20 HALAMAN
NOMOR 119 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sElasa pon, 19 desember 2017
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
30 Ransel Berisi Rp 18 Miliar
Mantan Dirjen Hubla
Sebut Setoran untuk BPK dan Paspampres
Jakarta (Bali Post) – Ada pengakuan yang menarik saat mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Antonius Tonny Budiono saat bersaksi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin kemarin. Selain menyebut bahwa kontrak yang dibuat penuh rekayasa, juga ada aliran dana ke sejumlah instansi penting. Dua di antaranya BPK dan Paspampres. Saat menjadi saksi terdakwa Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan, Antonius Tonny Budiono mengakui bahwa kontrak yang dibuat antara Kementerian Perhubungan dengan kontraktor terkait pekerjaan di Direktorat Perhubungan Laut penuh rekayasa. “Saat saya jadi direktur memang namanya kontrak di
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
perhubungan laut penuh rekayasa evaluasi. Saya melihat proyek pengerukan sudah ada kaplingkaplingnya, makanya sejak saya menjadi Dirjen Hubla, saya tertibkan itu, tapi saya khilaf masih terima uang,” ungkap Tonny. Hal. 19 Kumpulkan Uang
Antonius Tonny Budiono
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) – Ada fakta baru pada OTT KPK di kamar Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono, bulan lalu. Ternyata pada OTT tersebut KPK menyita 30 ransel yang berisi Rp 18-19 miliar. “Uang ditaruh di ransel, 30 tas, saya tahu dari penyidik,” kata Tonny, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin kemarin. Tonny bersaksi untuk terdakwa Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan yang didakwa menyuap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla) Antonius Tonny Budiono senilai Rp 2,3 miliar terkait pelaksanaan pekerjaan pengerukan pelabuhan dan Surat Izin Kerja Keruk (SIKK). Hal. 19 Tiga Pihak
Ada Lima Grup Besar di Golkar
Bali Post/ant
MUNASLUB - Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta, Senin (18/12) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar dibuka Presiden Jokowi, Senin malam. Pada pidatonya, ia mengaku mendengar kabar bahwa situasi di Partai Golkar memanas. Tak hanya itu, ia juga menyebut ada lima grup besar di Golkar. Untuk itu, ia pun mengingatkan Partai Golkar harus terus solid, jangan sampai terpecah. Joko Widodo menceritakan, sebelumnya, menerima kunjungan pengurus DPD I Partai Golkar dari seluruh Indonesia. “Mereka menyampaikan aspirasi, mengusung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum,” katanya. Joko Widodo bertanya, apakah ada aspirasi lain, tapi para pengurus DPD I PG menyatakan tidak ada yang lain. “Kalau begitu kader Partai Golkar sudah solid,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengatakan, dirinya melihat ada grup-grup besar di internal Partai Golkar, seperti grupnya Jusuf Kalla, grupnya Aburizal Bakrie, grupnya Luhut B Panjaitan, grupnya Akbar Tanjung, serta grupnya Agung Laksono. Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga memuji peran serta Partai Golkar pada pembangunan
Indonesia. Menurut dia, Partai Golkar memiliki banyak politisi ulung, banyak teknokrat, dan berpengalaman dalam pembangunan Indonesia. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga politisi senior Partai Golkar berpendapat bahwa musyawarah nasional luar biasa (munaslub) menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah partai. “Ini adalah solusi yang terbaik untuk memperbaiki ketegangan-ketegangan, juga masalah-masalah dan merehabilitasi nama Golkar, yaitu dengan mengubah atau mengganti pimpinannya melalui Munaslub,” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin kemarin. Pada acara Munaslub ini, Presiden RI Joko Widodo enggan diistimewakan. “Tadi kami siapkan sofa untuk tempat duduk beliau supaya empuk. Tapi seperti kalian lihat (ditarik kembali), karena beliau, pak Presiden, tidak mau diistimewakan,” kata Ketua Organizing Committee Munaslub Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita. Agus mengatakan permintaan itu disampaikan langsung Presiden. Sehingga kursi untuk Presiden disamakan dengan kursi bagi peserta. (ant)
Golkar Tetap Dukung Jokowi Golkar Cabut Dukungan Titiek Soeharto Soroti Munaslub PILGUB JABAR
untuk Ridwan Kamil
Jakarta (Bali Post) – Partai Golkar mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada pilkada serentak 2018 karena tidak sepakat dengan proses pemilihan calon wakil gubernur. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan hal itu pada forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin kemarin. Menurut Idrus Marham, Partai Golkar sejak awal memutuskan dukungan telah mengajukan nama Daniel Mutaqien sebagai calon wakil gubernur untuk berpasangan dengan Ridwan Kamil. Namun realitasnya, Ridwan Kamil menempuh jalan konvensi untuk menjaring dan memilih pasangannya sebagai calon wakil gubernur.
“Ada proses konvensi yang kemarin dilakukan oleh Ridwan Kamil. Ini yang membuat Partai Golkar berubah sikap,” katanya. Idris menjelaskan, Partai Golkar sejak awal, memandang bahwa calon wakil gubernur yang diusulkan Partai Golkar yakni Daniel Mutaqien adalah final, dan ada proses politik lagi. “Pada akhir pekan kemarin, kami dapat informasi dan setelah dicek ternyata ada konvensi pemilihan calon pasangan dari beberapa partai, bahkan ada nama baru yang masuk,” kata Idrus. Keputusan pencabutan dukungan tersebut, menurut dia, telah dibicarakan bersama dengan Ketua Umum Partai Golkar terpilih, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Minggu (17/12). Hal. 19 Calon Gubernur
Jakarta (Bali Post)Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan ada tiga poin yang ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Nasional yang dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Rapimnas-Munaslub) Partai Golkar terpilih. “Jadi, poinnya adalah mengenai hasil rapat pleno Partai Golkar terkait pengisian pimpinan yang lowong dan ditetapkannya Ketua Umum Partai Golkar,” kata Airlangga Hartarto dalam acara Rapimnas III- Munaslub Partai Golkar di Jakarta, Senin (18/12) kemarin. Acara Rapimnas III Golkar yang dilaksanakan 18-20 Desember 2017 dilakukan berbarengan dengan Munaslub. Pembukaan Rapimnas digelar sejak Senin
(18/12) pagi, kemudian dilanjutkan dengan agenda Munaslub pada malam harinya. Pada acara pembukaan Munaslub sejumlah undangan hadir antara lain Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, serta sejumlah pimpinan partai politik dan pejabat negara lainnya. Rapat pleno Golkar pada Rabu (13/12), telah memutuskan secara aklamasi memilih Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar sekaligus mengamanatkan pelaksanaan Munaslub yang agenda mengukuhkan Airlangga sebagai ketua umum definitif. “Kedua ditetapkannya terkait jadwal Munas 18-20 itu pun su-
Jonghyun SHINee Meninggal
Kim Jonghyun
P E RSON E L S H I N e e , Kim Jonghyun meninggal. Kabar itu sangat mengejutkan penggemarnya. Bahkan dikabarkan dia bunuh diri di apartemen pribadinya. Pihak kepolisian menemukan penyanyi berusia 27 tahun itu terkapar tak sadarkan diri di sebuah apartemen kawasan Cheongdam-dong, pukul 18.10 waktu setempat. Sebelum melakukan bunuh diri, Jonghyun SHINee sempat mengirimkan pesan pada kakak perempuanya, Kim Sodam. “Tolong biarkan aku pergi. Katakan aku melakukan hal yang benar. Perpisahan terakhir,” demikian diungkapkan So-dam saat melapor pada polisi pukul 16.42 waktu Korea, seperti dilansir Kantor Berita Yonhap. Pesan ini menyiratkan Jonghyun akan mengakhiri hidupnya sendiri. Pukul 18.10, polisi tiba di apartemen Jonghyun di kawasan Cheongdam-dong, Seoul bagian selatan dan men-
emukan sang penyanyi tak sadarkan diri. Polisi lantas membawa Jonghyun ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun pelantun “Reply” itu tak juga sadar dan tak terselamatkan. Pihak penyidik mengonfirmasi bahwa Jonghyun meninggal karena bunuh diri dengan cara menghirup gas karbon monoksida. Hal ini karena tubuh Jonghyun ditemukan di dekat briket batubara yang terbakar. Jonghyun memulai debutnya bersama Onew, Key, Minho, dan Taemin dalam boy group SHINee dan di bawah asuhan agensi S.M. Entertainment pada 2008. Selain sibuk berkarier dalam grup, dia juga melakukan aktivitas solo baik sebagai penyanyi maupun penulis lagu. Kali terakhir, dia muncul di hadapan publik adalah 10 Desember lalu, dalam konser solonya bertajuk “Inspired” di Seoul. (ant)
dah diterima secara aklamasi,” ungkapnya. Ketiga, yaitu terkait dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk maju kembali dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) periode 20192024. “Keseluruhan keputusan itu diambil secara aklamasi,” kata Airlangga. Sementara mengenai keberatan sejumlah pihak di internal Partai Golkar atas agenda Munaslub yang hanya mengukuhkan penetapan Airlangga sebagai ketua umum definitif dan meminta agar Rapimnas membuka pendaftaran calon ketua umum, Airlangga mengatakan pada prinsipnya dia mengikuti keinginan mayoritas peserta Rapimnas. Ketua Penyelenggara Musyawa-
rah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Nurdin Halid menegaskan bahwa tidak ada pendaftaran calon ketua umum. Rapimnas tetap berpegng pada keputusan rapat pleno DPP bahwa agenda Munaslub dilaksanakan untuk melaksanakan satu agenda yaitu pengukuhan Airlangga sebagai ketua umum. “Enggak. Enggak ada pendaftaran,” tegas Nurdin Halid. Nurdin menjelaskan terpilihnya Airlangga Hartarto melalui rapat pleno sebenarnya sudah sah meskipun tidak melalui Munaslub. Sebab, berdasarkan Anggaran Rumah Tangga (ART) pasal 13, 14, dan 19 tentang pengisian jabatan lowong yang bisa dilakukan melalui rapat pleno. Hal. 19 Jabatan Lowong
Pertamakalinya di Indonesia Koperasi Masuk Bursa Efek
KOSPIN Jasa Pekalongan, melalui anak perusahaannya, Asuransi Jiwa Jasa Mitra Abadi, masuk bursa efek. Di-launching oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga didampingi Direktur PT Bursa Efek Indonesia Samsul Hidayat, dan Ketua Kospin Jasa Andy Arslan, di Jakarta, Senin (18/12) kemarin.
denpasar
2
Selasa Pon, 19 Desember 2017
figur
Bali Post/ist
Nihil Potensi Ancaman
DALAM waktu dekat akan digelar Operasi Lilin terkait perayaan Natal dan malam menyambut Tahun Baru 2018. Sebelum Operasi Lilin digelar, Polda Bali telah melakukan berbagai persiapan, terutama kesiapan personel dan sarana prasarananya. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Tidak ada potensi ancaman di Bali. Namun antisipasi sudah kami lakukan,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Senin (18/12) kemarin. Menurut Kapolda, tanggal 17 November lalu sudah dilakukan apel kesiapsiagaan. Selain itu, Tim Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) bentukan Kapolda telah bekerja melakukan kontra terorisme. “Sampai sekarang tidak terlihat ada ancaman. Jadi, silakan (wisatawan-red) berlibur di Bali,” ujarnya. (rah)
PSN Korda Kota Denpasar Sahkan AD/ART
Denpasar (Bali Post) Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Daerah (Korda) Kota Denpasar menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I, Senin (18/12) kemarin. Bertempat di Kantor PHDI Provinsi Bali, Musda dibuka oleh Dewan Pengurus PSN Kota Denpasar Drs. I Gusti Ngurah Bagus Mataram dan dihadiri ratusan anggota PSN se-Kota Denpasar. Musda bertujuan untuk menetapkan dan mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang merupakan dasar, pedoman dan pegangan yang mengikat seluruh jajaran dan anggota PSN Korda Kota Denpasar dalam melaksanakan program ataupun kegiatan untuk mencapai visi, misi dan tujuan PSN Korda Kota Denpasar. Ketua Panitia Jro Mangku Nyoman Yasantara mengatakan, PSN Korda Kota Denpasar merupakan organisasi yang bersifat keagamaan dan sosial budaya yang bersifat independen dengan berwawasan nasional berdasakan Kitab Suci Weda. Anggotanya terdiri dari paiketan Pemangku Kota Denpasar yang berada di bawah naunagan PHDI Bali. Oleh karena itu, untuk mendukung terwujudnya visi, misi dan tujuan PSN Kota Denpasar, perlu ditetapkan dan disahkan AD/ART PSN Korda Kota Denpasar. “Setelah disempurnakan pada Musda ini, AD/ART ini akan kami daftarkan lagi di Kesbangpol Kota Denpasar sehingga keberadaan kami secara hukum tetap dipantau oleh Kesbangpol. Dengan begitu tidak ada image bahwa organisasi kami mengarah ke hal-hal yang negatif,” ujar Jro Mangku Nyoman Yasantara. Jro Mangku Nyoman Yasantara mengatakan, peran Pinandita sangat penting dalam meningkatkan sradha dan bhakti yang bertanggung jawab demi keseimbangan ajaran suci Hindu Dharma, ikut andil dalam rangka menyebarluaskan pengetahuan dan pelaksanaan ajaran-ajaran suci Weda dan turut aktif membantu, membina dan memimpin umat Hindu Dharma dalam melaksanakan kegiatankegiatan kerohanian maupun kegiatan upacara dan upakara yadnya. “Ke depan kami punya rencana membuat suatu pendidikan pengurus, pendidikan pemangku dan pendidikan srati banten yang semuanya bertujuan untuk Ketuhanan. Sehingga apa yang ditujukan kepada kami para pemangku dan pinandita, kami akan terus berbuat dan ngayah,” tegasnya. Di tengah maraknya isu SARA, kata Jro Mangku Nyoman Yasantara, pihaknya akan terus menekankan kepada para anggota untuk selalu berhati-hati mengambil tindakan dan cermat dalam membaca situasi serta tidak mudah terprovokasi. Sehingga, peran PSN Korda Kota Denpasar ikut serta dalam mengawal budaya, adat istiadat dan toleransi di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya. “Kami juga mempunyai komitmen, yaitu tidak berpolitik, karena kami lebih mengutamakan ngayah. Apapun yang dibebankan kepada kami oleh Pemerintah Kota Denpasar, kami siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya. (win)
Bali Post/win
MEMBUKA - Drs. I Gusti Ngurah Bagus Mataram, didampingi Ketua Panitia Jro Mangku Nyoman Yasantara membuka Musda I PSN Korda Kota Denpasar yang ditandai dengan pemukulan gong.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : TUNGGAK UANG KOMITE, RAPOR SISWA DITAHAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
PROYEK - Beberapa pekerja tengah memotong dan menyambung baja pada proyek Balai Budaya di Lumintang, Denpasar. Waktu pengerjaan proyek diperpanjang karena ada beberapa tambahan pekerjaan yang tidak termuat sebelumnya.
Sejumlah Proyek Diprediksi Molor
Waktu Pengerjaan Balai Budaya Diperpanjang Denpasar (Bali Post) –
Memasuki minggu ketiga Desember 2017, sejumlah proyek fisik sudah mulai selesai dikerjakan. Namun faktanya masih ada beberapa pekerjaan fisik yang belum rampung. Bahkan salah satu proyek fisik yakni pembangunan Balai Budaya di Lumintang, masa pengerjaannya diperpanjang. Dikonfirmasi Senin (18/12) kemarin, Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi mengatakan sejumlah proyek fisik di Kota Denpasar diprediksi molor. Oleh karena itu pihaknya mendesak para pengawas lebih intensif melakukan pengawasan. Pasalnya, pelaksana proyek harus segera menyelesaikan
pekerjaannya, meski sempat ada hambatan dalam pengadaan material. Namun hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk menunda penyelesaian proyek sebagaimana yang telah ditetapkan. Eko Supriadi mengatakan, pengerjaan Balai Budaya sudah dipastikan diperpanjang. Pasalnya, ada beberapa tambahan
pekerjaan yang tidak termuat sebelumnya sehingga ada waktu penambahan. “Yang sudah pasti, Balai Budaya waktu pengerjaannya diperpanjang,” ujarnya. Selain itu, ada juga proyek yang diprediksi molor, di antaranya pengerjaan pembangunan fasilitas kesehatan di kecamatan serta pembangunan fasilitas gedung dewan. Sementara untuk proyek Pasar Badung tahap pertama maju sehari, karena pengerjaannya akan diserahkan Kamis (21/12) mendatang. Padahal targetnya Jumat (22/12). “Jadi pengerjaannya maju sehari,” ujar Kepala Dinas Perin-
dustrian dan Perdagangan Kota Denpasar I Wayan Gatra. Sebelumnya anggota Komisi III DPRD Denpasar I Wayan Suadi Putra, S.T. mengatakan, pembangunan Balai Budaya diharapkan mampu menjadi ikon baru bagi Denpasar. Selain karena lokasinya sangat strategis, fungsi bangunan ini juga akan sangat banyak. “Saya minta pelaksana proyek harus jeli dalam menggunakan ornamen Bali agar tidak sekadar menempel saja,” kata politisi PDI-P asal Sidakarya ini. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan Balai
Budaya ini dianggarkan dana pagu sebesar Rp 46,9 miliar. Namun setelah lelang, nilai kontraknya hanya Rp 41,4 miliar yang dimenangkan oleh PT Bianglala Bali dengan nomor kontrak 640/2525/DPUPR/2017 tertanggal 10 Mei 2017. Proyek ini ditangani konsultan perencana PT Kencana Adi Karma dan konsultan pengawas PT Narada Karya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Soal Rencana Pinjaman RS Wangaya
Komisi II Kembali Agendakan Raker
Denpasar (Bali Post) – Belum tuntasnya pembahasan soal rencana pinjaman dana dari pihak ketiga yang dilakukan RS Wangaya, kembali disikapi jajaran Komisi II DPRD Denpasar. Dalam waktu dekat komisi ini akan kembali mengundang RS Wangaya untuk meminta penjelasan yang masih tertunda saat rapat kerja sebelumnya. Salah satunya, yakni tentang pemaparan dan penyelesaian Detail Engineering Design (DED) dari rencana pengembangan rumah sakit tertua di Denpasar tersebut. Hal
itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Denpasar I Made Suweta, belum lama ini. Didampingi sejumlah anggota dewan lainnya, Suweta memastikan akan kembali membahas lebih detil soal DED yang dimiliki RS Wangaya. Pasalnya, sebelumnya masih ada yang belum rampung dalam penyelesaian DED. “Kita akan agendakan lagi melakukan rapat kerja dengan RS Wangaya. Namun pada intinya kami sepakat untuk melakukan pinjaman, namun harus ada penajaman yang lebih detil lagi,” ujar Suweta.
Terhadap rencana ini, jajaran RS Wangaya juga menyatakan kesiapannya. Mengingat apa yang diminta para wakil rakyat tersebut, sudah selesai dikerjakan. “Kami tinggal menunggu untuk rapat lagi dengan dewan. Kita sudah siapkan DED-nya,” ujar Dirut RS Wangaya dr. Setyawati Hartawan yang ditemui di sela-sela pelantikan dokter utama di RS setempat. Setyawati menyatakan sudah siap dengan permohonan dewan agar melakukan presentasi atas master plan RS Wangaya. “Kami sudah siap untuk
menyampaikan presentasi soal master plan yang sudah ada. Kan itu permintaan dewan,” katanya. Dalam rancangan yang sudah ada, kata Setyawati Hartawan semua basement pada bangunan akan dijadikan tempat parkir. Mengingat rumah sakit yang dipimpinnya tersebut tidak memiliki lahan parkir yang memadai. “Rancangan kita semua basement akan dijadikan parkir,” katanya. Setyawati Hartawan menambahkan, rencana perluasan RS Wangaya dengan cara mengon-
trak lahan di sebelahnya juga belum bisa dilakukan. Dari master plan ini yang telah berubah tiga kali, pembangunan yang sudah dirampungkan yakni Gedung C untuk pasien rawat inap kelas III, dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp 17 miliar. Sedangkan bangunan yang sedang digarap yakni Gedung B dengan anggaran Rp 33 miliar untuk pembangunan fisik. Nantinya, Gedung B akan dimanfaatkan untuk pelayanan poliklinik eksekutif dan ruang rawat inap kelas I. (kmb12)
BPK-RI Perwakilan Bali Serahkan LHP
Apresiasi Kinerja, Jaya Negara Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi WAKIL Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja 2017 pada Badan Pengawasan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali di kantor setempat, Senin (18/12) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, juga sekaligus diserahkan LHP kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan, Jembrana dan Bangli. Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengapresiasi BPK yang telah memberikan evaluasi terkait dengan program-program yang telah dilaksanakan selama tahun 2017 ini. “Tentu kami sebagai pelayan masyarakat telah berupaya semaksimal dalam menjalankan setiap program demi kepentingan masyarakat, dan evaluasi dari BPK tentu menjadi acuan untuk segera kami tindaklanjuti segera,” ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa ini tentu menjadi masukan yang positif, bagaimanapun Kota Denpasar selalu mengedepankan keterbukaan publik. “Pemerintah Kota Denpasar siap mendukung BPK untuk selalu mengedepankan keterbukaan informasi untuk publik,” tambahnya. Dalam sambutannya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri
Kusumo Nugroho mengatakan bahwa tata kelola keuangan yang baik dilakukan melalui evaluasi pemeriksaan kinerja tentunya untuk meningkatkan pertanggung jawaban publik. “Pemeriksaan kinerja atas efektivitas programprogram yang telah dicanangkan untuk nantinya dapat dievaluasi dan ditingkatkan”, ungkapnya. Terkait dengan evaluasi untuk Kota Denpasar, yaitu pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), regulasi, serta tata kelola pelayanan perizinan yang selalu dalam upaya peningkatan. Sesuai dengan ketentuan pasal 20 UU Nomor 15 Tahun 2004 dan menindaklanjuti arahan BPK selambatlambatnya 60 hari ke depan, segala bentuk evaluasi dan rekomendasi harus ditindaklanjuti. “Penghargaan sebesarbesarnya untuk kepala daerah dan segenap jajaran yang telah mampu bersinergi dengan BPK guna mendorong akuntabilitas dan transparansi keuangan negara,” ungkap Kepala Perwakilan Provinsi Bali. Sementara Kepala Inspektorat Denpasar I.B. Sidarta dalam kesempatan tersebut berkomitmen untuk sesegera mungkin berkoordinasi dan mengkomunikasikan rekomendasi yang telah disampaikan oleh BPK. “Tentu segala sesuatunya pasti ada evaluasi. Justru
itu sangat baik dan memberikan masukan agar segala program yang dicanangkan berjalan lebih baik, serta seluruh
jajaran Pemerintah Kota Denpasar selalu bekerja sama untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya. (ad951)
MENYERAHKAN - Kepala BPK Perwakilan Bali, Yulindra Tri Kusumo Nugroho menyerahkan LHP Kinerja 2017 kepada Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dan Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede di Kantor BPK-RI Perwakilan Bali, Senin (18/12) kemarin.
BADUNG
Selasa Pon, 19 Desember 2017
3
Pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Kabupaten Badung
MENGUKUHKAN - Sekda Badung Adi Arnawa saat mengukuhkan Relawan Anti Narkoba di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Senin (18/12) kemarin.
BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung melaksanakan pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Senin (18/12) kemarin. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua DPRD Badung yang diwakili Anggota A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra dan Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, SH. Sekda I Wayan Adi Ar-
nawa dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Kabupaten Badung dipandang sangat penting, karena dalam menangani permasalahan narkoba tidak cukup hanya peran pemerintah saja, tetapi harus ada dukungan dari peran serta masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan dilantiknya Relawan Anti Narkoba di Kabupaten Badung yang sangat strategis dalam pengentasan peredaran narkoba. Diharapkan petugas yang
dijadikan relawan ini agar mengetahui misinya, yaitu menyelamatkan masyarakat Bali dari peredaran narkoba serta mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat Kabupaten Badung untuk menjauhi narkoba. “Petugas relawan ini nantinya dapat sebagai fasilitator dan menginformasikan kepada masyarakat terkait peredaran bahaya narkoba,” jelasnya. Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini, SH, MH., selaku ketua
panitia melaporkan tujuan kegiatan pengukuhan Relawan Anti Narkoba di wilayah Kabupaten Badung adalah untuk meningkatkan komitmen masyarakat di Kabupaten Badung untuk meneruskan dan mengembangkan pembangunan berwawasan anti narkoba, membangun partisipasi masyarakat, memaksimalkan implementasi program serta mendorong dan meningkatkan peran aktif masyarakat di Kabupaten Badung dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pem-
berantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Mengembangkan inisiatif dan peran serta masyarakat di Kabupaten Badung, khususnya dalam mencegah dan menghadapi permasalahan yang menyangkut penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan sebagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stakeholder. Adapun relawan yang dikukuhkan sejumlah 400 orang Relawan Anti Narkoba di Kabupaten Badung. (ad946)
Perjuangkan Gaji, Forum LPM Datangi Gedung Dewan Mangupura (Bali Post) -
Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kabupaten Badung, Senin (18/12) kemarin mendatangi Gedung Dewan Badung. Kehadiran jajaran pengurus LPM ini meminta legislator memperjuangkan gaji mereka. Ketua LPM se-Badung Made Sukayasa mengatakan tidak berdayanya LPM selama ini lantaran tidak adanya perhatian dari Pemkab Badung. Oleh karena itu, pihaknya berharap DPRD Badung memperjuangan sekaligus membuatkan regulasi dan payung hukum agar LPM bisa menikmati penghasilan layaknya pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Terus terang, selama ini kami LPM di Kabupaten Badung tidak berdaya. Ketidakberdayaan ini karena tidak digaji. Bantuan ke forum LPM juga tidak ada. Padahal LPM memegang peranan vital dan cukup penting untuk pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Sukadana didampingi Sekretaris LPM IGN Partana Yasa dan Bendaharan LPM Putu Widnyana.
Di hadapan Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata dan anggota Badan Legislasi (Banleg) I Gede Suardika, pria yang duduk sebagai LPM Petang ini mendorong DPRD Badung memperjuangkan nasib LPM agar ke depan bisa menerima nafkah. “Kami menghadap Bapak Dewan untuk mohon petunjuk sekaligus minta jalan agar LPM di Badung bisa berdaya dan dapat gaji dengan mencarikan aturan hukum dan membuatkan Perda,” katanya. Hal senada dikatakan Partana Yasa dan Widnyana. Menurut mereka, dana untuk rapat dan suka duka saja lembaga yang dipimpinnya ini harus merogoh kantong pengurus. Oleh karena itu, pihaknya mendorong DPRD Badung bisa memperjuangkan nasib LPM
agar ke depan bisa menerima nafkah. Sebab, sesuai aturan LPM juga diberikan peranan strategis untuk berkiprah dan berdaya di desa. Dikonfirmasi terpisah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Badung Putu Gde Sridana menegaskan, pemberian gaji untuk LPM memang tidak dibenarkan. “LPM diberikan honor apabila ada kegiatan. Untuk itu, kami menyarankan agar LPM aktif membuat kegiatan,” tegasnya. Hal serupa juga terjadi pada Forum LPM. Menurut Sridana, Forum LPM juga tidak bisa dibiayai oleh pemerintah, kecuali forum itu membuat semacam kegiatan. “Forumnya juga tidak boleh diberikan dana. Kalau mau dana, maka dia harus membuat kegiatan,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb23
POSKO NATARU - Sejumlah personel kepolisian menyiagakan anjing pelacak di Posko Nataru di Bandara Ngurah Rai, Senin (18/12) kemarin.
Jelang Nataru
Sebanyak 447 ”Extra Flight” Disetujui
Mangupura (Bali Post) Jumlah traffic wisatawan yang menggunakan jasa bandara I Gusti Ngurah Rai mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan per Desember yang biasanya memasuki high season, trend penumpang dan penerbangan diperkirakan juga aka meningkat. Hal itu karena banyak yang ingin menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru 2018 di Bali. Hal itu dikatakan General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi pada pembukaan Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru), Senin (18/12) kemarin. Menurut Yanus Suprayogi, prediksi peningkatan jumlah penumpang tersebut bisa dilihat dari pengajuan tambahan penerbangan (extra flight) yang sudah diajukan oleh beberapa maskapai kepada
pengelola bandara. Sampai saat ini pihaknya sudah menyetujui sebanyak 477 rencana extra flight dan hampir 80 ribu tambahan kursi dari lima maskapai tujuan domestik. Rute terbanyak untuk extra flight domestik tersebut dari dan ke Surabaya sebanyak 182 extra flight, Lombok 112 penerbangan dan Jakarta 81 penerbangan, sisanya ke beberapa kota di wilayah Timur Indonesia. Meski sejumlah maskapai tujuan domestik mengajukan extra flight, kata Yanus Suprayogi, namun untuk penerbangan internasional diakuinya masih belum ada yang mengajukan extra flight. Hal itu kemungkinan akibat masih adanya keragu-raguan dengan situasi Gunung Agung yang tak menentu. “Sampai hari ini penerbangan internasional
belum ada mengajukan extra flight, tapi sudah ada perencanaan. Saya yakin nanti mereka akan mengajukan,” katanya. Dari data yang ada, jumlah pengajuan extra flight tahun ini mengalami penurunan sebesar 22 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu ada sebanyak 613 pengajuan extra flight, tahun ini hanya 477 pengajuan extra flight. Hal tersebut seiring dengan kondisi penumpang yang turun 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu dari 106.519 kini menjadi 79.793 penumpang. Dari tanggal 29 November hingga 15 Desember, puncak peak sesion traffic wisatawan tertinggi berada di tanggal 15 Desember, yaitu 45.621 traffic penumpang dan traffic pesawat sebanyak 409. Komposisinya 60 persen domestik dan 40
internasional. Untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang, pihak Angkasa Pura I telah menyiapkan posko terpadu monitoring angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Posko Nataru) selama 22 hari terhitung tanggal 18 Desember 2017 sampai 8 Januari 2018. Dalam posko Nataru tersebut akan dilibatkan sebanyak 1.300 personel internal Angkasa Pura I ngurah Rai, ditambah unsur Otoritas Bandara Wilayah IV, Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Unit K-9, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, airline dan ground handling. Pada posko terpadu ini juga tersedia layanan kesehatan penumpang lengkap dengan dokter jaga dan ambulan yang akan siaga selama 24 jam. (kmb23)
Soal Erupsi Gunung Agung Bali Post/ist
MEMBAHAS - Ketua Pansus I Made Retha didampingi jajarannya saat membahas penamaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Badung Mangusada yang diusulkan diubah menjadi Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung.
Dewan Perdakan Nama RSD Mangusada
Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung membahas Peraturan Daerah (Perda) Penamaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Badung Mangusada. Dalam rapat yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung dr. Gede Suteja Putra dan Dirut RSUD Mangusada Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta ini diusulkan nama rumah sakit plat merah ini diubah menjadi Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung. Ketua Pansus I Made Retha mengatakan, penamaan rumah sakit pemerintah ini berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2015. Sebab, selama ini penamaan berdasarkan Perbup. Namun, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, maka penamaan harus disesuaikan. “Tidak hanya nama, kami juga membahas terkait lambang. Tentunya ini masih tahap usulan,” kata Made Retha, Senin (18/12) kemarin. Menurut Retha, logo atau lambang RSD Mangusada akan disesuaikan
dengan pemaknaan dalam bidang kesehatan dan tetap mencirikan Kabupaten Badung. “Lambangnya, apakah akan berisikan keris sebagaimana lambang Kabupaten Badung atau seperti apa. Nah, ini perlu kita konsultasikan lebih lanjut,” katanya. Politikus Partai Demokrat ini berharap dengan adanya Perda tersebut pihak rumah sakit bisa segera membuat perangkat organisasi rumah sakit yang baru. “Kami berharap nanti setelah ada Perda, pihak rumah sakit bisa menyusun organ yang baru. Sehingga tidak seperti sekarang, rumah sakit sudah besar, tapi tata organisasinya masih lama,” ujar Retha. Lantas, bagaimana dengan nama rumah sakit yang akan dibangun di Kuta Selatan? Politisi Demokrat ini mengatakan, perda terkait penamaan dan lambang ini hanya berlaku untuk rumah sakit Kapal. “Ini untuk RSUD Badung saja. Kalau yang akan dibangun di Kuta Selatan tidak dibahas,” tegasnya. (kmb27)
Pemahaman Wisman Perlu Diluruskan
TERDAPAT perbedaan pemahaman wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Bali, terkait erupsi dan kegempaan yang dialami Gunung Agung. Yakni makna dari istilah earth quake dan eruption. Wisatawan mancanegara menganggap kedua istilah tersebut merupakan kondisi yang selalu membawa dampak serius pada suatu daerah. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat bertemu Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) di atas Kapal Bounty Cruise, Minggu (17/12) malam. Pusat Vulkanologi menyebutkan getaran-getaran yang di dalam gunung dengan istilah kegempaan. Sedangkan kegempaan diterjemahkan dalam bahasa Inggris menjadi earth quake. Orang asing membayangkan earth quake tersebut seperti bencana alam yang meluluhlantakan suatu daerah. Kemudian letusan yang diterjemahkan menjadi eruption. Eruption sendiri diasumsikan keluarnya magma dalam jumlah besar dari puncak gunung. Sedangkan yang terjadi pada Gunung Agung cuma letusan abu kecil. Perbedaan pemahaman terhadap istilah tersebut membuat wisatawan asing berasumsi negatif terhadap kondisi di Bali.
Made Mangku Pastika menekankan bahwa yang dalam keadaan awas hanya area delapan kilometer dari puncak gunung. Lebih dari radius tersebut dalam keadaan aman. Dari 78 desa yang ada di Karangasem, hanya 22 desa yang terdampak dengan radius 8-10 kilometer. Sehingga sekitar 56 desa di Karangasem daerahnya aman. Bali sendiri terdiri dari 716 desa, jadi hanya 22 desa di Karangasem dari ratusan desa yang ada di Bali yang masuk level 4 atau berstatus awas. Di dalam laporan Pusat Vulkanologi juga telah ditambahkan bahwa yang masuk status awas hanya radius delapan kilometer dari puncak Gunung Agung, selebihnya status normal. Level 4 tersebut dimaksudkan, seandainya terjadi letusan, letusan tersebut dibayangkan seperti 1963 yang saat itu vulkanic explosivity level 5. Kenyataannya, kondisi Gunung Agung sekarang ini tidak sama dengan sewaktu 1963. Kawah telah mengalami pelebaran lima kali lipatnya dibandingkan kondidi Gunung Agung pada tahun 1963. Ditinjau secara ilmiah, range of fire Indonesia juga mengalami letusan-letusan. Dengan terjadinya letusan-letusan di sepanjang range of fire Indonesia, maka
Bali Post/eka
PARIWISATA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama komponen AMPB saat menjelaskan kondisi Gunung Agung dan pariwisata Bali di Bounty Cruises, Minggu (17/12) malam. kekuatan letusan akan terbagi. Gubernur Mangku Pastika mengimbau pada kalangan pelaku pariwisata, kondisi yang terjadi seperti sekarang ini dijadikan sebagai upaya untuk melakukan introspeksi diri dan perbaikan-perbaikan terhadap fasilitas maupun pelayanannya. Dengan begitu, pariwisata Bali dapat lepas landas lebih hebat lagi di ke depan. Jadi, momentum ini dimanfaatkan sebagai titik untuk mencari daya lenting yang lebih dahsyat lagi. “Ini adalah saat kita turun
untuk mencari daya lenting yang lebih hebat,” terangnya. Ketua AMPB Gusti Kade Sutawa menerangkan bahwa yang terpenting adalah bagaimana upaya bersama agar dapat segera keluar dari krisis. Dari sekitar 20 asosiasi pariwisata yang ada di Bali, bagaimana upaya untuk menyatukan langkah dalam mempercepat proses recovery pariwisata Bali. Karena proses recovery yang lama akan berdampak berat bagi para pelaku pariwisata. (kmb19)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S
Diluncurkan di Bali
I Nyoman Gede Maha Putra
All New Rush Ditargetkan Dosen FT Unwar Lulus Doktor Jadi ‘’Market Leader’’ di Kelasnya di Oxford Brookes University Inggris
DI BALI - All New Toyota Rush dihadirkan di Bali, Senin (18/12) kemarin. Area GM Jatim, Bali dan Nusra Toyota Astra Motor, Johanes Pandyopranoto (tiga dari kanan), didampingi Operation Manager Auto2000 Area Kalimantan dan Bali, Biyouzmal (tiga dari kiri), dan Kepala Cabang Auto2000 se-Bali saat pembukaan selubung All New Toyota Rush.
mumkan secara resmi Januari 2018. Kondisi ini disebabkan masih menunggu kebijakan pemerintah pusat tahun depan. “Mungkin kenaikannya tidak lebih dari Rp 10 juta dari harga sebelumnya untuk nasional,” papar Johanes. Operation Manager Auto2000 Area Kalimantan dan Bali, Biyouzmal, mengutarakan All New Rush bentuknya sangat sporty. Ia yakin market share di Bali bisa tumbuh untuk Rush. “Medan di Bali yang naik turun sangat sesuai dengan Rush terbaru ini. Kami optimis bisa menjual All New Rush,” ujarnya didampingi Kacab Auto2000 se-Bali. Ia menargetkan All New Rush bisa meraih kembali market leader yang dalam dua tahun ini diambil kompetitor. Saat ini, Toyota turun ke posisi nomor dua di pasar SUV Medium di Bali. “Kami yakin market share bisa meningkat dengan ada All New Rush ini di Bali,” tegasnya. Biyouzmal menjelaskan, penjualan Rush rata-rata 60 unit per bulan. Tahun depan ditargetkan terjual 109 unit per bulan untuk seluruh (lima) cabang di Bali. “Kalau dipersentasekan mencapai 40 persen kenaikan,” terangnya. Menurutnya, kondisi pasar di Bali cukup kompetitif. Beberapa tahun lalu, Toyota masih leading 40 persen, sedangkan dua tahun belakangan dikalahkan kompetitor. “Kondisi market masih cukup menantang. Tapi saya yakin akan tumbuh karena adanya model baru ini,” tambah Biyouzmal. (bns1)
S E R resmi ALL New Rush diluncurkan rior space lebih besar dan safety-nya di Bali, Senin (18/12) kemarin. yang terbaik di kelasnya,” jelasnya. Penampilan Rush terbaru ini menglokalnya mencapai E hadirkan sejumlah pembaruan yang 89 Kandungan persen karena sudah CKD. Semengusung representasi semangat mentara peminatnya hingga kini gaya hidup kalangan urban masih melakukan rekap. “Animonya M dan dengan nuansa sporty. cukup banyak, tapi produknya beArea GM Jatim, Bali, dan Nusra lum dijual mengingat saat ini belum O Toyota Astra Motor, Johanes Pan- tersedia. Tahun depan baru ada dyopranoto, mengatakan sejauh ini produknya,” sebut Johanes. sudah terjual 250 ribu unit. Dipaparkannya, untuk keseN Rush Toyota sesuai permintaan kon- lamatan terdapat enam buah airbag melakukan refresh untuk sehingga bisa memberikan rasa produk ini. “DNA tetap SUV, tapi nyaman. “Semoga dengan adanya I sumen, ada perubahan desain. SUV-nya pembaruan ini, Rush makin dikenal ada, seperti higher clearground dan diminati konsumen,” katanya. A tetap dan bisa melibas segala medan. InteHarga belum ada dan akan diuL Pelantikan Pengurus Karang Taruna Yowana Saka Mandala P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Dirangkaikan Malam Amal untuk Pengungsi Gunung Agung
PELANTIKAN - Suasana pelantikan pengurus Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Desa Cemagi, Minggu (17/12). PENGURUS Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Desa Cemagi, Kuta Utara, Badung, secara resmi dilantik di Wantilan Pantai Seseh, Minggu (17/12). Pelantikan 43 orang pengurus periode 2017-2020 ini dirangkaikan dengan malam amal untuk pengungsi Gunung Agung. Ketua Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Desa Cemagi, I Putu Gede Yoga Saputra, S.H., ditemui usai pelantikan mengatakan, dalam tiga tahun ini tentu ada kekurangan yang diharapkan mampu diperbaiki pengurusnya, sehingga Karang Taruna Yowana Saka Mandala dapat terus eksis. Program ke depan yang ingin difokuskan adalah
mengarahkan generasi muda ke arah kegiatan positif. Kegiatan dimaksud melalui beberapa program yang ada di karang taruna, seperti seni budaya, olahraga dan peningkatan di bidang pendidikan melalui pelatihan-pelatihan. “Untuk masalah sosial, kami berharap bisa meringankan beban pemerintah,” ujarnya. Di Desa Cemagi terdapat sebelas kelompok binaan, di antaranya pedagang klepon, kelompok seni ukir, kelompok tani, kelompok nelayan, seni tabuh dan seni lukis. Dalam setiap kegiatan, pihaknya melibatkan anggota dari masing-masing kelompok. Selama ini, permasalahan yang sering dihadapi masih
dalam hal kenakalan remaja. Dari segi pendidikan, pihaknya akan terus melakukan pelatihan untuk generasi muda guna mengembangkan sumber daya manusia. “Untuk pengembangan seni budaya, siswa SD sampai SMA diberikan pelatihan gratis,” kata Yoga Saputra. Kepala Dinas Sosial Badung I Ketut Sudarsana usai melantik pengurus karang taruna berharap ada peningkatan untuk menunjukkan eksistensi agar dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan karang taruna harus terus berlanjut. Hal itu perlu dijalankan agar lebih tanggap menghadapi permasalahan sosial yang semakin kompleks. Selain itu, mampu membina generasi muda menuju hal-hal yang positif. “Karang taruna merupakan SDM penting sebagai tulang punggung bangsa serta berpartisipasi dalam kesejahteraan sosial,” ucapnya. Menurut Perbekel Desa Cemagi yang juga pembina Karang Taruna Yowana Saka Mandala, Si Ketut Wirama, S.H., pihaknya selalu mendukung kegiatan generasi muda, khususnya karang taruna. Semua kegiatan yang dilakukan selama ini merupakan acara positif yang berperan dalam pembangunan desa, seperti kebersihan, kesehatan dan pendidikan untuk kemajuan desa. “Generasi muda Cemagi harus bersatu membangun desa, sehingga bermanfaat untuk semua,” tandasnya. (ad731)
Mereposisi Potensi Alam ‘’Sekala’’ dan ‘’Niskala’’
SMP Budi Utama Gelar Upacara ‘’Rsi Gana’’
SAKRAL - Tarian sakral Gedang Renteng dibawakan oleh para guru dan pegawai SMP Budi Utama pada prosesi upacara bhuta yadnya Rsi Gana di sekolah setempat. MEREPOSISI potensi alam sekala dan niskala agar terjadi keseimbangan dan harmonisasi antara alam lingkungan, sesama makhluk hidup (sarwa prani) dan Tuhan, SMP Budi Utama yang beralamat di Jalan Gunung Sanghyang, Kerobokan, Badung, menggelar upacara bhuta yadnya Rsi Gana, Senin (18/12) kemarin. Upacara yang berlangsung di halaman sekolah setempat di-puput oleh Ida Rsi Agung Adnyana Telabah serta diisi tarian sakral Topeng Sidakarya dan Tarian Gedang Renteng yang dibawakan oleh para guru dan pegawai. Hadir Ketua Umum Yayasan Budi Utama, Dr. Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag., kepala sekolah, pendiri, pembina,
pengawas yayasan, komite sekolah, dan beberapa alumni. Kepala SMP Budi Utama, Drs. I Gede Mahardika, S.Pd., M.Pd., mengatakan digelarnya upacara bhuta yadnya Rsi Gana, dilatarbelakangi oleh kejadian aneh yang sering terjadi yang mengganggu ketenteraman proses belajar mengajar di sekolahnya. Mulai dari kesurupan siswa dan tiga bulan terakhir sering tercium darah segar di sekitar areal sekolah. Oleh karena itu, upacara Rsi Gana sangat perlu dilakukan untuk menetralisasi alam lingkungan, baik secara sekala maupun niskala, sehingga semua makhluk yang ada di areal sekolah bisa hidup berdampingan dan tidak saling mengganggu. “Kami akui selama ini kondusivi-
tas siswa kurang baik karena sering terjadi hal-hal yang aneh. Jadi, kami sangat perlu melakukan upacara ini dengan tujuan agar kejadian-kejadian aneh yang sering mengganggu kami tidak terjadi lagi,” tandas Gede Mahardika, Senin (18/12) kemarin. Selain menggelar upacara Rsi Gana, ke depan pihaknya akan lebih meningkatkan pendidikan karakter dan budi pekerti kepada anak didik, sehingga mempunyai mental yang kokoh, kuat, dan beretika. “Yang pasti, kami menginginkan sekolah Budi Utama lebih baik dari sebelumnya. Tanggung jawab di dunia pendidikan cukup berat. Sebab, tugas kami bukan hanya mendidik, tetapi juga memberikan contoh dan menuntun mereka untuk beretika dan bermoral yang baik, sehingga bisa menjadi contoh bagi orang lain,” ujarnya. Pada kesempatan ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada donatur, khususnya para alumni yang telah memberikan sumbangan, sehingga upacara Rsi Gana bisa berjalan sesuai harapan bersama. Ketua Umum Yayasan Budi Utama, Dr. I Gede Rudia Adiputra, berharap dengan digelarnya upacara Rsi Gana proses pembelajaran di sekolah Budi Utama bisa berjalan sesuai aturan dan harapan bersama, sehingga mampu menghasilkan anak didik yang unggul. Selain itu, para pengelola, guru dan pegawai diminta bisa mereposisikan jati dirinya, sehingga dapat dipersembahkan untuk nusa dan bangsa dalam memberikan pengetahuan kepada anak didik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. (ad945)
DOSEN Fakultas Teknik (FT) Universitas Warmadewa (Unwar) I Nyoman Gede Maha Putra, S.T., M.Sc., Ph.D., sukses meraih gelar doktor di universitas terkenal di Inggris, Oxford Brookes University. Maha Putra resmi lulus ujian terbuka di universitas tersebut 6 Desember lalu dan kini tinggal menunggu diwisuda. Ia meraih gelar doktor bidang Urban Desain dengan masa studi empat tahun alias lulus tanpa perbaikan. Sementara S-2 didapatnya di Erasmus University, Belanda, dengan gelar M.Sc. Sejak S-1 di Unud hingga S-2 dan S-3, Maha Putra memperoleh beasiswa Kemenristek Dikti. Ia menjadi dosen di FT Unwar sejak 2005. Anak kedua pasangan I Wayan Rupa (alm.) dan Desak Made Rai Widiani (alm.) asal Peliatan, Ubud ini ketika kuliah di Inggris menginisiasi terbentuknya Banjar Bali. Krama banjarnya adalah warga Bali yang menjadi mahasiswa, bekerja dan menetap di Inggris. Sekitar 75 orang warganya rutin menggelar perayaan Agama Hindu di sebuah hotel. Maha Putra juga sebagai person in charge bidang ilmu teknik dan perencanaan kelompok peneliti Indonesia yang disebut Indonesia Scholar Forum yang beranggotakan ribuan orang mahasiswa. Suami tercinta Intan Saputra Rini serta bapak tersayang Bumi dan Bulan ini kini dipercaya rektor membantu International Office Unwar guna menggalang kerja sama internasional. Bidang Ilmu Urban Desain termasuk langka di Inggris. Bisa jadi Maha Putra merupakan satu-satunya dosen bergelar doktor di bidang
DOKTOR - I Nyoman Gede Maha Putra (kiri) yang meraih doktor di Inggris, bersama Dekan FT Unwar Prof. I Wayan Runa. ini lulusan luar negeri. Ilmu ini membahas perencanan kota secara fisik, sosial, budaya dan ekonomi yang cocok bagi penentu kebijakan tata ruang dan wilayah. Pas dengan disertasinya ‘’Identitas tempat kotakota tradisional yang berkembang pesat, studi kasus di Denpasar’’. Maha Putra menyimpulkan kota kini berkembang mengikuti dua tren. Pertama, kota tradisional yang makin jauh dari pola tradisionalnya. Kedua, perkembangan kota-kota menunjukkan pola yang mirip dengan kota lain di dunia. Mengutamakan aspek ekonomi misalnya pemilihan ditentukan harga, bukan lagi atas tata nilai budaya ada hulu dan teben. Dekan FT Unwar Prof. Ir. I Wayan Runa, M.T., bangga atas semangat Maha Putra untuk fokus belajar. Semakin banyak dosen FT Unwar meraih doktor di luar negeri semakin baik untuk kualitas PBM dan lulusan serta memotivasi dosen lainnya studi lanjut ke LN.
Saat ini, FT Unwar memiliki 600 mahasiswa yang dibimbing 42 dosen, empat berkualifikasi doktor, sembilan sedang S-3. Delapan dosen muda sudah diikat MoU wajib melanjutkan S-3 dengan prioritas ke luar negeri. Ini untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Unwar yang berwawasan global pada 2034. Dekan Wayan Runa mengatakan, SDM bidang ilmu Urban Desain sangat penting dimiliki Bali dan pemkab guna merecanakan dan menelurkan kebijakatan tata ruang yang baik tanpa meninggalkan nilai budaya Bali. Mahasiswa FT Unwar Jurusan Arsitektur diberikan khusus ilmu ini karena kota tak bisa dilepaskan dari Urban Desain, termasuk memberikan penguatan dan diversifikasi pekerjaan bagi lulusannya. Makanya ia terus memotivasi dosen FT Unwar meraih doktor di luar negeri karena selain bisa fokus belajar, FT dan Unwar menyiapkan beasiswa. (ad950)
Wisuda XXI Stikom Bali
Cetak Ahli Ukur Tingkat Kerusakan Gempa dan Ramalan Cuaca PRESTASI spektakuler mewarnai Wisuda XXI Stikom Bali di BNDCC Nusa Dua, Badung, Sabtu (16/12) lalu. Dalam wisuda ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat menandatangani MoU dengan Stikom Bali untuk mengembangkan dua buah karya cipta mahasiswa Stikom Bali. Kedua alat tersebut, yakni Itensity Meter atau alat pengukur tingkat kerusakan bangunan akibat gempa ciptaan Anak Agung Ketut Bagus Banadanagara, dan Automatic Weather System atau alat ukur parameter cuaca ciptaan Roni Verdiantoro. Sebelumnya, kedua mahasiswa ini kerja praktik di Stasiun Geofisika Denpasar. Dari sinilah, mereka terinspirasi membuat alat yang ternyata sangat berguna bagi BMKG dan masyarakat. Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati, Ph.D., yang diwakili Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar M. Taufik Gunawan mengatakan, selama ini BMKG memiliki seismometer tetapi alat ini hanya bisa mencatat skala kekuatan gempa, magnitudo, lokasi dan kedalaman gempa yang membutuhkan waktu lima menit untuk membaca, mengolah secara manual, kemudian mengirim informasi gempa kepada masyarakat. “Intesity Meter buatan Agung ini, begitu ada gempa langsung dikalkulasi. Setelah dapat nilai percepatan tertinggi, secara otomatis ditentukan skala intensitasnya berapa, lalu dikirim kepada masyarakat melalui handphone menggunakan aplikasi telegram,” katanya dalam testimoninya di depan wisudawan. Alat ini ditempel di dinding gedung. Begitu ada gempa bumi, maka data dari sensor dibaca oleh mikrocontroler, lalu dikirim ke mikrocomputer dalam bentuk “informasi jadi” dan langsung ke masyarakat melalui aplikasi telegram
CENDERAMATA - Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan menyerahkan cenderamata kepada Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar M. Taufik Gunawan disaksikan wisudawan Roni Verdiantoro dan A.A. Ketut Bagus Banadanagara. dengan fitur @BMKG_EIM_ bot. Perberdaan Intensity Meter buatan Agung Bandana dan Seismometer sangat jauh. Secara fisik, alat buatan Agung sangat kecil, seukuran asbak, sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Harganya juga tidak lebih dari Rp 2,7 juta. Sementara Seismometer berukuran besar dan harganya ratusan juta rupiah. Hasil karya Agung Bandana ini kemudian dituangkan dalam bentuk skripsi) berjudul “Monitoring Skala Intensitas Gempa Bumi untuk Mengukur Tingkat Kerusakan Berbasis Raspberry Pi”. Sementara Automatic Weather System buatan Roni dilengkapi sensor, dipasang berdekatan dengan alat pengukur cuaca yang sudah ada, dan mampu menangkap “pesan” cucaca hingga radius 20 km. Kelebihan alat ini karena AWS dilengkapi fitur untuk mengirim pesan tentang cuaca menggunakan aplikasi telegram dengan bot: @ wforcast_bot. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang
Hermawan sangat mengapresiasi karya cipta mahasiswanya itu. “Sebagai bentuk apresiasi, kami langsung meneken MoU dengan BMKG untuk pengembangan kedua alat tersebut ke depannya,” ujarnya. Terkait wisuda, Dadang menjelaskan, Stikom Bali telah mewisuda 332 orang, terdiri atas 310 Sarjana Komputer (S.Kom) dan 22 Ahli Madya Komputer (A.Md.Kom). Ia menyebut masa tunggu lulusan Stikom Bali hanya 40 hari. Artinya, setelah wisuda hanya membutuhkan waktu 40 hari sebelum memasuki dunia kerja, apakah membuka usaha sendiri atau direkrut orang. Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti yang menaungi Stikom Bali, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., menambahkan, guna memenuhi tuntutan masyarakat, pihak yayasan sudah lebih dari setahun mengajukan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali. (ad943)
RSUP Sanglah Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan MERAYAKAN HUT, RSUP Sanglah menyelenggarakan pertandingan tenis lapangan “RSUP Sanglah Cup”, Minggu (17/12). Kejuaraan diikuti berbagai klub tenis lapangan, seperti RSUD Wangaya, RSUD Badung, RSAD, BKKBN, Universitas Udayana, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dan tim RSUP Sanglah. Babak final yang sengit dimenangkan IDI Bali atas RSUP Sanglah. Kasubbag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna mengatakan, pertandingan ini merupakan rangkaian HUT RSUP Sanglah yang jatuh pada 30 Desember. Tujuannya untuk mempererat hubungan antara sesama stakeholder kesehatan. Pemerintah telah mencanangkan program Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Salah satu program ini adalah melakukan aktivitas fisik (olahraga) secara rutin. RSUP Sanglah yang merupakan stakeholder kesehatan berupaya ikut menggemakan program Germas melalui event RSUP Sanglah Cup.
HADIAH - Penyerahan hadiah kepada pemenang kejuaraan RSUP Sanglah Cup. “Tenis merupakan olahraga yang menyenangkan. Selain menyehatkan tubuh, tenis membuat senang. Ketika orang berolahraga dengan senang, ia tentu akan melakukannya secara rutin,” ujar Ketut Kresna. Hobi bermain tenis yang dilakoni beberapa komponen
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
di RSUP Sanglah membuat RSUP Sanglah membentuk klub tenis dan akhirnya membuat kejuaraan tenis lapangan RSUP Sanglah Cup. Ia berharap melalui event ini masyarakat mulai rutin melakukan aktivitas fisik dengan berbagai kegiatan olahraga yang disukai. (bns2)
Selasa Pon, 19 Desember 2017
DAERAH
5
Senator Dukung Peningkatan Wewenang BNN dalam Tupoksi
Bali Darurat Narkoba, Wedakarna Minta Jagabaya Desa Tingkatkan ’’Intelligence Sense” ANGGOTA DPD RI Komite III Bidang Pemuda dan Kesehatan Dr. I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menanggapi pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Budi Waseso bahwa diperlukan sinergi antara BNN, pemerintah dan masyarakat di daerah khususnya adat untuk merendam peredaran narkoba di Bali. Hal ini mengingat Bali sebagai tujuan pariwisata dunia, dinilai rentan dari bahaya narkotika. Dukungan atas kinerja BNN ini disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna saat hadir memenuhi undangan Puri Tegal Denpasar pada acara peluncuran program pemberantasan narkoba. “Saya kaget juga mendengar penjelasan Kepala BNN bahwa sudah ada satu desa yang 62% masyarakatnya terjamah narkoba. Menurut saya tak cukup hanya pemberantasan oleh pihak BNN atau Polri, tapi juga perlu keterlibatan desa adat. Saya setuju jika desa adat dan banjar banjar adat di Bali segera menerbitkan pararem terkait antinarkoba. Ini penting karena orang Bali khususnya warga adat lebih takut dengan sanksi adat dibanding hukum positif. Makanya perlu diberikan efek jera,’’ ungkapnya. Senator Arya Wedakarna juga menyatakan prihatin bahwa beberapa waktu lalu ada oknum anggota DPRD Bali yang terlibat narkoba bahkan diduga sebagai bandar. Ini mencoreng nama baik Bali. “Bali seharusnya dikenal karena pemimpinnya yang berani, kesatria dan memiliki kecerdasan dalam membantu pemerintah dalam pembangunan. Bukan sebaliknya, Bali justru dikenal karena pemimpinnya terkait narkoba. Saya sepaham bahwa pengawasan di tingkatkan dusun, banjar adat dan desa adat harus dimaksimalkan. Pararem atau awig-awig harus mutlak, tapi tentu kita dorong Majelis Desa Adat memberikan pedo-
man Bali mawacara, dan nanti desa adat tinggal mengkopi. Dalam pararem perlu pembinaan, sampai sanksi terkeras, yakni kasepekang alias dikeluarkan oleh desa adat. Ini akan banyak membantu anak-anak muda Bali agar terhindar dari narkoba,’’ ujarnya. President The Hindu Center Of Indonesia ini berharap ke depan desa adat mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga warga adat terutama kalangan Sekaa Teruna Teruni (STT) dalam pemberantasan narkoba. “Di satu sisi jangan hanya orang Bali disalahkan dalam urusan narkoba. Banyak orang dari luar Bali baik itu pendatang musiman, turis maupun ekspatriat yang datang ke Bali masuk jaringan narkoba. Kini desa adat terutama jagabaya harus punya intelligence sense untuk mengawasi hal ini. Jika ada
yang dicurigai langsung lapor ke aparat. Kita bantu Polri memberantas ini. Lainnya kita bentengi dengan perangkat aturan adat sesuai aturan dan UU,’’ tegasnya. Di satu sisi, ia mendukung upaya Kapolda Bali dalam memberantas narkoba terutama di pusat-pusat hiburan malam yang dinilai melanggar aturan. ”Saya apresiasi penutupan Akasaka, kafe, klub dan pusat hiburan malam yang terindikasi sebagai sarang pemakai serta sarang distribusi narkoba. Saya juga mendorong peredaran narkoba di penjara bisa diputus segera. Ini perlu kerja sama dan sinergi semua pihak. Saya puji kinerja Komjen Budi Waseso di BNN. Ini menjadi catatan DPD RI Bali,’’ ujar Arya Wedakarna yang juga President The Sukarno Center. (ad952) Bali Post/kmb37
DEMO – Sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan melakukan demo di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (18/12) kemarin.
Tanpa Dikawal Polisi
Demo Diwarnai Aksi Bakar Gambar Kajati Denpasar (Bali Post) Sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan, Senin (18/12) kemarin, melakukan demo di Pengadilan Negeri Denpasar. Anehnya, demo yang menuntut supaya Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya alias Yonda dihukum berat ini, tanpa pengawalan oleh polisi.
KEPALA BNN - Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bertemu Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso di Denpasar.
Kunjungan Wisatawan Naik
Denpasar (Bali Post) Kunjungan wisatawan yang sempat merosot ke wilayah Kota Denpasar akibat erupsi Gunung Agung, kini mulai membaik. Jumlah wisatawan ke ibu kota Provinsi Bali ini mengalami peningkatan dibandingkan beberapa minggu sebelumnya. Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar Dezire Mulyani saat dikonfirmasi Senin (18/12) kemarin, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan terjadi sejak tiga hari lalu. Kenaikan diketahui dari tingkat hunian hotel yang meningkat secara signifikan terutama di wilayah pariwisata Sanur. Ia memperkirakan tren positif ini terjadi setelah adanya promosi yang cukup intens dilakukan pihaknya bersama instansi terkait. Pada hari raya Natal dan Tahun Baru, pihaknya optimis kunjungan wisatawan akan kembali normal seperti tahun sebelumnya. Kendati Gunung Agung masih berstatus Awas, wisatawan baik domestik maupun asing sudah mulai memesan kamar pada hotel-hotel di Denpasar untuk merayakan Nataru. “Syukur sekarang sudah meningkat. Minggu-minggu sebelumnya paling banyak 10-15 persen wisatawan yang datang. Promosi yang terus dilakukan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan,” katanya. Hal senada diungkapkan Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Gede Sidartha Putra. Peningkatan wisatawan ke Bali sejak enam hari lalu. Menurut Gus De, sapaan akrabnya, travel warning yang sebelumnya dipasang oleh beberapa negara seperti Australia ke Bali sudah dibuka. (kmb12)
Balon Gas Meledak
Enam Luka Bakar
Denpasar (Bali Post) Ledakan balon gas yang terjadi di sebuah showroom mobil di kawasan Teuku Umar, Denpasar Barat, Senin (18/12) sore kemarin, mengakibatkan enam orang menjadi korban. Mereka adalah Rino Iswandi (kepala cabang), I Kadek Subadra, Saroni, Umbu, Tolib, dan Agung. Seluruh korban dilarikan ke RSUP Sanglah. Menurut keterangan supervisor showroom mobil, Wahyu, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 wita. Awalnya, pihaknya hendak memasang balon gas untuk promosi salah satu merek mobil. Ukuran balon cukup besar, namun gagal terbang. Entah apa kesalahan teknisnya, balon itu tiba-tiba meledak. “Mungkin ada ketidaktahuan teknisi saat pemasangan. Waktu mau menaikkan balon gas tersebut, ditonton ramai-ramai, termasuk kepala cabang kami,” katanya. Saat ini, keenam korban masih mendapatkan penanganan tim medis RSUP Sanglah. Berdasarkan pantauan, beberapa di antaranya mengalami luka bakar cukup serius di bagian wajah dan area badan. Sementara beberapa lagi mengalami luka bakar di lengan dan tangan. (kmb42)
Lolos di Kepolisian
Ditahan Kejaksaan
Denpasar (Bali Post) Walau tidak ditahan di kepolisian bukan berarti Sang Putu SB mendapatkan perlakuan yang sama di kejaksaan. Pascadilakukan pelimpahan tahap II, Senin (18/12) kemarin, tersangka yang diduga terjerat perkara dugaan penipuan dan penggelapan tanah senilai Rp 13 miliar ini ditahan JPU dari Kejati Bali. SB tidak sendirian berstatus tersangka, namun menyeret oknum notaris berinisial Ketut AN. JPU Putu Suparta Jaya mengatakan penahanan ini dilakukan untuk memperlancar proses persidangan. “Tadi setelah dilakukan pelimpahan, kami langsung lakukan penahanan,” jelasnya seraya menyebut selama penyidikan di kepolisian tersangka SB tidak menjalani penahanan. Sementara oknum notaris belum dilimpahkan karena perkaranya masih didalami oleh Dit. Reskrimum Polda Bali. Sebagai korban dalam perkara ini adalah YM. SB awalnya sebagai pemilik tanah di kawasan Payangan, Gianyar. Korban berniat membeli tanah dan sepakat menunjuk notaris AN. Namun, setelah dicek dan transaksi terjadi, belakangan diketahui tanah itu bukan milik SB. Kasusnya kemudian dilaporkan ke Polda Bali. (kmb37)
Tidak pelak, aksi massa yang terjadi di area gedung pemerintah, persisnya Pengadilan Negeri Denpasar, sempat diwarnai aksi membakar pamflet atau poster bergambar Kajati Bali, Djaya Kesuma. Cibiran aneh pun muncul di lingkup pengadilan, yakni aksi massa ratusan orang tanpa pengawalan polisi. “Mana polisinya, kok aksi seperti ini dibiarkan. Ini kan pengadilan,
tapi pakai bakar-bakaran,” ucap petugas PN Denpasar yang melihat aksi bakar-bakaran ini. Pertanyaan yang muncul, mengapa polisi tidak mengawal aksi massa yang menuntut Yonda yang notabene dituntut kasus Tahura Tanjung Benoa? Pihak kepolisian belum ada yang memberikan penjelasan terkait kasus di pengadilan yang mewilayahi Badung dan
Kasus 19 Ribu Pil Ekstasi
Tiga Saksi Mahkota ’’Amankan” Willy Denpasar (Bali Post) Petugas Dir. Narkoba Bareskrim Mabes Polri terus dipojokkan dalam kasus 19 ribu butir pil ekstasi. Dalam kesaksian tiga saksi mahkota, Senin (18/12) kemarin, polisi kembali disebut melakukan penyiksaan dan kekerasan lainnya untuk menangkap Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong. Padahal, saksi secara tegas mengatakan bahwa barang tersebut belum sempat disentuh oleh Willy. Saksi mahkota Budi Liman, di depan majelis hakim pimpinan Made Pasek, menyatakan Willy dipaksa memegang barang bukti 19 ribu pil ekstasi yang kemudian difoto oleh polisi. Kesaksian ini membuat Willy terlihat di atas angin karena tiga saksi mahkota sesuai fakta persidangan banyak meringankan atau mengamankan dirinya kendati mengakui sempat memesan sampel. Tiga saksi mahkota yang bersaksi untuk terdakwa Willy adalah Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim dan Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santoso. Budi Liman di hadapan majelis hakim dan JPU Dewa Lanang dan Bela awalnya mengaku sempat menawarkan ke Willy. “Karena Willy tidak mau, saya bilang ke Iskandar. Iskandar bilang tawarkan lagi,” sebut Budi Liman. Ia mengaku ditangkap di Plaza Sanur Paradize. Saat ditangkap, Budi Liman diminta menghubungi Willy. Di kamar hotel
saat itu ada Dedi, Iskandar, Budi Liman dan tiga anggota polisi. Oleh polisi, Budi Liman diminta menghubungi Willy. Besoknya naik taksi, saksi dikawal dua polisi menuju Akasaka Musik Club yang sebelumnya sudah nelepon Willy. Majelis hakim mencoba bertanya mengapa harus ketemu Willy padahal dia hanya mesan sampel? Saksi menyampaikan bahwa sampai saat ini tidak ada membicarakan soal barang (ekstasi -red). “Sampai sekarang, saya tidak membicarakan barang, contoh saja,” ucapnya. Oleh karena keterangan saksi mulai menyentuh pemaksaan dan menyinggung kekerasan polisi, JPU Dewa Lanang menanyakan tentang BAP di Mabes Polri. ‘’Keterangan di BAP tidak semua benar,” kilah Budi Liman. Sementara kuasa hukum Willy, Robert Khuana bersama Ketut Ngastawa, menanyakan di mana ribuan ekstasi itu diperlihatkan pada saksi. Saksi Budi Liman menyebut kamar di Sanur Paradize yang disewa polisi sebelum Willy ditangkap. Atas keterangan itu, JPU meminta waktu pada majelis hakim untuk melakukan konfrontir dengan polisi yang melakukan penangkapan. Saksi Iskandar mengatakan menghubungi Budi Liman untuk menjualkan ekstasi. Ia mengaku hanya iseng-iseng saja. Sementara Dedi menyatakan tidak kenal dengan Willy. Saat ditangkap polisi dengan barang bukti 19 ribu butir ekstasi, baru dia menghubungi Iskandar. (kmb37)
Denpasar itu. Ketua PN Denpasar Amin Ismanto menyayangkan aksi itu, apalagi bakar-bakar poster tanpa pengawalan polisi. KPN Denpasar kemudian meminta pihak kepolisian mengusut aksi bakar-bakaran di dalam areal PN Denpasar tersebut. Aksi berlangsung sejak pukul 11.00 wita. Massa membawa spanduk berisi kecaman terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Bendesa Tanjung Benoa dengan tuntutan 8 bulan penjara. Massa menyanjung polisi yang menangani kasus Tahura. Mereka juga membawa foto Kajati Bali Djaya Kesuma yang diminta mundur karena
menuntut tersangka reklamasi liar dan pembabatan mangrove dengan hukuman ringan. “Kami minta Bendesa Tanjung Benoa dihukum seberat-beratnya,” ujar massa yang melakukan orasi. Menurut Amin Ismanto, pihaknya tidak mendapat laporan atau pemberitahuan terkait aksi demo ini. “Nanti akan kami tertibkan. Demo yang tidak bersurat dan inskontitusional akan kami serahkan ke pihak kepolisian,” tegas KPN yang baru dua bulan menjabat ini. Ia berharap jika aksi massa bertindak anarkis dan ada tindakan kriminal, polisi melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku. (kmb37)
Pengkaplingan Lahan Hambat Investasi Pariwisata
Kupang (Bali Post) – Pengkaplingan lahan di lokasi strategis menjadi faktor penghambat pertumbuhan investasi sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP NTT, Samuel Rebo, mengatakan hal ini di Kupang, Senin (18/12) kemarin. “Hampir semua pantai yang ada di pulau-pulau besar di NTT sudah dikapling, sehingga ketika investor mau datang berinvestasi masih ada klaim ini milik si A, si B, dan sebagainya,” ujar Samuel Rebo dalam seminar bertajuk “Membuka Peluang Investasi di NTT” dalam rangka menyambut HUT ke-59 Provinsi NTT. Persoalan yang dihadapi pada lahan yang sudah dikapling tersebut tidak dimanfaatkan untuk investasi melainkan hanya dibiarkan begitu saja. “Ini yang kami temukan saat hendak membawa investor ke daerah. Jadi, di situ tidak dibangun apa-apa, padahal sebenarnya potensi lahan untuk investasi sangat luas,” katanya. Ia mencontohkan, banyak lahan yang kosong di Pulau Sumba, namun agar investasi bisa masuk daerah setempat, bukan hal yang mudah. Ketika
investor mulai masuk, mulailah timbul berbagai konflik di situ. Muncul para pemilik lahan yang mengaku sebagai pemilik bahkan banyak yang sulit ditemukan bukti kepemilikan lahannya. Menurutnya, jika kepemilikan lahan jelas, lebih mudah melakukan kontrak dengan para investor dengan sistem sewa sehingga pertumbuhan investasi bisa mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Masalah lahan itu menjadi salah satu kendala pencapaian target investasi di NTT sesuai yang ditetapkan secara nasional sebesar Rp 8,2 trilun. “Untuk realisasi investasi di provinsi ini hingga triwulan III/2017 baru mencapai Rp 3,5 triliun,” jelasnya. Selain berbagai upaya pendekatan pemerintah daerah untuk pembebasan lahan, pihaknya juga terus memberikan kemudahan-kemudahan kepada para investor yang datang dan menyampaikan keinginan untuk berinvestasi. “Meskipun target ini cukup berat tapi kami tetap berupaya sampai mendekati angka Rp 4 triliun, atau minimal setengah dari target yang diberikan,” imbuh Samuel. (ant)
Banyuwangi Bidik Turis Australia Banyuwangi (Bali Post) Meroketnya nama kawah Ijen dalam dunia pariwisata membuat Banyuwangi terus membidik pasar internasional. Salah satunya Australia. Banyaknya turis negeri Kanguru ke Bali berpotensi mampir ke Banyuwangi menikmati indahnya api biru kawah Ijen. Selama ini, turis asing ke Ijen didominasi dari Eropa, terutama Prancis dan Belanda. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menegaskan, dalam setahun, 1,1 juta turis Australia berkunjung ke Bali. Pihaknya berharap mereka mampir ke Banyuwangi menikmati Ijen dan keindahan alam lainnya. “Selama ini, jumlah terbesar turis mancanegara yang datang ke Banyuwangi dari Eropa, terutama Prancis dan Belanda. Tujuan utamanya tetap kawah Ijen. Nah, kami ingin lebih banyak turis Australia yang datang ke Banyuwangi,” katanya di sela-sela menerima Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya, Chris Barnes, Senin (18/12) kemarin. Menurut Anas, kehadiran Konjen Australia bisa memperkuat jaringan pengembangan pariwisata dengan negeri tersebut, sehingga banyak turis Australia bertandang ke Banyuwangi. Ia optimistis turis Australia bisa digaet, mengingat besarnya
jumlah mereka yang berkunjung ke Bali. “Tiga besar negara yang mengunjungi Bali adalah Tiongkok, Australia, dan India. Kami berupaya menggaet mereka ke Banyuwangi setelah menikmati Bali. Faktor kedekatan geografis ini harus dimanfaatkan,” jelasnya. Selain kawah Ijen, Banyuwangi memiliki sejumlah destinasi wisata indah lainnya mulai pantai, gunung, hingga hutan. Gunung Ijen dengan kawahnya bisa memancarkan api biru yang hanya ada dua di dunia. Sementara Pantai Plengkung sangat menantang untuk berselancar. Semuanya akan memberi pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lainnya. Banyuwangi juga kental dengan tradisi dan budaya lokal yang bisa menarik minat turis Australia. Chris Barnes mengakui keindahan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi banyak dikenal di Jawa Timur sampai Australia. Pantainya terkenal sebagai tempat surfing terbaik. Kehangatan dan keramahan orang Banyuwangi juga menjadi salah satu alasan dirinya bertandang ke kota Gandrung ini. Ia memastikan akan kembali ke Banyuwangi mengajak Dewan Bisnis Indonesia-Australia, sehingga bisa menjajaki berbagai peluang bisnis. (kmb30)
Bali Post/kmb30
BELERANG - Penambang belerang di kawah Ijen Banyuwangi menarik kunjungan wisatawan.
OPINI
6
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Dorong Peran Petani Tingkatkan Ekonomi Bali ERUPSI Gunung Agung menyebabkan ekonomi Bali sedikit shock. Pariwisata Bali turun drastis. Hunia hotel juga terjun bebas. Kedatangan penumpang di Bandara Ngurah Rai turun 50 persen. Ini tentu harus menjadi catatan. Bahwasanya Bali harus mengembangkan sektor lain di luar pariwisata. Sektor holtikultura dan perikanan, dua di antaranya. Keduanya memiliki potensi untuk dikembangkan serta memiliki pasar yang kuat di luar negeri. Bank Indonesia mencatat triwulan III 2017 ekonomi Bali mencatat pertumbuhan 6,22 persen. Pertumbuhannya naik dibandingkan triwulan II yang hanya 6,01 persen. Namun triwulan IV alami shock akibat erupsi Gunung Agung. Berkaca dari kondisi tersebut, ke depan Bali jangan hanya bertumpu pada pariwisata. Ada sektor lain, utamanya pertanian dalam arti luas yang memiliki prospek cerah. Sektor perikanan salah satunya. Potensi perikanan yaitu ekspor tuna dan pengalengan cukup menjanjikan untuk mendongkrak ekspor. Karena tuna dari Indonesia meningkat dari segi nilainya yaitu 40,73 persen. Pabriknya terdapat di Benoa dan Jembrana. Komoditi perkebunan juga menjanjikan. Kopi dan kakao, potensi yang menarik untuk dikembangkan. Apalagi kakao dan kopi Bali sudah terkenal kualitasnya di luar negeri. Demikian pula wilayah perkebunan di Buleleng, Jembrana, Bangli dan Tabanan masih sangat luas. Tentu akan menjadi modal utama bila pengembangannya dipusatkan di wilayah tersebut. Ini sesui dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali. Bulan November 2017 terjadi kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP). Naiknya dari 104,49 pada bulan Oktober 2017 menjadi 104,51 pada November. Dari sisi indeks yang diterima petani (It), tercatat kenaikan sebesar 0,54 persen dari 129,86 menjadi 130,55. Sementara itu, dari sisi indeks yang dibayar petani (Ib) tercatat kenaikan sebesar 0,51 persen dari 124,27 menjadi 124,91. Dari data tersebut, maka sektor pertanian menjadi alternatif untuk dikembangkan, selain pariwisata. Apalagi kontribusi pertanian Bali terhadap sektor pariwisata masih sangat minim. Jadi sangat potensial untuk secara bersinergi demi kemajuan ekonomi Bali yang merata. Syaratnya harus ada komitmen dan kemitraan yang jelas antara pelaku pariwisata dengan petani. Selain itu, komitmen para pengambil keputusan juga harus memihak petani. Banyak contoh komitmen memberdayakan petani masih sangat kurang. Di antaranya, belum hadirnya pemerintah dalam penanganan pascapanen. Padahal masalah petani saat ini berada pada penanganan pascapanen. Rendahnya penanganan pascapanen menjadi salah satu alasan produk pertanian susah masuk di sektor perhotelan. Selain kualitas juga kontinyuitas, sering menjadi penghambat. Karenanya pemerintah harus hadir menjembatani kepentingan petani tersebut. Selain melalui regulasi, kehadiran pemerintah dalam penyediaan teknologi juga tak kalah penting. Salah satunya penyediaan ruang penyimpanan yang berpendingin. Beberapa kabupaten pernah mewacanakan pengadaan teknologi tersebut, namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Berbeda saat masa tanam. Petani digelontor banyak bantuan. Sebut saja bibit. Pemerintah memberikan bibit sejumlah komoditi secara gratis. Demikian pula pupuk. Pemerintah menggelontorkan subsidi pupuk. Bahkan untuk pupuk organik pemerintah daerah membantu secara cuma-cuma. Kalau pola ini masih diterapkan, maka program pemerintah membantu bibit dan pupuk akan sia-sia. Sebab, petani tidak bisa melakukan pengolahan pascapanen. Jadi pemerintah harus hadir dalam penanganan pascapanen, termasuk hadir mendekatkan petani dengan dunia usaha.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Bantuan bagi Pengungsi
Pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Agung hinga kini masih berada di sejumlh lokasi penampungan. Yang saya dengar dan baca, kini aliran bantuan ke kawan pengungsi relatif sepi. Padahal krama Bali yang mengungsi, saya yakin perlu dukungan bahan pangan dan keperluan lainnya untuk bertahan hidup dipengungsian. Untuk itu, saya tetap berharap kebersamaan kita untuk membantu para pengungsi tetap dijaga walaupun situasi saat ini lagi krisis. Putu Juliantara Gianyar-Bali
Pembangunan Pura Dalem Dusun Peninjoan Desa Golong Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
Sehubungan dengan rencana Pembangunan Pura Dalem Dusun Peninjoan yang terletak di Dusun Peninjoan, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, panitia mengharapkan bantuan dari umat untuk memperlancar pelaksanaan pembangunan Pura Dalem Peninjoan. Sesuai perencanaan anggaran, dibutuhkan Rp 1.282.548.700 untuk membangun semua bangunan yang ada di Pura Dalem dan perhitungan anggaran tersebut terdiri dari pembelian bahan–bahan atau material bangunan dan ongkos/biaya tukang. Atas kebutuhan anggaran tersebut akan didapat dari iuran wajib masyarakat atau krama Pura Gumang Peninjoan serta dana punia. Dana punia dapat disalurkan melalui: 1. Rekening BRI atas nama Pura Dalem Dusun Peninjoan Narmada, No. Rek: 4687-01-00718653-4 2. Bendahara penerimaan atas nama I Komang Pondra (081805238365) dan I Ketut Adi Santika (087865681282) 3. Atau dapat mendatangi sekretariat panitia pembangunan Pura Dalem Dusun Peninjoan, bertempat di Balai Masyarakat Dusun Peninjoan (HP: 08175799951, 081943485136, dan 081805265959) Panitia Pembangunan Pura Dalem Dusun Peninjoan Ketua: I Made Kukuh Redana Sekretaris: I Wayan Semadi
Tantangan Ekonomi Bali 2018 Erupsi Gunung Agung memberikan dampak bagi perekonomian Bali. Soal fenomena bencana alam, tidak seorangpun bisa memprediksi apa yang bakal terjadi ke depannya. Kita terus menerus berdoa agar situasi kembali normal seperti sediakala, tidak menimbulkan korban jiwa dan dampak keekonomiannya tidak sampai membuat perekonomian Bali lumpuh. Cukup beralasan, karena saat ini saja sudah banyak industri pariwisata yang merumahkan karyawannya dan bukan tidak mungkin akan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sinyal tersebut membuat seluruh pemangku kepentingan dan kebijakan melakukan upaya bersama, solid dan bersatu padu dalam bentuk contingency plan terlepas dari faktor alam yang merupakan domain di luar kemampuan manusia.
Oleh I Wayan Suartana unci industri pariwisata bisa terus going concern, paling tidak didukung tiga keadaan: (1) lapangan terbang beroperasi normal yang dinyatakan oleh otoritas berwenang, (2) tidak ada larangan melakukan perjalanan ke Bali dari negara-negara pemasok wisatawan, (3) promosi masif untuk meyakinkan negara lain bahwa Bali aman untuk dikunjungi, dengan cara penyebaran informasi melalui media-media konvensional maupun online, terutama ditujukan pada negaranegara sepuluh besar pemasok wisatawan. Promosi dalam bentuk iklan bisa dilakukan pada media-media yang mempunyai pengaruh besar dan menjadi rujukan dalam urusan traveling. Tag line bahwa Bali aman untuk dikunjungi, bisa mereduksi bias konfirmasi yang ada di benak mereka. Industri pariwisata sensitif terhadap persepsi, maka itu framing positif akan mempengaruhi keputusan mereka. Kalau situasi seperti sekarang masih berlangsung sampai semester I tahun 2018, bisa dipastikan perekonomian Bali tahun 2018 akan mengalami perlambatan. Mengapa semester I?. Biasanya musim puncak (peak season) wisatawan terjadi mulai bulan Juni. Sekali lagi mari kita terus berdoa dan memformulasikan usaha-
K
usaha yang dapat dilakukan mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Semoga semuanya baik-baik saja. Upaya yang telah dilakukan berupa kepedulian filantropi sebagai wujud tindakan mencintai sesama manusia, serta nilai kemanusiaan individu maupun institusi dalam bentuk sumbangan dan tanggung sosial perusahaan terus dilakukan. Akan tetapi, tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR tidak hanya dapat dilihat dari sisi filantropi saja, tetapi juga menyentuh pemberdayaan masyarakat. Kelesuan ekonomi, khususnya industri pariwisata dimulai pada bulan Desember tahun 2017 ini mudah-mudahan tidak menggerus laba tahun buku 2017. Sebagai perintah Undang Undang Perseroan Terbatas (PT), dana CSR sangat terggantung dari laba yang dihasilkan perusahaan. Dana CSR bisa digunakan untuk pemberdayaan pengungsi dan merehabilitasi sosial ekonomi dalam jangka panjang, misalnya pembangunan dan perbaikan kembali infrastruktur. Perkembangan dan risiko ekonomi global langsung maupun tidak langsung juga bisa berdampak pada perekonomian Bali. Bali tergantung dengan keadaan ekonomi negara pemasok wisatawan dan tingkat pendapatan calon wisatawan yang menyisihkan tabungannya untuk berlibur. Dalam
konteks ini kita boleh optimis, karena pertumbuhan ekonomi dunia sudah mengalami perbaikan. Harga komoditas kembali menjanjikan, sehingga komoditas perkebunan unggulan seperti kopi, cengkeh, vanili dan kakao tetap bisa diandalkan. Begitu pula sektor perikanan punya potensi yang tak kalah besarnya. Ekonomi kreatif dan geliat UMKM masih cukup potensial dengan menggunakan wahana ekonomi digital e-dagang atau kita menjadi produsen dengan bantuan penjualan online, meskipun tetap berkaitan dengan penetrasi pesaing kita, permintaan pasar dunia dan infrastruktur transportasi. Rasionalisasi APBD Manakala kunjungan wisatawan mancanegara menurun, kita memperkuat kunjungan wisatawan domestik dengan memberikan kebijakan-kebijakan harga dan kemudahan-kemudahan lainnya. Pasar domestik sangat potensial, karena pertumbuhan ekonomi secara nasional diprediksi akan bergerak naik di atas 5 persen, sehingga berpengaruh terhadap tingkat konsumsi masyarakat, diperkuat lagi gaya hidup zaman now yang suka traveling. Transportasi darat penyeberangan Ketapang Gilimanuk dan Padang Bai Lembar harus mendapat perhatian serius, agar mobilitas kendaraan
menuju Bali dapat berjalan lancar. Pada sektor anggaran pemerintah daerah, bekerjanya sektor fiskal daerah berupa penyerapan anggaran akan meningkatkan konsumsi pemerintah dan rumah tangga yang pada gilirannya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Penyerapan APBD (provinsi, kabupaten/kota) dapat menjadi stimulus meningkatkan daya tahan ekonomi sekaligus sebagai ungkitan ekonomi Bali untuk menciptakan lapangan kerja di tengahtengah turbulensi ekonomi. Namun perlu diantisipasi bila postur APBD berubah, karena turunnya pendapatan daerah. Struktur APBD Bali khususnya kabupaten/kota (misalnya Badung, Denpasar dan Gianyar) sangat tergantung dari pajak hotel dan restoran (PHR). Bila situasi sekarang ini berlangsung lama, APBD hanya akan mengandalkan dana transfer saja berupa DAU, DAK dan pendapatan lain di luar PHR. Merespons situasi seperti ini, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh; Pertama, rasionalisasi sektor belanja dalam artian eksekusi belanja dilakukan hanya yang dianggap urgen saja. Rasionalisasi menjadi pilihan karena dana kontijensi/ cadangan harus diperkuat sebagai wujud manajemen risiko pengelolaan keuangan daerah dan mitigasi pasca-erupsi. Kedua, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas dalam belanja daerah pada level mengamankan supaya tidak terjadi anak putus sekolah dan layanan-layanan kesehatan tetap berjalan dengan baik. Ketiga, pemerintah daerah mestinya cermat dan bijak dalam mengelola arus kas. Arus kas masuk relatif susah diprediksi dan arus kas keluar relatif bisa diprediksi. Pada tahun 2018 lebih dari 630 desa di Bali akan menerima dana transfer langsung dari pemerintah pusat (APBN)
Suara Mahasiswa
Optimisme, Strategi Mengatasi Hambatan Hidup T ENT UNY A kita semua menginginkan kesuksesan, menginginkan keberhasilan baik dibidang cita-cita, karier, profesi maupun dibidang lainnya dalam skala mobilisasi stratifikasi sosial, tetapi bisakah semua itu secara instan didapatkan ? Tentu saja tidak. Semuanya butuh proses dan usaha yang keras. Tetapi, jika keinginan itu hanya sebatas harapan, tentunya harapan itu tidak akan bisa mengubah apa-apa. Namun untuk menciptakan langkah dan hasil yang lebih bagus dibutuhkan harapan yang baik. Kehidupan yang lebih baik memang tidak bisa diwujudkan dengan hanya menggantungkan sebuah harapan, namun untuk meraihnya dibutuhkan harapan yang baik. Kecenderungan tingkat perlawanan seseorang terhadap masalah atau hambatan yang dihadapi terkait dengan tingkat keoptimisannya masih lemah. Orang yang dengan optimisme kuat biasanya punya perlawanan yang kuat untuk menyelesaikan masalah. Sebaliknya, orang dengan optimisme rendah (pesimis), biasanya punya tingkat perlawanan yang lebih lemah, cenderung lebih mudah menyerah pada realitas ketimbang memperjuangkannya.
Oleh Gede Agus Siswadi Optimisme berfungsi sebagai sistem pendukung dari apa yang ingin kita lakukan. Kalau kita menginginkan keberhasilan, lalu kita berpikir berhasil, punya kemauan untuk berhasil, punya sikap yang dibutuhkan untuk berhasil, dan melakukan hal-hal yang dibutuhkan untuk keberhasilan itu, maka logikanya pasti akan berhasil, soal kapan itu urusan lain. Namun sebaliknya, jika hanya keinginan akan kesuksesan, tetapi tidak memiliki pikiran, kemauan dan usaha yang kuat untuk mencapainya, maka niscaya itu akan menjadi angan-angan belaka. Tentunya harapan di sini bukan tujuan, apalagi tempat bergantung. Kita tidak boleh menggantungkan harapan pada harapan itu, melainkan pada usaha. Harapan di sini adalah metode atau jalan agar kita bisa mengeluarkan energi positif, bisa mengatasi masalah secara positif, sepositif harapan kita dan bisa memiliki mesin prestasi yang seluruh sistemnya bergerak secara positif. Untuk menjadi orang yang optimis
dibutuhkan usaha membuka pintu pencerahan, selalu dan setiap saat. Ini karena menjadi optimis dan pesimis itu merupakan bagian dari proses. Optimis dan pesimis bukanlah sebuah hasil. Artinya, tidak ada orang di dunia ini yang selalu optimis. Begitu juga tidak ada orang yang selalu pesimis dalam hidupnya. Untuk menjadi orang yang optimis itu perlu selalu mengoptimiskan diri kita dan selalu membersihkan berbagai opini yang mengantarkan kita pada kepesimisan. Perlu kita sadari bahwa batin kita itu sama seperti jasad kita. Jasad kita selalu mengeluarkan kotoran dan juga selalu terkena kotoran dari luar. Supaya bersih berarti perlu dibersihkan setiap saat. Batin kita juga begitu, selain mengeluarkan kotoran dalam bentuk misalnya: pikiran negatif, batin juga terkena kotoran dari luar dan itu perlu dibersihkan setiap saat. Hidup tidak mudah, akan tetapi segala persoalan akan bisa kita lewati dengan baik jika memiliki bekal optimisme.
berupa dana desa yang nominalnya lebih besar dari tahun 2017. Dana desa rata-rata akan berkisar di angka Rp 1 milyar. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang terdiri dari pendapatan asli desa, alokasi dana desa, dana bagi hasil pajak, dan dana desa selama ini malah ada yang mencapai lebih dari Rp 5 milyar tiap tahunnya. Kalau APBDes ini terserap dengan baik dan efektif, maka perekonomian Bali akan banyak terbantu. Dengan gelontoran dana desa yang begitu besar dan target pemerintah bahwa tahun 2018 dana desa banyak dialokasikan untuk membentuk dan memperkuat BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), analisis kebutuhan (bukan keinginan) dan standar belanja merupakan cara untuk mengefektifkan dana desa supaya tepat sasaran menekan angka pengangguran melalui skema padat karya. BUMDes bisa menjadi hilirisasi produkproduk pertanian dalam arti luas, seperti misalnya kakao di Jembrana, kopi di Buleleng, beras di Tabanan, dan daerah kawasan lintas kabupaten. Kelembagaan-kelembagaan ekonomi Bali lainnya seperti LPD, Koperasi, BPR dan ekonomi kreatif lainnya hendaknya terus berkoordinasi menyatukan gerak dan langkah mengantisipasi berbagai keadaan. Kemampuan beradaptasi dan melakukan inovasi sangat mempengaruhi organisasi itu bisa berlanjut di tengah-tengah indikasi terjadinya kelesuan ekonomi. Organisasi harus bergerak secara sinergis mengembangkan model bisnis baru disertai menginternalisasi peristiwa kekinian yang terjadi di tingkat global, domestik dan local, kemudian menterjemahkannya dalam strategi usaha yang fit dan berkelanjutan. Penulis: Guru Besar FEB Unud, Pengamat Ekonomi Perdesaan.
POJOK
Presiden Jokowi sebut di Golkar ada lima grup besar. -Grup paduan suara setuju ya? ***
Pilkada Jabar, Golkar cabut dukungan untuk Ridwan Kamil. -Bali sudah ketar-ketir. *** Mantan Dirjen Hubla sebut Paspampres terima setoran. -Harus dibuktikan.
Penulis: Mahasiswa IHDN Denpasar, Kepala Divisi Kajian dan Penelitian UKM Penalaran.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PARALON – Sejumlah anak di Jalan Gatot Subroto Denpasar, Senin (18/12) kemarin membawa ‘meriam’ terbuat dari paralon. Meriammeriaman itu dimainkan untuk didengar suaranya.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
sELASA pON, 19 Desember 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Semangat Tinggi APEL konsolidasi pengamanan Natal 2017 dan tahun baru 2018 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, diisi dengan lomba yel-yel Sabhara, bela diri Polri serta kesiapsiagaan personel Satuan Sabhara Bali Post/rah beserta perlengkapan dan pergelaran kendaraan dinas operasional. Yang dinilai mulai dari kekompakan, kerapian personel, kesiapsiagaan dan perlengkapan beserta kendaraan. Tim penilai diketuai Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Dengan penuh semangat, Satuan Sabhara Polres Badung menunjukkan kebolehannya mengikuti semua perlombaan itu. Berkat kerja kerasnya tersebut, tim Satuan Sabhara Polres Badung memperoleh poin tertinggi dan berhasil menyabet juara I. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta langsung menerima piagam penghargaan dan ucapan terima kasih dari Kapolda. Kata AKBP Yudith, pihaknya berupaya menunjukkan yang terbaik, mulai dari semangat, kerapian dan kekompakan. “Bagi kami semangat tinggi, kedisiplinan, sikap dan penampilan yang rapi serta kekompakan menjadi dasar dalam pengabdian sebagai Bhayangkara yang mampu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” tegas Kapolres Yudith. (rah)
Walhi Bali Minta Waktu Pelajari Dokumen JBT Denpasar (Bali Post) Mediasi antara Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali dengan PT Jasamarga Bali Tol (JBT) kembali berlanjut di kantor Komisi Informasi Provinsi Bali, Senin (18/12) kemarin. Dalam mediasi kedua ini, JBT menyerahkan dokumen yang diklaim sudah sesuai dengan permohonan informasi publik oleh Walhi Bali. Sementara Walhi Bali meminta waktu untuk mempelajari isi dari dokumen tersebut. “Kita sudah berikan semuanya, ketigatiganya. Itu sesuai yang diminta Walhi,” ujar Sekretaris Perusahaan PT JBT, Drajad Hari Suseno di sela-sela mediasi. Seperti diberitakan sebelumnya, Walhi Bali memang meminta tiga item informasi publik kepada PT JBT. Yakni data terkait dengan tujuan dari rencana soil test di Teluk Benoa, peta lokasi soil test dan koordinatnya, serta dasar hukum. Sementara itu, Direktur Eksekutif Walhi Bali Suriadi Darmoko meminta waktu dua hari untuk mempelajari isi dokumen yang diberikan PT JBT. Kendati PT JBT mengklaim dokumen yang mereka berikan itu sudah sesuai dengan permintaan Walhi Bali, masih ada embel-embel sesuai ketentuan perusahaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, batas waktu proses mediasi juga masih diberikan hingga 27 Desember mendatang. Setelah selesai dipelajari, barulah pihaknya akan memutuskan untuk mengajukan pernyataan keberatan atau menerima informasi yang diberikan. “Setelah mereka memberikan data, kami minta waktu untuk mempelajari apakah dokumen ini sudah sepenuhnya diberikan atau di dalam dokumen ada yang disembunyikan atau mereka mengecualikan secara sepihak karena menyebut itu sebagai rahasia secara sepihak,” jelasnya. Kalau ada informasi yang ternyata masih disembunyikan, Suriadi mengaku akan tetap melanjutkan sengketa informasi lewat sidang ajudikasi non-litigasi. Sidang tersebut dilakukan untuk menguji apakah dokumen yang disembunyikan memang benar masuk dalam katagori informasi yang dikecualikan atau tidak. (kmb32)
Bali Post/eka
APEL - Polda Bali jajaran menggelar apel konsolidasi kesiapan pengamanan Natal dan malam tahun baru 2018, di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Senin (18/12) kemarin.
Erupsi Gunung Agung
Kapolda Tegaskan Bali Aman Denpasar (Bali Post)-
Polda Bali jajaran menggelar apel konsolidasi kesiapan pengamanan Natal dan malam tahun baru 2018, Senin (18/12) kemarin di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar Timur. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan bahwa dirinya sempat rapat dengan Menko Maritim dan Menteri ESDM terkait kondisi Gunung Agung. Pada rapat tersebut disampaikan bahwa yang termasuk KRB (awas) radius 10 kilometer dari puncak. Dengan demikian wilayah di atas radius 10 kilometer aman dan normal. “Jadi Bali aman dikunjungi. Saya tegaskan kembali Bali aman dikunjungi bagi wisatawan,” ungkapnya. Irjen Golose juga menyampaikan tidak perlu ragu atau takut datang ke Bali. Selama ini, menurutnya ada salah pengertian, seakan-akan status awas itu berlaku seluruh Bali. “Saya tekankan kembali, status awas itu hanya 10 kilometer. Selebihnya statusnya normal. Sehingga tidak ada isu-isu berkembang
seakan-akan seluruh Bali kena bencana,” ujarnya. Apalagi kehidupan di Bali mengandalkan pariwisata, jika isu-isu tidak benar menyebar cepat seluruh dunia lewat medsos, maka akibatnya tidak baik. “Kami melakukan Operasi Aman Nusa hanya di lokasi tersebut (10 kilometer),” tandas jenderal bintang dua di pundak ini. Mantan petinggi BNPT ini mempersilahkan masyara kat Indonesia dan wisatawan
mancanegara berlibur ke Bali. “Saya jamin keselamatan dan keamanannya. Kami akan all out (kekuatan penuh), siapkan pasukan Sabhara dan stakeholder yang lain. Tidak ada masalah,” ungkapnya. Sedangkan terkait apel konsolidasi tersebut, selain mengecek kesiapan pasukan dan sarana prasarana, Kapolda, Wakapolda Brigjen Pol. Gede Alit Widana dan pejabat utama disuguhkan atraksi penanganan balapan liar
dan demonstrasi serta bela diri. Apel tersebut, kata Kapolda diikuti 2.124 personel. “Ini jumlah luar biasa dilibatkan dalam apel. Kenapa saya lakukan ini, kita jangan gagah-gagahan saja tapi lalu lintas tidak bisa dikendalikan. Polantas tidak cukup personelnya, Sabhara yang back up. Saya cek karena fasilitas kita ini diberikan dari pajak rakyat, harus kita jaga dengan baik,” tegasnya. Menurutnya, kekuatan Sabhara merupakan jumlah pasukan terbanyak dimiliki Polri. Oleh karena itu, perlu dilakukan apel kesiapsiagakan Sabhara. Hal itu dilakukannya karena akan menyambut pengamanan Natal dan tahun baru, juga mulai sekarang sudah mempersiapkan pasukan dan sebagainya untuk
pengamanan IMF serta World Bank yang akan dilaksanakan Oktober 2018. Meski demikian, kegiatan-kegiatan yang akan mengantar Bangsa Indonesia ini lebih maju berkaitan dengan konferensi internasional tersebut. Pasalnya, semua pelaku pasar keuangan dunia akan datang ke Indonesia. Dalam amanatnya, Kapolda menekankan agar pasukan Sabhara dan satuan lainnya supaya meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini terhadap fenomena yang terjadi, menjaga stamina, lakukan tugas sesuai SOP, harus ikhlas dan humanis. “Perkuat kerja sama dan sinergitas dengan instansi. Para Kasatwil saya perintahkan rajin turun ke lapangan,” tandasnya. (kmb36)
Alihkan Alibi, Maling Lapor Kecurian
Bali Post/ist
BARANG CURIAN - Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menunjukkan barang curian tersangka Firdaus.
Denpasar (Bali Post)Kasus pencurian terjadi di rumah kos lantai 2 Jalan Pura Demak Gang Pengadilan Agama, Denpasar Barat (Denbar). Korban, Muhamad Sulaiman Yusus Zulfikar sempat mencurigai M. Firdaus Arizal (23) pelakunya. Agar tidak dicurigai, Firdaus juga melapor kehilangan HP Sabtu (8/12) lalu. Beberapa hari setelah kejadian, Firdaus tepergok menggunakan HP korban dan setelah itu pelaku langsung kabur. “Hasil penyelidikan, pelaku berhasil kami tangkap di Jalan Karimata depan Panties Pizza, Jember, Jawa Timur. Pelaku kami tangkap hari Sabtu tanggal 16 Desember lalu,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (18/12) kemarin. Iptu Aan menambahkan,
saat kejadian korban bangun dari tidurnya. Namun dia tidak menemukan HP-nya. ‘’Selanjutnya korban bertanya kepada penghuni kos di sana. Namun tidak ada yang tahu. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Denbar. Selain dua HP, korban juga kehilangan uang Rp 150 ribu,” ungkapnya. Hasil pemeriksaan saksisaksi, pelaku saat itu menginap di kamar kos temannya di TKP. Selama tiga hari pelaku tidur di sana. Pada saat korban tidur, diam-diam pelaku mengambil HP korban. “Agar tidak dicurigai, pelaku juga melapor kehilangan HP. Pelaku membuat alibi seakanakan kehilangan juga padahal itu bohong,” tegas Aan. Beberapa hari kemudian pelaku tidak sengaja mengeluarkan HP dan dilihat oleh korban. Korban yang sedari awal curiga langsung menghampiri
pelaku dan menanyakan HP yang dibawa tersebut. “Mereka sempat cekcok karena korban memaksa ingin periksa tas pelaku. Akhirnya korban menemukan HP-nya di tas pelaku. Sejak saat itu pelaku langsung kabur naik ojek online,” tandasnya. Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, tim Opsnal Polsek Denbar memburu pelaku ke kampung pelaku di Jember. Setelah dilakukan pelacakan, akhirnya pelaku termonitor di Jalan Karimata depan Panties Pizza, Jember, Jawa Timur. Pelaku berhasil dibekuk sekitar pukul 14.00 WIB. Selanjutnya pelaku dibawa ke Bali. “Pelaku tidak bisa mengelak lagi karena kami punya alat bukti terkait kasus tersebut. Kami masih mengembangkan kasus ini,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)
Ekspor Bali Alami Peningkatan
Disdagperin Usulkan Unit Pengolahan Pangan dan Kemasan
Denpasar (Bali Post) Tidak seperti sektor pariwisata, penutupan bandara akibat erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu rupanya tak banyak berdampak pada ekspor Bali. Sebaliknya, data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali justru mencatat adanya kenaikan hingga 22 persen lebih. Kendati tujuan ekspor masih didominasi pasar tradisional seperti Amerika Serikat. “Dampak langsung (erupsi, red) belum terlihat. Kalau kita lihat dari angka-angka SKA (Surat Keterangan Asal) yang kita keluarkan sampai pada November, ekspor kita masih naik dua puluh dua koma sekian persen,” ujar Kepala Disdagperin Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi, dikonfirmasi Senin (18/12) kemarin. Menurut Kusumawathi,
komoditi ekspor Bali umumnya berupa hasil kerajinan, hasil perkebunan, hasil pertanian dalam arti luas, serta hasil industri kecil. Mayoritas atau sekitar 26 persen produk ekspor menyasar Amerika Serikat, disusul Uni Eropa, Jepang dan Australia sebagai pasar tradisional. Sementara pada kelompok pasar nontradisional, ada negara-negara seperti Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin. “Ada juga ekspornya ke sana (pasar non tradisional, red), tapi tidak terlalu banyak,” jelasnya. Untuk lebih menggenjot ekspor, lanjut Kusumawathi selalu dilakukan komunikasi yang bersifat membangun dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di negara-negara tujuan ekspor. Umumnya dilakukan pada awal
dan akhir tahun. Ke depan pihaknya juga akan lebih banyak memanfaatkan peluang dari perjanjian-perjanjian terkait ekspor yang ditanda tangani pemerintah pusat. Seperti sekarang Indonesia melakukan partnership agreement dengan Chili yang ditanda tangani oleh Menteri Perdagangan RI. Kemudian, kerja sama perdagangan ASEAN dan FTA (Free Trade Area). “Jadi nanti fasilitas yang ada di dalam partnership itu tentu akan disosialisasikan oleh Kementerian Perdagangan kepada seluruh komponen, termasuk kepada para eksportir. Nanti implementasinya itu biasanya yang akan bisa mendorong. Jadi sifatnya kami adalah memanfaatkan hasilhasil perundingan perdagangan internasional yang dapat dimanfaatkan oleh eksportir
untuk mendorong ekspor ke negara tujuan atau negara-negara yang dilakukan penetrasi pasar,” paparnya. Kusumawathi menambahkan, sosialisasi kepada eksportir juga digalakkan mengenai kualitas produk yang dikehendaki negara-negara tujuan ekspor. Di sisi lain, pihaknya juga meyakini para eksportir zaman sekarang mayoritas sudah menggunakan teknologi informasi untuk mengakses syarat-syarat apa yang diinginkan oleh negara mitra dagang. Mengingat, komoditi yang diekspor dari Bali tak sedikit merupakan bahan pangan. Seperti misalnya hasil perkebunan yakni kopi, dan pertanian dalam arti luas seperti ikan. “Kebetulan kopi dan ikan itu lebih banyak diekspor, yang lain belum banyak ada. Kita
sudah mengusulkan membuat UPT Unit Pengolahan Pangan dan Kemasan untuk meningkatkan kualitas kemasan,” imbuhnya. Kusumawathi menjelaskan, kemasan yang baik tidak saja membuat tampilan produk eksportir menjadi lebih menarik. Namun memberikan pula jaminan keamanan pada pangan yang diekspor. Secara otomatis kemasan produk juga mengandung syarat-syarat terkait perlindungan konsumen. “Nanti Unit Pengolahan Pangan dan Kemasan yang akan lebih concern melakukan tugas-tugas itu. Sekarang UPT-nya memang belum ada, tapi kami sudah melakukan sosialisasi tentang kemasan,” tandasnya. Sebelumnya, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan ekspor barang
dan jasa merupakan salah satu faktor eksternal yang turut mempengaruhi perekonomian Bali. Peningkatan ekspor diharapkan dapat mengatasi masalah perekonomian lantaran terpuruknya sektor pariwisata akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung. “Seiring perbaikan ekonomi global 2017 dan Amerika Serikat yang didorong membaiknya kondisi tenaga kerja dan investasi, serta negara-negara mitra dagang utama Bali seperti Jepang, Eropa, serta Tiongkok masih menunjukkan pertumbuhan yang tinggi, saya harapkan ini menjadi angin segar yang menjadi peluang perluasan pasar ekspor barang dan jasa,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana menyebut perdagangan luar negeri
Provinsi Bali masih menghadapi tantangan. Terutama mengenai lemahnya daya saing produk ekspor Bali. Kemudian terkait biaya produksi yang masih relatif tinggi. “Dibandingkan dengan negara peers Bali seperti Vietnam, Kamboja, dan Tiongkok, biaya produksi di Provinsi Bali masih relatif lebih tinggi yakni upah tenaga kerja dan biaya logistik,” ujarnya. (kmb32)
“Dampak langsung (erupsi, red) belum terlihat. Kalau kita lihat dari angka-angka SKA (Surat Keterangan Asal) yang kita keluarkan sampai pada November, ekspor kita masih naik 22 persen lebih.” Kepala Disdagperin Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi
BANGLI
8
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Lima Ranperda Dibahas Jelang Akhir Tahun Bangli (Bali Post) – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Rippda) menjadi salah satu dari lima ranperda yang akan dibahas DPRD bersama eksekutif jelang akhir tahun ini. Sebagaimana yang disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam rapat paripurna DPRD Bangli, Senin (18/12) kemarin, Ranperda tentang Rippda disusun sebagai pedoman dalam pembangunan kepariwisataan daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pemerataan pembangunan pariwisata di Kabupaten Bangli. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata tersebut, Sedana Arta menyampaikan, pelaksanaan otonomi daerah khususnya di bidang kepariwisataan telah memacu daerah untuk menggali potensi daerahnya dalam rangka meningkatkan pendapatan guna membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kondisi itu dapat menumbuhkan perilaku dilematis terutama dalam menghadapi berbagai tantangan penting yaitu pertanian tradisional yang mendapat tekanan dari tingginya permintaan lahan dari pertumbuhan populasi dan pertumbuhan pariwisata, rendahnya kapasitas untuk mempertahankan penyediaan air bagi kebutuhan pertanian, industri, pariwisata dan perumahan, pencemaran lingkungan dan kemacetan yang semakin buruk. Sebagai salah satu sektor ekonomi utama di Bangli, pariwisata dituntut untuk mereduksi dampak negatif pembangunan kepariwisataan. Sementara, pariwisata juga dituntut untuk dapat tumbuh dalam lingkungan yang sangat kompetitif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan pedoman sebagai acuan dalam pembangunan kepariwisataan daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pemerataan pembangunan pariwisata di Kabupaten Bangli,’’ kata Sedana Arta. Disampaikannya, Rippda juga disusun untuk melaksanakan amanat ketentuan peraturan perundangundangan yakni UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, PP No. 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional dan Perda Provinsi Bali No. 10 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Bali 2015-2029. Dalam Rippda, secara konkret akan mencantumkan isi, arah dan rencana yang jelas bagi pengembangan kawasan wisata baik yang sudah berkembang maupun yang potensial untuk dikembangkan. ‘’Rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah sekaligus akan memberikan panduan atau arahan bagi pemangku kepentingan terkait, swasta, maupun masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata secara terarah, tepat sasaran dan berkelanjutan,’’ jelasnya. Selain hal tersebut, Sedana Arta juga menyampaikan tentang empat ranperda lainnya, yakni Ranperda tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air, Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ranperda tentang Subak dan Ranperda tentang Kabupaten Layak Anak. Diharapkan kelima ranperda bisa dibahas dengan semangat kebersamaan dan nantinya dapat menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. (kmb40)
Bali Post/ina
RAPAT PARIPURNA - Suasana rapat paripurna penyampaian lima ranperda di DPRD Bangli, Senin (18/12) kemarin.
Minim, Stok Lauk dan LPG di Pengungsian
Bangli (Bali Post) -
Persediaan logistik khususnya lauk pauk dan LPG untuk pengungsi di Bangli mulai menipis. Koordinator Bidang Logistik Posko Siaga Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Senin (18/12) kemarin, mengatakan stoknya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Rabu (20/12) besok. Ditemui siang kemarin, Sukarta menjelaskan, stok beras untuk para pengungsi sejauh ini masih aman. Dengan sisa stok yang tersedia 17 ton, menurutnya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan 900 jiwa pengungsi selama satu bulan. ‘’Dengan jumlah pengungsi yang sekarang, per bulannya kebutuhan beras kita
11,4 ton,’’ terangnya. Sementara untuk lauk pauk dan LPG memang terbilang minim. Demikian pula beberapa kebutuhan pokok lainnya seperti bumbu dapur, pampers, gula, kopi, air mineral dan susu kental manis juga dibutuhkan pengungsi saat ini karena stok di gudang sudah menipis.
Warga Bersihkan Dahan Pohon di Pura Puseh
Bangli (Bali Post) Dahan pohon dan puing-puing bangunan bale pewaregan di Pura Puseh dan Dalem Desa Pakraman Bebalang, Banjar Petak Bebalang, dibersihkan warga setempat, Senin (18/12) kemarin. Kegiatan itu dilakukan setelah sebelumnya digelar paruman dan upacara di lokasi kejadian. Kasi Kedaruratan dan Logistik Ketut Agus Sutapa mengungkapkan, pembersihan dahan pohon dilakukan mulai pukul 08.00 wita. Proses pembersihan dilakukan warga setempat secara bergotong-royong dibantu pihak kepolisian, Kodim dan petugas BPBD Bangli. Akibat bencana dahan pohon yang patah dan menimpa bale pewaregan itu, kerugian diperkirakan Rp 80 juta. Untuk mendapatkan bantuan perbaikan, pihaknya akan memfasilitasinya. Sebelumnya diberitakan, bale pewaregan tersebut hancur tertimpa dahan pohon beringin patah. Musibah itu terjadi saat wilayah Bangli dilanda hujan deras dan angin kencang pada Sabtu (16/12) sore. (kmb41)
Sukarta mengatakan, per tiga hari, kebutuhan gas LPG untuk penggungsi mencapai 30 tabung. Pihak posko terakhir kali menerima bantuan LPG dari donator sebanyak 51 tabung. ‘’Cuma satu minggu sudah habis,’’ ujarnya. Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, pihaknya belakangan ini mengandalkan
pasokan bantuan dari posko induk Tanah Ampo. Sebab meski ada bantuan dari donatur, jumlahnya tidak cukup untuk meng-cover kebutuhan semua pengungsi. Terlebih akhir-akhir ini jumlah donatur yang menyalurkan bantuan ke posko Bangli menurun dibandingkan saat awal Gunung Agung berstatus awas. ‘’Sekarang per minggunya hanya ada 1-2 donatur saja yang membawa bantuan ke posko,’’ ujarnya. Dengan menurunnya bantuan donatur, Sukarta pun berharap pihak posko induk Tanah Ampo lebih sering mengecek
kebutuhan logistik di Bangli. Dia juga mnengharapkan bantuan yang diberikan untuk pengungsi di Bangli sesuai dengan jumlah dan jenis bantuan yang diajukan. Hal itu agar jangan sampai bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan pengungsi sehingga menumpuk di gudang. Saat ini, stok logistik yang persediaannya masih banyak yakni susu bubuk, saos, kecap dan makanan ringan. ‘’Kita khawatir kalau bantuan yang diberikan terus itu-itu saja, nanti terlalu lama menumpuk di gudang dan jadi expired,’’ imbuhnya. (kmb40)
”Nangluk Merana” Digelar di Catus Pata
Netralisir Aura Negatif dan Sucikan Alam Bangli (Bali Post) Upacara nangluk merana kembali dilaksanakan bertepatan dengan Tilem Kanem bertempat di Catus Pata tepatnya di depan kantor BRI Bangli, Senin (18/12) kemarin. Ritual tiap tahun ini bertujuan untuk menetralisir aura negatif dan mensucikan alam beserta isinya. Kabag Kesra Setda Bangli Jro Penyarikan Widata di sela-sela upacara mengatakan, prosesi di-puput dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Manggis dari Geriya Gede Siladang, Desa Tamanbali dan Ida Rsi Bujangga Prabangkara Dwija Sana dari Geriya Gangga Wati, Banjar Kawan, Bangli. ‘’Tujuan dari dilaksanakannya upacara nangluk merana ini adalah menetralisir aura negatif, mencegah wabah penyakit serta untuk mensucikan alam beserta isinya dari butha kala atau sifat keangkaramurkaan,’’
ungkapnya. Dikatakan Widata, sarana upacara berupa bebantenan caru paresiganaan, bebangkit dan bakti suci tuntunan. Sementara tebasan nangluk merana menggunakan wewalungan asu blangbungkem, bebek blangkalung dan ayam mancawarna. Sebelum prosesi dimulai, para sulinggih mapuja. Prosesi dilanjutkan dengan panglukatan, ngemargiang bhakti pecaruan rsi gana, ngayabin bakti piuning, sesolahan tari Pendet, Rejang Dewa dan puncaknya dilaksanakan persembahyangan bersama. ‘’Kita berharap melalui ritual nangluk merana, alam semesta beserta isinya mendapatkan ketenteraman. Terlebih lagi saat ini Gunung Agung mengalami erupsi. Semoga masyarakat Bali dijauhkan dari segala musibah,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/nan
NANGLUK MERANA - Prosesi nangluk merana yang dilaksanakan di Catus Pata Bangli, Senin (18/12) kemarin.
Bangli Dapat Tambahan Enam Ribu Blangko E-KTP
Jaya Menala, Perbekel Selulung Terpilih Bangli (Bali Post) – Jabatan Perbekel Desa Selulung, Kintamani yang sejak beberapa bulan terakhir diisi oleh Penjabat (Pj), akan segera terisi perbekel definitif. Hal itu menyusul terpilihnya Putu Jaya Menala sebagai Perbekel Desa Selulung dalam musyawarah desa (musdes) khusus pemilihan perbekel antar waktu yang digelar di desa setempat, Senin (18/12) kemarin. Camat Kintamani Wayan Dirgayusa menjelaskan, musdes dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Selulung. Dalam musdes tersebut ada dua calon yang diusung yakni Putu Jaya Menala dan I Gede Sakih Sastrawan. Musdes khusus diikuti perwakilan warga. ‘’Musdes dilakukan dengan voting tertutup,’’ jelasnya. Dalam musdes khusus itu, Putu Jaya Menala terpilih sebagai Perbekel Desa Selulung. Dia unggul dengan 75 suara dari calon lainnya, I Gede Sakih Sastrawan yang hanya mendapat 46 suara. Dirgayusa mengatakan, setelah melalui proses musdes khusus ini, tahap selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah pelantikan. Pelantikan akan dilakukan dalam waktu 15 hari ke depan. ‘’Sekarang menunggu SK penetapan dari Bupati,’’ ujarnya. Disampaikan Dirgayusa, sejak Mangku Widiana mengundurkan diri dari jabatan Perbekel Desa Selulung, posisi tersebut diisi Pj. Perbekel. Mangku Widiana mengundurkan diri lantaran sakit. Tak lama kemudian, Widiana meninggal dunia. (kmb40)
Bali Post/ina
STOK LOGISTIK - Stok logistik di gudang Posko Siaga Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli.
Bali Post/nan
PETUGAS - Petugas Disdukcapil saat mencetak E-KTP.
Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli mendapatkan jatah tambahan enam ribu blangko E-KTP dari Pemerintah Pusat. Dengan begitu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kembali dapat melakukan pencetakan E-KTP bagi warga yang sudah melakukan perekaman data. Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Senin (18/12) kemarin, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pencetakan E-KTP terhadap warga yang sudah masuk Print Ready Record (PRR). Berdasarkan data, penduduk Bangli yang wajib E-KTP sebanyak 197.930 orang. Dari jumlah itu, per 30 November, yang sudah melakukan perekaman E-KTP sebanyak 170.112
orang. Sementara, untuk yang sudah PRR sebanyak 3.365 orang. ‘’Jadi warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 27.818 orang,’’ ungkap Sumantra. Dikatakan Sumantara, untuk percepatan proses perekaman data E-KTP bagi warga yang belum melakukannya, pihaknya dibantu oleh KPU Bangli melaksanakan pelayanan ke desa-desa. Percepatan ini penting lantaran dalam hajatan Pilgub 2018, penduduk wajib memiliki E-KTP untuk dapat mengunakan hak pilihnya. ‘’Kita bersama KPU rutin turun ke lapangan. Sebelumnya kita sudah menyambangi Desa Songan B untuk melakukan perekaman bagi warga yang belum melakukan
perekaman E-KTP. Di sana kita lumayan banyak dapat melakukan perekaman,’’ katanya. Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya bakal terus mempercepat perekaman data E-KTP. Bahkan pihaknya akan kembali turun ke lapangan dengan menyasar desa-desa yang banyak warganya belum melakukan perekaman E-KTP. ‘’Besok (hari ini-red) kita kembali akan turun ke lapangan menyasar Desa Songan A bersama KPU. Dan selanjutnya kita akan mengarah ke Desa Landih. Semoga dengan upaya yang dilakukan ini, mampu mempercepat proses perekaman E-KTP kepada seluruh warga yang wajib KTP,’’ ujar Sumantra. (kmb41)
Hari Ini, Tim Pusat Cek Lokasi Lahan Relokasi Bangli (Bali Post) Tim Penelitian Lapangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan pengecekan lahan Hutan KPH Bali Timur di kawasan hutan Bukit Payang RTK 7 yang lokasinya berada di Dusun Serongga Desa Songan B, Kintamani. Kawasan itu rencananya dijadikan sebagai lokasi untuk merelokasi warga yang terkena bencana tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Senin (18/12) kemarin, mengungkapkan penelitian tersebut untuk memastikan lokasi lahan hutan yang akan dipakai untuk merelokasi warga serta mengecek lahan yang akan ditukar guling. ‘’Hari ini (kemarin-red) tim bertolak dari Jakarta ke Bangli. Tim dari pusat berjumlah 8 orang. Sementara tim dari provinsi 4 orang. Total yang melakukan penelitian 12 orang. Untuk
penelitiannya ke lokasi akan dilaksanakan besok (hari inired),’’ ungkap Karmawan. Menurut Karmawan, penelitian yang dilakukan ini juga untuk mempercepat proses izin relokasi terhadap 26 KK korban bencana tanah longsor. Tim akan melaporkan hasil pengecekan sebagai bahan untuk mengeluarkan surat izin dimaksud. ‘’Luas lahan yang kita ajukan untuk merelokasi warga seluas 30 are,’’ imbuhnya. Pejabat asal Binyan, Kintamani itu menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan lahan mana yang akan dicek terlebih dulu, apakah lahan hutan atau lahan yang akan dipakai untuk tukar guling. ‘’Masalah mana yang lebih dulu, kita serahkan kepada Tim Penelitian Lapangan. Di sini kita hanya memfasilitasi saja,’’ katanya. Sementara, untuk perelokasian warga di Yeh Mampeh,
Batur Selatan, akan dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, proses pembangunan dimulai pada 23 Desember nanti yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Bangli I Made Gianyar. Untuk di Yeh Mampeh, ada 50 KK yang direlokasi. Dari jumlah tersebut, pembangunan rumah untuk 22 KK akan menggunakan lahan milik pribadi, sementara untuk 28 KK lainnya di lahan pelaba Pura Gunung Sari Batur. ‘’Untuk satu bangunan kita anggarkan Rp 40 juta. Di mana Rp 25 juta bantuan dari BNPB dan Rp 15 juta bantuan dari pihak ketiga saat terjadi bencana awal tahun lalu,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan rumah dilakukan oleh warga yang menerima bantuan dibantu masyarakat. Proses ini akan diawasi tim dari desa yang sudah dibentuk. ‘’Kita hanya membantu,’’ ujarnya. (kmb41)
Wayan Karmawan
Bali Post/nan
Selasa Pon, 19 Desember 2017
GIANYAR
9
“Nangluk Merana” Digelar di Pantai Lebih
Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar menggelar prosesi nangluk merana, pacaruan, mapekelem dan mapedanaan bertepatan dengan tilem sasih kanem, Soma Paing Merakih, Senin (18/12) kemarin, di Pantai Lebih. Upacara ini bertujuan menetralisir merana (wabah penyakit) atau bencana alam yang kerap datang setiap sasih kanem. Panglingsir Geriya Serongga Kelod Ida Bagus Asmara Putra menjelaskan, nangluk merana yang dilakukan di Pantai Lebih ini dilakukan setiap ta hun. ‘’Dalam hal ini bukan memohon untuk memusnahkan segala hama, namun mengendalikan hama agar keadaan dan jumlahnya seimbang atau dalam kata lain nangluk merana. Jadi, upacara ini bertujuan untuk menetralisir alam dari berbagai hal negatif seperti bencana alam ataupun wabah penyakit sekaligus sebagai penolak bala,’’ ujarnya. Nangkluk merana dilak-
sanakan di depan Pura Segara, Pantai Lebih. Ia juga menjelaskan, upacara ini digelar di kawasan pantai karena umat Hindu meyakini segala merana bersumber dari pantai. ‘’Selanjutnya juga dilaksanakan upacara mapedanaan yang tujuannya untuk madana atau memberikan sedekah,’’ katanya. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra yang ditemui usai persembahyangan berharap, dengan digelarnya ritual ini, alam dapat lebih harmonis, demikian pula masyarakat khususnya di Kabupaten Gianyar. ‘’Ini ritual yang rutin kita gelar dengan dipusatkan di Pantai Lebih. Dan semoga setelah ini alam lebih harmonis,’’ ujarnya. (kmb35) NANGLUK MERANA Wabup Gianyar Made Mahayastra saat upacara nangkluk merana di Pantai Lebih, Senin (18/12) kemarin.
Kasus Pemerasan Bos “Artshop” Dilimpahkan ke Kejari
Gianyar (Bali Post) -
Kasus pemerasan terhadap pemilik artshop di Ubud, Ni Kadek Muliati, Senin (18/12) kemarin, dilimpahkan ke Kejari Gianyar. Kedua tersangka, I Made Sudiana alias Jon (30) dan I Ketut Sumajaya alias Ketut Tato (35), kini ditahan di Kejari. Mereka dijerat pasal 368 ayat (1) dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger mengatakan, selain tersangka, barang bukti uang tunai sebesar Rp 3 juta dan satu unit sepeda motor Suzuki Spin yang digunakan para tersangka menjalankan aksinya telah dilimpahkan. Kejaksaan pun telah menahan Jon dan Ketut Tato. ‘’Karena ancaman di atas sembilan tahun, kedua tersangka kami tahan,’’ katanya. Dijelaskannya, dalam berkas pelimpahan, tertulis bahwa dua tersangka ini kerap mendatangi bos artshop Puri Tegal Sari di bilangan Jalan Raya Lodtunduh Desa Lodtunduh Ubud tersebut. ‘’Preman ini datang beralasan menagih utang. Mereka seperti debt collector, tapi menagih membentak-bentak dan kasar. Makanya korban takut, lalu melapor,’’ ujarnya. Korban sendiri tidak tahu berapa utang yang dimilikinya. Korban merasa utangnya bukannya berkurang, namun malah bertambah banyak. ‘’Korban terus menerus ditagih dengan ancaman, hingga yang terakhir mereka menyerahkan uang Rp 3 juta. Merasa terancam, makanya melapor ke Polsek Ubud,’’ ungkapnya. Kasus pemerasan ini sekarang ditangani Seksi Pidana Umum Kejari Gianyar. Kejaksaan juga telah menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Gianyar. ‘’Sedang kita proses berkasnya. Setelah ini, akan secepatnya dilimpahkan ke pengadilan,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
PARKIR - Di tengah gencarnya Pemkab Gianyar menertibkan parkir, masih saja ada pelanggaran dilakukan. Tampak sejumlah kendaraan termasuk mobil dinas diparkir di badan jalan, meskipun sudah ada tanda larangan parkir di kawasan tersebut.
Bali Post/nik
Permohonan IMTA Terus Meningkat Gianyar (Bali Post) -
Retribusi Tahun Ini Rp 1,5 Miliar
Pemkab Gianyar gencar menerapkan Perda terkait Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Pasalnya, pendapatan daerah dari pemungutan retribusi IMTA sejak perda disahkan tahun 2014 lalu, jumlahnya cukup besar. Permohonan IMTA pun cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gianyar A.A Dalem Jagadhita, Senin (18/12) kemarin, mengatakan target retribusi IMTA pada 2017 adalah Rp 1,248 miliar. Namun, hasil yang diperoleh melampaui target yakni Rp 1.581.463.000.
‘’Hasil ini memang sudah melebihi target karena sekarang jumlah TKA (Tenaga Kerja Asing-red) yang sudah terdata sampai 100 orang,’’ katanya. Dijelaskannya, perda terkait IMTA disusun sejak tahun 2013. Perda disahkan pada Oktober 2014. Dalam
perda tersebut diatur, retribusi IMTA adalah 100 USD per bulan untuk satu orang TKA. ‘’Setiap tenaga kerja asing wajib membayar pajak 100 USD, sehingga per tahun satu tenaga kerja asing kena pajak 1.200 USD,’’ terangnya. Dikatakannya, jumlah permohonan IMTA di Gianyar terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Pada tahun 2015, tercatat ada 71 TKA yang bekerja di Gianyar, sehingga selama setahun itu berhasil ditarik retribusi sebesar 852 USD. Sementara pada 2016 terjadi peningkatan pemohonan
IMTA menjadi 85 TKA dengan jumlah retribusi yang berhasil dipungut sebesar 1.020 USD. Lebih lanjut dijelaskannya, kini semua nama dan alamat TKA di Kabupaten Gianyar sudah terdata. Sementara untuk proses pengawasan dilakukan tim pengawas yang tergabung dari sejumlah instansi, seperti Disparda dan Badan Kesbangpolinmas. ‘’Berdasarkan UU, sudah ada pergeseran. Sekarang kita nomenklatur hanya dalam konteks pembinaan. Kalau pun kita manemukan yang ilegal, ini kita arahkan agar mengurus izin,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
A.A. Dalem Jagadhita
Polsek Sukawati Ringkus Pelaku Penipuan
Gianyar (Bali Post) Aparat Polsek Sukawati mengamankan I Made Juliarta. Pria 33 tahun bertubuh kurus ini diamankan lantaran melakukan sejumlah penipuan dengan menyalahgunakan Kartu Tanda Anggota (KTA) ormas. Dari sekian aksinya, pria asal Desa Belega Kecamatan Blahbatuh ini juga mengaku bisa mempercepat proses pencairan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiarta, Senin (18/12) kemarin, menerangkan penangkapan terhadap Juliarta dilakukan pada Jumat (15/12) malam di seputaran Desa Batubulan. ‘’Kami melaksanakan instruksi Kapolda untuk cepat menindak bila ditemukan oknum preman yang melakukan aksi kriminal,’’ ucapnya. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku telah melakukan penipuan dengan berpura-pura meminjam sepeda motor Honda Beat milik korban bernama Horieh (40) pada Kamis (14/12). ‘’Pelaku mengatakan meminjam sepeda motor tersebut untuk dipakai membeli rokok dan membawa surat. Ngakunya tidak lama, hanya setengah jam. Namun, yang bersangkutan tidak kunjung datang mengembalikan sepeda motor itu sampai akhirnya korban melapor,’’ jelasnya. Menerima laporan tersebut, aparat Polsek Sukawati lantas melakukan penelusuran. Ternyata, sepeda motor tersebut dijadikan jaminan untuk meminjam uang
oleh pelaku. Selanjutnya uang itu digunakan untuk membayar utangnya yang lain. ‘’Ya semacam gali lubang tutup lubang,’’ ujar Sugiarta. Polisi yang melakukan pengembangan kasus ini, mengetahui ada sekitar sembilan korban lain dari penipuan yang dilakukan pelaku. Seperti pada November lalu, pelaku meminta uang dari I Made Japa yang asal Medahan, sebesar Rp 3 juta dengan iming-iming bisa membantu penerbitan sertifikat tanah. Beberapa hari berselang, pelaku kembali meminta uang kepada korban sebesar Rp 4 juta dan Rp 5 juta. ‘’Saya juga tidak mengerti kenapa korban bisa percaya. Mungkin karena pelaku menggunakan kartu tanda ormas itu sehingga dikira bisa meloloskan,’’ ucapnya seraya menunjukkan KTA ormas milik pelaku. Terakhir, Japa memberikan uang sebesar Rp 30 juta. Namun sayang, dari sekian uang yang digelontorkan, sertifikat tak kunjung terbit. Pelaku justru menghabiskan uang dari korban untuk berfoyafoya. ‘’Dihabiskan oleh pelaku untuk membeli minuman bir dan berfoya-foya di Kafe Jarot,’’ katanya. Sepanjang November lalu, ternyata pelaku juga melakukan aksi serupa kepada korban bernama Konok. Korban asal Desa Sukawati ini dimintai uang Rp 3,8 juta dengan imingiming membantu mengurus surat tanah. Pada Oktober, pelaku meminjam uang sebesar Rp 5 juta kepada Putu, asal
Bali Post/nik
TUNJUKKAN PELAKU - Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiarta saat menunjukkan pelaku penipuan beserta barang bukti. Desa Keramas, Blahbatuh. Namun hingga kini uang tersebut tidak dikembalikan. Pelaku juga pernah menggadaikan mobil Toyota Yaris warna hitam milik Komang Mudiani sebesar Rp 24 juta di seputaran Denpasar. Modusnya pun sama, berpura-pura
meminjam, namun tak kunjung dikembalikan. Di sisi lain, pelaku melakukan empat kali aksi penipuan dengan modus mengurus bansos. Di antaranya, meminta uang sebesar Rp 10 juta kepada Anak Agung asal Jimbaran dengan iming-iming bisa men-
gurus bansos dan pinjaman pada Juli lalu. Menggunakan modus yang sama, pelaku meminta uang masing-masing Rp 5 juta ke Made Parsua dan Made Tama asal Tegallalang serta I Nyoman Pejeng asal Pejeng, Tampaksiring. ‘’Total ada empat kasus mengurus bansos yang dilakukan pada Juli kemarin. Tapi ini masih kita kembangkan,’’ ucap Kompol Sugiarta. Seluruh uang yang diperoleh pelaku digunakan untuk berfoya-foya di tempat hiburan malam di Gianyar. Bahkan setelah seluruh uang itu habis, pelaku akhirnya berutang di salah satu kafe remang-remang sebesar Rp 990 ribu. ‘’Ada juga pengakuan dari Kafe Jarot kalau di sana pelaku ini masih ngutang sekian,’’ ujarnya. Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Sukawati. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara. (kmb35)
JEMBRANA
10 SOSOK
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Jaring Potensi Siswa KENDATI tergolong cabang olahraga (cabor) baru, olahraga kriket di Jembrana terus dikembangkan. Sejak di bangku sekolah, olahraga ini dikenalkan dan dilombakan. Tujuannya yakni untuk menjaring bibit-bibit atlet kriket di masa depan. Salah satu sekolah yang konsen menyelenggarakan even kejuaraan kriket tingkat SMA/ SMK adalah SMAN 2 Mendoyo. Belum lama ini, SMA Negeri termuda di Jembrana ini mengBali Post/olo gelar Kejuaraan Kriket Super Six Resmando Cup. Even ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan sekolah dan menjadi agenda tahunan. “Di samping mengembangkan kriket, juga menjaring atlet muda. Potensi prestasi cabor baru ini sangat terbuka di setiap even olahraga,” ujar Kepala SMAN 2 Mendoyo I Komang Winata. Di samping mengisi kegiatan usai ulangan umum, pihak sekolah rutin menyelenggarakan event olahraga ini juga untuk menjalin kebersamaan antarsiswa peserta kejuaraan. Sedikitnya delapan sekolah SMA/SMK mengikuti kejuaraan tersebut. Selain kriket dan olahraga lainnya, Winata mendorong dalam pengembangan kesenian para siswa. Bakat anak muda yang sebagian besar berasal dari Kecamatan Mendoyo ini membuahkan hasil. Teranyar tari kolosal yang melibatkan sekitar 70 siswa-siswi mendapat apresiasi. Hingga dilibatkan dalam event pembukaan kejuaraan olahraga tingkat nasional di Bali. “Selain pendidikan formal, kita juga kembangkan bakat siswa apakah itu olahraga maupun kesenian. Syukur berprestasi,” pungkas Winata. (olo)
Desa Dituntut Kembangkan BUMDes
Negara (Bali Post) – Hampir di seluruh desa di Kabupaten Jembrana, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum berkembang. Dari 41 desa yang ada saat ini, sebagian besar bergerak dalam usaha simpan pinjam. Selain banyaknya persaingan (simpan pinjam), tidak ada potensi desa yang dikembangkan menjadi usaha desa. Dengan semakin banyaknya gelontoran anggaran Dana Desa, desa juga dituntut mengembangkan BUMDes sebagai sumber pendapatan desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Senin (18/12) kemarin mengatakan tahun ini pihaknya berupaya melakukan pembinaan dan evaluasi terkait BUMDes di seluruh desa. Desa mulai didorong untuk mengembangkan potensi desa masingmasing untuk mengembangkan BUMDes. “Tahun 2018 ini bersama tim evaluasi di APBDes wajib untuk pasang anggaran penyertaan modal di BUMDes,” kata mantan Camat Melaya dan Jembrana ini. Dana yang diambil dari APBDes itu fungsinya untuk penguatan badan usaha desa. Tidak lagi fokus hanya usaha simpan pinjam saja. Selain itu, desa juga didorong untuk berpikir bagaimana usaha itu memiliki pangsa pasar di desa itu sendiri. Dari 41 desa di Jembrana, menurutnya, sudah semua memiliki BUMDes. Sebelumnya masih ada dua desa yang belum yakni Desa Warnasari, Kecamatan Melaya dan Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana. “Sekarang semua desa kita dorong mengembangkan BUMDes, bukan hanya untuk simpan pinjam. Usaha dengan persaingan sehat,” tambahnya. Usaha desa ini tidak harus sama, bila memungkinkan ke depan menjadi saling kerja sama antardesa. Beberapa desa dalam satu wilayah membentuk kawasan perdesaan. Dimana nantinya akan muncul kerja sama antardesa dan membentuk peraturan desa bersama. Dari pemantauan menjelang tahun 2018 ini, sudah ada beberapa desa yang memasang anggaran untuk penguatan BUMDes tersebut. Nilainya berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Seperti salah satu desa di Kecamatan Mendoyo yang telah mengajukan usaha perdagangan umum. Berbagai hasil bumi yang ada di desa tersebut dimanfaatkan untuk penghasilan desa. Begitu juga dengan penyediaan beras yang sejatinya bisa dikembangkan di desa yang memiliki lahan pertanian luas. Kadis berharap BUMDes ini nantinya sebagai implementasi pengganti KUD (Koperasi Unit Desa). Bergerak dalam usaha pembelian gabah petani, mengolah dan menjual beras. Desa menurutnya tidak perlu khawatir dari sisi permodalan. Sebab sesuai amanat Undang-undang, selain dari APBDes sejatinya permohonan permodalan dari pihak ketiga dibolehkan. Sesuai kebutuhan BUMDes, anggaran untuk penyertaan modal bisa dapatkan dari luar (kredit) dengan persetujuan perbekel. Berdasarkan data di Dinas PMD, selama beberapa tahun belakangan ini hampir seluruh BUMDes hanya terpaku dalam usaha simpan pinjam. Padahal banyak usaha sejenis yang masuk di desa, seperti LPD, koperasi hingga perbankan. Seiring meningkatnya dana desa yang digelontorkan, desa dituntut juga mengembangkan BUMdes sebagai lumbung pendapatan desa. Tahun 2018 ini, dana desa dari pusat untuk 41 desa di Jembrana sebanyak Rp 39.664.910.000, naik sekitar Rp 3 miliar dibanding tahun 2017 yakni Rp 36.475.565.000. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164
Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Bali Post/olo
BERSIHKAN – Sejumlah warga terlihat sedang membersihkan bekas longsoran yang menimpa sebuah rumah warga di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Senin (18/12) kemarin.
Longsor di Banjar Rangdu
Satu Rumah Warga Tertimbun Negara (Bali Post) –
Hujan deras yang mengguyur wilayah Mendoyo selama sekitar empat jam pada Minggu (17/12) sore mengakibatkan bencana longsor. Longsor terjadi di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Akibat bencana longsor itu, sebuah bangunan Tempek Rata rusak tertimbun tanah.
untuk memperbaiki secara manual. Melihat kondisi di sekitar daerah tersebut, tidak memungkinkan dikerahkan alat berat. Untuk itu, sejumlah personel akan dikerahkan ke lokasi untuk menguruk supaya tidak terjadi longsor susulan.
pada Jumat (15/12) malam lalu. Saat itu air sungai meluap hingga membanjiri permukiman warga yang lokasinya lebih rendah dari senderan. Puncaknya pada Minggu sore, saat hujan deras air kembali meluap akibat drainase tersumbat puing-puing senderan bekas ambrol. Saat itu juga warga bergotong royong memindahkan puing itu dan air yang tersumbat kembali lancar. Hingga Senin kemarin puing-puing senderan yang amblas masih berada di rumah warga. Salah satu pemilik rumah, Koyi (50), mengatakan air meluap hingga membanjiri rumahnya. Bahkan air hingga setinggi dada. Kondisi jogging track sepanjang 10 meter itu kini tinggal separuh. Warga berharap agar senderan tersebut segera diperbaiki. (kmb26)
Tebing setinggi 10 meter di atas rumahnya itu tergerus saat terjadi hujan deras sekitar pukul 18.30 Wita. Pemilik rumah Komang Sudania (52) ketika itu berada di teras rumah bersama krama lain. Kebetulan saat itu krama di tempek tersebut sedang berkumpul terkait upacara pawiwahan (pernikahan) anaknya. “Saat itu seluruh krama sedang di depan Pak. Tibatiba terdengar suara gemuruh keras di belakang rumahnya,” ujar Sudania saat ditemui di rumahnya Senin (18/12) kemarin. Bangunan semi permanen beratap seng yang berisi alat-alat dapur
tempek itu tertimbun tanah dan pepohonan. Di sekitar lokasi tersebut banyak rumah penduduk, termasuk di atas tebing. Sedikitnya ada sekitar 3 kepala keluarga (KK) di sana. Lantaran tanah yang amblas itu, kini sejumlah rumah yang berada di atas tebing juga terancam longsor. Walaupun kondisi di belakang rumahnya longsor, Sudania rencananya tetap melaksanakan pawiwahan anaknya para Rabu (20/12) besok. “Ya sementara dibersihkan dulu. Khawatirnya kembali terjadi hujan deras dan menyebabkan longsor
susulan,” tambahnya. Pantauan Bali Post di lokasi sejumlah krama nampak membersihkan lokasi longsoran tersebut. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok bersama jajaran Koramil Mendoyo juga nampak di lokasi. Untuk penanganan awal, perbaikan dilakukan dengan cara menguruk agar tanah tidak kembali bergerak. “Tanahnya sangat labil. Apabila tidak segera ditindaklanjuti akan berpengaruh pada rumah yang lain,” terang Dandim. Kodim juga telah berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan setempat dan BPBD
Negara (Bali Post) Terdakwa kasus pencabulan berinisial M (45) terhadap siswi SD berinisial N, Senin (18/12) kemarin dituntut hukuman 7 tahun penjara. Terdakwa asal Desa Air Kuning dan seorang nelayan ini juga dituntut denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Desi Mega dalam sidang yang digelar tertutup di Pengadilan Negeri Negara. Menanggapi tuntutan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Supriyono, menyampaikan permohonan keringanan hukuman kepada Ketua Majelis Hakim Fakhrudin Said Ngaji bersama anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan F. Kurniawan. Dalam tuntutannya, JPU menilai terdakwa terbukti bersalah dan melanggar pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak. Atas perbuatan itu, korban dituntut 7 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider enam bulan. Apabila tidak dibayar, diganti dengan kurungan 6 bulan penjara. Sementara itu kuasa hukum Supriyono mengatakan terdakwa mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban, tetapi tidak sampai melakukan persetubuhan. Menanggapi tuntutan tersebut, terdakwa mengajukan pledoi serta meminta keringanan hukuman dengan alasan sebagai tulang punggung keluarga. Selanjutnya agenda pembacaan putusan dilakukan pada Senin (28/12) depan. Perlu diketahui, terdakwa dilaporkan orangtua korban ke Polres Jembrana atas tudingan pencabulan. Laporan itu dilakukan setelah orangtua korban mengetahui anaknya dicabuli terdakwa di kebun pisang. Aksi pencabulan itu dilakukan setelah korban pulang sekolah. Setelah mencabuli korban yang masih bocah itu, terdakwa memberikan uang Rp 10 ribu. (kmb26)
Terdakwa - Terdakwa kasus pencabulan siswi SD seusai sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU, Senin (17/12) kemarin.
Senderan Jebol Selain di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, bencana lainnya juga terjadi di Sungai Ijogading. Hujan deras yang terjadi beberapa hari belakangan ini mengakibatkan air sungai meluap dan menimbulkan banjir di bantaran sungai, tepatnya di Lingkungan Terusan, Lelateng. Air sungai meluap dan mengakibatkan senderan jogging track dan drainase jebol. Menurut warga setempat senderan itu ambrol terjadi
Terdakwa Pencabulan Siswi SD Dituntut Tujuh Tahun
Bali Post/olo
SIDANG - Salah satu petugas kepolisian dari Polres Jembrana sedang melakukan pengamanan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Senin (18/12) kemarin. Selain di dalam gedung, pengamanan juga terlihat hingga di gedung Pengadilan Agama, tempat digelarnya sidang. Pengamanan secara ketat ini dilakukan berkaitan dengan sidang perkara gugatan perdata Hotel Kelapa Retreat II, Pekutatan.
Bali Post/olo
Maling Satroni Rumah Warga di Penyaringan
Negara (Bali Post) Kasus pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Mendoyo. Kali ini pencuri menyasar sebuah rumah di Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Rumah milik Ni Ketut Darmiasih ini disatroni maling, Senin (18/12) pukul 00.01 Wita. Pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang dan perhiasan milik korban. Informasi di kepolisian menyebutkan sebelum kejadian, korban bersama suaminya, Nyoman Tama, dan anaknya, Ni Komang Sriasih, pergi menonton turnamen bola
voli di lapangan Desa Penyaringan sekitar pukul 21.00 wita. Usai menonton, mereka pulang ke rumah. Betapa kagetnya korban ketika membuka pintu kamar. Kondisi kamar sudah dalam keadaan berantakan. Begitu dilakukan pengecekan uang dan perhiasan emas miliknya hilang. Di antaranya uang tunai sebesar Rp 7 juta, gelang emas 3 buah dengan berat masing-masing 4 gram, rantai/kalung plus gandul emas satu buah dengan berat 11 gram, sumpel emas satu pasang dengan berat 5 gram dan cincin emas satu buah dengan berat 2 gram. Jumlah total perhiasan emas yang
hilang seberat 30 gram. Mengetahui rumahnya disatroni maling, korban langsung melaporkannya ke Polsek Mendoyo. Sejumlah petugas mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Belum diketahui pasti berapa jumlah pelakunya. Polisi masih terus mendalami kasus tersebut sembari mengejar pelakunya. Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 19 juta. Kapolsek Mendoyo AKP Agung Sukasana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. “Kasusnya dalam penyelidikan,” katanya. (kmb26)
BULELENG
Selasa Pon, 19 Desember 2017
11 Kisruh Berakhir
Sebulan, Bupati Uji Coba Perbaikan Kinerja Manajemen RSUD
Bali Post/kmb38
MEDIASI – Prajuru Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng memediasi terkait beredarnya surat hasil koordinasi pemkab terkait pungutan retribusi Desa Pakraman Banyuasri.
Pedagang Tolak Membayar Pungutan ’’Dana Punia’’
Singaraja (Bali Post) – Dana punia yang dipungut dari pedagang di wilayah Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng, ditolak oleh para pedagang di pasar setempat. Karena itu, warga mendesak pemerintah daerah tetap mengizinkan pungutan dana punia dari pedagang tersebut. Rencananya, Senin (18/12) kemarin warga akan melakukan aksi damai ke pasar dan mendatangi Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Buleleng untuk menyampaikan empat tuntutan. Aksi itu batal, karena Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ida Bagus Made Geriastika lebih dahulu menemui warga. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, penolakan ini berawal dari beredarnya surat hasil rapat koordinasi yang membahas pungutan retribsui Desa Pakraman Banyuasri. Surat itu ditanda tangani Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ida Bagus Made Geriastika tanggal 24 Nopember 2017. Surat itu memuat ketentuan Pungutan Golongan I Rp 2.000, Golongan II Rp 3.000 dan Golongan III Rp 5.000 agar dihentikan karena tidak sesuai dengan regulasi. Poin kedua menyebut bahwa terhadap sumbangan untuk menunjang operasional desa pakraman yang dilaksanakan
di Pasar Banyuasri agar berdasarkan kesepakatan dengan pedagang dan berkoordinasi ke Direksi PD Pasar Buleleng. Surat ini kemudian beredar di kalangan para pedagang yang berjualan di lingkungan Desa Pakraman Banyuasri. Mulai September 2017 lalu, pedagang tidak lagi membayar dana punia yang dipungut setiap hari oleh petugas dari pihak Desa Pakraman Banyuasri. Kenyataan ini menjadikan Desa Pakraman Banyuasri terancam kehilangan pemasukan yang sangat diharapkan untuk membantu kegiatan di desa pakraman setempat. Kemarin warga rencananya melakukan aksi damai ke Pasar Banyuasri yang diiringi baleganjur. Warga sempat berkumpul di balai masyarakat setempat. Aksi damai yang bertujuan memberikan penjelasan kepada para pedagang batal karena Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ida Bagus Made Geriastika menemui warga. Dalam kesempatan itu warga menyampaikan empat tuntutan, di antaranya agar Asisten mengklarifikasi beredarnya surat hasil pertemuan tersebut. Mengenakan sanksi kepada direksi PD Pasar terkait beredarnya hasil pertemuan kepada para pedagang. Menuntut kontribusi dari PD Pasar atas pengelolaan Pasar Banyuasri dan mempekerjakan warga dalam operasional
PD Pasar Buleleng di wilayah Desa Pakraman Banyuasri. Warga mendesak agar dalam tiga hari pemerintah telah menyelesaikan masalah tersebut. Klian Banjar Adat Banyuasri Kelod Jro Mangku Nyoman Susila mengatakan, pungutan dana punia kepada para pedagang berdasarkan pararem. Sejak beredarnya kesimpulan rapat tanggal 24 Nopember 2017 yang menghentikan pungutan itu dinilai merugikan desa pakraman. Besaran punia yang dicantumkan Rp 2.000 dan Rp 3.000 disepakati agar lebih transparan dalam mengelola dana yang dipungut dari pedagang. “Kami melaksanakan pararem berdasarkan awig-awig. Sepertinya mis komunikasi pihak PD Pasar dengan kami dan keputusan mohon dana partisipasi dari pedagang itu dihentikan. Prajuru dengan warga menilai ada kerugian di pihak kami karena penghentian pungutan itu melalui surat yang beredar. Kami minta ini diklirkan dan memang dananya itu untuk menunjang operasional di desa pakraman,” katanya. Menanggapi permintaan warga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ida Bagus Made Geriastika berjanji segera berkoordinasi dengan PD Pasar. Menunggu pemerintah mengambil jalan keluar, warga diimbau agar tetap menjaga kondisi wilayah agar tetap kondusif. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Janji Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menuntaskan kisruh direksi dengan dokter fungsional RSUD Buleleng ditepati, Senin (18/12) kemarin. Bupati menyatakan kisruh yang terjadi sepakat diakhiri kedua belah pihak. Satu bulan setelah penyelesaian ini, Bupati melakukan uji coba dan kedua belah pihak dituntut melakukan perbaikan kinerja. Kalau dalam satu bulan itu kembali ada masalah, Bupati akan memberikan tindakan tegas terhadap pihak yang melakukan kesalahan. Hal itu diputuskan ketika Bupati mengundang direksi, dokter fungsional dan komite medik RSUD di lobi kantor Bupati kemarin. Pihak direksi dipimpin Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Gede Wiartana, M.Kes. Sedangkan puluhan dokter fungsional dipimpin Ketua Komite Medik dr. Putu Arya Nugraha, Sp.P.I. Usai mediasi, Bupati mengatakan koordinasi dan komunikasi yang sempat terganggu antara direksi dengan dokter fungsional itu telah diakhiri. Pandangan berbeda dari masing-masing pihak ini dianggap sudah klir. Kedua belah pihak diminta kembali saling mengevaluasi dan kembali membangun kerja sama yang solid untuk tujuan pelayanan optimal kepada pasien. “Sudah selesai dan saya sudah minta direksi dan dokter fungsional saling evaluasi. Saya juga minta masalah yang terjadi sebelumnya tidak diperpanjang dan mulai kembali menjalankan fungsi masing-masing untuk satu tujuan memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” katanya.
Bali Post/kmb38
MEDIASI – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana kembali memediasi kisruh direksi dengan dokter fungsional RSUD Buleleng, Senin (18/12) kemarin. Selain itu, Bupati juga menginstrusikan dalam satu bulan ke depan akan dilakukan uji coba untuk membangun hubungan kerja sama yang solid antara direksi dengan dokter fungsional. Selama masa uji coba ini, pihaknya akan memantau perkembangannya dan kalau kembali muncul masalah, Bupati akan menggunakan kewenangannya untuk mengambil tindakan tegas. “Silahkan mulai bekerja dan di masa uji coba ini kalau masih ada masalah adukan langsung kepada saya, jangan kepada pihak lain. Saya akan evaluasi kinerjanya dan kalau memang melakukan kesalahan yang merugikan rumah sakit, saya akan gunakan kewenangan untuk memberikan sanksi kepada pihak yang melakukan kesalahan itu,” jelasnya. Menanggapi keputusan itu, Ketua Komite Medik dr. Putu Arya Nugraha, Sp.P.I. mengaku puas dan menilai keputusan Bupati melakukan uji coba dalam satu bulan ke depan tepat. Dia dan rekan sejawatnya berjanji akan kembali melakukan tugas-tugas yang dibebank-
an oleh manajemen rumah sakit dan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mengikuti regulasi yang ada. Bahkan, dirinya tertantang untuk melakukan tugas sesuai mekanisme dalam melayani pasien dengan optimal. Kalau pada masa uji coba memang dari dokter fungsional melakukan kesalahan, siap menerima sanksi dari manajemen dan sebaliknya kalau direksi yang melakukan kesalahan, dia pun meminta Bupati menepati janji menggunakan kewenangannya memberikan sanksi atas kesalahan yang terjadi. “Kita senang dengan keputusan mediasi ini. Kami berharap dalam masa uji coba perbaikan manajemen ini kalau masih ada indikasi tidak fair, itu harus dieksekusi karena ini menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat yang tidak bisa dipakai mainmain,” katanya. Di sisi lain dr. Arya mengatakan, setelah disepakati penyelesaian masalah oleh Bupati, dirinya meminta agar kebijakan direksi sebelumnya terkesan tidak fair itu dikembalikan. Dia men-
contohkan, kebijakan direksi yang memberikan tugas tambahan kepada dokter fungsional dan dievaluasi dianggap tidak mampu melaksanakan tugas dan langsung dimutasi, diharapkan dikembalikan. Hal ini karena dalam kebijakan pergantian ini harus mengikuti mekanisme dan berdasar kajian kinerja. Demikian pula menyangkut absensi dokter fungsional, diharapkan ada evaluasi dan berdasarkan kondisi real di lapangan. Sebab absensi tidak hanya urusan kertas, namun menjadi pertanggung jawaban dokter kepada pasien, sehingga masalah absensi ini tidak bisa dihitung dari lembar kertas absensi saja. “Kami minta kebijakan yang keliru itu bisa dikembalikan, karena pergantian dokter itu tidak harus ada kajian yang dijadikan dasar, seperti peringatan, pemanggilan dan baru dimutasi kalau memang kinerjanya tidak baik. Demikain absen ini dievaluasi, jangan dilihat dari ukuran kertas absensinya, tapi pertanggung jawaban dokter kepada pasien,” jelasnya. (kmb38)
Diduga Keracunan Makanan
Sejumlah Warga Dirawat di RS Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 29 orang warga mengalami keracunan makanan, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan saat peringatan Maulid Nabi di rumah salah seorang warga Jalan Pulau Selayar Singaraja, Lingkungan Taman Sari, Kelurahan Kampung Baru, Minggu (17/12) malam. Informasi dikumpulkan di lapangan Senin (18/12) kemarin menyebutkan, sebelum kejadian warga mengikuti prosesi peringatan Maulid Nabi di rumah Sulaiman mulai pukul 16.40 Wita. Di akhir acara, peserta kemudian menikmati hidangan nasi kotak yang berisi daging ayam, sambel dan sayur tumis. Selain itu, peserta juga menikmati kue lemper dan anggur merah. Tidak berselang lama beberapa warga mengeluh mual-mual hingga muntah-muntah. Bahkan
mereka merasakan kepala pusing. Selanjutnya mereka dilarikan ke tiga rumah sakit yaitu RSUD Buleleng, Rumah Sakit Kerta Usadha dan Rumah Sakit Umum Paramasidhi, Singaraja. Seluruh warga menjalani perawatan di tiga rumah sakit karena menunjukkan tandatanda mengalami keracunan makanan. Dari jumlah itu, sembilan orang dirawat di RSUD, sembilan orang di Rumah Sakit Kerta Usadha dan 11 orang dirawat di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja. Sebanyak 21 warga menjalani rawat jalan. Sedangkan delapan orang dewasa dan balita lainnya kemarin masih menjalani rawat inap karena masih memerlukan observasi lanjutan. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma, seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratono, S.I.K. membenarkan terjadi kasus dugaan keracunan tersebut.
Kompol Wiranata mengatakan, untuk sementara polisi masih mengumpulkan saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab keracunan itu. Dari keterangan saksi pengusaha catering, nasi yang disantap oleh puluhan warga tersebut dipesan di salah satu usaha catering di Banyuning Singaraja. Selain melayani pesanan nasi di Taman Sari, pesanan yang sama juga dikirim ke wilayah Banyuning. Namun pesanan dari Banyuning tidak ditemukan adanya tanda-tanda keracunan seperti dialami warga di Taman Sari. Polisi sudah berkoordinasi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) agar meneliti sampel makanan yang disantap warga di Taman Sari. “Kejadian dugaan keracunan itu benar terjadi, kami masih menyelidikinya. Kami masih kumpulkan barang bukti dulu,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
DIRAWAT – Beberapa warga yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi kotak dirawat di rumah sakit.
Bali Post/kmb38
RETRIBUSI RPH – Gabungan komisi-komisi di PDRD Buleleng membahas rancangan perubahan Perda Tentang Retribusi RPH, Senin (18/12) kemarin.
Dewan Minta Pengawasan Daging Diperketat
Singaraja (Bali Post) – Praktik penjualan daging yang tidak layak konsumsi dicurigai masih marak terjadi. Kondisi ini tidak bisa dihindari karena banyaknya aktivitas pemotongan hewan di luar Rumah Potong Hewan (RPH) milik pemerintah. Untuk itu, Dinas Pertanian (Distan) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan instanasi terkait lain diminta lebih rajin melakukan pengawasan terhadap pemotongan hewan sekala rumahan tersebut. Hal itu diungkapan anggota DPRD Buleleng Nyoman Budjana saat rapat dengar pendapat (RDP) membahas perubahan Rancangan Perda (Ranperda) tentang Retribusi RPH di ruang gabungan komisi-komisi Senin (18/12) kemarin. Lebih jauh politisi PDI Perjuangan asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan itu mengatakan, belakangan dirinya sering menerima laporan dari masyarakat yang menyebut bahwa ada oknum yang menjual daging yang tidak higenis. Bahkan dirinya pernah menemukan langsung kalau ada hewan yang sudah mati berapa hari, malah nekat dipotong dan dagingnya diduga dijual ke pasar tradisional. Dari pengalaman yang ditemukan langsung maupun informasi masyarakat, dirinya mengaku perihatin kalau situasi ini dibiarkan akan merugikan konsumen. Di sisi lain, praktik ilegal itu terkesan dibiarkan karena lemahnya pengawasan oleh
instansi yang membidangi. Celakanya lagi, pemotongan sering dilakukan di luar RPH, sehingga praktik curang untuk mendapatkan keuntungan tinggi itu seperti dibiarkan tumbuh subur. “Selain ada informasi yang menyebut orang jual daging hewan yang sudah mati dan dikubur beberapa hari lalu dipotong dan dagingnya dijual. Bahkan saya pernah lihat langsung praktik curang itu. Ini membahayakan sekali dan sudah saatnya pengawasan peredaran daging di daerah kita ditingkatkan,” katanya. Menanggapi pengaduan itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh. Wayan Susila mengatakan, aktivitas pemotongan hewan belakangan ini lebih banyak dilakukan di luar RPH yang ada. Sementara upaya pengawasan, selama ini masih kesulitan karena terbatasnya personel dokter hewan dan kendala teknis lain. Meski demikian, Distan tetap berupaya melakukan pengawasan aktivitas pemo-
tongan hewan di luar RPH dengan membentuk Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kemavet-red) yang terdiri atas unsur Distan, Dinas Ketahanan Pangan, Polisi, dan instanasi lain. “Kita masih kesulitan mengawasi karena personel terbatas. Tapi kami telah bentuk tim pengawasan dan secara rutin kami mengawasi kesehatan daging menjelang hari-hari besar keagamaan,” katanya. Terkait dugaan peredaran daging yang tidak sehat itu, Susila mengatakan ini patut diwaspadai oleh masyarakat. Hal ini karena banyaknya pemotongan di luar RPH yang sudah disiapkan pemerintah. Menghindari beredarnya daging yang tidak layak konsumsi itu, dirinya tetap memberikan pendampingan terkait teknis pemotongan yang tepat menyasar para jagal (tukang potong hewanred) di Buleleng. Setiap melakukan pembinaan itu, tukang potong ini diingatkan agar tetap memotong
hewan yang sehat secara fisik, tidak cacat, dan pengolahan daging yang memperhatikan kebersihan tempat pemotongan itu sendiri. RPH Tak Optimal Sementara itu, satu dari dua RPH milik Distan Buleleng sampai sekarang belum beroperasi maksimal. RPH yang tidak beroperasi dengan baik dan bahkan terkesan mubazir berlokasi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt. Hal ini terjadi karena RPH ini tergolong sempit dan belum dilengkapi tempat pengolahan limbah pemotongan hewan. Selain itu, lokasinya kurang strategis seperti lokasinya jauh dari pinggir jalan. Akibatnya, RPH ini tidak mampu beroperasi sesuai yang diharapkan. Karena lama tidak berpungsi dengan baik, RPH ini tidak pernah dipelihara. Bangunanya pun sekarang nyaris ambruk karena dimakan usia. Atas kondisi ini, Distan sebenarnya sudah menyusun program untuk pembangunan RPH baru. Hanya program ini belum bisa direalisasikan karena pemerintah kesulitan mencari lahan yang memenuhi syarat sebagai lokasi RPH. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Pengukuhan Desa Pakraman Banda
Bupati Minta Lestarikan Budaya dan Adat Bali Semarapura (Bali Post) Setelah sembilan tahun memperjuangkan pemekaran, Banjar Pakraman Banda menjadi Desa Pakraman, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung akhirnya secara resmi dikukuhkan Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali, Senin (18/12). Hal ini sesuai SK Nomor. 044/Kpts/MUDP Bali/ XI/2017. Pengukuhan itu dilakukan langsung Bendesa Agung (Ketua MUDP) Provinsi Bali Jero Gede Wayan Suwena Putus Upadesa di Wantilan Banjar Adat Banda. Ini dihadiri pula Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung Ketut Rupia Arsana, dan anggota DPRD Klungkung Gde Artison Andarwata.
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyampaikan selamat kepada Desa Pakraman Banda, karena sudah resmi dikukuhkan sebagai Desa Pakraman dan sekaligus meresmikan awig-awignya. Sejalan dengan itu, diharapkan bisa menjadi desa pakraman yang mandiri dan dewasa dalam menyikapi permasalahan yang mungkin terjadi. Selain itu, juga harus bekerja sama dan saling berkoordinasi dengan desa pakraman lainnya. Tak kalah penting, visi misi yang sudah dibuat harus dikerjakan dengan tulus ikhlas. Tidak hanya itu, juga harus mampu mengayomi, menuntun dan mewadahi apapun kegiatan yang dilakukan oleh Sekaa Teruna. “Awig-awig yang sudah dikukuhkan harus mampu di-
Bali Post/ist
KUKUHKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengukuhkan Banjar Pakraman Banda menjadi Desa Pakraman, Senin (18/12) kemarin.
laksanakan dan dituruti dengan sebaik-baiknya khusus kepada generasi muda agar mampu menjaga tradisi budaya Bali. Lestarikanlah adat dan budaya Bali,” tegasnya. Bendesa Agung Provinsi Bali Jero Gede Wayan Suwena Putus Upadesa menegaskan terbentuknya desa pakraman ini diharapkan tidak menghilangkan dresta yang sudah dijalankan sebelumnya. Apalagi, poin itu sudah diatur dalam SK. “Apalagi ini sudah disaksikan tiga saksi. Dresta jangan sampai hilang,” ungkapnya. Karena baru berdiri, juga diharapkan selalu mencari petunjuk dalam menjalankan tatanan pemerintahan desa adat. Para prajuru adat pun harus mampu menjalankan tugas dengan baik. “Sekarang sudah sah menjadi Desa Pakraman, tentu ke depanya harus lebih baik,” ujarnya. Ketua Panitia Ketut Arsa Wijaya mengatakan proses pembentukan desa pakraman berawal sejak 2008. Dimulai dari pengunduran diri dari Desa Pakraman Induk (Takmung). Secara berjenjang diajukan permohonan dari tingkat Majelis Alit Tingkat Kecamatan diteruskan ke Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Klungkung. Pascaitu, dilakukan verifkasi kelayakan dan persyaratan yang ditentukan, salah satunya memiliki Kahyangan Tiga beserta Prajapatinya. Setelah lolos, diteruskan ke MUDP Bali. Sembilan tahun proses tersebut berjalan, akhirnya Banjar Adat Banda sudah layak menjadi Desa Pakraman Banda. (kmb45)
Buka Turnamen Kijang Basket Ball
Bupati Suwirta Harapkan Lahir Bibit Atlet Potensial
Semarapura (Bali Post) Turnamen Kijang Basket Ball kembali berlangsung di Kabupaten Klungkung tahun ini. Itu dibuka langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Lapangan Basket Vihara Dharma Ratna, Minggu (17/12). Melalui ini, diharapkan lahir bibit atlet yang potensial untuk mengikuti kompetisi di kancah yang lebih luas. Ketua Panitia Cucun Junaidi Kusuma menyampaikan pelaksanaan turnamen itu sebagai salah satu cara untuk mempromosikan olahraga basket yang ada di Kabupaten Klungkung. Ini berlangsung 4 hari, yakni dari 17 sampai 21 Desember 2017, dengan memperbutkan hadiah utama berupa Piala Bupati Klungkung 2017. Pada event tahunan ini, panitia dan peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas. Pada turnamen ini, 8 Club akan bertarung, yakni Kijang Klungkung Basketball Club, SMA Negeri 2 Klungkung Basketball Team, Merpati Basketball Club Denpasar, Mangupura Basketball Club Badung, Soverdi Basketball Club Badung, Diatmika Basketball Club Badung, Takapit Basketball Club Denpasar, dan Aliansi Tegal Galang. “Kami berharap ini bisa
Bali Post/sos
Dikeluhkan, Bangunan Pasar Kusamba Masih Bocor
Semarapura (Bali Post) Pedagang di Pasar Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung kembali mengeluhkan kondisi bangunan yang bocor. Sejatinya, hal tersebut sudah sempat dipantau Pemkab Klungkung melalui instansi terkait. Namun tak ada langkah perbaikan. Tak pelak, itu kembali menuai pertanyaan. Berdasarkan pantauan, Senin (18/12) kemarin, kondisi bocor terjadi pada talang air. Saat hujan, air merembes ke tengah pasar dan membasahi barang-barang jualan milik pedagang. Seorang pedagang, Ni Kadek Yuniari menuturkan hal tersebut sudah berlangsung sejak awal ditempati, sekitar satu setengah tahun lalu. Itu sudah sempat ditinjau Pemkab dan DPRD Klungkung. Namun, tak kunjung ada perbaikan. “Sempat dipantau ke sini. Tapi tidak ada perbaikan,” tuturnya. Kondisi pasar yang demikian, lanjutnya sudah pasti menimbulkan ketidaknyamanan. Tak hanya pedagang, namun juga pembeli. Supaya tak terus berlanjut, instansi
terkait diharapkan bisa segera turun tangan. “Jangankan hujan deras, hujan biasa saja air merembes,” ungkapnya. Anggota DPRD Klungkung asal Kusamba I Wayan Sugati mengakui pihaknya sudah sempat memantau hal itu bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan serta pelaksana proyek. Ditegaskan, keluhan pedagang perlu segera ditindaklanjuti. “Dulu sudah saya sarankan untuk segera memperbaiki. Termasuk ditunjukkan tempat-tempat yang bocor. Sekarang saya belum tahu apakah bocornya masih di tempat dulu atau tidak. Kalau masih, berarti tidak ada perbaikan. Berarti ini meremehkan lembaga,” ucapnya.
Politisi PDI-P ini menyatakan jika kebocoran itu disebabkan talang tak kedap air, bisa dilapisi bahan yang sesuai. Menurutnya, perbaikan tersebut harus didasari niat. “Kalau pipa talangnya bermasalah, pasang kembali. Kalau ada niat untuk memperbaiki, sebenarnya tidak rumit. Kami harapkan segera ada perbaikan. Kasian pedagang,” ucapnya. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengaku segera menindaklanjuti hal tersebut. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan juga sudah diperintahkan untuk turun. “Kami segera tindak lanjuti. Kami juga pastikan apakah masa pemeliharaan bangunan masih atau tidak,”
tandasnya. Pada hari yang sama, Komisi II DPRD Klungkung juga melakukan pemantauan pembangunan di Pasar Semarapura. Saat itu, terungkap realisasinya sudah mendekati 90 persen. Mengingat deadline sesuai kontrak tinggal delapan hari, pelaksana diminta untuk bekerja lebih cepat. “Untuk pengerjaan, kami tidak menemukan adanya persoalan. Tapi diharapkan ini bisa tuntas tepat waktu,” ungkap Ketua Komisi I Komang Suantara didampingi anggota, Anak Agung Sayang Suparta. Sementara, pelaksana proyek, Pasek Nariana menyatakan sesuai perencanaan itu ditargetkan sudah rampung paling lambat pada 21 Desember. Mendukung itu, sistem lembur sudah diterapkan. “Tenaga juga sudah mencapai seratus orang. Itu kerja sampai jam sepuluh malam,” terangnya. (kmb45)
Tiga Hari Gelar Operasi
Bali Post/ist
TURNAMEN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Turnamen Kijang Basket Ball di Lapangan Basket Vihara Dharma Ratna, Minggu (17/12). Melalui ini, diharapkan muncul bibit atlet yang potensial untuk mengikuti kompetisi di kancah yang lebih luas. memberikan semangat untuk membangkitkan olahraga basket. Bisa juga menumbuhkan sikap sportif saat bertanding,” ungkapnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan mengingat fungsinya sangat penting untuk pengembangan bidang olahraga, event ini diiharapkan bisa diadakan sesering mungkin, termasuk untuk tingkat pemula. “Yang terpenting agar diadakan event antarsekolah. Melalui ini akan dapat menemukan bibit-bibit atlet,” tegasnya. Hal ini pun ditegaskan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) Klungkung. “Dengan ini dapat terciptanya regenerasi pada atlet di masingmasing Cabang Olahraga yang terdapat di Kabupaten Klungkung,” imbuhnya. Pada pertandingan pembuka antara Kijang Klungkung Basketball Club dengan SMAN 2 Semarapura, Bupati Suwirta mendapat kesempatan untuk jump shot. Pembukaan turnamen ini dimeriahkan berbagai hiburan, antara lain penampilan cheerleader. Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua KONI Klungkung I Wayan Subamia, beserta undangan terkait lainnya. (kmb45)
Cerita I Wayan Soma
Beruntung Didaftarkan Pemkab ke BPJS Kesehatan
INTEGRASI Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang merupakan Jamkesdanya Bali ke program sosial negara Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKNKIS) memberikan pengalaman positif bagi I Wayan Soma, warga Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Klungkung. “Untung Pemkab daftarkan saya JKN-KIS karena pelayanannya sangat baik dan profesional, tidak berbelit dan tidak ada biaya yang saya keluarkan,” ungkapnya, belum lama ini. Pria 55 tahun yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini awalnya sudah terbiasa menggunakan jaminan kesehatan dari JKBM. Ketika dinyatakan terintegrasi ke JKN-KIS, ia sempat khawatir tidak mendapatkan tanggungan kesehatan. Namun karena menyandang status sebagai warga kurang mampu, pemda mendaftarkannya sebagai peserta JKN-KIS. Ini pun telah beberapa kali dimanfaatkan dalam berobat. Puncaknya ketika ia mengalami kebocoran pada ginjalnya. Pada 7 September 2017, harus mendapat tindakan operasi di RSUD Klungkung. Berbekal kartu itu, akhirnya tanpa berbelit, proses itu berjalan lancar dan seluruhnya dijamin JKN-
PASAR - Pasar Kusamba masih bocor. Hal tersebut menua keluhani dari pedagang.
Bali Post/ist
JKN-KIS - I Wayan Soma, salah satu peserta JKN-KIS yang didaftarkan Pemkab Klungkung. Ia merespons positif program tersebut lantaran mampu meringankan beban saat berobat. KIS tanpa ada biaya sepeserpun. Tidak ada kendala sama sekali dalam akses pelayanan di RSUD Klungkung sampai kondisi kesehatannya membaik. Wayan menyatakan pelayanan yang didapatkan sangat baik dan profesional. Oleh karena itu sangat berterima kasih kepada Pemkab Klungkung, RSUD Klungkung dan BPJS Kesehatan. Diharapkan Pemkab juga dapat mendaftarkan seluruh masyarakatnya ke program ini karena sangat membantu dalam memperoleh
manfaat kesehatan dan berpengaruh bagi kesejahteraan masyarakat. “Saya sangat beruntung hidup di Klungkung karena Pemkab punya kebijakan yang bagus terkait JKN-KIS. Saya berharap saudara-saudara saya di kabupaten lain juga dapat dijamin seperti ini agar semuanya mendapatkan ketenangan dan kenyamanan di bidang pelayanan kesehatan, apalagi ini program wajib bagi seluruh penduduk Indonesia,” tandasnya. (ad948)
Polisi Sita Ribuan Liter Arak
Semarapura (Bali Post)Operasi miras menjelang tahun baru terus digencarkan jajaran Polres Klungkung. Setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Satuan Sabhara dan Intel, hal serupa juga dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba). Tercatat, selama tiga hari operasi berlangsung, sedikitnya ada 1.560 liter arak diamankan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, arak tersebut diamankan dari I Nengah Wates asal Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen, I Nengah Suarna dari Desa Tri Eka Buana, Kecamatan Sidemen, Ni Made Suladri dari Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen,
I Nengah Alit asal Desa Tri Eka Buana, Sidemen, I Wayan Putu, I Nyoman Widastra, asal Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, I Komang Sariana dari Desa Tri Eka Buana dan I Wayan Sudiasa, dari Desa Talibeng. Saat itu, mereka tengah melintas di Jalan Rama Semarapura Kelod Kangin, Jalan Raya Lebah, Jalan Raya Kampung Lebah dan Jalan Raya Paksebali. Miras tersebut rencananya dikirim ke beberapa daerah seperti Denpasar dan Gianyar. Kasat Reskoba Polres Klungkung AKP Gede Sudiatmaja, Senin (18/12) kemarin menyampaikan operasi miras
dilakukan sejak 15 Desember dalam rangka mengantisipasi gangguan ketertiban masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Dengan pengaruh miras, dapat memicu perkelahian, bentrok antarkelompok juga rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kami berusaha melakukan langkah-langkah pencegahan,” ungkapnya. Khusus untuk pemilik, kata mantan Kapolsek Tampaksiring, Gianyar ini tengah menjalani pemeriksaan. Sementara untuk arak, disita dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Operasi miras juga dilakukan Satreskrim
bersama Satuan Sabhara dan Intel dengan menyasar tempat hiburan malam seperti Cafe Grove di wilayah Dawan dan Kafe Sekar Wangi di By-pass Ida Bagus Mantra. Dari itu, berhasil diamankan satu jeriken arak. (kmb45)
DIJUAL TANAH
Selasa Pon, 19 Desember 2017
SOSOK Dipercaya Warga Hadirnya Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung menjadi terobosan penting, di tengah sulitnya masyarakat mengakses sumber informasi seputar aktivitas Gunung Agung yang bisa dipercaya. Sejak dideklarasikan 17 November lalu, Pasebaya yang semula tujuannya memaksimalkan komunikasi antarperbekel yang wilayahnya terdampak, kini manfaatnya justru lebih dari itu. Sebab, setelah sebulan menunjukkan eksistensi, seluruh persoalan warga di daerah rawan bencana, kini justru masuk lebih dulu ke dalam Pasebaya Gunung Agung. Bahkan, persoalan lain di luar kepentingan mitigasi bencana sekalipun, sebagai pengurangan risiko bencana. “Contohnya, saat ada kebijakan PLN menyegel meteran di rumah warga di KRB III. Warga mengadunya ke kami. Ada juga terkait kekurangan logistik dan lain-lain. Jadi, tidak hanya sebatas perkembangan aktivitas Gunung Agung. Ini karena Pasebaya Gunung Agung sangat aktif menjalin komunikasi,” kata Ketua Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana, saat ditemui usai peluncuran Sistem Komunikasi Radio Berbasis Masyarakat Lingkar Gunung Agung di Kediaman Pawana di Desa Duda Timur, Selat, Senin (18/12) kemarin. Pasemetonan ini memang memiliki kesiapsiagaan tinggi. Komunikasi lewat HT (Hand Talk) melalui frekuensi 146800 MHZ, dilakukan sepanjang hari selama 24 jam penuh. Karena informasi yang diberikan update dan dapat dipertanggungjawabkan. Akhirnya banyak pihak memonitor langsung percakapan antarperbekel dengan HT mereka sendiri termasuk pejabat hingga sopir truk serta warga yang sesekali ingin pulang menengok keadaan rumah mereka. “Warga sebelum pulang, biasanya ikut monitor kita di HT. Kalau situasi dirasa aman, mereka baru pulang,” tegas Pawana, Perbekel Duda Timur, Selat ini. Mereka yang tergabung dalam Pasebaya, dilatih khusus untuk BNPB, agar lebih efektif. Sehingga ketangguhan masyarakat di 28 desa telah siap menghadapi bencana erupsi. Tujuan utamanya jelas mengurangi dampak bencana erupsi Gunung Agung. (gik)
BANTUAN HP - Bupati Mas Sumatri menyerahkan bantuan HT dari BNPB kepada perwakilan Pasebaya Gunung Agung di Banjar Wates Tengah, Desa Duda Timur, Selat.
BNPB Sebar 140 HT
Amlapura (Bali Post) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggalang kemampuan masyarakat zona KRB. Hal itu dilakukan guna meminimalisir dampak aktivitas vulkanik Gunung Agung. Yang terbaru, lembaga pusat itu membagikan 140 buah handy tolky (HT) kepada masyarakat lingkar Gunung Agung. Bantuan sarana radio komunikasi itu diserahkan secara simbolis kepada personel Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung di Banjar Wates Tengah, Desa Duda Timur, Selat, Karangasem, Senin (18/12) kemarin. Sebanyak 102 HT itu disebar untuk masyarakat 28 desa yang masuk zona KRB I, II dan III yang alokasinya menyesuaikan dengan jumlah penduduk. Sayangnya, bantuan belum dialokasikan untuk 56 desa lainnya. Sebanyak 24 unit diarahkan untuk delapan kecamatan dan sisanya lima unit untuk di Sekretariat Pasebaya. ‘’Untuk desa-desa luar KRB akan kita upayakan bertahap. Sekarang kita fokus ke desa zona KRB karena urgen,’’ jelas Deputi BNPB, Wisnu Widjaja. Untuk mendukung pengoperasiannya, BNPB juga mendirikan empat repeater, masing-masing ditempatkan di Kecamatan Rendang, Bukit Putung (Kecamatan Selat), Bukit Sega (Abang) dan Tianyar (Kubu). Juga ada enam unit base radio stasion terdiri dari dua rig untuk di Sekretariat Pasebaya, dua rig untuk Pos Rendang dan masing-masing satu antena untuk Posko Induk Tanah Ampo dan Pos Kecamatan Kubu. Juga ada empat unit radio link masing-masing untuk di Pos Rendang, Bukit Putung, Bukit Sega dan Tianyar serta dua duplexer untuk Pos Rendang dan Pos Tianyar. Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan, bantuan sarana komunikasi radio diarahkan untuk membangun sistem informasi radio berbasis masyarakat. Dengan jaringan sistem komunikasi itu diharapkan semua ancaman yang menyangkut aktivitas vulkanik Gunung Agung dapat diketahui masyarakat. Selain itu masyarakat paham dan tahu apabila ada peringatan dini. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri yang menyaksikan penyerahan bantuan itu mengatakan Pemkab Karangasem siap memberikan dukungan sehingga sistem informasi berbasis masyarakat itu bisa berjalan dengan baik. ‘’Kita juga sangat berkepentingan terhadap terciptanya kesadaran masyarakat tentang risiko bencana,’’ ujarnya. (kmb)
KARANGASEM
13
Penanganan Pengungsi Minim Relawan Amlapura (Bali Post) -
Laporan dari pos pengungsian kekurangan logistik masih saja terjadi. Persoalannya bukan pada stok logistik, melainkan pada tenaga relawan untuk proses bongkar muat dan distribusi sudah jauh berkurang. Karena tugas belakangan ini lebih banyak dibebankan kepada jajaran TNI. Komandan Satgas Penanganan Bencana Gunung Agung, Letkol Inf. Benny Rahadian, Senin (18/12) kemarin, mengakui jajarannya cukup kewalahan jika hanya mengandalkan anggotanya saja. Benny Rahadian mengakui, jumlah relawan, khususnya yang mau ambil bagian bongkar muat dan distribusi sudah jauh berkurang, sejak status awas kedua diumumkan. Apalagi, kalau dibandingkan penanganan pascastatus awas pertama. Saat ini, selain jajaran TNI, relawan yang ada hanya beberapa orang. Itupun datang dari OPD terkait. Bahkan, kadang tidak ada satu pun relawan yang membantu, ketika pimpinan OPD-nya juga tak hadir. Keadaan pada jajaran TNI sendiri, selain personelnya terbatas juga sarana angkut yang ada minim menjangkau seluruh kecamatan maupun langsung ke titik-titik pengungsian dengan cepat. “Sudah tiga bulan terakhir
ini yang bekerja menangani ini adalah TNI. Khawatirnya kalau begini terus, rekan saya (TNI) yang di bawah kasihan juga. Kalau logistik tidak sampai pasti kami TNI yang disalahkan,” kata Benny Rahadian. Untuk mengatasi hal itu sebagai Komandan Satgas, dirinya sudah menyampaikan usul saat rapat Muspida belum lama ini, agar merekrut warga sebagai relawan. Bila perlu para pengungsi itu juga dilibatkan. Nanti warga ini bisa diberikan insentif harian. Tetapi, kendalanya, belum ada aturan yang bisa menjadi dasar hukum pemberian insentif harian ini. Pemkab rencananya sedang menggodok aturan sehingga ada kebijaksanaan untuk itu. Selain memberdayakan
BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri berharap pimpinan dan stakeholder memiliki persepsi yang sama mengenai perencanaan di Kabupaten Karangasem. Ini harus mengacu Peraturan Perundang-Undangan berbasis E-Planing. Hal ini dinilai efektif mewujudkan pelaksanaan pembangunan yang bersih dan bertanggung jawab, sehingga terwujud good dan clean government. Bupati Mas Sumatri mengatakan dilaksanakannya sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) dan perencanaan (e-planning) akan makin memberikan kemudahan semua pihak dalam mengetahui sistem perencanaan pembangunan suatu daerah. Mudahnya diketahui semua sistem perencanaan pembangunan pemerintah daerah, hal itu ikut mendorong publik dan masyarakat luas melakukan kontrol dan juga pengawasan. ”Hal itu sesuai amanat undang-undang
dan tujuan pembangunan yang ingin dicapai pemerintah,” kata Bupati Mas Sumatri saat membuka acara ini di Vila Taman Ujung, Senin (18/12) kemarin. Mas Sumatri juga mendorong untuk bersama-sama bisa menerapkan sistem e-planning tersebut. Dengan cara itu ke depan penyelengaraan pemerintah baik pembangunan, pengelolaan keuangan dan lain sebagainya jelas dan transparan. “Manfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan SDM Pemda. Dengan demikian, ke depan penyelenggaraan pembangunan terkait transparansi keuangan dan perencanaan, kita bisa mendapatkan penilaian akuntabilitas keuangan dan akuntabilitas kinerja yang baik,” imbuhnya. Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bali Sudiro menjelaskan, pentingnya setiap pemerintah daerah untuk bisa melakukan tata kelola pemerintah yang baik. Salah
satu efektif dilaksanakan, dengan melakukan sistem perencanaan pembangunan yang baik juga. Karenanya, BPKP membuat kebijakan Simda yang bisa mencakup seluruh kegiatan pembangunan melalui e-planning ini. Aplikasi Simda ini nantinya dapat diimplementasikan untuk pengelolaan keuangan bagi pemerintah daerah. Sistem itu sudah terintegrasi, karena didukung fasilitas dan sarana memadai. Melalui Simda ini, pelaksanaan anggaran dan juga pertanggungjawaban keuangan yang dilaksanakan di OPD itu misalnya, lebih terukur dan terjamin. ”Manfaat lain dari pelaksanaan Simda ini, akan memudahkan melakukan penatausahaan, cepat, akurat dan efisien dalam menghasilkan informasi pembangunan daerah yang dilaksanakan,” jelas. Kepala Bappelitbangda Karangasem I Made Sujana Erawan menyampaikan, sosialisasi dan workshop ini
PENGUNGSI mulai jenuh tinggal di tempat pengungsian, bukanlah isapan jempol belaka. Rutinitas di tempat pengungsian yang monoton membuat sebagian warga pengungsi terutama yang dari daerah KRB II nekat pulang kampung. Bahkan ada yang meyakinkan diri bertahan dengan beragam alasan. Pasangan suami-istri
I Komang Putra (31) dan Ni Kadek Widianti (29) merupakan contoh warga yang memilih mengambil risiko bertahan di daerah KRB II. Padahal oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG), warga di zona KRB II itu wajib mengungsi. Putra dan Widianti berasal dari Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara,
Selat. Karena kampungnya masuk KRB II, mereka sempat mengungsi ke Besang, Klungkung. Namun, mereka jenuh di pengungsian, kemudian memutuskan pulang kampung. “Di rumah ada usaha kecil-kecilan. Agak sepi memang, tetapi rasanya lebih nyaman dibandingkan di tempat pengungsian,’’ ujar Widianti, Senin (18/12) kemarin. Ibu satu anak ini punya warung kecil di kampungnya. Ketika belum ada gonjangganjing Gunung Agung, dia ditemani sang suami biasanya buka sampai tengah malam. Tapi sejak status awas, maksimal warungnya buka sampai pukul 20.00. ‘’Kami hanya mengandalkan warung ini. Tidak buka ya kami tidak makan,’’ ungkapnya sambil melayani pembeli. Putra dan Widianti nekat pulang kampung karena banyak tetangganya yang juga tidak menetap di pengungsian. Mereka itu kebanyakan berasal dari kelompok anak muda. Mereka memilih pulang dengan dalih menjaga keamanan
RELAWAN MENURUN - Relawan yang membantu mengangkut logistik pengungsi belakangan jumlahnya kian menurun, padahal bongkar muat dan pendistribusian butuh relawan cukup banyak. warga, mereka juga mendapat sumber income, sehingga proses distribusi logistik juga bisa menjadi lebih cepat dan tepat sasaran. “Yang direkrut bisa dari pengungsi, bisa dari warga di seputaran posko. Yang penting dekat dengan pusat logistik,” tegasnya. Disinggung adanya wacana agar bantuan logistik itu diberikan kepada pengungsi dalam bentuk uang sehingga mereka dapat membeli keperluannya sendiri? Dansatgas itu menilai cara
itu kurang mendidik pengungsi. Terlebih, bila diberikan dalam bentuk uang, total pengeluarannya juga akan menjadi lebih besar. Sebut saja misalnya setiap kepala keluarga diberikan uang Rp 500 ribu, kali 71 ribu pengungsi, maka pengeluarannya jauh lebih tinggi dari saat ini. Wacana ini sempat mencuat setelah diketahui banyaknya biaya yang diperlukan dari membeli logistik, mengangkut ke pusat logistik, kemudian mendis-
tribusikannya ke titik-titik pengungsian. Belum lagi, minimnya jumlah relawan bongkar muat dan juga relawan untuk pendistribusiannya. Wacana itu sempat menguat, setelah adanya bantuan berupa barang dan makanan yang cepat rusak dan kemudian tidak bisa dimanfaatkan. Melihat implikasi seperti itu diperlukan suatu formula tepat terkait penanganan pengungsi itu. Sebab, tak ada yang tahu, sampai kapan warga dalam situasi seperti ini. (kmb31)
Bupati Mas Sumatri Buka ”Workshop” Simda dan ”E-Planning”
BUPATI SERAHKAN SUVENIR - Bupati Mas Sumatri saat menyerahkan suvenir khas Karangasem, kepada Kepala BPKP Perwakilan Bali. dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 18 s/d 19 Desember 2017. Peserta sosialisasi merupakan utusan dari berbagai stakeholder yang meliputi pimpinan ek-
sekutif, pimpinan dan anggota legislatif, tim ahli bupati, staf ahli bupati, Asisten setda dan Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Karangasem. (ad944)
Jenuh di Pengungsian Widiarti Buka Warung di KRB II
BUKA WARUNG - Ni Kadek Widianti di Banjar Geriana Kangin tetap membuka warungnya meskipun kampungnya masuk zona KRB II.
kampung. Merekalah yang menjadi pelanggan warung milik pasutri tersebut. Warung Widianti menyediakan hampir semua kebutuhan sehari-hari mulai dari sembako hingga pulsa ponsel. Warung itu juga menjual canang sari, pembelinya biasanya warga pengungsi yang pulang sebentar untuk menengok rumahnya. Widianti juga menjual nasi bungkus dan sayur plecing. Dagangannya laku keras karena warga yang pulang kampung umumnya tidak membawa bekal makanan. Mereka juga tidak memasak karena sejak mengungsi tak meninggalkan stok sembako di rumah. Tapi, bukan hanya faktor jenuh yang membuat Widianti dan beberapa warga Geriana Kangin lainnya nekat pulang ke kampung yang terkategori zona bahaya. Mereka berani pulang bahkan sampai bermalam di kampung karena belajar dari pengalaman erupsi Tahun 1963. ‘’Kampung kami bukan jalur lahar. Lahar dingin hanya di Tukad Panti,’’ ucap salah seorang pelanggan
warung Widianti. Menurut warga tersebut, alur Tukad Panti berjarak sekitar 1 km dari pemukiman penduduk. Alur sungai itu juga di daerah rendah sehingga dinilai tidak terlalu membahayakan. ‘’Kami waspada saja. Kalau merasa tidak nyaman, ya ngungsi,’’ katanya. Warga Geriana Kangin banyak yang menekuni kerajinan batu tabas selain berkebun salak yang menjadi hasil utama banjar tersebut. Kelompok anak muda kemarin itu memadati warung Widianti. Mereka sebagian besar juga bekerja di usaha batu tabas. Mereka pulang karena usaha tabas di wilayah Selat banyak yang sudah buka lagi. ‘’Di sini (Geriana Kangin) juga ada yang buka. Paginya warga yang ngungsi pulang, malamnya ke pengungsian lagi,’’ ungkap I Gede Suarta (30). Suarta juga masuk kelompok warga Geriana Kangin warga yang kerap pulang dari pengungsian meskipun tidak ada pekerjaan yang menunggu di rumahnya. (kmb)
Kisah Kehidupan Pengungsi di Rendang
Dari Alih Profesi Hingga Tak Bekerja PASCATERJADINYA letusan Gunung Agung beberapa waktu lalu, hal itu membuat sejumlah warga yang masuk zona bahaya 8-10 kilometer otomatis kehilangan pekerjaan. Akibatnya mereka terpaksa harus beralih profesi dari sebelumnya namun ada juga yang tidak bekerja sama sekali. Pekerjaan baru menjadi alternatif semata agar ada pemasukan untuk memenuhi keperluan perekonomian keluarganya. Jenis pekerjaan baru apa saya yang menjadi pilihan para pengungsi itu? Warga pengungsi itu sebagian besar sebelumnya sebagai petani. Ada juga bekerja di dunia pariwisata sebagai guide. Terpaksa mereka menganggur karena sawah-sawah sudah tidak bisa digarap bukan karena soal abu vulkanik saja, juga sesuai regulasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak diperbolehkan berak-
tivitas di Kawasan Rawan Bencana (KRB) radius 8-10 km itu. Karena itu tak saja petani, warga yang sebelumnya berkecimpung di dunia pariwisata di KRB itu juga harus menganggur menyusul objek pariwisata di Besakih itu ditutup. Pengungsi di Dinas UPTD Pertanian di Desa Rendang, Karangasem asal Banjar Kesimpar, Nyoman
Suardika, mengatakan sebelum Gunung Agung erupsi 21 November, lalu dirinya bekerja sebagai sopir truk pengangkut pasir. Setelah erupsi itu dirinya tidak bisa lagi bekerja seperti sebelumnya. Pasalnya sopir galian C tidak lagi bisa beraktivitas karena wilayah kerjanya masuk zona merah. ‘’Saya terpaksa banting stir, profesi baru saya adalah jualan kaca mata. Itu yang mudah saya lakukan,’’ ujar Suardika. Memang profesi itu belum lama dilakukan, sekitar dua pekan ini muncul ide tersebut. Untuk cari kata mata dagangan, ia harus pergi ke Kota Klungkung, yang jaraknya sekitar 15 kilometer. ‘’Ini terpaksa kami lakukan agar ada saja pemasukan walaupun sedikit,’’ urai Suardika. Areal penjualannya juga tidak jauh-jauh.
‘’Ya di seputar Kantor Dinas UPTD Pertanian Rendang ini saja,’’ lanjutnya. Kacamata yang ia jual, katanya sudah banyak dibeli. ‘’Lumayanlah pekerjaan baru ini bisa menghilangkan kejenuhan selama berada di pengungsian. Tidak apa daripada saya diam saja. Tak usah malu walau jualan kacamata,’’ tambahnya Walau hasilnya tidak sebesar menjadi sopir truk galian C, tetapi setidaknya ada sedikit pemasukan guna memenuhi kebutuhan keluarga sehari-harinya. Jualan kaca mata menjadi pilihannya, lantaran mencari pekerjaan jenis lainnya sangat sulit bagi dirinya. Apalagi dia mengaku tidak punya keahlian lain selain sebagai sopir truk. Lebih-lebih lagi persaingan semakit ketat dan
berat. “Nanti kalau misalnya ada yang menawarkan pekerjaan lain, mungkin akan beralih dari kerja jual kacamata ini,” ucap pria bertubuh tinggi besar itu. Hal senada juga disampaikan Wayan Sumarta. Sebelumnya dirinya berjualan lumpia keliling. Tidak banyak warga tertarik dengan lumpia. Akhirnya ia beralih profesi berjualan bakso. “Kalau bakso memang lebih diminati ketimbang lumpia. Sehari-hari dia harus jualan di tempat pengungsi dan juga kadang jalan keluar,” ucap Sumerta yang mengungsi di Puri Boga, Desa Pesaban itu. Beda halnya dengan Putu Suyasa, dirinya sudah sempat menjadi guide di Besakih setelah status awas pertama. Tetapi setelah status awas kedua, dirinya benar-benar menganggur di pengungsian.
Bali Post/nan
BERALIH PROFESI - Sejumlah pengungsi beralih profesi pekerjaan agar bisa tetap dapat pemasukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama di pengungsian. ‘’Benar saya tidak ada aktivitas apa–apa,’’ kata Suyasa. Sebelumnya ia punya ternak. Namun kemudian semuanya dijual, akibat sulit mencari pakan ternak lantaran rumput terpapar abu vulkanik. “Sekarang saya hanya
diam saja di pengungsian. Tidak ada aktivitas lagi. Sapi sudah tidak punya. Pariwisata juga sudah tutup. Keinginan saya satu, bencana ini cepat berlalu saja,” harap pria dua anak itu. (nan)
14
16 Koperasi Bubar, Tiga Baru Tumbuh
Tabanan (Bali Post) – Koperasi yang sakit hingga 2017 di Tabanan terakumulasi 107 koperasi, 16 di antaranya dibubarkan. Selain koperasi sakit, ternyata di Tabanan ada juga koperasi baru tumbuh sehingga secara kuantitas ada peningkatan. Sejauh ini sudah ada tiga koperasi akan menjadi lembaga perekonomian mikro baru. Dengan demikian, otomatis hal itu mendongrak jumlah total koperasi menjadi 555 koperasi. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Trisna Ngurah, S.Sos., mengatakan tumbuhnya tiga koperasi di tahun 2017 ini memang tidak sebanding dengan jumlah koperasi yang akan dibubarkan di tahun 2017. Adanya koperasi baru itu paling tidak memberikan nafas baru bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2017. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata Dalem Trisna koperasi tumbuh di Tabanan tahun 2017 mengalami penurunan signifikan. Dikatakan, 2016 tercatat 21 unit koperasi yang tumbuh. Sedangkan 2015 terhitung 20 unit Koperasi baru. Penurunan pertumbuhan koperasi baru ini dikatakan Dalem Tresna ditengarai lantaran kondisi ekonomi yang lesu secara global. Tiga koperasi yang dinyatakan tumbuh di tahun 2017, kata Dalem Tresna sebenarnya koperasi itu sudah mengajukan proses pembentukan 2016 lalu. Namun badan hukumnya baru keluar tahun 2017. Selain tiga koperasi, juga ada lima koperasi baru, tetapi masih proses. Tercatat 12 kelompok masyarakat sudah mengajukan permohonan penyuluhan ke Dinas Koperasi dan UKM Tabanan terkait syarat dan cara membentuk koperasi baru. ‘’Untuk lima koperasi ini masih menunggu proses ditingkat Notaris. Mekanismenya, kemudian diajukan ke pemerintah pusat guna mendapat badan hukumnya. Sementara 12 kelompok masyarakat tersebut berencana membentuk koperasi itu sejauh ini masih tahap permohonan penyuluhan dari dinas,” tuturnya. Prediksinya, kemungkinan lima koperasi yang masih dalam tahap proses ditingkat Notaris itu baru mengantongi badan hukum dari Kementrian pusat tahun 2018. Setelah mendapat rekomendasi dari dinas untuk diajukan kepusat, lima koperasi itu akan di cek salah satunya terkait pemakaian nama, sehingga tidak ada penggunaan nama ganda. Proses ini menunggu keputusan badan hukum dari Kementrian Koperasi. Dan cepat lambatnya tergantung gencar dan aktifnya koperasi itu memperbaiki data yang diminta. (kmb24)
Survei Pantau Sakit Infeksi dan Non- infeksi
Tabanan (Bali Post) Monitoring perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting dalam kaitan menyimak kondisi penyakit di lingkungan keluarga. Dinas Kesehatan Tabanan tahun 2018 mendatang berupaya menerapkan survei keluarga sehat serasi. ‘’Survei itu untuk mengetahui berbagai penyakit infeksi dan non-infeksi yang terjadi di lingkungan keluarga,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Senin (18/12) kemarin. Menurutnya, survei keluarga sehat dari Dinkes itu untuk mencari data yang diperlukan dalam pelayanan kesehatan. Seperti data balita, ibu, lansia, usia poduktif maupun data lainnya. Pada survei juga akan didata berapa keluarga yang memiliki penyakit non-infeksi, seperti hipertensi, kencing manis maupun gangguan jiwa. Selain itu, juga penyakit infeksi seperti TBC maupun HIV. Dalam survei itu, kata Suratmika telah dilatih SDM perwakilan masing-masing Puskesmas di Tabanan. Nantinya mereka melaporkan data survei secara online. ‘’Dari survei ini akan ada gambaran umum penyakit infeksi maupun non-infeksi yang dominan di lingkungan keluarga, sehingga bisa diambil langkah penanganan yang tepat. Data dimasukkan secara online yang terakses dengan pemerintah pusat,’’ jelas Suratmika. Tidak hanya pendataan, dalam survei nanti tim yang bergerak juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan tensi serta penyuluhan kesehatan. ‘’Jika ditemukan dalam keluarga ada pasien gangguan jiwa, TB ataupun HIV, tentu akan ada konsultasi lebih lanjut untuk lebih cepat mendapatkan pengobatan,’’ ujarnya. Dana survei Rp 200 juta dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Selain pendekatan keluarga dalam program Indonesia sehat, juga dilakukan Gerakan Masyarakat Sehat (germas) yang telah dicanangkan di Tabanan sejak 2016 lalu. (kmb24)
Longsor Tutup Jalan Penebel ke Bedugul
Tabanan (Bali Post) Curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini di wilayah Kabupaten Tabanan menyebabkan bencana longsor, Minggu (17/12) lalu. Jalan raya yang menghubungkan jalur Penebel menuju Bedugul lewat Bukit Catu, Candikuning tertutup longsor material lumpur dan pepohonan di Banjar Bangli, Desa Bangli, Baturiti. Informasi yang dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Tebing setinggi 50 meter di pinggir jalan longsor dan menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, jalan tidak bisa dilalui. Apalagi material longsor berupa tanah dan lumpur setebal 50 cm. Di samping itu, juga diikuti batang pohon yang juga ikut tergerus. “Longsor terjadi saat hujan,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Tabanan I Putu Trisna Widiatmika, Senin (18/12). Setelah kejadian itu pihaknya menerjunkan personil untuk menyingkirkan material longsor, terutama batang kayu. Karena sudah malam dan beratnya meterial longsor, akhirnya baru dilanjutkan Senin kemarin menggunakan alat berat. “Material longsor sudah berhasil disingkirkan, jalan sudah bisa dilalui,” katanya yang langsung mengawasi anggotanya bekerja. Longsor yang menutupi jalur wisata itu cukup besar. Kendaraan tidak bisa lewat. Sebagian warga yang tidak tahu terpaksa memutar haluan mencari jalur lain yang jaraknya cukup jauh. Namun ada pula yang nekat menerobos meski harus bersusah payah. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TERTUTUP LONGSOR - Jalan raya yang menghubungkan jalur dari Penebel menuju Bedugul lewat Bukit Catu, Candikuning tertutup longsor berupa material lumpur dan pepohonan di Banjar Bangli, Desa Bangli, Baturiti.
TABANAN
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Tunggak Uang Komite, Rapor Siswa Ditahan Tabanan (Bali Post) -
Berdalih Ada Kesalahpahaman
Dunia pendidikan di Kabupaten Tabanan sempat dikagetkan informasi adanya penahanan rapor siswa oleh pihak sekolah. Alasannya, siswa bersangkutan menunggak uang komite dan juga buku pendamping materi (BPM). Tidak hanya di tingkat SMP, hal serupa juga terjadi di jenjang SMA. Kepala SMPN 3 Tabanan I Made Sandiarta, Senin (18/12) kemarin mengatakan semua itu terjadi karena adanya kesalahpahaman. Proses penahanan sementara rapor siswa itu sebenarnya dimaksudkan agar orangtua siswa bersangkutan bisa datang ke sekolah untuk mengklarifikasi. “Yang kita khawatirkan, orangtua selama ini sudah memberikan uang untuk pembayaran di sekolah, tetapi tidak disampaikan oleh siswa. Sebenarnya hanya ingin tahu apa benar seperti itu. Kalau memang iya belum bisa membayar, kita tetap serahkan rapor putra putri mereka,” beber Kepala SMPN 3 Tabanan I Made Sandiarta. Belum lama ini di media sosial sempat ramai keluhan salah satu orangtua siswa yang anaknya bersekolah di SMPN 3 Tabanan. Ibu yang bernama Ni Made Artini mengaku anaknya Ni Luh Gede Eka Permatasari tidak mendapatkan rapor saat pembagian yang dilakukan pihak sekolah, Sabtu (16/12). Awalnya ia menitipkan rapor anaknya untuk diambil kerabatnya. Pasalnya, pada jam sama ia sedang mengambil rapor anaknya disekolah lain. Sayangnya ia mendapat informasi dari rekannya bahwa rapor anaknya tidak bisa diambil. Alasannya, menunggak uang komite dan LKS. Padahal anaknya merupakan
salah satu siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Mengetahui rapor anaknya ditahan, Artini saat itu langsung ke SMPN 3 Tabanan menanyakan hal tersebut. Sayangnya ia tidak berhasil menemui Kepala sekolah yang juga tengah mengambil rapor anaknya, sementara wali kelas anaknya tengah sakit dan digantikan oleh guru lain. Dapat Beasiswa KIP Artini juga mengakui tidak pernah memberikan uang membayar komite dan LKS lantaran kondisinya tidak mampu dan anaknya Laksmi juga mempunyai KIP. Sepengetahuannya, beasiswa KIP hanya boleh dipergunakan untuk beli tas, sepatu, buku, bukan urusan disekolah sehingga mengetahui anaknya tidak dapat rapor, ia juga merasa kecewa. “Saat saya bertemu dengan salah satu guru sudah saya sampaikan benar saya memang tidak pernah ngasi uang, namun tetap saja rapor itu tidak dikasi. Guru itu memberikan jawaban walinya sedang tidak masuk. Jika perlu nilainya bisa difoto,” ungkapnya. Meski demikian, ia akhirnya bersyukur pihak sekolah akhirnya memberikan rapor anaknya setelah Artini bertemu Kepala SMPN 3 Tabanan, Senin kemarin. Kepala SMPN 3 Tabanan
Bali Post/kmb28
TERIMA RAPORT - Ni Made Artini sempat tidak menerima pembagian rapor anaknya, Sabtu. Namun Senin Kepala SMPN 3 Tabanan menyerahkan kepada orangtua Ni Luh Gede Eka Permatasari. Made Sandiarta mengatakan pihak sekolah tidak ada niat menahan rapor siswa. Dan ini sudah ditekankan pada rapat wali kelas dan guru sebelum pembagian raport. Dikatakan, andai saja orangtua siswa yang bersangkutan mau bersabar menunggunya saat pembagian rapor Sabtu kemarin, tentu saja rapor akan diserahkan saat itu juga. Sama seperti siswa lainya. “Buktinya siswa lain yang masih nunggak komite saat itu ada yang dikasi rapornya oleh pihak sekolah ketika dicari oleh orangtuanya,” kilahnya. Sehingga atas kondisi ini, Sandiarta mengaku hanya
ada miskomunikasi antara siswa dan guru. “Yang jelas sekali lagi kami tegaskan tidak ada sekolah berniat menahan rapor siswa. Ini hanya salah paham. Dan dijamin tidak ada tindakan diskriminasi sekolah kepada siswa itu,” tegas Sandiarta. Kondisi serupa juga terjadi di SMAN 2 Tabanan. Alasannya sama, karena tidak membeli buku LKS. Saat akan dilunasi oleh siswa bersangkutan, uang tidak diterima oleh guru itu. Dan rapor itu tetap tidak dibagikan hari itu juga. Alasannya, ada beberapa teman kelas siswa lain khusus putra juga belum me-
lunasi uang LKS. “Anak saya kebetulan putra jurusan IPS di SMAN 2 Tabanan, sama juga rapornya ditahan dengan alasan belum melunasi uang LKS. Saya sudah lunasi, terutama rapor siswa putri tidak ditahan,” ujar orangtua siswa Ketut Suka. Terkait hal itu, Kepala SMAN 2 Tabanan Gede Wayan Samba saat dikonfirmasi membenarkan ada menahan rapor, tetapi buat sementara saja. Sebab guru menginginkan orangtua siswa bersangkutan langsung mengambil ke sekolah supaya memastikan, apakah benar orangtua tidak memberikan uang dalam membayar LKS. (kmb28)
”Nangluk Merana” di Pura Pekendungan
Tabanan (Bali Post) Upacara Nangluk Merana dilangsungkan di Pura Luhur Pekendungan, Desa Beraban, Kediri, Senin (18/12) kemarin. Selain upacara Nangluk Merana, juga dilakukan upacara mulang pekelem di Pura Luhur Tanah Lot. Prosesitu dihadiri Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, didampingi sejumlah pejabat termasuk Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah serta perwakilan pengurus Subak se-Kabupaten Tabanan. Upacara yang digelar setiap tahun itu bertujuan mendukung pertanian Tabanan sebagai daerah lumbung beras dan pangan di Bali. “Melalui kegiatan ritual yang digelar secara berkesinambungan setiap tahun, diharapkan mampu meng-ajeg-kan Tabanan tetap sebagai lumbung beras di Pulau Dewata,” ungkap Sekda Wirna Ariwangsa. Sekda Wirna menjelaskan, upacara Nangluk Merana ini adalah upacara yadnya yang dilaksanakan sebagai permohonan kepada Ida Sang Hyang Widhi agar berkenan
menangkal atau mengendalikan gangguan-gangguan yang dapat membawa penyakit pada tanaman atau hama. Namun Hama atau merana tidak hanya dipandang sebatas hama di sawah atau lahan pertanian saja, tetapi bisa dimaknai dengan segala aktivitas yang bisa merusak ekosistem, tanaman dan kehidupan masyarakat lainnya. “Hama atau merana boleh dikatakan segala sesuatu yang bisa menimbulkan kesengsaraan, penderitaan, kemiskinan, keterpurukan dan sejenisnya,” ujar Sekda Wirna . Ia melanjutkan erupsi Gunung Agung di Karangasem, dampaknya tidak hanya di Karangasem, namun berimplikasi ke seluruh Kabupaten di Bali, termasuk Tabanan. Sehingga dengan diselenggarakannya Upacara Nangluk Merana ini diharapkan meminimalisir bencana yang akan ataupun yang sudah terjadi Setelah dilakukan persembahyangan bersama di Pura Luhur Pekendungan, acara dilanjutkan mulang pekelem di Pura Luhur Tanah Lot. (kmb24)
Bali Post/kmb24
NANGKLUK MERANA - Upacara Nangluk Merana di Pura Luhur Pekendungan Tabanan, Senin (18/12).
Warung Global
Sampah Bukan Hanya Disidak, Pelakunya Perlu Disidik SAMPAH sejauh ini masih dianggap sepele saja. Padahal berdampak besar bagi dunia pariwisata. Karena itu perlu disikapi lebih serius oleh pemerintah. Jangan berhenti pada sidak saja. Tetapi perlu disidik juga. Selama ini ditemukan ada pelanggaran. Sayangnya hanya dilakukan pemanggilan dan pembinaan saja. Demikian opini peserta Warung Global yang membedah topik, ‘’ Sejumlah Usaha Pariwisata Langgar Ketentuan Pengelolaan Limbah’’ yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (18/12) kemarin. Program ini dipancarluaskan Radio Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Pesatnya perkembangan pariwisata di Bali semestinya diimbangi pemeliharaan lingkungan serta limbah pariwisata dengan baik. Gung Derah di Denpasar mengatakan sektor pariwisata dan sektor lainnya ini mesti bersinergi. Pribahasa kebersihan adalah pangkal kesehatan harus dikawal agar lingkungan tidak tercemar limbah, karena sudah pasti implikasinya buruk bagi lingkungan dan manusianya. Karena itu, kata Fera di Tabanan semua pihak terlebih pengelola di industri pariwisata harus menjaga kebersihan, termasuk mengelola limbah pariwisata. Ketika mengurus izin akomodasi pariwisata baik hotel, restoran/rumah makan dan akomodasi lainnya, pasti menyertakan Amdal. Made Torek di Denpasar mengatakan kebersihan lingkungan sering diabaikan. Itulah sy a ra t m end a sa r A m d a l bisa terpenuhi. Jika tidak, pihak berwenang tidak boleh memberikan izin sarana
akomodasi. Bisa jadi ada keterlibatan oknum tertentu untuk pelolosan, sehingga perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut. Terkait kesadaran masyarakat membuang sampah, hal itu memang sulit diatur. Pemerintah hendaknya bersikap tegas membentuk badan atau komisi pemberantasan pembuang sampah. Warga harus diberikan sanksi sosial. Seperti disuruh membersihkan got sepanjang satu kilometer. Mungkin dengan cara ini dilakukan agar ada efek jera bagi si pembuang sampah sembarangan. Sampah sejauh ini masih dianggap sepele saja. Padahal berdampak besar bagi dunia pariwisata. Karena itu, perlu disikapi lebih serius oleh pemerintah. Werdha di Gianyar menyarankan jangan berhenti pada sidak saja. Tetapi harus disidik juga. Selama ini ditemukan ada pelanggaran. Namun hanya dilakukan pemanggilan dan pembinaan saja. Ugi di Tabanan, dulu
air di saluran irigasi itu sangat bersih dan jernih, sehingga diminumpun kita
tidak khawatir. Beda dengan sekarang, air irigasi saja tercemar limbah. Kalau hanya dipanggil dan dibina saja, para pelaku pencemaran tidak akan jera. Febri di Denpasar juga berpendapat sama, kalau ada yang “main mata” sanksi terhadap pelanggaran itu memang sulit ditegakkan. Nyoman Mastra di Gianyar, harus ada seman-
gat menjaga kebersihan diri dengan baik. Kebersihan itu harus dimulai dari diri sendiri, keluarga kemudian masyarakat. Jika ada pengusaha pariwisata yang mencemari lingkungan, tidak menjaga kebersihan dan mengelola limbah dengan baik, pemerintahlah yang punya tanggung jawab baik mengawasi maupun menindaknya. (sikha)
15
Selasa Pon, 19 Desember 2017 Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Rabu (20/12) dini hari Levante vs Leganes ------------------------------------------------------------------Piala Liga Inggris Perempatfinal Rabu (20/12) dini hari Arsenal vs West Ham United Leicester City vs Manchester City ------------------------------------------------------------------Coppa Italia Rabu (20/12) dini hari Napoli vs Udinese ------------------------------------------------------------------Piala Jerman Rabu (20/12) dini hari Mainz vs VfB Stuttgart SC Paderborn vs FC Ingolstadt FC Nurnberg vs VfL Wolfsburg FC Schalke vs Cologne Hasil Pertandingan Liga Spanyol Barcelona vs Deportivo Coruna 4 -0 Girona FC vs G etafe 1-0 Celta Vigo vs Villarreal 0-1 Las Palmas vs Espanyol 2-2 ------------------------------------------------------------------1. Barcelona 16 13 3 0 42-7 42 2. Atletico Madrid 16 10 6 0 25-7 36 3. Valencia 16 10 4 2 36-16 34 4. Real Madrid 15 9 4 2 30-11 31 5. Sevilla 16 9 2 5 19-19 29 6. Villarreal 16 7 3 6 23-20 24 7. Girona FC 16 6 5 5 20-22 23 8. Eibar 16 6 3 7 18-28 21 9. Getafe 16 5 5 6 20-16 20 10. Real Sociedad 16 5 5 6 28-28 20 Pencetak gol : 14 - Lionel Messi (Barcelona). ------------------------------------------------------------------Liga Inggris Bournemouth vs Liverpool 0-4 West Bromwich vs Manchester United 1-2 ------------------------------------------------------------------1. Manchester City 18 17 1 0 56-12 52 2. Manchester United 18 13 2 3 39-12 41 3. Chelsea 18 12 2 4 32-14 38 4. Liverpool 18 9 7 2 38-20 34 5. Arsenal 18 10 3 5 31-20 33 6. Burnley 18 9 5 4 16-12 32 7. Tottenham Hotspur 18 9 4 5 31-18 31 8. Leicester City 18 7 5 6 27-26 26 9. Watford 18 6 4 8 27-33 22 10. Everton 17 6 4 7 21-29 22 Pencetak gol : 14 - Mohamed Salah (Liverpool). ------------------------------------------------------------------Liga Italia Atalanta Bergamo vs Lazio 3-3 Benevento vs SPAL 1-2 Bologna vs Juventus 0-3 Crotone vs Chievo Verona 1-0 Fiorentina vs Genoa 0-0 Verona vs AC Milan 3-0 Sampdoria vs Sassuolo 0-1 ------------------------------------------------------------------1. Napoli 17 13 3 1 38-11 42 2. Juventus 17 13 2 2 44-14 41 3. Inter Milan 17 12 4 1 34-13 40 4. AS Roma 16 12 2 2 28-10 38 5. Lazio 16 10 3 3 39-22 33 6. Sampdoria 16 8 3 5 30-23 27 7. Atalanta Bergamo 17 6 6 5 26-23 24 8. AC Milan 17 7 3 7 23-24 24 9. Fiorentina 17 6 5 6 26-19 23 10. Torino 17 5 8 4 23-25 23 Pencetak gol : 17 - Mauro Icardi (Inter Milan). ------------------------------------------------------------------Liga Jerman Hanover vs Bayer Leverkusen 4-4 RB Leipzig vs Hertha Berlin 2-3 ------------------------------------------------------------------1. FC Bayern Munich 17 13 2 2 37-11 41 2. FC Schalke 17 8 6 3 28-21 30 3. Borussia Dortmund 17 8 4 5 39-24 28 4. Bayer Leverkusen 17 7 7 3 34-23 28 5. RB Leipzig 17 8 4 5 27-25 28 6. Moenchengladbach 17 8 4 5 27-28 28 7. TSG Hoffenheim 17 7 5 5 27-22 26 8. Eintracht Frankfurt 17 7 5 5 20-18 26 9. FC Augsburg 17 6 6 5 27-23 24 10. Hertha Berlin 17 6 6 5 26-25 24 Pencetak gol : 15 - Robert Lewandowski (FC Bayern Munich). ------------------------------------------------------------------Liga Prancis Nantes vs Angers SCO 1-0 Nice vs Bordeaux 1-0 Lyon vs Marseille 2-0 ------------------------------------------------------------------1. Paris St Germain 18 15 2 1 55-14 47 2. Monaco 18 12 2 4 44-18 38 3. Lyon 18 11 5 2 44-19 38 4. Marseille 18 10 5 3 35-21 35 5. Nantes 18 9 3 6 17-18 30 6. Nice 18 8 2 8 23-28 26 7. Stade Rennes 18 7 4 7 23-24 25 8. Dijon FCO 18 7 3 8 27-31 24 9. Strasbourg 18 6 6 6 24-28 24 10. Caen 18 7 3 8 11-18 24 Pencetak gol : 18 - Edinson Cavani (Paris St Germain)
Target ‘’Treble’’ City Leicester -
Target treble di kompetisi domestik diemban Manchester City saat memainkan pertandingan perempatfinal Piala Liga, Rabu (20/12) dini hari. Pasukan Pep Guardiola akan bertandang ke markas Leicester City dengan berkaca pada kegagalan musim lalu pada laga di King Power. City tak berkutik saat memainkan pertandingan tandang di Leicester dan berakhir dengan kekalahan 2-4. Beruntung musim ini, City mampu membuat perubahan hingga menang 2-0 atas the Foxes itu di kompetisi Liga Utama Inggris awal musim ini. Dominasi City di Liga Utama, tidak ingin dipakai Guardiola sebagai pijakan memainkan pertandingan Piala Liga yang kini memperebutkan tiket semifinal. Pasalnya 18 bulan lalu, City terhenti langkahnya di babak empat besar Piala FA setelah dikalahkan Arsenal. Padahal itu adalah penampilan pertama Guardiola di semifinal kompetisi domestik. City yang kini lebih stabil penampilannya, akan menghadapi permainan fisik ala Leicester. Pasukan Claude Puel dikenal dengan permainan yang mengintimidasi mental lawan. Tapi Guardiola yakin timnya akan mampu mengulang keunggulan atas Leicester seperti di awal tahun. Apalagi permainan Sergio Aguero dkk. cenderung meningkat seperti saat menghancukran Tottenham Hotspur pekan lalu dengan skor 4-1 di liga. Kemenangan ke-16 secara beruntun itu menjadi modal menghadapi Leicester. Dengan final Piala Liga digelar pada Februari depan, maka ini bisa memberi kesempatan pada pasukan Guardiola untuk mencicipi gelar lebih dini dan perdana baginya di kompetisi Liga Inggris ini. Leicester yang tiga kali menjuarai turnamen ini,
terkahir kali tampil di final pada 200. Namun, Puel memiliki pengalaman tak kalah memikat karena musim lalu mampu mengantarkan Southampton mampu melaju hingga ke babak final Piala Liga ini sebelum dikalahkan Manchester United (MU). MU juga meraih tiket ke babak perempatfinal melawan Bristol City pada Kamis dini hari. Di laga lainnya, Chelsea ditantang Bournemouth pada laga lainnya. Arsenal akan menjamu tetangga di London West Ham United pada Rabu dini hari. Untuk pertama kali sejak 1979, MU menuju Ashton Gate untuk menghadapi Bristol. Klub ini berlaga di kompetisi Championship dengan menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Nottingham Forest pekan lalu. “Ini akan menjadi malam yang fantastis bagi seluruh warga Bristol,” jelas asisten manajer Bristol Dean Holden. (kmb39/afp)
Liverpool Perlu Konsistensi London Philippe Coutinho dan Mohamed Salah mengemas gol indah ketika Liverpool kembali ke empat besar Liga Inggris berkat kemenangan 4-0 atas Bournemouth di Stadion Vitality, Senin (18/12) kemarin. Pelatih Liverpool Juergen Klopp meminta pemainnya lebih konsisten lagi saat tampil di lapangan. Coutinho m e m b u k a keunggulan timnya pada menit ke-20 dengan melakukan g e r akan meliukliuk melewati beberapa pemain belakang Bournemouth dan menyelesaikan pergerakannya dengan sepakan yang masuk ke sudut bawah gawang. Dejan Lovren menggandakan keunggulan dengan tandukan dari jarak dekat enam menit
kemudian, dan Salah mengubah skor menjadi 3-0 sebelum turun minum dengan melewati bek Charlie Daniels di sisi kanan untuk menaklukkan kiper Asmir Begovic dengan tembakan kaki kiri. Coutinho melepaskan umpan silang untuk pemain Brazil lainnya Roberto Firmino untuk ditanduk menjadi gol keempat Liverpool, pada menit ke-66. Salah mencetak gol ke-20-nya musim ini di semua kompetisi. Namun aksinya ke gawanng Bournemouth kemarin, membuat dia unggul dua gol atas penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane di daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris,
dengan koleksi 14 gol. Liverpool kini tidak terkalahkan dari sembilan pertandingan liga dan naik ke peringkat keempat di klasemen, unggul satu poin atas Arsenal, yang turun ke peringkat kelima. Bournemouth tidak pernah menang dalam enam pertandingan terakhirnya di liga dan tetap berada di peringkat ke16, hanya unggul satu poin di atas zona degradasi. Pelatih Liverpool Juergen Klopp meminta pemain-pemainnay lebih konsisten lagi. Karena pada pertandingan sebelumnya melawan West Bromwich Albion, Liverpool dengan komposisi pemain yang sama tidak membuahkan hasil impresif dan berakhir imbang tanpa gol. “Mereka semua bagus tapi mereka perlu baik secera terus menerus kare-
na kita adalah Liverpool,” kata Klopp mengomentari penampilan pemainnya yang fluktuatif. 11 Poin Sementara itu, tim peringkat kedua Manchester United selamat dari gempuran di fase akhir pertandingan untuk menang 2-1 atas West Bromwich Albion di The Hawthorns. Tambahan tiga poin, membuat MU masih terpaut 11 poin dengan pemuncak klasemen Liga Spanyol Manchester City. Penyerang MU pernah membela West Brom Romelu Lukaku
mencetak gol ke-15-nya musim ini pada menit ke-27 dengan menanduk bola umpan silang Marcus Rashford dari sayap kiri. Gelandang Jesse Lingard menggandakan keunggulan “Setan Merah” melalui tembakan yang terdefleksi dari tepi kotak penalti delapan menit kemudian. MU sepertinya akan mendulang kemenangan mudah, namun West Brom memberikan tekanan serius bagi pasukan Jose Mourinho ketika pemain pengganti Gareth Barry mencetak gol dari jarak dekat menyusul tendangan sudut pada menit ke-77. Bagaimanapun, MU mampu bertahan dan merestorasi keunggulan tiga poin mereka atas tim peringkat ketiga Chelsea. West Brom kini telah melewati 16 pertandingan liga tanpa kemenangan dan tetap berada di peringkat kedua dari bawah, terpaut dua poin dari zona aman. (kmb39/ rtr/ant)
SELEBRASI - Duet penyerang Liverpool Roberto Firmino (kiri) dan Mohamed Salah melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AFC Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris, Senin (18/12) kemarin.
City Ingin Perpanjang Kontrak Guardiola Manchester Media Inggris, Senin (18/12) kemarin, mengabarkan bahwa Manchester City berniat memperpanjang kontrak manajer Pep Guardiola hingga tiga tahun lagi. Kontrak pelatih Spanyol itu akan tuntas pada akhir musim ini. Pelatih berusia 46 tahun itu, untuk
pertama kali sepanjang kariernya, gagal meraih satu trofi pun saat mengawali karier di kompetisi Liga Inggris. Jaringan berita, Sky Sports, melaporkan menanjemen City yakin bisa membujuk Guardiola lebih lama lagi memimpin di stadion Etihad. Petinggi City Khaldoon Al Mubarak
dan CEO Ferran Sorriano pun telah menyiapkan kontrak baru untuk dia. Koran The Daily Telegraph menambahkan Guardiola memiliki kontrak bernilai 20 juta pound (26,3 juta dolar AS) per tahun. Meski gagal menyumbangkan gelar di debutnya di Inggris, namun dia difavoritkan
bisa membawa City juara musim ini setelah memimpin klasemen dengan keunggulan 11 poin sekarang. Guardiola tercata empat tahun memimpin Barcelona dan memanen banyak gelar. Ia istirahat setahun sebelum menangani Bayern Munich selama tiga musim. (kmb39/rtr)
Blunder Mandanda Beri Kemenangan Lyon
Paris Olympique Lyon mengamankan peringkat ketiga di klasemen Liga Prancis dengan kemenangan kandang 2-0 atas Olympique de Marseille, Senin (18/12) kemarin. Kemenangan Lyon di stadion Groupama, ini salah satunya akibat blunder kiper Marseille Steve Mandanda. Nabil Fekir dan Mariano Diaz mencetak gol pada masing-masing babak untuk membawa Lyon menempati peringkat ketiga klasemen dengan mengoleksi 38 poin dari 18 pertandingan. Lyon unggul tiga poin atas tim peringkat keempat Marseille. Monaco berada di peringkat kedua juga dengan 38 poin namun unggul selisih gol atas Lyon, setelah mereka menang 4-0 di markas St Etienne pekan lalu. Paris St Germain memuncaki klasemen dengan 47 poin menyusul kemenangan 4-1 di kandang Rennes. Lyon membuka keunggulan saat
pertandingan baru berlangsung enam menit. Mandanda gagal mengantisipasi tendangan bebas Fekir dari jarak 35 meter dan bola lepas dari pelukannya untuk masuk ke gawangnya sendiri. Marseille hanya kalah satu kali dari 15 pertandingan tandang terakhirnya di Liga Prancis, dan mereka tetap mendominasi melalui peluang Valere Germain dalam dua kesempatan. Bagaimanapun, tuan rumah kembali mencetak gol setelah turun minum. Bermula saat Mandanda melakukan penyelamatan namun menepis bola ke jalur pergerakan Benjamin Cornet yang kemudian mengirim umpan silang kepada Diaz. Pemain asal Dominika itu menggandakan keunggulan Lyon pada menit keenam babak kedua dengan sundulan kepala tepat di mulut gawang. Kiper Lyon Anthony Lopes juga memberi kontribusi besar bagi penampilan timnya ketika ia melakukan beberapa penyelamatan gemilang. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/afp
TEMBAKAN BEBAS - Penyerang Lyon Nabil Fekir bersiap hendak melepaskan tembakan bebas pada pertandingan melawan Marseille di kompetisi Liga Prancis, Senin (18/12)kemarin. Lyon menang 2-0.
OLAHRAGA
16
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Suarini dan Bagus Wibawa Peserta Terbaik SKI
Denpasar (Bali Post) Putu Suarini, S.H, dan Ida Bagus Wibawa Krishnayana, S.E. dinobatkan menjadi peserta terbaik putri dan putra, dalam Sosialisasi Senam Kebugaran Indonesia (SKI) yang diselenggarakan LKP Lala Studio bersama Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI), di Wantilan Bali TV, Minggu (17/12) lalu. Suarini berasal dari Klungkung, dan sehari-harinya berdinas di Kantor Kesbang Pol dan Linmas Klungkung, sedangkan Ida Bagus Wibawa dari Jembrana, dan bekerja sebagai staf accounting, di kantor PDAM Jembrana. Ketua Panpel Sosialisasi Adolfina Grace Tangkudung, menjelaskan, pihaknya bangga peserta antusias berdatangan dari Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Buleleng, dan Jembrana. ‘’Saya puas, sebab di antara delapan kabupaten dan satu kota Denpasar, sudah terwakili enam kabupaten dan kota Denpasar, artinya dari segi pemassalan dan pemerataan daerah di Bali, sosialisasi SKI ini berhasil,’’ tutur Grace Tangkudung. Ia pun berharap, bagi para peserta yang ikut sosialisasi ini, punya tanggung jawab mengembangkan SKI di daerahnya masing-masing. Apalagi, kabupaten dan kota di Bali, meminta kepada Lala Studio, untuk melatih ke daerah-daerah. ‘’Kami agendakan Lala Studio mengadakan road show keliling ke kabupaten yang ada di Bali,’’ ucapnya. Grace Tangkudung bersama para instruktur Lala Studio telah mengikuti sosialisasi, di Jakarta, Oktober lalu, yang diselenggarakan Kemenpora RI. Oleh sebab itu, para instruktur LKP Lala Studio punya tanggung jawab moral, harus melakukan sosialisasi di Pulau Dewata. ‘’Sosialisasi SKI di Bali TV ini, merupakan pertama kalinya di Bali,’’ terang dia. (022)
Bali Post/ant
PAWAI - Sejumlah pesepak bola dan ofisial Bhayangkara Football Club berada di atas bus saat berpawai di Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/12) kemarin. Konvoi berkeliling Kota Surabaya itu untuk merayakan gelar juara Liga I musim 2017. Klub-klub Liga 1 kemudian akan mempersiapkan diri menghadapi turnamen Piala Presiden yang akan digelar pekan kedua Januari.
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Sosialisasi Senam Kebugaran Indonesia (SKI) yang digelar LKP Lala Studio bersama Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI), di Wantilan Bali TV, Minggu (17/12) lalu.
CDM Syafruddin Ditugaskan Raih Prestasi Maksimal
Jakarta (Bali Post) Wakil Kepala Polri Komisaris Jendera (Pol) Syafruddin ditunjuk sebagai ketua kontingen atau Chef De Mission (CDM) Indonesia untuk memastikan prestasi maksimal atlet nasional pada Asian Games di Jakarta dan Palembang, 8 Agustus-2 September 2018. “Hari ini, saya ditunjuk sebagai Chef De Mission kontingen Indonesia di Asian Games, untuk memimpin 40 cabang olahraga,” kata Komjen (Pol) Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (18/12) kemarin. Wakapolri Syafruddin dan sejumlah pejabat, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani Inderawati, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi, serta Jaksa Agung Muhammad Prasetyo hadir di Istana Wapres untuk rapat tentang pengadaan dan anggaran Asian Games 2018. Menurut Syafruddin, tugas utamanya sebagai CDM adalah memastikan upaya perolehan prestasi kontingen Indonesia pada Asian Games melalui pelatihan, uji tanding hingga masuk ke gelanggang 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. “Orientasinya prestasi, tentu medali emas, 20 medali emas,” kata Syafruddin menjawab targetnya sebagai CDM. Lebih lanjut, Wakapolri menambahkan, untuk mencapai target itu ia akan mengoordinasikan seluruh pengurus besar 40 cabang olahraga di Asian Games tentang kesiapan pelatihan nasional, kesiapan atlet, dan seluruh komponen pendukung, terutama kesiapan fisik dan mental atlet untuk bertanding. “Pak Wapres secara khusus memerintahkan saya untuk memimpin kontingen Indonesia dan menghasilkan prestasi maksimal yang belum pernah didapat oleh kontingen Indonesia selama ini baik dimana pun,” kata dia. Terkait persiapan prestasi yang dinilai terlalu mepet karena waktu penyelenggaraan Asian Games yang tinggal 8 bulan lagi, Syafruddin mengatakan periode itu cukup untuk Pelatnas. “Tidak, belum, Pelatnas itu 6 bulan bisa,” ujar dia. Menurut Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto yang juga hadir dalam rapat tersebut, Wapres Jusuf Kalla selaku ketua Dewan Pengarah Panitia Asian Games 2018 telah secara resmi menunjuk Wakapolri sebagai CDM Indonesia pada Jumat (15/12) lalu. (ant)
Bhayangkara FC Sudah Dapatkan Pengganti Spaso
Surabaya (Bali Post) Juara Liga I musim lalu, Bhayangkara FC, mengaku sudah mendapatkan pengganti striker naturalisasi Indonesia Ilija Spasojevic yang memutuskan hengkang ke Bali United. Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji di Surabaya, Senin (18/12) kemarin, mengatakan, pihaknya sudah mencari pengganti pemain asing yang sepadan dengan kualitas penyerang yang menyumbang 13 gol untuk BFC itu. “Status Spaso saat diambil itu adalah pemain asing. Sudah dicarikan penggantinya dan sudah ada. Namun tidak akan diumumkan sebelum pelaksanaan ‘Awarding Night’ tanggal 20 Desember nanti,” kata Sumardji. Dia memastikan untuk pemain lokal yang resmi meninggalkan BFC adalah bek Dani Saputra yang pindah ke Persija Jakarta. Selain Dani, lanjutnya, Zulfiandi sudah mengutarakan niatnya untuk pindah. “Lini tengah Bhayangkara FC sudah kelebihan pemain, jadi kasihan dia tidak dapat tempat bersaing di BFC,” ujarnya. Sementara untuk status Evan Dimas Darmon dan Ilham Udin Armayn, seperti pemberitaan yang dia ikuti, sampai detik ini masih ada perselisihan dan titik temu. “Nantinya akan disampaikan apakah bisa bermain ke Selangor FA atau kembali ke Indonesia. Yang pasti kami bangga dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Evan dan Ilham akhirnya negara lain melirik,” tuturnya. Sementara untuk status pemain lain, dia menyatakan masih akan tetap seperti musim lalu. Pelatih Simon Mcmenemy juga akan tetap melatih Bhayangkara FC musim depan. “Komposisi pemain untuk musim depan tetap 26 pemain. Yang keluar antara pemain lokal dan asing paling hanya enam pemain,” ujarnya. Adapun status bek Brazil Otavio Dutra masih akan dievaluasi lagi. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya ke pelatih Simon Mcmenemy apakah masih akan memakai Dutra atau mencari bek lain. Sumardji juga mengungkapkan, dirinya sudah berkomunikasi kepada Manajer Persebaya Surabaya Chairul Basalamah terkait apakah ada pemain BFC yang dibutuhkan Persebaya. Mengingat timnya yang kelebihan pemain. “Kemarin saya sampaikan ke Manajer Persebaya, saya telepon. Kalau memang ada pemain yang dibutuhkan, kebetulan di BFC numpuk banyak pemain, saya persilahkan,” tuturnya. (ant)
Piala Presiden 2018 Digelar Pekan Kedua Januari
Jakarta (Bali Post) -
Piala Presiden 2018 akan digelar pada pekan kedua Januari 2018 hingga pertengahan Februari 2018, kata Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2018, Berlinton Siahaan. “Kami sudah menghadap Presiden Joko Widodo. Terkait rinciannya akan kami umumkan kemudian,” ujar Berlinton Senin (18/12) kemarin.Dia melanjutkan, Piala Presiden 2018 akan diikuti oleh 20 tim. Mereka merupakan 18 tim Go-Jek Traveloka Liga 1, yaitu 15 tim yang bertahan musim lalu dan tiga
tim promosi. Dua klub lainnya adalah Martapura FC dan PSPS Pekanbaru sebagai peringkat keempat dan kelima di putaran akhir Liga 2 2017. Piala Presiden 2018 rencananya digelar di lima kota yakni Bandung, Surabaya, Malang, Bali, dan Makassar. Adapun pertimbangannya
adalah kelayakan. “Sebenarnya ada yang dilangsungkan di Sumatera tetapi sepertinya belum siap. Contohnya stadion di Medan, kan masih direnovasi,” kata Berlinton. Piala Presiden pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015, tepatnya tanggal 30 Agustus-18 Oktober 2015.
Sebanyak 16 klub terlibat di dalamnya, terdiri dari 13 klub dari QNB League (liga tertinggi ketika itu) dan tiga klub dari Divisi Utama dengan operator oleh operator Mahaka Sports and Entertainment. Pada edisi pertama ini, Persib Bandung menjadi juara setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0. Tujuan awal dilaksanakannya kompetisi tersebut adalah untuk mengisi kekosongan kejuaraan sepak bola di Indonesia akibat adanya sanksi
dari FIFA. Berbeda dengan 2015, pada pelaksanaan 2017 tepatnya 4 Februari-12 Maret, Piala Presiden dilaksanakan sepenuhnya oleh PSSI dengan dukungan beberapa sponsor. Federasi membentuk kepanitiaan yang akan bekerja sama dengan panitia lokal di tempat pertandingan. Juara di edisi kedua ini adalah Arema FC setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1 di partai final. (ant)
Kejurnas U-19
Tim Cricket Bali A Tekuk Kaltim
Mangupura (Bali Post) Tim cricket Bali A putra U-19 bermaterikan pemain seperti Daniel dan Ridwan, berhasil menekuk lawannya Kaltim, dengan skor 144-102, pada Kejurnas Cricket U-19, di Lapangan Unud, Bukit, Jimbaran, Badung, Senin (18/12) kemarin. Sebelumnya, tim Bali A putra juga unggul atas Bali B dengan skor 159-70. Ketua Panpel Kejurnas Albert Tangkudung menyebutkan, kejurnas junior dimulai sejak 2009, namun sempat vakum, kemudian digelar kembali pada 2014, dengan mengambil tuan rumah DKI, Jabar, dan Banten. ‘’Baru kali ini Bali menjadi tuan rumah, sebab
pembinaan cricket di Bali cukup berhasil, bahkan intens menggelar berbagai kejuaraan,’’ kata Albert. Dia menyebutkan, tercatat enam provinsi ambil bagian dengan mengirimkan tim putra dan putri, yakni tuan rumah Bali, DKI, Kaltim, Jateng, Jatim, dan Jabar. Sekum Pengprov PCI Bali Nyoman Dedi Pahardi Mulia, menyebutkan, meskipun Bali sedang diterpa berbagai isu, namun animo kontestan cukup lumayan. Ia pun berharap, pemain cricket bisa menambah jam terbang, sekaligus menunjukkan prestasinya, pada kejurnas yang berakhir sampai dengan Jumat (22/12) nanti. Di sisi lain, Wakil Ketua
Umum PP PCI Abhiram Singh Yadav menjelaskan, prestasi Bali di PON mendulang 2 emas, dan total yang diperebutkan empat emas. Dikemukakan, timnas Indonesia bakal mengikuti kejuaraan U-17 di Malaysia 2018 mendatang. Menurut Abhiram, peringkat cricket Indonesia di dunia awalnya 45, tetapi kini melonjak dan bertengger di urutan ke-29. Diakuinya, cabor cricket adalah nomor beregu, yang dimulai digandrungi anak-anak di Tanah Air. Hingga kini, tercatat sekitar 12.000 anak-anak yang menggeluti cricket, dan diharapkan ke depan prestasi Indonesia terus menanjak, hingga mampu tampil di Piala Dunia. (022)
Bali Post/022
KEJURNAS - Suasana pertandingan antara tim cricket Bali A melawan Kaltim, pada Kejurnas U-19, di Lapangan Unud, Bukit, Jimbaran, Badung, Senin (18/12) kemarin.
PODSI Ajukan 118 Atlet untuk Pelatih Biliar Banyak Program Pelatnas Belum Bersertifikat Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) mengajukan 118 atlet dalam program pemusatan pelatihan nasional untuk dua cabang olahraga Asian Games 2018 yaitu perahu dayung (rowing) dan perahu kano (canoeing). “Pada cabang dayung kami mengajukan 40 atlet untuk turun pada seluruh nomor perlombaan dalam Asian Games,” kata Wakil Ketua Umum PB PODSI Budiman Setiawan, Senin (18/12) kemarin. Sementara untuk cabang perahu kano, PODSI mengusulkan 44 atlet putra dan putri pada disiplin perahu naga serta 34 atlet pada disiplin kano dan kayak. “Kami akan mengirimkan 21 atlet untuk mengikuti pemusatan pelatihan di Belanda, pada Mei 2018. Mereka adalah atlet-atet yang berpeluang medali pada cabang dayung Asian Games,” kata Budiman. Selain mengikuti pelatihan, 21 atlet itu juga akan turun dalam sejumlah kejuaraan uji coba di Belanda dan negara Eropa lain demi meningkatkan kemampuan jelang Asian Games ke-18.
Namun, sebelum memulai program pelatnas di Belanda, 21 atlet itu akan mengikuti kejuaraan uji coba dayung di Australia pada Maret 2018. Sembilan belas atlet lain cabang dayung PODSI, lanjut Budiman, akan menggikuti dua kejuaraan tingkat Asia pada 2018 yaitu Asia Cup I dan Asia Cup II. “Kejuaraan Asia Cup itu dapat menjadi ajang pemantauan lawan-lawan pada Asian Games nanti. Tapi, kami juga belum tahu apakah lawan akan menurunkan tim inti atau tidak,” kata Budiman yang telah menyisihkan tim inti Indonesia ke pelatihan di Belanda. Budiman mengatakan seluruh tim PODSI akan tetap berlatih di lokasi perlombaan cabang dayung dan kano yang berlokasi di kawasan olahraga Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan sebelum bertolak ke Australia, Belanda, ataupun mengikuti kejuaraan Asia Cup. “Penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games cabang dayung dan kano pada November hingga awal Desember kemarin berjalan lancar. Hanya ada sedikit arena danau yang belum dikeruk,” kata Budiman.
Dalam kejuaraan uji coba Asian Games di Jakabaring, Palembang, jarak lintasan perlombaan dayung yang tersedia sepanjang 1.850 meter. “Masih kurang 150 meter yang belum dikeruk. Kami juga mengharapkan peralatan-peralatan pendukung di danau Jakabaring itu,” kata Budiman. PODSI semakin optimistis menghadapi Asian Games menyusul keikutsertaan atlet-atlet pelatnas dalam dua kejuaraan tingkat Asia yaitu Kejuaraan Kano Sprint Asia 2017 dan Kejuaraan Dayung Asia 2017. Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu dalam Kejuaraan Kano Sprint Asia 2017 yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok pada 15-18 Oktober. Sementara dalam Ke juaraan Dayung Asia 2017 di Pattaya, Thailand, pada 4-8 September, Indonesia meraih dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. “Kami sudah punya cukup modal prestasi untuk Asian Games. Hasil kejuaraan Asia itu menjadi gambaran bagi kami,” kata Budiman. (ant)
Jakarta (Bali Post) Penataran khusus pelatih biliar kembali dilakukan oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) di Hotel Max One, Jakarta, 16-19 Desember, setelah vakum selama 15 tahun terakhir. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB POBSI Robby Suarly, Senin (18/12) kemarin, mengatakan penataran ini sangat penting karena pelatih biliar di Indonesia banyak yang belum memiliki sertifikat meski secara kemampuan mumpuni. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Kemenpora dan KONI Pusat yang memberikan dukungan penuh sehingga bisa terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya. Menurut dia, pelatih biliar di Indonesia secara kemampuan memang sudah sesuai dengan harapan. Namun, sebagai legitimasi seorang pelatih memang dibutuhan sertifikat sehingga kemampuan yang dimiliki bisa diakui oleh federasi maupun yang lain. Pada penataran pelatih di Jakarta tersebut ada 66 peserta dari 29 pengurus provinsi (pengprov) POBSI di seluruh Indonesia. Dalam pelatihan tersebut juga dibahas beberapa
hal, termasuk sistem pembinaan dengan menggunakan “sport science”. Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Marheni Dyah Kusumawati mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya PB POBSI dalam meningkatkan dan menstandardisasi pelatih biliar di Indonesia. Apalagi terkait dengan sertifikasi. Penataran pelatih, kata dia, memang sangat krusial karena kedepannya biliar membutuhkan pelatih-pelatih andal yang berbasis sport science yang bersertifikat. “Seiring kemajuan teknologi pembinaan olahraga biliar tidak bisa lagi hanya mengandalkan pelatih otodidak, melainkan harus berbasis sport science. Dengan standardisasi program latihan secara nasional maka percepatan prestasi bakal segera terwujud,” tutur Marheni. Hal yang sama dikatan oleh perwakilan KONI Pusat dalam hal ini Wakil 1 Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Irfan Bachtiar. Menurut dia, penataran ini memiliki nilai dan kandungan yang strategis dan kegiatan ini akan menentukan kualitas kepelatihan yang bermuara pada peningkatan prestasi atlet. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Pon, 19 Desember 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Sgr Sklh Baru Bth Guru TK/PG Lls SMU ada Diklat 0811380028
B.BP.821.12.17.0000201
Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1,8Jt Tdr dlm 082237496717/081999776071
B.BP.164.12.17.0000940
Web Desainer,Lulusan IT,Pglmn bisa English.Lamaran ke: versaindustries4@gmail.com
B.BP.001.12.17.0000904
Cari PRT Wanita Gaji 1,8Juta Simpang Siur Kuta 081239232035
G.03
Clandys Cri Design/Satpam/Ksir Adm/Supir/Pramu/Gudang Unt.Wil Dps/Gyr Hub:087761299125/26/27
B.BP.001.12.17.0000900
Dicr PRT Wanita Tinggal Dalam Jujur Hubungi:0819995222666. Lokasi Batubulan
B.BP.001.12.17.0000692
Dibutuhkan Sgr Security u/PT. Secure For Asia (SIA) ditempatkan di Como Echo Beach Hotel kirim CV lengkap ke Jl.Pantai Berawa No.150 Canggu H.081246971927
B.BP.001.12.17.0000926
Need Tourism Driver Good English Max30Th H:081338769166
B.BP.164.12.17.0000937
B.BP.031.12.17.0000931
RUPA-RUPA
B.BP.141.12.17.0000930
RUPA-RUPA
Dibutuhkan sgr Kasir dan Pramuniaga u.Surya Mas Mart Jl.Legian Kaja 478,753732/087862979641
Dicari Segera PRT Pengalaman Tidur Dalam.Hub:082147068989
Dicari PRT Wanita Tidur Dalam Bisa Setrika Hub:085333468877
Dicr Mekanik,Adm Pjk,Mrktg,CSO Hub:081237221357/082236182035
B.BP.154.12.17.0000816
B.BP.001.12.17.0000907
B.BP.001.12.17.0000909
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.12.17.0000906
BIRO JASA
BALI WANGI
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj
FOTOCOPY
SERVICE BIRO JASA
DIJUAL MOBIL SERVICE
SERVICE
B.BP.001.12.17.0000922
Dijl Mobil Karimun’00,Terawat Hub:081236405606 (Batuyang)
B.BP.001.12.17.0000897
B.BP.001.12.17.0000917
Suzuki Swift Putih GT3 2012 Istmw Asli Bali H.081238345557
B.BP.001.12.17.0000901
TOYOTA
Djl Camry 2.4V Hitam Th’2010 + PickUp H.0811510588-0361499289
B.BP.164.12.17.0000936
Sgr Sales Promotion Officer L/P Utk Alat Elektronik Ternama ditmptkan Area Dps,Pengalaman Menarik Gaji+Bonus Kirim CV ke Jl.Gadung No.7 Dps Tlp:223611/ Hp:08133704291 (Jam Kerja) B.BP.001.12.17.0000916
Sgra Admn bs Exel Max 27 Thn, P.Kawe 58 Hub:081338572216 B.BP.001.12.17.0000896
B.BP.001.12.17.0000893
B.BP.004.12.17.0000910
Dicari Waiter/Waitress/Cook Mulai Kerja Jan 2018, Kirim CV ke:andre.christopher@live.com
Dilelang Suzuki APV Arena GX Th 2015 Asbal Hub:089619874461
Dicari Sales utk Makanan Max 35 Th.Hub:082147856770 /Email: elsombrero_bali@hotmail.com
B.BP.154.12.17.0000941
LOWONGAN Sales/Marketing,for Herbal Oil /Cosmetics, Experience, National Area,Apply to: versaindustries4@gmail.com
Waker,CS,Satpam,Sopir . Lamaran ke Arowana Food Streets Jl. Raya Kuta 88 Email: arowanafoodstreet@gmail.com SMS 0818621818
Waiter,Cook,tamatan SMK,SMP dilatih kerja di Arowana Food Streets Jl. Raya Kuta 88 Email: arowanafoodstreet@gmail.com SMS 0818621818
*AO Simpanan Koperasi P/W SMK* UMK + Insentif Hb.081239022222
Dicari PRT bisa Masak Tinggal dalam Hub.087861361079
Dijl Karimun Wagon R Putih Tpe GX’14//08123851355/08113806114
G.02
B.BP.031.12.17.0000932
BIRO JASA
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Kasir,Admint,SMEA Akuntansi Lamaran ke Arowana Food Streets Jl. Raya Kuta 88 Email: arowanafoodstreet@gmail.com SMS 0818621818
G.01
B.BP.001.12.17.0000923
Lucky Barber Potong Rambut Bth Pria yg Pengalaman,Dtg Lsg D/A Dalung Permai RR.53 Utr Bundrn
Informasi pasang iklan Telepon
Seek Daily Walker Engineering Private Villa Ph03618468520 or CTC gapura.vista@yahoo.com
B.BP.101.12.17.0000933
Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik,rajin,jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub Lusi 082144355655
B.BP.001.11.17.0001551
Innova Desel Matik’10+’11 AsDK Terawat Low KM, 081236009045
B.BP.001.12.17.0000934
Innova’2013 G Putih VR17 bs Tukar H.085100856999 Pribadi
B.BP.141.12.17.0000929
Yaris E’11 AT 130Jt+Jazz RS AT 2009 H.153Jt H.087860856999
B.BP.141.12.17.0000928
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.164.12.17.0000935
DIJUAL MOBIL SUZUKI
Splash GL Th’2012 Tangan 1 Silver Hub.081 236 057 80
DIJUAL TANAH Djl Tanah 2A dekat Jl Induk Dama, BU Cpt H.082147454248
!!!Petitenget dkt Pantai 3A,7A 25A cckVila/Hotel,081338977777
B.BP.001.12.17.0000810
Dijual Tanah 47,5A SHM Cokroaminoto Denpasar Hub Mario +62822-5430-9633
B.BP.031.12.17.0000920
Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
KEHILANGAN Hlg BPKB No:A-2716570-G,DK.997 JC a.n: K.Tunik Suartha, Dps B.BP.001.12.17.0000908
Hlg BPKB&STNK Spd Honda Noka:M H1JB51186K422846,Nosin:JB51E39 3428, DK3524C a/Ni Kt Astuti,SE B.BP.001.12.17.0000905
Hlg Sertifikat Tanah Hak Milik No.HM 02756 An.Wayan Duana, DISEWAKAN TEMPAT Sewa Stand Makanan&Minuman di Nyoman Wena Atmadja,SE, Wayan Darna,Nyoman Diana, Wayan Warung Makan,Kerobokan, Blh 1Jt /Bln,8x9m,Fas Lkp,081339188988 Nuartha, Desa Pemogan Densel B.BP.001.12.17.0000867
B.BP.001.12.17.0000942
B.BP.001.12.17.0000898
B.BP.164.12.17.0000939 KEHILANGAN RUPA-RUPA B.BP.164.12.17.0000938 Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Hlg BPKB No.L 0103363-O DK 802 Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Baleno’97 Prbd Samsat Bru Kaca Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs CS a/n Meryana, Sesetan Dps Film 44Jt Nego H:081337123272 PondokCitra Pmogan 08123871809 B.BP.001.12.17.0000902
B.BP.001.11.17.0001062
B.BP.001.12.17.0000903
B.BP.001.12.17.0000927
EKONOMI
18
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Generasi Muda Harus Ubah Paradigma
Harus Bangkit, Jangan Takut Gagal Bandung (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyebut peluang dana dari ekonomi digital di Indonesia bisa mencapai 130 miliar dolar Amerika Serikat dalam lima tahun ke depan. “Ke depan digital economy memberikan kesempatan kepada anak muda. Lima tahun ke depan, ada peluang 130 miliar dolar AS di negara kita,” kata Presiden Joko Widodo saat menjadi pembicara kunci dalam Entrepreneurs Wanted! (EW!) di Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin kemarin. Jokowi mendorong lebih banyak generasi muda Indonesia untuk memasuki bidang ini meskipun merintis usaha tidaklah mudah, namun terpenting mengubah paradigma setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. “Secepatcepatnya masuk, memang memulai usaha itu tidak mudah. Yang paling penting mengubah paradigma, setelah kuliah mau apa jangan sampai semua mau jadi pegawai,” kata Jokowi. Ia mengharapkan anak-anak muda Indonesia menjadikan entrepreneur bukan sebagai keterbatasan melainkan sebagai pilihan, apalagi saat ini adalah zaman kebebasan berinteraksi dan berekspresi tanpa batas. Jokowi mengajak generasi muda untuk menimba ilmu dan belajar dari siapa pun dan dari mana pun termasuk dari narasumber wirau-
saha sukses, agar mengenal kegagalan dan tidak mudah menyerah. “Kalau jatuh, bangkit lagi, saya kira semuanya yang sudah sukses pasti pernah mengalami kegagalan. Sekali coba langsung sukses enggak ada itu rumusnya dalam kewirausahaan,” katanya. “Memulai bisa kapan saja tapi tidak pernah akan jadi kalau tidak memulai. Bagaimana akan jadi kalau memulai saja tidak.” Presiden meminta anak muda tidak gengsi memulai usaha, apalagi penciptaan wirausaha baru di Indonesia dinilainya mendesak mengingat sesuai data Bank Dunia Indonesia baru memiliki 3,3 persen wirausaha dari total penduduk. Angka itu masih tertinggal dibandingkan Singapura tujuh persen, Malaysia lima persen, dan Thailand 4,5 persen. (ant)
Bali Post/ant
WIRAUSAHA- Presiden Joko Widodo berfoto dengan peserta Entrepreneurs Wanted di Sabuga ITB, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/12). Entrepreneurs Wanted merupakan forum bincang-bincang edukatif antara wirausahawan yang sukses dengan para generasi muda dan diharapkan menjadi pembuka jalan kemunculan para wirausahawan di Indonesia.
Anaknya Jual Martabak
Jokowi Sempat ’’Shock’’
PRESIDEN Joko Widodo menyatakan sempat shock saat mengetahui putra sulungnya yakni Gibran Rakabuming Raka memutuskan untuk berjualan martabak. “Anak saya yang pertama tahu-tahu datang ke saya, ‘Pak saya mau jualan martabak. Coba ini (perusahaan saya) sudah ada, sudah gede tinggal diterusin, digedein, jualan martabak’. Saya shock ketika itu,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi pembicara kunci dalam acara Entrepreneurs Wanted! (EW!) di Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin kemarin. Namun, ia yang awalnya tak setuju anaknya berjualan martabak malah terkejut ketika usaha putra sulungnya itu kian besar bahkan melampaui usaha mebel yang dirintisnya. Presiden Jokowi mengaku tidak menyangka jika brand value usaha martabak Gibran yang dibangun dengan brand Markobar justru berkembang lima kali lipat lebih besar ketimbang pabrik mebelnya yang dirintis selama 27 tahun. Untuk mencapai valuasi tersebut juga Markobar hanya memerlukan waktu tidak lebih dari lima tahun. “Baru lima tahun, brand value pabrik yang saya miliki dengan brand value Gibran kalah, Gibran lima kali lebih nilainya, lebih gede martabaknya,” katanya. Hal itulah yang kemudian membuatnya sadar bahwa pengusaha generasi lama kerap kali terjebak mengurus fixed asset termasuk volume pabrik, jumlah karyawan, hingga kinerja ekspor. Padahal hal yang justru sangat penting dan laku dijual saat ini adalah brand value. “Belum urusan martabak rampung, anak saya yang kecil yang selalu saya bujuk-bujuk untuk nerusin usaha saya, kira-kira tiga bulan lalu bilang ‘Pak saya mau jualan pisang goreng’,” katanya. Presiden Jokowi mengaku tak ingin menolak keinginan putra bungsunya untuk berjualan pisang goreng karena belajar dari pengalaman sebelumnya soal martabak. Ia meyakini bahwa bisnis yang dijalankan anak muda akan lebih cepat berkembang lantaran generasi muda saat ini memiliki ruang interaksi dan ekspresi tanpa batas dengan kecepatan yang tinggi. “Anak muda sekarang kan eksistensi tanpa henti namun penuh gaya,” katanya. (ant)
BPS Siap Rekam Data Transportasi Pelaku ’’E-Commerce’’ Harus Diperhatikan Liburan Natal dan Tahun Baru
Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) siap melakukan perekaman data para pelaku perdagangan secara elektronik (ecommerce atau dagang-el) agar dapat menjadi acuan pemerintah dalam menangkap gambaran (capture) sekaligus mengambil keputusan terkait pengembangan ekonomi digital. “Ini sangat penting untuk bisa capture ekonomi saat ini dan ke depan, agar langkah-langkah yang diambil pemerintah tidak keliru,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam acara sosialisasi pengumpulan data dagang-el di Jakarta, Jumat (15/12). Ia mengatakan seluruh perekaman itu terkait dengan perdagangan secara elektronik, termasuk di antaranya transaksi, nilai dan volume, pedagang (merchant), penjual (seller), pembeli khas (unique buyer), investasi, metode pembayaran, tenaga kerja dan teknologi. Perekaman data yang akan dilakukan terhadap anggota Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) maupun non-anggota dengan pencatatan, menurut dia, dipisahkan berdasarkan model bisnis, antara lain pasar (marketplace) dan ritel elektronik (e-retail), perjalanan (travel) dan transportasi. Selain itu, ia menyatakan, perekaman
data juga dilakukan berdasarkan klasifikasi model bisnis e-commerce, seperti diklasifikasikan secara horizontal (classified horizontal) maupun vertikal (classified vertical), toko dengan kekhususan (specialty store), kesepakatan harian (daily deals), logistik dan cara pembayaran (payment). Pengumpulan data itu dilakukan mulai minggu I hingga II Januari 2018 dengan referensi waktu data yang dikumpulkan adalah triwulanan untuk periode 2015--2016 dan bulanan untuk periode 2017. Mekanisme perekaman data dapat dilakukan secara dalam jaringan (daring) berinternet (online), yaitu melalui file yang menyediakan format awal (template) kuisioner disampaikan masing-masing pelaku dagang-el melalui surat elektronik (surel). Pelaku dagang-el, dikemukakannya, juga bisa menyerahkan data ke BPS dengan dokumen tercetak (hardcopy) yang sudah distempel perusahaan atau dokumen digital (softcopy) isian kuisioner sesuai template untuk ikut terlibat dalam perekaman data ini. Suhariyanto menyatakan pengumpulan data e-commerce sudah sesuai dengan Undang-Undang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik. Untuk itu, ia menjamin data yang disampaikan oleh
responden dijamin kerahasiaannya oleh BPS dengan data yang dipublikasikan nantinya berupa data agregat. “Datadata yang nanti diserahkan ke BPS akan dijamin kerahasiaannya. Selain itu, BPS juga tidak akan mengeluarkan data individu dari konsumen data,” ujarnya. Salah satu alasan pelaksanaan pengumpulan data itu, menurut dia, berlangsung pada Januari 2018 agar nilai transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada Desember 2017 dapat ikut terdata. Data tersebut akan dikumpulkan, diolah, dan dianalisa langsung oleh BPS dengan publikasi data ditargetkan selesai pada pertengahan Februari 2018. Kegiatan sosialisasi pengumpulan data e-commerce merupakan hasil kerja sama Kemenko Bidang Perekonomian bersama BPS. Didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, serta idEA selaku asosiasi perdagangan secara elektronik di Indonesia. Melalui sosialisasi ini, pemerintah mengharapkan terdapat kesepahaman, komitmen, dan kerja sama dengan pelaku bisnis dagang-el mengenai pentingnya dan manfaat dari pengumpulan data perdagangan secara elektronik. (ant)
Capai Target, Penyaluran KUR Dihentikan
Denpasar (Bali Post) Bank BRI menghentikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak November 2017. Karena target KUR BRI secara nasional telah tercapai. Tahun ini, BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar yang mewilayahi Bali Nusra, telah menyalurkan KUR Rp 4,6 triliun. Sementara penyaluran KUR di Bali saja mencapai Rp 2,2 triliun dengan jumlah debitur 90.425. Pimpinan BRI Kanwil Denpasar, Dedi Sunardi, mengatakan, dari Rp 2,2 triliun KUR disalurkan untuk kredit mikro Rp 1,9 triliun dan untuk kredit ritel Rp 294 miliar. Dengan NPL masing-masing 0,42 persen dan 0,45 persen. “Penyaluran KUR tahun ini lebih baik dari tahun lalu. KUR tahun ini memang luar biasa sekali, di november penyaluran KUR sudah diberhentikan. Karena kuota target dari pemerintah sudah tercapai,” ujarnya Minggu (17/12) saat perayaan HUT BRI. Dilihat dari target yang diberikan pada BRI Kanwil Denpasar diakui belum tercapai. Karena target u n tu k BR I Ka n wi l De n pasar adalah Rp 5 triliun. Namun, kuota KUR secara nasional sudah terpenuhi. Hal ini berarti masyarakat sangat membutuhkan dan s an g at te rb a n t u d e n g a n KUR. Terbukti dari target penyaluran selesai pada bulan November. Pihaknya menyambut positif rencana pemerintah untuk menurunkan lagi suku bunga KUR. Karena masyarakat sangat membutuhkan KUR. Rencananya suku bunga KUR 7 persen di-launching pada Januari
2018. Ia berharap dengan suku bunga 7 persen lebih membantu pengusaha lagi. Sosialisasi akan dilakukan setelah pemerintah melaunching. “Mudah-mudahan Januari kalau sudah ada kami langsung sosialisasi,” tandasnya. Dengan melihat antusias masyarakat dalam
mengakses KUR, diprediksikan kuota tahun 2018 lebih dari Rp 100 triliun. BRI yang menyadari proses bisnis perbankan berubah, juga akan melakukan perubahan dengan menerapkan digitalisasi. Dengan digitalisasi dipercaya lebih mempercepat kinerja
bisnis perbankan. “Nanti aplikasinya kalau temanteman mengerjakan secara manual dibandingkan dengan menggunakan aplikasi, para pekerja bisa mengakses dari aplikasi dan mempercepat aplikasi bisnis, jadi siapa pun nanti bisa tahu,” terangnya. (kmb42)
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelayanan transportasi selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 tetap diperhatikan sehingga masyarakat merasa terlayani, aman, dan nyaman. “Saya juga minta diperhatikan terkait pelayanan transportasi,” kata Presiden Jokowi ketika membuka rapat terbatas kabinet membahas persiapan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Istana Merdeka Jakarta, Senin kemarin. Menurut Presiden, pelayanan transportasi perlu mendapat perhatian karena pada 2017 ada liburan yang sangat panjang sehingga harus dipastikan layanan transportasi yang mudah diakses oleh masyarakat. “Pada akhir tahun juga momen liburan sekolah sehingga kebutuhan akan layanan transportasi semakin meningkat,” katanya dalam rapat yang juga dihadiri Wapres M. Jusuf Kalla (JK). Presiden Jokowi meminta adanya prioritas keselamatan untuk warga dalam menggunakan sarana transportasi baik di darat, laut, maupun udara. Pada pengantar rapatnya, Presiden menyebutkan meskipun Natal dan Tahun Baru adalah sesuatu yang rutin, yang
tiap tahun dialami, tapi Kabinet Kerja menggelar rapat terbatas khusus membahas persiapan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bersama mengenai ketersediaan bahan pokok dan stabilitas bahan pangan, tutur Presiden. “Ini juga sudah rutin kita lakukan, tapi sekali lagi tetap kita antisipasi mengingat telah terjadi cuaca ekstrem, terjadi bencana di beberapa daerah sehingga ketersediaan dan stabilitas harga pengan perlu mendapatkan perhatian serius,” kata Presiden. Presiden juga menyebutkan soal kelancaran distribusi logistik, baik berupa pangan maupun bahan bakar minyak (BBM) dan juga elpiji. Presiden Jokowi juga meminta Polri dan TNI dibantu BIN mengantsipasi terjadinya gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban, memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan meningkatkan pengawasan, pengamaman terhadap tempattempat publik, tempat ibadah, bandar udara, pelabuhan, stasiun dan terminal bus. “Saya juga meminta masyarakat dilibatkan menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kita masing-masing,” demikian Presiden Joko Widodo. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore, bergerak melemah sebesar 17 poin menjadi 13.587 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.570 per dolar Amerika Serikat (AS). “Dolar AS menguat menyusul adanya optimisme pasar RUU Pajak Amerika Serikat akan disahkan menjadi undang-undang pada pekan ini,” kata Kepala riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin. Ia mengemukakan bahwa salah satu senator Amerika Serikat dari Partai Republik meyakini, Senat akan menyetujui undang-undang tersebut. Di sisi lain, pihak DPR AS juga memiliki harapan sama untuk persetujuan undang-undang pajak. Kendati demikian, lanjut dia, pergerakan rupiah relatif stabil, karena
fundamental ekonomi nasional pada tahun ini dan ke depannya masih cukup solid menyusul sejumlah data yang dirilis cukup positif. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada November yang kembali mencatatkan surplus menunjukkan aktivitas ekonomi di dalam negeri masih baik. Tercatat, surplus neraca perdagangan November 2017 sebesar 0,13 miliar dolar AS. Secara kumulatif Januari-November 2017, surplus neraca perdagangan tercatat 12,02 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus pada periode sama tahun sebelumnya sebesar 8,48 miliar dolar AS. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (18/12) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.584 dibandingkan posisi sebelumnya 13.573 per dolar AS. (ant)
Rupiah Melemah
19
Selasa Pon, 19 Desember 2017
Bali Post/ant
LONGSOR - Sejumlah alat berat dioperasikan untuk mencari korban korban longsor di lokasi penambangan pasir di kawasan lereng Gunung Merapi Desa Kaliurang, Srumbung, Magelang, Jateng, Senin (18/12) kemarin. Sedikitnya, delapan penambang tewas dan sembilan orang mengalami luka-luka akibat tertimbun tebing longsor sepanjang 30 meter dengan tinggi 30 meter.
Tebing Longsor, UKP-PIP Tetap Ada meskipun Jabatan Presiden Berakhir Delapan Tewas Jakarta (Bali Post) – Sebanyak delapan orang meninggal karena tertimbun longsoran pasir di penambangan pasir di Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Senin kemarin, pukul 10.00 WIB. “Kejadian terjadi tidak saat hujan. Para penambang pasir dan batu bekerja menggali tebing, tiba-tiba terjadi longsor dan langsung menimbun para penambang yang sedang bekerja,” kata Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan di Jakarta, Senin kemarin. Dia mengatakan tebing lereng sungai yang curam hasil erupsi Gunung Merapi ditambang pasir dan batunya. Kondisi lereng hampir tegak lurus sehingga mudah longsor. Menurut dia, diperkirakan masih terdapat penambang yang tertimbun longsor tapi belum diketahui jumlahnya karena sejak awal tidak diketahui jumlah pasti masyarakat yang sedang menambang saat longsor terjadi. “BPBD Kabupaten Magelang bersama TNI, Polri, Basarnas, Damkar, relawan, dan warga terus melakukan evakuasi korban. Alat berat dikerahkan untuk mencari korban,” kata dia. Sebelumnya, kata Sutopo, longsor serupa beberapa kali terjadi dengan penambang pasir tertimbun longsor di daerah Magelang. Kondisi tebing lereng yang ditambang yang hampir tegak lurus di kawasan pertambangan galian jenis C juga membahayakan masyarakat sekitarnya. Namun, penambangan masih terus berlangsung. “Tentu sangat berbahaya, apalagi meningkatnya curah hujan akan makin mudah untuk terjadi longsor,” katanya. (ant)
Tiga Pihak Dari Hal. 1
“Mata uangnya bervariasi ada dolar Singapura, dolar AS, ringgit Malaysia, poundsterling karena setiap tahun mengikuti sidang di London, kalau di Singapura mengikuti pertemuan tiga pihak antara Singapura, Indonesia dan Malaysia sehingga saya simpan dolar Singapura, hanya kalau uang dalam 1.000 dolar Singapura itu dari pemberian,” ujarnya. Ia pun mengungkapkan, uang itu ia kumpulkan selama bertahun-tahun, bahkan ada yang sudah meleleh karena menempel. ‘’Ada uang istri saya juga sebagai guru, karena dapat dari wali murid saat
kenaikan kelas.” Tonny mengaku, sebelum ditangkap pada 23 Agustus 2017 dalam OTT KPK, sempat menghadiri sejumlah kegiatan pada pagi harinya. “Pada pagi harinya, saya menghadiri kegiatan di Mabes Polri untuk Natal mendampingi Pak Menteri kemudian ke satu hotel untuk menghadiri acara masyarakat kereta api. Saya juga Plt. Dirjen Kereta Api, lalu saya ke Kemenko Maritim,” ujarnya. Ia menambahkan, “Saya pulang pukul 18.30, lalu pintu saya ketok-ketok, tapi saya tidak buka dan saya hanya katakana, ‘Mohon maaf urusan kantor silakan ke kantor.’ Ternyata, yang datang orang KPK,” katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief mengungkapkan lembaga yang dipimpinnya masih akan tetap ada meskipun jabatan presiden berakhir. “Tadinya masa kerja UKP ini berakhir ketika masa jabatan presiden berakhir, tapi karena Pancasila itu menyangkut kebaikan, kemaslahatan bersama, jadi polanya tidak mengikuti masa jabatan presiden,” kata Yudi Latief usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Senin kemarin. Ia menyebutkan polanya akan terus sampai lima tahun sehingga siapa pun nanti presidennya, UKP-PIP akan terus bekerja. “Ideologi tidak boleh vakum dan ideologi Pancasila harus berdiri di atas dan untuk semua golongan,” kata Yudi. Mengenai penyetaraan UKP-PIP dengan kementerian, Yudi mengatakan hal itu merupakan agenda lama yang tertunda karena berbagai kesibukan. Menurut dia, untuk memutuskan hal itu perlu koordinasi, sinkronisasi antarkementerian. Semua pihak terkait sudah bertemu Presiden, yang intinya adalah karena UKP-PIP mempunyai fungsi untuk mengoordinasikan berbagai program di berbagai kementerian maka
hubungan kelembagaannya memang harus setingkat menteri. Mengenai lingkup kerja, Yudi menjelaskan berdasarkan perpres lama, intervensinya hanya ke lembaga-lembaga kenegaraan. Tapi sekarang diberi kewenangan untuk ikut masuk ke dalam masyarakat. “Jadi menyamai Pancasila di tingkat masyarakat juga untuk memastikan bahwa proses-proses kekuasaan siapa pun yang memerintah, semuanya berpegang teguh pada Pancasila,” katanya. Yudi menyebutkan dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, Presiden Jokowi mencontohkan pengalaman sejumlah negara lain seperti Singapura. Meskipun masyarakat multikultural juga, tapi ada program pembinaan yang sistematis menyangkut civic culture-nya, budaya kewarganegaraannya. Mengenai tanggapan Presiden terhadap kesetaraan UKP-PIP dengan kementerian/lembaga, Yudi mengatakan sudah diputuskan aspek kelembagaannya. “Beliau juga menginstruksikan kepada menterinya segera menyelesaikan aspek formalnya, tadi ada Menpan, Mensesneg, Menkumham, Seskab, Menristek Dikti, dan Mendagri,” katanya. (ant)
Jabatan Lowong Dari Hal. 1
“Ini menggunakan jabatan lowong. Sudah ada ketum. Airlangga sekarang sudah ketum. Bukan mencari ketum lagi. Hanya perlu supaya lebih legitimate maka dikukuhkan di Munaslub,” terang Nurdin. Tak Memaksakan Diri Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mempersilakan kepada siapa pun kader Golkar untuk maju dalam bursa pemilihan Ketum Golkar. Namun, mantan Ketua DPR RI ini mengingatkan semua harus menaati AD/ART partai termasuk harus memperoleh dukungan dari 2/3 DPD I atau membutuhkan sekitar 30 persen dukungan dari 34 DPD I Golkar di seluruh Indonesia.
“Secara teori Munaslub ya Munaslub, terbuka. Bahwa maju itu harus ada dukungan. Kalau nggak salah dalam tatib didukung minimal 30 persen,” kata Agung. Dua kader Partai Golkar Priyo Budi Santoso dan Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto meminta Rapimnas III Partai Golkar membuka pendaftaran caketum dalam Munaslub sehingga tidak mengajukan calon tunggal. Sekretaris Dewan Kehormatan Golkar Priyo Budi Santoso meminta Munaslub membuka pendaftaran calon ketua umum agar tercipta demokrasi. “Saya harap ada kontestasi. Masak dilarang?” kata Priyo. Mantan Wakil Ketua DPR RI ini mengaku berniat mendaftar diri sebagai calon ketua umum
andai pendaftaran dibuka bagi siapa pun yang mau maju menjadi ketua umun. Bagi Priyo, pembukaan pendaftaran caketum Golkar penting agar Munaslub tidak dianggap cacat prosedural karena mengabaikan pemilihan secara demokratis. Di tempat sama, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Titiek Soeharto mengakui yang namanya pemilihan tentulah memilih lebih dari satu calon. Oleh karena itu, sebaiknya dibuka pendaftaran meskipun semua kader yang akan maju telah memahami suara DPD I dan DPD II DPD Golkar seluruh Indonesia kepada Airlangga Hartarto. “Kan boleh aja semua boleh maju. Sebaiknya memang namanya Munaslub itu nggak calon tunggal, pasti harus ada pemilihan,” ujarnya. (kmb4)
Kumpulkan Uang Dari Hal. 1
Tonny juga mengakui ada pegawai di Ditjen Hubla Kemenhub yang mengumpulkan uang untuk diberikan kepada auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk yang menjabat selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek. “PPK Agus Widoyoko sebagai PPK Pengerukan Kapal datang ke ruangan saya, menghubungi beberapa galangan kapal dan minta uang satu persen dari harga total untuk keperluan tim BPK. Saya katakan jangan layani karena bukan kelaziman. Itu laporannya 2017, tapi sebelumnya juga sudah dimintai uang satu persen,” ungkapnya. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Tonny juga diakuinya bahwa menjadi staf ahli Menteri Perhubungan, ia pernah dilapori oleh Yance (PT Dumas) dan Abi (PT Citra Shiyard) bila mereka dimintai uang oleh Fini senilai satu persen dari nilai proyek, Fini, yang disebut Tonny, kini Kepala Bidang Logistik atau Kepala Bidang Operasi Distrik Navigasi Bitung. Tonny lalu menyarankan Yance dan Budi agar tidak memenuhi permintaan Fini, yang saat itu menjabat sebagai PPK mengadaan kapal di Direktorat Navigasi Kemenhub. Ia mengemukakan, mengetahui jika permintaan uang untuk memenuhi permintaan BPK agar Kement-
erian Perhubungan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Fini sendiri. Fini, dikemukakannya, sering menceritakan kepada beberapa orang, seperti Agus Widoyoko (PPK sekarang) maupun kepada kontraktor langsung jika pihak BPK minta uang. Orang BPK yang melakukan audit pada Kementerian Perhubungan adalah YB, Ys, AFS. Fini biasa meminta kepada kontraktor proyek dengan nilai di atas Rp 10 miliar. Selain pemberian ke BPK, Tonny juga mengakui ada pemberian uang kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) senilai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta. “Ada kegiatan yang tidak ada dana operasionalnya, termasuk untuk Paspampres, setiap peresmian oleh Presiden harus dikawal oleh Paspampres, dan kita berkewajiban menyediakan dana operasioanl untuk Paspampres,” katanya. Dalam BAP No. 34, Tonny mengakui ada pemberian kepada Paspampres senilai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per kegiatan. Pada 2017, ada dua kali acara, dan Tonny menyerahkan uang kepada Direktur Kepelabuhan Mauritz dan stafnya bernama Rasyid. “Ini uang yang saya kumpul-kumpulkan dari kontraktor, yang saya simpan di rumah,” demikian Antonius Tonny Budiono. (ant)
Calon Gubernur Dari Hal. 1
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, menambahkan, Partai Golkar telah mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamil sebagai
calon gubernur Jawa Barat melalui Surat Keputusan R-525/GOLKAR/XII/2017 dan tertanggal 17 Desember 2017 yang ditandatangani Ketua Umum Golkar terpilih Airlangga Hartarto dan Sekjen Golkar Idrus Marham. (ant)
Selasa, 19 Desember 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana
Memaknai Upacara Yadnya dalam Kehidupan Sehari-hari (5) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Serial Kartun Ball Ganesh (3) 08:00 Bali Channel Tourist TV
09:05 Gatra Praja 10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Yowana Magz I Putu Leong Pranatha Adi Wijaya 11.05 Bali Channel Tourist TV 12:05 Dharma Wacana
Srada dan Bhakti (1) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homes Shoping 14:00 Klip Bali 14:30 Dialog Interaktif RS Kapal
15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Upakara 17:00 Dunia Pendidikan 17:30 Kartun Krisnha Garuda (1) 18:00 Puja Trisandya
18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Solusi Alternatif Soman 20:30 Lila Cita Calonarang Payangan (3) 21:30 Taksu
A.A. Gede Sobrat 22:00 Lila Cita Calonarang Benoa (4) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Banjar Tatasan (4)
Asura Menjadi Penyebab Kehancuran Tiga Kota
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Enam Puluh Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DURYODHANA mengatakan tidak putra Radha dan juga diriku sendiri yang lebih unggul daripada paduka dalam hal keberanian. ‘’Aku harus memilih paduka sebagai sais kereta kuda-kuda utama itu yang dipasang pada keretanya Karna itu. Padukalah dari segala segi sangat pantas melakukan tugas itu,’’ pinta putra sulung Dhirstarasthtra itu. ‘’Oh tuan, Karna sebetulnya lebih unggul dari Dhananjaya dalam hal banyak kecakapan. Bahkan dunia menganggap paduka lebih unggul dari Vasudeva. Karena itu, Karna pastilah lebih unggul dari Partha soal keahlian senjata-senjata. Oh banteng di antara manusia. Paduka begitu lebih unggul dari Krishna dalam pengetahuan tentang kuda-kuda dan juga kekuatan. Tanpa diragukan, oh penguasa Madra, pengetahuan paduka tentang kuda dua kali lipat dari yang dimiliki Vasudeva yang berbudi luhur itu.’’ Shalya berkata, ‘’Karena, oh putra Gandhari, engkau menggambarkan aku, oh engkau dari keturunan Kuru, di tengahtengah semua pasukan ini lebih
unggul dari putra Devaki itu aku senang dengan dirimu. Aku dengan senang hati akan menjadi sais kereta putra Radha itu yang sangat tenar ketika dia terlibat peperangan dengan ksatria utama putra ketiga Pandu itu. Seperti yang engkau minta kepadaku. Biarlah ini, oh pahlawan, menjadikan pengertianku dengan putra Vikartana di hadapannya aku tidak mengeluarkan ucapan apa pun yang aku inginkan.’’ Sanjaya melanjutkan, Oh raja, putra paduka, dengan Karna kemudian, oh Bharata, menjawab pangeran Madra itu kepada yang terbaik dari keturunan Bharata itu, ‘’Terjadilah demikian.’’ Duryodhana kemudian berkata, ‘’Dengarkanlah, sekali lagi oh penguasa Madra. Apa yang akan engkau katakan paduka tentang yang terjadi dalam pertempuran antara dewa-dewa dan para asura pada zaman dahulu. Rishi Agung Markandeya menceritakan kepada ayahandaku. Sekarang aku akan menceritakan itu tanpa mengurangi satu pun oh yang terbaik dari raja-raja
bijaksana. Dengarkanlah hal itu dengan penuh kepercayaan dan tanpa kecurigaan samasekali. Dikatakan, antara dewa-dewa dan para asura masing-masing ingin mengalahkan yang lainnya. Di sana terjadi sebuah pertemuran besar, oh raja. Pada perang itu Taraka sebagai akar kejahatannya. Itu telah kami dengar para daitya itu dikalahkan dewa-dewa. Atas kekalahan para daitya itu ketiga putra Taraka itu yang bernama Tarakaksha, Kamalaksha dan Vidyunmalin, oh raja, melakukan tapa penebusan dosa sangat keras. Mereka hidup mematuhi sumpahnya yang keras. Melalui tapa penebusan dosa itu mereka menguruskan badanbadan mereka Oh penghangus musuh-musuh. Sebagai akibat pengendalian diri mereka, tapa penebusan dosa yang sangat kuat. Sumpah mereka yang sangat kuat membuat Kakek Moyang dan juga para dewa, yang kemudian diberikan hadiah-hadiah. Secara bersama mereka meminta kepada sang Kakek Moyang semua duniadunia. Selain itu hadiah berupa kekebalan terhadap kematian sepanjang waktu di tangan semua
makhluk. Tuan yang Ilahi dan penguasa seluruh dunia itu berkata kepada mereka, ‘’Tidak ada seperti kekebalan terhadap kematian di tangan-tangan semua makhluk. Karena itu, kalian para asura, lupakanlah doa seperti itu. Sekarang mintalah hadiah lain yang mungkin kalian inginkan lebih baik.’’ Ketika semuanya menetapkan di antara mereka sendiri melalui pembicaraan lama dan berulangulang. Mereka menunduk hormat kepada penguasa agung itu dari seluruh dunia, dengan mengucapkan kata-kata ini, ‘’Oh Dewa,
oh Kakek Moyang, berikanlah kami anugerah itu. Kami ingin bertempat tinggal di tiga kota itu. Kami akan mengelilingi bumi ini melalui kemurahan hati agar paduka selalu ada di depan kami. Setelah kurun waktu seribu tahun kami datang bersama tiga kota kami itu dengan tanpa dosa akan bersatu jadi satu. Dewa yang utama dari dewa-dewa segera menyebut menggunakan panah sakti menembus tiga kota yang bersatu jadi satu itu. Nah... Asura Taraka-lah yang menjadi penyebab kehancuran kami.’’ (bersambung)
Sloka 17. 12 Abhisandhaya tu phalam dambhartham api caiva yat ijyate bharata-srestha tam yajnam viddhi rajasam Tetapi hendaknya engkau mengetahui bahwa korban suci yang dilakukan demi suatu keuntungan material atau demi rasa bangga adalah korban suci yang bersifat nafsu, wahai yang paling utama di antara para Bharata.
16 Pages
12 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo
om. http://epaper.int
L O N A A T I E R N I N T
airport ed to Atlanta el Power restoroutage paralyzes trav g after daylon ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Tuesday,
Tuesday, December
Actors Daisy Ridley and Mark Hamill pose for photograthey phers as the arrive for European of Premiere ‘Star Wars: The Last the Jedi’, at Royal Albert Hall in central BritLondon, ain December 12, 2017.
19, 2017
denies black Weinstein ses Ashley listing actres Sorvino Judd, Mira
direct result - and as a our ented womenwere removed from names - Harvey Weinac- their list,” he added. movie LOS ANGELES casting denied barring of the Rings” CinSorvino The “Lord stein on Friday to New Line Judd and Mira tresses Ashley on the movie adapta- trilogy later went in 2001. Holly from working Lord of the Rings” ema and released spokeswoman Weinstein’s statement that Harvey tion of “The them from further in a no input into or blacklisting Baird said accused and his bother Bob “had on “Lord of projects. who has been Weinstein, by more than the casting whatsoever” Sorharassment Judd of sexual including Judd and by the Rings.” said that to remarks The statementcast by Weinstein 50 women, responding director Peter and vino, was was subsequently Rings” movies - “Frida” “Lord of the in two other WeinJackson. to independently “Crossing Over.” Sorvino called allegations Reuters is unable It added that year to ask if her misconduct this having confirm the stein earlier Christopher Backus, has denied and Weinsteinl sex with anyone. husband, actorin the TV series “Six” non-consensua with New Zealand could be cast producing “and Mr. Jackson was In an interview on Thursday,in casting that he cast him.” on website Stuff on Twitter interest Weinstein Judd, responding said he expressed in the movie while detailed talks Weinstein’s Friday, recalled having“Lord of the Judd and Sorvino project to never Jackson about pitching thecompany Miramax. I abruptly they with production Miramax telling us and Rings” but “then she him again.” “I recall to work withcosts. heard from said on Twitter that she read Sorvino were a nightmare them at all when avoid crying” we should in 1998,” Jackson “burst out remarks, calling them Weinstein This was probably Jackson’s that Harvey I susreason to said. we had no telling “confirmationcareer, something my were “At the time, these guys fed false derailedbut was unsure.” (rtr) were question what tal- pected suspect we us... I now about both of these information
r 19, 2017
Decembe
year began weeks of the flights on 1,000 heaviest travel of more than One of the in Atlanta, busiest airport 11 hours with the cancellation the world’s that lasted nearly or terminals Sunday at outage afternoon where a power stranded in darkened The early tarmacs. the Hartsfield-Jackleft passengers idling on at power was in aircraft operations l Airport before for flight outage paralyzed Internationap.m. Sunday EST plans son Atlanta at 11:45 holiday travel s havoc on finally restored wreaking airline cancellation operations, of people hit by for thousands Moninto Monday. flights on extending about 300 result of
as a it was cancelling social Delta said the 900 Sunday cancellations warned on of Lines also day, on top outage. United Air may be affected.Aviation Adthe Atlanta travel on Monday led the Federal American media that on Sunday for Atlanta. major The incidentground flights bound also among the to were Sunday. ministration Southwest Airlines at the airport on Airlines and suspended operations on Sunday. to electricity carriers thatcanceled 70 departures that provides to a fire Southwest Power, the utility failure was linked servthe Georgia airport, said that damaged substations when a piece the sprawling facility possibly started system, the in an underground The blaze, to a backup ing Hartsfield. damaged access by from aircraft of gear failed, began, said. disembarked company had safely hours after the outageand vidnine All passengers 10 p.m., or said on Twitter. Photo huddled in Reed approximately Kasim passengers said they Some media showed Atlanta Mayor on social crowded terminals. eos posted inside is out the power partial darkness for hours. Airport as Jack Harris sat on planes a plane at Atlanta out here!” was staffed “Stuck on inside and boredom that it on earlier there ... bedlam The FAA said of commercial traffic local Twitter. lodging in resumption wrote on the expected passengers found at the Georgia to handle shelter stranded providing early Monday, airport Monday. Some than By the city was hotels, and Convention Center. they had served more International on social media that officials said for passengers. comfort of our passengers,” they “We know 5,000 mealsjust focusing on the on Sunday. Delta, hit hard “We’re to or a news conference difficult day. Reed told very, very long and said customers flying travel to have had a its hub in Atlanta, one-time change offered a also make because of Other airlines airport could flight schedule from the certain guidelines. said its Monday plans withinflight changes. Delta to normal by waiver for was expected to return Hartsin or out of in Atlanta 1,170 flights service Flightthan afternoon. more tracking For all carriers, Sunday, airline average about 275,000 on scratched field were The airport serves to its website.(rtr) Aware said.each day, according Raat Global passengers “Bali Image”
The Last ‘Star Wars: galactic with Jedi’ opens office $450 mln box
$450 with a staggering adinto theatersthe celebrated space that Jedi” burst The Last confirming the coming - “Star Wars: opening weekend, box office. sales over sales in its LOS ANGELES force at the strong ticket Dave Hollis, Disney global ticket said a powerful theatrical a young Han million in remained one about next May, holidays, of worldwide awarded president venture franchise in the “Star including Audiences by due for release IX” in De-
Solo in polling movie distribution. “A” grade The eighth George Lu- followed by “Episode the film an created by Wars” saga collected $220 million cember 2019. features actress CinemaScore. analysts did not “Last Jedi” cas in 1977 States and Canada, performance Box officeJedi” to repeat the of estimates Carrie Fisher’s final princess who in the United numbers expect “Last to box office beloved weekend 2015 movie resistance Leia, the according comScore on Sunday. The to the as general leadingFirst Order. opening Awakens.” released by second only The became a the evil in “Force subject to unprecedented first Wars: The total ranked forces againstof a heart attack had been for “Star it was the ago. $248 million two years major Fisher died2016. interest because film in a decade. than $2 Force Awakens” December also gives a prominent new “Star Wars” marks another took in more hero The debut Disney Co , which The film “Star Wars” by It eventually Walt to original distribusuccess for Wars” producer Lucasbillion worldwide. the role Skywalker, portrayed take over bought “Star and reinvigorated Disney willall past “Star Wars” Luke to “Last deal Hamill. film in 2012a galaxy far, far away. sales for tion rights that Mark its $52 billionsome International third biggest for films as part of story set in very few brands film and “There are kind of enthusiasm Jedi” were the not include the last week to buy from Twentythis did Derdebut businesses Inc Fox had can sustain said Paul films that television during their Fox analyst and relevance,” Chinese market said. “Last Jedi” First Centuryfirst six “Star Wars” senior media the second released the garabedian, “This supercharges weekends, Disney China, Lucas. (rtr) in ‘Star 5 by REUTERS/Mike for comScore. the other opens Jan. movies made market. ahead of the potential for all line.” down the Wars” largest movie reaction suggested the audience Positive fan Wars’ properties stands in presidential nominee more “StarDisney, U.S. Clinton at at At least five Harvey Weinstein No. 106 Dps debate between nominee HillarySeptember movies are in the works Producer Jl. Raya Puputan 148 U.S., Renon No U.S. presidentialNew York, the first presidential Mandala and Made Niti Kopi Jl. Raya 148 Renon Sanur 28 in Hempstead, 26, 2016. Donald trump Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Hofstra Universitytaken September Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama Picture 19 Smirnof No.88 Renon Renon 68 26, 2016. Segar
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
REUTERS
Post at:
Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
INETREEE/via in this 17, 2017
INSTAGRAM/@APL
power outage, during the pictured airport is media. The Atlanta’s from social picture obtained
in Atlanta,
U.S., December
Power restored to Atlanta airport after daylong outage paralyzes travel
in to Global am. Listen io.com also be heard News can from 9.30 until 10.00 ali.listen2myradlfmbali. dio FM 96.5at http://globalfmb at http://radiogloba fm-bali. Radio FM streaming /channel/globalor live video http://ustream.tv com and
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
sELASA pON, 19 Desember 2017
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Toko Permen di Mumbai Terbakar dan Runtuh, 12 Tewas Mumbai (Bali Post) -
Toko yang menjual permen atau manisan di Kota Mumbai, India, terbakar pada Senin (18/12) kemarin. Kebakaran ini juga menyebabkan runtuhnya bangunan toko itu sehingga menyebabkan 12 orang pekerja yang sedang tidur di lokasi itu tewas. Selain itu, empat orang menderita luka-luka. Sejumlah orang berhasil selamat setelah keluar dari reruntuhan. Menurut juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Mumbai, Tanaji Kamble, petugas pemadam kebakaran dan aparat penyelamat berhasil mengevakuasi para pekerja yang terperangkap di reruntuhan itu. Tapi, 12 orang tewas karena menderita luka-luka. “Jumlah korban tewas bisa saja lebih besar, untungnya sejumlah
pekerja berhasil keluar sebelum bangunan runtuh,” katanya. Pihak berwenang masih mencari penyebab dari kebakaran di wilayah ibu kota finansial India itu. Bencana bangunan runtuh sangat umum di Mumbai, terutama pada musim muson antara akhir Juni hingga September. Pada Agustus lalu, 7 orang tewas setelah sebuah
bangunan runtuh di Mumbai. Peristiwa itu terjadi setelah berhari-hari Mumbai dilanda hujan lebat. Pada 17 Juli lalu, 17 orang tewas setelah sebuah bangunan berlantai empat runtuh. Sementara di 2013 silam, sekitar 60 orang meninggal dunia ketika sebuah blok perumahan ambruk. (iah/afp)
Kalau mengingat-ingat masa anak-anak sepertinya begitu indah. Namun, banyak hal serta kenangan yang tak mungkin terulang lagi di zaman sekarang. Apalagi, apa yang kita ketahui dulu, belum tentu bisa diketahui pula oleh anak-anak saat ini. Musik anak-anak misalnya. Ketika kecil dahulu, kita mengenal sejumlah nama tenar di ranah lagu anak-anak. Namun, Anak masa kini belum tentu bisa menikmati riangnya musik-musik di era tersebut. Justru, kini banyak anak cilik yang menyenangi lagu-lagu dewasa yang secara liriknya belum bisa dan belum seharusnya diterima nalar mereka. Misalnya saja “Sakitnya Tuh Di Sini”. Beda dulu, beda sekarang. Jikalau dahulu tiap label rekaman menganggap album anak adalah kesempatan emas, justru album anak kini dianggap tidak profit, apalagi kaset sudah tak laku lagi, serta banyaknya pembajakan di era digital. Menurut pengamat musik, Guru Putu Putra Juliana, label rekaman anak kini sudah banyak yang tutup dan tiarap semua karena tidak memberikan untung bagi pihak label. “Yang tersisa kini hanyalah label-label rekaman kelas internasional, seperti Sony
Music Indonesia yang mana lagunya didominasi oleh lagulagu dewasa dan jauh lebih profit,” ujar Putra Juliana, Jumat (15/12) kemarin. Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurungkan niat seorang Putra Juliana untuk tetap mensupport putrinya yang bernama Putu Yurikha di bidang olah vokal, untuk tampil dengan lagu anak-anak yang selayaknya. Di akhir tahun ini, Putu Yurikha akan meluncurkan sebuah single yang berjudul “Bermainlah Sepuasnya Sebelum Senja Menjemputmu”. Musik yang bernuansa pop riang gembira berdurasi 4 menit 15 detik tersebut menggambarkan betul bagaimana rasanya jadi anak-anak. “Mengembalikan industri musik anak-anak seperti masa keemasan di tahun 70’an hingga 90’an memang tidaklah mudah. Sebab dibutuhkan peranan dari artis cilik itu sendiri sebagai pemilik bakat, pemiliki label rekaman, pencipta lagu, hingga media sebagai lingkungan tempat berekspresinya anakanak. Meskipun kelihatan sulit dan pesimis, kita harus berterima kasih pada Tukang Odong-Odong yang sering berkeliling di sekitar rumah kita,” tandasnya. (win)
Putu Yurikha
Bangkitkan Kejayaan Lagu Anak-anak
Bali Post/ist
Bali Post/edi
PAMERAN BUKU - General Manager Hotel Grand Istana Rama, Adi Soenarno (kanan) memberikan penjelasan kepada pengunjung pada pameran buku, Senin (18/12).
HUT Ke-28
Hotel Grand Istana Rama Gelar Pameran Buku
Mangupura (Bali Post) Untuk pertama kalinya dalam rangka HUT ke-28, Hotel Grand Istana Rama menggelar pameran buku. Kegiatan dibuka, Senin (18/12). Pameran ini juga sebagai bentuk kegiatan positif dari bisnis perhotelan yang sedang dalam pemulihan pascaerupsi Gunung Agung. Pameran ini juga untuk mendorong para pelaku pariwisata agar semakin gemar membaca. Buku yang dipamerkan, ada yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Pameran ini akan berlangsung dari 18 hingga 24 Desember bertempat di Lobby Hotel Grand Istana Rama. General Manager Hotel Grand Istana Rama, Adi Soe-
narno, ditemui di sela-sela pembukaan pameran mengatakan saat ini untuk pasar internasional memang masih dalam waiting list. Untuk itu, dalam pameran ini, pihaknya ingin menyasar pasar domestik dan lokal serta wisatawan yang ada di areal kuta dan Denpasar. Dikatakan, jenis buku yang dipamerkan sangat beragam. Seperti buku tentang komputer dan perhotelan yang dipamerkan oleh penerbit Andi. Kemudian, dari penerbit Bali Post, memamerkan buku yang berhubungan dengan adat, agama Hindu, babad, kuliner tradisional dan budaya yang berhubungan dengan Bali. Untuk penerbit Gramedia memamerkan buku tentang
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
manajemen, psikologi terapan, motivasi serta kuliner. Selain memamerkan buku dari ketiga penerbit tersebut, Adi Soenarno yang juga seorang penulis buku ini, juga akan memamerkan bukubuku yang dikumpulkan dari wisatawan yang sudah didonasikan kepada pihak hotel. Buku donasi dari wisatawan ini akan dijual dengan harga murah. Hasil penjualan akan didonasikan kepada pihak yang membutuhkan. “Hasil penjualan buku ini nantinya akan diserahkan dalam bentuk CSR hotel untuk masyarakat yang membutuhkan maupun untuk pengungsi Gunung Agung,” pungkasnya. (kmb23)
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Salma Hayek
Monster dalam Hidupku Artis Hollywood, Salma Hayek, bergabung dengan sejumlah artis yang menuduh Harvey Weisntein melakukan pelecehan seksual. Bahkan dalam esai yang ditulisnya di The New York Times, Hayek mengatakan Weinstein pernah mengancam akan membunuhnya. “Bertahun-tahun, ia menjadi monster dalam hidupku,” kata artis kelahiran Meksiko ini. Ia menulis detil tentang pembuatan film “Frida” pada 2002 yang membuatnya menderita. Dalam film itu, Hayek dinominasikan menjadi Artis Terbaik dalam Oscar. Setelah mencapai kesepakatan dengan Weinstein untuk pembayaran hak cipta film itu, artis berusia 51 tahun ini mengatakan sudah saatnya ia berkata tidak. “Tidak membuka pintu bagi dia pada jam berapapun, hotel ke hotel, lokasi ke lokasi,” tulisnya. Menurutnya setelah berulangkali menuruti keinginan yang sulit dari Weinstein terkait pembuatan “Frida”, Hayek mengatakan pelecehan seksual berhenti dilakukan saat syuting film itu namun kemarahannya telah memuncak. Ketika melakukan sejumlah syuting adegan, Hayek sempat mengalami kegugupan dan harus meminum obat penenang. Ketika filmnya rampung, Weinstein mengatakan produksinya tidak sesuai untuk teater dan mengancam akan meluncurkannya dalam bentuk video. “Frida” merupakan sebuah film yang dipuji kritikus tentang pelukis Meksiko, Frida Kahlo, akhirnya memenangkan 2 Oscar dan berhasil mencapai pendapatan 56 juta dolar AS. “Sampai ada kesetaraan dalam industri kita, lakilaki dan perempuan mempunyai nilai yang sama di setiap aspek, masyarakat kita akan tetap menjadi lahan subur bagi predator,” sebut Hayek. Ia juga mengatakan pelecehan seksual dilakukan pria karena mereka mampu. Sementara perempuan berani berbicara sekarang ini, karena zaman sudah berubah dan mereka akhirnya bisa berbicara. Lebih dari 100 perempuan secara publik menuduh Weinstein melakukan pelecehan seksual hingga pemerkosaan setelah media mempublikasikan tuduhan pelecehan seksual itu pada Oktober lalu. Skandal tersebut mengakhiri karier Weinstein dan pernikahannya. Weinstein membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap Salma Hayek melalui juru bicaranya. “Semua tuduhan seksual yang diceritakan Salma tidak akurat dan mereka yang menyaksikan peristiwa itu memiliki pandangan yang berbeda,” demikian kata juru bicaranya. (iah/afp)