20 HALAMAN
NOMOR 322 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu umanis, 20 Juli 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Baku Tembak dengan Raider 515 Kostrad Polisi Pastikan Gembong Teroris Santoso Tewas
Palu (Bali Post) – Polisi memastikan satu dari dua orang yang tewas dalam baku tembak di hutan Poso adalah pemimpin kelompok sipil bersenjata, Santoso. ‘’Dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, saya selaku kepala operasi menyatakan salah satunya adalah DPO gembong teroris Santoso,’’ kata Kepala Operasi Tinombala Kombes Pol. Leo Bona Lubis di Palu, Selasa (19/7) kemarin. Sementara satu jenazah lainnya berdasarkan hasil identifikasi luar adalah daftar pencarian orang bernama Muhtar. ‘’Ini hasil identifikasi luar,’’ katanya. Leo juga mengatakan untuk kepentingan penyelidi-
kan, polisi masih menunggu sampel DNA dari pihak keluarga. Sampel tersebut sudah diambil namun masih dalam perjalanan menuju Palu. Wakapolda Sulawesi Tengah itu mengatakan sejak Operasi Tinombala berlangsung Januari 2016 kelompok pengikut Santoso sudah terpecah. Tujuh di antaranya ikut dalam kelompok Santoso, sementara lainnya ikut dalam kelompok Basri. Dia mengatakan kontak senjata antara kelompok Santoso dan aparat terjadi di salah satu hutan lebat di Tambarana, Poso Pesisir, sekitar 10 kilometer dari Polsek Poso Pesisir Utara. Hal. 19 Hampir Dipastikan
KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyebutkan, Batalyon Raider 515 Kostrad, Satgas Tinombala, baku tembak dengan kelompok Santoso dan menyebabkan salah seorang terduga Santoso tewas. ‘’Jadi ada kontak senjata di koordinat UTM 2027-6511. Kontak tembak dari satuan tugas Batalyon Raider 515 Kostrad. Yang jelas tim satgas penugasan pengejaran Santoso,’’ kata Kapuspen TNI, Selasa (19/7) kemarin.
Bali Post/dok
JALAN SETAPAK - Sejumlah prajurit TNI menyusuri jalan setapak dalam hutan untuk memburu kelompok Santoso di Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah.
Jenderal bintang dua ini menyebutkan, baku tembak terjadi pada Senin (18/7) sekitar pukul 17.00 WIT. Ada lima orang yang terlibat baku tembak dengan tim Satgas Tinombala, dua orang di antaranya tewas. Salah satunya diduga Santoso. ‘’Dua orang meninggal salah satu cirinya berjenggot dan mempunyai tahi lalat yang cirinya dicurigai mirip Santoso,’’ jelas Tatang. Hal. 19 Lakukan Identifikasi
Tito Karnavian
Perlu Waktu 11 Hari
PANGLIMA TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, aksi teror yang dilakukan oleh kelompok teroris bukan merupakan kriminal biasa, melainkan kejahatan negara. Panglima TNI mengapresiasi kinerja operasi gabungan TNI-Polri Satuan Tugas (Satgas) Tinombala dalam membekuk jaringan kelompok bersenjata radikal Santoso di Poso, Sulawesi Tengah. ‘’Saya ucapkan apresiasi dan bangga kepada Satgas Tinombala yang terdiri dari TNI dan Polri atas kinerjanya dalam membekuk kelompok Santoso,’’ kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Selasa (19/7) kemarin. Menurutnya, kerja sama yang dibangun oleh TNI-Polri merupakan keterpaduan kerja ber-
tahap dengan kesabaran. Contohnya, tim yang berhasil menewaskan Santoso dan Mukhtar ini, yakni prajurit dari Batalyon Raider 515 Kostrad berangkat sejak 13 hari yang lalu. ‘’Coba anda bayangkan sembilan orang berangkat membutuhkan waktu tiga hari untuk menempuh jarak sekitar 11 kilometer ke tempat persembunyian Santoso. Sementara untuk sampai ke titik penyergapan membutuhkan waktu selama delapan hari. Karena mereka bergerak malam hari dan mengendap-endap ke tempattempat yang sudah dicurigai dengan kampung istri Santoso,’’ jelasnya. Hal. 19 Satgas Tinombala Bali Post/ant
Bali Post/ant
BERJAGA - Beberapa anggota polisi bersenjata lengkap tengah berjaga di depan Ruangan Instalasi Forensik RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (19/7) kemarin. Dari hasil identifikasi luar, dua jenazah itu ditengarai sebagai Santoso dan Muktar. Keduanya tewas setelah baku tembak dengan Satgas Tinombala di Pegunungan Tambarana.
DPR Bentuk Panja Vaksin Palsu
Bali Post/ade
PALSU - Menkes Nila F. Moeloek bertemu wartawan, Selasa (19/7) kemarin. Menkes memastikan vaksin dari pemerintah tidak ada yang dipalsukan serta menyerukan pelayanan imuninasi harus tetap berjalan dengan prinsip keselamatan pasien dan sesuai standar.
Jakarta (Bali Post) Komisi IX DPR-RI akan membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Peredaran Obat dan Vaksin Palsu. Penyelidikan yang akan dilakukan panja meliputi produksi, distribusi, hingga dari sisi regulasinya. ‘’Dari Panja tersebut kami akan mengeluarkan output rekomendasi yang mampu menutup semua celah peredaran obat dan vaksin palsu. Kami akan inventaris regulasi mana saja yang jadi celah masuknya peredaran obat dan vaksin palsu,’’ kata Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/7) kemarin. Menurut politisi Partai Demokrat ini, selain menyelidiki fenomena vaksin palsu, panja juga akan menyasar persoalan obat palsu. ‘’Kami prediksi peredaran obat palsu bisa jadi tak kalah maraknya
dengan vaksin palsu,’’ ujarnya. Mengenai regulasi yang juga menjadi perhatian serius panja, menurut Dede, sejumlah regulasi yang menjadi perhatian panja adalah peraturan mengenai distribusi obat dan vaksin, serta peraturan mengenai tata niaga obat di Indonesia. ‘’Berdasarkan gambaran kami, regulasi-regulasi itulah yang akan menjadi sasaran revisi. Ke depannya, apakah ada tambahan dilihat nanti saja. Bisa jadi ada penambahan seiring penelusuran yang lebih jauh. Intinya, celah permainan itu harus ditutup,’’ ujarnya. Sementara itu, orangtua korban vaksin palsu berbondong-bondong mendatangi pimpinan DPR-RI di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Mereka menyampaikan keluh-kesah terhadap penderitaan yang dialami kepada pimpinan DPR.
Usai mendapat penjelasan secara langsung dari orangtua korban vaksin palsu, Ketua DPR Ade Komarudin meminta agar Kementerian Kesehatan membentuk crisis center menindaklanjuti peredaran vaksin palsu. Crisis center diperlukan sebagai pusat informasi terkait perkembangan kasus peredaran vaksin palsu tersebut. ‘’Jadi kalau ada crisis center kan orangtua korban tak perlu bingung karena informasinya jelas melalui satu pintu dan itu yang menyediakan harus Kementerian Kesehatan selaku leading sector satuan tugas (satgas) vaksin palsu,’’ kata Ade yang menekankan crisis center harus tersebar di 14 rumah sakit yang terbukti telah menggunakan vaksin palsu. Hal. 19 Vaksin Palsu
Pro-Kontra Reklamasi
Investor Langgar SK Gubernur
Gubernur Setuju Jangan Dibiarkan Berlama-lama
Pengkajian Gunakan PT Luar Daerah
Denpasar (Bali Post) – Krama adat di Bali telah mengikat janji untuk berjuang terus melawan kapitalisme. Mereka juga terus berjuang untuk menyelamatkan alam Bali dari pengusaha yang rakus. Demikian penegasan Aliansi Tokoh dan Masyarakat Bali (ATMB) Prof. Dr. Ketut Rahyuda, MSIE., Selasa (19/7) kemarin. Oleh karena itu, katanya, pemimpin di Bali harus segera mengambil sikap untuk menolak reklamasi. ‘’Sebab, semakin lama keputusan terbentuk maka semakin parah persepsi masyarakat tentang kesungguhan pemimpin Bali membela rakyatnya. Ketika waktu menjadi permainan maka masyarakat menjadi tambah jauh melihat
kualitas kinerja pemerintah dan legislator,’’ pungkas Guru Besar Unud ini. Sementara itu, Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya mengatakan, pemimpin di Bali semestinya peka dengan aspirasi rakyat. Terkait pernyataan Gubernur yang minta petunjuk kepada Ketua DPRD Bali soal reklamasi, Wijaya yang anggota DPRD Badung itu cukup menyesalkan. Sebab, selaku pemimpin tertinggi di Bali seharusnya tidak mengesampingkan aspirasi masyarakat yang dipimpinnya. Dengan sikap yang demikian, maka akan membuat perjuangan rakyak Bali menolak reklamasi semakin panjang. Hal. 19 Belum Jelas
Bali Post/dok
TOLAK REKLAMASI - Ratusan krama Bali menggelar aksi tolak reklamasi di depan kantor Gubernur Bali, beberapa pekan lalu.
Denpasar (Bali Post) Laporan Pansus Ranperda Pertanggungjawaban APBD Bali 2015 di DPRD Bali memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah provinsi. Salah satunya terkait rencana reklamasi Teluk Benoa. Pansus menyatakan masalah ini perlu dipikirkan dan dibahas bersama antara eksekutif dan legislatif. Hal tersebut untuk mencari pemahaman dan pola pikir yang sama terkait dengan maraknya demo masyarakat. ‘’Kalau melihat aturan normatifnya kan ini perpresnya kewenangan presiden. Mungkin kalau di tingkat provinsi membuat keputusan untuk mengumpulkan ataukah menyampaikan aspirasi masyarakat Bali. Tetapi di satu sisi kan punya problem karena awalnya kan dia yang bersurat dulu, kan pemerintah daerah juga ngusulin,’’ ujar Ketua Pansus I
Nyoman Adnyana usai Rapat Paripurna di DPRD Bali, Selasa (19/7) kemarin. Adnyana menambahkan, perlu dibahas pula mengenai isi SK Gubernur Bali No. 1727 tentang izin studi kelayakan rencana pemanfaatan, pengembangan dan pengelolaan wilayah perairan Teluk Benoa. Sebab, dalam SK itu (No. 1727/01-B/HK/2013), pemegang izin wajib melakukan kerja sama dalam melaksanakan studi kelayakan dengan perguruan tinggi (PT) setempat. ‘’Tetapi kan investor memakai kajian dari perguruan tinggi di luar Bali. Itu persoalan, makanya itu harus dibahas. Kalau dikaitkan dengan SK itu harus perguruan tinggi setempat (di Bali - red), bisa dikatakan melanggar itu,’’ imbuhnya. Hal. 19 Kerja Sama
DENPASAR
2
Rabu Umanis, 20 Juli 2016 JARING -
FIGUR
Seorang nelayan menarik
Sertifikasi Uji Kompetensi PERSAINGAN tenaga kerja secara global akan semakin ketat tahun 2020. Pasalnya, mereka yang ingin bekerja di luar negeri harus mempunyai sertifikasi uji kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri tertentu. Rencana seperti itu dilakukan secara global oleh WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) untuk menghindari Bali Post/win calon tenaga kerja yang ‘’abal-abal’’. ‘’Sertifikasi tenaga kerja ini baru diterapkan di negara-negara ASEAN. Namun, pada tahun 2020 akan berlaku seluruh dunia. Sehingga nanti masyarakat seluruh dunia akan bebas untuk mendapatkan lapangan pekerjaan di mana pun mereka inginkan,’’ ungkap Direktur Mapindo Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D., Selasa (19/7) kemarin. Kendati demikian, kata Manager Puri Saron Hotels ini, calon tenaga kerja yang ingin bekerja sesuai dengan keinginannya di luar negeri harus mempunyai keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri bersangkutan. Hal ini dilakukan untuk menghindari tenaga kerja yang tidak mempunyai keterampilan di bidangnya, sehingga tidak menjadi pengangguran setelah sampai di luar negeri. Oleh karena itu, sertifikasi uji kompetensi sangat diperlukan dalam perekrutan tenaga kerja nantinya. Namun berdasarkan pengalamannya, dalam persaingan perekrutan tenaga kerja oleh penyalur-penyalur tenaga kerja, orang Bali selalu diutamakan. Sebab, selain mempunyai potensi di bidang pariwisata, orang Bali juga sangat berkompetensi, terampil, bersikap santun dan berbudaya. ‘’Sekarang itu tidak asal kirim tenaga kerja ke luar negeri, tetapi mereka yang dikirim sudah mempunyai kompetensi. Mapindo mempunyai komitmen untuk menjadikan lulusan calon tenaga kerja untuk itu, sehingga mereka siap untuk dikirim ke luar negeri dengan sertifikasi lulusan standar internasional,’’ pungkasnya. (win)
Bali Post/wan
BALI MART - Koperasi Krama Bali Mart di Jalan Kepundung, Denpasar, Selasa (19/7) kemarin, dibuka. Selain menjual produk pabrikan seperti pasar modern lainnya, Bali Mart juga menjual berbagai produk lokal Bali.
DENPASAR
& SEKITARNYA
Terdakwa Kasus Narkoba Meninggal DIDUGA mengidap HIV/IADS, seorang terdakwa kasus narkoba, Fr, disebutkan meninggal di RSUP Sanglah, Denpasar. Jenazah terdakwa sudah dikubur oleh pihak keluarga, padahal kasusnya masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Salah seorang jaksa penuntut umum (JPU) Agus Suraharta, Senin (18/7), membenarkan Fr meninggal di RSUP Sanglah. Menurutnya, kondisi Fr sangat buruk saat menjalani perawatan. Atas kondisi yang kian memburuk, Fr hanya bertahan lima hari sebelum akhirnya meninggal. Dengan meninggalnya Fr, kata Agus Suraharta, otomatis kasusnya ditutup. Meski demikian, tetap harus melalui pengadilan. ‘’Jadi, kami menyatakan bahwa terdakwa sudah meninggal dengan disertakan surat kematian dari RS,’’ jelasnya. Sebelum meninggal, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang melakukan penuntutan atas perkara ini sempat dibikin pusing. Pasalnya, saat JPU Agus Suraharta mengetahui terdakwa dirawat, pihak keluarga tidak ada yang menjenguk. Akibatnya, jaksa kesulitan untuk melakukan tindakan, baik tindakan medis maupun terkait kasus hukum yang sedang dihadapinya. (asa)
Karyawan di Bawah Umur
Pemilik Spa Diperiksa Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Dit. Reskrimum Polda Bali kembali memeriksa empat karyawan dan pemilik The Banjar Spa Kuta berinisial SP. Sebelumnya, penyidik mengamankan lima karyawan spa tersebut, salah satunya masih di bawah umur. ‘’Jadi yang diperiksa saat ini berjumlah 10 orang. Proses pemeriksaan masih berlangsung, tetapi belum ada tersangkanya,’’ kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, Selasa (19/7) kemarin. Menurut mantan Kapolresta Denpasar ini, tim gabungan tersebut turun setelah mendapat informasi dari karyawan di sana. Mereka mengaku tidak menerima gaji bulanan seperti yang dijanjikan pemilik spa. ‘’Berdasarkan laporan itu, lalu digerebek oleh anggota Bareskrim dan Dit. Reskrimum,’’ ujarnya. Hasil pemeriksaan DR, NK, ER, FH dan DS, anggota Reskrimum kembali mendatangi The Banjar Spa Kuta dan mengamankan lima karyawan Spa lainnya. Mereka berinisial A, WW, C, HO dan E. Usia semuanya 18 tahun. ‘’Pemilik The Banjar Spa malam itu (usai digerebek - red) langsung diperiksa di Polda Bali,’’ ungkap mantan Kapolres Tabanan ini. Menurut Sudana, penyidik masih memeriksa saksi-saksi untuk mendalami terkait pelanggaran dalam kasus tersebut, walaupun ditemukan mempekerjakan anak di bawah umur. ‘’Apakah ada ditemukan pelanggaran dan bisa dijerat dengan pasal pidana, ini yang masih didalami penyidik,’’ ucap Sudana. Sebelumnya, Minggu (17/7) lalu tim gabungan Mabes Polri dan Dit. Reskrimum Polda Bali menggerebek The Banjar Spa di Jalan Raya Kuta, Badung. Penggerebekan tersebut terkait laporan spa tersebut menerapkan sistem gaji tidak sesuai perjanjian dan mempekerjakan karyawan di bawah umur. Terkait kasus itu, polisi menemukan satu karyawan di bawah umur berinisial DS (15) dan empat karyawan yang keberatan dengan sistem gaji di sana, DR, NK, ER dan FH. (kmb36)
jaring yang telah ditebar di Pantai Sanur, Denpasar. Kondisi cuaca yang kurang menentu membuat sejumlah nelayan tradisional banyak yang kesulitan melaut dan mencoba mencari ikan di perairan dekat pesisir.
Bali Post/eka
Tanpa Identitas, 16 Duktang Dipulangkan Denpasar (Bali Post) -
Penertiban administrasi kependudukan di Denpasar melibatkan banyak instansi di lingkungan Pemkot Denpasar. Setelah melakukan penertiban di pintu-pintu masuk Kota Denpasar seperti Terminal Ubung dan Pelabuhan Benoa, penertiban juga dilakukan di masing-masing desa. Setelah melakukan penertiban beberapa hari, hasilnya terdapat 16 orang penduduk pendatang (duktang) yang tidak membawa kartu identitas diri. Selain tidak membawa kartu identitas, penjamin di Denpasar juga tidak ada. Karena itu, Senin (18/7) lalu Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar memulangkan mereka ke tempat asalnya. ‘’Pemulangan penduduk telantar di Kota Denpasar dari dua tempat telah dilakukan melalui proses dari Dinas Sosial Kota Denpasar kepada Dinas Sosial Provinsi Bali yang nantinya dilanjutkan pemulangan ke daerah asal masing-masing,’’ ujar Kadis Sosnaker Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi, Selasa (19/7) kemarin. Dikatakannya, dari hasil penertiban yang telah dilakukan tim gabungan Pemkot Denpasar, mendapatkan 16 orang penduduk
pendatang tanpa identitas, tanpa penjamin dan tidak memiliki pekerjaan yang jelas di Kota Denpasar. Semua pendatang yang tidak memiliki identitas tersebut telah didata dan ditindaklanjuti berdasarkan peraturan daerah. ‘’Pemerintah Kota Denpasar tidak ada maksud diskriminasi dan murni merupakan pendataan penduduk yang masuk ke Kota Denpasar untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan. Hal ini tentu telah melalui koordinasi dan komunikasi serta melakukan proses pemulangan lewat Dinas Sosil Provinsi Bali,’’ tegasnya. Anom Suradi juga mengatakan, 16 orang penduduk telantar ini berasal dari luar Bali.
Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi lewat tim gabungan yang nantinya diharapkan dapat menjaga kantibmas bersama-sama masyarakat. Penertiban penduduk pendatang juga telah dilakukan di kecamatan, desa/kelurahan hingga di tingkat banjar. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sebelumnya juga telah menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa dan kelurahan untuk serius menciptakan tertib administrasi kependudukan. Pengelola tempat tinggal seperti rumah kos atau rumah kontrakan diminta lebih selektif dan memastikan para penyewa memiliki identitas diri lengkap. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/kmb
DIPULANGKAN - Sejumlah penduduk pendatang (duktang) tanpa kartu indentitas diri dipulangkan ke asalnya setelah terjaring penertiban.
BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Kasus Dugaan Perdin Fiktif Dikebut Anggota Dewan dan kepada 300 Pekerja Disabilitas Sekwan Diperiksa
BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 300 pekerja disabilitas di wilayah Bali yang berada di bawah naungan Yayasan Bunga Bali, Yayasan Bakti Senang Hati dan Yayasan Mutiara Ubud. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan diserahkan secara simbolis kepada empat orang perwakilan tenaga kerja disabilitas oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto didampingi Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi Sumarjono, Kepala Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) Kuswahyudi dan Kepala Kantor Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan halalbihalal karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banuspa yang diadakan di Hotel Sanur Paradise Plaza, Jumat (15/7). Inilah bentuk komitmen dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja tanpa kecuali dengan berlandaskan UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Secara garis besar, kedua UU tersebut menyebutkan bahwa setiap tenaga kerja mempunyai hak dan kesempatan yang sama, termasuk penyandang cacat. Kepala Kantor Cabang BPJS
KARTU PESERTA - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto didampingi Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi Sumarjono, Kepala Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) Kuswahyudi dan Kepala Kantor Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada empat orang perwakilan tenaga kerja disabilitas, di Hotel Sanur Paradise Plaza, Jumat (15/7). Ketenagakerjaan Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, 300 tenaga kerja disabilitas yang diberikan bantuan stimulus iuran pada hari itu merupakan awal karena belum berhenti di situ. ‘’Seluruh pekerja disabilitas yang ada di wilayah Bali akan diberikan hak dan kesempatan yang sama,’’ tegasnya. Pada kesempatan tersebut, pihak yayasan yang diwakili
Wayan Dana merasa bersyukur dan berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan bersedia membantu agar seluruh pekerja disabilitas di wilayah Bali mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Hari Tua (JHT). (ad560)
Denpasar (Bali Post) Setelah menetapkan satu orang tersangka dari PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan) dalam kasus dugaan perjalanan dinas (perdin) fiktif DPRD Kota Denpasar, penyidik kejaksaan terus mengebut pemeriksaan saksi lain untuk menambah data sebelumnya. Salah satunya yang diperiksa, Selasa (19/7) kemarin adalah Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Denpasar IG Rai Suta. Informasi lainnya, selain Rai Suta, stafnya yang bernama Juana juga diperiksa. Yang menarik, anggota dewan juga ada yang diperiksa, yakni A.A. Susruta Ngurah Putra (Fraksi Demokrat) dan Ketut Arya Saputra (mantan anggota dewan dari Fraksi Demokrat). Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Syahrir Sagir yang dimintai konfirmasi, membenarkan adanya pemeriksaan saksi tersebut. Dikatakannya, Sekwan diperiksa karena memang posisinya sebagai atasan aparatur sipil negara di Sekretariat DPRD/Dewan (Setwan) Denpasar. Bahkan, pemeriksaan dia cukup lama. ‘’Itu wajar jika pemeriksaan Sekwan paling lama,’’ terang Syahrir. Soal materi pemeriksaan, Syahrir menyebutkan, pemeriksaan lebih banyak kepada peran
Sekwan dalam agenda perjalanan dinas. Sebagai pejabat tinggi di Sekretariat DPRD Kota Denpasar, hampir semua anggaran yang digunakan atas izin serta pengetahuan Sekwan. ‘’Kalau Sekwan tidak tanda tangan, dananya kan tidak bisa cair,’’ tandasnya. Dalam kasus ini, Sekwan juga sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) yang dinilai sebagai pihak paling mengetahui aliran dana serta mekanisme kunjungan kerja anggota dewan ke luar daerah. Saat ini, yang dibidik Kejari Denpasar yakni agenda perdin tahun 2013. Selama setahun, anggaran perdin mencapai Rp 6 miliar. Jika digabungkan dengan anggaran bintek (bimbingan teknis), mencapai Rp 10 miliar. Dalam kasus ini, Syahrir belum mau membuka nama tersangka yang sudah diumumkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri. Menurut Syahrir, potensi tersangka juga bisa terjadi pada pihak lain. ‘’Indikasi mark-up tiket ini kenapa bisa terjadi, itulah yang akan kami dalami. Pokoknya, semua pihak yang terlibat dalam perkara ini bisa jadi tersangka, tergantung hasil pemeriksaan nanti,’’ tutup Syahrir. (kmb37)
Kementerian Pariwisata Dukung Denpasar Tuan Rumah OWHC DITUNJUKNYA Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggara Konferensi Organisation Word Heritage City (OWHC) tingkat Asia Pasifik, mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI yang disampaikan
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI Prof. Dr. Gde Pitana ketika menerima Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (19/7) kemarin.
MATERI - Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara didampingi Kadis Pariwisata Wayan Gunawan dan Kabag Kerja Sama Dewa Made Ariawan menyerahkan materi publikasi dan promosi kepada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana di kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (19/7) kemarin.
Menurut Pitana, pihaknya sangat berkepentingan dan mendukung Denpasar menjadi tuan rumah Konferensi OWHC karena di samping untuk membicarakan bagaimana strategi dalam pelestarian benda-benda pusaka dan kawasan heritage, juga sangat baik dalam promosi pariwisata. ‘’Apalagi konferensi akan dihadiri ratusan delegasi dari negaranegara di kawasan Asia Pasifik, event ini dapat dijadikan media promosi untuk menarik minat kunjungan pariwisata ke Bali,’’ kata Pitana. Sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia, Denpasar tidak pernah kering aktivitas seni dan budaya. Ini juga harus dikemas dan di-branding dengan baik, sehingga event yang digelar Pemkot Denpasar mempunyai gaung di tingkat nasional bahkan internasional. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan OWHC ini, pihaknya siap mempublikasikan dan mempromosikan agenda OWHC kepada stakeholder dan mitra kerja Kementerian Pariwisata. Selain memberikan dukungan terselenggaranya Konferensi OWHC, Pitana juga siap
menggaungkan agenda Denpasar Festival. Menurutnya, Denpasar Festival sudah cukup baik sebagai event ekonomi kreatif. Namun, perlu lebih di-branding dan dipublikasikan yang tidak hanya untuk skup nasional, juga di tingkat internasional. ‘’Event Denpasar Festival di samping mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, juga sebagai event yang mampu dan layak untuk dijadikan atraksi wisata,’’ katanya. Sekda Kota Denpasar yang didampingi Kadis Pariwisata Wayan Gunawan, Kabag Kerja Sama Dewa Ariawan dan Kasubag Pemberitaan Humas Dewa Gede
Rai memaparkan, untuk Indonesia yang sudah menjadi anggota tetap OWHC hanya Denpasar dan Surakarta. ‘’Untuk bisa menembus dan masuk anggota OWHC sangat sulit dan memerlukan komitmen yang kuat dari kepala daerah terhadap warisan budaya dan benda pusaka yang menjadi warisan dunia. Jadi, event ini merupakan wahana dalam membina hubungan dan pergaulan antara kota-kota di seluruh dunia,’’ kata Rai Iswara sembari menambahkan, Konferensi OWHC ini akan diikuti 41 Kota Jaringan Pusaka dari 9 negara dari tanggal 7 sampai 10 Agustus di Grand Bali Beach Sanur. (ad558)
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : badung gagal pertahankan adipura Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Badung
3
Bulog Diharapkan Beli Gabah Petani
Bali Post/kmb23
BERSELANCAR - Sejumlah anak-anak wisatawan Cina mendengarkan instruksi dari seorang instruktur, sebelum mencoba berselancar di Pantai Kuta, Senin (18/7). Tahun ini Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan 2,1 juta wisatawan asal Cina atau Greater China yaitu Cina, Taiwan dan Hongkong dengan rincian 1,7 juta orang wisatawan Cina, Taiwan 275.000 orang dan Hongkong 125.000 orang.
Akibat Narkoba
Orang Bali akan Jadi Mayat Hidup Mangupura (Bali Post) – Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky merilis pengungkapan kasus 726 butir ekstasi bentuk boneka dolphin (lumba-lumba). Menurut Franky, bentuk ineks seperti itu merupakan produk lama tetapi dicetak lagi dan dikirim dari bandar asal Surabaya, Jawa Timur. ‘’Dari pengungkapan kasus ini, berapa orang Bali yang kami selamatkan? Melihat peredaran narkoba saat ini, kondisi Bali sudah di atas darurat. Kalau tidak ditangkap (sindikat narkoba - red), orang Bali akan seperti mayat hidup karena narkoba dan jadi penonton pembangunan di Bali. Kami akan ungkap terus masalah narkoba,’’ te-
gas Kombes Franky, Selasa (19/7) kemarin. Terungkapnya kasus itu, lanjut Franky, berawal dari ditangkapnya tersangka Dahlan J. di wilayah Seminyak, Kuta. Dari tersangka Dahlan, diamankan dua paket sabu-sabu (SS). ‘’Tersangka ini S-1 (sarjana - red), disuruh kawin oleh orangtuanya, malah kabur ke Bali dan
jadilah pemakai narkoba. Dari kasus ini, berkembang ke kasus 726 ekstasi itu. Pemasoknya sama, berinisial FN yang saat ini ditahan di Lapas Kerobokan,’’ ujarnya. Dari pengembangan kasus itu, ditangkap Budi Laksana di Jalan Pura Demak V, Denpasar Barat. ‘’Tersangka BL (Budi Laksana - red) usia 38 tahun ini selalu berkomunikasi dengan FN. Pengakuannya, sudah tiga kali dapat kiriman dari FN,’’ kata mantan Dir. Resnarkoba Polda Papua ini. Apakah FN sudah diperiksa? ‘’Kami tidak mau menyentuhnya karena nanti muncul banyak masalah. Tetapi, kami
Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial dan Wawasan Kebangsaan
terus berusaha menangkap jaringannya,’’ ucap perwira melati tiga di pundak ini. Kebutuhan narkoba di Bali sangat tinggi dan peredarannya begitu cepat. Oleh karena itu, ia bersama Kasubditnya berusaha mengimbanginya dengan menangkap pengedar skala besar. ‘’Walau usia kami tua, tetapi masih komit menjaga Merah Putih. Saya sampaikan kepada Kasubdit, kalau malas maka kebobolan terus,’’ tegasnya. Oleh karena itu, pihaknya akan berlomba-lomba melakukan penangkapan. Apalagi, Kapolri punya program yaitu Promoter (profesional, mod-
ern dan terpercaya). ‘’Itu program 100 hari Bapak Kapolri dan harus kita wujudkan,’’ tandas Franky. Seperti diberitakan, setelah Polresta Denpasar mengungkap ekstasi bentuk boneka pinguin, giliran Dit. Resnarkoba Polda Bali menyita 726 butir ekstasi bentuk boneka dolphin (lumba-lumba). Barang bukti senilai setengah miliar rupiah tersebut diamankan dari tersangka Budi Laksana di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, Jumat (15/7) lalu. Ekstasi itu dikirim FN, napi Lapas Kerobokan, dan Budi disuruh mengedarkan. (kmb36)
Mangupura (Bali Post) – Petani Bali mengharapkan pemerintah melalui Badan Logistik (Bulog) kembali membeli gabah produksi rakyat kecil ini dengan harga yang standar, sehingga mampu mengangkat kesejahteraannya. “Tidak seperti sekarang, setiap menjelang musim panen raya, harga gabah selalu merosot dan kondisi itu dirasakan petani hingga tiga bulan setelah panen,” kata Made Dunia, seorang petani, kepada wartawan Antara, Selasa (19/7) kemarin. Dia mengatakan, petani selama ini selalu ketergantungan kepada pedagang (tengkulak). Akibatnya, petani tidak bisa berkutik sehingga gabah dijual dengan harga sesuai kehendak pembeli. Seperti musim panen kali ini, hasilnya terbilang bagus, tidak diserang hama, namun harga gabah kering panen malah melorot. Sekitar Januari 2016 sebelum padi menguning, harga gabah kering panen bisa mencapai Rp 4.500 hingga Rp 5.000 per kg. Tetapi begitu petani mulai menebas padi di sawah, pedagang mulai mencari akal untuk bisa membeli dengan harga murah. Dalihnya, tidak ada tenaga penebas, hujan atau tidak punya uang untuk membelinya. Dengan berbagai akal bulus itu, tengkulak kemudian menurunkan pembeliannya sehingga terhenti pada tingkat harga Rp 4.000 per kg gabah kering panen. Biasanya petani menjual gabah dalam kondisi kering panen di sawah. Hal itu dilakukan petani lantaran membutuhkan biaya segera untuk rumah tangga dan melanjutkan pertanian maupun biaya pendidikan anaknya. “Kalau gabah dalam kondisi basah di tengah sawah, harganya hanya Rp 4.000 per kilogram dengan kualitas terbaik. Padahal jika dalam kondisi normal, harga gabah basah itu Rp 4.700 sampai Rp 5.000 per kilogram,” keluhnya. Kendati hal ini diakibatkan hukum pasar, Made Dunia berharap harganya tidak terlalu rendah hingga merugikan petani kecil. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan turun tangan membeli gabah hasil panen petani. “Dulu Bulog turun tangan saat petani penen sebagai upaya mengangkat harga di tingkat petani dengan memanfaatkan Koperasi Unit Desa (KUD). Dengan cara itu pedagang tidak mampu mempermainkan harga,” kata mereka. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, harga gabah di tingkat petani di Bali mengalami kemerosotan pada saat petani panen. Januari lalu harga gabah kering panen mencapai Rp 4.818 per kg, kemudian turun menjadi Rp 4.401 per kg dan bulan Mei turun lagi menjadi hanya Rp 4,213 per kg. (kmb)
Bali Post/ist
panen - Petani sedang memanen hasil sawahnya.
Kabupaten Badung Gagal Pertahankan Adipura
Sekda Lepas Duta PMR Ikuti Trofi Bukan Tujuan, Kinerja Jumbara Nasional di Sulsel dan Kepuasan Masyarakat yang Utama PALANG Merah Remaja (PMR) Duta Kabupaten Badung yang akan mengikuti Jumpa Bakti Remaja (Jumbara) Nasional di Kabupaten Pangkap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (19/7) kemarin dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika di Puspem Badung. Rombongan berjumlah 13 orang terdiri dari pembina, tim inti dan tim pendamping. Di hadapan pendamping, pembina serta tim Jumbara Kabupaten Badung, Kompyang R. Swandika menegaskan, dalam kegiatan Jumbara ini diharapkan duta Badung mampu menyuguhkan prestasi terbaik sesuai 7 pilar PMR yang dipertandingkan. Yang lebih penting, output akhir dari kegiatan ini diharapkan akan dapat menjadi media untuk membangun karakter anak bangsa terutama meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air serta meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial. Sekda Kompyang R. Swandika juga mengungkapkan rasa bangganya karena PMR Duta Badung bisa ikut dalam full team, baik untuk tingkat SD, SMP dan SMA. Hal ini tidak terlepas dari prestasi yang telah berhasil diukir oleh PMR Badung pada ajang Jumbara sebagai juara umum tingkat Provinsi Bali sehingga selanjutnya dapat mengikuti Jumbara Nasional sebagai bagian dari Duta Provinsi Bali mengikuti Jumbara Tingkat Nasional. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa proses pembinaan, pengkaderan telah berjalan dengan baik di Kabupaten Badung. ‘’Selain diharapkan dapat mengasah tingkat keterampilan, melalui Jumbara tingkat nasional ini diharapkan Duta Badung ini dapat menggetoktularkan seraya menjadi teladan bagi teman-teman sejawatnya di sekolah masing-masing, sehingga generasi muda di Badung dapat terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba, miras dan lainnya serta benarbenar menjadi siswa yang teladan,’’ ujar Swandika. Kompyang R. Swandika juga menekankan kepada tim Jumbara Kabupaten Badung selain mampu berjaya pada laga yang dipertandingkan, juga dapat menunjukkan at-
titude yang baik, disiplin dan mampu menyuguhkan, mempertunjukkan keunikan budaya Bali di ajang Jumbara Nasional tersebut. Sementara kepada pembina dan pendamping, Kompyang. R. Swandika mengharapkan bertanggung jawab secara penuh kepada anak-anak serta selalu mendampingi, sehingga kondisi fisik dan mental anak-anak selaku Duta Badung prima dan siap bertanding. Pembina sekaligus Kepala Markas PMI Badung Wardika mengungkapkan bahwa dalam mengikuti Jumbara Nasional di Sulsel ini, sebelumnya Duta
Badung telah mengikuti training center sejak tanggal 11 hingga 16 Juli lalu. Dengan materi sesuai dengan 7 pilar PMR yang meliputi pertolongan pada keluarga, pada kecelakaan, donor darah, remaja sehat peduli sesama, ayo siaga bencana, kepemimpinan dan pendidikan remaja sebaya. Sebagai bagian dari tim Provinsi Bali, pada Jumbara Nasional, Tim Badung akan menjadi tim inti yang diikuti oleh anakanak SD (mula), SMP (madya) dan SMA (wira). Kegiatan Jumbara ini berlangsung dari 23 Juli hingga 1 Agustus mendatang. (ad556)
DUTA PMR - Sekda Kompyang R. Swandika foto bersama dengan Duta PMR Kabupaten Badung yang akan mengikuti Jumbara Nasional di Sulsel, Selasa (19/7) kemarin.
KABUPATEN Badung tahun 2016 ini gagal mempertahankan Trofi Adipura untuk kategori Kota Kecil. Sebelumnya, Trofi Adipura sempat beberapa kali diterima Kabupaten Badung, dan terakhir diterima tahun 2015 lalu. Salah satu penyebab Kabupaten Badung gagal mendapatkan Adipura karena tidak memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang menjadi salah satu poin penilaian. Kegagalan meraih penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengolahan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun itu tak membuat Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kecewa. Bupati Giri Prasta menyatakan sudah menerima laporan dari stafnya, bahwa tahun ini Kabupaten Badung tidak menerima penghargaan Adipura. Menurut Bupati, dalam setiap program dan kebijakan yang dilakukan pemerintahannya, targetnya bukan mendapatkan penghargaan atau hadiah. Akan tetapi yang lebih penting dan utama adalah kepuasan masyarakat. ‘’Tidak mendapatkan penghargaan Adipura bukan
KUNJUNGAN - Bupati Nyoman Giri Prasta saat kunjungan kerja ke Pantai Kuta, beberapa waktu lalu. masalah besar dan tidak perlu dibesar-besarkan. Yang paling penting menurut kami, bagaimana action di lapangan, bagaimana kepuasan masyarakat, bagaimana sampah-sampah bisa tertangani dengan baik,’’ tegas Bupati Giri Prasta di Puspem Badung, Selasa (19/7) kemarin. Penilaian dirinya atas kinerja SKPD terkait, baik itu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) maupun Badan Lingkungan Hidup (BLH), telah bekerja dengan sangat maksimal untuk memujudkan Kabupaten Badung yang bersih. Dari laporan yang diterimanya, dari 79 poin penilaian
oleh Tim Adipura, 78 mendapat kategori baik, sedangkan 1 locus tidak mendapat nilai yaitu TPA. Karena, Kabupaten Badung dianggap tidak memiliki TPA sendiri dan saat ini masih membuang sampah di TPA Regional Sarbagita Suwung, Denpasar. ‘’Gagal meraih penghargaan jangan lantas membuat berkecil hati, tetap semangat mewujudkan Badung bersih,’’ ucapnya. Bupati Giri Prasta memaparkan, Kabupaten Badung memiliki metode pengolahan sampah mandiri dengan sistim
3R (reuse, reduse, recycle) serta sejumlah program inovatif untuk penanggulangan masalah sampah. Saat ini sudah ada 22 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R serta 15 unit Bank Sampah yang mampu mengolah sampah hingga 30 ton per hari. ‘’Konsep kita, bagaimana menjadikan sampah sebagai berkah, bukan musibah,’’ imbuhnya. Jumlah sampah yang diproduksi dalam sehari di Badung sebanyak 210 ton, hampir 96% sampah organik dan 4% sampah anorganik. Sampah yang mampu diolah sendiri oleh Badung 21% atau 44 ton, dan sisanya dibuang ke TPA Suwung. Bupati Giri Prasta menambahkan, terkait pemutusan kerja sama dengan PT NOEI sebagai pengelola TPA Regional Sarbagita Suwung, Denpasar, pihaknya sudah menyiapkan rancangan inovasi TPA Mandiri (TARI) di semua desa dan kelurahan. Agar inovasi tersebut efektif, segera akan dibuatkan perbup untuk tata kelola sampah berbasis desa dan kelurahan yang merupakan solusi atas kondisi TPA Suwung saat ini. (ad557)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
PAUD Central Bali Diresmikan dan Di-”pelaspas”
SEBAGAI upaya untuk mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini, diperlukan sekolah yang memiliki visi dan misi dalam mendidik anak agar memiliki karakter yang bagus. Oleh karena itu, PAUD Central Bali yang berada di bawah Yayasan Satu Cahaya, kini hadir di Bali yang beralamat di Jalan Tukad Badung XIV No. 7 Denpasar. PAUD Central Bali yang merupakan sekolah standar Jepang, Selasa (19/7) kemarin menggelar upacara pamelaspasan serta peresmian berte-
patan dengan Purnama Kasa. Meski menggunakan standar Jepang, namun sekolah ini juga akan mengolaborasikan sistem pendidikan yang ada di Bali. Menurut Ketua Yayasan Satu Cahaya Anak Agung Sagung Ratih Amelia, PAUD Central Bali ini didirikan dengan tujuan mengolaborasi pendidikan yang ada di Jepang dengan pendidikan di Indonesia, khususnya di Bali. Sekolah PAUD ini merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi siapa saja atau terbuka untuk umum. Ditambahkannya, sistem
PERESMIAN - Pendiri Yayasan Satu Cahaya Yoshimichi Iwabuchi (kiri) di sela-sela acara peresmian dan pamelaspasan PAUD Central Bali, Selasa (19/7) kemarin.
pendidikan mulai dari tenaga pengajar maupun bahasa yang digunakan dalam pendidikan nantinya menggunakan bahasa Indonesia dan dipadukan dengan bahasa Jepang. Selain itu, tenaga pengajar juga akan digabungkan antara pengajar lokal dan Jepang sendiri. “Di sini nantinya yang akan ditekankan dalam pengajaran adalah masalah kedisiplinan dan yang menjadi prioritas adalah pendidikan karakter dan budaya,” katanya. Pihaknya berharap, nantinya dengan keberadaan sekolah ini bisa mejadi pilihan alternatif masyarakat Bali untuk menyekolahkan putra=putrinya. Pendiri Yayasan Satu Cahaya Yoshimichi Iwabuchi pada kesempatan tersebut menjelaskan, sekolah di Indonesia dan Jepang sebenarnya memiliki kemiripan. Oleh karena itu, dengan hadirnya sekolah PAUD Central Bali ini diharapkan bisa mewakili kedua negara. Pihaknya merasa bangga bisa membuat sekolah PAUD di Bali. “Dengan hadirnya PAUD Central Bali ini, semoga ke depannya bisa menghasilkan anak-anak yang hebat yang bisa membuat perubahan untuk Bali,” harapnya. (ad1121)
Bank Indonesia Gandeng Bendesa Adat Sosialisasikan Peraturan KUPVA
Gusti Wedakarna Dukung Desa Adat Tertibkan KUPVA Ilegal di Kawasan Wisata
SALAH satu masalah krusial yang seakan tidak pernah selesai di dunia pariwisata adalah masalah maraknya praktik valuta asing (valas) yang merugikan nama baik Bali di mata wisatawan. Praktik kecurangan yang dilakukan oleh oknum pengusaha ini sudah berlangsung puluhan tahun, dan belum ada langkah konkret untuk menanganinya sampai adanya intervensi dari Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (DPD-RI) dan Bank Indonesia (BI) Denpasar, di bawah pimpinan Dewi Setiowati untuk bersama-sama membantu Bali mengurai masalah ini. Hal ini tampak dari sinergi antara BI dan sejumlah desa adat di kawasan wisata, untuk mengawasi usaha KUPVA yang dinilai melanggar UU dan Peraturan BI. Dalam pertemuan terbatas antara DPD-RI, Pimpinan BI, DPRD Bali, Polda Bali dan sejumlah desa adat yang diundang BI, di antaranya Desa Adat Kuta, Legian, Seminyak, Nusa Dua, Ubud, Bualu, Tanjung Benoa, Kerobokan dan Sanur. “Saya puji peran Ibu Dewi Setiowati dengan gebrakan membantu kaum marhaen, khususnya dunia pariwisata di Bali yang selama ini memiliki masalah dengan beredarnya valas ilegal. Ini jelas berdampak pada citra Bali. DPD-RI juga sudah mendapatkan penjelasan dari BI terkait modus praktik KUPVA ilegal. Ini perlu ditertibkan dan harus by system dan kita masuk lewat adat,” ungkap Gusti Wedakarna.
Ia pun mengakui masih banyak kekurangan di UU No.7 Tahun 2011 dan aturan terkait (BI) dengan KUPVA, khususnya penanganan terkait KUPVA ilegal, mengingat BI hanya bisa menertibkan KUPVA legal yang bermasalah. “Salah satu strategi yang cerdas adalah dengan memasukkan unsur desa adat sebagai pihak yang bisa melaporkan dan menindak. Tempo hari sudah ada perjanjian dan MoU antara Desa Adat Kuta dengan BI, dan itu sudah berjalan dengan baik. Kita jadikan Desa Adat Kuta sebagai contoh baik dari pelaksanaan KUPVA yang tertib. Dan saya harap desa adat lainnya menyusul,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan bisnis KUPVA di Bali, di tengah persaingan pembayaran berbasis teknologi digital, pihaknya memperkirakan bisnis KUPVA akan berjalan stagnan. “Contoh kecil di dunia turisme, sekarang pelancong lebih sering berbelanja dengan pembayaran elektronik, begitu
juga langsung mengambil dana cash di mesin ATM ketimbang harus repot ke money changer. Apalagi rate yang ditetapkan sejumlah bank lebih menarik dan saya rasa usaha KUPVA ini tidak secerah masa lalu. Dunia ke depan lebih tergantung pada teknologi dan sistem non-cash dan ini kita dukung. Karena makin banyak transaksi cash, itu akan makin membuka peluang kecurangan. Sementara ini, desa adat harus tetap mengawal agar desa adatnya bebas dari praktik curang. Saya harapkan banyak pengusaha pribumi yang mengambil alih bisnis ini. Saya perlu banyak orang Bali, orang pribumi yang bisa mengawal bisnis ini. Pelan-pelan kita rebut kembali. Ini disebut Satyagraha, bahwa ekonomi keuangan di Bali agar dikuasai kembali oleh orang lokal dan umat. Tentu kita dukung desa adat di Bali yang berbasis Hindu,” ungkap Gusti Wedakarna yang bagian dari Komite III DPD-RI Bidang Kesra. (ad554)
BERSAMA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Dewi Setiowati, Direktur BI Denpasar, dan Cok Kerthiyasa (DPRD Bali) dan para bendesa adat kawasan wisata di Kantor BI.
Lepas 441 Wisudawan
PPLP Mapindo Gelar Wisuda XXIII MELEPAS 441 orang wisudawan, yang terdiri dari 81 orang Tingkat Madya (D-2) dan 360 orang Tingkat Dasar (D-1), Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Manajemen Pariwisata Indonesia (PPLP Mapindo) Dalung, Tabanan, Singaraja dan SPA Teraphis menggelar Wisuda XXIII di Inna Grand Bali Beach, Selasa (19/7) kemarin. Dalam acara wisuda ini juga ada penandatanganan kerja sama (MoU) antara pihak Mapindo dengan Lembaga Penyalur Tenaga Kerja Singapura. Wisudawan terbaik periode ini diraih oleh Ida Ayu Suwitra Dewi (Mapindo Dalung), Ni Putu Devi Devayanthi (Mapindo Tabanan) dan Evan Sebastian Dharmawan (Mapindo Singaraja). Direktur PPLP Mapindo Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. mengatakan, acara wisuda di Mapindo digelar setiap setahun sekali dengan lulusan yang
sudah siap dengan keterampilan dan kompetensi untuk bersaing di dunia kerja. Tidak hanya di Bali, namun juga ke luar negeri sesuai dengan keterampilan dan kemauan para lulusan. “Selama ini lulusan kami mencari pekerjaan di hotel-hotel yang ada di Bali. Namun hari ini kami juga menandatangani MoU bersama dengan lembaga penyalur tenaga kerja dari Singapura yang siap merekrut calon tenaga kerja lulusan Mapindo yang siap diperkerjakan di hotel-hotel di Singapura, Malaysia dan Dubai. Di samping juga dipekerjakan di kapal-kapal pesiar yang mereka miliki,” ujarnya. Suarthana menambahkan, dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja menghadapi MEA, PPLP Mapindo jauh-jauh hari sebelum MEA diberlakukan sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan sertifikat uji kompetensi. Sehingga para lulusan
WISUDA - Managing Director of Inter Island Group of Companies Elvis Thong (tengah) didampingi Manager Director Branch Office Inter Island Bali I Dewa Gede Mahendradata (kanan) dan Director PPLP Mapindo Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M., Ph.D. (kiri) saat diwawancarai di sela-sela acara Wisuda XXIII PPLP Mapindo.
Mapindo sudah siap bersaing secara global dalam dunia kerja. “Tentu itu sudah kami antisipasi kepada para calon wisudawan dengan memberikan sertifikat uji kompetensi. Inilah salah satu keunggulan dari Mapindo. Bagi mereka yang mendapat sertifikat uji kompetensi ini, sudah tentu menjadi nilai tambah bagi mereka dalam bersaing di dunia kerja, sehingga mereka sederajat dengan tenaga kerja asing,” lanjutnya. Pihaknya berharap, dengan dilepasnya 441 wisudawan, para lulusan dapat menerapkan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang telah didapatkan sebaik mungkin dalam menghadapi persaingan secara global. Sebab, persaingan tenaga kerja saat ini cukup ketat karena banyak calon tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan. “Kami berharap baik dari segi sikap, keterampilan dan pengetahuan yang sudah kami siapkan di PPLP Mapindo bisa diterapkan, sehingga mereka nantinya mampu bersaing secara internasional,” harapnya. Manager Director Branch Office Inter Island Bali I Dewa Gede Mahendradata didampingi Managing Director of Inter Island Group of Companies Elvis Thong menyambut baik para wisudawan PPLP Mapindo tahun 2016. Dikatakan, dengan ditandatanganinya MoU para lulusan Mapindo agar siap untuk dipekerjakan di Singapura, Malaysia dan Dubai. Pihaknya berharap agar kerja sama tersebut bisa berlangsung dan berlanjut ke depannya dan Mapindo terus bisa membantu dan menjembatani masyarakat untuk bekerja keluar negeri. (bns2)
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Siswa SMP Saraswati 1 Denpasar Duta Bali di Jumbara Nasional Raih Juara Umum Paskibra di SMAN 6 Denpasar
SISWA SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar tak pernah berhenti mencetak prestasi. Mengawali tahun ajaran baru ini, dua prestasi pemuncak diraih siswanya. Prestasi pertama, Putu Wira Widiantara (IX-bilingual) menjadi duta Bali dalam Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) PMI se-Indonesia. Jumbara akan diadakan di Sulawesi 24-30 Juli mendatang. Selasa (19/7) kemarin Putu Wira Widiantara bersama pembinanya Ida Ayu Dewi Adnyaswadani, S.Sos. dan Kepala SMP Saraswati 1 Denpasar Dra. A.A. Adnyani, M.M. diterima Pelaksana Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. didampingi Drs. Dewa Sukanada. Saat itu juga Bagus Ketut Lodji melepas dan menyerahkan uang saku untuk Wira dan guru pembinanya selama di Jumbara. Wira Widiantara merupakan satusatunya siswa SMP yang dikirim Bali ke Jumbara. Dia terpilih setelah menjalani seleksi di tingkat Kota Denpasar. Saat itu seleksi diikuti puluhan peserta, dengan menjalani tes teori, praktek pertolongan pertama dan perawatan keluarga. Wira yang masuk tim ekstra PMI SLUB Saraswati bidang traveling ini sukses meraih ranking pertama di Denpasar dan Bali. Ini juga berkat dukungan kemampuan bahasa Inggrisnya saat masuk di kelas bilingual dan tim jurnalistik SMP Saraswati 1 Denpasar. Wira mengaku bangga bercampur tegang menjadi duta Bali di ajang nasional. Bangga karena mampu menjadi yang terbaik, tegang karena ajang bergengsi ini juga diikuti peserta luar negeri. Prestasi kedua, siswa SMP Sara-
LEPAS - Bagus Ketut Lodji didampingi Dewa Sukanada dan Kasek A.A. Adnyani saat melepas Wira dan pembinanya ke Jumbara. swati 1 Denpasar sukses meraih Dewa Sukanada tampak ternyum juara umum Paskibra di SMAN 6 manis mendengar prestasi yang diraih Denpasar. Dengan demikian, mereka siswa SMP Saraswati 1 Denpasar. berhak atas piala bergilir Kepala Bahkan, dia mengaku prestasi anakSMAN 6 Denpasar. anak SMP Saraswati 1 sudah terbukti Kepala SMP (SLUB) Saraswati 1 go national dan go international. UnDenpasar A.A. Adnyani mengatakan, tuk itu, dia merasa bangga memiliki kedua prestasi ini adalah kado tahun siswa cerdas dan unggul. ajaran baru bagi siswa SMP Saraswati Bagus Ketut Lodji mengaku tak 1 Denpasar, sekaligus untuk memacu membebani Wira harus menjadi siswa lain untuk mencetak prestasi yang terbaik. Yang penting bersebanyak-banyaknya. Hingga kini ada buat maksimal, sebab di ajang itu empat piala bergilir yang bersemayam Wira tak hanya membawa bendera di sekolahnya. Di antaranya piala Yayasan Saraswati, juga Kota Denbergilir Paskibra di SMAN 5, Paskibra pasar dan Bali. “Silakan bersaing SMAN 6, piala bergilir Preslist Trisma di tingkat nasional, yayasan ikut dan piala bergilir PMR se-Bali di memberikan dukungan dan doa SMAN 4 Denpasar. “Anak-anak kami restu semoga sukses,” ujarnya. selalu datang dengan piala dan juara,” Kepada Kasek Adnyani, Bagus ujar Adnyani yang tahun ini merekrut Ketut Lodji meminta untuk terus 268 siswa baru. Ini membuktikan mengikuti event penting, serta masyarakat mengejar sekolah ini mencetak prestasi sebanyak-bankarena kualitasnya. yaknya. Dengan demikian, nama Pelaksana Ketua Yayasan PR Sara- Yayasan PR Saraswati dikenal di swati Denpasar Bagus Ketut Lodji dan mancanegara. (ad1122)
Emas Berlian Rp 499.000, Cincin Batu Mulia Rp Rp 9.999.000
FELICE Jewellery hadir lagi dalam pameran perhiasan emas dan berlian selama dua hari. Terhitung mulai hari Rabu (20/7) ini sampai dengan Kamis (21/7) di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini Felice menyediakan harga istimewa bagi pelanggan setianya. “Kami suguhkan harga istimewa saat ini. Emas berlian berupa anting dan liontin kami tawarkan seharga Rp 499 ribu,” ujar Sales Felice Jewellery Ni Kadek Widnyani, saat dikonfirmasi, Selasa (19/7) kemarin. Selain menawarkan produk dengan harga istimewa tersebut, kata Kadek Felice juga menghadirkan perhiasan emas berlian fashion model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang
permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” imbuhnya. Menurut Kadek, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti
harga murah yang ditawarkan ini murahan. Tunggu apa lagi, segera kunjungi pameran perhiasan emas dan berlian Felice Jewellery. Harga relatif terjangkau, ditambah desain yang unik menjadikan berlian-berlian Felice layak menjadi bagian dari koleksi anda. (br555)
MENGHADIRKAN - Felice Jewellery menghadirkan anting dan liontin emas berlian seharga Rp 499 ribu.
Karya Diksa Jero Mangku Kondra
Bupati Giri Prasta Sematkan Pin Sulinggih KARYA Diksa-Dwijati/Mapodgala Jero Mangku Gede Kondra, S.Ag. beserta istri Jero Mangku Istri Luh Gede Swindrawati, S.Ag. di Gera Gede WidyabhawanasanaPedukuhan Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean, Desa Adat Pande Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, dilaksanakan bertepatan pada Purnama Kasa, Anggara Kliwon Kulantir, Selasa (19/7) kemarin. Karya tersebut dihadiri para sulinggih, pemangku, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana, dari Dinas Kebudayaan Badung, PHDI Badung, Camat Mengwi IGN Gede Jaya Saputra, Maha Semaya Warga Pande (MSWP) Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, krama Banjar Dukuh Pandean Munggu, serta krama pemaksan agung Pura Penataran Pande Munggu. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta diberi kehormatan untuk menyematkan tanda sulinggih kepada yang di-diksa, serta menyerahkan dana punia sebesar Rp 10 juta yang diterima Prawartaka Karya I Ketut Sunadra. Karya padiksan tersebut berdasarkan SK PHDI Provinsi Bali No. 01/PHDI Bali/SK-Izin Diksa/V /2016 tentang Izin Diksa/Dwijati. Melalui SK PHDI tersebut, Jero Mangku Kondra mabiseka Sire Mpu Pandhya Visva Adhyatmika Putra dan Jero Mangku Putri Swindrawati mabiseka Sire Mpu Galuh Visva Adhyatmika Putri. Menurut Ketua Prawartaka Karya Ir. I Ketut Sunadra, M.Si., karya diksa ini digelar sudah berdasarkan kesepakatan melalui paruman krama Dukuh Pandean beserta keluarga besar geria dan krama pemaksan Pura Kawitan Pande di Banjar Dukuh Pandean Munggu. Dudonan karya telah dimulai sejak 8 Mei lalu, dengan diksa pariksa oleh Tim PHDI Provinsi Bali bersama Guru/Nabe Diksa. Ngawit nanceb tetaring 12 Juni, nuasen karya 19 Juni, mabumi sudha dan
mlaspas karang Geria Gede pada 9 Juli. Sang maraga calon diksita melaksanakan tapa brata pada 17 Juli, sementara puncak karya dimulai pada 18 Juli malam dengan upacara amati raga dan besoknya 19 Juli puncak padiksan. Ditambahkan, upacara diksa dwijati ini bertujuan meningkatkan kesucian lahir dan batin dari Jero Mangku Kondra dan istri, yang sebelumnya menjadi Pemangku Pura Siwa/Kawitan Pande di Dukuh Pandean, Munggu. Bupati Giri Prasta pada kesempatan tersebut menyampaikan, Pemkab Badung sangat mengapresiasi dan mendukung karya diksa di Geria Gede Padukuhan Pande Munggu ini. Menurutnya, RPJMD Semesta Berencana yang memuat visi-misi Badung lima tahun ke depan, sangat komit dalam upaya pelestarian agama, adat, seni dan budaya. ”Segala pembangunan fondasinya adalah budaya. Kami Pemkab Badung berkomitmen dalam membangun agama, adat maupun seni melalui budaya,”
tambahnya. Giri Prasta menjelaskan, salah satu komitmen Pemkab Badung dalam pelestarian budaya, yakni melalui pelestarian geria sebagai tempat pamucuk pamuput pujawali. Pemkab Badung juga akan membantu pembangunan parahyangan, mulai dari pura sad khayangan, dang khayangan, khayangan jagat, pura khayangan tiga desa adat, pura dadia dan paibon. Selain itu, para sulinggih termasuk pemangku, mulai pemangku pura sad khayangan hingga mangku khayangan tiga juga akan menjadi perhatian Pemkab Badung ke depan. Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Bali Gusti Ngurah Sudiana menambahkan, dari upacara diksa ini sudah bertambah lagi satu sulinggih di Bali maupun di Badung. Sulinggih ini merupakan milik seluruh umat. Untuk itu, Sire Mpu patut mengayomi umat dan wajib memberikan pencerahan kepada umat, muput yadnya serta nyastra. (ad553)
MENYEMATKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyematkan pin sulinggih kepada Jero Mangku Gede Kondra saat acara pediksan di Geria Gede Widyabhawanasana-Pedukuhan Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean, Desa Adat Pande Munggu, Kecamatan Mengwi.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
5
Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Tempati Gedung Baru Senilai Rp 7 M
Bali Post/udi
GAJI - Kru Kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi kembali menggelar aksi menuntut gaji di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (19/7) kemarin.
Gaji Karyawan Ngadat, PT PBS Ditegur
Banyuwangi (Bali Post) Ngadatnya gaji kru kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi membuat pemkab setempat akhirnya turun tangan. Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menegaskan sudah memberikan teguran kepada PT Pelayaran Banyuwangi Sejahtera (PBS), pengelola dua Kapal Sritanjung. Manajemen PT PBS diminta segera menyelesaikan tunggakan gaji kepada karyawannya. Anas menuturkan, desakan menyelesaikan tunggakan gaji tersebut sudah disampaikan saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), belum lama ini. ‘’Kita sudah berikan teguran ke PT PBS. Gaji karyawan harus segera dicairkan. Jangan sampai ngadat seperti ini,’’ tegasnya, Selasa (19/7) kemarin. Ia sejatinya merasa kasihan dengan karyawan yang belum menerima gaji hingga beberapa bulan. PT PBS diminta membuat opsi untuk menyelesaikan gaji karyawan. Ditambahkan, pihaknya tak bisa memberikan gaji ke karyawan PT PBS. Sebab,
meski mengelola kapal milik pemkab, PT PBS bukan di bawah naungan pemkab. ‘’Kami punya niatan membayar gaji karyawan PBS. Tetapi, kalau kami mencairkan anggaran untuk karyawan PBS, akan jadi temuan BPK. Jadi, manajemen PBS yang harus menyelesaikannya sendiri,’’ desak Bupati yang diusung PDI-P dan koalisi lima parpol ini. Terkait kondisi keuangan PT PBS, pemkab sejatinya bisa memakluminya. Karena, pendapatan kapal di Selat Bali tak sebanyak tahuntahun terdahulu. Apalagi, dua kapal LCT yang dikelola PT PBS sudah tak beroperasi lagi. Meski begitu, pemkab tetap akan mempertahankan kelangsungan PT PBS. Sebab, menyangkut hajat hidup para karyawan. Jika pemkab menarik saham, kata Anas, para karyawan dipastikan tak akan bisa menerima gaji. Pemkab juga masih memikirkan untuk membeli kapal lagi. Jika membeli kapal baru, kata Anas, harganya lumayan mahal. Sedangkan kapal bekas yang harganya
terjangkau, risikonya sangat besar. ‘’Kecuali, jika kapal dibeli dari BUMN. Kita bisa jamin,’’ jelasnya. Karena itu, pihaknya mendorong PT PBS untuk membeli kapal sendiri. Sementara itu, pemkab juga menolak dikembalikannya kapal LCT Sritanjung biru yang sempat karam. Alasannya, kapal tersebut dalam kondisi rusak. ‘’Kapal biru sempat dikembalikan, tetapi kami tolak. Sebab, kondisinya masih rusak pascakaram,’’ kata Sekretaris Kabupaten Banyuwangi Slamet Kariono. Menurutnya, sesuai aturan, aset pemkab yang disewakan harus dikembalikan dalam kondisi seperti semula. Diberitakan sebelumnya, puluhan kru Kapal Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi terus menggelar aksi demo menuntut pencairan gaji. Mereka mengklaim, sudah lima bulan belum menerima gaji, termasuk tunjangan Lebaran. Hingga kemarin, mereka kembali melanjutkan aksi di depan kantor Pemkab Banyuwangi. (kmb30)
SELEKSI - Suasana seleksi siswa berprestasi yang dilaksanakan Astra Motor Bali.
Astra Motor Bali Seleksi Siswa Berprestasi dalam ’’Honda Best Student 2016’’
SEBAGAI perusahaan yang peduli dengan dunia pendidikan, Astra Motor Bali kembali akan menggelar Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2016. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan program CSR yang tahun ini memperlombakan karya tulis ilmiah bertema ‘’The Young Entrepreuneur’’ di kalangan pelajar. Kompetisi karya tulis yang bekerja sama dengan PT Astra Honda Motor selaku pabrikan dari sepeda motor Honda bertujuan memberikan apresiasi kepada siswa-siswi tingkat SLTA se-Bali yang berprestasi dan untuk menarik minat mereka melakukan penelitian dan menyusun suatu karya tulis ilmiah. Tangguh Rinekso selaku Ketua Panitia AHMBS Bali mengungkapkan, tiap tahun Bali berpartisipasi dalam kegiatan ini dan pada tahun ini sebanyak 24 karya tulis ilmiah yang masuk ke pihak panitia yang merupakan penyaringan dari 14 SMA yang mengirimkan makalahnya. Setelah melalui tahap pengumpulan makalah dan seleksi awal berupa seleksi administratif, maka akan dipilih 10 karya tulis terbaik untuk mengikuti seleksi berupa tes presentasi yang dilangsungkan pada Kamis, 21 Juli 2016, mengambil lokasi di Astra Motor Cokroaminoto. Kesepuluh finalis akan diuji oleh tiga orang dewan juri yang terdiri dari pihak internal, praktisi pendidikan, dan dari media. Untuk para pemenang berhak mendapatkan
reward berupa hadiah uang tunai dan tiket study tour untuk mengikuti serangkaian kegiatan AHMBS Nasional di
Jakarta pada 8–12 Agustus 2016 bersama dengan pemenang lainnya dari seluruh Indonesia. (bns1)
YAYASAN Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) terus mengembangkan unit usaha. Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, kini Gedung YKKPB berpindah tempat dari Jalan Merdeka IV No. 5 ke Jalan Anyelir No. 5 Denpasar. Upacara pamelaspas gedung baru senilai Rp 7 miliar ini dilakukan Selasa (19/7) kemarin di-puput Ida Pedanda Gede Alit dari Geria Tampakgangsul, Denpasar. Saat itu juga dilakukan upacara mendem dasar, mendem padagingan dan macaru Wrespati Kalpa. Upacara dihadiri pengurus, pengawas dan pembina yayasan. Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengungkapkan gedung berlantai tiga ini dikerjakan swadaya dan swakelola. Lantai pertama dipakai untuk kegiatan umum, lantai dua untuk ruang administrasi, lantai tiga untuk ruang ketua serta pengurus dan pembina. Bangunan seluas 6,5 are ini juga dilengkapi dengan ruang aula yang luas dengan kapasitas 150 orang. Gedung lama di Jl. Merdeka, kata Wisnumurti, dipakai untuk kampus Unwar II. Di antaranya dipakai untuk kuliah Warmadewa Collage dan kuliah Program Pascasarjana Unwar. Untuk itu, dia bersyukur membangun gedung baru bersamaan dengan penataan
kampus Unwar. Soal kampus Unwar yang kian sesak di Jl. Terompong, Wisnumurti didampingi Sekretaris Made Johnny Sanger, B.T., S.H., M.H. dan Bendahara Cokorda Istri Raka Indrawati, S.E. mengungkapkan yayasan sedang melirik tiga lokasi baru. Termasuk sedang merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan Unwar. Soal yang terakhir ini, katanya, yayasan sudah memiliki tanah seluas 1,2 hektar di kawasan Sidan, Gianyar. Lokasi ini dipilih selain sulit mendapatkan lahan luas dengan harga terjangkau di Kota Denpasar, juga karena pertimbangan Sidan sebagai segitiga emas dari Gianyar, Bangli dan Klungkung. Kedua, untuk ikut memberdayakan masyarakat setempat khususnya dalam sektor ekonomi. Dengan berdirinya RS baru, baik untuk pendidikan maupuan untuk masyarakat umum, kawasan ini akan cepat berkembang. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi urbanisasi. Untuk memiliki rumah sakit yang representatif diperlukan biaya Rp 120 miliar lebih. Namun yayasan, menurut Wisnumurti, juga mengundang investor dan pemkab untuk bergabung dengan Unwar karena FKIK Unwar setiap tahun terus
GEDUNG BARU - Ketua YKKPB Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. bersama pengawas dan pembina di sela-sela upacara melaspas gedung baru. berkembang. rekannya yang lain. Dia juga Di sisi lain, dia mengakui bertanggung jawab untuk perkembangan unit di YKKPB menciptakan kesejahteraan terus meningkat. Aset YKKPB bersama. naik dibandingkan tahun lalu Sejumlah karyawan mendi luar bantuan pihak kedua. gacungkan jempol atas kinerTahun ini aset yayasan menca- ja Wisnumurti sebagai Ketua pai Rp 76,5 miliar. Sedangkan YKKPB. Baru menjabat tujuh omzetnya mencapai Rp 101 tahun, banyak kemajuan miliar lebih. ‘’Kuncinya, kita yang dicapai. Di antaranya harus bangga namun tetap membangun gedung utama bekerja keras,’’ ujarnya. FKIK, gedung praktik lab Dia ingin mengimplemen- FKIK, ruang pascasarjana tasi spirit Sri Kesari War- dan membangun gedung baru madewa yakni Sapta Bayu yayasan. Kini juga sedang untuk mencapai sejahtera un- dibangun ruang rektorat baru tuk semua dengan mengajak dan gedung baru yang mensemua pimpinan unit diajak ghubungkan gedung timur bertanggung jawab atas kes- dan barat di kampus induk. ejahteraan terhadap rekan- (ad1123)
Banyuwangi (Bali Post) Pemkab Banyuwangi mulai ancang-ancang merombak organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Rencana perombakan OPD ini diawali dengan pengajuan Rancangan Perda (Raperda) Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Selasa (19/7) kemarin. Sayangnya, perombakan OPD ini belum dipastikan akan menyentuh banyaknya pejabat pelaksana tugas (plt) di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Banyuwangi. Sedikitnya ada empat SKPD yang dipegang oleh pejabat plt. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari setahun terakhir. Empat SKPD itu masing-masing, Dinas Kebudayaan Seni dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendapatan Daerah dan Badan Lingkungan Hidup. Terkait kondisi ini, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas enggan membahasnya lebih panjang. Bahkan, mengibaratkan layaknya tim sepak bola. ‘’Kalau itu (pejabat plt red), terserah pelatihnya. Mau dipakai atau tidak,’’ selorohnya kepada wartawan, kemarin. Menurut Anas, jika pelatihnya menginginkan, pemain cadangan bisa masuk lapangan. Bahkan, pemain inti bisa tak main hingga pertandingan usai. Diduga, pelatih ini merujuk dirinya sebagai pimpinan tertinggi di Pemkab Banyuwangi. Sedangkan pemain adalah sejumlah plt. yang masih menjabat. Sementara itu, dalam nota pengajuan raperda, pemkab akan membentuk 22 dinas, tipe A dan B. Jumlah dinas ini
akan bertambah dari sebelumnya. Selain itu, dibentuk juga 5 badan yang juga bertambah. Pemkab juga membentuk 25 kecamatan, tambah satu kecamatan dibanding sebelumnya. Menurut Bupati Anas, pelaksanaan OPD ini berdasarkan PP 18/2016 yang disahkan 19 Juni 2016. Sesuai aturan, pemkab paling lambat enam bulan membentuk OPD sejak PP tersebut diberlakukan. ‘’Jadi, ini aturan nasional. Kita hanya melaksanakan di daerah,’’ jelasnya. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Slamet Kariono mengatakan OPD ini juga menyangkut efisiensi dan ketepatan penyelenggara daerah. OPD yang barun katanya, akan segera dikaji apakah bisa dilaksanakan mulai tahun 2017 atau pada perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2016. ‘’Kita akan kaji dulu, ini kan raperda masih diajukan ke DPRD,’’ katanya usai paripurna di DPRD Banyuwangi, kemarin. Pelaksanaan OPD ini, katanya, akan tetap mengacu pada UU Aparatur Sipil Negara (ASN). (kmb30)
Bupati Abdulah Azwar Anas
OPD Dirombak, Bupati Enggan Singgung Pejabat Plt.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Bali Post/udi
OPINI
6
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Demokrasi dengan Berbagai Kelemahan
DEMOKRASI sebagai sebuah pilihan menjalankan pemerintahan, sudah demikian terkenal di dunia dan dipakai oleh sebagian besar negara. Bahkan, negara yang berideologi komunis pun memakai demokrasi dalam sebutan pemerintahannya. Setelah runtuhnya Tembok Berlin, paham demokrasi menjadi pemenang dalam pemerintahan negara bangsa. Uni Soviet yang komunis kemudian runtuh dan pecah menjadi negaranegara baru. Dengan demikian, demokrasi menjadi pilihan bagi sebagian besar negara di dunia. Mungkin karena paham dari, oleh dan untuk rakyat itulah yang kemudian membuat demokrasi menjadi pilihan. Akan tetapi, demokrasi tetap mempunyai kelemahan juga. Paham politik ini bisa ditipu, bahkan dapat dilemahkan dengan ancaman dan uang. Kelemahan mendasar dari demokrasi adalah terletak justru karena dia paham pilihan rakyat tersebut. Di sini, rakyat harus benar-benar dewasa, pintar, mengerti politik, tegar, kuat dalam mental, cukup sandang, pangan, dan papan. Lebih bagus lagi, demokrasi itu diterapkan di negara yang mempunyai penduduk tidak banyak. Apabila rakyatnya tidak memenuhi syarat seperti yang dikemukakan itu, demokrasi hancur. Rakyat akan mudah disuap, rakyat mudah diancam, sehingga pada akhirnya akan memilih orang yang tidak benar. Penjahat dan preman pun akan dapat menduduki puncak pemerintahan. Di Indonesia, khususnya dalam budaya Jawa, ini disebut dengan sebutan ‘’Petruk Jadi Ratu’’. Kelemahan demokrasi di tingkat akar rumput adalah demikian. Itulah yang membuat paham demokrasi hanya dapat hidup dengan baik di negara-negara maju karena rakyatnya sudah mapan, dewasa dan mengerti politik. Sebaliknya demokrasi yang dipraktikkan di negara berkembang selalu mempunyai masalah, entah di tingkat elite maupun di tingkat masyarakat, juga pada tingkat menyejahterakan warga. Kelemahan demokrasi pada tingkat elite pemerintah juga ada, dan ini sering kali memicu krisis pemerintahan. Pemimpin yang memegang tampuk di negara demokrasi, tidak boleh melupakan resultante atau proyeksi demokrasi itu di tingkat pusat. Proyeksi dari paham yang dipilih dari, oleh dan untuk rakyat, pada tingkat pimpinan adalah keadilan sosial. Harus ada pemerataan pembangunan dan ekonomi. Indonesia secara jelas dan cerdas menaruh ini pada Pancasila. Di samping itu, proyeksi tersebut ada pada bidang keterbukaan, dengan tujuan masyarakat mengetahui persoalan yang ada. Kekeliruan pemimpin yang menjalankan pemerintahan demokrasi terletak pada ketidakpahamnya atas proyeksi tersebut, sehingga berlaku sewenang-wenang. Presiden Filipina di masa lalu, Ferdinad Marcos, betapapun dia mengatakan dirinya demokrat, tetapi tetap menjadi sasaran amarah rakyat dan kemudian diturunkan. Apa yang terjadi di Turki baru-baru ini, hampir menyeret masalah tersebut. Presiden Recep Tayyip Erdogan terpilih secara demokrasi. Rakyatnya sudah melek politik, kesejahteraan sudah meningkat. Tetapi yang dia lupakan adalah soal keterbukaan dan mungkin keadilan sosial. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh lawan-lawan politiknya untuk melakukan kudeta. Kalau boleh dikatakan untung, rakyat Turki mungkin sudah pintar sehingga tetap menjadi bumper bagi presiden karena cara-cara yang dipakai oleh kelompok oposisi terlalu kasar. Kudeta bukanlah cara yang halus untuk merebut kekuasaan. Dengan begitu, meskipun secara ekonomi Turki sudah maju, tetapi tetap ada celah meluapkan ketidakpuasan kepada pemerintah. Turki memang harus belajar banyak dari kasus ini. Tetapi tidak salah Indonesia juga harus mempelajari kasus itu secara seksama. Kita tidak usah terlalu memakai pendapatan nasional per kapita sebagai indikator kemajuan, tetapi lebih baik pada keadilan sosial. Dengan keadilan sosial, meskipun pendapatan per kapita tidak sehebat negara-negara Barat, tetapi raakyat merasakan keadilan dan merata. Inilah yang mampu membuat pemerintahan menjadi mapan ke depan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Perjuangan Tolak Reklamasi Suara dari DPRD Bali terkait penolakan reklamasi akhirnya terdengar. Walaupun tidak ada kejelasan sikap, namun adanya pandangan dari DPRD Bali terkait reklamasi Teluk Benoa mengindikasikan mulai ada kepedulian. Yang jelas DPRD Bali, saya nilai sudah bangun dan mulai melakukan komunikasi terkait dengan aspirasi dan ketegasan sikap puluhan desa adat di Bali dalam menolak reklamasi Teluk Benoa. Sebagai krama Bali saya ingatkan DPRD Bali bukan pilihan pemilik modal atau digaransi oleh kekuasaan politik untuk mewakili rakyat Bali. Jabatan sebagai wakil rakyat Bali hanya dimandatkan oleh rakyat Bali. Untuk itu akan menjadi sangat aneh jika DPRD Bali lebih mendengar jawaban eksekutif dibandingkan mendengarkan langsung suara krama Bali. Saya juga berharap lewat surat pembaca di Bali Post ini, DPRD Bali segera menyatakan sikap yang berpihak pada aspirasi krama Bali. Jika aspirasi ini diabaikan dan DPRD Bali lebih memilih bersekutu dengan pemilik modal dan kekuasaan, efeknya akan sangat fatal. Gelombang penolakan reklamasi jangan dianggap rekayasa. Kali ini gelombang ini penuh keyakinan dan komitmen menjaga alam Bali dan budaya Bali. Jangan lagi terobsesi dengan janji–janji peningkatan kesejahteraan krama Bali yang nyatanya hingga kini hanya sebagian kecil yang menjadi penikmat pariwisata dan penikmat kekuasaan politik. Saya mohon DPRD Bali bersikap meskipun nantinya eksekutif di Bali tetap gamang dan tak bersikap atas aspirasi krama Bali. Salam tolak reklamasi. Wayan Dwikara Arsana Gianyar, Bali
Risiko Kepincangan Pertumbuhan Ekonomi Kudeta yang gagal di Turki belum lama ini (14 Juli 2016), memberikan pelajaran kepada banyak negara, tidak hanya kepada pemerintah negara itu. Sekali lagi membuktikan bahwa politik, dan dengan demikian kekuasaan, apabila telah menjangkit masalah pembenaran sesuai dengan pendapat masing-masing, tidak mengenal kawan yang abadi. Bahkan sisi yang paling humanis pun akan hilang jika politik dan kekuasaan itu telah demimikian melekat pada diri seseorang. Pemimpin negara Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan, mengatakan bahwa penggerak utama dari kudeta itu adalah ulama Fethullah Gulen yang tinggal secara eksil di Amerika Serikat selama 15 tahun. Dialah yang dituduh Erdogan sebagai otak kudeta itu, yang mendirikan negara parallel di Turki. Yang dimaksudkan dengan negara parallel adalah musuhnya itu mempunyai pengikut yang masif di negaranya, baik di tingkat angkatan bersenjata, pendidikan, lembaga keadilan, pemimpin pemerintahan dan sebagainya, sehingga ikut merongrong pemerintahan Erdogan.
Oleh Saras Mahardika residen menyebutnya dengan negara parallel karena ikut mencoba memengaruhi pemerintahan Turki. Kudeta yang gagal tersebut kemudian membuktikan bahwa kekuatan presiden yang lebih besar. Tetapi yang penting dilihat, bahwa sebelum menjadi eksil di Amerika Serikat (Pennsylvania), kedua orang ini, Erdogan dan Gulen, adalah dua orang bersahabat. Tetapi penafsiran yang berbeda terhadap jalannya pemerintahan, membuat dua sahabat dekat ini saling bermusuhan dan kini terancam hukuman berat. Sebagai seorang ulama, Gulen dipandang hendak merongrong demokrasi karena kemungkinan akan mendekatkan Turki pada negara agama, padahal sejak dibangun oleh Kemal Ataturk tahun 1908, negara ini telah sekuler dan condong mengikuti pola negara-negara Eropa Barat. Tetapi oleh pengecamnya, meski telah berhasil membangun perekonomian, Erdogan dipandang terlalu arogan sehingga juga membahayakan demokrasi yang tumbuh. Dua pandangan inilah yang membuat dua sahabat itu menjadi musuh besar dalam satu dasawarsa terakhir. Semua pihak mempertahankan pendapatnya masing-masing, mencari pembenaran dan kemudian mencari pengikut. Kudeta tanggal 14 Juli 2016 itu memperlihatkan bagaimana kemudian politik yang begitu
P
lekat dengan kekuasaan itu menjadi demikian kejam. Akan tetapi, pelajaran besar bagi semua pihak adalah tentang pencapaian ekonomi sebuah negara. Pencapaiamn ekonomi, saat ini selalu dipandang sebagai indikator utama kesuksesan sebuah negara. Cara pandang ini berawal dari pandangan modernis yang menyatakan bahwa tenaga manusia tidak perlu dipergunakan secara berlebihan untuk menjalankan kehidupannya, dan sebaliknya apabila manusia mampu memberikan kepuasan kepada segala keperluannya, maka derajat hidup manusia akan lebih baik. Manusia modern mampu menikmati kehidupannya secara lebih beradab. Pencapaian ekonomi itulah yang merupakan perwakilan kesuksesan tersebut. Orang yang mampu menghasilkan pencapaian ekonomi, kemungkinan memakai alat-alat modern untuk bekerja sehingga tenaganya tidak terlalu dibebani oleh keringat. Dalam perkembangan modern, ini sering kali diukur dengan pendapat per kapita. Semakin besar pendapatan per kapita suatu negara, maka negara itu lebih makmur. Konsepsi makmur adalah konsepsi ekonomi yang telah menyebar menjadi ukuran utama sejak dekade enam puluhan di seluruh dunia. Padahal, apabila dilihat dari kenyataan kudeta di Turki, tidaklah demikian adanya. Keberhasilan ekonomi tidak selalu memberikan sumbangan
positif kepada kehidupan sosial, termasuk lembaga-lembaga di suatu negara. Presiden Turki sekarang, Erdogan, secara ekonomis dipandang berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Pendapatan per kapita rakyat Turki sekarang melebihi 11.000 dolar Amerika Serikat dibanding sekitar 3.500 dolar AS tahun 2001. Akan tetapi, dia dipandang mulai arogan berkuasa dan mencoba memerintah secara diktatorial. Kebijakan-kebijakan politiknya ditengarai merupakan hasil dari minatnya sendiri, padahal presiden dipilih secara demokrasi. Erdogan membungkam media yang mengritik, menangkapi para wartawannya serta menyingkirkan musuh-musuh politiknya. Di sinilah masalah yang memunculkan cikal-bakal kudeta tersebut. Dengan demikian, kalau dilihat runutan persoalannya adalah konsistensi terhadap pelaksanaan demokrasi tersebut. Memang Turki mempunyai persoalan di bidang stabilitas sosial akibat dampak pengungsi Suriah dan kelompok Kurdi. Masalah-masalah itu, ditambah dengan pengaruh kelompok Gulen yang besar di dalam negeri, kemungkinan besar menjadikan Erdogan bersikap lebih otoriter dengan tujuan lebih mampu mengendalikan negara. Akan tetapi, sekali lagi demokrasi yang dipilih negara itu untuk menjalankan pemerintahannya memberikan alasan yang lain. Bahwa
Suara Publik Papua Setelah 18 Tahun Reformasi TERBACA di dalam suatu buku ‘’Kita Lebih Bodoh Dari Generasi Soekarno– Hatta’’. Buku ini berlatar kekerasan yang dilakukan oleh negara Orde Baru dan bagaimana selanjutnya bagi Indonesia? Menariknya di dalam buku ini ada wawancara sejumlah tokoh dari Romo Mangun, Gus Dur, Daniel S Lev dan sosiolog Arief Budiman. Arief Budiman menerangkan bahwa ‘’Protes adalah politik, ya harus dihadapi dengan dialog bukan dengan senjata dan kekerasan’’. Kurang lebih delapan belas tahun buku tersebut telah terbit dan era reformasi telah datang di mana salah satu tandanya adalah kebebasan berekspresi yang tidak lagi takut ditangkap, dipenjara bahkan hilang entah ke mana? Indonesia pascatahun 1998 adalah surga bagi kebebasan berekspresi. Namun, kebebasan itu mungkin barang yang mahal bagi mahasiswa Papua di Yogyakarta. Pada tanggal 15 Juli 2016, faktanya kekerasan masih terjadi untuk Papua. Memang kekerasan sepanjang Republik Indonesia ini berdiri tidak saja dialami oleh Provinsi Papua secara tunggal namun kebijakan reformasi bagi Papua dirasa masih jauh dari rasa keadilan, baik dari kesejahteraan, pemberitaan media dan cara pandang perorangan terhadap Papua. Kenapa hal ini terjadi? Sejarah Indonesia di masa lampau, baik dari zaman kolonial ke Soekarno kemudian diamanatkan ke Presiden Soeharto adalah sejarah kekerasan. Indonesia akan berumur 71 tahun pada bulan Agustus tahun 2016 ini, akan tetapi kekuasaan dan kekerasan masih saja menyertainya. Jika dihitung tahun 1945 ke 1966, 21 tahun Presiden Soekarno
Oleh Sunny Boy Batubara berkuasa dan di era tersebut adalah masa konsolidasi kekuasaan ideologi–ideologi yang saling bersaing untuk mendukung revolusi. Kemudian pasca-G-30-S di tahun 1965 Jenderal Soeharto menjadi presiden menggantikan Soekarno sampai lengser di tahun 1998 selama 32 tahun. pDi masa 32 tahun Soeharto ini ada soal tentang Papua, Aceh dan Timor Timur pada tahun 1975 yang belum selesai dan masih menghantui Indonesia dengan konsep Daerah Operasi Militer atau DOM dan ini yang masih menjadi soal silangsengkarutnya. Wajah dan cerita kekerasan dari Aceh, Papua dan Timor Leste kini adalah sebuah sejarah yang masih dituliskan dan dituturkan secara turun-temurun dari generasi tua ke muda. Penulis pernah mengalami sendiri apa yang sebenarnya dirasakan oleh mahasiswa Timor Timur saat menjelang referendum di kampus Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Saat itu, penulis bertanya dalam suatu diskusi soal referendum, apakah jalan satu– satunya harus merdeka, dan kenapa? Jawabannya pun beraneka ragam namun satu yang terngiang adalah: ‘’Kamu di Jawa tidak merasakan bagaimana rumahmu diambil, kakakmu dibunuh dan tetanggamu ditembak di depan matamu sendiri sedangkan kamu dalam keadaan terikat dan disuruh melihat apa yang terjadi’’. Cerita tersebut adalah fakta dan suka tidak suka Orde Baru dengan DOM-nya
meninggalkan fakta yang pedih bagi generasi selajutnya di Indonesia. Fakta itu kekerasan, stigma dan segregasi berdasarkan agama dan warna kulit juga kesejangan ekonomi di antara Pulau Jawa yang maju dengan daerah–daerah lain yang masih dianggap tertinggal dan sayangnya seharusnya dapat dilakukan dialog namun tidak. Jadi dapatlah dikatakan, berdasarkan fakta–fakta di atas, bahwa rekonsiliasi baru terjadi pada tahun 1998 dan itu berarti masih berumur 18 tahun usianya setua era reformasi pascatahun 1998. Saat Provinsi Papua sedang belajar berdialog sebaliknya kebijakan negara masih belum berevolusi dari insting predatornya. Bagaimana ke depannya? Elite dan aparatur negara, khususnya Kepolisian Republik Indonesia lebih dapat menahan diri, mengedepankan dialog bernuansa sejarah etnik keindonesian yang memang plural sejak mulanya. Sejatinya sambil menunggu buah–buah dari Otonomi Khusus itu menjadi ranum dan siap dipetik dan bagi publik dan media agar lebih berhati–hati dalam menyajikan fakta dan berita dari provinsi-provinsi yang mana wajah kekerasan masih menghantui sebagai akibat dari kebijakan di masa lampau. Terakhir, yang tidak kalah penting adalah dan harus dipahami bahwa ini masalah ideologi yang tidak mudah dikalahkan begitu saja oleh pendekatan ekonomi semata, apalagi dengan kekerasan. Jalan yang beradab satu-satunya bagi Indonesia modern adalah dengan dialog. Walaupun menyakitkan dan panjang dialog pasti akan berbuah manis. Penulis, pengamat sosal politik tinggal Jalan T.Umar, Denpasar
demokrasi haruslah disertai dengan cara-cara yang demokratis juga dalam menghadapi persoalan, bukan dengan cara-cara kuno seperti otoriter tersebut. Ekonomi hanyalah satu bagian dari tujuan demokrasi. Artinya dengan kesejahteraan ekonomi, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat untuk hidup telah terpenuhi. Namun untuk memenuhi kebutuhan hidup, diperlukan yang lain seperti ketertiban sosial, keadilan sosial, sikap humanis dan juga keamanan. Faktor itu yang dinilai kurang dilakukan oleh pemerintahan Erdogan, sehingga memicu ketidakpuasan. Melakukan pembatasan kepada pemberitaan di media massa, jelas mengurangi makna demokrasi karena rakyat mempunyai hak untuk mengetahui informasi secara komplit. Dalam konteks kultur pemerintahan, cara ini sesungguhnya sangat berbahaya bagi Turki karena politik dan pemerintahannya condong menyontoh demokrasi ala Eropa Barat yang memberikan kebebasan kepada pers. Cara itulah, ditambah dengan persaingan pengaruh sengit dengan kelompok Gulen, membuat kudeta itu terjadi. Bahwa kudeta itu kemudian gagal, ini menambah konyol lagi persoalan di Turki. Kudeta adalah cara kuno juga untuk menyelesaikan masalah. Bagi sistem pemerintahan yang demokrasi dengan menyontoh demokrasi Eropa, kudeta merupakan cara kuno. Tidak ada kudeta di negaranegara Prancis, Inggris, Jerman dan pemerintahan sejenis. Itulah kemudian yang harus dilihat oleh negara-negara lain di luar Turki, terutama di negara yang baru menyelenggarakan pemerintahan demokrasi. Indonesia adalah salah satunya. Intinya, jangan terlalu menggembar-gemborkan keberhasilan ekonomi sebagai sebuah prestasi. Yang lebih bagus adalah keberhasilan pemerataan ekonomi. Bali, misalnya, yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, harus berusaha menyebarkan pemerataan pembangunan ekonominya. Harus ada cara lain untuk mendukung demokrasi, seperti keadilan sosial, pemerataan, perlindungan masyarakat kecil, kesehatan yang memadai dan seterusnya.
POJOK Pastika setuju pro-kontra reklamasi jangan dibiarkan berlama-lama. - Jangan lama pula bersurat ke Presiden. *** Gunakan PT luar daerah investor reklamasi langgar SK Gubernur Bali. - Ada yang pura -pura ‘’tuli’’. *** Aparat gabungan TNI-Polri berhasil tewaskan gembong teroris Santoso. - Ingat selnya masih banyak.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Figur
Gencar Sidak Duktang PASCALEBARAN, Polsek Denpasar Barat bersama pihak terkait gencar melakukan sidak penduduk pendatang (duktang). Hasil sidak di wilayah beberapa desa dan kelurahan, terjaring seribuan duktang yang tidak mengantongi Kipem. Mereka selanjutnya diserahkan kepada desa bersangBali Post/rah kutan. “Setelah Lebaran pasti kami lakukan kegiatan ini. Hari-hari tertentu juga dilakukan apalagi antisipasi penyusup termasuk teroris terus dilakukan,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, Selasa (19/7) kemarin. Menurut Kapolsek Wisnu, tim gabungan menggelar razia di Desa Tegal Kertha dan terjaring 203 tanpa Kipem. Selanjutnya di wilayah Desa Peguyangan Kaja, petugas menyisir sebelas banjar dan ditemukan 486 orang tanpa mengantongi Kipem. Sedangkan hasil sidak duktang di Kelurahan Peguyangan, dari 13 banjar yang dirazia terjaring 658 orang. “Setiap razia duktang, kami menggandeng kadus, klian adat dan relawan, termasuk pecalang dan TNI. Kalau di Desa Ubung Kaja, kami mendapatkan 547 orang tanpa Kipem,” ujarnya. Hingga saat ini, menurut mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini, belum ada indikasi teroris masuk Denpasar. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan sidak terutama di wilayah yang dianggap rawan. “Mudah-mudahan Bali tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat, terutama pemilik kos, penginapan dan hotel, mengecek tamu atau pelanggannya. Kalau ada yang mencurigakan secepatnya informasikan kepada kami agar segera ditindaklanjuti,” tegas Wisnu yang dikenal ramah ini. (rah)
Sekolah Perlu Seperangkat Gamelan
Amlapura (Bali Post) – Anggota DPRD Karangasem I Gede Dana, S.Pd., M.Si. mendorong pemerintah khususnya Pemkab Karangasem membantu sekolah untuk pengadaan seperangkat gamelan, minimal baleganjur. Gede Dana menyampaikan itu belum lama ini di Karangasem. Gede Dana menyampaikan, sejumlah kepala sekolah di Karangasem memang mengharapkan bantuan tersebut. Dia mencontohkan di sekolah yang didirikan bersama sejumlah rekan di desanya di Datah yakni SMA Pariwisata Mahardika, sampai kini belum memiliki perangkat gamelan. ‘’Saya akan terus perjuangkan dan mendorong pemerintah membantu sekolah yang perlu gamelan, minimal seperangkat baleganjur. Itu penting agar sejak dini anak-anak sudah belajar magamel, dalam rangka menguatkan karakter anak, seperti kekompakan dan kebersamaan, kegotongroyongan dan jiwa yang halus dan peduli,’’ tambahnya. Karena itu, kata mantan Ketua DPRD Karangasem ini, perangkat gamelan sangat penting. ‘’Minimal tiap enam bulan sekali saat hari raya Saraswati di sekolah, gamelan gong sangat diperlukan. Jadi, di sekolah perlu ada perangkat gamelan sebagai bukti bahwa pemerintah concern dan peduli dengan seni dan kebudayaan Bali,’’ katanya. Sementara itu, sejumlah guru dan kepala sekolah di antaranya Kepala SMPN 5 Amlapura Wayan Darpi, S.Pd. yang dihubungi beberapa waktu lalu, mengatakan sangat penting bantuan pemerintah minimal seperangkat gamelan untuk baleganjur. ‘’Kami di sekolah memang sudah memiliki perangkat gong. Namun terbatas dan kerap dipinjam sekaa teruna atau anak-anak dari banjar sebelah sekolah terutama untuk gamelan saat pangerupukan mengarak ogoh-ogoh. Kami kasi meminjam apalagi untuk keperluan seni budaya dan keagamaan, yang penting tetap dijaga agar tak cepat rusak,’’ paparnya. Darpi mengatakan, memang perlu SMP dibantu minimal seperangkat gamelan baleganjur. Menurutnya, sampai kini belum banyak SMP yang memiliki perangkat gamelan itu, padahal sangat penting. (013)
POHON Sejumlah pengendara melintas di dekat pohon yang sudah kering tergeletak di atas pedestrian Jalan Gajah Mada, Denpasar. Foto diambil Senin (18/7).
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Ratusan Buku Bhagawad-Gita untuk Polda Bali Denpasar (Bali Post) Bertepatan dengan rahinan Purnama, Selasa (19/7) kemarin, Rasa Acharya Prabhu Darmayasa hadir di Pura Linggarcana Polda Bali untuk memberikan dharma wacana kepada personel Polda yang beragama Hindu. Selain itu, Prabhu Darmayasa juga menyerahkan 200 buku Bhagawad-Gita yang secara simbolis diterima Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta. Prabhu Darmayasa mengatakan dari kegiatan tersebut diharapkan umat Hindu entah di kantor atau di rumah, termasuk anggota Polda tetap bersama kitab sucinya dan dalam kehidupan sehari-hari. Yang ditekankan adalah supaya mereka mendapat sentuhan kitab suci agar lebih tenang, damai dan mantap dalam menjalankan tugasnya. “Kitab suci itu akan membantu. Raja trek-trekan bisa tobat, orang sakit bisa sembuh, itu berkat kitab suci. Kitab suci itu selain berisi tatwa, tutur, nasihat, dan filsafat, juga langsung memberikan perbaikan dalam hidup kita,” ujarnya. Prabhu Darmayasa mengimbau kepada umat Hindu untuk kembali ke kitab suci dalam mempertahankan tradisi. Pasalnya, kitab suci dan tradisi itu harus beriringan. “Saya berbahagia diizinkan hadir di sini bersama Ibu-ibu dan Bapak-bapak untuk menyerahkan Bhawadgita. Ini propam saya mewakili program umat Hindu,” tegas Prabhu Darmayasa di hadapan ratusan personel Polda. Ia sampai keliling Bali dan Jawa didorong rasa jengah serta membagikan kitab suci ini supaya bisa
memulai tradisi membaca kitab suci. “Kalau jalan malam hari, kita harus pakai sundih (obor -red) atau senter agar terang, kalau itu tidak ada kita akan meraba-raba. Kalau agama meraba-raba, bahaya itu. Padahal membaca Weda hanya satu menit saja,” tandasnya. Menurutnya, Bhagawad-Gita itu mahapunia. Selain itu, kitab suci ini bukan hanya cerita, tapi nasihat, tatwa dan hidup sebenarnya. Ditaruh saja di rumah, berkahnya suasana rumah berubah, biasanya selalu tegang jadi tenteram dan damai. “Tokohtohoh besar dunia baca kitab suci Bhagawad-G ita. Oleh karena itu mulai sekarang, Bapak-bapak Ibuibu bertekad memulai keturunan kita baca kitab suci. Hidupnya dikendalikan dan diarahkan kitab suci,” ujarnya. Pada kesempatan baik itu, Prabhu Darmayasa mengajarkan cara sederhana dan mudah membaca Bhagawad-Gita. Sementara Wakapolda Brigjen Suryasta berharap BhagawadGita dalam bentuk rekaman. Polda Bali dalam konteks pembinaan personel, sesuai kebijakan Kapolri sedang menggalakkan revolusi mental. Dengan harapan ke depan, tercipta polisi benar-benar mengacu pada ajaran-ajaran dharma dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Acara tersebut penting sekali supaya anggota benar-benar memahami nilai-nilai atau ajaran dharma dan agama. “Supaya dijadikan pedoman atau acuan dalam perilaku seharihari. Kalau setiap anggota Polri memedomani ajaran agama yang dianutnya, kami yakin tidak ada polisi nakal. Kami ingin berbuat lebih baik lagi,” tegasnya. (kmb36)
Bali Post/eka
BHAGAWAD-GITA - Prabu Darmayasa menyerahkan Bhagawad-Gita kepada Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta, Selasa (19/7) kemarin.
Dewan Ingatkan Eksekutif
Temuan BPK Tak Boleh Berulang Tahun Denpasar (Bali Post) -
Laporan keuangan Pemprov Bali memang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. Namun, opini tersebut belum sepenuhnya mencerminkan bahwa permasalahan tata kelola keuangan daerah sudah berjalan baik dan sempurna. Pasalnya, temuan-temuan BPK dari tahun ke tahun belum sepenuhnya dapat diselesaikan. “Beberapa rekomendasi yang diberikan oleh BPK atas ketidaksesuaian dengan perundang-undangan juga masih belum terlaksana,” ujar Ketua Pansus Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bali 2015, I Nyoman Adnyana, dalam Rapat Laporan Pansus antara DPRD Bali dan Pemprov Bali di ruang sidang utama DPRD Bali, Selasa (19/7) kemarin. Adnyana menambahkan, dari komparasi hasil audit
tahun-tahun sebelumnya, pihaknya kembali melihat beberapa permasalahan yang masih menjadi catatan penting BPK. Seperti masalah aset, pengakuan utang-piutang, tertib administrasi performance laporan dengan sistem akrual dan lain-lain. Pemprov Bali disarankan untuk melakukan langkah-langkah jitu agar permasalahan itu tidak berulangulang menjadi temuan BPK. “Temuan BPK tidak boleh berulang tahun. Tapi WTP,
kita semua berharap dapat terus berulang tahun,” jelas politisi PDI Perjuangan asal Bangli ini. Adnyana mencontohkan, t e m u a n B P K t e rh a d a p p e natausahaan piutang pajak kendaraan bermotor belum tertib merupakan temuan BPK tahun lalu. Tahun ini menjadi temuan lagi terhadap kekurangan penerimaan atas piutang pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. “Catatan tahun lalu,
kami sarankan eksekutif untuk segera membuat rencana aksi dan segera melakukan tindak lanjut terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK. Eksekutif harus bersungguh-sungguh untuk menindaklanjuti temuan tersebut, karena berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah,” imbuhnya. Berdasarkan potret realisasi APBD Bali 2015, lanjut Adnyana, aspek perencanaan baik pendapatan, belanja dan Silpa di masa mendatang perlu lebih realistis, akurat, dan berhasil guna didasari data yang valid. Pendapatan yang direncanakan merupakan perkiraan yang terukur, secara rasional dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan. Dalam konteks
belanja, pemprov harus mengalokasikan belanja daerah secara adil dan merata agar relatif dapat dinikmati oleh seluruh kebutuhan masyarakat tanpa diskriminasi, khususnya dalam pemberian pelayanan umum. “Dari sisi belanja (APBD 2015 - red), terdapat penghematan sebesar Rp 561 miliar lebih. Kami sependapat bahwa efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan APBD harus terus kita tingkatkan. Namun dari pengamatan kami, banyak program dan kegiatan yang tidak terealisasi disebabkan gagal tender, mepetnya waktu pelaksanaan dan persoalan teknis lainnya,” urainya. (kmb32)
Panen Perdana di Makorem
Bali Post/ist
PANEN PERDANA - Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa melakukan panen perdana di kebun Makorem Jalan PB Sudirman, Denpasar.
Denpasar (Bali Post) Walaupun Korem 163/Wira Satya tidak punya lahan bertani, tetapi halaman Makorem dimanfaatkan untuk berkebun. Selasa (19/7) kemarin, Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa melakukan panen perdana tomat, cabai, terong, dan jeruk Bali. “Kami buat kebun dari polybag di halaman depan Makorem agar bisa ditanami tomat, cabai, terong, dan jeruk Bali. Walau tidak punya lahan, halaman kantor bisa dimanfaatkan untuk bertani. Yang penting ada niat untuk berbuat,” tegas Kolonel Cantiasa. Panen dilaksanakan Dan-
rem bersama personelnya usai melaksanakan persembahyangan bersama terkait rahina Purnama di Pura Ksatria Raksa Bhuwana Makorem. “Hasil panen ini tidak untuk dijual, kita nikmati bersama-sama,” ujarnya. Danrem juga mengajak anggotanya untuk berkebun di rumah masing-masing. Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk edukasi dalam rangka memotivasi masyarakat agar semakin semangat bertani. “Ini contoh nyata, setiap hari kita kan butuh cabai, tomat, terong dan lainnya. Kita ketahui bersama permasalahan dunia saat
ini adalah masalah pangan, di samping energi dan air. Kita kalau mau hidup harus bertani,” kata mantan Dansat-81/Kopassus ini. Ia berharap ada upaya mewujudkan revolusi pertanian. “Maksudnya ya panen setiap tahun, ya panen di setiap tempat, bukan hanya di kebun atau sawah. Di kantor juga bisa panen,” tegas Danrem asal Singaraja ini. Selanjutnya sebagian hasil panen tomat di-juice dan sisanya dibagikan kepada anggota yang hadir saat itu. Ia berharap hasil dari kebun Makorem bisa dinikmati semua anggota. (kmb36)
BANGLI
8 SOSOK
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Tiga Fraksi Pertanyakan Strategi Pengentasan Kemiskinan Bangli (Bali Post) -
Lima fraksi di DPRD Bangli memberikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana yang diajukan eksekutif. Dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (19/7) kemarin, strategi Pemkab Bangli dalam pengentasan kemiskinan menjadi pertanyaan utama. Tak hanya itu sejumlah fraksi juga mempertanyakan strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Daerah.
Bali Post/ina
Utamakan Layanan ke Masyarakat
ANGGOTA DPRD Bangli Made Sudiasa mengapresiasi dua instansi di Kabupaten Bangli, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli atas pelayanan saat cuti bersama beberapa minggu lalu. Menurut Sudiasa hal tersebut merupakan kebijakan yang sangat baik dan patut ditiru oleh instansi layanan publik lainnya. ‘’Saat masa cuti bersama kemarin, RSU Bangli membuka polinya untuk masyarakat. Padahal RSU-RSU lainnya tutup polinya. Ini sangat luar biasa, karena dengan dibukanya poli selama libur, masyarakat tidak kelimpungan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ kata Sudiasa. Demikian juga dengan Disdukcapil Bangli. Sebagai kantor pelayanan publik, Disdukcapil Bangli, kata Sudiasa, mampu tetap memberikan pelayanan yang baik meski saat yang lainnya sedang cuti bersama. Kebijakan membuka pelayanan saat masa cuti bersama juga dinilainya cukup tepat karena saat cuti bersama akses pengiriman data ke pusat menjadi lancar dan mudah karena pengguna internet sedikit berkurang. ‘’Disdukcapil merupakan etalase terdepan dalam hal pelayanan masyarakat. Kalau hari libur bisa melayani baik ini sangat luar biasa,’’ ujarnya. Politisi Demokrat asal Desa Undisan Tembuku ini pun berharap SKPD lainnya bisa meniru kebijakan RSU Bangli dan Disdukcapil dalam hal mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. (ina)
Fraksi Gerindra melalui pembicaranya, Dewa Gede Oka, mengatakan, bahwa masalah kemiskinan di Kabupaten Bangli selama ini ada dua macam yakni kemiskinan terstruktur dan kemiskinan secara umum. Yang dimaksud kemiskinan terstruktur meliputi kemiskinan karena ketiadaan rumah, pendidikan dan ekonomi. Sementara kemiskinan secara umum yakni
kemiskinan yang disebabkan oleh masalah tidak adanya kesempatan berkarya. Terhadap hal tersebut Fraksi Gerindra mempertanyakan sejauh mana penanganan pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan. ‘’Sejauh mana pemerintah daerah sudah menyiapkan lapangan pekerjaan,’’ kata Dewa Oka. Tak jauh berbeda dengan Frak-
si Gerindra, Fraksi Golkar dan Demokrat juga mempertanyakan strategi pengentasan kemiskinan. Fraksi Demokrat melalui pembicaranya Dewa Anom Suta mengatakan bahwa kemiskinan dan kesenjangan pendapatan masyarakat merupakan catatan penting bagi Pemkab Bangli. Dengan masih cukup banyaknya masyarakat yang kurang mampu, pihaknya mempertan-
yakan apa saja strategi yang akan dilakukan eksekutif dalam rangka pengentasan kemiskinan. Demokrat juga mempertanyakan seberapa besar target dan capaian yang dinginkan selama lima tahun ke depan. Selain masalah kemiskinan, Fraksi Demokrat juga mempertanyakan strategi untuk meningkatkan Pendapatan Daerah ke depan. Mengingat dalam RPJMD 2016-2021, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat ratarata 15,03 persen tiap tahun. Fraksi PKPI melalui pembicara Wayan Wedana menyampaikan, Kabupaten Bangli pada tahun 2021 diproyeksikan mengalami peningkatan pendapatan
dari pajak daerah dan retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 213 miliar lebih. Untuk itu pihaknya mempertanyakan langkah yang akan dilakukan Pemkab Bangli ke depan. Sementara itu, Fraksi PDI-P melalui pembicaranya, I Ketut Suastika, meminta agar masalah pembangunan Pasar Kidul dijadikan isu strategis dalam pembahasan Ranperda RPJMD Semesta Berencana. PDI-P juga mendukung RPJMD memprioritaskan pembangunan pusat pemerintahan (puspem) untuk mengoptimalkan pelayanan publik. (kmb40)
SDM Lemah Hambat Perkembangan Koperasi Bangli (Bali Post) Fungsi koperasi cukup strategis dalam perekonomian. Namun sayang tidak sedikit koperasi di Bali yang mati suri bahkan terpaksa dibubarkan. Lemahnya sumber daya manusia (SDM) pengelola masih menjadi persoalan utama dalam pengembangan koperasi. Di Bali, sampai saat ini jumlah koperasi yang dibubarkan mencapai 208 unit. Ironisnya Pemprov Bali kini juga telah mengantongi ratusan koperasi yang terancam dibubarkan. Jika pembinaan yang dilakukan tak mampu memberikan perubahan, ancaman pembubaran akan terealisasi. Sehat atau sakitnya koperasi, menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Bali I Dewa Nyoman Patra ada tiga hal yang menjadi penentu yakni SDM, permodalan dan keanggotaan. Dari sisi SDM, masih banyak pengurus koperasi yang kurang kompeten. Di Bali, dari 4.907 koperasi, baru sekitar 30 persen manajernya yang bersertifikat. Padahal di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sertifikasi sangat penting dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin ketat. Dari sisi keanggotaan, anggota sebagai nasabah koperasi masih sering menunggak kredit. Di beberapa koperasi, hal ini menjadi persoalan yang sulit diatasi.
Patra yang didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangli I Dewa Gede Suparta di sela-sela Diklat Peningkatan Kapasitas SDM bagi Pengelola Koperasi dan UMKM, Selasa (19/7) kemarin menegaskan, terkait berbagai persoalan yang dihadapi koperasi, pemerintah tidak tinggal diam. Langkah pembinaan, penyelenggaraan diklat secara rutin setiap tahun terus digulirkan. Pesertanya di kisaran seribu orang. Jika dibandingkan dengan jumlah pengurus yang ada, angka itu masih tergolong sedikit. Meski demikian, keikutsertaan pengurus diharapkan bisa membantu mengembangkan koperasi lainnya terutama yang masih berkembang maupun yang baru berdiri. ‘’Koperasi yang sudah baik harus turut memberikan pendampingan untuk koperasi lain,’’ tegasnya. Pejabat asal Desa Aan, Klungkung ini menambahkan, pengurus koperasi di Bali masih ada yang belum melek teknologi. Padahal dengan pola kerja yang dituntut untuk cepat dan akuntabel, teknologi patut dikuasai. ‘’Dengan teknologi, data bisa dihitung dengan cepat. Data lebih akurat,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Kepala UPT Diklat Koperasi dan UMKM Provinsi Bali Ni Nyoman Widarti. Diklat pengelola koperasi dikatakannya sangat perlu dilakukan. Hal tersebut untuk meningkatkan kemampuan SDM koperasi. (sos)
Bali Post/sos
DIKLAT - Diklat bagi pengelola koperasi dan UMKM yang digelar di Kintamani, Selasa (19/7) kemarin.
Tiga Warga Desa Pakraman Abang Lahirkan Bayi Kembar Enam Bulan Tunjangan Sertifikasi Tak Cair
”Krama” Tak Bisa Gelar Ritual di Pura Kinerja Disdikpora Dipertanyakan
Bali Post/sos
TEMUI SISWA - Kepala SMKN 1 Susut Ni Made Ciri Rimbawati menemui salah satu siswanya yang nyaris putus sekolah. Hal ini dilakukan di sela-sela pelaksanaan MPLS.
Di SMKN 1 Susut
Siswa Diajak Jadikan Sekolah seperti Taman Bangli (Bali Post)Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dilaksanakan SMKN 1 Susut, Bangli. Melalui hal tersebut, siswa diharapkan mampu menjadikan sekolah sebagai taman untuk membentuk diri yang berakhlak mulia, kreatif, mandiri dan profesional. Kepala SMKN 1 Susut Ni Made Ciri Rimbawati, S.Pd., Selasa (19/7) kemarin mengatakan, pada tahun ajaran 2016/2017, pihaknya berkomitmen untuk mengajak siswa melaksanakan kegiatan yang bersifat edukatif, kreatif dan menyenangkan, saling memberikan motivasi, dan mampu memunculkan cara belajar yang efektif. ‘’Siswa kami ajak untuk melihat sekolah ini seperti taman. Sebagai tempat yang indah dan nyaman. Bukan tempat yang menakutkan,’’ tegasnya. Komitmen itu dibuat sejalan dengan tema yang diusung pada saat MLPS, yakni ‘’Mewujudkan Sekolah Sebagai Taman untuk Menghasilkan Tamatan yang Berakhlak Mulia, Kreatif, Mandiri dan Profesional Melalui Pendidikan yang Menyenangkan.’’ Diharapkan hal ini mendapat dukungan dari siswa dan juga orangtuanya. ‘’Itu tema yang diusung. Itu harus menjadi komitmen bersama,’’ tegas Rimbawati.
Disampaikan lagi, pada tahun ajaran ini, sekolah yang berlokasi di jalur SusutKintamani ini menerima kehadiran siswa yang nyaris tak bisa melanjutkan sekolah asal Banjar Lumbuan Kawan Desa Sulahan, Susut Ni Kadek Dwiyanti. Dengan mengemban prinsip pendidikan itu sangat penting untuk hidup, biaya pendidikan siswa yang duduk di kelas X Akuntansi itu pun ditanggung, meskipun tidak secara total. ‘’Kami tak ingin anak itu putus sekolah. Biayanya kami bantu. Kami setengah, orang tuanya setengah,’’ tuturnya. Khusus untuk pelaksanaan MPLS, Rimbawati menyebutkan tidak ada perploncoan. Kegiatan tersebut sepenuhnya mengacu pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016. Saat itu, siswa baru diberikan materi seputar program, sarana dan prasaran sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri dan pembinaan awal kultur sekolah. Ditambahkan, jumlah siswa baru mencapai 105 orang yang terbagi atas Teknik Gambar Bangunan, Teknik Kontruksi Batu Beton, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Mutimedia, Akuntansi dan Pemasaran. ‘’Siswa itu terdaftar dalam tiga jalur, yakni prestasi, miskin, dan reguler,’’ imbuhnya. (kmb45/k50)
Bangli (Bali Post) Krama Desa Pakraman Abang, Kecamatan Kintamani tak bisa menggelar ritual keagamaan hingga tiga bulan ke depan. Penyebabnya karena tiga warga setempat melahirkan bayi kembar secara beruntun. Sebagaimana tradisi yang berlaku di desa pakraman setempat, kelahiran bayi kembar menyebabkan krama mengalami cuntaka. Krama baru bisa melaksanakan ritual keagamaan setelah dilaksanakan ritual mesadi dan melasti. Perbekel Desa Abang Songan I Made Diksa didampingi Perbekel Desa Suter I Wayan Nyepeg saat ditemui, Selasa (19/7) kemarin mengungkapkan, saat ini di Desa Pakraman Abang ada tiga warga yang melahirkan bayi kembar. Satu dari tiga warga yang melahirkan bayi kembar tersebut berasal dari Banjar Kelatkat Desa Abang Batu Dinding dan dua lainnya dari Banjar Beluhu Desa Suter. Warga dari Banjar Kelatkan melahirkan bayi kembar patuh sementara warga dari Banjar Beluhu masing-masing melahirkan bayi kembar buncing (bayi perempuan lahir duluan) dan bayi kembar salit (bayi lakilaki lahir duluan). Ketiga bayi kembar tersebut lahir dengan jarak waktu yang berdekatan.
Dijelaskan Diksa, sebagaimana tradisi yang berlaku di Desa Pakraman Abang, setiap ada kelahiran bayi kembar, baik kembar patuh, kembar buncing maupun kembar salit, maka krama setempat akan mengalami cuntaka selama 42 hari. Selama cuntaka, krama tidak boleh masuk ke dalam areal pura. Krama baru bisa masuk ke areal pura seperti biasanya setelah dilaksanakannya upacara mesadi di Jaba Pura Bale Agung desa pekraman setempat. ‘’Mesadi bermakna menghilangkan cuntaka atau mala,’’ terangnya. Lanjut dikatakannya, kendati upacara mesadi sudah dilalui, namun krama baru bisa melaksanakan ritual keagamaan seperti piodalan di Pura setelah dilaksanakannya upacara melasti. Upacara melasti sendiri baru digelar krama setelah bayi berumur tiga bulan menurut perhitungan kalender Bali. Upacara melasti dilaksanakan di Segara Watu Klotok, Klungkung atau di Danu Kuning. ‘’Untuk bayi kembar patuh, upacara melasti dilaksanakan di Danu Kuning. Sementara jika bayi kembar buncing maka upacara melasti dilaksanakan di Danu Gadang yang wilayahnya juga ada di Danau Batur.
Kalau yang lahir bayi kembar salit seperti yang lahir terakhir ini, maka upacara melastinya dilaksanakan di Pantai Watu Klotok, Klungkung,’’ jelasnya. Ditambahkan Nyepeg, pascakelahiran bayi kembar pertama di Dusun Klatkat, Krama Desa Pakraman Abang sejatinya sudah bersiap melaksanakan upacara melasti. Akan tetapi, upacara melasti terpaksa dibatalkan empat hari sebelum hari H, lantaran ada kelahiran bayi kembar di Dusun Beluhu. Selanjutnya pada 7 Juli lalu, salah seorang warga Beluhu kembali melahirkan bayi kembar salit sehingga menyebabkan masa cuntaka krama bertambah panjang. ‘’Dengan kelahiran bayi kembar salit ini maka upacara melasti baru bisa dilaksanakan tiga bulan setelah tanggal 7,’’ ujarnya. Ditambahkan Klian Dinas Suter Nengah Suratnata, akibat kelahiran bayi kembar beruntun di Desa Pakraman Abang, warga yang hendak melaksanakan karya ngenteg linggih, tirtayatra dan piodalan terpaksa batal. Meskipun semua perlengkapan upacara sudah disiapkan dengan matang. Dia juga mengatakan jika nantinya upacara melasti belum juga dilaksanakan saat hari raya Galungan, maka krama setempat terpaksa hanya bisa melakukan persembahyangan dari jaba pura. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Sejumlah guru di Kabupaten Bangli mempertanyakan tunjangan sertifikasi yang tak kunjung cair. Kondisi ini sudah berlangsung selama dua enam bulan. Padahal sebelumnya abdi bangsa ini telah diminta menandatangani pengamprahan dana oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli. Menurut salah satu guru, semestinya tunjangan sertifikasi tahun ini sudah diterima dua kali. Akan tetapi, hingga triwulan dua berakhir, hal itu tak kunjung terealisasi. Guru tersebut mempertanyakan penyebab belum cairnya tunjangan yang sangat ditunggu-tunggu tersebut. Padahal, guru di daerah lain sudah menerima itu. ‘’Di Buleleng sudah cair, mungkin karena hawanya lebih panas. Kalau di Bangli hawanya kan lebih dingin,’’ sindirnya. Menurut sumber itu, langkah yang dilakukan Disdikpora Bangli terkesan angin-anginan. Begitu mencuat di media terkait lambatnya pencairan tunjangan sertifikasi, mereka langsung turun menyambangi guru. Sementara saat berita tersebut mulai meredup, tidak ada lagi tindak lanjut. ‘’Baru ada berita di media
tentang itu (tunjangan belum cair-red), Kepala Sekolah diminta memberitahu guru untuk tanda tangan pengamprahan. Setelah itu tak ada lagi kelanjutannya,’’ katanya. Meskipun jumlahnya tak begitu besar, dikatakan tunjangan tersebut sangat penting untuk menopang kebutuhan rumah tangga. Dikonformasi hal tersebut, Sekretaris Disdikpora Bangli I Nyoman Sedana mengakui tunjangan tersebut belum cair. Namun ditegaskan, untuk tingkat TK dan SD sudah masuk pada tahap pengamprahan ke Bagian Keuangan Setda Bangli. Sementara untuk SMP dan SMA sudah masuk pada tahap verifikasi oleh pusat. ‘’Itu sudah diproses. Verifikasi tujuannya untuk mengetahui Keabsahannya. Bisa saja mereka (guru-red) sebelumnya menerima, namun karena kekurangan jam mengajar, tidak lagi menerima,’’ jelasnya, Selasa (19/7) kemarin. Mantan Kepala SMKN 1 Susut ini memastikan jika proses tersebut sudah selesai maka tunjangan akan langsung dicairkan. Pihaknya juga menyebut tak ada maksud untuk menghambat. ‘’Guru yang telah diverifikasi, kami upayakan untuk segera dicairkan,’’ tandasnya. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
9
Besok, ’’Palebon’’ Ida Pedanda Gede Made Gunung
Gianyar (Bali Post) Hampir dua bulan sudah, umat Hindu silih berganti datang ke Geria Gede Kemenuh Purnawati untuk melakukan bhakti kepada sang pencerah. Upacara palebon Ida Pedanda Gede Made Gunung akan dilaksanakan pada Wraspati Paing Kulantir, Kamis (21/7) besok. Berdasarkan dudonan karya, satu hari sebelum palebon, yakni pada Buda Umanis Kulantir atau hari ini (20/7), akan dilaksanakan melaspas uparangga dan pengantas, dilanjutkan dengan upacara upadesa. Puncak palebon besok yang dilaksanakan di Jaba Geria Purnawati diawali dengan prosesi matetangi atau pralina pada dini hari. Dilanjutkan dengan rangkaian upacara bumi suda hingga melaspas pebasmian. Prosesi dilanjutnya sekitar pukul 13.00 Wita dengan dilaksanakannya upacara merarakan toya pangentas hingga upacara ngemit galih pada malam harinya. Keesokan harinya, sebagai rangkaian terakhir pada palebon akan dilaksanakan prosesi panyupitan atau pengiriman abu jenazah menuju Pantai Saba, Blahbatuh. Prosesi dilanjutkan dengan upacara di Pantai Saba hingga terakhir dilaksanakan ngeledok atau nganyut. Sebagai rangkaian palebon sudah dilakukan beberapa kali upacara ayaban setiap purnama dan tilem. Upacara ayaban terakhir dilaksanakan Selasa (19/7) kemarin yang dirangkaikan dengan ayaban Purnama Kasa dan upacara masesalin. Menurut putra almarhum, Ida Bagus Purwita Suamem, upacara ayaban dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada pihak keluarga, 22 nanak, para sisya, serta masyarakat melakukan persembahyangan sebagai wujud bakti kepada almarhum. ‘’Terlebih Ida statusnya nabe. Jadi diberikan waktu lebih panjang agar semua berkesempatan melakukan bhakti sebelum palebon,’’ jelasnya. (kmb35)
Selesaikan Masa Hukuman
Dayu Suci Masih Berstatus ’’Nonjob’’
Gianyar (Bali Post) Pejabat eselon II Pemkab Gianyar, Ida Ayu Ketut Suci, yang dipidana dalam kasus penipuan, sudah selesai menjalani masa hukuman percobaan sejak 3 Juli 2016 lalu. Namun di Pemkab Gianyar sampai saat ini, ia masih berstatus nonjob. Padahal dalam mutasi pejabat eselon II di Pemkab Gianyar beberapa bulan lalu, ia ditunjuk menempati posisi strategis yakni Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT). Kasi Intel Kejari Gianyar Ketut Sudiarta, Selasa (19/7) kemarin, membenarkan bahwa perempuan yang akrab disapa Dayu Suci itu sudah mengakhiri masa hukuman percobaan. ‘’Hukuman untuk Ida Ayu Ketut Suci dengan pidana selama tiga bulan dengan masa percobaan selama lima bulan berakhir pada 3 Juli kemarin,’’ ungkapnya. Meski masa hukuman untuk pejabat yang terlibat kasus penipuan ini sudah selesai, namun sampai saat ini, ia mengaku belum menerima surat pemberitahuan dari Bapas Denpasar. ‘’Surat pemberitahuan pemberhentian masa hukuman memang belum kami terima dari Bapas. Mungkin masih dalam proses,’’ katanya. Dikonfirmasi terkait status Dayu Suci di Pemkab Gianyar yang sudah menyelesaikan masa hukuman, Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa belum mau berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan, status mantan staf ahli Pemkab Gianyar ini masih dalam kajian. Sementara Kepala BPPT Kabupaten Gianyar sampai saat ini masih diisi pelaksana tugas (plt). ‘’Ya itu (Dayu Suci -red) masih dikaji,’’ katanya. Sementara Dayu Suci yang dihubungi kemarin juga enggan berkomentar terkait statusnya yang tidak kunjung menduduki jabatan Kepala BPPT Kabupaten Gianyar. ‘’Tolong jangan bahas itu dulu ya,’’ ucapnya sembari menutup telepon. (kmb35)
Bali Post/nik
PELANTIKAN - Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV di Balai Budaya, Selasa (19/7) kemarin.
Mutasi 205 Pejabat Eselon III dan IV
Anggota Dewan Tuding Sarat Muatan Politik Gianyar (Bali Post) -
Mutasi yang diselenggarakan di Balai Budaya, Selasa (19/7) kemarin, mendapat sorotan tajam kalangan DPRD Gianyar. Anggota dewan menilai, pelantikan terhadap 205 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Gianyar itu sarat muatan politik. ‘’Sangat disayangkan keputusan Bupati dalam mutasi kali ini karena sama sekali tak tampak adanya perbaikan dalam penempatan pejabat. Ini seperti ngelablab batu karena tak kunjung ada perbaikan,’’ ucap anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai. I.B. Rai juga menyoroti sejumlah pejabat yang masih menyandang penjabat yang
dinilainya sebagai pejabat istimewa. Hal ini mengingat dari segi golongan mereka masih jauh di bawah sejumlah pejabat yang lainnya, namun sudah menempati posisi strategis. ‘’Masak ada yang baru golongan IIID selama dua tahun sudah menempati posisi kabag. Padahal masih ada puluhan pejabat yang golongannya sudah IVA dan IVB
puluhan tahun,’’ ucapnya. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengatakan, mutasi jabatan ini sudah sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Gianyar nomor 821.2/1133/BKD tertanggal 18 Juli 2016. Mutasi sebanyak 205 pejabat administrator dan pengawas, yang terdiri dari 62 pejabat administrator dan 143 pejabat
Ketua Baperjakat Tidak Bansos Tak Terencana Dilibatkan dalam Mutasi Harus Tepat Sasaran
Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar mengingatkan pemerintah agar mengarahkan bantuan sosial (bansos) tak terencana sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Jangan sampai bantuan salah sasaran apalagi dipolitisasi. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara, Selasa (19/7) kemarin mengungkapkan, pihaknya menilai bansos tak terencana sangat membantu masyarakat miskin yang memerlukan uluran tangan secepatnya dari pemerintah. Pihaknya pun mengaku siap mendukung pemerintah apabila diperlukan penambahan anggaran ke depan. ‘’Masih banyak keluarga miskin yang memerlukan bantuan. Kalau memang diperlukan, kami di dewan akan support untuk tambahan anggaran,’’ katanya. Politisi PDI-P ini mengatakan, bansos yang disalurkan untuk kepentingan yang sifatnya mendadak tersebut harus benar-benar menyentuh masyarakat miskin. Jangan sampai bantuan salah sasaran apalagi diarahkan hanya untuk kepentingan golongan tertentu. ‘’Apalagi sekarang kan sudah mau dekat-dekat Pilkada. Tentu kita tidak mau bantuan ke masyarakat sampai dipolitisir,’’ tegasnya. Guna memastikan penyaluran tepat sasaran, pihaknya di dewan mengaku siap menjalankan fungsi pengawasan bansos tak terencana. ‘’Bantuan ini harus untuk masyarakat miskin,’’ katanya. Untuk diketahui, selain bantuan rutin, Pemkab Gianyar juga mengalokasikan anggaran bansos tak terencana. Bansos ini sifatnya tidak terus-menerus, tidak terencana atau mendadak dan diberikan selektif kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan juga untuk menangani korban bencana alam. (kmb25)
Gianyar (Bali Post) Ada yang berbeda dari gelaran mutasi yang diselenggarakan di Balai Budaya Pemkab Gianyar, Selasa (19/7) kemarin. Kegiatan tersebut tidak dihadiri Sekda Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra. Bahkan ternyata selaku Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), ia tidak dilibatkan dalam pergeseran 205 pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemkab Gianyar itu. I.B. Gaga Adi Saputra mengakui jika dirinya memang tak menerima undangan sehingga ia memilih untuk tidak hadir dalam acara tersebut. ‘’Saya tidak hadir karena memang tidak diundang,’’ jelasnya, sembari menunjukkan surat dari BKD yang memang tidak mencantumkan Sekda Gianyar. Selain itu, sejak awal rencana gelaran mutasi ini pihaknya memang tidak pernah dilibatkan. Bahkan, dirinya mengaku tidak tahu jika akan dilaksanakan mutasi pejabat. ‘’Yang jelas, sejak awal ren-
cana mutasi hingga dilaksanakan pelantikan, saya sama sekali tak ikut dilibatkan. Bahkan, saat pelantikan pun saya tidak diundang,’’ ujarnya Disinggung soal posisinya yang selaku Ketua Baperjakat, alumni STPDN ini mengatakan jika hingga saat ini masih menjabat Ketua Baperjakat. ‘’Masih (menjabat Ketua Baperjakat -red). Tetapi saya memang tidak dilibatkan,’’ tandasnya. Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa yang dikonfirmasi hal ini menampik jika Sekda sengaja tak diundang. Ia mengatakan, dalam kegiatan pelantikan, semua pimpinan SKPD termasuk Sekda Gianyar sudah diundang. ‘’Kami sudah mengundang semua SKPD termasuk Sekda untuk menghadiri pelantikan ini,’’ katanya. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengaku tidak tahu-menahu terkait ketidakhadiran Sekda selaku Ketua Baperjakat. Menurut-
nya, jika memang merasa sebagai Sekda, semestinya I.B. Gaga Adi Saputra harus menghadiri acara kemarin. ‘’Masalah ketidakhadiran itu saya tidak tahu. Tetapi, jika merasa sebagai Sekda, harus hadir,’’ ujarnya. (kmb35)
pengawas. Mekanisme pengisian jabatan telah melalui tahapan seleksi sesuai dengan prosedur dalam Undangundang ASN. Agung Bharata menjelaskan, mutasi ini merupakan langkah yang dilakukan untuk penyegaran pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar. Selain itu, dalam mutasi kali ini sejalan dengan kepentingan dinas serta kelancaran pelaksanaan-pelaksanaan tugas pokok demi menciptakan pelayanan kepada masyarakat yang baik. ‘’Karena ada beberapa jabatan yang kosong yang
ditinggal seperti purnabakti, meninggal dan pindah, maka dari itulah harus diisi demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat,’’ ungkapnya. Ia juga menekankan, sumpah jabatan yang telah dilakukan para pejabat administrator dan pengawas agar senantiasa dihayati dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. ‘’Tunjukkan kinerja yang baik dan paling utama adalah mampu meningkatkan pelayanan publik untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Gianyar ke arah yang lebih baik,’’ tandasnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261
BNN Kabupaten Gianyar - 946122
PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314
KLUNGKUNG
10
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Dorong Pembangunan di Nusa Penida
Pemkab akan Percepat Penyeberangan Segi Tiga Emas Semarapura (Bali Post) –
SALAM - Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi menyalami siswa peserta pelatihan Paskibraka di Lapangan Puputan.
Pemkab Klungkung akan mempercepat realisasi penyeberangan segi tiga emas yang meliputi Pantai Bias Munjul di Pulau Ceningan, Nusa Penida, Pelabuhan Kusamba (Klungkung daratan), dan Pelabuhan Sampalan (Nusa Penida). Proyek itu untuk mendorong pembangunan di Kecamatan Nusa Penida.
Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung mempersiapkan Paskibraka yang akan bertugas pada perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Pelatihan dibuka Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. di Lapangan Puputan, Selasa (19/7) kemarin. Peserta pelatihan adalah siswa dan siswi tingkat SMA/SMK perwakilan dari masing-masing sekolah yang ada di Kabupaten Klungkung. Kapolres dalam sambutannya mengatakan menjadi anggota Paskibraka merupakan tugas mulia serta untuk memupuk kedisiplinan yang nantinya bisa ditularkan kepada rekan lainnya di sekolah. “Gemblengan dari pelatih dan pembina merupakan salah satu upaya meningkatkan kesiapan fisik dan mental,” tuturnya. Peserta pelatihan juga akan memperoleh pengalaman bekerja secara tim sesama anggota Paskibraka. ‘’Hindari kesalahan sekecil mungkin. Kalau satu orang salah, arus kesalahan tersebut akan terbawa kepada peserta lain. Jadi, berlatihlah dengan disiplin,” ungkap Arendra. Hadir Asisten II Setda Klungkung Ketut Suadnya, Plt. Asisten I I Wayan Sumarta, Kabag Pemerintahan Ni Luh Ketut Ari Citrawati, Kasdim 1610/Klungkung, dan pelatih Paskibraka. (dwa)
Pelabuhan Bias Munjul akan dijadikan pintu utama keluar dan masuk ke Pulau Ceningan dan Lembongan, sehingga jumlah wisatawan yang datang diketahui dengan pasti. Rencana ini disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam dialog di Bali TV, Selasa (19/7) kemarin. Pelabuhan Bias Munjul nantinya akan dilengkapi alat metal detector untuk mempermudah pengawasan dan antisipasi masuknya narkoba dan barang terlarang lainnya. Selain sebagai pelabuhan rakyat, Bias Munjul juga bakal dijadikan pelabuhan barang yang bisa diakses kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) yang memuat material berat. Guna memperlancar distribusi barang dari Pelabuhan Bias Munjul ke Ceningan dan Lembongan, akan dibangun
Bali Post/dwa
Kapolres Buka Pelatihan Paskibraka
Bali Post/dok
PELABUHAN – Salah satu pelabuhan tradisional di Kecamatan Nusa Penida.
jembatan penghubung kedua pulau ini agar bisa dilalui kendaraan roda empat. “Rencana pembangunan jembatan sudah diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Suwirta. Selain perencanaan pembangunan Pelabuhan Bias Munjul, masalah akses jalan juga masih menjadi PR besar Pemkab Klungkung karena sekitar 15 km jalan di Pulau Ceningan dan Lembongan rusak. Kerusakan jalan di Batu Melawang dan Celagiempak sudah sangat parah. Beruntung ada beberapa jalan alternatif yang sudah dibebaskan sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Apabila seluruh akses jalan di Nusa Lembongan dan Ceningan sudah diperbaiki, volume kendaraan roda empat dan roda dua akan dibatasi. Kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap pariwisata dan keg-
iatan masyarakat setempat. Seandainya kendaraan tidak dikontrol maka ke depannya lalu lintas di kedua pulau itu akan krodit. “Sebelum itu terjadi, Polres dan SKPD terkait saya tugaskan segera membuat perencanaan atau program guna mencegah membeludaknya kendaraan di Lembongan dan Ceningan,” jelas Suwirta. Jika masalah transportasi sudah terkontrol, wisatawan tidak akan cepat bosan berada di Ceningan dan Lembongan. Wisatawan yang berkunjung malah akan semakin bertambah. Untuk membuat wisatawan nyaman, fasilitas seperti vila, home stay, dan hotel juga harus mendapat perhatian serius. ‘’Urus izin terlebih dahulu. Jangan seenaknya membangun vila atau hotel di tempat-tempat yang tidak diizinkan,” tegasnya. (dwa)
SMK Pariwisata Yapparindo
Siswa Baru Ikuti ’’Sisya Upanayana’’
Bali Post/kmb
LUBANG - Areal parkir di kawasan Tukad Unda, berlubang setelah tergerus air hujan, Senin (18/7).
Tergerus Air Hujan
Areal Parkir Jebol Semarapura (Bali Post) – Areal parkir objek wisata Tukad Unda yang berada di wilayah Paksebali, Dawan, jebol tergerus air hujan, Senin (18/7) sekitar pukul 04.00 Wita. Areal parkir yang ambrol seperti lubang menganga dengan diameter 1,5 meter dan dalam lima meter, sehingga membahayakan pengunjung yang datang. Hasil pantauan di lapangan, Selasa (19/7) kemarin, areal parkir yang ambrol berada di atas kawasan objek yang baru ditata. Di bawah areal parkir sudah jebol sebelumnya, sehingga kondisinya makin parah. Akan tetapi di sekitar areal parkir yang ambrol belum dipasangi tanda peringatan, melainkan hanya diisi sebatang bambu di dalamnya. Perbekel Paksebali, I Putu Ariadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, senjak hujan deras mengguyur kawasan Klungkung, air Tukad Unda cukup deras, sehingga sangat berbahaya bagi wisatawan. Di samping itu pemandangan juga kurang bagus lantaran airnya cukup keruh. “Karena masih hujan, jadi kami tidak layani sementara foto-foto di sana. Kami takut tiba-tiba terjadi air bah,” katanya. Soal kawasan parkir yang ambrol, pihaknya bakal memasang rambu peringatan agar warga yang melintas bisa lebih berhati-hati. Untuk memperbaiki areal yang parkir yang ambrol untuk sementara akan dilakukan secara swadaya dan berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Bali Nusa Penida. “Kami optimis ke depannya kunjungan wisatawan kembali ramai, terutama ketika cuaca cerah. Apalagi kawasan tersebut juga akan dipercantik dengan pembangunan kolam renang,” jelasnya. (kmb)
Semarapura (Bali Post) – Sebanyak 355 siswa baru SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung mengikuti upacara sisya upanayana di Pura Watu Klotok, Selasa (19/7) pagi kemarin. Dalam upacara ini siswa diberikan karawista dan ajengan Saraswati yang dipercaya sebagai simbolis dari sthana Sang Hyang Widhi Aji Saraswati dalam diri manusia. Kepala SMK Pariwisata Yapparindo, I Wayan Doyo, di sela-sela kegiatan menyampaikan upacara sisya upanayana sebagai agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru. Tahun lalu acara ini digelar di Pura Kentel Gumi. Sisya upanayana merupakan runtutan dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai bentuk ritual masuknya siswa baru dalam kegiatan pendidikan yang akan ditempuh selama tiga tahun ke depan. Siswa baru mengikuti upacara bersama OSIS, guru, dan pengurus
yayasan. “Jika secara sekala siswa baru dilantik dengan upacara bendera, maka secara niskala dilantik dengan sisya upanayana yang disimbolkan dengan pemakaian karawista,” jelas Doyo. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Ketewel dari Geria Satriya, Kecamatan Dawan. Acara diisi penyerahan tanaman langka dan bunga kepada pihak pangempon pura yang diterima langsung salah seorang pemangku Pura Watu Klotok. Ketua Yayasan Yapparindo yang juga anggota DPRD Bali I Ketut Mandia mengatakan kegiatan ini lebih pada mengajak siswa meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa khususnya Ida Sang Hyang Aji Saraswati agar mendapat bimbingan saat belajar. “Dengan demikian, anak-anak ke depannya menjadi tulang punggung bangsa yang selalu bertakwa kepada Tuhan,” sebutnya.
Bali post/dwa
DI PURA - Siswa baru SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung mengikuti upacara sisya upanayana di Pura Watu Klotok. Sekitar 500 siswa mendaftar masuk SMK Pariwisata Yapparindo, namun hanya 355 yang diterima akibat keterbatasan kelas. Sekolah
ini kini memiliki 1.140 murid yang dibagi dalam 17 rombongan belajar. Sebelumnya hanya ada tiga kompetensi keahlian, yakni perhotelan,
tata kecantikan, dan jasa boga, namun pada tahun ajaran baru 2016/2017 ditambah usaha perjalanan wisata dan partiseri. (dwa/k100)
Semarapura (Bali Post) – Pemkab Klungkung dalam hal ini Dinas PU berencana membangun proyek sumur bor di sebelah timur SD 1 Takmung persisnya di Kantor UPT Disdikpora Banjarangkan. Akan tetapi, proyek sumur bor ini mendapat penolakan warga setempat melalui surat dengan alasan takut terjadi semburan lumpur seperti di Sidoarjo, Jatim, dan keringnya tanah pertanian. Perbekel Takmung, Nyoman Mudita, membenarkan adanya penolakan dari warga. Penolakan berawal ketika ada surat tembusan masuk dari Dinas PU Klungkung yang akan mengerjakan proyek sumur bor tersebut. Mengetahui adanya surat tersebut, ia kemudian menyarankan Dinas PU untuk melakukan sosialisasi terlebih dulu mengingat lokasi proyek berada di Desa Takmung yang penduduknya padat. Saat itu Dinas PU Klung-
kung mengatakan proyek yang didanai dari APBD ini telah masuk tender dan siap dikerjakan. Mendengar hal itu, Mudita yang sebelumnya menjabat Bendesa Adat Lepang mendesak lagi agar proyek sumur bor tersebut disosialisasikan ke masyarakat. Dinas PU kemudian mau bertemu warga. “Saat bertemu itulah muncul penolakan dari warga. Warga menolak keberdaan sumur bor karena takut seperti di Lapindo dan lahan pertanian di Takmung kering,” katanya, Selasa (19/7) kemarin. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ikut turun tangan. Bupati asal Nusa Penida ini mengundang sejumlah tokoh masyarakat di Takmung. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat memberikan masukan agar
lokasi sumur bor dipindah dari daerah padat permukiman. Sebelum dilaksanakan, proyek tetap harus disosialisasi ke masyarakat. Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa juga tidak menampik ada rencana pembangunan sumur bor di Desa Takmung. Proyek ini dibuat untuk mengatasi kesulitan air warga karena selama ini wilayah Banjarangkan kekurangan air. Jika proyek ditolak warga, pihaknya akan mencari tempat alternatif atau mencari kandungan air di Desa Banjarangkan. “Saya tidak tahu pasti berapa besar anggaran proyek sumur bor tersebut. Yang jelas bagian dari Dinas PU dan didadani dari APBD Induk Tahun 2016 dengan kapasitas air 12 liter per detik,” jelasnya. (kmb)
Warga Takmung Tolak Proyek Sumur Bor
Nyoman Mudita
Bali Post/kmb
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
BULELENG
11
Soal Sosialisasi Bandara
Camat Kubutambahan Dua Kali Didatangi Utusan PT BIBU
I Gede Sandhiyasa, S.Sos., M.Si.
Bali Post/kmb34
Hindari Politik Praktis, Perbekel Dilarang Rangkap Jabatan Singaraja (Bali Post) Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2017, perbekel atau kepala desa diimbau untuk menghindari politik praktis. Terlebih menyalahgunakan wewenang demi memenangkan pasangan calon (paslon) tertentu. Untuk itu, perbekal dilarang merangkap jabatan. Larangan itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Buleleng I Gede Sandhiyasa, S.Sos., M.Si., Selasa (19/7) kemarin. Mengacu pada Undangundang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya pasal 51, ada sejumlah larangan yang mesti ditaati perbekel. Di antaranya menyalahgunakan wewenang, melakukan tindakan diskriminatif, melakukan tindakan meresahkan sekelompok masyarakat, kolusi, korupsi, dan nepotisme, menerima uang, barang, dan atau jasa dari pihak lain yang dapat memengaruhi keputusan atau tindakan yang akan dilakukan. Di samping itu, dilarang menjadi pengurus partai politik. “Atas aturan itu, jelas perbekel tidak boleh merangkap jabatan terutama
jabatan di partai politik,’’ papar Sandhiyasa. Sambung dia, jika mau ikut politik praktis, maka perbekel harus menanggalkam jabatannya. Pria asal Bebetin, Sawan ini, menjelaskan, apabila perbekel ketahuan bertindak menyalahgunaan aturan masyarakat dapat menegur bersangkutan. Se d a ng kan pemerintah tidak memiliki kewenangan termasuk larangan berpolitik. “Biasanya (penolakan rangkap jabatan perbekel - red) itu kan dari masyarakat, bukan kami di pemerintah. Nah kalau ada masyarakat tidak terima, kami hanya meluruskan penjelasan. Namun, bukan kewenangan kami untuk melarang,” jelasnya. Mengacu pada aturan yang ada, desa memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan adat istiadat. “Di Buleleng ada 129 desa dan 19 kelurahan. Kami akan berbagi peran dengan Kesbangpol Limnas Buleleng, untuk melakukan pemantauan,’’ tandas Sandhiyasa. (kmb34)
Bali Post/kmb38
TANGGAPAN - Sidang paripurna penyampaian tanggaapan Bupati atas pemandangan umum fraksi atas Rancangan APBD 2016 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015, Selasa (19/7) kemarin.
Bupati PAS Tanggapi Pandangan Umum Dewan
Singaraja (Bali Post) – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menyampaikan tanggapannya atas pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Buleleng terhadap Rancangan APBD Perubahan 2016 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015. Bupati menanggapi pemandangan umum dewan itu melalui sidang paripurna Selasa (19/7) kemarin. Sidang dipimpin Ketua Dewan Gede Supriatna. Menyikapi pandangan umum masing-masing fraksi, Bupati PAS menjelaskan, dalam APBD Perubahan 2016 ini, pemerintah berupaya melakukan efisiensi belanja pada berbagai program. Selain itu, pemerintah memprioritaskan pemenuhan biaya untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, sosial, pelayanan administrasi umum pemerintahan dan urusan pemerintah lainnya. terkait saran hibah bantuan sosial (bansos), Bupati menyatakan sepandapat dengan usul tersebut. Pemkab tetap mengikuti regulasi dan ketentuan lain yang mendasari realisasi hibah bansos untuk menjawab kebutuhan masyarakat luas. Sementara itu, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna mengatakan, tahapan pembahasan rancangan APBD Perubahan 2016 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 sudah dilakukan dengan baik. Hingga pada tahapan paripurna tidak ada lagi hal-hal yang dipermasalahkan, sehingga lembaga dewan sepakat menerima tanggapan Bupati. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Sosialisasi proyek bandara di Kubutambahan oleh PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti diminta agar ditunda. Aparat di kecamatan belum mendapat instruksi dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Permintaan penundaan itu disampaikan Camat Kubutambahan, saat dia didatangi utusan PT BIBU. Dikonfirmasi Selasa (19/7) kemarin, Camat Kubutambahan Komang Sumertajaya mengatakan bahwa sebelum surat undangan sosialisasi diterimanya, dia sempat didatangi oleh utusan dari pihak PT BIBU Panji Sakti. Utusan itu meminta agar kecamatan memfasilitasi
sosialisasi terkait proyek bandara. Saat itu, camat tidak mengizinkan dan menyarankan agar sosialisasi ditunda. Setelah itu perwakilan PT BIBU untuk kali kedua kembali meminta tanggapan kecamatan dan diberikan jawaban agar sosialisasi ditunda. Alasan
penundaan ini karena pihak kecamatan belum mendapatkan perintah dari bupati maupun pejabat berwenang lainnya untuk memfasilitasi sosialisiasi tersebut. “Dua kali kami didatangi oleh utusan dari PT BIBU Panji Sakti dan kami minta agar ditunda karena tidak
ada perintah dari atasan di kabupaten atau pejabat lain. Sikap kami ini bukan menghambat namun karena tugas kami ada atasan, sehingga apa pun itu harus ada petunjuk dari atasan di daerah,” katanya. Walau belum ada perintah dari Bupati maupaun Wakil Bupati Buleleng, namun Sumertajaya mengaku sempat dihubungi melalui telepon oleh Asisten I Made Arya Sukerta atas petunjuk Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka agar sosialisasi itu diizinkan. Dalam
sambungan telepon itu, dia kembali menegaskan alasan agar menunda sosialisasi itu karena belum ada perintah Bupati atau Wakil Bupati. “Kemarin (Senin, 18/7) malam, saya ditelepon oleh Asisten I atas petunjuk pak Sekda diminta memfasilitasi sosialisasi untuk Kecamatan Kubutambahan, namun kami bilang tidak ada petunjuk Bupati dan sampai sekarang sikap kami menunggu petunjuk Bupati atau Wakil Bupati,” jelas Sumertajaya. (kmb38)
Bali Post/kmb34
DIRAWAT - Perawatan intensif korban penganiayaan Made Mudaning (67) di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Buleleng. Polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap oknum MW, Selasa (19/7) kemarin.
Gara-gara Kelapa, Pam. Obvit Polda Bali MW Aniaya Nenek Mudaning Cek Alat Keamanan
Singaraja (Bali Post) Hanya karena kasus sepele, yakni gara-gara buah kelapa, MW nekat menganiaya nenek tua, Ni Made Mudaning, asal Banjar Dinas Tegeha Desa Pakisan, Kubutambahan, Buleleng. Akibat peristiwa itu, nenek berusia 67 tahun tersebut harus mendapatkan perawatan di IGD RSUD Buleleng. Aksi dugaan pencurian dan penganiayaan itu kini sedang ditangani petugas Polsek Kubutambahan. Kapolsek Kubutambahan, AKP I Komang Sura, Selasa (19/7) kemarin, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan dan dugaan pencurian buah kelapa itu. Penyidik kini sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi atas peristiwa tersebut. “Laporan sudah kami
terima. Anggota sedang mencari pelaku. Data dan kronologis kami akan lengkapi lagi,’’ ucap kapolsek. Sementara suami korban, Made Suwena (70), mengatakan istrinya mengalami luka di kepala. Diceritakan, kasus penganiayaan terjadi Selasa (19/7) pukul 09.00 wita, di pekarangan miliknya. Kala itu, korban memasak dan dia di rumah sendirian. Tak lama berselang, korban mendengar suara seperti buah kelapa jatuh. ‘’Waktu mendengar kelapa berjatuhan, ibu saya melihat ke pekarangan belakang rumah. Saat itu dilihat MW sedang mengambil kelapa. Kebetulan saat itu ibu sendirian karena bapak saya sedang nyabit,’’ sambung anak korban, Made Mudita. Karena kelapanya diambil MW, sambung Mu-
dita, korban menegur MW. Namun, MW berdalih buah kelapa diambil untuk dipakai kebutuhan upakara. Cekcok antara Mudaning dengan MW pun tak bisa terhindarkan. MW mengambil bambu dan dipukulkan ke arah nenek tua itu. Karena diserang, Mudaning berlari dan sembunyi di dekat pohon pisang. MW mengejarnya dan melakukan penganiayaan. Tak lama berselang, MW meninggalkan korban. Sementara suami Mudaning, sepulang mencari rumput terkejut melihat istrinya babak belur. Ia memanggil anak-anaknya untuk melarikan korban ke Puskesmas Kubutambahan. Karena luka yng dialami cukup parah, korban dirujuk ke RSUD Buleleng. (kmb34)
Polres Buleleng
Singaraja (Bali Post) Tim supervisi dari Direktorat Pengamanan Objek vital (Dit. Pam. Obvit) Polda Bali yang dipimpin AKBP Jermias Rontini, Selasa (19/7) kemarin, menyambangi Polres Buleleng. Mereka mengecek kesiapsiagaan Polres pimpinan AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Selain itu, tim juga mengecek sarana dan prasarana yang dimiliki polres, dilanjutkan dengan memantau kesiapan anggota dalam menghadapi berbagai kondisi keamanan di masyarakat.
Kapolres Sukawijaya menyambut baik supervisi dari Tim Obvit Polda Bali. dia mengatakan, selama ini anggotanya sudah dilatih sigap dalam menghadapi situasi apa pun. Di samping itu, yang paling utama, tim Obvit mengecek keamanan pintu masuk Polres Buleleng. Portal dekat pos penjagaan diperiksa. “Tim juga mengecek kesiapan penjagaan portal. Anggota yang berjaga diberikan arahan untuk peningkatkan tugas-tugas ke depannya,” paparnya. (kmb34)
JEMBRANA
12
Rabu Umanis 20 Juli 2016
Kolam Dermaga PPN Pengambengan Belum Maksimal
Negara (Bali Post) – Selama bertahun-tahun kondisi kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan belum maksimal. Kapal-kapal penangkap ikan tidak bisa leluasa keluar masuk disebabkan kolam dangkal saat air laut surut. Kapal pengeruk pasir bernilai puluhan miliar rupiah untuk mengeruk pasir yang sempat mangkrak kini mulai dioperasikan kembali. Dari pengamatan, Selasa (19/7) kemarin, kapal yang dianggarkan dari APBN dan datang tahun 2014 itu sudah bisa jalan namun belum beroperasi. Sebelumnya selama hampir dua tahun kapal hanya mengambang di kolam labuh depan SPBN Pengambengan. Namun, kini kapal sudah berpindah di sisi barat dan disambung dengan pipa-pipa menuju lokasi perluasan lahan pelabuhan. Sejumlah pekerja juga nampak sedang menggali lubang di areal tersebut. Dari informasi, lahan sekitar satu petak ini akan digunakan untuk
Lima Pelaku Judi Dibekuk Polisi
Negara (Bali Post) Selama tiga hari, jajaran Reskrim Polres Jembrana membekuk lima tersangka judi Togel. Di antara pelaku menjalankan aksinya hingga ke Singaraja. Selain berperan sebagai pengecer, polisi juga mengamankan pengepul. Tig a p ela ku jud i d ia mankan Sabtu (16/7) lalu di antaranya I Ketut AA (30) asal Lingkungan Baler Bale Agung, Negara, I Gede NP (50) dan Ni Komang, S.H. (38) keduanya asal Manistutu. I Ketut AA yang selaku pengecer togel dibekuk sore sekitar pukul 15.30 Wita berikut berang bukti buku tafsir mimpi dan uang tunai Rp 135 ribu. Selanjutnya, I Gede NP diamankan pukul 18.30 Wita di Banjar Ketiman, Manistutu, Melaya. Dari tangan tersangka diamankan uang tunai Rp 100 ribu. Polisi selanjutnya mengembangkan dan membekuk Ni Komang, S.H. yang berperan selaku pengepul Togel. Selanjutnya pada Senin (18/7) dua tersangka yang sehari-hari menjadi sopir angkutan AKDP diamankan di Gilimanuk. Mulanya, polisi membekuk Made Ar alias Kadek Brata (62) asal Ling-
menumpuk pasir yang disedot dari kolam labuh. Sementara itu, Kasubag TU PPN Pengambengan, Kadek Adi Candra, ditemui di kantor mengatakan saat ini kapal penyedot pasir senilai Rp 22 miliar lebih itu sudah bisa beroperasi. PPN sudah memasang pipa guna uji coba kemampuan kapal tersebut atau uji efektivitas. Diakuinya, kapal sempat tidak bisa digunakan lantaran ada bagian yang harus diganti. Tahun ini PPN Pengambengan menganggarkan perbaikan kapal tersebut dan kini sudah bisa beroperasi. Sejak datang tahun 2014, kapal tersebut baru beroperasi sekitar empat bulan. Setiap perkembangan uji efektivitas kapal ini dilaporkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Saat normal kedalaman kolam labuh memang masih minus 0.5 meter. Sementara idealnya semestinya minus tiga meter. Sehingga diharapkan ke depan, kapal-kapal penangkap ikan dengan bobot di atas 30 GT bisa masuk ke PPN. (kmb26)
kungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk. Dari tangan sopir angkutan trayek Singaraja-Gilimanuk ini petugas mengamankan barang bukti uang tunai Rp 120 ribu dan handphone berisi pasangan togel. Polisi lantas mengembangkan kasus ini dan memancing tersangka lainnya Made Pat alias Pak Malen (60) asal Seririt, Buleleng untuk datang ke Gilimanuk. Pelaku yang berperan selaku pengepul, dibekuk di sekitar Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 17.00 Wita. Semua tersangka kini diamankan di Mapolres Jembrana untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi Selasa (19/7) kemarin membenarkan penangkapan tersebut. Modus pelaku menjalankan transaksi menggunakan sarana handphone. Polisi juga mengamankan barang bukti kertas dan buku berisi angkaangka pasangan togel. Kelima tersangka saat ini diamankan, empat di antaranya ditahan di Mapolres dan satu tersangka perempuan dititipkan di Rutan Negara. Pelaku dijerat pasal 303 KUHP. (kmb26)
Bali Post/olo
Ringsek – Dua kendaraan bermotor yang ringsek akibat tertabrak truk yang mundur lantaran tak kuat menanjak di Pekutatan.
Tak Kuat Menanjak
Truk Mundur, Gilas Sepeda Motor
Bali Post/olo
PASIR - Pipa saluran yang terhubung ke kapal penyedot pasir menuju daratan mulai dipasang, namun belum dioperasikan. Kapal penyedot pasir ini mulai beroperasi setelah hampir dua tahun mangkrak lantaran rusak.
Operasi Ramadaniya
Pospam Terbaik Diberikan ”Reward”
Negara (Bali Post) – Sejumlah pos pengamanan (pospam) selama arus mudik dan arus balik Lebaran mendapat apresiasi dari kesatuannya. Dalam apel Selasa (19/7) kemarin di halaman Mapolres, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo memberikan reward bagi Pospam terbaik di jajaran Polres Jembrana. Pospam Polsek Kawasan Laut Gilimanuk terpilih meraih nilai tertinggi menyingkirkan empat pospam lainnya. reward berupa televisi layar datar diserahkan Kapolres kepada Pospam terbaik dengan harapan bisa dipergunakan Polsek baik di pos atau di Mapolsek. Upaya ini dilakukan guna memacu kinerja jajarannya yang sudah berupaya maksimal dalam pengamanan selama operasi Ramadaniya lalu. “Selain memberikan pengamanan dan pelayanan,
kami sengaja melombakan pospam terbaik sehingga pos ditata sedemikian rupa agar bagus. Secara umum semuanya sudah baik, tapi dari penilaian, Pospam Gilimanuk yang nilainya tertinggi,” ujar Kapolres Djoni. Dari sejumlah pospam yang tersebar dari Pekutatan hingga Gilimanuk, dipilih lima pospam terbaik dan kembali dinilai guna ditentukan pemenang. Penilaian tersebut meliputi tampilan fisik pos, kebersihan, kerapian dan kenyamanan. Kelengkapan pos dan performance personel juga menjadi unsur penilaian. Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang bahu-membahu melaksanakan tugas hingga arus mudik di wilayah hukum Polres Jembrana berjalan lancar dan aman. (kmb26)
Bali Post/olo
REWARD - Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo menyerahkan reward kepada pospam terbaik Polsek Gilimanuk selama Operasi Ramadaniya lalu.
Negara (Bali Post) – Akibat tak kuat menanjak, sebuah truk penuh muatan mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya, Selasa (19/7) kemarin. Truk yang mengangkut palen-palen itu mundur saat menanjak tikungan di Pekutatan, jalur DenpasarGilimanuk kilometer 66-67. Dari informasi, truk dengan nomor polisi DR 8421 AA yang dikemudikan Asnadi (46) asal Probolinggo, Jawa Timur itu melaju dari arah Gilimanuk. Saat memasuki TKP, dengan situasi jalan tikungan tajam menanjak, truk tidak kuat melintas. Truk sempat berhenti dan akhirnya mundur. Sejumlah kendaraan bermotor yang berada di belakang truk tertabrak. Di antaranya sepeda motor DK 7359 JT yang dikendarai Aman Santoso (56) asal Banyuwangi dan mobil Avanza DK 1815 XO yang dikemudikan Nengah Gatriasa (54) asal Buleleng. Pengendara sepeda motor yang berada tepat di belakang truk langsung melompat bersama istrinya saat truk mundur. Pengendara berikut yang membonceng selamat,
namun sepeda motor ringsek tergilas truk. Truk baru berhenti setelah menabrak mobil Avanza setelah menggilas sepeda motor. Kendati terhenti, mobil Avanza ringsek di bagian depan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Polisi dari Polsek Pekutatan yang mendapatkan informasi kecelakaan itu langsung meluncur ke TKP. Sepeda motor yang dilindas nyaris ludes terbakar, sebelum akhirnya dipadamkan oleh petugas dengan air. Panit Lantas Polsek Pekutatan Iptu I Gusti Puta Sutama kemarin membenarkan lakalantas akibat truk mundur itu. Akibat lakalantas itu, arus lalu lintas sempat tersendat dari dua arah. Arus lalu lintas baru lancar setelah
BUMN Belum Beli Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Negara (Bali Post) Hingga saat ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang diperintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk membeli ikan nelayan Kabupaten Jembrana, belum terwujud. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana Made Widanayasa, Selasa (19/7) kemarin mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara di Desa Pengambengan. “Katanya usai Lebaran program tersebut akan dijalankan,” kata Widanayasa. Dikatakan selain ke pelabuhan, pihaknya juga akan menanyakan lebih lanjut program tersebut saat dirinya diundang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ke Jakarta, beberapa hari mendatang. Untuk mendukung berjalannya program tersebut, nelayan yang ada di Kabupaten Jembrana juga harus mempersiapkan diri untuk memenuhi kualitas hasil tangkap. Menurutnya setiap perusahaan termasuk yang dimiliki negara, pasti memiliki persyaratan jenis ikan berikut kualitasnya yang bisa dibeli. Karena itu, nelayan juga harus memenuhi persyaratan tersebut. Widanayasa mengatakan salah satu perhatian HNSI Jembrana yang ditekankan kepada anggotanya, berkaitan dengan ukuran ikan yang bisa disetorkan ke BUMN pembeli, sehingga harus dilakukan
pemilahan, karena ukuran ikan hasil tangkap beragam. Pihaknya berharap selain masalah kualitas hasil tangkap, anggotanya tidak melupakan suplai ke pabrik-pabrik pengolahan ikan yang sudah menjadi pelanggan mereka selama ini. Dengan adanya kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut, menurutnya, akan menumbuhkan persaingan harga antarpembeli yang menguntungkan nelayan. “Mau tidak mau pabrik atau pembeli lain harus bersaing harga dengan BUMN, sehingga harga ikan nelayan stabil. Itulah yang sebenarnya nelayan harapkan sejak dulu,” katanya. Sementara itu saat berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kabupaten Jembrana awal bulan Juni lalu, Menteri Susi memerintahkan PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia (Perindo) -- dua perusahaan BUMN -- untuk membeli hasil tangkap nelayan. Perintah tersebut katanya, setelah nelayan mengeluhkan rendahnya harga ikan saat hasil tangkap melimpah, sehingga beberapa nelayan membuang kembali hasil tangkapnya karena harga yang diperoleh tidak sesuai. Diharapkan BUMN ikut membeli, harga ikan yang semula antara Rp 4 ribu hingga Rp 6 ribu per kilogram, bisa naik antara Rp 7 ribu hingga Rp 9 ribu. (kmb)
truk dan dua kendaraan yang terlibat lakalantas diderek. (kmb26)
Bali Post/olo
PELAKU – Para pelaku judi togel diamankan di Mapolres Jembrana.
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
KARANGASEM
13
Polemik Layanan PDAM
SOSOK Libatkan Ahli
ADA rencana Pemprov Bali disokong pemkab/pemkot se-Bali menata kawasan Besakih, dengan membentuk Badan Pengelola (BP) Besakih. Selama ini, ada kesan kurang nyaman bagi pamedek dan pengunjung. Misalnya, lampu penerangan banyak yang mati dalam waktu lama tanpa perbaikan. Pedagang acung merangsek, sampah kerap bertebaran saat pamedek ramai. Sementara di hulu pura makin banyak kios atau toko serta permukiman. Trotoar sudah lama jebol dan tak kunjung diperbaiki Bali Post/bud sehingga menimbulkan kesan tak tertata. Rapat BP sudah beberapa kali digelar. Rapat terakhir dilaksanakan pekan lalu di Karangasem. Dari catatan dulu, mantan Gubernur Bali Prof. Ida Bagus Mantra pernah mengemukakan ide penataan Besakih. Dari pura ke atas, dibebaskan dari bangunan bersifat komersial dan permukiman. Kawasan suci itu dijaga kesuciannya dengan penanaman pohon langka atau tanaman yang berfungsi untuk prasarana upacara. Pada rapat pekan lalu, Nayaka Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali, Drs. I Gede Putu Wardana, yang hadir mengatakan penataan Pura Besakih mesti melibatkan ahli tatwa, babad, dan sejarah. Menurut mantan Penjabat Bupati Karangasem sebelas1 tahun lalu itu, Besakih memang mendesak dilakukan penataan. Pasalnya, masalahnya sudah sangat kompleks. Konsep penataan sangat perlu melibatkan ahli yang paham tatwa dan purana tentang Besakih. “Membahas Besakih, kita ini tentu tak memiliki pengetahuan yang utuh. Sementara, penataan di Pura Kahyangan Jagat itu mesti utuh dan tidak bergeser dari tatwa dan purana Besakih,” ujar pria asal Tampuagan, Amlapura itu. (bud)
Satpol PP Fokus Tangani Pedagang Pasar Karangsokong
Amlapura (Bali Post) Pedagang Pasar Karangsokong kini menjadi fokus penanganan Satpol PP. Semrawutnya kondisi pasar ini membutuhkan penanganan serius untuk menata para pedagang. Salah satu masalah yang belum teratasi adalah pedagang yang kerap memanfaatkan badan jalan di luar areal utama Pasar Karangsokong sehingga membuat akses jalan kendaraan menjadi krodit saat memasuki maupun keluar pasar. Terlebih saat hari raya tertentu, kendaraan dipastikan tak bisa masuk. Dihubungi Selasa (19/7) kemarin, Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Supartha mengatakan, pihaknya menerjukan tim khusus untuk terus memantau kondisi pasar, khususnya para pedagang di kanan kiri jalan akses masuk dan keluar dari arah barat ke timur. Ini terus dilakukan karena situasi Pasar Karangsokong terus dikeluhkan masyarakat. Pedagang yang memanfaatkan areal luar Pasar Karangsokong kerap memanfaatkan badan jalan. Padahal, Satpol PP sudah memberi batas lokasi pedagang, baik di sebelah utara jalan raya yang berupa deretan kios maupun sebelah selatan jalan yang ditempati pedagang darurat (bongkar pasang lapak). Akan tetapi, batas itu kerap dilanggar. Supartha menegaskan, penanganan oleh Satpol PP sementara tetap difokuskan untuk di luar areal utama Pasar Karangsokong. Khusus areal pedagang di depan deretan kios sebelah utara, pihaknya menegaskan itu adalah areal hak milik yang menjadi satu dengan setiap kios, bukan lahan parkir yang disediakan pemerintah daerah. Jadi, pihaknya hanya bisa memberi batas dengan badan jalan agar sisa areal yang ada bisa dimanfaatkan untuk areal parkir. “Sebenarnya, bila pedagang tidak lewat dari batas garis areal kios hak milik dengan badan jalan, kendaraan roda empat bisa lewat dari dua arah,” kata Supartha. Areal luar Pasar Karangsokong ini selalu ramai sejak pagi hingga malam. Bahkan, saat dini hari hingga pagi, areal ini juga masih dimanfaatkan para pedagang, khususnya pedagang grosiran. Situasi itu terjadi setiap hari, di mana pedagang darurat dengan pedagang grosiran menggunakan areal itu secara bergantian. Sehingga, pasar ini kerap dijuluki pasar 24 jam di Karangasem karena pasar ini tak pernah sepi sepanjang hari. Untuk diketahui, areal utama Pasar Karangsokong hanya efektif pada saat pagi hari. Setelah itu, situasi ramai hanya terjadi di luar areal utama pasar. Rencananya, areal tersebut akan ditata kembali oleh pemerintah daerah dengan mengaspal seluruh areal tersebut. Tujuannya, agar ketika terjadi hujan, lingkungan sekitar tak menjadi kumuh. Rencana ini tentu kembali berimbas terhadap keberadaan pedagang. Dengan begitu, pedagang darurat di sana kembali akan direlokasi sementara ke tempat lain dalam beberapa hari. (kmb31)
Ombudsman Tuding Pemerintah Daerah Lamban Amlapura (Bali Post) -
Polemik terkait layanan PDAM Karangasem kepada pelanggannya membuat lembaga yang menangani masalah layanan publik seperti Ombudsman RI, heran. Persoalan ini sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Akan tetapi, sama sekali belum ada terobosan berarti dari pemerintah daerah yang bisa berdampak luas menyelesaikan persoalan ini. Dihubungi via telepon, Selasa (19/7) kemarin, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Al Khatab mengatakan, pihaknya dalam pekan ini berencana bertandang ke Karangasem untuk menindaklanjuti derasnya keluhan pelanggan kepada pemerintah daerah maupun PDAM. Pihaknya mengaku ingin tahu lebih detail mengenai polemik di PDAM Karangasem, upaya pemerintah daerah dan seperti apa hasilnya, untuk bisa memberikan masukan langkah-langkah yang mesti diambil. Sebab, ini sangat berkaitan dengan kepentingan pelayanan publik kepada pelanggannya. Dengan begitu, pelanggan tidak merasa dikorbankan dari ketidakberdayaan pemerintah daerah dan PDAM mengatasi masalah kebutuhan pokok air bersih. Mestinya, dia menilai PDAM bisa lebih proaktif menjalin komunikasi dengan pelanggannya. Kalau masalahnya memang debit air tak mencukupi dan harus dilakukan pengaliran air secara bergilir, setidaknya ada pemberitahuan kepada pelanggan. Sehingga, pelanggan bisa menunggu aliran air sesuai jadwal dan menampungnya sesuai kebutuhan. Selain itu, bila PDAM mengalami masalah distribusi air dalam waktu cukup lama, misalnya
hingga seminggu, maka PDAM berkewajiban mengirimkan distribusi air bersih kepada pelanggan yang tidak mendapatkan aliran air dengan mobil tangki. ”Ini sebagai bentuk tanggung jawab PDAM kepada pelanggannya,” katanya. Cara seperti itu, kata Umar Ibnu Al Khatab, bisa sebagai bentuk kompensasi PDAM kepada pelanggan karena sudah lama tak mendapat air bersih. Jadi, kompensasi kepada pelanggan tidak serta merta selalu diukur dengan pemberian uang kepada pelanggan. Sebelumnya, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menjelaskan bahwa pemerintah daerah belum bisa memberikan kompensasi kepada pelanggan PDAM Karangasem. Sebab, masalah kompensasi itu belum ada klausul aturan yang mengizinkan untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan PDAM. Menanggapi hal itu, Ibnu Al khatab menegaskan, sejatinya setiap pelayanan publik di Karangasem adalah tanggung jawab dari Pemkab Karangasem. Menurutnya, walaupun belum ada peraturan yang mengatur mengenai pemberian kompensasi air oleh PDAM, pemerintahh daerah harus memberikan kompensasi kepada pelanggan walaupun
Bali Post/kmb31
MENCARI AIR - Seorang warga terpaksa mencuci pakaian dan mencari air di selasela bebatuan di Sungai Tukad Buah, Desa Seraya Timur lantaran air PDAM tak mengalir di sana sejak sebulan terakhir. dengan cara tidak memberikan uang kepada pelanggan PDAM. “Tidak perlu menunggu aturan, pemerintah inisiatiflah melakukan tindakan yang bersifat pelayanan publik. Sebab, masalah kebutuhan air, pelanggan tak bisa diajak menunggu. Itu kebutuhan pokok dan pelanggan selalu membayar kewajibannya set-
iap bulan,” tegasnya. Pihaknya berharap pemerintah daerah melalui PDAM Karangasem tetap berupaya memikirkan bersama-sama agar pelanggan tidak kehilangan haknya dengan polemik PDAM seperti ini. Terlebih, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan paling dasar masyarakat sehari-hari.
Jangan sampai persoalan ini terus berlarut-larut tanpa ada solusi jangka panjang maupun jangka pendek. Bupati Karangasem harus menepati janjinya sebelum pemilihan bupati tahun lalu kepada Ombusdman RI Perwakilan Bali, yakni mampu meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. (kmb31)
Jatuh dari Pohon Lontar, Made Putu Tewas Amlapura (Bali Post) I Made Putu (60) ditemukan tewas di bawah pohon lontar di dekat rumahnya, Senin (18/7) sore. Warga asal Banjar Dinas Tigaron Desa Sukadana Kecamatan Kubu ini diduga tewas setelah jatuh dari pohon lontar setinggi 20 meter. Sempat ditemukan sabit besar di sekitar jenazahnya. Namun, polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh petani ini. Sebelum ditemukan
Lima Penjudi Ceki Dituntut Hukuman Percobaan
Amlapura (Bali Post) – Lima penjudi ceki yang diamankan di Padangbai, Karangasem, dua bulan lalu, akhirnya dituntut hukuman masing-masing lima bulan dengan masa percobaan 10 bulan pada sidang pembacaan tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (18/7). Kelima terdakwa itu, I Nyoman Suadi alias Mang Malen, I Wayan Kerti Yasa, I Kadek Harta Wardana alias Gentong,
Ketut Juliarta alias Julik, dan Nengah Sudiana alias Jentik alias Lengur. Atas tuntutan JPU Ni Wayan Sri Astini, S.H. itu, kelima terdakwa menyatakan mohon keringanan. Mereka berjanji tak bakal mengulangi perbuatannya, menyesal dan menanggung keluarga. Majelis hakim yang diketuai Dzulkarnain menyampaikan kalau main kartu untuk hiburan sebaiknya jangan menggunakan
taruhan uang. ”Perbuatan para terdakwa melanggar pasal 303 bis (1) KUHP jo UURI No. 1 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian,” ujar jaksa Sri. Selain menghadirkan sejumlah saksi untuk pembuktian perbuatan melanggar hukum kelima terdakwa, JPU juga menunjukkan barang bukti satu set kartu ceki, sebuah meja persegi delapan dan uang tunai Rp 430 ribu sebagai uang taruhan berjudi ceki. (013)
Amlapura (Bali Post) – Jaringan pemasok dan pengedar narkoba Denpasar Kubu, Karangasem, terdakwa Kadek Muliana alias Dek Mul, disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (18/7). Saat itu, pengedarnya di Kubu, Mangku Kedus, terdakwa dalam berkas terpisah dihadirkan sebagai saksi. Saksi Kedus mengaku dia menelepon seorang napi bernama Dores di Lapas Kerobokan untuk memesan paket SS. Diduga, Dores kemudian menghubungi perantaranya Dek Mul, karena kemudian saksi Kedus ditelepon terdakwa Dek Mul. Sebelumnya, kata Kedus, dirinya tak kenal dan tak pernah berhubungan dengan Dek Mul. Namun, saat saksi polisi mengembangkan dengan minta keterangan dari Dores, napi itu tak mengaku. Dia mengaku tak kenal saksi Kedus atau pun Dek Mul. Saksi Kedus juga mengaku kerap menelepon seseorang yang bernama Bu Dores. Namun, saksi tak kenal Bu Dores. Polisi saat melacak alamat yang diinformasikan, tak ada dan tak diketahui orang bernama Bu Dores. “Saat kami sudah membekuk Dek Mul, ada SMS masuk ke HP-nya yang sudah kami sita. SMS memerintahkan terdakwa Dek Mul menaruh alamat (menempel
paket SS -red) di Jl. Nangka. Tiap menempel satu paket, terdakwa mendapatkan upah Rp 50 ribu,” papar saksi dari polisi, Hary Worsi. Pada persidangan, sejumlah saksi dari Buser Sat. Reskoba Polres Karangasem Ipda Nyoman Sukarma alias Moris, anggota Made Sutama dan Hary Worsi bersaksi untuk terdakwa Dek Mul. Moris mengatakan di depan majelis hakim diketuai Dzulkarnain, setelah melakukan penyelidikan sekitar tiga minggu, saksi Mangku Kedus dibekuk pertama kali, Minggu (17/4) lalu. Kedus yang buta huruf itu diduga telah lama menjadi pengedar narkoba di wilayah Kubu. Sebelum dibekuk, dia tengah berada di Denpasar, diduga mengambil paket. Sementara, paket yang diambil duluan sudah habis dan pembelinya sudah menunggu di rumahnya di Pedahan. Lama ditunggu, Kedus akhirnya pulang ke Tianyar, Kubu. Polisi mendapatkan informasi, dia tengah membagi paket di rumahnya. Begitu tim tiba, saksi sudah lari melompat ke jurang. Istrinya diamankan polisi dan di lantai rumahnya tertinggal tiga paket SS. “Dia lari tak terkejar. Keesokan harinya, 18 April, saksi Kedus menyerahkan diri ke Mapolsek Kubu dan kami langsung jemput,”
ujar Moris. Dari saksi Kedus, polisi mengembangkan dan dengan mengajak saksi ke Denpasar guna menunjukkan dari siapa dia sebelumnya membeli SS. Dari Kedus, mengarah ke terdakwa Dek Mul. Saksi Kedus mengaku menelepon Doris yang ada di Lapas Kerobokan. Doris diduga menghubungi Dek Mul, karena kemudian Dek Mul menelepon saksi Kedus. Kedus janjian menunggu di sebuah pos ojek di depan SMPN 4 Denpasar di Jalan Gunung Agung. Beberapa saat kemudian, terdakwa Dek Mul datang mengendarai sepeda motor. Terdakwa langsung ditangkap. Saat penggeledahan badan terdakwa, polisi menemukan sebuah tas pinggang hitam berisi 27 paket SS. Saat diinterogasi, terdakwa mengakui di rumah satunya masih ada sejumlah paket yang tersimpan dalam brankas. Saat rumah terdakwa digeledah disaksikan klian banjar setempat, ditemukan brankas. Dari brankas itu, selain ditemukan 7 paket SS, juga ada alat timbangan dan sebuah buku catatan penjualan SS. ”Total SS ditemukan terkait terdakwa Dek Mul mencapai 40,40 gram bersih,” ujar saksi Made Sutama. (013)
Jaringan Narkoba Denpasar-Kubu Disidangkan
tewas, Made Putu sempat pergi ke rumah tetangganya. Di sana, dia sempat membantu tetangganya membuat sesajen untuk keperluan upacara agama. Namun, setelah pulang dari rumah tetangganya sekitar pukul 17.30 wita, istrinya justru tak melihat keberadaannya di rumah. Made Putu lantas dicari ke seluruh sudut rumahnya. Akan tetapi, tetap saja tidak ditemukan. Namun, setelah istrinya mencari di sekitar pohon lontar, dia
sudah mendapati suaminya tergeletak tak bernyawa di bawah pohon itu. Jarak pohon lontar dengan rumahnya hanya sekitar 20 meter. Kaget melihat kondisi suaminya, istri Made Putu langsung berteriak mengagetkan warga sekitar. Warga sekitar sempat dibuat geger. Mereka membantu keluarga Made Putu mengevakuasi jenazahnya dari TKP menuju rumah duka. Ada juga warga lain yang melapor ke Polsek Kubu untuk memastikan
penyebab kematiannya. Petugas kepolisian dari Polsek Kubu bersama tim medis dari Puskesmas Kubu dipimpin Ketut Sudiantini langsung terjun ke lokasi melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tim medis tak menemukan adanya tandatanda kekerasan di tubuh Made Putu. Tim medis ini hanya menemukan luka patah terbuka di tangan kanan di atas sabit besar itu, luka lecet di tangan kiri, kaki kanan dan bibir serta patah tulang punggung be-
lakang bagian kanan. ”Kuat dugaan Made Putu ini jatuh dari pohon lontar, sebelum meninggal,” kata Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Komang Orta, Selasa (19/7) kemarin. Setelah polisi memberi kesimpulan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pihak keluarga akhirnya mengikhlaskan kejadian ini dan memilih tak melanjutkan ke proses hukum. Made Putu lantas dikubur di setra setempat. (kmb31)
TABANAN
14
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Yudisium Sarjana Ke-31 IKIP Saraswati
Terakreditasi B Secara Institusi
INSTITUT Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Saraswati Tabanan menggelar acara yudisium ke-31, Selasa (19/7) kemarin. Untuk memastikan para alumninya terserap tenaga kerja, selain mengadakan acara pengerahan pengembangan karier yang akan digelar sebelum acara wisuda pada Kamis (28/7) mendatang, IKIP Saraswati juga telah memastikan kualitasnya dengan terakreditasi B secara institusi. Hal ini menjadi jaminan bagi para alumni, jika ijazahnya ke depan sah dan diterima untuk bekerja di mana pun. Rektor IKIP Saraswati Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd. di sela-sela acara memaparkan, pada tahun 2020 seluruh ijazah perguruan tinggi harus mencantumkan akreditasi secara institusi. Jika institusi belum terakreditasi, ijazah para lulusan dianggap tidak sah. ‘’Jadi, kami ingin lulusan ke depan tidak khawatir mengenai hal ini, karena kualitas institusi telah teruji dan sudah mendapatkan akreditasi,’’ ujarnya. Untuk meningkatkan kualitas lulusan sebagai tenaga pengajar, IKIP Saraswati tidak sekadar memberikan ilmu secara akademis, tetapi juga memberikan ilmu pengembangan karakter di setiap pembelajaran. Hal ini diharapkan mampu mengembangkan potensi anak didik seperti layaknya metarmofosisi kupu-kupu. ‘’Anak didik ini bisa menjadi SDM yang berguna di masyarakat nantinya,’’ katanya. Lulusan ke depan diharapkan menjadi guru yang memiliki karakter pembelajar. Untuk mencapai itu, lanjut Oka, tidak hanya bisa bergantung dari ilmu yang didapatkan selama di kampus. Para lulusan harus terus meningkatkan kompetensinya sehingga menjadi guru pengajar yang profesional. ‘’Jika sudah terbentuk guru berkarakter pembelajar yang berkompetesi dan profesional, kita tidak perlu takut adanya MEA,’’ jelas Oka. Untuk mencapai hal ini tentu tidak hanya menjadi tugas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), tetapi bersama-sama dengan pemerintah. (ad1124)
SIDANG - Suasana sidang paripurna DPRD Tabanan, Selasa (19/7) kemarin.
Sidang Paripurna DPRD Tabanan
Eksekutif dan Legislatif Tunjukkan Komitmen
EKSEKUTIF dan legislatif di Pemerintah Kabupaten Tabanan mempunyai komitmen yang sama dalam pembentukan produk hukum daerah berupa peraturan daerah (perda). Hal ini terbukti pada sidang paripurna terkait dengan rancangan perda (ranperda) yang diajukan atas inisiatif DPRD Tabanan di Gedung DPRD setempat, Selasa (19/7) kemarin. Ranperda yang diajukan tersebut adalah tentang perlindungan dan pemberdayaan petani serta tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti pada saat membacakan pidato pendapat
memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD karena telah mengajukan inisiatif dua buah ranperda. “Komitmen yang sama telah ditunjukkan eksekutif dan legislatif dalam rangka pembentukan produk hukum daerah berupa perda. Hal ini sejalan dengan salah satu tugas dan fungsi DPRD, yaitu menjalankan fungsi legislasinya,” jelas Eka. Dikatakannya, Tabanan merupakan salah satu kabupaten lumbung berasnya Bali. Hal ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar masyarakatnya yang hidup dari bercocok tanam (petani) dan memiliki hamparan sawah yang luas. Untuk memberikan proteksi terhadap kehidupan masyarakat petani
Diserang Tikus YUDISIUM - Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Saraswati Tabanan menggelar acara yudisium ke-31, Selasa (19/7) kemarin.
Layanan E-KTP
Capil Terapkan Skala Prioritas
Tabanan (Bali Post) Meski telah melakukan jemput bola untuk bisa mendapatkan blangko e-KTP pascalebaran, pemerintah pusat hanya mampu memenuhi 900 keping untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan. Mengingat jumlah blangko terbatas, Disdukcapil menerapkan skala prioritas. Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan, keterbatasan blangko e-KTP tidak hanya terjadi di Tabanan, melainkan merata hampir di seluruh kabupaten di Bali bahkan seluruh daerah di Indonesia. “Prediksi pemerintah pusat, bulan September mendatang persediaan blangko akan kembali normal. Jadi, masyarakat jangan terlalu resah,” ucapnya, Selasa (19/7) kemarin. Meski menetapkan skala prioritas bagi pemohon yang sifatnya urgen, layanan e-KTP tetap dilayani seperti biasa. Hanya untuk sementara pemohon diberikan surat keterangan sebagai pengganti KTP. “Surat keterangan ini bisa sebagai pengganti E-KTP asli untuk persyaratan administrasi. Identitas penduduk ini sangat penting layaknya SIM yang harus dibawa kapan saja,” jelasnya. Pejabat asal Buduk, Mengwi, itu memperkirakan 900 keping blangko akan habis tidak sampai dua bulan. Apalagi usai Lebaran permohonan KTP meningkat. Dalam sehari rata-rata 100 pemohon. Meski demikian pencetakan blangko merupakan kewenangan pusat. Sekretaris Disdukcapil I Wayan Mustika menambahkan, Senin (18/7) lalu dicetak 628 e-KTP dan sudah bisa diambil, sedangkan kemarin hingga pukul 13.00 wita dicetak 187.(kmb28)
Varietas Beras Merah Cendana
Masuki Tahap Akhir Perbaikan
Tabanan (Bali Post) Guna melestarikan Subak Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD), Pemkab Tabanan berupaya memperbaiki varietas beras merah cendana. Proses perbaikan memasuki tahap akhir pemilihan klon. Dalam dua periode tanam lagi diharapkan dihasilkan satu klon unggulan yang memiliki rasa, warna, dan wangi sama dengan induknya, namun mempunyai waktu tanam lebih pendek. Klon inilah yang nantinya menjadi varietas baru beras merah cendana. Penanaman untuk memilih satu klon unggulan dilakukan di Bongan, Jumat (10/6) lalu. Lima klon ditanam dari 17 klon yang dihasilkan dalam uji varietas di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) beberapa waktu lalu. Lima klon ini dipilih setelah uji tanam 17 klon sebelumnya dan memiliki sifat sama dengan induknya serta periode tanamnya lebih pendek. ‘’Rata-rata periode tanam hingga panen lima klon ini sekitar 100 hingga 105 hari. Normalnya beras merah cendana membutuhkan waktu 140 hari. Uji coba tanam yang diperlukan untuk menentukan satu klon unggulan tinggal satu kali,’’ papar Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Tanaman Pangan Tabanan Nyoman Budana beberapa hari lalu. Dari lima klon akan dipilih tiga terbaik yang kemudian ditanam kembali untuk dipilih satu klon berkualitas dan ditetapkan sebagai varietas unggulan. Klon ini bakal diuji coba kembali secara luas di seluruh Tabanan untuk melihat di daerah mana paling baik pertumbuhannya. Jika cocok akan menjadi varietas yang ditanam di seluruh dataran. ‘’Tinggal menunggu hasilnya. Hingga saat ini sudah sesuai harapan,’’ ujarnya. (kmb24)
maka sangat diperlukan ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Mengenai ranperda tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, Eka menyatakan perempuan dan anak merupakan bagian integral dari anak bangsa yang wajib mendapatkan perhatian dari pemerintah. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa dewasa ini ada kecenderungan terjadi peningkatan kekerasan terhadap anak dan perempuan. ‘’Maka sangat diperlukan ranperda tersebut untuk memberikan proteksi (perlindungan) terhadap perempuan dan anak,’’ ungkapnya. Dalam pendapatnya, Bupati Eka selaku kepala daerah
sangat mendukung diajukannya dua ranperda tersebut. Ia mengharapkan dalam proses penyusunan ranperda tersebut tetap memperhatikan landasan filosopis, sosiologis, yuridis, dan teknik perancangan. Substansi materi ranperda agar tetap memperhatikan kondisi riil yang ada di wilayah Kabupaten Tabanan. Jangan sampai substansi materi ranperda mengadopsi hal-hal yang tidak mungkin dilaksanakan sesuai dengan kondisi riil. ‘’Hal itu dilakukan agar ranperda tersebut setelah ditetapkan menjadi perda betul-betul dapat dipergunakan sebagai payung hukum dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada petani serta
dalam rangka mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak menuju Tabanan Serasi (Sejahtera, Aman, dan Berprestasi,’’ tutur Eka. Sementara itu, kelima fraksi di DPRD Tabanan, yakni PDI-P, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan Partai Hanura, mengucapkan terima kasih atas pandangan, dukungan, dan harapan Bupati Eka terhadap kedua ranperda tersebut. Kelima fraksi memberikan tanggapan yang sama yang menunjukkan adanya komitmen yang sama di antara unsur penyelenggara pemkab terhadap kondisi dan permasalahan yang dihadapi untuk bersama-sama mencari solusi. (ad559)
90 Hektar Tanaman Puso
Tabanan (Bali Post) -
Sekitar 90 hektar tanaman padi yang tersebar di wilayah Kabupaten Tabanan mengalami puso akibat diserang organisme pengganggu tanaman (OPT), salah satunya tikus. Serangan tertinggi terjadi di Kecamatan Penebel meliputi 71 hektar dan terbanyak di Subak Tingkih Kerep seluas 36 hektar. Menurut data Dinas Pertanian Tabanan, puso juga terjadi di Subak Babakan Wanasari dan Subak Gunggungan, Desa Wanasari, masing-masing satu hektar, Subak Riang Tempek Sengkulung, Desa Riang Gede (Penebel) lima hektar, Subak Cepik (Penebel) 30 hektar, dan Subak Tuka (Baturiti) seluas 15 hektar. “Ini data periode Januari sampai Juni 2016,” papar Koordinator POPT Distan Tabanan Ir.
I Nengah Durmita seizin Kepala Dinas Pertanian, Selasa (19/7) kemarin. Puncak serangan hama tikus biasanya terjadi menjelang musim panen atau Maret dan April. Meski demikian petani diminta terus melakukan antisipasi, karena tanaman padi yang berumur satu bulan ke atas rentan terhadap serangan tikus. “Saat masa tanam serangan menurun, apalagi petani dibantu petugas penyuluh
pertanian melakukan pengendalian hama tikus, salah satunya dengan kegiatan emposan dengan pengasapan,” ujarnya. Variasi serangan mulai dari ringan hingga puso. Di 10 kecamatan, dari 22.485 hektar realisasi tanam hingga Juni lalu sekitar 220 hektar mengalami serangan ringan, 32 hektar serangan sedang, sembilan hektar serangan berat, dan 90 hektar puso. ‘’Ringan artinya 85 persen
produksi dari luas lahan masih dapat dihasilkan, sedang 75 persen, berat hanya 25 persen produksi yang dihasilkan, sedangkan puso sama sekali tidak bisa panen,” jelasnya. Organisme pengganggu lainnya juga harus diperhatikan seperti penggerek batang yang disebabkan ulat, gangguan tungro, wereng cokelat, kresek, blast, dan thrips. Petani bisa mengantisipasi seranganserangan pengganggu ini sembari mengolah lahan. Setiap ada laporan serangan, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan penanganan. Upaya ini dilaku-
kan agar serangan OPT tidak meluas ke areal lain. “Khusus untuk penanggulangan tikus, kami telah didistribusikan racun tikus tiran di setiap kegiatan pengemposan dan pengeropyokan. Jumlahnya disesuaikan dengan kondisi lahan yang diserang dan lubang tikus yang aktif. Memasuki masa tanam Juli ini, sejumlah petani di Tabanan masih dihinggapi rasa khawatir akan serangan hama tikus. Sebab, sejumlah subak pernah mengalami gagal panen seperti Aya Sunantaya (Penebel), dan Tiying Gading (Selemadeg Barat). (kmb28)
Warung Global
Eksekutif dan Legislatif Jangan Acuhkan Rakyat
WAKIL rakyat dan eksekutif harusnya kompak. Reklamasi di Bali Selatan tidak layak, sebaiknya dilakukan di wilayah lain saja. Demikian pernyataan Made Bimasena di Gianyar mengomentari topik ‘’Eksekutif dan Legislatif Jadi Bulan-bulanan’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (19/7) kemarin. Made Torek di Ubung yang Politikus ini mungkin sedang sering terlibat dalam demo dikontrol oleh parpolnya. Jadi, tolak reklamasi mengetahui takut menentukan sikap. bahwa masih ada beberapa Ayu di Petang mengataanggota Dewan yang menolak kan kalau dewan tidak acuh reklamasi ini. Mereka yang dengan rakyat, rakyat juga menolak sama dengan telah akan bersikap demikian. Jika bekerja dengan hati meskipun DPRD tidak mau mendengar terselip pencitraan di luar suara rakyat, saat pileg dan itu dan ini urusan mereka. pilkada nanti rakyat juga Dewan mesti membentuk pa- tidak akan mau memberikan subayan menolak reklamasi, suaranya. Wajar menjadi jadi jelas kelihatan siapa yang menolak dan mendukung. Selama ini rakyat sudah memberikan tuduhan bahwa wakil rakyat yang tidak bersuara mendukung reklamasi. Yang jelas perjuangan tidak akan berhenti, jika reklamasi belum dihentikan. Kinerja serta sikap dewan dan pemerintah membuat Sugik di Nusa kecewa. Seolah mereka tidak mau tahu padahal sebenarnya tahu.
bulan-bulanan karena tidak kunjung bersikap soal reklamasi Teluk benoa. Menurut Putu Luwih di Pupuan, dewan saat ini sedang keblinger. Mau bersikap atau tidak serba salah, karena salah bersikap dari awal. Tidak ada yang mengakui siapa yang mengusulkan agar Perpres 51/2014 diterbitkan, kalau bukan dari bawah minta ke presiden. Gung Dera di Denpasar mengusulkan agar legislatif dan eksekutif segera mendatangi Presiden, meminta agar perpres itu dicabut. Febri di Denpasar menambahkan, sebelum ke Presiden Jokowi sebaiknya minta per-
tanggungjawaban Presiden SBY dulu, sebab beliau yang dulu mengeluarkan Perpres 51 mendekati masa jabatannya berakhir. Rasa curiga jangan-jangan eksekutif dan legislatif lagi ‘’datang bulan’’ datang dari Aji Raka di Bangli, sebab mereka emosional. Semoga mereka kompak dan tegas mengingat masyarakat membutuhkan kejelasan. Jika tidak jelas mendukung atau menolak, rakyat akan bingung. Segeralah bersurat ke
presiden! Sugik di Mambal juga ingin memiliki wakil rakyat dan gubernur yang tegas dan kompak. Demi rakyat Bali, mereka tidak boleh diintervensi. Dengan demikian, lanjut Wayan Agus di Nusa Dua, Bali terhindar dari bencana alam. Lain halnya dengan Made Bukit di Jimbaran. Menurutnya, untuk menghentikan polemik pro dan kontra ini, sikapi dengan diam saja. Ini mungkin bisa menyelesaikan masalah. (sikha)
15
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Tak Ada Jaminan bagi Rodriguez
Burnley Rekrut Gudmundsson dari Charlton London Burnley, Selasa (19/7) kemarin menandatangani kontrak dengan pemain sayap internasional Islandia Johann Gudmundsson. Nilai transfer pemain tengah yang sebelumnya merumput di Charlton Athletic itu tidak diungkapkan. Gudmundsson yang menciptakan 11 assist dalam pertandingan kompetisi Liga Championship pada musim lalu, menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan Burnley. Klub tersebut memiliki opsi untuk memperpanjang untuk setahun berikutnya. Pemain berusia 25 tahun, yang klubnya terdegradasi ke League One, menjadi rekrutmen pertama Burnley untuk menghadapi musim mendatang. Gudmundsson memperkuat timnas Islandia yang tampil impresif di Piala Eropa lalu. Islandia membuat kejutan di turnamen itu ketika mereka mengalahkan Inggris di babak 16 besar. Langkah tim dari utara kemudian dieliminasi oleh tuan rumah Prancis pada babak perempatfinal. “Johann adalah pemain berkualitas yang kita lihat saat musim lalu bermain di Charlton dalam waktu yang sulit dan kami menyukai kualitas yang dia tunjukkan,” kata manajer Burnley Sean Dyche mengatakan kepada website klub (www. burnleyfootballclub.com) “Juga terbantu oleh penampilannya di turnamen Piala Eropa. Ini salah satu hal yang membuat kita semua sepakat untuk membawanya ke klub dan kami berharap bisa bekerja sama dengan dia di masa depan.”
Montreal -
Masa depan gelandang James Rodriquez di Real Madrid tidak menentu karena klub Liga Spanyol itu kelebihan pemain tengah. Di sisi lain pelatih Zinedine Zidane pun tak memberinya jaminan masuk tim reguler di Santiago Bernabeu. Gelandang berusia 25 t a h u n itu bergabung dengan R e a l u s a i Piala Dunia 2 0 1 4 dengan n i l a i 63 juta pound. Namun hingga
Gelandang Kolombia James Rodriguez.
Bali Post/afp
Gelandang Islandia Johann Gudmundsson.
Manchester Zlatan Ibrahimovic tak akan mengikuti lawatan pramusim klub barunya Manchester United (MU) ke Tiongkok. Penyerang Swedia melanjutkan liburan pasca-Piala Eropa 2016 di Los Angeles. Pelatih MU Jose Mourinho, Selasa (19/7) kemarin, mengumumkan 25 pemain yang akan dibawa dalam ke Tiongkok untuk mengikuti turnamen International Champions Cup. Nama Ibrahimovic tidak masuk dalam daftar tersebut. Ibra bergabung dengan skuad Mourinho pada bulan ini. Penyerang timnas Swedia itu meninggalkan klub lamanya Paris Saint Germain di akhir musim lalu. Namun fans MU di Tiongkok tidak bisa menyaksikan penampilan pemain bertubuh jangkung itu mengenakan seragam MU pada pertandingan pramusim ini. Meski Wayne Rooney, Marcus Rashford, Chris Smalling, David De Gea dan Paddy McNair juga terjun di Piala Eropa dan pulang lebih lambat, tetapi Ibrahimovic diberi libur ekstra oleh Mourinho agar fisiknya lebih bugar. Penampilan perdana Ibra bersama MU kemungkinan terjadi pada akhir bulan ini di Gothenburg. MU akan ditantang klub Turki Galatasaray pada pertandingan persahabatan ini. Minus Ibra, tidak mengurangi maraknya pertandingan di Tiongkok nanti. Pasalnya pasukan Mourinho akan menghadapi klub tangguh Bundesliga
Ventura Ditargetkan Loloskan Italia ke Piala Dunia hingga babak perempatfinal Piala Eropa 201. Conte kini menangani klub Liga Utama Inggris Chelsea. Tugas pertama pelatih berusia 68 tahun tergolong berat. Italia akan memainkan kualifikasi Grup G zona Eropa yang di dalamnya juga terdapat lawan tangguh Spanyol. Pelatih yang dikenal den-
gan taktik cerdasnya itu, sebelumnya tercatat lima musim menangani klub Torino. Ujian pertamanya akan terjadi pada 1 September mendatang saat Italia menghadapi Prancis pada pertandingan persahabatan internasional di Bari. Ia mengungkapkan kegembiraannya dengan penunjukan
ini. Namun pujian tetap ditujukan pada Conte. “Dia tidak hanya meninggalkan skuad pemain saja kepada saya. Dia lebih dahulu meletakkan etos kerja yang hebat di tim. Ini amat membantu saya,” tegas Ventura dalam konferensi persnya di Coverciano, Milan, Selasa kemarin. (kmb39/afp)
Menteri Olahraga Rusia Dilarang ke Olimpiade Rio Laussane Komite Olimpiade Internasional, Selasa (19/7) kemarin memutuskan melarang Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko dan pejabat terkait menghadiri pergelaran pesta olahraga musim panas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, Agustus mendatang. Keputusan itu berkaitan dengan laporan penyelidik independen yang mendapat mandat dari badan anti doping internasional (WADA) bahwa Kementerian Olahraga Rusia mengetahui dan berusaha menyembunyikan pelanggaran penggunaan obat terlarang oleh atlet-atlet Rusia pada Olimpiade musim dingin Sochi 2014 dan event internasional lain di mana Rusia sebagai tuan rumahnya. “IOC tidak akan memberikan izin atau akreditasi terhadap pejabat-pejabat dari Kementerian Olahraga Rusia atau pihak-pihak yang terkait dengan laporan untuk Olimpiade ke-21 Rio 2016,” laporan IOC dalam pernyataan tertulisnya, kemarin. Perdana Menteri Rusia Dimitry Medvedev merespons
Real pada musim mendatang. “Dia pemain Real Madrid. Saya tidak akan memberitahukan kepada anda bahwa dia bukan pemain pembuka,” ungkap Zidane yang menyiapkan pemainnya menghadapi pertandingan pramusim di Amerika Utara, Selasa (19/7) kemarin. “Lihat saja apa yang akan terjadi nanti. Saya mempunyai banyak pemain dan kondisinya rumit,” tambah Zidane yang bertanggung jawab atas kompetisi internal di dalam skuadnya. James tampil hanya 26 kali
Ibra Absen pada Lawatan Pramusim MU
Liga Italia Torino telah merekrut Adem Ljajic dari AS Roma dengan nilai 8,5 juta euro, sedangkan rekan setimnya Iago Falque dengan status pemain pinjaman. Pemain internasional Serbia itu bergabung dengan klub yang bermarkas di Roma tersebut pada 2013 namun menjalani masa peminjaman selama setahun di Inter Milan pada musim lalu. Ia mengukir tiga gol dari 25 penampilan di liga. Pemain Spanyol Falque bergabung dengan Roma pada 2015 setelah satu tahun membela Genoa. Ia mencetak dua gol dalam 22 penampilan musim lalu. “Setelah diskusi-diskusi dengan pelatih kami, berusaha untuk membeli Ljajic dari Roma,” kata presiden Torino Urbano Cairo dalam pernyataan di situs resmi klub. “Dia merupakan salah satu tujuan pertama kami, maka kami senang dapat menambahi dirinya ke dalam skuad (Sinisa) Mihajlovic.” (afp/ant)
Milan Giampiero Ventura, Selasa (19/7) kemarin ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia. Dengan kontrak berdurasi dua tahun, Ventura diharapkan bisa membawa tim Azzurri lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Ventura menggantikan Antonio Conte yang berhasil membawa Italia melangkah
sekarang, pemain Kolumbia itu sulit mendapatkan tempat di tim utama. Mulanya dia sempat merasakan suasana menyenangkan di masa awal kepemimpinan pelatih Carlo Ancelotti. Namun musim lalu, kondisinya kacau-balau, baik di masa kepelatihan Rafael Benitez maupun penggantinya Zidane. Palatih Prancis itu yang membawa Real menjuarai Liga Chamnpions untuk ke11 kalinya Mei lalu, mengakui James tidak masuk dalam skemanya menjadi skuad inti
musim lalu dan menghasilkan tujuh gol. Ia mencetak 8 assist dan akan selalu diperhitungkan meski hanya sebagai pemain cadangan. Ia kini menjalani masa istirahat setelah mengikuti Copa America Centenario. Kolumbia berhasil menempati peringkat ketiga dan James mendapat istirahat ekstra dengan diizinkan tidak mengikuti pertandingan pramusim. Real akan memainkan International Champions Cup melawan Paris Saint Germain, Chelsea dan juara Liga Jerman Bayern Munich. Pada laga melawan Chelsea, Zidane akan bertemu dengan mitranya saat membela Juventus yang kini melatih Chelsea Antonio Conte. (kmb39/afp)
laporan independen itu dengan menonaktifkan Wakil Menteri Olahrga Yury Nagornykh. Pejabat eksekutif IOC menggelar rapat luar biasa, Selasa kemarin, untuk merespons laporan penyelidikan dari komisi independen yang dipimpin pengacara Kanada Richard McLaren. Telekonferensi juga menghasilkan keputusan untuk mengkaji langkah hukum atas pelarangan seluruh atlet Rusia di Olimpiade Rio serta memerintahkan pembentukan Komisi Disiplin untuk menyelidiki peran pemerintah dalam skandal doping yang berjalan sistematis itu “IOC akan membawa keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) 21 Juli 2016 dengan mempertimbangkan aturan lembaga atletik internasional (IAAF) serta WADA dan Piala Olimpiade,” isi pernyataan IOC. Sehari sebelumnya WADA merekomendasikan agar IOC dan Komite Paralympic menjatuhkan sanksi berupa larangan bagi seluruh atlet Rusia untuk tampil pada Olimpiade Rio de Janeiro, Agustus 2016. Hal tersebut terkait dengan
hasil laporan investigasi yang dipimpin pengacara independen Kanada Richard McLaren di mana diungkap adanya pelanggaran berupa penggunaan obat terlarang oleh atlet Rusia pada Olimpiade Musim Dingin 2014 yang didukung oleh pemerintahnya. WADA mengeluarkan tujuh rekomendasi setelah laporan tersebut, termasuk di antaranya agar pejabat pemerintahan Rusia tidak mendapat akses di kegiatan olahraga internasional, termasuk Olimpiade Rio 2016. Di antara rekomendasi itu, WADA mengatakan bahwa federasi-federasi cabang olahraga internasional perlu mempertimbangkan tindakan terhadap organisasi cabang olahraga Rusia. “Memalukan, laporan McLaren ini menguatkan dugaan adanya manipulasi dalam proses pengawasan doping di laboratorium saat Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014, dan setelahnya,” kata Ketua WADA Sir Craig Reedie dalam sebuah pernyataan, Selasa kemarin. “Bukti ini tidak hanya melibatkan kementerian olah-
raga Rusia dalam menjalankan sistem pengawasan doping yang melanggar prosedur, bukti ini juga menyatakan bahwa ada partisipasi aktif Badan Keamanan Federal Rusia dan Pusat Persiapan Tim Nasional negara tersebut,” katannya. Investigasi independen yang didukung WADA tersebut menegaskan pernyataan mantan ketua laboratorium doping Moskwa Grigory Rodchenkov, yang bulan lalu kepada New York Times mengungkapkan bahwa lusinan atlet Rusia menggunakan obat pemacu tenaga di Sochi 2014 dengan persetujuan pejabat olahraga nasional. Laporan itu mengatakan, Kementerian Olahraga Rusia telah mengawasi manipulasi dari hasil tes atlet selama bertahun-tahun sebelum Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia. Di Sochi sendiri, di mana pengawas internasional meneliti tes doping, sampel-sampel yang positif tidak dimusnahkan begitu saja, tetapi ada sistem penukaran sampel, demikian laporan McLaren. (kmb39/afp/ant)
Borussia Dortmund pada Jumat mendatang. Selanjutnya MU akan ditantang rival di Liga Inggris Manchester City pada Senin depan. Laga ini untuk pertama kali mempertemukan Mourinho dengan Pep Guardiola yang kini menangani City. Mourinho menuju Tiongkok dengan membawa pemain-pemain yang baru direkrut seperti bek Pantai Gading Eric Bailly yang dibeli dari Villarreal dan gelandang Armenia Henrikh Mkhitaryan dari Dortmund. Melengkapi skud MU adalah bek kiri Luke Shaw. Ia telah menunjukkan kebugarannya setelah turut membawa MU menang 2-0 atas Wigan pada pertandingan persahabatan awal pekan ini. Mourinho juga melibatkan pemainpemain muda seperti Axel Tuanzebe, Will Keane dan Andreas Pereira dalam lawatan ini. Sementara Anthony Martial dan Morgan Schneiderlin (Prancis), Bastian Schweinsteiger (Jerman) dan Matteo Darmian (Italia) tak akan tampil dalam tur di Timur Jauh karena cuti usai tampil di Piala Eropa. Penyerang James Wilson yang diturunkan saat melawan Wigan, kali ini tidak disertakan ke Tiongkok. Rekannya Cameron Borthwick-Jackson, Tyler Blackett dan Guillermo Varela juga tetap menjalani latihan seperti biasa di markas MU. Usai tampil di Tiongkok dan Gothenburg, Rooney dkk. akan menghadapi Everton pada 3 Agustus. Selanjutnya MU akan memainkan laga Community Shield melawan Leicester City pada 7 Agustus. The Red Devils memainkan laga pembuka kompetisi Liga Utama Inggris dengan menghadapi Bournemouth pada 14 Agustus. (kmb39/rtr)
Bali Post/rtr
Penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic.
OLAHRAGA
16
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Maria Londa Bawa Bendera Kontingen Indonesia Jakarta (Bali Post) -
Maria Londa ditetapkan sebagai atlet yang akan membawa bendera kontingen Indonesia pada defile pembukaan kejuaraan multi-event paling bergengsi di dunia yaitu Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, 5 Agustus.
Pembalap F1 Indonesia Rio Haryanto.
Bali Post/rtr
Penetapan atlet lompat jauh sebagai pembawa bendera kontingen itu, disampaikan oleh Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Brazil (CdM) Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa (19/7) kemarin setelah melakukan pertemuan dengan seluruh tim dan pemangku kepentingan olahraga Indonesia. “Memang benar. Kami telah memilih Maria Londa sebagai pembawa bendera kontingen pada pembukaan
olimpiade nanti,” kata pria yang akrab dipanggil Okto itu. Menurutnya, dipilihnya atlet yang selama ini menjalani pemusatan latihan di Pulau Dewata bukan tanpa alasan. Atlet berusia 26 tahun ini terpilih setelah menjadi atlet pertama Indonesia yang sukses mendapatkan tiket untuk berjuang pada kejuaraan empat tahunan itu. Maria Londa mendapatkan tiket untuk tampil di
Olimpiade Rio de Janeiro, setelah mampu merebut medali emas pada SEA Games 2015 Singapura. Saat itu Maria Londa mampu menembus limit yang ditetapkan yaitu 6,55 meter. Lompatannya sendiri sejauh 6,70 meter. “Selain menjadi atlet pertama yang lolos Olimpiade, prestasi Maria selama ini sangat membanggakan, baik di SEA Games maupun Asian Games. Selain itu, atletik juga sebagai mother of sport,” kata pria yang juga Ketua Umum
Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia itu. Pada Olimpiade 2018 di Brazil, Indonesia berhasil meloloskan 28 atlet atau lebih banyak dibandingkan dengan olimpiade sebelumnya di London, Inggris yang hanya mengirimkan 22 atlet. Target yang harus dipenuhi atlet Indonesia adalah harus mampu mengembalikan tradisi emas olimpiade. Bulu tangkis menjadi cabang olahraga terbanyak dengan 10 atlet, disusul angkat besi dengan tujuh atlet. Selain bulu tangkis dan angkat besi, Indonesia juga sukses meloloskan dua atlet rowing, empat atlet pa-
nahan, dua atlet atletik, dua atlet renang dan satu atlet balap sepeda dari disiplin BMX. Dari jumlah tersebut ada tiga atlet yang berangkat dari tiket wild card, yaitu lari atas nama Sudirman dan dua atlet renang. Terkait dengan keberangkatan ke Brazil, kontingen Indonesia tidak berangkat bersamaan karena menyesuaikan dengan persiapan masing-masing cabang olahraga. Angkat besi bahkan sudah menjalani pemusatan latihan di Afrika Selatan. Khusus untuk rombongan besar akan bertolak ke Negeri Samba itu pada Rabu (27/7). (ant)
Rio Belum Bisa Tutup Kekurangan Pembayaran
Semarang (Bali Post) Manajemen Rio Haryanto berharap pembalap nasional tersebut tetap bisa berlaga pada lomba balap mobil Formula Satu (F1) 2016, yang sekarang ini sudah memasuki race kesebelas. Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati, Selasa (19/7) kemarin mengatakan, sampai kini manajemen belum bisa menutup kekurangan dana untuk setengah seasonnya lagi (lomba balap mobil F1 sebanyak 21 race). “Kontrak dengan tim Manor Racing akan berakhir usai lomba balap mobil F1 di Hungaria (22-24 Juli 2016) atau race kesebelas F1,” katanya menegaskan. Harapannya, katanya, pembalap berusia 23 tahun ini masih bisa lanjut tampil satu musim penuh. “Makanya kami berharap ada kepedulian semua pihak untuk Rio Haryanto,” katanya. Ketika ditanya bagaimana langkah yang dilakukan manajemen untuk menutup kekurangan dana terkait kontrak dengan Manor Racing, dia mengatakan manajemen sudah menghubungi beberapa pihak, tetapi tampaknya banyak yang belum paham soal dasyatnya F1 dan dampaknya bagi sponsor. “Bagaimana istimewanya bila suatu negara ada atletnya yang berlaga di F1. Kita lihat di televisi berapa juta orang yang menyaksikannya, contohnya Petronas yang beberapa tahun menjadi sponsor F1. Tetapi kami bersyukur Pertamina dan Kiky bisa melihat seperti itu,” katanya menegaskan. Seperti diwartakan sebelumnya, untuk berlaga pada F1 2016 ini, pembalap berusia 23 tahun ini terikat kontrak dengan Manor Racing yang nilainya 15 juta euro dan kini sudah terbayar 7,5 juta euro. “Masih ada 7,5 juta euro kekurangannya dan sampai kini kita tetap berjuang untuk mendapatkan sponsor agar bisa menutup semuanya,” kata Indah Pennywati. Ia mengakui, memang beberapa perusahaan sudah didatangi setelah mendapatkan konfirmasi, tetapi mereka beranggapan bahwa Rio Haryanto sudah dibiayai oleh pemerintah. Dana yang sudah ada sekarang ini (7,5 juta euro), lanjutnya, berasal dari PT Pertamina dan keluarga. Setelah race kesebelas di Hungaria, lomba balap mobil Formula Satu masih menyisakan 11 race lagi. Race ke-12 dimainkan di Jerman (29-31 Juli), dilanjutkan race ke13 di Belgia (26-28 Juli), ke-14 di Italia (2-4 September), ke-15 di Singapura (16-18 September), ke-16 di Malaysia (30 September hingga 2 Oktober), ke-17 di Jepang (7-9 Oktober), ke-18 di Amerika Serikat (21-23 Oktober), race ke-19 di Meksiko (28-30 Oktober), race ke-20 di Brazil (11-13 November), dan terakhir di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (25-27 November). Indah Pennywati menambahkan, hari ini atau Selasa ini Rio Haryanto bertolak ke Hungaria dari Inggris. Usai mengikuti race ke-10 dan uji coba di Sirkuit Silverstone Inggris (12-13 Juli) bersama tim Manor Racing, pembalap asal Solo, Jateng, tersebut tidak kembali ke Indonesia, tetapi tetap berada di negara tersebut hingga keberangkatan ke Hungaria. (ant)
PEMBUKAAN - Atlet lompat jauh Maria Londa mencium bendera Merah Putih ketika mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Olimpiade di Kantor Kemenpora, Jakarta. Maria Londa akan membawa bendera Merah Putih saat defile atlet pada upacara pembukaan Olimpiade Rio, Agustus mendatang. Bali Post/ant
Indonesia Peringkat Kedua AUG 2017
Jakarta (Bali Post) Indonesia akhirnya menempati urutan kedua perolehan medali pada pesta olahraga antarmahasiswa se-kawasan Asia Tenggara (ASEAN University Games/AUG) ke18/2016 di Singapura. Thailand tampil sebagai juara umum pada kegiatan yang berakhir, Selasa (19/7) kemarin. Negeri Gajah Putih itu menggeser Indonesia yang pada AUG sebelumnya di Palembang 2014, menjadi peraih medali terbanyak. Indonesia dalam AUG 2017 ini mengantongi 33 emas, 54 perak dan 28 perunggu di posisi kedua. Sedangkan Thailand tak terkejar dengan 52 emas, 34 perak dan 35 perunggu. Urutan berikutnya ditempati Malaysia, disusul Vietnam dan tuan rumah Singapura, yang meraih medali terakhir dengan memenangi final cabang polo air dengan mengalahkan tim Indonesia 10-9, Selasa siang, sebelum acara penutupan.
Indonesia pada event ini mengirim 126 atlet yang mengikuti 12 cabang olahraga yakni renang, menembak, polo air, pencak silat, dayung, bulu tangkis, bola voli, anggar, pentaque, panahan, atletik dan bola basket. Medali emas Indonesia antara lain dari cabang bulu tangkis beregu putra dan nomor ganda campuran atas nama Agrippina/Dian Fitriani. Di cabang renang, emas Indonesia diantaranya dis-
Seoul Komite Olimpiade Korea (KOC), Selasa (19/7) kemarin mengumumkan atlet anggar Gu Bon-gil akan membawa bendera Korea Selatan pada upacara pembukaan Olimpiade 2017, Rio de Janiero. Atlet anggar peringkat empat dunia itu meraih medali emas tim sabre putra pada Olimpiade 2012, London. Dia juga menyabet medali perak pada nomor tim dan perorangan pada Kejuaraan Dunia
2014 di Kazan, Rusia. KOC juga menunjuk kiper tim handball berusia 43 tahun Oh Yong-ran menjadi pemimpin delegasi putri, sementara peraih medali emas tiga kali cabang menembak di Olimpiade Jin Jong-oh akan mewakili kontingen putra. Jin juga akan membawa bendera saat kontingen Korea Selatan meninggalkan Rio pada 27 Juli. Korea Selatan menargetkan meraih sedikitnya 10
umbangkan perenang nasional Triady Fauzi (100m kupu-kupu dan 50m bebas putra) serta Dewi Ressa (200m ganti putri). Pada cabang atletik, emas Indonesia antara lain diraih Nova Emilia di nomor lari gawang 100m putri dan Andria di 400m gawang putra. Emas di cabang kano diraih La Ode Jumardin dan Muhamad Syathiri Ramdhan pada nomor 500m K2 putra. (ant)
Perolehan Akhir Medali AUG 2017 Negara
Emas
Perak Perunggu Jumlah
1. Thailand 2. Indonesia 3. Malaysia 4. Vietnam 5. Singapura 6. Filipina 7. Kamboja 8. Laos 9. Timor Leste 10.Myanmar 11.Brunei
52 33 27 26 24 6 4 3 0 0 0
34 54 31 10 19 13 1 9 2 1 0
35 28 35 13 30 18 2 9 2 0 0
121 115 93 49 73 37 7 21 4 0 1
Tiga Pejudo PON Bali Berguru ke Jepang Denpasar (Bali Post) Tercatat tiga pejudo PON Bali bertolak ke Negeri Matahari Terbit awal pekan ini. Mereka adalah Putu Wiradamungga Adesta (-81 kg), Kadek Rakyanda (-90 kg), serta Kadek Adi Wirawan (-73 kg). Pelatih judo PON Bali Nyoman Sumerta, di sela-sela latihan bersama pejudo PON Bali di GOR Lila Bhuana, Selasa (19/7) kemarin menerangkan, ketiga pejudo PON mendalami ilmu judo, persisnya di Kota Fukuoka. ‘’Mereka berlatih teknik, taktik dan strategi selama dua pekan,’’ ucap Sumerta. Dikemukakan, judoka Bali ditangani pelatih Ishida Sathosi dan Ishiyoko. ‘’Kami harapkan bisa menimba ilmu judo secara maksimal, hingga mampu menyumbang medali di ajang PON,’’ harap Sumerta. Pada sesi latihan pejudo PON
Bali bersama atlet pelatnas, dipantau langsung pelatih kepala pelatnas Bambang Prakasa. Sumerta menerangkan, pejudo pelatnas dari seluruh daerah telah bergabung ke pelatnas minus atlet DKI yang sedang berlatih ke Korea. ‘’Pejudo tuan rumah PON Jabar juga bakal berlatih ke Negeri Ginseng, pada Agustus mendatang,’’ ucap Sumerta. Rencananya pejudo PON Kaltim juga ikut bergabung bersama atlet pelatnas dan PON Bali pada Rabu (20/7) ini. ‘’Agenda latihan pagi digenjot fisik di Stadion Ngurah Rai, sorenya teknik di GOR Lila Bhuana,’’ jelasnya. Tim judo PON Banten dijadwalkan menyusul ikut bergabung, sedangkan tim judo PON Papua akan try-out ke Bali, Agustus nanti. (022)
Gu Terpilih Bawa Bendera Korsel medali emas di Rio mendatang. Mereka diharapkan menempati peringkat 10 teratas dalam klasemen perolehan medali untuk keempat kalinya secara beruntun. Kontingen Korea meraih 13 medali emas pada Olimpiade 2008, Beijing. Empat tahun kemudian di London 2012, perolehan mereka tetap dan menempati urutan kelima dalam klasemen akhir perolehan medali. (afp/ant)
Bali Post/ap
BENDERA - Ketua kontingen Olimpiade Korea Selatan Chung Mong-gyu mengibarkan bendera nasional pada acara presentasi di Seoul, Selasa (19/7) kemarin.
Bali Post/022
PELATNAS - Suasana latihan bersama pejudo PON Bali bersama atlet pelatnas di GOR Lila Bhuana, Selasa (19/7) kemarin.
Bali Bertekad Pertahankan Gelar
Denpasar (Bali Post) Kontingen Bali berkekuatan 43 karateka bertekad mempertahankan kembali gelar juara umum pada Kejurnas Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) di GOR Osman Sapta Odang (OSO) Bekasi, Jabar, 23-24 Juli nanti. Pelatih Alit Suganda di Denpasar, Selasa (19/7) kemarin menjelaskan, Kejurnas KKI terakhir digelar di tempat yang sama pada 2010 silam. ‘’Jadi, kejurnas KKI ini sempat vakum 6 tahun,’’ ucap Binpres Pengprov KKI Bali ini. Dijelaskannya, ke-43 karateka terjun pada 48 nomor full-team mulai kategori kata dan kumite, putra dan putri, perorangan dan beregu mulai kadet, junior, U-21, dan senior. ‘’Kami menyiapkan karateka ke kejurnas selama sebulan,’’ jelas Alit Siganda. Dia menerangkan, rekrutmen atlet berdasarkan prestasi di Porjar Bali, hasil seleksi karateka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Porprov Bali.Untuk senior, tercatat tujuh karateka PON Bali dari KKI dipastikan ambil bagian yakni I Gusti Agung Putra Handyana, Aditya Putra Tama, Komang Bintara Putra, AA Aprila Pratama, Agus B Putra, Reza Wirasakti, dan Eka Purnamayanti. ‘’Kejurnas KKI kami anggap sebagai ajang try out,’’ paparnya. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Mendesak!!!! Export-Import mbthkn Karyw/ti pnya Niat Krj tggi,tnp Pglmn. SMU/K max S1 u/pss.Driver,Gdg, Adm,kasir,staff,Acc,Spv,Asment Gaji tetap rata2 3-8jt/bln,Hub HRD Jl.Cokroaminoto Utr No152B Sblh Brt Clandys Ubung.Berlaku 3Hr.Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 24 plmr pertama lgs krj tetap!
A.BP.001.07.16.0001077
!!Serabutan SIM A, Marktg W; Mertanadi Sunset R, 08124614777
B.BP.154.07.16.0000552
Dcr FO laki2, usia max.25th; Cook Pastry; Steward; semua berpengalaman, Palm Beach Hotel, 751661
!!Dicari Karyawati Toko,Adm Blue Bird Taxi perlu Sopir Gji Dcari Sales Mlam & Sopir SIM A Wanita&Tenaga Serabutan Max Harian %tase Tes tiap hari Cab min SMA Umur Maks 35Th Krm Lam 30Th Hub.0361-412706,483233 Tabana Agung Sidi 085238137581 PT Gunung Slamat Tlp.410188 B.BP.141.07.16.0000548
Dicari Sgr Sopir Pariwisata Hub.081999700234
B.BP.154.07.16.0000517
Dibutuhkan Admin Wanita bisa Komputer Min.SMA,082340004545
A.BP.000.07.16.0000680
Dibutuhkan utk Travel Agent Ticketing,Marketing,Akunting, CS dan Operator. Kirim ke:BDW Tour,Ruko Sudirman Agung Blok A No.1,Jl.Sudirman Dps/248777
A.BP.001.07.16.0000994
Bth Adm,Wnt,Single,Bs Ms.Word, Excel,Power Point,Diutmkn yg Mengerti Acct+Perpajakan Perusahaan.Interview Lnsg, Hub.0853 3828 4915
A.BP.001.07.16.0000898
Cr Pembantu RT,Tdr dlm,Pribadi Gj 1,6Juta H.087850075664 Dps
Dicari Pegawai(Single)Menguasai Komputer&Internet, Gaji Pokok 1,5Jt Hub:085935084964
Dcari Tukang Cukur Profesional pglm,Gaji 3-5Jt H:081246424447
A.BP.001.07.16.0001065
Dcr 3 orang Security u/Htl di Seminyak Fas.GjUMK BPJS Srgm THR Trnspt Krm Lam:Jl.Padang Griya No.12 Tlp.085100433449
Dcr Adm gudang pria/wnt max: 24 thn min.D3,Penampilan: menarik/sehat,pahamSistem Admin&komputer.Fasilitas:Gapok +uang Mkn+lembur Hub.254968
A.BP.001.07.16.0001120
B.BP.820.07.16.0000525
B.BP.004.07.16.0000534
Dcr Rest Manager Hub: 410383 - 410384
Dcri Sopir Sim A Berpengalaman Hub:Bali Nusa Telp.261854
Dcr Pegawai Stand Ayam Expres Jl.Kebo Iwa Hub.087860774346
Dcr Staf Adm Bs Komputer Jl. Legian Kaja 448A cpt,768041
Dibthkn P/W sbg Brand Clothing Production Usia Max 35 Thn Hub.(0361)4744881
A.BP.001.07.16.0000985
A.BP.001.07.16.0001080
Dcr Pembantu Srbtn Wnt Tdr Dlm Gj s/d 2Jt Hub.082236165561
A.BP.001.07.16.0001018
A.BP.001.07.16.0000983
A.BP.001.07.16.0001019
A.BP.001.07.16.0000971
Dcr Tng Srbtan Karunia Kaca Tk A.BP.001.07.16.0001049 Yeh Aya 120A Hub.087862801073 Dibthkn Salesman Honda min.SMA A.BP.001.07.16.0001094 PT.HD Motor 99/Hb.087861166590 A.BP.001.07.16.0000670
Dicari Accounting min D3 Hub. Jl.Suli 83 Denpasar 263275
A.BP.001.07.16.0001054
Cr Sgr Tkg Jahit Garmer,Tukg Bersih2 Vila Pribadi Pengalamn Hub.081116116173/081805503545
A.BP.001.07.16.0001051
A.BP.001.07.16.0000463
B.BP.001.07.16.0000382
Dcr Mknk Mtr Prof.Dtg Lgsg Hub.082144877778 Kuta
A.BP.001.07.16.0000789
Dicari Karyawan Toko dan Sales Min.SMA/SMK Hub:483868 Jl.Gn.Krakatau No.9
A.BP.001.07.16.0001096
Htl & Rest,memerlukan Security Waiter, HRD,Operator berpengalaman. Hub:087761444440 / 0361-757201-207
B.BP.804.07.16.0000386
Htl in Legian Need as a Room Boy, Waiter,Bartender Send CV to hrd_resort@melastibali.com Jl.Padma Utara,755971,3009990
PT.Finansia Multi finance walk in Interview Marketing Officer Tgl 22 Juni sd 30 Juli 2016 Jl PB Sudirman No.10x Kav 1 Dauh Puri Denpasar Fas:Uang Transport 1,8Jt Insentif min SMA/SMK Max 40Th Hp:082187188190 #ayo Kerja Malu Menganggur#
A.BP.001.06.16.0001672
A.BP.001.07.16.0001079
Pria SMA Bs Admin,Bs Komputer Checker By Pass Ngurah Rai 836 Suwung Kauh Sebelah Mitra 10
A.BP.001.07.16.0001091
Restaurant Looking Staff Steward Cook & Cook Helper, 0361732567
Htl&Rest need steward,direct interview to The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893
Job Vacation for Villa Management.1.Asisten Hrd,2.Front Officer,3.Sale and Marketing, 4.Engenering 5.Sekretaris Email to:accounting@legiankriy amahavilla.com T:085100883990
A.BP.153.07.16.0001097
A.BP.153.07.16.0001098
Sopir,Pria,SIM A,max 35th Dicari Sgr 1 Org Cook Pria Max B.BP.154.07.16.0000551 Crusoes Bar Legian Cari Server A.BP.001.07.16.0001089 Staf Admin,Wanita,Hub:464286 26Th Pnglmn Tanggung Jawab dan Dicari Tamatan SMA/SMU Cook,Cashier,Bar,Stock Control Dcr Guru Bhs Bali,Bhs Ing,IPS, A.BP.001.07.16.0001047 2 Org Waitress Max 24Th English A.BP.001.07.16.0001044 Punya SIM A/C Hub.082347386474 dan Floor Manager/Supervisor, PKN,Tng Admin/TU & Bid.Studi Staf Koperasi Tugas Cr Nasabah B.BP.141.07.16.0000547 Lmr ke Gosha Rest Seminyak ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** minimum 1year experience,must Lainnya.Kirim CV ke Harapan A.BP.001.07.16.0001105 Deposito min SMU 081337380202 Dcr Sales Counter&Sales Ph 738701 (04.00 Sore) Cr SPG / Karywan Toko / Admin A.BP.001.07.16.0001083 speak English.CV to crusoesbar Mulia Sch Jl.Pura Demak 19 Dps Karyawati min.SMA 081338251999 A.BP.001.07.16.0000948 A.BP.001.07.16.0001117 Project,Bs Inggris, Min.SMU Suami-Istri krj RT,Helper Las, A.BP.001.07.16.0001119 bali@gmail.com or Jl Legian184 u.Customer Service & Marketing Cr Sgr Marketing&Public RelaDicari Sopir PickUp u/ di Email:info@maitaru.com/427575 TkCat krajinan Besi.0811392860 B.BP.154.07.16.0000536 Dcr Karyawan Cwek/Cwok,QC,Staf Fotografer pnglmn/Desain Grfis B.BP.141.07.16.0000448 tion, female,single,englsh Wrtn Gianyar Hub.081999982666 A.BP.001.07.16.0001073 Dbthkn 2 org tmatan SMK Jrusan Cewek yg bs bwa mtor h:724 526 A.BP.001.06.16.0001142 A.BP.001.07.16.0001055 Dcr Rcpt Wanita u/Tempat &Verb,Good Comunication Min.D1 Travel Bth Staff Admin&Sopir A.BP.001.07.16.0001069 Mesin/elektro prioritas yg blm LowonganKerja:Sales,Admin, Dicari Supir/Kernet Toko Beras Fitnes Hub.289700/085851993169 Tinggi Min155cm,Mnarik Benefit Hub:704682/08123803997 Dcr Karyawan/Wati dibagian Marberkeluarga sehat jasmani.Lmrn Sopir,PBF&Apotek Lls SMA Lam A.BP.153.07.16.0001100 082232320862 Kebo Iwa Selatan B.BP.101.07.16.0000535 Basic,Transport&Meal+Insentive keting,Driver,Satpam,Housekeepditujukan ke PT.BMG Jl.Noja no ke:PT.Bali Cakra Kusuma Jl.Tkd A.BP.001.07.16.0001058 Dcr Kernet untuk Membantu UbudRest.Waiter/Ress,Cook,Bar Lam:ketut.kda@gmail.com,727529 ing,Kasir,Waitres,Tenaga seraDicr Sgr Bag Program Pglmn u/ 100 X Tlp 229114 Dps Banyusari Gg XI No.10 Dps Pengiriman Spd.Motor umur decko@decko.com SMS.0811399375 A.BP.001.07.16.0001116 butan.Hub: Bakas Adventure, A.BP.001.07.16.0000998 Bordir Computer H(0361) 484555 Ph:242375/081805362200 B.BP.004.07.16.0000502 25-35Thn Lam Langsung ke Sekar Dicari Krywn Admin Pengalaman Jln.Betngandang I No.12 Sanur Dbthkn Sgr Tenaga Guru Umum& A.BP.001.07.16.0001063 A.BP.001.07.16.0001107 Urg!FO U/Vila Female Good Eng. Sari Jl.Hasanudin No.40 Bisa Computer hub.087861361079 Kopetensi Kejuruan Email smkpari Dicr Sgr Karywn/ti u/Rest Jl. 081237152222/0816580841 Merah Putih Restaurant info@thebuahbali.com T:8476626 Dcr Pgw Laundry Pnglman bs Bw B.BP.164.07.16.0000543 Dibthkan Sgr Teknisi Coffee Jam 10-14 A.BP.001.07.16.0000535 Seminyak is Looking for A.BP.001.07.16.0001118 A.BP.001.07.16.0001036 Mtr SMS:081805387588(Panjer) Machine Pria min SMU/STM&Staf Marbhoro & Tuban H Bu LourenThe Griya Villas-Bunutan,Amed wisatabiwi@yahoo.com, 8941509 Dcr Koki Wanita Tinggal Dalam, A.BP.167.07.16.0001075 cia 081252395376 087703400138 Villa Engineering/Teknisi Waiters2-3 years Minimum A.BP.001.07.16.0001109 Dcr Tinggal Dalam Pesuruh, Butuh:Chef bisa Bhs Inggris Mrktng Wnt min SMU Bid.Mknan& A.BP.001.07.16.0001064 Untk Rumah Dps Gaji 3Jt Bisa Dcr Adm,Gr Fis,Kim,Mat,Bio,IPS Elektrik SMS 081999882123 Dcr Purchasing,Bar,Waiter/ress Experience+Good English Please Sopir,RoomBoy,UMR,087762566220 Kirim CV:info@thegriya.com Mnuman bs B.Ing.Lmr Krm ke GDH Tour&Travel need urg B.BP.004.07.16.0000533 Runner,Cashier,Cook,CookHelper A.BP.001.07.16.0001101 send your Resumes to:Human A.BP.012.07.16.0000667 Akuntansi,B.Ingg H:08174761592 Eropa,Cina&Jujur SMS0816571027 Istana Regency L-16,Jl.By Pass B.BP.004.07.16.0000493 Reservation,Accounting,Product A.BP.001.07.16.0001103 Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik Steward,Engeneering,House !!!All Jobs Available.Send CV Dicari Peg.Cuci Mobil,Bisa Resource Departement Jln. Dcr Kryti Adm&Kolektor Koprasi Keeping,Gardeneer.H:0361730603 Ngr Rai-Psnggaran Bali T722154 Exp.Min 1 th E:nurdin@ghdbali. 2.Supir SIM B1 3.SMA/SMK/D1 Dcr Adm,Sopir,Acct Jl.Cekomaria mail@concordservices-bali.com Nyetir,Punya Kendaraan Pribadi Petitenget No.100x Kerobokan tgebali@global-foods.com min D3, Jl.Nangka Sltn T.245460 com P:8423034/4723386 Hub.T.Umar 142 Dps Gg.Karya No.9 081236373899 Email:analafavela@gmail.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm Identitas Lgkp H.082237818089 Email:info@merahputihbali.com B.BP.004.07.16.0000444
B.BP.141.07.16.0000539
B.BP.004.07.16.0000532
A.BP.001.07.16.0000996
B.BP.004.07.16.0000445
B.BP.004.07.16.0000531
A.BP.001.07.16.0000868
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post CHEVROLET
Jual Captiva’2011 Putih Diesel Matic & Terios’2015 Silver. Hub:081916511208/085739560708.
Avanza Allnew’13 silver airbag, Vitara’07 pth AT, 085100856999
36/70,H480Jt,60/103,H680Jt Kbo IwaUtr,Kav G.Salak,08179790609
DICARI MOTOR “08123667168” Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk
Dijual Rumah 150/120m2,Lok Perum Taman Jimbaran 08123637925
B.BP.141.07.16.0000509
A.BP.001.07.16.0001078
DAIHATSU
A.BP.001.07.16.0000790
Grand Max PU’16 Dp6Jt,Ayla Dp10Jt Bs TkrTmbh,085101456084
* 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
A.BP.001.07.16.0001113
A.BP.001.07.16.0001095
Ayla X’15 Putih KM 10rb 101Jt XeniaR’11Pth 126Jt087860856999
DIJUAL MOTOR
B.BP.141.07.16.0000538
Terios TX09 Manual Silver AsDK LowKM Super Istmw 085105883050
HONDA
Jl Mtr Beat Th2013 Hitam Hp.0818561667/082247252510
A.BP.001.07.16.0001104
A.BP.001.07.16.0001076
DATSUN
Datsun Go Panca T aktif 1.2 Thn’15,Hitam,Plat DK-Bali,KM15 rbn,83Jt(nego)Hub:082147233316 (yud)/08111794123(hen)
B.BP.031.07.16.0000530
YAMAHA
SUZUKI
Dijual Mtr Jupiter Z1 Putih 20 13 Sst Baru 8Jt,081337109733
BU APV’05 Silver 77JtNg Hub.08123873879
A.BP.001.07.16.0001039
B.BP.004.07.16.0000501
Ertiga’12 Dp 25Jt Sisa Teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart
A.BP.001.07.16.0001110
BENGKEL LAS
KURSUS
Djl Tnh 2,5Are Bonus Bangunan Dalung Cempaka Pinggir Jalan Utama,0818621551 @750Jt/A Nego
A.BP.001.07.16.0001106
DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh Jl.Turi IIX Lt2 Uk. 6x15m Grs 9x9m cck utk Usaha Hrg.30Jt Ng Hub.0817342418
B.BP.164.07.16.0000545
!!!View Laut Dkt Sinaran Surga Karma Kandara 1Ha 081246976068
A.BP.001.07.16.0001108
Murah&Cepat Besar&Strtegis 90% Renovasi Hub:085842116429
SERVICE
A.BP.001.07.16.0001062
A.BP.001.07.16.0000975
Tnh Kav 250Jt Jl.Besakih Pemogan 08123871809 081337569788
A.BP.001.07.16.0000682
DISEWAKAN TANAH Disewakan Tanah di Jl.Patih Beli Rmh/Tnh Kav,KPR Dp 10% Jelantik Legian Kelod -Kuta **Tnh 1A,265Jt/A BudukAbianbase proses 3hr,CP.Agus081805374433 Jl6m,081237666809/085935497688 Tlp.081999896464/081353202090 Wira 081339694092 A.BP.001.07.16.0000703 A.BP.001.07.16.0000474
Dikontrakan Rumah jl.Cekomaria Gang Taman IV Hub.081338313818
B.BP.166.07.16.0000549
A.BP.001.07.16.0001035
A.BP.001.07.16.0000719
A.BP.001.07.16.0001046
A.BP.001.07.16.0001060
B.BP.166.07.16.0000550
A.BP.001.07.16.0001114
Tnh 1,5A Jl.Cekomaria Prm Dosen Kopertis 350Jt/A, 081338740797
*2,17Are LbrDpn(17x14mt)Jl.P. Singkep VII 495Jt/A,0817356452
1,18A Jl.Kertadalem-Sdkry Ling Elit,Jl 6m Paving, 081236063477 A.BP.001.07.16.0001072
A.BP.001.07.16.0001093
B.BP.164.07.16.0000544
A.BP.001.07.16.0001115
Tanah 2A 750Jt Peguyangan Kaja Br.Gunung Hub.085238430100 TP
A.BP.001.07.16.0000710
Rmh LT.150 Jl.Palapa Dps Hrg. Sesuai Kemampuan 082144111048
A.BP.001.07.16.0001059
A.BP.001.07.16.0000651
Jl Tnh 3Are Gatsu I,P.Taman Tegeh Sari Dps,081338607002
Rmh Baru Bgs LB65-1Are 3KT,2KM Mrh Jl.Siulan 087761638828 BUC
Jual Tanah 5,10A Jl.P.Saelus IV HP:087861232868 TP
Jual Tnh Jl.Tkd.Balian Gg.Nuri 2,6Are Strategis,081338753322
A.BP.001.07.16.0000926
A.BP.001.07.16.0001057 DIJUAL RUMAH Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran DISEWAKAN RUKO FORD LT.132m2,LB.100m2 T0361-466842, Dikont.Ruko uk.17,5x7,5m Jln. A.BP.153.07.16.0001099 *N.Ford Mustang 2.3 HP 310 Pth 081934310335-081337283254 Noja No.140 Telp.081338400725 MAZDA *New Vellfire ZG 2.5 Hitam A.BP.001.07.16.0000584 A.BP.001.07.16.0001041 *Mazda CX5 2.5 AT High’14 Pth Less Audio Hub.081238116467 Rmh Jl.Kejanti No.30 Kesiman *Mini Coper S Trb’15 Pth KM6rb B.BP.141.07.16.0000541 DIJUAL RUKO Dentim,LT.5,5Are LB.3,5Are 4KT *MazdaRX8’08 Sport081999315168 !Djl Cpt 2M 2Ruko uk:10x12 Lt2 TOYOTA 4KM 1RM 1RK 1RT,1Grse(2mobil) B.BP.141.07.16.0000540 2 Bale Bengong Hrg.6M Nego 2KM Jl.Cendrawasih No.3Tabanan Avanza G’10 VVTi Silver DK BUC CX5’13Pmk GrandTouring Pth Hp.087861168622 Hub.081232261818,081999261818 DK LowKM292,5JtNg,082342490222 Gres Istmwa Prbdi 085100979567 ISUZU
Isuzu DMax LS 4x4 DCab’10 Turbo 105Jt 081916209093
DIJUAL TANAH BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br Tegeha Jl5m Paving081338460110
Djl Tanah 1,08 Are 650Jt Nego Jl.Gunung Agung 081239441846 A.BP.001.07.16.0001040
Djl Tanah 1Are Utr Hardys Ketewel 285Jt 08123923726 ada Lain KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:087762566220 A.BP.001.07.16.0000939
SERVICE
A.BP.001.07.16.0001048
Djl Tnh 14,30Are Bonus Bangunn Petang Badung Pinggir Jl.Utama H.290Jt/Are Nego H:0818621551
B.BP.164.07.16.0000546
BIRO JASA
BAHAN BANGUNAN
Free
SERVICE
ALUMINIUM
RUPA-RUPA Atasi Rmh Bocor Grnsi & Rnovasi.Pak:Sefri 085100774702
KEHILANGAN Djl Atap Trimdex/Spandex/Poly- Hlg BPKB SpM No.095857870 AN: carbonat Eceran 085100802075 IA Mirah Agustiani P, Sidemen A.BP.001.07.16.0001071
A.BP.001.07.16.0001112
Jl Kepiting Soka,PanenTiapHari Hrg Tambak-Hub.081999111342
A.BP.001.07.16.0000924
Jual Pintu+Kusen,murah Cocok untuk Rmh kost H.085100894644
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
A.BP.001.07.16.0000941
Deposito 800 Juta di Koperasi Dpt Rumah Gratis 081337380202
A.BP.001.07.16.0001084
B.BP.154.07.16.0000476
A.BP.001.07.16.0001066
Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor Pajak Bl/Th Murah 081338344155 A.BP.001.07.16.0000933
RUPA-RUPA
FOTOCOPY
AC
BIRO JASA
n
Desig
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman 15 Tahun Tahun Pengalaman lebih dari 10 � Tenaga (Arsitek & & Sipil) Sipil) Tenaga Profesional (Arsitek
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl C.0000250-bkl
SERVICE
ALUMINIUM
A.BP.012.07.16.0001056
BIRO JASA Sda PRT Hub.082 144 519 900 B.BP.164.07.16.0000542
PELUANG BISNIS Cara mudah bisnis onecoin hanya di www.onecoinina.id B.BP.817.07.16.0000528
DIJUAL MOBIL
Money Back Guarantee �
A.BP.001.07.16.0001085
A.BP.001.07.16.0001081
SPA BENGKEL LAS
Spsialis Rmh Bocor dak Dinding Tlng Air,Atap dll,085338857757
DIJUAL MOBIL
EKONOMI
18
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Rupiani Nunik
Berbekal Pengalaman dan Jaringan BERBEKAL pengalaman dan jaringan yang dimiliki, Rupiani Nunik, pemilik “Cheese Works” yang bergerak di bidang industri dan perdagangan keju & yogurt, kini berkembang menjadi usaha yang besar. Pasalnya, pada tahun ini perusahaan perseorangan ini akan berencana mengembangkan usahanya dalam produksi dan perdagangan keju. Bahkan untuk usaha yogurt sendiri telah didistribusikan ke 80 persen hotel di Bali dan Lombok dan 20 persen ke supermarket di Bali & Lombok. “Saya memulai usaha dari produksi keju pada tahun 1990. Mengingat pada tahun itu pasar untuk
keju masih belum terlalu diminati masyarakat, akhirnya saya mengembangkan usaha ini dengan menambah produk yogurt pada tahun 1996 hingga sekarang,” tutur Nunik, Selasa (19/7) kemarin. Perkembangan usahanya tersebut, diakuinya, tidak lepas dari peran BNI yang memberikan modal kerja dengan kredit yang cepat dan fleksibel. Sehingga bisa membantu mengembangkan usaha dan pabriknya (Cheese Works - red) yang terletak di Banjar Pagutan, Kelurahan Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Ia pun berharap agar BNI tetap merangkulnya dalam mengembangkan usahanya tersebut. Selain itu, ke depan pihaknya ingin menyosialisasikan makanan sehat, yaitu keju & yogurt ke masyarakat. Di mana, ia ingin mengawali rencana tersebut dengan membuka stan di setiap sekolah untuk memperkenalkan ke setiap pelajar di sekolah. (win)
Yuliatun B. Jasmani
Kopi Banyuatis
Dari Usaha Rumah Tangga Ingin ’’Go International’’ BERAWAL dari usaha rumah tangga (perorangan) yang didirikan oleh Ketut Englan (alm), orangtua dari Gede Pusaka Harsadena (Director CV Pusaka Bali Persada -- Kopi Banyuatis). Pada tahun 1976 usahanya yang beralamat di Jalan Diponegoro, Singaraja, semakin berkembang. Dalam perjalanan usaha yang makin berkembang, di tahun 1982 pindah lokasi ke tempat yang lebih luas, yaitu di Jl. Raya Singaraja–Seririt, Pemaron, Buleleng dan berdiri hingga sekarang. “Untuk distribusi kopi saat ini sudah ke seluruh wilayah Bali, NTB, Kediri (Jatim), dan sudah masuk ke kelas premium dengan menjual produk di setiap outlet oleh-oleh Bali,” tandas Gede Pusaka Harsadena, Director Kopi Banyuatis, Selasa (19/7) kemarin. Perkembangan usahanya tersebut, diakuinya, tidak lepas dari peran BNI yang memberikan modal usaha dari tahun 1976 hingga saat ini. Dikataknnya, andil BNI sangat membantunya dalam pemberian modal kerja dan dua tahun terakhir telah memberikan kredit investasi untuk gedung kantornya. Ke
depan pihaknya berkeinginan untuk mengembangkan usahanya agar bisa masuk pasar nasional. bahkan go international. Dan tentu berharap kerja sama dengan BNI tetap terjalin secara berkelanjutan. Sebab, baginya dari awal bekerja sama (1976) hingga sekarang BNI sudah dijadikan rumah sendiri untuk mengembangkan usahanya, terutama dalam permodalan. “Terus maju dan jaya BNI,” pungkasnya. (win)
Mudahkan Transaksi dan Layanan Cepat BERGERAK di bidang desainer dan butik pakaian golf, Yuliatun B. Jasmani mengawali usaha Tori Golf sejak tahun 2014, yang diawali sebagai pemain golf profesional. Kecintaan akan golf memacu hobi desainer (Yuliatun B. Jasmani) untuk mengembangkannya ke dalam bisnis pakaian golf. Saat ini dengan jaringan yang dimiliki sebagai pemain golf, Tori Golf telah melakukan kerja sama dengan club-club di Indonesia dan luar negeri, seperti Bani National Golf di Nusa Dua, Royal Jakarta, Pondok Indah, New Kuta Golf dan Bintan Island. Selaku owner Tori Golf, Yuliatun B. Jasmani mengatakan, dalam perjalanan bisnis pakaian golf dalam hal promosi, BNI sangat membantunya. Khususnya dalam hal menyediakan sarana EDC mobile, sehingga transaksi yang terjadi saat event golf dapat langsung diselesaikan saat itu juga. ”BNI sebagai bank besar
sangat membantu saya dalam hal kemudahan bertransaksi dan terutama layanannya yang ramah dan cepat, sehingga usaha saya bisa berkembang seperti sekarang ini,” ungkapnya, Selasa (19/7) kemarin. Dengan kemudahan transaksi dari BNI, pihaknya akan menjadikan Tori Golf sebagai icon golf yang mendunia. Usaha Tori Golf saat ini terletak di Bali Diamond Estate Villa, Jalan Pantai Keramas No. 5 Gianyar. ‘’Astungkara BNI semakin maju, terutama teknologi dan layanannya, sehingga usaha saya dapat menjadi icon golf yang mendunia ke depannya,’’ pintanya. (win)
Bintang Puspayoga:
Perajin Harus Kreatif Manfaatkan Pasar ’’Online’’
Bali Post/dewa
Jambi (Bali Post) Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang Puspayoga menegaskan, para perajin (UKM) di daerah agar lebih kreatif dalam memanfaatkan jaringan internet (online market) dalam memasarkan produk kerajinannya. ‘’Potensi Jambi itu luar biasa, terutama produk batiknya yang amat terkenal. Oleh karena itu, para perajin harus memahami keinginan pasar, khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA. MEA itu harus kita jadikan peluang dalam mengembangkan pasar, terutama melalui e-commerce,’’ kata Bintang Puspayoga saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengembangan Desain Produk Kriya UMKM di Jambi, Selasa (19/7) kemarin.
Pembangkit Listrik - Buleleng akan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTM) berkapasitas 2,3 Megawatt pertama di Bali. Proyek energi terbarukan ini berada di Tukad Muara Desa Sambangan Kecamatan Sukasada.
Apalagi, lanjut Bintang, masalah klasik yang selama ini membelit kalangan UMKM yaitu permodalan, sudah ada solusinya melalui kredit usaha rakyat (KUR). ‘’Terkait permodalan sudah dimudahkan dengan adanya KUR yang saat ini bunganya sebesar 9 persen per tahun. Bahkan, kredit di bawah Rp 25 juta tanpa agunan. Selain itu, para perajin juga bisa mengakses kredit hingga Rp 500 juta untuk pengembangan usahanya. Saya berharap kemudahan dan peluang pembiayaan seperti ini bisa dimanfaatkan oleh para perajin, khususnya yang ada di Jambi,’’ harap Bintang. Selain masalah modal, kata Bintang, terkait hak cipta juga harus menjadi perhatian serius para perajin di Jambi. Bintang bercerita pengalaman para perajin UKM di Yogya dan Bali
Singaraja (Bali Post) Energi listrik terbarukan dikembangkan PT Panji Muara Raya (PMR) di Tukad Muara Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kali pertama berdiri di Bali, energi ramah lingkungan ini berbentuk Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTM). Kapasitas listrik dihasilkan mencapai 2,3 Megawatt. Menurut Direktur PT Panji Muara Jaya, Andri Doni, wilayah ini dinilai representatif di atas lahan 6.000 m2 di Desa Sambangan, sehingga potensial dipilih. “PLTM proyek swasta pertama mini hidro di Bali. Kebanggaan PLN dan satusatunya di Bali. PLN menunjang program pemerintah pusat yang menyatakan Bali sebagai pulau energi bersih,” ujarnya, Minggu (17/7) lalu. Pengerjaan PLTM telah mencapai 92 persen. PLTM
yang berpameran di luar negeri, namun produk kreatifnya dipatenkan oleh orang lain di negara tersebut. ‘’Saya kira, terkait pengurusan hak cipta produk perajin di Jambi itu bisa dilakukan secara kolektif melalui Dekranasda Jambi. Kini, pengurusan hak cipta sudah sangat mudah dan gratis hasil kerja sama Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementwrian Hukum dan HAM,’’ imbuh Bintang. Dalam kesempatan yang sama, Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta menjelaskan, pihaknya memiliki beberapa program untuk meningkatkan daya saing bagi para perajin di seluruh Indonesia. ‘’Ada program untuk meningkatkan produktifitas, memperkuat kluster produk UMKM, dan sebagainya. Tuntutan daya saing saat ini sangat diperlukan
dalam menghadapi persaingan global,’’ kata Wayan Dipta. Wayan juga berharap agar para perajin di Jambi segera mengurus hak cipta atas produk kerajinannya, agar tidak ‘’dibajak’’ saat berpameran di luar negeri. ‘’Selain itu, para perajin juga harus sudah concern menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan, agar lebih mudah masuk ke pasar global,’’ sambungnya. Selain itu, lanjut Wayan, para perajin di Jambi sudah harus masuk ke pasar e-commerce agar tidak ketinggalan dengan para pesaing di luar. ‘’Kita punya program promosi produk UMKM di pasar dalam negeri dan luar negeri. Saya berharap, program-program tersebut bisa dimanfaatkan oleh para perajin di Jambi untuk memudahkan akses ke pasar dan pembiayaan,’’ pungkas Wayan. (010)
Manfaatkan Aliran Air, PLTM Sambangan Hasilkan 2,3 Megawatt
Bintang Puspayoga
Bali Post/dok
hanya memanfaatkan aliran air mengalir dan tidak merusak lingkungan. “Debit air dihasilkan sangat tinggi. Air irigasi digunakan warga sejak tahun 1987-an. Air itu berasal dari aliran bawah Danau Buyan dan Tamblingan, yang mengalir alami,” imbuhnya. Doni yang juga sebagai Wakil Ketua Umum I Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) ini menjelaskan, PLTM diproyeksi beroperasi Agustus 2016, dengan debit air 2,3 per detik dan menghasilkan energi listrik 2,3 Megawatt. “Jadi dari 2,3 Megawatt itu, kami pakai hanya 70 persen dari debit air irigasi. Aliran air dipinjam (dibelokanred) untuk memutar turbin dan mengalir lagi ke jalur ke semula irigasi. Tidak mengambil atau membuang percuma air. Berapa pun air masuk memutarkan turbin, segitu pula kembali ke keluar,” jelasnya. (kmb34)
19
Rabu Umanis, 20 Juli 2016
Juri, Ketua KPU
Jakarta (Bali Post) Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sejak Senin (18/7) malam hingga Selasa (19/7) dini hari kemarin, memutuskan secara aklamasi Komisioner KPU Juri Ardiantoro sebagai Ketua KPU RI definitif periode 2012-2017 menggantikan almarhum Husni Kamil Manik. Putusan tersebut diumumkan secara resmi melalui situs KPU. Dia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta periode 2008-2013. Juri mengaku siap memegang estafet kepemimpinan di lembaga penyelenggara pemilu tersebut, meski hanya menyisakan waktu sekitar 7 bulan ke depan. Juri menekankan saat ini tugas yang diembannya lebih pada menjaga kekompakan antara komisioner KPU yang terjalin selama ini. Menurutnya, kekompakan merupakan salah satu kunci kesuksesan KPU menyelenggarakan agenda politik di Tanah Air. ‘’Sejak 2012 kami bisa melewati tugas dan pekerjaan
ini dengan baik karena kekompakan itu, saya kira ini harus dipelihara terus dan diperkuat,’’ katanya. Meski pemilu legislatif dan pemilu presiden sudah dilewati dengan baik, menurutnya, masih ada agenda besar KPU yaitu penyelenggaraan pilkada serentak 2017 di sejumlah daerah yang salah satunya akan memilih gubernur DKI Jakarta. Anggota Komisi II DPR-RI Hetifah Sjaifudian mengatakan masih ada agenda besar yang harus diselesaikan secara baik untuk sisa tujuh bulan Ketua KPU baru ke depan. Pertama, menghadapi pilkada serentak 2017. Kedua, mengenai penyesuaian anggaran KPU. Dalam pagu indikatif RAPBN TA 2017 KPU memperoleh anggaran sebesar Rp 1.931.150.758.000. KPU juga mengusulkan anggaran tambahan sebesar Rp 976.410.485.000. ‘’Kami ingin agenda-agenda yang disepakati bisa dituntaskan, sehingga tidak menjadi bom waktu bagi KPU periode berikutnya,’’ kata Hetifah. (kmb4)
Kerja Sama
Dari Hal. 1
Seperti diketahui SK Gubernur Bali tertanggal 16 Agustus 2013 itu dalam klausul MEMUTUSKAN pada poin ketiga butir ke-2 disebutkan; Pemegang izin studi kelayakan wajib melakukan kerja sama dalam melaksanakan studi kelayakan dengan perguruan tinggi setempat. Butir ke-3 juga disebutkan; mengumpulkan dan menampung aspirasi masyarakat pesisir Teluk Benoa dan sekitarnya, tentang rencana pemanfaatan, pengembangan dan pengelolaan wilayah perairan Teluk Benoa. Di sisi lain, lanjut Adnyana, dinamika penolakan masyarakat sekarang semakin terbuka dan gelombangnya semakin besar. Masyarakat khususnya dari 38 desa adat yang menolak reklamasi juga sudah relevan, dalam arti memang daerahnya berhubungan langsung dengan rencana reklamasi. Izin Lokasi Sementara itu, Koordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan, izin lokasi reklamasi yang dikelu-
arkan Kementerian Kelautan dan Perikanan secara otomatis diperpanjang per 14 Juli lalu. Pasalnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak menjawab surat permohonan perpanjangan izin dari investor. Gendo melihat Menteri Susi justru memilih untuk melihat reklamasi dalam kacamata hukum yang sangat positivistik tanpa mau melihat bagaimana sejarah kasus ini yang penuh manipulasi. Begitu juga tanpa mau melihat perjuangan rakyat selama empat tahun. Padahal dalam Undang-undang No.27 Tahun 2007, masyarakat adat adalah entitas yang mendapat prioritas penuh dalam kebijakan pesisir, termasuk reklamasi Teluk Benoa. ‘’Artinya Susi menempatkan dirinya sebagai petugas administrasi yang hanya melihat prosedur formal. Masak urusan reklamasi hanya urusan administrasi semata. Dia juga mesti tahu bahwa Perpres No. 51 Tahun 2014 itu dibuat dengan sengaja hanya untuk memfasilitasi reklamasi investor yang terganjal kawasan konservasi,’’ jelasnya. Menurut Gendo, dalam Perpres No.122 Tahun 2012, men-
Belum Jelas
Dari Hal. 1
Diwawancarai terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sependapat bila prokontra reklamasi Teluk Benoa tidak bisa dibiarkan berlamalama. Oleh karena itu harus ada kepastian apakah ini akan dilanjutkan atau tidak. Mengingat kewenangan untuk mencabut atau mempertahankan Perpres No.51 Tahun 2014 ada di Presiden, bukan pada dirinya selaku gubernur. Sementara itu, sikap anggota DPRD Bali terkait reklamasi juga belum jelas. Sikap 38 desa adat menolak rencana reklamasi Teluk Benoa tidak lantas diikuti wakil mereka yang duduk di DPRD Bali. Dari lima fraksi yang ada, hanya satu fraksi yang menyatakan menolak. Sementara sisanya, secara umum menunggu keputusan Presiden terkait rencana meng-urug Teluk Benoa seluas 700 hektar itu.
Anggota Fraksi Panca Bayu Nyoman Tirtawan, Selasa kemarin, mengatakan mayoritas anggota Fraksi Panca Bayu menolak reklamasi karena alasan logis, bukan personal. Saat ini, Bali berada pada momen kekurangan wisatawan namun surplus akomodasi yang menyebabkan persaingan menjadi tidak sehat. ‘’Sekarang dengan reklamasi ini, ending-nya menambah akomodasi akan menambah sakit pariwisata. Pariwisata tambah tidak sehat. Itu juga momennya belum bagus, tempatnya juga tidak bagus karena daerah rawan dengan konflik, termasuk juga traffic-nya,’’ jelasnya. Ketua Fraksi Golkar I Wayan Gunawan meminta Gubernur agar mengungkap apa yang terkait dengan reklamasi mulai dari perencanaan sampai pada proses yang terakhir. Dengan informasi yang sejelas-jelasnya, diharapkan masyarakat semakin jernih
teri jelas mempunyai kewenangan untuk melakukan penolakan perpanjangan izin lokasi. Jika disandingkan dengan UU 27/2007 tentang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, pada pasal 17 menitikberatkan pada perlindungan masyarakat adat setempat. ‘’Nah pada saat rakyat adat pesisir menolak reklamasi, maka menteri dengan kewenangannya dapat menolak perpanjangan izin lokasi reklamasi. Alasan itu kan dapat dipertanggungjawabkan kalau saja Susi serius menangani kasus ini,’’ tandasnya. Anggota DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, terpenting sekarang harus ada ketegasan dari Presiden RI terkait Perpres No.51 Tahun 2014. Sebab, perpres inilah yang dijadikan dasar perpanjangan izin lokasi. ‘’Apabila dicabut atau revisi tentu perpanjangan tersebut akan gugur dengan sendirinya. Saya percaya Presiden Joko Widodo tidak akan melupakan ucapan beliau saat pidato kemenangannya di Bali pada tahun 2014. Jangan sampai Bali bunuh diri akibat eksploitasi yang berlebihan di dunia pariwisata,’’ ujarnya. (kmb32)
memahami rencana tersebut. Termasuk mulai sadar atas bentuk responsnya menyangkut reklamasi. Anggota Fraksi Demokrat Ngakan Made Samudra mengatakan, sah-sah saja bila timbul pro dan kontra terkait reklamasi. Di era reformasi, sebuah kebijakan tidak mungkin bisa memuaskan semua pihak. Namun yang jelas, DPRD Bali sudah meminta kepada Gubernur bahkan akan bersama Gubernur menghadap Presiden untuk mempertegas masalah reklamasi. Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Kadek Diana mengatakan, sikap fraksinya sama dengan apa yang disampaikan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama. Dalam hal ini meminta Gubernur agar menanyakan langsung kepada Presiden. Kalau perlu, mengirim surat resmi atas nama lembaga untuk mendapatkan kejelasan mengenai reklamasi. (kmb27/kmb32)
Rabu, 20 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Witonjaya (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Folk Song 09.05 Dialog Interaktif Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Jegog: Seni Karawitan Khas Jembrana
11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sekaa Gong Eka Pradana PKK Br. Kawan Mas Ubud 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Tarian Anak-Anak, Sanggar Kumara Werdi Budaya (1) 17.05 Nangun Yadnya
17.30 Taman Sari TK Piveri Gianyar (1) 18.00 Puja Tri Sandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif : SPP 21.00 Lipsus DPRD Provinsi Bali 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Solusi Alternatif BIOIN 23.05 Lila Cita Prembon Cupak Keswargan (2) 24.00 Closing
Bali Post/ant
GELEDAH - Anggota Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membawa barang bukti milik terduga teroris jaringan Nur Rohman, Haryanto alias Hasan di Makam Haji, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (19/7) kemarin. Penggeledahan tersebut masih terkait dalam pengembangan kasus bom bunuh diri di Mapolresta Solo yang dilakukan oleh Nur Rohman, beberapa waktu lalu
Densus Geledah Rumah Terduga Teroris di Jateng Semarang (Bali Post) – Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Polres Karanganyar, Jawa Tengah melakukan menggeledahan di rumah terduga teroris Hasan al Rosyid alias Thoyib (35) di Gathak Blulukan RT 01 RW 10 Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (19/7) kemarin. Tim Densus 88 yang dibantu anggota Inafis Polres Karanganyar melakukan penggeledahan di rumah Hasan, nomor 2 Gathak Blulukan Karanganyar, sekitar pukul 16.30 WIB. Densus yang melakukan penggeledahan di rumah Hasan tersebut, dijaga ketat pasukan Sabhara Polres Karanganyar dengan senjata lengkap. Polisi juga memasang batas police line di sekitar lokasi untuk mengan-
tisipasi warga agar tidak bisa mendekat. Densus saat melakukan penggeledahan terlihat disaksikan oleh beberapa keluarga Hasan dan Ketua RW 10 Blulukan, wino. Densus melakukan penggeledahan di rumah Hasan sekitar 40 menit, dan mereka kemudian meninggalakan lokasi. Kepala Polres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjutak di lokasi kejadian mengatakan pihaknya hanya melakukan pengamanan mendukung kegiuatan Densus 88 di wilayah hukumnya. ‘’Saya hanya mendukung pengamanan karena semua wewenang Densus 88,’’ kata Kapolres. Titik salah satu kakak kandung, Hasan al Rosyid mengatakan polisi melakukan penggele-
Hampir Dipastikan Dari Hal. 1
Diperkirakan kontak tersebut berlangsung dari pukul 17.00 Wita sampai pukul 18.30 Wita. Dari kontak senjata tersebut menewaskan dua orang, satu di antaranya hampir dipastikan adalah Santoso. ‘’Dari ciri-ciri fisik diperkuat lagi dengan keluarga dari tersangka DPO,’’ katanya. Aparat juga menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata jenis M16, empat buah magasin, telepon genggam, empat buah kartu telepon, dan sejumlah alat masak,
pakaian dan tenda. Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian meminta para anggota kelompok MIT untuk melakukan mediasi dengan aparat keamanan maupun tokoh daerah dalam menyerahkan diri. Tito mengatakan akan mempertimbangkan pemberian keringanan sanksi kepada para anggota MIT yang menyerahkan diri secara baik-baik. ‘’Prinsip kita adalah melakukan penegakan hukum, proses hukum kepada mereka. Bukan memerangi atau menganggap musuh orangnya, tetapi perbuatannya,’’ kata Kapolri. (ant)
Lakukan Identifikasi Dari Hal. 1
Saat ini, tim masih melakukan evakuasi, karena lokasi penembakan yang jauh, sekitar 60 kilometer dari Poso, tepatnya berada di Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. Tim akan langsung membawa dua
jenazah itu ke RS Bhayangkara di Poso untuk melakukan identifikasi. ‘’Saat ini terakhir informasi yang saya dapat, masih dilakukan evakuasi dari TKP, dengan satu pucuk M16. Informasi selanjutnya kita tunggu penjelasan dari pihak polisi,’’ tutur Tatang. (ant)
dahan di rumah adiknya nomor tiga Hasan di Ghatak Blulukan, Colomadu, sekitar pukul 16.30 WIB. Menurut titik, polisi hanya membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga, atas nama Hasan, dan boks handphone. ‘’Adiknya ini, memiliki etika baik karena sering dibututi oleh polisi, dia kemudian mendatangi Mapolresta Surakarta untuk klarifikasi. Dia sudah ketemu dengan Kasat Intel dan Reskrim di Mapolresta,’’ kata Titik. Titik juga mengaku tidak tahu dengan pasti kesalahan adiknya, Hasan, kenapa dia selama tiga hari terakhir ini selalu dibuntuti oleh orang yang sama diduga polisi. Menurut Ketua RW Mino, rumah yang diperiksa oleh polisi
di Gathak Blulukan nomor 2 tersebut milik Hasan, sedangkan orangtuanya tinggalnya di RT 04 RW 10 Dusun Jetis Desa Blulukan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar atau tidak jauh dari rumah Hasan. Densus mengamankan Hasan al Rosyid alias Toyib (35) di Solo, Selasa pagi, karena dia diduga terlibat terorisme kelompok Bekasi. Hasan tersebut merupakan kakak kandung Arif Hidayatullah alias Abu Mushab yang ditangkap di Bekasi bersama tujuh orang lainnya. Hasan bersama pendukungnya sempat melakukan konfirmasi ke Mapolresta Surakarta, Senin (18/7), bahwa dirinya tidak ada kaitannya dengan kegiatan adiknya, Arif Hidayatullah. (ant)
Vaksin Palsu Dari Hal. 1
Koordinasinya langsung berada di bawah Kemenkes agar informasinya komprehensif. ‘’Jadi nanti tugas crisis center adalah memberikan informasi terkini terkait perkembangan kasus vaksin palsu, entah itu mengenai langkah hukum yang akan diambil terhadap oknum rumah sakit, atau jadwal vaksin ulang, serta keluhan warga yang jadi masukan Kemenkes,’’ tegasnya.
Bareskrim Polri telah menetapkan 23 orang tersangka dalam kasus peredaran vaksin palsu ini. Mereka yang menjadi tersangka terdiri dari dokter, kepala rumah sakit, apoteker, bidan, hingga distributor dan produsen vaksin palsu. Setelah ditelusuri, pihak rumah sakit mengaku mencari vaksin lain selain yang diberikan pemerintah karena stok yang kerap habis. Hal itu dilakukan karena rumah sakit harus melayani banyak anak yang harus diberikan vaksin. (kmb4)
Satgas Tinombala
Dari Hal. 1
Ia kembali menegaskan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya untuk tim Batalyon Raider 515 Kostrad, melainkan semua Satgas Tinom-
bala. ‘’Tetapi, pas yang dapat rezeki Raider 515 Kostrad. Ini keterpaduan Tim Satgas Tinombala. Saya bangga dengan tim yang pantang menyerah meski dalam situasi sangat sulit,’’ kata Panglima TNI. (ant)
16 Pages
136 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
ay, July 20,
Wednesd
’ to break ‘Episode VIIItradition; ‘Star Wars’ o unveiled new Han Sol y, July 20, Wednesda
2016
Johnson said
2016
to remove Turkey vows nt Gulen moveme “by its roots” coup after failed Page 6
e to win Pressur more league title rs manage on new - Ranieri
g ess farmer gatherin Bali agribusin
s of Function re agricultu G to from A
sector in A - Agricultural functions. DENPASAR has multipleof Economics Bali actually at the Faculty University, professor Udayana them compiled and Business, as Ramantha, functions I Wayan If the G. Agriculture from A to to the people of Bali. that means an asset (A) is sold, it equally Then B, land others. agricultural sold their asset to be interpreted have only it should not and so forth. a Balinese people is a business, oranges the farm is just planting rice, rice or tangerineabout as mud or we plant whether then talk There, we “What to do trading on of business. it is easy commodity and so on, so that said in a discussion Farmsector,” heBali Agribusiness Bali the quality of the Group at in the agricultural in a series Bali Post Media agriculture held by ers Gathering Shankara, Sanur. Agriculture2 Banjar Global on page Continued
VIII” will “Episode the new char-
heart” of them. Episode VIII” get “to the incredible “Star Wars: of “The Force acters and challenge film was this scene “The first adventure and excite- The anticipated in the final special event, characters cliffhanger were told at a film on explosion of LOS ANGELES very sets up these up from the ment that out of necessity it’s we for a stand-alone will pick fans of the franchise that unveiled and then justin the second film Awakens,” Han Solo was natural that in on the characters,” star while a new character. start zooming On Sunday, rising the much-loved said. officially
Johnson 26, was in a franchise Alden Ehrenreich, will as Han Solo introduced out in May 2018 thathandspinoff dueorigin story of the made follow an space smuggler some, rogueHarrison Ford. espefamous bykid, this character and “As a play make-believe would cially, you imagine what it of said. you kind Ehrenreich went to be like,” applause The biggestWars” actors Mark who veteran “Star Carrie Fisher, and Hamill and Luke Skywalker played siblingsin the franchise. if he ask Princess Leia fans always Hamill said a sibling-like relationAlonso have “Yeah, we REUTERS/Eloy the and Fisher he replies, not speakduring to which are seen parade ship, all the time and we’re at a time.” costumes Festival) fight for years other Star Wars Entertainment ing to each three stand-alone wearing and is releasing realms and Persons (Media Culture July 3, 2016. the Disneythat will explore new first set Metropolinorthern Spain films gathered for the trilogies Star Wars stories outside of 1977 “Star Wars: fans on Sunday in Gijon, Lucas’ said told day of the three-day up in George- A New Hope.” final Rian Johnson in London. shown Director out in theaters Celebration VIII” is the next install- Episode IV fans were “Rogue VIII,” due will break “a On Friday, “Episode Disney Co’s latest from “Episode 2017, this off footage Walt that kicked exclusive Wars Story,” out ment in in December ‘Star Wars’ tradition” a new “Star Wars” “Star Wars” trilogy Force Awak- One: A Star features long-standing the previous a year year’s “The generation of December, which (rtr) with last as each of picked up at least a new featuring by Daisy Ridley’s host of characters. ens,” films has its predecessor. of led That Finn. characters after the events to skip ahead. Boyega’s “I didn’t want(Episode) VII, I want Rey and John of Post at: last momenthappens next,” Johnson Jl. D.Tamblingan ional Bali to see what
find Internat
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
fires North Korea three ballistic in new missiles force show of Page 13
Indonesia says its most wanted militant killed in gunbattle
nted most wa le ia says its Indones led in gunbatt kil militant Whiteside
REUTERS/Darren death the suspected regarding July 19, 2016. Indonesia news conference during a rs in Jakarta, Amar gestures headquarte Boy Rafli at police man, Santoso, Police spokesman National most wanted of Indonesia’s
said the group
19 still has somecap20 were
at a police were identified of Central Mochtar Chief in the capital other Indonesian hospital National Police was Like many top enemy became said Santoso of Sulawesi. his members Tito Karnavian extremists,following the break-up by captured who had in a remote police
identified the and others escaped was He More than past year. training campby the police people of his group a jihadist 2010 in the Islamic militant said members. of Aceh in squad Detachment known him. Three with security focus on hunttured or killed most wanted a top minister by part two militants the shootout The government’s anti-terrorism was questioned suspected 100 oth- from on Monday including — Indonesia’ssecurity forces,t’s counterterrorism Dozens of with Islamic State than JAKARTA band of ing down Santoso forces activity by in Java and 88. killed and more a gunbattle the governmen a dwindling women.(ap) experts as killed in in a victory for increased in the raid. the vise on Janu- were attacks also be heard sympathizers Indonesia. In out a ers arrested vowed revenge least island. News can Tuesday, that further tightens at Global at five years. other parts of Sulawesi carried Santoso in “Bali Image” from 9.30 in killing more than campaign in the jungles of supporters year, in the 96.5 Late last the Radio FM am. Listen to capture for security personnel, ary, four IS and shootingpeople and succeeded extremists 2,500 bombing was one of until 10.00 eight police officers. at airports, troops, intenat http:// six Santoso shootout About raised elite army year in Poso, suicide Jakarta in which Abu Wardah security waspalace, foreign embasattackers. capital this killed in the Minister including Jakarta running operationsdistrict of Central died, including the g two militants centers in video wanted forin Poso, presidential an Coordinatin and Legal sified in a Santoso was considered camp a mountainous sies and shopping Monday, Political province attacks to capture a radical training stian conflict after Santoso appeared for Security, Binsar Pandjaitan an Sulawesi hotbed, to try from media threatening a Muslim-Chri on social other targets.and Affairs Luhut The other was not extremist his followers.extremist where at least 1,000 people police and linked to Mochtar, Santoso and told reporters. killed of this He has been against against bodies of Santoso known as police weaken after 1998 to 2002. “The strength The attacks extremist deputy Basri, as will definitely Pandjaitan a number of deadly Christians. Santoso’s thought. and to In- group of Santoso,” the death will increase our forces had initiallywho headed the East police officers “We Santoso, militant group the members.” to said. the rest of pressure donesia Mujahideen claimed allegiance eluded that in 2014State group, had the Islamic
FM Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
RABU UMANIS, 20 JULI 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Imajinasi Bali Hadirkan ’’Satya Metimpal’’ MENGUSUNG nama Imajinasi Bali, grup band ini baru saja memperkenalkan karya perdana mereka, satu single yang diberi judul ‘’Satya Metimpal’’. Lagu ini mengisahkan harapan seseorang untuk dapat selalu bersama dalam merangkai persahabatan walaupun banyak kesibukan yang dialami masing-masing. Bahkan, single tersebut sudah dapat diunggah melalui media Youtube. Imajinasi Bali sendiri terbentuk tak lepas dari pertemanan. Semuanya berawal dari keinginan kuat
Gus Yana, yang semula mencoba bersolo karier dengan mengusung musik rock n’ roll yang dimainkan secara akustik. Hingga beberapa saat, muncul keinginannya untuk berkarya melalui satu grup. Maka 18 Juni 2016 menjadi awal perkenalan grup dimaksud, yang kemudian diberi nama Imajinasi Bali. ‘’Nama Imajinasi Bali mewakili impian dan harapan saya sendiri secara pribadi maupun personel band lainnya untuk bisa berkarya dan diterima masyarakat secara luas,’’ tandas Gus
’’Bangkit!’’
Film Bertema Bencana
OREIMA Films dan Kaninga Pictures yang selama ini memproduksi film bergenre drama romantis ingin menggebrak lewat film bertajuk ‘’Bangkit!’’ yang disutradarai Rako Prijanto. Disebut sebuah gebrakan, karena ‘’Bangkit!’’ adalah proyek ambisius yang menyuguhkan disaster movie (film bertema bencana) pertama produksi Indonesia. Alkisah kota Jakarta dikepung banjir besar dan derita para warga berlanjut dengan gempa bumi dahsyat. Untuk dapat menggambarkan adegan tersebut secara nyata kepada penonton, Rako dan tim produksi menggunakan computer-generated imagery (CGI). Teknologi CGI adalah jamak dalam berbagai film bertema disaster movie di Hollywood, Amerika Serikat (AS). Misalnya ‘’San Andreas’’ (2015), ‘’The Day After Tomorrow’’ (2004), atau ‘’Armageddon’’ (1998) adalah contohnya. Sangat jarang, jika tidak mau disebut nihil, topik film seperti ini digarap oleh sineas Tanah Air karena menghabiskan banyak waktu dan ongkos produksi. Kebanyakan film Indonesia menceritakan kisah pascabencana, bukan menampilkan bagaimana bencana tersebut datang dan terjadi. Khusus untuk menggarap ‘’Bangkit!’’, total dana yang harus dikeluarkan mencapai Rp 12 miliar. Proses syuting juga memakan waktu 100 hari. Rata-rata satu film Indonesia menghabiskan biaya 6-8 milar rupiah. ‘’Ini film biayanya besar. Film termahal dari Oreima Films. Karena kita melibatkan banyak orang. Total hampir 800 orang secara keseluruhan,’’ kata produser Reza Hidayat. Menurut Rako (43), untuk sebuah adegan saja butuh perpindahan empat hingga lima lokasi. ‘’Memang cukup berat. Namun, setelah saya jelaskan melalui story board semua bisa menerima dan siap bekerja sama,’’ urainya. Vino G Bastian yang memerankan Addri, anggota Badan SAR Nasional (Basarnas), mengaku bekerja ekstrakeras demi film ini. Dia bahkan dilatih khusus oleh Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara, instruktur Basarnas. ‘’Supaya aksi penyelamatan sesuai dengan koridor umumnya,’’ ungkap Vino soal latihannya dengan Paskhas. Setali tiga uang dengan Vino, aktris Putri Ayudya yang memainkan Indri (istri Addri) mengaku kehabisan tenaga selama syuting film ini. Namun mereka berdua merasa senang dan tertantang ketika dilibatkan. Latihan keras dan intensif yang dilakoni Vino serta deretan pemain lainnya dalam film ini digabungkan dengan penggunaan efek CGI. Sebanyak 75 persen tampilan dalam ‘’Bangkit!’’ menggunakan efek visual. Semua proses pembuatan CGI tersebut digarap seniman efek spesial Indonesia yang telah berpengalaman menggarap produksi film sejenis di dalam dan luar negeri. Pun demikian, tim pekerja CGI di balik film ini yang diwakili Raiyan Laksamana optimistis suguhan mereka tidak kalah dengan produksi Hollywood. ‘’Kuncinya ada pada praproduksi yang baik. Di film ini, sudah sejak awal tim efek visual dilibatkan. Itu bedanya dengan film Indonesia lain,’’ ungkap Riayan. Film ‘’Bangkit!’’ yang juga menghadirkan Acha Septriasa dan Deva Mahendra dijadwalkan tayang mulai 28 Juli 2016. (pik)
Yana, Senin (18/7). Kendati demikian, banyak harapan yang tertuang dalam lagu karya mereka yang diharapkan bisa menjadi kenyataan. Hingga saat ini, Imajinasi Bali telah memiliki empat lagu sendiri yakni ‘’Jatuh Cinta’’, ‘’Rindu Masa Kecilku’’, ‘’Tresna Sujati’’ dan ‘’Satya Metimpal’’. Tanggapan positif dari penikmat lagu berbahasa Bali mereka harapkan dapat menjadi motivasi untuk konsisten berkarya dan meneruskan keberlangsungan lagu berbahasa Bali. (win)
Bali Post/win
STAHN Mpu Kuturan Diharap Dipercaya Masyarakat
Singaraja (Bali Post) Setelah menunggu beberapa bulan akhirnya pejabat struktural di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja resmi dilantik. Pelantikan dilangsungkan Selasa (19/7) kemarin di aula kampus setempat dan dihadiri Rektor IHDN Denpasar yang diwakili Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III, Dekan Brahma Widya, Kepala Biro Akademik
dan Kemahasiswaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, dan undangan lainnya. Pejabat yang dilantik yakni Wakil Ketua, Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M), Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M), Ketua Jurusan, dan Ketua Laboratorium. Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si. men-
gatakan, ke depan kampus ini diharapkan menjadi lembaga umat Hindu dipercaya masyarakat. Prof. Suweta berpesan agar para pejabat di lingkungan STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja tidak menyia-nyiakan kepercayaan IHDN Denpasar yang memberikan kesempatan Kampus II Singaraja berdiri secara mandiri. Sejauh ini antusiasme masyarakat Bali khususnya Buleleng terhadap keberadaan STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja sangat bagus. Terbukti, dari beberapa jurusan dan prodi yang telah dibuka semuanya sudah ramai peminat. Jurusan yang dibuka yaitu Jurusan Dharma Acarya meliputi Prodi PGSD, PG PAUD, Pendidikan Agama Hindu, dan Pendidikan Bahasa Bali. Jurusan Dharma Duta meliputi Prodi Penerangan Agama, Ilmu Komunikasi, Pariwisata dan Budaya. Jurusan Dharma Sastra meliputi Prodi Hukum Hindu. Jurusan Brahma Widya meliputi Prodi Filsafat Timur dan Manggala Upacara (D-2). (kmb34)
PERATURAN Bupati Badung No.47 Tahun 2010 telah menetapkan 11 desa wisata. Sejauh ini yang berkembang hanya tiga yakni Desa Wisata Mengwi, Sangeh, dan Bongkasa. Sementara ada satu desa lagi yang mulai berkembang menjadi desa wisata, namun belum ditetapkan menjadi desa wisata. Desa yang dimaksud yakni Desa Bindu, Kecamatan Abiansemal, Badung. ‘’Meskipun Pemkab Badung belum menetapkan Desa Bindu sebagai desa wisata, kenyataannya desa ini sudah mulai berkembang sebagai desa wisata karena letaknya strategis berdekatan dengan wilayah Ubud, dengan suasana alam pedesaan yang aman, nyaman,’’ ujar mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par. saat menjadi narasumber diskusi yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Destinasi Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud, belum lama ini. Diskusi tersebut digelar untuk membahas strategi tindak lanjut untuk mewujudkan pengembangan Desa Bindu sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Badung. Hal ini terkait
pelaksanaan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian pada Masyarakat khususnya di Desa Bindu. ‘’Desa Bindu bersih, indah dan utama. Diharapkan ke depan Desa Bindu bisa ditetapkan secara resmi sebagai desa wisata untuk terus mendapatkan pembinaan dari Pemkab Badung bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi pariwisata dan stakeholders terkait,’’ imbuh anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Badung ini. Anom melanjutkan, pengembangan Desa Bindu harus berpedoman pada pengembangan Pariwisata Budaya yang rohnya bersumber dari nilai-nilai luhur agama Hindu, menerapkan konsep Tri Hita Karana, konsep Triwisesa (Satwam, Siwam, Sundaram) yakni kebenaran, kesucian, keindahan berdasarkan ajaran agama Hindu, berbasis kearifan lokal, pengembangan konsep PIR (Pariwisata Inti Rakyat) dengan lebih memberi peran masyarakat lokal sebagai pelaku pariwisata. ‘’Saya juga mengharapkan agar desa wisata Bindu menjadi desa wisata binaan yang sekal-
igus sebagai laboratorium Fakultas Pariwisata Unud,’’ tandasnya. Sementara itu, Dosen Fakultas Pariwisata Unud Dra. Ida Ayu Suryasih M.Par. mengatakan, pengelolaan desa wisata Bindu harus berpedoman pada prinsipprinsip pengelolaan desa wisata yakni pariwisata dari rakyat. Pariwisata memberikan imbalan kepada petani dan pemilik lahan termasuk wajib memanfaatkan produkproduk pertanian lokal untuk dijual kepada wisatawan. Saat ini, Desa Bindu memiliki potensi alam yang indah dengan hamparan persawahan khususnya pertanian organik. Ada pula aktivitas wisata trekking, ekowisata dengan suasana alam pedesaan yang masih lestari dan kehidupan sosial budaya masyarakat dengan berbagai jenis kesenian yang terus berkembang. Perlu diketahui, di era 1970-1980-an, di Desa Bindu pernah terkenal kesenian Drama Gong Putra Jenggala dengan aktor utama seniman Wayan Lodra. Selain itu, di Desa Bindu juga sudah mulai berkembang penginapan atau homestay milik masyarakat lokal yang diminati wisatawan. (kmb32)
Bali Post/kmb34
PEJABAT - Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si. melantik pejabat struktural, Selasa (19/7) kemarin.
Desa Bindu Layak Ditetapkan Jadi Desa Wisata
Suasana Belanda di Kampoeng Tulip Bandung
Vino G Bastian
Bali Post/pik
KINCIR angin, kedai-kedai dan bangunan bergaya Belanda, serta barang-barang khas Negeri Kincir ada di Kampoeng Tulip di Jalan Pasir Pogor Raya Ciwastra, Kota Bandung. ‘’Karena di sini banyak bangunan Belanda, jadi pihak manajemen mempunyai gagasan untuk membuat tempat wisata dengan suasana Belanda,’’ kata Doni Samudera (55), salah satu penggagas Kampoeng Tulip, di Bandung, Selasa (19/7) kemarin. ‘’Semua bangunan mempunyai ciri khas Belanda, seperti adanya kincir angin, tanaman, juga berbagai kedai yang bentuknya bercirikan Belanda,’’ katanya. Pengelola Kampoeng Tulip juga pernah mencoba menanam tulip, yang banyak tumbuh di Belanda. ‘’Tapi gagal karena iklim yang berbeda, jadi nanti-
nya kita adakan tulip house, kita kondisikan tulip buatan walaupun ke depannya akan ada tulip asli yang kondisinya dikhususkan,’’ kata Doni. Di kawasan itu, pengunjung juga bisa menyusuri sungai menggunakan perahu beraneka warna di sana. Ada juga penyewaan pakaian khas Belanda untuk anak hingga dewasa, serta galeri barang-barang antik. Barang-barang di galeri, seperti hiasan dinding, alat rumah tangga dan furnitur, sebagian besar berasal dari dalam negeri. ‘’Dari luar negeri kami memakai tisu tempel dari Belanda, yaitu servietten, selebihnya dari dalam negeri,’’ kata Tania, pengelola galeri. Doni bersama tiga rekannya, Jiko, Panji dan Dewi, menggarap kawasan wisata di bagian timur Kota Bandung itu dari tahun 2012.
Pembangunan kawasan itu dilakukan secara bertahap dan sekarang belum sampai 20 persen dari rencana yang selesai. Kawasan itu luasnya kurang lebih satu hektar, dan sekarang baru sekitar 4.000 meter persegi yang selesai dibangun. Pengelola menargetkan pembangunan kawasan itu bisa selesai dan diresmikan pembukaannya untuk publik tahun depan. ‘’Ini baru penambahan fasilitas, belum dalam bentuk penguatan karakter. Jadi harapannya semoga semua proses segera selesai,’’ kata Doni serta menambahkan bahwa pengelola berencana menambahkan fasilitas belajar bagi anak-anak di kawasan itu. Meski pembangunannya belum sepenuhnya selesai, pengelola sudah membuka kawasan itu untuk publik. ant)
Film ’’Star Trek Beyond’’
Joe Taslim Belajar Bahasa Alien
AKTOR Joe Taslim harus mempelajari skenario dengan bahasa alien untuk karakter Manas yang ia perankan di film ‘’Star Trek Beyond’’. Kalimat-kalimat asing itu ia hapalkan dari buku panduan yang diberikan sebulan sebelum pengambilan gambar. Buku itu ditulis oleh seseorang yang juga membuat bahasa Vulcan dan Romulan dalam ‘’Star Trek’’. Joe mengatakan tidak bisa sembarangan berimprovisasi mengubah bahasa tersebut. Semua harus sesuai dengan panduan. ‘’Belajarnya enggak bisa ngasal,’’ kata Joe setelah press screening ‘’Star Trek Beyond’ di Jakarta, Senin (18/7). Joe diberi kebebasan untuk menyampaikan kalimatkalimat tersebut, seperti nada, intonasi, hingga bagian mana yang sebaiknya dibuat parau. Setelah interpretasinya disetujui, ia harus mempraktikkannya persis seperti itu saat pengambilan gambar. ‘’Kalau sudah lock harus diingat, Manas-nya bagaimana,’’ ujarnya. Sementara itu, aktor ternama Idris Elba tak segan-segan memberi masukan untuk Joe Taslim selama beradu akting di film ‘’Star Trek Beyond’’.
‘’Satu-dua scene dia kasih input,’’ kata Joe. Ia memberi saran pada Joe agar aktingnya bisa terlihat maksimal di kamera. Meski sudah makan asam garam, Idris yang berperan sebagai Krall menyampaikan hal itu tanpa terkesan mendikte. Di mata Joe, Idris adalah sosok aktor yang sangat serius selama proses syuting berlangsung. Meski belum berubah wujud menjadi alien, yang butuh make-up selama lima jam, ia sudah fokus untuk masuk ke dalam karakter. Kru di sekitar juga berhatihati agar tidak membuyarkan konsentrasi para aktor di lokasi syuting. ‘’Jadi saya terbawa arus,’’ katanya, menambahkan dirinya tidak bisa seenaknya cengengesan di tempat syuting. Joe setiap hari harus mengenakan make-up prostetik yang dipasang selama lima jam ditambah kostum yang beratnya enam kilogram untuk menjadi Manas. Dengan lubang ventilasi yang terbatas, ia harus melakoni adegan laga berdurasi panjang yang membuat keringatnya membanjir dan membuat kostumnya bertambah berat. ’’Saling support (dengan Idris),’’ imbuhnya. (ant)
Joe Taslim
Bali Post/ant
Karang Suci di Setra Pakraman Buleleng Di-’’pelaspas’’
KRAMA Desa Pakraman Buleleng melaksanakan upacara pamelaspasan karang suci di areal setra desa pakraman setempat, Selasa (19/7) kemarin. Karang suci ini dibuat untuk menunjang pelaksanaan upacara palebonan setiap sulinggih yang lebar. Apalagi, dalam ajaran sastra menyebutkan bahwa upacara palebon suliggih yang lebar dipusatkan pada areal karang suci di geria. Klian Desa Pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna mengatakan, karang suci ini
menjadi impian dari sulinggih sejak tahun 2003. Karang suci seluas 6 are ini tidak saja untuk Desa Pakraman Buleleng, namun desa pakraman lain diizinkan untuk memanfaatkan ketika akan melangsungkan palebonan sulinggih yang lebar. Upacara pamelaspasan dipuput Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Yoga Wiswa. Sejumlah prajuru Desa Pakraman Buleleng dan krama juga hadir dalam pamelaspasan dengan tingkatan banten madya tersebut. (kmb38)
Bali Post/kmb38
UPACARA - Upacara pamelaspasan karang suci di kawasan Setra Desa Pakraman Buleleng, Selasa (19/7) kemarin.