Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa wage, 20 desember 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Berpeluang Repotkan Bangsa
Jangan Sampai Wadahi Organisasi Teroris negara asalnya. Misalnya organisasi keagamaan yang didirikan oleh masyarakat Timur Tengah, bisa untuk menjembatani hubungan yang baik dengan negara sana,’’ katanya. Menurut Taufiqulhadi, banyak warga asing yang tinggal dan sudah mencintai Indonesia sehingga tak ada salahnya bagi mereka untuk mendirikan ormas di Tanah Air. ‘’Memang banyak warga negara asing yang tinggal di Indonesia dan sangat mencintai Indonesia. Mereka kemudian membentuk yayasan atau organisasi lainnya, dalam rangka membela Indonesia, kemudian menyambung hubungan dengan negara-negara lain,’’ ucapnya. Hal. 19 Memberi Manfaat
Denpasar (Bali Post) Pemerintah membolehkan orang asing membentuk ormas di Indonesia. Kelonggaran pendirian ormas asing itu masih menjadi pro-kontra di saat negara dalam kondisi seperti saat ini. Praktisi hukum yang sering mengamati ormas di Bali Made Parwata, S.H., Senin (19/12) kemarin mengatakan, jika dicari hakikatnya ormas harus memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan bangsa ini. ‘’Ini prinsip dasarnya. Namun pada kenyataannya, ormas-ormas yang ada, baik lokal maupun skala nasional itu, justru saat
Pramono Anung
ini sedang merepotkan pemerintah,’’ tandas Parwata. Tugas berat pemerintah dalam mengelola ormas tersebut, yakni bagaimana mengendalikan kegiatan mereka menjadi ke arah yang lebih positif sesuai tujuan awal didirikannya. ‘’Yang menjadi pertanyaan besar, kontribusi apa yang akan diberikan ormas asing ini? Sedangkan produk dalam negeri sendiri nyata-nyata di bawah naugan penguasa (pemerintah) sudah susah,’’ tanya pria yang lama bergelut di bidang hukum tersebut. Hal. 19 Masih Kacau
UN Berlanjut
Jaringan ISIS di Indonesia
Dua Wanita Direncanakan Jadi ’’Bomber’’ Jakarta (Bali Post) – Polisi mengatakan ada dua perempuan yang direncanakan untuk menjadi ‘’pengantin’’ atau pelaku bom bunuh diri di Indonesia dalam serangan teror oleh jaringan MNS yang berbaiat pada ISIS. ‘’Ada dua perempuan terduga teroris yang akan jadi ‘pengantin’, DYN yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat dan IP ditangkap di Purworejo, Jawa Tengah,’’ kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/12) kemarin. Dian Yulia Novi (DYN) alias Ayatul Nissa Binti Asnawi (27) merupakan ibu rumah tangga. Dia diproyeksikan sebagai calon bomber (pelaku bom bunuh diri) di lingkungan Istana Negara, Jakarta pada Minggu (11/12) pagi. Rencananya aksi tersebut menargetkan momen pergantian petugas jaga paspampres di Istana Negara. Hal. 19 Ditangkap Densus
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Asing Boleh Bentuk Ormas di Indonesia
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang Didirikan oleh Warga Negara Asing. Anggota Komisi III DPR Teuku Taufiqulhadi menilai, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri harus menyeleksi secara ketat ormas asing yang boleh dibentuk di Indonesia. ‘’Jangan sampai membiarkan organisasi-organisasi teroris masuk ke Indonesia. Jangan sampai juga negara asing berdiri di sini,’’ katanya, Senin (19/12) kemarin. Taufiqulhadi mengatakan, keberadaan ormas asing dapat menjembatani hubungan Indonesia dengan negara asal ormas tersebut. ‘’Organisasi itu bisa memberikan pemahaman kepada
20 HALAMAN
NOMOR 122 TAHUN KE 69
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo memutuskan Ujian Nasional (UN) tetap akan dijalankan dengan berbagai penyempurnaan dan perbaikan. Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung setelah rapat terbatas dengan topik Lanjutan Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Ujian Nasional yang dipimpin Presiden Jokowi, Senin (19/12) kemarin. Kata Pramono, beberapa perbaikan di antaranya terkait perlunya peningkatan kompetensi guru yang telah disertifikasi dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, akan ada evaluasi terkait kinerja guru. ‘’Sehingga dengan demikian harapannya ujian nasional ini bisa menjadi benchmarking untuk kemajuan para siswa kita di kemudian hari,’’ tuturnya. Penyempurnaan juga dilakukan dalam hal ujian sekolah yang nantinya akan ada kisi-kisi nasional. ‘’Selain UN, empat mata pelajaran yang sudah diputuskan (masuk) UN akan ada kisi-kisi nasional terhadapnya, sehingga dengan demikian ada penyempurnaan terhadap hal itu,’’ tambah
Joko Widodo
Pramono Anung. Sebelumnya, Jokowi saat membuka rapat terbatas menyebutkan, pendidikan di Indonesia akan setara dengan negara-negara Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD/ Organization for Economic Cooperation and Development). Ia menyampaikan ada tren yang cukup baik dan signifikan dalam hal kenaikan skor pendidikan Indonesia versi OECD. ‘’Peningkatan yang cukup tajam dan jika tren ini berlanjut, maka diperkirakan tahun 2030, pendidikan di Indonesia akan setara dengan negara-negara di OECD,’’ kata Presiden. Ia menyampaikan kenaikan skor pendidikan Indonesia dalam
beberapa lingkup harus disikapi dengan baik. Belum lama ini, hasil laporan Programme Internationale for Student Assesment (PISA) oleh OECD menunjukkan prestasi kenaikan skor pendidikan Indonesia yang terus membaik pada 2015. Kenaikan itu terutama terjadi di wilayah pendidikan membaca dan matematika yang menunjukkan lompatan yang tinggi. ‘’Inilah yang saya kira perlu dipertimbangkan oleh Mendikbud bahwa jangan sampai, karena kalau kita lihat di negara-negara lain justru mengalami penurunan skor. Tapi di Indonesia justru skornya naik. Ini ‘ sebagai salah satu pegangan,’’ kata Presiden. (kmb4/ant)
Klungkung Harus Genjot Nusa Penida Klungkung, kabupaten yang terbelah Selat Badung hanya memiliki luas 315 kilometer persegi. Jauh lebih kecil dari Bangli yang luasnya 520,8 km². Walaupun kecil tetapi potensinya sangat besar, kecuali sektor pertanian. Sebab, Klungkung banyak memiliki sentra kerajinan. Di antaranya endek, emas, bahkan kabupaten serombotan itu kini dikenal dengan sentra kerajian pis bolong. Pariwisata juga tak kalah menariknya. Nusa Penida adalah andalan sektor pariwisata. Namun belum berkembang sepesat Gianyar, tetangganya.
LAPORAN BESOK
Bali Post/ant
DIPERIKSA POLISI - Pegawai Mahkamah Agung (MA) Dora Natalia Singarimbun (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur, Jakarta, Senin (19/12) kemarin. Polisi memeriksa Dora Natalia terkait kasus dugaan penyerangan terhadap personel Kepolisian Direktoral Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Inspektur Sutisna.
Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bangli mengalami fluktuasi sejak 2011. Ini menunjukkan upaya pengentasan kemiskinan belum berjalan seperti diharapkan. Ke depan, pola pembangunan harus diubah. Bangli mesti punya grand design pembangunan lebih jelas. Kebijakan pemerintah harus diarahkan pada upaya sinergi dan optimalisasi potensi daerah serta penguatan sumber daya manusia.
PAJAK hotel dan restoran merupakan penyumbang terbesar PAD Klungkung. Bahkan 70 persen berasal dari pelaku pariwisata di Kecamatan Nusa Penida. Sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat masih minim. Dampaknya tentu lambannya jalan roda pembangunan. Karena itulah Bupati I Nyoman Suwirta tak henti-hentinya meminta SKPD agar sering turun ke lapangan supaya bisa menentukan skala prioritas. Sebab, tidak ada cara lain bagi Pemkab Klungkung kecuali menaikkan pemasukan dari PAD untuk menggenjot pembangunannya. Banyak pembangunan yang harus dituntaskan untuk kesejahteraan masyarakat. Di antaranya program pengentasan kemiskinan, buta aksara, penataan Pasar Kusamba dan Pasar Seni Klungkung, serta Goa Jepang. Selain itu, Klungkung harus mempercepat pembangunan pelabuhan. Sebab itulah satu-satunya cara untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat di Nusa Penida. Menurut Ir. I Ketut Sudiarta, M.Si., keberadaan tiga pelabuhan sangat penting untuk menekan biaya penyeberangan penumpang termasuk wisatawan dan barang dari
Klungkung daratan ke Nusa Penida dan sebaliknya. Selama ini biaya angkut menjadi masalah utama penyeberangan ke Nusa Penida, terutama barangbarang konstruksi untuk proyek pembangunan. ‘’Akibatnya sering terjadi gagal tender. Rumah Sakit Pratama saja sempat dua kali gagal,’’ ujar dosen tetap Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa, Denpasar ini. Dr. I Ketut Wenten Aryawan, S.H., M.H. sependapat dengan hal tersebut. Dosen Politeknik Negeri Bali ini yakin perekonomian masyarakat Nusa Penida dan arus wisatawan akan lebih lancar lagi bila proyek jalan lingkar Nusa Penida dan jembatan permanen (bisa dilalui kendaraan) yang menghubungkan Lembongan dan Ceningan juga menjadi kenyataan. ‘’Selama ini kendala utama di Nusa Penida adalah transportasi baik di darat terutama di wilayah selatan maupun laut. Warga di sini juga kekurangan pasokan listrik, air minum serta akses pendidikan dan kesehatan,’’ jelasnya. Keduanya mengharapkan pengembangan pariwisata di Nusa Penida yang kini mendapat perhatian dari sembilan kementerian berjalan seimbang. Meski sebagian besar petani sudah beralih ke pariwisata, pertanian tidak boleh diabaikan. Begitu juga wisata bahari yang menjadi keunggulan wilayah ini mesti tetap lestari. Hal. 19 Terumbu Karang
KBS Pilih Cok Ace sebagai ’’Tandem’’ Sekjen DPP PDI-P Hadiri Deklarasi KBS dan Paket AMAN
DEKLARASI - Ribuan krama menghadiri deklarasi dukungan untuk KBS dan pasangan I Made Agus Mahayastra -AA Ngurah Mayun (AMAN) sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, di Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (19/12) kemarin.
TEKA-TEKI siapa yang akan mendampingi KBS (Koster Bali Satu), sebutan untuk Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., maju sebagai Gubernur Bali akhirnya terjawab. KBS menyebut nama Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace sebagai tandemnya. Pernyataan itu dilontarkannya di hadapan lebih dari 10 ribu krama yang menghadiri deklarasi dukungan untuk KBS dan pasangan I Made Agus Mahayastra-AA Ngurah Mayun (AMAN) sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar, di Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Senin (19/12) kemarin. Kuatnya arus bawah kepada KBS sebagai Gubernur Bali periode 2018-2023 dari masyarakat Gianyar, makin menguat dengan kehadiran Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Kehadiran Hasto ini menjadi legitimasi restu DPP kepada KBS, terlebih dukungan dari intern kader PDI Perjuangan Bali dan masyarakat Bali semakin terbuka, dan disaksikan langsung oleh petinggi partai di pusat. KBS yang ingin mengabdi secara lurus dan tulus untuk masyarakat Bali menyatakan, setelah menimbang serta mendengarkan aspirasi masyarakat, dirinya berketetapan hati memilih calon wakil gubernur berasal dari Gianyar. Hal. 19 Semua Pihak
BERSAMA - Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama Cok Ace saat bersembahynag di Pura Samuan Tiga, Gianyar.
denpasar
2
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Waria dan 13 Orang Diciduk
Denpasar (Bali Post) Tim Gabungan Kota Denpasar yang terdiri dari unsur Satpol PP, TNI, Polri, aparat desa, kembali menggelar patroli, Minggu (18/12) malam. Patroli ini menindaklanjuti pengaduan dan keluhan dari masyarakat terkait dengan kondisi keamanan wilayahnya. Tim gabungan yang dipimpin Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana menyasar wilayah Jalan Gatot Subroto, Jalan Mahendradatta, Jalan Tengku Umar, kawasan Panjer, dan Renon. Dalam patroli tersebut, tim berhasil menciduk 13 orang tanpa kartu identitas diri serta satu orang waria. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, kegiatan ini merupakan rutinitas yang diselenggarakan oleh Pemkot Denpasar melalui Satpol PP guna menjaga kondusivitas Kota Denpasar. Dari patroli malam ini, berhasil ditertibkan dan diamankan 13 orang tanpa kartu identitas. Rinciannya, 5 orang wanita yang berprofesi sebagai penjual nasi jinggo di kawasan Jalan Gatot Subroto, 8 orang pemuda paruh baya yang sedang nongkrong dan 1 orang waria asal Timor Leste. Dikatakannya, kegiatan ini juga menyasar para geng motor yang kerap melakukan trek-trekan pada malam hari. Patroli malam ini harus diselenggarakan secara serempak untuk menutup ruang gerak mereka yang hendak melakukan tindakan-tindakan yang sering dikeluhkan masyarakat, seperti trek-trekan geng motor, penjambretan hingga perkelahian. ‘’Tindakan preventif atau pencegahan harus kita laksanakan. Bagaimanapun kegiatan patroli malam ini akan kita selenggarakan seminggu 3 kali dan yang terpenting tindakan pencegahan harus kita utamakan. Kita berharap semua dari tingkat desa maupun kecamatan bisa melakukan hal yang sama guna meminimalisir kejadian yang tidak kita inginkan,’’ kata Alit Wiradana. Yohanes (27), waria yang mengaku dari Timor Leste, ini sangat terkejut dengan adanya patroli malam yang digelar tim gabungan Kota Denpasar. ‘’Sebenarnya saya kaget sekali ketika saya ditangkap dan dinaikkan ke mobil. Orang saya habis ngerias dan nge-make-up di acara kok, lha kok malah saya ditahan, pusing deh. Toh kita tidak membuat onar dan mabuk-mabukan,’’ katanya. (kmb12)
Bali Post/kmb
WARIA - Tim gabungan mengamankan satu waria saat melakukan patroli malam di Renon.
Suara Denpasar & Badung Pahlawan dari Beragam Suku Saya tidak setuju satu agama tertentu merasa paling berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan Indonesia. Banyak pahlawan dan rakyat dari beragam suku dan agama yang berbeda di tanah air gugur untuk merebut kemerdekaan. Erik, Batubulan
Penyerobotan Lahan Negara Ada pihak yang menjelekkan upaya pemerintah daerah untuk menggusur warga. Padahal, pemerintah hanya menggusur orang yang menempati lahan yang bukan hak miliknya. Telah terjadi penyerobotan tanah pemerintah atau negara dan penggusuran dilakukan murni untuk menegakkan aturan dan menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan. Kak Kumpi, Mengwi
Jalan Bergelombang Jalan Gajah Mada dekat patung Catur Muka, Tabanan, kondisinya kurang bagus, naik-turun dan berlubang. Mohon Pemkab Tabanan melakukan perbaikan dengan pengaspalan yang baik. Bu Vera, Tabanan
Minta Ketegasan Pemkab Tabanan Saya heran, tanah pemerintah di sebelah timur Lapangan Alit Saputra digunakan sebagai tempat biliar dan ada rak dagangannya sehingga menimbulkan kesan kumuh. Padahal, perjanjian sebelumnya antara Pemkab Tabanan dan warga, tanah tersebut akan dibangun taman atau tempat parkir. Di mana komitmen dan ketegasan Pemkab Tabanan dalam menegakkan aturan, sementara kantor Satpol PP hanya berjarak beberapa langkah dari sana. Kalau tidak ditertibkan maka akan jadi preseden buruk bagi yang lainnya untuk ikut-ikutan nyerobot tanah pemkab. Dengkek, Tabanan
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : UN JALAN TERUS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
BERSELANCAR Seorang instruktur selancar dengan mengenakan pakaian Santa Klaus memberi instruksi berselancar kepada anak yatim di Pantai Kuta, Senin (19/12) kemarin. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun tersebut, untuk berbagi keceriaan dengan anak-anak panti asuhan saat mengisi liburan sekolah, sekaligus menyambut Natal dan Tahun Baru 2017.
Bali Post/kmb23
Kasus OTT Pungli Rp 30 Juta
Aturan Perdes Hanya Bayar Rp 500 Ribu Denpasar (Bali Post) Polda Bali merilis pengungkapan kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) pungli (pungutan liar) di Kantor Perbekel Tulikup, Gianyar, Senin (19/12) kemarin. Kasubdit III Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Bali AKBP Ida Bagus Putu Wedanajati mengatakan, sesuai peraturan desa (perdes) biaya mengurus konversi tanah hanya Rp 500 ribu. ‘’Tapi mereka (tersangka) minta Rp 30 juta, padahal sudah ada dasar pengenaan tarif sesuai perdes. Rencananya untuk dibagi-bagi,’’ tegas AKBP Wedanajati. Ia kembali menegaskan, tersangka I Nyoman Pranajaya (62) yang menjabat sebagai perbekel, I Gusti Ngurah Oka Mustawa (45) sebagai kepala dusun (kadus) dan I Gusti Ngurah Raka (50) sebagai pekaseh sudah ditahan di Mapolda Bali. Saat ini pihaknya mempercepat pemberkasan supaya bisa dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. ‘’Tersangka mengaku sih baru pertama kali melakukan itu (pungli). Namun kami tetap mengembangkan kasus ini. Jika ada korban lain, silakan lapor biar kami bisa proses,’’ ungkapnya. Menurut Wedanajati, ayah Chris memiliki tanah 14 are berlokasi di Ban-
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391 Bali Post/rah
TERSANGKA - Kasus pungli di Kantor Perbekel Tulikup akhirnya dirilis di Mapolda Bali, Senin (19/12) kemarin. Ketiga tersangka juga dihadirkan. jar Siut, Tulikup, Gianyar, tetapi yang belum bersertifikat 4 are. Berhubung bukti kepemilikan tanah itu masih dalam bentuk pipil, agar bisa disertifikatkan harus ada surat pengantar dari pekaseh, kadus dan perbekel setempat. ‘’Tersangka INP (I Nyoman Pranajaya - red) menjabat perbekel periode pertama. Dia dilantik tahun 2012 dan berakhir 2018,’’ tandasnya. Seperti diberitakan, setelah kena OTT oleh tim Saber Pungli Polda Bali
di Kantor Perbekel Tulikup, Gianyar, ketiga tersangka yaitu I Nyoman Pranajaya, I Gusti Ngurah Oka Mustawa dan I Gusti Ngurah Raka ditahan di Rutan Mapolda. Selanjutnya, kasus tersebut ditangani Dit. Reskrimsus Polda Bali. Hasil pemeriksaan, uang pungli itu oleh tersangka dibilang hal biasa untuk beli kopi dan akan dibagibagi. Rencananya Rp 15 juta untuk perbekel dan sisanya dibagi dua oleh kadus serta pekaseh. (kmb36)
Tahun Depan, Denfest Dirancang Menyebar
Denpasar (Bali Post) Kegiatan Denpasar Festival (Denfest) ke-9 tahun ini, masih tetap akan digelar di seputaran Patung Catur Muka. Namun, Pemkot Denpasar mulai merancang kegiatan tersebut tidak akan terpusat di kawasan nol kilometer Kota Denpasar saja. Tahun depan, Denfest akan digelar menyebar di beberapa titik untuk mengangkat potensi lokal masingmasing wilayah. Hal itu diungkapkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (19/12) kemarin. Pola menyebar yang dirancang tersebut diharapkan sudah bisa dilaksanakan tahun depan. ‘’Konsepnya seperti pekenan lais maseluk yang dilakukan di semua kecamatan. Mungkin nanti kita seperti
itu,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Sementara itu, untuk tahun ini pihaknya akan mengedepankan kreativitas anak-anak dalam hajatan akhir tahun. Panitia akan memberikan ruang yang lebih banyak pada kreativitas anak-anak. Bahkan, satu panggung di utara (areal titik nol kilometer) khusus akan digunakan untuk pentas anak-anak. ‘’Kita akan fokus untuk menampilkan kreativitas anakanak,’’ ujar Rai Mantra. Di sisi lain, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar I Made Saryawan mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu tim kurator untuk menentukan siapa yang akan bisa ikut dalam Denfest kali ini. Sebab, jumlah peserta yang mendaftar cukup banyak, yakni sekitar 150 orang. Semen-
tara pihaknya tidak menyediakan tempat sebanyak itu. Karena terbatasnya tempat, maka tim kurator akan melakukan seleksi. ‘’Kami hanya punya 80 stan untuk peserta. Diperkirakan pada tanggal 22 mendatang sudah ada keputusan terkait peserta yang akan lolos ikut Denfest kali ini,’’ katanya. Sedangkan untuk menyediakan tempat, kata Saryawan, peserta tidak akan kena biaya karena tempat digratiskan. Namun biaya untuk petugas keamanan seperti pecalang serta petugas kebersihan, akan dilakukan oleh masing-masing kelompok. ‘’Inilah yang akan kena biayanya. Artinya, dari pemerintah tidak akan memungut biaya untuk peserta, kuliner maupun UKM,’’ ujar Saryawan yang ditemui di gedung DPRD Denpasar. (kmb12)
Nataru
Dishub Siapkan 820 Unit Armada
Denpasar (Bali Post) Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan Denpasar telah menyiapkan armada, baik jenis AKAP, AKDP, angkot maupun angkutan jenis lainnya. Total armada yang telah disiapkan sebanyak 820 unit armada dengan 15.381 seat. Demikian ditegaskan Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika di sela-sela apel pembukaan posko terpadu Nataru di Terminal Ubung, Senin (19/12) kemarin. Pembukaan posko terpadu tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja serta instansi terkait lainnya. Gede Astika mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan guna mengantisipasi keamanan dan ketertiban pada ruas-ruas jalan dan simpul transportasi jalan. Juga untuk pengamanan operasional manajemen lalu lintas serta pengamanan pada lokasi wisata/pusat perbelanjaan dan tempat-tempat strategis lainnya. Selain itu, pihaknya berharap kepada tim posko terpadu untuk membangun koordinasi antarpemangku kepentingan dalam hal operasional manajemen lalu lintas berupa penutupan jalan/pengalihan arus lalu lintas demi kelancaran para pengguna jalan. ‘’Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta mengapresiasi yang tinggi kepada segenap jajaran TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya yang telah dengan suka rela dan dedikasi tinggi membantu Kota Denpasar dalam mengemban tugas dan fungsi perlindungan masyarakat dengan baik,’’ kata Astika. Berdasarkan dengan instruksi Menteri Perhubungan RI Nomor IM 21 Tahun 2016 tentang pemeriksaan kelaikan sarana transportasi, lanjutnya, maka Pemerintah Kota Denpasar mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, nyaman, teratur, tertib, lancar dan terpadu. ‘’Khusus kepada operator angkutan agar memperhatikan aspek keselamatan seperti kesiapan sarana/armada yang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan serta dilengkapi dengan peralatan darurat,’’ kata Astika. Astika menambahkan, untuk kesiapan armada selama angkutan Nataru meliputi AKAP reguler 139 unit dengan 4.726 seat, cadangan 11 unit dengan 385 seat, jumlah total 150 unit dengan 5.111 seat. AKDP bus reguler 70 unit dengan 1.960 seat, cadangan 6 unit dengan 168 seat, jumlah total 76 unit dengan 2.128 seat. Micro bus reguler 468 dengan unit 6.832 seat, kemudian angkot reguler 50 unit dengan 450 seat, sedangkan Anjap reguler 76 unit dengan 860 seat. Jadi total keseluruhan yakni 820 unit 15.381 seat. Pengamanan pelaksanaan angkutan Nataru ini berlangsung dari tanggal 18 Desember 2016 sampai dengan 1 Januari 2017. Sedangkan Denpasar Festival ke-9 berlangsung dari tanggal 28 sampai dengan 31 Desember 2016 yang dipusatkan di areal Patung Catur Muka Denpasar. (kmb12)
Bali Post/ara
NATARU - Kadishub Denpasar sedang mengecek kesiapan armada untuk angkutan Nataru di Terminal Ubung.
Sajikan Pelaporan Keuangan Secara Transparan dan Akuntabel
Wali Kota Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI
KEBERHASILAN Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam menyajikan dan melakukan pelaporan keuangan secara transparan dan akuntabel dengan capaian standar tinggi, mengantarkan Denpasar meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang diserahkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (19/12) kemarin. Di samping menerima penghargaan tersebut, Wali Kota Rai Mantra juga menandatangani Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) tahun 2017 dan penandatanganan kerja sama pengintegrasian JKBM (Jaminan Kesehatan Bali Mandara) ke JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Kabag Keuangan Setda Kota Denpasar Made Widra yang mendampingi Rai Mantra mengatakan, penghargaan dari Kementerian Keuangan ini
PENGHARGAAN - Wali Kota Rai Mantra menerima penghargaan dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (19/12) kemarin. karena Pemkot Denpasar dinilai telah melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya predikat WTP (Wajar Tanpa
Pengecualian) empat kali berturut- turut oleh Pemkot Denpasar dari BPK Perwakilan Bali. Predikat WTP 4 kali berturut turut ini adalah prestasi satu-
satunya daerah di Bali. Di samping itu, penetapan APBD yang tepat waktu juga menjadi salah satu indikator untuk memperoleh penghargaan ini. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Bali R. Wiwin Istanti mengatakan, APBN tahun 2017 telah disetujui DPR pada akhir Oktober 2016. Tahun 2017 merupakan tahun konsolidasi fiscal, baik di sisi pendapatan negara maupun belanja negara. Di bidang pembelanjaan dilakukan efisiensi, namun tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan serta penciptaan lapangan kerja. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, dengan telah dilakukan kerja sama maka terhitung 1 Januari 2017 kabupaten/kota se-Bali terintegrasi dengan program JKN-KIS. Menurutnya, dalam integrasi tersebut Provinsi Bali telah mendaftarkan 400.749 jiwa penduduk miskin dan tidak mampu menjadi peserta penerima bantuan
iuran JKN-KIS. Fachmi Idris berharap melalui kehadiran program JKN-KIS, masyarakat seluruh Indonesia bisa memperoleh akses yang luas dan hak yang sama dalam memperoleh jaminan kesehatan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan, bantuan dana dari pusat ke Provinsi Bali hampir mencapai Rp 20 triliun yang dibagikan pada kebupaten/kota se-Bali. Untuk itu, diharapkan setiap penggunaan dana anggaran harus dipertanggungjawabkan setiap rupiahnya. Wali Kota Rai Mantra yang ditemui usai menerima penghargaan mengatakan, penghargaan ini merupakan usaha kerja keras dari seluruh aparatur di Pemkot Denpasar dalam menyajikan laporan penggunaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Dalam setiap penggunaan anggaran daerah harus dapat dipertanggungjawabkan dan harus dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. (ad579)
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Perintis Puskeswan di Bali
Wayan Masudana Berpulang BERITA duka menyelimuti rumah keluarga Drh. Wayan Masudana, Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Provinsi Bali periode 1979-1997. Almarhum Masudana telah berpulang Senin (19/12) kemarin pukul 04.01 Wita dini hari di usia 81 tahun. Setelah dirawat terakhir di RSUP Sanglah selama 3,5 minggu karena serangan stroke, kondisinya terus menurun. Anak kedua almarhum, Made Ananta Wijaya, menuBali Post/ist turkan ayahnya menderita Wayan Masudana (alm) diabetes. Di usia ayahnya yang ke-78, mengalami serangan stroke yang pertama. Lalu serangan stroke kedua, ketiga dan terakhir yang keempat yang membuat kondisinya semakin drop dan akhirnya berpulang. Almarhum meninggalkan 5 orang anak dan 8 cucu. Ananta menuturkan, ayahnya lahir dari keluarga miskin 18 Juli 1925. Beruntung, ayahnya memiliki kemampuan IQ yang bagus karena sejak SD nilai akademisnya menonjol. Setamat SMA, karena kakeknya bukan orang mampu, ayahnya tidak berencana melanjutkan pendidikan. ‘’Akhirnya melanjutkan profesi kakek jadi guru di Bangli,’’ ujarnya saat ditemui di rumah duka di Jalan Jayagiri, Renon, Denpasar, siang kemarin. Seorang teman ayahnya di SMAN 1 Singaraja, ada yang melamar kuliah di Universitas Indonesia (UI). Ayahnya pun ingin melanjutkan pendidikan ke UI. Dengan nilai tertentu, akhirnya bisa diterima ikatan dinas di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UI. ‘’Bapak semangat dan nekat merantau ke Bogor, Jawa Barat dan tamat dengan gelar dokter hewan,’’ ujarnya. Padahal, ayahnya senang menggambar dan ingin melanjutkan sekolah arsitek. Namun karena keterbatasan biaya, dia mencari sekolah gratis yaitu FKH UI. Karena ikatan dinas tersebut, Wayan Masudana menjadi PNS dan bertugas di Singaraja lalu bertugas sebagai staf di Kabupaten Klungkung dan Karangasem, lalu kembali ke provinsi. Sejak tahun 1979 sampai 1997, Masudana menjabat menjadi Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali. ‘’Dulu waktu saya kecil, saya ingat waktu bapak jadi staf penyuluh di Disnak, bapak saya membuat papan-papan sosialisasi beternak babi, kawin suntik, inseminasi buatan, bapak merancang konsep-konsep penyuluhan,’’ kenang Ananta Wijaya. Almarhum yang asli Temesi, Gianyar ini selama menjabat menjadi Kepala Disnak Bali merintis Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Bali. ‘’Bapak mengadopsi tentang pelayanan kesehatan manusia, ada pelayanan pratama di puskesmas. Bapak mencoba pelayanan kesehatan hewan dengan membangun puskeswan. Bapak aktif membangun puskeswan untuk mendekatkan pelayanan,’’ jelasnya. Atas jasa-jasanya, Presiden RI menganugerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan di Bidang Pertanian dan Peternakan pada tahun 1997. (may)
Badung
3
Akses Menuju Pura Ratu Lingsir Terputus BPBD Badung Bangun Jembantan Darurat Mangupura (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung membangun jembatan darurat menuju Pura Ratu Lingsir. Jembatan dari kayu ini diharapkan menggantikan sementara jembatan yang amblas akibat bencana banjir, Sabtu (10/12) lalu. Kepala BPBD Badung I Nyoman Wijaya menuturkan, pura yang berlokasi dekat dengan Pura Dalem Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Badung itu merupakan tempat memohon air suci (tirta) bagi masyarakat setempat. Tak hanya itu, warga juga memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat mencari perlengkapan upakara. ‘’Untuk mempermudah akses warga, pemerintah atas perintah Bapak Wakil Bupati akhirnya membangun jembatan darurat yang terbuat dari kayu,’’ terang Nyoman Wijaya saat dimintai konfirmasi, Senin (19/12) kemarin. Menurutnya, jembatan dengan panjang sekitar 3 meter tersebut hanya dapat dilewati kendaraan roda dua. Jembatan permanen sendiri rencananya akan dibangun tahun 2017. ‘’Jembatan darurat ini sifatnya sementara agar warga yang nunas tirta dan mencari perlengkapan
upakara bisa melintas,’’ ungkapnya. Dikatakannya, pembangunan jembatan sementara ini memanfaatkan anggaran kedaruratan agar aktivitas keagamaan bisa berjalan sebagaimana mestinya. Amblasnya jembatan ini sempat luput dari pantauan BPBD Badung. ‘’Jembatan putus baru diketahui setelah ada laporan dari Perbekel Desa Buduk. Terus terang, kejadian ini lepas dari pantauan kami,’’ ucapnya. Dia berharap pembuatan jembatan itu bagian dari tanggap darurat agar dapat dimanfaatkan warga sebelum jembatan permanen dibangun. Saat ini pihaknya masih
berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya Badung terkait pembangunan jembatan permanen. ‘’Kalau jembatan permanennya kan instansi terkait yang bangun. Kami sifatnya dari segi kedaruratan pascabencana saja,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, hujan lebat disertai angin kencang, Sabtu (10/12) lalu mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Mengwi, Badung, diterjang banjir. BPBD Badung mencatat lima desa yang terkena bencana tersebut. Di antaranya Desa Buduk, Desa Abianbase, Desa Tangeb, dan Desa Tumbakbayuh. Banjir terparah terjadi di Desa Buduk, membuat sejumlah jembatan amblas dan beberapa rumah warga terendam banjir. Selain jembatan dekat Pura Dalem Buduk yang amblas, sebuah jembatan di Perumahan Umadewi di Banjar Pasekan, Buduk, juga ambrol dan membuat sekitar 70 KK penghuni perumahan nyaris terisolir. (kmb27)
Awasi Pelayanan, Dibentuk Satgas JKN
Denpasar (Bali Post) Untuk mengawasi pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), satuan tugas (satgas) pengawasan dibentuk yang terdiri dari BPJS Kesehatan Divisi Regional XI bersama Pemerintah Daerah Provinsi Bali. Mulai 1 Januari 2017, sekitar 400.000 masyarakat PBI harus tersosialisasi dengan baik. Tugas penting satgas tersebut adalah memastikan kualitas pelayanan, baik ketersediaan obat, ketersediaan kamar. ‘’Jangan sampai ada peserta yang ditolak. Kalau ada keluhan supaya cepat ditangani,’’ kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Senin (19/12) kemarin. Pada intinya, katanya, Bali yang sebelumnya telah terbiasa dengan pelayanan JKBM yang dianggap baik, tidak berkurang kualitas pelayanannya setelah integrasi JKBM ke JKN tersebut. Satgas tersebut telah terbentuk karena sebelumnya pihaknya telah melakukan diskusi dan koordinasi dengan pemda. Ke depan setelah penandatanganan kesepakatan integrasi JKBM ke JKN tersebut, pihaknya memasuki babak baru yaitu pengawasan. ‘’Kita ada database-nya, kepala cabang melalui kepala operasional kabupaten/kota harus mencari tahu. Kalau waktu memungkinkan, bertemu langsung sehingga kita mempertemukan ekspektasi dengan kenyataan yang harus dihadapi. Karena kadang ada ekspektasi, kalau tidak tahu kenyataan, itu yang membuat suasana menjadi kurang baik,’’ jelasnya. Masyarakat yang merasa pelayanan kurang, pihaknya akan membuka care center yang harus lebih complete handling, manajemen khusus paling tidak menyampaikan dulu hal-hal yang harus dipahami. Program JKN tersebut terus bergerak maju, hingga kini 400 kabupaten/kota terintegrasi dalam program negara tersebut. Kepala Departemen Pemasaran Kepesertaan Divisi Regional XI Sri Wahyuningsih mengatakan, JKBM yang telah ada sejak tahun 2010 dan sekarang telah terintegrasi ke JKN, maka tugas besarnya adalah memastikan pelayanan kesehatan dan penanganan keluhan jauh lebih optimal dari sebelumnya. ‘’Rencananya akan dibuat tim bersama antara BPJS Kesehatan dan pemda. Karena kalau bekerja sendiri, kita tidak punya wewenang karena RS kan di bawahnya pemda sehingga kita akan menggandeng pemda untuk mengawasi program JKN,’’ ujarnya. (kmb42)
Serapan APBN di Daerah Belum Optimal
Mangupura (Bali Post) Penyerapan APBN di daerah masih belum menunjukkan hasil optimal, tidak terkecuali di Bali. Ini berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir serta hasil monitoring dan evaluasi. Baik itu penyerapan anggaran oleh masingmasing satuan kerja (satker) pada kementerian/lembaga maupun SKPD yang melaksanakan kegiatan dalam rangka dekonsentrasi dan tugas pembantuan. ‘’Penyerapan anggaran yang menggambarkan perilaku satker dalam melaksanakan kegiatan cenderung rendah di awal tahun dan kemudian menumpuk di akhir tahun anggaran, dan selalu berulang pada setiap tahun anggaran,’’ ujar Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti dalam acara Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2017 Lingkup Provinsi Bali di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (19/12) kemarin. Wiwin menambahkan, pola penyerapan anggaran tersebut kurang baik dari sisi perencanaan dan manajemen kas. Di Bali sendiri, realisasi belanja pemerintah pusat tahun 2016 sampai dengan 12 Desember 2016 baru Rp 7,3 triliun atau 86,39% dari pagu Rp 8,45 triliun. Persentase ini memang lebih tinggi dari penyerapan nasional Rp 583,85 triliun atau 73,53% dari pagu Rp 794,3 triliun. Namun sampai tutup tahun, diprediksi tidak mencapai 100 persen. ‘’86,39 persen itu yang sudah ditagihkan ke kami, mungkin ada yang sudah selesai kegiatannya tapi belum ditagihkan. Kalau tahun lalu kan untuk Bali itu 92 persen, ini mungkin kurang lebih di 90 persen ke atas (sampai tutup tahun - red),’’ jelasnya. Dari nilai serapan Bali itu, lanjut Wiwin, realisasi untuk belanja pegawai 103,42% dari pagu, belanja barang Rp 2,54 triliun atau 77,26% dari pagu, belanja modal 66,4% dari pagu dan belanja bansos Rp 6,97 triliun atau 98,27% dari pagu. Sementara untuk anggaran transfer ke daerah, sampai dengan tanggal 12 Desember 2016 realisasinya Rp 9,70 triliun. (kmb32)
Bali Post/kmb23
SAMPAH - Meskipun sampah kiriman masih memenuhi Pantai Kuta, wisatawan yang berlibur ke Bali tetap melakukan aktivitas pantai, Senin (19/12) kemarin. Sampah kiriman yang terbawa arus dari berbagai daerah ini, sebagian besar berupa ranting pohon dan sampah plastik.
Lagi, Sampah Penuhi Pantai Kuta
Bali Post/ist
JEMBATAN DARURAT - Seorang pekerja sedang mengerjakan jembatan darurat sebagai akses sementara masyarakat menuju Pura Ratu Lingsir yang lokasinya berdekatan dengan Pura Dalem Desa Buduk.
’’Smart Building’’ Diharapkan Segera Diimplementasikan
Mangupura (Bali Post) – Rencana hibah dari pemerintah Korea Selatan (Korsel) untuk implementasi Smart/Intelegent Building, diharapkan bisa dilaksanakan di Puspem Badung. Mengingat, hal tersebut sejalan dengan rencana hibah Korea Selatan lainnya yaitu Korea Energy Agency (KEA) untuk studi kelayakan terkait energ i di Kabupaten Badung. Ini dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi Kabupaten Badung. Demikian antara lain disampaikan Direktur Deputi untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Andianto Haryoko saat audiensi pemerintah Korea Selatan yang difasilitasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Senin (19/12) kemarin, di Ruang Rapat Nayaka Gosana Puspem Badung. Audiensi ini terkait Penawaran Rencana Hibah Pemerintah Korea melalui Intellegent Building Society (IBS) untuk Smart Building/Intelegent Builing di Kabupaten Badung. Rombongan diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika. Hadir pula pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dewa Made Apramana, Kadis Cipta Karya Luh Putu Desi Dharmayanti, Kabag Administrasi dan Pemerintahan Umum IGN Made Dwipayana, Kabag Aset dan Perlengkapan I Wayan Puja serta perwakilan dari Bappeda Litbang Badung. Bappenas RI sangat mendukung agar pelaksanaan kegiatan hibah ini dapat memberikan nilai tambah khususnya bagi pelaksanaan energi efisiensi serta bagi pengembangan smart energy dan smart city ke depannya. ‘’Kabupaten Badung dipandang sangat berpotensi untuk pengembangan tersebut sebagai upaya peningkatan pendapatan daerah dan pelayanan publik bagi masyarakat yang lebih maju dan sejahtera,’’ ujarnya. Ia mengatakan, Bappenas RI sudah meminta pihak Korea Selatan untuk menyusun konsep kerangka acuan kegiatan dan nota kesepahaman antara IBS dengan Pemkab Badung. ‘’Konsep dimaksud selanjutnya akan dibahas bersama dengan Pemerintah Kabupaten Badung agar sesuai dengan kebutuhan dari pemerintah dan wilayah Badung,’’ tegasnya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberi apresiasi terhadap pemerintah Korea Selatan terkait penawaran rencana hibah melalui Intellegent Building Society (IBS) untuk smart building di Kabupaten Badung. Hal tersebut tentu mempunyai dampak yang sangat positif terhadap Kabupaten Badung. Mengingat, kebutuhan listrik di Kabupaten Badung yang sangat luar biasa. Diharapkan, nantinya setelah penerapan smart buiding ini akan mampu menghemat pengeluaran dan biaya penghematan tersebut bisa digunakan untuk kepentingan lainnya untuk kesejahteraan masyarakat. ‘’Jika kerja sama ini positif dan menguntungkan buat kita, maka kerja sama ini akan terus kami lanjutkan,’’ ujar Suiasa. (kmb)
Mangupura (Bali Post) – Setiap pengujung tahun, Pantai Kuta selalu dipenuhi sampah. Sampah kiriman itu kini sudah mulai terlihat di pesisir kawasan Pantai Seminyak, Legian dan Kuta. Liburan sebagian wisatawan pun diwarnai dengan pemandangan kurang menyenangkan. Tumpukan sampah yang terdiri dari sampah plastik maupun organik bercampur jadi satu. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung Putu Eka Merthawan mengakui sampah kiriman yang begitu banyak diakibatkan dampak dari angin dan arus laut yang besar. ‘’Kami telah melakukan identifikasi mengenai volume sampah di Pantai Kuta,’’ kata Eka Merthawan, Senin (19/12) kemarin. Menurutnya, lonjakan sampah di Kuta akibat angin monsun barat. Cuaca ekstrem ini berlangsung pada saat musim dingin di belahan bumi
utara khatulistiwa, umumnya terjadi pada bulan Oktober April dan puncaknya pada bulan Desember dan Februari. ‘’Angin munson bertiup dari daerah Siberia menuju Benua Australia. Pada periode ini di daerah-daerah di Indonesia, yaitu daerah yang berada di sekitar Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara sampai dengan Papua, angin monsun bertiup dari barat ke arah timur,’’ jelasnya. Angin munson tersebut, kata Eka Merthawan, berputar-putar di seluruh Samudera Indonesia dan di kepulauan Indonesia kerena terbawa arus laut. Inilah yang membawa sampah dari seluruh Indonesia ke Pantai Kuta. “Sampah kiriman di Kuta tidak hanya dari Bali Barat dan Jawa bagian selatan saja. Kemungkinan juga ada sampah kiriman dari Sumatera, Sulawesi dan lainnya yang akhirnya bermuara di Kuta,’’ ungkapnya.
Fakta yang ditemukan di lapangan, banyaknya sampah buah kelapa, sementara di Bali tidak ada yang namanya perkebunan sebanyak itu, namun ada di wilayah Sulawesi dan daerah Jawa. Termasuk, sampah pohon besar yang kandas di Pantai Kuta. ‘’Itu berdasarkan identifikasi awal dari kami di DKP Badung. Pohon sebesar itu kayaknya di Bali jarang ada karena logikanya sungai di Bali kecil. Kalau sungai besar itu ada di luar Bali. Selain itu, arus laut yang besar, buktinya ada penyu yang mati, berarti arus laut di Kuta keras banget,’’ terangnya. Mantan Kabag Humas Badung ini berpendapat, kiriman sampah bukan sepenuhnya tanggung jawab Pemkab Badung, melainkan tanggung jawab bersama. ‘’Ini juga menjadi masalah nasional, cuma kebetulan bermuara di pantai kuta,’’ pungkasnya. (kmb27)
AUDIENSI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Sekda Kompyang R. Swandika menerima audiensi dari Pemerintah Korea Selatan, Senin (19/12) kemarin di Puspem Badung.
KABUPATEN Badung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilannya menyusun dan
menyajikan laporan keuangan tahun 2015 dengan capaian standar tinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah. Penghargaan
WTP yang ditandatangani Oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati itu diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti dan diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., Senin (19/12) kemarin, di Gedung Wiswa Shaba Kantor Gubernur Provinsi Bali. Penghargaan juga diberikan kepada kabupaten/kota se-Bali. Acara ini juga dirangkaikan dengan acara penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2017 oleh Gubernur Bali Mangku Made Pastika dan penandatanganan Kesepakatan Integritas antara provinsi, pemerintah kabupaten/kota dengan JKN. Acara tersebut dihadiri bupati/wali kota se-Bali dan instansi pemerintah dan instansi vertikal di kabupaten/kota se-Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan ini tidak hanya sebagai prestasi administratif. Pencapaian ini
harus benar-benar mencerminkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel yang benar-benar berorientasi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali berharap semua di Provinsi Bali dan semua pemerintah kabupaten/ kota di Bali tahun 2017 mendapatkan WTP kembali. ‘’Dengan kerja keras dan memperhatikan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan efektivitas sistem pengendalian intern, tentu WTP dapat diraih,’’ ujarnya. Dengan Opini WTP ini, menjadikan harapan masyarakat cukup besar untuk memperhatikan kinerja dari seluruh pemerintah daerah di seluruh Bali. Oleh karena itu, bagi pemerintah daerah yang meraih opini WTP, sudah jauh dari tindakan-tindakan yang dapat mengotori dan merugikan pemerintah dan masyarakat,
DenPost/ist
Badung Raih WTP Tahun 2016
WTP - Bupati Giri Prasta menerima WTP dari Kementerian Keuangan RI yang diserahkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti, Senin (19/12) kemarin, di Gedung Wiswa Shaba Kantor Gubernur Bali.
seyogianya bersih dari segala kesalahan. ‘’Kami harapkan kepada bupati/wali kota dan instansi terkait, hal ini menjadi catatan. Kerena harapan masyarakat cukup besar, dengan opini WTP seyogianya tidak ada lagi korupsi,’’ imbuhnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan diraihnya opini WTP oleh Pemerintahan Kabupaten Badung ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Badung. Untuk itu, ke depan dengan opini ini artinya pemerintah tidak boleh melakukan hal-hal di luar peraturan perundangundangan yang berlaku. Dengan WTP ini, Pemkab Badung juga akan memperhatikan kesejahteraan pegawai melalui Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), sehingga jajaran pegawai Pemkab Badung dapat lebih meningkatkan pelayanan, yang muaranya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Badung. (ad580)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Undiknas Terjunkan 648 Mahasiswa KKN Prodi MKn Unwar Teken KSO dengan MKn FH UGM di Klungkung dan Karangasem UNDIKNAS University Denpasar termasuk PTS yang rutin menerjunkan mahasiswanya ke desa-desa lewat KKN. Menjelang akhir 2016, Undiknas menerjunkan 648 mahasiswa untuk KKN di Klungkung dan Karangasem. Dari jumlah itu, 360 mahasiswa diterjunkan di Kabupaten Klungkung dan sisanya di Karangasem. Ketua Panitia KKN Undiknas I Nengah Mirsa, S.E., M.M. menjelaskan, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa bersifat tematif. Artinya, KKN sekarang tidak lagi menggarap kegiatan yang bersifat fisik namun lebih banyak melakukan kegiatan bertema edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan. Program yang disusun mahasiswa KKN Undiknas disesuaikan dengan disiplin ilmunya masing-masing. Program KKN mahasiswa Undiknas Denpasar tahun akademik 2016/2017 berjumlah 648 mahasiswa dari empat fakultas dilakukan di Kabupaten Klungkung dan di Kabupaten Karangasem. Dari jumlah tersebut, mahasiswa telah dilepas dan diserahkan, Kamis (15/12) lalu oleh Rektor Undiknas Denpasar Prof. Gede Sri Darma, DBA. dan diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, S.Sos. Selanjutnya, bupati menyerahkan kepada Camat Banjarangkan, Camat Klungkung dan Camat Dawan untuk selanjutnya diserahkan kepada perbekel dari 22 desa penerima mahasiswa KKN di kecamatan masing-masing. Penyerahan mahasiswa KKN di
KKN - Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma saat pelepasan mahasiswa KKN Undiknas Denpasar di Klungkung dan Karangasem. Kabupaten Klungkung dipusatkan gasem IGA Mas Sumatri. Pada kesdi Balai Budaya dihadiri sejumlah empatan itu, Bupati menyampaikan pejabat Pemkab Klungkung dan harapannya agar kerja sama dalam pimpinan serta para direktur serta bidang pengabdian masyarakat dekan dari Undiknas. Rektor mau- antara Undiknas dan Kabupaten pun Bupati Klungkung memoti- Karangasem dapat berlanjut secara vasi mahasiswa untuk bekerja dan berkesinambungan. Di samping mengabdi dalama kegiatan KKN ini itu, dia juga memberikan motivasi dalam membantu masyarakat desa belajar yang tinggi kepada para mamenemukan dan mengembangkan hasiswa KKN dengan mengambil potensi daerahnya. contoh dirinya yang dulunya berSelanjutnya, acara pelepasan latar belakang sebagai pendidik. mahasiswa KKN Undiknas di Mahasiswa KKN di Kabupaten Kabupaten Karangasem dilaksana- Karangasem tersebar di 18 desa di kan, Sabtu (17/12) lalu, dipusatkan Kecamatan Selat dan Sidemen. di Aula Kantor Bupati KaranRektor Prof. Gede Sri Darma gasem. Acara pelepasan ini dihadiri berpesan agar mahasiswa jangan langsung Bupati Karangasem menggurui masyarakat, melainkan IGA Mas Sumatri beserta Rektor banyak belajar dari masyarakat. Undiknas Prof. Gede Sri Darma, Alasannya, masyarakat adalah D.B.A dan jajaran pejabat Pemkab laboratorium hidup untuk belajar Karangasem dan Undiknas. apa saja. Untuk itu, program KKN Sebanyak 288 mahasiswa KKN di desa harus benar-benar menytelah dilepas oleh Rektor Undiknas entuh kepentingan masyarakat dan diterima oleh Bupati Karan- desa. (ad1061)
Rayakan HUT Ke-121
Bank BRI Gelar ”UMKM Digitalvolution”
BERDIALOG - Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam (kanan) dan Wakil Direktur Utama Bank BRI Sunarso (ketiga kiri) mendampingi Menteri BUMN Rini M. Soemarno berdialog dan memberikan apresiasi kepada Ny. Kristiawan, pengusaha makanan olahan hasil pertanian “So-Kresh” dari Malang. MERAYAKAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-121, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar kegiatan bertajuk “UMKM Digitalvolution” yang dilaksanakan pada tanggal 17-18 Desember 2016 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kegiatan tersebut meliputi seminar, pameran, dan coaching clinic UMKM. Event ini merupakan pengembangan dari Rumah Kreatif BUMN yang digagas Kementerian BUMN. Hal itu merupakan salah satu bentuk konsistensi dan wujud komitmen Bank BRI dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi di segmen bisnis mikro, kecil dan menengah di seluruh pelosok negeri. Kegiatan seminar setengah hari bertema “Menyiapkan UMKM yang Berdaya Saing Tinggi di Era Digital” diselenggarakan pada 17 Desember 2016, dengan keynote speaker Menteri BUMN RI Rini M Soemarno, setelah sebelumnya Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam menyampaikan laporannya. Bertindak sebagai nara-
sumber adalah Direktur Mikro Bank BRI Mohammad Irfan bersama beberapa praktisi profesional seperti Aulia E. Marinto (CEO Blanja.com dan Ketua idEA-Indonesia e-commerce Association), Eni V Panggabean (Direktur Eksekutif DKSP Bank Indonesia) serta Imam B. Prasodjo (Sosiolog Universitas Indonesia). Acara seminar dengan format tersebut juga dilengkapi dengan kegiatan pameran pengusaha UMKM kreatif yang menghadirkan 121 nasabah UMKM BRI terpilih dari seluruh Indonesia. Nasabah tersebut terbagi atas beberapa kategori antara lain cluster industri kreatif, cluster kain tradisional, cluster kopi serta cluster makanan dan minuman olahan. Selama event UMKM Digitalvolution ini berlangsung, tercatat total penjualan produk UMKM Kreatif lebih dari Rp 5 miliar dengan rata-rata penjualan per booth sekitar Rp 40 juta. Penjualan tertinggi pada booth Batik Haryanto yang mencapai lebih dari Rp 100 juta. Transaksi pada umumnya dilakukan secara nontunai menggunakan Debit BRI, Kartu Kredit BRI serta BRIZZI melalui EDC BRI. Selain dari penjualan, di event ini juga memberikan edukasi dalam bentuk coaching clinic UMKM yang terdiri dari pelatihan dan konsultasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk meningkatkan pemahaman terkait beberapa aspek yang secara langsung dapat meningkatkan kapasitas usaha pengusaha/pelaku UMKM. Pelatihan yang diberikan antara lain pembiayaan UMKM, pelatihan packaging, literasi terkait merek, hak cipta dan paten serta pemasaran UMKM melalui e-commerce. Salah satu peserta pameran pengusaha UMKM kreatif berkesempatan memberikan sebuah testimoni. “Kami sangat antusias menjadi peserta pameran pengusaha UMKM kreatif yang diselenggarakan oleh BRI. Kami berharap event ini dilaksanakan setiap tahun. Manfaat yang kami peroleh adalah menambah jaringan pemasaran, mendapatkan investor baru dan tentunya tingkat penjualan yang tinggi,” ujar Widawiningsih, pemilik usaha makanan olahan Pala-Q dari Bogor. (bns1)
DPD-RI Tegur PLN Terkait Pengangkatan 15 Tenaga Kerja Non-Bali di PLN
PROGRAM Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Unwar terus memberi penguatan akademik kepada civitas akademikanya. Setelah Oktober lalu para dosen studi banding di PPS Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Jumat (16/12) lalu, 61 mahasiswa MKn Unwar diajak studi banding ke Prodi MKn FH UGM. Saat itu, MKn PPS Unwar meneken Kerja Sama Operasi (KSO) dengan MKn FH UGM yang dilakukan Kaprodi MKn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. dan Kaprodi MKn FH UGM Dr. Sutanto, S.H., M.S. Pada kesempatan itu juga diteken kerja sama antara Direktur Program Pascasarjana (PPS) Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. dengan Dekan FH UGM Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H., LL.M. Semua kerja sama ini menyangkut pelaksanaan Tri Dharma PT. Kaprodi Nyoman Sujana mengatakan di sela-sela studi banding di FH UGM, mahasiswa juga diberikan kuliah umum soal peran notaris dalam pembuatan surat keterangan waris. Materi diberikan oleh Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum. Saat itu, para pengelola Prodi MKn Unwar di bawah Nyoman Sujana juga melakukan penyelarasan kurikulum Prodi MKn FH UGM dan Prodi MKn Unwar. Ini artinya, kurikulum MKn Unwar berafiliasi ke Prodi MKn UGM. Dengan demikian, lulusan alias output Prodi MKn Unwar diharapkan setara dengan Prodi MKn UGM. Ke depan, dengan payung hukum KSO ini, SDM dosen Prodi MKn FH UGM juga membantu penyelenggaraan kuliah dan memberi supervisi kepada mahasiswa dan dosen dalam menyelenggarakan Tri Darma PT. Pada kunjungan selama sehari penuh itu, mahasiswa juga mengunjungi lab MKn dan perpustakaan serta PBM. Kaprodi MKn PPS Unwar Nyoman Sujana juga memberikan materi kuliah umum “Kedudukan Perempuan Bali sebagai Ahli Waris dalam Suatu Dilema”. Dikatakan, saat ini perempuan Bali untuk menempatkan diri sebagai ahli waris masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya faktor internal dari keluarga terdekat (garis purusa) yang belum rela berbagi waris. Padahal, hukum adat Bali sudah mengarah pada pembagian warisan dengan sistem Asuun dan Ategen. Faktor eksternal, ada beberapa masyarakat hukum
adat yang masih memandang Bali menganut hak waris hanya pada laki-laki karena dikaitkan dengan sistem patrilinial (ayahan adat oleh laki-laki). Namun pada sejumlah keluarga yang modern dan demokratis, sudah melaksanakan sistem asuun dan ategen. Alasannya, hubungan darah tak pernah terputus dan semua hak dan kewajiban berjalan secara berkelanjutan. Penguatan akademik ini untuk mewujudkan visi MKn Unwar, yakni menghasilkan lulusan magister kenotariatan yang berwawasan lingkungan kepariwisataan, berintegritas dan berdaya saing tinggi di era global tahun 2020. Misinya melahirkan lulusan yang menguasasi ilmu hukum dan keterampilan hukum di bidang kenotariatan, berbasis lingkungan kepariwisataan dan menjunjung tinggi etika akademik serta etika profesi. Direktur Pasrasarjana Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. mengatakan, studi banding ke MKn FH UGM adalah salah satu kiat mengisi borang akreditasi prodi. “Untuk menjadi unggul, kita perlu melihat, mendengar dan meniru yang lebih unggul manfaatnya, bisa dipakai bahan evaluasi sejauh mana program PPS Unwar dan MKn melengkapi diri untuk memenuhi standar borang menuju akreditasi prodi,” ujarnya. (ad1062)
KSO - Kaprodi MKn Unwar Nyoman Sujana dan Sutanto bersalaman usai meneken KSO.
Melalui Perayaan HUT Ke-19
Grahadi Bali Komit Dukung Pariwisata Bali
GRAHADI Bali (GB) yang merupakan tempat hiburan karaoke di kawasan By-pass Ngurah Rai merayakan ulang tahunnya yang ke-19, Senin (19/12) kemarin. Dengan mengambil tema “Hidup Bersama Seiring Sejalan”, mencerminkan kebersamaan yang sudah 19 tahun terjalin antara manajemen agar bisa terus seiring sejalan. Dalam suasana kekeluargaan, ratusan orang yang merupakan karyawan dan keluarga larut dalam perayaan tersebut. Managing Direktur Grahadi Bali George Alexander didampingi General Manager Grahadi Bali Putu Widarsa saat ditemui di sela-sela acara peringatan HUT ke-19 Grahadi Bali mengatakan, Grahadi Bali yang mulai beroperasi sekitar tahun 1997 sebelum krisis ekonomi melanda Indonesia hingga sekarang, akan tetap komit untuk mendukung pariwisata Bali. “Sejak pertama berdiri, Grahadi
Bali berbaur dengan tempat hiburan yang terus berkembang dan menjadi bagian untuk mendukung sektor pariwisata Bali,” katanya. Saat ini, Grahadi Bali memiliki 42 room karaoke dengan vasilitas VIP. Grahadi Bali saat ini menjadi salah satu tempat hiburan terfavorit bagi wisatawan domestik dan asing. Bahkan, menurut Alexander, sebanyak 30 persen tamu yang berkunjung ke tempat karaoke tersebut adalah wisatawan asing yang didominasi wisatawan dari Cina, Taiwan dan Jepang. “Ini menjadi kebanggaan buat kami bisa menjadi bagian dari pariwisata Bali,” jelasnya. Dengan kunjungan wisatawan ke Bali yang juga terus meningkat, kata dia, pariwisata Bali terus berkembang. Pariwisata Bali mampu menggerakkan ekonomi Bali bahkan menempatkan pertumbuhan ekonomi Bali di atas rata-rata nasional.
HUT - Managing Direktur Grahadi Bali George Alexander (memotong tumpeng) didampingi General Manager Grahadi Bali Putu Widarsa saat perayaan HUT ke-19 Grahadi Bali.
“Dunia pariwisata tak bisa lepas dari industri hiburan, hotel dan restoran. Hal ini juga yang membuat Grahadi Bali terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya. Diakuinya, bisnis hiburan memang tak selalu tumbuh positif, kondisi ekonomi sangat berpengaruh dengan ramainya kunjungan. Sejak awal tahun 2016, jumlah kunjungan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata jumlah tamu yang datang tiap hari mencapai 200 orang atau sekitar 6.000 orang per bulan. “Hingga Oktober 2016, okupansi agak drop. Namun, pada akhir tahun ini sudah mulai naik di angka 80 persen. Kita optimis pada 2017 ini bisnis hiburan akan kembali membaik,” harapnya. General Manager Grahadi Bali Putu Widarsa mengatakan, dalam perayaan ulang tahun GB ke-19 ini, pihaknya mengangkat budaya Bali melalui pagelaran genjek dan tari kecak serta sejumlah atraksi budaya lainnya. Pihaknya melibatkan para karyawan dan pegawai GB yang jumlahnya mencapai ratusan orang. “Kita ingin mengangkat budaya Bali dalam perayaan ulang tahun Grahadi yang ke-19. Kita berharap GB akan terus berkembang dan menjadi bagian dari pariwisata Bali,” ucapnya. Pada perayaan ini, lantunan lagu genjek dan tarian serta pargelaran tari kecak menjadi tontonan yang sangat menarik. Suasana ini memang jauh berbeda dengan image sebuah industri hiburan karaoke. Bahkan, owner dan pimpinan perusahaan Grahadi Bali berbaur layaknya sebuah keluarga. Mereka mengakhiri pesta ulang tahun Grahadi Bali tersebut dengan makan bersama. (ad517)
Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh Indonesia. “Melalui kehadiran program JKN-KIS, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa memperoleh akses yang luas dan hak yang sama dalam memperoleh jaminan kesehatan. Semoga integrasi JKBM ke dalam program JKN -KIS ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Bali dan kerja sama ini makin mendekatkan kita pada cita-cita mulia yaitu mewujudkan Indonesia-Universal Health Coverage atau cakupan jaminan kesehatan semesta bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Fachmi. Hingga 16 Desember 2016, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 171.677.176 jiwa. Dari angka tersebut, kepesertaan masyarakat yang didaftarkan oleh pemerintah daerah atau integrasi Jamkesda mencapai lebih dari 15,3 juta jiwa yang berasal dari 388 kabupaten/kota. Kepala BPJS Kesehatan Ca-
bang Denpasar dr. Kiki Christmar Marbun, AAK. mengatakan, dalam program JKN-KIS, terdapat pilarpilar sesuai dengan regulasi agar dapat berjalan dengan baik. Pilarpilarnya itu adalah fasilitas kesehatan, peserta dan pemerintah. Agar program ini dapat berjalan dengan baik, pelayanan kepada peserta optimal, maka BPJS Kesehatan sangat butuh dukungan dari peserta, dukungan dari fasilitas kesehatan dan dukungan dari pemerintah pusat serta pemerintah daerah sebagai orangtuanya program JKN. “Tanpa pemerintah mendukung kita, tentu pelayanan kepada masyarakat yang optimal, BPJS Kesehatan tidak bisa mencapainya sendiri,” jelasnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap dengan terintegrasinya peserta JKBM ke JKN, BPJS Kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal, baik obat, tenaga kesehatan dan lain-lain. (ad576)
Proses Tak Wajar, Senator Wedakarna Dukung Bawa Sengketa Tanah PLN ke KPK Pemprov Bali Dukung BPJS Kesehatan Capai ”Universal Health Coverage”
MENINDAKLANJUTI aspirasi masyarakat khususnya ahli waris Gusti Made Mentog asal Pemecutan terkait dugaan penyerobotan tanah oleh PLN, Komite III DPD-RI Bidang Kesejahteraan Rakyat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPD-RI Bali. Dalam RDP tersebut, DPD-RI mengundang PLN dari Surabaya sebagai penanggung jawab pembangunan proyek PLN di lokasi sengketa, PLN Bali, Ombudsman Bali, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Denpasar, Camat Denpasar Barat, Perbekel Pemecutan Kelod, Pemkot Denpasar dan para ahli waris dari Gusti Made Mentog. Masalah ini terjadi akibat tuntutan masyarakat terkait dengan dugaan diserobotnya tanah milik keluarga oleh PLN, padahal menurut penjelasan kuasa hukum ahli waris, pihak keluarga telah memiliki bukti penguasaan lahan yakni dengan SPPT. Dalam pertemuan tersebut, Senator Wedakarna meminta penjelasan dari semua arah, baik dari pihak ahli waris (kuasa hukum), Ombudsman Bali, PLN Surabaya dan Bali, BPN, Pemkot Denpasar (camat dan perbekel) serta telaah staf ahli hukum. “Sebagai penjaga UU, DPD-RI berkepentingan agar negara dalam hal ini PLN bisa maksimal berperan untuk membantu masyarakat. Tapi PLN juga tidak bisa main seruduk sana dan sini membeli tanah tanpa melalui proses yang sah. Akibatnya muncul masalah seperti ini termasuk sampai sekarang BPN belum mengeluarkan sertifikat tanah atas nama PLN karena belum berkekuatan hukum. Saya juga melihat ada indikasi kerugian negara. Bagaimana mungkin pembayaran terhadap pemilik tanah yang lain sudah lunas tapi sertifikat belum di tangan? Ada yang tidak beres ini. Saya dukung pelaporan ke KPK terutama pertanggungjawaban para pejabat pembuat komitmen agar ditelusuri. Kita proses ini di nasional. Prinsip kehati-hatian tidak dijalankan oleh manajemen PLN dalam membebaskan tanah di samping,” ungkap Gusti Wedakarna. Maka dari itu, ia meminta PLN dan ahli waris membereskan masalah ini di tahun 2017 baik melalui jalur musyawarah atau jalur hukum sekalipun. “Di sinilah kita orang Bali harus lebih berhati-hati dalam menata aset duwe tengah. Ini akibat kesalahan leluhur kita yang tidak rajin merapikan aset–asetnya termasuk juga membiarkan lahan tanah di Bali tidak memiliki landasan hukum atau sertifikat. Ini kasus terjadi setelah era reformasi dan mulai saat ini harusnya orang Bali disiplin mengurus masalah aset tanah. Jika tidak, maka akan muncul kasus-kasus dugaan penyerobotan begini,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan hal itu sejumlah rekomendasi
dikeluarkan DPD-RI. 1) Meminta BPN untuk tidak mengeluarkan sertifikat lahan sengketa sebelum adanya keputusan hukum secara tetap. 2) Meminta Pemkot Denpasar dalam hal ini Camat, Perbekel dan Dispenda Denpasar serta BPN segera membantu ahli waris tanah dalam mendapatkan informasi yang sebenarnya terkait peta, status tanah termasuk SPPT yang menjadi bukti kepemilikan tanah keluarga Gusti Mentog. 3) DPD-RI meminta PLN Surabaya dan Bali untuk menyelesaikan masalah ini segera di tahun maksimal 2017, baik melalui proses mediasi atau jalur pengadilan. Negara membutuhkan kepastian hukum terkait dengan aset-aset Republik. 4) Mengingatkan kepada pihak keluarga agar bersatu di dalam dahulu sebelum membahas masalah ini di publik, hal ini terkait dengan laporan Ombudsman Bali ke DPD-RI saat rapat bahwa ada pihak keluarga yang berbeda visi tentang masalah ini. Kejelasan status ahli waris sangat penting. 5) DPD-RI meminta diserahkan nama-nama pejabat PLN pembuat komitmen atas kasus ini pada tahun 2006 untuk ditindaklanjuti ke KPK, karena lembaga DPD-RI menilai ada pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian. 6) DPD-RI menegur PLN terkait perekrutan tenaga kerja di Bali yang keseluruhan 100% adalah tenaga kerja non-Bali dan non-Hindu. DPD-RI meminta klarifikasi resmi dari PLN terkait perekrutan yang dinilai tidak adil. “Saya akan bawa kasus ini ke nasional. Jika ditemukan ada pejabat BUMN di Bali yang melanggar hukum maka kita akan proses. Saya minta peran aktif masyarakat dengan baik untuk melaporkan,” ungkap Gusti Wedakarna yang President The Sukarno Center ini. (ad578)
RDP – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didampingi Ombudsman Bali, Pemkot Denpasar saat RDP PLN dan warga Pemecutan di Kantor DPD-RI.
LANGKAH BPJS Kesehatan menuju cakupan jaminan kesehatan semesta kian mantap. Hal itu tak lepas dari dukungan pemerintah daerah untuk mewujudkan jaminan pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia, salah satunya Pemprov Bali. Dukungan Pemprov Bali itu ditandai melalui pengintegrasian Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan. “Dengan kerja sama ini, terhitung sejak 1 Januari 2017 seluruh kabupaten/kota se-Bali akan terintegrasi dalam Program JKN-KIS,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemprov Bali dengan BPJS Kesehatan Divisi Regional Xl, Senin (19/12) kemarin. Dalam integrasi tersebut, Pemprov Bali mendaftarkan sebanyak 400.749 jiwa penduduk Bali yang miskin dan tidak mampu menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN-KIS. Terdiri atas 25.326 warga Kabupaten Jembrana, 56.240 warga Kabupaten Tabanan, 48.457 warga Kabupaten Gianyar, 19.907 warga Kabupaten Klungkung, 38.465 warga Kabupaten Bangli, 84.323 warga Kabupaten Karangasem, 117.439 warga Kabupaten Buleleng dan 10.592 warga Kota Denpasar. Dengan terdaftarnya warga Bali menjadi peserta JKN-KIS, masyarakat akan memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia. Saat ini, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 17.025 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.527
KESEPAKATAN BERSAMA - Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemprov Bali dengan BPJS Kesehatan Divisi Regional XI yang dilakukan Gubernur Bali dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Wage, 20 Desember 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L
Masyarakat Jembrana Kini Bisa Buat Paspor di Ketapang Banyuwangi (Bali Post) Pembuatan paspor bagi warga Bali, khususnya Bali Barat, semakin lebih mudah. Kantor Imigrasi Kelas II Jember, Jawa Timur resmi membuka Unit Layanan Paspor (ULP) di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (19/12) kemarin. Fasilitas umum ini diklaim bebas antre. Sebab, pemohon paspor hanya datang dari kawasan Banyuwangi, sehingga prosesnya lebih cepat. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Jember Rudiara Kosasih mengatakan pembukaan ULP Ketapang ini untuk mendekatkan kepada pemohon paspor di Banyuwangi, termasuk kawasan Bali Barat. Selama ini, warga Banyuwangi harus ke Kantor Imigrasi Jember untuk mengurus paspor. Jaraknya sekitar 100 kilometer. Begitu juga warga Jembrana harus ke Denpasar atau Buleleng jika akan mem-
buat paspor. ‘’Sekarang, bisa di ULP Ketapang, Banyuwangi. Jaraknya lebih dekat, dan bebas antre,’’ kata Rudiara. Dijelaskan, pembukaan ULP ini sekaligus memantau kedatangan warga asing di Banyuwangi. Apalagi, Banyuwangi memiliki Pelabuhan Tanjungwangi yang kerap disinggahi kapal asing. ‘’Jadi, warga asing akan kita pantau dengan adanya ULP ini,’’ tegasnya. Untuk itu, katanya, nantinya izin tinggal warga asing tak harus diurus ke Bali atau Jakarta. Selain warga asing, pembuatan paspor di ULP Ketapang mempermudah para calon TKI Banyuwangi. Sebab, selama ini mereka justru membuat paspor ke luar daerah. Seperti Malang, Madiun hingga Jakarta. Menurutnya, calon TKI yang mengurus paspor di Ketapang akan membantu pendataan mereka. ‘’Jadi, kita akan kerja sama Pemkab Banyuwangi. Calon TKI dilarang mengurus
paspor ke luar daerah, tetapi di Banyuwangi,’’ pungkasnya. Kasi Lalin Tuskin (Lalu Lintas dan Status Keimigrasian) Kantor Imigrasi Kelas II Jember Umardani menambahkan, selama ini antrean pembuatan paspor di Jember cukup padat. Per hari rata-rata 150-200 pemohon. Mereka datang dari berbagai daerah di Jatim. Mulai Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo dan Situbondo. Dengan ULP Ketapang, warga Banyuwangi bisa lebih mudah mengurus paspor. Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko menegaskan hadirnya ULP akan memudahkan warga Banyuwangi, termasuk warga Bali. ‘’Dulu, saya harus ke Buleleng buat paspor. Sebab, di Jember sangat antre. Sekarang Banyuwangi sudah bisa,’’ tegasnya. Pihaknya berharap calon TKI Banyuwangi bisa dipermudah dengan membuat paspor di Banyuwangi. (kmb30)
C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Bali Post/udi
GELAR AKSI - Warga Pantai Boom, Banyuwangi menggelar aksi di DPRD Banyuwangi menolak relokasi, Senin (19/12) kemarin.
Tolak Relokasi, Warga Pantai Boom Datangi DPRD
Banyuwangi (Bali Post) -
Rencana relokasi warga di Pantai Boom, Banyuwangi akibat proyek marina, sepertinya akan mendapat perlawanan. Sekitar 133 KK warga yang terkena dampak memastikan menolak untuk relokasi. Alasannya, lokasi relokasi jauh dari pesisir Boom. Warga khawatir kehilangan pekerjaan. Penolakan warga diluapkan dengan mendatangi DPRD Banyuwangi, Senin (19/12) kemarin.
Bali Post/udi
PASPOR - Wabup Banyuwangi Yusuf Widiatmoko menyerahkan paspor pertama di ULP Ketapang, Banyuwangi, Senin (19/12) kemarin.
65.000 Ha Sawah di Banyuwangi Jadi Lahan Abadi
Banyuwangi (Bali Post) Predikat lumbung padi yang dimiliki Banyuwangi, tampaknya sulit tergeser. Sebab, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini memperketat alih fungsi lahan persawahan. Total, 65.000 hektar (ha) sawah dijadikan lahan abadi. Artinya, dilarang beralih fungsi menjadi perumahan dan infrastruktur lain. Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan dan Ketahanan Pangan Banyuwangi Ikrori Hudanto menjelaskan, puluhan ribu hektar lahan yang dijadikan sawah abadi sudah melalui kajian akademis. Untuk itu, disesuaikan dengan tata ruang wilayah Banyuwangi. ‘’Lahan itu tersebar di seluruh kecamatan. Aturan ini diatur dalam perbup dan perda,’’ katanya, Minggu (18/12). Menurutnya, penetapan sawah abadi ini melalui proses panjang. Tujuannya, membendung alih fungsi lahan yang makin menjamur di Banyuwangi. Ikrori menegaskan total lahan pertanian di Banyuwangi mencapai 100 hektar lebih. Dari jumlah ini, kebanyakan ditanami padi. Belakangan, banyak petani yang beralih ke tanaman hortikultura. Belum lagi, serbuan alih fungsi lahan menjadi perumahan yang kian mengganas. ‘’Jadi, yang kita jadikan lahan abadi, sudah melalui kajian mendalam, tidak asal menetapkan,’’ tegasnya. Selama ini, imbuh Ikrori, pengurangan lahan pertanian rata-rata mencapai 20 persen setiap tahun, sehingga cukup mengkhawatirkan. Harapannya, dengan lahan abadi, produktivitas beras Banyuwangi tetap stabil, bahkan meningkat. Pada semester pertama tahun 2016, produktivitas padi Banyuwangi mencapai 65,30 kuintal per hektar. Hingga Juni, ada 424.998 ton padi yang dipanen dari 64.967 hektar sawah. Sedangkan produksi beras mencapai 247.000 ton. Asumsi kebutuhan konsumsi riil penduduk Banyuwangi sekitar 71.855 ton. Sehingga
masih surplus dan banyak dikirim ke luar daerah. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian padi, pihaknya melakukan beberapa langkah. Seperti, meningkatkan kesuburan tanah olahan melalui penggunaan pupuk organik. ‘’Kami membentuk kelompok tani produsen pupuk organik di semua kecamatan. Perlahan tapi pasti para petani sudah mulai mengombinasikan pemakain pupuk organik dengan kimia,’’ jelasnya. Sehingga kualitas tanah bisa diperbaiki agar meningkatkan hasil panen padi. (kmb30)
kesulitan menyambung hidup. Apalagi, ganti rugi relokasi hanya Rp 2 juta per KK. ‘’Terus, saat direlokasi, kita akan membangun rumah lagi. Butuh dana,’’ kritiknya. Warga berharap pihak Pelindo bisa merelokasinya di sekitar Pantai Boom, sehingga masih bisa bekerja tanpa menambah biaya hidup. ‘’Kami mengetuk hati Pelindo, jangan direlokasi, tetapi ditata ulang,’’ pungkasnya. Nuryasin memastikan akan tetap menolak relokasi jika lahan yang disiapkan tetap jauh dari tempat yang sekarang. Bagian Teknik Pelindo III Cabang Tanjungwangi, Banyuwangi, Edi Wahyu Setiawan, menegaskan sesuai jadwal, relokasi warga dari Pantai Boom maksimal 6 Desember lalu, namun belum dilakukan. Terkait relokasi ini, katanya, menjadi urusan Pelindo Properti Indonesia (PPI), anak perusahaan Pelindo. ‘’Kami hanya mengelola pelabuhan, kalau pengembangannya wewenang PPI,’’ jelasnya. Sementara itu, Lugas Rudianto, legal PPI mengatakan sejatinya pihaknya berat merelokasi warga jauh dari Pantai Boom. Namun, kebijakan itu sudah menjadi side plan dari proyek marina di Pantai Boom. Namun, pihaknya sudah menyediakan
Gelar P2M, FS Unwar Jadikan Sangeh sebagai Desa Binaan
Bali Post/udi
PADI - Petani di Banyuwangi sedang memanen padi, belum lama ini.
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Jamaah At-Taubah Gelar Pengajian Umum
DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah tahun 2016, ratusan jamaah At-Taubah memadati gedung Serba Guna At-Taubah di Jalan Pura Penataran Anyar Gang Tunas Mekar, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Minggu (18/12). Kegiatan tersebut diisi pengajian umum dan tausiyah mengundang KH Abdul Malik Sanusi dari Bondowoso, Jawa Timur. Dalam kegiatan mengusung tema ‘’Dengan Peringatan Nabi
Tiba di gedung DPRD pukul 09.00 WIB, warga membentangkan dua spanduk besar dan sejumlah poster. Isinya, menolak relokasi yang akan dilakukan Pelindo III. Warga juga memakai ikat kepala ‘’tolak relokasi’’. Kepada DPRD, warga mengeluhkan relokasi dari lahan Pelindo di Pantai Boom. Pasalnya, saat sosialisasi 21 November 2016, belum ada kesepakatan relokasi antara warga dan Pelindo. ‘’Tapi, kami sudah mendapatkan surat peringatan relokasi. Padahal, kami tak pernah sepakat dengan lokasi relokasi,’’ kata Nuryasin, perwakilan warga yang akan direlokasi. Ketua RW III, Kelurahan Mandar, Banyuwangi ini menambahkan, warga keberatan dengan relokasi di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ketapang. Alasannya, lokasi sangat jauh dari pesisir Boom. ‘’Kita bukan menolak relokasi. Tapi, tolong dipikirkan pekerjaan kami jika tinggalnya jauh dari Pantai Boom,’’ keluhnya disambut tepuk tangan warga. Menurut Nuryasin, warga yang akan direlokasi rata-rata berpenghasilan rendah. Mulai buruh bongkar muat pelabuhan, pencari cacing hingga tukang kebersihan pelabuhan. Warga khawatir, jika direlokasi ke Ketapang, warga
lahan pengganti bagi warga, termasuk bangunan, fasilitas air dan listrik. ‘’Proyek bangunan pengganti sedang tahap proses, ini sudah disetujui jajaran Direksi PPI,’’ tegasnya. Menurutnya, pihak PPI sudah memperhatikan keinginan warga, termasuk adanya uang tali asih senilai Rp 2 juta. Pihaknya juga masih mendata kepastian jumlah warga yang akan direlokasi. Sebab, muncul tiga versi. Versi warga, ada 133 KK, versi Kelurahan Mandar 90 KK, sedangkan versi Pelindo hanya 57 KK. Menurutnya, sesuai hak kontrak warga menempati lahan Pelindo sudah berakhir sejak 2013 lalu. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Salimi meminta warga maupun Pelindo tak sama-sama kaku. Artinya, bisa memahami kondisi masing-masing. ‘’Saya lihat, pihak PPI dan Pelindo sudah memberikan alternatif soal relokasi. Jadi, warga dan Pelindo bisa sama-sama memahami, jangan kaku,’’ tegasnya. Meski begitu, pihaknya akan tetap mencarikan solusi jalan tengah terkait keluhan warga. Pihaknya juga akan tinjau lapangan untuk memastikan kondisi warga. ‘’Kita akan lihat langsung kondisi di lapangan warga yang akan direlokasi. Jadi, kedua pihak biar sama-sama tak ada yang dirugikan. Kita sifatnya memfasilitasi. Bisa juga Pelindo siapkan bus bagi warga dari Ketapang ke Boom,’’ tegas politisi PDI-P ini. Ia juga meminta warga bisa mendapat pekerjaan jika proyek Marina Boom beroperasi. (kmb30)
Muhammad SAW, Kita Wujudkan Keteladanan Hidup Rasulullah dalam Sikap dan Perilaku Sehari-hari’’ tersebut, panitia mengundang Kapolsek Densel, Klian Dinas Banjar Pitik, prajuru banjar dan jemaah sekitar 500 orang. Ketua Jamaah At-Taubah Suparman mengatakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW rutin digelar tiap tahun dan sudah berlangsung sejak lima tahun lalu. ‘’Kami sebelumnya mengundang 300 orang, tapi yang
Bali Post/ist
PENGAJIAN UMUM - Jamaah At-Taubah mengikuti pengajian umum dalam rengka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di gedung Serba Guna At-Taubah, Denpasar Selatan.
hadir 500 orang. Ini menandakan warga kami antusias mengikuti acara ini,’’ ujarnya. Dari digelarnya kegiatan itu, Suparman berharap seluruh jamaah yang hadir bisa mendapatkan pencerahan atau siraman rohani dari tokoh terpercaya. Menurutnya, Rasulullah dengan kepribadiannya yang sempurna telah memberikan teladan supaya memiliki semangat pantang menyerah. ‘’Juga menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar yaitu mengajak kepada kita semua untuk melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran dalam diri serta lingkungan,’’ ujarnya. Dengan mengenal Nabi Muhammad SAW secara utuh, lanjut Suparman, akan menjadi langkah untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam secara benar dan mendalam. Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini sebagai media untuk introspeksi diri. ‘’Apalagi akhir-akhir ini isunya NKRI, kami buktikan bahwa inilah Islam sebenarnya yang sangat toleran. Buktinya, di sekitar tempat kami ini kebanyakan orang Bali, tapi mereka menerima bahkan meminjamkan halaman rumahnya. Kami sudah seperti saudara,’’ tegas Suparman. (kmb36/k100)
SEBANYAK 92 mahasiswa baik desa dinas maupun desa Uwuk dan Pura Taman Tirta dari Program Studi Bahasa Ing- adat untuk menjadikan Desa Mumbul. Bahkan sekarang ini gris Fakultas Sastra Universi- Sangeh menjadi binaan tersendiri Sangeh mulai dikenal karena putas Warmadewa (Unwar), Senin dalam pengabdian masyarakat. nya kuliner yang khas yakni nasi (19/12) kemarin diterjunkan di ‘’Beberapa waktu lalu kami juga sela (nasi ketela) yang banyak Desa Sangeh dalam rangka peng- melakukan kegiatan serupa di dikunjungi anak-anak muda. Acara Pengabdian Masyarakat abdian pada masyarakat (P2M). Desa Sangeh. Harapan kami taDesa yang berada di Kabupaten hun depan juga bisa dilaksanakan Fakultas Sastra Unwar diikuti Badung ini dijadikan desa binaan hal serupa sehingga memudahkan oleh 30 dosen dan pegawai, 92 mahasiswa Semester V Fakuluntuk kegiatan Tri Dharma Pergu- dalam evaluasi,’’ tegas Kardana. Bendesa Adat Sangeh IB Di- tas Sastra. Acara ini diisi oleh ruan Tinggi, khususnya pengabdian payana menyambut baik keg- berbagai kegiatan positif antara masyarakat. Dalam pengabdian masyarakat iatan pengabdian yang dilaku- lain penyerahan bantuan berupa dengan tema ‘’Melalui Pengabdian kan Fakultas Sastra Unwar di tempat sampah dan tanaman hias Masyarakat di Desa Sangeh, Kita wilayahnya. Apalagi di wilayah- di Desa Sangeh, melakukan kerja Kembangkan Lingkungan Kepari- nya sekarang tengah mengem- bakti dan aksi bersih di lingkunwisataan Berkelanjutan’’ mereka bangkan objek wisata baru dan gan Taman Mumbul dan objek didampingi 30 dosen. Lokasi yang tidak hanya menonjolkan wisata wisata Desa Sangeh. Pelatihan bahasa Inggris (yang disasar dalam pengabdian adalah kera. ‘’Kami sekarang ini punya di dua objek wisata yakni Pura objek wisata baru yakni Taman diisi dengan pembagian buku Taman Tirta Mumbul dan objek Tirta Mumbul yang tengah diso- materi ajar bahasa Inggris untuk wisata kera dengan melakukan ke- sialisasikan ke masyarakat. Kami masyarakat Desa Sangeh dalam bersihan dan wawancara dengan juga menyambut baik kalau desa mengembangkan pariwisata) dan masyarakat terkait pedagang atau kami dijadikan desa binaan yang riset bahasa Inggris dan budaya kios di tempat objek wisata. secara terus-menerus dijadikan oleh panitia dari Fakultas Sastra Kegiatan ini mendapat du- lokasi pengabdian,’’ katanya. Unwar, serta survei pariwisata kungan dari aparat desa dinas Hal serupa juga dikatakan sebagai bahan dasar pembuatan maupun desa adat yang ada Suarjaya. Ia mengatakan Sangeh buku wisata Desa Sangeh yang di Sangeh dan dibuka Dekan selama ini lebih dikenal karena nantinya apabila sudah selesai Fakultas Sastra Universitas wisata keranya. Sedangkan di akan dibagikan untuk warga Desa Warmadewa Prof. Dr. I Nyoman Desa Sangeh juga ada beberapa Sangeh sebagai penunjang pariKardana, M.Hum. Hadir dalam objek wisata antara lain Tanah wisata. (ad1063) acara pengabdian masyarakat ini yakni Kepala Desa Sangeh yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Desa Ketut Suarjaya dan Bendesa Adat Desa Sangeh IB Dipayana serta civitas akademika Fakultas Sastra Unwar. Prof. Kardana memaparkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan tugas wajib yang harus diikuti dosen dan seluruh mahasiswa. Alasan dipilihnya Desa Sangeh sebagai tempat pengabdian adalah karena beberapa pertimbangan. Desa Sangeh merupakan desa yang memiliki pariwisata yang sedang berkembang serta memiliki nilai budaya. Selain itu, Kardana juga men- PENGABDIAN - Kegiatan pengabdian masyarakat Program gungkapkan pihaknya ingin Studi Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Warmadewa mengajak aparat desa di Sangeh, (Unwar) di Desa Sangeh, Senin (19/12) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Mewujudkan Pariwisata Partisipatif GELIAT pariwisata yang tidak dinikmati masyarakat terutama di objek atau tempat pengembangan pariwisata itu sendiri, telah lama mendapat sorotan. Ada semacam kesenjangan antara pengusaha (investor) pariwisata dengan masyarakat lokal tempat wisata bersangkutan. Salah satu contoh, pengembangan kawasan Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Nusa Dua. Ada sekat eksklusivitas sangat jelas antara masyarakat lokal di sana dengan stakeholder pariwisata di kawasan elite tersebut. Bahkan, sudah sering dikeluhkan ada semacam diskriminasi antara wisatawan domestik dengan wisatawan mancanegara di sana. Belajar dari “kegagalan” pelibatan masyarakat dalam ikut berpartisipasi langsung dalam riuhnya pariwisata ini, mulailah bermunculan objek-objek wisata yang dikembangkan sendiri (partisipatif) masyarakat. Salah satunya pengembangan kawasan Pantai Pandawa oleh masyarakat setempat. Hal sama dijumpai di beberapa tempat di Bali yang pariwisatanya mulai menggeliat. Beberapa di antaranya murni rintisan masyarakat, meskipun dalam perjalanannya nampak masih terseok-seok. Sebenarnya, upaya pengembangan pariwisata partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat, telah berlangsung lama. Lihat saja pengembangan objek wisata Sanur, dengan Yayasan Pembangunan Sanurnya. Di Tabanan, ada Desa Beraban dengan pengelolaan objek wisata Tanah Lot. Meski harus diakui, untuk pembagian yang dinilai proporsional berkeadilan untuk masyarakat setempat (Beraban), barubaru ini baru didapatkan setelah melalui perjuangan dan pergelutan yang cukup panjang. Di Ubud, ada Desa Nyuh Kuning yang mampu mengangkat partisipasi masyarakat setempat dalam pembangunan dan pengembangan wisata di sana. Demikian halnya di Besakih, Karangasem dan beberapa objek wisata lainnya di Bali. Untuk mengangkat lebih banyak lagi partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata, pemerintah daerah menggelorakan desa wisata. Di Badung misalnya, ada belasan desa wisata yang dikembangkan. Di Denpasar, ada Desa Wisata Kertalangu yang boleh dikatakan sudah punya nama. Demikian halnya di Klungkung, Bangli dan daerah-daerah lainnya, pemerintah setempat meggalakkan pengembangan desa wisata untuk meningkatkan partisipasi masyarakat setempat. Hanya sayang, dari sekian banyak desa wisata yang dikembangkan itu, hanya beberapa yang sehat alias mampu berjalan sesuai harapan. Contohnya di Badung yang boleh dikatakan sebagai barometernya pariwisata Bali, dari sebelas desa yang ada, hanya tiga desa yang masuk dalam katagori sehat. Dari kondisi ini, ada apa gerangan dengan pengembangan pariwisata partisipatif ini? Menilik dari beberapa objek wisata yang murni datang atau dikembangkan masyarakat setempat seperti Pantai Pandawa dan beberapa yang lainnya dibandingkan dengan yang didengungkan oleh pemerintah, sepertinya ada gereget beda yang dirasakan masyarakat setempat. Bukan dari dana pembinaan atau pendampingan yang digelontorkan pemerintah, tetapi lebih pada gereget rasa memiliki masyarakat setempat. Masyarakat yang merintis dari awal, rasa memilikinya lebih tinggi dari apa yang dicanangkan dan diprogramkan pemerintah. Meski, yang diprogramkan pemerintah ada dana pembinaan dan sejenisnya, sementara yang merintis sendiri mungkin benar-benar dari kocek masyarakat setempat. Pepatah hasil keringat sendiri jauh lebih nikmat dari sebuah pemberian sebesar apa pun itu. Jika memang kuncinya di sana, permasalahannya sekarang, bagaimana caranya membangun kesadaran rasa memiliki yang tinggi dari masyarakat setempat. Pemerintah tidaklah bisa hanya memberi dana pendampingan semacamnya, karena ternyata justru membangun kesadaran bahwa pengembangan pariwisata di daerah mereka itu murni untuk menjadi milik mereka. Pemerintah hanya sebagai fasilitator, seperti membantu perizinan, promosi, penyiapan SDM dan sejenisnya. Jika ini dapat diwujudkan, pembangunan dan pengembangan pariwisata akan menjadi sangat murah. Tidak perlu harus mendatangkan investor besar dengan modal super besar pula. Dari hasil keringat masyarakat itu, maka hasil pariwisata itu akan benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat, bahkan dirasakan lebih nikmat. Jika wisata partisipatif ini telah terwujud, untuk menjalankan apalagi mengembangkannya lebih lanjut, memang diperlukan peningkatan SDM setempat. Tidaklah cukup hanya dengan semangat partisipatif untuk memajukan sebuah objek atau destinasi wisata, apalagi yang baru. Sebab, pariwisata adalah bisnis hiburan yang harus dikelola profesional. Perlu penyiapan profesional-profesional pariwisata di objek/desa wisata partisipatif ini agar jangan sampai keringat yang sudah diteteskan masyarakat malah tercemar gara-gara kurangnya profesionalisme pengelolaannya. Di sinilah peran pemerintah sebenarnya setelah berhasil membangun kesadaran rasa memiliki yang tinggi dari masyarakat setempat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pilkada Buleleng Demokratis Dengan pascaputusan PT TUN Surabaya, KPU Buleleng menindaklanjuti dengan menetapkan pasangan calon (paslon) paket Surya sebagai calon bupati dan wakil bupati Buleleng dalam pilkada 2017 bersama paket petahana. Masyarakat Buleleng sangat bersyukur di alam demokrasi kedua calon bisa berdampingan dan bergandengan tangan untuk menyongsong Buleleng damai dan aman serta kampanye bersama. Diharapkan kedua paslon bupati dan wakil bupati dalam tahapan kampanye meraup suara dengan tidak politik uang dan intimidasi. Biarlah masyarakat Buleleng menentukan pilihannya pada 15 Februari 2017. Dengan program-program pembangunan menyejahterakan dan melindungi warganya hidup yang lebih baik. Saya berharap Bawaslu Bali dan Bawaslu Buleleng ekstra hatihati mengawasi 1.086 TPS yang tersebar 9 kecamatan. Rincianhya di Kecamatan Buleleng 194 TPS, Grokgak 124 TPS, Seririt 124 TPS, Sawan 113 TPS, Sukasada 124, Banjar 124 TPS, Tejakula 114 TPS, Kubutambahan 110 TPS dan di Kecamatan Busungbiu 73 TPS. Diharapkan masyarakat ikut mengawasi supaya di TPS tidak ada manipulasi suara. Saya berharap KPU betul-betul jujur dan kerjanya transparan taat dengan aturan dan perundang-undangan. Saya berharap hasil pilkada ini kemudian hari tidak dipermasalahkan di pengadilan. Saya berharap Buleleng ajeg dan damai siapa pun yang terpilih menjadi bupati/wakil bupati Buleleng periode 2017 – 2011 adalah milik masyarakat Buleleng yang kita hormati. I Ketut Mertha Suyasa Buleleng, Bali
Mensinergikan Komitmen Menata Kintamani Rencana Pemerintah Kabupaten Bangli mengalokasikan dana sekitar Rp 25 miliar akan menjadi angin segar buat perbaikan citra dan pengembangan pariwisata Kintamani. Penggelotoran dana sebesar itu, diiringi tekad Bupati Bangli Made Gianyar untuk mengembalikan “pamor” Kintamani sebagai destinasi yang layak dikunjungi bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali. Kintamani pun diharapkan mampu bersaing dengan destinasi wisata Tanah Lot di kemudian hari (Bali Post, Sabtu 10/12). Kebijakan ini sejalan dengan ungkapan lama: berlibur di Bali belum lengkap tanpa berkunjung ke Kintamani. Pertanyaannya kemudian bagaimana pemanfaatan dana sebesar itu mampu membawa dan mendorong perbaikan kinerja pariwisata Kintamani untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan asli daerah?
Oleh I Made Sarjana ika pemanfaatan dana itu hanya dialokasikan untuk pembangunan atau penataan fisik semata, dapat diyakini dana sebesar itu tidak akan bermanfaat optimal untuk pengembangan pariwisata Kintamani. Masalah utama pariwisata Kintamani bukan pada penyediaan sarana dan prasarana fisik namun keterlibatan atau partisipasi masyarakat dan stakeholder pariwisata. Artinya, penataan kawasan pariwisata Kintamani adalah tanggung jawab bersama bukan hanya Pemkab Bangli (eksekutif) semata tetapi semua pihak yang punya kepentingan baik masyarakat setempat, pelaku pariwisata, anggota DPRD, tokoh masyarakat adat, serta yang lainnya. Bila ingin bersaing dengan destinasi Tanah Lot yang memiliki citra bagus di mata wisatawan, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bangli selayaknya belajar atas kolaborasi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mengelola kawasan tersebut. Dalam buku ‘‘Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali’’, 2015 yang diterbitkan PS Magister Kajian Pariwisata Unud terungkap partisipasi masyarakat desa adat beraban sangat nyata dalam upaya mendistribusikan manfaat pengembangan pariwisata di wilayahnya kepada masyarakat setempat. Antara tahun 1980-2000, desa adat berabat tidak terlibat dalam pengelolaan daerah tujuan wisata (DTW) Tanah Lot, maka warga setempat tidak mendapat apa-apa, antara tahun 2000 hingga 2011 pengelolaan DTW Tanah Lot melibatkan tiga pihak (swasta, Pemkab Tabanan, dan Desa Adat Beraban) dan Desa Adat Beraban dapat bagian pendapatan 20%. Selanjutnya, mulai tahun
J
2012 hanya Pemkab Tabanan dan Desa Adat Beraban yang mengelola DTW Tanah Lot, desa adat berhak atas bagian pendapatan 24%. Kendati peningkatan persentase hanya 4%, namun desa adat beraban dapat berkontribusi pembagian manfaat pariwisata kepada masyarakat di luar desa adat beraban di wilayah kecamatan kediri dengan rincian bagian pendapatan ke Pura Tanah Lot (7,5%), pura sekitar (4%), desa adat se-Kecamatan Kediri (6,5%). sementara 58% pendapatan DTW Tanah Lott di setor sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tabanan. Dalam konteks partisipasi masyarakat, kondisi Kintamani nyaris berbanding terbalik. Kesadaran masyarakat yang bersetuhan langsung dengan destinasi pariwisata masih perlu digugah lebih intensif. Pengalaman penulis berdiskusi dengan stakeholder pariwisata Kintamani, ada “kesan” penataan Kintamani diserahkan sepenuhnya ke pihak eksekutif. Pemkab Bangli sudah cukup lama berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memanfaatkan sebagian kecil hutan lindung sebagai pasar. Entah apa kendalanya, proses pengalihfungsian lahan tersebut tidak kelar-kelar. Sejatinya, ada solusi alternatif yang dalam mengatasi masalah tersebut. Pedagang bisa saja pindah berjualan ke pasar baru sekitar 200 meter di selatan lokasi pasar Tumpah saat ini. Hanya perbedaan wilayah administratif tingkat desa menjadi kendala. Jika ingin masalah ini selesai dengan segera sepatutnya pemerintah dua desa (Batur Tengah dan Kedisan) dan tokoh-tokoh masyarakat ada komunikasi membangun kerja sama antardesa, membentuk satu lembaga dengan sharing pendapatan yang adil kedua desa sehingga
tidak ada ketakutan satu desa kehilangan pendapatan asli desa jika pasar Tumpah dipindahkan ke desa lain. Andaikan solusi ini dianggap tidak layak sepatutnya pemerintah desa tempat pasar Tumpah juga ikut memikirkan mencari areal lain yang dapat dimanfaatkan sebagai pasar. Berikut ini cetusan pemikiran lain yang dapat dipertimbangkan agar semua pihak tergerak hatinya memikirkan penataan Kintamani dengan langkah nyata. Jika semua pihak bergerak baik di tingkat desa, kawasan, dan pihak Pemkab Bangli penataan Kintamani akan terwujud. Wujud partisipasi masyarakat seperti pedagang pasar Tumpah mau pindah ke lokasi baru yang disepakati pemkab dan pemerintah desa, pembeli mengikuti, pedagang acung selalu ramah kepada pengunjung, petani di kawasan bintang danu menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan. Para tokoh masyarakat terutama yang memegang posisi penting seperti pejabat dan anggota legislatif juga berdialog dengan masyarakat menyosialisasikan wawasan pariwisata dan pengelolaannya. Tentu saja, dialog tersebut dilakukan secara informal di luar tugas rutin kedinasan untuk menjaring aspirasi yang lebih nyata ketimbang dialog formal yang direncanakan sebagai kegiatan resmi. Tokoh masyarakat yang memiliki wawasan dan pengalaman lebih tentang kepariwisataan karena mereka sering melakukan perjalanan dinas atau studi banding disertai kunjungan ke destinasi pariwisata tertentu. Oleh karena itu ada kewajiban moral menyebarluaskan pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan wawasan sadar wisata dan sapta pesona masyarakat sebagai langkah nyata meningkatkan citra pariwisata.
Dalam membangun citra pariwisata Kintamani, perilaku masyarakat setempat dan pendapat wisatawan merupakan dua komponen dasar yang berpengaruh nyata. Jika wawasan sadar wisata dan sapta pesona teraktualisasi dengan baik, maka wisatawan akan memberi penilaian positif sehingga mereka terpikat untuk berkunjung kembali atau merekomendasikan kepada teman-temannya. Peran pemerintah sangat sentral dalam mewujudkan situasi kondusif sehingga masyarakat mau berpartisipasi sesuai posisi dan peran masing-masing. keterbukaan pejabat Pemkab Bangli menerima kritik dan masukan untuk penataan Kintamani. Ada cerita tak elok ketika seorang peramu wisata mengunggah video amatir di media sosial beberapa waktu lalu dan pejabat di sektor kepariwisataan dikabarkan memasalahkan pihak pengunggah video bukan menelaah isi pesannya secara seksama dan mengambil keputusan yang tepat. Jika pejabat di lingkungan Pemkab Bangli mau bersikap lebih lentur dan terbuka menerima masukan, maka dalam upaya penataan Kintamani secara menyeluruh perlu ada dialog terbuka antara tokoh-tokoh masyarakat (LPM, BPD, dan perbekel) di kawasan Bintang Danu, pejabat pemerintah, akademisi, legislatif, praktisi pariwisata, pedagang acung, petani, sopir boat, serta yang lain. Dialog ini dapat saja diadakan secara parsial artinya dialog intensif dengan masing-masing komponen, dan selajutnya dipertemukan secara perwakilan dengan seluruh komponen. Hasil dialog ini dirumuskan sebagai kebijakan atau program kerja penataan kintamani. Jika semakin banyak orang Kintamani terlibat dalam menata Kintamani, maka perbaikan tata kelola pariwisata akan semakin cepat terwujud. Sebaliknya, jika perencanaan dan pelaksanaan penataan sepenuhnya ada ditangan Pemkab Bangli patut diduga program penataan Kintamani akan jalan di tempat. Proses pembangunan yang ideal adalah bertemunya program kerja yang dirancang dari atas dan program kegiatan yang diusulkan masyarakat dari berbagai komponen. Kenyataannya, dalam proses pembangunan pihak pemerintah tidak selalu cerdas dalam memetakan potensi, dan permasalahan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Penulis, Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bangli
Netralitas PNS dan Euforia Tim Sukses Pilkada
Netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjelang pilkada serentak mulai muncul ke permukaan. Hal ini sesungguhnya merupakan tranding topic lima tahunan. Kini ketika pilkada secara langsung, netralitas PNS kembali dimasalahkan. Bahkan kentara sekali gemanya seakan-akan merupakan tuntutan dari pasangan calon (paslon) kepala daerah yang khawatir. Karena ada kekhawatitan, jangan-jangan suara PNS sudah diarahkan untuk mendukung paslon tertentu, jangan-jangan PNS sudah dikondisikan / digarap oleh calon lain dan seterusnya. Maka mulailah saling curiga diantara paslon dan diantara tim sukses. Kecurigaan tersebut sesungguhnya sangat wajar. Tetapi PNS sekarang sebagian besar sudah melek. PNS sulit untuk dikondisikan seperti pada masa lalu. Sebagian besar PNS sudah memahami Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Kalaupun demikian, justru PNS yang khawatir. Siapapun yang menang nantinya tidak ada jaminan bahwa netralitas PNS akan berbuah manis. Karena berdasarkan pengalaman, euforia reformasi atau kegembiraan yang berlebihan menyambut era reformasi dengan pilkada langsung akan berimplikasi pada euforia para Tim Sukses dari kepala daerah terpilih. Euforia tim sukses ini akan bisa mempengaruhi kenyamanan PNS dalam bekerja, yang adakalanya dihantui kekhawatiran akan kena mutasi. Tim sukses yang berjasa meraup banyak suara ketika kampanye, adakalanya akan menuntut imbal jasa dari kepala daerah terpilih. Terkadang tuntutan itu menjadikan kepala daerah dilematis. Syukur-syukur kalau tuntutannya itu ringan-ringan, wajar dan sesuai aturan. Mungkin bisa terpenuhi. Tetapi kalau tuntutan atau permintaan itu berat dan menabrak aturan yang ada; Inilah yang sulit dan menyulitkan kepala daerah itu sendiri. Tim Sukses mestinya
Oleh Drs. I Wayan Darma, M.Si.
tidak hanya sukses mengantarkan pasangan calon kepala daerah menjadi kepala daerah, melainkan juga (seharusnya) sukses mengawal kepala daerah terpilih untuk menjalankan pemerintahan dengan baik tanpa dibebani dengan tuntutan-tuntuan yang menyulitkan. Tim sukses dari kepala daerah terpilih adakalanya juga sangat berperan dalam pemerintahan di daerah, bisa berperan dalam penentuan kebijakan pembangunan (walaupun tidak kentara sekali) dan juga bisa berperan dalam pengambilan keputusan. Fenomena yang kasat mata adalah adanya campur tangan dalam promosi dan mutasi PNS di pemerintahan, baik untuk jabatan struktural maupun fungsional. Promosi jabatan dari seorang PNS yang kebetulan dekat dengan tim sukses atau dekat dengan kepala daerah, adakalanya akan merugikan PNS lainnya. Misalnya, PNS yang dipromosikan duduk di esslon III dan II, kualifikasi dan kompetensinya belum memenuhi persyaratan, masih muda, tetapi karena ada kedekatan yang bersangkutan bisa dipromosikan. Sementara yang lain, sekalipun semua persyaratan terpenuhi, kualifikasi, kompetensi/kemampuan dan persyaratan lainnya terpenuhi, karena tidak ada kedekatan dengan tim sukses, tidak dipromosikan. Begitupula halnya dengan mutasi. Pada era otonomi daerah ini, mutasi sangat sering dilaksanakan. Mutasi pejabat fungsional seperti: guru, penyuluh, para medis dan pengawas sekolah sangat sering dilaksanakan. Demikian pula halnya mutasi untuk pejabat struktural eselon IV, III dan II, lebih sering dilaksanakan bila dibandingkan dengan masa-masa sebelum otonomi daerah. Mutasi memang hal yang wajar, tetapi perlu ada kajian yang matang, perlu ada telaah staf dan perlu ada analisis jabatan. Lebih-lebih mutasi yang lintas jabatan,
dari struktural ke fungsional, atau sebaliknya dari jabatan fungsional ke jabatan struktutal, seharusnya dikaji dengan baik. Bila dalam mutasi banyak ada campur tangan tim sukses, maka ini akan mengakibatkan terganggunya tatanan administrasi kepegawaian, dan bisa merugikan kinerja PNS serta kinerja lembaga atau unit kerja dari PNS bersangkutan. Netralitas PNS seharusnya berimplikasi positif pada kinerja PNS dan kinerja lembaga. Untuk meningkatkan kinerja lembaga atau satuan kerja pemerinrah daerah (SKPD) maka kinerja PNS dan iklim kerja di daerah harus baik. Iklim kerja selain didukung dengan netralitas PNS, juga harus dibarengi dengan kenyamanan kerja, kesejahtraan, kepastian karier, promosi dan mutasi yang objektif. Bila dukungan tersebut telah terpenuhi, maka kinerja kabupaten/kota dapat dipastikan akan meningkat. Netralitas PNS tidaklah berdiri sendiri. Iklim dan lingkungan kerja serta keteladanan yang baik dari atasan sangat menentukan. Yang tidak kalah pentingnya adalah kenyamanan dalam bekerja serta tidak dihantui akan adanya mutasi, merupakan syarat yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja PNS sebagai aparatur sipil negara. Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, PNS dituntut untuk melakukan pelayanan yang prima serta tidak membeda-bedakan masyarakat yang dilayani. Untuk itu PNS dituntut selalu profesiobnal. Ciri seorang PNS yang profesional adalah: pertama, PNS harus memiliki komitmen dan kecintaan pada tugas-tugasnya; kedua, PNS memiliki kompetensi/kemampuan dalam melaksanakan tugas; ketiga, PNS tersebut merasakan memproleh sesuatu dari tugasnya itu sendiri. Sesuatu itu bisa berupa materi, gaji, tunjangan, dan insentif. Dan yang lebih penting lagi, adalah merasa memproleh kepuasan batin dalam melaksanakan tugas. Penulis, peserta Program Doktor IHDN Denpasar
POJOK
Presiden bolehkan orang asing buat ormas di Indonesia. - Ormas ‘’dalam negeri’’ saja sulit diatur. *** Pemerintah telah memutuskan ujian nasional (UN) akan berlanjut. - Kecurangan berlanjut pula. *** Tersangka suap Rp 30 juta di kantor Perbekel Tulikup beralasan untuk beli kopi. - Beli kopi satu truk.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAMPAH Petugas Dinas Pertamanan dan Kebersihan membersihkan sampah, sehingga Kota Denpasar tetap bersih, di kawasan Museum Bali dan Puputan Badung, Senin (19/12) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Figur
Waspadai Teroris MENYIKAPI penangkapan terduga teroris yang terus dilakukan Densus 88, Polresta langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan instansi terkait, tokoh agama, adat, dan pengurus ormas, Senin (19/12) kemarin, di gedung serbaguna Polresta. Waka Polresta, AKBP Nyoman Artana, saat Bali Post/rah membuka acara itu mengimbau masyarakat Bali, khususnya Denpasar dan Badung, mewaspadai aksi teroris. “Modus mereka sekarang berubah, melibatkan perempuan dan anak-anak. Ini yang harus diwaspadai, jangan sampai lengah,” tegas AKBP Artana. Waka Polresta menitikberatkan pada pengamanan tempat ibadah terutama gereja. Kepada pengurus gereja, Artana minta pengamanan internal diperketat. “Silakan periksa barang bawaan jemaat atau umat tapi dengan cara sopan. Ini demi kepentingan kita bersama,” ujarnya. Masalah kembang api dan mercon, lanjutnya harus disikapi bersama. Apalagi masing-masing desa adat membuat awig-awig. “Silakan sikapi dengan baik sehingga tidak menimbulkan konflik. Diajak duduk bersama,” tegas Artana. Ia mengingatkan kepada pemuda atau perorangan supaya tidak membunyikan petasan dan sejenisnya di dekat tempat ibadah. Maksudnya agar tidak mengganggu umat yang sedang sembahyang, khususnya di gereja. “Itu bisa menimbulkan ketersinggungan. Mari jaga dan pertahankan kerukunan umat di Bali yang selama ini terjalin dengan baik. “Tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pecalang, kami minta ikut menjaga keamanan selama Nataru ini. Mari bersama-sama kami menjaga Bali tetap aman dan kondusif,” tandasnya. (rah)
Bijak Menyikapi PP 59/2016 PRESIDEN Jokowi telah meneken PP No. 59 Tahun 2016 tentang ormas yang didirikan oleh warga negara asing, Jumat (2/12) lalu. PP tersebut merupakan amanat dari UU No. 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Semangat utama UU ormas adalah mendorong peningBali Post/win katan peran, fungsi, dan tanggung jawab ormas. Menurut PP No. 59/2016, warga negara asing dapat membentuk ormas di wilayah Indonesia, yang terdiri atas badan hukum yayasan asing atau sebutan lain, badan hukum yayasan yang didirikan oleh warga negara asing atau warga negara asing bersama WNI atau badan hukum yayasan yang didirikan oleh badan hukum asing. “Kita harus bijak melihat PP yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tidak sembarangan negara atau orang asing dapat membentuk ormas di Indonesia. Tetapi, hanya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia sajalah yang dapat melakukan itu dan itu pun harus mendapatkan izin dari pemerintah, serta memiliki asas, tujuan, dan kegiatan organisasi yang bersifat nirlaba,” tandas praktisi hukum Internasioanal, Dewa Gede Sudika Mangku, S.H.,LL.M., Senin (19/12) kemarin. Dikatakan, hubungan diplomatik dalam perspektif hukum internasional memiliki hubungan saling percaya antara satu negara dengan negara mitra. Misal jika suatu saat nanti ada yang izin mendirikan ormas asing di Indonesia, mereka harus tunduk dan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta yang paling penting dapat memberikan manfaat yang positif pada masyarakat Indonesia. “Jika hal itu tidak ada di dalam visi misinya, bisa saja pemerintah tidak memberikan izin terhadap ormas asing tersebut,” ujar kandidat Doktor Fakultas Hukum UGM Yogyakarta tersebut. (win)
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Bali Terima DIPA APBN 2017 Rp 8,15 Triliun Transfer ke Daerah Rp 11,57 Triliun Denpasar (Bali Post) -
Bali menerima dana APBN untuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2017 sebesar Rp 8,15 triliun. Dana itu dialokasikan untuk Satuan Kerja (Satker) Vertikal Kementerian/Lembaga Rp 7,907 triliun, SKPD dalam rangka Dekonsentrasi Rp 117 miliar, dan SKPD dalam rangka Tugas Pembantuan Rp 126 miliar. Dana APBN untuk DIPA tahun 2017 ini lebih rendah bila dibandingkan awal tahun 2016 sekitar Rp 8,5 triliun. “Secara pagu keseluruhan kan memang turun, memang dari sisi belanja sekarang ini kita pilih prioritas. Artinya, kita meningkatkan kualitasnya dari belanja. Ini baru di awal, angka tadi Rp 8,15 triliun bisa bergerak di pertengahan tahun,” ujar Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti usai acara Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2017 Lingkup Provinsi Bali di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (19/12) kemarin. Menurut Wiwin, pagu Rp 8,15 triliun itu dialokasikan untuk 421 DIPA. Penyerahan DIPA kepada masing-masing Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dilaksanakan lebih awal sebelum tahun anggaran 2017 dimulai, untuk memastikan pelaksanaan anggaran dapat dimulai tepat pada waktunya. Dengan demikian, seluruh Satker dapat segera mengeksekusi rencana-rencana yang sudah ditetapkan dalam DIPA sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. “Tolong para KPA, Kepala Satker, segera teliti DIPA-nya. Kalau ada kesalahan di sana segera lakukan revisi ke tempat
kami, supaya kegiatan tidak terganggu karena DIPA itu kan mulai berlaku 1 Januari nanti sudah bisa digunakan,” jelasnya. Wiwin menambahkan, Pejabat Pengelola Keuangan juga harus segera ditunjuk agar tidak menghambat pekerjaan di 2017. Proses pengadaan sudah bisa dilakukan dari sekarang, walaupun penandatanganan kontrak dimulai 1 Januari. Dengan demikian, penyerapan anggaran sudah bisa dilakukan di triwulan awal, tidak hanya menumpuk di triwulan akhir. “Kan sekarang sudah ketahuan, mana pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilelangkan itu sudah bisa dipersiapkan dari sekarang. Dengan cara-cara seperti itu paling tidak mestinya belanja sudah langsung bisa dilakukan 1 Januari,” terangnya. Selain dana Rp 8,15 triliun, lanjut Wiwin, Bali juga menerima dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp 11,57 triliun. Rinciannya, untuk Pemprov Bali Rp 2,67 triliun, Kota Denpasar Rp 1,001 triliun, Kabupaten Badung Rp 675,82 miliar, Kabupaten Bangli Rp 788,57 miliar,
Kabupaten Buleleng Rp 1,496 triliun, Kabupaten Gianyar Rp 1,016 triliun, Kabupaten Jembrana Rp 840,97 miliar, Kabupaten Karangasem Rp 1,044 triliun, Kabupaten Klungkung Rp 769,27 miliar, dan Kabupaten Tabanan Rp 1,249 triliun. “Alokasi anggaran untuk transfer ke daerah dan dana desa di Provinsi Bali lebih besar atau 142% dari belanja kementerian/ lembaga. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam kerangka desentralisasi fiskal,” imbuhnya. Wiwin melanjutkan, beberapa kabupaten/kota termasuk Pemprov Bali telah mendapat transfer Dana Insentif Daerah karena prestasi dan usaha yang secara terus-menerus dibangun dalam rangka pengelolaan keuangan yang lebih baik. Salah satunya karena mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian sepuluh kali berturut-turut dari BPK RI. Terbanyak didapat Kabupaten Buleleng Rp 55,33 miliar, lalu Kabupaten Klungkung Rp 51,34 miliar, Kabupaten Jembrana Rp 50,08 miliar, serta Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Tabanan
dan Kabupaten Karangasem yang masing-masing mendapat Rp 7,50 miliar. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, semua uang dari APBN itu adalah untuk kesejahteraan Bali. Baik yang dikelola oleh provinsi, kabupaten/kota, maupun kementerian/lembaga yang ada di Pulau Dewata. Jangan menganggap Bali sudah kaya raya dan hebat, karena sampai saat ini masih menerima uang dari pusat. “Biar kita paham, sering kali kita tidak paham. Kita anggap sudah kaya raya, belum. Kita masih dibayarin sekurangkurangnya Rp 20 triliun untuk pembangunan Bali, dan itu adalah uang rakyat seluruh Indonesia. Termasuk uang kita juga, pajak yang dipungut di Bali
dibawa ke pusat ditambah dengan uang batubara, uang minyak, uang emas, uang gas, uang kayu di tempat lain kemudian dibagi lagi ke kita,” ujarnya. Pastika kembali mengingatkan kementerian/lembaga di Bali agar mau hadir dalam setiap rapat koordinasi yang digelar provinsi. Terutama untuk membahas pertanggungjawaban setiap rupiah dari uang APBN yang dialokasikan untuk Bali. Instansi vertikal tetap bertanggung jawab kepada gubernur karena yang meneken DIPA APBN adalah gubernur. “Jadi, kalau Saudara-saudara dari instansi vertikal diundang ke provinsi untuk rapat koordinasi, ya datang karena yang bertanggung jawab terima DIPA, yang teken itu saya, gubernur,” tandasnya. (kmb32)
Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa n Pemprov Bali n Kota Denpasar n Kabupaten Badung n Kabupaten Bangli n Kabupaten Buleleng n Kabupaten Gianyar n Kabupaten Jembrana n Kabupaten Karangasem n Kabupaten Klungkung n Kabupaten Tabanan
Rp 2,67 triliun Rp 1,001 triliun Rp 675,82 miliar Rp 788,57 miliar Rp 1,496 triliun Rp 1,016 triliun Rp 840,97 miliar Rp 1,044 triliun Rp 769,27 miliar Rp 1,249 triliun
Terbelit Utang, Ibu dan Anak Edarkan Narkoba Mangupura (Bali Post) Tersangka LBJ (23) terpaksa melibatkan ibunya, YL (43), jadi pengedar narkoba. LBJ berdalih nekat melakukan perbuatan melanggar hukum itu karena ibunya berutang. Bahkan, ayahnya yang berpisah sejak lima tahun lalu juga meninggalkan utang. Akibatnya, mereka ditangkap Sat. Resnarkoba Polres Badung saat mengambil paket 4.200 butir ekstasi senilai Rp 2,1 miliar (estimasi Rp 500 ribu per butir) di Jalan Pulau Kawe, Pedungan, Denpasar Selatan, Selasa (13/12) lalu. “Saya tidak bekerja, ibu hanya tukang cuci. Utang banyak, bapak juga ninggalin utang. Terpaksa saya mengambil pekerjaan ini untuk bayar utang,” kata LBJ Senin (19/12) kemarin. Sejak ditahan, penyakit vertigo tersangka YL (43) kambuh. Selain itu, dia kadang-kadang sesak napas. “Ibu saya memang sejak lama sakit. Saya terpaksa melibatkan ibu untuk bayar utang,” ungkapnya. Menurut tersangka yang kos di Jalan Dukuh Sari Gang Banteng
Galaksi, Denpasar ini, awalnya ia kenal dengan napi LP Kerobokan berinisial Yu. Selanjutnya dikenalkan dengan bandar narkoba asal Surabaya, Om. Setelah itu, ia jadi jaringan Om di Bali. Menurut Kapolres Badung, AKBP Ruddi Setiawan, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Djoko Hariadi, ekstasi sebanyak itu untuk diedarkan saat perayaan malam tahun baru. “Ini tangkapan terbesar. Selama ini belum ada yang mengamankan barang bukti sebanyak ini. Kami bisa menyelamatkan 4.200 orang dari bahaya narkoba,” tegas Kapolres. AKBP Ruddi menambahkan, tersangka mengambil paket narkoba sebanyak empat kali. Tiap mengambil paket, mereka dapat upah Rp 2,5 juta. Kiriman paket pertama dan kedua berisi ineks, sedangkan kiriman paket ketiga berisi sabu-sabu (SS) seberat 200 gram. Terakhir, paket 4.200 butir ekstasi. Saat mengambil paket narkoba itu, tersangka LBJ selalu mengajak ibu karena dia tidak punya KTP. “Kami sangat menyayangkan
Sulit Tambah Dana Pilgub 2018 Denpasar (Bali Post) Anggaran untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 kemungkinan besar akan sulit bertambah lagi. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga sudah meminta penyelenggara Pilgub seperti KPU Bali, Bawaslu Bali, serta pihak keamanan untuk mengedepankan prinsip efisiensi. “Cari dari mana, duitnya nggak ada, duitnya habis. Yang dulu Pilgub 2013 Rp 140 miliar, itu pun nggak habis. Sekarang udah jadi Rp 200 miliar, masak kurang? Nggaklah, harusnya nggak kurang. Banyak itu Rp 200 miliar itu,” ujar Gubernur Bali Mangku Pastika di Denpasar, Senin (19/12) kemarin. KPU Bali khususnya, pertama kali menyampaikan usulan anggaran Pilgub 2018 sebesar Rp 268 miliar lebih. Namun dalam pembahasan bersama TAPD Provinsi Bali, 21 Juli lalu, anggaran Pilgub yang disetujui Rp 254 miliar lebih. Usulan terakhir ini juga sudah disampaikan pada Komisi I dan Banggar DPRD Bali. Dalam rapat bersama Komisi I DPRD Bali, selain KPU Bali, Bawaslu Bali menyampaikan pula usulannya Rp 57 miliar, Polda Bali Rp 157 miliar lebih, dan Korem sekitar Rp 4,5 miliar. Total usulan yang mendekati Rp 500
Bali Post/wan
miliar itu sempat dipangkas menjadi Rp 254 miliar saat eksekutif dan legislatif membahas Ranperda APBD Bali 2017. Jelang ketok palu, anggaran Pilgub kembali mengalami pemangkasan menjadi Rp 200 miliar saja. “Kita ini susah loh nyari duit, bayanginlah anggota kita itu sampai ke rumah-rumah, nyari pajak yang cuma Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, dikumpulin,” imbuh Pastika. Mantan Kapolda Bali ini bahkan bergurau hendak mendatangkan polisi lalu lintas kalau pelaksanaan Pilgub Bali “macet” lantaran kekurangan biaya. “Ya kasih tahulah, di mana mau macetnya, nanti saya kasih jalan. Tinggal datangkan polisi lalu lintas di sana, atur jalan kan. Ya kan? Kalau macet kan kita tinggal panggil polisi lalu lintas,” ujarnya. Data KPU Bali, anggaran Pilgub yang diusulkan Rp 254 miliar lebih juga termasuk membiayai Pilkada Klungkung dan Gianyar. Kendati tidak mencakup kebutuhan logistik pemilihan bupati dan wakil bupati di dua kabupaten itu. Sebanyak 61,84% atau Rp 157 miliar lebih dialokasikan untuk belanja barang/jasa. Sedangkan sisanya Rp 97 miliar lebih digunakan untuk honorarium. (kmb32)
Bali Post/rah
EKSTASI - Polres Badung merilis pengungkapan kasus 4.200 butir ekstasi senilai Rp 2,1 miliar. sekali. Kami akan terus memburu sindikat narkoba yang beraksi di Bali,” ujarnya. AKP Djoko menambahkan, penyelidikan kasus ini dilakukannya selama sebulan. Saat menangkap tersangka dan mengecek isi paket, mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini mengaku kaget. Pasalnya, ia tidak menyangka mengamankan ineks sebanyak itu. “Sudah puluhan tahun saya tugas di Sat. Resnarkoba, baru kali ini dapat
barang bukti sebanyak ini,” tegasnya. Untuk kiriman paket pertama dan kedua, tersangka LBJ tidak tahu jumlah ineksnya karena tidak sempat dihitung dan langsung diserahkan kepada pemesannya di salah satu tempat hiburan malam di Kuta. Sedangkan kiriman paket SS dibuka sehingga tahu jumlahnya yaitu 200 gram. Selanjutnya dibagi dua masingmasing 100 gram lalu dikirim ke Kuta dan di Jalan Teuku Umar,
Denpasar. Barang bukti yang diamankan satu dus berisi 12 paket plastik klip masing-masing berisi 100 butir ineks, tiga paket plastik besar masing-masing berisi 500 butir ineks dan tiga paket plastik besar masing-masing berisi 500 butir ekstasi logo pinguin. “Pergerakan tersangka terus dipantau bandarnya lewat HP. Saat ditangkap, nomor HP bandar dari Surabaya itu langsung tidak aktif,” ujar Djoko. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Belasan Koperasi akan Dibubarkan Bangli (Bali Post) -
Belasan koperasi di Kabupaten Bangli akan dibubarkan pada Januari 2017 mendatang. Langkah tersebut diambil lantaran koperasi bersangkutan tergolong ‘sakit’ dan tiga kali berturut-turut tak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pembubaran akan langsung disampaikan melalui surat keputusan Kementerian Koperasi dan UKM. Bali Post/ina
PIDATO PENGANTAR - Anggota DPRD Bangli I Ketut Mastrem saat menyampaikan pidato pengantar DPRD tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dalam rapat paripurna kemarin.
Dewan Ajukan Ranperda Inisiatif
Bangli (Bali Post) Jelang akhir tahun, DPRD Bangli mengajukan rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Ranperda tersebut diajukan DPRD Bangli dalam rapat paripurna, Senin (19/12) kemarin. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata yang memimpin rapat paripurna kemarin menyampaikan di UUD 45 dinyatakan bahwa setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang berada di bawah kekuasannya serta berhak atas aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk membuat sesuatu yang merupakan hak asasi. Selain itu dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga mengatur negara menjamin untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga. ‘’Korban kekerasan dalam rumah tangga kebanyakan adalah perempuan dan anak harus mendapat perlindungan agar terhindar dan terbebas dari kekerasan atau ancaman kekerasan penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan seseorang,’’ kata Kutha Parwata. Dalam pidato pengantar DPRD tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan yang disampaikan anggota DPRD, I Ketut Mastrem disebutkan bahwa tindak kekerasan perempuan dan anak merupakan masalah sosial yang sangat serius. Akan tetapi, kurang mendapat tanggapan dari masyarakat karena beberapa alasan. Alasan dimaksud seperti ketiadaan statistik kriminal yang akurat, tindak kekerasan pada perempuan dan anak dalam rumah tangga memiliki ruang lingkup yang sangat pribadi, tindak kekerasan pada perempuan dianggap wajar karena hak suami sebagai pemimpin dan kepala keluarga serta karena tindak kekerasan pada perempuan dan anak dalam rumah tangga terjadi dalam lembaga legal, yaitu perkawinan. ‘’Sebagian besar perempuan sering bereaksi pasif dan apatis terhadap tindak kekerasan yang dihadapi. Hal ini memantapkan kondisi tersembunyi terjadinya tindak kekerasan pada perempuan yang diperbuat oleh suami,’’terangnya. Sesuai data tahun 2013-2016 menunjukkan bahwa setiap tahunnya angka kekerasan di Bangli cenderung meningkat sehingga perlu pengaturan tentang perlindungan terhadap korban kekerasan. ‘’Harapan kami ranperda inisiatif ini mendapat pembahasan yang optimal sehingga pada saat yang telah dijadwalkan mendapat persetujuan bersama pada masa rapat paripurna ini,’’ terangnya. (kmb40)
Tunggakan Raskin Rp 336 Juta
Bangli (Bali Post) Jelang akhir tahun, tunggakan pembayaran beras untuk masyarakat miskin (raskin) mencapai ratusan juta rupiah. Supaya tunggakan tersebut bisa segera dilunasi, penagihan dilakukan dengan sistem jemput bola. Kabid Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) BanBali Post/sos gli I Nengah SumanNengah Sumantra tra, Senin (19/12) kemarin, menjelaskan berdasarkan data terakhir, tunggakan raskin mencapai Rp 336.058.000. Angka paling banyak dari Desa Songan B, Kintamani yang besarannya sekitar Rp 90 juta, kemudian disusul Songan A sekitar Rp 58 juta. ‘’Untuk daerah lain besarannya merata,’’ ujarnya. Dijelaskannya, tunggakan yang telah berlangsung sejak Oktober lalu itu tak semata-mata karena adanya keterlambatan pembayaran dari masyarakat tetapi juga karena jangkauan petugas dalam melakukan penagihan yang terbatas. Tunggakan itu harus sudah lunas paling lambat akhir tahun ini. ‘’Karena ada yang belum membayar, petugas yang lebih intens jemput bola. Itu harus lunas bulan ini,’’ tegasnya. Selama satu tahun raskin itu digelontorkan, penyalurannya sudah berjalan sesuai dengan jadwal. Dari sisi kualitas juga tergolong baik dan penerimanya sudah tepat sasaran. ‘’Untuk kualitas beras rata-rata sudah baik. Waktu penyalurannya pun sudah sesuai jadwal,’’ kata Sumantra. Sementara itu, sesuai data yang dilansir, penerima raskin mencapai 9.633 rumah tangga sasaran dan pemanfaat. Masing-masing menerima beras 15 kg dengan harga Rp 1.600 per kg. (kmb45)
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangli I Dewa Gede Suparta mengatakan, berdasarkan data terakhir, jumlah koperasi mencapai 275 unit yang tersebar di semua kecamatan. Dalam perkembangannya, yang dinyatakan aktif sebanyak 245 unit. 10 unit dinyatakan sakit, 2 unit mulai sehat dan 18 unit dinyatakan sakit parah dan secara berturut-turut tiga kali tak menggelar RAT. ‘’Dalam aturan, yang tak RAT berturut-turut tiga kali akan dibubarkan. Itu sudah pasti dilakukan pada Januari 2017,’’ jelasnya, Senin (19/12) kemarin. Koperasi yang dibubarkan itu lebih banyak bergelut di bidang simpan pinjam. Beberapa juga ditengarai keberadaannya hanya untuk menggaet bantuan yang digelontorkan pemerintah. Pembubaran itu sudah disampaikan langsung ke Kementerian Koperasi dan UKM. Kini, pihaknya
hanya tinggal menunggu surat keputusan. ‘’Sekarang pembubaran tak lagi menggunakan SK Bupati. Tapi langsung dari kementerian,’’ jelasnya. Pria asal Banjar Griya, Kelurahan Kawan, Bangli ini mengaku sudah melakukan pembinaan ke belasan koperasi tersebut. Pembinaan juga melibatkan koperasi yang perkembangannya sudah baik. ‘’Koperasi itu sudah kami berikan pembinaan. Namun, karena tak ada perubahan, ya dibinasakan,’’ ucapnya. Meminimalisir koperasi sakit, kegiatan pelatihan terhadap pengurus dari tingkatan paling bawah hingga teratas terus dilakukan. Akan tetapi, hal itu belum bisa menyentuh secara keseluruhan. Untuk itu pihaknya berharap koperasi sehat juga turut memberikan pembinaan terhadap yang lesu. ‘’Yang seperti ini arus saling mengisi. Koperasi sehat, harus bantu bangkitkan yang sakit,’’ tegas Suparta. (kmb45)
Bali Post/sos
KOPERASI - Salah satu koperasi di Kabupaten Bangli yang terkategori sehat. Para pengurus koperasi yang perkembangannya baik seperti ini diharapkan bisa membantu upaya membangkitkan koperasi yang sedang sakit.
Rakor Persiapan Operasi Lilin
Antisipasi Anak Putus Sekolah
Ketua PHDI Minta Polisi Selektif Tertibkan Arak
Bangli (Bali Post) – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Bangli menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forkompinda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Bangli di ruang pertemuan Polres Bangli, Senin (19/12) kemarin. Dalam rakor tersebut sejumlah masukan dan saran disampaikan para peserta rapat. Salah satunya meminta Polres Bangli untuk menertibkan miras jenis arak secara selektif. Saran tersebut disampaikan Ketua PHDI Bangli Nyoman Sukra. Sukra mengatakan, penertiban arak harus selektif karena minuman beralkohol jenis ini juga dibutuhkan untuk kepentingan upacara agama oleh umat Hindu. ‘’Kami harapkan bisa ditertibkan dengan selektif. Kalau ada pedagang yang menjual untuk anak muda mabuk-mabukan silakan ditertibkan. Kami sangat mendukung itu,’’ terangnya. Selain itu, Sukra memberikan masukan agar dalam persem-
bahyangan hari Natal tidak menghadirkan umat dari luar Bangli dalam jumlah yang banyak. Sebab bisa jadi tujuannya belum tentu murni untuk sembahyang. Demikian juga soal petasan pihaknya berharap agar ditertibkan. Ketua MMDP Kabupaten Bangli Nengah Rijasa meminta Polres Bangli untuk melibatkan pecalang dalam pengamanan perayaan tahun baru dengan menyurati kepala pecalang di masing-masing desa. ‘’Dalam rapat koordinasi berikutnya juga saya harapkan pecalang bisa dilibatkan,’’ ujarnya. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, jelang perayaan Nataru, pihaknya secara intens terus melakukan koordinasi dengan pihak keamanan serta tokoh masyarakat. Untuk meminimalisir hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan perayaan, akan dikeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Bangli yang akan mengatur aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan Nataru. Ada delapan poin penting yang
ditekankan pada surat edaran tersebut. Pertama, camat, kepala desa, bendesa, klian adat/dinas diminta agar mengatur dan mengawasi pelaksanaan tahun baru di wilayahnya masing-masing. ‘’Setelah edaran ini disampaikan, kita minta masyarakat bisa mematuhinya sehingga pelaksanaan nataru di Bangli berlangsung aman,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. menjelaskan, tujuan rakor ini adalah untuk memberikan gambaran kepada peserta sejauh mana kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Agung 2016 dalam rangka pengamanan perayaan Nataru. ‘’Tujuannya sebagai bahan masukan guna menentukan langkah-langkah kebijakan selanjutnya dan sinergitas dalam memelihara harkamtibmas di wilayah Bangli,’’ ujarnya. Pihaknya juga mengaku akan segera mengeluarkan SE untuk mengatur aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan Nataru ke seluruh desa dan banjar. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Masyarakat di Kabupaten Bangli kini mulai mengadopsi penyelenggaraan tahapan pemilu untuk memilih kepala lingkungan (kaling). Seperti yang dilakukan masyarakat di Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang Bangli Minggu (18/12). Dalam memilih kaling, pihak panitia pemilihan setempat menggelar beberapa tahapan mulai dari persiapan, pencalonan, masa sosialisasi hingga pencoblosan. Ketua panitia Pilkaling Tegal Ketut Catur Wiguna mengatakan, sebelum pencoblosan pihaknya telah menetapkan jadwal pendaftaran bakal calon disertai penyerahan dokumen syarat calon hingga penutupan masa pendaftaran. Setelah dilakukan penelitian terhadap
dokumen yang diajukan, panitia melakukan penelitian atas dokumen tersebut. Hasilnya, ada dua calon yang mendaftar masing-masing atas nama I Wayan Karjana dan I Wayan Sarwa Utama. Di hari yang telah ditentukan pihaknya juga melakukan penetapan calon pascakeduanya telah memenuhi syarat pencalonan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut dan pencetakan bahan sosialisasi serta surat suara dan penyiapan TPS. Hasilnya, dari daftar pemilih tetap Pilkaling sebanyak 337 orang, yang menggunakan hak pilih adalah 253 orang. Jumlah suara sah sebanyak 252 dan suara tidak sah 1. Wayan Karjana mendapatkan 183 suara dan I Wayan Sarwa
Utama 69 suara. Hasil pemilihan ini telah dibuatkan berita acara untuk selanjutkan diusulkan melalui lurah Bebalang untuk dilantik oleh Camat Bangli. Klian adat Banjar Tegal I Nyoman Parsua mengatakan, sebelum pemilihan dilakukan, pihaknya bersama seluruh paduluan adat melaksanakan pertemuan untuk ikut merumuskan mekanisme pemilihan dan penunjukan panitia. Disepakati panitia yang melaksanakan pemilihan harus independen, tidak ikut mencalonkan dan memilih dalam Pilkaling. ‘’Kami menunjuk seluruh paduluan teruna teruni sebagai penyelenggara. Penugasan ini dilakukan setelah disepakati syarat calon dan seluruh tahapan,’’ ujarnya. (kmb40)
Pilih Kaling, Warga Tegal Adopsi Penyelenggaraan Pemilu
Program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Perlu Digalakkan Bangli (Bali Post) Puluhan anak di Dusun Batu Meyeh, Desa Songan, Kintamani yang putus sekolah menjadi sorotan kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD Bangli I Nyoman Gelgel Wisnawa menyebutkan, persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Bangli salah satunya dengan menggencarkan pemberdayaan kepada orang tua yang nantinya bermuara pada peningkatan kesejahteraan. Dikatakan Wisnawa, Senin (19/12) kemarin, anak putus sekolah di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Buleleng dan Karangasem itu telah menjadi persoalan klasik. Jika melihat konsep pembangunan Bangli yang dimulai dari pinggiran, hal semacam itu harus disikapi secara serius oleh Pemkab supaya ke depannya tak terus berlanjut. Langkah pemerintah jangan hanya memberikan beasiswa, tetapi lebih pada upaya peningkatan kesejahteraan keluarga yang sifatnya berkelanjutan. ‘’Kami tahu bupati saat ini sangat konsen pada infrastruktur di daerah sana. Tetapi itu kan tidak bisa menuntaskan seluruh persoalan yang ada. Peningkatan kesejahteraan juga harus diimbangi dengan pemberdayaan masyarakatnya. Ini yang harus digerakkan secara berlanjut,’’ tegasnya. Pemberdayaan yang dimaksud, sambung politisi PKPI ini tak hanya melalui pemberian keterampilan yang nantinya menghasilkan produk bernilai jual. Lebih mendasar dari itu, masyarakat juga perlu diarahkan untuk bisa menggarap potensi yang ada, salah satunya sektor pertanian yang selama ini belum mampu menjadi sumber penghasilan utama. Mewujudkan itu tak hanya cukup diserahkan pada satu instansi, tetapi harus keroyokan. Selain di Batu Meyeh, persoalan serupa juga terjadi di sejumlah daerah di kawasan balik bukit seperti Pradi, Alengkong dan Kayu Selem. Hal itu juga harus mendapat perhatian serius pemerintah. ‘’Pembangunan dari pinggiran itu harus benar-benar jalan,’’ imbuh wakil rakyat asal Songan ini. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja mengatakan untuk menekan angka putus sekolah, pihaknya telah merancang program beasiswa yang anggarannya sudah dipasang di APBD 2017 sebesar Rp 32 juta rupiah. Jumlah itu nantinya akan digunakan untuk membiayai 9 orang siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya pada tahun ajaran baru saat itu. ‘’Menyikapi itu, kami telah membuat program beasiswa retrieval. Nanti itu diberikan kepada anakanak untuk lanjut sekolah,’’ terangnya didampingi Kabid Dikdas I Nengah Danta Haryana. Dia mengakui anggaran yang diplot itu belum bisa menyentuh seluruh anak-anak yang putus sekolah. Menyiasati itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala sekolah tempat anak-anak tersebut akan melanjutkan pendidikan supaya bisa dibiayai menggunakan Dana BOS. ‘’Anak-anak di sana ada yang sekolah ke Buleleng maupun ke Tianyar, Karangasem. Ini akan kami komunikasikan supaya bisa mendapatkan bantuan pendidikan. Kalau persoalan jarak, sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, jarak sekolah minimal enam kilometer. Kalau transportasi sulit, sekolah bisa memberikan bantuan sepeda gayung. Dananya juga dari BOS,’’ ucapnya. (kmb45)
Tak Punya Biaya Obati Kanker Kulit
Separuh Wajah Nenek Moges Dipenuhi Luka
Bangli (Bali Post) Sungguh malang nasib Ni Wayan Moges, warga Banjar Malet Gede Desa Tiga Kecamatan Susut. Sejak tujuh tahun lalu, perempuan berusia 70 tahun ini divonis menderita penyakit kanker kulit. Namun, karena ketiadaan biaya, penyakit yang dideritanya itu tidak pernah diobati hingga membuatnya semakin parah. Saat ini kondisi separuh wajah nenek Moges mengalami luka basah yang terus melebar hingga membuat salah satu matanya mengalami kebutaan. Ditemui di rumahnya, Senin (19/12) kemarin, menantu Moges, Ni Komang Nuri menuturkan, awalnya penyakit yang diderita ibu mertuanya tersebut hanya berupa benjolan seperti jerawat di bagian dahi. Namun, lama kelamaan benjolan tersebut membesar dan menggerogoti kulit di bagian wajah sekitar mata. Nuri mengatakan, saat itu penyakit yang diderita ibu mertuanya tersebut sudah sempat
diperiksakan ke rumah sakit. Oleh dokter, nenek Moges divonis menderita penyakit kanker kulit. Namun, karena keterbatasan biaya, Nuri mengaku bahwa dirinya dan suaminya tidak bisa melanjutkan pengobatan ibu mertuanya tersebut. Pihak keluarga selama ini hanya mengajak Nenek Moges berobat ke pengobatan alternatif yang ada di desa. ‘’Obatnya cuma dikasi minyak saja,’’ ujarnya. Karena tidak mendapat pengobatan medis yang tepat, penyakit kanker kulit yang dialami Nenek Moges semakin parah sejak dua tahun terakhir. Separuh wajah Moges kini dipenuhi luka basah yang terus melebar. Bahkan mata kiri mengalami kebutaan karena bola matanya hilang digerogoti penyakit. ‘’Mata sebelah kanannya juga nyaris buta,’’ ujarnya. Nuri mengatakan, untuk membersihkan luka basah yang melebar di wajah ibu mertuanya agar tidak bau, dirinya selama ini hanya menggunakan kapas yang
diisi air dan cairan serupa infus yang diberikan oleh seorang bidan di desanya. Bahkan mirisnya karena keterbatasan ekonomi, istri dari I Nengah Sambung ini kerap ngebon kapas di beberapa warung di desanya. Nuri mengatakan, sampai saat ini dirinya dan keluarganya belum memiliki jaminan kesehatan dari pemerintah untuk berobat. Dia pun mengaku tidak tahu cara mengurus jaminan kesehatan tersebut karena keterbatasan informasi dan pengetahuan. ‘’Saya tidak tahu bagaimana cara mengurusnya,’’ ujarnya. Ditanya apakah pemerintah desa dan klian dusunnya tahu soal kondisi Moges, Nuri mengatakan tahu, namun hanya di saat awal Moges terkena penyakit kanker kulit. ‘’Kalau kondisi parahnya seperti sekarang tidak tahu,’’ ujarnya. Dia juga mengakui petugas kesehatan di puskesmas desanya mengetahui tentang kondisi parah yang dialami ibu mertuanya saat ini. (kmb40)
Bali Post/ina
KANKER KULIT - Kondisi Ni Wayan Moges yang menderita penyakit kanker kulit di bagian wajah.
GIANYAR
Selasa Wage, 20 Desember 2016
9
Keluarga Tersangka Dihubungi Puluhan Orang Tak Dikenal Janjikan Bantu Penanganan Kasus
Gianyar (Bali Post) Pascadiamankannya I Nyoman Pranajaya (62), I Gusti Ngurah Oka Mustawa (45), dan I Gusti Ngurah Raka (50), keluarga tiga tersangka tersebut kini banyak menerima telepon dari orang tak dikenal. Keluarga tersangka dijanjikan dibantu dalam penanganan kasus tersebut. Informasi dihimpun, sejak Sabtu (17/12) lalu, sudah puluhan telepon dari nomor tidak dikenal yang menghubungi keluarga ketiga tersangka. Salah satu penelepon itu menjanjikan akan membantu penuntasan kasus pungli yang kini menjerat ketiga tersangka. Para penelepon dominan meminta pembayaran di muka dengan ditransfer lewat rekening. Hal ini pun sempat disampaikan kepada keluarga yang lain hingga diteruskan ke Bhabinkamtbmas Desa Tulikup Aiptu Ngakan Made Alit Dusyanta. Kapolsek Gianyar Kompol Adana Pandibu mengaku sudah mendengar informasi tentang orang tak dikenal yang ingin memanfaatkan kondisi psikis keluarga para tersangka. ‘’Ya ini sudah disampaikan kepada saya oleh Bhabin di Desa Tulikup. Tetapi yang pasti sampai sekarang belum ada yang melapor kena tipu,’’ ucapnya. Kompol Adnan Pandibu mengatakan, modus seperti ini memang kerap dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kondisi keluarga yang sedang tertekan, sangat mungkin memuluskan jalan penipu. ‘’Ini kerap terjadi. Saat seperti ini bisa saja keluarga para tersangka ini menjual apa pun untuk membayar agar keluarga mereka yang terjerat hukum bisa bebas. Tapi saya imbau agar hal seperti ini tidak sampai terjadi, silakan menggunakan jasa pengacara dan ikuti prosedur yang berlaku,’’ pesannya. (kmb35)
Bunga di Taman Median By-pass Buruan
Kerap Dipetik Warga
Gianyar (Bali Post) Penataan taman median Jalan By-pass Dharma Giri, Buruan, telah tuntas dikerjakan dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Taman yang kini dilengkapi berbagai jenis tanaman bunga itu pun menjadi pemanis pintu masuk Kabupaten Gianyar. Selain mempercantik kawasan, taman itu ternyata dimanfaatkan masyarakat untuk kepentingan lain. Masyarakat kerap memetik bunga di taman median untuk berbagai keperluan. Warga biasanya memetik bunga terutama bunga jepun dan pucuk saat malam atau pun dini hari. Hal ini berlangsung hampir setiap hari. Sejumlah pihak pun khawatir hal tersebut dapat merusak taman tersebut. Dikonfirmasi hal ini, Senin (19/12) kemarin, Kepala DKP Gianyar I Wayan Kujus Pawitra tidak menampik hal tersebut. Dia menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat memetik bunga di taman median sepanjang tidak untuk keperluan komersial. Masyarakat juga diminta turut menjaga keindahan taman tersebut. ‘’Itu tidak masalah. Taman itu dibangun untuk masyarakat. Kami memperbolehkan warga memetik bunga apalagi untuk keperluan pengobatan atau upacara keagamaan. Cuma saya berpesan jangan sampailah untuk dijual. Taman juga harus dirawat, jangan sampai rusak,’’ katanya. Mantan Kepala Satpol PP Gianyar ini menambahkan, taman tersebut merupakan milik bersama dan merupakan kebanggaan masyarakat. Pihaknya pun mengaku yakin masyarakat bisa turut menjaga taman-taman di Kabupaten Gianyar. (kmb25)
Bali Post/nik
TAK MAKSIMAL - Suasana Kantor Perbekel Tulikup, Senin (19/12) kemarin. Layanan ke masyarakat selama beberapa hari belakangan tak maksimal. Bhabinkamtibmas dan sejumlah warga yang peduli pun berusaha menenangkan para staf yang masih shock dengan OTT, Jumat (16/12) lalu.
Sekdes Turut Diperiksa
Layanan Kantor Perbekel Tulikup Tak Maksimal Gianyar (Bali Post) -
Pascapenetapan tersangka dan penahanan Perbekel Tulikup I Nyoman Pranajaya di Mapolda Bali, pelayanan di Kantor Desa Tulikup mengalami gangguan. Terlebih Sekdes Tulikup Dewa Putu Raka yang ditunjuk sebagai pengganti sementara juga dipanggil ke Mapolda Bali untuk menjalani pemeriksaan saksi, Senin (19/12) kemarin. Pantauan siang kemarin, secara bergantian Kantor Perbekel Tulikup dikunjungi sejumlah tokoh masyarakat. Kedatangan mereka untuk menenangkan sejumlah staf yang masih ketakutan pasca-OTT yang digelar Polda Bali, Jumat (16/12) lalu. ‘’Walaupun saya tidak tahu apa-apa, tapi saya dan staf lainnya masih takut sebenarnya,’’ ucap Kaur Kesra Desa Tulikup Pande Made Astini
didampingi Bhanbinkamtibmas Desa Tulikup Aiptu Ngakan Made Alit Dusyanta. Diakui, layanan administrasi di kantor desa tidak dapat berjalan optimal. Bahkan, sejumlah warga yang hendak meminta tanda tangan harus kembali dengan tangan kosong. Apalagi Sekdes Tulikup Dewa Putu Raka yang ditunjuk sebagai pejabat sementara juga dipanggil ke Mapolda Bali un-
tuk menjalani pemeriksaan saksi. ‘’Tadi (kemarin -red), ada dua orang yang minta tanda tangan, tapi tidak bisa diberikan karena bapak Sekdes Dewa Putu Raka juga dipanggil,’’ ucapnya. Tokoh masyarakat, Komang Biliarta, yang ditemui di Kantor Perbekel Tulikup mengatakan, kedatangannya ke kantor tersebut tidak lain hanya untuk menghibur para
staf kantor desa yang masih merasa ketakutan meski tidak tahu-menahu terkait kasus tersebut. ‘’Bukan karena terlibat, tetapi operasi Jumat kemarin memang mendadak dan memberi dampak psikologis bagi staf lain yang tidak tahu-menahu. Kalau mereka tidak ditenangkan, saya khawatir administrasi pemerintahan di Desa Tulikup tidak bisa jalan,’’ tuturnya. Secara terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Gianyar I Dewa Putu Yadnya mengatakan, pascapenetapan I Nyoman Pranajaya sebagai tersangka, pihaknya belum bisa melakukan pengisian Pe-
jabat (Pj.) Perbekel. ‘’Informasi sudah kami terima, Perbekel Tulikup memang sudah ditetapkan tersangka. Tapi kami belum dapatkan surat resminya. Untuk mencari ke Polda, ini harus ada tugas resmi dari Bupati,’’ katanya. Sementara Sekdes Tulikup Dewa Putu Raka tidak bisa ditunjuk sebagai Pj. Perbekel lantaran ia akan pensiun akhir bulan ini. Meski demikian untuk mengisi kekosongan, kewenangan sementara diserahkan kepada Dewa Putu Raka. ‘’Yang jelas kami akan rapat lagi, membahas masalah ini,’’ tandasnya. (kmb35)
Gudang Kendang Terbakar
Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar Bali Post/ded
PETIK BUNGA - Dua warga tengah memetik bunga di taman median Jalan By-pass Dharma Giri, Blahbatuh.
Lomba Burung Berkicau di Medahan Gianyar (Bali Post) Ratusan penghobi burung mengikuti lomba burung berkicau yang diselenggarakan STT Santhi Parama Artha, Banjar Medahan Desa Medahan, Minggu (18/12) di Lapangan Desa Medahan Kecamatan Blahbatuh. Lomba ini merupakan bentuk kepedulian dan pelestarian terhadap satwa khususnya burung. Lomba menyertakan 28 jenis burung yang dibagi dalam tiga kelas yakni kelas bintang, executive, dan favorite. Lomba dibuka Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra didampingi Wakil DPRD Gianyar Ketut Jata, Perbekel Desa Medahan dan Bendesa Adat Medahan. Menurut Ketua STT Santhi Parama Arta I Gede Yoga Purusa Wiguna, lomba burung berkicau ini merupakan yang pertama kali diadakan STT Banjar Medahan. ‘’Lomba ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian dan pelestarian terhadap satwa,’’ katanya. (kmb16)
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati
- 943056
DPRD
- 943144
BPBD
- 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh - 941167
Gianyar (Bali Post) Si jago merah melalap gudang produksi kendang di Banjar Pengembungan Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Minggu (18/12) malam. Puluhan petugas BPBD Gianyar dengan lima unit mobil damkar harus berupaya keras memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih. Informasi dihimpun, ke-
bakaran ini diketahui terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 wita. Kala itu, seorang warga Pejeng, Gusti Ayu Eka Arweni, melihat kobaran api dari gudang belakang milik A.A. Alit Kartini (46). ‘’Saat itu, saya bersama sejumlah warga melihat kobaran api di belakang gudang itu. Kemudian kami mencoba menggedor pintu depan gudang tersebut,’’ katanya. Beberapa saat kemudian
security gudang tersebut, Masibenu, membuka pintu dan keluar dalam kondisi belepotan. Pria 27 tahun asal NTT ini menuturkan, sebelum terjadi kebakaran, lampu di pos security sempat hidup mati. Saat dicek ke belakang gudang, tiba-tiba saja terjadi ledakan. ‘’Ledakan itu muncul dari gudang pengamplasan di bagian pojok gudang. Setelah itu, api langsung membesar,’’ ucapnya saat dimintai keterangan oleh polisi.
Beberapa menit kemudian, lima unit mobil damkar yang mengangkut puluhan petugas mendatangi lokasi tersebut. Mereka pun berupaya melakukan pemadaman secara bergilir. Besarnya korbaran api yang membakar gudang itu sempat membuat petugas kewalahan. Namun berselang dua jam, api akhirnya bisa dipadamkan. Usai proses pemadaman, polisi pun mendatangi lokasi tersebut guna meminta
keterangan sejumlah saksi dan olah TKP. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Kepala BPBD Gianyar A.A. Oka Digjaya mengatakan, kejadian ini menambah deretan panjang peristiwa kebakaran di Kabupaten Gianyar tahun ini yang tercatat 93 kejadian. ‘’Kita sudah berupaya quick response untuk setiap laporan kejadian seperti ini,’’ tambahnya. (kmb35)
KEBAKARAN - Sejumlah warga saat turut membantu proses pemadaman kebakaran gudang kendang di Banjar Pengembungan Desa Pejeng Kangin.
KLUNGKUNG
10
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Ratusan Polisi Berlatih Menembak Semarapura (Bali Post) –
Guna meningkatkan kemampuan menggunakan senjata api, Satuan Sabhara Polres Klungkung dan Polsek jajaran melaksanakan latihan menembak di Lapangan Paksebali, Senin (19/12) kemarin. Latihan dipimpin Paur Lat. Ipda Wayan Putu dan dipantau langsung Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, S.IK. Menurut Wayan Putu, latihan menembak yang dikuti 100 personel Satuan Sabhara Polres Klungkung dan Polsek jajaran merupakan kegiatan terjadwal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan anggota dalam menggunakan senjata api laras panjang V2 Sabhara. Latihan menggunakan sasaran berjarak 100 meter dari posisi berdiri, duduk dan tiarap. Masing-masing personel mendapatkan jatah 20 butir peluru. ‘’Lima butir untuk pemanasan, sedangkan lima belas butir lainnya untuk masing-masing posisi,’’ tuturnya. Sebelum pelatihan, terlebih dahulu diberikan materi tentang aturan membawa senjata api. Peserta latihan juga diminta selalu memperhatikan keselamatan dalam berlatih. ‘’Perhatikan betul petunjuk pelatih dan pergunakan senjata api sesuai prosedur dan benar serta jangan bermain-main,’’ tegas Wayan Putu. (dwa)
Bali Post/kmb
RAPAT ANEV - Polres Klungkung melaksanakan rapat anev yang dipimpin Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi di ruang Rupatama, Senin (19/12) kemarin.
Rayakan Tahun Baru
Polres Larang Warga Gunakan Mercon
Bali Post/dwa
LATIHAN - Anggota Polres Klungkung mengikuti latihan menembak di Lapangan Paksebali, Dawan.
FPK Harus Bisa Jaga Kerukunan Semarapura (Bali Post) –
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menerima Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Klungkung di ruang kerjanya, Senin (19/12) kemarin. Wabup Kasta didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat I Wayan Sumarta. Lima pengurus FPK hadir untuk melaporkan sekaligus audensi terkait telah dibentuknya Forum FPK sesuai SK Bupati Nomor 724/18/H2O/2015 tentang pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Klungkung. Ketua FPK Klungkung I Wayan Sutena melaporkan jumlah anggota FPK 17 orang yang terdiri atas unsur tokoh adat dan tokoh umat beragama. Ia juga menyampaikan semua kegiatan baik yang telah berjalan maupun yang akan datang. Ada pun kegiatan yang telah berjalan di antaranya sosialisasi di empat kecamatan dan melakukan pertemuan dengan para tokoh umat. Forum ini merupakan wadah untuk memecahkan suatu permasalahan guna ikut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan kerukunan antarumat beragama, golongan dan lembaga masyarakat yang ada di Kabupaten Klungkung. ”Namun, kami belum bisa melaksanakan kegiatan secara maksimal,” terang Sutena. Wabup Kasta sangat mengapresiasi dibentuknya FPK. Ia berharap ke depan FPK bisa bersinergi dengan forum-forum yang ada di Kabupaten Klungkung. FPK jangan hanya dibentuk tanpa mengadakan kegiatan. ‘’Semua forum yang ada di Kabupaten Klungkung harus bisa menjaga persatuan, kesatuan dan satu pemahaman dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, berbangsa dan bernegara,” ujarnya. (dwa)
Bali Post/dwa
TERIMA - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menerima Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Klungkung.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melaksanakan rapat analisis dan evaluasi (anev) bersama jajarannya terkait kamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Senin (19/12) kemarin. Rapat menghasilkan keputusan pelarangan penggunaaan mercon dan lomloman. Warga hanya boleh membunyikan kembang api berukuran dua inchi ke bawah. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta menjelaskan, bagi yang melanggar ada sanksinya. Apalagi sampai menimbulkan korban jiwa, kebakaran, ledakan dan banjir sesuai Pasal 188 KUHP ancamannya bisa pidana hukuman penjara paling lama lima tahun.
Meski demikian, pihaknya mengedepankan upaya pola imbauan dan pendekatan guna memelihara keamanan dan ketertiban. ‘’Bagi yang menjual, memasang atau membunyikan bunga api atau petasan bisa dipidana kurungan dua bulan. Tetapi kami tetap mengedepankan upaya preventif,’’ kata Arendra.
Rapat anev juga membahas penggunaan meriam yang terbuat dari kaleng dan spritus (lomloman), miras serta kenakalan remaja seperti trektrekkan yang sering terjadi setiap malam Minggu di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra. Sebelumnya, Kapolres mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan masing-masing
bagian, satuan dan Polsek jajaran selama satu minggu dalam memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat. Kapolres juga menekankan agar seluruh jajarannya memberikan keamanan bagi masyarakat Klungkung ketika melaksanakan ibadah Natal dan tahun baru. Dalam melakukan pengamanan, personelnya diharapkan melibatkan pemuda gereja atau panitia dan pecalang. ‘’Anggota yang mendapat tugas pengamanan di gereja dan tahun baru agar benar-benar melaksanakan tugas dengan
baik. Kita harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Klungkung,’’ tegasnya. Terkait masalah miras, Arendra mengimbau masyarakat Klungkung untuk ikut menjaga kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Salah satunya tidak minum minuman keras saat merayakan tahun baru. ‘’Boleh minum tapi jangan sampai mabuk. Minumlah di rumah, jangan di trotoar atau di pinggir jalan karena akan mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya,’’ jelasnya. (dwa)
Raih Wajar Tanpa Pengecualian
Klungkung Terima Penghargaan Dirjen Pembendaharaan PEMERINTAH Kabupaten Klungkung kembali meraih penghargaan dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik. Penghargaan diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Provinsi Bali R. Wiwin Istanti. Penghargaan bagi kabupaten/kota peraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI ini diberikan di sela-sela acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN Tahun 2017 dan Penandatanganan Integrasi JKBM ke JKN di Provinsi Bali di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (19/12) kemarin. Penyerahan disaksikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan undangan lainnya. Bupati Suwirta menyatakan penghargaan ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat dalam mewujudkan sistem transparansi dan pengelolaan keuangan yang baik. ‘’Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat,’’ ujarnya. Suwirta berharap penghargaan ini
akan semakin memacu seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk berbuat dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. ‘’Dengan penghargaan ini kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ imbuhnya. Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan penghargaan ini tidak hanya sebagai prestasi administratif. Pencapaian ini harus benar-benar mencerminkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel yang berorientasi pada pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. ‘’Kerja keras dalam pelaksanaan program pembangunan harus diikuti dengan tertib administrasi sesuai ketentuan perundang-undangan,’’ katanya. Sebelumnya, dalam tata kelola keuangan yang baik Kabupaten Klungkung juga meraih penghargaan Anugerah Dana Rakca dari Presiden RI yang diserahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Atas prestasi ini, Kabupaten Klungkung berhak atas Dana Insentif Daerah (DID) Rp 51,3 miliar. (ad581)
TERIMA PENGHARGAAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima penghargaan dari Dirjen Pembendaharaan Provinsi Bali.
Apel Bela Negara untuk Kuatkan Persatuan
Semarapura (Bali Post) –
Peringatan Hari Bela Negara yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia bertujuan mengajak seluruh rakyak menatap masa depan dengan kaki tertanam kuat dalam sejarah perjuangan bangsa. Di era kompetisi global sekarang, kesadaran bela negara dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara. Wujud bela negara saat ini bisa berbeda dengan masa lalu, namun nilai-nilai kepahlawanan yang dibutuhkan masih tetap sama, yaitu cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban, disiplin, optimisme, gotong royong dan kepemimpinan. Itu tertuang dalam sambutan Presiden RI yang dibacakan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta pada Apel Bela Negara yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (19/12) kemarin. Kasta melanjutkan, tantangan besar dalam sejarah adalah bagaimana mempertahankan kelangsungan hidup sebagai bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi serta berkepribadian dalam bidang kebudayaan. Presiden juga mengajak seluruh warga negara untuk membangun keinsyafan bersama bahwa kelangsungan hidup kita sebagai bangsa ada-
APEL - Apel Bela Negara yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Klungkung. lah penjumlahan dari seluruh kekuatan rakyat. Apel Bela Negara merupakan program yang dikembangkan Kementerian Pertahanan untuk membangun dan menguatkan kesadaran. Gerakan ini dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 19 Desember
2014 yang kemudian dijadikan hari peringatan Bela Negara. Dengan kekuatan rakyat maka bangsa ini akan mampu menghadapi segala jenis ancaman dan tantangan. Itulah esensi dari sistem pertahanan rakyat semesta yang terbukti dalam sejarah bisa membuat repub-
lik ini berdiri tegak. ‘’Tugas kita adalah membela negara dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan. Tugas maha berat ada di depan mata kita saat ini, tapi dengan semangat persatuan, kerja keras dan perjuangan bersama, saya yakin ini
Bali Post/dwa
bisa kita pikul bersama,’’ kata Wabup Kasta dalam akhir pembacaan sambutan Presiden RI. Apel Bela Negara dihadiri unsur FKPD, kepala SKPD dan seluruh jajaran PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, serta elemen organisasi masyarakat lainnya. (dwa)
BULELENG
Selasa Wage, 20 Desember 2016
11
Disabit, Sandra Luka Serius
Singaraja (Bali Post) Nasib nahas dialami Made Sandra (51) warga Banjar Dinas Desa, Desa Sekumpul Kecamatan Sawan. Dia menderita luka serius di bahu kanan setelah terkena sabetan sabit oleh Gede Sum (38). Tidak jelas motif mengapa pelaku nekat menganiaya korban hingga dirawat di RSUD Buleleng. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Senin (19/12) kemarin, menyebutkan, sebelum kejadian, pelaku mendatangi rumah korban dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 wita. Istri korban Made Kersiah (48) keluar rumah karena terbangun setelah pelaku datang menemui suaminya. Mendengar percakapan antara Kersiah dengan pelaku, korban kemudian keluar rumah. Saat keduanya berhadapan di teras rumah, pelaku langsung mengayunkan sabit yang dipegangnya. Akibat sabetan itu, korban tersungkur dengan tubuh bersim-
bah darah. Kersiah berteriak minta tolong dan tidak berselang lama dia jatuh pingsan melihat suaminya mengalami luka pada bahu kanan. Sementara, pelaku usai menganiaya meninggalkan korban dan istrinya. Sabit yang digunakan menebas ditinggalkan di halaman rumah korban. Kapolsek Sawan AKP Made Derawi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya membenarkan telah terjadi kasus penganiayaan tersebut. AKP Derawi mengatakan, setelah menerima laporan kejadian dari anak korban Kadek Suriawan (39), polisi melakukan penyelidikan dan menelusuri keberadaan pelaku. Dari keterangan di lapangan, pelaku pergi ke rumah saudaranya di Kintamani, Bangli. Polisi kemudian menjemput pelaku di Kintamani untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, pelaku masih ketakutan,
sehingga belum mengungkapkan mengapa nekat menganiaya korban. Dia hanya menyebut kalau tidak pernah memiliki persoalan dengan korban dan mengaku bersalah. Atas perbuatannya, pelaku diancam melanggar pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan. Sementara barang bukti yang disita polisi berupa sabit yang diakui milik pelaku. “Kami masih mendalami dan keterangan pelaku dan saksi belum cukup. Keterangan yang kita dapat baru sebatas kalau korban dan pelaku tidak pernah terlibat masalah,” katanya. Sementara itu, hingga kemarin korban masih terbaring lemas di ruang perawatan RSUD Buleleng. Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka sekitar 14 centimeter dan lebar lima centimeter. Istri bersama anaknya dan sejumlah keluarganya enggan menceritakan terkait kejadian tersebut. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) kembali terjadi di Singaraja. Curanmor kali ini terjadi di Jalan Bisma Barat No. 6 Kelurahan Banjar Tegal, Kota Singaraja Minggu (18/12) lalu, pukul 20.00 wita. Korban curanmor I Wayan Edy Mulyana (20) alamat Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar. Honda Vario nopol DK 4562 LY miliknya
hilang digondol pencuri. Motor tersebut diparkir di pinggir Jalan Bisma Barat, dengan setang dalam keadaan terkunci. Tidak lama kemudian, motor ditinggal untuk mengambil jas almamater. “Jadi sekitar dua jam kemudian diketahui motornya sudah hilang, tidak ada di tempat,” ujar Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made
Sukawijaya, M.Si., Senin (19/12) kemarin. Suartika menambahkan, korban Wayan Edy sudah melaporkan peristiwa curanmor di kepolisian. Masyarakat lainnya diminta waspada dan berhatihati menaruh motor baik di rumah maupun di tempat umum. “Akibat curanmor itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 8.500.000,” tambahnya. (kmb34)
Vario Digondol Maling
Pascatanah Longsor, Krama Subak Perbaiki Saluran Irigasi si tersebut, krama subak bergotong royong membersihkan tanah dan bongkahan beton yang menimbun saluran air. Dengan alat seadanya seperti cangkul, sabit, dan alat lainya, krama berusaha membersihkan saluran yang tertimbun sepanjang 16 meter. Sementara, bantuan perbaikan sementara yang mereka harapkan belum diterima. Atas kondisi ini, krama sepakat mengeluarkan dana swadaya untuk memperbaiki saluran vital tersebut. Klian Subak Anyar Lapang, Made Oka Rai, di sela-sela gotong royong menjelaskan,
puluhan hektar lahan sawah sejak dahulu dialiri air yang berasal dari Dusun Jembong Desa Ambengan melalui saluran irigasi di wilayahnya. Saluran ini dibangun sejak beberapa tahun lalu. Sebenarnya, konstruksi saluran dari beton itu masih cukup bagus. Namun karena salurannya tertutup tanah longsor kemudian air meluap dan tekanan air itu membuat fondasinya tidak kuat menahan hingga akhirnya saluran ambruk sepanjang 16 meter. Ambruknya saluran irigasi tersebut menyebabkan aliran air mati total. “Beberapa kawan kami sebenarnya sudah mulai mempersiapkan untuk mengolah tanah dan air dari irigasi ini sangat dibutuhkan. Namun karena salurannya rusak berat seperti ini, kami tidak bisa berbuat banyak dan kalau dibiarkan khawatir kawan-kawan kami tidak bisa menanam dalam musim tanam ini,” katanya. Menurut Oka Rai, untuk mengalirkan air bisa saja dilakukan dengan membuat saluran air sementara. Untuk membuat saluran Bali Post/kmb38 sementara itu, subak sanGOTONG ROYONG - Krama Subak Anyar Lapang, gat mengharapkan bantuan Lingkungan Sangket gotong royong membersihkan peralatan dari pemerintah. saluran irigasi ambruk Minggu (18/12) lalu. (kmb38) Singaraja (Bali Post) Puluhan krama Subak Anyar Lapang, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sangket, Kecamatan Sukasada khawatir sawah mereka kekeringan. Ini menyusul saluran irigasi tertimbun tanah longsor Minggu (18/12) lalu. Krama subak secara swadaya memperbaiki saluran irigasi tersebut agar air dapat dialirkan ke petak sawah yang akan diolah pada musim tanam ini. Pantauan Bali Post di lapangan Senin (19/12) kemarin, pascatanah longsor yang menimbun saluran iriga-
Warga Minta Bantuan Pemerintah
TAK saja petani, salah seorang warga, Putu Resmi, turut menjadi korban dalam bencana tanah longsor. Tembok belakang rumahnya tertindih bongkahan beton saluran irigasi yang ambruk. Bahkan, dapurnya yang berada tepat di bawah saluran ikut tertimbun hingga peralatan dapurnya hanyut saat air meluap. Beruntung, dia terlebih dahulu berlindung di rumah anaknya, sehingga tidak sampai ada korban jiwa. Resmi dan anaknya kini mengharapkan bantuan untuk memperbaiki dapur dan tembok rumahnya yang tertindih beton. “Saat kejadian, saya hanya sempat menyelamatkan kompor dan peralatan lain sudah hanyut. Saya tidak punya biaya dan bantuan untuk memperbaiki dapur dan tembok saya harapkan dibantu oleh pemerintah,” tuturnya. Selain Resmi, tembok sanggah/merajan milik Putu Merta Pacung juga ambruk tertindih bongkahan beton saluran irigasi. Pagar palinggih dari batako itu kini ambruk dan beruntung bangunan palinggih masih utuh karena hanya dilalui luapan air. Dia pun berharap perbaikan saluran irigasi itu secepatnya dilakukan, sehingga air tidak kembali mengalir ke bawah menggenangi bangunan palinggih miliknya.
Seperti diberitakan sebelumnya, saluran irigasi Subak Anyar Lapang tertimbun tanah longsor Minggu (18/12) lalu. Tanah berikut rumpun bambu itu menyumbat air hingga meluap. Tekanan air
keras kemudian menjebol saluran irigasi permanen yang dibangun pemerintah beberapa tahun lalu. Bongkahan beton ini menimpa rumah dan pagar sanggah/merajan milik warga. (kmb38)
Bali Post/kmb38
CUACA EKSTREM - Ombak setinggi tiga meter menerjang pesisir Buleleng terutama di kawasan PPI Sangsit Kecamatan Sawan. Situasi ini memaksa KLM Jawa Indah yang mengangkut lima ton ikan dari Sapeken terpaksa berlabuh darurat di Pesisir Desa Tejakula, Senin (19/12) kemarin.
Cuaca Ekstrem, KLM Jawa Indah Berlabuh Darurat di Tejakula
Singaraja (Bali Post) Kapal Layar Motor (KLM) Jawa Indah terpaksa sandar di pesisir Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, Senin (19/12) kemarin. Rencananya, kapal yang mengangkut lima ton ikan dan 31 orang penumpang itu sandar di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit Kecamatan Sawan. Lantaran ombak setinggi tiga meter dan angin kencang, kapal akhirnya berlindung di pesisir Tejakula. Seluruh muatan terpaksa dibongkar di Tejakula untuk dikirim ke Denpasar dan sekitarnya. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, KLM Jawa Indah yang dinakhodai Suhardi itu berlayar dari Sapeken, Madura Jawa Timur (Jatim). Dalam pelayaran, cuaca laut normal, sehingga kapal berlayar dengan lancar. Mendekati PPI Sangsit, tiba-tiba cuaca berubah. Ombak setinggi tiga meter dan angin kencang menerjang lautan di dekat PPI. Nakhoda sempat menghubungi pengelola PPI untuk memastikan kondisi cuaca laut. Karena cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal bersandar, Suhardi kemudian mengalihkan kapal untuk berlindung di pesisir Desa Tejakula. Pelayaran menuju Tejakula itu kapal sempat terombang-ambing akibat ombak besar dan angin ken-
cang. Beruntung, nakhoda bisa mengendalikan kapal, sehingga tiba di tepi Pantai Tejakula dengan selamat. Seluruh muatan ikan segar dan penumpang itu diturunkan untuk melanjutkan perjalanan ke Denpasar dan daerah sekitarnya. Kasat Polisi Perairan (Kasatpolair) AKP Putu Ariyana seizin Kapolres Buleleng Made Sukawijaya ketika dihubungi membenarkan KLM Jawa Indah sempat terjebak ombak besar ketika akan sandar di PPI Sangsit. AKP Ariyana mengatakan, sejak tiga hari lalu, cuaca laut di Buleleng buruk. Ketinggian ombak antara 2,5 meter hingga 3 meter disertai angin kencang. Di tengah cuaca ekstrem ini, pihaknya menerima informasi KLM Jawa Indah yang akan san-
Singaraja (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng memberikan surat peringatan kepada sebelas toko modern yang belum mengurus izin. Toko modern ini diberikan surat teguran pertama karena tidak mengurus izin. Selain itu, manajemennya seperti mengabaikan teguran Satpol PP Buleleng. Toko modern bodong ini mendapat sanksi peringatan setelah Satpol PP gencar melakukan pemeriksaan dokumen perizinan dalam sebulan terakhir. Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan 68 toko modern di Buleleng terindikasi belum mengantongi izin. Satpol PP kemudian memberikan kesempatan kepada manajemen untuk mengurus izin sebelum diberikan surat peringatan. Setelah batas waktu 14 hari kerja, manajemen toko modern itu belum mengajukan permohonan izin kepada Tim Investasi dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Buleleng. Bah-
kan, ada toko modern nekat beroperasi walaupun belum memiliki izin. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Senin (19/12) kemarin, mengatakan, tim investasi telah mendata toko modern yang diduga bodong. Data yang dikumpulkan Satpol PP kemudian dibandingkan dengan data yang ada di tim investasi. Hasilnya, ada sebelas yang tercatat sama sekali tak pernah mengajukan permohonan izin. Meski sudah melakukan pelanggaran, pemkab masih melakukan pemantauan dan akan memberikan sanksi peringatan kedua dan ketiga. Jika tiga kali peringatan itu, manajemen tetap mengabaikan, maka pemerintah akan menyegel toko modern bodong tersebut. “Izin itu persyaratan utama, sehingga kami minta semua pemilik toko modern agar taat dengan perizinan,” katanya. Untuk diketahui, Satpol PP gencar melakukan pemeriksaan izin toko modern di Bali Utara. Hal ini karena diduga toko modern yang
dar di PPI Sangsit. Kapal itu batal sandar karena situasi laut yang membahayakan. Polisi kemudian menginstruksikan agar nakhoda mencari perlindungan, sehingga diputuskan berlabuh darurat di pesisir Pantai Tejakula. Pertimbangan berlabuh darurat ini karena jika kapal berbalik ke Sapeken, dikhawatirkan kapal akan kehabisan bahan bakar dan situasinya jauh lebih membahayakan. “Setelah kami hubungi nakhoda, kalau berbalik jelas tidak mungkin, sehingga keputusan terbaik untuk berlabuh daurat. Anggota Polair Pos Tejakula juga sudah diturunkan untuk mengamankan proses bongkar muat kapal dan penumpang selamat,” jelasnya. AKP Ariyana menambah-
kan, sejak cuaca ekstrem, pihaknya tetap menyiagakan anggotanya untuk memantau perairan. Selain itu, pihaknya gencar menyebarkan informasi kondisi cuaca laut di perairan Buleleng kepada pihak pengelola pelabuhan di Sapeken. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan, nakhoda kapal yang akan berlayar untuk memastikan kondisi cuaca aman sebelum memutuskan untuk berlayar. Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Buleleng Made Rai Ardana mengatakan, sejak cuaca ekstrem, pihaknya rutin melaporkan situasi cuaca laut Buleleng kepada pihak pengelola pelabuhan di Sapeken. Ini karena bisa saja cuaca laut di Sapeken normal, sehingga nakhoda tetap melakukan pelayarannya ke Buleleng. Mencegah jangan sampai terjadi halhal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau untuk menunda pelayaran sampai cuaca laut Buleleng kembali normal. (kmb38)
Tak Urus Izin, 11 Toko Modern Diberi Sanksi
Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. selama ini beroperasi tidak mengantongi izin. Dari pemeriksaan itu, ada sebelas toko modern diberikan surat
Bali Post/kmb38
peringatan karena tidak ada iktikad baik mengurus izin kepada pemerintah daerah. (kmb38)
Pemkab Dapat Dana Transfer Daerah Terbesar di Bali
Bali Post/kmb38
TUNGGU BANTUAN - Salah satu warga pemilik rumah, Putu Resmi, mengharapkan bantuan untuk memperbaiki dapur dan tembok belakang rumahnya yang tertindih bongkahan beton saluran irigasi ambruk Minggu (18/12) lalu.
Singaraja (Bali Post) Buleleng mendapat jatah dana transfer daerah terbesar di Bali. Hal ini karena Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati non-aktif Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Nyoman Sutjidra berhasil merebut beberapa penghargaan dalam pengelolaan keuangan pemerintah. Total dana transfer daerah yang diterima Buleleng Rp 1,496 triliun. Bukan hanya itu, Buleleng juga menerima dana insentif daerah Rp 55,33 miliar. Nilai alokasi dana ini juga terbesar di antara kabupaten atau kota penerima dana insentif di Bali. Kepastian penerima jatah dana transfer dan dana insentif daerah itu terungkap saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Senin
(19/12) kemarin oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja menerima penyerahan DIPA tersebut. Gunaja mengatakan, penghargaan, dana transfer daerah dan dana insentif merupakan hasil kerja keras dari semua pihak di Buleleng. Jatah dana tersebut nantinya dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan di Buleleng. Dia mencontohkan, p e m b a ng una n i nf ra st rukt ur, pembangunan bidang kesehatan dan pembangunan di bidang pendidikan. “Seluruh dana yang besar ini bisa kita dapatkan karena prestasi yang sudah diraih jajaran Pemkab Buleleng dan dana sebesar itu akan diprogramkan untuk pembangunan yang masih tertunda,” jelasnya. (kmb38)
Made Gunaja
Bali Post/dok
JEMBRANA
12
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Terminal Negara akan Dipindah
Sopir Angkot dan Pedagang Pasar Senggol Protes Bali Post/kmb
PENYULUHAN - Prajurit Kodim 1617/Jembrana dan ibu-ibu persit Kartika Candra Kirana Cabang Jembrana saat mengikuti penyuluhan narkoba, Senin (19/12) kemarin.
Kodim Gelar Penyuluhan Narkoba
Negara (Bali Post) Perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan prajurit TNI. Kali ini, Kodim 1617/Jembrana menggelar penyuluhan kepada anggotanya guna mencegah peredaran narkoba di lingkungan keluarga TNI, Senin (19/12) kemarin. Penyuluhan ini diberikan oleh Kabag Ops Sat. Narkoba Polres Jembrana Ipda I Gusti Ngurah Panji Wiratha. Dalam sosialisasi Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tahun 2016 ini dihadiri seluruh jajaran dan anggota serta ibuibu persit Kartika Candra Kirana Cabang Jembrana. Pasi Intel Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf. I Nyoman Gede Andika mewakili Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Hendra Ferdinandus menyampaikan pengguna narkoba di Jembrana sudah di ambang batas. Untuk itu, perlu mendapat penyuluhan tentang bahaya narkoba. Apalagi, di Jembrana berpotensi adanya penyelundupan narkoba
dari luar Bali, sehingga perlu diantisipasi. Sementara, Ipda Panji Wirata menjelaskan jenis narkotika dan bahaya napza (narkotika, fsikotropika dan zat adiktif lainnya) sering disalahgunakan masyarakat seperti heroin, morpin, ganja, ekstasi, dan jenis lainnya. Ipda Panji Wiranata juga menyampaikan ketentuan pidana dan pelanggaran hukum dalam kasus narkotika dan UU No. 35 Tahun 2015 tentang Narkotika yang tercantum pada pasal 112 ayat 1 yang isinya setiap orang tanpa hak menyimpan, menguasai, atau menyediakan dapat dikenakan sangsi hukuman seumur hidup. UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan Pengendalian Minuman Beralkohol, biasanya pemakaian rokok dan alkohol terutama pada remaja penyalahgunaan napza. Ipda Panji Wirata berharap pihak terkait, khususnya Kodim 1617/Jembrana untuk bersama-sama meminimalisir pengunaan narkoba di masyarakat, khususnya di wilayah Jembrana. (kmb)
Negara (Bali Post) Meski baru sebatas wacana, rencana pemindahan Terminal Umum Negara ke Desa Baluk telah mendapat protes dari warga, khususnya sopir dan pedagang pasar senggol. Pemindahan terminal ini dinilai belum tepat sasaran dan tentunya akan berdampak pada pendapatan mereka. Apalagi, saat ini banyak terminal bayangan. Para sopir bus yang melintas di Jembrana kebanyakan masih menaikan penumpang di tempat tersebut (terminal bayangan - red). Untuk itu, para sopir meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Jembrana agar menertibkan para sopir bus. Jika menaikan penumpang supaya di terminal resmi, jangan di terminal bayangan. Hal itu membuat pendapatan sopir angkutan kota (angkot) berkurang. “Kami dengar, terminal akan dipindahkan ke Desa Baluk pada 2017 mendatang,” kata Ketut Widana, salah satu sopir angkot, Senin (19/12) kemarin. Widana mengatakan kondisi jasa angkutan saat ini diakui memang sepi penompang dan dirasa akan sulit untuk membaik. Kecuali, kata dia, para sopir bus bisa tertib. Artinya, mereka menaikkan penumpang harus di terminal resmi, bukan di terminal bayangan. Ia menilai meski terminal resmi dipindah, tetapi tetap masih ada terminal bayangan, maka imbasnya juga kepada pendapatan mereka. “Kondisi sekarang memang sepi, apalagi nanti kalau jadi dipindah,” ujar sopir asal Desa Melaya ini. Ditambahkan, pemindahan terminal tersebut tidak hanya berdampak pada sopir angkot. Tetapi juga para pedagang pasar senggol. Sebab, secara otomatis pasar senggol juga akan dipindah.
“Di sana (Desa Baluk-red) juga tempatnya sempit dan kami bisa kehilangan pelanggan,” jelas Muyasaroh. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Hubkominfo) Pemkab Jembrana I Gusti Bagus
Ngurah Putra Riyadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pemindahan Terminal Umum Negara tersebut. Menurutnya, terminal ini akan dipindah ke lahan seluas 1,10 hektar yang ada di selatan Tugu
Kaliakah, Desa Baluk, Kecamatan Negara. Nantinya, katanya, bus AKDP dan AKAP akan dialihkan ke terminal yang baru guna meningkatkan retribus daerah. Saat ini, rencana pemindahan terminal masih dalam proses pembebasan lahan dan dipastikan akan rampung pada akhir tahun 2016 ini. Sedangkan, untuk pengerjaannya akan dimulai awal tahun 2017. Diharapkan bisa selesai pada akhir tahun 2017 dengan dana sebesar Rp
6 miliar lebih yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jembrana. Sementara, untuk Terminal Negara akan digunakan untuk tempat parkir, bagi kendaraan yang ada di selatan dan barat Pasar Umum Negara. Ini untuk mengantisipasi semrawutnya parkir di Jalan Ngurah Rai. Pihaknya tidak ada rencana memindahkan pasar senggol karena bukanya malam hari. (kmb)
Bali Post/kmb
TUNGGU ANGKUTAN - Sejumlah penumpang terlihat menunggu angkutan di Terminal Negara. Terminal ini rencananya akan dipindah ke Desa Baluk, Negara.
Di Monumen Gelar
Perlu Dibangun Gedung Perjuangan
Bali Post/olo
BANGUNAN - Bangunan SMA Suta Dharma Pergung yang sudah tidak beroperasi sejak dua tahun terakhir akan diserahkan ke Desa Pekraman setempat.
Aset Bangunan SMA Suta Dharma Diserahkan ke Desa
Negara (Bali Post) – Setelah lama tak beroperasi, eks bangunan SMA Suta Dharma di Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo akan diserahkan ke Desa Pakraman setempat. Proses penyerahan aset bangunan, berikut inventaris sekolah kini sedang dilakukan. Ketua Yayasan Widya Sastra Pergung I Nengah Ridja, Minggu (18/12) membenarkan adanya rencana tersebut. Pihaknya sedang melakukan proses penyerahan aset tersebut. “Benar, kita akan kembalikan aset tanah ke desa adat, termasuk bangunan dan inventaris sekolah,” kata Ridja. Selain bangunan dua tingkat, seluruh peralatan sekolah juga akan diserahkan. Sekolah swasta ini sejak dua tahun belakangan sudah tidak beroperasi lantaran kekurangan murid. Sebelumnya penyerahan, pada akhir pekan lalu dilakukan pertemuan untuk mengembalikan tanah milik Desa Pakraman Pergung seluas 10 are. Aset desa adat itu dipinjam pakai oleh yayasan dan digunakan untuk membangunan SMA Sutha Dharma Pergung. Pertemuan tersebut dihadiri Perbekel Desa Pergung I Ketut Wimantara, Ketua BPD Pergung I Made Budatama, Bendesa Pakraman Pergung I Nyoman Putra, Klian Pemucuk, LPM serta Ketua Yayasan Widya Sastra beserta anggota. “Sekarang ini, kami masih mendata. Nantinya,
kalau sudah ada berita acara penyerahan aset sekolah, akan kami informasikan lebih lanjut,” ucapnya. Sebelum penyerahan, pihak yayasan diminta untuk melaporkan ke Disdikpora Jembrana terkait tutupnya sekolah tersebut. Seperti berita sebelumnya, atap bangunan berlantai dua ini sudah jebol karena hujan lebat. Kondisi ini akibat konstruksi bangunan yang sudah rapuh. Pihak desa rencananya akan melakukan gotong royong merenovasi bangunan sekolah yang rusak itu. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Kawasan wisata sekaligus monumen perjuangan di Gelar, Palungan Batu, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana memang telah ditata. Namun, untuk mematrikan dan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pertempuran di Lembah Merdeka itu, perlu lebih diperhatikan. Bukan sekadar monumen. Di kawasan ini terdapat monumen perjuangan dengan tanah lapang yang sering dimanfaatkan untuk outbound atau perkemahan. Sejumlah fasilitas penunjang juga sudah dibangun. Namun, dalam pengelolaannya masih terkesan kurang. Hal itu tampak dari kondisi toilet yang baru dibangun justru penuh dengan coretan. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa belum lama ini mengatakan, kawasan Lembah Merdeka di Gelar merupakan tempat sejarah dalam perjuangan. Karena itu, pihaknya berharap agar kawasan itu diperhatikan. Minimal agar masyarakat umum dan para generasi muda mengetahui apa yang terjadi di Gelar. Sebab, para pejuang dengan gagah berani bertempur hingga gugur di tempat tersebut. “Apa makna monumen itu, setidaknya generasi muda sekarang mengetahuinya,” ujar wakil rakyat asal Dauhwaru ini. Pihaknya telah mengusulkan agar monumen itu lebih ditata sehingga menjadi tempat yang representatif. Baik untuk
berekreasi maupun wisata sejarah. Bila perlu dibangun gedung perjuangan Jembrana. Ia menerangkan, di Lembah Merdeka inilah lokasi
Markas Besar Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia (MB-DPRI). Di sinilah para pejuang Jembrana bergabung dengan pasukan M (Kapten Markadi) dan I Gusti Ngu-
Bali Post/olo
MONUMEN GELAR - Monumen Gelar di Lembah Merdeka, Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung perlu mendapat perhatian sehingga menjadi sarana edukasi tentang perjuangan di Jembrana.
rah Rai. Lembah Merdeka yang posisinya di dataran tinggi ini sangat strategis untuk markas para pejuang yang saat itu kalah dari segi persenjataan.
Selain jaraknya yang proposional dengan Kota Negara, juga masih dekat dengan permukiman warga. Lokasi itu tidak jauh dari Kota Negara. Di sinilah para pejuang bertemu dan menghimpun taktik untuk merebut kemerdekaan di Sunda Kecil, termasuk Bali. Pasukan DPRI Sunda Kecil di Jembrana yang dipimpin Ida Bagus Gde Dosther (Bupati Jembrana 1959-1967) terlibat pertempuran dengan Belanda dalam merebut Kemerdekaan. Sejumlah pejuang gugur dalam pertempuran di lembah ini. Di markas besar ini pula, pasukan M yang dipimpin Kapten Markadi mendapat perintah memberi bala bantuan ke Bali bergabung dan bertemu dengan I Gusti Ngurah Rai. Kini, tempat bersejarah ini dibuatkan monumen yang sedikit telah dipermak. Bahkan dibuatkan jalur jalan setapak yang telah dirabat beton menuju monumen tersebut. (kmb26)
Selasa Wage, 20 Desember 2016
KARANGASEM
Ribuan Truk Angkut Material Galian C di Selat
SOSOK
Amlapura (Bali Post) Tuntutan para pengusaha galian C di Kecamatan Kubu, agar pemerintah daerah memberi keadilan, cukup beralasan. Sebab, pasca-adanya penutupan total galian C bodong di Kecamatan Selat, Bebandem dan Rendang, rupanya masih ada ribuan truk yang mengangkut material galian C di Selat. Fakta itu mengemuka, ketika Tim Pemantauan yang dibentuk pemerintah daerah di bawah koordinator Satpol PP masih menemukan ribuan truk lalu-lalang. Hal itu didasarkan dari proses pemantauan di dua pos yakni di Kecamatan Selat dan Rendang.
Peduli Sampah SEBAGAI wanita, IGAN Meiyari Astrininghati, A.Par. ternyata tak jijik mengelola sampah kotor sekalipun. Manajer Bank Sampah Baliku ini justru pusing jika melihat sampah bertebaran di mana-mana, apalagi sampah plastik berserakan, dadanya dirasakan nek dan muncul rasa mual-mual. ‘’Mari kita jaga lingkungan agar senantiasa bersih, dengan cara mengelola sampah apa pun dengan baik,’’ pinta IGAN Meiyari Astrininghati saat ditemui di lokasi bank sampahnya di Padangkerta, Karangasem, beberapa hari lalu. Pihaknya mengelola sampah menggandeng sejumlah warga yang peduli masalah sampah ini. Hebatnya, belum genap setahun ‘‘menakhodai’’ aktivitas mengelola bank sampah ini, lembaganya sudah meraih predikat emas – gold - dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Karangasem hingga dari Denpasar. Meiyari yang menikah dengan pria dari Desa Bungaya itu menambahkan, pihaknya mendidik dan melibatkan anak-anak usia dini (PAUD), TK, dan anakanak SD sebagai mitra gerakan peduli sampah. Tiap hari Minggu pagi, ketika ada kegiatan car free day -- hari bebas kendaraan -- di Jalan Veteran atau dikenal dengan Jalur 11 -- dekat lokasi bank sampahnya, Meiyari menyediakan lapak penerimaan sampah jenis apa pun. Senang, warga dan juga pejabat yang berolahraga jogging pada car free day itu, ringan tangan membawa sampah ke bank sampah. ‘’Ada dua manfaatnya sehat dan bersih. Sembari mengolah tubuh menjadi sehat dengan jogging dan jalan–jalan juga lingkungan jadi bersih dan indah setelah sampah-sampah itu dipunguti,’’ ujar Meiyari sembari tersenyum. (bud)
Komang Daging Kembali Pimpin WKS
Amlapura (Bali Post) I Komang Daging kembali terpilih memimpin WKS (Warga Kayu Selem) Karangasem periode 2016-2021 melalui Lokasabha WKS yang digelar di Pura Dadia Kayu Selem, Banjar/Desa Dukuh, Kubu, Minggu (18/12). Komang Daging diharapkan bisa menjembatani umat dalam melaksanakan yadnya dan kewajibannya terhadap leluhur. Lokasabha dihadiri 600-an perwakilan Dadia Kayu Selem se-Karangasem dan jro mangku Dadia WKS se-Karangasem. Selain itu, hadir sejumlah panglingsir. Lokasabha pun akhirnya kembali memilih Daging yang juga Kepala BPM-PD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa) Karangasem ini sebagai Ketua WKS Karangasem untuk masa bakti lima tahun ke depan. Pengurus WKS Pusat Wayan Sukla Arjana yang membuka lokasabha ini menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persaudaraan di lingkup pasemetonan. Untuk membangun sumber daya manusia WKS Bali, pihaknya juga berharap generasi muda WKS yang tergabung dalam Bala Bali Mula terus menata diri. Menurutnya, Bala Bali Mula merupakan ujung tombak terwujudkan persatuan pasemetonan Catur Sanak Bali Mula yang juga menaungi WKS. Jika Bali Mula bersatu, dia yakin akan bisa membawa kebaikan bagi Bali secara umum. Berbagai permasalahan di seputar pelaksanaan yadnya di Bali, menjadi salah satu topik bahasan dalam lokasabha ini. Hal itu untuk meringankan dari sisi pembiayaan. Lebih mengkhusus, lokasabha ini juga mendiskusikan program pelaksanaan yadnya yang bersifat massal dalam tingkatan wilayah kabupaten. Penasihat WKS Bali I Made Sukerana mengatakan pihaknya mendorong agar WKS Karangasem mulai memikirkan pelaksanaan yadnya secara massal. Banyak manfaat yang bisa diperoleh jika yadnya seperti ngaben dan nyapuleger bisa dilaksanakan dalam lingkup pesemetonan yang lebih besar. (kmb31)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM
13
0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 036324187 0363 23330 0363 22988 0363 21709 0363 22110 0363 41677 0363 41388 0363 21791 0363 2710050 0363 21789 0363 21363
Setelah melakukan pemantauan selama beberapa minggu, Tim Pemantauan ini menemukan fakta detail terhadap maraknya aktivitas pengerukan material galian C di Kecamatan Selat, Rendang, dan Bebandem. Mayoritas truk yang mengangkut material galian C lebih banyak ditemukan saat malam hari. Dari hasil pemantauan dua minggu pertama, ditemukan Pos I di Selat sebanyak 3.326 truk saat malam hari dan 2.386 truk saat pagi hari. Sedangkan data dari Pos II di Rendang, ada 3.282 truk saat malam hari dan
3.472 truk saat pagi. Untuk meyakinkan data itu, Tim Pemantauan ini kembali melakukan pemantauan ulang pada dua minggu kedua terhadap jumlah truk yang masih mengangkut material galian C yang sudah ditertibkan sebelumnya itu. Hasilnya, jumlah truknya terus meningkat. Selama pemantauan dua minggu kedua, ditemukan jumlah truk di Pos I Kecamatan Selat 4.783 truk saat malam hari dan 4.262 truk saat pagi hari. Demikian juga di Pos II di Rendang, ditemukan 4.262 truk pada
malam hari dan 4.209 truk pada pagi hari ini. Dua kali hasil pemantauan ini memperlihatkan proses penertiban hingga menerjunkan Tim Yustisi Pemkab Karangasem belum mempan bagi para pengusaha bodong yang mengeruk material galian C secara ilegal. Sejumlah pengusaha yang sudah ditangkap dan diproses hukum oleh pihak kepolisian, juga tidak membuat aktivitas galian C di wilayah setempat tiarap. Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri pun sudah meminta Pemprov Bali ikut turun tangan.
Nyatanya hasilnya masih nihil. Sebab, aktivitas galian C bodong masih marak. Ketika pemantauan dilanjutkan kembali untuk tiga minggu ketiga, jumlah truk yang mengangkut material galian C rupanya masih juga marak. Dari Pos I di Selat, terdapat 4.107 truk saat malam hari dan 2.479 saat pagi hari. Demikian juga di Pos II Rendang, ditemukan 5.669 truk melintas mengangkut material galian C saat malam hari dan 3.149 truk saat pagi hari. Salah satu sumber yang tergabung pada tim yustisi, menegaskan, tim pemantauan ini hanya melakukan pemantauan. Mereka tidak sampai melakukan pungutan retribusi. Sebab, usaha yang mereka jalankan ilegal. Sehingga, seharusnya usahanya ditutup, bukan dipunguti retribusi. “Kalau sebelum ada pemantauan, ada oknum
Penyelam Pingsan Diterjang Ombak di Tulamben
Amlapura (Bali Post) Seorang penyelam, Valentine Paulina Jusuf Radja Uly (20), tak sadarkan diri saat hendak kembali ke darat usai menyelam di alam bawah laut Tulamben, Kubu, Minggu (18/12) lalu. Dia pingsan setelah diterjang ombak besar. Kondisi korban sempat membuat warga sekitar panik. Valentine pun segera diberikan pertolongan semaksimalnya. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan warga sekitar. Untuk memastikan kondisinya, dia lantas dibawa ke RS BaliMed Karangasem. Kapolsek Kubu AKP I Gede Sukadana mengatakan penyelam yang bekerja untuk Dive Concept Tulamben itu awalnya bersama dengan
instruktur dive, Kemil, WNA asal Prancis, melakuakan diving di Pantai Tulamben, sekitar pukul 10.00 wita. Penyelam yang beralamat di Jalan Keronong Dalam RT IV RT 008 Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat itu kemudian langsung didrop ke tempat utama penyelaman. Selesai melakukan aktivitas menyelam, dia hendak bergegas ke darat sejam kemudian, karena cuaca semakin buruk. Namun pada saat posisi korban masih di pantai hendak menuju daratan, tiba-tiba ombak besar datang. Ombak itu serta merta menggulung tubuh korban, sehingga korban langsung pingsan. Warga sekitar mengira korban sudah tewas. Karena korban mengambang di atas permu-
kaan laut. Namun, setelah ditolong dan dibawa ke darat, dia segera tersadar kemudian segera dilarikan ke RS BaliMed. “Setelah mendapat perawatan, korban akhirnya sadar. Karena ingin diobservasi lebih jauh, akhirnya korban kembali dirujuk ke RSUP Sanglah,” kata Sukadana seraya mengatakan korban sudah bisa diajak bicara dan dalam keadaan sehat. Pihaknya meminta para penyelam mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas menyelam. Ini penting menjadi pertimbangan agar tidak menimbulkan korban jiwa dan merusak citra pariwisata Tulamben, sebagai destinasi unggulan di Karangasem. (kmb31)
Hujan Lebat
Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Gumung
Amlapura (Bali Post) Peristiwa pohon tumbang terjadi di beberapa titik, setelah Karangasem diguyur hujan lebat sejak pagi, Senin (19/12) kemarin. Pohon tumbang itu memutuskan kabel utama milik PLN. Selain itu, ada pula yang menimpa rumah warga miskin di Desa Gumung, Manggis. Kepala Pelaksana BPBD Ida Bagus Ketut Arimbawa, Senin (19/12) kemarin, mengatakan pohon tumbang jenis enau menghantam atap rumah milik I Nengah Riata (55) di Banjar Gumung, Desa Gumung, sekitar pukul 07.30 wita. Akibatnya, atap rumahnya yang tersusun dari seng dan berdinding tanah itu rusak berat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Akan tetapi, para penghuni rumah jadi waswas, karena angin terus bertiup kencang. Sebab, di sekeliling rumahnya itu masih banyak pohon tinggi lainnya. Tim TRC BPBD, kata Arimbawa, langsung terjun ke lokasi, untuk melakukan penanganan. “Pemilik rumahnya kami minta tetap waspada. Hujan deras dan angin kencang belakangan semakin sering terjadi,” katanya. Pohon tumbang akibat angin kencang juga terjadi di Banjar Dinas Tinjalas Desa Seraya Timur, Minggu (18/12) malam. Arimbawa mengatakan penanganan harus dilakukan saat itu juga, karena pohon tumbang, kabel induk PLN hingga putus. Warga Desa Seraya Timur, sangat khawatir, tersengat listrik bertegangan tinggi, karena kabel yang putus masih tergeletak di tanah. Setelah satu unit armada rescue dan petugas BPBD sampai di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan pihak PLN, untuk
Bali Post/kmb31
TERTIMPA POHON - Kondisi rumah korban di Desa Gumung saat tertimpa pohon. mensterilkan jaringan listrik ke wilayah Seraya Timur, sebelum melakukan penanganan. Proses penanganan juga dibantu petugas kepolisian dari Polsek Kota, Babinsa, Babinkabtibmas dan juga masyarakat setempat. Peristiwa serupa juga terjadi di Banjar Dinas Gambang Desa Seraya. Pohon tumbang di tempat ini juga menimpa kabel induk PLN. Pohon tumbang yang membentang di tengah jalan, hingga menganggu arus lalu lintas di Banjar Dinas Gambang. Dampak pohon tumbang disertai angin kencang hingga memutus aliran listrik juga terjadi di Desa Abang. Wilayah itu hampir sehari penuh tak mendapat layanan listrik, karena terjadi kabel listrik pu-
tus setelah diterjang pohon tumbang. Laporan BPBD lainnya, juga menyebut pohon tumbang terjadi di Desa Sibetan. Beruntung tidak mengakibatkan korban material maupun korban jiwa. Arimbawa menegaskan, dari serangkaian peristiwa pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang ini, seluruhnya tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, Arimbawa meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan, pegunungan dan pengguna jalan raya, agar waspada dengan pohon tumbang. Bila terjadi pohon tumbang serupa, pihaknya meminta segera disampaikan kepada BPBD Karangasem, sehingga bisa secepatnya dilakukan penanganan. (kmb31)
yang melakukan pemungutan. Pertanyannya, dibawa ke mana uang pungutannya itu?” kata sumber ini. Kasat Pol. PP Wayan Laba saat dimintai konfirmasi perihal masih maraknya aktivitas tambang ilegal, belum bisa memberikan tanggapan. Dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya, hingga sore, dia tak memberikan jawaban. PAD yang ditargetkan dari MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan) capaiannya paling rendah di antara objek pajak yang lain. Data Dispenda Karangasem per 9 Desember lalu, memperlihatkan tunggakan paling besar terjadi pada pajak daerah MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan) sebesar Rp 8,9 miliar. Realisasi pajak daerah MBLB baru sebesar Rp 53,3 miliar dari target 62,2 miliar atau hanya 85,6 persen. (kmb31)
Harga Kelapa Membaik
Pembuat Migor Tradisional Pilih Jual Kelapa
Amlapura (Bali Post) – Harga buah kelapa tua sejak sebulan ini meningkat. Karena itu, ibu rumah tangga yang biasanya membuat minyak goreng (migor) dari kelapa secara tradisional, memilih menjual langsung buah kelapanya yang tua dibandingkan nandusin (membuat migor tradisional). Secara ekonomi, membuat migor tradisional tidak untung. Hal itu dapat disimak dari pantauan di sejumlah sentra pembuatan migor tradisional seperti di Desa Datah, Karangasem, Minggu (18/12). Salah seorang petani pembuat minyak goreng tradisional dari Desa Datah, Karangasem, Luh Manis, mengatakan pihaknya sudah lama tak membuat migor. Soalnya rugi kalau membuat migor tradisional. Kelapa habis banyak, tetapi dapat migor tak seberapa. Karena itu, dengan harga kelapa tua sudah lebih baik yakni Rp 5 ribu per butir – dulu tiga butir Rp 10 ribu – para petani lebih banyak langsung menjual kelapanya dibandingkan membuat satu botol migor yang memerlukan empat butir kelapa tua. Jika membeli kelapa tua 4 butir berarti modalnya sudah Rp 20 ribu. Sedangan harga jual migor tradisional per botol Rp 15 ribu. ‘’Jika dikalkulasi, rugi besar kalau saat ini membuat migor,’’ katanya. Ibu rumah tangga lainnya, seperti Luh Sipri dari desa sama, mengatakan dulu pihaknya membuat migor tradisional agar dapat ampas kelapa serta roroban-nya -- limbah dari membuat migor. Roroban itu bisa dipakai penyedap pakan babi Bali. Kalau pakannya diberi roroban maka babi akan makan lebih banyak dan lahap. Babi pun akan lebih cepat besar dan gemuk. Dengan cara itu, enam bulan sekali jelang penampahan Galungan, ibu rumah tangga tersebut sudah bisa menjual paling tidak dua ekor babi. Belakangan membuat migor tradisional, kata Luh Manis, sudah tak menguntungkan secara ekonomi. Soalnya, harga migor pabrikan dalam kemasan ternyata lebih murah dibandingkan migor tradisional yang dibuatnya. Artinya, perajin migor tradisional kalah bersaing dengan migor pabrikan. Apalagi, membaiknya harga buah kelapa, membuat petani di Karangasem kian bergairah menanam bibit kelapa dan menjualnya langsung. Bukan saja harga buah kelapa tua menjanjikan. Kelapa muda pun yang dijual laku mahal. Pemasaran janur pun lancar. Selama ini seperti pada musim hujan, atau kemarau panjang menjelang hari raya Galungan dan Kuningan keperluan akan janur sangat tinggi. Bahkan, pasokan membanjir dari luar Bali. Termasuk menanam bibit kelapa daksina, yang buahnya kecil-kecil, tetapi mampu berbuah banyak serta sepanjang tahun. (013)
Bocor, Sidak Tim Yustisi ke Galian C Inspeksi mendadak (sidak) tim yustisi bersama penyidik Polres Karangasem beberapa waktu lalu diduga bocor. Karena itu, mereka gagal melakukan tugasnya. Lantaran tak berhasil, kemudian tim menerapkan strategi baru. Dengan perhitungan tertentu seperti tanpa mobil dinas melainkan menyewa mobil pribadi, tim yustisi yang balik lagi ke lokasi galian C tak berizin itu lengkap menemui yang dicari. Tetapi, bagaimanakah sikap tim yustisi setelah mereka berhasil menemui pengusaha, pekerja, di lokasi dengan trik jitu yang dilakukan? STRATEGI baru yang dirancang memang berhasil. Tim yustrisi menemukan sejumlah pekerja, bos galian, dan alat berat penggali di lapangan. Akan tetapi, akhirnya tim yustisi tak bisa memproses secara hukum. Alasannya, alat berat penggali sedang tidak mengeruk pasir. Hal itu ditegaskan Kasat Pol. PP Pemkab Karangasem, I Wayan Putu Laba Erawan, di Amlapura, Senin (19/12) kemarin. Pihaknya kata Laba Erawan, merasa risi. Soalnya, selama ini pihak pengusaha galian C berizin dari Kecamatan Kubu yang tergabung pada Asosiasi Pratiwi Agung, melakukan demonstrasi ke dewan dan kantor bupati. Bahkan, mengembalikan faktur pajaknya ke Dispenda. Mereka minta keadilan dan minta perlindungan hukum, karena sejak
galian C tak berizin di wilayah Selat dan sekitarnya kembali ‘’nyuri-nyuri’’ beroperasi, sopir pembeli galian C ke Kubu terus merosot. Para sopir kembali membeli pasir ke galian C tanpa izin, itu di wilayah Selat. Selain karena lebih dekat, juga lebih murah lantaran mereka tidak perlu membayar pajak. Terakhir, kata Laba Erawan, per hari rata-rata pembeli galian C ke wilayah Kubu 300 truk. Jatah 300 truk itu pun harus dibagi 23 pengusaha berizin, sehingga per pengusaha dapat jualan berkisar 13 truk per hari. Padahal, saat galian C bodong di wilayah Selat dan sekitarnya ditertibkan atau tak beroperasi, sopir truk pembeli pasir ke Kubu sebanyak 1.900 sampai 2.000 truk per hari. Sebaliknya, saat usaha galian C bodong di wilayah
Selat kucing-kucingan dengan petugas, selama dua minggu petugas Pos I dan Pos II di Selat dan di Rendang itu mencatat truk galian C yang membeli pasir di galian C bodong, rata rata 1.300 truk per hari. Sebenarnya, Pol. PP yang dipimpinnya tak memiliki kewenangan menertibkan galian C bodong itu. Alasannya, kewenangan mengeluarkan surat izin usaha penggalian (SIUP) adalah Gubernur Bali. Perda tentang SIUP, UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pertambangan Mineral bukan Logam itu adalah produk provinsi. ‘’Kami di Pol. PP selaku penegak perda juga sampai kini belum memiliki penyidik pegawai negeri sipil (PPNS),’’ keluhnya. Terkait gaduhnya masalah galian C bodong di Karangasem yang dipersoalkan pengusaha berizin, Bupati sebenarnya sudah memberi perhatian. Karena tidak ada penyidik, atas perintah Bupati pihaknya memohon meminjam penyidik ke Polres. Kapolres Karangasem memberikan bantuan tiap kali turun sidak bersama tim yustisi ke galian C bodong dua personel penyidik umum. ‘’Permohonan kami empat penyidik, namun hanya diberi dua karena di
Polres juga jumlah penyidiknya terbatas,’’ paparnya. Walau saat sidak ke galian C bodong di wilayah Selat diduga bocor duluan. Soalnya, pengusaha galian C bodong itu diduga sudah tahu strategi tim, karena mereka memiliki jaringan informan rapi. Pihaknya tidak mau kalah dengan networking yang dibangun pengusaha itu. Setelah gagal, tim lantas balik istirahat sembari makan dan minum kopi. Dengan strategi baru, tim yang tetap dipimpin Laba Erawan menyewa mobil pribadi Rp 200 ribu. Tim berangkat dengan enam orang yakni staf, dua penyidik Polres dan dua anggota TNI dan dirinya balik ke lokasi galian C bodong yang diincar. Ternyata di lokasi itu bukan saja ada pengusahanya, tetapi juga kasir, truk pembeli pasir, serta alat berat penggali pasir yang di atasnya masih ada operatornya. Namun saat itu, tim yustisi tak berani melakukan penggerebekan sebagai upaya tindakan hukum. Yang jadi masalah, alat beratnya pas dalam keadaan tak hidup dan juga tidak sedang mengeruk pasir. ‘’Ternyata kami menghadapi banyak kendala dalam menegakkan hukum dan sanksi terkait galian C bodong itu,’’ papar Laba Erawan.
Bali Post/bud
Kasat Pol. PP Pemkab Karangasem, I Wayan Putu Laba Erawan Dia menyayangkan penguasa itu terus saja melanggar UU dan perda. Pihaknya sangat khawatir lingkungan menjadi kian rusak. Beda halnya di tempat galian C berizin, sangat gampang mengontrolnya. Penggali memenuhi semua yang dipersyaratankan. Misalnya dalam kaitan penetapan kedalaman maksimalnya, tingkat kecuramannya, dan setelah menggali mereka melakukan penataan kembali. (bud)
TABANAN
14
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Diterjang Angin Kencang, Dapur Roboh Tabanan (Bali Post) – Sebuah dapur milik warga di Banjar Dinas Mongan, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, roboh diterjang hujan dan angin kencang, Minggu (18/12). Bangunan nonpermanen berukuran 5x7 meter yang dibuat dari kayu itu pun rata dengan tanah. I Ketut Suarta (54), pemilik rumah, menjelaskan wilayahnya diguyur hujan gerimis disertai angin kencang sekitar pukul 24.00 Wita. Diduga karena tidak kuat menahan kencangnya angin, bangunan tersebut langsung ambruk. Sebelum kejadian, istri korban Ni Nengah Budiasih bangun tidur untuk makan. Namun, ia justru mendengar ada bunyi gemuruh. Setelah dicek asal suara tersebut, korban dan istrinya melihat bangunan yang dimanfaatkan sebagai dapur telah rubuh. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan karena bangunan rata dengan tanah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Kasus ini baru dilaporkan ke Polsek Penebel, Senin (19/12) kemarin. Kapolsek Penebel AKP I Wayan Dastra ketika diminta konfirmasinya membenarkan kejadian tersebut. ‘’Mungkin bangunannya sudah lama dan saat kejadian hujan disertai angin kencang sehingga rubuh,’’ jelasnya. Korban sudah mendapatkan bantuan karena petugas telah ke rumahnya. (kmb28)
Sembilan Disabilitas Difasilitasi Rekam E-KTP
Tabanan (Bali Post) – Dalam mewujudkan pemerataan layanan e-KTP kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan melakukan layanan jemput bola bagi disabilitas dan gangguan jiwa. Kegiatan yang dilangsungkan akhir November lalu ini pertama kali menyasar warga Tabanan yang dirawat di RSJ Bangli. Sembilan warga disabilitas dan gangguan jiwa sudah mendapatkan layanan perekaman e-KTP dari Disdukcapil. Kepala Disdukcapil Tabanan I G.A. Rai Dwipayana, Senin (19/12) kemarin mengatakan, kesembilan warga tersebut terdiri atas satu gangguan jiwa, tiga autis dan lima orang tua yang tidak mampu berjalan. ‘’Layanan ini akan kami maksimalkan tahun 2017 bekerja sama dengan camat setempat,’’ ujarnya. Menurutnya, layanan jemput bola ini tidak ada anggarannya. Program ini dilaksanakan menggunakan kemampuan yang ada di Disdukcapil bersama kecamatan. Tahun 2017 mendatang disabilitas yang disasar akan lebih banyak seiring dengan adanya pendataan dari masing-masing kecamatan. Layanan jemput bola juga akan diterapkan ke sekolah-sekolah menyasar warga wajib KTP usia sekolah. Hingga saat ini Disdukcapil telah merekam warga wajib KTP sebanyak 348.069 dari 366.552 orang atau sudah 96 persen. Sisanya tidak terlayani dengan berbagai alasan seperti masih adanya warga yang belum sadar untuk datang sendiri ke kantor camat terdekat guna melakukan perekaman e-KTP serta perkembangan penduduk yang sifatnya dinamis setiap hari. ‘’Usaha kami sudah dilakukan maksimal, mulai dari sosialisasi sampai layanan jemput bola. Sekarang tergantung kesadaran masyarakat,’’ jelas Rai. (kmb24)
Bali Post/kmb28
TERJARING - Sejumlah PSK terjaring penertiban Cipkon 2016 yang dilaksanakan jajaran Polres Tabanan.
Dirazia Polisi, PSK Pesiapan Kocar-kacir
Tabanan (Bali Post) – Guna memberangus penyakit masyarakat dan mengantisipasi gangguan kamtibmas, jajaran Polres Tabanan kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2016, Senin (19/12) kemarin. Menyasar Terminal Pesiapan yang dikenal sebagai lokasi prostitusi, petugas berhasil menjaring lima pekerja seks komersial (PSK) yang tengah menunggu
pria hidung belang. Saat penertiban, sejumlah PSK kocar-kacir. Ada yang mencoba melarikan diri dan bersembunyi. Sayang, aksi mereka diketahui oleh petugas. Kelima PSK itu kemudian digelandang ke Polres Tabanan untuk dilakukan pendataan. Kasat Sabhara AKP Kadek Ardika seizin Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto menjelaskan, Operasi Cipkon 2016 ini menin-
daklanjuti laporan masyarakat yang merasa resah oleh aktivitas prostitusi yang masih saja terjadi di sejumlah warung di Terminal Pesiapan. Apalagi mereka sering melakukan kegiatan pada siang hari. ‘’Kami akan terus melakukan penertiban, agar lokasi ini bersih dari kegiatan prostitusi. Tidak hanya terminal, kafe dan penginapan juga akan kami sasar,’’ tegasnya di sela-sela penertiban.
Lima PSK yang terjaring masing-masing Intan (30) asal Bondowoso, Diana (39) asal Banyuwangi, Suminten (40) asal Jatim, Rita (23) dan Gina (37). Mereka mengaku baru beberapa bulan tinggal di Pesiapan. ‘’Mereka akan di-BAP ringan dan dilakukan pembinaan untuk tidak melakukan kegiatan prostitusi serta menekan peredaran HIV/AIDS di Tabanan,’’ ujarnya.
Gina mengatakan baru beberapa bulan tinggal dan menetap di areal Terminal Pesiapan. Ia melakukan kegiatan prostitusi dengan tarif Rp 50-60 ribu. Saat siang hari bisa tiga pelanggan yang dilayaninya. Kelima PSK diproses tipiring dan disangkakan telah melanggar Perda Kabupaten Tabanan Nomor 13 Tahun 2002 tentang Prostitusi yang ditangani Satuan Sabhara Polres Tabanan. (kmb28)
positif hingga saat ini sudah ada di kelas VI SD. Mereka belum ada yang putus obat. Kondisi kesehatannya pun baik dan beraktivitas seperti biasa. Menurutnya, ada kasus anak yang terinfeksi HIV meninggal karena tidak sempat menjalani pengobatan. Hal ini biasanya karena anak datang ke BRSU dalam tahap AIDS atau tahap timbul gejala infeksi HIV, namun belum mencapai usia 18 bulan. ‘’Pemeriksaan HIV dan terapi ARV untuk anak syarat usianya harus 18 bulan. Terkadang ada kasus anak ditemukan sudah
dalam tahap AIDS, namun belum bisa dilakukan tes karena belum 18 bulan. Saat menunggu usianya cukup ada pasien yang tidak kembali atau ada yang meninggal. Pasien yang belum dites dan terapi ini tidak tercatat,’’ katanya. Dalam pengontrolan minum obat, pasien anak diawasi oleh orangtuanya masing-masing. Tetapi ada satu pasien yang diawasi oleh puskesmas setempat dikarenakan orangtuanya sudah meninggal karena HIV/ AIDS. Di VCT BRUS tercatat 788
pasien menjalani terapi ARV. Sebanyak 76 pasien meninggal dunia, 46 mengalami putus obat dan 29 dirujuk. Hingga saat ini pasien HIV yang masih rutin menjalani terapi ARV di BRSU Tabanan berjumlah 403 orang. Lima menjalani terapi line dua karena sempat mengalami putus obat atau tingkat kepatuhan minum obatnya rendah. ‘’Akibat sempat putus obat atau tidak patuh minum obat sesuai dosis dan jadwal, pasien kebal terhadap ARV line satu sehingga menjalani terapi line dua,’’ jelas Doddy. (kmb24)
17 Anak Jalani Terapi ARV di VCT BRSU
Tabanan (Bali Post) -
Dari data akumulatif VCT BRSU Tabanan, sejak 2009 hingga November 2016 terdata 27 anak yang positif HIV. Dari 27 anak rentang usia 18 bulan hingga 12 tahun ini, 17 menjalani terapi ARV di BRSU Tabanan, sedangkan 10 lainnya dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Kasubdin Rawat Jalan Rawat Inap BRSUD Tabanan dr. Doddy Setiawan, Senin (19/12) kemarin, memaparkan pihaknya belum bisa melakukan terapi ARV untuk anak-anak. Karenanya dari 27 pasien hanya 17 yang diterapi di BRSU, sementara 10 dirujuk ke RSUP Sanglah.
Ke-17 anak tertular virus dari orangtuanya. Artinya, anak tersebut mendapatkan infeksi lewat jalur perinatal atau dari ibu terinfeksi HIV kepada janin yang di kandungnya. Pasien anak terlama memakai ARV kurang lebih enam tahun, yaitu ketika usia sekolah TK saat ditemukan
Terpeleset, Pemangku Jatuh ke Jurang
Bali Post/kmb24
JEMPUT BOLA - Disdukcapil Tabanan melakukan layanan jemput bola perekaman e-KTP untuk disabilitas dan gangguan jiwa.
Telepon Penting tabanan
Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel
0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194
Tabanan (Bali Post) – Pemangku asal Banjar Dajan Telabah, Antap, Selemadeg, I Wayan Suika (52), ditemukan tergeletak di jurang dekat rumahnya sedalam 10 meter, Senin (19/12) kemarin. Korban diduga terpeleset saat hendak buang air besar di sungai dan kini dirawat di UGD BRSU Tabanan. Kapolsek Selemadeg AKP I Nyoman Sukanada seizin Kapolres Tabanan ketika diminta konfirmasinya mengungkapkan, sekitar pukul 04.30 Wita korban keluar rumah hendak ke sungai, namun sampai pagi belum juga kembali. Adik korban I Nyoman Kartika (44) merasa curiga karena kakaknya tidak ada di kamar. Saksi sempat mencari ke kamar mandi, namun korban tidak ditemukan. Saksi bersama kerabat kemudian melakukan pencarian dan mendapati korban tergeletak di jurang sedalam 10 meter yang tidak jauh dari halaman rumahnya.
Saat ditanya, korban masih bisa menyahut dan mengatakan pinggangnya sakit. Warga dan kerabat dibantu petugas kemudian mengevakuasi dan langsung membawanya ke BRSU Tabanan untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil pemeriksaan, tulang pinggangnya mengalami retak dan masih diobservasi. ‘’Dugaan sementara korban terpeleset saat hendak ke sungai,’’ jelas Sukanada. Terkait kejadian tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi kepada warga untuk mengubah kebiasaan. Warga diimbau tidak buang air besar di sungai melainkan di WC. Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diduga sakit. Kerabatnya telah membawa korban yang juga seorang pemangku ini berobat, baik medis maupun nonmedis, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh. (kmb28)
Pengelola Pendidikan Diminta Tak Selewengkan Dana Sekolah Tabanan (Bali Post) – Pemkab dan DPRD Tabanan terus berupaya membenahi dunia pendidikan di wilayahnya. Eksekutif dan legislatif itu mengultimatum pengelola pendidikan
agar tidak mencoba memainkan atau menyelewengkan dana pemerintah yang diberikan kepada sekolah. ‘’Saya harapkan jangan coba main-main dengan dana peme-
Bali Post/kmb28
WORKSHOP - Suasana workshop guru SD terkait pengelolaan dunia pendidikan yang digelar di SMPN 1 Selemadeg.
rintah yang diberikan untuk sekolah,’’ tegas Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘’Boping’’ Suryadi di hadapan ratusan guru SD dalam workshop yang digelar Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan di SMPN 1 Selemadeg, belum lama ini. Bila ada pihak sekolah atau kepala sekolah yang berani menyalahgunakan penggunaan dana pemerintah seperti dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), DAK (Dana Alokasi Khusus) dan kucuran dana dari pemerintah lainnya, pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. ‘’Kami di legislatif telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait hal ini,’’ tandasnya. Boping berharap workshop terkait pengelolaan dana pendidikan serta metode mengajar, membaca, menulis dan menghitung ini diikuti dengan seksama dan serius. Dengan begitu, guru yang memiliki tugas mengelola dana pendidikan dan mengajar calistung di sekolah tidak me-
Bali Post/ist
DI BRSU - Kapolsek Selemadeg AKP I Nyoman Sukanada melihat kondisi korban di BRSU Tabanan.
nemui kesulitan lagi. ‘’Kegiatan ini mesti berkelanjutan dan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan. Saya siap mendukung,’’ ujar Boping. Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan I Wayan Madra Suartana menjelaskan, workshop pendidikan yang digelar bersama Klinik Pendidikan Tabanan ini diikuti 168 orang guru SD kelas I sampai kelas III. Narasumber tim pakar Klinik Pendidikan Tabanan yaitu Prof. I Ketut Sarna, Prof. Dr. Padmadwi dan Dr. Luh Putu Artini. Materi yang diberikan di antaranya pengelolaan keuangan sekolah oleh Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta dari Inspektorat Pemkab Tabanan. Pihaknya setiap bulan akan turun ke sekolah-sekolah untuk memastikan perkembangan guru dan murid beserta pengelolaan keuangan pascamengikuti workshop pendidikan. ‘’Kami akan pantau dan kawal terus,’’ ungkap Madra. (kmb28)
Warung Global
Pemkab Jembrana Mesti Kembangkan Objek Wisata FEBRI di Denpasar yang lumayan sering mengantar tamu ke Bali Barat menilai objek wisata di Jembrana sangat banyak, terutama pantainya. Kalau ditata dengan apik akan lebih indah daripada pantai-pantai lainnya di Bali. Itu dikatakannya mengomentari topik ‘’Jembrana Mesti Kendalikan Pemodal Besar’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (19/12) kemarin.
Selain itu, katanya, Jembrana juga mempunyai kultur yang berbeda dengan kabupaten lainnya. Hal ini merupakan potensi yang luar biasa yang dimiliki oleh daerah Bumi Makepung. Untuk itu, pemerintah termasuk Provinsi Bali mesti memberikan suntikan dana untuk menata dan mengembangkan objek wisata di Jembrana, sehingga kontribusinya bisa dirasakan dan bermanfaat bagi warganya. Di objek wisata pantai mesti lebih banyak diadakan event sehingga menarik pengunjung. Menurut Gung Derah di Denpasar, banyak warga Jembrana yang mencari
penghidupan yang layak ke daerah atau kabupaten lain. Mereka tipe warga yang rajin, ulet bahkan tidak jarang menjadi pengusaha sukses. Ia menyarankan warga Jembrana agar pulang kampung untuk membangun daerahnya, sebab memiliki pantai dan objek wisata lain yang perlu dikembangkan. Fera di Tabanan juga berharap pemerintah provinsi membantu Kabupaten Jembrana, sehingga maju seperti kabupaten lainnya. Objek wisata yang ditata baik bisa memberikan kontribusi positif bagi warga, sehingga tidak perlu lagi cari kerja ke luar daerah. (sikha)
15
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Spurs Pensiunkan Nomor 21
Hasil Pertandingan Liga Spanyol Deportivo Coruna vs Osasuna 2-0 Barcelona vs Espanyol 4-1 Leganes vs Eibar 1-1 1. Real Madrid 15 11 4 2. Barcelona 16 10 4 3. Sevilla 16 10 3 4. Villarreal 16 8 5 5. Real Sociedad 16 9 2 6. Atletico Madrid 16 8 4 7. Eibar 16 6 5 8. Athletic Club 15 7 2 9. Espanyol 16 5 7 10. Las Palmas 1 6 5 6
San Antonio San Antonio Spurs mencetak kemenangan 113-100 atas tamunya New Orlean Pelicans pada pertandingan kompetisi NBA, Senin (19/12) kemarin. Pada pertandingan ini Spurs secara resmi memensiunkan nomor punggung 21 bersamaan dengan mundurnya sang bintang Tim Duncan. LaMarcus Aldridge menyumbang 24 poin dan Manu Ginobili 17 poin saat Spurs mengemas empat kemenangan beruntun pada laga yang digelar di stadion AT&T Center itu. Kawhi Leonard menambahi 13 poin untuk Spurs yang kini mencetak rekor menang kalah 22-5. Bintang lainnya Tony Parker dan Jonathan Simmons masingmasing menghasilkan 12 poin
0 40-14 37 2 41-16 34 3 32-21 33 3 25-11 29 5 28-21 29 4 29-14 28 5 22-20 23 6 20-18 23 4 20-22 22 5 26-24 21
Pencetak gol : 12 - Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona). Liga Inggris Bournemouth vs Southampton 1-3 Manchester City vs Arsenal 2-1 Tottenham Hotspur vs Burnley 2-1 1. Chelsea 17 14 1 2. Man. City 17 11 3 3. Liverpool 16 10 4 4. Arsenal 17 10 4 5. Tottenham 17 9 6 6. Man. United 17 8 6 7. Southampton 17 6 6 8. West Bromwich 17 6 5 9. Everton 16 6 5 10. Bournemouth 17 6 3
2 35-11 43 3 36-20 36 2 40-20 34 3 38-19 34 2 29-12 33 3 24-17 30 5 17-16 24 6 23-21 23 5 21-20 23 8 23-28 21 Duet penyerang FC Barcelona Luis Suarez (kiri) dan Lionel Messi.
Pencetak gol : 13 - Diego Costa (Chelsea)
Bali Post/ap
Liga Italia Chievo Verona Genoa Lazio Napoli Pescara Sassuolo Udinese
vs Sampdoria 2-1 vs Palermo 3-4 vs Fiorentina 3-1 vs Torino 5-3 vs Bologna 0 -3 vs Inter Milan 0-1 vs Crotone 2-0
1. Juventus 17 14 0 2. AS Roma 17 11 2 3. Napoli 17 10 4 4. Lazio 17 10 4 5. AC Milan 17 10 3 6. Atalanta Bergamo 17 9 2 7. Inter Milan 17 8 3 8. Fiorentina 17 7 5 9. Torino 17 7 4 10. Chievo Verona 17 7 4
3 4 3 3 4 6 6 5 6 6
36-14 42 36-17 35 37-18 34 32-18 34 27-20 33 25-20 29 25-21 27 25-21 26 35-27 25 18-17 25
Pencetak gol : 12 - Edin Dzeko (AS Roma), Mauro Icardi (Inter Milan), Andrea Belotti (Torino). Liga Jerman Bayer Leverkusen vs FC Ingolstadt 1-2 SV Darmstadt vs Bayern Munich 0-1 Liga Prancis Monaco Nice Marseille Caen
dan Patty Mills menjaringkan 11 poin dan Pau Gasol menghasilkan 14 rebound. Pelicans (9-20) mendapat angka dari Alexis Ajinca 16 poin, Buddy Hield (14), sedangkan Anthony Davis dan Langston Galloway masing-masing 12 poin. Menandai kemenangan kandang itu, Spurs membuat upacara spesial untuk legendanya Duncan. Pemain yang berposisi sebagai forward itu telah 19 musim membela Spurs dan pensiun dengan rekor 1.072-438. Pemain bertubuh jangkung dalam kariernya menyumbang lima gelar juara. Sebagai penghormat atas kontribusi itu, Spurs tidak lagi menggunakan nomor 21 untuk pemain-pemainnya. (kmb39/ap)
vs Lyon vs Dijon FCO vs Lille vs Metz
1-3 2-1 2-0 3-0
Bali Post/ap
KONTRAK - Bek Juventus Leonardo Bonucci, Senin (19/12) kemarin mendapat perpanjangan kontrak hingga 2012. Sebelumnya Bonucci, Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli dikabarkan akan pindah ke klub Liga Utama Inggris Chelsea yang dilatih Antonio Conte.
Barca Pangkas Jarak dari Real Madrid Barcelona -
Lionel Messi tampil gemilang pada babak kedua untuk membantu Barcelona menang 4-1 atas rival sekota, Espanyol, Senin (19/12) kemarin. Sang juara bertahan Liga Spanyol itu memangkas ketertinggalan dari pemuncak klasemen Real Madrid menjadi tiga angka. Luis Suarez yang mendapat perpanjangan kontrak pekan lalu, mencetak gol pembuka pada menit ke-18 dengan bantuan operan dari Andres Iniesta. Penyerang Uruguay itu kembali mencetak gol pada menit ke-67 setelah Messi melakukan penetrasi lebih dahulu. Maestro asal Argentina itu kemudian memperlihatkan kehebatannya untuk menyambut Jordi Alba dan dikonversi menjadi gol ketiga pada menit ke-68. Melengkapi permainan terbaiknya, Messi menutup kemenangan dengan gol yang dikemasnya sendiri pada menit ke-89, setelah David Lopez mencetak satu gol balasan untuk tim tamu. ‘’Ketika semua orang bermain baik, hal yang penting adalah bakat-bakat individu, seseorang seperti Messi, untuk berkembang. Dia adalah pemain sensasional,’’ kata Iniesta. ‘’Kami merasa sangat baik saat ini dan kami menutup tahun di liga dengan perasaan sangat gembira dengan cara kami bermain.’’ Barca berada di peringkat kedua dengan 34 angka, tertinggal tiga angka dari Real Madrid. Namun, Cristiano Ronaldo dkk. memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan karena partisipasi mereka di Piala Dunia Antar-
Tottenham Masih Berpeluang Raih Gelar London -
Klub yang dimenangi dengan skor 4-2 melalui perpanjangan waktu atas Kashima Antlers di Jepang. Sedangkan Sevilla berada di peringkat ketiga dengan 33 angka. Espanyol tidak pernah mengalahkan Barcelona sejak 2009. Meski demikian mereka menuju pertandingan ini dengan bekal laju sembilan pertandingan tanpa kekalahan di liga, hanya kemasukan satu gol pada enam pertandingan terakhirnya. Sayangnya catatan positif mereka itu tidak banyak berarti saat melawan Barca, yang telah menemukan kembali permainan terbaiknya setelah terpuruk pada November. ‘’2017 dicanangkan untuk menjadi tahun yang bagus bagi kami. Kami harus
berusaha mempertahankan gelar liga,’’ kata pelatih Barca Luis Enrique. Di laga lainnya Deportivo La Coruna mengalahkan tamunya Osasuna dengan skor 2-0 berkat gol Florin Andone dan Ryan Babel di babak pertama.
Bali Post/ap
PENSIUN - Pemain legendaris San Antonio Spurs Tim Duncan secara resmi pensiun, Senin (19/12) kemarin dari kompetisi NBA.
Leganes bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan tim peringkat ketujuh Eibar, meski harus kehilangan kiper Iago Herrerin yang diusir keluar lapangan pada menit ke-26. Miguel Angel Guerrero membawa tuan rumah memimpin tiga menit kemudian, namun mantan pemain sayap Manchester United Bebe menyamakan kedudukan pada menit ke-76. (kmb39/afp/ant)
Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino masih yakin timnya memiliki peluang untuk mengejar pemuncak klasemen Liga Inggris Chelsea dan memenangi gelar musim ini. Tottenham, yang tertinggal sepuluh angka dari Chelsea, menang 2-1 atas tamunya Burnley untuk tetap menghuni peringkat kelima di klasemen. The Lilywhite tertinggal satu angka dari rival London utara-nya, Arsenal. ‘’Posisi kami bagus,’’ kata Pochettino, Senin (19/12) kemarin. ‘’Memang benar bahwa kami memiliki selisih sepuluh angka dengan Chelsea. Namun di sepak bola, apa pun dapat terjadi. Masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan.’’ ‘’Kami dapat menyerang pada paruh kedua musim dan berusaha untuk lebih mendorong diri kami sendiri.’’ Musim lalu Tottenham berupaya keras untuk merengkuh gelar sebelum menderita serangkaian hasil buruk di kandang yang membuat mereka harus finis di peringkat ketiga, di bawah tim juara Leicester City dan Arsenal. Musim ini pasukan Pochettino tersingkir di fase grup Liga Champions dan terlempar ke Liga Eropa. Pochettino mengindikasikan timnya terbebani dengan beratnya harapan-harapan yang mereka pikul. ‘’Ekspektasi kami terlalu tinggi. Kami bermain di Liga Champions, dan kami tersingkir,’’ tambah pria Argentina itu. ‘’Kami berada di posisi yang sama seperti musim lalu, namun banyak hal terjadi sejak awal musim ini yang mungkin terasa tidak seperti musim lalu. Kami perlu untuk cerdas dan menganalisanya.’’ Spurs akan melawat ke markas Southampton untuk pertandingan domestik mereka selanjutnya pada 28 Desember mendatang. (kmb/rtr/ant) Penyerang Tottenham Hotspur Christian Eriksen.
Nice Juara Musim Dingin Paris Pimpinan klasemen Nice diuntungkan oleh kekalahan yang dialami rival terdekatnya, Monaco, yang dibekuk Olympique Lyon 1-3 pada pertandingan kompetisi Liga Prancis, Senin (19/12) kemarin. Dengan demikian Nice memastikan juara musim dingin menyisakan laga melawan Girondins Bordeaux, Kamis dini hari. Nice yang menang menang 2-1 atas tamunya, Dijon, mimimpin klasemen dengan raihan 43 poin. Monaco yang akan menjamu Caen, menyusul di posisi kedua dengan selisih empat poin.
Juara bertahan Pairs Saint Germain yang dibekuk En Avant de Guingamp 1-2 di peringkat ketiga dengan selisih 7 poin. Balotelli membawa tuan rumah memimpin pada menit ke-32, mengonversi penalti setelah Alassane Plea dijatuhkan di kotak terlarang. Sejauh ini ia telah mencetak 8 gol setelah kepindahannya dari Liverpool. Dijon menyamakan kedudukan lima menit berselang ketika Julio Tavares juga mengonversi penalti, setelah Arnaud Souquet diberi sanksi untuk permainan berbahayanya.
Balotelli merestorasi keunggulan mereka ketika ia merangsek menuju umpan silang Souquet dari sisi kanan lima menit babak kedua bergulir, meski ia terlihat berada di posisi offside. Namun tim tamu berkurang pemainnya setelah Cedric Varrault dikartu merah menit ke-89. Kekalahan itu menempatkan Dijon di posisi ke-18 dengan 16 poin. Monaco menelan kekalahan kandang pertama di liga dalam kurun waktu dua bulan di liga setelah ditundukan Lyon 1-3. Tambahan tiga poin membawa Lyon di peringkat keempat dengan 31 angka.
Lyon masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan dibandingkan Guingamp di peringkat ke-5. Laju subur Monaco yakni dengan menciptakan 53 gol dalam 17 pertandingan berakhir ketika para pemain Lyon Rachid Ghezzal, Mathieu Valbuena, dan Alexandre Lacazette mencetak gol untuk tim tamu. Temoue Bakayoko mencetak satu gol balasan namun Monaco menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Benjamin Mendy diusir keluar lapangan pada akhir babak pertama. (kmb39/rtr/ant)
HINDARI Pemain Nice Jean Michel Seri (atas) menghindari terjangan lawannya Adam Lang dari Dijon pada pertandingan Liga Prancis, Senin (19/12) kemarin di Stadion Allianz Riviera.
Bali Post/rtr
OLAHRAGA
16
Selasa Wage, 20 Desember 2016
Barito Pertahankan Hansamu dan Rizky Pora
Banjarmasin (Bali Post) Manajer Tim Barito Putera H Hasnuryadi Sulaiman HB menyatakan timnya berupaya mempertahankan dua pemain bintangnya, Hansamu Yama dan Rizky Pora, untuk musim akan datang. Pria yang akrab disapa Hasnur itu di Banjarmasin, Senin (19/12) kemarin, menyatakan secara pribadi sudah menghubungi kedua pemain yang sangat bersinar pada Tim Nasional Indonesia pada ajang Piala AFF 2016 tersebut. ‘’Saya sudah menyatakan kepada mereka akan adanya perhatian dari manajemen atas prestasi di timnas, tentunya ada bonus khusus bagi mereka,’’ paparnya. Menurutnya, manajemen juga menjanjikan perpanjangan kontrak untuk musim akan datang dengan peningkatan gaji pastinya. Sebab, tegas Hasnur, manajemen akan memberikan sesuatu yang terbaik bagi para pemainnya yang berprestasi, tentunya untuk mempertahankannya jadi bagian klub. ‘’Tapi sudah ditanamkan dalam klub ini, kita semuanya berkeluarga, ini intinya yang dipesankan pendidik klub Alm H Abdussamad Sulaiman HB,’’ tuturnya. Dia mengakui pemain-pemain Barito Putera yang bersinar menjadi incaran klub-klub lainnya, hanya rasa kekeluargaan yang membuat mereka terus bisa bertahan di sini. ‘’Apalagi musim akan datang Barito Putera di bawah kepelatihan Jackson F Tiago untuk tiga musim, kita sudah mendapat komitmennya untuk membawa Barito Putera juara,’’ paparnya. Hasnur pun menyatakan akan ada rotasi pemain untuk musim akan datang, khususnya para pemain asing. ‘’Yang pasti para pemain asing kita ganti semuanya, sebab ini untuk kemaksimalan klub di musim akan datang,’’ ucapnya. (ant)
Bali Pari Raih 3 Emas di KRAPSI
Denpasar (Bali Post) Perenang dan Klub Bali Pari Badung memperoleh tiga keping emas pada hari pertama Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRPASI) XXXVIII/2016 di Kolam Renang KONI Jatim, di Kertajaya, Surabaya, Senin (19/12) kemarin. Ketiga emas dipersembahkan AA Oka Satria Prabawa di nomor 100 meter punggung KU-III dengan catatan 01:04,24 detik. Emas berikutnya dipersembahkan Komang Adinda Nugraha di nomor 100 meter gaya punggung KUIV dengan catatan 01:15,94 detik. Emas ketiga diperoleh melalui perenang I Putu Wirawan di nomor gaya punggung 100 meter KU-II catatan Bali Post/ant
BONUS - Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Piala AFF Alfred Riedl (keempat kiri) bersama Kapten Timnas Boaz Solossa (keenam kanan) dan para pemain mengikuti pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12) kemarin. Presiden mengapresiasi penampilan timnas dalam ajang final sepak bola Piala AFF, dan memberi bonus sebesar Rp 200 juta tiap pemain meski timnas berada pada peringkat kedua di bawah Thailand.
Timnas Garuda Membanggakan Jakarta (Bali Post) -
Bali Post/ant
GEMBIRA - Pesepak bola Indonesia Hansamu Yama Pranata (tengah) meluapkan kegembiraan bersama rekan satu tim setelah membobol gawang Thailand pada putaran pertama final AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jabar, Rabu (14/12).
Indonesia Peringkat Kedua Kejuaraan Karate di Vietnam
Jakarta (Bali Post) Tim Indonesia menempati peringkat kedua Kejuaraan Karate ASEAN-Japan di Vietnam dengan mengumpulkan sembilan medali emas, dua perak dan sembilan perunggu. Pada kejuaraan yang berlangsung 15-18 Desember itu, atlet gabungan dari Japan Karate Shoto Federation Branch dan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) ini hanya terpaut satu medali emas dari sang juara umum yaitu Jepang. Adapun medali emas tim Indonesia yang dipimpin langsung Ketua Umum PB Inkanas Badrodin Haiti dipersembahkan Meisya dari kata perorangan putri 11-13 tahun, Muhammad Faisal dari kata perorangan putra kadet, Irfan Arsyal dari kata perorangan putra junior. Berikutnya dari kata beregu putri junior yang dipersembahkan Nurizka-Nasdta-Krisda, M. Arsyal dari kumite -54 kg putra kadet, M. Adfal dari kelas -70 kg putra kadet, Tegar dari kumite -55 kg putra junior, Muhammad Zulfikrie dari kumite -76 kg putra junior dan M. Gibran dari kumite +48 kg putra 11-13 kg. Sementara dua perak diperoleh oleh Syeriel Debora pada kelas kumite putri 11-13 tahun dan Nurizka pada kelas kata perorangan putri kadet. Adapun sembilan perunggu diperoleh oleh Krisda Putri (kata perorangan putri junior) Jerny (kumite -50 kg putri junior), Magfirah (kata perorangan putri senior), Firman Maulana (kumite putra 11-13 tahun), Intan Nurjanah (kumite -61 kg putri), Ifka (kumite -50 kg putri), Tiara Lestari (kumite -50 kg putri), Feby Ramadhany dan Tim Kumite Beregu Putri. Pada kejuaraan di Vietnam ini, Indonesia mengirimkan 32 atlet muda terbaik. Dari jumlah tersebut hanya dua atlet yang belum mencicipi kejuaraan internasional. Ke depan, peluang atlet muda tampil di kejuaraan internasional bakal ditingkatkan. Humas PB Inkanas Ricky Muchtar mengakui jika keberangkatan tim Indonesia ke Vietnam ini merupakan rangkaian program kerja guna mempersiapkan atlet Merah Putih untuk menghadapi beberapa kejuaraan dan ending-nya adalah untuk menyambut pelaksanaan Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang. ‘’Pada Olimpiade Jepang, karate untuk pertama kali dipertandingkan. Sebagai peguruan karate yang siap berkompetisi di tingkat internasional maka Inkanas berkontribusi dengan mengirimkan atlet untuk mengikuti pembinaan Prima,’’ katanya dalam keterangan tertulis. Sementara itu, Ketua Umum PB Inkanas Badrodin Haiti mengatakan selama kejuaraan berlangsung pihaknya juga melakukan koordinasi dengan organisasi karate Asia atau AKF. Salah satu fokusnya adalah untuk merencanakan penyelenggaraan Asian Karate Shoto Championship 2017 di Indonesia. Selain menggelar kejuaraan, mantan Kapolri ini juga berencana mengundang Sensei Kagawa untuk berbagi ilmunya kepada pelatih dan atlet karate Indonesia. Diharapkan dengan akan diadakannya kegiatan tersebut, maka akan meningkatkan kualitas pelatih dan atlet karate Indonesia khususnya dalam mempersiapkan diri menuju Olimpiade 2020 di Tokyo. (ant)
waktunya 01:00,95 detik. Selain itu, perenang Bali Pari lainnya Kadek Surya Dewantara merebut perak di nomor 100 meter gaya punggung KU-IV limit waktunya 01:16,76 detik, sedangkan emas direbut Muhammad Zahril (SAC Sidoarjo). Perenang yang meraih perunggu adalah Kadek Surya Dewantara/I Putu Bagus Bhismantara/I Putu Adyatma Wismaya/I Made Andika Putra Widiada di nomor estafet 4 x 50 meter gaya bebas KU-IV. Manajer Tim Bali Pari Putu Sukertiya yang dikontak, kemarin, menyatakan KRAPSI melibatkan 1.164 perenang, rinciannya putra (662), dan putri (502), dari 174 perkumpulan se-Indonesia. (022)
Presiden Joko Widodo menyatakan bangga pada tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia, Garuda yang telah bekerja keras berlaga dalam final Piala AFF 2016 melawan Thailand. Presiden Jokowi mengundang Tim Nasional Sepak bola Indonesia ke Istana Merdeka Jakarta, Senin (19/12) kemarin, untuk makan siang bersama. ‘’Kepada seluruh pemain, pelatih nasional sepak bola Indonesia, PSSI, timnas Garuda, walaupun kita tidak berhasil membawa Piala AFF 2016 tapi semangat juang kerja keras matimatian yang ditunjukkan seluruh pemain, kita semua merasa bangga,’’ kata Presiden. Ia menambahkan, seluruh rakyat yang menonton pada malam itu betul-betul memberikan dukungan yang luar biasa, bahkan ada yang merasa deg-degan, yang berdoa, hingga ada yang tidak berani melihat atau menonton televisi. Namun, Presiden tetap merasa yakin bahwa rakyat
bangga atas semangat juang Timnas Garuda yang berhasil masuk ke final ajang kompetisi bergengsi tersebut. ‘’Dan saya kira banyak mengejutkan kita semuanya karena memang waktu persiapan sangat pendek setelah kita terkena sanksi FIFA,’’ katanya. Ia berharap seluruh anggota Timnas Garuda tidak patah arang serta bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari kekalahan tersebut dan mempersiapkan untuk kompetisi atau pertandingan-pertandingan yang akan datang. Menurut Presiden, hal yang penting memang bukan masalah kalah atau menang tetapi pelajaran di balik itu
dan Indonesia harus menggunakan momentum ini untuk mempersiapkan lebih baik lagi ke depan. ‘’Kalau kita lihat Timnas Garuda ini betul-betul bisa menyatukan, menunjukkan kekuatan, persatuan, menunjukkan kebinekatunggalikaan kita bahwa perbedaan, kemajemukan, keberagaman, itu menjadi sebuah sumber kekuatan bangsa kita,’’ katanya. Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah memberikan bonus kepada seluruh pemain sebesar Rp 200 juta per pemain. ‘’Nanti dicek di rekening masing-masing,’’ kata Presiden. (ant)
A.A. Oka Satria Prabawa
Bali Post/ist
BU Perpanjang Kontrak Pemain Kunci
Kuta, Bali (Bali Post) Bali United (BU) memastikan memperpanjang kontrak sejumlah pemain kuncinya untuk musim depan. CEO Bali United Yabes Tanuri, di Kuta, Senin (19/12) kemarin, mengatakan pihaknya melakukan hal ini dengan cepat agar sejumlah pemain utama itu tidak berpindah ke klub lain. ‘’Langkah cepat ini diambil manajemen Bali United untuk menghadapi kompetisi resmi musim depan,’’ ujarnya. Ia mengatakan, pemain yang diperpanjang kontraknya yakni I Gede Sukadana (gelandang) Miftahul Hamdi (penyerang), Fadil Sausu (gelandang) selama dua tahun ke depan. Pemain yang kembali diperpanjang kontraknya selama satu tahun yakni Agus Nova Wiantara (bek), Abdul Rahman Sulaiman (bek) Mahdi Fahri Albaar (bek), Syakir Sulaiman (gelandang), I Made Adi Wirahadi (penyerang). ‘’Kami juga memperpanjang kontrak pemain selama
tiga tahun yakni Moch Diky Indriyana (kiper) I Putu Pager Wirajaya (kiper) I Nyoman Adi Parwa (bek), Felisianus Junius (bek) Ricky Fajrin Saputra (bek), Martinus Novianto (penyerang), I Nyoman Sukarja (penyerang), Yabes Roni Malaifani (penyerang),’’ katanya. Selain itu, ada juga pemain Bali United tidak diperpanjang kontraknya karena mendapat panggilan menjadi anggota Polri yakni Rully Desrian (kiper), Indra Permana (bek), Hendra Sandi Gunawan (gelandang), Alsan Sanda (penyerang). Sementara pelatih Bali United Indra Sjafri mengatakan, upaya administrasi pemain ini dilakukan sebelum libur Natal dan Tahun Baru hingga 4 Januari 2017 mendatang dapat dilakukan dengan segera. ‘’Kami akan mempertahankan 70 persen pemain lama dan 30 persen sisanya merupakan rekrutan baru. Beberapa pemain baru sedang dalam tahap negosiasi,’’ kata Indra Sjafri. (ant)
Denpasar (Bali Post) Tim basket Indonesia Muda (IM) Jakarta mengalahkan tim tuan rumah Merpati Denpasar dengan skor 46-29 pada babak penyisihan Grup A kejurnas bertajuk ‘’Merpati Hoops U-13 Boys Basketball National Challenge 2016’’ di GOR Merpati, Senin (19/12) kemarin. Tim ibu kota yang menurunkan skuadnya seperti kapten Robot, Simatupang, Endru, Hakim, dan Reven, terlalu kuat bagi tuan rumah yang menerjunkan pebasketnya seperti kapten Yezkie, Taufik, Ilios, Dafa, dan Junior. Sejak kuarter pertama, IM unggul 18-7, kemudian kuarter kedua 27-14, kuarter ketiga 33-21, serta kuarter terakhir 46-29. Banyak pihak yang menilai laga kedua tim tangguh merupakan final awal di babak penyisihan. Bahkan, pascakemenangan ini, IMI diprediksi menjadi tim favorit juara. Usai pertandingan, pelatih IM Supri Sugianto menyatakan asuhannya mampu leading duluan hingga Merpati tak berkutik dan susah mengejar ketinggalan. Sementara pelatih Merpati Hendra Jaya mengakui pemainnya terlambat panas, dan susah mencapai puncak. Untuk itu, laga ke depan,
pihaknya berniat mengajak asuhannya melakukan pemanasan (warming-up). Hasil lainnya, di Grup A Kijang Klungkung yang diperkuat Kadek Darmayasa, AA Saka, Putu Gede Bagas, Gede Rizky, Tjok Anom menundukkan Kamboja Jembrana 36-25. Kamboja sendiri menurunkan Komang Dwiki Wahyu, Alit Juli, Gusti Kadek Wisnu, Deo Ranga, dan Wayan Yogi. Manajer Tim Kijang Klungkung Cuncun mengakui, tim besutan AA Gede Risma Putra ini dipersiapkan dua bulan guna melakoni turnamen ini. Cuncun ingin mengembalikan kejayaan basket di Bumi Serombotan, yang prestasinya redup selama 10 tahun terakhir ini. Di Grup B, Mangupura Academy menekuk Soverdi dengan skor 33-13. Hasil Grup B lainnya, Gianyar Muda menaklukkan Generasi Muda Tabanan 38-27. Gianyar Muda bermaterikan Angel Krisnanta, Wismana, Wayan Peryanta, Oka, dan Ari Andika, sedangkan di kubu Generas Muda Tabanan memasang Artha P, Andi W, Wedhi W, dan Agus Rahen. Pelatih Gianyar Muda Jaya Laksana menjelaskan, persiapan timnya hanya tiga pekan. (022)
IM Tundukkan Merpati
Bali Post/ist
Atlet wushu dari Garuda Dewata Bali yang terjun pada Kejurnas Wushu di Babel.
Atlet Wushu Bali Rebut Emas di Kejurnas
Denpasar (Bali Post) Menyusul keberhasilan dua atletnya meraih emas di Kejuaraan Wushu di Bangka Belitung, Ketua Yayasan Garuda Dewata Agus Wijaya, di Denpasar, Senin (19/12) kemarin menjelaskan, pihaknya bangga atlet lokal binaan pelatih lokal mampu bersaing di kancah nasional. Bali menduduki peringkat ke-9 dari total peserta 18 provinsi pada Kejurnas Wushu yang digelar PB Wushu Indonesia itu. Para atlet ditangani lima pelatih yakni Kadek Dedy
Wahyudi, Teguh Hery Santosa, Arthanta Purnama, Andre Tios, dan Fransiskus Frangky. Atlet wushu Bali dari Garuda Dewata yakni Fransiskus Frangky Hartono dan Hadya Wahyu merebut emas, pada kejuaraan yang digelar di GOR Sahabudin, Bangka Belitung (Babel). Fransiskus Frangky mendulang emas di nomor gun shu (jurus toya), untuk kategori junior A, serta Hadya Wahyu di nomor qiang shu (jurus tombak) junior A. Selain itu, Fransiskus Frangky juga merebut perunggu di nomor chang quan
(tangan kosong), dan Hadya Wahyu meraih perunggu di nomor jian shu (jurus pedang). Atlet lainnya yang meraih perunggu yakni Brandon Chang di nomor jian shu C (pedang C), junior C, serta Aditya Raka meraih perunggu di nomor qiang shu (jurus tombak) junior B. Selain itu, tiga atlet juga lolos ke PON Remaja. Mereka adalah Hans Sanuya Wijaya di nomor jurus dao shu dan gun shu, Natasha Fabrielle di jurus jian shu dan qiang shu, serta Nadia Kalyana di jurus tai chi wuan dan tai chi jian. (022)
AFD Badung Jaring Pemain Porprov Lewat Turnamen Futsal Denpasar (Bali Post) Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Badung menggelar turnamen pada Januari 2017 mendatang sekaligus untuk penjaringan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII Gianyar, September mendatang. ‘’Setelah malakukan rapat dengan pengurus, kami sepakat bakal melaksanakan turnamen futsal untuk menjaring para pemain yang nantinya bakal dipersiapkan menuju Porprov Gianyar,’’ ungkap Ketua
Umum Komite Futsal Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Badung I Ketut Sukadana, Senin (19/12) kemarin. Sukadana mengatakan, pihaknya bakal menjaring pemain yang usianya 18-22 tahun. Karena nantinya kisaran usia tersebut, bakal menjadi batas kelahiran pemain yang bisa turun di Porprov. ‘’Setelah mendapat pemain, nantinya kami juga akan mengadakan seleksi terbuka kepada pemain yang memiliki KTP Badung. Jadi, siapa pun pemain yang
memiliki KTP Badung jika ingin mengikuti seleksi kami persilakan,’’ katanya. Dikatakannya, setelah mendapatkan pemain bayangan seperti yang diharapkan, selanjutnya pihaknya akan mencari pelatih untuk menukangi tim futsal Porprov Badung. ‘’Diharapkan dia mampu mengantarkan futsal Badung untuk kembali mampu mempertahankan juara umum yang diraih saat Porprov Buleleng 2015 lalu,’’ jelas Sukadana. (kmb41)
Bali Post/wan
OPER - Pebasket Indonesia Muda (IM) Jakarta U-13 mengoper bola kepada rekan setimnya.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Wage, 20 Desember 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
BPR Bth Auditor/SPI info@bprsinarkuta.com 757243
B.BP.004.12.16.0000566
Dcr Sales Gaji+Bonus2 Utk Produk AMDK Hub.0361724995
A.BP.001.12.16.0001057
****Staff Akuntansi S1/D3 Lamaran dan Gaji yg Diminta Langsung ke:hari@esolindo.com
A.BP.001.12.16.0000945
***Dicari Guru SD, Bhs Bali 1 orang,Guru Kelas 2 orang utk SD di Dalung Hub.085100861502
B.BP.166.12.16.0000575
Dcr: S1/D3 T.Sipil u/S.M.SMK/ D1 Pelaksana,QS.RAB Pglman 3Th Email:aju_cv@yahoo.co.id
A.BP.001.12.16.0001060
Kami Butuh Tng yg ingin maju dgn syarat ulet&jujur,Bag:1.Sales,2.Gudang,Pengiriman,Jl.Gn. Andakasa No.35 Hp.087761307788
B.BP.164.12.16.0000560
!!! SPG Butik Denpasar Max.25Th, Gaji+Bonus/Bln Hub.087860925080 A.BP.001.12.16.0001009
!Job Resmi di Macau Visa Kerja Proses Seminggu 081999906893 B.BP.166.12.16.0000570
!!Dibthkan Sgr,3org Karyawati !!Dcr PRT/Jga Ank TglDlm G1,5Jt utk Cekker Brg,Bs Hitung2, 081237903622/087861412911LgsKr B.BP.135.12.16.0000567 Gaji Tinggi+Bonus, Hub.Murah **A.BVC Kerja diLuar Negeri Makmur Bangunan,03618957678 Resmi utk semua usia,Resto Hotel B.BP.141.12.16.0000565 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Kebun081337903069,087860831351 B.BP.166.12.16.0000574 SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga AquaMarineDivingBali is hiring A.BP.001.12.16.0000993 Asst.Dir.of Diving Operations PT.Agung Toyota Gianyar:Butuh (Indonesian Only) Sales Counter& Sales Executive Excellent English/motivated/ L/P,Min D2,Maks Usia 30Th.Lmrn can-do attitude/independent/ Krm ke PT.Agung Toyota Gianyar organized/computer skills Jl.Darma Giri,Buruan Blahbatuh 5.5days/wk/8hrs/day/min12mths Gianyar Telp:(0361)948888/ Resume&Cover letter in English Email hrd.agungautomallgianyar Expected salary+start date @gmail.com A.BP.005.12.16.0000718 to HRD@AquaMarineDiving.com Bth:Mrktng/Team Leader Produk B.BP.004.12.16.0000472 Bth!Pegawai Laundry!Sanur!Mess Waterproofing(Bostik).Lam:hrd. trisuryainternusa@gmail.com/jl Makan!Cepat!Hub!!085102077800! A.BP.001.12.16.0001002 .himalaya no.9dps/087861454652 A.BP.001.12.16.0001012 Cari! Pegawai Masak Warung Jawa !Dcr sgr Staff Front Office u/ Pengalaman!Cepat!089605688239! A.BP.001.12.16.0001003 Hotel di Petitenget H:473411 / Dcr PRT Wanita,Tgl Dalam,Area tamanrosanihotel@gmail.com B.BP.166.12.16.0000572 Kuta Gj1,8 Tel/SMS 087862389529 A.BP.001.12.16.0001044 !Perush Ritel di Kerobokan Dcr Dcr Pembantu,Sopir,Tk.Kebun, Admin S1 bs B.Inggris&Komputer Tinggal Dlm T.087761184914 Pglm HRD/Accounting08123816794 B.BP.166.12.16.0000571
A.BP.001.12.16.0001027
Cr Berpengalaman Sekretaris House Keeping,Satpam bisa Bhs Inggris Hub.0811392894
Dcr Admin Min.D3 Perpajakan CV:dewatajayapaper@gmail.com
Dcri Sopir Utk Villa di Sanur Krm CV ke: hnhjapfa@gmail.com
Dcr Sopir Pariwisata Bisa Bhs. Ing Umur Max.30Th 081916567566
Dcr Sopir Utk di villa Kerobokan Hub.0361732061/0895365898674
B.BP.135.12.16.0000568
Dicari Cpt,IT staff utk Travel agent,bs webdevelopment,softwa re+hardware,jaringan dan IT relation, send CV to aastinatour@yahoo.co.id
Dcr Tenaga Kerja Serabutan u. Villa,Pria,SIM A dan C,basic bhs.Inggris Hub.087860618890
A.BP.001.12.16.0001045
Dicari Guru S1 PGSD & Bhs Bali Kirim CV ke Jl.Tkd Batanghari V/18 Panjer Ph.03618959826
Dcr Karyawan pria Max23Th,Lulus SD-SMA Gj UMP-081802777997
Dicari Kywti Apotek yang Berpengalaman Hub.081236311671
A.BP.001.12.16.0000893
B.BP.154.12.16.0000555
Cr Cpt Guide B.Jepang Max.35Th Pnglaman/Tidak Hub.03619347650
A.BP.001.12.16.0000998
A.BP.001.12.16.0000515
Cr Pembantu Gj1,5 yg Anter dpt 500 T.487612/487706 Lgs Kerjs
A.BP.001.12.16.0000989
Dbthkn:Courier&Office Boy Max. 28th,Acct(MinD3 Single)Krm Lam ke Jl.Gn.Soputan I/107, 8466317
A.BP.001.12.16.0001030
Dcr 2 Security u/Htl Seminyak & Ktr di Singaraja+1 Sopir,Gj UMK,BPJS.Kes&TK,THR,Sragam.Krm CV Pd.Gria No.12 085100433449
B.BP.154.12.16.0000553
Dicari Tenaga Engineering Pnglmn Bkl Otmtf/Msn Indstr Bs Las Lstrk(Min 2Th)tahu dsr Kelistrikan Hub 0361-978637
A.BP.001.12.16.0001043
Dcr Engginering u/Restaurant Telp:0811399130 Kirim CV ke: mutiatrattoria@hotmail.com
B.BP.004.12.16.0000373
Dibutuhkan therapist massage yang wanita/pria,yang sangat berpengalaman,gaji menarik tolong membawa lamaran langsung ke shambala spa ubud.jln.mon key forest(di belakang rahayu restaurant)telp.(0361) 4792229 atau 082144187039
A.BP.001.12.16.0000594
Dcr Krywti Salon&Spa 8 Org utk Wil.Dalung Permai,081239612227
A.BP.001.12.16.0000982
Dcr SPG u/Counter di Carrefour 2-10pm. English bgs n lancar coky@bali-treasures.com Hp.081 145 2173
B.BP.004.12.16.0000374
A.BP.001.12.16.0000973
A.BP.001.12.16.0001017
A.BP.001.12.16.0001035
A.BP.001.12.16.0001022
Dicri Krywti Laundry Gaji Mes Bonus Mkn WA 081936202112
A.BP.001.12.16.0001036
Info Job Australia Hub: 082145926953/082236655818
A.BP.001.12.16.0000865
Le Pirate Hotel Gili Trawangan Looking for Operational Manager,Male,Age Max 35yo, Background as FB Mgr/Sprv,Exp Min 5 years in Hospitality, Please Contact 0361733493 or Email to contact@lepirate.com B.BP.004.12.16.0000564
A.BP.801.12.16.0000817
Dicari Segera Driver Berpengalaman Pintar Bahasa Inggris for Travel Hub.087860729594
A.BP.001.12.16.0001032
Looking for Reservation, R. Ticketing Agent to Join Us.In Maldives,If you have passion for working on tral agency please Send your CV to:abdulla.shafee u@idmaldives.com/087860306738
A.BP.001.12.16.0001049
Marketing Simpanan Koperasi S1 Wanita Gaji 5Jt H.081239011111
A.BP.001.12.16.0001055
Opening Pho Tacos,Cari Chef & Waiter u/Masakan Vietnam & Mexican.Phn:081916224335 CV to:sutoyo27c@gmail.com
A.BP.001.12.16.0001046
Resto di Tuban,Sunset,Jimbaran Mencari Supervisor Min D3 F&B Cook Helper/Waiter/ss Hub.081236215048
B.BP.154.12.16.0000517
Sopir Bujang,tdr dlm,tdk meroKok,rajin 08123861941 pribadi
A.BP.001.12.16.0001016
VilaPuspagrahaKedonganan,Cr4HK 2Rcpt 2Cookhelper.081337573666 B.BP.154.12.16.0000552
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Feroza’95 Putih AsDK penggemar B31+Aud+TV.082237596868,Pribdi A.BP.001.12.16.0001038
Swift ST’09 AT Silver Asli Bali (DK 1305)117Jt Nego,0817356452
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004
B.BP.141.12.16.0000562
Djl Toyota Agya TRD S Th’2014 Tgn I Hitam H.087 862 270 180 B.BP.164.12.16.0000561
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.12.16.0001056
DIJUAL MOTOR
DIJUAL MOTOR YAMAHA
TOYOTA
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.12.16.0001024
Djl Mtr RX K Modif Th 88 Hitam As Bali 8,5 Nego 081338769166 A.BP.001.12.16.0000999
BUCepat Tnh 1,5Are Renon,Jl. Laksmana Ada Rumah,08123900185 A.BP.001.12.16.0001059
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 A.BP.001.11.16.0001345
DISEWAKAN RUMAH Dkont Rmh 2KT2KM,Dpr,NusaIndah 35 H:081934376054/081558693506
!Djl Tanah 2Are di Jln Tukad Petanu Renon,Cash / Kredit Hrg bs Nego Hub.082147572676 B.BP.166.12.16.0000573
A.BP.001.12.16.0001000
DIJUAL MOBIL
SALON
Kav 1Are T.Tutul,Tumbak Bayuh Canggu 081237200981 DIJUAL TANAH !T40A SHM dkt Pantai,Villa Asp PerumhnTbn 95Jt/A 085257539923 A.BP.167.12.16.0001050
BU Tnh 2Are Bedugul View Danau Buyan H.80Jt/Are 081239701777 A.BP.001.12.16.0001051
Djl Tanah 75,6Are SHM Lokasi di Pusat Kota Negara.Cocok untuk Perumahan Harga Rp 50Jt/ Are Ng Hub.Ngurah 081239305663
A.BP.001.12.16.0001011
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
A.BP.001.12.16.0001007
B.BP.154.12.16.0000556
B.BP.004.12.16.0000563
ACCOUNTING Jual Accounting Program,Train, Maintenance,Comp 081236414568 A.BP.001.12.16.0001040
SERVICE
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
B.BP.154.12.16.0000554
A.BP.001.12.16.0001026
Jual 3 Ruko 3Lt Dr.Sutomo Dps Telp.08123853213,087860809090
KEHILANGAN Tlah Hlg Buku KIR APV DK 1355 DS a/n I Wayan Sukarta S.Ag 081338723724
HEWAN Labrador Mocha.Stbm.Bigbone Ankn Kenzo Chmpion.0811380333
BIRO JASA
FOTO COPY
Money Back Guarantee
DISEWAKAN BUNGALOW Bungallow Disewakan Lengkap Dari 3Jt-5Jt Hub:0811392894
DIJUAL RUKO 650Jt Ruko Taman Gria Jimbaran Sdh Ada Penyewa H.081239011111
A.BP.001.12.16.0001047
BIRO JASA
SERVICE
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
A.BP.001.12.16.0001053
A.BP.001.12.16.0001006
A.BP.001.12.16.0000077
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
�
KONTRAKTOR Kontraktor Bangunan Arsitektur Hub Sri Kompyang 081916666939
ARSITEKTUR DIJUAL VILLA Jasa Gmbr IMB Bang Ruko Dll Bo- Jual Villa 14Kamar Dg Kolam Rerong + Bahan Hub.085737150835 nang Lok.Pd.Galak 081239218400
BIRO JASA
PELUANG BISNIS
n
A.BP.001.12.16.0000881
A.BP.001.11.16.0001730
Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505
SERVICE
BENGKEL LAS
Desig
Rp.170Jt/Kav @Ktwel 4mt Paving 5mnt ke Dpsr Timur 0817340222
SERVICE
PERCETAKAN
Free
A.BP.001.12.16.0000643
Pelunasan/Gestun kartu kredit Hub.082340004545
A.BP.001.12.16.0001033
FURNITURE
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.12.16.0001025
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.12.16.0001034
A.BP.001.12.16.0000745
A.BP.001.12.16.0001058
Arena GL’09 AC Dbl Htm 95Jt Dp 20+Escudo’04cc1.6/085100856999
Kav 1Are SHM Sempidi T.Pancing Sading 082144020334
Djl Rmh Kos+4Toko Jl.Gn LebahI /16-081999565170 lok.strtegis
SUZUKI
B.BP.164.12.16.0000558
16%/th Bunga Simpanan min 50Jt Jgk Wkt 1Th Aman 081239011111
A.BP.001.11.16.0001455
A.BP.001.12.16.0001008
A.BP.001.12.16.0001039
RUPA-RUPA
Jual Tnh Kav Jl.Raya Padonan Dalung,Pinggir Jln,Cash/Kredit Hub.082237778545/087862281017
Djl Rmh Kos 5Kmr Ls.Tnh 3,25A Jl.Sedap Malam III Gg.Ratna IX Hub.081236122004
Juke’12 RX Tgn1 AsBali Silver Trwt KM30Rb 172Jt H:0816571475
A.BP.001.12.16.0001014
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
A.BP.001.12.16.0000985
A.BP.001.12.16.0000866
NISSAN
Hlg BPKB K01210527-O DK5404AY AN.Amanatuz Zahro 081805624431
Djl Tnh 5A bisa sebagian dekat ByPass 290Jt/A Aspek Perumahan Cck Vila di Pering 08123923726
DIJUAL RUMAH Dijual Cepat Rumah di Pusat Kota Denpasar 3Are 3Lantai Hub:082140147614-082230773688
DAIHATSU
EKONOMI
18
Selasa Wage, 20 Desember 2016
11 Pecahan Uang Rupiah TE 2016 Resmi Beredar
Bali Post/ant
UANG RUPIAH BARU - Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo (kiri), Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Seskab Pramono Anung (kanan) memberikan keterangan pers usai peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12) kemarin.
Presiden Resmikan Uang Rupiah Emisi 2016
Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah tahun emisi (TE) 2016 yang menampilkan sejumlah tokoh pahlawan nasional. ‘’Di dalam setiap lembar rupiah kita tampilkan gambar pahlawan nasional, tari nusantara dan pemandangan alam Indone-
sia sebagai wujud kecintaan kebudayaan dan karakteristik bangsa Indonesia. Karena itu saya mengajak setiap insan di Tanah Air perlu terus mencintai rupiah dengan cara-cara nyata,’’ kata Jokowi saat meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah emisi 2016 di Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12) kemarin.
Masyarakat, kata Jokowi, dapat mencintai rupiah dengan menggunakan mata uang itu dalam setiap transaksi di nusantara dan menyimpan tabungan dalam bentuk rupiah. Presiden meminta agar Bank Indonesia juga memperketat pengaman pada rupiah untuk menghindari pemalsuan. (ant)
Kendalikan Inflasi 2017 Harga Pangan Harus Dijaga
harga bahan bakar minyak (BBM). Harga BBM diperkirakan mengalami kenaikan sebagai dampak dari kebijakan OPEC yang memangkas produksi minyak mentah dunia dan efeknya bisa meningkatkan harga komoditas minyak. Karena itu langkah yang bisa dilakukan pemerintah adalah menjaga kestabilan harga pangan, agar sisi volatile food tidak lagi dominan menjadi penyumbang inflasi utama seperti yang terjadi pada 2016. ‘’Kita ingin tahun depan, kalaupun harga TTL (tarif tenaga listrik) akan naik, dan BBM juga tekanannya agak tinggi, laju inflasi tidak melampaui empat persen. Itu artinya pangan harus dijaga,’’ kata Darmin. Ia mengharapkan upaya menjaga kestabilan harga pangan maupun langkah menahan tarif dari sisi administered price itu bisa dilakukan seperti yang terjadi sepanjang tahun 2016 ini. Saat ini, berdasarkan data BPS, tingkat inflasi tahun kalender Januari-November 2016 telah tercatat sebesar 2,59 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (yoy) mencapai 3,58 persen. Ia memastikan kebijakan upaya pengendalian harga dari sisi volatile food maupun administered price yang dilakukan pemerintah pada 2017 tetap menggunakan data yang valid dan akurat. ‘’Dibanding setahun lalu, ketika kita masih menduga-duga dan berdebat soal angka, sekarang perdebatannya makin reda karena kita semakin sepakat bahwa situasinya lebih baik. Sehingga kebijakannya makin mudah diputuskan,’’ kata Darmin. Pemerintah dalam APBN 2017 menetapkan laju asumsi sebesar empat persen, atau sama dengan proyeksi Bank Indonesia sebesar empat persen plus-minus satu persen, karena adanya Bali Post/ant kenaikan sejumlah tarif dari sisi harga Menko Perekonomian Darmin Nasution diatur pemerintah. (ant)
Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pengendalian harga pangan harus dilakukan untuk menjaga tingkat inflasi pada 2017 tidak melebihi proyeksi empat persen. ‘’Sepanjang kita mengatasi persoalan pangan, kita bisa mengendalikan inflasi pada 2017,’’ kata Darmin pada acara ‘’Prospek Ekonomi Indonesia 2017’’ di Jakarta, Senin (19/12) kemarin. Darmin mengatakan, pengendalian inflasi 2017 harus mulai diupayakan, karena tahun depan terdapat tant a n g a n dari sisi administered price akibat kenaikan tarif tenaga listrik maupun
Rupiah Menguat 28 Poin
Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar-bank di Jakarta, Senin (19/12) sore bergerak menguat sebesar 28 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.360 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.388 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin mengatakan, pergerakan dolar AS melemah di perdagangan awal pekan di kawasan Asia seiring sebagian investor yang mengambil keuntungan set-
elah kenaikan dolar AS pada hari sebelumnya. ‘’Walaupun sempat menguat pascaresminya peningkatan suku bunga AS sebesar 25 basis poin oleh The Fed, namun aksi ambil untung menghentikan rally dolar AS,’’ katanya. Ia menambahkan, mata uang rupiah juga didukung harga minyak yang menguat karena investor melihat solidnya sikap dari para produsen Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan non-OPEC dalam memangkas produksi tahun
depan. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, laju mata uang rupiah menguat meski terbatas, sentimen positif dari rilis data makro di mana neraca perdagangan November 2016 tercatat surplus masih direspons pelaku pasar uang. Ia menambahkan, Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate di level 4,75 persen juga dianggap masih cukup kondusif sehingga turut menjaga fluktuasi rupiah. (ant)
Denpasar (Bali Post) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan pengeluaran dan pengedaran sebelas pecahan uang rupiah tahun emisi (TE) 2016, Senin (19/12) kemarin. Dari sisi keamanan uang rupiah TE 2016 terbaru dipastikan lebih bagus, sehingga dapat mencegah oknum yang berniat memalsukan. Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali Azka Subhan A. di sela-sela live streaming grand launching uang rupiah TE 2016 di Tirta Gangga Kantor Perwakilan BI Bali, Renon, mengatakan uang rupiah edisi terbaru dilengkapi pula berbagai unsur pengaman. Pengamanan itu bertujuan melindungi uang dari unsur pemalsuan. ‘’Sudah tentu BI memberi tingkat keamanan uang edisi terbaru TE 2016,’’ katanya. Beberapa unsur pengaman antara lain cetakan terasa kasar jika diraba, gambar tersembunyi, gambar saling isi atau rectoverso, tinta berubah warna, benang pengaman, gambar raster, mikroteks, dan anti copy. Seluruh unsur pengaman itu dapat memudahkan masyarakat mengenal keaslian uang. Lebih lanjut dikatakan, dengan dikeluarkan dan diedarkannya sebelas pecahan uang rupiah TE 2016, uang tahun emisi yang sebelumnya beredar masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran sah -- legal tender -- sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran BI. Terkait keistimewaan uang terbaru, Azka menambahkan, uang rupiah TE 2016 memiliki desain utama gambar pahlawan. Hal itu sebagai
bentuk penghargaan atas jasa pahlawan nasional Indonesia, menumbuhkan semangat dan sikap keteladanan terhadap pahlawan nasional. Pada uang rupiah kertas itu dicantumkan pula gambar tari nusantara dan pemandangan alam Indonesia. Tujuannya, lebih memperkenalkan keragaman seni, budaya dan kekayaan alam Indonesia. Mr. I Ketut Pudja Khusus untuk Bali, Azka menjelaskan, mendapat kehormatan di mana salah satu pahlawannya Mr. I Ketut Pudja diabadikan sebagai gambar dalam pecahan uang logam tertinggi Rp 1.000. I Gusti Ketut Pudja adalah putra pasangan I Gusti Nyoman Raka dan Jero Ratna Kusuma yang lahir 19 Mei 1908. Kiprahnya pada perpolitikan nasional mulai terlihat ketika pemerintah Angkatan Darat XVI Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) 7 Agustus 1945. Dengan diketuai Ir. Soekarno, Pudja terpilih menjadi salah satu anggota PPKI mewakili Sunda Kecil -- saat Bali bergabung dengan Nusa Tenggara. Nama Gusti Ketut Pudja juga terlibat dalam perumusan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda pada 16
Agustus 1945 hingga esok dini hari. Kemudian esoknya Pudja menjadi saksi sejarah terpenting bangsa Indonesia yang terjadi di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Selanjutnya 22 Agustus 1945 Presiden Soekarno mengangkat Pudja menjadi Gubernur Sunda Kecil, yang pada saat itu masih disebut Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia Sunda Kecil. Tugas pertamanya sebagai gubernur adalah menyebarluaskan proklamasi kemerdekaan dan menjelaskan konsep dan struktur pemerintahan pada
masyarakat hingga ke pelosok. Selain itu, Pudja juga memerintahkan para pemuda melucuti Jepang yang saat itu sebagian masih berada di Bali. Namun pada akhir 1945 Pudja sempat ditangkap tentara Jepang. Jabatan lain yang pernah diemban sebagai pejabat di Departemen Dalam Negeri dan sempat menjadi Ketua BPK hingga masuk masa purnabakti 1968. I Gusti Ketut Pudja meninggal 4 Mei 1977 di usia 68 tahun. Atas jasanya, Presiden Soeharto menganugerahkan penghargaan Bintang Mahaputera Utama kepada Pudja dan akhirnya 2001 ditetapkan pemerintah Republik Indonesia sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiders RI Nomor 113/TKJ2011. (kmb42)
Bali Post/kmb42
SAMBUTAN - Peluncuran 11 uang rupiah TE 2016 di Kantor Perwakilan BI Bali. Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Bali Azka Subhan tampak memberikan sambutan.
Menkeu Fokus Penerimaan Pajak agar Tak Meleset
Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan fokus terhadap upaya pencapaian penerimaan perpajakan hingga akhir tahun, agar tidak terlalu meleset dari target yang ditetapkan pada APBN-Perubahan 2016. ‘’Untuk pajak kita masih akan lakukan monitor dari tax amnesty dan (penerimaan) rutin. Kita lihat sampai akhir tahun, 31 Desember,’’ kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (19/12) kemarin. Sri Mulyani mengatakan hingga saat ini masih belum ada perubahan proyeksi kekurangan -- shortfall -penerimaan perpajakan pada
Bali Post/ant
Sri Mulyani Indrawati
akhir tahun 2016 yaitu masih sekitar Rp 219 triliun. Namun, ia meminta komitmen dari seluruh jajaran pegawai pajak serta bea cukai agar realisasi penerimaan perpajakan bisa tercapai secara optimal, meski target yang
diproyeksikan sebesar Rp 1.539,2 triliun tidak terpenuhi. ‘’Semua sudah dikalkulasi, kami tetap berharap yang terbaik dan meminta DJP untuk terus-menerus fokus pada target yang sudah beberapa kali dibahas dan direvisi,’’ kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. Sri Mulyani juga memastikan defisit anggaran akhir 2016 belum mengalami perubahan proyeksi, karena berdasarkan perkiraan penyerapan belanja, masih berada pada kisaran 2,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). ‘’Kita lihat belanja di dua
minggu terakhir, termasuk realisasi pemotongan dan kemampuan mengeksekusi. Kombinasi itu cukup bagi kita ada ruang untuk menjaga defisit tidak melebihi 2,7 persen,’’ katanya. Direktorat Jenderal Pajak mencatat realisasi penerimaan pajak hingga 30 November 2016 baru mencapai sekitar Rp 965 triliun atau 71 persen dari target APBN-P sebesar Rp 1.355 triliun. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat realisasi penerimaan bea cukai hingga 24 November 2016 telah mencapai Rp 128,8 triliun atau sekitar 70 persen dari target Rp 184 triliun. (ant)
Bali Coffee Festival
V60 dan Latte Art Smack Down Denpasar (Bali Post) Serangkaian Bali Coffee Festival yang dilangsungkan Minggu (18/12) juga digelar acara kompetisi V60 Smack Down dan Latte Art Smack Down, cupping session final competition. Acara hiburan itu diisi Accoustic by Caramel Latte, IGO and The Blado’s Performance, Pygmy Marmoset, Roby Navicula (guest star). Competition itu sebagian besar diikuti barista kawula muda, yakni 24 peserta ambil
bagian pada kompetisi V60 Smack Down. Sedangkan 32 barista pada kompetisi Latte Art Smack Down. Para barista tersebut berlatar belakang sekolah barista jadi sudah terdidik dan profesional. Ada juga yang mewakili perusahaan dan otodidak. Namun mereka tidak menjadi kriteria penilaian. ‘’Jadi yang resmi berkompetisi adalah barista-barista yang sudah cukup profesional di bidangnya masing-masing, namun mereka jarang unjuk gigi,’’
ungkap Decky Mulyawan, Ketua Panitia Coffe Competition dari pihak Canggu Brewer. Kategori V60 Smack Down adalah manual brewing, sedangkan Latte Art Smack Down untuk kategori latte art. Dalam kompetisi V60, panitia telah menyediakan item-item alat dan coffee beans sehingga para peserta mengulik – membuat – kopi yang sudah disediakan panitia. ‘’Karena setiap barista mempunyai teknik dan ta-
karan masing-masing. Jadi komposisi seberapa airnya, gilingan kopinya yang halus atau kasar, mereka sendiri yang merancang, sehingga menimbulkan rasa seperti apa, jadi barista itulah yang punya teknik dan tricknya sendiri,“ jelasnya. Juri hanya menilai hasil yang baik dari mengulik tersebut mengingat dari juri telah mengetahui beans-nya seperti apa sehingga yang dinilai adalah karakter rasa kopinya. (kmb42)
19
Selasa Wage, 20 Desember 2016
KPK Periksa Pejabat Bakamla
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla) terkait kasus dugaan suap dalam pengadaan satelit monitoring di institusi tersebut. KPK memanggil Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi pada Bakamla Noefel Hasan. ‘’Nofel Hasan diperiksa untuk tersangka ESH (Eko Susilo Hadi), HST (Hardy Stefanus), MAO (Muhammad Adami Okta) dan FD (Fahmi Darmawansyah),’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (19/12) kemarin. Selain Noefel, KPK juga memeriksa dua pegawai negeri sipil (PNS) di Bakamla yakni Wakhid Mamun dan Trinanda Wicaksono. Dalam perkara ini Deputi Bidang Informasi dan Hukum Kerja Sama Bakamla merangkap Kuasa Pengguna Anggaran Eko Susilo Hadi disangkakan Pasal 12 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK juga menetapkan Hardy Stefanus,
Muhammad Adami Okta, dan Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah sebagai tersangka pemberi suap berdasarkan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Eko diduga menerima Rp 2 miliar sebagai bagian dari Rp 15 miliar commitment fee yaitu 7,5 persen dari total anggaran alat monitoring satelit senilai Rp 200 miliar. Paket Pengadaan Monitoring Satelit Bakamla dengan nilai pagu paket Rp 402,71 miliar selesai lelang pada 9 Agustus 2016, dengan pemenang tender adalah PT Melati Technofo Indonesia yang berkantor di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan. Peralatan tersebut rencananya akan ditempatkan di berbagai lokasi di Indonesia dan terintegrasi dengan seluruh stasiun yang dimiliki oleh Bakamla serta dapat diakses di Pusat Informasi Maritim (PIM) yang berada di kantor pusat Bakamla. (ant)
Ditangkap Densus Dari Hal. 1
Selain DYN, IP juga direncanakan sebagai ‘’pengantin’’. Seperti diketahui, Densus menangkap terduga teroris Ika Puspitasari (IP), warga Dusun Tegalsari Desa Brenggong Kabupaten Purworejo pada Kamis
(15/12). IP ditangkap di musala Dusun Tegalsari, Desa Brenggong, Kecamatan Purworejo saat sedang ikut mempersiapkan kegiatan Maulid Nabi SAW. IP diproyeksikan sebagai bomber pada aksi amaliyah di luar Pulau Jawa. Namun, ia enggan merinci detail daerah-
Semua Pihak
Dari Hal. 1
‘’Setelah mempertimbangkan, kemudian mendengarkan pandangan dari semua pihak, saya berketetapan hati milih Cok Ace sebagai bakal calon wakil gubernur. Kami memohon kepada seluruh krama Gianyar dan krama Bali pada umumnya agar memberikan doa restu dan dukungannya,’’ kata Koster disambut tepuk tangan warga yang hadir. Dia mengharapkan dukungan yang diberikan krama benar-benar tulus, sehingga dirinya bisa ngayah total mengabdi dengan lurus untuk membangun Bali ke depan. Anggota Komisi X DPR-RI ini menambahkan, dirinya akan membangun Bali berlandasakan adat, agama, tradisi, seni dan budaya, untuk memperkokoh jati diri krama Bali. Selain itu akan melaksanakan program yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya, sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno. Dirinya memilih Pura Samuan Tiga sebagai tempat deklarasi, erat kaitannya dengan mempertahankan adat istiadat, agama, seni dan budaya Bali. Secara singkat KBS memaparkan sejarah Pura Samuan Tiga adalah sebagai tempat pertemuan 9 sekte yang ada di Bali. Tepatnya pada Buda Kliwon Pahang Çaka 926 atau 1004 Masehi. Kala itu, Sri Raja Kertha dari Kerajaan Dirah Kediri, Jawa Timur dengan Senopati Kuturan atau yang dikenal Empu Kuturan, diminta oleh Raja Bali Sri Udayana
mempersatukan 9 sekte yang sedang bergolak. Pada pertemuan tersebut akhirnya disepakati menjadi 3 sekte, yaitu menjadi aliran Brahma, Wisnu dan Iswara atau yang disebut Samuan Tiga. Dan kemudian lahirnya desa pakraman dengan Tri Tata Sukertha, yaitu Parahyangan, Palemahan dan Pawongan yang kemudian menjadi ajaran Tri Hita Karana. Pada kesempatan tersebut KBS juga menyampaikan bahwa deklarasi dukungan KBS yang telah berlangsung selama ini, dilaksanakan secara sukarela oleh kelompok masyarakat di seluruh kabupaten/kota. Sementara itu, Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan apa yang dilaksanakan hari ini (deklarasi dukungan) adalah tahapan penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya dukungan kepada KBS sebagai gubernur Bali dan paket AMAN sebagai bupati dan wakil bupati Gianyar. ‘’Partai berproses dalam penjaringan, dan mekanisme yang harus dijalankan. Apa yang dilaksanakan hari ini adalah tahapan penyampaian aspirasi dari masyarakat, dan tugas DPP untuk mendengarkan aspirasi rakyat tersebut,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, akan tiba saatnya DPP partai akan menetapkan siapa calon gubernur dan wakil gubernur Bali, dan calon bupati dan wakil bupati Gianyar. Dia menyatakan keputusan politik sepenuhnya ada di tangan Ibu Megawati Soekarnoputri, setelah DPP melakukan proses penjaringan. Melakukan kajian sesuai dengan aspirasi masyarakat Bali untuk Bali yang lebih baik. Disinggung mengenai mun-
nya. ‘’Masih diselidiki soal itu,’’ kata Kombes Martinus. Hingga saat ini ada 14 orang yang ditangkap di berbagai daerah terkait jaringan MNS yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat. Mereka masih diperiksa secara intensif oleh polisi. (ant)
culnya nama Cok Ace, Hasto menegaskan, Cok Ace adalah sahabat PDI Perjuangan. ‘’Bagaimana kita mencatat saat Pak Agung (Agung Baratha) dan Agus Mahayastra menjadi calon bupati dan wakil bupati Gianyar, peran Cok Ace cukup besar untuk memenangkan pasangan ini,’’ katanya. Selain itu, Cok Ace dinilai sangat memahami pariwisata yang berkebudayaan di Provinsi Bali. Sementara itu, pada saat deklarasi sejumlah tokoh menyampaikan pandangan dan dukungan kepada KBS maupun paket AMAN. Mereka di antaranya, Klian Tarukan Mas Wayan Ariawan, Wakil Bendesa Adat Sukawati IB Ketut Guna dan Perbekel Melinggih Kelod Nyoman Suardana. Yelyel dukungan kepada KBS dan paket AMAN menggema. ‘’AMAN yes, KBS menang,’’ ujar Perbekel Melinggih Kelod Nyoman Suardana yang diikuti dengan semangat seluruh warga yang hadir. Deklarasi dihadiri tokohtokoh masyarakat, seperti bendesa adat, klian adat, klian dinas, perbekel, kader PDI Perjuangan mulai dari kader partai yang duduk di eksekutif seperti Bupati Gianyar A.A. Baratha, kader partai di legislatif seperti Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Kadek Diana, anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Parta, Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gianyat, pengurus tingkat cabang, anak cabang, ranting hingga anak ranting. Sebelum deklarasi yang juga diisi dengan pergelaran seni dan budaya ini, dilakukan persembahyangan bersama di Pura Samuan Tiga. (*)
Selasa, 20 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Uttara Kanda (2) 08.0 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV
11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Cakra (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Resi–Gianyar 17.30 Taman Sari TK Dwijendra (2)
18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.0 Orti Bali 20.30 Lipsus DPRD Gianyar 21.0 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.0 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (2) 23.0 Lila Cita Calonarang Tegalinggah (3) 24.0 Closing
Masih Kacau Dari Hal. 1
Seharusnya, lanjut Parwata, pemerintah menata terlebih dahulu ormas yang ada di dalam negeri saat ini. Sebab, faktanya ormas di dalam negeri saja masih kacau. Apalagi pemerintah sudah mengizinkan ormas asing. Sementara itu, Ketua DPC Ikadin Karangasem I Nengah Jimat, S.H. menyampaikan jika ormas dalam bentuk yayasan, tidak masalah. Pasalnya jika merujuk ketentuan perundang-undangan yayasn sekarang, misi atau tujuannya adalah untuk halhal kemanusiaan. ‘’Misalnya pengembangan pendidikan, keagamaan, sosial, budaya dan organisasi yang bersifat nirlaba atau nonprofit. Jika tujuannya untuk kemanusiaan, tidak masalah sepanjang kontrol dan pengawasan terhadap lembaga ormas asing itu jelas dan kuat, baik wilayah maupun penegakan hukumnya kalau ada pelanggaran,’’ tegasnya. Menurutnya, masyarakat juga perlu tahu bahwa selama ini banyak ormas sejenis yayasan maupun organisasi lainnya dananya atau faunding-nya berasal dari luar atau asing. Bahkan, beberapa lembaga yang cukup terkenal di Indonesia pakai dana asing. ‘’Apa pun yang datang dari luar negeri, coba dikaji secara matang jangan buru-buru kita alergi dengan lembaga asing. Begitu pula pemerintah juga jangan terlalu longgar sama lembaga asing, harus kuat dalam kontrol dan sistem di wilayah. Mana perlu terbuka dan di wilayah, mana negara
harus tertutup,’’ ujar Jimat. Kata Jimat, perlu dipahami bahwa ormas yang dimaksud di sini bukan seperti ormas yang kerap berbuat anarkis, tetapi hadir membawa misi dan visi kemanusiaan. Kepala Kesbangpol Bali I Gede Putu Jaya Suartama mengatakan, di Bali belum ditemukan ada orang asing membentuk ormas. Namun, tetap menelusuri keberadaan ormas warga asing yang merupakan cabang dari daerah lain. ‘’Sementara di Bali belum saya temukan ada orang asing membentuk ormas, tapi kalau di daerah lain kan sudah ada, itu yang mau saya ikuti dulu. Apakah ada yang buka cabang di Bali,’’ ujarnya, Senin kemarin. Menurut Jaya, ormas warga asing yang membuka cabang di Bali harus melapor ke Kesbangpol. Itu pun dengan menunjukkan bukti-bukti bahwa ormas itu memang sudah tercatat dan mendapatkan keputusan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Dalam Negeri. Kalau ternyata ditemukan ormas warga asing dan tidak melapor, maka akan ada sanksi untuk itu. Jaya menambahkan, keberadaan ormas warga asing pasti akan membawa dampak untuk Bali sebagai tujuan wisata internasional. Dampak inilah yang perlu diwaspadai. ‘’Kita namanya sebagai warga negara Indonesia, sebagai manusia, curiga sih boleh-boleh saja. Nanti kita lihat, ruang geraknya sampai di mana, kemudian kegiatannya seperti apa,’’ imbuhnya. (kmb36/kmb37/kmb32)
Terumbu Karang Dari Hal. 1
Pengawasan di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) harus diperketat agar ikan mola-mola, ikan parimanta, terumbu karang dan kekayaan bawah laut lainnya tetap aman. Sementara itu, data Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klungkung menyebutkan target PAD 2017 menjadi Rp 21,7 miliar. Jumlah ini lebih besar dibandingkan tahun 2015 dan 2016 (tabel). PAD dipungut dari delapan objek, yaitu hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah dan sarang burung walet. Untuk menarik kunjungan wisatawan, Pemkab Klungkung mengadakan sederet kegiatan tahun ini seperti Festival Semarapura, Festival Nusa Penida, Festival
Layang-layang dan City Tour. Tetapi upaya ini sepertinya belum mendatangkan hasil seperti yang diharapkan. Program Wisata Kota Semarapura belum berjalan maksimal akibat kurangnya promosi dan belum lengkapnya fasilitas. Program terbesar yang mesti direalisasikan Bupati Suwirta adalah pelabuhan segi tiga emas yang meliputi Gunaksa di Klungkung daratan, Mentigi dan Ceningan di Nusa Penida. Ketiga pelabuhan ini diproyeksikan untuk berlabuhnya Kapal Nusa Jaya Abadi guna meningkatan penyeberangan dari Klungkung daratan ke Nusa Penida dan sebaliknya. Selama ini kapal roro yang bersandar di Pelabuhan Padangbai (Karangasem) dan Mentigi itu cuma berlayar satu trip sehari, meski sudah ditambah menjadi dua trip mulai 7 Desember lalu. (mw)
Memberi Manfaat
Dari Hal. 1
Menurut laman resmi Sekretariat Kabinet, PP itu disahkan dengan pertimbangan organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh WNA di Indonesia perlu menghormati kedaulatan Indonesia, memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, serta tetap menghormati nilai sosial bu-
daya masyarakat, patuh dan tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia. Pemerintah memandang perlu mengatur mengenai pemberian perizinan, tim perizinan, dan pertimbangan pengesahan badan hukum, serta tata cara pengenaan sanksi bagi organisasi kemasyarakatan berbadan hukum yayasan asing atau sebutan lain. (ant)
SELASA WAGE, 20 desember 2016