Skip to main content

Edisi 01 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 330 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa pon, 1 agustus 2017

Yel-yel Perjuangan dan Cerita Kepahlawanan

Ancaman itu diantisipasi SMA Dwijendra dengan berbagi jenis kegiatan. Yang menonjol adalah penanaman yel-yel kebangsaaan. ‘’Saya warga Dwijendra, Saya Indonesia, Saya Pancasila’’. Yel-yel itu, kata Kepala SMA Dwijendra Denpasar Drs. I Made Oka Antara, M.Hum., dilontarkan setiap upacara bendera setiap Senin, dan ketika menerima tamu sekolah baik saat lomba maupun saat akreditasi. Bahkan di dinding aula Dwijendra kini dipasang baliho ‘’Aku Indonesia, Aku Pancasila’’. Ya n g u n i k lagi di Dwijendra adalah semua guru wajib memberikan cerita Bali dan perjuangan bangsa selama lima menit sebelum mengajar. Ini juga cara ampuh untuk menanamkan nilai bela negara di sekolahnya. Hal. 19 Jalan Raya

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Siswa SMA di Bali Minta Pancasila Diajarkan Kembali

Menanamkan Bela Negara di Sekolah

Perkembangan dunia teknologi digital semakin menjauhkan remaja khususnya di kalangan siswa SMP dan SMA di Bali. Mereka ‘’melupakan’’ teman yang duduk dekat dengan dirinya, namun memberi perhatian lebih kepada teman yang jauh. ‘’Budaya’’ ini dikhawatirkan akan mereduksi semangat belajar siswa, semangat kebersamaannya karena selalu sibuk dengan urusan sendiri. Akibat pengaruh media sosial, tak jarang juga generasi muda yang tak peduli dengan negaranya, bahkan melecehkan simbol-simbol negara.

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

PANCASILA sedang dicoba. Tidak kasat mata memang, tetapi terasa ‘’aroma’’ ada upaya pembelokan. Bahkan perlawanan. Pemerintah pun mencium aroma tersebut. Diterbitkannya Perppu No. 2/2017 merupakan jawaban atas kekhawatiran tersebut. Pro-kontra muncul setelah itu. Wakil rakyat juga ‘’terbelah’’. Namun, pemerintah tetap bergeming. Pemerintah sudah bulat, bahwa kelompok anti-Pancasila harus dilawan. Pemerintah juga terus berupaya membumikan Pancasila di negeri yang bineka ini. Lalu bagaimana siswa menyikapi situasi yang berkembang dalam membumikan kembali Pancasila di bumi Indonesia ini. Untuk menjaring pendapat siswa SMA tersebut Bali Post pun menyebar kuesioner. Jumlahnya 500 buah. Sementara yang kembali 467. Bagaimana hasilnya? Ada dua tema dalam kuesioner tersebut. Pertama terkait Pancasila. Kedua soal pemanfaatan media sosial di kalangan siswa. Beragam jawaban atas pertanyaan tersebut. Namun yang paling kompak untuk memilih satu jawaban, ketika disodorkan pertanyaan; Perlukah pelajaran Pancasila secara khusus diajarkan kembali di sekolah? Sebanyak 433 (92,5%) siswa menjawab perlu. Hanya 32 orang (7%) yang menjawab tidak. Walaupun mereka, 460 (98,5%) menyatakan hafal sila-sila Pancasila, namun menurut mereka pengajaran Pancasila merupakan hal yang urgen. Alasannya, memahami Pancasila tidak sekadar hafal akan butir-butir dari lima sila tersebut. Tetapi bagaimana implementasinya dalam kehidupan seharihari. Jadi pengajaran Pancasila bukan semacam dogma, tetapi harus larut dengan kehidupan dan kegiatan masyarakat. Jadi harapannya, Pancasila betul-betul menjadi pandangan hidup bangsa. Pancasila sebagai

KuEsioner Bela Negara untuk Siswa SMA Perlukah pelajaran Pancasila diajarkan kembali di sekolah? Perlu Tidak Tidak Tahu

92,5% 7% 0,5%

Apakah sdr/sdri hafal dengan sila-sila Pancasila? Ya Tidak Tidak Tahu

98,5% 1% 0,5%

Apakah sdr/sdri menggunakan medsos?

dasar negara dan Pancasila dengan lima butir silanya benar-benar menjadi tujuan yang ingin diwujudkan. Jadi bukan sekadar slogan atau hafalan, tetapi mempunyai makna dan dinamika sebagai pembimbing semua anak bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Presiden Jokowi pernah berujar, Pancasila harus diajarkan dengan cara kekinian. Tidak semata menjadi bahan ajar di sekolah, tetapi merasuk dalam kegiatan generasi muda dalam berkomunikasi. Salah satunya media sosial (medsos). Ini memang sebuah terobosan di tengah meningkatnya pengguna medsos. Itu tercermin pula dari jajak yang dilakukan Bali Post bahwa 447 orang (96%) siswa menggunakan medsos. Hanya 10 orang (2%) tidak menggunakan medsos. Hal. 19 Wawasan Kebangsaan

Ya Tidak Tidak Tahu

96% 2% 2%

Apa yang sdr/sdri cari pada medsos? Ilmu pengetahuan 77,5% Sekadar mengikuti zaman 22% Tidak menjawab 0,5% Jumlah responden:467 Jajak pendapat dilakukan di sejumlah SMA di seluruh Bali

Ilustrasi/anggara

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme I Nyoman Suwirta

BUPATI Jembrana I Putu Artha menilai bahwa memupuk jiwa nasionalisme dan bela negara merupakan kewajiban setiap warga negara. Bela negara jangan dipandang sempit hanya persoalan fisik dengan mengangkat senjata, melainkan di era yang serba modern ini bagaimana menumbuhkan rasa nasionalisme serta nilai-nilai kebangsaan. Menanamkan kecintaan terhadap tanah air serta berperan aktif dalam

Kasus Pajak

Ronaldo Bersaksi PENYERANG Real Madrid Cristiano Ronaldo yang dituding menggelapkan pajak senilai 14,7 juta euro, menghadiri persidangan di Pozuelo de Alarcon pada Senin (31/7) kemarin untuk memberikan kesaksian. Pria Portugal berusia 32 tahun itu membantah semua tudingan melalui agen-agennya. Jika dinyatakan bersalah menyembunyikan pendapatan-pendapatannya dari hak citra antara 2011 sampai 2014, Ronaldo akan menghadapi denda yang besar serta kemungkinan tuntutan kurungan. Pengadilan Spanyol belakangan menuntut kasus-kasus penggelapan pajak terhadap sejumlah pesepak bola papan atas. Bintang Barcelona Lionel Messi dituntut hukuman kurungan 21 bulan penjara pada tahun ini atas dakwaan serupa, meski ia kemungkinan besar tidak akan menjalani hukuman penjara karena hukum Spanyol menyatakan bahwa hukuman kurungan di bawah dua tahun dapat menjalani masa percobaan, demikian Reuters. (ant)

memajukan bangsa dan negara itu termasuk bela negara. ‘’Mulai dari kegiatan-kegiatan rutin seperti gerak jalan 17-an, Paskibraka maupun apel bendera rutin dengan mengikuti seluruh kegiatan tersebut dengan semangat, disiplin, dan bersungguh-sungguh,’’ ujar Bupati Artha. Para generasi muda menunjukkan prestasi dalam berbagai bidang yang dimiliki juga bentuk sumbangsih kepada kemajuan dan wujud

bela negara. Selain itu, wujud dari upaya bela negara adalah kesiapan dan kerelaan untuk berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, keutuhan wilayah Nusantara dan yuridiksi nasional, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal. 19 Generasi Muda

I Putu Artha

Polisi Tunjukkan Sketsa Penyiram Novel Baswedan Jakarta (Bali Post) – Kepala Kepolisian Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah penyerang penyidik KPK Novel Baswedan. Wajah Baswedan disiram air keras oleh seseorang saat selesai sholat subuh di mesjid dekat rumahnya, di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April lalu. ‘’Ini belum dipublikasikan, baru kira-kira dua hari yang lalu, yang ini adalah dari saksi yang sangat penting karena lima menit sebelum kejadian melihat tamu di mesjid, dia mencurigakan yang kita duga dia adalah pengendara sepeda motor,’’ kata Tito Karnavian, di Kantor Presiden Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Perwira tinggi polisi yang lama berkarier di reserse ini baru bertemu dengan Presiden Jokowi, khusus membahas hal ini. Publik sangat menanti-nanti langkah pasti penegak hukum soal penyiraman air keras kepada Baswedan, yang asal-usulnya adalah perwira polisi. Penyidik KPK itu tengah menangani kasus KTP elektronik (e-KTP) saat penyerangan itu terjadi, yang berujung kehilangan penglihatan pada mata kiri Baswedan secara permanen. Seusai bertemu Jokowi, Kapolri menyatakan ciri-ciri penyerang itu memiliki tinggi tubuh 167-170 cm, berkulit agak hitam, rambut keriting, dan badan cukup ramping. ‘’Nah, kalau kita lihat ini agak berbeda dengan empat orang yang sudah diperiksa sebelumnya. Ada tiga orang yang diperiksa sebelumnya yang tadinya dua bulan sebelum peristiwa ada di sekitar rumah Saudara Novel yaitu dua orang, yaitu H dan M,’’ kata Karnavian. Hal. 19 Air Keras SKETSA WAJAH - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, Senin (31/7) kemarin.

Cristiano Ronaldo

Bali post/ant


denpasar

2

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

figur

Bali Post/ara

Tunggu Rekomendasi KASN RENCANA Pemkot Denpasar melakukan lelang jabatan untuk mengisi posisi yang masih lowong di tingkat kepala dinas atau eselon II, belum bisa dilakukan. Pasalnya, proses lelang jabatan tersebut harus mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN). Setelah ada rekomendasi, proses tersebut baru bisa dilakukan. Hal ini diungkapkan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat ditemui di sela-sela sidang paripurna DPRD, Senin (31/7) kemarin. Menurut pejabat yang hobi menyanyi ini, pihaknya masih menunggu surat dari KASN. “Mungkin besok (hari ini - red) suratnya sudah turun. Setelah itu, baru bisa proses lelang berjalan,” katanya. Dikatakan, pejabat yang bisa ikut lelang jabatan menduduki posisi kepala dinas, yakni para sekretaris dinas, kepala bagian serta paling rendah setingkat kepala bidang. Untuk kepala bidang, ada tambahan syarat, yakni harus sudah menduduki posisi itu setidaknya dua tahun terakhir. Setelah proses lelang berjalan, kata dia pihaknya kembali menyampaikan hasilnya kepada KASN. Artinya, Wali Kota harus memberikan tiga nama kepada KASN untuk satu posisi. Tidak bisa sembarangan dalam menentukan siapa yang akan ditunjuk. “Prosesnya sangat panjang, sehingga tidak bisa dilakukan dengan cepat,” katanya. Pria humoris ini menegaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada para pejabat di lingkungan Pemkot Denpasar untuk ikut mendaftar. Bukan semata untuk mencari posisi, namun bisa dijadikan ajang untuk mengukur kemampuan diri. Pasalnya, tim yang terlibat bukan saja dari intern Pemkot, tetapi ada pihak luar dengan kemampuan yang kompeten. “Kami sudah minta pejabat agar mendaftar, sehingga bisa mengukur kemampuan diri,” tegasnya. Saat ini, sedikitnya sembilan posisi strategis di Pemkot Denpasar belum diisi pejabat definitif. Posisi yang lowong itu, yakni staf ahli, Asisten I, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala BPBD, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sekretaris DPRD serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sambil menunggu rekomendasi KASN, Rai Iswara mengaku sudah melakukan rapat membahas proses penjaringan. Karena untuk mengisi posisi tersebut harus dilakukan lelang jabatan. Pihaknya ingin pengisian jabatan yang lowong ini segera terisi. Sayangnya prosedur yang harus dilakukan cukup panjang. “Bayangkan, semua kabupaten/kota maupun provinsi harus mencari surat di lembaga itu, jadi tidak bisa cepat. Ini yang perlu waktu juga,” tegasnya. (ara)

Selundupkan Hashish

Koki Asal Rusia Dihukum 17 Tahun

Denpasar (Bali Post)Pria asal Rusia Roman Kalashnikov (29) divonis bersalah dan dihukum pidana penjara selama 17 tahun. Terdakwa dinyatakan terbukti menguasai dan menyelundupkan hashish seberat 2,9 kilogram. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN), Senin (31/7) kemarin, majelis hakim pimpinan Partha Bargawa menyatakan terdakwa bersalah sesuai Pasal 113 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain hukuman fisik 17 tahun, terdakwa yang berprofesi sebagai koki ini juga dihukum membayar denda Rp 2 miliar subsider empat bulan kurungan. Jika melihat persidangan sebelumnya, vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU Made Tangkas. Sebelumnya jaksa dari Kejati Bali itu menuntut terdakwa Roman dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Terkait putusan ini, terdakwa didampingi penasehat hukumnya menyatakan masih pikir-pikir. Hal serupa juga disampikan JPU. Dalam perkara ini, Roman ditangkap petugas Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai lantaran kedapatan membawa hasish yang beratnya hampir mencapai tiga kilogram saat memasuki wilayah Bali pada 14 Desember 2016 lalu. Hashish itu dimasukkan ke dalam 25 paket pasta gigi bermerek Danti yang disimpan di dalam koper. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : ASURANSI SAPI BELUM BISA DIBERLAKUKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

MEMILIH - Pembeli tengah memilih daging ayam di Pasar Badung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Para pedagang di tempat ini berharap proyek pembangunan Pasar Badung cepat diselesaikan agar mereka segera dapat dipindahkan.

Soal Pembangunan Pasar Badung

Selesai Tahap Pertama, Pedagang Belum Dipindah

Denpasar (Bali Post) –

Pembangunan Pasar Badung sudah dilakukan sejak Sabtu (29/7) lalu. Pembangunan tahap pertama ini direncanakan rampung per 22 Desember 2017 mendatang. Namun, rampungnya pembangunan tahap pertama ini tidak langsung diikuti dengan pemindahan pedagang. Para pedagang yang kini berjualan di lahan bekas Tiara Grosir, Jalan Cokroaminoto ini baru akan dipindah setelah pembangunan Pasar Badung rampung secara total. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar I Wayan Gatra dan Dirut PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata menegaskan hal itu saat ditemui di sela-sela sidang paripurna DPRD Denpasar, Senin (31/7) kemarin.

digarap PT Nindya Karya. Peletakan batu pertama ini dihadiri juga Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede beserta instansi terkait. Rai Mantra menyampaikan komitmennya untuk mempertahankan pasar tradisional. Untuk itu, ia mengaku terus gencar melakukan revitalisasi pasar, termasuk juga membangun Pasar Badung menjadi pasar tradisional terbesar. “Kami pada intinya ingin secepatnya merampungkan pembangunan Pasar Badung sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Sehingga semua pedagang bisa cepat kembali berjualan di pasar Badung ini,” ujarnya.

Rai Mantra menambahkan, pembangunan Pasar Badung tahap pertama yang batas waktunya sampai tanggal 22 Desember, akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua. Dikatakan, anggaran untuk pembangunan pasar Badung tahap kedua melalui APBD Kota Denpasar. Untuk pembangunan tahap kedua juga akan dilaksanakan lelang terbuka seperti pada pelaksanaan lelang tahap pertama. (kmb12)

Gatra mengatakan, dalam kunjungan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendag Srie Agustina ke Pasar Badung menyebutkan, pembangunan Pasar Badung harus sudah bisa difungsikan oleh pedagang, yakni berupa kios. Meskipun jumlahnya hanya di satu lantai saja. Artinya, pedagang tidak harus berjualan

di sana. “Kita baru akan memindahkan pedagang setelah pembangunan selesai semua. Kan tidak bisa pedagang berjualan, sementara masih ada pekerjaan di atasnya,” katanya. Hal senada juga diakui Dirut PD Pasar I.B. Kompyang Wiranata. Pihaknya tidak akan memindahkan pedagang pada

pembangunan tahap pertama ini, mengingat masih ada pembangunan lanjutannya. “Kami tunggu semua rampung,” jelasnya. Sebelumnya Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra telah meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pasar Badung, Sabtu (29/7) lalu. Pembangunan ini

SELURUH Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar tahun 2017 dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang DPRD, Senin (31/7) kemarin. Sidang paripurna DPRD Kota Denpasar yang dipimpin Ketuanya I Gusti Ngurah Gede, dihadiri Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Denpasar serta udangan lainnya. Untuk pandangan umum terkait Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 diawali dari Fraksi Demokrat, dibacakan oleh A.A. Gede Putra Ariewangsa yang menyampaikan bahwa Fraksi Demokrat dapat menerima Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 untuk ditindaklanjuti ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Selain memberikan masukan terhadap APBD selama ini, Fraksi Demokrat juga apresiasi pada Pemerintah Kota Denpasar yang telah mempunyai persamaan persepsi dalam meningkatkan

kesejahteraan guru honorer. Demikian juga Fraksi Hanura dalam dalam pandangan umumnya yang dibacakan I Gede Made Arya Jembawan menyampaikan, tidak ada permasalahan yang substansial terhadap materi Ranperda Perubahan APBD tahun 2017, sehingga Ranperda tersebut dapat disetujui dan ditetapkan menjadai Perda. Sedangkan Fraksi PDI-P dalam pandangan umumnya yang dibacakan I Ketut Budha menyampaikan, untuk sisi belanja pada perubahan Anggaran 2017 yang terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung, Pemerintah Kota Denpasar telah berupaya menyeimbangkan porsi belanja tidak lansung 47 persen dan belanja langsung 53 persen. Hal ini dapat dilihat dari pos belanja langsung mengalami peningkatan signifikan pada belanja barang dan jasa sebesar Rp 185 miliar lebih. Melihat dari uraian Ranperda Perubahan APBD, Fraksi PDI-P dapat menyetujui untuk dijadikan Perda Kota Denpasar, serta disahkan dengan tata cara sesuai dengan ketentuan dan

peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Fraksi PDI-P juga mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar dalam anggaran perubahan 2017 telah mampu meningkatkan pendapatan guru honorer. Di samping itu, Fraksi PDI-P mendukung progam Kartu Indonesia Pintar (KIP) Plus yang dicanangkan Wali Kota Denpasar untuk siswa SD dan SMP sesuai dengan database penerima KIP. Sementara itu, Fraksi Gerindra menyampaikan RAPBD perubahan ini telah sinkron dan harmonis sesuai kebijakan umum pembangunan di Kota Denpasar tahun 2017, dengan perkembangan yang terjadi selama tahun anggaran berjalan. Untuk itu, Fraksi Gerindra dapat menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 untuk ditetapkan menjadi Perda. Demikian juga pandangan Fraksi Golkar yang dibacakan A.A. Gede Mahendra mengatakan setuju Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 ditetapkan menjadi Perda. Dalam pandangan umumnya, Fraksi Golkar juga menyampaikan

perbandingan belanja langsung dengan belanja tidak langsung dalam Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 telah menunjukkan keberpihakan pada rakyat. Ini harus terus didorong untuk kemajuan pembangunan Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai

Dharmawijaya Mantra mengapresiasi pandangan umum Fraksi DPRD Kota Denpasar. Semua saran dan masukan akan dijadikan pertimbangan untuk penyempurnaan dan pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar. (ad2374)

Denpasar Timur dan Denpasar Utara, yang juga dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Pimpinan OPD terkait Pemkot Denpasar dan perbekel/lurah se-Kota Denpasar. “Sebelumnya kami telah menerima KKN dari Universitas Mahasaraswati Denpasar dan kali ini KKN dari Unwar yang memiliki peran penting turut serta dalam mempercepat pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Wali Kota Rai Mantra. Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan, dari pelaksanaan KKN ini, mahasiswa juga dapat belajar langsung dalam mencari penyelesaian masalah yang dihadapi setiap desa/kelurahan. Pendidikan dan teori akademis yang telah didapat mahasiswa di bangku universitas dapat diterapkan sebagai modal sosial yang berinteraksi langsung dalam pemecahan permasalahan perkotaan yang telah dilakukan Pemkot Denpasar. Meskipun pihaknya telah membangun jejaring sosial bersama kecamatan hingga perbekel/lurah, namun juga dibutuhkan masukan-masukan dari para mahasiswa dalam penerapan

ilmu yang telah didapat. Seperti keterlibatan mahasiswa Fakultas Hukum, FISIP, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Sastra KKN Unwar ini dapat meningkatkan jejaring sosial dalam melakukan pendataan penyelesaian permasalahan dari kemiskinan, kesehatan dan ekonomi. Seperti permasalahan yang kita khawatirkan saat ini terkait angka putus sekolah hingga permasalahan sampah. Dengan begitu, mahasiswa dapat membantu melakukan pendataan yang nantinya dapat dipergunakan sebagai bahan kajian dan penelitian untuk didiskusikan bersama perbekel/lurah. “Kami mengucapkan terima kasih dengan program KKN Unwar yang sangat strategis ke depan untuk memenuhi modal sosial sebelum terjun ke dunia kerja, serta KKN sangat bermanfaat bagi Pemkot Denpasar dalam mempercepat program pembangunan,” ujar Rai Mantra. Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana didampingi Wakil Ketua Panitia KKN Unwar Wayan Gede Merta mengatakan, dari jum-

lah mahasiswa KKN Unwar di Kota Denpasar akan disebar di dua kecamatan. Di Kecamatan Denpasar Timur sebanyak 99 orang mahasiswa dan 76 orang mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Denpasar Utara. KKN akan berlangsung selama sebulan penuh, yang diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa dengan keterlibatan langsung di masyarakat. Di samping itu, mahasiswa dapat menemukan, merumuskan, mempelajari, mengenal potensi masyarakat sasaran dan menanggulangi permasalahan dengan menumbuhkan motivasi untuk memanfaatkan potensi mahasiswa. “Kami memberikan apresiasi kepada Wali Kota Rai Mantra yang memberikan motivasi langsung kepada mashasiswa sebagai contoh pemimpin yang selalu melihat ke bawah,” ujarnya sembari mengatakan, indikator keberhasilan mahasiswa dalam melakukan KKN apabila mahasiswa mampu menggali sumber daya manusia dalam rangka bekerja sama untuk menyelesaikan problem yang dihadapi. (ad2375)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Fraksi DPRD Kota Denpasar Setujui Ranperda Perubahan APBD

MENYETUJUI - Suasana sidang paripurna di ruang sidang DPRD Kota Denpasar, Senin (31/7) kemarin. Pada kesempatan itu, seluruh fraksi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar tahun 2017.

Terima KKN Unwar, Rai Mantra Ajak Mahasiswa Mempercepat Program Pembangunan

BEREBUT - Mahasiswa KKN Unwar berebut foto selfie dengan Wali Kota Rai Mantra seusai penyerahan mahasiswa KKN oleh Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana di Graha Sewaka Dharma, Senin (31/7) kemarin. KULIAH Kerja Nyata (KKN) Universitas Warmadewa (Unwar) mengambil lokasi kegiatan di Kota Denpasar. Penyerahan 175 mahasiswa KKN dilakukan di Graha Sewaka Dharma Lumintang oleh Rektor Unwar Prof.

Dr. Dewa Putu Widjana, yang diterima langsung Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (31/7) kemarin. Pelaksanaan KKN Unwar berlangsung dari tanggal 1-31 Agustus mendatang di Kecamatan


BADUNG

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

3

Asuransi Sapi Belum Bisa Diberlakukan Mangupura (Bali Post) –

Program asuransi sapi yang dikeluarkan pemerintah pusat lewat Kementerian Pertanian belum berlaku di Kabupaten Badung. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung IGAK Sudaratmaja, Senin (31/7) kemarin.

Bali Post/eka

SAPI - Beberapa pengunjung melihat sapi yang telah dipilih di Pasar Umum dan Hewan Beringkit, Badung. Program pemerintah pusat terkait asuransi sapi belum mampu direalisasikan di Kabupaten Badung.

Menurut Sudaratmaja, pihaknya baru akan merealisasikan program tersebut tahun mendatang. “Iya, belum bisa karena perubahan OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red) kami belum bisa melaksanakan program tersebut. Tahun depan mungkin baru dapat diterapkan di Badung,” ujarnya. Pejabat asal Blahkiuh, Abiansemal itu juga mengaku

belum memiliki program asuransi khusus ternak sapi. Oleh karena itu, program pemerintah pusat tersebut akan segera ditindaklanjuti dan segera diterapkan untuk melindungi para peternak sapi di Gumi Keris. “Program asuransi sapi baru ada di Simantri yang merupakan program pemerintah provinsi. Namun kami di kabupaten juga akan memikir-

Inovasi DLHK Badung Kurangi Sampah Plastik

Gotik Makin Populer dan Diminati Masyarakat

TAK terasa sudah setahun lebih inovasi Gojek Sampah Plastik (Gotik) dilaksanakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung yang kini bernama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Program yang diresmikan Bupati Badung era A.A. Gde Agung pada tangal 18 juli 2016 tersebut telah berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 40 ton. Pengumpulan sampah plastik tersebut dinilai telah berhasil karena melampaui target yang ditetapkan yakni 30 ton per tahun.

Kepala Dinas DLHK Badung Putu Eka Merthawan, Senin (31/7) mengatakan pihaknya berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat seperti unsur sekolah, pedagang pasar, komponen jasa perdagangan, hotel dan restoran dan pengelola destinasi wisata karena telah berperan aktif dalam pengumpulan sampah plastik selama ini. ”Untuk memperingati setahun program Gotik ini, kita melakukan kegiatan syukuran sederhana bersama seluruh komponen Gotik Badung di

SYUKURAN - DLHK Badung merayakan satu tahun inovasi gojek sampah plastik (Gotik) di Rumah Hijau Gotik, Puspem Badung, beberapa waktu lalu.

Rumah Hijau Gotik, Puspem Badung. Pelaksanaan program Gotik di tahun 2018 sudah siap menyasar hotel bintang lima dan ITDC Nusa Dua dan RSUD Mangusada Badung,” terangnya. Eka Merthawan menambahkan, pihaknya juga berharap dengan program Gotik ini bisa mengoptimalkan sampah plastik tidak dibuang ke TPA, sehingga Badung menjadi kabupaten bebas timbunan sampah plastik tahun 2021. Dikatakan, program inovasi Gotik ini tidak ada kaitannya dengan Adipura. Badung akan selalu bersih walau tanpa memperoleh trofi Adipura, begitu juga dengan tahun ini yang dipastikan Badung kembali tidak akan dapat Adipura, karena sampai saat ini TPA mandiri di Kabupaten Badung belum terwujud. Sedangkan untuk pembuangan sampah akhir Badung masih membuang ke TPA regional Suwung di Denpasar. “TPA mandiri di Badung saat ini kami masih dalam tahap perencanaan. Semoga di tahun mendatang TPA tersebut ada di Kabupaten Badung sebagai bentuk kesungguhan Bupati Badung untuk mengelola sampah berbasis masyarakat secara mandiri,” terangnya sembari menambahkan, pihaknya tetap berupaya maksimal untuk menjaga kebersihan dan tata kelola lingkungan di Badung. (ad2376)

kan program serupa, tapi sebelumnya akan dilakukan survei dulu berapa jumlah peternak sapi di Badung,” jelasnya. Seperti diketahui, pemerintah pusat tengah menggencarkan sosialisasi program asuransi sapi untuk mewujudkan swasembada daging sapi. Asuransi ini memberi perlindungan bagi sapi, khususnya sapi betina dari risiko

kematian dan kehilangan sapi milik peternak. Nilai pertanggungannya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta dengan premi dua persen hingga 2,5 persen per tahun untuk seekor sapi. Dari nilai premi sekitar Rp 200.000 per tahun, pemerintah memberi subsidi sebesar 80 persen. Subsidi yang dibayar pemerintah Rp 160.000 dan yang dibayar peternak Rp 40.000 per ekor. Untuk jenis sapi bibit, besarnya premi yang dibayar sebesar Rp 300.000, dengan nilai pertanggungan Rp 15 juta. “Kami sudah melakukan

beberapa terobosan untuk mendukung dan menjadikan masyarakat Badung bangga menjadi petani. Seperti membebaskan lahan pertanian dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk memberikan asuransi kepada petani yang mengalami gagal panen. Selain membebaskan lahan pertanian dari PBB, kata Pemkab Badung juga membantu sistem pertanian mulai dari pembibitan, pemupukan, hingga pendistribusian hasil pertanian itu sendiri,” tegas Sudaratmaja. (kmb27)

Peringatan Hari Koperasi Ke-70 di Kabupaten Badung

Suiasa: Koperasi Napas Perekonomian

WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa menghadiri puncak peringatan HUT ke-70 Koperasi di Kabupaten Badung. Dalam peringatan yang dilaksanakan di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Senin (31/7) kemarin, disampaikan komitmen Pemkab Badung, khususnya dalam bidang ekonomi. Pada kesempatan tersebut juga hadir Ketua DPRD Putu Parwata, Kepala Diskoperindag I Ketut Karpiana, Ketua Dekopinda I Wayan Reta serta para anggota Koperasi se-Kabupaten Badung. Wabup Suiasa mengatakan, pemerintah akan senantiasa memberikan yang terbaik untuk masyarakat demi pembangunan di Badung. “Bagi Pemerintah Kabupaten Badung, Koperasi memiliki peran yang sangat penting. Di mana Koperasi juga menjadi napas bagi ekonomi masyarakat,” katanya. Lanjut Suiasa dalam sambutannya, perkembangan Koperasi di Kabupaten Badung memiliki peran dalam perekonomian, bahkan mampu memberi andil untuk peningkatan pembangunan secara merata. “Perkembangan Koperasi yang sehat, tentu menjadi hal yang sangat positif untuk pembangunan di Kabupaten Badung,” ujarnya. Koperasi, kata Suiasa juga merupakan salah satu unit ekonomi yang pergerakannya dikerjakan secara bersamasama, keuntungannya juga dinikmati bersama-sama. Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Reta mengatakan momentum HUT ke-70 Koperasi agar dimanfaatkan oleh semua pihak mendukung perekonomian di Indonesia. Sinergi koperasi dengan program pemerintah diharapkan mampu memberikan andil yang dapat menunjang kehidupan pembangunan di Kabupaten Badung. “Koperasi tidak hanya berupa simpan pinjam,” katanya. Jauh dari pada itu, kata Reta koperasi adalah suatu ideologi atau pemahaman mekanisme perputaran permodalan. Pekerjaan dan keuntungannya dirasakan oleh semua elemen tenaga kerja yang terlibat. Koperasi juga dapat menciptakan tenaga kerja yang berfungsi dan meningkatkan perkembangan perekonomian sekitarnya. “Mari kita bangun pergerakan sektor riil ini dengan

napas koperasi untuk membangun Badung yang Kuat,” kata Reta mengajak seluruh masyarakat menyukseskan pembangunan Badung. Acara HUT ke-70 Koperasi juga dilaksanakan pemotongan tumpeng dan hiburan berupa bondres. Dalam Kesempatan tersebut, Wakil Bupati I Ketut Suiasa juga menyerahkan sertifikat Kompetensi Manajer, Juru Buku, serta diklat pengurus pengawas dan akutansi, penyerahan bakti koperasi dan UKM kepada Dekopinda Badung I Wayan Reta. Kegiatan lainnya pada Harkopnas ke-70 di Kabupaten Badung adalah kegiatan Expo, Jambore Koperasi dan gerak jalan santai serta pasar murah. (ad2377)

MENYERAHKAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua DPRD Putu Parwata menyerahkan sertifikat pada puncak peringatan HUT ke-70 Koperasi di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Senin (31/7) kemarin.


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Stikes Bali Lepas 187 Lulusan Ners

Hampir 50 Persen Lulus dengan Pujian UNTUK kali pertama sejak menjabat, Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D., Senin (31/7) kemarin melepas dan melantik 187 lulusan ners. Yang membanggakan, hampir 50 persen lulusan ners lulus dengan pujian. Pelantikan lulusan ners dihadiri Sekpel Kopertis VIII dan Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Saat itu I Gede Putu Darma Suyasa juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik masing-masing Ni Wayan Budiarci (4,0), Candra Citra Sri (4,0) dan I Kadek Sani Ret Adnyana (4,0). Putu Darma Suyasa menegaskan, lulusan ners yang dilantik sudah terbukti memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap profesional. Sukses ini diraih berkat kerja keras, disiplin, semangat pantang menyerah, serta berkat dukungan orangtua. Mereka harus menempuh pendidikkan ners 36 SKS selama setahun, namun bisa bekerja profesional sebagai perawat meski harus menjalani Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI) guna mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). UKNI akan diadakan Oktober 2017. Ketua Stikes Bali juga memaparkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Semua proses pembelajaran dan administrasi di Stikes Bali sudah berjalan online melalui IT. Orangtua mahasiswa dapat mengawasi proses pendidikan anaknya melalui portal. Saat ini akreditasi institusi dan akreditasi program studi di Stikes Bali semuanya meraih akreditasi B. Di bidang penelitian, dalam dua tahun terakhir Stikes Bali mengelola 84 judul penelitian

NERS - Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa (kanan) melantik lulusan terbaik ners. dengan dana Rp 714 juta yang bersumber dari Dikti, Yayasan dan St Louis College di Bangkok. Sebanyak 23 artikel diterbitkan dalam jurnal internasional dan nasional serta 22 oral presentasi. Di bidang pengabdian kepada masyarakat, 20 kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menghabiskan dana Rp 194 juta yang bersumber dari Dikti, yayasan dan dana desa binaan. Dalam urusan SDM dosen, dua dosennya ke Mahidol University untuk S-2 Keperawatan dengan beasiswa LPDP, seorang S-3 Keperawatan beasiswa Ramathibodi Hospital, serta 5 dosen berangkat ke Shanghai untuk pendidikan Magister S-2 Akupunktur. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya persiapan pembukaan Magister Keperawatan dan perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Program pertukaran mahasiswa dan dosen telah dilaksanakan dengan sejumlah kampus di Thailand. Tahun 2018 dengan National Taipei Unversity

of Nursing and Health Science. Kerja sama dengan institusi pengiriman tenaga kerja ke Jepang dengan Yayasan Bina Mandiri ASEAN dan Hapinesu Fukushikai, Jepang. Mulai tahun 2018 dimulai program magang mahasiswa ke Jepang. Ketua YP2LPK Bali Ida Bagus Arka menegaskan, lulusan ners Stikes Bali sudah pintar, namun harus cerdas. Mereka disebut cerdas jika langsung bekerja. Namun, ia mengingatkan peluang kerja untuk perawat masih terbuka lebar, baik di dalam negeri maupun di Jepang. Dalam rekrutmen RS baru, lulusan Stikes Bali selalu diterima karena meraih nilai tinggi dan SDM perawatnya memiliki keunggulan dalam bahasa Inggris. Ia juga menjawab kesan mahal di Stikes Bali. Timnya sudah melakukan komparasi ternyata SPP di Stikes Bali paling rendah daripada di negeri dan swasta lainnya. Hanya, Stikes Bali menerapkan budaya bayar di awal dan tak ada kenaikan SPP di tengah jalan. (ad2372)

Peran Puri Dalam Pertahankan NKRI dan Pancasila Tak Bisa Diabaikan

PURI BULELENG - Ida Dalem Agra Pemayun, Ida Dalem Semaraputra dan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di Puri Agung Buleleng. hit di Jawa. Dari sejumlah babad di Jawa, terutama dalam Serat Dharmo Gandul secara gamblang dijelaskan bahwa penghancuran Kerajaan Hindu Majapahit dilakukan secara sistemik oleh para wali. Ini menyebabkan leluhur Majapahit menjadikan Bali sebagai tempat yang aman dalam melaksanakan tradisi,’’ jelasnya. Selama 500 tahun agama Hindu di Bali bertahan dari misi syiar dan misionaris, semua berkat peran raja-raja Bali yang gagah berani membela lambang Merah Putih (Gula Kelapa) Majapahit. Salah satunya sejarah penolakan Raja Dalem Waturenggong yang dengan tegas membela Hindu saat ingin Bali dikuasai dauh tukad. ‘’Ingat pesan Bung Karno, jangan sesekali meninggalkan sejarah. Peran puri sangat krusial,’’ tambah Gusti Wedakarna. Ia mengingatkan bahwa sejumlah pahlawan nasional dari Bali berasal dari para ksatria yang wajib dihormati oleh segenap bangsa

Indonesia. ‘’Lihat saja peran Gusti Ketut Pudja yang menolak syariat Islam saat rapat Indonesia Merdeka. I Gusti Ngurah Rai bergerilya mengusir penjajah, Dr. Ida A.A. Gde Agung yang Presiden Negara Indonesia Timur (NIT) dan Raja Badung VIII I Gusti Ngurah Made Agung pahlawan Puputan Badung, semua adalah warih dari puri. Termasuk juga leluhur Raja Panji Sakti. Mari kita teladani sifat kepahlawanan mereka,’’ ujarnya. Menurut Gusti Wedakarna, puri dan geria adalah benteng agama Hindu di Bali. Jika ingin Hindu bertahan, semua kaum Ksatria Dalem dan Ksatria Arya harus bersatu padu. Kehadiran puri bukan untuk feodalisme tetapi melestarikan budaya dan tradisi Bali. ‘’Tirulah Inggris dan Jepang yang walau sangat modern masih ingat akar budayanya,’’ tegasnya. Dalam waktu dekat PANDBK akan menjadi tuan rumah pertemuan Sulinggih Warih Dalem yang dipusatkan di Tonja, Benculuk. (ad2367)

Hotel Puri Saron Seminyak

Bintang Empat, Lokasinya Strategis

HOTEL Puri Saron Seminyak merupakan hotel bintang empat yang menawan dan terletak sangat strategis di area Seminyak, Kuta, Badung, Bali. Lokasinya di tepi pantai dekat dengan toko suvenir, kafe, restoran dan tempat hiburan malam. Hotel yang berlokasi di Jalan Camplung Tanduk ini memiliki 115 kamar termasuk lima vila didesain elegan dengan balcony atau teras menghadap ke

FKG Unmas Pecahkan Rekor Muri Pemeriksaan Karies Gigi Libatkan 3.059 Siswa dan 326 Dokter Gigi

Gusti Wedakarna Hadiri Karya Yadnya di Puri Agung Buleleng

KELUARGA Besar Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) menyampaikan rasa angayubagia terkait upacara Melaspas dan Mupuk Padagingan Pemerajan Agung Nagara Buleleng. Hal ini disampaikan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III kepada Panglingsir Puri Agung Buleleng A.A. Ngurah Ugrasena saat hadir di Singaraja. Dalam acara itu tampak pula Ida Dalem Semaraputra, Ida Dalem Agra Pemayun, kerabat puri se-Bali serta kerabat Keraton Nusantara. ‘’Puri Agung Buleleng adalah simbol dari kedaulatan Bali di masa lalu, masa kini dan masa depan. Banyak sejarah Buleleng tercatat di puri ini, dan bagaimana leluhur dulu berjuang dengan keras untuk membantu kemerdekaan Republik Indonesia. Peran puri dalam membela Pancasila tidak bisa dikesampingkan. Ini yang harus diketahui oleh generasi muda Bali, bahwa sebelum Indonesia merdeka pergerakan melawan penjajah dipimpin oleh para raja dan ratu Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia juga memberikan perspektif lebih luas, bahwa peran raja–raja di seluruh Bali pada zaman Sandyakalaning Majapahit sangat penting untuk tetap membawa Bali menjadi pusat penyebaran agama Hindu di Nusantara. ‘’Kita ini masih bisa lahir menjadi seorang Hindu, beradat Bali bukan semata–mata karena warisan, tapi ada perjuangan heroik yang melatarbelakangi, yakni bagaimana leluhur orang Bali yang sebagian besar adalah wong Jawa Dwipa, para penganut Siwa Buddha, melakukan perlawanan terhadap pengkhianatan Majapa-

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

kebun hotel. Hotel Puri Saron juga dilengkapi tiga restoran masakan Indonesia dan internasional, ruang pertemuan, kolam renang, tours serta Wifi gratis di area umum, semua kamar tamu dan ruang spa. Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu, Puri Saron Hotel melakukan berbagai upaya untuk memenuhi berbagai kebutuhan tamu, termasuk dari sisi keamanan

KAMAR – Salah satu kamar di Hotel Puri Saron Seminyak

dan keselamatan selama tinggal di area hotel. ‘’Kami melengkapi kawasan hotel dengan CCTV dan alat pemadam kebakaran yang terletak di setiap lantai,’’ ujar Sales Manager Liza Kristina. Puri Saron Hotel juga melakukan berbagai kegiatan sosial sebagai tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) antara lain donor darah berkerja sama dengan PMI, memberikan sumbangan pendidikan kepada yayasan anak yatim piatu terdekat, memberikan sumbangan kepada anggota keluarga karyawan yang telah meninggal dunia, berperan serta dalam gerakan kebersihan dan penghijauan terhadap lingkungan dengan menanam pohon di kawasan hotel, memberikan sumbangan baik materi maupun sembako kepada korban bencana alam di sekitar area hotel dan Indonesia (bencana banjir, tsunami, gempa bumi dan letusan gunung merapi). Hotel Puri Saron Seminyak, Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta, Bali. Telepon: +62361731007, fax: +62361730492, email: info@purisaronseminyak.com, website: www. purisaronseminyak.com. (bns1)

FAKULTAS Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati (FKG Unmas) Denpasar didukung PT 3M Indonesia dan Pemkot Denpasar, Senin (31/7) kemarin memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam pemeriksaan karies gigi dan aplikasi topical kepada siswa terbanyak bertajuk ‘’Senyum dengan Clinpro tm White Varnish’’. Sertifikat Muri diserahkan oleh Awan Rahargo, Senior Manager Muri, kepada Wali Kota Denpasar diwakili Kadiskes dr. Luh Putu Sri Armini, Dekan FKG Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. dan Direktur PT 3M Sashidarn Sridaran di GOR Ngurah Rai Denpasar. Rekor sebelumnya dipecahkan Pemkab Batu, Malang, yang melibatkan 2.000 lebih siswa. Menurut Ketua Panitia drg. Eko Sri Yuni Astuti, Sp.KGA., pencegahan gigi berlubang pada anak dengan aplikasi fluoride topical adalah bagian program pengabdian masyarakat FKG Unmas yang didukung Pemkot Denpasar, PT 3M dan PT Cobra Dental bertemakan ‘’Gigi Sehat Senyum Ceria Anak Indonesia’’. Pemecahan Rekor Muri ini diikuti 3.059 siswa SD se-Kota Denpasar dan 326 dokter gigi dari alumni FKG Unmas, FKG Unud, UGM dan universitas lainnya di Indonesia. Dekan FKG Unmas Dewa Made Wedagama mengungkapkan terima kasihnya kepada anak-anak SD seKota Denpasar yang sangat antusias melaksanakan pemeriksaan karies gigi. Gagasan ini murni dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang memiliki pengalaman sakit gigi saat SD. Diperlukan gerakan bersama menyelamatkan gigi anak-anak sejak dini lewat kam-

REKOR MURI - Kadiskes Denpasar Sri Armini didampingi Dewa Wedagama (FKG), Sashidaran Sridaran (PT 3M), Bagus Ketut Lodji, Made Sukamerta dan undangan menerima sertifikat Rekor Muri panye sikat gigi yang baik dan benar. Ia membenarkan bahwa sakit gigi akan berpengaruh pada kinerja dan hasil belajar siswa. Ketua Pengwil PDGI wilayah Bali ini menyebut di Bali tercatat 50 persen anak usia SD mengalami karies gigi. Kini WHO telah menggelontorkan dana untuk meningkatkan kesehatan gigi anakanak di Bali. Pemecahan rekor Muri ini juga untuk menyukseskan tahun 2030 Indonesia bebas gigi berlubang. Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. memberi apresiasi luar biasa terhadap kegiatan FKG Unmas menyasar anak-anak dan menyentuh kesehatan masyarakat. Upaya mendidik siswa menyikat gigi yang baik dan benar tak boleh berhenti setelah memecahkan rekor Muri, melainkan terus dikampanyekan kepada masyarakat luas. Pujian juga datang dari Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. Apa yang dilakukan FKG Unmas ini sangat penting bagi masyarakat dan FKG guna meningkat-

kan akreditas B menjadi A. Untuk itu diperlukan berbagai penguatan mutu serta pengabdian yang menyentuh kepentingan masyarakat. Wali Kota Denpasar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Luh Putu Sri Armini mengatakan, kegiatan ini penting sebagai penyuluhan kepada anak-anak dan masyarakat agar memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya untuk mendukung Denpasar bebas karies gigi 2030. Untuk itu perlu diperhatikan faktor makanan dan gaya hidup lewat program Germas dan Cerdik. Pemecahan rekor Muri dihadiri Direktur PT Cobra Dental Adrian Susanto, Men Jung Tjoe, Country Business Leader of Health Care PT 3M Indonesia, dan Ketut Puspa Susila (Ganda), Division Lead Ad Interim Oral Care Solution, Interim PT 3M Indonesia. Saat itu juga ditandatangani MoU antara Unmas dan FKG Unmas dengan Universitas Maranata dan FKG Maranata. (ad2373)

Target Cetak Akuntan Unggul dan Profesional

Undhira Buka Program Studi Akuntansi

UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) membuka Program Studi Akuntansi jenjang sarjana strata satu (S-1). Ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 368/KPT/I/2017 tentang izin pembukaan Program Studi Akuntansi Program Sarjana pada Universitas Dhyana Pura. Izin penyelenggaraan Prodi S-1 Akuntansi ini merupakan hadiah istimewa kepada Undhira pada Dies Natalis ke-6 Tahun 2017 ini. Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. mengharapkan Prodi Akuntansi ini nantinya mampu mencetak sarjana Akuntansi yang unggul dalam kualitas, unggul dalam riset dan tangguh dalam praktik serta siap memasuki dunia kerja. Ketua Program Studi Akuntansi Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani, S.E., M.Si., Ak. menyampaikan, pada angkatan pertama ini pihaknya siap menerima 60 pendaftar mahasiswa baru. ‘’Kami optimis kuota mahasiswa baru untuk prodi ini bisa terpenuhi. Dosen sudah siap dan sangat kompeten di bidangnya. Tempat perkuliahan, lab komputer dan semua sarana pembelajaran semua juga sudah siap. Kesiapan tersebut seiring ditetapkannya Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 368/KPT/I/2017 tentang

izin pembukaan Program Studi Akuntansi Program Sarjana pada Universitas Dhyana Pura. Undhira saat ini memiliki 15 program studi yang dibagi menjadi dua fakultas. Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura memiliki tiga jurusan yang semua program studinya sudah terakreditasi. Jurusan Kesehatan dengan Program Studi Perekam dan Informasi Kesehatan (terakreditasi B), Kesehatan Masyarakat (terakreditasi B), Fisioterapi, Ilmu Gizi, Jurusan Bioteknologi dengan Program Studi Biologi (terakreditasi B) serta Jurusan Komputer dengan Program Studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika. Fakultas Ekonomi dan Humanio-

ra dengan empat jurusan yang dimiliki, yaitu Manajemen dan Bisnis dengan Program Studi S-1 Manajemen (terakreditasi B), D-4 Manajemen Perhotelan dan S-1 Akuntansi, Jurusan Psikologi dengan Program Studi S-1 Psikologi, Jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Studi S-1 Pendidikan Guru PAUD (terakreditasi B), S-1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga serta Jurusan Bahasa dan Sastra dengan Program Studi S-1 Sastra Inggris. Pendaftaran calon mahasiswa baru dibuka setiap hari pada Senin– Sabtu bertempat di lobi kampus Dhyana Pura pukul 08.00–16.00 Wita atau bisa juga diakses melalui website admisi.undhirabali.ac.id dengan hotline 0811 397 4477. (ad2371)

PRODI - Rektor Undhira Dr. Made Nyandra (kiri) menerima SK Prodi Akuntansi dari Kopertis VIII.

Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FK Unud

Gelar Lomba Media Hiburan Promosi Kesehatan

MEMPERINGATI Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu, komunitas mahasiswa peduli kesehatan ibu dan anak Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) semester III dan V menggelar lomba media hiburan promosi kesehatan dengan tema ‘’Remaja sebagai Penggiat dalam Pencegahan Penyalahgunaan Alkohol di Daerah Pariwisata’’. Lomba diadakan di Gedung Agrokompleks Ruangan Nusantara Unud, Minggu (30/7) lalu. Lomba menyasar kalangan anak muda usia 14-24 tahun yang siap mempromosikan dan menyosialisasikan pentingnya kesehatan dan bahaya methanol bagi kesehatan tubuh. Empat peserta (tim) terlibat yaitu Cebol (juara I), Callunyolopot (juara II), 81Crew (juara III) dan Paraperek (juara harapan). Tiga juri masing-masing Dian Nardiani, S.KM., MPH. (Dinas Kesehatan Provinsi Bali), Kadek Widnyana,

S.SP., M.Si. (ISI Denpasar) dan Drs. I Nyoman Tajem (Dinas Pendidikan Provinsi Bali). Ketua Panitia Kadek Dwi Windayanti menjelaskan, lomba media hiburan promosi kesehatan yang baru pertama kali diadakan ini sebagai wahana promosi kesehatan yang menyasar kalangan remaja. Para remaja diharapkan ikut andil dalam usaha mencegah penyalahgunaan alkohol. Apalagi Bali sebagai destinasi pariwisata, sehingga tidak menutup kemungkinan wisatawan yang datang membawa budayanya (minum alkohol) yang rentan diikuti oleh anak-anak. Para pemenang lomba akan dijadikan media promosi kesehatan untuk menyosialisasikan bahaya methanol terhadap kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan ke SMP dan SMA/SMK di Bali. ‘’Kami berharap dengan kegiatan ini remaja nantinya bisa lebih bijak dalam menggunakan alkohol, yaitu tidak dioplos lagi. Gunakan alkohol

Bali Post/win

PEMENANG - Para pemenang lomba Media Hiburan Promosi Kesehatan berfoto bersama pembina, ketua panitia lomba dan para juri.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

seperlunya untuk menghangatkan tubuh atau keperluan fisik lainnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Pembina Putu Ayu Indrayathi, S.E., MPH. mengatakan, Prodi Kesehatan Masyarakat FK Unud bekerja sama dengan Young Foundation untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Upaya ini dilakukan sejak tahun 2014 menggunakan bondres yang diperankan oleh orang tua. ‘’Tahun ini kami menyasar kalangan remaja yang banyak mengalami keracunan alkohol oplosan, terutama anakanak usia produktif (17-25 tahun). Kami menggelar lomba ini untuk mencari grup lawak yang nantinya bisa menyosialisasikan bahaya alkohol oplosan, sebab bahasa anak muda akan lebih cepat dimengerti oleh sebayanya,’’ tandasnya. Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu. Dari sosialisasi yang dilakukan sejak 2014, ternyata yang menjadi korban alkohol kebanyakan anak-anak mulai kelas II SMP. Hal ini terjadi karena minimnya perhatian orangtua terhadap anaknya dan anak-anak tidak mau mendengarkan pesan-pesan yang diberikan oleh gurunya di sekolah. Makanya Prodi Kesehatan Masyarakat FK Unud sering diminta memberikan sosialisasi bahaya alkohol terhadap kesehatan. Indrayathi berharap para pemenang lomba media hiburan promosi kesehatan ini nantinya bisa membantu mempromosikan dan menyosialisasikan bahaya narkoba terhadap anak-anak dan remaja di Bali lewat pesan-pesan lawakannya. (win/k250)


DAERAH

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

FKUB Terima Kunjungan Delegasi Parlemen Uni Eropa di Puri Denbencingah Klungkung DALAM rangka kunjungan Dialog Kerukunan ke Indonesia, Delegasi Parlemen Uni Eropa yang dipimpin Martin Murray dan diantar Ignatius dari Kedubes RI di Brussel, diterima Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama, Kanwil Agama, Kantor Agama Klungkung, Forpela dan Forgimala di Puri Denbencingah, Semarapura, Klungkung, Minggu (30/7) pukul 16.00 Wita. Sebelumnya mereka berkunjung ke Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. Kunjungan tamu Uni Eropa tersebut diterima langsung oleh Panglingsir Puri Denbencingah Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. Hadir menyambut dan berdialog di Puri Denbencingah antara lain Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama Feri Meldi, Kakanwil Agama Nyoman Lastra, Polres Klungkung dan Kodim Klungkung. Dari tokoh agama FKUB Bali di antaranya H. Roichan Muchlis, Romo Venus, Pdt. Eka Wiradarma, Pdt. Adinata Lee, Nyoman Sudarsana. Dari Forpela hadir Agung Istri Sirikit, Dian, Nyoman Hartati dan Mangku Pasek Swastika, sedangkan dari Forgimala datang Ketua Putu Hendra, Made Taka, Dwi Kangge dan Almizan serta Kepala RRI Denpasar Sophia Endang Widowati beserta kru peliputan. Delegasi Parlemen Uni Eropa terdiri atas Kati Parn, Daniel Risnoveanu, Jeroen Naus, Kinga Bakos, Martin Russel, Alberto Turkstra, Laura Salich Di Francessca dan Prof. Anna Potyrala. Para tamu setelah melalui pamedal agung berkarpet merah, langsung disambut alunan suara gamelan Semarapagulingan dan keramahan khas Puri Denbencingah. Dalam sambutan Welcome Speech, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia yang juga adalah pendiri Yayasan Waturenggong Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet mengungkapkan rasa

Parlemen Uni Eropa – Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet (tengah) menerima kunjungan Delegasi Parlemen Uni Eropa di Puri Denbencingah, Klungkung. syukur dan bahagia serta berterima kasih atas kunjungan tamu-tamu sangat terhormat Delegasi Parlemen Uni Eropa. Ia memaparkan secara umum keadaan kerukunan terutama antarumat beragama di Indonesia yang secara umum baik dan rukunrukun saja. Negara dan pemerintah Indonesia sungguh-sungguh berusaha membangun, memelihara dan menjaga kerukunan dengan menekankan untuk saling menerima, saling menghormati, saling bertoleransi baik antaragama, antarsuku, ras dan antargolongan. Kakanwil Agama Nyoman Lastra lebih menekankan gambaran kerukunan yang ada di Bali. Bupati Klungkung lebih menjelaskan kerukunan di Klungkung dan memperkenalkan objek wisata Nusa Penida yang disebutnya sebagai ‘’Raja Lima’’ untuk membandingkan dengan Raja Ampat di Papua. Pimpinan Delegasi Parlemen Uni Eropa Martin Murray menyampaikan rasa syukur dan bahagia selama berkunjung di Indonesia, karena diterima dengan sangat baik dan ramah. Ia memuji dan berterima kasih atas penyambutan luar

Kasus Korupsi Tukad Mati

Kabid Pengairan Badung Tersangka

Denpasar (Bali Post) Satu per satu mereka yang ikut dalam proyek senderan Tukad Mati dijadikan tersangka oleh Kejari Denpasar. Pascaditetapkannya Direktur PT Undagi Jaya Mandiri I Wayan Su, dan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) I Wayan Se sebagai tersangka, kejaksaan pimpinan Erna Normawati Widodo Putri, Senin (31/7) kemarin kembali menetapkan satu orang sebagai tersangka. Kali ini pejabat di Badung yang dijadikan tersangka kasus senderan Tukad Mati adalah PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) A.A. GD. Menurut Kasipidsus Kejari Denpasar Tri Syahru Wira Kosadha, ditetapkannya A.A. GD sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus proyek Tukad Mati yang sebelumnya sudah menetapkan dua tersangka. A.A. GD yang juga menjabat Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Badung, sempat diperiksa bersama Kepala Dinas PUPR Badung I.B. Surya Suamba selama 7 jam, yakni mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita. Pascapemeriksaan itulah penyidik kejaksaan menetapkan A.A. GD sebagai tersangka ketiga dalam perkara ini. Syahru didampingi Kasi Intel Agung Kusumayasa Diputra menjelaskan, A.A. GD dalam perkara berperan sangat penting. Selain menjabat PPK, dia juga menjabat Kabid Pengairan yang bertanggung jawab dan merancang proyek senderan Tukad Mati senilai Rp 2,3 miliar. ‘’Ya, perannya sangat sentral,’’ ujarnya. Terkait status Kadis PUPR Badung Surya Suamba yang ikut diperiksa, Syahru mengatakan masih sebagai saksi. Keterangan Suamba sangat diperlukan karena sebagai Kadis PUPR Badung. Apalagi, menurut penyidik, dia merupakan Pengguna Anggaran (PA) dalam proyek ini. Dalam perkara ini, pihak Kejari Denpasar masih memberikan kelonggaran. Kelonggaran dimaksud adalah tanpa langsung melakukan penahanan. Ini berbeda dengan Kejati Bali yang melakukan penahanan terhadap tersangka. Syahru beralasan masih menunggu perkembangan penyidikan. Ketiga tersangka tidak dikenakan pencekalan karena sampai saat masih kooperatif dalam penyidikan. (kmb37)

Batik Banyuwangi akan Diboyong ke Ajang Miss Universe

KREASI batik Banyuwangi yang unik dan beragam memikat Puteri Indonesia Bunga Jelitha Ibrani. Ia memastikan akan membawa batik khas suku Using itu ke ajang Miss Universe tahun ini. Salah satu motif yang diusungnya adalah kangkung stingkes. ‘’Saya akan belajar dulu filosofi dari berbagai motif batik di Banyuwangi. Satu akan saya bawa ke ajang Miss Universe untuk kostum nasional,’’ kata Bunga di sela ajang Banyuwangi Batik Festival (BBF), Sabtu (29/7) malam lalu. Dijelaskannya, kualitas batik Banyuwangi layak disejajarkan dengan batik dari daerah lain yang lebih dulu booming. Karena itu selama di Banyuwangi, Bunga mengunjungi beberapa sentra batik dan belajar filosofi aneka motif batik. ‘’Saya belajar berbagai motif batik Banyuwangi, lalu dipilih yang cocok untuk dibawa ke ajang Miss Universe,’’ ujarnya yang saat BBF membawakan batik Banyuwangi motif kopi pecah. Perancang busana asal Italia, Emilio Migliavacca, ikut kepincut batik Banyuwangi. Pria yang akrab dipanggil Milo’s ini mengaku akan mengenalkan produk batik Banyuwangi ke pasar internasional. ‘’Kami akan padukan warna batik Banyuwangi agar bisa masuk ke pasar internasional,’’ sebut pria yang lama menetap di Bali ini. Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan batik Banyuwangi akan dijadikan salah satu unggulan ekspor. ‘’Kalau motif dan kemasan, kita serahkan ke perajin. Kami hanya memberikan sarana agar bisa tembus ekspor dan pasar domestik,’’ jelasnya. Ditambahkannya, batik Banyuwangi sudah memiliki ciri khas seperti di daerah lain. Contohnya batik Solo, Lasem dan Pekalongan. ‘’Kami tak menduga batik Banyuwangi bisa mendunia. Ini karena pemkab konsisten menggelar event untuk ajang batik,’’ tuturnya. Ajang BBF 2017 menampilkan 50 model, membawakan rancangan 15 desainer nasional dan lokal Banyuwangi. Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, ajang BBF yang kelima kalinya ini untuk mengedukasi perajin batik agar bisa berkiprah di kancah nasional dan internasional. (udi)

biasa di Puri Denbencingah. Tujuan kunjungannya ke Indonesia untuk mendapatkan klarifikasi, melihat dan mendengar langsung kondisi kerukunan antaragama. Martin juga menyampaikan rasa kagum dan bangganya kepada Pahlawan Ida I Dewa Agung Istri Kania, Raja Bali, dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda sampai terjadinya Perang Puputan. Dalam sesi dialog atas pertanyaan dan pendapat sembilan anggota Delegasi Eropa, Ida Panglingsir Agung menjelaskan filsafat Ketuhanan Hindu, khususnya Hindu Bali, tantangan utama yang dihadapi dalam memelihara kerukunan. Dikatakannya, apa yang terjadi belakangan ini sebagai ekses Pilkada Jakarta semata-mata dinamika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang sifatnya sesaat, bahkan lebih banyak dipengaruhi oleh kepentingan politik. Acara dialog diakhiri makan malam bersama dan suguhan tari Baris, Sekar Jepun, Joged dan Barong yang dibawakan oleh cucucucu Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet. (ad2379)

5

Pascasarjana Undiknas Beri Beasiswa 30 Persen Mahasiswa MAP dan MH

PROGRAM Pascasarjana (PPS) Undiknas Denpasar terus dikejar masyarakat karena kualitasnya. Kini Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) angkatan ke-29 menerima 52 mahasiswa dan Magister Hukum (MH) angkatan ke-4 menerima 8 mahasiswa. Welcome student dan kuliah perdana mahasiswa baru MM, MAP dan MIH dilakukan Direktur PPS Undiknas (Undiknas Graduate School) Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., DBA., FPE., Senin (31/7) malam kemarin. Wakil Direktur PPS Undiknas Dr. AAN Eddy Suryadinata Gorda, S.E., M.M. mengungkapkan, kini mahasiswa aktif MM Undiknas tercatat 177 orang dan alumni 818 orang. Sementara MAP memiliki 72 mahasiswa aktif dengan alumni 303 orang dan MH dengan 34 mahasiswa. Rekrutmen MM Undiknas dilakukan setahun tiga kali, sedangkan MAP dan MIH dua kali setahun. Mereka ditargetkan paling cepat menyelesaikan studi dalam waktu kuliah 16 bulan dengan beban 48 SKS. Gede Sri Darma yang akrab dipanggil Prof. GSD didampingi Kaprodi MAP Dr. I Nyoman Subanda, Kaprodi MM Agus Fredy Maradon, S.E., Ak.MSA., CA., Ph.D., Si. dan Kaprodi MH Prof. Nyoman Budiana berterima kasih karena selama ini masyarakat Bali mempercayai Pascasarjana Undiknas sebagai lembaga pendidikan studi lanjut untuk meningkatan kualitas diri. Hal ini juga didorong oleh kemauan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Apalagi MM dan MAP Undiknas telah meraih akreditasi A. Yang menarik, PPS Undiknas memberikan beasiswa 30 persen biaya pendidikan di MAP dan MH. Biaya yang tadinya Rp 45 juta per mahasiswa kini dipangkas menjadi Rp 31 juta. Langkah ini diam-

JAS ALMAMATER - Direktur PPS Undiknas Prof. Gede Sri Darma (kiri) didampingi para kaprodi mengenakan jaket mahasiswa baru Prodi MAP dan MH. bil Gede Sri Darma guna memberi kesempatan kepada semua SDM Bali menjadi SDM yang berdaya saing tinggi. Baginya, sukses seseorang ditentukan oleh empat hal. Sebanyak 40 persen ditentukan oleh sopan santun dan sikap atau soft skill, 30 persen ditentukan oleh networking, 20 persen ditentukn oleh akademik dan 10 persen oleh financial. Hal ini didukung PB di PPS Undiknas yang sejak dulu berbasiskan riset. Artinya, dosen dan mahasiswa terlibat dalam pembahasan hasil penelitian serta didorong untuk menghasilkan penelitian berkualitas. Dosen wajib meneliti, apalagi saat ini dalam Beban Kerja Dosen (BKD) dilampirkan hasil penelitian. Makanya soal penelitian, kata Prof. GSD, Undiknas harus tampil terdepan. Terkait dipotongnya anggaran Kemenristek Dikti termasuk anggaran untuk penelitian, Gede Sri Darma mengungkapkan, sebagai

dosen sangat menyayangkan, namun selaku ekonom memahami langkah Jokowi untuk memotong anggaran yang tak urgen untuk kepentingan pembangunan infrastruktur. Kaprodi MAP I Nyoman Subanda menyatakan naiknya jumlah mahasiswa MAP selain karena berkualitas, juga karena banyak didukung PNS di daerah. Namun, belum ada pemkab dan pemkot yang mengirim mahasiswa beasiswa secara penuh yang dianggarkan lewat APBD. Mereka yang dikirim umumnya atas kemauan sendiri dan diberi insentif berupa tunjangan oleh pemkab. ‘’Yang paling bagus itu dibiayai penuh oleh pemda,’’ tegasnya. Hal yang sama disampaikan Kaprodi MH Nyoman Budiana bahwa sangat tepat mahasiswa memilih PPS Undiknas karena kualitasnya. Selain ditunjang oleh sarana berkualitas, dosen pengajarnya orang profesional dan berkualitas. (ad2380)

Pantau Duktang dan WNA

Desa Adat Kuta Terapkan Simdaku Mangupura (Bali Post) Desa Adat Kuta akan melakukan pendataan warga penduduk pendatang (duktang) dan warga negara asing (WNA) yang menyewa kos atau rumah kontrakan. Pendataan ini dilakukan dengan menerapkan sistem kartu. Kartu akan di-input ke dalam database Sistem Informasi Manajemen Desa Adat Kuta (Simdaku) Krama Tamiu. Seperti disampaikan Bendesa Adat Kuta I Wayan Swarsa, Senin (31/7) kemarin, WNA yang mengontrak hunian di Kuta bukan hal baru. Wacana terkait pendataan WNA saat ini masih belum menghasilkan solusi. Hal itu disebabkan solusi pengawasan, komunikasi antarpihak yang mengawasi dan stakeholder yang lain kurang baik. ‘’Saya hanya berkomentar pada rumah atau tempat huni bukan hotel, vila dan akomodasi lainnya. Yang berhak mengatur hunian itu adalah pemerintah. Desa adat tidak punya kapasitas untuk

itu,’’ ujarnya. Pihaknya memperkirakan banyak WNA yang berdomisili di rumah kontrakan (kos), baik yang dibayar secara bulanan maupun tahunan yang dimiliki oleh masyarakat adat maupun nonadat. Desa adat sebenarnya tak memiliki kewenangan untuk mengatur itu, karena bukan ranahnya secara aturan. ‘’Namun, menjadi tanggung jawab kami secara moral. Sebagai bentuk jawaban terhadap tanggung jawab moral itu, maka dibuatlah sistem Simdaku Krama Tamiu,’’ jelasnya.

Dalam Simdaku Krama Tamiu ada dua hal yang akan diatur. Pertama, siapa dan berapa warga adat Kuta dan atau warga dinas Kuta yang mempunyai rumah kos atau yang dikontrakkan. Setiap pemilik kontrakan akan diberikan kartu Simdaku yang berisi cips. Di dalam karu itu terdapat data tentang pemilik dan rumah yang dikontrakkan oleh pemiliknya. ‘’Dalam kartu itu akan kelihatan si A memiliki rumah kontrakan, lokasinya di mana, ada berapa kamar yang disediakan, dan siapa yang menyewa kamar atau rumah itu dengan identitas yang jelas,’’ ungkap Swarsa. Kedua, setiap orang atau krama tamiu yang kos atau yang mengontrak rumah per tahun milik warga adat atau warga dinas di Desa Adat Kuta akan memiliki nomor Krama Tamiu. Kartu Krama Tamiu ini menunjukkan bahwa

setiap orang yang kos atau mengontrak rumah tahunan memiliki kartu Krama Tamiu dan bukan Kipem. Dalam kartu itu akan terdata dengan jelas indentitas dari pengontraknya, di mana tempat tinggalnya, rumah milik siapa yang disewa. Tujuan dibentuknya sistem ini akan terkoneksi dengan kartu Simdaku yang dimiliki oleh tuan rumah. Semua kartu itu nantinya bisa diakses menggunakan GPS. ‘’Kami telah memulai membentuk sistem ini sejak empat bulan lalu. Sistem ini akan berlaku efektif bila ada kesadaran dari pemilik kos untuk melaporkan penghuninya. Untuk bisa mencegah itu dan mengarahkan kami membetuk manajemen dalam kartu Simdaku. Pemilik kontrakan wajib melaporkan setiap terjadi penambahan, pengurangan atau mutasi penghuni kontrakannya,’’ tegas Swarsa. (kmb23)

Ketupat Futsal Community Cup di Bangli

Kalahkan BMTC, HVIC Juara

ASTRA Motor Bali kembali menggelar Ketupat Futsal Community Cup dan Honda Sonic 150R Modif Kontes bersama Paguyuban Honda Community Bali di Nanda Futsal Café Motor & Vape Lounge, Bangli, 30 Juli lalu. Kegiatan olahraga khususnya futsal ini digemari oleh sebagian besar komunitas Honda yang bernaung di bawah HCB Bali. Makanya, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan halalbihalal semua komunitas Honda di area Main Dealer Honda Bali. Ajang futsal ini memperebutkan piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan. Peserta delapan komunitas, yaitu HCRC, HVIC, TRB, BMTC, CB RWT, HSFCI, VIBER dan CCI Bali Dewata. Peserta dibagi menjadi dua grup yang bertand-

ing dengan sistem setengah kompetisi. Sistem ini membuat teman-teman komunitas sangat puas karena dapat bermain lebih dari sekali. Jalannya pertandingan dari babak pertama hingga final sangat ketat sampai skor sempat menunjukkan angka 12-3. Partai final tahun lalu kembali terulang. Jika sebelumnya BMTC menang atas HVIC, kali ini HVIC yang mempersiapkan timnya dengan matang keluar sebagai juara sekaligus berhak mengambil piala bergilir dari tangan BMTC. Acara berakhir sekitar pukul 22.00 Wita dilanjutkan penyerahan piala dan makan bersama semua komunitas Honda sambil berbincang seputaran HBD (Honda Bikers Day) yang tidak lama lagi akan dilaksanakan.

‘’Harapan kami dengan rutinnya event ini, teman-teman komunitas Honda semakin solid dan ada kegiatan tahunan yang ditunggu. Ini akan semakin mengentalkan rasa persaudaraan sesama komunitas Honda khususnya dan komunitas lainnya pada umumnya. Kami juga tetap membantu pemerintah dalam menggalakkan aksi keselamatan berkendara dan mengampanyekan keselamatan berkendara dari Honda dengan tagline terbaru #CariAMAN,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding & Community Promotion. (bns2)

PEMBUKAAN – Pembukaan kejuaraan Ketupat Futsal Community Cup yang digelar Astra Motor Bali di Bangli.


OPINI

6

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengasah Kepekaan Sosial KISAH di balik kematian peraih Hadiah Pulitzer tahun 1994 Kevin Carter (Afrika Selatan), memang masih menjadi pergunjingan. Ada yang menyebut sang fotografer ini bunuh diri karena membiarkan seorang bocah Sudan di antara burung pemakan bangkai, sementara dia menikmati hadiah Fulitzer dari objek fotonya tersebut. Konon, dia sangat menyesal atas ketidakpedulian dan kekurangpekaannya terhadap masalah sosial kemanusiaan di depan matanya karena keasyikannya dengan fotografi. Meski tidak sama persis, tetapi kisah di atas bisa dipakai gambaran ketidakpedulian dan kekurangpekaan kita sekarang ini pada lingkungan sosial di sekeliling kita. Paling tidak, ini dapat dilihat dari beberapa kasus bullying atau perundungan yang banyak viral di media sosial (medsos) belakangan ini. Seperti kasus bullying yang menimpa siswi sebuah SD dengan pelaku oknum siswa/siswi suatu SMP. Sementara sebelum-sebelumhya, tindakan bullying para senior terhadap juniornya kerap terjadi bahkan sampai menelan korban jiwa. Dari video-video bullying di medsos itu, jelas sekali ada yang merekam dan mengunggahnya ke publik, sementara lingkungan (teman atau orang-orang) sekitarnya sepertinya tidak peduli, cuek dan membiarkan tindakan itu berlanjut. Ini terlihat jelas dari beberapa video bullying (maaf, kebanyakan siswi SMA), orangorang di sekitar tampak sibuk merekam dan asyik menonton adegan kekerasan tersebut. Kalau saja kepekaan dan kepedulian sosialnya diasah sejak dini, tentu akan bisa mencegah atau menghalangi dan membatalkan peristiwa bullying tersebut. Melihat kasus-kasus bullying di medsos tersebut, kebanyakan pelakunya remaja seperti siswa/ siswi SMP dan SMA. Lingkungan (orang-orang sekitar) yang menyaksikan saat kejadian, juga kebanyakan dari kalangan mereka. Ini sungguh sangat miris, ironis, dan memprihatinkan. Betapa kepedulian sosial dan kepekaan kemanusiaan para generasi penerus bangsa ini sudah sedemikian parahnya. Partanyaan pun muncul, apakah itu sebagai dampak dari apa yang mereka lihat, saksikan, dan rasakan di lingkungannya? Terlepas dari mana asal muasal sampai muncul sikap tak peduli dan peka generasi muda ini, terpenting ke depan bagaimana mengasah dan meningkatkan kepekaan dan kepedulian generasi penerus pada lingkungan sosialnya. Untuk hal ini, ada tiga lingkungan yang memegang kunci. Pertama lingkungan terkecil di keluarga, berikutnya lingkungan di sekolah, dan lingkungan masyarakat. Bagaimana bisa mengasah kepekaan dan kepedulian sosial anak jika anggota keluarga pada sibuk dan asyik sendiri dengan gadget-nya. Perkembangan teknologi informasi yang dibawa gadget yang seharusnya mendekatkan jarak dan waktu, malah membuat jarak dan sekat di antara anggota keluarga. Gadget telah membuat anggota kehilangan waktu untuk bercengkrama, berkomunikasi mengasah kepekaan dan kepedulian mereka. Di lingkungan sekolah, juga tidak jauh beda. Sekolah sibuk mengejar akreditasi, guru sibuk mengikuti sertifikasi, dan anak-anak dikejar orangtua untuk meraih prestasi akademik saja. Akhirnya, wiswa/siswi sibuk bermedsos dan mem-bully junior dan rekan mereka. Di lingkungan masyarakat, juga sama. Yang disaksikan para generasi penerus hanya kesibukan para orang tua, bahkan cenderung halhal negatif seperti merokok, perilaku arogan ormas dan sejenisnya. Sudah saatnya, semua sadar untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial untuk dapat mencegah dan menghindari kasus-kasus bullying. Jangan sampai, kisah yang menimpa peraih Pulitzer menimpa bangsa ini. Kita menyesal karena terlalu ingih meraih kesuksesan diri sendiri tanpa pernah peduli lingkungan sosial kita. Mari hentikan bullying dengan mengasah dan meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial kita. Contoh paling sederhana, tidak membuang sampah sembarangan, tidak merokok di tempat umum, dan hal-hal yang kelihatan kecil dan sepele di sekitar kita.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pelajar Tanpa Helm

Aparat kepolisian hendaknya melakukan gerakan yang serius untuk membudayakan tertib lalu lintas. Salah satu yang bisa dilakukan selain tertib rambu adalah mengingatkan atau mewajibkan anak sekolah yang berkendara pakai sepeda motor menggunakan helm. Hal ini saya sampaikan karena saya sering melihat anak-anak melintas pada jam-jam masuk sekolah dan pulang sekolah tanpa helm berkendara di jalanan. Mohon polisi dan guru-guru di sekolah melakukan komunikasi untuk mengingatkan anak-anak agar patuh aturan lalu lintas. Langkah ini juga untuk menekan kecelakaan fatal yang melibatkan pelajar. I Wayan Sudira Gianyar, Bali

Kejahatan ’’Cyber’’

Tertangkapnya sekitar 90 warga Tiongkok serta Taiwan karena melakukan kejahatan cyber di Indonesia hendaknya menjadi pelajaran bagi aparat di negeri ini. Kasus ini membuktikan kini kejahatan lintas negara telah menjadikan Indonesia sebagai basis. Untuk itu, kepolisian dan intelijen negara harus diperkuat dengan perangkat teknologi untuk melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak hanya itu, pihak-pihak yang menyewakan rumahnya hendaknya hati-hati agar tak disalahgunakan. Ke depan, pelibatan masyarakat untuk mengungkap kejahatan dengan basis teknologi harus dilakukan secara lebih intensif. Gede Sudarma Putra Buleleng, Bali

’’Bullying’’ Tergolong ’’Himsakarma’’ Ibarat pisau, kekerasan sejatinya sudah mulai diasah sejak dini. Semakin lama bertambah tajam dan kian meruncing. Bentuknya antara lain berupa apa yang belakangan santer didengar sebagai perilaku perundungan alias bullying. Jika dirunut, tanda-tanda terjadinya aksi bullying sebenarnya telah menampakkan wujudnya sejak awal anak memasuki dunia pendidikan, seperti PAUD/TK. Di lembaga pendidikan anak usia dini ini, sudah terbiasa terdengar tangisan anak-anak, ketika mereka pada awalnya terlibat permainan atau candaan (di Bali dikenal dengan istilah canda-canda cicing), lalu satu sama lain saling mengganggu, kemudian memancing pertengkaran, dan berlanjut pada perkelahian. Celakanya, oleh kebanyakan orang, kejadian itu dikatakan lumrah, biasa saja, dan dianggap sebagai bagian kelaziman “kenakalan” anak-anak.

Oleh I Gusti Ketut Widana ersoalannya, ketika memasuki jenjang SD, perkelahian dengan berbagai aksi kekerasan yang semula dianggap kelaziman justru kian berkecambah menjadi kezaliman. Bentuk-bentuk kenakalan anak tidak pernah terputus bahkan terus meremaja pada level SMP dan kian menunjukkan eksistensinya di tingkat SMA. Bahkan, tatkala memasuki dunia perguruan tinggi yang secara psikologis dianggap matang tingkat kedewasaannya, ternyata perilaku kekerasan (violence) seperti aksi bullying tidak serta merta terhenti. Setidaknya, kasus bullying terakhir yang dilakukan oknum mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jakarta dengan korban mahasiswa berkebutuhan khusus, telah menunjukkan buktinya. Dalam pandangan Kathleen Stassen Berger, perilaku kekerasan model bullying itu disebut sebagai sikap antisosial, yaitu sikap dan perilaku yang

P

tidak mempertimbangkan penilaian dan keberadaan orang lain ataupun masyarakat secara umum di sekitarnya. Berdasarkan sifatnya, tindakan antisosial dapat dibedakan menjadi dua : 1) tindakan antisosial yang dilakukan secara sengaja atau sadar dengan tidak mempertimbangkan penilaian orang lain terhadap tindakannya tersebut, misalnya vandalisme, aksi corat-coret tembok atau rambu, termasuk bullying; 2) tindakan antisosial karena ketidakpedulian pelaku terhadap keberadaan masyarakat di sekitarnya, seperti membuang sampah sembarangan, trek-trekan di jalan raya, pesta miras, geng motor, premanisme, aksi begal, dan sejenisnya. Secara faktual, perilaku bullying sebagai tindakan antisosial merupakan bentuk pelanggaran terhadap norma, baik norma kesopanan, kesusilaan, hokum, dan tentunya norma agama. Dalam norma Agama Hindu, perilaku bullying dapat digolongkan sebagai himsakarma, perbuatan yang ber-

tujuan menyakiti, tidak hanya secara fisik tetapi hingga dirasakan secara psikis. Bentuk aksi bullying, bisa dilakukan secara verbal seperti ucapan, ujaran bernada penghinaan, celaan, umpatan, makian, dan sejenisnya. Bisa juga menyasar objek fisik, mulai dari colekan, dorongan, jeweran, jambakan, tamparan, pukulan, bantingan, yang berakibat cedera (ringanberat), bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Dalam praktiknya, aksi bullying, baik dalam bentuk verbal maupun fisik akan selalu berimbas dan membekas secara psikologis pada diri korban, seperti sakit hati, mengalami depresi, bisa juga mengurung diri, bahkan dalam beberapa kasus berujung pada tindakan bunuh diri. Luar biasa, ternyata efek aksi bullying dengan segala bentuk tindakan kekerasannya. Permasalahannya, dari mana sebenarnya akar perilaku bullying? Menurut Idianto Muin (2006), setidaknya ada dua faktor penyebab: 1) faktor pribadi pelaku seperti kelainan psikis

(psikopat, psikoneurosis, frustrasi kronis, dan sebagainya); dan 2) faktor sosial, bisa berakar dari konflik rumah tangga (broken home), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), atau unsur-unsur dalam keluarga, satu sama lain sudah tidak berada pada kondisi harmonis. Ditambah faktor lingkungan, terutama dalam bentuk model pergaulan kekinian yang cenderung dipengaruhi bahkan dikendalikan konten-konten medsos, yang statusnya kini bertransformasi menjadi “MedSOS”. Media informasi dan komunikasi yang telah memberi sinyal berbahaya sehingga bersifat darurat untuk segera disikapi dengan arif bijaksana. Tak salah jika kemudian pemerintah mengambil langkah cepat memblokir konten-konten medsos, terutama yang bermuatan sekaligus menebar paham kekerasan yang disadari ataupun tidak turut menjadi penyemai suburnya bibit aksi bullying. Sekaligus menjadi pintu masuk hancurnya karakteristik anak bangsa, yang selanjutnya dapat mengancam keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia. Mencermati hal itu, diperlukan kepedulian semua pihak, terutama elemen Tri Pusat Pendidikan, mulai dari masyarakat, sekolah, dan pemerintah. Dari elemen masyarakat misalnya, dalam hal ini pihak keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama, wajib memberi perhatian ekstra terhadap putra-putrinya. Tidak bisa lagi hanya bersikap permisif dengan menyerahkan pendidikan anak pada sekolah saja. Para

Sudahkah Wakil Rakyat Jadi Negarawan?

PERILAKU wakil rakyat kita yang katanya mulia dan terhormat itu tidak jarang mengundang reaksi miring dari publik yang diwakilinya. Pasalnya, dalam pandangan publik, masih banyak sepak terjang para wakil rakyat kita yang lebih mengedepankan ego dan kepentingan pribadi serta kelompok ketimbang kepentingan publik luas yang sesungguhnya harus mereka perjuangkan. Contoh termutakhir adalah kengototan DPR kita menggulirkan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penanganan korupsi proyek e-KTP serta ancaman DPR yang akan membekukan anggaran KPK dan Polri. Dengan munculnya sikap miring publik terhadap sepak terjang para wakil rakyat kita itu, pertanyaan pun muncul: apa sesungguhnya motif utama mereka menjadi wakil rakyat? Apakah mereka benarbenar ingin menyalurkan dan membela kepentingan rakyat dan bangsa atau cuma karena mereka mengejar kepentingankepentingan kecil jangka pendek, sebatas uang dan kekuasaan? Jajak pendapat di banyak negara demokrasi menempatkan politisi hampir di urutan terbawah dalam hal kredibilitas. Kenapa? Joel Hirschhorn (2008) menyatakan, sebagian besar politisi memiliki satu kesamaan: cenderung tidak jujur. Menurutnya, mayoritas politisi tidak pernah jujur ihwal apa yang dikatakannya

Oleh

Djoko Subinarto dan dilakukannya. Sementara itu, Philip Dorell (2006) menyebutkan bahwa politisi memiliki kecenderungan untuk membual dan terus membual, apalagi jika sampai pada soal melindungi kepentingan pribadi mereka. Kita semua sepakat, yang namanya wakil rakyat sudah seharusnya menyuarakan dan membela kepentingan rakyat. Mereka seharusnya memegang prinsip pro bono publico alias demi kepentingan publik. Artinya, kepentingan publik harus dinomorsatukan di atas kepentingan pribadi dan golongan. Bukan malah sebaliknya, menyuarakan dan membela kepentingan pribadi serta golongan dan melakukan berbagai upaya agar kepentingan pribadi serta golongan itu senantiasa terpenuhi sementara kepentingan publik ditempatkan entah di urutan ke berapa. Kenyataannya, -- dan ini tidak bisa dimungkiri -- pemandangan kontras selama ini di negeri kita adalah, betapa dalamnya jurang perbedaan antara para wakil rakyat kita dan rakyat yang diwakilinya. Ketika banyak rakyat negeri ini menjerit karena beban hidup semakin mencekik, para wakil rakyat kita, misalnya, malah dengan gampangnya memperoleh pemasu-

kan yang jumlahnya semakin fantastis serta memperoleh berbagai fasilitas yang aduhai. Di mata orang kebanyakan, sangat boleh jadi para wakil rakyat kita itu tak ubahnya hanya sekelompok orang yang senantiasa haus akan kekuasaan serta uang. Tidak lebih dari itu. Dengan demikian, agaknya motif utama mereka untuk menjadi wakil rakyat adalah semata-mata fulus dan kekuasaan. Dengan kecenderungan seperti ini, yang lahir kemudian adalah sebuah alam demokrasi yang berkualitas rendah (low democracy). Akibatnya, kepercayaan publik kepada politisi pun menjadi semakin rendah. Demokrasi yang berkualitas rendah menjadikan kegiatan politik yang mestinya berbuah pada terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran bagi segenap rakyat, akhirnya hanya menelurkan kesejahteraan dan kemakmuran pada segelintir kelompok masyarakat saja (elite). Politik pada akhirnya menjadi soal mata pencaharian dan bukan soal pengabdian. Padahal, sejatinya, politik adalah ideologi yang harus diperjuangkan terus-menerus. Namun, faktanya, fulusiologi (uang) dan kursiologi (kekuasaan) menjadi jauh lebih menonjol dalam melatarbelakangi seseorang untuk berkiprah di jagat politik ketimbang idealisme dan pengabdian.

orang tua harus mulai proaktif, terutama dalam urusan pengawasan melekat terhadap apa, dengan siapa, di mana, dan bagaimana model pergaulan anak-anaknya. Sedikit lengah, anak-anak akan menjadi troublemaker, banyak tingkah, membuat ulah dan bisa mendatangkan banyak masalah. Begitu pun pihak sekolah, tempat anak-anak peserta didik mengikuti proses pembelajaran dan pendidikan. Selama sekitar delapan jam bahkan lebih, anak didik berada di lembaga pendidikan formal ini, mewajibkan seluruh komponen sekolah, khususnya para guru memberikan perhatian lebih. Sebab, seperti sering terjadi, justru di lingkungan sekolah ataupun perguruan tinggi, bibit-bibit kekerasan seperti bullying terkondisikan secara masif. Aksi bullying, sebagai perilaku antisosial yang tergolong himsakarma ini tanpa disadari justru dibidani anak-anak didik yang notabene kaum terpelajar/intelektual. Berawal dari perbuatan nakal, berkembang menjadi perilaku antisosial, yang jika dibiarkan tumbuh berkembang bisa terjerumus ke dalam tindakan kriminal, bahkan menjadi gerbang masuknya paham radikal. Kalau sudah sampai sejauh itu, hanya akan ada rasa sesal, sebab taruhannya adalah masa depan anak didik, sebagai pewaris dan penerus tongkat estafet pembangunan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

POJOK Siswa SMA di Bali minta Pancasila kembali diajarkan. - Sekaligus dipraktikkan. *** Kata Bupati, bela negara jangan semata diartikan perang fisik. - Perang lawan korupsi juga ya. *** Petani di Plaga merasa sejahtera sejak menanam asparagus. - Tantangan petani kopi.

Penulis adalah kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

ANGKUT SAMPAH Seorang bocah membantu orangtuanya mencari nafkah sebagai pemulung, mengumpulkan barang bekas. Barang bekas itu dikumpulkan dan dijual kepada pengepul di kawasan TPA Suwung, Senin (31/7) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

’’Shortcut’’ Dirancang Berbentuk Jembatan

7

Dilakukan Tes Tanah di 20 Titik

Denpasar (Bali Post) Rencana pembangunan shortcut Mengwitani-Singaraja, khususnya di lokasi 5 dan 6 sampai saat ini masih terus dimatangkan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) akan kembali melakukan pengetesan tanah. Mengingat, shortcut yang akan dibangun dari Desa Wanagiri hingga Desa Gitgit, Sukasada itu dirancang berbentuk jembatan. “Shortcut tidak ada kendala, sekarang hanya disuruh oleh tim jembatan untuk diadakan tes tanah tambahan. Ada 20 titik, yang dalam waktu dekat dilakukan pengetesan tambahan,” ujar Kepala BBPJN Wilayah VIII, Ketut Darmawahana, di Bukit, Jimbaran, belum lama ini. Menurut Darmawahana, lahan untuk shortcut telah dikoordinasikan dengan Pemkab Buleleng. Dalam hal ini, pemkab setempat sudah berjanji untuk menyelesaikan seluruh pembebasan lahan. Dikatakan, 2 shortcut yang dibangun menjadi satu itu akan dibuat sepanjang 1,2 km dalam bentuk jembatan. “Harapan saya tahun ini (tes tanah) beres semua. Tahun depan kita coba menganggarkan. Anggaran yang dirancang sekitar Rp 400-an miliar,” tandasnya. Sebelumnya, Sekkab Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., mengatakan shortcut 5 dan 6 membutuhkan lahan seluas 6,6 hektar. Dari pendataan yang sudah dilakukan sebelumnya, lahan shortcut ada yang dimiliki perorangan dan ada juga tanah warisan keluarga Puri Sukasada. (kmb32)

Program Vaksin JE Terancam Diundur

Denpasar (Bali Post) Program vaksin Japanese Encephalitis (JE) yang rencananya dilakukan September 2017 terancam diundur. Hal itu lantaran vaksin JE sedang dalam proses pengadaan di produsen vaksin. Demikian disampaikan Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, M.Kes., Senin (31/7) kemarin. Padahal, Provinsi Bali sebagai pilot project program vaksin JE telah mempersiapkan diri sebelumnya. Tahap awal, Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah memberikan informasi ke kabupaten/kota dan puskesmas, melakukan sosialisasi bahkan meminta puskesmas membuat mikro planing seperti mendata sasaran, penyiapan SDM dan mendata logistik yang dibutuhkan. Dinkes Bali juga sudah melakukan sosialisasi ke tokoh agama, lintas sektor, lintas program, dan sosialisasi ke media. Provinsi Bali juga sudah diundang untuk menyusun juknis dan buku saku yang akan diberikan pada orang tua dan guru. “Setelah berjalannya waktu, ternyata vaksinnya masih menunggu izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Setelah kami tanya ke pusat, ternyata sedang proses pengadaan vaksin di pusat,” ungkapnya. Pihaknya berharap dalam waktu tiga minggu proses izin edar dan pengadaan vaksin segera selesai. Namun jika tidak, program vaksin baru ini kemungkinan dilakukan Januari 2018. Di Provinsi Bali, ada sekitar 900.000 anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun yang mendapat vaksin ini. Bali sebagai pilot project lantaran kasus JE di Bali cukup tinggi. Tahun 2016, dari 257 kasus, 17 di antaranya positif JE. Tahun 2015 terdapat 22 positif JE dari 208 kasus dan tahun 2014 data dari bulan Juni terdapat 6 positif JE dari 55 kasus. Sedangkan Januari hingga Mei terdapat 117 kasus, namun belum terkonfirmasi positif. Dokter Spesialis Anak, Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis RSUP Sanglah dr. I Wayan Gustawan, M.Sc., Sp.A. mengatakan, Bali dan Manado sebagai pilot project karena pola hidup dan konsumsi babi hampir sama. Pemberian vaksin dikatakan pasti memiliki efek samping, namun ada efek samping yang ringan dan ada yang berat. Efek samping yang ringan misalnya bengkak di tempat suntikan dan demam ringan. “Risiko selalu ada, tapi kejadiannya sangat kecil,” tandasnya. Hal itu karena vaksin adalah virus JE hidup yang dilemahkan. (kmb42)

Bali Post/wan

TPA SUWUNG – Sejumlah bangunan yang digunakan para pemulung sebagai tempat berteduh sekaligus mengumpulkan barang bekas, berdiri di kawasan TPA Suwung. Di kawasan ini, para pemulung mengais rezeki dengan mengumpulkan barang bekas di tumpukan sampah. Foto diambil Senin (31/7) kemarin.

Belasan Ribu Lulusan SD Belum Terima Ijazah Denpasar (Bali Post) -

Meski kelulusan telah diumumkan dua bulan lalu, hingga saat ini belasan ribu siswa SD di Kota Denpasar yang dinyatakan lulus ujian tahun pelajaran 2016/2017 belum menerima ijazah. Data di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menyebutkan, lulusan SD yang belum menerima ijazah mencapai 13.168 siswa sesuai dengan jumlah siswa yang tamat. ‘’Ijazah tingkat SD memang belum dibagikan ke sekolah. Hal itu karena Disdikpora belum menerima lengkap blangko ijazah dari pusat,’’ ujar Kabid Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Kota Denpasar Ketut Sudana, Senin (31/7) kemarin. Saat ini, Disdikpora Kota Denpasar baru menerima blangko ijazah SD 11.541 lembar. Kekurangan blangko ijazah SD sudah disampaikan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. ‘’Kami masih menunggu

kekurangan blangko ijazah dari Jakarta. Jika sudah lengkap, baru akan kami distribusikan ke sekolah,’’ ujarnya. Meski terjadi keterlambatan, ia memastikan hal itu tidak berdampak serius terhadap kelanjutan jenjang pendidikan para siswa SD yang telah lulus. Sebab, seluruh lulusan SD tersebut dapat mendaftar ke sekolah tingkat SMP sederajat, bahkan sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang lebih tinggi dengan menggunakan Surat Keterangan Lulus

(SKL) dan Surat Keterangan Hasil Ujian Sekolah (SKHUS) Sementara. Menurut Ketut Sudana, setelah seluruh blangko ijazah diterima lengkap akan segera didistribusikan ke sekolah sekaligus sosialisasi pengisian ijazah. Ia menegaskan, petugas atau guru yang diberi kepercayaan menulis ijazah siswa harus cermat karena kesalahan tulis bisa berakibat fatal. Selain merugikan siswa, mekanisme pengamprahan lembar ijazah pengganti memerlukan

waktu panjang karena lembar ijazah masuk kategori razia negara. ‘’Jika terjadi kesalahan, untuk mendapatkan pengganti blangko ijazah memerlukan waktu cukup lama,’’ kata Ketut Sudana. Karenanya, ia meminta petugas atau guru yang diberikan kepercayaan menulis ijazah agar ekstra hati-hati dan teliti dalam menuliskan data dan nilai siswa. Sebelum memasukkan nilai, mereka diminta mencermati petunjuk teknis penulisan ijazah sehingga tidak sampai terjadi kesalahan. ‘’Lembar ijazah cadangan memang tidak disediakan karena dikhawatirkan lembar ijazah itu disalahgunakan atau diberikan kepada mereka yang tidak berhak,’’ ujar Ketut Sudana. (kmb)

Bali Post/kmb

Ketut Sudana

Relokasi Pipa PDAM di Tugu Ngurah Rai

Dewan Minta Disiapkan secara Matang

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung, Senin (31/7) kemarin, memanggil jajaran direksi PDAM Tirta Mangutama terkait proyek pembangunan underpass Simpang Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung. Pasalnya, proyek infrastruktur ini akan menggeser sejumlah pipa induk milik PDAM. Ketua Komisi III DPRD Badung, I Putu Alit Yandinata, usai memimpin rapat mengatakan, rencana relokasi itu

harus didiskusikan dan dipersiapkan secara matang oleh pihak PDAM Tirta Mangutama, karena terkait pelayanan publik. “Ini kan terkait pelayanan publik. Air itu kan kebutuhan dasar masyarakat. Karena sesuai informasi PUPR proyek Simpang Ngurah Rai ini pertengahan Agustus sudah mulai dikerjakan karena sifatnya emergency,” katanya. Alit Yandinata didampingi anggota Komisi III, I Nyoman Satria, I Wayan Sandra dan I Ketut Subagia menyebutkan

telah ada kesepakatan antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan instansi terkait di Kabupaten Badung. Salah satunya PDAM Tirta Mangutama. “Apabila ada pergantian utilitas maka merupakan tanggung jawab dari masing-masing instansi terkait, baik mengenai jaringan pipa, listrik dan sebagainya,” katanya. Menurutnya, untuk jalur utilitas sendiri telah disiapkan pihak Kementerian PUPR, se-

dangkan untuk jaringan pipa tersebut disiapkan oleh PDAM Tirta Mangutama. “PUPR hanya menyiapkan jalur. Untuk pipa dan sarana prasarana lainnya itu disiapkan oleh PDAM sendiri,” jelasnya. Sehingga hal tersebut, kata dia, harus didiskusikan dengan pihak PDAM Tirta Mangutama terkait kesiapan merelokasi jaringan pipa tersebut. “Perlu didiskusikan sudah sejauh mana kesiapan PDAM. Karena ini kan terkait pelayanan publik,” tegasnya. Pihaknya juga mendiskusikan

kesiapan PDAM Tirta Mangutama mengenai biaya yang akan dibebankan, yang diperkirakan akan menelan dana Rp 22, 8 miliar. Terkait masalah pembiayaan untuk relokasi jaringan PDAM, Dirut PDAM Badung, Ketut Golak, mengaku akan bersurat ke pemerintah sebagai pemilik agar mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan dalam proyek tersebut. Keputusan dari pihak pemilik juga nantinya diterapkan dalam proyek tersebut. (kmb27)

Desa Wanagiri Potensial untuk Pariwisata Denpasar (Bali Post) Desa Wanagiri Buleleng menyimpan potensi pariwisata yang menjanjikan. Potensi ini strategis dikembangkan, seiring dengan rencana pembangunan shortcut 5 dan 6 dari Desa Wanagiri hingga Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Selama ini, potensi ini dikembangkan sendiri-sendiri alias belum ada pengaturan yang baik dari pemerintah. “Dari diskusi dengan perbekel, bendesa, dan masyarakat di Desa Wanagiri, disimpulkan bahwa sangat mendesak adanya dukungan pemprov berkoordinasi dengan Pemkab Buleleng untuk membantu master plan pengembangan Desa Wanagiri sebagai daerah tujuan pariwisata,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Senin (31/7) kemarin. Menurut Sugawa, Desa

Wanagiri bisa dikembangkan menjadi destinasi pariwisata potensial bila memiliki master plan. Selain itu, harus ada dukungan regulasi, anggaran, serta peran masyarakat desa setempat. Pengembangan pariwisata di kawasan itu juga harus memerhatikan aspek kawasan konservasi. “Dukungan aspek regulasi untuk memperjelas dan mempertegas hal-hal yang boleh dilakukan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam konteks pembangunan sarana penunjang pariwisata di kawasan tersebut,” jelas politisi Golkar Dapil Buleleng ini. Saat ini, lanjut Sugawa, Desa Wanagiri memiliki kawasan konservasi berbagai jenis tumbuhan cemara langka. Kemudian, di sana juga mulai berkembang agrowisata, wisata trekking, dan wisata selfie didukung view Danau Tamblingan dan Danau Buy-

an ke arah selatan, serta view Kota Singaraja dan laut utara ke arah utara. “Menurut saya, daerah ini berpotensi besar sebagai dae-

rah tujuan pariwisata untuk mendukung pariwisata dan meningkatkan lenght of stay wisatawan di Bali Utara,” ujarnya. (kmb32) Dari diskusi dengan perbekel, bendesa, dan masyarakat di Desa Wanagiri, disimpulkan bahwa sangat mendesak adanya dukungan pemprov berkoordinasi dengan Pemkab Buleleng untuk membantu master plan pengembangan Desa Wanagiri sebagai daerah tujuan pariwisata. Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry

Bali Post/kmb

PARIWISATA – Desa Wanagiri potensial dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata. Tampak view Danau Buyan yang menawan.


BANGLI

8

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Bangli Raih Penghargaan Kabupaten Pengendali Inflasi Daerah Terbaik Kawasan Indonesia Timur

Bali Post/nan

AKAN DIBANGUN - Gedung SDN 2 Kawan yang terbakar beberapa waktu lalu. Pembangunan sekolah ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Gedung SDN 2 Kawan Segera Dibangun

Siswa akan Dipindah Sementara ke SDN 5 Kawan

Bangli (Bali Post) Pembangunan gedung sekolah SDN 2 Kawan yang terbakar 2016 lalu bakal segera dilakukan. Pembangunan empat ruang kelas dan satu toilet yang dianggarkan Rp 1,4 miliar lebih itu telah masuk proses tender. Ditargetkan pembangunan dimulai bulan ini. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Suteja, Senin (31/7) kemarin, menjelaskan selama pembangunan gedung berlangsung, siswa SDN 2 Kawan untuk sementara dipindah ke SDN 5 Kawan. Mereka akan mengikuti proses belajar mengajar pada sore harinya. Meski masuk sore, Sukartana berharap semua siswa bisa mengikuti pendidikan dengan baik. ‘’Siswa nanti akan masuk setelah siswa SDN 5 Kawan pulang. Setelah itu baru anak-anak dari SDN 2 Kawan yang masuk. Jadi kita berharap selama proses pembangunan tersebut siswa tetap bisa konsentrasi mengikuti pelajaran yang diberikan sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik tanpa ada hambatan,’’ kata Suteja. Sementara itu, Kasi Kurikulum Disdikpora Bangli I Putu Kariawan mengatakan, jika semua tahapan berlangsung lancar, pembangunan gedung SDN 2 Kawan paling lambat dimulai pertengahan Agustus. Pembangunan meliputi empat ruang kelas dan satu toilet. ‘’Pengerjaan proyek ini akan dilakukan selama 120 hari. Semoga saja pelaksanaan pembangunannya bisa berjalan dengan baik dan bisa selesai tepat waktu. (kmb41)

Sukseskan Program Inseminasi Buatan

Peternak Diminta Tak Jual Sapi Betina Produktif

Bali Post/nan

I Wayan Sukartana

Bangli (Bali Post) Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli menargetkan belasan ribu sapi Bali betina produktif bunting tahun ini melalui program Inseminasi Buatan (IB). Guna memenuhi target tersebut, Dinas PKP meminta peternak sapi tidak menjual sapi betina produktif. Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana saat ditemui di gedung DPRD Bangli, Senin (31/7) kemarin, mengungkapkan Pemerintah Pusat menargetkan program IB tahun ini, Bangli sebanyak 11.286 ekor sapi betina produktif wajib bunting. Guna mencapai target tersebut pihaknya kini

menggenjot program IB. Dijelaskannya, program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan menyukseskan program swasembada sapi yang dicanangkan pemerintah pusat. Sistem perkawinan sapi secara buatan sangat efektif untuk menggenjot populasi sapi di Bangli. Inseminasi buatan hasilnya jauh lebih cepat dibandingkan cara alami. ‘’Program ini sudah kita jalankan. Di mana kita menargetkan per hari ada 38 sapi yang bunting. Hanya saya lupa jumlah pasti sapi yang sudah bunting melalui program ini. Yang jelas hingga kini sudah ribuan realisasi IB. Jadi untuk memenuhi target tersebut harus disesuaikan dengan jumlah populasi sapi yang ada. Mudah-mudahan kita bisa memenuhi target yang diberikan tersebut,’’ tegas Sukartana. Sukartana menambahkan, untuk menyukseskan program ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke semua desa yang ada di Bangli. Dalam hal ini pihaknya meminta supaya para peternak sapi tidak menjual sapi betina produktif. Untuk mempercepat proses IB tersebut, pihaknya telah menempatkan 35 ensiminator. ‘’Kita juga meminta kepada semua peternak sapi ketika melihat kebirahian sapi betinanya supaya mereka segera melaporkan ke para ensiminator yang ada di lapangan atau datang langsung ke UPTD yang ada di kecamatan. Dengan begitu para ensiminator bisa melakukan pengensiminasian,’’ jelas Sukartana. Berdasarkan data Dinas DKP, jumlah populasi sapi betina di Kabupaten Bangli selama enam tahun terakhir berfluktuatif. Tahun 2011, jumlah sapi betina mencapai 41.551 ekor. Jumlah tersebut meningkat di tahun 2012, yakni sebanyak 42.300 ekor. Selanjutnya pada tahun 2013 terjadi penurunan populasi sapi yakni menjadi 27.542 ekor. Tahun 2014, tercatat populasi sapi mencapai 30.623 ekor. Tahun 2015 sebanyak 29.807 dan 2016 sebanyak 30.956 ekor. (kmb41)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bangli dinobatkan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah Terbaik untuk Kawasan Indonesia Timur tahun 2016/2017. Penghargaan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada Bupati Bangli I Made Gianyar dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Pengendalian Inflasi Tahun 2017 yang digelar di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (27/7). Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra selaku Ketua TPID Kabupaten Bangli, Senin (31/7) kemarin, menyampaikan rasa bangganya atas raihan penghargaan nasional kali ini. Menurutnya, penghargaan ini adalah penghargaan yang sangat bergengsi. Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama dari Presiden untuk daerah yang dinilai berhasil melakukan pengendalian inflasi sepanjang tahun 2016 sampai dengan 2017.

Giri Putra mengaku tidak pernah menyangka pihaknya bisa meraih penghargaan ini. Sebelum dinobatkan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah Terbaik untuk Kawasan Indonesia Timur tahun 2016/2017, TPID Bangli telah melalui proses penilaian yang sangat ketat oleh tim penilai yang dibentuk oleh Bank Indonesia (BI). Tim penilai terdiri dari anggota Pokjanas TPID dan beberapa pakar dari kalangan Akademisi secara aktif mengamati aktivitas TPID di Daerah. ‘’Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kinerja TPID di Pemerintah Kabupaten/ Kota dalam pengendalian laju inflasi,’’ terang Giri Putra. Lebih lanjut disampaikan Giri Putra, prestasi yang diraih kali ini adalah wujud kerja keras seluruh komponen. Penghargaan ini akan dijadikannya motivasi untuk bekerja lebih keras lagi. ‘’Meski dalam melaksanakan tugas kami

bukan untuk mendapatkan penghargaan semata, tetapi hal ini kami anggap perlu sebagai bentuk motivasi seluruh pegawai untuk bekerja lebih keras,’’ terangnya. Dijelaskan juga, Kabupaten Bangli yang selama ini sangat tergantung dari sektor primer, yaitu sektor pertanian dalam arti luas sudah berupaya untuk menekan inflasi. Salah satunya dengan melakukan pemantauan dan perbandingan terhadap harga suatu komoditi di beberapa pasar di Kabupaten Bangli. Jika terjadi kekurangan pasokan pada pasar, maka TPID Bangli akan mencarikan pasokan ke luar untuk menghindari peningkatan harga. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik Disperindag, pelaku pasar, Pemerintah Provinsi maupun Bank Indonesia (BI) sehingga keseimbangan antara pasokan dan permintaan akan kebutuhan suatu komoditi bisa terus terjaga. (ad2369)

TERIMA PENGHARGAAN - Bupati Bangli I Made Gianyar dan Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra berfoto bersama usai menerima penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo.

Tunggakan Iuran Peserta JKN Rp 638 Juta Lebih

Bangli (Bali Post) -

Kesadaran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bangli untuk memenuhi kewajibannya membayar iuran masih belum optimal. Masih banyak peserta JKN yang menunggak pembayaran iuran. Sejak 2014 hingga pertengahan 2017, nilai tunggakan iuran mencapai Rp 638.463.360. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Klungkung Nengah Sutrisni didampingi Kepala BPJS Kabupaten Bangli Made Aryani, Senin (31/7) kemarin, menyebutkan jumlah masyarakat Bangli yang tercatat menjadi peserta JKN mandiri sebanyak 10.756 orang. Dari Jumlah tersebut,

2.196 di antaranya merupakan peserta JKN kelas 1, 3.232 orang peserta kelas 2 dan 5.328 orang peserta kelas 3. Berdasarkan data tunggakan yang dimilikinya, peserta JKN kelas 3 tercatat paling banyak menunggak pembayaran iuran. ‘’Tapi nilai tunggakan iuran yang terbesar

ada di kelas 1 mencapai Rp 342.248.740,’’ terangnya. Jika ditotal, tunggakan iuran peserta JKN kelas 1, 2 dan 3, nilainya mencapai Rp 638.463.360. Banyaknya tunggakan iuran itu disebabkan karena beberapa faktor. Selain karena keengganan peserta membayar, juga dikarenakan masih minim-

nya pemahaman masyarakat bahwa kepesertaan JKN bersifat wajib dan pembayarannya harus dilakukan seumur hidup. ‘’Faktor lainnya karena masih adanya peserta yang meninggal dunia tapi tidak dilaporkan. Karena tidak dilaporkan ke BPJS, otomatis ini tercatat sebagai piutang,’’ jelasnya. Agar tunggakan iuran tersebut bisa segera dilunasi, pihaknya mengaku telah melakukan sejumlah upaya. Di antaranya dengan men-

ghubungi dan mengunjungi para peserta yang menunggak untuk segera melunasi kewajibannya. ‘’Upaya lainnya yang kami lakukan adalah dengan menyurati atau mengirimkan email kepada para peserta JKN yang menunggak. Untuk peserta kelas 3, kita juga berupaya carikan donasi,’’ ujar Sutrisni sembari menambahkan, sebagai sanksinya para peserta JKN yang menunggak iuran akan dikenakan denda pelayanan sebesar 2,5 persen. (kmb40)

Tiga Ranperda Ditetapkan

Dewan Minta Eksekutif Segera Terbitkan Perbup Bangli (Bali Post) Setelah melalui serangkaian pembahasan, tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) yakni Ranperda tentang Izin Usaha Industri, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang dan Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli ditetapkan menjadi perda. Penetapan dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Bangli, Senin (31/7) kemarin. Pascaditetapkan, komisi-komisi di DPRD meminta eksekutif segera menyusun peraturan bupati (perbup) serta menyosialisasikan perda tersebut ke masyarakat. Dalam rapat paripurna tersebut, gabungan komisikomisi DPRD Bangli melalui pembicara I Ketut Sajibogo menilai ketiga ranperda ini sangat penting untuk ditetapkan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Meski menyetujui ketiga ranperda tersebut ditetapkan menjadi perda, namun pihaknya tetap memberikan beberapa masukan. Di antaranya meminta eksekutif untuk membentuk perbup sehingga sistem penyelenggaraan pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik, dan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dewan meminta Perda tentang Izin Usaha Industri Kecil dan Menengah serta Perda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang untuk disosialisasikan sehingga masyarakat umum mengetahui tentang peraturan tersebut. ‘’Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui bahwa pemerintah melalui perda ini telah memberikan perlindungan kepada konsumen dan produsen dalam hal kebenaran dan ketepatan pengukuran atas penggunaan alat ukur takar timbang dan perlengkapannya agar senantiasa layak untuk dipakai,’’ kata Sajibogo. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam pidatonya yang disampaikan Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kerja keras bersama dewan walaupun sebelumnya penetapan dua ranperda, yakni Ranper-

da tentang Izin Usaha Industri Kecil dan Menengah serta Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang sempat tertunda. Disampaikan, eksekutif pada kesempatan sebelumnya telah menyampaikan sebelas ranperda. Dari sebelas ranperda tersebut, delapan di antaranya telah dibahas dan selanjutnya enam ranperda sudah ditetapkan. Lebih lanjut dikatakannya, setelah ranperda ini disetujui

bersama, pihaknya akan menindaklanjuti dengan menyampaikan ranperda ini kepada pemerintah provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk melakukan evaluasi. Diharapkan proses evaluasi di provinsi bisa lebih cepat sehingga ranperda yang telah ditetapkan bisa segera diundangkan dan segera diterapkan peraturan pelaksanaannya baik berupa perbup maupun keputusan Bupati. (kmb40)

Bali Post/ina

RAPAT PARIPURNA - Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata memimpin rapat paripurna penetapan tiga ranperda, Senin (31/7) kemarin.

Bali Post/nan

SOSIALISASI - Cia Pemayun saat memberikan sosialisasi antikorupsi kepada finalis Jegeg Bagus Bangli, Senin (31/7) kemarin.

Cegah Korupsi

Penanaman Nilai Integritas Harus Dilakukan Sejak Dini Bangli (Bali Post) Kasus korupsi di Indonesia cukup mencengangkan. Korupsi bisa dilakukan oleh setiap orang. Jadi, untuk mencegah korupsi makin merajalela khususnya di Bangli, perlu dilakukan pemahaman sejak dini. Hal itu diungkapkan Ketua Pemerhati Perempuan Bali Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Cia Pemayun saat memberikan sosialisasi antikorupsi kepada 20 finalis Jegeg Bagus Bangli 2017 di Gedung BMB, Senin (31/7) kemarin. Cia Pemayun mengungkapkan, korupsi merupakan penyelewengan atau penyalahgunaan jabatan demi kepentingan pribadi atau orang lain termasuk keluarga dan kerabat. Korupsi bisa dilakukan oleh setiap orang tanpa batasan kemampuan ekonomi,

jabatan ,suku, ras, agama, jenis kelamin, usia dan lain sebagainya. ‘’Untuk itu perlunya pemahaman korupsi dan pencegahannya sejak dini terutama bagi anak-anak muda. Maka dari itu perlunya penanaman nilai integritas dan pembentukan sikap serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam hidup. Hal itu bisa dilakukan dari lingkungan keluarga dan lingkungan terdekat,’’ ungkapnya. Cia Pemayun berharap ke depannya pemerintah daerah memberikan pembekalan antikorupsi ke generasi muda. ‘’Jika dari kecil sudah kita tanamkan dan didoktrin untuk berbuat jujur, dengan begitu ke depannya akan lebih baik dan korupsi di Indonesia tidak semakin tinggi,’’ tegasnya. (kmb41)


GIANYAR

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

9

Lestarikan Budaya

Generasi Muda Harus Tingkatkan Inovasi dalam Berkesenian

Bali Post/nik

PERTEMUAN - Suasana pertemuan jajaran Satpol PP Gianyar dengan pengelola ATV di Wantilan Pura Puseh Bali Aga Banjar Bayad, Desa Melinggih, Senin (31/1) kemarin.

Satpol PP Pastikan ATV Kuber Bali Berizin Lengkap

Gianyar (Bali Post) All Terrain Vehicle (ATV) Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan dipastikan sudah berizin lengkap. Kepastian ini didapatkan setelah petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Gianyar menggelar sidak ke akomodasi pariwisata tersebut, Senin (31/7) kemarin. Sejumlah petugas yang dipimpin Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gede Agusnawa mendatangi tempat usaha tersebut sekitar pukul 12.00 Wita. Rombongan diterima secara khusus oleh krama setempat yang sekaligus sebagai pengelola tempat wisata ATV di wantilan Pura Puseh Bali Aga, Banjar Bayad. Krama yang hadir di antaranya Bendesa Puseh Bali Aga Jro Mangku Kahyangan Tiga, Jro Bendesa Gede Bayad, Klian Dinas Banjar Bayad, pecalang, prajuru dan Pakaseh. Mereka pun langsung menyodorkan berkas-berkas perizinan lengkap kepada Satpol PP Gianyar. Setelah mengecek berkas perizinan yang disodorkan, Cok Agusnawa pun memastikan bahwa ATV Kuber Bali Adventure di Banjar Bayad mengantongi izin lengkap. Mulai dari izin Prinsip, Izin Operasional, IMB, SITU, hingga SIUP. ‘’Sebelum kami ke sini, kami sudah cek di perizinan. Wisata ATV ini ternyata sudah berizin. Tapi kami tetap turun selaku aparat untuk menjaga tuntutan masyarakat. Dan sampai di sini terbukti memang tidak ada apa-apa,’’ ungkapnya. Cok Agusnawa pun meminta supaya tidak ada pihak lain lagi yang mempermasalahkan keberadaan akomodasi wisata ini. Dua bahkan berjanji akan mem-back up sepenuhnya usaha tersebut karena sudah mengikuti aturan. Sementara itu, pengelola wisata ATV, Jro Kubayan menjelaskan, wisata ATV ini dibangun atas kesepakatan krama setempat. Wisata ATV ini pun sekaligus dijadikan pelaba pura demi kepentingan pembangunan pura dan piodalan. ‘’Pura Puseh Bali Aga ini di-sungsung hanya oleh 28 KK. Selama ini krama tersebut diringankan untuk kepentingan pembangunan pura karena dananya didapatkan dari laba hasil usaha wisata ATV,’’ ucap Jro Mangku Pura Puseh Bali Aga ini. Dijelaskan Jro Kubayan, sejak berdiri awal Januari 2017 lalu, pihaknya sudah merasa terdesak. Padahal jauh sebelum mendirikan bangunan pihaknya sudah mengurus izin terlebih dahulu. Termasuk dugaan wisata ini melintasi cagar budaya Goa peninggalan Jepang, pihaknya dengan tegas membantah. ‘’Tidak ada itu Goa Jepang. Yang ada adalah saluran irigasi yang tidak dipakai lagi,’’ ungkapnya. Tak hanya itu, lintasan ATV sepanjang empat kilometer sebenarnya merupakan upaya pelestarian lingkungan oleh krama setempat. ‘’Kami dibilang merusak, itu salah. Justru kami pelihara dan lestarikan supaya tamu nyaman,’’ jelasnya. Bendesa Puseh Bali Aga Wayan Rena Artana menambahkan, wisata ATV ini sudah dikelola oleh desa. ‘’Sudah dianggap sebagai pemasukan, memperbaiki pura dan mempersiapkan piodalan. Karena, kalau urunan tidak bisa jumlah KK hanya sedikit,’’ tegasnya sembari menambahkan, usaha ini juga mendukung upaya pemerataan ekonomi warga setempat. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Bupati Agung Bharata mengingatkan pentingnya pelestarian seni dan budaya oleh generasi muda. Menurut tokoh Puri Agung Gianyar ini, pelestarian dapat dilakukan melalui keterlibatan generasi muda dalam aktivitas keagamaan sehari-hari. ‘’Seni dan budaya, hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari aktivitas beragama kita sehari-hari. Jangan pernah meninggalkan aktivitas ini,’’ kata Agung Bharata saat menghadiri Lomba Bapang Barong Ketet dan Makendang Barong Ketet di Pura Dalem Tengaling Pangukur-ngukur, Banjar Sengguan, Desa Singapadu, Sukawati, Minggu (30/7) malam. Dikatakannya, selama aktivitas keagamaan berjalan maka seni dan budaya pun tetap ada. Namun ia mengaku khawatir dengan kualitas berkesenian bila tidak terus diasah. Ia pun mengajak generasi muda untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas, salah satunya melalui festival kesenian. ‘’Oleh sebab itu, festival berkesenian harus terus dilakukan. Tidak peduli dalam kurun waktu berapapun, yang pasti kualitasnya harus ditingkatkan,’’ ucap Agung Bharata. Ia pun mengajak generasi muda untuk terus berinovasi menampilkan berbagai hal baru, namun dengan catatan tidak meninggalkan pakem lama yang sudah mentradisi. ‘’Saya titip pada seniman dan generasi muda, pertahankan Gianyar sebagai bumi seni,’’ tegasnya. (kmb35) Bali Post/nik

TAPEL BARONG - Bupati Bharata saat mengangkat tapel barong di Desa Singapadu.

Hari Terakhir, Lima Tokoh Mendaftar di KGB

Demokrat Belum Setor Nama

Gianyar (Bali Post) -

Total sudah lima tokoh menyerahkan formulir sebagai calon bupati dan wakil bupati Gianyar ke Sekretariat Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) hingga hari terakhir pendaftaran, Senin (31/7) kemarin. Namun dari koalisi yang beranggotakan empat partai itu, hanya Partai Demokrat yang belum mengajukan calon. Partai besutan SBY itu pun mengharapkan perpanjangan waktu pendaftaran penjaringan di KGB. Di Sekretariat KGB kemarin, hadir sejumlah tokoh untuk menyerahkan formulir. Cokorda Gede Putra Pemayun yang merupakan Bendesa Pakraman Jero Kuta Pejeng menyerahkan dua formulir pendaftaran, yakni sebagai calon bupati dan calon wakil bupati. ‘’Saya serahkan ke KGB. Apakah nanti sebagai calon bupati atau wakil, saya siap menerima keputusan untuk maju pilkada nanti,’’ ucapnya. Pria yang menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar ini mengaku berkomitmen maju dalam pilbup berkat dorongan masyarakat. Masyarakat, katanya, banyak yang mengharapkannya melakukan pembenahan di berbagai bidang pembangunan. ‘’Ini berkat dorongan masyarakat luas yang meminta saya melakukan perbaikan dari bawah, seperti subak dan desa pakraman,’’ ucapnya. Selain itu, ada pula pendaftaran di KGB atas nama

tokoh perempuan, Ni Made Candra Yuni. Namun, pensiunan kepala dinas asal Singapadu yang kini kader Partai Gerindra ini tidak hadir langsung di sekretariat KGB yang beralamat di Jalan Kebo Iwa, Gianyar. Dia hanya diwakilkan oleh timnya, Sabariah. ‘’Ibu Candra Yuni sedang menemani orang tuanya yang sakit di Jakarta. Tapi beliau sangat serius untuk maju pilkada 2018,’’ kata Sabariah. Pendaftaran terakhir kemarin yakni paket Dewa (Made Dana-Dewa Wardana) yang mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati. Namun dalam pendaftaran kemarin, Made Dana mengaku ikhlas paket Dewa dipecah, asal mendapat tendem dari KGB untuk maju di Pilbup 2018. ‘’Kami serahkan ke mekanisme KGB, termasuk untuk wakil. Siapapun wakil yang dipilih, kami serahkan pada mekanisme. Kita tidak monopoli. Nanti siapun yang ditandemkan, kami menerima. Yang penting demi maju

Bali Post/nik

SERAHKAN FORMULIR - Paket Dewa saat menyerahkan formulir pendaftaran kepada Ketua KGB Tjokorda Putra Asmara Sukawati, Senin (31/7) kemarin. pilkada untuk masyarakat Gianyar,’’ katanya. Ketua Tim Penjaringan KGB Made Arta Rimbawa mengatakan, total ada lima tokoh yang menyerahkan formulir ke KGB di hari terakhir pendaftaran. Selain mereka, sebelumnya juga ada Tjokorda Raka Kerthyasa dan A.A. Waisnawa yang sudah menyerahkan formulir. Meski demikian, dia menyebutkan tidak menutup kemungkinan deadline pendaftaran akan diperpanjang, mengingat Partai Demokrat yang menjadi bagian dari tim koalisi KGB belum mengajukan calon. ‘’Kemungkinan

akan diperpanjang. Keputusannya besok (hari ini - red). Tentu kami akan rapatkan dulu,’’ katanya. Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Putra Asmara Sukawati menyampaikan permintaan perpanjangan waktu pendaftaran. ‘’Kami dari Demokrat memohon kepada teman-teman mengundurkan pendaftaran kembali,’’ ucap pria yang juga pimpinan KGB itu. Ia beralasan, kader yang rencananya mendaftar yakni Ketut Jata dan Pande Istri Maharani berhalangan. Pria yang akrab disapa Cok Asmara ini menyebut dua kader

Demokrat itu berhalangan dengan hari baik. ‘’Terbentur dengan hari baik menurut kelahiran, karena kita orang Bali tidak bisa lepas dari itu sehingga dengan demikian saya sebagai ketua DPC meminta mengundurkan waktu akhir pendaftaran kembali,’’ katanya. Cok Asmara menegaskan, Partai Demokrat Gianyar pasti akan menyerahkan nama calon selain dua nama yang sebelumnya ingin diserahkan. ‘’Ada aspirasi juga dari beberapa pengurus untuk bisa menambah kader yang bisa tampil di Pilkada Gianyar,’’ tegasnya. (kmb35)

KPU. PSI sebagai satu-satunya partai baru yang dinyatakan lolos verifikasi Kemenkum dan HAM optimis akan dapat melalui proses verifikasi KPU yang akan datang, meskipun UU pemilu yang beberapa waktu lalu sudah disahkan lewat paripurna DPR-RI masih akan berlanjut ke MK karena adanya pihak yang mengajukan judicial review. Sementara itu, Ketua KPU Gianyar Anak Agung Gede Putra menegaskan,

dalam pelaksanaan proses verifikasi, KPU Gianyar akan menjalankan proses dengan tegas dan profesional. ‘’Sebagai penyelenggara, tentu kami akan bersikap profesional dan tidak memihak kepada salah satu parpol. Kami akan memberlakukan standar yang sama kepada semua. Ini demi terciptanya proses demokrasi yang demokratis, sesuai kehendak rakyat,’’ ungkapnya didampingi anggota Ngakan Nyoman Oka Sudaryana dan A.A. Istri Agung Darmawati serta Sekretaris KPU Gianyar Pande Putu Sunarta. (kmb35)

PSI Siap Kawal Pemilu 2019

Ketut Sulatra

Bali Post/nik

Sambut Bulan Kemerdekaan

Blasman Angkat Aktivitas Siswa Dalam Keluarga

Gianyar (Bali Post) Selama ini perayaan bulan kemerdekaan RI di lingkungan sekolah hanya menyentuh tataran formal, tanpa memberikan pesan lebih dalam terkait makna kemerdekaan untuk bela negara. Berkaca dari hal tersebut, SMAN 1 Blahbatuh atau Blasman tahun ini akan merayakannya lebih spesial dengan lebih mengedepankan penanaman nilai bela negara di kalangan generasi muda. Hal itu diungkapkan Kepala SMAN 1 Blahbatuh Ketut Sulatra, Senin (31/7) kemarin. Menurut Sulatra, memasuki bulan kemerdekaan ini pihaknya berupaya menggelar perayaan dengan kegiatan yang lebih melekat pada anak muda kekinian. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial Facebook. ‘’Kami sudah mendata semua akun Facebook milik siswa Blasman. Jadi nanti siswa ini akan dilombakan membuat karya tulis berupa status di Facebook terkait bulan kemerdekaan. Siapa yang paling menarik, itulah yang akan jadi pemenangnya,’’ jelasnya. Pihaknya juga menggelar lomba foto dengan mengangkat kegiatan 17 Agustus-an di lingkungan keluarga masingmasing siswa. Dari kegiatan ini Sulatra berharap setiap siswa bisa mengajak lingkungan keluarga ikut memaknai bulan kemerdekaan. ‘’Di sini kami mengangkat kreativitas siswa yang diabadikan dalam foto dengan caption,’’ katanya. Diterangkan Sulatra, kegiatan di keluarga yang dimaksud tidak harus terpaku memasang bendera atau pesta 17-an di desa. Tetapi siswa diwajibkan melakukan kegiatan di lingkungan keluarga meski sederhana, namun harus memiliki makna bela negara. ‘’Bela negara itu tidak harus selalu berperang untuk kemerdekaan, tetapi lebih pada bekerja sesuai tugas masing-masing. Misalnya, sebagai anak membantu orangtua itu juga bela negara. Tapi kami harapkan ada aktivitas anak mengajak keluarga memaknai kemerdekaan,’’ ujarnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Gianyar menemui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar, Senin (31/1) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, PSI menyampaikan kesiapannya dalam mengawal perhelatan Pemilu 2019. Ketua DPD PSI Gianyar I Made Sukadana Antara menyebutkan, sebagai anak muda yang menghormati proses demokrasi, pihaknya

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564

berharap pemilu 2019 dapat berjalan lancar. Untuk itu pihaknya mengharapkan terciptanya sinergitas yang baik antara penyelenggara pemilu dengan calon peserta pemilu. Sebagai partai politik baru yang akan mengikuti verifikasi sebagai peserta pemilu, pihaknya meminta komisioner KPU memberikan arahan terkait pelaksanaan tahapan pemilu, yaitu menyangkut proses verifikasi administratif maupun faktual. ‘’ Kami

masih menunggu draft final dari KPU-RI dan sampai UU Pemilu yang baru disahkan resmi diundangkan. Pada dasarnya, verifikasi berlaku bagi semua parpol yang akan mengikuti pemilu 2019, sedangkan metode verifikasi belum dapat kami sampaikan apakah masih sama seperti Pemilu 2014,’’ katanya. Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi Susanto menyatakan, PSI telah siap mengikuti proses verifikasi


KLUNGKUNG

10

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Bali Post/ist

PELATIHAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka acara pelatihan “On Job Trainning Pariwisata”, Senin (31/7) kemarin.

Pelatihan ”On Job Tranning” Pariwisata

Bupati Suwirta: Satpol PP Tak Perlu Berpenampilan Sangar PENINGKATAN sumber daya manusia (SDM) tak hanya dilakukan Pemkab Klungkung pada tenaga pendidik melalui program diklat. Namun, hal serupa juga dilakukan pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran melalui Pelatihan On Job Tranning Pariwisata, Senin (31/7) kemarin. Melalui kegiatan itu, perangkat daerah yang berkecimpung dalam penegakan perda ini diminta mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas. Demikian ditegaskan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat membuka acara. Sesuai tupoksinya, Satpol PP menjadi salah satu organisasi perangkat daerah di bidang penegakan perda, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Atas dasar itu, dalam bertugas tak hanya didukung kemampuan dalam melakukan tindakan penertiban nonyustisial terhadap pelanggar. Tetapi juga harus memiliki penampilan yang humanis, rapi, serta memliki kecakapan dalam berdialog dengan masyarakat. “Tak perlu penampilan sangar, bertubuh besar dan kekar dalam penegakan perda. Jadinya malah memicu ketegangan dan menimbulkan luka serta kebencian pada perasaan masyarakat. Tetapi yang diutamakan adalah penampilan rapi, bersih, dan kemampuan bicara,” tegas Bupati asal Nusa Ceningan ini di ruang rapat Komite Nasional Pemuda Indonesia Klungkung. Dikatakan, seluruh perda yang dibuat berdasarkan implementasi terhadap apa yang terjadi di lapangan. Seorang anggota Satpol PP juga harus memahami hal itu, sehingga tidak terjadi kebingungan dalam melakukan penegakan. Sementara itu, khusus untuk pelatihan bidang pariwisata ini sebagai langkah untuk menyambut program desa wisata dan city tour yang kini mulai berkembang. Selain kecakapan dalam penegakan perda, anggota juga harus menguasai bahasa Inggris. “Kemampuan bahasa asing juga harus diasah. Ini penting untuk mendukung komunikasi pada objek wisata,” ungkapnya. Ditambahkan, guna meningkatkan kualitas diri, tak hanya cukup sampai pada pelatihan ini. Akan tetapi juga harus dilakukan secara mandiri dan harus serius. Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran I Putu Suarta mengatakan kegiatan ini dimaksudkan ntuk meningkatkan kompetensi SDM menyambut Program Desa Wisata dan City Tour. Itu terselenggara satu minggu dengan diikuti 50 peserta. Narasumber yang dihadirkan tak hanya dari intern pemkab, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Bagian Hukum dan HAM. Namun, juga Asita Bali, Kodim dan Polres Klungkung. “Kegiatan ini sangat penting. Ini akan diagendakan setiap tahun,” tandasnya. (ad2366)

Genjot Investasi, Pemkab Masih ”Jajakan” Nusa Penida Semarapura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus menggenjot investasi, baik asing maupun dalam negeri. Itu dilakukan pada sektor pariwisata yang potensinya cukup besar. Daerah yang “dijajakan” pun masih tetap Nusa Penida. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan satu pintu Klungkung, Made Sudiarkajaya, Senin (31/7) kemarin.

Dijelaskan, dalam menggenjot pendapatan daerah, Pemkab Klungkung tak hanya bergantung pada sumber-sumber yang sudah ada. Namun, juga menggali dari investasi akomodasi pariwisata hotel. “Untuk investasi, Klungkung masih menggarap akomodasi pariwisata hotel,” ungkapnya. Daerah yang “dijual” masih kawasan Nusa Penida. Itu tak hanya karena potensi pariwisatanya yang tergolong besar.

Bali Post/sos

RILIS - Satreskrim Polres Klungkung saat merilis pengungkapan pencurian emas, Senin (31/7) kemarin.

Lebih dari itu juga menyandang status sebagai kawasan efektif pariwisata kabupaten dan provinsi maupun Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). “Daerah ini menyandang tiga kategori. Ini menjadi salah satu penyebab dibuka untuk investasi,” jelas Sudiarkajaya. Lebih lanjut disampaikan, secara umum, iklim investasi di Bumi Serombotan sejak tiga tahun lalu cenderung naik. Itu tak hanya berupa Pe-

nanaman Modal Dalam Negeri (PMDM), namun juga asing. “Belakangan juga mula banyak kegairahan warga lokal untuk membangun vila,” terangnya. Khusus persyaratan investasi, sambung dia untuk asing minimal Rp 10 miliar di luar tanah. Sementara untuk dalam negeri bisa lebih rendah dari itu. Keduanya pun harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. “Investasi harus disertai izin. Kalau dilihat dari segi

pelanggaran, seperti sempadan sudah mulai berkurang,” jelasnya. Selain Nusa Penida, kawasan eks galian C di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan yang luasnya mencapai ratusan hektar juga dibuka untuk investasi. Namun, sampai saat ini belum ada yang melirik. “Untuk di kawasan daratan, potensinya sangat kecil. Yang ada hanya bekas galian C, tapi sampai sekarang belum ada yang mau,” tandasnya. (kmb45)

Lengkapi Fasilitas Sekolah

Bupati Targetkan Tuntas 2019 Semarapura (Bali Post) -

Penyampaian dan penandatanganan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 Pemkab Klungkung ke DPRD telah berlangsung, Senin (31/7) kemarin. Melalui hal tersebut, Bupati Nyoman Suwirta menyatakan program bidang pendidikan menjadi sekala prioritas untuk direalisaskan. Itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembanguunan Manusia (IPM).

Curi Ratusan Gram Emas, Tukang Celup Benang Dibekuk Semarapura (Bali Post) Warga asal Desa Sampalan Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung berinisial PS (23) diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung, Jumat (29/7). Pelaku ditangkap setelah diketahui mencuri ratusan gram emas beserta uang puluhan juta rupiah di rumah warga Desa Sampalan, Ni Nyoman Arki (49). Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Made Agus Dwi Wirawan, Senin (31/7) kemarin menjelaskan, penangkapan pria yang kesehariannya sebagai tukang celup benang ini berawal dari adanya laporan pencurian, Kamis (28/7) oleh Nyoman Arki. Hal tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemerikasaan saksi. “Sehari setelah laporan, pelaku berhasil kami amankan. Dia sudah kami curigai. Saat pemeriksaan ke lokasi, dia datang ke sana dan bertanya ada apa,” jelasnya. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mencuri perhiasan emas berupa gelang, kalung, giwang, cincin, anting dan bross dengan berat total lebih dari 200 gram. Selain itu juga berupa uang tunai Rp 55 juta. Itu seluruhnya digasak dari lemari korban. Aksinya itu dilakukan dengan cara mencongkel jendela dengan obeng. Supaya tak terendus, barang tersebut disembunyikan pada lahan kosong yang berjarak sekitar 500 meter dari TKP dengan cara dikubur. “Itu seluruhnya dibungkus plastik dan dikubur. Awalnya dia tidak mengaku. Setelah kami interogasi, akhirnya mengaku. Dia mencuri dengan mencongkel jendela dengan obeng. Dia juga sudah kenal dengan korban karena sering mencelup benang,” beber mantan Kasat Narkoba Polres Buleleng ini. Atas perbuatannya itu, pria dua anak ini dijerat 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sementara itu, pelaku mengaku melakukan perbuatan tak terpuji itu karena terbelit hutang sebesar Rp 10 juta. “Saya punya hutang. Ini baru pertama kali,” akunya. (kmb45)

Bali Post/dok

WISATA BAHARI - Salah satu objek wisata bahari di kawasan Nusa Penida.

Bali Post/sos

KUA-PPAS - Penyampaian dan penandatanganan KUAPPAS 2018 oleh Bupati kepada DPRD Klungkung, Senin (31/7) kemarin.

Dikatakan, sampai saat ini, bidang pendidikan di Kabupaten Klungkung masih dirundung persoalan, salah satunya fasilitas sekolah yang belum sepenuhnya memadai. Sebagai salah satu bagian dari upaya peningkatan IPM, bidang ini akan masuk skala prioritas untuk mendapat penanganan pada 2018 dan ditargetkan tuntas paling lambat 2020. “Kalau bisa 2019-lah, tidak ada lagi sekolah yang nungkak. Bahasa saya selama ini kita kan sering dapat DAK, yang hanya sampai atap saja, tetapi tidak berfungsi. Itu sebabnya pendidikan ini harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Peningkatan fasilitas ini, kata Suwirta, sebagai lang-

kah untuk pemerataan kuantitas dan kualitas pendidikan, di samping untuk mendukung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan sistem zonasi. “Dengan ini, siswa tidak merasa fanatik terhadap sekolah. Tetap bisa menikmati. Drumb band, kami siapkan, baleganjur juga. Sudah banya sekolah yang memiliki,” sebutnya. Masih di bidang pendidikan, Bupati yang berpasangan dengan Wabup I Made Kasta ini menyampaikan kenyamanan siswa juga turut menjadi perhatian. Guna menjangkau sekolah, akan disiapkan angkutan khusus menggunakan angkutan desa yang saat ini lesu penumpang. “Angkutan siswa akan disiapkan pada anggaran perubahan ini. Itu akan terus berlanjut. Tidak hanya melayani kota, tetapi juga di desa,” katanya. Sumber daya manusia (SDM) juga dipandang perlu diperhatikan, seperti tenaga perpustakaan

dan tata usaha. Saat ini, hal tersebut masih tahap pemetaan. Diharapkan juga ada usulan dari bawah. “Jangan tiap tahun kita bilang kurang pegawai TU, perpustakaan. Sekarang usulan dari bawah harus bergerak. Jangan ada disembunyikan. Kalau ingin pendidikan yang berkualitas, apa yang diperlukan, itu yang diceritakan. Nah, selama ini, itu yang terputus. Jadi ada kepala sekolah yang tak berani melakukan usulan, ada yang frustasi mengajukan usulan karena usulan sebelumnya tak pernah terealisasi,” bebernya. Selain pendidikan, bidang kesehatan juga masuk sebagai prioritas. Pada anggaran perubahan ini, pemkab akan menanggung iuran BPJS Kesehatan kelas III. Demikian juga dengan infrastruktur, terlebih yang menopang sektor pariwisata. “Pelabuhan segi tiga emas masuk sebagai prioritas. Semua sudah kita buat perencanaannya,” pungkas Suwirta. (kmb45)

Daftar Bacalon Bupati

Dek Ulik Optimis Dapat Dukungan Warga Semarapura (Bal Post) Iklim politik di Kabupaten Klungkung menjelang Pilkada 2018 semakin menghangat. Hajatan politik lima tahunan ini tak hanya diwarnai dengan bajak-membajak calon yang akan diusung. Namun, Senin (31/7) kemarin juga diisi pendaftaran bakal calon bupati oleh Ni Made Suastini atau yang akrab dipanggil Dek Ulik di Sekretariat DPC Hanura. Perempuan yang dikenal sebagai penyanyi pop Bali ini optimis mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya kaum perempuan. Kedatangan Dek Ulik berlangsung sekitar pukul 10.30 Wita didampingi tim Yayasan Kesenian Bali. Tak terlalu banyak proses yang dilalui, ia langsung melengkapi form administrasi dan menyerahkan berkas pendaftaran. “Saya melamar sebagai calon bupati. Hari ini baru sempat,” ujarnya. Pada kesempatan itu, istri dari anggota DPD-RI Kadek Arimbawa alias Lolak ini menyatakan tak khawatir jika nantinya bertarung dengan incumbent. Ia menegaskan siap mengikuti proses yang ada. “Kita jalan saja. Mengalir, apa pun itu. Saya tetap optimis. Apa pun hasilnya. Pokoknya jalan aja. Hasilnya nanti belakangan,” ujarnya. Tekadnya untuk maju, kata Dek Ulik, juga mendapat dukungan penuh dari sang suami dan sangat optimis mendapat banyak dukungan dari masyarakat, khususnya kaum perempuan. “Saya lihat kan belum ada yang perempuan. Kesiapan saya siap, tapi tetap sambil belajar, sambil

berproses meningkatkan diri untuk lebih siap lagi menerima keputusan,” katanya. Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan DPC Hanura Klungkung Nyoman Suastika mengungkapkan, dalam menghadapi pilkada, pihaknya telah melakukan survei kader dan nonkader, salah satunya Dek Ulik. Penjaringannya telah sesuai dengan mekanisme partai. “Tentunya kewajiban kami meneruskan apa yang kami terima dari tokoh yang telah mendaftarkan diri di sekretariat kami. Nanti DPD yang melanjutkan ke DPP. Di sanalah yang memutuskan. Kami

di bawah (kader - red) hanya mendukung,” terangnya. Mengingat di DPRD, Partai Hanura hanya mendapat lima kursi, pengusungan calon harus dilakukan dengan koalisi. Hal ini pun sudah dikomunikasikan dengan partai poltik lain, salah satunya PKPI. “Rencana koalisi, sudah melakukan komunikasi pilitik. Namun demikian, seluruh keputusan ada di pusat. Ketua umum kami dan DPP sudah melakukan komunkasi, salah satunya PKPI. Kami di daerah sifatnya melakukan koordinasi dan komunikasi,” ungkapnya. (kmb45)

Bali Post/sos

DAFTAR - Ni Made Suastini alias Dek Ulik saat mendaftar sebagai bacalon bupati di Sekretariat DPC Hanura Klungkung, Senin (31/7) kemarin.


BULELENG

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

11

BNN Setujui Pembentukan BNK Buleleng

Bali Post/kmb38

BNK BULELENG – BNN menyetujui pembentukan BNK Buleleng. BNNP Bali dan jajaran Pemkab Buleleng Senin (31/7) kemarin, melakukan survei lokasi markas BNK di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar.

Singaraja (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyetujui pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Buleleng. Persetujuan ini setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Bali mengusulkan program vertikalisasi kewenangan BNN kepada BNK di daerah. Persetujuan ini berdasarkan pemetaan yang menyebut indikasi penyalahgunaan narkotika di Bali Utara menunjukkan peningkatan. Demikian diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiyasa saat melakukan koordinasi dengan jajaran Pemkab Buleleng membahas lokasi gedung kantor BNK Buleleng, Senin (31/7) kemarin. Turut mendampingi Kasat Narkoba Polres Buleleng Ketut Adnyana Tunggal Jaya.

Lebih jauh, AKBP Sukawiyasa mengatakan, usulan vertikalisasi ini karena selama ini kewenangan dan sepak terjang pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di daerah sering terganjal. Tidak heran kalau indikasi penyalahgunaan narkotika di daerah saban hari semakin mengkhawatirkan. Untuk itu, BNNP Bali mengusulkan vertikalsiasi ini kepada BNN yakni Kabupaten Buleleng, Karangasem, dan Kabupaten Klungkung. Dengan vertikalisasi ini, nantinya kewenangan penanganan kasus narkotika di daerah langsung berhubungan dengan BNN. Yang paling membahagiakan adalah BNN akan langsung mengucurkan anggaran operasional, pengisian sumber daya manusia (SDM) dan sarana gedung kantor atas perintah Presiden. “Ini kebanggaan

buat kita karena dari sekian banyak usulan tiga kabupaten di Bali dan salah satunya Buleleng disetujui oleh BNN untuk membentuk BNK. Secara umum kewenangan BNN langsung kepada BNK dalam penanganan kasus, rehabilitasi, dan disiapkan anggaran khusus yang langsung di bawah Presiden,” katanya. Menurut AKBP Sukawiyasa, saat pengusulan BNK di tiga kabupaten di Bali termasuk salah satunya Buleleng pihaknya menyertakan data dan pemetaan kerawananan dugaan kasus penyalahgunaan narkotika. Dari data dan pemetaan itu, BNK perlu dibentuk di Buleleng karena daerah ini masuk daerah rawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Di daerah ini, banyak terdapat pelabuhan rakyat yang berpotensi dijadikan tempat

memasok barang haram dari luar daerah. Selain itu, hasil pengungkapan kasus oleh jajaran kepolisian juga turut menyumbang nilai baik, sehingga BNN menyetujui membentuk BNK Buleleng. “Kalau kita lengah ini bisa saja pelabuhan rakyat yang banyak ada di daerah ini dijadikan tempat oleh pelaku kejahatan narkotika beraksi. Dari kasus yang diungkap kepolisian, juga membuat pusat setuju membentuk BNK di daerah,” jelasnya. Menyusul persetujuan vertikalisasi BNK Buleleng, BNNP Bali bersama jajaran Pemkab Buleleng mencari lokasi yang dijadikan markas BNK Buleleng. Dari koordinasi awal dan peninjauan lapangan, rencananya gedung BNK Buleleng akan dibangun di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. (kmb38)

Panitia Kesulitan Anggaran Angkutan Bulfest Singaraja (Bali Post) Buleleng Festival (Bulfest) “The Power of Buleleng” dibuka Rabu (2/8) besok. Mendekati pembukaannya, panitia induk masih kesulitan mengalokasikan anggaran untuk angkutan khusus bagi pengunjung ke arena Bulfest. Panitia rencananya menyiapkan angkutan Bulfest bekerja sama dengan Persatuan Sopir Angkutan Kota di daerah ini. Sayang biaya kompensasi jasa angkutan terancam tidak dapat dipenuhi oleh panitia induk. Hal ini terjadi karena panitia tidak mampu menyiapkan dana sesuai usulan proposal dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang difasilitasi Dinas Perhubungan Buleleng. Ketua Panitia Bulfest yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Putu Tastra Wijaya, Senin (31/7) kemarin, mengakui pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena anggaran angkutan khusus Bulfest tahun ini belum bisa dipenuhi. Dia mengatakan, angkutan khusus selama

Bulfest memang diperlukan memberikan kesempatan kepada warga bisa berkunjung dan menikmati pementasan kesenian atau rekreasi bersama keluarga. Sejak persiapan awal, panitia sudah berusaha memasukkan kebutuhan anggaran untuk dana kompensasi kepada sopir angkot yang bekerja sama melayani angkutan khusus Bulfest. Akan tetapi, hingga sehari sebelum pembukaan, dirinya belum bisa mendapatkan anggaran yang diperlukan sesuai usulan proposal dan RAB yang difasilitasi Dishub Buleleng. Atas kondisi ini, Tastra tidak berani menjamin anggaran yang bisa disiapkan atau sebaliknya angkutan Bulfest tidak dipenuhi seperti gelaran Bulfest tahun-tahun sebelumnya. “Kami bersama tim kratif masih bekerja dan berusaha menyiapkan anggaran untuk angkutan Bulfest. Berapa yang bisa dipenuhi kami tidak tahu dan tunggu saja hasil akhirnya nanti,” tegasnya. Seperti diketahui, sejak

Bulfest digulirkan, panitia menyiapkan angkutan khusus bagi pengunjung. Angkutan khusus ini melibatkan sopir angkot yang diperkirakan mencapai 85 orang. Dari pengalaman terdahulu, setiap sopir diberikan dana kompensasi Rp 100.000 per hari selama lima hari. Selain itu, kerja sama ini untuk mengganti pendapatan para sopir angkot di Kota Singaraja karena jalan yang mereka lintasi mengantar atau mencari penumpang ditutup selama Bulfest berlangsung sejak tanggal 2 hingga 6 Agustus 2017 ini. Sejumlah sopir angkot sebelumnya menanyakan penyedian angkutan khusus Bulfest itu ke Dishub Buleleng. Pada intinya, mereka berharap Dishub bisa memfasilitas agar panitia induk menggunakan jasa armada angkutan kota, sehingga warga yang tidak memiliki kendaraan pribadi bisa juga menikmati pementasan kesenian atau sekadar rekreasi bersama keluarga. (kmb38)

Gerak Jalan, KONI Antisipasi Gangguan Arus Lalin

Singaraja (Bali Post) – Lomba gerak jalan menempuh rute 45 kilometer selalu ditunggu-tunggu warga. Bahkan, setiap dihelat, lomba bergengsi ini selalu dibanjiri peserta gerak jalan yang berkompetisi untuk merebut juara. Lantaran melintasi jalan raya, arus kendaraan menjadi perhatian utama panitia meminimalisir terjadinya gangguan arus kendaraan. Pada malam dan dinihari truk pengangkut material atau kendaraan angkutan barang berpotensi menimbulkan kemacetan sepanjang rute gerak jalan 45 kilometer yang digeber pada 12 Agustus 2017 mendatang. Untuk pertama kalinya, start gerak jalan 45 kilometer ini dilakukan di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak. Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng Nyoman Artha, Senin (31/7) kemarin, mengatakan sejauh ini KONI telah mempersiapkan diri dengan maraton sebagai penyelenggara lomba gerak jalan yang sudah menjadi tradisi setiap HUT Kemerdekaan RI setiap tahun. Khusus untuk kategori lomba gerak jalan 45, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) maupun kepolisian untuk

mengamankan dan sekaligus mengatur arus lalu lintas (lalin) di sepanjang rute gerak jalan. Selain gangguan arus lalin sepanjang rute, KONI juga memetakan kerawanan yang memicu permasalahan dalam lomba gerak jalan 45 kilometer. Dari pengalaman tahun sebelumnya iring-iringan kendaraan penggembira regu gerak jalan yang menggunakan knalpot brong perlu diantisipasi karena

bisa memicu persoalan baik sesama penggembira atau dengan regu gerak jalan itu sendiri. Selain itu, penggembira yang mengonsumsi minuman keras (miras) juga perlu diantisipasi. Sementara itu, pihak kepolisian telah memetakan arus kendaraan termasuk lokasi parkir di lapangan kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, sehingga arus kendaraan di lokasi start tidak terganggu. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Rencana pembangunan asrama untuk siswa SMP masih dikaji oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng. Asrama ini dibangun mengatasi siswa yang mengalami drop out (DO - red) akibat jarak tempuh dari rumah ke sekolah jauh. Kondisi jarak antara rumah dan sekolah salah satu terjadi di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Rumah kelima siswa ini jauh dan baru bisa dicapai setelah satu jam berjalan kaki. Bahkan, sepeda motor pun tidak bisa mengakses rumah kelima siswa ini. Pemerintah sudah mengupayakan berbagai cara agar kelima siswa ini bisa sekolah. Salah satunya memanfaatkan mes guru di SMPN 3 Sawan. Masalah tersebut bukan

hanya muncul pada tahun ini. Pada tahun ajaran sebelumnya, Disdikpora selalu menghadapi masalah yang sama. Beberapa siswa terpaksa DO karena masalah akses ke tempat pendidikan yang terbatas, atau tidak memiliki biaya transportasi. Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Buleleng I Made Sedana, Senin (31/7) kemarin, mengatakan rencana pembuatan asrama menjadi solusi menyelesaikan masalah tersebut. Disdikpora sekarang mengkaji berapa potensi siswa yang mengalami DO karena alasan letak geografis dan jarak tempuh. Setelah itu, baru disusun rencana kebutuhan pembangunan asrama. Selain di Kecamatan Sawan, asrama akan dibangun di SMPN 2 Tejakula atau

di SMPN 8 Singaraja. Akan tetapi, Disdikpora sekarang masih mengkaji dengan mempertimbangkan luas lahan sekolah. Selain itu, pertimbangan yang masih dikaji adalah kemungkinan asrama dipusatkan di satu tempat. Menurut Sedana, dengan keberadaan asrama, pemerintah tidak lagi memikirkan biaya untuk kendaraan Rp 200.000 tiap bulan. Pemerintah cukup menyediakan biaya operasional asrama seperti konsumsi siswa yang tinggal di asrama. ‘’Kami buat satu asrama terpusat, daripada buat banyak asrama di beberapa sekolah. Kami masih menyusun kajian teknis sebelum disetujui pimpinan. Siswa dari mana saja bisa tinggal di asrama apakah siswa dari Gerokgak, Sudaji, dan Tambakan,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

HIBAH – DPRD Buleleng mempertanyakan rancangan alokasi anggaran untuk belanja hibah dalam APBD 2018 turun 19,45 persen.

Dewan Pertanyakan Rancangan Anggaran Hibah Turun 19,45 Persen

Singaraja (Bali Post) – Kabijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2018 mulai dibahas DPRD Buleleng bersama eksekutif. DPRD Buleleng mempertanyakan rencana anggaran untuk belanja hibah tahun depan dirancang turun sebesar 19,45 persen.

Nyoman Artha Widnyana

Bali Post/dok

Dikaji, Pembangunan Asrama Siswa

Dewan menilai penurunan ini tidak baik karena bantuan hibah dibutuhkan dan memotivasi semangat warga berswadaya untuk pembangunan. Untuk itu, pemerintah diharapkan menambah anggaran belanja hibah dengan mengalihkan rancangan anggaran yang kurang penting atau pos anggaran yang dianggap terlalu gemuk. Pembahasan dokumen KUA dan PPAS, Senin (31/7) kemarin, diawali dengan pembahasan antara Badan Anggaran dengan tim pakar DPRD Buleleng. Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Dewan Made Adi Purna Wijaya. Setelah rapat ini berakhir, Badan Anggaran dan gabungan komisi kembali menggelar rapat yang sama bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kali ini,

rapat dipimpin Wakil Ketua Ketut Susila Umbara. Sementara TPAD dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Dalam rapat ini, anggota Komisi I Wayan Teran mempertanyakan penurunan anggaran untuk belanja hibah di tahun 2018. Dia mengatakan, pada APBD 2017 ini, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk belanja hibah Rp 93,137 miliar lebih. Tahun depan, anggaran yang sama dirancang Rp 75,019 miliar lebih atau terjadi penurunan Rp 18,118 miliar lebih atau 19,45 persen. Politikus asal Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada ini menilai penurunan ini diakuinya tidak baik karena faktanya belanja hibah ini sangat dibutuhkan untuk percepatan pembangunan di daerah. Se-

lain itu, hasil nyata lainnya adalah desa, kelurahan atau kelompok masyarakat lain yang menerima bantuan hibah ini mampu meningkatkan swadaya masyarakat. Bantuan hibah yang diterima sejatinya hanya stimulan dan diikuti swadaya, sehingga program akan bisa direalisasikan. Untuk itu, Teran meminta pemerintah merevisi rancangan belanja hibah. Penambahan dapat dilakukan dengan mengalihkan rancangan anggaran yang terlalu gemuk. “Setelah kami baca belanja hibah tahun depan turun dan kami usulkan minimal sama dengan tahun sekarang atau bahkan ditingkatkan. Kami lihat warga yang mendapat hibah ini ternyata swadayanya tinggi bahkan melebihi nilai hibah yang diterima,” katanya.

Menanggapi usul dewan tersebut, Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, KUA dan PPAS ini merupakan rancangan awal sebelum dituangkan dalam rancangan APBD tahun 2018. Proporsi anggaran yang disusun ini sifatnya sementara dan memungkinkan akan dilakukan penambahan atau pengurangan. Terkait alasan alokasi belanja hibah turun dibandingkan tahun ini, Puspaka menyatakan hal itu terjadi karena tahun depan pemerintah tidak lagi mengalokasika anggaran untuk pelaksanaan pilkada seperti tahun 2017. Dengan demikian, alokasi belanja hibah ini porsinya sama dengan tahun sebelumnya. “Ini angka sementara, masih ada ruang untuk membahas sebelum dibahas lebih lanjut. Mengapa terkesan turun karena dulu kita mengalokasikan hibah pilkada, dan sekarang tidak sehingga rancangannya turun sebesar 19,45 persen,” tegasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Melaut, Nelayan Pengambengan Hilang

Bali Post/olo

CEK – Tim pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan mengecek salah satu tambak yang diketahui belum mengantongi izin usaha tambak intensif, Senin (31/7) kemarin.

Tambak Udang di Pengambengan dan Lelateng

Tiga Diketahui Belum Kantongi Izin

Negara (Bali Post) – Sejumlah usaha tambak di Pengambengan dan Lelateng, Kecamatan Negara diketahui belum mengantongi izin usaha perikanan dari Pemkab Jembrana. Hal tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan Tim Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Senin (31/7) kemarin. Tim gabungan sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terkait ini mendapati tiga tambak intensif yang belum mengantongi izin. Dari ketiga tambak yang diketahui bukan tradisional ini hanya melengkapi izin dari kecamatan saja, yakni Izin Usaha Kecil Menengah (IUKM). Padahal dari pengecekan tim, tambak udang yang disambangi tersebut memiliki teknis dan modal yang semestinya mencari izin dari kabupaten berupa Izin Usaha Tambak. Ketua Tim Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan I Ketut Wardananaya mengatakan dari data yang ada sedikitnya terdapat

40 usaha tambak di Jembrana. Namun, beberapa di antaranya masih belum memiliki izin usaha tambak dari kabupaten. “Yang kami sasar adalah usaha tambak yang intensif dan super intensif. Sekarang ini kami tertibkan untuk mengurus izin,” kata Wardananaya. Tim yang juga melibatkan Satpol PP, Dinas Perizinan Terpadu dan Dinas Perdagangan ini selanjutnya memberikan peringatan kepada pemilik tambak di Kombading, Desa Pengam-

bengan dan Awen Lelateng tersebut. Sesuai peraturan daerah (perda), pengurusan izin usaha tambak ini wajib dimiliki dan ada retribusi bagi pemerintah daerah. Wardanayana menambahkan untuk retribusi itu dikenai tiap tahun senilai Rp 315 ribu per hektar. Selain pengawasan terkait perizinan tambak intensif, tim ini nantinya juga melakukan pengawasan bahan-bahan makanan hasil perikanan yang dijual di pasar. Usaha tambak ini sejatinya banyak

di Jembrana. Namun, sebagian besar belum berizin padahal termasuk tambak intensif. Bahkan di antaranya hanya melengkapi izin di tingkat kecamatan saja. Hal tersebut berpotensi PAD dari sektor usaha perikanan ini bocor. Salah satu pengelola tambak Agus Herman Hidayat mengatakan tambak yang baru dikelolanya kurang lebih setahun ini izinnya masih dibawa pemilik. Dari empat kolam dengan lahan sekitar satu hektar itu, sudah tiga kali panen. Namun dua kolam mengalami gagal panen lantaran terkena banjir. Untuk itu banyak udang yang mati. Saat ini, air yang digunakan tambak menyedot dari sumur dengan kadar garam 15. (kmb26)

Anik Subaidah yang Hidup Sebatangkara

Tidur di TPS Gilimanuk, Hanya Beralaskan Tikar MASA tua adalah masa di mana kita harus banyak beristirahat di rumah. Menikmati indahnya dunia dan menikmati kebahagiaan berkumpul bersama dengan keluarga tercinta. Namun, berbeda halnya dengan Anik Subaidah (52), warga asal Gilimanuk ini. Ia justru tidak bisa menikmati masa-masa tuanya dengan baik. Ia yang seharusnya ditemani sanak sudaranya, namun harus hidup sendiri di dalam peliknya hidup ini. Mirisnya, ia tinggal di tempat pembuangan sampah (TPS) di Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur terminal atau depan pertokoan manuver Gilimanuk. Bahkan, ia setiap malam tidur di bawah pohon, tanpa atap dan dinding. Hanya beralas tikar pandan. Jika hujan turun, ia terpaksa mengungsi ke emperan toko. Ketika ditemui di tempat tinggalnya itu ia mengaku belum makan karena tidak memiliki bekal. Saat itu ia sedang memilah-milah sampah plastik dan dikumpulkan untuk dijual. “Kadang dua bulan baru (sampah - red) terjual. Itu pun tidak seberapa, kadang terjual hanya Rp 200 ribu. Kini saya juga sakit-sakitan,” katanya sambil mengambil obatnya, Senin (31/7) kemarin. Ia menceritakan kepahitan hidupnya selama ini. Sejak kecil, ia sudah yatim piatu dan tidak punya keluarga. Ketika masih di kandungan sang ibu, ayahnya meninggal karena tenggelam di laut. Begitu lahir dan berusia seminggu, sang ibu yang meninggal dunia. Sejak itu pun ia diasuh tetangganya. Saat remaja, sang pengasuh meninggalkan dirinya ke Kalimantan sehingga hidup nomaden dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Seiring berjalannya waktu, ia pun tinggal di Gilimanuk dan berjualan di pelabuhan. Tak berselang lama, lagi-lagi nasib tak beruntung menghampirinya. Tempat jualannya digusur. Setelah itu pekerjaannya tidak menentu dan terkadang ikut orang. Sejak puluhan tahun ia menjadi warga Lingkungan Arum, Gilimanuk. “Yang mengajak saya

sudah meninggal dan rumahnya dijual sehingga sampai sekarang saya tinggal di tempat sampah ini,” ucapnya sembari mengambil obat. Dengan segala keterbatasannya, ia memilih tidak menikah dan menghidupi diri sendiri. “Saya senang bekerja. Saya tidak mau jadi pengemis meskipun saya hidup kekurangan. Tapi jika ada yang membantu saya dengan ikhlas, maka saya menerimanya juga dengan ikhlas,” jelasnya. Untuk makan, ia lebih sering nge-

bon di sebuah warung langganannya di Gilimanuk dan dibayar ketika hasil memilah sampahnya sudah terjual. “Orangnya baik ngasi saya ngebon makan. Jika mandi saya bayar Rp 3.000 sambil nyuci di terminal manuver. Saya tidur di sini karena tidak punya rumah. Jika hujan saya ngungsi ke depan pertokoan,” ceritanya lirih. Ia mengaku tidak ingin pindah ke manamana karena sudah ber-KTP Gilimanuk dan meskipun tidak punya rumah akan bertahan

hidup di Gilimanuk. Karena ia ingin selalu bekerja. Sementara itu, Kepala Lingkungan Jineng Agung Gilimanuk Gede Yasa saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu jika ada warga yang tinggal di tempat pembuangan sampah tersebut. “Saya sering lewat, tapi tidak tahu kalau ada yang tinggal di sana,” aku Yasa. Menurut Yasa, dengan adanya informasi ini maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Pemkab Jembrana. (kmb)

Bali Post/kmb

SEBATANGKARA - Anik Subaidah, warga Gilimanuk yang hidup sebatangkara di tempat pembuangan sampah.

Negara (Bali Post) – Seorang nelayan asal Desa Pengembangan, Abdul Latif (41), dikabarkan hilang saat melaut, Senin (31/7) pagi. Korban yang tinggal di Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara ini hilang sekitar 1 mil dari pantai tempat biasanya menambatkan perahunya (jukung). Kejadian ini diketahui oleh nelayan lainnya yang saat itu melihat perahu berwarna kuning yang digunakan korban di tengah laut. Saat itu mesin perahu masih hidup dan perahu masih berjalan, tetapi korban tidak ada. “Sudah dari pukul 08.00 Wita jukungnya ditemukan, tapi korban tidak ada. Biasanya korban jam segini (siang - red) sudah di rumah,” tutur Nur Aisyah, istri korban saat ditemui di rumahnya kemarin. Ibu dua anak ini mengaku menerima informasi dari kerabatnya yang menemukan perahu suaminya itu sekitar pukul 08.00 Wita.

Perahu yang masih lengkap dengan jaring itu selanjutnya dibawa ke pinggir. Korban berangkat sekitar pukul 05.00 Wita mengenakan kaos putih dan celana pendek. “Tidak ada firasat apa, tapi seminggu lalu saya sempat bermimpi suami saya ini tenggelam. Sekarang benar kejadian,” ujar Nur Aisyah. Suaminya juga sangat giat mencari ikan, baik sore maupun pagi hari kecuali ketika cuaca buruk ia tidak melaut. Selama bertahuntahun melaut, baru kali ini mengalami kejadian seperti ini bahkan sampai hilang. Biasanya setiap melaut, korban ditemani keponakannya. Tetapi kebetulan beberapa hari ini, korban sendiri melaut karena kerabatnya bekerja lain. Pihaknya berharap suaminya bisa segera ditemukan. Di sisi lain, Sumiana, kerabat korban juga menunggu kepastian pencarian tersebut. Malam sebelum hilang, korban sempat duduk-duduk di

jineng dan bercanda dengan nelayan lain minta dipijat kakinya. Sementara itu, petugas dari Basarnas langsung turun melakukan pencarian menggunakan rubber boat. Koordinator lapangan SAR Jembrana, Made Suardika, mengatakan begitu menerima informasi dari kepolisian sekitar pukul 10.00 Wita, petugas dari SAR langsung melakukan pencarian. Hingga sore kemarin pencarian masih dilakukan di sekitar lokasi korban diketahui hilang. “Perahu ditemukan dengan mesin masih hidup. Kami mencari di titik sekitar lokasi penemuan perahu,” ujar Suardika. Kejadian ini merupakan yang kesekian kalinya selama sebulan ini. Beberapa hari sebelumnya, sejumlah nelayan di Air Kuning juga mengalami kecelakaan namun berhasil diselamatkan. Satu nelayan meninggal tenggelam dan jasadnya ditemukan di perairan Delodberawah. (kmb26)

Bali Post/olo

PENCARIAN – Tim dari Basarnas Jembrana melakukan pencarian menggunakan perahu karet menuju lokasi korban hilang, Senin (31/7) kemarin.

Bisnis Investasi Bayar Utang Resahkan Warga Negara (Bali Post) – Sejak beberapa bulan belakangan ini masyarakat Jembrana diresahkan munculnya bisnis investasi dengan menyetor uang pendaftaran. Dari informasi, masyarakat yang utamanya terbelit utang diiming-imingi akan dilunasi dengan mendaftar dan bergabung dalam bisnis investasi tersebut. Kecemasan muncul lantaran beberapa oknum warga yang menawarkan merupakan mantan karyawan salah satu usaha investasi yang sempat pailit. Dari informasi yang dihimpun, masyarakat yang disasar untuk ber-

gabung dengan investasi ini sebagian besar warga kurang mampu. Mereka diminta untuk menyetor uang pendaftaran senilai Rp 50 ribu dan fotokopi KTP. Selanjutnya warga diminta menunggu guna memperoleh kartu anggota. Setelah mereka mendapatkan kartu tersebut, selanjutnya akan menerima dana kompensasi belasan juta rupiah. Selain itu seluruh utang anggota akan dilunasi. Menurut warga, dana dari investasi ini disokong dari bank luar negeri. Dari informasi sumber, sudah ada ratusan warga yang direkrut dan sebagian be-

sar warga kurang mampu. Sebagian besar berada di Kecamatan Mendoyo. Beberapa oknum yang bertugas merekrut di antaranya juga dari Mendoyo. Terkait informasi ini, Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya segera akan menurunkan anggota serta bekerja sama dengan Kesbangpol guna mengecek perizinan atau legalitasnya. Kapolres Priyanto mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati dan jangan mudah tergiur dengan janji keuntungan berlimpah. (kmb26)


Selasa Pon, 1 Agustus 2017

SOSOK Jangan Jadi Pengangguran SETIAP tahun, perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali, meluluskan ribuan sarjana. Mereka akan berebut peluang kerja setelah menamatkan studinya di masingmasing fakultas. Sayangnya, lapangan kerja yang layak sangat minim di Bali. Belum lagi, mindset lulusan yang hanya mengincar jadi PNS. Menurut Bendesa Padangbai, I Wayan Jandra Budiana, mahasiswa yang telah lulus harus mampu merebut pasar kerja yang lain, khususnya di bidang pariwisata. “Jangan semua lulusan berpola pikir mau jadi pegawai negeri. Kalau tidak ada bukaan atau perekrutan PNS seperti sekarang, mau bagaimana? Masih banyak peluang kerja lain yang bisa diambil di Bali. Jangan sampai setelah menyandang gelar sarjana dengan susah payah, malah ujung-ujungnya jadi pengangguran,” kata Jandra saat didaulat menjadi narasumber di depan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa, Minggu (30/7) lalu di Wantilan Pura Silayukti, Desa Padangbai. Dia sempat menceritakan sepenggal kisah suksesnya di bidang pariwisata, bekerja di berbagai pelosok daerah dan memegang beberapa jabatan penting hingga kemudian kembali ke desa dan menjadi seorang bendesa sambil mengembangkan pariwisata di Desa Padangbai. (gik)

KARANGASEM

13

Sukseskan Program Rumah Bersubsidi

DPD REI Bali Bertemu Bupati Karangasem Amlapura (Bali Post) Pengurus DPD REI (Real Estate Indonesia) Bali bertemu dengan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Senin (31/7) kemarin. Audiensi ini untuk menjalin hubungan erat antara DPD REI Bali dengan Pemkab Karagasem dalam menyukseskan program rumah bersubsidi pemerintah pusat. DPD REI Bali berharap Pemkab Karangasem bisa mempermudah birokrasi perizinan, regulasinya dan infrastruktur pendukungnya. Rombongan DPD REI Bali dipimpin langsung Ketua Agus Pande Widura bersama Ketua BPOD (Badan Pertimbangan Organisasi Daerah) Gusti Made Ariawan. Pengurus DPD REI Bali disambut hangat Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri di Ruang Transit Bupati bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Made Suama. Agus Pande mengatakan, REI membuka diri untuk bisa bekerja sama dengan Pemkab Karangasem, untuk bersama-sama membangun Karangasem dari ketertinggalan dengan kabupaten/kota lain di Bali. Salah satu yang sangat dibutuhkan masyarakat

Karangasem adalah rumah dengan harga terjangkau. Dengan situasi kondisi Karangasem saat ini, dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya perekonomian warga, kebutuhan rumah juga akan meningkat. Oleh karena itu, menindaklanjuti program Presiden Joko Widodo dalam merealisasikan program sejuta unit rumah, REI Bali ingin menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem untuk merealisasikan kebutuhan rumah ini, melalui program rumah bersubsidi. ‘’Program ini memberikan subsidi pada bunganya. Jadi, ini sangat membantu masyarakat menengah ke bawah untuk bisa memiliki rumah,’’ kata Agus Pande Widura. Satu unit rumah dipatok hanya seharga Rp 141 juta, dengan prioritas sasaran adalah kalangan PNS, anggota TNI dan Polri. Tetapi, tidak menutup kemungkinan juga bisa menyasar pegawai kontrak maupun masyarakat umum yang berpenghasilan di bawah Rp 4 juta per bulan. Gusti Made Ariawan menambahkan, tahun ini total rumah bersubsidi yang dibangun pemerintah pusat bekerja sama dengan REI Bali di Bali sebanyak 3.500

unit. Seluruhnya tersebar di Kabupaten Jembrana, Buleleng dan Karangasem. ‘’Tahun ini paling banyak dibangun di Buleleng sebanyak 2.000 unit,’’ katanya. Merealisasikan program ini di Bali, katanya, tidak mudah. Terlebih, harga lahan di Bali semakin melambung tinggi. Di sisi lain, bisnis properti juga sedang lesu. Meski demikian, pihaknya mengaku optimis bisa mencapai target yang dibebankan tahun ini. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyambut baik program ini. Menurutnya, kedatangan REI Bali ke Karangasem yang notabene adalah para pengusaha, sebagai pertanda bahwa Karangasem akan terus bergerak maju. Dia yakin pembangunan akan lebih gencar dengan keterlibatan REI Bali. Investasi yang dilakukan REI Bali mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat. ‘’Karangasem sudah menjadi magnet Bali, roh Bali. Apalah artinya Bali tanpa Karangasem. Oleh karena itu, kami sangat mendorong adanya investasi ke Karangasem,’’ ujar Bupati Mas Sumatri. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

REI BALI - Seluruh Pengurus DPD REI Bali bersama Bupati Karangasem dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman berfoto bersama usai beraudiensi terkait program rumah bersubsidi, Senin (31/7) kemarin. Made Suama menambahkan, bila sasaran utama dari kalangan PNS, TNI dan Polri tak bisa disasar maksimal, para tenaga kontrak sangat cocok untuk program ini. Dengan total pegawai kontrak mencapai lebih dari 3.500 orang, program rumah bersubsidi ini sangat tepat menyasar mereka. ‘’Pemer-

intah daerah tentu siap mendukung program ini, baik dari sisi infrakstruktur jalan, ketersediaan air maupun proses perizinan. Program ini sangat bermanfaat untuk menyasar kalangan menengah ke bawah, agar memiliki rumah murah namun sangat layak huni,’’ tegasnya. (ad2370)

Pemprov Tak Kunjung Perbaiki Jalan Rusak

TERIMA PIALA - Guru pembina dan kedua siswa usai penerima piala dari pihak penyelenggara, Disdikpora Provinsi Bali.

SMK PGRI Amlapura Juarai FLS2N

Konsisten Angkat Potensi Seni Budaya Bali

Amlapura (Bali Post) SMK PGRI Amlapura kembali membuktikan diri sebagai salah satu SMK terbaik di Bali. Pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, SMK PGRI Amlapura kembali menjuarai ajang FLS2N ini, untuk bidang film fiksi, belum lama ini. SMK terbaik di Karangasem ini, konsisten mengangkat potensi seni budaya Karangasem, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikannya. SMK PGRI Amlapura tampil sebagai juara II, dengan judul film “Janjiku”. Film berdurasi sekitar enam menit garapan siswa kelas XII Jurusan Multimedia, Ni Kadek Ari Krisnayanti dan Firhan Agi ini, melanjutkan ide alat musik penting yang belakangan semakin tak digemari masyarakat Karangasem. Padahal, alat musik ini sangat khas, dan menjadi salah satu identitas Karangasem dalam dunia seni dan budaya. SMK PGRI Amlapura berupaya kembali membangun popularitas alat musik penting, di tengah gempuran modernisasi yang semakin pesat. Alat musik yang sempat populer tahun 1960-an ini, kini tinggal menyisakan satu kelompok yang masih konsisten memainkan alat musik ini hingga sekarang. “Kami tergerak untuk kembali mengangkat tema alat musik penting, melihat alat musik khas Karangasem ini nyaris punah,” kata salah satu pembina tim SMK PGRI Amlapura Putu Doantara Yasa, S.Pd. didampingi pembina lainnya, Wayan Gede Artawa, S.Pd., saat ditemui di sekolah setempat, Senin (31/7) kemarin. Film ini dikemas dengan apik, lewat cerita yang sangat menyentuh dan mendidik. Film fiksi ini membawa pesan, bahwa budaya Bali harus dilestarikan. “Nak, kamu besar karena setiap hari makan makanan tradisional ini. Lantas, kenapa kamu mesti malu memainkan alat tradisional penting ini. Ini adalah budaya kita. Mainkan saja ini,” begitu sepenggal percakapan di dalam film fiksi ini, yang dikemas sederhana. Cara memperkenalkan alat musik ini dengan gaya pendekatan seperti itu, membuat film ini memiliki keunggulan tersendiri dengan film garapan sekolah dari kabupaten/kota lainnya di Bali. Doantara Yasa menambahkan, selain untuk sosialisasi alat musik penting, melalui film fiksi ini, dia juga ingin agar masyarakat Bali, khususnya Karangasem sadar bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alat musik penting dan seni tradisi budaya lainnya yang ada di Karangasem. Dari hasil film ini, para pembina cukup puas, karena semua proses penggarapannya original, mengikuti seluruh ketentuan perlombaan. Tapi untuk hasil juara, keduanya mengaku belum puas. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa mengapresiasi capaian anak didiknya dalam ajang FLS2N tahun ini. SMK PGRI Amlapura memang sudah langganan menjadi juara pada ajang tahunan ini. Melihat hasilnya, menurutnya, ini bisa mencerminkan hasil pembelajaran yang efektif di SMK PGRI Amlapura. Artinya, proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah ini sudah berjalan sesuai harapan. Pihaknya mengaku selalu mendorong agar guru-guru dan siswa bisa mengukir prestasi dan menunjukkan daya saing yang tinggi, untuk selalu menjadi yang terbaik sesuai dengan bidang ilmu yang didalami di SMK PGRI Amlapura. (kmb31/k100)

Masyarakat Putuskan Berswadaya Amlapura (Bali Post) -

Masyarakat Abang, Karangasem memutuskan untuk berswadaya dalam memperbaiki jalan rusak menuju Lapangan Umum Desa Abang. Pasalnya, Pemprov Bali sebagai pemilik aset tak kunjung melakukan perbaikan seperti yang diharapkan sebelumnya. “Lapangannya akan kita pakai untuk acara Agustusan. Sementara rencana perbaikan dari Pemprov belum ada, untuk sementara kita tangani swadaya,’’ ujar Camat Abang, I Gusti Made Darsana, Senin (31/7) kemarin. Menurut Darsana, kondisi jalan masuk lapangan yang

berada persis di belakang Kantor Camat Abang ini sangat memprihatinkan. Ironisnya, kerusakan parah juga tampak pada lapangan yang berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya AmlapuraSingaraja tersebut. “Lapangan dipenuhi hamparan kerikil karena rumput-

nya sudah mati. Sisi selatan lapangan juga jebol perlu disender. Baik aset lapangan maupun jalan, semuanya berstatus milik Pemprov Bali sehingga tak bisa diperbaiki menggunakan dana milik desa ataupun dana dari Pemkab Karangasem,” jelasnya. Darsana menambah-

kan, keberadaan lapangan umum itu sangat penting bagi masyarakat. Baik untuk pembinaan olahraga di Kecamatan Abang maupun untuk acara-acara seperti peringatan HUT Kemerdekaan. Lantaran kondisi jalan menuju lapangan sudah sangat parah, untuk sementara penanganannya hanya melalui rabat beton. ‘’Kita garap secara gotong royong bersama Muspika. Juga ada donasi dari para pengusaha dan donatur lain-

nya,’’ jelasnya. Menurut Darsana, masyarakat Abang sebenarnya berharap ada perbaikan menyeluruh mulai dari lapangan hingga jalan masuknya sebelum puncak HUT RI berlangsung. Namun, anggaran swadaya yang terkumpul sangat terbatas, sehingga pihaknya terpaksa menerapkan skala prioritas. ‘’Kondisi jalannya paling mendesak. Akan sangat membahayakan jika tak segera ditangani,’’ ujarnya. (kmb)

Cegah Narkoba

Polisi dan BNK ’’Sweeping’’ Pelabuhan Rakyat Padangbai Amlapura (Bali Post) Pelabuhan Rakyat Padangbai menjadi sasaran sweeping personel Sat. Reskoba bersama Tim Khusus Narkoba Polres Karangasem, Senin (31/7) kemarin. Polisi juga menggandeng Tim Pengawas Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karangasem dalam operasi yang menyasar penumpang dan awak kapal cepat rute penyeberangan wisata ke Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB. Sekitar pukul 09.00 Wita, polisi bersama Tim Gabungan memeriksa semua nakhoda dan awak kapal yang akan berangkat ke Gili Trawangan. Selepas itu, dilanjutkan penggeledahan barang bawaan penumpang yang didominasi wisatawan asing. Kemudian, mulai siang sampai sore, tim melakukan pemeriksaan terhadap penumpang maupun awak kapal yang kembali dari Gili Trawangan. “Sejauh ini masih nihil, hasil tes urine awak kapal semuanya juga negatif,’’ ujar Kasat Reskoba AKP Agus Trisnadi yang memimpin operasi selama hampir satu hari penuh itu. Menurut Agus, Pelabuhan Rakyat Padangbai merupakan salah satu pintu masuk narkoba yang potensial. Mengingat statusnya sebagai jalur penghubung pariwisata. Sweeping untuk pertama kalinya dilakukan pada tempat ini untuk mencegah aksi penyelundupan narkoba dari maupun ke Bali, khususnya Karangasem melalui jalur laut. Meski memakan cukup banyak waktu, para wisatawan yang hendak berlibur ke Gili Trawangan dikatakan sangat kooperatif. “Sweeping berupa penggeledahan barang bawaan dilakukan terhadap semua penumpang kapal cepat baik yang menuju maupun datang dari Gili Trawangan. Selain itu, juga dilakukan tes urine terhadap semua awak kapal cepat,” imbuhnya. Agus Trisnadi menambahkan, sweeping pada intinya untuk memastikan aktivitas pelayaran berjalan aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Utamanya oleh nakhoda dan awak kapal. Pihaknya akan kembali menggelar kegiatan yang sama pada pelabuhan rakyat di Pantai Amed, Kecamatan Abang. (kmb)

NIHIL - Sweeping narkoba di Pelabuhan Rakyat Padangbai nihil temuan.

Bali Post/kmb


TABANAN

14

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Ruang Sidang Pleno Direhab

Sidang Paripurna Pindah ke Wantilan Kantor Camat Kediri

Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/kmb24

ANTRE - Antrean pasien yang menunggu untuk diperiksa di BRSU Tabanan.

BRSU Tabanan Terapkan Pendaftaran ”Online”

Tabanan (Bali Post) BRSU Tabanan menerapkan pendaftaran secara online atau SiponRS (Sistem Informasi Pendaftaran Online Rumah Sakit) yang sudah bisa diakses, Senin (31/7) kemarin. Bagi masyarakat yang hendak memeriksakan diri ke BRSU bisa mendaftar ke alamat web www.brsutabanan.com. Namun layanan online ini untuk sementara hanya diperuntukkan bagi pasien rawat jalan. Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan, syarat yang diperlukan dalam mendaftar online adalah memiliki alamat email dan KTP. ‘’Kebanyakan pasien yang datang sudah berumur jadi syarat adanya email ini mungkin agak sulit. Tetapi diharapkan anak atau generasi muda di rumah membantu untuk melengkapi syarat email ini,’’ ujarnya. Setelah melakukan pendaftaran online, lanjut Susila, pasien nantinya akan mendapatkan nomor antrean. Namun pasien baru bisa datang ke BRSU dua hari setelah mendaftar online. Sebab, BRSU membutuhkan waktu jeda satu hari untuk menyiapkan rekam medis pasien. Selama ini penyiapan rekam medis menjadi salah satu penyebab lamanya layanan dan menyebabkan antrean pasien. “Dengan penyiapan rekam medis satu hari lebih awal, pasien tidak perlu menunggu saat datang ke BRSU dan langsung bisa dilayani di Poli,” jelasnya. Menurut Susila, pendaftaran online tidak hanya mempersingkat waktu layanan sehingga mengurangi antrean. Pasien juga bisa memprediksi waktu kedatangannya ke BRSU sehingga tidak perlu datang lebih awal. Sebagai contoh, pasien mendapatkan antrean nomor sepuluh, maka pasien tidak perlu datang pagi-pagi dan bisa memprediksi untuk datang lebih siang. “Dengan ini, selain antrean berkurang, lahan parkir juga menjadi lebih lapang karena pasien tidak menumplek dari pagi hingga siang hanya untuk mendaftar dan mendapatkan layanan,” tandasnya. Wakil Direktur Pelayanan Medis BRSU Tabanan dr. Ni Luh Gede Sukardiasih menambahkan, saat ini untuk menyempurnakan sistem pihak BRSU sedang melakukan persiapan dan penghitungan rata-rata waktu layanan pasien. Jika sudah fix, maka jam kedatangan pasien untuk datang periksa bisa diperkirakan. ‘’Saat ini di nomor antrean online tidak tercantum jam pasien mendapatkan layanan. Tetapi ke depan setelah kita menghitung rata-rata lama layanan akan bisa diperkirakan jam periksanya,’’ ujar Luh Gede. Lebih lanjut Luh Gede mengatakan, latar belakang diluncurkan program SiponRS ini dikarenakan ruang tunggu Poliklinik yang seharusnya berkapasitas 300 orang terkadang diisi hingga 700 orang. Selain itu, layanan Poliklinik hanya bisa melayani setidaknya 500 pasien per hari. Itu pun melewati jam kerja, lantaran Poliklinik membuka layanan pada pukul 07.00 hingga 14.00 Wita. ‘’Harusnya loket pendaftaran tutup pukul 12.00 Wita, tetapi tetap dibuka hingga 14.00 Wita dan layanan di apotek selesai pukul 15.30 Wita,’’ jelas Luh Gede. Ke depan pendaftaran online tidak hanya diterapkan pada layanan rawat jalan, tetapi juga untuk layanan lainnya seperti, rontgen, kunjungan rumah dan poliklinik eksklusif. (kmb24)

10 Desa Dapat Bantuan Pamsimas

Tabanan (Bali Post) Pemerintah saat ini telah mengeluarkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). Sasarannya adalah daerah yang kesulitan menjangkau layanan air bersih atau mengalami krisis air. Di Tabanan khususnya, ada sepuluh desa yang digelontor program Pamsimas pada 2017. “Dari sepuluh desa, delapan di antaranya mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR dan dua desa mendapatkan dana dari APBD Tabanan,” ungkap Kepala Bapelitbang Tabanan I.B. Wiratmaja, Senin (31/7) kemarin. Menurut Wiratmaja, delapan desa yang mendapatkan bantuan pusat adalah Desa Angseri, Baturiti sebesar Rp 325 juta, Desa Antapan, Baturiti Rp 295 juta, Desa Baru, Marga Rp 192,5 juta, Desa Belatungan, Pupuan Rp 362,5 juta, Desa Geluntungan, Marga Rp 200 juta, Desa Mundeh, Selemadeg Barat Rp 285 juta, Desa Rejasa, Penebel Rp 150 juta dan Desa Sanda, Pupuan sebesar Rp 150 juta. “Sementara dua desa yang mendapatkan bantuan APBD adalah desa Tengkudak, Pupuan sebesar Rp 225 juta dan Desa Kebon Padangan, Pupuan sebesar Rp 265 juta,” imbuhnya. Wiratmaja menjelaskan, besaran dana yang diberikan bervariasi sesuai hasil verifikasi dan kebutuhan masingmasing desa. Sebelumnya desa mengajukan proposal lalu Tim Pamsimas turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi. Secara umum, kriteria desa sasaran Pamsimas adal “Selain itu, prevelansi penyakit diare atau penyakit yang ditularkan melalui air dan lingkungan tergolong tinggi berdasarkan data Puskesmas,” jelasnya. Dalam pelaksanaannya, lanjut Wiratmaja, Pamsimas dikelola oleh desa. Setiap rumah tangga memiliki meteran air seperti layanan PDAM. Masyarakat membayar kepada pengelola untuk pemakaian air sesuai dengan yang digunakan. “Hasil dari Pamsimas ini akan masuk ke kas desa. Jadi program Pamsimas selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di pedesaan juga menjadi pemasukan untuk desa,” pungkasnya. Program Pamsimas sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2014. Jika ditotal hingga tahun 2017, maka desa yang sudah mendapatkan bantuan Pamsimas berjumlah 40 desa. (kmb24)

Setelah melalui proses tahapan lelang, rehab ruang sidang pleno kantor DPRD Tabanan dipastikan mulai awal bulan Agustus ini. Selama proses rehab gedung, pelaksanaan sidang paripurna sementara pindah ke tempat lain. Rencananya akan digelar di wantilan kantor Camat Kediri. Sementara untuk rapat kerja tetap dilaksanakan di gedung dewan, Sanggulan. “Kita sudah pilih beberapa tempat, tampaknya yang di wantilan kantor camat Kediri yang sesuai dan kita sudah lakukan koordinasi dengan camat Kediri,” beber Sekwan Tabanan I Gede Susila, Senin (31/7) kemarin. Dikatakannya, gedung para wakil rakyat ini berdiri sejak tahun 1978 dan sama sekali belum pernah dilakukan renovasi. Jadi wajar saja atap yang ada sering bocor dan bagian plafon sudah lapuk. Salah seorang anggota dewan I Wayan Tamba, bahkan mengaku dirinya kerap khawatir akan ornamen Bali yang ada di tembok atas gedung. “Dengan kondisi bangunan yang sudah tua, tentu saja khawatir daya rekat ornamen Bali yang terpasang di tembok mulai berkurang dan jatuh saat sidang, apalagi saat musim hujan dan angin,” ucapnya. Tamba menambahkan, sidang paripurna memang tidak bisa dilakukan di ruang sidang pleno saat rehab tengah berlangsung. Itu sebabnya sidang paripurna akan dilakukan di Wantilan Kantor Camat Kediri. Na-

mun hal ini akan memunculkan konsekuensi terkait masalah parkir dan krodit di sekitar kantor camat Kediri. Tamba pun menyarankan agar semua anggota dewan dan jajaran SKPD berkumpul terlebih dahulu di halaman kantor Bupati Tabanan dan nantinya diangkut oleh bus trans serasi ke kantor camat. “Tapi itu kan baru ide saya saja, semua itu kembali harus koordinasi lagi dengan dinas terkait dan kesepakatan antara jajaran eksekutif dan legislatif,” sergahnya. Sementara itu Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘Boping’ Suryadi memastikan proses rehab mulai berjalan awal bulan Agustus ini. Kendati sempat ada rencana untuk ditunda. “Tapi proses lelang sudah lama berjalan dan sudah tahap penandatanganan kontrak kerja sama,” imbuhnya. Sebelumnya Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tabanan I Made Yudiana pernah mengatakan jika renovasi itu hanya memfokuskan dibagian atap, lantai dan adanya pelebaran ke utara sepanjang tiga

Bali Post/kmb28

REHAB - Gedung ruang sidang pleno DPRD Tabanan yang akan segera direhab awal bulan Agustus. meter. “Lebih fokus rehabilitasi dibagian atap, karena kalau musim hujan sering bocor dan bagian plafon telah rusak,” ungkapnya. Ia menambahkan, untuk bentuk bangunan gedung tidak ada berubah atau sama seperti sebelumnya. Hanya saja sesuai dengan arahan dewan, di lantai dalam bagian barat dan timur akan ditinggikan sekitar 30 cm agar sejajar dengan lantai yang ada di sebelah selatan. Sedangkan untuk lantai akan digunakan keramik serta

dinding gedung itu akan diberikan ornamen ukiran Bali. Terkait dengan anggaran, gedung tersebut diberikan dana pagu sebesar Rp 950 juta. Sementara pengerjaan akan dilakukan empat bulan atau 120 hari, dan di akhir Oktober 2017 diperkirakan gedung telah selesai direnovasi. “Penyerahan akan dilakukan bulan Desember dan awal tahun 2018 gedung sudah bisa dimanfaatkan kembali. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” beber Yudiana. (kmb28)

Kemah Budaya, Bekal Hidup untuk Siswa SMA/SMK

Bali Post/kmb

KEMAH BUDAYA - Suasana kemah budaya tahun 2017 di areal Pura Luhur Serijong. Tabanan (Bali Post) – Kemah budaya tahun ini kembali digelar di Tabanan. Selama hampir sepekan, kemah budaya dilaksanakan di areal Pura Luhur Srijong, Selemadeg. Ajang olah kreativitas ini diikuti 50 siswa SMA/ SMK dari beberapa sekolah di

Bumi Lumbung Beras. “Ambil manfaat positif dari kegiatan ini. Peserta akan dididik menjadi pribadi yang disiplin, kreatif dan inovatif. Manfaatkan kesempatan selama lima hari ini untuk menggembleng diri,” ujar Asisten I Wayan Miarsana

mewakili Bupati Tabanan dalam acara pembukaan, Minggu (30/7) malam lalu. Miarsana memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Kemah Budaya. Terlebih pelaksanaan Kemah Budaya sudah berlangsung secara konsisten hingga memasuki tahun ketujuh. Penggagas kegiatan yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi dalam kesempatan itu mengungkapkan, Kemah Budaya tahun ini mengangkat tema Satu Bumi Satu Jiwa. Seperti pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, Kemah Budaya akan berlangsung selama lima hari. Seluruh pesertanya akan mengikuti berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengasah kreativitas. “Jaga disiplin. Ikuti petunjuk yang diberikan mentor, alumni Kemah Budaya, serta pembina dari Anak Angin,” kata Suryadi. Dikatakan, angkatan-ang-

katan Kemah Budaya yang lahir setiap tahunnya memiliki kreativitas yang beragam dan menonjol pada beberapa bidang. Hal serupa diyakini akan kembali terjadi pada tahun ini. “Entah menonjol di sastra, musik, tari, atau seni rupa. Tapi kita berusaha untuk mengkolaborasikannya, sehingga nanti begitu selesai, kalian (peserta) mampu memberikan suguhan karya yang orisinil. Hasil olah kreativitas sendiri,” imbuhnya. Suryadi menegaskan kembali bahwa dengan mengikuti Kemah Budaya, para siswa bukan sedang dicetak sebagai seniman. Lebih dari itu, kegiatan Kemah Budaya ini justru menekankan pada pemberian bekal hidup untuk di kehidupan sehari-hari peserta. “Apap un itu nanti jadinya. Apapun nanti profesi kalian, yang terpenting kalian punya bekal hidup. Kalaupun jadi seniman, itu bonus,” pungkasnya.

Warung Global

Guru Jangan Menuntut Kesejahteraan Saja

TUNJANGAN yang dirancang untuk guru honor merupakan berita gembira bagi para guru honor. Terlebih mereka selama ini hanya menerima upah yang sangat jauh dari layak. Demikian pendapat Made Bimasena di Gianyar dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Disdikpora Didesak Sosialisasikan Kebijakan Guru Honor”, Senin (31/7) kemarin. Siaran ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM. Bimasena juga melihat adanya sebuah ketimpangan. Terutama saat pejabat di atas mendapat gaji dan tunjangan besar tapi tetap saja melakukan korupsi. Febri di Denpasar menyampaikan bahwa guru honor mesti menerima upah yang sesuai karena guru honor juga melakukan kewajiban yang sama seperti guru tetap. Namun, pemerintah jangan hanya memperhatikan guru honor di sekolah negeri saja, guru honor di sekolah swasta juga perlu diperhatikan. Baik guru di sekolah negeri maupun swasta turut mencerdaskan anak bangsa, sehingga jangan dibedakan. Ayu di Petang juga setuju dengan Febri. Baik guru honor di swasta juga harus diperhatikan, jangan diskriminatif. Tapi ia mengingat-

kan kembali agar ini bukan kabar burung saja, honor yang diterima harus sesuai dengan yang dijanjikan. Ia juga sangat prihatin dengan keberadaan sekolah dan kelas yang sering tak ada gurunya, alias kekurangan guru lantaran banyak yang sudah pensiun. Tenaga honor inilah yang patut diperhatikan oleh

dinas berwenang diangkat menjadi guru tetap. Anton di Denpasar membenarkan bahwa upah guru honor sangat kecil sesuai fakta di lapangan. Secara langsung maupun tidak langsung, upah kecil ini akan berpengaruh pada kualitas dan cara mengajar mereka terhadap anak didik. Ia berharap agar guru

honorer ini diperhatikan bukan dari segi upah, tapi juga kemampuan dan profesionalisme mereka. Jika dites dan mendapatkan hasil bagus, bisa diperhitungkan untuk diangkat menjadi guru PNS. Sementara itu, Mahayadi di Kuta Selatan berpendapat, upah yang diterima seorang guru ini harus disesuaikan dengan tingkat profesionalisme mereka. Guru diharapkan jangan hanya menuntut kesejahteraan saja, karena sebagai guru kewajibannya adalah bagaimana agar anak didik memiliki kualitas baik. Ia menilai sekarang tingkat

Seperti pelaksanaan Kemah Budaya pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan kali ini juga akan mendatangkan sejumlah mentor. Salah satunya yang tidak pernah absen adalah Sawung Jabo dengan Sirkus Barok. Kemudian Ayu Weda, perupa Sujana Kenyem dan seniman teater Putu Satria. Dalam pesan pembukaannya pada malam itu, Sawung Jabo menyapa para peserta dengan pertanyaan mengenai kesiapan diri untuk ikut kemah selama lima hari. Dia berharap para peserta mengembangkan segala potensi diri yang terpendam. “Selama lima hari kita akan mengolah kreativitas dan potensi diri. Kalian belajar, saya pun belajar. Kita sama-sama berusaha mengubah keterbatasan diri menjadi sesuatu yang berguna. Mengolah ketidakmungkinan menjadi kemungkinan,” pungkasnya. (kmb) kesejahteraan guru sudah sangat baik jika dibandingkan dengan zaman dulu. Tut Dawi di Abiansemal berpendapat, bahwa guru berstatus honor pastinya nanti akan diangkat menjadi guru tetap. Jika upah sekarang dirasa belum cukup, ia menyarankan agar lebih kreatif lagi dengan mencari pekerjaan sampingan. Seperti mengajar jangan di satu sekolah saja. Tapi pekerjaan sampingan tidak sampai menganggu jam mengajar. Lain halnya Arya di Denpasar, ia malah menyangsikan kalau berita baik ini tidak bohong. Arya mempertanyakan apa yang dipakai patokan upah guru honor itu, apakah UMP atau apa? Karena menurutnya upah untuk seseorang itu harus jelas. (sikha)


15

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Pembalap Indonesia Sean Gelael.

Bali Ppost/net

Sean Gelael Kembali Uji Mobil Toro Rosso Jakarta (Bali Post) Pembalap Indonesia Sean Gelael kembali dipercaya menguji kendaraan Formula 1 (F1) milik tim Toro Rosso. Berdasarkan data dari manajemen tim Jagonya Ayam KFC Indonesia di Jakarta, Senin (31/7) kemarin, pembalap berusia 21 tahun ini akan mendapatkan kesempatan kedua mencoba kendaraan STR 12 itu di Sirkuit Hongaroring, Budapest, Hungaria, Selasa (1/8) ini. Kesempatan perdana mencoba kendaraan Formula 1 milik Toro Rosso ini terjadi di Sirkuit Sakhir Bahrain, April lalu. Saat itu Sean Gelael mengendarai mobil yang selama ini dikemudikan oleh Daniil Kvyat. Hasilnya sangat diapresiasi oleh manajemen Toro Rosso. ‘’Tentu saya sangat exciting untuk tes kedua ini. Sebelumnya saya sudah merasakan atmosfer tim di Bahrain. Sebagai pembalap penguji, tentu mereka akan meminta banyak masukan dari saya khususnya terkait pengembangan mobil yang mereka lakukan,’’ kata Sean dalam keterangan tertulisnya. Selain Sean Gelael yang saat ini turun penuh di Formula 2 bersama tim Pertamina Arden, pembalap Formula 2 yang juga mendapatkan kesempatan sebagai pembalap penguji lainnya adalah Charles Leclerc (Prema Racing) yang bergabung dengan tim Ferrari. Pembalap lainnya adalah Nincolas Latifi (DAMS) bersama Renault, Luca Ghiotto (Russian Time) bersama Williams, Gustav Malja (Racing Engineering) dan Nobuharu Matsushita (ART Grand Prix) bersama Sauber, serta Santino Ferrucci (Trident) untuk tim Haas. ‘’Ini menarik dan sangat menambah pengalaman buat saya di masa break summer. Setelah tes ini, saya akan kembali fokus ke balapan Formula 2,’’ kata pembalap anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini. Selama turun di Formula 2 musim ini, Sean Gelael terbilang belum maksimal karena hingga seri ketujuh baru mengumpulkan tiga poin. Sebenarnya pada balapan feature di Sirkuit Hongaroring akhir pekan lalu mampu meraih dua poin. Namun, poin yang diraih dianulir karena terkena regulasi penggunaan DRS. Sementara itu, rekan satu tim Sean Gelael di Pertamina Arden Norman Nato mampu mengumpulkan 12 poin dari balapan feature dan sprint. Dengan hasil ini membawa pembalap asal Prancis ini berada di posisi tujuh klasemen sementara dengan raihan 79 poin. Dengan hasil yang didapat akhir pekan kemarin, berarti Pertamina Arden selalu berhasil meraih poin dalam empat seri terakhir. Tambahan 12 poin yang diraih Nato sangat penting untuk menjaga asa hingga akhir musim nanti. Masih ada empat seri yang akan dijalani Sean dan Nato yaitu di Spa-Francorchamps (Belgia), Monza (Italia), Jerez (Spanyol) dan Yas Marina (Dubai). (ant)

Bali Post/ap

TEMBAKAN - Penyerang Juventus Gonzalo Higuain (kiri) melepaskan tembakan ke gawang AS Roma yang dikawal Alisson (no.1) pada pertandingan turnamen International Champions Cup, Senin (31/7) kemarin di Foxborough.

Juve Tundukkan AS Roma Lewat Adu Penalti

New York Juventus menutup turnamen pramusim International Champions Cup dengan kemenangan 5-4 atas AS Roma, Senin (31/7) kemarin. Pertandingan di Gillette Stadium itu ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim Italia itu menghasilkan skor imbang 1-1. Mario Mandzukic membuka keunggulan Juve lewat tembakan dari jarak dekat. Sedangkan gol penyama skor Roma dihasilkan Edin Dzeko pada babak kedua. Pertandingan di Foxborough ini tak berbeda dengan persaingan kedua tim di Serie A Liga Italia musim lalu yang menempatkan Juve sebagai juara. Manajer Juve Massimiliano Allegri dan mitra Eusebio Di Francesco sama-sama menurunkan skuad terbaiknya. Juve lebih menekan di awal pertandingan dan menikmati hasilnya pada menit ke-29 saat penyerang Kroasia Mario Mandzukic menerima umpan terobosan dari Alex Sandro dan lepas dari pengawalan Federico Fazio. Mandzukic dengan cerdik mengelabui kiper Allison untuk membuka gol. Pertahanan Juve yang diklaim paling solid, terbukti sulit ditembus pemain-pemain Roma. Kombinasi Diego Perotti dan Dzeko berkali-kali mengancam namun sulit menghasilkan gol. Dzeko baru bisa mengoyak gawang Juve pada menit ke-74 usai menerima umpan silang dari Aleksandar Kolarov. Pada adu penalti, penendang pertama Roma Marco Tumminello gagal menghasilkan gol, sementara sisanya sukses. Sedangkan seluruh eksekutor Juve berhasil melaksanakan tugasnya. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

Perenang AS Caeleb Remel Dressel.

Dressel Samai Rekor Phelps Budapest -

Perenang AS Caeleb Dressel mencatatkan dirinya dalam sejarah dengan memenangi tujuh medali emas di Kejuaraan Dunia di Budapest, Senin (31/7) kemarin. Emas terakhir diraih saat dia membawa tim AS menjuarai nomor estafet 4x100m gaya berganti. Setelah Dressel menyelesaikan tugasnya sebagai perenang ketiga, Nathan Adrian melaju kencang untuk menyentuh diding akhir sebagai yang pertama. AS membukukan waktu 3 menit 27,91 detik untuk meraih medali emas. Medali perak direbut Inggris yang be-

rada di posisi kedua dengan waktu 1,04 detik lebih lambat, disusul Rusia di posisi ketiga untuk mendapatkan perunggu. Emas di nomor 4x100m gaya berganti tersebut menempatkan Dressel menyamai rekor legenda renang AS Michael Phelps yang men-

Berebut Posisi Ketiga, Indonesia Tantang Korsel Gresik (Bali Post) Tim voli Indonesia pada semifinal Kejuaraan Senior Voli Asia ke-19 di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Senin (31/7) kemarin harus mengakui keunggulan tim Jepang dengan skor 0-3 (17-25, 24-26, 25-23). Indonesia akan menghadapi Korea Selatan pada perebutan posisi ketiga. ‘’Kami akui teknik dasar mereka bagus, kerja sama tim juga bagus, walau pada set kedua tim voli Indonesia mampu mengimbangi,’’ kata Pelatih Tim Voli Indonesia Samsul Jais usai laga. Samsul mengatakan, kelemahan yang sering terjadi pada pemain Indonesia adalah pada penerimaan bola pertama lawan dan servis, sehingga perlu dievaluasi jelang SEA Games Malaysia. ‘’Beberapa pemain mampu mengatasi masalah dasar tersebut, seperti pada set kedua dan sempat unggul empat angka, namun tertinggal karena mental lawan lebih baik,’’ katanya. Pada pertandingan itu, Agung Seganti tertinggal dengan selisih delapan angka pada set pertama, namun memasuki set kedua sempat unggul empat

angka meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Jepang dengan angka tipis 26-24. Pada set ketiga, Nurmulki Rivan yang menjadi pencetak angka terbanyak dari Indonesia pada pertandingan malam ini sempat tampil gemilang, dengan beberapa smasnya yang langsung masuk ke jantung pertahanan Jepang. Namun kembali Indonesia harus mengakui keunggulan Negeri Matahari Terbit tersebut, dan kalah dengan angka 25-23, sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan untuk Jepang. Kekalahan ini membuat tim asuhan Samsul Jais hanya berpeluang merebut posisi tiga besar, dan lawan yang akan dihadapi adalah Korea Selatan yang sebelumnya kalah dari Kazakstan dengan angka 2-3 (20-25, 15-25, 25-17, 25-23, 14-16). Pada pertandingan yang akan berlangsung Selasa (1/7) ini di tempat yang sama, selain perebutan juara tiga antara Korea Selatan melawan Indonesia, juga akan digelar pertandingan final atau perebutan juara Asia antara Jepang melawan Kazakstan. (ant)

gumpulkan tujuh medali emas dalam satu event yakni Kejuaraan Dunia 2007 di Melbourne. ‘’Saya tidak tahu yang harus saya katakan,’’ jelas perenang berusia 20 tahun itu saat wartawan menanyainya setelah menyamai rekor Phelps.

Sebelumnya Dressel menjuarai nomor perorangan 50m, 100m gaya bebas dan 100m gaya kupu-kupu. Ia juga meraih emas nomor beregu di estafet 4x100m gaya bebas, 4x100m gaya berganti, 4x100m gaya berganti campuran. Namun, Dressel memiliki catatan khusus yakni menjadi perenang pertama yang mampu meraih tiga emas dalam satu hari. Ia memenangi nomor 50m gaya bebas, 100m gaya kupu-kupu dan 4x100m gaya bebas hanya dalam

waktu 98 menit saja. Tak salah jika kemudian dia disejajarkan dengan Phelps dan legenda renang Mark Spitz yang juga meraih tujuh medali emas di Olimpiade 1972 di Munich. Dia juga dinobatkan sebagai perenang terbaik turnamen ini di kategori putra sementara Sarah Sjostrom putri. Usai bertarung habishabisan selama dua hari, Dressel berniat istirahat sebelum menghadapi ujian matematika Selasa ini. (kmb39/rtr/afp)

Galatasaray salah satunya. ‘’Lebih mudah Galatasaray mendapatkan saya dibandingkan Marouane. Jika mereka memerlukan manajer, mereka punya peluang. Tapi jika Marouane, lupakan saja,’’ jelas Maourinho. Namun posisi Fellaini belum aman menyusul kedatangan Matic dari Chelsea. Pemain asal Serbia itu direkrut dengan nilai transfer 40 juta pound (55 juta dolar AS). Pemain berusia 28 tahun itu

telah menjalani tes medis dan tinggal menunggu pengumuman dari Chelsea dan juga MU saja. Mourinho sudah lama mengincar Matic. Obsesinya kian menguat setelah kegagalan mendatangkan Eric Drier dari Tottenham Hotspur. Matic akan menjadi pemain ketiga yang direkrut Mourinho musim ini setelah bek Benfica Victor Lindelof dan penyerang Everton Romelu Lukaku. (kmb39/rtr/afp)

Posisi Fellaini Belum Aman

Manchester Manchester United (MU), Senin (31/7) kemarin menegaskan kembali tak akan menjual gelandang Marouane Fellaini. Sebaliknya klub berjuluk the Red Devils semakin dekat mendapatkan pemain tengah Chelsea Nemanja Matic yang potensial menggusur Fellaini dari lapangan tengah. Lawatan MU ke Norwegia, Senin kemarin menghasilkan kemenangan 3-0 atas klub Valerenga. Ketiga gol pasukan Jose Mourinho dihasilkan Marouane Fellaini, Romelu Lukaku dan Scott McTominay. Usai laga MU langsung kembali ke Inggris dan menyiapkan diri menghadapi pertandingan persahabatan melawan Sampdoria di Dublin, Rabu besok. MU juga akan menghadapi Real Madrid pada pertandingan Piala Super UEFA pada 8 Agustus sebelum ditantang West Ham di Old Trafford pada partai pembuka Liga Utama Inggris, Minggu (13/8). Mourinho puas dengan penampilan timnya yang memenangkan lima dari enam pertandingan sepanjang pramusim ini. Satu-satunya kekalahan yang diderita adalah saat menghadapi Barcelona di turnamen International Champions of Cup. Hasil impresif itu pula yang membuat Fellaini dipertahankan. Sebelumnya pemain timnas Belgia itu diberitakan akan meninggalkan Old Trafford dengan menuju

Bali Post/ap

Gelandang Manchester United Marouane Fellaini.

Juara karena Selisih Gol

Bali Post/afp

TROFI - Kapten klub Arsenal Per Mertesacker (kanan) menerima trofi Piala Emrates setelah menjuarai turnamen yang diikuti empat klub itu, di London, Senin (31/7) kemarin. Di laga terakhir, Arsenal dikalahkan Sevilla 1-2.

London Arsenal menyerah 1-2 atas Sevilla, Senin (31/7) kemarin, namun masih mampu menjadi juara turnamen Emirates Cup berkat keunggulan jumlah gol. Laga ini diwarnai dengan cedera yang dialami penyerang termahal the Gunners Alexandre Lacazette. Lacazette diharapkan menjadi motor kebangkitan Arsenal setelah direkrut dari Olympique Lyon dengan nilai 52 juta pound (68 juta dolar AS). Penyerang berusia 26 tahun itu menciptakan gol penyama kedudukan pada menit ke-62 setelah Sevilla memimpin melalui Joaquin Correa menit 49. Jelang bubaran Lacazette terpaksa ditarik keluar karena mengeluhkan rasa sakit. Kondisi tersebut jelas membuat khawatir manajer Arsene Wenger mengingat timnya akan menghadapi Chelsea pada laga Com-

munity Shield di Stadion Wembley, 6 Agustus. Lima hari kemudian the Gunners akan menghadapi Leicester City pada laga pembuka kompetisi Liga Utama Inggris. ‘’Dia baik-baik saja. Saya menariknya keluar bukan karena dia cedera,’’ jelas Wenger yang memberi pujian khusus pada penampilan perdana Lacazette di Stadion Emirates. ‘’Itulah dia. Mencetak gol adalah saat yang tepat dalam menyambut umpan silang dan dia punyai kualitas melakukan itu,’’ tambahnya. Steven N’Zonzi memastikan kemenangan klub Spanyol itu lewat golnya menit ke-69. Kendati demikian, the Gunners menjadi pemenang turnamen yang juga diikuti Benfica dan RB Leipzig, dengan keunggulan selisih gol setelah kedua tim samasama mengumpulkan 9 poin. Pada laga lainnya RB Leipzig menundukkan Benfica 2-0. (kmb39/rtr/afp)


OLAH RAGA

16

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

TANGKAP BOLA - Penjaga gawang Bali United Wawan Hendrawan (tengah) berusaha menangkap bola di udara dari sundulan pemain Persegres Gresik United Patrick Roberto Daniel

Bali Post/net

MUNDUR - Pelatih sepak bola Aji Santoso (kiri) berpamitan pada GM Arema FC Rudi Widodo (kanan) saat konferensi pers di kantor Arema, Malang, Jawa Timur, Senin (31/7) kemarin. Aji menyatakan mundur dari Arema FC karena tidak mampu memenuhi target di paruh musim kompetisi Liga Gojek Traveloka yakni berada di posisi atas klasemen sementara.

Da Silva (kanan) dalam lanjutan kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan,

Joko Susilo Gantikan Aji Santoso

Malang (Bali Post) Aji Santoso mundur dari kursi pelatih Arema FC karena gagal membawa tim berjuluk Singo Edan itu finis di peringkat kelima pada putaran pertama Liga 1 2017. Posisinya digantikan Joko Susilo yang selama ini menjabat asisten pelatih. ‘’Keputusan saya mundur dari Arema ini murni dari dirinya, tidak ada tekanan dari pihak mana pun dan dari siapa pun, termasuk suporter. Saya sudah diskusikan keputusan saya ini dengan manajemen maupun CEO Arema FC dan keluarga,’’ kata Aji Santoso di Malang, Jawa Timur, Senin (31/7) kemarin. Ia mengaku dirinya profesional dalam mengemban tugas, sehingga ketika gagal memenuhi target, dirinya memilih mundur dari kursi pelatih. ‘’Kami menargetkan finis di posisi kelima pada putaran pertama, namun faktanya sekarang Arema finis di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1,’’ ujarnya. Menurut Aji, Arema bertengger di posisi ketujuh pada putaran pertama tersebut sudah sangat bagus, sebab tidak sedikit tim-tim besar yang posisinya jauh di bawah Arema. ‘’Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama saya ada di Arema, manajemen, pemain dan suporter,’’ katanya. Kegagalan Arema menembus lima besar Liga 1 pada putaran pertama, di antaranya disebabkan gagalnya merengkuh poin sempurna pada tiga laga terakhir, bahkan dua di antaranya Arema harus menelan kekalahan di kandang saat menjamu Persipura Jayapura dengan skor 0-2 dan Semen Padang yang berakhir dengan kekalahan 0-2. Terakhir Arema harus puas berbagi angka dengan Pusamania Borneo di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (30/7). Selama ditangani Aji Santoso, Arema memboyong dua gelar juara pramusim, yakni Trofeo Piala Bhayangkara yang digelar di Stadion Manahan Solo dan Piala Presiden 2017. Di final Piala Presiden, Arema menundukkan Pusamania Borneo dengan skor telak 5-1. Sementara itu, manajemen Arema sudah menyiapkan pengganti Aji Santoso untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2017. General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyatakan sudah menyiapkan pengganti Aji Santoso, yakni Joko Susilo yang sebelumnya menjadi asisten pelatih. Manajemen menunjuk Joko Susilo bukan tanpa alasan. Joko Susilo yang akrab dipanggil Gethuk itu dinilai mampu melatih karena sudah paham karakter tim, apalagi sekarang sudah mengantongi lisensi kepelatihan A AFC. ‘’Kami butuh sosok yang tahu karakter Arema di luar maupun di dalam,’’ ujarnya. Menyinggung target yang dipatok manajemen hingga finis putaran kedua Liga 1, Ruddy mengaku tidak ada perubahan, yakni masuk tiga besar klasemen akhir Liga 1 sehingga bisa terdaftar AFC Cup atau paling tidak dalam jangka pendek harus mengembalikan performa Cristian Gonzales dkk. ‘’Target kami tidak berubah dan kami optimistis Gethuk akan mampu mengembalikan performa Arema karena dia bukan orang baru di Arema,’’ ucapnya. (ant)

ASEAN Paragames Pertandingkan 479 Nomor Jakarta (Bali Post) Panitia penyelenggara ASEAN Paragames Malaysia 2017 menyiapkan menggelar 479 nomor pertandingan dalam pesta multicabang atlet-atlet difabel yang akan berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia, 17-23 September 2017. ‘’Kami berharap ada transisi yang lancar dari penyelenggaraan SEA Games ke ASEAN Paragames pada aspek teknis,’’ kata Ketua Panitia Penyelenggara ASEAN Paragames 2017 Dato Seri Zolkples Embong dalam situs resmi ASEAN Paragames 2017, Senin (31/7) kemarin. Panitia penyelenggara, lanjut Zolkples, telah menunjuk delegasi-delegasi teknis berpengalaman begitupula para ofisial teknis internasional untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan pertandingan olahraga disabilitas itu. Malaysia menyelenggarakan 16 cabang olahraga dalam ASEAN Paragames ke-9 itu. Enam belas cabang olahraga itu adalah angkat besi, boccia, bola basket kursi roda, bola voli duduk, boling 10 pin, bulu tangkis catur, dan goalball. Kemudian, para-atletik, para-panahan, para-renang, sepak bola CP, sepak bola 5-a-side, sepeda jalan raya dan sepeda lintasan, tenis meja, dan tenis kursi roda. Zolkples mengatakan gelanggang-gelanggang yang akan dipakai dalam ASEAN Paragames 2017 merupakan gelanggang-gelanggang yang sama dengan penyelenggaraan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Malaysia menggelar kesepakatan penyelenggaraan jumlah nomor pertandingan ASEAN Paragames 2017 bersama Federasi Olahraga Disabilitas ASEAN (APSF) di Kuala Lumpur, Kamis (27/7). ASEAN Paragames 2017 tidak melanjutkan dua cabang olahraga yang digelar dalam ASEAN Paragames 2015 di Singapura. Dua cabang itu adalah menembak dan layar. Sebelumnya, Singapura menggelar 15 cabang olahraga dan 336 nomor pertandingan dalam ASEAN Paragames ke-8. (ant)

Bali Post/ant

SATU EMAS - Pebiliar Marlando Sihombing menyodok bola pada nomor English Billiard ketika mengikuti pelatnas di Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Sebanyak 10 pebiliar akan turun dalam nomor snooker, english billiard, pool putra dan putri pada SEA Games 2017 di Malaysia mendatang dengan menargetkan satu medali emas.

Jawa Timur, Senin (31/7) kemarin. Persegres Gresik United kalah dari Bali United dengan skor 1-3.

BU Dampingi MU di Papan Atas Bali Post/ant

Lamongan -

Bali United (BU) menyodok ke peringkat kedua klasemen Go-Jek Traveloka Liga 1 Indonesia usai menggebuk tuan rumah Persegres Gresik United 3-1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (31/7) kemarin. BU mendampingi juara paruh musim Madura United (MU) dengan raihan sama di papan atas klasemen. Menyelesaikan 17 pertandingan, Madura United dan BU sama-sama mengoleksi 32 poin dan bertengger di posisi satu dan dua klasemen. Serdadu Tridatu hanya kalah head to head dengan klub wakil pulau garam itu. Kemenangan BU dihasilkan lewat gol bunuh diri Ahmad Faris Ardiansyah di babak pertama dan dua gol Fadhil Sausu dan Sylvano Comva-

lius di babak kedua. Sementara gol balasan tuan rumah dicetak Arsyad Yusgiantoro. Sinyal kemenangan tim asuhan Widodo Cahyono Putro nampak sejak awal pertandingan saat MU variatif dalam melakukan penetrasi ke gawang tuan rumah. Hasil baru muncul pada menit ke-18 saat serangan Yabes Roni dari sisi kanan menimbulkan kemelut

di depan gawang Persegres. Upaya Ahmad Faris Ardiansyah untuk menghalau tembakan Yabes Roni malah mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Gawang Aji Saka nyaris bobol untuk kedua kalinya beberapa saat kemudian saat tembakan Nyoman Sukarja melayang di atas mistar. Tuan rumah bukan tanpa peluang. Gawang Wawan Hendrawan mendapat ancaman oleh tembakan Patrick Da Silva yang melebar. Hingga peluit ditiup wasit Asep Yandris, babak pertama menghasilkan keunggulan 1-0 bagi BU. Tekanan tuan rumah tidak mengendur di babak kedua. Gol baru tercipta

menit ke-68 melalui Arsyad Yusgiantoro yang melepaskan tembakan keras dari sisi kiri untuk menaklukkan Wawan Hedrawan dari jarak dekat. Lima menit jelang bubaran, Fadhil Sausu menyelesaikan kemelut di depan gawang Persegres dengan tembakan yang mengenai pemain tuan rumah sebelum bola meluncur ke gawang Aji Saka. Pertahanan tuan rumah mengendur dengan gol Fadil Sausu itu. Empat menit kemudian, giliran Sylvano Comvalius lepas dari pengawalan dan menaklukkan kiper andalan tuan rumah itu dengan tembakan keras. (kmb39/net)

18 Atlet Paralayang Ikuti Putra Tresna Celuk U-16 Kejuaraan Uji Coba Asian Games Wakil Region Gianyar Jakarta (Bali Post) Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) mengikutsertakan 18 atlet nasional dalam kejuaraan uji coba Asian Games 2018 yang akan berlangsung di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 11-14 Agustus. ‘’Kami mengirim 10 atlet putra dan delapan atlet putri pada nomor cross country karena kejuaraan itu hanya untuk nomor cross country,’’ kata Ketua PGPI Djoko Bisowarno, Senin (31/7) kemarin. Indonesia, lanjut Djoko, tidak menargetkan gelar atau medali dalam kejuaraan bertajuk Asia Cup Road

Test Event Asian Games 2018 itu menyusul peringkat atlet-atlet nomor cross coutnry Indonesia masih menempati peringkat 20 di Asia. ‘’Penyelenggaraan kejuaraan ini juga strategi kami untuk menguji kemampuan atlet nasional nomor cross country serta memantau kemampuan atlet-atlet asing,’’ katanya. Djoko menegaskan kejuaraan Asia Cup 2017 itu tidak menargetkan prestasi tetapi menguji pelaksanaan perlombaan paralayang dalam Asian Games 2018. ‘’Kami punya atlet-atlet pada nomor akurasi yang yang menempati peringkat satu dunia. Tapi, kami

tidak menggelar uji coba nomor akurasi karena lokasi penyelenggaraan untuk nomor itu sudah dinyatakan layak untuk Asian Games,’’ ujarnya. Kejuaraan uji coba cabang olahraga paralayang Asian Games 2018 akan diikuti 100 atlet dari 13 negara. Atlet-atlet itu dipilih berdasarkan kompetisi Kategori 2 Federasi Olahraga Udara Dunia (FAI). Djoko menambahkan, persiapan penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games 2018 itu telah didukung anggaraan dari Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 sebesar Rp 2 miliar. (ant)

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna Celuk U-16 menjadi wakil Region Gianyar dalam Turnamen Piala Menpora U-16. Selama digelarnya Region Gianyar memakai dua lapangan yang di Celuk dan Blahbatuh. Sementara untuk juara Region Badung Utara dan Tabanan adalah Perst Tabanan, yang bertanding, di Lapangan Buduk. Untuk juara Region Jembrana adalah SSB Remaja Banjar Tengah, juara Region Denpasar Mandala United, disusul Damar Cakti, Guntur, Garuda Sakti Bali. Juara Region Buleleng yakni Singaraja FC, disusul Way FC, dan Laskar Langit. Sedangkan juara Region Badung Selatan Putra Perkanthi, kemudian Bali

United, dan Putra Mumbul. Ketua Panpel Turnamen Piala Menpora U-16 Wilayah Bali Gede Gepeng Subrata menjelaskan, pihaknya mengharapan ke depan event ini supaya merata di seluruh kabupaten dan kota di Bali. ‘’Jadi, mereka yang lolos hanya tim juara region,’’ sebut Gepeng, Senin (31/7) kemarin. Alasannya, katanya, event ini bertujuan memberdayakan pesepak bola grassroots di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Oleh sebab itu, tahun depan Piala Menpora bukan hanya kategori U-16 dan U-14, melainkan mulai U-9, U-11 dan U-12. ‘’Saya kira seluruh SSB di Bali bisa menyiapkan pemainnya, untuk berpartisipasi pada tahun depan,’’ pesan Gepeng. (022)

Thailand Bertekad Kuasai Sepak Bola Jakarta (Bali Post) Thailand bertekad menguasai cabang olahraga sepak bola SEA Games 2017, Malaysia, dengan meraih emas di nomor putra dan putri. ‘’Tujuan kami adalah mempertahankan medali emas dan memberikan itu sebagai hadiah untuk rakyat Thailand. Target tersebut harus tercapai,’’ kata manajer tim nasional putra Thailand Watanya Wongopasi dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), Senin (31/7) kemarin. Adapun di sepak bola putra, Thailand yang berpredikat peraih emas

sepak bola SEA Games Singapura 2015 berada di Grup B bersama Indonesia, Vietnam, Kamboja, Timor Leste dan Filipina. Keinginan serupa juga digaungkan Thailand untuk sektor sepak bola putri, yang kembali dipertandingkan setelah ditiadakan pada SEA Games Singapura 2015. Namun, manajer tim nasional sepak bola putri Thailand Nualphan Lamsam menyebut target itu tidak akan mudah dicapai melihat perkembangan timnas putri negara lain yang menjadi pesaingnya. Di SEA Games 2017, emas di

sepak bola putri hanya akan diperebutkan oleh lima negara yaitu Thailand, peraih emas SEA Games 2009 Vietnam, peraih perunggu SEA Games 2013 Myanmar, Filipina dan Malaysia. Turnamen sepak bola putri SEA Games 2017 digelar dengan format setengah kompetisi atau round robin. ‘’Kami ingin mempertahankan medali emas yang kami dapat pada SEA Games 2013. Namun, kami tidak bisa meremehkan lawan karena kualitas tim seperti Vietnam dan Myanmar sudah meningkat pada beberapa tahun terakhir. Malaysia

pun berpotensi memberikan ancaman,’’ tutur Nualphan. Dia menambahkan, timnya akan memberikan yang terbaik di SEA Game 2017 dan berharap dukungan para suporter bisa meningkatkan kepercayaan diri tim. Cabang olahraga sepak bola SEA Games 2017 sendiri akan berlangsung pada 14-29 Agustus 2017. Artinya, laga mulai berlangsung sekitar lima hari sebelum upacara pembukaan yang digelar 19 Agustus 2017 dan selesai sehari sebelum upacara penutupan pada 30 Agustus 2017. (ant)

Persekaba Tantang Perseden di Final

Mangupura (Bali Post) Sebagaimana diprediksi, laga pamungkas Kompetisi Liga 3 Rayon Bali mempert e m u k a n P e r s e k a b a B adung melawan Perseden Denpasar akhirnya menjadi kenyataan. Persekaba melenggang ke final pascamenaklukkan lawannya Putra Pegok dengan skor 4-0 (3-0) pada babak semifinal di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Senin (31/7 kemarin. Gol pembuka kemenangan Persekaba dicetak Dwi Dyan Devayana di menit ke-6. Tendangan spekulasi jarak jauh Dwi Dyan mampu menggetarkan jala Putra Pegok yang dijaga Komang Supardiana. Selanjutnya, Made Dwi Aryadana menggandakan kemenangan di menit ke-16, menuntaskan umpan Noldi Saputra dari sektor kanan. Gol ketiga Persekaba kembali tercipta lewat kaki Dwi Aryadana di menit ke-38 dari jarak cukup jauh. Di babak kedua, Persekaba menambah sebiji gol melalui tandukan kapten Gede Yudi Antara di menit ke-84.

Dalam laga, kemarin, sempat terjadi insiden hingga pertandingan dihentikan lima menit, persisnya di menit ke-59. Berawal dari wasit Putu Pasek Putra yang memberikan kartu kuning kepada pemain Putra Pegok Pande Sucitra Yasa. Sucitra Yasa kemudian berlari di lapangan hingga kakinya menyentuh kaki wasit Putu Pasek Putra. Akibatnya, Pasek Putra meniup peluit. Padahal, saat bersamaan bomber Putra Pegok Putu Pelut Herianto melakukan aksi solo run, hingga ke jantung pertahanan Persekaba. Keputusan ini membuat para pemain Putra Pegok melakukan protes dan meninggalkan lapangan. Namun, ketegangan bisa diredam, sebab kedua manajer tim sepakat mengganti wasit Putu Pasek dengan Gusti Ketut Dalem. Pelatih Persekaba Kadek Loco Ediana mengakui skema serangan asuhannya sesuai dengan instruksi pelatih. ‘’Penyelesaian akhir anak-anak juga lumayan

Bali Post/022

KEMELUT — Tim Putra Pegok mampu menciptakan kemelut di depan gawang Persekaba yang dikawal kiper Hendra Giri. Akan tetapi, Putra Pegok tetap kalah 0-4 pada babak semifinal Kompetisi Liga 3 Rayon Bali di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Senin (31/7) kemarin. produktif,’’ sebut Loco. Ia sadar lawan yang dihadapi di partai puncak, yakni Perseden Denpasar di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (6/8) nanti. ‘’Kami akui Perseden tim tangguh, tetapi

kami siap merepotkan, apalagi target Persekaba juara Rayon Bali,’’ jelasnya. Di sisi lain, pelatih Putra Pegok Komang Agus Budiarta menyesalkan keputusan pengadil lapangan, yang menyemprit Pelut

saat menggiring bola sendirian, sampai ke jantung pertahanan Persekaba. ‘’Selain itu, pemain kami dijatuhkan di areal terlarang, kami juga tidak diberi penalti,’’ keluh Agus Budiarta. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

!!1Jt Gj+U.Mkn+Mes+Bns Warung Kue Cewek, 085100801168

B.BP.001.07.17.0002363

Bth Sopir & Helper,SIM A&B1 ada Mess utk Bujang, Lam:Jl.Gn Andakasa 35 Dps,HP.08123817910

B.BP.164.07.17.0002356

Cr Spa Therapist Wnt Pglmn/ Tdk,Gj+Komisi,Dikontrak,Dspln My Spa Gatsu Brt,085102686828

B.BP.141.07.17.0002337

Di bthkan,HK/Butler,Uluwatu +62 82236635607

B.BP.004.07.17.0002219

“Dcr Staff Pria 17-23Th,Gaji 1,5-2,5Jt H.081802777997"

B.BP.004.07.17.0002333

Dcr Cpt PRT Gaji 1,6Jt Jujur Bersih Tdr dlm,082341168381

B.BP.001.07.17.0002362

Cr Pembantu Gj1,5 Jl.I.Bonjol Gg.Sawit4, 085222555444/487612

B.BP.001.07.17.0002339

Dcr PRT Tdr dlm Gj 1,2Jt/Nego Daerah Gatsu Barat,KTP ada Serius T.085100482022

Job Vacancy. The Griya Villas Bunutan,Abang,Kr.Asem. Dicari CDP, Sous Chef, Chef. Kirim CV Email: info@thegriya.com

Dcari Karyawati Fotocopy/Print Hb.Wineebali,Jl.Hym Wuruk 71D 081936247579

Dcr Karyawati Toko Perak di Se !!Dcr Guru utk diDalung,Badung minyak Umur 20-30th Bahasa Inggris Hub: 085739912100 Hub:089519974851,0817350308 B.BP.012.07.17.0002305

B.BP.166.07.17.0002358

Dcr Therapist,hairdresser, Engineering u/spa sent CV to: estheticdayspa79@gmail.com tlp.0811399130

Dcr Teknisi Min.SMK/D3 Elektro Email:info@alamrayabali.com

Dicari Therapist wanita Pglmn/ tidak berminat SMS 0811399109

Dibutuhkan Perawat / Bidan Hub:Bali Medical Service Jl.Padma Utara Legian Kuta

Dicari Tukang Jarit Hub.083114710171

B.BP.031.07.17.0002332

B.BP.154.07.17.0002360

Dibutuhkan Banyak Tenaga Kerja BNI Life Hub.081337320901

B.BP.166.07.17.0002359

2 Jobs Available Staff Web Design Wordpress and Staff Write English General Office Work Pls Contact Arin 085857217219

Dcr karyawan Kurir,Marketing, berpnglmn Hub. sgr:081236078027

2Administrasi Property Pemogan Hub.082145955086/ 081337225559

Dcr pegawai Pajak D3/SMK Hub:081232002020

B.BP.001.07.17.0002327

B.BP.001.07.17.0002365

B.BP.001.07.17.0002325

Bth Sopir pengalaman/SIM A Jl.P.Moyo Pedungan Tlp.725076

B.BP.001.07.17.0002314

Bth Staf+Mngr+OB utk Koperasi* Penglmn!Gaji Bsr* 081237265988

Dcr Karyawati utk Produksi es. Daerah ImamBonjol,081237887715

B.BP.001.07.17.0002342

Cr Sopir SIM A/SMA yg BerpresDcr PRT wnta 25-35th Gj 2Juta tasi Dipromo ke Sales,08133730 tinggal dalam Hub.082146808888 6169 / 087860886822 Serius NoSMS B.BP.001.07.17.0002253

B.BP.004.07.17.0002328

Dicari Banyak Pramuniaga,Adm Wanita Lamaran Lgsg:Kemari SS Jl.Hangtuah 35 Sanur 288460

GEBYAR DAIHATSU JULI

Dicari Sopir berpengalaman SIM A & SIM B1 Lam Lsg Yamaha Teuku Umar Barat 100X Dps B.BP.001.07.17.0002029

Dcr Sopir SIM B1 & Tng Serabutan u/Tk.Bangunan, 08123620008 B.BP.001.07.17.0002336

B.BP.001.07.17.0002308

B.BP.001.07.17.0002338

SERVICE

B.BP.001.07.17.0002349

BIRO JASA

RUPA-RUPA

Dcr teknisi,sales,sopir sim B1 Gaji+bonus+komisi+BPJS,lam The Banyumas Villa Jln Tukad banyumas No 1 Denpasar

B.BP.821.07.17.0002317

Dcr sgr Admin,Mrkt CV ke glower 2010@gmail.com/085238348696

B.BP.001.07.17.0002347

B.BP.001.07.17.0002350

WC GARANSI

TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598

Kafe Krbokan,Tkg Bakery/Pastry, Steward,Cook Help/tnp pglm di ltih dg prfsional,087861378730

B.BP.001.07.17.0002312

Loker! Syarat bisa baca tulis Hub:081999571023(SRMDpsNo.3)

B.BP.004.07.17.0002378

B.BP.001.07.17.0002316

DIJUAL MOBIL HONDA

Jazz RS’2009 Silver Manual H.152Jt Pribadi H.085100871119

TOYOTA

AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd, 081933610070/082341251453

B.BP.141.07.17.0002357

Innova G/AT 2011 Silver Hub.263997

B.BP.141.07.17.0002341

B.BP.001.07.17.0002345

SUZUKI

Splash’15Silver AsBali Manual KM10rb istmw Skali,08123953664

Kjg.Rover Short’94 H.35Jt BsTT Motor H.085100856999 Pribadi

B.BP.001.07.17.0002364

TOUR

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

B.BP.141.07.17.0002340

DIJUAL RUKO Ruko Jl.Patih Jelantik Gnr Luas 2,9A,087641878484, 081337233433

B.BP.001.07.17.0002008

B.BP.001.07.17.0002306

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922/ 082237457658

B.BP.164.07.17.0002353

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.07.17.0002181

JS Arsitek & Bangun Rmh-Ruko-Vla Gbr,IMB-3D-RAB Hp:081916433040

B.BP.001.07.17.0002112

KEHILANGAN Hilang BPKB No.855872-O An. Paulus Kih Hari Bani Purwaka B.BP.001.07.17.0002295

Hlg Buku KEUR PickUp Colt T120 SS DK 8611 CG an.Zulrahmad S.E B.BP.154.07.17.0002361

B.BP.004.07.17.0002326

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Bulanan NPWP SIUP 081338344155

B.BP.001.07.17.0002309

SIGRA

8

ALUMINIUM

AC

FOTOCOPY

B.BP.001.07.17.0002123

PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP XENIA

Service Bergaransi Kerja ditempat

W.HEATER CHILLER

DIJUAL RUMAH Djl Rmh T.45,lokasi Sading, Br Puseh,LT.107M,Air Sumur pompa Hub: 081 338 3434 75, BU

6,8Are Gatsu Tmr/J.Sulatri(8m) Kesiman 475Jt 081239999747SHM

B.BP.164.07.17.0002355

Dikont Rm 3KT Gdg Grs Bumiayu N/4 Gunung Agung, 08123624682

B.BP.001.07.17.0002210

KOMPUTER

CENTRAL JAYA

FRESEER

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Pondok Citra Pmogan 08123871809

DISEWAKAN RUMAH Dikntr Rmh TP 90 / 250,4KT,2KM Grs, Tlp, 2AC Jl. Palapa Raya 41 Sesetan, 085237007280

242389 / 081236774491

M.CUCI KULKAS

NewAlphard G12AsDK Htm Rawatan Mequairs Dp100 Jt H.08124611999

B.BP.001.07.17.0002344

B.BP.001.07.17.0002302

C.0002125-mbl

SPA

VISA

Rmh Tnh 2 Are Lokasi Batubulan Jl.Batu Intan 4 Hb081558843332

SERVICE MAMPET

READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

B.BP.001.07.17.0002311

B.BP.001.07.17.0002296

Dicari pembantu Rumah tangga Tinggal Dalam Hub.087730517255

B.BP.004.07.17.0002248

Dicari Sopir Pariwisata utk Mobil Kecil 082147665555

Splash GL Th’2012 Tgn1 Silver Terawat Hub.085 333 124 554

B.BP.154.07.17.0002265

B.BP.001.07.17.0002322

B.BP.001.07.17.0002334

B.BP.001.07.17.0002343

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.07.17.0002310

!!Dcr PengawasSipil Diploma/S1 Hub:0361 439888 PT.Wanakubu

Dicari Sopir Taxi Online untuk KTP Bali Tlp.081239341363

B.BP.001.07.17.0002024

: : : :

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Supir Catering/Tinggal Dalam Ada SIM H.08174716050

B.BP.001.07.17.0002323

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dcr Karyawati utk Warung Nasi Lawar Hub.08123861204

B.BP.001.07.17.0002346

B.BP.001.07.17.0002313

: : : :

READY STOCK

11Jt-an

DP

DP Jt-an PROSES CPT & MUDAH FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

PICK-UP

5Jt-an

DP

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA

0821 4505 4252 / 0822 4445 9698 C.0001504-MBL

082339189900 C.0002241-srv

RUPA-RUPA

TEGANGANLISTRIK ANDATIDAKSTABIL? Solusinya di

RAJA BUNTU ATASI :

AC

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081338013066

1 phase

3 phase

NAGATA

Garansi 2 Tahun Jual Step Down& UPS Jual Accu Kering Terima Service Stavol & UPS Segala Merk TOKO AGUNG

Stavol

Jl. Waturenggong No. 139 Denpasar-Bali

Hp. 08123614789, 087761612839 C.0000947-rpa

C.0001941-BRJ

AC

C.0001813-rpa-2


EKONOMI

18

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Asparagus, Sejahterakan Petani Plaga

Wayan Supariyasa

Mangupura (Bali Post) Petani asparagus di Desa Plaga, Petang merasakan kesejahteraan sejak tahun 2011. Sebelum pertanian asparagus dikembangkan di desa tersebut, petani hanya bisa berpenghasilan Rp 4 juta – Rp 7 juta per tahunnya. Namun setelah pertanian asparagus dikembangkan, penghasilan mereka bisa mencapai Rp 60 juta – Rp 100 juta. Nilai tersebut memang masih omzet kotor, namun setelah dipotong untuk biaya produksi seperti pupuk, bibit, tenaga, dll. keuntungan bersih yang didapat tetap tinggi yaitu Rp 35 juta – Rp 40 juta. Keuntungan tersebut didapat dalam sekali panen. Demikian dituturkan Ketua Koperasi Tani Mertanadi, Desa Plaga, I Wayan Supariyasa, belum lama ini. Masa panen yang cepat hanya 6-7 bulan membuat petani mendapat keuntungan berlipat. Pembibitan asparagus dilakukan selama 3-4 bulan, lalu dipindahkan ke lahan pertanian selama 6-7 bulan. Karena kualitas, asparagus yang dihasilkan para petani Plaga berhasil meraih sertifikat terbaik nomor satu ASEAN, membuat asparagus Plaga banyak diburu berbagai negara. Sehingga budi daya asparagus ini sangat prospektif, karena permintaan pasar terus membanjir. Tingginya permintaan mengakibatkan pihaknya kewalahan untuk memenuhinya. Rata-rata petani bisa berproduksi 300 kg per harinya. Produksi ini baru sebatas

memenuhi kebutuhan dalam negeri saja, yaitu Bali, Jakarta, Bogor dan Surabaya. ‘’Sudah ada permintaan dari luar negeri yaitu Singapura dan Jerman, namun belum dapat kami penuhi,’’ tukasnya. Karena untuk ekspor permintaan per hari minimal 500 kg, sehingga para petani belum mampu memenuhinya. Ia mengungkapkan asparagus yang diproduksi di Bali merupakan satu-satunya produsen yang bisa memproduksi secara kontinu. Memang bukan penghasil asparagus terbesar, namun jika dibandingkan daerah lain, pertanian asparagus di Bali tetap bertahan. Ia yang baru saja datang dari Malang untuk melihat pertanian asparagus di sana dikatakan sudah tidak ada lagi. Koperasi yang menaungi 130 petani tersebut, 89 di antaranya merupakan petani asparagus. Mereka menanam di lahan seluas 25 hektar khusus asparagus. Namun secara total, lahan yang digarap 130 petani itu adalah 70 hektar. ‘’Kita punya 12 item sayur, 20-25 hektarnya lahan produktif asparagus,’’ ujar Supariyasa. Para petani yang tergabung dalam koperasi memperoleh banyak keuntungan di antaranya adalah asparagus dipasarkan oleh koperasi. ‘’Seberapa banyak pun petani berproduksi, koperasi siap memasarkan. Karena selama ini permintaan masih sangat banyak dan belum mampu terpenuhi,’’ tukasnya. (kmb42)

RAWAT- Seorang petani sedang merawat tanaman asparagus.

Simpanan Pemda Rp 222 Triliun

Tingkat Kabupaten, Badung Terbesar

Jakarta (Bali Post) – Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mencatat posisi simpanan pemerintah daerah di perbankan pada akhir Juni 2017 mencapai sebesar Rp 222,6 triliun, yang terdiri dari giro, deposito maupun tabungan. ‘’Jumlah tersebut lebih tinggi Rp 7,9 triliun dari posisi simpanan pemda di perbankan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 214,7 triliun,’’ kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Boediarso Teguh Widodo di Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Boediarso menjelaskan posisi simpanan pemda Rp 222,6 triliun tersebut terdiri atas giro sebesar Rp 140,7 triliun atau 63,2 persen, deposito sebesar Rp 76,6 triliun atau 34,4 persen dan tabungan sebesar Rp 5,3 triliun atau 2,4 persen. Jika dibandingkan dengan posisi simpanan pemerintah daerah di perbankan pada bulan sebelumnya atau Mei 2017 sebesar Rp 244,5 triliun, maka terdapat peningkatan penyerapan pada Juni 2017 hingga Rp 21,9 triliun. Boediarso mengatakan penurunan posisi simpanan pemerintah daerah ini disebabkan salah satunya akibat rendahnya realisasi pendapatan daerah dari belanja daerah hingga Juni 2017. ‘’Sampai dengan akhir Juni 2017, realisasi pendapatan daerah hanya sebesar Rp 85,1 triliun, sementara realisasi belanja daerah pada periode yang sama mencapai Rp 107,04 triliun,’’ katanya. Selain itu, terjadi peningkatan pelaksanaan kegiatan sehingga menyebabkan realisasi belanja daerah, baik belanja modal maupun be-

lanja barang dan jasa ikut meningkat. Secara keseluruhan, posisi dana simpanan daerah dari pemerintah provinsi di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 72,98 triliun atau lebih rendah Rp 5,13 triliun dari posisi Mei 2017 sebesar Rp 78,12 triliun. ‘’Jika dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya atau akhir Juni 2016 sebesar Rp 52,52 triliun, jumlah tersebut berarti lebih tinggi Rp 20,46 triliun,’’ kata Boediarso. Sementara posisi dana simpanan daerah dari pemerintah kabupaten di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 117,49 triliun atau lebih rendah Rp 13,7 triliun dari posisi Mei 2017 sebesar Rp 131,2 triliun. Jumlah itu lebih rendah sekitar Rp 10,53 triliun dari posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya atau akhir bulan Juni 2016 sebesar Rp 128,02 triliun. Sementara itu, posisi dana simpanan daerah dari pemerintah kota di perbankan sampai Juni 2017 mencapai Rp 32,12 triliun atau lebih rendah Rp 3,12 triliun dari posisi

Mei 2017 sebesar Rp 35,23 triliun. ‘’Jumlah tersebut juga lebih rendah Rp 2,01 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya atau bulan Juni 2016 yang sebesar Rp 34,13 triliun,’’ kata Boediarso. Untuk tingkat provinsi terbesar diduduki DKI Jakarta – Rp 19,09 triliun, Jawa Barat – Rp 7,94 triliun, Jawa Timur – Rp 5,08 triliun, Jawa Tengah – Rp 4,81 triliun dan Provinsi Papua – Rp 4,02 triliun. Sementara lima kabupaten yang memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017 yaitu Kabupaten Badung – Rp 1,73 triliun, Malang – Rp 1,56 triliun, Bekasi – Rp 1,44 triliun, Nias – Rp 1,38 triliun, Tangerang, Banten – Rp 1,37 triliun Sementara lima kota yang memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017 adalah: Kota Surabaya, Jawa Timur – Rp 2,30 triliun, Kota Cimahi, Jawa Barat – Rp 1,84 triliun, Kota Tangerang, Banten – Rp 1,32 triliun, Kota Magelang, Jawa Tengah – Rp 1,18 triliun, Kota Medan, Sumatera Utara – Rp 1,08 triliun. (ant)

Pemerintah Sederhanakan Jenis Beras Jakarta (Bali Post) – Pemerintah sedang melakukan pembahasan rincian jenisjenis beras, yang nantinya akan dijadikan pertimbangan dalam menentukan harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa penyederhanaan jenis beras yang mencakup ratusan varietas, baik untuk jenis premium dan medium tersebut akan melibatkan para pemangku kepentingan dalam dunia perberasan nasional. ‘’Yang akan dibahas adalah list persoalan terlebih dahulu, penyederhanaan jenis-jenis beras,’’ kata Enggartiasto, di Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Enggartiasto mengatakan bahwa selain juga melakukan pembahasan terkait penyederhanaan penentuan jenis beras tersebut, pemerintah bersama pelaku usaha juga melakukan perhitungan berapa besar biaya produksi yang harus ditanggung para petani. Pemerintah menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang harus tercakup dalam pembahasan tersebut. Pertama adalah menjaga kepentingan konsumen dari fluktuasi harga akibat adanya ulah spekulan, kemudian harus memprioritaskan petani dalam berusaha serta penggilingan kecil harus diberikan kesempatan berusaha. Pembahasan penyederhanaan jenis beras tersebut bertujuan untuk menetapkan harga acuan dan HET beras medium dan premium. Sebelumnya, Kementerian Perdagangan sedang dalam proses mengundangkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2017, namun ditarik kembali karena belum ada pengkategorian jenis beras. Dalam regulasi itu, HET beras medium dan premium Rp 9.000 per kilogram. Dengan adanya HET tersebut, para pedagang eng-

gan untuk menjual beras karena merugi, sementara di sisi lain berpotensi dituding sebagai penimbun beras. Bahkan, pedagang juga menunda pembelian gabah dan beras dari para petani. Dengan kondisi tersebut, beberapa waktu lalu di Pasar Induk Beras Cipinang, pasokan beras yang per harinya berkisar antara 3.000-4.000

ton menurun menjadi 1.800 ton per hari. Enggartiasto menyatakan bahwa pemerintah mengharapkan pasokan bisa kembali normal. ‘’Para pedagang beras tidak perlu khawatir dan resah dalam melakukan transaksi perdagangan, begitu pula dengan petani,’’ ujar Enggartiasto. Pemerintah saat ini menyiapkan regulasi baru dengan

menetapkan harga acuan dan HET sesuai dengan kategori beras seperti beras medium, premium dan organik. Saat ini pemerintah belum menetapkan berapa HET untuk beras jenis premium dan organik, sementara untuk medium masih sesuai dengan Permendag 27/2017 yang sebesar Rp 9.500 per kilogram. (ant)

Bali Post/dok

Pembangunan Kota Didikte Pengembang Pekanbaru (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui bahwa selama ini pemerintah belum serius memikirkan perumahan untuk penduduk miskin perkotaan, sehingga perencanaan pembangunan kota didikte oleh pengembang atau developer yang memiliki lahan. ‘’Kita tidak pernah memikirkan itu secara serius, sehingga yang terjadi adalah perencanaan kota-kota di kita itu sangat didikte oleh developer,’’ kata Darmin Nasution dalam pidatonya di pembukaan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang bertajuk ‘’Kemitraan Strategis untuk Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan’’ di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (31/7) kemarin. D a r m i n m e ng a t a ka n, d a m p a k negatif dari semua itu adalah pemerintah kesulitan untuk menjalankan program pemerataan ekonomi untuk perumahan warga miskin, yang tentunya memerlukan lahan. Para developer telanjur dibiarkan menguasai lahan dan membangun rumah untuk keuntungan mereka, karena lebih banyak ditujukan bagi kelas menengah atas. ‘’Mereka (developer) yang borong tanah, mereka yang punya tanah, mereka mau bikin daerah mewahnya itu adalah keputusan dia. Di mana daerah setengah mewahnya itu keputusan dia. Lalu di manakah pemerintah?’’ kata Darminn. Meski begitu, ia mengatakan pe-

merintahan Presiden Joko Widodo sudah menyadari betapa pentingnya Indonesia memiliki bank tanah (land bank). Dengan begitu, pemerintah bisa lebih cepat menjalankan ekonomi berkeadilan untuk mengentaskan kemiskinan dengan membangun rumah untuk masyarakat miskin di perkotaan. ‘’Oleh karena itu, pemerintah harus punya bank tanah, land bank, sehingga pemerintah punya tanah untuk membangun rumah penduduk miskin di perkotaan. Tapi, rumah untuk masyarakat miskin perkotaan jangan harap ada tempat parkir mobil. Untuk parkir motor, bolehlah,’’ ucapnya. Darmin mengajak semua pihak untuk belajar dari pemerintah Singapura yang berhasil mengubah ‘’wajah’’ daerah kumuh pada era 1950-1960 menjadi modern. ‘’Kita harus sediakan itu (permumahan untuk masyarakat miskin),’’ katanya. Kebutuhan akan rumah bagi masyarakat miskin juga terjadi di Riau yang selama ini dikenal sebagai daerah kaya. Berdasarkan data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada Juli 2017, Provinsi Riau masih kekurangan rumah murah bersubsidi untuk masyarakat berpendapatan rendah sebanyak 462.622 unit. Salah satu kendala untuk memenuhi kebutuhan itu adalah lahan, dan belum disahkannya revisi peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Riau. (ant)


19

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

Bali Post/ant

PENIPUAN - Sejumlah tersangka kasus penipuan lewat telepon (phone fraud) diperlihatkan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Kepolisian Indonesia bersama kepolisian Tiongkok berhasil mengamankan 153 orang pelaku penipuan lewat telepon di Jakarta, Surabaya, Batam, dan Bali, dengan rincian 145 orang WN Tiongkok dan 5 WNI serta barang bukti sejumlah ponsel, kartu pengenal, serta perangkat elektronik lainnya.

Sindikat Pemerasan WN Cina

Semuanya Tanpa Paspor, Polisi Buru ’’Broker’’-nya Jakarta (Bali Post) Ratusan warga negara Cina dan Taiwan ditangkap di tiga wilayah yaitu Jakarta, Bali dan Surabaya. Penggerebekan sindikat pemerasan dan penipuan WN Cina ini menyasar warga negaranya sendiri yang berada di Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia menghadapi kesulitan melakukan indentifikasi karena polisi tidak menemukan paspor ratusan sindikat kejahatan lintas negara tersebut. ‘’Nanti kalau tidak ada kita minta surat perjalanan dari Dubes Cina. Kepolisian Cina juga ada di sini, kita minta mereka mengawal proses hukum mereka,’’ kata Menkum HAM Yasonna H. Laoly, di Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Yasonna merasa janggal dengan masuknya ratusan WN Cina tersebut, karenanya pihaknya melalui Ditjen Keimigrasian terus melakukan penelusuran. ‘’Tidak mungkin mereka masuk kemari tanpa paspor. Mungkin mereka sengaja membuangnya untuk mempersulit,’’ katanya. Saat ini ratusan warga Cina dan Taiwan itu masih menjalani pemer-

iksaan di Polda Metro Jaya. Mereka akan diperiksa status keimigrasiannya oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. ‘’Ya nanti tentu ada polisi kita yang akan memeriksa juga, mereka meminta agar dideportasi ke negara mereka,’’ kata Yasonna. Penggerebekan sindikat pemerasan dan penipuan WN Cina terhadap warga negaranya sendiri dilakukan secara serentak oleh Tim Satuan Tugas Khusus Polri bekerja sama dengan Kepolisian Cina pada Sabtu 29 Juli 2017 di Jakarta, Bali dan Surabaya. Mereka beroperasi secara terorganisir dengan menyewa rumahrumah mewah di tiga daerah tersebut. Dalam penggerebekan di Bali, Satgas Khusus Polri dan Polda Bali menggerebek rumah kontrakan di Perumahan

Puri Bendesa Lingkungan Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dari rumah tersebut, petugas menangkap 31 orang yang terdiri dari 17 WN Cina, 10 WN Taiwan, dan empat WNI. Untuk kasus di Jakarta, Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Kepolisian Cina menangkap 27 WN Cina. Penggerebekan dilakukan di Jalan Sekolah Duta Raya Nomor 5, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sedangkan di Surabaya, Petugas menangkap 93 orang di ketiga lokasi tersebut yang terdiri dari 81 WN Cina dan 12 WN Taiwan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, puluhan WNA itu tiba ke Indonesia secara bertahap. Kemudian mereka ditampung di sebuah tempat yang dijadikan markas untuk melakukan kejahatan siber. ‘’Para pelaku sudah kami kum-

pulkan, namun tak ada paspornya. Kan biasanya paspor itu melekat ya di dirinya. Hanya KTP dari Tiongkok sana,’’ kata Argo. Dari pengembangan sementara kasus ini, diketahui ratusan WN Cina ini masuk ke Indonesia secara bertahap sejak awal tahun 2017 ini. ‘’Ini kan masuknya tak bersamaan, mulai Januari, Februari dan Maret. Kemudian ditampung dalam suatu lokasi. Kalau ke sini dia sendiri kan enggak tahu, makanya masuknya bersama-sama,’’ kata Argo. Polisi juga masih mendalami keterkaitan jaringan ini dari lokasi penggerebekan yang dilakukan di Surabaya dan Bali, apakah masih dalam satu jaringan. ‘’Ini masih kami dalami apakah ada kaitannya antara Jakarta, Surabaya dan Bali. Masih kami cek,’’ katanya. Polisi juga masih buru pelaku yang berperan sebagai penghubung, dan penampung para WN Cina selama di Indonesia tersebut. ‘’Kami cari brokernya,’’ kata Argo. (kmb4)

Hadapi Korut, Tiga Orang Diamankan, Sekolah Diliburkan Korsel Ajak RI Bersatu Pendukung Cabup Saling Serang

Jayapura (Bali Post) – Kepolisian Resor Puncak Jaya, Senin (31/7) kemarin menahan tiga warga terkait pertikaian antarpendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang kembali terjadi sejak Sabtu (29/7). Tiga warga saat ini masih diperiksa secara intensif di Mapolres Puncak Jaya di Mulia, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. Dia mengatakan, sebelumnya polisi juga sudah menahan tiga warga dan saat ini mereka diperiksa di Dirkrimum Polda Papua di Jayapura. Pemeriksaan dilakukan di Jayapura untuk memudahkan penyidik mengungkapkan kasus tersebut sekaligus menghindari terjadinya mobilisasi massa ke Polres Puncak Jaya. Ketika ditanya tentang situasi kamtibmas, Kabid Humas Polda Papua mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap saat ini situasi kamtibmas mulai kondusif walaupun anggota masih berjaga jaga di sejumlah wilayah yang dianggap rawan. ‘’Situasi sempat memanas sehingga anggota melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata yang menembak tiga orang warga, satu di antaranya meninggal dunia,’’ kata Kombes Kamal seraya menambahkan belum diketahui pelakunya. Pertikaian antarpendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati kembali meletus sejak Sabtu (29/7) hingga menyebabkan dua orang tewas. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di Mulia, Senin pagi kemarin lumpuh akibat situasi keamanan yang tidak menguntungkan karena para pendukung calon bupati setempat saling menyerang. Salah satu guru SD Inpres di Mulia, Jitmau kepada Antara membenarkan

bahwa aktivitas belajar mengajar lumpuh karena para murid sejak pukul 09.00 WIT dipulangkan guna menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. ‘’Memang sejak pagi semua pelajar sudah dipulangkan karena sejak Sabtu (29/7) situasi keamanan di Mulia tidak kondusif,’’ kata ibu guru Jitmau yang dihubungi melalui telepon selulernya. Ia mengakui, sebelum memulangkan anakanak yang bersekolah di SD Inpres Mulia, pihak sekolah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Selain sekolah tempatnya mengajar, sekolah lainnya termasuk tingkat SMA juga dipulangkan, sehingga tanggung jawab keselamatan anak sudah tidak lagi berada pada guru atau sekolah, kata Jitmau. Sementara itu, pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Puncak Jaya Agus Fakaubun yang dihubungi terpisah mengaku, hari ini (Senin, 31/7) aktivitas belajar mengajar di Mulia ditiadakan akibat faktor keamanan. Belum diketahui sampai kapan aktivitas belajar mengajar lumpuh karena sampai saat ini situasi keamanan di Mulia tidak kondusif pasca-aksi saling penyerang antarpara pendukung pasangan calon bupati. Seluruh sekolah yang ada di Mulia dari tingkat SD hingga SMA sudah memulangkan muridnya sejak pagi, kata Agus Fakaubun. Pertikaian antarpara pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati sudah berlangsung sejak Sabtu (29/7) menyebabkan satu orang meninggal, 12 orang luka luka, dan 16 rumah dibakar. Pilkada di Kabupaten Puncak Jaya diikuti tiga pasangan calon yakni Yustus Wonda-Kirenius Telenggen, Hanock Ibo-Rinus Telenggen dan Yuni Wonda-Deinas Geley. (ant)

Wawasan Kebangsaan Dari Hal. 1

Ada dua kepentingan mereka menggunakan medsos. Paling banyak adalah untuk mendapat bahan terkait dengan ilmu pengetahuan. Jumlahnya 366 (77,5%). Selebihnya sekadar mengikuti zaman. Dari dua jawaban tersebut tentu dapat ditarik kesimpulan bahwa generasi muda tidak bisa dilepaskan dari medsos. Karenanya, pemanfaatan medsos untuk kepentingan membumikan Pancasila merupakan terobosan jitu. Sebab, hal itu juga akan bisa mengurangi pengaruh negatif medsos utamanya

terhadap munculnya ujaran kebencian dan radikalisme. Atas hasil polling tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Serinah dikonfirmasi, Senin (31/7) kemarin, tidak menampik bila ada desakan dari sejumlah tokoh agar Pancasila dijadikan satu mata pelajaran khusus. Mengingat saat ini ada ancaman serius terhadap Pancasila dari kelompok-kelompok yang anti dengan ideologi bangsa tersebut. Namun, kebijakan untuk menjadikan Pancasila sebagai satu mata pelajaran utuh tergantung dari pemerintah pusat. ‘’Itu ranahnya

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena menyangkut kurikulum,’’ jelasnya. Serinah juga menegaskan, saat ini Pancasila dalam dunia pendidikan bukanlah satu mata pelajaran khusus. Namun, diselipkan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) seperti halnya di SMA/ SMK. PKn yang diajarkan juga memuat materi tentang wawasan kebangsaan. ‘’Di dalamnya (PKn - red) isi Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kalau dulu namanya Pendidikan Moral Pancasila (PMP),’’ ujarnya. (kmb32)

Jakarta (Bali Post) Delegasi Parlemen Korea Selatan dipimpin Ketua Komite Pertahanan Won Yoo Chul didampingi tiga orang anggota Parlemen Korea Selatan antara lain Yoo Ki Juni, Hong M OOD Jong dan Yoon Sang Huti menemui parlemen Indonesia. Mereka diterima Wakil Ketua DPR-RI Koordinator bidang Pohukkam Fadli Zon yang didampingi Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais dan anggota Komisi I DPR Evita Nursanty di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/7) kemarin. Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanyakan situasi di Semenanjung Korea akhir-akhir ini. ‘’Bagaimana situasi di Semenanjung Korea, bagaimana progresnya saat ini, apakah ada kemajuan atau kemunduran dengan Korea Utara,’’ kata Fadli Zon. Anggota Parlemen Korsel Yoo Ki Juni menjelaskan situasi terakhir ketegangan di Semenanjung Korea sedang memuncak. Hal itu ditandai dengan peluncuran rudal oleh Korea Utara bahkan bisa mengjangkau Benua Amerika. Karena jarak jangkaunya yang sangat panjang ini, banyak pihak sangat mengkhawatirkan. Daya ledak dan daya jangkau rudal yang diluncurkan kali ini dinilai lebih dahsyat. ‘’Ketika kami berada di Sri Lanka sebelum berkunjung ke Indonesia, terjadi peluncuran yang dilakukan Korea Utara. Kami kira itu bukan ICBM tapi rudal yang berkategori ICBM. Oleh karena itu bisa dikatakan ketegangan di Semenanjung Korea sedang memuncak dan banyak orang yang mengkhawatirkannya,’’ ungkap Yoo Ki Juni. Tak hanya itu, anggota delegasi Parlemen Korea Selatan dari Partai Liberal ini mengungkapkan jarak tempuh rudal Korea Utara itu bisa menjangkau sampai Jakarta. Ia memohon dukungan dan kerja sama Indonesia dan masyarakat internasional untuk menghentikan propokasi yang tidak berarti oleh Korea Utara ini. Yoo Ki Juni mengajak Indonesia bersatu dengan masyarakat internasional untuk menghentikan pengembangan nuklir oleh Korea Utara. ‘’Kondisi saat ini belum waktunya untuk melakukan perlawanan secara militer,’’ kata Yoo Ki Juni. Anggota Parlemen Korsel lainnya, Hong Mood Jong, meyakini poros dunia akan berpindah ke Asia karena adanya isu ini. Untuk itu, ia mengharapkan dan meminta dukungan penuh dan perhatian Indonesia terkait masalah ini. ‘’Karena ini bukan masalah Semenanjung Korea saja tetapi masalah internasional,’’ jelas Hong. (kmb4)`

Generasi Muda

Dari Hal. 1

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, generasi muda perlu dibekali pendidikan bela negara. Penerapannya tak lagi pada jenjang SMP maupun SMA. Namun harus dilakukan layaknya membangun rumah, diawali dari fondasi, dari pendidikan paling dasar. ‘’Saya juga berpikir tentang situasi saat ini. Aksi radikalisme sering mun-

cul. Ini perlu diantisipasi. Kami akan mulai dari pendidikan paling dasar untuk penerapan bela negara,’’ ungkap Suwirta, Jumat (28/7). Meski pendidikan bela negara itu tak sepenuhnya tertuang dalam pendidikan formal, Bupati asal Nusa Ceningan ini menilai itu bisa diselipkan dalam muatan lokal. ‘’Penguatan bela negara ini penting. Salah satunya bisa melalui muatan lokal,’’ katanya. (olo/sos)

SELASA, 1 AGUSTUS 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Ngenteg Linggih, Melaspas lan Mendem Padagingan (5) 06.35 Seputar Bali Pagi

07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Krisnha Garuda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Bagus Putu Satria Suarima 11.05 Bali Channel Tourist TV

11.30 Folk Song 12.05 Dharma Wecana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesional & Berkarakter (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Ardhanareswari (1)

15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Dunia Pendidiksn 17.30 Taman Sari : TK Kumara Sari (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Lila Cita

Gong Kebyar Wanita Buleleng (2) 21.30 Taksu Nyoman Westen, Panggilan Jiwa Berkesenian 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (2) 23.00 Lila cita Calonara Anyarsari Negara (2)

Air Keras Dari Hal. 1

‘’Tapi ciri-cirinya sangat jauh dengan yang ada di peristiwa karena ini tinggi badannya tidak ada yang di atas 160 cm, bahkan yang terakhir yang kami amankan namanya Lestaluhu berdasarkan keterangan Saudara Novel,’’ katanya. Pada 10 Mei 2017 lalu, Polda Metro Jaya menahan seorang pria bernama Ahmad Lestaluhu yang sempat dicurigai sebagai penyerang air keras terhadap Novel. Tetapi pada keesokan harinya, pria itu dibebaskan karena polisi mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Lestaluhu adalah petugas keamanan salah satu spa di Jakarta. ‘’Rupanya Saudara Novel dapat ini dari anggota Polri, tapi anggota Polri mendapatkannya dari Facebook. Nah Saudara Lestaluhu ini sangat jauh berbeda karena tingginya hanya 157 cm, sementara pelaku penyerang ini sekitar 167-170 cm dan kemudian wajah juga berbeda,’’ kata Karnavian. Menurutnya, ada lima orang saksi yang disampaikan Baswedan dan polisi juga sudah menemukan lima orang dan dihadirkan di Polsek Kelapa Gading, yaitu Hasan, Lestaluhu, Mukhlis, dan satu polisi dari Polda Metro Jaya. ‘’Dari empat orang ini semua saksi mengatakan negatif, mereka bukan pelakunya dan

kami sudah mendalami empat orang ini alibinya tidak ada di TKP,’’ katanya. Ia juga mengaku sudah menyampaikan sejumlah fakta ke KPK pada 16 Juni 2017. ‘’Saya sendiri yang memimpin datang ke KPK bersama dengan tim penyidik Polda Metro saat itu, kemudian sudah dipaparkan temuan-temuan sampai 16 Juni kecuali yang foto tadi ya, karena yang ini baru dua hari lalu. Ini pun setelah kami ulangi terusmenerus sampai kesimpulan dari saksi hasilnya adalah baik,’’ jelasnya. ‘’Kami justru meminta pada tim dari KPK untuk memverifikasi ulang. Silakan verifikasi ulang, kami berikan akses silakan verifikasi ulang dibawa detik per detik jam per jam termasuk call recorder-nya bisa kami uji dan saya yakin teman-teman KPK tidak kalah dengan Polri kalau untuk urusan melakukan penyidikan di lapangan seperti ini,’’ katanya. Dia pun berjanji akan membuat pengumuman menyeluruh sketsa baru wajah penyerang itu. ‘’Kami akan umumkan lagi. Kami akan umumkan nanti dengan harapan ada masukan dari publik kepada kami yang kedua tim kami akan bekerja untuk mencari siapa orang ini. Syukur ada tim gabungan dengan tim KPK teman-teman KPK bisa bersama turun mencari,’’ kata Karnavian. (ant)

Jalan Raya Dari Hal. 1

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdhana, S.Pd., M.Psi. mengungkapkan telah menerapkan apel bendera lebih ketat lagi. Tiap Senin guru dan siswa diwajibkan datang ke sekolah pukul 06.00. Siswa yang terlambat upacara diberi sanksi menghormat bendera Merah Putih dari jalan raya. Hal ini penting dilakukan agar anak muda Bali menghormati simbol negara dan Pancasila. Di luar kelas anak-anak SMPN 3 Denpasar diberi waktu untuk menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan nasional. Kedua, mengaktifkan ekstra Paskibraka sebagai

tim pengibar bendera. Murdhana mengatakan budaya belajar dan budaya berprestasi yang diterapkan selama ini juga bagian dari bela negara. ‘’Kita didik mereka menjadi SDM yang unggul untuk daya saing bangsa,’’ tegasnya. Di SMK Saraswati 1 Denpasar, Kasek Drs. I Wayan Reta, M.Psi. mewajibkan anak-anaknya untuk belajar keras karena belajar keras adalah juga mengandung jiwa kebangsaan. Guru juga wajib menjadi contoh soal bela negara dengan memberi sekilas sejarah perjuangan pahlawan melawan penjajah. Terutama untuk mengenal kiprah perjuangan pahlawan asal Bali, sebelum guru memberikan materi pelajaran. (sue)


16 Pages

142 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

vie,’ ’Emoji Mo Beats Out Repeat No. 1 ’Dunkirk’ nde’ to ’Atomic Blo Tuesday, August

Indonesia detains 153 over $450-mln scam targeting Chinese

online: http://www.intern

Tuesday,

2017 August 1,

1, 2017

battle emerged

ofat the box “Dunkirk.”

- An unlikelyEmoji Movie” andand war epic LOS ANGELES between “Theanimated feature most of fice this weekendmorning theBut by Sunday morning, again will once heat. As of Saturday “Dunkirk” be in a dead seemed to settled, and it appears film. from critics the dust had first place to a lot of heat ture took ranged from meh be the weekend’s Rotlatest from

-- reaction its current Its B Nolan’s Christopherover-performed last horrible, earning score of 8%. over Warner Bros. it opened to the ten Tomatoes is also quite low when that weekend showing positive CinemaScore movie, meaning enwith $50 million, for an animated particularly director, combinedstill has a strong audiences aren’t either. lacking joying the movie central critical reception, for a movie plays the of has T.J. Miller draw -- evenpower, and at risk emoji who another character, a “Meh” his expresmovie star off as yet meaning time cannot being writtenII movie. This “no filter,” The same can change. rest of the cast, via AP World Warlooks to take in $28.1 Pictures for sion the Warner Bros. around it be said for James Corden, 3,748 locations, “Dunkirk.” Rudolph, million from which includes scene from a movie Anna Faris, Maya and Sofia a strong hold. shows a time that behind only It’s the firstplace two weekends Christina Aguilera, Bros. Pictures Sir Patrick for Focus, 3” ($22.7 yeah, and by Warner Chapter was launches has been first the same studio’s Vergara. Oh “Poop.” released “Blonde” the “Insidious Has Fallen” since This image the week in early June.a Stewart plays in a row “London “Burn After said Sony’s but Earlier in Woman” thrilled,” Greenstein. million, is still million); had and has “We’re “Wonder y is look- pegged at $20 million); million). (rtr) movie Josh result and is cur- marketing chief has spoken and tures and Sierra/Affinit below weekend $30 million ($21.6 Patty Jenkins’ ($19.1 run since, its but slightly Charl- opening Reading” phenomenal in on $400 million “The audience Movie’ a fam- ing at a decent, the the largest solid considering launch for also one of rently closing now it’s at $395.4 made the ‘Emoji er with $18.5 budget. It’s (right other expectations domestic ily event.” ize Theron-starr this week’s 3,304 locations. That leaves “Atomic Blonde” million from million). Sony’s “Emoji means weekrelease, That for the Focus Feain second from 4,075 major straggling. Movie” is somewhat million advenend with $25.7 The animated seen rising locations. Smoke is the engulfing from flames a fire broke stage after nd out at Tomorrowla in festival were evacuUnite Spain 22,000 peoplein Barcelona 29, - More than Spain July out on one MADRID electronic music festival Barcelona, fire broke an image this still ated from night after a huge of the show involving 2017, in on Saturday during a sequence said. obtained from a video of the stagesemergency services Footage circulated the media. fireworks, no one was injured. leaping from of from social big flames in front They said media showed of black smoke REUTERS Lopez via on social big plumes Alex Prim d”, was takstage, creating “Tomorrowlan Coloma de a crowd. known as in Santa No. 106 Dps The The festival, of Barcelona, held in Spain. Jl. Raya Puputan No 148 been just north (rtr) Mandala Renon Renon ing place the first time it has Kopi Made Jl. Raya Niti 148 held in Belgium. Sanur 28 Manan Mandala No. Gramenet, previously been Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Cafee festival has Jl. D.Tamblingan 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon

s evacuated

Thousand

al after stage

lona festiv

from Barce

You

onal can find Internati

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Bali Post

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

fire

IBP/net

police headquarter

0-mln

s, Indonesia

over $45 detains 153 Indonesia targeting Chinese scam Chinese

nationals

suspected

of involvement

in cyber

crime are

pictured

in Jakarta

150 Chinese more than million by $450 had detained said they that netted around Monday police on sophisticated scam go away. easier to Indonesian cases out a it would be carrying JAKARTAto make legal did it in China, accused of into paying he said. identify them.” entered Indonesia’s nationals compatriots legal problems, tourist visas then contacted The suspects broiled in tricking their

on were syndihanded The victims that they were sprawling archipelago international probably be office “This is an fraud,” Jakarta police and told by the suspects General’s and will most officials. told a news from the Attorney could “negotiate over to immigration deported cate of online and Argo Yuwono first they will be of a spokesman “The information “Most likely with the investigaor the police on payment done department, to stop the case” conference. after we’re Herry Rudolf of IndoneChina’s police sum. got from said came from joint investigation.”148 of certain information we been in tion,” Police. (rtr) “The so this is a have sia’s National the suspects, and that they the year, Police said China is also be heard the start of Chinese nationals trilNews can at Global whom were had been detained operation since has reached 6 profit in “Bali Image” from 9.30 a figure the rest Indonesian,raids in the capital 96.5 and their Yuwono said, Radio FM am. Listen to and the during weekend lion rupiah,” $450 million. Television until 10.00 FM at http:// city of Surabaya and to Bali. Jakarta, the m Global Radio Batam and Chinese. The equivalent images of telephones raided ten2myradio.co islands of are broadcast at http:// in a house globalfmbali.lis streaming “The perpetrators It just happens office equipment http:// or live video Chinese. li.com and li. it was victims are from Indonesia,” by police. radioglobalfmbanel/global-fm-ba to the suspects, “According Indonesia because of that they operate ustream.tv/chan first in Yuwono added. operated by said. “If they easier to hide on wealthy its geography,” Yuwono The syndicate information emtracking down or businessmen officials Chinese

at:

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Selasa Pon, 1 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Livi Zheng

Angkat Budaya Bali

BALI 2018

POLLING

RAKYAT BALI MEMILIH Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.

Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Calon Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Angelina Jolie

Kontroversi Audisi Angelina Jolie membantah adanya tudingan audisi untuk film yang disutradarainya, “First They Killed My Father,” merupakan bentuk eksploitasi anak dan kejam. Ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Vanity Fair, dijelaskan bahwa saat mengaudisi anak-anak yang bermain dalam filmnya itu, sutradara memberikan uang pada anak-anak yang diaudisi kemudian diambil kembali. Namun, hal itu adalah bentuk latihan film atau sebuah permainan untuk melihat akting sang anak. Ia mengatakan film yang diadaptasi di buku memori Loung Ung ini menceritakan tentang kehidupan Loung semasa kecil yang harus menghadapi aksi brutal rezim Khmer Merah di Kamboja. Jolie ikut dalam penulisan dan menyutradarai film itu. Jolie dan produser Rithy Panh mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu (30/7) untuk mengklarifikasi berita tersebut untuk merespons adanya pendapat negatif terkait film yang akan ditayangkan di Netflix. “Saya sangat kecewa bahwa sebuah latihan untuk improvisasi dari film ini dianggap sebuah skenario nyata. Anggapan bahwa uang diambil dari seorang anak saat audisi sangat salah dan mengecewakan. Saya pun akan marah jika hal itu benar-benar terjadi,” katanya. Jolie mengatakan orangtua dari anak-anak yang bermain di filmnya dan dokter disiapkan setiap hari untuk menjaga kesehatan anak-anak tersebut. Ia memastikan tidak ada yang tersakiti saat berperan di film yang mengangkat tentang sejarah kelam negara Kamboja itu. Panh, yang merupakan salah satu korban selamat dari Khmer Merah, menambahkan seluruh syuting dilakukan sesensitif mungkin. Ia memaparkan prosesnya sudah melalui pemberian informasi ke orangtua dan keluarga serta arahan dari organisasi nirlaba agar anak-anak mengerti bahwa mereka hanya berakting. “Anak-anak tersebut tidak dijebak maupun ditipu. Mereka menyadari bahwa yang dilakukannya hanya akting,” sebutnya. (iah/ap)

BerkariEr di Amerika Serikat (AS) dan menyutradarai “Brush with Danger” yang masuk nominasi Oscar tak membuat Livi Zheng lupa akan tanah kelahirannya, Indonesia. Perempuan kelahiran 3 April 1989 ini masih berupaya untuk mempromosikan budaya Indonesia, salah satunya Bali. Livi yang bertandang ke Kantor Bali Post, Senin (31/7) kemarin mengatakan ia tertarik untuk mempromosikan Indonesia dan Bali karena selama ini masih banyak hal yang positif yang belum tereksplorasi. Bahkan, dalam film baru yang digarapnya, ia secara spesifik mengambil tema tentang gamelan dan tari Bali serta kultur kehidupan masyarakatnya. Syuting, sebutnya, sudah hampir rampung. Ia berada selama dua minggu di Bali untuk melakukan pengambilan gambar. Film berjudul “Beats of Paradise” ini, jelasnya, diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles. “Proyek ini dapat

sponsor dan akhirnya kami bisa berangkat ke Bali,” katanya. Ia mengutarakan, film ini bercerita tentang suami-istri maestro tari dan gamelan Bali, Nyoman Wenten dan Nanik Wenten, yang hidup di Amerika Serikat. Suaminya pemain gamelan dan istrinya penari. “Ibu Nanik ini sukses mengkoreografi Ricky Martin dan sudah banyak penghargaan yang diperolehnya,” kata Livi yang didampingi Nanik Wenten dan Desak Putu Arsini. Ketenaran pasangan Wenten ini, sebutnya, sudah tidak diragukan lagi. Nyoman Wenten bahkan sudah bermain di sejumlah negara dan menjadi pengajar seni di sejumlah universitas ternama di Amerika Serikat. “Contohnya di Disney Hall, Lincoln Center, di banyak negara Amerika Selatan dan negara-negara Asia. Di film ini kami mengangkat kebudayaan Bali dan gamelan Bali,” paparnya yang diamini Executive Producer Zane Thomas. Untuk meningkatkan rasa penasaran masyarakat AS me-

Bali Post/eka

FILM - Sutradara Indonesia yang berkiprah di AS Livi Zheng berkunjung di gedung Bali Post, Denpasar, Senin (31/7) kemarin. Kunjungan ini berkaitan dengan produksi filmnya yang mengambil latar dan pemain di Bali. nonton film yang rencananya tayang pada 2018 itu, Livi mengatakan pihaknya sudah menggelar beragam kegiatan pra-film. Salah satunya dengan mengundang Balawan untuk konser di Los Angeles. Tak hanya itu, kolaborasi dengan menampilkan kebudayaan Bali juga dilakukan. Salah

satunya lewat pementasan Wayang Cenk Blonk di Taman Ayun. Pementasan ini akan menceritakan tentang sejarah Bali dan kehidupan pasangan Wenten. Livi Zheng merupakan sineas Indonesia yang lahir di Blitar namun bekerja di industri perfilman Amerika Serikat. Salah satu filmnya “Brush with

Danger” sudah ditayangkan di sejumlah bioskop di AS yang didistribusikan oleh Sony. Selain “Brush with Danger” perempuan yang menekuni wushu ini juga sudah menggarap empat film layar lebar. Setelah “Beats of Paradise”, ia berencana menggarap “Insight”. (iah)

Australia Perketat Pengamanan Bandara Sydney (Bali Post) -

Pengetatan keamanan terhadap penumpang dan bagasi di bandar udara (Bandara) Australia, diberlakukan setelah polisi menggagalkan dugaan rencana serangan bom di pesawat. Tindakan pengetatan ini akan tetap berlaku untuk sementara, kata menteri imigrasi Australia, Senin (31/7) kemarin. Pengamanan ketat dilakukan setelah empat orang ditangkap pada akhir pekan lalu dalam penggerebekan di beberapa pinggiran kota Sydney. Beberapa orang ditahan tanpa tuduhan di bawah aturan khusus penanggulangan terorisme. Polisi federal Australia tidak akan memastikan laporan media bahwa dugaan rencana

tersebut mungkin melibatkan bom atau berencana melepaskan gas beracun di dalam pesawat. Penangkapan tersebut menyusul pengepungan pada bulan lalu di kota Melbourne, tempat polisi menembak mati seorang pria bersenjata, yang dikatakan memiliki hubungan dengan ISIS. Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan kepada

wartawan di Melbourne pada Senin bahwa dugaan rencana bom pesawat bisa mendorong perubahan keamanan bandara jangka panjang. “Langkah pengamanan di bandara akan diberlakukan selama kita percaya mereka harus melakukannya, jadi mungkin akan terus berlanjut untuk beberapa lama,” kata Dutton. “Mungkin kita perlu me-

Sengatan ”Legu Gondong” Pancer Langiit

PANGGUNG Bali Mandara Mahalango 2017 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Minggu (30/7) malam, disemarakkan oleh penampilan apik Yayasan Pancer Langiit. Komunitas seni yang berbasis di Kelurahan Kapal, Mengwi, Badung ini sukses memukau penikmat seni di Bali lewat persembahan karya tari dan tabuh inovatif. Meskipun mengusung “label” inovatif, olah kreativitas seni yayasan yang dipimpin A.A. Gede Agung Rahma Putra ini tetap berpijak pada dasar-dasar seni tradisi sebagai landasan dalam berkreativitas sehingga karyakarya yang terlahirkan tetap mencuatkan nuansa ke-Balian yang kental. Salah satu garapan seni yang mendapat apresiasi gegap-gempita dari penonton adalah tari kreasi berjudul “Legu Gondong”. Sejatinya, tari kreasi yang ditarikan oleh tujuh orang penari ini bukanlah karya terbaru dari Pancer Langiit. Tarian yang komposisi geraknya ditata dengan sangat artistik oleh Agung Rahma Putra dan iringan tabuh yang ditata sangat ritmis serta dinamis oleh I Wayan Sudiarsa ini sempat ditampilkan pada Parade Tari Nusantara (PTN) 2015 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Pada ajang bergengsi yang mempertemukan senimanseniman terbaik dari seluruh

Indonesia itu, Legu Gondong sukses mengharumkan nama Provinsi Bali sebagai juara umum dengan memboyong tujuh piala termasuk piala bergilir sebagai Penyaji Terbaik dalam event tersebut. Ternyata, pesona Legu Gondong tidak hanya sukses “menghipnotis” para dewan juri PTN 2015 semata. Ketika ditampilkan di tanah kelahirannya, Bali, sengatan Legu Gondong juga mampu memaksa penikmat seni di Bali tidak beranjak dari tempat duduknya. Apalagi, kisah yang membingkai garapan tari ini cukup akrab dengan telinga masyarakat Bali khususnya masyarakat Denpasar dan sekitarnya. “Tarian ini memang terinspirasi dari Legenda Legu Gondong yang sudah menjadi dongeng pengantar tidur anak-anak Bali dari generasi ke generasi. Pancer Langiit mencoba mentransformasikan legenda itu ke dalam komposisi tari seperti yang ditampilkan saat ini. Untuk memperkuat karakter para penari, kostum mereka kami rancang sendiri dengan sentuhan artistik khas Pancer Langiit,” kata Pemimpin Yayasan Pancer Langiit Agung Rahma Putra yang juga bertindak sebagai koreografer Legu Gondong. Secara ringkas, tari kreasi Legu Gondong mengisahkan tentang kegundahan hati Sang Prabu di Kerajaan Kesi-

man terhadap menyebarnya wabah mematikan yang menghantui rakyat Kesiman. Wabah tersebut diyakini disebarkan oleh raksasa berwujud seperti nyamuk yang dikenal dengan Legu Gondong. Namun, Sang Prabu meyakini bahwa Dewa Laut adalah Dewa Penguasa dari segala wabah dan hama di muka bumi ini. Untuk itulah, Sang Prabu memohon kekuatan dari Dewa Laut agar dapat mengembalikan Legu Gondong kepada Sang Pencipta. Dengan berbekal anugerah kekuatan dari Dewa Laut, Sang Prabu Kesiman bergegas mempersiapkan diri untuk perang memberantas wabah yang disebarkan oleh Rangda Legu Gondong. Akhirnya, wabah Legu Gondong berhasil dimusnahkan dan rakyat kembali hidup dengan tenteram. Selain mempersembahkan tari kreasi Legu Gondong, Pancer Langiit juga tampil atraktif lewat tari penyambutan “Amertha Sri Bhumi”, tari kreasi kontemporer “Gongseng” dan tari cak kreasi berjudul “Pancasila Sakti”. Sementara itu, komposisi tabuh yang ditampilkan adalah tabuh kreasi “Tirta Sanjiwani” dengan iringan slonding inovatif, tabuh kreasi “Giri tirta” dan tabuh kreasi “Pancer Langiit Jaya” yang ditampilkan di sesi pamungkas. (ian)

Bali Post/ian

LEGU GONDONG – Salah satu adegan dalam tari kreasi “Legu Gondong” yang ditampilkan Yayasan Pancer Langiit di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Minggu (30/7) malam.

lihat pengaturan keamanan di bandara kita, khususnya bandara domestik kita, secara terus-menerus,” katanya, sebagaimana diwartakan Reuters. Pelancong antarnegara dikenai pengawasan jauh lebih sedikit daripada yang bepergian ke luar negeri tanpa pemeriksaan identifikasi formal yang diperlukan untuk perjalanan domestik. Penumpang di bandara utama Australia, termasuk Sydney, mengalami antrean yang lebih lama dari biasanya selama periode perjala-

nan Senin pagi yang sibuk. Seorang saksi Reuters mengatakan bahwa antrean tersebut telah hilang di Bandara Sydney pada waktu makan siang. Sumber di kapal induk Australia mengatakan bahwa perusahaan penerbangan dan bandar udara diperintahkan oleh pemerintah untuk meningkatkan pemeriksaan bagasi akibat ancaman tersebut, dengan beberapa pemeriksaan bagasi sekarang dilakukan saat penumpang antre untuk memeriksa tas mereka. (ant)

Nyoman Arjasa Wenten

Seniman Tari dan Karawitan Bali yang Mendunia

LEBIH dari 35 tahun, Nyoman Arjasa Wenten merantau ke negeri Paman Sam. Ia merantau untuk membawa kesenian Bali menjadi mendunia. Kata seorang tokoh Bali, Bali adalah milik dunia. Hal itulah yang membuatnya mantap berkiprah di Amerika Serikat. Bukan keinginannya untuk berkiprah di luar negeri. Namum arus kehidupan membuatnya terbawa ke sana. Ia hanyalah seorang putra seniman Bali. Kakeknya seorang dalang bernama Pekak Dalang Sading membentuk calonarang di Pura Dalem Kediri di Sading dan ayahnya seorang tukang ukir. Melihat Wenten yang senang menari dan menabuh sejak kecil, kakek pun mengajarinya. Ia diperkenalkan dengan guru-guru penari ternama. Suatu ketika kakek mengajaknya ke Pura Dalem Kediri. Di sana ia diajak pentas menari. Padahal ia sama sekali belum latihan. Namun, ia dipaksa memakai pakaian tari Baris dan dirias. Seketika ia bisa menari dengan lincah. Wenten yang beranjak remaja melanjutkan di Kokar. Saat itu Kokar berlokasi di Jalan Ratna, Denpasar. Seni karawitan ia tekuni hingga membawanya keliling dunia. Guru-guru yang pernah mengajarinya menari yaitu Beratha Armawa, Raka Bongkasa, Oka Sading, Nyoman Kakul, Raka Saba, Wayan Rendi, Agung Breset, I Gusti Nyoman Panji, dll. Dalam perjalanannya belajar di ASTI, Wenten mengajar tari Bali di luar negeri. Ia mengajar di CalArts, California. Ia juga sempat mengajar selama 8 minggu di San Fransisco. Ia juga memimpin kelompok mahasiswa tersebut pentas dan belajar lagi di Bali. Mahasiswa tersebut tinggal di Ubud di rumah Walter Spies, pelukis asal Jerman. Pada waktu itu seorang mpu karawitan yang tak lain adalah mertuanya yaitu Pak Cokro bersama-sama dengannya mengajar menari di Ubud. Kesuksesannya mengajar di Ubud itulah ia kembali diundang mengajar di Amerika. Prof. Dr. Robert Brown, tokoh di

Bali Post/may

Nyoman Arjasa Wenten

Amerika yang cinta Indonesia, memilih orang-orang yang akan mengajar seni karawitan Bali di Amerika. Kepopulerannya mulai terdengar di Amerika. Pementasan-pementasan yang dilakukan selalu ramai ditonton oleh warga Amerika, termasuk tokoh-tokoh besar Amerika. Setamat dari S-2 ia kembali ke Indonesia. Ia disarankan oleh IB Mantra, mantan Gubernur Bali, untuk bekerja di Indonesia. Namun, ia dipanggil lagi untuk mengajar di Amerika. Ia pun kembali mengajar di Amerika. Tak cukup sampai di sana, ia melanjutkan kuliah S-3 di UCLA, Amerika dengan beasiswa. Gelar profesor pun didapatnya dari UCLA, hingga kini di usianya ke-72, ia masih aktif mengajar dan berkesenian di Amerika. Ia menikah dengan Nanik, anak dari Pak Cokro. Darah seni dari kakek dua anak itu juga mengalir pada anak-anaknya. f Paradise Zane Thomas mulai tertarik dengan Nyoman Wenten saat bertemu dalam suatu project di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Amerika. Ia melihat Wenten menabuh. Director of Photography Jeff Caroli melihat pribadi Wenten humble, peduli, dan rendah hati. (kmb42)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 01 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu