Skip to main content

Edisi 19 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 30 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Paing, 19 September 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Mendag Bantah OTT IG Terkait Impor Gula Bandarlampung (Bali Post) –

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito menyatakan operasi tangkap tangan (OTT) Irman Gusman (IG) oleh KPK tidak ada sangkut-pautnya dengan impor gula. ‘’Tidak ada kaitannya peristiwa OTT KPK dengan impor gula, mungkin distributor gula,’’ kata Mendag, Minggu (18/9) kemarin.

Perjuangan Memperkuat DPD Makin Jauh Jakarta (Bali Post) Perjuangan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI agar memiliki kewenangan mengesahkan RAPBN dalam fungsi anggaran makin jauh dari harapan. Publik bahkan fraksi-fraksi di MPR akan semakin ragu kinerja DPD akan menjadi lebih baik apabila kewenangannya dikuatkan bisa mengesahkan dalam sebuah pengambilan keputusan di bidang anggaran dan pembentukan undang-undang. ‘’Ini tidak punya kewenangan atau sedikit kewenangan saja mereka yang tertangkap tangan ini bisa menjadi calo proyek, gimana kalau kewenangannya ditambah

seperti yang mereka selalu inginkan? Saya malu benar dengan kondisi ini,’’ kata mantan Ketua DPR-RI Marzuki Alie dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (18/9) kemarin. Menurut Marzuki, kasus tertangkapnya Irman Gusman oleh KPK, benar-benar menghilangkan kepercayaan publik terhadap parlemen di Indonesia. ‘’Tanpa kasus ini saja, masyarakat sudah selalu berpikir negatif dengan parlemen. Dengan kasus ini maka benar-benar akan menghilangkan kepercayaan masyarakat akan parlemen,’’ ujarnya. Hal. 19 Mengaku Heran

PAW Jero Wacik Masih Diproses Jakarta (Bali Post) Sudah hampir dua tahun keanggotaan DPR-RI periode 2014-2019, namun pergantian antar-waktu (PAW) Jero Wacik belum juga dilakukan Partai Demokrat. Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrat Agus Hermanto mengakui surat PAW Jero Wacik belum juga sampai ke pimpinan DPR. Namun, dia enggan menjelaskan perihal kendala yang menjadi penghambat lamanya PAW yang diajukan partainya tersebut. ‘’Ya memang ada (kendala). Tetapi memang lagi diproses,’’ kata Agus Hermanto, Kamis lalu. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini mengatakan meski terkesan lama namun pihaknya tetap memproses PAW tersebut. ‘’Suratnya belum sampailah (ke pimpinan DPR). Masih diproses di DPP (Partai Demokrat),’’ katanya. Hingga saat ini, PAW terhadap Jero Wacik belum juga dilakukan menyusul penetepannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM yang dipimpinnya. Setelah tidak lagi menjabat Menteri ESDM periode 2009-2014, Wacik mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif dan menjadi caleg terpilih periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Bali. Penetapan tersangka tersebut memaksa Jero Wacik mengajukan surat penangguhan pelantikan. Jero Wacik ditahan sejak 14 September 2014. Dalam proses hukum persidangan yang dijalani, Wacik didakwa melakukan penyimpangan Dana Operasional Menteri (DOM), gratifikasi Kementerian ESDM dan Kemenbudpar. Hal. 19 Ditolak Pengadilan

Kembangkan Pertanian

Beri Insentif Generasi Muda Jakarta (Bali Post) Salah satu kekhawatiran di sektor pertanian dalam jangka panjang adalah tidak adanya regenerasi petani. Padahal generasi muda merupakan sumber daya manusia yang menjadi pelaku utama maju tidaknya pengembangan pertanian di Tanah Air. Kekhawatiran tersebut menjadi perhatian serius Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis. ‘’Untuk itu, melalui organisasi Pemuda Tani Indonesia HKTI, saya selaku ketua umum mengajak pemuda untuk kembali bertani. Hal yang mungkin bisa saya dorong adalah pembangunan infrastruktur yang kebetulan masuk dalam lingkup Komisi V yang saya bidangi,’’ kata Fary Djemi Francis di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/9). Hal. 19 Memberi Harapan

Bali Post/ant

BAJU TAHANAN - Ketua DPD Irman Gusman mengenakan baju tahanan KPK keluar dari gedung KPK seusai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, Sabtu (17/9) dini hari. Irman Gusman ditangkap beserta barang bukti uang senilai Rp 100 juta.

Ia mengaku sudah melakukan pengecekan pada malam usai penangkapan oleh KPK, Sabtu dini hari lalu. ‘’Izin impor sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan, saya langsung yang mengawasi jadi tidak mungkin ada perusahaan itu,’’ katanya. Perusahaan impor, tegasnya, tidak ada yang berbadan hukum Comanditaire Venootschap (CV). ‘’Gak adalah kalau yang CV, itu kan cenderung untuk usaha kecil

menengah,’’ kata Enggar. Ia juga menyebutkan sudah langsung melakukan pengecekan terkait pemberitaan mengenai kaitannya dengan impor gula yang dikaitkan dengan OTT KPK itu. ‘’Aneh saja, kok bisa CV jadi pengimpor gula, mungkin ada kesalahan, saya tidak tahulah,’’ katanya menegaskan. Kalau sisi importasinya, Enggar menambahkan, tidak ada izin dari Bulog, semua harus izin Kemendag yang langsung melalui pen-

gawasannya. ‘’Agak kaget juga, kenapa bisa CV jadi importir, yang jelas perusahaan itu tidak ada dalam daftar importir kami,’’ kata Enggar. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman di rumah dinasnya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta, Sabtu (17/9) dini hari. Penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi dalam pengurusan kuota impor gula. (ant)

Irman Gusman Ditahan Jakarta (Bali Post) – Setelah tertangkap tangah oleh KPK dan ditetapkan sebagai tersangka, akhirnya Irman Gusman (IG) resmi ditahan, Sabtu (17/9). Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengatakan, IG memiliki peranan dalam memberikan rekomendasi jatah kuota gula impor. ‘’KPK menaruh perhatian besar pada masalah ketahanan pangan, untuk itu kami berharap para eksekutif, legislatif, penegak hukum, dan masyarakat tidak mengulangi kasus serupa,’’ katanya.

Laode M Syarief mengatakan tersangka dugaan korupsi kuota impor gula yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman (IG) sudah menerima uang suap Rp 100 juta. ‘’Uang sudah diterima oleh IG. Uang tersebut bahkan diambil dari dalam kamar,’’ tegasnya. Pernyataan tersebut membantah pernyataan Irman yang menjadi viral di media sosial yang menyatakan KPK terlalu cepat menetapkan status tersangka. ‘’Ada informasi yang beredar di masyarakat melalui SMS

dan media sosial. Kami menegaskan bahwa hal itu bukan dari IG, karena beliau tidak memiliki akses. Itu semacam memutarbalikkan fakta,’’ katanya. KPK juga meminta agar admin twitter dari Irman Gusman untuk menghentikan aktivitasnya dalam menyebarkan informasi yang tidak benar. ‘’Apa yang dilakukan oleh KPK telah sesuai dengan SOP dan perundangan yang berlaku. Bahkan direkam secara profesional oleh penyidik KPK,’’ tegasnya. (ant)

Bali Post/ant

GUDANG GULA - Penyidik KPK memindahkan koper ke dalam mobil dari gudang gula CV Semesta Berjaya, Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/9) kemarin. KPK menggeledah gudang gula tanpa label SNI milik Xaveriandy Sutanto, tersangka yang ditangkap KPK pada kasus dugaan suap Ketua DPD Irman Gusman.

Ledakan Melukai 25 Orang di New York

Sumbernya, Panci Presto Terhubung Ponsel

Bali Post/rtr

LOKASI LEDAKAN - Polisi memeriksa identitas warga saat mereka kembali ke rumah mereka di dekat lokasi ledakan di lingkungan Chelsea Manhattan, New York, AS, Minggu (18/9) kemarin.

SEBUAH ledakan mengguncang kawasan Chelsea, New York, yang melukai 25 orang, demikian disampaikan pihak departemen pemadam kebakaran, Minggu (18/9) kemarin. Salah satu sumber mengatakan, ledakan bukan disebabkan kebocoran gas, namun ledakan itu disengaja. Dugaan itu semakin kuat dengan ditemukannya sebuah perangkat panci presto di dekat lokasi ledakan di Manhattan, Chelsea, New York. Panci itu terhubung ke ponsel dengan kabel terpasang. Demikian dilansir Reuters, mengutip CNN, berdasarkan sumber dari penegak hukum. Dugaan awal dari para penyidik, ledakan disebabkan oleh benda ledak di dekat tong sampah. Wali Kota New York Bill de Blasio menyebut ledakan yang terjadi di kawasan Chelsea, New York, Amerika Serikat, sebagai tindakan yang disengaja. ‘’Namun tidak ada bukti yang menyatakan tersebut berhubungan dengan teror,’’ kata Blasio dilansir Reuters. Pejabat Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Barack Obama, yang sedang menghadiri kongres makan malam di Washington telah diberi tahu tentang ledakan yang terjadi di New York City. ‘’Penyebabnya

masih dalam penyelidikan. Presiden akan diberi tahu informasi selanjutnya,’’ kata pejabat tersebut dilansir Reuters. Seorang pejabat AS mengatakan, Joint Terrorism Task Force, sebuah gugus tugas antarpejabat federal negara bagian dan lokal, menyarankan pemerintah tidak mengesampingkan kemungkinan serangan teror atas ledakan tersebut. Gugus tugas tersebut juga menyelidiki sebuah bom pipa meledak sebelumnya pada Sabtu, di tempat sampah plastik di sepanjang rute road race di New Jersey, Seaside Park. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam ledakan itu, namun pihak berwenang percaya tindakan tersebut disengaja. Dari lokasi ledakan di Manhattan, setidaknya tiga orang terlihat dibawa menggunakan ambulans dan sebuah mobil yang melintas daerah tersebut mengalami pecah kaca belakang. Ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat (00.30 GMT pada Minggu) antara Avenue 6 dan 7 di 23rd Street, sekitar Chelsea, kata Deputi Komisioner Departemen Kepolisian Nw York J. Peter Donald dalam pesan twitter. Hal. 19 Warga Sipil

Jajak Pendapat

Tata Kelola Air Perlu Dibenahi STRATEGI Bali mengatasi kekeringan dan lahan telantar nyaris tak terdengar. Kebijakan pemerintah untuk membantu petani yang terdampak krisis air juga tak dirasakan. Pembangunan embung untuk menampung limpahan air dan perbaikan irigasi teknis tak banyak membantu. Pengelolaan air permukaan untuk menyangga kebutuhan penduduk Bali juga belum menjadi terobosan. Bahkan, PDAM dan perusahaan air kemasan lebih tertarik mengelola sumber mata air dan air irigasi sebagai lahan bisnis. Pandangan ini teruangkap saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali terkait tata kelola air irigasi dan kekeringan. Merespons pertanyaan, apakah pemerintah kabupaten/ kota di Bali sudah melakukan langkah strategis mengatasi tata kelola

air dan kekeringan, 82,57 persen responden mengaku belum merasakannya. Responden mengatakan tindakan dan penyikapan terhadap sejumlah subak di seluruh Bali yang mengalami kekeringan tidak dilakukan secara efektif. Kerusakan saluran irigasi tak ditangani dengan segera. Kuat kecenderungan tata kelola air dan pengelolaan sektor pertanian untuk mengantisipasi kekeringan tidak berorientasi pada kesejahteraan petani. Pemerintah masih mengelola pertanian dan tata kelola air irigasinya berdasarkan pendekatan proyek. Pembangunan irigasi teknis yang dilakukan secara partial belum efektif untuk mengatasi dampak kekeringan. Sementara itu, 14,61 persen responden mengakui pemerintah kabupaten/kota telah berupaya

maksimal mengatasi dampak kekeringan dengan melakukan tata kelola air irigasi. Proyek-proyek irigasi teknis sudah dianggarkan. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan kajian untuk membatasi pengelolaan sumber air petani untuk dijadikan lahan bisnis oleh PDAM dan pengusaha air kemasan. Pembangunan embung untuk menyangga sumber air pertanian juga telah dilakukan. Responden mengatakan kalaupun kini kekeringan masih mengancam pertanian, hal itu akibat adanya beragam kepentingan yang menyandera sektor pertanian. Penyelamatan sektor pertanian harus dilakukan terintegrasi tak bisa hanya berdasarkan pada pengelolaan sumber air. Hal. 19 Dampak Kekeringan


DENPASAR

2

Senin Paing, 19 September 2016

Selang Gas Bocor, Rumah Terbakar

NGELAWANG - Sejumlah

Denpasar (Bali Post) Kebakaran hebat terjadi di stan bunga Minang Indah di Jalan Hangtuah, Denpasar Timur (Dentim), Minggu (18/9) kemarin. Pemicu kebakaran diduga karena selang gas yang bocor karena waktu itu Sudirman Samsudin (37) sedang memasak. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 17.00 Wita. Untuk kerugiannya, belum bisa dihitung,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Dentim AKP Nyoman Darsana. Menurut Darsana, awalnya korban lagi masak di dapur. Tiba-tiba api dari kompor menyambar selang gas yang bocor. Si jago merah langsung berkobar dan melalap isi rumah tersebut. Dalam hitungan menit, mobil pemadam Denpasar tiba di TKP. Pasalnya, Pos Pemadam Juanda, Renon, cukup dekat dengan TKP. Api berhasil dipadamkan. ‘’Yang terbakar rumah dan isinya seperti meja biliar, kursi, meja, DVD player, kasur, alat-alat dapur, televisi, kulkas, HP, kompor gas, tabung gas dan uang Rp 2 juta,’’ ujarnya. Sebelumnya, Minggu pukul 07.00 Wita, kebakaran juga terjadi Jalan Tukad Petanu Gang III, Panjer, Denpasar Selatan. Yang terbakar kamar kos yang ditempati Kadek Sandra (25). Menurut petugas Polresta Denpasar, pukul 06.30 Wita korban sembahyang di kamar kos dan menyalakan dupa ditaruh di plangkiran atas tempat tidur (spring bed). Selesai sembahyang, korban bersama suaminya, Komang Mudarpa, berangkat ke Pura Sakenan untuk sembahyang. Mereka lupa mematikan dupa. Pukul 08.45 Wita, korban yang dalam perjalanan balik ke kos di-SMS bila kamarnya kebakaran. Sampai di kos, ia tidak bisa berbuat apa-apa melihat isi kamarnya ludes terbakar. Sementara keterangan tetangga korban, Ester Rara (26), saat menjemur pakaian ia melihat asap mengepul dari kamar korban. Tempat tinggal Ester berada di depan TKP. Selanjutnya, ia memanggil tetangga untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Warga terpaksa mendobrak pintu kamar tersebut karena dikunci. Warga bergotong-royong memadamkan api, namun api terus membesar. Sesaat kemudian, datang satu mobil pemadam Denpasar dan kurang dari satu jam api berhasil dipadamkan. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu dan kasusnya ditangani Polsek Denpasar Selatan. (kmb36)

mementaskan tarian Bar-

anak dengan membawa gamelan berjalan dari rumah ke rumah untuk ong Bangkung yang sering disebut tradisi ‘’Ngelawang’’, Minggu (18/9) kemarin, di kawasan Dalung. Ngelawang yang biasanya dipentaskan setelah hari raya Galungan dan Kuningan ini, terus dipentaskan untuk melestarikan tradisi dan juga memperkenalkan kepada Bali Post/kmb23

Belum Jelas, Pemanfaatan Lahan Eks Pasar Loak Denpasar (Bali Post) –

Lahan eks Pasar Loak dan Pasar Inpres di Jalan Gunung Agung, kini mulai dilirik sejumlah pihak. Bahkan, sejumlah wakil rakyat di Denpasar juga mulai mengusulkan pemanfaatan lahan yang sangat strategis tersebut. Banyak usulan yang mengemuka terkait pemanfaatan lahan seluas 27 are tersebut. Namun, sampai saat ini pemanfaatan eks Pasar Loak di Jalan Gunung Agung, Denpasar Barat tersebut belum jelas. Anggota DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra, Minggu (18/9) kemarin, menyampaikan keberadaan Kantor Camat Denpasar Barat yang berdampingan dengan GOR Kompyang Sujana, bisa direlokasi ke tempat yang lebih nyaman. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan, yakni bekas lahan Pasar Loak di Jalan Gunung Agung. Karena dilihat dari luasnya, lahan tersebut cukup memadai untuk kantor camat. Sedangkan bekas kantor camat

tersebut akan diperuntukkan bagi perluasan Lapangan Kompyang Sujana agar lebih representatif sebagai pusat olahraga warga kota. Usulan lain juga datang dari anggota dewan lainnya yakni Eko Supriadi. Politisi yang bertempat tinggal di dekat lahan eks Pasar Loak tersebut menilai lokasi tersebut sangat cocok untuk pelayanan kesehatan seperti puskesmas. Karena, selama ini keberadaan puskesmas di kawasan itu

banyak berada di lokasi yang akses jalannya sempit-sempit. ‘’Kalau secara pribadi, kami lebih memilih memanfaatkan lahan itu untuk puskesmas,’’ katanya. Di sisi lain, meski sudah banyak usulan yang ada, namun hingga kini PD Pasar Denpasar belum melakukan agenda untuk pemanfaatan lahan itu. Saat ini PD Pasar masih fokus pada rehabilitasi bangunan Pasar Badung yang mengalami musibah kebakaran akhir Februari lalu.

Rencana Pembangunan Gedung Kesenian Masuk RPJM Badung 2018

Bali Post/ist

TERBAKAR - Stan bunga Minang Indah di Jalan Hangtuah, Denpasar Timur, ludes dilalap api.

DENPASAR

& SEKITARNYA

Tabrak Anjing, Penumpang Motor CKB DARI kecelakaan yang kerap terjadi, penumpang motor biasanya mengalami luka lebih parah dari pembonceng. Hal itu yang terjadi pada Suliasih (41). Ia menderita cedera kepala berat (CKB) lantaran mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Buruan pukul 06.00 Wita, Minggu (18/9) kemarin. Peristiwa itu bermula saat Suliasih bersama suaminya, Marlina (44), sedang dalam perjalanan untuk mengantar pesanan pepes lele pada pembeli yang sudah menunggu di tempat. Saat itu, pasangan suamiistri asal Desa Babahan Kecamatan Penebel, Tabanan itu tak menyangka ada seekor anjing liar yang tiba-tiba muncul ke tengah jalan dan membuatnya ngerem mendadak. Keduanya pun langsung terhempas ke aspal dengan keras dan barang-barang dagangan mereka juga berhamburan di jalanan. Beruntung pagi itu jalanan masih sepi dan tidak ada kendaraan lain yang melintas. Tak pelak, mereka mengalami luka-luka yang cukup parah pada bagian kepala dan wajah. Suliasih langsung tak sadarkan diri, sementara darah mengucur deras dari kepalanya. Oleh warga sekitar, pasangan suami-istri tersebut langsung dilarikan ke RSUD Tabanan. Sesampai di sana, luka-luka Marlina di bagian dahi, pelipis, dan pipinya langsung dibersihkan dan diobati oleh dokter. Sementara Suliasih yang mengalami CKB karena dahi atas bagian kanannya robek, belum juga sadar. Suliasih terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar karena ICU di RSUD Tabanan sedang penuh. Saudara ipar Marlina, Yuliantini (49), yang ditemui di IGD RSUP Sanglah belum tahu apakah Suliasih yang sudah dikaruniai dua cucu tersebut akan dioperasi atau tidak. (may)

Suara Denpasar & Badung Struktur Wilayah Pemprov Harus Jelas Rencana tata ruang, pemanfaatan dan struktur wilayah Pemprov Bali harus jelas. Program pemerintah harus direalisasikan ke masyarakat. Infrastruktur kawasan strategis agar diperbaiki. Wilson, Canggu

Bekas Galian di Jalan Kerobokan Saya mengeluhkan jalan di Kerobokan ke barat yang tidak rata. Ada bekas galian dan genangan air, sehingga mengganggu kenyamanan pengendara. Pihak terkait agar memperbaikinya sehingga tidak membahayakan pengendara. Arya, Denpasar

generasi muda.

Denpasar (Bali Post) – Rencana pembagunan gedung kesenian di kawasan bekas Kantor Bupati Badung yang lama yang sempat diwacanakan oleh mantan Bupati Badung A.A. Gde Agung, akan dilanjutkan pemerintahan Bupati Nyoman Giri Prasta. Bahkan, rancangan tersebut sudah masuk dalam RPJM (Rencana Program Jangka Menengah) Kabupaten Badung dan aspirasi para seniman untuk memiliki gedung kesenian sekelas Art Center Denpasar pun dipastikan akan terwujud. Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung Ni Putu Dessy Darmayanti, Minggu (18/9) kemarin menjelaskan, rencana pembangunan gedung serba guna atau gedung kesenian di kawasan Puspem Badung sudah masuk dalam RPJM Kabupaten Badung. ‘’Rencana pada RPJM akan dibangun 2018. Tetapi jika ada kebijakan lain (dari pimpinan), bisa 2017,’’ ujarnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I.B. Anom Basma mengungkapkan, Detail Engineering Design (DED) terkait pembangunan gedung kesenian itu telah rampung. ‘’Saya dengan seniman dan budayawan telah sepakat, setiap pertunjukan seni atau budaya akan memanfaatan gedung tersebut. Untuk DED sudah selesai, tinggal fisiknya dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya,’’ ungkap Anom Basma, Jumat (9/9). Menurutnya, konsep dari ge-

dung serba guna tersebut menyerupai Gedung Kesenian Ardha Candra, Art Center Denpasar. Hanya, dibangun dalam ruang tertutup dengan kapasitas tiga ribu penonton. Selain ruang pertunjukan, juga akan dibangun ruang rapat dengan kapasitas 600 orang. ‘’Konsepnya seperti Gedung Ardha Candra Art Center, namun gedung yang bakal dibangun didesain dalam ruangan tertutup dengan kapasitas 3 ribu penonton. Dan ada ruang rapat besar sekitar 600 orang, karena saya hitung klian banjar adat saja jumlahnya 545 orang. Kalau itu kita undang semua, kan bisa memanfaatkan gedung ini,’’ terangnya. Pemkab Badung, katanya, juga akan melengkapi gedung tersebut dengan panggung terbuka untuk

pegelaran seni yang bersifat outdoor. ‘’Gedung ini juga dilengkapi pelataran untuk kegiatan seni yang bersifat di luar ruangan, seperti pertunjukan baleganjur kan harus di ruang terbuka,’’ katanya. Tak seperti kebanyakan gedung kesenian di mana seniman harus mengangkut perlengkapan dari parkiran hingga ke gedung pertunjukan, gedung yang disebut-sebut telah dianggarkan Rp 16 miliar ini akan menyediakan akses kendaraan sampai di belakang panggung utama. ‘’Seniman yang datang juga akan dimudahkan, karena tidak lagi mengangkut perlengkapan dari parkiran. Sebab, kendaraan langsung bisa bongkar muat perlengkapan di lokasi, tidak lagi ngangkut gambelan,’’ jelasnya. (kmb)

Bali Post/ist

GEDUNG - Gedung bekas kantor bupati di kompleks Balai Diklat Puspem Badung yang akan dibongkar dan direncanakan untuk gedung kesenian.

‘’Kami belum membahas masalah pemanfaatan lahan itu. Kami juga perlu koordinasi dengan pimpinan bila berbicara masalah itu, namun sampai kini itu belum ada,’’ ujar Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra saat ditemui pada sidang paripurna DPRD Denpasar, beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra yang dimintai konfirmasi mengatakan, lahan tersebut cukup memadai untuk lokasi kantor camat. Hanya, sampai saat ini pihaknya belum ada agenda terkait usulan itu. ‘’Lahan itu kini kan dikelola PD Pasar. Namun kalau untuk kantor camat, saya kira cukup ideal,’’ katanya. Seperti diketahui, lahan

bekas Pasar Loak di Jalan Gunung Agung tersebut kini dimanfaatkan untuk lahan parkir. Karena peruntukan secara permanen, PD Pasar harus mengonsultasikan dulu dengan Pemkot Denpasar. Lahan seluas 27 are tersebut merupakan aset Pemkot Denpasar. Setelah semua pedagang di dua pasar itu (pasar loak dan inpres) pindah, maka secara adminsitratif akan diserahkan kembali kepada Pemkot. Sebab, untuk pemanfaatannya pihak Pemkot-lah yang memiliki kewenangan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Pangan Siap Saji Harus Dicek Rutin Denpasar (Bali Post) Meski berbagai pangan siap saji seperti ayam goreng tepung, burger, pizza, dan lain-lain yang dikelola oleh perusahaan franchise memiliki jaminan akan standar kualitas, namun juga tetap harus dilakukan pengawasan rutin. Dinas Kesehatan Kota Denpasar bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar telah turun melakukan pengawasan agar pangan siap saji tersebut layak dikonsumsi. ‘’Semua sudah punya laik sehat. Saat grading, enam bulan sekali diambil sampel makanan, air bersih, usap alat dan rectal swab petugas penjamah makanannya,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini, M.Kes., Minggu (18/9) kemarin. Namun, ia menegaskan, bukan sidak yang dilakukan, melainkan pembinaan dan perusahaan franchise itu harus bersedia dicek setiap enam bulan sekali. Dengan demikian, pengawasan dari Dinas Kesehatan lebih ke higiene dan sanitasi pangan. ‘’Kalau Dinkes pada pembinaan dan pengawasan dan porsi besarnya di hygiene sanitasi pangan (HSP). Kalau BPOM pengawasan pada layak tidaknya bahan pangan, karena izinnya yang mengeluarkan BPOM,’’ jelasnya. Ditambahkannya, izin usaha

dikeluarkan Disperindag, sedangkan layak sehatnya pangan tersebut dikeluarkan Dinas Kesehatan dan bahan pangannya dikeluarkan izinnya oleh BPOM. Berdasarkan hasil pengawasan pihaknya, HSP produk pangan siap saji tersebut telah memenuhi standar HSP Dinas Kesehatan Kota Denpasar. ‘’Perusahaan itu setiap enam bulan sudah ada sertifikat laik sehat,’’ tandasnya. Kepala Bidang Penyelidikan BBPOM di Denpasar Drs. I Wayan Eka Ratnata menyebutkan, berdasarkan PP 28 Tahun 2004, pangan siap saji termasuk ranah pengawasan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Tetapi, BBPOM bisa melakukan pengujian terhadap semua produk pangan. Bahkan, BBPOM di Denpasar banyak menyampling produk Industri Rumah Tangga (IRT). Namun diakui, BBPOM tidak bisa melakukan penindakan karena izinnya dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota. ‘’Untuk pangan siap saji, BBPOM bisa lakukan sampling dan uji, tetapi tidak ada kewenangan untuk menindak,’’ tandasnya. Sesuai peraturan, yang menindak adalah pemerintah kabupaten/kota. ‘’Kita lakukan sampling tetapi tidak rutin,’’ imbuhnya. Selama ini, pihaknya tidak menemukan masalah terhadap pangan siap saji tersebut. (kmb42)

Sebelumnya Sudah Menetapkan Tersangka

Kejati Bali Banyak Keluarkan SP3 Kasus Korupsi SAAT KPK begitu getol melakukan penangkapan terhadap terduga koruptor, penetapan status tersangka dalam perkara korupsi di Bali justru banyak yang di-SP3-kan. Bahkan, dikeluarkannya SP3 tersebut pascapenyidik menetapkan seseorang sebagai tersangka dengan dalih bahwa penetapan tersangka telah memenuhi minimal dua alat bukti. Tak pelak, banyaknya SP3 yang dikeluarkan Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan ada beberapa yang dikeluarkan Polda Bali, cukup menyita perhatian publik dan menjadi sorotan pemerhati kasus korupsi seperti BCW (Bali Coruption Watch). Khusus di Kejati Bali, sederet kasus sempat mencuat dan telah menetapkan tersangka. Namun, ujung-ujungnya kejaksaan pula yang mengeluarkan SP3. Selain kasus penjualan lahan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra yang meng-SP3-kan tiga tersangka, beberapa kasus

juga dihentikan kejaksaan. Dari data yang didapat Bali Post, untuk kasus Jalan Prof. Mantra, mereka yang ditetapkan tersangka kemudian isunya di-SP3-kan adalah mantan Kasi Pengukuran Badan Pertanahan Negara (BPN) Gianyar Gendro Lestari, staf pengukuran I Gusti Agung Warmadewa dan Putu Gede Ardana. Pihak kejaksaan awalnya menggebu-gebu dan menyatakan ketiga pihak BPN itu sudah memenuhi alat bukti untuk dijadikan tersangka. Status tersangka itu juga diuraikan dan dituangkan dalam dakwaan Made Bawa. Dalam kasus ini, ada juga SP3 untuk Kepala Desa Keramas I Gede Bisma, Kepala Dusun Palak I Wayan Sudiasa dan Kepala Dusun Palak I Made Surna. Ketiga orang ini lebih dahulu dihentikan penyidikannya (SP3) oleh Pidsus Kejati Bali. Setelah dihentikan, barulah penyidik kejaksaan menetapkan tersangka pada pihak BPN sebagai penerbit sertifikat. Lagi-lagi

kini muncul informasi bahwa penyidik mengeluarkan SP3 kepada oknum petugas BPN Gianyar itu. Sebelum meng-SP3-kan tersangka, sebelumnya juga pihak kejaksaan memutuskan mengeluarkan SP3 pada sejumlah tersangka kasus pembebasan lahan Dermaga Gunaksa. Yakni Ni Made Anggara Juni Sari, S.T., M.Si., I Dewa Ayu Budhi Arini dan I Nengah Meregek. Sementara untuk kasus pencucian uang (money loundering) dalam kasus yang sama, juga dikeluarkan SP3 untuk Ni Made Anggara Juni Sari dan I Gusti Ayu Ardani. Di samping kasus-kasus besar itu, publik juga dihebohkan atas SP3 yang dikeluarkan Kejati Bali untuk kasus dugaan korupsi reklame Bandara Ngurah Rai. Tiga orang yang sempat ditetapkan sebagai tersangka, yakni pejabat bandara Nursapto, Purwanto dan rekanan Chris Sridana. Mereka cukup lama menyandang status

tersangka sebelum akhirnya Pidsus Kejati Bali mengeluarkan SP3. Atas informasi ada indikasi kasus tersebut akan dihentikan, Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan yang dimintai konfirmasi, Minggu (18/9) kemarin, membantah pihak kejaksaan sudah mengeluarkan SP3 untuk tiga tersangka BPN. Dia menegaskan, hingga saat ini SP3 untuk tiga tersangka BNP belum dikeluarkan Kejati Bali. Namun, sambungnya, memang

dalam dakwaan disebutkan oleh jaksa di sana terdakwa Made Bawa dan tiga dari pihak BPN. ‘’Tetapi kan semua ini perlu bembuktian yang valid. Valid itu salah satunya melalui persidangan. Kan dalam persidangan sudah terungkap, bahwa peranan BPN di sini masih belum jelas di mana letak unsur korupsinya,’’ jelas Ashari Kurniawan. Meski demikian, pihaknya akan menelaah kembali putusan hakim karena saat ini belum dikeluarkan SP3. (asa)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : ketua dpd tersangkut kasus suap Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Senin Paing, 19 September 2016

Badung

3

Pemangku Sad Khayangan Digaji Rp 1 Juta/Bulan Mangupura (Bali Post) Pemangku Pura Sad Khayangan dan Dang Khayangan di Kabupaten Badung bakal mendapat honorarium atau gaji Rp 1 juta per bulan. Program ini akan terealisasi 2017 mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung I.B. Anom Basma mengatakan, sebelumnya juga telah berjalan kebijakan pemberian honorarium kepada para sulinggih. ‘’Atas kebijakan bupati, pada tahun 2017 pemangku Pura Sad Kahyangan dan Dang Kahyangan akan diberikan gaji. Kebijakan ini sudah tertuang dalam KUA dan PPAS tahun 2017. Dari pendataan kami, ada 75 orang pemangku Pura Sad Kahyangan dan Dang Kahyangan,’’ ungkap Anom Basma yang dimintai konfirmasi, Minggu (18/9) kemarin. Menurutnya, kebijakan ini diambil bupati mengingat besarnya peran dan jasa pemangku sebagai pengantar upacara agama, sekaligus pelayan bagi umat untuk melaksanakan yadnya. Sedangkan untuk para sulinggih, pemberian honor sudah berlangsung cukup lama. Jumlah sulinggih di Badung sebanyak 175 orang. ‘’Untuk honor sulingih, sudah berjalan. Besarannya Rp 1,5 juta per bulan dengan pencairan enam bulan sekali, itu atas keinginan para sulinggih sendiri,’’ jelasnya. Pada anggaran perubahan tahun 2016 pada subbidang agama, dianggarkan Rp 5,1 miliar lebih. Di antaranya untuk program pendataan sarana dan aset-aset pura, honorarium sulinggih, penyuluh agama Hindu dan upacara agama, serta pelestarian naskah kuno. (kmb27)

Pagar Seng Larangan TPA Liar di Lukluk Rusak

Mangupura (Bali Post) Seng penutup agar warga tidak membuang sampah di kawasan Jalan Anggungan Kelurahan Lukluk, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini bukan karena warga yang membuang sampah di balik seng tersebut, tetapi kondisi pelat seng yang dijadikan pagar larangan Tempat Pembuangan Sampah (TPA) liar tersebut sudah mulai rusak. Kondisi ini cukup membahayakan pengendara yang melintas di jalan tersebut. Mengingat, angin yang cukup kencang bisa saja menerbangkan seng-seng tersebut ke tengah jalan karena pengikatnya sudah banyak yang lepas. Pantauan di lapangan, Minggu (18/9) kemarin, pagar seng yang dulunya untuk melarang warga membuang sampah di lahan kosong dekat sungai Jalan Raya Anggungan itu tampak mubazir. Sebab, sampah masih menumpuk di belakang pagar berwarna cokelat tersebut. Bahkan yang lebih memprihatinkan, sampah-sampah tersebut dibuang ke sungai sehingga pinggiran sungai tersebut mejadi kotor. ‘’Kami cukup waswas melintasi Jalan Anggungan yang di sebelah kanan toko Indomaret. Di sana ada pagar seng, tetapi pengikatnya banyak yang lepas. Bahkan, ada seng yang jatuh ke jalan saat diterpa angin kencang. Jika ini dibiarkan, takutnya pelat seng yang lain juga akan ikut beterbangan terkena angin sehingga membahayakan pengendara saat melintasi kawasan ini,’’ ujar Komang Kawi, salah satu pengendara yang sempat melintasi jalur itu. Lurah Lukluk Made Suardita yang dihubungi terpisah mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan koordinasi dengan pihak kepala lingkungan di sana. ‘’Setahu kami, di lahan kosong yang dipagari seng itu akan dibangun. Namun kami akan berkoordinasi dengan pihak kepala lingkungan untuk melakukan perbaikan pagar seng tersebut agar tidak membahayakan pengendara yang melintasi jalur Anggungan,’’ ujarnya. (kmb)

Bali Post/kmb23

TUKIK - Sejumlah tukik (anak penyu) jenis Lekang berjalan menuju laut saat dilepas-liarkan, Minggu (18/9) kemarin di Pantai Kuta. Sekitar 500 anak penyu yang baru menetas itu berhasil dilepas-liarkan menuju habitatnya. Sebelumnya, telur penyu tersebut diambil dari beberapa pantai tempat penyu bertelur, yang kemudian dipindahkan menuju tempat penetasan di Pantai Kuta. Upaya ini dilakukan untuk tetap menjaga keberlangsungan penyu agar tidak punah.

Pengadaan Laptop Rawan Gagal Tender

Mangupura (Bali Post) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung memutuskan menggunakan e-katalog dalam pengadaan ribuan laptop. Langkah ini guna mengatisipasi terjadinya gagal tender akibat keterbatasan waktu pengadaan. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widya Astika mengakui singkatnya waktu pengadaan hanya sekitar dua bulan, pengadaan laptop rawan gagal tender. Sementara pemerintah setempat telah merancang program tersebut pada APBD Perubahan. Seperti diketahui, dalam APBD Perubahan telah dirancang pengadaan laptop untuk siswa Sekolah Dasar (SD) negeri yang menyasar siswa kelas VI pada 249 SD negeri sebanyak 8.636 unit dengan anggaran Rp 58 miliar lebih. Selanjutnya, untuk SMP akan dilakukan pengadaan sarana-prasarana laboratorium

komputer dengan sasaran 11 SMP Negeri di Badung melalui pengadaan perangkat komputer siswa sebanyak 1.144 unit dengan anggaran Rp 17 miliar lebih. ‘’Proses pengadaan menggunakan sistem e-katalog bukan melalui pelelangan. Ini atas persetujuan pimpinan, sudah diputuskan pengadaan laptop untuk siswa kelas VI SD mengunakan e-katalog,’’ tegas Widya Astika yang dimintai konfirmasi, Minggu

(18/9) kemarin. Menurutnya, keterbatasan waktu menjadi salah satu pertimbangan mengapa pengadaan menggunakan ekatalog. Sebab, dengan mengunakan e-katalog melalui LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah), bisa memangkas waktu. ‘’Pada anggaran perubahan waktu pengadaan tak lebih dari dua bulan. Jadi pengadaan melalui e-katalog lebih efisien, dan transparan, karena prosesnya terbuka secara online,’’ ungkapnya. Terkait spesifikasi laptop yang akan diadakan, Widya Astika menjelaskan, disesuaikan dengan kebutuhan siswa, yang telah dikaji oleh tim teknis Disdikpora Badung. ‘’Untuk spesifikasinya saya tidak hafal, tetapi yang pasti-

nya sesuai kebutuhan anak didik,’’ terangnya. Nantinya, laptop-laptop ini tetap akan menjadi aset pemerintah, namun bisa dibawa pulang untuk pembelajaran siswa di rumah. Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra telah mengeluarkan rekomendasi agar pengadaan laptop siswa kelas V dan VI SD Negeri di Badung dilakukan secara bersamaan. Mengingat, sebelumnya ada rencana pemerintah untuk membagi pengadaan laptop dalam dua tahap. Yaitu laptop kelas VI diadakan di anggaran perubahan 2016 dan laptop kelas V dianggarkan di induk 2017. ‘’Selain merekomendasikan masalah pengadaan laptop kelas V dan VI, kami juga mendesak

pengadaan baju putih untuk para guru dilakukan bersamaan dengan para PNS di lingkungan Pemkab Badung,’’ ungkapnya. Nadhi Putra menjelaskan, pihaknya sengaja mendesak pengadaan laptop dilakukan bersamaan karena janji laptop kelas V dan VI ini sudah telanjur ditunggu-tunggu publik. Jadi sebagai mitra pemerintah pihaknya ingin secepatnya janji dan visi misi Bupati dalam pengadaan laptop itu segera terealisasi. ‘’Kami rekomendasikan pengadaan laptop siswa kelas V dan VI ini direalisasikan berbarengan di anggaran perubahan 2016. Karena publik sudah menunggu realisasi janji kampanye pasangan Giriasa ini,’’ pungkasnya. (kmb27)

Warisan Zaman Penjajahan

Ayunan di Munggu Tetap Eksis

Bali Post/kmb

RUSAK - Pagar seng larangan TPA liar di Lukluk mulai rusak dan dikhawatirkan membahayakan pengendara di Jalan Anggungan karena pengikat seng tersebut sudah banyak yang lepas.

DKP Soroti Pengambilan Sampah Swasta Mangupura (Bali Post) Keberadaan usaha pengambilan sampah swasta yang banyak tersebar di Kabupaten Badung, menjadi sorotan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) setempat. Pasalnya, keberadaan jasa ini berkontribusi terhadap munculnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayahnya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung I Putu Eka Merthawan, Minggu (18/9) kemarin, mengakui munculnya TPS liar akibat perilaku tak bertanggung jawab dari oknum jasa pengambilan sampah liar. ‘’Saya bukan mengambinghitamkan itu (pengangkutan sampah swasta - red), tetapi itu fakta di lapangan,’’ ungkapnya. Munculnya TPS liar, kata Eka Merthawan, akibat volume sampah meningkat, sementara pengangkutan yang dilakukan oleh jasa pengambilan sampah lambat, sehingga terjadi penumpukan sampah. Perilaku oknum yang tidak bertanggung jawab ini memicu munculnya TPS liar. ‘’Sampah banyak, sedangkan pengambilan sampah lambat, sehingga terjadi penumpukan. Inilah yang mengakibatkan banyak pembuangan liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab pengelola jasa sampah. Jadi swasta itu yang bermasalah, bukan DKP yang bermasalah,’’ tegasnya. Mantan Kabag Humas Badung ini mengatakan tengah merancang tim khusus yang bertugas mengawasi keberadaan usaha tersebut. Rencananya tim ini akan dideklarasikan dalam waktu dekat. ‘’Setelah hari raya, kami telah siap deklarasikan program terhadap pemetaan tempat pembuangan sampah liar. Tim ini saya sebut tim pemantau hotspot sampah liar,’’ ujarnya. Dikatakannya, tim yang terdiri dari 62 personel ini akan disebar di setiap desa. Mereka nantinya bertugas memantau dan memetakan potensi munculnya TPS liar di desa-desa. ‘’Satu desa diawasi oleh satu pemantau. Mudah-mudahan pertengahan Oktober ini sudah ada hasilnya yang dilaporkan ke bapak bupati,’’ ucapnya. Dijelaskannya, tim pemantau hotspot sampah liar ini akan melibatkan seluruh perangkat desa, sehingga DKP tidak bekerja sendiri. ‘’Bapak bupati sudah mencanangkan sinergitas antar-SKPD dan antarkomponen desa. Jadi untuk pemetaan nantinya, tim kami akan di-back-up perangkat desa,’’ pungkasnya. (kmb27)

TRADISI Mekotek sudah menjadi salah satu ikon Desa Munggu Kecamatan Mengwi, Badung. Selain Mekotek, desa ini juga memiliki permainan ayunan tradisional warisan dari zaman penjajahan. Tidak diketahui pasti, kapan ayunan di Banjar Kerobokan itu mulai ada. Yang jelas, ayunan tersebut dimainkan menjelang dan setelah Galungan dan Kuningan. Jika Galungan dimainkan selama empat hari setiap sore, sementara saat Kuningan dimainkan selama tiga hari. Salah seorang panglisir Banjar Kerobokan Desa Adat Munggu, Made Peguh, juga mengaku tak mengetahui sejak kapan beridirnya ayunan tersebut. ‘’Saya tidak tahu dari tahun berapa. Yang jelas, sebelum kemerdekaan RI ayunan ini sudah ada,’’ kata Peguh yang saat ini telah berusia 76 tahun. Ia mengatakan, usia ayunan yang berisi delapan kursi ini diperkirakan lebih dari

usianya dan baru direnovasi sekali. Itu pun hanya di bagian batang utama atau batang tengah. Peguh bersama Made Jana yang bertugas di bagian punia dan pembatasan waktu ayunan tersebut mengungkapkan, ayunan yang kini berada di lantai satu Bali Banjar Kerobokan itu, awalnya adalah milik sekaa ayunan dan berpindahpindah. ‘’Dulu ayunan ini hanya beratapkan ambengan (alang-alang) dan berdinding klangsah (anyaman daun kelapa). Namun berjalannya waktu dan kesibukan anggota sekaa, ayunan akhirnya diserahkan ke pihak banjar adat. Sejak diserahkan ke banjar, ayunan ini tak lagi pernah berpindah,’’ ujarnya. Pengunjung yang didominasi oleh anak-anak, cukup membayar Rp 2.000 untuk satu kursi dengan durasi putaran kurang lebih satu menit. Dulu, kata Made Jana, durasi putaran ayunan menggunakan beruk (tempat air

Bali Post/kmb

AYUNAN - Permainan ayunan di Banjar Kerobokan, Desa Munggu, dari zaman pejajahan dulu sampai saat ini masih tetap eksis.

dari batok kelapa) yang berisi air yang pada bagian tengahnya diberi lubang. ‘’Kalau air dalam beruk sudah habis, berarti durasi permainan selasai. Tapi kini hanya pakai perkiraan saja, sekitar satu menit,’’ terangnya. Ayunan ini dimainkan setiap perayaan Galungan

dan Kuningan sebagai bentuk pelestarian warisan leluhur. ‘’Kalau pendapatan memang tidak seberapa dari anakanak yang membayar untuk naik ayunan ini. Tapi ini kan hiburan dan melestarikan warisan,’’ katanya. Untuk memainkan ayunan, krama Banjar Kerobokan

yang berjumlah 80 KK dibagi menjadi dua arahan, yakni Kangin dan Kawan. Pengunjung tidak hanya dari Desa Munggu saja, desa lain seperti Desa Kaba-kaba dan Desa Nyanyi (Tabanan) dan desa tetangga yakni Desa Canggu, Desa Tumbak Bayuh dan Kelurahan Kapal. (kmb)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL

All New Honda BeAT eSP Dongkrak Penjualan Honda

Sanatana Dharma Award 2016

Kompetisi Tugas Akhir Teknik Arsitektur FT Unwar

JUARA - Para juara tugas akhir FT Unwar. UNTUK pertama kalinya di memiliki wadah berekspresi dan Bali, Jurusan Teknik Arsitektur berkompetisi. Fakultas Teknik Universitas Kompetisi Tugas Akhir ini Warmadewa (FT Unwar) men- terselenggara atas dukungan gadakan Kompetisi Tugas Akhir. dari berbagai pihak sejak ide Peserta untuk kompetisi ini ada- acara bergulir Mei 2016 sampai lah mahasiswa tugas akhir yang terselenggara pada Rabu (14/9) memperoleh nilai memuaskan (A) lalu di Ruang Studio Peranuntuk tugas akhirnya, sehingga cangan Arsitektur FT Unwar. memunculkan pemenang yang Adapun pihak-pihak yang menterbaik dari yang baik. dukung kegiatan tersebut adalah Acara Kompetisi Tugas Akhir Yayasan Kesejahteraan Korpri ini dibuka oleh Ketua Jurusan Provinsi Bali, IAI (Ikatan ArsiTeknik Arsitektur Ni Wayan tek Indonesia), Inkindo Bali dan Meidayanti Mustika, S.T., M.T. Jeghier Architect. Dari IAI Bali Ide acara ini dari melihat adanya menyumbangkan hadiah berupa beberapa kompetisi tugas akhir keanggotaan gratis bagi ketiga di institusi pendidikan Arsi- pemenang dan suvenir baju kaos tektur di luar Bali dan muncul IAI. Sedangkan dari Inkindo dan keinginan membuat wadah yang Jeghier Architect mensponsori sama karena sesungguhnya ma- dalam bentuk dana untuk hadiah hasiswa di Bali khususnya di uang tunai. Unwar memiliki potensi yang Juri yang terlibat dalam proses besar menghasilkan karya tugas penilaian kompetisi ini adalah akhir berkualitas, namun tidak juri internal institusi FT Un-

war, perwakilan praktisi dan perwakilan asosiasi. Juri dari Asosiasi Profesi IAI adalah Ketut Gde Astien Supatra, IAI., A.A., dari praktisi profesional adalah Komang Suardika, S.T., IAI., M.M. (Jeghier Architect) dan dari internal kampus adalah Dekan FT Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. Masing–masing pemenang juara I, II dan III mendapat sertifikat juara, free keanggotaan IAI plus kaos IAI dan hadiah uang sebesar Rp 1.500.000 untuk juara I, Rp 1.050.000 untuk juara II dan Rp 700.000 untuk juara III. Seluruh peserta juga mendapat kenang–kenangan dari Unwar. Pemenang dari Kompetisi Tugas Akhir ini, juara I I Wayan Sudi Mariana dengan judul tugas akhir ‘’Perencanaan dan Perancangan Resor Ekowisata di Desa Lodtunduh, Ubud’’. Juara II Made Yuda Prasetya dengan judul tugas akhir ‘’Perencanaan dan Perancangan Fasilitas Wisata Pengerajin Ukir di Desa Wisata Samu, Singapadu, Kabupaten Gianyar’’ dan juara III I Made Yoga Widnyana dengan judul tugas akhir ‘’Perencanaan dan Perancangan Rafting Resort di Kedewatan, Ubud, Gianyar’’. Melalui terselenggaranya Kompetisi Tugas Akhir ini diharapkan dapat membangun iklim kompetisi di internal jurusan dan untuk pemenangnya menjadi nilai tambah sebagai lulusan terbaik, sehingga semakin percaya diri untuk masuk ke dunia kerja. Ke depannya, Jurusan Teknik Arsitektur FT Unwar berkomitmen secara konsisten menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun. (ad781)

Senin Paing, 19 September 2016

KEHADIRAN All New Honda BeAT di kalangan pencinta skutik semakin kuat. Hal ini tercermin dari penjualannya secara nasional pada Agustus yang naik menjadi 157.462 unit dibandingkan dengan penjualan Juli 2016 yang hanya 43.495 unit. Pertumbuhan ini dipicu oleh penerimaan yang tinggi terhadap model terbaru All New Honda BeAT eSP yang diluncurkan secara serentak di seluruh Indonesia pada pertengahan bulan lalu. Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), pasar sepeda motor nasional pada Agustus 2016 mengalami pertumbuhan 72,9% menjadi 527.536 unit dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 305.153 unit. Pada bulan ini, segmen skutik nasional melonjak 99% menjadi 433.200 unit dari penjualan Juli 2016 yang hanya 217.652 unit. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) juga mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 90,9% yaitu 388.847 unit, dengan penguasaan pangsa pasar 73,7% terhadap sepeda motor nasional. Adapun segmen skutik Honda berkontribusi sebesar 78,4% terhadap pasar skutik nasional dengan torehan penjualan 339.445 unit atau tumbuh 123,9% dibandingkan Juli 2016 yang hanya 151.585 unit. Kontribusi terbesar terhadap penjualan skutik Honda diperoleh dari larisnya model Honda BeAT series yang terjual sebanyak 157.462 unit. Sepanjang Agustus 2016, Honda Vario series juga mengikuti kesuksesan penjualan Honda BeAT dengan penjualan sebanyak 128.421 unit. Diikuti model All New Honda Scoopy eSP sebanyak 53. 083 unit,

PELUNCURAN - Suasana peluncuran All New Honda BeAT beberapa waktu lalu. All New Honda PCX 150 350 unit sepeda motor bebek Honda terjual dan Honda Spacy yang terjual 129 sebanyak 29.754 unit pada Agusunit. tus 2016 dengan pangsa pasar General Manager Sales Division 59,6% atau tumbuh tipis sebesar AHM Thomas Wijaya mengatakan, 1,6% dibandingkan bulan sebepenjualan Honda BeAT series lumnya yaitu 29.281 unit. Pada merupakan bukti nyata bahwa segmen ini, Honda Supra series produk ini merupakan salah satu berkontribusi terbanyak sebesar moda transportasi skutik terbaik 15.337 unit, Honda Revo series yang menjadi pilihan konsumen di 7.012 unit, New Honda Sonic 150R kelasnya. Hadir dengan dua varian 5.400 unit dan Honda Blade sebeAll New Honda BeAT eSP dan All sar 2.005 unit. New Honda BeAT POP eSP, model Untuk segmen sport, AHM ini diharapkan dapat mendorong memberikan kontribusi penjualan pertumbuhan permintaan terhadap 19.648 unit atau 44,2% pangsa model Honda lainnya. ‘’Kami baru pasar. Pada segmen ini, Honda saja menyegarkan produk All New CBR series menjadi penyumHonda BeAT eSP untuk memenuhi bang terbanyak yaitu sebesar kebutuhan konsumen terhadap 8.856 unit, diikuti All New Honda produk skutik terbaik Honda. Kami CB150R StreetFire 7.082 unit, berharap pencapaian positif ini da- Honda Verza 3.554 unit, Honda pat kami tularkan kepada produk Megapro 151 unit dan penjualan sepeda motor Honda lainnya.’’ big bike sport series sebanyak 5 Di segmen lain, penjualan unit. (bns1)

Penobatan Putra Mahkota Kesultanan Bima Sumbawa

Gusti Wedakarna Jadi Upasaksi Agung dan Serahkan Keris Bima Sesa PADA zaman penaklukan Majapahit di Sumbawa, pernah ada kisah bahwa salah satu dari 9 keris Majapahit disebar ke seluruh Indonesia, termasuk di Sumbawa. Keris itulah yang menjadi saksi kekuasaan waskita Majapahit dan nama kota Bima pun dipercaya sebagai bagian dari penghormatan terhadap ajaran Mahabharata. Begitu juga dengan keberadaan situs lingga yoni pahatan Buddha Ganesha di Situs Wadu Paa di Kecamatan Donggo, Sumbawa dan temuan situs Hindu di Desa Candi semakin menegaskan bahwa peradaban Hindu Buddha sangat memengaruhi Sumbawa. Maka dari itu, sebuah perjalanan karma telah dijalani oleh Shri I Gusti Ngurah Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang mendapatkan kehormatan untuk mewakili Bali untuk bisa hadir

di Sumbawa untuk menjadi upasaksi agung dari prosesi penobatan putra mahkota (Jenateke) Kesultanan Bima. Dalam kapasitasnya sebagai panglingsir trah Dinasti Tegeh Kori, Shri Gusti Wedakarna menyampaikan angayubagia terhadap eksistensi Kesultanan Bima yang dalam sejarah nusantara sangat heroik membela jati diri bangsa. ‘’Atas nama rakyat Bali dan umat Hindu, saya berharap hubungan sejarah antara Bali dan Bima kembali terwujud. Dalam babad nusantara, leluhur kami Majapahit sangat memberi arti penting dari Bima. Yang saya tahu, Raja Pertama hingga ke-26 adalah Hindu. Baru setelah itu berbentuk Kesultanan Islam. Dan saya senang bahwa di zaman NKRI banyak orang Bali dan Hindu ada di Sumbawa. Termasuk di Dompu, Bima dan Kota Sumbawa. Ini kehendak leluhur

bahwa peran Bali tidak bisa dilepaskan dari sejarah Sumbawa,’’ ungkap Abhiseka Raja Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX. Ia pun berpesan pada Sultan Bima agar ke depan situs-situs Hindu dan komunitas Hindu Buddha mendapat pengayoman di Sumbawa. ‘’Tugas saya untuk terus-menerus ngenteg agar hubungan Bali dengan kerajaan luar Bali berlangsung baik. Leluhur itu kan bekerja lewat warih-nya. Dan itu saya usahakan terus. Apalagi di Sumbawa terdapat Pura Agung Udaya Parwata di Gunung Tambora yang besar. Simbol seperti Khayangan Jagat Nusantara ini yang harus diamankan dan tentu hubungan ini harus terus dipelihara baik lewat jalur politik dan diplomasi. Kita hanya mengulang apa yang dilakukan leluhur,’’ ungkap Arya Wedakarna (AWK) yang juga

Senator DPD-RI ini. Di hadapan sejumlah raja Nusantara seperti Sultan Palembang, Raja Maros Sulsel, Sultan Pasir Kaltim, Ratu Kokoda Papua, Pangeran Pakualaman Yogya dan raja lainnya, Shri Gusti Wedakarna menyerahkan Medali Istana Mancawarna Tampaksiring dan keris Bali yang diberikan gelar Bima Sesa kepada Sultan Bima. (ad433)

MENYAPA - Abhiseka Raja Majapahit Bali Sri Wilatikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan XIX bersama Sultan Palembang, Ratu Kokoda Papua dan Sultan Pasir Kaltim menyapa rakyat Bima bersama Jenateke Kesultanan Bima di Pendopo Istana Bima Sumbawa.

Istana Musik Tutup

Rumah Produksi dan Musisi Resah Denpasar (Bali Post) – Tutupnya Istana Musik yang terletak di Jalan Hassanudin, Denpasar sebagai toko sekaligus distributor kaset dan CD hasil karya musisi Bali, mulai dirasakan oleh rumah produksi, musisi Bali dan pengecer kaset dan CD. Sebab, hal tersebut berimbas pada distribusi dan penjualan kaset dan CD di pasaran. Salah satu sebab tutupnya Istana Musik adalah semakin maraknya pembajakan yang dilakukan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi berupa internet (youtube) yang tidak bisa dibendung. Hal ini diakui oleh Ketua Pramusti Bali IGN ‘’Rahman’’ Murthana. Menurutnya, dengan tutupnya Istana Musik di Bali menjadi keresahan tersendiri bagi rumah

produksi, musisi Bali maupun para pengecer dalam menyalurkan hasil karya dan pemasarannya. Bahkan, Rahman sudah sempat menghubungi beberapa pengecer di daerah di Bali dan hasilnya, banyak pengecer yang mengaku kesulitan untuk mendapatkan kaset dan CD untuk dijual di pasar. Untuk sementara, ia menyarankan para pengecer untuk mencari langsung ke rumah produksi. Namun, itu sangat ribet karena harus mencari ke sana-sini. Sebab, saat ini kebanyakan musisi yang memproduksi hasil karyanya di rumah masing-masing. ‘’Tentu ini akan lebih ribet bagi para pengecer untuk mendapatkan kaset dan CD,’’ tandas Murthana saat dikonfirmasi, Minggu (18/9) kemarin. Hal serupa juga dirasakan oleh para musisi. Murthana mengatakan, banyak musisi Bali yang sudah mencetak kaset dan CD, namun

belum tersebar. Untuk saat ini, Pramusti Bali belum bisa mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kendati demikian, pihaknya akan segera membicarakan permasalahan tersebut dengan para musisi dan ke depan akan beralih ke dunia digital untuk menyalurkan dan memasarkan hasil karya musisi Bali. ‘’Memang di era seperti sekarang ini, penjualan hasil karya bisa melalui youtube atau media sosial lainnya, tetapi penjualan kaset dan CD secara konvensional juga masih diperluakan, terutama di daerah pedesaan. Sebab, peminat kaset dan CD masih ada, meskipun tidak sebagus dulu. Untuk sementara ini, ada salah satu toko di Jalan Sumatera, yaitu Rumah Music yang akan berencana sebagai distributor kaset dan CD hasil karya musisi Bali. Namun, saya belum sempat mengeceknya,’’ pungkasnya. (win)

Menristekdikti Maksimalkan Program Bidik Misi Pontianak (Bali Post) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tingi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan program Bidik Misi untuk membantu mahasiswa berprestasi namun tidak mampu, agar bisa terus menyelesaikan kuliahnya. ‘’Memang, program Bidik Misi untuk orang miskin untuk kuliah sudah ada sejak tahun 2010. Namun, kita berusaha untuk memaksimalkannya sejak tahun 2014 lalu dan ini akan terus kita maksimalkan agar semakin banyak mahasiswa berprestasi yang dapat melanjutkan kuliahnya hingga selesai,’’ kata Mohammad Nasir saat berkunjung ke Untan Pontianak, Sabtu (17/9). Dia menjelaskan, beasiswa Bidik Misi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi calon maha-

siswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Tujuan diselenggarakannya beasiswa Bidik Misi untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik, memberi bantuan biaya pendidikan kepada calon/mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan program diploma atau sarjana sampai selesai dan tepat waktu. Program itu juga diarahkan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, nonkurikuler maupun ekstrakurikuler, menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif. ‘’Kita harapkan, program ini bisa melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan

memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat,’’ tuturnya. Sementara sasaran program Bidik Misi adalah lulusan satuan pendidikan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik yang baik. ‘’Untuk beasiswa sudah kami lepas sekitar 300 ribu dan sekarang semakin meningkat. Nanti ke depan akan ditingkatkan lagi sesuai dengan anggaran yang ada,’’ katanya. Menurutnya, jika negara ingin memutus mata rantai kemiskinan melalui proses pendidikan tinggi. ‘’Harapannya dengan pendidikan tinggi anak-anak Indonesia akan mampu meningkatkan inovasi, kreasi untuk membangun negeri ini dengan ilmu pengetahuan dan teknologi,’’ kata Mohammad Nasir. (ant)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Senin Paing, 19 September 2016

5

Berusaha Kabur, Pelaku Curanmor Ditembak Polisi Sita 18 Motor Banyuwangi (Bali Post) -

Maraknya kasus pencurian motor di parkiran Pelabuhan LCM Ketapang, Banyuwangi, membuat pasukan Reskrim Polres Banyuwangi mengintensifkan pengawasan. Tak hanya itu, laporan warga yang sudah masuk ke meja polisi terus diselidiki dengan menerjunkan sejumlah anggota buser. Hasilnya, pelaku pencurian tersebut berhasil ditangkap.

Bali Post/ist

SELANCAR - Peselancar menikmati ombak Pantai Plengkung, Banyuwangi yang dikenal indah dan tinggi, belum lama ini.

Pantai Plengkung Jadi Favorit Peselancar Masuk Tujuh Terbaik Dunia Banyuwangi (Bali Post) Kaganasan ombak Pantai Plengkung (G-Land) di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, makin diakui dunia. Pesisir di selatan Banyuwangi ini masuk dalam jajaran tujuh ombak tertinggi di dunia. Terkait ini, Pantai Plengkung mendapatkan predikat sebagai pantai terbaik di Indonesia untuk ajang surfing. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Slamet Kariyono mengatakan Pantai Plengkung terpilih sebagai pantai terbaik di Indonesia untuk surfing, dan masuk tujuh terbaik dunia,’’ kata Slamet, Minggu (18/9) ke-

marin. Di Indonesia, katanya, pantai yang dikenal dengan G-Land ini mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata 2016 dari Kementerian Pariwisata RI. Pihaknya berharap dinobatkannya G-Land sebagai pantai terbaik surfing spot akan menambah kedatangan wisatawan ke Banyuwangi. Tahun ini, Banyuwangi menargetkan 50.000 wisatawan asing dan 2,5 juta wisatawan domestik. ‘’Kami gembira G-Land masuk dalam most popular surfing spot di Indonesia. Ini menunjukkan kualitas wisata pantai di Banyuwangi. Kami berharap penghargaan ini akan menja-

di jembatan mempromosikan destinasi wisata lain yang ada di Banyuwangi, dan menarik lebih banyak wisatawan,’’ imbuhnya. Pantai Plengkung Banyuwangi terletak di sebelah tenggara Banyuwangi, berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Kawasan ini dikenal dengan nama GLand, merujuk pada pesisir Grajagan, sebuah teluk persis di sebelah barat Pantai Plengkung. Sejak lama, GLand dikenal sebagai tempat favorit pesecelancar dunia. Karena itu, pantai masuk dalam jajaran tujuh spot selancar dunia. Ketinggian ombaknya bisa

mencapai hingga 4-6 meter. Kondisi ini yang membuat para peselancar dunia mengangumi Pantai Plengkung, terutama peselancar profesional. Ketinggian ombak paling favorit biasanya muncul mulai Juni, Juli dan November. Selama bulan-bulan itu, ketinggian ombak bisa mencapai 6 meter. Imbasnya, pesisir ini selalu ramai diburu peselancar. Sayangnya, untuk mencapai lokasi dibutuhkan sedikit perjuangan. Sebab, jalan ke lokasi masih rusak. Dari Banyuwangi bisa ditempuh menggunakan kendaraan mobil, sekitar 4-5 jam. (kmb30)

Lumpuh, Tinggal di Emperan WC Umum

Bali Post/kmb

LUMPUH - Asnatik dengan kondisi lumpuh kini tinggal di emperan WC umum terminal lama Gilimanuk.

Manfaatkan TPI Pengeragoan

Negara (Bali Post) Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Asnatik (52) kini terbaring lemah dan tidur di emperan WC umum terminal lama Gilimanuk. Istri dari Samsul Hadi (56) ini mengalami kelumpuhan. Mereka tinggal di emperan WC umum sejak dua tahun lalu dengan mengontrak. Saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/9) kemarin, Asnatik mengaku sudah sejak setahun belakangan ini mengalami sakit diabetes. Pada kakinya tampak bekas luka dan kini sudah mengering. Namun, Asnatik kini tidak bisa lagi bangun sendiri, apalagi berjalan sehingga dia hanya tertidur. Mirisnya, ia tidur beralaskan tikar. Untuk bisa tinggal di emperan itu, mereka harus mengontrak Rp 1,5 juta setahun dan disetor ke kelurahan setempat. ‘’Pendapatan kami tidak menentu. Untuk makan saja tidak cukup. Suami saya kadang kerja tambahan serabutan,’’ jelas Asnatik. Asnatik berharap segera sembuh dari penyakitnya dan bisa beraktivitas kembali. Dengan demikian, ia bisa membantu suaminya bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada mengatakan kalau WC umum itu disewakan oleh bagian perlengkapan. ‘’Kalau tidak salah perlengkapan yang menyewakan,’’ katanya lewat pesan singkatnya. Di lain pihak, Kabag Perlengkapan Pemkab Jembrana Made Aryana dikonfirmasi mengaku tidak tahu siapa yang menyewakan WC umum di wilayah terminal lama tersebut. (kmb)

Pelakunya ternyata oknum anak buah kapal (ABK) salah satu operator pelayaran di Selat Bali, Muhammad Ali (48) asal Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Polisi terpaksa menembak pelaku karena berusaha kabur saat digerebek. Hasil penyidikan, pelaku sudah menggasak 26 unit motor selama beberapa bulan terakhir. Dari jumlah itu, baru 18 unit yang berhasil ditemukan polisi. Sisanya masih misterius. Dalam kesehariannya, pelaku sebagai petugas kebersihan di salah satu kapal yang berlayar di Ketapang-Gilimanuk. Modus yang dilakukan pelaku terbilang cukup rapi. Rata-rata motor yang disasar milik sesama ABK yang bertugas di Gilimanuk, namun diparkir di Pelabuhan LCM Ketapang. Tempat parkir yang tak dijaga membuat pelaku dengan mudah menjalankan aksinya. ‘’Biasanya, pelaku menggasak motor usai pulang kerja menggunakan kunci T dan sejenisnya,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto, Minggu (18/9) kemarin. Karena berstatus ABK, tak ada warga pelabuhan yang mencurigainya. Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan banyak laporan motor hil-

ang di pelabuhan. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapati satu motor hasil kejahatan pelaku. ‘’Motornya dijual ke penadah di Glenmore. Akhirnya kita kejar terus, ketemulah pelaku,’’ tegas Kapolres. Berbekal pengakuan penadah, tim buru sergap berhasil menemukan rumah pelaku. Celakanya, saat disergap, pelaku melawan. Karena membahayakan petugas, satu timah panas disarangkan ke kaki kanan pelaku. Kapolres menambahkan, pengakuan sementara, pelaku menggasak 26 motor di parkiran

Ketapang. ‘’Ini rekor tertinggi di Jatim, satu pelaku gasak 26 motor dalam beberapa bulan,’’ jelasnya. Seluruh motor curian dijual ke penadah seharga Rp 1,3 juta. Rata-rata motor yang digasak jenis bebek berusia di atas 5 tahun. Kini, penyidik masih memburu sejumlah motor yang belum ditemukan. Selain pelaku pencurian, dua penadah berhasil ditangkap. Masing-masing, Imam (34), warga Desa Tulungrejo, Glenmore dan Faruk asal Banyuwangi. Kepada penyidik, pelaku berdalih nekat mencuri lantaran kepepet biaya hidup. Dia mengaku, gaji dari perusahaan kapal masih minim. Niat jahatnya muncul ketika melihat areal parkir Pelabuhan LCM Ketapang tak mendapatkan pengamanan. Sehingga pelaku dengan mudah beraksi hingga puluhan kali. (kmb30)

Bali Post/udi

DIBEBER - Pelaku dan penadah pencurian sepeda motor dibeber di Polres Banyuwangi bersama barang bukti, Minggu (18/9) kemarin.

