada pengaruh antara premanisme dengan kriminalitas di wilayah, kecuali

Denpasar karena multidimensi tapi itu pun kecil. Polsek di Jakarta, misalnya Polsek Taman Sari atau Cileduk, angka crime totalnya masih sejajar dengan Polda Bali,” ujar mantan petinggi BNPT ini. (kmb36)

Diduga Dipicu Masalah Utang, Pengusaha Ditebas

Bali Post/ist

OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP kasus penganiayaan di Jalan Pura Demak VIII, Denpasar Barat. Denpasar (Bali Post) Pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur berinisial HTA (46) ditebas orang tidak dikenal di rumahnya di Jalan Pura Demak VIII, Denpasar Barat, Selasa (22/8) kemarin. Diduga pemicunya

masalah utang Rp 1 miliar yang belum dibayar sampai sekarang. Menurur sumber, untuk motifnya masih didalami karena selain utang, korban tinggal bersama wanita bukan istrinya, RH (40). “Apakah motif kasus itu masalah

utang atau asmara? Ini yang masih diselidiki anggota Polsek Denpasar Barat,” kata sumber yang minta identitasnya dirahasiakan. Dari keterangan RH beralamat di Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan, ia bangun dan melihat korban main game di meja makan sekitar pukul 03.10 Wita. Selang beberapa menit kemudian korban masuk kamar dan tidur di samping kiri HR. Kondisi kamar waktu itu lampu mati dan pintu kamar ditutup, hanya lampu di ruang makan yang menyala. Sekitar pukul 04.00 Wita HR terbangun karena mendengar korban berteriak. Sekilas HR melihat ada orang memukul korban, namun tidak jelas karena lampu kamar mati. HR mengaku ketakutan lalu menyelimuti dirinya dengan bedcover. Setelah situasi tenang, HR membuka selimut dan

melihat korban berlumuran darah dan banyak luka. Korban lalu mengambil senapan api airgun di lemari, lalu keluar kamar bermaksud mencari pelaku tapi tidak ada. Selanjutnya korban menyuruh HR mengecek ke lantai atas dan pelaku tidak ditemukan. Setelah itu korban menelepon temannya, Kr. Beberapa menit kemudian Kr datang dan langsung mencarikan ambulans. Sedangkan HR disuruh menelepon polisi. Korban mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri, tengkuk, pipi, lengan dan jari tangan. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Sanglah. HR mengaku kenal korban sebulan lalu lewat chatting di medsos dan statusnya cerai tiga tahun lalu. Kepada HR, korban sempat cerita punya masalah

utang di Surabaya sebesar Rp 1 miliar. “Korban tinggal di TKP sejak seminggu lalu,” ungkapnya. Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan cincin kuningan gagang golok di atas kasur. Selain itu ditemukan tiga belati, satu samurai, dua pucuk airgun, 37 tabung gas airgun, tiga minyak airgun, empat botol miras, lima kotak peluru gotri airgun, uang Rp 3.650.000 dan Rp 881.000 di saku celana, dua HP, satu HT dan uang tunai Rp 7.663.000 di dalam tas pinggang. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. “Untuk sementara baru teman wanita korban dimintai keterangan. Korban belum bisa diperiksa karena masih perawatan di RSUP Sanglah,” tegasnya. (kmb36)

Hari Ini, Istana Mancawarna Umumkan Pertunangan Abhiseka Ratu

Shri Gusti Wedakarna Mulai Proses ”Raja Yadnya” di Sugeng Wiyosan Ke-37 HARI ini, Rabu (23/8), bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi di Wuku Sinta Isaka Warsa 1939 dan juga bertepatan dengan Hari Lahir Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera Suyasa III, masyarakat Bali turut berbahagia dengan rencana diadakannnya Pernikahan Agung (Pawiwahan Ageng) Abhiseka Ratu Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Pengumuman resmi pertunangan Ratu Gusti Wedakarna dengan Calon Permaisuri akan diumumkan pada hari ini di Istana Mancawarna Tampaksiring. Seperti biasa, acara ini akan melibatkan sejumlah tokoh yang dianggap penting, termasuk rencana kehadiran Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna dari Keraton Mangkunegaran Solo yang hadir sebagai Upasaksi Agung di samping undangan yang sangat terbatas. Selain itu, berkenan hadir Ratu Biang I Gusti Ayu Suwitry Wedastera Suyasa dan juga Turah Pangeran, Shri I Gusti Ngurah Bhisma Vedanta Suliwa Wiswakarma Wedakarnaputra Suyasa IV yang akan mendampingi Abhiseka Ratu bersama Kerabat Saking Penyaringan, Jembrana dan Kerabat Saking Griya Dencarik Buleleng. Demikian diungkap oleh Dewa Gede Anom Kurniawan (Kepala Rumah Tangga Istana Mancawarna Tampaksiring). “Persiapan acara Peringatan Hari Lahir Ratu Gusti Wedakarna (Sugeng Wiyosan Tinggalan Dalem) Kaping 37 yang

dirangkaikan dengan pengumuman resmi pertunangan Ratu Gusti dan Calon Permaisuri sudah berjalan dengan baik. Prosesi ritual akan di-puput oleh Ida Bhagawan Nabe Wira Kerti (Geria Tegeh Kori Buleleng) dan juga persiapan seremonial tukar cincin. Karena baru tahap pertunangan, maka acara akan dikemas sederhana saja. Tapi tetap saja karena yang beracara adalah Gusti Wedakarna, yang mana beliau sebagai panglingsir masyarakat Bali tentu standarnya di atas rata-rata. Yang penting khidmat,” ungkap Dewa Anom. Ia menambahkan, dalam prosesi pertunangan ini akan digelar sejumlah acara ritual, yakni Pembacaan Kitab Suci Bhagawad Gita, Upacara Agni Hotra, Upacara Raja Yadnya (Palukatan Agung) yang menggunakan tirta dari 37 Pura Sad Khayangan di sembilan kabupaten/kota. Selain itu akan dirangkaikan dengan Tari Baris Gede Tampaksiring, serta tedun-nya tarian sakral yang khusus dipentaskan di Istana yakni Tari Bedoyo Segoro Kidul, sebagai persembahan kepada Ibu Kanjeng Ratu Pantai Selatan termasuk prosesi pencucian (jamasan) Kereta Kencana Kyai Kanjeng Segara Kidul dan Kereta Kencana Kyai Pajenengan Amangku Negara. “Sebagaimana petunjuk niskala dan Ida Anak Lingsir, bahwa Ratu Gusti Wedakarna setelah upacara pertunangan ini diwajibkan melakukan upacara piuning

di sejumlah tempat di tanah Jawa dan diberikan waktu maksimal satu tahun untuk melaksanakan Pawiwahan Agung. Karena banyak prosesi yang harus dilalui, sehingga pihak Puri memaklumi nasehat dari Sang Wikan. Nanti saat Pawiwahan Agung akan diselenggarakan di Puri Tegeh Kori Jembrana, Istana Mancawarna Tampaksiring dan juga Puri Tegexh Kori di Badung. Dari Puri juga akan menyelenggarakan resepsi di sembilan kabupaten/kota, mengingat antusias sameton, rakyat dan juga kerabat yang ingin menjadi bagian dari Royal Wedding ini. Bisa jadi ini akan menjadi pernikahan terbesar di Bali dalam sejarah modern, karena rangkaiannya berlangsung setahun, melibatkan ribuan krama dan juga bertempat di Sembilan kabupaten. Semua sebagai simbol kedaulatan leluhur Majapahit dan penghomatan terhadap Raja Badung Pertama I Gusti Tegeh Kori,” ungkap Dewa Anom. Terkait dengan nama Calon Permaisuri dari Griya Suci Dencarik Banjar Buleleng, baru akan diumumkan secara resmi besok usai acara Sugeng Wiyosan. “Terkait sesana, bahwa baru besok Istana Mancawarna Tampaksiring resmi mengumumkan Calon Permaisuri untuk Abhiseka Ratu. Dan kami memohon maaf jika ada sameton yang belum dapat undangan, karena memang sangat terbatas. Lainnya kami mohon doa dan restu

dari masyarakat Bali dan umat Siwa Budha Nusantara,” ungkap Dewa Anom (Karumga Istana). (ad1503)

Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III


BADUNG

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

3

Desa Adat Bahas ”Pararem” Narkoba Mangupura (Bali Post) Upaya menangkal bahaya narkoba mulai dimasukkan dalam aturan desa atau awigawig. Sejumlah desa adat di Kabupaten Badung mulai membahas aturan tersebut, guna dimasukkan ke dalam pararem. Kepala Dinas Kebudayaan I.B. Anom Bhasma mengatakan hal itu, Selasa (22/8) kemarin. Anom Bhasma membenarkan hal itu telah dibahas pada paruman bendesa adat se-Badung, beberapa waktu lalu. Pertemuan itu juga melibatkan instansi terkait, seperti kepolisian dan BNNK Badung. “Di Kabupaten Badung ada sebanyak 122 desa adat dengan 546 banjar adat yang sudah diinstruksikan untuk menyiapkan pararem narkoba,” ujarnya. Menurut Anom Bhasma, usulan pemberantasan narkoba masuk dalam pararem merupakan usulan dari rapat pemuka desa adat di Badung. Upaya ini sejalan dengan keinginan BNNP Bali untuk membentuk pararem narkoba. “Untuk desa adat yang saat ini sedang memperbaiki atau meyempurnakan awig-awig, masalah narkoba bukan hanya pararem lagi, melainkan langsung dimasukkan ke dalam awig-awig,” katanya. Ia mengakui narkoba kini merupakan masalah serius yang dihadapi bangsa Indonesia. Sebab, obat-obatan terlarang ini sangat membahayakan, terutama bagi generasi muda bangsa. Terlebih lagi saat ini Bali sudah dinyatakan sebagai darurat narkoba. “Jika desa adat sedang memperbaiki awig-awig, akan langsung dimasukkan dan jika desa adat yang sudah selesai perbaikan awig-awig minimal di pararem ada,” tegas Anom Bhasma. Dengan pararem narkoba, kata Anom Bhasma, desa adat tidak hanya menangani masalah upacara/upakara, tapi juga pawongan khususnya dalam upaya memberantas bahaya narkoba. Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Petang Wayan Suryantara mengatakan pararem narkoba telah disiapkan. Bahkan pihaknya berencana membuat peratusan desa (perdes) khusus tentang narkoba, termasuk HIV/AIDS untuk mengantisipasi dan menjadi payung hukum pencegahan narkotika. “Saat ini masih menunggu perda tentang pencegahan narkotika disiapkan oleh provinsi, setelah diterima baru akan disesuaikan di desa,” katanya. Suryantara berharap BNNK Badung mengadakan serangkaian lomba untuk menggaungkan gerakan antinarkotika. Misalnya, lomba cerdas cermat terkait narkotika dan HIV/AIDS. “Kami juga berencana membuat Perdes khusus untuk menanggulangi narkobadan HIV-AIDS,” ujarnya. Suryantara menambahkan, pihaknya akan mencanangkan anggaran setiap tahunnya untuk program tersebut ke APBDes Petang. Sebab, program ini dinilai harus dilaksanakan secara berkelanjutan. (kmb27)

Bali Post/eka

PERLENGKAPAN UPACARA - Seorang warga tengah memilih perlengkapan upacara keagamaan di Unit Pasar Kapal, Badung. Menjelang hari suci maupun hari besar keagaman, aktivitas transaksi di pasar ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

E-Kinerja Terganjal ASN Gaptek Mangupura (Bali Post) –

Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menerapkan sistem e-kinerja akan menemui banyak kendala. Sebab, tidak sedikit Aparatur Sipil Negara (ASN) yang gagap teknologi alias gaptek. Selain itu, data kepegawaian belum sepenuhnya masuk ke sistem yang dibangun secara mandiri. Dikonfirmasi Selasa (22/8) kemarin, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (kominfo) Kabupaten Badung Wayan Weda Darmaja membenarkan prihal tersebut. Dikatakan, sumber daya pegawai di Badung yang belum seluruhnya memahami tentang teknologi informasi menjadi kendala utama. ‘’Tidak semua pegawai memiliki smartphone berbasis Android atau IOS. Kami juga tidak bisa memaksa pegawai

membeli smartphone. Apalagi belum semua pegawai paham teknologi informasi,’’ ujarnya. Guna mengatasi permasalahan tersebut, pejabat asal Sembung ini akan menyiapkan sistem pelaporan secara manual. Sehingga karyawan yang belum memahami teknologi dapat melaporkan kinerja mereka secara manual. ‘’Kami sudah siapkan pelaporan kinerja secara manual. Nanti akan ada staf khusus pada setiap perangkat

Bali Post/kmb27

TAMAN JEPUN - Salah sudut di kawasan Taman Jepun Dunia. Belakangan ini taman ini mengalami kekeringan. Sejumlah pohon terlihat meranggas dan deretan kursi taman yang berada di lingkungan Pusat Pemerintahan Badung ini juga terlihat rusak.

Taman Jepun Dunia Kekeringan Mangupura (Bali Post) Pohon kamboja yang berada di Taman Jepun Dunia mengalami kekeringan. Sejumlah pohon terlihat meranggas. Deretan kursi taman yang berada di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung juga terlihat rusak. Dikonfirmasi Selasa (22/8) kemarin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan tidak menampik kondisi tersebut. Namun, pihaknya mengklaim perawatan Taman Jepun Dunia sudah sangat optimal. ‘’Bulan Agustus, September dan Oktober adalah musim gugur, berganti daun persiapan menjadi bunga. Jadi kalau ada yang merang-

gas, itu wajar,’’ katanya. Menurut Eka Merthawan, pihaknya secara rutin merawat dan membersihkan lokasi tersebut. Saat ini di Taman Jepun Dunia terdapat 25 jenis jepun dari lima benua, yakni Amerika, Eropa, Afrika, Asia dan Australia. ‘’Bulan Desember hingga Maret baru kelihatan berbunga,’’ ujarnya. Eka Merthawan menambahkan, pihaknya punya rencana melengkapi areal yang kosong dengan wahana permainan untuk anak-anak. Fasilitas untuk jalan-jalan juga akan disediakan. ‘’Targetnya tahun ini kami pasang melalui bantuan SCR,’’ katanya. Terkait beberapa besi untuk tempat parkir sepeda hilang dan papan nama yang

roboh termakan usia hingga kini belum juga diganti, mantan Kabag Humas Badung ini menegaskan akan mengganti semua kerusakan yang terjadi. Sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2012 lalu, sampai sekarang belum tersentuh peremajaan lagi. Tak ayal, kompleks Taman Jepun Dunia terkesan ketinggalan zaman alias kuno. Mirisnya lagi, papan nama yang roboh termakan usia hingga kini belum juga diganti. Alhasil, Taman Jepun Dunia yang merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut seperti kehilangan identitas. Padahal, puluhan jenis jepun dari luar dan dalam negeri masih tegak berdiri. (kmb27)

PT Kuatkan Putusan PN

Mantan Polisi Minta Ditahan di Luar Bali UPAYA hukum banding yang dilakukan I Wayan Murdana alias Lengkong, mantan polisi yang sempat kabur dari tahanan BNNP Bali untuk mendapatkan keringanan hukuman belum berhasil. Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar memperkuat putusan PN Denpasar. Lengkong dalam kasus narkoba ini sebelumnya divonis bersalah dan dihukum selama 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Atas putusan PT itu, Selasa (22/8) kemarin kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono

menyatakan bahwa setelah bertemu kliennya di Lapas Kerobokan, Lengkong memutuskan untuk mengajukan upaya hukum kasasi. “Sudah dipastikan bahwa kami mengajukan kasasi,” jelasnya kemarin. Alasannya, Lengkong ingin mendapatkan hukuman yang ringan karena 10 tahun dinilai terlalu lama. Segala berkas kasasi sudah disiapkan. “Senin depan berkas kasasi sudah saya kirim,” tegasnya. Di samping itu, Lengkong juga berharap bahwa dia tidak ditahan di lapas atau rutan di

Bali. Dengan dalih keamanan, dia minta ditahan di lapas di luar Bali. “Untuk saat ini Lengkong dititipkan di Lapas Kerobokan,” kata Benny. Sebelumnya Wayan Murdana alias Lengkong divonis 10 tahun penjara. Walau tidak ada menyinggung soal kaburnya Lengkong, majelis hakim pimpinan Sutrisno menjatuhkan hukuman yang sama dengan tuntutan jaksa. Selain divonis 10 tahun penjara, terdakwa dihukum denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. (asa)

daerah yang meng-input-nya ke sistem,’’ kata Weda Darmaja. Weda Darmaja menambahkan, sistem e-kinerja telah rampung dan kini tinggal dalam proses input data kepegawaian. ‘’Per 1 September 2017 mendatang, kami harapkan sudah bisa diujicobakan di Dinas Kominfo dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia,’’ katanya. Weda Darmaja menjelaskan, beberapa hal yang menjadi

poin penilaian dalam program tersebut, yaitu posisi atau jabatan pegawai yang bersangkutan, kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kedisiplinan yang menyangkut absensi kehadiran. ‘’Ke depan sistem absensi yang saat ini masih parsial di masing-masing OPD akan diubah, agar bisa terkoneksi ke sistem secara keseluruhan. Nantinya pegawai juga bisa melakukan absensi melalui smartphone dengan radius maksimal sepuluh meter dari kantornya masing-masing, termasuk untuk petugas lapangan dapat melakukan absensi di lapangan pada titik lokasi yang telah ditentukan,’’ paparnya.

Weda Darmaja menegaskan, pihaknya tengah mengembangkan beberapa sistem lain, seperti e-surat, e-hibah dan lainnya yang menjadi bagian dari program Badung Smart City. ‘’Rencananya e-kinerja ini akan di-launching November tahun ini dan dioperasikan secara penuh pada tahun 2018,’’ katanya. Weda Darmaja mengingatkan pegawai tidak bisa berleha-leha jika sistem e-kinerja diterapkan. Pasalnya, semua itu akan menyangkut penilaian pimpinan atas kinerja bawahannya. ‘’Ini juga sangat berpengaruh pada jumlah penghasilan yang akan diterima,’’ tegasnya. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

info seremoniAL

Kemenristek Dikti Tetapkan Undiknas Unwar Gelar Sosialisasi Kepemimpinan sebagai PTS Terbaik di Bali, NTB dan NTT bagi Pejabat Struktural Unwar Tingkatkan Kualitas Manajemen Kinerja Struktural

FOTO BERSAMA - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti (tengah) didampingi Rektor Unwar Dewa Putu Widjana (empat dari kiri) foto bersama seusai pelatihan berupa sosialisasi kepemimpinan bagi pejabat struktural di lingkungan Unwar. GUNA meningkatkan kualitas manajemen kinerja struktural di lingkungan Universitas Warmadewa (Unwar), Unwar menggelar pelatihan berupa sosialisasi kepemimpinan bagi pejabat struktural (biro, setingkat kabag dan kasubag) di Ruang Teater Widya Sabha Mandala, Kampus Unwar, Selasa (22/8) kemarin. Sosialisasi kepemimpinan ini menghadirkan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. sebagai narasumber. Hadir Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Par.K. dan seluruh pejabat struktural Unwar. Sebagai moderator Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E., M.M. Oka Wisnumurti mengatakan, sosialisasi kepemimpinan bagi pejabat struktural di lingkungan Unwar ini bertujuan me-refresh para pejabat struktural yang menitikberatkan pada kemampuan profesional kepemimpinan, manajemen, kerja sama dan komunikasi dengan tu-

juan meningkatkan kualitas kinerja dalam manajemen yang profesional untuk kesejahteraan bersama dalam menghadapi tantangan dan harapan ke depan yang ingin diraih Unwar. Untuk bisa mencapai hal tersebut, setiap orang harus mempunyai jiwa dan karakteristik kepemimpinan, etika yang baik sebagai pemimpin dan nilai kepemimpinan yang bisa dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas. Mantan Ketua KPU Provinsi Bali ini menambahkan, menjadi seorang pemimpin harus bisa berbaur dengan anggotanya dan diakui sebagai anggota dalam organisasi yang dipimpinnya. Tidak hanya mempunyai hubungan formal dengan anggotanya, tetapi juga harus memiliki hubungan interpersonal yang kuat dengan para anggotanya. ‘’Pemimpin harus mempunyai karisma, pengalaman, integritas, rasa nyaman, visi untuk bisa membawa ke arah mana organisasi yang dipimpinnnya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang lebih dari yang lainnya, dan kapabilitas

untuk menggerakkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan bersama,’’ tandas Wisnumurti, Selasa (22/8) kemarin. Lewat sosialisasi kepemimpinan ini, pihaknya berharap pejabat struktural di lingkungan Unwar memiliki kompetensi yang memadai dan bisa bekerja secara profesional, serta bisa memberikan pelayanan yang prima kepada stakeholder yang terlibat di Unwar. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana menambahkan, Unwar sebagai perguruan tinggi swasta setiap tahun terus mengalami peningkatakan ranking. Tahun 2015 menduduki peringkat 221, tahun 2016 di posisi ke-76 dan tahun 2017 ini telah menduduki ranking 74 dari 4.000 lebih Perguruan Tinggi swasta di seluruh Indonesia. Hal ini tercapai berkat kerja keras dan tata kelola yang bagus dari pejabat struktural di lingkungan Unwar. ‘’Salah satu faktor penting dalam tata kelola adalah kepemimpinan. Sehebat apa pun sistem yang dikembangkan, SDM yang dimiliki dan sarana prasarana yang ada, kalau pemimpinnya tidak mempunyai leadership, tidak mempunyai kemampuan dan jiwa memimpin, niscaya perahu (Unwar) yang besar ini akan oleng jalannya,’’ ujarnya. Oleh karena itu, sosialisasi kepemimpinan ini diharapkan bisa dinikmati dan direalisasikan, sehingga para pejabat struktural di lingkungan Unwar tidak hanya mempunyai pengetahuan tentang kepemimpinan, tetapi juga kompetensi dan skill untuk memimpin. ‘’Meskipun dalam bentuk ceramah, Bapak Wisnumurti sebagai narasumber mempunyai banyak pengalaman menjadi pemimpin. Mudah-mudahan apa yang diberikan bisa diserap dan diaktualisasikan oleh pejabat di Universitas Warmadewa,’’ ungkap Dewa Putu Widjana. (ad1506)

P R O F 62 Mahasiswa STPBI dan SPB Ikuti Interview Seleksi ’’On The Job Training’’ di St. Regis Bal Harbour, AS I kali kesembilan St. Regis Bal Harbour datang ke SPB dan STPBI L untuk menyeleksi para mahasiswa. Saat ini mahasiswa yang sedang menjalankan on the job training di E St. Regis Bal Harbour berjumlah C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

INTERVIEW – Delegasi dari St. Regis Bal Harbour (depan) menginterview mahasiswa STPBI dan SPB yang akan mengikuti on the job training di Miami, AS. UNTUK menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya di bidang perhotelan. Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Sekolah Perhotelan Bali (SPB) telah menyiapkan berbagai program guna meningkatkan kualitas lulusannya agar lebih siap menghadapi MEA. Salah satunya, STPBI dan SPB bekerja sama dengan PT Bali Duta Mandiri (BDM) sebagai agen yang mempersiapkan Intership Program (J1) yaitu on the job training ke Amerika Serikat. Selasa (22/8) kemarin, STPBI

dan SPB kedatangan delegasi dari St. Regis Bal Harbour Miami, AS. St. Regis Bal Harbour merupakan salah satu hotel bintang lima di Miami. Rodrigo Falcon sebagai Director of Pool and Beach menyeleksi 62 orang mahasiswa yang bersaing memperebutkan kuota 25 orang di bagian F & B Service Pool and Beach. Mereka yang lulus interview akan melaksanakan on the job training di hotel tersebut selama 12 bulan dengan gaji USD 11.50 per jam kerja. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. selaku Direktur Utama PT Bali Duta Mandiri (BDM) menyatakan, ini merupakan

22 orang. Ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa STPBI dan SPB memiliki kualitas kerja yang baik dan mampu bersaing di kancah internasional. Sampai saat ini STPBI dan SPB masih dipercaya dan diberi kesempatan mengirim mahasiswanya melaksanakan on the job training di St. Regis Bal Harbour. STPBI dan SPB juga menjalin kerja sama dengan beberapa hotel bintang lima di AS seperti Hotel Greenbrier, The Setai, The Westin, St. Regis Miami, Hyatt Hotel, Four Season untuk menempatkan mahasiswa (Perhotelan/Hospitality) dalam melaksanakan OJT. Mahasiswa yang lolos seleksi di St. Regis Bal Harbour akan dibagi menjadi dua kloter keberangkatan, yakni pada Desember 2017 dan April 2018. Siswa SMA/SMK yang ingin melanjutkan studi di bidang perhotelan, jangan ragu untuk bergabung dengan STPBI dan SPB. Program studi yang ditawarkan di antaranya S-1 Pariwisata, D-4 Manajemen Perhotelan, D-4 Manajemen Kepariwisataan, D-3 Manajemen Perhotelan, Prorgam Kapal Pesiar 1 Tahun, Program Basic Level (1 tahun) dan Program Midlle Level (2 tahun) jurusan F&B service, Food Production, dan Room Devision. (ad1508)

Panen Janur Harus Seizin Kades

Siti Mafrochatin Ni’mah Banyuwangi (Bali Post) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Tanaman Kelapa atau Raperda Janur yang digodok DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, mulai mengerucut. DPRD sepakat pengambilan janur benar-benar diperketat. Salah satunya wajib mengantongi izin dari kepala desa (kades). Jika tidak bisa dipidana kurungan enam bulan atau denda Rp 50 juta. Para pedagang janur juga wajib terdata di Dinas Pertanian Banyuwangi. ‘’Ini (ranperda) sudah mulai finalisasi. Intinya, akan dibentuk

Bali Post/kmb30

tim pemantau dari tingkat desa hingga kecamatan dan kabupaten, sehingga setiap panen janur wajib izin kades dan pemilik lahan,’’ kata Ketua Pansus Rabperda Perlindungan Tanaman Kelapa DPRD Banyuwangi Siti Mafrochatin Ni’mah, Selasa (22/8) kemarin. Klausul wajib izin kades, kata politisi PKB ini, untuk menghindari maraknya pencurian janur. Sebab, selama ini panen janur banyak ditunggangi aksi pencurian. ‘’Kami bersama eksekutif sepakat membentuk tim pemantau, tugasnya mengawasi pengambilan janur,’’ jelasnya.

Ia mengharapkan dengan adanya tim pemantau pengambilan janur secara ilegal bisa dihindari. Selain itu, pihaknya akan menggelar sidak terkait pengiriman janur ke Bali. ‘’Lokasi sidak tak bisa disebutkan. Kami hanya ingin pastikan bagaimana alur pengiriman janur selama ini,’’ imbuhnya. Menurut Ni’mah, Ranperda Perlindungan Tanaman Kelapa difokuskan pada sanksi bagi pengambilan janur tanpa izin, sehingga ada efek jera, serta melindungi varietas tanaman kelapa di Banyuwangi. Sebab, saat ini secara nasional terjadi krisis nyiur atau pohon kelapa. Banyuwangi diharapkan menjadi salah satu penyumbang pelestarian tanaman kelapa. ‘’Apalagi Banyuwangi memiliki verietas kelapa unggulan,’’ ungkapnya. Ranperda Perlindungan Tanaman Kelapa sejatinya hanya merevisi Perda 5/1996. Dalam perda lama ini sanksi denda sangat ringan, hanya Rp 5.000 dan kurungan tiga bulan. Revisi perda ini merupakan inisiatif DPRD setempat menyusul menurunnya produksi kelapa di Banyuwangi. Menurut data tahun 2011, produksi kelapa di Banyuwangi sekitar 132.000 ton. Tahun 2016 anjlok tajam menjadi kurang lebih Rp 72.000 ton. Salah satu pemicunya adalah tingginya pengambilan janur. (kmb30)

ACARA penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus (Student Week) Undiknas University, Selasa (22/8) kemarin, sangat sumringah. Acara bertambah semarak setelah Rektor Undiknas Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., D.BA., FPE. menyampaikan kabar baik bagi warga Undiknas. Kabar anyar tersebut adalah Kemenristek Dikti menetapkan Undiknas sebagai PTS terbaik I di Bali, NTB dan NTT. Hasil penilaian Kemenristek Dikti menunjukkan hanya tiga PTS di Bali masuk ranking 100 terbaik. Undiknas University menduduki peringkat 73 dari 4.300 PTN dan PTS sekaligus terbaik I di antara PTS di Bali, NTB dan NTT. Bahkan secara nasional, Undiknas University berada di posisi 24 PTS se-Indonesia. Di Bali, NTB dan NTT, Undiknas hanya disalip PTN Unud (17) dan Undiksha (35). Prestasi ini langsung disambut meriah warga Undiknas dengan acara potong tumpeng bersama. Gede Sri Darma mengungkapkan, penilaian meliputi empat aspek menyangkut kualitas SDM. Undiknas kini memiliki empat guru besar, jabatan doktor 22 dan jabatan lektor kepala 50 persen dari jumlah dosen. Kedua, aspek kualitas tata kelola dilihat dari nilai akreditasi internasional dan nasional. Undiknas memiliki lima prodi yang terakreditasi A dan menjadi member akreditasi internasional. Ketiga, menyangkut kualitas dan hasil karya mahasiswa, termasuk penilaian tesis dan penelitian yang dimuat website Undiknas dan jurnal bereputasi internasional. Keempat, menyangkut penilaian jumlah penelitian yang dipublikasikan. Sri Darma memberi apresiasi

POTONG TUMPENG - Rektor Gede Sri Darma menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Perdiknas AAAN Tini Rusmini Gorda saat syukuran prestasi Undiknas sebagai PTS terbaik. kepada seluruh civitas akademika yang berjuang dan bekerja keras, cerdas dan ikhlas mewujudkan Undiknas menjadi PT yang semakin dipercaya masyarakat. Rektor menyampaikan, sangat pas mahasiswa memilih Undiknas sebagai studi lanjut. Civitas akademika tak boleh berpuas diri dengan predikat tersebut mengingat tantangan ke depan, yakni mencetak lulusan yang cerdas dan memenangkan persaingan global. ‘’Jadikan prestasi ini untuk meningkatkan diri. Terus berkarya tataran global sesuai moto global, smart dan digital,’’ tegasnya. Ketua Perdiknas Dr. AAAN Tini Rusmini Gorda, S.H., M.H. merasa bangga rektor dan jajarannya menjalankan semua tugas memajukan lembaga sebagai PT berkualitas. Sebagai hadiah atas prestasi ini, Perdiknas memberi dana segar Rp 250 juta untuk peningkatan kualitas. Yayasan juga sedang membangun fasilitas guna mendukung program rektor memajukan lembaga. Tahun ini dibangun Gedung C berlantai VI

termasuk basement. Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa juga menyatakan bangga Undiknas yang juga tempatnya mengajar meraih prestasi terbaik dan sebagai representasi pemerintah pusat. Meraih ranking 73 nasional dan ranking I di Bali, NTB dan NTT sepatutnya disandang Undiknas. Sebab, dilihat dari berbagai aspek, prodi Undiknas mendominasi raihan akreditasi A. Ia menargetkan tahun depan Undiknas bisa masuk 50 besar karena tinggal meningkatkan penelitian, publikasi dan status LPPM menjadi madya. Menurut Ketua Panitia Student Week Dr. I Made Wira Dharma, S.H., M.H., selama tiga hari mahasiswa baru diberi materi pengenalan kampus, prodi dan sistem pendidikan serta memperkuat jati diri sebagai bangsa Indonesia dan insan Pancasila. Penutupan diisi pameran kewirausahaan dan parade budaya Nusantara. (ad1512)

Berbaur dengan Krama Desa

Seniman Jepang ’’Ngayah’’ di Pura Kahyangan Tuwed Agung Desa Adat Kertha Bujangga KRAMA Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, Mengwi, Badung, ngayah serangkaian pujawali di Pura Kahyangan Tuwed Agung, Desa Adat Kertha Bujangga, yang jatuh pada Tilem Karo. Secara bersamaan dilakukan pujawali di Pura Kahyangan Wisesa dan Pura Kahyangan Pande. Ini dikarenakan ketiga pura tersebut berasal dari satu sumber. Hal itu disampaikan I Made Rai Sukada, Bendesa Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, di sela-sela persiapan ritual, Senin (21/8) lalu. Krama desa telah mempersiapkan segala perlengkapan dan prasarana untuk ritual mulai 15 Agustus 2017. Selama kegiatan terdapat beberapa tahapan ritual yang dilakukan, mulai dari ngingsah pada Saraswati lalu hingga melaspas candi bentar yang telah selesai dipugar. ‘’Puncak karyanya pada 22 Agustus. Karya nyejer selama tiga hari dan 25 Agustus prosesi nyineb,’’ tambah I Made Rai Sukada yang sering disapa Guru Adat, Selasa (22/8) kemarin. Selama karya nyejer khususnya pada 24 Agustus akan diselenggarakan sedikit onen-onen atau keramaian. Berbeda dengan pergelaran yang biasa diadakan pada karya pujawali di beberapa pura, di Pura Kahyangan Tuwed Agung, Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, kali ini hiburan dibawakan oleh Sanggar Sendratari Otonomori Tokyo. Penampilan ini sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata. Sanggar Otonomori mementaskan tarian Bali di Desa Adat Kerta Bujangga untuk kedua kalinya setelah penampilan pertamanya tiga tahun lalu. Pelatih Sanggar Otonomori Tokyo, Putu Gede Setiawan,

NGAYAH - Beberapa seniman Jepang berbaur dengan krama desa ngayah di Pura Kahyangan Tuwed Agung, Desa Adat Kertha Bujangga, Munggu, Badung. menyatakan mempunyai kelas dan mengajar gambelan Bali di Jepang. Ia pun membuat program untuk penampilan sendratari Ramayana. Proses latihan direkam dan diunggah ke YouTube. Dari dunia maya, beberapa teman menyaksikan video latihan tersebut, termasuk di Hawaii. Selanjutnya muncul tawaran tampil di Hawaii. Karena membawakan budaya Bali, ia mempunyai inisiatif untuk tampil di Bali terlebih dahulu sambil mencari taksu Bali, baru kemudian pentas di Hawaii. Putu Gede Setiawan menjelaskan, seniman Jepang tersebut datang ke Bali bukan hanya untuk pentas tari. Mereka juga diperlihatkan bagaimana sebenarnya proses ngayah di Bali dan dilibatkan langsung dalam beberapa persiapan sarana-prasarana ritual, seperti membantu membuat gebogan. Dari

ratusan anggotanya, sekitar 30 orang seniman Jepang akan tampil pada pementasan hiburan nanti. Mereka datang secara bertahap atas biaya sendiri untuk penginapan, transportasi, makan dan lainnya. Sanggar Otonomori Tokyo sudah biasa mementaskan tari Bali, namun sendratari merupakan yang pertama. Dalam pergelaran nanti, semua personelnya merupakan seniman Jepang, baik penari, dalang maupun para penabuhnya. ‘’Ngayah dan pementasan seni dari Sanggar Otonomori Tokyo ini bisa dibilang hal yang pertama kali terjadi di pura di Bali,’’ ungkap Putu Gede Setiawan. Ia ingin memperlihatkan pada publik bahwa warga negara lain begitu antusias menghargai budaya Indonesia khusunya Bali, dan berharap agar kasus-kasus pelecehan budaya tidak terjadi. (ad1511)

Dikeluhkan, Mahalnya Izin Kirim Sapi Bali Banyuwangi (Bali Post) Tingginya permintaan sapi Bali menjelang Idul Adha mulai memicu praktik tak sehat. Ada indikasi obral izin dan mahalnya pengurusan izin pengiriman sapi dari Bali. Tarif pengurusan izin naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 5 juta per set. Satu set izin diperuntukkan bagi 15 ekor sapi. Akibat mahalnya izin ini muncul praktik pengiriman sapi yang diduga melanggar aturan, seperti ukuran sapi di bawah standar. ‘’Tahun ini pedagang sapi benarbenar kelimpungan. Izin mahal, lalu diobral, sehingga sapi di bawah standar nekat dikirim ke luar Bali,’’ ujar Isrin, pedagang sapi asal Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (22/8) kemarin. Mahalnya izin membuat pedagang sapi dengan modal cekak harus gigit jari. Sebab, mereka tak bisa menebus izin dalam jumlah besar. Pihaknya menduga izin pengiriman sapi dari Dinas Peternakan Bali ini banyak diborong pengusaha besar. ‘’Kalau kami nebus izinnya eceran, modalnya tak mampu. Harga sapi juga mahal,’’ kilah pria asli Banyuwangi ini. Yang dikeluhkan lagi, izin yang dikeluarkan adalah kuota tahun 2018. Imbasnya, ternak sapi Bali diangkut besar-besaran ke luar

Bali Post/kmb30

DIKIRIM - Sapi Bali di salah satu gudang di Banyuwangi siap dikirim ke Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. Bali. Bahkan, tak jarang masih di bawah bobot yang diizinkan. Sesuai aturan, sapi Bali yang boleh dikirim ke luar minimal bobotnya 300 kilogram. Kenyataannya, ada sapi yang berbobot 180 kilogram tetap dikeluarkan. ‘’Kami minta izin pengiriman sapi jangan diobral, tapi diperketat. Jangan sampai sapi Bali habis karena izinnya terlalu longgar. Apalagi, sapi Bali selalu menjadi primadona pasar Jakarta dan sekitarnya ketika musim Idul Adha. Selain harganya lebih murah, kualitas dan hasil dagingnya lebih banyak dibanding sapi Jawa,’’ jelasnya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Isrin berharap pihak karantina hewan lebih ketat memeriksa ternak sapi yang diseberangkan dari Gilimanuk ke Jawa. Jika ditemukan bobot di bawah standar, sebaiknya diturunkan. ‘’Kami yang dari Jawa prihatin sapi Bali dieksploitasi besar-besaran. Bisa-bisa akan sulit mencari ternak sapi Bali di masa mendatang,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, persoalan izin menjadi masalah klasik setiap tahun. Tak jarang razia di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mendapati dokumen izin yang tak sesuai dengan jumlah sapi yang diangkut dari Bali. (kmb30)


Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

daerah

5

TP4D Kawal Penggunaan Dana Desa di NTB

Mataram (Bali Post) – Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) menyatakan siap mengawal penggunaan dana desa di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Pengawalan dana desa akan dimulai dengan kegiatan sosialisasi TP4D kepada seluruh kepala desa yang ada di wilayah NTB. Kegiatan sosialisasi akan diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah NTB pada Kamis (24/8) besok. ‘’Sesuai arahan pusat (Jamintel Kejaksaan Agung), para Kajari diperintahkan mengumpulkan kades-kades, memberikan pemahaman tentang peran TP4D dalam mengawal penggunaan dana desa,’’ kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB Dedi Irawan di Mataram, Selasa (22/8) kemarin. TP4D memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan agar penggunaan anggaran negara, khususnya dana desa, tidak salah sasaran. Hal itu sesuai dengan tujuan dibentuknya TP4D. Tim yang beranggotakan jaksa ini mengemban tugas sebagai aktor pencegah terjadinya segala bentuk penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara. ‘’Kami melihat masih banyak muncul laporan dugaan penyimpangannya, berarti masih banyak desa yang belum mengerti cara mengelolanya. Maka dari itu, kami langsung turun mendampingi agar tidak ada dana desa yang disalahgunakan lagi,’’ ujarnya. Jika nantinya dalam pelaksanaan masih ada ditemukan bentuk penyimpangan dalam penggunaan dana desanya, TP4D akan menindaklanjutinya dengan memberikan teguran kepada perangkat desa. ‘’Kalau bentuk teguran itu tidak juga bisa diindahkan, laporannya akan kami teruskan ke inspektorat. Tapi jika itu juga tidak bisa ditindaklanjuti mereka (inspektorat), kami akan ambil tindakan hukum,’’ ucap Dedi Irawan. (ant)

Pemkot Mataram Sosialisasi Kesehatan Kanker Serviks

Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar sosialisasi kesehatan perempuan agar terbebas dari kanker serviks kepada 150 orang perwakilan aparatur sipil negara di kota itu. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-24 Kota Mataram yang puncaknya pada 31 Agustus 2017. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati saat membuka kegiatan tersebut di Mataram, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan acara ini bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram bersama Korpri Kota Mataram yang saat ini di bawah BKPSDM. ‘’Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dini agar ibu-ibu tahu menjaga kesehatan kelamin yang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di negara ini,’’ katanya. Menurutnya, di Indonesia dalam sehari 21 wanita meninggal dunia karena kanker serviks. Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut ASN Kota Mataram bisa terhindar dari penyakit yang menyerang organ kewanitaan wanita itu. ‘’Penting sekali semua masyarakat mengetahui betapa bahayanya kanker serviks bagi perempuan,’’ ujarnya. Dengan adanya seminar tentang kanker serviks, maka akan lebih banyak lagi yang memahami betapa bahaya kanker serviks bagi perempuan. ‘’Lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu, tema yang kami ambil adalah cantik dan sehat dengan bebas kutil kelamin dan kanker leher rahim,’’ sebutnya. Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Dedianto Hidayat, Sp.KK. sebagai narasumber dalam seminar tersebut menjelaskan, sampai saat ini gejala kanker serviks belum bisa dipastikan tanpa melalui tes tertentu. Akan tetapi kita bisa cepat mendeteksi melalui pap smear atau inspeksi visual asam asetat (IVA). (ant)

BPBD Tingkatkan Patroli Masuki Musim Kemarau Mataram (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), meningkatkan kegiatan patroli sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau. Meskipun Mataram bebas dari ancaman kekeringan, kemarau harus tetap diantisipasi. Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD) Kota Mataram I Made Gede Yasa di Mataram, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan Mataram berada pada dataran rendah sehingga potensi kekeringan akibat kemarau sangat kecil, tetapi harus tetap waspada. Antisipasi musim kemarau itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi NTB dalam sebuah rapat koordinasi dengan perwakilan dari 10 kabupaten/kota di NTB. Selama musim kemarau, 60 orang petugas tim reaksi cepat (TRC) melakukan pemantauan pada wilayah yang dinilai berpotensi kekurangan air, terutama pada areal pertanian di bagian utara. Dari hasil pantauan menunjukkan sejauh ini areal pertanian di Kota Mataram masih mencukupi untuk kebutuhan pertanian. ‘’Saya melihat sendiri petani sudah memiliki sumur dan mesin pompa air untuk memenuhi kebutuhan air sawah mereka,’’ katanya. Ia menilai hal itu merupakan program bagus dan efektif yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam hal ini Dinas Pertanian. Meski demikian, BPBD tetap rutin melakukan patroli termasuk di kawasan pesisir pantai untuk mengantisipasi berbagai bencana. ‘’Apalagi akhir pekan lalu terjadi angin kencang sehingga nelayan tidak bisa melaut. Kemarau dan angin kencang juga berpotensi menimbulkan bencana yang tidak terduga,’’ ujarnya. (ant)

NTT Tawarkan Investor Bangun Pelabuhan Marina Kupang (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menawarkan pembangunan pelabuhan marina di beberapa lokasi yang sudah disiapkan kepada investor dari dalam dan luar negeri. Saat ini Pemerintah NTT sedang merampungkan perencanaan pembangunan pelabuhan marina di beberapa kabupaten. Hasil perencanaan akan ditawarkan kepada investor untuk dibangun. Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Wely Rohi Mone di Kupang, Selasa (22/8) kemarin, mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur pelabuhan bagi kapalkapal pariwisata yang membawa wisatawan berkunjung ke pulau-pulau di NTT. Selama ini kapal-kapal besar yang mengangkut wisatawan mancanegara tidak bisa leluasa singgah di NTT karena tidak didukung pelabuhan khusus kapal pesiar. Kapal-kapal pesiar itu terpaksa sandar di pelabuhan-pelabuhan bongkar muat, sehingga tidak bisa berlabuh terlalu lama karena mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Menurutnya, upaya yang sedang dilakukan saat ini merupakan bagian dari respons Pemprov NTT terhadap keluhan kapal-kapal pesiar yang mengangkut wisatawan ke wilayah itu. Ada beberapa lokasi untuk pembangunan pelabuhan marina yang sudah disiapkan pemerintah, yakni di Kabupaten Alor, Waikerang di Maumere dan Ende di Pulau Flores. Lokasi-lokasi itu akan ditawarkan kepada investor untuk dibangun dan dikerjasamakan dengan Pemprov NTT mengingat pembangunan sebuah pelabuhan marina membutuhkan anggaran yang cukup besar. ‘’Pada 6 September nanti, kami akan mempresentasikan rencana pembangunan pelabuhan ini kepada investor Cina di Kupang,’’ katanya. Setelah itu, pada 20 Desember 2017 akan dilakukan presentasi lagi kepada investor dari Australia. (ant)

Bali Post/wan

PASAR KUMBASARI - Sejumlah pengunjung melihat berbagai produk yang dipajang di sejumlah los tempat penjualan benda-benda kerajinan dan suvenir di Pasar Kumbasari, Denpasar, Senin (21/8) lalu.

Banyak Peserta JKN Belum Terima Hak Rawat Sesuai Kelas Denpasar (Bali Post) Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Denpasar sampai Juli 2017 adalah 1.443.666 atau 82,36 persen dari total penduduk Denpasar, Badung dan Tabanan. Sementara itu, jumlah perrsediaan fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah BPJS Kantor Cabang Denpasar adalah 358 baik faskes I maupun faskes II. Dilihat dari persediaan bed, rasio idealnya adalah 1:1.000. Artinya, satu bed digunakan oleh 1.000 peserta. Demikian disampaikan Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Cicilia Dwi Budi Winarti saat konferensi pers pencapaian BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Selasa (22/8) kemarin. Saat ini pihaknya masih mengupayakan dengan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan penambahan RS kerja sama un-

tuk memenuhi kriteria rasio ideal bed. ‘’Namun, realitanya masih banyak yang kekurangan bed dan banyak yang belum bisa memenuhi hak kelas rawat yang disediakan program JKNKIS,’’ ungkapnya. Program JKN-KIS hanya memenuhi hak kelas rawat 1, 2 dan 3. Sementara saat ini rumah sakit swasta di Bali, komposisi kelas rawat inapnya 50 persen untuk kelas rawat VIP, 30 persen kelas 3 dan 20 persen kelas 1 dan 2. ‘’Kriteria itulah yang belum dipenuhi secara utuh oleh rumah

sakit kerja sama,’’ ujar Budi Winarti. Sementara itu, di RSUP Sanglah 70 persen ruangan rawat inap diperuntukkan untuk pasien kelas 3. Mengingat jumlah peserta JKN KIS kelas 1 dan 2 cukup banyak, RSUP Sanglah juga menambah ruang rawat inap untuk kelas 1 dan 2 dengan mengalokasikan ruangan VIP A, B dan C menjadi ruang kelas 1 dan 2. Dilihat dari jumlah SDM dokternya, masih kurang dari rasio ideal. Rasio idealnya 1:5.000. Artinya, satu dokter melayani 5.000 pasien. ‘’Sampai saat ini masih kurang dari 1:5.000, tapi secara per masing-masing faskes ada yang sudah melampaui,’’ tandasnya. Hal itulah yang menjadi PR bagi BPJS Kesehatan untuk melakukan komitmen bersama dengan faskes

yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memenuhi kriteria rasio ideal. Hingga saat ini peserta JKN-KIS masih kerap mengeluhkan antrean yang panjang. Hal ini karena rasio peserta JKN-KIS dengan dokter belum ideal. Komitmen yang diberikan oleh faskes I kepada BPJS Kesehatan adalah pemenuhan SDM terutama tenaga dokter umum dan dokter gigi, supaya rasio yang telah ditentukan dapat dipenuhi dan dilaksanakan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. ‘‘Ada yang kurang, ada yang kelebihan peserta per masing-masing FKTP, tapi secara keseluruhan rata-rata belum sampai 1:5.000, jadi masih 1:4.000-an,’’ jelas Budi Winarti. (kmb42)

Kompol Wismawati Wakapolres Jembrana

Bali Post/kmb

SERTIJAB - Serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Jembrana, dua Kapolsek dan beberapa pejabat lainnya.

Negara (Bali Post) – Serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Jembrana dari Kompol Wimboko kepada Kompol Ni Nengah Wismawati dilaksanakan di Negara, Selasa (22/8) kemarin, dipimpin Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo. Wakapolres Kompol Ni Nengah Wismawati sebelumnya menjabat Wakapolres Bangli. Saat bersamaan diserahterimakan dua jabatan Kapolsek, yakni Gilimanuk dan Pekutatan serta Kasat Tahti Polres Jembrana. Kapolsek Pekutatan diserahterimakan dari Kompol Ketut Sugiartha Yoga kepada Kompol Putu Suprama yang sebelumnya menjabat Kanit I Bagwassidik Ditreskrimum Polda Bali. Sementara Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk diserahterimakan dari Kompol A.A. Gede Arka kepada Kompol Nyoman Subawa yang sebelumnya menjabat Kaurbinplin Subbid Provos Bidang Propam Polda Bali. Kompol Ketut Sugiartha Yoga selanjutnya dipercaya sebagai Kapolsek Kota Gianyar, sedangkan Kompol A.A. Gede Arka diangkat menjadi Kanit III Subdit 2 Ditreskrimum Polda Bali. Sementara Iptu H. Eddy Waluyo dipercaya menempati jabatan baru sebagai Kasat Polair Polres Jembrana dari jabatan sebelumnya sebagai Kasat Tahti Polres Jembrana. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo berharap pejabat yang baru segera dapat menyesuailan diri dengan lingkungan yang baru. Apa yang sudah dilakukan pejabat lama hendaknya diteruskan dan ditingkatkan. Laksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab. ‘’Semoga pejabat baru dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ katanya. (kmb)

Hari Raya Pagerwesi

Lindungi Diri dengan Ilmu Pengetahuan UMAT Hindu di Bali merayakan hari raya Pagerwesi, Rabu (23/8) ini. Dalam perayaan ini, umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Batara Hyang Guru atau Pramesti Guru untuk memohon keselamatan lahir dan batin. Praktisi pendidikan Ida Bagus Ngurah mengungkapkan, Sang Hyang Paramesti Guru adalah nama lain dari Dewa Siwa sebagai manifestasi Tuhan untuk melebur segala hal yang buruk. Dalam kedudukannya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru, beliau menjadi gurunya alam semesta terutama manusia. ‘’Hidup tanpa guru sama dengan hidup tanpa penuntun, sehingga tanpa arah dan segala tindakan jadi ngawur,’’ katanya, Selasa (22/8) kemarin. Dalam Lontar Sundarigama disebutkan, Budha Kliwon Shinta Ngaran Pagerwesi payogan Sang Hyang Pramesti Guru kairing ring watek Dewata Nawa Sanga ngawerdhiaken sarwatumitah sarwatumuwuh ring bhuana kabeh. Artinya, Budha Kliwon Shinta disebut Pagerwesi sebagai pemujaan Sang Hyang Pramesti Guru yang diiringi oleh Dewata Nawa Sanga (sembilan dewa) untuk mengembangkan segala yang lahir dan segala yang tumbuh di seluruh dunia.

Ida Bagus Ngurah

Ketut Sukartha

Oleh karena itu, Pagerwesi bermakna meningkatkan keteguhan iman sebagai rangkaian hari raya Saraswati. Lebih dari itu, Pagerwesi adalah hari yang paling baik untuk mendekatkan atman kepada brahman sebagai guru sejati. ‘’Pengetahuan sejati itulah sesungguhnya merupakan pager besi untuk melindungi hidup kita di dunia ini,’’ ungkap Ida Bagus Ngurah.

Dalam menjalani kehidupan, senjata yang paling utama untuk melindungi diri adalah ilmu pengetahuan. Ilmu yang kita peroleh lewat belajar di bangku sekolah formal atau nonformal adalah pagar yang kuat untuk melindunggi diri. ‘’Dalam bahasa sederhananya, dengan kecerdasan yang dimiliki, umat mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, membantu diri meng-

hindarkan kemelaratan, kebodohan, dan sebagainya,’’ tutur Kepala SMAN 8 Denpasar yang juga dalang wayang kulit ini. Ketut Sukartha menambahkan, kita harus tetap eling. Setelah umat mendapatkan kaweruhan (ilmu pengetahuan) jadikan benteng yang kuat, memagari diri menghadapi tantangan hidup atau bekal untuk mencapai tujuan hidup, yaitu kesejahteraan dan ketenangan batin. Dalam perayaan Pagerwesi, umat juga diajarkan tentang kewaspadaan menghadapi berbagai tantangan. Upacara persembahyangan adalah syarat awal untuk memohon kekuatan lahir dan batin. Memuja Sang Hyang Widhi mutlak dan wajib dilakukan oleh umat untuk memohon anugerah. Tak hanya pada saat hari raya, tapi setiap hari. ‘’Jika sudah eling, apa yang kita cita-citakan mengajegkan Bali dan Nusantara akan tercapai,’’ terang Kepala SMPN 10 Denpasar ini. Menurutnya, saat ini kita menghadapi berbagai tantangan. Karenanya kita diajarkan menarik diri ke dalam atau merenung. Dengan demikian kita dapat dengan jelas melihat persoalan sehingga mampu mencari solusi pemecahannya atau memperoleh jalan yang terang dan tetap berada di jalur kebenaran (satya). (kmb)


OPINI

6

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengoptimalkan Peran Guru Menumbuhkan Minat Baca TAK bisa dibantahkan minat membaca para remaja dan siswa kini makin menurun. Faktor internal dan eksternal tetap menjadi penyebabnya. Apalagi di tengah budaya narsis, semua bisa diperoleh lewat internet dan Google. Ditambah lagi sikap anak-anak sekarang yang serbamanja, mau instans, bukan berjuang mencari di berbagai sumber belajar. Kita bisa lihat aktivitas dan cara belajar pelajar sekarang. Mereka tak mau membaca buku terlebih dahulu untuk memperoleh pengalaman baru atau materi baru, namun sudah loncat menjawab pertanyaan di bagian akhir materi. Namun anehnya, mereka belum menemukan jawaban langsung minta bantuan Google. Bukan membuat mereka merasa tertantang mencari jawaban dengan cara membaca materi pelajaran. Salahnya guru juga yang semakin jarang memberi tugas aplikasi bagi siswanya dalam soal-soal problem solving. Guru meninggalkan tanpa pengawasan bagaimana proses siswa mendapatkan jawaban. Beda dengan terdahulu, guru mengawasi siswanya mencari bahan di perpustakaan dan memberi arahan buku mana yang harus dibaca untuk referensi masalah tertentu. Rendahnya minat baca juga diikuti dengan makin sedikitnya kunjungan siswa ke perpustakaan. Dulu di Bali ada Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang didanai oleh komite dan pusat. Namun gaungnya kian meredup ketika SMA dan SMK negeri di Bali tak boleh lagi memungut uang komite. Akibat lainnya, struktur anggaran sekolah pun banyak terpotong. Sekolah tak lagi bisa membangun perpustakaan yang megah serta canggih, karena tak ada lagi anggaran untuk buku, perpustakaan dan SDM pekerja perpusatkaan. Semua demi politik dan popularitas. GLS bisa jadi hanya slogan, padahal perpustakaan adalah sumber utama belajar bagi siswa. Sistem PBM pun dinilai masih kering dengan media sosialisasi. Mestinya guru mengajak siswa untuk saling beriteraksi dengan temannya. Ciptakan sebuah kelompok baca yang sangat membantu minat baca siswa. Membuat sebuah kelompok baca kemudian memberikan literatur bacaan kepada mereka dan saling menceritakan apa yang menarik dari bacaannya kepada temannya. Kebanyakan siswa laki-laki perlu berinteraksi satu sama lain. Ini sangat meningkatkan pemahaman mereka dan membuatnya jauh lebih menyenangkan. Untuk meningkatkan minat baca banyak caranya. Seperti mengajak siswa ke taman bacaan di alam, membuat lomba dan membuat slogan. Buat permasalahan yang berhubungan dengan bacaan. Permasalahan bisa berhubungan dengan sejarah, politik, agama, ataupun ekonomi. Berikan mereka tugas itu untuk membaca kenapa itu terjadi, dari mana dasarnya. Suruh mereka menggali informasi tentang itu sebanyak-banyak. Masih banyak hal lain, silakan explore sendiri. Orang tua harus ikut memberikan dukungan dalam hal ini mungkin dengan menyiapkan makanan dan hal lain yang diperlukan. Yang terpenting adalah kita termasuk guru harus mengajarkan strategi membaca. Siswa tidak akan senang membaca jika mereka tidak tahu bagaimana cara melakukannya. Tidak ada yang suka melakukan sesuatu yang sangat sulit. Di sinilah pentingnya peran guru SD menumbuhkan minat membaca sejak dini. Bukan seperti sekarang, sebagain guru SD bersifat cuek, mengerti atau tidak siswanya mereka tak peduli. Apalagi ada embel-embel toh anak orang lain. Dengan gaji dan tunjangan sertifikasi guru, mestinya kinerja guru SD harus mengajar dengan bertanggung jawab dan penuh kasih sayang. Jangan salahkan siswa SMP tak bisa membaca huruf Bali misalnya, karena di SD tak pernah diajarkan soal nama dan bentuk huruf serta gantungan aksara Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bangga pada Atlet Bali Di tengah maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan kasus korupsi di negeri ini, sebagai orang Bali saya masih bisa berbangga hati membaca berita Bali Post, terkait I Gede Siman Sudartawa pecahkan rekor di SEA Games Kuala Lumpur, Malaysia. Setidaknya prestasi ini turut mengharumkan nama Bali di tingkat Nasional dan ASEAN mengingat putra Bali sukses menjadi yang terbaik di kejuaraan renang. Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi anak-anak muda Bali khususnya yang tertarik pada dunia olahraga. Prestasi bisa diciptakan di mana saja sesuai dengan swadharma kita. Sekali lagi sebagai orang Bali, saya ikut menyampaikan terima kasih kepada jajaran pelatih, pembina, dan khusus keluarga I Gede Siman Sudartawa. Saya juga mengusulkan agar atlet-atlet Bali yang berprestasi mendapat perhatian dari kabupaten/kota, termasuk Pemprov Bali. Ini penting dilakukan mengingat dunia olahraga dikenal dengan suportivitasnya, sehingga dengan mentalitas positif ini pula kita bisa menjaga Bali. Artinya, lewat spirit olahraga khususya atlet Bali, kita masih bisa berbangga di tengah keprihatinan atas maraknya kasus korupsi. I Wayan Purnamayasa Denpasar, Bali

Menyoal Minat Baca Masyarakat Pejabat publik semacam gubernur, bupati, camat, dan yang lain sering memberikan anjuran kepada masyarakat agar mampu menumbuhkan minat baca yang ada pada mereka. Bahkan, anjuran tersebut tidak kalah dengan anjuran pejabat kepada masyarakat agar rajin-rajin memakan ikan. Persoalannya sekarang, dari mana kita dapat mengetahui minat baca itu sudah tumbuh atau belum?

Oleh Romi Sudhita ersoalan sudah tumbuh atau belum, ini pun masih sangat sulit untuk menyatakan sebagai jawabannya yang pasti. Memang ada semacam panduan untuk mengetahui ada tidaknya minat baca pada siswa, mahasiswa, atau anggota masyarakat pada umumnya. Panduan itu (dalam bentuk tanda tanya) tertuang dalam artikel “Bersinergi Wujudkan Masyarakat Gemar Membaca” yang ditulis Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Bali Luh Putu Haryani, S.E., M.M. (dalam Tokoh, 25-31 Mei 2015). Kita yang hendak mengukur minat baca, diharuskan untuk menjawab enam pertanyaan sebagai berikut; (1) Berapa menit sehari kita habiskan untuk membaca, (2) berapa banyak buku yang pernah kita baca, (3) berapa buku yang kita miliki atau koleksi, (4) apakah setiap hari kita membaca berita dari surat kabar atau dari media elektronik lainnya, (5) apakah pernah mengisi waktu kosong kita dengan membaca, dan (6) berapa sering kita mengunjungi perpustakaan? Disebabkan dalam artikel itu memang tidak disediakan jawaban keenam pertanyaan yang diajukannya, maka kitalah mencoba mencarikan jawabannya berdasarkan kajian, dan pengalaman kita

P

sendiri. Pertanyaan pertama, berapa menit kita habiskan untuk membaca, jawabannya tentu sangat relatif tergantung siapa yang membaca, bahan apa yang dibaca (buku fiksi atau nonfiksi, buku pelajaran atau buku pengetahuan umum, dsb.), dan apakah kegiatan membaca itu ada kaitan dengan sekolah (tugas bapak/ibu guru) atau bukan, dan sebagainya. Penulis jika ditanya menggunakan pertanyaan ini tentu jawabannya seperti yang sudah dikemukakan tadi. Biasanya, lama kita membaca tergantung pada keharusan kita membaca. Contoh, ketika hendak mengajar esok harinya tentu mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri secara prima. Persiapan baru dianggap prima kalau kita banyak membaca, dan waktu yang dipakai minimal sama dengan waktu mengajar. Andai mengajar jam AB atau selama seratus menit, ya, segitu pula kita harus membaca buku yang terkait dengan mata pelajaran yang diajarkan. Lama tidaknya kekuatan kita membaca juga sangat dipengaruhi oleh mediamedia informasi-komunikasi bernuansa online alias dunia maya. Kecenderungan kita sekarang, lebih-lebih siswa, untuk menggunakan gadget sangat mungkin terjadi bahkan mengalahkan gaya membaca secara konvensioal. Ini pulalah yang sekaligus menjadi tantangan orang-orang

enggan membaca teks yang ada di buku. Mereka lebih kerasan berlama-lama di depan handphone, komputer, dan sejenisnya mungkin di situ ia lebih banyak mendapatkan variasi menu ketimbang membaca buku. Pertanyaan kedua yang menyangkut berapa banyak buku yang pernah kita baca, secara kelakar ada yang memberikan jawaban dua buku yaitu buku milik sendiri dan buku pinjaman dari teman atau dari perpustakaan. Terlepas dari hal itu, jujur kita katakan bahwa kemauan membaca anak-anak sekolah dan mahasiswa perguruan tinggi masih jauh dari yang diharapkan. Justru karena itu, kemauan yang masih sangat kurang akan berdampak pada banyaknya buku yang pernah dibacanya. Pengalaman seorang teman yang ikut program pascasarjana, ia tergolong amat rajin membeli buku yang dianjurkan bahkan kalau buku itu sulit dicari aslinya ia dengan rela hati untuk memfotokopinya, soal biaya tak jadi masalah. Cuma, kerajinan membeli buku tidak diimbangi dengan kerajinan membacanya. Sehingga boleh dibilang teman tadi banyak memiliki buku tapi amat sedikit yang bisa dibacanya. Kenapa demikian, ia selalu mengaku tak ada waktu atau sibuk terus dengan urusan ini dan itu. Padahal kalau dites apakah pengakuannya itu benar atau

tidak, jelas itu hanya alasan belaka untuk tidak dikatakan malas membaca. Penjelasan dari pertanyaan kedua ini sekaligus sudah mengena pada jawaban atas pertanyaan nomor tiga yang berbunyi “berapa buku yang kita miliki atau koleksi?’’ Pertanyaan berikutnya (keempat), apakah setiap hari kita membaca berita dari koran dan media elektronik lainnya? Jawaban atas pertanyaan ini bisa ya bisa tidak. Penulis berani mengatakan seperti itu lantaran hasil amatan dari sejumlah guru memang ada guru yang tidak berlangganan koran. Jangankan berlangganan, membeli eceran pun tidak pernah. Kalau toh ia membaca koran paling-paling membaca di ruang guru secara gratisan. Padahal, penghasilan mereka sudah termasuk besar sejak diterimanya tunjangan sertifikasi yang apabila berlangganan sangat memungkinkan. Tapi kenyataannya seperti itu, apa hendak dikata. Fakta yang ditemukan ini tentu saja tidak berlaku pukul rata alias menyamakan semua guru seperti itu. Selain guru yang disinggung di atas masih banyak pula yang berada dalam kondisi sebaliknya. Artinya, guru-guru rajin membaca koran setiap hari, bahkan sehari saja tidak membacanya terasa ada yang kurang dalam hidupnya. Dan, hal itu terjadi pula pada masyarakat secara keseluruhan (bukan hanya pada guru). Listening Society Pertanyaan kelima apakah kita pernah membaca untuk mengisi waktu kosong? Kebiasaan orang Indonesia pada umumnya adalah mendengar ocehan orang dan iku larut dalam sebuah perbincangan. Istilah kerennya, kita masih tergolong listneing society,

BNPT, Kebinekaan, dan Perdamaian Negeri Kita mafhum bahwa perdamaian ialah hasil dari sebuah proses. Artinya, perdamaian bukan terlahir begitu saja tanpa adanya sebuah usaha atau tindakan tertentu. Dalam konteks Indonesia, bisa dikatakan perdamaian terlahir salah satu di antaranya dari keberhasilan dalam merawat kebinekaan (baca: keragaman). Harus diakui, memang tidak mudah dalam merawat kebinekaan yang menjadi kekhasan dan karunia besar dari Tuhan bagi negeri ini. Faktanya, sejak dulu sampai hari ini terus saja bermunculan pelbagai bentuk ancaman yang berpotensi menggoyahkan esensi kebinekaan di masyarakat. Di antaranya seperti, munculnya sejumlah gerakan separatis, politisasi isu SARA (suku, ras, agama dan antargolongan) hingga ancaman tindak radikal dari para teroris. Khusus untuk potensi ancaman terakhir, beruntung kini kita sudah mempunyai Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mempunyai kewenangan secara khusus menangani persoalan radikalisme dan terorisme di negara ini. Pada tahun ini, tepatnya pada tanggal 16 Juli 2017 lalu, lembaga yang dibentuk berdasarkan atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2010 itu telah menginjak usia yang ketujuh tahun. Untuk ukuran manusia, memang belum dewasa dan masih membutuhkan banyak “asupan nutrisi”. Demikian halnya BNPT, juga memerlukan banyak “asupan nutrisi”, terutama dari pemerintah dan masyarakat. Dari pemerintah misalnya dapat dalam bentuk penguatan infrastruktur, peningka-

Oleh Pangki T. Hidayat tan alokasi anggaran, hingga penyelesaian revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme). Sementara itu, “asupan nutrisi” dari masyarakat antara lain dapat berupa penyampaian informasi-informasi penting terkait potensi ancaman tindak terorisme, terus memupuk kepercayaan terhadap kinerja BNPT hingga mendukung pelbagai program perdamaian yang digagas oleh BNPT. Dengan “asupan nutrisi” yang demikian, tentu fungsi dan kewenangan BNPT dalam menumpas habis para pelaku tindak radikal dan terorisme bisa lebih optimal. Maka, perlu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat agar secara berkelanjutan memberikan “asupan nutrisi” terhadap BNPT. Dalam perspektif itu, sebagaimana kita memperlakukan kejahatan korupsi, kejahatan terorisme mutlak harus pula diberikan perhatian yang sepadan. Agar, selain pelbagai ancaman tindak terorisme dapat diredam, munculnya bibit-bibit pelaku atau organisasi terorisme baru pun dapat diantisipasi. Secara tidak langsung, dalam memerangi terorisme BNPT sesungguhnya juga mengambil peran dalam memperkokoh perdamaian di negeri ini. Sebab, mafhum disadari bahwa terjadinya aksi terorisme acap kali berdampak pada renggangnya

hubungan antara kelompok masyarakat yang satu dengan kelompok masyarakat yang lainnya. Salah satu faktornya kita ketahui bersama bahwa para pelaku teror kerap mengidentikkan dirinya dengan seseorang yang beragama Islam (baca: Muslim). Di sisi lain, para pelaku teror tersebut justru beberapa kali malah melakukan aksi-aksinya di sejumlah tempat yang identik dengan agama lain, seperti di gereja misalnya. Tercatat setidaknya ada beberapa aksi terorisme yang terjadi di gereja, di antaranya yakni bom di Gereja Oikumene (Samarinda), Gereja Bethel Injil (Solo), dan Gereja Santo Yosep (Medan). Alhasil, selain hubungan antarkedua (pemeluk) agama tidak dimungkiri menjadi terusik, secara keseluruhan perdamaian di negeri ini pun ikut terkoyak. Tidak jauh berbeda dengan aksi-aksi terorisme yang menjadikan tempat atau pihak lain sebagai sasaran utamanya, pada gilirannya sudah pasti akan tetap menjadi ancaman bagi kebinekaan dan perdamaian di negara ini. Akhirnya, di usianya yang kini menginjak tujuh tahun, tidak bisa dimungkiri BNPT mempunyai kontribusi yang signifikan dalam merawat kebinekaan dan perdamaian di negeri ini. Terbukti, pelbagai ancaman terorisme, baik yang sedang dalam perencanaan maupun yang sudah terjadi mampu diredam sehingga tidak menimbulkan pergolakan yang lebih jauh di masyarakat.

dan bukannya reading society, apalagi writing society. Maka dari itu ada semacam selentingan yang menyatakan OOD (Omong-omong Doang), atau RRD (Rawos-rawos Dogen, omong melulu) buat kita sebagai orang Timur. Beda halnya dengan orang yang hidup di negara maju (Barat), ke mana pun mereka pergi, buku selalu di tangannya. Turis-turis mancanegara acap kita temui berbaring santai di pasir pantai tanpa lepas dari buku yang dibacanya. Jadi di sini faktor budaya yang lebih dominan. Kalau orang kita, menggunakan waktu kosong atau waktu senggang kebanyakan dengan mengomongkan kejelekan teman atau setidak-tidaknya ngerumpi sambil mencari kutu di kepala (makutu). Yang terakhir (keenam), seberapa sering kita mengunjungi perpustakaan? Nah ini yang menarik buat kita diskusikan. Hasil penelitian yang pernah penulis lakukan di kecamatan Gerokgak, Buleleng, secara signifikan terungkap bahwa siswasiswa SD di sekolah sampel amat jarang mengunjungi perpustakaan. Jangankan ke perpustakaan umum atau perpustakaan daerah, ke perpustakaan (masih sederhana) sekolahnya sendiri jarang dan hampir tidak pernah. Bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK yang memiliki banyak uang lebih condong membuat “perpustakaan” sendiri ala kadarnya di rumahnya masing-masing. Kalau toh mereka kelihatannya tidak pernah nongol di perpustakaan, jangan kira mereka itu tidak pernah membaca. Mereka lebih betah mengurus buku-bukunya di rumah sehingga koleksi yang dimilikinya menyerupai perpustakaan pribadi. Penulis, pemerhati pendidikan dan pengamat perilaku

POJOK Kata BJ Habibie, Indonesia perlu bangun lagi GBHN. - Percuma kalau manipulatif. *** Kata Kapolda Bali, belasan napi ormas di-Nusakambangankan. - Yang penting jangan pilih kasih. *** Kata Jusuf Kalla, KPK harus diperkuat bukan diperlemah. - Rakyat dukung KPK.

Penulis, Direktur Eksekutif Research Center for Democratic Education. Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

GEBYOG Seorang tukang ukir menyelesaikan garapannya di salah satu tempat penjualan pembuatan pintu gebyog di Kota Denpasar. Foto diambil baru baru ini. Bali Post/wan

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Jelang Konferensi IMF dan World Bank

Dihadiri Belasan Ribu Peserta, Polda Lakukan Berbagai Persiapan

Bali Post/ist

WISUDA - Prosesi Wisuda Akper Kesdam IX/Udayana angkatan ke-7.

Harus Berikan Pelayanan Terbaik Denpasar (Bali Post) Akademi Keperawatan Kesehatan Daerah Militer (Akper Kesdam) IX/Udayana melantik dan mengambil sumpah 134 wisudawan Diploma 3 Angkatan ke-7, Selasa (22/8) kemarin, di Hotel Grand Bali Beach, Sanur. Para wisudawan diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr. Suarjaya, MPPH. yang hadir pada kesempatan itu mengapresiasi prestasi yang telah diraih para wisudawan. Mereka berharap nantinya lulusan Akper Kesdam dapat mengabdikan ilmu kesehatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan tidak boleh malas. Acara diawali dengan tarian yakni tari Adi Wira Satya Sisya sebagai salah satu karya seni garapan Ketut Sumarna, dosen Akper sekaligus sebagai PNS Ajendam IX/Udayana. Tarian ini menggambarkan pengejawantahan dari komitmen segenap mahasiswa Akper Kesdam tidak pernah ragu dalam menunjukkan jati diri dan keberaniannya dalam menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka. Selain itu, mereka harus setia dalam kata, perbuatan, tetap menjunjung tinggi kebesaran dan menjaga nama baik almamater. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dan beasiswa kepada para lulusan terbaik antara lain Luh Ayu Arini dengan IPK 3,60 predikat dengan pujian, Ni Kadek Ari Margyani dengan IPK 3,59 predikat dengan pujian, dan Ni Luh Putu Eva Budiantini IPK 3,56 predikat dengan pujian. (kmb36)

Kanwilkumham Bali Rekrut CPNS

Ombudsman Buka Posko Pengaduan Denpasar (Bali Post) Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perekrutan CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Bali. Salah satunya dengan membentuk Posko Pengaduan agar masyarakat bisa melaporkan segala bentuk maladministrasi dalam proses seleksi. Kendati perekrutan CPNS di Kanwilkumham Bali sebetulnya telah memakai sistem online. “Kita berharap tidak terjadi apa-apa di situ. Yang paling rumit adalah misalnya bandwidth-nya itu diperkecil sehingga orang sulit masuk, loading-nya lama,” ujar Kepala ORI Perwakilan Bali Umar Ibnu Al Khatab, di Denpasar, Selasa (22/8) kemarin. Menurut Umar, pengaduan maladministrasi bisa disampaikan langsung ke Kantor Ombudsman. Begitu ada pengaduan yang masuk, pihaknya akan segera menindaklanjuti. Terlebih, Kepala Kanwilkumham Bali juga sudah menandatangani komitmen agar proses seleksi berlangsung secara objektif, akuntabel, transparan, serta bebas dari KKN. Salah satu poinnya adalah terbuka dengan informasi dan laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan maupun pelanggaran dalam proses seleksi. “Kita masuk dalam tim pengawasan, tentu kita selalu ikut dari awal sampai akhir. Tim kita juga sudah mulai bekerja dan turun ke lapangan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Kanwilkumham Bali Maryoto Sumadi mengatakan, keterlibatan Ombudsman justru untuk menunjukkan kepada masyarakat bila perekrutan CPNS di instansinya benar-benar berlangsung transparan. Meskipun tahapan perekrutan mulai dari pendaftaran sudah dilakukan secara online. Artinya, tidak ada tatap muka antara petugas dengan CPNS. “Kemudian pada saat verifikasi, hasilnya juga bisa dipantau oleh semua. Pusat (Kementerian Hukum dan HAM - red) juga memantau, kalau memang petugas itu mainmain kan bisa kelihatan,” ujarnya. Tidak kalah penting, lanjut Maryoto, tes CPNS memakai sistem Computer Assisted Test (CAT). Tidak ada yang bisa ikut campur pada hasil tes karena dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan sistem. “Nanti tatap mukanya kalau sudah tes kesehatan, lari, jongkok, skotjam,” imbuhnya. Maryoto menambahkan, pola penerimaan terbagi dua untuk SLTA dan S-1. Lulusan SMA dibutuhkan sebanyak 199 orang untuk tenaga rutan dan lapas. Verifikasi dilaksanakan di masing-masing provinsi, termasuk Bali. Sementara lulusan S-1 dibutuhkan untuk tenaga keimigrasian sebanyak 250 orang, yang proses verifikasinya berlangsung di pusat. “Sampai saat ini, sudah ada 1.881 pelamar yang diverifikasi,” jelasnya. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Konferensi International Monetary Fund (IMF) dan World Bank akan diselenggarakan di Nusa Dua, Oktober 2018. Menyambut event internasional yang dihadiri 16 ribu hingga 18 ribu peserta tersebut, Polda Bali telah melakukan berbagai persiapan khususnya terkait pengamanan. Selain persiapan personel, Polda juga memetakan lokasi menginap para peserta dari seluruh dunia tersebut. “Saya sudah rapat di Jakarta membahas kesiapan kegiatan internasional IMF dan World Bank Oktober 2018. Kita dari sekarang sudah persiapan dan bulan depan rapat di Washington DC untuk membahas bagaimana berkaitan dengan escape karena yang datang 16-18 ribu orang CEO,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (22/8) kemarin, saat coffee morning dengan pimpinan media massa. Banyaknya peserta yang datang, lanjut Kapolda, tidak mungkin hanya menempati area Nusa Dua dan tentunya menjadi tanggung jawab kepolisian. Ini perhelatan terbesar dan dananya juga sangat spesial sehingga harus dipersiapkan dari sekarang. Selain itu, Kapolda juga menyampaikan masalah kemacetan, tidak hanya tanggung

jawab kepolisian tapi juga stakeholder. “Sejak saya menjabat, para perwira termasuk pejabat utama, saya perintahkan tidak usah apel pagi tapi langsung turun ke jalan melayani masyarakat,” tegasnya. Hasil evaluasi selama 8 bulan menjabat, Golose mengucapkan terima kasih terutama saat digelorakannya Keindonesiaan, Kepancasilaan, ke-NKRI, dan bagaimana tetap pada UUD 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika. “Saya lihat kegiatan Polda Bali yaitu ikrar merah putih di Pantai Pandawa viral dan nomor satu di Indonesia, mendapat apresiasi dari Kapolri dan sudah disampaikan ke seluruh jajaran kabinet,” ungkapnya. Kepada awak media, mantan petinggi BNPT ini berharap agar jurnalis menyuarakan hal-hal positif sehingga masyarakat teredukasi dengan berita yang menyejukkan. “Bagi saya program para wartawan yaitu journalis can never be silent. Bapak dan Ibu ini tidak bisa diam karena tugasnya memang menyuarakan. Saya berharap apa pun sorotannya mudah-mudahan bisa menjadi jembatan. Polisi sebagai pelayan masyarakat dengan masyarakat yang dilayani sudah berjalan dengan baik,” tegasnya.

Bali Post/rah

PERTEMUAN - Bidang Humas Polda Bali menggelar pertemuan dengan pimpinan media massa yang dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Gede Alit Widana. Sebagai pimpinan Polda Bali, Irjen Golose mengucapkan terima kasih atas pemberitaan

kegiatan Polda selama ini. “Terutama saat ikrar merah putih di Pantai Pandawa, terima kasih

atas pemberitaannya. Dari Bali bersuara untuk Indonesia dan dunia,” ujarnya. (kmb36)

Putus Mata Rantai Peredaran Narkotika

Desa Adat Diminta Buat ’’Pararem’’ Denpasar (Bali Post) -

Desa adat sebagai benteng utama Bali diajak berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika. Hal ini menyusul telah ditetapkannya perda tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika oleh DPRD Bali beberapa waktu lalu. Desa adat utamanya diminta untuk membuat pararem terkait hal itu. “Kalau sudah masuk dalam pararem, nanti desa adat akan menyampaikan kepada masyarakat. Lebih efektif yang begitu karena masalah narkoba ini sudah rawan. Presiden bahkan sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama, Selasa (22/8) kemarin. Menurut Jaya, penugasan untuk desa adat agar membuat pararem masih akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur. Kendati demikian, desa adat sebetulnya telah dilibatkan sejak perda tentang narkotika masih berupa kajian akademik. Desa adat juga kembali dimintai masukan setelah kajian akademik disusun menjadi draf rancangan perda. “Setelah menjadi perda, kami akan kembali melakukan sosialisasi. Nanti inilah konteks kerja samanya, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua elemen masyarakat. Masyarakat di Bali ini kan sebagian besar adalah masyarakat di bawah naungan

desa adat,” imbuhnya. Jaya menambahkan, setiap hari ada 50 orang meninggal karena narkotika. Kalau dibiarkan, negara pun bisa ambruk karena penyalah guna didominasi masyarakat usia produktif. Khususnya generasi muda yang sebetulnya merupakan tulang punggung bangsa di masa depan. “Perkembangan pariwisata juga sangat memengaruhi. Di satu sisi, kita berharap Bali ini sumbernya dari pariwisata itu, di sisi lain, tantangan kita salah satunya narkoba ini. Desa adat sekarang yang menjadi tonggak untuk mencegah narkoba,” jelasnya. Menggiatkan sosialisasi tentang bahaya narkotika, lanjut Jaya, merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai peredaran. Sekalipun masih ada penyuplai narkotika, barang haram itu tidak akan laku jika masyarakat sudah menyadari bahaya dan dampak negatif yang ditimbulkan. Yakni, risiko tertular HIV/AIDS hingga kematian. “Kita tidak boleh lengah. Artinya, peredaran narkoba

sudah masuk di hampir semua lini. Memutus rantai itu yang sekarang berat karena orang itu kayak belut, kalau sudah seperti itu kita kan harus khusus menanganinya,” ujarnya. Anggota Komisi IV DPRD Bali, I Ketut Mandia, mengatakan peredaran narkotika kini memang tidak mengenal tempat. Terutama ke desa-desa atau tempat yang masyarakatnya masih sangat awam dengan narkotika dan dampak yang ditimbulkan. Oleh karena itu, sosialisasi harus digencarkan ke semua lapisan masyarakat. “Gencarkan kampanye media, baik media konvensional ataupun media online tentang bahaya narkoba dan sejenisnya agar masyarakat semakin melek. Terutama anak-anak muda sebagai generasi penerus,” ujarnya. Menurut Mandia, keberadaan perda tentang narkotika menjadi payung hukum dalam mengintegrasikan seluruh institusi sosial. Termasuk pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menangkal bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika tersebut. (kmb32)

Kalau sudah masuk dalam pararem, nanti desa adat akan menyampaikan kepada masyarakat. Lebih efektif yang begitu karena masalah narkoba ini sudah rawan. Presiden bahkan sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali I Gede Putu Jaya Suartama

Gencarkan kampanye media, baik media konvensional ataupun media online tentang bahaya narkoba dan sejenisnya agar masyarakat semakin melek. Terutama anak-anak muda sebagai generasi penerus. Anggota Komisi IV DPRD Bali I Ketut Mandia

Berdalih Ibu Sakit, Karyawan Minimarket Mencuri

Bali Post/ist

HASIL CURIAN - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara menunjukkan hasil curian tersangka Reza.

Mangupura (Bali Post) Toko Indomaret di Jalan Kubu Anyar, Kuta, Badung dibobol maling, Rabu (16/8) lalu. Pelakunya tak lain karyawan minimarket tersebut yaitu Ahmad Reza Ajmil Adzani (20). Selain mengambil uang Rp 6 juta, pelaku membawa kabur digital video recorder (DVR). Pelaku mengaku terpaksa mencuri karena untuk membiayai pengobatan ibunya. Setelah diselidiki ibu pelaku tidak sakit dan uang itu akan dipakai foya-foya. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan pada Rabu lalu pukul 07.00 Wita, Syamsul Anam, karyawan Indomaret, sedang berada di rumahnya dan mendapat personal message dari rekannya bahwa Indomaret di Jalan Kubu Anyar dibobol maling. Mendapat informasi itu, Syamsul langsung menuju TKP dan setibanya di sana ternyata benar telah terjadi pencurian. Syamsul melihat kabel yang menghubungkan CCTV ke DVR terlepas dan uang tunai hasil penjualan serta kas sebelumnya disimpan di dalam laci meja kasir, hilang. Sedangkan pada bagian pintu kaca dalam dan pintu harmonika

luar tidak ada bekas tercongkel dan masih normal. Selanjutnya, Syamsul Anam melaporkan kasus itu ke Polsek Kuta. “Keterangan saksi, kerugiannya Rp 11.770.000,” ujar Kapolsek Sumara. Menindaklanjuti laporan itu, tim Opsnal dipimpin Iptu I Putu Budiartama melakukan olah TKP dan menginterogasi karyawan shift malam yaitu Armita Dwi Lestari dan Ahmad Reza Ajmil Adzani. Hasil interogasi, petugas mencurigai Reza sebagai pelaku dan pemeriksaannya diperdalam. “Setelah diusut lebih dalam akhirnya Reza mengaku sebagai pelaku,” tegasnya. Pelaku berdalih sangat membutuhkan uang untuk membeli obat untuk ibunya sedang sakit. Namun setelah dicek, ibunya tidak sakit dan uang itu akan dipergunakan foya-foya. “DVR yang diambil tersangka dibuang ke rawa-rawa bawah pintu keluar tol, Kuta. Sedangkan uang curian disimpan di tempat kosnya di Jalan Kedonganan Gang Suli, Kuta. Kasus ini masih dikembangkan siapa tahu pelaku beraksi di tempat lain,” tegas mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini. (kmb36)


BANGLI

8

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Toko Modern Berjaringan di Bangli Belum Kantongi IUTM Bangli (Bali Post) -

Semua toko modern berjaringan di Kabupaten Bangli belum mengantongi Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Bahkan dari total 11 toko modern berjaringan yang tersebar di tiga kecamatan, enam di antaranya sama sekali tidak mengantongi izin awal. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli, dari 11 toko modern berjaringan, hanya lima yang mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Izin Gangguan. Lima toko modern tersebut Anak Agung Gede Raka

Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Bangli (Bali Post)Komposisi komite sekolah bakal dirombak. Komite sekolah nantinya tidak lagi diperbolehkan dari unsur pendidik dan tenaga kependidikan. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Perombakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Bangli. Demikian disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Bangli terpilih, Anak Agung Gede Raka, Selasa (22/8) kemarin. Gede Raka mengungkapkan, sejumlah alasan mendasari Pemerintah Pusat melakukan perombakan terhadap komposisi pengurus komite sekolah. Salah satunya demi integritas jajaran komite. Bila komite sekolah diduduki unsur pendidik dan tenaga kependidikan maka nilai kejujurannya diragukan terutama dalam mengelola anggaran. Dikhawatirkan ada oknum komite sekolah yang menyalahgunakan jabatan dengan ‘main mata’ dengan pihak sekolah dalam membuat laporan pertanggungjawaban. ‘’Perombakan komite ini sangat positif sekali. Perombakan ini juga untuk meningkatkan kinerja unsur pendidik dan kependidikan lantaran tidak lagi terganggu dengan urusan komite,’’ ungkap Gede Raka. Dia menjelaskan, sebelum diterbitkannya peraturan tersebut, posisi komite sekolah banyak ditempati unsur tenaga pendidik dan kependidikan. Sesuai peraturan menteri, susunan komite sekolah 50 persen dari orang tua siswa, 30 persen dari praktisi pendidikan dan sisanya dari unsur masyarakat, adat dan agama. ‘’Dengan komposisi ini diharapkan komite sekolah lebih berperan dalam mendorong kemajuan pendidikan di Bangli,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini Peraturan Menteri No. 75 tahun 2016 masih dalam tahap sosialisasi ke sekolah-sekolah. Setelah tiga bulan baru akan dilaksanakan. Pihaknya pun akan melakukan pengawasan ke sekolah terkait pelaksanaan peraturan tersebut. ‘’Sekolah diberikan waktu tiga bulan melakukan persiapan perombakan komite. Bila dalam waktu tiga bulan ke depan masih ada sekolah belum melakukan perombakan maka akan dikenakan sanksi,’’ tegas Gede Raka. (kmb41)

Toko di Pasar Kayuambua Dibobol Maling

Bangli (Bali Post) Toko milik Sang Ketut Suparta (59) di kompleks pertokoan Pasar Kayuamba, Selasa (22/8) kemarin, disatroni maling. Sejumlah barang dagangan dibawa kabur. Akibat peristiwa ini, pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta. Informasi dihimpun, sekitar pukul 08.00 wita, Suparta hendak membuka tokonya. Betapa kagetnya pria asal Banjar Selat Nyuhan Desa Pengiangan itu karena pintu toko sudah terbuka. Setelah dicek, barang dagangan seperti rokok dan barang dagangan lainnya hilang. Kapolsek Susut AKP I.B. Karyawan membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Menurutnya, pelaku masuk ke dalam toko dengan cara merusak gembok dan rolling door. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bali Post/nan

DIBOBOL MALING - Polisi saat memeriksa toko di kompleks Pasar Kayuambua yang dibobol maling.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

mengantongi izin awal, namun izin itu sifatnya hanya sementara. Pasalnya pascaterbitnya Perda tentang Perlindungan dan Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, seluruh toko modern kini wajib memiliki IUTM. ‘’Sesuai perintah Perda, seluruh toko modern berjejaring harus mengantongi

lik toko untuk melengkapi izin, pihaknya menyatakan akan mengkoordinasikannya dengan instansi terkait. ‘’Dengan telah ditetapkannya Perda dan Perbup tentang Toko Modern, kita imbau seluruh pemilik untuk segera mengurus izin sebagaimana yang dipersyartkan dalam Perda dan Perbup. Kalau setelah diberikan pemberitahuan pemiliknya belum juga mengurus izin, maka tentunya kita akan melakukan tindakan dengan melibatkan tim,’’ kata Pariarta. (kmb40)

Penyerahan Sertifikat Satpam dari PT Global Mulia Sejahtera

Bali Post/nan

Perombakan Komposisi Komite Sekolah

berlokasi di Banjar Kawan, Desa Kintamani, Kelurahan Cempaga, Jalan Brigjen Ngurah Rai, dan Desa Batur. Sementara enam toko modern berjaringan lainnya belum memiliki izin sama sekali. Sekretaris DPMPTSP Bangli Komang Pariarta, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan meski sudah ada lima toko modern berjaringan yang

IUTM. Namun, sampai saat ini sama sekali belum ada toko modern berjejaring di Bangli yang mengantongi izin tersebut,’’ terangnya. Terkait hal itu, Pariarta menyatakan pihaknya akan segera meminta seluruh pemilik toko untuk melengkapi izin dimaksud. Selain IUTM, sesuai Perda, pemilik toko modern berjaringan juga diwajibkan melengkapi analisis kondisi sosial, Izin Lokasi, Izin Gangguan dan IMB. Mengenai batas waktu yang diberikan kepada pemi-

Bupati Made Gianyar Imbau Pemegang Sertifikat Segera Melamar Pekerjaan

TERIMA SERTIFIKAT - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menerima sertifikat tanda kelulusan satpam yang diserahkan Brand Manager PT Global Mulia Sejahtera Bali I Made Sudana, Selasa (22/8) kemarin.

BUPATI Bangli I Made Gianyar, Selasa (22/8) kemarin, menerima sertifikat tanda kelulusan satpam dari PT Global Mulia Sejahtera Bali. Penyerahan sertifikat dilaksanakan di ruang pertemuan Asisten III Setda Kabupaten Bangli. Sertifikat diserahkan Brand Manager PT Global Mulia Sejahtera Bali I Made Sudana. Bupati Made Gianyar menyampaikan selamat kepada peserta pelatihan satpam yang telah berhasil menyelesaikan pedidikan selama kurang lebih satu bulan. Bupati meminta para satpam yang telah lulus dan mendapatkan sertifikat agar menggunakannya dengan sebaik-baiknya untuk mencari pekerjaan. ‘’Jangan sampai setelah lulus dan mendapatkan sertifikat malah sertifikatnya hanya disimpan. Itu harus dipakai untuk melamar

pekerjaan sehingga tujuan Pemerintah Bangli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,’’ ungkap Made Gianyar. Kepala Dinas Koperasi UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli I Dewa Gede Suparta mengungkapkan, peserta yang mengikuti pelatihan satpam itu sebanyak 20 orang. Program pelatihan satpam diselenggarakan di Denpasar di Hotel Batukaru Inn selama kurang lebih satu bulan oleh PT Global Mulia Sejahtera Bali yang bekerja sama dengan Direktorat Binmas Polda Bali. Dari jumlah tersebut, empat satpam sudah bekerja. Sementara 16 orang lagi bakal disalurkan oleh PT Global Mulia Sejahtera Bali ke sejumlah perusahaan yang membutuhkan. ‘’Kegiatan pelatihan sat-

pam ini merupakan kegiatan kali pertama diselenggarakan pascaperubahan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. Sumber dana yang dipergunakan untuk membiayai pelatihan itu dari APBD Kabupaten Bangli,’’ jelas Dewa Suparta. Sementara itu, Brand Manager PT Global Mulia Sejahtera Bali I Made Sudana menyampaikan, peserta pelatihan satpam dari Bangli secara umum sudah mengikuti pelatihan dengan baik. Peserta yang telah lulus akan disalurkan ke perusahaanperusahaan yang bekerja sama dengan PT Global Mulia Sejahtera Bali. ‘’Selain langsung kita salurkan, mereka juga bisa langsung melamar pekerjaan sendiri sesuai perusahaan yang diinginkan,’’ jelas Sudana. (ad1510)

SMKN 4 Bangli IHDN Denpasar Bentuk Watak Mahasiswa Teken MoU dengan Pengelola dengan Empat Konsensus Kebangsaan Objek Wisata Penglipuran Gelar Ospek di Kampus Bangli

INSTITUT Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar kegiatan masa pengenalan kampus terhadap ratusan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018. Kegiatan yang dipusatkan di Kampus IHDN Bangli itu dibuka Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D., Selasa (22/8) kemarin. Selain bertujuan mengenalkan lingkungan kampus sebagai lingkungan akademis, kegiatan ini juga bertujuan membentuk watak mahasiswa baru dengan empat konsensus kebangsaan. Ketua Panitia Pelaksana Mahasiswa Upanayana IHDN Denpasar Dr. I Nyoman Sueca, S.Ag., M.Pd. mengatakan, kegiatan ospek tahun ini diikuti 400 mahasiswa baru yang terdiri dari Fakultas Dharma Acarya, Fakultas Brahma Widya dan Fakultas Dharma Duta. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari mulai 22 hingga 25 Agustus. Selanjutnya pada 26 Agustus akan dilaksanakan Upanayana di Pura Puncak Penulisan Kintamani. Tujuan pelaksanaan ospek adalah mengenalkan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus sebagai suatu lingkungan akademis. Kedua, untuk menambah wawasan mahasiswa baru dalam penggunaan sarana akademik yang telah tersedia di kampus. ‘’Tujuan lainnya adalah untuk membentuk watak bagi mahasiswa baru dengan empat konsensus kebangsaan,’’ terangnya. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru IHDN Denpasar yang menjadi peserta ospek tahun

KALUNGKAN NAMETAG - Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. mengalungkan nametag kepada mahasiswa baru saat acara pembukaan pengenalan kampus di Kampus IHDN Bangli. ini. Prof. Duija mengatakan, seluruh mahasiswa baru dan masyarakat patut berbangga karena IHDN Denpasar akan segera berkembang menjadi universitas Hindu negeri pertama di Indonesia dengan nama Universitas Jayapangus. Jika tidak ada halangan, status universitas akan disandang IHDN di tahun 2018. ‘’Tahun 2018 nanti, rektorat dan semua sekretariat akan pindah ke Bangli. Meski demikian, kampus di Denpasar tetap akan dikembangkan,’’ katanya. Disampaikan juga, IHDN Denpasar dari tahun ke tahun selama ini terus berupaya mengintegrasikan pendidikan intelektual dan religius. Harapannya, mahasiswa yang ditamatkan IHDN tidak hanya pintar secara intelektual namun juga berakhlak baik. Sementara itu, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan

yang digelar IHDN tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi-generasi penerus yang tidak hanya mampu menguasai iptek tapi juga menguasai bidang spiritual. Mengenai rencana IHDN Denpasar yang sebentar lagi akan berubah menjadi Universitas Jayapangus, Sedana Arta menyambutnya bahagia. Dirjen Binmas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D. mengatakan, untuk menjadi universitas, IHDN Denpasar sudah memenuhi semua syarat. Perubahan status menjadi Universitas telah mendapat dukungan dari seluruh umat Hindu. Mengenai kegiatan ospek mahasiswa baru tahun ini, Prof. Widnya berharap agar dapat dijadikan sebagai media mahasiswa untuk belajar. Kegiatan belajar bukan hanya didapat melalui buku melainkan pergaulan dengan teman dan dosen. (ad1509)

Bangli (Bali Post) SMKN 4 Bangli melakukan penandatanganan MoU dengan pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran dalam kegiatan pembelajaran produktif yang dilaksanakan di Wantilan Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, Selasa (22/8) kemarin. Penandatanganan tersebut dilakukan Kepala SMKN 4 Bangli I Dewa Gede Darmayasa dan Pengelola Objek Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng. Di antaranya hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Disdik Bali, UPT Disdik Provinsi Bali di Bangli, Badan Diklat Provinsi Bali, Disdikpora Bangli, Disparbud Bangli, Bendesa Adat Penglipuran, para guru SMKN 4 Bangli dan para siswa. Kepala SMKN 4 Bangli I Dewa Gede Darmayasa usai acara mengungkapkan, penandatanganan MoU terkait pembelajaran produktif bagi siswa ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana berkolaborasi dengan masyarakat. ‘’Dengan adanya kegiatan pembelajaran produktif bagi siswa di Penglipuran ini, anak-anak mampu berbaur langsung dengan warga dan para pengunjung. Seperti yang terlihat sebelumnya, saat praktik seni tari dan kerambitan, pengunjung ikut kegiatan yang dilakukan siswa-siswa kita. Jadi, siswasiswa kita bisa berinteraksi

langsung dengan pengunjung sehingga anak-anak kita bisa mendapatkan pengalaman lebih, tidak jenuh belajar di sekolah dan dapat inovasi,’’ katanya. Darmayasa mengungkapkan, kegiatan ini nantinya bisa dijadikan ajang promosi sekolah maupun pengelola. Sebab, wisatawan yang berkunjung akan membuat dokumentasi mengenai interaksi tersebut. Selain itu, siswa bisa mendapatkan ruang praktik mengingat hingga saat ini sekolah belum memiliki ruang praktik memadai. ‘’Dipilihnya Desa Penglipuran yang dipakai untuk kegiatan pembelajaran produktif bagi siswa karena jaraknya dekat. Selain itu, jurusan yang kita miliki, yakni Seni dan Pariwisata ada di Penglipuran. Itu yang menjadi alasan kita bekerja sama dengan Penglipuran. Kita harap kegiatan seperti ini bisa dilakukan berkelanjutan,’’ jelas Darmayasa. Sementara itu, Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran I Nengah Moneng menyampaikan terima kasih kepada SMKN 4 Bangli yang telah menjalin kerja sama dengan pihaknya. ‘’Kita harap dengan kerja sama ini siswa-siswa mampu menyebarluaskan informasi kegiatan yang dilakukan dalam rangka membantu mempromosikan Objek Wisata Desa Penglipuran,’’ katanya. (kmb41/k150)

Anggota Dewan Dukung Pemisahan Dapil Bangli-Tembuku Bangli (Bali Post) Sejumlah anggota DPRD Bangli mendukung rencana pemisahan daerah pemilihan (dapil) Bangli-Tembuku terkait pileg 2019 mendatang. Alasan yang disampaikan beragam. Salah satunya agar calon wakil rakyat bisa lebih dekat dengan konstituen. Anggota DPRD Bangli dari Partai Gerindra Wayan Jamin, Selasa (22/8) kemarin, menyatakan pemisahan dapil BangliTembuku sangat diharapkan masyarakat. Hal ini akan lebih mendekatkan calon legislatif dengan masyarakat. Selain Jamin, anggota DPRD Bangli lainnya dari Partai Golkar Nengah Darsana juga menyambut baik pemisahan

dapil Bangli-Tembuku. Bahkan pihaknya di Partai Golkar berencana segera bersurat secara resmi ke KPU Bangli untuk mengusulkan pemisahan dapil tersebut. Darsana mengungkapkan, disatukannya Kecamatan Bangli dan Tembuku menjadi satu dapil dalam pileg selama ini cukup merugikan. Karena hal itu membuat jatah kursi untuk calon wakil rakyat di Bangli lebih banyak diambil oleh calon dari Kecamatan Tembuku. ‘’Dari perhitungan, jumlah penduduk dan jumlah pemilih di Kecamatan Bangli lebih banyak dibandingkan Tembuku. Dari alokasi 11 kursi dapil Bangli-Tembuku, logikanya Bangli dapat 6 kursi, Tembuku 5 kursi.

Tapi faktanya justru terbalik, jumlah anggota dewan justru 5 orang dari Bangli dan 6 orang dari Tembuku. Itu sebabnya kita mendorong untuk dipisah,’’ terangnya. Selain alasan itu, dia berpendapat pemisahan akan menghemat biaya politik, tenaga dan pikiran para calon di dapil tersebut. Hal yang sama juga diungkapkan anggota DPRD Bangli dari Partai PDI-P Wayan Subagan. Dengan dipisahkannya dapil Bangli-Tembuku maka cost politik yang harus dikeluarkan para calon dari dua kecamatan itu lebih sedikit. Calon incumbent juga dinilainya dapat lebih fokus untuk menyerap aspirasi karena ruang geraknya lebih kecil. (kmb40)

Bali Post/nan

MOU - Kepala SMKN 4 Bangli I Dewa Gede Darmayasa saat menandatangani MoU dengan Pengelola Objek Wisata Desa Penglipuran.


GIANYAR

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

9

Pertanian Organik di Panglan Mulai Diminati Wisatawan

Gianyar (Bali Post) Sistem pertanian organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata. Dengan berbagai kelebihannya itulah pertanian organik kini tengah gencar dikembangkan petani Subak Kana, Banjar Panglan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Menurut Klian Banjar Dinas Panglan I Made Kamardiyana, Selasa (22/8) kemarin pertanian organik di Subak Kana menunjukkan progress positif. Dua sentra pertanian organik di area subak ini yakni Kebun Mai Organik Bali (KMOB) dan Kebun Setaman Pejeng (KSP) mulai dikunjungi wisatawan. Seperti pada Senin (21/8) lalu, gerakan petani di Subak Kana kedatangan belasan mahasiswa dan tutor dari Turki. Mereka datang untuk melihat langsung komunitas dan proses pertanian di Subak Kana. Mengambil meeting point di bale banjar Panglan, wisatawan berjalan kaki menuju starting point di kebun bertema manggis. Di sana mereka disambut minuman khas KMOB. ‘’Lalu mereka dibagi dalam empat grup kecil dan diarahkan menuju kebun yang masing-masing bertema kelapa, pepaya dan cabai. Dari kebun pepaya dan cabai, tamu diarahkan ke Pura Subak. Seperti pura di Pejeng lainnya, pura ini juga memiliki banyak peninggalan sejarah. Dari pura menuju ke kebun perintis pertanian ramah lingkungan dengan nama Kebun Setaman Pejeng,’’ ujarnya. Tujuan kedatangan mahasiswa asal Tur-

ki, lanjut Kamardiyana, untuk melihat langsung gerakan petani Subak Kana. Mereka mempelajari sistem pertanian, khususnya terkait penanaman dan pembibitan. Mereka juga berbagi ide untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani dalam gerakan pertanian organik. ‘’Hal seperti ini sangat positif dalam rangka promosi pertanian organik dan pariwisata Pejeng. Ini juga sebagai ajang kita untuk memperkenalkan kuliner khas pejeng, seperti bubur mabasa ala Pejeng dan tahu Pejeng,’’ ungkapnya. Di sisi lain, masyarakat khususnya generasi muda juga mulai melirik potensi sistem pertanian yang disinergikan dengan sektor pariwisata ini. Makin banyak yang antusias mendukung dan terlibat di sektor ini. Tidak hanya bercocok tanam, masyarakat juga terlibat dalam hal lain, seperti menjadi pemandu wisata dan di bidang kuliner. ‘’Selama wisatawan di sini, mereka ditemani warga lokal baik anggota KMOB, sekaa teruna, petani hingga krama banjar. Jadi, gerakan pertanian organik ini juga terkait pemberdayaan masyarakat,’’ kata Kamardiyana. (kmb25) Bali Post/ded

PERTANIAN ORGANIK - Wisatawan asal Turki tengah belajar bercocok tanam di areal pertanian organik Subak Kana, Banjar Panglan, Desa Pejeng.

ODGJ di Saba Diamankan Satpol PP Gianyar (Bali Post) Jajaran Satpol PP Kabupaten Gianyar mengamankan I Made Sumerta, Selasa (22/8) kemarin. Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Banjar Saba, Desa Saba itu diamankan lantaran kerap membuat resah warga sekitar. Sumerta sudah dua kali keluar masuk RSJ. Informasi dihimpun, gangguan jiwa Sumerta kembali kambuh sejak beberapa bulan lalu. Pria 57 tahun ini pun kerap mengamuk dengan membawa senjata tajam, sehingga membuat warga sekitar resah. Istri Sumerta, Ni Luh Made Sirat akhirnya melaporkan hal tersebut ke Perbekel Desa Saba. Laporan ini kemudian diteruskan ke Satpol PP Gianyar. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa yang menerima laporan tersebut mengerahkan sejumlah personelnya ke lapangan. I Wayan Nasta, petugas spesialis penanganan warga yang mengalami gangguan kejiwaan pun diturunkan. Tidak berselang lama Sumerta dapat diamankan dengan mudah tanpa perlawanan. Namun naas, dalam proses itu Sumerta malah melukai kakinya sendiri dengan senjata tajam yang dibawanya. Akibatnya, sebelum dibawa ke RSJ Bangli Sumerta terlebih dahulu mendapat perawatan pada kakinya. Petugas Satpol PP Gianyar I Wayan Nasta menuturkan, Sumerta sebelumnya sudah dua kali diamankan karena gangguan kejiwaannya kambuh. Saat kali pertama diamankan Sumerta melawan sehingga ada korban dari petugas kepolisian yang berusaha mengamankan Sumerta. ‘’Saat itu satu orang polisi mengalami luka berat dan satu lagi luka ringan,’’ terang Nasta. (kmb35)

Sumbang 70 Persen dari PAD

Perhatian Pemkab Terhadap Ubud Dinilai Minim Gianyar (Bali Post) -

Perhatian Pemkab Gianyar terhadap pembangunan Ubud dinilai masih minim. Padahal kampung turis ini menyumbangkan sekitar 70 persen dari keseluruhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar. Ketua LPM Ubud Dr. Tjokorda Gede Raka Sukawati mengatakan, alokasi dana pemerintah untuk pembenahan Ubud sangat kecil. Padahal sumbangan Ubud setiap tahunnya untuk PAD Gianyar hampir setengah triliun. ‘’Tapi apa yang diberikan Pemerintah Kabupaten untuk Ubud?’’ katanya Selasa (22/8) kemarin. Pria yang akrab disapa Cok De ini mencontohkan, pihaknya selaku LPM mengetahui berapa kucuran dana dari Pemkab Gianyar ke Ubud tiap tahunnya. Selain minim, dana juga tidak dialokasikan

untuk pembangunan sarana dan prasarana pariwisata. Dia mencontohkan, pihaknya menanda tangani penyaluran dana ke Kelurahan Ubud sebesar Rp 350 juta pada tahun 2016. Alokasi dana itu pun tidak digunakan untuk pembangunan sarana pariwisata. ‘’Dana ini bukan untuk memperbaiki sarana pariwisata, melainkan hanya digunakan untuk perbaikan irigasi dan semacamnya. Itu bukan sarana pariwisata,’’ bebernya. Selaku pengusaha, dia memandang perhatian Pemkab Gianyar tersebut tidak relevan melihat besarnya sum-

bangan pariwisata Ubud untuk PAD Gianyar. Ubud kata dia adalah aset Gianyar. Jadi sudah menjadi kewajiban Pemkab untuk menjaga aset daerah tersebut. Tokoh Puri Saren Ubud yang juga dosen Fakultas Ekonomi Unud ini memandang perancang APBD Gianyar tidak paham bahwa Ubud adalah aset Gianyar. Selama ini penataan infrastruktur Ubud seakan tidak ada hubungannya dengan pemerintah sehingga sekarang banyak yang rusak dan menjadi dikeluhkan wisatawan. Padahal bila pariwisata Ubud berjalan dengan baik, juga akan berdampak besar tidak hanya untuk masyarakat Gianyar namun juga berdampak nasional. ‘’Kemarin ada anggapan membangun Ubud hanya

akan menguntungkan pengusaha Ubud. Itu salah besar. Terbukti selama ini pariwisata Ubud sudah memberikan sumbangan besar untuk pemerintah dan citra di mata internasional,’’ tegasnya. Sementara itu, Lurah Ubud Wayan Permadi membenarkan penerimaan anggaran untuk kelurahan Ubud sebesar Rp 350 juta. Dijelaskannya, dana tersebut merupakan dana Program Siaga Desa Swatantra (PSDS). ‘’Penggunaan dana PSDS sesuai usulan kesepakatan bersama di Musrenbang. Misalnya pembangunan jalan lingkungan, drainase, termasuk subak,’’ katanya. Permadi juga mengakui selama ini penataan di Ubud lebih dominan dari bantuan CSR yang diperjuangkan oleh Tjokorda Gede Raka Sukawati.

‘’Penataan taman, lampu dan lainnya itu memang semua CSR, atas perjuangan dari Tjokorda Gede,’’ ungkapnya. Diungkapkannya, bantuan regional dari instansi terkait. Seperti Dinas PU Gianyar berupa pembangunan jalan yang melintasi wilayah Ubud. Tahun lalu pembangunan jalan di dalam kota Ubud dianggarkan Rp 1,6 miliar. Sementara itu, Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bersama mengajukan anggaran ke pusat membangun Ubud. ‘’Memang banyak infrastruktur Ubud yang sudah lama, seperti paving di catus pata itu sudah dari awal tahun 2000. Sudah saatnya diperbaiki dengan yang baru,’’ katanya. (kmb35)

Koper Misterius Gegerkan Warga Ubud

Bali Post/nik

MENGAMANKAN - Sejumlah petugas Satpol PP Gianyar mengamankan Sumerta yang mengalami gangguan jiwa.

Truk Pengangkut Kayu Terguling Gianyar (Bali Post) Truk pengangkut kayu terguling di Jalan Ceroring, Kelurahan Bitera Kecamatan Gianyar, Selasa (22/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita tersebut. Menurut saksi mata yang juga pemborong kayu, Arif (35) truk tersebut hendak menuju ke gudang kayu untuk mengambil kayu. Kemudian saat akan balik ke selatan truk berpapasan dengan truk pencampur semen. ‘’Padahal sudah pelan-pelan saat berpapasan karena kondisi jalan tidak terlalu lebar,’’ katanya. Akhirnya truk pengangkut kayu itu memilih minggir karena tidak ada yang mau mengalah. Namun apes, tepian jalan di bagian timur ambrol sehingga truk langsung nyungsep dan menimpa sebuah tembok rumah warga. Sopir truk selamat, namun mengalami sejumlah luka. (kmb35)

Bali Post/nik

TERGULING - Anggota polisi saat mengecek truk yang terguling di Jalan Ceroring, Kelurahan Bitera.

Gianyar (Bali Post) Koper misterius di areal parkir sebuah cottages di Ubud, Selasa (22/8) kemarin menggegerkan warga setempat. Setelah dicek polisi, koper berwarna biru itu ternyata kosong. Koper itu kemudian diamankan di Mapolsek Ubud dan polisi tengah mencari orang yang menempatkan koper mencurigakan itu. Informasi dihimpun, koper ini awalnya ditemukan oleh dua orang satpam hotel. Seperti biasa, setiap pagi satpam melakukan pengecekan lokasi. Saat penyisiran lokasi, kedua satpam itu melihat ada koper misterius. Kebetulan lokasi penemuan koper itu berada

di dekat hotel tempat satpam ini bekerja. Kedua satpam itu kemudian melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 Wita petugas dari Unit Intelkam, Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Ubud terjun ke lokasi kejadian. Petugas sempat melangsungkan sterilisasi lokasi dan mengamankan koper sesuai SOP. Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika membenarkan adanya temuan koper tersebut. Namun mengenai prosedur pengamanan koper misterius itu, Hadimastika mengaku tidak melibatkan tim Gegana Polda Bali. ‘’Koper itu bolong, jadi kelihatan dari

luar. Makanya langsung kami buka, lalu sekarang kami amankan di Polsek,’’ jelasnya. Pihaknya pun berupaya mencari pemilik koper tersebut. Namun hingga sore kemarin belum bisa dipastikan siapa yang meletakkan koper misterus itu. ‘’Kami belum menemukan siapa yang meletakkan tas itu, termasuk apa motifnya,’’ katanya. Pihaknya pun menduga tas itu sengaja dibuang di lokasi yang sepi tersebut. Hadimastika juga enggan membeberkan secara rinci kenapa ada orang yang meletakkan koper di lokasi tersebut. ‘’Yang jelas ini tidak ada hubungan dengan teror. Saat koper ditemu-

Bali Post/nik

CEK KOPER - Sejumlah anggota polisi saat mengecek isi koper kosong yang ditemukan di kawasan Ubud. kan, beberapa masyarakat sengaja diberikan melihat supaya tidak kepo,’’ jelasnya. Sementara mengenai antisipasi masuknya paham radikal dan aksi ter-

orisme, Polsek setiap hari menggelar sidak penduduk pendatang (duktang). ‘’Menyasar kos-kosan. Aman, astungkara sampai sekarang,’’ tegasnya. (kmb35)

Beringin di Pura Dalem Waturenggong Tumbang Timpa Sejumlah Bangunan Milik Warga Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan bencana pohon tumbang di jaba Pura Dalem Waturengong, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Selasa (21/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dari insiden ini, namun pohon beringin tersebut tumbang menimpa truk dan merobohkan sejumlah bangunan milik warga setempat. Menurut warga Banjar Taro, Wayan Wija, pohon beringin dengan tinggi 30 meter lebih itu sudah berusia ratusan tahun. Pagi kemarin sekitar pukul 07.00 Wita, pria 80 tahun ini mendengar suara gemuruh. Setelah dicek, ternyata pohon beringin yang berada di sebelah barat Pura Dalem Waturenggong, Desa Pakraman Taro Kaja tumbang. Pohon beringin itu tumbang menimpa areal rumah I Nyoman Gayer yang berada di sebelah barat pura. Akibatnya, sejumlah bangunan milik pria 52 tahun itu roboh. Bangunan yang roboh antara lain sanggah, bale daja, kamar mandi, bak air dan kandang ayam. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 125 juta lebih. Pohon beringin tumbang juga merobohkan bangunan

semi permanen milik I Wayan Suwena (37). Di lokasi yang difungsikan sebagai tempat membuat sanggah itu juga terdapat satu unit truk yang tertimpa batang pohon. Akibatnya, Suwena mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Dikatakannya, saat peristiwa berlangsung, dua orang pemilik rumah sedang berada di luar. ‘’Saat kejadian yang bersangkutan keduanya beserta seluruh keluarga menginap di rumah pokok sebelah selatan lokasi kejadian,’’ tegasnya. Dikatakannya lebih lanjut, kejadian ini sudah dikoordinasikan ke Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar. Puluhan petugas juga diterjunkan untuk melakukan pembersihan. ‘’Pohonnya cukup besar sehingga proses evakuasi ini memakan waktu cukup lama,’’ ungkapnya. (kmb35) Bali Post/nik

PEMBERSIHAN - Petugas gabungan melakukan pembersihan pascaperistiwa beringin tumbang di Desa Taro, Tegallalang, Selasa (21/8) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Langgar Perda, Spanduk Iklan Rokok Diberangus Semarapura (Bali Post) Spanduk iklan rokok yang terpasang di depan sejumlah toko warga di Kecamatan Klungkung dan Banjarangkan diberangus Tim Yustisi Klungkung di tengah pelaksanaan sidak ketertiban umum, Selasa (22/8) kemarin. Penyebabnya, karena telah melanggar Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016. Sidak Ketertiban Umum yang dipimpin Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah I Nyoman Darma menerjunkan dua tim. Tim pertama menyasar Jalan Untung Surapati, Jalan Flamboyan, Jalan Raya Takmung, Jalan Raya Banda, Jalan Raya Tihingan, Jalan Raya Pau, Jalan Raya Aan dan Jalan Raya Sengkiding. Sementara untuk tim kedua di Jalan Puputan, Jalan Raya Galiran, Jalan Raya Tojan, Jalan Raya Kamasan, Jalan Raya Jumpai, Jalan Raya Bypass Ida Bagus Mantra, dan Jalan Raya Kusamba. Saat itu, tim tidak menemukan adanya pelanggar ketertiban umum. Yang ditemukan justeru beberapa spanduk rokok yang terpasang di depan toko-toko milik warga. Itu pun langsung diberangus. Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta menjelaskan pemberangusan itu berdasarkan Peraturan Bupati No. 5 tahun 2016, pasal 4 ayat (4) tentang pelarangan memasang reklame untuk iklan rokok di seluruh wilayah Kabupaten Klungkung. “Spanduk iklan rokok sangat dilarang untuk terpasang. Itu sesuai perda,” tegasnya. Sidak, sambung dia juga dilakukan, Senin (21/8). Saat itu, tim menemukan 5 orang yang memarkir kendaraannya ditrotoar. Itu dinyatakan melanggar peraturan daerah tentang larangan parkir di atas trotoar yang tercantum pada peraturan Daerah No. 2 Tahun 2014 tentang ketertiban umum. “Pelanggar yang sudah sering diberikan peringatan, tetapi masih terjadi, maka dilakukan penindakan secara hukum,” tandasnya. (kmb45)

RUSAK - Jalan Gunung Merapi rusak. Keterbatasan anggaran menyebabkan pemkab belum bisa melakukan secara cepat.

51,60 Km Jalan Rusak Belum Tersentuh Perbaikan

Semarapura (Bali Post) -

Kerusakan jalan kategori ringan dan berat masih terjadi di Kabupaten Klungkung. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman jumlahnya mencapai 80 kilometer lebih. Dari jumlah itu, yang tersentuh perbaikan masih kurang dari separuh.

Bali Post/sos

IKLAN - Tim Yustisi Klungkung memberangus iklan rokok yang terpasang di depan toko warga, Selasa (22/8) kemarin.

Curi Uang untuk Foya-foya, Residivis Diringkus Semarapura (Bali Post) Pelaku pencurian asal Dusun/Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Ida Bagus Parwita (37), diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung, Minggu (20/8) lantaran diketahui melakukan aksi pencurian. Hal ini dibuka ke publik, Selasa (22/8) kemarin. Penangkapan residivis dengan kasus yang sama ini berawal dari adanya laporan warga Dusun Gunungrata, Desa Getakan, Banjarangkan, I Made Koti, yang mengaku kehilangan sebuah HP dan uang tunai Rp 2.485.000. Barang tersebut tersimpan pada tas yang ditaruh di gubuk sawah. “Berbekal keterangan sejumlah saksi dan hasil penyelidikan, pelakunya mengarah ke dia. Penangkapan dilakukan di Banjar Beneng, Getakan,” ungkap Kanit 1 Satreskrim Ipda Ibnu Rudhiartono bersama Kasat Reskrim AKP Made Agus Dwi Wirawan. Berdasarkan hasil pengembangan, pelaku juga mengakui telah melakukan pencongkelan sadel motor di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan milik warga Dusun Jelekungkang, Desa Tamabali, Bangli I Nyoman Sukarja (41). Dari aksinya itu, duda dua anak ini membawa kabur satu tas, uang Rp 3 juta, empat seruling, dan dua cincin perak bercampur emas. “Dia dijerat pasal 363 KUHP. Penangkapannya ini juga serangkaian Operasi Jaran,” tandasnya. Sementara itu, menurut pengakuan pelaku, uang hasil curiannya dipakai untuk foya-foya. Beberapa juga ada untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Itu ada untuk minumminum,” akunya. (kmb45)

Bali Post/sos

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Ketut Narkayasa menjelaskan berdasarkan data terakhir, panjang jalan yang masuk menjadi aset kabupaten mencapai 453,8 kilometer. Rinciannya, Kecamatan Banja-

rangkan 80,57 kilometer, Klungkung 78,51 kilometer, Dawan 65,71 kilometer dan Nusa Penida 229 kilometer. Angka tersebut tak seluruhnya memiliki kualitas baik. Sepanjang 81,53 kilometer masih masuk mengalami kerusakan kategori ringan dan berat. “Untuk di Nusa Penida, rusak berat menca-

pai 18,26 persen, rusak ringan sekitar 7,7 persen. Kecamatan Klungkung rusak berat mencapai 4,23 persen, rusak ringan 5,32 persen. Di Kecamatan Banjarangkan, rusak berat 1,15 persen, rusak ringan 7,56 persen. dan Kecamawan Dawan rusak berat 5,86 persen, rusak ringan 5,65 persen,” jelasnya

didampingi Kasi Perencanaan Gusti Ngurah Adisura, Selasa (22/8) kemarin. Perbaikan kerusakan itu, kata dia, masuk sebagai skala prioritas setiap tahun. Khusus untuk tahun ini, yang tersasar baru 29,93 kilometer atau sekitar 29,35 persen dengan anggaran Rp 34.770.779.983. Artinya, pemkab masih menyisakan jalan rusak sepanjang 51,60 kilometer. “Yang tersentuh perbaikan ini rusak ringan dan berat. Terus terang kami terbentur anggaran. Itu menghandalkan APBD dan

DAK,” ungkapnya. Mantan Kabid Tata Ruang ini menyebutkan, kerusakan salah satunya terjadi pada Jalan Gunung Merapi yang berlokasi di Semarapura Kangin. Jalan yang memiliki panjang 900 meter ini belakangan hanya tersentuh pemeliharaan rutin. Diakui, itu kerap memunculkan keluhan dari pengendara. “Tahun ini baru disusun perencanaannya. Kondisi jalan masih diteliti karena cepat bergelombang. Diupayakan tahun depan bisa diperbaiki,” tandasnya. (kmb45)

Sidak Proyek di Nusa Penida

Wabup Kasta Minta Pengerjaan Tak Molor

SIDAK-Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Nusa Penida disidak Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Senin (21/8).

PEMBANGUNAN infrastruktur di Kecamatan Nusa Penida disidak Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Senin (21/8). Ia yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Gusti Nyoman Supartana tidak menemukan terjadinya pelanggaran. Pelaksanaannya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Meski demikian, pengerjaannya diminta tak molor. Beberapa objek yang menjadi sasaran inspeksi saat ini antara lain, pemeliharaan berkala jalan Kutampi menuju pertigaan pojok sepanjang 8 kilomenter yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 dengan nilai pengerjaan Rp 7.625.017.000 dan pemeliharaan berkala jalan kabupaten dari pertigaan Klumpu menuju pertigaan Batumadeg sepanjang

3,5 kilometer yang juga dianggarkan melalui DAK tahun 2017 dengan nilai pengerjaan Rp 2.995.020.000 Inspeksi dilanjutkan pada proyek peningkatan jalan menuju pantai Crystal Bay di Desa Sakti sepanjang 1,6 kilometer termasuk penataan parkir di sekitar pantai. Pengerjaan menelan anggaran APBD Klungkung 2017 sebesar Rp 1.592.504.718. Inspeksi juga digelar di pasar Mentigi, Nusa Penida yang meliputi pengaspalan jalan, paving dan saluran resapan di lingkungan pasar yang dikerjakan melalui APBD Klungkung 2017 sebesar Rp 836.368.000. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung I Gusti Nyoman Supartana menyampaikan beberapa proyek insfrastruktur di Nusa Penida dik-

erjakan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Daerah melalui APBD. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta menyampaikan setelah meninjau sejumlah proyek fisik pembangunan insfrastruktur di Kecamatan Nusa Penida sudah berjalan hampir 75 persen. “Dari hasil pantauan semuanya sudah berjalan sesuai dengan prosedur,” ujarnya. Dikatakan lebih lanjut, untuk proses pengerjaan proyek-proyek ini, diminta bisa secara maksimal sesuai dengan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan dalam kontrak. Seluruhnya diharapkan tuntas tepat waktu. “Pengerjaan harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” harap Wabup Kasta. (ad1505)

Hingga Juni 2017

854.712 Warga Bali Timur Terdaftar JKN-KIS

Bali Post/sos

PENCURIAN - Satreskrim Polres Klungkung merilis penangkapan pelaku pencurian, Selasa (22/8) kemarin.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

BERGULIRNYA program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program nasional ini membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan. Secara bertahap, Program JKN-KIS pun terus berkembang pesat hingga kini dan bergerak menuju cakupan semesta. Khusus untuk capaian BPJS Kesehatan Kantor Cabang Klungkung yang mencakup Kabupaten Klungkung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Bangli juga terus mengalami peningkatan. Sampai 30 Juni 2017, jumlah peserta mencapai 854.712 jiwa dari total 1.594.935 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKNKIS oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung 15.894 jiwa, Pemerintah Daerah Karangasem 84.194 jiwa, Pemerintah Daerah Gianyar 36.336 jiwa dan Pemerintah Daerah Bangli 32.678 jiwa. Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Saat ini Kantor Cabang Klungkung telah ber-

mitra dengan 176 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 46 Puskesmas, 81 dokter praktik perorangan, 19 dokter praktik gigi perorangan, 30 klinik pratama, dan 1 RS D Pratama dan juga 8 apotek. Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Klungkung juga telah bekerja sama dengan 31 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 13 rumah sakit, 13 instalasi farmasi rumah sakit, serta 5 optik. “Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersamasama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” ujar Kepala BPJS

Kesehatan Cabang Klungkung I Nengah Sutrisni saat kegiatan Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, di Kota Semarapura, Selasa (22/8) kemarin. Selain itu, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/ Kota, Website, dan bank mitra yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1.500-400. Tak cukup sampai di situ, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan. Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN. Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya.

BPJS - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung I Nengah Sutrisni saat kegiatan Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, di Kota Semarapura, Selasa (22/8) kemarin. Sementara, khusus secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia di tahun 2017. Laporan audited akhir tahun 2016 memberikan gambaran bahwa program JKN-KIS sangat dirasakan masyarakat. Ini terlihat dari pemanfaatan kartu BPJS Kesehatan di 2016 secara nasional sebanyak 177,8 juta kunjungan ke fasilitas

kesehatan. Angka kunjungan ini terus meningkat dari tahun 2014 sebanyak 92,3 juta, dan tahun 2015 sebanyak 146,7 juta. Total pemanfaatan di 2016 ini terdiri dari kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktik perorangan mencapai sekitar 120,9 juta kunjungan, untuk rawat jalan di poliklinik dan rumah sakit 49,3 juta, serta rawat inap 7,6 juta. (ad1504)


Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

BULELENG

11

Jatah Dana Pusat Berkurang

Sejumlah Program Terancam Gagal Singaraja (Bali Post) – Pemerintah pusat tahun ini mengurangi jatah dana untuk Kabupaten Buleleng. Total pengurangan dana pusat itu mencapai Rp 23 miliar. Menyusul kondisi ini, sejumlah proyek yang sudah direncanakan pemkab terancam batal terealisasi. Tak hanya itu, ada beberapa kegiatan yang akan didanai APBD Perubahan 2017 akan ditinjau ulang, hingga ada kemungkinan program gagal dijalankan. Jatah dana pemerintah pusat yang telah dikurangi yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana Bagi Hasil Pajak (BHP). Semula jatah DAU untuk Buleleng sebanyak Rp 982,6 miliar dan dana BHP Rp 23,7 miliar. Kedua kucuran dana itu dialokasikan pada APBD Induk 2017. Menjelang pembahasan APBD Perubahan 2017 oleh eksekutif bersama DPRD, pemerintah pusat mengeluarkan keputusan untuk memangkas kedua sumber dana tersebut. Jatah DAU dikurangi Rp 17,2 miliar dan jatah BHP Rp 5,9 miliar. Dari kedua kucuran dana pusat itu, Buleleng kehilangan pendapatan Rp 23,1 miliar dan otomatis tidak bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan 2017. Akibatnya, sejumlah program pembangunan yang akan didanai dari APBD Perubahan terpaksa ditinjau ulang hingga kemungkinan terburuk sejumlah kegiatan itu akan gagal terealisasi. Salah satu program yang ditinjau akibat pengurangan jatah DAU dan BHP adalah penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) penataan kawasan Tugu Singa Ambara Raja meliputi Gedung Wanita Laksmi Graha dan sebagian halaman Rumah Dinas (Rumdin) Bupati yang akan dijadikan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tadinya DED akan disusun melalui dana APBD Perubahan 2017. Setelah DED rampung, penataan dilanjutkan pada tahun 2018. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bimantara di Singaraja Selasa (22/8) kemarin, membenarkan pemerintah pusat mengurangi jatah DAU dan BHP untuk Buleleng. Atas kondisi ini, beberapa program kegiatan yang dalam APBD Perubahan harus ditinjau ulang, hingga tidak bisa direalsasikan. Terkait kegiatan yang terancam batal dijalankan itu, hingga sekarang belum diketahui secara detail. Ini karena akan dibahas secara detail dengan DPRD Buleleng. “Kalau rasionalisasi tidak ada karena program dalam APBD Induk tetap berjalan. Tapi program yang akan disokong oleh APBD Perubahan akan ditunda dan diprogram ulang di tahun 2018,” katanya. Bimantara menambahkan, menyusul kekurangan dana akibat pemangkasan dana pusat itu bisa ditutupi dengan kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2016. Sesuai rancangan yang disusun, PAD semula ditarget Rp 351,8 miliar, sekarang ditarget mendapat tambahan sekitar Rp 10 miliar. Sementara silpa tahun 2016 sebesar Rp 28,64 miliar akan dialokasikan menutup kekurangan tersebut. “Penurunan DAU dan BHP sebenarnya tidak berpangaruh pada pembangunan yang sudah diprogram dalam APBD Induk, karena bisa ditutupi dari PAD dan pendapatan lainnya yang masih kita kami rancang,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

NYEPI WALI – Krama Desa Pakraman Sanih, Kecamatan Kubutambahan melangsungkan Nyepi Wali bertepatan dengan Tilem Sasih Karo, Selasa (22/8) kemarin.

Sengketa Tanah

Menangkan PK, Pemkab Segera Ajukan Eksekusi Singaraja (Bali Post) – Lebih dari lima tahun berproses, Pemkab Buleleng memenangkan sengketa tanah di Jalan Teratai Singaraja, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Ini menyusul Putusan Mahkamah Agung (MA) RI atas putusan Peninjauan Kembali (PK) diterima Pemkab Buleleng tanggal 11 Agustus 2017 melalui Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. Putusan itu berisikan perintah membatalkan seluruh putusan sebelumnya di tingkat PN, Pengadilan Tinggi (PT), dan MA yang memenangkan penggugat Putu Dresnaguna dan kawan-kawan terhadap tanah seluas 15 are di Kelurahan Banyuasri. Sesuai amar putusan tanggal 17 April 2017, MA mengabulkan permohonan PK dari pemohon, Bupati Buleleng. Poin pertama menyatakan membatalkan Putusan MA No. 2350K/Pdy/2013 tanggal 19 Desember 2014. Mengadili kembali dalam konvensi menyatakan mengabulkan gugatan tergugat rekonvensi/ tergugat II konvensi untuk sebagian. Poin kedua menyatakan Sertifikat Hak Pakai (SHP) No. 216 Tahun 2009, luas 1.500 meter persegi tertera atas nama pemegang hak Pemkab Buleleng yang terletak di Jalan Teratai Kelurahan Banyuasri Singa-

raja adalah sah. Poin ketiga menyatakan, objek sengketa seluas 300 meter persegi atau 3 are dengan batas utara tanah milik, di sebelah selatan tanah Pemkab Buleleng, sebelah timur tanah milik dan sebelah barat sungai, adalah sah merupakan bagian dari tanah seluas 15 are sesuai SHP No. 16 Tahun 2009 atau atas nama pemegang hak Pemkab Buleleng di Jalan Teratai Kelurahan Banyuasri. Poin keempat menyatakan bahwa perbuatan tergugat I rekonvensi atau penggugat I konvensi menyertifikatkan objek sengketa adalah perbuatan melawan hukum.

Sedangkan poin kelima menyatakan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 312 Tahun 2001 seluas 300 meter persegi atas nama Putu Dresnaguna yang terletak di Jalan Teratai Kelurahan Banyuasri Singaraja adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum. “Tanah itu diklaim penggugat, pemkab sudah memiliki hak pakai jelas kami keberatan dan melawan. Walaupun di PN dan PT kalah, namun alat bukti baru kita ajukan ke PK tanggal 30 Desember melalui PN Singaraja,” katanya. Terkait langkah lanjutan oleh Pemkab Buleleng, Kabag

Hukum Setda Buleleng Bagus Gede Berata Selasa (22/8) kemarin, di ruang kerjanya, mengaku telah melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk memohon eksekusi kepada PN Singaraja. Ada pun bukti baru yang ditemukan menuju PK berupa silsilah pewaris dan sertifikat asli di mana lahan itu telah dijual kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali. “Kami sudah berkoordinasi dan bersama tim advokasi pemkab. Sesuai keputusan bersama tim advokasi kami bersurat kepada PN Singaraja untuk melakukan eksekusi terhadap objek sengketa tanah,” jelasnya. Di sisi lain, Bagus Gede Berata mengatakan gugatan itu berawal saat Pemkab Buleleng akan memanfaatkan lahan seluas dua hektar untuk pembangunan lapangan sebagai pengganti Lapangan Ngurah Rai. Dalam perjalanannya, muncul gugatan dari Putu Dresnaguna, warga

Bali Post/kmb38

Bagus Gede Brata

kelurahan Banyuasri yang mengklaim lahan seluas 15 are yang sedianya dimanfaatkan sebagai pembuka jalan menuju lahan milik Pemkab Buleleng yang berlokasi di seberang sungai. Putusan PN Singaraja, PT dan Kasasi dimenangkan oleh penggugat Putu Dresnaguna. Saat upaya PK, Pemkab Buleleng dinyatakan memenangkan kasus tersebut. (kmb38)

Program JKN-KIS

Bimantara

Bali Post/kmb38

Suara Buleleng Prihatin Kasus Tegallinggah Prihatin terhadap kejadian di Desa Tegallinggah karena kesalahpahaman antardua orang pemuda yang hampir terjadi keributan. Kesiapsiagaan petugas dalam mengantisipasi kejadian tersebut sehingga berhasil dilakukan mediasi, sangat diapresiasi. Sengen, Nagasepeha

Biaya di Pameran Pembangunan Perlu adanya transparansi biaya-biaya yang dikenakan kepada para pedagang pada pameran pembangunan. Jangan sampai ada tambahan dana yang dikeluarkan tanpa sepengetahuan panitia. Hal ini perlu mendapatkan perhatian. Gung De, Ngurah Rai

Dana Bantuan Sosial agar Tepat Sasaran Dana bantuan sosial dari pemerintah pusat yang dikucurkan ke daerah diharapkan agar tepat sasaran. Data yang diterima di bawah diharapkan betul-betul akurat dan dana bantuan itu diharapkan benar menyasar pada yang berhak. Tidak lagi tebang pilih dan tidak ada lagi warga yang seharusnya mendapatkan bantuan ternyata tidak mendapatkan akibat tidak terdata di daftar penerima bantuan. Gung De, Ngurah Rai

Pembangunan Bandara di Buleleng Pembangunan bandara di Buleleng diharapkan agar jangan dipakai jargon politik. Kepada pihak investor jangan memberikan statemen yang berlebihan. Ada info yang diperoleh bahwa tidak ada pembangunan bandara di wilayah Indonesia sampai tahun 2022 nanti. Anggas, Kubutambahan

Pemasangan Bendera Terbalik Terbaliknya pemasangan bendera Indonesia yang dilakukan Panitia SEA Games Malaysia, sangat disayangkan, mengingat hal tersebut akan berdampak psikologis kepada para atlet Indonesia. Nang Mologan, Mayong

Desa Pakraman Sanih BPJS Kesehatan di Buleleng Capai 70 Persen Gelar Nyepi Wali BERGULIRNYA program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program JKN-KIS membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan. Secara bertahap, Program JKN-KIS pun terus berkembang pesat hingga kini dan bergerak menuju cakupan semesta. Sampai dengan saat ini, secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia di tahun 2017. Laporan audited akhir tahun 2016 memberikan gambaran bahwa program JKN-KIS sangat dirasakan masyarakat. Ini terlihat dari pemanfataan kartu BPJS Kesehatan di 2016 secara nasional sebanyak 177,8 juta kunjungan ke fasilitas kesehatan. Angka kunjungan ini terus meningkat dari tahun 2014 sebanyak 92,3 juta, dan tahun 2015 sebanyak 146,7 juta. Total pemanfaatan di 2016 ini terdiri atas kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktik perorangan mencapai sekitar 120,9 juta kunjungan, untuk rawat jalan di poliklinik dan rumah sakit sebanyak 49,3 juta, dan rawat inap 7,6 juta. Capaian Kantor Cabang Singaraja Pencapaian kinerja Program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singaraja yang mencakup Kabupaten

Buleleng dan Kabupaten Jembrana, juga terus mengalami peningkatan. Sampai dengan 1 Agustus 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Singaraja mencapai 140.603 jiwa. Termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana melalui program JKBM sebanyak 140.603 jiwa, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui program JKBM sebanyak 114.951 jiwa, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui program JKBM sebanyak 25.652 jiwa. Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Saat ini, Kantor Cabang Singaraja telah bermitra dengan 105 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 30 puskesmas, 51 dokter praktik perorangan, 15 dokter praktik gigi perorangan, 2 klinik pratama, 6 klinik milik TNI/Polri, dan 1 RS D Pratama. Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja juga telah bekerja sama dengan 16 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 8 rumah sakit (termasuk di dalamnya 1 Klinik Utama), 2 apotek, serta 5 optik. “Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan dari

sisi kualitas pelayanan kesehatan. Sehingga, derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja Made Sukmayanti saat kegiatan Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, di Kota Singaraja, Selasa (22/8) kemarin. Selain itu, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan, berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota, Website, dan Bank mitra yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Tak cukup sampai di situ, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/ mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN. Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya. (ad1507)

Singaraja (Bali Post) – Sekitar 500 kepala keluarga (KK) Krama Desa Pakraman Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng melaksanakan ritual Nyepi Wali Selasa (22/8) kemarin. Nyepi setiap dua tahun sekali ini merupakan tradisi turun-temurun sejak 200 tahun silam serangkaian pujawali di sepuluh pura khayangan tiga dan khayangan desa di lingkungan Desa Pakraman Sanih. Selain itu, nyepi ini untuk menyucikan sumber mata air yang disakralkan sekaligus akan dijadikan sarana utama selama pujawali yang akan dilangsungkan oleh krama desa. Sumber air suci ini berada tepat di objek wisata pemandian Air Sanih. Pantauan di lapangan kemarin, prosesi panyepian ini tidak jauh beda dengan hari raya Nyepi tahun baru Saka. Diawali dengan upacara pecaruan di pusat desa kemudian dilanjutkan dengan ritual pengrupukan. Kemarin pagi, semua krama melaksanakan prosesi sipeng mulai pukul 06.00 Wita dan berakhir pada Rabu (23/8) pagi pukul 06.00 Wita. Selama prosesi sipeng ini, krama wajib menjalankan tapa brata panyepian seperti amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan. Selain itu, selama prosesi sipeng krama tidak diizinkan menerima tamu hingga aktivitas objek wisata. Lingkungan desa pakraman ditutup sehari penuh. Jika ditemukan pelanggaran, krama desa akan dikenakan sanksi berupa menghaturkan guru piduka di seluruh pura yang ada. Jika dari meterial, sanksi tersebut tidaklah seberapa, akan tetapi sanksi ini terasa berat secara moral, sehingga tidak ada krama yang berani melanggarnya. Bahkan, jika krama terikat pekerjaan atau karena sakit, maka wajib untuk mencari surat dispensasi untuk tidak mengikuti tapa brata panyepian yang dikeluarkan oleh pihak Desa Pakraman Sanih. Klian Desa Pakraman Sanih Jro Made Sukresna atau yang akrab dipanggil Jro Cilik saat ditemui kemarin, mengatakan, Nyepi Wali yang sudah diwarisi itu digelar karena desa pakraman akan melangsungkan pujawali di seluruh pura khayangan tiga dan pura khayangan desa di lingkungan Desa Pakraman Sanih. Sesuai dresta Nyepi Wali digelar tepat pada Tilem Sasih Karo. Setelah panyepian ini, krama akan melangsungkan pujawali di semua pura khayangan tiga dan khayangan desa. Tercatat sekitar 10 pura di antaranya Pura Dalem, Pura Segara, dan Pura Khayangan Desa akan menggelar pujawali setelah panyepian ini. Uniknya, panyepian ini sangat penting karena dipercaya untuk menyucikan areal sumber mata air (patirtaan). Sumber air suci inilah akan dijadikan sarana utama pada pujawali yang akan digelar nanti. “Selain karena kami akan melangsungkan pujawali, panyepian ini untuk menyucikan petirtaan yang ada di Kolam Pemandian Air Sanih ini yang nantinya digunakan dalam prosesi pujawali di seluruh pura khayangan tiga dan khayangan desa, sehingga selama panyepian ini sumber air suci itu kami sterilkan,” jelasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Kejari Periksa Saksi Parkir Manuver Gilimanuk

Bali Post/olo

RUSAK - Warga di Air Kuning nampak memperbaiki bagian atap rumah mereka yang diterjang angin kencang, Selasa dini hari.

Angin Kencang Terjang Enam Rumah di Air Kuning Negara (Bali Post) Hujan deras disertai angin kencang melanda pesisir Jembrana, Selasa (22/8) dini hari. Akibatnya enam rumah milik warga di Dusun Tengah, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana terkena dampak. Sejumlah genteng atap rumah warga hancur diterjang angin dan membuat warga berlarian. Informasi yang dihimpun kemarin, angin kencang ini menerjang kawasan desa pesisir itu sekitar pukul 03.00 dini hari. Warga yang saat itu sedang tertidur langsung terbangun mendengar gemuruh angin disertai hujan deras. Warga yang mendapati rumah mereka diterjang angin langsung berlarian ke luar. Angin menerjang di per-

mukiman padat penduduk di Dusun Tengah. Sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap. “Gentengnya banyak yang terbang, suara gemuruh angin keras,” terang salah seorang warga, Ahmad. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kepala Desa Air Kuning, Samanhuri, dikonfirmasi

mengatakan dari pendataan yang dilakukan desa ada enam rumah yang terdampak angin kencang. Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap. Namun menurutnya kerusakan itu masih bisa diperbaiki warga sendiri. Dari Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana juga sudah turun memberi-

kan bantuan awal berupa sembako. Sementara para warga yang atap rumahnya rusak kemarin nampak mulai memperbaiki. Selain di Desa Air Kuning, di Desa Yeh Kuning juga terdapat empat rumah yang terdampak angin kencang tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang di dua desa tersebut. Pihak BPBD juga langsung turun memberikan bantuan yang rumahnya mengalami rusak. (kmb26)

Balita Tercebur ke Sumur, Ibu Nekat Terjun Menolong Negara (Bali Post) Kasih sayang ibu kepada anak tak terhalang apa pun. Seperti musibah yang dialami pada ibu dan anak di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Selasa (22/8) kemarin. Mendapati anaknya yang masih berumur empat tahun tercebur ke sumur, seorang ibu nekat menceburkan diri

ke sumur sedalam 15 meter itu untuk menyelamatkan buah hatinya. Kejadian ini membuat panik kerabat dan warga sekitar lokasi. Keduanya akhirnya bisa ditarik ke atas dengan bantuan warga dan Tim Basarnas Negara. Hingga siang kemarin, korban yang masih balita dirujuk ke RSUP

Sanglah karena mengalami luka di kepala akibat benturan. Sedangkan ibu korban, Daka (42), mengalami luka lecet namun masih shock di RSUD Negara. Dari keterangan kerabat korban yang ditemui di RSUD Negara, kejadiannya sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu korban sedang

Bali Post/olo

DIRUJUK - Korban balita yang terjatuh ke sumur di Banyubiru dirujuk ke Sanglah kemarin.

Setahun Paceklik

Hasil Tangkap Nelayan Selerek Mulai Terasa

Negara (Bali Post) – Para nelayan di Jembrana nampaknya mulai bisa bernapas lega. Setelah setahun lebih paceklik ikan, sejak tiga hari belakangan ini hasil tangkapan mulai mereka peroleh. Kendati ikan layang ukuran kecil, namun bisa mereka jual. Dari pengamatan selama tiga hari lalu, perahu-perahu purse seine yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan terlihat penuh memuat ikan. Kondisi itu berdampak pada situasi areal Tempat Penimbangan Ikan (TPI) PPN Pengambengan yang mulai ramai dengan orang. Berikut truk-truk pengangkut juga mulai ramai memadati parkir TPI menunggu angkutan ke pembeli. “Tangkapan hari ini lebih banyak dari sebelumnya, bisa saja ini sudah

mulai panen ikan,” ujar Ahmadi, salah seorang tukang panol. Dengan ramainya TPI, warga selain nelayan juga bisa bekerja di sektor pendamping seperti buruh angkut, pedagang, sopir dan lain-lain. Rata-rata ikan hasil tangkapan merupakan ikan yang dibutuhkan untuk industri perikanan di Pengambengan. Dari informasi para petugas timbang di TPI, Senin (22/8) kemarin, kondisi selama tiga hari ini lebih ramai dibanding hari-hari biasanya. Bahkan di areal gedung TPI dipenuhi dengan tangkapan ikan yang biasanya sepi. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, I Made Widanayasa, membenarkan kondisi hasil tangkapan yang mulai dirasakan nelayan itu. Para nelayan

khususnya nelayan tangkap Selerek berharap kondisi ini terus terjadi hingga beberapa bulan ke depan. Pasalnya sudah setahun lebih para nelayan selerek mengalami paceklik tangkapan ikan. Hasil tangkap yang diperoleh rata-rata merupakan ikan layang atau candang. “Ukurannya masih di bawah standar umumnya 8-10 centimeter, tapi masih dibutuhkan. Harga juga masih normal,” ujar pria asal Perancak ini. Dengan terus mendapat tangkapan tiap harinya, maka bisa menutupi operasional perahu. Jenis ikan ini juga dibutuhkan oleh pabrik pengalengan ikan sebagai bahan selain ikan Lemuru. Pihaknya berharap ketika kondisi ini terus terjadi, tidak mempengaruhi harga jual ikan. (kmb26)

bermain di halaman rumah dekat sumur. Diduga bocah laki-laki ini naik ke sumur lantas terjatuh. Tidak lama berselang, ibu korban yang mengetahui anak ketiganya itu terjatuh ke sumur, ikut menceburkan diri menyelamatkan anaknya. Sementara kerabat dan warga yang datang mencoba menolong. Saat sudah di dasar sumur, ibunya masih tersadar dan berteriak, sementara anaknya tak terdengar suara. Tim Rescue Pos SAR Jembrana turun dan ikut membantu mengevakuasi ibu dan anak yang terjatuh ke sumur tersebut. Sembilan orang tim SAR dibantu warga dikerahkan menggunakan Rapid Deployment Land SAR. Akhirnya kedua korban berhasil diangkat dan dilarikan ke RSUD Negara. Dokter Jaga IRD RSUD Negara, dr. Laksmi, mengatakan dari pemeriksaan korban balita mengalami luka di kepala dan dirujuk ke RSUP Sanglah. Sedangkan ibunya, mengalami luka lecet namun masih dalam kondisi shock. (kmb26)

Negara (Bali Post) Kasus dugaan korupsi Parkir Manuver Gilimanuk yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana terus bergulir. Penyidik dari Pidana Khusus (pidsus) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk selanjutnya menetapkan tersangka. Dari pemantauan, Selasa (22/8) kemarin, sejumlah orang saksi yang berkaitan juga dilakukan pemeriksaan di ruang Pidsus. Dari informasi, pemeriksaan saksi ini merupakan pemeriksaan terakhir sebelum penetapan tersangka. Dua bulan lalu, Tim Satgas Khusus Pemberatasan Korupsi Kejari Jembrana juga menyita sejumlah berkas di Kantor Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan serta Kantor Parkir Manuver Gilimanuk.

Penggeledahan dan penyitaan berkas ini berkaitan dengan penyidikan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi Parkir Manuver. Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan mengatakan tim penyidik memang sedang melakukan pemeriksaan sejumlah orang selaku saksi terkait kasus Parkir Manuver itu. Namun, terkait tersangka, mantan Kasi Pidsus Kejari Klungkung ini mengaku belum ada yang ditetapkan tersangka. Namun, memang berdasarkan sejumlah bukti yang dikumpulkan mengarah dugaan kuat ada tindak pidana korupsi. Tentunya ada calon tersangka. Menurutnya dalam waktu dekat, tersangka akan ditetapkan. Budiawan enggan menjelaskan lebih jauh siapa

tersangka tersebut. Sebab saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif guna melengkapi bukti lainnya. Kasus ini mencuat dari hasil penyelidikan Seksi Intelejen Kejari Jembrana. Dimana ada indikasi dugaan korupsi dari retribusi parkir manuver Gilimanuk yang tak disetorkan ke kas daerah. Ada selisih antara tiket dan uang yang disetorkan. Selisih inilah yang diindikasi muncul kerugian negara. Selama ini retribusi ini diterapkan untuk semua kendaraan yang akan keluar Bali melintasi parkir manuver Gilimanuk. Baik bus, truk hingga sepeda motor sebelum ke loket Pelabuhan Gilimanuk akan melintasi parkir manuver yang merupakan aset Pemkab Jembrana ini. (kmb26)

Todong Kasir ”Minimarket” SPBU

Tersangka Sempat Sembunyi di Selokan Negara (Bali Post) Aksi nekat seorang pemuda asal Banyuwangi melakukan pencurian dengan modus menodong kasir minimarket di SPBU Sudirman berhasil digagalkan warga, Selasa (22/8) kemarin. Pelaku berinisial BAH (21) sempat dikejar oleh karyawan SPBU dan warga ke arah selatan. Namun sempat hilang. Akhirnya pelaku yang mengenakan celana dalam berwarna hijau itu dibekuk oleh petugas saat bersembunyi di selokan tidak jauh dari SPBU. Dari keterangan saksi, kasir minimarket, Baiq Ayu H. Ummah (22), mengatakan pelaku sempat mengancam dengan cara menghunuskan pisau dapur yang sudah karatan ke bagian perutnya. Lantas seketika

meminta korban membuka isi laci kasir lalu mengambil seluruh uang. Setelah itu pelaku langsung kabur, namun sempat terjatuh berikut monitor komputer kasir lantaran terjepit meja kasir saat berlari. Lantaran situasi toko saat itu sepi, korban yang berasal dari Loloan Timur itu tak berdaya hingga akhirnya pelaku keluar. Saat keluar itulah, Ayu ikut keluar dan berteriak maling. Seketika itu, karyawan SPBU Iskandar Alfan, satpam dan warga sekitar mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah gang selatan seberang SPBU. “Saat kita kejar dia sudah menyeberang, lalu ada bantuan warga sekitar,” terang Iskandar. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo di-

dampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai membenarkan penangkapan pelaku pencurian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti pisau dapur yang sudah karatan dan uang curian senilai Rp 617 ribu. Dari keterangan tersangka, sebelum melakukan curas di minimarket SPBU, pelaku sempat emosi lantaran uangnya hilang di tempat pelaku tinggal Warung Gandung, di Jalan Yos Sudarso. Pelaku lantas mengambil sebilah pisau dan keluar warung hingga akhirnya ke minimarket SPBU di Jalan Sudirman tersebut. (kmb26)

Bali Post/olo

BUKTI - Kapolres Jembrana menunjukkan barang bukti curian dan pelaku di minimarket SPBU yang diamankan di Mapolres Jembrana.


Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

13

KARANGASEM Belum Pernah Nikmati Dolar

Desa Wisata Terbaik Nasional Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb

Anggota DPRD Karangasem, I Wayan Sunarta dan Kadek Sujanayasa.

Terkait PDAM

Dewan Silang Pendapat Amlapura (Bali Post) Silang pendapat terjadi di kalangan anggota DPRD Karangasem menyusul rapat kerja Komisi III dengan jajaran Direksi PDAM Karangasem. Sebagian wakil rakyat berpendapat perusahaan daerah yang bertugas mengelola distribusi air bersih itu tidak pantas dibebankan target keuntungan. Sebagian lainnya justru menilai pembebanan target keuntungan itu penting sebagai salah satu alat mengukur kinerja PDAM. Rapat kerja Komisi III dengan Direksi PDAM itu dilaksanakan untuk penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) 2018. Pada rapat kerja selama dua hari itu terungkap tahun 2017 ini terjadi penurunan pendapatan PDAM. Nyaris 50 persen dari sekitar Rp 1,4 miliar tahun 2016 menjadi Rp 700 juta tahun ini. Ketua Komisi III Gusti Agung Dwi Putra menyatakan, penurunan keuntungan itu disebabkan terjadinya kebocoran jaringan distribusi pada proyek pipanisasi Telaga Waja. Selain itu, penurunan juga dampak dari program distribusi air bersih untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ‘’Keberhasilan memupuk keuntungan bersifat penting. Keuntungan itu nantinya akan digunakan menyokong kegiatan dan program di PDAM sendiri. Semakin besar keuntungan, tentunya akan makin banyak program yang bisa dibiayai,’’ ujar anggota dewan yang juga mantan anggota Badan Pengawas PDAM Karangasem I Wayan Sunarta, Selasa (22/8) kemarin. Hal senada sebelumnya dilontarkan Gusti Agung Dwi Putra. Pihaknya menambahkan, Komisi III mendorong PDAM melakukan upaya-upaya konkret sehingga target pendapatan itu juga nantinya dialokasikan lagi ke PDAM sehingga output produksinya optimal. Pencapaian target keuntungan itu harus dibarengi peningkatan pelayanan baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Anggota dewan, Kadek Sujanayasa, mengatakan PDAM selayaknya tidak dibebankan target pendapatan. Alasannya misi utama PDAM bukan mengejar keuntungan. Sebagai badan usaha milik daerah, tugas utama PDAM membantu pemerintah dalam penyediaan air bersih kepada masyarakat. ‘’Keberhasilan PDAM haruslah diukur dari kemampuannya mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Justru pemerintah yang seharusnya membantu sehingga makin banyak masyarakat yang terjangkau PDAM,’’ ucapnya. Politisi Fraksi NasDem ini mengatakan PDAM seharusnya didorong mengedepankan misi sosialnya. PDAM harus dikelola dengan sasaran utama meningkatkan jangkauan pelayanan, bukan untuk orientasi keuntungan. ‘’Posisi PDAM hampir sama dengan rumah sakit, target utamanya bukan profit,’’ ujar anggota dewan, I Made Juwita. (kmb)

DPR-RI ”Ditodong” Perjuangkan PT Negeri Amlapura (Bali Post) Kehadiran legislator DPR-RI ke Karangasem, Senin (21/8) lalu, dimanfaatkan Bupati Karangasem untuk menyampaikan langsung beberapa rencana pembangunan. Salah satu yang paling menyita perhatian, Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, meminta legislator Komisi X DPR-RI Ida Bagus Putu Sukarta, untuk membantu pemerintah daerah mendirikan sebuah kampus negeri di Karangasem. Perguruan Tinggi (PT) Negeri ini menurut bupati perlu segera direalisasikan, untuk menampung lulusan SMA/SMK di Karangasem agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan negeri. Rencana pendirian kampus negeri itu sudah berulang kali berembus, sejak Kabupaten Karangasem masih dipimpin Bupati Wayan Geredeg dua periode sebelumnya. Tetapi, hingga era Bupati Wayan Geredeg berakhir dan kini Karangasem dipimpin bupati baru, rencana ini masih sebatas wacana. Bupati Mas Sumatri mengaku persoalan pendidikan di Karangasem sangat kompleks. Mulai dari buta aksara yang masih tinggi, Indeks Pembangunan Manusia masih rendah, infrastruktur sekolah belum memadai dan masih banyak lagi yang lainnya. Setelah lulus SMA/SMK pun masih menjadi masalah. Masalahnya bila mereka hendak melanjutkan ke universitas negeri, siswa dari Karangasem harus rela merantau, menghabiskan biaya tidak sedikit untuk melanjutkan pendidikan di luar daerahnya. “Mohon maaf bapak (anggota DPR-RI), permintaan kami banyak, soalnya kebutuhan kami juga banyak. Salah satu yang paling penting adalah pendirian kampus negeri di Karangasem. Mohon bantu kami memperjuangkan ini,” pinta Bupati Mas Sumatri, saat membuka Gerakan Safari Gemar Membaca di Gedung UKM Center, Amlapura, Senin (21/8) lalu. Bupati berharap Karangasem tetap menjadi target prioritas dalam pendidikan. Sebab, di tengah persoalan kompleks itu, pihaknya memerlukan dorongan pemerintah pusat, khususnya DPR RI yang bisa memperjuangkan kepentingan-kepentingan mendasar Bali di tingkat pusat, khususnya Karangasem. Pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk membangun pendidikan secara umum. Bahkan, sudah menjalin kerja sama khusus dengan beberapa universitas di Bali dan luar Bali. Dampak kerja sama ini sudah mulai nampak dengan banyaknya mahasiswa hampir di seluruh desa yang ikut terjun bersama menangani masalah pendidikan, khususnya untuk penanganan buta aksara yang masih tinggi. Menanggapi permintaan Bupati Karangaswem itu, Ida Bagus Putu Sukarta, menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk bersama-sama membangun Bali, khususnya Karangasem. Namun, ditekankan pembangunan baru bisa terlaksana jika ada komunikasi dan koordinasi yang baik. Dia mengaku sengaja mengarahkan Gerakan Safari Gemar Membaca ini ke Karangasem khususnya untuk meningkatkan minat baca generasi muda/pelajar. Dia mengaku terbuka untuk menerima segala macam aspirasi, sesuai tugastugasnya di Komisi X DPR-RI. (kmb31)

Pemerintah daerah sedang menggalakkan pariwisata. Ini sebagai upaya strategis menjadikan pariwisata sebagai tumpuan utama memperoleh PAD. Action itu menyusul sumber PAD dari sektor galian C terus menurun. Salah satunya yang dianggap potensial adalah pengembangan desa wisata. Kenyataannya, desa wisata yang sudah ada pun masih sulit berkembang. Contohnya Desa Wisata Jasri, pemegang predikat desa wisata terbaik nasional, ternyata belum pernah menerima dolar. Itu disampaikan Bendesa Jasri I Nyoman Sutirtayasa saat hadir pada rapat koordinasi pengembangan destinasi wisata perdesaan dan perkotaan di Villa Warak, Karangasem, Selasa (22/8) kemarin. Menurutnya, Desa Wisata Jasri itu sesungguhnya sangat potensial. Selain pantainya yang sudah terkenal, di sana juga ada jalur tracking hingga atraksi budaya. Atraksi budayanya seperti ter-teran yang mampu menyedot perhatian wisatawan. Para peselancar asing juga menyasar ombak dan pantai indah di sana. Akan tetapi, Sutirtayasa mengaku masih kesulitan mengemas dan mengembangkan desa wisata ini agar menghasilkan dolar. “Jujur saja, desa kami termasuk desa wisata terbaik. Tidak hanya di Bali tetapi nasional. Namun sejauh ini, desa kami belum pernah menerima dolar. Selama ini, kami hanya sering jadi sasaran studi banding dan lokasi penelitian mahasiswa. Ya… sebatas itu saja,” keluh Sutirtayasa. Karena itu, pihaknya me-

minta petunjuk dari pemerintah daerah dan narasumber, bagaimana strategi efektif dan ekonomis pengelolaan desa wisata itu, agar desa ini dapat diberdayakan. Keberadaan desa wisata, selain mampu menambahkan pilihan destinasi wisata, yang paling penting juga harus mampu memberikan kontribusi pendapatan terhadap desa itu sendiri dan kalau bisa kepada pemerintah daerah. Terutama, bagaimana menentukan produk utama maupun pendukungnya. Strategi itu untuk memudahkan mengemas apa yang paling dibutuhkan wisatawan. “Menentukan mana yang menjadi produk primer, tergantung apa yang membuat wisatawan itu paling tertarik berkunjung ke sana. Setelah itu, kita lebih mudah menyediakan apa saja yang dibutuhkan,” kata Dr. Roza Krisnandhi Kausar, Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila, yang menjadi pembicara pada acara tersebut. Dia mencontohkan, seperti Tenganan Pagringsingan, setelah diteliti yang menjadi

Bali Post/kmb31

WISATA PEDESAAN - Bendesa Jasri saat hadir dalam koordinasi pengembangan destinasi wisata pedesaan dan perkotaan. produk intinya sebenarnya adalah pengalaman mengunjungi desa adat, living heritage dan mempelajari sesuatu yang baru. Sedangkan, yang menjadi produk nyata atau pendukungnya adalah landscape desa, pura, bale dan bangunan tradisionalnya. Selain itu, di sana juga ada produk tambahan, seperti paket tracking dan jelajah sawah, tempat suvenir dan tempat makan. Itu salah satu contoh penerapan konsep destinasi desa wisata yang baik. Dia menambahkan dalam

desain pengembangan produk wisata budaya, perlu pendekatan pemasaran yang baik. Pada destinasi itu harus dapat disajikan pengalaman bermakna bagi wisatawan. Selain itu, juga mampu memenuhi kebutuhan pengelola terkait tujuan finansial dan non-finansial jangka panjang. Selain pola-pola pendekatan marketing seperti itu juga agar produk-produk dibentuk dan dikelola dengan baik, sehingga pesan yang disampaikan sesuai produk destinasi desa wisata itu dan juga ekpektasi dari wisatawan

BPBD Siaga Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem kini memusatkan perhatian pada kondisi hutan lindung di lereng timur Gunung Agung. Kebakaran vegetasi hutan Minggu (20/8) lalu, dianggap sebagai ancaman serius. Alasanya, kondisi cuaca belakangan ini ditengarai berpotensi memicu kejadian serupa. ‘’Senin kemarin (dua hari lalu -red), titik api berada di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu sudah padam. Hasil pemantauan hari ini (kemarin -red) juga nihil,’’ terang Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa, Selasa (22/8) kemarin. Kebakaran hutan dua hari lalu berada dekat puncak Gunung Agung, di daeah Munduk

Bangkian Jaran. Lokasi itu masuk wilayah Banjar Pucang, Desa Ban, Kubu. Kebakaran baru terpantau sekitar pukul 13.00 Wita dan pihak BPBD mengerahkan satu regu Tim Reaksi Cepat untuk melakukan pemantauan dari jarak terdekat yakni di Banjar Pucang dan Banjar Belong, Desa Ban. Untuk memantau perkembangan kebakaran hutan tersebut, BPBD telah melakukan langkah koordinatif dengan stakeholder terkait seperti RPH Daya dan RPH Rendang termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Selain itu, juga berkoordinsi dengan kelompok pencinta alam dan masyarakat setempat. Semua pihak diharapkan proaktif sehingga kejadian kebakaran bisa diantisipasi sejak awal. Sejauh ini, penyebab mun-

culnya titik api pada ketinggian 2.100 itu masih belum diketahui. Yang jelas, kebaran hutan di lereng timur Gunung Agung itu nyaris merupakan kejadian rutin tahunan. Pada kejadian-kejadian sebelumnya, gesekan ranting ataupun pohon kering ditengari menjadi pemicu selain kemungkinan kelalaian manusia dari aktivitas perambahan hutan. Pada musim kemarau, kebakaran lahan tak hanya berpotensi terjadi di lereng gunung, tetapi juga pada lahan di daerah kaki gunung yang dekat dengan pemukiman penduduk. Seperti 14 Agustus lalu, kebakaran lahan terjadi di wilayah Banjar Tigaron, Desa Sukadana, Kubu. Saat itu, api membakar lahan perkebunan dan semak di dekat pantai seluas enam hektar itu. (kmb)

Bali Post/kmb

KEBAKARAN LAHAN - Personel BPBD Karangasem memadamkan kebakaran lahan di Banjar Tigaron, Desa Sukadana, Kubu. Kini, BPBD memusatkan perhatiannya memantau potensi kebakaran hutan di Gunung Agung.

Empat Budaya Karangasem Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional Setelah atraksi budaya Ter-teran dan Gebug Ende, empat budaya Karangasem lainnya kembali ditetapkan sebagai warisan budaya nasional tak benda. Penetapan keempat budaya itu sebagai warisan budaya nasional melalui sebuah sidang di Hotel Milenium, Selasa (22/8) kemarin. Dengan penetapan ini, maka selanjutnya pemerintah pusat juga bertanggung jawab terhadap upaya pelestarian budaya itu. Bagaimanakah apresiasi Pemkab Karangasem atas tambahan penetapan empat budaya tak benda itu? EMPAT budaya Karangasem sedang naik daun setelah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional

tahun ini. Keempat budaya itu adalah Usaba Sumbu di Desa Pakraman Timbrah, Usaba Dangsil di

Desa Pakraman Bungaya, Selonding dan Mekare-kare atau Mageret Pandan di Desa Tenganan. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem, Putu Arnawa, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan sidang penetapan budaya itu dipimpin Prof. Pudentia Maria Sri Sunarti dari Tim Ahli Warisan Budaya Penetapan Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Ini kabar baik bagi kebudayaan kita. Kita punya banyak sekali warisan

budaya unik. Sisanya juga akan kami usulkan lagi secara bertahap,” kata Arnawa. Empat tradisi ini diusulkan karena dinilai paling layak. Budaya unik itu memenuhi kriteria alias persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Meski demikian, pihaknya memang mengakui kalau tradisi di Karangasem ini cukup banyak dan harus dilestarikan. Karena itu,

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

itu. “Saya ingin menekankan bahwa branding is a promise. Branding tanpa manajemen akan sia-sia. Pengelolaan itu untuk menempati janji branding,” tegasnya. Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari, itu mengundang para pelaku pariwisata, eksekutif, dan pengelola desa wisata. Agenda ini disambut cukup antusias. Pasalnya, sang pengelola rata-rata masih kebingungan bagaimana mengembangkan desa wisata yang baik dan bernilai ekonomis di tempatnya. (kmb31)

Bali Post/gik

USABA SUMBU - Sarana sumbu saat pelaksanaan Usaba Sumbu di Desa Pakraman Timbrah. Usaba Sumbu menjadi salah satu budaya yang ditetapkan sebagai warisan budaya nasional.

usulan tradisi menjadi warisan budaya nasional tak benda, akan dilakukan secara bertahap setiap tahun karena keterbatasan anggaran. Bila sudah ditetapkan menjadi warisan budaya nasional tak benda. Jika nantinya tradisi itu di ambang kepunahan, maka pemerintah wajib melakukan rekronstruksi untuk mengembalikan atau melestarikannya agar tidak punah. Langkah ini pernah dilakukan untuk membangkitkan kembali seni Wayan Wong dan Gambuh di Desa Ban, Kecamatan Kubu, salah satu peninggalan kebudayaan yang dulu cukup dikenal. Sebelumnya, tahun lalu, dua tradisi Karangasem sudah lebih dulu ditetapkan seba ga i w arisa n b ud a ya nasional tak benda. Dua tradisi itu yakni, Gebug Ende di Desa Seraya dan Terteran di Desa Jasri. Setelah melalui sidang di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, keduanya sudah resmi menjadi warisan budaya nasional. Setelah penetapan sebagai warisan budaya nasional. Keduanya rencananya diusulkan lagi ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Proses usulan itu nantinya dilakukan oleh pemerintah pusat. Satu lagi gelar warisan budaya nasional bagi Karangasem juga berhasil diraih dari kain gringsing khas Tenganan. Ini sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional beberapa tahun lalu setelah diusulkan oleh Pemprov Bali ke pemerintah pusat. Bahkan, setelah menyandang gelar warisan budaya nasional, kain gringsing khas Tenganan juga sudah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. (gik)


TABANAN

14

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Cegah Penyimpangan Dana

Kejaksaan Sosialisasikan Peran TP4D Tabanan (Bali Post) Keberadaan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) selama ini belum sepenuhnya diketahui kalangan masyarakat, termasuk aparat desa. Padahal tim ini bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan agar ke depan tidak ada kepala desa yang tersandung masalah hukum terkait penggunaan dana desa. Menyikapi hal itu, Kejaksaan berencana melakukan sosialisasi terkait peran TP4D dan penggunaan dana desa, Kamis (24/8) besok. Ketua TP4D yang sekaligus Kasi Intel Kajari Tabanan Rio Irnanda, S.H. saat dikonfirmas, Selasa (22/8) kemarin, membenarkan adanya rencana sosialisasi tersebut. Setidaknya, kata Rio Irnanda, para kepala desa dari 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan ini hadir pada kegiatan itu. Pertemuan ini penting untuk dapat penjelasan mengenai TP4D dan dana desa, serta mendampingi dalam penggunaan dana desa supaya tidak salah terkait penggunaannya. “Kita juga mengajak perangkat daerah terkait ikut serta menyosialisasikan pengelolaan dana desa ini,” ucapnya. Lanjut dikatakan Rio, kegiatan sosialisasi ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia di masing-masng Kejaksaan Negeri setempat. Menurutnya, yang dilakukan terkait dana desa adalah memberikan pendampingan melalui TP4D. Tidak berbeda pengawalannya dengan pengawalan instansi pemerintah ataupun BUMN. Tim ini nantinya akan lebih proaktif. Misalnya saja jika suatu saat ditemukan ada kesalahan, TP4D akan melihat di mana letak kesalahannya, kemudian dievaluasi sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. “Intinya, kita berupaya mencegah sebelum terjadi tindakan melawan hukum,” jelasnya. Ditegaskannya, peran TP4D semata-mata untuk mengawal dana desa sekaligus mencegah dari awal, supaya tidak terjadi penyimpangan hukum yang bermuara pada tindak pidana korupsi. “Ini tindakan penguatan desa. Salah satunya dengan mengoptimalkan fungsi tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4),” pungkasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Roemi Liestyowati mengatakan kegiatan semacam ini sangat baik. Dan paling tidak ke depan penggunaan dana desa itu akan lebih kuat secara hukum, karena sudah mengindahkan payung hukum yang ada. “Kita tidak ingin karena ketidaktahuan kepala desa nantinya ada yang tersandung masalah hukum. Semua aparat desa wajib bisa mengelola dana desa yang bernilai nominal tinggi itu dengan baik, tanpa ada risiko hukumnya,” ucapnya. (kmb28)

HUT Kota Dialokasikan Rp 3,9 Miliar Tabanan (Bali Post) Tahun 2017 Pemkab Tabanan mengalokasikan dana kurang lebih Rp 4 miliar untuk pelaksanaan HUT Kota 2017. Pelaksanaan HUT Kota ini akan berlangsung selama tiga hari, yang juga dirayakan di setiap kecamatan. Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Tabanan A.A Ngurah Agung Satria Tenaya, Selasa (22/8) kemarin menyebutkan pihaknya tahun ini mendapatkan anggaran sekitar Rp 900 juta. Dana tersebut untuk membiayai acara pembukaan, upacara dan puncak perayaan di Lapangan Alit Saputra. Artis Bali asal Tabanan akan mengisi acara itu. Di setiap kecamatan juga akan digelar acara selama tiga hari untuk perayaan HUT Kota Tabanan. Distribusi anggarannya Rp 300 juta per kecamatan. “Jadi total anggaran acara di kecamatan Rp 3 miliar,” ujarnya. Agung Satria memperkirakan acara HUT Kota Tabanan 2017 akan lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Dikatakan, panggung yang disiapkan lebih besar. Acara sepenuhnya akan diisi artis-artis Bali asal Tabanan. Pelaksanaan HUT Kota tahun sebelumnya hanya Rp 700 juta. Camat Kediri Made Murdika mengatakan pihaknya akan menggelar parade seni dan budaya selama tiga hari itu. Saat ini Murdika masih melakukan koordinasi dan mencari potensi apa yang akan dimunculkan pada parade seni itu. Hal yang sama juga dipaparkan Camat Kota Tabanan I Putu Arya Suta. Ia mengatakan masih mencari potensi seni di setiap desa serta sekolah yang ada di Tabanan. Mantan Camat Pupuan itu mengalokasikan dana sekitar Rp 50 juta untuk acara seni saja. Sisanya untuk logistik. Totalnya mencapai Rp 300 juta. Perayaan HUT kota dan kecamatan Tabanan itu dipusatkan di Lapangan Wagimin, Jambe. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054

PDAM

0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

Bali Post/dok

ANTUSIAS - Para wisatawan asing tampak antusias menikmati pemandangan sawah berundak-undak, bertepatan saat petani memotong padi yang sudah tua di Desa Wisata Jatiluwih yang telah menjadi warisan budaya Unesco.

Program Cantin Redam AKI dan IMS Tabanan (Bali Post) -

Program calon pengantin (cantin) sehat diluncurkan untuk meredam Angka Kematian Ibu (AKI) dan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) di masyarakat. Sejak cantin ini di-launching tercatat empat pasangan pengantin mengikuti program ini. Mereka tak sekadar konseling, juga mengikuti pemeriksaan kesehatan mulai dari fisik hingga tes laboratorium. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tabanan I Made Supardiyadnya, Selasa (22/8) kemarin, mengatakan dua dari empat pasangan tersebut menjalani konsultasi di Puskesmas Penebel I, II dan di Puskesmas Tabanan III. Rentang usia warga yang mengikuti program cantin sehat itu dari usia 19 tahun hingga 24 tahun. “Akan ada satu lagi pasangan cantin

yang mengikuti program ini. Promkes akan terus melakukan sosialisasi,” janjinya. Banyak macam penyakit dicek fisik, selain terkait sosialisasi informasi gizi. Kata Supardiyadnya, pasangan cantin ternyata mengikuti pemeriksaan lab berupa pemeriksaan darah rutin seperti Hb, trombosit dan leukosit. Pasangan cantin juga dianjurkan menjalani

pemeriksaan golongan darah, rhesus, thalasemia, gula darah, hepatitis B dan C serta TORCH (toksoplasmosis, rubella, citomegalovirus dan herpes simplek). Dengan pemeriksaan darah, calon pengantin khususnya wanita mengetahui riwayat kesehatannya, sehingga bisa dilakukan pencegahan dini apabila ditemukan infeksi virus atau kelainan darah lainnya. Ini juga mencegah penyakit turunan pada janinnya kelak. Untuk calon pengantin pria juga sama. Jika diketahui sejak dini, maka bisa dicegah penularan virus kepada pasangannya karena telah diobati sejak dini. Dengan dideteksi sejak dini ibu serta bayi yang

dikandungnya akan sehat. Program ini sudah tentu menekan terjadinya kematian ibu dan kelahiran bayi, serta menurunkan kejadian bayi lahir cacat maupun prematur. Dikatakan, kematian ibu dan bayi terjadi karena sebab yang harusnya bisa dicegah, jika terdeteksi lebih awal. Seperti hipertensi dan jantung. Kondisi bayi yang lahir cacat maupun prematur juga bisa dicegah apabila pasangan calon pengantin (cantin) mendapatkan pembekalan mengenai informasi kesehatan dan mereka menyiapkan diri diperiksa fisik sebelum menjadi orangtua. Dicontohkan Supardi kasus keguguran maupun kecacatan bayi, itu karena serangan virus

Toxoplasma. Jika program cantin sehat diikuti, maka keberadaan virus bisa diketahui sejak awal sebelum pernikahan. Calon pengantin perempuan bisa menjalani terapi nantinya agar bebas dari virus serta hamil dalam kondisi sehat. Disinggung pembiayaan program cantin sehat ini, diakui Supardiyandya, tidak semuanya ditanggung BPJS. Tanggungan yang masuk disesuaikan regulasi yang berlaku, hal itu jika dimasukkan ke dalam pembiayaan pasien umum. Pengembangan program ini, sedang disusun Perbub Germas (Gerakan Masyarakat) Hidup Sehat yang di dalamnya ada konseling cantin. (kmb24)

Dewan Pendidikan Gelar Konasgi Tabanan (Bali Post) – Revolusi karakter bangsa menjadi salah satu agenda besar pembangunan nasional. Dan sektor yang paling dominan mewujudkan agenda itu adalah pendidikan. Sayangnya garda terdepan pelaku pendidikan yaitu guru, sampai saat ini masih diselimuti sejumlah persoalan. Menyikapi permasalahan krusial sektor pendidikan itu, khususnya di kabupaten Tabanan, Dewan Pendidikan Tabanan berencana menggelar Konferensi Nasional Guru dan Inovasi Pendidikan (Konasgi). Pelaksanaannya akan dilakukan serangkaian hari jadi Kota Tabanan tahun 2017. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan Wayan Madra Suartana menyampaikan konferensi nasional ini menjadikan ajang bertatap muka para guru dari semua jenjang sekolah, pengawas, pembuat kebijakan dibidang pendidi-

kan/sekolah dan para pegiat serta pemerhati pendidikan. Setidaknya akan ada dua kegiatan pokok dalam kegiatan Konasgi itu, yakni presentasi makalah dan pameran poster. Untuk makalah yang dipresentasikan adalah hasil PTK, PTS, Best Practice, penelitian kelas, karya kreatif dan inovatif yang ditulis dengan mengikuti format penulisan artikel yang ditentukan panitia. Makalah tersebut terdiri dari judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan, simpulan serta daftar pustaka. Materi poster yang dipamerkan itu adalah posterposter yang menggambarkan tentang penelitian sederhana. Contohnya, penelitian yang dilakukan di kelas yang telah membawa dampak terhadap kualitas proses belajar mengajar. Poster tersebut terdiri dari judul, tujuan, metode, hasil dan simpulan yang dilengkapi gambar-gambar

kegiatan. Madra Suartana juga mengatakan, konferensi itu rencananya akan digelar di Wisma Bedugul, Baturiti, Tabanan 6-8 November 2017 mendatang. Dihadirkan pembicara kunci atau keynote speaker sebanyak empat orang. Selain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., juga anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. I Wayan

Koster, M.M., Dr. Itje Chodidjah, M.A. selaku tokoh pendidikan Indonesia dan seorang peneliti, praktisi dan ahli pendidikan asal Tabanan Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi. Juga akan dihadirkan dua orang featured speaker, yakni I Ketut Suryadi, S.Sos., M.M. selaku Ketua DPRD Tabanan yang juga penggagas parade seni dan kemah budaya Tabanan. Serta Ketua Umum

PGRI Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Madra Suartana menambahkan, Konasgi ini setidaknya telah menyiapkan 13 poin sebagai temanya. Di antaranya Pendidikan Karakter, Metode dan Strategi Pembelajaran Inovatif, Media dan Alat Bantu Pembelajaran, Teknologi Informasi dalam Pembelajaran serta Manajemen Kelas dan Sekolah. (kmb28)

Warung Global

Stop Produksi Plastik, Sebuah Keputusan Tepat DI beberapa banjar sempat ada program bank sampah. Sekolah mengharuskan siswanya membawa sampah plastik untuk dikumpulkan. Sayangnya itu hanya berjalan beberapa waktu saja. Program itu hangat pada awal-awal saja. Mestinya kesadaran diri anak-anak itu ditumbuhkan dulu. Selanjutnya pasti akan tumbuh action lebih riil. Selain inovasi-inovasi, juga diperlukan sanksi tegas bagi pembuang sampah sembarangan. Dengan sanksi tegas itu, dipercaya kesadaran warga akan tumbuh sendirinya. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (22/8) kemarin yang membedah topik “Saatnya Bijaksana Kelola Sampah Plastik’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM dan Swara Negara FM. Kesadaran masyarakat selama ini memang rendah terkait pengelolaan sampah. Implikasinya sudah pasti menciptakan lingkungan kurang kondusif. Itu disampaikan Fera di Tabanan. Dikatakan, sampah plastik bekas makanan dibuang sembarangan saja. Padahal pemerintah sudah menyediakan tempat sampah di beberapa tempat. Idealnya pemilahan sampah itu hendaknya dimulai sejak dari dapur rumah tangga. Memang agar sampah itu terurai bagus, mesin pengolah sampah plastik harus ada untuk mendaur ulang sampah plastik itu, sehingga tidak mencemari lingkungan. Sugik di Mambal juga ber-

pendapat sama. Pemerintah perlu melakukan langkah langkah inovatif. Sampah plastik kalau dibiarkan akan mencemari lingkungan dan sudah pasti tidak baik bagi kesehatan kita. Jika dengan cara benar mengelola, sampah itu akan menjadi berkah. Sebaliknya jika salah akan jadi musibah. Sampah memang identik dengan kotor dan bau. Werdha di Gianyar menyarankan semua pihak harus bergerak serempak menekan penggunaan sampah plastik. Bukan sebatas di lingkungan sekolah saja. Karena itu tidak hanya kalangan siswa saja tetapi semua pihak. Dulu ada pener-

apan plastik berbayar. Nah…, bagaimana kelanjutan program itu sekarang? Apakah agenda itu sudah berhasil menekan penggunaan plastik oleh masyarakat atau tidak? Arya di Denpasar juga menanyakan soal plastik berbayar yang katanya untuk menekan penggunaan plastik. Ke mana uang yang telah dibayar lalu apa yang telah dilakukan pemerintah setelah itu? Ia pernah dengar kalau plastik bisa jadi campuran bahan aspal. Mestinya hal itu dicoba. Menurutnya, kita tidak akan pernah bisa lepas dari penggunaan plastik. Stop produksi plastik. Sepertinya hal itu langkah

yang paling tepat diputuskan. Demikian disampaikan Ketut Dawi di Badung. Jika tidak bisa mestinya memproduksi plastik yang ramah lingkungan. Beberapa toko berjaringan sudah memakai plastik ramah lingkungan. Jadi dalam beberapa minggu saja plastik itu hancur dengan sendirinya. Ayu di Petang mengatakan, sejak setahun lalu pihaknya sangat rajin mengumpulkan sampah plastik. Di beberapa banjar ada program bank sampah. Sekolah juga mengharuskan siswanya membawa sampah plastik yang kemudian dikumpulkan di sekolah. Tapi itu hanya berjalan beberapa waktu saja. Program itu hangat di awal-awal saja. Mestinya kesadaran diri anak-anak itu ditumbuhkan dulu. Kemudian pasti tumbuh action lebih riil. Selain inovasi-inovasi juga diperlukan sanksi tegas bagi pembuang sampah sembarangan. Made Bimasena di Gianyar yakin dengan diberlakukan sanksi tegas, maka kesadaran warga akan tumbuh dengan sendirinya. (sikha)

Bali Post/kmb28

PERSIAPAN KONASGI - Rapat persiapan Konasgi yang digelar belum lama ini.


15

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017 Jadwal Pertandingan Liga Champions Playoff, Pertandingan II Kamis (24/8) dini hari Slavia Prague vs APOEL FC Copenhagen vs Qarabag Steaua Bucharest vs Sporting Lisbon Liverpool vs Hoffenheim CSKA Moscow vs Young Boys ------------------------------------------------------------------------------------------------Hasil Liga Spanyol Villarreal 1-0 Levante vs Malaga vs Eibar 0-1 ------------------------------------------------------------------------------------------------Liga Inggris Manchester City vs Everton 1-1

Lima Pecatur Gianyar Ditolak Tampil di Porprov Denpasar (Bali Post) Tercatat lima pecatur asal luar Bali, yang didaftarkan tim tuan rumah Porprov Bali XIII, Gianyar, ditolak technical delegate. Mereka adalah Astrid Desy Umasari, Desy Nur Fitriyah, Nidya Anggraeni, Tiara Nugraeni Sutanti, dan Okky Johan Benzel. Technical delegate (TD) cabor catur Paskalis Budy Hartono, di Denpasar, Selasa (22/8) kemarin menerangkan, masalah ini mengemuka saat pertemuan teknik (technical meeting) cabor olahraga asah otak, di SMAN 1 Gianyar, Minggu (20/8) lalu. ‘’Jadi, delapan Pengkab dan Pengkot Percasi se-Bali sepakat memberdayakan potensi pecatur lokal, dan menolak kehadiran pecatur luar Bali untuk berlaga pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali,’’ papar Paskalis Budy. Bahkan, semua kontestan yang dulunya menggunakan tenaga atlet dari luar Bali sepakat tak lagi memakai tenaga mereka. ‘’Kabupaten dan kota di Bali kini sepakat tak lagi memakai mereka,’’ tutur Paskalis Budy yang merujuk pada sekitar 17 pecatur luar Bali yang pernah berlaga di ajang Porprov. Ketua Pengprov Percasi Bali Sang Putu Subaya menegaskan, dalam proses pengurusan Kartu Tanda Atlet (KTA), Pengprov Percasi sama sekali belum pernah merekomendasi kelima pecatur yang didaftarkan Gianyar. ‘’Kami tak pernah merekomendasikan mereka dalam pengurusan KTA, mengapa kok bisa mengantongi KTA?’’ tanya Sang Putu Subaya. Pihaknya mencoba berkonsultasi dengan KONI Bali, ternyata Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi juga sepakat tak lagi menggunakan pecatur luar Bali, tetapi lebih memberdayakan potensi atlet lokal. Oleh sebab itu, pihaknya disarankan melakukan banding kepada Dewan Hakim, terkait pendaftaran pecatur luar Bali yang dilakukan tuan rumah Gianyar. (022)

Rooney Ciptakan Gol Ke-200 London -

Sepakan voli Raheem Sterling pada menit ke-82 menyelamatkan Manchester City dari kekalahan saat bermain imbang 1-1 dengan tamunya Everton pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (22/8) kemarin. Wayne Rooney membawa tim tamu memimpin di Stadion Etihad. Ini menjadi gol ke-200 Rooney di Liga Utama sekaligus menjadi jaminan dirinya di depan pelatih Ronald Koeman bahwa kariernya belum berakhir. Gol pada menit ke-35 di Stadion Etihad itu menjadikan dirinya sebagai pemain kedua yang mampu mencapai rekor 200 gol di Liga Utama setelah Alan Shearer. Mantan penyerang Newcastle United yang mengakhiri kariernya dengan torehan 260 gol, menyambut sukses Rooney. ‘’Setelah sendirian sekian lama di klub @premierleague 200. Selamat datang dan selamat @WayneRooney,’’ pesan Shearer yang diunggah di Twitter. Rooney sendiri mengakui laga di kandang City itu berlangsung ketat dan golnya akan menjadi kenangan tersendiri. ‘’Saya yakin dengan setengah merah Manchester akan menikmati gol ini,’’ kata Rooney yang mencetak 183 gol saat

membela the Red Devils Manchester United. Kartu Merah Laga kemarin juga diwarnai kartu merah. City asuhan Pep Guardiola terpaksa memainkan keseluruhan babak kedua dengan kalah jumlah pemain setelah Kyle Walker diusir keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua menjelang turun minum. Jumlah pemain kemudian menjadi imbang ketika pemain Everton Morgan Schneiderlin juga diusir keluar lapang a n ,

mainan determinan dan penuh variasi taktik, hasil imbang ini layak bagi City yang mampu memberikan gelombang serangan sepanjang babak kedua. City, yang sejauh ini telah menghabiskan lebih dari 200 juta pound di bursa transfer musim panas, menurunkan tim inti dengan Leroy Sane diberi peran sebagai pemain sayap kiri. Sedangkan Koeman memilih delapan pemain Inggris termasuk dua pemain muda Mason Holgate dan Domin i c Cal-

karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-88. Meski Everton menampilkan per-

vert-Lewin. City mengancam pada awal pertandingan dan bek Everton Phil Jagielka harus menyundul bola ke atas mistar gawangnya pada menit ke-26 untuk menyapu sepakan cungkil Sergio Aguero. Kapten Jagielka kembali menjadi penyelamat dari ancaman Aguero tujuh menit kemudian ketika ia merentangkan kakinya untuk menghentikan langkah pemain Argentina tersebut. Aguero memberi umpan kepada David Silva dan pemain Spanyol ini kemudian melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Semenit setelah nyaris kemasukan, Everton justru memimpin melalui Rooney. Leroy Sane kehilangan bola di area pertahanannya sendiri dan Holgate memberi operan kepada Calvert-Lewin yang mengirim umpan silang mendatar ke arah pergerakan Rooney. Sepakan mantan striker MU itu melewati selasela kaki kiper City asal Brazil Eder-

son. Rooney merayakan golnya dengan bersemangat dan mengarahkan tangannya ke kuping untuk mendengar cemooh para penggemar City. Semenit sebelum turun minum, Walker yang melakukan debut kandang menyusul kepindahannya dari Tottenham, diusir keluar lapangan setelah pelanggarannya terhadap Calvert-Lewin. Meski City kalah jumlah pemain, hanya ada sedikit pergantian pola permainan setelah turun minum. Namun, tim Guardiola kesulitan menciptakan peluang saat menghadapi pertahanan Everton yang terorginisir dengan baik. Pemain pengganti Sterling semestinya dapat memberikan hasil lebih baik pada menit ke-75 ketika sepakannya melambung di atas mistar. Sedangkan pemain pengganti lainnya, Danilo, memaksa Jordan Pickford melakukan penyelamatan dari sepakan mendatarnya dari sudut sempit. Namun, Guardiola terhindar dari kekalahan di kandang sendiri ketika Sterling menguasai bola sapuan Holgate dan melepaskan sepakan voli yang tidak dapat dihentikan Pickford. (kmb39/rtr/ant)

IMBANG - Penyerang Everton Wayne Rooney (kiri) mencoba melewati penjagaan Vincent Kompany dari Manchester City pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Selasa (22/8) kemarin. Rooney menyumbang satu gol saat Everton mengimbangi City 1-1.

Asprov PSSI Panggil Perseden dan Persekaba Denpasar (Bali Post) Pihak Asprov PSSI Bali telah memanggil kubu Perseden Denpasar selaku pihak yang memprotes keabsahan pemain Persekaba Bali Noldi Saputra, termasuk kubu Persekaba Bali. Perseden dipanggil pada Sabtu, sedangkan Persekaba Bali

menghadap Asprov PSSI Bali, Minggu lalu. Ketua Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, di Denpasar, Selasa (22/8) kemarin menjelaskan, baik Perseden maupun Persekaba telah menyerahkan bukti-bukti autentik kepada Panitia Disiplin (Pandis). ‘’Pandis sendiri

terdiri atas Komisi Disiplin (Komdis) dan Komisi Etik,’’ jelas Suardana. Selanjutnya, Pandis bakal bekerja sebagaimana masukan kedua kubu berikut bukti-bukti yang menguatkan, termasuk meminta masukan dari Pengawas Pertandingan (PP). ‘’Intinya, kami selaku

Asprov PSSI menyerahkan sepenuhnya kepada Pandis dalam memberikan keputusan,’’ katanya. Dikemukakan, pihaknya memberi batas waktu kinerja Pandis dalam memberikan keputusan paling lambat akhir Agustus nanti, mengingat pendaftaran tim juara

Liga 3 tiap Rayon, maksimal pertengahan September. Sedangkan pendaftaran tim juara Rayon untuk U-15 dan Piala Soeratin U-17, terakhir pada 3 Agustus. ‘’Untuk Kometisi Liga 3 Rayon di tiap provinsi masih banyak yang sedang digulirkan ,’’ ucapnya. (022)

Irfan/Weni Terhenti Penyerang Liverpool Mohamed Salah.

Bali Post/rtr

The Reds dalam Tekanan

Liverpool Liverpool menghadapi tekanan saat menjamu Hoffenheim pada pertandingan kedua babak playoff Liga Champions, Kamis (24/8) dini hari nanti di Anfield. The Reds memetik kemenangan 2-1 pada laga tandang pekan lalu. Unggul lewat gol Trent Alexander-Arnold menit ke35 dan gol bunuh diri Havard Nordtveit (74), pasukan Juergen Klopp kebobolan oleh gol Mark Uth menit ke-87. Juara Eropa lima kali itu ironinya menghadapi kesulitan besar saat menjamu Crystal Palace pekan lalu di kompetisi Liga Utama Inggris. Klopp memerlukan gol Sadio Mane menjelang bubaran untuk merebut kemenangan 1-0. ‘’Anda tidak boleh melakukan hal seperti ini di pertandingan kualifikasi Liga Champions. Intensitas (di Liga Champions sangat tinggi, bagi kedua tim,’’ ungkap Klopp yang mengantarkan mantan klubnya Borussia Dortmund ke final Liga Champions 2013. Klopp membuat lima perubahan di tim intinya saat menang melawan Palace. Pemain debutan Andy Robertson, Ragnar Klavan, Joe Gomez, James Milner dan Daniel Sturridge masuk tim inti. Sementara di bangku cadangan terdapat Dejan Lovren, Emre Can dan Mohamed Salah. Tapi menghadapi wakil Jerman nanti, Klopp mempersiapkan Lovren, Can dan Salah di skuad utamanya. Sementara pengatur serangan Philippe Coutinho untuk ketigakalinya absen setelah pemain Brazil itu gagal pindah ke Barcelona. Klopp menargetkan timnya lolos ke babak penyisihan grup kompetisi ini untuk kedua kalinya sejak 2010. Penampilan terakhir the Reds pada 2014/2015 terhenti di babak ini. Dengan kemenangan 2-1 di pertemuan pertama, hasil imbang akan mengantarkan pasukan Klopp ke babak selanjutnya. Apalagi dalam 14 kali pertandingan melawan tim-tim dari Jerman di Anfield, Liverpool tak pernah mencatat hasil buruk. Sementara itu, Hoffenheim menyiapkan laga ini dengan kemenangan 1-0 atas Werder Bremen di kompetisi Liga Jerman pekan lalu. Kemenangan kandang itu didapat melalui gol Andrej Kramaric menjelang bubaran. ‘’Kemenangan 2-0 menjadi rencana besar kami. Menang 3-0 akan menjadi lebih menarik,’’ ujar pelatih Hoffenheim Julian Nagelsmann yang optimis timnya menaklukkan the Reds di depan pendukungnya sendiri. Hoffenheim mengistirahatkan enam pemain intinya saat melawan Liverpool pekan lalu, termasuk penyerang utama Sandro Wagner dan pemain sayap Serge Gnabry. Kedua dan Kramaric akan tampil di tim inti pada laga Kamis nanti. (kmb39/afp)

Jakarta (Bali Post) Empat wakil Indonesia meraih hasil positif dalam laga pembukaan Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2017 yang digelar di Glasgow, Skotlandia, Selasa (22/8) kemarin. Sementara pasangan ganda campuran Irfan Fadhilah/Weni Anggraini terhenti langkahnya setelah takluk dalam tiga game. Hasil positif wakil Indonesia itu dibuka oleh pemain tunggal putri Lyanny Alessandra Mainaky yang menang dua game atas Kate Foo Kune (Mauritus) dengan skor 21-11, 21-16. Kemudian dilanjutkan oleh pemain tunggal putra Tommy Sugiarto yang berhasil menekuk pemain senior asal Hong Kong Hu Yun yang juga dalam permainan dua game langsung 21-16, 21-15. Pasangan ganda putra Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) PBSI Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro juga berhasil mengamankan kemenangan atas wakil Swedia Richard Eidestedt/Nico Rupo-

nen dengan skor 21-15, 21-18. Serta, satu pasangan ganda campuran profesional Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia yang merupakan jebolan PB Djarum berhasil memperoleh kemenangan atas duet Toby Ng/ Rachel Honderich asal Kanada dengan skor 21-14, 23-25, 21-18. ‘’Kami mengakui memang agak kendor di game kedua di mana kami sudah bisa memimpin perolehan angka tapi bisa dikejar oleh lawan, kami jadi panik dan banyak melakukan kesalahan sendiri, selain akibat kaget karena pemanasannya kurang karena pertandingan sebelumnya berlangsung cepat, namun untung kami bisa menguasai keadaan dan mendapat hasil positif,’’ kata Ririn dalam pernyataan PBSI. Sejatinya, ada dua pasangan ganda campuran profesional mendapat kesempatan berlaga di ajang kejuaraan dunia tahun ini dan berlaga pada Selasa kemarin, yaitu selain Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia ada juga duet Irfan Fadhilah/

Weni Anggraini. Akan tetapi, perjalanan Irfan/Weni yang berasal dari klub Jaya Raya dalam Kejuaraan Dunia 2017 tidak semulus Lukhi/Ririn setelah harus mengakui keunggulan pasangan Prancis Ronan Labar/ Audrey Fontaine di putaran pertama dengan skor 13-21, 21-11, 25-27. ‘’Di game pertama kami belum enak mainnya, beda dengan game kedua dan ketiga. Waktu poin-poin kritis kami terlalu terburu-buru ingin mematikan lawan. Selain itu ada masalah non teknis dimana kami baru tiba Minggu siang dan jet lag luar biasa, belum lagi koper kami terlambat datang, sedangkan semua peralatan main ada di koper. Sampai saat ini belum datang juga kopernya, untung cik Imelda Wiguna mengontak pihak Yonex di sini, cuma karena barang baru semua, jadi masih terasa kaku,’’ ujar Irfan. ‘’Tetapi ini tidak bisa kami jadikan sebagai alasan kekalahan kami, memang begini keadaannya, kami harus mengambil pelajaran dari kejadian ini,’’ katanya menambahkan. Atas hasil ini, keempat wakil Indonesia tersebut berhasil mengamankan tiket putaran kedua Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2017. (ant) SHUTTLE COCK - Ganda campuran Indonesia Weni Anggraini mengembalikan shuttle cock disaksikan rekan setimnya Irfan Fadhilah pada pertandingan putaran pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Galsgow, Skotlandia, Selasa (22/8) kemarin. Weni/Irfan ditundukkan pasangan Prancis Ronan Labar/Audrey Fontaine dengan skor 13-21, 21-11, 25-27.

Bali Post/ant

PIALA DUNIA - Tim Nasional Indonesia untuk Homeless World Cup (HWC) 2017 berfoto bersama, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8) kemarin. Timnas HWC akan berlaga pada piala dunia sepak bola jalanan di Oslo Norwegia, 29 Agustus mendatang.

Indonesia Targetkan Peringkat Ketiga HWC Bandung (Bali Post) Tim nasional Indonesia menargetkan juara tiga dalam ajang sepak bola jalanan Homeless World Cup (HWC) 2017 di Oslo, Norwegia pada 29 Agustus hingga 5 September 2017. ‘’Target kita juara tiga, tapi syukur-syukur bisa menjadi yang terbaik. Namun kami tidak ingin membebankan pemain,’’ ujar Manajer Timnas HWC Indonesia Yana Suryana di Bandung, Selasa (22/8) kemarin. Menurutnya, target tersebut bukanlah hal yang berlebihan mengingat pada keikutsertaan sebelumnya, Indonesia selalu tembus dalam 10 besar. Pada HWC 2011 di Prancis, Indonesia berhasil menembus peringkat enam dunia serta menyabet gelar pemain terbaik dan tim pendatang baru terbaik. HWC 2012 di Mexico, menduduki peringkat empat dan menyabet pelatih terbaik, lalu pada 2013 di Polandia berada diperingkat delapan dunia.

Saat di Chile pada 2014, Indonesia berada di urutan 10 dunia dan menyabet penghargaan pemain terbaik. Tahun 2015 di Belanda, Timnas keluar sebagai Juara Amsterdam Cup. Terakhir di Skotlandia, Indonesia berada di peringkat tujuh dunia dan meraih gelar kiper terbaik. ‘’Kita tidak sekedar membawa bola di sana, tapi melawan diskriminasi dengan prestasi,’’ katanya. Saat pelaksanaannya nanti, para pemain Timnas juga akan membawa pakaian adatnya masing-masing untuk dipamerkan di jalanan Kota Oslo. Karena dari delapan orang yang terjaring, berasal dari enam provinsi di Indonesia. Dalam turnamen yang sudah digelar sejak tahun 2003 ini, akan mengundang lebih dari 50 negara, yang terdiri atas 48 tim putra dan 24 tim putri. Indonesia berada di grup A bersama Bulgaria, Zimbabwe, Grenada, Slovenia, dan Israel. (ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Daftar Perolehan Sementara Medali SEA Games 2017 No. Negara Emas 1. Malaysia 37 2. Singapura 19 3. Vietnam 14 4. Indonesia 11 5. Thailand 9 6. Filipina 7 7. Myanmar 4 8. Brunei 0 9. Laos 0 10.Kamboja 0 11.Timor Leste 0

Perak Perunggu 27 18 18 17 9 18 14 20 15 21 9 11 4 5 1 5 1 1 0 5 0 0

Total 82 54 41 45 45 27 13 6 2 5 0

Bali Post/net

Tunggal putra Indonesia Firman Abdul Kholik.

Indonesia dan Thailand Berebut Tiket Final Beregu Putra Kuala Lumpur Setelah memenangkan laga perempatfinal melawan Kamboja dengan skor telak 3-0, tim bulu tangkis putra Indonesia bersiap untuk menghadapi Thailand di babak semifinal SEA Games 2017, Rabu (23/8) ini. Partai ini merupakan ulangan final SEA Games 2015 di Singapura yang kala itu Indonesia menang lewat partai sengit dengan skor 3-2. Laga semifinal antara Indonesia dan Thailand akan dimainkan pada Rabu sore. Sedangkan pagi harinya, tim putri Indonesia akan berhadapan dengan tuan rumah Malaysia. Pada laga melawan Kamboja, Selasa (22/8) kemarin, Indonesia menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Tiga pemain tunggal yakni Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa dan Firman Abdul Kholik. Sedangkan di ganda putra ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/Hardianto. Kemenangan pertama diraih Jonatan Christie atas Chanmara Tep dengan skor 21-13, 21-13. Ihsan Maulana Mustofa menambah keunggulan dengan mengalahkan Cheng Phrrom, 21-5, 21-3. Kemenangan tim ditentukan oleh Firman Abdul Kholik yang turun di partai ketiga. Firman juga menang straight game atas Sopheaktra Leng dengan skor 21-5, 21-6 yang sekaligus memastikan kemenangan tim Merah Putih. Tetapi Tim Merah Putih akan mendapat ujian sejati saat menghadapi Thailand, Rabu ini. ‘’Thailand adalah tim yang cukup kuat, persaingan akan ketat di tiap nomor. Masing-masing pemain sudah mengetahui kelemahan dan kelebihan lawan. Pokoknya kami harus fokus dalam persiapan, memang perlu keberanian dan kerja keras untuk ke final,’’ jelas Susy Susanti, Manajer Tim Indonesia, di Axiata Arena. ‘’Kalau melihat peta kekuatan Thailand, di tunggal pertama akan seru. Kans kami di ganda lebih besar, mudah-mudahan semua sektor bisa memberikan kemenangan. Kami enggak mau muluk-muluk, enggak mau sebut skor berapa, yang penting menang dulu,’’ kata Susy. Sama dengan tim Indonesia, Thailand pun hari ini menurunkan skuad terbaiknya dalam berhadapan dengan Vietnam. Tiga tunggal putra yang turun adalah Khosit Phetpradab, Suppanyu Avihingsanon dan Kanthapon Wangcharoen. Indonesia juga harus mewaspadai dua ganda Thailand, Kittinupong Kedren/ Dechapol Puavaranukroh serta Bodin Issara/Nipitphon Puangpuapech. Beregu Putri Tim putri Indonesia diperkirakan akan mendapat perlawanan sengit di laga semifinal SEA Games 2017. Pada perebutan tiket final tersebut, tim Indonesia bakal ditantang tuan rumah Malaysia. Malaysia lolos ke semifinal setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0. Sedangkan Indonesia mendapat bye karena tim putri Laos mengundurkan diri. Sektor ganda putri, disebutkan Susy, bakal menjadi sektor yang diandalkan lawan. Dua ganda putri Malaysia Vivian Hoo/Woon Khe Wei dan Chow Mei Kuan/ Lee Meng Yean memang cukup kuat. Ini adalah tantangan bagi dua ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Apriani Rahayu dan Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani. Sementara di sektor tunggal, nama Goh Jin Wei menjadi sorotan. Pemain muda Malaysia yang menjadi juara World Junior Championships 2015 ini memang menjadi salah satu andalan. Tentunya Fitriani cs. perlu kerja keras untuk mendulang poin dari sektor tunggal. ‘’Pertarungan Indonesia melawan Malaysia akan berlangsung ketat. Malaysia secara rangking ada di atas kami. Dari head to head pemain, memang banyak yang akan ramai, baik di tunggal atau ganda,’’ kata Susy. Menghadapi tuan rumah memang bukanlah hal yang mudah. Tentunya tim Malaysia akan mendapat dukungan penuh dari penonton di Axiata Arena. (kmb39/net)

PERUNGGU - Pesenam putra Dwi Samsul Arifin beraksi dalam nomor gelanggelang senam artistik putra perorangan pada SEA Games XXIX di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. Dwi Samsul Arifin meraih medali perunggu dengan raihan poin 13.100.

Bali Post/ant

TENDANGAN - Karateka putri Indonesia Srunita Sari Sukatendel (kiri) mencoba melepaskan tendangan ke arah karateka putri Thailand Paweena Raksachart pada final Karate nomor kumite bawah 50 kg di KLCC, Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. Srunita meraih medali emas setelah menang dengan skor 6-0 atas karateka putri Thailand.

Sari Persembahkan Emas Pertama Karate

Kuala Lumpur (Bali Post) -

Karateka putri Indonesia Srunita Sari Sukatendel mempersembahkan medali emas pertama dari cabang olahraga (cabor) karate karena selalu ingat pesan pelatih di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Sari memastikan emas setelah dalam final nomor kumite -50kg perorangan putri mengalahkan atlet Thailand Paweena Rakshachart dengan skor telak 6-0, Selasa (22/8) kemarin. ‘’Saya tentunya sangat senang bisa merebut medali emas ini,’’ kata Srunita Sari seusai upacara pengalungan medali di KLCC. Dikatannya, keberhasi-

lannya merebut emas itu tidak lepas dari pelatihnya. ‘’Saya ingat pesan pelatih agar waspada dan tidak seperti dulu bertanding, itu yang selalu saya ingat,’’ tambah

atlet yang mengatakan medali emas itu merupakan yang pertama dia dapat selama dua kali mengikuti SEA Games. Ketika ditanya apakah dirinya tampil tidak tanpa beban

SIRAM AIR - Atlet jalan cepat Indonesia Hendro (kiri) menyiram kepalanya dengan air saat bertanding pada final jalan cepat 20.000 meter putra SEA Games XXIX di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. Hendro berhasil menyabet emas dengan catatan waktu satu jam 32 menit 11 detik.

Hendro Persembahkan Emas Jalan Cepat Kuala Lumpur (Bali Post) Atlet jalan cepat Indonesia Hendro sukses meraih medali emas pertama tim atletik Indonesia dalam perlombaan jalan cepat 20.000 meter yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. ‘’Saya sungguh bangga apalagi persiapan saya kurang matang dan hanya dua bulan. Tapi, ini kehendak Tuhan dan doa-doa dari masyarakat Indonesia yang sempat kemarin merasa dicela dan dihina,’’ kata Hendro selepas perlombaan. Hendro meraih medali emas

dengan catatan waktu satu jam 32 menit 11 detik dan mengalahkan dua atlet tuan rumah Malaysia Lo Choon Sieng yang mendapatkan medali perak dan M. Khairil Harith H yang meraih medali perunggu. Atlet asal Jawa Barat itu mengatakan sempat kesulitan dalam perlombaan melawan dua atlet tuan rumah itu karena masih trauma akan cedera pada lintasan atletik. ‘’Semua berkat dukungan teman-teman atlet dan pelatih. Saya sempat sangat dekat dengan urutan kedua pada 10 lap terakhir. Saya terus berjuang agar kerja keras saya tidak sia-sia,’’ kata

Hendro. Hendro mengaku menargetkan medali emas ketiganya dalam SEA Games itu karena belum mengetahui apakah masih dipercaya kontingen untuk turun pada Asian Games 2018 di Jakarta. ‘’Jika tahun depan saya tidak mendapatkan kepercayaan untuk turun, saya akan kembali ke Spanyol dan melanjutkan kuliah saya,’’ kata atlet berusia 26 tahun itu. Selain nomor jalan cepat 20.000 meter, tim atletik Indonesia masih akan mengikuti perlombaan final nomor lari 100 meter putra dan lari gawang 400 meter putra. (ant)

Panahan Lampaui Target Kuala Lumpur (Bali Post) Cabang panahan menutup keikutsertaannya di SEA Games 2017 dengan meraih medali emas pada nomor recurve campuran setelah pasangan Diananda Choirunisa/ Riau Ega menjadi yang terbaik di National Sports Complex, Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. Emas keempat di nomor ini memastikan panahan melampaui target. Dengan tambahan emas dari nomor campuran ini, tim panahan untuk sementara menjadi penyumbang emas terbanyak pada kejuaraan dua tahunan ini dengan raihan empat medali emas yaitu dua dari individual compound dan individual recurve putri.

Pada laga terakhir SEA Games 2017 itu, pasangan Dianada Choirunisa/Riau Ega unggul atas pasangan Malaysia dengan skor 5-3 dan tim tuan rumah itu berhak meraih medali perak. Sedangkan untuk medali perunggu direbut oleh tim Vietnam. Bagi Diananda, emas yang diraih di nomor campuran ini adalah yang kedua karena sebelumnya sudah mampu menyumbangkan emas dari nomor individual recurve. Selain itu juga menyumbangkan medali perak dari nomor tim recurve putri. Raihan emas di nomor campuran ini sesuai dengan prediksi yang dilakukan oleh jajaran pelatih meski pasangan ini baru

dipasangkan menjelang SEA Games 2017. Jajaran pelatih menilai kedua atlet ini sudah menemukan kecocokan sehingga sejak awal mempunyai peluang emas. ‘’Keduanya sudah bisa saling mengisi. Sejak awal kita optimistis keduanya bisa memberikan hasil yang terbaik,’’ kata pelatih tim panahan Indonesia Nurfitriyana Saiman saat dikonfirmasi. Dengan tambahan emas ini maka cabang olahraga ini mampu melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu hanya dua emas. Hal tersebut terjadi karena atlet yang disiapkan cukup siap untuk menghadapi kejuaraan yang cukup bergengsi di Asia Tenggara. (ant)

di Malaysia ini, Sari mengatakan tidak. ‘’Saya biasa saja, tidak beban,’’ ucapnya. Sementara itu di nomor kata perorangan putra dan putri, Indonesia mendapatkan perak. Medali perak itu didapat dari atlet Sisilia Agustiani Ora setelah kalah 0-5 dari atlet tuan rumah Malaysia Celine Lee Xin. Sedangkan perak lainnya diperoleh Ahmad Zigi Zaresta

yang kalah tipis 2-3 dari atlet Malaysia juga Lim Chee Wei. ‘’Saya tidak puas dengan hasil perak ini, karena kami merasa lebih baik,’’ kata Sisilia yang dibenarkan rekannya Achmad Ziqi. ‘’Tapi bagaimanapun hasil ini kami syukuri,’’ tambahnya. Pada hari pertama cabang karate, Indonesia mengumpulkan satu emas, dua perak dan dua perunggu. (ant)

Mahardika Perlu Enam Tahun Akhiri Paceklik Emas Kuala Lumpur (Bali Post) Cabang olahraga menembak akhirnya mengakhiri puasa emas setelah M Naufal Mahardika yang turun pada nomor 10 m air rifle mampu meraih hasil terbaik pada SEA Games 2017 di National Shooting Range Centre, Subang, Malaysia, Selasa (22/8) kemarin. Sebelum meraih medali emas di Malaysia, pencapaian terbaik atlet Indonesia diraih saat kejuaraan dua tahunan ini saat SEA Games 2011 di Palembang. Dengan demikian butuh waktu enam tahun untuk meraihnya kembali. ‘’Medali emas ini sangat berharga karena terakhir kali meraih emas pada SEA Games Palembang. Ini adalah sebuah pencapaian yang patut untuk diapresiasi,’’ kata manajer tim menembak Indonesia Yoshie Agusta Akbar dalam keterangannya. Pada pertandingan yang penuh sensasi ini, atlet menembak terbaik Indonesia itu mampu mencatatkan total

245,4 poin, sehingga medali emas bisa dibawa pulang. Untuk medali perak direbut oleh atlet asal Singapura, Muhamad Irwan dengan 241,8 poin. Untuk perunggu direbut Nafis Tortu asal Thailand dengan 222,2 poin. Perolehan medali emas nomor 10 meter air rifle ini, kata Yoshie, diharapkan mampu menjadi motivasi bagi atlet lain untuk mengikuti prestasinya. Khusus untuk Naufal, masih ada tiga nomor lagi yang akan diikuti. ‘’Dia masih punya peluang untuk mendapatkan emas. Semoga prestasi ini terus berlanjut,’’ katanya. Menembak merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak memperebutkan medali emas. Namun, Indonesia selama ini cukup kesulitan untuk meraih prestasi terbaik. Dengan modal emas pertama di Malaysia ini, diharapkan bisa mendongkrak prestasi untuk kejuaraan-kejuaraan lainnya. (ant)

Mario Wuysang Dkk. Petik Kemenangan Kedua Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket putra Indonesia berhasil meraih kemenangan kedua di Grup B SEA Games ke-29 Malaysia, setelah menaklukkan Singapura dengan skor 70-54. Bertanding Stadion Maba, Kuala Lumpur, Selasa (22/8) kemarin, Indonesia yang dilatih Wahyu Widayat Jati tertinggal terlebih dahulu pada kuarter pertama dengan skor 19-14. Ketertinggalan itu membuat Indonesia tersengat. Pada kuarter kedua, Mario Wuysang dan rekanrekannya tampil lebih baik dan memaksa babak tersebut berakhir dengan skor imbang 35-35. Usai jeda, Indonesia bisa mempertahankan performanya. Mereka bisa menahan laju serangan Singapura yang hanya bisa membuat sembilan angka di kuarter ketiga, sementara timnas bisa menyarangkan 12 poin. Indonesia pun memimpin

47-44 di akhir kuarter itu. Pada kuarter pamungkas, laju Indonesia semakin tidak tertahan dengan membuat 23 poin. Indonesia pun memimpin 70-54 sampai buzzer tanda akhir pertandingan berbunyi. Forward naturalisasi Indonesia Ebrahim ‘’Biboy’’ Lopez Enguio menjadi bintang untuk timnas di laga tersebut dengan catatan poin terbaik yaitu 18 poin dan empat rebound. Sementara di kubu Singapura, torehan tertinggi dibuat oleh Russel Low Wen Qiang dengan 13 poin dan empat rebound. Adapun kemenangan tersebut membuat Indonesia masih bercatatan sempurna di SEA Games 2017, Malaysia, dengan dua kemenangan di dua laga. Sebelumnya di laga perdana, Indonesia berhasil menaklukkan Vietnam dengan skor 89-73. Berikutnya, timnas bola basket putra akan menghadapi Kamboja, Rabu (23/8) ini. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Ozprint Bth Sgr Dsg Graphis & Adm , Igrs Aktif Hub Evi 08157973700

Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30, Must Speak English.Call 085237256305 / 081246378545 No SMS

B.BP.004.08.17.0001494

Dcr Adm,Sopir,Gdg CV.Tristar Jl.Cargo No.24/413324,419869

B.BP.141.08.17.0001400

B.BP.001.08.17.0001496

JB School Membutuhkan Satpam Berpngalaman dan Bersertifikat.LamJl.Raya Kuta No.1 Kuta Bali

Dcr Staf Produksi, Bisa Jarit Tangan,Gaji & Jam Kerja Menarik,H.085100574646 Urgent!

B.BP.001.08.17.0001318

Japanese Spa di Nusa Dua membutuhkan Staff FO(bsa Bhs. Jepang)&Staff Admin Cewek u/ di Denpasar Hub:425001

B.BP.803.08.17.0001415

Urgently SPG for Sunglass Store in Canggu.Must have Prior Retail Exp.Must be Confident Selling to Tourists jobinbali123@gmail.com

B.BP.001.08.17.0001370

Bth.Karyawati Max.25th Penampilan Menarik,Jual Beli Perhiasan 3bln pertama Gj1,8Jt Kerja 7jam(shift) Hub.I Love Emas 082146660000

B.BP.004.08.17.0001491

PT.Sastra Mas Estetika mmbthkn Site Manager Gardu Induk PLN Jl.Keboiwa Selatan,Gg.Mangga Sari No.12 Dps,0361 410720

B.BP.001.08.17.0001369

Cari 2 Guru Jahit/Tata Busana Wanita/Anak yg Pglmn Tugas di Denpasar SMS:0818.0808.1555

B.BP.001.08.17.0001209

Lepirate Membutuhkan untuk Posisi sebagai berikut: Purchasing Runner,Supervisor Bartender,Fleet Operational Manager,Enginering Electricity Pengalaman Bekerja di Posisi yang sama 1 Tahun(1,2) dan Pengalaman 4 Tahun di Posisi Dcr Admin,Supir,Tenaga yang sama(3,4)Kirim CV ke Alamat Email hrd@lepirate.com Tk Bangunan,Hub:085253988660

B.BP.004.08.17.0001418

B.BP.004.08.17.0001402

SPA

RUPA-RUPA

B.BP.001.08.17.0001460

Dicari Surveyor Kepuasan Masyarakat,Min SMA,Maks 35Th Domisili Badung,Kendaraan Pribadi,Lamaran:recruit@kokek.com

B.BP.004.08.17.0001490

Dcari Sekretaris Wnt ut Daerah Jimbaran bisa Bhs Inggris, Pembukuan,Computer H.289104

Bth Karyawati Max25Th bisa Kom JNE Agen Tohpati Jl.Siulan No2

B.BP.001.08.17.0001333

B.BP.001.08.17.0001469

BIRO JASA

BIRO JASA

Dcr Driver(Lk) Pglmn u/Travel Hub.(0361)751877,08123973033 B.BP.004.08.17.0001417

Dcr Adm Wnt Pnglm/Single bs Excel max25th Hub:085337412094

B.BP.001.08.17.0001455

Dcr Karyawan Cwok/Cwek,Staff, Sopir Hub: 085337259786

B.BP.001.08.17.0001388

Dcr Sopir Serabutan Jln Kargo Sari Dana V/8, 081805457694

B.BP.001.08.17.0001222

Dcr Sopir/kryw u/Tk.Mebel Baru 081236538504 WR.Supratman 157

B.BP.001.08.17.0001450

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS,Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr Segera IT Mengerti Web,Design,Exel &Jaringan Lam: Jl.P.Moyo No.27AB Tlp.727529

DIJUAL MOBIL BMW

BMW Sport 320 I Th’2015 Putih Hub:085100854585/081999375281

B.BP.001.08.17.0001500

Dicri Krywti Loundry Gaji 1Jt ++Mkn Mes Bonus 081936202112WA

B.BP.001.08.17.0001457

Dijual BMW X5 Th’2005 Hitam Kondisi Bagus Hub:0817340905

B.BP.001.08.17.0001480

Dicari Waiter/Waitress Minimal SMA/SMK Hub:081338716621

B.BP.001.08.17.0001472

Divine Diva Wholesale WareHouse Looking for Sales&Stockcontrol Experienced,must Speak English,Comp.Literate,6 Days, 9am-5pm,Great Salary, Send CV to: divinediva_189@hotmail.com Ph: 0361-732393

B.BP.001.08.17.0001495

Xenia R Attivo’2012Putih AsDK Type Terlengkap H.085100937334

B.BP.001.08.17.0001499

B.BP.001.08.17.0001240

BIRO JASA

WC

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

B.BP.001.08.17.0001458

FORD

*Job Australi Resmi Perkebunan Biaya Potong Gaji 085857328218

B.BP.001.08.17.0001498

ATASI :

WC Garansi 1 bulan

081338013066

H. 08-1234567-113 C.0000756-rpa

RUPA-RUPA

C.0000816-BRJ

BIRO JASA

BIRO JASA

FOTOCOPY

PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP XENIA

12

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

SIGRA

14Jt-an

DP

DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

PICK-UP

5Jt-an

DP

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH

PROMO BUNGA

0%

WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252 C.0000546-mbl

Ford Escape XLT 2.3cc Th’2009 Asli Bali Orignal.085100433303

SERVICE

B.BP.001.08.17.0001334

SERVICE

B.BP.001.08.17.0001464

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.08.17.0001468

B.BP.001.08.17.0001393

DIJUAL HOTEL Dijual Hotel Matahari Inn Kuta Lombok Luas 102 Are. Hub Owner 08179796513 (Tanpa Perantara)

PROMO MERDEKA

DEWATA JAYA TEKNIK

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321

ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

B.BP.001.08.17.0001471

DIJUAL MOBIL

Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

C.0000819-SRV

RAJA BUNTU

Kav 1Are Cash&Kredit T.Pancing T.Tutul,Sading 081237200981

Urgently Needed,Social Media B.BP.001.08.17.0001452 B.BP.166.08.17.0001501 Coordinator/Marketing/Graphic HONDA Penitipan Hewan & Salon B.BP.001.08.17.0001137 Designer.Must have Good English Dijual H Freed PSD 2010 Akhir Bali Kennel Dcr Wanita 20-30th Written and Spoken,Knowledge H.165Jt Nego Hub:085102306952 T.8427037/081339340951. of Social Media,Especially FB B.BP.004.08.17.0001396 B.BP.001.08.17.0001446 BIRO JASA Jl.Kutat Lestari Gg.VI Sanur Campaigns,Graphic Designer Dcri Spv Reservasi Hotel Peng. B.BP.001.08.17.0001445 Siap Bantu Lapor Pajak MITSUBISHI Skills.Preferably Female offiMin.2th dbdngnya good teamwork Sandbar Canggu Look FR Waitres Promo Colt T & L300 Dp 1 Jtan Gaji 750000/Bln H.087762236359 ces in Serangan.Please Send min.SMA sdrjt rjn jjr dsplin B.BP.001.08.17.0001453 Hub:085792660093 CV to: Pajero Dakar Dp 70 Jtan & Open CV and Application Letter to: bertngg jwb Krm CV:supendi.coc okthasutha@gmail.com Indent Xpander H:081337909080 KEHILANGAN stephanevarennes@pulaugroup.com os@gmail.com Coco’s Tour B.BP.001.08.17.0001470 B.BP.001.08.17.0001424 B.BP.004.08.17.0001497 Hilang BPKB L02513068-O DK4162 B.BP.001.08.17.0001214 Dicari tenaga Bengkel,rajin & DIJUAL MOTOR Open! Bth Sgr PT.Makro Indomac bertanggungjawab, H.0811388142 Need:Bussiness Development EK AN:Ratih Puspasari B.BP.001.08.17.0001477 GjUMK-4Jt,Pss:SPG/B,MD,Csir, Staff, Experienced,Capable B.BP.001.08.17.0001330 HONDA Adm,Gdg,OB,TR,Spv,Lngs Krj English/mandarin,Apply to Supervisor Pria ut Orgenaiser Hlng BPKB M 08101942-O DK3402 Beat Dp 1 jtJt,Vario 1Jt, SMS P.Cok 082229397978 versaindustries4@gmail.com Sopir &Suply Material H.289104 QN AN:Laelatul Jannah. Revo 1,7Jt.Bayu:082144036768 B.BP.821.08.17.0001247

GARANSI

GESEK TUNAI & PELUNASAN

DIJUAL TANAH BU Sgr Tanah 2Are H340/A Ng,Br Jenah Peguyangan 085333760181

Tnh Prumahan Elit Jl.Sedap Mlm Xenia Dp10Jt,Sigra Dp15Jt,Ayla Dp10Jt,GMax Dp6Jt.082340855805 /Gardenia 2-5Are H081337350888

Dcr Waiter/ess,Teraphist,Pglmn Ari Putri Hotel,Jl.Cemara Br.Semawang,Sanur 08976778714

SERVICE MAMPET

ALUMINIUM

B.BP.001.08.17.0001366

B.BP.001.08.17.0001447

DAIHATSU

B.BP.001.08.17.0001456

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko 3,5 Lantai,Lok. Sudirman Agung H:081321336696

Jt-an

HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl


EKONOMI

18

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Harga Ayam Potong Naik

Bali Kekurangan 650 Ton

Bali Post/dok

Pedagang daging ayam di pasar.

Denpasar (Bali Post) Saat ini harga ayam broiler (ayam potong) di pasaran berada di kisaran Rp 38.000 – Rp 40.000. Harga tersebut naik dari harga normal yaitu Rp 32.000. Kenaikan harga ini berkaitan dengan supply and demand. Kondisi harga ayam broiler ini merupakan persoalan nasional karena hampir di setiap daerah di Indonesia mengalami kondisi yang sama. Persoalan kenaikan harga ayam broiler merupakan persoalan klasik yang memang pada suatu kondisi tertentu terjadi peningkatan harga yang fluktuatif. Demikian disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali IKG Nata Kesuma, M.MA., Senin (21/8). Oleh karena itu, pemerintah secara nasional telah mengambil kebijakan yaitu mengurangi populasi ayam potong (parent stock broiler) sebanyak 3 juta ekor pada 32 perusahan. Parent stock broiler tersebut menghasilkan bibit broiler (final stock) sebagai penghasil daging. Kebijakan tersebut mulai dilakukan sejak 21 Juni sampai 17 Juli lalu. Akibatnya, berimplikasi pada peredaran DOC broiler secara nasional sehingga distribusi DOC di daerah Bali terganggu. ‘’Masalah perunggasan ini tidak bisa dilihat dari aspek teknis dan peredaran DOC saja, tapi juga dari aspek ekonomi sosial dan manajemen terutama di tingkat peternak sebagai sumber produsen dari ayam hidup disamping juga berkaitan dengan stakeholder lainnya seperti para pemotong ayam, para suplier daging dan para perusahaan integrasi,’’ bebernya. Masalah ketersediaan perunggasan di Bali juga dipengaruhi oleh kondisi perunggasan di wilayah lainnya di luar Bali. Pemerintah pun telah mengatur tentang penetapan harga pembelian di tingkat peternak dan di tingkat konsumen. Yaitu

BI Turunkan Suku Bunga Jadi 4,5 Persen Jakarta (Bali Post) – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 21-22 Agustus 2017 di Jakarta, Kamis malam, memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate), sebesar 25 basis poin, menjadi 4,5 persen. Sementara itu, suku bunga Deposit Facility ikut mengalami penurunan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75 persen dan Lending Facility juga menurun sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen, berlaku efektif sejak 23 Agustus 2017. Pada 16 Juni lalu, Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan, BI 7-day Reserve Repo Date sebesar 4,75 persen. Sementara itu, suku bunga Deposif Facility tetap sebesar 4,00 persen dan Lending Facility tetap sebanyak 5,50 persen. Sebelumnya Bank Indonesia mencatat instrumen utang sertifikat deposito atau negotiable certificate of deposit (NCD) yang sudah diterbitkan perbankan sejak Januari hingga pertengahan Agustus 2017 mencapai Rp 21 triliun. ‘’Sejumlah bank juga sudah ajukan ke BI untuk memperoleh izin NCD yang bisa diterbitkan dan ditransaksikan di pasar uang,’’ ujar Kepala Departemen Pendalaman Pasar Keuangan BI Nanang Hendarsah, di Jakarta, Senin (21/8). Selain beberapa bank yang sudah mengajukan izin terkait dengan penerbitan

NCD, kata Nanang, beberapa perusahaan efek sebagai perantara, pialang pasar uang dan bank kustodian juga sudah mengajukan izin ke BI untuk mendukung transaksi dan penerbitan NCD ini. ‘’Jadi kita lagi menerima proses perizinan dari bank, perusahaan efek, pialang pasar uang dan bank kustodian. Ini untuk mendorong supaya transaksi NCD di pasar uang berjalan,’’ ujarnya. Nanang belum dapat menyampaikan potensi nilai penerbitan NCD yang sudah masuk pipeline maupun potensi yang dapat diperjualbelikan di pasar uang hingga akhir tahun. BI sendiri sudah menerbitkan aturan transaksi sertifikat deposito di pasar uang atau NCD ini yang tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia No.19/2/ PBI/2017 tentang Transaksi Sertifikat Deposito di Pasar Uang. Dengan adanya aturan tersebut, maka akan menjadi

payung hukum bagi perbankan dalam melakukan transaksi NCD di pasar uang. Dengan adanya fasilitas NCD ini, maka bagi bank yang memiliki kekurangan likuiditas dapat mencari dana di pasar uang tersebut dibandingkan di pasar ritel yang memiliki persaingan perebutan dana. Adapun tugas BI pada aturan ini adalah sebagai pengawas transaksi sertifikat deposito di pasar uang. BI pun memiliki aturan main pada PBI ini yaitu kriteria sertifikat deposito yang dapat ditransaksikan adalah diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat (scripless), bunga dibayarkan secara diskonto. Kemudian NCD diterbitkan dalam denominasi rupiah dan valuta asing (valas). NCD ini memiliki tenor paling sedikit 1 bulan dan paling lama 36 bulan, dengan nilai nominal paling sedikit Rp 10 miliar atau ekuivalennya dalam valas. (ant)

Imbal Beli Sukhoi

50 Persen Dibayar Produk Jakarta (Bali Post) – Pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 Flanker E dari Rusia dengan nilai mencapai 1,14 miliar dolar Amerika Serikat memberikan potensi ekspor ke Rusia bagi Indonesia sebesar 50 persen dari pembelian itu alias senilai 570 juta dolar Amerika Serikat. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan, pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat melakukan imbal beli dalam pengadaan pesawat tempur Sukhoi Su35 Flanker E itu. ‘’Persentase dalam pengadaan Su-35 ini, yaitu 35 persen dalam bentuk off set dan 50 persen dalam bentuk imbal beli. Dengan demikian, Indonesia mendapatkan nilai ekspor sebesar 570 juta dolar Amerika Serikat dari 1,14 miliar dolar Amerika Serikat pengadaan Su-35,’’ kata Lukita pada konferensi pers di Kementerian Pertahanan Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. Dia menjelaskan, pemerintah Indonesia membeli Sukhoi Su-35 Flanker E dari Rusia, sebaliknya Rusia sebagai negara penjual Sukhoi Su-35 membeli sejumlah komoditas ekspor indonesia. Dalam pasal 43 UU Nomor 16/2012 tentang Industri Pertahanan, dinyatakan bahwa setiap pengadaan sistem pertahanan dari luar negeri wajib disertakan imbal dagang, memiliki kandungan produk setempat, dan off set minimal 85 persen di mana kandungan produk setempat dan/atau off set paling rendah 35 persen. Karena Rusia hanya sang-

gup memberikan off set dan kandungan produk setempat sebesar 35 persen, maka Indonesia menegaskan kembali, pembelian Sukhoi Su35 Flanker E ini dibarengi dengan kegiatan imbal beli

yang nilainya 50 persen nilai kontrak. Dengan skema imbal beli itu, Indonesia mendapat potensi ekspor sebesar 50 persen dari nilai pembelian Su-35 Flanker E. Menurut

keterangan tertulis yang diberi kepada jurnalis, kesepakatan ini ditandatangani pada 10 Agustus 2017 saat pelaksanaan misi dagang ke Rusia yang dipimpin Lukita. (ant)

diatur dalam Permendag No. 27 Tahun 2017 dengan harga ayam di tingkat petani Rp 18.000/kg, sedangkan acuan penjualan di tingkat konsumen Rp 32.000/kg. ‘’Penetapan harga ini mengacu pada pertimbangan struktur biaya produksi, distribusi serta keuntungan yang wajar,’’ imbuhnya. Berdasarkan data dari Dinas PKH Provinsi Bali tahun 2016, populasi ayam potong di Bali adalah 9 juta ekor. Produksi daging ayam broiler yaitu 51.341 ton per tahun. Sedangkan konsumsi daging di Bali yaitu 53.169 ton per tahun. Terdiri dari konsumsi penduduk Bali 39.700 ton, konsumsi wisatawan domestik 2.400 ton, konsumsi wisman 11.000 ton. Sementara per bulannya adalah 4.430 ton atau setara dengan 5.200.000 ekor ayam hidup. DOC yang beredar di Bali adalah 5 juta, dengan pengeluaran per bulan sekitar 1,5 juta sehingga kekurangan DOC ditutupi dengan pemasukan DOC dari luar Bali sekitar satu juta sehingga di Bali ada 4,5 juta DOC. ‘’Itu setara dengan daging ayam 3.780 ton. Dengan demikian jika dibandingakan konsumsi dan produksi, Bali kekurangan daging 650 ton untuk bulan ini. Oleh karena itu, kekurangan daging dipasok dari Jawa oleh Garpu (Gabungan Rumah Potong Unggas Bali). Namun, karena kebutuhan di Jawa juga cukup tinggi jadi otomatis di Jawa harganya cukup mahal sehingga harga di tingkat produsen juga tinggi yang berdampak pada harga di tingkat konsumen menjadi tinggi,’’ jelasnya. Kenaikan harga ayam broiler ini diprediksi akan terjadi hingga akhir Agustus dan awal September harga sudah mulai normal. ‘’Akhir Agustus akan normal kembali karena ayam di Bali yang masuk kandang di akhir bulan Juli akan panen pada akhir Agustus hingga awal September jadi pasokan ayam akan kembali normal,’’ tukasnya. (kmb42)

Harga Semen di Puncak Jaya Turun Rp 1,5 Juta Wamena (Bali Post) – Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno merealisasikan penurunan harga semen di Kabupaten Puncak Jaya dan Jayawijaya, Provinsi Papua, dari harga awal yang mencapai jutaan rupiah per sak menjadi ratusan ribu rupiah. ‘’Turun harga itu per hari ini (Selasa, 22/8). Di Kabupaten Puncak Jaya turun menjadi Rp 500 ribu, di Kabupaten Jayawijaya menjadi Rp 370 ribu,’’ kata Menteri Rini di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa kemarin. Sebelum dilakukan penurunan harga, katanya, harga semen di Kabupaten Puncak Jaya mencapai dua juta rupiah per sak. ‘’Tadi Pak Bupati Jayawijaya mengatakan di sini kira-kira Rp 500 ribu sampai Rp 580 ribu, jadi kami juga per hari ini untuk Semen Tonasa Rp 370 ribu untuk di Jayawijaya. Nanti semua distributor asli dari Semen Tonasa itu akan jualnya Rp 370 ribu per sak untuk semen yang 40 kilogram,’’ katanya. Dia mengatakan, distribusi semen ke Kabupaten Jayawijaya dan Puncak Jaya akan melalui penerbangan dari Kabupaten

Mimika. ‘’Sekarang kita mulai perbaiki sistem transportasinya, supaya harga transportasinya bisa kita tekan. Jadi kita masuk dari Timika-Wamena dan Wamena ke Puncak Jaya,’’ katanya. Ia memastikan Kementerian BUMN telah bekerja sama dengan Pelni, Pelindo 4, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Semen Tonasa bersama Semen Indonesia sebagai perusahaan induk, untuk menekan harga semen, terutama di kabupaten-kabupaten yang akses transportasinya belum memadai. ‘’Jadi tadi saya menekankan kepada teman-teman BUMN dan mohon dukungan dari semua bahwa kita harus bekerja profesional, kita harus bikin BUMN selalu mendapatkan keuntungan, sehingga kita bisa buat programprogram seperti ini yang memberikan keringanan kepada masyarakat-masyarakat yang jauh tempatnya. Harga bahan pokok mereka itu lebih tinggi dibandingkan daerah lain,’’ katanya. (ant)


19

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017 BUKU Ketua Lembaga Pengkajian MPR Rully Chairul Azwar (kanan) memberikan buku kepada mantan Presiden B.J. Habibie (tengah) disaksikan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid saat menghadiri rapat Pleno Lembaga Kajian MPR di ruang GBHN, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. Rapat pleno lembaga kajian MPR tersebut membahas proses transformasi pembelajaran karakter bangsa sebagai implementasi Pasal 31 ayat 3 dan Pasal 32 UUD NRI Tahun 1945. Bali Post/ant

DPR Batal Bangun Apartemen

Ketua MPR akan Tanyakan Keseriusan DPD Bandung (Bali Post) Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengaku bersyukur atas keputusan DPR membatalkan rencana pembangunan apartemen untuk para anggotanya. Dia mendukung agar DPR tetap menggunakan rumah dinas yang ada saat ini yang berlokasi di Kalibata, Jakarta Selatan dan Ulujami, Jakarta Barat meski agak jauh dari Kompleks Parlemen yang berlokasi di Senayan. ‘’Alhamdulillah,’’ kata Zulkifli Hasan menanggapi pembatalan rencana pembangunan gedung baru untuk dijadikan apartemen anggota MPR/DPR di sela-sela Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8) kemarin. Meski rencana ini bukan menjadi kewenangan lembaganya, Zulkifli mengatakan tetap melakukan koordinasi dengan dua pimpinan lembaga parlemen itu terkait masalah ini. Di antaranya mengenai keinginan Ketua

DPD-RI Oesnan Sapta yang juga memiliki rencana serupa dengan DPR untuk membangun gedung baru. Zulkifli akan menanyakan keseriusan pimpinan DPD, sebab pimpinan DPR saja sudah memutuskan mundur

untuk rencana ini. ‘’Nanti saya tanya dulu ke Pak Osman Sapta bener apa enggak dia,’’ kata Zulkifli. Secara terpisah, Ketua DPR-RI Setya Novanto mengungkapkan, rencana pembangunan apartemen untuk anggota DPR akhirnya dibatalkan. Ada beberapa alasan selain karena banyaknya pihak yang menolak rencana tersebut. ‘’Saya sudah bicara dengan Fahri sebagai Ketua Tim Pengkajian, karena banyak pertimbangan, kami memutuskan rencana pembangunan apartemen DPR dibatalkan,’’ kata Novanto. Menurut Novanto, setelah dirinya

Pilihan Tepat Dari Hal. 1 Selanjutnya Undang-Undang Dasar 1945 adalah sebagai konstitusi negara, landasan konstitusional bangsa Indonesia yang menjadi hukum dasar bagi setiap peraturan perundang-undangan lainnya. Oleh karena itu, dalam negara yang menganut paham konstitusional tidak ada satu pun perilaku baik dari pihak penyelenggara negara dan masyarakat yang tidak berlandaskan konstitusi. Sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk negara yang dipilih sebagai komitmen dan kesepakatan bersamaan. NKRI adalah pilihan yang tepat untuk mewadahi kemajemukan bangsa Indonesia. ‘’Oleh karena itu komitmen kebangsaan akan keutuhan NKRI menjadi suatu keniscayaan yang harus dipahami oleh seluruh komponen bangsa dan tidak dapat diganggu gugat,’’ tegasnya. Konsensus terakhir yaitu Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara sebagai modal untuk mempersatukan agar kemajemukan bangsa dapat menjadi kekayaan, kekuatan, yang sekaligus juga menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia, baik kini maupun yang akan datang. Untuk itu kemajemukan itu harus dipelihara,

Tingkat Korupsi

dihargai, dijunjung tinggi, diterima dan dihormati serta diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selanjutnya Pangdam menyampaikan penanaman nilainilai konsensus nasional ini tidak lain adalah untuk mengingatkan kembali kepada seluruh komponen bangsa agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara terus dijalankan dengan tetap mengacu kepada tujuan negara yang dicita-citakan, serta bersatu padu dalam mengisi pembangunan, agar bangsa ini dapat lebih maju dan sejahtera. Empat Konsensus Dasar Kebangsaan ini harus dipahami oleh para penyelenggara negara bersama seluruh komponen masyarakat dan menjadi panduan dalam kehidupan berpolitik, menjalankan pemerintahan, menegakkan hukum, mengatur perekonomian negara, interaksi sosial kemasyarakatan, dan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara. ‘’Dengan pengamalan prinsip Empat Konsensus Dasar Kebangsaan ini diyakini bangsa Indonesia akan mampu mewujudkan diri sebagai bangsa yang beradab, adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat,’’ ujar Mayjen Komaruddin. (rah)

Tiga Penyelamatan Dari Hal. 1 Tercatat setidaknya ada tiga penyelamatan penting Satria Tama dalam laga tersebut, termasuk ketika pada menit ke 45+1, dia dengan heroik menepis sundulan pemain Vietnam yang sudah berdiri bebas di depan gawang. Meski ditekan hampir sepanjang laga, Indonesia juga beberapa kali mendapatkan peluang apik. Dengan formasi 4-2-3-1 dengan Ezra Walian sebagai ujung tombak,

Dari Hal. 1 Mantan petinggi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengatakan, masalah narkotika ada hubungannya juga dengan premanisme. Selama ini banyak kesulitan mengungkap narkoba, namun setelah Kapolda membentuk Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) pere-

Dari Hal. 1 Ia mengatakan bahwa pemerintah tidak ingin KPK lemah karena kehadiran lembaga tersebut masih dibutuhkan untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. ‘’Kita tetap membutuhkan KPK untuk menghilangkan atau mengurangi tingkat korupsi di Indonesia,’’ katanya. Panitia Angket DPR telah menyampaikan kesimpulan sementara soal pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK, antara lain mencatat 11 persoalan dari sejumlah laporan, penerimaan aspirasi, pemeriksaan saksi-saksi, dan wawancara terekam. Sementara itu, Panitia Khusus Hak Angket DPR terkait Tugas dan Wewenang KPK menemukan empat poin krusial mengenai kinerja lembaga pemberantasan korupsi tersebut yakni masalah tata kelola kelembagaan, sumber daya manusia, proses

daran narkoba terus ditekan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. ‘’Kita membuat polling sendiri yang pelaksananya dari anggota Sispimti melakukan survei di Bali. Selain narkoba, masyarakat Bali juga berharap masalah terorisme dan tentunya kita bersama-sama meminimalisir,’’ tandas jenderal bintang dua asal Manado, Sulawesi Utara ini. (kmb36)

peradilan pidana dan tata kelola anggaran. ‘’Dalam tata kelola kelembagaan, sebagai lembaga yang khusus melakukan penindakan dan pencegahan tipikor, operasional penanganan perkara yang ditangani KPK lebih besar daripada kepolisian dan kejaksaan, namun uang negara yang mampu dikembalikan tidak begitu signifikan,’’ kata Wakil Ketua Pansus Angket Masinton Pasaribu di Jakarta, Senin lalu. Masinton menilai kinerja KPK dalam penanganan perkara korupsi masih jauh dari harapan karena terlalu mengandalkan teknologi penyadapan untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Hal itu, menurutnya, mengakibatkan banyak perkara besar dengan kerugian negara yang sangat besar tidak bisa ditangani KPK dengan cepat seperti kasus Pelindo II dan Bank Century. ‘’KPK lebih terlihat berjalan sendiri, sehingga fungsi pokok dan utama sebagai triger mechanism

Sopir Rental

Dari Hal. 1

Indonesia sempat mengejutkan Vietnam dengan tendangan keras Febri Hariyadi dari luar kotak penalti yang dengan susah payah ditepis kiper Vietnam. Pada menit ke-41, pergerakan Ezra Walian di sisi kanan pertahanan Vietnam sempat membuat bek lawan kocar-kacir. Namun, setelah melewati dua pemain, umpan silang Ezra gagal menemui sasaran karena digagalkan bek Vietnam. Tidak ada gol tercipta sampai menit terakhir babak kedua. (ant)

Ungkap Narkoba

bicara dengan Fahri Hamzah selaku Ketua Tim Pengkajian rencana revitalisasi kompleks Senayan, Fahri pun akhirnya setuju. ‘’Karena, saat ini sudah ada rumah dinas anggota DPR di Ulujami dan Kalibata,’’ katanya. Novanto mengatakan setelah mempertinbangkan berbagai hal, ternyata tidak mudah membangun gedung baru untuk dijadikan apartemen anggota MPR/DPR. ‘’Kalau nanti dibangun apartemen, harus ada proses pengembalian dan lain sebagainya, prosesnya rumit. Jadi, diputuskan dipakai saja yang sudah ada,’’ kata Novanto. (kmb4)

Agus menjelaskan, pada Senin (21/8), KPK mengamankan lima orang dalam operasi tangkap tangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yakni Akhmad Zaini (AKZ), Tarmizi (TMZ), Teddy Junaedi (TJ) selaku pegawai honorer pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Fajar Gora (FJG) selaku kuasa hukum PT ADI, dan Solihan (S) selaku sopir rental yang disewa AKZ. ‘’Pada pukul 12.30 WIB KPK mengamankan kelimanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,’’ kata Agus. Agus mengatakan tim KPK mengamankan AKZ di depan Masjid di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ‘’Tim kemudian mengamankan TJ di parkiran motor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan setelah itu tim masuk ruang kerja TMZ dan mengamankan yang bersangkutan di

dalam ruangan. Setelah itu, tim KPK juga mengamankan FJG yang menunggu di ruang sidang dan S di parkiran mobil. Tersangka pemberi dan penerima suap menggunakan sandi ‘’sapi’’ dan ‘’kambing’’ untuk berkomunikasi. Agus menjelaskan bahwa Akhmad Zaini dan Tarmizi menggunakan kata sandi ‘’sapi’’ dan sandi ‘’kambing’’ dalam komunikasi mereka. Kata sandi ‘’sapi’’ merujuk pada nilai ratusan juta rupiah dan kata sandi ‘’kambing’’ merujuk pada nilai puluhan juta. ‘’TMZ sempat meminta tujuh sapi dan lima kambing atau senilai Rp 750 juta kepada AKZ. Akhirnya disepakati empat sapi atau senilai Rp400 juta untuk mengamankan perkara tersebut,’’ ucap Agus. Dari kegiatan operasi tangkap tangan ini, KPK mengamankan bukti pemin-

terhadap penegak hukum lainnya tidak dilaksanakan secara maksimal dalam melakukan supervisi dan koordinasi seperti bertindak di luar kewenangannya. Misalnya kasus pengambilalihan peran LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dalam memberikan perlindungan saksi dan korban,’’ ujarnya. Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, terkait tata kelola SDM, ada empat pegawai KPK yang tidak dipensiunkan meskipun sudah capai batas usia pensiun, dan itu melanggar PP Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK. Dia juga mengatakan ada 29 pegawai ataupun penyidik KPK yang diangkat sebagai pegawai tetap, namun belum diberhentikan dan mendapat persetujuan tertulis dari instansi asalnya. ‘’Dalam hal ini, BPK mengeluarkan opini berkaitan dengan ketiadaan standar baik untuk pengadaan barang maupun kompetensi SDM KPK,’’ katanya. (ant) dahan dana antarrekening BCA milik AKZ ke rekening milik TJ, yaitu senilai Rp 100 juta tertanggal 16 Agustus 2017 dan Rp 300 juta tertanggal 21 Agustus 2017,’’ ucap Agus. KPK juga mengamankan buku tabungan dan ATM milik TJ yang diduga sebagai penampung dana. Agus juga menambahkan bahwa diduga transfer dana tersebut bukan pemberian pertama karena pada 22 Juni 2017 ada transfer antarrekening BCA dari AKZ kepada TJ senilai Rp25 juta sebagai dana operasional. ‘’Tanggal 16 Agustus 2017 melalui transfer antarrekening BCA dari AKZ kepada TJ senilai Rp 100 juta dengan menyamarkan keterangan sebagai ‘DP pembayaran tanah’ dan tanggal 21 Agustus 2017 melalui transfer rekening BCA dari AKZ kepada TJ senilai Rp 300 juta dengan keterangan ‘pelunasan pembelian tanah’,’’ tuturnya. (ant)

Rabu, 23 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Pujawali (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel

07.35 Kartun Kurusetra Parwa (1) 07.35 Bali Channel Tourist TV 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Gunung Agung lan Gunung Sari

11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana Upacara Pujawali (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Kerta Jaya

15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Ambarasram 17.05 Healthy Life 17.30 Lipsus TK Brasika Wijaya Klungkung 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali

20.00 Dialog Interaktif Gaptek Profit 21.00 Puppet Show 21.30 Ajeg Bali Gandrung Sakral Monang Maning 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Kelan Tuban (2) 23.05 Lila Cita Calonarang Br Tatasan (3)

Indonesia Perlu Hidupkan GBHN Jakarta (Bali Post) – Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menegaskan Indonesia perlu memiliki Garis Besar Haluan Negara (GBHN) agar arah pembangunan nasional fokus dan berkesinambungan. BJ Habibie menyampaikan hal itu saat diskusi ‘’Proses Transformasi Pembelajaran Karakter Bangsa sebagai Implementasi UUD 1945’’ di Gedung MPR/ DPR/DPD-RI, Jakarta, Selasa (22/8) kemarin. ‘’Arah pembangunan nasional berdasarkan pada kemauan politik pemerintah. Adanya GBHN berisi perencanaan pembangunan nasional jangka panjang, maka pada pergantian pemerintahan arah pembangunan tetap berkesinambungan,’’ katanya. Menurut Habibie, dihidupkannya kembali atau tidak GBHN tergantung kepada kemauan politik (political will) penyelenggara negara. Namun, Habibie mengingatkan, karena Indonesia telah menerapkan kebijakan otonomi daerah pada era reformasi, maka arah pembangunan nasional dalam GBHN harus didasarkan pada kepentingan daerah. ‘’Indonesia perlu memiliki GBHN yang merupakan induk dari GBHD (Garis Besar Haluan Daerah) yang memiliki kearifan lokal berbedabeda,’’ katanya. Habibie menegaskan, dengan kemauan politik pemerintah yang mengarahkan pembangunan berkesinambungan, maka pembangunan nasional menjadi merata, dan diharapkan seluruh warga negara Indonesia memiliki pekerjaan. Dalam kondisi seperti ini, katanya, maka keluarga Indonesia dapat terbarukan menjadi lebih sejahtera. ‘’Keluarga terbarukan, jika masa depan anak lebih baik dari kondisi orangtua, serta masa depan cucu lebih baik dari masa depan anak,’’ katanya. Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (Menristek/BPPT) ini menegaskan, GBHN ini ada konsekuensinya dengan industri pertahanan dan industri strategis. Sebelumnya, MPR-RI pernah mewacanakan perlunya menghidupkan kembali GBHN melalui amandemen terbatas UUD NRI 1945. (ant)


16 Pages

157 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

ationalbalipost.c online: http://www.intern

y, August

Wednesda

, August 23, Wednesday

U.S. divers find remains of missing sailors in hull of damaged destroyer

om. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

23, 2017

2017

y’ writer ‘Logan Luckshe real? Is r mystery: Adam Drive Yes, says

of of the screenwritersaid over the identityactor Adam Driver when - The mystery caper movie. LONDON deepened on Monday the world of the heist and set in over on the set “Logan Lucky” had been Steven Soderbergh of speculation the woman Lucky,” directed by headlines because really exists or is “Logan racing, has made Rebecca Blunt, of NASCARfirst-time screenwriter, of Blunt. had reported sighting whether its whether he be the first appear to premiere on Monday“Yeah.” a pseudonym. London Driver’s remarks Television: the film’s Asked at Blunt, Driver told Reuters was asked. in met Rebecca added. sources, said real?,” Driver “So she is been on set,” Driver multiple unnamed the name was citing and that “Yes, she’s Reporter, and Channing Blunt existed The Hollywoodnamed Rebecca co-stars Daniel Craig writer and his menJuly that no shot. has no other deceived Driver a ruse that the film was beingJuly noted that Blunt been interviewed Tatum while Reporter in and has never databases The Hollywood for the film. and film union invented names er on tions in movie during promotions that Soderbergh also recalled editor and cinematograph or photographed film publication exisThe trade in fact his work as a about Blunt’s for what was “Magic Mike XXL.” to the speculation make a statement his 2015 film responded in July “When people it’s a woman Soderbergh Entertainment Weekly, especially when careful, tence by telling should be very first screenplay produced.” and starts last week they her like that, movie theaters who is having screenwriterLucky” opened in U.S. week. (rtr) “Logan rollout this its European

IBP/rtr

Stapleton/File

in Music

REUTERS/Shannon

the Billboard carpet a 9, 2016. on the red Kesha poses York, U.S., December New cheon in

Magazine’s

11th annual

Women

Photo

lun-

fans as Kesha thanks eback ’Rainbow’ comof Billboard debuts at top

The hole

comeback with her 200 chart over her record legal battle on the Billboard top billing years amid a bitter - Kesha scoredalbum in five former prowith her LOS ANGELES her first studio she accused court battle so lucky ducer, Dr. Luke, whom abuse. album “Rainbow,” grateful and and sexual thank “I am so contract. for words. there of emotional denied the allegations sold at a loss

IBP/net

theaters U.S. movie opened in this week. rollout “Logan Lucky” European starts its

last week

and

singer you. Dr. Luke and ... for defamation. you. thank was The 30-year-old battle to units of “Rainbow,” you. thank days that my musicemo- and counter-sued and Kesha’s many some 116,000data on Monday from tool, for my on That case, from a multi-album the were to still to give her of simply a coping according be released Sony Music, is said in a message week U.S. Nielsen SoundScan, tions,” Kesha on Monday. U.S. sales contract withway through the after Katy her Facebook page Kesha’s signasecond-largest making its as Kesha decided mixes female singer “Rainbow” of seven years ago legal system, even 2017 by a through the “Rainbow” Perry’s “Witness.” 200 chart tallies ture pop sounds songs in which to release (rtr) hurt and Sony Music group. The Billboard sales, song sales with raw, powerful album and the frustration, units from equal one album) she channels felt during a lengthy (10 songs activity (1,500 streams anger she has streaming album). No. 106 Dps equal one Jl. Raya Puputan at: No 148

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

g s of missinyer tro find remain U.S. divershull of damaged des sailors in east of an oil tanker collided with USS Fitzgerald, a Seven after the John S. McCain warship USS such incident eastern Japan in June. after the U.S. said. It is the second ship off are missing Navy a container Ten sailors Monday, the U.S. collided with were removed. on by destroyer, leaders Singapore Damage sustained Burke-class of the ship’s S. McCain USS John similiar Arleigh died and three sailors Fitzgerald

U.S. Navy

ship collision

154 m 175 knots | Crew: | Speed: 30+ system; 4 gas turbines weapons Propulsion: Aegis and Phalanx guns self defense Armament: caliber guns, 5-inch/54

MALAYSIA

Aug. 20 MC, a Alnic

The tanker Liberian flagged sent a transponder GMT and signal at 2258 before halt came to a moving towards Singapore.

Collision area Exclusive economic zones

SINGAPORE

0408 GMT

10 km Navy; Malaysian Sources: U.S. C. Inton, 21/08/2017

Maritime Enforcement

Agency; Reuters.

Aug. 21 0350 GMT

INDONESIA Photo: Ahmad

Masood/Reuters

of USS John

S. McCain

ship.

remains of found some a merchant Tuesday with divers on that collided John S. McCain destroyer USS Marine Corps Singapore said. The Navy and U.S. guided-missile E - U.S. a approaching floodPacific Fleet SINGAPOR inside sections of of the U.S. the U.S. ship was at the waterline, while port side the commander missing sailors Singapore,MC collided on Monday in the warship’s vessel near berthing tore a hole Alnic area. in a flooded The impact and the tanker were found collision. The latesta port call. included a crew sleeping remains had area after that prompted on a routine ts that how many has already and plans not specify ing compartmen a accident

Arleigh Burke-class destroyer

Post

Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

on the body

in investigation navy said Fleet Commander been found. fleet-wide halts in operations. U.S. Pacific Swift said an inThe Malaysian a body eight temporary Mike Pence opScott President in two colit had found of the col- for Admiral search-and-rescue U.S. Vice statement killed miles northwesttransfer it to ternational found some remains to have sailors 10 nautical and it would Swift said this year was disconcerting.6 eration had wider search for lision site the lisions to page accident the U.S. Navy on Wednesday. and that the collision from the Continued was the U.S. sailors missing until all hope also said Monday’s accident in not be would continue - could fourth major also be heard to locate Pacific fleet this yearfrom other inciNews can at Global exhausted. were able in “Bali Image” from 9.30 were “The divers in those sealed viewed in isolation 96.5 investigations Radio FM am. Listen to at some remainsduring their search,” dents and that a “common cause until 10.00 FM at http:// Singapore’s seeking to find events”. m compartments Global Radio reporters at the USS the root of these ten2myradio.co sister ship, Swift told at http:// Base where McCain’s globalfmbali.lis streaming http:// The John S. almost sank off the Changi Naval is docked for damor live video ali.com and the li. with John S McCain “Additionally, the Fitzgerald, after colliding radioglobalfmb nel/global-fm-ba of Japan have reported age assessment. ustream.tv/chan ship on June authorities potential re- coast container Malaysian a Philippine of seven U.S. sailors located The bodies that they haveare working to confirm did 17. mains. They those remains.” He and identify

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Kliwon, 23 Agustus 2017

Bill Cosby

Gunakan Pengacara Michael Jackson Pengacara yang berhasil membela Michael Jackson dalam kasus pelecehan anak akan membela Bill Cosby dalam melawan tuduhan serangan seksual yang dialamatkan kepadanya, kata juru bicara komedian terkenal itu seperti dikutip Reuters. Tom Mesereau, salah satu dari tiga pengacara dalam tim pembela Cosby, terkenal berkat sukses menghindarkan Michael Jackson dari penjara atas tuduhan pelecehan seksual kepada anak pada 2005 di California. Cosby (80) dicintai oleh pemirsa televisi AS berkat acara komedi keluarganya, sebelum lusinan wanita menggugatnya melakukan serangan seksual sejak 1960-an. Dia akan diadili 6 November itu atas tuduhan menyerang secara seksual Andrea Constand, yang menjadi karyawan pada bekas kampus Cosby di Universitas Temple, Philadelphia, pada 2004. Cosby membantah tuduhan itu dengan berkilah kontak seksual dengan penggugat dilakukan atas dasar suka sama suka. Selain Mesereau, dua pengacara lainnya adalah Kathleen Bliss dan Sam Silver. Sebelum mereka, dua pengacara Cosby, yakni Brian McMonagle dan Angela Agrusa, telah mundur membela Cosby. (ant)

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Teror Barcelona

Empat Tersangka Mulai Diadili Madrid (Bali Post) -

Empat orang yang dituduh sebagai anggota sel Islam di belakang sebuah serangan van yang menewaskan 13 orang di Barcelona pekan lalu muncul di pengadilan pada hari Selasa (22/8), sehari setelah pemboman tersebut ditembak mati oleh polisi.

Keempat tersangka, yang masih hidup di antara 12 orang yang dianggap membentuk kelompok tersebut, dibawa dari Barcelona ke Madrid. Mereka dibawa ke Pengadilan Tinggi di bawah pengawasan ketat untuk sidang tersebut. Polisi pada Senin (21/8) waktu setempat menembak mati Younes Abouyaaqoub yang berusia 22 tahun, yang mereka identifikasi sebagai sopir yang mengendarai mobil van sepanjang jalan di Las Ramblas yang penuh sesak di Barcelona pada Kamis. Dalam peristiwa itu, belasan tewas dan 120 lainnya mengalami luka-luka. Korban berasal dari 34 negara. Setelah serangan tersebut, Abouyaaqoub berhasil melarikan diri dengan berjalan kaki, menikam mati seorang pria

yang sedang memarkir mobilnya dan melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut. Surat kabar Spanyol La Vanguardia mengatakan pada Selasa bahwa dia berjalan sekitar 40 km (25 mil) dari Sant Just Desvern, daerah di pinggiran Barcelona, tempat dia membuang mobil yang dibajak, ke Subirats, tempat dia ditembak mati. Abouyaaqoub, yang telah berganti pakaian, berjalan pada malam hari dan bersembunyi di siang hari, kata surat kabar tersebut mengutip sumber yang terlibat dalam penyelidikan tersebut. Islamic State (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan van dan serangan mematikan yang terpisah, beberapa jam kemudian, di

resor Pantai Cambrils, selatan Barcelona. Di Cambrils, sebuah mobil menabrak orang yang lewat dan penghuninya keluar dan mencoba menusuk orang. Kelima penyerang tersebut ditembak mati oleh polisi, sementara seorang wanita Spanyol meninggal dalam serangan tersebut. Keturunan Maroko Sebagian besar dari 12 tersangka tinggal di Kota Ripoll, berada di bukit berhutan di bawah Pyrenees utara Barcelona dekat perbatasan Prancis, dan kebanyakan adalah pemuda keturunan Maroko. Salah satu dari tersangka yang diadili oleh Hakim Penyelidik Fernando Andreu adalah Driss Oukabir, yang

paspornya ditemukan di van yang ditinggalkan setelah serangan Barcelona. Dia menyerahkan diri ke polisi dan menyatakan diri tak bersalah serta menyebut adik lakilakinya Moussa Oukabir, 17, yang terbunuh di Cambrils, telah mencuri dokumennya. Juga disidangkan adalah Mohammed Aalla, pemilik mobil Audi yang digunakan dalam serangan Cambrils. Salah satu saudara lakilakinya, Said, terbunuh di Cambrils dan yang kedua, Youssef, diyakini oleh polisi telah meninggal dalam sebuah ledakan di sebuah rumah yang digunakan oleh komplotan di Alcanar, sebelah barat daya Barcelona, sehari sebelum serangan Barcelona. Mohamed Houli Chemlal, ditangkap setelah terluka dalam ledakan di Alcanar dan Salah el Karib merupakan dua tersangka lainnya yang disidang. Karib merupakan

pengelola sebuah kafe internet di Ripoll, menurut surat kabar La Vanguardia, yang rutin mengirim uang ke Maroko. Pada sidang tertutup hari Selasa, Andreu berencana untuk membacakan tuntutan terhadap para tersangka dengan tuduhan terorisme, pembunuhan dan kepemilikan senjata. Persidangan tersebut kemungkinan akan berakhir dengan tersangka ditahan sementara hakim melakukan penyelidikan yang bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Seorang imam di Ripoll yang diduga polisi telah memberikan doktrin radikal pada para pemuda tersebut, Abdelbaki Es Satty, diyakini telah tewas dalam ledakan di Alcanar. Polisi yakin ledakan tersebut menggagalkan rencana kelompok tersebut untuk serangan yang jauh lebih besar dengan menggunakan bahan peledak. (iah/rtr)

Ketut Bimbo

Kolaborasi dengan sang Putri di ”Alas Wayah”

Bali Post/rtr

RUSAK - Kapal Perang AS John S. McCain mengalami kerusakan setelah bertabrakan dengan kapal tanker Alnic MC di perairan dekat Singapura dan Malaysia.

Tabrakan Kapal Perang AS

Pencarian 10 Pelaut Masih Berlangsung Singapore (Bali Post) Kapal, pesawat terbang dan penyelam dari operasi pencarian dan penyelamatan internasional masih mencari 10 pelaut AS yang hilang pada Selasa (22/8) kemarin setelah terjadi tabrakan antara kapal perang AS dan sebuah kapal dagang di perairan dekat Singapura dan Malaysia. USS John S. McCain dan kapal tanker Alnic MC bertabrakan pada Senin pagi, saat kapal perang AS ini mendekati Singapura untuk melakukan panggilan rutin. Tabrakan itu merobek lubang di sisi lambung kapal perang menyebabkan kebanjiran di kompartemen yang mencakup area tidur para kru. Tabrakan tersebut - kecelakaan besar keempat kapal AS di Samudera Pasifik tahun ini - mendorong penyelidikan dan rencana armada untuk menghentikan sementara operasi. Angkatan Laut AS mengatakan dalam sebuah

pernyataan Senin malam bahwa pesawat dari kapal perang amfibi USS America, yang berada di pelabuhan di Pangkalan Angkatan Laut Changi Singapura, akan terus mencari pelaut yang hilang. Mereka bergabung dengan pesawat terbang dan kapal dari Singapura, Malaysia dan Indonesia yang sudah mencari-cari di daerah tersebut. Upaya pengendalian kerusakan di kapal USS John S. McCain difokuskan untuk menguras air dari kapal dan memulihkan sistem pelengkap, dan para penyelam telah mulai memperkirakan kerusakan yang terjadi di lambung kapal perang yang rusak itu, kata pernyataan tersebut. Perwira urusan publik untuk Armada ke-7 AS mengatakan kepada Reuters bahwa Kapal USS John McCain tetap berada di pangkalan laut Changi dan rencana perbaikan akan dilakukan setelah penilaian selesai.

Laksamana Scott Swift, yang menjabat sebagai Panglima Armada Pasifik AS, berada di Kuala Lumpur pada Senin lalu dan dijadwalkan tiba di Singapura pada Selasa kemarin. Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura mengatakan bahwa upaya pencarian terus berlanjut sepanjang malam. Rekaman video dan gambar menunjukkan bahwa lubang lebar terlihat di sisi kiri belakang kapal perang itu. Lima pelaut juga terluka dalam kecelakaan tersebut, meskipun Angkatan Laut AS mengatakan bahwa tidak satu pun korban luka tersebut yang terancam nyawanya. Pada Senin, Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Angkatan Laut John Richardson mengatakan bahwa tidak ada indikasi sabotase atau gangguan cyber. “Tapi review akan mempertimbangkan semua kemungkinan,” katanya di Twitter. (iah/rtr)

Kesha

Puncaki Tangga Lagu ”Billboard” Kesha memuncaki tangga lagu “Billboard 200” melalui album barunya “Rainbow” yang menandakan kembalinya penyanyi itu. Album ini merupakan album pertamanya dalam lima tahun di tengah kasus hukum yang panjang terkait kontrak rekamannya. P e nyanyi berusia 30 tahun itu, menur u t data

dari Nielsen SoundScan, berhasil menjual 116.000 kopi album “Rainbow”. Keberhasilannya ini menyebabkan ia menduduki peringkat kedua terbesar penjualan album dalam sepekan setelah album “Witness” Katy Perry. Tangga lagu Billboard 200 menghitung unit dari penjualan album, penjualan lagu (10 lagu sama dengan satu album) dan aktivitas streaming (1.500 streaming sama dengan satu album). “Saya sangat bersyukur dan sangat beruntung dan ... bingung mengucapkan kata-kata, terima kasih, terima kasih, terima kasih, ada banyak hari dimana musik saya hanyalah alat penanggulangan, untuk emosi saya,” kata Kesha dalam sebuah pesan di akun Facebook-nya pada Senin (21/8).

“Rainbow” memadukan suara pop yang menjadi ciri khas tujuh tahun yang lalu dengan lagu-lagu kuat, sebagai penyaluran dari rasa frustasi, kemarahan, dan luka yang dirasakan karena kasus hukum dengan mantan produsernya, Dr. Luke, yang dia tuduh telah melakukan pelecehan seksual dan emosional. Dr. Luke membantah tudingan tersebut dan melakukan gugatan balik. Kasus itu dan pertarungan Kesha untuk dibebaskan dari kontrak multialbum dengan Sony Music, masih berjalan melalui sistem hukum AS, bahkan saat Kesha memutuskan untuk merilis “Rainbow” melalui grup Sony Music. “Rainbow” menyingkirkan rapper Kendrick Lamar dengan album “Damn,” yang dirilis pada April, ke posisi kedua di Billboard 200, dan terjual 43.000 unit lagi dalam seminggu. Di chart lagu digital, yang mengukur penjualan single online, sensasi global penyanyi Puerto Rico Luis Fonsi “Despacito,” yang berduet dengan Justin Bieber, tidak menunjukkan tanda-tanda tergeser dari urutan pertama, dengan 83.000 kopi. (iah/rtr)

Penyanyi legendaris pop Bali, Ketut Bimbo, kembali hadir untuk menghibur pendengar musik pop Bali. Kali ini, sang pencipta lagu yang mulai ngetop sejak tahun 80-an itu, berkolaborasi dengan sang putri Komang Tia Ismayati alias Oik. Menariknya, lagu kolaborasi kali ini benar-benar menampilkan penyanyi asal sedesanya, Paduan Suara Gita Swara Banyuatis (GSB). “Kali ini kami mencoba menampilkan lagu “Alas Wayah”, berkolaborasi dengan ibu-ibu paduan suara Banyuatis, semoga nanti diterima masyarakat,” ujar Ketut Bimbo, Selasa (22/8) kemarin. Menurut Bimbo, dirinya sejak sakit beberapa waktu lalu, memang sempat lama tidak berkarya. Namun setelah sembuh, dia pun mencoba berkarya lagi, namun tidak lagi seperti masa dulu di era 80-an hingga 90-an, yang sangat aktif men-

cipta sekaligus menyanyikannya di atas panggung. Kali ini, yang lebih ditonjolkan adalah Paduan Suara GSB dan sang putri, Oik. “Saya mengapresiasi kolaborasi ini, sekaligus bisa mengangkat potensi warga di desa kami, Banyuatis, karena banyak potensi yang sesungguhnya bisa digarap dan diangkat,” ungkapnya. Untuk lagu “Alas Wayah” yang dibawakan kali ini, cerita Ketut Bimbo, sebetulnya menceritakan soal kekhawatiran melihat pesatnya pembangunan di Bali dengan mengubah alam. Banyak lahan produktif dan lingkungan dirusak dengan dalih pembangunan. “Jika tidak dilakukan pengawasan yang ketat, bisa jadi kelak kita kekurangan pangan, generasi penerus akan mengalami kesulitan. Pesannya satu, marilah jaga lingkungan dengan baik agar tidak menyesal

Bali Post/ist

KOLABORASI - Ketut Bimbo kembali hadir berkolaborasi dengan sang putri, Komang Tia Ismayati alias Oik, dan Gita Swara Banyuatis. di kemudian hari,” tegasnya. Ketua Padus Gita Swara Banyuatis Putu Yenni Kusumayanti menyatakan kolaborasi dengan Ketut Bimbo merupakan hal yang sangat membanggakan. Banyuatis memiliki seniman musik pop Bali yang sudah melegenda, tetapi banyak karyanya yang

nyaris terlupakan. “Untuk itulah, kami mengucapkan terima kasih diberikan kesempatan berkolaborasi dengan Pak Ketut Bimbo dan juga putrinya, sekaligus kepada produser kami, Bapak Agus Astapa, yang telah menyatukan kami dalam karya,” ujarnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 23 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu