Skip to main content

Edisi 08 Nopember 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 79 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu paing, 8 november 2017

Sampai September 2017

Serapan Anggaran 47,56 Persen

ASISTEN Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha mengatakan, pemerintah mengupayakan pertumbuhan ekonomi dari percepatan penyerapan APBD. Mengingat, APBD merupakan stimulan dalam pertumbuhan ekonomi. Namun hingga triwulan III, serapan anggaran rupanya masih belum mencapai target 60 persen. ‘’Memang harus diupayakan percepatan peningkatan penyerapannya. Secara nasional juga begitu,’’ ujarnya. Per September 2017 atau triwulan III, lanjut Sunartha, realisasi keuangan baru tercapai 47,56 persen. Namun realisasi fisik sudah mencapai 68,14 persen. Pihaknya meyakini pada triwulan IV yang masih berproses akan ada lompatan yang signifikan. Hal. 19 Tidak Pas

Kondisi ekonomi Bali triwulan III 2017 yang melambat dibandingkan triwulan III 2016 membuat beberapa kalangan pesimis terhadap pertumbuhan ekonomi Bali hingga akhir tahun 2017 lebih baik dari sebelumnya. Bahkan pelambatan ekonomi Bali triwulan III 2017 dinilai paling parah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Adhi Ardhana

ekonomi kita adalah hal-hal yang berkaitan dengan pariwisata seperti sektor transportasi, perdagangan, hotel dan restoran,’’ jelasnya. Analis Bank Indonesia KPw Provinsi Bali Umran Usman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali yang mencapai 6,22 persen, sesuai prediksi dari BI yaitu antara 5,9-6,3 persen. Dengan adanya peningkatan vulkanis Gunung Agung menyebabkan pembatalan booking lebih dari 11.000 room/night. Hal. 19 Perangkat Desa

Ramantha

Raka Suardana

JK Sebut Periksa Setnov Tak Perlu Izin Presiden man pada 3 November 20117. ‘’Saya tidak tahu apakah sudah (tersangka) atau tidak. Tapi apa pun, sebagai pimpinan DPR dia harus taat kepada hukum yang dibuat oleh DPR sendiri,’’ kata Wakil Presiden. KPK telah menetapkan Setnov sebagai tersangka ka-

sus e-KTP pada 17 Juli 2017. Namun pada 29 September 2017 hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar mengabulkan gugatan praperadilan Setnov, dan menyatakan penetapannya sebagai tersangka tidak sesuai prosedur yang berlaku. (ant)

Sunartha

Kasus E-KTP

KPK Tetapkan Tersangka Baru

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan pemeriksaan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) terkait perkara korupsi dalam pengadaan e-KTP tidak memerlukan izin dari Presiden Joko Widodo. ‘’KPK tidak butuh izin untuk memeriksa, kalau polisi memang. Tapi kalau KPK ada UU sendiri, tidak perlu izin presiden,’’ katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/11) kemarin, menanggapi sikap Setya Novanto yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan alasan lembaga itu belum mengantongi izin dari presiden. Wakil Presiden meminta politisi Partai Golkar itu menaati proses hukum yang berjalan. Beberapa waktu lalu beredar Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama Ketua DPR Setya Novanto yang ditandatangani oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budi-

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pesimis, Pertumbuhan Ekonomi Bali Lebih Baik Pengamat ekonomi dari Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha mengatakan, pelambatan ekonomi Bali triwulan III 2017 memang paling parah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, pelambatan ini disebabkan dua masalah yaitu pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional di bawah prediksi APBN yaitu hanya 5,06 persen. Penyebab yang kedua adalah karena aktivitas Gunung Agung yang menyebabkan kunjungan wisatawan, baik asing maupun domestik turun tajam. ‘’Padahal penggerak utama

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Jusuf Kalla

Potensi Konflik Pilkada 2018 Sangat Tinggi

Jakarta (Bali Post) – KPK kembali menetapkan tersangka baru kasus e-KTP. Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan hal itu. Bahkan, ia menyatakan KPK sudah memiliki lebih dari dua bukti terkait tersangka baru kasus e-KTP. ‘’Sudah ada bukti permulaan yang cukup atau minimal dua alat bukti. Kami yakin punya lebih dua alat bukti,’’ kata Febri Diansyah, Selasa (7/11) kemarin. Kata dia, ada penyidikan baru yang dilakukan dalam kasus KTPelektronik. Dalam beberapa hari ini KPK memang fokus terhadap proses hukum terhadap lima orang yang kami proses sebelumnya. Ada yang sudah di persidangan, ada yang sedang di persidangan dan di tingkat penyidikan. Selain itu, KPK juga telah mencermati putusan praperadilan Setya Novanto dan

juga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 42. ‘’Selain itu, secara pararel kami juga cermati putusan praperadilan kemudian putusan MK Nomor 42 sampai akhirnya kami membuka penyidikan baru dalam kasus KTP-elektronik,’’ ucap Febri. Saat dikonfirmasi apakah sprindik baru itu untuk Setya Novanto, ia belum bisa menyampaikannya secara rinci. ‘’Saat ini kami belum bisa sampaikan secara rinci tetapi kami konfirmasi dulu benar ada proses penyidikan, benar sudah ada tersangka baru dalam kasus KTP-elektronik ini. Namun, siapa, perannya apa saja, dan rincian lebih lanjut nanti akan kami sampaikan secara lebih lengkap pada konferensi pers yang akan kami umumkan,’’ ungkap Febri. Hal. 19 Beberapa Sanksi

Acara Pernikahan Putrinya

Jokowi Sebut Sederhana ADANYA kritik bahwa acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution dianggap terlalu mewah, mendapat tanggapan Presiden Joko Widodo. Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, dalam pesannya yang diterima Bali Post menyebutkan bahwa Presiden menjelaskan bahwa acara pernikahan putrinya diselenggarakan secara sederhana. ‘’Ya relatif-lah ya yang namanya sederhana. Wong kita ini juga punya hajatan di kampung, ya kan. Gedung juga gedung sendiri. Catering juga sendiri, panitia juga sendiri,’’ ujar Presiden sambil menunjuk ke arah putranya, Gibran Rakabuming. Presiden mengatakan, rangkaian acara pernikahan yang ia lakukan diselenggarakan sebagaimana yang biasa diadakan di daerahnya. ‘’Jadi jangan dibandingkan dengan yang lain-lain. Kita ini hajatannya di kampung, di daerah, jadi ya… adanya seperti ini,’’ ucap Presiden.

Jakarta (Bali Post) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan potensi konflik di Pilkada Serentak 2018 sangat tinggi. Ada tiga faktor yang membuat potensi konflik pilkada serentak yang diagendakan pada 27 Juni 2018 itu lebih tinggi dibanding pilkada tahun-tahun sebelumnya. ‘’Potensi konflik, menurut kami, sepertinya potensinya sangat tinggi untuk menjadi konflik karena pertarungan 2018 itu pertarungan yang paling melibatkan banyak hal,’’ kata Arief Budiman pada diskusi ‘’Potensi Konflik Pilkada Serentak Tahun 2018’’ di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (7/11) kemarin. Arief menyebut faktor pertama adalah jumlah pemilih dalam Pilkada Serentak 2018 yang mencapai 158 juta warga. Dari data kuantitatif, menurutnya, jumlah pemilih pada Pemilu 2019 tercatat tinggi. Mencapai 197 juta orang secara nasional. ‘’Menurut data kuantitatif itu rekor tertinggi, kenapa satu dari jumlah pemilih yang diperebutkan. Total pemilih nasional kita 192 juta pemilih data pemilu tahun 2014. Pemilu tahun 2019 diperkirakan mencapai 197 juta pemilih,’’ kata Arief. Faktor kedua karena banyak penyelenggara pilkada yang telah atau akan habis masa jabatannya. Ada penyelenggara pilkada di daerah yang habis masa tugasnya pada hari H pelaksanaan pemungutan suara, ada yang menjelang hari H pemungutan suara hingga ada yang habis masa jabatannya beberapa hari setelah hari H pemungutan suara. Hal. 19 Lakukan Kecurangan

Bali Post/ant

PASANG BLEKETEPE Presiden Joko Widodo menaiki tangga untuk memasang ‘’bleketepe’’ di atas gerbang kediamannya di Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11) kemarin. Pemasangan ‘’bleketepe’’ tersebut merupakan bagian dari prosesi adat pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution.

Sementara itu, Selasa (7/11) kemarin, Kahiyang Ayu menjalani prosesi midodareni atau malam pingitan bagi mempelai wanita yang akan menikah pada Rabu (8/11) ini. Sejumlah tamu undangan hadir untuk melihat prosesi midodareni itu. Prosesi midodareni dalam adat Jawa dilakukan oleh calon pengantin wanita yang akan dirias pada malam sebelum akad nikah. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan calon mempelai wanita. Kahiyang akan dipingit di dalam kamar atau rumahnya dan tidak boleh ditemui oleh mempelai pria. Lazimnya, calon mempelai pria bersama keluarga akan datang ke kediaman keluarga mempelai wanita tanpa bertemu dengan calon pengantin wanita. Calon mempelai wanita pada malam midodareni hanya boleh dilihat oleh saudara dan tamu wanita saja seperti para gadis dan kaum ibu. Dalam acara itu, lazimnya keluarga mempelai pria akan memperkenalkan diri dan membawa seserahan serta mas kawin untuk pernikahan bagi mempelai wanita. Keluarga bersama calon mempelai pria, Muhammad Bobby Nasution tiba di kediaman Jokowi pada pukul 19.00 WIB. Rombongan keluarga disambut oleh perwakilan keluarga Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi. ‘’Adapun maksud kedatangan kami dari Medan menyampaikan salam takzim dan bermaksud menyerahkan calon pengantin pria Muhammad Bobby Nasution,’’ kata perwakilan keluarga Bobby, Letjen Edy Rahmayadi, kepada keluarga Presiden Jokowi. (ant)

Menentang Kebijakan Investasi Menyesatkan

Nyoman Dhamantra

BIJAK mengelola investasi di tanah Bali merupakan harapan sebagian besar warga Bali. Ambisi untuk mengelola investasi terlebih mengeksploitasi hanya untuk kepentingan kelompok atau segelintir orang, hanya akan mempercepat kehancuran Bali. Itu sama dengan investasi racun. Pembangunan di Bali haruslah berorientasi untuk kepentingan orang banyak, bukan hanya kelompok tertentu. Terkait dengan kebijakan investasi dan solusi pembangunan di Bali ke depan, wartawan Bali Post melakukan wawancara khusus dengan Nyoman Dhamantra, Anggota DPR RI Dapil Bali dari Fraksi PDI-P. Bagaimana pandangan Nyoman Dhamantra (ND) terkait dengan investasi yang berpotensi merusak alam Bali? Petikan wawancara khusus dengan anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan dapil Bali ini disajikan dalam bentuk tanya-jawab.

Wawancara Khusus Wartawan: Angka gini ratio Bali tercatat lebih baik dari rata-rata nasional. Lalu mengapa rakyat Bali malah cenderung menghambat investasi, padahal pesatnya pertumbuhan ekonomi Bali seperti sekarang itu lebih dikarenakan akan laju investasi? ND: Investasi itu dapat menjadi madu ataupun racun bagi pembangunan. Jika realitanyainvestasi hanya merusak keseimbangan alam dan memperlebar ketimpangan antarwilayah ataupun kesenjangan antarpenduduk, bukankah itu racun bagi pembangunan? Kebijakan investasi seperti itu untuk apa dipertahankan? Pembangunan dilakukan harus untuk kepentingan hajat

hidup rakyat banyak. Bukan untuk kepentingan segelintir kelompok. Angka gini ratio yang ada itu tidak cukup akurat, jangan-jangan itu pesanan, karena fakta yang ada pesatnya laju investasi di Bali, justru dibarengi dengan tumbuh suburnya peminggiran terdahap krama adat (penduduk lokal) seperti halnya transmigrasi. Kalau di Jakarta tanpa keberadaan orang Betawi, pembangunan masih dapat berlangsung dengan baik. Berbeda dengan Bali, di mana budaya menjadi tumpuan pembangunan ekonomi dan hanya krama adat yang sanggup melakukan pelestariannya. Wartawan: Dengan bantuan pemerintah berupa bansos dan penyaluran corporate social responsibility (CSR) lewat bantuan para pengusaha, bukannya saat ini membuat pembangunan pura

menjadi tambah banyak dan megah. Apakah ini tidak cukup? ND: Pendahulu kami di Bali dari sejak zaman dahulu kala memang sudah membangun pura yang megah dengan ritual yang diyakini sebagai upaya efektif untuk berinteraksi dengan alam, dan kebetulan keunikannya dikagumi dunia. Bahkan pendahulu kami tidak membutuhkan uluran tangan dari pemerintah guna membangun pura ataupun kegiatan ritual. Artinya, di desanya masing-masing krama adat telah memiliki kemandirian ekonomi. Dengan kemandirian ekonomi itu, justru membuat kegiatan gotong royong masih dapat berlangsung. Tetapi sekarang, mana ada itu semangat gotong royong? Hal. 19 Krama Adat


denpasar

2

Rabu Paing, 8 November 2017

Bali Post/ist

ALMARHUM - I Nyoman Purnajaya (alm) saat menerima penghargaan Figure of Education International.

Sakit Jantung

Kepala SMAN 1 Denpasar Meninggal Dunia

KELUARGA besar SMAN 1 Denpasar, Selasa (7/11) kemarin berduka karena Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd. meninggal dunia. Purnajaya meninggal di Yogyakarta sekitar pukul 02.00 WIB. Purnajaya bersama rombongan MKKS SMA Kota Denpasar berangkat Sabtu (4/11) lalu untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke SMA Taruna Nusantara Magelang. Rencananya dari Yogyakarta rombongan akan berangkat ke Magelang. Saat tiba di Yogyakarta, Sabtu malam lalu, kata Ketua MKKS SMA Kota Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd., almarhum mengeluh sesak napas. Selanjutnya almarhum diajak berobat ke klinik kemudian dirujuk ke RS Sarjito. Saat itu, sesuai keterangan dokter, Purnajaya mengalami gangguan jantung. Minggu (5/11), kata Suyastra, istri bersama anak dan adik kandungnya tiba di Yogyakarta. Sementara Senin (6/11) kegiatan kunker MKKS tetap jalan ke Magelang dan Senin malam rombongan sudah kembali ke Bali. Sedangkan Suyastra bersama keluarga almarhum tetap menunggu almarhum yang sedang menjalani perawatan. Selasa dini hari, almarhum dinyatakan meninggal dunia. Sang istri Ni Wayan Sukastini mengatakan, almarhum akan diaben di krematorium di Jalan Cekomaria, Denpasar, Selasa (14/11) mendatang. Selasa malam kemarin sekitar pukul 19.00 Wita jenazah almarhum tiba dari Yogyakarta dengan pesawat GA 525. Jenazah akan dititipkan di kamar jenazah RSUP Sanglah sebelum diaben. Almarhum meninggalkan seorang istri dengan empat anak dan dua cucu. Keempat anaknya, I Wayan Astawa Purnajaya, Kadek Astini Purnajaya, Komang Devi Methili Purnajaya dan Ketut Maha Bhaskara Purnajaya merasa terkejut kehilangan bapak yang baik, penuh disiplin dan suka bekerja keras, secara mendadak. Mereka juga meminta maaf atas segala kesalahan bapaknya selama hidup. Almarhum yang kelahiran Pupuan, 23 Desember 1958 ini sebenarnya setahun lagi sudah memasuki masa pensiun. Ia menjadi guru Matematika sejak diangkat menjadi PNS di Smansa tahun 1996. Dia juga sempat menjabat sebagai Wakasek Kurikulum dan Ketua Pengelola Kelas Internasional di Smansa, hingga pada 6 Februari 2012 diangkat menjadi kepala sekolah. Selama menjadi kasek, almarhum pernah meraih penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Terbaik berupa Widya Kusuma dari Pemprov Bali tahun 2013, sebagai kasek dan guru berprestasi serta penghargaan internasional sebagai Indonesian Figure of Education 2015 di Jakarta. Di bidang akademik, alamarhum sukses mengantarkan siswa Smansa meraih NUN tertinggi nasional dan meraih medali emas dan perak di International Mathematic Contest (IMC) Singapura. Anak–anak Smansa juga menyumbangkan dua emas dalam ASEAN Student di cabang renang. Selain itu, Smansa juga dipercaya sebagai tuan rumah babak penyisihan lomba debat SMA sedunia atau WSDC 2017. Sementara Marching Band Smansa meraih juara umum tingkat nasional di Langgam Indonesia 2017. Secara lembaga, Purnajaya juga menjadikan Smansa sebagai sekolah berintegritas dan sekolah Adiwiyata Mandiri. Sedangkan di daerah mampu mengawinkan trofi Porjar dan Porseni di Kota Denpasar. (sue)

Curi Kacamata, WNA Dihukum 3,5 Bulan

Denpasar (Bali Post) Pria kelahiran Perth Australia, Thomas William Harman (31), Selasa (7/11) kemarin dijatuhi hukuman selama tiga bulan dan lima belas hari (3,5 bulan) penjara dikurangi selama terdakwa menjalani penahanan. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencurian kacamata. Majelis hakim pimpinan I.A. Nyoman Adnya Dewi mengatakan, terdakwa bersalah sebagaimana ketentuan Pasal 362 KUHP. Atas vonis itu, terdakwa Thomas akan menghirup udara bebas lima hari setelah vonis. Pasalnya, terdakwa ditahan sejak 31 Agustus 2017. Atas putusan ini, terdakwa didampingi penasihat hukum Erwin Siregar langsung menerima. Sedangkan JPU mengatakan masih pikir-pikir. JPU Made Ayu Citra Maya Sari, Senin (6/11) lalu, menuntut terdakwa hukuman enam bulan penjara. Artinya, hakim mengurangi hukuman terdakwa selama dua bulan lima belas hari. Terdakwa yang memiliki dua kewarganegaraan, yakni Inggris dan Australia ini diadili atas dugaan kasus pencurian kacamata di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PPK DAN PPS DIHARAPKAN JAGA NETRALITAS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

PEDAGANG - Seorang wisatawan mancanegara menarik koper menyusuri jalan setapak di antara pedagang di Pantai Sanur, Denpasar. Berbagai produk dijual pedagang di sepanjang jalan ini, bahkan tidak sedikit barang dagangan tersebut berkualitas ekspor.

Dewan Minta Pantai Sanur Ditata

Denpasar (Bali Post) – Pantai Sanur yang menjadi sumber pendapatan Kota Denpasar dari sektor pariwisata, dinilai perlu mendapat penataan secara komprehensif. Pasalnya, sampai saat ini masih ada beberapa persoalan yang belum terselesaikan dengan baik. Misalnya, keberadaan bangunan semipermanen maupun permanen yang ada di luar jalur jogging track. Bangunan seperti itu dinilai dapat menodai keberadaan Pantai Sanur yang telah menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Dikonfirmasi Selasa (7/11) kemarin, anggota DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra didampingi anggota lainnya, Arya Jimbawan, menegaskan perlunya ada penertiban bangunan-bangunan yang berada di luar jalur jogging track. Sesuai dengan perda yang ada, di luar jogging track tidak diizinkan ada bangunan permanen. ‘’Kalau mau konsisten, semua bangunan yang ada di luar jogging track harus dibersihkan,’’ ujar Susruta. Susruta mengatakan, sepanjang Pantai Sanur cukup ban-

yak bangunan yang berdiri tanpa ada penertiban dari instansi terkait. Pemerintah harus berani mengambil tindakan agar objek wisata yang menjadi sumber pendapatan daerah itu benar-benar dikelola secara profesional. Bukan hanya itu, lingkungannya juga harus tertata dengan baik. Arya Jimbawan menambahkan, keberadaan Pantai Losari, Makassar bisa menjadi contoh penataan yang baik. Sebelumnya pantai tersebut jauh lebih kumuh dari Pantai Sanur. Namun

setelah dilakukan penataan secara berkala, maka pantai yang berada di pinggir Kota Makassar tersebut menjadi objek yang sangat menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Angin Mamiri tersebut. Beberapa tahun lalu, sejatinya sudah ada keinginan untuk menata bangunan yang ada di luar jogging track. Bahkan rencana penertiban lapak-lapak dan bangunan semipermanen yang ada di Pantai Sanur mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Sanur. Mereka meminta

pemerintah konsisten dalam melakukan penataan pantai yang berpasir putih tersebut. Terlebih sejak penataan dan pembuatan jalan setapak sepanjang pantai itu rencana membebaskan bangunan dan lainnya di sebelah timur jalan setapak sudah tercetus. Hanya rencana itu tidak pernah terealisasi dengan baik, sehingga ada pembiaran orang per orang untuk melakukan dan menaruh barang dagangan. ‘’Ini perlu komitmen pemerintah yang punya kewenangan untuk itu,’’ tegas Susruta. (kmb12)

Istrinya Ditangkap, Kapolda ’’Warning’’ Mang Jangol Menyerahkan Diri

Denpasar (Bali Post) -

Setelah tiga hari diburu dan masuk DPO, polisi berhasil menangkap istri Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol, Ni Luh Ratna Dewi (37). Penangkapan tersebut disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Selasa (7/11) kemarin. Namun, Kapolda Reinhard Golose enggan merinci lokasi penangkapan istri pertama Mang Jangol tersebut. ‘’Nanti langsung tanya kepada Kapolresta Denpasar. Sekarang tinggal lagi dua DPO yang kami buru,’’ ujarnya. Menurut Reinhard Golose, Mang Jangol termasuk berbahaya karena memiliki senjata api (senpi) ilegal. Apalagi yang bersangkutan sudah menjadi bandar narkoba. ‘’Saya sering sampaikan kalau berbahaya dan melawan, harus ditindak tegas. Jangan ada kompromi lagi,’’ tegasnya. Untuk melacak keberadaan Mang Jangol dan kakaknya, Wayan Kembar, Golose minta bantuan seluruh kades dan lurah saat dikumpulkan di Lembah Pujian, Denpasar. ‘’Saya minta bantuan kepada mereka kalau tahu lokasi DPO itu segera informasikan kepada kami,’’ katanya. Hingga saat ini tim khusus sedang memburu dua DPO kakak-beradik, Wayan Sunada alias Wayan Kembar dan Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memberikan warning

kepada kedua DPO tersebut untuk secepatnya menyerahkan diri. ‘’Kalau mereka datang baik-baik akan diperlakukan dengan baik. Kalau dia bawa senjata dan melakukan perlawanan, maka kita akan melakukan tindakan tegas. Saya sudah perintahka kepada anggota jangan ragu-ragu,’’ tegas Kapolda asal Manado ini. Dari hasil olah TKP di rumah Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta, Denpasar, ditemukan senpi ilegal dan narkotika jenis sabu-sabu (SS). ‘’Apalagi pelaku terpengaruh dengan zat adiktif terkandung dalam narkotika. Saya imbau segera serahkan diri. Kalau tidak, akan berhadapan dengan kami,’’ tegas Golose. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan, Dewi dibekuk di wilayah Desa Poh Santen, Jembrana, Jumat dini hari. Selanjutnya, istri pertama Mang Jangol ini dibawa ke Polresta Denpasar. ‘’Sementara ini masih dalam penyidikan dan pengembangan. Kami mohon waktunya 3x24 jam,’’ tegasnya.

Bali Post/kmb36

DPO - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan menunjukkan surat DPO Ni Luh Ratna Dewi, Senin (6/11) lalu. Sementara menurut sumber, tersangka Dewi ditangkap di rumahnya. Hingga kemarin sore Dewi masih menjalani pemeriksaan di ruang Kasat Resnarkoba

Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan. Seperti diberitakan sebelumnya, berbagai upaya dilakukan untuk menangkap Wakil Ketua DPRD Bali tersangka Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol oleh Polresta Denpasar. Bahkan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose telah membentuk tim khusus terdiri dari anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Dit. Resnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC Polda Bali. Kapolda memerintahkan untuk melakukan tindakan tegas terukur yaitu ditembak jika melawan. Apalagi pelaku memiliki senjata api. Selain itu, Polresta juga berkoordinasi dengan Imigrasi Bandara Ngurah Rai untuk melakukan pencekalan. Komang Swastika sudah masuk DPO sejak 4 November lalu, termasuk istri pertamanya Ni Luh Ratna Dewi dan kakaknya yaitu Wayan Sunada alias Wayan Kembar. Selain itu, Mang Jangol juga dicekal karena pernah ke luar negeri. (kmb36)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 0361-7400391

Pembunuh Warga Negara 81 Persen Warga Telah Difasilitasi JKN Belanda Ditangkap Motifnya Diduga Masalah Asmara

Denpasar (Bali Post) Berkat koordinasi yang baik antara Polresta Denpasar dan Polda Lampung, pembunuh Robert Gilhooad asal Belanda berhasil ditangkap. Pelakunya berinisial WW dan dibekuk di wilayah Tulang Bawang, Lampung, Selasa (7/11) kemarin. ‘’Pelaku ditangkap dini hari dan motifnya diduga masalah asmara. Pelaku ini diduga gay,’’ ujar sumber. Terungkapnya identitas pelaku saat terjaring pemeriksaan di Pelabuhan Merak, Banten. Saat itu, kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini, sebelum kabur wajah pelaku sempat difoto. ‘’Dari sana dilakukan penelusuran dan terlacak alamatnya di Lampung. Selanjutnya, Polresta berkoordinasi dengan kepolisian di sana,’’ ungkapnya. Kenapa korban dibunuh? ‘’Kalau gay itu kan memiliki rasa cemburu melebihi orang normal. Kemungkinan pelaku cemburu dan akhirnya membunuh korban,’’ tegasnya. Kapolresta Denpasar Kombes

Pol. Hadi Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Sedangkan Kasat Reskrim Kompol Aris Purwanto menyampaikan anggotanya masih menjemput pelaku ke Lampung. ‘’Nanti kalau (pelaku - red) sudah sampai, kami akan sampaikan data lengkapnya,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, WNA asal Belanda Robert Gilhooad ditemukan tewas di dalam kamar mandi di Perum Puri Gading Jalan Ambon Blok A 7, Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat (3/11) lalu. Hasil penyelidikan, mobil korban diamankan di Pelabuhan Merak, Banten. Sedangkan pria yang diduga membunuh korban kabur dan diburu oleh petugas ke Lampung. Kepolisian kesulitan mengidentifikasi korban karena mayatnya menghitam, penuh belatung dan dikerubuti lalat. Kemungkinan, korban meninggal tiga hari ke atas sebelum jenazahnya ditemukan. Dalam waktu dekat akan dilakukan autopsi agar jelas penyebab meninggalnya korban. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) – Fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Denpasar telah direalisasikan dengan baik. Terbukti sampai menjelang akhir tahun 2017 ini, lebih dari 81 persen warga Kota Denpasar telah difasilitasi JKN. Pemkot Denpasar berkomitmen membantu 26.480 warga kota sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditargetkan terealisasi per November 2017 ini. Mengingat per Oktober ini, 14.131 warga telah terdaftar sebagai PBI dan dipastikan sejumlah 12.349 akan segera terealisasi dan aktif per tanggal 1 Desember 2017. Pemkot Denpasar secara maksimal merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya untuk masyarakat miskin, hampir miskin dan rentan miskin yang harus diverifikasi dengan baik. Langkah mempertegas pelaksanaan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) juga dilakukan salah satunya dengan mengambil langkah-langkah kerja sama dengan Badan Penyelenggara Program Jaminan Sosial (BPJS). Sebagai upaya untuk memastikan seluruh masyarakat terfasilitasi JKN, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya

Mantra melakukan pertemuan bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, Kadis Sosial Made Mertajaya, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Made Maja Winaya, Kadis Kebudayaan IGN Mataram dan Kepala BPJS Denpasar Kiki Cristhmar Marbun, Senin (6/11). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Rai Mantra mengharapkan percepatan pelayanan ini dapat segera dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar pihak BPJS juga berkoordinasi dengan perbekel dan lurah, sehingga data yang didapatkan lebih valid. ‘’Verifikasi dan validasi data ini penting dilakukan agar pelaksanaan program tepat sasaran dan efektif. Maka dari itu, seluruh pihak harus aktif dalam hal ini,’’ katanya. Sebelumnya, pemberian layanan BPJS kepada para pamangku dan bendesa yang ada di Kota Denpasar dapat dilakukan dengan koordinasi aktif seluruh pihak khususnya Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Wali Kota mengatakan, target keikutsertaan masyarakat dalam BPJS telah tercapai di Kota Denpasar, namun perlu dipertegas kembali pada target sasaran yang meliputi masyara-

kat miskin, rentan miskin dan hampir miskin tersebut. Berdasarkan data dari BPJS, saat ini peserta di Kota Denpasar berjumlah 568.386 dari 638.497 di antaranya yang memiliki KTP. Hal ini tak terlepas dari pemenuhan taraf kesejahteraan sosial masyarakat dengan penanganan dilakukan secara terintegrasi dan terpadu. Nantinya dari langkah ini mampu memberikan solusi layanan yang dibutuhkan masyarakat secara maksimal. ‘’Diharapkan layanan rujukan terpadu ini dapat terlaksana melalui sinergitas program antara OPD terkait Pemkot Denpasar dan penyelenggara layanan kesehatan,’’ ujar Rai Mantra. Kadis Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan pembentukan sistem layanan terpadu yang secara khusus menangani jaringan sosial di Kota Denpasar. Langkah ini kembali dipertegas untuk melakukan sinkronisasi pendataan bersama BPJS dan OPD terkait di Pemkot Denpasar. ‘’Kita harapkan program ini dapat segera terlaksana serta memberikan percepatan pelayanan kepada masyarakat,’’ katanya. (kmb12)


BADUNG

Rabu Paing, 8 November 2017

Bangun CAS

PD Pasar Tawarkan Dua Lokasi

Mangupura (Bali Post) –

Rencana pengadaan alat penyimpanan hasil pangan yang dinamakan Controlled Atmosphere Storage (CAS) akan segera digarap Pemkab Badung. Sistem penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan pangan secara kontinu, demi menekan permainan nakal para tengkulak ini akan direalisasikan tahun mendatang. Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Badung Putu Oka Swadiana mengatakan, proyek tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2018. “Tahun 2018 direalisasikan. Rencananya yang mengelola adalah PD Pasar. Ini sudah masuk di APBD 2018, hanya saya lupa berapa anggarannya,” ujar Oka Swadiana, Selasa (7/11) kemarin. Menurut Oka Swadiana, lokasi pembangunan gudang penyimpanan yang diklaim jauh lebih maju dari cold storage biasa ini masih dalam penjajakan. Gudang penyimpanan yang bentuknya mirip kontainer ini memadukan

teknologi pendingin, pengontrol RH dan pengontrol atmosfer. “Lokasinya belum ditentukan, masih penjajakan. Dulu rencananya di Petang tapi ada rencana juga di Pasar Beringkit,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Dirut PD Pasar I Made Sutarma mengaku dilibatkan dalam pembahasan terkait pengelolaan CAS, kendati pengelolaan gudang penyimpanan modern yang mencapai 25 ton itu oleh perusahaan plat merah ini masih sebatas wacana. “Kami memang dilibatkan dalam pembahasan pengelolaan CAS. Bahkan

kami tawarkan agar dibangun di Pasar Petang dan Pasar Kertasari, Abiansemal. Sebab, kalau di Pasar Beringkit lokasinya tidak cocok, sulit keluar masuk barang, apalagi saat pasaran Rabu dan Minggu,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Detail Engineering Design (DED) CAS telah dicantumkan dalam draf perubahan APBD 2017 sebesar Rp 76.440.600. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga telah melakukan penjajakan terkait program tersebut dengan PT Pura di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Gudang penyimpanan

yang bentuknya mirip kontainer tersebut memadukan teknologi pendingin, pengontrol RH dan pengontrol atmosfer. Yang tak kalah penting, daya tampung gudang penyimpanan modern tersebut mencapai 25 ton. CAS juga memiliki beberapa keunggulan, yakni mampu menyimpan produk pertanian seperti bawang, cabai, tomat dan sebagainya dalam jangka waktu tiga bahkan enam bulan. Selanjutnya, faktor susut bobot komoditi sangat minimal, yakni kurang dari 10 persen. Kualitas dan kesegaran produksi juga lebih terjaga, sehingga tidak menghilangkan kandungan dari produk pertanian yang disimpan. Biaya penyimpanannya juga diklaim murah, yakni Rp 1.000 per kilogram. (kmb27)

3 Ibunda Giri Prasta Berpulang

SETELAH sempat dirayang layak di sisi-Nya, serta wat di Rumah Sakit (RS) keluarga yang ditinggalkan Sanglah, Ni Ketut Suwiti diberikan ketabahan. (74), ibunda Bupati Badung Hal senada juga dikataNyoman Giri Prasta, S.Sos., kan politisi Partai Gerindra Selasa (7/11) kemarin berNyoman Sentana. Melapulang. Saat ini jenazah lui akun FB-nya, anggota ibu yang lahir 31 Desember Komisi IV DPRD Badung 1943 ini disemayamkan di tersebut mengucapkan tuRumah Sakit Mangusada, rut berbelasungkawa. “Kami Badung. Keluarga Besar Sentana Ibu tiga orang putra dan (KBS) menyampaikan turut dua putri ini mengembusberdukacita atas berpulangkan napas terakhir pada nya ibunda Bapak Nyoman pukul 11.35 Wita di RSUP Giri Pratsa (Bupati BaSanglah, Denpasar. Pedung), semoga ibunda dapat nyebab kematian istri alberisitirahat dengan tenang marhum I Nyoman Sukarta di sisi-Nya,” ujarnya. itu diduga karena faktor Direktur RSUD Manusia. Selain itu, almarhum gusada Badung dr. Nyojuga tengah dirawat karman Gunarta membenarena menderita sejumlah kan jenazah ibunda Bupati penyakit. Giri Prasta dititip di ruang Terhadap rencana peng- Ni Ketut Suwiti (alm), ibunda jenazah RSUD. Namun abenan, menurut informasi Bupati Badung Nyoman Giri mengenai lama penitiyang berhasil dikumpulkan Prasta. pan, ia menyarankan agar di Humas Pemkab Badung, menghubungi pihak kelumasih menunggu rapat keluarga termasuk me- arga. “Benar. Datangnya tadi (kemarin - red) libatkan prajuru Desa Adat Plaga. Selain hasil pukul 14.30 Wita. Mengenai lama penitipan, rapat, pihak keluarga tengah menunggu hari lebih baik konfirmasi langsung ke keluarga,” baik dari pihak geria atau sulinggih. ujarnya. Demikian pula mengenai riwayat sakit, Mengalir Gunarta mengaku tidak begitu tahu. AlmarhuKabar berpulangnya ibunda orang nomor mah sempat dirawat di RSUP Sanglah hingga satu di Badung ini tentu saja mengejutkan mengembuskan napas terakhirnya. “Mengenai banyak pihak dan ucapan belasungkawa pun riwayat sakit, tiang (saya) tidak tahu, karena mengalir, termasuk memenuhi halaman med- almarhumah dirawat di RSUP Sanglah. Di sos seperti Facebook (FB). Bendesa Adat Legian RSUD Mangusada hanya dititipkan jenazahGusti Ngurah Sudiarsa mengaku terkejut atas nya,” jelasnya. berpulangnya ibunda Giri Prasta. Meskipun Ada perlakuan khusus kepada jenazah? Dibegitu, seperti dikutip dari akun FB-nya, Su- tanya begitu, ia mengatakan tetap sesuai standiarsa mengucapkan turut berbelasungkawa dar operasional prosedur yang ada. Jenazah atas berpulangnya almarhumah dan berharap tetap ditempatkan di ruang jenazah, layaknya diterima di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa. jenazah yang lain. Hanya pihaknya membuat“Kami mengucapkan ikut berdukacita atas kan satu tempat khusus. “Sudah ada SOP-nya. berpulangnya ibunda Bapak I Nyoman Giri Beliau tetap ditempatkan di kamar jenazah. Pratsa (Bupati Badung), dumogi amor ring Hanya tempatnya di luar, untuk memudahkan Achintya,” ujar bendesa adat yang juga politisi para pelayat yang banyak dan agar tidak mengPDI Perjuangan tersebut. ganggu jenazah yang lain,” tegasnya. Masih dari Legian, ucapan belasungkawa Semasa hidupnya, almarhumah mengabdijuga datang dari mantan anggota DPRD Ba- kan diri sebagai seorang bidan di desa bersama dung Nyoman Bagiana Karang serta politisi suaminya, I Nyoman Sukarta (alm) yang juga Partai Golkar Nyoman Rute Ady. Keduanya berprofesi sebagai mantri di Desa Pelaga, berharap almarhumah bisa memperoleh tempat Petang. (ad318)

Badung Jalin Kerja Sama dengan Bandung

Teken MoU Kebijakan Pelayanan Publik

Bali Post/kmb23

LALU LINTAS - Guna meminimalkan kemacetan lalu lintas di kawasan Simpang Jimbaran menuju arah Nusa Dua dan Kampus Unud, pemerintah akan melakukan pelebaran jalan di kawasan tersebut.

Minimalkan Kemacetan, Simpang Jimbaran akan Diperlebar

Mangupura (Bali Post) Lalu lintas di kawasan Simpang Jimbaran menuju arah Nusa Dua, Kampus Unud selalu padat kendaraan. Bahkan pada jam-jam tertentu, antrean panjang selalu terlihat di sana. Guna meminimalkan kemacetan di Simpang Jimbaran, pemerintah melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII akan melakukan pelebaran jalan. Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII I Nyo-

man Yasmara, pelebaran jalan di Simpang Jimbaran memang menjadi satu paket dengan proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai. Untuk di Simpang Jimbaran diharapkan Februari 2018 mendatang sudah bisa dikerjakan. “Ini menjadi satu paket pengerjaan dengan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, dengan total nilai kontrak Rp 168 miliar,” ujar Yasmara, Senin (6/11) lalu. Yasmara mengatakan, dari arah Denpasar ke Nusa Dua yang dulunya dua lajur akan ditambah lagi satu. Dengan begitu, akses kendaraan dari

arah Denpasar menuju Nusa Dua tidak terhalang oleh kendaraan yang berhenti di traffic light menuju ke Unud. “Untuk pengerjaan, nantinya akan dilakukan pelebaran di sisi kanan kurang lebih dua meter. Sehingga, ketika dibuat lajur baru, maka median jalan juga akan digeser,” katanya. Untuk pelebaran nanti, kata Yasmara akan ada pembebasan lahan milik warga seluas 4,9 are di sisi kanan dari arah Denpasar, tepatnya di dekat Pizza Hut. Di sana ada beberapa lahan dan juga rumah warga dari empat

pemilik yang akan diberikan ganti rugi. Sehingga total lebar jalan bertambah dua meter dengan panjang 200 meter. “Mudah-mudahan pembebasan lahannya total dengan yang di Simpang Tugu Ngurah Rai bisa rampung akhir November ini,” katanya. Selain lahan warga, kata Yasmara juga ada beberapa utilitas milik PLN yang terkena dampak. Untuk itu, pihak PLN sudah siap untuk melakukan relokasi posisi utilitas berbarengan dengan pengerjaan proyek tersebut. (kmb23)

PEMERINTAH Kabupaten Badung menjalin kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bandung berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan Publik. MoU dituangkan dalam penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Bupati Bandung H. Dadang M. Naser di Puspem Badung, Selasa (7/11) kemarin. Dalam kunjungan kerja sekaligus jalinan kerja sama tersebut, Bupati Bandung juga mengajak rombongan peserta Benchmarking Bintek “Kebijakan Pelayanan Publik”, dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan, tujuan kunjungan ke Badung ini untuk meningkatkan jalinan kerja sama antara dua daerah, khususnya mengenai kebijakan pelayanan publik. Menurutnya, melihat kondisi wilayah Kabupaten Badung sebagai daerah pariwisata dan pendapatan Badung yang sangat besar, sudah tentu mampu mencukupi kebutuhan masyarakat dan tentunya mampu meningkatkan pelayanan publik. “Untuk itu, kami mengajak peserta Benchmarking Bintek Kebijakan Pelayanan Publik Bandung untuk belajar lebih intens tentang kiat sukses dari

Badung yang sudah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Terlebih juga Badung telah mampu berbagi dana kepada beberapa kabupaten di Bali,” jelasnya seraya berharap, jalinan kerja sama ini akan terus berlanjut dan ke depan inovasi-inovasi yang telah diimplementasikan Kabupaten Badung akan dapat diterapkan di Kabupaten Bandung. Wabup Badung Ketut Suiasa juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Bandung yang sudah memilih Badung sebagai objek kunjungan dan jalinan kerja sama ini. Diharapkan, kerja sama dan saling tukar menukar informasi ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan itu, Wabup Suiasa memaparkan inovasi pelayanan publik melalui penerapan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung. Dijelaskan, bahwa dalam peningkatan pelayanan publik, Pemkab Badung memiliki misi dalam memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi. Untuk itu, tahun ini Badung telah membangun Gedung Badung Command Center yang di dalamnya termasuk Dinas Kominfo dan Data. Sementara kebijakan strategis sifatnya umum yang telah diimplementasikan di antaranya pembinaan dan

evaluasi pelayanan publik bekerja sama dengan ORI, program one agency one inovation dari perangkat daerah melakukan monitoring melalui “Safari Pelayanan Publik”, kompetisi inovasi pelayanan publik, forum komunikasi pelayanan publik serta survei kepuasan masyarakat. “Perangkat daerah yang berhasil menerapkan inovasi pelayanan publik diberikan reward yakni Mangupura Award, sekaligus dikirim mengikuti inovasi pelayanan publik tingkat nasional,” terangnya. Di tingkat nasional Badung telah berhasil menjadi yang terbaik melalui inovasi Gelatik (Gerakan Berkelanjutan Anti Sampah Plastik) dan Gotik (Gojek Sampah Plastik), serta vaksinasi kanker serviks. Selain itu, program prioritas PPNSB yang telah dilaksanakan seperti jaminan kesehatan melalui Krama Badung Sehat (KBS), pemberian laptop bagi siswa SD kelas V dan VI, pemberian mobil patroli bagi desa adat, ambulans setiap desa, santunan kematian, santunan penunggu pasien, pemberian seragam sekolah bagi siswa baru kelas 1 SD dan kelas 1 SMP. Pada akhir acara diadakan sesi tanya jawab dan saling tukar menukar cenderamata dari Direktur STIA LAN Bandung Dedi Mulyadi dan Bupati Bandung kepada Wakil Bupati Badung. (ad317)

Dana Desa Tahap Kedua Dicairkan Mangupura (Bali Post) – Dana desa tahap kedua sebesar Rp 16 miliar yang bersumber dari APBN untuk 46 desa di Kabupaten Badung siap dicairkan. Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) setempat telah menyampaikan kepada Ketua Forum Desa agar mengurus seluruh administrasi penerimaan bantuan tersebut. Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Badung Ketut Gede Suyasa mengatakan, dana desa dapat segera ditransfer ke kas desa penerima bantuan, asalkan penerima bantuan tersebut

melengkapi adminitrasi ke BKAD setempat. “Dana desa dari APBN Tahun 2017 sudah masuk ke kas daerah. Ini akan segera kami salurkan kepada desa di Badung,” ujar Suyasa, Selasa (7/11) kemarin. Menurut Suyasa, total bantuan alokasi dana desa pada APBN 2017 dibagi menjadi dua tahap. Pemberian dana desa tahap pertama sudah disalurkan mencapai Rp 24 miliar. Kemudian sisanya Rp 16 miliar akan disalurkan pada tahap dua. “Badung mendapat bantuan dana desa secara total dari

pemerintah pusat sebesar Rp 40 miliar untuk tahun 2017,” ungkap mantan Kabag Keuangan Setda Kabupaten Badung ini. Suyasa menambahkan, serapan dana desa tahap pertama sudah mencapai 100 persen, sehingga alokasi dana desa tahap kedua sudah dapat dicairkan. “Administrasinya untuk pengajuan bantuan dana desa tahap kedua harus dilengkapi dulu. Kalau sudah, esoknya langsung kami transfer ke rekening milik desa penerima bantuan,” ujarnya. Dihubungi terpisah,

Kepala BMPD Badung Putu Sridana mengakui telah mendistribusikan dana desa tahap kedua ke desa-desa di Badung. Total anggaran yang disiapkan semuanya dikelola BPKAD Badung, di mana penyaluranya nanti diberikan melalui dua tahapan. “Penyerapan dana desa saat sudah maksimal sesuai program yang dilakukan. Bahkan serapan dana desa di Badung tahap pertama sudah melewati 100 persen, karena standar penyaluran dana desa tahap pertama harus memenuhi target minimal 90 persen,” tegasnya. (kmb27)

Tertibkan MC Ilegal

Satpol PP Berkoordinasi dengan BI Mangupura (Bali Post) Jajaran Satpol PP Badung mulai melakukan pendataan terhadap keberadaan money changer (MC) liar di kawasan Kuta Selatan (Kutsel), Selasa (7/11) kemarin.

Pendataan ini untuk menindaklanjuti laporan adanya penipuan dan persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh MC. Kepala Satpol PP Badung IGAK Surya Negara dihubungi via tele-

pon membenarkan adanya kegiatan pendataan MC di Kutsel. Tidak hanya di Kutsel, pendataan serupa juga akan dilakukan di seluruh Badung. Pendataan ini dilakukan karena pihaknya menerima kelu-

KERJA SAMA - Pemerintah Kabupaten Badung menjalin kerja sama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bandung berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan Publik. MoU dituangkan dalam penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Bupati Bandung H. Dadang M. Naser di Puspem Badung, Selasa (7/11) kemarin.

han dari asosiasi pedagang valuta asing. “Langkah ini kami lakukan karena banyaknya keluhan yang masuk tentang adanya penipuan dan menjamurnya MC tanpa izin, sehingga terjadi persaingan tidak sehat,” ujar Surya Negara. Anggota asosiasi, kata Surya Negara, juga mengeluhkan banyaknya MC yang tidak berizin dan leluasa menetapkan tarif sehingga merugikan MC yang legal. “Anggota asosiasi yang sudah menge-

luarkan biaya untuk mengurus izin, sedangkan yang tidak berizin karena tidak mengeluarkan biaya bisa seenaknya menerapkan harga atau nilai tukar,” katanya. Menurut Surya Negara, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Bank Indonesia (BI) untuk tindak lanjutnya. Pasalnya, pihak yang mengeluarkan izin usaha adalah BI. Nantinya data MC yang sudah dikumpulkan itu akan diserahkan ke BI. Setelah ditetapkan

oleh BI MC mana yang tidak berizin, pihaknya akan mengambil langkah bersama untuk menertibkannya. Sementara itu, Danru Saptol PP Kuta Selatan Wayan Suharyana mengatakan, untuk tahap awal baru sembilan MC di Kutsel yang didata. Pendataan ini dilakukan sesuai dengan instruksi dari pimpinannya. “Saat ini kami dalam tahap melakukan pendataan terhadap MC yang ada di Kutsel,” katanya. (kmb23)


DAERAH 4 Wagub Sudikerta Berbaur Hadiri Senator RI Hadir Pastikan RS Bali Mandara Siap Layani Rakyat Wedakarna Minta Gubernur Bali Akomodir Upacara Adat di Bangli

Rabu Paing, 8 November 2017

WAKIL Gubernur Bali Ketut Sudikerta didampingi Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali I Nengah Laba, berbaur bersama masyarakat setempat melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusabha Pengoot Emping di Pura Penataran Puseh Bale Agung, Desa Pakraman Jelekungkang, Desa Tamanbali, dan Karya Pujawali lan Padudusan Agung di Pura Anyar Tirta Empul, Desa Tembuku Kaja, Tembuku, Bangli, Selasa (7/11) kemarin. Dalam dharma wacananya, Sudikerta menyampaikan pada hakikatnya upacara atau yadnya merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pelaksanaan

upacara juga untuk memohon perlindungan dan kesejahteraan sekala dan niskala. Untuk itu pihaknya mengingatkan agar dalam beryadnya dilaksanakan sesuai kemampuan krama. ‘’Pelaksanaan yadnya merupakan rasa bakti, suatu persembahan suci yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas. Jadi, saya ingatkan kembali dalam beryadnya lakukanlah sesuai kemampuan, jangan sampai membebani warga. Lakukan yadnya dengan gotong royong dan saling membantu antarsesama,’’ katanya. Lebih jauh, Sudikerta berharap serangkaian karya yang harus dilaksanakan, warga tidak lupa menjaga kesehatan. Karena dengan badan yang sehat akan mampu melaksanakan yadnya

dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Bali juga mengingatkan agar dalam membuat sesajen/banten hendaknya selalu menggunakan buah lokal. Persembahan dengan menggunakan buah lokal merupakan wujud terima kasih kita. Di kedua tempat itu, Sudikerta menyerahkan punia untuk meringankan beban krama dalam melaksanakan yadnya. Bendesa Desa Pakraman Jelekungkang, I Wayan Wirya, mengucapkan terima kasih atas kesediaan Wakil Gubernur Bali menghadiri upacara dan bersembahyang bersama masyarakat. Turut hadir anggota DPRD Bali Wayan Gunawan dan mantan Komisioner KPI Bali Komang Suarsana. (ad)

DISAMBUT – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta (tengah) disambut warga saat melaksanakan persembahyangan serangkaian karya ngusaba, pujawali dan padudusan agung di Bangli.

Lima Negara Bahas Persoalan Pakan di Lombok

Lombok Barat (Bali Post) – Para ilmuwan dari lima negara yaitu Indonesia, Timor Leste, Malaysia, Australia dan Selandia Baru mengikuti seminar di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, guna membahas persoalan ketersediaan pakan ternak ruminansia berkualitas. Seminar berskala internasional ini bertujuan mendesiminasikan hasil penelitian para ilmuwan. Ketua Panitia Seminar of Animal Nutrition & Feed Sciences Dr. Dahlanuddin di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (7/11) kemarin, mengungkapkan berbagai hasil penelitian yang dipresentasikan oleh para pakar peternakan kelima negara akan bermanfaat bagi pemerintah daerah, terutama dalam membangun sektor peternakan ternak ruminansia. Berbagai materi yang dipaparkan juga sangat relevan dengan persoalan peternakan ruminansia di Indonesia pada umumnya dan NTB khususnya, terutama tentang ketersediaan pakan ternak ruminansia berkualitas. Menurut pakar ternak ruminansia dari Universitas Mataram itu, persoalan kepemilikan lahan pertanian di Indonesia yang semakin sempit bisa berimbas pada persediaan pakan ternak hijauan. Kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan kualitas kesehatan, produktivitas dan angka populasi ternak ruminansia setiap tahunnya. ‘’NTB sudah mencapai populasi sapi satu juta ekor. Tapi ke depan kalau persediaan pakan hijauan berkualitas tidak dijaga, ancaman berkurangnya populasi bisa terjadi,’’ ujar Dahlanuddin. Oleh sebab itu, melalui seminar ini diharapkan pemerintah daerah di NTB, bisa mengadopsi berbagai hasil penelitian tentang pakan ternak berkualitas dan sistem pemeliharaan sapi yang baik. Teknologi tersebut kemudian disebarkan ke masyarakat. Salah satu teknologi yang disampaikan oleh peneliti dari Selandia Baru adalah meningkatkan berat badan sapi hanya dengan pemberian pakan hijauan dan tanpa menambahkan dedak serta hormon untuk meningkatkan bobot berat badan ternak. Sementara Unram terus berupaya menggencarkan penanaman lamtoro sebagai pakan hijauan berkualitas untuk meningkatkan bobot berat badan sapi yang dipelihara sistem kandang. (ant)

MA Periksa Hakim di PN Padang

Padang (Bali Post) – Sejumlah hakim dan staf di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Padang, Sumatera Barat, diperiksa oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung RI. Hal ini dibenarkan oleh pejabat Humas Pengadilan Padang R. Ari Muladi di Padang, Selasa (7/11) kemarin. Pemeriksaan dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan berakhir Kamis (9/11) besok. Turunnya anggota Badan Pengawas (Bawas) MA ke Padang itu berkaitan dengan laporan pelanggaran yang diterima MA dari masyarakat. ‘’Ada laporan masyarakat yang masuk kemudian ditindaklanjuti oleh Bawas. Hasil keputusannya belum diketahui,’’ katanya. Meskipun demikian, Ari Muladi mengaku tidak bisa membeberkan identitas para pegawai pengadilan yang diperiksa. Dalam pemeriksaan ke Pengadilan Padang itu Bawas MA menurunkan satu tim beranggota empat orang. Ia mengatakan ke depan pihaknya akan memaksimalkan fungsi pengawasan dan pencegahan agar jajarannya tidak terlibat pelanggaran. Masyarakat juga dapat berkontribusi dengan memanfaatkan aplikasi pengaduan (siwas) yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. ‘’Secara internal untuk melakukan pengawasan peran dari masing-masing kepala unit kerja di pengadilan akan ditingkatkan, sehingga anggota bisa dikontrol,’’ ujar Ari Muladi. Sebelumnya, Pengadilan Tinggi (PT) Padang yang membawahi 16 pengadilan negeri se-Sumbar telah menyebutkan komitmennya meningkatkan pengawasan. ‘’Pengawasan akan kami tingkatkan dan intensif mendengarkan informasi masyarakat,’’ sebut Pejabat Humas Pengadilan Tinggi Padang Asmuddin. (ant)

Aspirasi Warga Sanur Terkait Kuota

ADANYA aksi demonstrasi yang dilakukan oleh komponen masyarakat Sanur saat acara peluncuran RS Bali Mandara (RSBM), menjadi perhatian Komite III Bidang Kesehatan dan Kesra DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Sebagai seorang negarawan (states man), ia mengaku memahami posisi Pemprov Bali sebagai tuan rumah hajatan peresmian RSBM dan posisi masyarakat Sanur yang menuntut haknya terkait kuota pekerja lokal di RS milik pemerintah Bali itu. DPD-RI Bali minta seluruh pihak menyelesaikan masalah ini dengan baik tanpa ada pihak yang tersakiti. ‘’Tiang hadir memenuhi undangan pemprov adalah sebuah kewajiban UU. Sebagai pejabat negara, tiang wajib hadir mewakili program pembangunan daerah, apalagi sesuai tupoksi di bidang kesehatan. Selain untuk memeriksa infrastruktur yang ada, tiang ingin mencari tahu seperti apa dalamnya RS Bali Mandara yang menghabiskan dana APBD sekitar Rp 450 miliar. Tiang juga ingin mendengar langsung dari Gubernur Bali terkait permintaan warga Sanur. Kita tindak lanjuti semua pengamatan di lapangan. Itulah fungsi DPD-RI sebagai pengawas UU Kesehatan di republik ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia mendukung aspirasi warga Sanur yang menginginkan ada putraputra terbaik Sanur bekerja di RSBM. ‘’Tiang ingin meluruskan bahwa warga Sanur tidak pernah menolak RS Bali Mandara, tapi menginginkan pemprov memberikan kuota 10% dari jumlah karyawan RS pada warga Sanur. Jika tiang hitung sekitar 50 orang dari 500-an karyawan yang ada saat ini. Wajar saja karena saat ini baru ada tiga orang warga Sanur yang dipekerjakan. Seharusnya ini diselesaikan lebih awal,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna mengapresiasi jawaban Pemprov Bali bahwa hal

DI RSBM - Senator Dr. Arya Wedakarna (Komite III Kesehatan), Gubernur Bali, Wagub Bali dan Kadiskes Bali di RS Bali Mandara. tersebut akan diakomodir pada anggaran perubahan 2017 dan 2018. ‘’Tiang sudah dapat laporan dari Kadis Kesehatan bahwa formasi tersebut akan dicarikan solusi. Mungkin akan direkrut 18 orang akhir tahun 2017 dan dicari lagi 40 orang tahun 2018. Walau sebenarnya terlambat, tapi daripada tidak sama sekali. Harus kita awasi agar pemprov satya wacana. Selain itu, DPRD Bali mesti ikut menyuarakan lewat saluran formal. Pesan tiang juga agar warga Sanur yang ingin melamar pekerjaan siap SDM dan kompetensi karena ini adalah instalasi RS, bukan hotel atau restoran. RS lembaga vital yang menyangkut nyawa manusia. Secara prinsip Gubernur Bali sudah menyampaikan di hadapan tiang selaku DPD termasuk hasil pertemuan dengan para tokoh Sanur. Mangkin ngiring miliki RS ini, dan masalah teknis bisa diselesaikan segera agar pelayanan kesehatan bisa berjalan.

Bali sangat berkepentingan dengan RS ini khususnya warga miskin dan kaum marhaen,’’ jelasnya. Senator Wedakarna juga menyampaikan kepada semua pihak terkait UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum dilarang dilakukan di lingkungan Istana Presiden, tempat ibadah, instansi militer, rumah sakit, pelabuhan udara dan laut, stasiun kereta api, terminal angkutan darat, objek vital nasional serta pada hari besar nasional (Pasal 9 ayat 2 a dan b). ‘’Salurkan aspirasi melalui saluran lembaga resmi yang ada. Jangan sampai kita demonstrasi melanggar UU. Para pemimpin di desa juga harus memahami hal ini supaya rakyat tidak jadi korban. Tiang harap ada komitmen segera dari Pemprov Bali agar masalah kuota pekerja lokal ini selesai. Semua bisa dilakukan dengan baik asal semua pihak menahan diri,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad320)

Sepanjang 2017, Polri Amankan Dua Ton SS Mataram (Bali Post) –

Sepanjang tahun 2017, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil mengamankan dua ton lebih narkotika golongan satu jenis sabu-sabu (SS). Ini diungkapkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto di Mataram, Selasa (7/11) kemarin. ‘’Sampai hari ini, sabu-sabu hampir dua ton. Itu ada juga yang masuk melalui Malaysia. Yang paling besar kemarin satu ton lebih, langsung ditangkap di Banten,’’ kata Ari Dono Sukmanto. Selain penangkapan satu ton SS di Anyer, Banten, penyelundupan narkotika skala besar yang berasal dari luar

negeri pernah terungkap di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, baik itu dengan Malaysia maupun Singapura. Menurutnya, narkotika masuk ke Indonesia ada yang melalui pantai timur Sumatera, jalur darat langsung sampai ke Jawa, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan

NTB. Pengungkapan kasus narkotika jenis SS tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. ‘’Tahun ini lebih banyak. Ada dua kemungkinan, pengirimannya paling banyak atau polisi kita lebih rajin,’’ ucapnya. Kabareskrim Polri mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri pertemuan den-

gan Polisi Diraja Malaysia yang diwakili Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Polisi Diraja Malaysia (JSJN PDRM) Commissioner Of Polis (CP) Datuk Seri Mohmad Salleh. Dalam pertemuannya yang digelar di hotel berbintang kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, banyak persoalan hukum yang menjadi materi pembahasan. Salah satu pembahasan yang penting dibicarakan mengenai upaya penanggulangan peredaran narkotika yang kian marak dengan kondisi yang

memprihatinkan di tengah masyarakat. Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto mengatakan, pertemuan yang sudah terjalin sejak 11 tahun lalu tersebut sangat penting bagi pemerintah Indonesia, khususnya dalam upaya pemberantasan narkotika yang tergolong dalam kejahatan transnasional. ‘’Kerja sama dengan Malaysia ini kita harapkan dapat terus terjalin, terutama dinamika yang begitu kuat untuk masalah narkotika,’’ ujarnya. (ant)

Lima Kabupaten di NTT Dapat Bantuan Atasi Kekeringan

Kupang (Bali Post) – Lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk mengatasi kekeringan. Kelima daerah itu adalah Kabupaten Flores Timur, Rote, Sumba Timur, Sumba Tengah dan Malaka dengan jumlah anggaran yang bervariasi di bawah Rp 1 miliar. ‘’Jumlah bantuan berva-

riasi tapi rata-rata nilainya tidak mencapai satu miliar rupiah, seperti di Flores Timur Rp 800 juta dan Rote sekitar Rp 750 juta,’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Thadeus di Kupang, Selasa (7/11) kemarin. Kelima kabupaten itu telah mendapat persetujuan bantuan anggaran dari pusat dari 14 kabupaten yang mengajukan permohonan bantuan penanganan

kekeringan. ‘’Jadi, ada yang sudah dipenuhi, namun masih ada juga yang belum tergantung kondisi keuangan negara,’’ ujarnya. Dikatakannya, laporan darurat kekeringan tersebut disertai permintaan anggaran sekitar Rp 14 miliar dan sudah diteruskan ke BNPB untuk dipertimbangkan. Hingga saat ini hampir semua daerah di provinsi yang memiliki 21 kabupaten dan satu kota madya itu melaporkan kon-

disi darurat kekeringan yang berkepanjangan dan membutuhkan dukungan suplai air bersih dengan mobil-mobil tangki. ‘’Ada ribuan desa yang dilanda kekeringan di NTT, namun yang lebih parah desadesa yang berada di wilayah pedalaman pulau,’’ jelasnya. Sejauh ini pemerintah kabupaten telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kekeringan, tetapi masih sebatas memasok air bersih untuk kebutuhan minum dan

memasak. Untuk kebutuhan lain-lain seperti mandi dan mencuci, warga masih mengandalkan sumber-sumber mata air dari sungai atau embung di sekitarnya. Tini berharap sejumlah daerah yang telah mendapat bantuan dari pusat bisa memanfaatkannya secara maksimal untuk mengatasi kekeringan di daerahnya, sambil menunggu informasi bantuan untuk daerah lain jika disetujui pusat. (ant)

Bali Post/ant

DIMUSNAHKAN - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memasukkan barang bukti narkoba sabu-sabu ke dalam blender untuk dimusnahkan di halaman PKOR Bandar Lampung, Lampung, Selasa (7/11) kemarin. BNNP Lampung memusnahkan 7 kilogram SS senilai Rp 7 miliar hasil tangkapan dari tersangka asal Lampung dan Aceh.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Rabu Paing, 8 November 2017

Dipicu Dendam

Anggota Ormas Main Tusuk

daerah

5

Mantan Pecandu Dilatih Berwirausaha

Denpasar (Bali Post) Kasus penusukan terjadi di persimpangan Jalan Cokroaminoto-Jalan Indrajaya, Ubung Kaja, Denpasar, Senin (6/11). Komang Sanjaya (24) ditusuk dan dihajar oleh anggota salah satu ormas, IWB (39). Pemicunya diduga karena dendam. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Selasa (7/11) kemarin, kejadiannya berawal dari korban yang beralamat di Jalan Indrajaya Gang I, Denpasar Utara, sekitar pukul 13.00 Wita mengendarai sepeda motor melintas di TKP. Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang. Pelaku langsung memukul dan menusuk korban di bagian lengan kanan, jari kanan serta di bagian lutut menggunakan pisau lipat. Korban menghindar dan menyelamatkan diri, selanjutnya melapor ke Polsek Denbar. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Aan bersama anggotanya melakukan penyelidikan di seputar TKP. Setelah menusuk korban, pelaku sempat kabur dan sembunyi di rumah temannya. Setelah itu, pelaku pulang ke rumahnya di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Sekitar pukul 20.30, polisi menggerebek rumahnya dan meringkus pelaku. ‘’Pelaku mengakui memukul dan menusuk korban menggunakan pisau lipat. Kami mengamankan barang bukti pisau lipat,’’ ungkapnya. (kmb36)

Wing Amerta RSUP Sanglah Tak Dilengkapi Ram

Denpasar (Bali Post) Akibat matinya lift Wing Amerta RSUP Sanglah, keluarga dan petugas kesehatan (perawat) dibantu satpam harus menggotong pasien yang melewati tangga dari lantai bawah ke atas dan sebaliknya. Kondisi itu telah berlangsung seminggu lebih. Padahal gedung Wing Amerta RSUP Sanglah terdiri atas empat lantai. Sejak diresmikan tahun 2004, gedung Wing Amerta RSUP Sanglah tidak memiliki ram (jalur khusus evakuasi pasien) yang mutlak atau harus ada. Menurut Direktur Umum dan Operasional RSUP Sanglah Dra. Nining Setiawati, M.Si., Selasa (7/11) kemarin, dalam perencanaan pembangunan gedung Wing Amerta RSUP Sanglah ada perencanaan pembangunan ram. Namun, karena anggarannya tidak mencukupi akhirnya hanya dibangun lift. Akibat rusaknya lift sejak sebulan lalu, evakuasi pasien pun menjadi terhambat. Hal itu lantaran kondisi lift sudah tua. Pihaknya telah melakukan pemeliharaan. Dalam setahun terakhir saja, empat kali diperbaiki tetapi rusak lagi. Kali ini belum bisa diperbaiki karena ada prosedur pengadaan yang harus dilalui. ‘’Saya melarang memanggil tukang servisnya dulu sebelum proses pengadaan berlangsung. Karena memang prosedurnya harus begitu. Tapi hari ini sudah diselesaikan,’’ tandas Nining. Ia menyayangkan karena masalah uang dan prosedur menghambat proses pelayanan kepada masyarakat. ‘’Untuk layanan kesehatan memang seharusnya ada lift, tapi tidak boleh tidak ada ram. Ram untuk jalur pasien, jalan kaki, distribusi obat dan makanan seperti di IGD, Angsoka, Cempaka, RTI dan lain-lain,’’ jelasnya. Tahun 2018 pun realisasi ram di layanan internasional itu belum bisa dilakukan karena anggaran telah disusun tahun 2017. ‘’Seharusnya memang ada ram. Jadi saat lift mati, tidak ada masalah. Sebenarnya masalahnya bukan karena lift mati, tapi karena tidak ada ram,’’ ungkap Nining. (kmb42)

Bali Post/ist

PELATIHAN - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa (tengah) memberikan pengarahan kepada mantan pecandu yang mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Operasi Zebra

1.376 Pelanggar Ditindak Denpasar (Bali Post) Memasuki hari keenam Operasi Zebra Agung 2017, Satuan Lantas Polresta Denpasar menindak 1.376 pelanggar, termasuk pelajar. Polisi juga menindak kendaraan yang masih menggunakan rotator. Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan berbagai kegiatan juga dilakukan selama Operasi Zebra Agung. Untuk penindakan, pihaknya menilang 1.341 pelanggar dan memberikan sanksi teguran 35 pelanggar. Sementara kegiatan pendidikan masyarakat seperti bimbingan

dan penyuluhan dilaksanakan 49 kali. ‘’Kami juga melakukan kegiatan pemasangan spanduk dan penyuluhan ke sekolah-sekolah,’’ ujarnya. Terkait jumlah lakalantas selama operasi tersebut, mantan Wakapolsek Kuta itu menyatakan ada empat kejadian, dua orang meninggal dunia dan dua luka ringan. Ia mengklaim

jumlah kecelakaan bisa ditekan. ‘’Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan raya agar lebih mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, lengkapi diri dengan SIM dan surat-surat kendaraan. Periksa lagi kondisi kendaraan yang akan digunakan, taati rambu-rambu lalu lintas dan taati aturan yang ada,’’ tegasnya. Rahmawaty mengatakan, apabila semua lengkap dan tertib, tidak usah ragu melintas di jalan raya dan ada pemeriksaan dari kepolisian.

Generasi Milenial Agen Perubahan

Jakarta (Bali Post) – Duta Besar Belgia untuk Indonesia Patrick Herman menyatakan, generasi milenial yang lahir di atas tahun 1980-an hingga pertengahan 1990-an berperan besar menciptakan perubahan. “Karena kalian adalah generasi muda yang bisa mengubah sesuatu tanpa perlu beranjak dari tempat tidur, seperti dunia ada dalam genggaman kalian,” ujar Dubes Patrick dalam diskusi “Potensi Generasi Milenial dalam Skala Internasional” yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, Selasa (7/11) kemarin. Peran generasi milenial untuk memicu perubahan dapat dilihat pada wacana Brexit dan perkembangan politik di Amerika Serikat baru-baru ini. Media digital menjadi elemen penting dalam perubahan dunia saat ini baik di bidang pendidikan, kesehatan, HAM maupun demokrasi menuju ke arah lebih baik. Indonesia adalah salah satu negara yang sedang bertransformasi menjadi lebih baik, ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen, tingkat inflasi terkendali, serta berbagai inovasi dalam sistem sosial. Di sisi lain, akses terhadap informasi digital yang terus menyebar ke seluruh dunia dan masyarakat global yang semakin terhubung satu sama lain, akan menjadi tantangan tersendiri bagi generasi milenial yang juga disebut-sebut sebagai generasi digital. “Dunia menjadi semakin rapuh karena bias antara persepsi dan realitas “ tutur Dubes Patrick. Sebagai negara demokratis terbesar ketiga dunia, masyarakat Indonesia harus bijak menggunakan media digital dengan memilah-milah informasi yang beredar, termasuk mengidentifikasi berita palsu atau muatan asing yang dapat mengancam bangsa dan negara. Selain itu, Indonesia juga harus menunjukkan diri sebagai negara di dunia di mana orang-orang dari beragam latar belakang etnis, budaya dan agama bisa hidup berdampingan dengan damai di tengah persepsi menurunnya nilai toleransi di Tanah Air. Dari sisi pemerintah, menurut Dubes Patrick, yang diharapkan generasi milenial adalah upaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan globalisasi dapat membawa pemerataan kesejahteraan. “Karena saat ini yang saya lihat terjadi di Eropa adalah gesekan antara pemerintah yang tradisional dan cenderung konservatif dan anak muda yang menuntut perubahan sosial, terutama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang cukup,” jelasnya. (ant)

‘’Kadang-kadang kan mereka takut saat ada razia. Kalau sudah lengkap kenapa takut?’’ kilahnya. Menurutnya, kecelakaan itu diawali pelanggaran. Sementara kendaraan yang masih menggunakan rotator atau strobo agar segera dibuka karena melanggar Pasal 59 UU No. 22 Tahun 2009. ‘’Silakan buka sendiri atau kami yang membuka disertai tilang. Apabila ada kegiatan yang memerlukan pengawalan atau kehadiran polisi, silakan koordinasi dengan kami,’’ pinta Rahmawaty. (kmb36)

Ranperda Perangkat Desa Disesuaikan Permendagri 67

Sindikat Pengedar Narkoba Asal Aceh Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Pengungkapan kasus pengiriman narkoba dalam jumlah besar kembali dilakukan tim Berantas BNNP Bali. Senin (6/11) lalu, petugas menangkap sindikat pengedar ganja asal Aceh berinisial JP dan RE. Mereka dibekuk di wilayah Kuta Utara, Badung, dan disita ganja 5 kilogram. Informasi yang diperoleh di lapangan, Selasa (7/11) kemarin, pengungkapan kasus tersebut dipimpin Kabid Berantas BNNP AKBP Ketut Arta didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri. Seperti biasa dari hasil penyelidikan diketahui akan ada pengiriman paket narkoba. Selanjutnya petugas mendalami informasi tersebut dan melakukan pemantauan. Sekitar pukul 18.00 Wita, JP datang di Jalan Pandu, Kuta Utara, untuk mengambil paket tersebut. Pelaku langsung ditangkap dan saat diinterogasi mengaku hanya sebagai penerima paket serta dipinjamin alamat. ‘’Dari keterangan JP, pemilik paket tersebut adalah RE asal Aceh dan tempat tinggalnya beda,’’ kata sumber. Selanjutnya RE dipancing untuk datang ke TKP. Beberapa menit kemudian RE tiba dan langsung diringkus. Saat digeledah, di badan dan tas yang dibawa RE ditemukan ganja siap edar di dalam bungkus rokok. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Besok (hari ini - red) kasus ini akan dirilis,’’ tegasnya. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Bali terus berinovasi untuk bisa memulihkan mantan pecandu agar bisa melupakan narkoba. Salah satunya pecandu dilatih berwirausaha nyablon baju di Rumah Damping BNNP Bali, Denpasar Timur, Selasa (7/11) kemarin. Diharapkan nantinya mereka bisa mandiri dan menjauhi barang terlarang tersebut. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan BNNP Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), khususnya Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas). Kegiatan pemberdayaan alternatif pelatihan life skill ini dilaksanakan di kawasan rawan narkoba, baik di lingkungan perkotaan maupun pedesaan. ‘’Untuk tahap awal diikuti 10 orang peserta terdiri atas mantan pecandu binaan BNNP dan mereka yang dalam proses rehabilitasi,’’ ungkapnya didampingi Kabid Rehabilitasi AKBP I Nyoman Artana dan Kabid P2M AKBP I Ketut Suandika. Kegiatan itu, lanjut Suastawa, bertujuan memberikan skill atau keterampilan cara menyablon baju bagi mantan pecandu. ‘’Peserta yang mengikuti acara ini hendaknya bersemangat dan sampai selesai. Dengan demikian life skill yang diberikan BNNP Bali dapat menjadi ilmu untuk dapat dikembangkan sendiri bila ingin berwirausaha menjadi pengusaha baju nantinya,’’ ujarnya. (kmb36)

Bali Post/ant

OPERASI - Polisi menghentikan pengendara bermotor saat Operasi Zebra 2017 di Daan Mogot, Jakarta, Selasa (7/11) kemarin.

Kasus 19 Ribu Butir Ekstasi

Jaksa Minta Lanjutkan Kasus Iskandar

Denpasar (Bali Post) Jaksa penuntut umum (JPU) Ni Luh Oka Ariani Adikarini dalam kasus 19 ribu butir pil ekstasi dengan terdakwa Iskandar Halim dalam jawabannya, Selasa (7/11) kemarin, meminta hakim menolak seluruh eksepsi atau keberatan terdakwa melalui kuasa hukumnya Ngastawa dan kawan-kawan. Jaksa dari Kejari Denpasar tersebut di depan majelis hakim pimpinan I.A. Adnya Dewi menjelaskan keberatan dengan eksepsi terdakwa karena alasan yang disampaikan tidak berdasar. JPU Oka Ariani mengatakan bahwa dakwaan jaksa telah memenuhi ketentuan sebagaimana aturan yang berlaku, yakni jelas dalam menyebut waktu dan tempat kejadian perkara serta sudah diuraikan, termasuk menguraikan uraian perbuatan terdakwa. Di samping itu, dakwaan jaksa telah diuraikan sesuai dengan fakta perbuatan menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti. ‘’Bahkan terdakwa mengatakan mengerti dengan dakwaan jaksa,’’ tandas JPU Oka. Menurut jaksa, yang mengatakan dalam eksepsi bahwa dakwaan jaksa kabur tidak mendasar. ‘’Eksepsi lainnya sudah masuk pokok

Budi Liman

Bali Post/kmb37

perkara sehingga tidak mesti ditanggapi,’’ tandas jaksa yang juga pintar meng-MC ini. Oleh karenanya, ia minta majelis hakim supaya eksepsi terdakwa ditolak seluruhnya serta mengadili perkara ini, untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pembuktian perbuatan terdakwa. Budi Liman Dalam sidang terpisah, terdakwa lain Budi Liman juga mengajukan eksepsi atas dakwaan 19 ribu butir pil ekstasi. Dalam eksepsinya, pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya kembali mengatakan dakwaan jaksa kabur, tidak jelas dan disusun tidak dengan cermat. Dakwaan bertentangan dengan dakwaan primair dan subsider. Oleh karenanya, kuasa hukum terdakwa keberatan atas dakwaan jaksa dan surat dakwaan dinyatakan batal demi hokum serta minta mengeluarkan terdakwa dari tahanan dan barang buktinya dikembalikan ke penuntut umum. Alasan lainnya, barang bukti 19 ribu butir pil ekstasi itu disita dari Dedi Setiawan (berkas terpisah). Sementara Iskandar sudah dalam kendali polisi karena sudah ditangkap, sehingga saat bergerak adalah atas keinginan polisi. (kmb37)

Iskandar Halim

Bali Post/kmb37

Denpasar (Bali Post) – Ranperda tentang perangkat desa masih dalam pembahasan Pansus IX DPRD Kota Denpasar. Molornya penyelesaian ranperda ini akibat adanya Permendagri yang baru. Namun, semua anggota Pansus IX sepakat menyesuaikan ranperda tersebut dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 67 Tahun 2017 tentang mekanisme pengangkatan perangkat desa. Ketua Pasus IX DPRD Denpasar I Wayan Sutama ditemui Selasa (7/11) kemarin, mengatakan pada intinya pembahasan yang dilakukan bersama anggota pansus adalah materi ranperda disesuaikan dengan Permendagri 67/ 2017. Sesuai Permendagri 67, perangkat desa yang sedang melaksanakan tugas, namun usianya sudah mencapai 42 tahun, bisa diangkat kembali hingga berumur 60 tahun. ‘’Ketentuan ini berlaku bagi perangkat desa yang sedang melaksanakan tugas. Jika perangkat desa baru, syaratnya tetap usia 20 sampai 42 tahun,’’ ujarnya. Menurutnya, pembahasan ranperda tentang perangkat desa ini sebenarnya sudah hampir rampung. Tetapi karena adanya Permendagri 67/2017 sebagai pengganti Permendari Nomor 83 Tahun 2015, maka pihak eksekutif menunda pembahasan. Alasannya, draf ranperda masih harus direvisi dan disesuaikan dengan Peremendagri yang baru. Setelah dibahas secara intern, lanjut Sutama, pihaknya akan kembali melaksanakan rapat dengar pendapat dengan eksekutif pada 14 November mendatang. ‘’Sekarang tinggal pembahasan dengan eksekutif. Selanjutnya ranperda bisa diparipurnakan dan tuntas akhir tahun ini,’’ tegas mantan Kades Peguyangan Kaja ini. Seperti diketahui, Ranperda Perangkat Desa sudah beberapa kali dibahas. Selain mengatur tentang usia perangkat, dalam ranperda juga diatur tentang pemberhentian perangkat desa. Pada Bab IV pasal 7 disebutkan, perbekel dalam memberhentikan perangkat desa tetap berkonsultasi dengan camat. Pemberhentian didasari atas beberapa alasan, seperti meninggal dunia, atas permintaan sendiri dan diberhentikan. Perangkat desa diberhentikan karena faktor usia, dinyatakan sebagai terpidana berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum, berhalangan tetap atau melanggar larangan sebagai perangkat desa. (kmb12)


OPINI

6

Rabu Paing, 8 November 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Tegas Menindak Pengedar Narkoba TIDAK bisa dihitung dengan jari jumlah politisi di daerah hingga di pusat yang terjerat kasus narkoba. Ini artinya, bahaya narkoba bukan saja menyasar kalangan usia produktif namun juga manusia yang mapan dan bergelimang harta. Wajar saja BNN Pusat mengeluarkan rilis pemakai narkoba di Indonesia mencapai angka 6 juta orang. Sebuah angka yang mengejutkan karena di balik rencana semua itu adalah merusak mental bangsa. Belum lama ini, anggota DPRD Tabanan sempat ditangkap di Jakarta karena tersandung narkoba. Yang teranyar oknum Wakil Ketua DPRD Bali juga digerebek rumahnya karena menyandang predikat sarang narkoba. Nah, bayangkan kalau oknum wakil rakyat begini. Apalagi di rumahnya disiapkan ruangan khusus bagi pembelinya. Tentu ini sebuah kejutan baru bahwa bisnis narkoba ini sama dengan bisnis esek-esek bagi pelakunya. Sulit diberantas karena dua alasan yakni mudah mendapatkan uang dan pekerjaan itu mengenakkan. Dalam hukum nasional diatur bahwa dalam melakukan penahan terhadap seseorang ada dua syarat yang harus terpenuhi yakni objektif dan subjektif. Objektif itu terpenuhi enggak bahwa dia harus ditahan. Kalau terpenuhi, sementara penyidik mengatakan tidak perlu ditahan maka tidak ditahan itu subjektif sifatnya. Dua syarat ini sering dijadikan alasan oknum aparat untuk memperingan tuntutan dan hukuman bagi pelaku narkoba. Makanya jangan heran di tingkat aparat dan lembaga penegak hukum terbawah masih bisa bermain dengan menyiapkan uang pelicin Rp 100 juta oknum pengedar narkoba yang sudah tertangkap bisa bebas. Konon caranya sederhana, jangan sampai kasus penangkapan dilaporkan ke atas, beres dah. Nah, ini yang termasuk sikap mental aparat yang tak terpuji. Apalagi ada yang mengatakan asal bisa dan cepat nego dengan aparat ketika ditangkap, di atas mobil bisa nego terjadi. Tentu sikap aparat yang demikian tak kita perlukan di Bali kalau kita ingin memberantas narkoba secara tuntas. Kuncinya pada penegakan hukum, jika belum mampu membuat efek jera, selamanya upaya pencegahan narkoba hanya akan jalan di tempat. Kedua, budaya masyarakat kita yang masih suka nyogok petugas. Budaya ini seharusnya diganti menjadi budaya menyerahkan kasus hukum pada aparat. Ketika aparat tak dapat iming-iming imbalan dan jasa, mereka diyakini akan mampu bersikap objektif. Bayangkan, mereka yang hanya memiliki akses ke pejabat yang bisa melakukan ini. Lalu bagaimana dengan masyarakat bawah yang keluarganya terjerat narkoba. Dipastikan akan terus dibiarkan karena ada kelompok yang menilai tak mendapatkan apa-apa kalau kita menangkap pengedar yang dari keluarga pas-pasan. Bahkan, mereka memanfaatkan tradisi orang Bali yang pantang nama keluarganya tercemar karena kasus yang tidak baik. Sawah pun rela dijual untuk bisa membebaskan keluarganya. Saat ini, ada tawaran dari pemerintah guna menjalani rehabilitasi gratis jika sebatas sebagai pengguna. Sering pasal ini juga diberlakukan bagi pengedar kelas kakap. Sementara pasal 54 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika hanya mengatur apabila tidak ditemukan barang bukti pengguna narkoba wajib dilakukan rehabilitasi. Kata orang awam, semasih bisa diatur kenapa tidak. Buktinya, banyak artis dan politisi yang tertangkap memiliki barang haram ini setelah di-assessment ke BNN, semuanya hanya dilakukan rehabilitasi. Ini yang disebut bisnis ini menguntungkan dan mengenakkan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gerakan Peduli Generasi Bali

Belakangan, saya mengikuti wacana bangkitnya kepedulian terhadap generasi muda Bali. Terlebih kini ada sebagian generasi muda Bali yang akan menjadi pewarisan budaya Bali hidup di pengungsian. Untuk itu, saya mendukung gerakan peduli generasi muda Bali dalam upaya menyiapkan mereka menjadi generasi yang kreatif, profesional, berdaya saing namun tetap peduli dengan budayanya. Apa yang diwacanakan Kelompok Media Bali Post terkait hal ini, menurut hemat saya, patut ditindaklanjuti oleh semua komponen yang ada di Bali. Gerakan membangun kepedulian terhadap generasi muda ini bisa dimotori oleh siapa pun termasuk dalam hal ini pemerintah. Jika pemerintah dan wakil rakyat di Bali memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap hal ini, tinggal melakukan koordinasi lanjutan dengan dunia usaha dan komponen lainnya. Melihat tingginya animo masyarakat membantu para pengungsi, saya pribadi justru sangat optimis jika gerakan peduli generasi muda Bali bisa dioptimalkan. Semoga saja semua elemen masyarakat Bali memiliki kesamaan persepsi dalam membangun kepedulian kepada pewarisan budaya Bali dengan mengawal generasi penerusnya. I Putu Swartamayasa Denpasar, Bali

Narkoba, Keteladanan dan Kepercayaan Penggerebekan di rumah milik Wakil Ketua DPRD Bali berinisial JGKS oleh tim Satresnarkoba Polresta Denpasar baru-baru ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga memprihatinkan kita semua. Seperti dilaporkan media, dari penggerebekan itu, polisi menemukan beberapa barang bukti antara lain 31 paket sabu-sabu siap edar, bong, pipet, uang tunai belasan juta rupiah, sejumlah air softgun serta sejumlah catatan penjualan narkoba.

Oleh Djoko Subinarto ak bisa dimungkiri, virus narkoba saat ini telah demikian merajalela dan menyusup ke pelbagai kalangan di negeri ini. Faktanya, konsumen narkoba di negeri tak hanya datang dari kalangan jelata, para pejabat dan aparatur negara pun tak luput dari jeratan virus narkoba. Sejumlah sumber menyebut jumlah pengguna, pengedar, dan produksi narkoba di Tanah Air rata-rata tumbuh 13,6 persen tiap tahun, menjadikan negeri ini sebagai pasar terbesar kedua narkoba di dunia saat ini. Ditaksir, dari sekitar Rp 110 tiliun nilai transaksi narkoba per tahun di kawasan ASEAN, Rp 48 triliun atau sekitar 40 persennya berlangsung di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan sekarang ini, Indonesia sudah masuk ke dalam kategori darurat peny-

T

alahgunaan narkoba. Menurut BNN, setiap hari terdapat 33 orang meninggal dunia karena narkoba. Secara keseluruhan, angka pecandu narkoba di negeri kita saat ini ditaksir mencapai 5,9 juta jiwa. Pengguna narkoba terbanyak di Indonesia datang dari kalangan pekerja swasta, pekerja instansi pemerintah dan wiraswasta (50,34%), disusul kemudian oleh pelajar dan mahasiswa (27,32%), serta mereka yang tidak bekerja alias pengangguran (22,34%). Kita harus akui, kehidupan kita saat ini menjadi semakin mudah. Namun, di sisi lain, tantangan dan masalah yang kita hadapi justru bertambah banyak. Ujungnya, tidak sedikit yang akhirnya menderita stres, gelisah serta depresi serta gangguan-gangguan jiwa lainnya. Untuk mengatasinya, mereka mencoba mengambil jalan pintas dengan mengonsumsi narkoba. Sementara itu, kehidupan

yang kian materialistik membuat sebagian orang dewasa ini dirundung kehampaan jiwa. Mereka bingung dan jenuh dengan kehidupan yang mereka jalani. Mereka akhirnya berupaya melarikan diri dari kenyataan dengan cara mencari kehidupan alternatif yang semu melalui narkoba. Ada juga kemungkinan seseorang memilih menggunakan narkoba karena didorong-dorong oleh faktor pergaulan, baik itu karena dipengaruhi kawankawan dan teman dekat atau karena penggunaan narkoba menjadi semacam alat atau wahana pergaulan agar seseorang dapat diterima dengan baik dalam sebuah kelompok pertemanan. Celakanya, begitu seseorang mencoba menggunakan narkoba, maka ia akan cenderung terus menggunakannya dan semakin lama dosis yang dibutuhkannya pun bakal semakin tinggi sehingga ia bakal sangat

kesulitan untuk benar-benar terbebas dari belenggu ketergantungan narkoba.

Fenomena Gunung Es Adanya sejumlah pejabat dan penyelenggara negara kita yang terpaksa berurusan dengan pihak berwajib karena terlibat penggunaan narkoba mungkin saja itu adalah sebuah fenomena gunung es. Dengan demikian, bisa jadi sesungguhnya masih banyak pejabat dan penyelenggara negara kita yang menjadi pemakai narkoba, bahkan mungkin menjadi bagian dari sindikat peredaran barang haram ini. Tentu saja, negara ini bakal mandek jika semakin banyak saja pejabat dan aparatur negara ini yang menjadi penikmat narkoba maupun menjadi cukong narkoba. Padahal, sama halnya seperti perusahaan, negara tidak boleh dibiarkan mandek. Kemandekan berarti menutup peluang untuk tumbuh, berkembang dan maju. Pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan negara hanya dapat dicapai jika ada inovasi. Secara definisi, inovasi merujuk antara lain kepada gagasangasan baru yang lebih efektif dalam mencari solusi-solusi untuk menjawab aneka persoalan yang ada. Sudah barang tentu, hanya para penyelenggara negara yang benar-benar sehat jiwa dan raganya yang mampu melahirkan

Waspadai ’’Hoax’’ dalam Bencana Gunung Agung Sudah lebih dari sebulan, Gunung Agung menunjukkan ketidakpastian. Namun, dengan situasi gunung yang sampai saat ini terbilang masih membingungkan antara akan erupsi atau tidak, tentu saja membuat banyak pihak belum dapat menentukan keputusan serta penanganan secara pasti. Diawali dengan terjadinya ratusan kali gempa dengan kekuatan sedang maupun besar, kejadian itu kemudian dijadikan sebagai tanda-tanda awal bahwa Gunung Agung akan segera mengalami erupsi. Namun ternyata hingga kini, pemerintah beserta masyarakat masih diliputi tanda tanya serta tetap berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisasi risiko yang mungkin terjadi. Gempa yang terjadi berulang kali tersebut menjadi patokan dari pemerintah melalui BNPB untuk segera melakukan tindakan evakuasi bagi masyarakat yang berada di zona merah atau zona yang terkena dampak bencana agar segera mengungsi ke tempat atau wilayah yang aman. Syukurnya, masyarakat Bali di daerah lainnya kemudian dengan sigap segera memberikan bantuan. Masyarakat Bali dengan sikap dan rasa kemanusiaan yang tinggi ikut larut berjuang bersama dan ikut merasakan penderitaan yang mereka rasakan dengan bergerak untuk setidaknya membantu meringankan beban yang dirasakan oleh para pengungsi. Pemerintah juga memastikan pendidikan anak-anak di pengungsian tersebut tetap berjalan dengan baik yaitu dengan memasukkan mereka ke sekolah-sekolah terdekat yang ada di wilayah tempat mereka mengungsi. Akan tetapi, beberapa waktu yang lalu, kondisi penanganan yang sudah

Oleh I Gede Alit Juliana berjalan dengan baik tersebut kemudian terganggu dengan adanya berbagai pemberitaan bohong atau yang kerap disebut hoax di media sosial seperti facebook maupun yang lainnya. Dalam kabar hoax tersebut ketika itu disampaikan bahwa Gunung Agung telah mengalami erupsi dan memuntahkan laharnya. Ditambah lagi dengan adanya gambar-gambar atau foto gunung yang sedang mengeluarkan laharnya semakin membuat berita tersebut menjadi terlihat sangat nyata. Tak ayal pemberitaan-pemberitaan seperti itu tadi kemudian membuat masyarakat yang ada di pengungsian menjadi kebingungan dan resah, karena mereka teringat dengan rumah maupun hewan ternaknya yang ditinggalkan untuk mengungsi. Bahkan, masyarakat di daerah lain yang kebetulan memiliki kerabat atau saudara di wilayah zona merah tersebut juga sangat cemas dan kebingungan. Sedangkan bagi masyarakat yang masih bertahan di rumahnya masingmasing juga menjadi sangat panik kemudian dengan tergesa-gesa meninggalkan rumah untuk mengungsi. Itu pastinya sangat berbahaya karena berkendala dengan kondisi kepanikan seperti itu sangat rawan lakalantas. Jika itu kemudian terjadi tentu akan sangat merugikan masyarakat bersangkutan, karena pada saat mereka harus mengungsi justru harus kembali tertimpa bencana kecelakaan lalu lintas. Belakangan kemudian diketahui bahwa kabar-kabar yang beredar tersebut

adalah kabar bohong alias hoax, belum lagi ditambah dengan pernyataan dari pihak BNPB mengenai kondisi Gunung Agung yang belum erupsi sama sekali terkecuali masih mengeluarkan asap putih dari kawahnya. Itu kemudian semakin menambah geram masyarakat. Dengan adanya kondisi serta kejadian seperti itu, pengungsi sangat dirugikan dan bisa dikatakan terganggu. Karena mereka yang sedari awal sudah kebingungan dibuat semakin panik dengan adanya berita seperti itu. Bisa dipahami bahwa dalam kasus ini sebagian besar netizen atau pengguna media sosial yang kebetulan ikut menyebarluaskan berita yang dilihatnya tersebut kepada masyarakat lainnya adalah atas dasar keinginan untuk memberitakan kabar terbaru tanpa bermaksud sengaja membuat kepanikan di masyarakat terutama yang terkena dampak langsung dari bencana itu. Sayangnya, tindakan atau maksud baik mereka tersebut tidak dibarengi dengan penelusuran atau pengecekan awal mengenai kebenaran berita tadi dan ikut membagikan dan menyebarluaskannya saja. Sehingga kemudian tanpa disadari mereka telah ikut melakukan tindakan penyebaran kebohongan atau menyebarkan hoax yang pastinya sangat merugikan. Oleh karena itulah sebaiknya ketika menerima kabar atau berita di media sosial, hendaknya kita atau masyarakat sebagai pengguna media sosial senantiasa berhati-hati dan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu sebelum kemudian membagikan atau menyebarluaskannya.

gagasan-gagasan baru. Mereka yang mengonsumsi narkoba mana mungkin bisa melahirkan gagasan-gagasan baru. Bahkan, untuk berpikir jernih saja mereka sudah tidak mampu. Hal lain adalah yang menyangkut keteladanan dan kepercayaan. Pejabat dan penyelenggara negara mestinya menjadi teladan serta panutan bagi rakyat dan selalu menjaga amanah yang diberikan rakyat kepada mereka. Dengan menjadi pengguna narkoba, misalnya, sejatinya mereka telah meruntuhkan keteladanan dan kepercayaan yang seharusnya mereka jaga di hadapan rakyat. Oleh karena itu, proses seleksi dan promosi para pejabat dan penyelenggara negara tampaknya harus kian diperketat. Pada saat yang sama, pejabat dan seluruh penyelenggara negara kita, dari level pusat hingga level daerah, perlu mengikuti tes narkoba yang dilakukan secara rutin dan serentak. Itu diperlukan agar negeri ini tidak menjelma menjadi Republik Narkoba. Bagaimanapun, rakyat sebagai pemilik saham kedaulatan tertinggi negeri ini, tidak bakal pernah rela apabila negeri ini diurus oleh para pejabat yang menjadi budak narkoba. Penulis adalah kolumnis lepas, alumnus Universitas Padjadjaran

POJOK Pengamat pesimis, pertumbuhan ekonomi Bali lebih baik. - Baiknya jangan pesimis. *** Penyerapan anggaran APBD Bali hingga September baru 47,56%. - Sisanya masuk deposito. *** Pemerintah harus kembalikan kemandirian ekonomi di desa. - Desa jangan dimiskinkan.

Penulis, mahasiswa Stikom Bali Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PANTAI Payung peneduh untuk para turis berderet menghiasi pantai. Foto diambil di Pantai Semawang, Sanur Selasa (7/11) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Rabu Paing, 8 November 2017

Santunan Rp 15 Juta bagi Pengungsi Meninggal Denpasar (Bali Post) Masa pengungsian siaga darurat bencana Gunung Agung membawa duka tersendiri bagi para pengungsi. Terlebih, ada masyarakat yang meninggal dunia pada saat berada jauh dari rumahnya. Komisi IV DPRD Bali pun mengupayakan agar para pengungsi yang meninggal dunia mendapat santunan dari pemerintah. “Kementerian Sosial berkomitmen untuk memberikan santunan pada setiap pengungsi yang meninggal selama dalam pengungsian, masing-masing Rp 15 juta,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta melalui telepon usai berkonsultasi dengan pihak Kementerian Sosial RI di Jakarta, Selasa (7/11) kemarin. Pada saat konsultasi, pihaknya diterima Direktur Perlindungan dan Jaminan Sosial Bencana Alam Adhy Karyono A. KS MAP. Menurut Parta, santunan itu cukup untuk biaya upacara ngaben bagi setiap pengungsi yang meninggal dunia. Oleh karena itu, hasil konsultasi dewan ini harus segera ditindaklanjuti dengan mendata para pengungsi yang meninggal pada saat mengungsi. “Datanya harus jelas, dibuatkan berita acara dan identitas ahli waris,” imbuh politisi PDI-P asal Guwang, Gianyar ini. Selain santunan bagi pengungsi yang meninggal dunia, Parta menambahkan, Kementerian Sosial juga bersedia untuk memberikan bantuan beras. Seberapa pun jumlahnya selama masyarakat berada di pengungsian. Saat ini status Gunung Agung memang telah diturunkan dari level Awas ke level Siaga. Namun, masih ada masyarakat yang mengungsi terutama yang tinggal di radius 6 km dari kawah puncak Gunung Agung dan perluasan sektoral 7,5 km. “Kementerian memiliki stok beras 287 ribu ton yang siap digelontorkan ke Bali kapan pun diminta. Dengan catatan, ada permohonan dari Gubenur, pasti langsung dipenuhi,” jelasnya. Tahun 2018 mendatang, lanjut Parta, Kementerian Sosial menjanjikan pula program Kampung Siaga Bencana pada desa-desa yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB). Para personalianya akan dilatih dan diberikan kompensasi setiap bulan. “Program ini penting karena masyarakat di KRB berdiam di dekat gunung api, adalah keniscayaan dalam kurun waktu tertentu akan meletus. Jadi, masyarakat bisa menolong dirinya sendiri,” ujarnya. Selain Parta, yang datang berkonsultasi Wakil Ketua Komisi IV Nyoman Wirya, Sekretaris Nyoman Budi Utama, serta anggota Utami Dwi Suryadi, Made Arini, Ketut Mandia, Kari Subali, dan Kadek Setiawan. (kmb32)

Bali Post/ist

KONSULTASI - Komisi IV DPRD Bali yang dipimpin Ketua Komisi IV Nyoman Parta (kanan) saat berkonsultasi dengan Kementerian Sosial RI di Jakarta, Selasa (7/11) kemarin.

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Saat Kuningan, PDI-P Umumkan Cagub-Cawagub Bali Tak Ada Jual-Beli Rekomendasi Denpasar (Bali Post) Pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Bali yang akan diusung PDI Perjuangan bakal diumumkan pada saat hari raya Kuningan, 11 November mendatang. Tepatnya pada pukul 11.00 WIB di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. ‘’Mengingat hari tersebut bertepatan dengan hari raya Kuningan, setelah pengumuman itu maka seluruh jajaran struktural partai dari Provinsi Bali ini kemudian akan berdoa bersama di Pura Gunung Salak,’’ ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto didampingi jajaran DPD PDI Per-

juangan Bali di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (7/11) kemarin. Menurut Hasto, penilaian atau asesmen terhadap bakal pasangan calon yang akan diusung melibatkan pula Himpunan Ahli Psikologi Indonesia. Hal-hal yang diuji dibuatkan matriks mencakup kepemimpinan, kemampuan mengatasi hambatan, kemampuan manajerial, dan kemampuan intelektual. ‘’Kita dorong aspek kinerja, hasil surveinya mana yang paling tinggi, mana yang paling rendah. Aspirasi dari DPC seperti apa, kita plot dalam satu lembar dokumen. Tapi di luar itu, tentunya juga ada pertimbangan-pertimbangan aspek

Bali Post/rin

PDI PERJUANGAN - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto didampingi jajaran DPD PDI Perjuangan Bali di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (7/11) kemarin.

ideologi, aspek kepentingan nasional dan bagaimana pengembangan Bali ke depan,’’ jelasnya. Hasto menambahkan, semua bakal calon yang sudah mengikuti mekanisme penjaringan dan penyaringan di PDI Perjuangan berpeluang untuk mendapatkan rekomendasi. Di antaranya Wayan Koster, Eka Wiryastuti, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Cok Ace. Ditegaskan, tidak ada jual-beli rekomendasi. Bagi yang melakukan praktik-praktik seperti itu akan dikenai sanksi tegas. ‘’Jangan percaya kalau ujung-ujungnya minta uang terkait rekomendasi. Semua kami kawal sebaik-baiknya,’’ tegasnya. Khusus untuk Bali, Hasto secara khusus mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan. Mengingat, partai ini berhasil memenangkan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2014 lalu di Pulau Dewata. Oleh karena itu, pengumuman rekomendasi nantinya mengutamakan nilai-nilai kebudayaan yang ada di daerah basis PDI Perjuangan ini. ‘’Dari Bali kita juga melihat bagaimana kepribadian bangsa, bagaimana nilai-nilai kebudayaan, konsepsi tri hita karana ditempatkan dengan sangat baik dan itu menjiwai dari seluruh sistem sosial kebudayaan kemasyarakatan yang ada di Bali ini,’’ tandasnya. (kmb32)

Ditetapkan sebagai Tersangka Tukad Mati

Kabid Perairan PUPR Badung Praperadilankan Kajari Denpasar

Cegah Korupsi

Kapolda Kumpulkan Kades dan Lurah Denpasar (Bali Post) Ribuan kepala desa (kades) dan lurah serta Bhabinkamtibmas serta kapolsek berkumpul di Lembah Pujian, Peguyangan, Denpasar Utara, Selasa (7/11) kemarin. Mereka diundang khusus oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dalam rangka pengarahan pengelolaan dan pengawasan dana desa agar tidak dikorupsi. Pada kesempatan tersebut, Kapolda menjelaskan panjang lebar terkait pemanfaatan, pengawasaan dan penyelewengan dana desa. Bahkan, Golose menyampaikan kasus-kasus penyelewengan dana desa hingga berujung penjara. “Saya sudah mengingatkan agar jangan sampai terjadi penyelewengan dana desa. Jika itu terjadi siap-siap ditangkap dan diproses hukum,” tegas Golose. Mantan petinggi BNPT ini menyampaikan beberapa penyalahgunaan dana desa versi Indonesian Corruption Watch (ICW), bentuk korupsi yang dilakukan pemerintah desa yaitu penggelapan, penyalahgunaan anggaran, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, mark-up anggaran, laporan fiktif, pemotongan anggaran, dan suap. Sedangkan titik rawan pengelolaan dana desa, yaitu dari proses perencanaan, proses pertanggungjawaban, monitoring dan evaluasi, pelaksanaan, dan pengadaan barang dan jasa dalam hal penyaluran dan pengelolaan dana desa. “Ada juga modusnya mem-

injam sementara dana desa untuk kepentingan pribadi namun tidak dikembalikan. Pemungutan atau pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten. Di Bali jangan sampai terjadi,” ujarnya Menurut Kapolda, kasus ini terjadi karena masyarakat kurang dilibatkan dalam penggunaan dana desa selaku pengawas. Selain itu, minim pengetahuan kades atau lurah bersama perangkat sehingga terjadi mis-administrasi. “Kalau mau silakan ke Polda untuk konsultasi supaya tidak terjadi penyimpangan,” ungkapnya. Menurut Golose, kegiatan ini merupakan upaya untuk menindaklanjuti hasil MoU Kapolri. Tujuannya untuk mengamankan dana desa dari korupsi. “Saya sudah ingatkan bahwa desa itu hanya boleh mengutip (pakai) yang memang kewajiban di desa sama masyarakat. Kaitannya dengan aset desa, dengan pihak ketiga yang tidak ada hubungan lain atau tidak ada tendensi apa-apa. Yang penting saya sudah ingatkan mereka,” ungkapnya. Kapolda menyampaikan alasan melakukan kegiatan itu supaya di Bali tidak banyak ada pungli yang justru merusak Bali dan sudah beberapa ditindak. “Sehingga pada kesempatan ini, saya perlu menyampaikan kepada seluruh kepala desa dan lurah supaya tertib administrasi, tahu unsur-unsur korupsi dan modusnya. Jangan sampai mencelakakan mereka sendiri,” tegas Golose. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) -

Setelah I Wayan Seraman, mantan Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, mempraperadilankan jaksa, pada Selasa (7/11) kemarin giliran A.A. Gede Agung Dalem, S.T., M.T. melakukan hal yang sama. Dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Tukad Mati. Melalui kuasa hukumnya Simon Nahak, Wayan Gede Mardika dkk. di depan hakim praperadilan Angeliky Handajani Day, dan pihak jaksa Dewa Lanang dkk. menyampaikan sebagai termohon adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar. Alasan atau pertimbangan praperadilan yang diajukan A.A. Dalem tidak jauh berbeda dengan Seraman. Bedanya Seraman juga mempersoalkan penahanan, sedangkan Gung Dalem tidak ada menyangkut hal itu karena pria yang menjabat sebagai Kabid PUPR Badung itu tidak dilakukan penahanan oleh kejaksaan. Substansi yang sama adalah penetapan status tersangka yang diberikan pada Gung Dalem. Sebagaimana uraian praperadilan setebal 13 halaman, bahwa pihak pemohon menyampaikan beberapa hal yang mendasari praperadilan karena menilai status tersangka Gung Dalem tidak sah. Di antaranya tidak adanya SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) yang kata pemohon semestinya juga disampaikan pada tersangka, terlapor atau pun korban, paling lambat tujuh hari, sehingga waktu itu dipandang cukup untuk mencari penasihat hukum. Namun, itu tidak dilakukan pihak kejaksaan dalam penetapan tersangka pada Gung Dalem. Dalam sebuah perkara, pihak penyidik seharusnya menemukan minimal dua alat bukti untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Namun, kata Simon Nahak, pihak kejaksaan tidak memenuhi hal itu. Jaksa hanya mempunyai satu alat bukti, yakni keterangan saksi. “Sedangkan ahli dari Semarang tidak bisa dijadikan sebagai alat bukti yang sah karena belum adanya kerugian negara,” tandas Simon Nahak. Dijelaskan, dalam tindak pidana korupsi harus jelas peristiwa hukum yang dilengkapi dengan kerugian keuangan negara, dan harus jelas pula sistem pertanggungjawaban hukumnya. “Jelas di sini, termonon (kajari) belum memiliki syarat kerugian negara. Termohon hanya memiliki bukti saksi dan ahli dari Universitas

Negeri Semarang yang merupakan ahli forensik. Namun, bukan lembaga yang berwenang dalam hal ini BPK maupun BPKP,” ucap Simon Nahak. Jadi, sambungnya, termohon dalam menentukan tersangka dalam pidana korupsi belum melampirkan bukti kerugian keuangan negara oleh lembaga berwenang seperti BPK dan atau BPKP. Sehingga, menurutnya, penetapan tersangka sangat kabur dan sangat dipaksakan hanya untuk memberikan kado ulang tahun kejaksaan. Dalam surat praperadilan ini, tim kuasa hukum tersangka Gung Dalem juga menguraikan soal Kadis PUPR Badung selaku PA yang menggunakan kajian Fakultas Teknik Unud. Hasil temuannya, ada kekurangan pekerjaan pasangan batu kali dengan besaran volume 89,94 m3, dengan nilai nominal Rp 59.248.329,66. Dan atas permintaan Kadis PUPR selaku PA, kekurangan uang tersebut telah dikembalikan lengkap dengan tanda setor. (kmb37)

Bali Post/rah

DANA DESA - Pengarahan Kapolda terkait pengelolaan dan pengawasan dana desa.


BANGLI

8

Rabu Paing, 8 November 2017

Disparbud Temukan Banyak Kendaraan Lalui Jalur Tikus

Bali Post/ina

PELANTIKAN - Pelantikan anggota PPK dan PPS di Balai Pesamuhan Desa Pakraman Kubu, Selasa (7/11) kemarin.

PPK dan PPS Harus Bekerja Sesuai Aturan

Bangli (Bali Post) – Jelang dilaksanakannya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli melantik puluhan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan ratusan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sebagai penyelenggara kegiatan pesta demokrasi, para anggota PPK dan PPS yang telah dilantik dan diambil sumpahnya ini diharapkan menjalankan tugasnya dengan sungguh-sunggguh, bertanggung jawab dan bekerja sesuai dengan aturan. Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota PPK dan PPS dilaksanakan di Balai Pesamuhan Desa Pakraman Kubu, Selasa (7/11) kemarin. Kegiatan ini dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Sekretaris KPU Bali Oka Purnama, dan sejumlah unsur Forkompinda Bangli. Total jumlah anggota PPK yang dilantik dan diambil sumpahnya kemarin sebanyak 20 orang, sementara anggota PPS sebanyak 216 orang. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, anggota PPK dan PPS yang dilantik tersebut telah melalui serangkaian proses seleksi mulai dari administrasi hingga interviu. 60 persen dari anggota PPK dan PPS yang dilantik dan diambil sumpahnya kali ini adalah anak muda yang usianya di bawah 40 tahun. ‘’Ini adalah regenerasi penyelenggara pemilu,’’ terangnya. Lidartawan mengucapkan terima kasih kepada anggota PPK dan PPS yang telah dilantik karena mau ngayah membantu penyelenggaraan pilgub. Dia mengungkapkan, untuk merekrut anggota PPK dan PPS cukup sulit. Bahkan masa pendaftaran sempat diperpanjang hingga 2-3 kali. Lebih lanjut dia mengingatkan kepada para anggota PPK dan PPS yang dilantik untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab serta bekerja sesuai aturan. ‘’Bekerjalah tanpa memikirkan hasil,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya menyampaikan, PPK dan PPS memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemilu. Kesuksesan pelaksanaan pemilu terletak pada PPK dan PPS. ‘’Saya menitipkan harapan kepada bapak dan ibu anggota PPK dan PPS untuk bekerja dengan jujur dan berintegritas sehingga pelaksanaan pilgub ini dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Apalagi bapak dan ibu anggota PPK dan PPS juga sudah menandatangani pakta integritas. Selamat menjalankan tugas mulia ini,’’ kata Made Gianyar. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli melakukan kegiatan monitoring terhadap kendaraan pengangkut wisatawan yang melalui jalur tikus di Bayung Gede, Kintamani. Hasilnya, Disparbud menemukan adanya puluhan kendaraan yang melintas di jalur tersebut. ‘’Kendaraan pariwisata yang kita temukan berusaha lewat di jalur Bayung Gede sekitar 25 kendaraan. Mereka datang dari arah Payangan,’’ kata Kabid Bina Objek Disparbud Bangli Wayan Bona, Selasa (7/11) kemarin. Dia menjelaskan, kegiatan monitoring di Jalur Bayung Gede itu dilaksanakan pihaknya pada Senin (6/11) lalu. Dalam kegiatan itu, pihaknya sempat menyetop kendaraan-kendaraan pengangkut wisatawan untuk dimintai menunjukan tiket retribusi. ‘’Mereka tidak bisa menunjukkan tiket retribusi. Setelah kita arahkan baikbaik, mereka akhirnya mau kembali ke jalur resmi yang seharusnya,’’ terangnya. Bona mengungkapkan, sesuai ketentuan, kendaraan pariwisata yang hendak menuju kawasan daya tarik Kintamani harusnya melalui jalur-jalur yang sudah disiapkan yang ada pos pungut retribusinya. Jalur yang disiapkan tersebut di antaranya Sekardadi, Sekaan ataupun jalur dari arah Suter.

Meski beberapa sopir yang ditemuinya beralasan melalui jalur tikus karena mengikuti petunjuk Google Map, namun pihaknya memperkirakan jalur-jalur tikus itu kerap dilalui kendaraan pengangkut wisatawan untuk menghindari pembayaran retribusi. Untuk mencegah hal itu tidak terjadi lagi, pihaknya akan mengintensifkan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di jalur-jalur tikus dua hingga tiga kali seminggu. Pihaknya juga berharap instansi terkait memasang rambu larangan untuk kendaraan wisata. ‘’Karena kalau dibangun pos tidak mungkin, karena tidak ada lahan untuk dibanguni pos. Satu-satunya ya harus dipasangi pelang atau rambu larangan,’’ ujarnya. Sebelumnya, kecurigaan terhadap banyaknya kendaraan yang melalui jalur tikus sempat diungkapkan Wakil Ketua DPRD Komang Carles. Saat diwawancarai beberapa waktu lalu, Carles mengatakan, sejak di-hotmix, banyak wisatawan memilih melalui jalan tikus untuk menuju Kintamani. Lantaran tak dijaga petugas, wisatawan selama ini bisa lolos begitu saja tanpa harus membayar retribusi sebagaimana mestinya. Untuk mencegah terjadinya kebocoran retribusi, Carles memandang perlu dibuatkan pos pungut di jalur tikus termasuk menambah tenaga penjaganya. (kmb40)

Akhir Triwulan Ketiga

Realisasi PBB Hanya 25 Persen Bangli (Bali Post) -

Realisasi pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangli masih sangat rendah. Hingga akhir triwulan ketiga tahun ini, realisasinya baru mencapai sekitar 25 persen dari target Rp 5,7 miliar yang ditetapkan.

Puluhan Warga Miskin Dilatih Menjahit Pakaian

Bangli (Bali Post) Upaya pengentasan kemiskinan tak hanya dilakukan Pemkab Bangli dengan menggelontorkan program bedah rumah, namun juga dengan memberikan bantuan berupa pelatihan keterampilan. Seperti yang digelar Dinas Sosial, sebanyak 40 orang warga yang masuk kategori rumah tangga miskin diberi pelatihan keterampilan menjahit pakaian selama sebulan lebih. Pelatihan menjahit untuk warga miskin dilaksanakan di Museum Geopark Batur, Kintamani. Kegiatan pelatihan sudah dimulai sejak 18 September lalu. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Made Kariyana Yasa, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan untuk melatih para peserta pihaknya mendatangkan satu orang tenaga instruktur yang memang sudah lama berkecimpung di dunia jahit menjahit. Para peserta yang dilatih kali ini memang dipilih warga kurang mampu yang memiliki minat atau gemar menjahit. Kariyana mengungkapkan, pihaknya sengaja memilih kegiatan pelatihan menjahit pakaian ini untuk memberikan keterampilan kepada warga kurang mampu. Mengingat dunia busana terus berkembang. Seperti busana adat Bali untuk keperluan sembahyang yang terus mengalami perkembangan mode. Melalui kegiatan ini, ke depan diharapkan peserta pelatihan dapat membuka peluang usaha di tempat tinggal masing-masing sehingga perekonomiannya bisa lebih meningkat. ‘’Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengembangkan ilmu yang telah didapat di sini. Terlebih dengan mesin jahit yang diberikan, para peserta dapat mengasah kemampuannya di rumah,’’ terangnya. Tak hanya pelatihan menjahit, Kariyana juga mengungkapkan, ke depannya Dinas Sosial Bangli juga akan menggelar pelatihan untuk warga kurang mampu lainnya, yakni pelatihan budi daya ternak ayam kampung. Sama seperti pelatihan menjahit pakaian, pelatihan budi daya ayam kampung itu juga akan menyasar 40 orang. Untuk pelatihan ayam kampung sasarannya lebih kepada pemeliharaan dengan pemberian vaksin yang benar. ‘’Rencananya akan digelar setelah hari raya Kuningan,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

PELATIHAN - Sejumlah warga kurang mampu mengikuti pelatihan menjahit di Museum Geopark Batur, Kintamani.

Bali Post/ina

PETUGAS - Petugas Disparbud Bangli menyetop kendaraan pariwisata yang melintas di jalur tikus.

A.A. Trisna Wijaya

Bali Post/ina

Sekretaris Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli A.A. Trisna Wijaya saat ditemui, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan pada tahun ini pendapatan daerah dari PBB ditargetkan Rp 5,7 miliar. Sementara hingga akhir September, yang sudah terealisasi baru Rp 1,4 miliar. Masih rendahnya realisasi PBB tahun ini, menurut Trisna Wijaya disebabkan beberapa faktor. Salah satunya masih adanya keengganan masyarakat untuk membayar PBB ke bank lantaran akses masyarakat ke tempat membayar pajak cukup jauh. Di samping itu, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga menurutnya berpengaruh terhadap kecilnya perolehan PBB saat ini. ‘’Masyarakat masih menginginkan pembayaran pajak dilakukan dengan

jemput bola,’’ ungkapnya. Untuk menggenjot perolehan PBB, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola. Pada Oktober lalu, pihaknya juga sudah mengumpulkan perbekel dan lurah agar menginformasikan ke masyarakat yang masih menunggak pajak untuk segera melakukan pembayaran. Di sisa waktu yang tinggal 1,5 bulan ini, pihaknya tetap optimis kekurangan target tersebut bisa terpenuhi. ‘’Untuk menggenjot itu kami sekarang kerahkan tim yang telah dibentuk untuk melakukan jemput bola hingga ke dusun,’’ ujarnya. Sementara itu, mengenai pendapatan daerah dari sektor pajak lainnya, Trisna Wijaya menyebutkan ada yang sudah melampaui target yang dibebankan. Untuk PPHTB, realisasinya sudah mencapai

Rp 3,7 miliar dari target Rp 3,9 miliar. Sementara dari Pajak Hotel, realisasinya 112 persen dari target Rp 80 juta. ‘’Yang sudah terealisasi Rp 89 juta,’’ terangnya. Pendapatan dari sektor Pajak Restoran, lanjut Trisna Wijaya, juga realisasinya sudah melebihi target. Di mana dari target Rp 500 juta yang dibebankan tahun ini sudah terealisasi Rp 712 juta. Perolehan Pajak Reklame Kain hingga akhir triwulan ketiga ini, sudah terealisasi Rp 85 juta dari target Rp 50 juta. Sementara untuk Pajak Penerangan Jalan baru terealisasi 4,5 miliar dari target Rp 5,4 miliar. Sementara untuk Pajak Air Tanah baru terealisasi Rp 75 juta dari target Rp 102 juta. ‘’Di sisa waktu ini kami tetap optimis target pajak bisa terpenuhi,’’ kata Trisna Wijaya. (kmb40)

Pemerintah Diharapkan Buka Celah Pemasaran Hasil Pertanian Bangli (Bali Post) – Peran Pemkab Bangli dalam membantu membuka dan memfasilitasi celah pemasaran hasil pertanian dinilai masih minim. Padahal peran itu sangat dibutuhkan petani agar komoditas pertanian yang dihasilkan bisa terserap dengan baik sehingga mampu menyejahterakan petani. Anggota Komisi II DPRD Bangli Wayan Jamin, Selasa (7/11) kemarin, menilai Pemkab Bangli selama ini cenderung fokus menggenjot produksi pertanian. Sementara peran dalam membantu membuka dan memfasilitasi celah pemasaran masih kurang. ‘’Petani selama ini kurang dituntun pemerintah,’’ ujarnya. Jamin mengungkapkan, Bupati Bangli I Made Gianyar sempat menyampaikan ide brilian untuk membantu pemasaran hasil pertanian petani di Bangli. Dalam beberapa kali rapat kerja yang dilaksanakannya bersama Bupati, kerap disampaikan rencana membuka celah pemasaran dengan melakukan kerja sama dan membuka konter pertanian ke seluruh daerah atau kota besar di Indonesia seperti Jakarta dan Surabaya. ‘’Ide itu sebenarnya bagus. Tapi sampai sekarang belum terealisasi. Kami akan dorong ide itu kembali,’’ ungkapnya. Selain memfasilitasi pemasaran, petani juga perlu dibina lebih intensif untuk mengembangkan pertanian organik dengan membuat green house. Hal itu mengingat hasil pertanian or-

ganik belakangan ini cukup diminati industri hotel dan restoran. Dia meyakini, jika pertanian organik bisa berhasil dikembangkan dengan dibantu pemasarannya, maka tentunya sistem pertanian

itu akan ditiru oleh petani lainnya. ‘’Pameran khusus pertanian juga penting digelar saat event HUT misalnya, untuk lebih mengenalkan hasil produksi petani di Bangli,’’ ujarnya. Sementara itu, disinggung

mengenai perlukah dibuatkan zona-zona untuk pertanian di Bangli agar tidak terjadi overproduksi, menurut Jamin, perlu dilakukan. Hanya saja akan sulit direalisasikan karena dari pengalaman selama ini, petani cenderung suka

beramai-ramai menanam komoditas yang harganya sedang mahal. ‘’Contoh kopi, kita sudah imbau jangan tebang kopi saat jeruk mahal. Tapi tetap dilakukan. Jadi itu agak sulit,’’ kata Jamin. (kmb40)

Bali Post/dok

PERTANIAN - Pertanian bawang di Kintamani. Pemkab Bangli diharapkan membuka celah pemasaran hasil pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.


Rabu Paing, 8 November 2017

Mahayastra Tak Anggap Enteng Paket Cok Ibah-Gek Rani

Gianyar (Bali Post) Paket Tjokorda Raka Kertyasa Sukawati dan Pande Istri Maharani (Cok Ibah-Gek Rani) dari Koalisi Gianyar Bangkit (KGB), diantisipasi Ketua DPC PDI-P Gianyar Made Mahayastra selaku calon bupati Gianyar. Sejumlah strategi pun mulai diperhitungkan, termasuk jika kemungkinan muncul tiga paket yang bertarung dalam Pilbup 2018 mendatang. ‘’Pasangan ini kan dari partai besar, ada Golkar dan Demokrat. Makanya kita tetap waspada dan serius,’’ kata Mahayastra, Selasa (7/11) kemarin. Mahayastra menilai peluang paket Cok Ibah-Gek Rani dan Aman ini hampir sama. Pertama, paket sama-sama berasal dari daerah barat dan timur. Cok Ibah dari barat yakni Puri Ubud dan Gek Rani dari timur, tepatnya Kelurahan Beng, Gianyar. ‘’Kalau Aman juga sama. Saya dari barat dan Gung Mayun dari daerah timur,’’ terang politisi asal Desa Melinggih Kecamatan Payangan itu. Bicara soal kekuatan di masyarakat, kedua paket sama-sama berasal dari puri dan non puri. Cok Ibah berasal dari Puri Ubud dan Gek Rani dari non puri sekaligus mewakili suara perempuan. ‘’Lalu di Aman, saya non puri dan Gung Mayun ini dari Puri (Puri Gianyarred),’’ jelasnya. Mahayastra menambahkan, Puri Gianyar sudah diikrarkan sebagai kandang PDI-P. Dengan begitu, diupayakan ada regenerasi kepemimpinan dari A.A. Gde Agung Bharata yang kini menjabat Bupati Gianyar. ‘’Jadi, diupayakan ada regenerasi di kandang banteng,’’ tegasnya. Di samping itu, untuk mengantisipasi pergerakan lawan, Mahayastra pun berusaha merayu anggota KGB yang mengusung Cok Ibah-Gek Rani. ‘’Saya berharap ada dari KGB yang bersedia bergabung ke kami. Saya masih lakukan pendekatan,’’ jelasnya. Kemungkinan lain, lanjut Mahayastra, apabila dari Gerindra yang tergabung dalam KGB kurang sreg dengan paket Cok Ibah-Gek Rani, kemungkinan partai tersebut keluar dari KGB kemudian bergabung dengan Nasdem dan Hanura Gianyar untuk membentuk paket baru. ‘’Ada peluang muncul paket ketiga. Tapi itu kembali kepada partai yang bersangkutan,’’ katanya. Mahayastra memastikan PDI-P Gianyar akan bekerja ekstra memenangkan pilbup 2018 mendatang. Ia berpatokan calon yang bekerja keras untuk rakyat pasti akan lebih diingat. ‘’Kalau hanya mengandalkan figur, hitungan minggu bisa naik turun. Kalau sudah kerja keras untuk rakyat pasti akan selalu naik,’’ ucapnya. Mahayastra juga memperhitungkan, bila sudah mendapat rekomendasi, ia harus mendaftar sebagai bakal calon Bupati Gianyar bersama A.A. Mayun pada awal Januari 2018. Secara otomatis ia pun harus mundur mendahului Bupati Agung Bharata yang masa jabatannya berakhir pada Februari 2018. ‘’Sesuai jadwal, 4 Januari itu calon sudah harus mengajukan nama ke KPU. Jadi harus kerja ekstra bersama tim PDI-P untuk rakyat Gianyar,’’ ungkapnya. (kmb35)

GIANYAR

9

Dewan Minta Tiang Seluler di SDN 2 Ketewel Dibongkar

Gianyar (Bali Post) -

Komisi II DPRD Kabupaten Gianyar meminta Satpol PP Gianyar segera membongkar tiang mikro seluler yang berdiri di SDN 2 Ketewel. Sebab, tiang tersebut belum mengantongi izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar. Hal ini terungkap dari hasil pertemuan legislatif dengan sejumlah SKPD di Gedung DPRD Gianyar, Selasa (7/11) kemarin. Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai mengatakan, rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Made Suradnya, Dinas Informasi Komunikasi dan Satpol PP Gianyar. ‘’Dari hasil pertemuan di sekolah itu sama sekali belum ada izin. Yang ada hanya rekomendasi itu saja,’’ bebernya. Politisi yang akrab disapa Gus Rai ini juga mengungkapkan bahwa 25 item kerja sama Pemkab Gianyar terkait lokasi pendirian tiang seluler tersebut, satu pun belum ada yang mengantongi izin. ‘’Yang ada hanya rekomendasi lokasi yang ditanda tangani Asisten II, izinnya belum ada,’’ ujar politisi asal Kelurahan Gianyar ini. Ironisnya, eksekutif yang hadir saat pertemuan kemarin di Gedung DPRD Gianyar, semuanya mengaku tidak mengetahui berapa tiang seluler yang sudah dipasang sesuai titik rekomendasi tersebut. ‘’Eksekutif mengaku tidak tahu berapa yang sudah dipasang. Tapem saja yang menangani urusan kerja sama itu juga mengaku tidak paham. Katanya dia hanya memfasilitasi kerja sama yang dibuat masing-masing OPD. Misalkan di sekolah, rekomendasinya dengan Dinas perizinan. Makanya kita akan telusuri yang 25 titik ini,’’ jelasnya. Gus Rai juga berpesan

agar rekomendasi itu tidak disalahtafsirkan, dianggap sebagai izin. Ditegaskannya, rekomendasi yang ditanda tangani Asisten II Setda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya itu hanya memberi ruang untuk investor melakukan investasi dalam kaitannya dengan kebutuhan sinyal untuk masyarakat. ‘’Rekomendasi pertama yang dikeluarkan Asisten II Kadek Wisnu sebenarnya sudah ada catatan petunjuk apa yang harus dilakukan setelah keluarnya rekomendasi. Salah satunya adalah memenuhi persyaratan perizinan, bukannya asal pasang,’’ terangnya. Melihat kondisi ini, DPRD Gianyar pun sepakat meminta Satpol PP Gianyar segera bertindak tegas atas tiang seluler, khususnya yang ada di SDN 2 Ketewel. ‘’Makanya disepakati tutup dulu, dan kami meminta kepada Satpol PP melakukan penutupan. Alasannya, pertama karena ini di lingkungan sekolah, dari estetika dan keselamatan tidak memungkinkan,’’ tegasnya. Menanggapi permintaan dewan, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gede Agusnawa langsung menerjunkan anggota ke SDN 2 Ketewel sore kemarin. Hal ini sesuai kesepakatan dengan anggota DPRD Gianyar serta sejumlah OPD lainnya. ‘’Sudah ditutup pemasangan tiang di lokasi

Bali Post/ist

PETUGAS - Petugas Satpol PP Gianyar saat mengecek tiang seluler yang ada di SDN 2 Ketewel, Sukawati. itu, tapi bukan kita segel ya! karena prosesnya ini masih bisa berjalan,’’ ucapnya. Di lokasi tersebut, Satpol

PP Gianyar pun menyita sejumlah alat pembangunan tiang mikro seluler setinggi 30 meter. ‘’Sejumlah alat kita

sita dan dibawa ke kantor. Nanti kalau pemiliknya mau mengurus silakan datang ke kantor,’’ katanya. (kmb35)

Batam merupakan daerah yang sangat strategis dalam berbisnis karena sangat dekat dengan Singapura. ‘’Peluang kita untuk memasarkan produk-produk unggulan sangat terbuka lebar. Untuk membantu para perajin di Kabupaten Gianyar, Pemkab Gianyar melalui dinas instansi terkait akan berupaya memberi lebih banyak peluang untuk mengikuti event-event pameran serupa,’’ katanya. Hal senada juga diungkapkan Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra. Pihaknya di Dekranasda selalu berupaya memberikan kesempatan pada para perajin binaannya untuk mengikuti berbagai event pameran, baik itu tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Lewat pameran inilah perajin dapat berinteraksi langsung dengan buyer dengan skala penjualan yang lebih besar. Tidak hanya itu, jika ada peluang pihaknya juga sering mengikutsertakan perajin yang produknya saling mendukung untuk ikut pameran. Misalkan dalam suatu event pameran, selain

perajin perhiasan juga ikut pameran perajin kain tenun atau garmen, perajin tas atau assesories lainnya. Jadi, begitu para pembeli memasuki stan Kabupaten Gianyar, sudah tersedia semuanya. Sementara itu, Ni Wayan Lastri Astuti mengatakan, penjualan selama empat hari pameran cukup banyak. Meski tidak mengungkapkan berapa besar jumlah nominalnya, namun dia menyebut omset penjualan per hari rata-rata Rp 12 juta. ‘’Hal ini karena masyarakat di Batam sangat tertarik dengan desain perhiasan kita, yang menurut mereka sangat unik. Belum lagi karena lokasi pameran di Mega Mall Batam Center di depan jembatan penyeberangan Batam-Singapura, jadi cukup banyak wisatawan dari Singapura yang datang berkunjung dan berbelanja,’’ katanya.. Tak lupa dia mengucapkan banyak terima kasih pada Pemkab Gianyar dan Dekranasda Kabupaten Gianyar atas kesempatan berharga ini. Ke depan ia berharap lebih banyak lagi para perajin diberi peluang untuk ikut pameran. (ad316)

Dekranasda Fasilitasi Perajin Gianyar Ikuti Batam ITT Expo 2017

Bali Post/nik

MOBIL - Seorang warga tengah memperhatikan mobil yang terguling di Banjar Negari, Desa Singapadu.

Lakalantas di Singapadu, Mobil WNA Terguling

Gianyar (Bali Post) Seorang warga negara asing (WNA) Titiana (36) mengalami insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) saat melintas di selatan Banjar Negari, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Selasa (7/11) dini hari. Akibatnya, mobil Honda Mobilio nopol AG 1334 AR yang dikendarai korban terperosok hingga terguling. Untungnya korban asal Rusia ini selamat dari insiden kecelakaan itu. Informasi dihimpun, saat kejadian mobil Honda Mobilio yang dikemudikan korban awalnya melaju dari arah utara sekitar pukul 02.30 Wita. Saat di simpang tiga Banjar Negari, Desa Singapadu, korban tiba-tiba tidak bisa menguasai kendaraan, hingga mobil warna putih itu terperosok ke luar badan jalan. Mobil terbalik dengan kepala mobil menghadap ke utara. Untungnya Titiana selamat dari insiden tersebut. Karena kondisi jalan masih sepi, ia pun lantas berupaya seorang diri keluar dari mobil tersebut. Mobil itu mengalami sejumlah kerusakan, seperti kaca depan, samping kanan, hingga kaca belakang pecah. Ditambah bodi depan, samping kanan kiri dan belakang penyok. Titiana sempat shock atas insiden tersebut. Tidak berselang lama, sejumlah warga yang melintas bergegas memberikan pertolongan kepada korban yang saat ini tinggal sementara di Ubud. Insiden ini juga mendapat penanganan cepat polisi. Pagi kemarin mobil tersebut sudah diderek. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Alit Sudarsana yang dikonfirmasi, membenarkan adanya insiden lakalantas itu. Dikatakan, korban mengalami lakalantas seorang diri, diduga karena out off control. ‘’Kemungkinan korban lelah saat berkendara dini hari,’’ ucapnya. (kmb35)

BATAM merupakan daerah bisnis pariwisata dan perdagangan di Indonesia, sehingga memungkinkan para buyer dan wisatawan mancanegara dapat langsung berinteraksi dengan peserta pameran hingga melakukan kerja sama bisnis. Hal inilah yang mendasari Dekranasda Kabupaten Gianyar tertarik memfasilitasi salah satu perajin binaannya, yaitu Arimasta Silver and Jewelry Celuk untuk ikut pameran dalam event Batam ITT Expo (Pameran Investasi, Produk Unggulan Perdagangan dan Pariwisata) di Mega Mall Batam Center, Kepulauan Riau yang berlangsung 2 hingga 5 November 2017. Pameran yang didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Pemerintah Kota Batam ini diikuti oleh pelaku UKM di seluruh Indonesia. Melalui pameran ini diharapkan terjadi penjualan produk unggulan secara langsung, jangka panjang dan dapat pula menjaring investor nasional maupun internasional. Pameran ini juga diharapkan memperluas pangsa pasar domestik maupun ekspor meningkat.

STAN - Stan pameran Kabupaten Gianyar di Batam ITT Expo 2017. Semangat pemilik Arimasta Silver and Jewelry Ni Wayan Lastri Astuti dalam memasarkan produk kerajinan berupa perhiasan perak dan emas ini kian bertambah dengan kehadiran Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra pada hari kedua pameran. Wabup Mahayastra me-

ngatakan, dirinya lebih banyak memberi support pada Lastri agar terus bersemangat mempromosikan produk kerajinan khas Gianyar. ‘’Perhiasan perak Celuk sudah melegenda, sudah dikenal hingga luar negeri. Sekarang tinggal kreativitas masing-masing perajin untuk berinovasi agar tidak ketinggalan zaman,’’ kata Wabup Mahayastra. Ditambahkan Mahayastra,


KLUNGKUNG

10

Rabu Paing, 8 November 2017

Diverifikasi, KPU Temukan 311 KTA Ganda di Sebelas Parpol Semarapura (Bali Post)Verifikasi faktual administrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Politik sebagai dukungan untuk bisa bertarung dalam Pemilihan Umum 2019 telah dituntaskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. Hasilnya, ditemukan ratusan KTA ganda, dalam artian juga tercatat sebagai anggota partai lain. KTA ganda itu berasal dari 11 partai. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan verifikasi itu dilakukan terhadap 7.754 KTA yang disetorkan 14 Bali Post/sos partai politik, yakni PDI-P, Berkarya, Garuda, GerinI Made Kariada dra, Golkar, Hanura, NasDem, PAN, Demokrat, Perindo, PKB, PKS, PPP, dan PSI. Prosesnya yang berlangsung sejak 17 Oktober, ditemukan 311 KTA yang tercacat ganda. Angka itu paling banyak disumbangkan Partai Perindo yang mencapai 89 KTA. “Yang tak ditemukan ganda ada pada Golkar, PAN dan PKB,” bebernya, Selasa (7/11) kemarin. Pada proses itu juga ditemukan 14 anggota di KTPnya masih teridentifikasi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Padahal, dari segi umur sudah masuk sebagai pensiunan. Guna memastikan ini, verifikasi pun kembali dilaksanakan. Selain itu, data yang di-input dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) masih ada kekeliruan. “Besok (hari ini-red) kami sampaikan ke seluruh partai. 15 November harus sudah selesai perbaikan. Setelah itu data terbarunya disampaikan lagi ke partai. Ini penting untuk keakuratan data ke depan,” ucapnya. Menyangkut ketentuan, sudah disosialisasikan jauh-jauh hari sebelumnya. Ditekankan, seluruhnya harus dipatuhi. “Ini sudah ditekankan. Sudah dari dulu,” imbuh pria asal Nusa Penida ini. Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Klungkung Anak Agung Gde Anom menyatakan belum mengetahui secara pasti hasil verifikasi tersebut. Namun, ditegaskan dalam melampirkan dukungan itu, sudah dilakukan dengan berhati-hati. “Benar-benar KTA itu yang disetor di Sipol,” ungkapnya. Jika ditemukan anggota yang mengantongi KTA ganda, mantan Ketua DPRD Klungkung ini secara tegas menyatakan tidak akan mentolelir. Hal tersebut dipandang sebagai ketidakkonsistenan terhadap partai. “Kami di partai, kalau dia sudah ada di partai lain, tidak menerima begitu lagi. Berarti kan orang ini tidak konsisten, jadi kami tidak berharap dengan orang-orang seperti itu. Tidak toleransi dengan kader yang kutu loncat,” tegasnya. Disampaikan pula, partai berlambang banteng moncong putih ini juga terus berupaya menciptakan data keanggotaan yang akurat. Ini dipandang tak hanya penting untuk mendukung pemilu 2019, namun juga hajatan politik selanjutnya. “Dengan adanya Sipol, kami banyak diuntungkan. Dari itu kami tahu soal keanggotaan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PARIPURNA - Rapat paripurna penyampaian Ranperda APBD 2018 oleh Bupati Klungkung di DPRD, Selasa (7/11) kemarin.

Ranperda APBD 2018

Kebutuhan Dasar dan Infrastruktur Jadi Prioritas Semarapura (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ke DPRD Klungkung dalam rapat paripurna, Selasa (7/11) kemarin. Sesuai gambaran, anggaran tetap diprioritaskan pada program kebutuhan dasar dan infrastruktur. Bupati asal Nusa Ceningan ini menyatakan program dasar itu menyangkut bidang kesehatan. Layanan BPJS yang saat ini sudah menggunakan kata menuju Universal Health Coverage (UHC) ditargetkan bisa tuntas. Ini pun telah dianggarkan Rp 17 miliar. Selain itu, juga menyasar bidang pendidikan. Program angkutan siswa gratis akan diperluas. Tidak lagi hanya sebatas Kecamatan Klungkung. “Pemenuhan kebutuhan dasar ini masih tetap jadi proritas,” ungkapnya didampingi Wabup I Made Kasta dan Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru. Sementara bidang infrastruktur lebih fokus pada peningkatan jalan, terutama yang menuju objek wisata yang kini masih banyak belum memadai. Misalnya, jalan ke Pantai Klingking dan Atuh, Nusa Penida. Termasuk percepatan pasar Semarapapura Blok A dipastikan terbangun. “Pelabuhan segi tiga emas, rest area Pantai Belatung, Dawan. Seluruhnya ditarget tuntas 2018,” katanya. Pemberdayaan masyarakat juga dinilai tak kalah penting untuk mendapatkan perhatian. Sebab ini akan memberikan multiplier efek yang sangat luas. Mendukung ini, pengadaan tenaga pendamping desa yang diberi nama Yowana Gema Santi masih digadang-gadang menjadi langkah strategis. “Penyusunan kegiatan juga dilakukan berdasarkan reses dewan dan bedah desa,” kata orang nomor satu di bumi serombotan ini. Sementara itu, khusus untuk besaran pendapatan daerah, dirancang sebesar Rp 1,18 triliun yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah Rp 152,25 miliar lebih, Dana Perimbangan Rp 781,89 miliar lebih dan Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 254,71 miliar lebih. Belanja daerah dirancang Rp 1,26 triliun, meningkat Rp 113,63 miliar lebih, atau 1,1 persen dari APBD Induk 2017 sebesar Rp 1,14 triliun. Khusus untuk belanja tidak langsung Rp 613,36 miliar, menurun Rp 20,65 miliar dari APBD Induk 2017 yang mencapai Rp 634,01 miliar lebih dan penerimaan kembali penyertaan modal pemerintah daerah Rp 750 juta. Untuk penerimaan pembiayaan, dirancang sebesar Rp 80,87 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2017. Sedangkan untuk pengeluaran berupa penyertaan modal yang dirancang sebesar Rp 3,22 miliar. Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru menyatakan akan mengadakan pembahasan Ranperda tersebut secara internal. “Ranperda ini kita harapkan semakin cepat bisa dibahas, karena masyarakat sudah menunggu. Nanti mana yang perlu digeser, mana yang tetap, kami cermati dulu,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

NGELAWANG - Usai hari raya Galungan, sejumlah anak di Kabupaten Klungkung yang masih usia sekolah ngelawang barong di Monumen Puputan Klungkung, Selasa (7/11) sore kemarin. Kehadiran mereka yang juga melestarikan seni budaya dapat menghibur anak-anak yang berkunjung.

Ungkap Status Kepemilikan Ruko

Pansus Gali Data di BPN Semarapura (Bali Post) -

Gerakan Pansus Aset Ruko DPRD Klungkung untuk menguak status kepemilikan sejumlah ruko di seputaran Kota Semarapura terus berlanjut. Langkah yang ditempuh tak hanya menggelar rapat bersama pemkab. Namun juga mengali data di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klungkung. Penyediaannya pun sudah dikoordinasikan. “Semua jenis dokumen yang kita inginkan sudah siap dilengkapi, termasuk juga data-data pemilik toko. Ini sedang kami tunggu,” ungkap Ketua Pansus Anak Agung Sayang Suparta, Selasa (7/11) kemarin. Hal ini akan kembali dibahas dalam rapat yang diagendakan berlangsung 27 November mendatang. Pihaknya pun optimis, dalam tiga bulan bekerja dapat melahirkan sebuah rekomendasi. “Setelah rapat, lanjut buat rekomendasi. Nanti akan disampaikan ke BPN Pusat. Sekiranya nanti dilihat adanya sengketa, nanti akan ditindaklanjuti lagi dengan menerjunkan tim. Mungkin saja ada rekomendasi kepada eksekutif untuk melakukan penegakan hukum. Atau kata lain mem-PTUN-kan terhadap sertifikat yang dikeluarkan BPN yang kami anggap tidak on the track,” sebutnya. Sampai saat ini, pansus telah menemukan beberapa hal

yang dianggap ada semacam tendesi perubahan yang tak sewajarnya pada status ruko. Ada sebagian aset beralih kepemilikan, dan ada beberapa yang tetap menjadi pemilik pemkab. “Kami berupaya apa yang kami lakukan bisa mengeluarkan hasil maksimal,” tandas politisi Gerindra ini. Sebelumnya, anggota Pansus, Komang Suantara, mengatakan sesuai data 1997, ruko yang terbangun di sekitar Kota Semarapura terindikasi menjadi milik pemkab mencapai 75 unit. Namun, dalam rapat bersama Sekda dan OPD terkait, data terbaru menunjukkan hanya 16 unit. Hal ini menyebabkan kecurigaannya yang mencuat di awal akan terjadi alih kepemilikan maupun pensertifikatan semakin besar. “Ruko itu ada sekitar Jalan Diponegoro, Gadjah Mada, Terminal Bus Klungkung, Jalan Nakula dan Jalan Diponegoto Utara,” bebernya. (kmb45)

Bali Post/sos

RUKO - Ruko di Jalan Diponegoro, Kota Semarapura. Berdasarkan data 1997, beberapa ada yang menjadi aset Pemkab Klungkung. Guna memastikan itu, Pansus Aset ruko DPRD Klungkung melakukan penelusuran dengan menggali data di BPN Klungkung.

Sepekan Operasi Zebra, 448 Pengendara Ditilang

Bali Post/sos

OPERASI - Operasi Zebra Agung yang dilaksanakan Satlantas Polres Klungkung. Sepekan berjalan, 448 pengendara berhasil terjaring.

Semarapura (Bali Post) Sampai hari ketujuh pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2017 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Klungkung, berhasil menjaring 448 pelanggar lalu lintas yang didominasi tidak membawa SIM. “Operasi dimulai dari 1 sampai 14 November 2017. Ada beberapa titik ruas jalan yang jadi fokus kami. Dan yang melanggar kami tindak tegas, salah satunya ditilang,” ungkap Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi, Selasa (7/11) kemarin. Selama operasi itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 35 SIM, 415 STNK dan 8 Sepeda motor. “Pelanggaran yang kita dapati pengendara kendaraan

bermotor roda dua. Rata-rata kasusnya tidak memiliki SIM dan STNK. Ada juga pengendara yang tidak menggunakan helm,” sebutnya. Pada operasi tahunan ini, Satlantas Polres Klungkung mengedepankan peneguran sebelum penindakan yang bertujuan untuk memberikan efek jera. Tingginya pelanggaran itu dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat yang masih minim. “Kelengkapan saat berkendara dari mulai helm dan surat-surat untuk keselamatan,” tandasnya. Meminimalisasi pelanggaran, Satlantas melalui Dikmas Lantas juga sudah terjun ke beberapa sekolah dan ke masyarakat guna mengkampanyekan tertib berlalu lintas. (kmb45)

UMK Tembus Rp 2 Juta

Sulit Diterapkan Seluruh Perusahaan Semarapura (Bali Post)Upah Minum Kabupaten (UMK) Klungkung 2018 naik Rp 170 ribu lebih dari tahun ini. Meski tergolong tipis, kebijakan ini diyakini belum mampu diikuti seluruh perusahaan. Hal tersebut diperparah dengan kondisi perekonomian yang melesu. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung I Gede Kusumajaya, Selasa (7/11) kemarin men-

jelaskan, sesuai hasil penghitungan, UMK 2018 sebesar Rp 2.164.991.583, meningkat dari tahun ini yang besarnya Rp 1.991.529.375. Penerapan ini lebih dititikberatkan pada perusahaan yang memiliki tenaga kerja minimal 10 orang ke atas. “Kalau di bawah itu, masih tergolong Usaha Kecil Menengah. Untuk upah tenaga kerjanya kan harus dipertimbangkan juga. Kami ingin usaha itu

biar bisa berkembang dulu,” katanya. Penerapan UMK sebesar itu diyakini belum mampu dilaksanakan seluruh perusahaan. Hal tersebut juga berkaca dengan realita saat ini. Namun demikian, sosialisasi tetap diupayakan semaksimal mungkin. “Apalagi ekonomi seperti sekarang (lesu - red). Memang sulit untuk menerapkan itu,” jelas birokrat asal Desa Selisihan

ini. Adanya pemberian upah di bawah ketentuan, ditegaskan banyak karena berdasarkan kesepakatan tenaga kerja dan perusahaan sebelumnya. Tenaga kerja juga banyak menyatakan lebih baik mendapatkan gaji lebih kecil daripada menjadi pengangguran. “Banyak yang seperti itu. Mereka mau mendapatkan gaji di bawah UMK, karena juga bisa ting-

gal di rumah sendiri. Tempat kerjanya dekat. Jadinya tak banyak pengeluaran,” sebutnya. Ditambahkan, kebijakan yang menyangkut tenaga kerja tak hanya terbatas besaran upah. Namun juga hak lain berupa BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan. Ini pun sudah sering ditekankan ke perusahaan. “Hakhak ini harus diberikan,” tandasnya. (kmb45)


Rabu Paing, 8 November 2017

Lansia dan Penyandang Cacat Dijatah Dana Tunai

Singaraja (Bali Post) – Kementerian Sosial (Kemensos) RI tahun ini menyalurkan dana tunai untuk warga lanjut usia telantar dan penyandang cacat. Di Buleleng tahun ini sebanyak 100 orang lansia telantar dijatah dana tunai Rp 200.000 per bulan per orang untuk 10 bulan. Selain itu ada 268 orang penyandang cacat berat juga mendapat dana tunai masing-masing Rp 300.000 per orang per bulan selama 10 bulan. Pencairan dana ini dilakukan di kantor Dinsos mulai Selasa (7/11) kemarin. Jatah dana tunai untuk program Asistensi Sosial Lanjut Usia dan Telantar (Aslut) telah dibayarkan oleh pihak bank yang ditunjuk. Dana ini langsung ditransfer melalui rekening bank dan pembuatan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM-red). Dana yang sudah ditransfer ini untuk tahap pertama untuk lima bulan terhitung Januari hingga Agustus 2017. Nantinya, sisa pembayaran untuk September dan Oktober 2017 akan dibayarkan pada Desember 2017 mendatang. Sedangkan untuk penyandang cacat, program bantuannya dikenal dengan program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB). Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Buleleng Gede Komang mengatakan, bantuan untuk lansia telantar ini digulirkan mulai 2009 yang lalu. Saat tahap uji coba di Buleleng hanya ada 34 orang lansia telantar yang menerima jatah dana tunai dari pemerintah pusat tersebut. Sejak itu, program semakin diterima sehingga memasuki tahun 2010 jumlahnya bertambah menjadi 64 orang. Hingga tahun 2011 hingga 2017 Buleleng berhasil memenuhi kuota penerima dana tunia ini sebanyak 100 orang. Terkait proses penetapan calon penerima dana tunai, Gede Komang mengatakan, data lansia telantar atau penyandang cacat berat merupakan hasil pendataan tim pendamping, bekerja sama dengan perangkat desa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi sosial, dan komunitas lain. Dari pendatan ini kemudian dilakukan verifikasi mengikuti kriteria yang sudah ditentukan seperti lansia telantar dan miskin. ‘’Setelah uji coba kita sudah berhasil memenuhi kuota lansia penerima dana tunai dari pemerintah pusat ini. Cuma dalam perjalanan ada perubahan mulai teknis pembayaran kalau dulu lewat Kantor Pos, sekarang melalui bank yang sudah ditunjuk,’’ katanya. Menurut Gede Komang, bantuan ini murni untuk membantu lansia telantar dalam memenuhi kebutuhan makanan dan perlengkapan sehari-hari. Untuk mengawasi pemanfaatan dan menghindari penyalahgunaan bantuan, Dinsos rutin melakukan pengawasan dengan ketat. Pengawasan ini dilakukan karena Dinsos tidak ingin pengalaman buruk terulang di mana pada pencairan beberapa tahun sebelumnya ada oknum pendamping lansia menggunakan jatah dana yang diberikan pemerintah. Beruntung, kala itu persoalannya dapat diselesaikan dan oknum pendamping bersedia mengembalikan dana yang diterima lansia bersangkutan. ‘’Kita tidak ingin ada pendamping yang menggunakan dana ini, sehingga kami akan awasi dengan ketat dan pendamping jangan coba-coba untuk melakukan pelanggaran karena kalau lagi ditemukan akan diberikan sanksi berat hingga dilaporkan kepada pihak berwajib,’’ tegasnya. Terbatasnya kuota yang ditanggung dengan dana dari Kemensos RI, membuat masih ditemukan lansia telantar dan penyandang cacat yang belum mendapat jatah dana tunai. Untuk itu, dalam APBD Perubahan 2017 ini, Buleleng mengalokasikan dana sebesar Rp 200.000 per bulan per orang selama satu tahun. Nantinya, lansia dan penyandang yang telah cacat memenuhi kriteria, Dinsos akan merealisasikan dana tersebut sekaligus untuk 12 bulan. Selain itu, untuk memfasilitasi penerima bantuan dari APBD Buleleng ini akan melibatkan Karang Taruna di desa terkait. ‘’Masih ada masuk daftar tunggu, dan kita sudah tangani dengan sumber dana APBD Perubahan 2017 ini dan itu penuh 12 bulan dan berapa penerimanya nanti akan diverifikasi kembali,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DANA TUNAI – Tahun ini 100 lansia dan 268 penyandang cacat mendapat jatah dana tunai yang mulai direalisasikan Selasa (7/11) kemarin.

Pengungsi Berkurang Singaraja (Bali Post) – Sejak pemerintah menurunkan status Gunung Agung dari Awas menjadi Siaga, warga Karangasem yang mengungsi ke Buleleng jumlahnya semakin berkurang. Sebelumnya, Buleleng menerima 22 ribu jiwa pengungsi. Sekarang jumlahnya turun menjadi sekitar sembilan ribu jiwa. Pengungsi yang masih menempati fasilitas umum (fasum) dan juga rumah warga ini, tetap mendapat jatah logistik terutama bahan makanan.Pengungsi terbanyak ditampung di Kecamatan Tejakula. Dari data terbaru, di kecamatan ini sekarang tercatat ada 4.707 jiwa dari jumlah pengungsi sebelumnya mencapai 14.196 jiwa. Camat Tejakula, Made Widiarta, usai menghadiri rapat di Kantor Bupati, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan sejak status Gunung Agung diturunkan menjadi level Siaga dan bersamaan datangnya hari raya Galungan dan Kuningan, pengungsi di daerahnya berbondong-bondong kembali pulang ke desa asal mereka. Pengungsi yang sudah meninggalkan tempat penampungan kebanyakan warga Karangasem yang tinggal di luar radius enam kilometer hingga 7,5 kilometer dari Gunung Agung. Sedangkan, pengungsi yang bertahan di tempat penampungan adalah warga yang desa asal mereka berada pada radius enam hingga 7,5 kilometer. Selain membawa barang-barang bawaan saat mengungsi, warga juga mulai memindahkan ternak sapi yang kebetulan belum telanjur dijual selama dititipkan di pengungsian. “Ada yang melapor dan kebanyakan yang tidak melapor dan pulang begitu saja. Kami tetap mendata dan kebanyakan yang di

luar radius enam hingga 7,5 kilometer dari Gunung Agung yang pulang, dan yang masih bertahan itu karena pemerintah tetap melarang kembali sebelum status benar-benar aman,” katanya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gede Komang mengatakan, persedian logistik untuk pengungsi masih mencukupi. Dia mencontohkan, persediaan beras sekarang ini mencapai 20 ton. Jumlah ini diperkirakan mencukupi kebutuhan pengungsi untuk tiga minggu ke depan. Beras masih aman, namun persediaan laukpauk mulai menipis. Mengantisipasi kekurangan lauk-pauk ini, Dinsos berusaha membeli menggunakan sisa bantuan uang yang diterima dari dermawan dan relawan yang tersisa sekarang Rp 20 juta. “Kalau beras masih aman dan kami masih terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk membantu permakanan untuk pengungsi yang masih bertahan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah pengungsi di Buleleng sejak status Awas Gunung Agung pada September 2017 sebanyak 22 ribu jiwa. Lebih dari satu bulan, pemerintah kemudian menurunkan status menjadi Siaga. Sejak itu, pengungsi di Buleleng mulai kembali pulang ke kampung mereka. Tercatat sembilan ribu jiwa pengungsi sudah kembali pulang ke desa asal mereka. Saat ini, pengungsi yang masih bertahan terdiri atas di Kecamatan Tejakula 4.339 jiwa, Kubutambahan 2.522 jiwa, Sawan 367 jiwa, Sukasada 520 jiwa, Gerokgak 281 jiwa, Seririt 167 jiwa, Buleleng 375 jiwa, Banjar 372 jiwa, dan Kecamatan Busungbiu 143 jiwa. (kmb38)

BULELENG

11

Diduga Korupsi APBDes

Perbekel Desa Dencarik Ditahan

Singaraja (Bali Post) – Perbekel Desa Dencarik Kecamatan Banjar I Made Suteja ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja, Selasa (7/11) kemarin. Suteja diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (ABPDes) Desa Dencarik tahun 2015 dan 2016 yang lalu.

Bali Post/kmb38

DITAHAN – Perbekel Desa Dencarik Kecamatan Banjar I Made Suteja ditahan Kejaksaan Negeri Singaraja, Selasa (7/11) kemarin.

Kejari sejak lama menyelidiki dugaan kasus korupsi di Desa Dencarik. Kejari kembali memanggil Suteja untuk memberi keterangan terkait dengan pengelolaan dana APBDes Dencarik pada tahun 2015 dan 2016. Saat menjalani pemeriksaan, statusnya langsung ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka. Dia pun langsung ditahan di Lapas Singaraja. Penahanan itu pun terbilang cepat dilakukan. Dari beberapa kasus sebelumnya, Kejari Singaraja biasanya baru akan melakukan penahanan menjelang pelimpahan kasus. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Singaraja Indra Harvianto Saleh mengatakan, tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi dana APBDes tahun anggaran 2015 dan 2016. Akibat perbuatan itu kerugian negara yang ditimbulkan sekitar Rp 149 juta. Dugaan penyalahgunaan dana itu meliputi beberapa kegiatan seperti lomba desa, bantuan sosial, dan beberapa kegiatan lain. ‘’Yang jelas kasusnya terkait pengelolaan APBDes di Desa Dencarik pada tahun 2015 dan tahun 2016,’’

katanya. Sementara itu, kuasa hukum tersangka Indah Elsya mengatakan, kasus yang menjerat kliennya masih dipelajari lebih lanjut. Dia memastikan bahwa kliennya diduga melakukan korupsi hingga memicu kerugian negara sekitar Rp 149 juta. Kerugian itu berasa dari pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di Desa Dencarik sepanjang tahun 2015 dan 2016 lalu. Terkait penahanan kliennya terlalu cepat, Indah berjanji akan mengajukan penangguhan penahanan pada kliennya. ‘’Yang jelas kami masih pelajari dan nanti di persidangan akan dibuka,’’ katanya.Sementara itu, Kepala LP Singaraja Sutarno mengatakan, selama enam hari tersangka menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling). Setelah itu baru akan dipindahkan ke ruang penahanan khusus untuk pelaku kasus tindak pidana korupsi. “Kita punya ruang penahanan khusus tipikor dan sesuai standar operasional prosedur (sop) yang bersangkutan menempati mapenaling dulu, setelah itu baru digabung dengan pelaku kasus yang sama,” katanya. (kmb38)

Belasan Mobdin Dewan Diserahkan

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 12 mobil dinas (mobdin) yang sebelumnya digunakan oleh anggota DPRD, Rabu (8/11) ini, diserahkan kepada Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Belasan mobdin ini ditarik karena anggota dewan dijatah dana tunjangan transportasi yang dibayarkan mulai Oktober 2017. Hingga Selasa (7/11) kemarin, masih ada satu unit mobdin yang belum diserahkan oleh anggota dewan kepada Setwan. Tidak ingin menghambat penyerahan aset mobdin kepada BKD, staf Setwan menjemput mobin tersebut ke kediaman anggota dewan. Menunggu penyerahannya, belasan mobdin itu sementara diparkir di halaman belakang gedung DPRD Buleleng. Daya tampung tempat parkir yang tidak mencukupi, beberapa mobdin diparkir di halaman terbuka. Kabag Umum Sekwan DPRD Buleleng Wayan Witana di ruang kerjanya mengatakan, berdasarkan data aset di lembaganya ada 12 unit mobdin yang digunakan menunjang tugas-tugas anggota dewan. Tiga di antaranya sedan Toyota Vios dan sembilan unit lainnya Kijang Innova.

Pihaknya sudah melakukan p eng eceka n kond isi d a n perlengkapan yang ada. Hasilnya, sebagian besar kendaraan itu dalam kondisi layak pakai. Hanya, bodi, ban dan perlengkapan lain perlu diservis kalau nantinya mobdin ini kembali dioperasionalkan. “Hari ini (Selasa, 7/11), staf masih mengambil lagi satu mobil karena belum dikembalikan. Kami sudah data dan siapkan administrasi dan besok (Rabu, 8/11 pagi ini - red) kami serahkan kepada BKD. Kasian barangnya kepanasan karena parkir tidak mencukupi,” katanya. Menurut mantan Kabag Umum Setda Buleleng ini, dari seluruh mobdin yang sudah ditarik itu, pihak Setwan DPRD mengajukan permohonan kepada BKD untuk tetap meminjam satu unit mobdin untuk tetap dioperasionalkan di Setwan. Mobdin yang tetap difungsikan di Setwan itu digunakan untuk menambah dua mobdin yang selama ini digunakan untuk membantu tugas-tugas anggota dewan yang tergabung dalam komisi-komisi di DPRD. Tambahan satu unit mobdin ini dapat membantu kelancaran kegiatan anggota dewan di komisi, karena selama ini Setwan DPRD

Singaraja (Bali Post) – Menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali tahun 2018 mendatang, KPU Buleleng melantik Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Selasa (7/11) kemarin. PPK yang dilantik 45 orang, wakil dari masing-masing kecamatan. Sedangkan, PPS sebanyak 444 orang berasal dari 148 desa. Rinciannya, masing-masing desa tiga orang. Ratusan orang PPK dan PPS ini mulai bertugas sembilan bulan sejak mereka dilantik. Pelantikan ini dipusatkan di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Pelabuan Buleleng. Dalam pelantikan ini, Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) diwakili oleh Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta didampingi Ketua KPU Buleleng Gede Suardana. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana usai pelantikan mengatakan, PPK dan PPS ini merupakan hasil perekrutan yang dijalankan oleh KPU beberapa waktu lalu. Selain ada yang sudah pernah menjadi penyelenggara pada hajatan politik terdahulu, ada beberapa orang di antaranya merupakan pendatang baru. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi -red), PPK dan

PPS ini ditugaskan membantu KPU melaksanakan tahapan Pilgub Bali. Tugas itu di antaranya melakukan pemutakhiran data pemilih, persiapan masa kampanye, dan membantu KPU dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan perolehan suara. “Jadi, sesuai peraturan KPU dan Undang-Undang, PPK dan PPS ini membantu tugastugas KPU dalam melaksanakan tahapan Pilgub Bali,” katanya. Suardana menambahkan, untuk mewujudkan Pilgub Bali yang berkualitas, berintegrasi, dan mandiri, p ihaknya m enginga tkan kepada penyelenggara tingkat kecamatan dan desa ini untuk tetap menjaga netralitas, independensi, dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon atau tim kampanye. Sebagai langkah awal dalam membekali PPK dan PPS, pihaknya langsung melibatkan seluruh PPK dan PPS dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) terkait tahapan Pilgub Bali. Dari penanganan awal ini, paling tidak penyelanggara yang baru dilantik itu memiliki pemahaman terkait tugastugasnya membantu KPU menyukseskan hajatan Pilgub Bali mendatang. Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta

Bali Post/kmb38

MOBDIN – Sekretariat Dewan Buleleng, Rabu (8/11) ini menyerahkan 12 unit mobdin kepada BKD Buleleng. hanya mengoperasikan dua unit mobil tipe minibus. Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan tunjangan transportasi untuk anggota DPRD Buleleng. Atas pemberian tunjangan ini, anggota dewan tidak lagi mendapat fasilitas mobdin dari pemerintah daerah. Setiap anggota dewan mendapat

tunjangan ini sebesar Rp 11,8 juta tiap bulan. Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No. 63 Tahun 2017 anggaran untuk membayar tunjangan dialokasikan pada APBD Perubahan terhitung mulai Oktober, November, dan Desember 2017. Sementara mengacu Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2017 tentang Hak

Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Buleleng berlaku 2 Agustus 2017, maka tunjangan ini mulai dibayarkan Agustus hingga Desember 2017. Beda persepsi antara D P R D d e n g a n e ks e k u t i f sekarang menunggu hasil koordinasi Bagian Hukum Setda Buleleng ke Pemerintah Provinsi Bali. (kmb38)

Ratusan PPK dan PPS Dilantik

Bali Post/kmb38

DILANTIK – Ratusan PPK dan PPS dilantik menjelang Pilgub Bali 2018 mendatang. mengatakan, tugas pertama yang dihadapi PPK dan PPS adalah menyangkut pemutakhiran daftar pemilih, penyebaran surat undangan untuk memilih. Dua tugas berat ini sangat penting dan menentukan pelaksanaan pilgub di daerah. Sebab, kalau surat undangan untuk memilih tidak sampai ke masyarakat, berdampak terhadap rendahnya partisipasi pemilih datang ke TPS

untuk mencoblos. “Kawankawan PPK dan PPS saya harapkan berkoordinasi dengan perangkat desa sejak awal terutama untuk desa atau kelurahan yang memiliki penduduk pendatang banyak, sehingga dua tantangan ini bisa diatasi,” katanya. Di sisi lain, Arya Sukerta mengatakan, pemerintah tetap mendukung pihak penyelenggra Pilgub melalui

penyiapan sarana prasarana kantor dan pegawai kesekretariatan. Hanya untuk sekretariat PPK Kecamatan Busungbiu yang belum final. Ini disebabkan di kantor Camat Busugbiu masih kekurangan ruangan. Atas kondisi ini, pemerintah akan memberikan gedung penyuluh pertanian Kecamatan Busungbiu untuk sekretariat PPK Busungbiu. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Paing, 8 November 2017

Setahun Paceklik Ikan

Nelayan di Pengambengan Dikenalkan Teknologi Satelit

Negara (Bali Post) Sudah setahun ini para nelayan di Pengambengan mengalami siklus paceklik ikan. Mereka kesulitan mencari lokasi ikan di Selat Bali yang cukup luas, sehingga berdampak pada biaya operasional, baik bahan bakar maupun anak buah kapal. Sebagian besar perahu Purse Seine atau selerek selama ini masih mengandalkan pengamatan secara tradisional melalui tukang panggung atau nakhoda. Namun, di era digital ini, sejatinya permasalahan tersebut bisa ditekan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Salah satunya lewat teknologi satelit yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui lokasi ikan di perairan. Hal inilah yang melatarbelakangi DPD HNSI Bali bersama Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana dan Institut Pertanian Bogor (IPB), menggelar pelatihan dan workshop Pemanfaatan Teknologi Inderaja dan Koperasi untuk Peningkatan Penghasilan Nelayan di Pengambengan. Narasumber dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Bisman Nababan yang memaparkan tentang teknologi inderaja ini menyebut bahwa informasi ini sangat penting bagi nelayan. Karena umumnya biaya paling besar bagi nelayan adalah untuk BBM. Dengan mengetahui lokasi ikan maka nelayan dapat menghemat BBM dan waktu berlayar serta memaksimalkan hasil tangkapan. Bisman yang juga Ketua Departemen Kebijakan dan Regulasi DPP HNSI Jakarta ini juga memaparkan tentang UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi daya Ikan dan Petambak. “Nelayan juga harus mengetahui hak dan kewajiban sebagai nelayan. Manfaat HNSI untuk mengadvokasi kebutuhan nelayan,” terangnya. Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bali I Nengah Manumuditha mengatakan, dengan teknologi satelit ini nelayan dapat mengefesienkan waktu berlayar dan dapat memprediksi jalur pelayaran dengan efisien. Untuk itu, nelayan sebelum melaut sudah dapat mengetahui ke mana mereka akan pergi untuk menangkap ikan. “Dengan kata lain nelayan tidak lagi menyebar jaring pada lokasi yang belum tentu ada ikannya,” ujarnya. Salah satu masalah yang diperjuangkan DPD HNSI Bali adalah Perda Bendega agar segera keluar dan diresmikan Pemerintah Provinsi Bali. Dengan demikian nelayan dan masyarakat pesisir Bali dapat terlindungi dan mendapatkan hak-haknya di daerah pesisir. Manumuditha juga mengingatkan pentingnya koperasi nelayan dikembangkan untuk menopang dan membangun ekonomi nelayan. (kmb26)

Bali Post/olo

TUNJUKAN - Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk menunjukkan beberapa botol jamu tanpa label BPOM yang diamankan di Gilimanuk.

Digagalkan, Pengiriman Ratusan Kardus Jamu Ilegal di Gilimanuk Tanpa Label BPOM

Negara (Bali Post) Hampir setiap hari petugas Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk berhasil mengagalkan barang yang hendak diselundupkan dari dan menuju Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Kali ini, ratusan kardus jamu ilegal yang hendak dikirim ke Denpasar berhasil digagalkan, Senin (6/11) malam lalu. Jamu tanpa label BPOM itu diangkut dengan mobil pick-up L-300 nopol P 8754 VN. Guna proses selanjutnya, barang bukti beserta sopir pick-up, Achmad Soebardjo, kini diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Informasi yang dihimpun, Selasa (7/11) kemarin menyebutkan, pengungkapan kasus penyelundupan barang ilegal ini berawal dari pemeriksaan polisi di Pelabuhan Gilimanuk. Ketika itu, satu unit mobil pick-up diketahui mengangkut barang berupa ratusan kardus jamu tradisional berbagai mer-

ek. Dari pemeriksaan tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi, jamu yang dikemas dalam botol tersebut diketahui tidak ada label dari BPOM. Mengetahui hal itu, sang sopir, Achmad Soebardjo, diamankan. Apalagi, saat ditanya, ia hanya mengaku sebagai

pengantar saja. Belakangan diketahui, di bak belakang mobil ada 202 kardus jamu tradisional. 175 kardus di antaranya merek Akar Daun, 25 kardus jamu merek Tawon Klanceng dan 2 kardus jamu tradisional merek Pak Kumis. Saat dilihat secara seksama botol-botol jamu itu ternyata

tidak tercantum daftar label dari BPOM. Polisi pun selanjutnya mengamankan ratusan kardus jamu tersebut dan pengemudi mobil dimintai keterangan lebih lanjut. Kanit Muliyadi seizin Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Barang jenis jamu ini semestinya wajib terdaftar atau ada label dari BPOM yang sah di setiap botolnya. “Sebagaimana diatur dalam UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yaitu setiap produk makanan maupun minuman wajib dis-

ertai label edar dari BPOM,” terang Muliyadi. Sementara, dari pengakuan sopir, ia hanya disuruh oleh Haji Panijo untuk membawanya dari Muncar, Banyuwangi ke Denpasar. Dari jasa pengiriman jamu itu, ia diberikan ongkos Rp 1,2 juta. Polisi saat ini masih mengamankan barang-barang yang tak dilengkapi dengan dokumen atau tidak terdaftar BPOM itu. Selanjutnya jamu ini nantinya akan dilimpahkan ke Krimsus Polda Bali melalui Reskrim Polres Jembrana guna proses penyidikan lebih lanjut. (kmb26)

Pastikan Bebas Narkoba

Puluhan Hakim dan Staf PN Negara Jalani Tes Urine Bali Post/olo

WORKSHOP - Nelayan di Pengambengan yang tergabung dalam HNSI mengikuti workshop tentang teknologi inderaja. Melalui teknologi satelit ini diharapkan nelayan lebih efektif dalam mencari ikan.

Kantor LPD Candikusuma Disatroni Maling

Negara (Bali Post) Aksi kriminalitas terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana. Kantor LPD Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (7/11) kemarin menjadi sasaran maling. Maling menyatroni kantor tersebut dengan merusak pintu. Untungnya tidak ada barang berharga yang berhasil dibawa kabur. Kejadian tersebut dilaporkan Ketua LPD Candikusuma Komang Desen (51), warga Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Melaya ke kantor polisi. Saksi yang melihat pertama terjadinya kerusakan pada pintu, yakni Ni Putu Siska Yuli Lestari (23). Wanita yang merupakan karyawan/waker LPD ini datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 Wita berniat menaruh gelas. Saat saksi masuk melalui pintu sebelah samping timur, pintu ruangan sudah dilihat dalam keadaan terbuka. Kemudian ia juga melihat almari ruangan Kepala LPD terbuka. Curiga dengan kondisi itu, saksi meminta tolong kepada iparnya, Gede Rai Prima (27), untuk mencari pegawai TU LPD. Ternyata, kantor tersebut sempat disatroni maling. Dari keterangan saksi, saat dia masuk pekarangan LPD, pintu gerbang masih dalam keadaan tertutup. Sementara, Ketua LPD mendatangi kantor dan melakukan pengecekan terhadap barang-barang dan semua masih dalam keadaan utuh. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Pelaku diperkirakan masuk meloncati pagar bagian depan LPD. Kemudian masuk ke dalam kantor LPD dengan cara mencongkel pintu utama dan keluar melalui jalan yang sama. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 1 juta, sebab pihak LPD harus melakukan pacaruan. (kmb)

Negara (Bali Post) Puluhan staf dan hakim di jajaran Kantor Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (7/11) kemarin menjalani tes urine. Tes yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali ini untuk memastikan para pegawai di lingkungan PN Negara bebas dari narkoba. Sebelum dilakukan tes urine, hakim dan staf Kantor PN Negara mengikuti diseminasi informasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang diberikan oleh Kepala BNN

Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini. Selain memaparkan tentang permasalahan narkoba dan langkah-langkah strategis dalam upaya menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba, AKBP Masmini juga menyingung mengenai Tim Asesmen Terpadu (TAT). Di mana bagi pecandu yang tersangkut masalah hukum dapat dilakukan asesmen melalui asesmen terpadu. Kiranya hakim yang menyidangkan perkara tersebut, menjadikan rekomendasi Ketua TAT sebagai pertimbangan dalam

mengambil keputusan. Plt. Ketua PN Negara, R. R. Diah Poernomojekti melalui Panitera PN Negara, R. Tri Indiar Putranta mengatakan kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti surat edaran dari Mahkamah Agung, di mana di seluruh lingkungan kerja MA wajib mengikuti tes urine narkoba. Termasuk di PN Negara. Tes urine diikuti seluruh staf dan hakim. Dari hasil tes urine yang diikuti 28 orang terdiri dari hakim dan staf kantor PN Negara tidak ditemukan indikasi mengandung narkoba. (kmb26)

Bali Post/olo

TES URINE - Tes urine yang diikuti hakim dan staf PN Negara untuk memastikan bebas narkoba.

Rencana Penertiban Tak Jelas

Puluhan Kafe Masih Beroperasi hingga Dini Hari

Negara (Bali Post) Rencana penertiban kafe di Pantai Delodberawah, Kecamatan Mendoyo atas desakan desa hingga kini belum ada kejelasan, bahkan mulai mengendur. Buktinya, puluhan kafe di kawasan wisata pantai itu masih beroperasi hingga dini hari. Padahal pemerintah daerah sebelumnya sudah melayangkan surat peringatan hingga dua kali sejak awal Oktober lalu. Sejumlah tempat usaha ini mengaku memiliki Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang dikeluarkan Kecamatan Mendoyo. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah melakukan penertiban. Bahkan muncul wacana melimpahkan penertiban itu ke kecamatan yang mengelu-

arkan izin tersebut. Camat Mendoyo I Gede Sujana, Senin (6/11) lalu mengatakan, dari data di kecamatan memang ada sekitar 22 tempat usaha yang memiliki IUMK. Tetapi, kendati mengantongi izin di tingkat camat otomatis gugur bila pemerintah memutuskan untuk

menutup. Apalagi selama ini usaha kafe itu tidak memiliki surat keterangan tanda daftar pariwisata. Bila usaha tersebut untuk penunjang pariwisata, semestinya wajib memiliki surat keterangan itu. Dengan demikian, tanpa izin dicabut pun, bila memang akan ditutup, izin

praktis gugur. Apalagi sebelumnya telah turun surat peringatan penutupan kafe. Kendati begitu, kecamatan masih menunggu keputusan pemerintah daerah kabupaten. Bila memang diserahkan ke kecamatan, maka harus melalui proses

dari kecamatan pula. Dengan pembinaan, peringatan dan membuktikan adanya pelanggaran. “Proses dari awal lagi, seperti yang dilakukan selama ini,” terangnya. Tidak serta merta izin yang dikeluarkan kecamatan itu dicabut. (kmb26)


Rabu Paing, 8 November 2017

KARANGASEM

13

Tersisa 110 Sapi di Pos Penitipan Manggaan Amlapura (Bali Post) Warga pengungsi yang sebelumnya menitipkan sapinya di pos penitipan di Banjar Manggaan, Desa Nongan telah mengambil sapi mereka untuk dibawa kembali ke rumah masing-masing. Mereka membawa pulang sapinya pascastatus Gunung Agung diturunkan pihak PVMBG dari level IV (Awas) ke level III (Siaga). Dari 600-an sapi yang dititipkan warga pengungsi itu, kini tinggal 110 sapi milik warga yang masih berada di tempat penitipan itu. Salah satu petugas UPTD Pertanian Rendang, Karangasem, I Ketut Acok Supiana, Selasa (7/11) kemarin, mengungkapkan warga yang menitipkan sapinya di Manggaan ini berasal dari Besakih, Pempatan, dan Muncan. Pascaturunnya status Gunung Agung, banyak warga pengungsi telah mengambil kembali sapi mereka yang dititipkan sebelumnya. Tercatat hanya pengungsi dari wilayahnya di luar zona bahaya yang mengambil sapinya di sini. “Sekarang ini, sapi pengungsi yang masih dititipkan 110 ekor. Sebelum status diturunkan, sapi-sapi yang dititipkan mencapai 600-an ekor. Warga yang masih menitipkan sapinya di sini adalah warga dari wilayah KRB III yang masuk zona berbahaya,” ungkap Supiana. Untuk pakan sejauh ini, warga sendiri kata Supiana, yang mencarikan pakan sapi miliknya di tempat penitipan itu. Tetapi sejauh ini, bantuan pakan seperti rumput gajah dan pakan masih tersedia 17 ton. “Jika tidak dicarikan pakan pemiliknya, maka bantuan pakan itu kita berikan dari stok yang ada. Tapi pemiliknya masih tetap mencarikan rumput di lahan milik mereka kemudian dibawa ke sini (pos penitipan red),” jelas Supiana. Disinggung kesehatan sapi milik warga yang masih berada di penitipan ini, kata Supiana, semua sapi kondisinya sehat. Jika ada sapi sakit maka akan langsung dapat penanganan dari dokter hewan yang bertugas di UPTD Pertanian Rendang. “Saat ini, semua sapi kondisinya sehat. Kalau ada sapi sakit maka langsung dapat pengobatan dari dokter hewan,” papar Supiana. Salah seorang warga Besakih Kawan, Erik, yang masih menitipkan sapinya, mengungkapkan, ia menitipkan sapinya itu sebab sampai saat ini dirinya masih berstatus pengungsi. “Saya dan keluarga masih mengungsi.’’ ujarnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SAPI - Tinggal 110 sapi milik pengungsi yang masih dititipkan di pos penitipan di Banjar Manggan, Desa Nongan, Rendang, Karangasem.

Polres Rancang Strategi dan Simulasi Evakuasi Amlapura (Bali Post) Naiknya aktivitas vulkanik Gunung Agung bahkan sempat sampai level Awas akhirnya membuka mata semua pihak tentang pentingnya upaya mitigasi bencana. Pihak kepolisian dalam hal ini Polres Karangasem juga tak mau ketinggalan. Untuk mencegah timbulnya korban jiwa jika terjadi erupsi, korp baju cokelat itu merancang strategi evakuasi untuk kemudian disosialisasikan dan disimulasikan melibatkan masyarakat. ‘’Saat ini, sedang dalam tahap penyusunan. Kita masih terus melakukan pembauan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan,’’ kata Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana, Selasa (7/11) kemarin. Bersamaan dengan penyusunan strategi evakuasi, Polres Karangasem bersama Kodim 1623/Karangasem dan pemerintah kecamatan mempersiapkan jalur evakuasi. Jalur evakuasi itu akan mengarahkan masyarakat ke tempat evakuasi terdekat dengan tempat tinggalnya. Tempat evakuasi terdekat itu sekaligus berfungsi sebagai titik kumpul sementara untuk menghindari kemacetan lalu lintas saat proses evakuasi dilaksanakan. Kapolres mengatakan penentuan jalur evakuasi bersifat vital karena apabila masyarakat tidak diarahkan maka bisa menyebabkan kemacetan di jalur evakuasi. Jika itu terjadi jelas bisa menghambat pergerakan menuju pengungsian. Menetapkan jalur-jalur evakuasi juga untuk meminimalisasi potensi lakalantas saat proses evakuasi berlangsung. ‘’Titik kumpul harus berada di luar zona KRB. Tempat itu disiapkan masing-masing Polsek. Nantinya setelah masyarakat berada di wilayah titik kumpul itu aman barulah anggota Polsek mengarahkan ke pos pengungsian permanen,’’ terangnya. Menyikapi situasi terkini bahwa Gunung Agung sudah diturunkan statusnya ke level Siaga, Kapolres mengajak masyarakat selalu mematuhi rekomendasi Badan Vulkanologi. Radius enam kilometer dan 7,5 kilometer radius sektoral harus steril dari aktivitas manusia. Pihaknya berharap tidak ada masyarakat yang melanggar rekomendasi tersebut karena saat ini Gunung Agung masih dalam level bahaya. Namun kenyataannya, banyak masyarakat yang seolah tak mengindahkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Kapolres tak menampik kondisi tersebut. Karenanya, untuk meminimalisasi aksi nekat warga itu, hemat Kapolres, Satgas Penanggulangan Erupsi Gunung Agung dan kepolisian masih berjaga di setiap pos portal yang menjadi pintu masuk ke radius bahaya. Di Kecamatan Selat misalnya, portal pengawasan didirikan di tiga lokasi yaitu Banjar Pura, Banjar Ancut, dan Banjar Sebudi. (kmb)

WRASPATI KALPA - Sembilan sulinggih memimpin upacara Waraspati Kalpa di Pos Pengamatan Gunung Agung di Rendang.

’’Wraspati Kalpa’’ di Pos Pengamatan Gunung Agung Amlapura (Bali Post) Erupsi gunung berapi merupakan fenomena alam untuk menyeimbangkan dirinya. Mewujudkan keseimbangan alam juga bisa ditempuh melalui jalan niskala. Seperti yang dilaksanakan di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Rendang, Karangasem, Selasa (7/11) kemarin. Prosesi Wrespati Kalpa berupa pecaruan agung memohon keselamatan kepada Sang Pencipta itu dipuput sembilan sulinggih. Upacara Wraspati Kalpa itu identik dengan upacara Rsi Gana yang umumnya

dilaksanakan di tempat suci parahyangan Ida Batara. Tujuannya memohon keselamatan dengan sembahyang bersama, yaitu memohon kepada Tuhan keselamatan jagat Bali. Upacara dimulai pukul 09.00 Wita, diawali ritual Guru Piduka dan Madurga. Upacara dihadiri Forkompincam Rendang, Bendesa Adat Besakih, Bendesa Adat Rendang dan juga Kepala Pos Pengamanan Rendang, Dewa Mertayasa. Selain itu, juga dihadiri siswa Pasraman Yoga Kereta Kencana Mas, Padangsambian, Den-

Bali Post/kmb

pasar dan sekitar 100 orang warga pamedek. ‘’Melalui upacara ini, kita memohon anugerah agar alam tenteram dan kita umat manusia di Bali diberkati keselamatan,’’ ujar salah satu panitia sekaligus pemrakarsa upacara, Gusti Ngurah Sujana. Kesembilan sulinggih yang memimpin prosesi ritual tersebut yakni Ida Pedanda Buda dari Geria Budakeling, Karangasem, Ida Pedanda Geria Sanur Intaran, Ida Pedanda Geria Abianbase, Ida Pedanda Magelung Sangeh, Ida Padanda Geria

Gede Sangeh, Ida Pedanda Geria Balun Denpasar, Ida Pedanda Geria Baturiti, Ida Pedanda Gede Geria Selat dan Ida Pedanda Geria Dalem Sangeh. Menurut Ngurah Sujana, dilibatkannya sembilan sulingih adalah menyesuaikan dengan sembilan penjuru mata angin. Pada intinya, ritual tersebut untuk memohon anugerah keselamatan Ide Batara Lingsir yang berstana di Gunung Agung agar memberkati keselamatan dan Gunung Agung tidak meletus. Melalui ritual itu sekaligus menyampaikan permohonan

maaf kepada Sang Pencipta atas kesalahan yang dilakukan umat manusia. Sementara itu saat ini, kawah Gunung Agung masih terus mengeluarkan asap putih. Kadang-kadang intensitasnya tebal dengan ketinggian mencapai 500 meter. Devy Kamil Syahbana dari PVMBG mengatakan asap seperti itu hal biasa pada gunung berapi. Embusan asap seperti itu justru bagus karena gas dari dalam akan berkurang. Namun, kondisi Gunung Agung yang masih status Siaga itu tetap masih memiliki potensi meletus. (kmb/kmb41)

Relawan Pulang, Kiriman Logistik Berkurang

Amlapura (Bali Post) –

Lokasi Pos Komando Induk Tanah Ampo, Manggis, Selasa (7/11) kemarin, sudah terlihat lengang. Hanya ada beberapa mobil seperti mobil Damkar, Basarnas, serta mobil polisi. Pemandangan tak jauh berbeda juga terlihat di dalam gedung. Tidak ada lagi relawan di sana. Kiriman logistik juga ikut berkurang. Khususnya di dalam gedung penerimaan logistik hanya ada beberapa petugas yang menerima barang. Lantaran, tak ada lagi pasokan logistik, mereka hanya duduk-duduk sambil ngobrol. Ada pula petugas yang sedang memperbarui data logistik. Di gudang logistik hanya dipenuhi kardus paket BNPB. Isinya, berbagai perlengkapan bagi warga di dalam zona siaga yang terdiri dari 15 desa. Di dalamnya berisi tas, masker, kacamata, obat tetes mata, dan sedikit perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Paket ini disiapkan sebagai bekal warga di zona Siaga, agar siap menghadapi kemungkinan terburuk, bila Gunung Agung benar-benar erupsi. Kapan paket ini didistribusikan? Masih menunggu permintaan dari masing-masing camat. “Barang-barang itu datang kemarin. Nanti barang itu akan didistribusikan lebih lanjut ke desa-desa di zona Siaga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa. Sesuai data stok logistik di lokasi setempat, selain barang-barang di atas, juga ada air mineral, berbagai bumbu dapur, beras sekitar 2.000 kg, kebutuhan anak seperti buku gambar dan cetak hingga bubur bayi dan biskuit. “Barang yang

masuk hari ini hanya paket kardus dari BNPB saja. Jumlahnya belum kami pastikan berapa. Ini masih direkap,” kata petugas setempat. Kedatangan paket kardus dari BNPB ini tidak ada lagi relawan yang menyambutnya. Petugas bidang logistik Nyoman Mertha Tanaya yang ditemui di lokasi mengatakan di tempat logistik itu sudah tidak ada relawan yang biasanya membantu menurunkan barang dan merapikannya. Ini karena barang-barang yang datang ke Pos Komando Induk itu juga sudah jauh berkurang. “Mereka (relawan) sudah pada pulang,” kata Mertha Tanaya. Mertha Tanaya mengaku tak tahu kapan logistik paket kardus dari BNPB ini didistribusikan ke warga di zona Siaga. Pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut. Jumlahnya juga belum dapat dipastikan, karena barang-barang ini terus berdatangan. Kalau memang paket ini untuk warga di zona Siaga, kata Mertha, seharusnya langsung saja didistribusikan kepada warga di desa itu sebagai persiapan menghadapi kemungkinan terburuk. Hal itu bertujuan memperpendek birokrasi. Beda kalau logistik lainnya yang sasarannya belum jelas,

Basli Post/kmb31

PAKET KARDUS - Barang-barang di tempat logistik Pos Komando sudah jauh berkurang. Kini logistik didominasi paket kardus bantuan BNPB yang baru tiba sejak Minggu (5/11) lalu. maka memang lebih baik ditampung dulu. Apalagi desadesa yang masuk zona Siaga berikut wilayah banjar dinasnya sudah sangat jelas. Beberapa ruangan gedung di pelabuhan itu sebelumnya penuh personel lembaga terkait, baik TNI, polisi dan BPDB. Namun saat ini, suasananya tampak lengang. Pejabat yang sebelumnya rajin rapat koordinasi mempersiapkan langkah-langkah operasi juga sudah malas datang. Seperti terlihat Senin (6/11)

lalu, saat rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa itu, beberapa perwakilan lembaga terkait memilih tidak hadir tanpa keterangan. Seperti dari Dinas Pertanian, PDAM Karangasem. Beberapa perwakilan lembaga lainnya juga tidak mengisi daftar hadir. “Sejak penurunan status jadi Siaga, ada beberapa dinas yang tidak pernah hadir lagi ke Pos Komando ini,” kata salah satu pejabat di Pos

Komando Tanah Ampo, yang menolak namanya ditulis. Anehnya, rapat-rapat pascastatus turun jadi Siaga ini mulai digelar tertutup. Entah hal apa yang disembunyikan dari para wartawan, serba-tidak jelas. Padahal, sebelumnya rapat-rapat koordinasi yang dipimpin Komandan Satgas, pun tidak pernah dilakukan tertutup. Tujuannya, agar warga tahu perkembangan penanganan dan langkah apa yang harus dilakukan. (kmb31)

Status Turun Jadi Siaga

3.000 Ternak Sapi Dipulangkan Penanganan ternak pengungsi sejak awal sudah disikapi pemerintah dengan menyiapkan lokasi penampungan ternak. Penampungan itu terdapat di 43 lokasi di 7 titik sebaran yakni Klungkung, Buleleng, Karangasem, Gianyar, Bangli, Tabanan, dan Gianyar. Dari data update evakuasi di Pos Komando Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, tercatat jumlah ternak yang ada di penampungan mencapai 7.800 ekor sapi. Pascapenurunan status Gunung Agung, 3.000 ternak sapi sudah dipulangkan ke daerahnya di radius 6 km – 7,5 km dari kepundan Gunung Agung. Masih berapa ternakkah yang tersisa di wilayah pengungsian itu?

POLISI SIAGA - Satgas bersama polisi siaga di pos portal Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem.

Bali Post/kmb

KETUA Satgas Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. IKG Nata Kesuma, Minggu (5/11) lalu, mengatakan saat ini jumlah ternak yang tersisa di pengungsian 4.800 ekor. Ternak tersebut merupakan ternak warga yang masih mengungsi. Pelayanan

pada ternak di penampungan itu berupa bantuan pakan, obat-obatan dan pemeriksaan kesehatan hewan. Ini difasilitasi pemerintah dari anggaran Kementerian Pertanian. Di samping itu, juga ada bantuan dari pihak swasta yaitu pabrik-pabrik pakan. “Ada

perusahaan yang memfasilitasi konsentrat dan hijauan. Konsentrat sebanyak 119 ton difasilitasi. Di samping itu juga disediakan dari Kementan. Satgas yang mendistribusikan,” katanya. Pascaditurunkannya status Gunung Agung dari status Awas menjadi Siaga, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita juga mengadakan pertemuan dengan Bupati Karangasem, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali, dan stakeholder terkait. Pertemuan itu untuk menentukan langkah-langkah penanganan pra, saat, dan pasca jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung.

I Ketut Diarmita mengingatkan meskipun telah terjadi penurunan status Gunung Agung, monitoring progresnya agar tetap terus berjalan, mengoordinasikan kegiatan penyelamatan dan penanganan ternak, serta penyaluran bantuan dari pihak lain. “Kita jaga peternak dan ternaknya jangan sampai ketika terjadi bencana alam mereka jadi korban. Ini juga merupakan amanat bapak Menteri Pertanian agar peternak tidak merugi dan merasa tenang dan nyaman,” ujarnya. Ia juga mengingatkan kepada Tim Satgas, agar tetap memerhatikan ketersediaan pakan, obat-obatan dan pemeriksaan kesehatan hewan. “’Kegiatan ini memerlukan

banyak dana. Dan kita telah bekerja sama dengan banyak pihak,” ungkapnya. Kepala Dinas PKH Provinsi Bali Ir. I Putu Sumantra menyampaikan, selama ini penjualan ternak pengungsi sangat baik. Harganya pun wajar. “Namun tetap kita sarankan yang dijual adalah sapi-sapi yang jantan,’’ tegasnya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri mengatakan, hampir 30 persen penduduk Karangasem bertani dan beternak sapi. Ia menilai peternak sapi itu sangat mencintai ternaknya. Bahkan peternak telah merasa “satu jiwa” dengan ternaknya. “Jika orangnya selamat, maka sapinya juga harus ikut selamat,” ungkapnya. (gik)


TABANAN

14

Rabu Paing, 8 November 2017

Tak Bisa Penuhi Permintaan

Kuota Ekspor Manggis Diambil Alih Jabar

Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/kmb28

KONASGI - Pemukulan gong oleh Bupati Tabanan Eka Wiryastuti menandai dibukanya Konferensi Nasional Guru dan Inovasi Pendidikan (Konasgi) di Bedugul.

200 Guru Ikuti Konferensi Nasional

Tabanan (Bali Post) Konferensi Nasional Guru dan Inovasi Pendidikan (Konasgi) digelar pertama kalinya di Tabanan, Bali. Konfrensi itu dibuka Senin (6/11) malam, serta dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Sebanyak 200 orang guru dari seluruh Indonesia menjadi peserta konferensi nasional tersebut. Panitia Kegiatan Luh Putu Artini mengatakan konferensi ini sebagai ajang membangun network antarpendidik dari seluruh Indonesia dan juga memotivasi mereka agar terus berkarya. Dengan terus berkarya, mereka mampu menunjukan hasil karya terbaiknya khususnya untuk di Bali, dan prestasi nasional umumnya. “Target ke depan ingin bisa dicapai kualitas guru pengajar yang baik. Dengan demikian akan berdampak kepada anak didik, sehingga output-nya tumbuh generasi muda berkualitas yang berguna untuk nusa dan bangsa ini,” ungkapnya. Artini menambahkan, antusiasme peserta mengikuti konferensi ini sangat besar. Terkendalanya tempat membuat jumlah peserta hanya di batasi 200 orang saja. “Dilakukan penilaian terhadap penyaji terbaik dan karya-karya ilmiah inovatif saat program presentasi nanti,” imbuhnya. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan, kegiatan ini sangat penting bagi masa depan guru dan anak anak, khususnya menciptakan character building yang kuat. “Saya sangat bangga diselenggarakannya kegiatan ini, apalagi ini merupakan pertama kalinya di Bali. Ini berguna bagi masa depan bangsa kita. Lebihlebih konferensi ini melibatkan peserta seluruh Indonesia. Hal ini akan dapat membuat sesuatu yang menarik terkait tema edukatif dan inovatif,” ungkap Bupati Eka. (kmb28)

Petani di Tabanan tidak bisa memanen buah manggis dengan jumlah banyak belakangan ini. Panen buruk di tahun 2017 disebabkan cuaca tidak mendukung. Akibatnya, kuota ekspor manggis yang biasanya 100 persen bisa diisi petani lokal Tabanan, terpaksa harus direlakan diambil alih Provinsi Jawa Barat (Jabar). Petani sekaligus eksportir manggis Tabanan Jero Putu Tesan mengatakan hal itu, Selasa (7/11) kemarin. Menurutnya, di tahun 2017 ini, tepatnya Desember kuota ekspor yang dimiliki Bali tidak bisa dimanfaatkan optimal oleh petani lokal Tabanan. Kuota ini sebagian besar diisi Jabar. Karena itu, hanya sedikit kuota yang bisa diisi petani lokal. Ketua Asosiasi Manggis Indonesia menambahkan, provinsi lain bisa mengambil alih kuota ekspor manggis Bali disebabkan produksi manggis Bali turun. Hal itu disebabkan cuaca ekstrem akibat tingginya tingkat curah hujan. Cuaca ekstrem seperti ini membuat produksi buah manggis Bali secara umum mengalami penurunan sangat berarti. Dari jumlah pohon manggis yang mampu berproduksi sekitar 10-15

persen. Kata Tesan, tetap berusaha memenuhi kuota eksportir manggis sebagaimana permintaan pasar. Memang saat ini Jabar masih bisa menghasilkan manggis setidaknya 40 persen. ‘’Itu merupakan keberhasilan Jabar di tengah cuaca ekstrem. Strategi kami mengisi kuota ekspor itu dengan memasukkan produksi Jabar. Sebab, pemenuhan kuota ini menjadi salah satu tolok ukur kepercayaan buyer yang harus bisa dipenuhi agar tidak kehilangan kepercayaan,” ujar petani asal Padangan, Pupuan itu. Ia melanjutkan, cuaca yang mendukung manggis berbuah maksimal adalah cuaca panas. Desainnya antara Juli hingga Oktober tanaman manggis sudah mulai berbunga pada bulan-bulan itu. Suhu panas diperlukan untuk pengemba-

Bali Post/kmb24

EKSPOR MANGGIS - Buah manggis yang siap diekspor. Karena tidak bisa memenuhi permintaan, kuota ekspor Bali diambil alih Jabar. ngan cikal bakal buah. Setelah periode pengembangan bunga pada Juli hingga Oktober, manggis memerlukan cuaca hujan yang merupakan kelanjutan pertumbuhan cikal bakal buah itu. Tetapi kenyataannya tidak demikian, hujan justru turun

Tabanan (Bali Post) Setelah kurang lebih seuluh bulan, proses integrasi peserta JKBM ke JKN Tabanan hampir rampung. Sekitar 99 persen kuota sudah terisi dan kartunya sudah diterbitkan. Jatah integrasi JKBM ke JKN Tabanan sendiri adalah 56.240 orang. Saat hanya tersisa 766 orang yang harus diisi. Diharapkan November seluruh kuota sudah bisa terisi semuanya. Awalnya, proses integrasi ini ditargetkan Juli lalu. Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gunawan, Selasa (7/11) kemarin mengatakan, mundurnya target integrasi JKBM ke JKN itu karena proses verifikasi data itu menelan waktu lama di lapangan. Mekanismenya, data dari setiap desa diserahkan ke Dinas Sosial. Kemudian data itu diteruskan ke BPJS untuk proses cleansing data. Di sinilah biasanya timbul masalah. Persoalan yang kerap muncul adalah data NIK ganda. Ada para peserta penerima JKN dari integritas JKBM, itu sudah mendapatkan JKN PBI (penerima bantuan iuran - red) untuk masyarakat miskin. Dan ada juga sudah menjadi peserta mandiri akibat PBI itu dibayarkan perusahaan tempatnya bekerja. Setelah melewati proses November, diharapkan seluruh kuota terisi. Berdasarkan data per 30 Oktober 2017, dari kuota 56.240 telah terisi 55.474 dan saat ini masih tersisa 766 orang. Untuk mengisi kuota 766 ini sudah ada dan tinggal menunggu proses cleansing data dari BPJS. “Kami berharap tidak ada masalah. Bulan November ini seluruh kuota sudah bisa terisi,’’ ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika mengatakan, sebelum adanya integrasi ini dana yang harus disiapkan untuk JKBM kurang lebih Rp 30 miliar. Sekitar 49,1 persen ditanggung Pemkab Tabanan dan 50,9 ditanggung pemerintah provinsi. Jumlah tersebut terkadang kurang dalam memenuhi pembayaran kesehatan JKBM. Dengan adanya integritas ini, peserta yang ditanggung preminya adalah 40 persen warga yang memenuhi syarat. Karena itu jumlah anggarannya menjadi kurang setengahnya Rp 15 miliar. Jika dihitung persentasenya, maka Pemkab Tabanan hanya menganggarkan kurang lebih Rp 7,5 miliar untuk membayar premi, sebab sisanya adalah Pemprov Bali. ‘’Jika dulu alokasi Rp 30 miliar kadang kurang, maka sekarang anggaran Rp 15 miliar ini cukup,’’ ujar Suratmika. (kmb24)

DIJUAL RUKO

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110

gi yang bisa diadopsi oleh petani manggis Tabanan, agar senantiasa mampu menyelamatkan produksi pada musim panen selanjutnya. Sebab, ancaman cuaca ekstrem itu berpeluang terus membayangi di masa datang. (kmb24)

PPK dan PPS Diharapkan Jaga Netralitas

Capai 99 Persen

Integrasi Peserta JKBM ke JKN

saat proses pengembangan bunga, sehingga daun manggis menjadi tumbuh subur. Namun, justru tidak tumbuh bunga. Dari kondisi ini, Tesan berharap pemerintah bisa memberikan solusi atau memberikan informasi berupa penerapan teknolo-

Basli Post/kmb28

PELANTIKAN - Pelantikan PPK dan PPS di lapangan tenis Alit Saputra, Tabanan, Selasa (7/11) kemarin. Tabanan (Bali Post) Jelang perhelatan pemilihan Gubernur Bali 2018 mendatang, tahapan demi tahapan telah dilaksanakan. Seperti

pada Selasa (7/11) kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan menggelar pelantikan 50 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 399

Panitia Pemungutan Suara (PPS). Pelantikan itu dilangsungkan di lapangan tenis Alit Saputra, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan.

Usai dilantik, mereka kembali diingatkan untuk selalu bisa menjaga netralitas serta menjalankan aturan yang berlaku. Prosesi pelantikan dilakukan Ketua KPU Tabanan, Luh Darayoni. Pelantikan diawali upacara majaya-jaya. Hadir pada kesempatan itu Asisten I Bagian Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tabanan, perwakilan dari KPU Provinsi Bali dan seluruh jajaran OPD Pemkab Tabanan. Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni usai pelantikan mengungkapkan, sebelum dilantik PPK dan PPS sudah mengikuti seleksi secara bertahap. “Jumlah PPS sebanyak

339 dari jumlah desa sebanyak 133. Karena satu desa berisi tiga PPS. Sedangkan PPK nya berjumlah 50. Angka itu berdasarkan di Tabanan ini ada 10 kecamatan. Dan setiap kecamatan nantinya berisi lima orang,” jelas Darayoni. Menurutnya, PPK dan PPS itu harus bersifat independen, jujur, berintegritas dan mandiri. Di mana pun mereka bertugas harus memperlakukan peserta pemilu dengan adil. Petugas harus melayani hak suara pemilih dengan baik. “Independensi harus dijaga agar Pilkada ini dapat berjalan lancar,” tegasnya. (kmb28)

Warung Global

Petugas Harus Kawal Regulasi Sesuai SOP PETUGAS terkait diharapkan terus mengontrol dan mengawasi sistem yang diberlakukan. Jangan sampai ada pelanggaran sehingga Terminal Ubung itu bisa bermanfaat buat masyarakat. Apapun aturan yang diberlakukan, penerapannya agar tidak terlalu banyak toleransi. Intinya, aturan yang dijalankan itu harus konsisten. Petugas agar disiplin dan tegas mengawal regulasi sesuai SOP. Demikian opini peserta warung Global yang membedah topik ‘’Terminal Ubung Dirancang Jadi Stop Over’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (7/11) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Febri di Denpasar mengatakan Pemkot Denpasar agar secepatnya menata dan menghidupkan kembali Terminal Ubung, agar perekonomian masyarakat yang mencari penghidupan di sana hidup kembali. Dengan terminal itu hidup, otomatis para pedagang sendiri bisa beraktivitas berjualan di sana. Mahayadi di Ungasan menambahkan, bukan masalah pedagangnya, tetapi bagaimana pemerintah mengatur ter-

minal itu untuk kepentingan masyarakat banyak, agar biaya transportasi bisa lebih murah. Jika dipergunakan sebagai parkir sementara, maka dikhawatirkan lama kelamaan Terminal Ubung itu akan berpotensi beroperasi seperti terminal sebelumnya. Dia sendiri mendukung penertiban penggunaan Terminal Ubung sesuai aturan permanen.

Parta di Gianyar mengatakan, perlu Terminal Ubung itu dioptimalkan operasionalnya menjadi stop Over. Dengan cara itu, perekonomian para pedagang di sana diyakini bisa menggeliat lagi. Untuk menghindarkan kemacetan di Kota Denpasar, pemerintah agar mengatur transportasi sehingga akses keluar penumpang dari Ter-

minal Ubung menuju kota menjadi lebih mudah. Sudarsana di Tabanan mengharapkan kepada petugas terkait untuk terus mengontrol dan mengawasi sistem yang diberlakukan. Jangan sampai ada pelanggaran sehingga Terminal Ubung itu

bisa bermanfaat buat masyarakat. Apapun aturan yang diberlakukan, penerapannya agar tidak terlalu banyak toleransi. Intinya, aturan yang dijalankan itu harus konsisten. Petugas agar disiplin dan tegas mengawal regulasi sesuai SOP. (dika)


15

Rabu Paing, 8 November 2017

Badai Cedera Hantam Inggris London -

Harry Kane absen pada laga persahabatan melawan Jerman, Sabtu dini hari dan melawan Brazil pekan depan. Sementara Brazil, Selasa (7/11) kemarin memastikan akan diperkuat Philippe Coutinho melawan Inggris meski gelandang Liverpool itu absen saat menghadapi Jepang. Coutinho terpaksa diistirahatkan untuk laga melawan Jepang di Lille, Sabtu mendatang akibat cedera. Namun pemain tengah yang kerap mencetak gol itu, diyakini bisa dimainkan saat melawan Inggris di Stadion Wembley, London, Rabu dini hari. Dokter timnas Brazil Rodrigo Lasmar mengungkapkan Coutinho mengalami cedera otot paha kiri. ‘’Kami bekerja keras agar dia bisa tampil saat melawan Inggris.

Pelatih baru West Ham United David Moyes.

Peluangnya tampil melawan Jepang kecil,’’ katanya seperti dikutip Globo Esportes. Menghadapi Jepang, tambahnya, Brazil bisa saja menempatkan Coutinho di bangku cadangan dan memainkannya selama beberapa menit. Timnas Brazil yang

telah menggenggam tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, melakukan pemusatan latihan di Prancis untuk dua pertandingan itu. Salah satu latihan itu adalah di Stadion Parc des Princes, kandang klub Paris St Germain

tempat penyerang Neymar berada. Badai Cedera Tidak hanya Brazil, badai cedera juga menimpa Inggris. Pelatih Gareth Southgate menerima kabar terbaru bahwa selain Kane, pemain lain yang absen di pemusatan latihan kali ini adalah Raheem Sterling, Fabian Delph dan Jordan Henderson. Inggris akan menjamu juara dunia dua kali Jerman, Sabtu mendatang, kemudian menantang juara lima kali Brazil di Wembley pekan depan. The Three Lions sebelumnya mengu-

mumkan tidak diperkuat gelandang Tottenham Hotspur Harry Winks yang cedera engkel serta rekan seklubnya Dele Alli. Kane dan Winks sama mengalami cedera saat memperkuat Spurs pada pertandingan melawan Crystal Palace pekan lalu. Southgate selanjutnya memanggil Jake Livermore sebagai penggantinya meski pemain tersebut gagal memberi kemenangan klubnya West Brom dalam 10 pertandingan terakhir. Southgate yang menggantikan Sam Allardyce dan meloloskan Inggris ke putaran final, juga mengkhawatirkan cedera yang dialami bek Chelsea Gary Cahill. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

Kesempatan Moyes Buktikan Diri

London West Ham United menunjuk David Moyes sebagai manajer baru mereka menyusul pemecatan Slaven Bilic, Selasa (7/11) kemarin. Ini menjadi kesempatan bagi Moyes membuktikan kualitasnya setelah gagal meraih prestasi di Manchester United, Real Sociedad dan Sunderland. Pria asal Kroasia Bilic dipecat pada Senin setelah pertemuan dengan para ofisial klub setelah West Ham terpuruk di zona degradasi. Pekan lalu the Hammers kalah 1-4 dari tamunya Liverpool yang membuat mereka hanya mengantongi dua kemenangan dari 11 pertandingan liga. ‘’Ini merupakan pekerjaan besar di tangan kami sekarang, namun saya yakin dengan kebersamaan semua orang kami bisa mendapatkan hasil-hasil bagus antara sekarang sampai akhir musim,’’ kata Moyes dalam video yang diunggah di akun Twitter resmi West Ham. Ketua klub David Sullivan mengatakan klub akan mendapat manfaat dari pengalaman Moyes di Liga Inggris. ‘’Kami memerlukan seseorang dengan pengalaman, pengetahuan terhadap Liga Inggris dan para pemain yang ada di dalamnya, dan kami percaya bahwa David adalah orang yang tepat untuk membalikkan situasi dan mengeluarkan kemampuan terbaik para pemain di klub,’’ tutur Sullivan dalam pernyataannya. ‘’Dia sangat dihormati dan memiliki reputasi terhadap permainan ini, dan akan membawa ide-ide segar, organisasi, dan antusiasme.’’ Moyes mengarsiteki Sunderland musim lalu, namun mengundurkan diri menyusul terdegradasinya klub itu ke Championship. Reputasi mantan manajer Everton itu merosot dalam beberapa tahun belakangan, menyusul masa kerja yang tidak sukses di klub Spanyol Real Sociedad, dan kegagalannya menjadi suksesor Alex Ferguson di Manchester United pada 2013/2014. (kmb39/rtr/ant)

KESAKITAN - Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane mengerang kesakitan saat pertandingan melawan Crystal Palace pada pertandingan Liga Utama Inggris pekan lalu. Kane, Selasa (7/12) kemarin, dilaporkan tak memperkuat timnas Inggris pada pertandingan persahabatan melawan Jerman dan Brazil.

Rossi Ingin Terus Membalap Milan Legenda balap motor Italia Valentino Rossi mengungkapkan keinginannya untuk tetap berlaga di MotoGP hingga berusia 40 tahun. Musim depan ia baru akan memutuskan tentang kelangsungan masa depannya di balapan roda dua ini. ‘’Saya akan memutuskan karier saya pada musim depan,’’ jelas pembalap yang berusia 39 tahun pada Februari lalu itu kepada Sky Sport Italia, Selasa (7/11) kemarin. ‘’Jika dalam beberapa seri mendatang, saya bisa mem-

buktikan masih kompetitif, saya ingin membelap lebih lama lagi.’’ Juara dunia sembilan kali itu mengalami patah tulang tibia dan fibula pada awal September lalu. Namun, ia mampu tampil lagi di MotoGP tiga pekan kemudian. Kesembuhan yang begitu cepat itu, menurut Rossi, disebabkan oleh motivasi dan energinya untuk segera membalap kembali. ‘’Kini saya menyiapkan diri dan berusaha fokus dan siap mental menghadapi balapan akhir di Valencia,’’ kata pembalap Italia yang

menjuarai seri itu pada 2003 dan 2004. ‘’Ini balapan penting bagi saya. Saya datang dengan kondisi bagus di seri terakhir balapan di Valencia ini. Kakinya telah sembuh dan bugar,’’ tambah Rossi. Dalam perburuan gelar juara musim ini, peluang Rossi telah tertutup akibat menempati peringkat keempat. Peluang terbesar menjuarai balapan ini ada pada tangan Marc Marquez (Honda). Pembalap Spanyol itu potensial untuk keempat kalinya dalam lima musim terakhir, menjadi juara dunia. (kmb39/afp)

Persib Mainkan Laga Usiran Lawan Borneo

Samarinda (Bali Post) Kesebelasan Persib Bandung tidak membawa tiga pemain pilarnya saat menghadapi Borneo FC pada laga lanjutan kedua tim di Stadion Mulawarman, Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (8/11) ini. Pelatih Persib Emral Abbus di Bontang, Selasa kemarin, mengatakan tiga pemain inti tersebut yakni Hariono, Vladimir Vujovic, dan Kim Kurniawan. ‘’Vujovic terkena akumulasi kartu, sedangkan Hariono dan Kim masih menderita cedera, makanya tidak kami bawa,’’ jelasnya. Meski tanpa diperkuat tiga pemain intinya, Emral tetap optimis skuadnya bisa meladeni tim ‘’Pesut Etam’’. Ia tetap mengharapkan tim ‘’Maung Bandung’’ bisa membawa pulang poin saat melakoni ‘’laga usiran’’ di Bontang. ‘’Laga usiran ini pastinya harus kita maksimalkan karena skuad kita akan tampil tanpa adanya tekanan suporter tuan rumah. Semoga anak-anak bisa menjalankan taktik dan strategi dengan sempurna,’’ katanya. Pada sesi latihan yang digelar di Stadion Mulawarman, Selasa sore, kapten tim Persib Bandung Atep juga tidak nampak dalam sesi latihan. Namun pelatih Persib Emeral mengatakan bahwa semua pemain yang dibawanya sudah siap untuk meladeni skuad Borneo FC. ‘’Kita tunggu saja besok, semoga kita bisa tampil baik dan bisa mendapatkan poin,’’ katanya. Gelandang muda Persib Bandung Febri Haradi mengaku punya ambisi besar untuk memberikan hasil terbaik bagi timnya. Ia mengaku sudah melupakan pertandingan pahit melawan Persija dan mulai fokus menatap pertandingan melawan Borneo. ‘’Kami hadir di sini tidak sekadar bermain bola, tapi kami juga punya target, tentunya kami berharap bisa mencuri poin dari Borneo,’’ tegasnya. Sementara itu, Kesebelasan Borneo FC bertekad tampil maksimal dan berambisi bisa mengalahkan Persib Bandung di Stadion Mulawarman, Bontang. Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, menegaskan laga menghadapi Persib Bandung dinilainya cukup penting bagi Borneo, utamanya untuk memperbaiki posisi klasemen. Pasalnya, dikatakan Amiruddin, setelah kandasnya target juara, hal yang realistis dikejar Borneo saat ini hanya memperbaiki peringkat di papan tengah klasemen. Saat ini Borneo FC berada di peringkat 9 dengan 46 poin. Sedangkan Persib bercokol di peringkat 12 dengan raihan 41 poin. ‘’Persib Bandung tim kuat dan besar punya sejarah di sepak bola Indonesia. Posisi klasemen bukan patokan. Jadi bagi kami tak boleh ada rasa meremehkan,’’ ujar Amiruddin. Pada laga kandang usiran itu, Borneo FC membawa 21 pemain ke Bontang yang mayoritas merupakan skuad utama dan tak bermain saat melawan Perseru Serui pekan lalu. (ant)

Bali Post/rtr

MENANG - Kiper Chelsea Thibaut Courtois merayakan kemenangan atas AFC Bournemouth bersama manager Antonio Conte.

Courtois Yakin Chelsea Bisa Kejar City

Real Madrid Dikabarkan Tertarik Rekrut Neymar

Jakarta (Bali Post) Pertemuan Presiden Real Madrid Florentino Perez dengan Neymar Senior menimbulkan spekulasi kemungkinan klub ibu kota itu akan merekrut pemain termahal di dunia. Saat ini Neymar main bersinar penampilannya di Paris St Germain, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Real berminat mendatang Neymar Junior saat masih membela klub Santos pada 2013. Namun penyerang timnas Brazil itu memilih untuk memperkuat Barcelona. Penampilan apik Neymar dibuktikan dengan keberhasilannya mempersembahkan satu gelar Liga Champions

dalam empat musim membela klub Katalan itu. Akhir musim lalu, Neymar menyeberang ke PSG dengan rekor transfer 198 juta pound. Koran Mundo Deportivo, Selasa (7/11) kemarin, menyatakan bisa dipahami pertemuan Perez dan orangtua Neymar merupakan indikasi kemungkinan kembalinya penyerang lincah itu ke Spanyol dan menuju ke Santiago Bernabeu. Hanya, Real masih memiliki keterikatan dengan anak emasnya Cristiano Ronaldo yang kontraknya baru habis pada 2021. Namun, Real saat ini dilanda krisis saat Ronaldo baru menghasilkan satu

gol, sedangkan liga telah berjalan 11 pertandingan. Kondisi serupa juga dialami Karim Benzema yang menghasilkan 1 gol pula. Saat penyerang Barcelona Lionel Messi telah mengumpulkan 12 gol, tak satu pun pemain Real yang mampu mendekati pencapaian rivalnya itu. Bahkan pemain Real yang paling banyak menciptakan gol saat ini baru Marco Asensio dan Isco yang masing-masing mengoleksi 4 gol. Neymar sendiri tampil mengesankan bersama Edinson Cavani dan Kylian Mbappe di PSG. Ia menghasilkan 11 gol dalam 12 penampilan di semua kompetisi termasuk 7 gol di Liga 1. (kmb39/net)

London Manchester City berada dalam laju ‘’tidak dapat dihentikan’’ di kompetisi Liga Utama Inggris. Namun, kiper Chelsea Thibaut Courtois mengatakan masih ada banyak waktu bagi timnya untuk mengejar sang pemuncak klasemen dan mempertahankan gelar juara. City sempat memimpin persaingan perebutan gelar pada awal musim lalu dan unggul delapan poin dari Chelsea setelah enam pertandingan pembukaan. Namun kemudian pasukan Antonio Conte mencatatkan laju 13 kemenangan beruntun dan melonjak ke peringkat pertama serta mengamankan trofi liga. Musim ini, pasukan Pep Guardiola memiliki keunggulan sembilan poin atas Chelsea. Tetapi Courtois mengatakan City berpeluang kehabisan napas seiring bergulirnya musim. ‘’Tahun lalu kami tertinggal delapan poin di belakang City pada satu titik dan kemudian kami men-

catatkan laju kemenangan. Saya berharap kami mampu melakukan hal yang sama,’’ kata Courtois kepada situs resmi klub (www.chelseafc. com), Selasa (7/11) kemarin. ‘’Kami sekarang harus berharap mereka kehilangan poin demi poin. Pada saat ini mereka sedikit tidak dapat dihentikan, mereka bermain sangat baik dan mencetak gol demi gol.’’ ‘’Namun musim masih sangat panjang, mereka bisa saja mengalami masalah cedera, bermain sedikit buruk, dan kalah pada sejumlah pertandingan. Kami harus berada di sana dan menjaga laju kemenangan kami.’’ Manajer Chelsea Antonio Conte juga menepis rumor media yang mengaitngaitkan dirinya dengan AC Milan, setelah kemenangan atas Manchester United di Stamford Bridge pada Minggu lalu. Chelsea akan kembali tampil di liga setelah jeda internasional dengan lawatan ke markas West Bromwich Albion pada 18 November. (rtr/ant)

BU U-19 Peringkat Ketiga Liga 1 Denpasar Bali United U-19 berhasil menempati peringkat ketiga pada turnamen Liga 1 U-19. Bertarung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Selasa (7/11) kemarin, Bali United (BU) menang 2-0.

Kedua gol BU dihasilkan di babak kedua melalui Agung Widnyana dan Aji Kusuma. Sementara di laga final, Persipura berhasil mengalahkan Persib 1-0 untuk menjuarai Liga 1 U-19. (kmb39/net)


OLAHRAGA

16

Rabu Paing, 8 November 2017

14 Provinsi Ikuti ’’Test Event’’ Tenis

Jakarta (Bali Post) Ajang uji coba atau test event cabang olahraga tenis untuk Asian Games 2018 berupa Kejuaraan Nasional tenis tersebut diikuti oleh peserta dari 14 provinsi. Ketua Bidang Pertandingan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PP Pelti) Susan Soebakti mengatakan bahwa dalam Kejurnas Tenis 2017 ini peserta dari 14 provinsi tersebut terdiri 47 petenis putra dan 26 putri. ‘’Unggulan teratas kelompok putra adalah Arief Rahman dari Kalimantan Timur yang berperingkat empat nasional, sedangkan di bagian putri adalah Fitriana Sabrina dari DKI Jakarta,’’ kata Susan yang juga menjabat Manajer Kompetisi Asian Games cabang tenis tersebut, Selasa (7/11) kemarin. Test event tenis itu sendiri dilaksanakan di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring, Palembang yang dijadwalkan mulai pada Selasa dan berakhir pada Minggu (12/11) mendatang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar yang membuka gelaran Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 cabang tenis ini, menyatakan kesiapan provinsinya menjadi tuan rumah pesta olahraga multicabang negara-negara Asia itu 2018. Khusus untuk lapangan tenis, Sumatera Selatan tengah merampungkan penyelesaian akhir pembangunan delapan lapangan tambahan. ‘’Kami bekerja keras untuk mewujudkan tiga sukses sebagai tuan rumah Asian Games, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses pemberdayaan ekonomi kerakyatan,’’ tuturnya. Di tempat yang sama, Wakil Deputy 1 INASGOC Djoko Pramono mengatakan bahwa test event tennis ini merupakan bagian dari uji coba masing-masing cabang yang bakal dipertandingkan pada ajang Asian Games 2018. ‘’Ada 40 cabang olahraga yang bakal menggelar test event hingga awal Desember nanti, karena menggunakan anggaran 2017. Jadi harus selesai akhir tahun ini,’’ ujar Djoko. Adapun yang diuji coba, tambah Djoko, adalah kesiapan panitia penyelenggara termasuk perangkat pertandingan lokal. ‘’Jadi kami membolehkan induk organisasi cabang yang bersangkutan untuk menggelar Kejuaraan Nasional,’’ tuturnya menambahkan. Kejurnas Tenis 2017 ini sendiri, mempertandingkan nomor tunggal dan ganda, baik putra maupun putri. Selasa (7/11) telah berlangsung babak final kualifikasi tunggal putra. Namun hujan yang mengguyur kawasan Jakabaring, membuat panpel terpaksa menunda satu partai tunggal dan empat laga kualifikasi ganda putra. (ant) Hasil pertandingan Final Kualifikasi Afrizal Ivanisevic (Sumsel) vs Giovani Mahendra (Jambi) 7-5, 6-3. Anan Sisar S (Sumsel) vs Bakti Prawira (Sumsel) 6-1 mundur Achmad Imam Maruf (Jabar) vs Alfaresi Kaka (Sumsel) 6-0, 6-0. Fajar Isvan (Aceh) vs Suharyadi (DKI) 2-6, 6-2, 2-0 mundur Nur Abdi (Babel) vs Panji Susilo (Sumsel) 6-0, 6-2. Dafa Ditio (Sumsel) vs M. Hafiz Al Asad (Sumsel) 6-1, 6-1.

Bali Post/dok

SELANCAR - Gusti Made Oka Sulaksana (kiri) bersama sang putri Candra Pertiwi Sulaksana.

Lima Peselancar Bali Ikuti Seleknas AG

Denpasar (Bali Post) Lima peselancar Bali mengikuti seleknas Asian Games di Pantai Ancol, Jakarta Utara pada 30 November sampai dengan 3 Desember mendatang. Mereka adalah Gusti Made Oka Sulaksana, bersama anaknya Candra Pertiwi Sulaksana, Gusti Gopala Sulaksana serta Gede Subagiasa, dan Nyoman Suartana. Pelatih selancar Bali Wayan Sujana di Denpasar, Selasa (7/11) kemarin menerangkan, pihaknya berharap peselancar Bali ada yang masuk skuad timnas AG. Diakuinya, selama ini hanya Gusti Made Oa Sulaksana yang tercatat dua kali mendulang emas pada event Asian Games. ‘’Kami ingin peselancar Bali lainnya bisa mengukir prestasi seperti Oka Sulaksana,’’ harap Sujana. Dikemukakan, sebelum seleknas AG, dua peselancar Bali juga mengikuti kejuaraan Asia bertajuk ‘’Asian Windsurfing Championship 2017’’ di Pantai Penghu, Taiwan pada 13 November nanti. Dua peselancar yang ambil bagian pada kejuaraan Asia tersebut adalah Gusti Made Oka Sulaksana dan putranya, Gusti Gopala Sulaksana. ‘’Oka Sulaksana turun di RSX senior, sedangkan Gopala RS junior. Event ini penting diikuti peselancar Bali, sekaligus memantau prestasi calon lawannya yang akan turun di ajang Asian Games,’’ jelas Sujana. (022)

Kaikea Terpacu Jadi yang Terbaik

Jakarta (Bali Post) Atlet blasteran Indonesia-Amerika Serikat Kaikea Boyum terpacu menjadi yang terbaik pada kejuaraan kelompok umur 41th SEA Age Swimming Championship 2017 di Brunei Darussalam, 10-12 November meski baru pertama kali membela Indonesia. Atlet berusia 15 tahun ini mengaku senang mendapat kepercayaan dari PB PRSI mengingat selama ini dirinya berlatih dibawah asuhan ayahnya yaitu Cyrus Boyum di Amerika Serikat. ‘’Saya senang sekali bisa bela Indonesia. Ini harapan saya sejak dulu. Kepercayaan dari PB PRSI ini saya persembahkan untuk mama,’’ kata Kaikea dalam perbincangan dengan media. Meski berwajah bule, darah Indonesia Kaikea memang tidak diragukan lagi termasuk kemampuannya dalam berenang. Hal tersebut terjadi karena atlet dengan spesialisasi gaya punggung ini adalah anak mantan atlet renang Indonesia Metri Widya Pangestika. Usut punya usut, Kaikea ini ternyata lahir di Surabaya, Jawa Timur, 4 Desember 2002. Dengan demikian, saat ini anak pasangan Cyrus Boyum dan Metri Widya Pangestika ini berpaspor Indonesia. Kejuaraan di Brunei ini, kata Kaikea, merupakan tantangan yang harus dihadapi. Apalagi dirinya menargetkan bisa meraih medali emas pada nomor 100 dan 200 meter gaya punggung. Selain itu, dirinya juga membidik bisa turun di kejuaraan yang levelnya lebih tinggi. ‘’Seperti atlet yang lain. Saya juga ingin turun di Youth Olympic maupun Olimpiade 2020. Maka saya akan berusaha untuk mencapainya,’’ kata atlet muda yang cukup lancar berbahasa Indonesia dan sedikit bahasa Jawa itu. Terkait persiapan, Kaikea dibimbing langsung oleh sang ayah. Selama ini berlatih di Amerika Serikat yang merupakan salah satu kiblat renang dunia. Apalagi orangtuannya juga memiliki kolam renang sendiri termasuk 100-an atlet yang ditangani. ‘’Kolam saya berada diketinggian lebih dari 1.000 meter. Ini sangat cocok untuk pembinaan,’’ katanya saat dikonfirmasi. (ant)

Bali Post/ant

REBUT BOLA - Pebasket Satria Muda Pertamina Dior Alexandros Lowhorn (kiri) berebut bola dengan lawannya dari Siliwangi Bandung Kevin Moses Poetiray dalam kualifikasi Pool C Perbasi Cup di Britama Arena, Jakarta, Selasa (7/11) kemarin. Satria Muda Pertamina menang 70-43.

Dominasi Kuarter Empat, SM Kalahkan Siliwangi

Jakarta (Bali Post) -

Satria Muda (SM) Pertamina mengalahkan Siliwangi Bandung dengan skor 70-43 dalam lanjutan pertandingan Pool C turnamen bola basket pra-musim Perbasi Cup 2017 di Jakarta, Selasa (7/11) kemarin. Sementara Satya Wacana menelan kekalahan kedua di Pool A. Laga yang digelar di Britama Arena, Jakarta, berlangsung ketat sejak kuarter pertama, namun Satria Muda mulai menunjukkan dominasinya jelang bubaran. Kedua tim saling membalas skor, tetapi SM unggul pada kuarter itu dengan 16-14. Permainan masih berimbang pada kuarter kedua dan ketiga meski SM tetap selangkah di depan dengan skor pada akhir masingmasing kuarter 32-26 dan 46-37. Namun, pertandingan pada kuarter empat berjalan berat sebelah. SM terlihat sangat nyaman menguasai laga, sementara Siliwangi seperti kehabisan bensin dan hanya bisa menambah enam angka. Skor 70-43 pun menutup partai tersebut. Bagi SM hasil ini positif karena merupakan kemenangan pada laga perdananya di Perbasi Cup 2017. Sementara untuk Siliwangi ini laga terakhir

mereka di Pool C dengan rekor sekali kalah dan sekali menang, yaitu dari NSH Jakarta dengan skor 88-77. Meski menang, pelatih SM Pertamina Youbel Sondakh mengaku belum puas melihat permainan timnya, sebab para pemain masih belum menyatu terutama dengan dua pemain asing Dior Lowhorn dan Kevin Bridgewaters. ‘’Pertahanan dan serangan kami belum rapi. Skuat juga belum terlalu ‘nyambung’. Di kuarter keempat kami unggul jauh itu lebih karena kemampuan individu pemain. Ini akan kami evaluasi untuk laga berikutnya,’’ tutur Youbel. Di kubu Siliwangi, sang pelatih Ali Budimansyah mengakui kekalahan dari SM yang disebutnya memiliki level lebih tinggi dari skuadnya. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi penampilan skuadnya yang

menurutnya sudah mulai kompak satu sama lain. ‘’Yang menjadi pekerjaan rumah kami adalah fisik. Ini yang membuat kami kedodoran di kuarter keempat. Fisik akan terus kami latih agar bisa mencapai puncak ketika liga bergulir,’’ tutur Ali. Pada laga tersebut, pemain asing SM Dior Lowhorn menjadi yang terbaik di timnya dengan membuat double-doube yaitu 17 poin, 13 rebound juga dua assist. Di kubu Siliwangi, Amir Fisyaiful berhasil membukukan angka tertinggi dengan sembilan poin dan tiga rebound. Pemain asing mereka Darnell Brown juga membuat sembilan poin, satu rebound dan satu assist. Kalah Lagi Satya Wacana Salatiga menelan kekalahan kedua di Pool A setelah takluk dari Bank BJB Garuda Bandung

dengan skor 51-61. Kekalahan itu menutup peluang Satya Wacana maju ke babak berikutnya karena pada Senin (6/11) mereka takluk dari Pelita Jaya EMP Jakarta 92-46. Pelatih Satya Wacana Efri Meldi menyebut kekalahan itu terjadi karena timnya kurang konsentrasi. ‘’Nanti ketika serangan bagus, malah jadi tidak fokus di pertahanan. Konsentrasi masih naik turun,’’ kata Efri. Sementara bagi Garuda Bandung, kemenangan dari Satya Wacana membuka peluang ke semifinal setelah pada di laga perdananya di Pool A Senin (6/11) kalah tipis dari Pacific Caesar Surabaya 63-66. Di Pool B, Stapac Jakarta

menaklukkan Bima Perkasa Jogja (BPJ) 87-54. BPJ gagal lolos karena telah menderita dua kekalahan dari dua laga. Sebelumnya, Bima Perkasa menelan kekalahan dari Hangtuah Sumsel dengan skor 56-70. Adapun bagi Stapac, kemenangan di laga perdana mereka ini membuat peluang lolos ke semifinal semakin besar. Namun, pelatih Stapac Jakarta Ramos Geraldo Villalon menyebut, di atas kemenangan, dirinya lebih mementingkan kepaduan tim. ‘’Ini baru game pertama dan saya masih ingin membangun karakter tim. Semoga ke depan terutama di IBL nanti tim bisa lebih kompak,’’ ujar Ramos. (ant)

Hasil Perbasi Cup Pool A Garuda Pelita Jaya

vs vs

Satya Wacana Pacific

61-51

Poool B Stapac Jakarta vs

Bima Perkasa Jogja

87-54

Pool C Satria Muda

Siliwangi

70-43

vs

22 Perenang Dikirim ke Kejuaraan Renang Kelompok Umur Asia Tenggara Jakarta (Bali Post) Indonesia mengirimkan 22 atlet usia muda untuk bersaing pada kejuaraan kelompok umur 41th SEA Age Swimming Championship 2017 di Brunei Darussalam, 10-12 November dengan harapan mampu meraih hasil terbaik seperti kejuaraan sebelumnya. Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Raharjo di Jakarta, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan dari 22 atlet yang diberangkatkan tersebut terbagi atas 14 atlet putra dan delapan putri. Mereka terbagi dalam tiga kelompok umur yaitu 13-ke bawah, 14-15 tahun dan 16-18 tahun. ‘’Meski hanya kejuaraan

kelompok umur, kami tetap mengirimkan atlet terbaik. Kenapa? Karena semua peraih emas SEA Games lahir dari kejuaraan ini. Jadi inilah kesempatan bagi mereka,’’ katanya di sela pelepasan atlet ke Brunei. Menurutnya, pada kejuaraan ini tidak hanya medali saja yang dikejar. Namun, PB PRSI meminta kepada atlet yang dikirim mampu menciptakan catatan waktu terbaik mengingat banyak atlet junior waktunya sudah mendekati rekornas. ‘’Makanya, tadi saya sudah komunikasi dengan Pak Ketua Umum PB PRSI. Siapa yang mampu mencetak rekornas pada kejuaraan di Brunei, maka akan mendapatkan bonus

Rp 5 juta untuk masing-masing rekor,’’ ujarnya, menambahkan. Pada kejuaraan kelompok umur sebelumnya di Thailand, Indonesia mampu mengumpulkan 24 emas, 17 perak dan 12 perunggu. Kondisi ini diharapkan mampu dipersembahkan lagi oleh Felicia Angelica dan kawan-kawan mengingat peluang memang terbuka. Meski demikian, pelatih kepala pelatnas David Armandoni mengatakan jika kekuatan tim Indonesia di Brunei tidak jauh beda dengan di Thailand tahun lalu. Namun, pihaknya mengakui jika saat ini bukan merupakan peak performance bagi atlet Indonesia. ‘’Atlet memang belum on fire

KONI Denpasar Hanya Akui TI Agung Suryawan Denpasar (Bali Post) KONI Denpasar hanya mengakui eksistensi Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar yang dipimpin A.A. Putu Agung Suryawan Wiranatha. Alasannya, sejak awal KONI Denpasar memang berkomitmen mendukung TI versi Agung Suryawan. Terbukti, dalam Muskot TI Kota Denpasar, yang digelar Minggu (29/10) lalu, ke-17 dojang sepakat memilih kembali Agung Suryawan secara aklamasi untuk memimpin TI Denpasar masa bakti 20172021. Bahkan, dalam muskot juga dihadiri Sekum KONI Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena. ‘’Selama ini, KONI Denpasar memang mendukung TI yang dipimpin Agung Suryawan, sampai ada keputusan lebih lanjut,’’ jelas Erwin, Selasa (7/11) kemarin.

Sementara Agung Suryawan mengemukakan, pihaknya selaku penggugat juga masih memperkarakan kasusnya ke ranah hukum. ‘’Saya menerima laporan dari pengacara, bahwa upaya mediasi dan damai seperti menemui jalan buntu dan mentok, sehingga ke depan nanti persidangan bakal dilanjutkan,’’ ujarnya. Seleksi Alam Pada bagian lain, Ketua Umum Pengprov TI Bali Lan Ananda enggan berbicara soal dualisme TI Denpasar, termasuk pembahasan sidang gugatan ke meja hijau. ‘’Saya sendiri meragukan, apakah benar KONI Denpasar mendukung Pengkot TI Agung Suryawan. Kenyataannya, KONI Denpasar juga turut menjadi tergugat,’’ terang Lan Ananda. Ia tak mau ambil pusing

tentang keberadaan TI Denpasar ada berapa versi. Yang jelas, berdasarkan ART Pasal (16), pelaksanaan muskot harus dihadiri unsur Pengprov TI. ‘’Taekwondo ini olahraga bela diri asal Korea yang dinamis dan demokratis. Jadi, biarlah organisasi yang taat aturan bakal tetap eksis, dan yang tidak mengikuti aturan, bakal tergerus akibat seleksi alam,’’ katanya. Lan Ananda juga enggan berpolemik melulu, namun lebih menekankan berkarya dan menggulirkan program nyata. ‘’Kebetulan kami kedatangan tim taekwondo Ansan asal Negeri Ginseng. Bak gayung bersambut, spontan TI Denpasar yang diketuai dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa mengajak latihan bareng para taekwondoin Denpasar di GOR Lila Bhuana,’’ jelasnya. (022)

karena belum masuk periodesasi program yang ada. Tapi di lapangan biasanya kondisinya berbeda. Semangat bisa memotivasi mereka untuk meraih hasil terbaik,’’ tuturnya. Sementara itu, salah satu atlet Felicia Angelica mengaku dirinya sudah siap untuk bersaing di Brunei. Atlet berusia 17 tahun dengan spesialisasi gaya dada ini mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik mengingat kejuaraan ini cukup penting. ‘’Harapan saya bisa tiga emas. Apalagi kejuaraan ini juga menjadi acuan untuk bisa turun di Youth Olympic. Makanya kami akan serius pada kejuaraan nanti,’’ ucap Felicia. (ant)

Skuad Reang Indonesia Putra : 1. Alexander Damanik 2. Athalarik Maulidio 3. Azel Zelmi 4. Daniel Setiawan 5. Dwiki Anugrah 6. Erick Ahmad Fathoni 7. Farrel Armandion Tangkas 8. Muhammad Fauzan 9. Pande Made Iron Digjaya 10. Ahnaf Kamal Pasya 11. Kaikea Putra Boyum 12. Cahya Erinjaya 13. Ricky Yudha Utama 14. Satria Andrew Tan Putri : 1. Adinda Larasati Dewi 2. Angel Gabriel Yus 3. Felicia Angelica 4. Sofie Kemala 5. Ni Luh Made Citra Dewi 6. Azzahra Permatahani 7. Fauziyyah Rahma 8. Komang Adinda Nugraha

Purnama dan Jala Putra Melaju

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Purnama Putra dan Jala Putra melaju ke babak 16 besar pada turnamen Bupati Badung Cup II/2017, setelah mengalahkan lawan-lawannya pada grup B di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Selasa (7/11) kemarin. Purnama Seminyak menundukkan tim tetangganya Birlian Legian dengan skor 2-0, sedangkan Jala Putra menggunduli Posank Kampial 6-0. Dua gol kemenangan Purnama Putra Seminyak hasil bidikan Wiska di menit ke25 yang mengoyak gawang kiper Birlian Agung. Selanjutnya, Roy menggandakan kemenangan Purnama semenit menjelang turun minum hingga Purnama unggul 2-0. Dalam laga yang dipimpin wasit Nengah Jati, Birlian yang tertinggal berupaya bangkit guna mengejar

ketinggalan, namun sederet serangan yang dibangun senantiasa dipatahkan lini belakang Purnama yang dikawal Joan Meta, Diky dan Ngurah Sastrawan. Aksi sapu bersih mereka membuat gawang Purnama yang dijaga kiper Ngurah Yogi belum pernah kebobolan. Sampai pertandingan berakhir, Purnama tetap unggul 2-0 atas Birlian. Hasil lainnya, Jala Putra unggul 6-0 atas Posank Kampial. Keenam gol yang bersarang ke gawang Posank hasil bidikan Dwi Gita Laksana (2 gol), Aryana (2 gol), kapten Raditya Putra (1 gol), dan Soni (1 gol). Tim Jala Putra yang berjuluk Laskar Yuyu Getem melenggang ke babak 16 besar. Manajer Tim Posank Wayan Surpa menyatakan, timnya sekadar ikut meramaikan turnamen ini, dan sama sekali tak mematok target. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Paing, 8 November 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Staff Admin,HRD&Cleaning Servis Lamaran Hub 03618473383

Dcr tkng jahit berpengalaman Hub.Jl.Tk.Balian 146, T.221666

B.BP.001.11.17.0000273

B.BP.821.11.17.0000028

B.BP.014.11.17.0000297

B.BP.001.11.17.0000315

!Bersih Kos,Pria,Max22Th,Rajin Jujur,Tinggal dlm,085238203818

B.BP.001.11.17.0000274

B.BP.820.11.17.0000263

Dcr SPG Min.SMU Max 27Th,Jujur Penampilan Menarik,Rajin, Penempatan Kuta&Nusa Dua Gj1,8Jt Hub Lusi 082144355655

B.BP.001.11.17.0000012

** Dcr: Supir ** Hub:Jl.Gadung No.81 Kreneng - Dps

B.BP.001.11.17.0000195

Adm Instalasi,Tkg Las Listrik Purchasing,Mrktng:085103167222

B.BP.001.11.17.0000151

B.BP.001.11.17.0000282

B.BP.004.11.17.0000225

B.BP.001.11.17.0000260

B.BP.001.11.17.0000114

B.BP.001.11.17.0000192

MAZDA

PELUANG BISNIS

UD. LINA JAYA

B.BP.001.11.17.0000303

PSHN FARMASIPTHUFA Cr SPO.Pngl Sales, Jl.P.SaelusII No.11 Dps

Looking staff For Customer Service Garment Sample Exp.min 2yrs in garment Speak and write english well.Please send CV to:badassbali@gmail.com or Call 0361-729106 (Ibu Nanie)

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.11.17.0000269

Dicr Adm wanita AkuntSI/D3/SMK Jl T.Badung XVIII/081238459555

B.BP.001.11.17.0000257

B.BP.001.11.17.0000289

S RA KU

WC

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

0877 6129 5235 081 238 450 210

TOUR

C.0000522-BRJ

BALI LESTARI SERVICE MAMPET

SERVICE

WC

JASA KURAS

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0000118-BRJ

RUPA-RUPA

B.BP.001.11.17.0000294

B.BP.001.11.17.0000217

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0000209-BRJ

SERVICE

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

081999111542 082144420026 C.0001532-SRV

-

B.BP.001.11.17.0000277

Hlg BPKB No H.043352280 DK 1359 LB A/N I Gst Ngr Bagus Sudiaryana Hub.08123662517

B.BP.141.11.17.0000307

Kijang Super AT LGX’2002 Kuning Metalik Asli Bali Tangan I, 085238446053

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

C.0000144-BKL

SPA

B.BP.141.11.17.0000311

Fortuner’2011 KM47Rb Bs Tukar,085100856999 Pribadi

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

Jl. P. Batanta No. 26 Dps Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645

FOTOCOPY

Dicari staff lancar Inggris Hub: 081934613082

KEHILANGAN 3 BPKB,No.0383069-O,F1156736-O I11607954-O Hub: 081337387640

AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

Looking for Chef or Cook at Villas, min.1 year experience Contact 0361-4490319 Email: asavillasproperty@gmail.com

BALI WANGI

� Konstruksi Baja / Baja Ringan

DIJUAL RUMAH

Dicari karyawati Akuntansi (ngerti pajak).Lamaran ke Merpati Transport Jln.Raya Kuta No.67

BIRO JASA

� Pagar � Trali � Pintu Harmonika

B.BP.001.11.17.0000290

TOYOTA

B.BP.001.11.17.0000136

B.BP.001.11.17.0000278

lis Specia rah y Mu Canop litas a Berku

B.BP.001.11.17.0000076

Terima Kredit Korden TT/Servis Sofa,Spring Bed H.085100894644

B.BP.141.11.17.0000306

Dicari 2 Sopir SIM A mengenal wil. Dps- Kuta,N.Dua,Pecatu, Ubud,Fas:Gaji,U.Mkan+Bonus,Lmr Jl.P.Belitung Gg Babakan Sari III/6 Pedungan,081338542300

B.BP.001.11.17.0000200

B.BP.164.11.17.0000265

CX7 GT’2010 + XOver’2010 MT Bs Tukar,085100871119 Pribadi

B.BP.004.11.17.0000293

Dcr Sopir Pribadi Tidur Dlm Bujangan Bs Matik.H.081999660972

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-081999290387

B.BP.001.11.17.0000305

Dcr spr srbt bs matic+prt wnt bs naik mtr t.dlm 085238127777

Dcr:Admin Wanita SMK/SMU, Bs Excel,Jl.Intan LC II/II N0.5 Dps T.081238484672

B.BP.001.11.17.0000213

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.10.17.0001454

B.BP.001.11.17.0000280

B.BP.012.10.17.0001807

Villas di Ubud looking for Villa Coordinator, min 1 year experience good English both written & spoken. Contact 0361-4490319 Email: asavillasproperty@gmail.com

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.11.17.0000308

Dcr Security Pny SimA u/ Villa Jl.Tirta Akasa No.28 Sanur Telp.270260,081936268622

B.BP.001.11.17.0000295

DISEWAKAN RUMAH Sewakn Rmh Luas Sangga Buana MM,Telp.081338391113 Min.2 TH

B.BP.001.11.17.0000261

Dcr llsn SMU Max25th u/Kru Bandara ada diklat,H.081337380006

Dcr:1 org Tng Wnt u/Cleaning Servis di Apotik,H.0811399886

The Griya Villas & Spa Bunutan, Amed,Kr.asem.Butuh Segera Chef De Partie & Sous Chef Kirim CV: info@thegriya.com

B.BP.001.11.17.0000302

B.BP.001.11.17.0000258

Cr tkg kaca,tnaga srabutan.Lam Jl.T.Y Aya120A Renon Tp.235258

B.BP.001.11.17.0000309

Jual Tanah 1 are lokasi Gatsu LC Intan II Hub.08123848286

B.BP.001.11.17.0000216

B.BP.001.11.17.0000292

B.BP.154.11.17.0000313

Cr 3 Tk.Kebun,3 PRT Hub.Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Kerobokan 4731979/736353

B.BP.001.11.17.0000268

DIJUAL TANAH Djl Tnh 70Are di Tigawasa di Atas Lovina & 1Are di Penatih Hub.082147071959

*Simpanan 125Juta Bunga 8%/Thn Jgk Wkt 3Th Gratis NMax Diawal Tanpa Diundi Hub:081239011111

Dcr Tenaga Serabutan Diutamakan Punya SIM A max 28 th. Bawa Lamaran Jln.Cempaka Biru Selatan I No.7 Buluh Indah HP:081999980516

B.BP.817.11.17.0000264

DIJUAL RUMAH Rmh LT115,3KT,2KM Perum Muding Agung(Jl.Md Indah)0818303345

Cari staf Operasional Paket pria SMU 18-28th 081999575838

Dcr Spr u/B.Pengiriman Brg Sim A/B H.082230666778/0361-462703

Cari Sopir Sim A Pnglaman Min SMA Jl.Pondok Indah III No.13 Buluh Indah Hub.081237201557

Dicari:Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam Untuk Rumah Imam Bonjol,Dps Gaji 1,7jt SMS 0816571027

B.BP.001.11.17.0000215

Dcr Sales Pnglm tau Area Dps & sktr Gaji+Bonus+Tunj,email: bali@priskila.com

BNI cari pegawai walk in interview WA:081338274974

B.BP.001.11.17.0000301

Sandbar Canggu mcr Cook Berpnglman Tlp 085792660093, 081558599628

B.BP.001.10.17.0001449

B.BP.001.11.17.0000051

Dcr 5 Satpam Sertifikat u/Htl diSeminyak,Fas:GjUMK,THR,BPJS TK&Kes.Krm Lam Jl.Padang Griya No.12 Tlp.081236014257

Dicari Tukang Stenlist&Tukang Harian u/Bengkel Stenlist Hub.081237049938/087860694350

B.BP.001.11.17.0000272

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Property Company Design is looking for person who can do Cad Drawing Sketchup or 3D Cad Excell and English Proficient more prefer who can do revit 081338259221,081804119071

H

Dcr Staff Reservation,Crew boat bs Bhs Inggris Hub. Jl.Tirta Ening No.1 Sanur,288829

B.BP.001.11.17.0000299

Dicr 2 Org Krywti Wrg Makan Jln.By Pass Prof.I.B.Mantra Gnyr Hub.082341674556

Dicari Acounting khusus untuk Dicr Adm wanita SMK Akutansi, Bagian Pajak Gaji Rp 4jt+U.mkn sopir SIM A,Markting ke PT.BSM +U.Transport+Bonus.Bagus Watch II Jl.Imam Bonjol Gg 100 No.7 Hubung:Bu Galuh(081245019199) Dps Telp:483525 / 085101800455 B.BP.001.11.17.0000196 NB:(SMS saja) Dicr sgr S1 Ekonomi Perpajakan B.BP.001.11.17.0000108 Lamaran ke Jl Batusari No.15 Dicari PRT gaji 1.250.000 Renon Denpasar. tinggal dlm H.08123628024 Ayu

BA

B.BP.141.11.17.0000230

Dcr Teknisi,Sales,SPV,Adm Gdg, Gj+Bns+komisi+BPJS,LamJl.Tukad Banyumas No.1 Dps

Dcr Housekeeping/Asst.RT utk private villa dkt pantai Lebih Gyr.U/brgbung dgn 14 staf vila kami.Pria/Wnt,25-35,basic housekeeping skill,intrview di Seminyak.Pria:good grooming, Rmh tinggal dlm,bhs Ing dsr. Wnt:bs masak(Indonesian Food), Laundry GJ UMK,THR,Tnj Kesehat an.Staf meal dll H.0361-730838

LIM

LOWONGAN Dcr Superviser untuk Produksi Interior/Kayu,Min.SMA H.03619347196/info@maitaru.com

Informasi pasang iklan Telepon

KONSTRUKSI BAJA PINTU BESI HARMONIKA PINTU BESI GRANT ROOLING DOOR KUSEN ALUMINIUM ATAP TWINLITE C.0000133-bkl

B.BP.001.11.17.0000314

DIJUAL BANGUNAN Jual Rugi/SHGB=26Th/Jl.IB Mantra 4Lt=8000m2/cocok S.Room Swalayan-Htl:HP-WA:08113899108 B.BP.001.11.17.0000228

B.BP.014.11.17.0000298

Hlg SHM No.3010 L.410m2 AN I Gede Harsa Oka Saputra,Ni Made Ida Agustin Hardiati, Ni Nyoman Via Bintari Hardiati B.BP.159.11.17.0000296


EKONOMI

18

Rabu Paing, 8 November 2017

Kementan Kembangkan Babi Jadi Komoditi Ekspor Labuan Bajo (Bali Post) – Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita menyampaikan pentingnya pengendalian dan pemberantasan penyakit Hog Cholera pada babi. Apalagi dalam upaya mengembangkan babi sebagai komoditas unggulan menjadi komoditas ekspor di Provinsi NTT. Hal tersebut disampaikannya pada acara seminar dan lokakarya multipihak yang diikuti oleh para Kepala Dinas Peternakan atau yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi dan Kabupaten/Kota Wilayah Provinsi NTT, Senin (6/11) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Kata dia, Hog Cholera merupakan penyakit yang sangat signifikan berpengaruh secara ekonomi, untuk itu perlu segera dikendalikan dan diberantas. Untuk itu Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bekerja sama dengan Dinas Peternakan menyusun roadmap pengendalian dan pemberantasan penyakit Hog Cholera. Acara seminar dan semiloka diikuti pula oleh peserta dari sektor swasta, praktisi babi, komisi ahli kesehatan hewan dan stakeholder lainnya. Hadir pula Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, dan Head of Portfolio AIP-PRISMA

Paul Kalu sebagai narasumber. Menurut I Ketut Diarmita, penyakit Hog Cholera cepat menyebar dalam populasi babi dan dapat menyerang babi segala umur. Morbiditas dan mortalitas sangat tinggi dan dapat mencapai 95-100%. Penyakit Hog Cholera atau Classical Swine Fever (CSF) atau juga dikenal dengan Sampar Babi, merupakan salah satu penyakit virus yang menyerang ternak babi dan masuk salah satu dari daftar 25 jenis penyakit hewan menular strategis berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 4026/Kpts/ OT.140/4/2013 tentang Penetapan Jenis Penyakit Hewan Menular Strategis. Ketut mengatakan tujuan dari pengendalian dan pemberantasan Hog Cholera yaitu: meningkatkan populasi ternak babi, mengamankan daerah sumber bibit ternak babi dari hog cholera, sehingga mengurangi risiko penularan penyakit ke daerah penerima ternak babi bibit. Selain itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan dari hasil usaha peternakan babi, meningkatkan perdagangan ternak babi, baik domestik maupun ekspor; dan terakhir meningkatkan pendapatan daerah. ‘’Saya sarankan agar pengendalian dan pemberantasan Hog Cholera difokuskan ke daerah-daerah tertentu saja, seperti Provinsi Sumatera Utara,

Kalimantan Barat, Bali, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara,’’ jelasnya. Ia juga menyampaikan, babi menjadi komoditas unggulan ekspor dalam Rencana Strategis 2015–2019, selain ayam ras. ‘’Pada tahun 2045 Indonesia bahkan berkeinginan dapat menjadi lumbung pangan dunia, dan ternak babi dapat dikembangkan untuk mengisi peluang lumbung pangan dunia tersebut, karena secara komoditas dianggap memiliki nilai tambah dan berdaya saing di dunia,’’ ungkapnya. Berdasarkan data Statistik Ditjen PKH, produksi daging babi menduduki urutan ketiga terbesar sesudah daging ayam ras dan daging sapi. Kontribusi produksi daging babi terhadap produksi daging nasional sebesar 10,78% atau sebesar 342,3 ton dari sebesar 3.175,2 ribu ton. Perkembangan populasi babi di Indonesia sejak tahun 2012–2016 terjadi peningkatan sebesar 1,7% yaitu dari 7,9 juta ekor (2012) menjadi 8,1 juta ekor (2016). Sedangkan dari aspek peningkatan produksi meningkat 9,6% yaitu dari 232.143 ton (2012) menjadi 342.346 ton (2016). ‘’Meningkatnya produksi daging babi di Indonesia tersebut, dan terbatasnya segmentasi pasar daging babi, menjadi peluang peningkatan ekpor daging babi,’’ kata Ketut Diarmita. (r)

Pengangguran di Bali Terendah di Indonesia

Denpasar (Bali Post) Tingkat pengangguran di Bali terendah di Indonesia yaitu 1,48 persen. Sedangkan terendah kedua yaitu DIY 3,02 persen, Sulawesi Barat 3,21 persen. Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bali pada Agustus 2017 mencapai 2.434.450 orang, berkurang 28.589 orang dibanding angkatan kerja Agustus 2016 yang jumlahnya 2.463.039 orang. Jumlah penduduk yang bekerja di Bali pada Agustus 2017 mencapai 2.398.307 orang, berkurang 18.248 orang dibandingkan keadaan Agustus 2016 yang jumlahnya 2.416.555 orang. Demikian disampaikan Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Bali Asim Saputra, belum lama ini. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Bali pada Agustus 2017 mencapai 1,48 persen, mengalami penurunan 0,41 persen dibandingkan TPT Agustus 2016 yaitu 1,89 persen. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Agustus 2017 mencapai 75,24 persen turun 2,00 poin dibandingkan Agustus 2016 yaitu 77,24 persen. Pada Agustus 2017, jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 50,20 persen. Terdiri dari pekerja yang berstatus sebagai buruh/ karyawan/pegawai mencapai 46,01 persen dan

pekerja yang berstatus sebagai berusaha dibantu buruh tetap atau dibayar mencapai 4,19 persen. Sementara penduduk yang bekerja di sektor nonformal mencapai 49,80 persen. Terdiri dari berusaha sendiri 14,75 persen, berusaha dibantu buruh tidak tetap 15,50 persen, pekerja bebas 7,00 persen dan pekerja keluarga 12,54 persen. ‘’Pengangguran di Bali cukup rendah dalam setahun terakhir,’’ ungkapnya. Hal itu karena Provinsi Bali sebagai ikon pariwisata nasional tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Bali, juga menjadi daya tarik bagi pencari kerja untuk mengadu peruntungannya. Industri pariwisata yang menjadi motor penggerak perekonomian di Bali menyediakan peluang kerja yang menjanjikan, baik bagi penduduk Bali maupun penduduk luar Bali. Meningkatnya jumlah penduduk tidak bisa lepas dari kenyataan tersebut, yang pada gilirannya membawa berbagai persoalan sosial ekonomi tersendiri, salah satunya masalah ketenagakerjaan. Hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) Agustus 2017 menunjukkan terjadi penurunan angkatan kerja, penduduk yang bekerja dan juga penurunan pengangguran. (kmb42)

MASYARAKAT - Peternakan babi yang dikelola masyarakat.

Bali Post/dok

Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Perlu Peningkatan Investasi

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa perlu ada peningkatan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada triwulan III 2017 diharapkan mencapai 5,06 persen. ‘’Untuk menaikkan itu perlu lebih banyak investasi, berarti investasi kita perlu diangkat lebih banyak lagi, dan ekspor juga harus lebih tinggi,’’ kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (7/11) kemarin. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia menurut pengeluaran pada triwulan III-2017 tumbuh mencapai 5,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) yang peningkatannya didorong oleh semua komponen. Pertumbuhan paling tinggi yang mendorong pertumbuhan ekonomi adalah kinerja ekspor. Pertumbuhan tertinggi secara tahunan dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 17,27 persen (yoy) dan berkontribusi 20,50 persen terhadap struktur PDB. Sebagian besar ekspor Indonesia ditujukan ke Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Singapura. Sementara ekspor nonmigas tumbuh 20,51

persen (yoy) dengan komoditas utamanya adalah lemak dan minyak hewan nabati. Sementara ekspor migas tercatat tumbuh 3,20 persen (yoy). Ekspor jasa tercatat juga tumbuh 12,40 persen seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia dan juga penerimaan devisa yang masuk dari pariwisata. ‘’Kinerja ekspor harus lebih tinggi, karena APBN sudah maksimum. Tinggal bagaimana APBN memberi stimulan pada pertumbuhan lainnya,’’ ujar Kalla. Kalla menambahkan, peningkatan kinerja ekspor tersebut salah satunya dengan mendorong untuk segera diselesaikannya sebanyak 16 perundingan internasional. Beberapa perundingan tersebut antara lain adalah

Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) dan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). ‘’Saya sudah memanggil Menteri Perdagangan untuk mempercepat perundingan yang berdampak besar,’’ kata Kalla. BPS mencatat perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku triwulan III-2017 mencapai Rp 3.502,3 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 2.551,5 triliun. Dengan capaian pertumbuhan ekonomi 5,06 persen (yoy), maka ekonomi Indonesia secara kumulatif sampai dengan triwulan III-2017 tumbuh 5,03 persen. (ant)

Melestarikan Songket Jembrana Sektor Mikro Paling Terdampak Terkait Aktivitas Gunung Agung

IBU-IBU di Desa Pendem, Jembrana kini disibukkan dengan menenun kain songket ciri khas kabupaten ujung barat Bali itu. Sebanyak 51 ibu diberdayakan untuk menenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Pemilik usaha songket Jembrana I Ketut Widiadnyana menuturkan, usahanya merupakan pengembangan dan pelestarian songket Jembrana. ‘ ’ P e n e n u n K e l o m p o k Te n u n P u t r i m a s kebanyakan ibu-ibu yang ada di sekitar desa kami,’’ ujar Widiadnyana. Istrinya, dr. Luh Wayan Sriadi, kebetulan memiliki kecintaan akan seni bordir dan tenun Jembrana. Awalnya, Sriadi memiliki usaha bordir kebaya Bali. Dari sana kemudian banyak menyerap tenaga kerja. Lalu ia bersama istri mengikuti beberapa pameran, hingga akhirnya berkembang. Widiadnyana pun mulai mengembangkan songket Jembrana dengan turunannya. Ia memilih mengembangkan songket lantaran songket 20 tahun lagi diprediksi akan punah. Ini ditandai dengan tidak ada generasi muda yang mau menenun. Bahkan usia rata-rata penenun di kelompoknya 40 tahun. Ia melihat usia muda belum ada yang tertarik menenun songket. Pengerjaan songket agak berat karena perlu kekuatan tangan, duduk dan terikat, dan ini yang diduga menjadi penyebabnya. Menjawab ketakutan akan punahnya songket, sejak setahun lalu, Kelompok Tenun Putrimas mengembangkan songket Jembrana atau songket tanpa sambungan. ‘’Menurut kami, satu-satunya pusat pengembangan songket tanpa sambungan, yang pengerjaannya tidak menghilangkan

sisi tradisionalnya yaitu menyungkit,’’ terangnya. Songket tanpa sambungan ini dikerjakan di rumahnya, sedangkan songket lainnya (dengan sambungan) dikerjakan di rumah penenun masing-masing. ‘’Kami mempunyai data profil lengkap anggota dan surat pernyataan masuk kelompok,’’ imbuhnya. Selain itu songket Jembrana juga mempunyai ciri khas pada motifnya. Ada motif jembatan cinta, motif bulan bintang, motif kapit yuyu, bedeg-bedegan, kurung-kurungan, dll. Mengingat tidak ada ikatan jam kerja, maka ia menggunakan sistem borongan. Sehingga ibu-ibu tinggal mengambil bahan di tempatnya untuk ditenun di rumah masingmasing. ‘’Saya pakai sistem borongan untuk memotivasi agar lebih cepat penyelesaian songket. Impian menenun songket merupakan pekerjaan utama bukan pekerjaan sampingan,’’ tandasnya. Songket yang identik dengan busana adat dan agama ternyata juga diminati orang asing. Songketnya pun merambah pasar ekspor. Seperti ke Malaysia, Singapura, Hongkong, Jepang. ‘’Kemarin saat pameran di Korsel, ada ketemu buyer. Tapi bukan partai yang besar,’’ tuturnya. Diakui, songketnya tidak terlalu banyak yang diekspor. Karena buyer dari luar kebanyakan desainer. Ia juga telah mendaftarkan produknya di HAKI. ‘’Kami bahkan punya 6 sertifikat HAKI. Tidak itu juga, kami sekarang menjadi binaan BI KPw Bali, selain untuk peningkatan produktivitas, kualitas dan inovasi juga harus tertib administrasi laporan keuangan dan laporan kegiatan bulanan,’’ ungkapnya antusias. (kmb42)

Amlapura (Bali Post)Setelah status Gunung Agung menjadi siaga, sektor perbankan di Karangasem perlahan mulai bangkit dari keterpurukan. Kantor-kantor cabang dan unit dari berbagai bank yang sebelumnya terpaksa pindah operasional, kini sudah mulai melayani nasabah seperti biasa. Perbankan menghadapi tugas berat untuk memulihkan kembali sektor mikro yang paling terdampak selama ancaman erupsi Gunung Aguung ini. Dampak terhadap sektor mikro ini, salah satunya sangat dirasakan BRI Kantor Cabang Amlapura. Pimpinan Cabang BRI Amlapura I Gede Dianarta, Selasa (7/11) kemarin, mengakui sektor mikro memang paling terdampak dari pada sektor ritel. Ini terjadi karena sektor mikro banyak berada di pelosok-pelosok pedesaan di kawasan rawan bencana atau KRB III, KRB II maupun KRB I. Sektor mikro tentu macet total, karena pelaku usaha dan nasabah peminjamnya harus mengungsi ke tempat aman. Jumlah nasabah peminjam keseluruhan BRI Kanca Amlapura mencapai 32.721 orang, dengan outstanding per 31 Oktober 2017 mencapai Rp 1.046 miliar atau

Rp 1,04 triliun. Dari jumlah ini, sebesar Rp 531 miliar terserap di sektor mikro. Sedangkan sisanya sebanyak Rp 515 miliar terserap di sektor ritel. Dari jumlah ini, Dianarta menegaskan sebanyak 64,4 persen di sektor mikro terdampak, karena nasabah peminjamnya harus mengungsi menyelamatkan diri. Sedangkan di sektor ritel yang terdampak hanya 28,71 persen dari portopolio kredit ritel. ‘’Jumlah ini terus mengalami perubahan sesuai dengan update data terbaru dari lapangan,’’ kata Dianarta. Untuk memberikan kebijakan terhadap nasabah peminjam yang kreditnya terdampak ini, pihaknya sebagai lembaga perbankan masih menunggu petunjuk lebih jauh dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), sebagaimana hasil rapat-rapat sebelumnya. Seperti apa pun nanti turunnya petunjuk dari OJK, pihaknya mengaku tinggal menjalankannya saja. Tetapi, sebagai upaya

dari internal BRI, pihaknya mengatakan sudah melakukan restrukturisasi kredit kepada nasabah yang benar-benar terdampak. Restrukturisasi kredit juga dilakukan terhadap nasabah yang secara cash flow usahanya terganggu sambil menunggu pulihnya kondisi usahanya. Sebagai lembaga bisnis, dia mengakui adanya situasi seperti ini tentu menimbulkan kerugian. Tetapi belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialami, karena seluruh dampaknya sedang didata. Disinggung mengenai upaya-upaya memulihkan perekonomian Karangasem agar kembali menggeliat, ini sudah menjadi tugas lembaga perbankan. Hanya, dia mengaku tidak berani mengambil kebijakan sendiri. BRI Kantor Cabang Amlapura tetap akan melangkah sesuai dengan apa yang menjadi kebijakan dari BRI Pusat. Di pihak lain, kalangan pengusaha kecil saat ini juga menanti-

nanti apa yang menjadi kebijakan OJK. Salah satu pengusaha kecil Gusti Gariada, Selasa (7/11) kemarin, mengatakan mengenai pengajuan keringanan kepada bank terhadap kredit mereka, para pengusaha kecil yang tergabung dalam Hipkar (Himpunan Pengusaha Karangasem) sudah mengambil langkahlangkah. Pertama, menyiapkan berbagai surat izin usaha (SIUP, TDP, NPWP) dan lainnya, untuk mendapatkan menjadi anggota Kadin. Ini untuk mendapatkan rekomendasi Kadin. Selanjutnya, masing-masing pengusaha, membuat proposal pengajuan keringanan kredit kepada OJK. ‘’UMKM Debitur bank sudah dipersilahkan menyampaikan surat permohonan ke OJK dengan di-endorse oleh Kadin dan pemerintah daerah. Suratnya bisa langsung ke OJK,’’ kata pengusaha yang dikenal dengan rumah makan Kumendel-nya ini. (kmb31)


19

Rabu Paing, 8 November 2017

Krama Adat

Dari Hal. 1

Sebagian besar mereka sudah menjadi urban meninggalkan desanya untuk mencari lapangan pekerjaan di kota. Sehingga untuk kebutuhan perut mereka saja sudah berat, apa lagi mau diajak manyama braya guna memikirkan beban krama adat di desa asalnya. Bantuan pemerintah dan CSR para pengusaha itu tidak ada artinya, dibandingkan dengan lebih dari Rp 5 triliun swadaya yang dilakukan oleh krama adat untuk pelestarian budaya di seluruh Bali. Wartawan: Bukannya daya saing dan produktivitasnya rendah itu karena mereka malas, dan gemar menghamburkan uang dari hasil penjualan tanahnya? Terutama untuk biaya ritual yang berlebihan dan terkesan boros? ND: Ya... memang itu kesan yang ingin dibangun oleh para pemimpin yang telah kehabisan argumentasi untuk menjawab kegagalannya menyejahterakan rakyat. Kata ‘’boros’’ itu telah menjadi magic word atau mantram sakti bagi upaya simplifikasi yang pada akhirnya dapat mengubah keyakinan orang Bali tentang ritualitas. Jika upaya simplifikasi atau penyederhanaan ritual ini tidak hati-hati dilakukan, dapat berujung pada upaya krama adat melakukan konversi atau berubah keyakinan, mereka tetap beragama Hindu, tapi meninggalkan adat istiadat dan tradisi Bali-nya. Oleh karana pada titik tertentu, ketika tingkat kemiskinan berada pada batas yang tidak terkendali lagi, maka semangat penyederhanaan itu akan menjelma menjadi kekuatan yang akan memberangus dan meniadakan semua kegiatan ritual yang ada, atas dasar efisiensi. Dengan menggunakan doktrin

yang paling jitu, bahwa manusia tidak membutuhkan ritual, semua ditentukan oleh karma dan kekuatan mantram. Untuk diketahui, memang cara yang paling ampuh menggerus daya saing pariwisata Bali dengan keunikan adat istiadat serta tradisinya, adalah memiskinkan pelaku pelestarinya. Bahwa biaya ritual harus dikendalikan agar sesuai dengan keikhlasan dan kemampuan. Itu dapat dipahami, tapi itu jangan dijadikan dalih guna memporak-porandakan tatanan tradisi yang ada, dan seolah-olah semua kesalahan ditimpakan hanya kepada ‘’boros’’-nya krama adat. Dalih itu dihadirkan karena pemerintah ingin melepaskan andil kesalahannya dalam proses pemiskinan yang terjadi. Sesungguhnya kan semua ini hanya akibat salah urus. Akibat dari pembangunan SDM dengan proses pendidikan yang pemerataan dan kualitasnya harus lebih serius ditingkatkan. Ini dibuktikan dengan banyaknya sarjana yang menganggur. Belum lagi diikuti dengan lemahnya keberpihakan dari pemerintah, terutama pemerintah daerah. Ujung-ujungnya berdampak tehadap rendah serta lemahnya daya saing ekonomi krama adat. Meningkatkan investasi, tidak akan signifikan menekan laju pengangguran lokal, bila kesenjangan daya saing menjadi kendala bagi lokal konten. Semua itu pada akhirnya menjadikan mereka kehilangan harapan untuk berkompetisi meraih produktivitasnya. Kalau harapan saja sudah tidak ada bagaimana mereka tidak frustrasi dan apatis menghadapi pembangunan. Wartawan: Tapi bagaimana dengan maraknya sabungan ayam, narkoba dan premanisme. Tidakkah justru itu yang membuat rendahnya produktivitas?

Beberapa Sanksi Dari Hal. 1

Sebelumnya, beredar foto surat dengan kop dan cap KPK bernomor B-619/23/11/2017 perihal pemberitahuan dimulainya penyidikan tertanggal 3 November 2017. Di dalam surat

itu disebutkan bahwa pada Selasa, 31 Oktober 2017 telah dimulai penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elek-

ND: Kita semua tahu, tidak ada manusia lahir untuk bercita-cita menjadi penjudi, pelacur, pemabuk ataupun preman. Pastinya kita semua ingin lahir ke dunia untuk menjadi orang sukses. Di sinilah dibutuhkan peran negara dengan kehadiran seorang pemimpin di daerah agar dapat menjadi teladan dan dengan keteladanannya diharapkan mampu membawa rakyatnya meraih daya saing dengan produktivitas yang memadai. Para pemimpin jangan hanya bisa menakut-nakuti dan menyalahkan rakyat yang tersesat di dalam kerasnya kompetisi, tanpa mampu menunjukkan arah yang benar, dengan memberikan keberpihakan dan daya saing yang mumpuni kepada rakyatnya. Wartawan: Jadi bli mendukung mereka yang menolak investor, solusinya apa? ND: Saya bukan anti terhadap investasi, tapi saya menolak kebijakan investasi yang berdampak sebagai racun bagi alam dan rakyat Bali. Konspirasi dan kriminalisasi model apa pun yang dilakukan untuk melanggengkan kebijakan seperti itu, saya akan tetap melawan. Jika saya ditanya solusinya, ya... di samping dana bagi hasil dari totalitas fiskal pemerintah di Bali untuk pelestarian budaya, pemda harus mampu segera mengubah kebijakan investasi yang menyesatkan itu, guna dapat mengembalikan kemandirian ekonomi rakyat di desanya, dengan membuat kebijakan yang ramah terhadap alam dan kemakmuran rakyat, khususnya keberpihakan tehadap eksistensi krama adat sebegai pelaku tunggal pelestari di Bali. Ingat! Tanpa keunikan alam dan budayanya, kita semua, termasuk semua investasi yang ada di Bali akan tenggelam. (ad319) tronik) tahun 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri. Surat ditujukan kepada Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII No 19, Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan ditandatangani oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman. (ant)

Perangkat Desa Dari Hal. 1

Namun hingga akhir tahun 2017, pihaknya pesimis mencapai pertumbuhan ekonomi Bali 6,5 persen, namun dipastikan di atas 6 persen. Sementara itu, Prof. Dr. I.B. Raka Suardana, S.E., M.M., pengamat ekonomi dari Undiknas, menilai pelambatan ekonomi ini karena serapan dana desa yang belum banyak. Serapan yang belum banyak ini karena ketakutan perangkat desa mempergunakan dana desa. Apalagi pengawasan dana desa nantinya akan diawasi juga oleh polisi. ‘’Mereka belum berani. Padahal kalau itu jalan, bisa meningkatkan perekonomian di desa. Asalkan serapannya dari desa untuk desa. Bukan untuk membangun dengan membeli bahannya di kota. Itu sama saja enggak jalan juga,’’ pungkasnya. Serapan konsumsi pemerintah juga baru naik signifikan pada triwulan III. Hal ini, menurutnya, selalu terjadi dari tahun ke tahun dan menjadi masalah klasik. Padahal Presiden Jokowi mengatakan dari Januari, Februari, Maret harus sudah ada serapan untuk proyek. Namun serapan di triwulan I baru serapan yang sifatnya rutin, seperti gaji pegawai. Sedangkan proyekproyek pemerintah baru berjalan di atas bulan Juni. Sementara itu, kalangan DPRD Bali menyadari kondisi perekonomian Pulau Dewata

Lakukan Kecurangan

saat ini mengalami pelambatan. Terlebih dalam dua bulan ke belakang akibat siaga darurat bencana Gunung Agung. Status Gunung Agung yang sempat naik ke level awas berpengaruh signifikan terhadap sektor pariwisata sebagai penyokong utama perekonomian. ,,Memang saat ini, bulan November-Desember, pariwisata memasuki low season. Tapi boleh dikatakan sekarang sangat rendah akibat dampak kejadian dua bulan kemarin hingga beberapa hari lalu terkait kemungkinan erupsi Gunung Agung,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana, Selasa (7/11) kemarin. Adhi Ardhana melihat perekonomian Bali masih akan suram dalam tiga bulan ke depan. Kendati, pemerintah diakui sudah berbuat maksimal untuk me-recovery perekonomian agar kembali ke keadaan normal. Kalau bisa melewati masa-masa krisis ini, maka prospek Bali ke depan akan sangat baik. Tentunya dengan tetap mengandalkan alam dan budaya dalam menjual pariwisata. ‘’Kontraksi yang cukup keras ini mudah-mudahan dapat dilalui dengan bahumembahu oleh semua stakeholder termasuk perbankan terkait pariwisata. Pemulihan situasi terhadap keadaan lalu paling tidak membutuhkan waktu minimal tiga bulan,’’ terang politisi PDI-P asal Denpasar ini. (kmb42/kmb31)

Dari Hal. 1

‘’Ada yang masa jabatannya bisa diperpanjang dan ada yang tidak diperpanjang. Kondisi seperti ini bisa menimbulkan potensi bagi peserta pilkada untuk melakukan kecurangan, misalnya campur tangan dalam proses pemilihan penyelenggara pilkada yang baru,’’ jelasnya. Faktor ketiga adalah mengenai anggaran yang dikeluarkan untuk Pilkada Serentak 2018 yang jumlahnya dinilai cukup besar, anggaran yang diajukan itu senilai Rp 11,9 triliun, belum termasuk anggaran lembaga lain yang terlibat. ‘’Pada 2018 total anggaran yang diajukan Rp 11,9 triliun, tentu itu akan terkoreksi juga nanti sebagian akan dikembalikan, dan itu hanya anggaran untuk KPU, tidak termasuk anggaran Bawaslu, TNI, Polri, DKPP, pemerintah daerah, dan kandidat,’’ ujar Arief. Jumlah anggaran Pilkada

Serentak 2018 dinilai cukup mencolok perbedaannya dibandingkan dengan Pilkada Serentak 2015 sebesar Rp 6,4 triliun maupun Pilkada Serentak 2017 tahun lalu sebesar Rp 4,3 triliun. ‘’Perputaran anggaran yang besar ini juga bisa mendorong konflik kepentingan,’’ jelasnya. Selain ketiga faktor itu, Arief menyebut kompetisi Pilkada Serentak 2018 sangat ketat, karena rentang waktu Pilkada Serentak 2018 dengan Pemilu 2019 hanya menyisakan waktu selama sekitar 10 bulan. Dengan rentang waktu yang tidak terlalu lama ini berpotensi menimbulkan konflik-konflik kepentingan menjelang Pemilu 2019. ‘’Karena kompetisinya sangat ketat, uang yang terlibat banyak, jumlah pemilih yang diperebutkan banyak, maka kompetisi ini akan berlangsung sangat ketat, makanya KPU sangat berhati-hati betul,’’ tegasnya. (kmb4)

Tidak Pas

Dari Hal. 1

Pada triwulan III, realisasi fisik lebih besar dari realisasi keuangan umumnya karena terkendala persoalan administrasi penagihan pembayaran. ‘’Kadang-kadang pekerjaannya sudah selesai, pihak ketiga masih mengumpulkan kelengkapan administrasi pembayaran. Pasti dibayar, cuma mungkin tidak pas dengan tahapannya,’’ jelasnya. Sunartha optimis, realisa-

si fisik dan keuangan masih bisa mencapai target di akhir tahun nanti. Terlebih, gubernur selalu melakukan evaluasi dan mengingatkan hal itu setiap triwulan. Evaluasi utamanya mencari penyebab sekaligus solusi atas penyerapan anggaran yang belum berjalan optimal. Entah karena terkendala persoalan internal maupun eksternal. Sebagai contoh karena masalah teknis atau ada perubahan aturan. (kmb32)

Rabu, 8 November 2017 05.00 05.30 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05

Gayatri Mantra Bali Channel Tourist TV Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana

Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Krisnha Karna 08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi

10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ista Dewata : Pura Botoh 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung (2)

12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita : Saggar Cakra (2) 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Dialog Interaktif

Ambarasram 17.00 Healty Life 17.30 Kartunbn Krisnha Sudama 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda

19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Alternatif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Lipsus : HUT Kota Tabanan 21.30 Ajeg Bali Keunikan Piodalan Jelih dan Upacara Kebo Dongol

Pura Rempak Taman Sari Kapal (1) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Maospahit Tatasan (4) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila cita Calonarang Panjer (1)

Sahadewa Buat Pingsan Duhshasana

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEMUDIAN putra Pandu, Sahadeva, yang dipenuhi kemarahan mengambil sebuah pedang. Sahadewa memutar-mutar pedangnya. Kemudian melemparkan pedang itu dengan cepat ke kereta putra paduka itu. Serangan itu berhasil memotong busurnya Duhshasana berikut tali busur dan anak panah yang masih terpasang di sana. Selanjutnya busur besar itu terjatuh ke bumi. Cara jatuhnya seperti seekor ular angkasa. Sahadeva yang gagah berani setelah mengambil busur lain, menembakkan sebuah panah mematikan kepada Duhshasana. Prajurit Kuru itu menggunakan pedang yang sisinya tajam memotong menjadi dua keping panah yang berkilauan seperti cemeti sang Kematian itu ketika anak panah itu melesat ke arahnya. Kemudian setelah memutar-mutar pedang tajam itu Duhshasana dengan cepat melemparkan pedang itu kepada musuhnya. Prajurit gagah berani itu mengambil busur lain dan memasang sebuah panah terbaiknya. Sahadeva dengan sangat tenangnya memotong serangan panah-panah tajam Duhshasana itu. Pedang

itu melesat ke arahnya dan menyebabkannya jatuh. Oh Bharata, putra paduka dengan cepat melepaskan empat kemudian 60 batang panah yang diarahkan ke keretanya Sahadeva. Oh raja, Sahadewa selanjutnya memotong setiap batang anak-anak panah lawannya. Banyak anak panah melesat dengan tidak sabaran ke arahnya. Setelah menahan panah-panah kuat itu yang dilepaskan putra paduka, Sahadeva melepaskan sejumlah besar anakanak panah kepada musuhnya itu. Setelah menahan setiap batang panah-panah itu dengan tiga batang panah miliknya, putra paduka mengeluarkan sebuah teriakan keras. Teriakan itu membuat seluruh bumi bergema. Kemudian Duhshasana menyerang Sahadeva juga sais keretanya dengan sembilan batang anak panah. Sahadeva yang gagah berani itu, oh baginda, dipenuhi kemarahannya. Dia lalu memasang pada tali busurnya sebuah panah mengerikan. Panah itu menyerupai sang Penghancur itu sendiri. Dengan keras Sahadewa menarik busurnya lalu melepaskan panah

itu kepada putra paduka. Panah itu sangat cepat menembus melalui baju zirahnya yang kuat dan tubuhnya. Kemudian panah itu memasuki bumi, oh raja, serangan itu seperti seekor ular menerobos masuk ke sebuah bukit semut. Kemudian putra paduka menjadi jatuh pingsan, oh raja, setelah melihat kehilangan kesadarannya, sais keretanya dengan cepat melarikan kereta. Setelah mengalahkan prajurit Kuru itu putra Pandu itu melihat divisinya Duryodhana. Sahadewa mulai menyerbunya di semua sisi. Sungguh, oh raja, serangan itu seperti seorang yang digairahkan oleh kemarahan. Oh Bharata, putra Pandu itu mulai menyerbu kelompok Kaurava itu. Sanjaya berkata, ketika Nakula sibuk membantai dan memukul mundur divisi-divisi Kaurava dengan kekuatan besar. Putra Vikartana, Karna, dipenuhi kemarahan. Mereka berusaha keras menahan serangan sporadis itu, oh raja. Kemudian Nakula sambil tersenyum beberapa saat menyapa Karna, ‘’Setelah dalam sebuah waktu lama, berkat bantuan dewa-dewa, aku

terlihat oleh engkau. Engkau juga, oh bajingan, menjadi tujuan penglihatanku. Engkau merupakan akar semua kejahatan ini. Permusuhan ini, pertengkaran ini melalui kesalahanmu. Hari ini, aku menganggap diriku sendiri seperti seseorang yang telah mencapai tujuannya. Karena itu demam di hatiku dihilangkan.’’ Demikian Karna disapa dengan sengit oleh Nakula. Kemudian putra Suta itu berkata kepadanya dengan kata-kata yang pantas bagi seorang pangeran dan seorang pemanah

khususnya, ‘’Seranglah aku, oh pahlawan. Kami berkeinginan menyaksikan kejantananmu. Setelah mencapai beberapa prestasi dalam pertempuran, oh ksatria pemberani, engkau saat ini membual. Oh tuan, pahlawan-pahlawan itu bertarung, dalam pertempuran dengan yang terbaik dari kekuatan mereka tanpa larut dalam bualan. Sekarang bertarunglah dengan aku dengan prestasi terbaik dan seluruh kekuatan terbaikmu. Aku akan memadamkan kesombonganmu.’’ (bersambung)

Sloka 16. 13-15 Idam adya maya labdham imam prapsye manoratahm idam astidam api me bhavisyati punar dhanam

asau maya hatah satrur hanisye caparan api isvaro ‘ham aham bhogi siddho ‘ham balavan sukhi

adhyo ‘bhijanavan asmi ko ‘nyo ‘sti sadrso maya yaksye dasyami modisya ity ajnana-vimohitah

Orang jahat berpikir: ‘’Sekian banyak kekayaan kumiliki hari ini, dan aku akan memperoleh kekayaan lebih banyak lagi menurut rencanaku. Sekian banyak kumiliki sekarang, dan jumlah itu bertambah semakin banyak pada masa yang akan datang. Dia musuhku, dan dia sudah kubunuh, dan musuh-musuhku yang lain juga akan terbunuh. Akulah penguasa segala sesuatu. Akulah yang menikmati. Aku sempurna, perkasa dan bahagia. Aku manusia yang paling kaya, diiringi oleh keluarga yang bersifat bangsawan. Tiada seorang pun yang seperkasa dan sebahagia diriku. Akun akan melakukan korban suci, dan memberi sumbangan, dan dengan demikian aku akan menikmati.‘’ Dengan cara seperti inilah, mereka dikhayalkan oleh kebodohan.


16 Pages

207 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

ationalbalipost.c

After WhatsApp threat, Indonesia steps up Internet obscenity purge

r 8, 2017

y, Novembe

Wednesda

, November Wednesday

8, 2017

Spacey Sony pulls IHVWLYDO â&#x20AC;ŤŰ&#x2039;â&#x20AC;ŹOP IURP d with going ahea r release Decembe

a movie starwithdrew LQJ VH[XDO on Monday IHVWLYDO IROORZ - Sony Pictures going ahead RV $QJHOHV ÂżOP said it was LOS ANGELES actor, but DFH\ IURP D / against the release in December. of teenager ULQJ .HYLQ 6S allegations theater kidnapping late U.S. misconduct the U.S. movie about the 1973 with a planned in the World,â&#x20AC;? as his grandfather, â&#x20AC;&#x153;All the MoneyIII, features Spacey H $PHULGetty SUHPLHUH DW WK 16. Getty. John Paul Jean Paul G FDUSHW ZRUOG Angeles on Nov. oil billionaire XH WR KDYH D UH festival in Los of its actors and out at one 7KH ÂżOP ZDV G (AFI) annual to celebrate surrounding can Film Instituteâ&#x20AC;&#x2122;s be inappropriate LWKGUDZQ ´ current allegations ÂżOP ZLOO EH Z â&#x20AC;&#x153;Given the those impacted, it would for FFRUGLQJO\ WKH statement. on of respect LIÂżFXOW WLPH $ in an emailed for comment D JDOD DW WKLV G Pictures unit said not return a request to indepens did was unable Sonyâ&#x20AC;&#x2122;s TriStar representative decision. Reuters Spaceyâ&#x20AC;&#x2122;s Sonyâ&#x20AC;&#x2122;s writers and JDWLRQV other actors, RSHQ ZLGH Monday regarding DQ\ RI WKH DOOH were 800 KH ÂżOP ZRXOG GHQWO\ FRQÂżUPstatement said there The Sony LQYROYHG LQ WKH PRYLH DQG W accused Rapp, who FUHZ PHPEHUV to actor Anthony was 14. Spaceyâ&#x20AC;&#x2122;s on Dec. 22. as planned apologized last month 1986 when Rapp WPHQW him in Spacey QVSHFLÂżHG WUHD employees to seduce former him of trying V ODWHU VDLG KH ZDV VHHNLQJ X current and W LGHQWLÂżHG that eight UHSUHVHQWDWLYH last week XVH RI &DUGV ´ ZKR ZHUH QR VWDU reported KH 79 VKRZÂśV CNN 79 VKRZ Âł+R Sonyâ&#x20AC;&#x2122;s decision. EHFDXVH RI WKH 1HWĂ&#x20AC;L[ PLVFRQGXFW DJDLQVW 6SDFH\ W that it supported V ZLWK 6SDFH\ DOOHJHG VH[XDO a statement of AFI said in )ULGD\ WKDW LW KDG VHYHUHG WLH of â&#x20AC;&#x153;House production Spacey had 1HWĂ&#x20AC;L[ VDLG RQ in further Capital said be involved of the allegations. not Rights It said it would Producer Media show. (rtr) Spacey. Cardsâ&#x20AC;? with from the political been suspended

REUTERS/Stephen

Actor Kevin

Spacey

IBP/net

sneyâ&#x20AC;&#x2122;s live Kenny Cheres No.1 album scord 200 chart on Billboa Kenny Chesney

Photo

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

with a smartphone

in front of

displayed

Whatsapp

logo in this

illustration

and ministers,

(10 200 (1,500 pushed Billboard her album No Shoes streaming activity place on the â&#x20AC;&#x153;Live in week of Chesneyâ&#x20AC;&#x2122;s more than 218,000 equal one album). Idolâ&#x20AC;? winner No. 1 debut last Trauma.â&#x20AC;? chart, which Former â&#x20AC;&#x153;American Nationâ&#x20AC;? sold to the latest weekly second place songs The landed in sales of her â&#x20AC;&#x153;Beautiful units, according SoundScan. On the digital single sales, altNielsen in traditional Clarkson than 79,000Life,â&#x20AC;? while online data from with more of were measures Dragons retained spot with rockers Imagine another vast majority album â&#x20AC;&#x153;Meaning the No. 3 1 spot with album sales. said it was the eighth Brown took their No. a Full Moon.â&#x20AC;? sold for â&#x20AC;&#x153;Thunder.â&#x20AC;? Billboard for Chesney, 49, one â&#x20AC;&#x153;Heartbreak on collaboration 54,000 units The Halloween by rappers Sav- (rtr) No. 1 albummusicâ&#x20AC;&#x2122;s most popular Warningâ&#x20AC;? producer of country and music tallies â&#x20AC;&#x153;Without performers. 200 chart age and Offset The Billboard sales, song sales 106 Dps from album

No. Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Manan Mandala No. 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

units VW DW UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur Sanur Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel

Chernin/File

REUTERS/Dado

Ruvic/File

Photo

,QGRQHVLD $SS WKUHDW HQLW\ SXUJH EVF $IWHU :KDWV ,QWHUQHW R VWHSV XS A man poses

200 album and on the Billboard the top spot singer Kelly Clarkson pop Chesney took releases by star Kenny - Country live album, while at No. 4. LOS ANGELESwith his new the top three. Boomin debuted releases in and Metro busy week of new to 21st Monday The chart on down one album) Brown debuted streams pop star Pink songs equal after the rapper Chris

September

14, 2017.

Minister including and Informa-

in Auand Facebook Twitter Inc his ministryâ&#x20AC;&#x2122;s priority from gust, he said Indonesians radicalism, was to protect

services of Communicationare among the content that promoted Rudiantara, a of messaging a New and drugs. executives content, but droppedIn- tion Rudiantara, Giphy Inc., also terrorism one name, said however that The uses not trying heaviest users. it will summon the service. against York City GIFs company did not who the government was remove obscene taken off said on Tuesday of censorshipâ&#x20AC;?. WhatsApp,comment. that demand they â&#x20AC;&#x153;a regime - Indonesia images were mark an escalation nation. works with Google, to 6 to to foster requests for JAKARTA to page after â&#x20AC;&#x153;GIFâ&#x20AC;? the latest steps Muslim-majority respond to partners a feature engines, including Continued but Messenger and search third parties, Giphy offers ULDWH LPDJHV apin Indonesia,worldâ&#x20AC;&#x2122;s most populous block WhatsApp one of the in the threat to partly censored ÂżOWHU LQDSSURS warning did not Tenor Inc, it had â&#x20AC;&#x153;already also be heard conservatism images QWHQW News can Indonesiaâ&#x20AC;&#x2122;s Gboard, a keyboard at Global ternet is already said on Tuesday of growing Format (GIF) D Âż[ IRU WKH FR that in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 Interchange 96.5 pear to target a background by Google to that LPSOHPHQWHG Radio FM GIF search Messenger app developed were removed.said on Monday issuesâ&#x20AC;?. call all providers, sepaclean up â&#x20AC;&#x153;We will access provides comparable prevented WhatsApp Users of Whatsapp be installed most unable to Google to Panencryption animated on including the iPhones wereTuesday. â&#x20AC;&#x153;We see results but must message said Semuel WhatsApp vowed on we V WKDW on general at it from monitoring their network,â&#x20AC;? has rately from Tenor GIFs have done what NQRZQ DV *,) a director n and porRudiantara gerapan, JUDSKLFV ÂżOHV on the app through said. â&#x20AC;&#x153;There- devices. to clamp down on now that they communicatio bePangerapan available Indonesiaâ&#x20AC;&#x2122;s ministry. Google, It said it had in the past after meetings Inc, are to asked,â&#x20AC;?we wonâ&#x20AC;&#x2122;t block them services. to us.â&#x20AC;? nography sites and, s of Google, informatics by Alphabet to a third-party government instead which fore, they have responded respond which is owned is widely with representative asked the cause providers, The ministry work with those technology into WhatsApp Messenger did not immediately Civil servants comment. request for Monday to block Face- integrate theirallow users to en- used in Indonesia. to for GIFs. vowed on WhatsApp Messenger did WhatsApp to search book Incâ&#x20AC;&#x2122;shours if the service ter keywords within 48 that obscene Graphics not ensure

am. Listen until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Paing, 8 November 2017

Elton John

Terima Penghargaan dari Harvard Pemusik Inggris Elton John pada Senin menerima penghargaan bergengsi dari Harvard Foundation atas sumbangsihnya terhadap perang melawan HIV/ AIDS, kata yayasan tersebut. John akan bergabung dengan tokoh, seperti, Uskup Agung Desmond Tutu, mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon dan peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai sebagai penerima penghargaan Human Institutions Award Peter J Gomes dari Harvard University. Dengan lebih dari 30 album studionya, pemusik pemenang Grammy tersebut sebagian besar dikenal dengan kumpulan lagu ternamanya, seperti, â&#x20AC;&#x153;Tiny Dancerâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;Rocket Manâ&#x20AC;?. Namun, penyanyi dan penulis lagu tersebut juga pendukung lantang bagi yang hidup dengan HIV/AIDS, mendirikan Yayasan Elton John AIDS 25 tahun lalu, yang telah mengumpulkan lebih dari 385 juta dolar Amerika Serikat untuk melawan wabah mematikan tersebut, kata lamannya. John akan menyampaikan ceramah tentang usahanya pada sebuah upacara penghargaan yang akan diadakan di kampus Harvard pada Senin siang. Penghormatan lainnya yang diterima John untuk usaha sipilnya mencakup penghargaan prestasi seumur hidup dari Rockefeller Foundation pada 2013 dan dianugerahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth pada 1998. Di seluruh dunia, sejak awal epidemi HIV/AIDS pada 1980-an, lebih dari 70 juta orang terinfeksi virus HIV dan 35 juta telah meninggal dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, demikian Thomson Reuters Foundation. Harvard Foundation, yang bermarkas di Cambridge, Massachusetts, mengakui pemimpin terkemuka, yang bersemangat, tiap tahun, kata lamannya. (ant)

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Tiba di Korsel, Trump Disambut Unjuk Rasa Seoul -

Presiden Amerika Donald Trump memulai lawatannya ke Seoul pada Selasa (7/11) kemarin. Sejak sepekan terakhir, Korea Selatan (Korsel) dilanda unjuk rasa, baik yang menentang maupun mendukung kehadiran Trump, terutama untuk memutuskan kebijakan terhadap Korea Utara (Korut).

Bali Post/afp

UNJUK RASA - Pengunjuk rasa anti-Trump membawa papan dan berteriak penolakan kehadiran Trump saat konvoi Presiden AS Donald Trump melewati Gwanghwamun Square di Seoul, Selasa (7/11) kemarin.

Terbelahnya opini publik di Korsel terhadap Trump ini menyebabkan sejumlah unjuk rasa sejak akhir pekan lalu. Bahkan, jalur yang akan dilalui Trump pada Selasa kemarin mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Pro dan kontra terkait Trump ini sangat beralasan karena Korsel akan berada di garis depan jika perang meletus antara Korut dan AS. Para pengunjuk rasa yang pro Trump menyetujui adanya kebijakan perang dengan Korut karena adanya ketegangan yang sudah lama antara dua negara di Semenanjung Peninsula itu. Umumnya warga pro Trump ini berusia di atas 60 tahun.

Sementara mereka yang antiTrump umumnya berusia di bawah 40 tahun dan merasa tindakan perang hanya akan membuat hidup mereka sengsara. Park Gene (35), seorang pekerja swasta misalnya, menyebut gerakan Pro Trump adalah hal yang gila. â&#x20AC;&#x153;Mereka yang melakukan protes dan pro Trump ini hanya akan hidup beberapa tahun lagi. Sementara saya masih punya waktu yang sangat panjang. Saya tidak mau mati,â&#x20AC;? katanya. Pada masa Perang Korea yang meletus sekitar 1950-1953, puluhan ribu prajurit AS gugur. Sejak saat itu, AS dan Korsel melakukan kerja sama pertahanan dan

AS menempatkan sekitar 28.500 prajurit di Korsel. Kehadiran AS di Korsel ini menyebabkan Korut tidak melakukan invansi selama berpuluh-puluh tahun. Namun, dengan hadirnya Trump yang kerap melontarkan kata-kata ancaman ke Pemimpin Korut, Kim Jong-un, warga Korsel menilai pemimpin AS tidak akan mampu membawa kedamaian di Semenanjung Peninsula. Para warga yang kontra menyebut Trump dengan julukan â&#x20AC;&#x153;Maniak Perangâ&#x20AC;?. Dalam demonstrasinya, mereka membawa spanduk yang bertuliskan â&#x20AC;&#x153;No Trump, No Warâ&#x20AC;? (Tidak ada Trump, Tidak ada perang). (iah/afp)

Ayushita

Senang Terlibat Kegiatan Budaya Aktris Ayushita mengaku senang terlibat dalam kegiatan yang melibatkan budaya Indonesia, salah satunya menari tarian tradisional. â&#x20AC;&#x153;Kalau aku mendapat kesempatan untuk bekerja yang berhubungan dengan budaya Indonesia, aku selalu over excited. Mau bisa atau enggak, itu urusan belakangan,â&#x20AC;? ujarnya, di Jakarta, Senin (6/11) lalu. Sejak kecil, perempuan berambut sebahu itu mengaku sudah menarikan tarian tradisional. Walau memang kala itu tak ada keinginan menjadi penari profesional. Selain menari, dia juga mengatakan pernah menjadi penyanyi gambang kromong. â&#x20AC;&#x153;Dari kecil aku benci panggung. Jadi kerjaanya nari-nari daerah. Aku dari kecil suka sekali dengan kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan Indonesia. Menari, menyanyi. Aku pernah jadi penyanyi gambang kromong,â&#x20AC;? kata Ayu. Bagi dia, menari khususnya yang dilakukan berkelompok memiliki makna tersendiri salah satunya, melatih kerja sama dan kekompakan. â&#x20AC;&#x153;Menari melatih kerja sama, kekompakan. Banyak yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keuntungan lainnya, kita jadi bergerak,â&#x20AC;? tuturnya. (ant)

Join Kopi

Siapkan Dua Single Baru Sempat vakum beberapa tahun, grup band beraliran pop rock, Join Kopi, kembali bangkit. Mereka bersiap meluncurkan karya terbarunya dalam waktu dekat. Join Kopi yang dimanajeri oleh Angga Permana dan assisten manajer Jerry S ini bahkan sudah mempersiapkan dua single terbaru yang akan dirilis pada bulan ini seperti â&#x20AC;&#x153;Magocekanâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;Salahang Betaraâ&#x20AC;?. Jerry S mengatakan, pada awalnya Join Kopi sempat ragu dalam berkarya di belantika musik Bali, namun berkat dukungan dirinya dan juga support dari sang manajer yang begitu besar, terutama dalam proses rekaman, akhirnya Join Kopi kembali bisa menunjukkan kelasnya di industri musik Bali. â&#x20AC;&#x153;Saya selalu meyakinkan mereka, bahwa dalam berkarya kita harus percaya diri. Meskipun kita kalangan bawah, namun musik tidak memandang hal itu. Asal kita

Diduga, Persoalan Keluarga Picu Penembakan di Texas

Sutherland Springs Diduga, persoalan keluarga yang memicu membabibutanya seorang mantan prajurit Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menembak 26 orang di dalam gereja sebuah kota kecil di Texas, Minggu (5/11) waktu setempat. Selain puluhan orang tewas, 10 orang masih dalam kondisi kritis sehari setelah Devin Patrick Kelley (26) menembak secara brutal di dalam gereja Baptist. Pentagon sampai saat ini masih menyelidiki kenapa AU AS gagal memasukkan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga ke dalam database mereka sehingga Kelley bebas membeli senjata. Jika tuduhan tersebut dimasukkan dalam catatan Kelley, tentu ia tidak akan diizinkan membeli senjata, seperti AR-15 rifle dan dua pistol. Penyelidik saat ini fokus pada sejumlah laporan bahwa Kelley mengirimkan SMS ancaman pada ibu mertuanya yang kerap datang ke gereja tersebut namun tidak ada di lokasi saat Kelley menembaki para pengunjung gereja. Korban dari kebrutalan Kelley termasuk bayi yang belum lahir, seorang balita berusia 18 bulan, dan 8 orang anggota dari satu keluarga. Bahkan dilaporkan pula kor-

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

bannya adalah nenek mertua Kelley. Presiden AS Donald Trump yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Asia mengatakan AS sedang berada di â&#x20AC;&#x153;masa-masa gelapâ&#x20AC;?. Namun, ia mengesampingkan imbauan untuk meningkatkan kontrol senjata, dengan menyebut bahwa tragedi yang terjadi itu bukan karena senjata namun lebih karena persoalan mental. Pihak berwajib mengatakan Kelley tewas karena tembakan di kepala yang dilakukannya sendiri setelah kabur menggunakan mobilnya dari First Baptist Church. Kelley, dipecat dari militer setelah melakukan tindakan kekerasan pada istri dan anak tirinya. Ketika melakukan teror di gereja, Kelley menggunakan pakaian berwarna hitam dan rompi antipeluru serta topeng berwarna hitam dengan gambar tengkorak. Dua orang pria, Stephen Willeford (55), dan Johnnie Langendorff (27) dipuji sebagai pahlawan karena aksi mereka mengkonfrontasi Kelley setelah ia menumbangkan 50 orang di dalam gereja. Willeford mengambil senjata AR-15-nya dan menembak serta melukai Kelley setelah ia kabur dari gereja

dan menuju mobilnya. Willeford kemudian menyetop sebuah pick-up yang dikendarai Langendorff serta

mengejar Kelley hingga ia menabrakkan kendaraannya di sebuah lapangan. (iah/afp)

mau berkarya dan itu pasti nanti ada hasilnya,â&#x20AC;? ungkap Jerry S, Senin (6/11). Jerry S juga akan ikut berkolaborasi dalam karya Join Kopi. Hal ini dilakukan untuk lebih memotivasi dan menghadirkan konsep baru dalam karya Join Kopi. Ke depannya Join Kopi bisa berkiprah lebih luas lagi ke seluruh daerah di Bali. â&#x20AC;&#x153;Di single ketiga kita garap bersama. Kita mau hadirkan konsep baru dan tentunya bisa menghibur. Jadi kita wujudkan target itu satu per satu, dengan tekad semangat dan kebersamaan kita,â&#x20AC;? imbuhnya. Join Kopi diperkuat oleh Copot (vokal), Cimot (vokal/ rythem), Berit (guitar), Ela (bass) dan Budi (drum/khajon). Kini Join Kopi kembali akan meramaikan belantika musik Bali dengan karya-karyanya yang mengusung tema tentang kehidupan masyarakat dan juga kritik sosial. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook