20 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Kliwon, 22 oktober 2016
NOMOR 64 TAHUN KE 69
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
PILKADA BULELENG
Paket Surya Tak Lolos, Paket PAS Ditetapkan Lusa
Bali Post/mud
Dewa Nyoman Sukrawan
Singaraja (Bali Post) – KPUD Buleleng menyatakan pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya (Surya) dinyatakan tidak memenuhi syarat minimal dukungan KTP. Paket Surya masih kekurangan 235 dari 40.238 KTP yang disyaratkan. Atas hasil itu, KPU Buleleng belum memastikan akan membuka pendaftaran ulang bakal calon bupati dan wakil bupati. KPU memutuskan untuk tetap menjalankan
tahapan menetapkan calon tetap pada 24 Oktober 2016. Satu-satunya bakal pasangan calon yang akan ditetapkan adalah Putu Agus Suradnyana berpasangan dengan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG (PAS). Ketua KPU Gede Suardana usai memimpin rapat pleno mengatakan, hasil rekapitulasi dukungan tahap pertama dan dukungan perbaikan, KPU menetapkan bakal pasangan calon perseorangan tidak memenuhhi syarat dukungan mini-
mal. Keputusan itu sudah diserahkan kepada bakal pasangan calon perseorangan dan Panwaslih. Setelah penetapan hasil verifikasi dukungan itu, pihaknya melanjutkan tahapan berikutnya yakni menetapkan calon tetap pada 24 Oktober 2016. Hal. 19 Calon Tetap
Pilkada Buleleng Halaman 11
Bali Post/dgk
BERJAGA - Sejumlah aparat berjaga-jaga saat berlangsung pleno KPUD Bulelelng, Jumat (21/10) kemarin. Dalam pleno tersebut paket Surya dinyatakan tak memenuhi syarat untuk ikut pilkada.
Gamawan Fauzi
Disebut Terkait E-KTP
Ketua KPK Mesti Mengklarifikasi Jakarta (Bali Post) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo disarankan memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Mendagri Gamawan Fauzi yang menyebut keterlibatannya dalam kasus korupsi e-KTP. Hal ini penting agar tidak terjadi benturan kepentingan mengingat penanganan kasus korupsi e-KTP sedang dilakukan KPK. Hal. 19 Tantangan Tersendiri
Pogba Tegaskan Statusnya Manchester Paul Pogba menegaskan statusnya sebagai pemain termahal di dunia dengan mencetak dua gol saat Manchester United (MU) menemukan kembali penampilan terbaiknya pada pertandingan melawan Fenerbahce di kompetisi Liga Eropa, Jumat (21/10) kemarin. MU memenangkan pertandingan Grup A itu dengan kemenangan 4-1. Pogba menyumbang gol melalui penalti dan mendongkrak MU ke puncak klasemen grup. Anthony Martial juga mengemas gol dari titik putih dan Jesse Lingard mencetak gol pada babak kedua, sebelum mantan idola Old Trafford Robin van Persie membukukan satu gol balasan untuk Fenerbahce. MU memiliki enam angka di Grup A setelah tampil cemerlang di Old Trafford kemarin. Hal. 19 Kotak Terlarang
Bali Post/ant
SATGAS SABER PUNGLI - Menko Polhukam Wiranto bersama Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Menkum HAM Yassona Laoly, Jaksa Agung Prasetyo serta Irwasum Polri Komjen Pol. Dwi Priyatno bersiap memaparkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Pembentukan Satgas Saber Pungli yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo di Jakarta, Jumat (21/10) kemarin.
Perpres Berantas Pungli Diteken
Jokowi Minta Bersihkan Luar-Dalam Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden No.87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang mengatur upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) secara terpadu. ‘’Ketika Presiden menandatangani perpres ini Beliau memberikan strong message atau pesan yang sangat kuat bahwa ‘saber’ pungli ini jangan hanya mengejar yang di luar tetapi juga di dalam,’’ kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (21/10) kemarin. Ia mengatakan bahwa masyarakat menengarai ada unsur kementerian dan lembaga negara seperti kepoli-
sian, kejaksaan, dan Kementerian Dalam Negeri yang terlibat pungli. ‘’Maka tentunya juga harus berani untuk
membersihkan ke dalam karena di dalam juga ditengarai oleh masyarakat ada hal tersebut,’’ kata Pramono.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan pemberlakuan peraturan presiden itu ditujukan untuk mencapai dan memulihkan kepercayaan publik serta memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Peraturan tersebut meliputi penataan regulasi, pembenahan lembaga dan
aparat penegak hukum serta pembangunan budaya hukum untuk memberantas pungutan liar.‘’Kita juga akan membenahi lembaga hukum yang nyata-nyata tidak proporsional dan tidak profesional. Aparat penegak hukumnya tentu akan kita benahi juga,’’ ujar Wiranto. Hal. 19 Satuan Tugas
Penyerang Tiga Polisi di Banten
Masuk Aliran Daulah Islamiyah
Tangerang (Bali Post) – Sultan Azanziah (SA), pelaku penusukan anggota polisi di Tangerang, Banten, kerap berkomunikasi melalui chatting dengan kelompok ISIS. Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (21/10) kemarin, mengatakan SA masuk dalam aliran Daulah Islamiyah jaringan Ciamis, Jawa Barat. Dia direkrut seseorang berinisial FA yang kini telah meninggal dunia. FA adalah bagian dari jaringan lama Jamaah Islamiyah (JI) yang kerap menjenguk Abu Bakar Ba’asyir. Ketika JI pecah mendukung ISIS dan Al-Qaeda, FA masuk dalam kelompok ISIS dan merekrut SA sejak setahun lalu.
Setelah berhasil merekrut, SA kemudian dibaiat di sebuah pondok pesantren di Ciamis dan kerap berkomunikasi dengan kelompok ISIS melalui website atau chating. ‘’Jadi, SA ini sering online dengan website kelompok ISIS, sehingga terbawa dengan konsep ISIS dalam melakukan tindakannya,’’ ujarnya ditemui di RS Siloam Karawaci saat menjenguk anggota polisi yang terluka. Kemudian, dari keterangan keluarganya pun, bila SA ini telah berubah total sikapnya. Pelaku kerap bermain internet dan cenderung diam tak berkomunikasi dengan kakaknya yang polisi. Hal. 19 Pondok Pesantren
Bali Post/ant
GELEDAH - Polisi bersenjata lengkap berjaga di rumah pelaku teror polisi saat dilakukan penggeledahan, di Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (20/10).
DENPASAR
2
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Kasus UP di Bangli
Terdakwa Minta Semua Diadili
Denpasar (Bali Post) Tim jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus dugaan korupsi upah pungut (UP) sektor pertambangan Kabupaten Bangli, sudah membeber hasil rekapan penerima UP. Bahkan terungkap, dua terdakwa yakni mantan Kadispenda Bangli Drs. Bagus Rai Dharmayudha dan A.A. Gede Alit Darmawan kebagian UP lebih kecil daripada bupati, wakil bupati serta sekda. Di samping itu, sejumlah staf Dispenda juga menerima UP, namun persentasenya lebih kecil. Karena keterangan jaksa ini menyeret sejumlah nama pejabat aktif di Bangli, maka dipandang perlu KPK harus melakukan supervisi. Apalagi, pihak kejaksaan hanya menetapkan Kadispenda sebagai tersangka. ‘’Surat sudah dikonsep. Nanti tinggal kirim ke KPK. Ini tidak berlebihan karena dalam dakwaan jaksa sudah amat sangat jelas siapa-siapa yang menerima UP tersebut. Bupati Bangli juga tertera menerima,’’ jelas kuasa hukum terdakwa Dharmayuda, Ahmad Hadiana, Kamis (20/10). Berkaca dari dakwaan jaksa, kata pengacara berambut gondrong ini, sudah jelas yang mesti bertanggung jawab di atas Kadispenda, yakni ada bupati dan wakil bupati. Bahkan, Sekda Bangli yang ikut meloloskan SK juga harus ikut diadili. Intinya, pihak terdakwa minta kejaksaan supaya tidak tebang pilih dalam menetapkan tersangka. Apalagi, sudah tercecar daftar penerima UP tersebut. Tak salah jika diajukannya mantan Kadispenda ke pengadilan dituding sebagai tindakan tebang pilih dan terdakwalah yang menjadi tumbalnya. Sebagai Kadispenda, Bagus Dharmayuda mencairkan uang UP atas dasar SK Bupati. Tanpa SK Bupati, maka UP tidak bisa dicairkan. ‘’Kalau yang dilakukan Bagus disebut korupsi, maka kasus UP pertambangan ini korupsi berjamaah. Sebab, yang terlibat banyak orang,’’ tegasnya. Sebelumnya diberitakan, dua mantan Kadispenda Bangli, Drs. Bagus Rai Dharmayudha dan A.A. Gede Alit Darmawan, dilakukan sidang secara terpisah di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (19/10) lalu. Dalam dakwaannya, JPU Elan Jaelani, Joko Suryanto, dkk. membeber orang-orang penerima UP di Kabupaten Bangli. Yang menarik dalam dakwaan jaksa yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan Sutrisno dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Hartono, kasus ini menyeret nama mantan bupati dan wakilnya. Bahkan dalam dakwaan jaksa, mantan bupati dan wakilnya itu lebih banyak menerima UP dari kedua terdakwa. (asa)
Suara Denpasar & Badung ’’Action’’ Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terima kasih kepada pihak terkait atas actionnya yang begitu cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait keberadaan gepeng yang mengganggu pemandangan dan ketertiban di Kota Denpasar, sehari setelah saya keluhkan. Dewa Kakiang, Denpasar
Klarifikasi Nyaplir Terima kasih untuk Dinas Perhubungan, LPJ yang saya keluhkan langsung mendapatkan tanggapan dan sudah dinyalakan. Saran saya kepada instansi yang lain, apa pun yang menjadi keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti, dicek. Demikian juga ketika memberikan klarifikasi, tidak nyaplir antara keluhan dan klarifikasi. Seperti beberapa waktu lalu, ada keluhan tentang sistem nomor antrean di Rumah Sakit Mangusada Badung. Yang saya maksudkan adalah perbaiki sistem pengambilan nomor antrean agar tidak di-print dan tidak diambilkan oleh orang lain sebelum jam loket dibuka. Pengambilan nomor agar langsung dilakukan saat mengantre. Yande, Mengwi
Polisi agar Lebih Hati-hati Pengalaman dari waktu ke waktu terkait penyerangan terhadap polisi oleh orang atau kelompok tertentu, mengharuskan polisi lebih berhati–hati dan membekali diri dengan strategi tertentu, seperti bela diri. Jika seseorang dengan gerak–gerik mencurigakan, polisi jangan ragu–ragu untuk bertindak. Kak Lawas, Nusa Dua
Pungli di Parkir Terkait dengan pungli di Bali, apakah di parkir juga termasuk pungli? Sebab, parkir tanpa karcis jelas masuk kantong sendiri, tidak ada kontribusi bagi daerah dan merugikan masyarakat. Jika memang pemerintah berniat baik dan konsisten memberantas pungli, berikan karcis untuk parkir apa pun. Jika pungutan parkir tidak ada karcisnya, sebaiknya masyarakat tidak usah membayar karena uangnya tidak jelas masuknya ke mana. Walek, Denpasar
Wisatawan Banyak Bawa Masalah Banyaknya tindak kriminal yang melibatkan wisatawan dan orang asing, mengharuskan masyarakat untuk lebih berhati–hati. Sebab, wisatawan yang datang ke Indonesia tidak semua bawa uang. Banyak juga yang hanya bawa masalah. Becik Tuban
085 100 400 391, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : JOKOWI TEKEN PERPRES SABER PUNGLI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/kmb23
MENUMPUK - Sampah plastik dan bekas rumah tangga tampak berserakan di pinggir jalan masuk menuju jalan tol. Sampah yang terbawa oleh air laut ini menumpuk di sana. Kondisi ini sangat mengganggu pemandangan.
Dampak UU Desa
Tunjangan Lurah Perlu Penyesuaian
Denpasar (Bali Post) -
Ada banyak perubahan yang terjadi setelah UU tentang Desa berlaku efektif. Bukan saja gelontoran dana ke desa yang semakin besar, namun pendapatan aparat desa juga ikut naik. Hanya, kondisi itu tidak demikian dengan perangkat di kelurahan. Meskipun secara beban kerja tidak jauh berbeda. Karena itu, tunjangan untuk lurah dipandang perlu ada penyesuaian. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra di kantornya, Jumat (21/10) kemarin mengatakan, diberlakukannya PP No. 47 Tahun 2015 tentang Perubahan PP No. 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, berdampak terhadap pendapatan aparat desa. Terbukti, pendapatan perbekel di Kota Denpasar kini men-
capai Rp 7 juta per bulan. Besaran pendapatan ini memang masih di bawah kabupaten lain yang mencapai Rp 8 juta per bulan. Besaran pendapatan perbekel ini berasal dari penghasilan tetap (gaji) sebesar Rp 4 juta dan tunjangan sebesar Rp 3 juta. Menghindari terjadinya kecemburuan sosial, katanya, tunjangan lurah juga perlu disesuaikan. ‘’Perbedaan pendapatan
antara perbekel dan lurah itu memang harus didiskusikan lebih mendalam. Karena memang ada perbedaan perlakuan antara desa dan kelurahan. Termasuk, perangkat yang ada di bawahnya. Ini pasti akan menimbulkan kecemburuan sosial. Misalnya, antara kepala lingkungan di bawah kelurahan dengan perangkat desa kewilayahan atau kadus di bawah desa. Padahal, beban tugas mereka sama,’’ katanya. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) I Made Mertajaya membenarkan pendapatan perbekel ini sesuai PP 47 Tahun 2015 tentang Perubahan PP 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Ta-
hun 2014. Selanjutnya, diperjelas melalui Perwali Nomor 9 Tahun 2016 tentang besaran penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa di Kota Denpasar. ‘’Untuk perbekel pendapatan tetap sebesar Rp 4 juta per bulan, sedangkan sekdes non-PNS sebesar Rp 2,8 juta, perangkat desa Rp 2,4 juta,’’ jelasnya. Sementara besaran tunjangan, diatur dalam Perwali Nomor 21 Tahun 2016 tentang tunjangan perbekel dan perangkat desa di Kota Denpasar. Untuk perbekel dijatah Rp 3 juta per bulan, sekdes Rp 1,6 juta, kepala dusun Rp 1 juta, serta perangkat di luar kadus Rp 1,4 juta per bulan. Mertajaya menambah-
Kebutuhan Sedikit
Lulusan Kebidanan Banyak Tidak Terserap
Denpasar (Bali Post) Kebutuhan akan tenaga bidan di Bali sedikit, mengakibatkan berkurangnya jumlah peserta didik (mahasiswa) kebidanan di institusi pendidikan di Bali. Hal itu terlihat dari jumlah mahasiswa baru tahun ini pada program studi (prodi) kebidanan yang menurun. Bahkan, ada institusi pendidikan yang menerima mahasiswa baru hanya dalam hitungan satuan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, tenaga kebidanan sekarang ini mulai jenuh. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya institusi pendidikan kebidanan melahirkan 900-an lulusan, namun yang tertampung di fasilitas kesehatan (faskes) baik swasta maupun negeri hanya 100150 orang. Selain itu, kebutuhan bidan di Bali juga sangat sedikit. Memang diperlukan bidan desa di seluruh desa di Bali, namun hal itu sudah terpenuhi semuanya. Dari 716 desa, semua desa telah memiliki bidan desa. Begitu juga pada 120 puskesmas di Bali, telah memiliki bidan. Puskesmas induk telah ada 5 bidan. RS pun
demikian, dengan rasio 1 bidan menangani 5 bed. ‘’Sehingga ini yang menyebabkan animo masyarakat untuk masuk bidan agak berkurang, karena memang dilihat masih banyak yang belum bekerja,’’ tandasnya, Jumat (21/10) kemarin. Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, ada sekitar 1.500 bidan yang ada di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan), sementara setiap tahun ada 900-an lulusan bidan baru. Bidan setara dengan tenaga kesehatan lain. Cuma, bidan memberikan pelayanan yang lebih spesifik kepada ibu, baik sebelum hamil maupun setelah melahirkan, juga menangani bayi. ‘’Mulai dari sebelum hamil, pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, setelah melahirkan dan anak. Jadi, penanganannya cukup banyak karena dia selain melayani ibu, juga melayani bayi. Ada dua nyawa yang harus diselamatkan,’’ jelasnya. Namun dengan angka kelahiran di Bali 60.000-an per tahun, kebutuhan bidan di Bali dirasa sudah sangat cukup. Kecuali, Bali
membuka RS baru. Sementara sebentar lagi Bali akan memiliki RS baru yaitu RS Bali Mandara (RSBM) yang memerlukan tenaga bidan 40 orang dengan 200 tempat tidur. Ketua Yayaysan Bali Wisnu Jaya I Made Sumartha, S.H. mengatakan, pihaknya juga mengalami penurunan mahasiswa dari tahun ke tahun dan sangat terasa pada tahun ini. Hal itu, menurutnya, karena rekrutmen CPNS yang sangat sedikit sementara prodi kebidanan banyak. Selain itu, setiap tahun melahirkan hampir 1.000 bidan, sedangkan yang direkrut hanya 100 orang. ‘’Sisanya jadi apa? Karena banyaknya itu, orang berpikir masuk kebidanan, toh juga nganggur,’’ selorohnya. Sementara jika membuka praktik mandiri, kini sudah ada BPJS sehingga masyarakat berobat ke faskes yang melayani BPJS atau asuransi. Kecuali, bidan praktik mandiri bekerja sama dengan BPJS. Jika tidak bekerja sama, dirasa sulit. Selain itu, sampai saat ini belum ada pihak luar negeri yang merekrut bidan. (may)
kan, penghasilan tetapnya bersumber dari ADD. Sedangkan tunjangannya bersumber dari ADD, pajak dan retribusi. Ditanya tentang kemungkinan terjadinya kecemburuan sosial terutama di kalangan aparat kelurahan, Mertajaya mengatakan, karena lurah statusnya PNS, acuan gajinya tetap sesuai golongan. ‘’Kalau lurah sesuai golongan. Jika golongannya rata-rata IIId maka gajinya hampir mirip, begitu juga tunjangannya,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Pembangunan RSBM Habiskan Anggaran Rp 200 Miliar
Denpasar (Bali Post) Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) rencananya akan mulai beroperasi, Agustus 2017 mendatang. Sampai saat ini pembangunan fisik RSBM telah mencapai 95 persen. Pembangunan fisik dengan menggunakan anggaran dari APBD 2015-2016 itu, menghabiskan biaya Rp 200 miliar. ‘’Mulai pembangunan tahun 2015-2016, dari APBD pertama bertahap tahun 2015 sebesar Rp 75 miliar dan sisanya tahun 2016, murni dari APBD,’’ kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ni Made Laksmiwati, Jumat (21/10) kemarin. Pihaknya kini sedang mempersiapkan SDM dan alatalat kesehatan. ‘’Maka dari itu, sekarang kami akan menyampaikan kepada pemerintah daerah, kepada dewan tentang persiapan kami sudah sampai di mana,’’ ujarnya. Sementara untuk pengadaan alkes (alat kesehatan), dananya bersumber dari APBD Perubahan dan APBD Induk 2017. ‘’Mudah-mudahan ini tidak ada masalah, nantinya kami inginkan salah satu pendamping dari RSUP Sanglah,’’ imbuhnya. RSBM nantinya akan masuk RS tipe B dengan 200 tempat tidur, dengan pelayanan spesialis hingga subspesialis sesuai dengan Permenkes No. 56 Tahun 2014 tentang Perizinan dan Klasifikasi RS. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. yang ditemui terpisah mengatakan, 1 bed RS idealnya memerlukan 3 perawat sehingga RSBM dengan jumlah tempat tidur 200 seharusnya memiliki 600 perawat. ‘’Tetapi kami belum bisa penuhi itu karena bukanya bertahap,’’ tandasnya. Sedangkan dengan 200 tempat tidur itu, RSBM memerlukan 40 bidan karena idealnya 1 bidan menangani 5 bed. (kmb42)
Kurangi Debu dan Aroma Tak Sedap
DKP Tutup TPA Suwung dengan Bio-Membran
Denpasar (Bali Post) – Desakan Fraksi PDI-P DPRD Denpasar kepada pemerintah untuk memprioritaskan pembelian plastik bio-membran untuk menutup areal pembuangan sampah di TPA Suwung, akhirnya terwujud. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar menyatakan sudah melakukan penutupan areal terbuka di TPA Suwung dengan bio-membran. Sedikitnya empat hektar lahan sudah tertutup bio-membran. Hal ini diungkapkan Kepala DKP Kota Denpasar I Ketut Wisada saat ditemui di sela-sela sidang paripurna DPRD, Kamis (20/10). ‘’Kami sudah melakukan pemasangan bio-membran di TPA Suwung,’’ ujar Wisada. Sebelumnya, warga pendamping di TPA Suwung mengeluhkan bau tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah di areal seluas 30 hektar tersebut. Ada beberapa poin yang dinilai perlu mendapat penanganan segera untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi warga setempat. Salah satu yang paling mendesak, yakni menutup sampah yang ada di TPA terse-
but dengan plastik. Hal ini untuk mengurangi aroma tak sedap yang keluar dari tumpukan sampah tersebut. Menurut Wisada, areal yang ditutup dengan bio-membran tersebut merupakan kawasan yang sudah tidak lagi ditumpuk sampah. Artinya, lahan itu sudah tidak difungsikan lagi untuk membuang sampah karena sudah terlalu tinggi. ‘’Untuk mengurangi bau dan juga debu, kami sudah tutup areal tersebut,’’ katanya. Fraksi PDI-P DPRD Denpasar saat berkunjung ke TPA Suwung, beberapa waktu lalu, mendesak agar Pemkot Denpasar dapat dengan segera memenuhi keinginan warga tersebut. Karena bila terus berlarut, masyarakat setempat akan mengambil pilihan lain agar mereka tidak hanya terkena dampak buruknya saja. Misalnya saja, menyetop semua aktivitas TPA di kawasan itu. ‘’Kami mendesak eksekutif segera merealisasikan pengadaan plastik untuk menutup sampah di sini (TPA),’’ ujar Ketua Fraksi PDI-P Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi sejumlah
anggotanya, di antaranya Eko Supriadi, Wayan Warka saat meninjau TPA Suwung, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan tersebut, Kabid UPT TPA Suwung DKP Denpasar A.A. Raka mengatakan, rencana menutup sampah
yang ada di kawasan itu dalam waktu dekat sudah terealisasi. Hanya, pengadaannya hanya cukup untuk satu blok dari empat blok yang akan ditutup. Luas yang akan ditutup tersebut sekitar 4.400 meter persegi (satu blok). Sedangkan tiga blok lain-
nya, belum mendapat anggaran. Untuk satu blok tersebut diperlukan anggaran sekitar Rp 130 juta. Plastiknya seharga Rp 105 juta, ditambah biaya pengiriman, pemasangan serta pajak, sehingga keseluruhan Rp 130 juta. (kmb12)
Bali Post/ara
BIO-MEMBRAN - Pemasangan bio-membran pada TPA Suwung dilakukan DKP untuk mengurangi debu dan aroma tak sedap yang ditimbulkan dari tumpukan sampah.
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Badung
3
Percepat Pendataan Akomodasi, Diparda Jemput Bola Mangupura (Bali Post) – Dinas Pariwisata Daerah (Diparda) Kabupaten Badung terus menggenjot perbekel dan lurah untuk segera mengirimkan data akomodasi yang ada di wilayahnya. Bahkan, Diparda bakal memberlakukan sistem jemput bola guna mengamankan instruksi bupati tersebut. ‘’Kami masih terus berkoordinasi dengan desa yang belum mengirim data. Kami monitor semua, dan bagi yang belum mengirim kami akan jemput bola,’’ ungkap Kadisparda Badung Cok Raka Darmawan saat diminta konfirmasinya terkait pendataan akomodasi wisata di Gumi Keris, Jumat (21/10) kemarin. Diparda sebagai leading sector pendataan, kata Cok Darmawan, masih terus berkoordinasi dengan desa dan kelurahan yang belum menyetor hasil pendataan sesuai dengan Instruksi Bupati Badung Nomor 1 Tahun 2016. ‘’Ini (pendataan – red) masih terus berproses untuk mendapkan data pasti,’’ ucapnya. Selain memberlakukan sistem jemput bola, Cok Darmawan mengaku mendapatkan masukan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera membentuk tim terpadu. Usulan tersebut mengemuka saat rapat bersama dengan dinas terkait, Satpol PP, Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan camat, Kamis (20/10) lalu. Meski demikian, usulan itu masih dalam tahap usulan dan belum terbentuk tim. ‘’Kemarin (Kamis lalu red) ada rapat, agar lebih efektif dan tidak saling menunggu. Ada usulan bentuk tim. Dan, dikondisikan per kecamatan sehingga satu per satu desa dikunjungi oleh tim itu. Tetapi ini masih dalam tahap usulan,’’ tegasnya. Kepala Satpol PP I Ketut Martha saat dihubungi menerangkan usulan pembentukan tim bertujuan agar tak ada saling lempar tanggung jawab. ‘’Usul kami kepada Dispenda agar segera membentuk tim pendataan. Maksud kami, agar semua terdata dengan baik,’’ ucapnya. Menurutnya, tim yang terbentuk akan mendatangi desa-desa melalui kecamatan. Langkah ini guna mengetahui alasan perbekel belum menyetor data akomodasi di wilayahnya. ‘’Apa masalahnya, kan di sana bisa dirumuskan. Karena kalau tidak, mungkin saja perbekel tak tahu cara mendata, kan mungkin saja,’’ sebutnya. Dikatakannya, dengan pendataan dan data yang akurat, dinas terkait bisa segera menyikapi. ‘’Misalnya, belum terdata sebagai wajib pajak, Dispenda bisa ambil alih. Jika belum berizin, BPPT bisa segera mengoordinaskan dan mengundang yang bersangkutan untuk cari tahu, apa masalahnya belum mengurus izin,’’ ujarnya. Di sisi lain, pejabat asal Karangsaem ini mensinyalir akomodasi yang tidak dilaporkan terkait dengan belum memiliki izin atau tidak tercatat sebagai wajib pajak. ‘’Ini mungkin karena perkembangan akomodasi pariwisata, kan banyak yang belum terdaftar sebagai wajib pajak,’’ pungkasnya. (kmb27)
Pemkab Tambah Tiga Alat Pendeteksi Kanker Serviks
Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali melakukan pengadaan alat pendeteksi dini kanker serviks. Langkah ini sebagai upaya meminimalisir terjangkitnya kanker serviks pada kaum wanita. Tender pengadaan alat pendeteksi dini kanker serviks dibuka untuk umum pada 19 Oktober 2016, dan akan ditutup pada 26 Oktober mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung dr. Gede Putra Suteja mengatakan, pengadaan tersebut kini masih dalam proses tender di Layanan Pengadaan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 4,5 miliar lebih untuk pengadaan tiga alat tersebut. ‘’Tambahan tiga unit scanner itu untuk melengkapi tiga alat yang ada saat ini. Pengadaan ini dianggarkan dalam perubahan 2016. Dengan tambahan tiga lagi, berarti Badung sudah punya enam,’’ ujar Putra Suteja, Jumat (21/10) kemarin. Dikatakannya, Badung telah memiliki dua alat scanner kanker serviks. Namun karena ada 13 puskesmas yang tersebar di enam kecamatan, maka pemerintah pun merancang akan menambah lagi pembelian alat pendeteksi dini kanker serviks pada anggaran induk tahun 2017. ‘’Dengan demikian, seluruh puskesmas yang ada memiliki satu unit. Tahun depan kami akan rancang lagi pembelian tujuh unit, jadi semua puskesmas punya satu,’ ungkapnya. Pejabat asal Mengwitani ini mengakui, dengan alat yang baru, kanker serviks dapat dideteksi akurat dan cepat. Sebab, alat pendeteksi dini yang dibeli adalah dengan teknologi terbaru. ‘’Bila dibandingkan dengan alat serupa keluaran terdahulu, alat yang ini jauh lebih canggih,’’ ucapnya. Tak hanya pembelian alat pendeteksi dini kanker serviks, program lain yang pemerintah canangkan untuk meminimalisir penderita kanker serviks adalah dengan vaksinasi massal. Pada anggaran 2016 ini, Pemkab Badung menyiapkan sekitar Rp 12,6 miliar lebih untuk pengadaan vaksin kanker serviks dengan sasaran yang hendak dicapai sebanyak 8.269 orang. Dari data yang ada, program vaksinasi telah dilakukan sejak tahun 2012. Vaksinasi kanker serviks tahun 2012 sebanyak 1.502 orang dari target sasaran 1.517 orang. Tahun 2013 sebanyak 2.455 orang dari target 2.892 orang. Tahun 2014 sebanyak 2.150 orang dari target 2.238 orang dan tahun 2015 sebanyak 1.977 orang dari target 2.070 orang. (kmb27)
Bali Post/eka
SAPI BALI - Seorang petugas membersihkan kotoran ternak sapi di Sobangan, Badung. Sekitar 400 ekor sapi Bali dikembangbiakkan di peternakan yang dinaungi Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Badung. Dengan sistem pengembangan yang baik, Pemkab Badung berusaha memproduksi daging sapi Bali yang memiliki kualitas tinggi.
Diduga Korupsi Rp 3,9 Miliar
AO BRI Cabang Singaraja Dijebloskan ke Lapas Kerobokan
Mangupura (Bali Post) Diam-diam, Polda Bali membidik kasus dugaan korupsi di BRI Cabang Singaraja. Tak tanggungtanggung, pelaku diduga melakukan korupsi hingga Rp 3,9 miliar. Oleh Polda Bali, kasus dugaan korupsi dengan modus pinjaman fiktif itu dilimpahkan atau dilakukan tahap II ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Jumat (21/10) kemarin. Pascadilakukan tahap II, Kejati Bali melalui koordinator Kasipenuntutan Wayan Suardi, langsung menjebloskan tersangka ke Lapas Kerobokan. Tersangka dugaan korupsi Rp 3,9 miliar tersebut adalah I Wayan Gede Supartha selaku Account Officer (AO) BRI Cabang Singaraja. ‘’Ya, sudah kami terima tahap II dari kepolisian. Kami langsung menahan tersangka di Lapas Kerobokan,’’ ujar Kasi Penuntutan Wayan Suardi bersama Kasipenkum Humas Kejati Bali Asari Kurniawan, sore kemarin. Dijelaskannya, tersangka diduga melakukan korupsi
dana nasabah dengan korban belasan orang. ‘’Modusnya pemalsuan data nasabah dan pinjaman fiktif,’’ tandas Suardi, yang kemarin turun langsung mengantar tersangka ke Lapas Kerobokan. Pantauan di lapangan, sekitar pukul 10.00 Wita tersangka I Wayan Gede Supartha asal Karangasem dan berdomisili di Singaraja itu digiring ke Kejati Bali. Dengan pengawalan, dilakukan
proses tahap kedua di lantai dua Pidsus Kejati Bali. ‘’Ada tahap dua, tersangka korupsi BRI yang mencapai Rp 3,9 miliar,’’ sebut salah seorang petugas kejaksaan. Menurut informasi, kasus ini sudah cukup lama ditangani Polda Bali. Kasus korupsi ini terjadi di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk. Kantor cabang Singaraja, wilayah Kabupaten Buleleng yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Modus pelaku dengan cara membuat kredit fiktif dan memanipulasi data atau memalsukan tanda tangan debitur serta menggunakan setoran pelunasan. Pola ini dilakukan sejak tahun 2012 sampai dengan 2015. Untuk kepentingan pribadi atau orang lain, adanya rangkaian peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian
Zona Bebas KKN
SOROTAN tajam terhadap sejumlah instansi terindikasi pungutan liar (pungli) dan dugaan korupsi berjamaah, cukup menjadi perhatian publik. Tak terkecuali, lembaga peradilan. Bahkan, indikasi mafia peradilan juga sempat berembus. Salah satunya, isu jual-beli vonis. Sadar dengan stigma negatif tersebut, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mendeklarasikan zona integritas bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Hal itu disampaikan Ketua PN Denpasar Dr. Yanto, Jumat (21/10) kemarin. ‘’Kami ingin PN Denpasar ini bersih dari KKN. Meski tidak mudah, kami akan mulai pelan-pelan,’’ ujar Yanto. Pantauan di PN Denpasar, memang kondisinya berubah. Di setiap sudut terpasang peringatan dan imbauan serta SOP yang
mesti dilakukan pihak pengadilan, baik hakim maupun panitera. Untuk merealisasikan zona bebas KKN ini, diteken kesepakatan dengan disaksikan unsur musyawarah pimpinan daerah. Di antaranya, Bupati Badung, Wali Kota Denpasar, serta unsur Kepolisian dan TNI. Selain berusaha membersihkan pengadilan dari parktik KKN, Yanto berharap bisa membebaskan PN Denpasar dari pungli. Praktik anti-KKN dan pungli tersebut akan diterapkan dengan cara digitalisasi. Pendaftaran sejumlah perkara akan diatur dengan cara online. Salah satunya, sidang pelanggaran lalu lintas. ‘’Sidang pelanggaran lalu lintas kami upayakan lewat online. Pembayarannya lewat bank langsung,’’ jelasnya. (asa)
Bali Post/kmb23
SELANCAR - Wisatawan bersiap untuk bermain selancar di Pantai Kuta, Jumat (21/10) kemarin. Kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali pada bulan Agustus 2016 mencapai 438.135 orang, naik 44,30 persen dibandingkan bulan sama tahun 2015.
negara atau BRI sebesar Rp 3,9 miliar. Suardi mengatakan, dalam kasus ini ada belasan nasabah BRI menjadi korban. ‘’Mereka kebanyakan pensiunan,’’ kata Suardi. Sementara itu, Ashari
Kurniawan yang ditanya soal motif dan kronologi kasus ini, belum bisa membeberkannya. ‘’Tunggu saja, sekarang baru tahap II. Nanti sidang pasti semua terbuka, jelas semuanya,’’ kelit Ashari Kurniawan. (kmb37)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Wali Kota Rai Mantra Buka Muscab II PHRI Denpasar
Perkuat Konsep Pariwisata Budaya
MUSCAB - Wali Kota Rai Mantra membuka secara resmi Muscab PHRI di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Jumat (21/10) kemarin. PELAKSANAAN Musyawarah Cabang (Muscab) II Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kota Denpasar pada Jumat (21/10) kemarin dibuka secara resmi oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua PHRI BPC Kota Denpasar I.B. Sidharta Putra ditandai dengan pemukulan gong bertempat di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Muscab kali ini juga dihadiri Ketua PHRI BPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kadis Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan, para pelaku pariwisata, dan akademisi. Wali Kota Rai Mantra mengatakan muscab ini dapat sebagai media pertemuan seluruh stakeholder dalam membahas berbagai tantangan bagi seluruh pelaku pariwisata. Di samping itu, dalam pertemuan ini nantinya dapat
memperkuat konsep dan melakukan evaluasi pariwisata budaya yang telah menjadi kesepakatan di Kota Denpasar. ‘’Dari muscab ini dapat diingatkan kembali konsep pariwisata budaya dan melakukan evaluasi, menganalisis perjalanan pariwisata budaya yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan,’’ ujar Rai Mantra. Lebih lanjut dikatakan, seperti yang telah disepakati dalam pertemuan World Culture Forum beberapa waktu lalu, dengan kebudayaan sebagai pusat kemakmuran yang tentunya juga telah dilakukan pembahasan seluruh stakeholder di Kota Denpasar. Kebudayaan tidak hanya sebatas pada seni, namun dapat dipahami secara menyeluruh dari unsur agama, aksara, organisasi sosial, pendidikan, ekonomi dan teknologi. Hal tersebutlah yang memperkuat dan membentuk harkat dan martabat pelaku budaya yang tak terlepas
dari visi dan misi Pemkot Denpasar Berwawasan Budaya Dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan. Di samping itu, dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomia ASEAN (MEA) saat ini menyasar seluruh industri, salah satunya industri pariwisata dengan pelaku atau tenaga kerja pariwisata dapat melakukan standar kompetensi dengan kesiapan Pemkot Denpasar sebagai kota kompeten yang dapat dimiliki lewat penilai standar kompetensi. ‘’Kami sudah mempersiapkan sebanyak 23 ribu sertifikasi kompetensi yang dapat diikuti pelaku pariwisata yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara baik dalam menghadapi persaingan ke depan,’’ ujarnya sembari mengatakan, dengan penguatan organisasi ini nantinya dapat melakukan keberlanjutan program pariwisata budaya ke depan di Kota Denpasar. Sementara itu, Ketua PHRI BPC Denpasar I.B. Sidharta Putra mengatakan dalam pertemuan ini akan dilaksanakan pertanggungjawaban kepengurusan dari pertanggungjawaban keuangan dan pemilihan kepengurusan PHRI Denpasar yang baru. ‘’Yang paling penting pemilihan pengurus baru PHRI Kota Denpasar yang akan bekerja selama lima tahun ke depan,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, PHRI Denpasar dan Badung saat ini terus melakukan kerja sama dan koordinasi lewat dorongan Ketua PHRI BPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, yang nantinya diharapkan PHRI dapat memberikan kontribusi nyata baik terhadap pemerintah, stakeholder dan anggotanya sendiri. (ad778)
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
’’Sapta Bayu’’ Warmadewa Memperkuat Karakter Bangsa
BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unwar, Jumat (21/10) kemarin menggelar dialog kebangsaan. Dialog kebangsaan dibuka Dekan FISIP Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si., menghadirkan narasumber Nyoman Gede Antaguna, S.H., S.E., M.H. (Ketua KNPI Bali), Kasi Pengembangan Kepemimpinan Disdikpora Bali Drs. Ida Bagus Oka Windu Sara, M.Si. dan akdemisi yang juga Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Dialog dipandu Putu Eka Mahardika. Wisnumurti tak memungkiri bahwa kesejahteraan rakyat sangat menentukan kesadaran kebangsaan. Dia barusan mengunjungi Papua dan NTT, masih banyak rakyat mengeluh negerinya kaya namun pemerintah belum mampu menyejahterakan mereka. Wisnumurti yang juga mantan Ketua KPUD Bali ini mengungkapkan, untuk membangun rasa kebangsaan mulailah dengan rasa percaya diri sebelum cinta tanah air. Sebab, banyak yang tercecer dalam kehidupan kita. Bagaimana bisa cinta tanah air kalau tanah kita sudah habis dijual. Bagaimana kita cinta tanah air kalau KK miskin masih banyak. Bali contohnya, yang bergelimang dolar, 3,9 persen penduduknya masih membawa status KK miskin. Dia mengungkapkan di kalangan generasi muda masih terjadi distorsi pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila. Ada anggapan Pancasila masa lalu tak dianggap penting. Yang penting adalah kepuasan hedonisme. Wisnumurti menegaskan, kar-
ena kesalahan kita yang membuat Pancasila dulu mistik alias tak bisa disentuh. Bahkan Pancasila diklaim oleh kelompok tertentu dan kelompok yang berseberangan disebut lawan Pancasila. Kedua, ideologi dianggap rigit, padahal dia adalah nilai dinamis dan bisa berkembang. Makanya dalam masyarakat mengejar yang salah. Muncullah budaya kaya tanpa bekerja, sehingga yang terjadi korupsi. Muncullah kesenangan tanpa nurani, pengetahuan tanpa karakter. Kepentingan bukan untuk kemaslahatan namun untuk menipu dan memberi kebohongan. Ada juga istilah bisnis tanpa moralitas. Untuk menubuhkan rasa kebangsaan, Wisnumurti mengatakan jadilah SDM yang tangguh dan unggul. Hal ini mencakup karakter bangsa, kecerdasan emosi, spiritual dan intelektual dan memahami nilai-nilai. Unwar memiliki Sapta Bayu untuk menumbuhkan karakter kawarmadewaan. Ini bisa menjadi SDM unggul dan bersaing dengan kampus lainnya. Karakter Sapta Bayu
Warmadewa ini, katanya, akan memperkuat karakter bangsa. Makanya ia mengatakan untuk menguasai negara lain kuasailah budayanya. Makanya Bali tak ada artinya jika pendukung budayanya runtuh. Untuk itu cintailah, pahami dan jadilah orang Indonesia sesungguhnya. Nyoman Gede Antaguna menekankan, heterogenitas penduduk bisa disatukan dengan nilai-nilai pendidikan Pancasila dimulai dari keluarga. Dekan FISIP Wayan Mirtha menegaskan, masa depan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh generasi mudanya. Semua pemuda termasuk mahasiswa sangat penting diperhatikan oleh bangsa demi mempertahankan kedaulatan bangsa. Di sisi lain dia menyinggung pentingnya nilai-nilai bela negara. Bela negara ini meyangkut melestarikan budaya belajar dan rajin belajar, taat akan hukum dan mencintai produk dalam negeri. Jika ini tumbuh dengan baik maka akan muncul rasa cinta tanah air. (ad1479)
DIALOG - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti saat bicara di Dialog Kebangsaan.
Tim Basket Universitas Warmadewa Raih Piala EBL PKPA Angkatan Kedua FH Undwi Diikuti 47 Peserta Bonus pun Siap Mengalir
OKTOBER adalah bulan prestasi bagi unit kegiatan kemahasiswaan (UKM) di Universitas Warmadewa (Unwar). Setelah MB Warmadewa mempertahankan juara umum lomba MB tingkat internasional di Jember dan UKM karate berprestasi di Universitas Brawijaya, kini Tim Basket Unwar menorehkan prestasi di Bali. Tim basket Unwar menjadi juara I pada kejuaraan basket Equilibrium Basketball League (EBL) yang diadakan BEM FEB Unud belum lama ini. Di ajang yang diberi tema ‘’Reborn Everyone Born To Be A Champion’’ tersebut, di babak final tim basket Unwar mengalahkan tim basket Undiksha. Sedangkan juara III diraih tim basket FT Unud. Kemenangan ini membuat Tim Basket Unwar selain menerima piala tetap juga menerima piala bergilir Gubernur Bali. Kontan saja kemenangan ini direspons positif oleh Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Maklum kedua tokoh ini selalu hadir memberi semangat kepada tim bola basket Unwar sejak babak semifinal hingga babak final. Rektor Unwar diwakili WR III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T. mengungkapkan rasa syukurnya tim basket Unwar yang baru pertama terjun di ajang ini sudah langsun juara I. Prestasi ini merupakan hasil binaan intensif di kampus serta perjuangan keras atlet-atlet basket andal Unwar. Dia mengatakan, sebenarnya
BASKET - Tim basket Unwar yang meraih juara I di EBL. tim basket Unwar hanya ditag- wata menjanjikan atlet yang etkan mampu meraih posisi tiga berprestasi akan diberikan bonus besar saja. Namun di lapangan baik dari yayasan maupun dari anak-anak asuhnya benar-benar rektorat. Ini, kata Wisnumurti, seberjaya dan unggul dalam segala bagai reward perjuangan mereka hal. Makanya dia menegaskan membela dan mengibarkan panjiUnwar sangat komitmen un- panji Warmadewa dengan spirit tuk memajukan semua unitas Sri Kesari Warmadewa di kampus kegiatan kemahasiswaan yang maupun di luar kampus. Untuk bernuansa bakat dan minat serta itu mereka wajar mendapatkan akademis. Mereka diberi kebe- hadiah setelah berprestasi. basan untuk mengikuti berbagai Bagi dia, prestasi ini juga event di daerah dan di ajang implementasi dari Sapta Bayu, nasional guna menggali pengala- spirit dan karakter milik Warman, bukan dengan tujuan utama madewa. Dengan perjuangan mengejar juara. keras, percaya dengan Tuhan Kedua, dia bangga di ajang ini dan menjunjung tinggi kejujuran, pemain Unwar meraih predikat anak-anak Unwar mampu menpemain terbaik. Ini menandakan jadi yang terbaik di Bali. ‘’Kalau bahwa mereka memang unggul bisa tingkatkan prestasi itu di dalam kemampuan teknik. tingkat nasional,’’ ujarnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Sementara itu, Ketua Panitia Korpri Provindi Bali Wisnumurti Ida Bagus Adi Widyatmika menmenegaskan, prestasi tim basket jelaskan, ELB ini untuk melaUnwar yang hanya ditarget juara hirkan generasi muda berbakat III ternyata mampu memenuhi dan bibit baru bola basket Bali. harapan masyarakat Bali. Apal- Kegiatan ini terdiri dari pertandagi pemain Unwar juga terpilih ingan bola basket, lomba dance, menjadi pemain terbaik di ajang e-report contest, individual skill, bergengsi tersebut. 3 point contest dan creative photo Wisnumurti dan Wayan Par- contest. (ad1478)
Teken MoU
BNNP Bali dengan PPI dan Stikes Wira Medika
BNNP - Serah terima nota kesepahaman antara BNNP Bali (kanan) dengan Stikes Wira Medika (kiri). PENANDATANGANAN nota kesepahaman (MoU) dan deklarasi penggiat duta antinarkoba antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Bali dilakukan pada Jumat (21/10) di Aula Disdikpora Provinsi Bali. Selain PPI Bali, di hari yang sama BNNP Bali juga menggandeng Stikes Wira Medika dalam penanggulangan narkoba. Selain menandatangani MoU, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan PPI adalah orang-orang yang direkrut melalui uji kompetensi, intelegensia, emosional, spiritualnya, dan fisikalnya, sehingga mereka terpilih menjadi paskibraka, baik di tingkat kabupaten dan provinsi. Selain itu mereka juga menduduki tempat-tempat yang penting baik di pemerintahan maupun di
swasta, dan juga tergabung dalam organisasi, baik yang di provinsi maupun yang di pusat. Penandatanganan MoU adalah bentuk implementasi dari kesepakatan PPI Pusat dengan BNN-RI, kemudian diimplementasikan juga di Provinsi Bali. ‘’Kami BNNP Bali mengajak supaya mereka lebih aktif, baik terhadap komunitas, lingkungan di mana mereka bekerja, karena mereka memilliki kemampuan, memiliki jabatan-jabatan penting sehingga dia banyak memiliki pergaulanpergaulan sehingga diharapkan ke depannya teman mereka dan komunitas mereka juga dapat dirangkul, turut serta dalam P4GN itu,’’ jelasnya. Setelah menandatangani nota kesepahaman dengan PPI Bali, BNN juga menandatangani nota kesepahaman dengan Stikes Wira
Medika, mengingat Stikes Wira Medika adalah institusi pendidikan di bidang kesehatan. Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Stikes Wira Medika yang notabene basic-nya adalah kesehatan, tentunya nanti dapat bekerja sama dengan BNN dalam hal sebagai tenaga kerja. ‘’Lulusan Stikes ini dapat bekerja sebagai tenaga kontrak dan pegawai negeri di BNN,’’ imbuhnya. Namun sebelumnya, kerja sama juga bisa dalam bentuk kolaborasi pengetahuan, praktik-praktik cara mengetahui kejiwaan seseorang sebagai pecandu, mengetahui proses rehabilitasi. Sehingga MoU itu nantinya dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program tentang pemahaman narkoba, menerapkan pengetahuannya di masyarakat saat KKN ataupun praktik-praktik lapangan atau uji semester dan diharapkan ke depan dia mampu bekerja di BNN. Pada hari ini BNN telah mengajak dua lembaga untuk bekerja sama dalam bentuk nota kesepahaman, sehingga total telah ada 11 lembaga yang diajak bekerja sama. Dewa Agung Sughanda, Ketua PPI Bali, mengatakan program ini merupakan tindak lanjut dari PPI Pusat yang sudah terlebih dahulu menandatangani nota kesepahaman dengan BNN. Implementasinya tidak hanya berhenti pada MoU, tetapi pihaknya juga akan melaksanakan arahan sebagai garda terdepan dari pencegahan penyalahgunaan narkoba. (ad777)
Advokat Peradi Tak Boleh Menjadi Mafia Hukum
UNTUK kedua kalinya Fakultas Hukum Universitas Dwijendra (FH Undwi) Denpasar membuka Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bekerja sama dengan DPN Peradi Pusat. Kuliah perdana PKPA FH Undwi angkatan kedua dibuka Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung N. Indradewi, S.H., M.H., didampingi Ketua Bidang PKPA dan Sertifikasi Advokat DPN Peradi H. Shalih Mangara Sitompul, S.H., M.H., Jumat (21/10) malam. Dekan FH Undwi A.A. Sagung N. Indradewi didampingi Ketua PKPA Fahmi Yanuar, S.H., L.LM. mengungkapkan, PKPA Undwi angkatan kedua diikuti 47 peserta. PKPA Undwi untuk mencetak advokat yang profesional, beretika dan bermoral. Makanya PBM PKPA Undwi diformat berkualitas. Ruang kuliahnya dipusatkan di aula yang dilengkapi fasilitas IT modern. Dosennya dikenal berkualitas. Dari FH Undwi, F. Yanuar Siregar, Nyoman Prabu Rumiartha, Dr.
Putu Dyatmikawati dan Dekan FH Undwi. Sementara dari Kejati Bali, Dewa Anom Rai, S.H., M.H., dari praktisi Agung Dian Hendrawan, I Gede Arta (Unud), I Made Adi Widya Yowana, Hakim PN Gianyar, Made Aryana Putra Atmaja, Edi Budiputera, Wawan Adi Prasetyo dan hakim MK Dewa Gede Palguna. Dari Peradi Denpasar ikut mengajar sang ketua Putu Suta Sadnyana dan Nyoman Budi Adnyana dan Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya. Yanuar menambahkan, mereka digembleng selama enam minggu dengan jam kuliah Sabtu dan Minggu. Yang menarik, dari angkatan pertama, 70 persen lulus tes advokat. Dekan A.A. Sagung Indradewi bangga sebagian besar peserta PKPA adalah alumni FH Undwi dan di luar Undwi. Ini menunjukkan eksistensi FH dan PKPA Undwi direspons positif oleh masyarakat. Pendidikan ini, katanya, merupakan prasyarat untuk ikut seleksi dan menjadi
PKPA - Dekan FH Undwi Dr. A.A. Sagung N. Indradewi dan Shalih Mangara Sitompul saat pembukaan PKPA Undwi angkatan kedua.
advokat di Indonesia. Makanya dia berkomitmen PKPA akan terus digulirkan secara berkualitas untuk menghasilkan advokat profesional dan berintegritas. Dia menegaskan, SDM penting dalam penegakan hukum adalah peran advokat. Sebagai profesi mulia diperlukan penguasaan khusus dalam hukum. Di sinilah diperlukan advokat yang bertanggung jawab. Untuk itu PKPA FH Undwi bertekad menghasilkan calon advokat yang profesional dan bermoral. Hal ini dia yakin bisa dilakukan, mengingat PKPA FH Undwi dijalankan secara berkualitas dengan melibatkan kalangan praktisi, dosen dan penegak hukum terkenal dan berkualitas. Di hari pertama, Shalih Mangara Sitompul memaparkan kode etik advokat dan peran, fungsi dan pengembangan organisasi advokat. Dia menegaskan, setelah menjadi advokat sebagai penegak hukum, gajinya bukan dibayar oleh negera, melainkan oleh klien. Beda dengan hakim dan jaksa yang dibayar oleh negara dan jumlahnya dibatasi. Sedangkan gaji advokat tak terduga dan tak terhingga. Profesi advokat bisa membuat nasib seperti sultan yang memiliki kekuasaan dan kekayaan. Makanya Peradi lewat PKPA membentuk SDM advokat yang profesional dan bukan menjadi bagian dari mafia hukum. Sebab, di lapangan advokat banyak mendapat godaan dari profesinya. Untuk itu advokat Peradi harus tampil percaya diri. Selain harus memiliki argumentasi hukum yang kuat dan kebanggaan akan profesi. ‘’Advokat tak boleh takut dengan polisi, jaksa dan hakim,’’ ujarnya. (ad1481)
Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Agama IHDN Denpasar
Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd. Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan PROGRAM Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar ujian terbuka promosi doktor Ilmu Agama Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd., Jumat (21/10) kemarin di Aula Pascasarjana IHDN Denpasar. Ni Nyoman Perni merupakan doktor yang ke-23 di program Pascasarjana IHDN Denpasar. Ujian terbuka promosi doktor ini dibuka langsung oleh ketua sidang sekaligus promotor Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja, M.A. didampingi Kopromotor I Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., Kopromotor II Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par. dan 6 anggota penyanggah ujian lainnya. Dalam ujian terbuka promosi doktor Ilmu Agama tersebut, Ni Nyoman Perni membawakan disertasi yang berjudul ‘’Mandala Suci Wenara Wana di Kawasan Wisata Padangtegal Ubud, Gianyar, Bali (Perspektif Pendidikan Agama Hindu Berbasis Tri Hita Karana pada Komunitas Lokal)’’. Ni Nyoman Perni dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ni Nyoman Perni dalam disertasinya menjelaskan, kawasan hutan Mandala Suci Wenara Wana merupakan kawasan wisata di Bali yang bentuk pengelolaan lingkungannya mencerminkan pendidikan berbasis konsep Tri Hita Karana. Sebab, dalam pengelolaannya menekankan pada konsep hidup dalam menghargai dan menjaga keharmonisan keberadaan alam dengan makhluk hidup ciptaan-Nya. Demikian pula aktivitas spiritual masyarakat di sekitarnya menjadikan kawasan Mandala Suci Wenara Wana sebagai kawasan yang indah, asri dan lestari, nyaman dan aman, serta mempunyai sepirit atau taksu. Hal ini dapat dilihat pada setiap Tumpek Kandang masyarakat setempat membawa sesajen istimewa ke hutan yang ditujukan kepada semua binatang yang hidup di hutan, khususnya keberadaan kera yang diyakini sebagai Jero Gede di kawasan suci tersebut. Selain itu, pada Tumpek Uduh, masyarakat setempat juga melakukan ritual untuk menjaga keharmonisan alam berupa tumbuhtumbuhan yang tumbuh di hutan. ‘’Hal ini membuktikan bahwa aktivitas di kawasan wisata Mandala Suci Wenara Wana tidak sepenuhnya merupakan aktivitas wisata, tetapi wisata yang berbasis pada pengembangan budaya spiritual,’’ tandas istri dari I Wayan Artana, S.E. tersebut, Jumat (21/10) kemarin. Kendati demikian, ibu dari Putu Nuansa Putri Savita
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Uttari dan Kadek Nuansa Putri Wulandari ini memaparkan, pemahaman masyarakat setempat memahami bahwa kawasan Mandala Suci Wenara Wana hanya kawasan wisata yang difungsikan untuk konsumsi para wisatawan. Sehingga berdampak pada terdesakralisasinya kawasan suci yang menyebabkan terdistorsinya proses pendidikan di dalamnya. Terlebih lagi adanya pengaruh kapitalisme global dan pesatnya arus wisata global yang membawa budaya-budaya westernisasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk dilakukan kajian yang mendalam terhadap kawasan wisata Mandala Suci Wenara Wana sebagai media pendidikan agama Hindu berbasis Tri Hita Karana. ‘’Demikian pula nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat relevan dikaji untuk menemukan sebuah resolusi terkait tentang masalah perusakan alam dan eksploitasi alam serta mengelemenir pengaruh kapitalisme global,’’ pungkasnya. Sementara itu, Promotor Prof. Dr. Nengah Bawa Atmaja, M.A. mengapresiasi penelitian yang telah dilakukan dengan luar biasa oleh Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd. Pihaknya pun berharap hasil desertasi ini bisa diimplementasikan dalam bentuk buku, sehingga bisa dikontribusikan ke lembaga pendidikan dan di tempat penelitian. Sehingga bisa digunakan sebagai bahan ajar dan pedoman pendidikan berbasis agama Hindu dengan konsep Tri Hita Karana ke depannya. (ad776)
DOKTOR - Dra. Ni Nyoman Perni, M.Pd. (tengah) foto bersama dengan promotor, kopromotor I dan II, beserta 6 penyanggah ujian terbuka promosi doktor, Jumat (21/10) kemarin, di Aula Pascasarjana IHDN Denpasar.
DAERAH
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
5
Jelang Sidang Interpol
Kakorlantas Cek Kesiapan Ranmor Pengawalan Mangupura (Bali Post) Sidang Interpol ke-85 akan berlangsung di Nusa Dua pada 7-10 November mendatang. Persiapan pun terus dilakukan Polri, termasuk mengecek kesiapan kendaraan bermotor (ranmor) yang nantinya akan digunakan untuk mengawal delegasi dan patroli wilayah. Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto, Jumat (21/10) kemarin memimpin apel kesiapan ranmor Dit. Lantas Polda Bali yang digelar di Nusa Dua. Setelah dilakukan pengecekan, jenderal bintang dua ini mengaku belum puas dengan kesiapan dan
kesigapan personel Ditlantas Polda Bali. “Saya belum puas dengan kesiapan personelnya. Perlu latihan dan ditingkatkan lagi. Apalagi yang akan diamankan nanti merupakan para tamu dari 160 negara lebih. Kita harus tampilkan yang terbaik untuk dunia. Untuk itu, kekurangannya perlu dibenahi lagi,” kata Irjen Agung Budi. Ia mengatakan pihaknya melakukan pengecekan ranmor dan personel dari aspek pengamanan dan pengawalan lalu lintas. Dengan demikian, nantinya ketika melakukan pengawalan dan pengamanan tentunya sudah standar dun-
Bali Post/jay
KENAKAN ROMPI - Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto saat mengenakan rompi anti peluru kepada perwakilan anggota Ditlantas Polda Bali, Jumat (21/10) kemarin.
ia. “Secara keseluruhan sudah agus. Hanya kurang seragam saja,” ucap Irjen Agung. Selain itu, Irjen Agung Budi juga mengantisipasi terkait adanya kemungkinan ancaman terorisme. Berkaca dari kejadian sebelumnya di Tanggerang, Banten, pihaknya perlu melakukan antisipasi. Ia pun memberikan sejumlah rompi anti peluru kepada personel yang melakukan pengamana dalam sidang interpol nanti. “Tadi (kemarin-red) saya berikan secara simbolis. Rompi itu sudah anti peluru dan senjata tajam. Sudah diuji fungsinya,” ungkapnya. Nantinya, lanjut Irjen Agung, personel yang akan dibekali rompi anti peluru adalah yang melakukan pengamanan, utamanya di pos-pos yang dinilai rawan. “Jumlahnya terbatas, jadi tidak semua akan dibekali rompi anti peluru,” ujarnya usai memakaikan rompi secara simbolis kepada dua anggota polantas. Lebih lanjut dikatakan, dalam pengawalan delegasi yang hadir pihaknya menggunakan mobil patroli sebanyak 95 unit dan 92 sepeda motor. Di mana kendaraan yang dipakai sebagiannya bantuan dari Mabes Polri. (kmb21)
Tukang Becak Tewas di Pinggir Sungai
Banyuwangi (Bali Post) Keheningan warga kawasan Bamburia, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mendadak gempar, Jumat (21/10) kemarin. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di pinggir sungai setempat. Diduga korban adalah tukang becak. Penyebab kematiannya masih misterius. Ditemukan luka memar di pelipis kanan. Korban pertama kali ditemukan Alfia (26), warga Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi. Wanita ini berniat mencuci baju ke sungai, sekitar pukul 09.30 WIB. Betapa terkejutnya, saat melintas di dekat bibir sungai matanya melihat seseorang yang tertelungkup di tanah. Setelah didekati, ditemukan ceceran darah dari wajah korban. “Saya lihat korban hanya pakai kaos oblong. Celana pendek tergeletak di dekatnya,” kata Alfia. Karena takut, wanita ini langsung melaporkannya ke Polres Banyuwangi. Tak berselang lama polisi tiba di lokasi. Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses autopsi. Sayangnya hingga sore tak satupun warga yang mengenali korban. Polisi juga kesulitan melacak identitas korban. Sebab belum ada yang mengaku sebagai
kerabatnya. “ Identitasnya masih misterius. Kita masih melacak asal-usul korban,” kata Kapolsek Glagah, AKP Ibnu Mas’ud usai memimpin olah TKP. Menurut Kapolsek, hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban terjatuh usai buang air ke sungai. Karena tak tertolong, korban akhirnya tewas. Ini diperkuat dengan bekas luka lebam di pelipis kanan korban. “Sepertinya korban terjatuh, lalu meninggal,” jelas Kapolsek. Dari saku korban, kata Kapolsek ditemukan uang tunai Rp 700.000. Lalu tak jauh dari lokasi, polisi mendapati becak
yang diduga milik korban. Saat ditemukan korban menggunakan kaos pendek warna abu-abu. Korban diperkirakan berumur 50 tahun, bertubuh tinggi besar, kepala sedikit botak. Kapolsek menambahkan, warga di sekitar lokasi tak ada yang mengenali korban. Namun beberapa warga mengaku sempat beberapa kali melihat korban mengayuh becak. Dari lokasi polisi mengamankan celana dalam, topi dan celana pendek korban. Diduga korban penyakitnya kambuh, lalu terjatuh membentur bebatuan. Kejadian ini menarik perhatian warga. Dalam sekejab warga berhamburan melihat dari dekat. (kmb30)
Bali Post/udi
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi tukang becak yang tewas misterius di pinggir sungai Bamburia, Kelurahan Bakungan, Glagah, Banyuwangi, Jumat (21/10) kemarin.
Bali Post/udi
AMBRUK - Tembok bangunan Puskesmas Singotrunan, Banyuwangi mendadak ambruk, Jumat (21/10) kemarin.
Tembok Bangunan Puskesmas Ambruk Dua Pekerja Terluka
Banyuwangi (Bali Post) -
Proyek renovasi bangunan Puskesmas Singotrunan, Banyuwangi nyaris memakan korban, Jumat (21/10). Dua pekerja proyek terluka setelah tembok setinggi 5,5 meter yang baru dibangun mendadak ambruk. Kedua korban dilarikan ke rumah sakit.
Dua pekerja naas itu, Anto (33) dan Heri (40), warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Dari keduanya, Anto yang mengalami luka cukup parah. Dia harus menjalani opname di RSUD Blambangan, Banyuwangi akibat luka serius di kepala. Sedangkan Heri hanya menjalani rawat jalan. Dia mengalami luka lecet di bagian tubuh. Sesuai pelang proyek di lokasi, proyek ini menger-
jakan tempat rawat inap di puskesmas setempat, rencananya berlantai dua. Pelaksana proyek Slamet mengatakan tembok yang ambruk ini sudah lama goyang akibat sering adanya angin kencang, sehingga pihaknya memasang bambu penyangga agar tak ambrol. Nahasnya kekuatan angin membuat tembok ini tak bisa lama bertahan. Sekitar pukul 09.00 WIB, saat kedua korban
sibuk bekerja mendadak ambrol. Kedua korban sempat berusaha menghindar. Naasnya Anto terpeleset ketika menghindari reruntuhan tembok. Akibatnya kepalanya tertimbun reruntuhan. “Kepala korban lukanya serius akibat tertimbun material tembok,” kata Slamet. Pria ini memastikan ambruknya tembok proyek puskesmas ini murni akibat faktor alam. Menurutnya sejak beberapa hari terakhir, angin kencang terus melanda. Kondisi ini membuat bangunan tembok yang dibangun terus oleng. Akibat kejadian ini pihaknya menghenti-
Mahasabha XI Parisada
Diharapkan Hasilkan Keputusan Bisa Mengayomi Umat Hindu Surabaya (Bali Post) Mahasabha XI Parisada yang diselenggarakan di Surabaya pada 21-23 Oktober 2016, kali ini juga akan diberikan pembekalan langsung oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Fil., Ph.D. dengan mengangkat tema “Kolaborasi dan Sinergisitas Antarlembaga dalam Melayani Umat Hindu”. Adapun pimpinan sidang sementara membuka sidang paripurna I oleh Dharma Adhyaksa, Ketua Sabha Walaka, Ketua umum pengurus harian, sekretaris umum pengurus harian dan Ketua Umum Panitia Penyelenggara. Dalam penye-
Peran Pemerintah Sangat Diperlukan Dalam Penguatan LPD Padang (Bali Post) Ada banyak pelajaran yang dipetik Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali dari studi banding ke Lumbung Pitih Nagari (LPN) di Sumatera Barat (Sumbar). Utamanya menyangkut eksistensi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali agar tidak seperti LPN yang hampir musnah. Di sini peran pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, sangat diperlukan dalam upaya penguatan LPD. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry, Jumat (21/10) kemarin menuturkan, tahun 1994 silam dirinya juga melakukan studi banding ke Sumbar. Kala itu,Sugawa menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Bali yang membidangi ekonomi dan keuangan. “Waktu itu ada desakan kuat agar LPD disesuaikan badan
hukumnya sesuai Undangundang Perbankan Tahun 1992. Di Sumbar LPN sudah diubah menjadi BPR dan koperasi. Tapi hasil studi kami menyimpulkan dan merekomendasikan LPD di Bali harus tetap dipertahankan sebagai milik desa pakraman dengan bentuk LPD berdasarkan perda di Bali,” ujarnya. LPD tetap dipertahankan, lanjut Sugawa, karena dukungan adat di Bali membuat LPD mempunyai ciri khas yang membedakan dengan lembaga keuangan lainnya. Sekarang ketika Pansus kembali melakukan studi banding ke tanah Minang, ternyata jumlah LPN sudah jauh menyusut. Dari 543 hanya tinggal 9 sebagai BPR, 10 sebagai koperasi, dan hanya 1 yang murni sebagai LPN. “Artinya, sikap kami dulu
adalah benar untuk menjaga eksistensi LPD di Bali. Bahkan pimpinan DPRD di sana minta agar segera revisi Perda LPD ini diselesaikan. Nanti mereka akan belajar ke Bali,” jelas Koordinator Pansus Revisi Perda LPD yang merupakan inisiatif dewan ini. Ketua Pansus Revisi Perda LPD, I Nyoman Parta, menegaskan peran pemerintah di Bali sangat diperlukan dalam upaya penguatan LPD selain adat itu sendiri. Hal ini berkaca dari LPN yang goyah karena pemerintah setempat tidak mau ikut campur. Terbukti ketika mengunjungi LPN Limau Manis yang merupakan satu-satunya LPN murni di Kota Padang, bahkan di Sumbar. Upaya LPN Limau Manis pada akhirnya tidak sia-sia karena terbit Undang-undang
No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Pasalnya, LPN memahami bila Undang-undang LKM mengakui keberadaan mereka termasuk juga LPD, serta tidak tunduk pada Undang-undang tersebut. Berbeda dengan Bali yang justru menimbulkan perdebatan. Parta menambahkan, dengan tidak dikenakan pajak justru ada kesempatan bagi LPD untuk membantu dan memperkuat Desa Pakraman sesuai dengan tujuan berdirinya LPD. Kemudian, dengan tidak berada di bawah pengawasan OJK berarti negara memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada lembaga pengawas di setiap desa pakraman dan pemerintah daerah untuk mengawasi LPD-nya secara mandiri. (kmb32)
Mangupura (Bali Post) Demi mengelabui polisi, pengedar sekaligus pengguna narkoba inisial MA alias Gendut (27), menyembunyikan sabu-sabu (SS) di selangkangan. Hanya upayanya itu berhasil dihendus aparat Satreskoba Polres Badung lantaran tersangka yang ting-
gal di Jalan Gunung Agung, Gang I, Pemecutan, Denpasar ini menggaruk-garuk kemaluan. Kasat Reskoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Jumat (21/10) kemarin, mengatakan tersangka ditangkap di depan Hotel Nirmala Jalan Mahendradatta, Denpasar,
Rabu (19/10) lalu. Terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat bila tersangka kerap mengedarkan SS di wilayah Badung dan Denpasar. “Kami melakukan peyelidikan dan berhasi melacak keberadaan tersangka. Lantas kami membuntuti tersangka saat akan melakukan transaksi di depan Hotel Nirmala. Saat dilakukan penggeledahan kami mengamankan satu paket SS,” ujarnya. Tidak puas sampai di sana, polisi menggiring tersangka ke tempat tinggalnya di Jalan Gunung Agung. Sebelum melakukan penggeledahan polisi curiga dengan gerak-gerik tersangka yang terus menggaruk kemaluan. “Tersangka kami suruh buka celana, ternyata dia menyembunyikan 6 paket SS,” imbuh Djoko. Tidak itu saja, polisi ber-
hasil mengamankan barang bukti lainnya. Diantaranya, timbangan elektrik, bong, pipa kaca, 1 bendel plastic klip kosong. “Tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres Badung,” ujarnya. Sebelumnya yakni pada Selasa (11/10) anggota Sat Resnarkoba Polres Badung juga berhasil mengamankan IS (46), di jalan Cargo Permai, Banjar Petangan Ubung Kaja, Denpasar. Saat itu tersangka membawa SS seberat 1,04 gram yang disimpan dalam bungkus permen kopiko. “Dalam sebulan terakhir kami juga menangkap tersangka lainnya yakni inisial I Putu ES alias Lebon (29). Tersangka kami tangkap di depan warung Mujair Nyatnyat, jalan raya Sempidi, Lingkungan Uma Gunung, Sempidi, Mengwi. Tersangka diduga sebagai pengguna,” tegasnya. (kmb)
lenggaraan acara tersebut akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (22/10) ini. Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Prof. Dr. K. Widnya saat membuka pembekalan Mahasabha XI PHDI di Surabaya berharap acara ini berlangsung lancar, menghasilkan keputusankeputusan yang bisa mengayomi umat Hindu dan sesuai dengan AD/ART PHDI. Sebaliknya Dirjen juga berharap hal ini sesuai saat menerima Dharma Adhyaksa PHDI Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Harimbawa, Ketua Sabha Walaka PHDI Putu Wirata Dwikora dan anggota Sabha Walaka PHDI Wayan Sudirta.
Dirjen I Ketut Widnya juga berkomitmen telah membantu kegiatan Sabha Pandita yang telah menyiapkan Seminar Nasional Pra-Mahasabha PHDI sebelumnya, guna menyerap aspirasi umat Hindu untuk nantinya dirumuskan sebagai draf penyusunan program, rekomendasi, serta bila diperlukan ada revisi pasal tertentu AD/ART PHDI, termasuk rancangan tata tertib persidangan Mahasabha XI kali ini di Surabaya. Dalam sidang kali ini juga akan diadakan rapat pimpinan Sabha Pandita yakni telah merekomendasikan pentingnya mengembalikan Parisada sebagai Majelis Pandita, sehingga
Pengedar SS Ditangkap, Sembunyikan Paket di Kemaluan
Bali Post/ist
INTEROGASI - Kasat Reskoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi ketika menginterogasi para tersangka narkoba dan menunjukkan barang bukti paket SS.
kan sementara pengerjaan proyek. Musibah ambruknya proyek puskesmas ini sempat mengagetkan warga. Untungnya saat kejadian tak banyak warga berada di lokasi. Menurut Slamet, tembok ini rencananya sebagai proyek awal membuat bangunan berlantai dua. “Kita belum hitung kerugian, yang jelas ini faktor alam,” pungkasnya. Slamet berdalih pembangunan proyek senilai Rp 1,1 miliar ini sudah sesuai rencana dan biaya yang ada. Namun karena faktor alam, bangunan yang baru beberapa minggu ini ambruk. (kmb30)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kewenangan Sabha Pandita sebagai organ tertinggi Parisada perlu diatur lebih baik dan disempurnakan dalam AD/ART PHDI pada Mahasabha kali ini. Karena peran Sabha Walaka sebagai organ yang berfungsi menyiapkan bahan Keputusan Sabha Pandita, perlu dipertahankan dan diperkuat agar jangan sampai Sabha Pandita keliru membuat keputusan ataupun bhisama. Adapun penyelenggaraan ini juga mengangkat isu pentingnya agar Mahasabha menghasilkan keputusan yang bisa mengayomi umat Hindu, prosesnya sesuai dengan ketentuan AD/ART, bisa berlangsung produktif dan damai. (kmb)
OPINI
6
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Saatnya Penegak Hukum Berbenah PEMERINTAH mencanangkan perang terhadap pungli. Gerakan itu akan sampai ke daerah. Itu ditegaskan oleh Presiden Jokowi ketika raker dengan gubernur se-Indonesia. Langkah ini dilakukan, dikarenakan massifnya pungli. Bahkan ada kesan masyarakat sudah permisif dengan pungutan liar yang selama ini berlangsung. Tentu ini harus dicegah. Jangan sampai menjadi bagian dari budaya. Itu tujuannya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Asman Abnur telah menerbitkan Surat Edaran Kemen-PAN RB Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pemberantasan Pungli. SE yang diterbitkan Selasa (18/10) merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo terkait pemberantasan pungli di lingkungan instansi pemerintah. Tidak hanya bersifat internal Kemen-PAN RB, SE tersebut juga ditujukan kepada para menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala LPNK, pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, pimpinan Kesekretariatan LNS, Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Melalui surat tersebut, Menteri meminta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar berkoordinasi dan bersinergi dengan Aparat Internal Instansi Pemerintah (APIP) kementerian, lembaga dan pemda melakukan quality assurance atas kegiatan APIP terkait pemberantasan pungli. Diharapkan seluruh pimpinan instansi pemerintah untuk secara tegas melaksanakan langkah-langkah pemberantasan pungli sebagai bagian dari upaya konkret pelaksanaan reformasi birokrasi. Pemberantasan pungli tentu tidak bisa sebatas SE, apalagi imbauan. Harus ada upaya pemerintah untuk melakukan langkah-langkah mengurangi bahkan meniadakannya. Salah satunya, pemerintah harus mengembangkan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi (TI). Gunanya untuk mengurangi pertemuan langsung antara pemberi dan penerima layanan. Seluruh penyelenggara pelayanan publik harus memberi akses seluas-luasnya kepada masyarakat terhadap standar pelayanan, serta persyaratan pelayanan secara transparan. Dari segi pengawasan tentu saja pimpinan harus meningkatkan sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik pungli. Selain itu harus dilakukan upaya meningkatkan integritas aparatur sipil negara di lingkungan masing-masing. Demikian pula masyarakat harus berani melaporkan apabila ada tindakan aparat yang mengarah kepada pemerasan yang biasanya dilakukan secara terselubung. Perang terhadap pungli ini tentu bukan sebatas wacana, seperti yang dilakukan pemerintahan sebelumnya. Jokowi dengan kabinet kerjanya juga telah mengambil langkah konkret. Presiden langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk melakukan operasi pemberantasan pungutan liar (OPP). Bahkan pasca-OTT di Kemenhub, Presiden langsung membentuk Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli. Komandannya yang ditunjuk adalah Menkopolhukam Wiranto. Langkah cepat Polri melaksanakan perintah langsung Presiden patut diapresiasi, karena perilaku korup dengan berbagai modus semakin marak yang butuh tindakan cepat. Beragam cara dilakukan oleh oknum penyelenggara negara dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk mendapatkan uang tambahan tidak halal. Tak hanya di jajaran birokrasi, ternyata polisi juga melakukan pemberantasan korupsi di lingkungan Polri. Sudah ratusan oknum polisi yang terjerat pungli. Sebagian besar adalah mereka yang bertugas di lalu lintas. Langkah ini tentu berefek ganda. Pertama, akan mampu menekan perilaku curang di kalangan birokrasi. Kedua, akan memulihkan kepercayaan masyarakat bahwa Polri juga bertekad menjadi penegak hukum yang lancip ke dalam maupun ke luar. Selama ini pencegahan dan penindakan belum mampu menimbulkan rasa takut. Sekaranglah momennya untuk membersihkan pungli yang selama ini bersarang di berbagai instansi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Bonus Atlet Kota Denpasar Pak Wali Kota Denpasar/Salam Olahraga. Membaca harian Bali Post, Kamis 20 Oktober 2016, saya selaku warga Denpasar pencinta olahraga. Tentang atlet-atlet Porsenijar Karangasem yang mendapat bonus. Yang saya pertanyakan kepada bapak, atlet-atlet Denpasar kapan ya dapat bonus? Masak Denpasar dikalahkan Karangasem yang mempunyai dana mungkin lebih kecil dari Denpasar sudah berani memberikan atletnya bonus paling awal. Mudah-mudahan Denpasar juga segera mengeluarkan bonus untuk para atletnya, karena semua itu motivasi untuk berjuang demi Denpasar. Saya amati dari tahun ke tahun kok tambah mundur. Kalau dulu uang saku dan uang latihan diberikan pada saat masuk hotel, tetapi sekarang justru sebaliknya setelah anak/atlet bertanding bulan Juni, Agustus baru diberikan. Bagaimana itu Pak? Mohon maaf kebetulan anak kami juga atlet Denpasar. Nah itu masukkan saya, mudah-mudahan atlet Denpasar tambah berkibar di kancah nasional bahkan internasional. I Gusti Ayu Arwati
Kebijakan Mendikbud Baru Pernyataan tentang ganti menteri ganti kurikulum, dari dulu selalu muncul. Semula banyak pihak yang menilai dengan setengah tidak percaya, ‘’masak sih.’’ Ternyata pernyataan tadi itu benar adanya. Sebut saja dua hal. Pertama, masalah ujian nasional (UN). Pada harian BP yang terbit 20 Oktober, Mendikbud Muhadjir Effendy tegas-tegas mengatakan akan meninjau UN yang sudah berlangsung pada tahun-tahun lalu dan akan keluar kebijakan baru bahwa UN tidak akan berlangsung setiap tahun. ‘’Kalau tujuannya hanya pemetaan, maka UN tidak perlu berlangsung tiap tahun,’’ katanya. Nah, ini kan jelas-jelas merupakan fakta bahwa setiap ganti menteri, kebijakan yang hendak dikeluarkannya tak selalu nyambung dengan apa yang dikerjakan menteri pendahulunya. Kedua, masalah kurikulum, yang tahun kemarin ‘’dipegang’ Anies Baswedan, ia punya prinsip bahwa sebagian sekolah di Indonesia yang belum mampu menerapkan Kurikulum 2013 diperbolehkan menggunakan Kurikulum KTSP. Jadi dengan demikian warga sekolah, terutama para guru, dibikin bingung. Kita belum tahu, apa jadinya akibat dari gonta-ganti kebijakan tersebut. Yang sudah pasti, sejak zaman Orde Baru bahkan sejak zaman sebelumnya, masalah pendidikan amat beragam, amat kompleks yang sulit bisa dipecahkan oleh mereka yang menyandang gelar profesor sekalipun. Satu hal yang patut digarisbawahi, UN itu harus ada sesuai yang tertera dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kalau UN itu diutak-atik lagi, apalagi ditiadakan, pikirkan juga amandemen undang-undang tersebut. Romi Sudhita Jl. Srikandi Gg. Melon Singaraja
Penegakan Hukum pada Era Jokowi Ubi societas ibi ius di mana ada masyarakat di sana ada hukum, Fiat justitia et pereat mundus meskipun dunia ini runtuh hukum harus ditegakkan. Ini merupakan beberapa adigium hukum yang menempatkan bahwa hukum selalu ada di dalam masyarakat dan hukum direpresentatifkan penting bagi kehidupan.
Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H. egara Indonesia merupakan negara hukum, hal ini jelas tertuang dalam konstitusi negara yaitu Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Hal ini menandakan bahwa hukum merupakan panglima dalam kehidupan berbangsa, di mana setiap sendi kehidupan diatur normanorma hukum (baik tertulis maupun tidak tertulis). Melihat pentingnya kedudukan hukum bagi Indonesia, timbul pertanyaan bagaimana penegakan hukum saat ini pada era pemerintahan Jokowi? Apakah hukum sudah berada pada kutub yang benar sehingga mampu mewujudkan tujuan hukum tersebut? Melihat selama dua tahun pemerintahan Jokowi, dapat dilihat bahwa yang dijadikan poros utama dalam pemerintahan adalah pembangunan ekonomi, bahwa telah banyak dilahirkan paket kebijakan ekonomi. Hal ini dapat dimengerti bahwa ekonomi memang menjadi penggerak dalam kehidupan, bahwa ekonomi menjadi suatu hal yang penting, namun patut dilupakan oleh pemerintah berkenaan dengan penegakan hukum (law enforcement) yang mengatur tentang tata perilaku manusia (masyarakat). Hukum dan ekonomi tidak bisa dipisahkan dan harus beriringan. Hal inilah yang belum terakomodasi oleh pemerintah. Sebagai contoh kebijakan pemerintah yang memfokuskan pada bidang ekonomi berdampak berlawanan dengan bidang hukum, contoh untuk menunjang kegiatan ekonomi anggaran penegakan hukum mengalami pemangkasan, padahal
N
patut dimengerti bahwa Indonesia sedang dalam proses transisi dalam membangun peradaban hukum yang bebas korupsi. Hal ini berdampak pada penghambatan proses penegakan hukum karena tiadanya anggaran bagi pelaksana hukum. Di samping itu pemerintah dengan memprioritaskan pembangunan ekonomi melupakan bahwa Indonesia sedang pada kondisi epidemik korupsi, hal ini dapat dilihat dari kebijakan Presiden dalam bidang hukum yang meng-ultim-kan penggunaan sarana hukum (khusus hukum pidana) dalam kegiatan perekonomian. Sebagai contoh Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2016 mengamanatkan bahwa penegakan hukum haruslah bersifat ‘’ultim’’ dalam arti bersifat menunggu hingga adanya temuan kerugian nyata dan pasti terhadap suatu kerugian negara baru bisa menindak adanya suatu tindak pidana korupsi, terhadap kebijakan tersebut. Apabila dilihat dari sisi ekonomi memang menunjang perkembangan ekonomi namun di sisi lain kebijakan tersebut menumbuhsuburkan penyakit korupsi. Pemerintah mengartikan penanganan korupsi sebagai ‘’obat akhir’’ (panachea) hal ini secara tidak langsung berdampak pada adanya persepsi bahwa delik korupsi sebagai delik materiil (delik terpenuhi apabila telah menimbulkan akibat), padahal jelas UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jelas menyatakan bahwa delik korupsi (Pasal 2 dan Pasal 3) merupakan delik formil (delik terjadi apabila unsur perbuatan-perbuatan telah
terpenuhi). Hal ini menandakan potensial kerugian (potential loss) tidak dapat dijadikan sebagai alasan diprosesnya suatu perbuatan pidana yang dikategorikan korupsi. Permasalahan lainnya adalah adanya instruksi presiden kepada pimpinan penegak hukum untuk tidak mengkriminalisasi pengambil kebijakan (tindakan ataupun diskresional), hal ini menurut penulis merupakan suatu permanjaan bagi pemangku kebijakan, dikarenakan apa? UU Administrasi Pemerintah sudah mengartikan jelas bahwa adanya batasan-batasan diskresional yang diberikan kepada pelaksana kebijakan dalam koridor mengambil suatu (tindakan/kebijakan/diskresi) sehingga tidak perlu lagi oleh pemerintah ditekankan hal tersebut. Akibat adanya instruksi tersebut diskresi-diskresi bermasalah dapat berlindung pada tameng instruksi tersebut. Padahal dalam perkembangan hukum, modus operandi kejahatan korupsi tidaklah sesederhana kasus-kasus yang dahulu banyak kasus korupsi yang telah berkembang dengan modus mengemas korupsi pada kebijakankebijakan atau diskresi-diskresi yang aturan hukumnya abu-abu. Hal inilah yang patut diwaspadai oleh pemerintah jangan sampai aturan hukum dijadikan tameng oleh para koruptor. Perihal pemberantasan pungli (pungutan liar) apa yang dilakukan oleh pemerintah dapat diapresiasi dikarenakan pungli secara tidak langsung berdampak domino dengan perkembangan ekonomi sebab biaya
Suara Mahasiswa Jangan Kotori Demokrasiku dengan Isu SARA HAL menarik yang dipetik dari pilpres Amerika adalah meskipun Donald Trump menggunakan isu SARA sebagai lokomotif politiknya, tetapi hal ini terbukti menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Hal tersebut hanya akan menimbulkan kebencian dari para pendukungnya. Pertanyaannya adalah apakah ini akan efektif jika diterapkan di Indonesia? Bukankah lokomotif isu SARA ini hanya akan meruntuhkan kemegahan bangunan pluralis yang sudah sekian lama kita bangun bersama di negeri ini? Pemilu dilaksanakan dengan menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dalam bahasa yang lebih sederhana pemilihan umum merupakan suatu ajang pesta demokrasi yang diselenggarakan untuk memilih calon pemimpin yang akan memimpin masyarkat ke depanya. Tentu saja dalam meraih simpatisan atau pengakuan (recognation) dari rakyat, calon pemimpin harus menjabarkan program kerjanya yang tertuang dalam visi dan misi sang calon, hal ini disampaikan dalam masa kampanye. Kemudian memberi ruang kepada publik untuk menentukan siapa pemimpin mereka selama periode waktu tertentu. Itu idealnya, namun realitanya kadang-kadang terjadi gesekan antarkandidat calon pemimpin, terutama dalam proses mendapatkan pengakuan (recognation) dari rakyat sebagai pemegang mandat tertinggi. Maka ajang kampanye yang sejatinya diperuntukkan bagi sang calon pemimpin untuk memaparkan dan menyosialisasikan visi dan misinya terkadang tergantikan oleh unsur lain, yakni adanya upaya untuk
Oleh Antonius Rahu saling menjatuhkan lawan politiknya. Hal ini wajar saja selama para calon pemimpin tidak menggunakan isu SARA yang sangat membahayakan kerukunan umat beragama. Namun realitanya berkata lain, para elite politik di negeri ini akhir-akhir ini sering menggunakan isu SARA ini sebagai alat politik (political tools) untuk menjatuhkan lawan politik. Jika kita ingat-ingat kembali dalam pilpres 2014 lalu, isu SARA yang sangat meresahkan publik waktu itu adalah tentang Jokowi calon presiden yang katanya keturunan Cina, komunis, bahkan bukan Islam dan lain sebagainya. Hal terbaru juga terjadi dalam konstelasi politik di Ibu Kota yang masih hangat diperbincangkan, yakni soal calon gubernur Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang dituduh melakukan penistaan agama. Jika kita belajar pada negara yang dikatakan sukses menyelenggarakan demokrasinya seperti Amerika Serikat, isu SARA ini pun dipakai oleh calon presiden dari Partai Republik Donald Trump yang menggunakan isu agama untuk menyerang calon presiden dari Partai Demokrat Hilarry Clinton. Namun ada hal yang menarik yang dapat kita petik dari konstelasi politik di negeri Paman Sam ini, yakni meskipun Donald Trump menggunakan isu SARA sebagai lokomotif politiknya tetapi hal itu terbukti menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Hal tersebut hanya
akan menimbulkan kebencian dari para pendukungnya. Pertanyaanya adalah, apakah ini akan efektif jika diterapkan di Indonesia? Bukankah lokomotif isu SARA ini hanya akan meruntuhkan kemegahan bangunan pluralis yang sudah sekian lama kita bangun bersama di negeri ini? Demi kebaikan bersama seharusnya para elite politik di negeri ini menunjukkan keteladanannya. Bukan sebaliknya menebar isu SARA demi kepentingan politik yang pada akhirnya merusak kerukunan antaragama yang sudah sekian lama kita bangun bersama. Isu SARA telah terbukti tidak efektif dalam menaikkan elektabilitas sang calon, akan tetapi hanya akan menimbulkan masalah baru yang sangat mengancam keutuhan umat beragama di negeri ini. Oleh karena itu, elite-elite politik di negeri ini seharusnya tidak menggunakan lokomotif isu SARA ini sebagai alat politik (political tools) untuk meraih kekuasaan. Bersaing secara sehat dan tanpa isu SARA jauh lebih terhormat daripada memakai lokomotif isu SARA, karena akan sulit membangun kembali kerukunan antaragama yang sudah sekian lama kita bangun bersama. Kerukunan yang menjadikan Indonesia berbeda dengan negara mayoritas muslim lainya. Kerukunan yang patut dipupuk dan dipelihara secara turuntemurun dan bukan untuk dirusak demi kepentingan politik semata.
(cost) ekonomi akan membengkak dengan adanya pungli tersebut. Namun disayangkan apabila kita membandingkan prioritas penanganan perkara maka hendaknya untuk membersihkan suatu sifat koruptif hendaknya dimulai dengan memangkas ‘’kepalanya’’ dahulu sehingga berdampak pada bawahannya. Bahwa untuk itu perlu adanya keseimbangan antara pemberantasan megakorupsi macam kasus BLBI, Hambalang, e-KTP dengan penanganan pungli (still going on) sehingga kesan tebang pilih perkara oleh pemerintah dapat dihilangkan. Diharapkan ke depan kepada pemerintah untuk mengembalikan marwah hukum sebagai panglima dalam kehidupan bermasyarakat tanpa mengerdilkan tujuan perekonomian, perlu adanya kebijakan yang memosisikan hukum sebagai benar-benar regulasi yang menyelimuti bidang-bidang lainnya sehingga potensi kecurangan (fraud) yang terjadi dapat dengan sigap diproses oleh hukum. Bahwa patut kita ketahui bersama perkembangan hukum menghendaki adanya perkembangan tujuan hukum yang mana tidak lagi tujuan hukum itu hanya mewujudkan kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan saja, namun dalam perkembangannya tujuan hukum haruslah bersifat eknomis dan peduli terhadap lingkungan (environment). Oleh karenanya ke depan diharapkan pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan yang lebih menyetarakan semua bidang tanpa membatasi bidangbidang lainnya untuk bersinergi bersama-sama. Sesuatu dinyatakan sempurna bilamana setiap bagiannya komlit (D Perfectum Est Quad Ex Omnibus Suis Partibus Constant). Penulis, calon jaksa pada Kejaksaan Negeri Flores Timur
POJOK Presiden Jokowi minta pemberantasan pungli di dalam dan di luar. - Tantangan bagi Polri. *** Tak lolos verifikasi dukungan, paket Surya akan ajukan gugatan. - Sudah biasa. *** Disebut dalam kasus e-KTP, KPK harus periksa ketuanya. - Jangan lancip ke luar.
Penulis, mahasiswa tingkat akhir Jurusan Pendidikan Matematika di IKIP PGRI Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAPI – Beberapa ekor sapi berendam di dalam genangan air yang bercampur limbah berwarna pekat di areal tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Suwung, Denpasar Selatan, belum lama ini. Sapisapi yang dibebasliarkan itu sehari-harinya mencari makan di sana. Untuk mengenal sapinya, pemilik memasang tanda yang dililitkan pada leher sapi seperti selang, kain, dan tali berwarna.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Dua Dusun di Desa Alasangker Kesulitan Air Bersih
Figur
Singaraja (Bali Post) –
Bali Post/wan
Harus Netral
PILKADA Buleleng yang berlangsung Februari 2017 mendatang mendapat perhatian serius Komandan Korem 163/Wira Satya Kol. (Inf.) I Nyoman Cantiasa, S.E. Sebab, kemungkinan kerawan dalam pilkada akan terjadi akibat gesekan dari kepentingan yang berbeda. Terlebih hal itu dilakukan oleh provokator-provokator yang tidak bertanggung jawab secara moral maupun material yang memicu terjadinya hal yang tidak diinginkan. “Kemungkinan-kemungkinan itu pasti akan terjadi. Apalagi Buleleng kondisi geografisnya berbeda dengan kondisi di Denpasar,” ujarnya, Kamis (20/10) lalu. Oleh karena itu, Cantiasa menginstruksikan kepada Komandan Kodim (Dandim) 1609/Buleleng yang baru Letkol (Inf.) Slamet Winarto, S.E. yang menggantikan Letkol (Inf.) Budi Prasetyo untuk bisa memetakan kondisi geografis titik rawan lebih awal, sehingga bisa mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang terjadi. Selain itu, Cantiasa juga mengimbau kepada aparat Kodim 1609/Buleleng untuk bersikap netral dalam pilkada nanti dan tetap bersinergi dengan aparat kepolisian dan pemda setempat. Sehingga pemilihan kepala daerah bisa berjalan sesuai dengan harapan dan yang kalah harus tetap loyal kepada yang menang. (win)
Dua dari enam dusun di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, kesulitan air bersih. Warga di dua dusun yaitu Dusun Tenaon dan Dusun Bengkel, sejak lama sulit mendapatkan air bersih, karena debit air yang ada mengecil. Ironisnya, sumber air itu berada di kawasan bawah, sehingga membutuhkan dana besar untuk mengalirkan air ke permukiman warga yang berada di ketinggian. Pantauan di lapangan Jumat (21/10) kemarin, warga di dua dusun ini sejak krisis air melanda, hanya mengandalkan air pada lokasi keran umum yang sudah dipasang pemerintah desa. Setiap pagi atau mulai sore hari, tiga keran umum di wilayah ini selalu ramai didatangi warga. Mereka pun antre. Salah seorang warga Luh Widi yang ditemui saat mengantre mengambil air menuturkan, sejak lama air bersih di desanya tidak mengalir, hingga harus menampung air secukupnya dalam waktu lama. Atas kondisi ini, perempuan yang tengah hamil tua ini pun mengambil air minum dari keran umum. Agar mendapat air minum yang cukup, dirinya terpaksa meluangkan waktu lebih pagi atau terkadang menghentikan pekerjaan demi mendapat air untuk minum. Sementara untuk keperluan mencuci pakaian mandi, atau buang air, Widi dan anggota
keluarganya terpaksa mencari sungai di dekat rumahnya. “Dari dulu air kadang ngalir dan kadang mati. Ambil di keran umum juga debitnya kecil, sehingga waktu untuk bekerja saya pakai antre mengambil air di keran umum daripada tidak masak atau tidak ada air minum di dapur,” katanya. Senada diungkapkan warga lainnya, Ketut Rening. Meski sudah lanjut usia (lansia) dia terpaksa mengambil air dari keran umum karena di rumahnya tidak ada jaringan pipa air minum. Dengan sisa tenaganya, Rening mengambil air dengan ember ukuran sedang agar bisa memasak. Beruntung, jarak keran umum dari rumahnya tidak terlalu jauh, sehingga dia bisa mengambil air satu atau dua kali antre. “Saya tidak bisa beli air, sehingga ambil air di keran umum saja, walau antre yang penting bisa masak nasi dan untuk diminum,” tegasnya. Sementara itu, Klian Dusun (Kadus) Bengkel Nyoman Pasek mengatakan, kesulitan air bersih paling parah terjadi di Dusun Beg-
Bali Post/kmb38
KESULITAN AIR BERSIH – Warga Dusun Bengkel Desa Alasangker Kecamatan Buleleng kesulitan air bersih. Ini terjadi karena sumber mata air debitnya kecil, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga. kel dan Tenaon. Sementara empat dusun lainnya yakni Dusun Alasangker, Pendem, Juwuk Manis, dan Dusun Pumaan pasokan air bersihnya masih mencukupi kendati juga pada puncak kemarau terjadi penurunan debit air. Khusus di wilayahnya ada
sekitar 216 kepala keluarga (KK) yang kesulitan mendapat air minum. Sementara di Dusun Tenaon kondisinya hampir sama, sehinga warga masih mengandalkan keran umum. Kesulitan air bersih ini belum tertangani karena sumber mata
air baku berupa klebutan yang ada lokasinya juah di bawah. Sementara pemukiman warga lebih tinggi, sehingga untuk mengalirkan air dengan debit yang lebih besar membutuhkan biaya tinggi. Hal ini yang belum terpecahkan oleh pemerintah desa. (kmb38)
Selain Narkoba, Siswa Perlu Waspadai Makanan Mengandung Zat Berbahaya Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar gencar mengadakan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Setelah menyosialisasikan di institusi pemerintah maupun swasta, BNNK Denpasar menyasar siswa SD dan krama banjar. ‘’Siswa-siswi SD dan krama banjar tersebut kami harapkan menjadi kepanjangan tangan BNNK Denpasar untuk menyosialisasikan kepada teman-teman sebayanya dan krama banjar tentang bahaya narkoba,’’ ujar Kepala BNNK Den-
Bali Post/kmb23
KOPI - Sejumlah pekerja sedang memilah biji kopi sebelum diolah di tempat pengolahan kopi, di Plaga, Badung, belum lama ini. Kopi Bali banyak diminati pencinta kopi di Indonesia maupun mancanegara, karena memiliki kualitas yang baik.
G.0000335
pasar AKBP Wayan Gede Suwahyu, S.H., M.H., Jumat (21/10) kemarin. Peredaran gelap narkoba, lanjutnya, telah merambah hampir di semua kalangan, tidak terkecuali siswa sekolah dasar. Perlu kerja sama semua elemen untuk membendungnya. Salah satunya adalah instansi sekolah. ‘’Di Denpasar memang belum kami temukan siswa SD yang mengonsumsi narkoba. Namun, upaya pencegahan dan edukasi bahaya narkotika terus kami gencarkan,’’ ujar Suwahyu. Di lingkungan sekolah, sambung Suwahyu, yang perlu diwaspadai selain
narkoba adalah makanan yang mengandung zat berbahaya. Pasalnya, selama ini penjualan makanan atau jajanan di sekitar sekolah minim kontrol. “Penanaman pengetahuan bahaya narkoba diberikan, karena kita tidak ingin para generasi penerus bangsa terkena dampak buruk dari narkoba, bandar akan semakin kaya dan senangsenang dengan peredaran narkoba. Makanya, kita harus bersama-sama memberantas narkoba,” tegasnya. Khusus untuk materi edukasi bahaya narkotika tingkat SD digunakan metode khusus. Sebab, kepekaan da-
lam menangkap pengetahuan siswa SD berbeda dengan elemen lain yang selama ini sudah dilibatkan BNN seperti PNS, perusahaan serta organisasi masyarakat. ‘’BNNK Denpasar tetap berkomitmen (tidak pernah surut) melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat meski masyarakat merasa bosan dengan upaya-upaya tersebut. Ibarat seorang pramugari yang selalu memberikan info keselamatan kepada penumpang sebelum take off. Tujuannya agar masyarakat mau mengubah pola hidup tanpa narkoba,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
Wayan Gde Suwahyu
BANGLI
8
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Munculkan Kesan Adat Hambat Birokrasi
SOSOK Parkir Satu Ruas TIAP perhelatan Wahana Tata Nugraha (WTN), parkir kendaraan di sekitar Kota Bangli yang berada di dua ruas kerap mendapat sorotan dari tim penilai. Hal tersebut dipandang sebagai salah satu penyebab arus lalu lintas krodit. Supaya masalah ini bisa dituntaskan, Pemkab Bangli pun merancang aturan parkir satu ruas. ‘’Kami sedang Bali Post/sos merancang parkir kendaraan di jalan sekitar kota supaya satu ruas. Semuanya di kiri,’’ tegas Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Bangli I Gede Arta belum lama ini. Parkir satu ruas, kata dia, paling urgent diterapkan di Jalan Brigjen Ngurah Rai. Di jalur ini, lalu lintas kendaraan paling sibuk dibandingkan kawasan lainnya. Sejatinya sesuai aturan, parkir kendaraan di pinggir jalan tidak diperkenankan. Tetapi karena lahan parkir yang terbatas, hal itu masih bisa ditoleransi tetapi dengan catatan harus tertata dengan baik. ‘’Parkir pinggir jalan memang dilarang. Tetapi solusi menyikapi itu masih sulit dicari. Jadinya parkir satu ruas itu untuk mengurangi kekroditan,’’ ujarnya. Mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini menyebutkan jika arus lalu lintas di kota semakin krodit, jalur satu arah kemungkinan akan diterapkan. ‘’Jika ke utara, melintasnya di Brigjen Ngurah Rai, kalau ke selatan lewat Jalan Merdeka. Itu rancangan ke depan,’’ sebutnya. Selain parkir, rambu lalu lintas dan marka jalan yang kurang baik juga mendapat sorotan tim penilai. Guna memberikan rasa aman dan nyaman untuk pengendara, hal itu akan diperbaiki. ‘’Intinya apa yang menjadi sorotan tim penilai, berupaya akan segera diperbaiki,’’ pungkas pria asal Songan, Kintamani ini. (sos)
MMDP Sesalkan Larangan PNS Rangkap Jabatan Bangli (Bali Post) -
Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Bangli Made Rijasa mengaku sangat menyesalkan adanya Instruksi Bupati Bangli Nomor 5 Tahun 2016 yang melarang PNS rangkap jabatan sebagai pengurus di lembaga adat. Menurut Rijasa, larangan itu secara tidak langsung memunculkan kesan keberadaan adat berdampak negatif terhadap jalannya birokrasi.
Made Rijasa
Bali Post/ina
Diwawancarai, Jumat (21/10) kemarin, Rijasa mengatakan bahwa tidak seharusnya Bupati mengeneralisir kinerja PNS. Bupati harusnya tidak mengeluarkan instruksi tersebut hanya karena melihat ada beberapa pejabat atau PNS yang kinerjanya terganggu karena merangkap sebagai pengurus
Hanya Dua Kelompok Perajin Kantongi SVLK Bangli (Bali Post) Sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha industri kayu untuk bisa menjual produknya terutama ke luar negeri. Kendati demikian, tak banyak perajin atau pelaku industri di Bangli yang sudah mengantongi sertifikat SVLK. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ban-
gli, sampai saat ini baru ada dua kelompok perajin atau pelaku industri kayu yang sudah mengantongi sertifikat SVLK. Dua kelompok tersebut yakni Kelompok Perajin Sudamala yang ada di Kelurahan Kubu dan kelompok perajin di Desa Suter Kintamani. Kabid Perindustrian Disperindag Bangli Ketut Sadia didampingi Kasi Evaluasi dan Pelaporan Putu Sarkaya belum lama ini menjelaskan, SVLK
di adat. Di sisi lain Bupati juga harus melihat bahwa ada pejabat yang selama ini rangkap jabatan di adat namun kinerjanya positif. Terkait beredarnya Instruksi Bupati tersebut, Rijasa pun mengaku amat menyesalkannya. Dia mempertanyakan kenapa sebelum instruksi terse-
but dikeluarkan Bupati tidak melihat terlebih dahulu kondisi riil di masyarakat termasuk melakukan pendekatan dengan adat. ‘’Saya sangat menyesalkan adanya instruksi seperti itu. Secara psikologis adat ini seolah-olah berkontribusi negatif terhadap birokrasi,’’ terang-
kini menjadi sebuah kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha industri kayu untuk bisa menjual produknya terutama untuk bisa menembus pasar luar negeri. Aturan ini sudah diberlakukan oleh pemerintah sejak beberapa tahun lalu. Tujuannya untuk mencegah dan menekan terjadinya illegal logging. ‘’Adanya SVLK ini pada dasarnya tujuannya adalah untuk mencegah terjadi pencurian kayu. Dengan sudah memiliki sertifikat SVLK ini maka kayu yang dijadikan bahan baku kerajinan jelas, karena sudah melalui sertifikasi,’’ terangnya. Dijelaskan Sarkaya, untuk bisa mendapatkan sertifikat
SVLK ada sejumlah mekanisme yang harus dilalui. Pelaku industri kayu terlebih dahulu mengajukannya ke Disperindag Bangli untuk selanjutnya diproses di provinsi. Oleh provinsi, nantinya akan diturunkan tim khusus untuk melakukan verifikasi terhadap asal-usul kayu yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan. ‘’Apakah bahan bakunya menggunakan kayu hutan atau bagaimana, ini dicek asal-usulnya oleh tim independen,’’ ujarnya. Sukarya mengakui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk proses verifikasi ini cukup lama yakni sekitar tiga bulan. Untuk bisa mendapatkan sertifikat SVLK perajin juga diharuskan
nya. Bahkan dirinya menyebut dalam instruksi ini ada kesan Pemkab Bangli khususnya Bupati tidak senang dengan adat. ‘’Saya tidak mengerti dengan kejiwaan instruksi ini,’’ kritiknya. Sebelumnya, anggota DPRD Bangli Dewa Gede Oka juga mengkritisi instruksi Bupati Bangli tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Bendesa ini menilai instruksi Bupati tersebut terkesan melecehkan adat. Oleh karenanya dia meminta Bupati mencabut instruksi tersebut. (kmb40) mengeluarkan biaya cukup mahal antara Rp 20 hingga Rp 50 juta, tergantung kapasitas produksi. Menurut Sukarya, tingginya biaya menjadi salah satu penyebab minimnya minat mereka untuk mengurus SVLK. Di samping juga karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya sertifikat SVLK. Dia menambahkan, agar jumlah pelaku industri di Bangli yang mengantongi SVLK bertambah banyak, pihaknya selama ini baru bisa sebatas memberikan sosialisasi ke para pelaku industri kayu. Sementara untuk pemberian subsidi, dikatakan Sukarya belum bisa. (kmb40)
Sosialisasi P4GN
BNNP Bali Gandeng Organisasi Perempuan di Bangli
Bali Post/ina
PETA RENCANA - Perbekel Bunutin Made Subrata memperlihatkan peta rencana pembangunan bendungan.
Terkait Rencana Pembangunan Bendungan
Warga Bunutin Pertanyakan Ganti Rugi Lahan
Bangli (Bali Post) Rencana pembangunan bendungan terbesar di Bali yang akan dibangun di antara tiga kabupaten yakni Bangli, Gianyar dan Badung sudah melalui serangkaian pembahasan. Hanya saja pembahasan masih berkutat soal nama bendungan. Sementara masalah ganti rugi lahan yang terkena proyek masih belum jelas. Perbekel Desa Bunutin Made Subrata saat ditemui di kediamannya, Jumat (21/10) kemarin mengatakan, pembangunan bendungan yang kabarnya akan dimulai 2017 sejauh ini masih berkutat membahas nama bendungan. Bangli menginginkan bendungan itu dinamai Waduk Ayung,
sesuai nama sungai yang mengairinya. ‘’Pertemuan sudah dilakukan beberapa kali, tetapi sampai sekarang belum dibahas masalah kompensasi ganti rugi lahan warga,’’ terangnya. Dijelaskannya, bendungan tersebut direncanakan akan memanfaatkan puluhan hektar lahan di tiga kabupaten. Khusus di Kecamatan Kintamani, beberapa desa yang akan terkena proyek bendungan yakni Desa Bunutin seluas 10 hektar, Desa Mengani 9 hektar dan Desa Langgahan seluas 5 hektar. Untuk Kabupaten Badung, wilayah yang akan terkena proyek yakni Dusun Belok Sidan seluas 11 hektar dan wilayah Kabupaten Gianyar
yang akan kena proyek yakni Dusun Pausan Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan seluas 8 hektar. Dikatakannya, dari hasil rapat dengan lima desa yang terkena proyek, air bendungan akan mengairi wilayah Badung dan Nusa Dua. Bendungan tersebut juga akan dijadikan sumber pembangkit listrik. Bendungan akan dibuat setinggi 68 meter dari yang direncanakan sebelumnya 82 meter. Sementara anggaran yang dipersiapkan sekitar Rp 300 miliar. ‘’Masyarakat pada dasarnya telah setuju. Terlebih lahan yang kena bukan tanah datar,’’ jelasnya. Sebelumnya, Bupati Bangli Made Gianyar mengatakan bahwa rencana pembangunan
bendungan tersebut dilakukan pemerintah pusat untuk mendukung terwujudnya kedaulatan pangan. Nantinya bendungan dapat mengairi 2.000 hektar sawah di beberapa kabupaten. Meski Bangli tak mendapat jatah aliran air namun menurut Made Gianyar hal itu tidak masalah. Sebab jika waduk ini terwujud maka Bangli akan sangat dihargai oleh kabupaten lain. Mengenai rencana penamaan waduk tersebut, Gianyar juga sempat mengaku tak sepakat jika dinamakan Bendungan Sidan. Mengingat lokasinya berada di tiga kabupaten, Made Gianyar menginginkan bendungan tersebut diberi nama Bendungan Ayung II. (kmb40)
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Jumat (21/10) kemarin, menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kantor DPRD Bangli. Dalam kegiatan sosialisasi yang mengandeng sejumlah organisasi perempuan tersebut, BNNP Bali meminta para perempuan terutama kaum ibu di Bangli untuk ikut berperan serta dalam menanggulangi permasalahan narkoba baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sosialisasi yang berlangsung siang kemarin dilaksanakan BNNP Bali bekerja sama dengan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia serta LBH Woman Crisis Center (WCC). Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bangli I Ketut Kayana. Sementara organisasi perempuan yang mengikuti sosialisasi berasal dari Tim Penggerak PKK, Gatriwara, Bhayangkari, Persit dan lain-lain. Kabid Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana mengatakan, arah dari kegiatan sosialisasi ini pada dasarnya untuk memerankan kaum wanita khususnya
SOSIALISASI - Kabid Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana saat menyampaikan materi pada sosialisasi P4GN di DPRD Bangli. para ibu di Bangli ikut serta menanggulangi permasalahan narkoba, KDRT serta masalah-masalah lainnya di keluarga. Hal ini mengingat peran ibu di lingkungan keluarga sangatlah penting. ‘’Kerukunan rumah tangga mutlak berawal dari rumah tangga dan itu kuncinya dari ibu. Seorang ibu punya peran yang besar untuk mengendalikan hal-hal yang buruk atau perilaku menyimpang dari anak maupun suami,’’ terangnya. Dengan sosialsasi ini, para ibu diharapkan lebih memahami bahaya narkoba serta cara penanggulangan jika mengetahui ada anggota ke-
luarga maupun masyarakat yang terlibat penyalahgunaan narkoba. ‘’Gambarangambaran umum yang kita sampaikan tadi kita harapkan mampu memberikan pengetahuan kepada para ibu, bukan hanya untuk diterapkan di keluarga saja namun juga di lingkungan,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala BPPKB Bangli I Ketut Kayana menyambut positif kegiatan sosialisasi yang digelar BNNP Bali. Pada kesempatan itu Kayana mengharapkan seluruh peserta sosialisasi ikut berpastisipasi terhadap penanggulangan narkoba termasuk berpartisipasi menanggulangi KDRT di masyarakat. (ad779)
GIANYAR
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
9
Tak Jelas, Realisasi Bantuan PHR untuk Desa Adat Gianyar (Bali Post) -
Bantuan tahunan ke desa adat melalui penyisihan pajak hotel dan restoran (PHR) tahun ini nasibnya tak jelas. Sampai sekarang belum ada kepastian realisasi dana tersebut.
Bali Post/nik
BARANG BUKTI - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha saat menunjukkan barang bukti narkoba dari pelaku berisial AW, Jumat (21/10) kemarin.
Minim, Anggaran Penanganan Kasus Narkoba Gianyar (Bali Post) Kasus narkoba yang berhasil diungkap jajaran Polres Gianyar terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sepanjang 2016 hingga Oktober ini, total sudah 20 penyalah guna narkoba yang diringkus. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha, Jumat (21/10) kemarin, menjelaskan setiap tahun pihaknya hanya memiliki anggaran untuk penuntasan enam kasus narkoba. Meski dalam keterbatasan anggaran, tidak membuatnya berhenti berupaya keras memberantas peredaran narkoba. ‘’Anggaran ini kita manage, sehingga bisa digunakan menangkap pelaku melebihi target,’’ jelasnya. Alhasil berdasarkan data, sepanjang 2016 hingga Oktober ini, jajaran Sat. Narkoba Polres Gianyar sudah meringkus 20 penyalah guna narkoba mulai dari pemakai, pengepul, hingga pengedar. ‘’Total sudah 20 kasus, tapi sisa akhir tahun ini, perkiraan kami akan bertambah lagi karena sudah ada yang terdeteksi dan sudah dalam penyelidikan,’’ bebernya. Tahun sebelumnya, jajaran Sat. Narkoba Polres Gianyar berhasil menuntaskan 18 kasus. Jumlah tersebut lebih tinggi dari 2014 yakni 14 kasus. ‘’Sampai saat ini, kejahatan narkoba yang berhasil diungkap itu memang terus mengalami peningkatan,’’ katanya. Dari kondisi ini, pihaknya pun terus berupaya mengungkap peredaran gelap narkoba di Wilkum Polres Gianyar meski diakui lebih dominan kasus narkoba menemukan jaringan terputus. ‘’Dominan para pelaku ini mengaku memesan narkoba dari LP Kerobokan sehingga penyelidikan di lapangan terbatas sampai di sana,’’ bebernya. Kasus teranyar yang diungkap yakni ketika polisi menggerebek seorang pemuda 19 tahun berinisial AW saat mengambil SS dengan sistem tempel di salah satu minimarket di Jalan Raya Batuyang, Desa Batubulan, Sukawati pada Senin (17/10) malam. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu paket sabu-sabu. ‘’Pelaku mengaku sebagai pengguna. Namun ini masih berupaya kita kembangkan,’’ tandasnya. (kmb35)
Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Nyungsep ke Jurang Gianyar (Bali Post) Bus pariwisata yang mengangkut transmigran terperosok ke dasar jurang di Banjar Kedisan Kaja, Desa Kedisan Tegallalang, Jumat (21/10) kemarin. Hingga malam, bus tersebut belum bisa dievakuasi lantaran mobil derek tak kunjung datang. Kapolres Gianyar AKBP Waluya yang ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, bus pariwisata Sari Gede nopol AA 1572 BW itu dikemudian I Komang Setiawan. Bus berangkat dari Lampung untuk memulangkan sejumlah transmigran asal Bali. Beberapa transmigran pun diketahui sudah dipulangkan, hingga selanjutnya mereka menuju Tampaksiring dengan melintasi jalur Kecamatan Tegallalang. Setiba di jalan tanjakan yang curam tepat di sebelah barat Pura Dalem Desa Kedisan itu sekitar pukul 02.30 wita, bus tersebut tidak bisa melaju hingga akhirnya bergerak mundur ke luar jalur. Bus menabrak tiang telepon dan pohon hingga roboh sebelum akhirnya terperosok di dasar jurang. ‘’Dari hasil pemeriksaan, sopir memang pertama kali melintasi jalur tersebut dan saat melintas jalan tanjakan curam sopir hendak memindahkan perseneleng namun tidak bisa masuk sehingga kendaraan mundur ke kanan dan terperosok ke tebing,’’ jelas Kapolres Gianyar. Meski demikian, AKBP Waluya memastikan tidak ada korban akibat kejadian ini. Hanya bagian belakang bus yang rusak akibat tabrakan. ‘’sepuluh penumpang transmigran asal Bali selamat,’’ tandasnya. Kapolsek Tegallalang AKP Putu Gede Ardana malam kemarin mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan petugas mobil derek untuk melakukan evakuasi. Sementara untuk pemulangan para transmigran sudah dibantu aparat kepolisian. (kmb35)
Tahun-tahun sebelumnya, desa adat di Gianyar mendapatkan bantuan penyisihan PHR senilai Rp 21 juta per tahun. Sementara dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov Bali senilai Rp 200 juta. Untuk dana PHR, biasanya diajukan ke Bupati, dikoordinir MMDP dan Dinas Kebudayaan. Dana dapat dicairkan setelah adanya proposal dari desa adat dan
laporan pertanggungjawaban dana PHR tahun sebelumnya. Akan tetapi hingga jelang akhir tahun belum ada kepastian soal dana penyisihan PHR tersebut. Sedangkan BKK untuk desa adat dan subak tetap berjalan. Dikonfirmasi Jumat (21/10) kemarin, Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar I Gusti Ngurah Wijana tidak bisa memberikan kepastian soal
bantuan PHR untuk desa adat yang tiap tahun ditanganinya itu. ‘’Saat ini, semua dana bantuan sudah dititipkan langsung ke desa yang pengawasannya ada di bawah bagian Pemdes,’’ katanya serta menyarankan lebih jelasnya menghubungi Kabag Pemdes Setda Gianyar. Namun secara terpisah, Kabag Pemdes Setda Gianyar Dewa Putu Yadnya, juga tidak mengetahui persis soal dana bantuan PHR untuk desa adat tersebut. ‘’Yang jelas saat ini pengelolaan keuangan untuk desa memang sepenuhnya diberikan pada desa dinas,’’
jelasnya. Dewa Yadnya mengatakan, saat ini desa telah mengelola banyak dana. Di antaranya, Dana Desa yang bersumber dari pusat, Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari sepuluh persen jumlah DAU kabupaten, bagi hasil pajak daerah, dan bantuan keuangan. Apakah dana bantuan PHR itu sudah masuk dalam pos bagi hasil pajak, Dewa Yadnya juga tidak berani memastikan mengingat tidak ada petunjuk pasti soal keberadaan bantuan dana PHR itu dari SKPD terkait yang menanganinya.
Sementara dalam kaitan dengan BKK untuk desa adat dan subak, menurut Ketua BPMD Gianyar, I Ketut Suweta, dana itu tetap bisa cair sepanjang desa bersangkutan memenuhi syarat sesuai juklak dan juknis yang sudah diatur oleh provinsi. Desa adat dan subak dalam pengajuannya cukup menyiapkan RAB untuk dana tersebut dan mengajukan permohonan dana. ‘’Untuk kabupaten Gianyar tinggal tiga desa saja yang saat ini masih menunggu pencairan dana BKK tersebut,’’ katanya. (kmb16)
Gianyar dan India akan Tingkatkan Kerja Sama KEMIRIPAN budaya dan persamaan mayoritas agama yang dipeluk masyarakat Bali dan India yaitu Hindu, menguatkan ikatan emosional antara India dan Bali khususnya Kabupaten Gianyar. Atas kesamaan itu, Kabupaten Gianyar dan India akan lebih meningkatkan berbagai kerja sama terutama di bidang pendidikan, seni, budaya, dan teknologi. Hal itu terungkap pada kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) India di Bali R.O. Sunil Babu di Gianyar. Sunil Babu beserta rombongan diterima langsung Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata di kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/10) kemarin. Konjen Sunil Babu menjelaskan, saat ini pemerintah India memiliki program beasiswa penuh yang menawarkan 600 mata kuliah dengan waktu dua hingga tiga bulan. Namun hing-
ga saat ini, peserta dari Bali hanya satu orang dan sisanya berasal dari daerah lain di Indonesia. Februari 2017 mendatang, Konjen India di Bali akan menggelar pameran pendidikan di Bali untuk mensosialisasikan sistem pendidikan di India dengan diikuti 15 universitas dari seluruh India. Lebih lanjut, Suni Babu menginformasikan bahwa pihaknya kerap kali menggelar pertunjukan seni kolaborasi antara Bali dan India. Pihaknya berharap bisa berkolaborasi dengan seniman Kabupaten Gianyar. Dalam kesempatan itu, Bupati Agung Bharata mengungkapkan ketertarikannya atas keberhasilan India di bidang pendidikan, budaya dan teknologi terutama tentang teknologi operasi katarak dengan mikroinsisi. Dia pun menyambut baik program beasiswa yang ditawarkan
pemerintah India. Agung Bharata menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai pelaksanaan seleksi peserta beasiswa terutama menyangkut sosialisasinya. Tujuannya agar makin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan kesempatan beasiswa tersebut. Bupati Agung Bharata yakin, banyak dari pelajar Kabupaten Gianyar yang memiliki kompetensi baik di bidang pendidikan dan mampu bersaing dengan pelajar dari daerah lain. Terkait kerja sama di bidang seni dan budaya, Agung Bharata berharap ke depannya dapat memfasilitasi kolaborasi antara seniman Kabupaten Gianyar dengan seniman India. Seperti kerja sama yang telah dilakukan beberapa waktu lalu dengan para seniman India. (ad774)
DISAMBUT - Konjen India R. O. Sunil Babu disambut Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Dalam pertemuan di kantor Bupati Gianyar, Jumat (21/10) kemarin, kedua belah pihak menyatakan akan meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, seni, budaya, dan teknologi.
’’Palebon’’ Ida Dalem Istri Dharmapatni Digelar 28 Oktober Gianyar (Bali Post) Pada rahina Sukra, Umanis, Merakih atau 28 Oktober mendatang akan diselenggarakan upacara palebon untuk Ida Dalem Istri Dharmapatni dari Puri Tulikup, Desa Tulikup, Gianyar. Berbagai kelengkapan upacara pun kini tengah dipersiapkan. Pedanda Lanang Ida Dalem Manggis Dharmakerti yang ditemui di Puri Tulikup, Jumat (21/10) kemarin, menjelaskan rangkaian karya pitra yadnya ini. Dari Upacara Nuasan Karya pada 13 Oktober hingga Upacara mesiram yang sudah dilaksanakan di Puri Tulikup pada Purnama Kapat, 15 Oktober
lalu. Dudonan karya pun berlanjut dengan pelaksanaan munggah palebon pada Anggara, Pon, Merakih atau 25 Oktober mendatang. Dilanjutkan keesokan harinya dengan prosesi pemerasan. Puncak palebon akan dilaksanakan pada 28 Oktober. Keesokan harinya rangkaian karya dilanjutkan dengan nganyar dan nganyud ke segara yakni Pantai Siyut, Gianyar. ‘’Saat Upacara palebon nanti pedanda mengundang kerabat, sisya serta seluruh umat untuk menghadiri upacara palebon nanti,’’ terangnya. Serangkaian persiapan palebon, para pengayah sedang menyiapkan tempat pe-
LAYON - Ida Dalem Manggis Dharmakerti saat berfoto di layon Ida Dalem Istri Dharmapatni.
basmian dengan mengambil lokasi di tegalan yang ada di Desa Tulikup. ‘’Sekarang juga sedang dibuatkan pamereman berupa padma dengan petulangan lembu putih,’’ paparnya. Dijelaskannya, sebelum wafat, Ida Dalem Istri Dharmapatni sempat sakit mag hingga harus dirawat di Rumah Sakit Family Husada Gianyar pada 19 Agustus lalu. Alamarhumah mendapat perawatan selama enam hari. Karena kondisi mulai membaik, pada 25 Agustus, ia pun diperbolehkan pulang. ‘’Pada 25 Agustus malam, Ida Dalem Istri bercerita bahwa beliau sempat dijemput oleh Batara Lingga diringi bidadari dengan kereta kencana, untuk diajak kembali alam Batara,’’ tuturnya. Kala itu, Ida Dalem Istri
Dharmapatni tidak berani menolak lantaran menyadari bila memang sudah waktunya meninggalkan dunia. Namun, ia meminta waktu beberapa hari sebelum meninggalkan ketiga anak dan kelima cucunya. ‘’Setelah itu, keesokan harinya kondisi Ida Dalam Istri makin sehat, hingga bisa kembali melakukan aktivitas,’’ kenangnya. Hingga 28 Agustus pagi, Ida Dalem Istri Dharmapatni masih terlihat baik. Usai masiram pagi, kemudian ia dipijat di bagian kaki oleh pangayah wanita. Saat itu, Ida Dalem Istri dipijat hingga terlelap. Namun tidak diduga itu menjadi saat ia terlelap untuk selamanya. ‘’Saat dipijat, Ida Dalem Istri masih sempat saya ajak ngobrol seperti biasa, kemudian setelah saya tinggal sebentar untuk
menemui umat, saya dipanggil lagi oleh pangayah wanita, katanya Ida Dalem Istri tidak bergerak. Setelah saya cek denyut nadinya, sudah tidak ada,’’ jelasnya seraya menambahkan kala itu Ida Dalem Istri Dharmapatni sempat dilarikan ke RS Sanjiwani Gianyar, namun Ida Pedanda Istri kelahiran 1951 ini tidak bisa tertolong. Ida Dalem Istri dengan nama walaka Desak Putu Rai Nilawati menikah pada 1968 dengan Ida Dalem Manggis Dharmakerti dengan nama walaka A.A. Gde Raka Danendra. Dari pernikahan ini mereka dikaruniai tiga orang penerus yakni A.A. Gde Mangku Agung Narakrisna, A.A. Gde Arinta Kameswara, dan A.A. Istri Ratih Gayatri. Hingga kini, mereka memiliki lima orang cucu. (ad1480)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Porkab untuk Majukan Prestasi Atlet Semarapura (Bali Post) –
KONI Kabupaten Klungkung akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) pada November mendatang. Perhelatan ini bakal mempertandingkan 13 cabang olahraga. Porkab yang baru pertama kali diselenggarakan ini untuk memajukan pembinaan dan prestasi atlet. Ketua KONI Klungkung Dewa Gde Oka Subawa ditemui Gedung KONI, Jumat (21/10) kemarin, menyatakan cabang olahraga yang dipertandingkan di Porkab ini antara lain bola basket, biliar, bola voli, bulu tangkis, catur, kriket, futsal, gateball, kabadi, petanque, sepak bola, tenis meja dan woodball. Porkab digelar serangkaian kalender kegiatan KONI tahun 2016. “Sebagai pamungkas kegiatan akan digelar Musorkab 2016. Meski anggaran sangat terbatas, KONI tetap bertekad memenuhi kewajiban sebagai induk olahraga di Klungkung,” tuturnya. Porkab pertama ini sebagai upaya memajukan pembinaan dan prestasi atlet. Selama ini pembinaan atlet Klungkung hanya melalui pendidikan formal. Lewat Porkab diharapkan pembinaan bibit atlet berjalan merata dan berkelanjutan setelah sebelumnya masingmasing desa mengadakan Pordes dan di kecamatan dilaksanakan Porcam. “Melalui Porkab I, KONI berupaya memajukan kualitas seluruh cabor sehingga dapat berkiprah dalam ajang Porprov Bali di Gianyar tahun depan,” imbuhnya. Ketua Panitia Ketut Sujana menyampaikan, Porkab akan dihelat 18-25 vopember 2016. Acara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Swecapura, Gelgel. Kegiatan ini mengusung tema Gema Santi demi meningkatkan sportivitas olahragawan Klungkung. Porkab akan dijadikan agenda dua tahunan, sedangkan Pordes digelar setiap tahun. (dwa)
Proyek Lahan Parkir SKB
Gunakan Paving Kualitas Rendah Semarapura (Bali Post) –
Pemkab Klungkung membangun tempat parkir dan menata halaman Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Banjarangkan. Proyek penunjukan langsung (PL) dengan nilai Rp 198 juta ini dinilai memiliki kualitas buruk yang terlihat dari paving yang digunakan. Material murah dipilih mengingat anggaran pengerjaan proyek sangat terbatas. Hasil pantauan wartawan Bali Post, Jumat (21/10) kemarin, proyek sudah dikerjakan sekitar sebulan. Pengerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan paving dan beton taman. Sayangnya, paving yang digunakan berkualitas rendah. Hal ini diakui mandor proyek Ketut Dati asal Rendang, Karangasem. Paving yang tebalnya 8 centimeter tersebut memiliki permukaan kasar. Meski cukup tebal, paving jenis ini memiliki daya tahan rendah terhadap cuaca. Menurut pekerja di lapangan, anggaran untuk membeli material telah mencapai Rp 150 juta. Selain paving dan beton juga dibutuhkan tanah uruk tujuh truk. Kontraktor pelaksana CV Aneka Teknik Abadi harus mengakali agar tidak sampai rugi mengambil proyek tersebut. Paving dipasang di dua tempat, yakni di lahan parkir atas dan halaman bawah. Sebanyak 2.000 buah paving sudah dihabiskan, namun masih ada sejumlah lahan yang belum terpasang. Kontraktor juga memiliki kewajiban menata taman. Proyek yang diawasi CV Bali Becik ini diperkirakan dikerjakan 20 hari lagi. Pengerjaan yang belum dilakukan meliputi pengecatan dan pengurukan. (dwa)
Bali Post/dwa
PARKIR - Pengerjaan proyek tempat parkir di SKB Banjarangkan menggunakan paving berkualitas rendah.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung (0366) 21115 Polsek Klungkung (0366) 21090 Polsek Dawan (0366) 23181 Polsek Banjarangkan (0366) 23180 Polsek Nusa Penida (0366) 5382838 RSUD Klungkung (0366) 21172 RSU Bintang (0366) 25241 PMI Klungkung (0366) 21442 Damkar Klungkung (0366) 22655 PDAM Klungkung (0366) 21336 PLN Klungkung (0366) 25599
PASANG TALI – Warga memasang tali di senderan yang rusak di pelabuhan tradisional Desa Sampalan, Kecamatan Nusa Penida.
60 Persen Senderan Rusak Bali Post/dwa
Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Terkendala Dana Semarapura (Bali Post) – Kondisi pesisir Kabupaten Klungkung sangat memprihatinkan akibat terjangan gelombang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya senderan yang rusak. Tidak main-main, kerusakan telah mencapai 60 persen. Bila hal ini dibiarkan akan mengancam kehidupan masyarakat di sekitar pantai. Seperti senderan pelabuhan tradisional di Desa Sampalan, Kecamatan Nusa Penida, kerusakan yang diakibatkan terjangan gelombang setinggi tiga meter membuat warga resah karena berada di lokasi penyeberangan yang padat. Warga hanya bisa memasang tali pengaman di
sepanjang senderan yang rusak dibantu petugas pelabuhan. Informasi yang didapat di lapangan, Jumat (21/10) kemarin, senderan setinggi 1,5 meter dan panjang 20 meter tersebut hancur pada Senin (18/10) malam lalu sekitar pukul 21.30 Wita. Untuk mengantisipasi
hal-hal yang tidak diinginkan, warga memasang tali pengaman agar tidak ada yang mendekati lokasi tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Klungkung I Gusti Ngurah Supartana telah mengecek dan mengambil foto kerusakan senderan itu. Menurutnya, senderan yang rusak tidak hanya di Pelabuhan Sampalan dan bukan pertama kali terjadi. Sejumlah senderan di pelabuhan dan lokasi lainnya juga rusak akibat terjangan ombak seperti di kawasan Jungutbatu. Sampai saat ini keru-
sakan senderan sudah mencapai 60 persen. Pihaknya sudah berulang kali mengajukan proposal perbaikan ke Balai Wilayah Sungai Bali-Penida, tetapi belum ada kejelasan sampai sekarang. Usut punya usut ternyata pihak balai terkendala dana yang jumlahnya terus mengecil. ‘’Pak bupati juga bersurat supaya senderan yang rusak segera mendapatkan penanganan,” jelas Supartana. Dinas PU Klungkung juga dihadapkan dengan tugas memperbaiki Jembatan Kuning yang
menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Pengerjaannya diperkirakan menghabiskan waktu dua setengah bulan. Jembatan tetap menggunakan sistem gantung. Sisi utara dan selatan jembatan yang tidak ambruk tetap dipertahankan. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya akan menambah lebar jembatan yang sebelumnya 1,2 meter menjadi 1,6 meter. “Bahannya sudah di Jakarta, dekat-dekat ini segera dikerjakan,” ungkapnya. (dwa)
Pascapenusukan di Tangerang
Polisi Diminta Makin Waspada Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/kmb
OLAH TKP - Tim gabungan dari Polres Klungkung melakukan olah TKP di lokasi Jembatan Kuning yang putus pada 16 Oktober lalu.
Kasus Ambruknya Jembatan Kuning
Polres akan Periksa Kadis PU
Semarapura (Bali Post) -
Kasus ambruknya Jembatan Kuning di Nusa Lemongan-Nusa Ceningan yang menewaskan delapan orang, masih diselidiki Polres Klungkung. Setelah memeriksa saksi-saksi, petugas Polres di bawah komando Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno bakal memeriksa pihak Dinas PU Klungkung yang menangani jembatan. Wiastu Andri mengatakan surat pemanggilan dilayangkan, Jumat (21/10) kemarin. Pihak Dinas PU Klungkung yang diperiksa bisa saja Kadis Gusti Nyoman Supartana atau pegawai di bawahnya yang membidangi jembatan seperti Bina Marga. Jadwal pemeriksaan menunggu kesiapan Dinas PU. ‘’Kami akan berkoordinasi dengan bupati untuk memeriksa pejabat di bawahnya. Kalau bisa kami akan jemput bola agar persoalan ini cepat selesai,” katanya.
Pemeriksaan terhadap Dinas PU dilakukan untuk mengetahui seluk beluk atau status Jembatan Kuning. Apakah jembatan yang dijuluki masyarakat sebagai Jembatan Cinta ini milik kabupaten, provinsi atau pusat. Termasuk siapa yang memasang papan peringatan sebelum jembatan ambruk pada 16 Oktober lalu. Menurut Wiastu Andri, tidak tertutup kemungkinan Polres memeriksa pihak dari Provinsi Bali dan Dinas Perhubungan Klungkung. Apalagi sebelum kejadian dipasang tanda peringatan. Ini artinya dinas terkait sudah tahu akan kondisi Jembatan Kuning termasuk berapa besar bobot yang boleh melintasi. Yang jelas pihaknya ingin mencari tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap ambruknya jembatan yang dibangun tahun 1994 tersebut. Namun, sejauh ini hasil
dari tim labfor belum turun, sebab pihaknya baru mengirim barang bukti berupa potongan tali sling yang berkarat dan kawat baja. Andri menjelaskan sudah 21 orang yang dimintai keterangan. Saksi yang diperiksa terdiri atas saksi yang melihat dan saksi korban saat jembatan putus. “Selama dua hari di Nusa Penida kami juga telah bentuk tim gabungan. Saksi masih dikembangkan lagi dengan memeriksa dari pihak dinas terkait yang mengetahui kondisi jembatan,” ujarnya. Kadis PU Klungkung Gusti Nyoman Supartana mengakui ada surat pemanggilan dari Polres terkait ambruknya Jembatan Kuning. Ia tidak mau berkomentar banyak soal pemanggilan tersebut. ‘’Sudah ada dari Kabid Bina Marga yang diutus untuk memberikan keterangan atas seizin bupati,” terangnya. (kmb)
Penyerangan Pos Polisi di Kota Tangerang, Banten, yang melukai Kapolsek dan tiga anggotanya mendapat perhatian serius Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi. Ia minta anggotanya selalu siap menghadapi situasi tidak terduga, guna mengantisipasi setiap potensi yang membahayakan keselamatan dan keamanan. Hal itu disampaikannya pada apel siang yang diikuti seluruh personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran di halaman Mapolres, Jumat (21/10) kemarin. Arendra menyampaikan, personel Polres Klungkung tidak boleh meremehkan situasi yang ada. Saat berada di lapangan harus menerapkan sistem bodi. “Tahu cara mengamankan teman dan teman pun tahu kalau diamankan. Jadi, saling
mengawasi, mengutamakan keamanan dan keselamatan petugas dan masyarakat,” tegasnya. Kapolres juga mengingatkan seluruh personel dan jajaran Polsek agar melaksanakan tugas selalu mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, guna menjamin akuntabilitas dan profesionalitas. “Jadikan kejadian di Tangerang sebagai pembelajaran, agar lebih waspada dalam melaksanakan tugas. Pastikan jarak yang aman bila sedang berhadapan dengan orang yang berpotensi melakukan penyerangan. Apalagi orang tersebut memegang senjata tajam atau benda lainnya yang dapat membahayakan diri sendiri dan masyarakat,” ungkap Arendra. (dwa)
Bali Post/kmb
JAGA DIRI - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi melatih anggotanya cara menjaga diri saat bertugas pada apel, Jumat (21/10) kemarin.
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
BULELENG
11
PILKADA
Paket Surya Kurang 235 Dukungan Singaraja (Bali Post) -
Bakal paslon jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya, S.E., M.M., M.Kes. (Paket Surya) gagal menjadi calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Buleleng, Februari 2017, karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan. Jumlah dukungan yang memenuhi syarat hanya 40.048. Sementara KPU menentukan syarat dukungan minimal 40.283. Artinya, Paket Surya kekurangan lagi 235 dukungan.
Kadek Doni Riana, S.H.
Bali Post/kmb34
Tim Advokasi PAS-Sutjidra Siapkan 45 Pengacara Singaraja (Bali Post) Tim advokasi paket incumbent Putu Agus Suradnyana, S.T. dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. sudah mempersiapkan 45 advokat atau pengacara untuk mengawal paket ini dengan tagline ‘’PAS di hati’’. Tim advokasi paket PAS-Sutjidra, Kadek Doni Riana, S.H., Jumat (21/10) kemarin, mengatakan 45 pengacara yang disiapkan itu merupakan orang-orang pilihan untuk mengawal kemenangan PAS-Sutjidra. “Prosesnya harus cepat dan jangan sampai mengganggu tahapan pilkada selanjutnya. Kami ingin semua sesuai rel dan aturan yang berlaku. Tim pemenangan PAS di hati ini sudah mempersiapkan segala sesuatu menghadapi persoalan ke depan. Ada 45 advokat akan mem-back up kita,” papar Doni didampingi Made Sumiati. Terkait upaya hukum yang hendak dilakukan paket Surya terhadap keputusan pleno KPU Buleleng yang menyatakan Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya tidak memenuhi syarat minimal, dia mengatakan hal itu sah-sah saja dilakukan. “Jadi, ada aturan main dan tidak akan menghambat proses di lapangan. Silakan dilakukan gugatan karena itu menjadi hak seseorang. Kami menilai tidak ada masalah, bila terjadi penundaan kita lihat ke arah mana dahulu apakah ke PTUN atau ke mana,” kata Doni yang juga Wakil Ketua OKK Hanura Buleleng ini. Doni menampik anggapan adanya intimidasi dilakukan tim PAS-Sutjidra kepada pendukung paket Surya. Ia meminta pihak yang merasa dirugikan untuk membuktikan dan melaporkan tudingannya. “Tidak ada intimidasi dan silakan dibuktikan dengan fakta hukum. Kalau ada fakta hukum, itu pasti akan diproses, dari bukti dan saksi,” tandas pria asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini. (kmb34)
KPU Buleleng mengeluarkan surat keputusan pleno KPU nomor 123/Kpts/ KPU-Kab-016.433727 tahun 2016 tentang penetapan jumlah dan sebaran dukungan bakal paslon perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tahun 2017, Jumat (21/10) kemarin. Namun, Paket Surya tegas menolak keputusan KPU tersebut. Seperti direncanakan sebelumnya, Paket Surya akan melakukan gugatan terhadap
keputusan yang diumumkan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada KPU dan Panwaslih Buleleng yang sudah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Semuanya saya nilai seratus persen baik. Tapi, beberapa proses menurut kami harus diluruskan. Apa pun keputusan yang dituangkan KPU Buleleng, saya menyatakan menolak,” ujar Sukrawan, Jumat kemarin. Sukrawan segera melayangkan gugatan terhadap surat keputusan
KPUD Buleleng mengenai penetapan hasil verifikasi faktual. Gugatan tersebut merupakan bentuk protes atas ketidakadilan di lapangan yang secara nyata merugikan paslon. “Semua keputusannya kami akan gugat sesuai prosedur. Paling lambat besok kami akan layangkan gugatan ke Panwaslih Buleleng. Kami tunggu 12 hari sesuai aturan. Jika hasilnya mentok kami akan lanjutkan ke Bawaslu Bali. Jika tetap mentok kami akan laporkan ke PTUN dan MA,” paparnya. Pihaknya tidak ingin demokrasi dengan tatanan aturan sudah dijalankan Paket Surya, justru sebaliknya terjadi tarik ulur aturan ketika paket Surya melakukan verifikasi faktual kedua. “Semua pelanggaran dilakukan KPU Buleleng, tentu kami akan laporkan ke Dewan Kehormatan Penyeleng-
gara Pemilu (DKPP) di Jakarta. Kami hari ini (Jumat - red) langsung terbang ke Jakarta, untuk melaporkan kejanggalan di verifikasi faktual di Buleleng,” tandasnya. (kmb34) Dukungan Perbaikan Paket Surya pada Verifikasi Faktual Tahap II Kecamatan Gerokgak Kecamatan Sukasada Kecamatan Sawan Kecamatan Busungbiu Kecamatan Seririt Kecamatan Tejakula Kecamatan Banjar Kecamatan Buleleng Kecamatan Kubutambahan Jumlah
3.348 2.540 2.650 635 3.032 2.797 918 4.115 1.328 21.363
Ratusan Pendukung Paket Surya Datangi Kantor KPU
Singaraja (Bali Post) Pendukung paslon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan - Gede Dharma Wijaya mendatangi Kantor KPU Buleleng untuk pendataan dukungan tambahan, Jumat (21/10) kemarin. Dukungan itu tidak diterima KPU karena sudah resmi dilakukan verifikasi faktual tahap II. Mekanisme pleno penentuan lolos atau tidak paket Surya, bahkan sudah dihadiri PPK dan PPS seKabupaten Buleleng. Ratusan warga berstatus belum diverifikasi sejak pagi mendatangi Kantor KPU Buleleng. Mereka melakukan pengecekan verifikasi bertepatan dengan hari terakhir pleno KPU. “Kami lakukan verifikasi di luar. Itu karena hak konstitusi warga kami yang belum diverifi-
kasi tidak tercapai. Mereka mentok di PPK, maka kami ajak warga tersebut ke KPU. Jadi, mereka secara riil dan fakta, tidak ada mereka abal-abal. Semua riil dukungan paket Surya bukanlah dukungan semu,” tegas Dewa Sukrawan didampingi Gede Dharma Wijaya, Jumat kemarin. Warga hadir dari Desa Gerokgak, Penyabangan, Pegayaman, Kota Singaraja, Banjarjawa, Kampung Baru, Desa Bila, dan lain sebagainya. Mereka memberi dukungan dengan menunjukkan fotokopi KTP. Pendukung paket Surya yang hadir merupakan warga yang belum terverifikasi karena dugaan adanya intimidasi. Melengkapi verifikasi faktual di depan Kantor KPU Buleleng, tim paket
Surya mendata detail dan pendukung difoto sambil membawa KTP. Hal itu bertujuan menghindari tindak kecurangan politik. Sebab, bukti dukungan yang lengkap akan meningkatkan jumlah dukungan. Seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hadir tetapi untuk mengikuti pleno di tengah Kantor KPU. “Pengawasan disaksikan notaris dan LSM dan tim Surya melakukan proses data. Semua akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk dibawa ke PTUN. Karena KPU Buleleng juga menolak semua verifikasi yang kami mohon. Hanya satu diberi kompromi, karena keteledoran KPU di Desa Bila, mereka ketika itu tidak memverifikasi, padahal ma-
Bali Post/kmb34
DUKUNGAN – Paket Surya membuka meja dukungan untuk masyarakat yang belum menyerahkan dukungan fotokopi KTP. syarakat kami datang. Baru KPU mau mengakui kesalahan dan memverifikasi. Ya jelas kalau begini tidak adil,” paparnya. Sementara itu, Kapol-
res Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan, pengamanan ketat dilakukan untuk mengawasi proses pleno verifikasi faktual. (kmb34)
Derita Gangguan Jiwa
Sriada Dikurung di Ruangan Sempit KAMAR kecil berukuran 2,4 x 2 meter dibangun khusus. Pintunya berterali besi, digembok dari luar. Di situlah Ketut Sriada (36), Warga Dusun Bengkel, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, tinggal sehari-hari. Di ruangan itu juga Sriada tidur beralasan tikar plastik, makan dan MCK.
Bali Post/kmb38
TANPA TEMPURUNG – Kadek Nita Partini (27), warga Dusun Dangin Margi Desa Pemaron Kecamatan Buleleng, melahirkan bayi tanpa tempurung kepala. Bayi laki-laki itu kemudian meninggal dunia.
Bertahan Tiga Jam
Bayi Tanpa Tempurung Kepala Meninggal Singaraja (Bali Post) – Seorang bayi dengan kondisi tanpa tempurung kepala, lahir Jumat (21/10) kemarin, di RSUD Buleleng. Bayi laki-laki malang itu dilahirkan melalui operasi caesar. Bertahan hanya tiga jam, bayi kelima buah pasangan suami istri (pasturi) Kadek Nita Partini (27) dengan Kadek Artayasa (33), warga Dangin Margi, Desa Pemaron Kecamatan Buleleng ini meninggal dunia. Direktur Utama RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. mengatakan, pasien mulai dirawat di rumah sakit dengan usia kandungan tujuh bulan. Pasien tersebut merupakan rujukan dari dokter praktik swasta. Dari pemeriksaa awal, bayi diketahui mengalami cacat bawaan tanpa tempurung kepala. Dari diagnosis ini, dokter kemudian melakukan penanganan dengan membuka jalan lahir dengan memberikan obat perangsang. Setelah diberikan obat itu, pasien belum juga menunjukkan tanda-tanda melahirkan. Persalinan akhirnya dilakukan melalui operasi caesar. Operasi dilakukan pukul 18.40 wita. Dokter yang sudah mengetahui bayi tanpa tempurung kepala, kemudian memberikan perawatan khusus. Namun sayang, pukul 21.55, bayi tersebut meninggal dunia. Sementara itu, ibu bayi, Nita Partini, saat ditemui di ruang Melati RSUD Buleleng kondisinya sudah mulai stabil. Dia menuturkan, kehamilan kelima ini semula tidak diketahui. Namun, tiba-tiba perutnya membesar. Dia memeriksakan diri ke dokter praktik swasta di Singaraja. Dokter menyatakan kalau Nita positif hamil dengan usia kandungan empat bulan. Saat itu, kondisi bayi diketahui masih normal dan pemeriksaan rutin dilakukan di bidan di Desa Tukadmungga. Menginjak usia kandungan tujuh bulan, mertuanya sempat menyarankan untuk melakukan ultrasonografi (USG -red). Dia kemudian memeriksakan kandungannya dengan melakukan USG. Hasilnya, bayi yang dikandungnya itu berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, dokter juga menyebut kalau bayinya mengalami kelainan tanpa tempurung kepala. Dokter kemudian menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit. Setelah persalinan itu, dia melihat buah hatinya. Seluruh organ tubuhnya normal, namun bagian kepalanya tumbuh rambut. Permukaan lembek, mirip ada gelembung cairan. (kmb38)
Pria yang dulunya berprofesi sebagai tukang ukir ini terpaksa ditempatkan di ‘’ruang khusus’’ oleh keluarganya, karena mengalami gangguan jiwa. Ia sering mengamuk. Bahkan sempat merusak warung milik warga di dusun tersebut. Informasi di lapangan menyebutkan, Sriada mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun lalu. Pihak keluarganya pernah memeriksakan kejiwaannya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Hasil pemeriksaan, ternyata bapak dua anak ini menderita gangguan jiwa. Dokter rumah sakit setempat memutuskan untuk melakukan perawatan. Setelah menjalani perawatan itu, kejiwaannya kembali normal, hingga dokter mengembalikan kepada keluarganya. Klian Dusun Bengkel, Nyoman Pasek, mengatakan, setelah lama keluar dari
rumah sakit, kondisi kejiwaan Sriada tidak pernah diperiksakan. Sejak itu, dia kerap kali mengamuk. Aparat desa kemudian melakukan pendekatan dengan keluarga karena merasa tidak nyaman ketika penyakit Sriada kambuh. Tidak ingin terjadi hal yang membahayakan, saudaranya, Ketut Winata, memutuskan membuatkan kamar khusus untuk Sriada. Kondisi memprihatinkan yang dialami Sriada kemudian diketahui oleh Dinas Sosial Kabupaten Bueleng. Secara khusus, Kepala Dinas Sosial Drs. Gede Komang, M.Si. bersama petugas kesehatan Puskesmas Buleleng I, Jumat (21/10) kemarin, mengunjungi Sriada. Gede Komang mengaku prihatin setelah melihat Sriada sehari-harinya berada di kamar kecil. Bahkan, tempat tidur yang beralaskan tikar plastik menjadi satu dengan kamar kecil untuk mandi atau buang air. Bahkan, pintu kamarnya terbuat dari terali besi hingga ventilasinya juga ditambah dengan terali besi. Pintu dikunci dari luar dengan tiga buah gembok. “Kami dapat laporan ada warga yang dipasung dan setelah kami cek kondisinya memang memprihatinkan. Ini sangat tidak manusiawi
Bali Post/kmb38
DIKURUNG – Ketut Sriada (36), warga Dusun Bengkel Desa Alasangker Kecamatan Buleleng, dikurung karena menderita gangguan jiwa. dan dia tidak memiliki hak sosial sebagai umat manusia,” katanya. Tadinya, Gede Komang akan menemui keluarganya, namun karena kesibukan bekerja, belum bisa ditemui. T i n d a k l a nj u t d a r i p e nanganan warga dipasung ini, Gede Komang berjanji kembali berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengambil langkah penanganan yang lebih menusiawi. Penanganan itu bisa saja akan dirawat di RSJ Bangli dan jika keluarga berkenan, pemerintah
akan memfasilitasi agar Sriada mendapat perawatan hingga dinyatakan sembuh. “Ini haru dirawat ke RSJ dan nanti kami melalui desa akan berkoordinasi lagi apakah keluarga bersedia untuk melakukan perawatan di rumah sakit. Mengurung dengan cara ini sangat tidak baik dan memasung hak-hak sosial seseorang,” katanya. Staf Puskesmas Buleleng I, Wayan Suparsa, menjelaskan, setelah mengetahui kondisi psikis, Sriada sudah mengarah sebagai penderita
gangguan jiwa (gila -red). Dari pemeriksaan awal yang dilakukannya, Sriada kerap kali menceritakan hal-hal mistis hingga mengganggu pemikirannya. Dia mencontohkan, Sriada sering mendengar suara-suara aneh hingga melihat penampakan yang tidak lazim. Hal seperti itu memengaruhi pikirannya, hingga Sriada menunjukkan halusinasi. Dengan kondisi ini, perawatan yang paling ideal adalah merawat di rumah sakit apakah itu RSJ Bangli atau rumah sakit lain. (mud)
JEMBRANA
12
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Bali Post/olo
Prestasi – Sejumlah prestasi yang ditorehkan SMAN 1 Negara, menjadikan SMA ini menjadi sekolah favorit dan menyandang SMA rujukan.
SMAN 1 Negara
Raih Prestasi dengan Prinsip ”Anresamsya Mukhaning Dharma”
SMAN 1 Negara merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri favorit di Kabupaten Jembrana. Menyandang visi tampil unggul dalam mutu berdasarkan akar budaya, berwawasan lingkungan dalam menyongsong era globalisasi, sekolah ini melahirkan lulusan siswa yang berkualitas. Di bawah pimpinan Putu Prapta Arya, M.Pd., SMAN 1 Negara berhasil menjadi satu-satunya sekolah rujukan di Kabupaten Jembrana. Selain prestasi yang diraih oleh sekolah secara langsung. Siswa-siswi SMAN 1 Negara yang berjumlah sekitar 1.000 siswa juga memiliki segudang prestasi, baik prestasi akademik maupun nonakademik. Sejumlah prestasi yang ditorehkan siswa-siswi di antaranya mewakili Jembrana dalam ajang siswa mengenal nusantara di Kalimantan Tengah, perwakilan Bali Jumbara Nasional VIII di Pangkep, Sulawesi Selatan, juara tetap siswa berprestasi tingkat kabupaten bahkan berhasil meraih peringkat 1 siswa berprestasi puteri tingkat provinsi tahun 2015. Dalam sains, SMA ini juga mendominasi juara dalam Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten dan juara III dalam Olimpiade Accounting Tax tingkat provinsi. Tak kalah dengan sains, lomba dharma wacana baik di Porsenijar maupun Utsawa Dharma Gita selalu masuk juara. Juara 1 lomba bleganjur kabupaten selama 3 tahun berturut-turut, juara umum Porsenijar serta tim basket putra-putri SMAN 1 Negara berhasil menjadi fantastik four dalam ajang DBL Bali tahun 2016. Finalis Bagus Jembrana tahun 2016 sekaligus juara II Bagus Bali 2016 dan berhasil terpilih menjadi runner-up Jegeg Jembrana Tahun 2016. Seluruh prestasi yang diraih oleh siswa-siswi SMAN 1 Negara tidak lepas dari sistem belajar mengajar yang diterapkan dan juga sarana prasarana penunjang kegiatan belajar di SMAN 1 Negara. SMAN 1 Negara memiliki 32 ruang kelas, laboratorium biologi, kimia, fisika, komputer dan perpustakaan sebagai sarana penunjang pembelajaran bagi siswa. SMAN 1 Negara juga sering menggelar kegiatan besar baik dalam bidang akademik maupun bidang nonakademik yang telah diprogramkan oleh pengurus OSIS SMAN 1 Negara. Kegiatan SMANSA Cup merupakan program OSIS di bidang nonakademik, di mana kegiatan tersebut merupakan ajang turnamen basket SMA dan SMP tingkat Kabupaten Jembrana dan Buleleng. Sementara program di bidang akademik SMAN 1 Negara melaksanakan lomba mata pelajaran yaitu Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris yang dikenal dengan MSES Contest untuk siswa SMP se-Kabupaten Jembrana. Kepala SMA N 1 Negara Prapta Arya mengatakan kerja sama dan dukungan sejumlah komponen merupakan kunci keberhasilan SMA mencapai keberhasilan. “Anresamsya Mukhaning Dharma yang berarti lebih mengutamakan kepentingan kelompok dibandingkan kepentingan pribadi ini. Hal ini merupakan semboyan yang selalu tertanam di dalam diri seluruh warga SMAN 1 Negara,” terangnya. Untuk itu, tercipta kekompakan dan kekeluargaan antarsesama warga sekolah dan berhasil membawa SMAN 1 Negara menjadi sekolah yang berprestasi. (olo)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana (0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB (0365) 41173/61060
AMBRUK - Jembatan Dangin Tukadaya yang ambruk beberapa bulan lalu kini dalam proses perbaikan.
13 Jembatan Rawan Ambruk
Salah satu jembatan yang dikelola Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VIII itu adalah di Medewi. Saat ini jembatan tersebut berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan. Salah satu penyebab jembatan rusak adalah tonase kendaraan yang melintas melebihi dari yang ditentukan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana I Gusti Putu Mertadana, Jumat (21/10) kemarin mengatakan dari data yang ada, di jalan nasional terdapat 28 jembatan di wilayah Jembrana. Dari pengecekan berkala diketahui sejumlah jembatan rawan rusak. “Kalau perbaikannya ada di pusat, termasuk di Medewi itu kemarin
sudah ditambal sementara,” terang Mertadana. Selain di Medewi, jembatan yang juga dinilai rawan yakni di Tukadaya, di Desa Tukadaya, Jembatan Candikusuma di Desa Candikusuma dan Jembatan Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring. Sedangkan, jembatan yang dikelola Pemkab Jembrana, baik pen-
ghubung desa maupun penghubung antardusun, tercatat 109 unit. “Ada juga tiga unit jembatan yang dikelola provinsi, seperti (jembatan) Ijogading dan Pengambengan. Kondisinya saat ini semua masih bagus,” terang Mertadana. Jembatan kewenangan Pemkab Jembrana, dari pendataan ada 13 unit di antaranya dalam kondisi rawan dilintasi kendaraan. Tahun depan, diusulkan perbaikan jembatan yang sudah rawan tersebut. Diberitakan sebelumnya, di sepanjang jalan nasional
Negara (Bali Post) Petugas Satpol PP Jembrana, Jumat (21/10) kemarin menggelar penertiban terhadap sejumlah pemuda gelandangan. Belasan pemuda terjaring dan diamankan di kantor Satpol PP. Mereka masuk Pulau Bali melalui jalur Pelabuhan Gilimanuk dan tidak membawa bekal. Mereka rencananya hendak menonton konser di Denpasar, Sabtu (22/10) ini. Belasan pemuda itu digaruk atas laporan dari masyarakat. Mereka dinilai meresahkan karena menunggu tumpangan di depan rumah makan di Kaliakah, Negara. Sementara, mereka tidak membawa bekal apa pun. Saat dimintai keterangan dan diperiksa ternyata mer-
eka mengaku tak membawa bekal masuk ke Bali. Menghindari hal yang tidak diinginkan mereka selanjutnya diamankan ke kantor Satpol PP. Kepala Satpol PP Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budi, mengatakan pihaknya menerima informasi ada belasan anak punk menggelandang tanpa bekal di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Ada 18 pemuda yang terjaring dengan berpakaian kumal. Setelah diperiksa, 17 orang di antaranya berasal dari Banyuwangi dan di antaranya masih berstatus pelajar. “10 orang masih SMA, dan delapan orang putus sekolah. Hanya 4 yang membawa KTP,” kata Rai Budhi. Selain itu, setelah diperiksa mer-
eka mengaku datang tanpa biaya, sehingga mencari tumpangan dengan mencegat kendaraan yang lewat di pinggir jalan. Mereka mengaku dari Gilimanuk naik truk dan selanjutnya diturunkan di Kaliakah. Setelah didata dan dimintai keterangan, mereka selanjutnya diserahkan ke Dinas Kesos Pemkab Jembrana. Sebelum dipulangkan, mereka diberikan pembinaan. Lantaran tanpa bekal, dikhawatirkan mereka melakukan perbuatan negatif. Salah satu pelajar mengaku sengaja masuk ke Bali tanpa bekal bersama anak-anak lainnya untuk menonton konser. Gitar yang dibawa rencananya untuk mengamen. (kmb26)
TERJARING - Belasan pemuda gelandangan yang terjaring petugas Satpol PP Jembrana, Jumat (21/10) kemarin.
Negara (Bali Post) –
Di Kabupaten Jembrana, terdapat ratusan jembatan yang menghubungkan jalan nasional, provinsi, kabupaten, desa dan dusun. Dari ratusan jembatan itu, sedikitnya ada 13 jembatan yang dinilai rawan dilintasi kendaraan. Begitu juga jembatan yang menghubungkan jalan nasional dari Gilimanuk hingga Pengeragoan juga terdapat empat yang rawan ambruk.
di Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan terdapat sejumlah jembatan yang sudah rapuh. Seperti di Biluk Poh, jembatan yang menghubungkan Tegalcangkring dan Penyaringan, serta jembatan Medewi. Pada awal tahun lalu terjadi peristiwa yang tidak pernah disangka yakni jebolnya jembatan Dangin Tukadaya. Jembatan yang jebol di bagian tengah itu hingga kini masih proses perbaikan. Apabila salah satu jembatan di jalan nasional itu roboh, berdampak pada arus lalu lintas kendaraan Jawa-Bali. (kmb26)
Belasan Pemuda Gelandangan Diciduk Satpol PP
Bali Post/olo
KARANGASEM 13 Truk Tak Kuat Nanjak, Terperosok ke Jurang
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Setubuhi Gadis Pingsan
DUA pemuda terdakwa I Gede Morvin Pratama (20) dan rekannya Made Muliarta alias Gomboh (28) disidang dalam aksi pelecehan seksual anak perempuan di bawah umur. Wajah keduanya tampak kuyu saat masuk dan ke luar ruang sidang Pengadilan Negeri Amlapura, Jumat (21/10) kemarin. Kedua pria itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya pada sidang tertutup untuk umum. JPU mendakwa keduanya melakukan pelecehan seksual terhadap anak umur 17 tahun yang tergolong di bawah umur. Korbannya adalah NMWS. Dia berasal dari Kecamatan Kubu. Akibat ulah terdakwa Morvin yang tergolong residivis dan Gomboh pria yang hanya jebolan kelas IV SD itu, gadis itu mengalami shock berat. Dia merasa masa depannya terancam tak menentu. Karena itu, pagi hari setelah dia sadar dari pingsannya didampingi kakak kandungnya, kemudian melapor ke Mapolsek Kubu. Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur itu, kata penasihat hukum kedua terdakwa yakni Dwi Mahendra Putra, S.H. usai sidang itu, terjadi 1 Agustus, 2,5 bulan lalu. Kliennya dan saksi temannya tengah pesta minum tuak di rumah terdakwa Gomboh di Banjar Kalangsari, Desa Sukadana, Kubu. Kedua terdakwa itu sudah mabuk tuak. Datanglah, korban NMWS dan rekannya saksi Ni Luh Dewi Prastini. Kedua terdakwa menawari korban minum tuak. Namun korban ogah, tak mau. Korban mengaku ingin minum arak. Terdakwa lantas minta saksi IG Guna Triseptiadi membelikan korban arak. Beberapa saat kemudian, saksi datang menenteng dua botol arak. Korban meminumnya menggunakan gelas sedikit-demi sedikit. Sementara, kedua terdakwa tetap minum tuak di lokasi yang sama. Malam sekitar pukul 23.00, korban mabuk berat dan akhirnya pingsan. Tubuh korban diangkat kedua terdakwa ke kamar Gomboh. Tubuh gadis itu dibaringkan di atas spring bed biru motif bunga. Rupanya melihat kemolekan tubuh gadis itu, kedua terdakwa tak tahan. Pakaian bawah korban dilucuti sampai tinggal baju. Morvin yang pernah mendekam di Lapas Karangasem gara-gara membobol counter HP di Kubu itu, hendak lebih dahulu menggarap korban. Namun dia teringat pacarnya, saksi Prastini, masih di luar kamar yang belum pulang. Morvin urung dan menyuruh Gomboh lebih dahulu menggarap korban. Sementara, Morvin memulangkan pacarnya ke rumah orangtuanya. Saat Morvin kembali, giliran dia mengerjai korban yang ketika itu masih dalam keadaan pingsan akibat mabuk berat, setelah menenggak arak dua botol. Namun, menjelang puncaknya, keburu terdakwa Morvin mendengar saksi, kakak korban bersama satu temannya datang dan mengatakan hendak mencari dan menjemput korban pulang. Terdakwa Morvin belingsatan. Jebolan kelas X SMK itu sempat bersembunyi di belakang lemari pakaian. Saat ada kesempatan, dia pun kabur. (bud)
Tewas Gantung Diri
Amlapura (Bali Post) Ida Bagus Kresna Dana (32), warga Banjar Dinas Kecicang Bali Desa Bungaya Kangin, Bebandem, ditemukan tewas gantung diri di depan rumahnya, Kamis (20/10) sore. Sopir truk ini tewas gantung diri dengan jeratan selendang warna hitam di lehernya. Belum diketahui pasti penyebab korban nekat melakukan itu. Namun, informasi dari pihak keluarga, korban nekat melakukannya diduga karena stres masalah utang. Mayat korban ditemukan pertama kali oleh seorang petani, Ni Wayan Sute (66), saat hendak ke kebun, sekitar pukul 17.30 wita. Awalnya, dia mengira korban hendak berolahraga di depan rumahnya. Tetapi saat didekati, ternyata korban sudah tewas tergantung. “Saya kaget dan segera minta tolong ke tetangga,” katanya. Tidak lama berselang, saudara korban, Ida Bagus Gede Purwa, datang mendekati korban dan membantu menurunkannya dari lokasi gantung diri. Sedangkan, warga lainnya bergegas menghubungi Polsek Bebandem. Petugas kepolisian dari Polsek Bebandem bersama tim dari Puskesmas Bebandem langsung terjun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasilnya, pemeriksaan jenazah korban dipimpin dr. Anik, memperlihatkan korban murni gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hasil pemeriksaan hanya menunjukkan ada bekas jeratan di leher, lidah menjulur, dan keluar air mani dari kemaluannya. Mengenai motif korban nekat gantung diri, ipar korban Ida Ayu Widya, menegaskan diduga karena masalah ekonomi, atau terbelit utang. Pihak keluarganya sudah mengikhlaskan kepergian korban. Jenazah korban langsung dikubur malam kemarin di setra Desa Adat Kecicang. (kmb31)
Bali Post/kmb31
TERPEROSOK - Kondisi truk usai terperosok ke jurang di Berina.
Amlapura (Bali Post) Truk DK 9497 AQ ditemukan terperosok ke jurang di jalan Berina-Amlapura, Desa Tista, Abang, Karangasem, Jumat (21/10) kemarin. Truk tersebut diduga terperosok, lantaran tak kuat menanjak saat melintas di lokasi. Beruntung sopir truknya selamat dari peristiwa itu. Kapolsek Abang AKP I Nyoman Sugita Yasa, Jumat kemarin, mengatakan truk tersebut dikemudikan I Gede Putu Tantra Ariawan (47). Sopir yang beralamat Jalan Kebo Iwa, 17 Denpasar ini mengemudikan truknya dari arah Kubu menuju Amlapura. Truk itu mengangkut material koral. Saat melintas di jalur tengkorak itu, sopir kehilangan kendali atas truknya. Akibatnya, truk terus bergerak mundur. Kemudian truk itu terperosok ke dasar jurang sekitar 50 meter. Peristiwa ini mengagetkan warga sekitar, khususnya pengguna jalan lainnya. Beruntung tidak ada pengguna jalan lain terseret masuk jurang. Kapolsek Sugita Yasa bersama empat personelnya langsung terjun ke lokasi
mengamankan situasi. “Saat sampai di tanjakan Berina, kendaraan tidak mampu mengangkut beban, kemungkinan muat lebih atau kondisi kendaraan tidak layak,” kata Kapolsek Sugita Yasa. Meski truk teperosok ke jurang, tetapi sopir selamat. Dia hanya mengalami luka benjol di dahi kanan. Sopir lantas dievakuasi ke RSUD Karangasem. Akibat kejadian itu, sopir truk mengalami kerugian materiil sekitar Rp 25 juta. Jalur Berina-Amlapura sudah beberapa kali memakan korban. Terlebih, sejak aktivitas galian C meningkat di Kecamatan Kubu. Sejumlah upaya sudah dilakukan untuk menekan angka lakalantas, baik out of control maupun melibatkan pengendara lainnya. Pemkab sudah menyiapkan rest area di Kubu dan Manggis. Polres Karangasem mengefektifkan patroli di jalur ini. Pemerintah daerah juga mengeluarkan kebijakan penanganan truk yang mengangkut material berlebih di tempat. Tetapi, kebijakan ini tampaknya belum ditindaklanjuti serius. (kmb31)
Cair, Bantuan Rp 1 Miliar Pura Kenusut
Dewan Minta Masyarakat Diperlakukan Adil Amlapura (Bali Post) –
Anggota DPRD Karangasem Nyoman Musna Antara, Kamis (20/10) lalu di Karangasem, mendukung pencairan dalam bentuk Bantuan Khusus Keuangan (BKK) terkait karya di Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut. Namun, Musna minta Pemkab Karangasem memperlakukan masyarakat Karangasem secara adil.
Anggota dewan asal Tianyar itu mengatakan masyarakat di desa lainnya juga memiliki kegiatan seperti memugar pura desa, atau pura umum lainnya. Jadi, hemat Musna, bantuan sebagai bentuk dukungan Pemkab Karangasem kepada Pura-pura lainnya mesti ada. Apalagi, masyarakat kelompok pangempon pura sejak dua tahun lalu telah menyampaikan proposal dukungan kegiatan pemugaran atau karya di pura
yang mereka empon. ‘’Kalau BKK untuk Pura Kenusut boleh dan bisa dicairkan. Kenapa untuk pura lainnya tak boleh,’’ tegas Musna. Dia mengaku heran dengan eksekutif di Karangasem. Soalnya, saat masyarakat mengajukan permohonan bantuan anggaran untuk puranya, justru tak diberikan. Dalihnya, tidak boleh sesuai UU 23 Tahun 2013 tentang Pemerintahan Daerah. ‘’Selalu
alasannya hibah atau bansos tak boleh diberikan kepada lembaga yang tidak berbadan hukum di Indonesia. Kami heran, bantuan ke Pura Kenusut bisa lewat BKK. Kenapa masyarakat mohon bantuan di puranya tidak boleh dari BKK. Apa bedanya?’’ tanya Musna. Kabag Kesra Karangasem Drs. Putu Arnawa di depan rapat kerja dengan DPRD Karangasem menyampaikan, soal BKK terkait Karya Ngenteg Linggih dan Nubung Padagingan di Pura Kenusut itu sudah masuk daftar pengalokasian anggaran (DPA) dengan nilai Rp 1 miliar lebih. Soal perhatian dan dukungan untuk pura lainnya, tentu hal itu akan dikaji jika ada usulan dari masyarakat.
Bantuan untuk pura kahyangan tiga atau pura umum lainnya, kata Musna, yang selama ini diajukan kelompok masyarakat atau pangempon pura, tak ada sampai Rp 1 miliar. Kisaran permohonan kelompok masyarakat itu dari Rp 20 juta hingga Rp 40 juta. Tanpa mengurangi rasa bakti yang tulus ikhlas, Musna mempertanyakan, saat ini sudah ada BKK sampai Rp 1 miliar lebih. Kenapa masyarakat di Karangasem juga masih diminta ngaturang peras daksina dan desa-desa pakraman dimintai ngaturang pipis bolong. ‘’Saya rasa masyarakat akan tetap ngaturang yadnya atau punia karena rasa bakti tulus ikhlas mereka untuk pura
tersebut, meski sudah ada BKK Rp 1 miliar. Masyarakat hanya berharap transparansi dan keadilan. Belakangan ini, kalau kegiatan terkait kepentingan pejabat eksekutif, serba boleh dengan seribu jurus. Namun, saat masyarakat memerlukan dukungan anggaran, melalui legislatif, justru dikatakan tak bisa dibantu. Alasannya, tidak berbadan hukum, karena itu tidak bisa dibantu,’’ tandasnya. Sebagai Ketua Panitia Karya Pura Penataran Agung di Kenusut itu adalah Drs. Made Sujana Erawan. Dia merupakan Plt. Asisten II Setdakab Karangasem. Sedangkan Sekretaris Panitianya Drs. Putu Arnawa, Kabag Kesra Setdakab. (013)
DPRD Karangasem Sahkan APBD-P 2016
Pendapatan Minus Rp 312 M, Belanja Turun Rp 242 M DPRD Karangasem pada sidang paripurna dipimpin Ketua Nengah Sumardi, S.E., M.Si. Jumat (21/10) kemarin, mengesahkan Ranperda APBD-P menjadi APBD-P 2016. Dari nota keuangan, kata anggota dewan Gede Bendesa Muliawan, yang membacakan laporan rapat gabungan komisi di dewan, pendapatan APBD-P tahun ini turun Rp 312 miliar lebih. Sementara belanja turun Rp 242 miliar. Penurunan APBD-P akibat pemangkasan dana alokasi umum (DAU) dari pusat Rp 312 miliar. Jadinya, dari rencana APBD-P induk 2016 yang mencapai Rp 1,7 triliun, setelah perubahan menjadi hanya Rp 1,454 triliun. Belanja semula direncanakan Rp 1,8 triliun, berkurang Rp 242 miliar, sehingga setelah perubahan belanja daerah hanya Rp 1,5 triliun. ‘’Defisit APBD pada perubahan sebesar Rp 114 miliar dan itu ditutupi dari sisa lebih perhitungan tahun berjalan (Silpa), yakni penerimaan daerah Rp 142 miliar lebih dan pengeluaran Rp 28,5 miliar. Ada
Silpa Rp 114 miliar,’’ lapor Bendesa Muliawan. Pada prinsipnya semua, enam fraksi di DPRD Karangasem, sepakat menyetujui kemudian mengesahkan APBD-P itu. Akan tetapi, lima fraksi memberikan persetujuan dengan sejumlah catatan, kecuali Fraksi NasDem. Fraksi Bhineka (FB) yang beranggotakan empat orang, meminta anggaran pembangunan diprioritaskan. Hematnya perlu penanganan khusus guna mengentaskan kemiskinan. Rekannya Fraksi PDI-P yang beranggotakan 12 orang, senada dengan FB. PDI-P juga meminta dan mendukung Pemkab Karangasem meningkatkan upah atau gaji kontrak bisa dilaksanakan pada anggaran induk 2017. Fraksi Partai Golkar meminta Bupati-Wabup Karangasem melaksanakan program kegiatan dengan anggaran yang efektif dan efisien, terukur dan terarah. ‘’Dalam melaksanakan kegiatan, pengawsan harus lebih diefektifkan,’’ ujar Bendesa Muliawan
yang membacakan laporan hasil rapat gabungan komisi dengan eksekutif itu. Fraksi Partai Gerindra yang beranggotakan lima orang meminta kegiatan fisik yang dilaksanakan semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) segera mengecek, mengingatkan rekanannya agar menepati batas waktu, serta memerhatikan kualitas sesuai perencanaan dan spesifikasi pekerjaan. Fraksi Partai Demokrat juga menyampaikan masukan serupa dengan Gerindra. Fraksi yang beranggotakan lima orang itu menyatakan kegiatan yang menggunakan anggaran perubahan, agar lebih cepat dilaksanakan. ‘’Kegiatan juga agar bermanfaat demi kepentingan masyarakat dan rakyat miskin agar bisa turut menikmati langsung maupun imbas tak langsungnya.’’ Sidang paripurna dihadiri 41 dari total 45 anggota DPRD Karangasem. Usai pengesahan ranperda, dilakukan penandatanganan kesepakatan antara Ketua DPRD dan
Bupati IGA Mas Sumatri. Bupati menyampaikan, pihaknya berikut Sekda dan jajarannya sudah berupaya menyampaikan jawaban atau
penjelasan atas berbagai hal yang disampaikan dewan selama pembahasan ranperda itu baik siang maupun malam. (ad775)
KESEPAKATAN PENGESAHAN - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi dan Bupati Mas Sumatri menandatangani kesepakatan pengesahan RAPBD menjadi APBD-P 2016, kemarin.
Perangi Sampah Plastik
Perlu Transformasi Edukasi dan Contoh Langsung Sampah plastik dewasa ini sudah menjadi ancaman serius khususnya lingkungan. Di tengah kesadaran warga yang relatif kurang, disadari perlu ada transformasi dalam bentuk kegiatan yang sifatnya memberi contoh langsung selain digetoktularkan melalui edukasi. Bagaimanakah KNPI Karangasem berupaya menggugah kesadaran masyarakat dalam rangka menghadapi ancaman serius sampah plastik tersebut?
Bali Post/gik
BANK SAMPAH - Sejumlah siswa membawa kantong plastik berisi penuh sampah, selanjutnya sampah plastik itu ditimbang petugas Bank Sampah Amlapura.
KNPI Karangasem dalam waktu dekat ini menggugah pemuda melakukan gerakan memerangi sampah plastik. Momen itu akan dilangsungkan bertepatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Para pemuda diharapkan bisa menjadi pionir, sekaligus agent of change menghadapi persoalan lingkungan paling serius dewasa ini. Ketua KNPI Karangasem, I Gusti Putu Parwata, didampingi Sekretaris Gusti Ngurah Setiawan, Jumat (21/10) kemarin, mengatakan KNPI sebagai gerbong lembaga kepemudaan, ingin meningkatkan kesadaran pemuda terhadap persoalan
lingkungan yang cukup serius ini. Peringatan Hari Sumpah Pemuda akan dijadikan momentum tepat membangkitkan spirit para pemuda agar lebih peduli lingkungan khususnya, sampah plastik sebagai ancaman serius. Dalam pelaksanaannya, perang terhadap sampah plastik ini diwujudkan dengan mengajak ribuan pemuda turun ke jalan di seputaran Kota Amlapura hingga wilayah Juuk Manis, Susuan, Jumat (21/10) kemarin. Ribuan pemuda, mulai dari kalangan pelajar hingga kalangan umum, tampak antusias turun ke jalan.
Mereka membawa kantong plastik sambil memunguti sampah plastik. “Selain itu, ada juga yang membawa langsung sampah plastik yang dipungut dari lingkungan rumahnya ke lapangan atau tempat yang sudah disediakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura,” kata Gusti Ngurah Setiawan. Aksi turun ke jalan ini juga ingin memberi contoh dan menyadarkan warga sekitar akan bahaya sampah plastik. Sebab, pemuda yang turun ke jalan juga sambil bersosialisasi kepada warga, agar tidak sembarangan membuang sampah plastik. Sebaiknya dikumpulkan dan disetorkan ke Bank Sampah Amlapura. Gerakan memerangi sampah plastik ini juga menggandeng Bank Sampah Amlapura. Sampah yang berhasil dikumpulkan ribuan pemuda, ditimbang satu per satu dan dikumpulkan oleh petugas Bank Sampah Amlapura. Hasil-
nya, setidaknya kalangan pemuda ini dalam sehari sudah berhasil mengumpulkan sekitar 100 kilogram sampah plastik. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, menyambut baik inisiatif KNPI Karangasem ini. Pemuda perlu dilibatkan dalam berbagai agenda yang berimplikasi positif bagi dirinya, serta lingkungan. Daripada harus terlibat aksi anarkis, balap liar, atau bahkan narkoba. Gerakan berantas sampah plastik ini perlu digalakkan lagi. Tidak hanya oleh pemuda, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat. “Organisasi seperti KNPI, harus bisa membangun karakter pemuda. Bila lingkungan sekitar bersih, kita bisa hidup sehat. Bila sudah sehat, maka kita bisa berpikir lebih jernih, untuk mewujudkan Karangasem yang cerdas, bersih, dan bermartabat,” katanya. (gik)
TABANAN
14
Sidak Duktang Tak Temukan Pelanggar
Tabanan (Bali Post) – Polres Tabanan melakukan berbagai persiapan menjelang Sidang Umum Interpol yang akan digelar di Nusa Dua, Badung, awal November mendatang. Untuk mengantisipasi penduduk pendatang ilegal, jajaran Polsek Baturiti menyidak duktang dan barang-barang bawaannya, Kamis (20/10) malam. Tujuh personel Polri bersama Bhabinsa dan aparat desa, memeriksa kelengkapan identitas dan barang-barang di tempat tinggal penduduk pendatang. Menurut Kapolsek Baturiti Kompol I Gede Made
Surya Atmaja, kegiatan ini untuk menciptakan situasi kondisi yang kondusif menjelang Sidang Umum Interpol dan akan dilakukan secara rutin untuk menjaga wilayah hukum Baturiti tetap aman dan kondusif. “Kami mengimbau masyarakat pendatang khususnya para pencari kerja di wilayah Baturiti untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Selama dua jam melakukan penyisiran, petugas menemukan 11 orang pendatang asal Madura,
Manado dan Buleleng. Enam pendatang asal Madura dan seorang dari Manado berdagang di Pasar Tradisional Baturiti, sedangkan empat asal asal Bebetin, Kabupaten Buleleng, yang bekerja sebagai buruh bangunan. Semuanya mempunyai KTP dan tidak membawa barang-barang mencurigakan. Sidang Umum ke85 Interpol di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) akan berlangsung 7-10 November 2016. Sejumlah isu akan dibahas di forum tersebut antara lain soal terorisme, narkoba, perdagangan orang dan cyber crime. (kmb28)
Warung Global
Pengujian Kendaraan Jangan Mengada-ada SISTEM on call diharapkan dapat memberikan pelayanan yang bagus bagi masyarakat. Yang namanya pelayan publik ya harus melayani, bukan malah dilayani. Ini disampaikan Werdha di Gianyar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pengujian Kendaraan On Call’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (21/10) kemarin. Ia berharap agar pelayanan on call ini on track juga. Dalam artian pihak berwenang siap dihubungi jika ada hal-hal yang tidak sesuai persyaratan kelayakan. Pihak berwenang harus memberikan pelayanan pri-
ma untuk masyarakat. Lama berkecimpung dengan dunia transportasi, Kak Kenceng di Jimbaran mengapresiasi inovasi ini. Dia sangat berharap masyarakat diberikan pelayanan terbaik. Keterbukaan sangat pent-
ing, meskipun tidak dipanggil. Pengujian kendaraan bermotor hendaknya tidak mengada-ada. Apa adanya saja, kalau tidak layak jalan, jangan diberikan label layak atau sebaliknya. Selain on call, jemput bola juga perlu dilakukan. Meskipun tidak begitu paham dengan sistem on call, Becik di Tuban menyarankan agar sistem ini dibuat untuk memudahkan masyarakat. Ugi di Tabanan dan Made Bukit di Jimbaran juga mengapresiasi inovasi ini seraya berharap mendapat sambutan positif dari masyarakat. (sikha)
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
2016, Penerimaan PBB Diprediksi Turun Kepala Dinas Pendapatan dan pasedahan Agung (Dispenda) Kabupaten Tabanan I Nyoman Sudarma menyebutkan, dalam pemungutan PBB diterapkan sistem NJOPTKP, yaitu hanya satu objek untuk satu subjek pajak. “Artinya, meski subjek pajak banyak memiliki objek pajak, yang mendapat NJOPTKP hanya satu yang pajaknya terbesar,” jelasnya didampingi bagian Pembukuan PBB Mariani, Jumat (21/10) kemarin. BPK merekomendasikan agar penerapan NJOPTKP diberlakukan pada semua objek
pajak meski subjek pajak mempunyai banyak objek pajak. Hal ini sebagai bentuk asas keadilan bagi semua objek pajak. ”Penerapan NJOPTKP sesuai rekomendasi BK berdasarkan user ID yang ada yang sama artinya dengan Nomor Objek Pajak (NOP) sehingga seluruh objek pajak mendapatkan NJOPTKP Rp 10.000,” katanya. Diterapkannya NJOPTKP membuat Sudarma khawatir target penerimaan dari PBB tidak akan memenuhi target yang ditetapkan. Pasalnya, pengurangan Rp 10.000 dari setiap
objek pajak menyebabkan turunnya pendapatan dari PBB. Belum lagi penerimaan dari piutang pajak sesuai data dari KPP Pratama yang semakin berkurang. Meski begitu, ia berharap penerimaan PBB tahun ini dapat memenuhi target Rp 13 miliar, turun sekitar Rp 1,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Apalagi pembayaran PBB belum tuntas karena masih ada waktu sampai akhir November. “Mudah-mudahan realisasinya tidak kurang dari target yang ditetapkan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan pendapatan dari sektor PBB, Pemkab Tabanan menggelar gebyar panutan pembayaran pajak beberapa waktu lalu. Gebyar ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak daerah khususnya PBB. Kegiatan ini sekaligus sebagai media untuk menekankan kembali para wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya dengan melaksanakan pola pembayaran secara mandiri, yaitu datang langsung ke BPD, LPD, koperasi dan tempat pembayaran lainnya yang memiliki jaringan dengan BPD Bali. Realisasi penerimaan PBB pada 2015 lalu Rp 15,22 miliar atau 107,71 persen. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Armada angkut sangat penting untuk menangani sampah. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan saat ini hanya memiliki 29 truk. Untuk itu, Pemkab Tabanan melalui DKP berencana menambah 10 armada
angkut jenis dum pada 2017 mendatang. Menurut Kepala Dinas DKP Tabanan Wayan Sugatra, dari 29 armada yang ada, 22 truk adalah jenis dum dan tujuh jenis truk amrol. Enam truk berusia 10 tahun lebih, namun masih representatif dalam
melakukan tugas operasional. ‘’Meski demikian memerlukan beberapa perbaikan karena sulit diprediksi kapan dan jenis kerusakannya. Terkadang satu armada membutuhkan perbaikan sekali setiap dua hari,’’ katanya, Jumat (21/10) kemarin. Agar armada mampu me-
layani pengangkutan sampah yang saat ini baru difokuskan di wilayah Tabanan dan Kediri, pihak DKP melakukan perawatan secara teratur armada pengangkutnya. Di TPA Mandung, truk langsung disemprot dan dibersihkan usai dipakai mengangkut sampah. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) -
Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Tabanan pada 2016 ditargetkan Rp 13 miliar. Jumlah ini menurun dibandingkan target tahun lalu Rp 14,13 miliar lebih. Penurunan target penerimaan PBB ini dikarenakan adanya penerapan sistem nilai jual objek pajak tidak kena pajak (NJOPTKP) sesuai rekomendasi BPK.
DKP akan Tambah 10 Armada
15
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016 Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup A Manchester United vs Fenerbahce 4-1 Feyenoord vs Zorya Luhansk 1-0 Grup B Olympiakos Young Boys
vs Astana vs APOEL
4-1 3-1
vs Qabala vs Anderlecht
1-0 1-1
Grup C Saint-Etienne Mainz Grup D Dundalk AZ Alkmaar
vs Zenit St Petersburg 1-2 vs M accabi Tel Aviv 1-2
Grup E Roma Viktoria Plzen
vs A ustria Vienna 3-3 vs Astra Giurgiu 1-2
Group F Genk Rapid Vienna
vs Athletic Bilbao vs Sassuolo
2-0 1-1
Celta Vigo vs Ajax Standard Liege vs P anathinaikos
2-2 2-2
Grup G
Grup H Shakhtar Donetsk vs G ent Konyaspor vs Braga
5-0 1-1 Bali Post/ap
Grup I Krasnodar Salzburg
vs Schalke vs Nice
0-1 0-1
vs Fiorentina vs P AOK
1-3 2-0
Grup J Liberec Qarabag Grup K Hapoel Beer-Sheva vs Sparta Prague 0-1 Inter Milan vs Southampton 1-0 Grup L Steaua Bucharest vs FC Zurich Osmanlispor vs Villarreal
1-1 2-2
Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (22/10) malam Espanyol Valencia
vs Eibar vs Barcelona
Minggu (23/10) dini hari Real Sociedad vs Alaves Granada CF vs Sporting Gijon Minggu (23/10) malam Celta Vigo vs Deportivo Coruna Sevilla vs Atletico Madrid Senin (24/10) dini hari Malaga vs Leganes Villarreal vs Las Palmas Real Madrid vs Athletic Club Liga Inggris Sabtu (22/10) malam Bournemouth vs Tottenham Hotspur Arsenal vs Middlesbrough Burnley vs Everton Hull City vs Stoke City Leicester City vs Crystal Palace Swansea City vs Watford West Ham United vs Sunderland Minggu (23/10) dini hari Liverpool
vs West Bromwich Albion
Minggu (23/10) malam Manchester City vs Southampton Chelsea vs Manchester United Liga Italia Minggu (23/10) dini hari Sampdoria AC Milan
vs Genoa vs Juventus
Minggu (23/10) malam Udinese vs Pescara Atalanta Bergamo vs Inter Milan Cagliari vs Fiorentina Crotone vs Napoli Empoli vs Chievo Verona Torino vs Lazio Senin (24/10) dini hari Bologna AS Roma
vs Sassuolo vs Palermo
TERJATUH - Pembalap Italia Mattia Pasini terjatuh di Tikungan 10 saat menjalani sesi latihan pertama GP Australia di Phillip Island, Australia, Jumat (21/10) kemarin. Hujan menyebabkan trek basah dan licin.
Sesi Latihan Dikacaukan Hujan Sesi latihan pertama berjalan sempurna setelah ditunda selama 40 menit akibat hujan. Sebaliknya latihan kedua pada sore hari hanya berlangsung 14 menit. Bendera merah dikibarkan karena trek terlalu licin dan membahayakan setelah diguyur hujan. Pembalap Inggris Crutchlow (Honda) yang menempati peringkat ke-7 di klasemen, mencatat waktu tercepat satu menit 40,957 detik.
Ia hanya memerlukan delapan putaran untuk menghasilkan waktu terbaik. Sementara pembalappembalap lain berusaha bertahan di atas sadel motornya akibat trek licin. Tak sedikit di antaranya yang terlempar dan tergelincir keluar trek setelah hujan turun bersamaan dengan sesi tersebut. Pembalap Italia Danilo Petrucci (Ducati) di posisi kedua tercepat disusul Jack Miller (Honda) dari
Australia. Rossi yang memburu gelar runner-up bersama rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo, semula berada di posisi kedua dengan selisih 0,041 detik lebih lambat dari Crutchlow. Namun juara dunia 9 kali itu salah dalam melakukan penghitungan putaran sehingga melebihi dari jatah untuk jenis ban basah Michelin yakni hanya 10 putaran saja. Dia dicoret dari posisi kedua dan terlempar ke posisi ke-20. Marc Marquez, juara baru MotoGP 2016, di posisi ke-4 dengan 1:41,511. Lorenzo tampil buruk di sesi awal dan membukukan waktu 1:45,651 untuk menempati posisi ke-19. (kmb39/afp)
Milan Pelatih Inter Milan Frank de Boer diselamatkan oleh gol Antonio Candreva yang membawa timnya menang tipis 1-0 atas Southampton pada pertandingan Grup K Liga Eropa, Jumat (21/10) kemarin. Sementara rekan senegaranya AS Roma ditahan imbang 3-3 oleh tamunya Austria Vienna. Kemenangan di San Siro itu, belum mengubah posisi Inetr Milan sebagai juru kunci dengan raihan 3 poin. Sementara the Saint di posisi kedua dengan 4 poin. Pimpinan klasemen Sparta Praha mengoleksi 6 poin usai menjungkalkan Hapoel Beer-Sheva 1-0. Sebelum pertandingan, tekanan terus meningkat terhadap De Boer setelah start buruk di musim ini yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-11 klasemen Liga Italia. Di sisi lain, Inter juga belum mendulang poin di Liga Eropa. Setelah dua kekalahan beruntun di Grup K, gaya permainan mengandalkan penguasaan bola ala De Boer menjadi sorotan dan mereka terlihat kesulitan meraih kemenangan saat Southampton menciptakan serangkaian pelu-
ang bagus. Bagaimanapun, saat tim Liga Inggris itu meningkatkan tekanan, Antonio Candreva mampu mencetak gol pada menit ke-67. Marcelo Brozovic diusir keluar lapangan pada fase akhir pertandingan, namun Inter mampu mempertahankan kemenangan di depan pendukung sendiri sekaligus menyelamatkan karier de Boer di San Siro. Di Roma, kapten Francesco Totti mengukir penampilan ke-100-nya di Eropa saat menjamu Austria Vienna. Namun malam terbaik itu dinodai oleh keberhasilan tim tamu bangkit dari tertinggal 1-3 untuk membawa pulang satu angka. Dua gol Stephan El Shaarawy membawa Roma memimpin setelah tertinggal oleh gol Raphael Holzhauser. Totti memberikan assist keduanya untuk Alessandro Florenzi untuk diteruskan menjadi sepakan voli yang berbuah gol ketiga dan tuan rumah terlihat akan mengamankan kemenangan. Namun pemain pengganti Dominik Prokop dan Olarenwaju Kayode mencetak gol dalam waktu singkat, untuk mengamankan satu angka pada pertandingan Grup E
tersebut. Tambahan satu poin masih menempatkan Roma di puncak klasemen namun dikuntit Vienna dengan angka sama, 5. Sementara di laga lainnya di Plzen tuan rumah Viktoria menyerah 1-2 atas tamunya Astra Giurgiu. Tiga tim memiliki rekor sempurna setelah tiga pertandingan, Shakhtar Donetsk, Schalke 04, dan Zenit St Petersburg memenangi pertandingan-pertandingan yang mereka mainkan untuk semakin dekat dengan fase gugur. Shakhtar Donetsk menghancurkan klub Belgia Gent dengan skor 5-0 di Grup H, dan Schalke menang 1-0 atas Krasnodar berkat gol dari Yevhen Konoplyanka di Grup I. Zenit sempat tertinggal terlebih dahulu saat melawan tim Irlandia Dundalk, namun gol-gol dari Robert Mak dan pemain Brazil Giuliano mengamankan kemenangan 2-1 di Grup D. Rekor 100 persen milik juara Eropa empat kali Ajax Amsterdam di Grup G harus terhenti oleh Celta Vigo, yang menahan imbang tamunya itu dengan skor 2-2 di Spanyol. (kmb39/rtr/ant)
Phillip Island Hujan mengacaukan sesi latihan kedua MotoGP Australia yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Jumat (21/10) kemarin. Cal Crutchlow tampil sebagai tercepat, sementara Valentino Rossi tergeser hingga posisi ke-20 akibat kesalahan penghitungan lap.
Candreva Selamatkan Karier de Boer
Liga Jerman Sabtu (22/10) malam
Minggu (23/10) dini hari vs Moenchengladbach
Minggu (23/10) malam RB Leipzig Schalke 04
vs Werder Bremen vs Mainz
Liga Prancis Sabtu (22/10) malam Olympique Lyon
vs En Avant de Guingamp
Minggu (23/10) dini hari Angers SCO vs Toulouse Dijon FCO vs FC Lorient Nantes vs Stade Rennes Girondins Bordeaux vs AS Nancy-Lorraine Lille vs Bastia Minggu (23/10) malam Caen Metz
vs St Etienne vs Nice
Senin (24/10) dini hari Paris St Germain vs Olympique Marseille
Austin, Texas Jelang Grand Prix Formula 1 AS, pembalap Ferrari Sebastian Vettel, Jumat (21/10) kemarin menyatakan tidak ingin membicarakan kontraknya yang tinggal setahun. Pembalap Jerman itu memilih untuk fokus ke balapan serta membantu timnya membangun mobil yang dapat bersaing demi mematahkan dominasi Marcedes. Ferrari belum sekalipun memenangkan balapan Formula Satu musim 2016 ini dan hanya berada di peringkat tiga klasemen konstruktor di bawah Red Bull. Padahal pada musim sebelumnya, tim tersukses di jagat jet darat ini bisa mencatatkan tiga kemenangan melalui Vettel. Di Ferrari, pembalap juara dunia empat kali itu berada di pengujung kontrak. Musim 2017 akan menjadi tahun terakhirnya. Namun, Vettel mengatakan bahwa tidak perlu terburu-buru bicarakan kontrak baru. ‘’Saya rasa kami sedang sibuk saat ini dan fokus pada empat balapan tersisa, selain juga bersiap untuk musim baru. Kontrak saya baik-baik saja dan masih tersisa satu tahun lagi. Saya lebih tertarik tentang apa yang kami lakukan di Maranello, pabrik Ferrari, karena kami sangat, sangat sibuk,’’ tutur Vettel, jelang sesi latihan di Circuit of The Ameri-
Bali Post/rtr
Sebastian Vettel
cas, Austin, Texas. Tentang masalah kontrak Vettel, Kepala tim F1 Ferrari Maurizio Arrivabene baru-baru ini mengatakan bahwa pembalap yang sebelumnya membela tim Red Bull itu harus menunjukkan bahwa dirinya pantas duduk di kursi tim ‘’Kuda Jingkrak’’. Keputusan tentang kelanjutan nasib Vettel pun akan ditentukan pada musim berikutnya. ‘’Setiap orang di tim harus punya tujuan. Siapa pun dia, dia harus bisa meyakinkan kami bahwa dirinya pantas berada di posisinya dan pantas dibayar untuk pekerjaannya,’’ tutur Arrivabene. Teman setim Vettel, Kimi Raikkonen, juga menghadapi permasalahan serupa di mana musim depan merupakan tahun terakhir kontraknya di Ferrari. Raikkonen, juara dunia F1 2007 dan kini sudah berusia 37 tahun, diprediksi akan meninggalkan tim. (afp/ant)
Bali Post/rtr
TUTUP TAHUN - Petenis top WTA berpose bersama jelang turnamen WTA Finals di Singapura, Jumat (21/10) kemarin. Mereka yang berlaga di turnamen tutup tahun itu adalah petenis Rumania Simona Halep (kedua dari kiri), Karolina Pliskova dari Rep. Ceko, Garbine Muguruza dari Spanyol), Angelique Kerber dari Jerman, Agnieszka Radwanska dari Polandia, Madison Keys dari AS, Dominika Cibulkova dari Slovakia (kedua dari kanan).
WTA Finals Minus Williams
Bayer Leverkusen vs Hoffenheim FC Ingolstadt 04 vs B orussia Dortmund Hertha Berlin vs Cologne Freiburg vs FC Augsburg SV Darmstadt 98 vs VfL Wolfsburg Bayern Munich
Vettel Enggan Bicarakan Kontrak
Bali Post/rtr
TENDANG BOLA - Pemain Inter Milan Antonio Candreva (kiri) menendang bola di depan lawannya dari Southampton Sam McQueen pada pertandingan Liga Eropa, Jumat (21/10) kemarin di San Siro.
Singapura Turnamen tutup tahun WTA Finals kali ini minus Serena Williams. Tanpa kehadiran petenis top AS itu, turnamen yang digelar 23-30 Oktober ini makin sengit persaingannya mengingat tak ada lagi yang tampil dominan. Dalam pengundian Jumat (21/10) kemarin, petenis nomor 1 dunia Angelique Kerber tergabung di Grup Merah bersama Simona Halep, Madison Keys dan Dominika Cibulkova. Peringkat kedua dan sang juara bertahan Agnieszka Radwanska berada di Grup Putih bersama Karolina Pliskova dan Garbine Muguruza. Turnamen ini masih menyisakan satu tiket yang masih diperebutkan antara Johanna Konta atau Svetlana Kuznetsova. Tiket pamungkas itu ditentukan dari hasil turnamen Piala Kremlin. Serena memutuskan absen dari turnamen yang mempertemukan delapan petenis top dunia itu akibat cedera bahu. Absennya petenis senior itu memberi kesempatan kepada yang lainnya untuk menjadi yang terbaik. Kerber menutup musim ini dengan menempati posisi pertama dunia. Petenis berusia 28 tahun itu mencapai musim terbaiknya dengan menjuarai Australia Terbuka dan AS Terbuka. Sementara di Wimbledon ia hanya menduduki posisi runner-up, sama seperti di Olimpiade Rio. ‘’Inilah salah satu yang saya mimpikan,’’ ungkap Kerber. ‘’Saya berlatih luar biasa keras demi menjadi yang terbaik di dunia. Jadi ini semua merupakan cerminan dari upaya-upaya saya dan tahun terbaik yang saya jalani.’’ Dengan trofi sebagai petenis nomor satu dunia telah di tangan. Kerber kini berusaha meraih trofi yang tak kalah prestisius yakni Piala Billie Jean King. Trofi ini diberikan pada pemenang turnamen tutup tahun WTA Finals. (kmb39/afp)
OLAHRAGA
16
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Cok Istri Bela Timnas di WKF Austria
Denpasar (Bali Post) Salah satu atlet karateka putri Bali yang sukses menyabet medali emas di PON XIX Jawa Barat lalu, Cokorda Istri Agung Sanistyarani, bakal memperkuat Timnas Karate Indonesia dalam Kejuaraan World Karate Federation (WKF) di Linz, Austria, 24-25 Oktober 2016 mendatang. ‘’Cok Istri kini sudah berangkat ke Ciloto, Jakarta untuk bergabung dengan atlet karate lainnya untuk menjalani Pelatihan Nasional (Pelatnas) terlebih dahulu sebelum turun di ajang nanti. Di sana Cok dengan karateka lainnya bakal digembleng teknik dan fisik agar lebih siap turun di kejuaraan nanti,’’ ungkap pelatih Karate Bali I Nyoman Sumayasa di KONI Bali, Jumat (21/10) kemarin. Sumayasa menjelaskan, dipanggilnya salah satu asuhannya untuk memperkuat Timnas Indonesia itu, berdasarkan prestasi gemilang saat PON Jabar dengan menyabet medali emas. Berangkat dari pantauan itulah, akhirnya Cok Istri kembali dipanggil PB FORKI Pusat untuk masuk pelatnas. ‘’Di pelatnas kali ini, dia bersama empat atlet yang juga terpilih membela Indonesia pada Kejuaraan WKF di Linz, Austria. Semoga di ajang nanti, Cok Istri mampu kembali mengharumkan nama Bali dan Indonesia di level internasional,’’ harap Sumayasa. (kmb41)
Bupati PAS Beri Bonus Karateka Komang Sastrawan
Singaraja (Bali Post) Peraih dua medali emas di Kejuaraan Coupe Internationale de Kayl 2016 di Luxemburg, 12-18 Oktober lalu, karateka Komang Sastrawan (10) mendapat jamuan hangat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., Jumat (21/10) kemarin. Lolak -- sapaan akrab Komang Sastrawan -- juga menerima bonus dalam acara yang digelar di rumah jabatan Bupati Buleleng itu. Lolak sukses mengibarkan bendera Merah Putih dengan meraih dua medali emas untuk kategori Kata U-11 dan Kumite Male U-12. Lolak, siswa kelas VI SDN 2 Tamblang Kecamatan Kubutambahan dan tinggal di Desa Tajun Kubutambahan, Buleleng tersebut tak banyak bicara ketika Bupati PAS mengajaknya berfoto dan bercanda. Lolak mendapatkan bonus uang pembinaan Rp 15 juta dan piagam penghargaan. ‘’Senang diberi bonus Pak Bupati, nanti uangnya mau ditabung untuk sekolah. Kalau latihan sering dari pagi sampai sore, itu rutin dibantu pelatih,’’ ujar Lolak, yang mendapat dukungan kedua orangtuanya Wayan Sukarta (49) dan Ketut Manisyoni (50). Sementara itu, Bupati PAS menyambut positif prestasi diraih Lolak. ‘’Ini merupakan bentuk penghargaan kami terhadap orang-orang yang sudah berprestasi untuk Buleleng. Mudahmudahan lewat penghargaan anak-anak muda terpacu semangat dan prestasi olahraga diraihnya,’’ ucapnya. Momentum ramah tamah merupakan pertemuan pertama dengan Lolak dan atlet Buleleng berprestasi lainnya. Dia mengingatkan KONI Buleleng untuk melakukan pemetaan potensi olahraga, rekrutmen atlet, dan peningkatan raihan medali. KONI turut diminta menghindari ‘’jual beli’’ atlet demi kuantitas medali dicapai. Kadisdik Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. menuturkan, ke depan akan intens meningkatkan prestasi olaharaga di Buleleng. ‘’Olahraga pelajar menjadi tanggung jawab kita, tetapi guru penjaskes harus siap. Kalau ada siswa berbakat harus dapat direkrut dan dijaring untuk Porjar dan Porsenijar,’’ tandasnya. (kmb34)
Bali Post/022
PAPAH - Striker anyar Perseden Putu Esha (tengah) dipapah keluar lapangan dalam uji coba melawan Wanaraduta Sangeh di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (21/10) kemarin. Putu Esha resmi direkrut Perseden.
Perseden Datangkan Empat Pemain Luar Bali
Denpasar (Bali Post) Perseden bakal mendatangkan empat pemain luar Bali, guna mengisi lowongnya posisi yakni striker 2 orang, gelandang (1), dan kiper (1). Tim mempercepat proses perekrutan pemain mengingat pertandingan babak regional Liga Nusantara akan segera dilakukan. Pelatih Kepala Nyoman Ambara pasca-asuhannya menaklukkan Wanaraduta Sangeh 8-1 di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (21/10) kemarin menjelaskan, kalau mau jujur dirinya lebih cenderung merekrut pemain asli Bali, sehingga rasa fanatismenya pada daerahnya sangat tinggi. Akan tetapi, mencari pemain berkualitas untuk berlaga ke level nasional sangat susah. ‘’Karena itu, kami terpaksa memburu pemain luar Bali,’’ tuturnya. Apalagi, pertemuan teknik (technical meeting) Liga Nusantara (Linus) dijadwalkan akhir Oktober, kemudian babak regional diputar pertengahan November. ‘’Saya kira tidak ada waktu lagi, dan harus berburu pemain luar Bali,’’ kata
Ambara. Dia menyukai pemain bertipikal yang mampu menghadapi tekanan, mulai tekanan lawan, tekanan waktu, sampai tekanan arealnya. ‘’Kalau pemain sering kalah dalam perebutan bola, dan terlalu lama menggiring bola, jelas bukan tipe pemain selera saya,’’ jelasnya. Sementara tiga pemain yang resmi berkostum Tim Laskar Catur Muka yakni Putu Esha (striker), Warih Sentanu dan Vital Ximenez (gelandang). Mereka menggantikan Nyoman Rafik Armawan dan Mega Adi Gunawan (striker), serta Karindra (kiper). Unggul Dalam laga latih-tanding yang
Lindswell Borong Dua Emas di Polandia
Jakarta (Bali Post) Ratu wushu Indonesia Lindswell Kwok bersinar di Kejuaraan Dunia Wushu 2016 di Pruszkow, Polandia, Jumat (21/10) kemarin, setelah mampu merebut dua medali emas pada kejuaran bergengsi tersebut dari nomor new style taijijian dan taijijiian.
Bali Post/kmb34
PRESTASI – Karateka Komang Sastrawan alias Lolak (kiri) mendapat penghargaan dari Bupati PAS (tengah), Jumat (21/10) kemarin.
BU Bawa 16 Pemain ke Kandang Perserui
Denpasar (Bali Post) Bali United (BU) bakal melakoni laga tandang dalam lanjutan Kompetisi Soccer Champiopnship 2016 ke kandang Perserui Serui pada Sabtu (22/10) ini. Dalam lawatannya ke Papua, BU hanya membawa 16 pemain. Asisten pelatih Bali United Eko Purdjianto saat dikonfirmasi Jumat (21/10) kemarin menjelaskan, sampai saat ini kondisi fisik pemainnya masih baik. Meski sempat kelelahan akibat melakukan perjalanan darat yang cukup melelahkan, akan tetapi perlahan fisik asuhannya sudah mulai pulih. ‘’Lima jam perjalanan laut dari Biak menuju Serui cukup melelahkan. Itu akan memengaruhi kondisi fisik pemain. Tapi harus gimana lagi, kami bakal memanfaatkan skuad yang ada untuk mencuri poin di kandang Perserui,’’ ungkap Eko Purdjianto. Eko Purdjianto menambahkan, pihaknya memang harus bekerja ekstra keras untuk menyusun pemain yang bakal diturunkan. Pasalnya, pihaknya terbatas membawa pemain. ‘’Hasyim Kipuw dan bek kiri Ricky Fajrin memang tidak turun,’’ jelas Eko Purjianto sembari menyatakan, kemungkinan besar pihaknya bakal memainkan tiga gelandang yakni Fadil Sausu, I Gede Sukadana, dan Syakir Sulaiman. Dengan kondisi itu, kemungkinan besar Mahdi Fahri Albaar akan dipilih untuk menggantikan posisi Hasyim Kipuw, sementara Felicianus Junius Rato akan mengisi posisi dari Ricky Fajrin yang dipanggil Timnas Indonesia untuk mengikuti TC di Yogyakarta. ‘’Dan di tengah, tanpa diperkuat Zoran Knezevic yang terkena akumulasi kartu kuning,’’ tambahnya. (kmb41)
dipimpin wasit Ali Baco, Perseden unggul atas Wanaraduta Sangeh dengan skor 8-1 di Lapangan Kompyang Sujana, kemarin. Kedelapan gol kemenangan Perseden hasil bidikan Agus Kayun Dwiayana (2), serta masing-masing sebiji gol yang dilesakkan Putu Esha, Kadek Sentana, AAN Surya Negara, Ketut Tirtanadi, Agus Wijaya, dan Sara Utama. Sebiji gol balasan Wanaraduta diciptakan Eka Bujana. Manajer Tim Wanaraduta Kadek Agus Sudarmanto mengakui timnya dalam persiapan Piala Bupati Badung, menghuni Grup D, bertanding di Stadion Mengwi. ‘’Target kami lolos ke delapan besar, dan minimal menduduki runner-up grup,’’ ucap Kadek Agus Sudarmanto. Skuad Wanaraduta berkekuatan 20 pemain U-21, ditambah empat senior yakni Gede Galung Setyadi, Putu Agus Joni, Eka Pradana, dan Kadek Risma. (022)
Bali Post/ant
Atlet wushu andalan Indonesia Lindswell.
Apa yang diraih oleh Lindswell dan Cindy Martono diapresiasi oleh Direktur Performa Tinggi Satlak Prima, Arif Hidayat. Menurutnya, kemampuan Lindswell memang sudah diakui dan bahkan menjadi salah satu idola di dunia. Hasil ini merupakan usaha keras dari atlet berusia 25 tahun itu. ‘’Setiap bertanding penampilan Lindswell benarbenar sempurna. Yang jelas kami juga ucapkan terima kasih pada Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang terus mendukung peningkatan prestasi atletnya,’’ kata Arif Hidayat. Meski demikian, Arif berharap PB WI terus melakukan pembinaan demi melahirkan LindswellLindswell baru yang ke depan bisa menjadi generasi penerus atlet wushu Indonesia yang bisa berjaya di kancah internasional. Apalagi persaingan dengan negara lain semakin ketat. Keikutsertaan tim wushu di kejuaraan dunia ini salah satunya untuk mengukur peta kekuatan atlet terutama yang berasal dari Benua Asia. Hal ini dilakukan Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Pada kejuaraan ini ada 300-an atlet dari 31 negara yang bersaing di antaranya berasal dari tuan rumah Polandia, Tiongkok, Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia dan Hongkong. (ant)
Tontowi/Liliyana Terhenti di Babak Kedua
Jakarta (Bali Post) Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir terpaksa angkat koper dari Denmark Open Super Series Premier 2016, Jumat (21/10) kemarin. Mereka terhenti di babak kedua dari pasangan Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping setelah kalah dalam pertarungan selama tiga game. Unggulan kedua turnamen ini harus kehilangan game pertamanya lebih dulu dengan 18-21. Masuk ke game kedua, Tontowi/Liliyana juga sempat tertinggal jauh dengan 3-7 dan 9-16. Namun mereka kemudian mengejar poin hingga skor 17-17 dan membalikkan keadaan menjadi 21-19. Di game penentu, kedua pasangan ini sempat saling mengejar poin dengan tipis. Tontowi/Liliyana kemudian memimpin 10-7 dan 15-11. Sayangnya dengan jarak poin yang cukup jauh, Tontowi/ Liliyana kembali harus terkejar. Skor menjadi imbang 16-16 dan 17-17. Hingga akhirnya, Wang/Huang mengunci
langkah pasangan Indonesia tersebut dan merebut empat poin berurutan. Tontowi/Liliyana kalah 17-21. ‘’Game kedua kami sempat ketinggalan tapi akhirnya bisa bangkit. Di game ketiga, sudah leading jauh, tapi banyak melakukan kesalahan sendiri. Apalagi di poin-poin terakhir. Pas 17 sama, kami langsung kehilangan empat poin beruntun. Itu sebuah kesalahan fatal yang enggak boleh kami lakukan,’’ ungkap Liliyana. ‘’Tadi Tontowi terlalu terburu-buru kalau saya lihat. Di tiga poin terakhir itu ada bola tanggung tapi keluar, itu yang bikin lawan menjadi yakin lagi. Padahal pas posisi 17 sama, lawan juga belum yakin bisa menang,’’ tambah Liliyana. Tontowi/Liliyana kini akan mempersiapkan diri lagi menuju turnamen berikutnya. Akan absen di French Open 2016, Tontowi/Liliyana dijadwalkan turun kembali di China Open Super Series Premier 2016, November mendatang. (ant)
Bali Post/net
Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir
SALON
TOUR
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
Persilu Tundukkan Tabanan United
Tabanan (Bali Post) Kesebelasan Persilu Luwus sukses menundukkan lawannya, Tabanan United, dengan skor 2-0 (2-0) dalam lanjutan divisi utama Liga Perst 2016, Grup B, di Stadion Debes, Jumat (21/10) kemarin. Dua gol kemenangan Persilu hasil eksekusi Galih Angkasa dari titik-putih yang mengoyak gawang Doni Sasmita pada menit ke-34. Penalti diberikan wasit Joni Parera (Askab PSSI
Badung) karena pemain belakang Tabanan United handball di petak keramat. Pemain Persilu Melka menggandakan kemenangan di menit ke-41. Gocekannya mengarah tepat ke gawang dan menggetarkan jala Doni Sasmita. Memasuki babak kedua, Persilu dan Tabanan United saling melancarkan serangan. Akan tetapi, sampai wasit Joni meniup peluit panjang, skor akhir
Persilu tetap unggul 2-0. Atas hasil ini, Persilu melaju ke babak semifinal bersama Bintang Muda Bajera (BMB) dari Grup B. Babak empat besar mempertemukan Persilu Luwus meladeni Duta (juara Grup A) pada Senin (24/10) lusa. Sedangkan jadwal Sabtu (22/10) ini, Kencana FC melawan Rebatek FC (Grup A, di Lapangan Bajer), serta Pejaten FC jumpa ASFC, (Grup B, di Stadion Debes). (022) GIRING - Pesepak bola Persilu Luwus sedang menggiring bola dibayangi lawannya dari Tabanan United dalam lanjutan divisi utama Liga Perst 2016, di Stadion Debes, Jumat (21/10) kemarin.
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
***PT.Fuji Home Japan*** Jl.Tkd.Batanghari No.3 Panjer Cr Sbnyk2nya Krywn/ti utk Marketing,Peng.Proyek,Arsitek&Estimator,diutmkn yg brpglmn,bgi yg blm brpglmn akan dibina.disipln,jjr&teamwork(Bns+Asrnsi) 4723564/info@fujihomejapan.com
A.BP.001.10.16.0001471
Ymh Bisma Dicr 10 Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps
A.BP.001.10.16.0001409
Dcr Staff Notaris Laki2 S1 Hukum,Pengalaman Min.1 Tahun CV:rismasata@gmail.com
A.BP.001.10.16.0001466
Bth Terapis Wnt min 18th di Beachwalkmall,SMK/Sdrjt.Pglm/ Tdk Gji&Tunj.Rosy 085737461171
B.BP.004.10.16.0000754
!!!Urgent! Butuh 10 terapis wanita di Renon&Canggu,Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp: 9002588,081239621123
A.BP.001.10.16.0000157
Dbthkan: Marketing Property, Laki2,Berpengalaman,Kirim Lam ke:818 Property Jl.Gatsu Barat 495 Dps Telp.9004888 Email:auto_818@yahoo.co.id
B.BP.141.10.16.0000766
Dcr Accounting SMK/Kuliah Akuntansi 081238391181/721956 personalia_pt.cintya@yahoo.com
A.BP.001.10.16.0001442
!!!Perush Silver di Kerobokan Bth sgr Wax Carver,Laki2 Max35 Th berpglmnDibidangnya.Hub.Ibu Dayu 03618491661/08170759563
B.BP.166.10.16.0000773
Dibthkan Segera Bartendress & Steward u/Rest.Bawa Lam ke PT. Balinesia,Jl.Kayu Aya No.104X Seminyak Tlp.(0361)738720/21
A.BP.001.10.16.0001390
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Tax Officer,Sec/PA,Sales Mgr, Sr Acc,Reserv Sup,QC Mgr,OM/ Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm www.concordservices-bali.com
B.BP.004.10.16.0000758
Looking for Graphic Designer Send Creative CV/Portfolio 085 100050706 E:hrd@buddhawear.com
A.BP.001.10.16.0001305
Cr Hairstylist(make up+Bridal) Therapist,pnglmn,u/org Asing, good salary 08123972084 Sanur
A.BP.001.10.16.0001291
!!!Dcr SPG Butik diutamakan bs Cr Mgr Proyk,Plksna,QS Adm/Log B.Inggris, berpengalaman, Hub:Jl.P.Singkep46X/0361254869 A.BP.001.10.16.0001450 WA081238196366 Hp.081556673207 Cr PRT bs B.Inggris Krj SeninB.BP.166.10.16.0000772 Sabtu Jam10.00-18.00 Gj Mnarik !!!Kpl Pesiar-Costa Cruise Line +Tunj.Kesehatan.Krm Lam:Villa req: all position: Restaurant, Lataliana Jl.Camplung Tanduk Bar,Kitchen & Housekeeping. Gg.Melon Sminyak 736992,081238 PT Piramid Jl. Jayagiri VII/12B Renon,Phn:0361-226636/226736. 33307,lataliana@villakubu.com A.BP.001.10.16.0001234
A Brand New Luxury Living in Kuta Utara Opening Team:Housekeeping,Bartender,Waiter/ess, FO,Engineering.Submit Your CV to:Sand Beach Luxury Living Jl. Serangan No.3 Pengubengan Email:tikakurnia1991@gmail.com
A.BP.001.10.16.0001018
Bth Cpt Staf Produksi Jus di Mengwi,Pria,max35,bs Motor, bs Lgs Kerja 085257535503
B.BP.004.10.16.0000753
Bth Driver Kasir Pramuniaga Lmrn Krm.Jl.Raya Seminyak No. 19 /Tlp.0361 730977(Urgent)
A.BP.001.10.16.0000951
Bth Reception Sgr Min.1Th S2S Crossfit Jimbaran Tlp.08993112 000 eunike@s2scroossfit.com
A.BP.001.10.16.0000375
Bth Segera Tk.Jahit u/Garment di Canggu Brawa(Gaji+Bonus+ Uang Harian) Hub:082247790029
A.BP.001.10.16.0001473
Bth Serabutn lngsng Krj*Ada Mtr *Gji 1Jt+Dpt Kos*081933025599
A.BP.001.10.16.0001474
Bth Sgr! 1 org Office Boy,min. SMU/SMK,pengalaman min 1thn SIM C,Krm CV ke:bahari@kwalita bali.com / hrd@kwalitabali.com Jl.By Pass Ida Bagus Mantra No 468,Br.Rangkan,Ketewel,Gianyar
A.BP.001.10.16.0001435
Bth:Guide(F)3D Dream Museum Zone.We Prefer English, Gaji Sesuai Hub-i:0361-8496221/220
B.BP.004.10.16.0000584
Cari Kasir:Waitress & bar Manager Hub:0817556266
B.BP.154.10.16.0000768
Cook Restaurant Rolling fork Seminyak SMS 081353515518
A.BP.001.10.16.0001396
Cr Pembantu utk Menjaga orang Tua & sopir pribadi 0811394946
Dcari Pembantu Harian, Serius Hub: 0818824777
A.BP.001.10.16.0001441
Dcr Mekanik pglmn u/BengkelResDcr aksir,staf dapur,waiter/ss mi HondaGianyar H:085738210588 u/Resto di Renon 085738186501 B.BP.101.10.16.0000762
Dcr Admin Pglmn max35Th Krm ke Wr.Supratman 66 Dps,0816297300
Dcr PRT Perempuan Tidur dalam Minat SMS/Tlp ke:0811380786
Dcr Bartender,Waitres,Cook, Lam ke Puri Bali Indah Rest Jl.Melasti 17 Legian Tlp.08123802169,751644
Dcr sgr SPG,Tkns Listrik,Mrktg Sopir(B1).Bw lsg lmrn ke BEC Jl.Teuku Umar 180-Dps-255080
A.BP.001.10.16.0001444
A.BP.004.10.16.0001458
Dcr Cook Pengalaman u/Rest di Legian Gaji 1900.000 + Service + Tip 081246121379
B.BP.154.10.16.0000771
Dicari HR Coordinator untuk Villa,Pria,Berpengalaman min. 1thn.Kirim email office.permat Dbthkan Adm Sales,Adm Gudang, aayung@yahoo.com /Tlp.8494220 Akunting.Sanidata, Jl.Teuku A.BP.001.10.16.0001333 Umar 24 Dps 08113886929 A.BP.001.10.16.0001465
A.BP.001.10.16.0001459
A.BP.001.10.16.0001292
Dcr Sgr Arsitek unt Perusahaan Design Interior Lok Jimbaran Krm CV ke:sdi.hrddep@gmail.com
B.BP.101.10.16.0000749
Dcr Sgr Maid&Housekeeping utk Villa di Berawa Canggu,suami istri tinggal dalam.Lmrn ke PT Indonet Travel Sunset Road No. 107 Kerobokan Tel.735590
A.BP.001.10.16.0001317
A.BP.001.10.16.0001329
Dibutuhkan Design Grafis yg Menguasai Photoshop dan Illustrator Penempatan di Area Brawa Hub:8474108/087761770377
A.BP.001.10.16.0001439
Dbthkan Sales&Sopir SIM A min SMA umur maks 35th.Krm Lam ke PT.Gunung Slamat Tlp.410188
B.BP.101.10.16.0000747
B.BP.001.10.16.0000740
Dbthkn 1 Org Marketing P.Belitung 44 Dps Hub:081916484755 Dbthkn Sgr Operator Alat berat Exc.Dozer,Vibro 081237779300
Dcr Cook/Kitchen Sacred Ground Jl.DoubleSix Legian,0361730961 / info@sacredgroundbali.com
A.BP.001.10.16.0001375
Dcr Graphics Media Pend Min D3 bs Bhs Inggris Gj 2,5-4Jt CV: info@baliwise.org/082339096890
Dcari Bellboy/Housekeeping &Reservation Tlp:0361-8445283 E:info@theapartmentscanggu.com
A.BP.001.10.16.0001350
A.BP.001.10.16.0001248
A.BP.001.10.16.0001422
B.BP.004.10.16.0000711
Dicari Apoteker dan Asisten Apoteker Hub: 081236311671
Garment Seputar Penatih Butuh Tkg Jahit Bs Potong 0811396025
Dicari PRT,Tidur Dalam Hub:081916212960
Holycow SteakHouse,utk di Jl. Dewi Sri,Kuta&Jl.Ry.Puputan, Pertokoan Bajra Sandi Renon. Dcr Steward,Server,Host,Pnglmn /Tdk Bw CV Lgsg ke Kuta/Renon
A.BP.001.10.16.0001425
Dbthkn:Sopir Truk berpenglmn. ke Flores (Min.SMU & SIM B1 umum) Lamaran Dikirim ke: MKM Honda, Jl.By Pass Ngurah Rai 18 Jimbaran, Hp.085253703818
Dcr Sales Executive Fas.GP,U. Mkn,U.Bensin,Bonus T:8495511 E:kristin.pinkbali@gmail.com
Gardener.Bisa Inggris walk in Interview Senin Jam11.00-14.00 Jl.Legian Kaja Gg.Nakula No.10
A.BP.001.10.16.0001440
A.BP.001.10.16.0001428
B.BP.101.10.16.0000748
Dcr Instruktur Muaythai Kerja sama Bagi hasil H.087774445640 Dcr Karyawati Toko Perak di Lt2 Shopping Mall Seminyak Village Hub:085739912100
A.BP.001.10.16.0001263
Dcr PRT Wnt Hub.081239887999
A.BP.001.10.16.0001462
Dcr Sgr,Pasangan suami istri u/jaga rmh.Jujur,Rajin,Bersih. Surat2 lngkp KTP,Surat nikah, KK.Terutama penyayang anjing. Hub.Ibu Ria 0816912841
A.BP.001.10.16.0001180
Dicari Sales Execlusive Kalbe P/W SIM C Lam ke:Jl.Gn.Himalaya Slt 6 Dps 418531/08124646409
A.BP.001.10.16.0001451
Dicari Segera House Keeping for A Bar @ Ubud 081237183707
A.BP.001.10.16.0001467
Dicari Tukang Serba Bisa dngan Gaji 4Juta perbulan 0361-4490319 & 082134356114
Dcr Tiketing Wnt Lmr Rama Duta Diponegoro 150 B-4 Tlp:244433
Dcr Tkg potong kain berpengalaA.BP.001.10.16.0001421 man utk Garment Hp085100050706 Dcr Tukang Masak,Tng Serabutan Email:hrd@buddhawear.com Fas Tgl dalam Hub.08569836050 A.BP.001.10.16.0001153
Dicari Pembantu Rumah Tangga Gaji Bersih 1Jt Tidur Dalam Telp.081999886723
A.BP.001.10.16.0001326
Dcr Staff Accounting S1 Brsdia Ditmpatkan di Perkebunan Jambi CV:rismasata@gmail.com
A.BP.001.10.16.0001455
A.BP.001.10.16.0001464
Dibutuhkan Staf Gudang & Supir Kirim Lamaran ke Jalan Imam Bonjol No.471 / Tlp.0361-484120
B.BP.004.10.16.0000670
A.BP.167.10.16.0001357
A.BP.005.10.16.0001206
A.BP.033.10.16.0001448
Distributor cr staff admin SMK Akutansi,Helper Kiriman/Kantor Dibutuhkan Marketing Segera Hub:081282743380/08170915559 -25 Tdk Pengalaman 0811394946
B.BP.001.10.16.0000739
B.BP.031.10.16.0000741
A.BP.001.10.16.0001258
Distributor Oli&Sparepart Membutuhkan Kepala Cab Area Bali Lam:Indragiri No63-65 Surabaya
A.BP.001.10.16.0001349
Dbthkan Staff Surveyor SIM A Umur 25 Th PT.PKM,081331831019
International Businessman Looking for a mail PA for his Villa,Excellent English Speaking &Writing,Computer Skills,Driving Car&Bike,Experience in Sourcing and Intelligent Solutions.CV with Photo only for Man office@paradise-realty-ltd.com
Dcr sgr Kryw SPBU min SMU,usia B.BP.004.10.16.0000716 18-25th krm Lam keSPBU 5480328 Kerja Eropa+Gratis Study All Sblh Nirmala Sprmrkt Jimbaran Prog-Proses 10MG*081933025599 A.BP.001.10.16.0001476 ByPass NgrRai 45X/081338325977 Dicr Marketing Gaji 2,7 Bonus A.BP.001.10.16.0001230 10Jt,Cleaning Service SebanyakDcr tkg Sablon Plstk,Serabutan A.BP.001.10.16.0001388 Marketing.P/W max.25th single nya Hb.081999414577/0361766444 Kumara Sakti Resort-Ubud Butuh A.BP.001.10.16.0001420 lam.Hangtuah 36B Snr 288492 Cook(2org),Spa Therapist(2org) Dicr Tkg Potong Garment A.BP.001.10.16.0001454 Kerobokan Hub:081239622523 Syarat: Pengalaman Min 1Th,Min Dcri Krywati bs Komputer utk SMU,bs mulai Segera.Lamaran A.BP.001.10.16.0001461 JFC Blahkiuh Hub.082340033888 Dicr:Surveyor Ex.Min Gdg Tkt 5 ke Kumara.Jl.Suweta-Ubud/0361A.BP.001.10.16.0001475 Lt,Pelaksana,Single,Min.D3StrukDibutuhkan BDR Loreal(S1),Spv 974656/hrd@zenjiwaraga.co.id B.BP.145.10.16.0000759 tur,Ex2Th,Sopir Max 40Th,Min Apotek Antar(S1),Loper(SMA), Looking for Senior Butler for SMA,Bisa Manual&Matic,Tdk MeroStaf Gudang(SMA),Kirim Lmran Villa in Ubud Area,SMS Only to kok Hub.082339930603,Email:hrd ke:PT.Mensa Binasukses Jl.Gn. 08123901238 .kontraktorbali@gmail.com Agung No.161 Dps,T.9005530/31 A.BP.001.10.16.0001359 A.BP.001.10.16.0001418
Dbthkan S1 T.Arst,T.Sipil,T.Elektro/T.Mesin HP:082144121142 Email:konsep8plan@gmail.com
Dbthkn krywn Toko utk Level 21 Mall(Bali), pria/wanita max.27 thn,min SMA,pnglmn&pnmpln mnarik Info Hub:087887507233/ email ke hrd@coogeekids.com
A.BP.001.10.16.0001232
Dicari:Finishing,Penjarit di Canggu.Hub:081.7471.5471, 081.337.799.215
B.BP.004.10.16.0000715
A.BP.001.10.16.0000984
Dicari:Admin utk Back Office. Min SMA,New Grad Ok.Po Box 0138,Kantor Pos Sunset Rd.
B.BP.001.10.16.0000743
A.BP.001.10.16.0001332
A.BP.001.10.16.0001443
Hotel di Payangan cari Engineering/Maintenance,pria umur 2030Th.Kirim CV,Lamaran Segera ke rijasaagung_hrd@yahoo.co.id
B.BP.004.10.16.0000755
Sardine Restaurant Looking for CDP,Cook,Waitress,Bartendres, Barback,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com
B.BP.141.10.16.0000681
Satpam,min lulusan SMA, bersertifikat platihan profesi bereferensi baik.hub:728206 Email:hrd@anovafoodusa.com
B.BP.821.10.16.0000745
Sekolah diJimbaran Cari:Kepala SekolahTK,SD,SMP,SMA,GuruOlah Raga,Guru Bhs.Indo.Guru Bhs. Inggris,Guru Seni,Guru Musik, Guru Komputer,Guru mandarin, Staf Accounting,Driver,Dokter, Nurse,Security,Receptionist, Maintenance AC,Helper,Tukang Masak.CV fax ke 703938,Atau Email:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.004.10.16.0000714
Tulola Jewelry di Petitenget Cari SPG & Kasir SMA,Retail Email:wahyutulola@gmail.com
Industri Export Perikanan Dcr S1 Acc Pajak L/P Umur Max.40Th Pengalaman Min.3 Th.Krm CV via Email:hrd@balinusawindumas.com
Urgent Resto Indo di Italy, France,Spain looking for Cook & Waiter 082144667201 for CV
Industri Export Perikanan Dcr S1 Semua Jurusan Marketing Executive L/P Max.40Th,Inggris, Aktif,Peng.Min.3Th Krm CV ke: Email:hrd@balinusawindumas.com
Villa L’Orange Bali Dibutuhkan Segera: Teknisi/ Maintenance Kirim Lamaran ke: recruitment@villaorangebali. com 081348427901
A.BP.001.10.16.0001427
B.BP.004.10.16.0000756
A.BP.001.10.16.0001429
A.BP.001.10.16.0001015
A.BP.001.10.16.0000977
B.BP.004.10.16.0000620
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post JEEP
Jeep Wrangler Diesel 2013 KM 31000 Istw Orange Orig Langka Rp.1M HP.087861177067
B.BP.004.10.16.0000502
Avanza G’12 Hitam DK Istmw 08133-721-6703 Ng 143
A.BP.001.10.16.0001469
BU Fortuner Disel’09 Hitam 230 Jt Nego Manual HP.081338221973
A.BP.001.10.16.0001286
SUZUKI
Jl Cpt Escudo 2.5 Mnl DK Asli Dps,081238151929/085792551798
A.BP.001.10.16.0001423
DAIHATSU
Karimun Wagon Dp.0,Pick Up, Xenia Li’2011 Hitam KM22rb Mulus Hub:087860002341 Carry,Dp.10Jt Hub:081246055551 B.BP.141.10.16.0000767 DATSUN
Datsun GO+Panca T Option 1.2 Th.16,putih,plat DK-Bali,89jt (nego),Hub:081338522722(ron) /081297373054(Res) B.BP.031.10.16.0000707 HONDA
Jazz RS’12 Matic Putih DK Rawatan Honda 0818-0561-3699 Ng 187Jt
A.BP.001.10.16.0001218
Swift 2015 Putih DK Bali KM6Rb Spt Br Pribadi,Hb.081337400999
Disewakan Rmh Grs Dpn Poltabes Gg.Menuri IV/I HP:081338688681
A.BP.001.10.16.0001460
A.BP.001.10.16.0001414
TOYOTA
Innova G Diesel’08 Htm AsBali Oris Ttl 162Jt,081239600292BUC
A.BP.001.10.16.0001472
Vellfire’11 Htm DK KM20Rb Brg Simp 4Cam Pbd bsTT082342490222
B.BP.164.10.16.0000763
All New Yaris’14 TRD Merah Istimewa 081337888799 pribadi
A.BP.001.10.16.0001456
A.BP.001.10.16.0001468
Disewakan Rmh Terletak di Jl. Neptunus No.12 H.0818333919
Dkont.Rmh Jl.Moh Yamin V/8 Lt2 4KT2KM,Dpr,RT,Grs,081337230088 A.BP.001.10.16.0001436
DIJUAL TANAH **Tnh Kav Lok.Takmung Klungkung.Cash/Kredit.08113846158
A.BP.001.10.16.0001340
A.BP.001.10.16.0001470
Jl Rmh Jln.Andakasa Penamparan Blkg Mitra 10 Sblh Brt Penginapan Teduh Ayu LT.150m2 LB. 200M2 KT4,KM3 SHM IMB Harga 1,8M Nego Hub:085237149912
B.BP.001.10.16.0000744
RUPA-RUPA
SERVICE
AC
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.10.16.0001271
Djl 5,44A 2A,3A Tk.Bdg 2A Tk. Balian 1.5A Siulan081353118111
A.BP.001.10.16.0001300
DIJUAL RUMAH A.BP.001.10.16.0001413 Jual Rmh 2Lt/T120/4KT/H=945Jt& Jual Rmh LT110Lb90 Bagus Murah Tnh:1-2,3A P.Kawe 081999715914 A.BP.001.10.16.0001338 Lok.Tenang Nyaman,087860526161 A.BP.001.10.16.0001430 BU Tp.50/110,3KT,Kbn Luas Aspl 6m Pandak-Canggu 081547474133 DIJUAL VILLA A.BP.001.10.16.0001424 Djl Villa VIP Kampial Nusa Dua Rmh 510/320m2 Br 7KM,Pool,Tkd. LT:5,65 LB:467 Full View&Full Badung XIC/8Renon,081236971830 Furnished/Hb:Aryana:0811398737
RUPA-RUPA
A.BP.001.10.16.0001247
Djl Tnh 1,5A Canggu Kayu Tulang Jln.Aspal 5mtr,085102180922
BU Djl Cpt Rmh 2Lt 1Are Full Bangunan 4KT,5KM,Ruang Tamu, Garasi Mobil Hg.1,4M Nego 087860654770/085100064819/ 081237896007/085737349833
Yaris S’12+08 AT 127+Wagon GS Djl Rmh PuriGading LT.84m2 SHM 15+Touring’13 TT,085100856999 LB51m2 Minimalis H.695jt nego Hub: 08113864130 B.BP.141.10.16.0000765 DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
A.BP.001.10.16.0001389
Dijual Tnh Jl.Antasura Pinggir Jln Ls.250m Hub.081233643845
Dikont.Rmh Lt2,3KT,2KM,RM,Tlp. Garase,PAM Hub.081353219998 Jln.G.Gede Kav Persik
Jl Cpt Mbl Innova 2.5G&Xenia14 Dijual Minicooper Th’2011/AT/ H Ibu Jane 081210121216/737577 A.BP.001.10.16.0001463 Merah Brg Istimewa,08123677999 A.BP.001.10.16.0001369 Jl Lexus LX470 Hitam Bagus Th’ A.BP.001.10.16.0001360 MITSUBISHI 2000 Hub.082146432183 Tabanan Djl Rmh Mungil 1,44A 2KT&KM Jl A.BP.155.10.16.0001449 L300PU th11 AC AsBali PS Hitam Ry Tmn Jimbaran Utm,PAM,Garasi Kijang Th’95 Doble AC,Mls,Jl. sngt istw,118JtNg,081337328282 Gn.Muliawan III/18,Tlp.482047 Lt1.H:081999007471/08179797172 A.BP.001.10.16.0001477 A.BP.001.10.16.0001246 MINI COOPER
A.BP.001.10.16.0001407
Dijual Tanah L1,7Are Lokasi di Blahbatuh Gianyar Tepatnya Timur Pasar Blahbatuh ke Selatan Hrg.230Jt/Are Hub.081805573076
625Jt Siap Huni di Kampus Unud Jimbaran LB45 LT108 2KT KPR BTN Hub:081338800764
A.BP.001.10.16.0001315
SERVICE
A.BP.001.10.16.0001446
Tnh 1A Jl.Raya Padonan Canggu Komp.Villa 082146249472
A.BP.001.10.16.0001341
BUC Tanah 2,16Are Jl.Pidada II Ubung Dps 650jt/A,08155741999 A.BP.001.10.16.0001447
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah & Kos2an 8KT di Kuta Hub:081999139472 B.BP.154.10.16.0000769
Tanah di Gubug Kota Tabanan Luas 118,191,216m2 250Jt per Are Hub.087862276870
A.BP.001.10.16.0001402
A.BP.001.10.16.0001433
A.BP.001.10.16.0001095
Jl Tnh Jl.Bedahulu 15 Gatsu Tengah 3,78Are bisa dipecah 3 Hub.085100512168
A.BP.001.10.16.0001432
Jl Tnh di Ungasan 1,1Are H.300 JtNg Sampe Diel H:081338993838
A.BP.001.10.16.0001304
Tanah Dijual 3Are 550/Are di Jln.Tukad Balian Gg.Nuri Renon Hub.081353128825
A.BP.001.10.16.0001406
Tnh Murah 1,5+1,5A cck u/Rmh/ Invest diDalung BU,08175277732
A.BP.001.10.16.0000662
DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh 5A,Jl.Kediri Tuban Strategis nego 089513712855
B.BP.154.10.16.0000770
DIJUAL GUDANG
RUPA-RUPA Pasang Kap Baja Ringan Mulai GIANYAR 120000/m2 SNI Tebal 0,75mm Jual Gudang+Rmh LT3,1A Raya Garansi 15Th 085737349833/0812 Tojan Blahbatuh Hb.0811392308 37896007/087860654770 A.BP.001.10.16.0000304 DIJUAL RUKO Dijual Ruko 2Lt+Rmh 2Lt Ahmad Yani Utara Dps BU Hub.085792225555 A.BP.001.10.16.0001353
DIJUAL TEMPAT DIJUAL GUDANG Dijual Tanah di Sembung-Mengwi Pggr Jln Besar LT14Are LB500m2 Oper Kontrak Salon Murah Lngkp 150Jt/are Nego 081239013392 50m dr BypasKtwel,082147026666 Beserta Isinya H:087861657655 A.BP.001.10.16.0001417
A.BP.001.10.16.0001438
A.BP.001.10.16.0001127
A.BP.001.10.16.0001419
A.BP.001.10.16.0001361
PELUANG USAHA Djl Francise Spesial jok mobil merk terkenal,081338567092 B.BP.154.10.16.0000764
PRIVATE Terima Les Privat Bhs Jerman Lks Dalung,Hub.0877.8280.5483 B.BP.004.10.16.0000712
SERVICE
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
ARSITEKTUR
SERVICE
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
ALUMINIUM
AC
SERVICE
SERVICE
SERVICE
EKONOMI
18 Double-double Track Manggarai-Cikarang Bandung (Bali Post) PT Len Industri (Persero) melalui anak perusahaan PT Len Railway System (LRS) tengah membangun sistem persinyalan untuk Paket B1 DDT (double-double track) pertama di Indonesia, Manggarai - Cikarang yang memiliki panjang lintasan 34 kilometer. “Pekerjaan di paket ini berupa pembangunan sinyal double track lintas Manggarai-Cikarang,” kata Manajer Humas PT Len Industri (Persero) Dony Gunawan di Bandung, Jumat (21/10) kemarin. Jalur itu, menurutnya, melewati enam stasiun besar, yaitu Stasiun Manggarai, Stasiun Jatinegara, Stasiun Cakung, Stasiun Bekasi, Stasiun Tambun dan Stasiun Cikarang. Paket itu juga berarti memperpanjang atau menambah jalur operasi KRL dari Bekasi ke Cikarang. Proyek pembangunan DDT (double-double track) itu merupakan proyek yang terbagi menjadi tiga paket yakni Paket B1, Paket A, dan Paket B21 yang telah dimulai sejak tahun 2013. Untuk Paket A dan Paket B21 akan dikerjakan setelah paket itu selesai. Paket B1 akan memodifikasi sistem persinyalan SSI milik Alstom yang dipasang tahun 90-an ke sistem K5B milik Kyosan Jepang. Namun selain interlocking, hampir semua produk perkeretaapian lainnya (baik indoor maupun outdoor) menggunakan produk dalam negeri buatan PT Len Industri. (ant)
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Subak Getas Binaan BI
Panen Kedua Hasilkan 9,4 Ton/Hektar Padi dikombinasikan dengan jajar legowo 2:1 serta penggunaan pupuk organik berbasis MA-11. ‘’Salah satu tujuannya mendorong dan memotivasi petani agar mereka terus menekuni bidang pertanian. Petani mengubah pola tanam semi-organic dan selanjutnya diharapkan menuju sistem tanam padi full organic,’’ paparnya. Berdasarkan hasil pengamatan terakhir oleh TPL klaster padi I Dewa Gata pada Rabu (19/10)
mengatakan tingginya rata-rata 105 cm dan jumlah anakannya rata-rata 28 bulir sebanyak 175 di tiap malainya. Hasil pengubinan awal yang dilakukan Kamis (20/10) bersama BPS Kabupaten Gianyar dari 3 titik areal pengubinan rata-rata hasilnya sebesar 7,5 ton/ha. Hasil itu meningkat sebesar 73 persen dari kondisi awal yang rata-rata hanya 5,5 ton/ha. Penerapan teknologi pertanian baru ini membawa perkembangan yang sangat pesat pada pertumbuhan padi dimana pada umur 70 hari pada varietas ciherang sudah mulai berbulir. Kemudian padi yang sudah berumur 100 hari sudah siap dipanen. Sedangkan metode konvensional dibutuhkan
waktu 116-125 hari baru bisa dipanen. Selain pertumbuhannya sangat pesat, sejak menggunakan perlakuan organic biota sawah seperti belut sawah, tutut, kodok, dan cacing tanah yang sebelumnya hampir punah, menjadi muncul kembali dan populasinya semakin meningkat. Petani sangat merasakan manfaat penggunaan biofarm, pestisida nabati dan fungisida nabati yang dibuat sendiri oleh kelompok, dengan memanfaatkan tumbuhan lokal. Dengan cara itu, petani tidak lagi membeli pestisida kimia. Itu artinya dapat menghemat biaya yang selama ini harus dikeluarkan petani untuk pemeliharaan. (may)
cepat dibangun secara merata. Kita harus optimalkan SDM TIK yang kita miliki,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Jumat (21/10) kemarin. Hal itu, kata Darmin, sejalan dengan pengembangan SDM melalui pendidikan dan kejuruan yang akan dikembangkan secara besar-besaran. Ia mengatakan, In-
donesia tidak boleh puas menjadi sekadar pemakai tetapi harus bisa menyiapkan infrastruktur untuk mendorong lahirnya para pebisnis pemula. “Meski tingkat kegagalannya cukup tinggi, tapi bagi yang berhasil dia akan secara cepat bisa mengkapitalisasi usahanya,” kata Darmin Nasution. Berdasarkan data, masyarakat
paling nyaman memperoleh informasi dari televisi (95 persen), disusul internet (33 persen) dan surat kabar (12 persen). Sejak 2010, sektor informasi dan komunikasi selalu mencapai pertumbuhan tertinggi dibandingkan sektor lain. Bahkan sejak triwulan I-2016, pertumbuhannya tertinggi kedua setelah sektor jasa dan keuangan. (ant)
Gianyar (Bali Post) -
Meminimalisasi alih fungsi lahan yang relatif tinggi, dengan rata-rata mencapai 350 hektar (ha) per tahun (2009-2013), Bank Indonesia (BI) melakukan pengembangan klaster padi di Subak Getas, Gianyar, Jumat (21/10) kemarin. Tercatat klaster padi itu sudah merupakan panen padi kedua di Subak tersebut. Panen padi ini merupakan kelanjutan dari penanaman padi tahap I Juni 2016 lalu. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, pengembangan padi semi-organik di Subak Getas ini baru dimulai 2016. Pengembangan klaster padi itu merupakan replikasi dari keberhasilan pengembangan klaster padi KTTI Pulagan yang telah berhasil meningkatkan hasil panen dan mengembalikan kesuburan serta unsur hara tanah. Itu dibuktikan dengan meningkatnya hasil panen secara
bertahap dari sebelumnya ratarata 5,5 ton/ha, meningkat menjadi rata-rata 7,8 ton/ha pada tahap I, kemudian meningkat lagi menjadi rata-rata 9,4 ton/ha pada tahap II. Terpenting sesungguhnya pulih kembalinya unsur hara tanah dan ekosistem sawah seperti cacing dan belut. Salah satu pendampingan yang dilakukan oleh KPw BI Provinsi Bali adalah bantek budi daya tanaman padi dengan teknik sistem of rice intensif (SRI) yang
Indonesia Optimalkan SDM TIK Yogyakarta (Bali Post) – Didorong agar seluruh pihak di Indonesia mengoptimalkan SDM di bidang teknologi informatika
dan komunikasi (TIK). “Semoga dalam waktu yang tidak lama infrastruktur informasi, komunikasi, dan teknologi bisa lebih
19
Sabtu Kliwon, 22 Oktober 2016
Calon Tetap Dari Hal. 1
‘’Kami sudah melakukan proses penetapan jumlah minimal dukungan bakal calon perseorangan dan pesebaran dan hasilnya sudah disampaikan dalam rapat pleno. Selanjutnya tahapan berikutnya penetapan bakal pasangan calon tetap bupati dan wakil bupati,’’ katanya. Menurut Suardana, meski ada satu bakal pasangan calon yang akan ditetapkan, pihaknya belum berani memastikan apakah akan membuka pendaftaran ulang atau tidak. KPU mengikuti tahapan yang sudah ada. Bahkan, tahapan tetap berjalan kendati bakal pasangan calon peseorangan menyatakan menolak dan melayangkan gugatan secara berjenjang atas keputusan pleno rekapitulasi dukungan KTP. Gugatan itu dianggap hak dan pihaknya mempersilakan menggunakan hak tersebut. ‘’Tahapan terdekat penetapan bakal pasangan calon menjadi calon tetap bupati dan wakil bupati. Kalau gugatan itu hak, silakan digunakan,’’ tegasnya.
Sementara itu, Dewa Nyoman Sukrawan didampingi I Gede Dharma Wijaya menyatakan menolak hasil pleno KPU. Alasannya, karena dalam proses verifikasi faktual (virtual) ada pelanggaran yang dilakukan oleh KPU dan jajarannya. Ia pun akan melakukan gugatan secara berjenjang atas keputusan itu. Pertama akan dilayangkan kepada Panwaslih dan ditunggu selama 12 hari. Jika batas waktu itu gugatannya gagal, pihaknya akan melayangkan gugatan yang sama ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali. Jika langkah ini juga tidak ada hasil, Sukrawan akan menempuh PTUN ke MA atas keputusan KPU. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melaporkan kinerja KPU dan jajarannya dalam melaksanakan virtual kepada Dewan Kehormatan Penyelanggaraan Pemilu (DKPP) RI. ‘’Semua keputusan KPU kami menolak dan mulai hari ini (Sabtu 21/10) kami gugat ke Panwaslih jika mentok ke Bawaslu dan kalau juga mentok kami tepuh PTUN,’’ katanya. (kmb38)
DOMPET PEDULI Bali Post DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000 BRI KANTOR CABANG DENPASAR GAJAH MADA NO: 0017-01-001275-30-4
”Gede Suplag’’ Gung De, Denpasar Rp RK & AKD Rp Raka, Denpasar Rp Srinadi Rp PT Abdinusa Semesta Rp Wayan Sumerta Rp Nyoman Ariawan Rp Nyoman Ariawan Rp Nyoman Ariawan Rp Prisa Rp Made Sudiri Kerta Rp Nyoman Ariawan Rp Bapak Darsana, Br. Bukian Kawan Payangan Rp
500.000 500.000 500.000 300.000 200.000 200.000 175.000 175.000 175.000 150.000 150.000 150.000 100.000
Era Agus Damendra Era Agustrina NN Bapak K Sandi AA Gede Oka Ketut Sandiasa Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
100.000 100.000 100.000 100.000 75.000 50.000 30.000 30.000
Rp 3.860.000 Rp 43.817.000 Rp 47.677.000
Agus Ariawan ”Penderita HEMOFILI’’ G. Agung, Denpasar Rp A-D-N Rp Gung De, Denpasar Rp Gung Adnyana, Denpasar Rp Gung Raka, Denpasar Rp Made Diriani Rp Wayan Sumerta Rp Nyoman Ariawan Rp Made Sudiri Kerta Rp Nyoman Ariawan Rp Sumerta Wayan Rp Gede Yudha Rp Putu Rinny Marhayani Rp Sumerta Wayan Rp IGN Kartika Rp Gede Yudha Rp
500.000 500.000 500.000 500.000 500.000 300.000 250.000 175.000 150.000 150.000 140.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000
Agus Damendra I Nyoman Selamet Adiputra Nyoman Ariawan NN AA Gde Oka Putra AA Gde Putra I Ketut Sandiasa Ketut Sandiasa I Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp
100.000
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
100.000 100.000 100.000 50.000 50.000 30.000 30.000 30.000
Rp 4.755.000 Rp 36.367.611 Rp 41.122.611
Tantangan Tersendiri
elektronik atau e-KTP. Pesan yang disampaikan Gamawan Fauzi sangat jelas bahwa ada keinginan dari mantan Gubernur Sumatera Barat itu agar KPK juga memeriksa keterlibatan Agus Rahardjo. ‘’Artinya kita memberikan kesempatan pada KPK untuk menindaklanjuti,’’ tegasnya. Anggota Komisi III DPR lainnya, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan klarifikasi penting meskipun berisi bantahan, karena dari pernyataan yang disampaikan Gamawan Fauzi tersebut, keterlibatan Agus Rahardjo lebih pada posisinya sebagai Ketua LKPP dalam proses proyek pengadaannya, bukan pada bentuk penyimpangannya. ‘’Kalau soal perlu respons atau tidaknya itu terserah yang bersangkutan. Tetapi menurut saya perlu diluruskan agar tidak ada interpretasi macam-macam,’’ ujarnya. (kmb4)
Dari Hal. 1
Bali Post/ade
PROSTITUSI - Petugas memperlihatkan perempuan WNA asal Maroko yang diduga pelaku praktik prostitusi saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Jumat (21/10) kemarin. Sebanyak 17 perempuan asal Maroko diamankan karena melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian saat diduga melakukan praktik prostitusi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senayan.
Pondok Pesantren Dari Hal. 1
Bahkan, SA pernah hilang dari rumahnya dan berhasil ditemukan oleh keluarganya di Ciamis. Ketika itu, SA dijemput oleh keluarganya dari pondok pesantren itu namun lari hingga akhirnya berhasil diamankan oleh kakaknya dan dibawa ke Polsek setempat. ‘’Setelah mendapatkan SA dari Ciamis dan dibawa pulang ke rumah, ternyata SA kembali hilang. Sikapnya berubah total. Sebenarnya orangtua dan kakaknya sangat khawatir dan hingga terjadi peristiwa penusukan terhadap Kapolsek Tangerang,’’ ujarnya. Oleh karena itu, meski pelaku sudah meninggal dunia, polisi masih terus melakukan pengembangan dengan mendatangi pondok pesantren di Ciamis. ‘’Kita sudah kirim tim khusus ke Ciamis untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dari kasus ini,’’ kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Moch Iriawan.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar di Mabes Polri Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan SA merupakan bagian dari Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (ADKN) pimpinan Aman Abdurrahman, yang berafiliasi Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Anshorullah pimpinan mendiang Ustad Fauzan AlAnshori. Sebelum menyerang tiga polisi di Pos Lantas Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Tangerang, Kamis (20/10) pagi, menurut keterangan keluarga, dia meninggalkan rumah untuk memenuhi panggilan kerja di Jakarta. ‘’Hari Kamis pukul 05.30 WIB, SA tinggalkan rumah dengan alasan ingin ke Jakarta, ada panggilan kerja,’’ kata Irjen Boy. Dia punya keahlian di informatika. Mencari pekerjaan di bidang IT (teknologi informasi). SA pernah bekerja sebagai pemrogram dan desainer web di sebuah perusahaan. Kemampuan di
bidang informatika itulah yang menurut polisi membuat dia terpengaruh dengan ajaran radikal. Padahal menurut keluarga, sebelumnya tersangka tidak pernah menunjukkan ketertarikan pada hal-hal radikal. Tersangka pada Kamis pagi menyerang tiga polisi. Serangan tersangka menyebabkan Kompol Efendi kena luka tusuk di torak jantung, Iptu Bambang terluka di dada kiri dan punggung dan Bripka Sukardi terluka di punggung dan lengannya. Ketiganya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.. (ant)
Satuan Tugas Dari Hal. 1 Wiranto mengatakan satuan tugas sapu bersih pungli utamanya akan menyasar pungutan-pungutan liar yang berdampak langsung pada masyarakat serta mengganggu kegiatan investasi. (ant)
Anggota Komisi III DPR Akbar Faisal berpendapat, pernyataan Gamawan Fauzi menjadi tantangan tersendiri. Meski, diakuinya, apa yang disampaikan tersebut bukan tuduhan ada penyimpangan yang telah dilakukan Agus Rahardjo. ‘’Biarkan mereka berproses, KPK katanya mau lari kencang ya… silakan saja, nah sekarang itu dijawab,’’ kata Akbar Faisal di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/10) kemarin. Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyebut nama Agus Rahardjo yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), usai diperiksa penyidik KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis
Kotak Terlarang
kiper Volkan Demirel. Lingaard mengubah skor menjadi 4-0 saat babak kedua baru berlangsung tiga menit, dan Van Nistelrooy mencetak satu gol balasan untuk tim Turki ketika pertandingan menyisakan tujuh menit. Pogba, yang dikritik menyusul penampilan buruknya saat MU bermain imbang tanpa gol di markas Liverpool, disanjung oleh Mourinho setelah mencetak dua gol dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya selama hampir dua tahun. ‘’Dia memerlukan waktu,’’ kata sang manajer mengenai gelandang yang ia datangkan dengan biaya transfer 89 juta pound pada musim panas. ‘’Berada di Italia selama empat atau lima tahun. Saya tidak berharap dia mampu segera menyesuaikan diri dengan intensitas-intensitas (di Inggris).’’ Hasil ini menempatkan MU di puncak klasemen Grup A dengan raihan 6 poin. Feyennord di posisi kedua dengan poin sama usai membekuk Zorya Luhansk 1-0. Fenerbahce di posisi ke-3 dengan 4 poin, disusul Zorya sebagai juru kunci dengan 1 poin. (kmb39/rtr/ant)
Dari Hal. 1
Sukses tersebut terjadi jelang lawatan manajer Jose Mourinho ke bekas klub asuhannya, Chelsea, pada Minggu di kompetisi Liga Inggris. NMereka membuka keunggulan pada menit ke-31 ketika Juan Mata dijatuhkan di kotak terlarang. Eksekutor penalti reguler Wayne Rooney berada di lapangan dan hanya memerlukan satu gol lagi untuk menyamai koleksi Ruud van Nistelrooy sebagai pemain tersubur United di Eropa. Namun, Pogba yang mengambil bola dan mengonversinya menjadi gol dari titik putih. Tuan rumah kembali mendapat penalti kurang dari tiga menit kemudian, dan kali ini Martial menjadi eksekutor. Pogba menunjukkan kelasnya sebagai pemain termahal dunia saat mengemas gol ketiga bagi tuan rumah pada akhir babak pertama. Bermula dari serangan Rooney dari sisi kanan, bola diumpankan ke tengah. Lingaard tidak egois dan menyodorkan bola pada Pogba yang disepak dari luar kotak penalti menuju pojok kanan gawang
Sabtu, 22 Oktober 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Hubungan Anak & Orangtua Menciptakan Surga di Bumi (3) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV
08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Hubungan Anak & Orangtua Menciptakan Surga di Bumi (3)
12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Magz 15.05 Parameter 15.30 Etucation On Bali TV 16.05 Solusi Alternatif Aquatreat Theraphy
17.05 DW TV 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Kautus Rarung
Desa Pakraman Babakan-Gianyar (2) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Tari & Arja Peguyuban Tegal Kerta (2) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23.30 Agrobisnis 24.00 Lejel Home Shopping
Ghatotkacha Perang Sengit Lawan Aswathaman
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Enam Puluh Tujuh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KSATRIA-KSATRIA yang membela pasukan Kuru, dibuat takut oleh raungan singa yang dikeluarkan rakshasa Ghatotkacha. Kerasnya raungan itu membuat gajah-gajah mulai terkencing-kencing. Bahkan raja-raja pun yang tadinya percaya diri, mulai gemetar. Ksatria-ksatria Kuru banyak dilemparkan oleh rakshasa itu. Bertambah malam, tenaga putra Bhima dari perkawinannya dengan Hidimva itu, menjadi bertambah kuat. Akibatnya, di medan pertempuran itu mulai ada sebuah hujan batu-batu sangat lebat. Hujan roda-roda besi itu tidak pernah berhenti. Bhundi, panah-panah, tombak-tombak, lembing-lembing, sataghni dan kampak-kampak tampak berjatuhan di sana. Setelah melihat pertempuran dahsyat dan menakutkan itu, raja-raja, putra-putra paduka dan Karna, yang merasa sangat kesakitan itu memutuskan melarikan diri. Hanya putra Drona yang sombong Aswatthaman yang selalu menggembar-gemborkan kekuatan lengannya tetap berdiri tanpa takut-takut. Dia dengan segera
menghilangkan ilusi itu yang telah diciptakan oleh Ghatotkacha. Atas pengaruh ilusinya yang sudah pudar, hal itu membuat Ghatotkacha tersulut emosinya. Kemudian, putra Vrikodara itu melepaskan panah-panah dahsyat kepada Aswatthaman. Atas serangan Ghatotkacha itu, membuat putra Drona yang mengerikan ini, seperti ular-ular sedang marah masuk melalui sebuah bukit semut. Anak-anak panah yang dilemparkan setelah menembus tubuh Aswatthaman, tercelup darah. Kemudian panah-panah itu dengan cepat masuk ke dalam tanah seperti ular-ular memasuki bukit semut. Aswatthaman yang tangannya lincah dan memiliki keberanian sangat besar, itu jadi kemarahannya dibangkitkan. Aswathaman itu lalu menyerang Ghatotkacha dengan 10 batang anak panah. Serangan itu membuat Ghatotkacha, terluka pada bagian-bagian vital anggota badannya. Ghatotkacha pun menderita kesakitan, ia kemudian mengambil sebuah roda yang memiliki seribu buah ruji-ruji. Pinggir roda itu sangat tajam.
Roda itu seperti pisau cukur juga gemerlapan seperti matahari terbit. Karena roda itu juga dihiasi berbagai macam batubatu mulia, permata-permata. Ghatotkacha sesungguhnya ingin secepatnya membantai Aswatthaman. Karena itu, putra Bhimasena itu melemparkan roda yang berisi ruji ruji itu kepada Aswatthaman. Nah... ketika roda itu melesat dengan kecepatan tinggi menuju putra Drona, hal itu membuat senjata yang menyerang itu memotong menjadi berkeping-keping roda itu, dengan panah-panah surgawi Aswatthaman. Digagalkan oleh putra Drona itu, roda itu kemudian terjatuh ke bumi. Jatuhnya roda itu seperti harapan harapkan orang-orang yang bernasib tidak baik. Melihat rodanya gagal, Ghatotkacha dengan cepat menutupi putra Drona itu dengan panah-panah saktinya. Perang itu tampak seperti Rahu yang menelan Matahari. Sementara itu, putra Ghatotkacha yang sangat megah dan kelihatan seperti sebuah kumpulan logam keputih-putihan itu menahan putra Drona yang sedang bergerak maju seperti
raja gunung (Meru), menahan embusan angin. Menderita hujan panah-panah, kemudian cucunya Bhimasena, Anjanaparvan, yang sangat pemberani, menahan serangan Aswatthaman. Kelihatan seperti Gunung Meru menahan aliran air hujan dari sebuah awan perkasa. Kemudian Aswatthaman, yang setara Rudra atau Upendra itu dalam keberanian, menjadi dipenuhi kemarahan. Dengan satu panah saktinya, Aswatthaman lalu memotong tiang
bendera Anjanaparvan. Dengan dua panah yang lain menyerang kedua sais kereta itu. Dan tiga panah lainnya diarahkan ke Trivenuka-nya. Dan dia kemudian memotong busur rakshasa itu dengan sebuah anak panah. Kemudian, keempat kudanya juga dibidik dengan empat batang anak panah lainnya. Serangan Aswatthaman itu membuat Anjanaparvan tanpa kereta. Lalu, dia mengambil sebuah pedang bengkok dan panah tajam lainnya. (bersambung)
Sloka 10.20
Aham atma gudakesha Sarva-bhutasaya-sthitah aham adis ca madhyam ca bhutanam anta eva ca Aku adalah jatidiri, oh Arjuna, Aku bersemayam di dalam hati setiap makhluk. Aku adalah permulaan, Yang di tengah tengah dan juga akhir dari setiap yang ada.
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
SABTU KLIWON, 22 OKTOBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Penjualan Album Lagu Bali Lesu
Personel XXX Pilih Berbisnis
Bali Post/gik
DIBUKA - Festival Gebug Seraya akan dibuka hari ini.
Hari Ini, Festival Gedug Seraya Dibuka
Amlapura (Bali Post) Mengulang sukses pelaksanaan tahun lalu, Festival Gebug Seraya siap digelar kembali tahun ini. Rencananya Festival Gebug Seraya yang ketiga kalinya ini akan dibuka Sabtu (22/10) hari ini di GOR Seraya Barat oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Selain sebagai wahana melestarikan tradisi warisan leluhur, Festival Gedug Seraya ini juga diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Karangasem, yang menetapkan target tinggi yakni satu juta kunjungan wisata per tahun. Ketua Panitia Wayan R. Supertama, Jumat (21/10) kemarin, mengatakan Festival Gebug Seraya ini digelar selama dua hari, 22-23 Oktober. Dukungan positif dari para sponsor kegiatan, membuat acara ini bisa diselenggarakan setiap tahun, tanpa dukungan pemerintah daerah. Festival Gebug Seraya rencana dibuka sekitar pukul 15.00 Wita. ‘’Gebug sudah menjadi ikon Seraya. Festival Gebug ini akan tampil padu dengan unsur seni dan penari genjek. Jadi, sangat atraktif,’’ kata ketua panitia yang dikenal dengan nama Wayan Seraya ini. Tidak hanya melestarikan tradisi, dalam Festival Gebug Seraya ini nanti juga akan diperkenalkan kuliner, ekonomi kreatif warga Desa Seraya seperti kerajinan ingke, tikar dan lainnya. ‘’Kami juga mengundang 80 fotografer yang didukung penuh oleh pihak sponsor,’’ tegasnya. Pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Asita (Asosiasi Pariwisata) Bali untuk mempromosikan tradisi khas Seraya dan mendatangkan wisatawannya langsung ke Seraya untuk menyaksikannya. Pihaknya berharap ke depan Festival Gebug Seraya ini bisa mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sebab, dari ketiga kali pelaksanaan Festival Gebug Seraya, belum ada dukungan dari pemerintah daerah. Artinya, seharusnya pemerintah daerah bisa memberikan dukungan pada agenda kegiatan yang sudah ada dan jelas pelaksanaannya. ‘’Saya sudah berulang kali membawa proposal ke Disbudpar, tetapi belum ada respons,’’ tegasnya. Tidak hanya sokongan dana, dukungan dari pemerintah daerah juga sangat diharapkan agar Festival Gebug Seraya ini bisa masuk dalam callender event seni budaya di Bali. Nantinya, di akhir festival, akan ditentukan siapa peserta Gebug Seraya yang berhak memperoleh juara. Penilaian tidak hanya sebatas berhasil atau tidak memukul lawan. Tetapi juga bagaimana teknik peserta menangkis serangan dan etika dalam bertarung. Festival ini juga akan dimeriahkan penyanyi-penyanyi lagu Bali pada malam harinya. (kmb31/k100)
LESUNYA penjualan hasil karya musik (lagu) di Bali, membuat personel band rapper mabasa Bali XXX memilih mengembangkan bisnis. Kendati demikian, hal tersebut tidak membuat personel XXX yang sudah berumur 13 tahun pada 10 Oktober lalu ini akan bubar. Hal ini diakui oleh Produser Jaya Giri I Gusti Ngurah Murthana yang menaungi XXX. Dikatakan, vakumnya XXX yang dimotori Rah Tut dan Rah
Two (vocal) serta Rah Ming (gitar) ini hanya bersifat sementara. Tidak hanya vakum dalam pembuatan album, XXX yang sudah mempunyai nama di Bali juga rehat dari tawaran manggung. ‘’Manggung juga istirahat. Banyak permintaan yang tidak bisa kami penuhi,’’ ujar Ajik Rahman -- panggilan akrabnya -- Jumat (21/10) kemarin.
Grup band yang dikenal dengan lagu ‘’Nak Bali’’ ini memilih tidak berkarya, karena lantaran kesibukan masing-masing personelnya. Misalnya saja Rah Tut yang sibuk mengembangkan bisnis kulinernya. Begitu juga Rah Ming yang mempunyai kesibukan menjadi event organizer (EO). Bisnis masing-masing personel XXX ini juga sedang naik daun, sehingga harus lebih fokus un-
tuk mengembangkannya dengan konsekuensi meninggalkan panggung hiburan untuk sementara. ‘’Yang pasti kami tidak akan bubar, cuma vakum saja. Suatu saat pasti rilis single, terus album,’’ janji Rahman. Saat ditanya kapan akan berkarya lagi, Rahman belum bisa memastikannya. Sebab, masingmasing personel XXX masih disibukkan dengan bisnis mereka masing-masing. (win)
IHGMA Selenggarakan Seminar ’’Fullbook’’ Guna Tingkatkan Penjualan INDONESIAN Hotel General Manager Association (IHGMA) bekerja sama dengan Market Biz dan iPaymu menyelenggarakan Seminar Fullbook pada Jumat (21/10) kemarin di Hotel H Sovereign Bali. Seminar tersebut dihadiri 120 peserta, 98 persen merupakan anggota IHGMA, terdiri dari general manager, resort manager, director of sales, dan e-commerce manager. Acara ini juga dihadiri Ketua DPD IHGMA Bali Chapter Nyoman Astama, S.E., CHA., Ketua DPP Bidang IT Komang Artana dan Penasihat IHGMA Drs. Ismoyo Soemarlan, M.Par. I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., Wakil Ketua I IHGMA Bali Chapter, mengatakan seminar fullbook diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan kepada anggota IHGMA yang ada di Bali. ‘’Dan kami bekerja sama dengan PHRI Badung karena di Badung sekarang merancang
yang namanya smart city. Seiring dengan program ini, kami dari asosiasi ingin men-support kegiatan tersebut dengan online marketing ini, termasuk digital marketing untuk meningkatkan penjualan secara online,’’ ujar Ramia yang juga Ketua Komite Umum, Lembaga, Perizinan dan Legal DPP IHGMA. Seminar fullbook dengam pembicara Riyeke Ustadiyanto (penggiat internet entrepreneur berpengalaman 10 tahun sebagai SEO dan internet marketing consultant) adalah sesuatu yang baru yang belum ada di Bali. Menurutnya, ke depan program ini akan berkembang seiring dengan peningkatan teknologi sehingga informasi yang dilakukan secara online marketing. Seminar ini diadakan bekerja sama dengan Market Biz yang merupakan provider ataupun vendor dari fullbook ini dan pembayaran secara
online yaitu iPaymu. ‘’Kita berharap sekarang, apakah kita mau digitalize atau kita die, di asosisasi hal ini adalah sebagai tantangan yang harus disikapi bersama, tentu ke depan perlu merancang strategi yang tepat bagaimana mengantisipasi kekosongan hotel yang dikhawatirkan para pengusaha di mana terjadi kelebihan kamar,’’ bebernya. Hal ini, menurutnya, perlu dipikirkan dan dicarikan solusi serta terobosan, yang bisa memberikan masukan kepada pemerintah. Menurutnya, salah satu solusinya adalah go online, untuk meningkatkan visitor ke website ataupun trending topic untuk Bali itu sendiri. Dengan terjadinya referral ini dinilai akan bermanfaat, karena akan semakain banyak visitor yang ber-coment positif tentang Bali. ‘’Tentu ini positif juga terhadap pariwisata ke depan, terutama meningkatkan kunjungan,’’ imbuhnya.
SEMINAR - Suasana seminar fullbook yang diselenggarakan IHGMA, kemarin. Executive Director Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung Made Sulasa Jaya mengatakan, pihanya tidak mau terjebak dengan perang harga, kebanyakan kamar hotel, dan sebagainya. ‘’Justru kita harus mengusahakan bagaimana caranya agar lebih banyak lagi tamu datang
ke Bali dan ini suatu usaha di mana kita memperluas jaringan/channels dari marketing komunikasi, itu diperbanyak di samping kita melihat ke depan kualitasnya seperti apa, tetapi kita learning by experience dulu, karena apa yang ada di balik itu, kita tidak tahu,’’ ujarnya. (may/k150)