Pasca-Idul Adha, Harga Kambing Anjlok Banyuwangi (Bali Post) Pascahari raya Idul Adha, harga ternak kambing langsung anjlok. Pemincunya, permintaan ternak jenis ini sepi. Turunnya harga ini adalah fenomena tahunan setelah Idul Adha. Biasanya, harga akan kembali normal hingga beberapa bulan ke depan. Harga ternak kambing turun dari Rp 3 juta menjadi Rp 2,5 juta per ekor. Salah satu penyebabnya, pasokan ternak masih melimpah. ‘’Harga memang sudah turun sejak Idul Qurban akibat pasokan melimpah, permintaan kurang,’’ keluh Abdul Hamid, peda-

gang kambing asal Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Minggu (18/9) kemarin. Pria ini mengaku selama Idul Adha, penjualan merosot dari tahun lalu. Jika tahun lalu bisa menjual hingga 150 ekor lebih, kini hanya sekitar 100 ekor. Menurutnya, warga lebih banyak memilih sapi Bali untuk kurban. Sebab, harganya tak terlalu mahal, rata-rata hanya Rp 15 juta per ekor. ‘’Banyak warga yang membeli sapi secara patungan, jadi permintaan kambing merosot,’’ keluhnya lagi. Kambing yang ditawarkan seluruhnya jenis peranakan

Bali Post/udi

PETERNAK KAMBING - Peternak kambing Etawa di Kelurahan Gombengsari Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi sedang merawat ternaknya, Minggu (18/9) kemarin.

Kelompok Nelayan Bikin Usaha Kuliner Negara (Bali Post) Adanya larangan penangkapan lobster ukuran kecil, membuat kelimpungan para nelayan di pesisir Jembrana, terutama yang sudah menggeluti sektor tersebut. Sebab, larangan itu membuat penghasilan mereka merosot drastis. Guna menyiasati hal itu, berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan membentuk usaha kuliner yang dikelola gabungan kelompok nelayan. Usaha kuliner ikan bakar ini beroperasi di pinggir Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan. Memanfaatkan gedung Tempat Penimbangan Ikan (TPI) di tepi pantai, usaha kuliner ini menyajikan masakan hasil tangkap nelayan sekitar. Bangunan TPI yang masih baru ini dikembangkan menjadi usaha kuliner ikan bakar. Sejak ditata, lokasi areal TPI yang sebelumnya kurang terawat dan tandus, kini menjadi asri. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa membenarkan langkah yang dilakukan kelompok nelayan di sana. Upaya ini sebagai bentuk pemberdayaan nelayan yang selama ini menggantungkan hidupnya dari penangkapan lobster. Sementara di sisi lain ada pembatasan penangkapan lobster di laut berdasarkan ukuran. ‘’Kebijakan itu bagus untuk menjaga sumber daya alam (lobster). Nelayan perlu beradaptasi karena sudah terbiasa. Ini salah satu upaya pemberdayaan dan kami mendukung,’’ ujar Maharimbawa. Menurutnya, TPI itu tetap berfungsi dan diserahkan pengelolaannya kepada kelompok setempat. Selanjutnya, lokasi TPI yang berdampingan dengan rencana Rest Area Pengeragoan itu dimanfaatkan oleh kelompok untuk warung kuliner tepi laut. Warung ikan bakar itu dikelola lima kelompok, baik nelayan maupun budidaya ikan. Di antaranya Kelompk Mina Sejahtera, Mina Sejahtera Utama, Mina Sejahtera Lestari, Mina Sejahtera Mandiri dan Mina Sejahteran Abadi. Harapannya, usaha ini bisa membantu mendongkrak pendapatan kelompok sekaligus memasok hasil tangkapan atau budi daya ikan. (kmb26) Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Etawa, ukurannya lebih besar dari kambing biasa. Dulu, kata Hamid, harga kambing Etawa bisa tembus hingga Rp 4 jutaan per ekor. Namun, harga terus merosot lantaran serbuan sapi Bali yang lebih terjangkau. Mengantisipasi sepinya permintaan, Hamid mulai menawarkan ternak kambingnya ke beberapa daerah tetangga Banyuwangi. Di antaranya Jember, Bondowoso dan Situbondo. Agar ternaknya tetap sehat, pria ini selalu rajin memberikan air gula merah dan pakan ternak berkualitas. Kebetulan, katanya, di daerahnya pasokan pakan cukup melimpah. Ternak yang dijual adalah hasil peternakan alami para petani di sekitar rumahnya. Selain untuk konsumsi daging, ternak kambing Etawa juga diambil susunya. ‘’Susu Etawa juga laris. Banyak peternak yang mulai mengembangkan,’’ pungkasnya. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Banyuwangi drh. Bambang Sugiyanto mengatakan populasi kambing di Banyuwangi sekitar 40.000 ekor. Dari jumlah ini, banyak jenis Etawa yang menjadi unggulan. Sebab, ukurannya lebih besar, perawatannya mudah. Harganya cenderung stabil. (kmb30)


OPINI

6

Senin Paing, 19 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pemerintah Daerah Harus Berhemat

KINI masih berlangsung ketidakpastian ekonomi. Ketidakpastian ini terjadi sejak dua tahun lalu. Akibatnya dunia usaha di negeri ini pun semakin merasakan dampaknya. Sektor properti telah lebih dulu merasakan. Berlanjut pada sektor perdagangan. Sebenarnya pemerintah Jokowi telah melakukan antisipasi. Salah satunya mengeluarkan paket kebijakan ekonomi. Ada 12 paket yang telah dikeluarkan. Namun rupanya belum membuahkan hasil maksimal. Pemerintah juga telah memotong anggaran dalam APBN. Jumlahnya triliunan rupiah. Pemerintah beralasan anggaran tersebut dianggap belum signifikan. Artinya tidak berpengaruh besar pada kepentingan masyarakat. Ketidakpastian yang memicu pelambatan ekonomi juga tercermin dari Rancangan APBN 2017. Belanja negara dalam RAPBN 2017 sebesar Rp 2.070,5 triliun. Lebih rendah dari APBN-P 2016 yang besarnya Rp 2.082,9 triliun. Demikian pula rancangan pendapatan negara 2017 menurun sebesar 2,8 persen dari APBN-P 2016. Dana transfer ke daerah juga mengalami penurunan. Ini juga akan berdampak bagi daerah. Artinya harus ada rasionalisasi anggaran di daerah, kecual`i kalau daerah bisa menutupi dengan memperbesar PAD-nya. Daerah juga dituntut cermat menyusun anggaran sesuai asumsi-asumsi yang lebih realistis. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan daerah terkait pengurangan anggaran ini. Tiga di antaranya adalah mengurangi perjalanan dinas, meniadakan rapat-rapat di hotel dan menunda proyek-proyek yang tidak penting bagi kesejahteraan rakyat. Misalnya pembangunan gedung perkantoran. Menurunnya RAPBN 2017 dan mengecilnya target pendapatan, sebenarnya tidak begitu saja terjadi. Tanda-tanda itu telah muncul pada pertengahn tahun anggaran 2016. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memotong Rp 133,8 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang terdiri atas pengurangan belanja kementerian/lembaga Rp 65 triliun dan dana transfer ke daerah Rp 68,8 triliun. Pemotongan itu terutama untuk anggaran kementerian yang dianggap tidak menunjang prioritas. Presiden RI Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 3 Agustus 2016, menyetujui pemotongan anggaran oleh Sri Mulyani yang baru enam hari menjadi Menteri Keuangan itu. Sri Mulyani beralasan, penghitungan itu berdasarkan kemungkinan penerimaan negara dari sisi pajak yang diperkirakan akan kurang sekitar Rp 219 triliun. Penyesuaian dari sisi belanja tidak dapat dihindari demi menjaga defisit pada tingkat yang tidak menimbulkan krisis terhadap kepercayaan APBN. Pengurangn yang dianggap tidak betul-betul menunjang prioritas, berkaitan dengan perjalanan dinas, rapat di hotel, termasuk belanja pembangunan gedung pemerintah. Oleh karenanya kebijakan pemerintah pusat ini harus disikapi secara cepat dan tegas oleh daerah. Pertama, daerah harus menggenjot pendapatan daerahnya. Kedua, mempercepat realisasi proyek. Utamanya proyek yang memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Dengan percepatan ini akan terjadi peningkatan bergulirnya ekonomi kerakyatan. Karena pemerintah membutuhkan dukungan dunia usaha untuk menjaga stabilitas ekonominya. Karenanya, pemerintah harus menggandeng pihak swasta dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ketiga, pemerintah daerah agar menata kembali potensipotensi daerah di bidang ekonomi. Menggenjot sektor UMKM harus lebih digencarkan lagi. Demikian pula menggarap sektor agrobisnis. Sebab, kedua sektor ini telah terbukti menyerap tenaga kerja lebih banyak. Terakhir, harus dilakukan penghematan anggaran utamanya terhadap belanja langsung. Seperti rapat-rapat di hotel, perjalanan dinas dan studi banding. Prinsip sederhananya, selama masih ada kegiatan dengan substansi dan tujuan yang tidak jelas apalagi diselenggarakan di luar kantor dengan biaya mahal dan tidak efisien, artinya masih ada ruang bagi pemerintah untuk melakukan penghematan. Itu artinya kegiatan tersebut dihapus atau dikeluarkan dari rancangan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Tangkap Semua Koruptor

Penangkapan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuktikan korupsi masih menjadi lahan empuk bagi pejabat publik, politisi termasuk senator utusan daerah. Kasus ini membuktikan pejabat publik di Indonesia menjadikan jabatannya sebagai lahan, bukan sebagi ruang untuk mengabdi. Kasus ini secara langsung juga mencoreng citra DPD meskipun banyak anggota DPD masih bersih dan memang berniat berbuat baik bagi bangsanya. Yang pasti, dengan kasus OTT ini sebagai rakyat Indonesia, saya merasa malu. Saya berharap KPK harus lebih ‘’kejam’’ dalam menindak koruptor. Ini sudah sangat memalukan dan membuat publik makin tak percaya kepada pejabat. Ketika rakyat negeri ini berhadapan dengan tekanan ekonomi, pejabatnya malah sibuk menerima suap dan menyiasati anggaran. Sekali lagi saya berharap kepada KPK tangkap semua koruptor. Jangan biarkan mereka jadi parasite negeri. Gede Jayadi, S.H. Denpasar, Bali

Kajian Jembatan Timbang Bagaimana nasib jembatan timbang di Bali? Tampaknya banyak dari jembatan timbang tak beroperasi lagi. Dulu jembatan timbang ini sarat ‘’kolusi’’ sehingga citranya buruk. Kini setelah banyak jalan diperbaiki dengan kualitas bagus, mestinya pengoperasian jembatan timbang dipertimbangkan kembali. Syaratnya petugasnya harus memiliki mental positif, bukan menjadi pengumpul setoran pungli. Pemerintah tentu bisa melakukan kajian ulang terhadap hal ini mengingat pelanggaran tonase angkut membuat banyak infrastruktur jalan rusak parah. Ke depan batas maksimal muat harus benar-benar menjadi acuan pemerintah dalam mengelola distribusi barang antarpulau atau antarprovinsi. Wayan Sudamara Gianyar, Bali

Cermat Lakukan Rasionalisasi APBD

Belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 sebesar Rp 2.070,5 triliun. Jumlah ini lebih rendah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 yang besarnya Rp 2.082,9 triliun. Pemerintah merancang pendapatan negara sebesar Rp 1.737,6 triliun, lebih rendah 2,8 persen dari APBNP 2016. Dana transfer ke daerah (kecuali dana desa) juga mengalami penurunan. Bagi daerah (provinsi, kabupaten dan kota), pesan yang bisa ditangkap dari sinyal RAPBN 2017 adalah melakukan rasionalisasi anggaran untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi dunia dan menurunnya harga komoditas. Daerah harus lebih cermat menyusun anggarannya, sehingga postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 mendasarkan diri pada asumsi-asumsi yang lebih konservatif.

Oleh I Wayan Suartana efisit APBN-P 2016 ditargetkan 2,35 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Undang-undang Keuangan Negara memberikan patokan batas maksimal defisit tiga persen, sehingga pilihannya memperbesar defisit sampai mendekati tiga persen atau pemangkasan anggaran termasuk dana transfer ke daerah. Upaya lain yang dilakukan dengan program amnesti pajak dengan estimasi penerimaan Rp 165 triliun, namun sampai dengan awal September 2016 penerimaan negara yang berasal dari tebusan pajak diperkirakan baru sekitar Rp 8 triliun. Penerimaan dari amnesti pajak dalam situasi harap-harap cemas, meskipun kita tetap optimis karena dana tebusan dari kalangan menengah ke atas nampaknya belum banyak terealisasi. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain pemangkasan anggaran untuk sisa anggaran tahun 2016, merespons penerimaan negara yang tidak sesuai target, meskipun disadari pilihan ini mengandung trade off (ada yang dikorbankan) yaitu dalam hal pengeluaran pemerintah mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kondisi yang kurang lebih sama juga berlaku di daerah. Rasionalisasi belanja pemerintah daerah dalam bentuk efisiensi harus dilakukan, tetapi tetap dalam kerangka asas pengelolaan anggaran yang memperhatikan aspek keadilan dan kepatutan. Ini penting, karena penganggaran dengan angka-angka ambisius, apalagi penuh dengan program-program kurang produktif dan cenderung memanjakan di tengah-tengah perekonomian dunia mengalami stagnasi justru akan menimbulkan bumerang yaitu ketidakpercayaan dan ketidakpastian,

D

padahal modal utama dalam interaksi ekonomi dan sosial adalah kepercayaan. Ketidakpastian bisa jadi muncul karena proyeksi pendapatan yang terlalu besar, pada saat keadaan ekonomi dunia belum begitu membaik sepenuhnya. APBD yang Responsif Penundaan dana transfer berupa Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 153 miliar lebih yang baru lalu, membuat Pemerintah Provinsi Bali kehilangan satu sumber pendapatannya. Kondisi ini diperparah dengan pendapatan yang diperkirakan berkurang Rp 500 miliar dari target (BP, 27/8/2016). Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinisi Bali yang didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor ikut-ikutan terpengaruh oleh kelesuan ekonomi. Kemudian, Kabupaten Badung sebagai kabupaten dengan PAD terbesar di Bali memanfaatkan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) hingga Rp 265 miliar untuk menutupi anggaran yang tertunda. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Badung 2016 disimulasi ulang untuk menutupi kekurangan gaji pegawai. Dari fenomena tersebut, nampaknya daerah harus pintar-pintar dalam mengelola arus kas dan memahami betul kebutuhan prioritasnya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa DAU lebih banyak digunakan untuk pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) sehingga bila DAU ditunda tentu saja daerah akan kelimpungan dalam mengelola anggarannya. Gaji PNS harus dibayarkan meski ada penundaan DAU. Rasionalisasi anggaran, membuka kemungkinan adanya penundaan pelaksanaan proyek terutama yang belum melakukan tender, mengurangi

perjalanan dinas dan mengurangi kegiatankegiatan lain yang tidak urgen seperti kegiatan-kegiatan atau promosi terutama ke luar negeri yang menyedot dana cukup besar. Situasi yang kurang lebih sama bisa saja terjadi pada tahun 2017, meskipun momentum pertumbuhan ekonomi positif. Untuk menjaga momentum tersebut, daerah melakukan rasionalisasi anggaran mengantisipasi target penerimaan yang tidak tercapai. Rasionalisasi menyasar pada sektor belanja dengan memotong belanjabelanja yang bukan prioritas. Termasuk di dalamnya sebisa mungkin mengurangi program-program populis yang menguras APBD, sedangkan manfaatnya masih tanda tanya. Masalah klasik penyerapan anggaran rendah yang menjadi salah satu alasan untuk penundaan DAU secara selektif pada tahun 2016 seyogianya tidak muncul lagi pada tahun 2017. Patut diduga, masih ada daerah yang belum melakukan penyerapan APBD dengan baik, karena uang tersebut masih ‘’diparkir’’ di bank. Sinyalemen parkirnya ‘’uang rakyat’’ tersebut bertentangan dengan prinsip alokasi dan distribusi anggaran padahal penyerapan APBD (provinsi, kabupaten/kota) dapat dijadikan stimulus meningkatkan daya tahan ekonomi daerah dan nasional sekaligus sebagai akselerator ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja. Harapan penyerapan anggaran yang tinggi tentu tidak mudah karena proses tender yang memakan waktu, tetapi paling tidak menjadi warning bahwa eksekusi anggaran diupayakan berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan, apalagi regulasi senantiasa terus diperbaiki. Penyerapan anggaran lamban disebabkan oleh faktor perencanaan yang kurang baik dan beban psikologis dalam mengeksekusi anggaran. Penerapan proses penganggaran berbasis partisipasi, program prioritas dan risiko tidak berjalan tetapi cenderung formalistik, sehingga identifikasi terhadap faktor-faktor yang menghambat pencapaian tujuan dan sasaran anggaran relatif belum terungkap. Bali tetap membuat perencanaan dan simulasi siaga, meskipun angka pertumbuhan ekonomi lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk ‘’menyelamatkan’’ APBD maka estimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimotori oleh Pajak Kendaraan Bermotor (Provinsi Bali) dan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) untuk Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Gianyar dan kabupaten-kabupaten lainnya

Suara Publik Metamorfosis Perjuangan Menolak Reklamasi Teluk Benoa PERJUANGAN menolak reklamasi Teluk Benoa bergulir dan terus menguat di Bali. Saat ini aspirasi yang diperjuangkan oleh ForBALI di bawah pimpinan Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa telah bermetamorfosis menjadi sebuah perlawanan terhadap kekuasaan. Terjadinya eskalasi perjuangan yang lebih kepada perlawanan itu akibat dari sikap apatisme pemerintah dalam memberikan solusi yang cerdas dan berpihak pada kepentingan krama Bali (baca: umat Hindu). Alhasil aspirasi penolakan itu menemui kebuntuan ataupun jalan buntu. Akar permasalahannya tentu saja sikap Pemerintah Provinsi Bali yang bersikukuh mempertahankan pendapatnya dengan tidak bersedia mengajukan rekomendasi baru kepada Presiden agar mengembalikan status kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi perairan. Desa adat dengan segala otoritasnya telah menyatakan menolak rencana investasi dengan meng-urug Teluk Benoa. Model komunikasi politik yang demikian tentu menyebabkan kebuntuan saluran aspirasi dan jika pembiaran kondisi ini berkepanjangan maka perlawanan Pasubayan Desa Adat/Pakraman bersama krama adatnya akan menjadi perlawanan jalanan atau kerap disebut dengan pembangkangan sipil. Inilah puncak eskalasi yang sesungguhnya harus dihindari oleh pemerintah. Sama seperti ketika ter-

Oleh Nyoman Dhamantra jadi kerusuhan di tahun 1998 dengan gerakan reformasinya. Saat itu hukum menjadi lumpuh akibat gelombang perlawanan telah melahirkan pembangkangan sipil. Rakyat dipaksa menempuh caranya sendiri karena pemerintah membiarkan kesewenang-wenangan terus terjadi dengan menggunakan kekuasaannya. Ketika situasi seperti itu terjadi, saya yakin Pasubayan Desa Adat/Pakraman ataupun aparat penegak hukum sudah tidak akan efektif lagi mengendalikan kontraksi massa untuk tertib hukum. Kontraksi sosial seperti itu pada akhirnya akan berujung pada keadaankeadaan yang dalam hukum adat Bali disebut panca bhaya atau lima keadaan bahaya yang wajib diantisipasi secara adat yakni agni bhaya (bahaya akibat api), toya bhaya (bencana akibat air), ripu bhaya (bahaya dari serangan musuh), corah bhaya (bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan orang jahat), jiwa bhaya (keempat bahaya yang berujung mengancam keselamatan jiwa). Bahaya-bahaya tersebut dapat menimpa warga adat atau disebut kapancabhaya, sehingga adanya jiwa bhaya (terancamnya keselamatan jiwa) sehingga berlaku pemukulan kentongan tanda bahaya

(kulkul bulus). Kulkul bulus adalah tanda bahaya yang digunakan untuk membentengi dan memberikan perlindungan terhadap warga adat yang terancam keselamatannya. Dalam konteks ini, terancam akibat melaksanakan keputusan rapat desa adat yang telah memutuskan menolak reklamasi Teluk Benoa. Dalam praktiknya, masyarakat adat akan berupaya membentengi dirinya dng menjadikan bale desa adat ataupun bale banjar sebagai basis perjuangan dan kulkul bulus (kentongan tanda bahaya) sebagai alat mobilisasi perlawanan secara tradisional yang tersedia, yang sewaktu-waktu dapat disuarakan ataupun dipukul oleh siapa saja. Secara adat pemukulan kulkul ataupun kulkul bulus itu telah menjadi tanggung jawab kolektif masyarakat adat di desa adat masing-masing, bukan lagi merupakan tanggung jawab personal atau perorangan dari oknum pemukul kulkul itu sendiri karena merupakan bentuk perlindungan hukum adat terlebih krama/warga adat yang sedang berjuang mempertahankan hak-hak tradisional mereka. Itulah keunikan hak adat yang melekat dalam tradisi desa adat Bali serta telah menjadi warisan budaya leluhur di Bali. Sepatutnya menjadi refleksi bersama agar pemerintah menghormati hak-hak masyarakat adat yang secara tegas telah dijamin dan dilindungi oleh Pasal 18B UUD RI 1945.

dengan varian yang berbeda harus dikelola dengan cermat dan realistis. Khusus PHR, harus ada kajian yang jujur dan independen menyangkut dua hal. Pertama, apakah pendapatan daerah yang berasal dari sektor ini sudah sesuai dengan potensi sesungguhnya dan atau bagaimana tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kedua, apakah jumlah hotel sudah melebihi atau overload sehingga muncul perang harga dan berimplikasi pada pendapatan daerah yang berasal dari PHR. Mengelola risiko APBD membutuhkan analisis mendalam, futuristik dan pengalaman-pengalaman terbaik tahun sebelumnya yang bisa dijadikan sumber rujukan. APBD pemerintah daerah di Bali dari tahun ke tahun volumenya tidak harus meningkat atau dipaksakan meningkat tanpa memperhitungkan risiko buruk yang terjadi. Rakyat akan memaklumi bila penurunan itu dikomunikasikan dengan baik dengan alasan-alasan yang logis dan objektif. Hal yang sangat mendasar, persoalan Bali ke depan bukanlah semata-mata hanya meningkatkan volume APBD semata tetapi jauh lebih penting bagaimana bisa seirama dengan pembangunan taksu Bali yang berkebudayaan. Diyakini, masyarakat Bali tidak cukup dengan hidup sejahtera secara ekonomi tetapi harus tetap ajeg dengan sentuhan budayanya atau dengan kata lain model pembangunan daerah Bali jangan sampai terjebak pada arus utama bagaimana menggenjot pendapatan daerah sebanyak-banyaknya tanpa menghitung nilai kerugian sosial dan lingkungan. Inilah esensi rasionalitas sesungguhnya. Di lain pihak, peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lebih dioptimalkan. Selama ini, postur pendapatan daerah yang berasal dari sektor ini belum signifikan meskipun harus diakui menggenjot pendapatan BUMD bukanlah pekerjaan mudah karena ada proses politik dan karakter bangunan badan usaha yang bersifat pelayanan publik, sehingga terkadang menaikkan harga layanan bisa jadi menimbulkan kegaduhan. Badan usaha ini semestinya dikelola dengan lugas, mandiri dan efisien dengan tata kelola yang baik dan cocok serta tidak ada intervensi yang berlebihan, apalagi dijadikan ‘’sapi perahan’’. Bila BUMD bisa dioptimalkan kontribusinya, Bali yang tidak memiliki kekayaan sumber daya alam dalam skema dana bagi hasil, ke depannya akan bisa membuat portofolio pendapatan yang lebih fleksibel. Penulis, Guru Besar FEB Unud

POJOK Harus ada insentif bagi generasi muda yang tekuni pertanian. - Majukan pertanian hanya wacana. *** Mendag bantah OTT Ketua DPD Irman Gusman terkait impor gula. - ‘’Manisnya’’ gula membuat gelap mata. *** PAW Jero Wacik terkatung-katung, suratnya masih nyangkut di DPP. - Sengaja digantung?

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

LAHAN PADI – Seorang petani wanita tampak sibuk membantu suaminya meratakan lahan sawah untuk ditanami padi dengan cara menarik sebatang kayu, Minggu (18/9) kemarin di salah satu kawasan pertanian di Badung.

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (148rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Senin Paing, 19 September 2016

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Diincar Sindikat Narkoba SEJUMLAH wilayah di Buleleng yaitu Sidatapa, Cempaga, Tigawasa dan Pedawa, saat ini mendapat pengawasan BNNP Bali. Pasalnya, di wilayah tersebut musim cengkeh dan tentu saja warga di sana banyak punya uang dari hasil jual cengkeh. ‘’Tim kami sudah melakukan pengawasan dan penyelidikan di SCTP (Sidatapa, Cempaga, Tigawasa dan Pedawa) tersebut. Karena warganya banyak uang, akan menjadi incaran sindikat narkoba dan pengedar narkoba akan masuk ke wilayah tersebut,’’ kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Minggu (18/9) kemarin. Pihaknya akan berupaya mengantisipasi masuknya narkoba ke wilayah desa tersebut. ‘’Di mana penduduknya berkembang dan banyak duit, peredaran narkoba cenderung ada. Contohnya di salah satu desa di wilayah Kuta Selatan, sebagian besar warganya pengguna bahkan pengedar narkoba,’’ ujar Brigjen Suastawa. Oleh karena itu, jumlah pengedar dan pengguna narkoba di Bali disinyalir terus meningkat. Padahal penangkapan gencar dilakukan kepolisian dan BNNP beserta jajarannya. ‘’Makanya perang terhadap narkoba harus terus digaungkan. Tujuannya supaya masyarakat Bali jangan sampai terlena dan kena bujuk rayu pengedar narkoba,’’ ucapnya. Banyaknya penangkapan, lanjut mantan Dir. Binmas Polda Bali ini, itu berarti kegagalan bidang pencegahan. Di satu sisi Bali dipandang negatif karena darurat narkoba. Tetapi bagi BNN menilai itu sangat bagus, karena aparatnya tidak tidur dan terus membongkar serta menangkap pelaku narkoba. (rah)

Gasak ’’Sesari’’ di Pura Bale Agung

Pelajar SMP Ditangkap Bangli (Bali Post) Seorang pelajar SMP di Desa Kutuh, Kintamani diamankan pihak kepolisian karena diduga mencuri sesari di Pura Bale Agung desa setempat. IGW (15), pelajar yang sudah dua kali tidak naik kelas tersebut, ditangkap aparat Polsek Kintamani, Minggu (18/9) kemarin saat sedang berekreasi bersama teman-temannya di objek wisata Air Sanih, Kubutambahan, Buleleng. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik, sore kemarin menjelaskan, penangkapan terhadap pelajar SMP tersebut bermula dari adanya laporan kehilangan uang sesari di Pura Bale Agung, Desa Adat Kutuh, yang masuk ke Polsek Kintamani, Minggu pagi kemarin. Berdasarkan laporan tersebut pihaknya kemudian menerjunkan sejumlah personelnya dibantu Buser Polres Bangli ke Desa Kutuh melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan hasil lidik, sekitar pukul 15.00 Wita, pihaknya mengamankan pelaku. “Yang bersangkutan kami amankan di objek wisata Air Sanih di wilayah Kecamatan Kubutambahan, Buleleng saat berekreasi bersama teman-temannya,” terangnya. Selanjutnya dari hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa pelaku selama ini telah melakukan pencurian uang sesari di Pura Bale Agung Desa Adat Kutuh sebanyak empat kali. Selama empat kali beraksi, total uang yang berhasil digasak pelaku yakni Rp 4 juta. Kompol Arbawa Manik menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka, aksi pecurian pertama kali dilakukan pada bulan Agustus. Saat itu pelaku mencuri satu dari tiga anak kunci yang saat itu disimpan di bale pesamuhan pura setempat. Selanjutnya anak kunci tersebut dipakai pelaku untuk menjalankan aksinya mencuri uang sesari yang tersimpan dalam kotak sesari hingga empat kali. “Uang yang selama ini diperoleh digunakan untuk membeli sejumlah barang, diantaranya satu set alat isap rokok elektrik, kaca mata, jam tangan, celana dan makanan,” jelasnya. Atas perbuatannya itu, pelaku saat ini masih diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan. Sejumlah barang yang dibeli pelaku dari hasilnya mencuri tersebut saat ini juga telah diamankan sebagai barang bukti. (kmb40)

PUJAWALI – Puncak pujawali di Pura Sakenan, Kelurahan Serangan, berlangsung Sabtu (17/9). Tampak para pamedek bersabar menunggu antrean untuk melakukan persembahyangan.

Untuk Pelestarian Budaya

’’Admission Fee’’ Perlu Dibuatkan Payung Hukum Denpasar (Bali Post) Belakangan kembali muncul wacana pengenaan admission fee kepada setiap wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali. Wacana yang dilontarkan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali ini diharapkan menjadi solusi bagi upaya pelestarian budaya Bali. Mengingat budayalah yang selama ini menopang aktivitas pariwisata Pulau Dewata. “Pada prinsipnya saya juga setuju pengenaan admission fee sebesar 10 US dolar kepada setiap wisman yang berkunjung ke Bali sesuai pendapat Ketua GIPI Bali. Nantinya bisa dipungut di Bandara Ngurah Rai dan pintu-pintu masuk melalui pelabuhan laut di Bali,” ujar Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali I Putu Anom di Denpasar, Minggu (18/9) kemarin. Kendati demikian, lanjut Anom, admission fee perlu dibuatkan payung hukum berupa Perda Provinsi Bali. Di dalam Perda perlu dicantumkan siapa yang berhak melakukan pemungutan, bagaimana pengelolaannya, serta apa tujuan dan manfaat dari

pungutan tersebut. Selanjutnya, dana yang didapat dari admission fee agar dikelola profesional dan dipertanggungjawabkan secara transparan. “Pungutan tersebut diprioritaskan untuk pelestarian budaya, baik budaya yang tangible (fisik) maupun intangible (nonfisik) yang tentunya menjadi daya tarik wisata budaya dan memang sangat sesuai dengan maskot Bali, yakni pengembangan pariwisata budaya Bali yang bersumber dari nilai-nilai luhur agama hindu,” papar akademisi Pariwisata Universitas Udayana ini. Anom menambahkan, motivasi wisatawan yang berkunjung ke Bali mayoritas karena ingin

menyaksikan aktivitas budaya Bali. Bahkan mereka ingin ikut berpartisipasi di dalamnya, termasuk pada aktivitas budaya pertanian yang merupakan akar budaya Bali. Itu sebabnya, pengenaan admission fee dirasa tidak terlalu berlebihan khususnya bagi wisatawan mancanegara. “Saya juga setuju dengan konsep One Island Management. Bali harus dikelola dalam satu kesatuan yang utuh agar dapat menanggulangi ketimpangan antarsektor, antarwilayah, serta mengurangi ketimpangan pendapatan antargolongan masyarakat,” tandasnya. Sebelumnya, DPRD Bali melalui Pansus revisi Undang-

undang No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah sempat mengusulkan agar Undang-undang memberikan ruang kepada Pemprov Bali untuk memungut donasi budaya. Apalagi donasi budaya sudah banyak diberlakukan di negara lain. “Memang namanya macammacam, ada pajak pariwisata, kita maunya sebut donasi budaya karena kita tahu bersama bahwa pariwisata Bali ini kan berkembang ditopang oleh adat, budaya, pelakunya adalah adat. Kita tahu sendiri biaya dalam rangka kita memelihara adat dan budaya ini kan tidak sedikit,” ujar anggota DPRD Bali dari Fraksi Partai Demokrat, I Wayan Adnyana. Menurut Adnyana, hampir 30 persen dari penghasilan umat Hindu di Bali dimanfaatkan untuk kepentingan adat dan budaya. Itu artinya,

ada eksploitasi budaya yang sangat besar di Bali. “Tentu kita juga mengharapkan negara untuk ikut ambil bagian dalam rangka memelihara adat dan budaya ini. Apalagi pendukung utama pariwisata di Bali ini menyumbangkan devisa yang luar biasa untuk negara,” tegas mantan Ketua Pansus Revisi UU No.33 Tahun 2004 ini. (kmb32)

”Pada prinsipnya saya juga setuju pengenaan admission fee sebesar 10 US dolar kepada setiap wisman yang berkunjung ke Bali, sesuai pendapat Ketua GIPI Bali. Nantinya bisa dipungut di Bandara Ngurah Rai dan pintupintu masuk melalui pelabuhan laut di Bali.” Ketua ICPI Bali I Putu Anom

Napi Kirim 50 Gram Narkoba Lewat Ekspedisi PULUHAN tersangka narkoba menyebut mendapat narkoba dari napi. Salah satunya pengedar narkoba MF (23) yang ditangkap di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Kamis (15/9) lalu. MF mengaku mengambil kiriman paket sabusabu (SS) 50 gram milik napi Lapas Kerobokan, YD. ‘’Memang tiap tersangka yang kami tangkap mengaku mendapat barang dari napi. Tapi itu sebatas pengakuan. Kami sudah kembangkan tetapi kesulitan dalam pembuktian. Ingat sindikat narkoba itu menerapkan jaringan sel terputus, jadi tidak mudah mengungkapnya. Apalagi berstatus napi,’’ kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasa Kompol Gede Ganefo saat mendampingi Wakapolresta AKBP Nyoman Artana, Minggu (18/9) kemarin. Kompol Ganefo mengungkapkan, pengungkapan kasus itu hasil pengembangan penangkapan tersangka AR dengan barang bukti 4 paket SS. AR mengaku

disuruh MF dengan imbalan Rp 50.000 sekali tempel. Selanjutnya petugas memancing MF dengan cara transaksi dan disepakati bertemu di Jalan Teuku Umar. Sekitar pukul 22.00 Wita, MF dibekuk di TKP. Saat digeledah tidak ditemukan narkoba. Selanjutnya petugas mengarah ke tempat tinggal tersangka di Jalan Gunung Karang III, Denpasar. Di sana, petugas menemukan 6 paket SS 26,56 gram. Keterangan MF, narkoba tersebut didapat dari YD yang mendekam di Lapas Kerobokan. Paket SS tersebut diambil di salah satu jasa pengiriman (ekspedisi) di Denpasar pada Selasa (13/9). Paket itu diselipkan di lampu petromak di dalamnya berisi satu paket sabu seberat 50 gram. MF mendapatkan upah Rp 2,5 juta per minggu. Tak itu saja, karyawan butik AA (26) ditangkap di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan. Waktu dibekuk tidak ditemukan barang bukti. Selanjutnya di-

lakukan penggeledahan di kamar kosnya di Jalan Gelogor Carik Gang Kafe Dewi, diamankan dua paket SS tersebut. Tersangka AA mengaku mendapat barang terlarang itu dari, MM (30) profesi kontraktor tinggal di Kedonganan. Kebetulan waktu itu MM berada di kamar pacarnya di kos-kosan tersebut dan langsung ditangkap. MM mengakui menyerahkan SS itu kepada AA dan dibeli dari seseorang tidak dikenal di depan diskotek di Jalan Legian, Kuta seharga Rp 2,2 juta. Seorang buruh, AR (22) panik saat tahu ada petugas mendekatinya di Circle K Jalan Teuku Umar, Denpasar. AR nyambi jadi pengedar SS ini buru-buru masuk ke kamar mandi Circle K. Polisi langsung mendobak kamar mandi tersebut dan ditemukan satu paket SS di belakang kloset. Selain itu, di bawah jok motor tersangka ditemukan 3 paket SS. ‘’Tersangka mengaku disuruh

Bali Post/ist

DITANGKAP - Selama dua hari, anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap tujuh tersangka sebagai pengedar dan penggguna narkoba. menempel sabu-sabu itu oleh MF dengan upah sekali jalan Rp 50 ribu,’’ ujar Ganefo. Sementara di depan kos-kosan di Jalan Kenyeri III, Denpasar, dibekuk MYA (24). Dari MAY disita satu paket SS seberat 0,12 gram. Tersangka mengaku dapat SS dari napi Lapas Kerobokan, E. Sementara tersangka NBU (21) juga mengaku mendapat barang terlarang itu dari napi Lapas Kerobokan, G. Tersangka bekerja sebagai sopir taksi ini di depan

restoran cepat saji di Jalan Dewi Sri, Kuta, dengan barang bukti dua paket SS. Ia mengaku membeli SS itu seharga Rp 3,6 juta. Selain itu NBU, petugas juga meringkus SP (30), pegawai spa. Saat menangkap NBU petugas melihat gerak-gerik SP mencurigakan. Kemudian dilakukan penggeledahan dan diamankan satu paket SS di saku celananya. Selain itu, satu paket SS ditemukan di bagasi depan sepeda motornya. (kmb36)


BANGLI

8

Senin Paing, 19 September 2016

Tebing Longsor Tutup Sebagian Jalan di Dusun Selati

Bangli (Bali Post) Tebing tanah setinggi kurang lebih sepuluh meter di Dusun Selati, Desa Bunutin, Bangli mengalami longsor setelah sempat diguyur hujan deras selama beberapa jam. Material tanah yang menimpa sebagian badan jalan mengakibatkan arus lalu lintas di jalur Selati-Tanggahan Talang Jiwa terganggu. Berdasarkan pantauan Minggu (18/9) kemarin, material longsoran berupa tanah menutup sebagian badan jalan. Hal ini mengakibatkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat tak bisa melintas dari arah berlawanan di waktu bersamaan. Selain menutup sebagian badan jalan, material longsoran tersebut juga mengakibatkan kabel listrik PLN yang melintang di dekat tebing ikut tertimbun. Kepala Dusun Selati I Nengah Sunarta saat dihubungi siang kemarin mengatakan, tebing tersebut

longsor pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 02.00 dini hari. Ketika itu hujan deras sempat mengguyur wilayah Selati dan sekitarnya hingga beberapa jam. Karena kondisi tanah di tebing tersebut cukup labil, maka saat diguyur hujan, tebing setinggi kurang lebih 10 meter tersebut longsor dan menimbun sebagian badan jalan. ‘’Tidak ada korban jiwa,’’ jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa juga mengatakan pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli terkait penanganan lebih lanjut. (kmb40) LONGSOR - Kondisi jalan di jalur Selati-Tanggahan Talang yang tertimbun material longsoran tebing.

SOSOK ”Home Visit” IBU rumah tangga yang mengandung hingga sepuluh kali masih ada di Kabupaten Bangli. Demikian juga dengan ibu yang memiliki risiko tinggi kehamilan. Guna meminimalisasi hal itu, edukasi secara langsung dengan datang ke rumah terus digulirkan pemerintah. ‘’Persoalan seputaran perempuan masih sering ditemui. Untuk meminimalisir itu, mulai tahun ini kami gencarkan home visit,’’ ujar Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Bangli I Ketut Kayana, Minggu (18/9) kemarin. Warga yang mengandung berkali-kali ini sebagian besar tergolong kurang mampu. Mayoritas berada di daerah perdesaan yang tingkat pendidikannya rendah. Jika tak segera ditangani, kondisi ini ke depannya akan mampu menjadi pemicu munculnya kemiskinan struktural pada keluarga bersangkutan. ‘’Sekarang kondisinya tidak mampu. Lagi buat anak banyak. Ini bisa saja jadi RTM struktural,’’ katanya. Pejabat asal Banjar Sala, Desa Abuan, Susut ini menyebutkan, edukasi yang diberikan untuk menghindari kehamilan berupa program kontrasepsi baik untuk kaum perempuan maupun laki-laki. Realitanya, warga yang mengikuti program tersebut sudah cenderung mengalami peningkatan. Namun ini perlu terus digenjot. Dalam pelaksanaan home visit pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BPMBD, Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah Bangli. ‘’Dalam home visit, kami libatkan lintas SKPD. Misalnya, Dinas kesehatan. Salah satunya memberikan pemahaman tentang kehamilan,’’ ungkapnya. Ditambahkan, jika seluruh masyarakat sudah sadar akan pentingnya mengatur jumlah kehamilan dan mengurangi risiko tinggi maka secara tidak langsung akan berdampak pada kualitas daerah yang semakin meningkat. ‘’Membangun daerah salah satunya dengan penguatan keluarga,’’ imbuhnya. (sos)

Bupati Berencana Ubah Pasar Yangapi Jadi Pasar Agro Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli berencana mengubah Pasar Amerta Gunung Sari atau yang selama ini lebih dikenal dengan nama Pasar Yangapi menjadi pasar agro. Tujuannya agar pasar yang selama ini mati suri tersebut bisa lebih bermanfaat. Bupati Bangli I Made Gianyar mengaku sudah menginstruksikan tim yang terdiri dari Sekda, Asisten Bidang Perekonomian, Disperindag dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) untuk melakukan kajian. Kepada Bali Post, Bupati Made Gianyar mengatakan bahwa keberadaan pasar agro di Bangli selama ini memang sangat dibutuhkan. Hal ini mengingat produk pertanian di Bangli cukup melimpah. Selama ini hasil pertanian di Bangli banyak dijual ke luar kabupaten seperti ke Denpasar, Baturiti dan Klungkung. ‘’Kalau Bangli punya pasar agro tentunya kita tidak perlu membawa hasil pertanian ke luar kabupaten. Dengan adanya pasar agro justru nantinya pembeli dari luar yang akan ke Bangli untuk berbelanja,’’ ujarnya, Minggu (18/9) kemarin. Untuk mewujudkan pasar agro tersebut Bupati Made Gianyar mengaku tidak akan

membangun pasar yang baru melainkan akan mengoptimalkan pasar yang selama ini tidak berfungsi maksimal seperti halnya Pasar Yangapi di Tembuku. Gianyar mengaku akan mengalihkan status Pasar Yangapi yang selama ini mati suri menjadi pasar agro. ‘’Dari dulu ini (Pasar Yangapi) kan terus jadi bulan-bulanan. Saya sudah perintahkan Sekda dan tim ekonomi untuk mengkaji agar Pasar Yangapi bisa dijadikan pasar agro,’’ terangnya. Di dalam pasar agro tersebut nantinya Bupati juga berencana akan membuatkan cold storage untuk menyimpan sisa hasil pertanian yang tidak habis terjual atau overproduksi. ‘’Misalnya, di saat musim panen permintaan terhadap hasil pertanian

tetap sehingga ada sisa dari kebutuhan sekarang. Ini yang butuh di-packaging dan disimpan di cold storage. Sehingga ketika ada permintaan beberapa hari kemudian, hasil pertanian itu langsung bisa dilempar di pasaran,’’ jelasnya. Disinggung mengenai kapan rencana pasar agro tersebut akan direalisasikan, Bupati Made Gianyar mengatakan secepatnya. Jika tidak ada halangan rencana tersebut akan diwujudkannya di tahun 2017 mendatang. Untuk itu pihaknya pun meminta timnya untuk tidak berlama-lama melakukan kajian. (kmb40) I Made Gianyar

Perluas Pemasaran Produk Kerajinan

Pemkab Diminta Lakukan Pembinaan Berkelanjutan

Bali Post/sos

MENANAM PADI - Petani di wilayah Tembuku saat menanam padi. Berdasarkan hasil evaluasi, IP periode Oktober 2015-Maret 2016 tak mencapai target. Hal itu dipicu karena aliran air irigasi semakin menipis.

Air Irigasi Menipis

Target Indeks Penanaman Padi Tak Tercapai

Bangli (Bali Post) Target Indeks Penanaman (IP) padi periode Oktober 2015-Maret 2016 gagal tercapai. Hal tersebut dipicu menipisnya ketersediaan air di saluran irigasi. Ini tantangan berat bagi Bangli mewujudkan program swasembada pangan. Hal tersebut dikatakan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik, Minggu (18/9) kemarin. Dijelaskan Manik, target IP pada periode tersebut mencapai 190 persen. Namun, berdasarkan evaluasi yang dilakukan belum lama ini, capaiannya hanya 170 persen. Hal ini disebabkan karena aliran air di saluran irigasi semakin berkurang sebagai dampak kemarau berkepanjangan beberapa tahun belakangan. ‘’Target itu belum bisa tercapai,’’ jelasnya didampingi Kepala Bidang Pangan dan Hortikultura I Wayan Tagel Sujana.

Khusus untuk penanaman pariode April-September 2016 belum dilakukan evaluasi. Meski demikian gagal tercapainya target pada periode sebelumnya masih membayangi dan kemungkinan bisa terulang. Guna menggenjot penanaman, sejumlah subak sejatinya sudah menerapkan sistem gilir atau sorong. Namun, hal tersebut tak mampu memberikan perubahan signifikan. Penanaman belum menyentuh lahan persawahan paling hilir, air sudah tak mengalir. Beberapa tahun lalu, petani masih bisa melakukan penanaman dengan bergantung pada musim hujan. Namun, sekarang hal itu sama sekali tidak membantu. ‘’Tanam gilir sudah berjalan. Tetapi yang di hilir yang tak bisa berjalan, karena air tidak ada. Secara otomatis kan berdampak pada IP,’’ ujar Manik. Sulitnya mencapai target

penanaman, kata dia, memang menjadi tantangan berat dalam mendukung program swasembada pangan. Meski demikian, mengatasi persoalan air, perbaikan saluran irigasi sudah digelontorkan. Tahun ini menyasar 51 subak yang luas lahan persawahannya mencapai 1.500 hektar. Biayanya hanya Rp 1 juta per hektar. ‘’Ini sifatnya swakelola. Anggaran sebesar itu sifatnya hanya meringankan,’’ terangnya. Dia mengatakan, meskipun IP tidak tercapai, namun produktivitas padi cenderung meningkat. Sesuai evaluasi, pada 2015 jumlahnya hanya 5,7 ton per hektar. Namun pada semester I 2016 menjadi 6,3 ton per hektar. Peningkatan ini tidak lepas dari pola pemeliharaan dari petani. ‘’Pemupukan lebih dimaksimalkan. Pemeliharaan juga demikian. Jadinya produktivitas bisa meningkat,’’ tandasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Perajin suvenir berbahan kayu di Dusun Malet Kuta Mesir, Desa Tiga, Susut belakangan ini masih mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya ke ranah yang lebih luas. Menyikapi hal ini, sejatinya pemkab telah memberikan pembinaan. Namun, hanya berlangsung sesaat. Masyarakat berharap pembinaan bisa dilakukan secara berkelanjutan. Klian Dusun Malet Kuta Mesir I Ketut Redam menuturkan, suvenir kayu telah berkembang sejak 1990. Masyarakat yang menggelutinya hampir lima puluh persen

dari jumlah penduduk di dusun setempat. Produk yang dihasilkan cukup bervariasi mulai dari gantungan kunci, hiasan dinding, tempat kartu nama hingga kalender mini. ‘’Sektor ini sudah menjadi sumber pendapatan sebagian masyarakat,’’ ujarnya belum lama ini. Di balik perkembangannya, pemasaran produk ini ternyata baru mampu menyentuh beberapa daerah seperti Badung dan Gianyar. Sementara untuk ranah yang lebih luas masih sangat sulit direalisasikan. Menyikapi hal ini, pemkab sudah memberikan pembinaan, namun

hanya berlangsung beberapa saat saja. ‘’Pembinaan hanya dilakukan beberapa hari saja. Perajin belum sepenuhnya mengerti. Itu sudah berhenti. Kalau bisa biar berkelanjutan. Apalagi generasi muda sudah mulai menggeluti. Ini cukup penting,’’ sebutnya. Disampaikan pula pembinaan yang juga perlu diberikan, yakni cara menciptakan produk hingga finishing. Selama ini produk yang diambil oleh pengepul di daerah Gianyar baru sebatas setengah jadi. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh pada harga jual. ‘’Diambil yang setengah jadi.

Terus di sana (Gianyar-red) di-finishing. Setelah dijual ke tamu, itu dibilang produknya sendiri. Padahal datangnya dari sini,’’ kata Redam. Selain suvenir, masyarakat dusun yang dekat dengan Tampaksiring, Gianyar ini juga ada yang bergelut menjadi perajin gedeg. Bentuk anyamannya cukup rumit dan memiliki ciri khas. Kualitasnya juga tidak kalah dengan produk daerah lain. Harga jualnya di kisaran Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu per meter. ‘’Untuk harganya tergantung motif. Ini juga perlu dibantu pemasarannya,’’ tandasnya. (kmb45)


GIANYAR

Senin Paing, 19 September 2016

9

Anggaran Revitalisasi Pasar Seni Sukawati

Masuk Standar Prioritas APBN 2017 Gianyar (Bali Post) -

Celah bagi Kabupaten Gianyar untuk memperoleh bantuan dana revitalisasi Pasar Seni Sukawati dari Pemerintah Pusat kini makin terbuka. Kementerian Perdagangan memberikan sinyal dana revitalisasi akan dianggarkan kembali di APBN 2017.

Bali Post/nik

LONGSOR - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan evakuasi. Akibat tanah longsor, arus lalu lintas di Banjar Kaja Kauh Kelurahan Beng sempat terputus.

Tanah Longsor Tutup Jalan di Beng

Gianyar (Bali Post) Hujan lebat dalam beberapa hari terakhir memicu bencana longsor dan pohon tumbang. Pada Sabtu (17/9) malam, tanah longsor terjadi di Banjar Kaja Kauh, Kelurahan Beng. Petugas BPBD Gianyar langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Bencana longsor ini diperkirakan terjadi pada sekitar pukul 20.30 wita. Longsor yang dibarengi pohon tumbang ini pun memutus arus lalu lintas di lokasi tersebut. ‘’Saat kejadian saya mendengar suara gemuruh yang cukup keras. Saat dicek ke luar ternyata timbunan tanah sudah menutup jalan,’’ ucap Wayan Arsa, warga Kelurahan Beng. Dipastikan tidak ada korban akibat bencana ini. Hanya arus lalu lintas yang sempat terputus akibat tertimbun tanah dan pohon tumbang. Insiden ini diduga terjadi akibat hujan yang terjadi sejak beberapa hari belakangan. Kepala BPBD Gianyar A. A. Gde Oka Digjaya mengatakan, setelah dilakukan evakuasi selama beberapa jam, jalur tersebut sudah kembali bisa digunakan. ‘’Petugas sudah melakukan tindakan pemotongan pohon dan penyemprotan untuk membersihkan timbunan tanah. Sekarang lokasi sudah kondusif,’’ katanya, Minggu (18/9) kemarin. Ditambahkannya, untuk mengantisipasi bencana seperti pohon tumbang, pihaknya sudah rutin melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik di Kabupaten Giayar. ‘’Selain itu kami juga menunggu informasi dari masyarakat. Kalau ada pohon yang rawan tumbang, mohon dilaporkan ke BPBD Gianyar. Ini demi menjaga keamanan memasuki musim hujan,’’ tandasnya. (kmb35)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Wayan Suamba, Minggu (18/9) kemarin membeberkan, berdasarkan hasil rapat di Jakarta bersama Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Pohan pada 14 September 2016, dipastikan 37 kabupaten/kota termasuk Kabupaten Gianyar yang tahun ini mengalami penundaan pencairan anggaran dari pemerintah pusat akan masuk dalam standar prioritas penyaluran anggaran Kementerian Perdagangan pada APBN 2017. ‘’Dari 37 itu termasuk Kabupaten Gianyar. Revitalisasi Pasar Seni Sukawati yang tahun ini mengalami

penundaan akan masuk standar prioritas untuk dianggarkan kembali tahun depan,’’ tegasnya. Dikatakannya, wacana ini pun akan dikuatkan dengan surat dari Ditjen PDN Kementerian Perdagangan. Namun surat tersebut akan dikirim menyusul ke pemerintah daerah bersangkutan. ‘’Nanti suratnya akan dikirim dari Ditjen. Kapan itu, belum diberi kepastian. Yang jelas sekarang tinggal menunggu,’’ katanya. Suamba mengaku optimis dana revitalisasi Pasar Seni Sukawati bisa diperoleh kembali. Apalagi beberapa waktu lalu sejumlah anggota DPRRI yang berkunjung ke Pasar Seni Sukawati menyatakan akan membantu mengawal proses tersebut.

Di samping itu, pihaknya pun sudah bergerak cepat dengan menyiapkan tahap pra pelaksanaan. ‘’Tentu kita optimis, apalagi Gianyar sudah ada DED. Yang jelas kami terus berupaya,’’ ujarnya. Sementara untuk para pedagang di Pasar Seni Sukawati, ia berharap agar turut mendukung dengan mengikuti perencanaan revitalisasi yang disiapkan Pemkab Gianyar. Tempat relokasi sementara masih dirancang di Lapangan Sutasoma dengan rancangan anggaran yang kali ini sudah disiapkan. ‘’Pemda pasti melakukan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya pedagang di Pasar Seni Sukawati. Jadi mohon dibantu agar dana ini tidak lepas lagi tahun depan,’’ tandasnya. (kmb35)

Pasar Kaget di Tampaksiring Dipadati Pengunjung

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166

Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165

Bali Post/nik

LAPANGAN - Lapangan Sutasoma. Jika revitalisasi Pasar Seni Sukawati dilaksanakan, pedagang akan dipindahkan sementara ke lapangan ini.

Bali Post/nik

PASAR KAGET - Suasana pasar kaget di jaba Pura Mengening, Banjar Saraseda, Tampaksiring, Minggu (18/9) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Pasar kaget yang muncul musiman saat hari raya mulai banyak diminati masyarakat. Seperti pasar kaget di jaba Pura Mengening, Banjar Saraseda, Tampaksiring, Minggu (18/9) kemarin. Meski hanya dibuka tiga hari selama rangkaian hari raya Kuningan, namun pasar ini mampu menarik banyak pengunjung. Bendesa Pakraman Saraseda I Nyoman Weda menjelaskan, pasar musiman ini mulai ada sejak 2003 dengan jumlah stan kala itu hanya 20. Tujuannya pun hanya sebatas untuk penggalangan dana. ‘’Tetapi akhirnya sampai saat ini masih tetap berjalan, mengingat antusias warga cukup tinggi. Pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Gianyar, namun ada pula dari Denpasar dan Bangli,’’ katanya. Kini di pasar tersebut sudah dipenuhi 40 stan lebih, ditambah lagi pedagang asongan yang banyak ikut meramaikan pasar musiman ini. Ditambah-

kannya, bagi pengunjung yang gemar memancing juga disediakan penyewaan kail untuk memancing di sungai dekat lokasi tersebut. ‘’Ya semakin tahun ini terus kami kembangkan. Salah satunya penambahan tempat mancing ini,’’ katanya. Menurutnya, meskipun pasar ini hanya diselenggarakan selama tiga hari namun sudah mampu menyumbangkan dana untuk kegiatan keagamaan di Desa Pakraman Saraseda. Disinggung rencana perluasan lahan untuk pasar, Weda mengaku belum ada mengingat keterbatasan lahan. ‘’Kami juga tidak mau mengganggu keamanan. Jadi saat ini lahan ini saja sudah lebih dari cukup,’’ katanya. Salah seorang pedagang pakaian bekas, Witari asal Tabanan mengaku rutin setiap enam bulan berjualan di pasar tersebut. Selain di pasar itu, ia biasa berjualan di beberapa pasar wilayah Gianyar. ‘’Selama tiga hari buka di sini pengunjungnya di sini memang cukup ramai,’’ ucapnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Senin Paing, 19 September 2016

Bali Post/kmb

BHAKTI PANGANYAR - Serangkaian pujawali agung di Parahyangan Agung Jagatkartha, Desa Taman Sari, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Pemkab Klungkung melaksanakan bhakti panganyar, Sabtu (17/9) lalu. Bhakti panganyar rombongan Pemkab Klungkung dipimpin Wakil Bupati Made Kasta.

Lembongan dan Nusa Penida Raih API Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung menempatkan dua destinasi pariwisatanya di peringkat kedua pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2016 untuk kategori tempat berselancar terpopuler dan kategori tempat menyelam terpopuler. Penganugerahan digelar di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (16/9) malam lalu. Kategori tempat berselancar terpopuler diraih Nusa Lembongan setelah Pantai Nemberala, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Sementara kategori tempat menyelam terpopuler direbut Nusa Penida di bawah Pulau Alor, Kabupaten Alor, NTT. Provinsi Bali juga meraih penghargaan di bidang kuliner. Ayam Betutu Bali berada di peringkat kedua kategori hidangan tradisional terpopuler setelah Ayam Taliwang, Lombok, NTB. Malam API 2016 dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya, para kepala daerah dan undangan lainnya. Kegiatan ini untuk memilih tempat wisata favorit di Indonesia dalam 10 kategori. Pemenang ditentukan melalui suara atau dukungan terbanyak. Pemilihan dilakukan melalui survei yang diselenggarakan oleh ayojalanjalan.com sejak 23 Mei lalu. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersyukur atas prestasi dan penghargaan di bidang pariwisata ini. Menurutnya, banyaknya destinasi pariwisata baru yang muncul akan sangat berpengaruh terhadap destinasi pariwisata yang sudah ada apabila tidak dijaga dan dipelihara dengan baik. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk berbenah dan melestarikan warisan alam ini. “Saat ini banyak muncul destinasi baru. Kita jangan terlena, mari jaga dan lestarikan warisan alam ini,” ujarnya didampingi Kadisbudpar Klungkung Wayan Sujana serta Kabag Humas dan Protokol Wayan Parna. (dwa)

RAMAI - Pantai Watu Klotok ramai dikunjungi warga saat Umanis Kuningan, Minggu (18/9) kemarin.

Pengunjung Membeludak

Pantai Watu Klotok Dipenuhi Sampah Semarapura (Bali Post) – Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, dipadati warga pada Umanis Kuningan, Minggu (18/9) kemarin. Pantai yang biasanya lengang ini berubah menjadi penuh sesak oleh manusia

dan pedagang kaki lima mulai pukul 09.00 Wita. Membeludaknya kunjungan menyebabkan Pantai Watu Klotok kumuh akibat banyaknya sampah yang berserakan. Sampah di bibir pantai

itu kebanyakan sampah anorganik seperti plastik kemasan makanan dan botol minuman. Sejumlah warga setempat yang peduli lingkungan bergerak memunguti satu per satu sampah tersebut untuk dibakar. “Memang

Kacabjari Pindah

Kasus GOR Bisa Jalan di Tempat Semarapura (Bali Post) – Kasus dugaan korupsi GOR Nusa Penida, Klungkung, bisa jadi akan jalan di tempat. Pasalnya, sampai saat ini Kejaksaan Negeri Klungkung belum membidik satu pun tersangka dalam kasus tersebut. Padahal telah melakukan penyelidikan kasus GOR Nusa Penida sejak 2015. Bahkan, meningkatkan kasusnya menjadi penyidikan pada Juli tahun itu. Kacabjari Nusa Penida Dewa Made Mertayasa yang menangani kasus itu pindah sejak bulan lalu. Posisinya sebagai Kacabjari Nusa Penida kini digantikan I Gede Putu Sudiarta. Sudiarta ketika diminta konfirmasinya terkait tindal lanjut kasus tersebut mengaku masih mempelajarinya. “Saya baru di sini, maka saya akan pelajari dulu,” kilahnya dihubungi lewat HP, Minggu (18/9) kemarin. Ia mengaku sudah sempat mengecek kondisi GOR Nusa Penida. Hanya, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Kajari Klungkung Syaiful Alam. Apalagi sekarang masih hari raya dan kajari masih berada di Jawa. “Sejauh ini belum ada petunjuk dari Pak Kajari. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan ahli dan ekspose perkara lagi, apakah nantinya dilanjutkan atau bagaimana,” jelasnya. Kejari Klungkung minta bantuan tim ahli dari Unud untuk menghitung harga bangunan dari GOR Nusa Penida, apakah harga bangunan yang dihitung nanti sesuai dengan hasil pertanggungjawaban proyek. Mantan Kacabjari Dewa Made Mertayasa sempat menilai kasus tersebut ada perbuatan melawan hukum. Namun, yang bersangkutan keburu dipindah sebelum kasus ini tuntas ditangani. Proyek GOR Nusa Penida dibangun secara swakelola sejak 2009 di Dusun Sampalan, Desa Batununggul. Proyek ini didanai dari APBN melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga 2009 Rp 1,5 miliar, APBD Provinsi Bali 2010 Rp 65 juta dan APBD Kabupaten Klungkung Rp Rp 500 juta. Sampai saat ini proyek tersebut baru rampung 70 persen. Kasus ini sempat menjadi pergunjingan pejabat di Pemkab Klungkung karena ada desas-desus salah satu pejabat sudah menjadi bidikan pihak Kejari. Sejauh ini Kejari sudah memeriksa 24 saksi termasuk dari pejabat terkait. (kmb)

sampah sembarangan. Namun, hal itu hanya menjadi pajangan. Sugiana berharap pengunjung turut menjaga kebersihan mengingat sampah plastik merusak pemandangan dan kurang baik bagi kesehatan. (dwa)

Air PDAM Ngadat Sejak ’’Penampahan’’ Kuningan Warga Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung, mengalami kesulitan air bersih sejak Jumat (16/9) lalu. Mereka terpaksa membeli air kemasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga menyayangkan distribusi air PDAM Klungkung ngadat pada hari raya Kuningan saat umat Hindu sangat memerlukan air bersih untuk kegiatan upacara. Terlebih lagi hal ini baru diketahui oleh manajemen PDAM Klungkung, Minggu (18/9) kemarin.

Bali Post/kmb

sudah sering seperti ini saat hari raya atau hari libur,” ujar Ketut Sugiana, warga setempat. Sejatinya sejumlah titik di Pantai Watu Klotok sudah dipasangi papan pengumuman agar tidak membuang

Di Desa Getakan Banjarangkan

Semarapura (Bali Post) –

GOR Nusa Penida

Bali Post/dwa

Dari informasi yang dihimpun, jumlah sambungan rumah (SR) di Desa Getakan yang mengalami kesulitan air mencapai 350 rumah tangga. Kondisi ini dirasakan sejak tiga hari lalu tepatnya saat penampahan Kuningan yang

membuat warga kelabakan. “Kami memerlukan air saat mebat. Hendak membeli air, warung langganan tutup karena hari raya,” tutur warga Desa Getakan, Dayu Rina. Ia sangat menyayangkan kinerja PDAM Klungkung

mengingat hingga saat ini pelanggan belum mendapatkan informasi terkait ngadatnya pelayanan air bersih tersebut. Apalagi selama 24 jam tidak ada air yang keluar dari sambungan pelanggan. Meski telah mati sejak tiga hari lalu, tidak

ada niat baik PDAM Klungkung untuk memberi bantuan tangki air bersih untuk meringankan beban pelanggan yang mengalami putus pelayanan. “Kalau ngadatnya pagi atau siang, kami tentu masih bisa menyiasati lewat bak penampungan. Tetapi ini terjadi sehari penuh,” ujarnya. Rina berharap petugas PDAM segera turun memperbaiki kerusakan yang terjadi. Pasalnya, biaya yang dihabiskan untuk membeli air kemasan cukup tinggi. Ter-

lebih untuk mandi ke sungai, jaraknya cukup jauh sekitar 300-500 meter dari permukiman warga. Diminta konfirmasiny a terpisah, Kepala Bagian Teknik PDAM Klungkung I Ketut Karnata mengaku baru menerima informasi tersebut. Menurutnya di kawasan Desa Getakan ada pergantian pipa induk, namun belum berani memastikan apakah itu yang menjadi penyebab ngadatnya air. “Kami akan segera cek ke lapangan,” tegasnya. (dwa)

NPF Libatkan Masyarakat Dalam Seluruh Kegiatan Semarapura (Bali Post) – Nusa Penida Festival (NPF) 2016 pada 7-9 Oktober mendatang akan melibatkan masyarakat lokal dalam pelaksanaan kegiatannya. Selain menampilkan penari baris jangkang yang dibawakan kalangan pelajar dan masyarakat, NPF 2016 juga akan mengangkat UMKM dan berbagai lomba yang diselenggarakan masyarakat Nusa Penida. Humas NPF 2016 I Nyoman Widana, Minggu (18/9) kemarin, menyampaikan festival akan dipusatkan di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped. Pembukaan diagendakan menampilkan tari baris jangkang oleh 1.000 penari dari kalangan pelajar dan masyarakat. NPF 2016 yang mengambil tema ‘’Exploring The Blue Paradise Islands’’ juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan seni dan pertunjukan sejumlah band Pulau Dewata. Pada acara pembukaan diundang Menteri Pariwisata dan Menteri Kelautan RI. Agenda NPF 2016 antara lain touring ke sejumlah objek wisata di Nusa Penida baik yang sudah populer maupun yang belum popular seperti rumah pohon di Desa Pelilit

dan Suana Point, lomba perahu layar, lomba renang massal, pameran UMKM, lomba photography dan transplantasi terumbu karang. Selain itu ada hiburan wayang joblar dan musik oleh band-band local. Untuk mematangkan persiapan festival, Pemkab Klungkung melaksanakan rapat yang dipimpin Bupati I Nyoman Suwirta, Minggu kemarin. Hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung I Wayan Sujana, Kepala Dishubkominfo I Nengah Sukasta, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Putra Mahajaya, para perbekel, pengusaha dan pelaku wisata seNusa Penida. Suwirta berharap semua pihak termasuk jajaran SKPD terkait ikut serta menyukseskan FND 2016. Nusa Penida disebutnya mempunyai tiga keunggulan, di antaranya Kawasan Konservasi Perairan (KKP) dan peternakan bibit sapi Bali yang masuk kategori dua nominasi Anugerah Pesona Indonesia. “Tidak ada alasan Kabupaten Klungkung kecil. Potensi alam dan budaya yang dimiliki Nusa Penida harus dipromosikan salah satunya dengan menggelar festival ini,” katanya. (dwa)

Bali Post/dwa

RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin rapat persiapan pelaksanaan Nusa Penida Festival 2016.


Senin Paing, 19 September 2016

BULELENG

11

SOSOK

Pisang Unik Berbuah Empat Tandan

Kontras dan Mencolok HEGEMONI kolonial Belanda di Kota Singaraja saat masa penjajahan menjadi perhatian sejarawan Undiksha Dr. I Made Pageh, M.Hum. Sejumlah bangunan peninggalan Belanda bukan saja merupakan asset, tetapi juga media edukasi generasi muda. Salah satu konsep bangunan klasik Belanda dikonversikan dengan tipe bangunan modern saat ini, menunjukkan perbedaan yang sangat kontras dan mencolok. “Perlu diperhatikan Kota Singaraja merupakan satu-satunya kota yang memiliki sempadan kolonial. Sempadan kolonial adalah jarak antara rumah dengan halamannya (telajakan) cukup luas beberapa meter,” ujar dosen FIS Undiksha, Minggu (18/9) kemarin. Sejumlah titik di Kota Singaraja, hemat Pageh memiliki makna spesial yang sejatinya dipahami generasi muda kekinian. Dicontohkan, tugu Singa Ambara Raja dibangun tahun 1963 oleh masyarakat Buleleng untuk meng-hegemoni Belanda. Sedangkan jam dinding di titik perempatan dekat Pasar Buleleng dibangun Belanda dalam usaha menghegemoni masyarakat Bali kala itu. “Perempatan (catus pata) menjadi tempat astral atau disucikan di arah timur Kantor Bupati. Belanda paham wilayah itu merupakan daerah astral. Belanda lalu menanamkan kesan pada mind seseorang tentang jam. Jam analoginya pada Gereja dan istilah time is money. Ideologi dimaksud lama-kelamaan masuk ke dalam otak kita dan dianggap benar. Idealnya daerah perempatan atau wilayah astral harus sepi,” saranya . Ia menambahkan hegemoni kolonial dilakoni kelompok orientalis Belanda untuk mempelajari budaya timur dan menjajah pikirannya. Otak Pikiran masyarakat berbudaya timur coba dikuasai paten, hingga dapat merubah mental masyarakat secara turun temurun. “Ketika itu Belanda lebih dominan menanamkan pada pikiran kita idiologinya. Itulah yang membuat Belanda menjadi seolah-olah mereka nomor satu, sebaliknya warga pribumi kelas dua,” tambahnya. (dgk)

Bali Post/kmb38

PENGGALIAN TEBING - Penggalian tanah bertebing yang kebanyakan tidak produktif nampaknya masih banyak ditemukan di wilayah Kabupaten Buleleng. Salah satunya penggalian tanah tebing curam di Desa Subuk, Busungbiu. Sejak beberapa minggu terakhir, tanah milik warga perorangan ini digali menggunakan alat berat. Lokasi penggalian ini berada persis di bawah jalan dan tikungan jalan Seririt-Pupuan (Kabupaten Tabanan). Penggalian ini sudah sempat dipantau aparat kecamatan setempat. Dari pemantauan itu, aparat kecamatan menyarankan agar pemilik galian memperhatikan dampak lingkungan dan melengkapi dengan dokumen perizinan yang diwajibkan pemerintah daerah.

Singaraja (Bali Post)Sebuah pohon pisang susu dengan tinggi 27sentimeter dan baru berumur satu bulan memunculkan keanehan. Sebab, pada dahan pisang itu tumbuh empat tandan sekaligus. Peristiwa langka itu ditemukan warga d i Dusun Anyar Desa Anturan, Buleleng. Warga pemilik pisang Nyoman Pasek (58) mengatakan, pisang yang ada dikebun miliknya itu belum lama ini berbuah. Ia tidak memiliki firasat atau mimpi khusus terhadap pohon pisang yang berada dekat pekarangan kebun di rumahnya itu. “Pisang itu aneh, baru saya perhatikan ada empat cabang. Seluruh anggota keluarga juga tidak menyangka pisang susu ini bisa tumbuh secara unik,” ujarnya, Minggu (18/9) kemarin. Pasek sehari-harinya tidak terlalu memperhatikan pohon pisang yang ditanamnya itu. Ia yang bekerja di bidang pertukangan itu hanya sebulan sekali bisa melihat-lihat belasan pohon pisang yang tumbuh

di rumahnya. Empat tandan pisang yang baru tumbuh, kata Nyoman Pasek, baru pertama kali terjadi di kebunnya. “Banyak warga langsung datang melihat bentuk empat tandan pisang itu. Mereka memotret mengabadikan pohon pisang unik itu,” katanya diiyakan menantunya, Dewa Putu Suriawan (24). S ebelum memutuskan menanam pisang, awalnya Pasek hendak menanam pohon mangga. Namun keinginan menanam mangga batal terlaksana kemudian ia akhirnya memutuskan menanam pisang susu. Setelah itu muncul keanehan satu pisang susunya tumbuh empat tandan. Sempat khawatir, karena itu ia bersama istrinya sempat bertanya kepada orang pintar. “Pisang itu diminta dibiarkan tumbuh dan jangan dipetik dahulu. Bila sudah waktunya baru diperbolehkan dipanen. Kami memaknai pisang susu empat tandan ini sebagai pembuka rezeki, selain keharmonisan antarkeluarga,” urai Pasek berfilsafat. (kmb34)

Tidak Kunjung Turun

Uji Sampel Air Liur Korban ’’Suspect’’ Rabies Singaraja (Bali Post) – Hasil uji sampel air liur korban tergigit anjing yang diduga rabies di Dusun Bajangan, Desa Dencarik, Banjar hingga sekarang belum juga ada kejelasannya. Padahal kasus itu ditemukan sekitar 14 hari silam. Uji laboratorium ini sangat berarti untuk memastikan penyakit yang diderita korban itu, apakah positif rabies atau akibat penyakit lain.

Drs. Ketut Suparto, M.MA.

Bali Post/kmb34

Produksi UKM Perlu Dikembangkan Singaraja (Bali Post) Keberadaan Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya pengerajin anyaman dan makanan di wilayahnya perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, pemerintah dinilai dapat berperan optimal menjembatani promosi meningkatkan produk-produk UKM dihasilkan selama ini. “Memang ke depannya sektor UKM di Buleleng perlu pembinaan dan juga mengembangan. Terutama UKM kerajinan dan produksi makanan camilan. Kontribusi pemerintah kerap membantu sektor UKM itu mempromosikan produk kerajinan ini pada pameran-pameran industri ,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Buleleng Drs. Ketut Suparto, M.MA., Minggu (18/9) kemarin. Perajin, kata Ketut Suparto, silih berganti mengikuti rangkaian Buleleng Festival, Twin Lake Festival hingga Lovina Festival. Sedikitnya ada 10 sampai 15 pengerajin aneka macam mengikuti festival tersebut. Selain promosi melalui pameran, pelaku UKM juga dibantu permodalannya. Mereka yang hendak memperoleh bantuan harus melakukan pengajuan dan koordinasi untuk lebih memudahkan usaha yang mereka lakoni itu. “Kami upayakan para pengerajin melalui pinjaman KUR mendapat bunga 9 persen dari pemerintah. Bukan hanya KUR, bantuan CSR dari swasta. UKM juga akan dikembangkan lebih lanjut,” tutur pria berkacamata ini. Suparto menilai cukup banyak hasil UKM makanan diproduksi masyarakat di Buleleng umumnya. Namun standar kualitas yang dihasilkan, baru memenuhi pasar intern Buleleng saja. Diharapkan produk makanan UKM itu dapat dipasarkan lebih luas. UKM makanan perlu memperhatikan pengemasan produk, sertifikat halal

dan kualitas produk makanan yang dipasarkan. “Tidak kalah pentingnya juga produk UKM berupa makanan harus dapat mencantumkan kode sertifikat halal yang dikeluarkan MUI. Ini kami perhatikan dan akan kami jembatani, sehingga hasil UKM makanan bukan hanya enak, tetapi juga memiliki standar kualitas terjamin,” paparnya. Mantan Kabag Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Buleleng ini menegaskan, untuk mencari modal UKM dijamin tidak kesulitan. Hanya saja dia menekankan produksi UKM harus mampu bersaing dan terjual di pasaran. “Kadang produk makanan atau camilan dari UKM itu, durasi daya tahannya hanya tiga hari. Ke depan perlu dikembangkan mencapai satu minggu. Perlu diperhatikan lagi, tidak memakai zat makanan berbahaya yang dapat mempengaruhi penjualan di swalayan atau pasar tradisional,” tandasnya. (kmb34)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) IGN Mahapramana ketika dihubungi, Minggu (18/9) kemarin mengatakan pihaknya hanya bisa menunggu sampai uji sampel air liur itu dikirim pihak Laboratorium Mikorobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Denpasar. Menunggu hasil uji sempel itu, Diskes menggalakkan sosialisasi terhadap ancaman dan bahaya gigitan anjing liar. Sejauh ini penanganan lanjutan atas kasus itu belum dilakukan. ‘’Sampel air liur itu akan dibiakkan dulu. Dan ini memakan waktu lama hingga 12 hari setelah sempel air liur itu kita kirim. Kita tunggu saja sampai nanti ada kabar untuk mengambil hasilnya,’’ katanya. Gigitan anjing liar, kata Mahapramana, masih berpotensi hingga mengancam keselamatan warga. Hal ini

tidak lepas dari kebiasaan warga memelihara anjing dalam jumlah banyak. Dia mencontohkan, hampir setiap kepala keluarga (KK) memelihara anjing dan jumlahnya lebih dari satu ekor. Situasi ini tidak disadari justru menebar ancaman, bisa tergigit justru oleh hewan peliharaan sendiri. Dari sekian banyak populasi anjing, rata-rata laporan kasus gigitan anjing mencapai 500 kasus gigitan. Jumlah ini belum termasuk yang tidak dilaporkan kepada aparat terdekat. ‘’Sekarang masyarakat yang harus bisa mencegah, jangan sampai tergigit anjing dan kalau perlu tidak usah memelihara anjing daripada menjadi korban,’’ imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah FY (10) meninggal dunia di UGD RSUD Buleleng, 5 September 2016 lalu. Korban dinyata-

kan meninggal dunia setelah menunjukkan ciri-ciri menderita penyakit rabies. Hal ini diperkuat korban pernah digigit anjing milik tetangganya Juni 2016. Pascakejadian itu, pihak keluarga sempat memeriksakan luka gigitan anjing pada lengan kanannya ke Puskesmas Banjar dengan harapan mendapatkan suntikan Vaksin Anti-Rabies (VAR). Korban gagal mendapat VAR. Dalih petugas puskemas belum menyuntikkan VAR, karena anjing yang menggigit itu dinyatakan belum positif menularkan rabies. Atas kondisi itu, keluarga korban FY kemudian membiarkan luka tersebut hingga sembuh. Namun belakangan, kesehatan korban menurun drastis. Dan setelah diperiksakan ke rumah sakit bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia. (kmb38)

Bali Post/kmb34

PEMBUKA REZEKI - Pisang unik berisi empat tandan ditemukan, Minggu (18/9) kemarin. Pemilik pisang itu dari Dusun Anyar, Desa Anturan, memaknai peristiwa langka itu sebagai pembuka rezeki.

Referensi Patung Jro Jempiring

Pematung Berimajinasi Via Foto-foto Saudaranya PEMBUATAN patung Perang Puputan Jagaraga di Buleleng, khususnya untuk pahlawan Jro Jempiring, kesulitan referensi wajah. Padahal seniman patung Nyoman Alim yang berdomisili di Sleman, Yogyakarta sudah mengupayakan mengumpulkan referensi wajah tokoh pejuang satu ini ke Museum di Taman Mini Indonesia (TMI) di Jakarta. Bagaimanakah kiat-kiat jitu berusaha dilakukan dalam hal mengatasi masalah itu? Kepala Dinas Sosial Kadisos Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si., Minggu (18/9) kemarin mengatakan sudah ada upaya mengumpulkan foto-foto dari keluarga dekat almarhum Jro Jempiring. Foto-foto ini kemungkinan dijadikan alternatif terakhir apabila foto asli almarhum Jro Jempiring gagal ditemukan. Penyelesaian patung saat ini terhambat karena minimnya referensi, terutama gambar wajah Jro Jempiring. Saat

ini pihaknya masih mencoba mengumpulkan referensi yang diinformasikan tersimpan di Museum TMI Jakarta. Namun upaya itu belum ada hasilnya. Pengumpulan referensi lain coba ditempuh. Caranya, fotofoto dari keluarga terdekat almarhum Jro Jempiring coba dikumpulkan. Sejumlah foto dari saudara terdekat almarhum sudah berhasil dikumpulkan. Paling tidak dari foto keluarga terdekat ini dapat membantu pihak

pematung mengimajinasikan penampilan wajah sosok pejuang yang merupakan istri Patih I Gusti Ketut Jelantik, saat menghadapi Perang Puputan Jagaraga. Foto yang sudah dikumpulkan itu, beberapa diantaranya kata Gede Komang merupakan saudara almarhum. Meski tidak persis sama, paling tidak memberikan frame pematung dalam mengimajinasikan raut wajah almarhum. Keberhasilan mengumpulkan foto kerabat almarhum itu berkat dukungan keluarga yang berusaha mengumpulkan bukti-bukti petunjuk agar patung almarhum itu bisa dibuat paling tidak mendekati aslinya. Sementara referensi lain dipastikan tidak bisa

ditemukan. Alasannya, memang tidak diketahui lagi di mana, siapa yang menyimpan foto atau bukti-bukti lain yang berhubungan dengan almarhum Jro Jempiring itu. “Referensinya sangat terbatas. Keluarga juga tidak ada yang tahu. Apalagi beliau tidak memiliki keturunan, sehingga kami tidak tahu siapa yang menyimpan dokumen sejarah itu. Kami sekarang sudah bisa sedikit tenang, sudah ditemukan foto dari almarhum,’’ tegasnya. Proses pembuatan patung tokoh pejuang Patih I Gusti Ketut Jelantik dan Jro Jempiring itu menemukan hambatan relatif serius. Dua patung ini dibuat dengan alokasi dana Rp 1,5 miliar. Tinggi patung seki-

tar 15 meter. Pematung sendiri telah membuat mal cetakan kedua patung ini. Untuk sosok Patih Jelantik desain wajah sudah kelar. Hanya tampilan wajah Jro Jempiring terpaksa dihentikan. Masalahnya, belum diperoleh referensi yang memadai. Sementara wajah pejuang ini terpaksa dibuat mengandalkan imajinasi pematungnya. Ketua Komisi II DPRD Putu Mangku Budiasa dan Kepala Dinsos Gede Komang yang meninjau ke lokasi pembuatan patung itu berusaha membantu dengan mengumpulkan referensi yang diperlukan. Ini dilakukan untuk menghindari jangan sampai wajah patung itu tidak sesuai aslinya. (mud)


JEMBRANA

12

Senin Paing, 19 September 2016

Masih Tahap Penyesuaian SOTK

Mutasi Pejabat akan Dilakukan Tahun Depan Negara (Bali Post) – Gerbong mutasi yang belakangan sering terdengar di kalangan pegawai, dipastikan tidak dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan Pemkab Jembrana masih tahap penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Hal itu ditegaskan Bupati Jembrana akhir pekan lalu. Terkait mutasi, akan dilakukan minimal tahun depan mengikuti penyesuaian SOTK yang saat ini sedang dilakukan. Bupati tidak ingin mendahului hal itu, sehingga ketika mutasi semua jabatan terisi. “Akhir tahun ini baru bisa kita garap, kita anggarkan (SKPD). Baru kita isi (jabatan),” terang Bupati Artha. Arta mengatakan nantinya mutasi ini bukan hanya memindahkan antareselon, tetapi juga ada promosi jabatan. Promosi itulah yang menurutnya harus dipertimbangkan secara seksama. Selain sudah menyiapkan rancangan, pemerintah juga masih menunggu penerapan kabupaten lain termasuk provinsi. Diharapkan, tahun 2017 sudah bisa diterapkan, namun masih ada waktu cukup panjang sampai akhir tahun. “Kita tidak mau menjadi pioneer, kita tunggu

Bali Post/olo

I Putu Artha

saja. Menunggu daerah lain dulu dan kebijakan menteri,” ujar Bupati Artha. Sejumlah SKPD yang berstatus kantor akan berubah menjadi badan atau dinas. Begitu juga halnya dengan sejumlah bidang yang kewenangannya ada di provinsi. Struktur SKPD yang ada saat ini sejatinya sudah ramping dan serumpun. Hanya saja ada beberapa yang perlu menyesuaikan sesuai instruksi pemerintah pusat. Selain itu, untuk menetapkan SOTK itu terlebih dahulu harus dipayungi Peraturan Daerah (Perda). Dengan struktur yang baru, tidak ada pengurangan malah diperkirakan akan ada penambahan SKPD. Sejumlah SKPD berstatus kantor naik menjadi badan dan dinas, sehingga membuka ruang promosi bagi pejabat. (kmb26)

Kejaksaan Pelajari Berkas Tahap I Kasus Tarian Erotis Negara (Bali Post) – Berkas tahap I kasus tarian erotis dengan tersangka Panitia Pelaksana Kontes Mobil, Komang AS, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara. Tim jaksa masih mempelajari berkas tersebut. Kasi Pidum, Putu Agus Eka Sabana Putra, mengaku telah menerima berkas dari penyidik Polres Jembrana pekan lalu dan telah dipelajari. Menurutnya, berkas yang disertai keterangan dua saksi ahli tersebut masih perlu dilengkapi. Sejak mencuat kasus ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik Polres Jembrana terkait. Sempat terjadi perdebatan terkait penerapan UU Pornografi untuk di Bali. Tetapi dalam perkara ini, menurutnya, berbeda. Selain tempatnya salah, juga ada unsur tarian yang mengarah ke pornografi. Panitia modifikasi mobil menjadi tersangka karena perannya meminta tiga gadis itu untuk buka baju hingga tersisa pakaian da-

lam saja. Maka terjadilah tarian yang tidak senonoh tersebut. Selanjutnya, baju kimono yang dikenakan awal ketiga penari itu memang disediakan pihak panitia modifikasi mobil. Hal tersebut juga diakui, baik penari maupun panitia yang meminta. “Walaupun sudah mengarah, kami nyatakan sikap masih perlu dilengkapi lagi atau P-18,” terang Eka Sabana. Dalam berkas itu, selain saksi ahli, juga terdapat keterangan saksi dari panitia Jembrana Festival. Seperti berita sebelumnya, kasus dengan jeratan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentag Pornografi ini sempat heboh. Tarian para penari dengan balutan pentas “Lady Car Wash” di sela-sela acara modifikasi mobil itu menyajikan gerakan erotis dengan berpakaian sangat seski. Ironisnya, acara itu diselenggarakan di Gedung Kesenian Bung Karno dan terangkai dalam kegiatan Jembrana Festival. (kmb26)

MENUMPUK - Tumpukan sampah di dekat pasar di Banjar Tengah Negara. Terlihat, sampah hingga berserakan ke tengah jalan.

Bali Post/kmb

Dikeluhkan, Tumpukan Sampah Meluber hingga ke Jalan Tebarkan Bau Menyengat Negara (Bali Post) Pemandangan kumuh terlihat di jalan dekat pasar pagi yang lokasinya di Banjar Tengah, Negara. Tumpukan sampah meluber, bahkan hingga berserakan ke tengah jalan. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar, sebab selain berserakan juga baunya begitu menyengat. Warga pun meminta pihak terkait agar segera mengangkut sampah tersebut, sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga.

dengan sopir truk yang lain,” jelasnya. Atas kondisi itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan lurah setempat terkait perilaku masyarakat yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya.

Dari pengamatan, Minggu (18/9) kemarin, tumpukan sampah tersebut terlihat tidak hanya di dalam kontainer yang disediakan, tapi juga di pinggir jalan. Sejumlah warga menyebutkan sebagian besar sampah itu dibuang para pedagang serta warga sekitar. Karena lama tidak diangkut petugas kebersihan, maka sampah tersebut tiap harinya menumpuh.

Disediakan Kontainer Masalah sampah rupanya tak hanya terjadi di dekat pasar di Banjar Tengah, Negara, tetapi juga di bantaran sungai Pergung. Sampah di tempat ini juga meluber hingga ke sungai. Padahal, di pinggir sungai tersebut sudah disediakan kontainer yang fungsinya untuk tempat pembuangan sampah. Sungai yang juga merupakan batas Desa

Tak hanya itu, tumpukan sampah yang menggunung itu membuat kondisi sekitar tidak nyaman. Sebab, bau busuk tercium begitu menyengat. Bahkan, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi sampah itu sampai menutup pintu rumah dengan rapat. “Baunya sangat mengganggu. Sampah itu lama tidak diangkut sehingga menumpuk di sana,” kata salah satu warga yang

tinggal di sekitar lokasi. Sementara itu, Kasi Kebersihan pada Kantor LHKP Jembrana, Wayan Putra Mahardika, saat dikonfirmasi mengaku bahwa sopir pengangkut sampah yang biasa menangani mengalami insiden tabrakan. Untuk itu, yang bersangkutan belum bisa kerja maksimal. Namun, pihaknya akan segera menangani sampah tersebut. “Kami akan gotong royong

Pohsanten-Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo terlihat kumuh. “Kalau yang di seberang itu sudah sering dibersihkan. Yang di dekat kontainer ini, warga sudah terbiasa membuang sampah ke sungai. Tidak di kontainer,” terang salah seorang warga. Perbekel Pergung, I Ketut Wimantra, tidak menampik kondisi tersebut. Memang untuk merubah kebiasaan membuang sampah sembarang itu susah. Sejumlah upaya dari desa sudah dilakukan, di antaranya bergotong royong membersihkan sungai hingga menempatkan kontainer sampah. (kmb26/kmb)

Bupati Artha ”Ngaturang Bhakti Panganyar” di Pura Agung Blambangan

SEHARI setelah perayaan hari raya Kuningan Bupati I Putu Artha ngaturang bhakti panganyar di Pura Agung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (18/9) kemarin. Bupati didampingi istri, Ari Sugianti Artha, Ketua DPRD I Ketut Sugiasa, Sekda Gde Gunadnya serta para pejabat di Lingkungan Pemkab Jembrana, diterima Ketua PHDI Kecamatan Muncar, Biso Warno dan Ketua Pangempon Pura Agung Blambangan, Marsaid. Bhakti panganyar Pemkab Jembrana dipimpin Ida

Pedanda Gede Putra Sigaran dari Griya Sigaran Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Seluruh prosesi bhakti panganyar hingga persembahyangan bersama berjalan lancar dan khusyuk. Ketua Pangempon Pura Agung Blambangan Marsaid mengaku upacara piodalan di Pura Agung Blambangan menyertakan pangempon dari beberapa kecamatan di Banyuwangi. “Karena piodalan ini cukup besar, maka kami libatkan panyungsung dari beberapa kecamatan di Banyuwangi. Seperti Kecamatan

Muncar, Srono, Tegal Delimo, termasuk Kecamatan Rogo Jampi,“ ujarnya. Terkait upakara, Marsaid mengungkapkan kalau tingkatan upakara menggunakan bebangkit. “Ini upakaranya besar, namun kami kombinasikan dengan tatanan upakara Bali dan Jawa,” jelas Marsaid. Usai persembahyangan, Bupati Artha ngaturang punia sebesar Rp 10 juta. Selain itu, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa juga menghaturkan punia, yang diterima Ketua Pangempon dan Ketua PHDI Kecamatan Muncar. (ad432)

NGATURANG PUNIA - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ketua DPRD Jembrana saat ngaturang punia kepada pangempon Pura Agung Blambangan.


Senin Paing, 19 September 2016

KARANGASEM

13

Dari ’’Anak Bangsa’’ Radio SWiB

Jadikan Anak sebagai Sahabat Amlapura (Bali Post) – Anak-anak pada zaman ini mesti dijadikan sahabat dan didampingi orangtuanya agar mau fokus dan serius belajar di rumah. Anak-anak tidak bisa didikte atau dikerasi tanpa pendekatan persahabatan. Hal itu disampaikan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem Gusti Bagus Budi Adnyana saat mendampingi kedua putrinya yang berprestasi pada dialog interaktif ‘’Anak Bangsa’ di Radio SwiB FM Bali, Minggu (18/9) kemarin. Budi Adnyana menceritakan pengalaman dirinya mendidik putra-putrinya dengan pendekatan anak sebagai sahabat. Putra-putrinya belajar dengan didampingi. Karena menganggap putra-putrinya sebagai sahabat, mereka menjadi terbuka. Di lain pihak, mereka menjaga kepercayaan yang diberikan kedua orangtuanya. ‘’Apa keinginan dan kegiatannya sepanjang itu positif, kami dukung dan motivasi,’’ katanya. Menurut Budi Adnyana, belakangan banyak orangtua dan guru mengeluh karena anak sulit diarahkan untuk belajar secara serius. Anak-anak lebih banyak asyik dengan gadget-nya. Menghadapi kondisi itu, anak harus didampingi dan diberikan pengertian mana hal yang pantas dan bermanfaat dan mana tak pantas dan bisa merusak mental. ‘’Orangtua mesti terbuka dan tak perlu bersikap menolak seluruhnya anak-anak menggunakan gadget. Yang penting didampingi dan diarahkan,’’ paparnya. Siswa berprestasi yang kemarin diharapkan memberikan inspirasi, dua orang pelajar putri dari SMAN 2 Amlapura, IGAA Istri Risna Prajna Devi dan Ni Putu Sri Indrani Remitha. Prestasi terbaru Risna, juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Humaniora dan juara II Lomba Menulis Esai Olimpiade Humaniora tingkat Bali. Sementara prestasi terbaru Indrani, juara I Lomba LKTI Humaniora 2016, juara III Lomba Menulis Esai, juara I Lomba Koran Dinding se-Bali dan Quarter Finalis Olimpiade Kimia di ITS Surabaya. Sementara saudara kandung Risna yakni IGAA Istri Dwi Jovanca Devi, prestasi terbarunya juara harapan I Lomba Menulis Esai Olimpiade Humaniora bulan lalu di Bali. (013)

Bali Post/013

BERPRESTASI - Kabid Dikdas Disdikpora Karangasem G.B. Budi Adnyana dan sejumlah siswa berprestasi.

Jelang Panen, Harga Beras Turun Amlapura (Bali Post) – Menjelang panen raya padi di Karangasem, harga beras turun. Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar di Karangasem, Minggu (18/9) kemarin penurunan harga beras merk tertentu antara Rp 5 ribu sampai Rp 8 ribu per zak (25 kilogram). Penurunan harga beras itu diprediksi terus terjadi, mengingat di Karangasem bulan ini sudah ada yang panen maupun menjelang panen raya padi di berbagai hamparan persawahan seperti di Subak Subagan dan desa-desa sekitarnya di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Selat, Sidemen dan Rendang. Setelah panen musim ini, dipastikan akan makin banyak lahan sawah kekeringan bulan berikutnya, karena sudah memasuki musim kemarau. Anggota DPRD Karangasem asal Desa Ababi, Made Dipta mengatakan, petani di desanya makin kesulitan air irigasi. Penyebabnya, selain sumber mata air di desa memang mengecil, juga mata air itu makin banyak disadap oleh PDAM Karangasem. Karena kesulitan air irigasi, banyak petani hanya bisa menanam jagung. Dia berharap ada komunikasi yang baik antara para petani subak dan PDAM dalam penyadapan mata air, sehingga tak sampai menimbulkan konflik dan kepentingan petani sebagai penyedia pangan juga berjalan. Hal senada juga dilontarkan anggota DPRD Gede Dana. Selain komunikasi dalam pemanfaatan air dari pihak berkepentingan yakni PDAM, petani juga mesti dibantu. Menurutnya, jangan hanya air irigasi untuk kepentingan pertanian yang terus digerogoti, tapi mesti semua yang berkepentingan bersama-sama menjaga sumber mata air dan wilayah resapan serta tangkapan air hujan di hulu sampai ke perbukitan dan Gunung Agung. “Ada tradisi dan kearifan Ngodalin di pura hulu mata air (kayoan) atau mendak toya. Pihak PDAM dan pemerintah hendaknya membantu, dilanjutkan dengan menjaga maupun menghutankan kembali wilayah tangkapan hujan dan lahan yang sudah dikeruk karena eksploitasi galian C,” katanya menyarankan. (013)

PADI - Hamparan padi di Desa Subagan, menjelang panen.

Bali Post/kmb31

MEMBANDEL - Sejak penertiban gencar dilakukan, sebagian aktivitas galian C sudah mulai lengang. Tetapi di tempat lain masih ada yang membandel.

Diultimatum, Usaha Galian C Bodong Membandel Amlapura (Bali Post) -

Peringatan terakhir atau ultimatum Pemkab Karangasem agar lokasi galian C Selat, Bebandem dan Rendang dikosongkan dari aktivitas galian C bodong belum membuahkan hasil. Sejumlah pemilik lokasi galian C memilih tetap melakukan galian. Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Supartha menegaskan, pihaknya tetap memantau di lokasi dan menunggu sampai batas akhirnya selama seminggu, sejak Pemkab berkirim surat, Rabu (14/9) lalu. Dalam pantauannya, usaha galian C bodong masih kucing-kucingan dengan pemerintah daerah. Institusinya siang malam selalu disibukkan untuk memantau terus lokasi-lokasi yang masih membandel. Dari informasi di lapangan, masih ada tiga galian C di Selat yang masih buka secara diam-diam. Pihaknya

sendiri mengaku berusaha menangkap pengusaha tersebut, namun sangat sulit dilakukan. “Kami menduga mereka sudah memiliki matamata yang memantau pergerakan petugas,” kata Iwan Supartha, belum lama ini. Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa yang juga Ketua Tim Yustisi mengakui kalau masih ada pengusaha galian C nakal yang buka diam-diam. Mereka nekat beroperasi pada malam hari. Ini bisa dilihat dari masih ada truk galian C yang lewat di jalan raya seperti yang sering terlihat di Kecamatan

Selat. Truk-truk itu nampak masih ada yang membawa material. Untuk itu, Artha Dipa mengatakan sudah memerintahkan Satpol PP untuk menjaga semua pintu masuk truk ke galian C. “Kami sudah mendapat perintah dari Ketua Tim Yustisi untuk terus mengawasi langsung pintu masuk ke galian C. Pengawasan ini dilakukan selama 24 jam. Selaian itu, Yustisi juga akan membuat pos pantau untuk mengetahui pergerakan truk tersebut,” tegas Supartha. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab hanya mem-

berikan waktu tujuh hari untuk mengosongkan lokasi galian C bodong dari seluruh alat berat para pengusaha. Ultimatum ini tertuang dalam surat pemberitahuan tertanggal 13 September yang diterima kalangan perbekel se-Kecamatan Selat, Rabu (14/9) lalu. Surat tersebut juga disampaikan kepada Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Amlapura, Dandim 1623/Karangasem, Ketua Asosiasi Galian C, hingga MADP (Majelis Alit Desa Pakraman). Apabila ultimatum ini tak diindahkan dalam waktu tujuh hari sejak surat ini diterima, maka Pemkab akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam surat dengan Nomor 331.1/1016/Satpol.PP/Setda

tersebut, juga melampirkan berita acara hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) tanggal 2 September lalu. Selain segera meminta pengusaha galian C bodong mengangkut seluruh alat beratnya, hasil rapat waktu itu juga menelorkan tindaklanjut peninjauan lapangan oleh Tim Gabungan. Peninjauan ini untuk mengkaji dampak sosial ekonomi akibat penutupan pertambangan galian C tak berizin, mulai 13 September sampai 15 September. Hasil kajian dari Tim Gabungan ini akan diserahkan kepada Bupati Karangasem dan Forkopinda Karangasem, sebagai bahan pengambilan keputusan terhadap kebijakan selanjutnya dari Pemkab Karangasem. (kmb31)

Meningkat, Lakalantas di Jalur Denpasar-Amlapura-Kubu Amlapura (Bali Post) – Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalur jalan protocol, yakni jalur Denpasar-Amlapura-Kubu-Singaraja, membuat prihatin sejumlah warga termasuk anggota DPRD Karangasem I Gede Dana. Menurut Gede Dana, Minggu (18/9) kemarin jalur itu dari perbatasan Klungkung-Amlapura, Yeh Malet sampai ke perbatasan dengan Buleleng masih sangat sempit. Selain sempit, kata Dana jalur jalan itu kondisinya gelap gulita atau jumlah lampu penerangan jalan (LPJ) masih sangat terbatas. Padahal jalur itu merupakan jalur pari-

wisata yang ramai. “Ke depan jalur jalan nasional itu perlu diperlebar. Yang tidak kalah urgennya, jalur itu juga harus terang di malam hari karena merupakan jalur wisata yang ramai. Jadi pemasangan LPJ di persimpangan jalan di depan pasar tradisional dan di jalur rawan lakalantas sangat vital termasuk pemasangan rambu lalu lintas lainnya,” papar Dana. Dia menegaskan, pihaknya di Dewan sejak lama sudah memperjuangkan agar eksekutif memberi perhatian dengan memasang LPJ secara bertahap di jalur itu. Saat Bupati Karangasem masih dijabat I Wayan Geredeg,

pihaknya memberikan masukan agar LPJ diprioritaskan di jalur penting Yeh Malet sampai ke Tianyar Barat. Saat itu disepakati LPJ dipasang secara bertahap. Tahap pertama dari Yeh Malet sampai ke Sang Hyang Ambu. “Saya harapkan LPJ yang sudah dipasang di jalur itu dicek rutin. Kalau ada yang lampunya sudah mati agar diperbaiki,” tegasnya. Sementara itu, jalur Padangkerta sampai ke Kubu mesti dilanjutkan pemasangan LPJnya. Selama ini, baru ada LPJ di depan sejumlah pasar tradisional di jalur itu, seperti di Pasar Rubaya. Jalur jalan lurus namun sempit dan sepi,

masih gelap, seperti di Puahan dan Banjar Tegallanglangan. Dari kasus terbaru, di jalur itu tepatnya di Puahan sudah duakali terjadi laka lantas masing-masing dua pengendara sepeda motor berboncengan tewas seketika di TKP. Salah satunya, pekan lalu dua bersaudara kandung lakiperempuan asal Batudawa Kaja langsung tewas di tempat saat menabrak bak belakang dumptruck yang parkir di tepi jalan. “Kondisi di lokasi lakalantas itu memang gelap pada malam hari, jalannya sempit dan lurus sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Perlu dipasang LPJ, apalagi belakangan kerap berjejer truk

galian C parkir baik, karena sopirnya kelelahan atau guna mendinginkan ban kendaraannya,” kata Dana. Anggota DPRD Karangasem lainnya, Gede Bendesa Mulyawan, juga menyampaikan hal senada. Dia mengatakan, jangankan di jalur lebih ke utara dari kota, di jalur Abang sampai ke Tista saja jalan protokol itu masih gelap. Jalan yang sempit dan gelap dengan tikungan tajam itu kerap menjadi salah satu penyebab tingginya angka lakalantas, korbannya meninggal atau luka-luka. “Perlu pemasangan LPJ yang lebih banyak, khususnya di titik-titik rawan lakalantas,” tegasnya. (013)

Pertama Kali, Dipersembahkan Rejang Caru Balik Sumpah dan Wisudha Bumi di Susuan Gabungan Bungaya dan Asak MOMEN langka dan unik nampak saat serangkaian Usaba Dangsil di Desa Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Pralingga Ida Batara Desa Adat Asak ngelunganin ke Bungaya, sebagaimana pikayun (permintaan) Ida Batara Bagus Selonding di Bungaya. Serangkaian ngelunangin itu, kedua desa menampilkan persembahan tari wali Rejang di Bale Agung, Sabtu (17/9) lalu. Ini menjadi unik dan langka, karena baru pertama kali tampil bersama. Ida Batara Asak ngelunganin ke Bungaya sejak hari Jumat (16/9) lalu. Saat memargi dan tiba di Bale Agung Desa Adat Bungaya, hampir seluruh pamundut pralingga Ida Batara mengalami kerauhan. Setelah simpang, Ida Batara masucian ke Pura Penataran. “Saat simpang di Bale Agung, suasananya mencekam. Seluruh pamundut kerauhan. Seperti orang rindu, karena ini baru pertama kali dilakukan serangkaian Usaba Dangsil saat Ida Batara nyejer,” kata Penyarikan Usaba Dangsil I Gede Krisna Adi Widana. Sehari setelah ngelunganin, barulah dilakukan persembahan tari wali Rejang. Tari Rejang ini menjadi unik, karena dilaksanakan bersamaan. Para penari menari selama sembilan putaran secara bersamaan, diringi alat musik sakral selonding. Tiga ileh (putaran) tari Rejang Dewa, tiga ileh Rejang Ketut dan tiga ileh Rejang Legong. Tari Rejang gabungan Bungaya dan Asak ini dipersembahkan sesuai pikayunan Ida Batara Bagus Selonding. Klian Desa Adat Asak Jero Dukuh Ketut Suta menyambut baik adanya pikayun Ida

Miliki Tradisi ’’Ngerejang’’ Galungan dan Kuningan

Bali Post/gik

REJANG - Para penari Rejang Daha di Desa Bungaya dengan Rejang dari Asak saat tampil di Pura Bale Agung. Batara seperti itu. Sebab, ini juga menjadi bagian upaya menjaga warisan budaya dan melestarikannya. “Kami sudah diberikan sabda, langsung Ida Batara Bagus Selonding, jadi tari wali ini harus dipersembahkan untuk keajegan Bali, kesukertaan jagat,” tegasnya. Pihaknya belum berani memastikan berapa kali rejang gabungan ini dilaksanakan. Tetapi, bila diminta tampil lagi oleh Ida Batara Bagus Selonding, dia mengaku siap. Ida Batara Asak sendiri juga belum bersedia mantuk atau kembali ke Asak dari Desa Bungaya. Rencananya Ida Batara Asak hanya nyejer sehari, tapi saat hendak mantuk Ida Batara ten kayun (tidak mau) sampai batas waktu yang ditentukan. Sehingga, hingga saat ini Ida Batara dari Desa Adat Asak masih nyejer di sana. Meski persembahan tari rejang gabungan ini terlihat unik, namun masih terasa kurang. Karena rejang dari Desa Adat

Timbrah belum bergabung. Selain Asak, Ida Batara di Desa Timbrah juga diminta ngelunganin ke Bungaya. Tapi, karena bersamaan dengan persiapan rari raya Kuningan, Ida Batara di Timbrah belum bisa ngelunganin ke Bungaya. “Seandainya rejang Timbrah bisa bergabung melakukan persembahan tari Rejang, ini luar biasa. Ini wahyu langsung dari Ida Batara Bagus Selonding. Usaba Dangsil ini memperlihatkan bahwa Bungaya ini pusat semesta,” tegas Jero Dukuh Ketut Suta. Gede Krisna Adi Widana menambahkan, masih memikirkan untuk membicarakannya lagi dengan prajuru Desa Adat Timbrah agar ngelunganin ke Desa Adat Bungaya. Tapi dia mengaku baru akan bertindak kalau sudah ada petunjuk niskala dari Ida Batara Bagus Selonding. Pihaknya sebagai manggala karya Usaba Dangsil tentu berharap agar Ida Batara di Timbrah bisa ngelunganin ke Bungaya. (gik)

Amlapura (Bali Post) – Krama Desa Pakraman Susuan, Amlapura menggelar Karya Agung Ngenteg Linggih, Mendem Padagingan yang puncaknya di Pura Dalem setempat, 9 Oktober mendatang disusul enam hari kemudian pada 15 Oktober di Pura Puseh. Terkait hal itu, prosesi Caru Balik Sumpah dan Wisudha Bumi digelar Sabtu (17/9) atau bertepatan dengan hari raya Kuningan. Prosesi Caru Balik Sumpah dan Wisudha Bumi ini di-puput dua sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Ketut Abah dari Geria Bungaya dan Ida Pedanda Gede Made Djelantik dari Geria Karang, Budakeling. Prosesi juga dihadiri Dalem Klungkung Ida Dalem Smaraputra. Bendesa Pakraman setempat Ketut Tama mengatakan, karya itu tak diketahui kapan digelar terakhir. Namun diperkirakan sudah ratusan tahun tak digelar. Karena pengetahuan dan ketidakmampuan krama dari segi ekonomi, baru kali ini bisa digelar. ‘’Saat kami membongkar palinggih lama terkait pemugaran, dari lubang fondasi kami tak menemukan bekas papendeman. Biasanya uang kepeng zaman dulu tak mungkin hancur, tetapi juga kami tak temukan,’’ ujar seorang tokoh krama setempat I Gede Sandhi. Karya yadnya itu, lanjut Tama, dikerjakan secara bergotongroyong. Bebantenan di buat sendiri di rumah dengan tugas masing-masing. Iuran berupa uang sekitar Rp 300 ribu. Itu hanya sebagai jatu membeli uang kepeng, sarana nubung padagingan atau papendeman. Bendesa Ketut Tama dan Ketua Panitia Karya Wayan Robed mengatakan, di pura setempat memiliki tradisi unik. Tiap piodalan hari raya Galungan dan Kuningan rutin digelar parerejangan (para gadis menari Rejang). Di mana dua atau tiga KK krama mesti menugaskan putrinya menari Rejang. ‘’Kalau zaman dulu, putrinya yang menari Rejang saat dia sudah mampu ngelanting (tangannya bisa menyentuh - red) di apit-apit balai agung,’’ ujar Ketut Tama. Prosesi Caru Balik Sumpah dan Wisudha Bumi, katanya, bermakna pembersihan alam baik buana agung (makrokosmos) maupun seluruh krama setempat yakni buana alit (mikrokosmos) disucikan sehingga terjaga keseimbangannya dalam rangka puncak karya nanti. (013)

Bali Post/013

PROSESI Tari Topeng Sidhakarya saat prosesi Caru Balik Sumpah dan Wisudha Bumi di Pura Puseh Desa Pakraman Susuan, Amlapura.


TABANAN

14

Senin Paing, 19 September 2016

FIGUR Pariwisata dan Pertanian PULUHAN tahun bergelut di sektor pertanian dan perkebunan membuat Ida Bagus Raka Wiryanatha (70) memahami pahit getir yang dihadapi petani dalam upaya mempertahankan komoditi yang dihasilkan. Apalagi di tengah gempuran arus globalisasi, pelaku pertaBali Post/bit nian terkadang harus kehilangan lahan yang dimiliki. Untuk itu, ia berharap ada regulasi yang mampu menjaga potensi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Tabanan. Bagi pria asal Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga ini tiap kecamatan memiliki potensi di bidang pertanian dan perkebunan. Jika ini bisa digarap maksimal dengan menerapkan wisata agro, tentu akan mampu menambah PAD kabupaten. ‘’Wisatawan datang ke Bali bukan ingin melihat hotel megah, tetapi ingin melihat budaya Bali yang sesungguhnya. Pertanian dan perkebunan juga merupakan budaya yang mampu menarik perhatian wisatawan. Jadi, kenapa tidak mencoba mengkemasnya menjadi wisata agro?” ujarnya, Minggu (18/9) kemarin. Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Bali tidak menampik Bali memang tidak bisa lepas dari sektor pariwisata. Namun, karena Bali Selatan sudah terkenal dengan beragam sajian pariwisatanya, Tabanan bisa bersinergi lewat wisata agro. Lewat sinergi pariwisata dan pertanian, potensi komoditi pertanian akan terus terjaga. Jika perlu buat zona perlindungan untuk sektor pertanian dan perkebunan. Ia mencontohkan keberadaan Pasar Tradisional Tabanan yang berada di pusat kota, menjadi salah satu lokasi tujuan wisatawan yang ingin melihat langsung interaksi ekonomi antara penjual dan pembeli yang tidak ada di negaranya. (bit)

Nelayan Ikut BPJS Ketenagakerjaan Tabanan (Bali Post) – Nelayan menghadapi risiko cukup besar di laut terlebih jika gelombang besar dan cuaca tiba-tiba buruk. Untuk menjamin nelayan selama melaut, pemerintah pusat mendaftarkan mereka ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Kabupaten Tabanan memiliki 1.067 nelayan yang sedang dalam proses pendaftaran. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan I Made Subagia, Minggu (18/9) kemarin, mengatakan pihaknya melakukan pendataan dan pendampingan bagi nelayan dalam memenuhi segala persyaratan untuk masuk program BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini baru 92 orang yang persyaratannya lengkap. Hingga akhir 2016 ditargetkan seperempat dari jumlah 1.067 nelayan mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Persyaratan penting yang harus dimiliki oleh nelayan adalah harus memiliki kartu nelayan. Pemerintah pusat yang akan membayarkan preminya. Dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, nelayan mendapat tanggungan jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja jika mengalami musibah saat melaut. Salah satu nelayan di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Ketut Baret (45), menyatakan sudah mengumpulkan persyaratan berupa kartu KK dan KTP dua bulan lalu lewat pengurus kelompok nelayan. Dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaaan, Baret mengaku merasa lebih aman saat bekerja. (kmb24)

Gelar Lomba Mancing untuk Gali Dana

Tabanan (Bali Post) Setelah dikerjakan tiga tahun, Pura Taman Sekar, Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, akhirnya rampung. Krama setempat berencana menggelar upacara Ngenteg Linggih pada Purnama Sasih Kapat. Untuk itu, warga melakukan penggalian dana, salah satunya lewat kegiatan lomba mancing mania, Minggu (18/9) kemarin. Sekda Kabupaten Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa yang membuka kegiatan lomba mancing tersebut mengatakan pemerintah daerah menyambut baik apa yang dilakukan oleh krama Banjar Tegeh dalam upaya menggali dana untuk kegiatan upacara yadnya. Ia berharap kegiatan ini dan upacara ngenteg linggih berjalan lancar. Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama yang turut hadir menyampaikan kegiatan ini bertujuan menggali dana untuk upacara ngenteg linggih yang akan digelar bulan depan. Pejabat dari Desa Angseri ini berharap kegiatan penggalian dana berjalan sukses sehingga bisa mengadakan upacara ngenteg linggih di Pura Taman Sekar bulan depan. Menurut Ketua Panitia Manding Mania, Nyoman Suparma, 250 lembar kupon yang disediakan terjual habis. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam upacara ngenteg linggih di pura kami,’’ ujarnya. Lomba mancing memperebutkan hadiah utama sebuah sepeda motor dan hadiah menarik lainnya. Pemancing yang mendapatkan ikan berpita merah mendapatkan uang tunai Rp 3 juta, pita kuning Rp 2 juta dan pita biru 1 juta. Hadiah sepeda motor direbut I Made Surya Putra, putra Sekda Tabanan. Hadiah yang diterimanya langsung disumbangkan ke Pura Taman Sekar. (kmb28)

Bali Post/kmb24

AMBRUK - Tanggul rumah milik I Gusti Gede Putra Wirasana di Banjar Dinas Jambe, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, ambruk akibat hujan deras.

Hujan Deras

Tanggul Rumah Mantan Wabup Ambruk Tabanan (Bali Post) –

Akibat hujan deras, tanggul rumah milik mantan Wakil Bupati Tabanan I Gusti Gede Putra Wirasana di Banjar Dinas Jambe, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, ambruk. Kejadian ini berlangsung, Kamis (15/9) malam sekitar pukul 20.30 Wita. Ditemui Minggu (18/9) kemarin, anak Wirasana, I Gusti Gede Satria Anggakara Putra (23), mengatakan tanggul yang

berada di sebelah barat rumahnya ambruk setelah digerus oleh derasnya hujan. Oleh karenanya, senderan yang semestinya siap

untuk dibangun kamar mandi harus diperbaiki lagi. “Beruntung tanggul tidak seluruhnya ambruk. Jika ambruk semua, air dari sungai akan masuk ke rumah,” ujarnya. Ambruknya tanggul sepanjang 15 meter itu mengejutkan seisi rumah. Sebab, meski saat kejadian hujan sangat deras, suara ambruknya tanggul terden-

gar keras sampai mengalahkan suara hujan. Tanggul yang ambruk hanya sepanjang delapan meter, sehingga sisanya masih bisa menghalangi air sungai merendam rumah. Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita, anggotanya sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan pada Jumat

(16/9) pagi. Jika pihak yang bersangkutan mengajukan proposal perbaikan, pihak BPBD akan membantu karena ini diakibatkan oleh bencana alam. Terkait dengan besaran kerugian yang diderita masih belum diketahui secara detail. “Masih dicek tetapi diperkirakan puluhan juta,” ungkap Sucita. (kmb24)

Piodalan di Pura Luhur Pekendungan

Diawali ”Pangrebegan” Keris Bendesa Sakti Tabanan (Bali Post) Upacara pangrebegan atau prosesi mengusung Keris Bendesa Sakti yang disimpan di Puri Kediri mengawali rangkaian karya piodalan di Pura Luhur Pekendungan pada hari raya Kuningan, Sabtu (17/9). Prosesi ini menjadi perhatian warga Kediri yang rumahnya dilintasi oleh rombongan pamedek. Tidak hanya menunggu momen sangat spesial ini, warga setempat juga menyiapkan upakara di depan rumah untuk dihaturkan saat Keris Bendesa Sakti melintas. Upacara pangrebegan dilanjutkan dengan ngaturang piodalan pada pukul 14.00 wita. Penutupan

upacara piodalan atau ngelebar dilaksanakan pukul 20.00 sampai 23.00. Kali ini yang muput upacara adalah Desa Pakraman Kedungu. Piodalan di Pura Luhur Pakendungan yang berada di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot nyejer selama tiga hari berturutturut sampai Selasa (20/9) besok. Meski piodalan digelar pukul 14.00, pamedek dari berbagai wilayah di Pulau Bali yang melakukan persembahyangan sudah tiba sejak pukul 04.00 wita. Panas yang menyengat disertai mendung tidak mempengaruhi niat pamedek dan untuk datang baik untuk bersembahyang maupun berwisata. Kera-

maian mulai terlihat pada pukul 10.00 dan puncaknya pukul 14.00 sampai malam hari. Pada hari yang sama juga berlangsung piodalan di Pura Batu Mejan yang lokasinya di areal Enjung Galuh atau berdekatan dengan Pura Batu Bolong dan piodalan di Pura Patok yang berdekatan dengan Pura Luhur Pakendungan. Selain pamedek yang tangkil ke Pura Luhur Pakendungan dan Pura Batu Mejan, Tanah Lot juga dipenuhi pengunjung. Mereka datang ke DTW Tanah Lot untuk menghabiskan liburan Kuningan dan sekolah. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PANGREBEGAN KERIS - Rangkaian piodalan di Pura Luhur Pakendungan diawali prosesi Pangrebegan Keris Bendesa Sakti dari Puri Kediri.

Warung Global

Guru Jangan Hanya Kejar Jam Mengajar SANGAT setuju jika skor kelulusan uji sertifikasi guru naik. Pasalnya, dengan skor yang saat ini hanya 42 masih tergolong kecil. Kalau skor kelulusan dinaikkan, kinerja guru dalam mendidik murid-murid di sekolah diharapkan lebih baik lagi. Demikian diungkapkan Mursi di Denpasar dan Sugik di Mambal mengomentari topik ‘’Skor Kelulusan Uji Sertifikasi Guru Naik’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Sabtu (17/9) lalu. Selama ini mereka mendengar bahwa guru yang sudah bersertifikasi gajinya bisa lebih dari Rp 10 juta per bulan. Jika sudah bagus dan terjamin kesejahteraannya, dalam mengajar harus lebih baik lagi sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Menurut Wilson di Canggu, profesionalisme guru memang sangat penting. Jika guru bermutu baik pasti anak didik atau lulusannya berkualitas baik. Selama ini akibat lemahnya pengawasan, tidak jarang sertifikasi hanya sebagai ajang untuk meningkatkan penghasilan. Karena

fokus mengejar penghasilan, sampai mengambil jam mengajar ke sekolah lain. Ditambahkannya, sistem sewaktu zaman Pak Harto sudah bagus. Jika sekarang dilakukan sertifikasi guru harus diawasi dengan baik. Sebab, negara sudah membiayai tenaga pendidik yang bersertifikat, namun tidak menjamin berkinerja baik. Oleh karena itu pengawasan di lapangan harus ketat. Suluh di Tabanan menganggap sertifikasi tidak menjamin guru sudah profesional. Salah satu cara untuk menilai guru baik atau tidak, profesional atau tidak adalah kedisiplinannya mengajar. Setelah di sekolah, kebanyakan guru memberikan les di luar untuk tambahan peng-

hasilan. Lalu, apakah tujuan sertifikasi yang katanya menyejahterakan guru sudah tercapai? Mestinya tidak ada lagi les bagi siswa setelah guru mengajar di sekolah dengan baik. Dengan dinaikkannya skor menjadi 80, Becik di Tuban berharap mutu guru lebih berkualitas lagi ketimbang sekarang. Logikanya adalah bagaimana bisa mencetak out put yang bermutu jika pendidiknya tidak berkualitas. Guru yang menjelang pensiun sebaiknya ditawari lagi untuk dikaryakan, sebab kualitas guru–guru lama lebih berkompeten dan masih memiliki intelektual yang bagus. Skor 42 bagi Arya di Denpasar tergolong kecil. Makanya lulusan sekolah sekarang kurang

bermutu. Untuk itu sertifikasi guru dihentikan saja. Muridlah yang tahu bagaimana kualitas gurunya. Bisa dengan penyebaran kuisioner untuk murid atau orangtua siswa untuk menilai apakah guru tersebut profesional atau tidak. Sertifikasi tidak menjamin mutu guru menjadi lebih baik. Gusti Sumardayasa di Renon memperkirakan ini ada hubungannya dengan temuan Menkeu terkait overbudget tunjangan sertifikasi guru yang tidak sesuai anggaran dan jumlah guru yang disertifikasi. Jadi, skornya pantas dinaikkan. Jangan hanya memperhatikan jumlah jam mengajar yang banyak, namun integritas lebih penting. (sikha)


15

Senin Paing, 19 September 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Atletico Madrid vs Sporting Gijon 5-0 Eibar vs Sevilla 1-1 Las Palmas vs Malaga 1-0 Leganes vs Barcelona 1-5 Real Betis vs Granada CF 2-2 -----------------------------------------------------------1. Barcelona 4 3 0 1 13-5 9 2. Real Madrid 3 3 0 0 10-3 9 3. Las Palmas 4 3 0 1 11-5 9 4. Atletico Madrid 4 2 2 0 10-1 8 5. Sevilla 4 2 2 0 9-6 8 6. Eibar 4 2 1 1 5-4 7 7. Sporting Gijon 4 2 1 1 4-7 7 8. Villarreal 3 1 2 0 3-1 5 5 Pencetak gol : 4 - Antoine Griezmann (Atletico Madrid), Lionel Messi, Luis Suarez (Barcelona), Ruben Castro (Real Betis)

Bali Post/afp

KALAH - Penyerang Manchester United Marcus Rashford (tengah) mencetak gol ke gawang Watford pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (18/9) kemarin di Stadion Vicarage Road. MU kalah 1-3.

Liga Jerman Bayern Munich vs FC Ingolstadt 3-1 Borussia Dortmund vs SV Darmstadt 6-0 Moenchengladbach vs Werder Bremen 4-1 Eintracht Frankfurt vs Bayer Leverkusen 2-1 Hamburg SV vs RB Leipzig 0-4 Hoffenheim vs VfL Wolfsburg 0-0 Cologne vs Freiburg 3-0 -----------------------------------------------------------1. Bayern Munich 3 3 0 0 11-1 9 2. RB Leipzig 3 2 1 0 7-2 7 3. Cologne 3 2 1 0 5-0 7 4. Boru. Dortmund 3 2 0 1 8-2 6 5. Hertha Berlin 2 2 0 0 4-1 6 6. Moenchengladbach 3 2 0 1 7-5 6 7. Eintracht Frankfurt 3 2 0 1 3-2 6 8. VfL Wolfsburg 3 1 2 0 2-0 5

MU Telan Kekalahan Ketiga Beruntun

Pencetak gol : 5 - Robert Lewandowski (Bayern Munich) SELEBRASI - Penyerang Barcelona Lionel Messi (kanan) melakukan selebrasi bersama Luis Suarez usai membobol gawang Leganes pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (18/9) kemarin.

Liga Prancis Monaco vs Stade Rennes 3-0 AS Nancy-Lorraine vs Nantes 1-1 Dijon FCO vs Metz 0-0 FC Lorient vs Lille 1-0 Bordeaux vs Angers SCO 0-1 Toulouse vs Guingamp 2-1 Caen vs PSG 0-6 -----------------------------------------------------------1. Monaco 5 4 1 0 13-4 13 2. PSG 5 3 1 1 12-4 10 3. Metz 5 3 1 1 8-5 10 4. Nice 4 3 1 0 6-3 10 5. Bordeaux 5 3 0 2 8-8 9 6. Toulouse 5 2 2 1 7-4 8 7. Guingamp 5 2 2 1 8-6 8 8. Stade Rennes 5 2 1 2 5-5 7 Pencetak gol : 6 - Alexandre Lacazette (Olympique Lyon) Liga Inggris Everton vs Middlesbrough 3-1 Hull City vs Arsenal 1-4 Leicester City vs Burnley 3-0 Manchester City vs Bournemouth 4-0 West Bromwich vs West Ham 4-2 Chelsea vs Liverpool 1-2 Liga Italia Lazio Napoli Sampdoria

vs Pescara vs Bologna vs AC M ilan

3-0 3-1 0-1

Hasil GP F1 Singapura 1. Nico Rosberg (Mercedes) 1:55:48,950 2. Daniel Ricciardo (Red Bull) +0,488 3. Lewis Hamilton (Mercedes) 8,038 4. Kimi Raikkonen (Ferrari) 10,219 5. Sebastian Vettel (Ferrari) 27,694 6. Max Verstappen (Red Bull) 1:11,197 7. Fernando Alonso (McLaren) 1:29,198 8. Sergio Perez (Force India) 1:51.062 9. Daniil Kvyat (Toro Rosso) 1:51,557 10. Kevin Magnussen (Renault) 1:59,952 Klasemen Pembalap poin 1. Nico Rosberg (Jerman) 2. Lewis Hamilton (Inggris) 3. Daniel Ricciardo (Australia) 4. Sebastian Vettel (Jerman) 5. Kimi Raikkonen (Finlandia)

273 265 179 153 148

Konstruktor poin 1. Mercedes 2. Red Bull 3. Ferrari 4. Force India 5. Williams

538 316 301 112 111

Modal Hadapi Atletico Madrid Barcelona Trio penyerang Barcelona Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar menyumbang empat gol saat tim Katalan itu mencukur tuan rumah Leganes 5-1 pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (18/9) kemarin. Kemenangan besar juga dihasilkan Atletico Madrid yang menghancurkan tamunya Sporting Gijon dengan skor 5-0. Trio penyerang Atletico Antoine Griezmann, Fernando Torres, dan Kevin Gameiro juga mencetak gol melawan Gijon. Kemenangan ini menjadi pemanasan tepat bagi pasukan Diego Simeone sebelum melakoni duel keras melawan Barcelona di Camp Nou, Kamis mendatang. Di tempat lain, Las Palmas memelihara start bagus mereka di musim ini dengan kemenangan 1-0 atas Malaga. Penantian 15 bulan Sevilla terhadap kemenangan tandang berlanjut setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Eibar. Pada laga di Camp Nou kemarin sepakan kaki Messi menyambut umpan silang Suarez berbuah gol pembukaan pada menit ke-15. Suarez kemudian menjadi pencetak gol kedua pada menit ke-31. Neymar memperbesar keunggulan Barca menjadi tiga gol menjelang turun minum, menyambut bola sodoran lain dari Suarez, sebelum Messi mengemas gol keduanya dari titik penalti saat babak kedua berlangsung sepuluh menit. Rafinha menutup pesta gol Barca dengan penyelesaian melengkung pada menit ke-64, meski demikian Gabriel Appelt mencetak satu gol hiburan untuk tim kecil asal Madrid itu pada menit ke-80 melalui tendangan bebas yang mengarah ke sudut atas gawang. Barcelona, yang takluk 1-2 dari tim pendatang baru Alaves pada akhir pekan silam pada kekalahan pertama mereka di Nou Camp sejak 17 April, kini mengoleksi sembilan angka dari empat pertandingan pertamanya di Liga Spanyol. Mereka bergabung dengan Real, yang dapat kembali unggul ketika mereka bermain di markas Espanyol pada Senin dini hari, di puncak klasemen. ‘’Ini merupakan kemenangan penting melawan tim yang kami tahu akan menimbulkan masalahmasalah bagi kami. Kami mengeksploitasi ruang dengan baik dan kami sangat aktif sejak awal,’’ kata pelatih Barca Luis Enrique yang menurunkan skuad serupa seperti saat mencukur Celtic 7-0 di kompetisi Liga Champions pekan lalu. Atletico memulai kebangkitan mereka di liga

domestik pada pekan lalu dengan kemenangan 4-0 atas tuan rumah Celta Vigo. Pasukan Simeone melanjutkan tren positif itu saat melawan Sporting. Gameiro memberi umpan kepada Griezmann untuk memasukkan gol pembukaan pada menit kedua sebelum melepaskan sepakan melengkung yang berbuah gol pada menit kelima. Griezmann memasukkan gol ketiga pada menit ke-31, sebelum ia digantikan Torres. Pemain didikan Atletico itu menambah kegembiraan publik di Vicente Calderon dengan melengkapi kemenangan melalui dua gol larutnya, termasuk penalti pada fase akhir pertandingan. ‘’Kami tahu kami melakukan hal-hal yang benar untuk mencetak gol demi gol,’’ kata Torres kepada BeIn Sports setelah menjalani malam yang indah bagi lini depan Atletico. Kemenangan itu dinilai memberikan suntikan moral pemain-pemain Atletico jelang laga tandang melawan Barcelona. ‘’Tidak pernah ada saat yang tepat untuk mengunjungi Barcelona, namun sekarang kami dapat merasa percaya diri,’’ tambah Torres. Las Palmas yang kalah 1-2 di markas Sevilla pekan lalu, kembali ke jalur kemenangan berkat kemenangan tipis atas Malaga, yang didapat melalui penalti Momo pada menit kesembilan. Di markas Eibar, Luciano Vietto mencetak gol ketiganya dari empat pertandingan untuk membawa Sevilla memimpin pada menit ke-27. Klub juara Liga Eropa terlihat berada di jalur untuk meraih kemenangan tandang pertama sejak 23 Mei 2015 ketika kiper tuan rumah Yoel diusir keluar lapangan pada menit ke-45. Bagaimanapun, mantan gelandang Real Madrid Pedro Leon menyamakan kedudukan pada pertengahan babak kedua dari jarak dekat untuk memperpanjang perburuan Sevilla terhadap kemenangan tandang. Sedangkan gelandang Eibar Dani Gracia juga mendapatkan kartu merah pada fase akhir pertandingan. (afp/ant)

Lonson Penyerang muda Manchester United (MU) Marcus Rashford menyumbang satu gol namun gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan 1-3 atas tuan rumah Watford pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Minggu (18/9) kemarin. Hail buruk di Vicarage Road itu, membuat tim asuhan Jose Mourinho untuk ketiga kalinya menelan kekalahan beruntun. MU dikejutkan dengan gol Etienne Capoue menit ke-36. Beruntung Rashford menyamakan skor menit ke-62 yang memberi harapan pada tim penuh bintang memperbaiki penampilannya. Di luar dugaan, bencana datang di 10 menuit jelang akhir pertandingan. Juan Camilo Zuniga mengambil keunggulan tim tuan rumah menit ke-83 disusul penalti Troy Deeney jelang bubaran. Kekalahan ketiga beruntun ini menjadi yang pertama yang dialami Mourinho sejak menjadi pelatih di Porto pada 2002. Tiga kekalahan beruntun MU ini juga yang pertama sejak Louis van Gaal mencetak rekor 4 kali kalah berturut-turut pada Desember tahun lalu. Melengkapi rekor buruk MU, hasil di Vicarage Road kemarin merupakan kemenangan pertama Watford dalam 30 tahun atas MU. Sebelumnya the Red Devils tak terkalahkan dalam 11 kali penampilan setiap kali menghadapi Watford. Kekalahan itu menyebabkan MU tertinggal 6 poin dari tetangga sekaligus rival utamanya Manchester City yang kokoh di puncak klasemen dengan angka sempurna 15 poin. Sebelumnya MU kalah atas City dalam derby Manchester dan keok melawan tuan rumah Feyenoord di Liga Eropa. Sehari sebelumnya City memelihara start bagus mereka di awal musim ini dengan mendulang kemenangan kelima beruntunnya. Menjamu Bournemouth di Stadion Etihad, pasukan Pep Guardiola mengamuk dan menang 4-0. Gol-gol dari Kevin De Bruyne, Kelechi Iheanacho, Raheem Sterling, dan Ilkay Guendogan, pada debutnya di Liga Inggris, memastikan raihan tiga angka. Posisi City di puncak dikejar Everton yang tetap terpaut dua angka, berkat kemenangan kandang 3-1 atas Middlesbrough. Gareth Barry menandai penampilan ke-600nya di liga dengan torehan gol. Arsenal mencatatkan tiga kemenangan beruntun di liga untuk pertama kalinya sejak Januari, ketika mereka menang 4-1 atas Hull City. Alexis Sanchez mencetak dua gol namun gagal mengeksekusi penalti. Juara bertahan Leicester City menang 3-0 atas Burnley. Pemain baru Islam Slimani menyumbang dua gol. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/ant

MENANG - Pesepak bola Bali United Hasim Kipauw (kanan) berebut bola dengan lawannya dari Persib Bandung Dias Angga Putra dalam pertandingan kompetisi Torabika Soccer Championship di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (18/9) kemarin. Bali United menang atas Persib Bandung dengan skor 1-0.

Rivalitas Rosberg dan Hamilton Kian Sengit

MENANG Pembalap Mercedes Nico Rosberg merayakan kemenangan Grand Prix Formula 1 Singapura, Minggu (18/9) kemarin.

Singapura Rivalitas dua pembalap Mercedes Nico Rosberg dan Lewis Hamilton semakin sengit, menyusul Grand Prix Formula 1 Singapura, Minggu (18/9) kemarin. Rosberg berhasil menjuarai balapan di Sirkuit Marina Bay itu dan menggeser Hamilton dari puncak klasemen. Pembalap Jerman itu melintasi garis akhir di posisi pertama dengan catatan waktu 1 jam 55 menit 48,950 detik. Dia unggul 0,488 detik dari peringkat kedua Daniel Ricciardo (Red Bull). Sementara Hamilton harus puas di posisi ketiga. Kemenangan

ketiga beruntun Rosberg musim ini, mengatrol pembalap Jerman itu ke posisi teratas dengan perolehan 273 poin disusul Hamilton 265 poin. Dengan sisa 6 seri lagi, persaingan Rosberg dan Hamilton diyakini akan semakin meningkat dalam perebutan gelar juara dunia 2016. Balapan malam hari ini juga ditandai dengan kecelakaan saat start yang menimpa pembalap Force India Nico Hulkenberg. Mobil Hulkenberg menabrak Carlos Sainz (Toro Rosso) yang menyebabkan berubah arah dan menghajar dinding pembatas. Selain menghancurkan mobil, balapan terpaksa dipandu mobil safety car. Saat balapan dimulai lagi pada putaran ketiga, Rosberg melaju kencang dan tak terkejar rival-rival lainnya. (kmb39/afp)


pon 2016 jawa barat

16

17 - 29 September 2016 Daftar Perolehan Medali Sementara PON XIX/2016 Jawa Barat

No. Provisin Emas 1. Jawa Barat 46 2. DKI Jakarta 24 3. Jawa Timur 17 4. Sulawesi Selatan 4 5. Riau 4 6. Jawa Tengah 4 7. Papua 3 8. Banten 3 9. Maluku 3 10. Bali 2

Perak 24 25 28 7 5 3 4 0 0 4

Perunggu 31 28 21 3 3 12 3 2 2 6

Total 101 77 66 14 12 19 10 5 5 12

Senin Paing, 19 September 2016

Gede Ganding Kembali Sumbang Perunggu Bandung (Bali Post) -

Setelah sukses meraih medali perak di kelas 90-100 kg, judoka Gede Ganding Kalbu Soethama kembali berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Bali di PON Jabar XIX/2016. Kali ini Ganding turun di kelas kelas bebas, Minggu (18/9) kemarin pada laga di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat. Medali emas nomor ini direbut pejudo tuan rumah Jawa Barat Horas Munurung, perak direbut DKI Jakarta Gregory Ignacito. Medali perunggu diraih Ganding bersama Gerard Christoper (DKI). Pelatih judo Tim PON Bali Made Antika Kowara mengakui dari sisi kualitas prestasi judoka Bali yang diturunkan di kelas bebas belum mampu berbuat banyak. Mengingat, dari empat pejudo yang diturunkan di kelas bebas kemarin, hanya satu yang mampu meraih medali perunggu, tiga di antaranya kandas di fase-fase awal seperti I Kadek Rakyanda Adyatama, Putu Wiradamungga Adesta

dan Kadek Ayu Intan Lestari. Ayu kalah dari pejudo Annisa (DKI Jakarta), Rakyanda kalah melawan Gerry dari DKI dan Adesta kembali menelan kekalahan sama Horas Manurung asal Jabar. Satu-satunya yang berhasil menyabet medali perunggu yakni Ganding Kalbu. ‘’Kami hanya mampu menambah satu keping perunggu saja lewat Ganding. Selebihnya memang tidak ditargekan meraih medali. Karena pesaing di kelas bebas terlalu berat,’’ ungkap pelatih judo Tim PON Bali Made Antika Kowara sembari menyebutkan sampai saat ini tim judo Bali telah total mengumpulkan 2 medali emas, 3

perak dan 5 perunggu. Pelatih yang sukses mengantarkan Bali sebagai juara umum di PON Remaja Surabaya 2014 lalu itu menambahkan, di kategori beregu pada hari terakhir Senin (19/9), Bali akan menurunkan pejudo Sinta Muliana, Virgynia, Ayu Sri Handayani di tim putri. Sementara di tim putra akan menurunkan judoka Sukarya Yasa, Komang Ardiarta, dan Adi Wirawan. ‘’Kami tidak bebankan target. Tapi mudah-mudahan tetap ada tambahan medali hingga hari terakhir. Dengan begitu akan kembali dapat menambah koleksi medali dari cabor judo,’’ terang Antika Kowara. (kmb41)

Bali Post/kmb41

PERUNGGU - Karateka PON Bali Made Budi Kertayasa (dua dari kanan) saat menerima medali di Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB) Jabar, Minggu (18/9) kemarin.

Kertiyasa Rebut Medali Perunggu Bandung (Bali Post) I Made Budi Kertiyasa yang berlaga di kelas +84 kg hanya mampu merebut medali perunggu pada hari pertama cabor karate dalam PON XIX/2016 di Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/9) kemarin. Karateka yang menghuni grade I itu, meraih medali perunggu setelah mengalahkan lawannya dari Jawa Barat Rizal Muhsin Hamdani 7-4. Sedangkan untuk medali emas disabet Umar Syarif dari Jawa Timur, dan perak direbut Widodo Febrianto dari Sumatera Utara. Pada pertandingan kemarin, pada babak penyisihan Kertiyasa menang telak 7-1 atas lawannya Moh. Fausan Mubarak Hasibuan dari Sulawesi Tengah. Di laga selanjutnya, dia kalah atas karateka DKI Jakarta Caecar George Isac. Selanjutnya Kertiyasa bertemu Muhsin Hamdadi untuk memperebutkan medali perunggu. Kertiyasa menyudahi perlawanan dengan keunggulan 7-4. Sementara tiga karateka Bali lainnya yakni Putu Yoga Yudistira kata perorangan putra gagal setelah dikalahkan 0-5 atas Stanly dari DKI Jakarta di babak penyisihan.Aditya Putra Thama (-84 kg) kalah tipis 4-5 dari Nova Putera Pamungkas Banten. Sedangkan Ni Made Suci Astuti kata perorangan putri kalah 2-3 atas Desi Arisanti dari Jateng. Pelatih tim putra karateka Bali I Putu Dedy Mahardika menjelaskan, sebenarnya mengharapkan Kertiyasa masuk final. Akan tetapi, asuhannya di semifinal dikatakan tidak fokus, sehingga banyak kesalahan sendiri yang dilakukan dan akhirnya gagal melenggang ke final. Sementara Kertiyasa mengakui walau gagal mempersembahkan medali emas seperti yang ditargetkan kepada dirinya, namun dirinya tetap bersyukur atas medali perunggu yang diraih. ‘’Meski gagal tapi harus tetap disyukuri apa pun hasilnya. Saya harap di PON berikutnya saya bisa merebut emas,’’ kata Kertiyasa. Pelatih karateka nomor kata perorangan putra dan putri I Nyoman Sumayasa mengatakan, di kata perorangan putra dan putri cukup sulit meraih medali. ‘’Penilaian kata sangat subjektif sekali, sehingga jika kurang di sana akan sangat berpengaruh,’’ jelas Sumayasa. Pada Senin ini Bali bakal menurunkan atletnya di kata beregu putra yang diperkuat Putu Yoga Yudistira, I Gede Sihaan Yogi Natha, dan I Putu Gede Sumantri Wikarma. Sementara di kumite, karateka Ni Made Resa Wirasati akan berlaga di kelas +68kg, I Gusti Agung Putra Handayana (-67kg), A.A. Ngurah Aprila Pratama (+75kg). ‘’Semoga di hari kedua bisa meraih medali emas,’’ harap Sumayasa. (kmb41)

Bali Post/ant

PERUNGGU - Judoka putra Jabar Horas Manurung (kedua kiri) memperlihatkan medali bersama Gregory Ignacito dari DKI Jakarta (kiri), Gede Ganding Kalbu Soethama dari Bali kanan(), dan Gerard Christoper dari DKI Jakarta (kedua kanan) usai penyerahan medali kelas bebas pada PON XIX/2016 Jabar di Arena Saparua Sport Park, Bandung, Minggu (18/9) kemarin. Horas Manurung berhasil meraih medali emas dan medali perak diraih Gregory Ignacito, sementara medali perunggu diraih Ganding Kalbu Soethama dan Gerard Christoper.

Bandung (Bali Post) Tim futsal Bali menelan kekalahan kedua usai ditundukkan Papua Barat dengan skor 2-4 babak penyisihan di Grup B PON XIX/2016 yang berlangsung di Lapangan Futsal Institut Teknologi Bandung (ITB), Jatinangor, Jawa Barat, Minggu (18/9) kemarin. Dengan hasil ini, peluang untuk lolos fase grup semakin tipis karena harus memenangkan dua laga tersisa. Tuan rumah Jawa Barat mempunyai peluang paling besar lolos ke semifinal, karena sudah mengumpulkan 6 poin dari dua kali laga. Maluku Utara mengumpulkan 4 angka di posisi kedua dan disusul Papua Barat dengan 3 poin. Jadi tiga tim yakni Papua Barat, Maluku Utara dan tuan rumah Jabar yang berpotensi besar lolos ke babak empat besar. Bali masih mempunyai kesempatan dua pertandingan lagi yang harus dimanfaatkan untuk meraih kemenangan yakni melawan Kalimantan Selatan dan tuan rumah Jabar jika ingin membuka asa lolos fase grup B. Di babak pertama, Bali ketingalan satu angka setelah pemain Papua Barat Victorius menjebol gawang Marcelo. Hingga turun minum skor 1-0 untuk Papua Barat. Di 20 menit paruh kedua, Bali yang ketinggalan difisit satu gol mencoba mengejar ketinggalan. Namun, justru pemain Papua Barat Waroy mencetak gol kedua menit ke-22. Tetapi, gol itu segera dibalas semenit berselang lewat Made Rian. Bali semakin tak berdaya, ketika Jhon Botik mencetak gol ketiga menit 32. Made Rian nyaris mencetak gol kedua untuk Bali untuk memperkecil ketinggalan. Tetapi tembakannya masih menyamping ke sisi kiri gawang. Sada akhirnya mencetak gol keempat Papua menit 35, untuk mengubah skor menjadi 4-1. Jelang pertandingan berakhir, Putu Dery memperkecil kekalahan menjadi 2-4. Hingga pertandingan usai skor 4-2 tetap bertahan untuk kemenangan Papua Barat. Pelatih Tim Futsal Bali Sugiarto didampingi manajer Made Sukadana mengakui kiper Marcelo dibombardir hingga terpaksa 4 kali memungut bola dari gawangnya. ‘’Ketemu Papua Barat permainan Bali justru meningkat dari laga sebelumnya kontra Maluku Utara. Buktinya bisa mengimbangi dengan skor 2-4, sementara ketemu Maluku Utara kalah telak 1-8,’’ ucap Sugiarto sembari menyebutkan jika peluang lolos fase grup hampir tertutup. Sugiarto menambahkan, di laga ketiga nanti Putu Angga Eka dkk. akan menghadapi Jabar Rabu (21/9) malam dan penyisihan terakhir Kamis (22/9), Bali meladeni Kalimantan Selatan. ‘’Ketemu tuan rumah Jabar memang berat, tetapi anak-anak saya instruksikan bermain lepas,’’ jelasnya. (kmb41)

Atlet Buleleng Dapat Dukungan Tambahan Singaraja (Bali Post) – KONI Kabupaten Buleleng meninjau para atlet yang berlaga di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, Minggu (18/9) kemarin. Langkah ini untuk memberikan motivasi dan membangkitkan semangat tambahan atlet asal Bali Utara untuk merebut medali. Ketua KONI Nyoman Arta Widnyana berpesan agar semua atlet menunjukkan kemampuan yang ada dengan tetap mengedepankan sportivitas. Dia mengaku bangga karena Buleleng mengirimkan atlet binaan dari daerah sendiri dan bukan atlet bayaran yang selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan ke-

mampuan atlet lokal. ‘’Kami temui atlet untuk memberikan semangat. Ini bisa membakar semangat untuk bertanding untuk menyumbangkan medali untuk nama baik daerah,’’ katanya. Salah satu atlet asal Buleleng yang berlaga di arena ini adalah Kadek Agus Satria Winaya di cabor tenis. Dia mengaku dorongan semangat dari pejabat seperti yang dilakukan KONI dan jajarannya sangat berarti. Atlet yang akrab dipanggil Bombom ini mengaku pada saat skor kritis, dia berhasil mengalahkan petenis DKI Jakarta Irfandi Hendrawan dengan skor 3-6, 6-3, 6-3. Dorongan moral yang diberikan pengurus KONI sangat be-

rarti dalam melecut semangat bertanding. Untuk diketahui, pada laga PON XIX Buleleng memperkuat kontingan Bali dengan mengirimkan 24 orang atlet dan 3 pelatih. Atlet ini mengikuti pertandingan 12 cabang olahraga (cabor) yakni tenis lapangan 5 orang, sepak takraw (4), balap sepeda (3), renang, gulat dan kriket (2). Sementara tenis meja, atletik, futsal pencak silat, tarung derajat dan panahan masing-masing 1 atlet. Sementara tiga pelatih masingmasing untuk cabang bulu tangkis, tarung derajat dan kriket. (kmb38)

Menang TKO Hindarkan Faktor Nonteknis Bandung (Bali Post) Dua petinju Bali mulai berlaga di hari pertama PON XIX/2016 Jabar, di GSGT Tinju Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (19/9) ini. Mereka diharapkan meraih kemenangan TKO untuk menghindari faktor nonteknis yang bisa menghalangi langkah ke babak berikutnya. Gregorius Gheda Dende (Bali) turun di kelas ringan 60 kg berhadapan dengan Ruslan R (Sulawesi Tenggara) dan Jekri Riwu kelas 64 kg bakal meladeni Weldy Mabilaka (NTT). Pelatih Kepala Tinju Tim PON Bali Adi Swandana mengakui dua petinju yang turun di hari pertama hanya masuk kelompok grade II di Pelatda. Namun, dirinya optimis anak didiknya mampu melewati hadangan di hari pertama. Karena dilihat dari sisi peluang petinju asal Bali memiliki kans yang lebih besar untuk mengandaskan petinju lawannya. Mengingat, dalam berbagai kejuaraan dua petinju asal Bali itu memiliki rekor yang lebih baik. ‘’Kalau tinju itu memang berbicara kesiapan, siapa yang paling siap itu yang akan menang. Sebab, sedikit saja lengah kena satu pukulan telak bisa berakibat fatal dan menelan kekalahan,’’ ungkap Adi Swandana. Pelatih tinju timnas Indonesia ini menambahkan, sejak ronde-ronde awal petinjunya diinstruksikan agar tetap bermain all out agar bisa merobohkan lawan-lawannya secepat mungkin. Itu guna menghindari terjadinya faktor nonteknis. ‘’Harapannya kalau bisa tetap menang dengan TKO. Itu menutup faktor nonteknis yang ingin menutup peluang Bali di cabor tinju. Sebab, petinju asal Pulau Dewata mendapat atensi khusus dari daerah rival lainnya,’’ tambahnya. Bali memiliki petinju andalan Kornelis K Wangulangu kelas 48 kg, Julio Bria (52 kg), dan Valentinus Nahak (46 kg). ‘’Kami tidak mengandalkan satu petinju saja. Tapi semuanya harus bisa menunjukkan prestasi maksimal untuk kontingen Bali di PON Jabar,’’ harap Adi Swandana. (kmb41)

Kalah Lagi, Peluang Bali Lolos Fase Grup Makin Tipis

Petenis putra Bali Kadek Agus Satria.

Bali Post/ant

Hadapi Kaltim, Bali Ditargetkan Menang Bandung (Bali Pos) Tim bola basket putri PON Bali bakal melakoni laga pembuka babak penyisihan Grup Z melawan Kalimantan Timur PON XIX/2016 Jabar yang akan dihelat di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9) ini. Pelatih tim bola basket putri PON Bali Ristianto Roslan di Bandung, Minggu (18/9) kemarin mengatakan, asuhannya sudah siap bermain di laga pembuka melawan Kalimantan Timur. ‘’Anak-anak dalam kondisi fit dan siap bertanding. Meski ada beberapa pemain yang mengalami cedera, akan tetapi itu tidak menjadi per-

soalan,’’ ungkap Roslan. Dia mengatakan sebelumnya Bali sempat melangsungkan uji coba dengan Kaltim, sehingga gaya permainan mereka sudah dikantongi. ‘’Kami telah pelajari permainan Kaltim. Mereka mempunyai determinasi permainan yang cepat. Jadi untuk mengimbangi permaianan mereka, pemain jangan menurunkan standar permainan,’’ katanya. Dikatakannya, di laga perdananya, tim pelatih bakal menurunkan skuad terbaiknya seperti Kadek Pratita Citta Dewi, Kadek Rima Anggen Suari, Tricia Mary Aoij, dan Regita Pramesti untuk meraih kemenangan. ‘’Kami harap

seluruh pemain yang diberi kepercayaan main lebih awal bisa tampil all out. Mengingat, kami menargetkan bisa membidik kemenangan di laga ini,’’ jelas Roslan sembari menjelaskan semua pemain pelapis tetap berkesempatan dimainkan. Di bagian lain, Ketua Umum Perbasi Bali IGAN Oka Darmawan juga mengharapkan di laga pertamanya melawan Kaltim, Bali bisa meraih kemenangan. Apalagi, saat uji coba dengan mereka Bali sukses mengalahkan Kaltim. ‘’Kami target tim bisa menang. Semoga kemenangan saat uji coba bisa berlanjut di PON,’’ harap Oka Darmawan. (kmb41)

Bali Post/ant

BENTROK - Prajurit TNI-AD membubarkan aksi suporter tim sepak bola Jabar yang terlibat bentrok dengan suporter tim sepak bola DKI Jakarta pada babak penyisihan grup A PON XIX di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/9) kemarin. Bentrokan terjadi akibat saling ejek antara kedua suporter pada saat turun minum babak pertama ketika tim tuan rumah unggul 2-0 atas tim DKI Jakarta.

Jabar Menang, Pendukung Bentrok Cibinong Kemenangan tim tuan rumah atas DKI Jakarta 2-0 pada laga penentu penyisihan Grup A Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (18/9) kemarin, diwarnai bentrok antarkedua pendukung kesebelasan. Bentrok antarpendukung terjadi setelah kedua tim menyelesaikan babak pertama. Saat itu, Jawa Barat unggul 2-0 atas DKI Jakarta. Terjadi aksi saling serang di tribun penonton. Aparat keamanan langsung menembakkan gas air mata ke arah pendukung yang saling serang, sebanyak dua kali. Penembakan gas air mata membuat pengunjung yang ada di tribun membubarkan diri. Gas air mata juga mengganggu penglihatan juru kamera dan juga ofisialnya yang ada di lokasi. Akibatnya, pertandingan babak kedua tertunda selama kurang lebih 32 menit. Pertandingan baru dapat dimulai setelah asap gas air mata hilang dan tidak mengganggu jarak pandang. Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Jawa Barat Lukas Tum-

buan menyayangkan insiden tersebut, sehingga mengganggu konsentrasi para pemain dalam menyelesaikan laga terakhirnya. ‘’Babak kedua kita terganggu dengan insiden ini, jadi pemain tidak konsentrasi penuh dengan pertandingan,’’ kata Lukas usai pertandingan. Kekecewaan serupa juga disampaikan Benny Erwin selaku Manajer Tim DKI Jakarta, yang menyayangkan penyelenggaraan pertandingan di Stadion Pakansari. ‘’Waktu technical meeting di Bandung, kami sudah sampaikan kepada Kepolisian, PB PON dan Panpel, agar laga DKI vs Jabar jangan dilaksanakan di Pakansari, akan terjadi kejadian seperti ini,’’ katanya. Jawa Barat berhasil menjuarai klasemen akhir penyisihan Grup A, dengan membungkam DKI Jakarta 2-0. Kemenangan ini membawa tuan rumah juara Grup A dan maju delapan besar. Sementara langkah Bali semakin berat setelah ditahan Jawa Tengah 0-0. Dengan menyisakan dua pertandingan, Bali baru meraih 2 poin. (kmb41/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 19 September 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Peg.FO bs Inggris Lam: IndiHotel Jl.DanauBuyan33 Sanur

!!!All jobs available.Send CV mail@concordservices-bali.com A.BP.001.09.16.0000777 S&M Mgr,Chef, Head Acc,Secr, Dcr Sopir Pribadi Bujangan Villa OM,Resort Jobs Maldives. Srbutan Max30th 081328392552 Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm A.BP.001.09.16.0000765 www.concordservices-bali.com Le Pirate Hotels and Beach B.BP.004.09.16.0000423 Clubs,now hiring for position !!All jobs available.Send CV Hotel Manager for labuan Bajo mail@concordservices-bali.com and Accounting for Denpasar, Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm Must be dynamic and experienB.BP.004.09.16.0000424 ced.Send CV and Expected !!Dcr Karyawati SMA,Admin,Komp salary to contact@lepirate.com SIM C,tdk SMS H:085100786614 A.BP.001.09.16.0000768 /FB: Le Pirate Dcr Housekeeping Spv D1/D2, B.BP.004.09.16.0000361 Dcr Krywn Minimarket Min.SMA pglmn min 2th,Gardener D1/SMA lam ke info@alkyfahotel.com IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur A.BP.001.09.16.0000775 Jl.Pura Demak 8 Dps T.4717100 Dcr Sales Bhn Bangunan tidak A.BP.001.09.16.0000767 merokok, jaminan ijazah asli Bali luxury villa perusahaan dan BPKB asli, Lmr Raya yg sukses 12th di Sanur bth seDarmasaba 18 Denpasar gera full time Housekeeping, 081333359022 Driver,Security Manager. Telp B.BP.004.09.16.0000411 Gede 081337293191 or 284069 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** or SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga email CV: gedeptbali@gmail.com A.BP.001.09.16.0000549

Dcr Security Bersertifkt Lam: IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

A.BP.001.09.16.0000776

Dcr cpat 3Org Tk.Angkat&Sopir utk Toko Sembako,082146149155

B.BP.001.09.16.0000427

Bth SPG Toko Baju & Aksesoris, Teknisi Listrik,Pddk:SMA/SMK Lam:PT.BestariJaya,Jl.DewiSri 18, Kuta Telp:754212/763069

Bth Admin & Asist.Guru PGSD di Kuta,min SMA Hub.081999456618

!!Dicari PRT Tinggal Dlm Prbdi Serius No SMS,081916404050

Dcr Sopir Pariwisata,bisa Bhs Ing,Jujur.Sesetan.087860357100

Bth Sgr IT Staf Min D3 Lam ke PB Sudirman Agung B9 Dps

Dcr Apoteker Pendamping PBF Mempunyai SIKA CV Kirim Jln.Gatsu II No.11 Dps Hub: Sri (081805608197)

Dcr Sopir Serabutan,tng gudang P/W Gji menarik+bonus T:226970

B.BP.004.09.16.0000426

A.BP.001.09.16.0000575

Bth sgr Cook Gaji 2,5Jt/Bl&Karyawati,Gaji 1,5Jt.082147612588

A.BP.001.09.16.0000750

Cr AA&Prmdis u/ Apotek Big Bro Kurusetra Kampial 081916181256

A.BP.001.09.16.0000522

Cr cpt 2PRT+1B.Siter G1,8Jt tdr dlm 082237496717 081999776071

A.BP.001.09.16.0000606

A.BP.001.09.16.0000628

Dcr Kasir Wanita,Kirim Lamaran ke Jl.Teuku Umar 133 Tlp236735

B.BP.004.09.16.0000413

Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Lgs Krj Serius Gj 1-1,3Jt 081353193575

A.BP.001.09.16.0000633

B.BP.135.09.16.0000431

Dcr PRT tidur dalam KTP Bali Hub:08123928624

A.BP.001.09.16.0000637

Dcr Pelaksana Lap.Diploma/S1 Teknik Sipil Kirim ke Email: sawiram@yahoo.com/0811394348

Cr karyawati Admin, bs Komp,min SMA,Hub:082139313737 Dbth Sgr Sales ke Hotel2,Sopir SIM A/B1,Bag Umum,Teknisi Mesin Ldry Min.SMA,Umur Max 30 Th,Pas UM,GP,Lbr,BPJS,Tj,Bonus Insentif Lam ke Jl.Nangka Utara Gang Belibis No.38 Telp.422235,418836 Jam Kerja

A.BP.001.09.16.0000764

Dcr Sopir&Surveyor SIM A 25Th PT.PKM 081331831019

B.BP.001.09.16.0000347

Dcr Tukang potong & penjahit utk Garment Jl.Tegeh Sari 88 Kuta,0361-766496,085737456996 B.BP.154.09.16.0000392

A.BP.001.09.16.0000733

Dcr:Sales,Adm,Bag.Gdg Srabutan Min SMA Lmrn Bw ke CV Agung Mandiri Jl.Nakula 99 Dpn Psr Umasari telp.087861619794 A.BP.001.09.16.0000704

A.BP.001.09.16.0000654

Dcr Pembantu Rmh Tangga/Baby Sitter Hub:081238707572

A.BP.001.09.16.0000757

A.BP.001.09.16.0000689

Dcr Receptionist pria/wanita menguasai Bhs Inggris diutamakan yg belum berkeluargaLamaran antar lgsg Ketupat Restaurant Jl.Dewi Sri No.9 Kuta Bali

Dicari staff Administrasi,Guru Biologi,Guru Fisika,Guru Ekono mi u/ Bimbel Hub:085100822221

Dcari Receptionist, Engineering Reservation Tlp:0361-8445283 E:info@theapartmentscanggu.com

Dcr Sopir Pribadi Pny SIM A & Pnglmn 1Th Lam Dikirim ke Jl.Pemuda No.8 Renon Dps

B.BP.154.09.16.0000404

A.BP.001.09.16.0000650

A.BP.001.09.16.0000559

A.BP.001.09.16.0000756

A.BP.001.09.16.0000755

Dbthkn Sgr Kasir,Sopir,Waker, Satpam,Cleaning Srvc.Lam ke Cahya Dewi Salon , Jl.Letda Tantular 9 Renon(dpn Bank BI) H.0818566160, E:cahyadewibali@gmail.com, cc:andik_endium@yahoo.com

A.BP.001.09.16.0000772

Biro Perjalanan Wisata Memerlukan Segera:Staff Operation Pendidikan SMK/D3 Pariwisata Umur Max 30 Th & Sopir Wisata Bisa Berbahasa Inggris Percakapan Ringan,Lamaran Dikirim ke:info@goldenkristours.com / Bawa Lsg ke Golden Kris Tours Jl.Bypass Ngr Rai 7 Sanur

A.BP.001.09.16.0000769

Dcr staff toko pria bs Bhs Inggris&sekretaris wanita min D3 bisa mengoprasikan Adobe,Photo shop & Microsoft Office.Kirim CV to Jl.Raya Kerobokan No.96 Banjar Taman(Kenny Furniture)

A.BP.001.09.16.0000696

B.BP.801.09.16.0000094

A.BP.001.09.16.0000712

Dcr Staff Counter Hotel Max 28 th P/W Hub.085738510688 Yuli A.BP.001.09.16.0000729

Dcr karyawan salon;hairdresser capster/therapist 081936074041

B.BP.154.09.16.0000425

Dcr segera Adm Wnt max.35th Jl. Gatsu No.264A Dps 081236468077

A.BP.001.09.16.0000460

Dicari Tkg.Patrun Pnglmn Min.3Th, Hub:081999452377 A.BP.001.09.16.0000356

Dibutuhkan Staff Kasir dan Reception Max 28Th, Kirim Lam.ke Galuh Bali Spa Telp.750705/ 8464771

A.BP.001.09.16.0000639

Dicari Drafter bisa Autocad, pengalaman TDJ diutamakan, Hub. 0361-417184

B.BP.004.09.16.0000396

Dicari karyawati salon Hub.Via SMS 085792124996

B.BP.101.09.16.0000274

Dicari:Driver Pariwisata, Receptionist,Reservation Lam:True Bali Experience Jl. Diponegoro 150B-12 Ph.239440 Ruko Genteng Biru Dps Email:hr d@atruebalineseexperience.com

Living Light Community,Sayan, Dcr sgr Tnga SPG/SPB, Kasir dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria/ Ubud Mbthkn Staf Garden u/dila tih Mnjadi Mosquito/Pest Control Wanita, umur maks. 25th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl Kepundung Staff Mnggunkan Metoda&Obat No. 61 A dps atau Email: Alami.Diutmkn Bs Sdkit Bhs.Ingkkb_jobvacancy@yahoo.com gris,Krm Lmrn ke alea@livingG.01 A.BP.001.09.16.0000636 light-bali.com/Bw Lgs k Living Kuta: Waitr/s-DJ-Bartendr-Kasir Dicr:Housekeeping,Front Office Light Bali Jl.Raya Sayan Br. staf Vila Ubud,SMS:08123901238 Kutuh Gg.Puskesmas2 Sayan-Ubud TMasak-SPASalon,CS-08123807241 A.BP.001.09.16.0000737 A.BP.001.09.16.0000762 A.BP.001.09.16.0000657 UC Silver Bth Project Manager Distributor Nestle cr Salesman Looking for Waitress,Bar Attnd S1 Arsitek Penglmn min 8-10Th staf Admin SMK Akutansi,Helper for Seminyak Restaurant must bs dgn Kontruksi Baja Kayu Serabutan tidak pengalaman L/P speak english,good rates of pay (SpesialDesign) & Bth Posisi -25th 0811394946,420913,418650 CV to reservation@brazilianaus A.BP.001.09.16.0000773 sbg Site Manager S1 Arsitek 081999094104 Fotografer/KameramenBerpnglmn siebbq.com or A.BP.001.09.16.0000735 Penglmn 5 Th Krm Lam AnugrahPhoto,Pert.Udayana B12 hrducsilverbali@yahoo.co.id Managr Resto diKuta utk Travel A.BP.001.09.16.0000655 B.BP.004.09.16.0000285 Marketing,FO,Kasir,IT,Network Head Baker/SPV Baker,Gaji Strt UC Silver Bth Staff Pria luas 081239530888/081999935300 3,5Jt+Bonus Dll Hb.08155705508 Max 35 Th Llsan SMA Mmlki A.BP.001.09.16.0000753 A.BP.001.09.16.0000684 Open! PT.Duta Mandiri Group SIM A&C Krm Lmrn hrducsilverba Suplier Textile Mencari Staff Bth kry pss:SPG/B,Adm,Acct,MD, li@yahoo.co.id 461511 Acct D3/S1 Acct IPK=3,2 Mahir B.BP.004.09.16.0000283 Gdng,OB,Spv tnpa penglmn,Gji/ Excel,Rajin.Lamaran ke HRD Dps Bln 2,4-4Jt.SMS 082333553237 UC Silver Bth Staff Wanita rss290900@gmail.com Denpasar A.BP.001.09.16.0000770 bs Bhsa Inggris Krm Lam A.BP.001.09.16.0000242 Sopir Matic SIM A Domisili hrducsilverbali@yahoo.co.id Kuta Lagoon Resort&Pool Villas Sanur,Adm,Gudang T.8947611 B.BP.004.09.16.0000284 Is Looking for Candidates. A.BP.001.09.16.0000697 Urgent Drafter/Ars Peng 0-3Th 1)Restaurant,Front Office,Cook Suami-Istri krj RT,Srabutn Lk, D3/S1/STM CAD & Sketchup,Jujur Engineering SPV,2)DW Cook, TkCat krajinan besi.0811392860 A.BP.001.09.16.0000751 Disiplin/Kirim CV ke: Senior Cook Waiter/Waitress UC Silver Bth Accounting nawasangabali@gmail.com Public Area,Engineering Staff A.BP.001.09.16.0000714 min D3 Akuntansi Penglmn 1Th General Requirements:Min 1 Yrs Krm Lam hrducsilverbali@yahoo. Urgent Guru S1 PGSD Send CV to Exp,Fresh Graduated (DW),Good co.id sblh Brimob Tohpati Jl.Tkd Batanghari V/18 Panjer English,(0361)750888/Send CV Telp.461511 to: hrd@kutalagoonresort.com or Email to:madebds@yahoo.com B.BP.004.09.16.0000282

A.BP.001.09.16.0000690

A.BP.001.09.16.0000685

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 230Jt/A Ng,08123925664

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

KEHILANGAN Hlg BPKB Nosin:SL4103454784 AN:Lumina Napitupulu DK 1890AV

A.BP.001.09.16.0000562

Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Pmogan08123871809/ 081337569788

A.BP.001.09.16.0000774

DIJUAL RUMAH Cash Back 50Jt Rumah siap huni 1KM Sltn Byps Tbn 081337380202

HONDA

Jazz MMC’12 Putih Matic AsBali Brg Prbd,085100856999

B.BP.141.09.16.0000428

*H.CRV RM3 2WD Th’2013 KM20Rb* ****Hub.081 353 696 360****

B.BP.141.09.16.0000429

TOYOTA

All New Avanza G’2012 Putih ori 147Jt 081239600292 pribadi A.BP.001.09.16.0000778

Jual Agya Trds Th 2014 Tgn 1 hitam Hub.08123605780

DISEWAKAN RUKO Dkntrakan Ruko Jl.Buana Rya No 21 Pdg Sambian cck utk Kantor Notaris &Beljar H.085738559532

A.BP.001.09.16.0000248

KURSUS *Fun Private English*Percakapn Conversation Hub:081999231246

RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

A.BP.001.09.16.0000780

Les Privat Mtk,IPA SMP&SMA Hub.081236002653

A.BP.001.09.16.0000318

A.BP.001.09.16.0000736

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

A.BP.001.09.16.0000725

Simpanan Berjangka Jasa 16%/Th Terima Kredit Korden TT/Servis min 50Jt 243337/081916380202 Sofa,Spring Bed H.085100894644 A.BP.001.09.16.0000759

SALON

PELUANG BISNIS

RUPA-RUPA

A.BP.001.09.16.0000504

A.BP.001.09.16.0000740

A.BP.001.09.16.0000269

A.BP.001.09.16.0000779

KONTRUKSI BAJA

PENGUMUMAN Puji Syukur Atas Terkabulnya Novena Hati Kudus Yesus & 3 SalamMaria

A.BP.001.09.16.0000665

!!!Karma Kandara Sinaran Surga 10A dkt laut view 081338977777

RUPA-RUPA

A.BP.001.09.16.0000720

A.BP.001.09.16.0000758

A.BP.001.09.16.0000745

SERVICE

A.BP.001.09.16.0000360

ARSITEKTUR Terima Gambar IMB Hubungi 082236655553,081999831331

DIJUAL TANAH Jl Tnh ±88Are Lok BB Agung Ngr Hrg 1,5M Global Nego SHM Lsng A/N Pembeli Hub.081558840433 Pemilik

SERVICE

Tlh Hlng Sertifikat HGB No.843 /Desa Ungasan/Kuta Sltn,L:63m2 A/N:Handy Tamin,Hub:0818146462

DISEWAKAN TANAH Dswkn Tanah di Jimbaran A.BP.001.09.16.0000760 Dijual Rumah Jl.Gatsu1 Gg.Merta- Hub.08133711202,08563734043 A.BP.001.09.16.0000113 sari B No.16 Hb.081339862286 A.BP.001.09.16.0000748 DISEWAKAN TOKO Rmh Tkt murah Jimbaran LT.1,2A Dkont tk uk 4 x 20M JL.Bakung cukup 200jt saja H081916775529 Sari No.61 Kuta H.081337195341 A.BP.001.09.16.0000731

SERVICE

A.BP.001.09.16.0000754

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

SERVICE

HEWAN Puppy Sib.Husky Hp081337222272 3Bln Betina,Vaksin Lkp+Stambum

RUPA-RUPA

A.BP.001.09.16.0000749

DIJUAL MOBIL

SERVICE

RUPA-RUPA PERCETAKAN

INTERNET

BAHAN BANGUNAN

BIRO JASA

FURNITURE DIJUAL MOBIL SERVICE

DIJUAL MOTOR

TIKET KURSUS

BIRO JASA

ALUMINIUM

RUPA-RUPA

FOTOCOPY

BENGKEL LAS AC

DIJUAL MOBIL SERVICE

Free

BIRO JASA

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


EKONOMI

18

Senin Paing, 19 September 2016

Singapura Tak Boleh Campuri Kepemilikan WNI Venezuela (Bali Post) – Singapura tidak berhak mencampuri masalah kepemilikan warga negara Indonesia (WNI). Apalagi negara itu menganut devisa bebas. Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan hal itu di Venezuela, Sabtu (17/9). ‘’Tentu kita sayangkan kalau itu benar. Singapura tentu tak berhak mencampuri masalah-masalah kepemilikan, apalagi Singapura menganut devisa bebas sama dengan kita,’’ kata Wapres Jusuf Kalla di selasela menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Non-Blok ke-17 di Venezuela. Sebelumnya diberitakan, sejumlah bank swasta di Singapura melaporkan nasabah mereka asal Indonesia terkait dugaan transaksi mencurigakan kepada Com-

mercial Affairs Department (CAD), unit kepolisian Singapura yang bertugas menangani kejahatan finansial. Nasabah Indonesia yang dilaporkan tersebut ikut berpartisipasi dalam program amnesti pajak pemerintah Indonesia. Wapres menegaskan hal ini merupakan akibat devisa bebas di mana orang bisa menaruh uangnya ke mana-mana, walaupun bagi Indonesia hal itu pelanggaran. Namun berdasarkan UU Amnesti Pajak hal itu diampumi. ‘’Orang tak bayar pajak itu kan pelanggaran karena itu diampuni. Tapi negara lain tak boleh turut campur urusan negara kita,’’ kata Wapres Pernyataan Wapres sangat tegas, karena itu Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah melayangkan protes

ke Singapura. Mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak, pengusaha Indonesia yang memiliki aset di luar negeri tidak akan diselidiki dugaan pelanggaran pajaknya, jika mereka mengajukan amnesti pajak yang berlaku hingga 31 Maret 2017. CAD mewajibkan bank swasta di Singapura melaporkan laporan transaksi mencurigakan (ST) nasabah mereka supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari. Hal ini berarti, perbankan Singapura bisa kehilangan nasabah besar mereka dari Indonesia. Diperkirakan aset nasabah Indonesia di Singapura mencapai US$ 200 miliar, atau sekitar 40 persen dari aset perbankan swasta di Singapura. (ant)

Indonesia-Ekuador

Bali Post/010

Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

TINJAU PASAR - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga melakukan peninjauan ke pedagang pasar tradisional didampingi Bupati Cirebon Sunjaya Pirwadisastra di pasar tradisional modern Pabuaran Kidul, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon, Sabtu (17/9).

batan bagi kerja sama perdagangan kedua negara. Karena itu, kedua Menlu sepakat mendorong pelaksanaan pertemuan Kelompok Kerja untuk Perdagangan dan Investasi (Working Group on Trade and Investment) di Ekuador pada November 2016. Ekuador adalah mitra dagang terbesar ketujuh bagi Indonesia untuk kawasan Amerika Latin. Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Ekuador pada 2015 mencapai 70,1 juta dolar AS. Selain membahas masalah perdagangan, Menlu RI dan Menlu Ekua-

Menkop Minta Pemda Bangun Pasar Tradisional Sebanyak-banyaknya

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Indonesia dan Ekuador sepakat meningkatkan kerja sama perdagangan antara kedua negara. Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Ekuador Guillaume Long di sela Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) di Pulau Margarita, Venezuela, 16 September 2016. Pada pertemuan itu, Menlu RI dan Menlu Ekuador menilai masalah tarif menjadi salah satu ham-

dor juga membahas tentang masalah perlindungan warga negaranya di luar negeri. Seperti Indonesia, Ekuador juga memiliki banyak warga yang bekerja di luar negeri dan membutuhkan perlindungan. ‘’Indonesia dan Ekuador sepakat bekerja sama di berbagai forum multilateral dalam pembahasan perlindungan pekerja migran,’’ ujar Retno. Kedua Menlu juga bertukar pikiran mengenai kerja sama di sektor perminyakan dan di bidang penanggulangan bencana. (ant)

Makan Tahu Bareng SEDIKITNYA 6.000 warga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, makan tahu bersama dalam Festival Tahu yang digelar perajin dan pemuda Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota, Minggu (18/9) kemarin. Ketua Panitia Pelaksana Festival Tahu di Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota, Bojonegoro Khorij Zaenal Asrori memperkirakan warga di kelurahan setempat juga luar daerah yang mengunjungi festival lebih dari 6.000 warga. Ia mengatakan

tujuan pelaksanaan festival tahu ledok ini untuk meningkatkan nilai ekonomis tahu produksi perajin tahu di kelurahan setempat. Selain itu, lanjutnya, kegiatan festival tahu ledok bisa menjadi salah satu objek wisata yang ada di daerahnya. ‘’Festival tahu ledok akan digelar setiap tahun. Setelah ini masuk agenda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang akan mengelola pelaksanaan festival,’’ jelas Zaenal. (ant)

Cirebon (Bali Post) Para bupati dan wali kota diminta membangun atau merevitalisasi pasar tradisional sebanyak-banyaknya dan mengelolanya dengan cara modern. Sebab, indikasinya dengan pasar tradisional hidup, hal itu merupakan cermin pertumbuhan ekonomi rakyat. Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meminta hal itu sebelum menggunting pita tanda mulai beroperasinya Pasar Desa Pabuaran Kidul, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon, Sabtu (17/9). Puspayoga menegaskan tidak ada tempat lain yang representatif dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan selain pasar tradisional. ‘’Pasar modern tidak boleh dilarang, namun pasar tradisional harus dikembangkan dan diberdayakan. Baik dari sisi manajemennya, kebersihannya, higienitasnya, juga teknologinya. Dan harus selalu kita ingat bahwa pasar tradisional itu tulang punggung perekonomian negara kita,’’ kata Menkop. Pemerintah pusat, kata Mankop, memiliki program revitalisasi pasar melalui dana APBN. Dalam kaitan ini, Kemenkop UKM telah

membangun 65 pasar tradisional. Namun, ditegaskan, membangun pasar tradisional merupakan juga tanggung jawab pemda. Menkop bercerita, ketika menjadi Wali Kota Denpasar era 2000-an, dirinya membangun dan mengembangkan 43 pasar tradisional di sana. ‘’Sekarang, pasar tradisional di Denpasar itu sudah menjadi pusat turis di Bali. Itu karena pasar tradisional di sana dikelola secara baik dan kuncinya harus tetap menjaga kebersihan pasar,’’ ungkap Puspayoga. Di tempat yang sama, Menteri me-launching ‘’Kartu Pasarku’’ yang dikelola oleh

Koperasi Dhelima Spirit Indonesia. ‘’Saya menilai, kehadiran Kartu Pasarku ini sangat bagus. Saat ini pasar dan pedagang pasar tradisional memang harus dikelola dengan manajemen modern. Sehingga pasar tradisional modern di Desa Pabuaran Kidul ini bisa dijadikan sebagai model pengembangan pasar tradisional di wilayah Cirebon,’’ kata Puspayoga. Pada acara yang disaksikan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra itu, Menkop menegaskan para pedagang harus menjadi prioritas bagi program pembiayaan, seperti kredit usaha rakyat (KUR). ‘’Karena itu, saya

meminta Bupati agar mengundang Bank BRI datang ke pasar ini untuk sosialisasi KUR. Di mana bunga KUR saat ini sudah turun dari 22% menjadi 9% per tahun. Bahkan, tahun depan, turun lagi menjadi 7%. Program KUR dengan maksimal kredit Rp 25 juta itu tanpa agunan,’’ tandas Puspayoga. Ketua Koperasi Dhelima Spirit Indonesia (Koperasi ‘’Dhesi’’) Arief Awaludianto menjelaskan Kartu Pasarku adalah pengelolaan pasar berbasis IT. Kartu Pasarku yang dimiliki para pedagang pasar itu, lanjut Arief, memiliki beberapa fungsi. Di antaranya, menghindari fraud atau kecurangan dari aneka transaksi di pasar, hingga memudahkan pedagang bertransaksi. ‘’Selain itu, dengan kartu itu juga kita bisa memonitor setiap saat terkait retribusi pedagang,’’ katanya. (010)


19

Senin Paing, 19 September 2016

Sempat Diputus Bersalah, Demer Lolos Sanksi MKD Jakarta (Bali Post) Sidang panel Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR-RI memutuskan menghentikan proses persidangan dugaan penipuan anggaran yang dilakukan anggota DPRRI Gde Sumarjaya Linggih (Demer). Sidang panel dibentuk setelah MKD memutuskan adanya pelanggaran etika bersifat berat terhadap anggota Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Bali tersebut. ‘’Jadi begini, bahwa MKD sampai pada kesimpulan ada pelanggaran berat kan karena ada saksi. Kemudian saksi ini hilang kita bilang saja begitu. Maka kami kehilangan saksi untuk mempertahankan kesalahan Sumarjaya Linggih. Karena saksinya sudah mencabut kesaksiannya itu,’’ kata anggota MKD RI Muhammad Syafe’I, di Jakarta, Minggu

(18/9) kemarin. Dalam sidang tertutup yang diputuskan pekan lalu itu, Syafe’i tidak menjelaskan alasan saksi mencabut kesaksiannya. Menurut Syafe’i, dengan kata lain panel MKD memutuskan menganulir keputusan MKD sebelumnya yang menyatakan Gde Sumarjaya Linggih melakukan pelanggaran yang bersifat berat. ‘’Karena saksi kuncinya sudah hilang, bahwa kemarin keputusan MKD seperti itu (adanya pelanggaran bersifat berat) saksi menyatakan dengan penuh keyakinan. Tetapi, kemudian menghilang,’’ kata politisi dari Partai Gerindra yang terkenal karena ‘’doa politik’’-nya yang terkesan mengkritik dan menghujat pemerintahan Presiden Joko Widodo saat rapat paripurna DPR RAPBN 2017 lalu. Lebih jauh, Syafe’i mengata-

Ditolak Pengadilan Dari Hal. 1 Bali Post/ant

KECELAKAAN - Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Dr. Sutomo, Jakarta, Minggu (18/9) kemarin. Tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.

Mengaku Heran Dari Hal. 1 Dia juga mengaku heran, dengan sedikit kewenangan saja, anggota DPD termasuk ketuanya bisa bermain anggaran, lalu bagaimana apabila DPD mendapatkan kewenangan yang lebih besar. Marzuki mengungkapkan ketika dirinya menjadi ketua DPR sempat bersitegang dengan pimpinan DPD terutama terkait pembangunan kantor perwakilan DPD di daerah. Hal ini, menurut Marzuki,

karena banyak ketidakwajaran dalam proyek tersebut. ‘’Buat saya aneh saja, ketika itu mereka menyerang DPR dengan rencana pembangunan gedung DPR, tetapi mereka sendiri mau bangun gedung DPD di daerah dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal. Ketika itu saya lawan dan tidak jadi,’’ imbuhnya. Keanehan pertama, menurut Marzuki, karena harga yang dianggarkan di luar batas normal dan sangat ma-

hal. Kedua, untuk apa membangun kantor perwakilan megah di daerah, sementara mereka selalu berkantor di Jakarta dan hanya ketika reses saja mereka ke daerah. ‘’Itu anggarannya miliaran rupiah. Mereka mau bangun gedung mewah. Untuk apa? Mereka setiap daerah kan cuma 4 orang, dan mereka ke dapilnya cuma saat reses saja. Kalau dibangun empat lantai, satu anggota satu lantai. Ini kan di luar batas kewajaran,’’ jelasnya. (kmb4)

Memberi Harapan Dari Hal. 1 Paradigma pemuda saat ini masih memadang sektor pertanian sebagai profesi yang tidak banyak memberi harapan, mengingat minimnya kesejahteraan para petani dan berada di garis kemiskinan. Apabila, memori ini terus ada dalam ingatan pemuda, maka penurunan jumlah keluarga petani akan semakin berkurang sehingga menimbulkan kerisauan bahwa umur pertanian di Indonesia tidak langgeng alias tidak akan berlangsung lama lagi. Fary mengatakan harus ada insentif yang cukup, untuk dijadikan trigger bagi generasi muda agar mau ikut berpartisipasi di sektor pertanian. ‘’Kami di Komisi V melalui MoU telah mendorong Kementerian Desa dan PDTT memanfaatkan dana desa yang sekarang besarnya mencapai Rp 750 juta sampai Rp 1 miliar untuk pengembangan infrastruktur pertanian, tahun lalu besarannya mencapai Rp 350 juta sampai Rp 500 juta. Kita berharap di Kementerian Desa ini jadi prioritas,’’ ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi XI DPR Willgo Zainar yang juga anggota Dewan Pembina HKTI mengaku pertanian sebagai basis negara agraria seperti Indonesia sudah mulai ditinggalkan kendati Indonesia sempat

swasembada beras. Oleh karena itu, pihaknya akan memulai gerakan partisipasi pemuda tani dengan menggelar Festival Tani Nusantara (FTN) 2016. ‘’Festival ini bertujuan untuk membangkitkan motivasi para pemuda untuk kembali mencintai sektor pertanian,’’ kata Willgo. Menurutnya, dalam kegiatan FTN 23-25 September di Lombok, Nusa Tenggara Ba-

rat (NTB) ini akan ditunjukkan hal-hal yang berkaitan dengan kisah sukses pemuda tani dan masyarakat agar para pemuda mau kembali bertani. Selain itu, untuk menguatkan gerakan pemuda kembalu mencintai pertanian, FTN akan mendorong pemerintah menetapkan tanggal 24 September sebagai Hari Petani. (kmb4)

Dalam proses hukum yang masih berjalan ini, pengajuan banding yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta. JPU tetap ngotot ingin mempertahankan tuntutan hukuman 9 tahun penjara dengan denda Rp 350 juta dan uang

Dari Hal. 1 Sementara 2,82 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Responden hanya berharap pemerintah Bali komit melakukan pen-

kata Rahmad. Sesuai ketentuan Tata Tertib (Tatib) DPR, untuk memutuskan sebuah perkara harus diperlukan alat bukti yang cukup. ‘’Jadi di tatib menyebutkan kalau alat bukti tidak mencukupi, maka MKD dapat memutuskan menghentikan sidang,’’ katanya. Dia juga memastikan MKD DPR-RI tidak akan melakukan rehabilitasi nama baik Demer. Karena persidangan penelnya dihentikan sebelum ada keputusan. ‘’Berbeda dengan kasus permohonan rehabilitasi nama baik Setya Novanto yang ramai diperdebatkan. Karena dalam kasus Pak Nov, sudah ada keputusan yang diambil panel, meskipun pada akhirnya MKD menghentikan kasus tersebut karena Pak Nov sudah lebih dulu mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR-RI,’’ ujarnya. (kmb4)

Warga Sipil

pengganti Rp 18,79 miliar kepada Jero Wacik. Sementara PT Jakarta pada 9 Februari 2016 memutuskan tetap mempertahankan keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan hukuman empat tahun penjara dengan denda Rp 150 juta serta uang pengganti sebesar Rp 5,07 miliar. (kmb4)

Dampak Kekeringan

kan kasus penghentian sidang Demer tidak berbeda dengan kasus yang dialami anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. Ketika itu, anggota Komisi III DPR tersebut dilaporkan oleh tenaga ahlinya sendiri Dita Aditia Ismawati karena kasus pemukulan dan penganiayaan. Namun, di tengah jalan, pelapor mencabut laporan dan kesaksiannya. ‘’Jadi ini sama dengan kasus Pak Masinton, saksinya menarik tuduhan. Ya… selesai kan,’’ kata Syafe’i datar. Penasihat hukum etika dan kasus MKD DPR-RI Rahmad Bagja mengakui proses persidangan Gde Sumarjaya Linggih tidak diteruskan. ‘’Saksinya menarik tuduhan, sehingga tidak bisa melanjutkan sidang. Jadi keputusannya tidak bisa melanjutkan sidang, karena kesaksiannya dihentikan,’’

gawalan terhadap pertanian. Untuk mengatasi dampak kekeringan, responden berharap pemerintah mencari terobosan, salah satunya dengan melakukan konservasi di kawasan sumber mata air. (dir)

Dari Hal. 1 Dinas pemadam kebakaran New York mengonfirmasi terdapat 25 orang warga sipil luka-luka. Ledakan yang digambarkan memekakkan telinga oleh salah satu warga tersebut terjadi di luar fasilitas yang menyediakan pelatihan dan layanan tunanetra Associatef Blind, 23rb Street. ‘’Suaranya benar-benar keras, memekakan gendang telinga. Anak saya yang berusia 10 tahun duduk di kursi belakang mobil saat ledakan itu menyapu jendela belakang,’’ kata Tsi Tsi Mallett, yang mengemudi di sepanjang 23rd Street, dan menambahkan bahwa anaknya tidak terluka. Neha Jain (24) yang ting-

gal di lingkungan tersebut mengatakan ia sedang duduk di kamarnya menonton film ketika tiba-tiba terdengar suara ledakan besar dan semuanya terguncang. ‘’Gambar di dinding saya jatuh, tirai jendela terbang seolah-olah ada semburan angin besar. Kemudian kita bisa mencium bau asap. Kemudian saya turun untuk melihat apa yang terjadi dan petugas pemadam kebakaran member tahu agar kami kembali,’’ ujarnya. Kepolisian New York City memperingatkan agar para pengendara menghindari lalu lintas di lingkungan tersebut dan meminta masyarakat untuk menghindari daerah tersebut. (ant)

Senin, 19 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Agama Hindu Dalam Menghadapi Tantangan Global (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Seni & Tabuh Taman Suci (6) 08.00 Education On Bali TV

08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Prita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song 11.05 BCTTV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Agama Hindu Dalam Menghadapi Tantangan Global (2) 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali

13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live Musik & Prestasi 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV, Inovator 17.30 Dialog Gema Perdamaian 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20.30 Lila Cita Wayang Wong Batuan (3) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Prembon Dukuh Suladri Paguyuban Ambara Suara Kerti (1) 23.00 Lila Cita Penyalonarangan Pura Desa Dalem Budamanis (1) 24.00 Closing

Arjuna Akhirnya Penggal Kepala Jayadratha

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Empat Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PENGHUKUM musuh-musuh, penguasa Sindhu yang sepuh itu, mendengarkan kata-kata ini. Dia lalu merenung beberapa saat. Diselimuti kasih sayang untuk putranya itu. Penguasa Sindhu sepuh itu kemudian mengundang semua sanak saudaranya. ‘’Orang itu yang akan menyebabkan kepala putraku jatuh ke bumi ketika dia sedang berjuang saat pertempuran tiba. Putraku akan menahan sebuah beban berat, aku berkata kepala orang itu akan pasti pecah menjadi 100 potong.’’ Setelah mengucapkan katakata itu, dan menobatkan Jayadratha di singgasana, Raja Vriddhakshatra pergi ke hutan. Dia menyibukkan dirinya sendiri dalam tapa yang keras. Dilengkapi energi besar, dia tetap rajin melaksanakan tapa penebusan dosa benar-benar di luar Samantapanchaka ini, oh orang yang berbendera kera! Karena itu, penggallah kepala Jayadratha dalam pertempuran menakutkan ini dengan senjatasenjata surgawimu yang dahsyat itu. Senjata yang memiliki prestasi-prestasi menakjubkan itu harus dengan cepat dapat melemparkan kepala Jayadratha yang dihiasi anting-anting itu ke pangkuan Vriddhakshatra itu sendiri, oh saudara lebih muda dari putra Dewa Angin! Jika engkau menjatuhkan kepala Jayadratha itu ke tanah, maka sudah pasti kepalamu

sendiri tanpa diragukan akan pecah menjadi 100 potong. Karena itu, dibantu senjata surgawimu, cepat lakukan sedemikian rupa sehingga penguasa bumi Raja Sindhu yang tua, ayahnya itu, bisa tidak mengetahui hal itu dilakukan. Sesungguhnya, oh Arjuna, tidak ada di tiga dunia ini yang engkau tidak dapat capai. Karena itu, lakukan, oh putra Vasava! Setelah mendengarkan katakata ini dari Krishna, kemudian Dhananjaya setelah menjilati pojok-pojok dari mulutnya, dengan cepat menembakkan anak panah itu. Anak panah itu sengaja dipersiapkan yang terbaik sesuai instruksi Kesava, untuk membantai Jayadratha itu. Anak panah itu sentuhannya menyerupai halilintar milik Dewa Indra. Setelah anak panah itu dibangkitkan mantra-mantra, kemudian berubah menjadi sebuah senjata surgawi, sehingga mampu menahan tegangan apa pun. Anak panah itu benar-benar luar biasa karena selalu dipuja dengan dupa dan kalung-kalung bunga. Panah itu lalu dengan cepat dilepaskan dari Gandiva, lalu melesat dengan presisi yang tepat merenggut kepala Jayadratha, seperti seekor burung elang menyambar seekor burung lebih kecil dari puncak sebuah pohon. Dhananjaya kemudian dengan panah-panahnya itu mengirim kepala itu melalui angkasa, dan tanpa membiarkan kepala itu

jatuh menyentuh tanah. Hal itu membuat sedih musuh-musuhnya, dan sebaliknya membuat senang teman-temannya. Putra Pandu itu menembakkan panahnya berulang kali, mengirim kepala itu keluar batas dari Samantapanchaka. Sementara itu, Raja Vriddhakshatra, ayahanda dari putra mantu laki-laki paduka, yang dilengkapi energi besar, oh tuan, sedang tekun dengan doa petangnya. Dihiasi rambut hitam dan anting-anting, kepala Jayadratha itu dilemparkan ke pangkuan Vriddhakshatra, ketika yang belakangan itu melakukan doanya dalam sebuah sikap yoga sempurna padmasana. Demikian kepala Jayadratha itu terjatuh di pangkuannya, kepala yang dihiasi anting-anting itu, oh penghukum musuhmusuh, itu kebetulan tidak terlihat oleh Raja Vriddhakshatra. Ketika yang belakangan berdiri setelah menyelesaikan doanya, kepala itu tiba-tiba jatuh ke bumi. Ketika kepala Jayadratha ini terjatuh ke bumi, kepala dari Vriddhakshatra itu, oh penghukum musuh-musuh, pecah menjadi 100 potong. Atas pemandangan ini, semua makhluk dipenuhi keheranan. Semua dari mereka memuji Vasudeva dan Vibhatsu yang perkasa itu. Setelah itu, oh raja, penguasa Sindhu itu telah dibantai oleh pemakai mahkota kecil Arjuna itu.

Selanjutnya kegelapan malam, oh banteng keturunan Bharata, ditarik Vasudeva. Putra-putra paduka dengan pengikut-pengikut mereka, oh raja, demikian mengetahui sesudah itu gelap, mereka telah saksikan semuanya adalah sebuah ilusi saja akibat kreasi Krishna. Semua itu diciptakan oleh Vasudeva sendiri. Bahkan, oh raja, putra mantu laki-laki paduka, penguasa Sindhu itu, telah menyebabkan terbantainya delapan akshauhini pasukan. Dirinya sendiri dibantai juga oleh Partha yang energinya tidak bisa dibayangkan. Setelah menyaksikan Jayadratha, penguasa Sindhu itu terbantai, airmata kesedihan bercucuran dari mata putraputra paduka begitu menyadari

dan menyaksikan Jayadratha, oh raja, telah dibantai Partha. Kemudian, Kesava meniup terompet kerangnya. Penghangus musuh-musuh Arjuna yang berlengan perkasa itu juga meniup trompet miliknya; Bhimasena pada pertempuran itu seolaholah sedang mengirim pesan kepada Yudhishthira, memenuhi langit dengan teriakan singa sangat dahsyat. Yudhishthira, putra Dharma, mendengar teriakan sangat dahsyat itu mengerti bahwa penguasa Sindhu itu telah dibantai Phalguna yang berbudi luhur itu. Muncullah kemudian suara-suara genderang-genderang dan alat-alat musik lainnya dari kubu Pandava, untuk membuat senang parajurit-prajurit Pandava sendiri. (bersambung)

Sloka 9.27

Yat karosi yad asnasi yaj juhosi dadasi yat yat tapasyasi kaunteya tat kurusva mad-arpanam Apa pun yang kau lakukan, apa pun yang kau santap, apa pun yang kau persembahkan, apa pun yang kau danakan, apa pun puasa, mona atau disiplin spiritual yang kau lakukan, dan lakukan itu semua, oh Arjuna, sebagai persembahan kepada-Ku.


16 Pages

174 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Monday,

dblocks and Money, roa Stone’s ver drama; Oli r ‘Snowden’ battles ove r 19, 2016

Monday, Septembe

who? Higuain 2nd Milik scores the double ofNapoli week for

er 19, 2016

Septemb

City shaken New York nal’ by ‘intentio n, explosio 29 injured Page 6

al Tradition ing storytell by crushed tion globaliza

like storytelling Oral traditiondisappears and Moreover, increasingly sourcgoes to extinction. been so many to there have t offered children. es of entertainmen especially as human life, in Bali known eroded by Oral tradition progressively mesatua is benhas many . globalization LING tradition close relations can STORYTEL to maintaining storytellingl and efits. In addition and children, psychologica parent between optimize child’s , this time abanalso help intelligence. Nevertheless ts is increasingly emotional tradition entertainmen Numerous well as the denthe storytelling as community. have doned by electronic media by parents become provided owned by the tradition. t of sity of activity abandonmen the Story... led to on page 2 Continued

- From killers, LOS ANGELES to serial r presidents ning filmmake Oscar-win hasn’t shied away ial Oliver Stone controvers balked from exploring he initially figures, but to make a film when asked National Secuabout former(NSA) contractor rity Agency Snowden. Edward

it, I wasn’t want to do told “I didn’t trouble,” Stone for looking director, Reuters. 70-year-oldas “JFK,” But the films such and “Wall known for Born Killers” his mind “Natural in he changed Snowden Kelly Street,” said met with REUTERS/Andrew and after he about Woodley in Russia. Shailene I was worried saw “Althoughboring and dull, I it of “Snowden” vitt, Actress premiere felt like Gordon-Le it still being thriller. I a docu- Actor Joseph 13, 2016. attend the as it as a dramatic Oliver Stone U.S., September is ... get an audience said. York, director the truth wouldn’t film,” Stone on Manhattan, New or you’re knows? But mentary-type out in theaters that Whoeither join the club “Snowden,” Snowden’s journeya you and agreed to Films, be a drama- excluded.” CIA agentuntil times in Russia Friday, traces Open Road going to film was the film hit a wall Eventually, by theater chains from a conservative NSA operative 2013 the and Then studios for a joint venture nt Group disillusionedUnited States in mass tization. went to d AMC Regal Entertainme when StoneThe director declined he fled the the government’s this had ap- Dalian Wanda Group-owne and exposed programs of ordinary financing.which studios he t that distributed ng journalism Entertainmen to name surveillance - this is year’s Oscar-winni stepped in to Russia and proached. people. living in in that climate made for self-censor- drama “Spotlight,” “We live He is now the U.S. government “Snowden,” by Amnesty definitely, I believe, (rtr) co-finance is wanted charges. groups ship,” Stone said. the NSA called about $40 million. on espionageand two other to believe this,’ “I don’t a campaign ‘don’t do International launched and said anybody this week pardoned. met a few have him Jl. D.Tamblingan Snowden Sanur Stone and

You can

ional Bali

find Internat

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab 15 J & N Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

la Venezue draws summit in few leaders Maduro blow to Page 13

Police rule out attack as cause of Bali boat explosion

IBP/Bagiarta

ack as sion le out att Police ru Bali boat explo cause of The tourists

are preparing

to go down

after arriving

in Padangbai

Harbor.

to will be submitted These results Court at the Ministry was also helped the Admiralty n. investigation the task to the Ministry of Transportatio Court has on say initial personnel from parties Admiralty investigation on. Some related orism officials from by two out further of Transportati counter-terra threat of attacks undergoing of Gili carry is still by the Islamic having been are the skipper crews ship accident. is no indication in there inspired the boat Friday there examination radicals explosion police said of a tourist boat also be heard group. is not only Cat II, Totok Warito, (chief engineer), News can others. Karan- State investigation also at Global Indonesian by the such as Sugiarto (deckhand) and The about 20 investigators BALI — attack was the cause in “Bali Image” from 9.30 but 96.5 GM of said and injured that done by police authority. Chief Nyoman Supartika Radio FM am. Listen to that a terror two people Sugeng Sudarso the harbor of fumes Kris (deckhand). killed until 10.00 FM at http:// Padangbai harbor authority, Bali that on Kadek II already underwent police chiefdeck caused a buildup Global Radio ten2mythe examiof the PadangbaiSudarma, said has Gili Cat . at too. After that he is below gasem district globalfmbali.lis Gede office streaming fuel leak finding is provisional examination, that was ferrying I Ketut asserted 16) that his or live video and http:// believe a a few the radio.com investigation lfmbali.com on the speedboat to neighboring Friday (Sep. investigation nation, Sudarma li. ignited, though police spokes- tourists from Bali initial http://radiogloba nel/global-fm-ba Skipper of preparing preliminary He was reluctant Bali no intrag- made after the blast.is threatened ustream.tv/chan for (BAPP). initial of Sudarso and said there was report a byword by momentsCat II fast boat Sudana a bomb squad Lombok. the results Bali became bombings to reveal man Made the Gili harbor authority. and materials. edy in 2002 whenmilitants killed with severe sanctions. apart from vestigation of the sign of terrorism the asserted that any explosive body Sudarma harbor authority, foreigners. did not find have recovered the Jemaah Islamiyah crackdown the Padangbai people, mostly to examine Investigators continue The inccident 202A sustained security JI but parts and weakened said. has on board since then boat, Sudarso two women was killing20 people were injured About

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN PAING, 19 SEPTEMBER 2016

’’Widyakustik SWiB’’

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jatuh-Bangun Dalam Dunia Bisnis

Ajegkan Bali Lewat Bahasa Bali BERMULA dari hobi yang sama, mereka bertemu dan berkumpul. Jadilah grup Band Damai. Grup band yang baru berdiri April lalu ini diawaki anak-anak dari SMKN 1 Amlapura. Semula mereka tergabung dalam ekstrakurikuler musik di sekolahnya ‘’Gita Pertiwi’’. Berkat dukungan guru, kepala sekolah dan juga orangtua mereka, di luar jam sekolah, mereka juga ngumpul latihan bareng. Bahkan, saking semangatnya, mereka latihan sampai larut malam. ‘’Kalau sudah telanjur kemalaman, kami baru berani pulang setelah pukul 24.00,’’ ujar Juliawan ’’Simon’’ yang pemegang gitar melodi. Band ini diawaki dua vokalis Dewa Ayu Devi Wulandari dan Dewa Gede Agus Ari Saputra. Sementara bass dipegang Gede Ardana Putra, dan Mamat penggebuk drum. Gitar oleh ‘’Abag’’ Gede Kertiyasa, melodi Wayan Putu Juliawan ‘’Simon’’ dan Dewa Gede Sutrisna Putra ‘’Nopith’’ bertindak sebagai manajer. Nopith mengatakan, band yang baru mereka bentuk, sudah belasan kali manggung tiap ada kegiatan di kota Amlapura. Mereka fokus performance di Amlapura, karena mereka masih lebih fokus pada pendidikannya. Lagi pula, mereka agar lebih sering dan lebih mudah berkumpul mengasah naluri, termasuk menciptakan lagu. Mereka sepakat dengan kegelisahan anak muda, bahwa Bali dengan manusia dan kebudayaannya mesti dijaga dan diajegkan. Salah satunya, bahasa Bali mesti tetap diusung. Karena itu, grup band yang mengusung aliran alternatif ini fokus menyanyikan lagu pop Bali di samping lagu lainnya. (bud)

Personal grup Band Damai di Radio SWiB.

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/

Agung Arnata Kini Sukses Bisnis Dekorasi

Bali Post/kmb42

A.A. Made Rai Arnata

BERBAGAI jenis usaha pernah dilakoni A.A. Made Rai Arnata, pemilik CV Agung Roy Decoration. Mulai dari berjualan buah, bengkel, berjualan wastra palinggih, berjualan pakaian dengan bekerja sama dengan orang asing, hingga warung kelontong. Pria berusia 51 tahun ini mulai menemukan titik terang perekonomiannya di usia 40 tahun. Sebelumnya, selama 20 tahun lebih ia bekerja di hotel dan pernah sebagai guide. Namun, ia memutuskan resign dari pekerjaannya dan membuka usaha sendiri. Usaha yang pernah dilakoni pun jatuh-bangun. Namun dari semua jenis usaha yang pernah dijalankan,

dekorasi merupakan usaha yang tersukses ia jalankan. Ia menuturkan, kunci keberhasilannya adalah berbisnis dengan sistem kekeluargaan. ‘’Karena kalau kita tidak pakai sistem kekeluargaan, sulit bisa maju,’’ tuturnya saat perayaan HUT CV Agung Roy Decoration, Minggu (18/9) kemarin. Maka dari itu, dalam berbisnis ia selalu mengutamakan kekeluargaan sehingga relasinya pun terjalin kuat. Dari awalnya hanya memiliki 4 tenda dekorasi, kini dalam perjalanan usahanya selama 11 tahun, ia telah memiliki 250 tenda dari berbagai jenis ukuran termasuk

ukuran terbesar yaitu 1 are. Padahal modal awalnya untuk memulai usaha tersebut hanya Rp 5.000.000. Namun kini usahanya berkembang pesat. Segala kebutuhan dekorasi ia layani, karena ia berprinsip, jika konsumen membutuhkan sesuatu untuk melengkapi acara/event-nya, namun kita tidak menyanggupi maka konsumen itu akan beralih ke penyedia jasa lain. Sejak mulai usaha dekorasi tahun 2005, usahanya sempat terhenti selama tiga tahun. Ia pun sempat pesimis karena sebelumnya usaha yang dijalankan gagal bahkan bangkrut. Barang-barang dekorasi tergolong mahal sehingga ia tidak mampu mem-

beli. Ia pun meminjam modal di LPD Canggu, dan kreditnya disetujui. Modal itulah yang digunakan untuk pengembangan bisnisnya. Ia terus berinovasi mengembangkan ukuran tenda, desain dekorasi, warna, dll. Kerja kerasnya berbuah manis. Sejak tahun 2010, usahanya mulai berkembang dan dikenal. Dekorasi dari depan, tempat untuk tempat potong gigi, tukang rias, sewa pakaian, sewa kursi, pelaminan, hingga katering ia terima. Sedikitnya per hari, 15 konsumen memakai jasanya dari berbagai etnis dan agama. Kini tak segan ia berbagi ilmu kepada teman-teman pengusaha lainnya karena ilmu haruslah dibagi. (kmb42)

Bernilai Ekonomi

Nilam, Tanaman Sela Favorit Petani TANAMAN nilam dapat diproses menjadi bahan campuran obat dan kosmetik. Maka itu, sepuluh tahun lalu petani di Bali banyak yang membudidayakan tanaman nilam. Namun saat itu tidak ada perusahaan yang membeli, sehingga petani banyak mengalami kerugian. Saat ini ada perusahaan asing yang siap membeli nilam sebanyak-banyaknya. Peluang ini dapat dimanfaatkan para petani seperti petani di Dusun Bon, Petang, Badung dan di beberapa desa di Kecamatan Susut, Bangli. Bahkan petani kewalahan memenuhi permintaan dari perusahaan. Di seputar Dusun Bon, petani menanam pohon jeruk, kacangkacangan dan bunga sebagai andalan. Tanaman nilam sangat cocok ditanam pada sela tanaman jeruk dan hasilnya sangat bagus, sehingga para petani dapat penghasilan ganda. ‘’Tanaman nilam dijadikan tanaman sela favorit petani di Bali,’’ tegas karyawan lapangan perusahaan rempah-rempah sekaligus yang menampung tanaman nilam,

Lasia, belum lama ini di Dusun Bon, Desa Biloksidan, Petang, Badung. Menurut Lasia, perusahaannya siap membeli nilam sebanyakbanyaknya. Bahkan perusahaan memberikan bibit secara gratis serta uang rangsangan agar petani semangat membudidayakan tanaman nilam. ‘’Kami sedang mengembangkan tanaman nilam dengan mengajak lebih banyak petani di Bali. Bahkan saat ini banyak petani di wilayah Kabupaten Bangli yang memanfaatkan lahan nonproduktif untuk budi daya nilam,’’ tegasnya. I Made Sukarta, salah seorang petani, mengakui tanaman nilam sangat mudah dibudidayakan. Bahkan tanaman jenis ini pavorit sebagai tanaman sela. Selain tidak mengganggu tanaman yang sudah ada, nilam memiliki nilai ekonomi tinggi. ‘’Kami sudah panen perdana dan kedua, dengan lahan seluas 30 are menghasilkan nilam panen pertama 4.200 kg. Dan panen kedua 3.900 kg. Kami dengan petani lainnya baru tahap belajar, tetapi sangat mudah

perawatannya. Untuk mendapatkan pasar, perusahaan membuatkan kontrak dengan harga nilam basah per kg Rp 1.500. Perusahaan berani memberikan bibit gratis bahkan diberikan uang rangsangan pengolahan lahan serta berani membuat kontrak harga, maka kami semakin yakin mengajak petani lainnya untuk membudidayakan tanaman nilam. Dan sampai sekarang sudah banyak petani yang lagi mengembangkan tanaman ini. Bahkan sudah banyak diikuti petani asal Kabupaten Bangli. Seperti di Desa Pengiangan dan Desa Tiga serta lainnya. Lasia menambahkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pihaknya selalu mendampingi petani di lapangan. Sehingga tanaman yang mudah perawatannya ini hasil panennya sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Selain itu, para petani pun akan mendapatkan keuntungan karena tanaman nilam yang dibudidayakan juga sesuai dengan kebutuhan pasar. (kmb27/k250)

Bali Post/kmb27

NILAM - Salah seorang petani tanaman nilam sedang membersihkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan nilam.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook