Skip to main content

Edisi 21 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 323 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis paing, 21 Juli 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Waspadai Ancaman Terorisme di Solo, Sukabumi dan Riau Jakarta (Bali Post) – Santoso telah dipastikan sebagai salah satu dari dua korban tewas baku tembak dengan Satgas Tinombala. Kematian pimpinan kelompok teroris Poso tersebut dikhawatirkan akan memicu serangan balasan. Namun, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengaku tidak khawatir terhadap serangan balasan pascakematian pimpinan kelompok teroris Poso, Santoso. ‘’Saya tidak melihat peluang besar atas kemungkinan serangan (balasan) dari kelompok Santoso,’’ ujarnya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (20/7) kemarin.

Bali Post/ade

Kata dia, terbunuhnya Santoso alias Abu Wardah dan rekannya Mukhtar alias Kahar dalam kontak senjata yang terjadi di Desa Tambarana, Poso, Senin (18/7) sore, membuktikan keseriusan pemerintah Indonesia dalam penanganan terorisme. Selain di Poso, Sulawesi Tengah, yang menjadi basis kelompok radikal bersenjata Santoso, aparat keamanan juga mewaspadai ancaman terorisme di sejumlah daerah lain seperti Solo, Sukabumi, serta Kepulauan Riau, terkait keberadaan militan Uighur dari Cina. Pemerintah, kata Luhut, telah

SIDANG - Jessica Kumala Wongso saat menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Pusat, Rabu (20/7) kemarin.

Jessica Tak Bantah Kesaksian Pelayan

Jakarta (Bali Post) – Jessica Kumala Wongso tidak memberikan bantahan atas kesaksian tiga pegawai Olivier kepada majelis hakim pada persidangan keenam kasus meninggalnya Wayan Mirna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/7) kemarin. Resepsionis Kafe Olivier, Aprilia Cindy Cornelia, yang menjadi saksi pertama dalam sidang ini mengatakan bahwa Jessica memesan meja nomor 54 karena meja nomor 53 dan 55 di area tanpa asap rokok telah terisi pada 6 Januari 2016. Menurut Cindy, Jessica sendiri yang memutuskan meja nomor 54 dengan kursi sofa setengah lingkaran kendati ada meja lain yang kosong tetapi menggunakan kursi kayu. Cindy menjelaskan hanya melayani pemesanan meja dan mengantarkan Jessica ke meja 54 kemudian memberikan menu. Selanjutnya pesanan Jessica ditangani oleh pelayan bernama Marlon Napitupulu. Sementara itu server atau pelayan Kafe Olivier, Marlon Napitupulu, mengatakan telah melihat sedotan di dalam gelas kopi es Vietnam yang dipesan terdakwa. Hal. 19 Tidak Boleh

memberdayakan seluruh elemen aparat keamanan mulai dari Polri, TNI, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas), sampai Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk terlibat dalam pencegahan dan penanganan terorisme. Pasalnya, beberapa waktu terakhir banyak terjadi serangan teroris yang dilakukan bukan oleh jaringan kelompok besar, melainkan secara individual (lone wolf), seperti yang terjadi di Nice, Prancis, pekan lalu. Hal. 19 Semua Perangkat

Hasil Tes Sidik Jari

Tito Pastikan Santoso

Bali Post/ant

TERORIS - Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto usai melihat langsung dua teroris yang tewas tertembak di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (20/7) kemarin. Kapolri memastikan bahwa salah satu dari dua korban dalam kontak senjata di Poso pada Senin (18/7) adalah pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah.

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menjelaskan bahwa tes sidik jari memastikan bahwa salah satu korban tewas ditembak personel Satgas Operasi Tinombala adalah gembong teroris Santoso. ‘’Data sidik jari identik bahwa salah satu jenazah adalah Santoso. Polri memiliki data sidik jari saat Santoso pernah tertangkap,’’ ujarnya di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (20/7) kemarin. Meski demikian, Tito menjelaskan, masih akan dilakukan uji asam pembentuk ciri tubuh (deoxyribonucleic

acid/DNA) menggunakan contoh DNA keluarga Santoso untuk lebih meyakinkan identifikasi. ‘’Sidik jari akurasinya sudah 90 persen. Kita lakukan uji DNA untuk lebih memastikan akurasi identifikasi,’’ katanya menambahkan. Kapolri bersama Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono tiba di Bandara Mutiara Sis Aldjufri, Kota Palu, Rabu petang, untuk memeriksa kinerja Satuan Tugas Operasi Tinombala. Hal. 19 Lima Jam

Politisi Demokrat Ditahan

RP Diduga Tipu Rp 15 M Mahrez Takkan Ikuti Jejak Kante London – Manajer Leicester City Claudio Raniei percaya sepenuhnya bahwa Riyad Mahrez akan tetap berada di klub juara Liga Inggris 2015/16 itu, menyusul keputusan gelandang N’Golo Kante yang hengkang ke Chelsea. Leicester sedang berjuang memagari striker Jamie Vardy dan bek kanan Jeffrey Schlupp yang banyak dilirik oleh sejumlah klub papan atas dunia, sebagaimana dikutip dari laman SuperSport. Hal. 19 Liga Spanyol

Medan (Bali Post) – Politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan (RP) ditahan Polda Sumatera Utara dengan dugaan praktik penipuan dan penggelapan dana yang dipinjam untuk kepentingan kampanye pilkada wali kota Medan. Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Rina Sari Ginting di Medan, Rabu (20/7) kemarin, mengatakan ada dua pihak yang mengadukan Ramadhan Pohan dengan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. Pihak pertama atas nama LHH Sianipar yang meminjamkan uang sebanyak Rp 4,8 miliar kepada Ramadhan Pohan dengan janji pengembalian selama satu minggu. Untuk meyakinkan korban, mantan anggota DPR-RI tersebut menyerahkan cek dengan nilai serupa yang dapat dicairkan dalam satu minggu ke depan. Namun ketika cek tersebut dicairkan, ternyata dananya tidak ada sehingga korban merasa telah menjadi korban penipuan politisi Partai Demokrat tersebut. Adapun pihak kedua atas nama M Simanjuntak yang meminjamkan dana sebanyak Rp 10,5 miliar. Peminjaman tersebut dilakukan dengan cara serupa yakni penyerahan cek yang tidak memiliki dana. Setelah menerima pengaduan kedua korban, Polda Sumatera Utara melakukan penyelidikan dan berupaya memanggil Ramadhan Pohan untuk dimintai keterangan. Hal. 19 Dua Kali

Bali Post/ant

DEMOKRAT - Politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan (tengah) dikawal penyidik Polda Sumut ketika akan masuk ke ruangan Kasubdit II Harda dan Tah Bang untuk diperiksa, di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Rabu (20/7) kemarin.

Majukan Pertanian Bali

Hotel dan Supermarket Jangan ’’Cekik’’ Petani Tak banyak wanita tertarik dengan sektor pertanian. Bergelut dengan lumpur, salah satu alasannya. Namun tak demikian dengan tiga srikandi ini. Mereka adalah Jero Jemiwi, Sri Sutari dan Diah Kencana. Ketiganya telah berkarya untuk memajukan pertanian Bali dengan segala terobosannya. Ketiganya juga tampil bersemangat pada acara Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Shankara, Sanur, Denpasar, pekan lalu.

Bali Post/wan

PINGGIR JALAN - Pedagang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

JEMIWI dari Batur, Kintamani melihat bila generasi muda Bali punya poteni untuk pengembangan sektor pertanian. Karenanya, mereka sangat perlu untuk diinisiasi. ‘’Mereka memiliki energi yang luar biasa. Tentu saja mereka juga tidak akan ‘ke mana-

Diah Kencana

mana’ dari Bali apabila mereka diberdayakan,’’ jelas wanita yang pernah bekerja di luar negeri tersebut. Terkait tanah kelahirannya yakni Batur, lanjut Jemiwi, salah satunya dikenal dengan komoditi jeruk. Namun dirinya telah mengembangkan

Jero Jemiwi

komoditi lain yakni bambu. Dalam hal ini, bambu Bali yang ada di Batur disilangkan dengan bambu Cina atau bambu Jepang. Ini akan menjadi potensi yang bisa dikembangkan. Hal. 19 Puluhan Tahun

Sri Sutari


DENPASAR

2

Kamis Paing, 21 Juli 2016

FIGUR Semua Komponen Harus Bersinergi DALAM menumbuhkan dan mengembangkan nilai budi pekerti pada anak didik, sejatinya dalam Kurikulum 2013 yang telah dilaksanakan, sudah banyak masuk pada tataran pendidikan karakter. Namun permasalahan yang dihadapi selama ini, Bali Post/dok bagaimana kesiapan guru untuk mengimplementasikan materi tersebut sehingga setiap pembelajaran yang diberikan mencerminkan pendidikan karakter tersebut. Dengan harapan, nilai budi pekerti tersebut lambat laun tumbuh pada kepribadian anak, sehingga karakter anak bangsa tumbuh dan berkembang dengan baik. ‘’Teknis pembelajaran di sekolah tentu sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan kurikulum untuk memperkuat pendidikan karakter, sehingga semua proses yang dilakukan di sekolah dapat mencerminkan nilai budi pekerti itu,’’ tandas Sekretaris Disdikpora Bali I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si., Rabu (20/7) kemarin. Kendatai demikian, lanjutnya, pendidikan karakter anak tidak bisa hanya tumbuh dari materi budi pekerti yang diberikan guru di sekolah. Peran orangtua di rumah dan masyarakat di sekitarnnya juga tidak dapat dipisahkan dalam menentukan nilai budi pekerti seorang anak. Sebab, proses penumbuhan budi pekerti dalam pendidikan karakter sangat penting oleh semua komponen secara terintegrasi dan terpadu. ‘’Sebab, anak-anak saat di sekolah adalah murid, tetapi di rumah adalah anak dan di masyarakat adalah warga masyarakat. Dengan demikian, secara keseluruhan semua komponen harus berperan dalam hal menentukan sikap dan karakter anak,’’ jelasnya. Oleh karena itu, ke depan pihak Disdikpora Bali merencanakan memasukkan materi pelajaran terintegritas pada kurikulum yang berlaku. Dengan harapan, semua komponen, baik orangtua, guru maupun masyarakat dapat saling bersinergi untuk meningkatkan nilai budi pekerti anak didik. Penumbuhan pendidikan karakter anak bangsa dapat diawasi oleh semua komponen, tidak hanya saat belajar di sekolah, tetapi juga di rumah dan di lingkungan masyarakat. (win)

Pemenang Lomba Mewarnai di Bale Banjar Shankara I II III IV V

Ida Ayu Pt. Sumadya SD 11 Sumerta Kadek Sri Muliani SDN 10 Sanur Adinda Apsari SD Mahardika 10 Ali Musakir SD 12 Sanur Dewa Gede Aditya SD Cipta Dharma Denpasar.

Hadiah dapat diambil di kantor Bali Post Jalan Kepundung 67A Denpasar mulai hari Senin, 25 Juli 2016 pukul 09.00 sampai 16.00 Wita.

Kasus Korupsi Parkir Bandara

Satu Saksi Diperiksa di Lapas Porong

Denpasar (Bali Post) Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar di bawah komando Erna Widodo Normawati terus mengembangkan kasus dugaan korupsi parkir Bandara Ngurah Rai. Pemeriksaan saksi terus dilakukan untuk melengkapi data dengan tersangka Kt. Bahkan, penyidik Kejari Denpasar bakal memeriksa saksi yang telah menjadi terpidana kasus parkir bandara ini ke Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Menurut Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar Syahrir Sagir, Selasa (19/7), pemeriksaan sampai ke Lapas Porong karena terpidana dipindahkan ke sana. Sebelumnya, terpidana ini ditahan di Rutan Bangli. Selain itu, penyidik juga sudah memeriksa saksi penting, seperti Dirut PT Penata Sarana Bali (PSB) Chris Sridana yang divonis 15 tahun, Manajer Operasional PSB Mikhael Maksi dan General Manager PSB Inderapura Barnoza (masing-masing telah divonis 10 tahun). Saksi yang belum diperiksa adalah staf administrasi PT PSB, Rudi Johnson Sitorus. Pemeriksaan terhadap Rudi ini belum dilakukan karena yang bersangkutan kini ditahan di Lapas Porong, Sidoarjo. Sebelumnya, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, ada empat terdakwa yang sudah divonis. Mereka adalah mantan Dirut PT Penata Sarana Bali Chris Sridana. Di Pengadilang Tipikor, dia dihukum penjara selama 15 tahun. Dia juga dibebankan mengganti kerugian retribusi parkir Bandara Ngurah Rai Rp 28,01 miliar. Tiga terpidana lainnya adalah staf administrasi Penata Sarana Bali (PSB) Rudi Jhonson Sitorus, Mikhael Maksi dan Indrapura Barnoza. Dalam kasus ini, jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dan ditambah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (kmb37)

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : hotel dan supermarket jangan cekik petani Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PENYEBERANGAN - Puluhan penumpang antre untuk naik kapal penyeberangan di Pantai Sanur, Denpasar. Di tengah kondisi cuaca yang kurang menentu, penyeberangan di Pantai Sanur tetap ramai. Penyeberangan ini melayani penumpang untuk tujuan Nusa Lembongan dan Nusa Penida.

Urusan SMA/SMK Kembali Dikelola Pemkab/Pemkot

Hapus, Syarat Mengajar Harus Linier Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah kabupaten dan kota (pemkab/pemkot) akhirnya kembali mengelola urusan SMA dan SMK. Keputusan ini direspons positif sejumlah kepala sekolah di Kota Denpasar, Rabu (20/7) kemarin. Selain pemerintah bisa fokus pada mutu pendidikan, guru juga tak perlu khawatir dipindah ke sejumlah daerah. Yang terpenting lagi, menghapus kebijakan sertifikasi guru harus mengajar 24 jam per minggu dengan pelajaran harus linier.

Bali Post/sue

Kepala SMAN 3 Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kepala SMAN 2 Denpasar Ida Bagus Sueta Manuaba mengungkapkan, kalau diserahkan pada pemprov dia khawatir sekolah yang dipimpinnya sulit mendapatkan bantuan pemprov. Alasannya, banyak sekolah bersaing untuk memenangkan dana hibah provinsi. Buktinya, tahun lalu bantuan pemprov batal diterima sekolah ini lantaran sudah pernah mendapat bantuan. Perhatian pemerintah, katanya, dipastikan akan memikirkan sekolah luar Denpasar yang pembangunan fisiknya tak secepat di Kota Denpasar. Kedua, tak ada lagi guru yang khawatir dipindah ke pelosok desa di Bali. Jika urusan

SMA dan SMK tetap di Pemkot Denpasar, pemerintah bisa fokus pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah negeri dan swasta. Sebab, hampir semua SMA dan SMK negeri sudah memiliki bangunan bagus sehingga semua bisa fokus pada mutu pendidikan. Hal itu dibenarkan Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Bali, Dr. I Wayan Rika, M.Pd. Bagi dia, siapa pun yang mengelola SMA dan SMK, kini harus memikirkan mutu pendidikan. Untuk bisa meningkatkan mutu, harus diberikan anggaran yang cukup untuk peningkatan SDM guru. ‘’Katanya guru kunci utama PBM, berikan terus

mereka pelatihan dan program penguatan pendidikan berbasis sekolah,’’ ujarnya. Wayan Rika yang juga Kepala SMAN 4 Denpasar ini mengatakan, sebenarnya tak ada dikotomi pengelolaan SMA dan SMK antara pemkab dan pemprov. Alasannya, sekolah dan guru negeri selalu tunduk pada pemerintah. Siapa pun yang mengelola, mau tidak mau harus memikirkan dan memberdayakan juga sekolah swasta. Bahkan, jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan sekolah negeri. Ini juga berarti SDM guru banyak ada di sekolah swasta. Kepala SMAN 3 Denpasar

Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. juga setuju urusan SMA dan SMK kembali ke pemkab dan pemkot. Dengan demkian, terjadi kontinuitas program, baik fisik maupun peningkatan mutu guru. Yang terpenting, kata Ketut Suyastra yang juga Ketua MKKS SMA Kota Denpasar, siapa pun yang mengelola urusan SMA dan SMK, harus menghapus kebijakan sertifikasi guru harus mengajar 24 jam per minggu dengan pelajaran harus linier. Syarat mengajar harus linier dengan program studi yang diajarkan inilah yang membuat banyak guru yang bingung mencari jam mengajar ke sekolah lain. Sedangkan permen sudah mengatur tugas wali kelas dan sejenisnya yang diperkuat dengan SK kepala sekolah bisa diakui kredit poinnya. Kedua, pemerintah wajib memberi program penguatan mutu guru. Apalagi, penerapan K-13 belum sepenuhnya tuntas. (025)

Dugaan Perdin Fiktif Gianyar

Krama Bali Harus Perkuat Enam Terpidana Dituntut Tuntutan Berbasis Otoritas Adat 2 Tahun, Sisanya 1,5 Tahun Denpasar (Bali Post) Perjuangan Bali atau daya tawar Bali pada pemerintah pusat harus bersifat kolektif antara perjuangan berbasis lingkungan dan adat. Selama ini, perjuangan yang berbasis lingkungan kerap kali dipatahkan kepentingan–kepentingan korporasi atau investor yang memang mendapat ‘’perlindungan‘’ undang-undang. Ke depan, Bali juga harus memperkuat daya tawar pada pemerintah pusat dengan memperkuat tuntutan berbasis otoritas adat. Hal itu dilontarkan anggota DPR-RI Nyoman Dhamantra, Rabu (20/7) kemarin, menyikapi berbagai wacana terkait penolakan krama Bali terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Aspirasi krama Bali yang selama ini dikelola Pasubayan Desa Adat harus lebih fokus terhadap hak-hak otoritas tradisional adat. Fokus perjuangan Pasubayan Desa Adat ini jangan hanya fokus soal lingkungan yang selama ini menjadi perjuangan ForBALI dan Walhi. ‘’Isu lingkungan juga kerap dipatahkan dengan berbagai argumen. Dua tuntutan ini harus memiliki pengusung yang jelas. Hak-hak adat dikelola Pasubayan, sedangkan lingkungan menjadi ranah Walhi,’’ sarannya. Ia pun mengingatkan agar Kementerian Kelautan dan

Perikanan (KKP) yang dikendalikan Susi Pudjiastuti mengakomodir tuntutan krama Bali yang disuarakan lebih dari 40 desa adat di Bali. Ia mengaku telah melakukan anjangsana dengan melakukan simakrama di beberapa desa adat untuk lebih meyakinkan diri sebagai wakil rakyat, bahwa penolakan yang dilakukan desa adat itu bukanlah bentuk rekayasa. ‘’Pemerintah mestinya mengakomodir tuntutan otoritas adat di Bali. Keberpihakan pemerintah terhadap penyelamatan lingkungan harus sejalan dengan aspirasi yang berkembang yakni terakomodasinya hak-hak tradisional masyarakat adat di Bali,’’ sarannya. Anggota Fraksi PDI-P DPRRI ini menegaskan, alasan penolakan lebih pada ketidakpuasan masyarakat adat terhadap perlakuan pembangunan selama ini yang mengabaikan hak tradisional masyarakat adat Bali. Hal ini dikhawatirkan dapat menghilangkan taksu Bali itu sendiri. Dari aspirasi yang berkembang itu, tidak dapat dimungkiri bahwa saat ini telah bangkit kesadaran baru masyarakat adat di Bali untuk menuntut hak tradisionalnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan adat istiadat ataupun tradisinya sebagai umat Hindu. Ke-

sadaran baru masyarakat adat di Bali atas hak tradisionalnya yang disampaikan secara masif melalui penolakan terhadap kebijakan investasi ini, merupakan fenomena baru yang wajib mendapat perhatian dan tindak lanjut yang konstruktif, khususnya dari pemerintah provinsi dengan mencabut rekomendasi gubernur yang merupakan janin ataupun cikal bakal lahirnya Perpres 51/2014. Akademisi Universitas Ngurah Rai Dr. Supartha Djelantik mengingatkan agar pemerintah pusat tak hanya mengedepankan kepentingan investasi dalam mengelola Teluk Benoa. Pendekatan ekonomi dan regulasi yang membayangi rencana reklamasi ini mestinya dinyatakan gugur ketika otoritas adat di sekitar kawasan investasi menolaknya. ‘’Pasubayan Bendesa Pakraman telah menyatakan komitmennya akan berjuang terus menolak reklamasi Teluk Benoa. Usulan untuk mencabut Perpres 51/2014 yang memayungi ambisi meng-urug Teluk Benoa mestinya segera dilakukan agar polemik ini tak menjadi beban pemerintahan. ‘’Pemimpin Bali jangan berlindung di balik ketentuan atau UU saja. Dengarkan rakyatmu protes dan suarakan tuntutan mereka ke pusat,’’ tegasnya. (044)

Denpasar (Bali Post) Tuntutan berbeda didapat sembilan terdakwa kasus perjalanan dinas (perdin) fiktif Pemkab Gianyar. Dari sembilan terdakwa yang dihadirkan, enam di antaranya dituntut dua tahun penjara. Mereka berstatus terpidana dalam kasus SPPD fiktif Dispenda Gianyar. Mereka adalah Dewa Made Putra, Ketut Ritama, Sang Ayu Made Ika Kencana Dewi, I Ketut Puja, I Made Darmaja dan I Nyoman Sulandra. Keenam orang ini oleh jaksa penuntut umum (JPU) Hari Soetopo dan Rika Ekayanti dinyatakan terbukti bersalah dalam perjalanan dinas fiktif. Sementara tiga sisanya yakni Tjok Istri Siswaryni, I Dewa Putu Mudana dan Dewa Putu Suarnama dijatuhi pidana penjara masing-masing 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun). Jaksa di depan majelis hakim pimpinan Gede Hariadi dengan hakim anggota Achmad Peten Sili dan Hartono menyatakan perbedaan hukuman itu karena terdakwa sebelumnya ada juga tersangkut kasus yang sama. Pada pokoknya, kata jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini, kesembilan terdakwa bersalah melakukan tindakan korupsi secara bersama-sama sehingga merugikan keuangan negara Rp 61 juta. Di samping itu, terdakwa juga menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan, kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Atas pertimbangan itu, terdakwa dijerat Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Untuk enam terdakwa yang dituntut dua tahun, juga didenda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan untuk tiga terdakwa yang dituntut 1,5 tahun penjara, juga didenda Rp 50 juta, namun subsidernya tiga bulan kurungan. Pertimbangan yang memberatan, untuk enam terdakwa merugikan keuangan negara dan melakukan tindak pidana yang sama sebanyak dua kali. Yang meringankan, para terdakwa menyesali perbuatannya, sebagian terdakwa belum pernah dihukum, dan kerugian negara tidak ada karena para terdakwa telah mengembalikan uang perjalanan dinas yang telah diterima ke kas negara. Atas tuntutan itu, terdakwa akan melalukan pembelaan dalam sidang pekan depan. Dalam sidang sebelumnya, terdakwa sempat dibikin terdiam oleh majelis hakim. Mereka dibuat melongo karena hakim membongkar laporan perjalanan dinas fiktif, seolah-olah mereka sudah studi banding ke Dispenda Bogor. Padahal, mereka jalan-jalan ke Malaysia. Bahkan hakim pimpiman Gede Hariadi mencium adanya perencanaan ini, karena sejumlah terdakwa diminta menyiapkan paspor. (kmb37)

Apresiasi Kinerja Pemkot dengan Program Pro-Rakyat

DPRD Kota Setujui Ranperda Perubahan TA 2016 RANCANGAN Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar tentang Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 disetujui DPRD Kota Denpasar dalam sidang paripurna ke-9, Rabu (20/7) kemarin, di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede dan dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota I G.N. Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan unsur Forum Pimpinan Daerah Kota Denpasar. Dalam pemandangan umumnya, fraksi-fraksi menyatakan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Denpasar. Di samping itu, Fraksi DPRD Kota Denpasar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar atas program-program pembangunan dan kegiatan yang pro-rakyat. Pemandangan umum dan pendapat akhir diawali Fraksi Hanura yang dibacakan I.B. Ketut Kiana yang

mengatakan penggunaan dana dalam Rancangan Perubahan APBD 2016 ini direncanakan mencapai Rp 1,26 triliun lebih, mengalami peningkatan Rp 20,41 miliar lebih dari rancangan anggaran induk Rp 1,24 triliun lebih. Kenaikan anggaran tersebut dirasakan langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat. Pendapat kedua disampaikan Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Wayan Suadi Putra. Ia mengatakan Pemkot Denpasar telah melakukan upaya dalam menyeimbangkan porsi belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pada perubahan tahun anggaran 2016 ini, secara keseluruhan pos belanja tidak langsung mengalamai peningkatan. Namun pos belanja pegawai mengalami penurunan Rp 6,074 miliar lebih. Pendapat ketiga disampaikan Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Wayan Duaja. Ia mengatakan Fraksi Golkar mendukung langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Denpasar

terhadap pengawasan penduduk pendatang, karena terbukti banyak penduduk pendatang yang lolos masuk ke wilayah Kota Denpasar. Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya I Made Sukarmana memberikan apresiasi terhadap kenaikan pendapatan yang cukup signifikan dari Rp 1,786 triliun lebih pada realisasi pendapatan tahun 2015 menjadi Rp 2,052 triliun lebih pada APBD Perubahan 2016. Pendapat akhir disampaikan Fraksi Gerindra yang dibacakan Umar Dany. Antara perbandingan biaya langsung dan tidak langsung pada Ranperda Perubahan 2016, Fraksi Gerindra mengharapkan adanya peningkatan secara terus-menerus pada belanja langsung agar program-program dan kegiatan pro-rakyat dapat terlaksana secara maksimal. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, dengan telah disepakati ranperda ini maka pelaksanaan program dan kegiatan yang menggunakan anggaran

PENANDATANGANAN - Wali Kota Rai Mantra bersama Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede melakukan penandatanganan Ranperda Kota Denpasar tentang Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016 menjadi Perda Kota Denpasar pada penutupan sidang paripurna di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (20/7) kemarin. perubahan akan lebih cepat dapat dilaksanakan dan manfaat untuk kepentingan masyarakat dapat segera dinikmati. Keputusan yang menjadi kesepakatan kali ini, tentunya telah dilakukan koordi-

nasi dan komunikasi sebelumnya. Kebersamaan ini agar dapat terus ditumbuhkembangkan karena penyelenggaraan tugas umum kepemerintahan semakin hari semakin meningkat. (ad603)


Badung

Kamis Paing, 21 Juli 2016

3

Dewan Kritik Pengurus Komite Sekolah Abadi Mangupura (Bali Post) – Keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah di Badung mendapat sorotan dari kalangan wakil rakyak di DPRD Badung. Pasalnya, tak sedikit jabatan ini melekat hanya pada satu orang atau pengurus komite abadi. Dewan Badung pun meminta sejumlah sekolah menyikapi Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 44/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. ‘’Kepengurusan komite sekolah ini harus beregenerasi dan sesuai dengan surat keputusan menteri tersebut. Pengurus komite maksimal bisa diangkat dua kali periode,’’ ungkap Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Nadi Putra, Rabu (20/7) kemarin. Menurutnya, dalam anggaran dasar atau AD/ART pembentukan kepengurusan komite sekolah, harusnya sudah mengacu pada Kepmen Pendidikan. Namun di lapangan ada pengurus

komite yang lebih dari dua periode masih juga diikutkan menjadi pengurus. ‘’Ini akan berpengaruh terhadap inovasi sekolah serta yang lebih ekstrem lagi ke tindakan KKN,’’ ujar Nadi Putra didampingi anggotanya, I Gusti Anom Gumanti. Anom Gumanti yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung ini mengungkapkan, pembenahan terhadap pengurus komite di sekolah-sekolah di Kabupaten Badung ini perlu dilakukan agar tidak melang-

gar aturan yang telah ada. ‘’Bukannya saya melarang adanya pengurus komite sekolah yang abadi,’’ katanya. Namun, katanya, dampak dari perilaku tersebut akan berpengaruh terhadap sekolah, di mana kemungkinan kepentingan pribadi bisa masuk. Selain itu, inovasi sekolah juga bisa berkurang. Karena itu, Disdikpora Badung bisa melakukan sosialisasi terkait hal ini agar sejumlah sekolah di wilayah Badung tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian. ‘’Disdikpora harus tetap memberikan pemahaman kepada sejumlah sekolah agar tidak melanggar aturan dalam membentuk kepengurusan komite di sekolah mereka,’’ tegasnya. Dalam Surat Keputusan

Menteri Pendidikan Nomor 44/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah, sudah jelas diatur, dalam anggaran dasar pembentukan komite harus dicantumkan pengurus komite harus maksimal dua kali periode. Celakanya, masih ada sekolah yang membentuk komite yang tidak sesuai dengan aturan tersebut. ‘’Kami akan kembali melakukan sosialisasi terkait aturan ini. Namun sebagi komite, sebenarnya pekerjaan sosial. Merekamereka yang peduli dengan dunia pendidikan biasanya mau ditunjuk sebagi komite sekolah, meskipun anaknya tidak bersekolah di sana,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, Ketut Widia Astika. (kmb27)

Tinggalkan Balita

TEWASNYA TR di bilangan Ubung, Denpasar, yang diduga dibunuh, memunculkan duka mendalam dari sanak saudaranya. Perempuan kelahiran Batur Tengah, Kintamani, 16 Agustus 1992 ini meninggalkan seorang suami dan seorang anak perempuan yang masih berusia empat tahun (balita). Ditemui di kediamannya di bilangan Susut, Bangli, Rabu (20/7) kemarin, mertua korban Ni Nyoman Simpen mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab tewasnya sang menantu yang dinikahi anaknya, I Wayan Jan, lima tahun lalu itu. TR diketahui meninggal setelah dirinya dihubungi Ketut Artana, ipar korban yang juga bekerja di Denpasar, sekitar pukul 10.00 Wita.

‘’Saat itu tiang (saya) sedang matulungan (membantu) di rumah saudara. Iluh dibilang meninggal di hotel. Mayatnya masih di RS Sanglah. Tiang langsung pulang,’’ tuturnya seraya berusaha membendung air matanya. Adanya informasi itu, kata Simpen, sejumlah keluarganya langsung berangkat ke Denpasar, memastikan penyebab kematian dan kondisi korban. ‘’Keluarga di sini (Desa Tiga - red) sudah ada ke Denpasar. Keluarga Iluh di Kintamani juga ada,’’ ucapnya ditemani sejumlah kerabat yang juga menunggu kepastian kabar. Tewasnya perempuan yang dikenal baik terhadap keluarga ini, tak hanya meninggalkan sang mertua maupun

suaminya. Namun juga seorang anak perempuan, Putu AD (4). AD ditinggal merantau ke Denpasar sejak usianya masih 12 hari. Kondisi ekonomi yang sulit menjadi alasan untuk meninggalkan anaknya yang berparas mungil itu. ‘’Anaknya saya yang ngajak di rumah sejak umur dua belas hari. Ibu dan bapaknya merantau ke Denpasar,’’ kata Simpen. Korban, dikatakan Simpen, sejak enam bulan bekerja di salah satu vila di bilangan Denpasar, setelah sebelumnya berjualan di tempat fitness. Korban terakhir kalinya pulang saat hari Pagerwesi. ‘’Dia pulang paling saat ada upacara, cukup jarang,’’ imbuhnya. (sos)

Santunan Kematian Naik Drastis

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung tak tanggung-tanggung menaikkan santunan kematian yang diberikan pada masyarakat di Gumi Keris. Bahkan, pemerintah setempat menaikkan flapon hingga 100 persen lebih, yakni dari Rp 3,5 juta pada tahun 2016 naik menjadi Rp 10 juta pada tahun 2017. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat sidang paripurna di DPRD Badung, Rabu (20/7) kemarin, mengatakan Pemkab Badung sebenarnya telah beberapa kali

menaikkan santunan kemantian. Tahun 2015 tiap warga yang meninggal diberikan Rp 2,5 juta, kemudian naik menjadi Rp 3,5 juta pada tahun ini. ‘’Dengan santunan ini, bisa digunakan oleh keluarga dan kerabat warga kita yang meninggal untuk kepentingan penguburan atau lainnya,’’ ungkapnya. Menurutnya, kebijakan ini telah masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2017. ‘’Ini sudah masuk dalam KUA PPAS 2017,’’ ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa mengatakan angka Rp 10 juta sangat ideal dan bisa membantu keluarga yang sedang berduka. Seperti untuk biaya pemakaman dan keperluan lainnya. Hanya, birokrasi dari program tersebut agar tidak berbelit-belit. Jangan sampai proses pencairan santunan kematian tersebut menyusahkan warga. ‘’Orang sudah berduka jangan dipersulit. Bila perlu, pemerintah menggunakan sistem jemput bola bekerja sama dengan klian atau kepala lingkungan

Dari Audiensi Unud dengan Pemkab

Lahirkan Ide Kerja Sama Bangun RS dan GOR CIVITAS Akademika Universitas Udayana (Unud) melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Rombongan dipimpin Rektor Unud Prof. I Ketut Swastika dan diterima Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa didampingi Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua I Made Sunarta di Ruang Nayaka Gosana, Rabu (20/7) kemarin. Dalam audiensi yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara Unud dan Pemkab Badung tersebut, tercetus wacana untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang. Baik di bidang budaya, pertanian, olahraga hingga kesehatan. Rektor Unud Ketut Swastika mengatakan, tujuan audiensi tiada lain untuk menjalin komunikasi antara Pemkab Badung dan Civitas Akademika Unud untuk ke depannya bersama-sama dalam mencerdaskan masyarakat, baik melalui program maupun lainnya. Wakil Rektor II Unud Prof. Ketut Budi Susrusa yang turut hadir mengatakan, pihak Unud dan Pemkab Badung dapat menjalin kerja sama yang baik dalam membangun gedung olahraga (GOR) dan di bidang kesehatan dengan penyediaan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit (RS). Menurut Prof. Budi Susrusa, RSUD Mangusada Badung yang berlokasi di Kelurahan Kapal sudah sangat baik. Akan lebih baik lagi jika Pemkab Badung memiliki sebuah rumah sakit di kawasan Badung Selatan karena geografis Badung yang memanjang dari Uluwatu

AUDIENSI - Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Wabup Suiasa foto bersama dengan civitas akademika Unud seusai audiensi, Rabu (20/7) kemarin. hingga Pelaga, Petang. ‘’RSUD Mangusuda khususnya melayani masyarakat Badung Utara dan Badung Tengah. Untuk Badung Selatan, bisa dilayani oleh RS Unud. Tentu akan lebih baik daripada Pemkab Badung membangun dari awal,’’ kata Susrusa. Kata dia, jika Pemkab Badung bisa kerja sama dengan Unud, tentu hal tersebut merupakan sinergi yang baik. Terlebih, Unud memiliki sumber daya yang telah siap dan mumpuni. Kesiapan SDM Unud ini dipertegas Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Putu Astawa. Menurutnya, bilamana Pemkab Badung membutuhkan bantuan dalam rangka penelitian, Fakultas Kedokteran Unud siap membantu. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa dan Sekda Kompyang Swandika menyambut baik ajakan kerja sama pihak Unud. Menurutnya, kerja sama tersebut sangat memungkinkan untuk dilakukan. Terlebih, dalam kepemimpinannya ke depan pihaknya

concern untuk menyejahterakan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun bidang lainnya. Khusus untuk pembangunan GOR dan kerja sama pembangunan RS, pihaknya akan memerintahkan Bagian Hukum untuk mengkaji dan membuat draf hukumnya. ‘’Kerja sama Unud dengan Pemkab Badung amat sangat bisa. Kami akan kaji semua ini dan Bagian Hukum kami akan membuat draf untuk kerja sama,’’ kata Giri Prasta. Giri Prasta yang menyambut baik kehadiran Civitas Akademika Unud juga menjelaskan, Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementaran (KUA dan PPAS) tahun 2017, APBD Badung dirancang Rp 4.960.523.583.576,29. Dengan jumlah tersebut, anggaran pendidikan dirancang lebih dari 20 persen dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun. Selain itu, Giri Prasta juga memaparkan komitmennya dalam mengembangkan dan melestarikan budaya Bali. (ad601)

setempat,’’ kata Sekretaris DPD Golkar Badung tersebut. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung I Nyoman Soka menyebutkan, santuan kematian yang rencananya dinaikkan baru merupakan wacana. ‘’Itu adalah sinyal dari Bapak Bupati, kalau bisa sampai Rp 10 juta. Tapi kan tergantung dewan sekarang. Yang jelas bukan tahun ini (kenaikan santunan – red), karena sekarang sedang berproses. Sekarang masih Rp 3,5 juga,’’ tegasnya. Pemkab Badung pada 2015 memberikan jatah uang santunan kematian bagi warganya yang meninggal Rp 2,5 juta. Kemudian tahun 2016 ini, santunan dinaikkan menjadi Rp 3,5 juta. Namun, pembayaran santunan ini ngadat tanpa kabar ke masyarakat. (kmb27)

Bali Post/rah

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi mayat TR yang diduga dibunuh teman kencannya.

Diduga Dibunuh Teman Kencannya

Mayat Wanita Tergeletak di Penginapan Mangupura (Bali Post) Wanita asal Bangli berinisial Luh TR (24) ditemukan tak bernyawa di Wisma Warta Puspita, Jalan Pidada VI Ubung, Denpasar Barat, Rabu (20/7) kemarin. Diduga TR dibunuh dengan cara dicekik oleh teman kencannya, Komang AS (23). Terkait kasus itu, AS asal Bangli ini ditangkap di TKP dan dibawa ke Polsek Denpasar Barat. ‘’Anggota kami bersama masyarakat menangkap tersangka. Dia ditangkap saat hendak kabur sekitar pukul 07.00 Wita,’’ kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Wisnu Wardana. Hasil olah TKP, ditemukan luka di tangan korban. Terkait hal itu, Kompol Wisnu Wardana mengatakan masih didalami penyidik. ‘’Apakah korban dan pelaku ada hubungan khusus atau tidak, masih didalami. Kalau tidak ada hubungan khusus, kenapa korban menyayat tangannya?’’ tegasnya. Menurut Wisnu, laporan lengkap perkembangan kasus itu belum dilaporkan. Pasalnya, tersangka masih diperiksa. ‘’Nanti kalau selesai pemeriksaan, kami sampaikan data lengkapnya. Jenazah korban sudah di RSUP Sanglah. Kejadiannya (dibunuh) diperkirakan pukul 03.00 Wita ke atas,’’ ujarnya. Informasi di TKP, AS berstatus pengangguran ini menyewa kamar di lantai dua penginapan itu sejak 12 Juli lalu. Biaya sewa Rp 150.000 per malam dan tersangka baru membayar tiga hari. Pada Selasa (19/7) lalu, tersangka mengaku memanggil korban dan bertemu di penginapan tersebut. Korban datang men-

gendarai mobil Agya. ‘’Informasinya mereka sempat jalanjalan dan makan. Setelah itu, balik lagi ke penginapan dan langsung masuk kamar,’’ kata sumber di Polsek Denbar. Dari pengakuan tersangka, untuk kencan tersebut disepakati TR melayani 3 jam dan minta bayaran Rp 1 juta. Namun usai kencan, korban minta bayaran Rp 5 juta. ‘’Tersangka tidak terima dan terjadi perselisihan. Karena kalap, tersangka mencekik korban,’’ ujar sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Diduga korban melawan hingga jatuh di lantai. Selanjutnya, korban dibekap menggunakan bantal dan akhirnya meregang nyawa. Namun, pengakuan tersangka berubah-ubah. Bahkan, tersangka mengaku sehabis membunuh korban mencoba bunuh diri dengan minum soft drink dicampur pil. ‘’Tetapi tersangka langsung muntah. Itu kan baru pengakuan awal tersangka, perlu diperdalam lagi,’’ ucapnya. Tersangka dan korban kenal lewat broadcast BBM (BlackBerry Messengger). ‘’Keterangan saksi, korban baru pertama kali ke TKP karena janjian dengan tersangka. Korban sudah menikah dan tinggal di Jalan Kargo, Denpasar,’’ ujarnya. Dari keterangan karyawan penginapan, Ismail (35), ia melihat tersangka mondar-mandir di lantai bawah. Ismail mengira tersangka kurus ini tidak mau bayar penginapan dan hendak kabur. Karena curiga, Ismali mengecek kamarnya dan dilihat korban tergeletak di bawah tempat tidur. ‘’Saksi (Ismail - red) menghubungi

penanggung jawab keamanan bernama Made Sudana dan menghubungi Polsek Denbar. Tersangka ditangkap dan dibawa ke Polsek,’’ tegasnya. Setibanya di Polsek, ternyata petugas kenal dengan tersangka. Dulu tersangka sempat diamankan karena dicurigai pelaku curanmor. Pasalnya, dia menggadaikan motor tanpa surat-surat di Pasar Loak Jalan Gunung Agung, Denpasar. Saat dicek, ternyata itu motor miliknya dan digadaikan karena butuh uang. Selain itu, di kamar kosnya ditemukan pacarnya sedang hamil. ‘’Pelaku menginap di TKP dengan alasan ada masalah keluarga di kampungnya. Namun saat ditanya nomor HP orangtuanya, dia mengaku lupa,’’ kata sumber tersebut. Tim Kedokteran Forensik RSUP Sanglah belum menemukan tanda khas akibat cekikan pada korban Ni Luh TR asal Kecamatan Susut, Bangli itu. ‘’Nanti kalau autopsi baru bisa dipastikan,’’ kata Kepala Bagian Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. Tanda khas cekikan, dikatakan dengan melihat ada tidaknya kelaian pada otot dan alat-alat leher. Jenazah korban yang dibawa ambulans BPBD itu hanya diperiksa luar pukul 11.00 Wita. Pihaknya juga menemukan luka memar kecil-kecil pada dahi kiri, leher bagian depan kanan dan kiri, lengan atas kiri dan siku kanan. ‘’Juga ada luka iris pada pergelangan tangan kiri,’’ imbuhnya. Sementara permintaan autopsi masih menunggu dari pihak kepolisian. (kmb31/kmb42)

Tahun 2017 Belanja Nyaris Tembus Rp 5 Triliun

BELANJA daerah Kabupaten Badung tahun 2017 dirancang nyaris menyentuh angka Rp 5 triliun, tepatnya Rp 4.960.523.583.567,29. Hal itu diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. dalam rapat paripurna DPRD Badung, Rabu (20/7) kemarin. Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata, dihadiri Wabup Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Nyoman Karyana dan Made Sunartha serta anggota DPRD Badung. Acara juga dihadiri Sekkab Badung Kompyang R. Swandika bersama kadis, kepala kantor dan kabag di lingkungan Pemkab Badung serta undangan lainnya. Rapat paripurna tersebut mengagendakan penjelasan Bupati Badung terhadap 5 ranperda. Kelima ranperda tersebut adalah Ranperda Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Badung Tahun Anggaran 2017, Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung Tahun Anggaran 2015, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Tahun 2016-2021, Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak, serta Ranperda tentang Pencabutan Perda No. 3 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa. Menurut Bupati, belanja daerah Badung 2017 mengalami peningkatan Rp 899,9 miliar atau 22,16 persen dibandingkan APBD Induk 2016 yang nilainya Rp 4,060 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja tidak langsung Rp 2,68

triliun dan belanja langsung menembus Rp 2,27 triliun. Bupati juga memaparkan pendapatan daerah dirancang Rp 4,2 triliun atau meningkat Rp 455,6 miliar atau 11,89 persen dibandingkan APBD Induk 2016. Pendapatan ini berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 3,5 triliun, dana perimbangan Rp 570,8 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 200,1 miliar. Defisit belanja daerah ditutup dari pembiayaan netto 2016 senilai Rp 328,7 miliar. ‘’Dengan begitu, pada tahun anggaran 2017 tidak ada sisa lebih pembiayaan tahun berkenan,’’ katanya. Menurutnya, tahun anggaran 2017 alokasi belanja langsung diprioritaskan untuk melaksanakan urusan wajib, urusan pilihan, serta fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah yang diwujudkan dalam 9 prioritas pembangunan daerah. Urusan pendidikan tetap mendapat porsi sesuai ketentuan yakni Rp 1 triliun lebih. Persentasenya mencapai 20,21 persen dari APBD, sementara ketentuannya minimal 20 persen. Selanjutnya di sektor kesehatan, Badung mengalokasikan Rp 525,4 miliar atau sekitar 10,59 persen. Selain dua urusan wajib tersebut, Badung tak melupakan pembangunan di sektor ekonomi dengan program penciptaan iklim usaha kecil menengah yang kondusif, program perkembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM, program pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM, serta program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi. Di sektor lingkungan hidup, dialokasikan anggaran Rp 45,1

miliar yang digunakan untuk program pengembangan kinerja pengelolaan persampahan, program pengelolaan ruang terbuka hijau, program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, program peningkatan kualitas dan akses informasi SDA dan lingkungan hidup, serta program rehabilitasi dan pemulihan cadangan SDA. Dalam bidang saranaprasarana wilayah, peruma-

han dan permukiman, Badung mengalokasikan anggaran Rp 757 miliar lebih. Dana ini digunakan untuk program peningkatan jalan dan jembatan, program pengembangan prasarana dan fasilitas perhubungan serta pelayanan angkutan, program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, program penyehatan lingkungan, serta program penataan bangunan/ gedung. (ad602)

RANPERDA - Bupati Giri Prasta menyerahkan ranperda kepada Ketua DPRD Putu Parwata saat rapat paripurna DPRD Badung, Rabu (20/7) kemarin.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Undhira Rayakan Dies Natalis Ke-5

DIES NATALIS – Pemotongan tumpeng Dies Natalis ke-5 Undhira, Rabu (20/7) kemarin. UNIVERSITAS Dhyana Pura (Un- Undhira berupaya meningkatkan diri, dhira) Bali merayakan Dies Natalis ke-5, memperbaiki kurikulum, dan mengemRabu (20/7) kemarin. Acara ibadah syu- bangkan sistem pembelajaran agar tidak kur Dies Natalis ke-5 Undhira itu dihadiri ketinggalan. Dengan demikian diharapBhisop GKPB, Pembina, Pengawas dan kan visi Undhira sebagai perguruan Pengurus Yayasan Dhyana Pura, Rektor tinggi telandan dan unggulan menjiwai Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., seluruh aktivitas civitas akademika UnM.Repro., Wakil Rektor I IGB Rai Utama, dhira. Sebab, di dalamnya terkandung S.E., M.MA., M.A., Wakil Rektor II Dr. misi menjadi pusat pendidikan manusia I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., seutuhnya, yang berarti mempersiapkan Dekan, Direktur PPLP Dhyana Pura, manusia yang bisa menjawab perubahan Kaprodi, dosen dan mahasiswa. yang sedang terjadi. Ibadah syukur dies natalis kali ini diisi Regulasi kurikulum harus segera dengan renungan oleh Pembina Yayasan menyesuaikan dengan Kerangka KualiDhyana Pura Bishop Dr. Ketut Waspada fikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan yang menekankan pentingnya keju- hal ini sudah dilakukan persiapan juran, saling percaya dan terbuka atau dengan mengundang para pakar yang transparansi. Ketiga hal itu diharapkan ahli di bidangnya. ‘’Kami bersyukur mampu menjadi dasar untuk kemajuan tahun ini mahasiswa Undhira mendaUndhira ke depan. pat peringkat II sebagai mahasiswa Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra berprestasi di Kopertis Wilayah VIII. menyampaikan, di usianya yang ke-5 ta- Ini prestasi yang diberkati, semoga ini hun, begitu banyak berkat Tuhan kepada bisa memacu mahasiswa lainnya untuk Undhira. Menghadapi perkembangan terus berprestasi,’’ ujarnya. teknologi informasi yang demikian pesat, Undhira sedang menyiapkan borang

akreditasi institusi yang Oktober ini akan diserahkan ke BAN-PT. Nilai akreditasi institusi itu diharapkan minimal B. Dengan demikian, pengembangan lebih lanjut akan menjadi lebih fleksibel. Undhira juga akan membuka prodi baru. Sampai saat ini, dua prodi sudah berproses. Progam Studi D-4 Pengelolaan Perhotelan tinggal menunggu izin operasional. Prodi S-1 Akuntansi sudah mendapat respons dan sedang dilakukan perbaikan. Tahun depan diharapkan bisa menerima izin operasional. Beberapa dosen Undhira sudah berpendidikan S-3. Beberapa dosen akan menyusul tahun ini, sehingga jumlah dosen bergelar doktor sekitar 10 orang. Tahun ini, ada 17 dosen Undhira yang mendapatkan hibah penelitian dari Kemenristek Dikti dan 9 dosen mendapat hibah pengabdian kepada masyarakat. Institusi juga memberikan dana untuk penelitian. Undhira sudah menjadi anggota Association of Christian University and Collages in Asia, sudah menjadi bagian dari United Board. Kerja sama dengan Heilbron dan Momoyama Gakuin tetap berjalan. Ketua Yayasan Dhyana Pura Dr. I Wayan Damayana, S.Th., M.Si. memberi apresiasi yang tinggi atas capaian Undhira selama ini. Pihaknya berharap Undhira betul-betul menjadi perguruan tinggi teladan dan unggulan sesuai visinya dilandasi dengan kejujuran, bisa dipercaya dan transparan. Perayaan Dies Natalis Undhira itu diisi dengan penyerahan seperangkat gamelan Bali oleh Yayasan Dhyana Pura kepada Undhira, launching Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Undhira dan launching Biro Pengembangan Karier dan Alumni. Juga ada laporan Ketua Panitia Dies Natalis Undhira Putu Oka Widyantara, S.S. (ad1209)

Kunjungan Prilly Latuconsina ke Secret Garden Village

MUSIM libur Lebaran tahun 2016 ini benar-benar dimanfaatkan para pelancong maupun wisatawan domestik untuk refreshing dan mengisi liburan dengan bersantai bersama keluarga maupun pasangan. Tentunya, mereka mencoba wisata iconik baru di wilayah Tabanan yaitu Secret Garden Village yang terkenal akan wisata edukasi untuk keluarga yang terletak di Km 36 Jl. Raya Denpasar – Bedugul. Sejak objek wisata ini beroperasi pada 1 Mei 2016, Secret Garden Village memang memiliki daya tarik tersendiri yang terus menyedot perhatian dan rasa penasaran para wisatawan grup maupun keluarga, baik yang berasal dari wilayah Bali maupun luar Pulau Bali. Bahkan, public figure seperti artis sinetron Prilly Latuconsina menyempatkan diri untuk datang ke Secret Garden Village guna menikmati keindahan serta menu makanan khas bebek timbungan yang sudah terkenal tersebut bersama keluarga besarnya. Prilly Latuconsina berkunjung malam hari ke Secret Garden Village. Tentunya, momen tersebut membuat terkejut para pengunjung Secret Garden Village yang sudah berdatangan sejak pagi hari. Banyak pengunjung yang kaget dan tidak menyangka akan bertemu dengan artis idolanya, yang tentunya mereka sangat kenal dan sering melihat penampilan Prilly di layar kaca. Sesampainya di Secret Garden Village, Prilly Latuconsina beserta keluarga langsung mengikuti tour dan sesampainya di The Luwus Restaurant, Prilly beserta keluarga besarnya

BERKUNJUNG - Prilly Latuconsina saat berkunjung ke Secret Garden Village. dinner bersama yang telah disiapkan di atas fancy soap-nya. oleh The Luwus Restaurant. Tidak Prilly dan keluarga besarnya melanlama menunggu, menu spesial bebek jutkan perjalanan ke Black Eye Coffee timbungan telah datang dan siap untuk tentunya dengan tour coffee yang sudah disantap bersama beserta keluarga terkenal, dari pemilihan bean, cara besarnya. roasting dan yang paling ditunggu Setelah menikmati sajian bebek tim- yaitu cuping coffee dari berbagai daerah bungan, Prilly dan keluarga melanjut- di Indonesia. Prilly tidak melewatkan kan tour mereka ke Oemah Herborist, kesempatan untuk mencicipi kopi. Setdan Prilly terlihat happy dan kaget juga elah selesai seluruh rangkaian tour dan setelah mendapat gift dari Bpk. Billy dinner tanpa terasa sudah malam hari berupa spesial produk Beauty Gourmet dan Prilly bersama keluarga kembali yaitu cup cake soap dan donnut soap ke hotel. Tentunya, momen ini adalah yaitu sabun yang menyerupai cup cake momen yang sangat membahagiakan dan donnut, bentuk yang lucu dan dan berkesan selama masa liburannya terdapat nama Prilly sebagai hiasan di Bali. (bns1)

Alumni STPBI-SPB Lolos Program ’’Oberoi Centre of Learning and Development’’ ke India

SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional–Sekolah Perhotelan Bali (STPBI-SPB) kembali membuktikan dirinya mampu mencetak lulusan yang unggul dan memiliki daya saing di bidang perhotelan internasional. Tiga orang alumni STPBI telah lolos program Oberoi Centre of Learning and Development (OCLD) yang merupakan program dari The Oberoi Group seluruh dunia dalam rangka employee development di bidang perhotelan. Ni Nyoman A.I Putri Melati selaku Assistant Training Manager The Oberoi, Bali menyatakan, OCLD adalah Management Training Program dari The Oberoi Group yang berdiri sejak tahun 1966. Saat ini OCLD adalah institusi pendidikan manajemen pariwisata terbaik di Asia. The Oberoi, Bali dan Lombok sendiri sudah mengirimkan putra-putri terbaik Indonesia dari berbagai bidang disiplin ilmu untuk mengikuti program ini sejak tahun 1980-an. Saat ini para lulusan OCLD tersebut telah menduduki posisi-posisi puncak di Oberoi Hotels and Resorts serta international chain hotels lainnya di Indonesia dan seluruh dunia. Program yang memiliki tiga program yaitu Guest Service Management, Housekeeping Management dan Kitchen Management ini memberikan kesempatan kepada kandidatnya untuk mempelajari Tourism Management di India selama dua tahun dengan memberikan fasilitas full board scholarship (beasiswa 100%) dan career guarantee sebagai assistant manager setelah para kandidat menyelesaikan program tersebut. OCLD tahun 2016 ini diikuti kurang lebih 30 orang kandidat dari seluruh perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Setelah mengikuti berbagai proses seleksi yang sangat ketat, Michelle dan Gede Angga Pratama (D-4 Management Perhotelan) berhasil lolos dan terbang ke New Delhi, India pada 14 Juli lalu, setelah menyelesaikan sidang skripsi pada akhir Juni 2016. Michelle berhasil lulus pada Program Guest Service Management, sementara Gede Angga Pratama pada Housekeeping Management. Sebelumnya, senior mereka, Aditya EkaSaputra (Adit), salah satu alumni STPBI, telah terlebih dulu berhasil lulus sebagai salah satu kandidat OCLD pada tahun 2015. Adit, Michelle dan Angga merupakan siswa-siwi STPBI–SPB yang sebelumnya juga berhasil lolos untuk mengikuti program “J1” (program on the job training ke Amerika Serikat). Program ini adalah kerja sama STPBI dengan berbagai international chain hotels di Amerika Serikat. Mereka telah membuktikan bahwa kualitas alumi STPBI mampu memenangkan persaingan dalam dunia

perhotelan internasional. Kampus STPBI-SPB yang terletak di Jalan Tari Kecak No. 12 Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali, dengan fasilitas terlengkap dan tenaga pengajar yang berkualitas siap mencetak lulusan yang mampu bersaing di kancah internasional. Sampai saat ini, STPBI & SPB masih dipercaya dan diberi kesempatan agar mengirim mahasiswanya untuk melalukakan on the job training di The Setai Hotel. STPBI & SPB juga menjalin kerja sama dengan beberapa hotel bintang lima di Amerika seperti Hotel Greenbrier, Bal Harbor, The Westin, St. Regis Miami, Hyatt Hotel, Four Season dan lain-lain untuk menempatkan mahasiswa (Perhotelan/Hospitality) dalam melaksanakan OJT. (ad1208)

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Bebek Garing Restaurant

Buka ’’Outlet’’ Keempat di Jalan Sunset Road Kuta

BEBEK Garing Restaurant kembali membuka outlet, berlokasi di Jalan Sunset Road, Kuta. Restoran yang merupakan bagian dari usaha Prada Group ini, kini membuka outlet yang keempat, Rabu (20/7) kemarin, setelah sebelumnya yaitu di kawasan Bali Colection Nusa Dua, Mal Bali Galeria dan Renon. Menurut I Putu Arnawa, S.E. sebagai owner Bebek Garing Restaurant, target market yang ingin disasar adalah wisatawan domestik maupun internasional dan juga masyarakat lokal. Dipilihnya lokasi di Jalan Sunset Road karena jalur tersebut merupakan jalur dari tamutamu domestik dan juga internasional. Selain itu, jalur ini juga dekat dengan Kuta dan Airport. ‘’Masyarakat di area Kuta juga bisa lebih dekat untuk mencari Bebek Garing Restaurant ini, karena sebelumnya hanya di Renon yang paling diketahui,’’ katanya. Konsep yang dipakai di sini sama dengan bebek garing yang lain. Namun, di sini lebih fresh menunya. Beberapa menu lebih banyak dan bervariasi karena target market adalah turis. Dikatakannya, karena nama restoran adalah Bebek Garing, tentunya menu yang menjadi branding adalah bebek. Ada banyak variasi bebek seperti bebek goreng, bebek bbq, bebek balado dan juga ada tambahan lain seperti pasta

SYUKURAN - Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra (kanan) memberikan sambutan di sela-sela syukuran sekaligus selamatan atas dibukanya Bebek Garing Restaurant di Jalan Sunset Road, Rabu (20/7) kemarin. bebek, burger bebek, spagety di Jalan Sunset Road. Syukuran sekaligus selabebek dan beberapa makananmakanan internasional yang matan atas dibukanya Bebek identik dengan bebek yang Garing Restaurant ini juga belum ada di outlet lain. dihadiri oleh kalangan Kadin Untuk desian interior, Bali, Hipmi, Super Car, Iwapi ditambahkan Arnawa, masih Bali dan lain-lain. Dengan sama dengan outlet yang dibukanya outlet ini, Arnawa lain. Pihaknya ingin tetap berharap ke depannya bisa mempertahankan dari segi mengembangkan lagi di searsitektur, supaya pengun- luruh kabupaten/kota dan jung yang masuk langsung juga beberapa provinsi di merasakan identik berada Indonesia. ‘’Untuk tahun ini, di Bebek Garing. ‘’Namun kami akan buka di Nusa Dua karena berada dekat dengan di Jalan Pantai Megiat dan kawasan Kuta, tema yang Seminyak. Selain itu, juga ditambahkan adalah tema akan dibuka di Kabupaten pantai,’’ katanya saat ditemui Tabanan dan Gianyar. Kami di sela-sela syukuran sekali- juga sudah siap untuk bekgus selamatan atas dibukan- erja sama dengan investor,’’ ya Bebek Garing Restaurant paparnya. (ad1207)

Senator Wedakarna Kecam Pelarangan Benang Tridatu untuk Karyawan Hindu Permintaan Maaf McDonalds Diikat dengan Piagam Tridatu Jimbaran

ATAS laporan yang masuk ke DPD-RI Komite III Bidang Agama, Budaya dan Kesra terkait dengan adanya pengumuman perusahaan tentang pelarangan pemakaian benang Tridatu pada seluruh karyawan di McDonalds Jimbaran, membuat Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III turun tangan. Didampingi I Wayan Wirya, S.E., M.Si. (Camat Kuta Selatan), I Ketut Rimbawan, S.STP. (Lurah Jimbaran), I Made Budiarta, S.H. (Bendesa Adat Jimbaran), I Made Kawiandi dan I Nyoman Sudiartha (Jimbaran Bersatu) dan saksi dari TNI dan Polri setempat, DPD-RI diterima oleh Sutji Lantika (Ass. Director Of Communications), IB Putra (Ops. Consultant McDonalds). Dalam pertemuan yang berlangsung kekeluargaan itu, pihak McDonalds telah memberikan klarifikasi terkait kebijakan tersebut. ‘’Kami menjelaskan bahwa tidak ada maksud sama sekali dari manajemen untuk melecehkan simbol agama Hindu yakni benang Tridatu. Hal ini sebenarnya kebijakan sehari pada saat ada audit internal. Dan kebijakan ini tidak berasal dari kantor pusat. Jadi, ini murni kelalaian staf unit di Jimbaran. Dan kami atas nama manajemen meminta maaf pada umat Hindu, khususnya warga adat Jimbaran. Kami berjanji hal ini tidak akan terulang kembali,’’ jelas IB Putra mewakili manajemen McDonalds. Terhadap hal ini, nasihat bijak disampaikan oleh Senator Gusti Wedakarna bahwa kejadian ini merupakan momen introspeksi bagi investor yang beroperasi di Bali agar senantiasa tidak mengganggu simbol–simbol agama Hindu dan budaya Bali. ‘’Saya beri nasihat bahwa penghidupan McDonalds di Bali sebagian besar karena daya beli masyarakat dan

wisatawan yang berlibur ke Bali sebagai efek pariwisata yang bernilai Hindu. Belum lagi banyak anak muda kami di Bali baik di organisasi, Sekaa Teruna Teruni (STT), kampus, sekolahan yang menjadi pangsa pasar utama restoran ini ketika mengadakan bazaar. Maka dari itu, ketika perusahaan ini sudah diberikan keterbukaan oleh orang Bali, jangan mengganggu identitas kebalian kami. Benang Tridatu adalah simbol budaya Hindu, diberikan oleh orang suci pada saat upacara adat. Jika ada kebijakan seperti tempo hari, jelas sudah bergeser menjadi isu SARA. Jadi, saya mohon agar jauhi masalah dengan orang Bali jika ingin berbisnis dengan aman di Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah rekomendasi DPD-RI diberikan atas kejadian di atas, di antaranya: 1) DPD-RI atas nama rakyat Bali dan umat Hindu meminta masyarakat menerima permintaan maaf McDonalds. 2) DPD-RI meminta agar manajemen mendistribusikan kebijakan ini di seluruh cabang McDonalds di seluruh

Bali termasuk perlindungan jika ada karyawan Hindu di seluruh Indonesia. 3) DPDRI mendukung sikap Desa Adat Jimbaran terkait jumlah komposisi tenaga kerja lokal (krama Hindu) di McDonalds dan meminta agar segera memberikan data nama karyawan ke desa adat. 4) DPD-RI meminta agar McDonalds memberikan CSR kepada desa adat setempat di seluruh Bali setiap saat. 5) DPD-RI meminta agar McDonalds memperingati hari Nyepi, Galungan dan Kuningan dengan semarak untuk menunjukkan identitas budaya Bali yang dijiwai oleh agama Hindu. 6) DPD-RI memberikan jangka waktu dua bulan sampai akhir September 2016 untuk menuntaskan masalah limbah yang sempat menjadi sorotan Pemkab Badung dan desa adat. ‘’Kami siap melaksanakan nasihat DPD-RI dan mohon bimbingan kepada kami,’’ ungkap Sutji Lantyka (wakil manajemen McDonalds dari Jakarta). Oleh DPD-RI, kesepakatan ini dinamakan sebagai Piagam Tridatu Jimbaran. (ad664)

MENUNJUKKAN - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Camat Kutsel, Lurah Jimbaran, Bendesa Adat Jimbaran, Pemuda Jimbaran Bersatu dan Manajemen McDonalds Pusat menunjukkan Piagam Jimbaran.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Terlibat Tabrakan, Pengendara Motor Tewas

Bali Post/olo

MENGECEK – Kasat Lantas Polres Jembrana ketika mengecek TKP kecelakaan lalu lintas di Pulukan yang merenggut korban jiwa.

Negara (Bali Post) Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan dengan truk di Jalan DenpasarGilimanuk, Selasa (19/7) malam. Korbannya Sanadi (54) asal Banyuwangi. Saat kejadian, korban mengendarai motor Vario DK 4023 DU dengan membonceng istrinya. Informasi yang dihimpun Rabu (20/7) kemarin menyebutkan, korban melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Begitu melintas di TKP, tepatnya Jalan Denpasar-Gilimanuk kilometer 72-73 Pulukan, Kecamatan Pekutatan, korban hendak menyalip truk yang ada di depannya. Posisi menyalip itu tepat di tikungan ke kiri. Nahas, begitu gas ditancap dari arah berlawanan melaju truk DK 9385 A yang dikemudikan Moh Maridin (41) asal Buleleng. Tak bisa menghindar, tabrakan pun terjadi. Motor korban terlempar hingga kurang lebih lima meter, berikut pengendaranya. Akibat benturan keras, korban tewas di tempat. Sedangkan istrinya Mariyam (46) tak sadarkan diri dengan luka cukup parah di kepala. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo membenarkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa itu. Guna penyelidikan lebih lanjut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang sudah dalam kondisi rusak. Dalam kecelakaan ini, pengendara motor dinilai melanggar marka tidak terputus dengan mendahului kendaraan di depannya. (kmb26)

Puncak Karya di Merajan Agung Kayuan Di-’’puput’’ Enam Sulinggih

Bangli (Bali Post) Bertepatan dengan purnama kasa, rahina anggara kliwon kulantir, 19 Juli 2016, Pasemetonan Catur Sanak Bali Mula, terutama warga Kayuan, menggelar puncak Karya Mamungkah, Tawur Balik Sumpah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Manawaratna bertempat di Merajan Agung Kayuan, Desa Pakraman Songan, Kintamani, Bangli. Sesuai dengan petunjuk Yajamana Karya Ida Pandita Mpu Reka Adnyana Sidanta, karya agung ini mengambil tingkatan utama dengan sarana wewalungan berupa kerbau dilengkapi banteng, kambing, penyu, angsa, itik dan ayam. Panglingsir sekaligus Ketua Panitia Karya Jero Mangku Ketut Marsidi didampingi para pemangku setempat, Selasa (19/7) lalu mengatakan, rangkaian karya agung ini digelar usai rampungnya pembangunan fisik Merajan Agung Kayuan. Pembangunan pura ini dimulai sejak 2002 dan sumber dananya berasal dari swadaya krama, murni hasil paturunan masing-masing KK. Sesuai kesepakatan semeton Kayuan yang berjumlah 250 KK, akhirnya digelar upacara agung ini. Upacara ini diawali dengan pelaksanaan Matur Piuning, Maguru Piduka, Nuasen Karya, Nyukat Genah pada 6 Juli lalu. Rangkaian upacara dilanjutkan dengan Ngeker Setra lan Melaspas Uparengga, 8 Juli lalu. Usai Negtegang Karya, Masang Sunari lan Ngadegang Batari Tapini, Ngadegang Batari Rare Angon, 9 juli lalu. Selanjutnya, upacara berikutnya adalah Melaspas Pedagingan lan Melaspas Bagia Pulekerti, 11 Juli lalu. Dilanjutkan ngodal Ida Batara, Melasti lan Memasar, 14 juli lalu. Sementara Tawur Agung digelar pada rahina soma wage kulantir, 18 Juli 2016 dengan bersarana wewalungan kerbau. Selanjutnya, keesokan harinya, rahina anggara kliwon kulantir, 19 Juli 2016 digelar puncak karya, bertepatan dengan purnama kasa. Rangkaian upacaranya meliputi puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapeselang, Bangun Ayu, Ida Batara tedun ke pengrayungan lan Mepedanan, dengan di-puput enam sulinggih. Para sulinggih ini yakni Ida Pandita Mpu Reka Adnyana Sidanta, Ida Pandita Mpu Nila Wreksa, Ida Pandita Agni Satya Mas, Ida Pandita Mpu Nabe Reka Jnana Samyoga, Ida Bhujangga Rsi Pancaka Tirta dan Ida Pandita Mpu Siwa Putra Darma Daksa serta Ida Tapini dan Paduluan Desa Pakraman Songan. Jero Mangku Ketut Marsidi menambahkan,

Bali Post/jay

PUNCAK KARYA - Sejumlah pemangku saat ngemedalang Ida Batara pada puncak karya di Merajan Agung Kayuan, Desa Pakraman Songan, Kitamani, Bangli, Selasa (19/7) lalu. karya agung ini sebagai wujud bakti semeton Kayuan yang eling ring Ida Batara Kawitan dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhurnya, sekaligus sebagai upaya menjaga keseimbangan jagat serta harmonisasi alam semesta, sesuai konsep Tri Hita Karana. Melalui karya agung ini, diharapkan Ida Batara rajeg dan memberi kasukertan jagat. Beliau juga memberi apresiasi positif terhadap pelaksanaan upacara ini, yang ternyata lebih mengedepankan rasa kebersamaan dan menekankan filosofi paras paros selunglung sabayantaka. Lebih lanjut dikatakan, Merajan Agung Kayuan berlokasi di Desa Songan sebagai tempat berstananya Ida Mpu Kayuan. Ternyata masih mesemeton dengan Ida Mpu Kayu Selem, Celagi, Terunyan yang semuanya tergabung dalam Maha Gotra Catur Sanak Bali Mula dengan leluhurnya Ida Mpu Kamareka yang berstana di Pura Tampurhyang. Sementara krama pangempon Merajan Agung Kayuan sebagian besar tinggal di Desa Songan. Selebihnya, tinggal di daerah perantauan yaitu Denpasar, Bulakan, Tembok, Buleleng dan lainnya. (kmb21)

Diduga Dicuri

Warga Pengambengan Pasang Spanduk Protes Lebih Banyak Negara (Bali Post) – Puluhan warga di Dusun Ketapang, Desa Pengambengan, Rabu (20/7) kemarin kembali memasang spanduk protes abrasi. Warga yang terhimpun dalam Paguyuban Masyarakat Pesisir Lampu (PMPL) ini sengaja memasang lebih banyak setelah mendapati salah satu spanduk diturunkan dan diduga dicuri orang tak dikenal. Tercatat ada belasan spanduk dari pinggir jalan masuk lokasi hingga pesisir pantai yang terkena abrasi. Sejumlah rumah yang ditinggal warga lantaran terkena abrasi juga tak luput dari pemasangan spanduk dan coretan kalimat protes. Salah satu warga, Nafan (39), mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga lantaran abrasi yang terjadi tak kunjung ditangani. Padahal dampaknya cukup parah dan mengakibatkan belasan rumah warga lenyap. Begitu juga jalan desa sempat putus, namun belum ada penanganan konkret. Melalui tulisan-tulisan di spanduk inilah warga mengungkapkan aspirasinya. Ada belasan spanduk yang menggunakan bahan karung bekas, bahkan hingga kulit pembungkus semen. ‘’Spanduk ini bentuk kekecewaan kami. Kemarin ada yang menurunkan, kami pasang lagi,’’ terangnya. Bahkan, salah satu spanduk yang dipasang di pintu masuk menuju permukiman dicuri orang tak dikenal. ‘’Tadi malam (pukul 01.00 Wita) masih ada. Mungkin dicurinya dini hari. Saya baru tahu hilang tadi pagi (kemarin - red),’’ terang Juri (35), warga lainnya. Warga menduga pencurian spanduk yang dipasang di depan balai dusun itu ada unsur kesengajaan. Namun, warga mengaku tidak takut dan secara bersama-

sama memasang kembali spanduk, bahkan lebih banyak. ‘’Kami tidak anarkis. Ini sebagai bentuk kekecewaan kami saja,’’ tambah warga lain yang memasang. Usai pemasangan spanduk itu, warga yang sebagian besar nelayan itu bergotong-royong membantu membongkar rumah milik Ahmad Ibrahim. Rumah Ahmad mulai diterjang ombak yang cukup tinggi. Selain Ahmad ada beberapa rumah lain yang juga sudah digempur ombak, namun mereka masih bertahan. Warga yang bertahan ini mengaku tidak memiliki tanah lagi, sehingga mereka tak ada pilihan lain selain bertahan. Selain faktor alam, mereka meyakini penyebab semakin kerasnya ombak menerjang

ke kampung mereka adalah pembangunan tanggul. Tanggul yang dibuat menjorok masuk ke laut itu dibangun belum lama ini oleh pabrik di dekat permukiman mereka. Mereka juga mengungkapkan protes itu di sejumlah spanduk yang dipasang di lahan yang terkena abrasi. Sementara itu, dari pengamatan, pihak desa setempat tampak turun melakukan pengecekan usai aksi pemasangan spanduk itu. Mereka juga mengukur terutama jalan desa yang putus terdampak abrasi. Menurut petugas, jalan yang putus itu akan diperbaiki dan dianggarkan dari APBDes Perubahan ini. Namun, pembangunan tidak bisa segera dilakukan, menunggu anggaran turun. (kmb26)

5

Sidang Perdana Tenggelamnya KMP Rafelia

Mualim II Dinilai Paling Bertanggung Jawab Banyuwangi (Bali Post) -

Tragedi tenggelamnya KMP Rafelia II di Selat Bali, 4 Maret lalu, masih berbuntut. Mahkamah Pelayaran RI mulai menyidangkan kasus yang menewaskan enam orang tersebut, Rabu (20/7) kemarin. Sidang digelar di Aula Kantor Unit Penyelenggara Pelayaran (UPP) Ketapang.

di Selat Bali, 4 Maret 2016. Enam penumpang, termasuk nakhoda ditemukan tewas. Sisanya, 64 orang selamat. Yang disesalkan, data manifest kapal ternyata tak autentik, bahkan simpang-siur. Saat tenggelam, kapal mengangkut 18 truk tronton, 1 truk besar, 4 pick-up dan 4 truk sedang. Terkait insiden ini, Polres Banyuwangi menetapkan oknum pejabat Syahbandar Gilimanuk sebagai tersangka. Sementara hasil audit KNKT, kapal yang sudah dimodifikasi tersebut mengalami kelebihan muatan saat berlayar, sehingga kapal miring dan tenggelam saat berlayar dari Gilimanuk menuju Ketapang. (kmb30)

Sidang perdana dipimpin hakim ketua Kapten Supardi tersebut menghadirkan 8 ABK Rafelia II, termasuk Muhammad Ali Imron, Mualim II KMP Rafelia II. Kali ini Mualim II berstatus tersangkut, istilah tersangka dalam pelayaran. Penetapan ini lantaran dialah satu-satunya perwira yang selamat dalam tragedi maut tersebut, sehingga layak bertanggung jawab. Selama sidang, majelis hakim lebih banyak mencecar tersangkut seputar tugas pokok dan wewenang Mualim II ketika KMP Rafelia 2 tenggelam. Parahnya, di hadapan majelis hakim, tersangkut banyak menyatakan tidak tahu bagaimana kronologi pasti kapal itu bisa tenggelam. Alasannya, kala itu dia sedang tidak dalam tugas jaga. ‘’Saat kapal tenggelam, saya sedang lepas dinas dan tidur di dalam kamar kapal. Saya dibangunkan oleh ABK lainnya saat kapal sudah dalam keadaan miring,’’ jelas Muhammad Ali Imron. Mendengar kejadian ini, dia langsung membagikan jaket pengaman kepada penumpang. Pria ini juga kerap menjawab tak tahu saat ditanya seputar klasifikasi di dalam kapal. Idealnya, tugas

dan fungsi dari Mualim II setidaknya dia mengatahui secara rinci bagaimana klasifikasi KMP Rafelia II. ‘’Saya baru dua bulan bekerja di KMP Rafelia II. Belum sepenuhnya secara detail mengatahui bagaimana kondisi kapal,’’ dalihnya. Penasihat hukum PT Dharma Bahari Utama (PT DBU), pemilik KMP Rafelia II, Kapten Tekky Toreh, mengatakan sidang etik yang dijalani kliennya adalah risiko jabatan. Menurutnya, yang paling bertanggung jawab adalah Nakhoda dan Mualim I. Namun karena keduanya tewas tenggelam, tanggung jawab dialihkan ke Mualim II. ‘’Saya kira nanti sanksinya hanya teguran, karena yang bersangkutan (Mualim II) saat kejadian sedang off,’’ tegasnya optimis. Dia juga mengakui hak karyawan KMP Rafelia II belum terbayarkan. Dalihnya, pengajuan asuransi masih ditolak. Meski begitu, pihaknya akan tetap mengupayakan pembayaran. Kepala KUPP Ketapang Ispriyanto menjelaskan, sidang mahkamah pelayaran ini sengaja digelar di Banyuwangi berdasarkan lokasi tenggelamnya kapal. Tujuan sidang, katanya, untuk memastikan

SIDANG - ABK Rafelia II menjalani sidang Mahkamah Pelayaran di UPP Ketapang terkait tenggelamnya kapal, Rabu (20/7) kemarin.

ALAT bajak tradisional menggunakan kerbau mulai langka di Banyuwangi. Dahulu, alat ini sangat populer. Untuk mendongkrak pertanian alami, Pemkab Banyuwangi kembali membangkitkan alat bajak tradisional. Gebrakan ini dilakukan dengan menggelar Festival Padi di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Rabu (20/7) kemarin. Yang unik, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas langsung ikut membajak sawah. Tak hanya membajak, selama festival digelar juga aksi tanam padi massal. Diikuti jajaran Muspida Banyuwangi, pelajar dan masyarakat umum. ‘’Tak sekadar gebyar, festival ini juga membangkitkan kembali tradisi. Ada kultur dan spiritual dalam bercocok tanam padi. Ini yang layak dilestarikan,’’ kata Bupati Abdulah Azwar Anas usai festival. Festival diawali dengan arak-arakan tiga jenis tumpeng yakni tumpeng gunung, bucung, dan kunir. Didatangkan dari tiga penjuru desa. Ini dikenal dengan prosesi upacara tiris. Ketiga tumpeng ini memiliki makna kejujuran, ketekunan dan cahaya. Arak-arakan berhenti tepat di depan balai

desa setempat. Lalu, seluruh tumpeng diletakkan di tengah jalan, persis di pinggir persawahan. Dipimpin tokoh setempat, warga menggelar doa. Lalu, menyantap tumpeng bersama. Setelah itu, prosesi meletakkan sesaji cok bakal, mirip daksina di Bali. Sesaji terdiri dari kembang tiga warna, madu, dan hasil bumi dibungkus daun pisang ini diletakkan di dekat pintu air sawah. Prosesi diakhiri dengan membajak dengan

kerbau dan menanam padi massal. Membajak dengan kerbau, kata Anas, lebih bermanfaat. Selain alami, hasil olahan tanahnya lebih bagus dibanding traktor. Menurut Bupati Anas, pihaknya sengaja mengajak jajaran Muspida ikut turun ke sawah menanam padi. Alasannya, memberikan rasa bangga ke petani, lalu mengajak generasi muda mencintai dunia pertanian. Karena itu, pelajar juga dilibatkan.

seluruh ABK Rafelia II dalam bertugas tidak melanggar kode etik sebagai pelaut. Jika terbukti melanggar, hakim akan memberikan hukuman sesuai tingkat pelanggaran. Sanksinya, mulai teguran hingga pencabutan sertifikat izin melaut. Sidang akan dilanjutkan, Kamis (21/7) ini. Agendanya, mendengarkan keterangan sejumlah pejabat dari Kantor UPP Gilimanuk, UPP Ketapang dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Diberitakan sebelumnya, KMP Rafelia II tenggelam

Bali Post/udi

Bangkitkan Bajak Kerbau dengan Menggelar Festival Padi

Bali Post/udi

MEMBAJAK - Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas membajak sawah dengan kerbau dalam Festival Padi di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Rabu (20/7) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

‘’Jadi, pelajar bisa sejak dini mengenal dunia pertanian yang alami. Ini warisan leluhur,’’ jelasnya. Pihaknya prihatin, dunia pertanian yang mulai ditinggalkan generasi muda. Festival ini juga diharapkan mendongkrak citra petani. Menurutnya, petani adalah profesi bermartabat dan penting bagi ketahanan pangan. ‘’Kita libatkan anak muda dan pelajar, agar terekam dalam memori mereka bahwa menjadi petani itu adalah hal penting,’’ tutur Anas. Tujuan lainnya, Banyuwangi ingin tetap mempertahankan predikat lumbang beras nasional. Sebab, beras Banyuwangi banyak disuplai ke kawasan Indonesia Timur. Pada semester pertama tahun 2016, produktivitas padi Banyuwangi mencapai 65,30 kuintal per hektar. Hingga Juni kemarin, ada 424.998 ton padi yang dipanen dari 64.967 hektar sawah. Sementara produksi beras mencapai 247.080,25 ton. Asumsi kebutuhan konsumsi riil penduduk Banyuwangi sekitar 71.855,21 ton. ‘’Sehingga ada surplus beras di Banyuwangi yang mencapai 175.225 ton. Ini yang disalurkan ke luar daerah,’’ pungkasnya. (kmb30)


OPINI

6

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mempersiapkan Generasi Muda Mengelola Sumber Daya Alam INDONESIA sudah diketahui sebagai negara yang mempunyai sumber daya alam yang luar biasa besarnya. Mulai dari kekayaan pertanian, perkebunan, laut, angin sampai dengan pertambangan ada di Indonesia. Sumber gas bumi yang juga dimanfaatkan untuk perkembangan rumah tangga, juga dimiliki. Hanya kemudian, pengelolaan terhadap sumber daya ini yang masih belum dikuasai oleh tenaga-tenaga Indonesia. Akibatnya banyak kemudian sumber daya tersebut dikelola oleh pihak luar. Tentu saja kemudian maksimalisasi manfaat dari sumber daya ini kurang. Dalam arti, kita masih belum mampu menekan harganya sampai batas yang lebih rendah. Katakan saja misalnya gas alam yang dimiliki Indonesia, harus diolah dulu di luar negeri sebelum kemudian dapat dipakai di negara kita. Akibatnya harga gas rumah tangga di Indonesia mahal, dan berkali-kali berubah harga. Pada tingkat rumah tangga, pada akhirnya harga yang fluktuatif ini mengganggu. Bisa mengerek harga kebutuhan yang lain. Jadi, yang kita perlukan adalah kepemilikan tenaga ahli untuk mengelola segala macam sumber daya kita. Memang semuanya bersumber dari perguruan tinggi untuk mempersiapkannya. Ada yang harus dipikirkan bahwa dengan 230 juta penduduk Indonesia yang sebagian di antaranya generasi muda, secara teoretik sesungguhnya mudah untuk mencetak tenaga-tenaga terampil di bidang pengelolaan sumber daya alam ini. Sekolah dan perguruan tinggi yang mempunyai tugas untuk itu, mempunyai tugas untuk mensistematika anakanak muda kita agar mampu menelusuri keterampilan dan bakatnya. Penelusuran keterampilan dan bakat ini menjadi titik keberhasilan kita dalam mengelola sumber daya alam. Dengan adanya minat dan bakat ini, lembaga pendidikan secara mudah, melatih dan mendidik mereka untuk menjadi ahli di bidang pengelolaan sumber daya alam. Sesungguhnya sekolah-sekolah lanjutan keterampilan itu sudah ada. Akan tetapi kini yang agak sulit melakukan adalah sekolah tinggi yang mampu melanjutkan keterampilan tersebut. Harus ada yang memberikan syarat bahwa pendidikan vokasi yang diwacanakan oleh pemerintah itu segera diwujudkan. Pendidikan vokasi memberikan penekanan pada keterampilan dan bakat yang dimilki anak muda. Bakat pada bidang eksplorasi secara mudah kemudian dibimbing dan diarahkan. Sumber daya alam, seperti misalnya eksplorasi minyak bumi, memerlukan tenaga yang tangguh, dalam arti mental yang kuat untuk melakukan pekerjaannya. Upaya membentuk karakter yang tangguh itu dapat juga dilakukan melalui pendidikan di perguruan tinggi yang digabungkan dengan pendidikan vokasi. Sekadar contoh, melakukan eksplorasi minyak di tengah laut dengan waktu berbulan-bulan, memerlukan ketahanan mental yang luar biasa. Pendidikan psikologilah yang mampu memberikan sumbangan untuk ini. Inilah yang kita maksudkan dengan upaya untuk memanfaatkan sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Tidak hanya dengan pendidikan tinggi saja hal itu dapat dilakukan, tetapi melalui penelusuran yang berproses dari awal. Mereka disaring bakatnya, kemudian dikebangkan melalui pendidikan menengah dan kemudian dimatangkan di perguruan tinggi. Lebih khusus lagi adalah perguruan tinggi yang mempunyai pendidikan vokasi. Pendidikan ini berorientasi keterampilan yang diminati oleh siswa. Mudah-mudahan masyarakat Indonesia, terutama generasi mudanya, paham dengan apa yang diperlukan oleh negaranya, sehingga dapat mempersiapkan diri sejak awal untuk melihat potensi yang ada pada dirinya. Kekayaan alam kita, seperti gas, minyak, dan sebagainya melimpah ruah. Tidak baik kalau seluruhnya dikelola oleh orang asing. Mari mandiri mengelola sumber daya alam kita.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Membela Aspirasi Rakyat Bali Menarik mengikuti berita Bali Post mengenai reklamasi Teluk Benoa yang dibicarakan ‘’cukup serius’’ dalam rapat kerja antara DPRD Bali dan Gubernur Bali yang diadakan di Gedung Dewan hari Senin lalu dengan judul ‘’Merasa Eksekutif dan Legislatif Jadi Bulan-bulanan’’. Disinggung pula makin marak dan banyaknya masyarakat demo menolak rencana reklamasi Teluk Benoa dan semestinya eksekutif dan legislatif mengambil sikap yang jelas untuk rencana ke depannya. Dengan pengakuan serta kesadaran dari hati nurani para pemimpin dan wakil rakyat Bali yang mulai serius disuarakan dalam rapat di gedung DPRD, masyarakat sudah tidak sabar lagi menunggu tindak lanjut lebih berani tegas terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Sebagaimana sudah diketahui aspirasi aksi penolakan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa secara terus-menerus disuarakan desa adat dan masyarakat yang makin membesar menggelinding seperti ‘’bola api’’ yang terjadi di semua kabupaten/ kota di Bali dan mereka meminta agar Presiden segera membatalkan rencana reklamasi tersebut. Demi kesucian dan keajegan Bali serta aspirasi yang kuat dari mayoritas masyarakat Bali, sudah seharusnya dijadikan modal dasar bagi para pemimpin berwenang di Bali untuk berani mengambil sikap tegas menyatakan tidak kepada Presiden soal rencana reklamasi Teluk Benoa. Kalau perlu Gubernur Bali bersama Ketua DPRD didampingi para Bupati/Wali Kota dan Ketua DPRD se-Bali menghadap Presiden di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bali dan bukan hanya menanyakan saja. Semoga kesucian dan keajegan Bali terus terjaga dan bisa dirasakan oleh anak-cucu kita sebagai pewaris masa depan Bali yang kita cintai. IBP Rai Djendra Gianyar, Bali

Gas Masela dan Industri Petrokimia Saat ini Indonesia masih mengimpor sebagian besar produk petrokimia antara lain dari Jepang, Taiwan, Korea, dan Malaysia. Nilai impornya juga terus meningkat. Tidak kurang Rp 200 triliun per tahun devisa kita terkuras untuk aneka produk petrokimia ini. Ironisnya, beberapa negara produsen dan eksportir produk petrokimia tersebut adalah importir gas bumi dari Indonesia.

Oleh Haposan Napitupulu & Edy Mulyadi iapa yang diuntungkan dari fakta ini? Pertama, pasti negara-negara/eksportir produk petrokimia itu sendiri. Kedua, para eksportir gas alam Indonesia ke negaranegara produsen petrokimia, termasuk dan terutama ke Jepang. Mereka yang disebut terakhir ini sangat berkepentingan agar Indonesia tetap hanya (ulangi: hanya) mengekspor gas alam dan terus mengimpor produk petrokimia. Nah, sampai di sini menjadi clear, kenapa Inpex Corporation selaku operator Blok Masela, begitu gigih menghendaki agar pemanfaatan gas produk lapangan abadi Blok Masela dikembangkan dengan offshore, alias kilang apung. Dengan skenario ini gas bumi itu hanya disedot, kemudian langsung diekspor. Inpex juga seperti tidak peduli, bahwa Presiden Jokowi sudah bertitah agar Blok Masela dikembangkan dengan skenario kilang darat (onshore). Keputusan Presiden ini mengakhiri kesalahan para pendahulunya. Pasalnya, selama ini pemanfaatan SDA hanya dijadikan sumber penerimaan devisa. Pada pengembangan gas bumi, misalnya, hanya fokus untuk proyek liquid natural gas (LNG) agar ekspor maksimal dan menghasilkan revenue dengan cepat dan return yang tinggi bagi kontraktor. Perubahan paradigma

S

inilah yang mati-matian coba dicegah oleh Inpex dan konco-konconya. Untuk itu berbagai upaya mereka tempuh. Yang teranyar, lewat juru bicaranya, Usman Slamet, Inpex menyatakan karakteristik gas di Lapangan Abadi, Blok Masela, berbeda dengan gas di wilayah lain. Jenis gasnya adalah lean atau gas bumi yang didominasi oleh kandungan methana atau C1, bukan wet atau jenis gas basah. Artinya, produk gas Masela tidak bisa untuk petrokimia. ‘’Jika gas tersebut untuk industri petrokimia malah akan menurunkan pendapatan dibandingkan dijual dalam bentuk gas alam cair (LNG). Alasannya, harga LNG lebih mahal dibandingkan produk industri petrokimia seperti methanol. Rantai gas yang ada di Blok Masela hanya Metana (C1), Ethana (C2), Propana (C3). Bahkan, C1 hanya di atas 85 persen. Dengan karakteristik tersebut, gas Masela hanya bisa dibikin urea dan amoniak. Tidak bisa parafin dan olefin. Mau dipaksa juga tidak bisa. Dalam beberapa hal Usman benar. Lapangan Abadi Blok Masela memang menghasilkan gas bumi yang didominasi kandungan C1 atau gas methana lebih dari 85%. Gas jenis ini disebut juga lean gas. Masela juga menghasilkan kondensat sebanyak 24 ribu bbl/hari. Tetapi yang Usman mungkin tidak tahu kandungan gas methana atau C1

yang disebut juga CH4, justru merupakan bahan baku utama petrokimia yang dapat diolah menjadi Syn gas CO2/H2. Jika diproses lebih lanjut akan dihasilkan aneka produk petrokimia, seperti ammonia, perekat, pelarut, methanol/ spiritus, formaldehyde, acetic acid, DME (Dimethyl Etherl), hydrazine, acrylonitrile/fiber, ammonium nitrate (peledak/pupuk), dan produk farmasi. Sedangkan produksi kondensat dapat diolah menjadi Olefin (ethilene, propilene, dan lainnya) dan Aromatik (benzena, toluene, xilene). Semua produk turunan tersebut harganya lebih mahal dibandingan harga gas bumi. Saya tidak tahu apa latar belakang pendidikan dan pengalaman Usman. Kalau latar belakangnya bukan ‘’orang migas’’, wajar saja dia tidak tahu. Tetapi, itu artinya dia sudah bicara di luar otoritasnya. Dengan menyatakan gas Masela tidak bisa dibuat produk petromkia, itu sama saja Usman mengatakan, ‘’Saya tidak bisa makan nasi karena di rumah hanya ada beras.’’ Padahal semua orang tahu, bahwa beras adalah bahan baku utama nasi! Tragis sekaligus ironis. Penjelasan yang paling masuk akal dari motivasi pernyataan Usman itu adalah agar Indonesia tetap hanya mengekspor gas alam dan terus mengimpor produk petrokimia. Kalau motif ini sukses, Inpex bisa tetap meng-

garap Masela di laut dan memperoleh keuntungan. Pada saat yang sama, kebutuhan gas Jepang untuk industri petrokimianya tetap aman, sehingga bisa mengekspor produknya antara lain ke Indonesia. Klop kan? Pernyataan bahwa harga methanol lebih murah daripada gas juga ngawur belaka. Dengan kondisi seperti ini, sudah semestinya bila pemerintah menerapkan skenario pengembangan industri petrokimia dan pengolahan LNG. Paradigma sedot dan langsung ekspor seperti selama puluhan tahun berlangsung, harus disudahi. Produksi gas dari lapangan Masela bisa menjadi momentum perubahan paradigma tersebut. Produksi gas bumi lapangan Abadi Blok Masela yang didominasi lean gas atau gas methana dan kondensat, secara teknis dapat dimanfaatkan untuk menunjang industri petrokimia. Benefitnya, pendapatan negara bakal lebih tinggi, penyediaan lapangan kerja di Maluku dan sekitarnya, dan memicu pengembangan wilayah Maluku dan sekitarnya. Jokowi menghendaki adanya perubahan paradigma pemanfaatan SDA. Selama puluhan tahun hanya menjadi sumber penerimaan negara dengan prinsip tebang, keruk, sedot, dan jual. Kini, sumber daya alam harus menjadi penggerak ekonomi kawasan dan pengembangan wilayah (integrated developement). Dengan begitu, mimpi Indonesia menjadi negara maju dan rakyatnya sejahtera bakal terwujud.

Haposan Napitupulu, Doktor Geokimia Hidrokarbon Universitas TexasAmerika Serikat. Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democrac Studies (CEDeS)

Suara Publik Perlunya Pembenahan Administrasi Pendidikan PERNAH dinyatakan sebagai desa tertinggal, di Desa Selumbung, Manggis, Karangasem baru saja dilaksanakan seminar nasional yang mengangkat kepeduliannya tentang dunia pendidikan dengan tema ‘’Strategi Pengembangan Pendidikan Dasar yang Berkualitas dan Berdaya Saing’’. Seminar ini menghadirkan alumni termasuk Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Seminar ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan ulang tahun ke-70 SD 1 Desa Selumbung yang diprakarsai para alumni bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, kepala sekolah dan guru-guru sekolah dasar desa setempat. Nyoman Arsa, S.H., M.Si., Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian BKN, yang juga alumni angkatan ke-20 SD 1 Selumbung sebagai keynote speaker menekankan perlunya pembenahan pengelolaan administrasi pendidikan nasional secara bertahap. Diingatkan surplus tenaga pendidik yang kurang terkontrol hanya menambah beban administrasi dan biaya negara, bahkan dapat mengganggu kualitas pendidikan pada umumnya. Alokasi biaya pendidikan oleh negara yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan untuk berfokus pada administrasi tenaga pendidik dengan jumlah yang diperlukan. Prof. Dr. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Dirjen Migas Kementerian ESDM yang juga dosen ITB sebagai pemakalah ke-2, menambahkan perlunya para guru berinisiatif merangsang para siswa memperkenalkan

Oleh I Nyoman Suta potensi alam yang dimiliki Bali. Bali bukan saja indah, namun juga mengandung potensi sumber energi hijau (green energy) yang menjanjikan untuk kebutuhan Bali sendiri. Di samping potensi geothermal, penelitian awal menunjukkan Bali berpotensi mengembangkan energi arus laut seperti daerah kawasan Toyo Pakeh dan Selat Lombok dengan potensi dapat mencapai 5 dan 33 GW. Ir. I Nengah Sumerti, sebagai narasumber ke-3, baru saja pensiun sebagai dosen Fakultas Teknik UGM, yang juga alumni SD 1 Selumbung angkatan ke-6, menekankan peranan orangtua murid dalam proses belajarmengajar. Bersama tugas formal guru, orangtua dapat secara berimbang mengisi konten etika, moral, serta nilai-nilai kejujuran yang memotivasi siswa menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, dan kreativitas positif dalam proses belajar di dalam maupun luar sekolah, bertumbuh menjadi bagian dari masyarakat sekitar. Sedangkan pembicara ke-4, I Wayan Suweca, Ph.D. adalah dosen Fakultas Teknik Industri ITB, yang juga alumni SD 1 angkatan-20, mengimbau pentingnya pendidikan budi pekerti sejak dini sebagai fondasi membangun insan yang beretika dan bermoral. Bagaikan pohon kehidupan, pembinaan character building adalah penting menyirami dari akar karakternya sehingga tumbuh rindang

ke permukaan dengan kepribadian kuat dan menyejukkan. Pendidik juga harus mampu bukan saja mengajar, namun juga membimbing, memberi inspirasi, dan menunjukkan keteladanan kepada siswa-siswanya. Dr. I Made Parsa, alumni SD 1 Selumbung angkatan ke-22, saat ini dosen FKIP dan Pascasarjana Undana Kupang, lebih menyoroti rendahnya kualitas guru di daerah-daerah tertinggal. Pentingnya meningkatkan kualitas profesi guru dapat tercapai dengan cara aktif melakukan penelitian seperti melakukan PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Proses penelitian ini dapat melibatkan anak didik yang akan menstimulir mereka untuk menyenangi kegiatan research. Penelitian ini bahkan sudah menjadi persyaratan yang dilalui untuk mencapai jenjang profesi yang lebih tinggi. Pembicara terakhir, Dr. I Ketut Gede Sugita adalah dosen Fakultas Teknik Unud (juga alumni angkatan ke-26), memaparkan pentingnya penguasaan teknologi informasi oleh para pendidik. Di daerah tertinggal seperti Karangasem, penguasaan iptek dalam level mendasar pun ditengarai masih rendah dan menjadi penghambat berkembangnya pendidikan di daerah yang berpenduduk sekitar 500 ribu dan masih menduduki peringkat termiskin di Bali ini. Pada akhir penutupan acara, perwakilan alumni I Wayan Alit Antara menyampaikan menjelang puncak perayaan ulang tahun SD 1 pada Oktober 2016 nanti akan diisi rangkaian

program pelayanan dan bakti sosial, seperti pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat manula, penanaman pohon, dan program lainnya. Penulis, alumni angkatan ke-24 SD 1 Selumbung, Manggis, Karangasem kini tinggal di Jakarta

POJOK Majukan pertanian Bali, hotel dan supermarket jangan ‘’cekik’’ petani. -Mestinya maju bersama-sama. *** Harus ada tindakan nyata pemerintah maupun swasta majukan petani. -Selama ini hanya berwacana. *** Bupati Buleleng nyatakan tak tahu rencana sosialisasi pembangunan bandara. -Siapa yang ‘’bermain’’ ya?

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (144rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PANTAI SANUR - Sejumlah warga menikmati suasana Pantai Sanur dengan mandi dan berenang di laut. Foto diambil baru-baru ini.

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Kamis Paing, 21 Juli 2016

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur Rawan Kecelakaan DEMAM game (permainan) Pokemon Go juga terjadi di Bali. Game tersebut mengundang bahaya terutama saat mengendarai kendaraan. Pasalnya bisa kecelakaan karena pengendara lebih fokus ke permainannya. “Nelepon atau SMS saja dilarang saat berkendara, apalagi main game. Kami mengimbau supaya saat berkendara konsentrasinya ke jalan agar tidak kecelakaan,” kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Selasa (19/7) lalu. Mantan Wadir Lantas Polda Bali ini mengimbau masyarakat terutama pengendara supaya mematuhi aturan berlalu lintas. Jika diabaikan atau dilanggar, selain merugikan diri sendiri juga orang lain. “Aturan itu harus dipatuhi demi keselamatan kita di jalan. Sekarang kan sering kita temui pengendara main HP, padahal itu berbahaya,” ujarnya. Mantan Kapolresta Denpasar ini juga berharap personel Polda dan jajaran jangan ikut-ikutan seperti itu, mesti jadi contoh atau panutan. “Mari kita beri pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, melindungi dan mengayomi masyarakat,” tegas Sudana. (rah)

Komisi I Ajukan Ranperda Kearsipan

Denpasar (Bali Post)Kegiatan pengelolaan arsip selama ini masih dipandang sebelah mata. Masih terdapat lembaga negara, pemerintah daerah, perguruan tinggi negeri, BUMN, dan BUMD yang belum mempunyai unit kearsipan. Padahal, urusan kearsipan merupakan urusan wajib sehingga harus dibentuk unit/lembaga kearsipan sesuai amanat Undang-undang No.43 tahun 2009. “Bagaimanapun kuatnya pemimpin jika tidak ada arsip, kebijakannya tidak akan tepat. Kalau mau membangun Bali, lihat dulu kearsipannya. Apa yang mesti dibangun di barat, di timur, di utara, itu kelihatan kalau arsipnya benar. Selama ini kan tidak ada arsip,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, usai mengajukan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan Provinsi Bali dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Bali, Rabu (20/7) kemarin. Di Bali, lanjut Tama, penegakan hukum terhadap penyimpangan dan penyalahgunaan arsip dalam pengelolaannya juga masih lemah. Akibatnya, tanpa melakukan pengelolaan dan penghapusan arsip yang tidak memenuhi ketentuan hukum dianggap hal yang biasa. Selain itu, ada banyak permasalahan hukum baik menyangkut administrasi birokrasi maupun aset pemerintah yang tidak terselesaikan sesuai harapan. Hal ini karena tidak tersedianya bukti-bukti yang akurat dan terpercaya. “Seperti sengketa tapal batas yang disebabkan tidak memiliki dokumen arsip peta wilayah yang jelas dan autentik. Sekarang begitu investasi masuk, ribut,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Tama melanjutkan, persoalan seperti itu menunjukkan perlunya Perda Penyelenggaraan Kearsipan Provinsi Bali. Pengaturan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan benar. Kendati sebetulnya, Pemprov Bali sudah memiliki Badan Arsip. “Kan itu yang salah, dikira hanya Badan itu yang membuat arsip, tidak. Seluruh SKPD harus mempunyai arsip. Selama ini arsip disepelekan, bahkan kalau pejabat yang dilempar ke arsip dianggap dibuang padahal ini penting untuk perencanaan. Kalau arsip tidak ada, sejarah pun bisa melenceng. Ini bahaya,” terangnya. Tama menambahkan, penyelenggaraan kearsipan perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dipengaruhi pula oleh perkembangan tantangan nasional dan global, serta perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Penyelenggaraan pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, serta bebas korupsi, kolusi dan nepotisme dapat berlangsung jika didasarkan pada ketersediaan informasi yang akurat, lengkap, dan terkini. (kmb32)

Bali Post/kmb23

BETON - Sebuah alat berat dioperasikan untuk memindahkan beton pada proyek perbaikan drainase dan trotoar di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tuban, Rabu (20/7) kemarin. Proyek perbaikan drainase dan trotoar ini dilakukan mengingat banyaknya trotoar yang sudah rusak di sepanjang jalan tersebut.

Perda Retribusi Direvisi

Garap 115 Objek Baru

Denpasar (Bali Post) Pascamerevisi Perda Pajak Daerah, Pemprov Bali kini mengajukan usulan revisi Perda Retribusi Jasa Usaha. Revisi Perda No.3 Tahun 2011 itu terkait perluasan objek retribusi dan peningkatan tarif. Mengingat, sharing kontribusi retribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru 1,8 persen atau kurang dari 2 persen. “Karena dari dahulu tidak ditinjau, kok ada potensi tidak digarap. Saya ingin menggeser 1,8 persen menjadi 5 persen begitu diundangkan ini. Artinya, ada perubahan 3,2 persen dari PAD. Hitung saja PAD Rp 3,3

triliun dikalikan 5 persen sekitar Rp 175 miliar,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Bali, I Made Santha usai Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Kepala Daerah terhadap Ranperda tentang Perubahan Perda

No.3 Tahun 2011 di DPRD Bali, Rabu (20/7) kemarin. Santha menambahkan, ada 115 objek baru yang tarif retribusinya akan direvisi. Mencakup struktur dan besaran tarif retribusi pemakaian kekayaan

daerah, retribusi tempat penginapan/pesanggarahan/vila, retribusi penjualan produksi usaha daerah, serta retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Tentu saja ini akan membawa dampak positif bagi PAD. “Salah satu contohnya, tarif retribusi untuk foto prawedding di Monumen Bajra Sandhi dan Art Center. Untuk orang asing dulunya Rp 300 ribu sekarang Rp 1 juta. Kalau lokal Rp 500

ribu,” jelasnya. Tarif retribusi lainnya yang akan direvisi, lanjut Santha, tarif laboratorium kesehatan, olah limbah di Dinas PU, tarif alat berat, dan retribusi tiang pancang di tanah Pemprov Bali dan wilayah kewenangan Pemprov Bali. Dikatakan, revisi Perda Retribusi Jasa Usaha sejalan pula dengan semangat Undang-undang No.28 tahun 2008 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (kmb32)

Warung Terbakar, Anak Korban Pingsan

Denpasar (Bali Post) Warung Hidayah Gersik milik Novi Rosiyidah (39) di Jalan Kenyeri, Denpasar Timur, Rabu (20/7) kemarin, ludes terbakar. Tak ada barang yang bisa diselamatkan, termasuk satu sepeda motor. Seorang wanita pingsan. “Informasinya, wanita itu anak korban. Mereka ngontrak di sana. Di sana juga mereka tinggal,” kata warga di TKP. Sementara menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, dari laporan yang diterimanya, kejadian pukul 14.30 wita. Dari keterangan Novi, anaknya melihat percikan api disertai ledakan bersumber dari sambungan kabel listrik. Kabel tersebut letaknya di selatan salah satu kamar. Korban saat itu berada di kamar mandi. “Anak korban langsung teriakteriak. Saat korban keluar, api sudah mulai membesar hingga merembet ke daun pintu yang

menggunakan tripleks serta plafon dengan gedek,” ujarnya. Korban langsung mengambil air menggunakan panci, tapi api semakin besar. Selanjutnya, korban berteriak minta tolong, sambil menyelamatkan anaknya dan dibawa keluar dari TKP. Menurut Ketut Arta (28), karyawan bengkel las, awalnya dia mendengar teriakan minta tolong. Ia langsung keluar dari tempat kerjanya dan melihat warung korban dilalap api sudah mencapai plafon. “Saksi (Arta -red) bersama warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beberapa menit kemudian datang mobil pemadam Kota Denpasar,” ujarnya. Api bisa dipadamkan pukul 15.50 wita. Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik. “Hanya kerugian material. Api sempat merembet ke bangunan di sebelahnya tapi tidak parah,” ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

Bali Post/eka

KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar berusaha memadamkan api yang melalap bangunan di Jalan Kenyeri, Denpasar, Rabu (20/7) kemarin.


ntra

BANGLI

8

Jalan Rusak di Mangguh dan Pulesari

SOSOK

Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

Stok Blangko Menipis JUMLAH blangko e-KTP yang dikantongi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli mulai menipis. Stok yang tersisa hanya 350 keping. Hal ini mengakibatkan sejumlah pemohon terancam tak bisa melakukan pencetakan KTP. Kadisdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Rabu (20/7) kemarin mengatakan, tahun ini Bangli menerima blangko dari pemerintah pusat 20.520 keping. Sudah terpakai 18.878 keping. Rusak saat pencetakan 1.142 keping. Yang tersisa hanya 500 keping yang terbagi untuk UPT di Kintamani 100 keping, Tembuku 50 keping dan kantor dinas 350 keping. Menipisnya jumlah blangko tak terlepas dari program percepatan pengurusan dokumen kependudukan yang telah digulirkan sejak Mei lalu. ‘’Sejak ada percepatan, blangko itu lebih cepat habis,’’ ucapnya. Menyikapi hal ini, mantan Kadisdikpora Bangli ini menyebut sudah merancang alternatif, yakni melakukan pencetakan berdasarkan skala prioritas atau mengganti sementara dengan surat keterangan. Cara ini sejatinya sudah diterapkan sebelumnya dan memberikan imbas yang cukup baik. Keluhan yang selama ini identik mewarnai instansi pelayanan publik dapat diminimalisasi. ‘’Dua alternatif itu yang biasanya kami terapkan. Supaya keperluan masyarakat juga bisa jalan,’’ katanya. Tipisnya stok blangko KTP tak hanya terjadi di Kabupaten Bangli. Kondisi serupa juga terjadi di daerah lain di Bali. Kedatangan blangko dari pusat juga ditaksir belum bisa pada Juli ini. Sebab, sesuai informasi yang diterima, pencetakan baru dilakukan pada awal Agustus mendatang. ‘’Kami berharap ini tak berlangsung lama,’’ tandas pejabat asal Siakin, Kintamani ini. (sos)

Perajin Mozaik Gerabah di Kalanganyar

Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar Bangli (Bali Post) Kerajinan yang berkembang di Kabupaten Bangli tak hanya yang berbahan bambu dan kayu saja. Di daerah berhawa sejuk ini, juga terdapat usaha mozaik gerabah. Kualitasnya yang mampu bersaing dengan produk daerah lain, membuat mozaik di daerah ini menjadi incaran pasar ekspor. Bahkan sejak beberapa bulan belakangan perajin kewalahan dalam memenuhi permintaan. Kerajinan mozaik gerabah ini berada di Banjar Kalanganyar, Desa Yangapi, Tembuku. Salah satu perajinnya adalah I Ketut Kita. Dia menjelaskan, usaha ini sudah dirintis sejak tujuh tahun yang lalu bersama keluarganya. Kemahirannya dalam berkarya tak lepas dari pengalaman yang didapatkannya saat mengadu nasib di Ubud, Gianyar yang juga sebagai perajin mozaik. ‘’Mozaik ini cukup laku di pasaran. Jadinya ingin untuk mendirikan usaha sendiri,’’ katanya didampingi kakaknya yang juga seorang perajin mozaik, I Wayan Nudegdeg, Rabu (20/7) kemarin. Disampaikannya, gerabah ini khusus didatangkan dari daerah Lombok. Namun untuk penempelan kaca langsung dilakukan di rumahnya. Dibantu 15 orang karyawan, gerabah tersebut disulap menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi dan memikat hati. Jenis mozaik yang dibuat usaha rumahan ini berupa guci, piring tempat buah dan sejumlah pernak-pernik bernuansa binatang. Sebagai penambah daya tarik, motif mozaik dipadukan dengan berbagai warna yang sepenuhnya menyesuaikan dengan pesanan. Di samping sebagai lahan bisnis, usaha ini juga dimaksudkan untuk mengurangi limbah kaca yang sering mencemari lingkungan. ‘’Bentuk guci dan piring yang paling banyak dicari. Itu bagus untuk dekorasi,’’ ucap Kita. Kualitasnya yang tak kalah saing dengan daerah lain, menjadikan produknya tak hanya laku di pasar dalam negeri saja. Namun juga sudah mampu merambah pasar luar negeri seperti ke Argentina, Australia, Spanyol dan Jepang. Bahkan, sejak beberapa bulan belakangan, pelaku usaha ini kewalahan dalam memenuhi permintaan. ‘’Permintaan lumayan banyak. Jadi kewalahan memenuhi permintaan,’’ ucapnya. Terkait dengan harga, Kita mematok sesuai dengan ukuran. Satu set yang terdiri dari satu mozaik gerabah berukuran 1 meter, satu mozaik gerabah ukuran 80 cm dan satu berukuran 60 cm dibanderol Rp 400 sampai Rp 500 ribu. Dalam satu bulan, ratusan set mozaik gerabah berhasil dijual. Untuk memperlancar pemasaran, ia juga menggunakan jasa cargo, website dan art shop. Keberadaan usaha mozaik gerabah ini juga menjadi berkah untuk warga sekitar. Ni Luh Nuasih salah satunya. Penghasilan menjadi perajin cukup untuk menunjang kebutuhan sehari-hari. ‘’Hitung-hitung juga lumayan untuk menambah penghasilan suami,’’ katanya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Kondisi ruas jalan di Kabupaten Bangli saat ini masih banyak yang rusak. Beberapa ruas jalan yang rusak tersebut di antaranya berada di Banjar Pulesari Kangin Desa Peninjoan, Tembuku dan Desa Mangguh Kecamatan Kintamani. Warga di dua wilayah tersebut pun mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan meminta pemerintah untuk segera melakukan perbaikan. Tokoh masyarakat Banjar Pulesari Putu Jati mengatakan, ruas jalan di Pulesari Kangin yang mengalami kerusakan cukup panjang yakni hampir sepanjang 3,5 kilometer. Kerusakan parah yang dimulai dari perbatasan masuk banjar sudah terjadi cukup lama, kurang lebih sejak lima tahun lalu. Kendati sudah ada informasi akan diperbaiki dengan hotmix tahun ini, namun sampai sekarang perbaikan jalan tersebut belum juga berjalan. ‘’Kondisi aspalnya sudah banyak yang mengelupas. Warga sulit melaluinya

JALAN RUSAK - Salah satu titik kerusakan jalan di Dusun Pulesari Kangin Desa Peninjoan.

apalagi yang memiliki usaha ayam petelur,’’ ujarnya. Jati mengatakan, sejatinya jalan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan akses utama warga untuk mengangkut hasil bumi maupun ternak. Jalan tersebut juga kerap menjadi alternatif utama untuk memecah krodit saat berlangsung karya di Pura Dalem Tarukan. ‘’Harapan kami jalan tersebut bisa segera diperbaiki pemerintah,’’ imbuhnya. Di Desa Mangguh, kondisi jalan rusak juga menjadi keluhan warga. I Wayan Lanus, warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi jalan di Mangguh saat ini sudah rusak parah. Aspal jalan sudah mengelupas hingga mengakibatkan jalan tersebut hanya dipenuhi batu geladak. Dia mengatakan kerusakan jalan di Mangguh selama ini membuat warga merugi. Pasalnya, akibat jalan rusak harga hasil pertanian menjadi anjlok. Kerusakan jalan kerap dijadikan alasan para tengkulak untuk mempermainkan harga hasil pertanian. ‘’Harga hasil pertanian jeblok karena akses jalan yang rusak,’’ terangnya. Atas kondisi ini pihaknya pun berharap pemerintah daerah bisa segera melakukan perbaikan. (kmb40)

Penduduk Miskin 35 Ribu Jiwa

Bupati Targetkan Turun Seribu Jiwa Per Tahun Bangli (Bali Post) Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bangli saat ini tercatat mencapai 35.821 jiwa. Untuk menurunkan angka tersebut, Bupati Bangli bakal melakukan sejumlah upaya salah satunya mensinergikan semua perangkat daerah yang menangani kemiskinan. Melalui upaya itu, ditargetkan angka kemiskinan di Bangli turun minimal 1.000 jiwa setiap tahunnya. Bupati Bangli I Made Gianyar melalui Wakilnya Sang Nyoman Sedana Arta saat menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD Bangli dalam rangka pembahasan Ranperda RPJMD Semesta Berencana di kantor DPRD Bangli, Rabu (20/7) kemarin menjelaskan, sebagaimana data yang dimiliki Pemkab Bangli hasil sinkronisasi data di Kemensos RI

tahun 2015, jumlah penduduk miskin di Bangli tercatat sebanyak 11.055 KK atau 35.821 jiwa. Untuk menurunkan dan menuntaskan masalah kemiskinan tersebut, ada beberapa hal yang akan dilakukan Bupati. Hal tersebut di antaranya mensinergikan semua perangkat daerah yang menangani kemiskinan, melakukan update data kemiskinan secara

periodik sehingga diketahui perkembangannya dan meningkatkan peran dunia usaha melalui CSR untuk ikut berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan. Tak hanya itu Bupati juga akan mengoptimalkan program yang terkait dengan kemiskinan seperti program beasiswa miskin, program keluarga harapan (PKH), bedah rumah, UEP dan Kube. ‘’Kita juga akan mengoptimal-

Bangli (Bali Post) Krama Desa Pakraman Pulesari, Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku menggelar upacara pitra yadnya nyawa wedana, atma wedana/nyekah lan ngelinggihang (Nilapati). Sesuai dudonan karya, puncak karya pitra yadnya akan dilangsungkan hari ini (21/7). Puncak karya pitra yadnya yang direncanakan dimulai pukul 07.00 wita itu akan di-puput tiga orang sulinggih, yakni Ida Pedanda Istri Oka Tamu, Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik D., dan Ida Pandita Empu. Bendesa Pakraman Pulesari, I Putu Jati, S,Ag, M.Pd.H, Rabu (20/7) kemarin menjelaskan, karya pitra yadnya nyawa wedana, atma wedana/nyekah lan ngelinggihang (Nilapati) merupakan upacara rutin yang digelar krama Desa Pakraman Pulesari setiap lima tahun sekali. Pertama kali upacara pitra yadnya yang digelar secara kolektif ini dilaksanakan

pada tahun 2003 lalu. Pada karya pitra yadnya yang keempat kalinya tahun ini, krama Desa Pakraman Pulesari mengupacarai 65 sawa. ‘’Sawa yang diaben jumlahnya 59 sawa, ditambah yang akan diupacarai nyekah/ ngeroras sebanyak 6 orang,’’ terangnya. Dijelaskan Putu Jati, sebagaimana dudonan karya yang telah disusun panitia, karya pitra yadnya di Desa Pakraman Pulesari sudah dimulai sejak 22 Juni lalu yakni dengan upacara matur piuning, nanceb taring dan macaru. Serangkaian prosesi terus dilaksanakan dengan mengambil tempat di wantilan Pura Dalem Pulesari dan di genah payadnyan yang lokasinya tak jauh dari wantilan. Pada Rabu (20/7) kemarin, dilaksanakan upacara narpana, nyangku, makarya ulam upakara dan nunas tirta ning. ‘’Besok (hari ini-red) dilaksanakan puncak upacara pitra yadnya

dengan sejumlah prosesi yakni melaspas bade, nedunang sawa, memargi ke setra, ngeseng, nganyut dan ngedetin. Selain itu dilaksanakan juga macaru rsi gana/ngrebu,’’ jelasnya. Selanjutnya, besok (22/7), akan dilaksanakan ngajum sekah, ngelinggihang, matatah, ngeliwet, memutru dan beberapa prosesi lainnya. Sabtu (23/7) akan dilaksanakan nganyut nuntun, nyegara gunung ke segara dan Pura Goa Lawah, dilanjutkan dengan maajar-ajar ke Pura Besakih. Rangaian karya akan diakhiri dengan prosesi maajar-ajar ke Pura Lempuyang, Ulundanu Batur, dan katurang pamegat ke soang-soang dadia pada Minggu (24/7) mendatang. Putu Jati mengatakan, karena upacara pitra yadnya nyawa wedana, atma wedana/nyekah lan ngelinggihang (Nilapati) dilaksanakan secara kolektif (massal), masing-masing pemilik sawa hanya dikenakan biaya Rp 4 juta. Selain

kan pemberian jaminan sosial melalui KIS, KIP, KKS, dan program lainnya,’’ terangnya. Angka kemiskinan di Bangli selama ini diklaim sudah berhasil diturunkan. Penurunannya mencapai kurang lebih 1,65 persen. ‘’Berdasarkan data BPS tahun 2014 angka kemiskinan di Kabupaten Bangli awalnya sebesar 5,45 persen kita turunkan menjadi 3,8 persen. Target kita angka kemiskinan di Bangli terus menurun setiap tahun minimal 1.000 orang,’’ jelasnya. Selain mengentaskan kemiskinan, Dibeberkan pula langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menanggulangi

angka pengangguran. Langkah dimaksud diantaranya dengan meningkatkan kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja (LPK), optimalisasi BLK untuk melatih tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar, memberikan fasilitas berupa kredit bagi calon tenaga kerja ke luar negeri, meningkatkan kualitas teanaga kerja melalui sertifikasi profesi dan beberapa program lainnya. ‘’Sementara pengangguran terbuka di Kabupaten Bangli saat ini yaitu sebesar 0,67 persen. Kita targetkan penurunannya menjadi 0,53 persen di tahun 2021,’’ kata Sedana Arta. (kmb40)

Hari Ini, Puncak ”Karya Pitra Yadnya” di Desa Pakraman Pulesari

Alamat SPPT PBB-P2 Tak Sesuai

Pemkab Lakukan Validasi

Bangli (Bali Post)Alamat Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang ditujukan kepada sejumlah Wajib Pajak Bumi dan Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) tak sesuai kenyataan di lapangan. Guna mendapatkan data yang akurat, pemkab pun mengambil langkah validasi. Langkah tersebut mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Namun pemkab diingatkan agar tidak angin-anginan melaksanakan validasi. Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung Bangli I Gede Suryawan menjelaskan, SPPT tersebut berdasarkan data tunggakan pajak yang diterimanya dari pemerintah pusat pada 2014. Data ini masih sesuai dengan

Kamis Paing, 21 Juli 2016

sistep atau sesuai dengan tempat pembayaran. Namun, saat ini data sudah mengarah pada sistem sesmiop yakni berdasarkan alamat administrasi wajib pajak. ‘’Dari sistep ke sesmiop ini yang memunculkan alamat berbeda. Oleh karenanya akan kami validasi,’’ jelasnya, Rabu (20/7) kemarin. Lanjut dia, SPPT yang divalidasi mencapai 117.599 nomor objek pajak (NOP), dengan total nominal net Rp 11 miliar. Guna mempercepat pelaksanaannya, validasi ini melibatkan tim dari kabupaten, kecamatan dan pemerintah desa. Sesuai rencana, validasi ditargetkan rampung secara total pada November mendatang. ‘’Sesuai rencana, target rampung tingkat desa dan

kecamatan sampai Oktober. Target tingkat kabupaten November,’’ terangnya. Khusus untuk penagihan tunggakan pajak, mantan Kepala Inspektorat Bangli ini mengatakan akan melibatkan tim penagih secara khusus. ‘’Kalau penagihan secara baik-baik tak direspon, maka akan dilakukan dengan surat paksa yang mengacu pada perda,’’ imbuhnya. Langkah validasi itu pun mendapat dukungan dari pemerintah desa salah satunya Perbekel Suter, Kintamani I Wayan Nyepeg. Khusus di daerahnya, alamat penunggak belum sepenuhnya akurat. ‘’Kami siap untuk melakukan validasi. Itu sudah kami sampaikan ke Kadispenda Bangli,’’ tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa menyebutkan, tunggakan PBB-P2 itu menjadi keharusan pemkab melakukan penagihan yang didahului dengan proses validasi data. ‘’Ini salah satu yang menjadi temuan BPK. Harus ditindaklanjuti,’’ katanya. Hanya saja, politisi Demokrat ini meminta pemkab dalam proses validasi tidak angin-anginan. Komunikasi dengan pemerintah di bawah harus dilakukan secara maksimal. Jangan sampai apa yang telah diwacanakan tak bisa tercapai sesuai target. ‘’Persoalan ini secepat mungkin harus dituntaskan. Ini untuk meraih target capaian pendapatan yang dicanangkan,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/ina

PERSIAPKAN SARANA - Sejumlah krama Desa Pakraman Pulesari sedang mempersiapkan sarana upacara yang akan digunakan saat puncak karya pitra yadnya, Kamis (21/7) hari ini. bertujuan meringankan beban krama dari segi pembiayaan, upacara, karya yang digelar

ini juga untuk memupuk rasa kepedulian sosial antarkrama. (kmb40/k100)


GIANYAR

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Permintaan KTP Meningkat

Mutasi Dinilai Cacat Hukum

Gianyar (Bali Post) Kelulusan siswa SMA/SMK berdampak pada tingginya permintaan pembuatan KTP di Kabupaten Gianyar. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pun kini mulai khawatir bakal kekurangan blangko KTP jika hingga Agustus blangko dari pemerintah pusat tidak kunjung dikirim ke Gianyar. Kadisdukcapil Gianyar Putu Gede Bhayangkara, Rabu (20/7) kemarin, mengatakan, membeludaknya kebutuhan blangko cetak KTP terjadi pascakelulusan siswa SMA dan sederajat. ‘’Siswa yang sudah lulus ini membutuhkan kartu identitas diri untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja,’’ katanya. Guna mengantisipasi kekurangan blangko, pihaknya sudah mengajukan pengamprahan blangko KTP untuk Agustus mendatang. Disebutkannya, rata-rata permohonan blangko per hari mencapai 50 orang. ‘’Kita akan upayakan ke pusat, agar Agustus nanti tidak sampai terjadi krisis blangko KTP,’’ katanya. Bhayangkara mengeluhkan blangko KTP yang dikirimkan dari pusat tidak semuanya dalam kondisi siap cetak mengingat kiriman tersebut ada yang rusak seperti lengket, plastiknya rusak atau kerusakan lainnya. Akibat kerusakan itu, blangko KTP harus dikembalikan ke pusat untuk diganti. ‘’Datanya sudah langsung di-input pusat. Jadi, pusat tahu berapa yang rusak dan yang sudah dicetak,’’ terangnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) -

Disdukcapil Krisis Blangko

Anggota Dewan Ancam Gugat SK Bupati Polemik mutasi 205 pejabat eselon III dan IV yang diselenggarakan di Balai Budaya, Selasa (19/7) lalu, makin memanas. Anggota DPRD Gianyar mengancam akan menggugat SK Bupati Nomor 821.2/1133/BKD yang menjadi dasar pelaksanaan mutasi tersebut karena dinilai cacat hukum serta melanggar UU ASN. Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata juga diminta menegur Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) karena dinilai melanggar etika birokrasi dengan tidak mencantumkan Sekda Gianyar pada daftar undangan upacara pelantikan. Anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Rabu (20/7) kemarin, mengatakan mutasi 205 pejabat eselon III dan IV itu cacat hukum. Salah satu indikatornya ialah tidak dilibatkannya Sekda Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra selaku pejabat birokrasi tertinggi di Pemkab Gianyar dan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Gianyar. ‘’Dari prosedur, sesuai UU ASN itu sudah cacat. Pejabat yang berwenang mengajukan mutasi adalah Sekda, tapi di sini Sekda malah tidak dilibatkan sama sekali,’’ ucapnya. Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini pun mengancam akan menggugat SK Bupati nomor 821.2/1133/BKD ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena dinilai cacat

hukum. ‘’Saya siap menggugat. Akan saya PTUN-kan ini karena jelas sudah melanggar UU ASN. Di sini, saya tidak membela siapa pun, tetapi lebih pada penegakan hukum,’’ tegasnya. Selain itu, I.B. Rai juga mengecam tindakan BKD Gianyar yang tidak mencantumkan Sekda Gianyar dalam daftar undangan pelantikan di Balai Budaya Selasa (19/7) lalu. Ia menuding BKD Gianyar tidak paham administrasi dan etika birokrasi. ‘’Ini persoalan fatal,’’ tudingnya. Bupati Gianyar Agung Bharata diminta segera meluruskan persoalan ini. Orang nomor satu di Gianyar ini juga diharapkan menegur Kepala BKD karena sudah melecehkan pejabat tertinggi dalam birokrasi Pemkab Gianyar.

‘’Jangan semena-mena seperti ini. Ini kesalahan fatal. Saya harap Bupati bersedia meluruskan dan menegur Kepala BKD,’’ ucapnya. Bupati Gianyar juga diingatkan untuk tidak terus-menerus mencampuradukkan kepentingan politik dengan birokrasi di Pemkab Gianyar. ‘’Bupati tolong pahami fungsi jabatan. Jangan samakan kepentingan politik dengan birokrasi. Kalau gini terus, hancur pemerintahan kita. 36 tahun saya di birokrasi, baru sekarang merasakan kekacauan seperti ini di Pemkab Gianyar,’’ tandasnya. Sementara Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa tidak bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. Nomor handphone yang biasa dihubungi tidak aktif sejak pagi hingga sore kemarin. (kmb35)

Kasus Korupsi Aspal di Tulikup

Komang Sukerta Ditahan

Bali Post/ist

PELATIHAN - Para siswa mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Pelatihan Kewirausahaan Tingkat SMA/SMK

2016, Sasar 15 Sekolah

Gianyar (Bali Post) Program pelatihan kewirausahaan di SMA/SMK di Kabupaten Gianyar berlanjut dan tahun ini menyasar 15 sekolah. Program ini ditargetkan tuntas dilaksanakan di seluruh SMA/SMK pada tahun depan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar I Wayan Suamba, Rabu (20/7) kemarin. Dikatakan Suamba, menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini menjadi salah satu strategi Pemkab Gianyar menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pemkab melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi siswa di 43 SMA/SMK di Gianyar. Pelatihan dilakukan secara bergilir atau road show di masing-masing sekolah di tujuh kecamatan. Tahun lalu, program ini telah menyasar 15 SMA/SMK. Jumlah yang sama juga ditargetkan untuk tahun ini. ‘’Sisanya ditargetkan selesai tahun 2017,’’ katanya. Kemarin, pelatihan dilangsungkan di SMA Negeri 1 Sukawati. Puluhan siswa mengikuti pelatihan sehari dengan narasumber dari kalangan akademisi, pengusaha, dan perbankan. Menurut Suamba, pelatihan kewirausahaan bagi para siswa ini bertujuan memberikan motivasi kepada generasi muda untuk mengembangkan jiwa wirausaha sehingga nantinya dapat menciptakan lapangan pekerjaan. ‘’Jadi, mereka nantinya tidak hanya menjadi pencari kerja,’’ ujarnya. Dijelaskannya lebih lanjut, perkembangan wirausaha sangat menentukan tingkat perekonomian masyarakat di suatu wilayah. Suatu daerah dikatakan makmur apabila minimal dua persen penduduknya menjadi wirausahawan. Sementara di Indonesia angka minimal itu belum tercapai. Menurut sebuah riset, jumlah penduduk yang menjadi wirausahawan di Indonesia baru sekitar 0,18 persen. Tidaklah mengherankan jika perekonomian Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga. ‘’Singapura, persentase wirausahanya sebesar 7 persen. Kemudian Malaysia 5 persen, dan Cina 10 persen. Kita masih jauh tertinggal,’’ ungkapnya. (kmb25)

9

Gianyar (Bali Post) Unit III Satreskrim Polres Gianyar melakukan pelimpahan berkas dan barang bukti kasus korupsi aspal di Banjar Pande Desa Tulikup ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Rabu (20/7) kemarin. I Komang Sukerta (46) yang menjadi tersangka dalam kasus ini langsung ditahan Sipidsus Kejari Gianyar. Pria asal Klungkung ini akan menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas II B Gianyar. Berdasarkan pantauan di Kejari Gianyar siang kemarin, tersangka I Komang Sukerta tampak digiring dari mobil tahanan oleh Kanit II Satreskrim Polres Gianyar Iptu Resha Pranata beserta jajaran. Sembari menundukkan kepala, pria bertato di kaki kirinya itu langsung diantar ke ruang penyidik Sipidsus Kejari Gianyar. Iptu Resha Pranata mengatakan, dalam tahap II kasus ini polisi menyerahkan tersangka, berkas dan barang bukti kasus korupsi aspal ke Kejari Gianyar. Seperti lima drum bekas, dokumen, surat perjanjian kerja, surat perintah pen-

cairan dana, kuitansi penjualan aspal dan sejumlah berkas lainnya. ‘’Karena penyidikan kasus ini sudah rampung jadi tersangka dan barang bukti kita limpahkan ke kejaksaan untuk proses selanjutnya,’’ katanya. Sementara itu, Kasipidsus Herdian Rahardi menegaskan, setiap kasus korupsi yang masuk ke Kejari Gianyar akan langsung dilakukan penahanan. Demikian pula kasus korupsi hibah aspal dari Dinas PU Provinsi Bali dengan tersangka Komang Sukerta. Tersangka langsung ditahan selama 20 hari di Rutan Kelas II B Gianyar. ‘’Dari kepolisian juga menyampaikan bahwa selama pemeriksaan tersangka tidak kooperatif serta pernah beberapa kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. Jadi dari itu kami juga langsung melakukan penahanan terhadap tersangka guna mempercepat proses penyidikan di kejaksaan,’’ terangnya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, Komang Sukerta kini diancam pasal 2 ayat 1 UU RI No. 31 Tahun

1999 junto UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Tipikor. Ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 15 tahun penjara. ‘’Dari apsal itu yang bersangkutan juga didenda minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp 200 juta,’’ tandas Herdian. Kasus ini berawal dari Dinas PU Provinsi Bali yang memberikan bantuan 30 drum aspal ke Banjar Pande Desa Tulikup pada 2013. Permohonan bantuan aspal ini diajukan oleh Klian Banjar Dinas Pande I Nyoman Sukara pada 2012. Lalu terealisasi pada 2013 dan diterima Klian Dinas periode selanjutnya, I Nyoman Murna. Bila diuangkan, 30 drum aspal dari dinas PU Provinsi Bali itu senilai Rp 47.211.450. Selain bantuan tersebut, pada November 2014 juga ada Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemkab Gianyar sebesar Rp 25 juta. Selanjutnya pada bulan yang sama diadakan rapat di Banjar Pande untuk membahas upaya pengaspalan dengan menggunakan ADD dan aspal 30 drum tersebut. Lalu disepakati pemborong, Komang Sukerta yang saat

I.B. Nyoman Rai itu mengaku sebagai Direktur CV Luhur Puncak Sari. Dari kesepakatan itu, ADD sebesar Rp 25 juta digunakan sebagai pembayaran uang muka kepada tersangka ditambah 30 drum aspal. Namun hingga Maret 2015, pengerjaan tidak kunjung dilaksanakan. Akhirnya pihak banjar kembali rapat dan membuat surat kesepakatan dengan Komang Sukerta. Hingga akhir April 2015, tersangka hanya melaku-

Bali Post/nik

kan pembuatan agregat yakni sebatas pemasangan batu kerikil pada jalan yang rusak. Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke polisi oleh I Nyoman Murna. Sementara Unit Tipikor Polres Gianyar yang melakukan penyelidikan, mengetahui ternyata 30 drum aspal dari Dinas PU Provinsi Bali itu sudah dijual oleh tersangka kepada seorang pria asal Tampaksiring seharga Rp 43 juta. (kmb35)

Bali Post/nik

TERSANGKA - Kanit II Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu Resha Pranata saat mendampingi tersangka Komang Sukerta di Kejari Gianyar, Rabu (20/7) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Dua Siswa Sabet Juara Kuis Kihajar Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung kembali meraih prestasi di bidang pendidikan. Kali ini dua siswa SDN 1 Semarapura Kangin berhasil menyabet juara pertama dan kedua dalam ajang multikuis Kita Harus Belajar (Kihajar) tingkat Provinsi Bali. Dua siswa kelas VI SD tersebut adalah Ni Komang Reyna Nadhira Dewi dan Gede Agus Sudarmawan. Mereka menjadi juara setelah menyisihkan 95 peserta SD (sederajat) se-Bali. Reyna Dewi asal Desa Sampalan Tengah merebut juara pertama, sedangkan Agus Sudarmawan dari Desa Gelgel menempati peringkat kedua, disusul siswa SD Salam Kudus, Kabupaten Badung. Mereka akan mewakili Bali dalam ajang tingkat nasional, Oktober mendatang. Dalam lomba yang digelar di Denpasar, 16-17 Juli lalu, mereka dituntut mengerjakan soal-soal secara online menggunakan laptop, modem, dan wifi. Peserta menjawab soal-soal pengetahuan umum, IPS, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta membuat konten digital dalam bentuk presentasi. Ditemui usai menghadap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung Nyoman Mudarta, Selasa (19/7), kedua siswa tersebut mengatakan senang atas prestasi yang diraihnya. “Ini berkat bimbingan dan motivasi sekolah,” ujar Reyna ditimpali Agus. Reyna Dewi yang didampingi guru Pembina A.A. Istri Sayang Setia Dewi dan A.A. Istri Inten, mengaku sempat kesulitan dalam mengerjakan soal, khususnya Bahasa Inggris. Namun, dengan keyakinannya dia mampu mengerjakan semua soal yang disiapkan panitia. Kepala SDN 1 Semarapura Kangin, Luh Gede Karyawati, bersyukur atas prestasi anak didiknya. “Kami mendukung siswa untuk meningkatkan prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik,” katanya. Kadisdikpora Klungkung berharap siswa dan guru pembina terus membimbing dan mempersiapkan mereka sebelum maju ke tingkat nasional. “Semoga keduanya bisa bicara di tingkat nasional,” ungkap Mudarta didampingi Kabid Pendidikan TK dan Dikdas Made Sukada. (dwa) Bali Post/kmb

BOCOR - Kios di blok B lantai dua Pasar Seni Semarapura banyak yang bocor, Rabu (20/7) kemarin. Pedagang mesti menempatkan tong sampah untuk menampung air hujan.

Warga Besan-Gegelang Krisis Air Bersih Semarapura (Bali Post) -

Wilayah di perbatasan Klungkung dan Karangasem masih minim sentuhan pembangunan. Seperti di Desa Besan (Klungkung) dan Desa Gegelang (Karangasem), masyarakat setempat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok air bersih. Untuk itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akan menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem guna bersama-sama menuntaskan persoalan di batas wilayah kedua kabupaten ini. Bali Post/kmb

JUARA - Ni Komang Reyna Nadhira Dewi (kanan) dan Gede Agus Sudarmawan menjadi juara dalam lomba multikuis Kita Harus Belajar (Kihajar) Provinsi Bali.

Upacara ’’Madiksa’’ di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri puncak upacara madiksa Jro Mangku Wayan Sugianta (58) dan Jro Mangku Desak Made Wati (58) di Banjar Batumulapan Kauh, Desa Batununggul, Nusa Penida, Selasa (19/7) lalu. Bupati didampingi Nyonya Ayu Suwirta, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, serta Kabag Humas dan Protokol Wayan Parna hadir guna memberikan ucapan selamat telah menjadi sulinggih. Jro Mangku Wayan Sugianta dan Jro Mangku Desak Made Wati memantapkan diri menjadi sulinggih masingmasing dengan gelar Ida Pandita Dukuh Saka Sentanu Segening dan Ida Pandita Sudha Padmi Segening Geria Padukuhan Seganing. Rangkaian madiksa dimulai dengan wisudha bumi, yaitu mengubah rumah menjadi geria. Selanjutnya upacara sedha raga atau proses penyucian diri seorang walaka menjadi sulinggih yang dilakukan pukul 00.00 hingga 04.00 Wita. Upacara disaksikan Nabe Ida Pandita Dukuh Acarya Daksa dari Geria Pedukuhan Samiaga, Penatih, Denpasar Timur, PHDI Klungkung, dan Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Nusa Penida. Pada hari yang sama Bupati Suwirta beserta rombongan mengunjungi warga Desa Pakraman Sompang, Dusun Bunga Mekar, yang akan menyelenggarakan ngaben massal pada 23 Juli. Rombongan disambut Perbekel I Wayan Yasa, Bendesa Gusti Ketut Sudana, Ketua Panitia Gusti Lanang Oka, dan puluhan warga di Balai Banjar Sompang. Ngaben massal diikuti sembilan sawa dari delapan KK. Masing-masing pemilik sawa dikenakan biaya Rp 25 juta. Sebuah wadah dan sebuah jempana telah siap dan dipajang di Balai Banjar Sompang untuk digunakan dalam prosesi pengabenan. Tradisi ngaben massal di Dusun Sompang dilaksanakan setiap dua tahun sekali untuk meringankan beban warga yang kurang mampu. (dwa)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Persoalan di daerah perbatasan itu terungkap saat pelaksanaan program bedah desa oleh Pemkab Klungkung di Desa Besan, Rabu (20/7) kemarin. Bupati Suwirta dalam waktu dekat akan bertandang ke Karangasem untuk membicarakan persoalan di daerah batas wilayah lebih serius. Seperti krisis air bersih yang dialami warga di Besan-Gegelang, padahal sumber mata air ada di daerah Gegelang.

Bupati Klungkung berencana menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem agar sumber mata air itu bisa dikelola dan hasil airnya bisa dialirkan kepada warga di sekitar Bukit Abah, Desa Besan. “Di sana ada sekitar 20 kepala keluarga. Air dari sumber mata air ini memang mengalir ke Besan, tapi sudah kotor,” kata Suwirta. Kedua wilayah tersebut juga mengalami masalah pendidikan. Banyak siswa

dari Besan menempuh pendidikan ke Desa Gegelang. Guna meningkatkan pembangunan infrakstruktur di sana, tahun ini Pemkab Klungkung melakukan langkah awal dengan memperbaiki dan langsung menghotmix akses jalan di Besan. Anggarannya mencapai Rp 2,5 miliar dari APBD Kabupaten. Pembangunan di batas wilayah ini perlu disinergikan oleh kedua kabupaten untuk mempercepat prosesnya.

Perbekel Jangan Jadi Antek-antek Parpol

Semarapura (Bali Post) Kabupaten Klungkung sebentar lagi akan menggelar pilkada. Partai politik sudah mulai menyusun strategi. Salah satu yang menjadi opsi adalah memanfaatkan perbekel untuk mendulang suara. Pemkab Klungkung melalui BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa) segera bersikap untuk mencegah hal itu terjadi. Kepala BPMPD Klungkung Wayan Suteja mengatakan belum tahu ada beberapa oknum perbekel yang masih masuk dalam struktur kepengurusan parpol. Padahal, sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, perbekel dan perangkat desa tidak boleh menjadi pengurus parpol dan segala bentuk kegiatannya. “Ini sangat rentan. Bapak bupati sudah beberapa kali menyinggung ini. Kami baru sebatas memantau dan akan rapatkan,” katanya, Rabu (20/7) kemarin. Mantan Camat Klungkung dan Camat Nusa Penida itu akan melaporkan persoalan ini kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sekaligus meminta petunjuk langkah apa yang harus ditempuh. Dia belum bisa memastikan sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada oknum perbekel bila melanggar UU 6/2014 itu. Larangan serupa juga berlaku untuk para klian banjar dinas. Sebagai bagian dari perangkat desa, klian banjar dinas tidak boleh terlibat dalam kepengurusan atau kegiatan parpol. Disinggung mengenai status klian banjar dinas pascaterbitnya UU tentang desa, Suteja juga belum berani berbicara banyak, sebab landasan perdanya belum turun dari pemerintah daerah. Sebelumnya, pihaknya sudah mengumpulkan para klian banjar dinas dan camat. Lantaran belum ada perda, saat ini masih diberlakukan aturan lama. Artinya, klian banjar dinas yang umurnya sudah di atas 42 tahun atau yang tidak memenuhi persyaratan administrasi tetap bertahan menjabat klian banjar dinas. Namun, bagi klian banjar dinas yang masa jabatannya

Wayan Suteja

Bali Post/kmb31

sudah habis, saat mendaftar kembali harus memenuhi persyaratan administrasi mengacu aturan baru atas rekomendasi dari camat. Kalau tidak memenuhi syarat, posisinya akan diganti klian banjar dinas yang baru. Pihaknya tidak berani menerapkan aturan baru secara mutlak. Selain karena belum diakomodir dalam perda, juga demi kepentingan lain, karena saat ini tenaga klian banjar dinas sangat dibutuhkan untuk membantu perbekel mengelola anggaran desa. Terlebih setiap desa mengelola anggaran miliaran rupiah setelah diberi kewenangan penuh mengelola anggaran. (kmb31)

Suwirta berharap Pemkab Karangasem mempunyai pemikiran yang sama untuk mempercepat proses pembangunan di daerah perbatasan, mulai dari persoalan kebutuhan air bersih, infrakstruktur, hingga pendidikan. Tidak hanya di Besan-Gegelang, tetapi juga wilayah perbatasan lainnya. Melalui program bedah desa pihaknya mengaku banyak memperoleh persoalan yang lebih mendetail dibandingkan data pemerintah daerah sebelumnya. “Dari 24 desa (dari keseluruhan 53 desa) yang sudah dilaksanakan program bedah desa, mayoritas persoalannya menyangkut kemiskinan, pengelolaan sampah, dan infrakstruktur,” jelasnya.

Pihaknya juga akan bertandang ke Pemkab Bangli untuk bertemu dengan bupati setempat. Ada beberapa persoalan yang harus segera diselesaikan bersama lewat kerja sama kedua kabupaten. Salah satunya terkait TPA regional dan persoalan irigasi daerah batas wilayah Tembuku (Bangli) dan Tohpati (Klungkung). Pembicaraan mengenai TPA regional perlu segera dilakukan, mengingat TPA Sente sudah lama overload. Dengan inisiatif seperti ini, Suwirta berharap nantinya tidak ada kecemburuan terhadap proses pembangunan di setiap desa, termasuk di wilayah perbatasan. (kmb31)

Pasca-MPLS

Disdikpora Belum Tahu Angka Putus Sekolah Semarapura (Bali Post) Setelah pelaksanaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), seluruh siswa baru sudah mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar. Seharusnya angka anak putus sekolah di tingkat pendidikan dasar baik SD maupun SMP sudah bisa dipetakan, tetapi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung belum bisa memastikan. Menurut Kabid Dikdas Disdikpora Klungkung Made Sukada, pihaknya harus bersurat ke seluruh UPT di seluruh kecamatan agar data segera disampaikan ke Disdikpora. “Saya belum bisa pastikan angka putus sekolah tahun ini, naik apa turun,” ujarnya, Rabu (20/7) kemarin. Dia menyampaikan informasi dari pihak sekolah yang belum menyetorkan datanya, bahwa data angka putus sekolah belum dapat dipastikan karena masih ada siswa yang baru mendaftar. Pihak sekolah mengupayakan menerima siswa itu daripada harus putus sekolah. “Di Klungkung banyak siswa dari kabupaten lain. Tentu tidak bisa kami langsung menghitung berapa lulusan, yang melanjutkan, dan yang putus sekolah,” kilahnya. Meski demikian, dia akan tetap mengupayakan secepatnya agar bisa memetakan angka putus sekolah sesuai wilayah, sebab, dan langkah apa yang harus dilakukan. Pemerintah daerah mesti melakukan ini untuk terus menekan angka putus sekolah dengan program-program setiap tahun. Terlebih target pendidikan wajib belajar sembilan tahun, mestinya tidak ada lagi anak putus sekolah karena masalah biaya, sebagaimana semangat pemerintah pusat saat ini. Sukada mengaku belum bisa memastikan penyebab anak-anak putus sekolah. Apakah lebih kepada faktor biaya, kondisi geografis, atau mindset yang salah masih ditanamkan orangtua kepada anak. Ini harus ditelusuri lebih jauh, setelah Disdikpora dapat memastikan total angka putus sekolah. Kadisdikpora Nyoman Mudarta belum bisa berkomentar banyak ketika ditanya soal ini. “Saya masih rapat,” ucapnya singkat. (kmb31)

Warga Miskin Dapat Bantuan

Semarapura (Bali Post) – Menindaklanjuti hasil kunjungan Bedah Desa ke-22 yang dilaksanakan 15 Juli lalu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta diwakili Nyonya Ayu Suwirta menyerahkan bantuan kasur dan bantal kepada warga

miskin dan lanjut usia (lansia) di Dusun Jumpai Kangin, Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung, Rabu (20/7) kemarin. Ayu Suwirta didampingi Kepala Dusun Jumpai Kangin, I Wayan Suwirta, menyerahkan bantuan kasur dan bantal

kepada Ni Wayan Kuat (60), I Wayan Priksa (70), I Wayan Gansar( 65), I Nyoman Purna (55), dan I Nyoman Moding (70). Selaku Bunda PAUD, istri Bupati Klungkung itu menyempatkan diri mengunjungi

Taman Kanak- kanak (TK) PAUD Kumara Santhi, Desa Jumpai, diterima Kepala TK setempat Ni Wayan Rumiari. Ia memberikan bantuan dana untuk pengurusan izin akta pendirian TK PAUD Kumara Santhi.

Pada hari yang sama Ayu Suwirta juga mengunjungi salah satu warga kurang mampu di Dusun Ambengan, Desa Tangkas, I Nengah Sentug (75). Warga lansia yang tinggal seorang diri ini diberikan bantuan sambungan listrik. (dwa)


BULELENG

Kamis Paing, 21 Juli 2016

11

Sosialisasi Bandara

Bupati Tidak Tahu Singaraja (Bali Post) – Polemik sosialisasi rencana proyek bandara di Buleleng terus bergulir. Pemkab Buleleng tidak mengetahui rencana PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti yang akan melakukan sosialisasi di Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Kubutambahan. Bahkan kini berembus kabar akan ada peletakan batu pertama. Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Rabu (20/7) kemarin. Bupati mengatakan, mestinya jika ada sosialisasi, pemerintah daerah layak mengetahui. Demikian pula DPRD Buleleng pun harusnya mengetahui sosialisasi tersebut. Untuk mencairkan polemik itu, pihaknya masih menelusuri ke bawahannya yang mendapat surat undangan dari PT BIBU Panji Sakti. Langkah ini ditempuh agar kondisi di daerahnya yang sudah kondusif tidak terganggu dengan beredarnya informasi yang belum jelas keberadaanya. Kata dia, jika dilakukan dengan dasar yang jelas, pemerintah daerah tidak

mempermasalahkan sosialisasi tersebut. Apalagi menyangkut proyek bandara yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat sudah tentu harus didukung demi kepentingan masyarakat secara luas. “Saya juga tidak tahu dan surat undangan tidak ada. Kalau itu jelas bukan hanya kami namun dewan sendiri harusnya juga mengetahui. Kami akan coba telusuri dulu di mana saja surat undangan itu dikirim. Yang jelas situasi yang sudah kondusif ini tetap kita jaga dan jangan terganggu,” katanya. Bupati juga mengaku heran dengan beredarnya kabar akan dilakukan upacara pele-

takan batu pertama dalam proyek bandara di daerahnya yang disebut-sebut dilakukan Agustus 2016. Padahal pihak Airport Kenesis Counsulting (AKC) Kanada belum menyampaikan hasil FS yang dilakukan. Kondisi ini jelas akan menimbulkan tanda tanya besar tidak hanya di kalangan masyarakat namun pihaknya sendiri pun tidak mengerti terkait isu yang berkembang tersebut. “Saya juga dengar kalau ada pernyataan peletakan batu pertama dalam waktu dekat. Tapi saya heran mengapa ada isu seperti itu dan ini yang membuat tanda tanya besar,” tegasnya.

Sementara itu informasi lain menyeruak pascaberedarnya surat undangan sosilisasi di media massa, PT BIBU Panji Sakti dikabarkan melakukan pertemuan di Kota Singaraja Selasa (19/7) malam. Pertemuan ini dihadiri oleh DPRD Buleleng, Pasikian Pecalang, dan beberapa tokoh LSM. Sebelumnya, rencana sosialisasi proyek bandara di Buleleng diterima oleh para perbekel desa di Kecamatan Tejakula dan Kubutambahan. Sosialisasi di dua wilayah ini rencananya digelar mulai Rabu (20/7) kemarin hingga Minggu (24/7) pekan ini. Hanya, rencana itu belum difasilitasi oleh pihak kecamatan lantaran belum mendapat perintah dari Bupati. Selain itu, pemerintah kecamatan hanya mendapat informasi bahwa akan dilakukan sosialisasi tersebut. (kmb38)

Tingkatkan Kunjungan, Disbudpar Tata Lontar di Gedong Kirtya Singaraja (Bali Post) Jumlah wisatawan ke Gedong Kirtya, Singaraja, dua tahun terakhir mengalami penurunan. Berdasarkan data Buleleng membangun 2015, angka kunjungan paling banyak terjadi tahun 2010 dengan jumlah 2.911 orang. Sedangkan 2011 ada 2.333 pengunjung, tahun 2012 (2.540), tahun 2013 (1.647), dan tahun 2014 hanya mencapai 1.302 pengunjung. Atas kecenderungan penurunan kunjungan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng, berencana melakukan terobosan. “Sekarang, saya lagi membuat terobosan untuk memperbanyak koleksi lontar di sana. Salah satunya lontar asli Buleleng, harus mendapat perawatan dan penataan lebih baik,” ujar Kadisbudpar Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., Rabu (20/7) kemarin. Ia menjelaskan, kekayaan khazanah budaya di Buleleng, sudah seharusnya dilestarikan dan dirawat maksimal. “Salah satu yang penting diperhatikan adalah peningkatan sarana prasarana di Gedong Kirtya. Artinya kalau sudah nyaman

kan pengunjung jadi senang melancong untuk membaca lontar. Tempat membaca akan dibuat senyaman mungkin,” jelas mantan Kepala Dinas

Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng ini. UPTD Gedong berdiri sejak tahun 1928. Para pengunjung lokal dan mancanegera

cenderung mencari lontar asli. Jumlah lontar saat ini sekitar 1.757 buah koleksi. Kemudian jumlah salinan lontar sekitar 4.867. (kmb34)

Bali Post/dwa

GEDONG KIRTYA - Kunjungan tamu lokal dan mancanegara melihat-lihat koleksi lontar di UPTD Gedong Kirtya, Singaraja.

Dua Tersangka Rumah Budaya Ditahan Singaraja (Bali Post) Kejaksaan Negeri Buleleng menetapkan dua tersangka kasus korupsi dana hibah bersumber dari ABPN Rumah Budaya Nusantara Kemendikbud RI tahun 2013. Keduanya; Ketut Swiditha dan Ir. Made Sudarisma. Ketut Swidhita alias Mangku Ketut (60) alamat Banjar Dinas Kaja Desa Kedis Kecamatan Busungbiu. Ia berprofesi sebagai PNS dan Ketua Organisasi Seni Budaya Buleleng, Banda Sawitra Desa Pakraman Kedis. Sementara Sudarisma (53) pekerjaan petani, alamat Banjar Dinas Kelod Desa Kedis Kecamatan Busungbiu. Dalam kasus ini

Sudarisma, bertugas sebagai bendahara organisasi Pelestarian Seni Budaya Buleleng, Banda Sawitra Desa Pakraman Kedis. Ketut Swiditha bersama Made Sudarisma, duduk di organisasi pelestarian seni budaya Buleleng, Banda Sawitra, Desa Pakraman Kedis, berdasarkan akta notaris nomor 03 tanggal 6 November 2011. Peristiwa berawal pada Februari 2013. Ketika itu, Swiditha diberi tahu Sekretaris Desa Kedis I Ketut Suwandhi bahwa Desa Kedis mendapat bantuan APBN pelestarian seni budaya rumah Budaya Nusantara 2013.

Bali Post/dgk

DITAHAN - Ketut Swiditha dan Made Sudarisma, Rabu kemarin, ditahan Kejaksaan Negeri Buleleng. Keduanya terlibat kasus korupsi rumah budaya.

Suara Buleleng Pasar Banjar

Lalu lintas dari simpang empat depan Polsek Banjar ke selatan semakin padat semenjak adanya Pasar Rakyat Banjar yang lokasinya dekat kantor Polsek. Demi kenyamanan semua pihak mohon ditempatkan petugas kepolisian di areal tersebut. Ke depan perlu juga dipikirkan untuk pemasangan lampu pengatur lalu lintas dan pembuatan pos jaga di simpang empat jalan itu. Ajik Bima, Desa Banjar Gung Surya, Lovina

Proposal pun dibuat. Jumlah keseluruhan anggaran Rp 495.000.000. Jumlah itu untuk perbaikan gedung, pelatihan, pentas seni dll. Namun, tersangka tidak dapat mempertanggungjawabkan. “Kalau uang yang sudah dikembalikan sebesar Rp 82 juta dan sudah dititipkan di bank. Sekitar 70 persen bangunan tidak tuntas. Satu tahun anggaran, ternyata sudah melebihi dan tidak diselesaikan. Kami tidak lanjuti berdasarkan laporan di masyarakat,” papar Kepala Kejari Buleleng Sumarjo, S.H., M.H. didampingi Kasi Pidsus Indra Harvianto S., S,H., M,H., Rabu (20/7) ke-

marin. Adapun ancamannya pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. Denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Kedua tersangka tak mau memberikan keterangan kepada wartawan. Bahkan, keduanya beberapa kali menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Baik tersangka Ketut Swiditha dan Made Sudarisma, sama-sama mengenakan kemeja putih. Mereka digiring masuk ke mobil tahanan Toyota Hilux warna hitam DK 1003 UX, untuk dilakukan penahanan. (kmb34)

Bali Post/mud

APBD - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menerima persetujuan DPRD Buleleng atas APBD Perubahan 2016 dan Pertanggungjawaban APBD 2015, Rabu (20/7) kemarin.

APBD Perubahan 2016 Ditetapkan

Pendapatan Dirancang Naik 3,38 Persen

Singaraja (Bali Post) – Rancangan APBD Perubahan tahun 2016 ditetapkan melalui sidang paripurna di gedung dewan Rabu (20/7) kemarin. Dalam APBD Perubahan ini pemerintah merancang sektor pendataan daerah meningkat 3,38 persen. Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dirancang naik 16,23 persen dibandingkan dengan rancangan pada APBD induk. Penetapan rancangan APBD Perubahan kemarin dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna. Sementara eksekutif dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama jajaran Muspida Buleleng. Sidang diawali dengan pembacaan laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang diwakili Putu Mangku Budiasa. Dalam laporannya, Budiasa mengatakan, memasuki masa perubahan anggaran tahun ini, anggaran pendapatan daerah disepakati Rp 2,15 triliun lebih. Dibandingkan dalam rancangan APBD induk yang lalu, anggaran di sektor ini dirancang Rp 2,08 triliun lebih. Itu artinya, terjadi peningkatan pendapatan daerah Rp 70,14 miliar lebih

atau 3,38 persen. Sedangkan untuk sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dirancang naik dari APBD induk. Dalam perubahan ini, PAD dirancang Rp 318 miliar lebih. Dalam APBD induk PAD Rp 273,60 miliar lebih, sehingga terjadi kenaikan Rp 44,39 miliar rupiah lebih atau 16,23 persen. Sedangkan pada sektor belanja daerah, pemerintah merancang Rp 2,31 triliun lebih. Anggaran ini juga mengalami peningkatan Rp 155,85 miliar lebih atau 7,23 persen dibanding anggaran APBD induk Rp 2,15 triliun lebih. Peningkatan terjadi pada kelompok belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Secara akumulatif, perubahan anggaran ini membentuk rasio belanja tidak langsung dan belanja langsung dalam perubahan APBD 60,25 persen berbanding 39,75 persen. “Kami dapat menerima dan rancangan ini ditetapkan menjadi perda. Memang terjadi defisit dan ini ditutupi dengan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa),” tegas Budiasa. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan, meski tahun anggaran menyisakan enam bulan ke depan,

pihaknya mengaku optimis dapat merealisasikan pendapatan yang sudah disepakati. Waktu yang singkat ini diharapkan tidak menjadikan pemerintah daerah pesimis. Bagaimana SKPD berkerja dengan maksimal, sehingga peningkatan pendapatan itu bisa diwujudkan. “Namanya kita memasang target dan saya yakin akan bisa merealisasikan sesuai dengan sisa tahun anggaran yang berjalan saat ini,” tegasnya. Pada hari yang sama, lembaga dewan juga menetapkan rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015 menjadi perda. Meski menyetujui, Badan Anggaran (Banggar) tetap memberikan catatan untuk penyempurnaan pelaksanaan APBD tahun-tahun berikutnya. Catatan itu di antaranya pemerintah diminta menggenjot sektor pendapatan yang bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan. Sektor ini sampai tahun ini masih menyisakan piutang besar, sehingga ini perlu dintensifkan agar sektor pendapatan bisa meningkat pada tahun berikutnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Potensi kelautan di Buleleng belum digarap optimal. Terlebih panjang pantai 144 kilometer merupakan peluang untuk dikembangkan. Salah satu upaya mendorong pengembangan tersebut maka penyiapan SDM kelautan sangat diperlukan. Rupanya peluang tersebut telah diantisipasi oleh Undiksha Singaraja, dengan membentuk program studi D III Kelautan. “Rencana

pendirian Prodi D III Kelautan di Undiksha, dirancang sejak lima tahun lalu. Saat itu, animo masyarakat cenderung minim. Sejatinya, prodi ini memiliki peran penting dalam pengembangan potensi kelautan dan sinergis terhadap program Pemkab Buleleng,” ujar Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Rabu (20/7) kemarin. Dengan semakin banyak animo masyarakat terhadap

bidang kelautan, maka Prodi D3 Kelautan akan ditingkatkan menjadi S1. “Tahun 2017, prodi kelautan akan diangkat menjadi S1. Kami tengah melakukan pengajuan ke kementerian dan dipastikan bisa diwujudkan setahun mendatang,” ucapnya. Diharapkan, katanya, melalui kolaborasi akademisi dipadu program pemerintahan, maka kekayaan pesisir di Buleleng, akan tergarap lebih optimal. (kmb34)

Potensi Kelautan Belum Digarap Maksimal


12

Kamis Paing, 21 Juli 2016


Kamis Paing, 21 Juli 2016

KARANGASEM

13

Perkuat Ketahanan Pangan

TNI Bantu Petani Tanam Padi di Tumbu

Amlapura (Bali Post) – Guna mewujudkan ketahanan pangan, TNI dipimpin Dandim 1623 Karangasem Letkol (Inf.) Fierman Sjafriel Agustus membantu petani bertanam padi di Subak Kuum Cangah Desa Tumbu, Karangasem, Rabu (20/7) kemarin. Sebanyak 35 anggota TNI dan petani ikut bertanam padi di areal subak tersebut. Bibit padi ditanam dengan sistem jajar legowo (jarwo). Tujuan kegiatan TNI membantu petani bertanam padi, guna mensosialisasikan sistem bertanam padi yang lebih cepat dan tepat dengan sistem tanam baru. Selain itu, mendorong petani dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Rabu kemarin, luas sawah yang ditanami 86 are, masing-masing sawah seluas 15 are milik Wayan Mertasih (55) dari Banjar Ujung Tengah serta sawah milik Wayan Kasna (54) di Banjar Ujung seluas 71 are. Harapan petani, cuaca nantinya bersahabat sehingga hasil panen menjadi lebih baik. (013)

Keluh Kesah Anak-anak Jatituhu

Demi Pendidikan, Berangkat ke Sekolah Bawa Obor

ANAK-ANAK Banjar Jatituhu, Desa Ban, Kubu, Karangasem mesti berjuang ke sekolah. Di desa pakraman atau di banjar dinas mereka di pedalaman sampai kini belum ada SD filial atau SD cabang. Siswa mesti ke SDN 7 Ban yang berlokasi di banjar tetangganya di Temakung. Untuk mencapai sekolah, mereka harus melewati jalan pintas sekitar empat sampai lima kilometer yang berjurang dan menyeberangi sungai kering. Karena lokasi sekolah jauh, para siswa mesti berangkat pagipagi sekitar pukul 04.00 wita. Mengingat kondisi masih sangat gelap, siswa terpaksa ke sekolah dengan penerangan obor. Apalagi jalan setapak yang dilalui melewati sungai, jurang dan bertebing. Derita dan keluh kesah siswa SD itu disampaikan Klian Banjar Dinas Jatituhu Nyoman Sumera, Rabu (20/7) kemarin. Sumera mengatakan, anaknya sendiri I Nengah Saderana dulu pernah patah kaki. Gara-garanya, Saderana yang kini sudah bersekolah di sekolah satu atap SD-SMP di Temakung itu ke sekolah di Temakung masih dalam keadaan gelap. Dengan penerangan oncor atau obor yang terbuat dari potongan bambu diisi sumbu dengan bahan bakar minyak tanah, jalan setapak yang dilalui tidak begitu terang. Apalagi, jalan setapak juga licin sehingga kakinya terpeleset dan jatuh ke jurang. Siswa lainnya juga ada yang sampai mengalami luka bakar. Soalnya, di jalan setepak berbatu, obor sering kali apinya tertiup angin. Bara api dari obor mengenai badan siswa. Mereka yang pernah luka bakar kena percikan api obor seperti Ni Nengah Rentani dan Ni Wayan Sutiani. Sumera mengatakan, pihaknya bersama warga Jatituhu lainnya pernah mengusulkan agar di sekolah itu dibuka SD filial. Namun, sebuah yayasan yang sejak lama aktif di desa itu mendidik anak-anak setempat, menolak anak-anak setempat yang dididiknya di balai banjar digabungkan dengan SD filial pemerintah. Akhirnya, SD cabang tak terwujud dan anak-anak setempat mesti sekolah ke Temakung. Kini, tambah Sumera, warga setempat berharap ada jalan keluar dari Pemkab Karangasem. Dia berharap jalan ke banjarnya dibuka dan diaspal. Selama ini, orangtua siswa juga tak bisa mengantar anak-anak ke SD di Temakung dengan sepeda motor karena jalan utama rusak. Sumera mengatakan, di banjarnya ada 40 anak-anak dididik sebuah yayasan berpusat di Ubud, Gianyar. Tutornya selain memberi pelajaran calistung, juga keterampilan sehari-hari seperti bertani dan beternak. ”Kami berharap jalan ke banjar kami diaspal sehingga kami bisa antar jemput anak ke SD yang jauh. Selain itu, akses ekonomi ke Pasar Belatung atau ke puskesmas lebih cepat,” katanya. Dihubungi terpisah, Kadis PU Karangasem Ir. Nyoman Sutirtyasa mengatakan, jalan jurusan Delundungan ke Darmaji, panjangnya sekitar 4 kilometer. Tahun lalu, jalan itu sudah diaspal 2 kilometer. Dikatakan, sisa proyek pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer itu tahun ini sempat berulang kali gagal tender karena tak ada rekanan yang mendaftar mengajukan penawaran. Namun, kini sudah ada rekanan yang mau mendaftar dan sedang dalam proses tender. Diharapkan dengan tuntasnya pengaspalan jalan itu, akses ke Jatituhu nanti menjadi lebih mudah. (bud)

Galian C Bodong Ditutup

NGIRING PRATIMA - Sejumlah warga ngiring pratima Ida Batara mantuk dari Pura Puseh Kesimpar, sebelum nyepi.

Pratima ”Mantuk” Usai Ngusaba Wai

Hari Ini, Nyepi di Desa Pakraman Kesimpar Amlapura (Bali Post) – Sehari setelah Ngusaba Wai di Pura Puseh Desa Pakraman Kesimpar, Kecamatan Abang, Karangasem digelar panyepian desa, Kamis (21/7) ini. Ngusaba Wai digelar pada Purnama Sasih Kasa, Selasa (19/7) dan pratima Ida Batara baru katurang mantuk (masineb), Rabu (20/7) kemarin. Sebelumnya, seluruh pratima Ida Batara di pura banjar wilayah desa besar itu, tedun kabeh ke Pura Puseh. Seluruh pratima yang diiring dalam jempana dari 20 pura di 20 banjar pakraman,

Rabu kemarin di-iring krama mantuk (pulang - red) ke banjar masing-masing, usai persembahyangan. Di pura itu, kata Bendesa Kesimpar Gede Sujana, Ida Batara katurang nyejer sehari di Pura Puseh. Ribuan krama desa melakukan persembahyangan. Dulu, Ngusaba Wai lazim disebut Ngusaba Dodol karena krama yang maturan pasti membuat dan menghaturkan jajan dodol. Namun, kini jarang orang menghaturkan jajan dodol karena itu warga menyebut sebagai Ngusaba Wai.

Kamis (21/7) ini, akan digelar panyepian selama 12 jam dimulai pukul 06.00 wita sampai pukul 18.00 wita. Sujana mengatakan, brata panyepian sama seperti Nyepi dalam rangka tahun baru Saka. Ada empat brata atau catur brata panyepian. Warga setempat tak boleh bekerja (amati karya), tak boleh menyalakan api (amati gni), tak boleh bepergian (amati lelungaan), dan tidak boleh menikmati hiburan berlebihan atau tak berhura-hura (amati lelanguan). Sementara lalu lintas

hak desa tetangganya. Sementara lalu lintas umum yang dilintasi jalan negara Amlapura-Singaraja itu, boleh lewat. Namun semua aktivitas seperti pasar desa, toko dan kios, kantor pemerintahan dan sekolah tutup. Terkait panyepian di desa itu, sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait. “Warga Desa Kesimpar tak boleh pergi bebas dari pekarangan rumah. Bagi yang melanggar, kena sanksi sesuai ketentuan di desa kami,” ujar salah seorang warga Abang, Wayan Sutir. (013)

Saluran Subak Jebol, Kualitas Proyek Dipertanyakan Amlapura (Bali Post) –

Proyek pekerjaan saluran irigasi di Subak Tegal Kauh Tempek Geredeg Hulu, Banjar Dinas Geriana Kangin, Duda Utara, Selat, Karangasem, jebol tiga hari lalu atau Senin (18/7). Tak pelak, para petani mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek itu karena baru tuntas dikerjakan dua pekan lalu tapi justru sudah jebol. Terkait jebolnya saluran irigasi itu, Rabu (20/7) kemarin, ditinjau langsung Babinsa desa setempat Nyoman Gerudug, Klian Banjar Dinas Geriana Kangin Wayan Wijaya dan Sekretaris (Penyarikan) Subak Made Ardana. Longsoran senderan saluran sepanjang sekitar 15 meter. Sementara Pimpro proyek itu dari Dinas PU Karangasem,

kemarin, melakukan pengukuran dan diketahui tebal pasangan senderan 30 cm dan tinggi tembok saluran 80 cm. Diakui, campuran semen dan pasir proyek senilai Rp 99,9 juta dengan surat perintah kerja per 25 Mei lalu itu kurang kuat, sehingga mudah jebol. Sejumlah petani di antaranya Ketut Sumerta dan tokoh banjar dan subak setem-

pat geleng-geleng kepala atas kenyataan longsornya senderan itu. Sekretaris Subak, Made Ardana, mengatakan, pekerjaan dinilai kurang kuat dan campuran pasir semen diduga tidak tepat. Selain itu, tinggi senderan saluran 80 cm. Seharusnya, fondasi yang ditanam 30 cm, sementara pasangan senderan yang kelihatan di atas tanah 50 cm. Namun, batu pasangan

fondasi ada yang ditanam. Kenyataan itulah yang diduga menyebabkan pasangan batu beton gampang longsor saat diterjang hujan lebat tiga hari lalu. “Kami dari subak sudah kerap meninjau dan memberikan saran agar pekerjaan lebih bagus sehingga petani bisa lebih lama menggunakan saluran itu. Namun, kenyataan tetap seperti itu dan petani selalu menjadi korban proyek pekerjaan saluran irigasi,” katanya. Made Ardana mengatakan, para petani setempat mengeluh. Masalahnya, sawah seluas sekitar enam

hektar dalam beberapa hari ini sudah musim tanam. Namun, karena proyek saluran irigasi yang baru tuntas dikerjakan dua pekan lalu itu malah sudah jebol, petani tak bisa bertanam padi. Mereka juga khawatir nanti tidak turun hujan lagi pada bulan yang seharusnya sudah jarang turun hujan. Dikhawatirkan usai tanam bibit padi, tak ada hujan dan tak ada air irigasi sehingga para berisiko tinggi mengalami gagal panen. Petani berharap pihak rekanan pemerintah segera memperbaiki proyek saluran itu. (013)

Penyakit Padi Menghadang

Hasil Panen Dikhawatirkan Anjlok

Amlapura (Bali Post) – Warga di Karangasem yang tak terkait dengan galian C mengaku senang karena belakangan ini jalan raya di wilayah Kecamatan Selat, Rendang dan Sidemen lebih nyaman. Pasalnya, sejak penutupan galian C ilegal di wilayah Kecamatan Selat, Jumat (15/7) lalu, truk galian C jarang yang lalu-lalang. Soal kenyamanan lalu lintas itu disampaikan sejumlah tokoh dan warga di Selat. Perbekel Desa Amertabuana, Selat, Wayan Suara Arsana, mengatakan jalanan di Kecamatan Selat dan sekitarnya yang biasa kerap krodit akibat lalu lalang truk galian C, belakangan agak lengang. “Ada warga menyatakan lebih senang di jalan. Anak-anak mereka kini sudah diberikan membawa sepeda motor ke sekolah,” ujar Suara. Warga Geriana, Wayan Patru, juga menyampaikan hal serupa. Jalanan yang biasanya ramai dilintasi truk galian C, kini lebih nyaman. Sebelumnya, warga seperti di Sidemen kerap mengeluh. Truk galian C yang mengangkut pasir, biasanya berjalan lambat dan beriringan dan sulit disalip. Pengendara di belakangnya menjadi terhambat. Sebaliknya, sopir truk yang truknya kosong kerap ngebut di jalan sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya. Dari pantauan Rabu (20/7) kemarin, polisi seperti di depan Maposektif Kota Karangasem juga rutin melakukan razia pada siang hari. Sejumlah truk galian C disetop dan sopirnya diminta menunjukkan surat-surat kendaraannya. Namun, tak tampak pemeriksaan terkait truk galian C yang melebihi kapasitas angkut pasir. (013)

Telepon Penting kARANGASEM 0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330 0363 22988

umum di desa setempat ditutup. Warga desa lain tak boleh masuk desa atau melintasi jalan desa, tapi mesti mencari jalan lain. Seperti warga Datah tak boleh lewat wates ke Kesimpar, tapi melewati jalan Desa Culik. Desa Pakraman Kesimpar termasuk desa besar dan tua. Wilayah desa pakraman itu kini sudah berkembang menjadi empat perbekelan, yakni Kesimpar, Pidpid, Nawakerti, dan Abang. Terkait panyepian di desa itu, tambah Sujana, sudah dikoordinasikan dengan pi-

Baru Tuntas Dikerjakan Dua Pekan

Lalu Lintas Lancar, Warga Senang

Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu

Bali Post/013

Bali Post/013

PENYAKIT - Hamparan padi di Subak Jeruk Manis, Karangasem. Cuaca kurang bersahabat, penyakit padi menghadang dan petani khawatir produksi akan turun.

Amlapura (Bali Post) – Beberapa hari terakhir, wilayah Karangasem terus turun hujan pada malam hari. Sementara siang hari, cuaca mendung dan kerap gerimis. Cuaca yang dinilai buruk bagi pertanian itu menyebabkan tanaman padi dihadang penyakit seperti tungro dan jamur. Petani mengkhawatirkan tanaman padi rusak dan akhirnya hasil panen anjlok. Sejumlah petani di Subak Jeruk Manis dan sekitarnya mengatakan hal itu saat ditemui di sawahnya, Rabu (20/7) kemarin. Wayan Muta, salah seorang petani di Subak Jeruk Manis, mengatakan, hamparan padi yang dalam pengisian bulir di hamparan sawahnya memang tampak subur. Namun jika diperhatikan, bulirnya kurang bagus. Penyebabnya, hujan malam hari disertai angin kencang. Petani mengkhawatirkan produksi padi pada musim panen mendatang akan menurun. Sementara itu, padi yang baru sekali pupuk di hamparan persawahan di Peladung juga dihadang penyakit akibat cuaca yang kurang bersahabat. Tanaman padi merana. Petani terpaksa mengeluarkan modal baru guna membeli pupuk dan obat. Obat disemprotkan dan sementara ini tanaman padi kembali menghijau di Peladung. Bulan ini, sebagian besar petani sawah di Jeruk Manis Tumbu, Ujung, Peladung, Asak dan Timbrah bertanam padi. Sejumlah petani mengatakan, untuk bibit, pupuk dan obat-obatan tak ada masalah dalam pembelian. Namun, harga sarana produksi padi (saprodi) itu dirasakan masih cukup mahal. Menurut petani, yang menjadi kendala yakni menjelang panen. Seperti Muta di Jeruk Manis merasakan, para saudagar atau tu-

kang pajeg panen padi yang untung. Petani merasa dirugikan dengan murahnya harga padi yang dibeli. Apalagi, kata para petani itu, jika tukang panen atau tengkulak saling berkomunikasi. Mereka sudah pasang harga sehingga siapa saja tukang pajeg padi yang dihubungi tetap saling mematok harga yang bersaing rendah. Akhirnya, petani menyerah karena tak sempat manyi (memanen) padinya langsung. Namun, petani kerap menjual padi di sawah dengan sistem perkiraan. Muta mengatakan per 10 are dengan bulir padi bagus dibeli tukang pajeg Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta. ”Kalau dihitung, petani dalam sehari tak dapat uang Rp 1.000 dari bertanam padi,” katanya. Muta berharap, pemerintah melalui jaringannya seperti KUD atau Bulog membeli padi petani dengan harga saling menguntungkan. Selama ini, pemerintah menetapkan harga gabah kering giling (GKG) Rp 4.500 per kilogram. Kalau dihitung-hitung, petani tak mendapatkan harga jual seperti itu dari tengkulak. Dihubungi terpisah, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Karangasem Nyoman Merta Tanaya, S.P. mengatakan, bulan ini petani sebagian besar sedang bertanam padi. Ada yang baru menanam, ada juga padi dalam usia pengisian bulir bahkan sudah ada tampak mulai menua dengan ciri bulir menguning. Pria asal Muncan itu mengatakan, lebatnya hujan belakangan ini, bahkan pada malam hari, bukan masalah dan tidak menyebabkan hama dan penyakit merajalela. Merta Tanaya mengatakan, banyaknya turun hujan lebat justru akan sangat bagus karena dalam masa pertumbuhan tanaman padi membutuhkan air yang banyak. (013)


TABANAN

14 Kaki Diamputasi

Tak Bisa Hidupi Keluarga

DUA bulan sudah kaki kiri Ida Bagus Putra Manuaba diamputasi. Warga Banjar Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, ini selama setahun penuh berjuang melawan penyakit yang menggerogoti kakinya. Ia sempat bertahan enam bulan untuk tetap bekerja, namun kemudian menyerah dan tidak mampu menghidupi keluarganya sampai kakinya harus diamputasi. Bapak dua orang anak yang masih kecil-kecil menuturkan, awalnya kaki kirinya nyeri dan kesemutan. ‘’Rasanya seperti sakit asam urat. Sering kejang dan nyeri,’’ ujarnya ditemui di rumahnya. Ia sempat memeriksakan kakinya ke rumah sakit dan disarankan menggosok denBali Post/san gan minyak kayu putih. Ida Bagus Putra Manuaba Dua bulan kemudian di bagian pergelangan kakinya muncul benjolan kecil dan pecah karena sering tergesek celana panjang kerjanya. Putra yang saat itu bekerja sebagai sales minuman tidak menyangka bahwa luka kecil inilah menjadi awal kakinya harus diamputasi. ‘’Agar tidak tergesek celana waktu itu lukanya saya tempel dengan plester,’’ kenangnya. Bukannya membaik, malah lukanya semakin besar dan mengeluarkan nanah. Putra tidak memiliki penyakit darah seperti diabetes atau hemofili. Namun, hasil pemeriksaan dokter di RSUP Sanglah menunjukkan dirinya menderita penyumbatan pembuluh darah vaskular atau thorax vaskular. ‘’Kata dokter, kasus yang saya alami termasuk jarang,’’ katanya. Penyebab penyumbatan pembuluh darah di kaki Putra ini dikarenakan pola makan yang salah serta sebelumnya dirinya perokok berat. Akibat luka yang tidak sembuh-sembuh, bagian kaki Putra membusuk dan mati. Penyumbatan pembuluh darahnya pun sampai ke lututnya sehingga dokter menyarankan untuk diamputasi agar tidak sampai ke jantung. Kini, Putra tidak mampu bekerja seperti dulu lagi. Ia tetap berusaha mencari nafkah dengan membantu ibunya membuat canang. ‘’Saya ingin memakai kaki palsu, namun belum ada dana untuk membelinya. Kalau ada modal inginnya memelihara itik atau ayam,’’ tuturnya. Menurut Perbekel Desa Payangan, I Nyoman Sudiarsana, pihak desa berusaha membantu agar keluarga Putra Manuaba masuk ke dalam rumah tangga miskin (RTM). ‘’Tetapi tidak bisa tahun ini. Kami harapkan tahun 2017 sudah masuk,’’ jelasnya. (san)

Austronesian Diaspora

Peserta Tinjau WBD Jatiluwih

Tabanan (Bali Post) – Sistem pengairan/irigasi sawah secara tradisional atau lebih sering disebut subak yang masih sangat kental di Bali khususnya di Kabupaten Tabanan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang. Rabu (20/7) kemarin, 20 negara peserta Austronesian Diaspora melakukan tinjauan lapangan ke Austro-Tradisi Subak di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel. Sebelumnya, ratusan peserta berkunjung ke Museum Subak di Sanggulan untuk melihat film dokumenter tentang sistem subak di Tabanan. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tabanan I Wayan Adnyana mengatakan, dipilihnya DTW Jatiluwih sebagai salah satu agenda simposium internasional yang berlangsung di Nusa-Dua ini menjadi ajang promosi keberadaan Jatiluwih. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan tentang sejarah pencapaian status Warisan Budaya Dunia (WBD) di lahan pertanian yang terkenal dengan terasiringnya itu oleh pakar pertanian Unud Prof. Wayan Windia. “Saya yakin setelah berkunjung dan mengetahui sejarah tentang WBD Jatiluwih dan sistem pertanian tradisional di Tabanan, mereka akan menyebarluaskan informasi ini ke masyarakat di negara masingmasing. Ini ajang promosi yang berdampak positif,” ujarnya. Meski demikian, mantan Kadisdik Tabanan itu mengakui menjaga kawasan WBD Jatiluwih dari ancaman rongrongan investor tidaklah mudah. Namun, dengan adanya komitmen Pemkab Tabanan dan pembuatan regulasi diharapkan tidak sampai terjadi kesewenangwenangan ke depannya. “Regulasi baik itu RTRW, lahan abadi, dan lainnya sudah dibuat. Ini kami harapkan bisa selalu menjaga kelestarian kawasan,” jelas Adnyana. (kmb28)

Perda untuk Wujudkan Tabanan Serasi

Tabanan (Bali Post) Setelah melalui pembahasan intensif, DPRD Kabupaten Tabanan akhirnya menetapkan tiga rancangan perda (ranperda) yang diajukan eksekutif. Ketiga ranperda itu masing-masing tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2015, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (RPJMD PPNSB) tahun 2016-2021, dan retribusi pelayanan tera/tera ulang. Proses penetapan berlangsung dalam sidang paripurna di DPRD Tabanan, Senin (18/7) lalu. Sidang dipimpin Ketua Dewan I Ketut Suryadi dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Ditetapkannya tiga ranperda menjadi perda mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan. Menurutnya, keberhasilan yang diraih ini merupakan kerja keras dan usaha dari anggota Dewan. ‘’Saya berterima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota DPRD Tabanan. Semakin bertambah produk hukum yang dihasilkan oleh eksekutif dan legislatif. Perda akan menjadi payung hukum penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk mewujudkan Tabanan Serasi (Sejahtera, Aman, dan Berprestasi,’’ ujar Eka. Menurut Ni Made Meliani dari Pansus VI, sistematika RPJMD PPNSB Kabupaten Tabanan 2016-2021 telah sesuai Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang pelaksanaan PP 8/2008 terkait tahapan. ‘’Perda RPJMD PPNSB diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui PAD khususnya sektor pajak daerah dan retribusi daerah dengan mengoptimalkan potensi pajak daerah serta memanfaatkan teknologi informasi dalam pemungutannya,” jelasnya. Pansus VII yang membahas ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2015, diwakili I Wayan Wiryadana mengharapkan eksekutif bisa menekan belanja daerah yang tidak efektif bagi kesejahteraan masyarakat, meningkatkan belanja publik yang bersifat pro rakyat, dan memperbaiki infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian terutama daerah pedesaan. Sementara Ida Ayu Ketut Candrawati dari Pansus VIII menyatakan ranperda tentang retribusi pelayanan tera/ tera ulang sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 08/M-DAG/PER/2010 tentang alat-alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) yang wajib ditera dan ditera ulang. (kmb28)

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Pemkab Tambah Pangkalan Elpiji 3 Kg

Tabanan (Bali Post) Untuk memeratakan ketersediaan elpiji 3 kilogram, Pemkab Tabanan mengusulkan 70 pangkalan baru yang tersebar di seluruh desa. Dengan adanya 70 pangkalan baru ini, masingmasing desa memiliki setidaknya satu pangkalan elpiji 3 kilogram. Kabag Bagian SDA Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Rabu (20/7) kemarin, menyatakan 70 pangkalan disetujui dengan syarat mendapatkan rekomendasi dari agen elpiji 3 kg dan memiliki surat keterangan usaha. Usulan ini diberikan kepada Pertamina pada Januari lalu dan direalisasikan bulan ini. Untuk memantau harga jual dari agen ke pangkalan, berdasarkan aturan dari Wahana Migas dan Pertamina, pembayaran dilakukan melalui rekening dan tidak tunai lagi. Dengan aturan membayar lewat rekening, harga jual dari agen ke pangkalan lebih jelas dan tertib administrasi. Harga dari pangkalan ke pengecer hingga sampai ke konsumen masih jauh melampui harga eceran tertinggi yang ditetapkan, yaitu Rp 13.500. Berdasarkan hasil pantauan, harga jual hingga ke tangan konsumen mencapai Rp 18.000 hingga Rp 20.000. ‘’Harga eceran memang belum bisa dikontrol dan diatur karena dihitung berdasarkan biaya operasional penjualannya,’’ ujar Ekayana. Selama libur Lebaran, Tabanan mendapatkan jatah lima persen tambahan tabung elpiji 3 kg dari jatah normal 17.600 tabung per hari. Namun, karena ada penduduk yang pergi ke luar Bali, jatah tersebut mencukupi kebutuhan dan tidak sampai ada kelangkaan. ‘’Sekarang sudah kembali ke 17.600 tabung per hari,’’ tambahnya. (kmb24)

Bali Post/dok

GUDANG – Tabung elpiji 12 kg dan 3 kg di sebuah gudang di Tabanan.

Program ASLUT

60 Orang Masuk Daftar Tunggu

Tabanan (Bali Post) –

Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Telantar (ASLUT) dari Kementerian Sosial RI terus berjalan di Kabupaten Tabanan. Sayangnya, program ini belum sepenuhnya diterima warga lanjut usia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terdata di Dinas Sosial Tabanan. Dari 971 lansia PMKS di Tabanan, 108 orang sudah mendapatkan bantuan dari pusat berupa uang tunai Rp 200 ribu per bulan selama 12 bulan guna memenuhi sebagian kebutuhan dasar hidupnya, sedangkan 60 kini masuk daftar tunggu. Terbanyak di Kecamatan Tabanan, yaitu 39 orang lansia. “Sudah kami usulkan ke pusat, semoga cepat mendapat respons. Semua tergantung anggaran

dan kuota dari pusat,” ujar Kadisos Tabanan I Nyoman Gede Gunawan, Rabu (20/7) kemarin. Warga lansia yang berhak menerima bantuan program ASLUT yang dananya bersumber dari APBN disesuaikan dengan persyaratan yang ditetapkan Kementerian Sosial. “Warga lansia telantar ini tidak mendapat perhatian dari keluarga atau hidup tidak

selayaknya sebagai orangtua,” jelasnya. Dengan adanya program bantuan dari Kemensos RI, warga lansia diharapkan terbantu dalam memenuhi kebutuhan ringan dan dasar seperti membeli vitamin untuk meningkatkan gizi dan menjaga kesehatan tubuh. “Selain bantuan uang tunai dari pusat, kami juga berikan bantuan sembako serta selalu mengadakan pengobatan gratis,” ucapnya. Untuk memastikan program ASLUT berjalan sesuai tujuan, proses pemanfaatan dana oleh lansia dikendalikan petugas yang ditunjuk melaksanakan fungsi pendampingan. Petugas pendamping

diambil dari kaur desa dan diusulkan ke kementerian. Setiap 10 ASLUT ada seorang pendamping. Petugas inilah yang bertanggung jawab melakukan pendampingan seperti kunjungan rumah secara berkala serta membuat laporan perkembangan kondisi fisik dan sosial penerima ASLUT. Terkait kriteria lansia yang berhak menerima dana ini, Gunawan menyatakan diutamakan yang berusia 60 tahun ke atas dan PMKS. “Hidupnya tergantung dari orang lain atau kondisi sakit menahun sehingga tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

I Nyoman Gede Gunawan

Warung Global

Badung Mesti Benahi Infrastruktur

WALAU telah berusaha keras menata kota, menjaga kebersihan, memperbaiki taman, dan menangani sampah, Badung gagal meraih kembali trofi Adipura. Terpenting masyarakatnya merasa puas terhadap pelayanan, kinerja, dan keadaan kota yang bersih dan nyaman. Sugi di Denpasar menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Badung Gagal Pertahankan Adipura’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Rabu (20/7) kemarin. Badung memang pernah mendapatkan Adipura, namun menurut Arya di Denpasar, banyak fasilitas dan infrastrukturnya tidak layak. Tujuan program Adipura adalah agar kota tertata, bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat. Kebersihan bisa diawali dari tempat masing-masing baru ke lingkungan lebih luas. Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan masyarakat mesti bekerja keras dengan segala upaya agar keasrian dan keindahan kota tetap terjaga dan terawat.

Werda di Tegalalang menyatakan kalau sebelumnya mendapat namun sekarang tidak berarti suatu kemunduran. Kota yang belum bersih sering mendapatkan Adipura. Ini menandakan penilaiannya masih subjektif. Penghargaan harus bersifat objektif, tidak dipolitisir atau diperjualbelikan. Penghargaan bukan yang utama, yang penting kota betul-betul bersih.

Aneh, Badung sebelumnya beberapa kali mendapat Adipura padahal tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang menjadi salah satu poin penilaian. Agung Jaya Negara di Denpasar menduga ini karena ada korupsi dan suap. KPK agar menyelidiki ke Bali, sebab uang banyak ditilep penguasa. Rakyat jangan dibodohi dan jangan terlalu percaya pada pejabat. Weka dan Vera di Tabanan menilai trofi tidak terlalu penting. Yang perlu diutamakan adalah perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan pengusaha kecil. Jalan yang rusak agar diperbaiki sehingga perekonomian lancar serta terwujud masyarakat yang sejahtera, aman, dan tentram. Menurut Gusti Goatama di Gianyar, tidak apa gagal

mendapatkan trofi daripada tidak mampu menangani masalah di masyarakat. Untuk memperolah Adipura diperlukan biaya dan energi yang besar padahal sifatnya hanya seremonial. Untuk apa meraih penghargaan kalau masyarakat masih menderita dan sekolah dibiarkan memungut biaya dari siswa. Terpenting kesejahteraan dan nasib rakyat diperhatikan. Pejabat jangan hanya pintar korupsi, tetapi harus pandai mengatasi persoalan di masyarakat. Trofi Adipura, lanjut Tut Dawi di Abiansemal, tidak berpengaruh langsung pada masyarakat. Pegawailah yang merasakannya karena mendapatkan bonus dari pe-

merintah pusat. Masyarakat mesti peduli dan ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan demi meningkatnya kualitas lingkungan dan derajat kesehatan. Arta di Kerambitan menambahkan, tantangan bagi Bupati Badung yang baru untuk meraih kembali Adipura. Bupati beserta jajaranya harus introspeksi dari segala lini sebab lalu lintas masih macet dan kurang aman. Badung mempunyai modal besar untuk mensejahterakan masyarakatnya. Adipura bukan penghargaan semata, melainkan motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kebersihan lingkungan. (dika)


15

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Munir dan Samper Perpanjang Kontrak dengan Barca

Madrid Munir El Haddadi dan Sergi Samper menandatangani perpanjangan kontrak dengan juara Liga Spanyol, Barcelona. Tim asuhan Luis Enrique, Rabu (20/7) kemarin, tengah menjalani latihan pramusim di Joan Gamper, Barcelona. Enrique tengah menyiapkan pasukannya menghadapi turnamen International Champions Cup dengan menghadapi Celtic, Leicester City dan Liverpool untuk kawasan Eropa akhir Juli ini. Namun pada latihan itu sejumlah pemain bintang masih absen karena menjalani cuti. Penyerang 20 tahun Munir menyelesaikan musim keduanya dengan tim inti Barca pada 2015/2016 dengan mencetak delapan gol dari 26 pertandingan di semua kompetisi. ‘’FC Barcelona dan Munir El Haddadi telah mencapai kesepakatan untuk memperbarui kontrak sang pemain untuk tiga musim mendatang, sampai 30 Juni 2019,’’ isi pernyataan klub Katalan itu, Rabu (20/7) kemarin. ‘’Klausa buyout-nya bernilai 70 juta euro,’’ kata Barca dalam pernyataan itu. Munir, yang bergabung dengan akademi Barcelona pada 2011, mengatakan pada situs resmi klub, ‘’Saya telah bekerja keras, belajar dari semua orang, dan semua usaha itu mendapatkan ganjarannya.’’ Samper, gelandang kelahiran Barcelona, telah dipromosikan ke tim pertama dan klausa buyoutnya bernilai 50 juta euro. ‘’FC Barcelona dan Sergi Samper telah mencapai kesepakatan untuk memperbarui kontrak sang pemain sampai 30 Juni 2019, dengan opsi untuk perpanjangan untuk tahun selanjutnya,’’ demikian bunyi pernyataan Barcelona. Samper (21) merupakan orang pertama yang mencapai tim pertama setelah bermain untuk semua kelompok umur Barcelona sejak ia masuk pada usia enam tahun. Samper merupakan kapten Barcelona B musim lalu, dan melakukan debut tim pertamanya pada musim 2014/2015. Ia telah mengukir 11 penampilan untuk tim pertama. Sementara itu Sevilla menyelesaikan proses perekrutan pemain internasional Italia Franco Vazquez dari Palermo dengan kontrak berdurasi lima tahun. Gelandang serang berusia 27 tahun itu meneken kontrak yang mengikatnya di klub itu sampai Juni 2012. ‘’Franco Vazquez secara resmi telah menjadi pemain baru Sevilla,’’ isi pernyataan Sevilla. Sevilla tidak memberikan detail nilai transfer itu, namun media Spanyol memperkirakan Sevilla membayar 12 juta euro kepada Palermo. Vazquez tiba di Palermo pada Januari 2012 dan bermain pada 73 pertandingan Liga Italia untuk klub Sisilia itu pada dua musim terakhir, menyumbang 18 gol dan memberi 17 assist. Pemain kelahiran Argentina itu telah mencicipi kompetisi di Spanyol. Ia dipinjamkan ke klub Liga Spanyol Rayo Vallecano dari Palermo pada musim 2012/2013, mencetak tiga gol dari 18 pertandingan. Vazquez melakukan debutnya untuk timnas Italia pada Maret 2015, namun tidak terpilih masuk skuad untuk Piala Eropa 2016. Memiliki julukan “El Mudo,” Vazquez menggantikan Eder Banega menyusul kepindahan pemain Argentina itu ke Inter Milan pada awal bulan ini. Ia merupakan rekrutan kedelapan Sevilla pada musim panas ini. Sevilla, di bawah pelatih baru Jorge Sampaoli, akan menantang juara Liga Champions Real Madrid pada Piala Super UEFA yang berlangsung pada 9 Agustus di Trondheim, Norwegia. (afp/ant)

DIJUAL - Penyerang Prancis Olivier Giroud sempat diisukan akan dijual ke Napoli oleh klubnya Arsenal.

Dibantah, Rencana Penjualan Giroud ke Napoli London Penyerang Prancis Olivier Giroud kemungkinan akan bertahan di Arsenal, kata agennya Michael Manuello, Rabu (20/7) kemarin, membantah spekulasi bahwa pemain internasional Prancis itu akan pindah ke klub Liga Italia Napoli. Ketidakpastian seputar masa depan pemain 29 tahun itu menyeruak setelah media Inggris memperkirakan bahwa dia dimasukkan dalam kesepakatan untuk mendatangkan penyerang Napoli asal Argentian Gonzalo

Higuain ke Stadion Emirates. Manajer Arsene Wenger gagal mendapatkan penyerang Leicester City Jamie Vardy, dan Manuello memberi indikasi bahwa penyerang mana pun yang direkrut Arsenal akan menjadi pengganti untuk Danny Welbeck yang cedera, bukan Giroud. ‘’Semua yang saya baca tentang Giroud tidak benar. Secara pribadi saya telah berkata bahwa jika Arsenal ingin menjualnya, maka kita lihat saja,’’ kata Manuello kepada koran Evening Standard sekaligus menegaskan ketidaktahuannya tentang rencana pembelian penyereang Napoli itu. ‘’Anda selalu memerlukan

London Tidak hanya Mario Balotelli, pemain-pemain Italia yang tampil di kompetisi lebih rendah juga potensial tersingkir dari skuad Azzurri jelang kualifikasi Piala Dunia 2018. Peringatan itu juga berlaku bagi Graziano Pelle yang merumput di Liga Tiongkok. Pelatih baru timnas Italia Giampiero Ventura, Rabu (20/7) kemarin mengingatkan bahwa karier Balotelli terancam setelah manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan sang penyerang itu tidak memiliki masa depan di Anfield. Balotelli kembali ke Liverpool setelah menjalani masa peminjaman yang tidak sukses di AC Milan. Dia potensial tersingkir dari barisan penyerang utama klub Liga Inggris itu, yang juga memiliki

Lisbon Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Rabu (20/7) kemarin memperpanjang kontrak pelatih timnas Portugal Fernando Santos sampai Piala Eropa 2020. Santos (61) memimpin Portugal meraih gelar Eropa perdananya dengan kemenangan melalui masa perpanjangan waktu atas tuan rumah Prancis pada awal bulan ini. Kemenangan ini membuatnya mendapat perpanjangan kontrak dari FPF. ‘’Federasi Sepak Bola Portugal dan

Bali Post/afp

‘’Dia pemain kami. Dia pemain fantastis, pemain dengan kepentingan yang mendasar dan tidak ada masalah,’’ ujar Conte. Ia yakin akan mempertahankan Costa yang mengantarkan the Blues juara Liga Utama Inggris 2015 di bawah kendali Jose Mourinho. Presiden Atletico Madrid Enrique Cerezo juga menepis rumor kembalinya Costa ke Stadion Vicente Calderon pada musim panas ini. Costa, yang mengoleksi 36 gol dari 77 pertandingan sejak bergabung dengan Chelsea pada 2014, sebelumnya mengantarkan Atletico menjuarai Liga Spanyol, Piala Raja, dan dua Piala Super dalam empat tahunnya bersama klub tersebut. ‘’Dia merupakan pemain hebat, yang sangat dicintai,

Daniel Sturridge, Christian Benteke, Divock Origi, dan Danny Ings. Balotelli, yang bahkan tidak masuk tim sementara Italia untuk Piala Eropa di Prancis, hanya mencetak satu gol dari 20 pertandingan liga sepanjang masa peminjamannya di klub Liga Italia tersebut. ‘’Perihal karakter, dia dapat lebih baik lagi. Faktanya adalah dia tidak bermain di Milan, bahwa Liverpool mengabaikan dia, berarti dia berada di persimpangan jalan,’’ kata Ventura, yang ditunjuk sebagai pengganti Antonio Conte. ‘’Ada saat-saat ketika Balotelli benar-benar ingin menjadi pesepak bola, dia memperlihatkan kualitasnya. Saya tidak memiliki prasangka, namun sepak bolanya sendirilah yang harus berbicara.’’ Presiden Sampdoria Massimo Ferrero mendesak Balotelli untuk bergabung dengan klubnya pada awal bulan ini.

nam un di a adal ah pem ai n Chelsea,’’ kata Cerezo kepada para pewarta. ‘’Saya selalu berkata bahwa Costa adalah pemain Chelsea dan dia dikontrak oleh Chelsea. Itulah akhir isu ini,’’ tambahnya sambil merujuk kontrak Costa yang berakhir Juni 2019. Penyerang Tottenham Hotspur asal Korea Selatan (Korsel) Son Heung Min juga tidak mencemaskan masa depannya karena akan menghadapi kompetisi sengit di klub Liga Inggris tersebut. Spurs telah merekrut penyerang Belanda Vincent Hanssen, yang merupakan pencetak gol terbanyak di Liga Belanda musim lalu. Klub juga semakin dekat untuk mendapatkan pemain sayap Prancis yang

Napoli akan menjadi tempat yang sempurna bagi dia untuk memperbaiki kariernya. Ventura yang akan membentuk timnas untuk Piala Dunia 2018 di Rusia, juga mengkritik pemain internasional Italia Graziano Pelle. Keputusan Pelle itu bergabung dengan klub Shandong Luneng, merupakan kesalahan besar karena meninggalkan kompetisi Liga Utama Inggris yang lebih baik. ‘’Para pemain perlu memiliki hasrat untuk menang, pergi ke liga yang lebih rendah tidak membantu hal itu,’’ tambah pria 68 tahun tersebut mengkritik keputusan mantan penyerang Southampton itu. ‘’Bagi Pelle, terlepas dari penaltinya yang gagal (di perempatfinal saat Italia dikalahkan Jerman), dia menjalani musim yang positif. Namun Tiongkok begitu jauh. Kita lihat saja mengapa dia pindah,’’ tegas Ventura. (kmb39/afp/ant)

Portugal Perpanjang Kontrak Santos

Costa Masih Diperlukan the Blues

London Pelatih baru Chelsea Antonio Conte tidak memiliki niat untuk menjual atau membiarkan penyerang Diego Costa meninggalkan klub. Pemain kontroversial dan temperamental itu masih diperlukan the Blues musim ini. Penyerang berusia 27 tahun itu sebelumnya dihubunghubungkan dengan rencana pulang ke mantan klubnya, Atletico Madrid. Kepulangannya itu tidak lebih karena penampilannya di musim keduanya di Stamford Bridge tidak memuaskan. Di sisi lain, Chelsea juga telah merekrut penyerang Belgia Michy Batshuayi dari Marseille. Kondisi tersbeut memicu spekulasi tentang kemungkinan Costa diizinkan meninggalkan Stamford Bridge.

Bek Tengah Liverpool, Rabu kemarin menandatangani kontrak jangka panjang dengan bek tengah Ragnar Klavan dari klub Bundesliga, Augsburg. Pemain berusia 30 tahun, yang telah lebih dari 100 kali bertanding untuk timnas Estonia, membuat 40 penampilan untuk Augsburg pada musim lalu. Klavan diperlukan Liverpool untuk mengisi posisi yang ditinggalkan bek Martin Skrtel yang pindah ke Fenerbahce dan Kolo Toure. Dua bek Liverpool lainnya, Mamadou Sakho dan Joe Gomez, bakal melewatkan

awal musim dengan cedera achilles. Tidak diungkapkan berapa besar biaya transfer dari kesepakatan itu, tetapi laporan media Inggris menyebutkan bahwa Klavan telah dibeli Liverpool dengan biaya awal 4,2 juta pound (5,52 juta dolar AS) dan telah menandatangani kontrak tiga tahun. Klavan merupakan pemain kelima yang menandatangani kotrak di bawah manajer Liverpool Juergen Klopp untuk musim depan, menyusul penambahan kiper Loris Karius, bek tengah Joel Matip, pemain depan Sadio Mane dan gelandang Marko Grujic. ‘’Sulit untuk mengatakannya, karena sudah menjadi mimpi saya selama 22 tahun untuk datang ke Liga Utama Inggris dan menjadi bagian dari klub yang luar biasa ini, Liverpool,’’ kata Klavan di situs Liverpool. (kmb39/afp/ant)

Balotelli dan Pelle Kena Peringatan Ventura

Penyerang Italia Graziano Pelle.

Pemain depan Barcelona Munir El Haddadi.

dua penyerang dan Welbeck dipastikan absen untuk (total) sembilan bulan, sayangnya,’’ tambah Manuello. Arsenal, yang finis di peringkat kedua Liga Inggris musim lalu, memulai musim baru pada 14 Agustus ketika menjamu Liverpool.

membela Olympique de Marseille Georges-Kevin N’Koudou. Namun Son bertekad mempertahankan posisinya. ‘’Selalu ada pemain-pemain yang bersaing dengan Anda untuk (mendapatkan) waktu bermain, tidak peduli tim mana yang Anda bela,’’ kata Son yang akan membela timnas Korsel di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil bulan depan. Tottenham finis di peringkat ketiga klasemen musim lalu dan akan bermain di Liga Champions musim ini. (kmb39/rtr/ant) DIHADANG - Ujung tombak Chelsea Diego Costa (tengah) dihadang pemain-pemain Rapid Vienna pada pertandingan persahabatan.

pelatih tim nasional Fernando Santos mencapai kesepakatan untuk memperbarui kontrak,’’ kata Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dalam pernyataannya. ‘’Perjanjian baru antara FPF dan Fernando Santos akan berlangsung sampai setelah Piala Eropa 2020, bertepatan dengan akhir mandat saat ini dari para direktur Federasi Sepak Bola Portugal.’’ Portugal akan memulai perjalanannya di kualifikasi Piala Dunia 2018 pada 6 September, dengan menghadapi Swiss di Basel. (afp/ant)


OLAHRAGA

16 Timnas U-19 Diharapkan Mampu Ulangi Prestasi 2013 Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Eduard Tjong mengulangi prestasi saat Timnas Garuda Muda itu menjadi juara Piala AFF 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur. ‘’Mari kita dukung dan semoga menjadi semangat baru bagi lahirnya prestasi Timnas U-19,’’ kata Menpora Imam Nahrawi di sela pelepasan kontingen ASEAN School Games 2016 di Wisma Kemenpora Jakarta, Rabu (20/7) kemarin. Timnas Indonesia U-19 menjadi timnas pertama Indonesia yang bakal menjalani pertandingan internasional setelah sanksi dari FIFA dicabut. Sesuai dengan rencana, anak asuh Eduard Tjong ini akan bersaing pada Piala AFF 2016 di Vietnam, 11-24 September. Dengan sudah ada persiapan yang dilakukan oleh PSSI, Menpora menegaskan jika pihaknya memberikan dukungan penuh. Bahkan, pihaknya juga optimistis jika dikelola dengan baik dan tidak ada sentuhan-sentuhan dari pihak lain maka timnas bakal meraih prestasi terbaik. ‘’Saya yakin jika dikelola dengan baik maka prestasi Timnas Indonesia U-19 dulu akan terulang,’’ kata pria kelahiran Bangkalan, Madura itu. Sebelum ada kepastian dari PSSI terkait persiapan Timnas Indonesia U-19, katanya, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan opsi akan memberikan bantuan termasuk dalam pembentukan tim dengan memanfaatkan tim pelajar yang selama ini ada. Namun, rencana pemerintah itu urung dilakukan setelah PSSI yang baru saja terlepas dari sanksi mulai bersiap diri untuk membangun Timnas Indonesia U-19. Dengan persiapan yang dilakukan, diharapkan pembentukan tim segera dilakukan pengingat waktu kejuaraan sudah dekat. Sesuai dengan rencana, seleksi pemain Timnas Garuda Muda itu akan di Pusat Pembinaan Usia Muda PSSI di Bojongsari Depok, Senin (25/7). Saat ini Eduard Tjong berusaha mendata pemain yang bakal dipanggil untuk menjalani seleksi. (ant)

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Brazil Bergantung pada Neymar Teresopolis, Brazil -

Neymar menjadi tulang punggung Brazil dalam memburu medali emas cabang olaharaga sepak bola di Olimpiade 2016 nanti. Terlebih pesta olahraga multi-event ini digelar di Rio de Janeiro, Brazil, maka memenangkan cabor paling populer itu menjadi berharga. ‘’Siapa pelatih yang tidak menginginkan Neymar ada di dalam timnya? Saya bergantung pada Neymar,’’ tegas pelatih timnas U-20 Brazil Rogerio Micale, Rabu (20/7) kemarin. Ini menjadi keikutsertaan kedua kalinya bagi Neymar. Empat tahun lalu, dia berhasil membawa Brazil melaju hingga babak final sebelum dikalahkan Meksiko di Olimpiade London. Brazil tercatat dua kali menjadi runner-up yakni pada 1984 dan 1988 untuk mendapatkan medali perak. Tim Samba juga pernah merebut medali perunggu 1996 dan 2008. Bahkan di Olimpiade Beijing 2008 itu Brazil diperkuat Ronaldinho dan bintang masa depan seperti Marcelo dan Thiago Silva. Namun Brazil yang selalu difavoritkan menjadi juara tidak sekalipun pernah merebut medali emas di turnamen ini. Maka saat Olimpiade digelar di Rio pada Agustus mendatang, Micale dan timnas Brazil gembira dengan komitmen Neymar mewujudkan

mimpi meraih medali emas. Micale menggantikan posisi Dunga yang dipecat setelah kegagalan Brazil di Copa America Centenario, Juni lalu. Brazil tak mampu berkiprah terlalu banyak akibat tersingkir di putaran pertama. ‘’Mereka bilang tidak baik tergantung pada Neymar. Tapi saya tidak sependapat. Saya menginginkan Neymar selalu ada di tim saya,’’ tegas Micale saat memimpin sesi latihan timnya untuk persiapan Olimpiade Rio. Pendapat Micale bertolak belakang dengan pandangan Dunga. Dalam kepemimpinannnya, Dunga menegaskan bahwa Brazil bukan tim yang berorientasi pada satu pemain saja. Olimpiade Rio dibuka pada 5 Agustus namun cabor sepak bola telah digelar dua hari sebelumnya pada kategori putra dan putri. 16 tim yang terbagi dalam 4 grup akan bersaing di putaran pertama. Juara grup dan runner-up memperoleh tiket langsung ke babak perem-

pepatfinal. Tim putra Brazil tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Irak dan Denmark. (kmb39/afp)

PERSIAPAN - Penyerang timnas Brazil Neymar melakukan pemanasan di Lapangan Granja Comary, Teresopolis, Rabu (20/7) kemarin. Brazil menyiapkan diri menghadapi pertandingan Olimpiade 2016 yang dimulai awal Agustus mendatang.

Perseden Tambah Bayu Yusa dan Yudi Denpasar (Bali Post) Skuad Perseden Denpasar yang sebelumnya merekrut 21 pemain, mendapat tambahan dua pemain lagi yakni Wayan Gede Bayu Yusa dan Gede Yudi Antara. Dengan demikian, total skuad Tim Laskar Catur Muka berjumlah 23 pemain. Pelatih Nyoman Ambara di sela-sela latihan di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (20/7) kemarin menerangkan, untuk melakoni Liga Nusantara (Linus) Provinsi Bali, tim yang berkekuatan 23 pemain dinilai sudah cukup. Kuota yang kurang yakni barisan penyerang. ‘’Untuk lini depan, kami akui susah memburu

striker lokal,’’ tuturnya. Bahkan, pihaknya tak menjamin hingga pendaftaran terakhir Linus, Minggu (24/7) mendatang, posisi penyerang bakal terisi. ‘’Untuk mengarungi Linus Bali, skuad Perseden sudah cukup,’’ ujarnya sambil menambahkan bahwa jika Perseden lolos mewakili Bali dipastikan harus tambah penyerang murni. Dikemukakan, tambahan pemain masih tersisa 7 jatah lagi untuk menggenapi total 30 orang. ‘’Saya kira untuk Linus Bali, kami akan mengotak-atik posisi pemain, misalnya gelandang serang atau sayap ditarik agak ke

depan membantu penyerangan,’’ kata Ambara. Akan tetapi, jika lolos mewakili Bali dipastikan Perseden harus menambah amunisinya. ‘’Ya... kalau merekrut striker yang berkualitas harus mendatangkan dari luar Bali, dan ini menyangkut anggaran tim,’’ ungkapnya. Tim Perseden bakal melakoni latih tanding melawan Putra Perkanthi di Lapangan Yoga Perkanhti Jimbaran, Jumat (22/7) besok, serta menjamu Bali United U-21 di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (25/7) mendatang. (022)

Hungaroring Sulit Ditundukkan Tim Mercedes

Mark Cavendish

Bali Pos/ap

Mundur dari Tour de France

Cavendish Beralih ke Olimpiade

Paris Pembalap sepeda Inggris Mark Cavendish mengundurkan diri dari lomba Tour de France agar dapat lebih fokus ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Agustus mendatang. ‘’Setelah menganalisis beban tugasnya dari etape-etape sebelumnya, dan tingkat kelelahannya, tim mendukung Mark untuk meninggalkan Tour de France agar dia punya waktu pemulihan dan siap untuk Olimpiade,’’ kata timnya Dimension Data, Rabu (20/7) kemarin. Cavendish mencatat kemenangan etape yang ke-30 kalinya dalam sejarah keikutsertaannya di lomba ini saat juara di etape ke-14. Ini menjadi kemenangan ke-4 setelah menjuarai etape ke-1, 3 dan 6. Pada etape ke-17 yang dimulai Rabu kemarin ia tidak ikut lagi. Cavendish (31), yang sebelumnya tidak pernah menjuarai lebih dari tiga etape pada Tour de France sejak 2011, menyebut kesuksesannya kali ini bisa menjadi modal menuju Olimpiade. ‘’Setelah menikmati kesuksesan pada pekan-pekan ini di Tour de France bersama tim Dimension Data, dengan menyesal saya harus membuat keputusan untuk mundur hari ini,’’ kata Cavendish dalam pernyataannya. ‘’Setelah berlomba secara keras pada etape-etape sebelumnya, tim kami menilai tingkat kelelahan saya, dan menyimpulkan bahwa ini bisa mengganggu target saya berikutnya tahun ini, yakni Olimpiade,’’ katanya. Dengan memenangi empat etape, Cavendish juga adalah pimpinan klasemen sementara, dan masih sempat memakai rompi kuning hingga hari istirahat lomba pertama di Andorra. ‘’Mark sedih meninggalkan Tour de France ini, kami berkomitmen mendukungnya meraih impian untuk mempersembahkan medali bagi Inggris di Olimpiade,’’ kata ketua tim Dimension Data Douglas Ryder. (afp/ant)

Budapest Persaingan antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg kembali ditunggu di Grand Prix Formula1 Hungaria akhir pekan ini. Kedua pembalap Mercedes menjadi penguasa dengan mendominasi musim ini, tetapi keduanya tidak bisa dengan mudah menundukkan Sirkuit Hungaroring. Kedua pembalap sering saling salip dan dua kali tercatat bersenggolan dalam 10 balapan musim ini. Sirkuit Hungaroring yang berkarakter pelan dan meliuk-liuk potensial memicu perselisihan kedua pembalap Mercedes tersebut. Hingga jelang seri ke-11, Rosberg telah memenangi lima balapan dan memimpin klasemen sementara dengan 161 poin. Kepemimpinannya atas Hamilton yang baru memenangi 4 seri, terpangkas dari 43 poin menjadi 1 poin saja. Pada Mei lalu, Rosberg yang memenangi 4 seri pembuka, bersenggolan dengan mitranya itu di BP Spanyol. Balapan di Barcelona ini akhirnya dimenangi Max Verstappen (Red Bull). Sejak itu ketegangan dan persaingan Rosberg vs Hamil-

Bali Post/ap

DIBUNTUTI - Pembalap Mercedes Nico Rosberg (depan) dibuntuti rekan setimnya Lewis Hamilton. ton terus meninggi. Hamilton memenangi empat dari lima balapan terakhir dan Rosberg sekali saja. Hamilton tiga kali menjadi juara dunia dan tidak pernah berhenti untuk menambah trofi. Sementara Rosberg dua kali menjadi runner-up. Total tim Mercedes memenangi 9 dari 10 balapan terakhir, sementara musim ini akan berjalan dalam 21 balapan. ‘’Persaingan terus berlanjut dengan Lewis. Saya merasa baik dan mobil saya juga bagus.

Jadi saya siap bertarung,’’ tegas pembalap Jerman itu. ‘’Saya sudah tidak sabar lagi menunggu perang selanjutnya di Budapest ini. Ini sirkuit yang sulit dan akan menjadi ujian sejati bagi semua pembalap,’’ tambahnya. Hungaroring bukan sirkuit yang bersahabat bagi tim Mercedes. Musim lalu Hamilton hanya mampu finis di urutan ke-6 dan Rosber di posisi ke-8. Sementara di musim 2014 Hamilton ketiga dan Rosberg keempat. (kmb39/ap)

Tian/Zhao Mundur

Fokus Greysia/Nitya Tak Terpengaruh Jakarta (Bali Post) Pengunduran diri atlet bulu tangkis ganda putri Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei dari Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, tidak memengaruhi peluang dan peta persaingan perebutan medali untuk pasangan putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. ‘’Tidak ada perbedaan yang berarti bagi pasangan kita. Fokus utama kami adalah mempersiapkan Greysia/Nitya dalam kondisi nyaman untuk menghadapi siapa saja pada Olimpiade Rio 2016,’’ kata pelatih ganda putri pelatnas PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian, Rabu (20/7) kemarin. Komite Olimpiade Tiongkok menarik pasangan Tian/Zhao dan memasukkan pasangan Tiongkok lain Luo Ying/Luo Yu. Meskipun tidak turun dalam nomor ganda putri, Zhao Yunlei masih akan memperkuat tim Negeri Panda pada nomor ganda campuran dan berpasangan dengan Zhang Nan. ‘’Greysia/Nitya sudah pernah menghadapi semua pasangan yang lolos ke Olimpiade nanti dan mempunyai catatan menang dan kalah,’’ kata mantan atlet peraih medali perunggu bersama Flandy Limpele pada Olimpiade Athena 2004 itu. Eng Hian menambahkan, tugasnya sebagai pelatih ganda putri lebih fokus pada analisis dan persiapan penampilan pasangan atletnya agar bermain lepas di Rio. Greysia/Nitya punya catatan enam kali pertemuan dengan pasangan Tian/Zhao. Pasangan Merah-Putih itu meraih dua kali kemenangan, empat kali kalah dengan Tian/Zhao sejak 2013. Sementara dengan pasangan Luo Ying/Luo Yu, Greysia/Nitya punya catatan empat kali menang dalam enam kali pertemuan mereka sejak 2014. Sebelumnya, Eng Hian mengaku sektor ganda putri lebih termotivasi untuk meraih medali Olimpiade pertama bagi Indonesia. ‘’Kami membidik hasil terbaik. Kami tidak membicarakan warna medalinya. Target itu akan menjadi beban bagi atlet kalau kami terus menekan agar mereka meraih medali emas,’’ kata Eng Hian. Eng Hian menambahkan, pasangan Greysia/Nitya punya kemampuan untuk mengalahkan pasangan-pasangan atlet yang punya peringkat satu hingga tiga dunia. ‘’Seharusnya beban ada pada pasangan-pasangan yang lebih diunggulkan itu dan Greysia/Nitya bermain lebih lepas,’’ ujarnya. Greysia/Nitya punya catatan prestasi medali emas pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, juara pada Singapura Terbuka 2016, dan Korea Selatan Terbuka 2015. (ant)

Undiksha Ditahan Perst Tabanan

Singaraja (Bali Post) Tim tuan rumah Undiksha Singaraja ditahan tim tamu Perst Tabanan dengan skor 2-2 (0-1) dalam latih-tanding di Lapangan Mayor Metra Singaraja, Rabu (20/7) kemarin. Dalam laga yang dipimpin wasit Kurniadi dari Askab PSSI Buleleng, Perst lebih unggul dulu melalui gocekan Noviana di menit ke-31 yang mengoyak gawang Undiksha

yang dikawal Ryan Dharma Putra. Hingga turun minum, Perst tetap unggul 1-0. Memasuki babak kedua, Undiksha mampu menyamakan kedudukan melalui sontekan kapten Fendi Adi Atmaja di menit ke-56 yang memperdaya kiper Sukawirata. Selang dua menit, Perst Tabanan kembali unggul 2-1 hasil bidikan bomber Agung Teguh. Akan tetapi, pemain Undiksha Joni kembali meng-

getarkan jala Sukawirata di menit ke-74, hingga skor imbang 2-2. Sampai wasit Kurniadi meniup peluit panjang, skor akhir tetap imbang. Kedua tim melakoni laga uji coba sebagai persiapan melakoni Liga Nusantara yang mulai digulirkan 31 Juli mendatang. Tim Undiksha dilatih Wahyu Esa Wijaya, sedangkan Perst ditangani pelatih

Wayan Antika, dengan kapten Suparjana. Sebelumnya, Perst telah melakoni serangkaian uji coba, seperti menudukkan Persiwa Wanasari 4-1, unggul atas Pumek Padangan 7-1, serta kalah 0-1 atas Tunas Muda Ubud. Perst juga mengagendakan uji coba melawan Gandewa FC Klungkung di Lapangan

Kuwum, Marga, Tabanan, Minggu (24/7) nanti. Pelatih Perst Antika mengakui dirinya belum puas atas penampilan Suparjana dan kawan-kawan. Oleh sebab itu, dirinya bakal menggenjot fisik, teknik, dan strategi asuhannya, walaupun waktunya terlalu mepet, sebab kick-off 31 Juli nanti. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Paing, 21 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Sopir Pariwisata Pengalaman Hub.0818349192 / 03618956047

A.BP.001.07.16.0001148

!!Bth 3or Karyawati SMA/ Diploma,5org Tenaga Angkat-2, Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn Jl.BayPas Ngr Rai 777 Jimbaran

B.BP.141.07.16.0000595

Dcr Rcpt Wanita u/Tempat Fitnes Hub.289700/081802987999

A.BP.153.07.16.0001189

“Bebek Tepi Sawah Villas Ubud is seeking for Reception Male, min 2 years experience in the same position.Good English, driving and computer skill. Please send CV and application to hr@bebektepisawahvillas.com

B.BP.801.07.16.0000339

Blue Bird Taxi perlu Sopir Gji Harian %tase Tes tiap hari Cab. Sesetan /Jimbaran 081338544504

Cr Krywn Lk2 R.Mkn Dpt Mes,Mkn Gj,Bns Dps-Kuta 085737647417

A.BP.001.07.16.0001025

Customer Service Plaza Bali needs 2 English Speaking Customer Service Staff,Good English and Computes Skills.Must work Well Under Pressure.Fresh Graduates are Welcome send Your CV to ccb1@cspwa.com.au

B.BP.154.07.16.0000587

Dcr Adm gudang pria/wnt max: A.BP.001.07.16.0000992 !!Dicari Karyawati Toko,Adm 24 thn min.D3,Penampilan: Bth Pemetik Buah Australia, Wanita&Tenaga Serabutan Max Gaji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000 menarik/sehat,pahamSistem 30Th Hub.0361-412706,483233 A.BP.001.07.16.0001194 Admin&komputer.Fasilitas:Gapok B.BP.141.07.16.0000594 Cari 2Adm 5Pramuniaga 4diorder Hub.254968 Honest Min 1 year Experience Hb:LDP Meubel Tbn 087861658323 +uang Mkn+lembur A.BP.001.07.16.0001089 on Similiar Position Acct Mgr A.BP.001.07.16.0001138 Dcr Admin Diutamakan Llsn SMA/K & IT Mgr Willing Working in Cook Required in Canggu.Exp Sdrjt Max25Th.H:087761700100 Trawangan.Pls Send to: in Indian food and healthy A.BP.001.07.16.0001177 hairulhr@scallwagsresort.com food.must speak little English Dcr Cook,Waiter,Waitres utk Cc:erwin@scallywagsresort.com Good Salary.SMS 0878 537 50386 Restoran diPetitenget T4739659 A.BP.001.07.16.0000993

B.BP.004.07.16.0000568

Cr Krywti 17-22Th.Ms Word & Excel,SIM C.Gj Awal 1.5Jt/bln, Panjer.085792224440

Dcr Guru Paud/SD/SMP/LB,Kasir Of.Boy,Lamar ke H.Wuruk 197Dps

Cr Cpt2PRT+1Bsiter Gj1,85Jt tdr dlm 081999776071,082237496717

Cr PRT Tgl Dlm,max 35,tdk Gmuk bisa msak, bs naik motor Gj 2Jt/Bln Dpsr 081222108858

A.BP.001.07.16.0001026

B.BP.135.07.16.0000600

!Dcr Tukang Pangkas Barbershop Berpengalaman,bagi hasil60/40% Hub:08133703159,087868409089

B.BP.166.07.16.0000598

Cr Sgr Tkg Jahit Garmer, Tukg Bersih2 Vila Pribadi Pengalamn Hub.081116116173/081805503545 B.BP.004.07.16.0000534

B.BP.004.07.16.0000577

B.BP.004.07.16.0000579

Crusoes Bar Legian Cari Server Cook,Cashier,Bar,Stock Control dan Floor Manager/Supervisor, minimum 1year experience,must speak English.CV to crusoesbar bali@gmail.com or Jl Legian184

B.BP.154.07.16.0000536

Dcr PRT bs Masak Tdr Di Dlm Gj 1,2Jt-1,5Jt Dps Hb.08174757177

A.BP.001.07.16.0001168

Dcr Karyawan Pria/Wanita SMU/ Sederajat/Diploma KTP,SimC utk Bag Teknis Lapangan Oprator Kasir & Contract Officer Pas. Gaji UMR Transport Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri Lam ke CV Gong Dewata Tlp.722709/728443

A.BP.001.07.16.0001155

Dcr Mknk Mtr Prof.Dtg Lgsg Hub.082144877778 Kuta

A.BP.001.07.16.0001162

B.BP.004.07.16.0000576

A.BP.001.07.16.0001187

A.BP.001.07.16.0001185

Dcr Sgr Staf Adm,Wanita u/Toko Baju Daerah Padang2 Jimbaran SMS ke 085100775566 Email CV ke:lowongankerja@hotmail.com

A.BP.001.07.16.0001198

A.BP.001.07.16.0001152

B.BP.154.07.16.0000516

Dcr Staff,Wanita,D3/S1,Acc/Mgm Max 30Th,Pengalaman Min.2Th Email:fincon@podchocolate.com 0361-8496228

A.BP.001.07.16.0001102 Dibthkan Butler min SMA,SeraDcr Teknisi Elektro,Diutamakan butan(L)082236635607,Uluwatu B.BP.004.07.16.0000578 yg Brpnglman,SIM C,Lamaran ke Dibutuhkan Sopir Pribadi dan Prima Utama Jl.Imam Bonjol 250 Sopir operasional Kantor SIM Dps.(0361)485852/085337467878 B1.peminat SMS ke 081339488814 A.BP.801.07.16.0001172

Dcr Tukang Chek untuk Garment Berpengalaman Hub.085100050706 A.BP.001.07.16.0001199

A.BP.001.07.16.0000985

Dicari Segera Drafter untuk Proyek di Pecatu,Syarat:P/W TamatanSMK/DIII/S1Arsitektur Menguasai Autocad bisa Bekerja sama dalam Team Email CV Dikirim Langsung ke: bumibrawaberdikari@yahoo.com A.BP.001.07.16.0001149

Looking for local Qualified Elementary &Secondary Teachers Good English Skils Contact 081999101808 Office Hours 8-4

A.BP.001.07.16.0001131

Dicari karyawati max 25Th,SMU SIM C hubungi HP:081-23932997

A.BP.001.07.16.0001180

Dicr Sgr Bag Program Pglmn u/ Bordir Computer H(0361) 484555

A.BP.001.07.16.0001063

Dcr Security,Housekeping,Bw CV ke Ktr Siaga86, Jl.Pendidikan No62,Dps T.710644,081316361234

A.BP.001.07.16.0001195

Bth Sgr Waiter,Waitress,Cook, u/New Rest Bw Lam Jl.Kayu Aya 104X Seminyak T(0361)738720/21

A.BP.001.07.16.0001196

B.BP.820.07.16.0000525

Dcr:Admin Gudang&Krywati Restiran Dps-081280007606

Dcr Kryti Adm&Kolektor Koprasi min D3,Jl.Nangka Sltn T.245460

Dcr Sopir Pribadi;Hub.Bpk.Komang 0361-8464506;085100454671

Dcr Cpt PRT Gj 1,5Jt (Tdr Dlm) Jujur,Jimbaran 082341168381

A.BP.001.07.16.0001176

A.BP.001.07.16.0001127

B.BP.004.07.16.0000573

Cr Cpt Karyawati Toko(min SMA) Utk Wil.Singaraja 082341168381

Dcr karyawan Laki2 Min SMA Lam Jl.Padang Lepas No.9X T.8495511

Dcr staff Admin, Satpam, Hub. 732201 / poco_ayu@yahoo.co.id

Dcr Sgr! Krywan/i Pbrk Roti Bgn Produksi,Packing dan Baker Hub/SMS:081999057909

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

A.BP.001.07.16.0000948

Dcr Karyawan/ti utk Toko Kain min SMA Bawa lamaran Lgsg ke Jl.Teuku Umar No.18 Denpasar Diutamakan yg Berpengalaman

B.BP.004.07.16.0000571

Dicari PRT & Tenaga Cowok Serabutan Hub.081353320000

A.BP.001.07.16.0001166

Need Waiter/ss,Bartender.CV ke Tutmak rest Ubud Jl.Dewi Sita Tlp:975754

B.BP.004.07.16.0000567

PT.Dewata Krisna Bth Kry/i Pss: SPG/B,Adm,Csir,MD,Spv,TR,Gdg, OB.Gj UMR-3Jt SMS:081236776772

A.BP.001.07.16.0001171

Pria/Wanita,HK,Adm,FO,Srbt Single Max 27Th SMA/SMU Sdrjt Hub:0361462069 Pk 10.00-16.00

Spv Sales S1 Max.35Th Pnglaman Consumer Goods Retail Bgn Min. 1Th Dom.Dps.Staf Adm L/P Compt Lancar.Priortas Llsn SLTA 2015 /2016 Max.21Th Lmrn Jl.Suwung Batan Kendal No.33 Dps 720788 A.BP.001.07.16.0001164

Taco Casa Canggu is hiring now Waitress Hard Working, dedicated person, at least 1 year experience in the same field,max 26 y/o,single CV:info@tacocasabali.com SMS:082145245144

Dicr:Supervisor HK(female)utk A.BP.001.07.16.0001173 Vila diUbud SMS ke:08123901238 Restaurant Looking Staff Steward A.BP.001.07.16.0001165 Cook&Cook Helper,0361732567 Dupa Isi Ulang Cari Sales Gaji A.BP.153.07.16.0001188 4Jt/Bln Hub.081353078889 SPG for jewelry shop. A.BP.001.07.16.0000974 A.BP.001.07.16.0001136 Kuta:08113866371 Htl in legian Need as a Room UbudRest.Waiter/Ress,Cook,Bar Sanur/Ubud:08113866372 B.BP.804.07.16.0000580 decko@decko.com SMS.0811399375 Boy,Waiter,Bartender Send CV Salesman/Girl Pengalaman,Gaji B.BP.004.07.16.0000502 to hrd_resort@melastibali.com Jl.Padma Utara,755971,3009990 3Jt Hb:082147591197(Tidak SMS) Uegently need Sales Marketing A.BP.001.07.16.0000291 A.BP.001.07.16.0001079 for Diving Company in Sanur Sardine Restaurant Looking for Int’l Property agency is looking Ph.0361283246 or Email: Pastry Cook,Cook,Bartendres, for IT Specialist with info@divedivedivebali.com Waitress,Must Speak English network, HTML,Wordpress, A.BP.001.07.16.0001157 Jl.Petitenget 21 Telp.733617 hardware,softwareandemailconfiguVilla di Kesambi Kerobokan Bth Mail:sardine@sardinebali.com ration.Send CV to ebenyamin@ex Tenaga Wanita untuk Bersih2 / B.BP.141.07.16.0000596 otiq.com or call 737358 Seeking for Photographer&Make Pembantu & Supir 081337542061 A.BP.001.07.16.0001193 A.BP.001.07.16.0001200 Up Artist;Need a Dedicated, Japan Perkebunan 087861843051 honest,and energic personality Wanted:Female Admin/Secretary, Single,Spoken Written ExcelUS-Aust-Resto Cepat Murah more-preferred&min 1year expeDicari kary Operator, min SMK/ A.BP.001.07.16.0001143 lent English,Computer Skill,Conrience.Send CV portfolio&ReceSMA, pria/wanita. Kirim ke Looking for:Waiter,Bartender, tact;stonekraftbali@gmail.com nt-Pic to idoidobali@gmail.com PT.InduComp Dewata Jl.Setia Cook and Housekeeping. Fresh 03618475681 B.BP.154.07.16.0000589 Budi No.52 Denpasar T.429715 B.BP.004.07.16.0000575 Graduate Are Welcome.Please Sgr Cari Krywti Mrktng+Admind A.BP.001.07.16.0000997 We are Rest Group in Kuta Send Your CV to info@urchin.ba PT.Konnexa Jl.R.Kuta 46,234727 Dicr Sgr Karywn/ti u/Rest Jl. Need Staff for CDP/Rest.Mng/ li.com or bring to Urchin A.BP.001.07.16.0001175 Marlboro & Tuban H Bu Lourencia Bar/Wtr,Wtrs.Please Send CV to Jl.Laksmana 22 Seminyak Sopir,Pria,SIM A,max 35th 081252395376 087703400138 wayan_ari2@yahoo.com From 9am-4pm for an interview Staf Admin,Wanita, Hub:464286 A.BP.001.07.16.0001064

A.BP.001.07.16.0001047

B.BP.004.07.16.0000588

A.BP.001.07.16.0001126

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Corolla 95 Barang Istimewa Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart

CHEVROLET

Jual Captiva’2011 Putih Diesel Matic & Terios’2015 Silver. Hub:081916511208/085739560708.

A.BP.001.07.16.0001178

InovaG’06+Ijin LightGren 115Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.07.16.0001078

A.BP.001.07.16.0001203

Jual Vellfire Hitam 2010 Hub.08123852121

DAIHATSU

Ayla M M/T Putih’14,Mirage GLX M/T Putih’14,Carry P.U Putih & Hitam’15 DK Istmw,087862200090

A.BP.001.07.16.0001130

Lelang Mobil Vios’09 Ex Taksi Blue Bird 72Jt,Samsat Baru Siap pakai Hub.087760068668

A.BP.001.07.16.0001042

Taft GT 4x4’92, abu2 met,istw, ban 31,DK, 085 101 407080

A.BP.001.07.16.0000995

A.BP.001.07.16.0001191

MITSUBISHI

Elf Mikrobus Baru Long/Short Bisa Kredit/TT Ph.081239765555

HONDA

H.Stream’05 AT 1.7cc Silver Stone,F.Var,115Ng,087860229704

B.BP.141.07.16.0000590

A.BP.001.07.16.0001128

TOYOTA

Freed’2009 PSD Putih Istimewa Alphard G’12 ATPM Htm asDK bs Barang Pribadi H.087860856999 TT&Krdt Dp140Jtan,081805330222 B.BP.141.07.16.0000593

Over Mobilio’14 Dp 115Jt,Sisa 5Jtx11 Bln,Grand Livina XV’11 Cash 122Jt Hub:08155722750

A.BP.001.07.16.0001205

A.BP.001.07.16.0001181

SUZUKI

Fortuner Dsl’12 TRD AsBali KM 45rb+Avanza’13 H.085100856999

B.BP.141.07.16.0000591

APV Pick UP Th’2013 Hitam Hrg.76Jt Hub:082340377111 TT A.BP.001.07.16.0001186

BU Splash 2011 Merah Istimewa Harga 96Jt Hub.081213672655 A.BP.001.07.16.0001132

Jual PU Futura’16 Hitam bs Kredit Dp4Jt H.082147857455 A.BP.001.07.16.0001140

BIRO JASA

B.BP.164.07.16.0000583

Avanza E’07Hitam Manual Istmw PajakBaru 100JtNg,085101522889

Hardtop’81 Bensin Body Kaleng Jl.Zambrud 9 Hub.081338598270

B.BP.141.07.16.0000592

Kjg Krista Terlengkap’2001 AT asBali Prbadi,081999925143 BUC

A.BP.001.07.16.0001202

Altis G’2010/11 Facelift Hitam Jl.Jayagiri XI No11 Renon Nego

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

A.BP.001.07.16.0001201

DIJUAL RUMAH Rmh 80/12m2 3KT 1,4M Citarum Hub.081246642258 /081936564888

A.BP.001.07.16.0001204

BUC Rmh 1Are Mahendradata Hrg.800Jt Ng 087860138505

A.BP.001.07.16.0001144

Rumah Semi Villa Teras Ayung LT650 LB325 2 Lantai Pool & Garden Cantik Sejuk, Owner 08353386868/087862238777

Djl Tanah Kav Jl.Dewata-Cargo Gili Air, Tanah Pantai, SHM, DISEWAKAN TANAH LT.188m2,Jl.Muding Kerobokan Luas 42 are cocok resort Disewakan Tanah di Jl.Patih A.BP.001.07.16.0000977 LT.101m2,Jl.Pantai Lima085213782207 / 081523710006 Rmh 2Lt 2Unit Griya Rsmuka Asri Jelantik Legian Kelod -Kuta B.BP.031.07.16.0000563 Pererenan,Los Pantai LT.203m2 LT1,5Are&1Are Dkt MasjidBM One Hub.081999101966,08123925158 Tanah 4,5Ha, Lodtunduh, Ubud, Tlp.081999896464/081353202090 Gate Security 24Jam08179785354 A.BP.001.07.16.0001150 Gianyar, 085213782207 / A.BP.001.07.16.0000703 A.BP.001.07.16.0000899 Djl Tnh 20 Are di Jl.Ry.Semer 081523710006 Rmh Br 130/147 3KT 4KM Jl.Tkd DIJUAL RUKO Br.Kuwum I Kerobokan Pinggir B.BP.031.07.16.0000562 Badung XB Renon 087862045059 Jln Utm LD.20mtr,081342515999 Tnh 1+2 Are Lok Dawas Hr/A 470 Djl Ruko & Rumah Kediri Garden A.BP.001.07.16.0001161 A.BP.004.07.16.0000928 Jt Aspek Perum 081999270475 Type 50,60,80 Jl.Ry NyitdahRmh Lt2 Luas 1,25A,3KT,2KM Ke!!!View Laut Dkt Sinaran Surga A.BP.001.07.16.0001158 Tbn T(0361)466842,081934310335 bun Jl.Anyelir,0818621551 bs TT Karma Kandara 1Ha 081246976068 Tnh 10 Are Lok Kulibul cocok B.BP.164.07.16.0000584 -081338791301 A.BP.001.07.16.0000719 Villa cepat 081999270475 Rmh Mnmlis Lt2,Jl.Tk.Batang1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut A.BP.001.07.16.0000576 A.BP.001.07.16.0001159 hari XIB Dps 089604048678 Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP A.BP.014.07.16.0001139 Tnh 1A&1,5A Jl.Pohon Jati&Skr SINGARAJA A.BP.001.07.16.0001005 Sari Pdg Galak Snr081933005184 2A Jl.Buana Raya 725Jt/A bisa Djl/Dikont Ruko Banyualit Uk. SINGARAJA A.BP.001.07.16.0001167 dipecah & 2,5A Mahendradata Rmh T.45/1,4Are Tmn Wira Bakti 9x18 2Are Hub.085237088588Iwan Tnh Kav 2Are Perum Batursari 800Jt/A H.081338708444 Singaraja 275Jt 085100499758 A.BP.009.07.16.0001169 Keboiwa Selatan 08123964056 A.BP.001.07.16.0001146 A.BP.001.07.16.0000871 A.BP.001.07.16.0001184 6,8A/2A Jl.Sulatri Gatsu Timur DIJUAL VILLA DISEWAKAN RUMAH @515Jt(jl.8m&6m)081239999747 Villa+Perabot 2.15Are Jimbaran KARANGASEM S.Huni 5KT,4KM,Grsi R.Tamu+R. A.BP.001.07.16.0000870 *Tnh Kavling Villa View Laut P.Gading H.087861888177 Klwrga Jl.Meduri 081999925143 BU Tnh 4,5Are Tegenungan Skwt @75Jt Tulamben,08179780980 WA A.BP.001.07.16.0001151 A.BP.001.07.16.0001206 4A/1,7A/1,5A Saba 081916168674 A.BP.001.07.16.0001008 A.BP.001.07.16.0001142 DIJUAL TANAH DISEWAKAN VILLA Jual Tnh Jl.Tkd.Balian Gg.Nuri KLUNGKUNG Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Disewakan Room Villa,Lok.Sanur 2,6Are Strategis,081338753322 *** Tnh 22A ByPass Mantra L.dp 125Jt/A Bs Kredit 087862450004 A.BP.001.07.16.0001035 Info 08563734043,081337112202 A.BP.001.07.16.0001174 Kav 17A Bs ambil 1A/2A Sesetan 55m Dpt 2Jln SHM H085100426688 A.BP.001.07.16.0001183 Tnh 1,25A Kwanji Dalung Gg. A.BP.001.07.16.0000865 Pesona Taman Kwanji,0818621551 & 1A Sidakarya H.081999556654 ARSITEKTUR A.BP.001.07.16.0001182 SINGARAJA B.BP.164.07.16.0000585 Arsitek Peng 15Th,Gbr&Urus IMB Tanah 2A 750Jt Peguyangan Kaja Jual Kbn Cengkeh 20A 20Jt/A Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi Bangun Bale Bali 085969021515 Buleleng Hub.087762778866 Takmung Klungkung,081337388558 Br.Gunung Hub.085238430100 TP

B.BP.154.07.16.0000597

A.BP.001.07.16.0001197

BIRO JASA

Dijual Rmh 2Lt 1,7A,KtcSet,PAM Hrg 1,45M/Nego,Pds/08123658959

SERVICE

B.BP.164.07.16.0000586

SERVICE

A.BP.001.07.16.0001062

A.BP.009.07.16.0001147

RUPA-RUPA

A.BP.001.07.16.0001179

RUPA-RUPA 3Jam Cair, BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

A.BP.001.07.16.0000034

1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

B.BP.164.07.16.0000582

Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

A.BP.001.07.16.0001190

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.07.16.0000925

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

A.BP.001.07.16.0000941

Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Promo 2,3% Hub.082340004545

A.BP.000.07.16.0000679

Sedia Lem Epoxy/Lem Kuning Dll Berkualitas Hub:087880743654

A.BP.001.07.16.0001129

KEHILANGAN Hlg BPKB mobil Suzuki No.A.141 3052-O AN I Kt.Rudita DK530FA

A.BP.001.07.16.0001156

DISEWAKAN TEMPAT Diswkan stand food court,lks strategis, Jl.Dewi Sartika-Kuta ukuran ±8m2,hrg Rp 3Jt/bln Hub.0361-756610 A.BP.001.07.16.0000749

A.BP.001.07.16.0001153

ACCOUNTING Jual Accounting Program,Train, Konsultasi,Maint.081337465456 A.BP.001.07.16.0001154

FURNITURE

DIJUAL MOBIL

BAHAN BANGUNAN

PINJAMAN SPA KURSUS

KONSTRUKSI BAJA

KURSUS *Fun Private English*Percakapn Conversation Hub:081999231246

ALUMINIUM

AC

PERCETAKAN Percetakan *Cetak Apa Saja MURAH (Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)

*Ongkos Cetak Juga MURAH

*Proses Plat CTP

FOTOCOPY

*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com

8528537, 468227, 468228-30 C.0000706-prc

DIJUAL MOTOR

RUPA-RUPA

KONTRAKTOR


EKONOMI

18

Kamis Paing, 21 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Pertenunan Astini

Hari Prana Art & Handycraft

Ciptakan Generasi Baru

’’One Stop Shoping’’

SEJAK tahun 2002, I Gede Sarantika memulai usaha ‘’Hari Prana Art & Handycraft’’ di Jalan Raya Mas Ubud, Gianyar. Padahal kala itu, Sarantika masih duduk di bangku kuliah. Lantaran hobi dan bakat yang diturunkan oleh keluarga, pria ini akhirnya menggeluti usaha kerajinan patung itu hingga sekarang. ‘’Di samping saya melihat potensi yang besar juga di usaha itu,’’ ujarnya. Hingga saat ini, Sarantika sudah memiliki 14 pegawai. Patung yang diproduksi saat ini memang baru berbahan baku dari beton. Namun pesanan banyak mengalir dari pemerintah maupun perorangan yang datang ke artshop-nya. ‘’BNI sangat membantu dalam hal support permodalan sehingga saya bisa mengembangkan tenaga kerja dan

membuat artshop yang lebih besar. Proses kredit di BNI juga cepat dan fleksibel,’’ ungkapnya. Sarantika berharap, ke depan dapat menjalankan bisnis lebih baik dan mendapat dukungan dari BNI dalam hal permodalan. Terlebih impiannya adalah ingin membuat one stop shoping untuk artshop patung dengan cara bisa menerima orderan dari segala bahan baku seperti kayu, perunggu, tembaga dan bisa memasarkan secara online. *

PERKEMBANGAN teknologi yang semakin pesat, membuat perajin tenun semakin berkurang. Hal inilah yang memacu Ni Wayan Astini dan I Ketut Dharmawan membangkitkan kembali usaha tenun dan mencari generasi penerus. Mereka sendiri telah memiliki usaha Pertenunan Astini yang sudah berdiri sejak tahun 1970 dan merupakan usaha turun-temurun keluarga. ‘’Kehadiran Kampung BNI Kamasan sangat membantu dalam menciptakan generasi–generasi baru perajin tenun,’’ ujar Ni Wayan Astini. Selain itu, lanjutnya, BNI juga sangat membantu dalam hal mensupport permodalan dengan proses cepat dan bunga rendah. Wanita yang membangun usaha di Banjar Pande Mas, Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung ini sampai mampu menambah jumlah produksi dan bersaing dengan perajin tenun yang lain. ‘’BNI dalam hal pelayanan terhadap nasabah, saya mengakui BNI memiliki kelebihan dibandingkan dengan bank yang lain. BNI mampu merangkul dan mendukung UKM di Bali,’’ imbuh Astini. Ia berharap BNI semakin jaya dan tetap mendukung UKM di

Sesuai Permintaan ’’Customer’’

Indonesia dengan cara memberi kesempatan jika ada pameran yang sifatnya nasional. ‘’Saya sendiri termotivasi untuk mencari generasi baru dan menciptakan motif Bali yang klasik dan unik,’’ kata Astini. Menurutnya, pertenunan bersifat unik sehingga tidak bisa ditiru oleh kemajuan teknologi. Harga kain tenun kini semakin bersaing di pasar. Untuk pasar tenun sendiri, selain lokal di Bali juga sudah merambah ke nasional. Bahannya banyak diambil oleh desainer dari Jakarta. *

Menkop Puspayoga

Reformasi Total Koperasi Suatu Keharusan

Jambi (Bali Post) Kemenkop dan UKM terus melakukan reformasi total terhadap koperasi di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan merehabilitasi koperasi yaitu memperbarui database koperasi, pembubaran koperasi yang tidak aktif secara berangsur-angsur. ‘’Reformasi total koperasi menjadi suatu keharusan,’’ tegas Menkop dan UKM AAGN Puspayoga di sela-sela acara gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Ke-69 Tahun 2016 di Jambi, Rabu (20/7) kemarin. Reformasi, jelas Puspayoga, juga terkait dengan mereorientasi koperasi melalui peningkatan kualitas koperasi bukan kuantitas, serta pengembangan koperasi melalui identifikasi peraturan-peraturan yang menghambat koperasi dan mendorong pengembangan koperasi sektor riil. Saat ini, imbuhnya, jumlah koperasi di Indonesia sebanyak 209 ribu koperasi. Dari jumlah itu 147 ribu koperasi yang aktif dan yang tidak aktif sebanyak 62 ribu koperasi. ‘’Yang terpenting adalah banyaknya anggota koperasi, bukan jumlah koperasi. Ke depan kita juga berharap koperasi berfungsi sebagai penyalur KUR,’’ harap Puspayoga. Saat ini, jelasnya, penyaluran KUR hanya melalui bank, seperti BRI, Bank Mandiri, dan BNI serta sejumlah bank swasta lainnya dengan bunga sangat ringan yaitu 9 persen. Momentum peringatan Harkopnas kali ini, Menteri

berharap UKM menjadi bumper perekonomian Indonesia. Produk-produk UKM, katanya, tak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga dipasarkan di luar negeri. Karenanya saat ini Kemenkop dan UKM sedang menggenjot UKM ekspor untuk terus berupaya melakukan ekspor produk-produknya. Sementara itu, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mengatakan, dipilihnya Jambi sebagai tuan rumah Harkopnas berdasarkan kajian tim, meskipun setiap tahun ada lima daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. ‘’Jambi merupakan salah satu provinsi penggerak ekonomi rakyat melalui koperasi,’’ ujar Nurdin Halid. Ia menejelaskan, sejauh ini Gubernur Jambi sangat care kepada ekonomi kerakyatan, bahkan komitmen tersebut dilaksanakan sejak menjabat bupati, sehingga wajar jika mendapatkan penghargaan dari Presiden. ‘’Itu merupakan bukti

Bali Post/010

HARKOPNAS - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga didampingi Gubernur Jambi Zumi Zola dan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Harkopnas ke-69 di Kota Jambi, Rabu (20/7) kemarin. perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat melalui koperasi,’’ jelas Nurdin. Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan, yang perlu banyak bukan jumlah koperasi, tetapi jumlah anggota koperasinya.

POD Chocolate Bidik Pasar Internasional SETELAH sukses mengembangkan bisnis cokelat di Bali, PT Bali Chocolate (PT BC) yang lebih dikenal dengan nama POD Chocolate kini membidik pasar internasional. Guna menunjang pemenuhan produksi tersebut, PT BC mulai membuat pabrik baru dengan kapasitas produksi 9 kali lebih besar dari sebelumnya. Menurut Komisaris sekaligus Owner PT BC, I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan olahan cokelat Bali agar bisa go international dan tidak hanya eksis di negeri sendiri. ‘’Saat ini kami sedang membangun pabrik cokelat di kawasan Sembung, Tabanan. Semoga dua bulan lagi sudah bisa beroperasi,’’ katanya saat ditemui, Rabu (20/7) kemarin. Inda Trimafo yang juga Ketua Hipmi Bali ini mengatakan, bisnis cokelat ini mulai digelutinya sejak tiga tahun lalu bersama suami, Tobias Challanger Garrit. Usaha ini dimulai atas keprihatinannya terhadap kondisi ironis di mana Indonesia sebagai negara penghasil bahan baku kakao, namun hasil olahannya justru didominasi oleh produk dari luar negeri. Bermodal keterampilan dalam pembuatan cokelat, maka dimulailah bisnis ini. ‘’Meski tergolong baru, namun produk kami mendapat respons yang bagus dan sudah menembus konsumen di hotel bintang lima di Bali,’’ ungkapnya. Dikatakannya, untuk bahan baku cokelat, lebih banyak didapat dari petani di kawasan Petang, Badung dan beberapa tempat di Bali. Ini merupakan upaya untuk turut serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan. ‘’Bahan baku cokelat, kami juga mengambil bahan baku dari luar Bali, bila pasokan di Bali kurang, tergantung produksi,’’ katanya. Dengan memberdayakan petani lokal, Inda berharap bisa turut berkontribusi mengangkat derajat perekonomian masyarakat melalui kerja sama tersebut. (kmb23)

Bali Post/kmb23

I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha

‘’Jumlah koperasi tidak perlu banyak, yang perlu banyak itu jumlah anggotanya. Koperasi dengan jumlah anggota yang semakin banyak, berarti semakin kuat,’’ kata Zola. Ia mengharapkan kondisi

Suar Gallery

koperasi sehat dan keberadaan koperasi bisa memberikan manfaat bagi anggotanya dan masyarakat. Saat ini, katanya, koperasi yang ada mencapai 3.700 koperasi, namun yang aktif hanya 2.200 koperasi. (010)

BICARA lukisan, tentu tidak asing dengan nama Suar Gallery. Hadir pada tahun 2000, galeri lukisan ini sebetulnya berawal dari usaha keluarga. Usaha tersebut diturunkan kepada Gede Eka Wedasmara, yang kini menjadi pemilik Suar Gallery. ‘’Pada saat itu lukisan yang dibuat hanya bertema pewayangan karena pangsa pasar, sehingga tema lukisan secara global sesuai dengan permintaan dari customer,’’ ujar pria yang membangun usaha di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Klungkung ini. Wedasmara mengatakan, permintaan pasar tidak hanya di Bali. Tetapi juga ada di Jakarta, Surabaya, Batam hingga ke luar negeri yaitu Amerika, Australia, Prancis dan Jerman. Ia berharap usahanya bisa tetap maju

dan berkembang. Begitu juga terus mendapat support dari BNI, yang selama ini sangat membantu dalam hal permodalan, pemasaran dan pameran. ‘’Dengan menjadi mitra binaan BNI, di sanalah puncak karier saya karena BNI selain membantu permodalan juga pemasaran,’’ jelasnya. Ke depan, Wedasmara ingin membuat museum lukisan yang bertema pewayangan. *

Ipex 2016 Sajikan 700 Proyek Perumahan

Jakarta (Bali Post) BTN mengundang lebih dari 200 pengembang dari seluruh Indonesia dalam acara business gathering bertajuk ‘’Indonesia Property Expo’’ (Ipex) 2016 Agustusmendatang. ‘’Ipex diselenggarakan Agustus mendatang dengan melibatkan 200 pengembang dalam rangka memenuhi target program sejuta rumah,’’ kata Dirut BTN Maryono, di Jakarta, Rabu (20/7) kemarin. Maryono menjelaskan, permintaan masyarakat akan rumah masih sangat tinggi. Sebagai pelaku bisnis pembangunan dan pembiayaan perumahan dalam negeri, BTN dan pengembang perlu memikirkan bagaimana dapat menjawab permintaan tersebut. Ia mengatakan, lebih dari 700 proyek perumahan baru yang tersebar di seluruh Indonesia akan menjadi alternatif kepemilikan rumah bagi masyarakat yang akan membeli dengan cara tu-

nai ataupun skim KPR perbankan. Sebagai bank dengan pangsa terbesar KPR di Indonesia, kata Maryono, perlu terus menginisiasi bagaimana masyarakat akan dapat dengan mudah, cepat dan murah mendapatkan rumah. ‘’Permintaan rumah oleh masyarakat beberapa bulan terakhir ini masih cukup tinggi, dan didominasi untuk rumahrumah menengah bawah,’’ jelasnya. Dalam Ipex nanti akan ada kebijakan khusus yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang melakukan transaksi selama pameran berlangsung. Bunga murah, diskon biaya administrasi, asuransi, proses mudah dan cepat, serta gimik dan hadiah menarik selama pameran akan disiapkan. Banyak fasilitas kemudahan dan promosi yang bervareasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama pameran berlangsung. (010)


19

Kamis Paing, 21 Juli 2016

Simpan Ekstasi, Empat Polisi Ditangkap Semarang (Bali Post) – Empat anggota Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Jawa Tengah, ditangkap karena terlibat dalam kepemilikan narkotika jenis ekstasi. ‘’Masih diperiksa, menyimpan ekstasi dan tes urinenya positif,’’ kata Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Budi Hariyanto, di Semarang, Rabu (20/7) kemarin. Keempat polisi tersebut, tiga di antaranya merupakan

anggota Polsek Gunungpati dan seorang lainnya anggota Polsek Banyumanik. Namun, Budi belum menjelaskan secara detail banyaknya narkotika serta identitas anggota polisi tersebut. Dia mengatakan hingga saat ini belum diputuskan sanksi bagi keempatnya karena masih diproses. Jika terbukti sebagai pengedar maka keempatnya terancam dipecat. Namun, jika hanya sebagai pengguna akan diproses sesuai kode etik,

misalnya harus menjalani rehabilitasi. Pada kesempatan terpisah, Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Burhanudin juga membenarkan penangkapan anggotanya tersebut. Dia menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari pengungkapan di Polres Pati. Ia mengatakan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkotika. (ant)

Sidang Tahunan MPR, Bukan Minta Pertanggungjawaban Presiden Jakarta (Bali Post) Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan pada tanggal Agustus 2016 nanti, lembaga yang dipimpinnya akan menyelenggarakan beberapa agenda yakni Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus, dilanjutkan dengan Hari Konstitusi pada 18 Agustus 2016 dan HUT ke-71 MPR yang akan digelar pada 29 Agustus 2016. ‘’Rencananya Sidang Tahunan MPR akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Selepas itu, dilanjutkan dengan pidato Presiden RI tentang laporan Nota Keuangan 2017 di hadapan anggota DPR, kemudian Sidang Bersama DPR dan DPD-RI,’’ kata Zulkifli Hasan di Gedung MPR, Jakafta, Rabu (20/7) kemarin. Selain Presiden, menurut Zulkifli, Sidang Tahunan MPR juga akan dihadiri oleh pimpinan lembaga-lembaga negara lain, yakmi DPR, DPD, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Yudisial (KY), Mahkamah Agung (MA) serta Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, para mantan presiden, mantan wakil presiden, tokoh-tokoh masyarakat, juga para duta besar negara sahabat diun-

dang untuk menghadiri perayaan Hari Konstitusi dan HUT MPR. Dia menegaskan bahwa sidang tahunan yang akan digelar nanti bukan forum untuk meminta pertanggungjawaban lembaga negara, termasuk pertanggungjawaban Presiden. Sesuai peraturan MPR Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib, sidang tahunan hanya mendengarkan laporan kinerja. ‘’Sidang tahunan merupakan tradisi politik baru dan konvensi ketatanegaraan yang dimulai pada Agustus 2015 lalu,’’ tegasnya. Terkait Hari Konstitusi, Zulkifli menuturkan bahwa hari konstitusi dilakukan setelah pada 10 September 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Keppres No.18 Tahun 2008 tentang Hari Konstitusi. ‘’Kenapa tanggal 18 Agustus dipilih sebagai Hari Konstitusi? Sebab pada tanggal 18 Agustus 1945 juga ditetapkan UUD 1945. Dalam Hari Konstitusi biasanya diselenggarakan seremonial, juga digelar diskusi, seminar dan kegiatan serupa membahas dan mengupas soal konstitusi,’’ ucap Zulkifli. (kmb4)

Bali Post/ant

GUGATAN CERAI - Artis Sheila Marcia tiba di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, untuk menjalani sidang gugatan cerai, Rabu (20/7) kemarin. Sidang dengan agenda mediasi yang difasilitasi hakim pengadilan tersebut gagal karena Sheila Marcia tetap ingin bercerai, sementara sebaliknya dengan pihak suami.

Kamis, 21 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Witonjaya (4) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Dialog Interaktif Pajak 10.05 Lejel Home Shopping

11.05 BCTTV/Folk Song 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Kreasi Kirana Bali TV 16.05 Education on Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari TK Piveri Gianyar (2)

18.00 Puja Tri Sandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pradasari 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Sumerta Denpasar (2) 23.00 Lila Cita Prembon Cupak Kesuargan (2) 24.00 Closing

Bali Post/ant

TENGGER - Sejumlah umat Hindu Tengger melakukan ritual upacara Pawedalan yang merupakan rangkaian perayaan Yadnya Kasada di Pura Luhur Poten, Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (20/7) kemarin. Ritual Yadnya Kasada tetap dilaksanakan warga Tengger meski aktivitas Gunung Bromo mengalami peningkatan.

Puluhan Tahun Dari Hal. 1

Sementara itu, Diah Kencana juga tertarik dalam pengembangan bambu. Ketertarikankan dengan bambu telah dimulai puluhan tahun lalu. Diah Kencana, Ketua HKTI Gianyar ini, lebih tertarik pada pengembangan bambu tabah. Bukan menyilangkan bambu lokal dengan bambu luar. Diah juga merupakan peneliti bambu dan satu-satunya peneliti bambu di Indonesia. Menurutnya, bambu selama ini tidak pernah ada yang melirik. Padahal, bambu dari hulu ke hilir, dari lahir sampai mati dibutuhkan oleh manusia. ‘’Pernahkah kita mengerti bahwa bambu desain alam itu luar biasa sekali untuk kesejahteraan alam. Bambu identik dengan air, menanam bambu sama dengan menanam air,’’ ujarnya. Selain itu bambu juga secara ekonomi sangat menjanjikan. Salah satu contoh yang dia sudah wujudkan adalah produksi rebung. Bahkan rebung tabah yang dikembangkan telah masuk pasar ekspor. Dulu rebung hanya bertahan tiga sampai lima hari. Kini dengan teknologi, rebung bisa bertahan sampai setahun. ‘’Petani kita bukan tidak butuh uang, dia lebih membutuhkan teknologi, pengawalan untuk produknya bisa bertahan dan bersaing di pasaran,’’ tandasnya. Dosen Fakultas Pertanian Unud Ni Wayan Sri Sutari juga mengungkapkan kegalauan petani Bali. Petani Bali membutuhkan permodalan, teknologi dan kesesuaian harga produk. Sri menekankan, wacana saja tidak dibutuhkan dalam menggeliatkan sektor pertanian dan menggerakkan generasi muda untuk menekuninya.

Harus ada tindakan nyata yang dilakukan pihak pemerintah maupun swasta. Di antaranya, pemerintah harus menyediakan beasiswa khusus untuk mahasiswa yang mau kuliah di Fakultas Pertanian. Lalu pihak swasta bisa membantu pemasaran produk pertanian yang dihasilkan petani maupun mahasiswa pertanian. Namun, sinergitas antara petani, pemerintah dan swasta belum terwujud dan masih dalam tataran wacana. ‘’Saya membawa hasil panen petani dan mahasiswa ke supermarket, hotel, kendalanya di mana? Harus lewat distributor, enggak mau lewat petani langsung. Bagaimana petani saya, bagaimana mahasiswa saya tergugah, bagaimana tertarik untuk bertani dan berproduksi,’’ cecarnya. Sri melanjutkan, potensi pertanian akan bisa dibangkitkan bila sinerginya jelas. Sejauh ini memang memungkinkan bagi petani untuk membawa komoditas pertaniannya ke hotel-hotel. Tetapi ternyata, hasil panen petani dihargai murah dan baru dibayar tiga bulan kemudian. Pernah juga ketika membawa melon golden hasil panen dari kebun organik milik fakultas ke supermarket, hanya dihargai Rp 3.000 per kg. Padahal ketika disurvei, supermarket itu rupanya menjual melon jenis yang sama seharga Rp 20.000 per kg. ‘’Beberapa supermarket minta harganya Rp 3.000, sakit hati tidak? Sedangkan saya survei ke supermarket itu, harganya Rp 20 ribu per kg, berapa selisihnya? Akhirnya saya jualan sendiri, saya bawa pick-up dengan mahasiswa saya dan dua petani saya. Berapa saya bisa jual? Rp 10 ribu per kg,’’ jelasnya. (kmb32)

Dua Kali

Dari Hal. 1

Namun dalam dua kali pemanggilan, Ramadhan Pohan tidak hadir ke Mapolda Sumatera Utara dengan alasan sakit. Penyidik Polda Sumat-

era Utara memanggil paksa Ramadhan Pohan dengan menjemput ke rumahnya di Jakarta untuk menghadiri pemeriksaan. ‘’Pak RP tiba di Mapolda Sumatera Utara tadi (Selasa, 19/7) malam pukul 24.00 WIB,’’ katanya. (ant)

Semua Perangkat Dari Hal. 1

‘’Jadi kalau (dilakukan oleh) lone wolf ini bisa terjadi macammacam yang di luar kontrol kita. Karena itu sekarang kami

memberdayakan mulai dari Polri, TNI, sampai Babinsa, semua perangkat yang bisa kita gunakan untuk membuat nyaman dan aman kita gunakan,’’ tutur Luhut. (ant)

Tidak Boleh Dari Hal. 1

Marlon mengatakan berdasarkan standar operasional di restoran itu, pelayan tidak boleh memasukkan sedotan ke dalam kopi pesanan pelanggan karena hanya pelanggan yang boleh membuka dan memasukkan sedotan ke dalam gelas. ‘’Jadi di situ ada tiga paperbag dan sudah ada pipet (sedotan) di dalam (gelas). Gelas kopi masih utuh, masih standar penyajian. Tapi sedotannya sudah masuk dan masih terbungkus ujung bibirnya,’’ kata Marlon Napitupulu. ‘’Standarnya tidak boleh sedotan itu dimasukkan ke dalam. Standarnya harus ada di luar kecuali konsumen sendiri (yang memasukkan),’’ jelas Marlon. Marlon Napitupulu juga yang membeberkan bahwa Jessica langsung menutup pemesanan (close bill) untuk melakukan pembayaran kendati minuman yang dipesan belum tersaji. ‘’Jessica minta close bill sebelum minuman jadi. Saya tanya kenapa? Kata Jessica karena ingin traktir teman, jadi enggak apa-apa langsung close bill,’’ kata Marlon.

Agus Triyono, pelayan Kafe Olivier yang mengantarkan es kopi Vietnam ke meja Jessica, mengatakan bahwa minuman itu berubah warna menjadi kuning seperti jamu kunyit. Agus mengantarkan es kopi Vietnam pada pukul 16.23 WIB kemudian beristirahat selama satu jam. Setelah itu ia kembali ke Kafe Olivier kemudian melihat warna es kopi Vietnam di meja Jessica berubah menjadi kuning. Agus mengira bahwa gelas kopi dengan cairan seperti jamu kunyit itu dibawa korban dari luar sehingga tidak menaruh rasa curiga. ‘’Tidak ada kopi seperti itu di Olivier. Saya pikir itu jamu kunyit pak, kopinya habis terus ada jamu kunyit yang dibawa,’’ lanjut Agus. Usai mendengar kesaksian Agus dan Marlon, Jessica pun tidak memberikan bantahannya kendati sudah dipersilakan oleh ketua majelis hakim. ‘’Tidak ada tanggapan, terima kasih yang mulia,’’ kata Jessica. Hakim pun penutup persidangan yang akan dilanjutkan Kamis ini dengan agenda mendengarkan kesaksian pegawai Kafe Olivier lainnya. (ant)

Lima Jam Dari Hal. 1

‘’Saya bersama Pak Kasad hadir ke sini sekaligus untuk memotivasi personel Satgas Operasi Tinombala,’’ ujarnya. Mereka melakukan kunjungan kerja selama sekitar lima jam terkait tertembak matinya gembong teroris Santoso alias Abu Wardah pada Senin (18/7) petang. Kapolri didampingi sejum-

lah pejabat utama Markas Besar (Mabes) Polri menggunakan pesawat khusus jenis Fokker-28, dan disambut kedatangannya oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Soedarto. Jenderal Pol. Tito Karnavian langsung ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara Palu, tempat jenazah Santoso bersama jenazah anak buahnya, Mohtar, diautopsi dan diidentifikasi. (ant)

Liga Spanyol Dari Hal. 1

Mahrez belakangan dilirik oleh juara Liga Spanyol Barcelona, sebagaimana dikutip oleh media Inggris. Sementara itu Vardy menolak pinangan Arsenal dan lebih memilih membela Leicester. ‘’Hanya Kante yang ingin hengkang. Oke saja. Saya memahami dia. Dia berasal dari klub kecil di Prancis dan baru saja melewati musim yang gemilang. Saya menganjurkan

kepada dia agar bertahan. Tahun depan, baru dia boleh hengkang bila dia memang ingin pergi,’’ kata Ranieri kepada media Inggris. ‘’Setiap orang di sini senang. Benar bahwa dia ingin tetap tinggal. Tidak ada pemain lawan yang akan hengkang, untuk itu kami tetap bersama. Yang terpenting mengurus skuad ini, dengan disemangati semangat, dengan kerendahan hati. Inilah yang terpenting bagi saya,’’ katanya. (ant)

Karna Serang Bhima dengan 100 Batang Panah

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Belas)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SANJAYA berkata, kemudian Karna, oh raja, menyerang Bhima dengan tiga batang anak panah. Karna mengirimkan anak-anak panah indah yang tak terhitung jumlahnya. Walau Bhimasena yang berlengan perkasa itu diserang putra Suta, tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Vrikodara yang memiliki kekuatan 10 ribu ekor gajah itu tetap berdiri dengan tidak bergerak. Dia berdiri seperti sebuah bukit yang diserang dengan anak-anak tawon. Sebagai balasan, oh tuan, pada pertempuran itu, dia menyerang dengan hebatnya di bagian telinga dengan sebuah anak panah berjanggut. Panah itu diurapi minyak, pada ujungnya tajam luar biasa. Dengan anak panah itu, dia menumbangkan ke bumi, anting-anting dari Karna yang besar dan indah itu. Anting-anting itu terjatuh ke bawah, oh baginda, seperti sebuah benda bersinar sangat gemerlapan dari langit. Digairahkan kemarahannya, Vrikodara kemudian tersenyum beberapa saat. Dia langsung meny-

erang dengan hebatnya putra Suta itu. Serangan itu ditujukan pada pusat dada menggunakan anak panah lainnya yang berkepala lebar. Dan sekali lagi, oh Bharata, Bhima yang berlengan perkasa itu dengan cepat menembakkan 10 batang panah panjang. Panah itu kelihatan seperti ular-ular berbisa mematikan, yang baru saja keluar dari selongsong mereka. Ditembakkan oleh Bhima, panah-panah itu, oh tuan, menyambar dahinya Karna, kemudian masuk seperti ular-ular memasuki sebuah bukit semut. Panah-panah itu kemudian menembus kening putra Suta itu. Kelihatan tampan, seperti dia alami sebelumnya. Ketika keningnya dilingkari kalung bunga lotus biru. Karna dilukai parah oleh putra Pandu yang aktif itu, Karna dengan penuh semangat membantu dirinya sendiri menuju Kuxara sambil menutup matanya. Segera setelah mendapatkan kembali kesadarannya, Karna, ksatria penghangus musuh-musuh

itu, tubuhnya berlumuran darah. Keadaan itu menyebabkan Karna menjadi mabuk, dengan geram sebagai akibat dibuat menderita oleh pemanah yang teguh itu. Karna yang memiliki kecepatan tinggi itu menyerbu keretanya Bhimasena. Kemudian, oh raja, Karna yang perkasa dan pemarah itu mabuk. Dengan geramnya, ia menembak Bhima, oh Bharata menggunakan 100 batang panah yang bersayap bulu-bulu burung nazar. Putra Pandu itu mengabaikan musuhnya dengan tidak memakai energi. Vrikodara ulai menembakkan hujan-hujan anak-anak panah yang dahsyat kepadanya. Kemudian Karna, oh raja, digairahkan kemarahannya. Oh penghangus musuh-musuh, kemudian menyerang putra Pandu yang pemarah dan berbadan besar dengan 9 batang anak panah yang ditujukan pada dadanya. Kemudian kedua macan-macan di antara manusia itu, bersenjatakan anak-anak panah dan karena itu menyerupai sepasang macan-macan, dengan gigi-gigi yang dahsyat, saling

mencurahkan satu dengan lainnya pada pertempuran itu. Hujan anak-anak panah itu seperti dua kumpulan awan-awan perkasa. Mereka mencoba menakut-nakuti satu dengan lainnya. Suara-suara dari luar sangat bising, seperti suara dari telapak-tangan mereka, hujan-hujan anak-anak panah dari berbagai jenis. Kemarahan mereka digairahkan.

Masing-masing mencoba pada pertempuran itu, menetralkan prestasi yang lainnya. Kemudian pembantai pahlawan-pahlawan bermusuhan Bhima yang berlengan perkasa, oh Bharata, memotong dengan sebuah anak panah bermuka seperti pisau cukur busur putra Suta itu, sembari mengeluarkan sebuah teriakan keras. (bersambung)

Sloka 8.26

Sukta-krsne gati hy ete jagatah sasvate mate ekaya yaty anavrttim anyayavartate punah Terang dan kegalapan. Kedua ini merupakan jalan-jalan dunia ini yang abadi. Melalui jalur yang satu seseorang pergi untuk tidak kembali, dan melalui jalur yang lain seseorang pergi untuk kembali.


16 Pages

137 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

L O N A A T I E R N I N T

Pippa Britain’s engaged Middletonfund beau to hedge Thursday,

July 21, 2016

says North Korea test missile d attack simulate airfields on South’s Page 13

rnationalbalipo

online: http://www.inte

, July 21, Thursday

’s career Balotelli ds, at the crossroa coach says Italy

2016

rivals and Beating Trump the odds, Republican captures ion nominat Page 6

Ventura

Ecstasy of dolphinan shaped is ct old produ

sister and - Pippa Middleton, of Cambridge LONDON Duchess most eligiblea of Britain’s the country’s to marry possibly is engaged . single woman, millionaire down on hedge fund

went James Matthews 32, on a walk Boyfriend to Pippa, Lake District to propose the one knee in the picturesquesaid ‘Yes’, last weekend England. Pippa citing sources Tuesday in northwest reported on Daily Mail couple. sister Kate close to theturned heads when wearing a 2011, Pippa William in McQueen dress married Prince g Alexander ‘her royal figure-huggin her the nickname onto the that earned and launched her celebrityhotness’ pages of Britain’s society tabloid press. “are absoobsessed couple The royal with the news”, lutely delightedPalace spokesman out in a Kensington Pippa stepped said after wearing a diamondring valued the morning 200,000 studded engagement experts at by jewellery pounds ($260,000). dating the Pippa begannearly a year Matthews recently spot40-year-old tennis couple were ago. The at the Wimbledon ted together for a tournament. has yet been set No date would expand Britain’sa to include wedding that royal family both are extended humble origins - from couple with of coal miners Mail the Daily grandchildren of England, the north (rtr) reported.

Pippa Middleton

ional Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

REUTERS/Paul

Childs

You can

find Internat

AP Photo/Dar

protesters

policemen taunt Indian

Indian controlled

Kashmir,

in Srinagar,

Yasin

Outrage in India ,woman allegedly raped twice by same men

Tuesday,

in India

protest during a

Outrage

Kashmiri Masked 2016. July 19,

DENPASAR of Bali Director Police Narcotic n, Investigatio Franky, released the disclosure of 726 dolphinpills. shaped ecstasyan ecsuch to Franky, Accordingold product but produced dealer stasy is an distributed by again and East Java. of this from Surabaya, disclosure people “From the many Balinese current case, how Seeing the Bali can we save? condition of We drug trafficking, over emergency. drug has been reveal the will continuously Franky. cases,” said Dolphin... on page 2 Continued

threeroughly a Police was in Ambala, Rohtak.

to as from men longer hour drive they are working to hold the same men thetheycourt told the station probe. alibis. police alleging finish their grant the verify the family is twice by say rape victims. but deThe woman’s who they Courts typically identifying situations, dly raped unconcaste, have days in thesecrime, the extension that the perpetrators, Arrests police announced It’s 15 the to a from a higher money to Indian student On Tuesday, three suspects. pending on took her as 90 days. woman- A allege to come a large sum of found the but the Rohtak and was not only they had arrestedalleged perpetrators could be as long formed teams passer-by offered allegations,

outside the the who come Police have ROHTAK bushes of a park told police that she drugged not clear if2013 attack were among accused, the state of withdraw they refused.(rtr) the later arrest the of her attackers from the Police said scious in parts of teams family arrested. the other two also be heard The 21-year-old, but that two also sent from different the three find News can hospital. at Global city where forced me are working to with the car used to Haryana. They’ve and gang-raped earlier. in “Bali Image” from 9.30 the Haryana drugged her three years 96.5 along scared. They doesn’t strangled Radio FM am. Listen to and got then they affiliate suspects, woman. Security a hos- to Bhiwani, 2013 rape occurred, and raped the the lowest until 10.00 the car and alleged at http:// CNN entering into told a Dalit, from the abduct in an the given The woman,society, was returning me,” the womanJuly 13 attack in is treated police said. the suspects has stop protesters accord18 of the where a woman One of t TV footage caste in Indian to college, where, in math News state of Haryana. at the condi- pital in Rohtak ponorthern alleged rape. home from are scheduledPer police closed-circui is in stable she excels he was not rape, The woman medical institute The suspects Wednesday. ing to a cousin,to become a governher day have showing week’s alleged suspect court Rohtak of shock, tion at a appear in police generally arrest time of last and is studyingwith hopes of one 18. Another he in a state law, of the indicating lice told News ment workerfor women’s rights. al- but remains CNN is not identifying pro- Indian from the time , but au- provided call records cousin said.because Indian law 24 hours advocatingwhen the five men investigation Pushpa That’s to finish their said they will petition her, said nt of her cousindisclosure of information hibits the identify a rape victim. thorities have legedly snatchedsuperintende against Khatri, deputy which are leading that wouldhas its own policy CNN also Rohtak police, . I saw them the investigation in the car. “They were

FM Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

KAMIS PAING, 21 JULI 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Pembajakan Karya Lewat ’’Youtube’’

Ancaman Serius Seniman Bali

Ahok Tak Sabar Tonton Film ’’3 Srikandi’’

ORANG nomor satu rumah produksi film MVP Pictures Raam Punjabi didampingi Amrith Punjabi, sutradara ‘’3 Srikandi’’ Iman Brotoseno dan tiga pendukung utama film itu yaitu Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan dan Tara Basro diterima Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan No.8-9, Jakarta, baru-baru ini. Pertemuan yang dimulai pukul 13.40 di Ruang Tamu Utama Balai Kota DKI Jakarta itu, berjalan dengan suasana penuh keakraban. Setelah sebelumnya Ahok menyempatkan menonton tralier film ‘’3 Srikandi’’. Setelah menonton trailer ‘’3 Srikandi’’, Gubernur Ahok mengaku sangat tertarik dan tidak sabar untuk menonton film yang akan mulai ditayangkan di bioskop per tanggal 4 Agustus 2016 itu. ‘’Kita usahakan nonton film ‘3 Srikandi’. Kita akan blast ke anak-anak sekolah. Kalau perlu kita akan bikin nonton film ini secara khusus dengan mengundang anak sekolah. Intinya kita akan usahakan nonton film Indonesia. Karena film Indonesia sudah oke. Buktinya, anak saya, yang meski sekolah internasional suka film Indonesia,’’ katanya. Intinya, Ahok menambahkan, akan senantiasa mendukung film Indonesia. ‘’Tanpa harus menjadi gratisan. Bahkan kalau perlu saya nonton secara ngumpet-ngumpet,’’ ujarnya. Ahok bahkan berani memastikan film ‘’3 Srikandi’’ pasti bagus. Karena bukan semata bercerita tentang drama atlet panahan, yang untuk kali pertama mendapatkan medali untuk Indonesia di ajang Olimpiade. Tapi juga dibuat dengan bagus oleh rumah produksi film sekelas MVP, yang terbukti telah menghasilkan sejumlah film bagus. ‘’Selain itu, ada versi novelnya. Meski saya pasti akan sedikit kerepotan, karena waktu saya (untuk membaca novel) sangat terbatas,’’ katanya lagi. Raam Punjabi pada sesi yang juga dihadiri pelaku aslinya, Nurfitriyana Saiman, juga menyerahkan versi novel ‘’3 Srikandi’’ kepada Ahok, setelah membubuhkan tanda tangannya, dengan menuliskan kalimat, ‘’My Adorable Pak Ahok’’. Begitu menerima versi novel ‘’3 Srikandi’’, Ahok berujar, ‘’Saya mau jadi sutradara film gak kesampaian. Mau jadi bintang film lebih susah lagi,’’ katanya disambut tawa Raam Punjabi dan pendukung film ‘’3 Srikandi’’. ‘’Meski sebenarnya dari kecil saya suka menonton semua film. Karena bapak saya punya biskop, dari yang paling kecil sampai biskop keliling. Dulu semua film Roma Irama saya tonton,’’ kata Ahok melanjutkan. (pik)

PEMBAJAKAN karya seniman Bali tidak hanya dilakukan melalui kaset VCD/DVD. Pembajakan sudah merambah melalui sosial media berupa pengunggahan video hak cipta seniman ke Youtube dengan mencari keuntungan sendiri. Hal inilah yang dialami para seniman Bali yang tergabung dalam Pramusti Bali saat menampilkan drama kolosal ‘’Cupak Punyah’’ yang ditampilkan saat pembukaan Mahalango III di Panggung Terbuka Arda Candra, Art Centre, Minggu (10/7) lalu. Ketua Pramusti Bali’, IGN Murthana ‘’Rahman’’ mengatakan drama kolosal yang mengolaborasikan para seniman Pramusti Bali dengan Bondres Clekontong Mas mampu menarik ribuan penonton pada saat itu. Namun, belum dirilis secara resmi, video drama kolosal tersebut sudah beredar di dunia maya Youtube. Bahkan, dalam sehari penontonnya sudah mencapai 3.000 viewer. Tentu hal ini dikatakan sangat merugikan para seniman yang terlibat dalam drama kolosal ‘’Cupak Punyah’’. Sebagai

Ketua Pramusti Bali, pihaknya bergerak cepat untuk menemukan orang yang melakukan pembajakan tersebut. ‘’Dua hari yang lalu salah satu anggota kami membuka Youtube dan ternyata rekaman ‘Cupak Punyah’ sudah beredar di Youtube. Setalah kami selidiki ternyata dilakukan oleh penggemar dengan motif mencari keuntungan ekonomi dari pihak Youtube. Sebab, dari hasi pengakuannya, setiap video yang diunggah dan ditonton oleh 10.000 viewer akan mendapatkan royalti berupa dolar yang bisa diambil melalui Ustern Union,’’ jelas Rahman seraya memaparkan hasil interogasinya kepada pelaku pembajakan saat jumpa pers, Rabu (20/7) kemarin. Kendati demikian, Rahman tidak menampik bahwa masyarakat tidak boleh merekam apa yang ditonton. Namun, pihaknya memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat pencinta seni Bali, agar apa yang direkam tidak harus diunggah ke sosial media, namun dijadikan koleksi pribadi untuk ditonton bersama keluarga di rumah. Sebab,

Anak Agung Ngurah Gede Widiada di sela upacara syukuran PAUD Central Bali, Selasa (19/7) lalu. Menurut Agung Widiada, PAUD Central Bali merupakan investasi pendidikan yang ditanamkan pemilik PAUD di Dhazaifu, Fukuoa, Iwabuchi San. ‘’Saat tiga kali berkunjung ke Fukuoka, kami dan kalangan panglingsir, pengurus, dan anggota PDF bertemu dan berdiskusi serius dengan beragam kalangan di Jepang yang peduli serta komit memajukan dunia pendidikan Bali. Iwabuchi San adalah salah satu orang penting di sana yang akhirnya mau membangun PAUD di Kota Denpasar,’’ jelasnya. Upaya membangun kerja sama pemerintah Fukuoa dan pemerintah Kota Denpasar di bidang pendidikan, kata Agung Widiada, sebenarnya telah lama dirintis Panglingsir PDF I Gusti

Pramusti

Bali Post/win

Festival Komik Internasional

Ingin Pamerkan Karya Indonesia

Bali Post/ant

POPCON - Konferensi pers Popcon Asia 2016 di Jakarta, Rabu (20/7) kemari.

Pasemetonan Denpasar Fukuoka Apresiasi PAUD Central Bali

PASEMETONAN Denpasar Fukuoka (PDF) memberikan apresiasi berdirinya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Central Bali di Jalan Tukad Badung Gang XIV Nomor 14 Denpasar. Kehadiran lembaga pendidikan usia dini ini dinilai sejalan dengan misi sister city, lebih khususnya misi sister school, yang dirintis berbagai kalangan yang bernaung di bawah bendera PDF. ‘’Kami menyambut gembira atas berdirinya PAUD Central Bali ini. Ini bukti kunjungan atau studi banding yang dilakukan PDF bersama Wali Kota Denpasar Rai Mantra ke Fukuoka, Jepang, ternyata telah membuahkan hasil. Salah satu hasilnya adalah lahirnya PAUD Central Bali yang didanai seorang pemilik PAUD di Fukuoka yang juga salah satu pejabat di instansi pendidikan pemerintahan di Fukuoka,’’ papar Ketua PDF

karya seniman mempunyai hak cipta yang dilindungi oleh undang-undang. Jika ingin mengunggahnya, setidaknya dikonfirmasikan kepada pemilik hak cipta, sehingga tidak bersifat ilegal. ‘’Kami tidak membatasi masyarakat umum untuk bermain di media sosial, tetapi hal-hal yang berkaitan dengan hak cipta selayaknya harus dikomunikasikan atau dikonfirmasikan kepada pemilik hak cipat itu sendiri,’’ tandasnya. Untuk saat ini, pihaknya masih mentoleransi dan tidak membawa kasus tersebut ke pihak yang berwenang. Aksi moral dan mediasi bersama, dikatakan telah dilakukan. Bahwa apa yang dilakukan di media sosial sudah mempunyai aturan tersendiri. Payung hukum untuk itu sebenarnya sudah ada. Apalagi sekarang di media sosial sudah mempunyai undang-undang. ‘’Tetapi untuk kali ini kita toleransi dengan aksi moral dan mediasi bersama untuk lebih menyadari bahwa apa yang dilakukan di media sosial itu ada aturannya,’’ katanya. (win)

Kompyang Gede Pujawan, MBA. Misi rintisan ini hendak mendorong terwujudnya program sister city antara Fukuoka dan Denpasar. ‘’Kunjungan timbal balik sempat terjadi antara manajemen pengelola dan siswa PAUD Fukuoka dan Kota Denpasar. Kerja sama dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) bahkan sudah dilakukan antarbeberapa sekolah di Fukuoka dan Denpasar untuk mewujudkan program sister school,’’ jelasnya. Kerja sama juga sudah diteken antara Iwabuchi San dan pihak Taman Kanakkanak (TK) Negeri Pembina Denpasar. ‘’Kerja sama ini sudah dibangun saat TK Negeri Pembina Denpasar dipimpin Ibu Tjok Istri Mas Minggu Wathini,’’ jelas Agung Widiada yang juga Ketua Komite TK Negeri Pembina Denpasar itu. Dengan begitu, diharapkan

lembaga pendidikan di Kota Denpasar khususnya dapat menerapkan pendidikan dan pengajaran hasil akulturasi budaya Jepang dan Bali. ‘’Budaya Jepang yang menekankan disiplin tinggi, kesopanan, kebersihan setidaknya dapat dipadu dengan kultur pendidikan kita di Kota Denpasar,’’ katanya. Hal itu pun sejalan dengan misi dan program Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota Rai Mantra dan Wawali Jaya Negara. ‘’Khususnya menanamkan disiplin dalam menjaga kebersihan kota. Mindset ini harus ditanamkan sejak dini kepada anak didik kita. Melalui PAUD Central Bali inilah kami harapkan akan lahir generasi baru yang berkarakter kuat,’’ tandas panglingsir Puri Agung Peguyangan yang duduk sebagai anggota DPRD Kota Denpasar ini. (kmb12/k100)

Bali Post/ist

PAUD - Pengurus Pasemetonan Denpasar Fukuoka foto bersama saat acara syukuran PAUD Central Bali.

FESTIVAL Komik Internasional Angouleme, Prancis, mencari komikus berbakat Tanah Air yang akan diajak berpartisipasi dalam penyelenggaraan festival komik itu tahun depan. Untuk itu, Nicolas Fiinet yang mewakili Festival Angouleme, akan hadir untuk kedua kalinya di Popcon Asia 2016 yang berlangsung pada 12-14 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center. ‘’Karya Indonesia dianggap menarik, maka mereka ingin agar Indonesia punya paviliun komik di festival itu,’’ kata Grace Kusnadi, CEO Revata

sekaligus penggagas Popcon Asia, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/7) kemarin. ‘’Festival komik sudah berlangsung sejak 1974 itu bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan komik Indonesia ke pasar Eropa,’’ imbuh Grace. Karya komikus yang mengikuti pameran itu akan diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis agar bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Tahun ini, Jepang dan Hongkong memboyong seniman mereka untuk ikut pameran di Prancis.

Grace berharap tahun depan Indonesia bisa mengirimkan wakilnya ke festival komik ternama yang berlangsung selama empat hari. Sekarang pihaknya masih membicarakan detail pendanaan bersama pemerintah untuk mengirim delegasi ke sana. Kurator dari pihak Prancis maupun Popcon Asia akan bekerja sama menentukan siapa yang terbaik dan berhak untuk diterbangkan ke sana. ‘’Belum menentukan siapa, nanti dikurasi sesuai tema yang diminta,’’ kata Grace. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook