Skip to main content

Edisi 19 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 2 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

sabtu umanis, 19 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Mobil Tabrak Kerumunan Orang di Barcelona

13 Tewas, 100 Lebih Luka-luka

Barcelona – Seorang sopir menabrakkan mobil bak yang dia kendarainya ke arah kerumunan orang di Barcelona, Kamis (17/8) sore. Akibatnya 13 orang tewas dan melukai seratusan warga. Sopir itu masih menjadi buron, sementara itu Kepolisian Spanyol menduga penabrakan tersebut adalah bagian dari rencana serangan teror beruntun, yang berhasil segera diantisipasi.

Bali Post/ant

TELADAN - Presiden Joko Widodo saat silaturahmi dengan teladan nasional dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Sebanyak 143 orang yang terdiri dari Paskibraka dan teladan nasional menghadiri acara tersebut.

Jokowi Akui Sempat Bingung PRESIDEN Joko Widodo mengaku sempat bingung saat mengambil bendera dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara penurunan bendera di Istana Merdeka Jakarta. ‘’Saya kan enggak pakai geladi, yang saya lihat geladi pagi, yang sore saya tidak ingat,’’ kata Presiden ketika silaturahmi dengan Paskibraka dan teladan nasional 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Presiden menuturkan bahwa saat pembawa bendera naik dan sampai di depannya, ia berbisik ke petugas pembawa bendera. ‘’Saya bisik-bisik ke pembawa bendera, ini diambil bendera dengan bakinya atau benderanya saja,’’ katanya. Ia sempat mengambil bendera dengan bakinya namun kemudian pembawa bendera memberi tahu bahwa yang diambil cukup benderanya saja. ‘’Saya sudah sempat ambil sama bakinya, tapi kemudian saya ganti, tidak ada yang tahu kan,’’ katanya, lalu menanyakan kepada hadirin apakah ada yang tahu dirinya sempat berbisik ke petugas pembawa bendera. Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berada di dekatnya pun, menurutnya, tidak mengetahuinya. ‘’Pak Wapres yang deket dengan saya tidak tahu, itulah perlunya geladi,’’ kata Presiden dalam acara yang juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hal. 19 Berjalan Baik

Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di jalan paling terkenal di Barcelona tersebut, yang saat itu dipenuhi wisatawan. Angka kematian diperkirakan meningkat mengingat lebih dari 100 orang juga terluka, kata pejabat setempat. Kepolisian Spanyol menyatakan menewaskan lima pelaku lain pada Kamis di Cambrils, kota kecil di selatan Barcelona, untuk menggagalkan rencana mereka meledakkan bom bunuh diri, demikian laporan Reuters. Enam warga dan seorang polisi terluka di Cambrils saat para pelaku menabrak mereka dengan sebuah mobil. Polisi kemudian berhasil menembak mati mereka dan menjinakkan bahan peledak. Menurut pihak keamanan, insiden itu terkait dengan

penabrakan mobil di Barcelona. Sesaat sebelum terjadinya penabrakan di Jalan Las Ramblas, satu orang tewas dalam sebuah ledakan di tempat terpisah di kawasan selatan Barcelona. Sejumlah teroris di sana dikabarkan tengah menyiapkan bom. Polisi sudah menangkap dua orang, seorang warga Maroko dan seorang pria Spanyol. Keduanya bukan sopir pelaku penabrakan. Hal. 19 Kecepatan Tinggi BUNGA - Warga menaruh bunga pada sebuah peringatan sehari setelah mobil van menabrak pejalan kaki di Las Ramblas di Barcelona, Spanyol. Bali Post/rtr

Tak Ada Korban WNI

Bali Post/ant/EFE

AMANKAN WARGA - Aparat Kepolisian Spanyol memeriksa sekaligus mengamankan warga di Kota Barcelona usai serangan teror yang menewaskan 13 orang dan melukai puluhan lainnya, Kamis (17/8).

Rizieq Diperiksa di Arab Saudi

Jakarta (Bali Post) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid, Spanyol, menyampaikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam aksi teror di Barcelona. Berdasarkan keterangan dari KBRI di Madrid bahwa sampai saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Namun, pemerintah RI mengingatkan kembali kepada WNI, khususnya yang berada di Barcelona, Spanyol, untuk meningkatkan kewaspadaan, mempelajari perkembangan keadaan

dan situasi keamanan di tempattempat yang akan dituju. Terkait terot tersebut, ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang, menurut kantor berita milik kelompok itu, Amaq. ‘’Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara IS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,’’ kata kantor berita itu. Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut. Hal. 19 Sebanyak Mungkin

Hitung Mundur Asian Games

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menyatakan penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya memeriksa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi terkait perkara penyebaran foto dan percakapan mengandung pornografi. ‘’Sudah ada pemeriksaan, tim kita sudah ada yang berangkat ke sana (Arab) untuk memeriksa yang bersangkutan,’’ kata Tito Karnavian, di Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Hal. 19 Mengandung Pornografi

Presiden Lepas Panah Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri peluncuran hitung mundur pelaksanaan Asian Games 2018 di Lapangan Monumen Nasional Jakarta, Jumat (18/8) malam. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla yang mengenakan jaket berwarna merah tiba di lokasi acara sekitar pukul 19.00 WIB. Tampak mendampingi Presiden Jokowi adalah Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo. Hadir juga dalam acara itu mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Ketua Panitia Pelaksana Pesta Olahraga Bangsa Asia (Inasgoc) Erick Thohir mengatakan bahwa hitung mundur atau Countdown Asian Games saat ini tepat setahun menuju upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Hal itu menjadi momen penting untuk memacu totalitas panitia pelaksana Inasgoc. Untuk menandakan peristiwa itu, Inasgoc menggelar dua kegiatan countdown secara serentak pada hari Jumat. Hal. 19 Pusat Pesta KEMBANG API - Video Mapping ditembakkan ke Monas dan kembang api menjadi atraksi dalam peresmian ‘’Countdown Asian Games 2018’’ di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Pelaksanaan hitung mundur (countdown) Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang tepat dilakukan satu tahun atau 365 hari menjelang perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Bali Post/ant

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian

Bali Post/ant

Desa Adat Harus Jadi Benteng Ketahanan Ekonomi Krama Bali Bali Terancam sekala-niskala. Itu tema Pablibagan Bendesa Adat se-Bali yang digelar Bali TV, Rabu (16/8). Pablibagan edisi spesial bertepatan dengan HUT ke-69 Bali Post itu, menghadirkan empat pembicara. Mereka adalah Prof. I.B. Yudha Triguna, Dr. Gede Made Sadguna, Wayan Suarsa dan Nyoman Wirata. Tema yang diangkat ini berkaitan dengan beberapa permasalahan yang muncul di Bali. Salah satunya kekalahan krama Bali dalam merebut peluang ekonomi selama bertahun-tahun. Akibatnya ketahanan ekonomi krama Bali rapuh.

DESA adat selalu didengungkan sebagai garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya Bali. Namun di tengah persaingan lokal Bali, bukan nasional apalagi persaingan global, desa adat kini tidak cukup hanya melestarikan adat dan budaya Bali. Tidak bisa. Desa adat harus menjaga Bali. Baik adat budaya, ekonomi maupun lingkungannya. Demikian gagasan yang mengemuka dalam diskusi yang berlangsung sehari menjelang peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Mantan Dirjen Binmas Hindu Prof. Dr. I.B. Yudha Triguna mengatakan, berdasarkan hasil penelitian bahwa 20 sampai 25 tahun ke depan masyarakat dunia akan mengalami kompleksitas kehidupan, dan akan meningkat menjadi 35 persen. Tantangan ke depan sangat besar, dan masyarakat Bali harus meningkatkan kualitas diri dengan pengetahuan, pengalaman, terampil, kreatif, tanggung jawab, jujur dan rendah hati. ‘’Pilar-pilar inilah yang harus dijaga masyarakat Bali untuk ke depannya,’’ ujar Triguna. Sementara itu, Dr. Made Sadguna menginginkan orang Bali harus memiliki militansi yang tinggi alias tegas terhadap ancaman Bali. Hal. 19 Menjaga Bali

Bali Post/kmb

KELAPA DAKSINA - Para narasumber dan bendesa adat foto bersama usai pablibagan edisi spesial bertepatan dengan HUT ke-69 Bali Post, Rabu lalu. Pada acara itu juga diserahkan kelapa daksina kepada bendesa adat.


denpasar

2

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

FIGUR

Jangan Goyahkan Keanekaragaman BANGSA Indonesia belakangan ini sering dihadapkan dengan adanya informasi atau gerakan intoleran. Gerakan ini tentu mendapatkan tantangan dari pemerintah yang didukung oleh berbagai elemen masyarakat. Pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 lalu, ajakan untuk menggelorakan NKRI harga mati terus dikumandangkan. Termasuk oleh Forum Bela Negara (FBN) Wilayah Bali. Ketua FBN Bali Agus Nahak mengatakan, bahwa Indonesia yang menjungjung nilai-nilai Pancasila harus senantiasa menjaga bangsa ini. “Kita negara yang besar. Kita memiliki 1.700 pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi dan 714 suku. Kita berbeda tapi kita harus kuat bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika,” jelas pria yang memegang SK dari Kementerian Pertahanan RI. Oleh karena itu, pria yang berprofesi di bidang hukum ini meminta jangan mencobacoba menggoyahkan keanekaragaman tersebut. “Saya bangga menjadi anak Indonesia. Ketika ada kelompok kecil yang mencoba meretakkan kebinekaan, mari kita bersama melawannya,” ajaknya. Ia menambahkan, pelangi itu indah karena banyak warna. Begitu pula Indonesia yang menjadi contoh bagi negara lain, karena bangsa Indonesia tidak mudah diretakkan dan digoyahkan dalam keberagaman. “Mari bersatu membela negara kita. Membela negara tidak mesti melakukan perang secara fisik. Banyak yang bisa dilakukan. Seperti menjaga keamanan Bali. Menjaga rongrongan dari bahaya narkoba. Menjaga antarsesama dan sebagainya. Rekatkan nilai toleransi dan banyak cara lainnya sesuai profesi masing-masing dalam menjaga negara yang kita cintai ini,” tegasnya. (asa)

Kasus Siswa Tenggelam

Pemeriksaan Penjaga Kolam Renang Didalami

Denpasar (Bali Post) Penyelidikan kasus tewasnya Komang Galang Tri Ananda Andika (15), siswa kelas I SMAN 7 Denpasar, di kolam renang Tiara Dewata hingga saat ini masih didalami. Petugas Polsek Denpasar Barat (Denbar) sedang mendalami pemeriksaan penjaga kolam dan saksi lainnya. Diduga ada unsur kelalaian, sehingga mengakibatkan nyawa Galang melayang. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra mengatakan hal itu, Jumat (18/8) kemarin. Sumena mengatakan, pihaknya tetap mengusut kasus itu meskipun keluarga korhan tidak menuntut. Hal ini dilakukan supaya jelas kelalaiannya di mana dan menjadi evaluasi pihak Tiara Dewata. “Ada yang perlu didalami terkait keterangan penjaga kolam (Heri Utama - red). Sampai di mana tanggung jawabnya, terutama soal pengawasan,” ujarnya. Selain itu, kata Sumena, penyidik juga akan mendalami keterangan pelatih korban. Pasalnya, korban ikut les privat sehingga pengawasan terhadap anak didiknya sejauh mana. “Saksi-saksi terus kami panggil untuk dimintai keterangan. Ini masalah nyawa dan harus terungkap pelanggarannya,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Kanit Reskrim Iptu Aan menambahkan, pihaknya akan memeriksa semua pihak yang berhubungan dengan kolam renang tersebut. Ditegaskan, pihaknya akan minta keterangan mulai dari satpam jaga, pelatih, petugas tiket, penjaga kolam dan manajer Tiara Dewata. “Sehingga bisa kita jerat kelalaian yang menyebabkn kematian korban. Masih kami dalami dan secepatnya dilakukan gelar perkara,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, I Komang Galang Tri Ananda Andika (15), siswa kelas I SMAN 7 Denpasar, tewas setelah tenggelam di kolam renang Tiara Dewata, Denpasar, Minggu (13/8) lalu. Korban merupakan putra ketiga anggota Denma Polda Bali Aiptu I Wayan Jarka dan tinggal di Jalan Tegalwangi II, Denpasar. Korban sengaja ikut les renang dalam rangka persiapan mendaftar polisi. Pelatih korban, I Nengah Murdi Adnyana (25), mengatakan ia mulai melatih privat renang pukul 14.00 Wita yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama mengajar 12 orang anak dan telah selesai pukul 15.00 Wita. Selanjutnya pukul 15.00 Wita, ia kembali melatih lima orang anak termasuk korban dan selesai pukul 15.50 Wita. Saat Murdi selesai melatih renang, lalu beranjak ke ruang ganti baju, korban awalnya dilihat mengikutinya dari belakang. Waktu Murdi berada di ruang ganti mendengar banyak orang berteriak ada orang tenggelam. Murdi langsung menuju kolam renang dan ternyata korban ditemukan di dasar kolam. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSAD, tapi korban dinyatakan telah meninggal dunia. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : PEMERINTAH DAN PERAJIN HARUS BERSINERGI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

MEMBAHAYAKAN - Sebuah lubang yang tertutup besi pelat yang telah mengkarat membahayakan warga yang melintas di jalan pintas alternatif di kawasan dekat bendungan sebelah utara estuary dam di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, Jumat (18/8) kemarin. Kondisi seperti ini sangat potensial memicu kecelakaan lalu lintas.

Terkait Pembangunan Pasar Badung

Dishub Diminta Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas

Denpasar (Bali Post) -

Pengerjaan fisik pembangunan Pasar Badung tahap pertama sudah mulai dikerjakan rekanan. Kini muncul kekhawatiran tehadap pengiriman material yang akan dilakukan rekanan. Terutama soal ancaman kemacetan, ketika kendaraan pengangkut material melalui Jalan Gajah Mada. Oleh karena itu, dewan berharap Dinas Perhubungan melakukan koordinasi agar mampu meminimalisasi kemacetan lalu lintas di pusat kota. Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar Ir. Eko Supriadi didampingi anggotanya A.A. Susruta Ngurah Putra meminta agar Dishub segera mengantisipasinya. Sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Denpasar juga diminta saling berkoordinasi. ‘’Dengan dimulainya pengerjaan proyek Pasar Badung, kami berharap organisasi perangkat

daerah (OPD) terkait mengintensifkan koordinasi,’’ kata Eko Supriadi, Jumat (18/8) kemarin. Eko Supriadi menambahkan, pihaknya segera mengagendakan mengundang OPD terkait, seperti Dishub, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta rekanan pemenang tender.

‘’Kami ingin tahu apa langkah antisipasi yang telah dilakukan, sehingga pembangunan Pasar Badung berjalan lancar,’’ ujarnya. Sementara itu, Susruta Ngurah Putra mengatakan, dropping material Pasar Badung akan dikirim ke Jalan Gajah Mada dari arah timur. Ini dilakukan agar pengiriman material tidak melewati jembatan di Jalan Gajah Mada. ‘’Ini mesti diantisipasi, mengingat paving di Jalan Gajah Mada bukan dirancang untuk kendaraan dengan beban berat. Terlebih dropping material akan berlangsung setahun,’’ katanya. Selain itu, kata Susruta, kemungkinan terjadinya kekroditan lalu lintas di sekitar lokasi

Disdikpora Masih Tunggu Blangko Ijazah SD Denpasar (Bali Post) – Sekitar 3.100 blangko ijazah Sekolah Dasar (SD) belum datang dari pusat. Oleh karena itu, ribuan siswa SD yang sudah lulus dan melanjutkan ke jenjang SMP belum menerima ijazah. Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar terus berkoordinasi dengan pusat agar segera dikirim blangko ke Denpasar. “Sampai saat ini, kami belum menerima blangko dari pusat. Kami terus berkoordinasi, karena masih kurang sekitar 3.100-an lembar,” ujar Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan, Jumat (18/8) kemarin. Gunawan mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa kabupaten lain di Bali. Sesuai dengan arahan pusat, Denpasar diminta untuk berkoordinasi dengan kabupaten lainnya di Bali. Namun, setelah

dilakukan pendekatan semua kabupaten mengatakan blangko ijazah SD yang didistribusikan pemerintah pusat semuanya sudah terpakai. “Jadi, kabupaten lainnya di Bali juga tidak memiliki blangko lebih,” katanya. Gunawan menambahkan, keterlambatan pembagian ijazah SD ini akibat blangko yang diterima Disdikpora Denpasar tidak sesuai dengan yang digunakan saat ini. Karena ada beberapa jenis ijazah yang dikeluarkan pusat. “Kita seharusnya memerlukan blangko ijazah dengan Kurikulum 2013. Tetapi yang dikirim lain, sehingga tidak bisa digunakan,” jelasnya. Sejak tahun ajaran 2016/2017 untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK, SPK, Paket A, Paket B dan Paket C diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. Terdapat tiga jenis ijazah, yaitu ijazah untuk

sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006, ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 dan ijazah untuk Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). Perbedaan tersebut terletak pada daftar nilai yang terletak di halaman belakang dan kode blangko yang terletak di halaman muka. Gunawan menambahkan, bila blangko sudah lengkap, pihaknya akan segera mendistribuksikannya ke semua sekolah. Pihaknya memastikan, dalam waktu dekat semua blangko sudah tiba di Denpasar dan segera akan dilengkapi. Hanya untuk pengisian nilai juga perlu waktu, karena tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. “Untuk pengisiannya pun perlu waktu lagi. Saya berharap siswa bersabar karena pasti akan mendapatkan ijazah yang diharapkan tersebut,” kata mantan Kadis Pariwisata ini. (kmb12)

proyek juga perlu diperhatikan. Apalagi pengiriman material dari arah timur sehingga melawan arus lalin. ‘’Kami minta Dishub berkoordinasi dengan rekanan penggarap proyek Pasar Badung. Setidaknya, pengangkutan material proyek bisa dilaksanakan pada malam hari, sehingga dapat mengurangi kekroditan lalu lintas,’’ ujar politisi Demokrat itu. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dishub Denpasar I Gede Astika mengatakan, pihaknya sudah sempat berkoordinasi dengan rekanan. Dikatakan, pengangkutan material dirancang tidak melalui Jalan Gajah Mada. Material akan masuk dari Jalan Sulawesi selatan ke utara. Pihaknya akan

menempatkan petugas karena akan melawan arus yang berlaku selama ini. Seperti diberitakan sebelumnya, pengerjaan proyek pembangunan Pasar Badung sudah berlangsung sejak beberapa pekan lalu. Pengerjaan tahap pertama ini masih fokus pada pembangunan dua basement dan lantai I. Saat ini lahan di areal Pasar Badung sudah mulai dikeruk dengan melibatkan dua alat berat dan puluhan truk. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Astra Motor Bali Gelar Servis Gratis

Denpasar (Bali Post) Serangkaian peringatan HUT ke-69 Bali Post yang jatuh pada tanggal 16 Agustus dan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke72 tanggal 17 Agustus, Astra Motor Main Dealer Bali menggelar kegiatan servis gratis di Kantor Bali Post, Jumat (18/8) kemarin. Kegiatan ini diperuntukkan bagi insan pers di lingkungan Bali Post. Untuk menunjang kelancaran acara ini, Astra Motor Bali menggunakan mobil servis keliling yang merupakan layanan terbaru untuk servis kunjung bagi group customer. Sebanyak 20 unit motor karyawan Bali Post mendapat layanan servis dan ganti oli gratis dengan ketentuan tahun produksi motor dari 2011-2016 untuk all type. “Dengan menggunakan momen ini, saat yang tepat untuk memberikan kado sederhana dari kami sebagai wujud terima kasih kepada rekan-rekan media massa atas dukungannya selama ini,” kata PIC Media Relations Astra Motor Bali Sri Mayuni. Menurut Sri Mayuni, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Honda untuk Bali sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia pemakai sepeda motor Honda. Sebanyak tiga mekanik yang sudah berpengalaman diturunkan untuk memberikan pelayanan servis terbaik bagi pelanggan. (kmb23)

Keluarga Korban Mencari Keadilan

Terpidana Tidak Dieksekusi, Jaksa Sebut DPO

Denpasar (Bali Post) Mahkamah Agung (MA) RI sudah memutus perkara kasasi atas kasus penggelapan dengan terdakwa A.A. Putu Suryadi. Bahkan ketua majelis hakim MA Sri Murwahyuni dengan hakim anggota Desnayeti dan Sumardijatmo menolak kasasi terdakwa dan memperbaiki putusan Pengadilan Tinggi Denpasar yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Denpasar. Majelis hakim MA memperberat hukuman A.A. Putu Suryadi dari satu tahun enam bulan menjadi dua tahun enam bulan. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa A.A. Putu Suryadi terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak

pidana penggelapan dengan korban I Made Putra Adnyana. Akta pemberitahuan petikan putusan MA itu kemudian diterima PN Denpasar 17 April 2017 lalu. Persoalannya, jaksa yang menangani perkara ini belum bisa melakukan eksekusi. Dalilnya, pihak jaksa sudah mencari terpidana di rumah yang alamatnya di Jalan Laksamana, Renon. Namun pihak jaksa mengaku belum menemukan terpidana sehingga belum bisa dilakukan eksekusi. Salah satu JPU dalam perkara ini, Nadyawati, Jumat (18/8) kemarin menyatakan memang benar belum melakukan eksekusi karena yang bersangkutan belum ditemukan. Sebagai langkah selanjutnya, pihak kejaksaan sudah mengeluarkan DPO atas

nama A.A. Putu Suryadi. Informasi yang diperoleh kemarin, konon yang bersangkutan ada di luar Bali. Sedangkan Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung, justru mengatakan Agung Suryadi belum masuk DPO. Lamanya kasus tersebut belum mendapatkan eksekusi dari pihak kejaksaan cukup membuat keluarga korban gerah. Keluarga korban beberapa kali mendatangi Kejati Bali, Kejari Denpasar sebagai eksekutor dan juga PN Denpasar, namun belum membuahkan hasil. Karena korban usianya sudah tua, kini anaknya Erawathy yang tampak gelisah dan terus bertandang ke kejaksaan guna mencari kejelasan atas eksekusi terhadap terpidana. (kmb37)

Bali Post/kmb23

SERVIS GRATIS - Suasana kegiatan servis gratis yang digelar Astra Motor Main Dealer Bali di Kantor Bali Post, Jumat (18/8) kemarin.


Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

BADUNG

3

BKIPM Lepas Liarkan Ratusan Lobster Hasil Sitaan

Mangupura (Bali Post)Meski gencar dilakukan penggagalan, namun upaya jual beli lobster ke luar negeri terus saja terjadi. Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Karantina Ikan dan Pengendalain Mutu (BKIPM) Kelas I Denpasar, Kamis (17/8) lalu kembali menggagalkan penyaluran ratusan lobster undersize. Dari hasil pengamanan tersebut, BKIPM akhirnya melepasliarkan 457 ekor lobster hasil sitaan di Pantai Pandawa, Kuta Selatan, Badung. Dikonfirmasi Jumat (18/8) kemarin, Kepala BKIPM Kelas I Denpasar Woro Nur Endang Sariati mengatakan, informasi terkait adanya upaya penyelundupan ini sebelumnya didapat dari masyarakat. Untuk mengusut kebenaran informmasi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Bareskrim dan Reskrim Polda Bali. “Pelaku akhirnya kami temukan di Suwuung Batan Kendal,” ujarnya. Dari hasil penelusuran di lokasi tempat usaha pelaku, ditemukan lobster yang masih hidup undersize atau di bawah 200 gram sebanyak 457 ekor (56,24 kilogram) dan lobster bertelur sebanyak 26 ekor. Selain itu, juga ditemukan lobster yang sudah beku undersize dan bertelur sebanyak 89,93 kilogram. Nilai total harga dari semuanya diperkirakan Rp 31.396.000. Menurut Woro, upaya ini tentu melanggar Undangundang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan terutama pasal 88. Selain itu, juga melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/PermenKp/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster. Untuk sementara, dari kasus ini belum ada tersangka karena menurut pengakuan pemilik, bahwa lobster ini merupakan titipan. Oleh karena itu, yang perlu ditelusuri adalah pihak yang menitip itu siapa. “Terkait penangkapan ini, untuk selanjutnya kami serahkan kepada pihak Polda Bali,” tambahnya. Woro mengakui, lobster yang masih hidup sudah dilepasliarkan di Pantai Pandawa. Sementara yang sudah dibekukan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk uji kelayakan. Jika nanti sudah tak layak untuk dikonsumsi, maka akan dimusnahkan. “Saya berharap setiap pengusaha melakukan usaha sesuai dengan ketentuan. Untuk kasus ini akan diusut mata rantai permainannya. Nanti apakah yang menggaku dititipi akan jadi tersangka, saya belum bisa menjawab,” ujarnya. (kmb23)

Bali Post/wan

BERJEMUR - Sejumlah wisatawan menikmati keindahan Pantai Peninsula, Nusa Dua. Di objek wisata ini juga disediakan fasilitas kursi panjang untuk wisatawan yang ingin berjemur.

Bolos Krida, Wabup ”Briefing” PNS Mangupura (Bali Post) -

Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) mendapat briefing dari Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa. Pasalnya, abdi negara itu bolos saat krida, Jumat (11/8) lalu. Apesnya, pemanggilan dilakukan saat pelaksanaan krida di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (18/8) kemarin. Dalam kesempatan itu, pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini menyampaikan bahwa krida bukan sekadar untuk melaksanakan olahraga bersama. Namun kegiatan yang diselenggarakan setiap Jumat ini juga untuk mempererat hubungan antar-PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. “Pemanggilan ini

merupakan wujud tanggung jawab konsistensi, pembinaan serta bentuk penegakan disiplin, baik disiplin waktu maupun disiplin kerja dari atasan,” tegasnya. Menurut Suisa, ketidakhadiran dalam krida tanpa keterangan merupakan bentuk ketidakdisiplinan diri. Oleh karena itu, perlu dilakukan klarifikasi atas penyebab ketidakhadiran PNS bersangkutan. “Jika ketidakhadiran tanpa keterangan ini tidak segera diatasi, ibarat penyakit akan dapat menular secara sporadis kepada pegawai yang lain,” katanya mengingatkan. Suiasa menegaskan, perilaku melanggar tersebut bentuk dari ketidakdisiplinan. “Krida saja sudah tidak hadir tanpa keterangan, terus bagaimana pegawai bisa menjalankan dan melaksanakan tang-

gung jawab tugas yang diberikan kepada atasannya?” katanya. Dalam kesempatan itu, Wabup Suiasa juga melakukan sidak kehadiran untuk tiga perangkat daerah, yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Badan Kesatuan bangsa dan Politik. Di sela-sela sidak, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia I Gede Wijaya mengatakan, sidak dalam krida akan rutin dilaksanakan setiap Jumat. “Sidak ini adalah untuk menegakkan disiplin di kalangan ASN Badung, serta persiapan dalam pelaksanaan e-kinerja yang akan diterapkan pada ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2018,” pungkasnya. (kmb27)

Upacara Penurunan Bendera dan Syukuran HUT Ke-72 RI

Bupati Minta Jaga Empat Pilar Kebangsaan

Bali Post/ist

MENGAMANKAN - BKIPM kembali mengamankan ratusan lobster. Selanjutnya ratusan lobster yang masih hidup dilepasliarkan di Pantai Pandawa.

Diduga Depresi, Pt Nyaris Rampas Senpi Petugas KARYAWAN dan pengunjung Pertokoan Udayana di Jalan Letda Made Putra mendadak gempar akibat ulah pria asal Buleleng berinisial Pt, Jumat (18/8) kemarin. Pt mengamuk dan memecahkan kaca salah satu toko. Bahkan Pt mau merampas senapan api (senpi) milik anggota yang berusaha mengamankannya. Pelaku berniat bunuh diri menggunakan senpi milik petugas Polsek Denbar. “Dia depresi karena sakit dan istrinya tidak mempedulikannya. Pelaku mau mengambil senjata anggota tapi tidak bisa,” kata sumber. Kejadiannya, kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini, sekitar pukul 17.00 Wita. Setelah menerima laporan, anggota Sabhara dan Reskrim Polsek Denbar langsung ke TKP. Petugas awalnya kesulitan mengamankan pelaku karena tubuhnya tinggi besar. Karena kondisinya sakit, polisi berhasil mengamankannya. “Pakai satu borgol tidak bisa. Terpaksa dua borgol disambung agar bisa memborgol tangan pelaku,” ungkapnya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Denbar menggunakan mobil patroli. Setibanya di Mapolsek, pelaku terpaksa digotong menuju ruang pemeriksaan karena tidak bisa jalan. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pelaku masih dimintai keterangan. (rah)

Bali Post/rah

DIAMANKAN - Pt digotong petugas setelah diamankan di Pertokoan Udayana, Denpasar Barat.

SETELAH dilaksanakan peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72, sore harinya dilaksanakan aubade dan upacara penurunan bendera, serta syukuran di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Kamis (17/8). Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Ny. Seniasih Giri Prasta, Ny. Kristiani Suiasa, Ny. Parwata, anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda I Wayan Adi Arnawa, para Pimpinan Perangkat Daerah beserta istri, veteran, Paskibraka serta karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Badung. Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan rasa terima kasihnya atas nama Pemerintah Kabupaten

Badung kepada Paskibraka, karena telah malaksanakan tugas kenegaraan yang wajib di laksanakan pada hari tersebut. Begitu pula saat pelaksanaan aubade dan upacara penurunan bendera telah dilaksanakan dengan khidmat yang merupakan bukti keseriusan kita untuk mengisi kemerdekaan ini betul-betul dengan hati, sepenuh hati dan tetap berhati-hati. Lebih lanjut, Giri Prasta menyampaikan perlu dipahami bersama kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak merupakan hadiah yang kita terima. Kemerdekaan Negara Republik Indonesia betul-betul diperjuangkan oleh pendahulu-pendahulu kita, bagaimana para kyai, bagaimana Muhamadyah, bagaimana NU dan bagaimana rakyat Indonesia bahkan di Bali ada pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai. Ini memiliki arti, bahwa perjuangan

itu sampai ke titik darah penghabisan. “Kesepakatan Bangsa Indonesia tidak boleh diingkari, empat pilar kebangsaan merupakan roh kita berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang mana Pancasila merupakan rumah kita selamanya yang merupakan ideologi Indonesia untuk kita semua sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 merupakan aturan untuk bagaimana kita berbangsa dan bernegara dan NKRI ini adalah bentuk Indonesia yang seutuhnya,” tegasnya. Untuk itu, diharapkan kita bersama-sama untuk bisa menjadi contoh dan betulbetul menjadikan Indonesia menjadi Indonesia Raya yang merupakan keinginan bersama. “Bhinneka Tunggal Ika merupakan isi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari golongan, ras dan

agama menyatu menjadi satu kedaulatan NKRI,” tegasnya. Oleh karena itu, Bupati Giri Prasta berharap sepenuhnya pendidikan karakter harus dituangkan, apa

yang menjadi cita-cita, ide dan gagasan dari founding father Ir. Soekarno bersamasama dengan Hatta. “Ini yang kita harus lakukan dengan baik,” ujarnya. (ad1285)

SYUKURAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung I Putu Parwata saat acara syukuran seusai upacara penurunan bendera di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Kamis (17/8).

Bawa Ganja, Warga Negara Malaysia Ditangkap Mangupura (Bali Post) Pria dengan kewarganegaraan Malaysia berinisial MAB (28), ditangkap di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Jumat (18/8) kemarin. Pasalnya, MAB membawa dua linting ganja di

saku celananya. Selanjutnya tersangka dibawa ke Kantor Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai. Informasi yang diperoleh di lapangan, penangkapan itu dilakukan pukul 11.30 Wita. Pelaku datang dari Kualalumpur, Malaysia naik

pesawat Malindo Air. Setelah melakukan proses administrasi stamp paspor di konter Imigrasi, pelaku mengambil bagasi di counveyer dan menuju keluar. Saat melintas di mesin Xray, petugas Bea dan Cukai melihat gerak-gerik pelaku

mencurigakan. Selanjutnya petugas mengamankan pelaku dan dilakukan pengeledahan. Saat pengeledahan, di dalam saku celananya sebelah kiri ditemukan dua linting ganja kering siap pakai yang dimasukkan dalam batang rokok. Pelaku beserta ba-

rang bukti diamankan oleh petugas Bea dan Cukai untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kepala Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai Budi Harjanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. (kmb36)

Pancer Langiit Semarakkan Pembukaan ”SeaSandLand” Tampilkan 15 Kostum Terbaik PERGELARAN Beach Festival dengan tema “SeaSandLand” yang digelar serangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 di Pantai Kuta, belum lama ini berjalan semarak. Parade ini melibatkan masyarakat Desa Adat Kuta yang terdiri dari 14 banjar dan juga melibatkan komponen masyarakat lainnya dengan menampilkan parade kesenian tradisional Nusantara. Yayasan Pancer Langiit yang berbasis di Kelurahan Kapal, Mengwi, Badung sebagai salah satu peserta pada pembukaan SeaSandLand menurunkan sebanyak 15 kostum terbaik yang sebelumnya menjadi juara pada berbagai event bergengsi tingkat nasional maupun internasional. Pembina Yayasan Pancer Langiit A.A. Gede Agung Rahmaputra mengatakan, tema yang dibawakan yaitu semua tentang alam semesta beserta isinya. Seperti ikan mas koi, jalak, Saraswati, lotus dan sebagainya. “Sebagian besar menggunakan bahan alami

dan juga olahan spons khas dari Pancer langiit,” ujarnya. Menurut Agung Rahma Putra, pada setiap kostum yang dibuat Pancer Langiit, ada juga menggunakan bahan daur ulang, seperti dari lontar bekas penjor. Melalui keikutsertaan pada SeaSandLand ini, pihaknya berharap agar upaya pengembangan dan pelestarian seni tetap dipertahankan. Selain itu, diharapkan agar tidak hanya pengembangan seni atau pelestarian seni saja yang diperhatikan, namun keduanya harus diseimbangkan. Makna yang ingin disampaikan melalui parade ini, menurut Agung Rahmaputra tidak hanya seni Bali saja yang ditampilkan. Namun juga menghadirkan tema dari provinsi lain, seperti budaya Batak. Ke depan pihaknya berharap Bali bisa menjadi sentranya dunia. Ia juga berharap, spirit Bhinneka Tunggal Ika betul-betul dibangkitkan melalui seni budaya. “Kami harap Bali bisa menjadi sentra budaya dunia,” tegasnya. (edi)

Bali Post/edi

PARADE - Penampilan Yayasan Pancer Langiit pada Parade Nusantara serangkaian Pagelaran Beach Festival bertema SeaSandLand di Kuta, belum lama ini.


daerah

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Undhira Luncurkan Prodi Baru S-1 Akuntansi

Visinya Hasilkan SDM Unggul dan Profesional

YUDISIUM - Ketua STIE Triatma Mulya I Ketut Putra Suarthana (empat dari kiri) berfoto bersama mahasiswa lulusan terbaik dan dosen terfavorit pada Yudisium XII Program Pascasarjana dan XV Sarjana STIE Triatma Mulya.

STIE Triatma Mulya Gelar Yudisium XII Program Pascasarjana dan XV Sarjana

SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Triatma Mulya menggelar upacara Yudisium XII Program Pascasarjana dan Yudisium XV Sarjana di Aula Kampus STIE Triatma Mulya, Jumat (18/8) kemarin. Sebanyak 177 mahasiswa diyudisium terdiri atas 38 orang dari Program Pascasarjana, 111 orang S-1 Manajemen dan 28 orang S-1 Akuntansi. Mereka akan diwisuda pada 22 Agustus mendatang di Puri Saron, Seminyak. Lulusan terbaik pada yudisium kali ini masing-masing I Made Sumitra, S.E., M.M. (IPK 3,91) dari Program Pascasarjana, Debora Angelina Halawa (IPK 4,00) dari Prgram S-1 Manajemen dan Ayu Putu Fitri Aristiani (IPK 3,90) dari Program S-1 Akuntansi. Upacara yudisium dihadiri Ketua Yayasan Triatma Surya Jaya Jemmy Harry Putu Suarthana, S.ST.Par., M.M., Ketua STIE Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M. beserta tiga pembantu ketua, Kepala Program Pascasarjana Dr. Ni Luh Putu Agustini Karta, S.E., M.M., Ketua Prodi S-1 Manajemen A.A. Ketut Sri Asih, S.E., M.M., Ketua Prodi S-1 Akuntansi Komang Krishna Yogantara, S.E., M.Si.,

Kepala SMK Pariwisata Triatma Jaya Dra. Ni Luh Putu Yuli Hermayati, M.M. dan seluruh jajaran manajemen Yayayasan Triatma Surya Jaya. Ketua Panitia yang juga Kepala Program Pascasarjana Dr. Ni Luh Putu Agustini Karta, S.E., M.M. dalam sambutannya mengatakan, upacara yudisium merupakan salah satu kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang telah dilaksanakan pada tahun akademik 2016-2017 yang akan diakhiri dengan upacara wisuda pada 22 Agustus. Dalam rangka meningkatkan kualitas akademik, STIE Triatma Mulya telah melakukan reakreditasi dengan hasil akreditasi B untuk semua prodi. Pada aspek quality, kerja keras Tim Penjamin Mutu STIE Triatma Mulya telah memiliki dokumen penjaminan mutu, manual mutu, standar mutu dan standar operating prosedur. ‘’Total 24 standar beserta turunannya sudah diaplikasikan di masing-masing prodi dan akan diaudit internal dalam waktu dekat,’’ tandas Agustini. Selain itu, pada aspek kemahasiswaan, mahasiswa STIE Triatma Mulya telah meraih beberapa

prestasi dalam membangun spirit kewirausahaan dan memiliki soft skill yang tangguh. Bahkan, Prodi Manajemen dan Akuntansi berhasil menjadi juara dalam lomba penelitian dan karya ilmiah Dikti serta lomba Olimpiade Akuntansi. ‘’Yang sangat membanggakan, STIE Triatma Mulya menjadi juara dua lomba cerdas cermat Pancasila dan bela negara. STIE Triatma Mulya hanya belum mampu mengatasi Universitas Udayana,’’ ujarnya disambut riuh tepuk tangan. Ketua STIE Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, M.M. menyampaikan selama 18 tahun berjalan, STIE Triatma Mulya telah menamatkan 2.248 mahasiswa yang terdiri atas 1.999 sarjana (S-1) dan 251 mahasiswa S-2, ditambah 177 mahasiswa yang akan diwisuda pada 22 Agustus. Ia berharap mahasiswa yang akan diwisuda bisa bergabung dengan Ikamaya STIE, sehingga tetap bisa berperan dalam memajukan pendidikan dan kampus STIE Triatma Mulya ke depannya. Selain itu, mahasiswa lulusan sarjana diminta melanjutkan ke S-2 di Program Pascasarjana STIE Triatma Mulya. (ad1286)

Tempati Hutan Negara Tanpa Izin

Seorang Warga Dievakuasi Singaraja (Bali Post) – Seorang warga yang mengaku berasal dari Kota Denpasar terpaksa dievakuasi dari hutan negara di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Jumat (18/8) kemarin. Warga ini dipindahkan karena nekat menempati hutan negara tanpa izin dari aparat terkait. Evakuasi dilakukan bersama oleh Sekdes Desa Tambakan, personel Kepala Resor Polisi Hutan (KRPH) Provinsi Bali, petugas Kehutanan Bali Utara, Limas Desa Tambakan, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Tambakan. Warga tersebut diketahui memasuki hutan negara sejak 6 Juli lalu tanpa izin dari instansi terkait. Kapolsek Kubutambahan AKP Komang Sura Maryantika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya menjelaskan, sebelumnya tim telah melalukan komunikasi dengan pihak keluarga. Koordinasi itu untuk

membujuk agar warga tersebut meninggalkan hutan negara, akan tetapi ditolaknya. Khawatir tindakannya dicontoh dan diikuti warga lainnya, tim sepakat mengevakuasi pria dimaksud. ‘’Berkat

kerja sama banyak pihak yang bersangkutan dapat dibujuk dan mau meninggalkan hutan untuk kembali bergabung dengan keluarganya dalam keadaan sehat,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

EVAKUASI - Seorang warga yang mengaku dari Denpasar dievakuasi lantaran nekat tinggal di hutan Desa Tambakan tanpa izin.

Tarian Nusantara untuk Tumbuhkan Nasionalisme

Banyuwangi (Bali Post) Perayaan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (17/8), berbeda dari sebelumnya. Upacara dimeriahkan tarian kolosal Nusantara. Tak kurang dari 600 penari tampil dalam kegiatan ini. Tarian Nusantara ‘’Pelangi dari Timur’’ ini mengisahkan keragaman budaya dan adat di Banyuwangi. Diiringi alunan musik khas Banyuwangi, ratusan penari pelajar unjuk gigi di Alun-alun Blambangan. Mereka membawakan seluruh budaya dari etnis di Banyuwangi, mulai Jawa, Madura, Tionghoa, Bali hingga

Using (suku asli Banyuwangi). Seluruhnya dikemas menarik, indah dalam bentuk tarian. Selain peserta upacara, penampilan ini menarik perhatian warga Kota Banyuwangi. ‘’Belakangan ini semangat nasionalisme kita mulai berkurang. HUT Kemerdekaan menjadi momen untuk kembali menebalkan cinta Tanah Air yang diwujudkan dengan tari kolosal Nusantara,’’ kata Wabup Banyuwangi Yusuf Widiatmoko usai menjadi inspektur upacara pada peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Menurutnya, tari kolosal sebagai salah satu cara Banyuwangi menunjukkan tetap memiliki se-

mangat nasionalis dan Pancasila. Rencananya tarian kolosal ini akan menjadi agenda tahunan setiap HUT Proklamasi. ‘’Setiap tahun akan kami kemas berbeda. Intinya, mengajak pelajar menumbuhkan nasionalisme lewat tarian,’’ jelas Yusuf. HUT Kemerdekaan juga diisi pengibaran bendera Merah Putih raksasa di Masjid Agung Baiturohman. Bendera raksasa ini ide dari jajaran Muspika Kota Banyuwangi untuk membangkitkan nasionalisme. Ada juga parade pesawat latih dari sekolah pilot di Blimbingsari, Banyuwangi. Beberapa peswat latih mengudara di atas alun-alun ketika tarian kolosal berlangsung. (kmb30)

Bali Post/kmb30

TARI BALI - Tarian Bali dalam sendratari kolosal Nusantara di Taman Blambangan, Banyuwangi.

UNIVERSITAS Dhyana Pura meluncurkan program studi baru yaitu Prodi S-1 Akuntansi, Jumat (18/8) kemarin. Pada saat bersamaan dilakukan penandatanganan MoU dengan Zezt Hotel dan Golden Tulip Hotel untuk penempatan mahasiswa PKL nantinya. Setelah itu dilaksanakan kuliah umum ‘’Peran Lembaga Pendidikan Tinggi Dalam Mempersiapkan Akuntan yang Berdaya Saing di Sektor Pariwisata’’ dengan pembicara Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak., CPA., CA. Rektor Undhira Dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. mengatakan, Undhira telah memperoleh izin membuka prodi baru sejak Juli lalu. Ini sesuai dengan hari kelahiran Undhira pada Juli 2011. ‘’Pada bulan Juli Undhira juga dipercaya menyelenggarakan program S-1 Akuntansi. Ini merupakan kado terindah bagi Undhira,’’ ujarnya. Dalam waktu kurang dari satu bulan sejak Prodi Akuntansi Undhira dibuka, telah ada 30 calon mahasiswa mendaftar, 20 di antaranya sudah membayar. Di tengah bangsa membangun sistem yang transparan dan akuntabel maka perlu tenaga akuntan yang

bersih beritegritas yang kuat. Program pemerintah yang membangun dari desa memerlukan tenaga akuntan yang kuat dan berintegritas. Undhira mengembangkan tujuh karakter, dua di antaranya yaitu karakter percaya diri dan berintegritas merupakan modal besar untuk masuk ke karakter berikutnya. Karakter ketiga bisa menerima perbedaan, karakter memimpin, kreatif dan profesional. Ketua Porgram Studi Akuntansi Undhira Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani, S.E., M.Si., Ak. mengungkapkan, visi Prodi Akuntansi adalah menghasilkan SDM yang unggul dan profesional di bidang keuangan dan audit tahun 2024. Untuk menuju visi tersebut harus didukung beberapa aspek, salah satunya memiliki tenaga dosen yang ahli di bidangnya. Dosen akuntansi yang dominan diisi dosen yang masih muda memiliki semangat yang tinggi. Mengingat Indonesia dulunya dibangun oleh orang-orang muda, ia optimis dosen akuntansi yang muda lebih semangat membangun generasi muda akuntansi yang profesional. Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Prof. Raka Suardana mengucapkan selamat kepada Undhira yang telah

memperoleh izin penyelenggaraan Prodi Akuntansi. ‘’Turunnya izin prodi jauh lebih sulit. Saya selaku guru besar di Kopertis wilayah VIII berkeliling melakukan pendampingan akreditasi pada perguruan tinggi di Wilayah VIII. Saya salut terhadap suasana akademis di Undhira yang luar biasa. Mahasiswa pun bangga akan kampusnya,’’ jelasnya. Sementara dari proses belajar mengajar, prodi yang diakui harus terakreditasi. Saat pertama dibuka, akreditasi yang dimiliki adalah C. Akreditasi tersebut hanya berlaku dua tahun. Enam bulan sebelum dua tahun harus sudah mengajukan akreditasi. Undhira telah memiliki modal awal, yaitu tujuh orang dosen yang mesti dimaksimalkan dalam waktu satu setengah tahun ke depan. Prof. Dr. I Wayan Ramantha dalam kuliah umumnya menyinggung soal akuntansi dana desa. Miliaran dana digelontorkan ke desa, namun desa tidak berani merealisasikan dana tersebut. Salah satu ketakutan yang dialami adalah soal pertanggungjawabannya. Ia berharap dengan Prodi Akuntansi yang dimiliki, Undhira dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat membantu akuntansi keuangan dana desa agar lebih transparan. (ad1288)

BUKA PRODI - Pembukaan prodi baru S-1 Akuntansi Undhira oleh Rektor Undhira Made Nyandra ditandai pemukulan gong.

Berperan Berantas Narkoba

Hakim dan Jaksa Mesti Terapkan Hukuman Maksimal

Denpasar (Bali Post) Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian begitu gencar melakukan pemberantasan narkoba karena pemerintah sudah menyatakan bahwa Indonesia gawat narkoba. Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose bahkan mengancam akan menembak anggotanya yang terlibat dalam kasus narkoba. Apalagi kalau ada oknum yang bekerja sama dengan pihak terkait seperti jaksa sebagai penuntut atau hakim yang memberi hukuman. Berkaca dalam kasus narkoba, baik BNN maupun kepolisian sudah sering menyampaikan bahwa penanganan narkoba tidak mesti hanya dibebankan pada polisi dan BNN. Pengadilan dan masyarakat sangat berperan. Khusus pengadilan merupakan ujung tombak di akhir pemberantasan narkoba karena jaksa sebagai penuntut dan hakim yang memutus besarnya hukuman mereka yang terlibat narkoba. Pengamat sekaligus praktisi hukum Ketut Rinata sepaham bahwa pengadilan dan kejaksaan harus memberi efek jera pada

pelaku narkoba, apalagi pengedar. Demikian pula orang asing yang menyelundupkan narkoba harus dihukum maksimal, bukan melakukan kompromi. ‘’Kalau benar-benar jaringan, seharusnya jaksa memberikan tuntutan hukum maksimal, bahkan hukuman mati,’’ ucapnya, beberapa hari lalu. Begitu pula majelis hakim yang memberi vonis, harus menjatuhkan vonis yang setimpal apa pun alasannya. ‘’Kalau memang benar itu jaringan harus ditumpas sampai ke akar-akarnya sehingga ada efek jera,’’ tegas Rinata. Praktisi hukum lainnya, Wayan Sumardika, sangat mengapresiasi sikap Kapolda Bali dan jajarannya yang begitu concern dalam pemberantasan narkoba. Menurutnya, untuk menekan adanya ruang bagi mereka yang menjadi pengedar narkoba, apalagi masuk dalam jaringan internasional atau jaringan antarprovinsi, ketiga penegak hukum, yakni polisi, jaksa dan hakim mesti menerapkan standar hukuman maksimal dalam tuntutan atau vonis. ‘’Indonesia sudah

status gawat narkoba. Yang paling mendesak dibutuhkan bangsa kita saat ini terhadap penanganan pidana narkoba adalah harus adanya kesepakatan tiga institusi penegak hukum tentang standar pemberatan hukuman pidana bagi pelaku narkoba,’’ jelasnya. Menurutnya, hukuman maksimal sangat ampuh diterapkan tanpa ada kompromi tedeng aling di kalangan penegak hukum. Apalagi mereka yang masuk jaringan internasional sudah sepatutnya diberlakukan hukuman maksimal, karena narkoba bisa meracuni anak cucu bangsa ini. Jika dalam persidangan pelaku jaringan narkoba terdakwanya diancam hukuman maksimal 10 tahun, tidak ada celah buat jaksa atau hakim melakukan konspirasi dengan menuntut atau menjatuhkan hukuman pidana paling ringan. ‘’Misalnya tuntutan jaksa 3 tahun vonis bisa 1,5 tahun. Harus tegas dengan ancaman dan vonis maksimal 10 tahun diterapkan sebagai standar. Apalagi jika pelakunya aparat, mestinya dilakukan pemberatan,’’ ujar Sumardika. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus sangat ditunggu-tunggu oleh narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan. Di samping mengikuti apel untuk memperingati Detikdetik Proklamasi, para napi juga menunggu pengumuman remisi dari Depkum HAM RI. Pengurangan hukuman ini sudah menjadi tradisi pada Hari Kemerdekaan di samping hari raya keagamaan. Kepala Lapas Kelas II A Kota Denpasar di Kerobokan Tonny Nainggolan, Kamis (17/8), mengatakan sebanyak 566 napi diusulkan mendapatkan remisi, namun hanya 458 yang terealisasi dan belasan di antaranya langsung bebas bersyarat. Dari jumlah napi yang mendapatkan remisi, 10 orang di antaranya warga asing. Sementara napi yang tidak mendapatkan remisi 896 orang. Mereka sudah diajukan, namun belum memenuhi syarat dan ada yang belum waktunya mendapatkan remisi. Saat ini napi di Lapas Kerobokan tercatat 1.464, padahal karena kapasitas lapas hanya 347 orang. Perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI juga menjadi momen berharga bagi empat napi di Lapas Banyuwangi. Keempatnya langsung bebas setelah mendapat remisi. Seluruhnya sudah menjalani pidana lebih dari dua

per tiga masa hukuman. Total 325 napi yang mendapat remisi mulai satu hingga lima bulan. ‘’Remisi ini amanat UU. Ketika HUT Kemerdekaan, para napi yang memenuhi syarat diberikan remisi,’’ kata Kepala Lapas Kelas IIB Banyuwangi Arimin. Ditambahkan, pemberian remisi ini melalui tahap penilaian yang ketat. Syaratnya, minimal sudah menjalani masa tahanan enam bulan dan berkelakuan baik selama di lapas. Selain remisi, pihaknya memberikan layanan baru kepada para napi, yakni cuti mengunjungi keluarga. Kebijakan

ini memberikan kesempatan kepada napi pulang ke rumahnya maksimal dua hari. Khusus yang rumahnya jauh, diberikan tambahan perjalanan selama dua hari. Selama cuti, para napi diberikan kebebasan berkumpul bersama keluarga. Menurut Arimin, cuti mengunjungi keluarga ini sangat efektif bagi pembinaan para napi. Prosesnya juga tak rumit. Jika persyaratannya lengkap, pasti dikabulkan mendapatkan cuti. Selama cuti, napi akan diantarjemput saat pulang ke rumah. (kmb37/kmb30)

458 Napi Lapas Kerobokan Dapat Remisi

Bali Post/kmb30

BERSUJUD - Para napi bersujud syukur setelah bebas dari Lapas Banyuwangi, Kamis (17/8).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

5

Bekerja ke Luar Negeri Harus Lewat Prosedur Legal

Denpasar (Bali Post) Puluhan perempuan asal Bali dikabarkan disekap di Turki. Mereka diduga berangkat ke Turki memakai paspor untuk berlibur dengan niat untuk bekerja. Namun, sesampainya di negara itu, paspor mereka dirampas dan kini dipaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK). Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal itu. Pihaknya sudah menghubungi langsung Kedutaan Besar Indonesia di Turki dan hasilnya nihil. ‘’Belum ada informasinya. Harapan kami tidak ada, tapi kami akan melakukan pengecekan terus,’’ ujarnya, Kamis (17/8) lalu. Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Bali Maryoto Sumadi mengatakan, niat bekerja di luar negeri memakai paspor untuk berlibur sejatinya problem yang kini tengah dihadapi terkait pengiriman TKI ke luar negeri. Persoalan seperti ini sedang diselesaikan oleh instansi terkait termasuk Imigrasi, mengingat bepergian ke luar negeri pasti melalui proses pemeriksaan di Imigrasi. Menurutnya, para pelaku (TKI ilegal) kerap lolos lantaran sudah memenuhi persyaratan formal pada saat mengajukan permohonan paspor. Mereka juga

tidak melanggar peraturan perundangundangan yang ada dalam prosesnya. Itu sebabnya TKI tersebut bisa lolos ke luar negeri berbekal paspor untuk berlibur. ‘’Ada proses wawancara yang bisa kami gunakan untuk terus menanyakan kepada mereka tentang maksud dan keberangkatannya. Cuma persoalannya kan kembali lagi kami menjaga jangan sampai melanggar HAM karena tidak ada kewajiban Imigrasi untuk menekan mereka sampai ngaku mau bekerja atau tidak,’’ terang mantan Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Ditjen Imigrasi itu. Maryoto menambahkan, TKI ilegal rata-rata mengaku melancong atau mengunjungi keluarganya. Kalau pergi ke negara seperti Arab Saudi umumnya memakai alasan ziarah. Bepergian ke luar negeri untuk keperluan melancong tentu saja membutuhkan biaya tinggi. Akan tetapi bila diperhatikan dengan seksama, postur atau penampilan mereka tak ja-

rang menimbulkan rasa curiga. Apakah memang benar yang bersangkutan akan pergi melancong atau berziarah. ‘’Tetapi kami tetap berupaya memberikan pemahaman kepada para pemohon paspor kalau mau bekerja lebih baik gunakan jalur resmi yang terdaftar di pemerintah, sehingga upaya perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri terjamin,’’ imbuhnya. Kalau sejak awal sudah mengelabui petugas, Maryoto menyatakan keberadaan mereka di luar negeri akhirnya berada di luar jangkauan instansi terkait, khususnya Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Nasional Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. Kementerian Luar Negeri yang mempunyai fungsi perlindungan warga negara Indonesia juga merasa kesulitan. ‘’Begitu mereka bisa keluar Indonesia sampai di Turki (misalnya), di bandara internasional di Turki sudah langsung masuk jaringan yang tidak bisa lagi kami masuk ke sana, sehingga potensi-potensi selalu ada untuk dijadikan PSK atau penganiayaan. Yang kami khawatirkan mereka bergabung dengan kelompokkelompok radikal,’’ tandasnya. (kmb32)

NTB Gelar Karnaval Pesona Lombok Sumbawa

Bali Post/wan

LPJ TENAGA SURYA - Sejumlah kendaraan melintas di dekat pekerja yang sedang memasang tiang lampu penerangan jalan bertenaga surya di salah satu titik dekat penjual tanaman hias di kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, Tohpati, Denpasar Timur, Jumat (18/8) kemarin.

Rote Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan

Kupang (Bali Post) – Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai lokasi pusat pengembangan produk dan hasil kelautan dan perikanan guna meningkatkan produksi perikanan. Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Stasiun KIPM Kelas I Kupang Edi Santoso dihubungi di Kupang, Jumat (18/8) kemarin, menyatakan pusat sentral produk pengembangan kelautan dan perikanan merupakan salah satu program yang gencar dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendorong peningkatan produksi peri-

kanan di wilayah perbatasan dengan negara asing. Hal itu terkait langkah antisipasi Balai Karantina Perikanan Kupang, setelah ditetapkannya Kabupaten Rote Ndao sebagai pusat pengembangan produk dan pengolahan hasil kelautan dan perikanan di provinsi berbasis kepulauan ini. Kementerian Perikanan dan Kelautan di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pujiastuti telah mengalokasikan anggaran Rp 350 miliar melalui APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengelolaan dan pengembangan pulau-pulau kecil di kawasan pebatasan yang tersebar di 15 lokasi, yaitu Pulau Rote Natuna, Simeulue, Mentawai, Nunukan, Tahuna, Morotai,

Biak Numfor, Sangihe, Moa, Tual, Saumlaki, Sarmi, Tahuna dan Merauke. Menurut Edy, dalam mendukung program yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan, Balai Karantina Kupang telah melakukan langkah antisipasi berupa pembentukan pos karantina perikanan di pulau terselatan Indonesia yang berbatasan dengan negara Australia itu. ‘’Untuk menyukseskan program ini, kami yang merupakan binaan Kementerian Kelautan dan Paerikanan sudah siap mendukung program ini dalam kaitan pengendalian mutu pengolahan ikan dengan membentuk pos pemantau pengendalian mutu di daerah itu,’’ kata Edy. (ant)

NTT dan NTB Masuk PIT Kupang (Bali Post) – Pemerintah menargetkan 10.300 desa tertinggal yang sebagian besar berada di Indonesia Bagian Timur teraliri listrik pada 2019. Target ini ditetapkan karena hingga 2016 masih ada sekitar 12.659 desa belum teraliri listrik secara nasional dan dari total itu 2.519 di antaranya masih gelap pada malam hari. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Nusa Tenggara Timur (NTB) Bone Marasit mengatakan hal itu di Kupang, Jumat (18/8) kemarin. Untuk mewujudkan target itu, diterbitkanlah program yang dinamakan Program Indonesia Terang (PIT) dengan rasio elektrifikasi akan meningkat dari 85 persen pada 2015 menjadi 97 persen pada 2019. Jumlah 12.659 desa yang mencakup 16 persen dari total desa dengan 2.527.469 KK dan 9.970.286 jiwa dengan total kebutuhan daya untuk PIT itu mencapai 500 MW hingga 1.000 MW. Tahapan program dimulai dari konsolidasi data dan sinkronisasi perencanaan di tingkat pusat yang tuntas Maret 2016. Selanjutnya dilakukan pelatihan perencanaan kelistrikan desa selama periode Maret-Juni 2016. Tahapan berikutnya adalah perencanaan kelistrikan

desa di tingkat provinsi dan kabupaten sepanjang 2016. Terakhir, implementasi PIT yang dimulai tahun ini dengan sejumlah lokasi percontohan dan dilanjutkan secara menyeluruh hingga 2019. PIT akan dimulai di enam provinsi paling timur Indonesia, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT dan NTB yang mencakup 65 persen desa tanpa listrik. Khusus untuk NTT hingga akhir 2016 Rasio Elektrifikasi (RE) baru 58 persen. ‘’Kenyataan ini seakan-akan NTT bukan bagian dari Indonesia. Karena dengan rasio elektrifikasi seperti itu artinya ada 42 persen masyarakat NTT masih hidup dalam kegelapan atau belum mendapat listrik,’’ katanya. Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni mempresentasikan bahwa rasio elektrifikasi di NTT hingga tahun 2015 baru mencapai 58,67 persen. Rasio desa berlistrik NTT tahun 2015 sebesar 62,35 persen. Total daya mampu seluruh sistem NTT posisi Juli 2016 sebesar 161,56 mega watt (MW), dengan cadangan 18,54 MW. Total konsumsi listrik tahun 2015 sebesar 749.751 MW dan proyeksi tahun 2016 sebesar 777.487 MW. (ant)

Harga Garam Petani Mesti Bertahan

Mataram (Bali Post) – Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Barat (NTB) berharap harga garam kasar di tingkat petani bisa bertahan di angka Rp 2.000 per kilogram meskipun sejumlah sentra produksi secara nasional sudah mulai panen. ‘’Idealnya petani memperoleh harga Rp 2.000 per kilogram. Mudah-mudahan bisa bertahan di kisaran harga tersebut,’’ kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB H. Lalu Hamdi di Mataram, Jumat (18/8) kemarin. Harga garam kasar di tingkat petani sempat mencapai Rp 3.300 hingga Rp 3.400 per kilogram sebelum Idul Fitri 2017. Harga tersebut mengalami kenaikan yang relatif tinggi, yakni dari Rp 500 per kilogram. Adanya kenaikan harga garam di tingkat petani

disebabkan terjadinya gagal panen akibat anomali cuaca yang terjadi hampir di semua sentra produksi, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Dinas Kelautan dan Perikanan NTB mencatat produksi garam rakyat anjlok dari angka 178.605 ton pada 2015 menjadi hanya 24.307 ton pada 2016. Menurut Hamdi, harga garam kasar di tingkat petani sudah mulai turun menjadi Rp 2.500 hingga Rp 2.000 per kilogram. Hal ini disebabkan adanya panen yang terjadi hampir di semua sentra produksi sejak Juli 2017. ‘’Panen garam bisa terjadi pada Juli hingga Oktober setiap tahunnya. Saat ini panen sudah terjadi hampir di semua sentra produksi secara nasional,’’ ujarnya. Untuk melindungi petani agar tidak mengalami keru-

gian karena jatuhnya harga garam pada saat musim panen raya, diperlukan semacam kebijakan pemerintah terkait dengan harga pembelian pokok (HPP) di tingkat petani. Kebijakan tersebut perlu diambil sesuai dengan amanat UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam. Idealnya harga garam di tingkat petani adalah Rp 2.000 per kilogram dalam kondisi ekonomi saat ini. Harga tersebut sudah memberikan keuntungan bagi para petani garam. ‘’Untuk menyuarakan HPP garam di tingkat petani perlu dukungan semua provinsi sentra produksi karena itu masalah nasional. Kalau NTB saja tentu tidak bisa,’’ tegas Lalu Hamdi. (ant)

Mataram (Bali Post) – Ribuan warga Kota Mataram dan sekitarnya tumpah ruah di sepanjang Jalan Pejanggik menyaksikan karnaval budaya dalam rangka pembukaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 yang digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (18/8) sore kemarin. Kepala Din2as Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengatakan, karnaval itu merupakan rangkaian dari Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017 sesuai kalender pariwisata NTB yang dimulai 18 Agustus sampai 16 September. Kegiatan diikuti 10 kabupaten/kota di NTB dan didukung siswa-siswi SMA dan SMK. Peserta sekitar 1.500 orang dengan 12 kendaraan hias yang mencerminkan kekayaan dan potensi yang

ada di NTB. Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata Tazbir menegaskan, Kemenpar mengapresiasi Gubernur dan Wagub yang aktif dan sangat yakin mempromosikan NTB sebagai destinasi wisata tingkat internasional. ‘’Bukti sudah banyak kegiatan yang dilakukan di NTB,’’ ujarnya. Menurut Tazbir, secara nasional pariwisata Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi di ASEAN. Bahkan di dunia, Indonesia masuk 20 negara pertumbuhan wisman tertinggi dengan 24 persen. ‘’Di dalamnya saya yakin kontribusi NTB tidak bisa dipungkiri. Pak Gubernur dan Pemprov NTB sudah banyak sekali berbuat, tidak hanya event tapi juga meningkat-

kan kunjungan dengan akses penerbangan termasuk Korea. Mudah-mudahan nantinya bisa reguler,’’ terangnya. Ia menambahkan, NTB kini sudah terbuka aksesnya. Jika dulu NTB disebut bergantung pada Bali, sekarang tidak demikian. ‘’Bisa dibilang NTB sekarang tidak perlu Bali. Tidak ada transit. Mudah-mudahan bisa perbanyak direct flight. Ini sudah luar biasa. Menteri Pariwisata sudah menegaskan kemajuan pariwisata

daerah harus ada komitmen dari gubernur, wali kota dan bupati. Tanpa itu akan sulit,’’ tandas Tazbir. Turut hadir dalam karnaval budaya sebagai rangkaian acara pembukaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017, Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi, Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Sekda NTB H. Rosiady Sayuti dan ribuan warga Kota Mataram. (ant)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Marginalisme dan Tantangan Keamanan Indonesia PRESIDEN Joko Widodo dalam pidato di depan anggota MPR, menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia sudah turun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya dikatakan bahwa angka 28,59 juta orang penduduk miskin tahun 2015 menjadi 27,77 juta orang pada tahun 2017. Angka ini bisa riil, akan tetapi kalau kita bandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang 250 juta jiwa, tetap boleh dikatakan besar. Itu artinya, lebih dari 10 persen masyarakat Indonesia masih berada pada garis kemiskinan. Kita jelas apresiasi kerja keras pemerintah yang telah berhasil menekan kemiskinan tersebut sebanyak hampir satu juta orang dalam waktu dua tahun. Akan tetapi, pihakpihak yang kritis mengatakan bahwa angka penurunan itu relatif kecil. Seharusnya, dengan dukungan politik yang cukup tinggi dari rakyat, pemerintah dapat menekan kemiskinan lebih banyak lagi. Kemiskinan di negara berkembang memang menjadi problema di mana-mana. India yang sebagian masyarakatnya sudah modern dan demikian paham dengan teknologi digital, tetap tidak mampu memberantas kemiskinan di negaranya. Kemiskinan sebenarnya mempunyai dimensi kompleks. Di dalamnya ada masalah pendefinisian dan pengertian soal kemiskinan tersebut. Artinya menyangkut banyak indikator yang dilibatkan. Salah satu ukuran misalnya, adalah tentang lantai rumah yang masih terbuat dari tanah. Jika kita lihat sepintas, memang rumah itu kelihatan miskin. Tetapi manakala pemilik rumah sadar akan kesehatan dan kebersihan, lantai tanah tersebut justru menjadi penyokong lingkungan hidup yang sejuk. Sebaliknya, manakala ada rumah yang lantainya terbuat dari semen tetapi kebersihan tidak terjamin, maka lingkungan itu tidak akan sehat. Masyarakat yang tidak sehat tidak mampu menopang pembangunan. Sama saja kondisi ini dengan orang yang miskin secara ekonomi yang tidak mampu memberdayakan diri. Menyebutkan kemiskinan selalu menimbulkan diskusi yang panjang. Dalam skala internasional, Barat selalu menyebutkan bahwa terorisme bersumber dari kemiskinan di negara berkembang. Asumsinya, mereka yang miskin mudah dihasut untk berbuat apa saja asal mendapatkan imbalan. Imbalan ini bisa kesejahteraan, bantuan ekonomi atau bantuan kepada keluarga. Mereka juga mudah terhasut dengan janji-janji tentang surga dan sejenisnya. Inilah yang dalam pandangan Barat mampu menghipnotis masyarakat lapis bawah di negara berkembang tersandung radikalisme. Pelaku peledakan bom yang terjadi di Indonesia, Jakarta dan Bali, termasuk juga tokoh-tokoh teroris, dipandang dari sudut itu. Namun, dari sudut pandang yang lain, teroris tidak hanya muncul dari kelompok-kelompok miskin. Di Timur Tengah dan Eropa, mereka yang bertindak radikal justru dari kalangan menengah, muda dan malah berpendidikan. Mungkin yang lebih tepat dalam hal ini adalah marginalisme. Mereka yang berada dalam posisi marginallah yang mempunyai sikapsikap keras tersebut. Marginal ini mempunyai spektrum sosial yang luas karena menyangkut miskin, terpinggirkan, tidak mendapat perhatian, teralienasi pada bidang politik, kebijakan nasional dan seterusnya. Inilah yang menjadi penyebab kekerasan yang terjadi di Filipina, Srilanka, Thailand, dan mungkin juga di Jepang.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Rekomendasi Partai Politik

Pilgub Bali 2018 makin dekat. Sebagai penduduk Bali, saya sangat berharap partai politik bisa merekomendasikan kadernya atau calonnya lebih awal. Ini penting untuk menghindari konflik antarkader partai yang bertarung termasuk menghindai gesekan di akar rumput. Bagi saya, makin cepat partai politik merekomendasikan kader yang akan diajukan atau figur yang akan direkomendasikan jauh lebih baik. Selain calon bisa beradaptasi lebih awal dengan calon pemilihnya, kandidat juga bisa dinilai lebih awal oleh calon pemilihnya. Cara ini juga akan membuat solidaritas di tingkat kader partai akan terbangun lebih awal. Jika rekomendasi lambat dimunculkan, ada kemungkinan semua kader yang berambisi berlomba-lomba membuat baliho di jalanan. Ini sebenarnya bagus secara pilihan politik. Tapi eksesnya sangat rawan. Konflik akan terbuka antarpendukung calon. Padahal, mereka berada dalam satu partai politik. Selain kepada partai politik, saya juga berharap agar calon independen yang ingin muncul segera melakukan pendekatan publik. Jangan menunggu waktu sampai lewat, baru bergerak. Calon independen juga harus banyak melakukan komunikasi politik, mengingat jika terpilih juga akan berurusan dengan kader partai yang duduk di legislatif. Untuk itulah, saya sangat berharap Pilgub Bali 2018 bisa berjalan damai di tengah keprihatinan terhadap kondisi ekonomi krama Bali sebagai pemilih dominan. Wayan Putra Sesana Denpasar, Bali

Warna-warni Indonesia di Istana Merdeka

Sebagian besar masyarakat Indonesia terkejut sekaligus gembira dan membenarkan ketika para pejabat tinggi dan undangan yang hadir di Istana Merdeka pada perayaan HUT ke-72 Indonesia memakai pakaian adat berbagai budaya Indonesia. Terkejut, karena untuk pertama kali inilah para pejabat memakai pakaian seluruh daerah Indonesia dalam upacara resmi untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Oleh GPB Suka Arjawa ikatakan membenarkan, karena memang itulah Indonesia, sebuah lukisan alami warnawarni yang seharusnya dipahami oleh masyarakat. Elite pemerintah mempunyai kewajiban memperkenalkan dan meyakinkan itu kepada masyarakat. Pada era sebelumnya, entah pada zaman Orde Lama atau Orde Baru, pergelaran semacam ini bukan sama sekali tidak ada. Parade Bhinneka Tunggal Ika yang dilakukan pada perayaan ulang tahun RI, termasuk karnavalnya di daerah-daerah, juga mengenakan pakaian Bhinneka Tunggal Ika. Akan tetapi, kejutan yang diperlihatkan oleh elite pemerintah pada perayaan ulang tahun ke-72 Republik Indonesia ini, sesungguhnya memperlihatkan bahwa Indonesia mempunyai masalah. Penafsiran paling dalam terhadap kejutan di Istana Merdeka itu pada akhirnya memberikan gambaran kepada kita bahwa Indonesia mempunyai masalah terhadap kebinekaan. Karena ada masalah seperti itulah kemudian, sampai elite pun harus meyakinkan bahwa Indonesia ini benar-benar bineka. Secara mayoritas, masyarakat telah paham akan bineka yang dimi-

D

liki oleh Indonesia. Namun jika segelintir kelompok yang mempermasalahkan bineka itu mempunyai sumber daya besar untuk mengganggu, maka persoalan menjadi besar. Sumber daya yang dimiliki oleh segelintir kelompok itu bisa jadi dalam bentuk keberanian, kenekatan dan kengototaan, sampai dengan dukungan dana dari pihak mana pun. Dalamm konteks sumber daya besar yang dimiliki kelompokk kecil itu, maka mayoritas masyarakat yang sadar akan kebinekaan Indonesia yang kurang memiliki sumber daya, justru menjadi lemah dan kekurangan tenaga untuk memelihara kebinekaan menjadi lukisan Indonesia. Inilah persoalan besar yang dihadapi negara. Salah satu wujud persoalan besar yang dihadapai negara-bangsa Indonesia ini sayup-sayup terlihat pada pemilihan gubernur Jakarta beberapa waktu lalu. Saat ini mulai terdengar selentingan kalau fenomena seperti itu, dapat saja muncul lagi saat pemilihan presiden tahun 2019. Jika ini benar terjadi, maka sungguh berbahaya bagi negara-bangsa seperti Indonesia. Negara-bangsa yang dimaksudkan di sini adalah sebuah negara yang dibentuk dan dibangun dari berbagai

kelompok sub-bangsa (suku bangsa) atas kesepakatan bersama. Memelihara negara-bangsa seperti Indonesia, seharusnya juga memelihara keyakinan dan kesadaran tentang ragam bangsa-bangsa tersebut. Keragaman inilah yang mesti diingatkan. Dan cara paling ampuh, sekaligus paling mudah untuk mengingatkan adalah dengan memperlihatkan, mengingatkan dan membela masing-masing identitas bangsa tersebut. Identitas ini terlihat dalam budaya dan budaya yang paling mudah sekaligus paling indah dilihat adalah pakaian. Kira-kira inilah yang kurang ditampilkan di dalam sistem sosial Indonesia mutakhir. Penyiar televisi, lagu-lagu daerah, cerita pendek atau novel yang berbasis daerah, seolah lenyap dari pandangan populis di masyarakat Indonesia. Padahal, Indonesia kini mempunyai banyak kanal televisi, telah dibuai oleh teknolgi gawai, digital dan sebagainya. Pada titik itulah kemudian dapat dibaca bahwa pemerintah perlu turun tangan melalui elite-elitenya, memberikan pesan kepada siapa pun yang ada di Indonesia bahwa kebinekaan itu ada dan pemerintah siap untuk membela kebinekaan itu agar menjadi

pemersatu Indonesia. Level penyadaran ini sudah harus dilakukan oleh elite melalui pakaian yang harus dikenakannya sendiri. Pengenaan baju adat oleh diri yang bukan pada akar budayanya sendiri, merupakan bukti pembelaan melalui pesan bahwa mereka menghargai, mengakui budaya tersebut. Jadi, tidak harus menteri yang berasal dari Jawa memakai pakaian adat Jawa. Joko Widodo sendiri memakai pakaian adat dari Kalimantan. Itulah bentuk pembelaan dan pengakuan para pejabat Indonesia dan ditampilkan ke seluruh pelosok wilayah negara, tepat pada hari ulang tahun Republik Indonesia. Jelas pesan itu ditangkap oleh sebagian besar masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. Tontonan itu, bukan sekadar tontonan tetapi penyadaran secara nasional dan upaya membangkitkan kebanggaan terhadap budaya bersangkutan. Masyarakat Kalimantan Selatan pasti senang dengan pakaian adat yang dikenakan oleh Presiden Joko Widodo. Jika elite pemerintah telah melakukan hal itu, akan secara mudah diikuti oleh elite-elite lainnya. Pengenaan pakaian, yang artinya juga berada paling dekat dengan diri (tubuh) manusia, secara langsung atau tidak langsung akan menampilkan bacaan, seterusnya menimbulkan penafsiran yang selanjutnya membentuk pengetahuan kepada pemakainya. Pengetahuan ini digabung dengan pengetahuan budaya yang dimiliki oleh pemakai tersebut, akan melahirkan pengetahuan baru. Endapan pengetahuan inilah yang akan menimbulkan kesadaran ten-

Membangun Persatuan Melalui WhatsApp

WhatsApp (WA) merupakan bagian kecil dari media sosial yang sering kali juga digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk meng-share informasi dari website, kemudian di-copy paste lewat grup WA. Itulah fakta yang berkembang di era teknologi saat ini. Informasi melaju lebih cepat dengan adanya teknologi tanpa adanya kontrol, seleksi dan sikap kritisisme dari pemakai WhatsApp. Alat teknologi WhatsApp ini terkadang juga bisa melahirkan disinfomasi jika kita salah meng-share sebuah berita atau informasi ke teman atau ke grup WA, sehingga akan melahirkan konflik antarpertemenan serta menimbulkan kebencian bagi yang tidak senang dengan informasi yang telah di-share ke WhatsApp Group ke beberapa teman, melainkan juga berdampak pada terputusnya silaturahmi kebangsaan dan bahkan kemudian mereka ada yang (left) keluar dari grup WA maupun memblokir nomor WA temen. Hal seperti itulah yang harus kita hindari secara bersama ketika kita bangsa Indonesia ini ingin merajut Ukhuwah Kebangsaan dan kemanusiaan melalui media sosial yang berupa WhatsApp. Karena itu, untuk menghindari sikap saling benci dan dendam dengan temanteman yang ada di grup WA demi melahirkan sikap persaudaran atau Ukhuwah kemanusiaan antarsesama umat manusia Indonesia. Maka ada beberapa

Oleh Syahrul Kirom, M.Phil. faktor yang perlu diperhatikan. Pertama, melakukan tabayun jika menerima berita yang mencurigakan. Tabayun berarti menyelidiki kesahihan satu berita atau informasi dengan melakukan check and recheck dari sumber lain sebelum bertindak lanjut. Kedua, dalam menerima berita atau informasi kita jangan mudah tersinggung atau terhina, tapi kita saling menghormati apa yang telah di-share informasi di grup WA. Ketiga, dalam menerima berita informasi dari grup WA, janganlah kita berprasangka buruk kepada orang lain. Berburuk sangka hanya akan menumbuhkan sikap saling mencurigai yang pada akhirnya dapat merusak ukhuwah atau persaudaraan serta permusuhan dengan teman yang lainya. Karena itu, kita sebagai pengguna WhatsApp harus selalu bersikap kritisfilosofis dalam menerima pesan informasi. Keberadaan WhatsApp sebagai alat teknologi yang diciptakan oleh manusia tentunya memiliki risiko dan dampak sosial bahkan dampak disintegrasi bangsa. Emmanuel G. Mesthene dalam tulisannya “The Social Impact of Technological Change” menegaskan bahwa teknologi

telah membawa perubahan dari segi pemikiran dan bahkan pada gaya hidup manusia (2003:617). Karena itu, alat teknologi yang berupa WhatsApp pun akan melahirkan pemikiran dan mengarah pada kebencian umat manusia jika informasi yang dishare untuk melahirkan pemikiran yang merusak ukhuwah umat manusia. Maka dari itu benar, jika Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Ma’ruf Amin menerbitkan Fatwa MUI nomor 24 tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial. Fatwa tersebut dibuat berdasarkan kekhawatiran akan maraknya ujaran kebencian dan permusuhan melalui media sosial. Fatwa tersebut bisa mencegah penyebaran konten media sosial yang berisi berita bohong dan mengarah pada upaya adu domba di tengah masyarakat. Selain itu, isinya jangan sampai berita bohong dan adu domba, dan yang sangat dirasakan sudah mengarah pada kebencian dan permusuhan. Hal inilah yang dilarang oleh agama. Dengan demikian, masyarakat Indonesia sebagai pemakai WhatsApp harus berhat-hati dalam meng-share berita atau informasi ke dalam grup WA maupun pesan secara pribadi ke WA teman yang lain.

tang kesamaan antarbudaya, kekaguman akan keindahan bahkan kekaguman dengan pola pikir masyarakat budaya masa lalu. Tafsiran bebas dari destar (udeng) yang dipakai oleh masyarakat Bali misalnya, sesungguhnya sama makna dengan destar yang dipakai di Madura, Sunda, Betawi, Melayu dan sebagainya. Jika ditafsirkan lagi, di masa lalu bukan tidak mungkin itu tertuju pada masyarakat gotong royong. Kepala yang diikat (seperti tentara Amerika Serikat pada film Rambo) membantu manusia lebih terkosentrasi, tahan lama, dan fokus dalam beraktivitas. Juga ikat pinggang (kopel) yang bermetamorfosis menjadi saput. Fenomena ini ditemukan meluas di seluruh Indonesia sampai pada budaya Melayu. Ikat pinggang yang besar di pinggang atau perut, membantu kita menahan beban di badan dan bertahan lebih lama bekerja. Bukankah gotong royong memerlukan sikap seperti itu? Jadi di tengah adanya tanda-tanda gangguan terhadap kebinekaan Indonesia, apa boleh buat saat 72 tahun kemerdekaan Indonesia harus memulai lagi langkah-langkah untuk lebih memahami apa yang ada di dalam budaya itu sendiri. Indonesia memiliki budaya tersendiri yang cocok dengan iklim, cuaca, tanah, geografi, laut, angin, bentuk tubuh, tinggi badan, napas dan sebagainya di Indonesia. Tidak usah jauh-jauh mengimpor budaya karena belum tentu cucok dengan apa yang ada di Indonesia. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Desa adat harus bangun ketahanan ekonomi krama Bali. - Bukan sebatas jaga budaya. *** Dulu impor, kini Indonesia sudah mulai ekspor bawang. - Jangan ulangi masa lalu. *** Soal kebinekaan, Presiden Jokowi telah memberi teladan. - Tinggal diteruskan.

Penulis, alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

sabtu umanis, 19 agustus 2017

PASANG PAVING - Sejumlah pekerja memasang paving pada proyek perbaikan trotoar di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung,

www.iklanbalipost.com

Denpasar, Jumat (18/8) kemarin.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Pansus Aset Sebut Tanah di Bali Hyatt Tak Pernah Dilepas Jadi Saham Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/kmb

SONGKET - Ni Kadek Winiyanti memeragakan proses menenun di Stan Kelompok Tenun Songket Arta Sedana, di lokasi Pameran Pembangunan HUT RI Karangasem.

Songket Sidemen Diminati Warga

Amlapura (Bali Post) Tak salah jika Pemkab Karangasem menjadikan kain endek sebagai salah satu maskot Kecamatan Sidemen. Selain banyak warga setempat yang menggeluti kerajinan tersebut, pangsa pasar endek itu juga cukup luas. Produk industri rumah tangga itu laris manis pada pada ajang Pameran Pembangunan HUT ke-72 RI yang dilaksanakan di areal parkir Stadion Amlapura, Jalur 11 Padangkerta. Produk endek karya perajin-perajin asal Sidemen itu ditampilkan dalam satu stan khusus di pojok tenggara lokasi pameran. Stannya dinamai Tenun Songket Arta Sedana atau sama dengan nama kelompok perajin tenun yang merupakan binaan Disperindag Karangasem. Sesuai namanya, stan tersebut juga menawarkan kain songket yang penjualannya juga cukup diminati dan laris manis. ‘’Songketnya sudah laku tujuh lembar, kalau endeknya sudah 27 lembar,’’ ungkap Ni Kadek Winiyanti (37), penjaga stan sekaligus anggota Kelompok Tenun Songket Arta Sedana, Jumat (18/8) siang kemarin. Kelompok Tenun Songket Arta Sedana itu bermarkas di Banjar Kebon, Desa Telaga Tawang, Sidemen. Pada awal berdiri tahun 2014 beranggotakan 20 perajin, tapi sekarang sudah membengkak menjadi 25 orang. Peningkatan jumlah anggota kelompok itu karena kerajinan tenun songket itu mampu memberi nilai tambah bagi pelakunya. Meski untung dari nenun tidak banyak namun program Disperindag mampu menciptakan lapangan kerja. Kain tenun produk Kelompok Arta Sedana itu dibandrol dengan harga bervariasi. Harganya tergantung pada bahannya. Untuk songket misalnya, ada empat jenis yaitu sutra, matris, katun, dan semisutra. Termurah berbahan matris Rp 900 ribu, sedangkan untuk sutra dipatok minimal Rp 4 juta. ‘’Yang sutra mahal karena rumit. Satu lembar dikerjakan sampai 1,5 bulan,’’ terang Winiyanti yang jaga stan bersama iparnya Sang Komang Ariani (33). Winiyanti sendiri termasuk master tenun. Dia sudah kerap ikut dalam pameran tingkat nasional. Seperti di Jakarta Conventioan Center (JCC), beberapa waktu lalu. Setiap ikut pameran, ibu dua anak itu juga selalu membawa peralatan tenunnya yang dinamai cagcag alias alat tenun bukan mesin. Dia membawa alat kerjanya itu bukan semata untuk memeragakan caranya menenun, tetapi juga karena tak ingin waktu senggang terbuang percuma. ‘’Harga kain tenun juga tergantung motifnya,’’ tuturnya sambil sibuk berjibaku dengan alat tenunnya. (kmb)

Peluang Pemprov Bali untuk mengambil kembali aset tanah di Bali Hyatt masih terbuka. Pasalnya, Pansus Aset di DPRD Bali menemukan bila sebetulnya tidak pernah ada pelepasan aset tanah menjadi saham. Di sisi lain, terbitnya HGB untuk PT Wyncor Bali yang kini menguasai aset itu pun cacat administrasi sesuai keputusan Menteri Agraria Tahun 2011. ‘’Setelah kita kumpulkan bahan, pertemukan para pihak, tanah Pemprov Bali di Hyatt itu tidak pernah tercatat di akta pendirian PT Sanur Bali Resort sebagai saham maupun modal dan tidak tercatat di PT Wyncor Bali. Surat bukti saham juga enggak ada, di APBD juga enggak ada. Tapi tanahnya ada, asal-usulnya DN 71 dan 72,’’ ujar Ketua Pansus Aset DPRD Bali I Nyoman Adnyana usai menggelar rapat dengan para pihak terkait aset Pemprov di Bali Hyatt, di DPRD Bali, Jumat (18/8) kemarin. Adnyana mengaku pada awalnya memang sempat bingung lantaran ada tiga versi kronologi aset di Bali Hyatt. Yakni kronologi versi PT Sanur Bali Resort Development Corporation, kronologi versi PT Wyncor Bali, dan kronologi versi Pemprov Bali. PT Wyncor Bali khususnya masih memakai acuan Salinan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No.SK.139/HGB/DA/72 yang salah satu isinya adalah Surat Pernyataan Pelepasan Hak Pengelolaan dari Gubernur Bali tanggal 27 Maret 1972. Padahal di tahun 2010, Menteri Agraria (BPN Pusat) telah melakukan gelar perkara dan memutuskan proses itu cacat administrasi di tahun 2011. ‘’Harusnya yang dipakai adalah acuan terakhir karena proses itu dianggap cacat administrasi oleh Menteri Agraria yang 2011 itu. Kan itu

DIPERKETAT - Pengamanan di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, terus diperketat. Ini sudah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir.

Amlapura (Bali Post) Pernyataan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak terhadap adanya dugaan ISIS membuat semua pihak kembali waspada. Seperti jajaran kepolisian yang kembali memperketat keamanan. Sementara di Karangasem, jajaran kepolisian langsung bergerak dengan menyasar kantong-kantong penduduk pendatang (duktang). Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana melihat informasi ini sangat serius. Meski belum jelas, yang dimaksud posisinya berada di mana, pihaknya harus tetap berinisiatif untuk mendalami informasi itu. Pihaknya juga sudah menginstruksikan jajarannya agar kembali memperketat pengamanan dan selalu waspada dalam bertugas. “Padangbai selalu jadi fokus kita,” kata Kapolres Ardana, Jumat (18/8) kemarin. Selain waspada di seluruh pintu keluar Bali dari Bali Timur, pihaknya juga sudah menginstruksikan untuk menyasar seluruh kantong pendatang di Karangasem. Ini dilakukan bekerja sama dengan kepala lingkungan sekitar. “Masuk ke kantong-kantong pendatang hingga masuk ke rumah kos-kosan sudah kami lakukan. Ini akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan,” kata Kasat Intelkam Polres Karangasem AKP Fahmi Hamdani. Pihaknya menambahkan, belum ditemukan adanya halhal yang mencurigakan, berkaitan dengan informasi itu. Meski demikian, pihaknya meminta informasi ini jangan dianggap sepele. Seluruh warga juga diminta harus tetap waspada, untuk bersama-sama mempersempit ruang gerak kelompok radikal ini di Bali. Sebelumnya, Pangdam menyampaikan informasi ini saat berkunjung ke Buleleng, belum lama ini. Setelah menyatakan itu di sana, dia kembali meminta masyarakat Bali waspada dan mempertegas informasi itu, saat hadir di Bali Post pada acara HUT ke-69 Bali Post, Rabu (16/8) lalu. Pesan Pangdam agar warga Bali waspada cukup beralasan. Sebab, dia mencontohkan peristiwa yang terjadi di Filipina. Di sana informasi awal sudah ada 50 anggota ISIS di negara itu. Tetapi, setelah dilakukan operasi militer selama 10 hari, ternyata sudah ada 250 ISIS tertembak mati. (kmb31)

‘’Sumber dari kesengsaraan adalah kebodohan. Kebodohan bisa dituntaskan lewat pendidikan agar kita menjadi pintar. Makanya, syarat hidup kita ke depan adalah cerdas, berkualitas, dan berkarakter,’’ ujar praktisi pendidikan Drs. Made Merta, M.Si., Jumat (18/8) kemarin. Karena itu, kata Made Merta, perayaan Saraswati hendaknya tidak berhenti pada ritualitas, namun harus diikuti dengan praktik nyata peningkatan kemampuan diri masing-masing pada bidang ilmu masing-masing. Saat perayaan Saraswati inilah, momentum yang tepat menyucikan ilmu pengetahuan yang kita miliki untuk mendapatkan taksu (waranugraha). Menurut Made Merta, ada tiga hal yang membuat manusia merdeka. Pertama, melenyapkan kepapaan diri (ksaya ikang papa nahan prayojana). Kedua, membuat orang lain bahagia (gumawe sukaning wong len). Ketiga, membuat masyarakat, negara, aman damai (amrih sutreptining negara). Ketiganya dicapai dengan dasar ilmu dan pendidikan. Dengan dasar pendidikan, manusia bisa bermanfaat bagi orang lain. Tapi kenyataannya sekarang pendidikan belum bisa membuat manusia merdeka yang sesungguhnya, karena lebih banyak berorientasi dan dibelenggu oleh pendidikan yang ke arah material duniawi pemenuhan nafsu. ‘’Rohaninya belum bisa utuh

Antisipasi ISIS, Polisi Sasar ”Kantong” Duktang

Bali Post/kmb32

RAPAT - Pansus Aset DPRD Bali menggelar rapat bersama para pihak terkait untuk menyelesaikan benang kusut aset Pemprov di Bali Hyatt. Di antaranya hadir dari PT Wyncor, ahli waris almarhum Widodo Sukarno, BPKAD Bali, Biro Hukum Provinsi Bali, dan BPN Bali. ke negara oleh pemiliknya kemudian baru diterbitkan HGB. Pemiliknya yaitu Pemprov Bali tidak pernah mengembalikan tanah itu ke negara. Jadi kalau Provinsi Bali yang punya tanah tidak mengembalikan ke negara, bagaimana kemudian bisa keluar HGB-nya untuk PT Wyncor,’’ ujarnya. Di sisi lain, lanjut Endy, sejak tahun 2011 sampai sekarang belum ada tindak lanjut mengenai keputusan BPN Pusat (Menteri Agraria) dan Kanwil BPN Bali yang sudah menyatakan bahwa SK Mendagri untuk memberikan HGB ke PT Wyncor Bali itu cacat administrasi. ‘’Kalau cacat administrasi kan harusnya dibatalkan tapi tidak,’’ jelasnya. Kuasa Hukum PT Wyncor Bali, Ronny L.D. Janis, mengatakan aset Pemprov

Bali seluas 2,5 hektar sudah dilepas menjadi saham 202 atau 10,9 persen di PT Sanur Bali Resort Development Corporation. Perusahaan tersebut memiliki saham 5 persen di Hotel Bali Hyatt, Sanur, yang kemudian menjual sahamnya ke PT Wyncor. Di dalamnya termasuk pula saham yang dimiliki Pemprov Bali, namun Pemprov Bali tidak pernah tahu kalau aset berupa tanah ikut terjual. Itu sebabnya, PT Wyncor tidak perlu mendapatkan persetujuan Pemprov Bali pada saat mengajukan Hak Guna Bangunan (HGB) karena Hak Pengelolaan Lahan (HPL)-nya sudah dilepaskan. Pelepasan HPL sudah cukup kuat dijelaskan melalui SK Mendagri tahun 1972. Pihaknya bahkan mengaku memiliki surat asli Mendagri

yang diambil langsung dari BPN Pusat. ‘’Sekarang logikanya, masak surat Mendagri tidak dipercaya. Mesti ada bukti lagi, lampiran-lampiran, itu kan satu hal yang sudah tidak masuk akal. Kita harus mencari bahanbahan yang sudah lama, tapi SK Mendagri-nya asli. Di situ nomor 7 disebutkan bahwa gubernur telah melepaskan hak HPL itu. Itu saja sudah cukup jelas,’’ tegasnya. Ronny menambahkan, PT Wyncor merupakan investor yang berniat untuk membangun Bali dari pariwisata. Terlebih saat ini, PAD yang disumbangkan Sanur paling banyak bersumber dari Bali Hyatt. Belum lagi para pekerja di Hyatt, 80 persennya merupakan masyarakat lokal setempat. (kmb32)

Ciptakan Kemerdekaan Polda Pamerkan Peralatan Melalui Ilmu Pengetahuan Berbasis Teknologi UMAT Hindu merayakan hari raya Saraswati, Sabtu (19/8) Umanis Watugunung, hari ini. Perayaan ritual yang dilakukan tiap 210 hari sekali ini, identik dengan penghormatan kepada Dewi Saraswati sebagai simbol ilmu pengetahuan. Bagaimana semestinya umat memaknai hari raya Saraswati yang kali ini masih dalam suasana perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI?

Bali Post/kmb31

yang terakhir, makanya kaget juga ketika cacat administrasi kok keluar IMB dari Pemkot Denpasar untuk renovasi dan pembangunan Hyatt Sanur tahun 2016. Surat resmi (surat asli - red) Mendagri tahun 1972 juga tidak ada yang pegang, dia (Wyncor - red) sendiri tidak pegang,’’ papar politisi PDI-P asal Bangli ini. Kalaupun ada surat dari Gubernur Soekarmen, lanjut Adnyana, yang tertulis hanyalah ‘’akan dijadikan modal’’. Namun sampai saat ini tidak ada bukti seperti surat bukti saham ataupun modal. Itu sebabnya, Pemprov Bali juga pernah keliru lantaran sempat menyatakan aset tanah di Bali Hyatt telah dilepas menjadi saham. ‘’Tanahnya ada, tidak tercatat di mana-mana kan Pemprov bisa mengambil alih lagi dengan mengajukan surat permohonan ke Menteri Agraria untuk membatalkan HGB yang sudah dikeluarkan kalau memang prosesnya cacat administrasi,’’ tandasnya. Ahli waris Drs. Widodo Sukarno (alm), Endytiokusumo, juga menyebut pemberian HGB untuk PT Wyncor cacat administrasi. Widodo Sukarno sendiri merupakan pemegang saham sebanyak 65,2 persen saham dalam PT Sanur Bali Resort Development Corporation. Endy menyebut pelepasan hak tanah untuk pemberian HGB tidak sesuai prosedur. ‘’Untuk bisa mendapatkan HGB, prosesnya, tanah yang ada harus dikembalikan dulu

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb

Made Merta

Made Suarta

dipenuhi. Oleh kerena itu, perlu pendidikan budi pekerti lewat pembelajaran sastra. Siswa harus selalu ingat dengan ‘batre,’’ ujarnya. Apa itu ‘batre’? Merta mengulasnya, bahwa batre itu bakti pada Tuhan dan orangtua. Tresna cinta dengan sesama. Eling pada diri dan lingkungan. ‘’Batre adalah juga energi kekuatan dan spirit untuk motivasi hidup,’’ tegasnya. Sementara itu, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengungkapkan, perayaan hari raya Saraswati yang bertepatan dengan bulan kemerdekaan ini momentum luar biasa untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Itu dimulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana prasarana dan lainnya. ‘’Mari kita bersama-sama membangun pendidikan menjadi lebih baik. Pendidikan bisa berkualitas bisa kita capai lewat kerja bersama, mulai dari guru, kepala sekolah, DPRD/DPR, pemda, hingga pusat, termasuk yang mengambil kebijakan di bidang pendidikan,’’ ujarnya. Suarta juga menegaskan, pastikan pendidikan kita dibawa ke mana arahnya. Ia memastikan, jika pendidikan sudah diarahkan ke arah yang baik, pasti hasilnya baik pula. ‘’Berikan insan pendidikan itu kepastian, janganlah membuat sebuah kebijakan yang gamang, yang membuat bingung pelak-

sana di bawah,’’ tegasnya. Lebih lanjut, dikatakan Made Suarta, perayaan Saraswati juga momentum yang sangat tepat sebagai hari refleksi dan bahan renungan sebagai pemahaman, serta pelaksanaan pengetahuan yang kita miliki. Perenungan di sini, tegas Made Suarta, apakah ilmu pengetahuan yang kita miliki sudah dipakai untuk kesejahteraan. Karena ilmu pengetahuan juga dapat menyebabkan kegelapan jika penerapannya tidak dilandasi dengan dharma.‘’Janganlah ilmu pengetahuan digunakan untuk kepentingan pribadi yang merusak kepentingan orang lain. Ini yang tentu tidak boleh dilakukan. Sebab, yang lebih penting dari penguasaan ilmu adalah pengamalannya di masyarakat,’’ tegasnya. Agar manusia bisa memakai ilmu pengetahuan dengan benar, kata Made Suarta, harus dilandasi oleh moral dan etika. Orang yang berpengetahuan tinggi tanpa etika, tidaklah baik dan tak ada gunanya. Sebab, penguasaan ilmu yang tinggi tanpa disertai budi pekerti dan etika yang baik, hanya akan melahirkan generasi-generasi “perampok”. Perampok bukan semata-mata yang berbuat kriminal, juga mereka yang merusak alam, lingkungan dan koruptor juga salah satu bentuk “perampok” yang menimbulkan keterpurukan bagi bangsa ini. (kmb)

Denpasar (Bali Post) Memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-59 Provinsi Bali digelar pemeran pembangunan. Salah satu persertanya Polda Bali dengan memamerkan peralatan berbasis teknologi di Art Center, Denpasar Timur. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose, Jumat (18/8) kemarin, menyempatkan diri mengunjungi pameran tersebut. Pameran pembangunan ini dinilai strategis sebagai wahana untuk mensosialisasikan program dan hasil pembangunan kepada masyarakat. Dengan demikian bisa memantapkan semangat nasionalisme, cinta dan bangga kepada daerah serta tanah air. Apalagi pameran pembangunan tersebut diikuti oleh instansi vertikal seperti TNI dan Polri yang menampilkan kemajuan teknologinya. Diharapkan masyarakat bisa mengenal lebih jauh peralatan milik Polri berbasis teknologi sehingga bisa merasa lebih aman.

Selain TNI dan Polri, pada pameran pembangunan tahun 2017 ini terdapat 162 stan dan diikuti instansi pemerintah, kabupaten dan kota se-Bali, BUMN, BUMD serta perajin binaan Dewan Kerajinan Nasional Provinsi Bali. Kapolda Golose berharap anggotanya yang jaga di stan pameran ini dapat memberikan informasi sebaik-baiknya kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi, termasuk peralatan yang dimiliki Polri. Dengan demikian, tujuan dilaksanakan pameran mengenai Polri pada khususnya, dapat benar-benar dipahami dan dirasakan oleh masyarakat. “Diadakannya pameran pembangunan ini diharapkan dapat memberikan hal yang positif, sehingga Polri bisa lebih dikenal dan dicintai oleh masyarakat,” ujarnya. Irjen Golose juga mengunjungi beberapa stan peserta lain, di antaranya stan TNI dan instansi pemerintah daerah. (kmb36)

Bali Post/ist

PAMERAN - Kapolda Bali Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose mengunjungi stan TNI di pameran pembangunan di Art Center, Denpasar Timur.


BANGLI

8 Pendataan RTM

Dua Desa Minta Tenggang Waktu hingga Pekan Depan Bangli (Bali Post) Sebanyak 66 desa dari 68 desa yang ada di empat kecamatan di Kabupaten Bangli telah menyetorkan data Rumah Tangga Miskin (RTM) ke Dinas Sosial. Sementara dua desa lainnya hingga Jumat (18/8) kemarin, masih belum menyetorkan data tersebut. Kedua desa itu meminta tenggang waktu hingga pekan depan untuk merampungkan pendataan RTM. Kasi Pendataan Kelembagaan Sosial dan Kemitraan Dinas Sosial Bangli, Neneng SetiaBali Post/nan wati, mengungkapkan, dua desa yang sampai Neneng Setiawati kemarin, belum menyetorkan data RTM yakni Terunyan dan Subaya. Untuk itu, pihaknya sudah mendesak pemerintah desa untuk segera merampungkan pendataan RTM. ‘’Karena kita tergetkan bulan September, pendataan RTM sudah selesai dilakukan,’’ ungkapnya. Neneng menegaskan, berdasarkan hasil koordinasi, kedua pemerintah desa tersebut meminta tenggang waktu hingga pekan depan untuk merampungkan data RTM sebelum disetorkan ke Dinas Sosial. Pihaknya pun berharap proses pendataan bisa dipercepat. ‘’Jangan sampai minta waktu sepekan tapi belum juga selesai mendata. Semoga saja bisa tepat waktu,’’ jelas Neneng. Pendataan RTM dilakukan guna mengetahui secara pasti jumlah RTM di desa. Dengan adanya data valid RTM diharapkan bantuan dapat tepat sasaran. (kmb41)

Bali Post/ina

SIDAK - Komisi I DPRD Bangli saat sidak di salah satu toko modern berjaringan di Kecamatan Susut.

Sidak di Susut

Dewan Pertanyakan Legalitas Dua Toko Modern Bangli (Bali Post) – Komisi I DPRD Bangli, Jumat (18/8) kemarin, menggelar sidak ke sejumlah toko modern berjaringan di Kecamatan Susut. Dalam sidak yang dipimpin Ketua Komisi I Made Bawa itu, dewan menemukan beberapa toko modern berjaringan jaraknya sangat dekat dengan pasar tradisional. Sesuai Perda terkait mengatur penataan toko modern, jarak antara toko modern dengan pasar tradisional minimal 500 meter. Toko modern yang pertama didatangi Komisi I berlokasi dekat kantor Camat Susut. Di toko yang lokasinya tak jauh dari pasar desa setempat, anggota dewan sempat meminta sejumlah karyawan toko untuk menunjukkan izin yang dikantongi. Anggota dewan juga mempertanyakan soal jumlah karyawan dan berbagai hal lainnya. Namun, beberapa karyawan yang bertugas saat itu tak mampu menunjukkan izin dimaksud. Kondisi yang sama juga terjadi saat dewan melakukan sidak di toko modern berjaringan di sebelah barat Pasar Kayuambua. Beberapa karyawan toko modern tersebut juga tidak mampu menunjukkan izin. Dewan yang saat itu berada di lokasi sempat heran dengan keberadaan toko modern yang baru berdiri sekitar lima bulan lalu itu lantaran letaknya yang sangat dekat dengan Pasar Kayuambua yakni sekitar 25 meter. Anggota Komisi I DPRD Bangli, Nengah Darsana, mengatakan tidak satu pun karyawan toko modern dalam sidak kemarin, mampu menunjukkan izin. Pihaknya pun mempertanyakan apakah toko modern itu memang sudah mengantongi izin atau belum. Di sisi lain, dia menegaskan, jika mengacu pada Perda tentang penataan toko modern, dua toko tersebut jelas melanggar karena jaraknya kurang dari batas minimal sesuai perda. ‘’Berkaitan dengan karyawan, dalam perda kita kan ingin memberdayakan masyarakat sekitar. Namun faktanya, justru spirit untuk memberdayakan masyarakat lokal tidak ada. Karyawannya banyak dari luar,’’ katanya sembari menambahkan pihaknya akan secepatnya memanggil instansi terkait untuk menjelaskan permasalahan ini. Selain ke toko modern, dewan juga sidak ke beberapa menara telekomunikasi atau tower di Susut. Terkait keberadaan tower yang menjamur, Darsana dan anggota Komisi I lainnya meminta instansi terkait melakukan survei sebelum mengeluarkan izin. Pasalnya, dalam sidak tersebut dewan mendapati ada tower yang berdiri sangat dekat dengan rumah warga. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Dampak Semburan Belerang di Danau Batur

Benih Ikan BBI Tak Terserap Maksimal Bangli (Bali Post) -

Serapan benih ikan yang dihasilkan Balai Benih Ikan (BBI) Sidembunut, Bangli oleh petani pendeder belakangan ini menurun. Padahal benih ikan yang dihasilkan BBI cukup tinggi pascadilakukannya peremajaan induk ikan tahun 2016 lalu. Kepala UPTD BBI Sidembunut Sang Made Sasak belum lama ini mengakui bahwa penyerapan benih ikan di BBI oleh petani pendeder belakangan ini tak maksimal. Hal itu terjadi akibat pengaruh semburan belerang di Danau Batur hingga menyebabkan ribuan

ikan milik petani mati. ‘’Akibat semburan belerang yang sudah terjadi dua kali tahun ini, bibit ikan yang dibesarkan pendeder tidak bisa didrop ke petani KJA di Kintamani. Sehingga mandeg,’’ ujarnya. Karena tidak bisa didrop ke Kintamani, benih ikan

yang dibesarkan terpaksa dipelihara pendeder hingga besar. Dengan kondisi itu, mau tidak mau pendeder yang kemampuannya membesarkan benih dasar hingga menjadi grade 9 cm pun harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli pakan. ‘’Jadi, karena terbentur

modal sehingga penyerapan benih ikan oleh pendeder ke BBI kurang. Tidak semua pendeder mandek, tapi sebagian besar kondisinya seperti itu,’’ katanya. Dijelaskan Sasak, di BBI, petani pendeder biasanya mengambil benih dasar dengan ukuran 0,9 - 1 cm. Selanjutnya benih tersebut dibesarkan hingga menjadi grade 9 cm. Setelah mencapai grade tersebut, barulah bibit ikan dijual ke petani ikan di Danau Batur untuk ditebar

ke KJA. Selama ini petani pendeder di Bangli banyak tersebar di Desa Apuan dan Manuk Susut. Disinggung mengenai target produksi benih ikan di BBI tahun ini, Sasak menyebutkan sebanyak 30 juta ekor. Sementara permintaan benih ikan di Danau Batur diperkirakan sebanyak 1015 juta ekor. Untuk memenuhi target tersebut, BBI sudah melakukan peremajaan induk ikan tahun 2016 lalu. (kmb40)

Bupati Made Gianyar Terima Tim Penilai Lomba GRSSI-B BUPATI Bangli I Made Gianyar menerima tim penilai lomba Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) dari provinsi yang dipimpin Dr. I Made Laksmi Wati yang dipusatkan di ruang pertemuan RSUD Bangli, Jumat (18/8) kemarin. Acara tersebut turut dihadiri antara lain Kepala Dinas Kesehatan Bangli, Direktur RSUD Bangli, dokter spesialis dan tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Bangli. Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, banyak proses yang telah dilakukan untuk bisa menjadikan RSUD Bangli menjadi kebanggaan masyarakat Bangli. Pihaknya sudah mampu meningkatkan level rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B. Yang lebih membanggakan lagi, RSUD Bangli sudah dipercaya menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama. ‘’Kita berkumpul di ruangan ini untuk satu cita-cita pelayanan yang lebih baik mulai berbagai tingkatan yaitu bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya. Karena membangun jiwanya adalah tugas Dinas Pendidi-

kan dan membangun badannya adalah tugas tenaga kesehatan dan RSUD Bangli,’’ ungkap Made Gianyar. Made Gianyar mengungkapkan, GRSSI-B sangat penting untuk dilakukan mengingat melalui program tersebut sesungguhnya bertujuan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sejak awal. Kesehatan ibu hamil serta bayinya karena perkembangan otak bayi secara optimal terjadi selama dalam kandungan sampai masa lima tahun. Maka dari itu, kesehatan ibu hamil dan bayi menentukan kualitas generasi di masa depan. ‘’Kita harap melalui program GRSSI-B ini dapat menekan angka kematian ibu dan kematian bayi dengan pelayanan yang responsip sesuai prosedur pelayanan dengan mengadopsi perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan,’’ harapnya. Direktur RSUD Bangli I Wayan Sudiana mengungkapkan, GRSSI-B dilakukan setiap tahunnya kecuali tahun 2016 karena secara prinsip RSUD Bangli secara standar dan bertahap akan

berupaya memenuhi fasilitasnya. ‘’Sehingga ke depan, kami bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik lagi untuk masyarakat Bangli. Seperti untuk ibu melahirkan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan moto GRSSI-B RSU Bangli yaitu BAYI IMUT. Ada sepuluh program yang harus dipenuhi dalam GRSSI-B Rumah Sakit salah satunya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, bagaimana ibu yang melahirkan di RSUD Bangli betulbetul aman dengan cara meningkatkan koordinasi dan komunikasi secara intens antara puskesmas dan tenaga kesehatan baik bidan di tingkat desa, bagaimana prosedurnya, serta memantau tindakan apa yang sudah dilakukan sehingga setelah tiba di RSU Bangli bisa dilakukan tindakan yang tepat,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, GRSSI-B dinilai oleh unsur yang terintegrasi baik unsur kebidanan, anastesi, PMI dan PKK. ‘’Dari penilaian GRSSI-B, Rumah Sakit Umum Bangli terakhir sudah

TIM PENILAI - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menerima Tim Penilai Lomba GRSSI-B, Jumat (18/8) kemarin. meraih prestasi lima besar. Dan di tahun ini kita menargetkan bisa masuk tiga besar,’’ harap Sudiana. Sementara itu, Ketua Tim Penilai GRSSI-B Laksmi Wati mengatakan, peningkatan status rumah sakit berarti peningkatan tanggung jawab dan risiko karena hal itu akan berkaitan dengan output tenaga kesehatan. Untuk itu, pihaknya berharap penanganan ibu melahirkan

dan bayi yang baru lahir dapat berjalan baik dan RSUD Bangli bisa mengambil langkah-langkah strategis untuk menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. ‘’Kita harap penilaian kali ini bukan hanya untuk mengejar juara, akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana program GRSSI-B dapat berjalan dengan baik sesuai dengan program pusat,’’ katanya. (ad1287)

SMPN 3 Bangli Gelar Lomba Realisasi Retribusi Pariwisata Bapang Barong dan Makendang Tunggal Capai 59,85 Persen Bangli (Bali Post) – SMPN 3 Bangli memberikan ruang kepada siswanya untuk berkreativitas. Salah satunya dengan menggelar lomba bapang barong dan makendang tunggal. Lomba yang diikuti oleh sejumlah siswa itu digelar serangkaian HUT ke-72 Kemerdekaan RI dan menyambut hari suci Saraswati serta piodalan di Pura Saraswati, sekolah setempat. Kepala SMPN 3 Bangli Drs. I Nengah Suardana, Jumat (18/8) kemarin, mengatakan lomba bapang barong dan makendang tunggal dilaksanakan untuk pertama kalinya. Lomba ini mendapat sambutan antusias para siswa. Hal itu terbukti dari banyaknya siswa yang mendaftar menjadi peserta yakni mencapai 25 pasang peserta. ‘’Setelah diseleksi dalam babak penyisihan, akhirnya ditentukan delapan peserta bapang barong dan makendang tunggal yang layak masuk kategori penilaian. Dan pada hari ini (kemarin -red), penampilan mereka dinilai,’’ terangnya. Dalam menunjukkan kebolehannya mapang barong ket d an m a kenda ng tunggal, masing-masing peserta diberikan kesempatan tampil dengan durasi 15 menit. Penampilan para peserta dinilai tiga juri yang berkompeten di bidangnya. Suardana menjelaskan, alasan memilih bapang barong dan makendang tunggal untuk dilombakan yaitu agar berbeda dengan lomba sebelumnya. Lomba ini juga untuk memberikan ruang bagi para siswa yang memiliki hobi dan bakat seni. Barong yang merupakan simbol dharma diharapkan dapat memberikan inspirasi pada setiap tindakan warga SMPN 3 Bangli. ‘’Harapan kami ke depan, event seperti ini bisa kami laksanakan kembali dengan mengundang peserta dari sekolah lainnya,’’ jelasnya. Selain lomba tersebut, untuk memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI, SMPN 3 Bangli juga menggelar kegiatan lain yakni jalan sehat kebangsaan, lomba cerdas cermat empat pilar kebangsaan dan lomba tarik tambang antarkelas. Guna menyambut hari suci Saraswati dan piodalan di Pura Saraswati, SMPN 3 Bangli juga menggelar kegiatan mebat, membuat

Bali Post/ina

LOMBA - Penampilan siswa peserta lomba bapang barong dan makendang tunggal di SMPN 3 Bangli. gebogan dan mapeed dari Balai Banjar Bebalang. Sem ent a ra it u, Ket ua Komite SMPN 3 Bangli I Gusti Made Oka didampingi Wakil Ketua I Gusti Putu Dana menyatakan pihaknya sangat mendukung program yang dilak-

sanakan SMPN 3 Bangli. Menurutnya, program-program yang dilaksanakan SMPN 3 Bangli selama ini sangat bermanfaat karena dapat membentuk karakter siswa sekaligus mengajegkan adat dan budaya Bali. (kmb40/k250)

Bangli (Bali Post) Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi objek wisata di Kabupaten Bangli hingga saat ini telah mencapai 59,85 persen. Meski terbilang cukup memuaskan, namun kalangan DPRD Bangli tetap meminta pemerintah menggenjot penataan objek wisata dan pembenahan di sektor lainnya agar pendapatan dari retribusi pariwisata bisa meningkat signifikan. Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles usai rapat kerja Komisi II dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Jumat (18/8) kemarin, mengungkapkan target retribusi pariwisata tahun ini Rp 22.321.042.538. Sementara, realisasinya hingga awal Agustus telah mencapai Rp 13.359.313.000. Rinciannya, untuk Batur dari target Rp 17.446.068.717, tercapai Rp 10.321.178.000, Pura Kehen dari target Rp 1.220.376.449 tercapai Rp 391.366.000, Penglipuran dari Rp 3.116.813.995 yang ditargetan, telah tercapai Rp 2.479.854.000, Penulisan dari target senilai Rp 53.028.294, telah tercapai Rp 18.160.000 dan Terunyan dari yang ditargetkan Rp 484.755.084 baru tercapai Rp 148.755.000. ‘’Semoga hingga akhir triwulan, target yang dicanangkan bisa tercapai,’’ ungkap Carles.

Menurutnya, berbagai program peningkatan sektor pariwisata harus dioptimalkan pemerintah. Dia mencontohkan, penataan Objek Wisata Penelokan yang memakai dana PHR dari Badung Rp 20 miliar diharapkan bisa berjalan dengan lancar. Kata Carles, berdasarkan pernyataan Kepala Disparbud Bangli, pekan depan diharapkan sudah ada penawaran dari rekanan untuk menggarap proyek ini. ‘’Mudah-mudahan dengan waktu yang tersisa sekitar tiga bulan ini ada kontraktor yang menawar sehingga kegiatan itu bisa direalisasikan,’’ katanya. Di sisi lain, mengenai tindak lanjut kerja sama pemanfaatan lahan hutan di kawasan Geopark dengan BKSDA, Carles menegaskan, sudah setahun lebih belum ada kejelasan. Untuk itu, pihaknya berharap ke depan, dana PHR dan dana APBD bisa diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas pariwisata di wilayah BKSDA. Lebih lanjut dikatakan Carles, pihaknya siap memberikan dukungan terhadap program penataan pariwisata. Dia menyebut, saat ini Disparbud memerlukan tambahan anggaran untuk sejumlah kegiatan. Pihaknya pun akan memperjuangkan agar usulan tambahan anggaran itu bisa direalisasikan. (kmb41)

HONDA

PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal

DP

20Jt

DP

47Jt

READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt

* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah

081 337 565 872| 081 805 536 640

Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal

C.0000332-mbl

PROMO MERDEKA DAIHATSU TERMURAH & TERLENGKAP XENIA

12

SIGRA DP

DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

14Jt-an

PICK-UP DP

5Jt-an

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH

PROMO BUNGA

0%

WA. 081 999 745 123 / 0821 4505 4252

C.0000546-mbl


GIANYAR

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Penjaringan Bakal Calon Bupati

Parta dan Mahayastra Ikuti ”Fit Proper Test”

9

DAS Tukad Sangsang Ditanami Ribuan Bambu

Gianyar (Bali Post) Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Gianyar di PDI-P memasuki babak baru. Dua kader PDI-P Gianyar, Nyoman Parta dan Made Mahayastra, mengikuti fit and proper test di Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Kegiatan yang melibatkan akademisi Universitas Indonesia dan internal DPP PDI-P ini, diikuti kader PDI-P se-Indonesia yang sebelumnya mendaftar penjaringan di masing-masing DPC. Nyoman Parta mengatakan, proses fit and proper test di DPP PDI-P berlangsung sejak pagi. Pertama kali para peserta mengikuti tes tulis dengan mengisi lembar jawaban yang telah disediakan. Proses kedua berupa wawancara dari himpunan psikolog Indonesia. Usai dua tes itu, Parta menyebut dirinya mengikuti tes wawancara yang dipimpin Wakil Sekjen DPP PDIP Erico Sutarduga. Selama proses itu, dia mengaku ditanyai alasan ikut penjaringan bakal calon bupati. Parta ditanya pula tentang program prioritas yang dilaksanakan jika dia bisa menjadi calon bupati. ‘’Saya juga ditanya strategi memenangkan kalau dapat rekomendasi, siapa wakil yang akan dipakai pasangan dan keyakinan akan memenangkan pilkada. Saya juga ditanya tentang lawan dan kekuatan lawan,’’ ungkapnya. Nyoman Parta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Bali ini mengatakan, setelah wawancara itu, Wakil Sekjen PDI-P membawa hasil wawancara ke rapat DPP dan kemudian dilakukan survei. ‘’Erico berjanji akan menyampaikan ke dalam rapat DPP, untuk selanjutnya dilakukan survei di Gianyar,’’ katanya. Sementara itu, Made Mahayastra mengatakan, fit and proper test merupakan langkah awal bagi kader PDI-P se-Indonesia untuk memperebutkan tiket sebagai calon bupati dan wakil bupati di pilkada 2018. ‘’Yang ikut ya seluruhnya, termasuk Klungkung. Siapa yang mendaftar penjaringan kemarin, seluruhnya dipanggil,’’ katanya. Dijelaskannya, fit and proper test melibatkan sekitar 20 akademisi dari Universitas Indonesia dan internal DPP PDI-P, namun tanpa dihadiri Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. ‘’Beberapa pertanyaan itu rahasia, tidak boleh dibeberkan. Sudah diingatkan sama DPP tadi. Intinya, pertanyaan tentang komitmen, visi-misi. Hampir menyeluruh,’’ katanya. Terkait siapa yang akan memperoleh rekomendasi, Mahayastra mengaku menyerahkan sepenuhnya ke DPP. ‘’Itu koridornya DPP. Siapa yang keluar, harus diterima. Kalau yakin, semua pasti yakin. Bapak Parta juga pasti bilang yakin. Tapi semua kami serahkan ke DPP,’’ tegasnya. (kmb35)

Ditinggal Foto ”Prewedding”, Motor Raib Gianyar (Bali Post) Aksi pencurian dialami sepasang calon pengantin saat melakukan sesi foto prewedding, Kamis (17/8) malam. Korban bernama I Gusti Komang Irjayanto (26) kehilangan sepeda motor Honda Scoopy DK 8880 KP, yang sebelumnya diparkir di depan Suksma Salon, Jalan Raya Lebih Duur Kaja, Desa Lebih. Informasi dihimpun, kasus pencurian ini berawal saat korban Irjayanto bersama Ni Made Desi Suaristi (27) datang ke Suksma Salon pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 Wita. Di lokasi itu korban memarkir sepeda motornya di pinggir jalan dengan setang terkunci. Beberapa jam berhias di salon itu, dua sejoli ini lantas menuju Tegallinggah dan Pejeng, Tampaksiring untuk melakukan foto prewedding. Sekitar pukul 13.00 Wita mereka kembali ke Suksma Salon dan sepeda motor itu masih ada di tempat. Beberapa jam kemudian korban pergi ke Pantai Keramas untuk melanjutkan photoshoot. Nah sekitar pukul 21.00 Wita, korban kembali ke Suksma Salon untuk mengambil sepeda motor. Alangkah terkejutnya ia lantaran sepeda motornya sudah tidak ada di tempat. Menurut keterangan pemilik salon, Ni Nyoman Suksma Yanti (32), sekitar pukul 20.30 Wita, sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat milik korban masih ada. ‘’Tidak berselang lama setelah itu motornya dikatakan hilang,’’ ucapnya saat diinterogasi polisi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni membenarkan laporan korban tersebut. Atas kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. ‘’Atas laporan itu, Reskrim Polres Gianyar masih melakukan pencarian,’’ katanya. (kmb35)

Tersetrum, Buruh Luka Bakar Gianyar (Bali Post) Seorang buruh, Bambang Sutrisno (32), tersetrum di depan Artshop Wirasti atau rumah kontrakan milik I Kadek Suarjana di Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Jumat (18/8) kemarin. Akibat kejadian ini, pria asal Banyuwangi mengalami luka bakar dan mendapat perawatan intensif di RSUD Sanjiwani Gianyar. Informasi dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 13.30 Wita, saksi I Kadek Suarjana melihat korban naik ke atas menggunakan tangga besi yang disandarkan pada tiang depan Artshop Wirasti. Saat itu korban hendak memasang kabel indie home, sedangkan teman korban berada di bawah sambil memegang tali yang dikaitkan ke kabel yang akan dipasang oleh korban. Saat itulah Suarjana melihat percikan api dari kabel listrik tegangan tinggi setempat. Kontan saja korban langsung jatuh. Beruntung korban terjatuh dan menimpa atap asbes artshop. Melihat kejadian itu, warga setempat langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke Puskesmas Tegallalang I. Hasil pemeriksaan luar tim medis menyebutkan, sekitar 80 persen tubuh korban mengalami luka bakar. Melihat kondisi yang kritis, korban lantas dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Kapolsek Tegallalang AKP Nyoman Merta Kariana membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut. Dikatakan, korban tersetrum saat memasang jaringan internet. ‘’Korban tidak hati-hati saat bekerja dengan menaruh tangga besi pada tiang listrik. Polisi sudah minta keterangan sejumlah saksi,’’ katanya. Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada bila berhadapan dengan aliran listrik. Dia menuturkan, pihaknya sempat menemukan warga memasang bendera melewati kabel listrik tegangan tinggi. Karena membahayakan, polisi langsung menegur agar bendera dipasang jauh dari kabel listrik tegangan tinggi. ‘’Kami imbau bila masyarakat membangun, jangan terlalu dengan dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

TANAM BAMBU - Sejumlah warga melakukan penanaman bambu tabah di Tukad Sangsang.

Gianyar (Bali Post) Ribuan bibit bambu jenis tabah ditanam di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Sangsang, Jumat (18/8) kemarin. Penanaman yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar beserta masyarakat ini, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bambu di Kabupaten Gianyar. Bambu sangat berguna, baik sebagai bahan kerajinan maupun keperluan upacara keagamaan. Penanaman 3.030 bibit bambu ini berlangsung di tiga lokasi di sepanjang Tukad Sangsang. Di Desa Sidan dan dua titik lainnya ditanam 1.010 bibit. Kemudian, 1.010 bibit ditanam di Banjar Kesian, Desa Lebih dan 1.010 lagi ditanam wilayah paling hilir yakni di Banjar/Desa Lebih. Ditemui di sela-sela penanaman bambu, Perbekel Desa Sidan Made Sukra Suyasa mengatakan di daerahnya cocok ditanami bambu karena banyak terdapat lembah. Selain itu, dengan adanya tanaman bambu di Tukad Sangsang, kebutuhan bahan baku kerajinan bisa dipenuhi. ‘’Selama ini kami kan memperoleh bahan baku dari luar Gianyar. Kalau sudah punya, jadi lebih baik,’’ jelasnya. Dengan banyaknya tanaman bambu di DAS Tukad Sangsang, dia berharap hal ini bisa meningkatkan produksi kerajinan bambu di Sidan. ‘’Di Sidan memang ada industri rumahan milik warga yang mengolah kerajinan bambu, tetapi belum banyak. Mudah-mudahan nanti dengan adanya bahan, industri kerajinan ini bisa berkembang,’’ ujarnya. Klian Adat Kesian, Desa Lebih, Wayan Kader, menyampaikan bambu merupakan tanaman yang menjadi kebutuhan rutin setiap hari Raya Galungan serta hari raya lainnya. Untuk itu, tanaman bambu sangat perlu dikembangkan di berbagai wilayah. ‘’Kehidupan kita di adat selalu membutuhkan bamboo, terutama saat upacara ngaben, piodalan, penjor setiap Galungan. Bambu juga bermanfaat untuk membuat kubu ternak,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra menerangkan, dari sisi lingkungan hidup, penanaman bibit bambu ini merupakan langkah konservasi sumber daya air sekaligus upaya antisipasi tanah longsor. Tanaman bambu dipilih karena mudah dipelihara dan bisa dimanfaatkan berbagai keperluan. Apabila dipelihara dengan baik, maka tanaman bisa bertahan selama 40 tahun. ‘’Bambu juga sudah akrab di masyarakat dengan fungsi multiguna. Apalagi di Bali selalu bersentuhan dengan bambu dalam kehidupan sosial,’’ ungkapnya. Selain untuk keperluan upacara, bambu juga memiliki rebung. Rebung bambu muda bisa digunakan untuk sayur dengan berbagai khasiat. ‘’Setelah tiga tahun bambu siap dipanen. Hasilnya ini memang untuk diberikan ke masyarakat. Desa yang dilalui sudah sepakat dan rembug soal pemanfaatan bambu ini,’’ tegasnya. (kmb35)

Angkat Sektor Kerajinan

Pemerintah dan Perajin Harus Bersinergi

Gianyar (Bali Post) -

Pemerintah, perajin dan masyarakat harus menjalin sinergi dalam mengangkat sektor kerajinan Kabupaten Gianyar. Peranan pemerintah, khususnya teramat penting terutama dalam memfasilitasi dan mencari solusi atas kendala yang selama ini dihadapi perajin. Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Gianyar I Wayan Gede Arsania.

Menurut Arsania, ada enam persoalan mendasar yang dihadapi perajin di Kabupaten Gianyar. Persoalan dimaksud yakni SDM, teknologi, disain, bahan baku, modal dan promosi. Enam hal ini menjadi satu lingkaran yang tidak terpisahkan dalam proses produksi. ‘’Jika salah satu saja timpang atau bermasalah, bisa mengganggu jalannya suatu usaha,’’ ungkap Arsania saat berkunjung ke perajin ukir tulang di Tampaksiring, belum lama ini. Dalam menghadapi masalah itulah, menurut Arsania harus ada sinergi antara pemerintah, perajin dan masyarakat. Perajin tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan pemerintah, baik terkait peningkatan mutu SDM melalui pelatihan, bantuan modal lunak hingga fasilitasi pameran. Dikatakannya, saat ini pameran masih menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup jitu. Lewat pameran, perajin dapat berinteraksi langsung dengan pembeli bahkan dapat saling bertukar informasi dengan perajin lainnya. ‘’Kami sangat berharap Pemkab Gianyar bisa membantu mencari event-event tertentu bagi perajin untuk pameran,’’ ujarnya. Arsania menambahkan, dalam memfasilitasi perajin untuk mengikuti pameran, pemerintah diharapkan dapat mengemasnya secara profesianal. Karya perajin yang dipamerkan harus mampu memunculkan kesan ekslusif alias tidak seperti barang murahan atau eceran. Hal senada disampaikan pemilik Galeri Pegasus, Sang Nyoman Lingga. Dia mengakui, persoalan yang dihadapi UKM di Kabupaten Gianyar cukup

banyak. Salah satunya terkait penguasaan Informasi Teknoloi (IT). Menurutnya, IT menjadi persoalan cukup mendasar, terlebih saat ini pemasaran secara langsung mulai digeser internet. Promosi lewat internet dirasa lebih mampu menggaet pembeli terutama dari luar negeri. Jika seorang perajin hanya mengandalkan penjualan dari kunjungan langsung saja, mereka tidak akan bisa bertahan. Menurut Sang Nyoman Lingga, SDM yang ahli di bidang IT sangat sedikit. Jika pun ada, tak jarang mereka menjual disain mereka ke luar karena merasa lebih dihargai. Berkaitan dengan hal tersebut, ia berharap pemerintah bisa turun tangan mewadahi para disainer muda dan memberikan pelatihan secara berkesinambungan. Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba mengaku akan bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Dekranasda untuk rutin memberikan pembinaan pada perajin. Suamba juga mengakui, sinergitas antara perajin dengan pemerintah sangatlah penting. Lewat masukan dari perajin, pemerintah dapat membuat kebijakan yang menguntungkan mereka. Untuk masalah pameran, menurut Suamba, pihaknya juga selalu mengupayakan memberikan fasilitas bagi para perajin, baik itu pameran tingkat lokal, kabupaten, nasional hingga ke luar negeri. Sebelumnya, Ketua Dekranasda Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan pembinaan manajemen pengelolaan IT yang benar kini menjadi program yang sedang bersiap ia jalankan. ‘’Memberikan pelatihan IT ini untuk penjualan online, karena sekarang kita harus melihat pangsa pasar dan agar tidak kalah saing,’’ katanya. Melalui pembinaan IT pihaknya juga ingin membangkitkan minat generasi muda dalam mengembangkan serta memasarkan produk kerajinan Gianyar. ‘’Ya karena pada zaman saat ini, kita harus mengenal IT. Dan yang paling mudah serta cepat menangkap adalah anak-anak muda,’’ terangnya. Diungkapkannya, sampai saat ini masih ada

perajin terutama di lingkungan perdesaan yang belum mahir menggunakan IT. ‘’Bagi mereka yang sudah duduk di dunia usaha harus mengenal pasar online menggunakan IT. Kalau tidak, ya akan kalah persaingan dari segi promosi,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/wan

Kerajinan - Kerajinan layang-layang hias di Batuan.


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Harus Pahami Makna PELAKSANAAN hari raya Saraswati jatuh pada Sabtu (19/8) ini. Hari raya yang berlangsung setiap enam bulan ini jangan hanya diisi dengan seremonial berupa persembahyangan di sekolah maupun Pura Jagatnatha. Namun lebih penting dari itu, Umat Hindu juga harus mampu meresapi dan mengamalkan makna yang tertuang didalamnya. “Jangan hanya ditunjukkan dengan hal glamor. Tapi pahami makna hari raya ini,” ujar Ketua Parisada Hindu Dharma IndoneBali Post/sos sia (PHDI) Klungkung I Putu Suarta, Jumat (18/8) kemarin. Pemaknaan itu tak hanya terpaku pada pelaksanaannya. Tetapi juga pada simbol-simbol yang ada pada Dewi Saraswati. Seluruhnya itu bukan hanya sekadar hiasan, namun memiliki sebuah filosofi. “Makna simbol-simbol itu apa. Harus dipahami juga. Begitu juga dengan hari lain. Siwaratrim misalnya. Semua harus pahami,” tegasnya. Meningkatkan pemahaman akan makna hari raya dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan dari tingkat yang paling terendah. Guru agama khususnya harus mampu mengambil andil berjalan secara berkelanjutan. Pada tingkat desa juga bisa melalui pasraman maupun penyuluh agama. “Harus ada edukasi yang berkelanjutan. Pemahaman keagamaan harus dikuatkan,” kata pria yang juga sebagai Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung ini. (sos)

Empat Perwira Polres Dimutasi

Semarapura (Bali Post) Empat perwira yang menduduki jabatan sebagai Wakapolres, Kapolsek Klungkung, Kasat Lantas dan Kasat Binmas dimutasi. Serah terima jabatan dilaksanakan, Jumat (18/8) kemarin, yang dipimpin langsung Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto. Jabatan Wakapolres Klungkung diserahterimakan dari Kompol Nengah Sadiarta kepada Kompol Ketut Widiada yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops. Polresta Denpasar. Kapolsek Klungkung diserahterimakan dari Kompol I Made Karsa kepada Kompol I Wayan Sarjana yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Rehabpers Bid. Propam Polda Bali. Sementara Kasat Lantas dari AKP I Wayan Mudiasa kepada AKP Taufik Rizaldi yang sebelumnya menjabat sebagai Paur di STNK Sub. Dit. Regident Dit. Lantas Polda Bali dan Kasat Binmas dari AKP I Nengah Merta kepada AKP I Nyoman Suastana yang sebelumnya menjabat sebagai Subditbingakkum Dit. Lantas Polda Bali. Pascamenyerahkan jabatannya, Kompol Nengah Sadiarta akan menjabat sebagai Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Bali, Kompol I Made Karsa menjabat sebagai Kaurbinplin Subbid Provos Bid. Propam Polda Bali, AKP I Wayan Mudiasa sebagai Paur STNK Sub. Dit. Regident Dit. Lantas Polda Bali dan AKP I Nengah Merta selanjutnya akan menjabat Kasat Binmas Polres Karangasem. Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto menyatakan mutasi di tubuh Polri sebagai hal yang biasa dalam organisasi untuk penyegaran dan peningkatan kinerja. “Kami berharap sertijab ini akan membawa perubahan dan penyegaran, khususnya bagi Personil di Polres Klungkung. Selain itu, kinerja ke depan juga semoga semakin baik,” katanya. Sertijab yang berlangsung di Lapangan Mapolres Klungkung ini ditandai dengan pelepasan dan pemasangan tanda jabatan dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang lama dan yang baru oleh seluruh Personil Polres Klungkung. (kmb45)

Bali Post/sos

SERTIJAB - Empat perwira yang menduduki jabatan sebagai Wakapolres, Kapolsek Klungkung, Kasat Lantas dan Kasat Binmas dimutasi. Serah terima jabatan dilaksanakan Jumat (18/8) kemarin, yang dipimpin langsung Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto.

KERTA GOSA - Objek wisata Kerta Gosa yang masuk sebagai salah satu bagian city tour.

Perubahan Perda

Retribusi ”City Tour” Diubah Menjadi Satu Paket Semarapura (Bali Post) Retribusi city tour di Kabupaten Klungkung yang sebelumnya dikenakan pada masing-masing objek, kini diubah menjadi bentuk paket. Hal tersebut menyusul adanya perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Kebijakan itu salah satunya untuk meratakan jumlah kunjungan. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Jumat (18/8) kemarin menjelaskan, sebelum adanya perubahan pada Perda Nomor 13 Tahun 2013, pemungkutan retribusi terhadap wisatawan dilakukan di masing-masing

jaya, Kerta Gosa dan Pasar Seni. Mereka bayar sekali,” terangnya. Perubahan kebijakan ini sebagai salah satu upaya untuk memeratakan kunjungan. Hal ini pun sudah didasari atas masukan dari pelaku parwisata. “Kalau secara formal kami belum pernah bertemu dengan pelaku parwisata. Tetapi sudah mendapat masukan,” katanya. Objek wisata yang masuk dalam city tour itu, belakangan juga sering dijadikan tempat preweeding. Sesuai kebijakan yang baru, pemkab juga mengenakan retribusi. Khusus untuk domestik Rp 300 ribu per hari per paket dan mancanegara Rp 500 ribu. Hal serupa juga

diberlakukan pada pembuatan film. Khusus yang sifatnya komersil Rp 2 juta per paket, kepentingan sosial Rp 1 juta dan pendidikan Rp 250 ribu. “Ini sebelumnya tidak diatur,” jelas Sukasta. Kenaikan retribusi juga terjadi pada objek wisata Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Anak-anak yang sebelumnya dikenakan Rp 4 ribu dan dewasa Rp 6 ribu, khusus untuk domestik anak-anak menjadi Rp 6 ribu dan Rp 12 ribu untuk dewasa. Sementara mancanegara, untuk anak-anak Rp 10 ribu dan dewasa Rp 15 ribu. “Kenaikan ini sudah pantas. Sudah ada perubahan zaman. Kabupaten lain

sudah dulu. Ini sudah kami sosialisasikan,” ucapnya. Sejalan dengan kebijakan itu, mantan Kepala Dinas Perhubungan Klungkung ini menegaskan, pemkab akan tetap melakukan terobosan pada objek wisata dalam upaya peningkatan kualitas. “Pemkab akan terus berbenah,” tegasnnya. Ditambahkan, pembangunan pariwisata juga perlu mendapat dukungan dari masyarakat, salah satunya dalam menjaga fasilitas yang disediakan. “Yang terjadi selama ini banyak taman dan lampu yang rusak. Kami berharap masyarakat bisa menjaga fasilitas itu,” tandasnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) -

Pertanian garam di kawasan pesisir Kabupaten Klungkung semakin memperihatinkan. Petani terbelenggu dengan penghasilannya yang semakin tak menentu. Hal ini memicu sulitnya regenerasi. Di sisi lain, kebutuhan terhadap bumbu dapur bercita rasa asin ini sangat banyak, khususnya untuk konsumsi. Mengatasi persoalan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pun menggulirkan wacana untuk membangkitkan kembali sektor ini yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Bupati asal Nusa Ceningan ini mengungkapkan, sesuai hasil pemantauannya, sejumlah petani garam mengeluh akan nasibnya. Beberapa petani juga mengaku lahan garapannya semakin menyempit dan habis. Kondisi ini menyebabkan mereka pindah, bahkan berhenti. Mengingat potensi pertanian ini masih cukup besar, terlebih ditengah situasi demikian, pemkab akan melakukan langkah-langkah pembangkitan yang direncanakan bergulir 2018 mendatang. “Saya kemarin melihat petani garam yang tak berdaya. Sesuai laporan dari petani, lahannya semakin menyempit. Ada yang beli tanah diukur sampai ke laut. Mereka harus pindah. Pemkab akan membangkitkan ini,” ungkapnya, belum lama ini. Pertanian yang terbentang luas dari Pantai Wates sampai Pesinggahan Kecamatan Dawan ini, nantinya akan terintegrasi dengan sektor pariwisata. Mewujudkan ini, anggaran yang ditelan diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar. “Di sana akan ada rest area wisata garam. Garam pun nanti akan dibuat dengan dua konsep. Garam tradisional yang memang dibuat dengan cara tradisional dan garam tradisional dengan

Kicen Resmi Diberhentikan Sementara dari Anggota Dewan dana ibah pembangunan merajan Sri Arya Kresna Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan. “Wayan Kicen sudah diberhentikan sementara. Saya sudah terima surat dari Kejari terkait statusnya menjadi terdakwa,” jelasnya, Jumat (18/8) kemarin. Menindaklanjuti surat dari kejaksaan itu, Sekwan langsung bersurat ke Gubernur Bali melalui Bupati, terkait pemberhentian sementara Kicen Adnyana dari kursi wakil rakyat. “Untuk pemberhentian sementara sudah cukup berdasarkan surat dari Kejaksaan. Surat balasan dari gubernur itu kelengkapan secara administrasi saja,” ungkapnya. Kini Kicen Adnyanaa hanya menikmati uang representasi,

objek wisata yang masuk city tour, yakni Kerta Gosa, Taman Gili, Museum Semarajaya dan Monumen Puputan Klungkung. Besarannya, anak-anak Rp 4 ribu dan dewasa Rp 6 ribu. Namun setelah adanya perubahan perda tersebut, pemungutan retribusinya dikemas dalam bentuk paket. Pengunjung domestik untuk anak-anak dikenakan Rp 10 ribu dan dewasa Rp 15 ribu. Sementara mancanegara untuk anak Rp 25 ribu dan dewasa Rp 50 ribu. “Sesuai rancangan, retribusi city tour diubah menjadi satu paket, dengan tujuan Monumen Puputan, Puri Agung Klungkung, Museum Semara-

Pertanian Garam akan Digarap Terintegrasi dengan Pariwisata

Berstatus Terdakwa

Semarapura (Bali Post) Status terdakwa yang disandang I Wayan Kicen Adnyana karena terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah, kini memasuki babak baru. Politisi Gerindra ini resmi diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai anggota DPRD Klungkung. Pemberhentian sementara ini secara otomatis juga memangkas pendapatannya yang sebelumnya mengalir deras hingga puluhan juta rupiah setiap bulan. Terkait Kicen Adnyana diberhentikan sementara dari anggota Dewan, ini dibenarkan Sekwan Klungkung Wayan Sugiarta. Dijelaskan, hal itu terjadi setelah beberapa waktu lalu ada surat dari kejaksaan yang menyatakan Kicen Anyana sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi bantuan

Bali Post/sos

uang paket, tunjangan keluarga, tunjangan beras, tunjangan kesehatan dengan sebesar Rp 1,9 juta. Berbeda dengan sebelumnya yang mencapai Rp 23 juta, meliputi uang representasi, uang paket, tunjangan keluarga, tunjangan beras, tunjangan kesehatan, tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi. Itu pun di luar perjalanan dinas. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru mengaku belum menerima surat pemberhentian sementara Kicen Adnyana. Jika itu sudah turun, pihaknya akan menyampaikan kepada induk partai. “Suratnya belum saya terima,” ungkapnya seraya menambahkan, kekosongan jabatan itu perlu untuk segera diisi untuk meningkatkan kinerja lembaga. (kmb45)

pembuatan gaya modern,” terangnya. Lebih lanjut, Bupati yang berpasangan dengan Wabup Made Kasta ini menegaskan bergulirnya rencana ini bukan sematamata karena adanya kelangkaan garam di pasaran. “Ini bukan karena garam langka. Tapi rencana ini sudah dirancang tahun lalu. Saya maunya tahun ini sebenarnya sudah jalan. Tapi belum bisa,” tegasnya. Garam produksi petani nantinya juga akan diambil pemerintah dan disalurkan ke pasar-pasar dengan kemasan merk Klungkung. Hal ini pun akan diikuti dengan kebijakan yang mewajibkan masyarakat menggunakan garam lokal. “Saya tidak mau berpikir entah garam naik (harga - red) atau turun. Tapi bagaimana kita sebagai pemerintah harus berupaya. Jangan ketika garam turun kita berhenti, setelah naik bergerak,” cetusnya. Kesulitan regenerasi diakui memang masih menjadi persoalan pada pertanian garam. Hal ini pun juga akan ditangani pemerintah. Strateginya, setiap desa akan dibentuk minimal satu orang entrepreneur muda. Ini juga akan didukung dengan sarjana pendamping desa yang salah satu tugasnya memberikan motivasi. “Kita kan selalu berpikir, tidak ada yang mau jadi petani garam. Tapi dengan konsep memberikan anak-anak muda pembekalan entrepreneur ditambah dengan sarjana pendamping desa, pasti akan berlanjut,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PETANI GARAM - Pertanian garam di Kusamba. Guna menggeliatkan sektor ini, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mewacanakan untuk menggarapnya terintegrasi dengan pariwisata.


Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

BULELENG

11

PAS-Sutjidra Dilantik 27 Agustus

Sidang Paripurna Istimewa 29 Agustus Singaraja (Bali Post) – Bupati dan Wakil Bupati terpilih Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) akan dilantik Gubernur Bali, Minggu (27/8) mendatang. Setelah pelantikan di Denpasar, paket petahana ini akan membacakan pidato dalam sidang paripurna istimewa di DPRD Buleleng pada 29 Agustus 2017. Sidang paripurna ini nantinya mengundang Muspida Buleleng, Organisasi Bali Post/dok Perangkat Daerah (OPD) Gede Wisnawa dan segenap perbekel dan lurah di Buleleng. Pihak Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Buleleng menyiapkan konsumsi dan jasa tenda. Untuk biaya ini, Setwan mengalokasikan anggaran Rp 60 juta. Sekwan Buleleng Gede Wisnawa, Jumat (18/8) kemarin, mengatakan untuk pelantikan di Denpasar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Siapa saja pihak yang diundang juga ditentukan oleh pihak pemprov. Sementara agenda lanjutan setelah pelantikan adalah sidang paripurna istimewa sepenuhnya dipersiapkan Setwan Buleleng. Persiapan itu sudah dilakukan, terutama membahas hari baik untuk jadwal sidang paripurna istimewa yang dipilih 29 Agustus 2017. Alasan memilih dua hari setelah pelantikan karena mengacu Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri No. 162/348/OTDA tanggal 10 Mei 2017 tentang pidato sambutan Bupati pada sidang paripurna istimewa maksimal dua minggu setelah pelantikan. Dengan demikian, jadwal sidang paripurna istimewa ini tidak bertentangan dengan instruksi Kemendagri tersebut. “Kalau pelantikan di Denpasar tanggal 27 itu pemprov yang mengatur termasuk siapa saja diundang. Kita di daerah menyiapkan sidang paripurna istimewa dan kita pilih tanggal 29 Agustus dan ini mengacu SE Kemendagri yang mengatur maksimal dua minggu,” katanya. Menurut Wisnawa, dalam sidang paripurna nanti selain Muspida Buleleng dan pimpinan OPD, pihaknya juga mengundang para perbekel dan lurah se-Buleleng. Untuk mendukung pelaksanaan sidang paripurna istimewa itu, pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran untuk makan minum, dan jasa sewa tenda untuk undangan yang tidak bisa masuk ke gedung DPRD menyaksikan pidato PAS-Sutjidra untuk periode 2017-2022. “Persiapan sudah final dan koordinasi dengan Dishub, Satpol PP, dan Tata Pemerintahan Setda juga sudah kami lakukan, dan persiapan ini sudah final dan kami siap menggelar sidang paripurna istimewa,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PADI HIBRIDA – Petani di Subak Celuk Buluh, Desa Anturan bersama TNI dan Dinas Pertanian, Jumat (18/8) kemarin melakukan panen perdana padi hibrida.

TNI dan Petani Panen Padi Hibrida

Singaraja (Bali Post) – Uji coba pengembangan padi hibrida di Buleleng terus digenjot Dinas Pertanian (Distan) bersama jajaran Kodim 1609/Buleleng. Hal ini tidak lain untuk meningkatkan produktivitas gabah dan menyukseskan program nasional, swasembada pangan. Demplot pengembangan padi hibrida di Buleleng berlokasi di Subak Celuk Buluh, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Pada Jumat (18/8) kemarin, petani bersama TNI dan Distan Buleleng melakukan panen perdana. Panen perdana itu dihadiri Kepala Distan Nyoman Swatantra bersama Dandim 1609/ Buleleng Letkol Inf. Slamat Winarto bersama jajarannya,

dan Perbekel Desa Anturan Made Budi Arsana. Alhasil, dari demplot seluas 10 hektar mampu menghasilkan gabah kering panen sebanyak 9,8 ton per hektar. Sementara varietas padi cherang produksinya hanya 7,4 ton tiap hektar. Kepala Distan Swatantra mengatakan, uji coba pengembangan padi hibrida ini merupakan yang kedua kali dengan sumber dana APBD Buleleng. Dari uji coba kedua, pihaknya membandingkan pengembangan padi hibrida dengan varietas cherang. Dengan perlakuan yang sama, padi hibrida mampu menghasilkan gabah kering panen (GKP) sebanyak 9,8 ton per hektar. Sedangkan padi varietas cherang

produksinya lebih rendah, hanya 7,4 ton tiap hektar. Dari segi produktivitas gabah padi hibrida memang unggul, tetapi harga benih padi ini jauh lebih mahal. Rata-rata harga benih padi hibrida Rp 1.300.000 untuk satu hektar sawah. Sedangkan jika mengembangkan padi cherang harga benihnya jauh lebih murah yakni Rp 300.000 tiap hektar. “Kalau dari produktivitas padi hibirda jauh lebih tinggi, tapi harga benihnya yang mahal. Hasil ini sudah diketahui oleh petani melalui temu usaha dan panen perdana. Setelah hasil uji coba ini, harapan petani bisa memilih dengan pertimbangan modal yang dimiliki,” katanya. Di sisi lain, Swatantra

mengatakan, dari dua kali uji coba pengembangan padi hibrida pihaknya juga menemukan fakta bahwa padi unggul ini lebih tahan dari serangan hama dan penyakit. Selain itu, padi hibrida menuntut petani harus melakukan pemupukan dengan takaran yang tepat, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi maksimal. Atas temuan kelebihan itu, pihaknya kembali menyerahkan kepada petani apakah tartarik mengembangkan padi hibrida atau nonhibrida. Sementara itu, Dandim 1609 Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, TNI senantiasa bersama-sama petani dalam menyukseskan program swasembada

pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Selain membantu petani dalam pengolahan lahan dan pascapanen, jajarannya ditugaskan mengawasi terkait penyaluran pupuk bersubsidi dari tingkat distributor ke kelompok subak. Pengawasan ini untuk memberikan jaminan agar petani mendapatkan jatah pupuk sesuai kebutuhan dan menghindari terjadinya indikasi penimbunan untuk mendapatkan keuntungan pihak tertentu. “Dengan bantuan yang kita lakukan selama ini, produktivitas gabah di daerah kita bisa tercapai dan dengan sendirinya program swasembada pangan yang sudah dicanangkan bisa diwujudkan,” jelasnya. (kmb38)

Jelang Pilgub Bali

Perekaman E-KTP Di-’’deadline’’ Desember 2017

Singaraja (Bali Post) – Perekaman data penduduk yang sudah berumur 17 tahun ke atas (penduduk wajib KTP) di Buleleng terus digenjot. Ini karena sekitar 65 ribu penduduk yang wajib KTP belum melakukan perekaman untuk mendapatkan KTP elektronik (e-KTP). Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dituntut lebih gencar melakukan perekaman, sehingga memasuki Desember 2017 nanti, semua penduduk wajib KTP sudah melakukan perekaman.

Bali Post/kmb38

NEGATIF NARKOBA – Sampel urine 27 pimpinan dan anggota DPRD Buleleng negatif mengandung narkoba. Itu ditegaskan melalui surat BNNP.

Hasil Tes Urine Dewan Negatif Narkoba

Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan tes urine yang diikuti oleh anggota DPRD Buleleng belum lama ini? Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali telah mengirimkan surat kepada DPRD Buleleng atas hasil uji sempel urine wakil rakyat di Bali Utara tersebut. Hasilnya, 27 sampel urine milik anggota dewan dan satu sampel milik Sekretaris Dewan (Sekwan) Gede Wisnawa dinyatakan negatif narkoba. BNNP sekarang masih menunggu uji sempel urine untuk 18 anggota dewan yang belum diauji karena pada tes urine sebelumnya mereka tidak masuk kantor. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/8) kemarin, membenarkan telah menerima hasil tes urine dari BNNP Bali. Dia mengatakan, surat No.R/31/VIII/Ka/Rh.00/201/BNNP Bali tertanggal 11 Agustus 2017 ditandatangani langsung Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. Sementara menyangkut 18 anggotanya yang belum mengikuti tes urine, Supriatna berjanji mengomunikasikan kembali dengan jajaran kesekretariatan dewan dan anggota bersangkutan. Yang jelas sesuai surat BNNP Bali yang diterimanya, tes urine kedua dilakukan setelah ada koordinasi oleh DPRD. “Hasil tes pertama memang sudah kami terima dan itu negatif. Untuk yang belum akan kita koordinasikan dulu, karena BNNP Bali juga meminta kepastian pelaksanaan pemeriksaan tes urine kedua dari kita. Pada intinya, kita mendukung aparat kepolisian memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, BNNP Bali melaksanakan tes urine wakil rakyat di Buleleng pada Rabu (9/8) lalu. Tercatat 28 orang pimpinan dan anggota dewan di Buleleng menjalani tes urine. Sejumlah petugas BNNP Bali mengambil sampel urine wakil rakyat di Bali Utara sehabis sidang paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tera Ulang dan Pengelolaan Barang Milik Daerah. Dari 45 pimpinan dan anggota dewan, masih ada 18 anggota dewan yang gagal diambil sempel karena saat tes urine berlangsung, anggota dewan tersebut tidak masuk kantor dengan berbagai alasan. Selain anggota dewan, Sekwan juga mengikuti tes urine yang pertama kali digelar di gedung dewan. (kmb38)

Perekaman penduduk wajib KTP ini berkaitan dengan persiapan data pemilih menjelang laga Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali tahun 2018 mendatang. Sesuai regulasi, syarat penduduk bisa memilih adalah memiliki KTP atau surat keterangan (suket) pengganti KTP elektronik. Di Buleleng, sekitar 65 ribu orang yang belum melakukan perekaman e-KTP. Jika kondisi ini tidak ditangani segera, maka dikhawatirkan penduduk yang sudah berumur 17 tahun ke atas itu terancam tidak tercatat dalam daftar pemilih pada Pilgub Bali. Apalagi, tahapan pemutakhiran data pemilih dijadwalkan oleh KPU Bali mulai Januari 2018 mendatang. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana yang ditemui di sela-sela apel HUT ke-72 Kemerdekaan RI di lapangan Taman Kota Singaraja, Kamis (17/8) lalu, mengatakan, satu-satunya upaya mencegah penduduk yang tidak masuk daftar pemilih seperti pada laga pilkada lalu adalah menggenjot proses perekaman data penduduk oleh Disdukcapil Buleleng. Jika data kependudukan sudah direkam, otomatis penduduk yang bersangkutan akan mendapatkan KTP elektronik dan tercatat sebagai penduduk yang memiliki hak pilih dalam pilgub atau pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres). “Data yang kami temukan belakangan ini sekitar 65 ribu penduduk belum melakukan perekaman. Paling lambat sampai Desember 2017 ini pendudk itu sudah perekaman dan Januari 2017 sudah pemutakhiran data pemilih,” katanya. Menurut Suardana, dari pengamatannya di lapangan, Disdukcapil belakangan ini sudah begitu intens

melakukan perekaman data kependudukan. Akan tetapi, melihat temuan data yang bisa dibilang penduduk yang belum perekaman begitu masih tinggi, maka perekaman harus ditingkatkan lagi. Dia mencontohkan, perekaman penduduk tidak saja mengandalkan di Disdukcapil dan kecamatan, akan tetapi perekaman secara massal pada momen-momen tertentu perlu digencarkan lagi. Dengan upaya ini, pihaknya meyakini sampai Desember 2017, penduduk bisa melakukan perekaman dengan optimal. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Buleleng Putu Ayu Reike Nurhaeni mengatakan, sejauh ini, pihaknya sudah mengerahkan sumber daya manusia (SDM) yang ada untuk melakukan perekamanan penduduk wajib KTP. Selain mengandalkan perekaman di kabupaten dan kecamatan, Disduk-

capil juga melakukannya dengan mendatangi suatu tempat tertentu di perdesaan. Selain itu, perekaman yang digalakkan sekarang ini adalah menyasar kalangan lanjut usia dan penduduk yang mengalami sakit yang tidak bisa melakukan perekaman baik di kecamatan, kabupaten atau datang saat digelar perekaman jemput bola di suatu tempat. Tidak hanya itu, perekaman menyasar siswa SMA dan SMK juga sudah digencarkan. Dengan upaya ini, mantan Camat Banjar ini optimis penduduk yang wajib KTP akan melakukan perekaman sebelum batas KPU akan melakukan pemutakhiran data pemilih pilgub. “Kalau angka yang belum perekaman sudah berkurang dan ini datanya bergerak terus. Kami komit melayani setiap penduduk yang wajib KTP untuk melakukan perekaman,” jelasnya. (kmb38)

Putu Ayu Reike Nurhaeni

Bali Post/kmb38


JEMBRANA

12

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

SOSOK Kerja Bersama

TEMA HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun ini adalah “Indonesia Kerja Bersama”, yang merupakan representasi dari semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Semangat itu hendaknya diresapi dan dilakukan bersama. Semangat gotong royong adalah akar dari kebudayaan Indonesia yang merupakan perwujudan harmoni kebersamaan. “Semangat itu menjadi perekat sosial tanpa memandang ras, suku dan agama untuk mencapai tujuan yang luhur, sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo yaitu terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong,” ujar Bupati Jembrana I Putu Artha saat resepsi Kemerdekaan di Jagatnata. Menurut Artha, Indonesia Kerja Bersama bukanlah slogan semata, melainkan sebuah pemicu semangat perjuangan untuk mengisi kemerdekaan. Sebagaimana yang pernah digelorakan Bung Karno. “Oleh Karena itu, selaku pimpinan daerah Kabupaten Jembrana saya mengajak untuk bersama-sama berjuang dengan penuh semangat gotong royong dalam meningkatkan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jembrana,” ujar Artha. Artha memohon dukungan dari segenap masyarakat Jembrana dalam rangka tetap terlaksananya pembangunan Jembrana secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Hasil pembangunan yang sudah dicapai agar dipertahankan dan ditingkatkan. Serta yang kurang baik kita sempurnakan agar menjadi lebih baik dan optimal. Bupati Artha mengajak masyarakat Jembrana untuk menjadikan peringatan ke-72 Kemerdekaan RI tahun ini sebagai momentum yang tepat guna membangkitkan kembali semangat perjuangan untuk lebih meningkatkan pembangunan di segala bidang, sehingga kemajuan yang di cita–citakan dapat terwujud. (olo) Bali Post/ist

TERPEROSOK – Bus AKAP Gunung Harta yang terperosok di hutan kawasan Penginuman Gilimanuk hingga mengakibatkan satu penumpang tewas.

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Sejumlah pemuda yang menggelandang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk menuju Denpasar diamankan Satpol PP. Mereka tanpa membawa identitas dan rencananya akan langsung dipulangkan.

Tanpa Identitas

Satpol PP Ciduk Sejumlah Pemuda Gelandangan di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Sejumlah pemuda yang berasal dari beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah digiring ke Kantor Satpol PP, Jumat (18/8) kemarin. Mereka diciduk saat menggelandang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Mendoyo. Gerombolan pemuda yang berjumlah tujuh orang dan tanpa identitas ini berusaha menyetop sejumlah truk yang melintas dengan tujuan Denpasar. Dari pengakuannya, mereka nekat menggelandang dan menyetop kendaraan lantaran ingin menonton konser di Denpasar. Karena tidak mengantongi identitas dan dinilai mengganggu kenyamanan, mereka akhirnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan dipulangkan. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi mengatakan, setelah didata dan diberikan pembinaan mereka rencananya akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Selain karena tidak mengantongi identitas dan tanpa perbekalan, mereka juga meresahkan warga mengganggu ketertiban umum. Selama perjalanan mereka mengaku menumpang kendaraan barang yang melintas menuju Bali. Termasuk saat masuk Bali melalui Gilimanuk, gerombolan pemuda ini sembunyi di bak truk agar luput dan lolos dari pemeriksaan. Sayangnya truk yang mereka tumpangi tidak sampai ke Denpasar. Mereka akhirnya turun dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Nah, saat itulah mereka menyetop semua kendaraan yang menuju Denpasar. Budi Santoso, salah satu pemuda asal Indramayu, Jawa Barat, mengaku sengaja ke Bali bersama rekan-rekannya untuk menonton konser musik grup band favorit mereka yakni Slank. “Ya nebeng truk ke Bali,” akunya. Rencananya ketika pulang nanti mereka juga akan menumpang truk-truk yang melintas tujuan ke Jawa. (kmb26)

Soal Nelayan Melaya Tenggelam

Korban Ditemukan Tewas di Pantai Klatakan

Negara (Bali Post) Nelayan asal Melaya, Abdulah (60), yang dikabarkan hilang tenggelam saat melaut beberapa hari lalu, akhirnya ditemukan Jumat (18/8) kemarin. Korban ditemukan sudah tak bernyawa dan jasadnya terdampar di tepi Pantai Dusun Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya. Jasad korban ditemukan warga Klatakan, Jumilah (40) dan Suyono (40), yang saat itu sedang menyusuri pantai mencari rongsokan dan kayu bakar. Sekitar pukul 07.30 Wita, kedua warga itu mencium bau busuk saat mencari kayu bakar di tepi pantai. Lantas mereka mencari sumber bau tersebut dan melihat sesosok mayat mengenakan baju abu-abu dan celana pendek terdampar di tepi pantai. Setelah didekati, ternyata jasad manusia. Kedua warga ini kemudian melaporkan penemuan ini ke petugas. Tak lama kemudian tim dari Polair dan Basarnas melakukan evakuasi. Dari identifikasi mayat, keluarga korban mengenalinya. Mayat itu diakui memang Abdulah yang tenggelam di perairan Melaya Pantai. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai mengatakan dari hasil identifikasi Inafis Polres Jembrana serta dokter Puskesmas Melaya, dr. Agung Avatara, diketahui mayat sudah membusuk dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan anak korban, Daeng Sabidin, dilihat ciri-ciri dan pakaian yang dikenakan dipastikan jasad tersebut orangtuanya (Abdulah - red). Seperti berita sebelumnya, pada Selasa (16/8) pagi korban diketahui hilang di perairan Melaya Pantai. Diduga korban tenggelam saat naik rakit menuju perahunya yang ada di tengah laut, sekitar 20 meter dari bibir pantai. Kecurigaan korban tenggelam semakin kuat, setelah nelayan lain menemukan peralatan pancing dan perbekalan yang dibawanya masih utuh, namun terdampar di bibir pantai. Polres Jembrana telah menerjunkan tim SAR dari Sat Polair sejumlah enam personel. Empat personel menyisiri pantai dan dua lainnya melakukan pencarian melalui perairan. Dua unit kapal Polair secara bergantian bersama Basarnas melakukan pencarian. Hingga akhirnya korban ditemukan terdampar di tepi Pantai Klatakan. (kmb26)

Disenggol Truk, Bus Gunung Harta Terperosok Satu Penumpang Tewas

Informasi di lapangan menyebutkan, kecelakaan ini bermula ketika bus terlibat serempetan dengan truk yang tak dikenal. Truk itu melaju dari arah Gilimanuk dan bergerak sedikit ke kanan hingga masuk melewati garus pembatas. Senggolan pun tak terelakan dan bus AKAP Gunung Harta akhirnya terperosok.

Selain satu korban meninggal, delapan penumpang dan satu kru bus mengalami luka-luka dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas dan RSUD. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana mengatakan kecelakaan bus di jalan Denpasar-Gilimanuk kilometer 121-122 ini diakibatkan truk

tak dikenal yang masuk ke jalur berlawanan. ‘’Kami masih menyelidiki truk tersebut, ini tabrak lari,’’ katanya. Dari hasil penyelidikan di lapangan dan keterangan saksi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Di mana saat itu di jalan minim lampu penerangan. Tepat pada jalan lurus itu melaju truk fuso tak dikenal

dari arah barat. Truk tersebut oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Dari arah berlawanan inilah melaju bus Gunung Harta DK 9168 GH yang dikemudikan Agus Supriyanto (36) asal Gumukmas, Jember, Jawa Timur. Lantaran truk melaju kencang, pengemudi bus tidak dapat menguasai kemudinya, hingga akhirnya oleng ke kiri dan keluar dari badan jalan. Bus berwarna hijau itu masuk ke dalam hutan lindung sejauh sekira 40 meter. Sementara truk yang tidak dikenal itu kabur. korban luka-luka di antaranya Agus Supriyanto

Negara (Bali Post) – Pemerintah daerah (pemda) diminta mendukung serta memfasilitasi pendaftaran para veteran yang tercecer. Usulan tersebut mengemuka saat tatap muka Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dengan puluhan veteran dan tokoh masyarakat di Wantilan Jagatnata, belum lama ini. Salah satu yang mengemuka dalam usulan tersebut yakni pasangan suami-istri Dewa Bagus Putu Sandra (100) dan istrinya Ni Luh Jasi (90) yang tinggal di Banjar Taman, Desa Batuagung, Jembrana. Kedua lansia ini merupakan saksi sejarah saat zaman penjajahan Belanda. Adanya dua saksi sejarah yang masih hidup dan tercecer karena tidak masuk dalam daftar veteran membuat mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Indugosa prihatin. Pihaknya berharap kedua lansia ini diperjuangkan agar diakui sebagai veteran. ‘’Kita harus menghormati para pejuang dan veteran,’’ harapnya. Di samping itu, Indugosa juga mendukung adanya rencana

membangun museum perjuangan di Jembrana. Sementara itu, Ketua LVRI Jembrana I Ketut Gede mengaku merasa beruntung veteran di Jembrana mendapat perhatian dari pemerintah, dalam momen tatap muka rutin yang digelar tiap tahunnya. Begitu juga bangunan gedung veteran di dekat Taman Makam Pahlawan (TMP) direnovasi sedemikian rupa. Sementara itu, Dewa Bagus Putu Sandra ditemui di rumahnya mengatakan saat itu dia masih usia muda dan belum menikah. Saat itu dia lebih banyak bertugas sebagai kurir pembawa makanan dari Batuagung ke wilayah Gelar/Palungan Batu di mana pasukan memasang tenda. ‘’Saat itu banyak pasukan ke wilayah Marga termasuk Lettu Dwinda dan yang ke Marga semua meninggal dan yang tetap di Gelar semuanya hidup,’’ kata Dewa sambil berusaha mengingat. Saat di Gelar, katanya, beberapa kali Belanda pernah memuntahkan bom dan ada beberapa rumah hancur

kena bom, termasuk rumah orangtua istrinya Ni Luh Jasi. Nenek Jasi yang sudah mulai lupa mengaku saat serangan

mereka sekeluarga sembunyi di balik batu-batu besar di Sungai Gelar. ‘’Ayah saya namanya Guru Gede Loka.

Negara (Bali Post) – Jalur Cekik-Klatakan kembali menelan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas, Jumat (18/8) dini hari. Seorang penumpang, Sayit Abdullah (44) asal Lumajang, Kabupaten Jember meninggal dunia setelah bus AKAP Gunung Harta yang ditumpanginya terperosok sekitar 40 meter. Kuat dugaan, kecelakaan ini terjadi lantaran bus tersebut disenggol truk.

(sopir bus), Nurul Yahya (33) asal Denpasar, Sukur Priyadi (21), Faisal Haris (21) asal Jambi, Yuli Hariati (45), Sahnan (47) asal Tabanan, Indra Santoso (36), Edy Pamuji (36) asal Banyuwangi, dan Supiati (55) asal Denpasar. ‘’Mereka mengalami lukaluka sempat dirawat, namun sudah boleh dipulangkan,’’ tambah Sukadana. Polisi hingga saat ini masih mencari truk tak dikenal yang menyebabkan kecelakaan bus ini. Sedangkan bus yang mengalami ringsek dibagian depan baru ditarik Jumat siang. (kmb26)

Rumah hancur karena dibom. Kami semua selamat karena sembunyi di balik batu besar,’’ jelas Jasi. (kmb26)

Fasilitasi Pendaftaran Veteran yang Tercecer


Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

KARANGASEM

13

Cara Panen Salah Turunkan Hasil Pertanian

Amlapura (Bali Post) Mayoritas para petani di Karangasem khususnya masih menggunakan cara-cara bertani secara tradisional. Ini menjadi salah satu kendala memaksimalkan hasil pertanian. Bahkan, kondisi di lapangan kerap ditemukan cara memanen yang salah. Hal itu justru menyebabkan hasil pertanian itu turun cukup jauh dari target panen awal. Untuk menjawab tantangan dalam situasi tersebut, pemerintah daerah kini terus memikirkan bagaimana bisa meningkatkan hasil pertanian, di tengah lahan pertanian yang semakin menyempit. “Kesalahan dari pemanenan menyebabkan banyak kehilangan hasil. Karena itu, bukan untung yang diraih justru para petani mendapatkan kerugian,’’ kata Kadis Pertanian I Wayan Supandhi saat mendampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dalam penyerahan alat pertanian kepada 15 kelompok tani di Kantor UPTD Dinas Pertanian, Jasri, Karangasem, Jumat (18/8) kemarin. Dengan alat pertanian berteknologi tinggi ini, cara memanennya bisa berubah dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian khususnya dalam pemanenan jagung. Pemberian alat pertanian ini salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan. Target berikutnya, tentu agar mampu mewujudkan cita-cita swasembada pangan. Bantuan alat pertanian ini berupa 13 buah Corn Sheller (alat pemipil jagung), 2 buah Combine Harvester kecil (alat panen padi) dan 2 buah Power Threser (alat panen padi). Pemberian alat pertanian ini menggunakan pola brigade, bukan hibah. Artinya, penggunaannya masih dalam pengawasan Dinas Pertanian. Bila alat itu tidak digunakan dengan baik, maka pemerintah bisa menarik kembali alat tersebut. “Sumber pembiayaan semua dari APBN karena APBD terlalu kecil untuk menganggarkan. Mudah-mudahan komunikasi dengan pusat berjalan lancar. Ini bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian kita di Karangasem,” tegasnya. Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa usai menyerahkan alat pertanian, itu mengatakan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya pertanian memang cukup besar. Selain bantuan alat pertanian, negara juga menugaskan jajaran TNI untuk turun tangan ke lapangan, untuk meningkatkan kualitas pertanian. Seperti yang sudah diketahui, lahan pertanian terus berkurang. Hal itu disebabkan tingkat pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Sedangkan lahan pertanian tidak pernah bertambah. “Di Karangasem juga lahan pertanian sangat terbatas. Justru terus menyempit. Satu-satunya cara meningkatkan swasembada pangan hanya dengan alih teknologi,” tegas Wakil Bupati Artha Dipa. Artha Dipa menyampaikan di zaman sekarang, banyak generasi muda tidak mau menjadi petani. Karena itu, pemerintah berharap dengan alih teknologi ini, para generasi itu mau tertarik terjun bertani. Selain para petani, ia juga meminta agar penyuluh pertanian berada satu tingkat di depan para petani. Karena penyuluh pertanian harus bisa menjelaskan kepada petani tentang bagaimana cara bertani yang baik. Para penyuluh harus menguasai teknologi alat itu terlebih dahulu dibandingkan petani. Selain itu, masyarakat atau kelompok tani harus aktif menyampaikan masalah yang terdapat di lapangan. Ini penting agar pemerintah bisa memikirkan pemecahan masalahnya. Atas pemberian bantuan ini, para petani antusias. Mereka akan mencobanya untuk proses panen langsung di lapangan. “Semoga benar yang disampaikan tadi. Dengan cara memanen yang benar, maka hasilnya juga bisa lebih maksimal,” kata salah satu petani yang hadir di lokasi itu. (kmb31)

Bali Post/kmb31

ALAT PEMANEN - Salah satu alat pemanen yang diserahkan kepada kelompok tani, bantuan dari pemerintah pusat, Jumat kemarin.

BEBER TANGKAPAN - Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana membeber hasil tangkapan narkoba selama Agustus ini.

Ditangkap, Pengedar SS Jaringan Kuta

Amlapura (Bali Post) -

Bermula dari pengungkapan kasus penjambretan turis Kanada di Pantai Amed, Abang, Polres Karangasem akhirnya berhasil menangkap salah satu pelaku pemasok sabu-sabu ke Kecamatan Kubu. Pelaku berinisial By alias P (26) itu sempat diburu ke rumah kosnya di wilayah Kuta, Badung, namun akhirnya dibekuk di rumah orangtuannya di Desa Tulamben, Kubu. Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana, Jumat (18/8) kemarin, mengatakan nama By muncul dari pengembangan terhadap penangkapan bandar lokal, IKO (25), asal Banjar/Desa Baturinggit, Kubu. IKO ditangkap di rumahnya Selasa (8/8) lalu, bersama seorang pelanggannya berinisial IGS (49) juga asal Baturinggit.

Dari tangan kedua orang itu, polisi mengamankan barang bukti sabu. Berat bersih barang haram itu 4,1 gram. ‘’IKO mengaku mendapatkan barang dari By seharga Rp 7,5 juta, tetapi masih ngebon,’’ jelas Kapolres. BY dibekuk di rumah orang tuanya di Desa Tulamben, Kubu, Jumat (11/8) sekitar pukul 01.30 Wita. Pengger-

Amlapura (Bali Post) Suasana berbeda terlihat usai apel peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Kamis (17/8). Belasan anak SD berseragam polisi memasuki lapangan Tanah Aron, Amlapura, layaknya barisan paskibra. Mereka berbaris sangat kompak dan terlihat sangat terlatih, walau hanya anak-anak SD. Selain tampil atraktif dalam baris-berbaris, barisan yang menamakan diri Polisi Cilik (Pocil) Karangasem juga terampil membawa pesanpesan tertib berlalu lintas maupun bahaya narkoba. Melihat gerakan baris-berbaris yang begitu mantap, ternyata siswa MIN Bungaya, Kecicang, Bebandem itu merupakan binaan langsung Satuan Lalu Lintas Polres Karangasem. Salah satu guru pembina dari sekolah setempat, Sulianti, mengatakan satu peleton barisan siswa SD ini diambil dari siswa kelas III sampai kelas V. Selaim tampil atraktif, siswa SD ini juga sangat kompak dari bagian depan sampai belakang. Padahal, gerakannya cukup variatif dengan durasi waktu sekitar 40 menit. “Latihannya cuma dua minggu,” kata Sulianti. Dia menambahkan, pihak kepolisian cukup mudah mempersiapkan agar siswa ini tampil

atraktif, karena sebagian dari mereka ternyata sudah terlatih. Bahkan, sempat menjadi yang terbaik saat tampil di Polda Bali beberapa waktu lalu. Selain baris-berbaris, siswa SD ini makin menggemaskan saat melanjutkan penampilannya dengan senam gemu pamire. Itu adalah salah satu gerakan senam sehat yang sedang viral dalam beberapa bulan terakhir. Di setiap gerakan baris-berbaris juga diselipkan yel-yel yang mengandung pesan-pesan penting dalam tertib berlalu lintas. Ini penting, untuk mengingatkan kembali pengguna jalan, agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas. “Juga, jauhi narkoba dan sayangi negerimu”, salah satu pekik barisan ini dengan kompak. Penampilan anak-anak ini membuat warga sekitar cukup antusias melihatnya. Demikian juga jajaran pejabat OPD, DPRD, TNI dan pihak kepolisian, dan serta jajaran Forkopinda Karangasem yang masih duduk di bangku kehormatan, terlihat begitu antusias melihat penampilan anak-anak ini. Penampilan Pocil Karangasem ini cukup menambah kemeriahan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Karangasem. (kmb31)

Dikawal agar Tak Tersingkir Hegemoni Kapitalis

Bali Post/kmb

APEL DI PASAR - Mahasiswa apel bendera di Pasar Amlapura Timur minim partisipasi warga.

ebekan dipimpin Wakapolres Kompol A.A. Gede Mudita setelah sebelumnya polisi sempat pulang dengan tangan hampa ketika menggerebek tempat kos By di Kuta. Dalam penggerebekan di Kuta itu, polisi hanya menemukan barang bukti satu paket sabu. Sedangkan saat penangkapan di Tulamben, polisi mengamankan sejumlah peralatan

untuk nyabu seperti sedotan dan korek gas yang sudah dimodifikasi dan tabung kaca. Polisi meyakini By merupakan salah satu pemain sabu yang menjadi pemasok utama di wilayah Kubu. Sayangnya upaya polisi membongkar jaringan By menemui jalan buntu. Pasalnya, yang bersangkutan tutup mulut. ‘’Pelaku masih bungkam, ini masih kita kembangkan,’’ tegas Kapolres. Dengan penangkapan By maka selama Agustus ini, Tim Khusus Anti-Narkoba bersama Sat. Reskoba Polres Karangasem telah

mengamankan empat orang pelaku sabu. Satu pelaku lagi berinisial HK (35) asal Desa Budakeling, Bebandem, ditangkap Selasa (1/4) lalu. Namun, pria yang lama jadi target operasi polisi itu tidak ada hubungannya dengan penangkapan di Kubu. By dan IKO dijerat pasal pengedar dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 12 tahun dengan denda Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar. Sedangkan IGS dan HK pasal pemakai. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun maksimal 10 tahun penjara. (kmb)

Pocil Tampil Atraktif

’’Biker’’ Galang Dana, Mahasiswa Apel

Penggemar sepeda motor alias biker di Karang-asem punya cara berbeda dalam rangka memaknai peringatan HUT ke-72 RI tahun ini. Kegiatan diawali touring bertepatan pada puncak peringatan Kamis (17/8). Para biker itu melakukan penggala-ngan dana ke relasinya. Dana yang terkumpul itu nantinya disumbangkan untuk masyarakat yang membutuhkan. Bagaimanakah aksi para biker dan mahasiswa itu dalam upaya melibatkan peran wong cilik pada peringatan Hari Kemerdekaan itu?

Bali Post/kmb

‘’Kita di Karangasem ini ada sekitar 17 klub. Hari ini (kemarin -vred), kita touring dengan rute di pesisir timur Karangasem,’’ terang Panpel Acara Putu Gede Mahandra. Touring diikuti sekitar 170 peserta dengan start di GOR Gunung Agung Amlapura. Biker yang berpartisipasi pada touring itu di antaranya Skuter, Vespa, Seven Ceblok, East Bali Rider, Metic 17 Karangasem, Alter Cocker, Enggine Relic, Biker Sport Karangasem, Adventure Trail Komonity, Karangasem Adventure Trail, Police Adventure Trail, Eksotik MX, X-Raider, Vario Bali Rider, Karangasem Motor Sport dan Metic 14. Touring diawali sosialisasi safety riding -- keselamatan berkendara -- oleh KBO Sat. Lantas Polres Karangasem, Iptu Komang Putra Sujana. Dia sekaligus melepas kegiatan itu sekitar pukul 09.00. Dari GOR Gunung Agung di Jalan Untung Surapati Amlapura, peserta touring bergerak menuju Amed menyusuri sepanjang pantai timur menuju Seraya tembus ke Taman Ujung. Dari taman air peninggalan Kerajaan Karangasem itu peserta bergerak menuju Kota Amlapura melewati jalur Subagan tembus ke Jalan Jalur 11 Padangkerta dan finis kembali ke GOR Gunung Agung. Ketut Arianta Putra alias Moyo dari East Bali Rider, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka HUT ke-72 Proklamasi RI. Selaian itu, juga sebagai ajang silarurahmi para biker di Karangasem dan penggalangan dana guna aksi sosial. ‘’Kami para biker juga memiliki

komitmen peduli masyarakat Karangasem. Tidak seperti yang dicitrakan kalau para biker itu sangar dan suka bikin ribut,’’ ujarnya. Gema HUT RI juga terlihat di Pasar Amlapura Timur. Di sana, sekitar pukul 09.00 wita, sekelompok mahasiswa Mahendradata bersama personel KMHDI Karangasem menggelar apel bendera. Kegiatan tersebut kontan mengundang perhatian seisi pasar yang sedang ramai. ‘’Ini sebagai bentuk edukasi. Di pusat marhaen seperti pasar tradisional, upacara HUT RI juga harus digemakan agar masyarakat kecil juga tahu dan paham makna dari kemerdekaan itu,’’ kata Ketua PC KMHDI Gusti Putu Kirana Dana. Menurut dia, meski Indonesia sudah 72 tahun merdeka namun masyarakat kecil belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Mereka masih terus berjuang. Mereka perlu dukungan dan dikawal pemerintah, sehingga tak tersingkir oleh hegemoni kaum kapitalis. Para mahasiswa sebenarnya berharap warga pasar ikut apel bendera tersebut. Setidaknya ikut melakukan penghormatan kepada Bendera Merah Putih. Sayangnya hanya sebagian kecil yang mau terlibat. Mereka para pedagang itu tetap sibuk berjualan. Sementara pengunjung sibuk berbelanja. Namun, para mahasiswa itu mengaku tidak kapok. Karena itu, mereka akan mengulang kegiatan serupa tahun depan. ‘’Tahun lalu, kami di Bendungan Bebandem,’’ kata Panpel Kadek Sudarmika. (kmb)

Bali Post/kmb31

TAMPIL ATRAKTIF - Anak-anak dalam bungkus Polisi Cilik (Pocil) MIN Kecicang tampil atraktif memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, di Lapangan Tanah Aron, Amlapura.


TABANAN

14

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Beras Premium untuk Kalangan Menengah ke Bawah Tabanan (Bali Post) -

Pemerintah tidak hanya memenuhi keperluan masyarakat tak mampu dengan program beras sejahtera. Melalui Program Toko Tani Indonesia (TTI), pemerintah juga mengeluarkan program beras premium (dengan harga terjangkau) kepada masyarakat menengah ke bawah. Tabanan sendiri memiliki satu Gapoktan yaitu Gapoktan Sinar Abadi Bongan. Gapoktan ini dipercaya menjalankan program itu bersama delapan TTI di Tabanan. Kadis Pariwisata I Made Yasa

Bali Post/kmb28

2017, Dua Desa Dikukuhkan Jadi Desa Wisata

Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan terus berupaya mengembangkan desa wisata dalam upaya memberdayakan masyarakat setempat dan mengurangi alih fungsi lahan produktif. Terbukti, di tahun 2017 ini setidaknya ada dua desa lagi yang tengah berproses dalam pengajuan SK untuk dapat dikukuhkan sebagai desa wisata. “Desa Tajen Penebel dan Desa Gunung Salak, Seltim, keduanya sedang dalam proses pengajuan SK desa wisata,” beber Kadis Pariwisata I Made Yasa, Jumat (18/8) kemarin. Dengan adanya dua desa tersebut, dikatakannya Kabupaten Tabanan memiliki 13 desa wisata. Sama halnya dengan keberadaan desa wisata lainnya, dua desa tersebut juga mengandalkan pertanian dengan lahan sawah berundak-undak, berikut seni dan budayanya. Pemkab Tabanan selama ini sudah secara terencana mengembangkan objek wisata. Namun yang digenjot adalah desa wisata. Pengembangan sektor ini diharapkan akan berimbas pada perekonomian masyarakat setempat. “Misalnya saja produk komoditi di desa tersebut akan bisa ditawarkan kepada wisatawan,” ucapnya. Made Yasa lebih lanjut mengatakan, dalam menata desa tersebut menjadi desa wisata, salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah adalah memberikan bantuan. Misalnya menata kamar mandi dengan memberikan toilet duduk. Karena wisatawan bila ke kamar kecil tidak terbiasa dengan toilet jongkok. Bahkan ke depannya Kabupaten Tabanan lebih fokus mengembangkan wisata desa. Wisata desa itu dipercaya berdampak pada pengurangan alih fungsi lahan produktif. Dan warga bisa melestarikan lingkungan dan seni budaya yang ada di desa tersebut. Meski telah memiliki sebelas desa wisata sebelumnya, diakui Made Yasa keberadaan desa wisata masih memiliki sejumlah kendala, sepertti kualitas sumber daya manusia (SDM) dan anggaran promosi. Dikatakan, agar desa wisata bisa mandiri, Dinas Pariwisata telah melakukan pembinaan secara rutin tentang langkah-langkah memajukan desa wisata itu. “Kami belum ada menurunkan bantuan dana karena masih terbentur anggaran. Bisa saja masing-masing desa wisata itu mendapatkan bantuan dari pusat jika proposal dibuat kemudian diajukan,” tandasnya. Desa wisata yang telah jalan dan dapatkan pemasukkan, sepenuhnya dana tersebut dikelola pihak desa tanpa kontribusi ke Pemkab Tabanan. Diharapkan seluruh hasil yang didapatkan, agar dipergunakan untuk memajukan desanya. Tujuan Pemkab Tabanan membentuk desa wisata ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara menjual potensi desa yang dimiliki. (kmb28)

Kampanye Makan Ikan

Tabanan (Bali Post) Pemerintah Tabanan sedang menggalakkan makan ikan di kalangan masyarakat. Caranya, diperlukannya kampanye makan ikan di setiap desa. Di Tabanan sendiri terdapat 133 desa. Akibat anggaran terbatas, kampanye makan ikan ini dilakukan secara bertahap. Diharapkan tahun 2020 bisa menyasar seluruh desa. Kepala Dinas Perikanan Tabanan Made Subagia, Jumat (19/8) kemarin mengatakan, pada anggaran perubahan 2017 dialokasikan dana Rp 233 juta untuk penyelenggaraan program kampanye makan ikan. Jumlah ini menurutnya masih belum memadai, menjangkau 133 desa yang ada di Tabanan. Alasannya, setiap acara paling tidak menghabiskan dana sekitar Rp 10 juta. Program ini melibatkan PKK dan BUMDes setempat. Diperkirakan kampanye makan ikan ini tuntas di semua desa tahun 2020 mendatang. “Untuk mencapai seluruh desa di Tabanan dilakukan secara bertahap,’’ ujarnya. Kampanye makan ikan tahun ini hanya menyasar beberapa kecamatan saja. Seperti Kecamatan Kerambitan, Marga, Kediri dan Pupuan. Kampanye gemar makan ikan ini terus dilakukan, karena dinilai sebagai sumber pangan yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Menu olahan ikan yang bersumber dari ibu-ibu PKK, nantinya dalam kampanye makan ikan itu didorong agar bisa dikembangkan sekaligus dapat dipasarkan melalui BUMDes. (kmb24)

Ketua Gapoktan Sinar Abadi I Ketut Sukarta, Jumat (19/8) kemarin, mengatakan pemenuhan beras premium dengan harga terjangkau melalui program TTI sudah dijalankan sejak bulan mei 2016. Anggaran yang didapatkan dari pusat sebesar Rp 200 juta di mana Rp 140 juta dibelikan gabah dan Rp 60 juta untuk biaya operasional. Sukarta menegaskan, pembelian gabah sebesar Rp 140 juta dilakukan sebanyak tiga kali putaran selama satu tahun anggaran. Dana operasional Rp 60 juta dibagi tiga, sehingga tiap kali putaran

dana operasionalnya adalah Rp 20 juta. Program itu sudah melingkupi pengeringan, packing beras sehingga lancar distribusinya ke TTI. Menurutnya, tidak akan terjadi penyalahgunaan penjualan beras premium lewat program TTI ini. Alasannya, beras yang didistribusikan oleh Gapoktan ke TTI itu sesuai pesanan. Uang tidak langsung diberikan dimuka oleh TTI kepada Gapoktan. Tetapi setelah beras premium tersebut habis terjual, uang hasil penjualan di transfer oleh TTI ke rekening Gapoktan dan setelahnya barulah TTI boleh memesan beras lagi. Jika dana yang terkumpul sudah kembali mejadi Rp 140 juta, barulah Gapoktan meminta rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan untuk melakukan pembelian gabah atau putaran selanjutnya. ‘’Jadi dana Rp 140 juta itu terus bergulir tiga kali putaran dalam setahun,’’ jelas Sukarta. Dengan alokasi dana Rp 140 juta dan harga gabah Rp 4.500 per kilogram saat ini, maka Gapoktan Sinar Abadi bisa menyediakan beras kurang lebih 31 ton per satu putaran. Beras ini dijual ke TTI sebesar Rp 8.500 per kilogram. Sementara TTI berdasarkan aturan pusat tidak

Ditarget 2018

Penerapan Tiket Elektronik DTW Tanah Lot

Tabanan (Bali Post) Penerapan tiket elektronik Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot ditargetkan sudah bisa berjalan tahun 2018. Padahal rencana itu sudah digaungkan sejak 2016. Sistem seperti itu diyakini dapat lebih meningkatkan pendapatan dari pemasukkan tiket di DTW Tanah Lot. Koordinator Pengembangan

dan Promosi Badan Pengelola Tanah Lot Ida Bagus Wiratmaja mengatakan beberapa waktu lalu, untuk anggaran tiket elektronik itu Badan Pengelola menyiapkan dana hingga Rp 15 miliar. Posting anggaran tersebut selain untuk pengadaan tiket elektronik, juga untuk pengembangan termasuk promosi. Ia menyebutkan, Kepala

nya Menteri Koperasi tidak hanya menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) saja, tetapi Menkop mestinya memberikan kemudahan usaha. Kemudian, mulai dari penyederhanaan proses peminjaman kredit,

proyek ini dilelang,” ujarnya. Menurutnya, pihak Badan Pengelola Tanah Lot akan segera merumuskan pola penerapan sistem tiket elektronik Tanah Lot itu. Setelah penerapan pola itu akan dilakukan proses lelang. “Kemungkinan penerapan tiket seperti gelang dan ketika masuk akan di-scan,” ujarnya.

Penerapan tiket elektronik itu ditargetkan tahun 2018 mendatang. Wiratmaja menyebutkan, apabila pihaknya sudah menemukan pola dan rekanan yang sesuai antara Agustus – November, maka Desember 2017 nanti akan dilakukan tahap uji coba tiket elektronik itu. Sehingga Januari 2018 tiket elektronik sudah bisa diterapkan. (kmb24)

Bali Post/kmb28

GPS Trans Serasi Masuk Tahap Lelang

Ditarget Oktober Terealisasi

Tabanan (Bali Post) Terobosan pemasangan sistem GPS untuk 45 armada angkutan siswa (Trans Serasi - red) trayek Baturiti telah dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan. Namun realisasinya dipastikan baru bisa maksimal Oktober mendatang. Pasalnya, saat ini program GPS tracking ini baru masuk tahap lelang pembelian layanan. “Kami masih menyiapkan dokumen untuk lelang pembelian layanannya dulu. Proses lelang kurang lebih 45 hari,” beber Kadishub Tabanan I Made Agus Hartawiguna, Jumat (18/8) kemarin. Dikatakannya, untuk sistem GPS sendiri sudah terpasang di 45 unit armada trans serasi yang dioperasionalkan untuk melayani angku-

tan siswa di SMPN 1 Baturiti, SMPN 2 Baturiti dan SMPN 4 Baturiti. Adanya sistem GPS ini tentu saja akan mempermudah proses pencatatan realcost data pengamprahan. Untuk di wilayah perkotaan, saat ini masih menggunakan sistem manual. Ke depan tidak hanya menyasar rute di Kecamatan Baturiti, sistem GPS ini juga akan diperluas hingga ruterute lainnya di tiap-tiap kecamatan. “Nantinya jika seluruh layanan Trans Serasi sudah mengaplikasikan sistem GPS, ke depan di kota juga akan kita terapkan hal serupa,” ujarnya. Pejabat asal Penebel ini menjelaskan, proses pencatatan ini merupakan bentuk monitoring dari titik perjalanan menuju tempat tujuan.

Kembangkan Ekonomi Kerakyatan dengan Pola Komprehensif

Mahayadi mengatakan, justru menempatkan SDM di urutan yang ketiga setelah fasilitas dan produk yang dijual. Sebab, menurutnya, tanpa bantuan permodalan praktis usah tidak bisa berjalan dengan baik. Semesti-

Badan Pengelola Tanah Lot yang juga Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti telah melakukan pertemuan dengan rekanan penyedia sistem tiket elektronik itu di Tanah Lot, Selasa (8/8) lalu. Hasil pertemuan itu, kata Wiratmaja masih pada tahap melihat sistem yang ditawarkan dari rekanan. “Sejauh ini belum ada persetujuan, karena

GPS - Jajaran Dishub Tabanan saat melakukan pemasangan GPS system pada armada angkutan siswa yang melayani trayek Baturiti.

Warung Global

EKONOMI Kerakyatan seperti yang sering menjadi wacana dan diprogramkan pemerintah hingga saat ini, terus berkembang namun di lapangan masih banyak ditemukan kendala. Salah satunya kemampuan sumber daya manusia (SDM). Jika produktivitas, kreasi, inovasi dan kualitas ingin meningkat, mau tidak mau pemerintah lebih memperhatikan, membina dan membantu lembaga pendidikan dan pelatihan guna memperoleh wirausahawan dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah UMKM yang andal dan sukses. Selain SDM kemudahan permodalan, pemasaran dan pemanfaatan teknologi informasi (TI) sangatlah penting dikuasai para pelaku usaha. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (18/) kemarin yang membedah topik “Perkuat Ekonomi Kerakyatan Mulai dari SDM”. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM dan Swara Negara FM.

boleh menjual dengan keuntungan lebih dari Rp 200. Sehingga harga beras itu di masyarakat menjadi Rp 8.700 per kilogram. Kata Sukarta harga beras premiun ini disesuaikan dengan harga pasaran. Jika gabah harganya Rp 4.000 per kilogram, maka bisa dijual Rp 8.000 hingga Rp 7.800. Harga ini tentu lebih murah dibandingkan harga pasar. Beras premium di pasar mencapai Rp 9.500 hingga Rp 10.000 per kilogram. Adanya pemenuhan beras premium dengan harga terjangkau itu, ternyata sangat diminati masyarakat. Ini bisa dilihat dari persediaan yang selalu habis terjual. Hanya saja pengadaannya tidak bisa dilakukan lebih banyak. Pasalnya, pusat menyediakan anggaran terbatas. Begitu juga anggaran operasionalnya. ‘’Pemenuhan beras itu terkendala modal. Juga anggaran operasional. Sebab, jika operasional tidak turun kami di Gapoktan tidak bisa beroperasi memenuhi suplai beras premium ini,’’ ujarnya. eski demikian, kata Sukarta, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada saat ini untuk menyediakan beras premium, sehingga tidak terjadi kekosongan stok beras premium. (kmb24)

termasuk perizinannya. Presiden Jokowi sudah sangat demokratis dan kebijakannya sudah pro rakyat. Namun implementasi di lapangan sering menimbulkan masalah. Bu Fera juga meminta tolong supaya pemerintah lebih membantu pedagang dan pelaku UMKM dengan langsung turun ke pasar untuk mengetahui apa masalah yang dihadapi dan lakukan kontrol dan penertiban kepada oknum anggota koperasi simpan pinjam dan mengecek perizinannya. Bunga pinjamannya mencekik leher. Bahkan ada yang mengancam akan melakukan tindakan kekerasan kepada debitur. Hal itu sudah pasti, termasuk tindak pidana. Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hingga kini tidak pernah memberikan pembinaan SDM berupa kur-

sus keterampilan kepada para pedagang dan pelaku UMKM di Pasar Tabanan. Werda, Febri dan Arya pada intinya menegaskan, walaupun sebuah program atau produk yang dijual hebat, jika SDM-nya rendah dan tidak dibina, maka sangat susah usaha itu bisa maju. Optimalisasi SDM pelaku usaha UMKM tergantung beberapa faktor. Di antaranya pelatihan atau kursus-kursus, fasilitas pinjaman lunak atau permodalan, kreasi, inovasi, kemasan yang menarik, kualitas, promosi, jaringan pemasaran. Selain itu, terpenting pemanfaatan teknologi. Hal itu sangatlah vital dalam mengembangkan dan menciptakan ekonomi kerakyatan yang modern. Hanya dengan sistem komprehensif seperti itu kelak diyakini akan bisa sukses. (arya)

Nantinya hal itu akan dijadikan dasar pengamprahan pembayaran layanan yang diberikan. Sistem ini akan terkoneksi dengan petugas di kantor Dinas Perhubungan. “Kalau tidak ada tanda tangan petugas pengawasan, maka pengamprahan anggarannya dianggap tidak sah,” jelasnya. Terobosan sistem GPS ini muncul selain karena keterbatasan personel untuk melakukan pencatatan realcost data pengamprahan, juga

dikarenakan jarak trayek di Kecamatan Baturiti cukup jauh. Bahkan untuk pengadaan GPS tracking aset ini, Dinas Perhubungan Tabanan mengajukan anggaran Rp 500 juta. Sekadar mengingatkan, program Trans Serasi di Tabanan telah bergulir sejak 2014 lalu. Dalam perjalanannya, program ini terus dievaluasi dan dibenahi pelaksanaannya. Upaya itu pun tidak sia-sia, karena

pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan memberikan apresiasi positif dengan memberikan bantuan armada serta penghargaan Wahana Tata Nugraha. “Terpenting adanya program tersebut membuat tingkat kecelakaan di Tabanan berkurang. Tadinya 23 persen, sekarang menjadi dua persen saja. Angka kriminalitas dan kenakalan remaja juga bisa ditekan,” pungkas Agus. (kmb28)


15

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Jadwal Pertandingan ------------ Liga Spanyol --------------------------------------------Minggu (20/8) dini hari Celta Vigo vs Real Sociedad Girona FC vs Atletico Madrid Sevilla vs Espanyol Senin (21/8) dini hari Athletic Club vs Getafe Barcelona vs Real Betis Deportivo Coruna vs Real Madrid

Liverpool -

Selasa (22/8) dini hari Levante vs Villarreal Malaga vs Eibar ------------ Liga Inggris ----------------------------------------------Sabtu (19/8) malam Swansea City Bournemouth Burnley Leicester City Liverpool Southampton Stoke City

vs vs vs vs vs vs vs

Manchester United Watford West Bromwich Albion Brighton and Hove Albion Crystal Palace West Ham United Arsenal

Minggu (20/8) malam Huddersfield Town vs Newcastle United Tottenham Hotspur vs Chelsea Selasa (22/8) dini hari Manchester City vs Everton ------------ Liga Italia -------------------------------------------------Sabtu (19/8) malam Juventus

vs Cagliari

Minggu (20/8) dini hari Verona vs Napoli Minggu (20/8) malam Atalanta Bergamo vs AS Roma Senin (21/8) dini hari Bologna Crotone Inter Milan Sampdoria Sassuolo Lazio Udinese

vs vs vs vs vs vs vs

Torino AC Milan Fiorentina Benevento Genoa SPAL Chievo Verona

vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Tidak ada Philippe Coutinho, manajer Liverpool Juergen Klopp mengandalkan Andrew Robertson pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (19/8) malam ini melawan Crystal Palace. Laga di Anfield ini diyakini akan sulit mengingat Palace memiliki mantan penyerang the Reds Christian Benteke. Robertson direkrut dari Hull City pada Juli lalu. Namun bek kiri itu belum pernah dimainkan dalam kompetisi resmi sejak kepindahannya dengan nilai 12 juta dolar AS itu. Selama ini, Klopp memakai pemain Spanyol Alberto Moreno untuk menempati posisi tersebut, tetapi Klopp terlihat lebih senang menggunakan Robertson sejak kedatangannya di Anfield. Sejak awal pelatih asal Jerman itu telah mengantisipasi pertandingan pertama di Anfield itu meski melawan Crystal Palace sekalipun. Diyakini laga ini akan menyulitkan the Reds seperti biasanya. Menghadapi Crystal Palace, Liverpool kembali diperkuat Daniel Sturridge setelah penyerang timnas Inggris sembuh dari cedera otot kaki. Klopp tetap tidak diperkuat Coutinho yang menderita cedera punggung. Namun yang tak bisa dimungkiri adalah keinginan pemain bersangkutan yang ingin meninggalkan Liverpool un-

tuk membela Barcelona. Sementara itu, karier kepelatihan Frank De Boer mulai dipertanyakan setelah Crystal Palace dipermalukan tim promosi Huddersfield Town 0-3 pada pertandingan pembuka. Melengkapi hasil buruk itu, pemain sayap Wilfried Zaha menderita cedera lutut dan dipastikan absen selama setidaknya sebulan. Bek Joel Ward menegaskan timnya tetap yakin bisa mengulang hasil positif April lalu yakni dengan mempermalukan Liverpool di depan pendukungnya sendiri. Kemenangan bersejarah itu juga yang menyelamatkan Palace dari ancaman terdegradasi. Palace juga mempunyai penyerang Christian Benteke yang sebelumnya pernah memperkuat Liverpool. Pemain asal Belgia itu memiliki rekor impresif yakni menghasilkan lima gol dalam tiga pertandingan melawan mantan timnya. Bahkan April lalu, ia mampu menghasilkan dua gol ke kandang the Reds. (kmb39/afp/rtr)

Bali Post/rtr

MOMOK - Penyerang Crystal Palace Christian Benteke (kiri) potensial menjadi momok bagi Liverpool pada pertandingan Liga Utama Inggris, Sabtu (19/8) malam ini.

Hajduk Tunggu Sanksi UEFA

Hasil Liga Eropa Playoff, Pertandingan I Maritimo Everton Partizan Belgrade AC Milan Ajax Amsterdam Club Bruges FC V. Constanta Legia Warsaw Domzale Osijek SCR Altach Ludogorets Panathinaikos Viktoria Plzen FK Vardar PAOK Salonika FH Apollon Limassol BATE Borisov Dinamo Zagreb FC Krasnodar Utrecht

Coutinho Absen dari Skuad the Reds

Dynamo Kiev 0-0 Hajduk Split 2-0 Videoton FC 0-0 KF Shkendija 6-0 Rosenborg 0-1 AEK 0-0 Salzburg 1-3 Sheriff Tiraspol 1-1 Marseille 1-1 Austria Vienna 1-2 Maccabi Tel Aviv 0-1 Suduva Marijampole 2-0 Athletic Club 2-3 AEK Larnaca 3-1 Fenerbahce 2-0 Ostersunds FK 3-1 Braga 1-2 Midtjylland 3-2 FC Oleksandriya 1-1 Skenderbeu 1-1 Red Star Belgrade 3-2 Zenit St Petersburg 1-0

Liverpool Everton memimpin 2-0 pada pertandingan pertama babak playoff Liga Eropa melawan Hajduk Split, Jumat (18/8) kemarin. Namun laga di Goodison Park diwarnai kerusuhan penonton yang memaksa laga dihentikan selama empat menit. UEFA telah menjatuhkan denda pada tiga klub yakni Legia Warsaw, Apollon Limassol dan Aberdeen akibat tak bisa mengendalikan pendukungnya pada pertandingan Liga Champions awal bulan ini. Sementara insiden di Goodison Park masih dalam penyelidikan. Pendukung Hajduk meninggalkan bangku mereka dan memasuki lapangan, mengancam pendukung Everton dan melemparkan berbagai benda ke arah petugas keamanan. Insiden itu terjadi setelah Michael Keane mencetak gol lewat sundulan kepala pada menit ke-30. Setelah petugas mengendalikan situasi, para pemain

Bali Post/rtr

LIGA EROPA - Bek Everton Michael Keane (kiri) menyundul bola pada pertandingan Liga Eropa, Jumat (18/8) kemarin melawan Hajduk Split. kembali masuk ke lapangan dan Everton menggandakan keunggulan melalui tembakan terarah Idrissa Gueye yang memanfaatkan assist Wayne Rooney pada menit ke-45. ‘’Saya senang dengan

babak pertama dan kecewa dengan babak kedua. Kami kehilangan banyak peluang untuk mencetak banyak gol,’’ jelas pelatih Everton Ronald Koeman. Bagi Keane, ini menjadi gol pertamanya untuk tim

kepada sang pemain sejak Januari. Costa menuding klub Liga Inggris itu memperlakukannya sebagai ‘’kriminal’’ dan mengatakan bahwa ia akan memilih untuk menghabiskan dua tahun tersisa pada kontraknya dengan tidak mendapat gaji di Brazil. ‘’Tujuan saya telah ditetapkan,’’ kata Costa seperti dikutip oleh surat kabar Brazil O Globo. ‘’Saya harus kembali ke Atletico Madrid musim depan.’’ Costa bertahan di Brazil dan didenda oleh Chelsea karena tidak kembali untuk menjalani latihan pramusim. Pada wawancara terkini dengan ESPN Brazil, ia menuding bahwa klub mematok harga terlalu tinggi untuk dia. ‘’Apa yang saya tahu adalah bahwa tawaran yang akan didapatkan Chelsea lebih besar daripada yang mereka bayarkan,’’ tuturnya. Chelsea mendatangkan Costa dari Atletico dengan trans-

fer senilai 32 juta pound pada Juli 2014. ‘’Agen saya mengatakan bahwa Chelsea menginginkan sesuatu yang tidak dapat didekati Atletico. Atletico adalah tim yang bertumbuh setiap tahun, tim besar, namun mereka tidak mampu membayar jumlah yang luar biasa.’’ ‘’Menurut saya, mereka (Chelsea) semestinya memperhitungkan semua yang telah saya lakukan. Bukan kesalahan saya sehingga saya tidak berada di klub. Jika ini tergantung kepada saya, maka saya akan bermain. Ini telah berlangsung selama satu bulan. Liburan menyenangkan, namun ini kerap melelahkan.’’ Dengan kurang dari dua pekan sampai bursa transfer ditutup, Costa kini mencermati bahwa ia mungkin harus mempertimbangkan opsi-opsi lain. ‘’Jika Atletico dan Chelsea tidak mencapai kesepakatan dan Atletico tidak melakukan upaya

baru Everton setelah kepindahannya dari Burnley. ‘’Saya gembira, itu pertama dan yang utama kami tak kebobolan,’’ jelas bek Inggris itu kepada website www.evertonfc.com. ‘’Saya kira kami bermain dengan bagus di babak pertama tapi tidak di babak kedua. Tapi setidaknya gawang kami tidak kebobolan.’’ Di Milan, bek Leonardo Bonucci memimpin AC Milan menggulung tamunya dari Macedonia Shkendija 6-0. Milan tampil superior berkat dua gol pemain baru Andre Silva dan Riccardo Montolivo. Sementara Fabio Borini dan Luca Antonelli menambah satu gol untuk tim yang kini dimiliki konsorsium Tiongkok. Kemenangan setengah lusin gol itu melicinkan langkah pasukan Vincenzo Montella memainkan laga kedua pekan depan meski penampilan klub Italia tidak mengesankan setiap kali memainkan laga tandang sejak

2008-2009. Nasib buruk menimpa finalis Liga Eropa musim lalu, Ajax Amsterdam. Klub Belanda itu menelan kekalahan kandang 0-1 atas Rosenborg. Pemain pengganti Samuel Adegbenro menyumbang gol kemenangan tim Norwegia itu pada menit ke-77. Marseille bermain imbang 1-1 melawan Domzale di Slovenia. Tuan rumah memimpin lebih dahulu setelah Amedej Vetrih mencetak gol menit ke-12. Klub Prancis itu baru bisa membalas menit ke-63 lewat gol Morgan Sanson. Klub Turki Fenerbahce juga takluk saat bertandang ke Macedonia. Meski diperkuat Nabil Dirar dan Mathieu Valbuena, Fenerbahce menyerah 0-2 atas Vardar. Athletic Bilbao tertinggal lebih dahulu sebelum menaklukkan Panathinaikos 3-2 di Yunani melalui gol-gol Aritz Aduriz menit ke-68 dan 73. (kmb39/afp)

Chelsea Dituding Terlalu Tinggi Beri Harga pada Costa

Bali Post/rtr

POSE - Pemain baru Eintracht Frankfurt KevinPrince Boateng (kiri) berpose dengan Direktur Olaharaga Eintracht Fredi Bobic.

Kevin-Prince Bela Eintracht Frankfurt Berlin Klub Liga Jerman Eintracht Frankfurt, Jumat (18/8) kemarin merekrut gelandang Kevin-Prince Boateng dengan ikatan kontrak selama dua musim. Pemain timnas Ghana itu akhirnya kembali ke Bundesliga setelah meninggalkan klub Spanyol Las Palmas. Pemain berusia 30 tahun yang pernah membela Tottenham Hotspur, Portsmouth dan AC Milan, hanya menghasilkan 10 gol musim lalu. Ia memberi lima assist sepanjang membelas Las Palmas musim lalu. ‘’Kami faham kekuatan Kevin di lini tengah dan kami juga yakin dia bisa mempunyai peran kunci di tim kami,’’ jelas Direktur Olahraga Frankfurt Fredi Bobic dalam pernyataannya. Kevin, yang saudaranya, Jerome Boateng, membela Bayern Munich, sebelumnya memperkuat Borussia Dortmund, Hertha Berlin dan Schalke 04 di kompetisi Bundesliga ini. Musim ini Bundesliga dibuka dengan laga antara juara bertahan Bayern Munich vs Bayer Leverkusen, Sabtu dini hari. Sementara Eintracht akan menghadapi Freiburg pada Minggu. (kmb39/rtr)

London Penyerang Chelsea Diego Costa menuding pihak klub menghalanginya untuk kembali ke Atletico Madrid terkait dengan perseteruan berkelanjutannya dengan manajer Antonio Cont e. Chelsea yang akan menghadapi Tottenham Hotspur pada Minggu, memberi harga terlalu mahal sehingga Atletico tak mampu membayarnya. Pemain internasional Spanyol itu ingin segera kembali ke tim lamanya, Atletico, meski klub Liga Spanyol itu sedang menjalani larangan transfer pemain hingga Januari mendatang. Costa tidak pernah lagi memperkuat Chelsea sejak final Piala FA pada Mei dan mengungkapkan bahwa manajer Antonio Conte mengirim pesan yang mengatakan dirinya tidak masuk dalam rencana-rencana tim untuk musim baru. Chelsea mengatakan pihaknya telah menjelaskan situasi ini

Bali Post/rtr

TERTAWA - Manajer Chelsea Antonio Conte, Jumat (18/8) kemarin tertawa saat ditanya wartawan soal tuduhan penyerang Diego Costa bahwa dia diperlakukan seperti kriminal oleh Conte. besar, saya tidak dapat terus menunggu untuk bermain bagi klub yang tidak melakukan upaya yang lebih besar untuk berusaha dan merekrut saya,’’ ucapnya. Conte menolak mendiskusikan masalah ini di depan

umum belakangan ini, akan menghadapi pertanyaanpertanyaan lain pada konferensi persnya yang berlangsung pada Jumat menjelang pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur pada Minggu. (afp/ant)


olah raga

16

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Daftar Perolehan Sementara Medali SEA Games 2017 No. Negara 1. Malaysia 2. Singapura 3. Myanmar 4. Indonesia 5. Thailand 6. Vietnam 7. Filipina 8. Laos 9. Brunei 10.Kamboja 11. Timor Leste

Emas

Perak

7 2 2 2 1 0 0 0 0 0 0

4 2 1 0 3 2 1 1 0 0 0

Perunggu Total 3 3 0 3 0 1 2 1 2 2 0

14 7 3 5 4 3 3 2 2 2 0

Gede Siman Sudartawa Pimpin Kontingen Merah Putih Kuala Lumpur (Bali Post) Tiga menteri dipastikan bakal mengawal kontingen Indonesia pada pembukaan kejuaraan multi-event SEA Games (SEAG) 2017 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/8) ini. Sementara perenang I Gede Siman Sudartawa bakal menjadi pembawa bendera Merah Putih yang memimpin pada defile atlet pada upacara pembukaan itu. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Sekretaris Kontingen Indonesia Arsyad Ahmadin di Kuala Lumpur, Jumat (18/8) kemarin, tiga menteri tersebut adalah Menko PMK Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi dan Menkum HAM Yasona Laoly. ‘’Kami sudah mendapatkan kepastian Menko PMK, Menpora dan Menkum HAM akan tiba di Kuala Lumpur besok pagi, Sabtu (19/8),’’ kata Arsyad di Royale Chulan Hotel Kuala Lumpur di mana mayoritas kontingen Indonesia tinggal. Selain ketiga menteri tersebut, pria yang juga Sekjen Persatuan Cricket Indonesia (PCI) ini mengatakan jika pembukaan kejuaraan dua tahunan ini juga akan dihadiri oleh Wakapolri Komjen (Pol) Syafrudin. Pejabat Indonesia itu berikutnya akan menjadi tamu VIP. Untuk atlet, katanya, sedikitnya 200 putra-putri terbaik Indonesia dari berbagai cabang olahraga termasuk ofisial akan berperan langsung pada pembukaan SEA Games 2017. Mereka akan melakukan defile sebagai wakil Indonesia pada kejuaraan dua tahunan ini. ‘’Mereka akan mengenakan jas dengan warna biru dongker,’’ kata Arsyad menegaskan. Pada defile ini, perenang I Gede Siman Sudartawa bakal menjadi pembawa bendera Merah Putih. Rencananya atlet asal Bali ini akan didampingi petenis Christopher Rungkat dan pembalap BMX Elga Kharisma Novanda yang akan menggunakan pakaian adat. Namun rencana itu diurungkan. Menurut Arsyad, batalnya petenis yang akrab dipanggil Christo dan Elga mendampingi Siman karena pihak panitia penyelenggara SEA Games 2017 atau Masoc sudah menyiapkan orang yang akan menggunakan pakaian adat Kutai Kartanegara itu. Hingga satu hari menjelang pembukaan SEA Games 2017, atlet Indonesia dari 22 cabang olahraga dipastikan sudah tiba di Malaysia. Mereka tersebar di 15 hotel yang ada di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Adapun kontingen Indonesia sendiri berkekuatan lebih dari 700 atlet dan ofisial. (ant)

Hadapi Malaysia, Momen Krusial Tim Futsal Putri Indonesia

Kuala Lumpur (Bali Post) Timnas futsal putri Indonesia siap menjalani laga perdana SEA Games 2017 melawan Malaysia di Panasonic Sports Complex, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Minggu (20/8), dengan menilai pertandingan tersebut kunci meraih medali. ‘’Bagi semua tim, pertandingan pertama pasti akan menjadi momen krusial. Apalagi kita akan menghadapi tuan rumah. Atmosfer pasti berbeda. Kemenangan akan menjadi motivasi untuk pertandingan berikutnya,’’ kata pelatih timnas futsal putri Andre Picessa, di Kuala Lumpur, Jumat (18/8) kemarin. Menurutnya, persiapan untuk menghadapi kejuaraan dua tahunan berjalan dengan baik meski di sela perjalanan banyak tantangan yang dihadapi, termasuk kebutuhan lapangan latihan yang standar. Hanya, katanya, hal tersebut tidak dijadikan kendala untuk berprestasi. Pada SEA Games 2017, timnas putri memang ditargetkan meraih medali emas. Dengan demikian, pertandingan perdana melawan tuan rumah harus dimenangkan meski dipastikan tidak akan mudah. Tuan rumah dipastikan tidak akan menyerah begitu saja. ‘’Informasinya tiket pertandingan Indonesia melawan Malaysia sudah habis. Ini luar biasa. Makanya kita harus bisa memanfaatkan momen ini. Suporter tuan rumah harus menjadi motivasi kita untuk meraih kemenangan,’’ katanya. Mantan atlet futsal nasional itu, mengaku mental pemain bakal menjadi ujian pada pertandingan nanti. Untuk itu, pihaknya meminta kepada Maulina Novryliani dan kawankawan benar-benar mempersiapkan diri pada laga perdana yang penuh gengsi tersebut. ‘’Insya Allah kita bakal meraih hasil yang terbaik. Kami ingin medali emas bisa kita bawa ke Indonesia. Ini sangat baik untuk perkembangan futsal putri ke depannya,’’ kata Andre. Futsal putri SEA Games 2017 diikuti oleh lima tim. Setelah melawan Malaysia, Indonesia bakal ditunggu Myanmar dua hari berikutnya. Di pertandingan ketiga bakal menghadapi tim kuat Thailand, Jumat (25/8), dan pertandingan terakhir melawan Vietnam, Minggu (27/8). (ant)

Denpasar Pimpin Kejurda Wushu

Semarapura (Bali Post) Kontingen Denpasar memimpin sementara dalam perolehan medali pada hari pertama Kejurda Wushu Bali 2017, di aula Vihara Dhama Ratna, Semarapura, Jumat (18/8) kemarin. Tim Denpasar mendulang 8 emas, 5 perak, dan 8 perunggu, disusul Badung merebut 5 emas, 7 perak, dan 2 perunggu, serta tuan rumah Klungkung meraih 2 perak. Ketua Panpel Sosan Mulyono menerangkan, total peserta Kejurda Wushu Bali 2017 ini melibatkan 209 atlet. Mereka berdatangan dari delapan kabupaten dan kota se-Bali, minus Jembrana. ‘’Sampai saat ini, memang belum terbentuk Pengkab Wuhsu Indonesia (WI) Jembrana,’’ jelas Sosan. Dikemukakan, kejurda wushu dibagi dalam kategori usia 4- 9 tahun (D), 10-12 tahun (C), 13-15 tahun (B), serta 16-17 tahun (A). ‘’Nomor yang dipertandingkan dao lu, dan tai chi,’’ kata Sosan. Diakuinya, kejurda yang dibuka Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ini, bagi atlet juara bisa mengikuti kejurnas wushu 2017 di Semarang, Jateng, 10-12 September mendatang. ‘’Pengiriman atlet tergantung Pengkab maupun Pengkota WI masing-masing, sebab merekalah yang menanggung biayanya,’’ kata Sosan. Ia menyebutkan, jurus yang dipertandingkan pada kejurda ini berbeda dibandingkan jurus yang dilombakan pada Porprov Bali XIII nanti. ‘’Event kejurda ini rutin digelar tiap tahun, pada Kejurda Wushu 2016 lalu, diselenggarakan di Vihara Amurva Bhumi, Blahbatuh, Gianyar,’’ ungkap Sosan Mulyono. (022)

Bali Post/ant

PERUNGGU - Atlet renang indah Indonesia Anisa Feritrianti (kiri) dan Claudia Megawati menunjukkan medali perunggu seusai seremoni pemberian medali pada nomor duet technical routine putri renang sinkronisasi SEA Games XXIX di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/8) kemarin. Pasangan Anisa Fitrianti dan Claudia Megawati berhasil memperoleh medali perunggu dengan menumpulkan skor 68.9504.

Tambah Dua Perunggu Sebelum Upacara Pembukaan

Kuala Lumpur (Bali Post) -

Kontingen Indonesia sukses menambah dua medali perunggu sebelum kejuaraan dua tahunan yaitu SEA Games (SEAG) 2017 Malaysia secara resmi dibuka di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/8) ini. Dua medali perunggu itu dipersembahkan oleh Aflan Fadlan Prawira pada renang perairan terbuka 10km dan dari renang indah nomor duet technical routine lewat Anisa dan Claudia Megawati. Aflan Fadlan Prawira meraih medali perunggu setelah membukukan catatan waktu dua jam delapan menit 40 detik. Untuk medali emas

direbut perenang tuan rumah Malaysia Kevin Yeap dengan waktu dua jam tiga menit 18 detik dan perak direbut wakil Thailand Peerappat Lertsathapornsuk dengan waktu dua jam lima menit 41 detik. Selain di sektor putra, Indonesia juga menurunkan atlet di nomor putri. Hanya, Yessy Venesia Yosaputra harus puas berada di posisi

kelima. Untuk emas direbut perenang tuan rumah Heidi Gan. Untuk perak direbut Benjaporn Sriphanomthorn dari Thailand dan perunggu Liew Li-Shan asal Singapura. ‘’Bersyukur bisa dapat medali. Semoga hasil ini bisa berdampak positif di cabang renang,’’ kata Aflah Fadlan Prawira dalam keterangannya.

Kuala Lumpur (Bali Post) Timnas polo air putra Indonesia bisa dikatakan mampu mencetak rekor setelah mampu menahan imbang tim langganan juara Singapura pada pertandingan ketiga SEA Games 2017 di National Aquatic, Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (18/8) kemarin. Bahkan, Indonesia nyaris memenangkan pertandingan yang berlangsung ketat ini bila tak kebobolan di menit-menit akhir. Berdasarkan data yang dihimpun media, timnas Indonesia mampu menahan Singapura dengan skor 4-4, setelah sebelumnya Rezza dan kawankawan harus tertinggal terlebih dahulu 0-3 dari peraih medali

emas SEA Games 2015 itu. ‘’Alhamdulillah, perjuangan Rezza Auditya Putra dan kawan-kawan patut mendapat apresiasi. Ini sejarah, sejak pertama ikut SEA Games, Indonesia selalu kalah lawan Singapura dan kali ini bisa bermain imbang. Mohon doanya supaya medali emas bisa dipersembahkan tim polo air,’’ kata Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie dalam keterangannya. Untuk mencapai prestasi tertinggi, anak asuh Milos Sakovic ini dituntut harus menang di pertandingan terakhir melawan Filipina di tempat yang sama, Minggu (20/8). Di sisi lain Singapura diharapkan kalah dari tuan rumah Malaysia.

Jika Indonesia dan Singapura akan meraih kemenangan, maka untuk menentukan peraih medali emas akan ditentukan lewat produktivitas gol. Saat ini Indonesia masih tertinggal enam gol dari tim juara bertahan itu. ‘’Sejak lama Indonesia kalah dari Singapura. Saya tidak tahu ini prestasi atau bukan. Tapi kami datang ke SEA Games bukan mau lawan Singapura saja. Kami menginginkan kemenangan di setiap pertandingan,’’ kata pelatih timnas Milos Sakovic. Sementara itu, kapten timnas Rezza Auditya Putra mengakui jika perjuangan untuk menghadapi Singapura tidaklah mudah. Apalagi harus tertinggal terlebih dahulu dengan margin yang cukup besar. Namun, berkat kerja keras akhirnya mampu mengimbangi lawan. ‘’Kami mengawalinya kurang bagus tertinggal 0-3, tetapi kemudian kita semua mampu bangkit hingga sempat unggul 4-3 dan akhirnya imbang 4-4. Dan ini sejarah baru karena kita selalu kalah dari Singapura, hari ini bisa menahan imbang,’’ ujarnya. Indonesia meski sempat tertinggal 0-3 sebenarnya mampu berbalik unggul 4-3 hingga babak ketiga usai. Namun, di babak keempat tim lawan terus meningkatkan tempo permainan. Dua menit jelang pertandingan bubar, Singapura mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Kondisi ini bertahan hingga pertandingan berakhir. (ant)

Indonesia Nyaris Tundukkan Singapura

Bali Post/ant

IMBANG - Atlet Polo Air Indonesia Silvester Goldberg Manik (kanan) berebut bola dengan atlet polo air Singapura Ang Wei Ming Sean pada pertandingan Polo Air putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur di National Aquatic Centre, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/8) kemarin. Tim Polo Air Indonesia bermain imbang melawan Singapura dengan skor 4-4.

Sementara itu, salah satu peraih perunggu dari cabang renang indah Claudia Megawati mengaku cukup bangga bisa mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia. Menurutnya, perjuangan yang dilakukan mulai membuahkan hasil. ‘’Senang sekali dapat perunggu. Terbayar sudah latihan panjang selama ini,’’ tutur Claudia yang diamini oleh pasangannya, Anisa. Dengan tambahan dua medali perunggu ini, maka Indonesia pada klasemen

sementara SEA Games 2017 berada di posisi keempat dengan dua medali emas dan tiga perunggu. Emas Indonesia dipersembahkan oleh Sri Ranti dan Prima Wisnu Wardhana dari nomor Individual compound. Sementara itu, tuan rumah Malaysia kokoh di puncak klasemen dengan tujuh emas, empat perak dan tiga perunggu. Disusul Singapura dengan dua emas, dua perak dan tiga perunggu serta Myanmar dengan dua emas dan satu perak. (ant)

Bali Post/ant

KALAH - Pemain sepak takraw putra Indonesia Nofrizal (kanan) mencoba memblok bola dari lawannya dari Thailand Thawisak Thongsai (kiri) dalam SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Indoor Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/8) kemarin. Indonesia kalah 0-3 dari Thailand.

Thailand Dominasi Sepak Takraw

Kuala Lumpur (Bali Post) Tim regu putra sepak takraw Indonesia seperti sudah diduga harus menyerah kepada tim regu Thailand pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/8) kemarin. Pada pertandingan babak penyisihan itu tim regu Indonesia harus takluk dengan skor telak 0-3 dari tim regu ‘’Gajah Putih’’ yang konsisten mendominasi cabang sepak takraw. Tekong Indonesia Victoria Eka Prasetyo sebelumnya juga sudah mengatakan kalau Thailand merupakan musuh yang berat. ‘’Thailand musuh

yang berat,’’ katanya. Pada beberapa ajang SEA Games Thailand selalu merebut medali emas cabang sepak takraw. Sementara itu pada pertandingan penyisihan lainnya, tim regu tuan rumah Malaysia menaklukkan negara tetangga Brunei dengan skor 3-0. Pertandingan babak penyisihan ini mengharuskan setiap negara saling bertemu. Pada cabang sepak takraw di SEA Games Malaysia ini, Indonesia tidak menurunkan atlet bertanding pada nomor chinlone. (ant)

PS Badung dan Madura FC Sama-sama Optimis Menang

Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah PS Badung maupun tamunya Madura FC sama-sama optimis akan memetik kemenangan dalam pertandingan lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII, di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Sabtu (19/8) sore ini. Asisten pelatih PS Badung Tatan Jani, di Kuta, Jumat (18/8) kemarin menegaskan, asuhannya dalam kondisi siap tempur. Apalagi, posisi Tim Keris saat ini bercokol di peringkat keempat, dengan poin 12, tentu sangat riskan jika sampai kehilangan poin. ‘’Posisi kami belum aman, apalagi tim yang berada di urutan ke-5, 6 dan 7 otomatis terlempar ke Liga 3 pada musim kompetisi tahun depan,’’ jelas Tatan. Dikemukakan, skuad Tim Keris mulai kapten Wayan Gede Bayu Yusa ditambah pemain baru seperti Dedean, Rasmoyo, Nengah Repot Sulendra, dan Prabowo siap diturunkan. ‘’Pemain kami Ryan Egy Saputra sempat cedera, tetapi kini kondisinya fit dan bugar, hingga siap merumput,’’ jelas Tatan. Tatan tak mau ambil pusing skuad lawan, sebab dirinya lebih fokus menyiapkan asuhannya. ‘’Kami ingin memetik kemenangan, sebab partai ini merupakan laga kandang terakhir,’’ tuturnya.

Menurutnya, untuk Grup VII melibatkan tujuh tim, dan juara serta runner-up grup otomatis melenggang ke babak 16 besar, sedangkan peringkat 3 dan 4 grup, bakal melakoni babak play off, dalam upaya bertahan di Liga 2. ‘’Untuk kompetisi Liga 2 tahun 2017 ini, banyak tim terdegradasi, sebab urutan lima ke bawah pasti tahun depan berkompetisi di Liga 3,’’ ungkap Tatan. Di sisi lain, Asisten Pelatih Madura FC Nurhasin menerangkan, saat ini timnya nangkring di puncak klasemen Grup VII, dengan mengemas 19 poin. Tim Laskar Jokotole juga bertekad memenangkan laga sore ini. ‘’Pada putaran pertama lalu, kami unggul 2-0 saat menjamu PS Badung,’’ ujarnya. Akan tetapi, di putaran dua ini, Nurhasin yakin Tim Keris bakal merombak strategi berikut pemain yang diturunkan. Kendati demikian, Laskar Jokotole tetap mematok poin 3. Apalagi, timnya sudah sepekan tiba di Pulau Dewata, hingga punya waktu cukup untuk melakukan pemulihan. ‘’Kami serius menghadapi laga melawan Tim Keris, sebab kami ingin poin penuh, meskipun tim kami sedang dirundung masalah cedera yang mendera dua pilar kami yakni Octo Maniani, dan M. Yusuf, hingga keduanya harus absen,’’ tuturnya. (022)

Bali Post/ist

KANDANG AKHIR — Tim PS Badung mematok target menundukkan tamunya Madura FC pada laga kandang terakhir dalam lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII, di Lapangan Samudra, Kuta, Badung, Sabtu (19/8) sore ini.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Sgr Sopir Mobil Box Dcr Serabutan Pria u/CCTV, bawa (08563725295)/PO BOX 3287 Dps motor sendiri Hub.081337529499 B.BP.001.08.17.0001273

Dicari Jurusan Keperawatan Gigi Hub.081239395302

B.BP.001.08.17.0001275

Dcr: Engineering u/Villa Mgt, Pglm Sgl Pertukangan T.4490319 CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com

B.BP.001.08.17.0001283

***Dicari Sopir Pribadi di Sanur, Max35Th Hub:081337737060

B.BP.001.08.17.0001091

Bali Wellness Spa Kerobokan Cari Therapist Hub.085337499005

B.BP.001.08.17.0001251

Butuh sgr staf Reservasi,staf Operation,Wnt max 40th. Email lam : balicruising@gmail.com Ktr di Kuta Info:081230306679

B.BP.001.08.17.0001270

Cr SMK/Politeknik Jur Teknik Gbr Bang/Sipil Up Pengawas Lap LamCV Krj Gedong Tk Musi 7XRnn

B.BP.001.08.17.0001127

B.BP.001.08.17.0001263

Dcr Barista berpengalaman Dcr Staf prdksi,gudang,Srbutan Motion Cafe Canggu P/W Gj UMK Hub: Bali Sari 9005107 B.BP.001.08.17.0001134 Hub:081353345410/Purnama, Email purnama@motionfitnessbali.com Dcr Tenaga Helper umur Max30Th Min.tmt SMA.Krm Lmrn ke Banoli B.BP.001.08.17.0001252 Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps Dcr HK Supervisor,Roomboy,LaunB.BP.001.08.17.0000961 dry,Engineering,Bartender CV Dcr Waiter/Waitress,Kasir, Grand Sinar Indah Hotal Jalan Bartender,HK,Receptionist, Koki, Padma Utara Legian Kuta Security,Adm. Hub:9376132-33 B.BP.001.08.17.0001268 WA:089636747339 Dcr QS,min S1 Sipil Brpglman, B.BP.001.08.17.0001221 Eng Aktif.Hub:0361-8476574 Dcr Waitress u/Resto di Jl.Ry. E:saka.utama.bali@gmail.com B.BP.001.08.17.0001019 Ceking Tegalalang,081999147763 B.BP.001.08.17.0001262 Dcr Sales Fresh Graduate dan Dcri Sales-Sopir SIM A bawa Teknisi AC STM Hub MGS Jl.Imam Mobil Box SMS:081338694481 Bonjol 386 Imbo Residen Kav 17 B.BP.001.08.17.0001021 0361 8495675 & 081332279718 Dibthkan Butler,Serabutan (L Tg B.BP.001.08.17.0000778 Dcr:HK Wnt,Pglm,bs Eng+B’fast. gal dlm) Uluwatu 082236635607

B.BP.001.08.17.0000957 Dicari Drafter & Cr krywn bag.Grill,Kitchen.Krm Supervisor Interior Min.STM E:adhyara@gmail.com T.9347196 CV:WR Subak Peguyangan,410940 B.BP.001.08.17.0001154 B.BP.141.08.17.0001258 Dbthkn urgent SPG Butiq diCare Gj 3Jt+Bns u/diSmnyk.T.4490319 Sardine Restaurant CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com four/Kmnktf/mnrik/B.Nggris Looking For Cook,Security, B.BP.001.08.17.0001282 simple/utk Gaji+bonus & Info Hostess Must Speak English Dcr Serabutan diajari Sablon 081328353000 Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Tkg Jarit Pglmn Kerja didalam B.BP.031.08.17.0001156 Mail:sardine@sardinebali.com 08563803731/081338714187 Dcr Sgra! Sales,MD,Sopir.Gaji + B.BP.141.08.17.0001150

Dcr Salesman Distributor penghasilan s/d 8Jt,Bedahulu IV/12

B.BP.001.08.17.0000960

Fasilitas Bagus.Hub:PT.ASPP / Dcr:Photographer u/Villa Mgt Kratingdaeng Jl.Tunjung Kuning Pglm,Part/Full Time T.4490319 No.1 Dps ph:0361-467518/466447 CV+Ft:gm.asaproperty@gmail.com

B.BP.001.08.17.0001284

B.BP.001.08.17.0001248

B.BP.004.08.17.0001157

Driver.SIM A & SIM C Tenaga Serabutan.Laki-Laki Max 35 Thn.5 Hari Kerja Gaji UMK.Hub.730450

B.BP.004.08.17.0001256

PT.Sastra Mas Estetika mmbthkn Site Manager Gardu Induk PLN Jl.Keboiwa Selatan,Gg.Mangga sari No.12 Dps,0361 410720 B.BP.001.08.17.0001209

Dibthkan Tng Serabutan Max.25Thn-Ph.8975019/433013

B.BP.001.08.17.0001241

Dibutuhkan: Asisten sample garment berpengalaman. Kirim CV ke:office@nagajayabali.com Atau Jl.Merta Ayu No.20 Kerobokan Kelod Ph: 8476466

Divine Diva Wholesale Warehouse,Dcr Sales&Stok Kontrol berpengalaman,bisa Bhs.Inggris Computer Literate,6Hr Krj,Jam 9-5,Gaji besar,Krm CV&lamaran ke:divinediva_189@hotmail.com Tlp.0361-732393

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Cashier Waiter/ss,Jl. Arjuna Double Six 99 Legian Bali Ph.0361-730961 Email info@sacredgroundbali.com

PT ABC Cr Supir(SMU/K,SimB1/A) Sales(SMU/K,Min.23th)LamGatsu Timur 7 Tohpati 0361-462733

Dicari Sopir Proy Gj 2-2,5Jt+ Bonus Hub:087861548333 B.BP.001.08.17.0001233

Satpam tamat SMTA, tinggi B.BP.001.08.17.0000703 Marcom, Sarjana - D3 berbagai 170cm, belum pengalaman akan jurusan, wanita, cantik, usia dilatih menjadi Satpam andal untuk Teknisi Panel Lls SMK/STM dtg dibawah 25 th, Lamaran ke tugas di Dps, Tabanan, Kuta, Sanur lgs BuluhIndah 40,081353223388 Jl.Kepundung 67A Denpasar dan Nusa Dua, tidak bertato. B.BP.001.08.17.0001016 G.01 Lamaran ke Koperasi Bali Post, B.BP.001.08.17.0001269 Dibthkan:1) Arsitek,Syarat2: B.BP.001.08.17.0001133 Sopir, SIM A, B1 usia dibawah 25 Jl.Kepundung 67A Denpasar. Laki/Wanita,S1-Arsitektur, th, belum berkeluarga, tamat SMTA/ G.07 Pglmn Min.5Th Design SMP, pengalaman 2th. Lamaran ke Layanan Cepat antar koran hanya Arsitektur&2 Th Project Mngmn. Koperasi Karyawan Bali Post. tugas pagi 3 jam, SIM C, punya G.02 2) Drafter,Min STM/SMK TGB, sepeda motor. Lamaran ke Koperasi Pnglm Min 2 Th.3) Log+Purchase Sekretaris Staf Sarjana berbagai Karyawan Bali Post, Jl.Kepundung Pglmn 3Th,4) QS Bangn,Pglmn jurusan, diutamakan Sastra Inggris, 67A Denpasar. usia dibawah 25 th, terima G.08 3Th,Tuk:Kuta-Loteng-NTB. magang/praktek kerja. Lamaran ke Kirim ke: Presenter wartawan, Operator/ Koperasi Bali Post, Receptions, cantik, Bali TV untuk jhonny@ozonesd.com Jl.Kepundung 67A Dps. B.BP.004.08.17.0001253 Singaraja, Denpasar, Gianyar, G.03 Restaurant Cashier for Busy Akuntansi S1, D3 untuk tenaga Tabanan, Bangli, Karangasem dan Restaurant in Sanur. 2years admin baru tamat, angkatan 2016- Negara. Lamaran ke Jl. Kebo Iwa 67A Denpasar 2017. Lamaran ke Koperasi Bali Restaurant Experience Fluent G.09 Post, Jl.Kepundung 67A Denpasar. Spoken English.Able to Work G.04 Konsultant ICT: Web Apps late until 1 am. Apply with - D3 untuk layanan customer Developer Kompeten Gbng dgn IT Dicari Tenaga Harian Sequin 8 Dicr:Junior Accounting/PerempuCV to:Wicked Parrot Restaurant SMEA service, cantik, tinggi 168cm. kami u/ Progress Project : Designing, Penjahit&1Wanita AhliPatrun Paan/u/Resto/Cafe,Lok.Sanur, Jl.Danau Tamblingan,Sanur Lamaran ke Koperasi Bali Post, Coding & Improving Website Prog. min sif English Jl.Bumbak 169 UmaHub:Ibu Wini 087761524497 Ph:0361281814 Jl.Kepundung 67A Denpasar. 1th u/Web Apps Developer. Ahli: PHP, B.BP.001.08.17.0001232 las II Kerobokan 081217000080 B.BP.001.08.17.0001217 G.05 XML,MySQLjQuery,Codelgniter,HTML, Privat Villa Looking B.BP.001.08.17.0001246 Urgent Dicari OB Secepatnya Staf Tabungan - Sarjana berbagai HTML5Laravel,Linux,Javascript &Ruby For Female Housekeeping Dibutuh Segera karyawati Admin 081999954920 on Rails, CSS, Linux, Nodejs, Mobile jurusan, pengalaman di bank B.BP.001.08.17.0001237 Age Max 30,Must Speak kasir,Akunting Max Umur 28Th minimal 2th. Lamaran ke Koperasi AppsDevelopment: S1 Informatika. Dicari Sgera PRT Tinggal Dalam Lam ask_sol21@yahoo.com/Kop. English Call:085237256305 / Alamat:Jl.teuku Umar barat No Bali Post, Jl.Kepundung 67A Bali Post, Jl.Kepundung 67A Dps bisa Masak Hub:0818351233 Denpasar. 081246378545 No SMS 170B-03618466341/081238205400 B.BP.001.08.17.0001234

B.BP.141.08.17.0001151

B.BP.001.08.17.0001227

B.BP.001.08.17.0001272

G.10

G.06

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL TANAH DISEWAKAN TOKO Jual/Kerjasama 3500m SHM Jl. Dikont:Toko Lt.1 Uk.10x15 Prop Luwus-Bedugul.a/JogerHub:081916484968 / 08123929655 SecretGarden.Dpn RS.0811821242 B.BP.001.08.17.0001225

JEEP

*Wrangler Robicon2pt 3.6 Th’13 BMW Low KM,Ban33 Bf Goodrich Istw* Dijl Jeep BMW X6 Xdrive 351 At *Mercedes Benz C250 AMG 2010 abu2 metalik samsat baru Th’2016 Hitam Low KM* Hub:081999399566,085792112245 *Hub.0361-464168/081999315168* B.BP.001.08.17.0001147

B.BP.031.08.17.0001271

Tnh Kvl Jln Raya Tiying Tutul aspek Perumahan H.082147454248

B.BP.141.08.17.0001265

FORD

B.BP.135.08.17.0001274

MAZDA

Escape Ford’2006 DK Asli.Taman *Mazda CX5 Th’14 Hitam istmw* Mtiara Blok D6 Hb.085234505403 *Kijang Innova Type V Th’2013* B.BP.001.08.17.0001211 *Mits.Outlender PX’2012 Putih* Ford Escape’2006 hitam,Hub. *Hub.08123907168/081353696360* 081936235044 Jl.Raya Mas No.54 B.BP.001.08.17.0001149 HONDA

Dijual Honda Freed PSD 2010 Akhir Hub:085102306952 NISSAN

B.BP.001.08.17.0001199

RUPA-RUPA

SUZUKI

Dijual Suzuki Pick UP 2014 Hitam Hub: 081238238789

B.BP.001.08.17.0001206

DIJUAL TANAH Dijual Tanah 1,6A Ubung Jln Sari Dana Hub.08123979815 500J N

Tnh SHM 87,5Are Echo Beach Canggu 150m dr pantai Last piece of land in Canggu.Maaf TP Peminat Serius Hub: Alit 085237385537 B.BP.001.08.17.0001236

B.BP.001.08.17.0001216

SPA

GESEK TUNAI & PELUNASAN

B.BP.001.08.17.0001200

B.BP.141.08.17.0001264

B.BP.001.08.17.0001245

Jual Grand Livina’2008 AT XV Abu Metalik Tgn 1. 08970137987

DIJUAL RUMAH Djual Rumah Kos Prumahan Sasih Asri T.2Are 5KM H:085339347222

BIRO JASA

- CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR

WC C.0000756-rpa

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL PROMO MERDEKA ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl ALUMINIUM

ALUMINIUM

B.BP.001.08.17.0001254

DIJUAL HOTEL Dijual Hotel Matahari Inn Kuta Lombok Luas 102 Are. Hub Owner 08179796513(Tanpa Perantara)

B.BP.141.08.17.0001266

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070 B.BP.001.08.17.0000092

KEHILANGAN Hlg!! IMB No 1661 Th 2010 PT. Akasha Bali Management,Bagi yg Mnmkan Hub. Kusuma 081338414450 B.BP.001.08.17.0001276

B.BP.001.08.17.0001137

BIRO JASA

BIRO JASA

BALI WANGI SERVICE MAMPET RAJA BUNTU KURAS WC DAN MAMPET KURAS GARANSI

H. 08-1234567-113

DISEWAKAN RUMAH 4KT,3KM,2200,PAM,Ling Tenang Drh Gn.Soputan,087860944727

DIJUAL RUKO Ruko Lantai 2 Penamparan 6Are Bs Tukar,085100871119 Pribadi

085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj

WC

GARANSI

MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

ATASI :

DIJUAL MOBIL

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081338013066 C.0000816-BRJ

SERVICE

SERVICE

JAYA DEWATA JAYA TEKNIK TUNGGAL G

Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172

� 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000819-SRV

BIRO JASA

AC

KULKAS A M . C U C I RA CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

081999111542 082144420026 C.0000360-SRV

SERVICE

SERVICE


EKONOMI

18

Perlu Penataan Kepemilikan Perorangan atas BUMN Jakarta (Bali Post) Dalam melaksanakan tugas mengkaji sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pelaksanaannya, MPR-RI telah melakukan serangkaian kajian untuk dijadikan masukan dalam rencana melakukan perbaikan dan penetaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan salah satu fokus kajian yang dilakukan MPR adalah tentang Sistem Perekonomian Nasional untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Berdasarkan UUD 1945. ‘’MPR telah menyelesaikan kajian tersebut, bertepatan dengan hari konstitusi,’’ kata Zulkifli Hasan pada peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemrn Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Hasil kajian dirumuskan dalam sebuah buku berjudul ‘’Sistem Perekonomian Nasional untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial berdasarkan UUD 1945’’. Isi rekomendasi dari hasil kajian tentang sistem perekonomian nasional itu adalah pertama, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. ‘’Dalam praktiknya ternyata sejumlah cabang produksi penting telah dikuasai oleh orang per orang. Oleh karena itu, neg-

ara harus memastikan cabang produksi penting yang dimaksud melalui peraturan perundangundangan, agar ketentuan tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten,’’ sebut Zulkifli Hasan. Hal itu karena Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai perwujudan kehadiran negara dalam penyelenggaraan perekonomian nasional sudah terjadi privatisasi BUMN, sehingga negara tidak lagi sepenuhnya menguasai BUMN. Untuk itu, MPR merekomendasikan agar peran BUMN perlu ditegakkan kembali sebagai badan usaha pemegang kuasa negara atas cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak serta pemegang kuasa negara atas pengelolaan bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Zulkifli menegaskan, Badan Kajian MPR meminta agar hanya BUMN yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh dimiliki oleh orang per orang. Negara perlu segera melakukan

penataan ulang kepemilikan BUMN dimaksud dan melakukan review terhadap peraturan perundang-undangan yang disesuaikan dengan Putusan MK No. 001021-022/PUU-I/2003 menyangkut pengertian ‘’dikuasai negara’’. Lebih jauh, Zukifli menjelaskan, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Dalam konteks itu membangun perusahaan yang sesuai dengan konstitusi adalah konsep koperasi. ‘’Dalam pelaksanaannya terdapat tiga pelaku usaha yaitu usaha negara (BUMN), usaha swasta dan usaha koperasi,’’ ujarnya. Sayangnya, peran koperasi sebagai bentuk usaha belum memberikan kontribusi optimal ekonomi kerakyatan bukan melalui usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Oleh karena itu, wujud membangun usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan tersebut harus didefinisikan ulang yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,’’ tegas Zulkifli. (kmb4)

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Kepala Daerah Obral Izin

Pemerintah Dituntut di Pengadilan Arbitrase Jakarta (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla mempersoalkan frase ‘’dikuasai’’ dalam Pasal 33 UUD 1945 yang disalahgunakan oleh kepala daerah untuk kepentingan pribadi. Hal ini terkait dengan tuntutan sejumlah perusahaan asing ke pengadilan arbitrase internasional yang berawal obral izin yang dikeluarkan kepala daerah, namun setelah menuai kasus hukum pemerintah pusat harus menanggung bebannya. ‘’Kasus di daerah diberikan izin seperti tadi, kemudian dia menuntut kembali pemerintah triliunan rupiah. Akibat kesalahan bupati, pemerintah dituntut triliunan rupiah seperti yang terjadi di Kalimantan, dituntut triliunan rupiah, juga di Sulawesi Tenggara,’’ kata Jusuf Kalla dalam pidato Peringatan Hari Konstitusi di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Peringatan Hari Konstitusi dihadiri Ketua MPR Zulkifli Hasan didampingi empat Wakil Ketua MPR, pimpinan lembaga tinggi negara, sejumlah menteri Kabinet Kerja dan para tamu undangan. Kasus di Kalimantan,

Jusuf Kalla Churchill Mining Plc. yang bermarkas di Amerika Serikat menuntut ganti rugi pemerintah Indonesia melalui pengadilan arbitrase internasional. Kasus ini bermula dari pencabutan izin pertambangan Ridlatama Group, tetapi meski dicabut saham tersebut tetap diperjualbelikan hingga akhirnya dikuasai Churchill Mining Plc. Karena izinnya sudah dicabut, perusahaan asing itu tidak bisa mengeruk kekayaan alam di

Kalimantan tersebut. Churchill Mining lalu meminta ganti rugi ke pemerintah Indonesia dengan menuntut ganti rugi 1,1 miliar dolar AS atau senilai Rp 13 triliun atas kerugian akibat pencabutan izin itu. Namun pengadilan abitrase memenangkan pemerintah Indonesia. Kasus serupa dilakukan perusahaan asing, India Metals and Ferro Alloys Limited, yang menggugat pemerintah Indonesia ganti rugi US$ 581 juta atau sekitar Rp 7,7 triliun lewat arbitrase internasional. Awalnya investor asal India merasa rugi karena telah menggelontorkan US$ 8,7 juta untuk membeli SSRI, tetapi tidak bisa melakukan penambangan karena ternyata IUP di lahan seluas 3.600 hektar yang dimiliki SSRI tidak clean and clear (CnC). IUP mereka tumpang tindih dengan IUP milik 7 perusahaan lain. ‘’Nah, saya setuju ada hal-hal yang perlu disesuaikan. Saya setuju apa yang disampaikan Ketua MPR mengenai Pasal 33 tentang menguasai. Tentu menguasai memiliki arti yang luas, bukan hanya memiliki, tetapi mengontrol, juga dapat menentukan,’’ kata JK. (kmb4)

LAPS Atasi Sengketa Keuangan

Denpasar (Bali Post) Dari bulan Januari hingga Juni 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara menerima 44 pengaduan, 34 di antaranya pengaduan tentang layanan perbankan dan 10 aduan ke IKNB (industri keuangan non-bank). Pengaduan yang biasa disampaikan konsumen adalah penyelesaian yang berbelit-belit dengan alasan dari Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dengan alasan harus diselesaikan di kantor pusat. Pengaduan lain yang kerap diterima adalah salah persepsi dari konsumen. ‘’Ketika timbul masalah baru ribut. Tapi juga ada yang memanfaatkan situasi. Misalnya kartu kredit, dari bank salah mendebit, padahal bank sudah minta

maaf dan mengembalikan tapi dari konsumen tidak terima dengan alasan immaterial,’’ beber Agus Fajri, Direktur Perlindungan Konsumen OJK, Selasa (15/8). Maka dari itu dibentuklah Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS). Dalam LAPS tersebut ada penyelesaian secara internal yang disebut IDR (internal dispute resolution) dan penyelesaian secara eksternal yang disebut EDR (external dispute resolution). Setiap industri keuangan wajib membentuk IDR untuk tempat mengadu, bertanya dan memberikan informasi. Penyelesaian sengketa juga harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan EDR adalah penyelesaian arbitrase di luar pengadilan.

Kepala OJK Regional VIII Bali dan Nusa Tenggara Zulmi mengatakan, ada dua solusi dalam penyelesaian sengketa antara konsumen dan LJK yaitu IDR dan EDR. Solusi dengan IDR apabila sengketa antara konsumen dengan LJK dilakukan secara internal. Jika penyelesaian dengan internal tidak mencapai solusi, maka dilakukan EDR. EDR adalah penyelesaian sengketa dengan menggunakan lembaga di luar lembaga keuangan tersebut. Ia mengungkapkan, 44 pengaduan tersebut di antaranya ada agunan BPKB yang tidak bisa diambil, berkurangnya saldo rekeninga padahal tidak melakukan transaksi, dll. ‘’Sejauh ini setiap persoalan yang disampaikan ke OJK bisa diselesaikan,’’ akunya. (kmb42)

Indonesia Ekspor Bawang Merah Brebes (Bali Post) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pada 2017 Indonesia mulai swasembada pangan sektor bawang merah dan mampu mengekspor komoditi itu ke sejumlah negara di Asia. “Sekarang bisa menunjukkan pada dunia kalau Indonesia bisa dan mampu berswasembada bawang merah dan mengeskpor ke berbagai negara di Asia, misalnya Jepang, Thailand dan Vietnam,” katanya di Brebes, Jawa Tengah, Jumat kemarin. Amran Sulaiman mengemukakan hal itu saat melakukan kunjungan kerja melepas ekspor 10 ton bawang merah ke Thailand di Lapak Bawang Klampok dan PT Cahaya Mustika Abadi Klampok, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ia mengatakan, Indonesia optimistis akan mencapai

semua sektor swasembada pangan, seperti padi, bawang merah, bawang putih, kedelai dan jagung. Indonesia, menurutnya, memiliki sumber daya pangan yang luar biasa yang harus dikelola dan dimanfaatkan secara baik dan benar agar tercipta swasembada pangan yang tidak akan mengantungkan impor. “Ini adalah hasil dari buah kerja keras kita semua dalam menciptakan swasembada pangan yang membuahkan hasil baik pada saat sekarang dan seterusnya,” katanya. Selain itu, dikemukakannya, ke masa depan pemerintah akan melakukan pengembangan sektor bawang putih agar tidak lagi melakukan impor. “Mungkin kita membutuhkan waktu dua tahun supaya terwujudnya hasil yang diinginkan,” demikian Andi Amran Sulaiman. (ant)

Jelang Idul Qurban

Harga Sapi Bali Meroket

Bali Post/ant

BAWANG MERAH- Para buruh angkut bawang merah saat beraktivitas di sebuah pasar grosir.

Sejumlah Tantangan Masih Bayangi Bali Denpasar (Bali Post) Struktur ekonomi Bali dominan ditopang oleh pariwisata baik akomodasi, makanan, minuman, transportasi dan pergudangan. Selain itu struktur ekonomi Bali juga ditopang dari pertanian dan ekspor. Pariwisata Bali saat ini memang sedang tumbuh bahkan dilihat dari tingkat penghunian kamar (okupansi) saat ini di daerah Kuta telah mencapai 95 persen. Pertumbuhan pariwisata tersebut diharapkan dapat dijaga terutma kenyamanan dan keamanan wisatawan. Bali masih mempunyai PR besar untuk mengatasi masalah kemacetan di Bali selatan. Kamar hotel yang dominan berada di daerah Badung (Bali Selatan) membuat Bali selatan penuh. Kemacetan pun tak terelakkan. Turis yang ingin mengunjungi daerah wisata lain di Bali akan merasa tidak nyaman dengan kemacetan tersebut. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, ekonomi Bali diprediksi tumbuh 5,9 persen sampai 6,3 persen. Meski demikian, Bali masih mengalami sejumlah tantangan yang harus dihadapi. ‘’Yang perlu dijaga Bali terkait isu keamanan. Isu keamanan sangat mendasar di Bali, jangan sampai ada sesuatu yang timbul akibat dari isu keamanan ini,’’ ujarnya, Selasa (15/8). Pemerintah Bali perlu mengembangkan destinasi dan event wisata di Bali. Sehingga tidak hanya mengandalkan destinasi yang sudah ada, namun

Bali Post/udi

GUDANG DISTRIBUTOR - Sapi Bali di salah satu gudang distributor di Lingkungan Tanjung, Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (18/8) kemarin.

juga perlu pengembangan destinasi wisata yang lainnya. Misalnya wisata di daerah Bali Timur, Utara dan Barat sehingga pembangunan tidak terpusat di Bali Selatan. ‘’Hal ini perlu dikembangkan supaya ada pemerataan pembangunan,’’ tandasnya. Dengan munculnya destinasi wisata baru di luar Bali (Bali Baru), Iman mengatakan hal tersebut bisa menjadi peluang. Jika sebelumnya, Bali sebagai destinasi terakhir, maka dengan munculnya ‘’New Bali’’ itu, Bali menjadi hub pariwisata untuk ke Lombok, Labuan Bajo, dll. Oleh karena itu, Bali harus banyak melakukan kerja sama dengan berbagai provinsi. Dengan adanya Bali Baru ini juga membuat lama tinggal (lenght of stay) turun, karena wisatawan juga pergi ke daerah lain seperti Pulau Komodo, Mataram, Gili Trawangan, Banyuwangi. Penurunan length of stay di hotel 3,08 tahun 2015 menjadi 2,91 tahun 2016. Padahal kunjungan wisatawan mancanegara tumbuh signifikan dari 6,25 persen tahun 2016 menjadi 23,14 persen tahun 2016. Sedangkan spending money dikatakan mengalami penurunan namun tidak terlalu signifikan, yaitu dari USD 143,92 per orang per hari tahun 2015 menjadi USD 143,45 per orang per hari tahun 2016. Desa wisata bisa menjadi alternatif pengembangan pariwisata Bali. Desa wisata tidak memerlukan pembangunan infrastruktur yang besar dan juga dapat melestarikan kegiatan adat dan budaya yang telah ada sebelumnya.

‘’Yang terpenting adalah kebersihan dan sanitasi terjaga di desa wisata itu,’’ tuturnya. Kegiatan budaya atau kegiatan sehari-hari yang telah dilakukan sebelumnya seperti memasak pada tungku api, latihan menari di banjar atau puri, menggarap lahan sawah agar tetap dilestarikan, karena hal tersebut merupakan atraksi wisata bagi turis. Penopang ekonomi Bali yang lain adalah ekspor. Ekspor Bali dari tahun 2016 mengalami penurunan 2,70 persen (yoy) dari tahun 2015. Nilai ekspor Bali tahun 2016 tercatat USD 482 juta. Sedangkan sampai Juni 2017, nilai ekspor barang Bali adalah USD 250 juta. Tujuan ekspor Bali perlu merambah pasar lainnya. Mengingat Amerika Serikat yang menyumbang 25 persen ekspor Bali dikhawatirkan terganggu karena kebijakan proteksionisme Presiden Amerika Serikat. Menurutnya, Rusia pasar potensial karena Rusia mengimpor buah dari negara-negara sekitarnya. Indonesia khususnya Bali diharapkan mengambil peluang tersebut untuk mengekspor komoditi buah dan kopi Bali. ‘’Jadi kita harus membuka pasar-pasar luar negeri selain Amerika Serikat dan negara yang sudah ada saat ini,’’ ujarnya. Selain Rusia, pasar yang potensial bagi Bali adalah negara Timur Tengah. Apalagi ditambah dengan penerbangan langsung dari Bali seperti Qatar Airways dan penerbangan ke Dubai diharapkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (kmb42)

Banyuwangi (Bali Post) Sapi Bali masih menjadi primadona untuk berkurban. Imbasnya, jelang Idul Qurban permintaan sapi Bali terus meningkat. Harganya ikut meroket. Harga sapi Bali naik dari Rp 42.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 - Rp 47.000 per kilogram. Harga ini naik tajam dibanding tahun lalu yang hanya Rp 40.000 per kilogram. ‘’Sejak dua bulan lalu harga sapi Bali terus naik. Ini pasti akan naik terus, bisa saja tembus Rp 50.000 per kilogram,’’ kata Muhamad Isrin, distributor sapi asal Tanjung, Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (18/8) kemarin.

Padahal, katanya, pasokan sapi Bali cukup melimpah. Namun, karena permintaan cukup tinggi, harga sapi terus melejit. Belum lagi, mahalnya pengurusan izin dari Provinsi Bali. Selain harga ternak, pedagang juga mengeluhkan naiknya harga pakan. Kini, harga pakan naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 15.000 per ekor. Pihaknya khawatir jika permintaan ternak sapi anjlok akan berdampak pada kelangsungan usaha para pedagang. ‘’Izin sudah mahal. Harga sapi ikut mahal, sedangkan permintaan justru anjlok,’’ keluhnya lagi.

Selama ini, kata Isrin, sapi Bali menjadi primadona untuk ternak kurban. Selain dagingnya empuk, harganya lumayan murah. Rata-rata satu ekor berkisar Rp 13 juta. Jakarta menjadi pasar potensial ketika musim kurban. Sapi Bali banyak diburu pedagang dari Jawa di pasar Goris, Buleleng. Sapi yang dijual jenis pejantan, umurnya di atas 2 tahun. Kini, menurut Isrin, para pemburu sapi Bali tak hanya dari Banyuwangi, juga dari berbagai daerah di Jawa. Kondisi ini yang membuat harga sapi Bali terus meroket. (udi)


19

Sabtu Umanis, 19 Agustus 2017

Bali Post/ant

BERSAMA - Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla foto bersama dengan mantan presiden usai perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

Berkumpulnya Mantan Presiden Dapat Menjaga Persatuan

Jakarta (Bali Post) Berkumpulnya sejumlah mantan presiden dinilai Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sangat positif, karena langkah itu bisa menjadi alat pemersatu rakyat di tingkat akar rumput. Penegasan JK itu menanggapi kehadiran para mantan presiden, utamanya kehadiran Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Kehadiran SBY diapresiasi publik karena untuk pertama kalinya pada pemerintahan Presiden Joko Widodo, SBY hadir memenuhi undangan Presiden Jokowi. Selain itu, kehadiran SBY yang kini memimpin partainya, Partai Demokrat sebagai ketua umum, juga dinilai telah memecah kebekuan hubungannya dengan Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. JK mengatakan kehadiran SBY

untuk pertama kalinya pada pemerintahan Presiden Joko Widodo menunjukkan sikap semangat persatuan dan kesatuan, meski berbeda pandangan secara politik. ‘’Tentu ini kan kita berbicara tentang persatuan kita bahwa kita berbeda-berbeda secara politik tapi secara tujuan dan ideologi negara tetap kita satu,’’ kata Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Jusuf Kalla yang juga berpose bersama dengan Presiden Jokowi, SBY dan Megawati mengaku pada saat pertemuan di Istana Merdeka yang dilanjutkan berfoto bersama di ruang kredensial, tidak ada pembicaraan yang substansial. Semua mantan presiden yang hadir termasuk Presiden Jokowi dan dirinya hanya membicarakan obrolan ringan dan ramah tamah biasa. ‘’Itu biasa saja ramah tamah tidak membicarakan substansi. Hanya ramah tamah,’’ bebernya. (kmb4)

Menjaga Bali

Dari Hal. 1

‘’Menjaga Bali ke depan dengan tema ini sangat bagus, yaitu bagaimana menjaga dengan kegiatan yang nyata, menjaga Bali supaya tetap ajeg, dan berkembang dengan mandiri sesuai Tri Hita Karana (Pahrayangan, Pawongan dan Palemahan),’’ kata pengamat budaya yang kini menjadi staf ahli Gubernur Jateng tersebut. Sadguna juga menyatakan tugas ini bukan semata dilakukan krama Bali, bendesa adat yang juga ada di dalamanya sangat berperan penting sebagai garda terdepan dalam menjaga Bali. Sementara itu, Pemred Bali Post Nyoman Wirata menyatakan Bali jangan sebatas dipandang sebagai pelestri adat dan budaya. Bali harus dilihat lebih holistik lagi. Bahwa Bali ada manusia Bali yang perlu mendapat perhatian. Tidak saja dalam meningkatkan keterampilannya juga ketahanan ekonominya. Termasuk dalam pelestarian lingkungannya. Ini harus seimbang. Ini tercermin dalam falsafah Tri Hita Karana. Kesimbangan dalam hubungan dengan Tuhan, lingkungan dan sesama. Hubungan baik antarsesama jangan diterjemahkan sekadar komunikasi sosial,

tetapi bagaimana manusia Bali secara bersama-sama maju secara ekonomi. ‘’Kami dari Bali Post, media milik masyarakat Bali, tidak pernah henti mengingatkan hal tersebut. Karenanya Bali Post dalam visi-misinya jelas disebutkan sebagai pers perjuangan. Bagaimana kita tetap berjuang untuk tetap tegaknya NKRI dan berjuang untuk mendorong tercapainya kesejahteraan krama Bali secara berkeadilan sesuai dengan cita-cita bangsa yang terurai dalam sila-sila Pancasila,’’ tegasnya. Ada beberapa agenda setting yang membuktikan komitmen terkait penguatan Bali. Bali Post pernah melakukan pemotretan dari udara. Dari pengamatan dan foto tersebut kita menuliskan head line ‘’BALI BOPENG’’. Ini tertuang dalam tulisan pada 16 Agustus 2006. Demikian pula 16 Agsutus 2008 kembali kita lakukan pemotretan dari udara. Ketika itu kita kembali mengingatkan dengan tulisan yang berjudul ‘’BALI MAKIN MENGECIL DAN BOPENG’’. Dari agenda setting itu Bali Post ingin mengingatkan bahwa lingkungan Bali terancam. Kelestarian parahyangan juga terusik. Pada 16 Agustus 2015, Bali Post mengangkat wa-

Presiden Memberi Teladan Jakarta (Bali Post) – Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait mengatakan, Presiden Joko Widodo berhasil mempersatukan bangsa dengan kehadiran sejumlah presiden terdahulu pada peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia. ‘’Pertemuan presiden, wakil presiden, dan juga mantan presiden menjadi contoh yang baik yang ditunjukkan oleh para pemimpin negeri ini dan mereka merupakan negarawan sejati,’’ kata Maruarar di Jakarta, Jumat (18/8) kemarin. Sejumlah mantan presiden yakni BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Istana Negara, 17 Agustus. Turut pula hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pemandangan tersebut terbilang langka karena biasanya ada mantan presiden yang berhalangan hadir. Maruarar Sirait menyambut baik dan senang kepada para pemimpin yang bisa memberikan contoh yang

cana; Bali tinggal satu generasi. Ini bukan berarti masyarakat Bali punah. Tidak. Tetapi lebih kepada akan tergusurnya orang Bali ke pinggiran. Akibat kalah saing secara ekonomi. ‘’Kalau Jokowi punya program membangun dari pinggiran, jangan sampai kita orang Bali ramai-ramai tergusur ke pinggiran,’’ tegasnya. Demikian pula tentang agenda terkait membangkitkan sektor pertanian. Bali Post pada 16 Agustus 2016 lalu mengangkat tema ‘’Kulkul Bulus Pertanian’’. Ini berangkat dari keprihatinan terkait ketahanan pangan Bali sangat rawan. Hapir semuan kebutuhan dipasok dari luar. Tak hanya pangan, bahan upakara juga demikian. Ini sungguh memprihatinkan. Sehingga ada gagasan dan program memasyarakatkan penanaman kelapa daksina. Juga penanaman pisang. Ini tiada lain untuk mendorong krama Bali berswasembada pangan dan bidang upacara. Lalu bagaimana peran LPD dalam mendorong pengembangan ekonomi di desa dan sejauh mana desa adat telah berperan untuk mencegah ketergusuran krama Bali, laporan Senin (21/8) akan mengupas hal tersebut. (kmb)

baik kepada masyarakat Indonesia. ‘’Presiden Jokowi mampu menjunjung tinggi dan memberi teladan serta contoh positif dan bisa membedakan kapan waktunya berkompetisi dan tidak,’’ kata tokoh muda yang kerap menyuarakan keberagaman itu. Menurutnya, hal itu menjadi contoh baik untuk bangsa. Ke depan, dia berharap bisa menjadi contoh bagi para politisi serta dapat menginspirasi. Dia juga berharap rakyat Indonesia tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Menurutnya, perbedaan itu wajar dalam kehidupan ini, oleh karenanya belajar saling menghargai. Ada waktunya saling bersaing, namun ada waktunya tersenyum, bersatu dan saling memaafkan. Indonesia, katanya, bukan milik satu orang, satu kelompok, satu partai, satu agama maupun satu etnis, tetapi Indonesia adalah milik kita bersama. Dia juga mengajak segenap anak bangsa menciptakan suasana harmonis dalam berbangsa dan bernegara yang tentunya berdasarkan Pancasila. (ant)

Pusat Pesta Dari Hal. 1

Countdown di Jakarta dipusatkan di Monumen Nasional, sementara Benteng Kuto Besak yang berada di tepi Sungai Musi akan menjadi pusat pesta hitung mundur di Palembang Sumsel. Erick Thohir menyebutkan countdown merupakan bagian dari Asian Games. Hal itu menjadi penanda bahwa waktu pelaksanaan semakin dekat dan Inasgoc menyambutnya dengan sukacita sejalan dengan totalitas persiapan di semua deputi dan departemen demi kelancaran

Games Times. Presiden menginisiasi upacara countdown dengan melepas anak panah ke target berupa light emiting diode yang menghidupkan semua cahaya dan multimedia sekaligus dimulainya momentum hitung mundur pada 2 jam digital di Bundaran HI Jakarta dan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Acara dihadiri delegasi Asia yang mengikuti technical delegated Asian Games 2018 meering II dan OCA Coordination Committe pada tanggal 17 s.d. 18 Agustus 2017. (ant)

Mengandung Pornografi Dari Hal. 1

Tito mengatakan penyidik kepolisian masih menganalisis hasil pemeriksaan tersangka perkara penyebaran foto dan percakapan mengandung pornografi tersebut. Polisi menetapkan Rizieq dan seorang perempuan bernama Firza Husein sebagai tersangka kasus penyebaran foto dan percakapan vulgar pada 29 Mei. Polisi menjerat Rizieq menggunakan Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan

atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Sementara Firza dijerat menggunakan Pasal 4 ayat 1 junto 29 dan atau Pasal 6 junto 32 dan atau Pasal 8 junto 34 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun. Penyidik menduga Rizieq berada di Arab Saudi sejak 26 April 2017 guna menghindari panggilan dari kepolisian. (ant)

Sebanyak Mungkin Dari Hal. 1

Menurut laporan kantor berita Xinhua, serangan terjadi pada pukul 17.00 waktu setempat. Seorang pria, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke

arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang. Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan. Kawasan itu dipenuhi dengan toko, kedai minuman dan restoran. Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror. (ant)

Berjalan Baik Dari Hal. 1

Ia kemudian mengatakan bahwa upacara Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (17/8) berjalan dengan baik. ‘’Kemarin kita sudah melihat bersama upacara Peringatan HUT ke-72

Kemerdekaan RI telah kita laksanakan, semua berjalan dengan baik dan yang paling penting pesan yang ingin kita sampaikan pada perayaan 17 Agustus adalah kebersamaan. Kalau lihat media hari ini dan kemarin, semoga pesan itu sampai ke masyarakat,’’ katanya. (ant)

Kecepatan Tinggi Dari Hal. 1

Belum diketahui secara pasti berapa orang yang terlibat dalam serangan penabrakan dan insiden lain pada Kamis itu. Sejumlah saksi mengatakan bahwa mobil bak itu berjalan zig-zag dengan kecepatan tinggi di Las Ramblas, menabrak para pejalan kaki dan pengendara sepeda. Mereka yang tewas dan terluka berasal dari 24 negara berbeda, dari Prancis, Jerman, Pakistan sampai Filipina, kata pemerintah Katalonia, Jumat (18/8) kemarin. ‘’Pelaku serangan di Barcelona adalah syuhada ISIS dan dilakukan sebagai respons atas seruan untuk menyerang negara-negara koalisi,’’ kata kantor berita

ISIS, Amaq, merujuk negara sekutu Amerika Serikat (AS). Jika klaim ISIS terbukti maka insiden di Barcelona adalah kasus terbaru dari rangkaian serangan yang terjadi sepanjang 13 bulan terakhir, di mana mereka telah menggunakan kendaraan untuk menebar teror di kota-kota Eropa. Cara bertindak dengan menabrak orang menewaskan lebih dari 100 orang di Nice, Berlin, London, dan Stockholm. Serangan pada Kamis itu juga menjadi peristiwa paling mematikan di Spanyol sejak 2004, saat kelompok Al-Qaeda meledakkan sejumlah bom di kereta komuter Madrid sehingga menewaskan 191 orang dan melukai 1.800 lainnya. Sementara itu, Perdana

Menteri Spanyol Mariano Rajoy menetapkan hari duka selama tiga hari untuk insiden mematikan tersebut. Sejumlah pemimpin dunia juga mengucapkan belasungkawa atas kejadian itu. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa negaranya ‘’mengecam serangan teror di Barcelona, Spanyol, dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk membantu.’’ Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang negaranya juga menjadi korban serangan paling mematikan dalam beberapa tahun belakangan, mengatakan, ‘’Saya dan semua warga Prancis berdukacita terhadap semua korban serangan tragis di Barcelona.’’ (ant)

Bali Post/ade

PETANI DEMO - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (18/8) kemarin. Mereka menolak kriminalisasi dan perampasan tanah petani Sukabumi.


balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu umanis, 19 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Gebyar Budaya Grisda

Melestarikan Seni Tradisi untuk Kemandirian

SEJUMLAH sekolah kini memiliki agenda tetap menggelar aneka lomba seni tradisi nyangra hari raya Saraswati. Seperti yang dilakukan OSIS SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda), Jumat (18/8) kemarin, menggelar lomba ngelawar, membuat banten pejati dan upakara lainnya. Ajang yang diberi nama “Gebyar Budaya Grisda” ini memberi ruang kepada siswa bekerja sama melestarikan seni tradisi demi kemandirian. Makanya siswa Grisda ada yang terlibat dalam lomba ngelawar, membuat klakat, membuat sengkui, membuat canang sari, pejati dan banten Saraswati. Yang paling meriah di lomba ngelawar, siswa dan siswi semuanya dilibatkan mulai dari membuat olahan hingga menghidangkan. Acara ini juga disaksikan Lurah Sumerta I Made Tirana didampingi Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. Made Tirana setuju anak-anak yang digoda oleh kemajuan iptek tetap diperkuat jati dirinya sebagai krama Bali. Gebyar Budaya Grisda ini mempersiapkan generasi yang bisa ngelawar dan ngayah di banjar saat ada upacara pengabenan. Gede Wenten Aryasuda membenarkan sekolah yang dipimpinnya banyak memiliki agenda budaya. Serangkaian HUT Pemkot dan Saraswati digelar Gebyar Budaya, dan Art Competition. Menjelang semester ganjil digelar Grisda Computer Championship, dan akhir semester genap digelar Parade Budaya Nawa Natya dan Pesraman Kilat. Gebyar budaya ini, menurut Aryasuda, ibarat sambil menyelam minum air. Sambil melestarikan budaya dia juga memperkuat jiwa kewirausahaan sesuai Permendikbud untuk mengikis budaya serbamembeli upakara di kalangan umat Hindu saat ini. Kedua, meningkatkan bhakti dan sradha pada Ida Hyang Widhi Wasa. Dengan demikian, anak muda Bali, khususnya di SMP PGRI 2 Denpasar sudah memiliki kesadaran akan pentingnya mengajegkan budaya Bali. Makanya, dia mengatakan agenda ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sarat dengan filosofi melatih konsentrasi, disiplin, serta belajar memanajemen sebuah event. “Ini pas dengan visi dan misi SMP PGRI 2 Denpasar yakni sebagai sekolah unggul dalam akademis berbasiskan agama dan budaya,” jelasnya. Di sisi lain, kata Ketua PGRI Bali ini, ngelawar juga penting untuk melestarikan budaya leluhur. Sebab, di Bali budaya ngelawar tak bisa dihilangkan dalam kehidupan sehari-hari atau adat istiadat. Makanya sejak dini anak-anak perlu dibekali keterampilan untuk ngayah di masyarakat. Sebagai bentuk kebersamaan sehabis lomba ngelawar, anak-anak Grisda menggelar pesta magibung. (sue)

AS-Jepang Tingkatkan Kerja Sama

Tokyo (Bali Post) Amerika Serikat menginginkan adanya peningkatan kerja sama dengan Jepang untuk menjaga kondusivitas di Semenanjung Korea menyusul makin agresifnya Korea Utara. Pernyataan itu dikemukakan Duta Besar AS untuk Jepang, William Hagerty, Jumat (18/8) kemarin. “Saya pikir Perdana Menteri dan Presiden (Donald) Trump melihat situasi ini secara sama,” katanya. “Kami akan mempelajari setiap pilihan untuk mencegah rezim ... mengajak berdiskusi, melakukan diskusi yang bijaksana dan menenangkan retorik,” ujarnya. Sebelumnya, dalam pertemuan antara pejabat AS dan Jepang, disepakati perlunya meningkatkan kerja sama pertahanan untuk menghadapi ancaman dari Korea Utara yang memiliki senjata nuklir dan meningkatnya ketegangan di Asia Timur. “Untuk ancaman Korea Utara ini, pada pertemuan ini kami sepakat untuk meningkatkan tekanan dan untuk memperkuat kemampuan aliansi,” kata Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera. Ketakutan AS tentang program rudal dan bom nuklir Korea Utara telah berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Pyongyang menga-

takan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana untuk menembakkan rudal ke wilayah Guam di AS, meskipun pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tampaknya telah menunda keputusan tersebut. Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, Sekretaris Negara Rex Tillerson dan rekan-rekan Jepang mereka sepakat pada sebuah pertemuan di Washington pada Kamis untuk bekerja lebih dekat dengan Korea Utara. “Mengingat ancaman Korea Utara, kami berempat menegaskan pentingnya komitmen AS yang tak tergoyahkan untuk pencegahan yang terusmenerus,” kata Onodera. Tillerson mengatakan Amerika Serikat menginginkan dialog dengan Pyongyang, tapi hanya jika itu bermakna. “Upaya kami adalah untuk membuat mereka ingin terlibat dalam pembicaraan namun terlibat dalam pembicaraan dengan sebuah pemahaman bahwa perundingan ini akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda daripada pembi-

caraan masa lalu,” katanya. Pada tahun 2005, Korea Utara mencapai kesepakatan dengan enam negara untuk menangguhkan program nuklirnya dengan imbalan penghargaan diplomatik dan bantuan energi. Namun, kesepakatan tersebut kemudian tidak lagi dijalani. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan Korea Utara pekan lalu bahwa pihaknya akan menghadapi “api dan kemarahan” jika mengancam Amerika Serikat. Ancaman ini mendorong Korea Utara untuk mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana menembakkan rudal ke Guam. Trump telah bersumpah untuk tidak membiarkan Korea Utara mengembangkan rudal nuklir yang bisa menyerang daratan Amerika Serikat namun Pyongyang melihat gudang senjata nuklirnya sebagai perlindungan terhadap Amerika Serikat dan mitranya di Asia. (iah/rtr)

Malala Yousafzai

Gembira Diterima di Oxford

Reza Rahadian

Bali Post/ist

Reza Rahadian

Agama Jangan Dijadikan Senjata

BERTEPATAN dengan hari jadi Indonesia yang ke-72, aktor Reza Rahadian mengharapkan masyarakat hidup lebih damai. Ia menginginkan agama tidak dijadikan sebagai senjata untuk memunculkan isu yang berpotensi memecah belah masyarakat. Selama beberapa tahun terakhir, dia menilai banyak kejadian terjadi di Indonesia yang memicu isu-isu seputar keberagaman, saling menghormati, toleransi hingga Pancasila. Aktor “Rudy Habibie” itu ingin mewujudkan kedamaian itu setidaknya dalam lingkup terkecilnya: keluarga. “Kami bisa hidup berdampingan (meski) berbeda keyakinan,” kata Reza. Dia mengharapkan para pemangku kepentingan di Indonesia tidak menjadikan agama sebagai senjata untuk memunculkan isu yang berpotensi memecah belah masyarakat. Dia ingin masyarakat tetap saling menghormati di tengah berbagai perbedaan yang menjadi ciri khas negeri ini. “Kita hidup di tengah kemajemukan yang sudah berpuluh tahun lamanya, itulah Indonesia,” ujarnya. (ant)

Bali Post/sue

NGELAWAR - Siswa Grisda sedang asyik mengolah hidangan di lomba ngelawar.

PEGIAT pendidikan asal Pakistan, Malala Yousafzai, yang merupakan pemenang termuda hadiah Nobel Perdamaian ketika ia berusia 17 tahun, mengatakan pada Kamis (17/8) bahwa ia merasa “gembira” setelah ia diterima untuk berkuliah di Oxford University. Malala mengatakan ia diterima di Oxford untuk mengambil bidang studi Politik, Filsafat dan Ekonomi. Ia termasuk di antara ribuan siswa lainnya di Inggris yang menentukan di universitas mana mereka akan kuliah setelah hasil akhir ujian sekolah diumumkan. Sosok-sosok terkenal yang merupakan jebolan Oxford, yang menjadi salah satu universitas terbaik di dunia, itu antara lain mantan Perdana Menteri Inggris

David Cameron dan mendiang Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto. Malala yang saat ini berusia 20 tahun, muncul menjadi tokoh terkemuka ketika seorang anggota Taliban bersenjata menembak kepalanya pada 2012 setelah ia diincar karena berkampanye menentang usaha Taliban untuk membuat perempuan tidak mendapatkan pendidikan. Malala memenangi hadiah Nobel Perdamaian pada 2014. “Gembira sekali bisa kuliah di Oxford! Selamat kepada semua siswa tingkat-A, tahun terberat. Semoga sukses untuk masa depan!” katanya di Twitter. Tingkat-A adalah ujian akhir bagi para siswa sekolah. Setelah pulih dari serangan

Taliban, Malala bersekolah di Inggris. Menurut data sebelumnya, jumlah kursi yang disediakan oleh universitas-universitas mengalami penurunan kendati jumlah siswa yang meraih angka tinggi meningkat. Layanan penerimaan universitas, UCAS, mengatakan di lamannya bahwa penurunan jumlah tempat di universitas disebabkan oleh penurunan jumlah siswa lebih tua yang diterima serta siswa yang berasal dari Uni Eropa. UCAS mengatakan sebanyak 416.310 siswa telah diterima di berbagai perguruan tinggi pada hari pengumuman hasil ujian nasional. Jumlah itu turun dua persen dibandingkan tahun 2016, demikian Reuters. (ant) MALALA - Malala Yousafzai (kiri) bersama dua temannya di SMA Edgbaston, sekolah anak perempuan di Birmingham, Inggris.

Rocktober Gaet Tika Pagraky

SETELAH sukses lewat album perdana yang bertajuk “Berlayar” pada Oktober 2016 lalu, grup band yang digawangi oleh Wira Krisna (vokal), Manik (guitar) dan Suta (bass) kembali menyapa para penggemarnya. Bukan album, mereka mengeluarkan single terbaru yang berjudul “Takut Kehilangan”. Single yang resmi dirilis pada 30 Juli lalu itu menggandeng Tika Pagraky. Wira Krisna saat dikonfirmasi, mengatakan dipilihnya Tika tak lepas dari karakter vokal yang memiliki ciri khas. Selain itu, Rocktober juga ingin tampil beda dari album sebelumnya. “Semua pasti tahulah, Tika itu sekarang ini lagi naik daun di tingkat nasional dan juga

di belantika musik Bali. Kami mengamati karakter vokalnya itu kuat sekali. Dari sanalah, kita mencoba untuk bekerja sama bareng di single terbaru kami ini,” ujarnya. Wira menambahkan, dipilihnya Tika Pagraky tentunya mampu menambah popularitas Rocktober Band. Hal itu pun bisa dilihat dari capaian video klip “Takut Kehilangan” yang telah diunggah di YouTube sejak 30 Juli 2017. Sudah ada 280.000 lebih yang menonton. “Bekerja sama dengan Tika tentunya berdampak baik juga buat kita. Astungkara sekarang single terbaru ini semakin diterima dan hal itu merupakan impian kita bersama,” imbuhnya. (win)

Bali Post/ist

Rocktober

Taylor Swift

Bantu Korban Kekerasan Seksual

BINTANG pop Taylor Swift telah berjanji untuk mendukung kelompok yang membantu korban kekerasan seksual setelah kemenangannya dalam kasus pelecehan seksual di Denver belum lama ini. Penyanyi “Fearless” berusia 27 tahun tersebut pada Rabu (16/8) lalu, melakukan sesuatu yang disebut sebagai sumbangan yang sangat dermawan ke Yayasan Joyful Heart di AS. Misi yayasan itu adalah untuk mendidik, mendukung, dan mengampanyekan isu kekerasan seksual. “Joyful Heart merasa terhormat diakui oleh Taylor Swift atas pekerjaan kami yang memberikan pelayanan kepada korban kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, dan penganiayaan anak,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan. Swift pada Senin (14/8), memenangkan kasus pelecehan seksual yang menimpa dirinya. Bintang pop tersebut menyampaikan kesaksian yang menguraikan kejadian tersebut, mengatakan bahwa dia ingin membantu wanita lain membuat suara mereka didengar. Dia mengatakan akan menyumbang kepada organisasi yang membantu korban kekerasan seksual membela diri. Pimpinan Joyful Heart, Maile M. Zambuto, mengatakan kepada Huffington Post bahwa sumbangan Swift “sangat murah hati”, tapi dia tidak mengungkapkan jumlahnya. Joyful Heart Foundation

Taylor Swift

Bali Post/rtr

didirikan oleh aktris Mariska Hargitay yang pernah membintangi serial televisi “Law and Order: Special Victims Unit” pada tahun 2004 dengan tujuan untuk mengurangi isolasi yang dirasakan oleh korban kekerasan dalam rumah tangga dan korban kekerasan seksual. Aktris tersebut mengatakan bahwa dia terinspirasi oleh perannya sebagai Detektif Olivia Benson dalam serial yang memerangi kejahatan tersebut dan surat-surat yang dikirimkan kepadanya oleh pemirsa wanita. “Saya berharap pengalaman Taylor yang sangat umum - dan keputusannya untuk berbicara - tidak hanya membantu memberdayakan korban lain untuk berbicara dan melakukan tindakan, namun menawarkan solidaritas kepada mereka,” kata Hargitay seraya menambahkan bahwa dia merasa terhormat dengan dedikasinya dan komitmennya terhadap masalah ini. (iah/rtr)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 19 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu