Skip to main content

Edisi Selasa, 20 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 201 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa wage, 20 maret 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

TKI Dihukum Pancung

Upaya Pemerintah Sudah Maksimal

Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa pemerintah sudah maksimal dalam menangani dan mengadvokasi kasus yang dialami Zaini Misrin, TKI yang dihukum pancung di Arab Saudi. ‘’Sejak awal pemerintah sudah melakukan upaya-upaya maksimal. Sejak zaman Presiden SBY, kemudian Presiden Jokowi, pemerintah sudah all out melakukan pembelaan. Dan setelah ada informasi eksekusi, tim juga langsung berkunjung ke pihak keluarga Zaini di Madura,’’ kata Nusron Wahid, Senin (19/3) kemarin di Jakarta. Nusron menjelaskan bagaimana upaya dari pemerintah seperti pada Januari 2017, Presiden Joko Widodo menyampaikan surat kepada Raja Saudi yang intinya meminta penundaan guna memberikan kesempatan kepada pengacara untuk mencari bukti-bukti baru. Pada bulan Mei 2017, surat Presiden ditanggapi Raja yang intinya menunda eksekusi selama enam bulan. Kemudian pada September 2017, Presiden kembali mengirimkan surat kepada Raja yang intinya menyampaikan bahwa Tim Pembela Zaini menemukan sejumlah novum/bukti baru, salah satunya adalah kesaksian penerjemah, dan meminta perkenan Raja untuk dilakukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus ini. ‘’Pada tanggal 20 Februari, diterima nota diplomatik resmi dari Kemlu Saudi yang intinya menyampaikan persetujuan Jaksa Agung Arab Saudi untuk dilakukan PK atas kasus ini, khususnya untuk mendengarkan kesaksian penerjemah di Pengadilan Mekkah,’’ katanya. Hal. 19 Hukuman Badan

Bali Post/ist

HITAM - Sejumlah perempuan menggunakan kerudung hitam.

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Sektor Pendidikan Terbanyak Korupsi Kata dia, pendidikan harus menjadi tempat yang benar-benar bersih dari korupsi, karena pendidikan yang membawa Indonesia ke depan dan harus bersih dari korupsi. Semestinya seluruh tempat pendidikan di Tanah Air, mulai dari tingkat rendah dan tinggi tidak ada korupsi. ‘’Namun faktanya justru di

bidang pendidikan yang paling banyak tindakan korupsi baik provinsi maupun kabupaten dan kota, karena anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).’’ Hal. 19 Pengawas Daerah

’’Namun faktanya justru di bidang pendidikan yang paling banyak tindakan korupsi, baik provinsi maupun kabupaten dan kota, karena anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).’’ Basaria Panjaitan Wakil Ketua KPK Bali Post/ist

DIALOG - Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat berdialog dengan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Selandia Baru, Senin (19/3) kemarin.

Di Selandia Baru

Jokowi Jalan Santai Bareng Mahasiswa SEJUKNYA udara Senin (19/3) pagi kemarin, di Wellington, Selandia Baru menambah hangat suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan pelajar dan mahasiswa Indonesia. 29 pelajar yang ikut dalam kegiatan tersebut, 15 di antaranya berasal dari Papua. Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden dalam siaran persnya yang diterima Bali Post menyebutkan, Presiden dan Ibu Iriana berjalan kaki dari hotel tempat menginap di kawasan CBD Wellington menuju Waterfront Wellington yang berjarak 1 kilometer. Tak lama setelah berjalan kaki, Presiden dan Ibu Iriana duduk bersama 29 pelajar dan mahasiswa tersebut di salah satu sisi Waterfront, dekat dengan Museum Te Papa. Selain pelajar dan mahasiswa, turut pula masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru. Salah satunya adalah Marvijs Ajoomi, dosen yang berasal

dari Papua. Ada kisah menarik yang ia ceritakan kepada Presiden. ‘’Saya datang dari umur 15 tahun, tidak bisa bahasa Inggris sama sekali. Saya bersyukur bisa diberikan kesempatan. Dari SMA, lanjut S-1, lalu S-2, sekarang mengajar di salah satu perguruan tinggi di sini,’’ katanya. Presiden juga menerima beberapa usulan dari para pelajar. Salah satunya, mereka meminta agar employment opportunity atau kesempatan kerja bagi lulusan luar negeri diperluas. ‘’Bapak kalo saya boleh sharing, sudah mulai banyak adik-adik kita yang selesai. Jadi mungkin ke depannya kalo memang ada kesempatan bagi mereka untuk kembali dan mengabdi kepada negara, mungkin employment opportunity setelah mereka selesai. Karena investasi ini jangan sampai di situ saja bapak, harus berkelanjutan,’’ lanjutnya disertai tepuk tangan riuh semua pelajar yang ikut. Hal. 19 Obrolan Santai

Pariwisata Bali Terbaik di Dunia

Belum Ciptakan Pemerataan TAHUN 2017 lalu, TripAdvisor menetapkan Bali sebagai destinasi terbaik di dunia. Bahkan mengungguli London (Inggris) dan Paris (Prancis). Kedua destinasi itu secara berurutan berada pada posisi ke-2 dan ke-3, di bawah Bali. Sementara di posisi ke-4 hingga ke-10, masing-masing ada Roma (Italia), New York (USA), Crete (Yunani), Barcelona (Spanyol), Siem Riep (Kamboja), Praha (Ceko), dan Phuket (Thailand). Namun prestasi ini tidak sejalan dengan kesejahteraan masyarakat Bali sendiri. Ketimpangan masih menjadi masalah klasik yang dihadapi Bali saat ini. Padahal, perkembangan pariwisata telah banyak mendatangkan dolar. Namun nyatanya, belum bisa dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Pulau Dewata.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Jakarta (Bali Post) – Sektor pendidikan idealnya harus menjadi tempat yang benar-benar bersih dari korupsi. Namun faktanya justru di bidang pendidikan paling banyak ditemukan tindakan korupsi, baik di provinsi maupun kabupaten-kota. Demikian penegasan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam seminar perempuan antikorupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta, Senin (19/3) kemarin.

Perempuan Arab Saudi Tak Harus Pakai Abaya Hitam

Riyadh Wanita di Arab Saudi tidak perlu memakai penutup kepala atau abaya hitam - jubah longgar dan panjang yang merupakan simbol kesalehan Islam - selama pakaian mereka ‘’layak dan sopan,’’ kata putra mahkota yang berpikiran reformasi. Dengan naiknya kekuasaan Pangeran Mohammad bin Salman, kerajaan tersebut telah menampilkan perluasan pada hak perempuan, termasuk keputusan untuk mengizinkan wanita menghadiri acara olahraga umum dan hak untuk mengendarai mobil mulai musim panas ini. Perubahan tersebut telah dipuji sebagai bukti kecenderungan progresif baru terhadap modernisasi di kerajaan muslim yang sangat konservatif, walaupun negara yang membedakan gender tersebut terus dikritik karena kendala yang terus berlanjut pada perempuan. Hal. 19 Layak dan Sopan

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry menyatakan kemajuan pariwisata Bali belum memberi manfaat kepada seluruh masyarakat Bali secara merata. ‘’Kue pariwisata tidak dinikmati oleh masyarakat Bali secara merata. Misalnya saja PHR (Pajak Hotel dan Restoran) yang mayoritas hanya dinikmati oleh satu kabupaten saja yakni Badung. Sedangkan pariwisata ini didukung oleh seluruh masyarakat Bali,’’ ujarnya, Senin (19/3) kemarin. Menurut Sugawa Korry, hal ini berdampak pada hasil-hasil pembangunan yang cenderung timpang. Tampak pula dari perbedaan yang mencolok dalam pendapatan per kapita, indeks pembangunan manusia, dan gini ratio. Pihaknya telah mengusulkan agar ada revisi pada Undang-undang No.28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Utamanya agar UU memasukkan sumber pendapatan berupa retribusi pariwisata. Sebab, selama ini pajak hotel dan restoran diserahkan kepada kabupaten penghasil khususnya Badung. Sedangkan pariwisata budaya di Bali ini didukung oleh seluruh kabupaten/kota. ‘’Dulu itu kebijakannya adalah untuk

hotel-hotel berbintang dibangun di Sanur, Kuta, dan kabupaten lain adalah pendukung, sehingga dana pajak hotel dan restoran kan masuk ke Badung saja. Kabupaten lain kan sekarang hanya seperti menerima belas kasihan dan itu sangat subjektif,’’ terangnya. Pengamat pariwisata Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Senin kemarin menyatakan hal senada. Pariwisata belum mampu memeratakan pendapatan masyarakatnya. Hal ini terlihat dari nilai gini ratio masih di atas 0,3. Sebab, pariwisata Bali masih terkonsentrasi di Bali Selatan, khususnya di Kabupaten Badung. ‘’Tentu hal ini menyebabkan Badung memperoleh PHR (Pajak Hotel & Restauran) tertinggi di Bali,’’ tandas Selain itu, mantan Dekan Pariwisata Unud ini mengatakan, saat ini industri pariwisata di Bali masih banyak dimiliki investor luar, sehingga pendapatan pariwisata tidak banyak dinikmati masyarakat Bali. Meskipun ada, itu sebatas sebagai karyawan. Selain itu, semakin kalah bersaingnya pengusaha lokal Bali dalam bisnis pariwisata. Hal. 19 Lokal Bali

16 Kendaraan Bupati Abdul Latif Tiba di Jakarta Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa 16 kendaraan milik Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif Abdul Latif yang disita KPK telah sampai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (19/3) siang. ‘’Tadi kapal sandar sekitar pukul 14.00 WIB, biaya kirim kapal Rp 24 juta, mobil Rp 16 juta dan motor Rp 8 juta,’’ kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (19/3) kemarin. Menurut Febri, pertimbangan 16 unit kendaraan yang terdiri dari delapan mobil dan delapan motor itu dibawa ke Jakarta untuk mencegah penurunan nilai barang. ‘’Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh tim, kami menimbang proses perawatan untuk mencegah penurunan nilai barang, kebutuhan pembuktian dan nanti jika dilakukan eksekusi dapat lebih efisien,’’ ungkap Febri. Delapan mobil yang dibawa ke Jakarta itu antara lain BMW, Toyota Vellfire, Lexus, dua Hummer/H3 jenis Jeep, Jeep Rubicon model COD 4DOOR, Jeep Rubicon Brute 3.6 dan Cadilac Escalade. Sedangkan delapan unit motor terdiri dari BMW Motorrad, Ducati, Husberg TE 300, KTM 500 EXT dan Harley Davidson sebanyak empat unit. Adapun sebanyak 16 kendaraan bermotor itu akan ditampung di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat.

KPK baru saja mengumumkan Abdul Latif sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dan TPPU pada Jumat (16/3). Abdul Latif sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima gratifikasi yang dianggap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah. Abdul Latif menerima dari sejumlah pihak dalam bentuk fee proyek-proyek dalam APBD Pemkab Hulu Sungai Tengah selama kurun masa jabatannya sebagai Bupati. Diduga Abdul Latif menerima fee dari proyek-proyek di sejumlah dinas dengan kisaran 7,5 sampai 10 persen setiap proyeknya. Total dugaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas yang diterima Abdul Latif setidak-tidaknya Rp 23 miliar. Terkait dugaan penerimaan gratifikasi tersebut, Abdul Latif disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selama menjabat sebagai bupati, Abdul Latif diduga telah membelanjakan penerimaan gratifikasi tersebut menjadi mobil, motor, dan aset lainnya, baik yang diatasnamakan dirinya dan keluarga atau pihak lainnya. Hal. 19 Pencucian Uang

Bali Post/ant

MILIK TERSANGKA - Sejumlah motor mewah milik tersangka Bupati Hulu Sungai Tengah (nonaktif) Abdul Latif tiba Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (19/3) kemarin.


denpasar

2

Selasa Wage, 20 Maret 2018

figur Lancar dan Demokratis

PILKADA serentak tahun ini situasinya berbeda dengan pilkada tahun sebelumnya. Di berbagai media sosial bahkan kian ‘’memanas’’ antarpendukungnya. Ketua Forum Bela Negara (FBN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bali Agustinus Nahak, S.H., M.H. berharap intrik antarsesama semeton tidak terjadi di Bali. Dia berharap Pilkada Serentak Provinsi Bali berjalan dengan lancar, aman dan damai serta berjalan demokratis. Ia mengatakan, semua pihak harus bertanggung jawab untuk mewujudkan pilkada yang aman dan damai. Karena itu merupakan bagian dari salah satu bentuk bela negara. ‘’Bela negara bisa dilakukan dengan banyak cara, termasuk mewujudkan pilkada yang aman, damai dan demokratis,’’ kat Ketua DPW FBN Bali itu. Pria yang juga Ketua HAMI Bersatu itu meminta penyelenggara, pengawas dan pihak keamanan untuk bekerja secara profesional. Misalnya KPU diharapkan dapat membangun kesadaran berdemokrasi dan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. ‘’Begitu juga Bawaslu harus mengawasi pelaksanaan pilkada, dengan melakukan antisipasi terhadap pelanggaran dan menindak tegas setiap pelanggaran pilkada yang terjadi,’’ tegasnya. Di sisi lain, aparat kepolisian, lanjutnya, harus mengantisipasi sejak dini potensi gesekan di tengah masyarakat. Polisi harus dapat memastikan pelaksanaan pilkada mulai masa kampanye hingga proses pilkada selesai. ‘’KPU, Banwaslu dan aparat kepolisian kita harapkan untuk menjalankan tugasnya dengan baik, tidak boleh terjebak dalam kepentingan kelompok tertentu,’’ ujarnya. Terpenting, sambungnya, kandidat dan tim sukses untuk tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Menurutnya, masyarakat harus diberi pendidikan politik yang cerdas dan dinamis. ‘’Pilkada harus menjadi ajang tarung gagasan dan program untuk menyejahterakan rakyat. Jangan ada intimidasi dan politik uang. Biarkan masyarakat memilih dengan kesadarannya sendiri,’’ tegas Agus Nahak. (asa)

Bali Post/wan

DITUMBUHI RUMPUT - Pengendara motor melintas dekat tanaman pot di pinggir Jalan Gunung Kawi, dekat pertigaan Jalan Gajah Mada, Denpasar, Senin (19/3) kemarin. Pot yang mestinya ditanami bunga, kini sebagian besar hanya ditumbuhi rumput. Sehingga kesan asri menjadi hilang di kota yang berwawasan budaya.

Dijadikan PSK

Polisi Gerebek Perdagangan Orang di Sanur Denpasar (Bali Post) Polres Garut, Jawa Barat membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang untuk dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Saat mengembangkan kasus tersebut ke wilayah Sanur, anggota Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polres Garut menggerebek salah satu vila di wilayah Blanjong, Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (14/3) lalu. Saat itu ditangkap mucikari bernama Imam. ‘’Kami cuma back-up saja. Penangkapan dari Garut dan berkembang ke Blanjong, Sanur,’’ kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan didampingi Kanit V Iptu Pica, Senin (19/3) kemarin. Iptu Pica menambahkan, anggota Polres Garut terlebih dulu berkoordinasi dengan Polresta Denpasar. Hal itu dilakukan setelah pelaku yang ditangkap di wilayah Garut dan hasil pemeriksaan mengarah ke Bali. ‘’Setelah adanya koordinasi, kami membantu anggota Polres Garut melakukan penggerebekan,’’ tegasnya. Penggerebekan tersebut dilakukan sekitar pukul 20.00 Wita. Kebetulan saat itu Imam ada di sana dan langsung ditangkap. ‘’Selain Imam, ada beberapa wanita diamankan terkait kasus ini. Selanjutnya mereka langsung dibawa ke Garut. Penanganan kasus itu kan di sana (Garut), jadi kami tidak ikut campur,’’ ucap Kompol Ariawan. Informasi lainnya, awalnya polisi menangkap dua orang yang bertugas merekrut wanita di Garut untuk dibawa ke Bali. Modusnya, wanita tersebut dijanjikan kerja di kafe dengan gaji tinggi. Namun setibanya di Sanur mereka justru dipekerjakan sebagai PSK. Sedangkan saat digerebek, polisi menemukan 20 wanita di sana. Anehnya hanya tiga orang yang mau diajak ke Garut, sedangkan yang lain memilih diam di sana. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PARIWISATA BELUM MAMPU MERATAKAN EKONOMI BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/kmb19

JEBOL - Seorang warga melihat kondisi senderan yang jebol di belakang Balai Banjar Tegal Kori, Ubung Kaja, Denpasar, Senin (19/3) kemarin. Senderan tersebut jebol saat diguyur hujan beberapa hari lalu.

Bangunan di Badan Jalan agar Dibongkar Membandel, Puluhan PKL Ditertibkan Satpol PP

Denpasar (Bali Post) -

Dinilai membandel, puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang mengais rezeki di atas trotoar di Jalan Kartini, Denpasar, Senin (19/3) kemarin ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar. Selain itu, sejumlah bangunan yang berdiri di badan jalan juga diminta dibongkar karena itu bertentangan dengan Perda Kota Denpasar. Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, penertiban ini harus terus dilakukan agar Kota Denpasar tetap bersih, aman dan nyaman. Ditambahkan, penertiban ini bukan semata-mata menghukum masyarakat atau mencari kesalahan masyarakat, tetapi penertiban ini mengajak masyarakat untuk tertib lingkungan dan tertib usaha. Ia juga mengaku apa yang dilakukan bukan melarang masyarakat mencari nafkah atau berjualan asalkan taat pada aturan. ‘’Kami tidak melarang orang berjualan asalkan berjualan pada tempatnya dan tidak melanggar peraturan daerah,’’ katanya sembari menegaskan, tujuan lain penertiban ini adalah untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat semua. Dia mengatakan, upaya penegakan perda tidak akan terdiam

saat ini saja. Namun penertiban bagi yang melanggar akan terus dilakukan, sehingga ada efek jera bagi mereka yang melakukan pelanggaran. Karena Satpol PP akan memberikan tindak pidana ringan (tipiring) melalui pengadilan bagi mereka yang membandel. Ke depannya agar kasus seperti ini tidak terulang secara terus-menerus, Sayoga berharap ada pemikiran bersama. Pasalnya, persoalan seperti ini tidak bisa diselesaikan Satpol PP saja. Satpol PP sifatnya hanya menindak sebatas jika ada pelanggaran. Dalam penertiban kali ini, Sayoga juga menemukan tujuh bangunan yang berdiri di badan jalan dan di atas trotoar. Timnya langsung memanggil pemilik bangunan. Bahkan dari hasil koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Denpasar, ternyata bangunan tersebut telah berdiri

sejak lama. Di sisi lain dalam penertiban tersebut pihaknya juga meminta bukti kepemilikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika tidak mengantongi IMB dan atau ditemukan adanya pelanggaran, Kasatpol PP meminta pemilik langsung membongkarnya. Saat penertiban sempat terjadi perdebatan. Namun setelah dijelaskan, pemilik akhirnya memilih membongkar sendiri. Atas permitaan itu, pihaknya memberikan waktu untuk membongkar bangunan tersebut. ‘’Jika belum juga dibongkar terpaksa kami akan membongkarnya secara paksa,’’ ancam Kasatpol PP Sayoga. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Arief Wirawan

Bali Post/kmb37

Dugaan Menganiaya Dokter

Jaksa Jebloskan Perbekel Plaga ke Lapas Kerobokan

Bali Post/ist

TERTIBKAN - Petugas Satpol PP Kota Denpasar menertibkan pedagang bunga yang berjualan di atas trotoar di Jalan Kartini, Denpasar.

Berkas Kasus Pembunuhan Pensiunan Polisi Masuk Kejaksaan

Denpasar (Bali Post) Kasus pembunuhan pensiunan polisi Aiptu (Purn) I Made Suanda pemberkasannya sudah dirampungkan polisi. Senin (19/3) kemarin, berkas dan tersangka kasus pembunuhan berencana itu sudah dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Sebagaimana yang tertera dalam berkas yang masuk kejaksaan, tersangka dalam kasus yang sempat menghebohkan masyarakat Bali itu adalah I Gede Ngurah Astika asal Pupuan, Tabanan, Dewa Putu Alit

Sudiasa alias Alit, Putu Veri Permadi alias Veri, dan Dewa Made Budianto alias Tonges asal Busungbiu, Buleleng. Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan saat dikonfirmasi usai pelimpahan tahap II mengatakan ke empat tersangka dijerat pasal berlapis yakni primer Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang Pembunuhan atau kedua Pasal 365 ayat (2) ke-2, Pasal

365 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang. Tak pelak jika melihat pasal tersebut, tersangka terancam maksimal hukuman mati. “Tahapan selanjutnya tim jaksa akan menyusun surat dakwaan. Setelah selesai akan dilimpahkan ke pengadilan,” jelasnya. Keempat tersangka, menurut pihak kejaksaan juga ditahan di Lapas Kerobokan. Sementara jaksa yang ditunjuk adalah Kadek Wahyudi Ardika. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) Pascadinyatakan lengkap alias P21, Penyidik Polres Badung, Senin (19/3) kemarin melakukan pelimpahan tahap II kasus dugaan penganiayaan dokter RSU Mangusada, Badung dr. Grace Juniaty dengan tersangka Perbekel Desa Plaga I Gusti Lanang Umbara (39). Pelimpahan berkas dan tersangka itu dibenarkan langsung Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan. ‘’Ya, hari ini (kemarin) kami terima pelimpahan tahap II kasus yang melibatkan oknum kepala desa,’’ tandas Arief Wirawan. Dia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan berkas dan barang bukti, pihak kejaksaan langsung menjebloskan tersangka ke Lapas Kerobokan untuk melakukan penahanan selama 20 hari ke depan. Dalam perkara ini, tersangka Gusti Lanang Umbara dijerat dua pasal yakni Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan atau membuat perasaan tidak enak. Untuk menyidangkan perkara ini, pihaknya sudah menunjuk dua orang jaksa penuntut umum (JPU). Salah satunya Bela Putra Atmaja. Sebelumnya Perbekel Desa Plaga I Gusti Lanang Umbara (39) ditahan Penyidik Polres Badung. Dia ditahan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dr. Grace Juniaty. Kapolres Badung mengatakan tersangka dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 335 dan 351 KHUP. Terkait penanganan kasus tersebut yang sempat viral di media sosial, Polres Badung mendapatkan banyak dukungan dan apresiasi dari masyarakat yang disampaikan lewat karangan bunga. Apalagi penyidik sudah mengantongi alat bukti yang cukup sehingga berani melakukan penahanan. Sebelumnya banyak pihak tidak menduga kasus ini akan berlanjut ke proses hukum, karena sudah ada perdamaian antara korban dan pelaku. Selain itu, oknum perbekel itu diduga orang kuat dan mempunyai jaringan pejabat. Namun polisi justru tertantang menangani perkara yang menimpa korban oknum dokter itu. Sehingga dengan tindakan tegas, penyidik menahan Perbekel Desa Plaga I Gusti Lanang Umbara. (Kmb37)


BADUNG

Selasa Wage, 20 Maret 2018

3

Giri Prasta Apresiasi Pelaksanaan Dharma Santi Nyepi XII Desa Adat Bualu Berhasil Penuhi Tantangan untuk Sediakan Makan Gratis ACARA Drestha Lango yang digelar oleh Desa Adat Bualu, terkait hari raya Nyepi, Minggu (18/3) malam, dilanjutkan dengan Dharma Santi Nyepi yang dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Hadir pula PENGHARGAAN Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan penghargaan kepada pemenang ogoh-ogoh terbaik di Desa Adat Bualu saat menghadiri acara Drestha Lango yang digelar oleh Desa Adat Bualu, terkait hari raya Nyepi. Minggu (18/3) malam lalu.

dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana bersama anggota DPRD Badung dapil Kutsel, Muspika Kecamatan Kutsel, Lurah Benoa, LPM Benoa, tokoh masyarakat di Kecamatan Kutsel dan masyarakat Desa Adat Bualu. Menariknya, dalam acara tersebut tantangan Bupati Giri Prasta untuk menyediakan makan gratis dalam dharma santi tersebut berhasil dipenuhi oleh panitia. Orang nomor 1 di Kabupaten Badung itu juga menyampaikan sejumlah wejangan dan arahan, serta pencapaian yang telah berhasil dilakukan Kabupatan Badung dalam upaya mensejahterakan ma-

Kampanye JE Sasar 148.644 Orang Mangupura (Bali Post) –

Pemerintah Kabupaten Badung melakukan kampanye imunisasi Japanese Encephalitis (JE), Senin (19/3) kemarin. Kampanye imunisasi radang otak yang dipusatkan di SD N 1 Buduk, Kecamatan Mengwi ini menyasar 148.644 orang. Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja mengatakan penyakit JE belum ada obatnya dan imunisasi adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit ini. “Penyakit JE dapat menimbulkan kematian dan bila bertahan hidup atau sembuh biasanya diikuti dengan gejala biasa berupa kelumpuhan dan keterbelakangan mental,” ujarnya. Menurutnya, penyakit JE adalah penyakit radang otak (encephalitis) yang disebabkan oleh virus JE. Manusia dapat tertular virus JE jika

digigit nyamuk culex yang sebelumnya menggigit babi atau beberapa species burung di daerah persawahan yang terinfeksi virus JE. “Kampanye imunisasi JE dilakukan melalui pemberian imunisasi secara massal, serentak dan tanpa memandang status imunisasi. Setelah selesai kampanye imunisasi JE, maka selanjutnya imunisasi akan masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin yang diberikan pada anak usia 10 bulan,” katanya. Ditambahkan, sasaran kampanye imunisasi JE di Badung

tahun 2018 sebanyak 148.644 orang dengan rincian laki-laki 16.400 orang dan perempuan 72.244 orang. Sasaran dari imunisasi JE dibagi dalam beberapa tahap, meliputi anak usia sembilan bulan hingga enam tahun, usia 7-12 tahun dan usia 13-15 tahun. “Jumlah pos imunisasi untuk kampanye imunisasi JE di Badung sebanyak 1.254 pos. Vaksin JE yang dibutuhkan sebanyak 37.161 vial. Satu vial vaksin diberikan untuk lima orang anak,” tegasnya. Wakil Bupati Badung Ketut

Suiasa mengakui pemerintah sangat komit memerangi JE. Pihaknya sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memberikan pengobatan bagi yang sudah kena. “Kami tidak ingin lambat mengantisipasi penyakit yang muncul. Jadi segala hal yang menyangkut ancaman di bidang kesehatan terus kami antisipasi,” ucapnya. Wabup Suiasa menambahkan, anak sekolah kecenderungan paling rentan terjangkit virus mematikan ini. sehingga sebagai prioritas pertama imunisasi JE ini adalah anak sekolah dengan target seluruh masyarakat Badung harus terlayani. (kmb27)

Bali Post/edi

OGOH-OGOH Sejumlah anak terlihat memilah bagianbagian dari bangkai ogoh-ogoh yang masih dibiarkan di kawasan Pantai Kuta, Senin (19/3) kemarin. pascahari raya Nyepi di Pantai Kuta masih menyisakan sampah bekas ogohogoh yang belum dibersihkan. Kondisi ini tentunya membuat kurang enak dipandang, apalagi kawasan tersebut menjadi tempat yang ramai dikunjungi wisatawan.

Interkoneksi Pipa PDAM Proyek ”Underpass” Segera Dikerjakan Mangupura (Bali Post) Pemindahan utilitas atau interkoneksi pipa milik PDAM pada proyek underpass Simpang Tugu Ngurah Rai akan segera dikerjakan. Untuk itu pihak PDAM Tirta Mangutama, Badung sedang koordinasi dengan pihak kontraktor pelaksana. “Saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan pihak pelaksana agar pelayanan air bersih ke masyarakat tidak terganggu. Walaupun ada gangguan, kami harap bisa diminimalisir,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama Ketut Golak, Senin (19/3) kemarin. Dikatakan, rencana inter-

koneksi pipa akan dimulai pada Selasa (20/3) hari ini. Dimulai dengan interkoneksi pipa berukuran 600 mm. Kemudian dilanjutkan dengan interkoneksi pipa berukuran 500 mm, pipa berukuran 400 mm dan 200 mm. Jadwal interkoneksi diperkirakan akan selesai pada Senin (26/3) mendatang. “Pengerjaan akan dilakukan saat malam hari. Supaya tidak mengganggu pelayanan air bersih saat pagi harinya,” ucapnya. Untuk itu pihaknya menyampaikan selama pengerjaan interkoneski ini akan terjadi sedikit gangguang pasokan

Mangupura (Bali Post) – Program internet gratis untuk masyarakat Badung mulai memasuki proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) setempat. Pagu belanja modal penyediaan akses internet ini Rp 26.874.132.581,00 dengan nilai HPS Rp 25.983.650.359,59. Batas akhir pendaftaran peserta lelang tersebut hingga 26 Maret 2018. Lingkup pekerjaan yang dilelang adalah pengadaan barang yang meliputi identifikasi kondisi lapangan, pengadaan perangkat jaringan, pemasangan instalasi termasuk setting konfigurasi, testing, komisioning dan pelatihan untuk alih pengetahuan untuk akses internet di Kabupaten Badung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, Wayan Weda Dharma-

ja saat dikonfirmasi, Senin (19/3) kemarin, membenarkan telah melakukan lelang akses internet dengan dianggarkan Rp 26 miliar lebih. Kecepatan internet gratis yang disediakan mencapai 5-10 Mega Byte Per Second (MBps). “Pemenang lelang akan ditetapkan akhir Maret atau awal April 2018. Setelah itu baru dilakukan pengerjaan jaringan akses internet. Pengerjaannya perkiraan kami menghabiskan waktu enam bulan,” jelasnya. Diterangkan, internet gratis akan dipasang di tempattempat umum. Seperti bale banjar, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Kantor Desa dan juga Kantor Camat seluruh Kabupaten Badung dan sekolah. “Ada 986 jaringan wifi nantinya kami pasang,” ucapnya. (kmb27)

Program Internet Gratis Dilelang

air bersih, terutama di Kuta Selatan. Adapun daerah yang akan mengalami gangguan pelayanan yaitu kawasan Nusa Dua, Jimbaran, Siligita, Kampial, Tanjung Benoa, Jalan Uluwatu, Simpangan, Ungasan, Kutuh, Pecatu, Masuka dan

Balangan. “Kami mohon permaklumannya selama interkoneksi dilakukan pasokan air bersih akan mengalami gangguan. Pelayanan akan normal kembali pada Senin 26 Maret,” pungkasnya. (kmb23)

syarakatnya. Khusus untuk acara tersebut, pihaknya berharap acara dharma santhi yang telah dilaksanakan untuk XII kalinya tersebut bisa selalu dilaksanakan rutin tiap tahunnya dan berkelanjutan. Pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Desa Adat Bualu, sebab keterlibatan Sabha Yowana Sandya Phala Desa Adat Bualu benar-benar mampu bekerja sama dengan pengurus Desa Adat Bualu. Hal tersebut terbukti dengan suksesnya pelaksanaan dharma santhi itu, hingga mampu mengadakan event makan gratis untuk masyarakat Desa Adat Bualu. “Saya ucapkan selamat atas terlaksananya acara

Dharma Santi XII Desa Adat Bualu. Saya harap ke depannya pelaksanaan ini bisa terus berkesinambungan dan lebih baik lagi,” harapnya. Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta juga menyerahkan dana hibah senilai Rp 544 juta secara simbolis untuk mendukung terlaksananya kegiatan makan gratis tersebut. Sebab, makan gratis yang disediakan untuk masyarakat adat Bualu merupakan keinginan dari Giri Prasta sejak tahun lalu. Usai memberikan sambutan, Giri Prasta juga menyerahkan penghargaan kepada ogoh-ogoh terbaik di Desa Adat Bualu. Ketua Panitia Acara Kom-

ang Gandhi Pratama menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Di mana berkat dukungan berupa dana motivasi yang diberikan kepada Sabha Yowana Sandya Phala Desa Adat Bualu, acara tersebut bisa berjalan sukses khususnya untuk acara makan gratis. “Acara ini kita persiapkan dari tiga bulan yang lalu. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam acara Dharma Santi yang XII kali ini, yaitu acara makan gratis untuk masyarakat Desa Adat Bualu, Parade Baleganjur Sekaa Teruna, Lomba Gebogan antar PKK, Fruit Carving antarhotel yang ada di Desa Adat Bualu,” jelasnya. (ad817)

Apel HUT Ke-99 Pemadam Kebakaran

Sukseskan Pilkada Serentak, Damkar Berikan Perlindungan di Masyarakat DALAM menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak yang berkualitas tahun 2018 ini, Pemadam Kebakaran (Damkar) memiliki tugas yakni menghadirkan serta memberikan perlindungan di masyarakat, mewujudkan suasana teduh serta tetap siaga melindungi dan mengamankan objek vital pemerintahan dan masyarakat. Demikian sambutan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo yang disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara dalam apel Peringatan HUT ke-99 Damkar di Kabupaten Badung, yang dirangkaikan dengan Apel Peripurna, Senin (19/3) kemarin di Lapangan Puspem Badung. Mendagri juga menekankan bahwa agenda besar lainnya di tahun 2018 ini adalah Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII di Kota Palembang dan Jakarta. Damkar dan seluruh pemangku kepentingan yang terkait harus bekerja keras agar perhelatan internasional ini berjalan lancar tanpa terganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan. ”Damkar sebagai barisan terdepan dalam penanganan kebakaran harus memiliki kecerdasan di lapangan yang sangat dibutuhkan untuk menyiasati kondisi geografis negara kita,” tegasnya. Dari dua agenda besar ini, Mendagri mengharapkan Damkar dengan segenap keahlian dan keterampilan yang dimiliki serta sarana prasarana yang ada, merupakan perangkat daerah

APEL - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara dalam apel Peringatan HUT ke-99 Damkar di Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Apel Peripurna, Senin (19/3) di Lapangan Puspem Badung. yang sangat penting untuk mewujudkan perlindungan masyarakat. Selain itu juga diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat dan menjadi bagian penting pemersatu bangsa. Usai apel, Wabup Suiasa atas nama pimpinan pemerintah daerah dan masyarakat Badung menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-99 kepada seluruh jajaran dan perangkat Pemadam Kebakaran, khususnya di Kabupaten Badung. “Semoga HUT ini memberikan suatu inspirasi dan motivasi yang lebih kuat kepada jajaran Damkar Badung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanggulangan kebakaran,” kata Wabup Suiasa. Sehingga kehadiran Damkar sangat dirasakan dan memberi nilai manfaat bagi masyarakat. Wabup Suiasa menyadari tugas dan tanggung jawab serta pengorbanan petugas Damkar

sangatlah besar. Tidak hanya berkontribusi untuk kenyamanan di wilayah Badung, namun juga melakukan penyelamatan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Provinsi Bali. Dengan begitu, besarnya rintangan, tantangan dan risiko yang dihadapi hingga mempertaruhkan nyawa untuk penyelamatan, ke depannya sebagai tanggung jawab formal pimpinan pemerintah daerah akan senantiasa menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan dan menjadi daya dukung bagi perangkat Damkar agar lebih efisien dan lebih aman dalam bertugas. “Dengan memberikan perlindungan kepada petugas Damkar, sebagai bentuk proteksi sehingga memberikan rasa aman dan nyaman mereka dalam bertugas. Untuk itu segala sarana prasarana yang dibutuhkan kami akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakannya,” tegas Suiasa. (ad816)


info seremonial

4

Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa Puji Persatuan Warga Tuban

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Wage, 20 Maret 2018

PENGAMBENGAN – Senator Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama pengurus Pura Ratu Niang Lingsir Tamba Tirta di Pengambengan, Jembrana.

Senator RI Bantu Pengurus Pura di Pengambengan Jembrana

Sederhanakan Ritual, Wedakarna Minta Pangempon Pura di Bali Perbanyak Aset Pelaba Pura

TOKOH Hindu Indonesia Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III menyampaikan harapannya agar para pangempon pura apa pun di Bali segera mengubah pemikiran bahwa dana punia, sumbangan sosial dan hasil sesari harus dihabiskan untuk keperluan upacara dan upakara. Hal ini dinilai belum strategis untuk ketahanan Hindu ke depan mengingat kondisi ekonomi di Bali masih sangat sulit dan diperlukan terobosan dalam menyampaikan dana abadi untuk pura atau desa adat. Cita-cita menjadikan umat Hindu sebagai komunitas yang kaya terus disampaikan oleh Senator Wedakarna, khususnya bagaimana potensi dana punia yang mencapai triliunan rupiah bisa dialihkan sebagai aset pura (pelaba) berupa tanah, sehingga pura juga menjadi sumber kesejahteraan bagi umat Hindu generasi ke depan. ‘’Kita harus belajar dari kecerdasan leluhur Bali dalam membuat sistem pelaba baik pelaba desa, pelaba pura maupun pelaba puri. Kita bisa bayangkan jika leluhur kita tidak punya visi ini, mungkin sebagian besar tanah di Bali sudah habis dihajar modernisasi atas nama

demokrasi dan hak asasi. Dengan sistem ini, tanah Bali terselamatkan saat ini,’’ ujarnya. Akan tetapi yang terjadi saat ini sebaliknya. Para panglingsir, pangempon desa dan pura melakukan sesuatu yang tidak patut yakni menjual aset yang dimiliki leluhur dengan alasan pragmatis baik untuk kepentingan kelompok maupun pariwisata. ‘’Marilah kita jadi insan manusia yang seharusnya bisa berbuat mulia seperti leluhur dan saya minta agar dimulai dari desa, dari Pura–pura. Management Asset It’s a Must, ini keharusan kalau mau Bali Berdaulat,’’ tegas Shri Arya Wedakarna. Ia memberikan pandangan bahwa aset pura bisa dikembangkan melalui manajemen dana punia, sesari dan bantuan sosial. ‘’Saat saya berbicara kesederhanaan, bukan berarti menghilangkan bebantenan. Semua ritual di Bali yang baik tentu harus dilestarikan, namun kuantitasnya diefisienkan. Sisa dana punia yang terkumpul dibelanjakan sebagai aset pura. Belilah tanah di sekeliling pura mengingat umat Hindu bertambah terus. Simpan dana pura di LPD dan bank agar pura punya dana abadi. Ini sangat baik mendidik para pengurus pura untuk tidak bertindak

pragmatis dan hedonis. Ini perlu saya sampaikan karena saat ini peraturan yang ada semakin mempersulit pemerintah untuk membantu pura dan tempat ibadah Hindu di Indonesia. Saya harapkan pangempon mulai berpikir cerdas dan umat Hindu harus berani bersuara terhadap hal ini,’’ tutur anggota Komite III DPD-RI Bidang Agama ini. Terkait keberadaan Pura Ratu Niang Lingsir di Pengambengan, Jembrana, pihaknya mendukung upaya komponen umat membangun pura sembari berpesan bahwa legal stading itu perlu. ‘’Saya minta pangempon dan umat bersekutu dalam sebuah wadah seperti Yayasan Pasraman Tirta Tamba ini. Saya mendukung dan merestui. Jika ada punia masuk, fokus untuk memperkaya pura. Buat apa mendirikan pura megah tapi umatnya miskin, itu pesan saya. Jadi, harus pintar menabung termasuk tidak boros. Lihat saja ke depan jika nasihat saya diikuti. Pura akan semakin kokoh karena ada financial platform yang kuat. Tidak ada ruginya menabung uang atau tanah,’’ pungkas Shri Arya Wedakarna yang di akhir acara turut berpunia untuk pembebasan lahan Pura Ratu Niang Lingsir. (ad819)

Ngaku Kenal MA, Calo CPNS Ditangkap

Bali Post/kmb30

TERSANGKA - Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman merilis tersangka penipuan CPNS, Senin (19/3) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) Aksi penipuan penerimaan CPNS berhasil dibongkar jajaran Polres Banyuwangi. Tak tanggung-tanggung, total kerugian para korban mencapai Rp 1,2 miliar. Jumlah korban belasan orang. Tersangkanya Eko Setyo Pribadi (41), warga Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi. Dalam menjalankan aksinya, tersangka mengaku memiliki kenalan di Mahkamah Agung (MA). Kasus ini terungkap berawal dari laporan korban. Dari laporan ini, polisi melakukan penyelidikan. Akh-

irnya, pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. ‘’Jumlah korban sementara 13 orang, seluruhnya warga Banyuwangi. Transaksinya lumayan besar, Rp 1 miliar lebih,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, Senin (19/3) kemarin. Kapolres menjelaskan, para korban dijanjikan bisa masuk menjadi CPNS di Pengadilan Agama tahun 2014. Syaratnya, menyerahkan sejumlah uang. Korban dipatok dengan nominal beragam, mulai Rp 20 juta hingga Rp 175 juta. Oleh karena

tersangka mengaku kenal dengan pejabat di MA, para korban tergiur. Uang yang diminta tersangka langsung diserahkan. Para korban mulai curiga ketika penerimaan CPNS yang dijanjikan tak terbukti. Sempat menagih ke tersangka, namun jawabannya tak jelas. Para korban memilih melapor ke Polsek Kota, lalu dilanjutkan ke Polres. Hasil penyidikan, tersangka tak hanya terlibat penipuan CPNS, namun juga menjadi penadah jual beli mobil rent-car. Dari kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti di antaranya kuitansi pembayaran penerimaan CPNS, sebuah mobil Toyota Fortuner DK 7 BL, dua sepeda motor dan rumah yang ditempati tersangka. Sehari-harinya, tersangka tak memiliki pekerjaan tetap, sedangkan istrinya bekerja sebagai PNS di Kantor Pengadilan Agama Banyuwangi. Polres Banyuwangi masih mengembangkan kasus ini, terutama memburu kemungkinan jaringan yang terlibat. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ditahan di Polres Banyuwangi. ‘’Kami juga menunggu kemungkinan ada korban lain,’’ pungkas Donny Adityawarman. (kmb30)

Sertifikat Digadaikan, Warga Datangi BTN

Bali Post/kmb30

TUNTUT SERTIFIKAT - Massa mendatangi Kantor BTN Banyuwangi menuntut sertifikat nasabah yang berpindah tangan, Senin (19/3) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) Gara-gara sertifikat rumah digadaikan, puluhan warga mendatangi Kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Banyuwangi, Senin (19/3) kemarin. Mereka menuntut BTN bertanggung jawab terkait raibnya sertifikat nasabah. Total 40 nasabah mengaku tak bisa mengambil sertifikat, padahal tanggungan kredit sudah lunas. Aksi massa dilakukan pukul 11.00 WIB. Mereka membentangkan sejumlah spanduk berisi kecaman terhadap kinerja BTN yang merugikan nasabah. Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Usai berorasi, perwakilan massa diterima jajaran manajemen BTN. Pertemuan

digelar tertutup. ‘’Intinya, warga yang menjadi korban BTN ingin meminta kejelasan. Mereka nasabah yang sudah lunas kredit, tapi sertifikatnya ternyata digadaikan di koperasi simpan pinjam dan bank perkreditan rakyat,’’ kata Sutoyo, kuasa hukum warga, usai pertemuan. Pengacara asal Kabat, Banyuwangi itu menjelaskan, sedikitnya 40 nasabah yang sertifikatnya tidak ada di BTN, padahal kreditnya sudah dilunasi sejak 2017 lalu. Sementara baru 40 nasabah yang mengaku menjadi korban. Warga ingin meminta pertanggungjawaban BTN sebagai pemegang sertifikat yang dijadikan agunan oleh nasabah. Pihaknya mengancam jika dalam waktu satu

minggu persoalan warga tak diselesaikan, akan membawa massa yang lebih besar ke Kantor BTN. ‘’Korban yang sertifikatnya berpindah tangan ini bisa bertambah. Jadi, kami minta secepatnya diselesaikan oleh BTN,’’ tegasnya. Kuasa hukum BTN, Prijono, mengatakan pihaknya justru menjadi korban dalam kasus ini. Menurutnya, dalam pemecahan sertifikat, BTN bekerja sama dengan rekanan notaris. ‘’Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres. Oknum notaris yang menjadi rekanan BTN kami laporkan. Inisialnya S,’’ ujarnya. Menurutnya, pihak BTN merasa kecolongan. Sebab, rekanan notaris teledor, berani mengalihkan sertifikat nasabah ke orang lain. Sebanyak 114 sertifikat sedang dilacak oleh penyidik Polres terkait kasus ini dan menyita 40 sertifikat dijadikan barang bukti. ‘’BTN akan bertanggung jawab kepada nasabah sembari menunggu proses penyidikan di Polres. Kami juga akan melobi ke pihak ketiga yang sekarang memegang sertifikat nasabah, sehingga bisa segera diberikan,’’ jelas Prijono. Aksi massa ini mendapat atensi dari anggota Komisi I DPRD Banyuwangi Ali Mustofa. Politisi NasDem ini mendesak BTN memperbaiki kinerja dan bertanggung jawab terhadap sertifikat nasabah yang pindah tangan. ‘’Kami akan mengawal kasus ini karena menyangkut hak orang banyak,’’ sebutnya. (kmb30)

BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta memuji gelaran Pasar Majelangu Desa Adat Tuban pada Minggu (18/3) lalu. Karena diketahuinya, tradisi pasca-Nyepi tersebut terlaksana berkat kolaborasi apik segenap warga Tuban, tanpa batas perbedaan suku, ras dan agama. ‘’Kami sangat bangga. Di tengah heterogenitas warganya, Tuban mampu tetap bersatu menyukseskan berbagai rangkaian perayaan Nyepi Çaka 1940. Bagi saya, tentu toleransi ini sangat pantas untuk dijadikan role model. Bukan hanya role model untuk Bali, melainkan juga untuk nasional,’’ tegasnya didampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. Pemerintah Kabupaten Badung, kata Giri Prasta, senantiasa berupaya menelurkan kebijakan yang adil. Tanpa membeda-bedakan suku, ras atau agama. ‘’Saya selaku Bupati Badung tentu harus mengamalkan sila kelima Pancasila yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Artinya apa? Semua insan harus sama dapat dan sama rasa. Perlu saya tegaskan, kami hadir di tengahtengah masyarakat tidak lain untuk meringankan beban masyarakat itu sendiri,’’ ujarnya. Berbagai kebijakan yang dikelu-

arkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung notabene juga dalam rangka mendukung program Presiden RI Joko Widodo yaitu Indonesia Hebat melalui revolusi mental. ‘’Lalu, bagaimana revolusi mental ini bisa kita lakukan kalau masyarakat belum mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri? Karena itulah, maka kebijakan-kebijakan yang kami keluarkan cenderung menyasar kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan,’’ ucap Giri Prasta sembari berharap pola serupa juga bisa diterapkan untuk masyarakat di seluruh Bali. Hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam pelaksanaan Pasar Majelangu Desa Adat Tuban merupakan sebuah kado indah bagi segenap warga Tuban di awal tahun baru Çaka 1940. Demikian pula yang dirasakan oleh Bendesa Adat Tuban Wayan Mendra. ‘’Dari pertama kali Pasar Majelangu ini dilaksanakan, Bupati belum pernah hadir. Sekarang, beliau ternyata menyempatkan diri datang, bahkan kompak bersama Pak Wakil Bupati. Tentu ini sangat kami apresiasi dan berikan penghargaan yang tinggi kepada

beliau. Karena terus terang, selama ini warga Tuban sangat rindu akan kehadiran Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati,’’ ungkap Mendra yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung. Saking rindunya, Mendra pun mengaku sempat berkaul akan menyambut Bupati dan Wakil Bupati Badung dengan tetabuhan balejanjur ketika hadir dalam pelaksanaan Pasar Majelangu. ‘’Nah, ternyata beliau hadir secara kompak. Makanya kami sambut beliau dengan tetabuhan baleganjur seperti yang saya kaulkan,’’ jelasnya di sela kegiatan Pasar Majelangu yang diwarnai agenda penyerahan dana bantuan senilai Rp 50 juta oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Dituturkannya, berbagai rangkaian perayaan Nyepi 2018 di Desa Adat Tuban berjalan lancar dan sukses. Semua itu terjadi tidak lain berkat dukungan segenap warga Tuban, baik warga yang merupakan umat sedharma maupun umat lainnya. ‘’Khusus bicara mengenai Pasar Majelangu, masyarakat Tuban terbilang sangat antusias. Banyak warga yang ingin ikut membuka lapak untuk meramaikan pelaksanaan kegiatan ini,’’ sebut Mendra. (ad818)

BANTUAN – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta (tengah) didampingi Wakil Bupati Ketut Suiasa menyerahkan bantuan senilai Rp 50 juta melalui Bendesa Adat Tuban Wayan Mendra.

SMK Dwijendra Hasilkan Lulusan ’’Seken-seken’’ Bekerja 130 Siswa Ikuti USBN

SEBANYAK 130 siswa SMK Dwijendra Denpasar sejak Senin (19/3) kemarin mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). USBN diikuti 24 siswa dari Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan 106 siswa di Program Keahlian Akuntansi. Mereka mengikuti USBN hingga 28 Maret 2018. Siswa TKJ dan Akuntansi di SMK Dwijendra diujikan 15 mata pelajaran. UKK digelar 19-20 Februari untuk TKJ dan Akuntansi pada 26-28 Februari. Kepala SMK Dwijendra Denpasar Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si. menegaskan, USBN inilah yang menentukan kelulusan siswa. SMK Dwijendra menetapkan kelulusan ditentukan 60 persen nilai rapor dan 40 persen nilai USBN. Standar minimal kelulusan SMK Dwijendra tahun ini naik menjadi 7,5, sedangkan tahun lalu 7,0. Untuk itu, Kasek yang baru menjabat ini akan membentuk badan penjaminan mutu guna menjaga kualitas lulusan. Ida Bagus Dwi Oka Putra merasa senang karena USBN diikuti 100 persen siswanya serta berjalan lancar, aman dan menyenangkan. Materi USBN mengikuti Subrayon 02 dengan paper base test yang disusun guru MGMP Subrayon. Yang menarik, UNBK nanti dilakukan secara mandiri dengan kepemi-

likan 60 komputer dibagi tiga sesi. ‘’Kami tetap memotivasi siswa untuk mengerjakan USBN dan UNBK secara berkualitas guna mendapatkan nilai tertinggi,’’ ujarnya. Ia mempertegas komitmen SMK Dwijendra untuk mencetak lulusan yang seken-seken (sungguh-sungguh) siap kerja. Makanya dalam PBM, siswa SMK Dwijendra Denpasar di Jalan Suradipa, kawasan Peguyangan ini lebih padat (70 persen) dan banyak berada di laboratorium sebagai persiapan berkerja, bukan melanjutkan studi. Dikatakannya, SMK bisa disebut gagal kalau mencetak lulusan yang melanjutkan studi. Model padat praktik dan keterampilan ini membuat lulusan SMK Dwijendra teruji outcomes-nya di dunia kerja. Buktinya, hasil tracer study menunjukkan lulusan SMK Dwijendra 80 persen diterima di dunia kerja, lima persen menjadi wirausaha, sisanya melanjutkan studi. Untuk itu, Dwi Oka Putra mengajak masyarakat yang ingin anaknya cepat kerja bisa memilih studi lanjut di SMK Dwijendra Denpasar. PPDB SMK Dwijendra tahun ini menerima 275 calon siswa baru untuk program TKJ, Akuntansi dan Akomodasi Perhotelan (APH). SMK ini memiliki sarana

lengkap, fasilitas lab dan 20 ruang belajar sehingga semua siswa masuk pagi. Kasek Ida Bagus Dwi Oka Putra bersama Wakasek Kurikulum I.A. Paramita Mahasari, S.E., Wakasek Kesiswaan dan Humas I Wayan Sumadika, S.Pd. dan Wakasek Sarpras Putu Aris Sanjaya, S.Pd. belum lama ini mengikuti lokakarya nasional di Jakarta. SMK Dwijendra bersyukur ikut serta karena Bali hanya diwakili tujuh SMK swasta untuk diajak bersama merumuskan peningkatan kualitas dan integritas lulusan serta memperkuat jejaring SMK swasta. Guna meningkatkan kualitas lulusan, SMK Dwijendra telah memberlakukan kurikulum apklikated 70 persen praktik dan 30 persen di kelas. Tiap tahun kurikulum di-review agar link and match dengan dunia industri. Kedua, SMK Dwijendra memiliki program sekenseken magang selama semester penuh. MoU kerja sama dengan jejaring SMK swasta di Bali dan dengan dunia industri terus ditambah. Ketiga, meningkatkan kompetensi guru dan memperkuat komitmen sesuai visi SMK Dwijendra untuk membentuk lulusan SMP menjadi SDM Bali yang berdaya saing tinggi alias siap kerja. (ad820)

LOKAKARYA - Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra bersama wakasek saat mengikuti lokakarya nasional di Jakarta.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Wage, 20 Maret 2018

daerah

5

Promosi Pariwisata di Bali

NTT Terkendala Dana

Kupang (Bali Post) – Upaya promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilakukan secara langsung di Bali untuk menarik arus wisatawan mancanegara (wisman) dalam waktu dekat belum bisa dilakukan karena kendala dukungan dana. Tahun ini biaya promosi pariwisata NTT dianggarkan sekitar Rp 15 miliar, tetapi untuk semua bidang di Dinas Pariwisata. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu di Kupang, beberapa hari lalu. Ia mengemukakan ini terkait harapan pihak maskapai penerbangan agar Pemerintah Provinsi NTT melakukan promosi pariwisata langsung di Bali guna menarik sebanyak mungkin arus wisatawan asing. Sebelumnya, General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Kupang Yudi M. Fulkan menyatakan pemerintah daerah di NTT perlu mempromosikan potensi pariwisata langsung di Bali seperti yang dilakukan Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sumatera Selatan. ‘’NTB sudah mulai berhasil. Jadi, kalau turis ke Bali, sekalian akan ke Lombok karena Pemerintah NTB aktif sekali promosi. Pemprov Sumatera Selatan juga mulai aktif. Mereka sering membuat promosi langsung di Bali karena sudah didukung penerbangan langsung DenpasarPalembang,’’ katanya. Marius Jelamu mengakui arus wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui Denpasar, Bali, sangat pesat. Hanya dalam dua bulan mulai Januari hingga Februari 2018, wisman masuk ke Bali mencapai lebih dari 700 ribu orang. Dinas Pariwisata NTT memiliki banyak gagasan dan inovasi untuk memasarkan pariwisata, namun masih menghadapi kendala dukungan pendanaan. Menurutnya, tahun ini memang sulit bergerak karena dana terbatas, namun pada tahun-tahun selanjutnya promosi bisa langsung diadakan di Bali sebagai pintu masuk arus wisatawan asing, misalnya di Pantai Kuta atau langsung di kedutaan-kedutaan asing. Ia berharap arus wisatawan asing yang masuk lewat Bali bisa menyebar ke NTT seiring dengan upaya promosi yang gencar melalui media massa, berbagai jejaring sosial dan komunikasi lisan orang ke orang. ‘’Pada tahun ini ada Annual Meeting IMF-Wold Bank di Bali pada Oktober 2018 dan salah satu paket wisata yang disiapkan pemerintah yaitu Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo. Kami optimistis banyak wisatawan asing yang akan berkunjung ke Labuan Bajo,’’ ujar Marius. (ant)

’’Pangerupukan’’ dan Nyepi

Aman karena Masyarakat Tertib Mangupura (Bali Post) Pangerupukan disertai parade atau pengarakan ogohogoh, Jumat (16/3) lalu, mendapat atensi khusus Polres Badung. Mulai siang hari personel Polres Badung sudah bergeser ke titik-titik yang telah ditentukan dalam pengamanan. Alhasil, Pangerupukan dan Nyepi berlangsung aman dan kondusif. Khusus saat Pangerupukan, 438 personel dikerahkan untuk menjaga dan kelancaran pawai ogoh-ogoh. “Mulai Pangerupukan, Nyepi hingga Ngembak Geni, wilayah hukum Polres Badung aman dan kondusif. Ini semua berkat peran serta masyarakat, tokoh adat, agama dan stakeholder terkait,” tegas Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Minggu (18/3). Pergeseran personel diawali apel gelar pasukan di Lapangan Mapolres Badung dipimpin Kapolres AKBP Yudith Satriya Hananta. Dalam arahannya, Kapolres minta anggotanya bertugas di lapangan penuh rasa tanggung jawab, mengedepankan sisi humanis dan jeli melihat situasi guna menghindari adanya gangguan kamtibmas. “Kewaspadaan menjadi hal utama,” tegasnya. Sementara masyarakat diimbau tertib dan tidak mengonsumsi minuman keras yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas. Setelah apel, Kapolres memantau situasi dengan cara bersepeda. Ia menemuai dan berdialog dengan para pemuda yang sedang menyiapkan ogoh-ogoh untuk diarak saat pangerupukan. “Kami menggandeng para pemuda untuk bersama-sama menciptakan suasana wilayah Polres Badung kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib, tidak arogan dan tidak mengonsumsi minuman keras,” ucap Yudith asal Buleleng ini. (kmb36)

Kesal Dimintai Karcis, Rusak ”Billboard’’

Tabanan (Bali Post) Wayan Edi Pranaharta (45), warga Banjar Sinjuana, Beraban, Kediri, Tabanan, diamankan jajaran petugas Pos Polisi DTW Tanah Lot karena membawa pedang dan merusak sebuah billboard di area DTW Tanah Lot saat malam pangerupukan, Jumat (16/3) lalu. Tersangka kesal karena sebelumnya temannya diminta membayar tiket masuk objek wisata. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Saat itu tersangka dan temannya hendak ke Objek Wisata Tanah Lot. Saat tiba di gate ternyata teman tersangka diminta membayar. Bukannya membayar, tersangka justru kesal dan marah-marah pada petugas. Meski sudah berusaha ditengahi, tersangka tetap tidak terima. Tersangka kemudian pulang mengambil pedang dan kembali ke lokasi lalu merusak sebuah billboard. Sebelum berbuat lebih jauh, tersangka diduga di bawah pengaruh alkohol diamankan petugas Pos Polisi DTW Tanah Lot. Tersangka yang tubuhnya penuh tato ini selanjutnya diserahkan ke Polsek Kediri. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 406 KUHP tentang Perusakan. ‘’Tersangka sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,’’ jelasnya. (kmb28)

Perekaman KTP Tuntas Sebelum Pilkada

Kupang (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) optimistis perekaman KTP elektronik bagi 494.856 warga yang belum memilikinya dapat dituntaskan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing di Kupang, Senin (19/3) kemarin. ‘’Kalau mencermati dari sisi progres perekaman KTP elektronik, kami optimistis soal jumlah 494.856 yang belum ber-KTP elektronik ini bisa diatasi,’’ kata Ben Polo Maing dalam rapat bersama komisi gabungan DPRD NTT, Bawaslu dan KPU provinsi. Terkait upaya mempercepat perekaman e-KTP bagi 494.856 warga di daerah ini, sehingga bisa memilih pemimpin dalam pilkada serentak pada 27 Juni 2018, Pemprov NTT telah menggelar rapat terpadu dengan semua Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dari 22 kabupaten/kota pada 15 Maret lalu. Mantan Asisten III Setda NTT itu menyebut ada sejumlah langkah yang dilakukan seperti perluasan jangkauan pelayanan hingga ke pelosok daerah. Ini dilakukan secara mobile atau jemput bola dari dinas terkait untuk perekaman hingga ke kecamatan. Ada pula yang bekerja sama dengan sekolah-sekalah untuk perekaman e-KTP buat pelajar sebagai pemilih pemula. Perekaman juga dilakukan pada hari libur serta berbagai bentuk kreasi lainnya dari dinas terkait di daerah untuk memperluas jangkauan pelayanan. (ant)

WADUK - Sedimentasi Waduk Muara Nusa Dua mulai dikeruk sebelum dilakukan penataan.

Bali Post/kmb23

Penataan Waduk Muara Nusa Dua

Sedimentasi Mulai Dikeruk Mangupura (Bali Post) Waduk Muara Nusa Dua atau sering disebut Dam Estuari sedang dalam tahap rehabilitasi dan penataan. Di lokasi itu juga akan dibangun groundsill atau bangunan melintang sungai yang bertujuan mengatur kecepatan arus, sehingga mengurangi pengendapan atau sedimentasi. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau Situ Embung, Balai Wilayah Sungai Bali Penida Komang Antara, proyek yang ditargetkan selesai Desember 2019 ini juga termasuk sistem perkuatan senderan dan bangunan pelengkap lainnya. ‘’Saat ini pengerjaannya baru mencapai dua persen karena sebelumnya masih dalam tahap penyelidikan patimetri dan pengukuran lainnya,’’ katanya, Senin (19/3) kemarin.

Sekarang mulai dilakukan pengerukan sedimentasi. Pengerukan sedimentasi ini mendesak, karena tingkat sedimentasi di Waduk Muara Nusa Dua tergolong tinggi yakni mencapai ketebalan 75 cm. ‘’Berdasarkan volume, sedimentasi yang akan dikeruk total sekitar 240.000 meter kubik,’’ pungkasnya. Selain untuk memperbaiki aliran sungai, pengerukan sedimentasi juga bertujuan meningkatkan kapasitas

air baku milik PDAM Badung. Dengan demikian, pasokan air baku yang sebelumnya hanya mencapai 300 liter per detik akan bisa bertambah menjadi 500 liter per detik. ‘’Kalau tidak dikeruk, tampungan air akibat sedimentasi jadi berkurang,’’ sambung Komang Antara. Dalam proyek ini juga akan dibangun groundsill yang bertujuan mengurangi kecepatan arus sehingga pengendapan sedimen akan lebih banyak terjadi di bagian hulu. Groundsill yang berbentuk bendungan kecil tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk pejalan kaki. Sementara di tengahtengah groundsill akan ada bagian yang bisa dibuka tutup dengan ukuran 10 meter agar bisa dilintasi kapal

Ricuh di Rumah Kos, Empat Orang Terluka Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi di rumah kos di Jalan Taman Ambengan, Gang Subur, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Minggu (18/3) pukul 21.30 Wita. Sekelompok pemuda asal NTT tiba-tiba diserang kelompok pemuda lain menggunakan kayu. Akibat peristiwa itu, empat orang luka dan dilarikan ke rumah sakit. Mereka adalah Lukas Jamak (18), Melkianus Malo Lende (32), Frans Gono Ate (37) dan Lambertus Adi Papa (34). Saat dikonfirmasi Senin (19/3) kemarin, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkan adanya kejadian itu. Pelakunya sedang diburu. ‘’Bukan ormas. Mereka (pelaku dan korban) sama-sama dari NTT. Hanya miskomunikasi karena mereka temannya juga. Motifnya karena mabuk,’’ tandasnya.

Informasi di lapangan, awalnya DL mencari seseorang di kos-kosan tersebut. DL hendak memukul orang tersebut tetapi keburu dilerai oleh Melki. Tetapi malah Melki yang dikeroyok oleh pelaku. Teman-teman Melki berusaha membantu, namun memicu terjadinya kericuhan. Lukas Jamak mengalami luka di pelipis kiri dan kepala benjol, Melki luka robek pelipis kiri, Frans mengalami luka di muka dan kepala benjol serta hidung mengeluarkan darah. Sementara Lambertus mengalami luka di dagu, mulut keluar darah dan dahi kiri benjol. ‘’Setelah menerima laporan, polisi dan pecalang langsung ke TKP. Pelaku langsung kabur, sedangkan korban dibawa ke RS Udayana,’’ ujar sumber kepolisian. (kmb36)

Bali Post/ist

OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP kasus pengeroyokan di rumah kos di Jalan Taman Ambengan, Gang Subur, Jimbaran, Kuta Selatan.

keruk kecil. Di kanan dan kiri waduk akan dilakukan perbaikan jalan serta satu dermaga kecil. Dermaga ini nantinya akan digunakan untuk boat-boat pengambil sampah dan untuk maintenance. Untuk menghalau sampah dari kawasan hulu, di saluran pengarah akan dipasangi saringan sampah. ‘’Selain lumpur yang menjadi masalah adalah sampah. Sampah kiriman ke waduk saat ini mencapai 10 truk per hari,’’ jelasnya. Luas waduk secara keseluruhan yang akan ditata 35 hektar, sedangkan lebar sungai rata-rata 20 hingga 23 meter. Pengerjaan proyek dengan nilai kontrak Rp 205.514.565.000 ini didanai sepenuhnya dari APBN. (kmb23)

Isu Mikroplastik Dalam Air Kemasan

BPOM Amati Perkembangannya

Denpasar (Bali Post) Isu mikroplastik pada air minum dalam kemasan sedang merebak. Badan POM sedang mengamati perkembangan isu ini. Sementara lembaga internasional seperti EFSA (European Food Safety Authority) dan US-Environmental Protection Agency/US-EPA tengah mengembangkan pengkajian termasuk metode analisis untuk melakukan penelitian toksikologi terhadap kesehatan manusia. Demikian disampaikan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. beberapa hari lalu. Menurutnya, belum ada studi ilmiah yang membuktikan bahaya mikroplastik bagi tubuh manusia. The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) selaku lembaga pengkaji risiko untuk keamanan pangan di bawah FAO-WHO belum mengevaluasi toksisitas plastik dan komponennya. Oleh karena itu, belum ditetapkan batas aman untuk mikroplastik. Sementara Codex sebagai badan standar pangan dunia di bawah FAO-WHO belum mengatur ketentuan tentang mikroplastik pada pangan. Oleh karena itu, ia minta konsumen tetap tenang karena keamanan, mutu dan gizi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang beredar di Indonesia sudah diatur dalam SNI AMDK (Wajib SNI) dan Peraturan Kepala Badan POM. Standarnya sejalan dengan standar internasional yang ditetapkan dalam Codex. Meski demikian, Badan POM akan terus memantau isu mikroplastik dan berkoordinasi dengan lintas keahlian, akademisi, kementerian dan lembaga terkait serta asosiasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Badan POM akan terus melakukan pengawalan terhadap keamanan dan mutu produk obat dan makanan melalui pengawasan pre market dan post market. Masyarakat diimbau menjadi konsumen cerdas dan apabila menemukan produk yang tidak layak agar menghubungi Contact Center Halo BPOM di nomor telepon 1-500-533 dan SMS 0-8121-9999-533. (kmb42)

Pemkot Mataram Segera Relokasi PKL di Cakranegara Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera merelokasi puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cakranegara ke Jalan Hasanuddin untuk mendukung program penataan kawasan pusat bisnis Cakranegara seperti di Malioboro, Yogyakarta. Pedagang kaki lima yang akan direlokasi adalah PKL kuliner yang berjualan pada waktu malam sehingga areal kawasan Cakranegara steril dari PKL. ‘’Untuk penataan PKL, pemerintah kota tidak terlalu mengkhawatirkan karena PKL sudah mendapatkan tempat relokasi dan sosialisasi telah dilakukan,’’ kata Asisten II Setda Kota Mataram Wartan, Minggu (18/3). Menurutnya, yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan penata-

an kawasan Cakranegara yang akan dimulai 20 Maret 2018 adalah lahan parkir. Untuk mengalihkan kantong parkir ini, Pemkot Mataram belum mempunyai solusi. Mau membeli lahan sekalipun di kawasan itu sudah tidak ada. Terkait dengan itu, saat ini pihaknya sedang meminta camat dan lurah untuk melakukan komunikasi kembali dengan pihak Pura Meru dan Mayure terkait rencana pengalihan lahan parkit ke areal pura. Solusi lainnya, minta kepada Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan (Satker PBL) Provinsi NTB selaku pelaksana kegiatan agar pembangunan pedestrian bisa dengan sistem miring pada beberapa titik agar kendaraan bisa parkir termasuk untuk bongkar muat barang. Penataan kawasan Cakranegara

akan dilakukan sekitar 25 meter dari lampu merah Cakranegara baik bagian barat, timur, utara maupun selatan dengan anggaran Rp 5 miliar. ‘’Untuk sosialisasi, kami telah meminta aparat kecamatan dan kelurahan melakukan pendekatan kepada PKL serta pengelola parkir agar mereka mau ditata pada lahan yang akan disiapkan,’’ ujar Wartan. Ketua Satker PBL Provinsi NTB Ika Sri Rezeki sebelumnya mengatakan, penataan kawasan Cakranegara merupakan bagian untuk mendukung kawasan tersebut selain sebagai pusat bisnis juga sebagai pusat pariwisata karena terdapat bangunan-bangunan cagar budaya yang berpotensi menjadi magnet kawasan dari aspek kepariwisataan. Selain itu, ketinggian bangunan pada kawasan relatif masih memberikan

efek positif pada ruang jalan serta Cakranegara merupakan kawasan sejarah simbol pusat pariwisata dan pusat bisnis Mataram yang aksesibel, hijau, dinamis, unik, representatif dan bersahabat. ‘’Karena itulah kami ingin meningkatkan dan melestarikan kawasan tersebut dengan melakukan penataan seperti halnya di kawasan Malioboro, Yogyakarta,’’ jelasnya. Permasalahan yang dihadapi untuk melaksanakan program tersebut adalah masalah pedestrian dan parkir. ‘’Kawasan Cakranegara belum memiliki pedestrian atau trotoar yang tertata begitu juga fasilitas parkir. Karena itu, kami berharap kerja sama pemerintah kota untuk melakukan sosialisasi sebelum kegiatan ini dilaksanakan,’’tandas Sri Rezeki. (ant)


OPINI

6

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memutar ”Swastika” Perekonomian UMAT Hindu khususnya di Bali baru saja selesai merayakan Tahun Baru Çaka 1940, ditandai dengan hari raya Nyepi. Nyepi ini dimaknai sebagai langkah introspeksi diri, melihat ke dalam. Bukan hanya ke dalam diri, tetapi yang lebih luas ke dalam Hindu sendiri utamanya di Bali. Karena banyak sorotan, pelaksanaan ajaran Hindu khususnya di Bali lebih didominasi hubungan vertikal ke Sang Pencipta, sangat sedikit atau lemah ke horizontal (sesama). Padahal, simbol Hindu sendiri adalah Swastika, keseimbangan vertikal-horizontal agar bisa terus berputar. Demikian pula telah ada ajaran Tri Hita Karana sebagai pengejawantahannya, selain hubungan dengan Tuhan (vertikal) juga ada hubungan harmonis dengan lingkungan dan sesama (horizontal). Sorotan muncul, karena ketika hari raya, umat begitu khusyuk dengan ritual upacara sampai melupakan yang ada di sampingnya atau sekelilingnya. Umat begitu sibuk dan khusyuk mempersiapkan berbagai sarana upakara, sementara tetangga atau masyarakat di sampingnya hidup dalam keprihatinan. Salah satu contoh sebelum Nyepi, hampir di setiap gang, pos kamling dan balai banjar dibuat ogoh-ogoh untuk diarak saat malam pangerupukan. Biayanya lumayan besar. Bahkan untuk keperluan pembuatan ogoh-ogoh ini, muncul “gerakan minta punia” dari pintu ke pintu, mulai dari peserta pembuat ogoh-ogoh anak-anak, remaja, dewasa, STT, banjar dan kelompok lain. Jika memerhatikan Swastika sebagai lambang Hindu, hal ini tentu bisa disederhanakan agar roda Swastika tetap berputar. Cukup dibuat satu ogoh-ogoh di masing-masing banjar, sehingga pendanaannya bisa dimaksimalkan. Pengaturan pawai, lomba, maupun parade pun akan dapat dilakukan lebih baik karena jumlah (peserta) ogohogoh sudah jelas. Partisipasi masyarakat juga bisa lebih optimal dan maksimal, tanpa mengurangi kreativitas dan esensi dari eksistensi ogoh-ogoh itu sendiri. Punia tetap bisa dikumpulkan dari pintu ke pintu, tapi untuk tujuan kemanusiaan dan peningkatan kesejahteraan umat. Punia yang terkumpul bisa dipakai untuk peningkatan mutu SDM melalui pendidikan dan sejenisnya. Bahkan, untuk membangun lembaga pendidikan Hindu yang masih sangat terbatas jumlahnya. Jika pendidikan umat bisa ditingkatkan, diharapkan kesadaran dan sradha mereka juga meningkat. Di sinilah peran lembaga umat meningkatkan kesadaran dan sradha masyarakat, termasuk meningkatkan kesejahteraan di tengah persaingan global. Selain untuk pendidikan, punia yang terkumpul bisa juga diputar sebagai investasi umat. Ini akan bisa memutar dan menggerakkan roda perekonomian umat melalui lembaga yang telah dimiliki, seperti LPD, koperasi dan sejenisnya. Jika ini sudah bisa berputar seperti halnya Swastika, maka umat tidak perlu lagi harus membayar paturunan (iuran) tiap kali ada piodalan, karya atau upacara lain di wilayah mereka. Sangatlah miris dan memprihatinkan sampai mencuat umat harus menjual pelaba pura hanya untuk biaya piodalan/upacara. Termasuk, harus menggadaikan bahkan menjual tanah hanya untuk bisa ngaben. Menjaga agar Swastika bisa terus berputar, lembaga umat haruslah bisa berperan tidak hanya mengurus yang vertikal (upakara/spiritual). Tetapi juga yang berhubungan dengan yang ke samping (horizontal). Contohnya tadi, masalah pendidikan dan perekonomian (kesejahteraan) umat. Sangatlah susah mengajak umat menjalankan sradha bhakti mereka dengan khusyuk jika pemahaman mereka masih sangat rendah akibat keterbatasan pengetahuan (pendidikan) yang dimiliki. Juga, sangatlah sulit menggerakkan partisipasi masyarakat jika tingkat perekonomian mereka masih rendah. Mari jadikan Nyepi sebagai momen introspeksi (diri dan Hindu) vertikal (spiritual) dan horizontal (kemanusiaan) agar Swastika bisa terus berputar.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Baik-Buruknya Pohon Perindang

Pohon perindang terutama yang ditanam di pinggir jalan memang banyak manfaatnya akan tetapi juga ada tidak baiknya. Pohon perindang terutama yang ditanam di pinggiran trotoar apalagi ditanam di atas trotoar seperti terlihat di sepanjang kiri-kanan di Desa Sempidi hingga di Desa Lukluk, bahkan sampai di Desa Kapal sudah tampak banyak trotoar yang rusak alias jebol disebabkan oleh akar pohon tersebut yang terus menjalar. Rusaknya trotoar yang tidak begitu lama dibangun itu mengakibatkan pemandangan tidak elok dipandang mata walaupun saban hari petugas kebersihan tampak menyapu di pinggiran jalan tersebut Menurut saya, penanaman pohon perindang ditiadakan saja agar pemandangan tampak bersih. Boleh menanam tapi jarak antara tanaman jangan terlalu dekat seperti sekarang. Hanya sekitar dua meter atau lebih dan jangan ditanam di atas trotoar. Penghijauan atau tanaman perindang ini lebih baik diimbau warga yang rumahnya dekat dengan dengan jalan agar lebih banyak menanam pohon perindang yang dwifungsi seperti berbagai kembang atau bunga. Di Kota Denpasar juga tampak pohon perindang yang ditanam satu dengan lainnya terlalu dekat jaraknya sehingga di bawahnya terlalu gelap dan udara lembap karena sinar matahari dihalangi oleh pohon tersebut. Seperti di depan Polsek Lumintang, di depan Jayasaba, di dekat kuburan Kayumas, di Jalan Cok Agung Tresna Renon dan bahkan pohon perindang cabangnya masuk ruko toko emas di Jalan Hasanuddin. Hal ini perlu dipangkas. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Moksartham Jagadhita sebagai Landasan Ekonomi Moksartham jagadhita sebagai perwujudan pemerataan ekonomi, keadilan ekonomi, dan kemakmuran krama Bali yang digerakkan melalui rangsangan ekonomi, sosial, dan moral. Sistem ekonomi krama Bali seyogianya mampu menjadi gerakan ekonomi satyagraha yaitu merupakan kegiatan ekonomi yang menggerakkan partisipasi krama Bali dengan berlandaskan kesetiaan, kebenaran, kejujuran dan tanggung jawab untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi krama Bali.

Oleh Bambang Gede kiswardi rama Bali sebagai perwujudan orang yang lahir, hidup, dan mati di Bali, dengan tidak melihat latar belakang agama, suku, sosial budaya, politik dan lain sebagainya, artinya krama Bali sebagai cermin bineka tunggal ika yang menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, tolong menolong, dan gotong royong yang sudah menjadi doktrin hidup kehidupan krama Bali yang kita kenal dengan filosofi manyame braya. Citacita kehidupan menurut Agama Hindu secara jelas dinyatakan dalam ungkapan moksartham jagatdhita, yang secara umum diterjemahkan ke dalam arti kesejahteraan universal dan moksa. Dalam hal ini cita-cita kesejahteraan universal mengandung makna lebih luas dari kesejahteraan umat manusia, karena di dunia ini masih ada makhluk kehidupan di luar manusia dan merupakan sarana utama untuk mencapai kesejahteraan umat manusia dalam rangka mewujudkan cita-cita kehidupan krama Bali, beberapa pemikiran di antaranya seperti; pertama, dharma dalam artian agama dan kebenaran harus selalu melandasi kegiatan ekonomi krama Bali, karena pencarian artha (harta) dan pemuasan kama (nafsu) tetap mulia dan utama jika berlandaskan dharma. Kedua, pembagian pekerjaan (division of labour) yang terjadi di masyarakat yang kemudian melahirkan penjenjangan sosial dalam masyarakat dalam bentuk catur warna (Brahmana karma, Kesatria karma, Wesia karma, dan Sudra karma) yang secara riil di

K

masyarakat telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesionalisme dalam upaya menggerakkan ekonomi krama Bali untuk mewujudkan kesejahteraan bagi krama Bali, dan bukan terarah kepada terciptanya kepincangan struktural dalam artian ekonomi, politik, dan sosial budaya. Ketiga, keyakinan akan doktrin karma, bahwa hukum karmaphala dapat dijadikan landasan bagi pelaku ekonomi krama Bali untuk berbuat dan berperilaku yang berdasarkan etika bisnis yang baik dan benar berdasarkan nilai-nilai agama dan undang-undang perekonomian yang berlaku saat ini. Melandasi perilaku ekonomi individu maupun masyarakat para pelaku ekonomi krama Bali akan selalu mendapat kepercayaan dari kalangan dunia bisnis baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional, sehingga tumbuh etos kerja keras harus bangkit dari doktrin karma ini, dan semangat kebersamaan menjiwai gerakan ekonomi krama Bali. Keempat, Persaingan dalam kegiatan ekonomi krama Bali harus diterima sebagai kegiatan yang wajar dalam masyarakat, dan persaingan ini merupakan perwujudan dari upaya pemberian pelayanan prima kepada sesama krama Bali. Kelima, perolehan profit (keuntungan) dalam kegiatan ekonomi krama Bali adalah sesuatu yang wajar, dan nilai keuntungan ini sebanding dengan nilai kualitas pelayanan yang diberikan. Adapun keuntungan yang diperoleh pelaku ekonomi krama Bali tersebut tiada lain adalah karma dalam mengelola ekonomi krama Bali yang berlandaskan

etika bisnis dengan kekuatan nilai-nilai agama dan sosial budaya. Dalam era globalisasi dan era now saat ini, ekonomi krama Bali mengalami ketidakpastian dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Ekonomi krama Bali dihadapkan dengan gangguan erupsi Gunung Agung dan ketidakpastian ekonomi nasional maupun global juga adanya dampak dari akan mulainya pesta demokrasi pada tahun 2018 dan tahun 2019 yang dikenal sebagai tahun politik. Dengan berjalannya waktu akan memengaruhi perubahan ekonomi krama Bali dari tatanan desa, kala, dan patra itu sendiri, bahwa persepsi krama Bali terhadap lingkungan fisik (desa), perjalanan waktu (kala) dan kehidupan lingkungan manusia (patra) mengalami perubahan yang sangat dinamis. Adapun perubahan tersebut bisa memberikan tantangan dan peluang bagi ekonomi krama Bali, karena lingkungan ekonomi baik lokal, daerah, nasional, dan internasional akan merasakan dampaknya terhadap: (1). Pembangunan ekonomi krama Bali sebagaimana lazim dikenal yang dilakukan sebagai upaya sadar dan berencana yang bertujuan melakukan transformasi terhadap perkembangan struktur ekonomi di Bali. Apabila ditinjau dari komposisi Produk Domistik Bruto (PDB) telah terjadi perubahan struktur ekonomi Bali dalam bentuk turunnya secara tajam sumbangsih di sektor pertanian dalam pembentukan pendapatan daerah. Sedangkan pada sisi lain, sektor nonpertanian dalam hal ini sektor pariwisata memberikan sumbangsih pembentukan pendapatan daerah yang begitu meningkat. Transformasi ekonomi tersebut di atas, sudah tentu sangat berpengaruh terhadap pola penciptaan lapangan kerja, pola kesempatan usaha, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pola perilaku krama Bali. (2). Pembangunan ekonomi krama Bali dengan paradigma baru, secara umum pembangunan ekonomi krama Bali lebih menitikberatkan pada sektor pariwisata, sedangkan sektor nonpariwisata kurang mendapat perhatian yang begitu strategis, sehingga terjadi ketidakseimbangan

antara sektor pariwisata dengan sektor nonpariwisata, yang pada akhirnya akan berdampak terhadap keseimbangan dan pemerataan pendapatan bagi masyarakat krama Bali. Maka dari itu, diperlukan peran pemerintah daerah dan stakeholder secara bersama-sama dengan para pelaku ekonomi krama Bali, untuk menyusun kebijakan ekonomi krama Bali yang harmonis dan seimbang dengan konsep kekuatan ekonomi gotong royong yang berlandaskan falsafah Tri Hita Karana. Dengan demikian, pengembangan dan penumbuhan ekonomi pariwisata tidak lagi ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan produk-produk pertanian dan produk lainnya dari luar Bali. Sudah tentu pendapatan di sektor pariwisata akan lebih merata dinikmati oleh krama Bali, kondisi ekonomi krama Bali yang harmonis dan seimbang merupakan cermin paradigma baru. Adapun pembangunan ekonomi krama Bali dengan paradigma baru yang berlandaskan falsafah Moksartham Jagadhita dan Pancasila, secara normatif merupakan system ekonomi krama Bali yang identik dengan sistem ekonomi rakyat. Dengan melihat secara realistis perkembangan dan pergerakan ekonomi krama Bali, diperlukan kajian pemikiran yang komprahensif, kreatif, inovatif, dan profesionalisme untuk menerima dan menyetujui pemikiran normatif tersebut sebagai sistem ekonomi krama Bali. Dengan demikian, strategi pengembangan dan pergerakan sistem ekonomi krama Bali diharapkan mampu mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sesuai program Nawa Cita yang telah dijabarkan atau dituangkan dalam garis-garis besar haluan pembangunan nasional semesta berencana. Sebagaimana disepakati bahwa Moksartham Jagadhita adalah falsafah terbuka bagi masyarakat krama Bali. Dengan demikian, Moksartham Jagadhita sebagai landasan dan tujuan ekonomi krama Bali yang telah mampu meletakkan dan menggunakan kerangka berpikir dengan keyakinan agama Hindu.

Sayangi Hidupmu, Kenali Japanese Encephalitis Japanese encephalitis (JE) adalah penyakit radang otak disebabkan oleh virus japanese encefalitis termasuk family flavivirus dan merupakan penyebab masalah kesehatan masyarakat di Asia termasuk di Indonesia. Pada tahun 2016, jumlah kasus JE di Indonesia dilaporkan 326 kasus, dengan kasus terbanyak dilaporkan terdapat di Provinsi Bali sejumlah 226 kasus. Guna mencegah maraknya kasus JE maka pada pertengahan Maret dilakukan vaksinasi JE di beberapa kabupaten/kota di Bali. Penularan virus Japanese encephalitis (JE) tersebut sebenarnya hanya terjadi antara nyamuk, babi, dan atau burung rawa. Manusia bisa tertular virus JE bila tergigit oleh nyamuk culex tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Biasanya nyamuk ini lebih aktif pada malam hari. Nyamuk golongan culex ini banyak terdapat di persawahan dan area irigasi. Kejadian penyakit JE pada manusia biasanya meningkat pada musim hujan. JE ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dari spesies culex (terutama culex

Oleh Agung Sudiana tritaeniorhynchus). Manusia, setelah terinfeksi tidak mengembangkan viremia yang cukup untuk menginfeksi nyamuk. Virus ini ada dalam siklus transmisi antara nyamuk, babi dan/atau burung air (enzootic cycle). Penyakit ini sebagian besar ditemukan di daerah pedesaan dan pinggiran kota, di mana manusia tinggal berdekatan dengan host vertebrata ini. Di sebagian besar daerah beriklim di Asia, JE ditularkan terutama selama musim panas, epidemi besar dapat terjadi. Di daerah tropis dan subtropis, penularan dapat terjadi sepanjang tahun namun sering meningkat selama musim hujan dan masa pra panen di daerah budi daya padi. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan untuk mengoptimalkan perlindungan terhadap nyamuk dan kutu dan mengurangi risiko penyakit JE ini, di antaranya: pakailah baju lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki, tangani

pakaian dengan permetrin atau beli pakaian yang sudah diolah sebelumnya, pakaian yang dioleskan permetrin akan mempertahankan aktivitas penolak nyamuk melalui beberapa pencucian, oleskan lotion, cairan, atau semprotan untuk kulit yang terbuka, dan melakukan vaksinasi. Selain perlindungan diri, perbaikan sistem irigasi serta penggunaan insektisida dan perubahan praktik pertanian dapat menurunkan risiko penularan penyakit JE ke manusia secara substansial. Apa itu flavivirus dan bagaimana flavivirus dapat mengganggu imunitas tubuh? Flavivirus adalah virus RNA kecil yang ditularkan oleh nyamuk dan kutu. Mereka adalah penyebab utama penyakit dan kematian di seluruh dunia. Pada emam kuning, demam berdarah, ensefalitis Jepang dan ensefalitis Lembah Murray sudah diketahui, flavivirus, virus West Nile (WNV), yang menyebabkan ensefalitis pada

manusia dan hewan, telah menyebar ke seluruh Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, setelah wabah baru di New York pada tahun 1999. WNV menyebabkan kematian 1015% pada ensefalitis dan orang yang selamat mungkin berakhir dengan kerusakan sistem saraf permanen. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini kemungkinan disebabkan oleh aktivitas respons imun yang terlalu kuat, yang sama dengan influenza dan SARS. Memang, infeksi sel dengan WNV, menyebabkan peningkatan besar molekul permukaan sel yang biasanya membantu menginduksi respons kekebalan tubuh. Molekul-molekul ini adalah target utama yang dikenali oleh limfosit T yang mengendalikan infeksi virus dengan membunuh sel yang terinfeksi. Tidak mengherankan, perubahan tersebut dikaitkan dengan peningkatan pembunuhan sel yang terinfeksi oleh sel T antivirus (Indiani Sani).

Penulis, pemerhati koperasi dan ekonomi kerakyatan.

POJOK Sektor pendidikan paling banyak terjadi korupsi. - Tak patut ditiru. *** Pariwisata belum mampu meratakan ekonomi Bali. - Pariwisata ‘’angin surga’’. *** Jokowi paparkan upaya meratakan pembangunan di Papua. - Bali juga perlu dimeratakan.

Penulis, Mahasiswa S-2 ITB Jurusan Biotektik, Bandung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Kodim 1619 Gelar Tes Urine

Narkoba Bisa Timbulkan ”Lost Generation”

Tabanan (Bali Post) Sebanyak 68 prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kodim 1619/Tabanan menjalani tes urine, Senin (19/3) kemarin. Kegiatan ini sebagai upaya mencegah dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba. Sebelum tes urine diawali kegiatan penyuluhan, pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di jajaran Kodim 1619/Tabanan yang digelar perwakilan BNK Tabanan. Pasi Intel Kodim 1619/Tabanan Lettu Inf. I Made Sudi Arcana mengatakan kegiatan tes urine ini memang rutin digelar tiap tiga bulan sekali. Program P4GN ini dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 10.00 Wita. Tujuannya agar personel Kodim 1619/Tabanan terhindar dari jeratan narkoba, baik itu personel militer maupun ASN. “Situasi negara cenderung darurat narkoba. Aparat sendiri harus menjadi contoh yang benar tanpa terkontaminasi narkoba,” ucapnya. Dampak narkoba yang paling ditakuti adalah lost generation (ada generasi yang hilang). Dikhawatirkan saat ini taktik perang candu yang pernah terjadi di Cina, saat ini sudah ada di Indonesia. “Pihak musuh ingin menghancurkan lawannya tidak lagi menggunakan pasukan, tetapi memakai beragam cara, salah satunya taktik perang candu seperti di Cina. Sayang kalau SDM generasi muda penerus kita ini dihancurkan lewat narkoba,” tegasnya. Perwakilan BNK Tabanan Gusti Agung Ayu Witarini yang juga selaku sekretaris bidang preventif BNK mengatakan, dari data sumber kepolisian angka kasus narkoba di Tabanan cenderung mengalami peningkatan. Mirisnya yang disasar itu dominan kalangan remaja. “Ada yang ditangkap di luar daerah, tetapi pelakunya ternyata orang Tabanan. Orang lokal sini menyimpan barang di Tabanan. Ironisnya, kasus penyalahgunaan narkoba ini bahkan sudah merambah desa. Fakta ini yang harus kita cegah. Pecegahan itu tujuannya agar tidak ada generasi penerus, alias calon pemimpin masa depan kita yang dirusak,” tegasnya. BNK sendiri selaku lembaga yang memang tupoksinya berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba juga telah melakukan penyuluhan ke sejumlah lini. Penyuluhan itu tidak hanya menyasar sekolah, pemerintah daerah dan jajaran TNI, tetapi juga tingkat kecamatan dan desa. Pesatnya media sosial belakangan ini juga harus diwaspadai bersama. Di samping medsos memang memiliki manfaat positif. Di sisi lain medsos juga memiliki dampak negatif yang justru dapat mempercepat peredaran narkoba. “Medsos itu harus dipergunakan untuk hal-hal yang baik. Belakangan ini sering ada penyalahgunaan medsos, termasuk untuk transaksi. Nah.. hal itu harus dicegah,’’ ucapnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

GOR DEBES - Suasana rapat terkait pembangunan GOR Debes jelang Porprov 2019.

DED GOR Debes Tembus Rp 23 Miliar Nilai Proyek Rp 8 Miliar di Atas Pagu

Tabanan (Bali Post) -

Pemkab Tabanan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-21 tahun 2019. Beberapa fasilitas olahraga akan dibangun. Salah satunya direncanakan membuat GOR baru di kompleks Stadion Debes. Tidak tanggung-tanggung anggaran yang dikucurkan dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali mencapai Rp 15 miliar, namun nilai DED-nya mencapai Rp 23 miliar. Jadi ada kelebihan pagu Rp 8 miliar. Terkait proyek GOR itu. Konsultan proyek mempresentasikan Detail Engineering Design (DED) dengan dinas terkait dan juga KONI Tabanan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Tabanan, Senin (19/3) kemarin Hasilnya, DED justru melebihi alokasi nilai pagu proyek tersebut. Karena itu banyak pihak kemudian terkejut. Tim konsultan mempresentasikan DED pembangunan proyek GOR Debes secara detail selama kurang lebih dua jam. Total luas bangunannya sekitar 3.000 meter persegi. Direncanakan bisa menampung penonton sekitar 1.500 orang. GOR itu juga akan dilengkapai fasilitas ruang ganti atlet, toilet delapan buah, ruang pengelola termasuk akses kaum difabel serta fasilitas lainnya.

Pembangunan GOR ini setidaknya perlu anggaran sekitar Rp 23 miliar atau lebih besar Rp 8 miliar dari pagu yang ada Rp 15 miliar. Ini tentu saja mengagetkan dinas terkait yang hadir dalam rapat tersebut. Berbagai masukan diberikan, bahkan ada yang mengkritik jika desain yang disampaikan sangat mirip GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung. Pihak KONI yang diwakili Ketuanya, I Dewa Gede Ary Wirawan, mengatakan pihaknya mengharapkan GOR itu dibuat berstandar nasi-

onal dengan aneka fasilitas yang diwajibkan. Sesuai aturan GOR standar nasional untuk tingkat kabupaten yakni tipe B. Wakil Ketua KONI Tabanan Yamadiputra menyebutkan, sesuai aturan untuk GOR standar nasional Tipe B, selain fasilitas standar juga ada fasilitas khusus. Seperti akses kaum difabel, ruang kesehatan tersendiri, ruang uji doping dan ruang massage. Dia juga menyebutkan, dari DED yang disampaikan ketersedian toilet masih kurang untuk kapasitas penonton yang dirancang

1.500 orang. Pemimpin rapat yang juga Kabid Bangunan Gedung Dinas PU Tabanan Faridatini Suweca mengatakan, jika disepakati GOR yang dibangun itu adalah standar nasional tipe B. Usai rapat dikatakan bentuk bangunan GOR itu sesuai aturan harusnya melingkar atau yang mendekati bentuk segi delapan. Dari DED yang disampaikan berbentuk segi empat, meski di dalamnya sudah terkesan segi delapan. “Kelihatan tidak konsiten antara tampilan luar dan tampilan dalam,” katanya. Dia juga menyebutkan gambar yang disajikan belum memperlihatkan ciri khas Tabanan. Ciri khas Tabanan itu bisa dilihat dari material yang dipakai atau bentuk bangunannya. Dia melihat pada lobi mungkin bentuk atapnya menyerupai lumbung. Lumbung itu merupakan ikon Tabanan. “Pokoknya ketika

orang melihat bangunan GOR itu sudah ada ciri bangunan khas Tabanan yang tidak ada di daerah lainnya. Mungkin bentuk lumbung alias lobi salah satunya,” katanya memberikan saran. Terkait anggaran, ternyata lebih besar dari pagu. Faridatini mengaku akan mengoordinasikan dengan pihak provinsi. Diakui sampai saat ini belum melihat petunjuk teknis proyek tersebut. Pihaknya berharap nantinya bisa sedikit diubah agar pembangunan itu bisa multiyear. Karena itu dana Rp 15 miliar yang dikucurkan sudah harus bisa dijawab cukupnya sampai sejauh mana saja. “Kalau bisa diterapkan sistem multiyear, mungkin tahun pertama sampai finishing di dalam saja. Sementara untuk luarnya bisa dianggarkan tahun berikutnya, baik dari sumber dana BKK ataupun APBD Tabanan,” pungkasnya. (kmb28)

34 Napi Dapat Remisi Hari Raya Nyepi Lima Orang Masih Tunggu SK Pusat

Bali Post/kmb28

TNI TES URINE - Jajaran TNI Kodim 1619/Tabanan saat tes urine pencegahan narkoba.

Pura Puseh Dukuhpulu Kaja Di-”pelaspas” Tabanan (Bali Post) – Pura Puseh Pakraman Dukuhpulu Kaja, Desa Mambang, Selemadeg Timur di-pelaspas, Senin (19/3) kemarin. Prosesi pamelaspasan itu dihadiri Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya. Wabup memberikan apresiasi kepada masyarakat karena telah bekerja keras bergotong royong dengan mengedepankan persatuan, sehingga yadnya tersebut dapat dilakukan dengan lancar dan baik. “Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Dukuhpulu Kaja. Bukti nyata ini menunjukkan adanya semangat gotong royong, persatuan dan kerja keras di masyarakat, baik itu antarmasyarakat maupun, antarmasyarakat dengan pemerintah,” ujar Wabup Sanjaya sembari mengingatkan warga selalu menjunjung persatuan dan kesatuan. “Kita harus selalu bergotong royong, jaga rasa persaudaraan dan saling memiliki antara krama banjar dengan pemerintah. Apa yang kita cita-citakan pasti bisa terlaksana jika dilakukan atas dasar persatuan dan kesatuan. Karena itu, mari bersama-sama membangun Tabanan menuju Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” ungkapnya. Usai melakukan persembahyangan bersama, Wabup Sanjaya juga menghaturkan punia yang diterima panitia setempat. Ketua Panitia Karya I Wayan Subrata melaporkan, Desa Pakraman Mambang ini di-empon 135 kepala keluarga (KK). Warga berasal dari dua banjar, yaitu Banjar Pakraman Lebah dan Banjar Pakraman Tegeh. Pihaknya juga memberikan ucapan terima kasih kepada Wabup Sanjaya dan semua pihak yang telah membantu menyukseskan karya tersebut. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PAMELASPASAN – Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya saat menghadiri pamelaspasan di Pura Puseh Pakraman Dukuhpulu Kaja.

Tabanan (Bali Post) Hari raya Nyepi tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi 34 warga binaan di Lapas Tabanan. Pasalnya, mereka mendapatkan pemotongan masa tahanan alias remisi. Upacara penyerahan remisi khusus pada hari raya Nyepi di Lapas Tabanan itu digelar, Senin (19/3) kemarin. Penyerahan remisi itu dirangkaikan upacara Hari Kesadaran Nasional/ Hardasnas. Remisi itu diberikan secara simbolis kepada dua orang perwakilan narapidana. Lama remisi yang dihadiahkan dari 15 hari sampai maksimal satu bulan 15 hari. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan I Putu Murdiana mengatakan, jumlah narapidana yang diusulkan mendapat remisi khusus itu sebetulnya sebanyak 39 orang. Namun baru di SK kan sebanyak 34 orang. Tercatat masih dalam proses pengusulan SK pusat sebanyak lima orang. “Remisi ini merupakan hak setiap

warga binaan pemasyarakatan yang telah diatur UU No. 12 Tahun 1995. Persyaratannya adalah pertama minimal telah menjalani pidana selama enam bulan. Kedua berkelakukan baik selama proses pembinaan, ditambah persyaratan substantif lainnya,” ucapnya. Remisi ini sesungguhnya merupakan motivator atau penyemangat bagi setiap warga binaan agar mereka senantiasa berkelakuan baik, mematuhi segala tata tertib dan dapat melaksanakan setiap program pembinaan yang diberikan kepadanya. Salah seorang warga binaan yang mendapatkan remisi tahun ini adalah I Wayan Selamet. Dia mengaku sangat senang mendapatkan hadiah khusus di hari raya Nyepi tahun ini. “Saya sangat bersyukur juga bergembira. Bagi saya ini momentum spesial remisi ini dihadiahkan kepada saya saat merayakan hari raya Nyepi,” ujarnya bangga. Ia merupakan narapidana kasus pembunuhan.

Bali Post/kmb28

PENYERAHAN REMISI - Upacara penyerahan remisi bagi warga binaan di Lapas Tabanan, dirangkai dengan acara dharma santi. Bahkan, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para petugas yang tidak mengenal lelah telah melayani hak-hak warga binaan di Lapas Tabanan ini. Setelah selesai upacara

penyerahan remisi, dilanjutkan dharma santi sebagai akhir rangkaian hari raya Nyepi Çaka 1940. Seluruh pegawai dan warga binaan tampak berbaur di lapangan upacara. Mereka juga kemu-

dian saling berjabat tangan saling memaafkan sekaligus mengucapakan selamat hari raya Nyepi baik oleh warga binaan atau pegawai yang beragama Hindu maupun yang non-Hindu. (kmb28)

Pertanian Tidak Tersentuh

Pembangunan Infrastruktur Tak Berkorelasi dengan Peningkatan Ekonomi Pembangunan infrastruktur di Pemkab Tabanan sesungguhnya sudah dilakukan sejak tahun 2010. Ternyata hasilnya berbanding terbalik, alias tidak ada korelasinya dengan pertumbuhan ekonomi. Terbukti sejak tahun 2014 grafik ekonomi Tabanan cenderung menurun. Kenyataan itu memaksa kebijakan pembangunan tidak lagi terfokus pada infrastruktur. Lalu program apa kiranya perlu digarap untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di daerah lumbung beras Bali ini? DARI data Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Tabanan, dilansir pertumbuhan ekonomi di Tabanan sejak 2014 hingga 2016 terus saja cenderung menurun. Jika di tahun 2014 angka pertumbuhan ekonomi tercatat 6,53 persen turun menjadi 6,24 persen di tahun 2015, dan 2016 kembali turun di angka 6,12 persen. “Selama ini pemikiran kita hanya menggenjot pembangunan infrastruktur saja. Kami sendiri telah membangun secara terus menerus. Namun

ternyata pertumbuhan ekonomi justru grafiknya menurun. Karena itu sekarang ini lebih difokuskan pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan juga pertanian,” beber Kepala Bapelitbang Tabanan IB Wiratmaja, belum lama ini. Dari data yang diperoleh, rupanya pembangunan infrastruktur tidak memiliki korelasi begitu besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Alasannya, sebagian besar penduduk bergerak di sektor pertanian. “Padahal kita sudah mem-

bangun infrastruktur luar biasa, Jalan di-hotmix di mana-mana dengan anggaran miliaran rupiah, tetapi justru berbanding terbalik dengan capaian pertumbuhan ekonomi. Apa pangkal penyebabnya. Jawabnya para petani tidak tersentuh langsung. Utamanya dari sumber pengairannya, bibit, pupuk, pendampingan serta kelangsungan pemasarannya,” terangnya. Meski demikian, IB Wiratmaja mengaku dirinya bukan berarti anti terhadap infrastruktur. Hanya memang ada hal-hal prinsip yang harus kita sentuh. “Saat ini yang sedang fokus kita garap yakni bagaimana pemberdayaan masyarakat ikut dilibatkan dalam pembangunan. Wujudnya adalah pemberian anggaran stimultan lewat program Pagu Indikatif Kecamatan (PIK),” ucapnya. Pemerintah daerah saat ini, kata IB Wiratmaja, ten-

gah berupaya meningkatkan kesejahteraan petani. Progres melalui proyek itu diawali di sektor hulu. “Program ini diarahkan untuk pemberdayaan, seperti proses pembibitan, pematangan lahan, pemupukan, panen dan pengolahan harus benar,” ucapnya. Dana PIK itu, kata Wiratmaja, merupakan stimulan mendukung sektor pertanian khususnya pemberdayaan petani. Dana PIK ini tidak bisa dibagi rata untuk setiap desa. Pencairan dana tersebut disesuaikan dengan proposal yang diajukan masyarakat setelah kelayakannya dinilai. ”Proyek itu dikompetisikan. Karena itu desa yang membuat program lebih bagus dan layak bisa mendapatkan dana lebih atau sebaliknya. Karena itu dana PIK tidak dibagi rata,” jelasnya. Program yang dibuat suatu desa diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi

desa sekitarnya, sehingga desa-desa diharapkan membuat program-program yang baik. Artinya, program-program yang produktif yang bisa memberikan keuntungan bagi masyarakatnya. (bit)

Bali Post/kmb28

IB Wiratmaja


KARANGASEM

8

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Dewan Damaikan Perselisihan Depo dan Sopir Truk Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb

PANCURAN MISTERIUS - Muncul keajaiban, pancuran misterius muncul di pilah tebing Tukad Dedari, Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang.

Pancuran Misterius di Tebing Tukad Dedari

Amlapura (Bali Post) Pancuran biasanya sengaja dibuat untuk memudahkan mengambil airnya. Namun, pancuran yang ditemukan di Banjar/Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Rendang itu tergolong tidak biasa. Air muncul dari pilah tebing. Jadi, air pancuran itu menjadi terkesan misterius. Pasalnya, air itu muncul setelah Gunung Agung mengalami erupsi. Pancuran yang diketahui secara tidak sengaja itu persisnya berada di tebing Tukad Dedari, di lereng Gunung Agung. Fenomena alam itu pertama kali dilihat Bendesa Adat Temukus, I Nengah Sindia, Jumat (16/3) lalu. Saat itu, Sindia datang ke Tukad Dedari untuk malukat (ritual membersihkan diri). Tukad Dedari itu memang sangat disakralkan karena terdapat banyak beji atau tempat pesucian Ida Batara. ‘’Pas pangerupukan pagi itu airnya sangat jernih,’’ ujar Sindia, Senin (19/3) kemarin. Pihaknya memastikan air pancuran itu adalah pancuran baru. Alasanya, sebelumnya tidak pernah ada pancuran itu. Dia mengaku sering datang ke lokasi tersebut, namun baru saat hari pangerupukan itu melihat pancuran yang muncul dari pilah tebing itu. ‘’Awalnya, saya kira airnya panas, tapi ternyata sejuk sekali, malah terasa dingin,’’ ungkapnya. Sindia menduga air pancuran itu panas. Sebab, lokasinya cukup dekat dengan kawah Gunung Agung. Sekitar empat kilometer saja. Karena penasarah, Sindia tidak hanya menyentuh air pancuran tersebut, tetapi sempat meminumnya beberapa teguk. Dia mengatakan ada sensasi tak biasa ketika meminum air pancuran baru itu. Sindia tak mau berandai-andai apalagi mengkait-kaitkan fenomena alam itu dengah hal yang bersifat gaib. Pihaknya mengaku akan menunggu perkembangan sampai satu bulan tujuh hari ke depan. Jika air pancuran itu masih ada, dia akan mencoba menanyakan fenomena itu kepada orang pintar. ‘’Bisa jadi air itu muncul karena ada tekanan dari dalam, tetapi bisa juga karena rembesan air hujan. Jika dalam abulan pitung dina (satu bulan tujuh hari) masih ada, saya akan coba bertanya kepada orang pintar,’’ ungkapnya. Dikonfirmasi terkait fenomena alam itu, Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika mengatakan, kemungkinan pancuran itu berasal dari lapisan tanah permukaan. Fenomena itu disebabkan rembesan air hujan dangkal. Jika suhunya agak hangat, maka kemungkinan air itu berasal dari rembesan yang lebih dalam. Hal itu merupakan fenomena biasa yang justru akibatnya bagus karena ada sumber air baru. ‘’Tapi untuk memastikannya, akan ada tim dari Pos Pengamatan Rendang yang akan mengecek ke lokasi tersebut,’’ ucapnya. (kmb)

Gedung UKM Center Amlapura Dijadikan Mall Pelayanan Publik Amlapura (Bali Post) Kabupaten Karangasem sedang merintis Mall Pelayanan Publik (MPP). MPP ini akan mengintegrasikan seluruh pelayanan publik dalam satu tempat luas guna memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat. Rencananya, MPP di Karangasem akan dipusatkan di Gedung UKM Center Amlapura. Rencana ini diakui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Bali Post/kmb31 Sipil (Disdukcapil) I Wayan Sumidia Karangasem I Wayan Sumidia saat dihubungi, Senin (19/3) kemarin. Dalam persiapan MPP ini, pihaknya sendiri sudah melakukan berbagai persiapan. Sejumlah peralatan pelayanan publik di Kantor Disdukcapil di Jalan Sudirman Amlapura sudah dipindahkan ke Gedung UKM Center Amlapura, di Jalan Gajah Mada Amlapura. Soal pelayanan publik, tentu Disdukcapil memegang peran penting. Sebab, Disdukcapil selama ini melayani publik dalam urusan administrasi kependudukan yang sangat prinsip. Seperti penerbitan KTP, kartu keluarga dan akta-akta pencatatan sipil. ‘’Ini ada program mall pelayanan publik. Nanti seluruh pelayanan publik dipusatkan di Gedung UKM Center. Ini akan segera dilakukan uji coba,’’ kata Sumidia. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karangasem itu nantinya, kata Sumidia, menjadi leading sector penerapan program ini. Rencananya, proses uji coba akan dilakukan 1 April nanti di lantai satu Gedung UKM Center. Proses penyesuaian tempat juga sedang berjalan. Dikatakan, ada beberapa renovasi kecil dilakukan untuk memudahkan proses pelayanan. ‘’Rencana ini juga sudah kami umumkan. Biar nanti masyarakat langsung ke sana. Sementara gedung Disdukcapil hanya akan dimanfaatkan untuk administrasi perkantoran biasa saja,’’ tegasnya. Program tersebut juga mengacu kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik. Mall pelayanan publik ini merupakan bentuk inovasi untuk memperluas dan mempermudah akses perizinan. Sumidia menegaskan, seluruh pelayanan publik akan dilayani di sana. Tetapi untuk lebih rincinya, bentuk layanannya apa saja itu, selain di Disdukcapil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karangasem belum bisa dihubungi. Beberapa kali dihubungi, dia tak memberikan jawaban. Tetapi, berkaca dari Kota Denpasar yang sudah lebih dulu menerapkan di sana, MPP ini tidak hanya melayani pelayanan publik pemerintah daerah. Tetapi, MPP di Gedung Sewaka Dharma di sana juga melayani bentuk perizinan pertanahan dalam naungan Badan Pertanahan Negara (BPN), pelayanan pembuatan SIM, SKCK, termasuk juga perpajakan. Gedung UKM Center Amlapura ini sendiri sebelumnya dibangun era mantan Bupati Wayan Geredeg untuk membangkitkan sektor UKM di Karangasem. Caranya, dengan menampung hasil karya masyarakat Karangasem yang dipasarkan di sana. Tetapi, program ini tak berjalan mulus. Malah, seluruh kios di gedung itu justru tutup karena sepi pengunjung. Praktis gedung ini hanya dimanfaatkan pada lantai saja saja hanya untuk tempat pertemuan kegiatan pemerintahan. Dengan dimanfaatkan sebagai MPP, pemerintah daerah berharap Gedung UKM Center Amlapura ini lebih dapat diberdayakan. (kmb31)

Kisruh keberadaan depo pasir di Kecamatan Kubu dibahas dalam rapat kerja DPRD Karangasem dengan instansi terkait di DPRD Karangasem, Senin (19/3) kemarin. Rapat kerja juga menghadirkan dua kelompok yang selama ini berselisih yaitu pihak pengelola depo pasir dan perwakilan sopir truk yang menolak mengambil pasir di depo tersebut. Seperti diketahui, depo pasir didirikan untuk menyiasati kondisi saat Gunung Agung bersatus Awas. Tujuannya memastikan ketersediaan material galian C untuk kepentingan pengerjaan proyek fisik di seluruh Bali. Namun seiring perjalanan waktu, sekitar 20 orang sopir yang sebelumnya bersepakat membeli pasir di depo itu memutuskan keluar dari depo. Alasannya sederhana, diskresi tidak diperlukan lagi karena Gunung Agung sudah tidak Awas lagi. Selain itu, radius bahaya juga sudah diturunkan ke 4 km dari puncak gunung. Semua permasalahan tersebut dipaparkan pada rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD I Nengah Sumardi. Sebelum rapat kerja, anggota dewan juga sudah sempat menggali data langsung ke tempat depo itu berdiri. Pada rapat kerja kemarin, Koordinator Depo I Nengah Subrata mengatakan masih beroperasinya depo hingga saat ini semata-mata untuk menghabiskan stok yang tersisa sekitar 2.500 truk. Itu karena pasir cor dan pasir super yang ada di depo itu memang dikumpulkan bersama sopir truk asal Kubu. ‘’Kita menghabiskan stok itu saja, tidak ada ngisi lagi. Nanti

kalau stok itu sudah habis, silakan depo mau bubar atau bagaimana,’’ ungkapnya. Subrata mengakui memang sempat mengakui ada pencegatan kepada sopir truk asal Karangasem yang membawa material. Mereka ditanya kenapa tidak mengambil pasir di depo? Sebab, mereka itu awalnya bersepakat mengambil pasir di depo, namun belakangan malah mengambil langsung ke galian. Perwakilan sopir truk, Komang Sri Putra, mengakui sudah keluar dari depo. Bahkan, dirinya sudah dikenakan sanksi sebulan tidak boleh ambil pasir. Dan hal itu sudah dijalankan. Karena sudah menjalankan sanksi, pihaknya ingin bisa mengirim pasir sendiri, keluar tanpa melalui depo. ‘’Saya sebenarnya sudah bebas sejak tanggal 16 Maret sesuai ketentuan,’’ ujarnya. Ketua Dewan Nengah Sumardi berharap tidak ada ngotot-ngototan. Menurutnya, potensi galian C di Kubu sangat diperlukan untuk kepentingan pendapatan daerah, sehingga diharapkan persoalan yang ada bisa diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat. ‘’Itulah tujuan kami mengundang bapak-bapak ke forum ini,’’ tegasnya.

Amlapura (Bali Post) Mengendurnya bisnis properti membuat sejumlah pekerja ataupun pengusaha konstruksi di Karangasem beralih ke bisnis lain. Salah satunya memproduksi anyaman ate. Industri kerajinan rumah tangga ini malah kem-

bali dilirik. Alasannya, pasar anyaman ate ini bukan saja menjanjikan dari segi finansial, tetapi relatif stabil. ‘’Dulu sudah pernah membuat anyaman ate ini. Kemudian berhenti setelah saya berkeluarga. Namun, karena saat ini belum ada proyek

Bali Post/kmb

DIDAMAIKAN DEWAN - Perselisihan depo dan sopir truk didamaikan dewan. Tampak koordinator Depo Pasir Kubu, I Nengah Subrata, berbicara pada rapat kerja di DPRD Karangasem, Senin (19/3) kemarin. Sumardi mengatakan persoalan tersebut sudah diselesaikan dengan baik di lapangan oleh Kapolsek Kubu, Camat Kubu, dan Danramil Kubu. Untuk selanjutnya, pihaknya berharap kedua belah pihak bisa mendukung upaya yang ditempuh Muspika Kubu. Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana mengamini kondisi tersebut dan juga berharap semua pihak dapat mematuhi hasil mediasi. Menurutnya, pihak depo sudah tidak lagi akan melakukan pengisian di depo. Sekarang hanya menghabiskan stoknya yang ada.

‘’Pengusaha nondepo juga menyatakan siap mendukung langkah ini. Saya juga sudah menemui paguyuban sopir truk Singaraja baik yang anggota PSM (Paguyuban Sopir Material) maupun non-PSM, saya minta mereka membantu dan mereka menyatakan siap,’’ jelasnya. Suadnyana mengatakan, untuk memastikan tidak ada lagi pengisian di depo, Polsek Kubu sudah menempatkan personel untuk pengawasan. Dengan pengiriman per hari di kisaran 200 truk, pihaknya mengatakan stok 2.500 truk

di depo akan habis dalam dua sampai tiga minggu ke depan. Pentolan depo lainnya, I Komang Arya, mengatakan ketika stok habis maka sopir akan diundang kembali apakah keberadaan depo itu akan dilanjutkan atau dibubarkan. Pihaknya berharap depo itu tetap eksis. Alasannya, banyak ada hal positifnya. Di antaranya menjaga standardisasi harga, mencegah kebocoran PAD dan membuka lapangan kerja. ‘’Sebelum ada depo, terjadi persaingan tidak sehat. Harga pasir jadi murah dan diobral,’’ katanya. (kmb)

sama sekali. Daripada saya bengong, ya mendingan kembali membuat anyaman ate,’’ ungkap I Wayan Putu (40), Senin (19/3) kemarin. Wayan Putu sebelumnya bekerja sebagai kontraktor kecil-kecilan atau lebih tepatnya sebagai pemborong. Selain proyek pribadi, pria asal Banjar Gumung, Desa Tenganan, Manggis itu juga menggarap proyek-proyek properti. Namun menurut dia, pasca-erupsi Gunung Agung, proyek properti di Karangasem hancur lebur. Meski beralih ke anyaman ate setelah kondisi krisis tersebut, pria yang berdomisili di BTN Wahyu Subagan Permai, Kelurahan Subagan itu tak mau disebut beralih ke anyaman ate lagi lantaran terpaksa. ‘’Dulu, saya berhenti dari binis kreatif ate karena kewalahan ngurusnya. Kalau dari sisi hasil sebenarnya lumayan,’’ kilahnya. Dalam bisnisnya sekarang, Wayan Putu bukan bertindak selaku perajin, tapi lebih

mengarah ke pengepul. Dia mengolah barang setengah jadi lalu dilempar ke pengepul yang kemudian melayani orderan para pedagang. Selain dipasok untuk pengepul lokal, produk jadi milik Wayan Putu juga dikirim antarpulau seperti ke Lombok dan juga Kalimantan. Bahkan, beberapa waktu lalu tempat produksinya didatangi langsung turis asal Jerman. Di rumahnya, produk anyaman ate itu dikeringkan melalui proses pengovenan. Selain mengurangi kadar airnya, proses pengovenan itu juga untuk memperkuat tekstur dan warna ate itu sendiri. Setelah proses pengeringan, dilanjutkan finishing, yakni pemasangan lapisan kain, kancing ataupun resleting berikut talinya. Anyaman ate yang merupakan tumbuhan merambat itu banyak ditemui di hutanhutan di Karangasem. Sekarang, ate ini dipergunakan sebagai bahan dasar anyaman, malah didatangkan dari

luar pulau. Banjar Gumung merupakan salah satu sentra produksi produk anyaman ate ini. Produknya beragam, mulai peralatan keperluan rumah tangga hingga aksesori seperti tas, dompet dan sejenisnya. Wayan Putu fokus ke anyaman untuk aksesori pasar pariwisata. ‘’Selain di Gumung, saya juga dapat pasokan anyaman dari Kastala (di Desa Bungaya, Babandem -red),’’ terangnya. Bapak dua anak ini mengaku tertarik kembali menekuni bisnis ate ini karena prospek dan hasilnya cukup menjanjikan. Menurutnya, anyaman ate ini sudah kembali bangkit. Alasannya, karena perajin sudah mampu berkreasi terutama membuat desain-desain yang kreatif dan inovatif. ‘’Dulu, semua fokus membuat bokoran. Namun sekarang sudah berkembang. Desain ayaman ate ini malah sudah disesuaikan dengan kondisi kekinian,’’ ujarnya. (kmb)

Properti Sepi, Beralih ke Anyaman Ate

Bali Post/kmb

ANYAMAN ATE - Produksi anyaman ate mulai bangkit karena digemari pasar pariwisata, apalagi desainnya sudah menyesuaikan kebutuhan kekinian.

Terobos Penjagaan Pengamanan Nyepi

Pecalang Subagan Tangkap Dua Pengendara Motor Pecalang Desa Adat Subagan, Karangasem, sangat konsisten dengan tanggung jawabnya ketika bertugas menjaga pelaksanaan catur brata panyepian, Sabtu (17/3) lalu. Pecalang setempat melakukan pengamanan selama 24 jam penuh. Bahkan, dua pengendara sepeda motor yang nekat menerobos penjagaan beberapa pos pecalang, kemudian dikejar hingga terciduk. Bagaimanakah latar belakangnya sehingga mereka melakukan aksi nekat menerobos pecalang itu? KETUA Pecalang Desa Adat Subagan Drs. Ketut Bawa, M.Pd,. Minggu (18/3) lalu, menceritakan dua pengendara sepeda motor itu, masing-masing Putu Putra (30) dari Juuk, Datah, Kecamatan Abang yang mengendarai sepeda motor DK 3831 SW dan Nyoman Wiranata (30) dari Desa Tista, Abang menggunakan sepeda motor DK 4878 DY. Keduanya dari daerah berbeda, namun tujuannya sama buru-buru mau ke Denpasar ke tempatnya bekerja. Sekitar pukul 04.30 Wita, kedua pengendara ini melintas bersamaan di Pos 5 di GOR Gunung Agung Amlapura. Karena masih waktu pelaksanaan catur brata panyepian hingga pukul 06.00 Wita, kedua pengendara itu langsung menjadi sorotan. Saat diketahui melintas, petugas pecalang setempat, Made Arya dan Gung De, bergegas menghentikan laju kedua sepeda motor tersebut. Tetapi, bukannya memilih berhenti, keduanya malah tancap gas dengan

kecepatan tinggi. Mereka berusaha kabur dari arah Padangkerta menuju Denpasar. Namun, petugas pecalang di Pos 5 tidak tinggal diam. Melalui sarana HT (Hand Talk,) pecalang di Pos 5 menghubungi petugas pecalang lainnya di Pos 4 di depan Makodim 1623/ Karangasem atau simpang tiga Abang. Di sana sudah sigap pecalang yang dipimpin langsung Ketua Ketut Bawa dan beberapa personel pecalang lainnya. “Dari jauh, kami sudah berikan tanda peringatan berupa lampu senter agar berhenti, karena suasana masih gelap. Tetapi, kedua pengendara ini tak menggubris. Malah langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi. Keduanya kabur lagi menuju arah Galiran,” kata Ketut Bawa yang akrab disapa Pan Gonjak ini. Rupanya pecalang Desa Adat Subagan sudah sangat siap menghadapi situasi seperti ini. Sehingga melihat gelagat tak baik kedua

pengendara tersebut, petugas pecalang di Pos 4 menghubungi petugas pecalang di Pos 2 yang siaga di depan SPBU Subagan. Pos 2 ini dikoordinir oleh Gusti Sangka dan Gusti Kastawa lengkap dengan beberapa personel pecalang lainnya. Mereka ramai-ramai langsung menutup akses jalan menuju Denpasar bagi kedua pengendara sepeda motor ini. Hasilnya, kedua pengendara sepeda motor ini tak bisa berkutik. Karena sudah dihadang banyak petugas pecalang. Satu pengendara berhenti, tetapi satu lagi masih ingin kabur ke arah Bebandem. “Bukannya berhenti, pengendara si Wiranata ini malah mau kabur ke arah Bebandem. Tetapi, di sana juga sudah siap pecalang lainnya di Pos 3 di depan Los Kembang Remaja. Namun, sebelum sampai di Pos 3, dia sudah tertangkap oleh pecalang yang mengejar dari Pos 2 Gusti Sangka. Dia pun langsung terciduk,” imbuh Ketut Bawa. Setelah keduanya terciduk, mereka dibawa petugas pecalang ke Pos 5 di GOR Gunung Agung. Pasalnya, mereka tidak punya niat baik mengikuti arahan petugas. Justru malah menerebos pos-pos pecalang di Desa Adat Subagan. Pecalang sempat khawatir keduanya adalah maling yang mau kabur. Karena keduanya bawa tas dan selalu menghindar dari petugas. Setelah diinterogasi Ketua Pecalang dan petugas pecalang lainnya,

Bali Post/gik

SAAT BERJAGA - Ketua Pecalang Desa Adat Subagan Drs. I Ketut Bawa, M.Pd. (kedua dari kanan) saat berjaga di Catus Pata Desa Subagan bersama anggota polisi. keduanya dipastikan tidak membawa barang berbahaya. Keduanya mengaku hanya ingin mengejar waktu agar bisa tiba di Denpasar tepat waktu pukul 07.00 Wita. Sebab, masing-masing mengaku sudah ada janji dengan tamu asing. Meski demikian, tindakan yang dilakukan kedua pengendara ini dinilai sangat tidak beretika. Mereka melecehkan pecalang dan hari suci Nyepi itu sendiri. Pecalang pun terpaksa memberikan penjelasan panjang lebar soal esensi Nyepi yang harus dipatuhi seluruh umat Hindu dan membekali keduanya agar tak melakukan pelanggaran seperti itu lagi. Wajar mereka

seperti ini, karena keduanya hanya lulusan SD. “Untung kami selamatkan mereka berdua. Kalau kami teriaki maling, bisa-bisa mereka dihajar massa,” tegas Ketut Bawa. Setelah memastikan identitas keduanya, kemudian jam dinding menunjukkan pukul 06.00 Wita, kedua penerobos penjagaan pos pecalang Desa Adat Subagan ini akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanannya menuju Denpasar. Tetapi, pecalang Desa Adat Subagan, mengaku masih heran, bagaimana keduanya bisa lolos dari perjalanan tempat tinggalnya di Datah maupun di Tista, menuju Amlapura. (gik)


Selasa Wage, 20 Maret 2018

GIANYAR

9

Kasus Keracunan di Banjar Mudita

Pembuat Nasi Bungkus Dihantui Rasa Bersalah

Gianyar (Bali Post) –

Rasa bersalah terus membayangi Gusti Ayu Sukamini, pembuat nasi bungkus yang membuat ratusan warga Banjar Mudita Desa Sukawati, Gianyar keracunan. Bahkan, Sukamini yang sudah 17 tahun berjualan nasi ini tampak terpukul atas kejadian tersebut. Dia tidak menyangka musibah tersebut menimpa warga termasuk anak sulungnya, Dewa Gede Sukarsana. Selama diwawancarai, Senin (19/3) kemarin di RSUD Sanjiwani Gianyar, Sukamini tampak sangat sedih. Meski, menurutnya, tidak ada hal mencurigakan saat mengolah makanan, tetap saja dia dibayangi rasa bersalah. Ia mengaku baru pertama kali mengalami kejadian seperti ini. Dia menceritakan proses pembuatan nasi dan lauk-pauk untuk warga sudah dilakukannya sebaik mungkin. Bahanbahan yang dibelinya di Pasar Sukawati mulai diolahnya pada Jumat (16/3) sekitar pukul 15.00 Wita. Dia mengolah bahan masakan sendiri. Tetapi untuk membungkusnya, dia dibantu salah seorang kerabatnya. 200 nasi bungkus tersebut kemudian diambil oleh pemuda

banjar setempat sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu nasi dan lauk pauk dalam kondisi bagus. Bahkan, ia dan anaknya sempat memakan sisa nasi yang sudah selesai dibungkus. Lebih lanjut dia mengaku hanya bisa pasrah atas musibah tersebut. Sukamini hanya bisa berharap warga bisa segera diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sementara itu, sebagian besar warga Banjar Mudita, Desa Sukawati yang diduga keracunan nasi bungkus saat pangerupukan, hingga Senin (19/3) kemarin masih dirawat di RSUD Sanjiwani Gianyar. Namun secara umum kondisi mereka sudah membaik. Hal itu diungkapkan Klian Banjar Dinas Mudita I.B. Mas Adnyana.

Adnyana yang dirawat di Ruang Nakula No. 7 bersama lima warga Mudita lainnya mengungkapkan, kondisinya berangsur pulih, namun ia masih merasakan mual. Kondisi serupa juga dirasakan warga lainnya. Ia belum tahu kapan diperbolehkan pulang. Sejauh ini ia masih belum mengetahui penyebab ratusan warga Mudita keracunan. Terlebih nasi bungkus yang dikonsumsi warga saat pangerupukan, Jumat (16/3) malam tidak menunjukkan sesuatu yang mencurigakan. ‘’Tidak basi atau bau kok,’’ katanya. Meski masih terbaring di ruang perawatan lengkap dengan infus, Adnyana tetap memantau kondisi warganya. Dari informasi yang didapatnya,

hingga siang kemarin sudah ada dua pasien dari Banjar Mudita yang diperbolehkan pulang. Adnyana merupakan salah satu warga yang dilarikan ke rumah sakit saat Nyepi. Sebelumnya ia sempat bolak-balik mengantarkan warganya ke rumah sakit. Namun setelah itu kondisinya melemah. ‘’Badan panas, menggigil dan akhirnya terpaksa ke rumah sakit,’’ katanya. Sementara itu, Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng bersama Wakil Ketua DPRD Gianyar I Ketut Jata, Senin kemarin menjenguk para korban. Dari laporan yang diterima sebanyak 93 orang dari 104 korban masih diopname. Sejauh ini penyebab keracunan belum diketahui. “Semua masih dalam proses penelitian dan penyelidikan oleh BPOM Denpasar,” ujar Rochineng. Untuk meringankan beban pasien, dia menegaskan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah. (kmb25)

Bali Post/ded

DIRAWAT - Sejumlah warga Banjar Mudita yang hingga Senin (19/3) kemarin masih dirawat di RSUD Sanjiwani Gianyar.

Tinggi, Minat Desa di Gianyar Jadi Desa Wisata Tak Mudah Penuhi Kriteria

Bali Post/ded

DESA WISATA - Kawasan pertanian organik di Banjar Panglan Desa Pejeng. Generasi muda setempat tengah berupaya mensinergikan sektor pertanian dan pariwisata daerah setempat yang muaranya pembentukan desa wisata.

Gianyar (Bali Post) Antusiasme desa-desa di Kabupaten Gianyar menjadi desa wisata cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya desa yang mengajukan permohonan menjadi desa wisata. Namun tidaklah mudah untuk mewujudkan dan mengelola desa wisata. Banyak kriteria yang harus dipenuhi. Inisiatif dan partisipasi aktif masyarakat desa menjadi faktor yang sangat menentukan. Menurut Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta, pemerintah mengapresiasi semangat masyarakat untuk memajukan desanya. Pengembangan potensi desa dalam bentuk desa wisata sangat positif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat setempat hingga pelestarian budaya dan lingkungan.

Pemkab pun siap mendukung pengembangan desa wisata. ‘’Dukungan bisa berupa penyediaan dan peningkatan infrastruktur maupun nonfisik seperti pembinaan,’’ ujarnya didampingi Kasi Bimas Bidang Sumber Daya Pariwisata Desak Made Utari, Senin (19/3) kemarin. Dari 76 desa di Kabupaten Gianyar, baru sembila desa yang sudah ditetapkan sebagai desa wisata yakni Singapadu Tengah, Singapadu Kaler, Taro, Kerta, Batubulan, Kemenuh, Mas, Kendran, Kedisan. Potensi yang dikembangkan masyarakat di masing-masing desa cukup bervariasi, namun sebagian besar berupa alam dan budaya. Selain yang sudah ditetapkan pemerintah, masyarakat di beberapa desa juga kini tengah

berupaya menjadikan daerahnya sebagai desa wisata. ‘’Kita tidak asal membuat desa wisata. Seluruh desa di Gianyar sebenarnya berpotensi jadi desa wisata. Tapi bagaimana, siapkah mereka? Sekarang tergantung pimpinan desa. Kalau mereka punya kemauan keras, saya kira bisa diwujudkan. Apalagi kita tahu manfaat desa wisata selain menggerakkan perekonomian desa, juga untuk mengurangi kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan serta pelestarian budaya dan lingkungan,’’ jelasnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, berdasarkan Perbup Gianyar Nomor 127 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan Desa Wisata di Kabupaten Gianyar, terdapat beberapa tahapan yang harus dipenuhi dalam penetapan desa wisata.

Persyaratan itu antara lain, pihak desa mengajukan permohonan ke Pemkab dengan menyerahkan data potensi dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Setelah itu baru Disparda melakukan verifikasi. Jika kriteria dipenuhi, desa bersangkutan dapat ditetapkan menjadi desa wisata dengan keputusan bupati. ‘’Yang tahun ini ajukan desa wisata banyak. Kita akan turunkan tim verifikasi untuk melakukan pengecekan. Kalau terpenuhi, baru bisa ditetapkan sebagai desa wisata. Desa wisata itu harus desa dinas, tapi bisa saja ditunjuk wilayah tertentunya saja untuk mewakili,’’ katanya. Sementara itu, Klian Banjar Dinas Panglan, Desa Pejeng Kecamatan Tampaksiring I Made Kamardiyana menyampaikan dukungan pemerintah dalam

pengembangan potensi pariwisata sangatlah diperlukan. Pemerintah diharapkan bisa mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat seperti belum memadainya infrastruktur, keterbatasan dana dan pemahaman tentang sektor pariwisata. Dia mencontohkan, generasi muda Banjar Panglan tengah berupaya mensinergikan pertanian organik dengan pariwisata yang arahnya pembentukan desa wisata. ‘’Sejauh ini memang sudah ada pengunjung yang ke sini, termasuk dari luar negeri. Tapi jumlahnya masih sangat sedikit dan itu pun promosinya terbatas. Sarana dan prasarana di lokasi pertanian organiknya juga masih sangat terbatas. Jadi kita masih sangat mengharapkan dukungan pemerintah,’’ ujarnya. (kmb25)


JEMBRANA

10

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Geliat Kakao di Gumi Makepung

Ladang Ekspor Para Petani, Harga Jual Lebih Tinggi SELAMA ini hasil pertanian khususnya tanaman kakao (cokelat) masih dianggap enteng. Bahkan di Jembrana para petani sempat trauma bertahun-tahun akibat penyakit yang menyerang tanaman mereka. Namun selama kurun waktu lima tahun terakhir para petani mendapat udara segar lantaran hasil kakao mereka diakui secara internasional, bahkan bernilai lebih. Kakao Jembrana memiliki cita rasa khas dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Bahkan komoditi perkebunan ini bisa menembus pasar ekspor Eropa yang saat ini sedang getol didorong Presiden Joko Widodo. Selama kurun waktu lima tahun terakhir, puluhan Subak Abian terhimpun untuk mengembangkan kakao yang berstandar dan memiliki daya jual lebih dibandingkan hasil-hasil sebelumnya. “Salah satu yang membedakan adalah lemak kakao yang dihasilkan. Tekstur tanah di sini keras namun berpasir. Mungkin ini yang menjadikan hasil tanaman kakao berbeda,” ujar Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Pangan I Komang Ariada saat ditemui, belum lama ini. Hal itulah yang membuat sejumlah perusahaan pengolahan biji kakao di Prancis tertarik. Tidak selalu untuk bahan makanan atau minuman, namun biji kakao ini bisa digunakan untuk bahan kosmetik. Terutama untuk lemak dari minyak kakao. Sejak beberapa tahun lalu, sejumlah subak melakukan regenerasi pengelolaan lahan kebun dengan organik. Dan secara bertahap, dari mulanya hanya segelintir subak yang ikut, kini sudah mencapai puluhan. Bagi para petani, memberikan pendapatan lebih karena harga jual dari produksi kakao ini lebih tinggi. Selain meningkatkan produksi, ke depan juga mulai melakukan pengolahan kakao, terutama dari usaha kecil dan menengah. Dari total 138 subak abian di Jemrbana, tahun ini sudah ada lebih dari 40 yang mengikuti program sertifikasi ini. Meningkat dari tahun sebelumnya yang berkisar 38 subak abian. Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widi mengatakan kakao Jembrana memang berbeda dan berkualitas. Terbukti dengan diraihnya sejumlah penghargaan seperti sertifikat UTZ, Organic EU dari USDA dan teranyar penghargaan pada event Cocoa Excelence 2017 di Prancis beberapa waktu lalu. Widi berharap orang-orang semakin bangga dengan keberadaan cokelat Jembrana. Para petani tidak hanya memproduksi biji namun juga produk turunannya. “Kami ingin orang tidak hanya meminum atau mengonsumsi cokelat, namun meminum atau mengkonsumsi cokelat khas Jembrana,” imbuhnya. Salah satu subak yang kini mulai merasakan hasil dari ladang emas kakao ini adalah di Subak Abian Dwi Mekar, Desa Pohsanten. Salah satu krama Subak, Made Sugandi (44), contoh petani yang sukses dari pengelolaan lahan kakao. Lahan di lereng Banjar Pasatan, yang dulunya hanya sekadar menghasilkan, kini menjadi “ladang emas”. Hasil produksi kakao yang ditanamnya empat tahun lalu, kini sangat menghasilkan. Bahkan harga jual hasil panen pun lebih tinggi dengan metode fermentasi yang dipelajari. “Kuncinya ada pada konsisten, jangan setengah-setengah (jadi petani). Karena semua butuh proses, dari menanam dan perawatan,” tandas Sugandi. Bertani harus melewati proses menuju panen. Pemeliharaan dan perawatan tanaman wajib dilakukan. Dengan mengganti jenis kakao dan perawatan rutin, kini tanamannya seluas 10 hektar sudah terasa hasilnya. Apalagi, dengan pengolahan fermentasi, harga jual kakao lebih tinggi. Hasil produksi kakao juga meningkat drastis. Dari awalnya 800 kilogram per hektar kini menjadi 1,8 ton per hektar. Tanaman kakao kini juga telah ditetapkan sebagai komoditas industri inti di Kabupaten Jembrana. Dari data Jembrana, merupakan penghasil kakao terbesar di Bali dengan luas perkebunan 6.226 hektar dan keterlibatan petani 13 ribu KK. Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan juga sangat concern dengan kualitas kakao Jembrana ini. Pihaknya mengharapkan selain kuantitas ditingkatkan kualitas tetap dijaga. Wabup juga berharap semua subak abian bisa ikut program ini. “Tahun lalu cokelat Jembrana berhasil mengirim 55 ton biji fermentasi dan di tahun depan harus bisa lebih lagi. Selain itu buyer (pembeli) internasional yang selama ini dari Prancis dan Jepang, bisa diikuti negara lainnya. Tentunya dengan catatan, kualitas dijaga bahkan ditingkatkan,” kata Kembang. Selain itu Wabup Kembang menyarankan agar para petani mulai mengkemas kebun cokelatnya menjadi wisata agro. Di sejumlah negara maju, pengolahan cokelat yang berasal dari biji hingga produk turunannya. Sangat jarang ada yang mengkemas mulai dari pembibitan, menanam, hingga proses fermentasinya. “Hal ini sangat jarang saya lihat. Dan Jembrana sangat potensial untuk itu. Terlebih Bali masih menjadi destinasi wisata favorit,” ujarnya. (olo)

Bali Post/olo

Fermentasi Kakao - Salah satu upaya petani melakukan fermentasi kakao di Jembrana. Diharapkan dengan kualitas kakao yang diakui internasional juga dikembangkan menjadi wisata agro.

4.557 Siswa Terdaftar Ikuti USBN

Negara (Bali Post) Ribuan siswa SMA sederajat di Jembrana, Senin (19/3) kemarin mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Para siswa baik di SMA, SMK maupun MA mengikuti ujian serentak berbasis pada kertas dan pensil. Dari data yang dihimpun di Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pendidikan (UPTD Disdik) Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, dari total 4.557 siswa yang mengikuti USBN itu meliputi 28 satuan pendidikan. Di antaranya 1.960 peserta di 13 SMA, 2.050 peserta untuk 10 SMK dan 547 peserta di lima MA. USBN yang berlangsung selama delapan hari, masingmasing diujikan dua mata pelajaran sehari. Dari pantauan hari pertama di sejumlah sekolah menengah kemarin ada beberapa peserta ujian yang tidak mengikuti USBN. Seperti di SMA Negeri 1 Negara, satu peserta tidak lantaran terlibat kasus belum lama ini. Kepala SMA Negeri 1 Negara, I Putu Prapta Arya mangatakan dari total 399 peserta, satu orang peserta tidak hadir karena masih menjalani proses hukum di Polres Jembrana. Sekolah sejatinya telah memfasilitasi dan telah dikonfirmasikan ke provinsi masuk dalam Daftar Nominatif Peserta Ujian. Namun apabila selama USBN siswa tersebut tidak bisa hadir, masih mendapat kesempatan mengikuti USBN susulan. Tetapi bila memang sama sekali tidak bisa mengikuti, siswa tersebut bisa mengikuti ujian Kejar Paket C. Komposisi soal USBN yang dikerjakan siswa ini 25 persen bahan soal dari pusat melalui Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BNSP). Sedangkan siswanya, 75 persen disusun masing-masing satuan pendidikan dan mendapat validasi dari Musyawarah Kerja Guru Mata Pelajaran (MGMP). (kmb26)

Bali Post/olo

Penyeberangan – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk sejak akhir pekan lalu sebelum Nyepi meningkat. Dalam sehari pascaNyepi Minggu (18/3) lalu, tercatat 8 ribu unit roda dua masuk ke Bali

Sehari Setelah Nyepi

8.309 Sepeda Motor Masuk Bali Negara (Bali Post) Satu hari pasca-Nyepi, yakni pada Minggu (18/3) lalu, tercatat 8.309 unit roda dua masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Jumlah kendaraan roda dua (R2) ini meningkat bila dibandingkan tahun lalu dan pada hari yang sama. Sedangkan untuk jumlah orang dan roda empat (R4) justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari data yang dihimpun ASDP Ketapang-Gilimanuk, Senin (19/3) kemarin, penurunan terjadi pada jumlah penumpang sebesar 1 persen, di mana tahun ini tercatat 48.543 orang. Sementara tahun sebelumnya (2017) pada hari yang sama, jumlah penumpang di angka 49.046 orang. Penurunan juga dialami pada kendaraan roda empat. Tahun 2017 lalu, selama sehari R4 yang masuk

mencapai 7.444 unit. Namun tahun ini turun 6.939 unit. Manager ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Heru Wahyono, mengatakan dari total 48 ribu orang penumpang yang masuk Bali tersebut, didominasi pada pagi hingga sore hari. Dari data yang dihimpun, mulai Minggu pukul 06.00 Wita sampai pukul 08.00 Wita sudah ada 4.080 penumpang masuk Bali. “Ada penurunan bila

dibandingkan tahun lalu. Sebelum (Nyepi) jumlah yang keluar juga mengalami penurunan sekitar 3 persen,” terangnya. Sementara untuk R2 justru terjadi peningkatan. Selama sehari mencapai 8 ribu unit kendaraan yang masuk ke Bali. Masih jauh dibandingkan total yang keluar selama H-7 hingga H-1 yang berjumlah 30 ribu unit. Saat ini menurutnya,

kondisi penyeberangan sudah berangsur normal bila dibandingkan sehari pasca-Nyepi. Puncak arus balik, terjadi pada Minggu pagi hingga siang. Sementara sore hingga kemarin, arus kendaraan dari Jawa Timur sudah mulai berkurang. “Walaupun begitu intensitasnya masih cukup tinggi kalau dibandingkan dengan hari biasa,” terangnya. (kmb26)

alahan penulisan angka digit nomenklatur di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran). Semestinya gaji untuk tenaga kontrak, namun tertulis angka untuk tenaga honorer. “Di sini tidak ada tenaga honor, semuanya kontrak. Di akhir saat kita ngamprah bulan Januari ada kesalahan penulisan nomor,” terangnya. Menurutnya ada sekitar delapan tenaga kontrak untuk tenaga sopir dan perizinan. Dinas juga langsung berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana dan menindaklan-

juti dengan merivisi DPA. Sehingga dipastikan akhir bulan Maret ini diharapkan bisa dirampungkan. Pihaknya membantah bahwa gaji mereka mengendap, namun murni karena masalah administrasi. Apalagi saat ini sudah sistem non-tunai. “Nanti kalau revisi diterima, gajinya dirapel sekalian mulai Januari,” tambahnya. Kondisi ini tahun lalu juga pernah dialami di beberapa OPD lainnya dan pihaknya juga sudah menyampaikan hal ini kepada seluruh pegawai kontrak. (kmb26)

Tiga Bulan Gaji Pegawai Kontrak di Dinas Perizinan Belum Dibayar

Negara (Bali Post) –

Kendati sudah memasuki bulan ketiga sejak awal tahun, para tenaga kontrak di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana belum menerima gaji. Para tenaga kontrak yang penggajiannya dianggarkan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini semestinya sudah dibayarkan. Di sisi lain, para tenaga kontrak di OPD yang lain saat ini sudah lancar mendapatkan gaji. Dari informasi yang dihimpun pekan lalu, beberapa tenaga kontrak diketahui belum menerima gaji. Belum jelas apa penyebab tersendatnya gaji yang sejatinya sudah dianggarkan di anggaran 2018 tersebut. Padahal saat ini sudah memasuki triwulan pertama tahun anggaran 2018. Ditambah lagi memasuki

hari raya Nyepi. Tahun-tahun sebelumnya, tidak pernah tersendat lama hingga tiga bulan seperti sekarang ini. Paling lama sebulan dan langsung dirapel pada akhir bulan sebelumnya. Namun awal tahun ini, sudah masuk tiga bulan belum ada tandatanda pencairan. Sempat ada informasi bahwa ada kesala-

han administrasi dalam pengajuan anggaran. Terkait hal ini, Kepala Dinas PMPTSPTK Jembrana Ni Nengah Wartini saat dikonfirmasi, Senin (19/3) kemarin, tidak menampik adanya keterlambatan gaji untuk tenaga kontrak tersebut. Wartini menjelaskan keterlambatan itu dikarenakan adanya kes-

Hindari Kehilangan Hak Pilih

Panwaslu Sarankan Perekaman E-KTP Dilakukan Jemput Bola

Negara (Bali Post) – Masih adanya ribuan pemilih potensial yang belum mengantong e-KTP, Panwaslu Jembrana menyarankan agar petugas jemput bola guna melakukan perekaman. Bila hal itu tidak dilakukan, maka dikhawatirkan potensi pemilih banyak kehilangan hak pilih. Kendati tidak harus langsung dicetak (KTP), para pemilih yang sudah rekam data ini bisa menggunakan surat keterangan (suket) yang berlaku dari instansi terkait. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panwaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, Senin (19/3) kemarin. Ini dilakukan guna menindaklanjuti hasil pleno DPS (Daftar Pemilih Sementara) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pekan lalu. Di mana didapati masih adanya pemilih potensial belum mengantongi e-KTP sebanyak 2.787 jiwa. Dari

rekapitulasi jumlah pemilih sementara di Jembrana sebanyak 227.722 pemilih. Terdiri dari 115.040 perempuan dan 112.682 laki-laki. Dengan total jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebanyak 499. Selain menyarankan agar dilakukan jemput bola perekaman data, Panwaslu juga memaparkan sejumlah catatan selama proses tahapan penyelenggaraan pemilihan gubernur (pilgub). Dari pengawasan Bawaslu RI, KPU Jembrana salah satu penyelenggara di Bali yang mendapat sorotan keterlambatan bimbingan teknis PPDP (Petugas Pemuktakhiran Data Pemilih). Dampaknya waktu coklit (pencocokan dan penelitian) ke rumah pemilih berkurang. Hal tersebut dipicu keterlambatan Surat Keputusan (SK) PPDP. Sehingga para petugas bekerja tanpa SK. Kendati ini terlihat sepele, namun menurutnya ini prinsipil.

Begitu halnya terkait DPS hasil dari proses coklit dimana banyak pemilih potensial yang tidak dicoklit. Hal ini disebabkan adanya pemahaman yang beda terkait usia yang sudah memiliki hak pilih. Dalam pengawasan proses coklit tersebut, ada warga yang sudah berusia 17 tahun belum dicoklit. Coklit baru dilakukan setelah mendapat teguran dari Panwaslu Jembrana. Sementara itu dari rekapitulasi DPS yang sudah diplenokan, ada pemilih potensial non-KTP elektronik sebanyak 2.787 pemilih. Jumlah pemilih potensial non-KTP elektronik tersebut tersebar di seluruh Kecamatan Jembrana. Namun pemilih potensial non-KTP itu terdata di 288 TPS atau tepatnya 47 desa/kelurahan dari total 51 desa/kelurahan. Data ini nantinya akan dimuktakhirkan lagi hingga menjelang pemilihan Juni nanti. (kmb26)

Bali Post/olo

Panwaslu Jembrana - Panwaslu Jembrana menyarankan untuk melakukan jemput bola terkait masih banyaknya pemilih potensial belum ber-KTP elektronik.

Bali Post/olo

Cabai – Salah satu lahan pertanian cabai di Jembrana saat baru tanam. Harga cabai di pasaran yang tinggi mendorong Dinas Pertanian untuk mencari solusi salah satunya memanfaatkan pekarangan masyarakat.

Harga Cabai Meroket Negara (Bali Post) Harga cabai di sejumlah pasar umum di Jembrana sejak dua pekan ini terus naik. Saat menjelang hari raya Nyepi, harga per kilogram komoditi pertanian itu mencapai Rp 45 ribu. Jauh dibandingkan sebelumnya yang hanya di kisaran Rp 25 ribu per kilogram. Sejumlah pedagang yang ditemui, Senin (19/3) kemarin mengatakan naiknya harga cabai ini mengikuti harga di tingkat pemasok. Dari informasi harga ini terpengaruh akibat cuaca dan terbatasnya produksi, baik dari dalam Bali maupun luar Bali. Para pembeli menyiasati dengan mencampur cabai. “Biasanya minta dicampur cabai merah dan cabai hijau. Agar lebih terjangkau dan tidak kaget harganya naik,” kata salah satu pedagang. Kendati bukan komoditi utama atau bahan pokok, permintaan cabai di masyarakat masih tergolong tinggi. Menurut para pedagang, dalam sehari pembelian cabai sedikit lebih banyak dibandingkan komoditi lainnya seperti rempah. Cabai menjadi salah satu kebutuhan wajib dalam masakan masyarakat,

sehingga dibutuhkan. Kondisi harga cabai yang sering mengalami fluktuasi ini juga mendapat perhatian dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana. Dinas tengah merancang solusi dimana masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan untuk tanaman pekarangan salah satunya tanaman cabai. “Kita ingin galakkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman seperti cabai ini,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Sutama, Senin kemarin. Tidak hanya cabai, namun berbagai tanaman yang bisa menunjang kebutuhan warga memanfaatkan lahan pekarangan yang ada. Bilapun lahan pekarangan terbatas, bisa menggunakan pot bekas atau bahan-bahan bekas untuk pot. Harapannya masyarakat secara mandiri memenuhi kebutuhan mereka dan membantu mengatasi fluktuasi harga komoditi. Di Jembrana sejatinya ada beberapa petani cabai, namun sifatnya menunggu waktu pergantian tanam lahan sawah. Sementara sejak akhir bulan lalu banyak subak yang menanam padi. (kmb26)


BALI DWIPA

Selasa Wage, 20 Maret 2018

11

Revisi Perda RTRWP Bali

Ada Peluang Perpres 51/2014 Dicabut

Denpasar (Bali Post) -

Perpres No.51 Tahun 2014 turut menjadi salah satu acuan peninjauan kembali dan penyempurnaan Perda No.16 Tahun 2009 tentang RTRWP Bali 2009-2029. Perda tersebut kini tengah digodok revisinya oleh Pansus di DPRD Bali. Seperti diketahui, Perpres 51/2014 selama ini menuai penolakan dari masyarakat lantaran dinilai memuluskan rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Proses revisi Perda RTRWP Bali ini mohon dijadikan agenda penting sampai kemudian gubernur Bali terpilih nanti,’’ ujar anggota Paiketan Krama Bali Made Iwan Dewantama saat Paiketan Krama Bali menyampaikan aspirasi kepada Pansus Revisi Perda RTRWP Bali di Gedung Dewan, Senin (19/3) kemarin. Iwan melihat ada peluang Perpres 51/2014 dicabut kalau gubernur terpilih nantinya menyampaikan surat kepada Presiden RI Joko Widodo. Pihaknya menduga Presiden saat ini justru tengah menunggu adanya surat yang meminta pencabutan perpres itu dari Pemprov Bali. Sebelum akhirnya Jokowi benar-benar mencabut perpres yang dikeluarkan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. ‘’Karena gejalanya sudah kelihatan sekali, apa yang tertangkap dari Pak Jokowi menunda amdal di Kement-

erian Lingkungan Hidup sebenarnya sudah jelas bahwa beliau mengapresiasi tuntutan masyarakat adat. Inilah Bali itu penting secara nasional,’’ jelasnya. Menurut Iwan, keberadaan Perpres 51/2014 selama ini juga telah menciptakan ambiguitas. Salah satunya dalam penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulaupulau Kecil (RZWP3K). Sebab, dari sisi substansi, Teluk Benoa merupakan kawasan konservasi. Namun, hal ini bertentangan dengan isi perpres. Ketua Pansus Revisi Perda RTRWP Bali I Ketut Kariyasa Adnyana menyebut embrio Perpres 51/2014 sedari awal sudah tidak normal. Apalagi, kemunculan perpres tersebut kini telah menjadi beban bagi masyarakat Bali. Sebagian masyarakat malah dengan tegas sudah menyatakan penolakannya. Hal ini pula yang menyebabkan pansus tidak

bisa buru-buru menetapkan revisi Perda RTRWP Bali. ‘’Ada sinyal kajian amdal (reklamasi Teluk Benoa) tidak dikeluarkan, sehingga kita mengharapkan agar polemik Perpres 51 ini cepat diselesaikan. Ini kan menyangkut juga kita bisa membuat tata ruang,’’ jelas politisi PDI-P asal Busungbiu, Buleleng ini. Kariyasa mengaku akan mengonsultasikan hal ini ke kementerian terkait di pusat. Kalau memang diizinkan untuk tidak mencantumkan Perpres 51/2014 dalam revisi Perda RTRWP Bali, tentu perpres tersebut akan diabaikan. Sebab, pihaknya tidak ingin revisi Perda RTRWP Bali menjadi semacam ‘’perda titipan’’ dari investor. ‘’Saya kira keputusan DPRD Bali sudah jelas menolak (reklamasi Teluk Benoa - red). Kemudian dari provinsi kan sudah ada pengantarnya,’’ imbuhnya.

Ketinggian Bangunan Sementara itu, Ketua II Bidang Palemahan Paiketan Krama Bali Dr. Eng. I Wayan Kastawan mengatakan, Perda RTRWP adalah milik masyarakat Bali. Itu sebabnya, Paiketan Krama Bali ikut mengawal proses revisi agar tidak ada semacam ‘’titipan’’ dari siapa pun. Perubahan perda memerlukan kehati-hatian dan tidak bisa dilakukan dengan instan karena menyangkut generasi yang akan datang. ‘’Oleh karena itu, ruang yang kita sepakati sebagai karunia Tuhan itu harus dikelola dengan bertanggung jawab tanpa terkecuali, sehingga generasi ke depan itu bisa mewarisi seutuhnya bahkan mungkin lebih baik lagi,’’ ujarnya. Menurut Kastawan, tata ruang itu sifatnya sistemik sehingga sekecil apa pun noktah yang ada di dalamnya akan bisa merusak tata ruang secara keseluruhan. Pihaknya akan mengkaji dari berbagai aspek, mulai dari budaya, lingkungan, dan ekonomi dalam konteks kekinian. ‘’Tata ruang itu bukan sesuatu yang tidak mungkin un-

tuk diubah, tetapi perubahan itu harus dilakukan secara hati-hati. Jadi perlu kajian teknis, terutama dari disiplindisiplin terkait. Misalnya tentang ketinggian bangunan,’’ jelas akademisi Unud ini. Kastawan menambahkan, sempat dipaparkan mengenai rencana mengubah ketinggian bangunan untuk fungsifungsi tertentu seperti kantor pemerintahan, rumah sakit, dan sekolah. Bagaimana sekarang agar atmosfer Bali masih tetap hidup, meskipun terjadi perubahan ketinggian pada ruang-ruang tersebut. Sebagai contoh, untuk mengubah ketinggian bangunan RSUP Sanglah perlu memakai standar-standar yang bisa diimplementasikan secara bertanggung jawab. ‘’Ke depan jangan sampai semua rumah sakit tinggi karena di sini kan jarak 100 meter sudah ada rumah sakit. Saya takutnya itu dijadikan pintu masuk ketika perizinan oke untuk rumah sakit, tetapi ketika sudah dibangun jangan sampai kita kecolongan lagi karena sudah struktur kan tidak bisa diubah,’’ imbuhnya. (kmb32)

Bali Post/ist

PERDA - Pansus Revisi Perda RTRWP Bali saat menerima aspirasi dari Paiketan Krama Bali di Ruang Rapat Gabungan DPRD Bali, Senin (19/3) kemarin.

2017, Wisatawan Tiongkok Terbanyak Kunjungi Badung

Bali Post/rin

PEMBAHASAN - Pansus Revisi Perda Bahasa, Aksara dan Sastra Bali di DPRD Bali melakukan pembahasan bersama perangkat daerah terkait di Pemprov Bali dan kalangan akademisi jelang finalisasi perda tersebut.

Bali Post/kmb36

Kompol Ketut Suparta (alm)

Kasatpolair Meninggal Denpasar (Bali Post) Polresta Denpasar berduka. Kasatpolair Kompol Ketut Suparta mengembuskan napas terakhir di RSUP Sanglah, Denpasar, Senin (19/3) kemarin. Awalnya, Kompol Suparta mengeluh mual dan sesak napas. Sempat dirawat di RS Bhakti Rahayu lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. Sempat ditangani tim medis tapi dia akhirnya meninggal. Petugas Polresta mengatakan, pada Rabu (14/3) lalu, mantan Kasatreskrim Polres Jembrana ini mengeluh mual dan sesak napas. Dia langsung dibawa ke RS Bhakti Rahayu. Setelah diperiksa tim medis, ayah dua putri ini diagnosis menderita sakit jantung. Selanjutnya, dia dirujuk ke Poli ICU Jantung RSUP Sanglah, Jumat (16/3) lalu. “Menurut penjelasan dokter Poli Jantung, Kompol Suparta mengalami Diseksi Auarta yaitu pembuluh darah yang keluar dari jantung mengalami pelebaran dan pecah,” ungkapnya. Setelah dirawat tiga hari di RSUP Sanglah, mantan Kasatresnarkoba Polres Badung ini dinyatakan meninggal dunia Senin (19/3) kemarin, pukul 06.45 wita. Selanjutnya, jenazah perwira yang dikenal ramah dan humoris ini dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. “Awalnya (Suparta -red) drop, langsung dilarikan ke rumah sakit. Tadi pagi (kemarin -red), kami dapat laporan beliau meninggal. Kena serangan jantung,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo. (kmb36)

Lembaga Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali akan Dihidupkan Kembali Denpasar (Bali Post) Pembahasan revisi Perda No.3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali sudah mendekati final. Satu lagi poin penting yang dimunculkan, yakni menyangkut lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali. Selama ini, lembaga yang dimaksud sejatinya sudah ada namun tidak berfungsi maksimal. Padahal, ada 15 akademisi, baik profesor maupun doktor, sastrawan, seniman, pemerhati dan pegiat bahasa, aksara, dan sastra Bali yang direkrut untuk memperkuat lembaga bernama Badan Bahasa tersebut. “Drafnya sudah hampir final, tinggal menunggu ketok palu. Lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali ini memiliki fungsi perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan lebih luas lagi dari Badan Bahasa yang sesungguhnya sudah ada tapi tidak berfungsi,” ujar Ketua Pansus Nyoman Parta usai menggelar rapat dengan Bappeda Litbang, Biro Hukum dan HAM, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, serta kalangan akademisi di gedung dewan, Senin (19/3) kemarin. Menurut Parta, Badan Bahasa selama ini tidak berfungsi lantaran pengelolaannya berada di bawah organisasi perangkat daerah yang sifatnya birokratik. Sementara anggotanya yang lekat

dengan budaya kampus tidak terbiasa untuk masuk ke dalam alur penganggaran APBD. Agar bisa tetap eksis, pihaknya sudah meminta agar lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali sudah mengusulkan program kegiatan akhir Maret ini. “Bappeda sudah janji siapkan biayanya,” jelasnya. Parta meyakini, lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali yang dirumuskan kali ini bisa berfungsi maksimal. Mengingat, tugas dan fungsinya juga telah dijabarkan dengan jelas dalam Rancangan Perda. Dalam konteks melakukan perlindungan misalnya, lembaga tersebut bertugas untuk mendata, menginventarisasi, dan mencatat seluruh lontar, cerita rakyat Bali serta kearifan lokal lainnya. “Selanjutnya, lembaga ini melakukan proses digitalisasi, pencetakan buku, juga melakukan pendataan dan pengakuan terhadap beberapa cerita rakyat sebagai hasil karya intelektual orang Bali agar tidak diklaim orang-orang luar,” imbuh politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Terkait pembinaan, lanjut Parta, lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali melakukan penguatan terhadap guru dan penyuluh bahasa Bali yang ada di seluruh Pulau Dewata. Khusus untuk guru atau pengajar berprestasi akan diberikan prioritas melanjutkan

kuliah ke jenjang S-2 atau S-3. Hal ini dikatakan memungkinkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Di sisi lain, lembaga tersebut juga berperan sebagai think tank yang memberikan arahan terkait penggunaan bahasa dan aksara Bali. “Contoh di airport, dalam memberikan pengumuman untuk naik pesawat itu sudah ada kemajuan dengan menggunakan istilah Bali. Tapi masih banyak yang salah, misalnya pukul 21.00 dikatakan selikur, padahal harusnya siya. Di sinilah dia berperan untuk memberikan arahan,” paparnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra mengatakan, penganggaran untuk lembaga bahasa, aksara, dan sastra Bali pada prinsipnya sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK). Bulan April mendatang rencananya digelar Musrenbang untuk membuat RKPD 2019. Pada saat itu, seluruh perangkat daerah termasuk Dinas Kebudayaan yang menaungi lembaga tersebut akan menyampaikan usulan dan kemudian dibahas. “Kita tugasnya memfasilitasi sesuai kemampuan keuangan daerah. Nanti kita lihat programnya seperti apa lembaga ini, tentu diikuti dengan penganggaran yang rasional. Intinya siap,” ujarnya. (kmb32)

Mangupura (Bali Post) Memasuki tahun 2018, perlahan namun pasti kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mengalami peningkatan. Berdasarkan data, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Badung selama Desember 2017, Tiongkok (Cina) menduduki ranking teratas (83.159 orang), disusul Australia (70.951), India (20.566), Inggris (14.547), dan Jepang (13.826). Demikian diungkapkan Kabid Industri Disparda Badung Ngakan Putu Tri Ariawan pada acara gala dinner bersama ratusan karyawan Fruida Corporation, Shandong, Tiongkok di Ballroom Golden Tulip Bay View, Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan, beberapa waktu lalu. Jadi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Badung selama Januari hingga Desember 2017 mencapai 5.522.173 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan 792.919 orang atau naik 16,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2016), yaitu sebanyak 4.729.254 orang. Dipandu AR Ali, Direk-

tur Power Bali selaku penerjemah, Ngakan Putu Tri Ariawan meyakinkan bahwa Bali, khususnya belasan objek daerah tujuan wisata yang ada di wilayah Kabupaten Badung masih tetap aman dikunjungi. Bahkan, kepada Wang Long yang merupakan pimpinan dari perusahaan kosmetik terbeser di daratan Tiongkok dan Zhang Lie pimpinan biro perjalanan yang mengatur seluruh rangkaian kegiatan ratusan wisatawan Tiongkok, Ngakan Putu Tri Ariawan juga menegaskan, pihak pemerintah siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanagera yang berkunjung ke Bali. Termasuk jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Agung di Karangasem yang jaraknya sangat jauh dari wilayah Kabupaten Badung. Tidak hanya itu, jika terjadi penutupan bandara, maka pihaknya akan memberikan kompensasi gratis biaya penginapan untuk satu hari serta berbagai complimentary lainnya. (win)

Bali Post/win

AMAN - Kabid Industri Disparda Badung Ngakan Putu Tri Ariawan saat meyakinkan Wang Long dan Zhang Lie bahwa Bali aman untuk dikunjungi.

Dharma Santi Nyepi 2018 di Mapolda

Bela Rakyat Kecil, Polda Bali Terbaik

Bali Post/rah

DHARMA SHANTI - Kapolda Bali saat memberikan sambutan pada Dharma Santi Nyepi 2018.

Denpasar (Bali Post) Berkaitan dengan perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940, Polda Bali menggelar Dharma Santi 2018 di Mapolda, Senin (19/3) kemarin. Saat itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan hasil survei yang dilakukan Universitas Udayana menyatakan Polda Bali merupakan institusi paling dipercaya publik di Bali. Salah satu faktornya, karena Polda membela rakyat kecil dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dharma shanti tahun ini mengusung tema ‘’Melalui Catur Brata Penyepian Tahun Baru Çaka 1940 kita Tingkatkan Sradha Bhakti, Toleransi dan Soliditas Keluarga Besar Polri guna Mewujudkan Polri yang Promoter’’. Saat memberikan sambutan, Kapolda Bali Irjen Pol.

Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan perayaan Nyepi dan rangkaiannya berlangsung aman dan kondusif. Ia mengimbau kepada anggotanya jangan sampai takut dengan angkara murka. “Saya tidak tolerir hal-hal yang mengganggu rakyat kecil. Percuma melaksanakan tugas dan penindakan tapi kinerja kita tidak dirasakan rakyat. Nyepi itu kedamaian. Kedamaian tidak hanya imbauan tapi harus dinyatakan (dibuktikan). Kita harus dukung,” tegasnya. Selama 1 tahun 3 bulan menjabat Kapolda Bali, Irjen Golose merasakan perubahan luar biasa terjadi di Polda Bali. Bahkan, hasil survei dilakukan Universitas Udayana menyatakan Polda Bali merupakan institusi paling dipercaya di Bali. “Saya keras, tujuannya

tidak lain dan tidak bukan untuk melindungi rakyat kecil. Oleh karena itu, perbuatan kita harus dinyatakan sehingga benar-benar dirasakan rakyat kecil,” ungkap Kapolda didamping Wakapolda Brigjen Pol. Gede Alit Widana. Sebagai Kapolda, mantan petinggi BNPT ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali. Pasalnya mulai dari proses pelaksanaan pawai ogoh-ogoh hingga perayaan hari raya Nyepi tidak ada gejolak seperti tahun 2017. Tahun ini, pelaksanaan Nyepi berjalan lancar dan tidak ada gesekan antarmasyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat di Pulau Dewata yang juga menjaga keamanan Bali sehingga tidak terjadi konflik luar biasa antarmasyarakat dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan

demikian, makna pelaksanaan Nyepi terciptanya harmonisasi dan kedamaian telah dapat dijalankan bersama. “Semua ini berkat dukungan masyarakat di Bali yang ikut menjaga keamanan daerahnya. Kita bisa merasakan dampaknya yaitu semakin banyak wisatawan yang datang ke Pulau Dewata. Kami mengharapkan hal ini dapat terus terselenggara dengan baik ke depannya. Kami di Polda Bali juga akan betul-betul menjaga dan mengamankan Pulau Bali ini,” tegasnya. Aman dan kondusifnya pelaksanaan Nyepi berdampak positif terhadap pelaksanaan Pilkada Bali 2018. Ia juga menyampaikan sudah membuat agenda untuk pelaksanaan Pilkada 2018 di Bali agar lebih aman yaitu kegiatan olahraga bersama dengan pasangan calon beber-

apa waktu lalu. “Tujuan dari kegiatan ini, sebagai komitmen kedua pasangan calon agar ikut mewujudkan segala tahapan Pilkada Bali 2018 secara damai, bermartabat, cinta damai, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Tidak jauh beda dengan perayaan hari raya Nyepi yang telah berlangsung di Pulau Dewata. Kapolda berharap ke depan sinergitas tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian dalam upaya mewujudkan Bali yang aman dan damai. “Saya juga meminta dukungan rekan media. Mudah-mudahan bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk IMF-WB. Saya bolak-balik mengatakan hal ini karena perhelatan ini akan membawa dampak luar biasa bagi ekonomi Indonesia, terlebih untuk Bali,” tandasnya. (kmb36)


KLUNGKUNG

12

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Simulasi UNBK

Bantuan Komputer Belum Terealisasi Semarapura (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP semakin dekat. Sekolah di Kabupaten Klungkung telah melakukan simulasi. Di tengah hal tersebut, kekurangan komputer masih membelit. Wacana pemkab untuk memberikan bantuan juga belum terealisasi. Persiapan menghadapi ujian tahunan itu salah satunya telah dilakukan SMPN 1 Dawan. 243 siswa kelas IX sudah melakukan simulasi hingga sesi ketiga, sebelum pelaksanaan ujian yang sesungguhnya pada 23-26 April. Akan tetapi, itu belum didukung ketersediaan komputer yang memadai. “Kami punya 48 komputer. Mendadak rusak tujuh unit. Jadi masih kekurangan,” jelas

Kasek setempat, Komang Gede Sadra, Senin (19/3) kemarin. Kebutuhan komputer sejatinya sekitar 90 unit termasuk cadangan. Menutupi kekurangan itu, pemkab telah menjanjikan untuk memberikan bantuan. Pendataan sudah dilakukan, hanya belum ada realisasi. “Sampai sekarang belum (terealisasi - red). Sudah dikoordinasikan. Mudahmudahan segera turun,” sebutnya. Dihadapkan hal demikian, sekolah ini juga sudah menyiapkan solusi dengan meminjam komputer di sekolah terdekat yang tidak melaksanakan UNBK. Dari segi jumlah, sudah sesuai kebutuhan. “Guru juga siap meminjamkan laptopnya,” imbuhnya. Sekretaris Dinas Pendidi-

kan Klungkung Ketut Sujana mengatakan komputer tersebut tengah proses pengadaan. Jumlahnya 40 unit untuk setiap sekolah, yakni SMPN 1 Semarapura, SMPN 1 Banjarangkan, SMPN Negeri 2 Banjarangkan, SMPN 1 Dawan, SMPN 1 dan 2 Nusa Penida. Sedangkan untuk SMPN 2 Semarapura dan Mts. Hasanudin tidak diberikan karena sudah memadai. “Enam sekolah itu belum dapat bantuan komputer. Pihak penyedia, hari ini sampai sore mampir ke sekolah,” sebutnya. Komputer tersebut dipastikan sudah terpasang sebelum UNBK berlangsung. Demikian pula jaringannya. “Ini hanya tinggal menunggu waktu saja. Pengadaan pasti,” tegasnya. (kmb45)

Pasar Dibanjiri Pasokan Luar

Petani Lokal Harus ”Bergerak” Siapkan Kebutuhan Upakara

KEBUTUHAN sarana upakara, seperti pisang dan kelapa sangat besar, terlebih saat hari raya suci. Tak terkecuali di Kabupaten Klungkung. Namun dalam pemenuhannya, masih sangat bergantung pada daerah lain, salah satunya Lombok. Petani lokal belum menjadikan ini sebagai peluang bisnis. Pagi itu, suasana Pasar Galiran, Klungkung sangat ramai. Tak heran karena ada sejumlah hari raya suci dalam waktu dekat. Warga dari berbagai penjuru datang. Membeli perlengkapan. Tawar-menawar juga mempermanis situasi ini. Menunjukkan kesan yang masih tradisional. Di tempat parkir, juga berjajar banyak kendaraan. Ada yang keluar. Ada pula yang masuk. Menambah keramaian. Di sisi timur, pada bangunan yang cukup besar juga cukup ramai. Di sini terlihat pemandangan menarik. Berbagai komoditas menumpuk. Mulai dari cabai, bawang merah dan putih hingga bahan bumbu lainnya. Tak ketinggalan pula buah-buahan lokal. Dari sekian jenis yang ada, pisang menjadi buruan pembeli. Ratusan tandan berjajar rapi di pelataran kios. Ada pula yang tengah diturunkan dari truk besar.

Warnanya hijau, masih lengkap dengan tandannya. Ada kecil, ada besar. Menunjukkan namanya berbeda. Ditelusuri lebih jauh, buah yang sangat lumrah di masyarakat itu bukan datang dari petani Klungkung. Melainkan dari daerah seberang, Lombok. “Kalau pisang lokal, jumlahnya sedikit. Biasanya langsung dijual ke pedagang eceran,” tutur pengepul, Ketut Mertadi, belum lama ini. Sembari menunggu pembeli, pria asal Gianyar ini menuturkan pasokan pisang rutin datang setiap hari. Jumlahnya melonjak tajam saat jelang hari raya suci, seperti Galungan, Kuningan dan Nyepi. Ia sendiri, bisa menjual hingga 500 tandan. Itu tak hanya konsumen dari Klungkung, namun juga Blahbatuh, Gianyar. “Kalau hari raya, permintaan meningkat. Banyak yang beli,” katanya. Pisang itu memiliki kualitas baik. Nyaris tidak ada yang busuk. Harganya pun terjangkau. Satu tandan kecil kisaran Rp 25 ribu. Ini juga menyesuaikan dengan jenisnya. “Harga tergantung ukuran dan jenis pisang,” sebutnya. Prospeknya yang menggiurkan menjadi alasan dirinya untuk keluar sebagai buruh penjual pisang yang

telah dilakoni bertahun-tahun. Kini, ia telah memiliki sejumlah pelanggan. Pedagang lain, Ketut Sumida juga menuturkan demikian. Petani lokal sangat sedikit memasok pisang ke pasar untuk memenuhi kebutuhan upacara. Hal serupa juga terjadi pada kelapa daksina. Juga didatangkan dari luar daerah. Per hari mencapai berkarung-karung. Harganya Rp 2.500 per butir. “Kelapa semua dari luar. Sama seperti pisang,” sebutnya. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida tak menampik hal tersebut. Tak dipungkiri petani lokal belum membaca peluang pasar buah-buahan itu. “Soal belum membaca peluang, bisa saja iya. Ketersediaan lahan untuk penanaman juga bisa menjadi penyebab hasil panen tak banyak,” jelasnya. Namun demikian, pihaknya tetap mendorong petani untuk bisa menanam. Minimal hasil panennya bisa untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. “Kalau program khusus penanaman pisang tidak ada. Tetapi kami tetap mendorong untuk bisa melakukan itu. Kami juga ingin petani bisa memanfaatkan peluang ini,” tandasnya. (sos)

SOLUSI Topik : jaga eksistensi sapi bali

Tingkatkan Kualitas

KEPULAUAN Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah ditetapkan sebagai sentra pengembangan sapi Bali oleh pemerintah pusat. Perkembangan pariwisata yang semakin pesat menjadi sebuah tantangan. Hal ini perlu ada strategi supaya eksistensinya bisa dipertahankan. Apakah yang dilakukan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada serentak 2018?

Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, mengungkapkan mempertahankan sapi Bali maupun pengembangannya harus diperhatikan dari berbagai aspek. Tak hanya dari segi kebutuhan pakan yang bisa ada secara berkelanjutan, terlebih musim kemarau. Namun juga peningkatan kualitasnya sehingga dagingnya bisa untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hotel-hotel maupun restoran. “Supaya bisa masuk ke hotel atau restoran, pola penggemukan harus diperhatikan. Tentu ini perlu melibatkan ahli. Kami akan gandeng institusi sesuai bidangnya,” sebutnya.

Ketersediaan bibit juga harus kontinuitas. Ini tak hanya penting untuk persiapan sapi potong, namun juga memenuhi permintaan petani di daerah lain untuk diternak. Langkah percepatannya digunakan sentuhan teknologi. “Untuk warga yang ingin beternak, tetapi tidak punya modal untuk membeli, saya akan bekerja sama dengan LPD atau koperasi untuk bisa memberikan modal,” sebutnya. Cabup yang berpasangan dengan I Ketut Mandia ini juga menilai sektor pariwisata bisa diintegrasikan dengan peternakan. Wisatawan ditawarkan wisata membajak. Ini diyakini akan memberikan warna baru dan menarik. “Ini bisa dijadikan sebagai atraksi,” tandasnya. (sos)

Berdayakan Peternak CABUP nomor 2, I Nyoman Suwirta, mengungkapkan mempertahankan peternakan sapi Bali diperlukan sebuah langkah konkret. Ia menilai perlu ada pembinaan yang lebih gencar terhadap peternak yang tergabung dalam suatu wadah. Selain itu juga akan diusulkan adanya sertifikat dari kementerian yang menyatakan kualitas sapi bagus sehingga akan mendongkrak harga jual. “Konsep ini harus diperlihatkan kepada petani. Dengan sertifikat, harga jual ternaknya tidak lagi lesu. Tetapi bisa lebih mahal. Kita akan buatkan semacam dem-

plot,” tegasnya. Disampaikan lebih lanjut, kualitas yang baik akan bisa mempermudah daging sapi masuk ke hotel maupun restoran. Ini pun perlu didukung dengan Rumah Potong Hewan (RPH), sehingga pemenuhannya tidak bersifat musiman. “Dengan produksi jelas, prospeknya jelas, akan banyak yang berminat untuk jadi peternak. Termasuk generasi muda. Tidak lagi hanya bergantung pada pariwisata,” sebutnya. Kebutuhan pakan juga harus diperhatikan. Kondisi Nusa Penida yang sangat kering saat musim kemarau, diperlukan sentuhan inovatif. Institusi yang ahli di bidangnya akan dilibatkan dalam hal ini. “Bagaimana saat musim kemarau kebutuhan pakan bisa terpenuhi. Saya tantang akademisi untuk bisa melakukannya,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

PETANI GARAM - Petani garam di Desa Kusamba Kecamatan Dawan. Penjualan garamnya ke Koperasi LEPP Mina Segara macet. Hal tersebur dikarenakan produksi menjadi yodium terkendala peralatan.

Terkendala Peralatan

Produksi Garam Yodium Macet

Semarapura (Bali Post) Produksi garam beryodium di Desa Kusamba Kecamatan Dawan yang digagas Pemkab Klungkung pada akhir 2017 macet. Keterbatasan peralatan menjadi penyebab hal tersebut. Kondisi ini juga berimbas pada penjualan garam tingkat petani yang tidak bisa berjalan berkelanjutan. Kini, sepenuhnya hanya bergantung pada pengepul. Petani garam Dewa Ketut Candra menuturkan, produksi garam beryodium sudah disosialisasikan oleh pemkab. Hal tersebut disambut positif petani lantaran dinilai akan mendongkrak pendapatannya. Langkah ini juga telah ditindaklanjuti dengan pembelian 1 ton garam oleh Koperasi LEPP Mina Segara selaku pengelola. Hanya gerakannya berhenti sampai itu saja. Tidak ada lagi kelanjutan, bahkan program tersebut nyaris tak terdengar lagi. “Sering ada yang menanyakan, kok tidak ada beli garam lagi. Yang ada hanya awal-awalnya saja,” tuturnya, Senin (19/3) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, bumbu dapur berupa kristal ini saat itu dibeli Rp 10 ribu per kilo, menyesuaikan dengan pasaran. Kini, petani hanya

menghandalkan penjualan ke pengepul. Kedatangannya bisa berkelanjutan dan permintaan lancar. “Sekarang hanya bergantung ke pengepul jualnya. Malah lebih lancar. Bisa datang setiap hari,” sebutnya. Petani lain, Nyoman Kaplag, menyebutkan penjualan garam ke tengkulak jauh lebih pasti. Produksinya setiap hari yang mencapai kisaran 12 kilogram selalu habis. Namun demikian, ia menilai produksi garam beryodium sangat bagus untuk diterapkan karena sebagai bagian pembangkitan pertanian yang semakin ditinggalkan generasi muda. “Saya sempat jual sekali saja ke koperasi. Setelah itu tidak ada lagi,” terangnya. Produksi bumbu dapur bercita rasa asin ini tergolong bagus. Hal itu

tak lepas dari kondisi cuaca yang sudah membaik. “Padahal produksi garam sekarang sudah normal. Setiap hari bisa panen,” imbuhnya. Sementara itu, petani Ketut Kaping menyebutkan mendukung program ini, pemkab juga menggelontorkan bantuan berupa mesin penyedot air laut, gentong sebagai tempat penampungan dan juga pipa. Namun itu belum bisa dipergunakan lantaran pemasangannya terkendala ombak besar. “Pakai ini juga lebih rumit. Karena prosesnya banyak. Hasil garamnya juga tak maksimal. Lebih baik menyiram seperti semula,” jelasnya. Di tengah nihilnya pembelian garam oleh koperasi, ia mengaku masih beruntung. Pasalnya, pesanan tetap men-

galir dari pelanggan. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, sampai mencapai 4 ton. “Ini mau dikirim ke Italia,” katanya. Sekretaris Koperasi LEPP Mina Segara Dana Wayan Suartika membenarkan pembelian garam ke petani baru berlangsung sekali. Dijelaskan, hal tersebut karena produksi garam yodium belum berlanjut pascauji coba. “Kami masih terkendala alat pengering. Makanya tidak bisa memproduksi. Saat uji coba baru sekitar 50 kilo. Alatnya ditangani Dinas Perindustrian. Katanya tahun ini pengadaannya,” jelasnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung I Gede Kusumajaya mengatakan pengadaan peralatan itu sudah diusulkan tahun ini. Hanya untuk besaran anggarannya belum bisa disampaikan. “Memang peralatan masih jadi kendala. Yang jelas pengadaannya sudah diusulkan. Ini sudah dibicarakan dengan tim dan juga Sekda. Semua menyetujui,” tandasnya. (kmb45)

Wujudkan Sanitasi Layak

Kodim Genjot Pembangunan Jamban Semarapura (Bali Post) Warga Desa Negari Kecamatan Banjarangkan masih ada yang belum memiliki jamban. Hal ini cukup mengganggu aktivitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). Menyikapi hal tersebut, Kodim 1610/Klungkung ikut berpartisipasi menggenjot pembangunan yang sumber dananya dari CSR. Ini juga sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan pro-

gram seratus persen sanitasi layak yang harus terealisasi pada 2019. Pembangunan itu diperuntukkan pada warga Dusun Negari I Wayan Sukanta. Penyerahannya berlangsung, Senin (19/3) kemarin oleh Danramil 1610-02/ Banjarangkan Kapten Caj. Triyono mewakili Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav. Jacon Janes Patty. Triyono mengungkapkan

Bali Post/sos

SERAHKAN JAMBAN - Danramil 1610-02/Banjarangkan Kapten Caj. Triyono mewakili Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav. Jacon Janes Patty menyerahkan jamban secara simbolis kepada warga Dusun/Desa Negari, I Wayan Sukanta, Senin (19/3) kemarin.

pembangunan jamban ini dilakukan secara gotong royong bersama penerima dan bisa tuntas dalam tiga hari. “Ini dari CSR. Kami berpartisipasi dalam pembangunan. Ini juga bentuk dukungan program pemerintah pembangunan sejuta jamban untuk mewujudkan sanitasi layak,” tegasnya didampingi Pjs. Pasiterdim 1610/Klungkung Bati Bakti TNI Kodim 1610/Klungkung, dan Babinsa Negari. Disampaikan lebih lanjut, hal serupa juga telah dilakukan pada desa lain di Kecamatan Banjarangkan. Demikian pula untuk sejumlah desa di kecamatan lain oleh masing-masing koramil. “Sebelumnya sudah ada di beberapa desa. Ini berkelanjutan,” imbuhnya. Penerima I Wayan Su-

kanta menuturkan sebelum adanya bantuan ini, keluarganya yang terdiri dari 6 orang harus melakukan MCK dengan menumpang di toilet kerabatnya. “Satu toilet dipakai tiga KK. Ada 16 jiwa. Kadang harus antre. Adanya bantuan ini, kami sangat bersyukur,” tuturnya. Perbekel Negari I Gusti Agung Ngurah Agung tak menampik warganya masih ada yang belum memiliki jamban. Selain melalui CSR, pihaknya juga akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunannya. “Sekarang kami masih banyak melakukan pembangunan infrastruktur. Masih melihat skala prioritas. Kami telah rencanakan Alokasi Dana Desa dipakai untuk membangun jamban,” tandasnya. (kmb45)


EKONOMI

Selasa Wage, 20 Maret 2018

13

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (19/3) sore, bergerak melemah 11 poin menjadi 13.758 dibanding posisi sebelumnya 13.747 per dolar AS. ‘’Saat ini rupiah hanya bergerak secara teknikal dan cenderung tertekan menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC),’’ ujar analis Valbury Sekuritas Indoneia Lukman Leong, di Jakarta, Senin kemarin. Ia menambahkan bahwa data ekonomi Indonesia mengenai neraca perdagangan Indonesia yang kembali mencatatkan defisit juga masih direspons negatif pasar, sehingga menjadi beban bagi mata uang domestik di pasar valas. Neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2018 mengalami defisit 0,12 miliar dolar AS. ‘’Defisit neraca perdagangan itu menurun dibandingkan bulan sebelumnya, diharapkan ke depan mencatatkan surplus sehingga pasar mengapresiasi positif,’’ katanya. Kendati demikian, menurutnya, adanya penjagaan dari Bank Indonesia menahan tekanan mata uang rupiah lebih dalam, diperkirakan mata uang domestik itu akan dijaga volatilitasnya di bawah level 14.000 per dolar AS. Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan bahwa pergerakan rupiah terhadap dolar AS cenderung mendatar seiring aksi tunggu pelaku pasar menjelang pertemuan FOMC pada pekan ini. ‘’Aksi tunggu itu seiring dengan akan adanya testimoni pertama oleh Jerome Powell, pascaterpilihnya sebagai Gubernur The Fed menggantikan Janet Yellen, pasar menunggu sinyal seberapa besar kenaikan suku bunga The Fed selanjutnya,’’ katanya. (ant)

PAPUA BARAT - Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang Puspayoga (kedua dari kanan) bersama istri Gubenur Papua Barat Yuliana Mandacan (kedua kiri), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Stefanus Selang (kanan), Instruktur Perajin Limbah Kerang dari Bali Kanan Jaya (kiri) dalam kegiatan Sinergitas Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas dan Tim Penggerak PKK Pusat serta Dekranasda Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan di Manokwari, Senin (19/3) kemarin. Kegiatan ini meliputi Penyuluhan Perkoperasian, Konsultasi Desain dan Kemasan, Pelatihan Vocational, Pelatihan Kewirausahaan, Pelatihan Penerapan Jati Diri Koperasi, Temu Mitra KUKM Produk Unggulan Daerah, serta Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program LPDB KUMKM dengan jumlah peserta 300 orang. Bali Post/ist

Hungaria-Badung Jajaki Kerja Sama

Garap ’’Platform’’ Pasar ’’Online’’ Mangupura (Bali Post) Hungaria melalui duta besarnya belum lama ini melakukan penjajakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan pengusaha Hungaria. Penjajakan dilakukan dalam rangka pengembangan pasar wisata Hungaria ke Bali serta menginisiasi pengembangan start up BNB Mate.

Rendah, Literasi Keuangan Syariah Jakarta (Bali Post) PT Bank Maybank Indonesia (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah (Perbankan Syariah Maybank Indonesia) menjalin kemitraan strategis dalam bidang pembelajaran online dengan PT Education Technology Indonesia (IndonesiaX). Perikatan kemitraan strategis secara simbolis dilakukan Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria dan Presiden Direktur & CEO IndonesiaX Lucy Mangoendipoero Pandjaitan di Kantor Pusat Maybank Indonesia, Jakarta, Senin (19/3) kemarin. Melalui kemitraan strategis ini, IndonesiaX sebagai pemilik platform pendidikan online www.indonesiax.co.id akan menyediakan kursus online mengenai Ekonomi dan Keuangan Syariah, di mana terdapat materi kursus yang disediakan Maybank Indonesia. Platform pembelajaran online ini dapat diakses bukan hanya oleh karyawan Maybank Indonesia tetapi juga dapat diakses publik secara gratis. Selain itu, dari setiap modul yang berhasil dikuasai dengan baik, para peserta bisa mendapatkan sertifikat sesuai dengan kursus yang telah diselesaikan. ‘’Kemitraan dengan IndonesiaX berangkat dari perhatian kami terhadap tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia yang masih rendah. Oleh karena itu, kami menginisiasi penyediaan materi edukasi dengan platform online dari IndonesiaX. Dengan demikian, dapat memberikan akses yang lebih luas dan fleksibilitas waktu bagi masyarakat untuk memahami keuangan syariah,’’ kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia. Inisiasi ini selaras dengan misi Perbankan Syariah Maybank Indonesia untuk terus membangun pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia. Tentu saja dalam menjalankan misi ini, diperlukan edukasi kepada publik mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah. Karena itu, kemitraan dengan IndonesiaX menjadi sangat penting. Sejak diluncurkan 17 Agustus 2015, platform IndonesiaX.co.id telah menyediakan 25 Massive Open Online Course (MOOC) yang dapat diakses secara gratis oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja asalkan ada koneksi internet. Lucy Pandjaitan Mangoendipoero, Founder dan CEO IndonesiaX mengatakan, ‘’Kita memiliki lebih dari 250 juta penduduk, namun berapa persen yang bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas? IndonesiaX adalah cara untuk melakukan demokratisasi pendidikan dan skill development, mengurangi disparitas pendidikan antardaerah dengan memberikan akses terhadap pendidikan berkualitas yang diberikan oleh profesor/pimpinan perusahaan yang terkemuka.’’ Sementara itu, Mohammad Nuh, Ketua Dewan Penasihat IndonesiaX, menilai kekuatan real ekonomi syariah di Indonesia saat ini masih sangat kecil dibanding potensi real dan peluangnya. ‘’Untuk itu, yang menjadi agenda besar saat ini adalah melakukan konversi cerdas melalui diversifikasi produk, penguatan tata kelola dan bisnis agar menjadi kekuatan yang sangat efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemartabatan bangsa. IndonesiaX terpanggil untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi syariah, antara lain melalui penguatan literasi publik, keuangan syariah dan ekonomi sosial syariah seperti waqaf,’’ jelasnya. (010)

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Ir. I Made Badra, M.M. mengatakan, start up BNB Mate merupakan platform pasar online untuk mempromosikan destinasi Badung ke pasar online. BNB Mate akan mengembangkan konsep online sebagai pilihan para wisatawan dalam menikmati destinasi Bali dan Badung khususnya. Nantinya para vendor seperti perusahaan transportasi, penyedia jasa tour, activities, travel agent serta objek wisata dapat bergabung untuk menjadi penyedia jasa. Produknya akan dipromosikan melalui BNB Mate. Vendor ini akan diberikan kode akses dan password untuk memperbarui produk via intranet. Badra mengapresiasi kunjungan Duta Besar Hungaria Judith Nemech Pacth. Ia menyatakan siap untuk menjalin kerja sama lebih lanjut untuk pengembangan BNB Mate serta menjadwalkan promosi

ke Hungaria untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan Hungaria ke Bali. ‘’Kami siap mendukung rencana ini dan siap untuk berpromosi ke Hungaria dengan Ibu Dubes dalam waktu yang tidak terlalu lama,’’ katanya. Honorary Consule Hungaria untuk Bali IGN Rai Suryawijaya yang juga Ketua BPPD Badung akan memfasilitasi hubungan kerja sama pemerintah Hungaria dengan Pemerintah Kabupaten Badung untuk meningkatkan kunjungan Wisatawan Hungaria ke Bali. Acara kunjungan diawali dengan presentasi BNB Mate. Dilanjutkan dengan diskusi dengan industri berkaitan dengan model platform BNB Mate. Wujud nyata kerja sama akan dituangkan ke dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam waktu dekat ini. (kmb42)

Made Badra

Rai Suryawijaya

Investasi Emas Makin Menarik Bali Post/dok

CABAI - Pedagang di pasar kini mengeluhkan soal harga cabai yang membubung tinggi.

Harga Cabai Naik

Denpasar (Bali Post) Ketut Murci, pedagang bumbubumbuan di Pasar Badung, mengaku rugi berjualan cabai. Karena kenaikan harga cabai yang melambung tinggi saat kondisi tertentu terutama di awal tahun. Selain itu cabai mudah busuk, tidak seperti bahan bumbu lainnya. ‘’Kalau cabai cuma bertahan sehari. Kalau bawang bisa tahan 3-4 hari,’’ tuturnya, Senin (19/3) kemarin. Sejak awal Maret harga cabai mulai naik. Per tanggal 19 Maret, harga cabai rawit Rp 65.000/kg. Dalam kondisi normal harga cabai Rp 38.000 – Rp 40.000 per kilogram. Bahkan pada tanggal 12 Maret lalu harga cabai rawit menyentuh Rp 80.000/kg. Kenaikan harga cabai itu membuat masyarakat enggan membeli cabai, sehingga dagangannya kadang membusuk. Saat ini saja permintaan akan cabai belum terlalu banyak. Terlihat cabainya masih banyak yang belum terjual, bahkan ada yang mulai membusuk. Saat tidak laku terjual, cabai

busuk itu pun dijual murah. Harga yang diterimanya tidak sesuai saat ia membeli di awal ke pemasok. ‘’Kalau cabai sering ruginya karena cepat busuk,’’ ujarnya. Meski rugi, ia masih tetap berjualan cabai. Untuk meminimalisir kerugian, ia hanya berani membeli 10 kg cabai untuk dijualnya. Karena 10 kg itu diprediksikan habis dalam sehari. Wayan Wandri, pedagang bumbubumbuan yang lain menuturkan, ia juga rugi menjual cabai. Karena, ia membeli cabai rawit dari pemasok Rp 65.000 per kilogram. Namun harga cabai yang tidak menentu, kini ia menjual dengan harga Rp 60.000. Cabai yang tidak laku dan membusuk tidak bisa ia elakkan. Biasanya ada saja yang membeli. Cabai busuk itu dijualnya dengan seikhlasnya karena ia memang tidak berniat untuk menjualnya. Ia tidak tahu cabai busuk digunakan untuk apa. Namun yang jelas, cabai busuk tersebut diolah terlebih dahulu. (kmb42)

Denpasar (Bali Post) H-7 Nyepi, oustanding loan (OSL) Pegadaian sempat turun 5 persen. Hal itu karena banyak masyarakat yang melakukan penebusan. Namun H+2 Nyepi, OSL diprediksi kembali naik. Pimpinan Pegadaian Cabang Denpasar Suharyono mengatakan, penebusan dilakukan untuk persiapan upacara melasti, Nyepi, dan pulang kampung. Akibatnya, OSL atau penyaluran pembiayaan yang dilakukan Pegadaian mengalami penurunan 5 persen. ‘’Hal itu menandakan nasabah kita, masyarakat Hindu banyak sekali yang bertransaksi tabungan emas,’’ ujarnya, Senin (19/3) kemarin. Namun, penurunan OSL dikatakan diimbangi dengan pembiayaan yang dikeluarkan untuk masyarakat yang ke luar pulau saat Nyepi. H+2 Nyepi, penyimpanan/gadai emas diprediksi naik. Alasannya karena masyarakat memerlukan modal, di samping itu faktor keamanan. Namun ada juga yang murni menitip, dikenakan biaya Rp 20.000 per 100 gram per bulan. Dengan melihat indikator itu, ia menilai masyarakat mulai tertarik berinvestasi emas. ‘’Masyarakat mulai sadar bahwa investasi yang benar adalah yang direkomendasikan pemerintah, salah satunya emas,’’ tandasnya. Itu dibuktikan dengan pemilik rekening tabungan emas. Di Kantor Pegadaian Cabang Denpasar sampai kemarin tabungan emas telah mencapai 4.200 rekening dengan saldo emas 12.000-an gram. Jika dihitung di Bali, saldo emas diperkirakan mencapai 20.000-an gram. Sehingga jika dirataratakan, satu rekening memiliki 3,2 gram emas. ‘’Kalau masyarakat Indonesia memiliki 25 gram emas per orang saja, negara kita akan semakin kuat,’’ pungkasnya. Terlepas dari gadai emas, saat ini

ia mengatakan banyak yang tertarik membeli emas batangan. Baik secara kredit maupun tunai. Di samping emas batangan, Pegadaian juga menjual emas perhiasan hasil lelang. Emas perhiasan tersebut biasanya dijual pada bazar Pegadaian setiap hari Minggu. ‘’Kualitasnya lebih bagus, layak dipakai, sudah direkondisi dan harganya lebih murah karena kita tidak mungut ongkos servis,’’ ujarnya. Data kenaikan gadai emas maupun pembelian emas di Pegadaian bukan tanpa alasan. Investasi emas saat ini sedang menguntungkan. Harga emas memang berfluktuasi. Namun cenderung mengalami kenaikan 13-14 persen per tahun. ‘’Harga emas enggak pernah jelek. Sekarang saja harga emas per gram Rp 670 ribu. Padahal saat awal tahun 2018 Rp 590 ribu,’’ ungkapnya. Meski harga emas cenderung naik, namun ia menganjurkan untuk tidak melepas emasnya. Karena pembelian emas baru jauh lebih mahal dibandingkan menerima keuntungan dari kenaikan harga emas. ‘’Makanya kita menganjurkan, jangan melepas emasnya. Digadai saja jika perlu dana,’’ tandasnya. Menariknya investasi emas juga karena simpanan dan deposito di bank dinilai tidak menguntungkan. Sehingga masyarakat mengalihkan investasinya, salah satunya ke Pegadaian. ‘’Berbanding terbalik. Semakin turun suku bunga tabungan, orang akan mencari emas,’’ ungkapnya. Harga emas tergantung permintaan. Semakin tinggi permintaaan, harga emas pun otomatis naik. ‘’Orang pegang emas itu riil. Kapan pun butuh uang, bisa cepat menjadi uang. Dari zaman dulu, emas paling liquid. Risiko kecil karena diminati semua orang, sehingga harganya cenderung naik,’’ bebernya. (kmb42)


BULELENG

14

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Tunggu Izin PLN

Pengoperasian Solar Cell di Desa Bondalem

Singaraja (Bali Post) – Satu unit pembangkit solar cell di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula belum beroperasi. Pembangkit untuk mengoperasikan mesin pompa air bersih di desa ini rampung dibangun Februari 2018 lalu. Pembangkit itu belum beroperasi, karena pemerintah daerah masih menunggu izin pengelolaan dari PLN. Solar cell yang dibangun dengan dana APBD Induk 2017 sebesar Rp 1 miliar lebih termasuk untuk pemasangan jaringan pipa air bersih itu dikelola lewat sistem tabungan listrik dengan kWh meter exim (exspor impor). Data dihimpun di lapangan Senin (19/3) kemarin, menyebutkan, solar cell ini dibangun di atas tanah seluas tiga are. Solar cell ini merupakan proyek percontohan satu dari tiga lokasi sumor bor yang dikelola oleh Desa Bondalem untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di ujung timur Buleleng tersebut. Di atas lahan itu dipasang 77 lempeng panel surya untuk menangkap cahaya matahari yang kemudian diolah menjadi energi listrik. Dari puluhan panel surya itu dan pada posisi pencahayaan optimal menghasilkan daya listrik sebesar 25 kilowatt. Sementara, beban listrik untuk mengoperasikan satu unit mesin pompa air bersih membutuhan daya listrik sebesar

15 kilowatt. Dengan kebutuhan dan daya listrik yang dihasilkan lewat solar cell pada tingkat pencahayaan optimal, maka sisa listrik itu disimpan lewat jaringan listrik PLN. Hanya, penghitungan dan teknis pengelolaan lewat sistem kWh exim ini sedang dikaji oleh PLN. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengirim surat untuk meminta izin pengelolaan solar cell dengan sistem kWh meter exim tersebut. Lewat surat No. 671/1464/ PUPR/2018 tanggal 6 Maret 2018, Bupati meminta agar izin pengelolaan solar cell disetujui. Ini karena solar cell itu akan meringankan biaya listrik untuk mengoperasikan mesin pompa air bersih di Desa Bondalem. Selain itu, pemerintah khawatir pembangkit solar cell tidak segera beroperasi, memunculkan kesan pembangunan pembangkit tersebut mubazir. Bahkan, ke depan, Bupati berencana mengembangkan pembangkit solar cell di wilayah lain yang tidak saja untuk air bersih, tetapi untuk mendukung irigasi pertanian di daerahnya. Kepala Bidang Air Minum Penyehatan Lingkungan (AMPL) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Gede Suharjono mengatakan, sebenarnya solar cell yang merupakan proyek percontohan itu sudah bisa beroperasi. Akan tetapi, karena energi listrik

yang dihasilkan itu masuk dalam jaringan listrik PLN yang sekarang digunakan menghidupkan mesin pompa air, pihaknya khawatir mengganggu sistem jaringan listrik PLN. Di samping itu, solar cell itu belum dioperasionalkan karena saat ini pihaknya masih menunggu izin dari PLN terkait pengelolaan listrik dengan sistem kWh exim. Daya listrik dari solar cell itu akan masuk dalam jaringan listrik PLN yang telah digunakan lebih awal. Dengan sistem kWh Exim kemudian diatur jika pasokan listrik dari solar cell melebihi kebutuhan mesin pompa, maka akan ditabung pada jaringan listrik PLN. Sementara kalau pada situasi tertentu penghasilan listrik solar cell kurang dari kebutuhan mesin pompa, maka akan ditutupi dari tabungan sisi daya listrik tersebut. Hal ini karena solar cell sendiri produksi listriknya sangat tergantung pencahayaan matahari langsung pada panel surya yang suah dipasang. Sistem kWh meter Exim nantinya menghitung teknis pemakaian listrik untuk operasional mesin pompa air bersih di Bondalem. Menurut Suharjono, meskipun sudah membangun solar cell, kebutuhan energi untuk pompa air di Desa Bondalem tidak bisa tanpa jaringan listrik PLN. (kmb38)

Bali Post/kmb38

TERBALIK – Sepuluh orang penumpang tercebur ke laut saat perahu yang mereka tumpangi untuk berekreasi pada hari libur Nyepi, Minggu (18/3) lalu, terbalik.

Perahu Terbalik, Sepuluh Penumpang Selamat

Singaraja (Bali Post) – Sebuah perahu yang mengangkut 10 penumpang terbalik saat akan berlayar di perairan Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Minggu (18/3) sekitar pukul 17.00 Wita. Semua penumpang selamat setelah ditolong nelayan yang mengetahui kejadian nahas tersebut. Diduga mesin perahu mati dan posisi penumpang tidak seimbang, mengakibatkan perahu terbalik dan sepuluh penumpang dewasa dan anak-anak tercebur ke laut. Kasat Polisi Air (Kasatpol Air) AKP Putu Ariyana seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Senin (19/3) kemarin, membenarkan telah menerima laporan perahu terbalik di pesisir Banjar Dinas Banjarsari Desa Pengastulan. AKP Ariyana mengatakan, sebelum kejadian, sepuluh penumpang ini akan berlayar dengan perahu yang dikendalikan oleh Gede Ariasa warga Desa Pengastulan. Para penumpang itu masing-masing Lilik (44), Putu

Merta (35), Kadek Wangi (35), Komang Darma (12), Made Nidiasih (12), Komang Indah (7), Kadek Ita (13), Selli (7), Putu Nanda (7), dan Kadek Dion (6). Penumpang ini rencananya mengisi hari libur setelah Nyepi dengan naik perahu di sekitar perairan Desa Pengastulan. “Jadi benar kita terima laporan perahu terbalik di Pengastulan. Penumpang itu bisa ditolong karena kejadiannya lebih awal diketahui nelayan di sekitar Desa Pengastulan

dan kebetulan banyak ada perahu jadi dengan cepat mereka ditolong,” katanya. Menurut AKP Ariyana, saat mulai berlayar, mesin perahu berfungsi dengan baik. Sekitar pukul 17.00 Wita atau posisi perahu pada jarak sekitar 300 meter dari daratan mesin perahu itu mogok. Gede Ariasa berusaha memperbaiki mesin perahu miliknya itu. Diduga karena penumpang panik hingga penumpang semuanya berdiri di sebelah kiri, sehingga posisi

perahu tidak seimbang. Perahu akhirnya terbalik. Semua penumpang bersama pemilik perahu pun tercebur ke laut. Beruntung, penumpang ini selamat setelah bertahan dengan memegang beberapa bagian perahu. Kejadian itu, kemudian diketahui nelayan di sekitar dan langsung menolong penumpang. Menggunakan perahu, penumpang yang sebagian besar trauma dengan kejadian itu, dievakuasi ke daratan. “Dari keterangan pemilik perahu itu mesinnya tiba-tiba mogok. Mungkin karena penumpang panik dan posisi mereka tidak seimbang, sehingga perahu terbalik. Dengan bantuan nelayan, penumpang dievakuasi dan perahu pun ditarik ke darat,” jelasnya. (kmb38)

Berbobot 10 Ton

Bangkai Ikan Paus Terdampar di Pantai Bungkulan

Bali Post/ist

SOLAR CELL – Pemkab Buleleng menunggu izin pengelolaan proyek percontohan solar cell untuk mengoperasikan mesin pompa air bersih di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula.

Pemkab Siapkan Pupuk Bersubsidi

Singaraja (Bali Post) – Musim tanam tahun ini, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menyiapkan pupuk bersubsidi untuk petani daerah ini. Dari data yang ada, pupuk urea untuk sembilan kecamatan dijatah sebanyak 7.300 ton. Pupuk SP36 230 ton, ZA 2.400 ton, NPK 4.460 ton, dan pupuk organik 4.000 ton. Ribuan jatah pupuk bersubsidi ini telah didistribusikan ke masingmasing kecamatan. Nantinya, kelompok subak akan mengajukan permohonan kebutuhan pupuk berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK - red). Dibandingkan dengan tahun 2017 yang lalu, jatah pupuk bersubsidi untuk Buleleng rata-rata mengalami peningkatan. Terbukti tahun 2017 lalu jatah pupuk urea sebanyak 6.210 ton, SP36 240 ton, ZA 2.400 ton, NPK 3.610 ton, dan organik sebanyak 4.000 ton. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Swatantra, M.MA., Senin (19/3) kemarin mengatakan, penyiapan pupuk bersubsidi ini merupakan program pemerintah pusat untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan harga terjang-

kau. Selain itu, tujuan lainnya untuk mengoptimalkan produktivitas padi di daerah dalam menyukseskan program swasembada pangan. ‘’Tahun ini kita sudah diberikan kuota pupuk bersubsidi. Lewat masing-masing kecamatan nanti subak yang sudah mengajukan RDKK akan menerima jatah pupuk yang diperlukan,’’ katanya. Menurut Swatantra, menghindari terjadinya penyalahgunaan jatah pupuk bersubsidi, pihaknya telah membentuk tim monitoring dan evaluasi. Tim ini ditugaskan mengawasi mulai dari distribusi, harga dan memastikan jatah pupuk diterima oleh subak berdasarkan RDKK itu sendiri. Untuk harga, lewat petugas BPP di sembilan kecamatan dilengkapi dengan keputusan harga eceran tertinggi (HET). Dari keputusan itu, HET untuk pupuk urea Rp 1.800 tiap kilogram, ZA 1.400 per kilogram, SP36 2.000 tiap kilogram, NPK 2.300 per kilogram, dan pupuk organik ketetapan HET-nya Rp 500 tiap kilogram. ‘’Kita ingatkan mengikuti HET dan tim monitoring dan evaluasi ini nantinya akan mengawasi

bersama instansi terkait, sehingga memastikan harganya mengikuti HET dan memastikan diterima sesuai kebutuhan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Penemuan bangkai ikan paus yang terdampar di tepi pantai menghebohkan warga yang tinggal di perbatasan antara Pantai Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan dengan warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Saat ditemukan, bangkai hewan laut itu sudah membusuk, sehingga menyebarkan aroma tak sedap. Pantauan di lapangan Senin (19/3) kemarin, warga beramairamai mendatangi pantai untuk melihat langsung bangkai ikan paus itu. Isi perut ikan raksasa itu sudah terburai. Aroma tidak sedap pun menyebar di sekitar lokasi. Diperkirakan, panjang ikan paus tersebut mencapai 15 meter dengan bobot tubuhnya lebih dari 10 ton. Salah seorang warga Made Sutama menuturkan, bangkai ikan ditemukan Minggu (18/3) lalu, sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu, dia melihat sebuah benda besar yang diduga sebuah gabus yang dihempaskan gelombang laut. Penasaran dengan temuan itu, Sutama kemudian berusaha mendekati benda tersebut. Ketika didekati, ternyata benda itu bangkai ikan paus. Karena malam hari, pria yang sehari-hari sebagai nelayan itu baru melaporkan kejadian itu kepada polisi Senin kemarin pagi. Sebelumnya, dia dibantu warga lain berusaha untuk mendorong bangkai ikan paus ke tengah laut agar bisa

tenggelam. Akan tetapi karena ukurannya besar, upaya itu gagal dilakukan. “Saya lihat dari jauh seperti gabus. Setelah saya dekati ternyata bangkai ikan yang sangat besar. Bau busuk sudah menyebar ke mana-mana. Sempat didorong dengan bambu biar tenggelam di laut, namun karena berat, upaya itu tidak berhasil,” katanya. Sejumlah petugas dari Kecamatan Sawan, Kecamatan Kubutambahan bersama personel Satuan Polisi Air (Satpol Air) Polres Buleleng hingga anggota TNI-AL bersama-sama melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Petugas ini bersama nelayan juga berkoordinasi untuk menenggelamkan bangkai ikan paus malang tersebut dengan menariknya menggunakan perahu milik nelayan. Upaya itu sempat gagal karena bobot ikan yang terlalu berat. Rencananya, di tengah laut, bangkai ikan akan dipotong beberapa bagian agar lebih mudah ditenggelamkan. Sementara itu, dosen Jurusan Perikanan Kelautan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Gede Iwan Setiabudi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jenis paus yang terdampar tersebut. Upaya penelitian pun sulit dilakukan karena tubuh ikan paus sudah membusuk bahkan ada bagian yang sudah hancur terutama pada bagian perut. Meski demikian, pihaknya

Bali Post/kmb38

TERDAMPAR – Bangkai ikan paus terdampar di perbatasan pantai antara Desa Kubutambahan dan Desa Bungkulan. memperkirakan ikan paus ini jenis sperma. Dugaannya itu dikuatkan dengan bentuk gigi yang sama dengan ikan paus sperma. Sementara, kematian ikan paus tersebut diperkirakan sudah satu minggu. Bahkan, dugaan paus itu bagian perutnya sudah membusuk bisa

saja sempat dimangsa oleh hiu, sampai akhirnya terdampar di daratan. “Untuk memastikan jenis apa, kami ambil sempel jaringan daging untuk meneliti DNA ikan paus tersebut. Nantinya, dari penelitian tersebut, bisa diketahui jenis ikan paus ini,” tegasnya. (kmb38)


15

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Del Potro Beri Kekalahan Perdana Federer

Washington Juan Martin del Potro memberikan kekalahan perdana kepada petenis peringkat satu dunia Roger Federer di tahun ini dengan kemenangan 6-4, 6-7(8), 7-6(2) di final turnamen Indian Welles, Senin (19/3) kemarin. Federer yang merupakan juara bertahan turnamen ini, mencatatkan 17 kemenangan beruntun pada 2018. Di dalamnya termasuk meraih gelar Grand Slam ke20-nya di Australia Bali Post/rtr Terbuka, sebelum diJUARA - Petenis Argentina kalahkan Del Potro. ‘’Saya tidak per- Juan Martin Del Potro mencaya bisa memenang- juarai turnamen BNP Paribas kan turnamen ini, Open di Indian Wells dengan mengalahkan Roger mengalahkan Roger Federer (Federer) pada final di final, Senin (19/3) kemarin. terbaik,’’ jelas Del Potro. Petenis Argentina itu disebut-sebut sebagai atlet masa depan pada 2009 setelah mencapai babak semifinal Prancis Terbuka, perempatfinal Australia Terbuka dan menjuarai AS Terbuka. Ironinya setelah menjuarai trofi pertama Grand Slam, ia kesulitan untuk menembus dominasi Federer, Rafa Nadal, Novak Djokovic dan Andy Murray di level teratas. Apalagi kemudian ia mengalami cedera pergelangan tangan dan memaksanya nyaris pensiun dini. Musim ini Del Potro telah memenangi gelar di Acapulco pada awal Maret. Ia memburu gelar ke-23 sepanjang kariernya dengan mengambil bagian di turnamen Miami Open. Osaka Juara Petenis Jepang Naomi Osaka meraih gelar pertama sepanjang kariernya dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas Daria Kasatkina (Rusia) pada laga antara dua petenis berusia 20-an di kategori putri. Ia memenangi tiga game terakhir pada set pertama, kemudian mendominasi set kedua, di mana Osaka hanya memerlukan 70 menit untuk meraih kemenangan. Petenis non-unggulan berdarah campuran Haiti-Jepang itu menjadi juara Indian Wells termuda sejak Ana Ivanovic menjadi juara di ajang itu satu dekade silam. Ia hanya kehilangan satu set pada turnamen ini. Osaka menaklukkan Maria Sharapova, unggulan kelima Karolina Pliskova, dan kemudian petenis peringkat satu dunia Simona Halep pada semifinal dalam perjalanannya untuk menjadi juara. (kmb39/rtr/ant)

PSMS Bawa 19 Pemain ke Bali Medan (Bali Post) PSMS Medan akan membawa 19 pemain dalam lawatan ke Bali menghadapi Bali United pada laga perdana kompetisi Liga 1 Indonesia Baru 2018, di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (24/3) malam. ‘’Ada 19 pemain yang akan saya bawa. Sebanyak 18 pemain masuk dalam line up, sedangkan satu cadangan untuk antisipasi jika ada hal yang tidak diinginkan,’’ kata pelatih PSMS Djajang Nurjaman, di Medan. Pada sesi latihan tim jelang keberangkatan ke Bali pada Kamis (22/3) pagi, ada empat pemain yang absen. Kapten tim Legimin Raharjo dan M Roby izin karena diundang dalam acara launching PT Liga Indonesia Baru (LIB), kemudian Suhandi harus beristirahat karena sakit demam, dan Choiril Hidayat izin mengurus surat pernikahan ke Bandung. ‘’Roby dan Legimin izin latihan karena menghadiri launching PT LIB. Kemudian Suha demam. Dan Choril izin nikah di Pusdikpom. Sementara Yessoh ada sedikit cedera di telapak kaki. Jadi, dia tetap latihan terpisah dengan tim,’’ ujar Djanur. Terkait kekuatan tim lawan, Djanur mengaku tim yang merupakan runner up kompetisi Liga 1 musim 2017 ini dihuni para pemain bintang dan memiliki pengalaman yang bagus, sementara skuad PSMS lebih dominan dihuni para pemain muda. Untuk mengantisipasi kehebatan trio (Spaso, Bachdim, Lilipaly), Djanur mengatakan bahwa kekompakan tim adalah salah satu kunci untuk meredam serangan tim Bali United. ‘’Sementara kami sudah putar video bagaimana biasanya mainnya Bali United. Mudah-mudahan bisa membantu. Yang pasti secara keseluruhan Bali United tim bagus. Materinya tim bagus. Semua pemain mereka hebat-hebat,’’ kata Djanur. Meskipun bermain di kandang lawan, Djanur mengaku mental bermain para punggawa Ayam Kinantan sudah teruji di berbagai pertandingan tandang, mulai dari keikutsertaan selama di Piala Presiden maupun saat menjalani training camp di Yogyakarta. ‘’Mudah-mudahan selama ini kita latihan away terus, dan dicoba di Piala Presiden juga. Mudah-mudahan ini tidak menjadi masalah buat pemain kita,’’ katanya lagi. Menyisakan tiga hari jelang keberangkatan ke Bali, pada sesi latihan Djanur hanya fokus latihan finishing, untuk menjaga kebugaran pemain supaya tidak ada pemain yang cedera atau sakit, sementara dalam dua hari ke depan, ia akan fokus pada latihan taktikal. ‘’Semua terus kita benahi, masih ada beberapa hari lagi sebelum berangkat ke Bali,’’ katanya pula. (ant)

Bali Post/ant

DIMULAI - Sejumlah pesepak bola dari tim yang akan berlaga berpose saat peluncuran Kompetisi Sepak Bola GO-JEK Traveloka Liga 1 2018 di Jakarta, Senin (19/3) kemarin. Kompetisi Sepak Bola Liga 1 2018 diikuti 18 tim sepak bola dan dimulai akhir pekan ini.

Ronaldo Borong Empat Gol Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo. Bali Post/rtr

Madrid -

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo mengikuti jejak Mohamed Salah (Liverpool) dan Mauro Icardi (Internazionale Milan) untuk mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Gol-gol penyerang Portugal itu mengantarkan Inter meraih kemenangan besar 6-3 atas Gironi pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (19/3) kemarin. Empat gol Ronaldo dihasilkan pada menit ke-11, 47, 64 dan 91. Sisanya dicetak oleh Lucas Vazquez dan Gareth Bale yang membawa Real mengoleksi 60 poin di peringkat ketiga klasemen. Posisi puncak dikuasai Barcelona dengan 75 poin dengan 9 laga tersisa. Sementara Atletico Madrid di posisi kedua dengan 64 poin. Ronaldo juga mencatatkan diri mencetak hattrick ke-50 sepanjang kariernya dengan 44 kali untuk Real,

4 kali bersama timnas Portugal dan 1 kali sata membela Manchester United. Tambahan empat gol kemarin menempatkan Ronaldo di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak dengan 22 gol atau terpaut tiga dari Lionel Messi (Barcelona) yang berada di puncak. Ia berhasil menggeser rekan setim Messi, Luis Suarez yang kini berada di tempat ketiga dengan 21 gol. ‘’Ronaldo tinggal tiga gol lagi dari Messi. Saya berharap dia bisa menjadi

pencetak gol terbanyak. Ini penting bagi dia,’’ kata pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Ronaldo menghasilkan 21 gol dalam 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Total 18 gol dihasilkan pada tahun ini dan penyerang berusia 33 tahun itu menuju peringkat ke-9 daftar pencetak gol terbanyak kompetisi seluruh Eropa. Posisi teratas masih ditempati Salah dengan 28 gol. Dekati Gelar Barcelona semakin mendekati gelar juara Liga Spanyol setelah mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0. Pada saat bersamaan pesaing terdekatnya Atletico Madrid kalah 1-2 di markas Villarreal. Barca memimpin 11 poin di puncak klasemen. Paco Alcacer mengisi posisi Luis

Suarez yang sedang terkena skors di tim inti dan mencetak gol pertamanya dalam tiga bulan untuk membawa Barca memimpin pada menit kedelapan di Nou Camp, dengan meneruskan operan dari Jordi Alba. Lionel Messi mencetak gol pada menit ke-30 pada pertandingan keenam secara beruntun di semua kompetisi, dan merupakan gol ke-25-nya di liga. Penyerang Atletico Antoine Griezmann memenangi dan mengonversi penalti untuk membawa timnya memimpin di markas Villarreal pada menit ke-20. Tapi penyerang Turki Enes Unal menanduk bola untuk masuk ke dalam gawang dan menyamakan kedudukan pada menit ke-82 dan kemudian mencetak gol penentu kemenangan dari jarak dekat pada fase akhir pertandingan. (kmb39/rtr/ant)

Pedro Antar Chelsea ke Semifinal

GOL - Pemain pengganti Chelsea Pedro (kiri) mencetak gol ke gawang Leicester City pada pertandingan Piala FA di Stadion King Power Stadium, Senin (19/3) kemarin.

London Gol yang dibukukan pemain pengganti Pedro membawa Chelsea menuju semifinal Piala FA dengan kemenangan 2-1 di markas Leicester City pada babak perpanjangan waktu, Senin (19/3) kemarin. Sebelumnya, penyerang internasional Inggris yang membela tim tuan rumah Jamie Vardy sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-76. Riyad Mahrez mengirim umpan silang mendatar dan meski dua peluang Vicente Iborra dapat ditahan, Vardy mampu menyambar bola liar dan menjebol gawang tim tamu yang dikawal Willy Caballero. Gol pembuka Chelsea yang dicetak Alvaro Morata sebelum turun minum. Bermula dari Mahrez kehilangan bola dan Willian mengawali seran-

‘’Kami harus mengakuinya. Leipzig agresif dan memainkan tekanan yang bagus. Kami tidak bermain seperti pada beberapa pekan sebelumnya.’’ Penyerang Bayern Sandro Wagner menanduk bola yang berbuah gol dari umpan silang sempurna James Rodriguez pada menit ke-12. Namun setelah itu Keita, yang akan bergabung dengan Liverpool pada akhir musim,

memimpin Leipzig, menyamakan kedudukan pada menit ke-37 dengan mencetak gol dari bola pantul setelah upaya Timo Werner diblok. Ia kemudian menembus pertahanan Bayern dan mengirim umpan terobosan kepada Werner untuk mengemas gol penentu kemenangan pada menit ke-56, untuk membuat Bayern menelan kekalahan ketiga di musim ini. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

Bayern Munich Telan Kekalahan di Kandang Leipzig

Berlin RB Leipzig bangkit dari tertinggal satu gol untuk mengalahkan pimpinan klasemen Liga Jerman Bayern Munich 2-1, Senin (19/3) kemarin. Naby Keita mencetak satu gol dan menjadi aktor terciptanya gol lainnya saat timnya meraih kemenangan langka di stadion Red Bull Arena ini. Ini merupakan kemenangan perdana Leipzig atas klub Bavaria itu dan membawa mereka naik ke peringkat keenam dengan mengoleksi 43 poin. Bayern yang dapat mengamankan gelar juara pada tujuh pertandingan tersisa, terpangkas keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi 17 poin setelah tim peringkat kedua Schalke 04 menang 1-0 atas Wolfsburg. Bayern yang mengincar treble ini kini mengoleksi 66 poin, dengan Schalke memiliki 49 poin, dan tim peringkat ketiga Borussia Dortmund memiliki 48 poin. ‘’Kami menghadapi lawan yang luar biasa hari ini,’’ kata pelatih Bayern Jupp Heynckes, yang timnya akan berhadapan dengan Sevilla di perempat final Liga Champions bulan depan.

Bali Post/rtr

HADANG - Penyerang RB Leipzig Timo Werner menghadang laju Sebastian Rudy dari Bayern Munich pada pertandingan Liga Jerman.

gan balik Chelsea. Pemain sayap Brazil itu kemudian menyodorkan umpan terobosan Morata yang dituntaskan dengan akurat. Dengan tidak adanya pertandingan ulangan pada fase perempatfinal, perpanjangan waktu selama 30 menit pun dimainkan, Pedro menanduk umpan silang dari mantan gelandang Leicester N’Golo Kante dan menaklukkan

kiper Kasper Schmeichel untuk memastikan tiket ke babak semifinal melawan Southampton. Manajer Chelsea Antonio Conte berharap kemenangan ini menjadi sinyal bagus bagi timnya. Pada tiga kesempatan sebelumnya di mana Chelsea menyingkirkan Leicester pada 1997, 2002, dan 2012, mereka mampu menjuarai kompetisi ini. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Obsesi Komang Teguh Bawa Timnas ke PD U-17

Denpasar (Bali Post) Gelandang bertahan Timnas U-16 Komang Teguh Trisnanda ikut andil mengantarkan timnas Merah-Putih juara Piala Jenesys, di Kota Miyazaki, Jepang, 9-12 Maret lalu. Kini, Komang Teguh punya obsesi membawa timnas guna berlaga pada Piala Dunia (PD) U-17. Caranya, katanya, timnas Indonesia U-16 harus tembus babak semifinal pada Piala Asia U-16 di Malaysia, Oktober mendatang, untuk mendapatkan tiket Bali Post/ist ke PD U-17. ‘’Kami keluar Komang Teguh Trisnanda sebagai juara grup pada babak kualifikasi Piala Asia di Thailand bersama tuan rumah yang menduduki runner-up,’’ tutur Komang Teguh, di Denpasar, Senin (19/3) kemarin. Tim-tim yang ambil bagian pada Piala Asia U-16 di Negeri Jiran seperti Thailand, Timor Leste, dan Kamboja. ‘’Astungkara, doakan saja timnas bisa tampil di Piala Dunia,’’ ungkap pemain kelahiran Denpasar, 28 April 2002 ini. Teguh sendiri pulang kampung pascamemboyong trofi Jenesys dalam rangka merayakan hari raya Nyepi, Saraswati, dan Pagerwesi, Rabu (21/3) besok. ‘’Saya balik ke Jakarta, Kamis (22/3) lusa, langsung masuk sekolah,’’ ucap siswa kelas 1 IPS SMA Ragunan, Jakarta ini. Dikisahkan, pada turnamen Piala Jenesys, melibatkan 12 tim yang dibagi dalam empat grup, dan tiap pul dihuni tiga kontestan. Pada babak penyisihan grup, tim asuhan pelatih Fahri Husaini ini, menyikat Filipina 7-1, dan Komang Teguh ikut menciptakan sebiji gol, kemudian menggasak Kamboja 5-0. Selanjutnya, timnas Merah-Putih pada babak semifinal, menundukkan tuan rumah Jepang 1-0, dan di final menaklukkan Vietnam juga dengan skor 1-0. Menurutnya, timnas U-16 saat berlaga pada turnamen Jenesys memboyong 17 pemain, dan Komang Teguh merupakan skuad timnas U-16 sejak tahun lalu. Komang Teguh saat ini menyiapkan diri menghadapi panggilan masuk pelatnas lagi, sebab Indonesia sebagai tuan rumah bakal menggelar Piala AFF U-16, Mei mendatang. (022)

Bali Terjunkan 24 Karateka ke Piala Mendagri

Denpasar (Bali Post) Tim Bali yang berkekuatan 24 karateka bakal mengikuti Kejurnas Piala Mendagri, di Palu, Sulteng, 23-25 Maret nanti. Pada kejurnas yang mempertandingkan kategori kadet, junior, dan U-21, karateka Bali diharapkan bisa mendulang emas bahkan bisa masuk skuad timnas Asian Games (AG). Pelatih Ardy Ganggas di sela-sela latihan di GOR Lila Bhuana, Senin (19/3) kemarin mengemukakan, para karateka Bali meruBali Post/ist pakan hasil seleksi tujuh Wira Darma Putra event, mulai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, Piala Mendagri tahun lalu, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), Piala Panglima, Porjar, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), sampai berbagai kejuaraan internasional, seperti SEA Games, SEAKF, dan AKF. ‘’Kami akui beberapa karateka andalan Bali, mengusung perguruannya di Kejurnas Piala Mendagri,’’ tutur Ardya Ganggas. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis Bali bakal merebut emas di tiap kategori mulai kadet, junior, dan U-21. ‘’Bagi karateka juara U-21 akan diadu lagi, karena diberi kesempatan masuk pelatnas Asian Games, dan kami optimis wajib ada yang lolos,’’ sebutnya. Diakuinya, skuad Bali di Piala Mendagri ini merupakan karateka yang bisa merebut juara pada Antarmaster. Oleh sebab itu, Ardy Ganggas tak mengkhawatirkan prestasi atlet asuhannya. Pihaknya menggembleng sebulan sebagai persiapan Piala Mendagri. (022) Skuad Karateka Bali Putu Sackli Ekanata, Komang Bagus Suryadana, Palapa Maha Awatara Nararya, Putu Krisna Fajar Dananjaya, Kadek Andri Dwi Wahyudi, Kadek Rama Nanda, Made Krisnanta Gustisa Adiwangga, Komang Rian Adiwangsa, Nyoman Wira Darma Putra, Ni Made Meriantini, Sayu Putri Noviantari, Ni Luh Putu Kompyang Purwandani, Ni Komang Kristina Candra Dewi, Putu Indra Bagus Widiasa, Ni Putu Eka Purnamayanti, Putu Agus Putra Bimantara, Made Yoga Wira Putra, Ni Putu Ayu Dian Novita, Ni Putu Windusari, Gusti Agung Wratana, Kadek Candi Wijayanti, Cok Istri Indira Parameswari, Gede Komang Widi Nugraha, dan Luh Made Adinda.

Taekwondoin Indonesia Jalani Pelatihan di Korsel

Jakarta (Bali Post) Indonesia memfokuskan pelatihan dua atlet taekwondo nasional di Gacheon University Songnam City, Korea Selatan, mulai 15 Maret hingga 31 Juli menyusul persiapan mengikuti Asian Games 2018. ‘’Dua atlet poomsae yang berlatih di Songnam City adalah Defia Rosmaniar dan Muhammad Alfi Kusuma. Mereka adalah atlet poomsae individu putri dan individu putra,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Rahmi Kurnia, Senin (19/3) kemarin. Selain dua atlet itu, Rahmi mengatakan sebanyak empat atlet lain poomsae PBTI juga akan menyusul pelatihan luar negeri di Korea Selatan meskipun harus mengikuti pelatihan poomsae baru di Muju, Korea Selatan. Empat atlet itu adalah Maulana Haidir, Muhammad Abdurrahman Wahyu, Akhmad Syaiful Anwar, dan Abdul Rahman Darwin. ‘’Sebagian atlet itu merupakan atletatlet yang diproyeksikan meraih medali emas dalam Asian Games 2018. Tapi, kami juga mempunyai atlet-atlet disiplin kyorugi yang juga berpotensi merebut medali emas,’’ kata Rahmi. PBTI, lanjut Rahmi, akan mengirim atlet-atlet kyorugi untuk mengikuti kejuaraan uji coba dalam Jerman Terbuka 2018 pada 4 April dan pelatihan di Sehan University Korea Selatan pada 16 April. ‘’Atlet-atlet kyorugi akan berada di Korea Selatan hingga 23 Mei dan 24 Mei mereka akan mengikuti kejuaraan Asia di Vietnam pada 24-28 Mei,’’ kata Rahmi. Sebelumnya, PBTI menyatakan akan menurunkan kekuatan penuh dalam Asian Games ke-18. (ant)

PERTAHANKAN GELAR - Ganda putra andalan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) berfoto bersama di podium usai babak final kejuaraan All England 2018 BWF World Tour Super 1000 di Birmingham, Inggris, Senin (19/3) kemarin. Kevin dan Marcus berhasil pertahankan gelar juara All England setelah menang dari pasangan Denmark Mathias Boe dan Carsten Mogensen dua game langsung dengan skor 21-18, 21-17.

Bali Post/ist

Marcus/Kevin Pertahankan Gelar Jakarta (Bali Post) -

Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mempertahankan gelar turnamen bulu tangkis All England setelah memperoleh hasil maksimal, Senin (19/3) kemarin. Marcus/Kevin memastikan gelar setelah dalam partai final berhasil menumbangkan pemain senior asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18, 21-17. ‘’Kemenangan ini sangat spesial. Karena ini merupakan turnamen bergengsi dan tertua. Kami senang main di sini, karena banyak dukungan juga di sini untuk kami,’’ kata Kevin selepas pertandingan. Dengan dua gelar berturut-turut ini, raihan Marcus/Kevin di All England menyamai rekor Ricky Subagja/ Rexy Mainaky yang dibuat lebih dari 20 tahun lalu (1995, 1996) dan juga sejajar dengan peraih dua gelar All England berturut-turut lainnya, Kim Moon-soo/Park Joo-bong dari Korea Selatan (1985, 1986). Selain itu kemenangan Kevin/ Marcus itu juga memenuhi target yang dibebankan tim Indonesuia yakni merebut satu gelar juara di All England 2018 BWF World Tour Super 1000. ‘’Pertama kami patut bersyukur

Indonesia mendapat gelar dari Kevin/ Marcus, memang sebetulnya sudah kami perkirakan, pasangan ini akan mempertahankan gelar mereka,’’ kata Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Indonesia di All England 2018. ‘’Kalau lihat jalannya pertandingan dari awal, kelihatannya menang mudah. Tetapi lawan juga tidak bodoh, mereka berusaha untuk menerapkan strategi dengan mengganggu pasangan kita dengan memperlambat tempo dan beberapa aksinya. Kevin/Marcus sempat terpengaruh, tetapi alhamdulillah mereka bisa mengatasi,’’ tambah Budiharto dalam evaluasi atas tim yang dipimpinnya. Ia juga menggarisbawahi soal penampilan tim ganda campuran. Pasangan juara All England tiga kali Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjadi harapan untuk meraih

Timnas Down Hill Dikirim ke Australia

Jakarta (Bali Post) Tim balap sepeda disiplin down hill yang disiapkan untuk Asian Games 2018 bakal dikirim ke Melbourne, Australia, guna menjalani pemusatan latihan dan mengikuti salah satu kejuaraan yang digelar di Negeri Kanguru itu. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Senin (19/3) kemarin, mengatakan sesuai dengan rencana, timnas down hill bakal bertolak ke Australia pada pekan pertama April atau hampir bersamaan dengan diberangkatkannya timnas road race ke Kazakhstan. ‘’Di sana (Australia) selama dua pekan. Mereka juga akan mengikuti satu kali kejuaraan disana. Kami akan terus memantau perkembangan mereka,’’ katanya. Menurutnya, untuk menghadapi Asian Games 2018 JakartaPalembang, 18 Agustus - 2 September, ada lima pembalap yang disiapkan yang terdiri dari dua pembalap putri dan tiga pembalap putra. Selama ini mereka sudah menjalani pemusatan latihan sesuai dengan program dari PB ISSI. Meski ada lima pembalap yang disiapkan, ternyata hanya empat pembalap yang bakal dikirim yaitu Nining Purwaningsih, Popo Aria Sejati, Hildan Afosma Katana dan Khoiful Mukhib. ‘’Tiara tidak bisa

jalan ke Australia karena masih dalam masa penyembuhan cedera. Rencananya, besok, Selasa (20/3) akan dilakukan operasi,’’ kata pria asal Purwokerto, Jawa Tengah itu. Budi Saputra berharap proses penyembuhan Tiara Andini Prastika bisa berjalan dengan lancar mengingat pembalap asal Jawa Tengah itu merupakan andalan untuk mendukung medali pada Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah kejuaraan empat tahunan itu, down hill oleh PB ISSI ditargetkan mampu menyumbangkan satu medali emas. Untuk itu persiapan terus dilakukan mengingat persaingan bakal ketat. Dipilihnya Australia sebagai lokasi pemusatan latihan karena negara tersebut memiliki kompetisi yang bagus. ‘’Sebagai ketua umum, saya menargetkan cabang balap sepeda merebut empat medali emas. Makanya kami terus berusaha menyiapkan pebalap terbaik,’’ kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. Cabang balap sepeda pada Asian Games 2018 mempertandingkan empat disiplin yaitu track, BMX, road race dan cross country (XC) yang di dalamnya terdapat dua nomor yaitu down hill dan MTB (sepeda gunung). (ant)

Lapangan Basket Debes Dirombak Jadi GOR Baru

Tabanan (Bali Post) Lapangan basket yang berada di kompleks Stadion Debes Tabanan bakal disulap menjadi GOR baru yang multiguna, berukuran 25 x 40 meter. Rencana anggaran pembangunannya mencapai Rp 23 miliar, dan saat ini tersedia dana Rp 15 miliar. Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan, di Tabanan, Senin (19/3) kemarin mengungkapkan, GOR yang lokasinya di depan Kantor Sekretariat Tabanan ini bakal bisa dipakai bulu tangkis, basket, voli, karate dan bela diri lainnya, termasuk futsal. ‘’Pelaksanaan pembangunan sepenuhnya ditangani Dinas PU, dan kami di KONI sifatnya hanya menerima GOR baru tersebut. Pembangunan GOR baru itu

lebih menyerupai GOR Purna Krida Kerobokan,’’ papar Dewa Ary Wirawan. Selain itu, katanya, Tabanan yang menjadi tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 bakal merenovasi kompleks Stadion Debes, seperti lapangan sepak bola, serta merehabilitasi beberapa kerusakan. ‘’Kami hanya memberi masukan secara teknis, mengenai venues atau tempat pertandingan berbagai cabor,’’ tuturnya. Dewa Ary menambahkan, pihaknya juga menginventarisasi lapangan serta fasilitas olahraga di kecamatan-kecamatan, yang bisa difungsikan untuk venue pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. ‘’Pembangunan dan pengerjaannya tetap ditangani pemerintah,’’ jelasnya. (022)

gelar dihentikan junior mereka, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. Di pertandingan babak kedua, Hafiz/ Gloria menang lewat pertarungan dramatis dengan skor 18-21, 21-15, 30-29. ‘’Untuk ganda campuran, antara bahagia dan kecewa. Di satu sisi kami bahagia karena pasangan muda pelapis kita, Hafiz/Gloria, sudah mulai bisa menunjukkan kelasnya. Di sisi lain, kami kecewa tidak bisa mendapat gelar dari ganda campuran, karena di samping ganda putra, kami juga berharap dari ganda campuran,’’ tutur Budiharto. Setelah All England 2018, turnamen terdekat yang akan diikuti para pemain elite adalah Badminton Asia Championships 2018 yang rencananya akan dilangsungkan di Wuhan, Tiongkok pada 24-29 April 2018. Hasil Lain Kejutan datang dari ganda campuran yang mempertemukan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dan Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Tiongkok). Pasangan Jepang berperingkat 48 dunia mampu menumbang-

kan duet Tiongkok itu yang berada di posisi 14 dunia dan didapuk menjadi unggulan lima turnamen, dalam pertarungan tiga game selama 62 menit yang berkesudahan 15-21, 2220, 21-16. Gelar All England 2018, bagi Watanabe/Higashino, merupakan gelar perdana mereka di tahun 2018 ini. Di tunggal putra, Lin Dan (Tiongkok) yang mengincar gelar All England ketujuhnya, dipaksa mengurungkan niatnya usai ditumbangkan juniornya, Shi Yuqi, dalam pertarungan 75 menit yang berkesudahan 21-19, 16-21, 219. Bagi Shi, ini merupakan gelar All England pertama dalam kariernya. Di tunggal putri, wakil Taiwan Tai Tzu Ying mempertahankan gelar yang diraihnya pada 2017 lalu, dengan menumbangkan Akane Yamaguchi (Jepang) dalam pertarungan 45 menit yang berkesudahan 22-20, 21-13. Untuk nomor ganda putri, pasangan Denmark Christina Pedersen/ Kamilla Rytter Juhl meraih gelar perdananya di All England usai berhasil menumbangkan wakil Jepang Yuki Fukushina/Sayaka Hirota 21-19, 21-18. (ant)

Empat Tim Berebut Tiket Final IBL

Jakarta (Bali Post) Empat tim Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 siap bertarung di semifinal yang digelar pada 22-25 Maret 2018 dan 5-8 April 2018 untuk perebutan tiket final. Adapun keempat tim yang akan bertanding di empat besar adalah dua tim Divisi Merah BSB Hangtuah dan Satria Muda (SM) Pertamina serta dua tim Divisi Putih Stapac Jakarta dan Pelita Jaya (PJ) Basketball. ‘’Hangtuah tim yang bagus dan kami akan bermain lepas melawan mereka. Kami 100 persen waspada, tak boleh berpegang pada hasil sebelumnya. Semifinal adalah pertandingan yang berbeda,’’ kata pelatih SM Pertamina Youbel Sondakh dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (19/3) kemarin. SM Pertamina memang memiliki catatan apik saat bersua Hangtuah di IBL 2017-2018 musim reguler. Dari tiga kali pertemuan, runner-up IBL 2017 itu menang tiga kali. Namun, hal itu tidak membuat Hangtuah kalah sebelum bertanding. Pelatih Hangtuah Andika Saputra menegaskan timnya akan berjuang keras meski mengakui SM merupakan tim yang komplet. ‘’Kami banyak belajar dari laga sebelumnya. Karena itu kami harus bertanding sebagai tim dengan kerja sama yang solid. Mental menjadi yang paling penting dan kami berharap

anak-anak menikmati pertandingan, tidak tegang,’’ tutur Andika. Adapun laga BSB Hangtuah versus SM Pertamina digelar 22-25 Maret 2018 dengan format best of three. Laga pertama berlangsung di Hi Tes Arena, Batam, di mana Hangtuah menjadi tuan rumah, lalu berlanjut ke Britama Arena, Jakarta. Sementara Pelita Jaya Basketball siap mempertahankan gelar juara IBL yang direbutnya pada 2017. Pelatih PJ Johannis Winar menegaskan dirinya fokus membenahi internal tim jelang laga lawan Stapac itu. ‘’Kedua tim sudah saling mengenal dan tinggal menjalankan strategi di lapangan,’’ ujar pelatih yang akrab disapa Ahang itu. Rekor pertemuan kedua tim di musim reguler IBL 2017-2018 adalah 2-1 dari tiga laga dengan dua keunggulan PJ. ‘’Kami akan melakukan evaluasi bagaimana mengantisipasi permainan PJ,’’ tutur asisten pelatih Stapac Jakarta Antonius Ferry Rinaldo. Pertandingan PJ kontra Stapac Jakarta bergulir pada 5-8 April 2018, juga dengan format best of three. Partai pertama akan berlangsung di GOR UNY, Yogyakarta, dimana Stapac menjadi tuan rumah dan berlanjut ke GOR C-Tra Arena, Bandung. Babak final IBL Pertalite 2017-2018 akan digelar pada 19-22 April 2018. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Wage, 20 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Kerja Diluar Negri, Semua Usia Pasutri 081375409869

B.BP.004.03.18.0000722

Dbthkn Sgr FO,HK,FB Hotel di Kuta Gj 2Jt 081916756488

B.BP.154.03.18.0000805

Wanted House keeping (Girl) Experience Rental Villas. Seminyak, English Speaking Full or Part Time Call.081236313813

Dcr e-Commerce u/Villa di Ubud H:multidayaindonesia@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000757

Dcr sgr Admin Lam:Ekwan Wito Jl.Trenggana 179x Br.Anggabaya Penatih Dps,Smp Psr Phn Brngin

B.BP.001.03.18.0000713

Dibutuhkan:1.Waiter/ss 2.Bar back 3.Cleaning Servis Min SMA.Hubungi:087755763368 Casablanca Sanur)

B.BP.001.03.18.0000755

B.BP.004.03.18.0000812

Cr Kary Wnt,Single,Komp u/Adm Hp.082235773495

B.BP.004.03.18.0000814

B.BP.004.03.18.0000808

B.BP.004.03.18.0000793

Cari Kary.Warung Makan,Wanita Lokasi Sanur Hub.08562939836

Dcr Karyawan Pria,SMU/Sderajat KTP,SimC u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas:Gaji UMR, Bonus, Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak dan Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.(0361) 722709/728443

B.BP.001.03.18.0000772

Dcr PRT Wnt Max 45Th Tinggal dlm Gj 2Jt Awal 089520935692 B.BP.154.03.18.0000804

BAHAN BANGUNAN

TOUR

SPA

AC

ALUMINIUM

FOTO COPY

B.BP.001.03.18.0000760

B.BP.001.03.18.0000183

Dibthkan Waitress Bs Bhs Ing u /SeminyakH:732963/08123673166

DISEWAKAN RUMAH

B.BP.001.03.18.0000797

Kont Rmh L300m,LT2,lok Jl.Jaya giri Utama 21 Dps H150jt/th Ng Yang minat Hub.081238161505

Dibthkn Fotografer berpenglmn Gj .Menarik,Hub:0361-4490319,CV ke:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000810

B.BP.001.03.18.0000704

DIJUAL TANAH

Dibthkn Tenaga House Keeping u.Villa Area Pecatu Pribd Baik Pekrja keras.Gj Menarik,CV Krm ke:asavillasproperty@gmail.com Telp.(0361) 4490319

B.BP.001.03.18.0000809

B.BP.001.03.18.0000762

B.BP.001.03.18.0000710

Rumah 2Lt 2unit 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat Tlp.089652974339

Djl Tnh 1,5A 3A 5A BudukGunung 2Are Dalung H.082147454248 BU

Dcri PRT Tinggal Dlm Gji 1,5Jt Hub/SMS:089632512899

B.BP.001.03.18.0000798

Dcri Tng Adm.Kirim Lmrn dan CV arsana@cakrawalacargobali.com

B.BP.001.03.18.0000806

Dicari Beberapa Karyawan/ti, Alamat:Jl.Arjuna 49 Denpasar B.BP.001.03.18.0000758

Dicari Peg.Admin&Peg.Serabutan Kantor cowok.Hub:081237002020 B.BP.001.03.18.0000801

Dicari Sales,Wanita Max 40 Thn Min Tmtn SMA,Diutamakan Bisa Mandarin,Penmpln Menarik,Rajin Gaji 2,5Jt, Btggjwb, Hub:Lusi 0361-769780, Penempatan di Discovery Shopping Mall Kuta B.BP.001.03.18.0000766

Guru TK Lam:Paud Pandu D’care Jl.Pidada I 41, HP.081239463514 B.BP.001.03.18.0000769

Operator Produksi(Pabrik Tabanan), sarjana pertanian.Hub: Dewi Hp.081236222509 (email:info@tsbali.com) B.BP.031.03.18.0000800

HlgBPKBNo.E1741060-ODK820D a.n PT.Distriversa Buanamas B.BP.001.03.18.0000783

HlgBPKBNo.H-053270414DK8435 HV an.I Made Mastika Wahyudi B.BP.001.03.18.0000756

HlgBPKBNo.K12221613-ODK3880 FT a.n Endah Koesoemaningsih B.BP.004.03.18.0000796

Hlg BPKB Nosin:G3E7E-0059726 DK4194VO an.Komang Puspantara B.BP.001.03.18.0000789

B.BP.164.03.18.0000813

Tanah 52are di Alas Angker Singaraja(Jln.Utama)Depan SD 1 Cocok u/Kavling,H.081339856784

Dicari Pria/wanita utk SE,SPB/ SPG&AdmwilDpsgajiUMK+Bonus +Komisi 500rb-puluhan Jt Rp Lamaran krm ke Jl.Seruni 18Dps (belakang Polda Bali) Interview Tgl .22-27 Mar 2018

Admin P/W Bisa Computer+Punya SIMC Hub:4747258/083117924127

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000703

!Db CookHelper&Waiter-es 1.8Jt +Mes/Makan/Tips.Top Busy Cafe Jimb, 0812-3757-4747

Cr Sales (P,SMU/K),Supir(P,SMU /K,SimA/B1)Lam PT.ABC, Jl.Gatsu Timur 7 Tohpati,T.0361-462568

Dibthkan Satpam Bersertifikat MinSMA,Max35Th.Hb:297837sgra BPR Suadana Jl.Raya Celuk Skwt

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.03.18.0000761

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP.08123634805/082131234798 Resto di Seminyak butuh Waitress/Cook/Steward WA/SMS: 081246822022 B.BP.004.03.18.0000763

Sopir u/Laundry Lok.Dps Timur HB:087761247788/085103000250 B.BP.001.03.18.0000764

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Dijual Ayla X Th 2014 Silver Asli Bali.Hubungi:085739011310 B.BP.001.03.18.0000765

Dijual Granmax Th’2014 Hub.0361 8450681/2 Jl.Ry Sempidi No.18A B.BP.001.03.18.0000811

Terios TX’2010/2011 Pmk AsBali cocok u/Pagerwesi 08123968148

B.BP.001.03.18.0000815

NISSAN

Nisan March 1,2AT Th 2014 Asli DK, Low KM Hub.082146516727

B.BP.001.03.18.0000794

X-Trail 2.5 A/T Th’2014 Tangan 1 Orange Metalik H.0817342811

B.BP.001.03.18.0000807

TOYOTA

Hardtop’80 Ex lelang Perdag & Kop 68Jt Hub:081339538123

B.BP.001.03.18.0000787

Rush TRD’15 Manual,Putih,DK As Bgs,Mls,205Jt Nego,08123969166

B.BP.001.03.18.0000788

B.BP.001.03.18.0000767

Gratis Pinjam Inkubator/Lampu Ft Terapi u/Bayi yg membthkan SMS:085659312070WA:0818355383 B.BP.001.03.18.0000685

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak SPT Tahunan 082146461910 B.BP.001.03.18.0000005

BIRO JASA !Urus LaporanPajak SPT Tahunan NPWP,SIUP,Paspor 081235887887 B.BP.001.03.18.0000681

KEHILANGAN BPKB No:R285822X2014GR,DK1622 KV,an N Nyoman Sugita. B.BP.001.03.18.0000803

PENGUMUMAN Ralat Pengumuman: SehubungandenganPengumuman Lelang Tgl. 15 Maret 2018, dgn ini Dilakukan Ralat Sbb: Sebelumnya:Pk.13.00 s/d 15.00 WIB,Seharusnya Pk.13.00 WIB Atau 14.00 WITA. Info Lebih Lanjut Hubungi: Ditreskrimsus Polda Bali

B.BP.001.03.18.0000759


BANGLI

18

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Pilkel Serentak Lima Desa

Persaingan di Bunutin Paling Seru Bangli (Bali Post) Lima desa di Kabupaten Bangli, Senin (19/3) kemarin menggelar pemilihan perbekel (pilkel) serentak. Secara umum proses pilkel di lima desa yakni Desa Dausa, Bonyoh, Binyan, Belantih di Kecamatan Kintamani serta Desa Bunutin di Kecamatan Bangli berjalan aman dan lancar. Pemilihan di Desa Bunutin Kecamatan Bangli menjadi yang paling seru karena diikuti 5 calon dan dimenangkan calon yang dalam pemilihan 7 tahun lalu sempat mengalami kekalahan. Pilkel serentak di lima desa tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 Wita. Di Desa Bunutin, pilkel serentak diikuti lima orang calon yakni Ida I Dewa Made Rai Adnyana, Sang Nyoman Karnata, I Ketut Librata Jaya, I Nengah Sukerta dan I Ketut Sentana. Dengan total jumlah pemilih di Desa Bunutin sebanyak 3.016 jiwa, proses pemilihan dilaksanakan di enam TPS yakni di Banjar Dadia Puri, Banjar Bunutin, Banjar Dukuh, Banjar Selati, Banjar Guliang Kawan dan dua TPS di Banjar Guliang Kawan. Camat Bangli Wayan Wardana mengatakan sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara, calon nomor urut 3 I Ketut Librata Jaya unggul dalam pilkel dengan perolehan 600 suara mengalahkan empat calon lainnya. Sebelum menang dalam Pilkel kali ini, Librata Jaya pernah maju sebagai calon Perbekel Desa Bunutin tahun 2011 lalu. Saat itu Librata Jaya kalah melawan Ida I Dewa Made Rai Adnyana. “Proses pemilihan perbekel tadi berjalan aman dan lancar,” terangnya. Sementara itu, Camat Kintamani Wayan Dirgayusa mengatakan di Desa Binyan Kintamani, pilkel serentak diikuti dua calon yakni I Ketut Sugita dan I Ketut Sumasana. Sesuai hasil rekapitulasi pemungutan suara, calon perbekel petahana I Ketut Sumasana unggul dalam pilkel kali ini dengan perolehan 131 suara mengalahkan I Ketut Sugita yang hanya meraih 117 suara. Di Desa Dausa, pilkel diikuti tiga calon yakni Ketut Samiarta, Ketut Sariada dan Gede Artna. Dari tiga calon tersebut, Ketut Samiarta berhasil unggul meraup 538 suara mengalahkan calon incumbent Ketut Sariada yang hanya mampu meraih 487 suara. Sementara di Desa Belantih, pilkel dimenangkan calon perbekel incumbent Wayan Wardana. Dia unggul dengan perolehan 1.061 suara mengalahkan lawannya, Komang Agus yang hanya meraup 675 suara. Dirgayusa mengatakan sesuai Perda, pelantikan para calon terpilih akan dilaksanakan 30 hari setelah pengesahan. “Kalau sesuai perintah Perda, pelantikan dilakukan 30 setelah pengesahan pemenang. Kalau besok disahkan ya 30 hari ke depan akhir bulan April perkiraannya, tergantung kesiapan instansi yang menangani,” jelasnya. (kmb40)

Usai Apel, Anggota Kodim Mendadak Dites Urine Bangli (Bali Post) – Sejumlah anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/ Bangli mendadak dites urine, Senin (19/3) kemarin. Kegiatan tes urine secara mendadak ini dilakukan Kodim Bangli sebagai salah satu upaya mencegah adanya penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota TNI. Sebelum menjalani tes urine, para prajurit Kodim awalnya mengikuti apel bersama tujuh belasan. Usai pelaksanaan apel dan pemberian ucapan selamat hari raya Nyepi oleh Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto, prajurit peserta apel dipilih secara acak untuk mengikuti tes urine. “Pemeriksaan tes urine secara acak tersebut menyasar 20 personel militer dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 1626/Bangli,” kata Letkol Andy. Dijelaskannya, tes urine yang dilaksanakan oleh staf intelijen Kodim 1626/Bangli ini merupakan salah satu upaya pengamanan internal terhadap seluruh personel TNI. Dengan tes urine ini, Kodim Bangli memastikan anggotanya bersih dari narkoba. Apabila sampai ada prajurit yang ketahuan atau kedapatan menggunakan ataupun menjadi pengedar barang haram tersebut maka akan berhadapan dengan konsekuensi hukum yang berlaku di internal TNI atau sesuai UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Konsekuensi hukumnya sangat berat mulai dari penjara sampai hukuman mati,” tegasnya. Lanjut dikatakan Letkol Andy, dari hasil pemeriksaan urine secara acak kemarin, tidak ditemukan anggota yang terindikasi menggunakan narkoba. Menurutnya hal ini harus terus dipertahankan. “Kondisi ini harus dipertahankan jangan sampai ada anggota terlibat. Kita nyatakan secara tegas perang terhadap narkoba karena narkoba merupakan salah satu bahaya yang dapat mengancam eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya. Sementara itu, salah satu personel Kodim 1626//Bangli Serda I Nengah Arthawan menyatakan setuju dan mengapresiasi kegiatan tes urine dadakan kemarin. Menurutnya tes urine secara mendadak ini efektif dilakukan untuk mengantisipasi adanya anggota TNI yang terlibat masalah narkoba. (kmb40)

MENDADAK-Anggota Kodim 1626/Bangli mendadak dites urine usai apel Senin (19/3) kemarin. Tidak ditemukan anggota yang terindikasi menggunakan narkoba.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

DIKELUHKAN - Kondisi kaki Gunung Batur saat ini akibat aktivitas galian C. Warga mengeluhkan aktivitas tersebut karena beroperasi hingga malam hari.

Beroperasi Tengah Malam, Warga Minta Galian C Ditertibkan Bangli (Bali Post) – Keberadaan aktivitas galian C di wilayah kaldera Batur, Kintamani selama ini terus dikeluhkan sejumlah warga. Pasalnya aktivitas tersebut berlangsung hingga malam hari menimbulkan suara bising yang sangat mengganggu kenyamanan warga di wilayah setempat. Terkait kondisi itu, pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penertiban dengan membatasi jam operasi galian C.

Seorang warga di wilayah Kaldera Batur yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan aktivitas galian C selama ini tidak hanya berlangsung pada pagi hingga sore hari namun juga sampai tengah malam. Aktivitas pengerukan pasir dengan alat berat itu menimbulkan polusi suara yang cukup mengganggu kenyamanan warga. “Suara bising dari alat berat dan truk pengangkut pasir yang berlalu lalang pada malam hari sangat mengganggu waktu

istirahat warga,” ujarnya, Senin (19/3) kemarin. Tak hanya itu, truk pengangkut pasir yang kerap membuang muatannya sembarangan di pinggir jalan juga dirasa warga sangat membahayakan keselamatan terutama anak-anak sekolah. Sejatinya kondisi itu sudah dikeluhkan warga cukup lama, hanya saja warga bingung harus menyampaikannya ke mana. Masih menurut sumber tersebut, warga selama ini juga kerap mempertanya-

kan keseriusan pemerintah termasuk aparat berwenang dalam menertibkan aktivitas galian C tak berizin tersebut. Upaya penertiban selama ini dinilai angin-anginan, karena hanya gencar dilakukan di awal-awal. “Padahal sampai sekarang aktivitas galian C di sana belum ada yang berizin,” terangnya. Terkait kondisi itu, dia pun berharap pihak yang berwenang dapat segera turun tangan menertibkan aktivitas galian c tersebut. Diharapkan pihak berwenang melakukan

pembatasan terkait waktu operasional galian C sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga terutama pada malam hari. Dikonfirmasi terkait hal itu, Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengaku belum mendengar adanya keluhan warga terkait aktivitas galian C yang berlangsung hingga tengah malam. Namun demikian pihaknya berjanji akan mengecek informasi tersebut ke lapangan. “Kami akan cek dulu,” tandasnya. (kmb40)

Tunjangan PP-BK Tak Kunjung Cair

Bupati Minta ASN Sabar dan Jangan Rewel Bangli (Bali Post) –

Tak kunjung cairnya Tunjangan Perbaikan Penghasilan Berbasis Kinerja (TPP-BK) hingga bulan ketiga tahun ini, terus menjadi keluhan di kalangan Aparatur Sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli. Terkait hal itu Bupati Bangli I Made Gianyar meminta ASN untuk bersabar dan tidak rewel. Menurutnya keterlambatan pencairan TPP-BK disebabkan karena tim masih melengkapi data-data pendukung sebagai penunjang Surat Keputusan (SK) Bupati tentang TPP-BK. Saat memimpin apel disiplin ASN di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Senin (19/3) kemarin, Made Gianyar menjelaskan bahwa sejatinya pihaknya telah mengupayakan agar pencairan TPP-BK bagi ASN di Bangli bisa dilakukan sebelum hari raya Nyepi. Akan tetapi, karena belum terpenuhinya semua persyaratan pendukung SK Bupati tentang TPP-BK, pencairan TPP-BK tidak bisa dilaksanakan hingga saat ini. Sebagai Bupati, Made Gianyar pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN. Dia meminta para pegawai untuk bersabar dan tidak rewel. Ia mengatakan dirinya selalu menginginkan yang terbaik. Dalam perubahan dari TPP biasa menjadi TPPBK, kata Gianyar ada banyak hal yang perlu disesuaikan dan dipahami, baik dalam

aspek legalitas maupun aspek substansi. Dia tidak ingin kebijakan yang ditandatanganinya akan berimplikasi pada permasalahan hukum. “Lebih baik sedikit terlambat namun pasti, dari pada cepat namun bermasalah di kemudian hari. Kalau ada masalah pasti semua lari. Berbeda dengan minta hasil, semua minta cepat. Ayo pak berikan, ayo pak berikan,” katanya. Lanjut dikatakan Made Gianyar, jika ingin TPP-BK segera bisa dicairkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus segera menyetorkan data yang diperlukan. Sebab untuk mengambil keputusan Bupati harus berdasarkan data tersebut. Ia mengatakan sejatinya keinginannya sama dengan ASN, yakni berharap agar TPP-BK cepat bisa diproses. Namun dalam prosesnya Bupati harus meramu data

BERSABAR - Bupati Made Gianyar meminta ASN bersabar dan jangan rewel terkait belum cairnya TPP-BK saat memimpin apel disiplin, di Lapangan Kapten Mudita Bangli, Senin (19/3) kemarin. sebelum mengambil keputusan. Sehingga dalam perubahan nanti, lebih banyak yang tertawa daripada yang sedih. “Kan begitu tujuan perubahan, lebih banyak tertawa daripada yang se-

dih. Sehingga konsep sama rasa, sama rata akan bisa dijalankan sesuai spirit kerja bersama, hasil sama dan bahagia bersama,” katanya. Dia berharap perubahan ini akan memberikan spirit kebai-

kan untuk semua. Tidak boleh ada pihak yang dikorbankan dalam pemberian TPP-BK ini. “Baik pegawai, baik bupati, baik pegawai, tidak boleh ada yang dikorbankan,” pungkasnya. (kmb40)

Kurang Kajian, Pembangunan Patung Pemangku di Penelokan Bangli (Bali Post) – Rencana Pemkab Bangli menata objek wisata Penelokan dengan membangun patung Jro Mangku Pucangan senilai Rp 4 miliar mendapat komentar dari beberapa pelaku pariwisata di Bangli. Sebelum patung itu dibangun, Pemkab diharapkan mengkaji secara matang rencana tersebut dengan mengundang seluruh komponen terkait untuk mendiskusikannya. Wakil Ketua Bidang Promosi PHRI Bangli Putu Winastra, Senin (19/3) berpendapat patung yang rencananya akan didirikan Pemkab di objek wisata Penelokan harus memberikan sebuah kesan atau menjadi ikon Kintamani ataupun Bangli. Sebelum rencana itu dieksekusi, Pemkab diharapkan dapat mengkaji rencana itu secara matang. Pemkab disarankan membuat semacam focus group discussion (FGD) dengan

mengundang komponen terkait seperti praktisi, akademisi, tokoh masyarakat termasuk masyarakat guna mendiskusikan secara detail rencana tersebut. “Perlu ada diskusi lebih detail dulu. Jangan ujug-ujug dibuat tanpa ada diskusi. Alangkah bijaknya pemerintah mengundang stakeholder terkait untuk membahasnya,” ujar pria yang juga pendiri Aliansi Kebangkitan Pariwisata (AKP) Bangli ini. Menurutnya, dengan dilakukannya diskusi itu diharapkan patung yang dibuat bisa menjadi ikon Kintamani dan pemersatu seluruh komponen masyarakat. Tak hanya itu dengan adanya pembahasan dengan komponen terkait, nantinya keberadaan patung bisa linier dengan tagline kepariwisataan Bangli. “Jangan sampai ikon yang dibuat melenceng dengan taglinenya. Sedangkan kami di AKP saat

ini sedang membuat kajian tentang tagline,” jelasnya. Sementara itu, Ketua PHRI Bangli Ketut Mardjana berpendapat bahwa apapun patung yang dibangun Pemkab di Penelokan akan bagus dan bermanfaat jika bisa dijelaskan atau dikemas secara baik. Dia mengatakan di Kintamani, ada banyak ikon yang bisa diciptakan. Salah satu yang menurutnya juga bisa dibangun sebagai patung yakni sosok Kangcing Wie yang mampu menjelaskan hubungan historis antara kerajaan di Kintamani dengan Cina. “Tergantung bagaimana kita menjelaskan dan mengemasnya. Kalau tidak dikemas dengan baik, tidak akan bermanfaat. Kalau bisa dikemas, akan bisa menjadi ikon Kintamani,” kata Mardjana. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Kabag Pengadaan Ba-

rang dan Jasa Setda Bangli Made Ari Pulasari menjelaskan bahwa dokumen rancangan penataan objek wisata Penelokan saat ini sudah masuk di ULP. Hanya dokumen tersebut masih dilakukan pengkajian ulang untuk selanjutnya dilelang. Sesuai rancangan, fasilitas pendukung yang akan dibangun di kawasan tersebut dengan total anggaran Rp 19 miliar berupa stage tempat meninjau panorama dan stage hiburan. Selain itu, akan dibangun juga sebuah patung yang menggambarkan sosok Jero Mangku Pucangan. Untuk pembangunan patung tersebut, dirancang akan menyedot dana Rp 4 miliar dari Rp 19 miliar dana yang disiapkan. “Sesuai sejarah di Penelokan, Jero Mangku Pucangan merupakan sosok yang pertama kali melihat dan selalu mengawasi kawasan tersebut,” terangnya. (kmb40)


19

Selasa Wage, 20 Maret 2018

Penuhi Panggilan Polisi, Fahri Jadi Saksi Pelapor Presiden PKS Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, Senin (19/3) kemarin, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Ia dimintai keterangan sebagai saksi pelapor untuk menindaklanjuti tentang laporannya terhadap Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman, pekan lalu. Didampingi kuasa hukumnya, Mujahid A. Latief, Fahri mengatakan kehadirannya untuk melengkapi berita acara pemeriksaan sebagai pelapor, selain keterangannya secara lisan. Fahri juga mengaku membawa semua bukti dan laporan yang pernah dibuatnya. ‘’Saya berharap kasus ini bisa cepat selesai. Isitilahnya bisa sampai di ujung,’’ kata Fahri di Gedung Ditrekrimsus Polda Metro Jaya. Ia berkeyakinan Presiden PKS Sohibul Iman telah melakukan tindak pidana seperti yang dilaporkannya. Oleh karena itu, salah satu pendiri PKS meminta agar kepolisian

Dari Hal. 1

‘’Inilah diperlukan kebijakan pemerintah kepada pengusaha lokal Bali dan masyarakat Bali sebagai pendukung budaya Bali. Sekarang saja industri kerajinan masyarakat Bali semakin meredup dan hampir mati suri karena kalah bersaing. Hal ini perlu menggiatkan UMKM yang dimiliki masyarakat lokal Bali agar bisa kembali bangkit, seperti masa jaya di tahun 80an,’’ tukas Ketua ICPI (Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia) Badung ini. Di samping menggeliatkan UMKM masyarakat lokal Bali, objek-objek wisata juga sebaiknya lebih banyak diberikan peran kepada masyarakat lokal untuk mengelolanya. Termasuk terus mendorong berkembangnya penginapan skala kecil yang dimiliki masyarakat lokal di desa wisata. Investor besar dilarang masuk ke desa wisata. Namun, investor tersebut harus menjadi bapak angkat yang mampu membina pengusaha lokal, termasuk ikut serta mema-

segera memanggil Sohibul Iman untuk diperiksa. ‘’Saya kira dari seluruh pemeriksaan oleh penyidik tadi, saya yakin bahwa dugaan tindak pidana itu telah dilakukan Sohibul. Karena itu dia harus segera diperiksa,’’ kata Fahri. Selama hampir tiga jam diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro, Fahri mengaku dicecar 12 pertanyaan untuk mendalami laporannya guna menguatkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Sohibul. ‘’Dengan membuat pernyataan di depan publik, saya disebut sebagai pembohong dan pembangkang. Pasal yang bisa digunakan melakukan fitnah, tindakan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik,’’ ujarnya. Sohibul Iman dilaporkan Fahri dengan sangkaan melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan Pasal 45 ayat 3 UU No. 19/2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elek-

Lokal Bali

sarkan usaha masyarakat lokal. Para seniman Bali pun harus diberdayakan agar mendapat prioritas untuk pentas yang ditonton wisatawan dengan gaji yang sesuai standar. Sementara itu, Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Bali Azka Subhan menilai terpilihnya kembali Bali sebagai destinasi nomor satu di dunia akan mempercepat recovery Bali. ‘’Mudahmudahan mempercepat recovery ekonomi Bali,’’ ujarnya, Senin kemarin. Kata dia, dengan adanya upaya pemulihan itu, triwulan I 2018 ekonomi Bali diprediksi tumbuh 5,72 - 6,12 persen. Lebih baik dari triwulan IV 2017 yang tercatat 4,01 persen. Ia menampik, kemajuan pariwisata belum membuat masyarakat Bali sejahtera. Karena berdasarkan data September 2017 yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan angka kemiskinan menurun dari 4,25 persen menjadi 4,14 persen. ‘’Angka kemiskinan ini terendah

WARUNG GLOBAL

tronik (ITE). Tindakan Sohibul dimaksud yaitu pada tanggal 1 Maret 2018 dalam wawancara di sebuah televisi swasta dan juga diberitakan dalam media online melakukan fitnah dan tuduhan berbohong. Dalam salah satu pernyataannya di acara stasiun TV seperti bukti yang diberikannya, Sohibul Iman disebut Fahri menuding bahwa Fahri Hamzah pernah berbohong kepada Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan juga kepada Sohibul Iman, bahwa ia bersedia mundur sebagai Pimpinan DPR-RI (Wakil Ketua DPR-RI). Padahal, sebut Fahri, ia jelas menolak pencopotan dirinya sebagai Wakil Ketua DPR-RI. Hal itu dibuktikan dengan sikapnya yang membawa pencopotan tersebut ke pengadilan. Bahkan, hingga di tingkat banding di Pengadilan Tinggi, tetap memutuskan memenangkan dirinya. Sejumlah barang bukti yang dibawa Fahri Hamzah di antaranya dokumen, CD, USB, dan beberapa bukti lain. (kmb4)

kedua setelah DKI Jakarta,’’ ungkapnya. Tingkat pengangguran juga terendah nasional dengan persentase 1,48 persen. Sementara tolok ukur pemerataan kesejahteraan masyarakat dilihat dari gini rasio. Gini rasio Bali September 2017 adalah 0,379. Sementara range gini rasio bergerak dari 0 sampai 1. Dengan angka 0,379 menandakan bahwa tingkat kesejahteraan mendekati pemerataan. ‘’Ada ketimpangan, tapi tidak parah. Dibandingkan daerah lain, Bali termasuk baik,’’ ungkapnya. (rin/win/may)

Layak dan Sopan Dari Hal. 1

‘’Hukum tersebut sangat jelas dan diatur dalam hukum syariah (hukum Islam): bahwa wanita mengenakan pakaian yang layak dan sopan, seperti pria,’’ kata Pangeran Mohammad dalam sebuah wawancara dengan televisi CBS yang disiarkan pada Ahad. (ant)

Pengawas Daerah Dari Hal. 1

Menurut Basaria, pihaknya akan melakukan kajian mengenai pentingnya pengawasan dari daerah. Oleh karena itu, dia meminta agar dana untuk alokasi pendidikan tersebut harus dikawal agar dapat dimanfaatkan para pendidik untuk pendidikan. Tugas KPK, katanya, di bidang pencegahan dan penindakan. Sementara penindakan

Pencucian Uang

Dari Hal. 1

Dalam proses pengembangan perkara ini, KPK menemukan dugaan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Abdul Latif selama periode jabatannya

Bukan hanya di Buleleng, di Tabanan, Badung bahkan seluruh wilayah di Bali pasti ada bangunan tuanya, demikian Budiada di Tabanan. Meskipun sudah berusia tua, bangunan tersebut memiliki nilai yang tak terkira. Bisa jadi jika dirawat dengan baik akan mendatangkan penerimaan bagi daerah karena menjadi bangunan yang unik sehingga menarik wisatawan. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah, demikian Febri di Denpasar. Menurutnya, menghargai peninggalan sejarah termasuk melindungi bangunan tua ini sama halnya

kita menghormati para pahlawan. Ia berharap Pemkab Buleleng jangan hanya wacana, jika ada niat untuk melindungi bangunan-bangunan tua yang ada di daerah Buleleng. Putu Artha di Padangsambian juga menyampaikan ide yang sama, jika ada niat dan kemauan, semua bisa terwujud. Meskipun usia bangunan sudah tua, kata Ketut Teken di Sesetan, namun masih kokoh berdiri. Itu artinya kualitasnya bagus, dan bangunan tua ini sudah sepatutnya dilindungi oleh pemerintah. Edy Warsita di Jembrana

menyarankan agar di masing-masing kabupaten keberadaan patung-patung raja yang merupkan putra daerah, jangan diganti begitu saja dengan patung-patung lain. Di wilayahnya, Jembrana, patung raja, patung kuno diganti dengan tokoh nasional. Dek Waras di Tabanan menilai bangunan tua mengandung unsur sejarah mestinya dipelihara, dilindungi dan dilestarikan. Jangan main bongkar saja. Upaya melindungi bangunan tua dengan membuat perda, menurut Beratayasa di Sangeh, merupakan upaya yang bagus.

sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah. Terkait dugaan TPPU tersebut, Abdul Latif disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (ant)

Obrolan Santai Dari Hal. 1

Dalam kesempatan itu, Presiden mendengarkan dan mencatat usulan-usulan tersebut. Selain itu, Presiden menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah membangun infrastruktur di Papua. ‘’Membangun jalan, jembatan, airport, pelabuhan supaya daerah yang terisolasi terbuka,’’ ucap Presiden. Tak hanya berbincang dengan para pelajar, pagi itu Presiden juga sempat ‘’ngevlog’’_dan menandatangani mobil berpelat nomor ‘’JOKOWI’’. Mobil itu adalah milik Dedy Muardi, warga Indonesia yang berasal dari Yogyakarta dan tinggal di Auckland sejak 2001. Jarak Auckland-Wellington yang cukup jauh, sekitar 10 jam

Bangunan Bersejarah Jangan Diganti

PEMERINTAH Kabupaten Buleleng akan melakukan pendataan keberadaan bangunan tua. Selain itu, Buleleng juga akan menyusun regulasi guna melindungi bangunan tua tersebut dengan peraturan daerah. Rencana itu mendapat apresiasi dari masyarakat pendengar yang turut beropini dalam acara Warung Global yang disiarkna Radio Global 96,5 FM, Senin (19/3) kemarin. Meskipun bangunan tua, bekas peninggalan kolonial Belanda, tetapi bangunan tua memiliki nilai dan sejarah yang tak ternilai harganya. Jika dirawat dengan baik, tentu bisa mendatangkan pemasukan yang tinggi. Demikian opini yang diutarakan Kawan Global dalam acara ini, berikut rangkuman selengkapnya.

adalah bagian dari pencegahan yang paling efektif untuk memberi efek jera pada para pelaku. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan perlu ada pengawasan dari daerah karena 70 persen anggaran pendidikan ada di daerah. ‘’Jadi memang perlu ada pengawasan langsung dari daerah. Itu yang akan ditindaklanjuti nanti,’’ kata Muhadjir. (ant)

Adanya bangunan tua yang diperlihara dan dijaga dengan baik membuktikan bahwa kita masih ingat akan sejarah. Gung Derah di Denpasar juga mengapresiasi upaha pemkab melindungi bangunan-bangunan tua ini. Bukan di Buleleng saja, di daerah lain di Bali juga harus melakukan hal yang sama. Selain itu banyak juga perkantoran, rumah yang merupakan peninggalan penjajah Belanda dan milik kerajaan dan ini bisa dijadikan cagar budaya alam kuno untuk kekayaan objek wisata, ia berharap bangunan tua yang ada jangan sampai mengalami perubahan bentuk, untuk itu harus tetap dijaga dan dilestarikan. Meskipun pemimpin berganti, hendaknya bangunan, patung yang memiliki nilai sejarah janganlah diganti dengan patung lain, demikian pendapat Fera di Tabanan. (sikha)

perjalanan dengan mobil, tak menyurutkan langkahnya untuk bertemu Kepala Negara. Dalam obrolan santai tersebut, Presiden dan Ibu Iriana didampingi Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekreteris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya. (kmb)

Hukuman Badan Dari Hal. 1

Sesuai dengan Kitab UU Hukum Acara Pidana (KUHAP) Arab Saudi Pasal 206, untuk kasus-kasus pidana dengan ancaman hukuman badan (qishas, ta’zir, had dan lain-lain), hukuman secara otomatis ditangguhkan sampai proses PK selesai. Kemudian tanggal 6 Maret, diterima konfirmasi dari Mahkamah Mekkah bahwa surat permintaan pengacara kepada Mahkamah Mekkah untuk mendengarkan kesaksian penerjemah sudah diterima dan Mahkamah meminta waktu untuk mengumpulkan berkas-berkas perkara. Lalu, pada tanggal 18 Maret 2018, sekitar pukul 10.00 waktu setempat, diterima kabar bahwa Zaini akan dieksekusi. Setelah mendapatkan informasi itu, pemerintah meminta pengacara untuk mengonfirmasi kebenaran berita tersebut. ‘’Setiba di penjara Mekkah, seluruh jalan di sekitar penjara sudah diblokade. Pada sekitar pukul 10.30 dan eksekusi diperkirakan dilakukan pada pukul 11.30 waktu setempat,’’ katanya. Nusron mengungkapkan, dalam hukum Saudi tindak pidana di Saudi itu ada dua yaitu aammah (umum) dan syaksyiyyah (pribadi). Kalau pribadi memang sangat tergantung pengampunan dari

ahli waris, sehingga intervensi negara dan raja tidak berlaku. ‘’Kasus pembunuhan Zaini Misrin ini masuk kategori syakhsiyyah. Kalau pidana aammah seperti merusak gedung dan membuat ketertiban umum, asal dapat pengampunan raja dan negara itu bisa,’’ katanya. Pada 13 Juli 2004 Zaini Misrin ditangkap oleh Kepolisian Mekkah karena tuduhan melakukan pembunuhan terhadap majikannya atas nama Abdullah bin Umar. Penangkapan dilakukan atas laporan anak kandung korban, di mana Zaini saat itu adalah sopir pribadi Abdullah bin Umar. Sejak saat penangkapan, KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah tidak pernah memperoleh notifikasi mengenai kasus ini dari pemerintah Arab Saudi. Baru setelah Pengadilan Negeri Mekkah (Mahkamah Aam) memutuskan hukuman mati qishas pada November 2008, KJRI memperoleh pemberitahuan dari pemerintah Arab Saudi. Dalam proses penyidikan, Zaini didampingi tiga penerjemah. Namun, dari tiga penerjemah itu, satu orang penerjemah atas nama Abdul Azis menolak menandatangani BAP karena merasa apa yang diterjemahkannya tidak sesuai dengan apa yang tertuang dalam BAP. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Wage, 20 Maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

BUDAYA #BaliSafe Cultural Festival 2018

Segarkan Ingatan akan Keindahan dan Pesona Bali Bali sejak dulu dikenal menjadi destinasi wisata bagi wisatawan asal Eropa, termasuk Belanda. Namun, sejak adanya erupsi Gunung Agung, kunjungan wisatawan Eropa ke Bali mengalami penurunan. Untuk itulah, masyarakat Bali yang ada di Belanda menggelar #BaliSafe Cultural Festival 2018. Seperti Apa? Komunitas Bali di Belanda dan negara Eropa lainnya, serta masyarakat Belanda merayakan #BaliSafe Culltural Festival 2018, Minggu (18/3). Kegiatan ini juga sekaligus menandai perayaan Nyepi dan Saraswati yang jatuhnya bersamaan sehari sebelumnya. Kegiatan dimulai dengan persembahyangan bersama umat Hindu, dan dharma wacana oleh Wayan Sulestra yang menyampaikan makna dari hari raya Nyepi, yaitu

pengendalian diri melalui pelaksanaan Catur Brata. Setelah persembahyangan, bertempat di Aula Nusantara KBRI Den Haag, lebih dari 250 orang hadir menyaksikan berbagai pertunjukan kesenian rakyat Bali. Masyarakat Belanda nampak sangat menikmati tari tradisional Bali seperti tari Pendet, Panyembrahma, Baris, Panji Semirang, Truna Jaya, Sekar Jagad, Meli Sambuk di Dawan, Legong Keraton, Hujan Mas, dan Joged Bumbung. Tidak ketinggalan Duta Besar RI Den Haag IGA Wesaka Puja muncul mementaskan tari Topeng Tua dan Topeng Sidakarya. Tari-tarian tersebut juga diiringi langsung oleh permainan gamelan yang semarak. Berbagai komunitas gamelan turut andil, antara lain Sekaa Gong Semara

Bali Post/ist

FESTIVAL - Suasana pelaksanaan #BaliSafe Cultural Festival 2018 yang digelar di Den Haag, Belanda. Cita Den Haag, Sekaa Gong Leiden, Sekaa Gong Saling Asah Belgia, dan Sekaa Gong Swara Shanti Amstelveen. #BaliSafe Cultural Festival 2018 dimeriahkan oleh sekitar 50 pemain gamelan, dan beberapa penari dari sanggar tari di Belanda, Italia, Belgia dan Jerman. #BaliSafe Cultural Festival 2018 bertujuan menyegarkan kembali ingatan komunitas di Belanda, dan

Eropa pada umumnya, akan pesona keindahan Pulau Bali, dan juga situasi Gunung Agung yang sudah aman. Dalam pidatonya, Duta Besar RI Den Haag menyampaikan keunikan dari harmonisasi permainan gamelan Bali – harmonisasi yang diharapkan juga selalu hadir di Bali. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Pemprov Bali, sekitar 102.235 turis asal

Belanda mengunjungi Bali di 2017. Diharapkan tahun ini, dengan perekonomian Belanda yang membaik, Bali dapat menjadi salah satu tujuan utama wisata turis Belanda. “Penyelenggaraan #BaliSafe Cultural Festival 2018 merupakan strategi promosi untuk mempro mosikan dan meningkatkan ketertarikan atas budaya Bali di Eropa,” kata Wesaka. (kmb)

Putin Menangi Pemilu di Rusia Moscow (Bali Post) -

Presiden Rusia Vladimir Putin menang secara besar-besaran dalam pemilihan umum yang digelar Minggu (18/3). Dengan kemenangannya ini, ia akan memerintah selama 6 tahun lagi di negara terbesar di dunia itu.

Bali Post/rtr

MENANG - Vladimir Putin menang secara besar-besaran dalam pemilihan umum yang digelar Minggu (18/3) di Rusia.

Suara Githa

”Janji Palsu”

Menjelang pemilihan Gubernur Bali yang akan memimpin Bali 5 tahun ke depan, berbagai pesan dan harapan disampaikan oleh masyarakat Bali. Tak terkecuali para seniman Bali. Salah satunya adalah grup musik “Suara Githa” yang bermarkas di Jalan Bakung, Banjar Tohpati, KesimanDenpasar. Grup musik yang beranggotakan 25 orang ini memberikan pesan dan harapan kepada calon pemimpin Bali lewat sebuah karya musik yang diberi judul “Janji Palsu”. Single “Janji Palsu” yang merupakan single keduanya setelah sebelumnya merilis single “Tresna Lan Satya” ini telah dirilis pada Minggu (4/3). Basic dari grup musik ini adalah tradisional art yang mengkolaborasikan Genjek dengan tembang Bali yang dipadukan dengan alat musik gamelan, gitar dan cajon. Dek Bontok, vokalis sekaligus pencipta lagu, mengatakan diciptakannya single “Janji Palsu” terinspirasi dari banyaknya janji-janji palsu yang sering dilontarkan para calon pemimpin pada saat kampanye yang tidak pernah ditepati. Janji tersebut hanya diucapkan untuk mendulang suara agar masyarakat mau memilihnya. Setelah terpilih, janji terse-

but tidak pernah terbukti dan ditepati. “Lagu ini untuk para calon pemimpin Bali saat ini. Semoga lewat single ini, para calon pemimpin Bali saat ini tidak hanya mengumbar janjijanji palsu dan membohongi masyarakat Bali agar mau memilihnya. Namun, apapun yang dia janjikan pada saat kampanye harus terbukti nantinya saat terpilih menjadi pemimpin Bali ke depannya,” tandas Dek Bontok, Senin (19/3) kemarin. Lewat single ini, grup musik yang terbentuk pada 15 September 2015 ini juga berharap pemimpin Bali agar tetap memberikan ruang bagi para seniman di Bali untuk berkreativitas, khususnya sekaa Genjek. Sehingga, adat dan budaya Bali tetap ajeg dan lestari. “Semoga kesenian di Bali selalu menjadi budaya Bali tidak pernah punah,” harapnya. Rencananya, Suara Githa yang dibina Wayan Sangging dan Wayan Cangker selaku koordinator tabuh, serta Putu Lionk selaku koordinator genjek ini akan segera merilis album berupa VCD. Pasalnya, album perdananya itu masih dalam tahap perampungan. “Semoga ke depannya Suara Githa bisa menghibur dan diterima di kalangan masyarakat luas,” pungkasnya. (win)

Bali Post/ist

Kemenangan Putin akan membuatnya dominan dalam dunia politik Rusia selama seperempat abad, hingga 2024. Saat itu, Putin akan berusia 71 tahun. Hanya diktator Soviet, Josef Stalin, memerintah lebih lama dari Putin. Putin telah berjanji meningkatkan pertahanan Rusia melawan Barat dan standar kehidupan masyarakatnya. Kemenangan Putin sudah diprediksi sebelumnya. Komisi Pemilihan Umum Rusia menyatakan dari sekitar 70 persen suara yang masuk, Putin memenangkan 75,9 persen suara. Dalam pidato kemenan-

gannya di Taman Merah, Putin menyatakan kemenangannya mengintepretasikan kepercayaan terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah dilakukannya dalam situasi sulit. “Sangat penting untuk memelihara persatuan ini, kita akan memikirkan masa depan tanah air,” katanya sambil bersama-sama dengan para pendukungnya menyerukan “Rusia” berulang kali. Ia mengatakan pada para pendukungnya bahwa masamasa sulit akan dihadapi pada masa mendatang, namun Rusia memiliki kesempatan untuk membuat terobosan.

Didukung televisi milik negara, partai berkuasa, dan survei yang menyatakan Putin unggul 80 persen, kemenangannya memang tidak pernah diragukan. Kandidat terkuat lawan Putin dalam Pemilu adalah Pavel Grudinin dari Partai Komunis. Grudinin hanya memperoleh 13 persen suara, sementara Nasionalis, Vladimir Zhrinovsky mendapatkan 6 persen suara. Tidak ada satu pun dari 7 kandidat yang melawan Putin dalam Pemilu merupakan ancaman. Sementara pemimpin oposisi, Alexei Navalny, dilarang untuk ambil bagian dalam Pemilu. (iah/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa, 20 Maret 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu