20 HALAMAN
NOMOR 5 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa wage, 22 agustus 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Setya Novanto Disebut Minta Miryam Cabut BAP Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR Setya Novanto disebut meminta anggota DPR Miryam S Haryani mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan KTP-elektronik (e-KTP) dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (21/8) kemarin. Jaksa penuntut umum KPK Kresno Anto Wibowo mengonfirmasi BAP Elza Syarief No.9 Poin 3 di mana Elza menyebut ‘’Miryam S Haryani menceritakan sebelum sidang e-KTP pernah dikumpulkan Setya Novanto dan beberapa saksi yang pernah dipanggil KPK tapi Miryam tidak menceritakan tempatnya. Miryam merasa diadili oleh yang hadir dalam pertemuan tersebut dan dicap sebagai pengkhianat karena memberikan keterangan yang merugikan anggota DPR, yang melakukan penekanan dan meminta agar Miryam S Haryani mencabut keterangannya adalah Setya Novanto, Chaeruman Harahap, Akbar Faisal, Markus Nari, Jamal Azis.’’ BAP tersebut juga menyatakan bahwa Setya Novanto menunjukkan salinan BAP dan surat dakwaan yang menyebabkan Miryam S Haryani terpojok dan Setya Novanto tampak hebat karena bisa mendapatkan fotokopi BAP dan surat dakwaan dari KPK. ‘’Atas penjelasan Setya Novanto dan temantemannya tersebut, bahwa mereka di-BAP tidak mengakui penerimaan
Miryam S Haryani
uang dan Miryam yang membongkar soal aliran uang sehingga dia bingung apa akibat hukumnya karena hanya dia yang mengakui penerimaan uang itu, bagaimana?’’ tambah jaksa Kresno. Atas pembacaan BAP itu, Elza menyatakan sebagian lupa dan sebagian ingat. ‘’Sebagian benar, sebagian saya lupa-lupa ingat, kalau soal dikumpulkan itu saya tidak ingat jelas siapa saja
Amankan Empat Orang, Segel Honda HR-V diamankan tim akan melakukan pemeriksaan secara intensif,’’ ucap Basaria. Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Made Sustrisna membenarkan adanya operasi tangkap tangan itu. Ia menyatakan operasi tangkap tangan itu dilakukan terhadap seorang panitera pengganti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berinisial T. Namun, Made juga belum bisa menjelaskan terkait kasus apa sehingga terjadi operasi tangkap tangan itu. Selain itu, pada operasi tangkap tangan itu, KPK juga menyegel sebuah mobil pribadi Honda HR-V warna hitam dengan nomor polisi B 160 TMZ. (ant)
dari Markus Nari tapi saya dikasih dari Faisal Akbar didampingi Djamal Aziz dan sekarang mereka tidak mau disebut namanya dua orang ini dan disebut terima dari Markus Nari’. Saya bilang ‘selamatkan diri kamu, ngomong yang sebenarnya dan kalau sampai mereka jatuh, itu dosa mereka sendiri’,’’ jelas Elza. Hal. 19 Tidak Dengar
KPK Segel Satu Ruangan di PN
KPK OTT di PN Jakarta Selatan
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan empat orang terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/8) kemarin. ‘’Hari ini tim melakukan operasi tangkap tangan terhadap unsur penegak hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sejauh ini sekitar empat orang diamankan tim,’’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Menurut Basaria, terdapat indikasi transaksi suap terkait dengan sengketa perdata yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ‘’Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan berikutnya. Terhadap pihak yang
yang mengumpulkan, pengumpulan itu saya jadi ragu-ragu,’’ jawab Elza saat bersaksi di sidang terdakwa anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani. ‘’Cerita itu ada, tapi persisnya saya tidak ingat, yang saya ingat persis yang marah adalah Faisal Akbar dan Djamal Aziz karena Bu Yani mengatakan ‘Coba Bu Elsa saya tidak pernah terima duit
Basaria Panjaitan
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sebuah mobil dan satu ruangan terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/8) kemarin. ‘’Kami konfirmasi terlebih dahulu ada kegiatan operasi tangkap tangan itu dan bahkan untuk kepentingan pembuktian, kami segel juga satu mobil di sana dan juga ada satu ruangan yang disegel,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin kemarin. Menurutnya, informasi awal yang bisa disampaikan ada indikasi transaksi hadiah atau janji terkait dengan penanganan perkara yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. ‘’Ada kasus perdata
yang disidangkan di sana. Tentu proses pemeriksaan ini harus berjalan terlebih dahulu, kami punya waktu paling lama 24 jam untuk kemudian menentukan status dari empat orang yang diamankan itu,’’ katanya. Namun, kata Febri, untuk nama dan inisial tentu belum bisa disebutkan, tetapi ada unsur panitera dan juga ada unsur pengacara atau advokat yang diamankan pada operasi tangkap tangan itu. ‘’Nanti kami periksa dahulu, kami lihat tentu peran dari masing-masing yang diamankan tersebut. Kami membutuhkan keterangan mereka meskipun tidak semuanya akan ditetapkan sebagai tersangka. Itu tergantung hasil pemeriksaan,’’ ucap Febri. (ant)
SEA GAMES
I Gede Siman Sudartawa
Bali Post/ant
I Gede Siman Pecahkan Rekor Kuala Lumpur – I Gede Siman Sudartawa menyumbang emas perdana dari cabang olahraga renang untuk Indonesia setelah memenangi nomor gaya punggung 50 meter dalam SEA Games 2017 di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Siman pada nomor andalannya ini mampu membukukan catatan waktu 25,20 detik dan merupakan rekor baru SEA Games. Rekor gaya punggung putra 50 meter sebelumnya adalah 25,27 detik. Hal. 19 Raih Emas
Indonesia Dikepung Kesalahpahaman Bandung (Bali Post) Di tengah perayaan 72 tahun kemerdekaan, Indonesia dikepung banyak salah paham. Sedikitnya ada tiga kesalahpahaman yang saat ini berkembang di Indonesia. Salah satunya adanya anggapan bahwa dengan keberagaman yang ada berarti menjauh dari sikap kerbersamaan dalam berbangsa dan bertanah air. Demikian penegasan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, ketika Rakernas PAN di Bandung, Senin (21/8) kemarin. Di hadapan tamu undangan dan kader partainya dari seluruh Indonesia, Zulkifli Hasan mengingatkan kondisi bangsa Indonesia yang terancam terpecah-pecah karena banyak
Bali Post/ant
SERAHKAN MEDALI - Menko PMK Puan Maharani disaksikan Menpora Imam Nahrawi menyerahkan medali kepada atlet wushu Indonesia Lindswell Kwok ketika upacara penyerahan medali wushu nomor Taijijian putri di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Lindswell mempersembahkan emas kelima untuk Indonesia dengan mengumpulkan nilai 9,68. (Beritanya di halaman 16)
kesalahpahaman. ‘’Hari-hari ini di tengah perayaan 72 tahun kemerdekaan, negeri kita tercinta Indonesia dikepung banyak salah paham,’’ katanya. Dia menyebut sedikitnya ada tiga kesalahpahaman yang saat ini berkembang di Indonesia. Pertama yaitu adanya anggapan bahwa dengan keberagaman yang ada berarti menjauh dari sikap kerbersamaan dalam berbangsa dan bertanah air. Menurutnya, banyak pihak yang memandang bahwa dengan tunduk pada ajaran agama berarti tidak setia pada paham kebangsaan. Pemeluk agama yang taat dinilai berkhianat terhadap prinsip nasionalisme. Hal. 19 Pemeluk Agama
Pemerintah akan Pajaki Transaksi ’’Online’’
Sri Mulyani Indrawati
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pungutan atas pajak perdagangan daring (e-commerce) bisa dilakukan karena proses pembukuan dari transaksi elektronik (online) lebih jelas dan mudah dilacak. ‘’Teknologi digital sebetulnya pembukuannya jauh lebih jelas, sehingga pemajakan itu adalah masalah yang harus kita clear-kan antara penjual dengan pembeli,’’ kata Sri Mulyani, di Jakarta, Senin (21/8) kemarin. Sri Mulyani menegaskan, karena kemudahan dalam pelacakan transaksi tersebut maka pungutan pajak bisa dilakukan untuk menambah penerimaan perpajakan. Untuk itu, ia mengatakan pemerintah sedang melakukan kajian secara serius untuk melakukan pungutan atas transaksi dagang secara elektronik dalam waktu dekat. ‘’Kita akan hati-hati melihat itu dan memperhati-
kan perubahan ini serta kita teliti pengaruhnya terhadap komposisi penerimaan negara,’’ kata Sri Mulyani. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah berpotensi melakukan pungutan pajak atas transaksi elektronik karena pertumbuhan perdagangan daring ini sangat tinggi dan mulai menggantikan perdagangan konvensional. Ia mengaku kajian dan pendalaman atas pungutan pajak ini sedang dilakukan dengan Direktorat Jenderal Pajak, karena harus menciptakan kesetaraan antara skema perdagangan daring dengan konvensional. ‘’Kita perlu memperhatikan playing of level field termasuk dalam perpajakan, bagaimana cara memajaki industri dan menciptakan playing of level field antara konvensional dengan e-commerce,’’ kata Suahasil. (ant)
denpasar
2
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
figur
Bali Post/rah
Nasionalisme Meluntur PERKEMBANGAN dunia saat ini begitu pesat, diiringi dengan pesatnya kemajuan teknologi dan informasi. Hal ini akan mempengaruhi pola pikir manusia dalam kehidupan sehari-hari. Di era globalisasi ini, kata Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra, bisa dilihat melunturnya rasa nasionalisme masyarakat terhadap bangsa dan negaranya. Hal itu disebabkan informasi negatif yang bertentangan dengan budaya bangsa Indonesia. “Seperti kita rasakan saat ini timbulnya intolerasi, diabaikannya empat konsensus berbangsa dan bernegara, radikalisme dan terorisme atau ISIS, narkoba serta geng motor. Perkelahian antarpemuda dan kecenderungan mengikuti budaya asing dan yang lainnya,” tegas Danramil Kapten Gusti Putra saat memberi ceramah wawasan kebangsaan kepada anggota silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Kecamatan Dentim, yang dikemas dalam acara syukuran HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan RI, Minggu (20/8) lalu. Kondisi ini secepatnya ditangkal dengan menanamkan kembali paham kebangsaan bagi generasi muda yang merupakan ujung tombak pemimpin yang akan meneruskan mengisi kemerdekaan bangsa ini. Selain itu, ia menekankan kepada seluruh komponen masyarakat harus waspada dengan ancaman proxy war yang dimainkan oleh kelompok tertentu untuk memecah belah Bangsa Indonesia. Untuk menghadapi tersebut, segenap komponen anak bangsa harus menjaga persatuan karena bangsa Idonesia terdiri dari berbagai perbedaan, namun tetap satu yang disatukan dengan Bhinneka Tunggal Ika. “Jangan mudah terprovokasi oleh kelompok tertentu yang menginginkan situasi tidak aman. Dalam menggunakan media sosial kita juga harus bijak, mengingat banyaknya berita yg beredar di media sosial bersifat bohong atau hoax,” tegasnya. (rah)
Reses Dewan Diwarnai Diskusi Pendidikan
Denpasar (Bali Post) – Kegiatan jajaran DPRD Denpasar pertengahan Agustus ini diagendakan menggelar reses. Kegiatan reses ini telah berlangsung sejak Jumat (18/8) hingga Minggu (20/8) lalu. Sejumlah kegiatan digelar serangkaian agenda reses ini. Bahkan salah satu anggota dewan yakni AAN Gede Widiada menggelar reses dengan cara berbeda. Bila rekannya banyak yang bertemu masyarakat di masing-masing banjar, politisi NasDem ini mengisi kegiatan reses dengan melakukan diskusi tentang pendidikan. Menurut Widiada, selaku anggota dewan yang membidangi masalah pendidikan, pihaknya ingin menggali informasi terkait sejumlah persoalan yang dihadapi warga Denpasar dalam bidang pendidikan. Melalui diskusi ini pihaknya berharap bisa mendapatkan solusi yang tepat dalam mengatasi persoalan yang dihadapi. “Kami hadirkan para guru se-Peguyangan dan menghadirkan satu narasumber yang berkompeten di bidang pendidikan,” katanya. Sementara itu, para wakil rakyat lainnya juga menggelar reses dengan cara yang berbeda-beda. Dari sejumlah masukan yang diterima wakil rakyat, reses kali ini masih didominasi masalah infrastruktur. Sejumlah anggota DPRD Denpasar, di antaranya Wayan Sutama (Peguyangan), Wayan Suadi Putra (Sidakarya), Wayan Duaja (Pemecutan Kelod) dan I Ketut Budiarta (Renon) mengungkapkan usulan yang masuk saat pihaknya melakukan reses, masih didominasi perbaikan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan, trotoar, jembatan serta drainase. Wayan Duaja mengatakan, saat reses ia menerima sejumlah usulan agar dapat ditindaklanjuti mengingat fasilitas yang diusulkan mendapat perbaikan tersebut sangat diharapkan warga. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan masa reses sebelumnya. Mengingat dalam sidang intern penyampaian hasil reses yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede tersebut, secara bergiliran masing-masing fraksi melaporkan hasil yang diperoleh selama reses. Dari lima fraksi yang ada di DPRD Denpasar, laporannya didominasi dengan permintaan perbaikan jalan. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : SAATNYA BIJAKSANA KELOLA SAMPAH PLASTIK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
PEDAGANG - Seorang pedagang tengah menata barang dagangannya di atas trotoar Jalan Gunung Kawi, Denpasar. Di jalur ini kerap ditemui sejumlah pedagang yang berjualan di bahu jalan dan trotoar.
Tingkat Kerawanan Penyalahgunaan Narkoba
Bali Masuk Peringkat Kesebelas Denpasar (Bali Post) -
Masalah narkoba belum bisa diatasi sampai saat ini. Bahkan Bali masuk peringkat kesebelas terkait tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Untuk itu, kepala desa atau perbekel diharapkan mampu meningkatkan perannya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu dilontarkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi dalam Rangka Optimalisasi Layanan Rehabilitasi di Kabupaten Badung, Senin (21/8) kemarin. Menurut Brigjen Suastawa, peran kepala desa atau perbekel sangat penting, karena menyentuh masyarakat langsung. Ia mengingatkan, prevalensi Bali di Indonesia menempati urutan ke-11 dalam tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika. “Kami berharap adanya dukungan semua institusi pemerintah di semua tingkatan, khususnya perbekel yang dapat langsung Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
mengawasi masyarakat untuk mewujudkan pemberantasan narkoba di Indonesia. Salah satunya melalui program P4GN agar berjalan dengan maksimal,” ujarnya. Suastawa menambahkan, perbekel memiliki dua peran besar, yaitu prosperity (kesejahteraan) dan security (keamanan). Di mana fungsi keamanan itu meliputi mengamankan lingkungan desa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Perbekel dapat menggerakkan masyarakat sebagai aktor utama, sehingga masyarakat memahami masalah narkoba di lingkungan dengan melibatkan semua tokoh serta dapat meli-
Sempat Kabur dari Sel BNNP Bali
batkan pemerintah dan swasta. “Sedangkan peran kepala desa dalam rehabilitasi haruslah peka mencegah berkembangnya peredaran narkoba di lingkungannya, seperti mengawasi pembangunan kafe atau tempat hiburan malam, menjadi orang pertama melaporkan apabila terjadi kejadian terkait peredaran narkotika, serta selalu berkoordinasi dengan BNNP dan BNNK,” paparnya. Lebih lanjut, Suastawa juga memaparkan peran rumah sakit maupun Puskesmas dalam program rehabilitasi, yaitu menyiapkan SDM dan sarana prasaran untuk kegiatan P4GN. Mempun-
Bali Post/ist
foto bersama - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa foto bersama saat menyosialisasikan bahaya narkoba kepada kepala desa dan lurah se-Badung. yai pemahaman bahwa pecandu adalah orang sakit dan harus diobati, serta memberikan sosialisasi bahwa pecandu adalah orang sakit dan harus diobati. “Masyarakat juga perlu disadarkan, bahwa masalah narkoba adalah masalah
bersama. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih mengenal lingkungannya dan harus terlibat dan aktif dalam mencegah narkoba, serta ikut mengembangkan program-program pencegahan dan rehabilitasi,” tegasnya. (kmb36)
Soal Tuntutan Turis Jerman Hanya 2,5 Tahun
Gus Topi Dituntut 12 Tahun Penjara Jaksa Sebut Terdakwa Tidak Ada Niat Membunuh
Denpasar (Bali Post)Terdakwa kasus narkoba yang sempat kabur atau melarikan diri dari sel BNNP Bali, Hery Agus Sugiono alias Gus Topi dituntut hukuman 12 tahun penjara, Senin (21/8) kemarin. JPU Ni Putu Evy Widhiarini di depan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini menjelaskan bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana tanpa hak, yaitu menyimpan atau menguasai narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 13,53 gram netto. Terdakwa oleh jaksa kemudian dijerat Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Menuntut supaya terdakwa dipidana penjara 12 tahun dikurangi sepenuhnya selama terdakwa dalam tahanan. Terdakwa juga dituntut supaya membayar denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan,” tuntut jaksa.
Dalam surat tuntutannya dijelaskan bahwa Agus Topi pada Rabu, 15 Maret lalu menawarkan narkotika. Atas informasi itu, polisi kemudian melakukan lidik dan mendengar informasi bahwa Gus Topi ke Jakarta. Begitu balik dari Jakarta, petugas BNNP menangkapnya di Bandara Ngurah Rai. Saat digeledah, ditemukan bungkusan kwaci dan di dalamnya ada tisu berisi sabusabu seberat 14,25 gram brutto yang terbagi dalam tiga bungkus. Petugas BNNP kemudian menggelandang terdakwa ke kosnya di Pondok Dewa Brata, Jalan Patasari, Badung. Di sana tidak ditemukan barang bukti. Namun saat diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa dia menitipkan empat paket sabu-sabu sebelum berangkat ke Jakarta pada Putu Semarayasa (dalam berkas terpisah - red). Tak lama berselang, Semarayasa kemudian ditangkap polisi. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) angkat bicara soal tuntutan 2,5 tahun atas nama terdakwa Giuliano Lemoine. JPU Dewa Lanang Arya, Senin (21/8) kemarin mengatakan, tuntutan 2,5 tahun tersebut sudah sesuai dengan fakta persidangan atas tewasnya Steven Djingga. Dijelaskan, dari pemeriksaan saksi dan sesuai dengan apa yang terungkap di persidangan, terdakwa hanyalah memukul korban sekali dan itu mengenai hidung korban. Korban yang dalam keadaan mabuk meninggal setelah empat hari pascapemukulan dan korban meninggal di rumah sakit. “Itu didukung saksi tukang ojek yang melihat kejadian secara langsung,” jelas Dewa Lanang. Bahkan saat dipukul sekali itu terdakwa langsung pergi. Dalam pertimbangan yuridis sebagaimana fakta persidangan, korban saat itu dalam kondisi mabuk. “Korban banyak menantang,” jelasnya. Di samping itu, jelas jaksa menguraikan alasan tuntutan 2,5 tahun karena turis Jerman itu tidak ada niatan membunuh. Dia hanya melakukan pemukulan sekali saat ditantang korban. Dalam perkara ini, kata Dewa Lanang terdakwa didakwa atas penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain. “Mengapa kemudian dituntut
2,5 tahun, ya dari tolak ukur kita memang segitu,” jelasnya. Dewa Lanang mengakui memang ancaman hukuman dalam pasal 351 ayat 3 adalah maksimal tujuh tahun penjara. Namun, karena lebih banyak pertimbangan meringankan, maka tuntutan 2,5 tahun dinilai sudah tepat. “Ini tidak miring. Korban juga meninggal setelah empat hari,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Giuliano Lemoine asal Jerman ini diajukan ke pengadilan atas kasus tewasnya Steven Djingga. Kasus itu terjadi tanggal 21 Maret 2017, sekitar pukul 01.00 Wita di depan Paddys Club, Jalan Legian, Kuta, Badung. Mulanya korban Steven Djingga bersama saksi Wisno Toni mengunjungi Paddys Club. Sesampai di tempat hiburan malam itu terjadi perkelahian antara korban dan terdakwa yang dipicu karena saling senggol. Perkelahian antara korban dan terdakwa berlanjut di luar Paddys Club. Karena belum puas, terdakwa Giuliano Lemoine menghampiri korban Steven Dijingga dan terjadi pemukulan. Steven Djingga langsung jatuh ke lantai dan kepala belakangnya membentur lantai serta bagian hidungnya mengeluarkan darah. Akhirnya korban meninggal pada tanggal 25 Maret 2017 di rumah sakit. (kmb37)
FP Unud Perkenalkan Aktivitas Bertani bagi Anak-anak SERANGKAIAN kegiatan HUT ke-50 Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud), digelar kegiatan ‘’Udayana Memanen’’ di Kebun Percobaan FP Unud, Jalan Pulau Moyo Denpasar Selatan, Minggu (20/8) lalu. Kegiatan ini kelanjutan dari kegiatan ‘’Udayana Menanam’’ yang dilaksanakan awal Juni lalu. ‘’Kegiatan Udayana Memanen diikuti 75 anak-anak PAUD, TK dan SD serta kalangan civitas akademika di lingkungan Unud,’’ jelas Ketua Pengelola Kebun Percobaan Ir. IGN Alit Gunadi, M.P. Menurut Alit Gunadi, partisipasi anak-anak usia dini itu diundang langsung ke orangtua masing-masing untuk mengajak anak-anaknya berkunjung ke kebun percobaan. Kendati pengumuman yang disampaikan panitia waktunya relatif singkat, ternyata antusiasme orangtua sangat tinggi. Ditegaskan, kebun percobaan ini memang dirancang sebagai tempat pembelajaran
bagi mahasiswa dan masyarakat umum agar mengenal dunia pertanian. ‘’Kebun ini kami tata sedemikian rupa, tidak saja sebagai tempat belajar tetapi juga tempat rekreasi. Hal ini sebagai wujud nyata mengimplementasikan bidang kajian unggulan FP Unud, mengintegrasikan pertanian dan pariwisata,’’ tegas Dosen Konsentrasi Agronomi tersebut. Ketua Himpunan Pendidikan Usia Dini (HimPAUD) Denpasar Agung Darmayanti menyambut baik kegiatan tersebut. ‘’Kami berbahagia bisa mengajak anak-anak berpartisipasi dalam kegiatan Udayana Memanen, sehingga anak-anak mengenal dan merasakan bagaimana rasanya turun ke kebun memanen hasil bumi. Kegiatan ini sangat menarik dan perlu diadakan secara periodik,’’ tegasnya. Agung Darmayanti meminta pengelola kebun percobaan bisa mengagendakan kegiatan ini pada setiap akhir semester,
sehingga pihaknya tak perlu jauh-jauh mencari tempat outing bagi siswa. Apalagi, kebun percobaan berlokasi di tengah kota, sehingga mudah diakses dan sangat potensial menjadi destinasi agrowisata favorit nantinya. Peluang tersebut, kata Agung Darmayanti, sepatutnya dimanfaatkan dengan baik oleh pengelola kebun FP Unud. Salah seorang pengelola kebun percobaan FP Unud Ni Wayan Sri Sutari, S.P., M.P. menyambut baik saran tersebut. Menjadikan kebun percobaan bermanfaat bagi pembinaan karakter generasi muda, katanya, merupakan idealisme para pengelola kebun. ‘’Kami berharap anak-anak yang ikut kegiatan ini tumbuh menjadi anak yang menghargai petani dan siap bekerja keras dalam menapaki kehidupannya kelak. Mereka tidak tumbuh sebagai anak yang manja dan tidak mengenal lingkungan terdekatnya yakni lingkungan
pertanian,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FP Unud I Putu Edi Swastawan mengatakan, kegiatan Udayana Memanen memiliki arti strategis dalam memasyarakat pertanian organik dan komitmen memerangi sampah plastik. ‘’Seluruh konsumsi yang disediakan untuk partisipan merupakan hasil olahan kebun percobaan yang ditanam tanpa menggunakan pestisida dan pupuk kimia. Kemasan dalam menghidangkannya tanpa menggunakan plastik,’’ tuturnya. Aktivis mahasiswa asal Bangli ini memaparkan, hidangan yang disuguhkan berupa jagung bakar, jagung rebus, jagung keju parut dan jagung urap. Hidangan tersebut disiapkan oleh mahasiswa FP unud yang tergabung dalam agropreneur. Omzet penjualan produk pertanian organik pada saat Udayana Memanen senilai Rp 1,2 juta. ‘’Kegiatan Udayana Memanen
ini diikuti dosen, pegawai, dan mahasiswa serta para dekan di lingkungan Unud,’’ ujarnya. (r)
Bali Post/ist
ANTUSIAS - Anak-anak usia dini antusias mengikuti kegiatan ‘’Udayana Memanen’’ di Kebun Percobaan FP Unud.
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
BADUNG
3
Bali Post/eka
PANEN - Seorang buruh tani tengah memanen padi di areal persawahan Mengwi, Badung. Padi yang telah dirontokkan menjadi gabah tersebut nantinya akan dijual, bahkan dikirim ke luar Bali.
Pemeriksaan Kesehatan Potensi Pariwisata Belum Tergarap Maksimal Hewan Libatkan Ratusan Relawan Mangupura (Bali Post) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung akan melakukan pemeriksaan hewan secara berkala. Guna memaksimalkan program ini, pihak dinas akan melibatkan ratusan relawan. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama mengatakan hal itu, belum lama ini. Asrama menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan akan menyasar para pedagang hewan di Gumi Keris. Kegiatan ini juga berkaitan dengan perayaan Idul Adha, sehingga pemeriksaan akan dilakukan di semua kecamatan. “Kami rencananya akan menerjunkan sekitar 140-an orang petugas ke lapangan. Petugas terdiri dari para relawan, mahasiswa dan dokter hewan,” ujarnya. Asrama mengaku telah bersurat ke Universitas Udayana (Unud) agar bersedia mengirimkan 100 mahasiswanya membantu melakukan pemeriksaan hewan kurban. Sebab, petugas yang ada di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung hanya 30 orang, ditambah relawan ssepuluh, sehingga masih kurang. “Karena itu kami minta bantuan ke Unud. Kalau dengan mahasiswa Unud, ya sekitar 140 orang yang nantinya akan terjun ke lapangan,” katanya. Sesuai standar pemeriksaan, kata Asrama, hewan yang dipotong akan melalui dua kali pemeriksaan, yakni pemeriksaan antemortem (pemeriksaan sebelum kematian) dan postmortem (setelah kematian). “Pemeriksaan antemortem untuk melihat ciri-ciri fisik apakah hewan tersebut dalam kondisi sakit atau tidak. Sementara pada pemeriksaan postmortem yang dilakukan ialah berupa pemeriksaan organ dalam hewan kurban antara lain hati, limpa, paru, jantung dan ginjal. Misalnya ditemukan cacing pada hati, kami akan sisihkan. Kalau sakit, tentunya tidak dipotong,” tegasnya. Asrama menambahkan, pemeriksaan hewan kurban rencananya akan diawali di penjual hewan kurban. Setelah itu baru akan bergerak ke tempat-tempat pemotongan hewan. “Tim akan segara dibagi, mengingat ada 50 tempat pemotongan hewan di Badung. Tim akan kami sebar ke tempat-tempat pemotongan hewan kurban,” pungkasnya. (kmb27)
BPPD Minta Pemkab Beli Pesawat Mangupura (Bali Post) –
Badan Promosi Pariwisata (BPPD) Badung berharap Pemkab Badung membeli pesawat guna mengangkut wisatawan ke Bali, khususnya Badung. Pasalnya, banyak potensi pariwisata yang belum tergarap maksimal lantaran keterbatasan penerbangan. Sayangnya usulan membeli pesawat itu belum diamini oleh Pemkab Badung. Sebab, pembangunan di Gumi Keris masih difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Kendati begitu, BPPD Badung tetap berharap pemerintah setempat membeli pesawat komersil. “Ya, memang tidak mesti sekarang. Mungkin lima tahun ke depan pada periode Bapak Bupati (Giri Prasta – red) yang kedua.
Kami sangat berharap ada kejutan (pembelian pesawat - red) untuk pariwisata,” ujar Ketua BPPD Badung IGN Rai Surya Wijaya saat menerima Konsulat Jenderal (Konjen) RI untuk India, Senin (21/8) kemarin. Rai Surya Wijaya mengakui penerbangan langsung menjadi salah satu penghalang dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari berbagai
negara ke Badung. “Dulu ada Air Paradise yang melayani sejumlah wisatawan dari sejumlah negara ke Bali, jadi kita wacanakan sekarang. Ini perlu dikaji. Kalau tidak sekarang, mungkin bisa untuk jangka panjang,” ujarnya. Sebelumnya Sekda Badung I wayan Adi Arnawa mengatakan dirinya belum berani bicara terkait rencana pengadaan pesawat komersial.
Pasalnya, pengadaan pesawat memerlukan modal finansial dan manajemen yang andal. “Saya belum berani bicara menyangkut masalah itu, karena itu menyangkut investasi yang besar dan memerlukan manajemen yang kuat,” tegasnya. Pejabat asal Pecatu ini mengingatkan, modal berupa finansial saja tidak cukup untuk pengadaan pesawat. Pasalnya, guna keberlangsungan operasional pesawat tersebut diperlukan manajemen yang mumpuni. Dengan demikian, pesawat tersebut tidak mubazir
Sukseskan Program ”Cashless”
Pemasangan GTO Dikebut
Menurun, Pasien Alami Malnutrisi PERSENTASE pasien yang mengalami malnutrisi di RSUP Sanglah terus mengalami penurunan. Tahun 2008 persentasenya 30,1 persen. Tahun 2009 turun menjadi 24,5 persen, tahun 2010 turun kembali menjadi 17 persen. Terakhir tahun 2016 persentase malnutrisi pada anak turun lagi menjadi 6,5 persen. Tim GKM Instalasi Gizi RSUP Sanglah Ni Putu Destriani Devi mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Destriani Devi, malnutrisi terjadi karena faktor pasien yang tidak selera makan akibat sakitnya, bisa juga karena makanan rumah sakit yang tidak enak. Penurunan angka malnutrisi yang terjadi dari tahun ke tahun tidak lepas dari Instalasi Gizi RSUP Sanglah yang berinovasi membuat makanan yang enak dimakan namun bernutrisi. Pada lomba Gugus Kendali Mutu (GKM) tahun ini, Instalasi Gizi RSUP Sanglah kembali berinovasi membuat makanan untuk lansia. Menurut Destriani Devi, ia bersama tim mengamati pasien lansia yang mengalami kesulitan mengunyah dan menelan, sehingga tidak bisa menghabiskan makanannya. Padahal asupan makanan yang harus dimakan cukup besar untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. “For-TEP ini dibuat untuk mencegah hospital malnutrition dan pemborosan anggaran rumah sakit yang diakibatkan sisa makanan yang banyak terbuang,” ujarnya. Maka dari itu, kata Destriani Devi, ia bersama tim terpikir untuk membuat for-TEP (formula tinggi energi dan protein) instan. “For-TEP ini makanan terapi yang diberikan untuk pasien usia dewasa dan lansia yang asupan makanannya kurang akibat kesulitan mengunyah, menelan atau mual,” jelasnya. Berbahan dasar kentang, ayam dan susu skim, makanan tersebut terasa gurih dan tidak membuat mual serta eneg. Destriani Devi menegaskan, For-TEP juga sudah melewati uji lab mikrobiologi dan bisa bertahan hingga satu bulan tanpa pengawet. “For-TEP berukuran kecil namun padat nutrisi dan instan. Jadi bisa diseduh kapan saja ketika pasien mau makan atau bisa dikonsumsi langsung tanpa diseduh,” ujarnya. (may)
nantinya. “Tidak hanya ujugujug punya uang. Kalau tidak dimanajemen dengan kuat, itu mubazir,” katanya mengingatkan. Adi Arnawa menambahkan, pihaknya justru lebih cenderung menyiapkan infrastruktur bandara untuk menunjang penerbangan, sehingga para penumpang khususnya wisatawan merasa nyaman. “Saya lebih cenderung menyiapkan infrastruktur untuk di bandara, seperti perluasan landasan pacu bandara serta jalan keluar dari bandara biar tidak macet,” ujarnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
BERTAHAP - Jasa Marga secara bertahap akan mengubah gardu tol reguler menjadi GTO di seluruh Indonesia, termasuk Bali.
Mangupura (Bali Post) Guna menyukseskan program cashless (nontunai) pemerintah, pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mulai mengebut pemasangan Gardu Tol Otomatis (GTO) di seluruh pintu tol. Secara bertahap Jasa Marga mengubah gardu tol reguler menjadi GTO di seluruh Indonesia, termasuk Bali. Ditargetkan pemasangan GTO di semua gardu tol sudah rampung per 31 Oktober 2017. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani mengatakan pihaknya terus melakukan penambahan GTO pada jalan tol yang dikelolanya. “Pemasangan GTO secara nasional kami targetkan rampung pada akhir Oktober 2017,” ujarnya Terkait cashless di jalan tol, kata Desi Arryani, pemerintah akan menyosialisasikan secara maksimal kepada masyarakat. Jasa Marga juga akan melakukan berbagai hal secara bertahap untuk menyukseskan cashless di seluruh tol dengan mengubah semua gardu reguler menjadi GTO. “Beberapa gerbang kami akan full GTO, tapi GTO hybrid, artinya pakai palang, pakai portal secara bertahap di lokasi-lokasi yang aman. Bertahap kita akan mengubah gardu-gardu untuk
bisa menerima hanya non tunai,” jelasnya. Desi Arryani mengakui pembayaran nontunai tiket jalan tol masih sangat minim. Dikatakan, pembayaran non tunai hingga saat ini baru mencapai 33 persen secara nasional. Bahkan di Bali angkanya hanya 15 persen saja. “Jumlah ini sangat rendah, apalagi beberapa bulan ke depan akan diberlakukan cashless di semua jalan tol. Nah, ini yang harus terus dikaji,” ujarnya. Menurut Desi Arryani, jumlah gardu tol yang sudah GTO mencapai 40 persen atau 466 unit dari jumlah gardu tol 1.002 unit. Per 31 Oktober 2017 mendatang pengerjaan pemasangan GTO di seluruh Indonesia mencapai 100 persen. “Kami juga harus mengarahkan penjualan-penjualan kartu uang elektronik di gerbanggerbang dan seterusnya,” tambahnya. Ia menambahkan, transisi gardu reguler ke GTO hingga saat ini masih terus berjalan. Pihaknya berharap sampai akhir September 2017 proses transisi sudah mencapai 60 persen. “Sambil kami memantau bagaimana perkembangan masyarakat pengguna nontunai, kemudian secara bertahap menjadi 100 persen (transisi GTO),” ujar Desi Arryani. (kmb23)
Konjen RI di India Minta Badung Tawarkan ”Wedding Package” Mangupura (Bali Post) – Konsulat Jenderal Indonesia untuk India Saut Siringoringo mengunjungi Dinas Pariwisata Badung, Senin (21/8) kemarin. Pada kesempatan itu, Saut Siringoringo meminta kalangan pelaku industri pariwisata di Badung menawarkan paket pernikahan atau wedding package kepada wisatawan India. Menurut Saut Siringoringo, tradisi di India, orang nikahan pasti dihadiri oleh banyak orang. Bahkan jumlah undangan bisa mencapai ribuan orang. “Ini potensi yang dapat digarap dengan menawarkan paket pernikahan,”
ujarnya. Saut Siringoringo menambahkan, Bali dan India memiliki kemiripan budaya. Dengan begitu, Bali termasuk Badung sangat cocok menawarkan paket pernikahan untuk mendongkrak tingkat kunjungan. “Hampir 70 persen turis India yang berkunjung ke Indonesia berkunjung ke Bali. Kenapa Bali? Karena Bali ada kesamaan atau emosional, yakni sama-sama Hindu,” jelasnya. Menurut Saut Siringoringo, India menyimpan potensi pasar yang sangat prospektif bagi pariwisata Bali untuk dikembangkan. Namun perlu adanya
paket khusus yang dapat menarik kedatangan wisatawan India ke Bali, terutama Badung. “Mereka (wisatawan India - red) kalau merayakan penikahan gila-gilaan, potensi ini perlu kita wadahi,” katanya mengingatkan. Terkait kendala mendatangkan wisatawan India ke Indonesia, Saut Siringoringo mengaku masih terkendala penerbangan langsung. Saat ini belum ada satu pun maskapai yang menawarkan penerbangan langsung dari India. “Ini menjadi kendala kita meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan
India. Sementara ini, belum ada penerbangan langsung. Warga India yang mau berlibur ke Bali mesti transit di Kualalumpur atau Singapura, baru dapat melanjutkan perjalanan ke Bali,” tuturnya. Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Badung Made Badra saat menerima kunjungan Konjen Indonesia untuk India mengaku akan menggarap pasar India semaksimal mungkin. “India jadi target pasar pariwisata Badung. Kami akan mempromosikan Badung bersama-sama dengan pelaku pariwisata,” ujarnya.
Menurut Badra, wisatawan India memiliki kualitas yang menjanjikan. Tidak hanya dalam hal lama tinggal, daya beli mereka juga mengalahkan wisatawan Cina. “Turis India menginapnya di hotel bintang lima dan empat. Lama tinggal mereka juga cukup lama hingga seminggu,” katanya. Birokrat asal Kuta ini berharap para pelaku pariwisata di Badung memanfaatkan potensi tersebut dengan menciptakan paket-paket yang mampu menarik minat wisatawan India untuk berkunjung. Misalnya, paket pernikahan dan paket wisata spiritual. (kmb27)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
INFO SEREMONIAL 600 Mahasiswa Baru PPLP Dhyana Pura Ikuti MOK PUSAT Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura menggelar kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOK) bagi mahasiswa baru yang dimulai Senin (21/8) kemarin. Pembukaan MOK dihadiri Direktur, Wakil Direktur Bidang Akademik, Wakil Direktur Bidang Operasional, Pengurus Yayasan Dhyana Pura dan seluruh staf. Kegiatan MOK berlangsung 21– 22 Agustus dan 24–25 Agustus 2017. Acara pembukaan diawali ibadah yang dipimpin Pendeta Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si. Kegiatan MOK 2017 dibuka Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert Nainggolan, S.S., M.M., ditandai penyematan secara simbolis atribut MOK kepada dua orang perwakilan mahasiswa baru serta pelepasan empat ekor burung merpati oleh Direktur, Ketua Panitia, Pengurus Yayasan Dhyana Pura dan perwakilan mahasiswa baru. Kegiatan MOK pada tahun ini mengusung tema ‘’Membangun Insan Pariwisata yang Pembelajar’’ dan subtema ‘’Bersama Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Dhyana Pura Membangun Insan Pariwisata yang Unggul’’. Tujuan diselenggarakannya Masa Orientasi Kampus 2017 bagi mahasiswa baru PPLP Dhyana Pura untuk pembinaan sikap, memperkenalkan program dan lingkungan kampus agar mahasiswa baru mengenal dan mampu beradaptasi serta memperlancar program pendidikan dan pelatihan yang akan diikuti di PPLP Dhyana Pura. Dalam sambutannya, Direktur PPLP Dhyana Pura Gilbert
MOK - PPLP Dhyana Pura menggelar kegiatan MOK bagi mahasiswa baru yang dimulai Senin (21/8) kemarin. Nainggolan menyampaikan mahasiswa PPLP Dhyana Pura harus berani bermimpi menjadi insan pariwisata yang berkualitas dan bisa menduduki posisi-posisi yang baik di industri pariwisata. Kegiatan Masa Orientasi Kampus tahun ini diikuti 600 mahasiswa baru dari program-program pelatihan yang ada, yaitu Program 3 Tahun (Manajemen Makanan dan Minuman, Manajemen Akomodasi Perhotelan), Program 2 Tahun (Tata Hidangan, Tata Boga, Food and Beverage, Akomodasi Perhotelan) dan Program 1 Tahun (Tata Hidangan, Tata Boga, Tata Graha dan Kantor Depan). PPLP Dhyana Pura berkomitmen melakukan MOK tanpa kegiatan yang berbau perpeloncoan. Semua kegiatan diatur dan dikemas dalam bentuk pengenalan lingkungan kampus dan materi-materi yang disesuaikan dengan tema yang diusung
tahun ini. Oleh karena itu, kegiatan MOK kali ini diisi materi-materi yang akan membekali mahasiswa baru untuk siap mengikuti program pelatihan dan pendidikan di PPLP Dhyana Pura dengan mendatangkan pembicara-pembicara dari dunia industri baik hotel maupun asosiasi antara lain DPD ICA (Indonesia Chef Association) Bali dan Executive Association Food and Beverage Indonesia. Melalui kegiatan ini mahasiswa baru diharapkan memahami arti pentingnya program pendidikan dan pelatihan yang akan ditempuh dan memberikan pendidikan karakter bagi mahasiswa baru serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan di industri. Di samping itu, untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada diri sendiri, lingkungan dan almamater serta membangun mahasiswa-mahasiswi yang aktif, kreatif dan inovatif. (ad1443)
1.137 Mahasiswa Ikuti PKKMB 2017 FEB Unud
Bentuk Generasi EMAS Equilibrium Termuda P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2017 di Aula Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Badung, Senin (21/8) kemarin. PKKMB yang diikuti 1.137 mahasiswa ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara, utamanya dalam membentuk generasi EMAS (Eksis, Mandiri, Andal dan Solid) Equilibrium termuda. ‘’Mahasiswa yang mengikuti PKKMB tahun ini terdiri atas mahasiswa baru dan mahasiswa lama yang belum atau tidak mengikuti tahun sebelumnya. PKKMB ini wajib diikuti sebagai syarat kelulusan dalam perkuliahan,’’ ujar Ketua Panitia PKKMB 2017 FEB Unud I Gusti Made Suwandana, S.E., M.M. Menurut Suwandana, PKKMB bertujuan memperkenalkan atmosfer kemandirian, sikap, etika, mental dan moral dalam mengikuti perkuliahan di FEB Unud. Sedikitnya lima sesi materi yang diberikan kepada mahasiswa, yaitu tentang akademik, fasilitas kampus, kemahasiswaan, pengenalan Unit Layanan di lingkungan FEB Unud dan kebangsaan. Wakil Dekan I FEB Unud Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. mengatakan, FEB merupakan fakultas dengan mahasiswa baru terbanyak di Unud. PKKMB diikuti mahasiswa Program S-1 reguler dan nonreguler dari Prodi Ekonomi Pembangunan, Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi, serta mahasiswa Program Diploma yaitu D-3 Perpajakan dan D-3 Akuntansi. Poin utama dari materi
yang diberikan adalah pengenalan FEB Unud serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. ‘’Proses belajar mengajar di SMA tentunya berbeda dibandingkan di universitas. Kalau di SMA mereka masuknya bersama-sama, keluarnya pun bersama-sama, tetapi di universitas berbeda,’’ jelas Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan ini. Di semester I dan II, mahasiswa baru menempuh mata kuliah dengan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) yang sama. Tetapi di semester III dan seterusnya, jumlah mata kuliah atau SKS yang ditempuh sangat bergantung dari pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa., S.E., M.Si. berharap mahasiswa baru mendapatkan informasi yang jelas dan akurat mengenai proses pembelajaran, fasilitas dan struktur organisasi di kampus. Dengan demikian, mereka
akan dapat melaksanakan kewajiban dan mendapatkan pelayanan sesuai hak sebagai mahasiswa dengan baik. Ketika seorang mahasiswa bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik, mereka tentu saja akan menyelesaikan kuliah tepat waktu dengan IPK dan predikat kelulusan yang bagus. Jadi, manfaat positif juga akan dirasakan institusi di samping mahasiswa itu sendiri. ‘’PKKMB ini penting sekali kami berikan karena tanpa mendapatkan informasi yang jelas mengenai institusi, saya kira mereka tidak akan dengan tegap atau dengan senang hati memasuki gerbang perguruan tinggi ini,’’ ungkapnya. Mahaendra menambahkan, materi tentang wawasan kebangsaan turut diberikan agar fakultas tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas dan pintar. Output nanti juga harus memiliki integritas dan rasa nasionalisme yang tinggi. (ad1438)
PUKUL GONG - Dekan FEB Unud I Nyoman Mahaendra Yasa memukul gong didampingi Wakil Dekan I dan Ketua Panitia PKKMB 2017 FEB Unud di Aula Widya Sabha, Bukit Jimbaran.
DPD-RI Minta Desa Adat Berhemat Akibat Ekonomi Sulit
Rekomendasi Wedakarna Terkait Desa Wisata Bakas Direspons Positif Pemkab Klungkung
SALAH satu bentuk perwujudan dari konsep Trisakti Berdikari secara ekonomi adalah bagaimana pembangunan di desa menjadi skala prioritas dalam pembangunan nasional. Namun, ke depan pembangunan tidak saja tergantung peran pemerintah, tetapi juga mengacu pada kemandirian desa dan salah satu parameter kesejahteraan masyarakat desa adalah tingginya tabungan masyarakat. Hal ini disampaikan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, S.E. (M.Tru.), M.Si. saat acara Seminar Bung Karno di Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung. Di hadapan prajuru desa, Gusti Wedakarna yang seorang Senator RI memberikan wawasan bahwa sudah
sepatutnya desa di Bali, baik desa adat maupun desa dinas berhitung dalam hal anggaran pembangunan, khususnya di bidang upakara agar ke depan pengembangan SDM di desa bisa meningkat. ‘’Prajuru desa adat di Bali harus sadar bahwa untuk merebut sumbangan dana bansos, dana hibah dan bantuan pemerintah di masa depan tidak semudah yang dibayangkan. Anggaran keuangan negara akan semakin ketat dan transparan. Seluruh anggaran di desa akan satu pintu di desa dinas, begitu pula gelontoran bansos yang selama ini didompleng oleh oknum anggota dewan akan dihapuskan secara perlahan. Saya kira ini konsep keuangan negara yang harus didukung. Kemandirian
DI BAKAS – Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah berdiri) di Desa Adat Bakas, Klungkung.
warga desa harus diutamakan, yakni dengan penghematan di segala bidang kehidupan. Stop gaya hidup hedonis, hentikan gaya hidup belog ajum di desa dan kebiasaan jor-joran dalam upacara atau pembangunan pura,’’ ujar Gusti Wedakarna. Menurutnya, lebih baik uang yang ada disimpan, ditabung dan dikelola untuk pendidikan SDM dan wirausaha warga desa. Desa adat khususnya harus memiliki tabungan LPD yang tinggi, memiliki financial platform yang kuat dan mempertahankan pelaba pura dan duwe desa demi ajegnya Hindu. Aset desa harus semakin banyak, bukan sebaliknya semakin habis karena program ambisius. Saya yakin 20 tahun lagi, Bali akan menjadi destinasi termahal di Asia. Harus ada kesamaan pemikiran untuk menuju hal ini. Hanya desa adat yang bisa mempertahankan Bali dengan budaya Hindu,’’ ungkap Senator Wedakarna. Terkait Desa Bakas yang terkenal dengan potensi wisata tirta di antaranya rafting, Gusti Wedakarna menyambut baik respons positif Pemkab Klungkung untuk mengeluarkan status desa wisata resmi terhadap Desa Bakas agar dapat dibina dan diprioritaskan dalam anggaran. ‘’Desa Bakas sudah punya nama baik. Hanya perlu dirapikan landscape dan penataannya. Bakas juga terkenal dengan kuliner khas Bali di samping rafting. Ini untuk membantu program wisata, calendar of event dan bantuan pembangunan infrastruktur akan lebih mudah,’’ jelasnya. (ad1444)
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
COI 2017 Stikes Bali Diikuti 419 Mahasiswa Baru
Dibentuk Jadi Insan Cerdas, Optimis dan Inovatif SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali memperkokoh diri sebagai PTS bidang kesehatan yang unggul dan terpercaya. Hal ini disebabkan kampus ini mampu menjaga budaya mutu. Budaya mutu tersebut tercermin dari peminat dan jumlah mahasiswa yang diterima di kampus ini. Tahun ini Stikes Bali menerima 419 mahasiswa sesuai jumlah dan rasio dosen. Para mahasiswa baru tersebut mulai Senin (21/8) kemarin mengikuti Campus Orientation and Inauguration (COI) di kampus Stikes Bali. COI dibuka Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka, sedangkan Ketua Stikes Bali Gede Putu Darma Suyasa, S.Kep., M.Ng., Ph.D. melantik mahasiswa baru. Pembukaan COI ditandai penyematan atribut COI dan pelepasan balon. Gede Putu Darma Suyasa menjelaskan, COI 2017 mengambil tema ‘’Menjadi Mahasiswa yang Cerdas, Optimis dan Inovatif’’. Cerdas mengandung makna sempurna perkembangan akal budinya untuk berpikir dan mengerti. Optimis bermakna berpengharapan dan berpandangan baik dalam menghadapi segala hal. Inovatif berarti menghasilkan sesuatu yang baru. Ketiga hal tersebut merupakan prinsip dasar yang sangat penting untuk mampu bersaing pada zaman globalisasi ini. Dikatakannya, proses penerimaan mahasiswa baru di Stikes Bali dimulai sejak Mei lalu. Jumlah pendaftar jalur PMDK 386 orang, jalur reguler melalui tes tulis 294 orang dan jalur program B 60 orang sehingga total pelamar ke Stikes Bali tahun 2017 adalah 680 orang reguler dan 60 mahasiswa program B. Dari jumlah itu yang diterima untuk progam reguler 365 orang
LEPAS BALON - Ketua YPPLPK Bali Ida Bagus Arka dan Ketua Stikes Bali Gede Putu Darma Suyasa melepas balon pada pembukaan COI Stikes Bali 2017. (54%) dengan perincian 200 orang Prodi S-1 Keperawatan, 116 orang Prodi Keperawatan Anastesiologi, 35 orang Prodi D-3 Keperawatan dan 14 orang Prodi D-3 Kebidanan serta 53 orang Program B. Program B diperuntukkan bagi mahasiswa dari lulusan perawat D-3 Keperawatan untuk melanjutkan ke jenjang S-1 Keperawatan Ners. Selain mahasiswa reguler dan Program B tersebut, Stikes Bali juga dipercaya oleh Kementerian Ristek dan Dikti serta Kementerian Kesehatan untuk mengadakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk membantu tenaga kesehatan yang masih berjenjang pendidikan SPK melanjutkan ke pendidikan tingkat D-3. Gede Putu Darma Suyasa menambahkan, program COI Stikes Bali tahun 2017 berlangsung selama tiga hari. Minggu lalu diadakan pertemuan dengan orangtua mahasiswa
guna membahas langkah-langkah strategis dalam rangka menyukseskan program pendidikan di Stikes Bali. Acara dilanjutkan dengan pengenalan sistem pendidikan tinggi, sistem organisasi bidang kesehatan, pengenalan sistem kampus dan pendidikan di Stikes Bali. Juga ada program bela negara, pengabdian masyarakat, kerja bakti di lingkungan kampus dan Kelurahan Panjer, donor darah dan penanggulangan bencana oleh BPBD Kota Denpasar. Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka saat membuka COI menegaskan, COI pada dasarnya untuk mengenal kampus guna cepat menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus dan menjadi rumpun mahasiswa. Ia berharap semua mahasiswa mampu mengikuti proses pendidikan hingga tamat tepat waktu. Selain itu, tunjukkan diri sebagai mahasiswa Stikes Bali yang penuh disiplin dan pelayanan penuh senyum. (ad1442)
Pembukaan PKKMB FIB Unud Bertema ’’Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa’’
PEMBUKAAN – Acara pembukaan PKKMB Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud di Aula Widya Sabha Mandala. FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula Widya Sabha Mandala kampus setempat, Senin (21/8) kemarin. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru untuk mengenal dan memahami lingkungan kampus sebelum memulai masa perkuliahan. PKKMB Fakultas Ilmu Budaya Unud tahun ajaran 2017/2018 mengambil tema ‘’Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa’’ atau ‘’Berbeda-beda Dalam Satu Kesatuan Negara Republik Indonesia’’. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud Prof. dr. Luh Sutjiati Beratha, M.A. mengatakan, PKKMB bagi mahasiswa baru bertujuan mengenal
dan memahami lingkungan kampus sebagai lingkungan akademis dan memahami mekanisme di dalamnya. Kegiatan ini juga diharapkan menambah wawasan mahasiswa baru dalam penggunaan sarana akademik yang tersedia di kampus dan menambah wawasan mahasiswa agar mampu belajar di perguruan tinggi serta mematuhi dan melaksanakan norma-norma yang berlaku di kampus, khususnya yang terkait dengan kode etik dan tata tertib mahasiswa. Melalui kegiatan ini diharapkan rasa persaudaraan di kalangan civitas akademika dapat ditumbuhkan untuk menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, tertib dan dinamis. Mahasiswa baru juga diharapkan memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab akademik
dan sosialnya sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Prof. Luh Sutjiati Beratha mengingatkan mahasiswa baru untuk pintar merasa, namun tidak merasa pintar. PKKMB turut diisi pemberian materi tentang wawasan kebangsaan, mengacu kepada kebijakan Menristek Dikti untuk menciptakan generasi muda yang kreatif dan inovatif. PKKMB FIB Unud diikuti 505 orang termasuk 21 mahasiswa angkatan 2016/2017 yang tahun lalu berhalangan hadir. Jumlah mahasiswa baru yang terdaftar di masing-masing program studi di Fakultas Ilmu Budaya telah memenuhi daya tampung termasuk pada prodi yang beberapa tahun sebelumnya minim peminat. ‘’Sejauh ini Prodi Arkeologi peminatnya luar biasa, sebanyak 45 mahasiswa. Antropologi bahkan tidak membuka jalur mandiri karena kuota sudah terisi seluruhnya. Begitu juga Prodi Sejarah dan prodi-prodi lainnya. Sastra Inggris sebanyak 117 orang dan nonreguler sesuai daya tampungnya 90 mahasiswa,’’ papar Prof. Luh Sutjiati. PKKMB kali ini diisi berbagai kegiatan seperti penyampaian materi tentang pendidikan tinggi di Indonesia, nilai budaya, tata krama dan etika, ceramah terkait alumni, perkenalan dosen dan staf serta pengenalan pengisian KRS online. PKKMB juga dimeriahkan kegiatan olahraga dan kerja bakti. (ad1441)
Bank BPD Bali Siapkan Transaksi Nontunai dan Integrasi Sistem Akuntansi Pemda
BANK BPD Bali menggelar pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/ kota se-Bali, Senin (21/8) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Bank BPD Bali I Made Sudja sebelum menjelaskan tentang kesiapan Bank BPD Bali dalam transaksi nontunai, juga menyampaikan profil BPD Bali. Dikatakannya, Bank BPD Bali adalah bank yang melayani pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bali. Hal itu terlihat dari kredit yang disalurkan BPD Bali sampai April tahun 2017 adalah Rp 15,7 triliun, Rp 5,7 triliun di antaranya disalurkan ke sektor UMKM dan sisanya ke sektor lain termasuk konsumsi. Modal inti BPD Bali adalah Rp 2,7 triliun. Rp 1,7 triliun dari pemegang saham BPD Bali dan Rp 1 triliun adalah modal yang dibentuk
BPD Bali sendiri. Pemegang saham terbesar BPD Bali saat ini adalah Pemerintah Kabupaten Badung dengan persentase 46 persen dan kedua Pemerintah Provinsi Bali 35 persen. Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) No.910/1866/SJ dan 910/1867/SJ yang mengharuskan bank pemerintah daerah melakukan transaksi nontunai mulai 1 Januari 2018, BPD Bali menyatakan telah siap dengan aplikasi dan infrastruktur transaksi nontunai. ‘’Selama ini BPD Bali telah melakukan kegiatan nontunai untuk penerimaan atau pengeluaran pembelanjaan pegawai,’’ tandasnya. Dana Alokasi Umum (DAU) yang masuk ke BPD Bali dibagi ke rekening pemprov dan pemkab/pemkot. Pihaknya mengakui implementasinya tidak mudah. Namun demikian surat edaran Mendagri diberikan untuk dilakukan secara bertahap. ‘’Bukan dispensasi, tapi pelaksanaan nontunai di masing-
PENJELASAN - Direktur Utama Bank BPD Bali I Made Sudja (tengah) menjelaskan profil dan kesiapan BPD Bali dalam transaki nontunai.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
masing SKPD dapat dilakukan secara bertahap,’’ imbuh Made Sudja. BPD Bali akan menyampaikan ke bupati dan wali kota tentang perencanaan transaksi nontunai ini, seperti persiapan teknis sehingga nantinya perjalanan transaksi nontunai dapat berjalan dengan baik. Saat ini transaksi yang telah digunakan oleh masyarakat adalah M-banking baik transaksi untuk internal BPD maupun eksternal. Aplikasi dan infrastruktur nontunai yang dimiliki BPD Bali bisa digunakan untuk melakukan berbagai jenis transaksi. Selain M-banking, BPD Bali juga mengembangkan internet banking baik yang bersifat individu maupun korporasi. ‘’Bertransaksi bisa juga menggunakan ATM yang dikeluarkan BPD Bali yang dapat diperoleh di cabang-cabang BPD Bali yang ada di daerah Bali,’’ imbuhnya. Sebelum implementasi transaksi nontunai, pihaknya berjanji melakukan perbaikan-perbaikan aplikasi yang ada saat ini. Minimal memenuhi kebutuhan nasabah BPD Bali. Kesiapan BPD Bali di era teknologi ini tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis BPD Bali. Berdasarkan penilaian OJK dan BI, BPD Bali termasuk bank dengan rating risiko 2. Artinya, BPD Bali adalah bank dengan kategori sehat. Sementara itu, delapan profil risiko yang dinilai dan 11 profil tata kelola. BPD Bali juga sudah masuk dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II. Dari sisi pendapatan, laba BPD Bali dari tahun ke tahun meningkat. Laba tahun 2015 mencapai Rp 476 miliar dan 90 persen deviden telah dibagikan ke pemegang saham. Laba tahun 2016 meningkat menjadi Rp 577 miliar. (ad1437)
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
daerah
5
Penentuan KKD Pakai Agregat Nasional
Bali Masuk Kategori Sedang hingga 2019 Denpasar (Bali Post) – Protes DPRD Bali terkait disparitas Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) antara kabupaten/kota dan provinsi tampaknya tidak akan digubris Kementerian Dalam Negeri. Dengan kata lain, Bali tetap masuk dalam kategori KKD sedang. KKD sedang ini bahkan tidak akan bisa beranjak tinggi hingga 2019 mendatang. ‘’Kemendagri memakai acuan agregat nasional. Kabupaten yang paling rendah dan yang paling tinggi, provinsi yang paling rendah dan yang paling tinggi, itu dipakai, diambil rataratanya,’’ ujar anggota Banggar DPRD Bali I Nyoman Adnyana via telepon di sela-sela mengikuti Bimtek PP 18 Tahun 2017 dan PP 12 Tahun 2017, di Jakarta, Senin (21/8) kemarin. Adnyana mengaku sempat bertanya kepada pihak Kemendagri mengenai landasan hukum yang dipakai saat menyusun Permendagri No.62 Tahun 2017. Kemendagri menjawab hanya memakai acuan PP 18 sesuai perintah dalam PP tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota
DPRD itu. Padahal landasan hukum yang dipakai mestinya Undangundang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. ‘’Kalau landasan hukumnya UU Pemerintah Daerah, spiritnya adalah otonomi. Harus memenuhi tiga hal prinsip, yakni kedekatan dengan rakyat, partisipasi rakyat dan pembangunan di daerah. Itu semuanya di kabupaten,’’ imbuh politisi PDI-P ini. Lantaran otonomi ada di kabupaten, lanjut Adnyana, mestinya penentuan KKD untuk kabupaten/kota acuannya lebih tinggi dari provinsi. Bukan malah sebaliknya seperti sekarang, KKD tinggi untuk provinsi ditentukan oleh pengurangan pendapatan
umum daerah dan belanja pegawai dengan hasil di atas Rp 4,5 triliun. Sementara di kabupaten/kota, hasil pengurangan Rp 550 miliar saja sudah termasuk kategori tinggi. Padahal, pemerintah provinsi sifatnya hanya sebagai fasilitator dan melakukan pengawasan. ‘’Supaya memenuhi unsur atau prinsip penyelenggaraan pemerintahan daerah, antara lain otonomi dan asas keadilannya. Itu kan tidak harus sama rata sama rasa, tapi harus dalam bentuk persentase. Kalau masih acuannya seperti ini (agregat), sampai 2019 pun tidak bisa naik,’’ paparnya. Sebelumnya diberitakan, KKD Provinsi Bali sementara ini diputuskan masuk kategori sedang. Artinya, akan ada sedikit pengurangan alokasi anggaran untuk hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD Bali yang sebelumnya ditetapkan Rp 27 miliar. ‘’Untuk sementara Provinsi Bali
Bali Post/ist
Penderita Gizi Buruk Berkedok Pembantu Istri Pemulung Mencuri di Kupang 69 Anak
Tersangka Sulastri
Denpasar (Bali Post) Anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) menangkap istri pemulung Sulastri (32) di tempat tinggalnya di Jalan By-pass Ngurah Rai, depan pintu keluar jalan tol, Kuta Selatan, Badung, Jumat (18/8) lalu. Dengan modus menjadi pembantu, tersangka mencuri uang dan perhiasan di wilayah Denbar, Denpasar Selatan (Densel) dan Kuta. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (21/8) kemarin, mengatakan pada Jumat pukul 16.00 Wita tim Polsek Denbar dipimpin Panit 1 Ipda Nengah Seven Sampeyana melakukan penyelidikan. Hasilnya, didapat informasi pelaku pencurian berada di bedeng wilayah Kuta Selatan. Setelah dicek ternyata benar dan saat diinterograsi awal, tersangka mengakui perbuatannya mencuri di beberapa wilayah Denpasar dan Kuta. ‘’Tersangka lalu dibawa ke Polsek untuk diperiksa lebih dalam. Modusnya tersangka mengaku jadi pembantu di rumah tetangga korban. Saat korban lengah, dia langsung beraksi,’’ ujar Iptu Aan. Sewaktu diperiksa, tersangka mengaku beraksi di Jalan Kerta Negara, Ubung Kaja, Denpasar, di Pasar Kangkung Pemogan, Densel dan Pasar Seminyak, Kuta. ‘’Kerugian di TKP Jalan Kerta Negara Rp 4,5 juta dan korbannya Made Gawati. Kasus ini masih kami kembangkan,’’ tambahnya. (kmb36)
Kupang (Bali Post) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencacat jumlah penderita gizi buruk di daerah ini 69 dari 100 anak penderita yang mengalami kekurangan cakupan gizi memadai. Ini berdasarkan cacatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang Robert Amaheka di Oelamasi, Senin (21/8) kemarin, jumlah penderita semakin berkurang apabila dibandingkan tahun 2016 yang tercatat 100 orang. ‘’Pemerintah terus melakukan upaya penanggulangan gizi buruk melalui program pemberian makanan tambahan,’’ katanya. Robert Amaheka menjelaskan hal itu terkait adanya temuan salah satu lembaga swadaya masyarakat di NTT yang mencatat sekitar 200 anak di Kabupaten Kupang menderita gizi buruk. Data yang diungkapkan salah satu LSM di NTT itu sangat diragukan kebenarannya karena berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai puskesmas di Kabupaten Kupang hanya 69 penderita. ‘’Jumlah penderita ini juga semakin berkurang karena proses pendampingan terus dilakukan petugas kesehatan termasuk memberikan vitamin dan PMT terhadap penderita dilakukan secara
rutin di puskesmas,’’ ujar Amaheka. Menurutnya, terjadinya kasus gizi buruk selama ini karena asupan gizi terhadap penderita kurang memadai dalam keluarga. Perbedaan jumlah penderita yang dimiliki pemerintah dan LSM karena indikator yang digunakan pemerintah dan LSM dalam menentukan kriteria penderita gizi buruk sangat berbeda. Dinas Kesehatan menggunakan indikator tinggi badan dan berat badan anak dalam menentukan penderita gizi buruk, sedangkan LSM memakai indikator lain yang lebih umum, yaitu mengukur besar pergelangan tangan anak. Robert Amaheka mengatakan, pemerintah daerah ini sedang mempersiapkan fasilitas terapi feeding center (TFC) di Puskesmas Camplong untuk kepentingan perawatan dan pemulihan kesehatan penderita gizi buruk. Bangunan yang dibangun akan dilengkapi fasilitas yang memadai dalam mendukung pemulihan kesehatan penderita gizi buruk. Ia menjelaskan, penderita gizi buruk yang memiliki penyakit penyerta akan dirawat di Puskesmas Camplong. ‘’Jika kondisi gizi buruknya mulai membaik, penderita dikembalikan ke komunitas seperti Posyandu dan keluarga,’’ jelas Amahek. (ant)
Hydrant di Pasar Kidul Tak Difungsikan Bangli (Bali Post) – Komisi III DPRD Kabupaten Bangli menilai eksekutif tak tanggap dengan kondisi Pasar Kidul yang rawan mengalami kebakaran. Pasalnya, meski sudah sempat mengalami musibah kebakaran, hingga saat ini keberadaan hydrant di Pasar Kidul tak kunjung difungsikan sebagaimana mestinya. Hal itu merupakan hasil sidak Ketua Komisi III DPRD Bangli I Ketut Suastika yang dilakukannya belum lama ini. ‘’Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi pasar selama ini belum tanggap terhadap kondisi pasar yang rawan mengalami kebakaran. Hydrant sangat penting untuk penanganan awal kebakaran,’’ terangnya, Minggu (20/8) lalu. Menurutnya, di Pasar Kidul selama ini ada beberapa titik hydrant, namun tidak berfungsi. Hydrant yang semestinya digunakan untuk penanganan awal kebakaran justru tidak pernah berisi air. Politisi PDI Perjuangan ini meminta OPD terkait yang membidangi itu lebih tanggap. Jika rusak, seluruh hydrant yang ada di Pasar Kidul mesti diperbaiki sehingga bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Dengan begitu, seandainya terjadi musibah kebakaran, hyrdrant tersebut bisa dipakai untuk menangani kebakaran dengan cepat. (kmb40)
Bali Post/kmb30
TANDA TANGAN - Penandatanganan dokumen KUPA dan PPAS APBD Perubahan 2017 Banyuwangi, Senin (21/8) kemarin.
PAD Banyuwangi Ditarget Minta Telusuri Aliran Naik Rp 460 Miliar Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Dit. Reskrimsus Polda Bali di Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPPMPSP) Gianyar belum memuaskan Garda Tipikor Indonesia (GTI) Gianyar. Perwakilan GTI, Senin (21/8) kemarin mendatangi Kejati Bali dan meminta supaya penyidik mengembangkan kasus yang telah menetapkan Nyoman Sukarja dan I Ketut Mudana sebagai tersangka. GTI yang dikomandoi Pande Nyoman Rata minta supaya aliran dana dari hasil dugaan pungli tersebut diselidiki hingga ke penerima. Ada beberapa data tarif perizinan yang dibeber, yakni tarif IMB (Izin Mendirikan Bangunan) rumah tinggal, izin pondok wisata, izin vila, izin hotel kelas melati dan hotel bintang. Tarif yang dibeber mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. Mereka menduga aliran dana masuk ke orang penting di Gianyar, termasuk pihak di luar pemerintahan. Tim GTI Gianyar menyatakan laporan pengaduan kemarin juga ditembuskan ke Presiden RI, KPK, Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan instansi terkait lainnya. Kasipenkum dan Humas Kejati Bali Edwin Beslar didampingi Kasi Penuntutan Wayan Suardi membenarkan telah menerima laporan dari GTI Gianyar. Pihak kejaksaan tidak mau memberi keterangan lebih jauh terkait laporan ini. Ia hanya mengatakan kasus OTT ini sekarang sudah P-21. Jaksa tinggal menunggu pelimpahan tahap II untuk selanjutnya disidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. (kmb37)
KBRI Riyadh Cari TKW NTB yang Disiksa Mataram (Bali Post) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, sedang berupaya mencari keberadaan Fifi, seorang tenaga kerja wanita asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diduga disiksa majikannya. Hal itu dikatakan Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram Mucharom Ashadi di Mataram, Senin (21/8) kemarin. Fifi asal Kelurahan Penaraga, Kota Bima, memposting video pengakuannya yang disiksa majikan melalui media sosial Facebook dan menjadi viral di dunia maya. Video tersebut diunggah ke Facebook melalui akun Fifi Putri Bima pada 13 Agustus 2017. Mucharom mengaku sudah mengirim data terkait TKW asal NTB yang diduga disiksa majikannya di Arab Saudi pada Juni 2017 ke KBRI di Riyadh. Data-data yang dikirim tersebut sama persis dengan yang ada di media sosial Facebook dengan akun Fifi Putri Bima. ‘’Jadi, sebenarnya BP3TKI Mataram dan KBRI Riyadh sudah menangani masalah Fifi sejak Juni 2017,’’ ujarnya. KBRI Riyadh melalui staf konsulatnya bernama Haris sudah mencari alamat yang disebutkan Fifi, tetapi belum menemukannya karena posisi alamat tersebut ternyata di Kota Rakaka. Kota Rakaka berlokasi di dekat Yordania atau sekitar 900 kilometer dari Kota Riyadh, Arab Saudi. Mucharom juga sudah berupaya menghubungi Fifi melalui inbox Facebook beberapa waktu lalu. Dari balasan yang diterima, Fifi yang berangkat menjadi TKW ke Arab Saudi pada 2004 mengaku sedang berusaha mencari paspornya karena masih di tangan majikan. ‘’Paspor sudah habis masa berlakunya dan belum diperpanjang di KBRI. KBRI di Riyadh sudah tahu informasinya dan menunggu kelanjutan informasi dari Fifi terkait posisinya di mana,’’ kata Mucharom. Dalam video berdurasi 4 menit tersebut, Fifi yang sudah bekerja di Arab Saudi selama tujuh tahun meminta agar dirinya segera dipulangkan ke Tanah Air karena sudah tiga tahun tidak digaji dan pernah dipukul oleh majikannya. Melalui Facebook, Fifi juga meminta sahabat-sahabatnya untuk membantu menyebarkan videonya. Sebab, ia ingin sekali pulang ke kampung halaman untuk berkumpul lagi bersama anggota keluarganya. (ant)
RS Swasta di Mataram Terancam Bangkrut
Garda Tipikor Gianyar Datangi Kejati
Dana OTT DPPMPSP
masuk kategori sedang karena hasil pengurangan pendapatan umum daerah dengan belanja pegawai antara Rp 1,4 triliun sampai Rp 4,5 triliun. Kalau hasilnya di atas Rp 4,5 triliun baru kategori tinggi sesuai isi Pasal 5 Permendagri No.62 Tahun 2017,’’ jelas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa menambahkan, alokasi hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD Bali Rp 27 miliar masih memakai asumsi KKD tinggi. Dengan demikian, beberapa tunjangan yang besarannya memakai acuan kelompok KKD akan dikurangi, dari sebelumnya paling banyak tujuh kali uang representasi Ketua DPRD menjadi paling banyak lima kali. ‘’Selisih dari tinggi ke sedang tidak terlalu banyak, dari Rp 27 miliar dikurangi sekitar Rp 1,5 sampai Rp 2 miliar,’’ tandasnya. (kmb32)
Banyuwangi (Bali Post) DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, benar-benar serius mendorong pemkab setempat menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Dalam Rancangan APBD Perubahan Tahun 2017, PAD Kabupaten Banyuwangi ditargetkan naik hingga Rp 460 miliar. Jumlah ini meroket sekitar 18,37 persen dari target PAD pada APBD Induk 2017 atau Rp 388 miliar. Ada beberapa hal yang memicu kenaikan PAD ini, di antaranya pos pajak daerah naik dari Rp 33 miliar menjadi Rp 183 miliar. Sumber yang menyumbangkan peningkatan pendapatan antara lain pajak hotel, restoran, penerangan jalan, serta Biaya Pengalihan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB). ‘’Peningkatan perolehan pajak daerah ini merupakan upaya menaikkan tarif dan kepatuhan, serta perluasan objek pajak dari proyeksi potensi yang ada,’’ kata Wakil Ketua
DPRD Banyuwangi Ismoko dalam Paripurna Pengesahan Kebijakan Perubahan Umum Anggaran (KUPA) dan Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2017, Senin (21/8) kemarin. Politisi Golkar itu merinci beberapa potensi PAD yang ditargetkan naik di APBD Perubahan 2017. Retribusi daerah ditargetkan naik dari Rp 10 miliar menjadi Rp 47 miliar. Sumbernya retribusi pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pasar dan retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Selanjutnya pos hasil pengelolaan kekayaan daerah dari bagi laba di bank daerah serta pos lainlain yang diproyeksikan naik menjadi Rp 211 miliar, salah satunya dari layanan dua RSUD milik pemkab. Naiknya PAD juga berasal dari dana transfer pemerintah pusat atau dana perimbangan. Total sekitar Rp 30 miliar atau naik sekitar 1,68
persen dari APBD Induk 2017. ‘’Naiknya dana perimbangan pemerintah pusat ini dipicu beberapa hal, misalnya hasil pajak atau hasil bukan pajak,’’ jelas Ismoko. Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat justru turun sekitar Rp 24 miliar atau 1,76 persen dari target APBD Induk. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) diproyeksikan naik Rp 41 miliar atau sekitar 11,57 persen. Sementara lain-lain pendapatan yang sah meningkat Rp 77 miliar atau sekitar 16,92 persen. Akibat naiknya PAD, struktur APBD Perubahan 2017 diproyeksikan meningkat sekitar Rp 179 miliar, yakni dari APBD Induk senilai Rp 2,692 triliun menjadi Rp 2,972 triliun. Rinciannya, PAD Rp 460 miliar dan belanja daerah Rp 2,955 triliun. Dokumen KUPA dan PPAS ini akan menjadi pijakan penyusunan Rancangan APBD Perubahan 2017. (kmb30)
Mataram (Bali Post) – Salah satu rumah sakit (RS) swasta di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam bangkrut karena kekurangan pasien sejak diputusnya kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Mataram pada 2016. ‘’Rumah sakit ini dalam keadaan sekarat sekarang. Per hari ini hanya 11 pasien yang kami rawat,’’ kata Imam, pengelola rumah sakit yang terancam bangkrut tersebut, di Mataram, Senin (21/8) kemarin. Pria pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemprov NTB ini meminta nama rumah sakitnya tidak dipublikasikan agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya para karyawannya. Ia mengkhawatirkan kondisi sepinya pasien akan berimbas pada pemutusan hubungan kerja karyawan karena manajemen rumah sakit tidak sanggup lagi membayar gaji mereka. ‘’Kami tidak bisa lagi menerima pasien yang menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Padahal, sebagian besar penduduk menggunakan kartu tersebut berobat ke rumah sakit,’’ ujarnya. Imam mengaku sudah menjalin komunikasi dengan manajemen BPJS Kesehatan Cabang Mataram agar bisa bekerja sama lagi dalam hal pelayanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan. ‘’Kami akan terus menjalin komunikasi agar kerja sama yang sudah putus bisa disambung kembali. Syarat-syarat juga sudah dipenuhi,’’ katanya. Empat rumah sakit swasta di Kota Mataram yang tidak lagi menjalin kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram, yakni Rumah Sakit Risa di Cakranegara, Rumah Sakit Biomedika, Rumah Sakit Islam Siti Hajar dan Rumah Sakit Katolik di Ampenan. Sementara Rumah Sakit Harapan Keluarga sudah menjalin kembali kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram untuk memberikan pelayanan kepada pasien pengguna BPJS Kesehatan. Menanggapi masalah tersebut, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A. juga mengakui kondisi sejumlah rumah sakit swasta yang memprihatinkan setelah tidak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong BPJS Kesehatan Cabang Mataram melanjutkan kerja sama tersebut agar peserta jaminan sosial kesehatan bisa memperoleh rumah sakit alternatif selain milik pemerintah. ‘’Kami juga perlu memikirkan secara bersama-sama bagaimana menyelamatkan tenaga-tenaga yang ada di rumah sakit swasta. Jumlahnya tentu tidak sedikit. Jangan sampai ada pemangkasan karyawan,’’ ungkapnya. Saat ini sekitar 64 persen penduduk NTB sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan. Artinya, rumah sakit swasta juga harus terbuka untuk melayani masyarakat. Dengan begitu, tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit yang melayani pasien BPJS. (ant)
OPINI
6
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mencegah Terorisme dengan Kepekaan Sosial AKSI teror terus menghantui dunia. Terakhir, terjadi di Barcelona. Jika sebelum-sebelumnya pelaku teror menggunakan bom, senjata api, senjata tajam dan sejenisnya, kini teror dilakukan dengan menabrakkan mobil ke kerumuman massa. Ini tergolong pola baru dari aksi terorisme dunia. Sementara di Indonesia, yang terjadi akhir-akhir ini teror dilakukan dengan menyerang pos polisi atau aparat kepolisian yang sedang bertugas dan merampas senjata milik aparat. Dan pada waktu itu, sempat muncul semacam peringatan agar aparat di pos-pos polisi meningkatkan kewaspadaan mereka. Namun sejalan berlalunya waktu, peringatan itu sepertinya berlalu begitu saja dan terjadilah kasus perampasan senjata api milik aparat kepolisian yang sedang bertugas di salah satu hotel berbintang di Bali. Kasus ini pun belum jelas kelanjutannya, dan sepertinya berlalu begitu saja. Kondisi ini sebenarnya memunculkan dua kemungkinan. Pertama, hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya akan penanganan kasus ini (entah kriminal murni atau terorisme) yang pada akhirnya memunculkan rasa khawatir, cemas, dan mencekam di masyarakat. Kondisi ini jelas membuat apa yang diinginkan pelaku teroris mencapai hasilnya. Sebab, pada dasarya tujuan dari semua aksi teror tiada lain menciptakan kondisi takut yang nyata, perasaan luar biasa akan bahaya yang mungkin terjadi. Keadaan ini sering ditandai dengan kebingungan atas tindakan yang harus dilakukan selanjutnya. Di sisi lain, bisa jadi dengan diredamnya isu atau kasus ini membuat masyarakat menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa. Bahwa, masyarakat sudah kebal dan tidak merasa takut lagi terhadap berbagai ancaman atau aksi terorisme. Paling tidak, ini pernah terjadi saat meledak bom di salah satu pusat keramaian di Jakarta, yang dikenal dan dikenang sebagai Bom Sarinah. Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas insiden ini. Tapi upaya teror para militan khilafah itu tak menimbulkan efek buruk bagi penduduk Jakarta. Justru, teror bom yang biasanya selalu dihiasi suasana mencekam, saat kasus bom Sarinah menjadi viral karena malah menjadi tontonan masyarakat. Unik memang, masyarakat seperti tidak ada rasa takut, cemas atau khawatir berlebihan apalagi mencekam, malah mereka terlihat santai karena ada yang asyik berjualan sate, selfie dan lainnya. Akibat situasi ini, beberapa jam setelah situasi dikendalikan oleh aparat, Indonesia panen pujian dunia. Negara-negara sahabat seperti Australia, India, Iran, Malaysia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, sampai Singapura mengucapkan belasungkawa sekaligus solidaritas bagi pemerintah RI dalam perang melawan terorisme. Bahkan, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengapresiasi keberanian aparat dan masyarakat Indonesia melawan para teroris. Keberanian dan tekad aparat utamanya masyarakat melawan aksi teror, memang telah mendapat pujian dan patut dibanggakan. Akan tetapi yang lebih krusial dan penting, justru bagaimana menangkal dan mencegah aksi teror itu jangan sampai terjadi. Untuk hal ini, yang pertama tentu kewaspadaan harus dipelihara dan ditingkatkan. Jangan sampai, keberanian dan kemampuan menghadapi aksi teror ini malah membuat kewaspadaan mengendur bahkan hilang berlalu begitu saja. Karena justru, saat kita lalai dan kewaspadaan mengendur itulah biasanya yang dimanfaatkan para pelaku untuk menebar aksi teror lebih mencekam. Untuk tetap memelihara dan meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dapat dilakukan dengan meningkatkan kepekaan sosial. Setiap anggota masyarakat wajib hukumnya meningkatkan komunikasi di lingkungan masing-masing. Mengingat, dengan komunikasi ini dapat digali informasi untuk selanjutnya dapat dideteksi kemungkinan ancaman teror maupun penyebaran paham radikal sebagai penyulut aksi terorisme. Jika setiap anggota masyarakat peka akan lingkungan sekitarnya, maka akan dapat menangkal dan mencegah terjadinya aksi teror sejak dini. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati!
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Garam Mengandung Serpihan Kaca
Garam bercampur pecahan kaca yang diduga beredar di Beringkit, Badung, sungguh meresahkan warga masyarakat. Hal yang sama diduga juga beredar pula di Singaraja sejak beberapa bulan lalu, bahkan lebih. Seorang ibu rumah tangga (IRT) mengaku bernama Ni Ketut Mudianing, merasa amat terkejut setelah mendengar keluhan teman-temannya yang mengonsumsi garam tersebut. Saking murahnya, Rp 500 per bungkus, Mudianing pun memborong garam tersebut sampai 12 bungkus. Namun, kini garam tersebut sudah dibuang. Mendengar berbagai keluhan ibu rumah tangga di Singaraja yang telanjur menggunakan garam tersebut dan disadari akan bahaya barang “haram” itu, saya sebagai penulis surat ini sangat memohon kepada BPOM dan YLKI Bali untuk segera turun tangan melakukan pengecekan dan pemantauan ke toko-toko atau pasar-pasar tradisional. Kalau bisa, diajak pula aparat keamanan agar bisa diambil tindakan tegas. Jangan sebatas pembinaan. Yang namanya pedagang tujuannya hanya satu yakni mencari keuntungan sebanyak mungkin, jelas tak akan menghentikan perbuatannya yang fatal itu kalau hanya sebatas pembinaan. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja
Mewaspadai Cara-cara Terkini Membikin Onar Beberapa waktu lalu, di Denpasar, Bali, terjadi perampokan senjata Brimob oleh tiga pria. Senjata tersebut berhasil dikuasai dan kemudian dibawa menghilang. Lebih ditekankan lagi bahwa mereka yang melakukan perampasan tersebut adalah tiga pria berperawakan Timur Tengah. Mungkin ini turis yang datang ke Bali dengan latar belakang yang berkaitan dengan Timur Tengah.
Oleh I Nyoman Mardika e n u d u h bahwa mereka teroris jelas bukan merupakan sikap yang bijak, namun tetap harus waspada karena fenomena demikian sekarang marak di berbagai belahan dunia. Yang dikhawatirkan, meskipun pemerintah melalui kepolisian telah mengatakan bahwa masyarakat harus waspada dengan kejadian ini, tetapi masyarakat kiranya masih kurang serius melihat masalah tersebut. Keramaian dan ketidakdisiplinan masih terlihat di jalan raya, di kompleks pertokoan juga orang berjubel tanpa melihat kemungkinan ancaman yang akan datang. Sikap masyarakat seperti ini cukup mengkhawatirkan, padahal Bali dan Jakarta telah berkali-kali menjadi korban bom teroris. Kalau dilihat dari fenomena internasional, perampokan senjata ini merupakan gejala baru dan paling mutakhir dari kelompok-kelompok yang dicurigai sebagai pelaku aksi teror. Karena itulah meski sang perampok itu kriminalis biasa, tetap harus diwaspadai. Ada gejala bahwa di kalangan teroris hubungan antara biaya, ideologi dan kesetiaan
M
terhadap ideologi itu sekarang telah mulai berubah. Pada masa lalu, hubungan antara biaya-ideologi dan kesetiaan tersebut berlangsung lurus dan saling menunjang. Akan tetapi, kini tampaknya pembiayaan itu sudah tidak sehebat dulu lagi. Tetapi pembelaan terhadap ideologi masih tinggi. Maka, demi menghemat biaya, gerakan fanatisme terhadap ideologi itu itu berlangsung dengan cara yang lebih pragmatis, yaitu dengan memanfaatkan tempat, waktu, dan kesempatan. Tujuannya tetap yaitu mencari perhatian dan menciptakan teror. Di Eropa dilakukan dengan merampas mobil truk dan menabrakkannya di tempat r a m a i , m e n us ukka n p i s a u kepada korban atau melakukan tindakan di stadion olahraga. Perampokan senjata juga merupakan salah satu cara pragmatis tersebut. Sesungguhnya ini masih menggunakan sarana untuk melakukan tindakan. Dalam jangka panjang, manakala senjata sudah mulai diawasi dan truk atau kendaraan sudah mendapatkan pengawalan ketat, maka hanya tangan kosong yang akan digerakkan untuk menyebar teror, di samping ada kemungkinan menyebarkan gas berancun.
Model penyerangan seperti itu sangat jelas memperlihatkan kepada dunia bahwa tindakan-tindakan mereka tidak akan pernah berhenti dan selalu berupaya mencari cara dan model baru untuk melakukan serangan dan mengacaukan tatanan sosial. Tantangan terbesar dari dinas kepoliaian dunia, tentu juga Indonesia, adalah bagaimana mengatasi hal ini, terutama anasir-anasir mereka yang tetap menyuarakan teror untuk mencapai tujuannya. Solusi yang memakai kamera mini di setiap tempat strategis dan berpotensi terancam, selalu ketinggalan karena kelengahan aparat untuk memantau kamera. Akibatnya, kejadiannya tidak dapat dicegah dan pelaku dan motif peristiwanya baru bisa dilacak setelah peristiwa terjadi: korban jiwa telah berjatuhan. Untuk itulah maka solusi sosial merupakan jawaban yang paling pantas untuk menghadapi anasir-anasir radikal kelompok seperti ini karena oknum seperti itu melakukan aktivitasnya di tengah-tengah masyarakat. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat menghadapi kelompok radikal seperti ini. Yang pertama adalah menggugah kesadaran sosial
tentang bahaya yang baru saja terjadi. Caranya dengan memberikan pengumuman di media massa atau menempel pengumuman di tempat strategis. Cara ini mampu memberikan penyadaran kepada masyarakat. Penempelan gambar terlihat lebih efektif karena jangka waktunya lama. Dengan demikian, informasi kepada masyarakat juga akan bertambah lama yang membuat potensi kesadaran itu semakin tinggi. Dalam kasus perampokan senjata kepada anggota Brimob di Denpasar tersebut, informasinya kini seolah tenggelam sehingga dikhawatirkan masyarakat akan bertambah acuh terhadap hal seperti itu. Yang kedua adalah menggerakkan sumber daya keamanan. Di sini, yang paling dipentingkan adalah menggerakkan sumber daya tersebut secara akumulatif. Kekuatan pemerintah yang ada di kepolisian, ditambah dengan mengaktifkan sumber daya keamanan sosial, merupakan akumulasi dari kekuatan. Hansip-hansip yang ada di pedesaan maupun di kota, mesti aktif untuk melakukan pemeriksaaan di wilayahnya. Di Bali, pecalang merupakan sumber daya keamanan tradisional yang mesti diberdayakan. Dalam kasus perampokan senjata seperti di Denpasar itu, pemberdayaan, menggerakkan dan mengaktifkan sumber daya tersebut dapat dilakukan secara ekstraordinary. Artinya, dengan kuantifikasi yang lebih besar dibanding sebelumnya. Pecalang yang sebelumnya tidak pernah turun melakukan sidak misalnya, kini harus
Diplomasi Nasi Goreng dan Etika Politik Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan agar siapa pun, khususnya yang terkait dengan pentas politik nasional, sebaiknya mengedepankan politik yang beretika. Hal itu disampaikan Hasto untuk menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto di Puri Cikeas, Bogor, baru-baru ini. Seperti kita ketahui, dalam pertemuan yang disebut-sebut sebagai Diplomasi Nasi Goreng itu, Prabowo Subianto menyatakan bahwa ambang batas pencapresan (presidential threshold) yang telah disepakati dalam Undangundang Pemilu sebesar 20 persen kursi DPR sebagai sebuah lelucon politik yang menipu rakyat. Sejatinya, aktivitas politik semestinya menjadi wahana bagi proses pendidikan masyarakat sehingga masyarakat menjadi semakin cerdas dan semakin beradab. Namun, hal ini tampaknya masih jauh panggang dari api. Boleh jadi pragmatisme politik telah menjadikan kepentingan-kepentingan jangka pendek dan sesaat di atas segala-galanya sehingga harus mengesampingkan etika. Tujuan-tujuan politik akhirnya kerap
Oleh Djoko Subinarto dipandang jauh lebih penting ketimbang prinsip-prinsip etika. Tujuan akhirnya menghalalkan cara. Demi pragmatisme politik, makian, bualan, fitnah, hujatan, pengkhianatan, teror serta praktikpraktik kotor dan tak elok lainnya tidak sungkan-sungkan dijalankan. Buntutnya, etika pun terpinggirkan. Pertanyaannya adalah mampukah para elite politik kita membersihkan diri mereka dengan cara senantiasa menempatkan etika di tempat paling depan, melebihi kepentingan-kepentingan jangka pendek dan sesaat sehingga segala kebaikan akhirnya bisa kita raih? Jika ditelusuri, etika berasal dari kata Yunani: ethikos. Bahasa Prancis menyerap kata ini menjadi ethique. Lantas, bahasa Inggris menyerap kembali kata ethique itu menjadi ethic. Jagat politik yang meminggirkan etika bermakna bahwa jagat itu telah meninggalkan prinsip-prinsip berperilaku secara benar dan menanggalkan nilai-nilai moral, sehingga yang tersisa hanyalah praktik-praktik kotor yang melahirkan berbagai keburukan. Situs freedictionary.com memberikan
batasan ethic sebagai (1) “a set of principles of right conduct” dan (2) “a theory or a system of moral values.” Sedangkan kamus The Advanced Learner’s Dictionary Of Current English memberikan batasan ethic antara lain sebagai “system of moral principles, rules of conduct.” Dari batasan-batasan tersebut, secara singkat bisa disimpulkan bahwa etika, pada intinya, terkait dengan dua hal. Pertama, prinsip-prinsip berperilaku secara benar dan kedua, sistem nilainilai moral. Sungguh, alangkah sangat indah apabila para elite politik di negeri ini mampu menerapkan prinsip-prinsip etika sebagaimana disodorkan oleh Manuel Velasquez dan Claire Andre maupun Karen Kitchener tersebut. Jika saja prinsip-prinsip etika tersebut berhasil mendominasi jagat politik kita, niscaya segala kebaikan bakal kita rasakan. Dan ini pada gilirannya akan memberi kontribusi berarti bagi meningkatnya kualitas demokrasi kita, yang berujung pada terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera, sebagaimana yang kita cita-citakan dan diamanatkan dalam konstitusi negara kita. Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran
diturunkan selama seminggu. Atau pecalang yang sudah melakukan tugas rutin setiap minggu sekali, diturunkan tiga kali seminggu. Semuanya baru dikembalikan ke ranah normal setelah keadaan dipandang aman. Metode pencegahan seperti ini penting dilakukan untuk memberikan peringatan kepada mereka yang ingin menganggu keamanan masyarakat (Bali). Jika peristiwa seperti perampokan senjata itu tidak direspons dengan cara-cara yang efektif dan serius, justru menjadi catatan tersendiri bagi kelompok pengacau untuk membikin onar. Bukan tidak mungkin mereka menginformasikan kelemahan ini kepada anggota kelompok lainnya. Ketiga, dalam kasus daerah ramai (seperti pariwisata di Bali), yang paling mendapatkan perhatian adalah pelatihan kepada aktor-aktor yang bergerak di bidang keramaian itu. Misalnya pemilik toko, pemilik hotel, pemilik penginapan, pemandu wisata, sampai pedagang acung. Para pemandu wisata haruslah diberikan pengetahuan dari pihak kepolisian, tentang bagaimana memantau atau mengetahui ciri-ciri orang yang hendak bertindak teror. Pedagang acung yang ada di pinggir pantai, juga mesti mendapatkan pelatihan yang sama karena merekalah pihak yang paling bersentuhan dengan turisturis mancanegara. Perampok Brimob di Denpasar itu diperkirakan merupakan turis yang datang ke Bali sebagai pelancong. Bukan tidak mungkin di balik akativitasnya tersebut, mereka juga mempunyai niatniat lain, yang bisa jadi jahat.
POJOK Kata Zulkifli Hasan, Indonesia dikepung banyak kesalahpahaman. - Termasuk paham radikal. *** KPK OTT di PN Jaksel, empat orang diamankan termasuk panitera. - Terbukti KPK efektif berantas korupsi. *** Menteri Pertanian ingin kembalikan kejayaan rempah Indonesia. - Kejayaan garam juga perlu.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TANAH Sebuah tulisan informasi tanah dijual terpampang di dekat areal persawahan di Jalan By-pass Ngurah Rai. Foto diambil barubaru ini.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Figur
Calon Bintara KODAM IX/Udayana membuka pendidikan calon Bintara pria untuk pulau terluar (perbatasan dan pedalaman) dan reguler TNI-AD tahun 2017. Hal itu disampaikan Kapendam IX/ Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean dalam siaran persnya, Senin (21/8) kemarin. Bali Post/rah Adapun persyaratan umumnya, lanjut Kapendam, warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI, minimal berumur 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pendidikan pertama dibuka tanggal 29 September 2017. Selain itu, tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, tidak berkaca mata, tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Sedangkan persyaratan lainnya, laki-laki dan wanita bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI. Tinggi badan minimal 163 sentimeter untuk laki-laki dan 157 sentimeter untuk perempuan, berat badan seimbang, berijazah minimal SMA/MA/ SMK baik negeri ataupun swasta yang terakreditasi sesuai persyaratan nilai rata-rata dengan ketentuan antara lain: Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012 nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6,8. Untuk lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014 nilai akhir rata-rata minimal 6,0. Jika lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015 nilai ujian nasional minimal 5,5, lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016 nilai ujian nasional minimal 5,0, lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017 nilai ujian nasional minimal 40, lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012 s.d. 2017 minimal nilai ujian nasional 40. Khusus untuk pulau terdepan, perbatasan, pedalaman, lulus ujian nasional dan tidak dipersyaratan nilai rata-rata minimal. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama. Bersedia menjalani Ikatan Dinas selama 10 tahun. “Untuk lebih lengkapnya silakan datang ke Kodam IX/Udayana atau kantor Koramil terdekat. Pendaftarannya secara online melalui website penerimaan prajurit di alamat di http://rekrutmen-tni.mil.id. Waktu pendaftaran Caba PK pria mulai tanggal 1 Februari hingga 27 Agustus 2017. (rah)
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Saatnya Bijaksana Kelola Sampah Plastik Denpasar (Bali Post) –
Kegemaran masyarakat Bali menggunakan plastik untuk berbagai keperluan dinilai sangat mengkhawatirkan. Tumpukan sampah plastik terlihat menggunung di manamana, dibuang begitu saja tanpa disertai dengan upaya pemilahan. ‘’Kondisi ini jelas akan berdampak serius bagi lingkungan lantaran sampah plastik tidak bisa diurai oleh mikroorganisme yang hidup di dalam tanah,’’ ujar Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana, Senin (21/8) kemarin. Menurut Murdana, di samping sangat potensial menghancurkan kesuburan tanah, bahanbahan kimia berbahaya yang terkandung dalam plastik itu juga bisa mengancam kesehatan manusia. ‘’Sudah saatnya masyarakat Bali bijaksana mengelola sampah plastik. Bahkan, bila mungkin mengurangi pemanfaatannya dan menggantikannya dengan bahan-bahan lain yang lebih ramah lingkungan,” ajaknya. Menurut Murdana yang sukses mengantarkan SMPN 3 Denpasar meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup yakni Sekolah Adiwiyata Mandiri dari Presiden Joko Widodo, kesadaran untuk bijaksana mengelola sampah plastik itulah yang kini ditanamkannya kepada segenap siswa SMPN 3 Denpasar. SMPN 3 Denpasar mentradisikan proses pemilahan antara sampah organik dan anorganik (khususnya plastik) sebelum dibuang ke tempat pembuangan sampah. “Kebiasaan ini akan mengurangi beban berat yang dipikul lingkungan,” kata
Murdana. Selain membiasakan siswa memilah jenis sampah, kata dia, pihaknya juga mendidik siswa agar mampu mengolah sampah jadi barang berharga. Untuk sampah organik seperti daundaunan, pihaknya membangun bak penampungan khusus yang difungsikan untuk memproses sampah organik itu jadi kompos. Sementara sampah plastik dipilah lagi dan dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai jenis barang kerajinan. “Kami juga mewajibkan para siswa membuat kerajinan tangan berbahan baku sampah plastik,’’ ujarnya. Inilah yang ia sebut keunggulan SMPN 3 Denpasar. Pertama inovasi penelitian dan kreativitas lingkungan. Kedua program lingkungan, SMPN 3 Denpasar sudah memiliki satgas keamanan kebersihan, bank sampah dan pusat pengolahan air limbah. Selain itu, keberhasilan membina 10 sekolah imbas lingkungan Adiwiyata Mandiri. Keberhasilan meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri menurut Murdana merupakan hadiah bagi Kota Denpasar di bidang lingkungan dari SMPN 3 Denpasar. Dia menekankan, penghargaan ini bukan tujuan. “Sebaliknya motivasi perilaku warga SMPN 3
Denpasar agar lebih peka lingkungan,” tegasnya. Sementara itu mengurangi produksi sampah plastik dilakukan dengan mendaur ulang menjadi barang-barang fashion seperti tas. Di Desa Sanur Kauh, Denpasar, bahkan ada minggu khusus yang mengharuskan anggota PKK setempat untuk berbelanja menggunakan tas daur ulang. “Kita memang sudah lama tidak menggunakan kresek. Jadi, kayak pembungkus kopi instan, kita ada edukasi khusus bagaimana caranya memotong pembungkus kopi itu biar rapi kemudian dipakai untuk produk tas daur ulang. Kita kerja samakan dengan perajin yang bekerja sama dengan bank sampah,” ujar Manajer Bank Sampah Dana Lestari PKK Banjar Dangin Peken, Desa Sanur Kauh, Ni Wayan Sri Sutari, S.P., M.P., belum lama ini. Sri menambahkan, ada pula acara fashion show PKK yang selalu dipakai sebagai ajang untuk promosi. Betapa cantiknya sampah plastik jika diolah menjadi tas. Ibu-ibu bahkan tidak perlu malu memakainya bepergian atau sekadar belanja di pasar. “Nanti kita akan ada iklannya kerja sama dengan DKP Kota Denpasar, masih akan dibuat dan juga dengan Pemerintah
Bali Post/kmb
Bali Post/dok
Wayan Murdana
Ni Wayan Sri Sutari
Kota bagaimana kita membuat beberapa tampilan sampah itu menjadi cantik seperti payung, kemudian topi, tas dan segala macam. Itulah yang akhirnya memanfaatkan PKK dan juga Sekaa Teruna untuk mempromosikan jangan membuang kemasan plastik sembarangan,” imbuh akademisi di Fakultas Pertanian Unud ini. Menurut Sri, sampah plastik yang dibawa ke bank sampah dihargai cukup tinggi antara Rp 500 sampai Rp 2.000 (tergantung kemasan produk tertentu, red). Saat ini, kemasan tetrapack merupakan sampah yang diberi harga lumayan tinggi. Mengingat, ada kerja sama dengan CSR
sebuah perusahaan susu yang mengemas produknya dengan kemasan tetrapack. “Itu kita beli lumayan tinggi harganya sekitar Rp 300,” jelasnya. Kemudian untuk kresek, lanjut Sri, dibeli Rp 100 per kilogram. Dikatakan, sangat banyak nasabah yang menabung kreseknya di bank sampah. Pasalnya, mereka baru sadar ketika berbelanja di pasar, kresek yang ada di tas belanjaan bisa lebih dari 10 buah per hari. “Kalau itu dikumpulkan menjadi 1 kg memang tidak lama, 3-4 hari sudah nyampe 1 kg dan kita beli Rp 100-200 tergantung kreseknya,” tandasnya. (kmb/kmb32)
Permintaan Hewan Kurban Mulai Ramai
Triwulan III, Target PAD Baru Tercapai 51 Persen Amlapura (Bali Post) Memasuki triwulan III, seluruh komisi di DPRD Karangasem memanggil kepala OPD penghasil PAD (Pendapatan Asli Daerah), Senin (21/8) kemarin. Dewan ingin melihat sejauh mana kinerja eksekutif dalam mencapai target PAD yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sampai pada triwulan III, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem merilis data terbaru realisasi target PAD Karangasem tahun ini yang baru mencapai 51 persen. Target PAD tahun ini mencapai Rp 233,6 miliar. Hingga triwulan III, realisasinya baru Rp 120,6 miliar. Saat ini masih ada selisih lagi Rp 112,9 miliar dari target PAD induk. Rendahnya realisasi PAD hingga triwulan III ini, terlihat realisasi pajak daerah yang belum maksimal. Dari target pendapatan triwulan III yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp 98,4 miliar, baru tercapai Rp 64,1 miliar. Ini baru mencapai Rp 46,3 persen, dari total target pendapatan pajak daerah sebesar Rp 138,3 miliar. PAD dari pajak daerah ini bersumber dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, PBB-P2, BPHTP, MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan) atau pajak pertambangan galian C. Dari beberapa sumber pendapatan dari pajak ini, yang terlihat selisihnya paling tinggi, antara target triwulan III dan realisasinya adalah sektor pajak galian C. Sebab, dari target PAD triwulan III sebesar Rp 54,7 miliar, realisasinya hanya Rp 21,6 miliar. Capaian ini pada triwulan III hanya sebesar Rp 27,6 persen dari total target pajak galian C pada induk 2017 sebesar Rp 78,2 miliar. Selain sektor galian C, beberapa sumber pajak lain yang belum bisa memenuhi target pada triwulan III, antara lain dari PBB-P2, parkir, penerangan jalan dan reklame. Sektor galian C masih kurang dari target triwulan III sebesar Rp 33,1 miliar, PBB-P2 masih kurang Rp 2,1 miliar, penerangan jalan lagi Rp 1 miliar, parkir lagi Rp 32 juta dan reklame lagi Rp 38 juta. Tidak hanya dari pajak daerah, sumber PAD dari retribusi daerah juga tak mampu memenuhi target triwulan III. Dari target triwulan III sebesar Rp 8,8 miliar, baru tercapai Rp 7,9 miliar. Masih ada selisih Rp 906 juta dari target triwulan III. Sumber pendapatan dari hasil pengolahan KD juga belum memenuhi target. Target triwulan III mencapai Rp 12,8 miliar, saat ini realisasinya Rp 10,9 miliar. Demikian juga dengan sumber pajak daerah dari lain-lain PAD yang sah dari target triwulan III sebesar Rp 71,2 miliar baru terealisasi Rp 37 miliar. Melihat realisasi triwulan III yang masih rendah, sejumlah legislator meminta eksekutif memikirkan opsi-opsi lain untuk mengejar target keseluruhan agar bisa tercapai pada akhir triwulan IV. Terhadap capaian ini, Kepala BPKAD Karangasem I Nengah Mindra mengaku berharap banyak terhadap pendapatan dari sektor galian C. Pihaknya masih menunggu rencana revisi Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem tahun 2012-2032. Rencana revisi ini akan berdampak signifikan terhadap pendapatan daerah. ‘’Saya tetap optimis, kalau rencana revisi ini selesai akan berdampak signifikan terhadap PAD dari galian C. Kita tunggu saja,’’ katanya. (kmb31)
Bali Post/wan
Bali Post/kmb38
KAMBING – Permintaan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha tahun 2017 mulai ramai. Penjual mengaku dalam beberapa hari saja puluhan ekor kambing sudah laku terjual.
Singaraja (Bali Post) – Menjelang hari raya Idul Adha permintaan hewan kurban meningkat dibandingkan hari-hari biasanya. Penjual hewan kurban di Buleleng mulai banyak menerima pesanan hewan kurban. Suriati penjual hewan kurban di Desa Temukus Kecamatan Banjar, Senin (21/8) kemarin, mengatakan mendekati hari raya kurban ini, sebanyak 20 ekor kambing telah laku terjual. Perempuan yang menggeluti profesinya sejak puluhan tahun silam itu memastikan kalau pesanan akan terus bertambah hingga mendekati hari H Idul Adha. Kambing yang banyak dipesan untuk kurban yang berumur dua tahun. Selain itu, hewannya dinyatakan sehat dan tidak mengalami cacat fisik. Ratarata harga untuk satu ekor kambing dijual dengan harga Rp 3,5 juta. ‘’Sudah biasa ada peningkatan dan memang umat biasanya mencari hewan kurban sejak jauh-jauh hari agar mendapat harga yang sedang dan mendapat hewan yang layak untuk dikurbankan,’’ katanya. Sementara itu, salah seorang pembeli hewan kurban Dirwan mengatakan, meski Idul Adha masih beberapa hari, dirinya mulai kesulitan mendapatkan hewan yang layak untuk disumbangkan. Bahkan untuk mendapatkan seekor kambing, pria asal Dusun Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan ini harus mencari ke Desa Temukus. ‘’Berusaha cara lebih awal biar dapat memilih karena tidak semua hewan bisa dikurbankan, tapi harus memenuhi syarat, sehingga harus keliling cari biar dapat hewan yang sehat dan tidak cacat,’’ jelasnya. (kmb38)
Penyalur ABK Bodong Terdeteksi di Pelabuhan Benoa Denpasar (Bali Post) Banyak permasalahan terjadi di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan (Densel), di antarnya puluhan penyalur ABK bodong beraksi di sana. Sementara banyak masalah timbul khususnya terkait gangguan kamtibmas yang dilakukan oknum ABK. Kondisi ini terjadi karena belum baiknya standardisasi pengawasan di pelabuhan tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra usai pisah sambut Kapolsek Kawasan Laut Benoa, Senin (21/8) kemarin. Kompol Nyoman Gatra dipromosikan jadi Kabag Ops Polresta Denpasar dan digantikan oleh Kompol Ni Made Sukerti. Menurut Kompol Gatra, ia sudah merancang program penggunaan elektronik kartu tanda pelaut (E-KTP). Pasalnya, ABK sampai sekarang masih jadi momok di perusahaan perikanan. Misalnya setelah dikontrak, ABK berhak pinjam uang setengah gaji. Kebanyakan mereka pinjam uang dengan alasan dikirim ke keluarganya. Begitu kapal ikan mau berlayar, ABK itu menghilang dan melamar di perusahaan perikanan lainnya. “Antara perusahaan peri-
kanan yang satu dengan lainnya tidak ada koordinasi dan sistem online. Begitu juga dengan penyalur ABK,” tandasnya. Mantan Kasat Lantas Polres Karangasem ini mengatakan, pihaknya pernah mengumpulkan 30 penyalur ABK dan mereka tidak berizin. Mereka justru tidak mau dibilang agen karena tidak mengantongi izin. “Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali untuk mencarikan solusi masalah ini. Program ini lambat direalisasikan karena perlu biaya tinggi. Program ini perlu biaya tinggi karena menerapkan sistem online. Mudah-mudahan Kapolsek yang baru bisa merealisasikannya,” ungkapnya. Ia tidak ingin para penyalur itu seenaknya merekrut ABK yang sulit dipertanggungjawabkan. Kalau tidak segera diatasi dikhawatirkan akan mengganggu keamanan di Pelabuhan Benoa sebagai objek vital nasional. Selain itu, program lain yang belum terwujud sampai akhir jabatannya yaitu sistem masuk ke Pelabuhan Benoa. Saat ini, orang masuk ke sana membeli karcis (pass) di pintu masuk saja. Sementara saat keluar tidak ada yang ngontrol. “Kelemahan sistem ini
adalah pelaku kriminal akan mudah membawa hasil kejahatannya keluar Pelabuhan Benoa,” tegas Gatra. Program yang sudah direncanakannya itu orang masuk ke pelabuhan itu hanya mengambil karcis dan saat keluar baru bayar sambil menyerahkan karcis tersebut. “Bahkan sebulan lalu, saya sudah bersurat ke Pelindo. Balasan surat saya itu belum bisa direalisasikan karena perlu perubahan infrastruktur terutama pembuatan pintu atau loket keluar. Padahal tinggal ubah sedikit saja,” kata Gatra. Kedua program itu menurutnya penting untuk mengamankan objek vital nasional dan keamanan prioritas utama. Karena belum bisa diwujudkan program itu, kasus pencurian masih terjadi. Menjelang akhir jabatannya, Kapolsek Gatra mengungkap kasus pencurian di KM Nelayan Jaya yang sedang lego jangkar di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Senin pukul 02.30 wita. Pelakunya mantan ABK, Akbar Iskandar Sihombing (31) asal Tapanuli, Sumatera Utara. Tersangka Akbar mencuri empat HP milik ABK KM Nelayan Jaya. “Tersangka diam-diam menyelinap masuk ke kamar ABK kapal tersebut,” ujarnya.
Bali Post/rah
DITANGKAP - Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra merilis penangkapan pencuri yang beraksi di kapal ikan. Namun, aksi tersangka dipergoki dan langsung ditangkap dan sempat dihajar. Untung saja anggota Polsek cepat ke TKP dan mengamankan pelaku. Hasil penyidikan, tersangka mencuri HP milik Manuel Dasi Mau, Anselmus Junedi Darato, Veribertus Silvester,
dan Mugiyono. Saat diinterogasi, tersangka berdalih tidak sadar mencuri HP tersebut. “Itulah perlunya program tersebut cepat direalisasikan. Kadang-kadang pelaku kriminal tidak lewat darat tapi pakai perahu,” kata Gatra. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Rendah, Kesadaran Masyarakat Mengurus KTP Bangli (Bali Post) Pemkab melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli tengah berupaya keras menuntaskan perekaman data e-KTP. Hal ini mengingat target yang diberikan pemerintah pusat untuk menuntaskan perekaman hingga 30 September. Hingga saat ini, penduduk yang sudah melakukan perekaman data eKTP mencapai 84,76 persen. Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Senin (21/8) kemarin, mengungkapkan penduduk Bangli yang wajib memiliki e-KTP sebanyak 197.930 orang. Bali Post/nan Dari jumlah tersebut, yang suI Nyoman Sumantra dah melakukan perekaman data e-KTP sebanyak 167.775 orang atau 84,76 persen. Guna mengejar target yang diberikan pemerintah pusat, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya salah satunya memberikan pelayanan langsung ke desa-desa. Hanya saja, upaya ini masih belum optimal lantaran masih banyak warga yang enggan memanfaatkan layanan ini. ‘’Ini menandakan kesadaran masyarakat untuk mengurus KTP masih rendah. Ini yang mesti dipahami masyarakat untuk mengurus KTP termasuk adminduk yang lainnya. Jangan baru KTP tidak dibutuhkan, mereka tidak mau mengurusnya. Ketika perlu, baru mereka tergesa-gesa untuk mengurusnya. Maka dari itu kita meminta kesadaran masyarakat yang belum melakukan perekaman agar segera melakukan perekaman di pelayanan yang sudah kita berikan di masing-masing kecamatan maupun langsung datang ke dinas,’’ katanya. Menurut Sumantra, dengan masih rendahnya kesadaran masyarakat tersebut, pihaknya tidak berani memastikan target bisa terpenuhi. Meski demikian dia menegaskan tetap berupaya keras memenuhi target tersebut. Disinggung terkait kesediaan blangko e-KTP, Sumantra mengatakan, pihaknya sudah meminta tambahan 2 ribu blangko ke pusat. Tambahan tersebut hanya bisa dicetak untuk warga yang sudah Print Ready Record (PRR). Sampai Juli, data PRR sebanyak 1.423 orang. Sementara untuk pengganti KTP yang hilang dan pergantian elemen kependudukan akan diberikan surat keterangan pengganti e-KTP yang masa berlakunya sampai enam bulan. (kmb41)
Bali Post/ina
I Made Gianyar didampingi Ida Bagus Giri Putra.
Program Jalan ”Hotmix” Ditargetkan Tuntas 2019 Bangli (Bali Post) Target Pemkab Bangli untuk menuntaskan program hotmix jalan desa diperpanjang hingga tahun 2019. Hal itu lantaran panjang ruas jalan rusak yang mesti diperbaiki Pemkab bertambah, setelah adanya pelimpahan wewenang perbaikan jalan oleh beberapa desa. Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra saat ditemui belum lama ini mengatakan, dari total panjang ruas jalan rusak di Bangli, 70 persennya kini sudah berhasil di-hotmix. Sementara 30 persen sisanya ditargetkan tuntas tahun 2018. ‘’Sesuai SK, kita targetkan 733 km jalan kabupaten tuntas di-hotmix 2018,’’ ujarnya. Diungkapkan Made Gianyar, dalam perjalanannya, ruas jalan rusak yang mesti diperbaiki Pemkab ternyata bertambah menjadi 905 km. Penambahan itu dikarenakan ada beberapa desa yang melimpahkan kewenangannya ke Pemkab Bangli. Ruas jalan rusak yang kewenangan perbaikannya dilimpahkan ke Pemkab merupakan jalan penghubung antardesa yang tidak mampu diperbaiki Pemerintah Desa. Rata-rata jalan yang dilimpahkan tersebut memiliki panjang 5 hingga 7 km. ‘’Sama seperti bantuan subak. Banyak subak yang awalnya tidak terdata, setelah diberikan bantuan, subak yang tercecer bisa terdata,’’ terangnya. Terkait adanya penambahan ruas jalan rusak, pihaknya pun menyatakan program jalan hotmix ditargetkan tuntas tahun 2019 atau mundur setahun dari target awal. ‘’Sisa jalan rusak yang masih tercecer akan kita perbaiki tahun 2019,’’ ujarnya. (kmb40)
Setubuhi Cucu hingga Hamil
Jero Dindin Dituntut 15 Tahun Penjara Bangli (Bali Post) – Sidang kasus persetubuhan yang dilakukan terdakwa I Made N alias Jero Dindin, warga Desa Undisan, Tembuku terhadap cucunya sendiri digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangli, Senin (21/8) kemarin. Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim A.A. Putra Wiratjaya, S.H. tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut kakek 59 tahun itu dengan hukuman 15 tahun penjara. Sidang yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita, digelar secara tertutup. Sidang berjalan dengan cukup singkat sekitar 15 menit. JPU Erik Sumianti yang ditemui usai sidang mengatakan, perbuatan terdakwa yang tega menghamili cucunya hingga melahirkan seorang putri memenuhi unsur Pasal 81 ayat 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sesuai pasal tersebut, terdakwa dituntut hukuman penjara selama 15 tahun serta denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Pertimbangan yang memberatkan terdakwa yakni karena perbuatannya menyebabkan masa depan korban rusak. Perbuatan terdakwa juga menyebabkan korban mengalami trauma. ‘’Akibat perbuatan terdakwa, korban hamil dan melahirkan seorang putri,’’ terangnya. Sementara pertimbangan yang meringankan, kata Erik, terdakwa bersikap sopan selama menjalani persidangan. Rencananya sidang lanjutan kasus ini akan digelar pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi. Jero Dindin tega menyetubuhi cucunya yang ketika itu masih duduk di kelas III SMP hingga hamil. Ketika diamankan polisi, kakek tua itu berdalih nekat melakukan aksi bejatnya kepada sang cucu karena alasan ingin menghilangkan ilmu perdukunan yang ada pada dirinya. (kmb40)
Bali Post/nan
PETANI - Petani di Desa Buahan mulai menerapkan sistem pertanian organik guna mencegah makin parahnya pencemaran di Danau Batur.
Antisipasi Pencemaran Danau Batur
Petani Buahan Mulai Terapkan Pertanian Organik Bangli (Bali Post) Pencemaran air Danau Batur kian mengkhawatirkan. Kondisi ini pun mengundang keprihatinan berbagai kalangan termasuk petani. Guna mencegah pencemaran, sejumlah petani di Desa Buahan, Kintamani mulai menerapkan sistem pertanian organik. Kepala Dusun Buahan I Wayan Suastika, Senin (21/8) kemarin, mengungkapkan tanaman yang dikem-
bangkan secara organik oleh petani setempat di antaranya bawang, cabai dan tomat. Pertanian organik diterapkan untuk mencegah makin parahnya pencemaran air Danau Batur. ‘’Kondisi air danau saat ini sudah sangat tidak layak untuk dikonsumsi,’’ katanya. Dia menjelaskan, pupuk yang digunakan untuk pertanian organik memakai bahan dari dedaunan. Sementara obat organik diolah
dari limbah rumah tangga. Dengan begitu tidak ada zat kimia yang dapat memperparah pencemaran danau. ‘’Kalau pemakaian obatobatan kimia bisa ditekan, maka air danau tidak semakin tercemar,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar belum lama ini menyatakan, air Danau Batur mengalami pencemaran yang cukup parah. Selain tercemar, danau juga mengalami pen-
dangkalan. Guna mencegah makin parahnya pencemaran, pihaknya mengusulkan pembuatan bendungan di tiap batas desa untuk menyaring air dari sungai masuk ke danau tidak kotor. Selain itu, dia juga mengajak seluruh petani di seputaran Danau Batur untuk mengubah pola pertanian ke pertanian organik yang ramah lingkungan. ‘’Kita akan libatkan kepala desa membuat kegiatan untuk
mengajak warganya yang belum melakukan sistem pertanian organik supaya mau menerapkan pertanian organik. Langkah itu dilakukan untuk mencegah pencemaran air danau semakin parah ke depannya. Termasuk terkait masalah penggunaan mesin untuk menarik air, mengingat oli, bensin, dan solar yang digunakan juga dapat mencemari air danau,’’ tegas Made Gianyar. (kmb41)
Puluhan Ribu Bidang Tanah Belum Bersertifikat
Bangli (Bali Post) –
Puluhan ribu bidang tanah di Kabupaten Bangli belum bersertifikat. Padahal pensertifikatan tanah penting untuk memberikan kepastian hukum kepemilikan tanah dan mencegah terjadinya konflik. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali Jaya saat sosialisasi di Gedung BMB, Senin (21/8) kemarin. Jaya memaparkan, dari 100.000 bidang tanah di Bangli, sejauh ini baru 53.963 bidang yang sudah bersertifikat. Sementara 46.037 bidang sisanya belum bersertifikat. Menurutnya, banyak manfaat bisa didapat dari pensertifikatan tanah. Di samping memberi kepastian hukum, kepemilikan sertifikat juga dapat mengurangi konflik, sertifikat ganda dan mempermudah penataan ruang. Jaya mengatakan, oleh pemerintah pusat, seluruh tanah di Bali ditargetkan sudah bersertifikat tahun 2019 mendatang. Terkait masih banyaknya tanah di Bangli termasuk di kabupaten lainnya di Bali yang belum bersertifikat, pihaknya mengakui hal ini menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian dia yakin, dengan dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat, target menjadikan setiap jengkal tanah di Bali bersertifikat bisa dicapai. Guna mencapai target tersebut, BPN Bali kini menggelar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau yang dulu dis-
ebut Program Nasional (Prona). Tujuannya, menjamin kepastian hukum kepemilikan tanah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960, Pasal 19 Ayat 1 di mana oleh pemerintah diadakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuanketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah. Disampaikannya, tahun ini target pensertifikatan tanah di Provinsi Bali sebanyak 210.953 bidang tanah. Khusus di Bangli, tahun ini pensertifikatan tanah ditargetkan mencapai 3.500 bidang tanah. Hingga memasuki Agustus, pemberkasan yang sudah rampung mencapai 3.000 bidang tanah. ‘’Oleh karenanya, di sisa waktu yang ada, kita optimis 500 pemberkasan yang masih tersisa bisa tuntas dikerjakan,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, sesuai aturan, sertifikat merupakan alat bukti sah dari kepemilikan tanah yang terkuat yang memberi kepastian hukum. Oleh karena itu dia meminta masyarakat Bangli bisa memanfaatkan
Bali Post/ina
SOSIALISASI - Sosialisasi program PTSL yang digelar di Gedung BMB, Senin (21/8) kemarin. program PTSL dengan baik. Disampaikannya, tidak semua proses pensertifikatan tanah ini digratiskan. Karena ada hal-hal yang digratiskan oleh pemerintah dan ada halhal yang sifatnya individual seperti materai, penyediaan patok batas dan penyiapan berkas dokumen sebelum proses pendaftaran tanah tidak termasuk dalam paket
gratis. Bali yang masuk dalam kategori V bersama Jawa sudah ditetapkan jenis kegiatan, jenis biaya dan besaran biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan persiapan PTSL yakni sebesar Rp 150 ribu. Namun, untuk menggratiskan semua biaya, pemerintah dalam hal ini Pemkab Bangli dan Pemerintah Desa, harus membangun
komunikasi dan melakukan pembahasan lebih lanjut. ‘’Apakah akan dibiayai melalui APBD, APBDes atau dibebankan kepada masyarakat pemilik tanah, intinya kita ingin PTSL di Kabupaten Bangli bisa berjalan dengan baik. Sehingga setiap jengkal tanah di Bangli bisa tersertifikatkan,’’ harapnya. (kmb40)
96 Km Jaringan Irigasi Rusak
Bali Post/nan
TANAM JAGUNG - Perbaikan saluran irigasi akan menyebabkan mengecilnya debit air. Seperti yang terjadi di Tempek Uma Mandi Tengah, Banjar Kawan. Petani pun terpaksa beralih ke tanaman selain padi.
Bangli (Bali Post) Kerusakan jaringan irigasi di Bangli masih cukup tinggi. Total panjang kerusakan jaringan irigasi mencapai 96,162 kilometer dari 46 daerah irigasi (DI) di Bangli. Menurut rencana, tahun ini Pemkab melakukan perbaikan hanya sepanjang 3,392 kilometer. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli I Made Soma, Senin (21/8) kemarin, mengungkapkan kerusakan jaringan irigasi terutama terjadi pada saluran primer dan sekunder. Pemkab belum bisa melakukan perbaikan secara menyeluruh atau sebagian besar lantaran terkendala anggaran. Meski demikian, perbaikan akan terus dilakukan dan ditar-
getkan rampung pada tahun 2021 mendatang. ‘’Selain perbaikan saluran irigasi, kita juga akan lakukan perbaikan terowongan,’’ tambahnya. Soma menjelaskan, kerusakan saluran irigasi dominan akibat terkena longsor. Kerusakan jaringan irigasi akan mempengaruhi debit air ke wilayah subak. Debit air akan mengecil sehingga petani akan kesulitan. Dijelaskannya, saat ini proyek perbaikan jaringan irigasi di Bangli tengah berjalan. Hanya saja, dari 16 proyek, rata-rata baru berjalan 5 hingga 7 persen. Pemerintah, kata dia, hanya memperbaiki saluran primer dan sekunder. Sementara untuk kerusakan pada saluran tersier menjadi tanggung jawab masing-masing
subak. Sementara itu, Klian Tempek Uma Mandi Tengah, Banjar Kawan, Bangli, I Wayan Surata, mengungkapkan akibat perbaikan saluran irigasi, petani di tiga subak, yakni Subak Uma Mandi Dalem, Subak Uma Mandi Tegeh, dan Subak Mandi Tengah kesulitan air. Mereka pun banyak yang terpaksa tidak menanam padi. Total luas lahan yang tidak bisa ditanami padi mencapai 33 hektar. ‘’Subak di sini memang tak pernah bertanam palawija, kecuali sekarang. Jadi selama empat bulan ini kita memanfaatkan lahan pertanian untuk menanam palawija. Kalau proyek irigasi sudah selesai, kita baru kembali akan menanam padi lagi,’’ ucap Surata. (kmb41)
GIANYAR
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
9
Penyandang Disabilitas Diminta Asah Keterampilan Gianyar (Bali Post) Ketua K3S Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengajak sejumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Gianyar untuk bersemangat mengasah keterampilan. Ia pun berpesan agar kekurangan fisik tidak dijadikan alasan untuk menjadi rendah diri dan mengurung diri dari dunia luar. ‘’Asah keterampilan diri dan jadikan modal untuk berkarya, sehingga kita tidak perlu lagi tergantung pada orang lain,’’ ajak pejabat yang akrab disapa Dayu Surya ini. Ke depan rencananya K3S bekerja sama dengan instansi terkait akan memberikan pelatihan tata boga atau memasak pada penghuni panti. Bahkan yang saat ini sudah berjalan adalah para penyandang disabilitas diberikan pelatihan salon, seperti massage, tata rias rambut dan wajah. ‘’Tidak semua orang memiliki talenta di bidang seni. Jika sudah diberi talenta ini, saya harap terus dikembangkan,’’ ujarnya. Berdasarkan rekapitulasi data penyandang masalah kesejahteraan sosial, Kabupaten Gianyar tahun 2016 tercatat 1.864 warga penyandang disabilitas. Paling tinggi warga penyandang disabilitas beralamat di Kecamatan Gianyar yakni sebanyak 428 orang. Disusul kemudian di Kecamatan Sukawati sebanyak 342 orang, Blahbatuh 289 orang, Ubud 266 orang, Payangan 203 orang, Tampaksiring 190 orang dan Kecamatan Tegallalang sebanyak 146 orang. Sementara anak dengan kedisabilitasan di gumi seni ini juga cukup tinggi, yakni mencapai 392 orang. Rinciannya, di Kecamatan Gianyar sebanyak 92 orang, Payangan 61 orang, Blahbatuh 60 orang, Tegallalang 52 orang, Tampaksiring 51 orang, Sukawati 44 orang dan Ubud sebanyak 32 orang. (kmb35)
DISKUSI - Diskusi terkait kondisi Ubud yang digelar di wantilan Museum Puri Lukisan, Selasa (21/8) kemarin.
Atasi Kemacetan Lalu Lintas
Mendesak, Pengadaan ”Shuttle Bus” di Ubud
Gianyar (Bali Post) -
Keluhan wisatawan terhadap kekroditan lalu lintas di Ubud semakin memuncak. Pengadaan shuttle bus pun dipandang sebagai kebutuhan mendesak, guna mengurai kemacetan di kampung turis itu. Hal ini terungkap dalam pertemuan yang diikuti asosiasi pariwisata, tokoh masyarakat, Polri dan Disparda Gianyar, Selasa (21/8) kemarin di wantilan Museum Puri Lukisan, Ubud. Bali Post/nik
DISABILITAS - Ketua K3S Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat mengunjungi penyandang disabilitas.
Polisi Amankan Puluhan Liter Arak
Gianyar (Bali Post) Serangkaian Operasi Jaran Agung 2017, polisi kembali melakukan operasi yang menyasar minuman beralkohol (mikol). Seperti operasi di warung milik I Wayan Miasa (55) Banjar Sakih, Desa Guwang, Sukawati. Dalam operasi tersebut diamankan 63 liter mikol jenis arak. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha, Minggu (20/8), menjelaskan arak sangat berbahaya untuk dikonsumsi terlebih oleh generasi muda. Terbukti dalam sejumlah kasus terjadi aksi penganiayaan lantaran para pelakunya mabuk arak. ‘’Atas pertimbangan itu, peredaran arak ini harus ditertibkan,’’ tegasnya. Sementara operasi di warung Wayan Miasa berawal dari adanya informasi masyarakat terkait maraknya peredaran arak. ‘’Berdasarkan informasi itu polisi melakukan penyelidikan dan datang ke lokasi. Dan ternyata informasinya benar adanya,’’ ucapnya. Polisi langsung mengamankan barang bukti, yakni 58,2 liter arak yang dikemas dalam 98 botol air mineral dan 4,8 liter arak yang dikemas dalam 12 botol isian 350 ml. Total arak yang berhasil diamankan polisi mencapai 63 liter. ‘’Pelaku menjual miras jenis arak tanpa dilengkapi dengan Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Berhalkohol. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan tindak pidana ringan dan disidangkan di PN Gianyar,’’ katanya. (kmb35)
Dalam pertemuan itu, Ketua Asita Bali I Ketut Ardana mengatakan, selain memicu ketidaknyamanan, kemacetan lalu lintas di Ubud sudah mengganggu program biro perjalanan wisata. Hal ini otomatis berimbas pada kenyamanan wisatawan. ‘’Dari reservasi sudah kita atur berapa lama di sini. Nah, ketika masuk ke sini (Ubud - red) dengan kondisi seperti ini, semua jadi terganggu,’’ ucapnya. Ardana pun kini mengharapkan peran guide dalam memberikan pengertian ke wisatawan terkait kondisi Ubud. Para guide diharapkan
mampu berkomunikasi dengan baik demi meminimalisir kekecewaan wisatawan. Sebagai solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di Ubud, Ardana meminta dilakukannya optimalisasi fungsi kantong parkir dengan pengadaan fasilitas penunjang, yakni shuttle bus. ‘’Nanti itu (kantong parkir red) harus disuplai dengan shuttle. Dikenakan biaya pun nanti tidak masalah, karena Ubud ini ikonnya pariwisata Bali, jadi harus terjaga dengan baik,’’ katanya. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya membeberkan, setiap hari ada
1.700 lebih kendaraan roda empat maupun roda dua yang memanfaatkan badan jalan di Ubud sepanjang 3,4 km sebagai tempat parkir. Kondisi inilah yang menjadi salah satu pemicu utama kemacetan lalu lintas. ‘’Lebar jalan di Ubud itu maksimal 4,75 meter. Setengahnya itu sudah menjadi parkir permanen,’’ ungkapnya. Wirajaya mengatakan, saat ini sudah ada dua sentral parkir yang sudah beroperasi di kawasan Ubud, yakni di jaba Pura Batu Karu dan jaba Pura Setra Dalem Puri. Dua sentral parkir ini dinilai belum maksimal dalam mengurai kekroditan lalu lintas setempat. ‘’Kebanyakan macet ini di sejumlah titik di luar Ubud. Salah satunya di simpang Pengosekan. Jadi, sentral parkir ini baiknya di luar Ubud,’’ katanya. Wirajaya pun berharap Sentral Parkir Monkey Forest yang saat ini ma-
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564
Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771
sih dalam proses persiapan nantinya bisa dioptimalkan. Selanjutnya, seluruh kendaraan yang sebelumnya memanfaatkan badan jalan untuk parkir diarahkan ke lokasi tersebut. ‘’Memaksimalkan ini harus ada shuttle yang keliling Ubud. Minimal saya usulkan harus ada 30 kendaraan yang rutin keliling Ubud,’’ katanya. Dikatakannya, biaya operasional shuttle bus ini bisa diambil dari biaya pemasangan iklan para pemilik akomodasi pariwisata di Ubud. Dari upaya ini diharapkan seluruh pengunjung dan warga setempat bisa menggunakan kendaraan tersebut secara gratis. ‘’Kendaraan shuttle ini bisa dipasangi TV kecil untuk menayangkan iklan. Dari pajak reklame ini, semua karyawan yang selama ini parkir di trotoar bisa naik ini free,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gianyar
Wayan Artana menyambut baik usulan pengadaan shuttle bus yang khusus berkeliling Ubud. Pihaknya berencana mengajukan anggaran Rp 4 miliar untuk pengadaan sepuluh armada shuttle bus di APBD 2018. ‘’Satu shuttle bus kita perkirakan harganya Rp 400 juta. Jadi, kalau sepuluh unit bisa Rp 4 miliar. Nilai ini setara pemasukan dari retribusi parkir di Kabupaten Gianyar yang mencapai Rp 4 miliar per tahun,’’ katanya. Sebagai langkah jangka pendek, pihaknya menurunkan 14 personel yang berjaga di tujuh titik kemacetan. Petugas Dinas Perhubungan dalam hal ini mem-backup aparat kepolisian dalam mengatur lalu lintas. ‘’Ada tujuh titik yang kita awasi, setiap titik itu ada dua personel. Ini sebagai langkah cepat kita menangani kondisi di Ubud,’’ tegasnya. (kmb35)
Sidak Kafe Remang-remang
Petugas Temukan Cewek Kafe Diduga di Bawah Umur
Dianiaya, Suta Lapor Polisi Gianyar (Bali Post) Ngakan Made Suta Sudana melaporkan aksi penganiayaan yang menimpa dirinya ke Mapolres Gianyar. Penganiayaan itu akibat kesalahpahaman. Informasi dihimpun, awalnya korban hendak menjemput istrinya yang bekerja di seputaran Jalan Gambir, Kelurahan Abianbase, Gianyar. Di lokasi tersebut Suta dipanggil oleh seorang temannya yang sedang pesta minuman beralkohol (mikol). Saat Suta sudah ikut duduk di lokasi itu, tiba-tiba orang tak dikenal yang turut serta di dalamnya melayangkan bogem mentah ke arahnya. Suta lantas berupaya lari menyelamatkan diri. Akibat kejadian itu, ia mengalami luka di hidung. Tak terima atas kejadian ini, ia lantas melapor ke Polres Gianyar. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marsel Doni, Senin (21/8) kemarin, membenarkan adanya laporan tersebut. Dikatakannya, polisi sudah melakukan penyelidikan atas laporan korban asal Kecamatan Banjarangkan, Klungkung itu. ‘’Dari hasil penyelidikan, aksi ini dilakukan oleh pria berinisial DP asal Gianyar,’’ jelasnya. Dia menambahkan, kedua belah pihak sudah sepakat berdamai. DP mengaku aksi penganiayaan itu dilakukan lantaran kesalahpahaman. (kmb35)
Bali Post/nik
Bali Post/nik
SIDAK - Anggota Polwan Polres Gianyar melakukan pemeriksaan terhadap pekerja kafe saat sidak pada Minggu (20/8) malam. Gianyar (Bali Post) Sidak gabungan dilakukan aparat dengan menyasar
empat kafe remang-remang pada Minggu (20/8) malam. Dalam sidak gabungan yang
melibatkan personel Polwan, Sat. Narkoba Gianyar dan Badan Narkotika Nasional
Kabupaten (BNNK) Gianyar itu tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba. Namun petugas menemukan cewek kafe yang diduga masih di bawah umur. KBO Binmas Polres Gianyar Iptu Yuliana Lumi yang juga Polwan senior di Polres Gianyar menyatakan sidak ini digelar serangkaian HUT Polwan yang berlangsung September mendatang. ‘’Kami melakukan tes urine di empat kafe,’’ ujar Iptu Lumi, Senin (21/8) kemarin. Sidak gabungan itu dimulai Minggu malam pukul 23.00 Wita dan berakhir kemarin pukul 01.30 Wita. Selama sidak, pihak kepolisian juga memeriksa seluruh barang bawaan cewek kafe. Tidak hanya itu, satu persatu urine para cewek kafe diperiksa. ‘’Hasilnya negatif. Di sana kami sekalian melakukan pembinaan terhadap cewek kafe untuk menolak segala bentuk narkoba,’’ jelasnya. Dalam sidak itu polisi menemukan cewek kafe yang masih sangat muda di salah satu kafe. Iptu Yuliana Lumi memperkirakan usia cewek kafe itu masih di bawah umur. ‘’Kami desak pemilik kafe untuk tidak
pekerjakan cewek di bawah umur,’’ ujarnya. Dijelaskannya, polisi kesulitan memastikan usia cewek kafe tersebut. Sebab dalam pemeriksaan, perempuan itu mengaku kehilangan KTP dan sudah berusia 19 tahun. Karena tidak percaya, petugas pun menyarankan si cewek kafe untuk melapor kehilangan KTP ke kantor polisi. ‘’Kami sudah sarankan buat laporan kepolisian bahwa KTP hilang,’’ jelasnya. Lumi pun tidak percaya begitu saja jika KTP cewek kafe belia itu hilang dan dia berusia dewasa. Lumi berharap cewek kafe ini bisa mengambil pekerjaan lain. ‘’Ini pekerjaan di luar kebiasaan wanita normal. Begitu penilaian umum, keluarga dan anak-anak. Apakah gak mau kerja yang lain? Mereka bilang mau, kerja apa? Kami minta mereka semangat,’’ terangnya. Serangkaian HUT Polwan, sebanyak 41 polwan yang tergabung di Polres Gianyar juga menggelar penyuluhan narkoba ke sekolah-sekolah. ‘’Kami juga sudah menyerahkan bantuan ke warga miskin, sembako, alat dapur dan seng bagi yang rumahnya bocor,’’ tegasnya. (kmb35)
Empat Perwira Dimutasi
Gianyar (Bali Post) Empat perwira di lingkungan Polres Gianyar dimutasi Senin (21/8) kemarin. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran di tubuh Polri. Salah satu perwira yang dimutasi adalah Kompol Adnan Pandibu yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kota Gianyar. Dia kini ditugaskan sebagai Kapolsek Denpasar Timur. Komando Polsek Kota Gianyar kini dipegang Kompol Ketut Sugiartha Yoga. Perwira lain yang dimutasi yakni Kompol Made Widiarta. Jabatan Kabag Sumda yang dijabat sebelumnya kini dipercayakan kepada Kompol Wayan Surata. Kasat Sabara sebelumnya AKP Nyoman Budiasa, kini dijabat oleh AKP Wayan Abu. Kasat Pol Air dari AKP Wayan Abu, kini dijabat Iptu Anak Agung Rai Pratama. Di tengah suasana pisah sambut
sore kemarin, Kompol Adnan Pandibu mengatakan, selama menjabat Kapolsek Kota Gianyar dia sudah mengalami dua pergantian Kapolres. Ia menilai ada yang bisa diambil dari arahan yang diberikan Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo. ‘’Beliau tekankan all out. Kalau sudah laksanakan, jangan digantung-gantung,’’ katanya. Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo dalam arahannya meminta agar perwira yang dimutasi mampu maksimal bertugas di tempat yang baru. Perwira melati dua di pundaknya ini mengakui selama ini Kapolsek dan Kabag sering ia marahi. Namun itu merupakan bentuk pelaksanaan tugas. ‘’Itu bagian dari tugas. Saya tidak pernah dendam pada anggota. Besok sudah seperti biasa,’’ ujarnya. (kmb35)
Bali Post/nik
SERTIJAB - Suasana sertijab yang digelar di aula Polres Gianyar, Senin (21/8) kemarin.
KLUNGKUNG
10 SOSOK
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Gencarkan Patroli Gabungan SUASANA Kabupaten Klungkung masih terbilang kondusif. Aksi kriminalitas, gangguan keamanan hingga konflik sosial masih tergolong kecil. Berbeda dengan daerah lain di Bali, terlebih yang perkembangan pariwisatanya pesat. Meski demikian, kemunculan aksi tersebut tetap perlu diwaspadai masyarakat. “Suasana Klungkung masih tergolong kondusif. Tapi masyarakat tetap perlu waspada,” ungkap Wakapolres Klungkung Kompol Ketut Widiada, Senin (21/8) kemarin. Bertugas sejak 21 Agustus lalu di Bumi Serombotan, perwira asal Kelurahan Banyuning, Singaraja ini telah menggagas terobosan untuk Bali Post/sos menjaga keamanan. Salah satunya dengan menggencarkan patroli gabungan secara rutin yang melibatkan unit Shabara, Satpol PP dan Pecalang. Hal ini telah diterapkannya saat masih bertugas di Polresta Denpasar. Itu dinilai cukup efektif untuk menjaga situasi tetap aman. “Ini sudah diterapkan di Denpasar dan Kuta. Cukup efektif untuk mengurangi aksi kriminal,” katanya. Disampaikan pula, guna mengantisipasi gangguan keamanan, pemetaan daerah rawan konflik juga dilakukan. Masyarakat pun diharapkan memberikan dukungan. Sementara itu, khusus untuk terorisme, ia juga memerintahkan seluruh personel, terutama di penjagaan portal pintu masuk mako agar dilaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pengecekan secara ketat terhadap semua orang yang masuk “Jangan kendorkan kesiapsiagaan dengan situasi yang ada,” tegasnya. (sos)
Soal Pembangkitan Pertanian Garam
Bupati Diminta Tak Hanya Berwacana Semarapura (Bali Post) -
Wacana Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk membangkitkan pertanian garam terintegrasi dengan sektor pariwisata, salah satunya di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, mendapat respons positif dari pemerintah desa. Demikian juga dari anggota DPRD. Hanya, hal tersebut diminta tak sekadar wacana, melainkan harus ditindaklanjuti secara serius. Itu juga perlu diimbangi kajian yang matang.
Bali Post/sos
MALING - Kantor Dinas Perhubungan Klungkung yang berlokasi di Jalan Raya Klotok disatroni maling, Senin (21/8) kemarin.
Kantor Dishub Disatroni Maling
Uang Rp 15 Juta dan Laptop Raib Semarapura (Bali Post) Kantor Dinas Perhubungan Klungkung yang berlokasi di Jalan Raya Klotok disatroni maling, Senin (21/8) kemarin. Pada kejadian yang diperkirakan berlangsung dini hari itu, uang belasan juta rupiah yang tersimpan dalam brankas dan satu unit laptop di ruang sekretariat raib. Kasus ini masih ditangani Satuan Reskrim Polres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan yang turun ke lokasi mengungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP, maling tersebut masuk dengan mencongkel terali jendela ruang bendahara. Di tempat itu, uang Rp 15 juta beserta brankasnya raib. Maling juga masuk ke ruang sekretariat dengan mengambil satu laptop dan satu monitor. Hanya monitor tersebut ditinggalkan di bawah pohon pisang yang ada di selatan kantor. “Untuk brankas ditemukan di luar ruangan. Uangnya sudah hilang. Satu laptop juga hilang. Maling sempat masuk ke ruang kadis, yang dibuka hanya laci. Tidak ada kehilangan. Di sana sebenarnya ada TV,” ungkapnya. Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung dini hari, setelah penjaga malam tertidur. Berdasarkan hasil identifikasi, pada monitor ditemukan sidik jari yang diduga milik pelaku. “Ini masih kami pelajari. Kami tak mau berangan-angan. Penjaga malam kami mintai keterangan,” sebut perwira asal Buleleng ini. Sementara itu, penjaga malam Putu Setiawan menuturkan kejadian tersebut diketahui setelah adanya laporan dari petugas cleaning service Nyoman Wadra pukul 05.00 Wita. “Pagi-pagi kami ditanya, kok brankas ada di luar. Setelah dicek, ternyata terali dicongkel. Langsung saya melapor ke Pak Kadis dan polisi,” tuturnya. Ia bersama temannya, Komang Sugianta, mengaku tidak mengetahui kejadian itu. Sebab, setelah pukul 23.00 Wita langsung tertidur di pos jaga yang berada di dalam kantor. “Setelah saya nonton langsung tidur. Kami juga tidak mendengar suara orang masuk. Saat itu angin kencang,” katanya. Kepala Dinas Perhubungan I Nyoman Sucitra mengatakan kejadian tersebut baru pertama kali. Khusus untuk uang yang raib, masih dipastikan rencana penggunaannya. “Ini baru pertama kali terjadi,” terangnya. Di kantornya yang berlokasi di tempat sepi ini sejatinya pernah terisi CCTV. Namun itu telah dipindahkan ke Dinas Komunikasi dan Informatika seiring dengan perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung sejak Januari 2017. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Bali Post/sos
GARAM - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau pertanian garam di Kusamba beberapa waktu lalu.
Perbekel Kusamba Ketut Winastra mengungkapkan, wacana orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu untuk memberikan perhatian terhadap pertanian garam yang potensinya masih cukup besar telah didengar dirinya maupun sejumlah petani. Hal tersebut dinilai langkah positif, terlebih akan terintegrasi dengan pariwisata. “Kami sangat antusias kalau memang seperti itu. Ini untuk melestarikan pertanian garam. Penghasilan petani juga bisa lebih baik,” ungkapnya, Senin (21/8) kemarin. Gagasan tersebut diharapkan tak hanya berhenti pada tataran wacana. Namun, bisa direalisasikan sesuai perencanaan. “Kalau ini benar dilakukan, perlu dikomunikasikan dengan petani. Kalau untuk
tempat rest area kan sudah ada,” katanya. Sementara itu, anggota DPRD Klungkung asal Kusamba, I Wayan Sugati, mengungkapkan integrasi pertanian garam dengan pariwisata sudah ada di Pantai Tribhuana, Desa Kusamba. Akan tetapi, itu belum mampu berjalan maksimal. Supaya tak bernasib sama, wacana yang dilontarkan Bupati harus dikaji secara matang. “Di Tribhuana juga ada produksi garam secara modern yang dikelola secara perseorangan. Kunjungan wisatawan ada. Namun itu tidak maksimal. Untuk rencana Bupati, nanti itu diintegrasikan dengan wisata apa. Kalau di Goa Lawah, masih dekat dengan pantai yang jadi tempat penggaraman.
Kalau di Kusamba, dalam bentuk apa. Kalau misalnya di sana dibuka pelabuhan penyeberangan ke Nusa Penida atau wisata bahari, bisa saja. Wisatawan sambil menunggu bisa melihat-lihat,” ucapnya. Petani garam belakangan semakin berkurang. Khusus di Kusamba, dari awalnya 50 KK menjadi 17 KK dan itu rata-rata sudah berusia tua. Sebagai upaya regenerasi, bupati pun memunculkan langkah yang dipandang strategis, yakni membentuk intrepreneur muda dengan melibatkan sarjana pendamping desa yang juga akan direkrut. Hal tersebut, oleh politisi PDI-P ini diragukan bisa terealisasi. “Kalau untuk pendamping desa, saya masih ragu. Rasanya sulit ada yang mau,” katanya. Terlepas dari pandangan
tersebut, ia menilai ide Bupati sangat positif. Bahkan itu diharapkan bisa terealisasi. “Secara umum ide ini bagus. Harapannya biar bisa terealisasi. Tidak sekadar wacana,” imbuhnya. Sebelumnya, Bupati Suwirta mengungkapkan sesuai hasil pemantauannya, sejumlah petani garam mengeluh akan nasibnya. Beberapa juga mengaku lahan garapannya semakin menyempit, dan habis. Kondisi ini menyebabkan mereka pindah, bahkan berhenti. Mengingat potensi pertanian ini masih cukup besar, terlebih di tengah situasi demikian, pemkab akan melakukan langkahlangkah pembangkitan yang direncanakan bergulir 2018 mendatang. “Saya kemarin melihat petani garam yang tak berdaya. Sesuai laporan dari petani lahannya semakin menyempit. Ada yang beli tanah diukur sampai ke laut. Mereka harus pindah. Pemkab akan membangkitkan ini,” ungkapnya, belum lama ini. Pertanian yang terbentang
luas dari Pantai Wates sampai Pesinggahan Kecamatan Dawan ini nantinya akan terintegrasi dengan sektor pariwisata. Mewujudkan ini, anggaran yang ditelan diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar. “Di sana akan ada rest area, wisata garam. Garam pun nanti akan dibuat dengan dua konsep. Garam tradisional yang memang dibuat dengan cara tradisional, dan garam tradisional dengan pembuatan gaya modern,” terangnya. Garam produksi petani nantinya juga akan diambil pemerintah dan disalurkan ke pasar-pasar dengan kemasan merek Klungkung. Hal ini pun akan dikuti dengan kebijakan yang mewajibkan masyarakat menggunakan garam lokal. “Rencana ini sedang dirancang sejak tahun lalu. Saya tidak mau berpikir entah garam naik (harga-red) atau turun. Tapi bagaimana kita sebagai pemerintah harus berupaya. Jangan ketika garam turun kita berhenti, setelah naik bergerak,” cetusnya. (kmb45)
Lomba Sekolah Sehat
SMAN 2 Semarapura Sabet Juara II Tingkat Nasional
JUARA - Kepala SMAN 2 Semarapura Gusti Lanang Made Puji menyampaikan prestasi sebagai juara II Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (21/8) kemarin.
PRESTASI gemilang ditorehkan SMAN 2 Semarapura, Kabupaten Klungkung dengan berhasil menyabet juara II Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Momen membanggakan ini disambut positif Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Hal tersebut diungkapkan saat pertemuan langsung dengan Kepala SMAN 2 Semarapura beserta puluhan siswa di halaman Kantor Bupati Klungkung, Senin (21/8) kemarin. Bupati asal Nusa Ceningan ini mengungkapkan keberhasilan SMAN 2 Semarapura menunjukkan taringnya di kancah nasional telah turut mengharumkan nama daerah. Hal tersebut juga patut diapresasi dan dijadikan cambuk oleh sekolah lain untuk turut mengejar prestasi. “Ini sangat membanggakan. Harus
dicontoh oleh sekolah lain,” tegasnya. Prestasi yang telah diraih diharapkan tak membuat sekolah berpuas diri. Namun harus dijadikan landasan untuk lebih terpacu dalam berkompetisi dalam bidang lain. “Usaha harus lebih ditingkatkan lagi untuk bisa meraih peringkat tertinggi. Juara bukanlah tujuan utama, melainkan implementasi perilaku untuk mewujudkan hidup bersih dan sehat pada masyarakat adalah yang paling utama” imbuhnya. Sementara itu, Kepala SMAN 2 Semarapura Gusti Lanang Made Puji menjelaskan, sebelum mewakili Bali di tingkat Nasional, SMAN 2 Semarapura telah berhasil meraih beberapa prestasi yang berkaitan dengan kesehatan. Di antaranya, juara I Lomba
PKTP tingkat Provinsi Bali dan juara I Lomba PIK-R tingkat Provinsi Bali. Ditambahkan, khusus untuk pretasi teranyarnya ini tak lepas atas adanya dukungan keluarga besar SMAN 2 Semarapura. “Saya sangat berterima kasih atas usaha, kerja keras seluruh guru dan siswa sehingga SMAN 2 Semarapura bisa meraih juara II di tingkat Nasional dan telah mampu mengibarkan panji-panji pendidikan dibidang lingkungan dan kesehatan,”ungkapnya. Penilaian lomba ini telah dilaksanakan pada 15 Mei lalu oleh tim penilai dari pusat yang dipimpin Drs. Prabowo Putra. Pada lomba ini, peringkat SMAN 2 Semarapura berada di bawah SMAN 1 Bantul, Yogyakarta dan di atas SMAN 5 Merangen, Provinsi Jambi di Peringkat III. (ad1439)
Kebakaran Lahan
Berpotensi Landa Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Kebakaran lahan di perbukitan Klingking, Dusun Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, kejadian serupa masih berpotensi muncul. Hal tersebut tak lepas dari kondisi wilayahnya yang banyak ditumbuhi rerumputan ditambah musim telah mengarah ke kemarau. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada. Demikian disampaikan Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta, Senin (21/8) kemarin. Dijelaskan, kebakaran hektaran lahan yang berlangsung, Minggu (20/8) petang berhasil dipadamkan petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Polri, TNI, Damkar dibantu warga pukul 24.00 Wita. Itu tak hanya menerjunkan satu unit damkar milik pemkab yang khusus ditempatkan di Nusa Penida, namun juga dilakukan dengan cara manual. Meski situasi sudah terbilang aman, kejadian serupa masih berpotensi muncul. “Kalau pemetaan rawan kebakaran kami belum melakukan. Tapi kalau melihat kondisi wilayah yang banyak ditumbuhi rerumputan, kemudian
musim sudah mulai panas, kebakaran masih berpotensi terjadi. Ini perlu diwaspadai masyarakat. Jangan membuang putung rokok sembarangan. Begitu juga membakar sampah. Harus perhatikan keamanan,” tegasnya. Di tengah situasi demikian, ketersediaan sarana prasarana (sarpras) pemadam kebakaran belum memadai. Di Nusa Penida hanya ada satu unit damkar tanpa didukung mobil tangki pensuplai air. Hal ini menyebabkan penanganan api menjadi lebih lambat. “Untuk sarana prasana masih kurang. Kemarin saja saat pemadaman dibantu mobil tanki miilik PDAM. Pengadaan mobil tanki khusus untuk Damkar kami usulkan di anggaran perubahan. Ini juga sudah diisampaikan ke Pak Bupati,” kata Suarta. Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang memantau langsung ke lokasi kebakaran menyatakan sarana prasarana di pemadam kebakaran akan menjadi perhatian pemkab untuk diadakan. “Sarpras ini untuk mempercepat penanganan. Pemkab akan memberikan perhatian untuk pengadaannya,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/ist
LAHAN - Kebakaran lahan di perbukitan Klingking, Dusun Karang Dawa, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Minggu (20/8). Api telah berhasil dipadamkan pukul 24.00 Wita.
BULELENG
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
11
Kantor Bupati Direhab Singaraja (Bali Post) – Gedung berlantai dua di lambung barat Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan, Singaraja tahun ini kembali direhab. Perbaikan ini karena rangka atap gedung memanjang ini rapuh dan rawan ambruk. Bahkan, bagian atap sekarang sudah terlihat bergelombang karena rangka kayu yang digunakan dalam pembangunan sebelumnya tidak kuat menyangga atap. Saat ini di lantai satu dijadikan gedung kantor Bagian Humas dan Protokol pada sisi utara. Sedangkan di sisi selatan dijadikan kantor Bagian Tata Pemerintahan (Tapem). Sementara di lantai dua ujung utara dijadikan kantor Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan di sisi selatan difungsikan untuk kantor Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra). Selama proyek pergantian kap dan atap gedung tersebut, kantor Ekbang direlokasi ke bekas kantor Sub-Bagian Santel yang sekarang sudah berkantor di Dinas Inkom dan Persandian. Bagian Kesra untuk sementara berkantor
di ruang rapat Unit IV yang lokasinya tidak jauh dari gedung kantor lama. Sementara Humas dan Protokol serta Tapem tetap menempati gedung kantor lama di lantai satu. Keputusan tetap menggunakan gedung kantor itu karena pengerjaan praktis hanya mengganti rangka dan atap, sehingga dipastikan gedung di lantai satu tidak akan terganggu. Kabag Perawatan dan Perlengkapan Setda Buleleng Gede Sugiartha Widiada di ruang kerjanya Senin (21/8) kemarin mengatakan, gedung yang pernah menjadi korban amuk masa tahun 1999 silam itu dibangun dengan konstruksi rangka kayu dan atap genting lokal. Kini, sebagian rangka kayu tersebut rapuh karena sudah berusia sekitar 17 tahun. Selain itu, banyak genteng yang bocor, sehingga mempercepat rangka kayu rapuh karena rembesan air hujan. Sejak mengetahui kerusakan itu, pihaknya sudah berkali-kali mengalokasikan anggaran untuk perbaikan genteng yang bocor.
Justru kondisi rangka atap gedung dengan panjang 31,80 meter dan lebar 9,35 meter tersebut melengkung. Dikhawatirkan atap tersebut bisa saja ambruk, karena rangka kayu sudah rapuh. Mengatasi hal itu, tahun ini gedung tersebut direhab dengan alokasi anggaran Rp 450 juta. Tender proyek ini sudah selesai yang dimenangkan oleh rekanan lokal Buleleng dengan penawaran Rp 418 juta. “Setelah terbakar, baru sekali diperbaki dengan rangka kayu. Sering kami perbaiki dan memang kayu sudah rapuh, sehingga bagian atap gedung ini terlihat bergelombang dan ini sangat membahayakan karena beban berat bisa saja ambruk,” jelasnya. Menurut mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol ini, sesuai desain perencanaan, konstruksi rangka diganti total menggunakan baja ringan. Ini dipilih dengan pertimbangan mampu bertahan lebih lama dibanding menggunakan rangka kayu. Sementara atapnya juga diganti dengan menggunakan genteng kodok. (kmb38)
Bali Post/kmb38
MELENGKUNG – Atap gedung di lambung barat Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja melengkung.
Belum Penuhi Syarat Masa Kerja
Pelantikan Kadis Perkimta Ditunda
Singaraja (Bali Post) – Pelantikan tiga pejabat hasil lelang jabatan gelombang kedua, hingga kini masih menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Setelah persetujuan itu turun, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dipastikan akan melantik ketiga pejabat tersebut. Namun, pelantikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) terpaksa ditunda. Penundaan ini karena pemenang lelang pada jabatan ini, Komang Surattini, belum memenuhi syarat masa kerja yang diwajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dua tahun menduduki jabatan yang sama.
Bali Post/kmb38
AMATI VIRUS – Menjelang musim petik tembakau, petani mulai waswas dengan munculnya serangan virus Mosaik. Petani harus melakukan pemantauan dengan baik, sehingga serangan virus membahayakan itu bisa dikendalikan dengan baik.
Jelang Musim Petik Tembakau
Petani Waswas Serangan Virus Mosaik Singaraja (Bali Post) – Menjelang musim petik daun tembakau tahun ini, petani di Buleleng mulai waswas dengan serangan virus Mosaik. Virus ini jika dibiarkan akan mengakibatkan turunnya kualitas tembakau, hingga kemungkinan terparah mengakibatkan gagal panen. Menyusul kondisi itu, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng telah melakukan penelusuran. Namun, virus Mosaik belum ditemukan. Keresahan petani terhadap serangan virus membahayakan itu muncul beberapa hari terakhir. Salah satunya dilaporkan oleh kelompok petani di Subak Tegal Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng. Tanaman tembakau di atas lahan seluas 3,2 hektar itu pertumbuhan daunnya diketahui tidak normal. Lembaran daun tiba-tiba berubah warna menjadi belang dengan warna cokelat bercampur kuning. Selain itu, daun ditemukan layu dan lembarannya keriput atau tidak halus. Mengetahui kondisi tembakau yang tidak normal, petani justru kebingungan. Pasalnya setelah diamati tidak ditemukan hama atau penyakit yang menyerang tanaman. Dari kondisi di lapangan petani memperkirakan kalau tembakau mereka mulai terserang virus Mosaik.
Khawatir serangan akan terus meluas, petani secara langsung melaporkan pengalamannya itu kepada Petugas Penyulu Pertanian (PPL). Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra dihubungi Senin (21/8) kemarin, membenarkan pihaknya telah mendapat laporan petani dengan dugaan serangan virus Mosaik. Dia mengatakan, laporan itu diterima oleh PPL di wilayah binaan Kelurahan Paket Agung dan sudah ditindaklanjuti. Dari hasil pengamatan di lapangan, tanda-tanda tembakau di wilayah tersebut terserang virus membahayakan belum ditemukan. Sebaliknya, pertumbuhan daun mendekati panen masih berlangsung normal. Selain itu, pemantauan juga dilakukan di Desa Sambangan dan Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Hasilnya, juga sama belum ditemukan serangan virus Mosaik seperti yang laporan yang diterima PPL. “Kami sudah lakukan pengamatan di lapangan dan untuk sementara belum ditemukan tanda-tanda kalau tembakau di sana terserang Virus Mosaik. Kami sudah instruksikan PPL untuk tetap melakukan pemantauan bersama petani, sehingga kalau mungkin ditemukan tandatanda serangan bisa diambil pengendalian,” katanya. Menurut Swatantra, virus
Mosaik jika telanjur menyerang dipastikan akan mengakibatkan kerusakan tanaman hingga gagal panen. Virus ini sebenarnya tidak saja menyerang saat daun tembakau akan dipetik, tetapi sejak proses pembibitan. Jika dalam proses awal tidak diawasi dengan baik, maka bisa saja puncak serangannya baru diketahi ketika daun akan dipetik. Untuk itu, menjelang masa panen ini, pihaknya mengimbau petani agar memantau perkembangan tanaman dengan rutin. Jika menemukan adanya tanda-tanda duan yang terserang, maka upaya pengendalian atau bisa disebut dengan istilah eradikasi adalah memetik daun yang terserang kemudian memusnahkan di luar areal perkebunan. Satu-satunya mengendalian seperti ini efektif mencegah agar serangannya tidak meluas. “Kalau terlambat ditangani penyebarannya akan meluas dengan cepat. Kami imbau petani lebih rajin memantau dan kalau menemukan ada gejala serangan silakan laporkan ke PPL dan pengendalian dengan memetik daun yang terserang kemudian memusnahkan dan ini bisa diimbangi dengan pemetikan daun lebih awal, sehingga tidak menurunkan grade tembakau itu sendiri,” tegasnya. (kmb38)
Sebelumnya, Bupati Buleleng telah memilih tiga nama kepala dinas berdasarkan hasil lelang jabatan dan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Gede Sugiarta Widiada yang kini menjabat Kabag Perawatan dan Perlengkapan dipilih sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dipilih Putu Artawan yang sekarang menjabat Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Buleleng, dan Ni Komang Surattini sebagai Kepala Dinas Perkimta yang sekarang menjabat sekretaris sekaligus Plt. Kepala Dinas Perkimta. Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan gelombang dua yang juga Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Buleleng Ni Made Rousmini yang dihubungi Senin (21/8) kemarin, menga-
takan kepastian penundaan pelantikan jabatan Kadis Perkimta setelah KASN menjawab surat yang diajukan BKSDM Buleleng. Surat jawaban KASN tertanggal 10 Agustus 2017 menyebutkan bahwa penundaan pelantikan untuk satu jabatan, karena tidak memenuhi syarat masa kerja. Ini dikuatkan dengan masa berlaku surat rekomendasi KASN terkait hasil seleksi dalam lelang jabatan yang sudah dijalani oleh peserta lelang berlaku selama dua tahun. Dengan demikian, KASN menyatakan tidak perlu ada ulang lelang jabatan Kadis Perkimta. Itu artinya, Surattini harus menunggu kurang lebih 1,5 tahun untuk melengkapi syarat masa jabatan, sehingga baru akan ditetapkan menjadi pejabat definitif. Sesuai rekomendasi KASN, Komang Surattini dalam menjalani tahapan lelang sebelum-
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Ni Made Rousmini
Ni Komang Surattini
nya mendapat nilai tertinggi dan menduduki peringkat pertama dari seluruh peserta lelang. Atas hasil itu, Bupati berkomitmen untuk memilih mantan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum yang kini menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) sebagai Kadis Perkimta. “Setelah surat dijawab memang jabatan Kadis Perkimta hasil lelang jabatan itu pelantikannya ditunda dulu. Karena masa berlaku rekomendasi KASN untuk pemenang lelang di Perkimta dua tahun, jadi tidak ada lelang ulang. Setelah nanti masa kerja menginjak dua tahun, maka akan langsung dilantik,” katanya.
Sementara itu, terkait kepastian jadwal pelantikan pejabat hasil lelang jabatan dan pengisian jabatan yang lowong akibat pergeseran pejabat dan menginjak masa pensiun, Pemkab Buleleng masih menunggu terbitnya izin dari Kemendagri. BKSDM Buleleng tanggal 4 Agustus 2017 lalu, meminta izin pelantikan, namun hingga pertengahan bulan ini izin belum juga turun. Dari surat tersebut, BKSDM meminta petunjuk apakah pelantikan diizinkan sebelum Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilantik tanggal 27 Agustus 2017 atau menunggu enam bulan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. (kmb38)
Hendak Pesta Narkoba, AW Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Jajaran Satuan Narkoba Polres Buleleng untuk kesekian kalinya menangkap pemakai narkoba jenis sabu-sabu. Kali ini tersangka yang ditangkap Putu AW (44), warga Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng. Dia ditangkap saat hendak pesta narkoba di sebuah penginapan di Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Senin (14/8) lalu. Kasat Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya kepada
wartawan, Senin (21/8) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di sebuah penginapan di Desa Anturan terjadi pesta narkoba. Mendapat informasi itu, pihaknya kemudian menugaskan anggotanya untuk melakukan pengintaian. Tersangka yang saat itu tidak curiga dibuntuti polisi berhasil ditemukan di salah satu kamar penginapan. Polisi kemudian menggeledah tersangka dan menemukan beberapa alat isap
narkoba tersimpan di dalam tasnya. Dari interogasi, tersangka mengakui menyimpan narkoba jenis sabu-sabu di rumahnya. Polisi kemudian menggiring tersangka ke rumahnya. Alhasil, satu buah paket narkoba yang diduga jenis sabu berhasil ditemukan dengan berat 0,12 gram bruto (0,07 gram neto). Paket sabu ini dibungkus plastik flip yang tersimpan di dalam kotak kaca lipat. Selain itu, di rumah tersangka polisi kembali menemukan beberapa jenis alat
isap narkoba milik tersangka. “Tersangka ini kita tangkap ketika akan pesta narkoba. Saat kita tangkap barang (narkoba) tidak ditemukan, tapi dari interogasi kami, tersangka mengakui menyimpan narkoba di rumahnya dan setelah kita cek benar ditemukan satu paket, sehingga tersangka kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. Atas perbuatan itu, tersangka diancam Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DIAMANKAN – Setelah melakukan pengintaian di salah penginapan di Desa Anturan, polisi berhasil menangkap seorang pemakai narkoba jenis sabu-sabu, Senin (14/8) lalu.
12 SOSOK
JEMBRANA
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Harga Garam di Pasar Tradisional Naik 200 Persen
Negara (Bali Post) – Dampak dari kelangkaan beberapa waktu lalu, harga garam di pasar tradisional di Jembrana mengalami kenaikan hingga 200 persen. Stok garam pun terbatas tidak seperti sebelumnya. Dari semula harga garam besar isi 1 kilogram Rp 2.000, kini naik menjadi Rp 6.000. Hal tersebut dipaparkan para pedagang kepada petugas dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana saat melakukan sidak, Senin (21/8) kemarin di Pasar Umum Negara.Sidak menyasar sejumlah pedagang garam guna memastikan tidak ada garam oplosan. Petugas melakukan pengujian dengan cara melarutkan sampel beberapa merek garam halus ke segelas air. Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa stok garam mereka masih tidak lancar. Bilapun ada, jumlahnya sedikit dan harganya pun mahal. Kondisi ini sudah terasa sejak sepekan belakangan ini. Ayu Kendri, salah seorang pedagang, mengungkapkan harga jual garam saat ini mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat. Ia mencontohkan untuk garam halus dari Rp 800 per bungkus, kini menjadi Rp 2.500 per bung-
Transparansi Keuangan Daerah PEMERINTAH daerah dalam fungsinya mengelola keuangan daerah didorong lebih terbuka. Dengan fasilitas dan perangkat yang ada, sudah saatnya pemerintah menerapkan transparansi penganggaran dan pelaporan keuangan secara daring (online) melalui e-budgeting dan e-planning. “Masyarakat bisa mengakses dan melihat, serta bersama-sama mengawasi lewat e-budgeting dan e-planning. Di beberapa daerah di Jawa Timur sudah diterapkan, termasuk di Banyuwangi” ujar Ketua Fraksi Demokrat I Ketut Catur ditemui belum lama ini. Dengan sistem daring ini, selain terjaminnya transparansi pengelolaan anggaran juga menghemat anggaran. Bahkan dengan perangkat daring yang sudah ada hingga ke desa, bukan tidak mungkin e-budgeting dan e-planning diterapkan hingga ke desa. Dengan menggunakan sistem jaringan terpadu, pemerintah bisa mengevaluasi dan mengendalikan langsung. Dan masyarakat pun bisa secara bersamaan mengawal data anggaran yang telah tersimpan tersebut. Saat ini di seluruh desa di Jembrana memiliki web desa yang berisi informasi tentang potensi, kegiatan-kegiatan di desa hingga APBDes. Pemerintah harus bergerak cepat agar menyesuaikan sistem transparansi ini. Sejak mulai awal perencanaan anggaran, penganggaran hingga pengawasan. Untuk pengawasan ini masyarakat bisa terlibat langsung juga secara daring lewat e-monitoring. “Mau tidak mau nanti pasti harus diterapkan ini untuk transparansi. Mulai dari sekarang dipersiapkan untuk penerapan sistem ini. Agar kita tidak tertinggal,” pungkas Dewan asal Lelateng ini. Menurutnya, perangkat dan jaringan yang ada saat ini sudah cukup memadai. Tinggal kemauan dan SDM menyesuaikan dengan kebutuhan. (olo)
Ranperda Batas Sempadan Pantai Mulai Digodok
Bali Post/olo
GARAM – Sejumlah petugas dari Dinas Koperindag menunjukkan garam yang diuji untuk memastikan tidak membahayakan konsumen.
INI dan PPAT Jembrana
Serahkan Bansos untuk Ratusan Warga Kurang Mampu
Jukung Tanpa Awak Tersangkut di Kerambah Klatakan Negara (Bali Post) Sejumlah nelayan di pantai Klatakan Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Senin (21/7) kemarin digegerkan dengan penemuan jukung tak bertuan. Jukung atau sampan tradisional warna putih dengan dua katir tersebut terdampar di sekitar keramba milik PT Blue Ocean. Salah seorang satpam kerambah, Putu Artama (50), mendapati jukung lengkap dengan mesin itu dalam keadaan posisi terbalik dan tanpa awak. Tidak diketahui pasti jukung ini milik siapa. Putu yang asal Candikusuma saat itu sekitar pukul 04.00 Wita sedang mengontrol kerambah selanjutnya menyampaikan hal tersebut ke pinggir pantai. Saat ditemukan sampan atau jukung dalam posisi terbalik dan tersangkut di tali long line kerambah. Setelah didekati sampan tersebut tidak ada orangnya. Oleh Putu dan sesama rekan kerjanya, sampan atau jukung tersebut ditarik ke pinggir. Mendapati laporan tersebut, anggota Jaga pos Polair Gilimanuk mendatangi TKP dan mengamankan sampan warna putih berikut mesin Yamaha 5,5 PK. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo membenarkan adanya penemuan jukung tanpa awak itu. Polisi masih melakukan penyelidikan. (kmb26)
kus. Untuk yang lebih besar, satu kilogram dari mulanya Rp 2.000 menjadi Rp 6.500. “Stoknya tak ada, kalupun ada harganya naik tinggi,” ujarnya. Kondisi serupa juga dialami Kadek Sukmawati, pedagang lainnya di Pasar Umum Negara. Harga garam ratarata naik hingga 200 persen. Stok yang akan dijual juga dikurangi dari awalnya 50 bal, sekarang paling banyak berkisar 20 bal. Di sisi lain, Kepala Dinas Koperindag Jembrana I Gede Made Budhiarta mengatakan dari hasil sidak kemarin tidak ditemukan garam oplosan. Upaya yang dilakukan Dinas ini untuk melindungi konsumen. Namun, pihaknya mengajak kepada masyarakat bersama-sama untuk melaporkan kepada petugas apabila memang menemukan garam oplosan. (kmb26)
Negara (Bali Post) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Jembrana, Senin (21/8) kemarin membagikan ratusan bingkisan bagi warga yang kurang mampu. Kegiatan sosial yang digelar di Wantilan Pura Jagatnata ini merupakan rangkaian HUT ke-109 INI, HUT ke122 Kota Negara dan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra. Sedikitnya 100 warga kurang mampu berasal dari lima Kecamatan di Jembrana hadir dan menerima bingkisan sembako yang merupakan bantuan sosial dari INI dan PPAT Kabupaten Jembrana. Kegiatan sosial ini merupakan salah satu program kerja Pengurus Daerah (Pengda) INI dan PPAT Kabupaten Jem-
brana. “Sepatutnya bisa meluangkan waktu sejenak untuk berbagi kasih dan berbagi rezeki kepada saudarasaudara kita yang kurang beruntung,” kata Ketua Pengda INI Kabupaten Jembrana Ngurah Alit Wirawan, S.H., M.Kn. Alit Wirawan menambahkan, kegiatan ini dirangkai dengan HUT INI dan diselenggarakan bersamaan dengan HUT Kota Negara dan Kemerdekaan RI. Pemberian bansos ini diharapkan dapat meringankan warga yang kurang mampu dan mungkin selama ini kurang tersentuh oleh pemerintah. “Sehingga kita hidup di dunia ini benar-benar bermanfaat bagi orang lain yang betul-betul membutuhkan. Selain itu, dapat mempererat tali silaturahmi antara notaris dan PPAT, khususnya yang ada
di Kabupaten Jembrana,” terangnya. Saat ini, menurutnya, di Jembrana ada 19 anggota INI Jembrana dan harapannya ke depan INI Jembrana lebih kompak. Sementara itu, Camat Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra berharap bantuan sosial ini merupakan agenda rutin pengurus INI Jembrana. Ke depannya bisa diwujudkan dalam bentuk yang berbeda, seperti Bedah Rumah kepada warga yang sakit permanen. “Kami berharap bantuan sosial ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh penerima. Dan untuk mempererat tali silaturanhmi INI, pemerintah dengan warga Jembrana,” ujarnya. Peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengda INI didampingi seluruh anggota INI dan PPAT Kabupaten Jembrana. (kmb26/k250)
Bali Post/olo
BANSOS – Para notaris dan PPAT Jembrana yang tergabung dalam INI Kabupaten Jembrana menggelar bansos dalam rangka HUT INI dirangkai dengan HUT Kota Negara.
Negara (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai menyusun rencana teknis tata ruang terkait kawasan sempadan pantai. Pertemuan awal yang dihadiri sejumlah pihak terkait, seperti Bappeda, Satpol PP, Perizinan, PHDI, PHRI, BPN Kantor Pertanahan Negara dan para perbekel/lurah digelar di ruang rapat Kantor Bupati Jembrana, Senin (21/8) kemarin. Teknis tata ruang yang nantinya akan ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) ini terkait penetapan batas sempadan pantai. Menyikapi Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Jembrana (PUPRPKP), I Wayan Darwin, seusai rapat mengatakan pembahasan ini masih tahap awal. Daerah memiliki kewenangan menetapkan batasan sempadan pantai menyikapi Perpres 51 tahun 2016. Penetapan batas sempadan pantai ini menurutnya bertujuan melindungi dan menjaga kelestarian wilayah pantai. Mengingat di Jembrana memiliki pantai yang cukup panjang. “Kita undang semua pihak yang terkait, di antaranya PHDI, PHRI dan perbekel desa yang memiliki pantai. Tapi ini baru awal, belum ada keputusan. Kita masih menunggu hasil kajian teknis,” terang Darwin. Menurutnya di beberapa titik pantai memiliki fungsi dan topografi yang beragam. Misalnya, ketika di titik pantai tersebut rawan abra-
si, maka harus disesuaikan batas sempadan pantai merunut kajian teknis. Salah satu yang mengemuka terkait batas sempadan pantai, yang selama ini ditetapkan 100 meter. Menurutnya berdasarkan kajian teknis dari konsultan nantinya akan diketahui kepastian. “Tidak semuanya (batas sempadan pantai) 100 meter, kalau selama ini kita kaku harus 100 meter. Kita lihat berdasarkan hasil kajian nanti,” tambahnya. Dalam perpres tersebut mengamanatkan bahwa Pemkab/Pemkot yang memiliki batas sempadan pantai, harus menetapkan batas sempadan pantainya yang nantinya ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota. S ementara itu, K etua PHRI Jembrana I Nyoman Suantaya mengaku mendukung adanya rancangan ini. Menurutnya fungsi pantai harus dikembalikan ke awalnya. Misalkan, pantai Deloberawah yang digunakan untuk melasti, maka juga harus dikembalikan ke fungsinya. Begitu juga dengan Medewi, yang memiliki pantai berbatu, agar dipertahankan seperti biasanya. “Kalau dari pengamatan kami, tidak ada pantai unggulan di Jembrana. Di Medewi lebih ke surfing. Dan kami tidak masuk ke teknis harus berapa meter (batas sempadan). Tetapi bagiamana mengembalikan fungsi pantai,” kata Suantaya. Karena itu pihaknya menilai perlunya adanya peraturan penetapan zonasi sempadan pantai ini. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
13
KARANGASEM
SOSOK Budayakan Membaca BESARNYA manfaat dari kegiatan membaca disikapi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dengan menyerukan gerakan gemar membaca kepada masyarakat. Seruan untuk membudayakan kegiatan membaca itu dilontarkan pada Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca tingkat Provinsi di Gedung UKM Center Amlapura, Senin (21/8) kemarin. ‘’Mari budayakan gemar membaca, dengan membaca dapat mencerdaskan bangsa. Buku adalah jendela dunia dan sumber ilmu pengetahuan,’’ tegasnya. Menumbuhkan dan mendorong minat budaya gemar membaca, lanjutnya, bukan hanya bagi kalangan pelajar atau anak didik, tetapi untuk semua lapisan masyarakat khususnya Bali Post/dok yang melek huruf. Kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca kerj sama antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan Perpustakaan Nasional RI itu diharapkan bisa menjadi jendela membuka cakrawala masyarakat sesuai visi misi pemkab yaitu mewujudkan Karangasem yang bersih, cerdas, dan bermartabat berlandaskan ajaran Tri Hita Karana. Pihaknya berterima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI telah memilih Karangasem sebagai lokasi kegiatan. Menurut dia, safari gemar membaca sengat relevan dengan program Pemkab Karangasem yaitu membentuk sumber daya manusia yang cerdas, sehat bermartabat, dan unggul melalui pencapaian wajib belajar sembilan tahun dan pelayanan kesehatan terjangkau, murah, ramah, dan paripurna. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan tagline Karangasem The Spirit of Bali yang menyiratkan makna Karangasem sebagai hulu suci spiritual Bali memiliki inspirasi, vibrasi, dan support untuk menggugah masyarakat agar memiliki budaya gemar membaca dengan memanfaatkan media perpustakaan, taman bacaan dan media lainnya. ‘’Rendahnya minat baca di antaranya juga disebabkan terbatasnya fasilitas baca. Untuk itu, kami minta Perpustakaan Nasional RI bisa membantu pengadaan perpustakaan di masing-masing kecamatan, lengkap dengan koleksi buku dan bahan bacaannya,’’ ujarnya. (kmb)
Kram di Gunung Agung, Turis Jerman Minta Heli Amlapura (Bali Post) -
Nekat melakukan pendakian di Gunung Agung dengan perlengkapan seadanya menjadi petaka bagi Suuhins Gugi (19). Turis asal Jerman itu mengalami kram ketika ia berada di ketinggian 2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Uniknya, turis yang melakukan pendakian Senin (21/8) dini hari itu minta dievakuasi menggunakan helikopter.
Bali Post/kmb31
BAHAYA NARKOBA - Petugas BNN Provinsi Bali saat menyampaikan bahaya narkoba terhadap remaja dan warga lainnya di Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Minggu (20/8) lalu.
Mahasiswa Gandeng BNN
Redam Bahaya Narkoba di Desa Nyuh Tebel Amlapura (Bali Post) Isu bahaya narkoba semakin mengkhawatirkan. Ini membuat lembaga terkait semakin intens menekankan kepada masyarakat agar jangan sekali-kali terjerumus dalam bahaya narkoba. Untuk membuat gerakan antinarkoba ini semakin masif, kalangan mahasiswa juga semakin aktif melakukan penyuluhan meredam pengaruh narkoba ke desa-desa. Seperti yang dilakukan di Desa Nyuh Tebel, Manggis, Minggu (20/8) lalu, mahasiswa bahkan langsung menggandeng BNN Provinsi Bali. Itu dilakukan untuk meyakinkan masyarakat setempat agar jangan sampai bersentuhan dengan narkotika. Petugas Penyuluh dari BNN Provinsi Bali, Kristianto Hari Widodo, mengatakan narkoba sudah amat merusak mental generasi muda di sejumlah wilayah, termasuk Bali. Dia ingin dengan masuk ke desa-desa, masyarakat dan masing-masing, seluruh lapisan bisa membentengi diri dari bahaya narkoba. Dengan cara itu, ruang gerak peredaran narkoba bisa semakin dipersempit. “Bila masyarakat sadar itu berbahaya, maka dengan sendirinya narkoba tidak punya ruang gerak di sana. Kami akan terus ke desa-desa menggugah kesadaran warga untuk tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba itu,” tegasnya. Penyuluhan bahaya narkoba ini, digagas mahasiswa Universitas Warmadewa dan ISI Denpasar, yang kebetulan menyelenggarakan KKN di Desa Nyuh Tebel. Dengan menggandeng BNN Provinsi Bali, penyuluhan bahaya narkoba dan kenakalan remaja ini menyasar generasi muda dari Sekaa Teruna di tiga banjar di desa setempat. Selain itu, perangkat desa adat dan dinas, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Nyuh Tebel juga turut hadir. Ini harus ditangani bersama, agar semua pihak tetap waspada dan segera bersikap, bilamana menemukan pengguna atau pengedar yang mengedarkan barang berbahaya itu untuk merusak generasi muda hingga ke desa. Ketua Panitia I Made Arta mengatakan, dia dan temantemannya mengaku tergerak untuk ikut bertanggung jawab terhadap bahaya narkoba ini. Ini juga sekaligus meluruskan pengetahuan mereka terhadap narkoba. Ini juga erat kaitannya dengan kenakalan remaja yang berawal dari rasa ingin tahu sangat tinggi. Hal itu juga ditambah kurangnya pengawasan orang tua. Lingkungan pergaulan menjadi pembentuk karakter dominan anak dibandingkan lingkungan keluarganya. “Ini merupakan asal muasal terjadinya penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat khususnya remaja,” kata mahasiswa Warmadewa ini. Dia menambahkan, penyalahgunaan narkoba secara tidak langsung menjadi awal keberadaan HIV/AIDS. Salah satu peserta sosialisasi I Wayan Budiarta, Klian Sekaa Teruna Yowana Wira Dharma, menilai agenda penyuluhan narkoba ke desa-desa itu perlu dilakukan lebih masif. Sebab, keterbatasan informasi yang benar soal penyalahgunaan narkoba, membuat generasi muda di desa-desa belakangan semakin mudah terjebak di dalamnya. Sering kali penyalahgunaan narkoba berawal dari ketidaktahuan bahaya narkoba itu sendiri. Padahal apabila sudah terjerumus, sangat disayangkan karena hal itu dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. (kmb31)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Bali Post/kmb
TURIS JERMAN DIEVAKUASI - Evakuasi turis Jerman yang kram saat melakukan pendakian di Gunung Agung.
Permintaan nyeleneh itu dilontarkan kepada tiga orang pemandu lokal yang mengantarnya mendaki. Korban bahkan sempat marah-marah karena sang pemandu memberi jawaban berbeda dengan harapannya. Ketiga pemandu lokal itu mengatakan tak ada helikopter terlebih kondisi cuaca sangat tidak mendukung. Setelah diusut, korban yang menginap di Hotel Serala, Kuta itu ternyata mengeluarkan uang banyak kepada agen perjalanan wisata yang memfasilitasi kunjungannya ke Gunung Agung. Korban melakukan pendaki-
an bersama tujuh orang temannya, mulai sekitar pukul 02.00 dini hari dari Pos Pendakian Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Selat. Rombongan tersebut diantar tiga orang pemandu yaitu Nyoman Kariasa (45) asal Banjar Sebun, Made Laba (40) dan Wayan Darta (31) asal Banjar Sogra. Ketika korban kram, ketiga pemandu tersebut sudah berusaha memberikan pertolongan dengan mengurut kedua kaki korban menggunakan balsam. Namun karena kramnya parah, korban disarankan tidak melanjutkan pendakian. Dengan tertatih-tatih korban pun turun ditemani Kariasa
dan Laba. Sedangkan ketujuh rekannya melanjutkan naik diantar Darta. Setelah turun sampai di ketinggian 2.400 mdpl, proses evakuasi kemudian dibantu Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Karangasem, BPBD Karangasem, Polsek dan Koramil Selat dan relawan lainnya. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 07.00. Sekitar 15 menit lagi seharusnya dia sudah sampai di puncak,’’ terang Darta. Tim SAR Gabungan mulai naik sekitar pukul 09.30 Wita yang terbagi menjadi tiga tim. Pukul 12.15 Wita, korban yang hanya mengenakan celana training dan kaos oblong lengan
panjang itu berhasil dievakuasi ke Pos Pasar Agung. Saat itu, korban masih gemetaran dan sempat mendapatkan penanganan oleh dr. Ayu Rika dari Puskesmas Selat. ‘’Medan Gunung Agung sangat sulit. Saya yang salah dan ceroboh,’’ selorohnya sambil memeluk kedua pemandu yang telah memandu dan menolongnya selama melakukan pendakian. Kepala Pos Sar Karangasem Wayan Suwena mengatakan, evakuasi memang tak mungkin menggunakan helikopter. Cuaca berkabut dan pohon-pohon menjulang tinggi sangat berisiko. Kedongkolan korban menyangkut cara evakuasi baru terobati setelah mendapat penjelasan dari Ketua Pokdarwis Pendakian Gunung Agung Wayan Widiasa alias Botak. Namun, korban dan rekan-
rekannya tetap merasa dirugikan. Ternyata rombongan turis Jerman itu telah menjadi korban permainan agen. Mereka membayar mahal dengan harapan mendapat fasilitas termasuk ketika mengalami masalah, namun kabarnya mereka malah dioper ke subagen sampai tiga kali. Wayan Widiasa mengatakan memang kerap terjadi salah paham antara pemandu dan wisatawan. Terlebih kalau perjalanan dan pendakian ke Gunung Agung sudah termasuk paket tur. Pihaknya mengaku sudah berusaha memberi pelayanan terbaik, namun diakui, Pokdarwis juga memilik kekurangan, baik dari sisi kemampuan teknis maupun bahasa. ‘’Yang bisa bahasa Inggris hanya dua persen. Sedangkan yang punya sertifikat kompetensi baru 12 orang,’’ jelasnya. (kmb)
Pemkab Turunkan Target Galian C Amlapura (Bali Post) Polemik di sektor galian C akhirnya memaksa Pemkab Karangasem menurunkan target pendapatan dari sektor tambang bukan logam tersebut. Tahun 2018 mendatang, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hanya mematok PAD Rp 55 miliar atau berkurang Rp 23 miliar dari target 2017 sebesar Rp 78 miliar. Rencana menurunkan target pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan pasir, kerikil dan batu gunung, itu terungkap pada rapat kerja BPKAD dengan Komisi III DPRD
Karangasem, Senin (21/8) kemarin. Rencana penurunan di antaranya mengacu pada realisasi pajak di tahun 2017 ini. ‘’Tahun ini, realisasi di bawah target, sehingga kita juga terpaksa melakukan penyesuaian untuk target tahun depan,’’ ungkap Kepala BPKAD Karangasem I Nengah Mindera yang dikonfirmasi usai rapat kerja. Mindera tak menampik merosotnya realisasi pajak galian C disebabkan oleh beroperasinya usaha-usaha galian yang tak berizin. Mereka tetap melakukan aktivitas eksploitasi padahal pemkab tidak mungkin
melakukan pungutan dalam bentuk apa pun. Mindera juga mengakui Pemkab Karangasem mengalami kerugian sangat besar dari aktivitas penambangan ilegal yang sepertinya tidak terbendung itu. Namun selaku unit penagih, menurut dia, BPKAD tidak bisa berbuat apa-apa. Pemungutan atas aktivitas transaksi jual beli tetap hanya dilakukan untuk usaha galian yang berstatus legal. Sebab meskipun Perda Provinsi tentang galian C itu tidak lagi mengatur batas ketinggian, namun perda itu belum bisa diberlakukan
di Karangasem. Penerbitan izin galian walau kewenangannya ada di provinsi, belum bisa dilaksanakan karena tersangkut tahapan lain yang kewenangannya ada di kabupaten. ‘’Pemkab nanti hanya menerbitkan izin usaha produksi. Sedankan tahapan lain seperti izin gangguan, lingkungan dan lainnya ada di provinsi. Tahapan-tahapan itulah yang kini digodok Karangasem melalui revisi Perda RTRW,’’ kata Mindera. Mindera mengatakan diturunkannya target galian C tahun 2018 karena saat ini revisi Perda RTRW
Karangasem masih dalam proses. Jika perda sudah rampung, pihaknya optimis realisasi pajak dari sektor tersebut bisa meningkat. D i lain pihak, K etua Komisi III Gusti Agung Dwi Putra mendorong Pemkab Karangasem mengomunikasikan masalah regulasi tersebut ke tingkat Forkompinda utamanya Kejaksaan Negeri Amlapura. Melalui itu diharapkan ada legal opinion dari aparat penegak hukum sehingga memungkinkan bagi Pemkab untuk memungut pajak dari setiap transaksi perpajakan yang ada. (kmb)
Revolusi Mental
Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca Berbagai cara dilakukan pemerintah pusat untuk mewujudkan cita-cita revolusi mental. Salah satunya, menumbuhkan kembali budaya membaca di tengah generasi muda. Hasil survei Badan Pusat Statistik mencatat 90,27 persen masyarakat Indonesia lebih suka menonton TV ketimbang membaca. Bagaimanakah apresiasi warga Karangasem khususnya ketika ada program safari gemar membaca? APRESIASI warga menunjukkan minatnya dalam membaca di Karangasem, mendapat sorotan anggota Komisi X DPR-RI Ida Bagus Putu Sukarta. Hal itu dikatakan selaku narasumber kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca, Senin (21/8) kemarin, di Gedung UKM Center Amlapura. Safari dikemas dalam bentuk talk show. Program itu menampilkan empat orang narasumber dari masing-masing latar belakang profesi dan birokrat. Gerakan ini disambut antusias. Itu terlihat dari peserta safari mencapai 200 orang. Mereka berasal dari kalangan pengelola perpustakaan sekolah, siswa, penggiat literasi, pemustaka, pemuda, dan tokoh agama/budaya. Ida Bagus Putu Sukarta
meminta untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat hidup lebih cerdas, hendaknya perpustakaan harus disesuaikan dengan kultur masyarakat penggunanya (pemustaka). Sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri usai membuka kegiatan ini, meminta kepada sekolah agar mencermati undang-undang soal perpustakaan. Mengacu Undangundang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, sekolah/madrasah agar mengalokasikan dana paling sedikit 5 persen dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal. Dana yang dialokasikan itu untuk pengembangan per-
Bali Post/gik
SAFARI GEMAR MEMBACA - Salah satu siswa saat menyampaikan pertanyaan dalam safari gerakan gemar membaca yang dipusatkan di Gedung UKM Center Amlapura. pustakaan. “Gerakan gemar membaca harus terus tumbuh, terutama dari sekolah. Makanya perpustakaannya harus beres dulu,” katanya. Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI yang hadir pada kesempatan itu, Drs. Dedi Djunaedi, M.Si. mengatakan dalam program revolusi mental yang dicanangkan pemerintah, perpustakaan menempati posisi strategis untuk dapat serta berkontribusi dalam penguatan
mentalitas budaya kemandirian, mentalitas budaya gotong royong dan mentalitas budaya pelayanan. Sehingga, perpustakaan menyelenggarakan program seperti pelayanan. Dikatakan, budaya baca sangat erat hubungannya dengan revolusi mental. Karena itu, kehadiran institusi perpustakaan dengan dukungan pustakawan kompeten, seyogianya mampu menyediakan dan menyiapkan bahan bacaan yang berkuali-
tas, yang sesuai budaya lokal berciri khas Indonesia. I Nyoman Tusthi Eddy, salah satu sastrawan produktif kelahiran Karangasem, juga meminta sekolah bisa membuat perpustakaan itu menarik. Sehingga menggugah minat siswa pergi ke sana dan membaca buku kesukaannya. Saat ini sudah banyak sastrawan muda lahir dari proses itu. Tapi masih minim tempat dan dukungan berkreativitas. Sesuai dengan temanya, “Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dalam Rangka Meningkatkan Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat”, dia ingin sastrawan diberikan ruang untuk terus berkarya dan menumbuhkan minat baca. Safari juga menampilkan narasumber Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, I Komang Daging. Hadir juga pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika, M.Pd. dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Karangasem. (gik)
TABANAN
14
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Eksekutif Kurang Gereget SESUNGGUHNYA pemerintah pusat acapkali mengucurkan bantuan melalui program-program inovatif ke daerah-daerah. Seharusnya daerah pun harus berlomba pengajuan proposal agar mendapatkan anggaran tersebut. Sejauh ini, perangkat daerah di Kabupaten Tabanan dinilai kurang gereget menyambut bantuan itu. Sorotan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Made Dirga. Idealnya, pihak eksekutif terus I Made Dirga melakukan pendekatan, baik di tingkat provinsi maupun pusat. Dengan aktif menjemput bola, paling tidak program-program yang telah dirancang oleh perangkat daerah bisa tetap berjalan, ditengah keterbatasan anggaran daerah yang ada. “Jika dapat bantuan pusat, otomatis mengurangi beban daerah. Harusnya semua perangkat daerah didesak mencari celah berjuang, baik ke provinsi ataupun pusat,” pinta Dirga, Senin (21/8) kemarin. Jika pemerintah pusat merespons, sudah pasti hal itu menguntungkan daerah. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, dana dari pemerintah pusat akan banyak membantu daerah, utamanya proyek-proyek yang masuk skala prioritas. “Perlu disadari APBD Tabanan kecil. Jika dapat kucuran dana pusat besar, maka kita bisa membangun lebih baik. Caranya, harus aktif melakukan program inovatif. Selain itu, lobi-lobi ke kementerian untuk dianggarkan melalui APBN,” jelasnya memberi solusi. Maka fakta saat ini, kata politisi asal Sudimara ini, membuat pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Tabanan jadi kurang maksimal akibat terkendala dan minimnya anggaran yang ada. “Sudah pasti APBD Tabanan yang terbatas harus dibagi sedikit-sedikit. Nah… inilah kelemahan perangkat daerah yang kurang greget meminta anggaran dari sumber APBN,” tandasnya. (bit)
Molor, Target Vaksinasi Massal HPR
Tabanan (Bali Post) Vaksinasi massal Hewan Penular Rabies (HPR) dilakukan serentak seluruh Bali. Sebetulnya batas waktu pelaksanaan vaksinasi massal ini ditargetkan hingga akhir Juli lalu. Namun, ketersediaan vaksin yang tersendat membuat target yang dipatok menjadi molor. Otomatis hingga Agustus ini masih tersisa tiga desa harus divaksinasi massal. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan drh. Made Arya Putra, Senin (21/8) kemarin, mengatakan vaksin itu sesungguhnya disediakan pihak provinsi. Pada tahap awal Tabanan mendapatkan 40 ribu vaksin. Tiga desa yang tersisa bulan Agustus ini adalah Desa Penatahan, Desa Wangaya dan Desa Pesagi. Selain karena ada masalah ketersediaan vaksin, juga karena warga desa menjalani upacara adat. Untuk meng-cover vaksinisasi di tiga desa itu, kata Arya, pihak provinsi telah mendrop 3.000 vaksin. Vaksin itu disebar diseluruh UPTD Kecamatan yang ada di Tabanan. Vaksin tersisa dari setiap UPTD sudah dikembalikan ke Dinas Pertanian Tabanan. Untuk vaksinasi di tiga desa itu sekitar 800 vaksin didrop pada program vaksinasi massal itu. Hingga saat ini, sembilan dari sepuluh kecamatan sudah menyelesaikan jadwal vaksinasinya. Dan tinggal menunggu data dari Kecamatan Penebel. Apabila data sudah terekap semua, maka akan dilakukan evaluasi, apakah vaksin itu sudah sesuai target atau masih ada yang tercecer. Jika masih ada yang tercecer maka langkah selanjutnya akan dilakukan tindakan penyisiran di setiap kecamatan, sehingga HPR yang tervaksin bisa terjangkau secara maksimal. ‘’Dari data per 17 Agustus, total HPR yang tervaksin 50.279 ekor dan jumlah ini bisa saja bertambah karena data di tiga desa Penebel belum masuk,’’ ujar Arya. Disisi lain, sepanjang tahun 2017 tercatat empat kasus positif rabies pada HPR yang terjadi Januari hingga Februari. Dari empat kasus tersebut, tiga ditemukan pada anjing dan satu pada sapi. Meski kasus pada manusia hampir tidak terjadi selama dua tahun ini, namun Tabanan belum bisa dinyatakan bebas rabies. Alasannya, kata Arya, bebas rabies itu berlaku jika diseluruh wilayah Bali tidak ditemukan kasus positif rabies, baik pada manusia maupun HPR minimal selama dua tahun. ‘’Syarat ini tidak hanya berlaku di satu kabupaten saja, tetapi harus secara keseluruhan. Meski Tabanan kasusnya kosong, tapi di kabupaten lain masih ada, maka tidak bisa dikatakan bebas rabies,’’ papar Arya. (kmb24)
”Ngenteg Linggih” di Pura Merajan Agung Pasek Tabanan (Bali Post) – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Karya Mupuk Padagingan, Malaspas, Padudusan Alit lan Ngenteg Linggih di Pura Merajan Agung Pasek Gelgel, Banjar Dinas Piling Kawan, Desa Mangesta, Penebel, Senin (21/8) kemarin. Wabup dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi tinggi kekompakan dan juga semangat gotong royong panitia dan seluruh warga melaksanakan karya itu. Selain melakukan persembahyangan, Wabup Sanjaya juga memberikan sarin canang yang diterima panitia setempat. Hal itu sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Ketua Panitia Ketut Suadha melaporkan karya ini sudah dimulai dari tanggal 7 Agustus dan puncak karya jatuh Senin (21/8) kemarin. Pada hari itu dilaksanakan Karya Mendem Padagingan, Malaspas, Ngenteg Linggih, Pujawali, dan Pawintenan Pemangku. Sebelumnya sejak 7 Agustus telah dilakukan karya seperti matur piuning, nanceb, ngadegang, mendak tirtha, mapasaran, matatah, malasti, mapepada, macaru dan lainnya. Suadha mengatakan karya ini menghabiskan dana kurang lebih Rp 150 juta. Sumber dana didapatkan dari iuran, masing-masing warga sebanyak Rp 1,5 juta per kepala keluarga (KK). Jumlah warga di Piling Kawan sekitar 58 KK. (kmb24)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054
PDAM
0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049
Bali Post/kmb28
MUNCUL - Batu dan fosil akar pohon tua mulai tampak muncul di Pantai Pasut, Tabanan akibat pasir pantai yang tergerus oleh arus.
Abrasi Pantai Selatan Mengkhawatirkan
Batu, Fosil, dan Akar Pohon Besar Terlihat Tabanan (Bali Post) -
Tingginya gelombang di kawasan laut selatan Tabanan menjadi ancaman serius keberadaan kawasan pantai selatan pulau Bali. Bahkan beberapa kawasan pantai kini mengalami abrasi relatif parah. Abrasi di pantai selatan seperti itu sudah pasti mengkhawatirkan semua pihak. Pasalnya, belum lama ini terbukti muncul fenomena alam di pantai Pasut, Kerambitan. Pasir pantai terus tergerus arus air. Akibatnya, dasar pantai berupa batu dan fosil menyembul. Meski akar pohon besar masih kokoh sekitar 70 sampai 100 meter dari bibir pantai. “Semua fosil pohon yang pernah tumbuh di pantai yang dulunya adalah tanah, perlahan-lahan tergerus abrasi dan kemudian mejadi lautan,” keluh Ketua DPC HNSI Tabanan I Ketut Arsana Yasa, Senin (21/8) kemarin. Adanya batu dan fosil akar pohon besar itu, kata Arsana Yasa mengingatkan cerita para tetua zaman dulu sekitar tahun 1940-an. Para tetua mengatakan saat itu lokasi pantai jauh diselatan.
“Nak joh ladne bedelod bibih pasih he. Kini ucapan itu sudah terbukti,” katanya. Faktanya, abrasi yang terjadi di pantai laut Selatan itu memang sudah mulai mengkhawatirkan banyak pihak. Bagi pejabat asal Kerambitan ini, terkikisnya daratan oleh arus laut disebabkan global warming. Hal itu memang benar adanya. “Ini terjadi karena pemanasan global. Alam secara global berubah akibat pelaku industri di negara maju. Dampaknya,
CO2 melebihi ambang batas. Hal itulah yang dapat merusak lapisan ozon, sehingga terjadi anomali iklim di seluruh dunia,” tegasnya. Pria bertubuh tambun itu menegaskan, terkikisnya daratan juga merupakan proses pengerusakan yang telah terjadi berabad-abad. Mau tidak mau hal itu harus segera ditangani serius. Sayangnya penangannya belum tuntas dan optimal. “Jadi kita di Bali harus bersuara keras menolak reklamasi Teluk
Benoa. Dan pemimpin Bali harus memberi respons, jangan hanya karena uang justru mengorbankan Bali demi pihak-pihak ingin memperkaya diri sendiri,” kritiknya sengit. Mengkhawatirkannya abrasi di pantai Selatan itu, juga kemungkinan diakibatkan reklamasi Bandara Ngurah Rai sekitar tahun 1943 silam. “Pelan tapi pasti, tak terelakkan abrasi akhirnya terjadi,” Sejauh ini pemerintah sudah terus melakukan upaya untuk menekan abrasi itu. Salah satunya dengan cara penghijauan dan membuat senderan pantai. Seperti di kawasan pantai Yeh Gangga. Bendesa Adat Yeh Gangga I Wayan Winda pernah menyampaikan abrasi cukup parah pernah terjadi di pantai Selatan sekitar tahun 2005 si-
lam. Bahkan saat itu sampai menggerus bangunan warung yang ada dipesisir. “Kami akhirnya dapat bantuan proyek batu beronjong untuk mengamankan pantai itu pada tahun 2009. Bantuan senderan pantai itu berasal dari proyek pusat. Kemudian di tahun 2015 ini, dapat lagi bantuan senderan pantai sepanjang satu kilometer dari PU provinsi. Kami berharap program itu bisa berlanjut sehingga abrasi bisa teratasi,” pintanya Pihaknya telah mengajukan permohonan ke PU Provinsi untuk panja ng p a nt a i y a ng b e l um mendapatkan penanganan. ‘’Sudah sih sempat diukur, entah kapan proyek batu beronjong itu terealisasi di pantai selatan Tabanan ini,’’ ujarnya galau. (kmb28)
Kabupaten Pinrang Sulsel Berguru
Metode Pengairan ala ”Subak” di Tabanan
TERIMA ROMBONGAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima rombongan Pemerintah Kabupaten Pinrang, Senin (21/8) kemarin. SEBAGAI daerah agraris, Kabupaten Tabanan menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah kabupaten lainnya di Indonesia. Tabanan dijadikan tempat belajar bercocok tanam padi, utamanya sistem pengairannya yang menganut model subak. Hal
itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (21/8) kemarin. Rombongan Pemerintah Kabupaten Pinrang dipimpin langsung Bupati Aslam Patonangi berkunjung ke Kabupaten Tabanan. Tujuan
mereka secara intensif mempelajari tata kelola air ala subak untuk keperluan bidang pertanian di sana. Transformasi ilmu pertanian dengan irigasi subak itu dipercaya sangat cocok, lantaran mayoritas penduduk Tabanan bermatapencaharian petani. Pada kunjungan tersebut, rombongan Bupati Pinrang diterima langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di ruang kerjanya. Selanjutnya, studi global dilakukan di ruang pertemuan di lantai tiga kantor bupati, sebelum turun. Pada awal pertemuan, Bupati Aslam menjelaskan Pinrang sama halnya dengan Tabanan, merupakan kabupaten agraris. Kabupaten yang dipimpinnya juga memiliki penduduk yang sebagian besar sebagai petani. Kondisi geografis dan demografi Pinrang tidak berbeda, samasama ditunjang ketersediaan air memadai. Meski demikian, kata Bupa-
ti Aslam, partisipasi masyarakatnya dalam memberdayakan sektor pertanian sebagai potensi unggulan masih sangat minim. Terutama dalam hal tata kelola air yang baik untuk kepentingan pertanian. Pada kesempatan yang sama, Bupati Aslam juga menuturkan keinginannya melihat secara langsung Desa Wisata Pinge. Terpenting dalam misinya turun secara langsung mengobservasi keberadaan areal persawahan bertingkat di Desa Jatiluwih. Daerah ini ditetapkan sebagai bagian dari subak, warisan budaya dunia, termasuk juga di sana ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Bupati Pinrang juga ingin melihat salah satu desa wisata terkenal Pinge. Terkait hal itu, Bupati Tabanan selaku tuan rumah menjelaskan sektor agraris di Tabanan berkembang karena ditunjang kultur atau adat yang masih dijaga masyarakatnya dengan baik. Khusus-
nya dalam bidang pertanian, ada lembaga tata kelola air yang dikenal dengan subak. Subak itu merupakan sistem tata kelola air dan pertanian tradisional masyarakat Bali yang sudah mapan dan turun temurun. Sistem subak itu sangat guyub dan mengikat masyarakatnya. Organisasi subak itu mengikat anggotanya agar aturan-aturan adat yang ada di dalamnya terus dijaga dan dilestarikan. Dari aturan itulah masyarakat secara tidak langsung terlibat dan bertanggung jawab dengan air dan pertanian. Sudah pasti yang tidak mengindahkan aturan itu akan dikenakan sanksi. Sistem tersebut, kata Bupati Eka, efektif dan bisa diadopsi Pinrang. Dengan catatan, Pinrang harus membuat kelompok-kelompok tani yang akan mengurus irigasi itu. Pada sistem subak itu juga diberlakukan aturan yang mengikat tiap anggota kelompok. (ad1440)
Warung Global
Malaysia Bikin Ulah dan Cari-cari Masalah KINERJA Panitia SEA Games Malaysia tidak profesional. Perlu dicari, bahkan dihukum siapa pelaku yang mencetak bendera Indonesia terbalik di buku panduan SEA Gemes itu. Sudah terlalu sering negeri tetangga itu membuat ulah. Pulau diakui, tarian dan nyayian juga diklaim. Dan sekarang kita dipermalukan di buku panduan SEA Games. Sesungguhnya Malaysia itu selalu bikin ulah dan mencari-cari masalah saja. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (21/8) kemarin yang membedah topik “Bendera Indonesia Terbalik, Malaysia Minta Maaf’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM dan Swara Negara FM. Insiden bendera Indonesia terbalik ini sangat melukai hati Mahayadi di Kuta Selatan. Alasannya, ini bukan kali pertama Malaysia berulah terhadap negara kita tercinta. Sebelumnya pulau kita diakui. Selain itu tarian daerah, nyanyian daerah juga diklaim. Dan kini yang lebih parah malah lambang negara kita dicetak terbalik. Kinerja panitia SEA Games Malaysia itu sungguh tidak profesional.
Apalagi ini merupakan ajang pesta olahraga multievent tingkat internasional. Kenapa ada keteledoran seperti itu? Memang sungguh disayangkan. Mahayadi justru menuding Malaysia selalu bikin ulah dan cari-cari masalah. Bendera merupakan lambang negara, Angga di Denpasar menganggp ini sudah tidak bisa ditolerir lagi. Ia menganggap ini ada unsur kesengajaan, karena sudah beberapa kali
melakukan pelecehan seperti ini, tidak bisa dibiarkan harus diberikan sanksi. Arya, Febri, Made Bimasena di Denpasar menyerukan ini merupakan ancaman perang. Sebab, dari dulu negara kita diusik hal-hal seperti ini. Mereka tidak fair. Malaysia yang membuat hubungan antarnegara ini retak. Dulu juga seperti itu, sikap kita lembek. Setelah mereka minta maaf selesai. Tetapi mereka
berbuat kesalahan model serupa. Ayu di Petang menyampaikan agar pelaku pencetak bendera Indonesia terbalik itu segera diburu, bahkan dihukum. Sebab, hal itu sudah keterlaluan, sangat melecehkan keberadaan negara kita. SEA Games itu sesungguhnya merupakan perhelatan olahraga skala besar. Kata Ketut Dawi, sebaiknya Malaysia diboikot saja. Mau tidak mau Indonesia harus mengambil tindakan tegas. Ini penting agar negeri tetangga itu tidak semakin menjadi-jadi saja. Susah rasanya diterima kalau pencetakan bendera Indonesia terbalik. Hemat Werdha di Gianyar, Malaysia merupakan negara tetangga terdekat dan serumpun den-
gan Indonesia. Warna bendera kita cuma dua, merah dan putih. Rasanya Malaysia cukup tahu hal itu. Sepertinya ini ada unsur kesengajaan. Ia menilai ini cukup keterlaluan, karena sudah berkalikali Malaysia melecehkan negara kita. Pernyataan beberapa kawasan sebelumnya memang benar, meskipun istilah mengatakan jika ada yang melempar kotoran ke wajah maka balaslah dengan bunga. Dalam hal ini berbeda, bila perlu balasannya ada granat di dalamnya. Secara psikis, insiden ini sudah pasti merusak konsentrasi dan nyali para atlet kita. Namun Nyoman Mastra di Gianyar menilai mental kita terlalu peka manakala dikaitkan dengan nasionalisme. (sikha)
15
Selasa Wage, 22 Agustus 2017 Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Athletic Club Barcelona Deportivo Coruna
vs Getafe vs Real Betis vs Real Madrid
0-0 2-0 0-3
--------------- Liga Inggris ------------------------------------------Huddersfield Town Tottenham Hotspur
vs Newcastle United 1-0 vs Chelsea 1-2
--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Atalanta Bergamo Bologna Crotone Inter Milan Sampdoria Sassuolo Lazio Udinese
vs vs vs vs vs vs vs vs
AS Roma Torino AC Milan Fiorentina Benevento Genoa SPAL Chievo Verona
0-1 1-1 0-3 3-0 2-1 0-0 0-0 1-2
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Moenchengladbach Freiburg
vs Cologne 1-0 vs Eintracht Frankfurt 0-0
--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Lille Marseille PSG
vs Caen vs Angers SCO vs Toulouse
0-2 1-1 6-2
Neymar Jaringkan Dua Gol Paris -
Paris St Germain sempat kecolongan gol lebih dahulu sebelum memulai proses mencukur tamunya Toulouse 6-2 pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (21/8). Pemain termahal di dunia Neymar menjaringkan dua gol dan menjadikan pertandingan di Parc des Princes berjalan menarik. Paris Paris St. Germain sempat kecolongan gol lebih dahulu sebelum memulai proses mencukur tamunya Toulouse 6-2 pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (21/8) kemarin. Pemain termahal di dunia Neymar menjaringkan dua gol dan menjadikan pertandingan di Parc des Princes berjalan menarik. PSG yang musim lalu menempati peringkat kedua di bawah sang juara Monaco, menikmati kontribusi Neymar. Pemain asal Brazil yang dibeli dengan harga 222 juta euro (260 juta dolar AS itu) itu tidak hanya mengancam pertahanan Toulouse namun umpan-umpannya mampu dituntaskan rekan-rekannya. Tim asuhan Unay Emery itu dikejutkan dengan sepakan voli Max Gradel yang membawa Toulouse unggul pada menit ke-18. PSG hanya perlu waktu 13 menit untuk menyamakan skor lewat Neymar. Empat menit berikutnya, Adrien Rabiot membawa PSG
Bali Post/rtr
SELEBRASI - Penyerang Paris St. Germain Neymar (kanan) melakukan selebrasi pada pertandingan melawan Toulouse di Liga Prancis, Senin (21/8) kemarin. menggandakan gol sebelum Edinson Cavani mengeksekusi penalti dan tuan rumah memimpin 3-1. Melengkapi dominasi PSG, pemain Toulouse Marco Verratti terkena kartu merah pada menit ke-69. Kendati bermain dengan 10 orang, Toulouse mampu
menambah gol lewat sundulan Christopher Jullien menit 78. Tetapi PSG tak terbendung untuk mencetak tiga gol beruntun oleh Javier Pastore, Layvin Kurzawa dan Neymar yang melengkapi kemenangan besar mereka. Kemenangan ini menga-
trol posisi PSG ke puncak klasemen dengan nilai sempurna 9. Monaco dan St. Etienne menyusul di posisi kedua dan ketiga dengan poin serupa namun kalah dalam selisih gol. Di daftar pencetak gol terbanyak, Neymar masih menempati per-
ingkat kedua dengan torehan 3 gol sama seperti Clinton Njie (Olympique Marseille), Nabil Fekir (Olympique Lyon) Mariano (Olympique Lyon) dan Cavani. Sementara posisi teratas dengan 5 gol ditempati Radamel Falcao (Monaco). (kmb39/rtr)
Duet Milan Lakukan Start Positif I Made Gede Antara
Bali Post/ist
Jateng Open
Gede Antara Lewati Mistar Setinggi 201 Cm
Mangupura (Bali Post) Atlet lompat tinggi Badung I Made Gede Antara sukses merebut medali emas pada Kejurnas Atletik Jateng Open di Stadion Sriwedari Solo. Antara mampu melewati mistar setinggi 201 cm, dan mengalahkan lawan-lawannya. Pelatih lompat tinggi Badung Ketut Gede Widiana yang dikontak, Senin (21/8) kemarin menerangkan, pihaknya bangga atlet asuhannya mampu melompat di atas 200 cm. ‘’Saya bangga sebab saya bisa mencetak atlet yang mampu melompat di atas 200 cm. Antara merupakan atlet pelompat tinggi Bali kedua yang mampu melompat di atas 200 cm, setelah saya,’’ tutur Ketut Gede Widiana. Widiana sendiri mampu melompat 204 cm, dan mendulang emas pada PON 1985 di Jakarta. ‘’Jadi, seiring perjalanan 32 tahun, baru muncul pelompat Bali yang mampu melompat di atas 200 cm,’’ sebut Widiana. Dikisahkan, dirinya mampu memecahkan rekornas atas nama Suwignyo (Jatim), sedangkan Suwignyo juga memecahkan rekornas yang sebelumnya dipegang atlet Bali IGN Oka Mona. ‘’Saya harap ke depan muncul pelompat tinggi nasional dari Bali,’’ harapnya. Ketut Gede Widiana mengakui dirinya baru melatih Antara selama 2,5 tahun, dan mampu berkiprah di kancah nasional. ‘’Antara yang kini kuliah di FOK Undiksha Singaraja diharapkan menyabet emas untuk Badung pada Porprov Bali XIII di Gianyar, September nanti,’’ kata Widiana. Bahkan, Widiana mengusulkan supaya atlet asuhannya yang mantan pebola voli ini masuk atlet Pelatda Bali yang diproyeksikan berlaga pada PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Saya kira Antara layak masuk atlet Pelatda, sebab peraih perak pada PON XIX di Jabar 2016 lalu lompatanya 200 cm,’’ jelasnya. (022)
Milan Duet Milan, AC Milan dan Inter Milan, mengawali musim baru Serie A Liga Italia dengan masing-masing meraih kemenangan 3-0 atas lawan-lawannya, Senin (21/8) kemarin. Hasil positif ini menjadi sinyal awal kebangkitan klub top itu setelah menjalani keterpurukan musim lalu dengan menempati posisi papan tengah. AC Milan menurunkan tujuh rekrutan baru di tim inti mereka ketika menang di markas Crotone. Seluruh gol dicetak pada 30 menit pertama setelah terbantu oleh dikeluarkannya seorang pemain tuan rumah pada menit keempat. Milan menghabiskan 190 juta euro untuk membeli pemain-pemain baru sepanjang musim panas sebagai upayanya untuk mengakhiri hasil sebagai tim medioker selama beberapa musim. Mereka dengan cepat mengendalikan situasi ketika pemain Crotone Federico Ceccherini menjatuhkan Patrick Cutrone dan diusir keluar lapangan pada menit keempat setelah wasit berkonsultasi dengan Video Asisten Wasit (VAR).
Gelandang asal Pantai Gading Frankc Kessie, yang melakukan debutnya sebagai pemain pinjaman dari Atalanta, sukses mengonversi penalti. Cutrone (19) yang baru menjadi pemain profesional dengan Milan musim lalu, menanduk bola untuk menjadi gol kedua pada menit ke-18 dan membantu Suso mengemas gol ketiga dari jarak 12 meter lima menit kemudian. Pelatih baru Inter Luciano Spalletti melihat timnya dengan cepat mengendalikan situasi saat melawan Fiorentina. Kapten Inter Icardi dijatuhkan oleh Davide Astori di kotak terlarang dan ia sendiri yang mengonversinya pada menit keenam. Icardi kemudian menaklukkan dua pemain bertahan Fiorentina untuk menyundul umpan silang Ivan Perisic menjadi gol kedua pada menit ke-15. Penyerang baru Fiorentina Giovanni Simeone beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Inter, dan klaim penaltinya ditolak setelah wasit berkonsulasi dengan VAR. Namun, tuan rumah melengkapi kemenangan mereka
saat pertandingan tinggal menyisakan 11 menit ketika Iavn Perisic menyambut umpan silang Joao Mario dengan sundulan sambil menjatuhkan diri, setelah para pemain Fiorentina gagal menempel ketat dirinya. Hasil tersebut membuat pelatih baru tim tamu Stefano Pioli, yang dipecat Inter lalu, tidak bergembira saat kembali ke San Siro. Rekrutan baru AS Roma Aleksandar Kolarov mencetak gol melalui tendangan bebas yang ia gulirkan ke bawah dinding pemain untuk membawa klub runner up musim lalu itu menang 1-0 di markas Atalanta. Valter Birsa membukukan gol dengan tembakan spektakuler dari jarak 25 meter ketika Chievo menang 2-1 di markas Udinese. Sampdoria mengalahkan debutan Liga Italia Benevento dengan skor 2-1 di mana dua gol dicetak mantan penyerang Juventus, Napoli, dan timnas Italia Fabio Quagliarella. SPAL, tim promosi lainnya, mampu menahan imbang tanpa gol tuan rumah Lazio, yang finis di urutan keempat musim lalu. (rtr/ant)
PP PBSI Tinjau Venue PON 2020 Jayapura (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia meninjau secara langsung venue-venue di Provinsi Papua yang akan dijadikan tempat perhelatan cabang olahraga bulu tangkis pada PON XX 2020. Tim Delegasi Teknik PP PBSI tersebut memilih Gedung Olah Raga (GOR) Waringin, Kota Jayapura sebagai venue yang akan digunakan pada ajang event empat tahunan tersebut. Eddiyanto Sabarudin, anggota Bidang Turnamen dan Perwasitan PP PBSI, di Jayapura, Senin (21/8) kemarin, mengatakan setelah melihat langsung keberadaan GOR Waringin, sekembalinya ke Jakarta akan menyusun itemitem pendukungnya. ‘’Hal-hal teknis yang perlu dan mendukung dalam pelaksanaan bulu tangkis akan kami susun dan sampaikan kepada PB PON Papua, apa yang perlu untuk disiapkan,’’ katanya. Senada dengan Eddiyanto Sabarudin, Icuk Sugiarto, mantan pemain bulu tangkis yang menjadi legenda juara dunia pada 1983, mengatakan GOR Waringin sangat layak dan strategis untuk menggelar pertandingan di Papua. Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi mengatakan dengan disetujuinya GOR Waringin sebagai tempat pertandingan, maka tugas PB PON 2020 Papua selanjutnya adalah mengundang tehnical delegate cabang olahraga lainnya untuk meninjau langsung tempat pertandingan di lima kluster tempat perhelatan. ‘’Technical Delegate PP PBSI adalah yang pertama datang ke Papua, selanjutnya cabang-cabang olahraga lainnya juga akan datang untuk melihat kesiapan kami,’’ katanya. Rombongan Technical Delegate PP PBSI selain meninjau GOR Waringin, juga mengunjungi Stadion Utama PON 2020 di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Auditorium dan GOR Uncen lalu bertatap muka dengan Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri. (ant)
Bali Post/rtr
HADANGAN - Pengatur serangan Inter Milan Ivan Perisic mencoba melewati hadangan pemain Fiorentina pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (21/8) kemarin.
Bali Post/rtr
Penyerang Barcelona Lionel Messi (kedua dari kiri) kesulitan menembus pertahanan pemain-pemain Real Betis.
Barca dan Real Madrid Petik Kemenangan di Laga Pembuka Barcelona Barcelona memulai musim baru Liga Spanyol dengan menaklukkan Real Betis dengan skor 2-0, Senin (21/8) kemarin. Sementara juara bertahan Real Madrid menggulung Deportivo La Coruna 3-0. Pemain bertahan Betis Alin Tosca mengarahkan umpan silang Gerard Deulofeu ke gawangnya sendiri untuk membawa Barca memimpin pada menit ke-36. Mantan penyerang Everton itu, yang kembali ke klub masa kecilnya pada musim panas ini, juga memberikan operan untuk menjadi gol kedua yang dikonversi oleh Sergi Roberto pada menit ke-39. Lionel Messi menjadi tumpuan kreativitas serangan Barca menyusul absennya Luis Suarez da Andres Iniesta. Pemain Argentina itu gagal mencetak gol setelah tiga peluang yang membentur mistar gawang. Meski menang terdapat perasaan sedih di Nou Camp sebelum dan selama pertandingan yang hanya dihadiri 56.480 penonton dari arena berkapasitas 99.000 penonton ini. Klub mengumumkan pihaknya mengabulkan permintaan para penggemar untuk mengembalikan tiket setelah serangan teror yang menewaskan 14 orang dan melukai
lebih dari 100 orang. ‘’Kami ingin merayakan kemenangan ini dan saya mendedikasikan gol (pertama) kepada para korban dan keluarga mereka,’’ kata Deulofeu. Para pemain Barca memberi penghormatan kepada para korban dengan mengenakan tulisan Barcelona di bagian belakang kaos mereka dan bukannya nama-nama mereka. Wali Kota Cambrils, Wakil Wali Kota Barcelona, dan kepala polisi kota diundang ke boks presidensial, di mana 14 kursi ditutupi untuk menandai para korban tewas. Sebagaimana di setiap stadion pada dua divisi teratas Spanyol pada akhir pekan ini, sebelum pertandingan dilakukan mengheningkan cipta dan diikuti dengan yel-yel ‘’Kami tidak takut’’. Kemenangan juga dipetik juara bertahan Real Madrid saat melawat ke kandang Deportivo La Coruna. Gareth Bale, Casemiro dan Toni Kroos masing-masing menyumbang satu gol yang memberi kemenangan tim asuhan Zinedine Zidane 3-0. Sayangnya kemenangan itu dinodai dengan kartu merah yang diterima bek Sergio Ramos jelang bubaran. (kmb39/rtr/ant)
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis
Dua Ganda Putra Indonesia Diharapkan Buat Kejutan Jakarta (Bali Post) Pelatih ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi tetap berharap pada dua pasangan selain duet andalan Merah Putih Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk memberikan kejutan besar dalam Kejuaraan Dunia di Glasgow, Skotlandia. Mereka yang oleh Herry masih diharapkan termotivasi untuk membuat kejutan dalam Kejuaraan Dunia yaitu duet Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro walau performa mereka berdua terbilang jalan di tempat. Angga/Ricky tidak kunjung membaik performanya tahun ini dan sempat mendapat peringatan keras dari Herry. Sedangkan Ahsan/Rian, setelah sempat juara di China International Challenge
2017, pasangan beda generasi ini seakan sulit menembus papan atas dunia. Kendati begitu, Herry tetap optimistis dan menegaskan kondisi sulit itu sudah terlewati dengan baik oleh anak-anak asuhnya. ‘’Kondisi mereka semua baik dan sudah bagus, Angga/ Ricky yang sempat menurun, di latihan saya lihat sudah ada peningkatan dan perubahan cara permainan. Mereka yang cenderung defensif, sekarang berani menyerang. Termasuk Kevin yang kemarin sempat cedera sudah normal dan tidak ada masalah dengan cederanya. Hanya itu kan baru saat latihan, nanti hasilnya baru akan terlihat saat pertandingan. Intinya saya optimis dengan mereka,’’ ucap Herry. Sementara itu, salah satu pemain ganda putra Mohammad Ahsan yang
akan memulai laga di Kejuaraan Dunia 2017 pada Senin (21/8) kontra Nico Ruponen/Richard Eidestedt asal Swedia, mengaku persiapan mereka sudah sangat baik jelang laga perdana. ‘’Persiapannya sudah baik, tinggal nanti bagaimana di lapangannya saja,’’ ungkap Ahsan. Ahsan menegaskan, ia dan pasangannya merasa optimistis menjalani laga di Kejuaraan Dunia tersebut. Pasalnya mereka sudah dua kali mencoba lapangan pertandingan dan mengaku tidak ada masalah berarti, termasuk kondisi angin dan lampu. Ahsan yang pada tahun 2015 berhasil menjadi juara di ajang yang sama bersama Hendra Setiawan mengaku dia dan rekan barunya Rian Agung Saputro tidak mau gegabah dalam
menentukan target. ‘’Targetnya hanya ingin coba menang di setiap babak,’’ ucap Ahsan singkat. Ganda putra sendiri memang ditargetkan mendapatkan gelar Kejuaraan Dunia bulu tangkis seperti harapan PP PBSI. Marcus/Kevin yang saat ini masuk posisi lima besar dunia, didapuk menjadi andalan utama di ajang yang tahun ini diselenggarakan di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia, sejak Senin (21/8) hingga Minggu (27/8) mendatang. Pada penyelengaraan terakhir di 2015, Indonesia berhasil mencetak satu juara dunia lewat torehan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di sektor ganda putra. Saat itu, Hendra/ Ahsan juara di publik sendiri, di Istora Senayan, Jakarta. (ant)
16
olah raga Perolehan Sementara Medali SEA Games 2017
No. Negara
Emas
Perak
1. Malaysia 24 2. Singapura 13 3. Vietnam 8 7 4. Indonesia 5. Thailand 6 6. Filipina 3 3 7. Myanmar 8. Laos 0 9. Brunei 0 10. Kamboja 0 11. Timor Leste 0
19 13 5 10 8 6 2 1 0 0 0
Perunggu Total 15 11 9 15 10 6 1 1 4 3 0
58 37 22 32 24 15 6 2 4 3 0
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Lindswell dan Felda Berjaya
Tanpa Bertanding, Tim Putri Amankan Medali Perunggu Kuala Lumpur Tinggal satu hari lagi, laga bulu tangkis di SEA Games Kuala Lumpur 2017 akan dihelat. Tim Indonesia telah menjalani latihan kedua di Kuala Lumpur. Pada H-1, Senin (21/8) kemarin, tim bulu tangkis kembali menjajal arena pertandingan di Axiata Arena atau yang sebelumnya disebut Stadion indoor Bukit Jalil. Pada pertandingan hari pertama yang dimulai Selasa ini, tim putri Indonesia sedianya bertemu dengan tim Laos pada pukul 09.00 waktu Kuala Lumpur. Namun mundurnya tim Laos membuat Indonesia melenggang ke semifinal dan sementara mengamankan medali perunggu. Sementara tim putra pada sore harinya akan bertemu dengan Kamboja, pukul 15.00 – 19.00 waktu Kuala Lumpur. ‘’Kondisi atlet semua dalam keadaan baik, persiapan tim putra secara keseluruhan sudah oke dan siap untuk bertanding besok,’’ ujar Susy Susanti, Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia di SEA Games 2017. ‘’Nanti malam kami akan kumpul untuk membahas strategi pertandingan besok,’’ kata Susy website PBSI. Laga perdana memang diperkirakan mampu dilewati para pebulutangkis Indonesia tanpa kesulitan berarti. Jika melihat kekuatan di atas kertas, tim putri Indonesia bakal dapat perlawanan sengit di laga semifinal melawan Malaysia, sedangkan tim putra melawan Thailand. Akan tetapi Susy mengimbau kepada seluruh pemain agar tidak meremehkan siapa pun lawan yang akan mereka hadapi. Kekompakan tim dan komunikasi antarpemain, pelatih dan tim ofisial, disebutkan Susy, juga menjadi kunci keberhasilan tim dalam event beregu ini. Nomor beregu putra merupakan salah satu dari tiga target medali emas di cabang bulu tangkis. (kmb39/net)
Bali Post/ant
EMAS - Atlet wushu Indonesia Lindswell Kwok memegang medali ketika upacara penyerahan medali wushu nomor Taijijian putri di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Lindswell mempersembahkan emas kelima untuk Indonesia dengan mengumpulkan nilai 9,68.
Kuala Lumpur (Bali Post) -
Lindswell dan Felda Elvira Santoso berjaya dengan menyumbang emas di nomor taijijian serta daoshu putri cabang wushu SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Indonesia juga berhasil mengoleksi dua perak di hari kedua cabor ini. Lindswell menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia setelah merebut emas di nomor taijijian putri dengan total 9,68 poin. Sementara itu medali perak jatuh ke tangan Aghata Chrystenzen dari Filipina dengan total 9,65, disusul atlet Yee Jo Andrey Chan yang kebagian perunggu dengan 9,64. Sementara Felda memasti-
kan emas setelah memimpin perolehan nilai 9,67 di nomor daoshu putri, mengungguli rekan senegaranya Monica Pransisca Sugianto yang mendapat perak dengan total nilai 9,66. Perunggu jatuh ke atlet Singapura Wei Ting Zoe Mui dengan 9,64. ‘’Saya sangat senang dan bangga bisa mendapat emas di sini,’’ kata Felda yang
Tannya dan Sharon Sumbang Emas Pertama Boling Bali Ppst/022
ATRAKSI — Atraksi bela diri yongmoodo dipergakan para atlet pada Kejurda Yongmoodo di aula Makorem 163/Wirasatya, Senin (21/8) kemarin.
13 Atlet Yongmoodo Bali Ikuti Kejurnas Piala Kasad Denpasar (Bali Post) Bali menerjunkan 13 atlet yongmoodo pada Kejurnas Piala Kasad di Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad), Cimahi, Bandung, 27-31 Agustus mendatang. Skuat yongmoodo Bali adalah Dewa Ayu Mira Widari (+65 kg), Dewa Ayu Intan Indrayani (-65 kg), Luh Kertiasih (-60 kg), Ida Ayu Kade Sri Sanjiwani (-55 kg), Kadek Astika (-90 kg), Muhammad Taslim (-65 kg), Wayan Supriana (-70 kg), Stevanus Ngasi (-65 kg), Stevanus Ama Goran (-80 kg), Lalu Sofyan (75 kg), Wayan Ari Partama (-85 kg), Made Sastra Dharma (-70 kg), dan Susanto Palda (-85 kg). Dandim 1610/Klungkung Letkol (Kav) Jacob Patty menjelaskan, ke-13 atlet yongmoodo Bali ini dikirim ke kejurnas berdasarkan hasil kejurda yongmoodo di Makorem 163/Wirasatya, Senin (21/8) kemarin. ‘’Ke-13 atlet yongmoodo Bali bertolak ke Bandung, Selasa (22/8) ini,’’ jelas Ketua Pengkab Yongmoodo Klungkung ini. Selanjutnya, mereka ditempa pemusatan latihan di Pusdik Arned didampingi duet pelatih Bali Yunus dan Tangkas. Dijelaskannya, kejurda yongmoodo melibatkan 36 atlet, yang berdatangan dari delapan kabupaten dan kota se-Bali, minus Gianyar. Mereka berlaga di nomor putri -55 kg, -60 kg, -65 kg, dan +65 kg. Sedangkan di sektor putra rinciannya -60 kg (11 atlet), -65 kg (5), -70 kg (4), -75 kg (2), -80 kg (3), -85 kg (4), serta -90 kg (2). ‘’Kami tak punya atlet +95 kg,’’ terangnya. Jacob Patty mengemukakan, olahraga bela diri yongmoodo asal Korea ini mirip dengan bela diri lainnya, karena sama-sama mengandalkan jurus, bantingan, dan kuncian. Para atlet yongmoodo Bali bertolak ke Kota Kembang bersama atlet yang dikirim Kodam IX/Udayana terdiri atas Bali, NTB, dan NTT. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali Ketuy Suwandi menerangkan, pihaknya berharap yongmoodo yang dikembangkan anggota TNI-AD ini, ke depan makin diminati masyarakat, hingga mampu mengukir prestasi. (022)
Kuala Lumpur (Bali Post) Duet Tannya Roumimper dan Sharon Adelina Luman Santoso menyumbangan emas pertama bagi Indonesia dari cabang boling di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Duet putri Indonesia itu memastikan medali emas di nomor ganda putri dengan mengumpulkan total nilai 2.561. Sementara Singapura memboyong medali perak dan perunggu dari nomor tersebut lewat pasangan Cherie Tan dan New Hui Fen dengan total 2.490 dan duet Daphne Tan dan Shayna Ng 2.464. ‘’Ini sudah saya nanti-nantikan karena di SEA Games sebelumnya kami hanya mendapat perak,’’ kata Sharon seusai upacara pengalungan medali di Sunway Pyramid, Petaling Jaya, Kyala Lumpur, Malaysia. ‘’Saya sangat senang sekali dengan kemenangan ini,’’ katanya. Sharon mengatakan bahwa dirinya masih akan terus bermain meskipun sudah termasuk senior di olahraga boling. ‘’Saya masih kuat, saya masih akan bermain,’’ tambahnya. Sementara Tannya mengatakan bahwa persaingan di ganda putri ini ketat, mengingat lawan tidak bisa diremehkan. ‘’Pemain Singapura itu sangat kuat, kami tidak boleh lengah melawan mereka,’’ katanya. (ant)
maka bakal bertemu dengan petinju Malaysia. ‘’Saya tidak sampai paham berapa kalah angka yang diterima Kornelis, karena saya kecewa, begitu tahu Kornelis kalah angka saya langsung pergi. Padahal jelas-jelas Kornelis harusnya menang mutlak. Saya punya rekaman duel Kornelis karena saya rekam langsung,’’ tambahnya. Thani Narinram sendiri, diakuinya, merupakan petinju yang sebenarnya kualitasnya masih jauh dari Kornelis, dan menjadi samsak pukulan Kornelis. Tapi anehnya petinju asal Negeri
Wushu itu. Achmad Hulaefi mempersembahkan medali perak di nomor daoshu putra. Hulaefi meraih total poin 9,67 dan tertinggal tipis dari atlet Singapura Si Wei Jowen Lim yang meraih emas dengan mengemas 9,68, sedangkan atlet tuan rumah Malaysia memperoleh perunggu dengan 9,65. ‘’Jujur saya tidak puas dengan hasil perak ini,’’ kata Hulaefi. ‘’Ini kan target saya golok dan toya, ternyata target saya meleset,’’ tambahnya. (ant)
Tim Recurve Beregu Putri Raih Perak Kuala Lumpur (Bali Post) Nyanyian lagu ‘’Iwak Peyek’’ yang dilakukan oleh Dellie Threesyadinda dan kawankawan ternyata hanya mampu membawa tim recurve beregu putri Indonesia meraih perak pada SEA Games 2017 di National Sport Complek Bukit Jalil, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Padahal pemberian semangat ini tidak henti-hentinya dilakukan para atlet yang sudah menyelesaikan pertandingan. Meski jumlahnya kalah jauh dari pendukung lawan, namun mereka tetap mampu membuat suasana menjadi meriah dengan nyanyian yang cukup terkenal di Indonesia itu. Di final, Titik Kusumawardani dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Malaysia dengan skor akhir 1-5. Titik yang menjadi atlet pertama yang membidik sasaran terlihat cukup tenang. Kondisi ini membuat dua atlet Indonesia yaitu Diananda Choirunisa dan Linda Lestari untuk mengikutinya. Hanya, lawan yang didukung penuh oleh pendukungnya mampu tampil lebih baik. Tim Indonesia sebenarnya terus berusaha mengejar ketertinggalan pada perlombaan berikutnya. Namun, upaya yang dilakukan ternyata belum bisa mengejar ketertinggalan dari tuan rumah. Untuk tuan rumah, hasilnya cukup menggembirakan karena memutuskan dahaga sejak 12 tahun lalu. ‘’Malaysia memang bermain
Bali Post/ant
RECURVE PUTRI - Tim panahan putri Indonesia Titik Kusumawardani (kiri), Linda Lestari (tengah) dan Diananda Choirunnisa bertanding pada final recurve panahan beregu putri SEA Games XXIX di Synthetic Turf Fild, kawasan Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8) kemarin. Tim panahan putri Indonesia memperoleh medali perak setelah kalah 1-5 dari Malaysia. bagus tadi. Persiapan mereka juga panjang. Apalagi mereka dilatih oleh pelatih asal Korea yang sudah dikenal sebagai pencetak juara dunia,’’ kata salah satu atlet Indonesia, Diananda Choirunisa. Atlet yang sebelumnya mempersembahkan emas untuk Indonesia dari nomor individual recurve ini mengaku pada awalnya memang ditargetkan meraih emas. Namun, kondisi di lapangan berbeda meski tim telah berusaha dengan maksimal. Sementara itu pelatih panahan Indonesia Nurfitriyana Saiman mengatakan apa yang diraih oleh Diananda dan kawan-kawan sudah cukup
bagus karena untuk turun pada kejuaraan dua tahunan ini persiapan telah dilakukan dengan baik. Hanya di final harus kalah. ‘’Ya, memang hasilnya seperti ini. Perak. Sebenarnya anak-anak cukup bagus. Kita tidak berharap tinggi karena semuanya bisa terjadi. Saya tidak mau menyesal. Berjalan saja seperti biasa,’’ katanya saat dikonfirmasi. Cabang panahan saat ini masih menjadi primadona karena sudah mampu mempersembahkan tiga emas untuk kontingen Indonesia. Peluang untuk menambah medali masih terbuka karena ada satu nomor yang belum dipertandingkan yaitu nomor mix double. (ant)
Triady Harus Akui Keunggulan Schooling Bali Post/ant
Peboling putri Indonesia Tannya Roumimper.
Kalah Angka, Kornelis Merasa Dicurangi Denpasar (Bali Post) Petinju Indonesia asal Bali Kornelis Kwangu Langu dinilai menjadi korban skenario Malaysia dengan menelan kekalahan angka ketika menghadapi petinju Thailand Thani Narinram di kelas layang (49 kg) SEA Games 2017 Kuala Lumpur Malaysia, di Mitec Hall Kuala Lumpur, Senin (21/8) kemarin. Menurut Ketua Harian Pengprov Pertina Bali Harry Trimulia Putra, yang datang langsung ke laga tersebut, skenario itu disetting karena jika Kornelis menang,
tampak sumringah ketika diwawancarai wartawan seusai dia bertanding. ‘’Ini SEA Games pertama saya, saya sangat senang tentunya,’’ tambahnya. Ketika ditanya tentang persaingan dalam pertandingan di nomor daoshu itu, Felda mengatakan lawan cukup kuat terutama atlet Vietnam Thie Phuong Giang Hoang.
‘’Lawan bagus terutama yang dari Vietnam itu,’’ kata atlet kelahiran Surabaya itu. Disinggung tentang ke depan apa yang akan dilakukan setelah mampu merebut medali emas di SEA Games ini, Felda mengatakan akan ikut kejuaraan dunia. ‘’Saya akan ke kejuaraan dunia di Rusia bulan depan,’’ ucapnya. Sementara itu, Manajer Wushu Herman Wijaya mengatakan itu suatu kejutan Felda mampu merebut emas. ‘’Ini kejutan, dia atlet baru yang baru pertamakali ikut SEA Games,’’ ujar Manajer
Gajah Putih itu justru dimenangkan oleh wasit dan juri. ‘’Memang di kelasnya Kornelis, hanya dia yang petinju paling diunggulkan. Bahkan skenario lainnya, petinju Malaysia yang menang juga berkat kecurangan mengalahkan petinju Filipina yang dihadapinya. Sudah pasti saya yakin petinju Malaysia itu bakal meraih medali emas dan juara,’’ terang Harry. Harry menilai hajatan multi-event dua tahunan antarnegara Asia Tenggara tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia 2017 itu sangat
kacau, buruk dan penuh kecurangan. Hal itu, diakuinya, bukan karena Kornelis kalah, tetapi jelas-jelas dicurangi dan ada bukti rekamannya. ‘’Ini benar-benar SEA Games yang penuh kecurangan di cabang olahraga (cabor) tinju. Kalau seperti ini maka hasilnya akan membuat petinju Malaysia banyak meraih medali emas. Hal ini sangat mengecewakan dan menyakitkan serta di luar dugaan saya. Semoga ke depannya jangan sampai hal ini terjadi lagi di event selevel SEA Games,’’ demikian Harry. (022/r)
Kuala Lumpur (Bali Post) Atlet renang Indonesia nomor 50 meter gaya kupukupu Triady Fauzi harus mengakui keunggulan atlet asal Singapura Joseph Isaac Schooling pada SEA Games 2017 di National Aquatic Centre Bukit Bintang, Malaysia, Senin (21/8) kemarin, sehingga hanya meraih perak. Triady bahkan harus tertinggal cukup jauh dari peraih emas Olimpiade Brazil nomor 100 meter gaya kupu-kupu itu. Atlet asal Jawa Barat ini hanya mampu membukukan catatan waktu 24,01 detik, sedangkan Schooling yang merebut emas dengan waktu 23,06 detik. Pada salah satu nomor bergengsi ini, untuk medali perunggu direbut oleh atlet asal Vietnam Paul Le Nguyen dengan catatan 24,37 detik. Selisih catatan waktu antar peraih medali terbilang cukup jauh. Meski catatan waktunya tertinggal cukup jauh, Triady mengaku bangga bisa bersaing langsung dengan peraih
medali emas Olimpiade ini. Apalagi dirinya sudah berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. ‘’Saya bangga bisa berhadapan langsung dengan dia. Yang jelas saya selalu fokus dalam menjalani setiap kejuaraan. Termasuk di SEA Games ini,’’ kata Triady usai pengalungan medali. Menurutnya, pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu ini sebenarnya bukan target medali. Namun, apa yang diraih saat ini adalah buah dari kerja keras dan selalu fokus. Adapun target utama dalam perburuan medali emas adalah pada nomor 200 meter gaya ganti. Selain Triady, atlet renang Indonesia yang mampu berprestasi di hari pertama pelaksanaannya adalah Aflan Fadlan Prawira yang sukses merebut medali perak dari nomor 400 meter gaya bebas dengan catatan waktu 03:54:15. Pada nomor ini, Fadlan harus menyerah dari wakil tuan rumah Welson Wee Sheng Sim dengan wak-
tu 03:50:26. Pada nomor ini untuk peraih perunggu direbut oleh atlet Vietnam Huu Kim Son Nguyen setelah mampu membukukan catatan waktu 3:54:20. Satu lagi atlet Indonesia yaitu Putera Muhammad Randa berada di posisi buncit dengan waktu 04:04:20. ‘’Saya bersyukur bisa kembali meraih medali setelah di hari pertama saya bisa meraih medali perunggu renang perairan terbuka. Hasil disini cukup bagus,’’ kata Fadlan usai pengalungan medali. Menurutnya, secara umum apa yang dilakukan telah sesuai dengan program yang selama ini dijalankan. Untuk kedepannya tinggal terus mempertahankan apa yang selama ini telah didapat. Sementara itu, satu medali perak lagi dipersembahkan oleh Nurul Fajar Fitrianti dari nomor 100 meter gaya punggung putri. Satu perunggu dipersembahkan dari nomor 4x100 meter gaya bebas putri. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Privat Villa Looking for Female Housekeeping Age Max 30, Must Speak English.Call 085237256305 / 081246378545 No SMS
Dcr Admin,Supir,Tenaga *Job Australi Resmi Perkebunan Tk Bangunan,Hub:085253988660 Biaya Potong Gaji 081649477140 B.BP.004.08.17.0001418
B.BP.141.08.17.0001400
Dcr: Engineering u/Villa Mgt, Pglm Sgl Pertukangan T.4490319 CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com
B.BP.001.08.17.0001283
B.BP.166.08.17.0001337
JB School Membutuhkan Satpam Berpngalaman dan Bersertifikat. Lam Jl.Raya Kuta No.1 Kuta Bali
Butuh Segera:Tukang Cat Mobil Berpengalaman Hub:085107030000
B.BP.001.08.17.0001389
BPR Sinar Kuta Bth AO/Marketing Hub : 0361757243-0361757384
Dcr PRT Pengalaman kerja,Tidur Dalam,Gj 1,4Jt H:081236389645
Bth.Karyawati Max.25th Penampilan Menarik,Jual Beli Perhiasan 3bln pertama Gj1,8Jt Kerja 7jam(shift) Hub.I Love Emas 082146660000
Dcr PRT wnt bisa masak 25-40th SMS 08123600010
B.BP.004.08.17.0001421
B.BP.803.08.17.0001415
!Bth Sopir Pribadi,bs Matic, Rajin Min 40Th H.081806222888
Dcr.Wanita Pembantu RT,Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 1.7 SMS 0816571027
B.BP.004.08.17.0001294
Dcr:Photographe r u/Villa Mgt Pglm,Part/Full Time T.4490319 CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com
B.BP.001.08.17.0001284
B.BP.001.08.17.0001381
B.BP.001.08.17.0001413
Dcr Satpam Htl Bali Ayu,Krm CV Petitenget 99X Sminyak 4731263
B.BP.005.08.17.0001434 Lepirate Membutuhkan untuk B.BP.001.08.17.0001383 Dcr Driver(Lk)Pglmn u/Travel B.BP.001.08.17.0001369 Posisi sebagai berikut: Dcr Sgr OB & Washer Hub.0361 722 Hub.(0361)751877,08123973033 Dicr Cashier Money Changer Purchasing Runner,Supervisor 222,081237221357,082236182035 B.BP.004.08.17.0001417 Driver,Security bw CV ke Jl. Bartender,Fleet Operational B.BP.001.08.17.0001371 Japanese Spa di Nusa Dua Sunset Road No.168 Tlp.4741940 Dcr Sopir Pariwisata,Hiace Hub Manager,Enginering Electricity membutuhkan Staff FO (bsa Bhs. B.BP.001.08.17.0001365 Pengalaman Bekerja di Posisi Jepang) & Staff Admin Cewek u/ Dcr Bnyak Pramuniaga,AdmWanita Jl.Gunung Agung 69 Depan SMP 4 B.BP.001.08.17.0001392 yang sama 1 Tahun(1,2) dan di Denpasar Hub:425001 Dcr:HK Wnt,Pglm,bs Eng+B’fast. Pengalaman 4 Tahun di Posisi B.BP.001.08.17.0001370 Pnglmn Supermarket Lmrn Lngsng Kemari SS Jln.Hang Tuah 35 Gj 3Jt+Bns u/diSmnyk. T.4490319 yang sama(3,4)Kirim CV ke !Bth Kary/wati u/Toko Listrik, Sanur (0361) 288460 CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com Alamat Email hrd@lepirate.com Dps,Mnarik 082247424173/499132 B.BP.004.08.17.0001402
B.BP.001.08.17.0001373
B.BP.001.08.17.0001399
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Sopir Pribadi Matic+Srbtan Hub:08123933313 W.Krisna
Dibthkan Sgr Karyawan Kurir & Marketing Hubungi 081236078027
Dcr Sopir SIM A Jl.Sehati No.9 untuk Klinik Hub.0361 723777
Dibutuhkan House Keeping dan Serabutan utk Villa diKedonganan minSMP max25th,081337573666
B.BP.001.08.17.0001330
B.BP.001.08.17.0001380
B.BP.166.08.17.0001436
B.BP.001.08.17.0001228
B.BP.001.08.17.0001385
Lowongan;SMA/SMK(konter), supir Sim B1,GM(S1 EK),Mekanik. B.BP.001.08.17.0001390 Dcr Sopir Serabutan Jln Kargo B.BP.154.08.17.0001420 Hub.Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps Sari Dana V/8, 081805457694 Dibutuhkan Western Cook,Barten(0361)232528 B.BP.001.08.17.0001222 der,Waiter/ss Lauta Garden & B.BP.001.08.17.0001303 Dcr Waiter/ess,Teraphist,Pglmn Fishing Club Jl.Poh Gading Tmr Restaurant in Ubud Looks for Ari Putri Hotel,Jl.Cemara No.1 Jimbaran,081293902357 Bartenders. Email: Br.Semawang,Sanur 08976778714 B.BP.001.08.17.0001427 B.BP.004.08.17.0001396 house.of.chakras@gmail.com Dicari PRT Pengalaman Tidur Dcr:Receptionist/FO,HK, B.BP.001.08.17.0001386 Dalam Segera 082147068989 Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta B.BP.001.08.17.0001374 Semadi Putra Cari Sopir&Kry B.BP.001.08.17.0001391 Dicari Pembantu Rumah Tangga Srbutn Krj Rmh Potong Ayam,Krj Dcri Spv Reservasi Hotel Peng. Tidur Dalam Hub:081338088487. mulai Subuh H:0811388912(SMS) Min.2th dbdngnya good teamwork B.BP.001.08.17.0001382 B.BP.164.08.17.0001372 min.SMA sdrjt rjn jjr dsplin Dicari Sopir Berpengalaman SIM !Dcr Karyawati utk Toko Kue “Anda” bertngg jwb Krm CV:supendi.coc A & SIM B1 Lam Lgs Yamaha di Sempidi hub.085107032288 os@gmail.com Coco’s Tour Teuku Umar Barat 100X Dps B.BP.001.08.17.0001214
B.BP.001.08.17.0001282
Dicari tenaga Bengkel,rajin & bertanggungjawab, H.0811388142
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl:Camry 2.4V Th’2010 Asli Bali seperti baru,Panther LS 25 Th’2002 Hub:085101918481
DIJUAL MOBIL JEEP
Wrangler Robicon 3.6’2013 2Pt Full Var KM6Rb H.081238116467
KONTRAKTOR Aditya Design Mengerjakan R.Tinggal Vila Ruko Pool 081337099764
B.BP.001.08.17.0001397
B.BP.166.08.17.0001435
B.BP.141.08.17.0001410
*MazdaCX5’14 Pth Skyactive Mls *Mits.Outlender’12 PX Sunroof *VW Scirocco Tsi Th’2013 Istw *Kijang Inova Type V Matic’13 *Hub.0361-464168/08123907168*
Jual Inova G/2011 AT silver Hub Lina 3705250/085738037376
Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155
081338013066
B.BP.164.08.17.0001403
B.BP.141.08.17.0001407
DIJUAL RUMAH Rumah 2,30 Penamparan Bs TT Tanah Pemilik H.085100856999
Promo Colt T & L300 Dp 1 Jtan B.BP.141.08.17.0001412 Pajero Dakar Dp 70 Jtan & Open Dijual Rumah Lok Purimas Moyo Indent Xpander H:081337909080 LB/LT 110/100 Hub:0811386403
MERCEDEZ
B.BP.001.07.17.0002124
B.BP.001.08.17.0001414
B.BP.141.08.17.0001411
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.08.17.0001329
Promo Katering Nasi Kotak Beli 100 Gratis 30 Hub.081217505054
DIJUAL VILLA B.BP.001.08.17.0001210 Djl Vila+Pool+Gudang 5Are,View KEHILANGAN Hutan,Pss Jl.Buntu.Jl.Ayani Utr B.BP.001.08.17.0001424 B.BP.001.08.17.0001226 Hilang Buku Kir,Toyota Avanza Rmh Br S.Huni BTN PgendingDlng Gg.Matahari 3 HP:081999346669 th’2008 NoReg DK499IS,a.n I.Gusti TOYOTA 600Jt,Bs Krdt LPD, 082147454248 B.BP.001.08.17.0001376 B.BP.001.08.17.0001378 New Alphard G/ Kade Tastra Widana Jl.Md B.BP.164.08.17.0001406 Tnh Prumahan Elit Jl.Sedap Mlm Vellfire 2.5 AT Warna Hitam/ Bina/Bina Permai Ubung KajaDps DISEWAKAN RUKO Rumah Kost 5Kamar Tanah 2Are /Gardenia 2-5Are H081337350888 B.BP.154.08.17.0001422 Putih Terima di Bali Harga di Sesetan Hub.08123983100 Disewakan Ruko 3,5 Lantai,Lok. B.BP.001.08.17.0001393 Telah Hilang Buku KIR Truck B.BP.141.08.17.0001408 Rp.1M,065Jt OtrJakarta Segera B.BP.001.08.17.0001398 Sudirman Agung H:081321336696 Tnh Tulikup Gyr 14,2A Jl. 6 mtr DK 9318 IB An.PT Trishna Mercy A140 As DK BPKB 59Jt Peu- Hub.0361-464168/081238907168 B.BP.001.08.17.0001366 DIJUAL TANAH Hotmix Hub.081338003303 Nego B.BP.001.08.17.0001387 B.BP.141.08.17.0001429 geot 307 04 OriCat081353320601 B.BP.001.08.17.0001419 Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih BUC Hr ini Agya’14 TRDS Matic DIJUAL HOTEL B.BP.163.08.17.0001401 KERJASAMA FullVar,AsDK,Tgn1,085103086699 PondokCitra Pmogan 08123871809 Dijual Hotel Matahari Inn Kuta DIJUAL RUKO MITSUBISHI Travel Agen Kantor Izin,SDM, B.BP.001.07.17.0002008 B.BP.164.08.17.0001405 Dijual Ruko,Tnh Kav,Rmh,Lokasi Lombok Luas 102 Are. Hub Owner L300 Diesel PU th 2006 mesin s Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi sudah siap. Dicari Partner Kerja AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls 08179796513(Tanpa Perantara) sehat H.73Ng H/WA 085100874695 Prbd,081933610070/082341251453 Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226 Denpasar Hub.0811398086 bagi hasil Hub.081223459254 ***Mentari Auto Bali*** *Hub.0361-464948/081353696360* *Mercedez Benz C250 Th’2016 AMG KM.4Ribu Istimewa *Mercedez Benz SLK200 2Pintu Th’2011 Harga Rp.725Jt *Vellfire 2.4’11 Htm KM30Rb
B.BP.001.08.17.0001409
RUPA-RUPA
FURNITURE
B.BP.001.08.17.0001319
B.BP.141.08.17.0001430
DIJUAL MOBIL
WC
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
Innova Diesel G’13(Pmk)+’15 As DK KM 20Rb H.087862547783/Krdt
B.BP.001.08.17.0001423
Mazda CX7 Hitam’2011 H.260Jt Bs Tukar, 085100856999 Pribadi
RAJA BUNTU
RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658
B.BP.001.08.17.0001431
MAZDA
AC
ATASI :
Hilux PickUp’12Hitam Bensin DK 135Jt Bgs Istimewa 08123969166
BIRO JASA
SERVICE
DIJUAL TANAH Dijual Tanah Alamat Jln.Kerta Dalem Sari IV Luas Tanah 2,8 Are Hubungi:Vivi 08124655784
B.BP.001.08.17.0001137
B.BP.001.08.17.0001235
SERVICE
Garansi 1 bulan
C.0000816-BRJ
BALI WANGI KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR
FOTOCOPY
WC
085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj
B.BP.154.08.17.0001433
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
AC
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000819-SRV
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
SERVICE
PROMO MERDEKA
GESEK TUNAI & PELUNASAN
SERVICE MAMPET
WC
ERTIGA
CARRY
FUTURA
15
DP 5 Jt-an
DP
Jt-an
IGNIS
DP
H. 08-1234567-113
CA
Candra Aluminium
GARANSI
Jt-an
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491
HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl
C.0000756-rpa
ALUMINIUM
5
SERVICE
HONDA
PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V
PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP
* DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal
Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm. Harga
Rak Aluminium Bersaing dan Bergaransi
Roling Door Stainless Steel
Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi
413211-412051 C.0000860-ALM
BENGKEL LAS
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DP
20Jt
DP
47Jt
READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt
* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah
081 337 565 872| 081 805 536 640 Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal C.0000332-mbl
SIGRA
XENIA
12
READY STOCK
DP
DP Jt-an PROSES CPT & MUDAH FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR
14Jt-an
PICK-UP DP
5Jt-an
KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH
PROMO BUNGA
0%
WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252 C.0000546-mbl
EKONOMI
18
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
Mentan Ingin Kembalikan Kejayaan Rempah Indonesia Jakarta (Bali Post) – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman ingin mengembalikan kejayaan rempah Indonesia menjadi pemain utama dunia dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit rempah-rempah. ‘’Potensi Indonesia besar, rempah-rempah kita sudah terkenal sejak 500 tahun lalu. Kita akan dorong kembali menjadi pemain utama dunia,’’ katanya dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 di Jakarta, Senin (21/8) kemarin. Amran menyebut bangsa Eropa, khususnya Belanda, yang dahulu menjajah Indonesia datang ke Tanah Air karena terpikat kekayaan rempah, bukan barang tambangnya. Oleh karena itu, ia mengaku ingin membuat rempah-rempah Indonesia bisa berjaya lagi tidak hanya dalam skala regional tetapi juga global. ‘’Bahkan slogannya pada saat itu adalah siapa menguasai rempah-rempah, maka dia akan menguasai dunia,’’ ujarnya. Amran menyebut pemerintah akan mendis-
tribusikan bibit rempah dan sejumlah produk perkebunan dan hortikultura potensial seperti pala, bawang putih, kedelai, cengkeh, kakao, mete dan lada. ‘’Nah ini kita distribusikan berdasarkan keunggulan komperatif suatu daerah,’’ katanya. Ia mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,4 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. ‘’Doakan insya Allah tahun depan sebesar Rp 5,5 triliun,’’ ucapnya. (ant)
JAHE GAJAH - Tanaman jahe gajah yang pernah dikembangkan di Bali.
Penerbangan Banyuwangi-Jakarta Dua Kali Sehari
Bali Post/udi
PERDANA - Pesawat rute Jakarta-Banyuwangi landing perdana di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, belum lama ini.
Bhuana Sari Buleleng Bisa Menikmati Listrik Singaraja (Bali Post) Setelah puluhan tahun tidak dialiri listrik, akhirnya pada Agustus tahun 2017, warga Banjar Bhuana Sari Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng bisa menikmati listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN Rayon Seririt meresmikan jaringan listrik pedesaan di Dusun Bhuana Sari pada 18 Agustus lalu. Lokasi tersebut merupakan salah satu dari delapan lokasi lisdes (listrik desa). Manajer PLN Area Bali Utara Pram Andreas Simamora mengatakan, untuk mengaliri listrik di wilayah tersebut, PLN menginvestasikan dana sebesar Rp 1,7 miliar untuk membangun jaringan. Hingga saat ini tercatat sebanyak 81 pelanggan baru, siap menikmati listrik PLN. Dalam acara peresmian tersebut, Manajer PLN Rayon Seririt Ida Bagus Surya Respati menyampaikan bahwa rasio elektrifikasi wilayah Seririt sampai dengan Juli 2017 sudah tercapai sebesar 82,67 persen dan diestimasikan mencapai 83,21 persen pada akhir tahun 2017. ‘’Kami terus berusaha untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, meskipun medan sulit ditempuh, tapi itu menjadi tantangan bagi kami,’’ ujar Surya. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan I Gusti Ketut Putra juga menjelaskan, baru terealisasinya listrik masuk desa di Banjar Bhuana Sari karena lokasinya yang memamg agak jarang terdapat rumah. Selain itu warga juga tidak mengajukan permohonan ke PLN. ‘’Karena mereka beberapa orang nyantol listrik dari tetangga yang jaraknya ratusan meter. Kalau mereka sudah mengajukan listrik maka kita survei. Jalannya pun baru ada sejak AMD (Abri Masuk Desa),’’ jelasnya. Lanjutnya, dari 90 KK yang mengajukan, baru 81 KK yang sudah bisa menikmati listrik. ‘’Mungkin mereka juga terkendala dana,’’ imbuhnya. (kmb42)
Banyuwangi (Bali Post) Penerbangan langsung dari Jakarta-Banyuwangi PP bertambah dua kali. Penerbangan yang dilayani maskapai NAM Air milik Sriwijaya Group ini melayani terbang pagi dan sore hari. Penerbangan sore hari ini mulai berlaku, Minggu (20/8). Bertambahnya jadwal penerbangan ini mempermudah warga di sekitar Banyuwangi, termasuk Bali Barat ketika hendak ke Jakarta. ‘’Ini makin mempermudah warga di sekitar Banyuwangi yang ingin ke Jakarta. Ada dua layanan penerbangan langsung, pagi dan sore,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (21/8) kemarin. Menurutnya, penambahan jam penerbangan ini membuktikan jumlah penumpang dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi cukup bagus. Sebab, mereka yang terbang dari bandara ini bukan hanya warga Banyuwangi, namun dari kabupaten sekitar. Seperti
’’Entrepreneurship’’ Penting untuk Berjuang di Jalur Kepariwisataan Mangupura (Bali Post) Di hari ketiga Timeless Indonesia Festival (TIF) II, dilaksanakan seminar kepariwisataan tentang ‘’Berjuang di Jalur Bisnis Kepariwisataan’’. Pembicara dalam seminar tersebut adalah Dr. Ir. Syahrial Syarief, S.H., M.Si. Selain dosen ia juga professional creative selling. Dalam pemaparannya, Syahrial Syarief menjelaskan pentingnya sikap entrepreneurship, sikap ramah dan senyum kepada tamu yang berkunjung, serta tata cara berperilaku dan berbusana yang rapi. Koordinator Pendidikan dan Seminar TIF I Nengah Rata Artana, S.Sn., M.Sn. mengatakan, meskipun para peserta yang notabene dari kalangan siswa dan mahasiswa itu, namun ilmu entrepreneur tersebut bisa dipakai di segala bidang. Ilmu entrepreneur penting karena penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini itu sangat penting. Ilmu entrepreneur yang diajarkan khususnya di bidang pariwisata. Di
era teknologi yang maju saat ini, menurutnya, dari sejak awal diberikan penanaman jiwa kewirausahaan tetapi di dalamnya juga terselip nilai-nilai kejujuran. ‘’Sebenarnya aktivitas ekonomi hanya sebagai media. Bagaimana orang jualan kalau dia tidak tersenyum. Jadi dengan keramahtamahan ini dan hal-hal kecil lainnya, maka dari sejak kecil hal ini ditanamkan,’’ bebernya di sela-sela seminar pariwisata, Senin (21/8) kemarin. Founder TIF Herlinda Siahaan mengatakan, konsep TIF lebih mengutamakan Bali sebagai penolong pariwisata provinsi lain. Bali menjadi tuan rumah untuk memamerkan pariwisata provinsi lain melalui seni budaya 7 kerajaan. Banyak cara untuk
melakukan promosi pariwisata. Dirinya melakukan promosi pariwisata dengan memanfaatkan turis yang berkunjung ke Bali untuk menjadi informan tentang pariwisata Indonesia secara keseluruhan kepada teman dan saudara-saudaranya. ‘’Turis adalah sarana yang dipakai untuk memberitakan tentang provinsi lainnya di Indonesia,’’ imbuhnya. Sementara itu, pihaknya menggandeng kerajaan yang ada di Indonesia karena kerajaan membawa pengaruh dan daya tarik. Sehingga melalui kerajaan bisa menunjukkan seni budaya suatu bangsa dan juga peradaban suatu bangsa. ‘’Sehingga kerajaan itu mewakili tingkat peradaban suatu bangsa,’’ ujarnya. (kmb42)
Jember, Bondowoso, Situbondo, bahkan Lumajang. Termasuk dari Jembrana dan Buleleng. ‘’Warga Bali Barat tak perlu jauh-jauh ke Denpasar jika ingin terbang ke Jakarta. Tinggal menyeberang ke Banyuwangi, lalu terbang dari Blimbingsari, tentunya lebih cepat, bebas macet,’’ pujinya. Bertambahnya rute Jakarta-Banyuwangi ini, kata Anas, menambah frekuensi penerbangan dari Banyuw a n g i . To t a l a d a l i m a p e n e r b a n g a n . Ti g a r u t e Banyuwangi-Surabaya, sisanya Banyuwangi-Jakarta PP. Sebentar lagi, katanya, Garuda Indonesia juga akan membuka penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi. Sementara itu, Direktur Operasional NAM Air Capt. Daniel Adhitya menjelaskan, NAM Air berangkat dari Jakarta ke Banyuwangi pukul 07.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta. Lalu dari Banyuwangi menuju Jakarta
pukul 09.05 WIB. Kemudian, pukul 14.10 WIB dari Jakarta ke Banyuwangi, lalu kembali lagi ke Jakarta pukul 16.15 WIB. Total waktu tempuh sekitar 120 menit, menggunakan pesawat Boeing 737-500. Kapasitasnya, 120 kursi, terdiri atas 8 kursi kelas bisnis dan 112 kursi kelas ekonomi. Daniel mengatakan, penambahan frekuensi dilakukan karena respons positif sejak rute JakartaBanyuwangi dibuka pertengahan Juni 2017 lalu. Sepanjang Juli, tingkat keterisian penumpang (load factor) mencapai 90 persen. ‘’Respons positif itu membuat kami menambah frekuensi. Load factor-nya mencapai 93 persen. Apalagi, komitmen pemerintah daerah sangat kuat dalam mengembangkan diri, jadi pelaku bisnis seperti kami merasa nyaman,’’ tegasnya. Selain pariwisata, pasar yang berkembang adalah dunia usaha dan kalangan pendidikan. (udi)
Rupiah Menguat
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (21/8) sore, bergerak menguat sebesar 22 poin menjadi 13.340 per dolar AS dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.362 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Mata uang dolar AS mengalami tekanan terhadap sejumlah mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah di tengah situasi geopolitik semenanjung Korea kembali menghangat,’’ kata Analis Monex Investindo Futures Putu Agus di Jakarta. Ia mengatakan bahwa aset-aset safe haven selain dolar AS kembali menjadi incaran pelaku pasar uang untuk menjaga nilai. Saat ini yen Jepang menjadi mata uang safe haven yang menarik bagi investor, situasi itu turut berdampak positif bagi mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah. Di sisi lain, lanjutnya, harga minyak mentah dunia
yang relatif stabil juga turut menjadi penopang mata uang berbasis komoditas seperti rupiah. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude berada di posisi 48,52 dolar AS per barel, dan Brent Crude di level 52,52 dolar AS per barel. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa permintaan nilai tukar rupiah cukup tinggi seiring dengan pasar surat utang atau obligasi di dalam negeri yang kondusif. ‘’Permintaan rupiah diproyeksikan cenderung meningkat seiring dengan peringkat investasi Indonesia yang berada dalam level investment grade. Pelaku pasar cenderung memilih melakukan pembelian pada obligasi tenor panjang secara bertahap,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (21/8) rupiah bergerak menguat ke posisi 13.355 dibandingkan posisi sebelumnya 13.368 per dolar AS. (ant)
19
Selasa Wage, 22 Agustus 2017 UZBEKISTAN - Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) menerima Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Zoyir Mirzaev bersama delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/8) kemarin. Kunjungan kehormatan tersebut membahas peningkatan kerja sama kedua negara dalam bidang pertanian dan perikanan, terutama dalam pencapaian swasembada, komoditas lada dan aquaculture.
Bali Post/ant
Indonesia-Uzbekistan Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Jakarta (Bali Post) – Kerja sama di bidang ekonomi; perdagangan, pertanian, dan perikanan, akan menjadi prioritas bagi Indonesia dan Uzbekistan. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) Uzbekistan Zoyir Mirzaev, di Istana Merdeka, Senin (21/8) kemarin. Sebelum bertemu Presiden, Zoyir Mirzaev bertemu dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Bersama dengan Menteri Pertanian, Wakil PM Uzbekistan berbicara seputar pengembangan swasembada sejumlah komoditas seperti beras dan lain-lainnya. ‘’Disebutkan juga tadi ketertarikan mereka untuk mempelajari Indonesia dalam mengembangkan produktivitas di beberapa komoditas pertanian antara lain adalah lada,’’ Retno menambahkan. Terkait perikanan, Uzbekistan sebagai sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri atas daratan, sangat berkeinginan mempelajari tentang teknik aquaculture. Uzbekistan sangat berharap kepada Indonesia untuk dapat
melakukan kerja sama konkret dalam bidang ini. ‘’Presiden tadi menyanggupi bahwa setelah kunjungan ini akan ada delegasi Indonesia yang datang ke Uzbekistan untuk mewujudkan bentuk kerja sama yang diharapkan, termasuk harapan dari Uzbekistan agar para investor Indonesia dapat menanamkan modalnya di bidang perikanan dan pertanian,’’ ucapnya. Sementara itu, perdagangan kedua negara disebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Namun, kedua pihak sepakat dan berpandangan yang sama bahwa perdagangan tersebut masih dapat ditingkatkan lebih jauh lagi. ‘’Sebagaimana diketahui penduduk Uzbekistan berkisar antara 32-33 juta orang. Masih banyak potensi yang bisa dikembangkan. Untuk tahun 2017, perdagangan kita dengan Uzbekistan meningkat lebih dari 250 persen,’’ tuturnya. Tak kalah pentingnya, Uzbekistan kini menjadi salah satu dari sekian banyak negara yang memberikan dukungannya terhadap pencalonan Indonesia di Dewan Keamanan PBB untuk tahun 2019-2020 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil PM Uzbekistan dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. (kmb)
Selasa, 22 Agustus 2017
05.00 Gayatri Mantra
05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Padudusan Agung (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Bali Channel Tourist TV 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Ayu Intan Rena Sanjiwani 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Folk Song 12.05 Dharma Wecana
Upacara Pujawali (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita 15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Dunia Pendidikan 17.30 Taman Sari TK Eka Dasi 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif Soman 20.30 Pablibagan Bendesa Adat Se-Bali 22.30 Folk Song 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita
Raih Emas Dari Hal. 1 Turun di baris keempat, andalan Indonesia untuk meraih emas ini langsung melesat saat peluit tanda dimulainya pertandingan ditiup. Terlihat jelas atlet asal Bali ini langsung memimpin dan sulit dikejar oleh perenang lainnya. Meski demikian, Siman sejak awal memang mendapatkan tekanan dari lawan yang berada di sampingnya yaitu atlet asal Singapura Zheng Wen Quah yang akhirnya berhak mendapatkan perak dengan catatan waktu 25,39 detik.
Untuk medali perunggu direbut oleh atlet Vietnam Paul Le Nguyen dengan catatan waktu 25,82 detik. Sementara itu satu atlet Indonesia lainnya yaitu Ricky Anggawidjaja harus puas berada di posisi buncit dengan catatan waktu 26,46 detik. Apa yang diraih Siman pada SEA Games 2017 menjadi pemecah kebuntuan medali emas dari cabang olahraga aquatik. Hal ini terjadi karena pada nomor polo air hingga renang indah hanya mampu menyumbangkan medali perak bagi kontingen Indonesia. (ant)
Pemeluk Agama Dari Hal. 1 ‘’Salah paham itu sungguh serius. Di Indonesia, paham kebangsaan dan paham keagamaan saling menopang. Menjadi pemeluk agama yang taat adalah jalan untuk menjadi warga negara yang baik,’’ kata Zulkifli yang juga merangkap Ketua MPR-RI. Kesalahpahaman kedua adalah adanya pemberian label yang memisah-misahkan antarkelompok masyarakat. Biasanya salah paham ini sering terjadi saat pemilu maupun pikkada. Sementara salah paham ke-
tiga adalah kekeliruan fatal dalam memahami dan memaknai sejarah. Zulkifi mengaku khawatir apabila kesalahpahaman ini terus dibiarkan akan mengancam keutuhan bangsa Indonesia. Pembukaan rakernas dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Soetrisno Bachir, Sekjen PAN Edy Suparno. Sedangkan tamu undangan yang hadir antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (kmb4)
Tidak Dengar Dari Hal. 1 ‘’Jadi menurut Miryam yang menekan bukan penyidik KPK tapi dari teman-teman anggota DPR apakah juga disampaikan Miryam?’’ tanya jaksa Kresno. ‘’Memang tidak ada mengatakan ‘Saya tidak ditekan KPK’ tapi karena saya tidak dengar ada tekanan di KPK, Yani (Miryam S Haryani) hanya grogi dan memang disampaikan Yani grogi, tapi kalau tertekan di DPR itu benar hanya saya tidak ingat nama-nama orang itu tapi kebatinannya dia merasa tertekan,’’ jelas Elza. Atas kesaksian Elza, Miryam pun membantah. ‘’Keterangan Bu Elza, yang pertama tidak benar saya ditekan teman-teman di DPR karena saya tidak pernah bercerita tentang itu ke Bu Elza, dan tidak benar tadi Akbar Faisal
dan Djamal Aziz menekan saya karena saya tidak pernah cerita,’’ kata Miryam. Miryam pun membantah pernah dikumpulkan dalam ruangan oleh Setya Novanto. ‘’Dikumpulkan di ruangan apa itu tidak benar karena tidak pernah terjadi,’’ ungkap Miryam. Dalam perkara ini, Miryam didakwa memberikan keterangan yang tidak benar dengan cara mencabut semua keterangannya yang pernah diberikan dalam BAP penyidikan yang menerangkan antara lain adanya penerimaan uang dari Sugiharto. Alasan dia, saat pemeriksaan penyidikan dia telah ditekan dan diancam oleh tiga orang penyidik KPK, yang dibantah oleh para penyidik. Pencabutan BAP itu terjadi dalam sidang pada Kamis, 23 Maret 2017. (ant)
16 Pages
156 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
Indonesia flagde logises for gui Malaysia apo ing regional games rint blunder, rep ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Tuesday,
Tuesday, August
22, 2017
n, civil Comedia ist Dick rights activ at 84 dies Gregory
grew Louis, Gregory for Greg- audience. Born in St. N - Dick was working WASHINGTO who lambasted up in poverty. HeService and perrole Postal black auory, a comedian the U.S. of largely played a prominent racism and civil rights movement forming in front pay when Playboy in the 1960s one of the first black diences for lowHefner saw his act white audi- founder Hugh to perform after becoming 84, perform for the comedian comics to on Saturday at age and hired in 1961. comedy ences, died at his nightclub stand-up At the time, his son said. enormous sadness segregated. “It is with family confirms was largely started, a black comic legend nightclub,” “When I that the Gregory father, comedic Mr. Dick couldn’t work a white Timesthat their rights activist told the Florida you could and civil this earth tonight son, Gregory“You could sing, stand flatGregory departed D.C.,” his Union. you couldn’tthe system in Washington, dance, but - then wrote on Instagram. at box office. Christian, who lived in Washing- footed and talkhow brilliant black ‘Logan Lucky’ in Sibley would know Gregory, outdoes heart failure had at the was.” Bodyguard’ ton, died ofHospital, where he his break fall- folks ‘The Hitman’s Soon after Gregory recorded Memorial a week ago after checked in his longtime publicist Playboy Club,comedy albums and of said ill, ing a number television talk shows, on Steve Jaffe. success as a comedian highest paid appeared pave the becoming one of the in the early Gregory’s 1960s helped such in the early black comics,greater black entertainers gain way for other 1960s. (rtr) Pryor, to as Richard a mainstream by reaching who attempt Adam Driver,the Coca-Cola fame Keough, and set at Tatum, Rileymassive robbery. It’s with crita superhero to pull off a race. fared better opposed - Without week- 600 NASCAR as play, this “Logan Lucky” But the LOS ANGELES sequel in smaller films Of the two, 93% on Rotten Tomatoes, 39%. a studio has a new for two a close, ics, earning Bodyguard,” whichto audience reception movie or an opening as draws to to “Hitman’s end provided as the weekend the other. when it comesa B+ CinemaScore has are reversed to shine. But brighter than Bodyguard” comedy roles for -- “Hitman’s“Logan Lucky’s” B.will end up in third one is beaming Lionsgate’s R-rated action to $21.6 to firing off opposed to “Logan Lucky” frame of “Annabelle: which is locations. end, That title goes from second In the universe Bodyguard,” weekend at 3,377 sumbehind the 3,542 “Hitman’s its opening the weekend latest in the “Conjuring” during a painful million from behind million duringopening, especially month of August. Creation.” The is targeting $15.5 in fourth and sleepy The marketing Bros. will land That’s a solid movie business by an aggressive L. Jackson Warner And “Dunkirk” $6.7 million. mer for the an estimated as “Wonder was fueled center -- Samuel equally locations. hit Lucky” with cause to celebrate at the The final tally trio of stars and Salma Hayek as bodyguard. “Logan has more worldwide. out the top push, and a as a same studio hitman, $800 million Ryan Reynolds Patrick Hughes Woman” crosses as a notorious Nature” rounds wife, and 2: Nutty by of director O’Connor. its million. threatening “Nut Job continues Tom with $5.1 comes courtesy The film 3”) and writer is generating great five this weekend wide releases, TWC“Wind River.” the (“The Expendables Bodyguard’ from 694 Outside of for Taylor Sheridan’s said Lionsgate’s run$3 million “’The Hitman’s among moviegoers,” “It has a clear well gradual rollout it looks to gross past $4.1 million. play David Spitz. word of mouth Cake$” is total cume Photo This weekend expect it to president Jackson/File raising its at Sundance, “Patti from 14 distributionweeks ahead, and we REUTERS/Lucas darling locations, acquisition with $66,000 public viewway in the during a in Augusta, is And major to find an audience September.” Lucky” -- a critical a speech Street -right into “Logan Brown This season’s delivers un- struggling continues: Meanwhile,Soderbergh and Bleecker singer James relied on an locations. the summer of hell behind last year at this Activist Dick Gregory legendary comedy, which strategy, looks from Steven Overall, slipped to 13.3% which also funeral for 30, 2006. The heist theaters. has ComScore, 5% behind ing and sputtering. production and marketing December from 3,031 pre-sales box office to data from pacing Georgia conventional million this weekend foreign office is now point, according rights. The reports the 2017 box to make $8.1 partially funded through No. 106 Dps streaming Jl. Raya Puputan The film was with Amazon for who likely doesn’t 2016. (rtr) No 148 Post at: Mandala Renon Renon Kopi Made and partnering by Rebecca Blunt,played by Channing Jl. Raya Niti 148 onal Bali Sanur 28 Manan Mandala No. story -- pennedon a trio of siblings Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 find Internati Smirnof Cafee Jl. Mohamad exist -- centers Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama You can 19 No.88 Renon Renon 68
2017 August 22,
Malaysia apologises for Indonesia flag blunder, reprinting regional games guide
IBP/net
yguard’ Nabs ‘Hitman’s Bod Lucky’ Misfires No. 1, ‘Logan
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Su REUTERS/Edgar
Games Opening the SEA A copy of flag.
Ceremony
guidebook
misprinted shows a
Indonesian
on apologised in - Malaysia flag AKARTA Indonesia’s which printing of Games, KUALA LUMPUR/J mistake, the upside-down Southeast Asia Sunday forguidebook for the and reprinted. The Kuala capital, the souvenir is being withdrawn and the in the Malaysian officials said games’ opening an outcry in Indonesia media. social the spotted at Saturday, sparked was trending on said on uMalaysia Lumpur, apology, and be edged Khairy’sincident will not hashtag #Shameonyo the Joko Wido-
he hoped earlier expressed President the misIndonesian in Jakarta the inci- repeated. Imam pictures of and the do told reporters“national pride”, dismay, posting account after Within hours, take on his Twitterceremony. dent concerned an apology. called for Foreign Minister Anifah games’ openinggood opening cer“It was a Malaysian by this fatal to the government for the but spoiled very painful,” Aman apologised was of Indonesia all emony was the and people error”, saying that ad- negligence that flag blunder intaken “to “inadvertent he said. The of embarrassing have been situation”. meet. in a series measures and latest at the regional sports the unfortunate ferrying dress this Malaysia Youth cidents a bus driver team Earlier, Khairy Jamaluddin Last week, women’s football stealof Sports Minister would be corrected Myanmar suspicion sent to the was arrested on possessing said the mistake guidebook “We and for not and a new and guests.image ing a watch license. (rtr) the games’ officials for affectingRepublic of a driver’s apologise also be heard of the of News can at Global is a symbol and reputation as the flag in “Bali Image” from 9.30 96.5 Indonesia, said after meeting IndoRadio FM am. Listen to pride,” he to the games. until 10.00 FM at http:// horim nesia’s delegation Global Radio flag has two ten2myradio.co Indonesia’s red on the top and at http:// with globalfmbali.lis streaming upside http:// zontal bands Turning it or live video ali.com and li. Poland’s white underneath. radioglobalfmb nel/global-fm-ba it look like Sports ustream.tv/chan down makes Youth and flag. IndonesianNahrawi acknowlMinister Imam
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Selasa Wage, 22 Agustus 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Katy Perry
Jerry Lewis Tutup Usia Aktor sekaligus komedian Jerry Lewis meninggal dunia dalam usia 91 tahun, seperti dikutip Reuters. “Komedian terkenal, aktor dan penghibur legendaris Jerry Lewis meninggal dunia dengan damai hari ini karena sebab alamiah pada usia 91 tahun di rumahnya di Las Vegas di sisi keluarganya,” demikian pengumuman dari keluarga besar Lewis. Juru bicaranya, Candi Cazau, menyebutkan via wawancara telepon bahwa sang komedian menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 09.30 pagi waktu setempat. Lewis terkenal berkat perannya sebagai si dungu yang bermitra dengan si sopan yang diperankan Dean Martin serta menjadi komik ikonik Prancis. Suatu kali dia pernah berkata bahwa “Saya mencetak sukses besar karena menjadi si dungu total.” Lewis sudah berusia 87 tahun ketika film terakhirnya “Max Rose” rilis pada 2013, yang memerankan pianis jazz yang mempertanyakan pernikahannya setelah mendapati kenyataan istrinya ternyata tidak setia. Lewis menjadi bintang pada awal 1950an sebagai mitra Martin baik di panggung, televisi maupun 16 film layar lebar. Pada puncak kejayaannya, mereka pernah sepopuler Frank Sinatra dan The Beatles. Kemitraan mereka berakhir karena perselisihan hebat dan Lewis membintangi film-film komedinya sendiri. Pribadi Lewis dalam film, termasuk karakter yang dia ciptakan saat bermitra dengan Martin, berubah-ubah dari film ke film, termasuk memerankan karakter pembadut. Dia sudah membintangi lebih dari 45 film selama lima dekade berkarier. (ant)
Tunda Tur
Bali Post/rtr
RUSAK - Kerusakan terlihat di bagian kapal perusak AS, USS John S. McCain yang bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak, Alnic MC.
Kapal Perang AS Tabrakan dengan Kapal Tanker
10 Pelaut Hilang, 5 Luka-luka
Penyanyi Katy Perry terpaksa menunda tur bertajuk “Witness: The Tour” karena produksi panggung yang mundur, yang tidak dapat dihindari. Bintang pop berusia 32 tahun itu awalnya dijadwalkan untuk memulai tur di Colombus, Ohio, Amerika Serikat, pada 9 September. Namun pada Kamis (17/8), Perry mengumumkan bahwa turnya akan dimulai 12 hari kemudian di Kanada. Pelantun The Chained to the Rhythm itu pertama kali mengungkapkan bahwa dia akan bergabung bersama tim pendukung konser, antara lain Noah Cyrus, Purity Ring dan Carly Rae Jepsen pada tur Amerika Utara, sebelum menjelaskan penundaan turnya. “Karena penundaan produksi yang tidak dapat dihindari, yang merupakan elemen utama dari desain tur saya, konser tidak dapat terselenggara minggu ini,” tulis Katy, dengan dua emoji mengapit kalimat ‘THE BAD NEWS’. “Saya akan menghabiskan beberapa minggu untuk mempersiapkan acara dengan benar untuk menjadi pengalaman yang saya banggakan untuk berbagi dengan Anda. Maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan ini, tapi semoga setiap orang yang melihat pertunjukan akan setuju bahwa ini pantas ditunggu,” lanjutnya. “Pertunjukan pertamaku untuk “Witness: The Tour” akan digelar di Montreal pada 19 September, dan semua penjadwalan ulang terdaftar di katyperry.com/tour,” tutupnya. Kemunduran ini berarti pertunjukkan di Columbus, Quebec City, Toronto, Buffalo dan Philadelphia semuanya telah dibatalkan, sementara konser di Charlotte dibatalkan awal bulan ini setelah Katy mengungkapkan bahwa dia memiliki “urusan keluarga” yang mengharuskannya hadir pada hari yang sama. Demikian dilansir Music News. (ant)
Singapura (Bali Post) Sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura pada Senin (21/8) kemarin, kata Angkatan Laut AS. Peristiwa itu adalah kecelakaan kedua yang melibatkan kapal perusak Angkatan Laut AS di perairan Asia dalam dua bulan belakangan.
Jerry Lewis (alm)
Bali Post/rtr
Kapal perusak AS, pengangkut peluru kendali, USS John S. McCain, bertabrakan dengan kapal niaga Alnic MC ketika menuju Singapura untuk melakukan persinggahan rutin, kata pihak Angkatan Laut AS dalam pernyataannya. ‘’Laporan awal menunjukkan bahwa kapal USS John S. McCain mengalami kerusakan pada bagian belakang kapal,’’ kata Angkatan Laut. ‘’Saat ini terdapat 10 pelaut yang dinyatakan hilang dan lima lagi terluka,’’ tambah pernyataan itu. Misi pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan, melibatkan sejumlah kapal Singapura, helikopter, serta pesawat Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal MC Alnic yang berbendera Liberia adalah sebuah kapal pengangkut minyak berukuran panjang 183 meter atau kapal pengangkut bahan kimia dengan bobot 50.760 ton, menurut data pengangkutan Thomson Reuters Eikon.
Data pengangkutan itu menunjukkan bahwa kapal tersebut terakhir kali mengirimkan isyarat transponder pada pukul 22.58 GMT pada Minggu (05.58 WIB/ Senin) dan sejak itu berhenti di titik 10-20 kilometer di lepas pantai timur semenanjung Pengerang, Johor, Malaysia Selatan. Data kapal itu menunjukkan tanda ‘’ballasting’’ yang memiliki arti tidak dimuati minyak penuh untuk pengangkutan barang. Dua KRI Sementara itu, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV/Tanjungpinang mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Cucut-886 dan KRI Parang-647 serta satu helikopter untuk mencari korban kecelakaan laut antara Kapal USS John S McCain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC berbendera Liberia. Komandan Lantamal IV Laksamana TNI Ribut Eko Suyatno
mengatakan, ‘’Setelah mendapat informasi itu, saya berkoordinasi dengan jajaran Gugus Keamanan Laut Barat, Laksma TNI Bambang Irawanto dan jajaran Pos Angkatan Laut Berakit, Posal Lagoi. Kami juga menugaskan anggota dari unsur Patroli Keamanan Laut Lantamal IV untuk membantu menyelamatkan para korban.’’ Sementara itu, di lokasi kejadian, upaya penyelamatan para korban juga dilakukan Malaysian Maritime Enforcement Agency dan Royal Malaysian Navy dengan mengerahkan satu kapal dan dua kapal cepat. Selain itu, pemerintah Singapura menugaskan Police Coast Guard dan Royal Singapore Navy. Satuan ini melibatkan RSS Gallant dan RSS Resilence serta Basking Shark SAR. ‘’Satu Heli Sea Hawk dari USS John S McCain telah diterbangkan melakukan pencarian di lokasi kejadian,’’ ujar Eko. (ant)
Pertama Kali dalam 99 Tahun
Charleston, Saksi Terakhir Gerhana Matahari Total di AS Pada Senin, ketika gerhana matahari total menyapu seluruh wilayah Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam 99 tahun, orangorang yang berkumpul di Charleston, South Carolina, akan menjadi yang terakhir menyaksikannya. Mereka siap. Charleston yang bersejarah, dengan jalanan berbatu dan rumah-rumah besar elegan dari masa sebelum perang, sangat sibuk pada Minggu, sebelum gerhana matahari total datang. Restoran-restoran dan tempat parkirnya penuh sementara warga setempat dan para turis riang menyusuri trotoar pinggir laut Battery. “Keadaan sudah mulai menggila sejak Jumat malam,” kata pemilik bar Chaz Wendell sebagaimana dikutip kantor berita AFP. “Ini mungkin akan menjadi akhir pekan tersibuk kami sepanjang tahun ini.” Petugas pariwisata Kota Charleston memberikan penawaran khusus untuk hotel dan restoran demi memanfaatkan fenomena gerhana itu. Menurut prakiraan cuaca Senin rapuh, dengan awan dan badai petir tersebar sepanjang jam-jam gerhana diperkirakan terjadi, sejak momen ketika bulan pertama mengaburkan bagian kecil matahari sampai sepenuhnya, dan sampai akhir seluruh waktu observasi kosmik. Bagi warga setempat dan mereka yang datang dari jauh, ini masalah besar. “Kami sangat bersemangat,” kata Brandy Mullins, ibu
rumah tangga 38 tahun yang pindah ke Charleston enam pekan lalu bersama keluarganya. Dia dan tiga anaknya semua punya kaca mata surya dan berencana menyaksikan gerhana dari tempat terbuka jika cuaca memungkinkan. “Tampaknya kurang bagus,” katanya mengenai prakiraan cuaca. “Tapi tidak apa-apa -- kami masih bisa mengalaminya dan menyaksikan kegelapannya.” Nick Willder (59), dan istrinya, Sarah Boylan (60), dari Nottingham, Inggris, telah merencanakan pakansi dua pekan mereka ke sepanjang bagian selatan Amerika Serikat berakhir di Charleston saat gerhana. Itu akan menjadi upaya ketiga mereka untuk menyaksikan gerhana matahari total: upaya sebelumnya di Inggris dan Cina, kata Willder, gagal. Bergerak Diagonal Peristiwa yang dijuluki “Great American Eclipse” yang akan bergerak diagonal di seluruh negeri itu, dari barat laut ke barat daya, menghadirkan pertunjukan spektakuler, sekali lagi jika cuaca memungkinkan -- dan alasan bagus untuk menggelar pesta serta festival musik. Gerhana pertama akan terlihat di negara bagian Oregon pukul 09.05 dengan gerhana total datang 75 menit kemudian. Otoritas Oregon menyatakan mereka memperkirakan jutaan orang akan membanjiri negara bagian
Bali Post/rtr
GERHANA - Seorang wanita menyaksikan langit melalui sebuah teleskop di Madras, Oregon, AS pada Minggu (20/8) lalu sehari sebelum gerhana matahari total di AS. itu untuk menyaksikan gerhana, memacetkan jalanan dan memadati tempat-tempat kemah menurut warta koran Oregonian. Secara keseluruhan, sekitar 12 juta orang tinggal di 14 negara bagian akan berada di jalur gerhana matahari total, dan jutaan lainnya bisa menyaksikan setidaknya gerhana matahari sebagian menurut American Astronomical Society. Sejumlah pedagang jalanan menjual kaus dan kancing untuk menandai gerhana, antara lain bertulisan, “Keep
Calm and Stare at the Sun.” Restoran-restoran juga mengiklankan penjualan kaca mata khusus untuk menyaksikan gerhana, yang harganya melonjak dari sekitar satu dolar AS per kaca mata dalam pembelian dalam jumlah banyak sepekan lalu menjadi 15 sampai 20 dolar AS di jalanan sekarang. Ahli mengingatkan warga agar tidak menyaksikan langsung gerhana karena itu bisa menyebabkan kebutaan permanen. Di Charleston, beberapa kantor pemerintah tutup supaya pegawainya tidak
harus mengemudi selama gerhana dan polisi serta layanan darurat mengerahkan personel ekstra untuk mengantisipasi dampak kerumuman menurut koran Post and Courier. Sekitar dua juta pengunjung diperkirakan mengunjungi negara bagian itu untuk menyaksikan gerhana. “Kalau kami tidak bisa melihat gerhananya, tidak jadi masalah,” kata Wilder, arsitek dari Inggris. “Hanya seperti menaruh pin di peta”--alasan bagus untuk melakukan perjalanan. (ant)
Katy Perry
Bali Post/rtr