Skip to main content

Edisi 18 Oktober 2017 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu umanis, 18 oktober 2017

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Mahendradatta Rp 6.173.000 PAUD 3 Saraswati Denpasar 2 dus pakaian layak pakai Jumlah diterima hari ini Rp 6.173.000 Jumlah sebelumnya Rp 474.515.098 Jumlah seluruhnya Rp 480.688.098

Bakti Gunung Agung

20 HALAMAN

NOMOR 60 TAHUN KE 70

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pembentukan Densus Tipikor

JK Sebut Tak Perlu Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai tidak perlu dibentuk Densus Tipikor tetapi cukup memaksimalkan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, dan kejaksaan. ‘’Jadi cukup biar KPK dulu, toh sebenarnya polisi, kejaksaan juga masih bisa menjalankan tugas. Tidak berarti perlu ada tim baru untuk melakukan itu, tim yang ada sekarang juga bisa. Difokuskan dulu KPK, dan KPK dibantu sambil bekerja secara baik,’’ kata Wapres di kantornya di Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Wapres mengatakan, dalam pemberantasan korupsi perlu hatihati dan jangan sampai isu tersebut menakutkan para pejabat untuk membuat kebijakan. Karena, menurut Wapres, salah satu yang memperlambat proses pembangunan di samping proses birokrasi yang panjang juga ketakutan pengambilan keputusan. Sementara itu, Wakil Ketua

Komisi III DPR-RI Trimedya Panjaitan memperkirakan Detasemen Khusus Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri akan beroperasi Maret 2018. ‘’Badan Anggaran DPR-RI sudah menyetujui anggaran Densus Tipikor tahun 2018 sebesar Rp 800 miliar,’’ kata Trimedya Panjaitan pada diskusi ‘’Densus Tipikor: Kewenangan dan Regulasi’’, Selasa kemarin.

Usulan pembentukan Densus Tipikor, katanya, ini sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Presiden menyatakan tidak keberatan. ‘’Kapolri juga sudah sampaikan suratnya kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,’’ katanya. Hal. 19 Satgas Tipikor

Jusuf Kalla

ISIS ’’Tamat’’ di Suriah

Bali Post/wan

Sejumlah mahasiswa Universitas Mahendradatta, Selasa (17/10) kemarin menyerahkan bantuan Bakti Gunung Agung ke Bali Post. Jumlahnya Rp 6.173.000. Bantuan ini selain penyisihan dari uang saku mahasiswa, juga dari pengumpulan dana masyarakat terutama pengguna lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Lumintang dan kawasan Renon.

Nasabah Mengungsi

Koperasi Kelimpungan SEJUMLAH koperasi di Besakih kini terancam gulung tikar. Hal itu akibat koperasi tidak bisa menarik kredit terhadap ribuan nasabah yang tengah mengungsi. Kalau toh diketahui tempatnya, kemampuan mereka untuk membayar juga terbatas. Sebab, selama ini mereka tidak berpenghasilan karena mengungsi. Pengelola koperasi di Banjar Kedungdung Desa Besakih I Ketut Kastawa mengatakan, sejak Gunung Agung naik ke level awas pada 22 September lalu, pihaknya kesulitan untuk menarik kredit kepada nasabah. Pasalnya, nasabah telah berbondongbondong mengungsi. ‘’Kas cadangan sekitar satu miliar lebih sudah ludes. Karena ratusan nasabah melakukan penarikan tunai sebagai bekal mengungsi. Jadi kalau saat ini ada nasabah ingin menarik tunai tidak bisa karena sudah tidak ada uang lagi,’’ ungkap Kastawa. Selain kas cadangan ludes ditarik oleh nasabah, kata Kastawa, kredit senilai dua miliar lebih yang telah digulirkan juga terancam tidak bisa dicairkan, akibat ditinggal mengungsi ke sejumlah lokasi. ‘’Kita hanya bisa pasrah. Kalau nasabah yang mengungsi di Kecamatan Rendang kita akan minta kredit dengan cara kekeluargaan. Kalau bagi nasabah yang tidak diketahui mengungsi di mana, jelas kita tidak bisa menarik kreditnya,’’ jelas Kastawa. Dia menjelaskan, tidak hanya koperasi yang dia kelola mengalami masalah, sejumlah koperasi lain yang ada di Besakih juga mengalami hal yang sama. Mereka juga kesulitan menarik kredit, karena para nasabah tidak diketahui mengungsi di mana. Tak hanya koperasi, LPD yang ada di Besakih nasibnya juga serupa. ‘’Hampir semua koperasi dan LPD tak bisa menarik kredit ke nasabah. Bagi nasabah yang diketahui mengungsi di seputaran Rendang, kemungkinan bisa ditarik. Itu pun hanya beberapa. Sisanya entah di mana. Kalau sudah begitu mau dicari ke mana mereka,’’ jelasnya. Kalau toh diketahui tempatnya, kemampuan mereka untuk membayar juga terbatas. Sebab, selama ini mereka tidak berpenghasilan karena mengungsi. (kmb41)

Bali Post/afp

PEGANG BENDERA - Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung oleh pasukan khusus AS, memegang bendera sebagai tanda kemenangan. Pasukan yang didukung AS telah menguasai Raqa dari Kelompok Negara Islam.

Raqa Koalisi Arab-Kurdi dukungan Amerika Serikat, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) telah sepenuhnya merebut ‘’ibu kota’’ ISIS, Raqa, di Suriah, kata Observatorium HAM Suriah seperti dilansir Reuters, Selasa (17/10) kemarin. Jatuhnya Raqa yang pada 2014 menjadi tempat ISIS menggelar parade kemenangan di berbagai tempat di Irak dan Suriah, menandai ambruknya organisasi militan jihadis itu. Dari kota ini pula, ISIS merancang berbagai serangan teror ke seluruh dunia. Reuters melaporkan, senapan para pejuang SDF memuntahkan peluru ke udara demi merayakan ambruknya ISIS di benteng utamanya itu sembari meneriakkan berbagai slogan dari kendaraan dan lalu mengibarkan bendera di dalam sebuah stadion di Raqa. Juru bicara SDF menyebutkan mereka telah menduduki kantong terakhir ISIS di Raqa lewat pertempuran selama berjam-jam. Stadion dan rumah sakit di Raqa itu, menurut SDF, adalah dua basis terakhir yang sempat dipertahankan mati-matian oleh ISIS. Namun, seorang komandan SDF menyebutkan tidak ada seorang pun petempur ISIS yang tersisa di dalam stadion dan rumah sakit itu yang selama ini menjadi dua titik utama di mana ISIS diperangi habishabisan SDF pada Senin malam dan Selasa. Hal. 19 Militan ISIS

Menhub Diperiksa KPK

Saksi Tersangka Adiputra

Bali Post/ant

DIPERIKSA KPK - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninggalkan ruangan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Budi Karya Sumadi diperiksa sebagai saksi kasus suap terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2016-2017 dengan tersangka Adiputra Kurniawan.

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (17/10) kemain memeriksa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ia diperiksa sebagai saksi kasus suap perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2016-2017. Usai diperiksa, Budi Karya Sumadi mengaku dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik KPK dalam pemeriksaannya tersebut. Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait materi pemeriksaannya. Ia hanya menyampaikan terima kasih kepada KPK karena diberi kesempatan untuk memberikan keterangan berkaitan dengan masalah yang menjerat Antonius Tonny Budiono. ‘’Yang kedua, saya ingin sampaikan Kementerian Perhubungan sepakat agar proses penegakan hukum itu selalu ditegakkan dan kami selalu mendukung dan ini juga bagaimana kemudian bisa melakukan kegiatan good governance,’’ kata Menhub. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK mengonfirmasi empat hal terhadap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam penyidikan suap perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2016-2017. ‘’Penyidik mendalami beberapa hal pertama tentu didalami penyidik apa tugas dan kewenangan dari menteri,’’ katanya. Selanjutnya, kata Febri, penyidik mendalami apakah ada bagian dari kewenangan Menteri Perhubungan tersebut yang dilimpahkan ke mantan Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono. ‘’Kemudian didalami juga apakah ada dan bagaimana aturan-aturan internal terkait dengan larangan penerimaan gratifikasi atau larangan penerimaan hadiah yang berlaku di internal Kementerian Perhubungan,’’ tuturnya. Hal. 19 Lebih Rinci

KPU Proses Pendaftaran 27 Parpol

Foto Bali Post/kmb41

KOPERASI - Koperasi yang ada di Besakih tak bisa menarik kredit ke nasabah akibat ditinggal mengungsi.

Jakarta (Bali Post) Hingga pendaftaran ditutup pukul 24.00 WIB, Senin (16/10) malam, sebanyak 27 partai politik dari 31 partai dinyatakan resmi telah mendaftar sebagai calon peserta pemilu serentak 2019. Ke-27 partai yang telah mendaftar itu Partai Perindo, PSI, PDI-P, Partai Hanura, Partai NasDem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Republik, Partai Garuda, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Demokrat, PKB, Partai Rakyat, Partai Pemersatu Bangsa, Partai Idaman, PKPI, PIKA, PBB, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Parsindo, PNI Marhaenis, Partai Reformasi dan Partai Republikan. Ketua KPU Pusat Arief Budiman menjelaskan, setelah proses pendaftaran selesai, selanjutnya KPU akan mengumumkan partai mana saja yang dinyatakan diterima pendaftarannya

untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Proses ini akan memakan waktu 30 hari. ‘’Setelah dilakukan penelitian administratif, parpol juga diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan, dan hasil perbaikan tersebut dilakukan penelitian kembali. Bagi yang lolos dan memenuhi persyaratan administratif, akan dilanjutkan dengan dilakukan verifikasi faktual,’’ kata Arief Budiman pada konferensi pers terkait pendaftaran parpol, di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Hadir seluruh anggota KPU antara lain Hasyim Asy’ari, Viryan Azis, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, dan Evi Novida Ginting Manik. Penelitian administratif bagi parpol yang telah dinyatakan mendaftar dengan dokumen lengkap dan diberikan tanda terima. Hal. 19 Lakukan Perbaikan

Bali Post/ant

PENDAFTARAN PARPOL - Komisioner KPU Hasyim Asy’ari (tengah) memberikan keterangan mengenai penutupan pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2019, Selasa (17/10) kemarin. Hingga pendaftaran ditutup sebanyak 27 parpol dinyatakan resmi telah mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019.


denpasar

2

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

figur Petunjuk dari Kemendikbud

DINAS Pendidikan Provinsi Bali menerima petunjuk resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait layanan pendidikan pada Kawasan Rawan Bencana (KRB). Petunjuk ini masih berupa surat balasan dari Bali Post/dok Kemendikbud atas surat yang dikirim Disdik terkait KRB Gunung Agung, 2 Oktober lalu. Mengingat sebelumnya pihak Kemendikbud juga menjanjikan terbitnya Permendikbud tentang Kebencanaan. ‘’Keberadaan satuan pendidikan, peserta didik, guru dan tenaga kependidikan pada KRB tetap diakui keberadaannya secara administratif dalam sistem dapodik sesuai dengan satuan pendidikan asal,’’ ujar Sekretaris Disdik Provinsi Bali I Wayan Serinah mengutip isi surat dari Kemendikbud, Senin (16/10). Pejabat bertubuh langsing ini menambahkan, surat yang ditandatangani Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad itu juga memuat petunjuk tentang pengelolaan sekolah, yakni dengan cara setiap satuan pendidikan pada KRB mendirikan posko darurat. Kemudian mengenai layanan peserta didik pengungsi, guru dan tenaga kependidikan, pembiayaan operasional sekolah KRB melalui dana BOS dan penyelesaian pelaksanaan bantuan pemerintah terkait RKB, RPS, laboratorium, rehab dan bangunan fisik lainya. ‘’Peserta didik diungsikan pada satuan pendidikan terdekat. Untuk guru dan tenaga kependidikan tetap menerima hak sepanjang melaksanakan tugasnya,’’ jelasnya. Terkait dana BOS, katanya, penerima pengelola dan penanggung jawab dana BOS tetap pada satuan pendidikan asal untuk selanjutnya dimanfaatkan sesuai keadaan darurat. Antara lain, penyediaan dan biaya operasional posko darurat bagi satuan pendidikan asal yang diperuntukkan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk memberikan layanan administrasi bagi peserta didik. Begitu juga bisa dipakai untuk kebutuhan operasional bagi peserta didik pada satuan pendidikan penerima peserta didik pengungsi. ‘’Besaran pembiayaan untuk masing-masing kegiatan itu disesuaikan dengan kebutuhan sesuai kesepakatan antarsekolah di bawah koordinasi dinas pendidikan sesuai kewenangannya,’’ imbuhnya. (rin)

Belum Lengkap, KPU Kembalikan Berkas Parpol

Denpasar (Bali Post) Proses pendaftaran partai politik (parpol) di pusat ditindaklanjuti dengan penyerahan berkas keanggotaan di masing-masing daerah. Seperti di Kota Denpasar, sejumlah parpol telah melakukan penyerahan berkas ke KPU setempat. Namun beberapa parpol ada yang berkasnya belum lengkap, sehingga dikembalikan lagi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dikonfirmasi Selasa (17/10) kemarin, Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, hingga hari terakhir masa penyerahan berkas pendaftaran peserta Pemilu tercatat sebanyak 19 parpol di Kota Denpasar yang telah menindaklanjutinya. Namun, dari semua parpol yang telah menyerahkan berkas pendaftaran, sebagian harus dikembalikan karena belum lengkap. Mengingat masih ada berkas yang belum lengkap, kata John Darmawan, pihaknya memberikan waktu sehari bagi partai politik untuk melengkapi berkas. Dikatakan, waktu penyerahan berkas peserta Pemilu sebenarnya sudah ditutup Senin (16/10) pukul 23.59 Wita. Karena masih ada beberapa parpol yang berkasnya belum lengkap, sehingga waktunya diperpajang hingga Selasa (17/10) pukul 24.00 Wita. ‘’Kami masih memberikan kesempatan hari ini lagi (kemarin - red) bagi parpol untuk melengkapi berkasnya,’’ kata John Darmawan. Menurut John Darmawan, kekurangan berkas tersebut beragam. Seperti ada data input Sipol di bawah minimal yang dipersyaratkan yakni 638. Selanjutnya, ada jumlah KTA dan KTP tak sesuai data Sipol. John Darmawan yang didampingi Komisioner KPU lainnya seperti I Wayan Arsa Jaya dan Made Raka Suarna mengungkapkan, mengenai keputusan apakah parpol tersebut boleh atau tidaknya mengikuti pemilu, semua itu menjadi kewenangan di tangan KPU-RI. ‘’Setelah tiga hari, kami akan melaporkan proses ini ke KPU-RI. Soal boleh tidaknya parpol itu mengikuti pemilu, keputusannya di KPU-RI,’’ paparnya. Sementara itu, parpol yang sudah menyerahkan berkas peserta pemilu adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Kemudian Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Republik, Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenis, Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB). Selanjutnya, Partai Persatuan pembangunan (PPP), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Berkarya dan Partai Amanat Nasional (PAN). (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : MINIM, USAHA PETERNAKAN KANTONGI IZIN LINGKUNGAN Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

LALU LINTAS - Kondisi lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Pada jam-jam tertentu, lalu lintas di kawasan ini cukup krodit.

Bali Post/eka

Dewan Minta Parkir di Jalan Gajah Mada Ditertibkan

Denpasar (Bali Post) Jalan Gajah Mada, Denpasar belum sepenuhnya bebas dari kendaraan parkir. Masih banyak pemilik kendaraan yang parkir di sepanjang jalan tersebut. Kondisi ini terjadi pada malam hari. Akibatnya, jalur menuju jalan satu arah ini pun tersendat. Pengguna jalan yang harus melewati kawasan ini merasa kecewa. Karena di jalur tersebut semestinya bebas parkir selama 24 jam. Hal ini ditegaskan anggota DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra dan Nyoman Karisantika, Selasa (17/10) kemarin. Kedua politisi ini mengungkapkan,

petugas dari instansi terkait harus berani melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir. Apalagi di sepanjang jalan itu sudah terpasang rambu larangan parkir. “Tidak ada waktu yang tertera di tanda larangan tersebut, sehingga larangan itu berlaku selama 24 jam penuh,” ujar Susruta. Menurut Susruta, bila tidak bisa melakukan penertiban, maka harus ada solusinya. Salah satunya, yakni mengubah rambu larangan parkir yang terpasang selama ini. Perubahan tersebut bisa dilakukan dengan menambahkan jam larangan parkir. Misalnya, mulai pukul

06.00 sampai pukul 20.00 Wita. Artinya, di luar jam itu, pengendara bisa parkir di bahu jalan itu. “Kalau sekarang, yang parkir di jalur itu kan melanggar. Jadi, harus ditertibkan,” katanya. Sementara itu, Kabid Dalop Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengungkapkan, upaya penertiban terhadap pelanggar parkir terus dilakukan. Namun untuk jalur Jalan Gajah Mada, saat ini sedang ada pengerjaan pembangunan Pasar Badung, sehingga keberadaan pedagang masih ditoleransi untuk menurunkan barang dagangannya. Kondisi ini juga akibat banyaknya animo masyarakat yang

beraktivitas di kawasan Pasar Badung. Sriawan mengatakan, dalam melakukan penindakan harus ada solusi yang bisa diterima masyarakat. Saat ini di kawasan tersebut belum tersedia lahan parkir yang memadai, karena terkendala pelaksanaan proyek. Sentral parkir yang ada di dalam Pasar Badung belum bisa difungsikan. “Nanti setelah proyek selesai, maka penindakan tetap akan dilakukan,” katanya. Terkait dengan perubahan rambu, Sriawan akan melakukan kajian terlebih dahulu. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. (kmb12)

Datangi Kejati Bali

Anggota DPR-RI Ajukan Penangguhan Penahanan Yonda

Denpasar (Bali Post) -

nya isi surat yang ditembuskan kepada Ketua DPR-RI, Presiden dan Kapolri adalah penangguhan penahanan dengan berbagai argumen yang sudah disampaikan sebagaimana fakta yang ada di lapangan. Dhamantra berharap Kajati Bali Dr. Jaya Kesuma merespons permintaan tersebut, karena apa yang dilakukan tersangka adalah merupakan hasil paruman adat yang merupakan keputusan tertinggi dalam tatanan adat di Bali. Sebaliknya, jika kejaksaan tidak merespons sama sekali apa yang dimohonkan, itu sama dengan mengadili lembaga adat. Itu akan menjadi preseden buruk bagi kejaksaan. Alasannya, mengadili lembaga adat yang dilakukan terhadap

Yonda, di mana Yonda melakukan tindakannya berdasarkan paruman adat. “Bukan atas dasar kemauan sendiri. Sekali lagi itu berdasarkan paruman adat,” jelas Dhamantra. Ia menegaskan, prajuru dan bendesa hanya sebagai pelaksana atas putusan paruman adat. Artinya, tidaklah tepat ketika bendesa dan prajuru yang hanya sebagai pelaksana kemudian dituduh melakukan pelanggaran. “Prajuru bersikap dan melakukan tugasnya atas dasar awigawig atau pararem (peraturan desa adat - red). Jadi, tidak bisa kemudian dipersangkakan. Belum bisa dibuktikan bahwa uang desa itu untuk kepentingan pribadi Yonda selaku bendesa adat atau untuk prajuru atau pengurusnya,” tegas Dhamantra. Terkait dengan tuduhan reklamasi yang dilakukan oleh bendesa adat, kata Dhamantra, pada dasarnya yang dilakukan adalah pemotongan pohon mangrove untuk kelestarian Pura Gading dari abrasi. Ditegaskan,

itu hanya kesalahan administratif atau masalah kelengkapan perizinan. Bukan menjadi kesalahan pidana seperti yang diproses saat ini. (kmb37)

Denpasar (Bali Post) Tim Unit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali menangkap Ketut Sri Wibawa (37) di Jalan Taman Giri, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (13/10) lalu. Penangkapan pria bertubuh kekar itu dilakukan setelah Wibawa pamer senjata api mirip AK-47 di akun facebook-nya. Setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya, petugas juga menemukan senjata tajam. Sedangkan senjata laras panjang mirip AK-47 itu ternyata airsoft gun. “Pelaku ditangkap dan kami tahan karena ditemukan juga tombak, pedang dan pisau lipat komando,” ungkap Kasubdit III Dit. Reskrimum Polda Bali AKBP I Made Sinar

Subawa, Selasa (17/10) kemarin. Menurut Sinar Bawa, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang dengan akun Wibawa Bawa memposting foto di facebook memperlihatkan senpi laras panjang. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan terhadap akun tersebut. Alhasil, diketahui ciri-ciri orang tersebut dan tempat tinggalnya. Ketika dilakukan pengintaian beberapa hari, akhirnya petugas menangkap pelaku. “Penggeledahan dilakukan dan kami menemukan pisau lipat komando di dalam tas selempang yang dibawanya. Selain itu, juga ditemukan tombak dan pedang di rumahnya Jalan Taman Giri,

Kuta Selatan,” ujarnya. Saat diinterogasi, pelaku mengaku sengaja berfoto dengan menggunakan senjata mirip AK47 itu. Namun, hal itu hanya untuk main-main dan diunggah ke facebook. Ia berdalih senjata itu dipinjamnya dari tetangganya bernama Leong. “Setelah kami telepon (Leong - red), akhirnya Leong datang ke rumah tersangka dengan membawa airsoft gun tersebut. Tersangka ditahan di Rutan Polda Bali bukan karena kepemilikan airsoft gun itu, tapi karena membawa senjata tajam jenis pisau lipat komando ke mana-mana. Alasannya, hanya untuk berjaga-jaga. Sedangkan Leong sebagai saksi dalam kasus ini,” kata lulusan Akpol tahun 2000 ini. (kmb36)

Masyarakat Tanjung Benoa terus berupaya mengajukan penangguhan penahanan terhadap Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya alias Yonda dan lima prajuru lainnya. Salah satunya adalah terus meminta dan mendatangi wakil rakyat asal Bali yang bertugas di Senayan, Nyoman Dhamantra. Meskipun sempat gagal saat mengajukan penangguhan penahanan di Polda Bali, Dhamantra tak pernah lelah dalam menyampaikan aspirasi warganya. Selasa (17/10) kemarin, pria yang duduk di Komisi VI DPRRI itu mendatangi Kantor Kejati Bali. Pada intinya, wakil rakyat dari PDI-P itu meminta penangguhan penahanan Yonda dan lima prajuru desa lainnya, yakni I Made Mentra (Koordinaotr Panureksa Adat) I Made Widnyana, I Made Suartha, I Made Marna dan I Ketut Sukada. Menurut Dhamantra, penangguhan penahanan dikarenakan aspirasi warga Tanjung Benoa yang datang padanya atas perkara yang dituduhkan Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

pada prajuru adatnya. Warga Tanjung Benoa menilai bahwa bendesanya tidak melakukan pelanggaran reklamasi atau kesalahan atas pemungutan sebagaimana kasus yang berkembang belakangan. “Warga Tanjung Benoa dalam aspirasinya menilai, bahwa apa yang dilakukan oleh bendesanya sesuai dengan paruman adat. Bendesa dan lima orang prajuru adat hanya sebagai pelaksana atas keputusan paruman adat tersebut,” tegasnya. Dhamantara yang dikenal getol dan semangat memperjuangkan aspirasi masyarakat ini menjelaskan, dalam surat yang diserahkan kepada Kejati Bali tidak berbeda dengan apa yang diserahkan ke Polda Bali. Inti-

Bali Post/ist

DITERTIBKAN - Penertiban terus dilakukan Polresta Denpasar dan Polsek Denbar di seputaran Terminal Ubung.

Puluhan PO Bus Masih Beroperasi di Terminal Ubung

Denpasar (Bali Post) Meskipun sudah turun tipe menjadi terminal tipe C, ternyata masih banyak PO bus yang beroperasi di Terminal Ubung di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Berdasarkan data Satuan Lantas Polresta Denpasar, saat ini beroperisi 37 PO bus di terminal yang sempat menyandang status terminal tebesar di Bali. “Saat giat sosialisasi dan penertiban Senin kemarin, kami berkoordinasi dengan perwakilan sembilan pengurus bus antarprovinsi dari 37 PO bus yang beroperasi di Terminal Ubung,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Selasa (17/10) kemarin. Pada kesempatan itu, Kompol Rahmawaty menyampaikan kepada pengurus bus atau pemilik PO yang berkompeten hal tersebut. Menurut mantan Kapolsek Kota Tabanan ini, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) bersama instansi terkait akan terus menggelar apel kesiapsiagaan sebagai tindak lanjut perintah pimpinan untuk memberantas calo tiket

(awu-awu) dan penertiban angkutan umum sebagai bentuk perubahan status Terminal Ubung. Ia menegaskan, status Terminal Ubung saat ini sudah tidak sesuai dengan peruntukannya, karena terpengaruh adanya busbus antarprovinsi yang masih beroperasi di sana. Oleh karena itu, akan dilakukan penertiban terhadap angkutan umum antarkota maupun antarprovinsi. Selanjutnya dilakukan pembagian tugas di masing-masing tempat, baik di dalam maupun di luar areal Terminal Ubung. Sementara itu, Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena mengingatkan kepada perwakilan pengurus angkutan umum agar tidak ada lagi menyuruh orang lain untuk mencari penumpang di luar atau di areal Terminal Ubung. Ia berharap supaya mereka menjual tiket secara resmi, karena sempat beredar informasi di medsos bahwa Terminal Ubung sangat rawan terhadap pemaksaan atau pemerasan terhadap para penumpang. Hal itu akan berpengaruh terhadap situasi di Terminal Ubung. (kmb36)

Bali Post/eka

PENANGGUHAN - Anggota DPR-RI Nyoman Dhamantra usai mengajukan permohonan penangguhan penahanan Bendesa Adat Tanjung Benoa di Kejati Bali, Selasa (17/10) kemarin.

Pamer Senjata, Pria Kekar Ditangkap

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Senjata tajam dan airsoft gun mirip AK-47 yang diamankan dari Ketut Sri Wibawa.


BADUNG

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

3

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 2 Miliar Dukung Pembangunan Banjar Batulumbang, Gerana

Bali Post/kmb23

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat kepada para pemilik usaha prostitusi, Selasa (17/10) kemarin.

Sosialisasikan Perda

Pemilik Usaha Prostitusi Dikumpulkan Mangupura (Bali Post) -

Menindaklanjuti rencana penertiban sejumlah usaha prostitusi di kawasan Kuta Selatan (Kutsel), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Badung mengumpulkan pemilik usaha prostitusi, Selasa (17/10) kemarin. Pemanggilan tahap pertama ini dihadiri sebanyak 26 pemilik usaha. Selain dihadiri pemilik usaha, turut hadir dari pihak Kepolisian, Koramil, Dinas Sosial dan komponen terkait. Kepala Satpol PP Badung IGAK Surya Negara yang juga selaku Ketua Tim Yustisi Kabupaten Badung menegaskan, pemanggilan ini dilakukan untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Penegakan terhadap perda tersebut untuk menindaklanjuti program dari Bupati Badung. “Salah satu program Bupati Badung, yakni tidak ada lagi hal yang mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di Badung, serta tidak ada lagi kegiatan yang melanggar perda. Bupati Badung menginginkan tidak ada lagi tempat lokalisasi di Kuta Selatan,” tegasnya. Surya Negara menambahkan, pihaknya akan terus melakukan penertiban. Mulai dari kafe, spa maupun tempat sejenisnya akan dilakukan

penertiban secara bertahap. “Ini terus kami lakukan di wilayah kerja Kabupaten Badung. Ini harus betulbetul tuntas. Termasuk untuk pemulangan pekerja, kami bekerja sama dengan Dinas Sosial,” paparnya. Untuk saat ini di Kuta Selatan, kata Surya Negara, pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data jumlah wisma tempat lokalisasi di Kuta Selatan. Setelah itu, pada awal November mendatang pihaknya akan mulai melakukan tindakan berupa pemberian peringatan. Apabila setelah dilayangkan peringatan I, II dan III masih tetap ada yang buka, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penutupan tempat usaha tersebut. “Per Desember mendatang diharapkan tidak ada lagi aktivitas seperti itu. Hari ini tahap pertama untuk

pemanggilan pemilik usaha yang ada di Jalan Teges. Nanti untuk tahap kedua kami panggil pemilik usaha yang ada di pinggir pantai,” tegasnya. Sementara itu, Camat Kuta Selatan I Made Widiana mengatakan, pihaknya meminta kepada para pemilik usaha prostitusi agar menaati perda tersebut. “Para pengusaha wisma, kami minta untuk mendukung dan menaati perda tersebut. Akhir 2017 ini penegakan perda tersebut akan dilaksanakan secara tegas,” katanya mengingatkan. Dukungan yang dimaksud, kata Surya Negara, supaya tidak ada gejolak saat dilakukan penertiban nanti. Apalagi kawasan Kuta Selatan merupakan daerah pariwisata. “Kami mohon agar jangan ada gejolak saat penegakan perda nanti. Terlebih kita

akan menyongsong hajatan besar pertemuan IMF di Nusa Dua,” ujarnya. Salah seorang pemilik lahan, Made Muda, mengaku mendukung program penegakan perda tersebut. Kendati demikian, pihaknya mengaku hal itu juga berpotensi menjadi permasalahan bagi mereka. Apabila penertiban benar-benar dilakukan, ia khawatir lahan yang dulunya ada yang mengontrak dan cukup produktif, tiba-tiba tidak produktif lagi. Pihaknya berharap pemerintah dalam hal ini Bupati Badung agar bisa mencarikan solusi, supaya lahannya bisa lebih produktif. Muda yang menyewakan lahan seluas satu hektar dari total tiga hektar lahan yang dimiliki, memang saat ini digunakan sebagai tempat prostitusi. Pihaknya berharap, dalam penegakan perda pemerintah tidak pilih kasih. “Dalam artian harus adil. Kalau mau menertibkan semua, tolong sapu bersih semua tempat hiburan yang ada di Kabupaten Badung,” katanya. (kmb23)

Rayakan Dipawali, PNS dan Sekolah Diliburkan Mangupura (Bali Post) – Untuk pertama kalinya masyarakat di Bali turut merayakan hari raya Dipawali. Perayaan yang jatuh pada Rabu (18/10) hari ini dirayakan dengan libur bersama. Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor: 003.1/6919/BKD tertanggal 16 Oktober 2017. Surat tersebut ditujukan kepada pimpinan instansi pemerintah, TNI/Polri, BUMN, BUMD dan perusahaan swasta di wilayah Provinsi Bali serta bupati/wali kota se-Bali ini menjelaskan, libur fakultatif ini merujuk Surat Direktur Jenderal Bimbingan

Masyarakat Hindu tanggal 4 Oktober 2017, Nomor: B-4240/ DJ VI/BA.03.1/10/2017. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung pun meliburkan seluruh pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN) serangkaian perayaan tersebut. “Saat ini surat dari Gubernur Bali itu sudah di Bapak Sekda. Sesuai SE Gubernur, kita libur,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung I Gede Wijaya saat dikonfirmasi, Selasa (17/10) kemarin. Wijaya mengakui libur fakultatif berkaitan hari raya

Dipawali ini tergolong baru. Bahkan, katanya, libur Dipawali tahun ini untuk pertama kalinya dinikmati oleh ASN di lingkungan Pemkab Badung. “Ya, ini yang pertama. Itu pun karena ada SE Gubernur,” ujar mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Badung ini. Tak hanya ASN yang menikmati libur serangkaian hari raya Dipawali, siswa-siswi sekolah di Gumi Keris juga diliburkan. Kendati demikian, pihak Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga setempat tidak memaksakan sekolah meliburkan siswasiswinya. Mereka dipersila-

kan mengatur sesuai dengan kesepakatan masing-masing pengelola sekolah. “Artinya, sekolah yang mau mengambil libur, silakan libur. Namun, apabila pihak sekolah sudah ada kegiatan khusus yang terjadwal pada hari itu, bisa melanjutkan kegiatan tersebut,” ujar Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika. Menurut Widia Astika, SE Gubernur Bali menyatakan Rabu (18/10) merupakan libur fakultatif serangkaian hari raya Dipawali. “Fakultatif kan enggak wajib libur. Artinya, mau libur silakan. Mau tetap kerja juga silakan,” tegasnya. (kmb27)

Dipertanyakan, Rendahnya Realisasi Proyek Infrastruktur Mangupura (Bali Post) – Rendahnya realisasi proyek infrastruktur yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017, menjadi perhatian serius Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa. Pasalnya, laporan yang diperoleh dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) realisasi proyek fisik di Gumi Keris masih rendah. “Kegiatan fisik saya pertanyakan, karena progresnya baru sampai 40 persen. Ini masih kurang. Saya sudah tanyakan ke OPD terkait komitmen dan keyakinannya kalau memang tidak mampu agar segera dilaporkan,” ujar Adi Arnawa, Selasa (17/10) kemarin. Birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini memahami kondisi OPD yang menangani proyek fisik. Sebab, dengan status awas Gunung Agung sejumlah material seperti pasir dan koral mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. “Saya selaku Ketua TAPD sudah minta kepada masing-masing

OPD bersurat, kira-kira proyek mana yang tidak bisa jalan. Namun sampai saat ini mereka masih optimis (terealisasi - red),” ungkapnya. Kendati demikian, mantan Kadispenda Badung ini mengaku akan terus melakukan evaluasi, terutama kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). “Saya akan evaluasi terus. Bila perlu, setiap dua minggu akan saya panggil (Kepala OPD - red) supaya jelas. Saya sudah ngomong dengan PUPR dan Perkim bagaimana dengan kondisi ini (proyek - red). Ternyata Pak Kadis bilang masih siap,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba mengakui sulitnya mendapat material bahan bangunan, seperti batu pecahan dan pasir lantaran kaki Gunung Agung harus bebas dari aktivitas apa pun. Sehingga pasokan material yang biasanya

diperoleh dari wilayah tersebut harus terhenti. “Hal ini akan berdampak kemunduran pelaksanaan kegiatan,” ujarnya. Kendati terjadi gangguan atas proyek, Dinas PUPR mengaku tidak memberikan toleransi kepada para rekanan. Penyelesaian proyek harus sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, mengingat kondisi Gunung agung belum ditetapkan sebagai becana. “Kalau belum ada ketetapan bencana oleh Pemerintah Provinsi Bali, penyelesaian proyek harus sesuai kontrak,” tegas Surya Suamba. Saat ini, kata Surya Suamba, pihaknya masih terus mengupayakan alternatif lainnya untuk memenuhi kebutuhan material proyek. Termasuk mencari alternatif pasir dan material lainnya didatangkan dari kabupaten lain, selain Karangsem. Dari informasi yang dihimpun, ada sekitar 300 kegiatan infrastruktur publik yang akan terpengaruh pengerjaannya, baik kegiatan proyek trotoar, gedung, jalan dan saluran irigasi. (kmb27)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 2 miliar untuk mendukung pembangunan Balai Banjar Batulumbang, Desa Adat Gerana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (16/10) lalu. Kehadiran Bupati yang didampingi anggota DPRD Badung I.B. Sunartha dan Wakil Ketua DPC PDI-P Badung I Bagus Alit Sucipta, disambut ratusan krama Banjar Batulumbang yang diiringi tabuh baleganjur. Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa penyerahan bantuan hibah ini sebagai wujud dari upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian dan mempertahankan simbol-simbol budaya yang di dalamnya mencakup balai banjar sebagai tempat beraktivitas dan berkreativitas dari krama banjar yang bertalian dengan agama, seni, adat dan budaya. Lebih lanjut Giri Prasta mengungkapkan, pelaksanaan

pembangunan di Kabupaten Badung dilandasi oleh konsep Tri Hita Karana. Yakni parahyangan yang mengisyaratkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan. Pawongan, hubungan harmonis antara manusia dengan sesama manusia dan palemahan yang mengisyaratkan hubungan harmonis antara manusia dengan alam lingkungan. Untuk itu, wujud konkret di bidang parahyangan dengan membantu pembangunan pura seutuhnya, bidang pawongan dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis, upakara dan upacara juga dibantu agar masyarakat tidak mengeluarkan urunan. Sementara di bidang palemahan, pemerintah wajib menata wilayah Badung. “Itulah konsep untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya. Klian Dinas Banjar Batu-

lumbang Made Sudiarta menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah yang diberikan Bupati dan DPRD Badung. Bantuan ini memang sangat dinanti-nanti oleh krama Batulumbang, karena sejak lima tahun lalu krama telah merencanakan pembangunan balai banjar. Tahun ini, berkat bantuan Bupati Giri Prasta, Balai Banjar Batulumbang dapat dibangun. “Atas nama krama banjar, kami menghaturkan terima kasih kepada Pemkab Badung, terutamanya Bapak Bupati yang telah memdukung pembangunan balai banjar kami,” tambahnya. Dijelaskan, untuk pembangunan balai banjar termasuk jineng dan bale kulkul, direncanakan menghabiskan biaya sebesar Rp 2,7 miliar. Untuk itu, kekurangan lagi Rp 700 juta dimohonkan kembali Bupati dapat membantu, sehingga pembangunan Balai Banjar Batulumbang tuntas. (ad1113)

HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 2 miliar untuk mendukung pembangunan Balai Banjar Batulumbang, Desa Adat Gerana, Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Senin (16/10) lalu.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rektor Undwi Serahkan Kitab Suci kepada Lulusan Kopertis Minta PTS Berkolaborasi, Bukan Bersaing

REKTOR Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (17/10) kemarin mewisuda 303 Sarjana S-1 dan S-2. Yang menarik, untuk kali pertama Rektor Undwi menyerahkan kenang-kenangan berupa kitab suci kepada lulusannya. Rektor Putu Dyatmikawati didampingi WR I Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si., WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. menegaskan, hal ini dilakukan Undwi untuk memberi penguatan pendidikan karakter bagi lulusannya. Lulusan yang beragama Hindu diberikan Weda, Alquran bagi yang Islam, Alkitab untuk Kristen dan Tripitaka buat yang Buddha. Rektor Undwi juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan dengan IPK tertinggi diraih Bagus Putu Krisna Mahardika dari FT (3,42), I Gusti Ayu Utari (FP/3,79), Alex Budi Irmawan (Fikom/3,29), Yuliana Nggiduk (FKIP PPKn/3,65), Meinardus Fridolin Jantur (FKIP Sasda/3,84) dan Putu Isna Dianti Ratnasti (FH/3,75). Sementara pada Program Magister (S-2) Ilmu Hukum, lulusan terbaik atas nama Aditya Satrya Iswara Taira (MIH/3,86). Dr. Putu Dyatmikawati mengungkapkan, dalam akademik Undwi menerapkan Kurikulum KKN. Mahasiswa dibekali mata kuliah pengembangan kepribadian dan kewirausahaan. Undwi menjalin kerja sama dengan 270 PTN dan PTS di Indonesia lewat ADRI. Sementara program pengabdian masyarakat dijabarkan setiap fakultas dua kali setahun. Di bidang kemahasiswaan di antaranya lolosnya proposal PKM serta meraih juara seni dan olahraga. Koordinator Kopertis VIII Prof.

WISUDA - Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati (kiri) bersama Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dalam acara wisuda sarjana. Dr. Nengah Dasi Astawa memuji kinerja Undwi yang masuk PT sehat dan membuat terobosan memberikan kenang-kenangan berupa kitab suci bagi lulusannya. Hal ini pas dilakukan karena Yayasan Dwijendra berbasis budaya Bali dan agama Hindu. Dikatakannya, di era sekarang perguruan tinggi (PT) bukan lagi menekankan persaingan, melainkan berkolaborasi dan bekerja sama. PT yang terakreditasi A harus mau merangkul PT atau prodi yang terakrefitasi B dan C untuk melakukan perkuliahan silang secara bersama di kedua kampus. Dengan demikian ada kontribusi prodi terkareditasi A dengan yang lebih rendah. Mahasiswa yang terakteditasi A bisa belajar keunggulan ke kampus lain. Misalnya FH Undiknas belajar hukum adat di FH Undwi. Menurutnya, kolaborasi dan kerja sama ini bisa jalan kalau kedua belah pihak saling ikhlas, tak pelit dan jangan dimakan

gengsi. Sebab, di dunia pendidikan tak boleh ada kata gengsi jika ingin maju bersama. Ide Koordinator Kopertis VIII ini disambut positif oleh Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya. Kolaborasi dan kerja sama akan bisa jalan kalau PTN dan PTS yang mengantongi akreditasi A ikhlas dan tanpa pamerih menularkan ilmunya. Misalnya apakah PTN mau menerima mahasiswa PTS lain belajar bersama atau mahasiswanya belajar ke PTS yang memiliki keunggulan tertentu. Ia menegaskan, untuk kemajuan anak bangsa, seharusnya rasa legowo itu dikedepankan, bukan memiliki rasa takut dan menganggap PTS yang diajak berkolaborasi menjadi pesaingnya di masa depan. Sebab, semakin banyak prodi di PTS terakreditasi A justru makin baik untuk kualitas pendidikan tinggi di Bali. (ad1107)

DPRD Banyuwangi

Target 32 Perda, Baru Rampung 14 Banyuwangi (Bali Post) – Kinerja DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, membuat perda tahun 2017 bisa dibilang belum maksimal. Pasalnya, dari target 32 perda, baru 14 yang sudah dirampungkan. Sisanya masih dalam proses. Meski tinggal dua bulan masa kerja, DPRD optimis sisa ranperda bisa diselesaikan. Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Banyuwangi Ruliono mengatakan, dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2017, pihaknya mengusulkan 32 ranperda. Namun, hingga triwulan III, baru 14 perda yang sudah disahkan. ‘’Membuat perda prosesnya tidak bisa cepat. Perda yang sudah disahkan lumayan banyak,’’ katanya, Selasa (17/10) kemarin. Politisi Golkar itu menambahkan, sejumlah perda yang belum rampung terdiri atas dua ranperda menunggu pengesahan, enam ranperda tahap proses fasilitasi di gubernur, empat ranperda tahap pembahasan dan dua ranperda belum bisa dilanjutkan pembahasannya. Dua ranperda yang belum bisa dilanjutkan pembahasannya masingmasing Ranperda Pengelolaan Sumber Daya Air lantaran masih menunggu undang-undang dan Ranperda Lahan Abadi yang diusulkan Pemkab Banyuwangi. ‘’Jadi, ada ranperda yang masih proses, sisanya tahap pembahasan. Ada juga yang belum bisa dilanjutkan,’’ jelasnya. Menurut Ruliono, proses yang memakan waktu dalam pembuatan perda adalah fasilitasi di gubernur. Sebab, harus menunggu antrean dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. ‘’Bayangkan kalau setiap kabupaten mengirim dua ranperda, berapa antrean yang harus kami tunggu. Meski target membuat perda tak bisa dipenuhi, pembuatan perda sudah tembus sekitar 80 persen,’’ ujarnya. Tahun depan pihaknya mulai menyiapkan sejak awal rencana pembuatan ranperda, sehingga

Ruliono

Bali Post/kmb30

memiliki waktu lama. Selain itu, kualitas perda bisa dipenuhi. ‘’Kalau waktunya panjang, kualitas pembahasan ranperda bisa tercapai. Jadi, kami mulai lebih awal,’’ tegasnya. DPRD mengusulkan sedikitnya 11 ranperda inisiatif pada 2018. Proses perencanaan melibatkan usulan dari masing-masing fraksi, sehingga setiap fraksi memiliki kesempatan mengusulkan ranperda untuk memperjuangkan aspirasi pendukung masing-masing. Ruliono berharap seluruh ranperda inisiatif ini bisa dikebut begitu memasuki masa kerja tahun 2018 agar hasilnya bisa lebih cepat dirasakan masyarakat. (kmb30)

Balawista Latihan Bersama di Kuta

Jamin Wisatawan Nyaman Lakukan Aktivitas Air Mangupura (Bali Post) Pantai Kuta terkenal dengan ombak besar dan arus bawah laut yang kencang. Tak jarang wisatawan terjebak oleh arus laut yang mengacam keselamatan nyawa. Untuk itu, petugas Balawista perlu memberikan jaminan agar wisatawan nyaman melakukan aktivitas di air. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra saat membuka latihan bersama Badan Penyelamat Wisata Tirta

(Balawista) Kabupaten Badung di Pantai Kuta, Senin (16/10). Latihan akan digelar selama 10 hari hingga 25 Oktober mendatang. Peserta yang terlibat dalam pelatihan 75 orang. Tak hanya Balawista tetapi juga melibatkan pelaku usaha wisata tirta serta partisipasi wisawatan. Menurut Badra, kegiatan ini selain untuk mendidik dan melatih juga guna menambah wawasan peserta agar memahami kondisi perairan. Balawista sebagai penyelamat pantai juga

diharapkan bisa menjadi duta wisata. ‘’Kami ingin mereka mendapat ilmu dari pelatihan penyelamatan di pantai. Latihan ini juga dapat diterapkan di kolam renang,’’ ujarnya. Pihaknya berharap lewat pelatihan ini, kinerja regu penyelamat pantai bisa ditingkatkan. Sebab, petugas Balawista dituntut sigap dalam menghadapi kondisi yang terjadi. Dalam kegiatan ini, Balawista Badung mendatangkan instruktur dari Australia dan Malaysia. (kmb23)

Bali Post/kmb23

LATIHAN FISIK - Sejumlah peserta berlatih fisik saat latihan bersama Balawista Kabupaten Badung di Pantai Kuta.

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Rektor ISI Denpasar Lantik Enam Pejabat Struktural Periode 2017-2021

Pejabat Diharapkan Jadi Panutan bagi Bawahannya REKTOR Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. melantik enam pejabat struktural di lingkungan ISI Denpasar periode 2017-2021 di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Selasa (17/10) kemarin. Prosesi pelantikan diawali upacara majaya-jaya sebagai simbol sumpah dan janji ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk bertanggung jawab dalam mengemban tugas dan jabatan baru. Acara dilanjutkan penyumpahan, penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan disaksikan seluruh dosen dan pegawai civitas akademika ISI Denpasar. Keenam pejabat yang dilantik adalah Prof. Dr. Drs. I Nyoman Artayasa, M.Kes. sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara, M.Hum. (Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan), I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn. (Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama), Dr. I Wayan Adnyana (Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan), Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum. (Dekan Fakultas Seni Pertunjukan) dan Dr. A.A. Gde Bagus Udayana, S.Sn., M.Si. (Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain). Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan menyampaikan terima kasih kepada pejabat sebelumnya yang telah mengbadikan diri selama ini. Pejabat yang dilantik diharapkan mampu melanjutkan

LANTIK - Suasana pelantikan enam pejabat struktural ISI Denpasar periode 2017-2021 oleh Rektor Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha. program sebelumnya dan lebih meningkatkan kinerja, sehingga dapat mewujudkan visi dan misi ISI Denpasar sebagai pusat pencipta, pengembangan dan pelestarian kesenian dan kebudayaan Bali (center of excellent). ‘’Hari ini (kemarin - red) adalah pelantikan pejabat tingkat tinggi setara eselon 1B, tetapi bukan eselon 1B. Pada tanggal 24 Oktober nanti kami akan lantik lagi sekitar 50 orang di antaranya wakil dekan, ketua jurusan dan pejabat lainnya,’’ ujarnya seusai pelantikan. Ia juga minta para pejabat baru mempunyai idealisme yang tinggi dan penuh inovasi dalam membuat dan melaksanakan program kerja akademik dan nonakademik untuk meningkatkan kualitas ISI Denpasar dari berbagai segi. Terutama dalam hal peningkatan akreditasi prodi dan fakultas yang belum terakreditasi A untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas ISI Denpasar secara umum. ‘’Sampai saat

ini baru 80% program studi yang ada di ISI Denpasar terakreditasi A. Prodi yang belum terakreditasi A harus mampu mencapai itu, apalagi Oktober ini institusi kami akan dinilai terkait akreditasi. Mudahmuhan bisa mencapainya, sehingga kampus kita ini lebih meningkat dari berbagi sisi,’’ tandasnya. Prof. Sugiartha berpesan kepada pejabat baru agar senantiasa menjadi panutan bagi bawahannya, meluangkan waktu dan pikiran untuk fokus menjalankan tugasnya. Di era sekarang ini, pimpinan harus bisa memberikan contoh yang baik bagi bawahannya, terutama dalam hal disiplin waktu dan kehadirannya dalam setiap acara di kampus. ‘’Menjadi pejabat itu figur panutan, sehingga tidak boleh semena-mena. Kalau dulu pejabat sering tidak hadir dalam suatu acara kampus dengan alasan ke luar kota, kini itu menjadi sorotan bawahannya. Tanggung jawab pejabat sangat penting dalam menentukan kualitas suatu lembaga,’’ tegasnya. (ad1108)

Tista dan Kerasan Sepakat Jadi Banjar Adat di Desa Sukasada

Gandeng Pemkab Buleleng, Wedakarna Selesaikan Masalah dengan Piagam Sukasada

SATU lagi masalah yang diperkirakan terjadi dan mengendap lebih dari setengah abad di Bali diselesaikan dengan gotong royong, yakni permasalahan antara keluarga besar Pura Tista, semeton krama Desa Kerasan, dengan Desa Adat Sukasada, Buleleng. Atas inisiatif dan mediasi Senator DPDRI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, akhirnya muncul solusi untuk menyelesaikan masalah adat dengan bijaksana. Hal ini terekam dalam pertemuan di Balai Budaya Singaraja yang dihadiri I Gusti Putu Suarjana (Dinas Kebudayaan Provinsi Bali), Drs. Putu Tastra Wijaya, M.M. (Kadisbud Buleleng), Nyoman Gede Suryawan (Staf Ahli Bupati Buleleng), Dewa Putu Budharsa (Ket ua Majelis Madya Desa Pakraman Buleleng), unsur PHDI, Kementerian Agama RI, Camat Sukasada, Lurah Sukasada dan pejabat terkait. Jauh sebelum pertemuan mediasi DPD-RI ini digelar, Arya Wedakarna telah melakukan pertemuan dengan pihak Pura Tista dan Desa Kerasan serta dengan pihak Bendesa Adat Sukasada beserta prajuru. Tujuannya untuk mencari solusi agar permasalahan yang ada tidak berlarut-larut. ‘’Sebenarnya tidak ada masalah krusial di antara pihak–pihak yang ada. Dari hasil komunikasi DPD-RI, pihak Tista dan Kerasan tidak ada niat untuk memekarkan diri menjadi desa adat. Bahkan, para panglingsir Tista dan Kerasan menyampaikan keinginan agar bisa menjadi bagian dari Desa Adat Sukasada dengan menjadi banjar adat. Apa pun penamaan banjar adat dan mekanisme yang dilakukan diserahkan ke Desa Adat Sukasada sebagai desa adat induk,’’ ungkapnya.

SINGARAJA - Senator RI Dr. Arya Wedakarna, Kadisbud Buleleng, Ketua MMDP Buleleng, Panglingsir Puri Sukasada, Prajuru Desa Adat Sukasada, Panglingsir Desa Kerasan dan Panglingsir Pura Tista di Singaraja. Di satu sisi, lanjut Gusti Wedakarna, respons Desa Adat Sukasada sangat baik. ‘’Beliau siap mengadakan paruman dengan warga adat yang nantinya tentu diputuskan lewat keputusan resmi desa adat. Ini merupakan sifat kenegarawanan yang luar biasa antara Tista, Kerasan dan Desa Adat Sukasada. Tiang sangat mengapresiasi sifatsifat legawa seperti ini dengan tujuan tunggal, yakni agar tidak mewariskan permasalahan kepada anak-cucu dan generasi Hindu di masa yang akan datang,’’ paparnya. Dalam pertemuan tersebut, Senator Arya Wedakarna menolak setiap pihak membicarakan masalah–masalah di masa lalu karena tidak ingin ada pihak yang tersakiti, tetapi fokus mencari solusi di masa depan. ‘’Kita berkumpul untuk mencari solusi dalam payung Hindu Dharma dan astungkara atas jiwa kenegarawanan semua pihak, maka tercapai kesepakatan awal pada

hari ini. Semoga energi warga Sukasada ke depan akan fokus untuk pembangunan desa, sehingga bisa sejajar dengan desa besar lainnya di Buleleng bahkan di Bali,’’ ujarnya. Menurutnya, dalam sejarah Hindu Bali, daerah Sukasada adalah garda terdepan pertahanan Bumi Panji Sakti. Sejak zaman kerajaan hingga perjuangan kemerdekaan, Sukasada selalu menjadi garis depan dari Buleleng. Jika Sukasada ada masalah tentu kedigjayaan Hindu Dharma di Buleleng dan di Bali akan terhambat,’’ tandas Gusti Wedakarna yang berdarah Buleleng. Pada akhir acara, pihak Pemkab Buleleng, MMDP dan DPD-RI Bali sepakat akan menggelar pertemuan deklarasi dilengkapi upacara matur piuning lan guru piduka di Sukasada yang secara niskala ditandai penandatanganan prasasti persatuan yang dinamakan ‘’Piagam Sukasada’’. (ad1111)

Pilgub Jatim

Diusung PDI-P - PKB, Anas Jajaki Dukungan Parpol Lain Banyuwangi (Bali Post) Meski memiliki dukungan dua partai politik (parpol) besar, PDI Perjuangan-PKB, bakal calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Timur (Jatim) Abdullah Azwar Anas tetap berusaha menjajaki dukungan parpol lain. Menurut Bupati Banyuwangi ini, pihaknya akan melanjutkan komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak. ‘’Kalau untuk koalisi, Pak Saifullah Yusuf (calon Wagub Jatim) akan terus komunikasi dengan parpol lain. Saya juga akan menambah komunikasi dengan berbagai pihak, serta bertemu para ulama dan kiai se-Jatim,’’ kata Anas di Bandara Banyuwangi, Senin (16/10) malam. Anas menambahkan, terpilihnya dirinya sebagai bakal cawagub dari PDI Perjuangan-PKB merupakan sebuah kehormatan. Ia berjanji melakukan persiapan dengan baik menyambut Pilgub Jatim 2018. Menurutnya, salah satu kriteria yang dipakai Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memilih dirinya sebagai bakal cawagub adalah bisa berkomunikasi dengan generasi milenial melalui teknologi informasi (IT). Karenanya, Anas memastikan akan lebih banyak mengajak generasi milenial untuk

Bali Post/kmb30

Abdullah Azwar Anas

ikut membangun Jatim. Meski akan sibuk menyiapkan pilgub, Anas menjamin pelayanan di Kabupaten Banyuwangi akan tetap maksimal. Pihaknya akan mengoptimalkan CCTV di mall layanan publik terpadu dan CCTV di setiap dinas, sehingga bisa memantau layanan PNS melalui telepon genggamnya. ‘’PNS di Banyuwangi sudah biasa kami ajak rapat melalui sambungan jarak jauh. Jadi, pelayanan akan tetap seperti biasa,’’ jelasnya. Menurut Anas, terpilihnya dirinya sebagai bakal cawagub juga menjadi berkah bagi warga Banyuwangi, sebab dipercaya ikut membangun Jatim. Sesuai pesan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Ketua Umum PDI-P, bukan hanya kemenangan dalam pilgub, pihaknya juga dituntut melakukan pengelolaan pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan silaturahmi dengan banyak pihak. Bupati Banyuwangi ini enggan membocorkan strategi apa untuk memenangkan gawe besar di Jatim, termasuk program unggulan yang akan ditawarkan bagi rakyat Jatim. Menurutnya, pihaknya akan membawa sejumlah program di Banyuwangi yang bisa diterapkan di daerah lain. Salah satunya keberhasilan melestarikan terumbu karang dari aksi pengeboman nelayan di Bangsring, Wongsorejo. DPP PDI-P menunjuk Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berpasangan dengan Saifullah Yusuf (PKB) untuk maju ke Pilgub Jatim. Dua parpol ini menjadi pemenang pemilu di Jatim, masingmasing memiliki 19 kursi dan 20 kursi. Meski dukungannya cukup kuat, pasangan merah-hijau ini tetap berusaha merangkul parpol lain. Apalagi, bakal pesaingnya Kofifah Indar Parawansa yang juga Menteri Sosial tidak bisa dianggap remeh. (kmb30)


Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

daerah

5

Diduga karena Calo Tiket

Belasan Anggota Pospol Ubung Dimutasi Denpasar (Bali Post) Masih nekatnya calo tiket (awu-awu) beraksi di Terminal Ubung, Denpasar, walau kucing-kucingan dengan petugas, mengakibatkan dimutasinya kepala dan seluruh anggota Pospol Ubung. Selajutnya, pospol yang berlokasi di depan Terminal Ubung di Jalan Cokroaminoto, Denpasar itu diganti dengan personel baru. ‘’Kepala Pospol dan anggotanya berjumlah 12 orang dimutasi khusus. Mungkin karena masih adanya awu-awu di Terminal Ubung,’’ kata sumber, Selasa (17/10) kemarin. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini menambahkan, keberadaan awu-awu yang dituding membuat resah penumpang tersebut didengar pimpinan Polri. Selanjutnya Polda Bali diperintahkan menyelesaikan masalah tersebut. Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi tersebut. Namun, ia mengaku tidak tahu penyebabnya. Hingga saat ini pihaknya terus menindak awu-awu yang masih berani beraksi di sana. ‘’Sudah banyak awu-awu yang kami tindak. Itu seperti yang saya sampaikan sebelumnya, perlu sinergi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan masalah ini,’’ ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menambahkan, sudah puluhan awu-awu yang diamankan. Senin (16/10) lalu, Polsek Denbar mengamankan sembilan orang calo tiket. Setelah diberikan pembinaan, mereka dibebaskan. Selasa kemarin, Polsek Denbar kembali menangkap enam awu-awu di Terminal Ubung. ‘’Mereka masih diamankan di Polsek untuk diinterogasi. Selanjutnya mereka diberi pengarahan dan membuat surat pernyatan tidak jadi awu-awu lagi,’’ tegas Iptu Aan. (kmb36)

Empat Parpol Diberikan Perpanjangan Waktu Lengkapi Persyaratan

Singaraja (Bali Post) – Dari 18 parpol yang telah mendaftar ke KPU Buleleng hingga Selasa (17/10) kemarin, empat parpol diberikan kesempatan melengkapi persyaratan satu kali 24 jam. Keempat parpol itu adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Rakyat dan Partai Indonesia Kerja. Dokumen persyaratan keempat parpol ini dinyatakan belum lengkap sesuai daftar Sipol. Ke-14 parpol yang dinyatakan lengkap adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDI Perjuangan (PDI-P), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Golkar, PKS, PAN, Partai Demokrat, Partai Berkarya, PKPI, Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), PPP dan Partai Hanura. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, perpanjangan pendaftaran hingga satu kali 24 jam sesuai Surat Edaran (SE) KPU RI. Mengacu edaran itu, empat parpol bisa melengkapi dokumen pendaftaran hingga Selasa malam kemarin tepat pukul 24.00 Wita. Terkait tahapan selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi dan verifikasi faktual. Tahapan ini memastikan tidak ada anggota ganda serta status keanggotaan bebas dari PNS dan TNI/Polri. ‘’Sesuai SE itu, empat parpol diberikan waktu melengkapi syarat dan setelah itu kami akan melakukan tahapan selanjutnya, yakni penelitian administrasi dan verifikasi faktual,’’ jelas Suardana. (kmb38)

Bali Post/kmb35

MELINTANG - Tiang listrik melintang di jalan Tampaksiring menuju Tegallalang di Banjar Sareseda, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Selasa (17/10) kemarin.

Pohon Tumbang Timpa Kabel, Robohkan Tiang Listrik Gianyar (Bali Post) – Warga digegerkan pohon kelapa tumbang di Banjar Sareseda, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Selasa (17/10) kemarin sekitar pukul 08.00 Wita. Tumbangnya pohon kelapa setinggi sekitar 15 meter itu ke arah selatan menimpa jaringan kabel milik PLN. Kuatnya tekanan pohon menyebabkan kabel tertarik ke bawah hingga menyebabkan tiang penyangganya ikut roboh. Alhasil, tiang PLN warna abuabu beserta dua tiang kecil lainnya jatuh melintang di jalan yang menghubungkan Tampaksiring-Tegallalang ini. Akses jalan pun otomatis tertutup. Pantanuan Bali Post, dari arah Tampaksiring, petugas Polsek

Tampaksiring melakukan penutupan jalan secara manual dijaga beberapa personel. Sementara dari arah Tegallalang, meskipun sudah dipasang tanda larangan masuk, sejumlah pengendara tetap nekat menerobos. Hasilnya, ketika sampai

di lokasi, pengendara harus berbalik arah karena sama sekali tidak bisa melintas. Salah satu warga sekitar, Nyoman Kumpul (63), mengatakan tumbangnya pohon kelapa disebabkan hujan lebat yang mengguyur wilayah Tampaksiring, Senin (16/10) malam. ‘’Hujannya cukup lebat. Terus paginya ketika saya ke sawah tiba-tiba terdengar suara prak,’’ jelasnya. Kumpul lantas menengok ke arah pohon kelapa yang tumbang tersebut. Jalur ini biasanya ramai dilalui pengendara, sebab sebagai salah satu

Pelajar Tanam Pohon di Jalur TMMD

Galian C Masih Beroperasi di Karangasem

Polda Bali Geram

Denpasar (Bali Post) Warga melaporkan masih adanya galian C yang beroperasi di Desa Jungutan, Bebandem dan Kubu, Kabupaten Karangasem. Hal itu membuat Polda Bali geram dan mengancam menindak tegas bila masih ada yang nekat serta melabrak peringatan pemerintah. Hal itu terungkap saat Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja selaku Pamenwas mengunjungi Posko Ops Aman Nusa II di Desa Yeh Malet dan Posko Terpadu di Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, Senin (16/10). Polsek yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) juga sempat dikunjunginya. Mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali itu dihubungi Selasa (17/10) kemarin mengaku kaget dan geram setelah menerima laporan warga terkait masih adanya galian C yang beroperasi di Desa Jungutan, Bebandem dan Kubu. Padahal sampai saat ini status Gunung Agung masih awas dan berpotensi mengalami erupsi. Menyikapi hal tersebut, Kombes Hengky memerintahkan polisi yang bertugas di jalur zona rawan bencana agar menindak tegas truk yang masih berani mengangkut material galian C. Selain itu, personel Polri yang ditugaskan di sana mengamankan warga yang masih naik-turun wilayah KRB Gunung Agung. ‘’Saya harapkan petugas jaga yang masuk zona rawan untuk tegas. Termasuk menindak aktivitas galian C di wilayah itu,’’ ujarnya. Hengky juga mengimbau warga yang berasal dari daerah rawan agar mengikuti petunjuk pemerintah. Pasalnya, petunjuk atau arahan pemerintah daerah atau pusat terkait kondisi Gunung Agung untuk kebaikan masyarakat. (kmb36)

RAZIA - Polantas merazia siswa SMP yang mengendarai sepeda motor.

Bali Post/ist

Polantas Razia Pengendara di Bawah Umur

Denpasar (Bali Post) Banyaknya pengendara sepeda motor dan mobil di bawah umur menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Padahal mereka sadar belum bisa memiliki SIM, namun nekat mengendarai sepeda motornya sendiri saat berangkat ke sekolah. Oleh karena itu, Polantas merazia pelajar SMP yang mengendarai motor ke sekolah. [‘’Peran orangtua dan guru sangat penting untuk mengatasi masalah ini. Mereka semestinya mendidik dan mengingatkan anakanaknya agar selalu tertib berlalu lintas. Orangtua seharusnya melindungi anak, bukan justru menjerumuskan mereka dalam kondisi berisiko dan berbahaya,’’ tegas Kasubdit Bin. Gakkum Ditlantas Polda Bali AKBP Andy Prihastomo, Minggu (15/10) lalu.

jalan alternatif menuju Tegallalang. Saat kejadian ada satu pengendara sepeda motor yang melintas. ‘’Ada ibu-ibu nyaris tertimpa pohon. Untung sudah sampai agak ke barat, baru pohonnya tumbang. Ibu itu lalu berhenti, shock sambil ngelus-ngelus dada,’’ terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN Rayon Gianyar Anggoro Fajar Gandajati menyatakan robohnya tiang PLN tersebut langsung diatensi. ‘’Jaringan sedang dalam tahap perbaikan. Sementara tiang sudah berhasil didirikan, tinggal menaikkan kabel,’’ ujarnya. (kmb35)

Pihaknya dalam minggu ini akan intens melakukan penindakan terhadap pengendara yang masih di bawah umur. Razia juga dilakukan sepanjang jalur yang sering dilalui anakanak sekolah. ‘’Terus terang kami prihatin atas situasi ini. Untuk memberikan efek jera dan sebagai teguran kepada orangtuanya, kami menginstrusikan jajaran yang ada di Polres agar menindak anak sekolah yang mengendarai sepeda motor dengan memberikan surat tilang,’’ ujarnya. Menurutnya, jangankan SIM, KTP saja mereka belum punya. Maka dari itu, mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini menginstruksikan Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana untuk langsung melakukan penilangan. ‘’Kami melakukan ini demi menyelamatkan nyawa mereka,’’ ucapnya. (kmb36)

Gianyar (Bali Post) Bencana longsor selalu menghantui masyarakat ketika musim hujan tiba. Guna mengantisipasi bencana tersebut, sejumlah pelajar yang bergabung dalam Saka Wira Kartika melakukan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini digelar di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di jalan baru yang dibuka untuk menghubungkan Banjar Tangkup dan Banjar Timbul, Desa Pupuan, Tegallalang, Minggu (15/10) lalu. Sekitar 60 Pramuka Saka Wira Kartika binaan Kodim 1616/ Gianyar terlibat dalam aksi penghijauan bersama tersebut. Dipimpin Pasiterdim 1616/Gianyar Kapten Inf. Sukendy, mereka menanam sekitar 150 pohon berbagai jenis di sepanjang jalan sejauh 1,6 km itu. Kapten Inf. Sukendy mengatakan, penghijauan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan TMMD ke-100 di Desa Pupuan. Penghijauan dimaksudkan untuk mencegah erosi dan longsor, terlebih badan jalan yang baru diratakan menggunakan alat berat tersebut, rentan longsor saat musim hujan. ‘’Kegiatan penanaman pohon dari berbagai jenis yang dilakukan di sepanjang tebing jalan sampai dengan Monumen Timbul bertujuan untuk mencegah terjadinya longsor,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

PENGHIJAUAN - Sejumlah pelajar melakukan kegiatan penghijauan di lokasi kegiatan TMMD, Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar.

Sidang Kasus 19 Ribu Butir Ekstasi

Iskandar Terancam Hukuman Mati

Bali Post/eka

SIDANG - Terdakwa Iskandar Halim menjalani persidangan pertama di PN Denpasar, Selasa (17/10) kemarin. Tersangka disidangkan terkait kasus narkoba di tempat hiburan Akasaka.

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus penjualan 19 ribu butir pil ekstasi atau 7,9 kg lebih sedianya menyidangkan terdakwa Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex yang pertama. Namun, karena majelis hakim berhalangan, sidang dengan terdakwa Dedi ditunda. Selasa (17/10) kemarin sebagaimana jadwal yang sudah diterbitkan, majelis hakim pimpinan IA Adnya Dewi menyidangkan terdakwa Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim (48). Atas pasal berlapis yang didakwakan, Iskandar terancam hukuman mati. Jaksa penuntut umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika dan kawan-kawan dalam surat dakwaannya menguraikan bahwa Iskandar bersama tiga terdakwa lainnya, Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong, Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santoso, dan Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, tanpa hak dan melawan hukum mencoba melakukan pemufakatan jahat tindak pidana narkoti-

ka. Pemufakatan itu dilakukan dengan cara menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman. Narkotika tersebut berupa ekstasi kombinasi warna hijau dan merah muda sebanyak 19 ribu butir seberat 7,9 kg lebih. Jaksa mengatakan, pertama yang ditangkap adalah Dedi di Tangerang, Banten, Kamis (1/7) lalu. Saat itu petugas mengamankan barang bukti 19 ribu butir ekstasi. Dari interogasi saksi, Dedi mengaku akan menjual narkotika itu melalui perantara terdakwa Iskandar seharga Rp 105.000 per butir. Sebelumnya Dedi menelepon Iskandar untuk bertemu di Bali guna menjual semua ekstasi tersebut. Di Bali, ekstasi tersebut oleh terdakwa Iskandar rencananya diberikan pada saksi Budi Liman sebagai perantara kedua, mengingat hanya Budi Liman yang mengenal si pembeli, yaitu saksi

Willy. Terdakwa meminta Dedi menjual ekstasi itu seharga Rp 110.000 per butir. Artinya dapat keuntungan Rp 5.000 per butir yang hasilnya dibagi dua masingmasing totalnya Rp 47.000.000. Oleh Budi Liman, ekstasi itu dijual seharga Rp 120.000 per butir atau total Rp 2.280.000.000. Saksi Willy baru akan membayar dua hari setelah ekstasi itu diterima. Namun, sebelum transaksi dan serah terima terjadi, keempatnya termasuk terdakwa dibekuk petugas kepolisian. Jaksa menjerat terdakwa Iskandar dengan pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati. Rinciannya, Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 (dakwaan primer) dan Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terkait dakwaan ini, kuasa hukum Iskandar, I Ketut Ngastawa dan kawan-kawan akan menanggapi dengan mengajukan eksepsi. Pembacaan eksepsi dilakukan pada persidangan Selasa (24/10) pekan depan. (kmb37)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Tak Cukup Diserahkan Sekolah JIKA berbicara soal pendidikan karakter jajaran pendidikan di Bali dikenal paling awal menerapkan. Bukan saja semua materi pelajaran diterjemahkan harus mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, juga diterjemahkan dalam event gebyar budaya. Bahkan, pendidikan karakter ini sudah diterjemahkan secara detail lewat penjabaran 18 indikator pendidikan karakter. Bahkan, sejumlah sekolah sudah menjadikan hari purnama atau Sabtu sebagai hari pengembangan diri untuk pendidikan karakter. Ketika Mendikbud melontarkan ide full day school jajaran pendidikan di Bali sebenarnya sudah menjalankan program itu. Hanya, tak etis siswa dan guru libur tiap hari Sabtu. Bahkan siswa, guru dan kasek sudah biasa pulang setelah pukul 15.00 wita. Makanya kasek dan guru di Bali merasa tambah senang kalau full day school diterapkan mereka tiap Sabtu libur. Kini, polemik full day school berakhir setelah turunnya Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter. (PPK) Presiden Jokowi mengakui penguatan pendidikan karakter merupakan amanat nawacita yang bertujuan guna menyiapkan generasi emas 2045. Lima nilai karakter utama yang menjadi target penguatan adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Penerapan PPK diharapkan mendorong sekolah menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk belajar dan mengembangkan diri. Pengoptimalan beraneka sumber-sumber belajar. Kembali soal pendidikan karakter, ilmu ini sebenarnya termasuk ilmu terapan. Transfer nilai-nilai pendidikan karakter kepada siswa bukan lewat teori atau pelajaran melainkan lewat sikap dan panutan yang harus dilakukan mulai dengan pembiasaan. Pembiasaan positif ini akan membentuk disiplin diri dan budaya. Salah satu contoh penting dalam pendidikan karakter yakni sikap jujur. Hal ini diajarkan lewat budaya seperti menghindari menyontek. Guru dan kasek serta orangtua harus menjadi contoh juga dalam pendidikan antikorupsi lewat perilaku yang ditampilkan. Demikian juga dalam hal pendidikan budi pekerti. Hanya, perlu diingatkan tugas orangtua belum bisa disebut selesai begitu mereka menyerahkan anaknya ke sekolah. Pendidikan karakter akan lebih intens dan mengena jika dilanjutkan di keluarga dan oleh masyarakat. Orangtua harus menjadi contoh dominan dalam segala hal. Apalagi waktu anak berada di rumah jauh lebih banyak daripada di sekolah. Makanya menjadi orangtua tak boleh egois apalagi cuek dengan kondisi anak-anaknya. Kita (orangtua, red) harus mengorbankan diri untuk meluangkan waktu bagi anak-anak. Les tambahan boleh dilakukan namun harus tetap si anak mendapat sentuhan orangtua sesampai di rumah. Inilah yang disebut pendidikan karakter yang totalitas, ikhlas, cerdas, dan tuntas. Yakinlah bahwa tak ada orang sakti atau pintar karena faktor diri sendiri. Semua komponen terlibat dan berpengaruh. Nah untuk menanamkan pendidikan karakter juga hendaknya melibatkan semua warga sekolah. Nah, coba kita tanya diri sendiri sudahkan berperan dalam penguatan pendidikan karakter di rumah.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Utamakan Kesetiakawanan, Bukan Paket Wisata

Ada wacana menjadikan erupsi Gunung Agung sebagai paket wisata. Pendapat itu sepertinya mengajak kita orang Bali untuk mengejar uang dan dolar. Secara psikologis, sangat tak manusiawi ketika warga kita ditimpa musibah, kita menawarkan paket wisata Gunung Agung sedang erupsi. Sekalipun alasannya hanya untuk wisatawan mancanegara. Bagi saya, jauhkan dulu unsur wisata, bersenang-senang, sementara saudara kita sedang bersusah dengan musibah. Jauhkan dulu faktor edukasi karena yang lebih penting dari itu adalah kesetiakawanan dan manyama braya. Travel agent di Bali tak perlu membuat paket wisata yang demikian karena bisa melukai hati krama Bali. Sebaliknya, kita justru mengajak wisatawan untuk menggalang dana membantu para pengungsi yang notabene adalah saudara kita. Saya yakin jika krama Bali kena musibah, warga dunia atau internasional pasti berpihak kepada kita. Hanya, sejumlah negara tetangga yang biasanya menggunakan kesempatan ini untuk tujuan tertentu agar kunjungan wisman ke Bali dibatalkan kemudian diarahkan ke negaranya. Di sinilah menurut saya, para pemilik tarvel agent berpihak untuk Bali. Caranya memberitakan dan memberi penjelasan yang benar soal kondisi riil Bali, jangan melebih-lebihkan juga jangan dikurangi. Toh mereka sangat banyak menikmati wisata Bali selama ini. Drs. I Nyoman Sudana WR Supratman 198 B Denpasar

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Membumikan Pendidikan Karakter PENGUATAN Pendidikan Karakter (PPK) mulai terdengung secara hebat. Harian ini dalam opini 22 September 2017, yang ditulis oleh I Made Wardita yang mempertegas berita yang ditulis (BP, 7/9/2017) tentang Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2017, tanggal 6 September 2017, tentang Penguatan Pendidikan Karakter mengisyaratkan bahwa pendidikan karakter menjadi amat penting untuk sedini mungkin diaktulisasikan oleh peserta didik. Muncul berbagai kekhawatiran terhadap kondisi moral bangsa saat ini. Secara tegas juga, beberapa peraturan menteri dan peraturan pemerintah untuk membumikan pendidikan karakter ini. Dimunculkannya Mars PPK, pembudayaan literasi sebelum pembelajaran, perancangan pembelajaran HOTS (Hinger Other Think Skill), pembelajaran abad 21, membiasakan kemampuan berpikir 4C (Communication, Collaboration, Critical Thingking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). Mengapa PPK menjadi amat mendesak untuk dibumikan?

Oleh I Putu Sudibawa i tengah kebangkrutan moral bangsa, maraknya tindak kekerasan, inkoherensi politisi atas retorika politik, dan perilaku keseharian, pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-religius menjadi sangat mendesak untuk diterapkan. Kebiasaan berpikir kritis melalui pendasaran logika yang kuat dalam setiap argumentasi juga belum menjadi habitus. Pendidikan karakter merupakan tema strategis yang memang amat kontekstual dengan situasi kekinian yang dinilai makin abai terhadap persoalan-persoalan akhlak dan budi pekerti. Degradasi moral dan involusi budaya telah menjadi fenomena rutin yang makin menenggelamkan kemuliaan dan martabat bangsa. Perilaku kekerasan, vandalisme, korupsi, dan berbagai perilaku tidak jujur lainnya telah menjadi sebuah kelatahan kolektif. Tak ayal lagi, negeri ini tak lebih dari sebuah pentas kolosal yang menyuguhkan repertoar tragis, pilu, dan menyesakkan dada. Kita harus berbangga, bangsa dan negeri yang besar ini mempunyai dan mewarisi nilai-nilai genuine yang secara historis telah membuat kesejatian diri bangsa menjadi lebih terhormat dan bermartabat. Tanpa bermaksud untuk tenggelam ke dalam romantisme masa silam, yang jelas mari kita belajar pada nilai-nilai kearifan lokal masa silam sebagai basis perilaku untuk memasuki pusaran arus global yang makin rumit dan kompleks, sehingga bangsa kita sanggup menjadi bangsa yang maju dan modern tanpa harus

D

kehilangan pijakan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Negeri kepulauan yang memiliki kemajemukan dalam soal etnis, bahasa, budaya, ras, dan berbagai kekuatan primordial lainnya itu sejatinya bisa membangun sebuah kesenyawaan peradaban yang menggambarkan mosaik keindonesiaan yang toleran, demokratis, bermartabat, berbudaya, dan beradab. Saya setuju dengan sindiran bahwa dalam membangun kembali karakter bangsa ini akan efektif jika melalui jalur pendidikan. Namun, hal itu harus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Mulai keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebab, pendidikan karakter mencakup pengenalan nilai secara kognitif, penghayatan nilai secara afektif, dan kepengamalan nilai secara nyata. Dari gnosis sampai ke praksis. Singkatnya, pendidikan karakter adalah membimbing orang untuk secara sukarela mengikatkan diri pada nilai. Pembiasaan, contoh atau teladan, dan pendidikan/pembelajaran secara terintegrasi harus segera dibumikan. Ada tiga hal penting dan mendasar yang perlu segera diagendakan agar pendidikan karakter benar-benar bisa diimplementasikan ke dalam institusi pendidikan kita. Pertama, membangun keteladanan elite bangsa. Sudah lama, negeri ini telah kehilangan sosok negarawan yang bisa menjadi teladan dan anutan sosial dalam perilaku hidup sehari-hari. Kedua, memberdayakan guru. Sesungguhnya bukan sematamata tingkat kesejahteraan yang dibutuhkan guru, melainkan juga pemberdayaan dari ranah kompetensi yang

selama ini masih menyisakan tanda tanya. Empat kompetensi –profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial– yang menjadi syarat wajib bagi guru profesional belum sepenuhnya bisa diimplementasikan dalam perilaku dan kinerja guru sehari-hari. Belum lagi persoalan perlindungan dan advokasi terhadap kinerja guru yang dianggap masih lemah, sehingga guru belum sepenuhnya mampu menjalankan peran dan fungsinya secara optimal. Ketiga, dukungan lingkungan sosial, kultural, dan religi terhadap keberlangsungan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Dengan demikian, dimensi pendidikan karakter olah hati (etik), individu yang memiliki kerohanian mendalam, beriman, dan bertakwa, olah pikir (literasi) individu yang memiliki keunggulan akademis sebagai hasil pembelajaran dan pembelajar sepanjang hayat. Olah rasa (estetik) individu yang memiliki integritas moral, rasa berkesenian, dan berkebudayaan, dan olahraga (kinestetik) individu yang sehat dan mampu berpartisipasi aktif sebagai warga negara. Gerakan pendidikan karakter sebagai fondasi dan roh utama pendidikan. Sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah ekosistem pendidikan yang harus bersinergi. Manajemen berbasis sekolah, sekolah menjadi sentral, lingkungan sekitar dijadikan sumber-sumber belajar. Integrasi di dalam intrakurikuler mempelajari mata pelajaran umum untuk memenuhi kurikulum. Kokurikuler, kegiatan untuk memperdalam kompetensi dasar pada kurikulum. Ekstrakurikuler kegiatan untuk menambah bakat dan minat anak serta keagamaan.

Lima nilai utama karakter prioritas PPK, religius, nasionalisme, integritas, mandiri, dan gotong royong. Kelima nilai utama karakter bukanlah nilai yang berdiri dan berkembang sendiri-sendiri melainkan nilai yang berinteraksi satu sama lain, yang berkembang secara dinamis dan membentuk keutuhan pribadi, antidiskriminasi, antikekerasan, dan sikap kerelawanan. Lebih lanjut, gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang. Dalam hubungan ini, pengintegrasian dapat berupa pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah, dan luar sekolah (masyarakat/komunitas); pemaduan kegiatan intrakurikuler (studi/kunjungan lapangan, karya wisata, sanggar seni, taman budaya, komunitas bahasa dan sastra), kokurikuler (pramuka, Paskibraka, Palang Merah Remaja (PMR), olahraga, dsb.), dan ekstrakurikuler (upacara bendera, lagu nasional/ daerah, membaca buku, berdoa bersama, membersihkan lingkungan, latihan memimpin di kelas); pelibatan secara serempak warga sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendalaman dan perluasan dapat berupa penambahan dan pengintensifan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter siswa, penambahan kegiatan belajar siswa, dan pengaturan ulang waktu belajar siswa di sekolah atau luar sekolah; kemudian penyelerasan dapat berupa penyesuaian tugas pokok guru, manajemen berbasis sekolah, dan fungsi

Oleh I Made Kridalaksana ing, surat pernyataan dari kepala sekolah yang menyatakan guru penerima tunjangan tersebut aktif mengajar dan melaksanakan tugas minimal 24 jam perminggu, serta info GTK terbaru. Untuk meminimalisasi beban administrasi yang harus ditanggung para guru sebagaimana dipaparkan di atas, setidaknya ada empat hal yang dapat dilakukan. Pertama, mereduksi berkas-berkas yang kurang perlu. Berkas yang dirasa kurang perlu atau bahkan tidak perlu sama sekali, sebaiknya dikurangi atau ditiadakan saja. Sebagai ilustrasi yang sederhana, mengumpulkan fotokopi SK CPNS pada proses kenaikan pangkat atau fotokopi sertifikat pendidik pada saat pemberkasan pencairan tunjangan profesi guru. Bagi para guru yang pertama kali naik pangkat, hal tersebut tentu dapat dipahami. Yang menjadi pertanyaan, apa tidak mungkin para guru yang sudah bekerja menjadi PNS bertahun-tahun dan sudah pernah naik pangkat berkali-kali dibebaskan dari persyaratan mengumpulkan fotokopi SK CPNS, misalnya? Logikanya, bukankah kalau sudah pernah naik pangkat berkalikali menandakan mereka sudah pernah jadi CPNS? Demikian pula bagi para guru yang sudah berkali-kali menerima tunjangan profesi guru (TPG). Apa benar mereka perlu menyertakan fotokopi sertifikat pendidik? Bukankah dengan sudah pernah menerima tunjangan ini berkali-kali menandakan mereka sudah lulus Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan memiliki tanda bukti berupa sertifikat pendidik tersebut? Kedua, implementasi administrasi yang going paperless. Di era digital ini penerapan administrasi yang paperless menjadi suatu keniscayaan. Pada en.oxforddictionary.com istilah paperless didefinisikan: relating to or involving the storage or communication of information in electronic form, rather than on paper yang terjemahan bebasnya kurang lebih: berhubungan dengan atau meliputi penyimpanan atau informasi komunikasi dalam bentuk elektronik, bukannya dalam bentuk kertas. Administrasi pembelajaran pun dapat dilakukan secara paperless dengan menyimpan dokumen-dokumen pada file folder. Penilaian atau evaluasi pembelajaran pun dapat dilakukan melalui ulangan atau ujian berbasis internet. Selain membebaskan

Penulis, Guru Ajeg Bali Bali Post 2006

’’Degradasi moral dan involusi budaya telah menjadi fenomena rutin yang makin menenggelamkan kemuliaan dan martabat bangsa. Perilaku kekerasan, vandalisme, korupsi, dan berbagai perilaku tidak jujur lainnya telah menjadi sebuah kelatahan kolektif. Tak ayal lagi, negeri ini tak lebih dari sebuah pentas kolosal yang menyuguhkan repertoar tragis, pilu, dan menyesakkan dada.’’

Mereduksi Beban Administrasi Guru

Tulisan ini berangkat dari kegalauan penulis sebagai guru terhadap cukup beratnya beban administrasi yang mesti dipikul. Kita tidak hanya mesti menyiapkan administrasi yang berhubungan dengan tugas pokok mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai pada evaluasi atau penilaian pembelajaran, tetapi juga administrasi yang terkait dengan jenjang karier serta keprofesian. Untuk melengkapi administrasi pembelajaran, setiap awal tahun pelajaran kita selalu mempersiapkan perangkat pembelajaran. Sementara itu, terkait dengan jenjang karier serta profesi, pada periode tertentu kita juga mempersiapkan administrasi seperti pada saat kenaikan pangkat, pemberkasan tunjangan profesi guru (TPG), kenaikan gaji berkala, dan sebagainya. Terkait dengan beban administrasi ini, sering kali kita dihadapkan dengan kondisi yang dilematis. Di satu sisi, kita mesti mempersiapkan administrasi sementara di sisi lainnya kita mesti melakukan proses pembelajaran di kelas. Untuk menjalankan tugas pokok sebagai guru, kita berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran. Kita mesti mengetik, mencetak, memfotokopi, maupun menjilid dokumen-dokumen seperti silabus, rincian minggu efektif, program tahunan, program semester, kalender pendidikan, analisis kriteria ketuntasan minimum, rencana pelaksanaan pembelajaran, agenda serta jurnal pembelajaran, daftar nilai, daftar hadir siswa, dan masih banyak lagi. Selain itu, untuk meniti jenjang karier serta peningkatan kesejahteraan kita juga menyusun administrasi untuk kenaikan pangkat serta pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Dalam rangka menyiapkan administrasi kenaikan pangkat, setidaknya kita mesti menyiapkan dokumen-dokumen seperti fotokopi SK CPNS, PNS, SK pangkat terakhir, SK jabatan terakhir, ijazah, pengembangan diri, karya tulis, dan sebagainya. Selain itu, kita mesti meluangkan waktu lagi untuk membawa dokumen tersebut ke kepala sekolah untuk disahkan, selanjutnya diserahkan kepada petugas penilai angka kredit untuk diperiksa dan dinilai. Demikian pula untuk pencairan TPG. Sebagaimana dinyatakan pada surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali No. 800/572/6/PK/Disdik perihal Update Data Penerima Tunjangan Sertifikasi tahun 2017 bertanggal 5 Oktober 2017 penerima TPG ini diminta menyiapkan fotokopi sertifikat pendidik, fotokopi pembagian jam mengajar, fotokopi NPWP, fotokopi reken-

komite sekolah dengan kebutuhan gerakan PPK. Baik pada masa sekarang maupun masa akan datang, pengintegrasian, pendalaman, perluasan, dan penyelarasan program dan kegiatan pendidikan karakter tersebut perlu diabdikan untuk mewujudkan revolusi mental atau revolusi karakter bangsa. Dengan demikian, gerakan PPK merupakan jalan perwujudan Nawacita dan Gerakan Revolusi Mental di samping menjadi inti kegiatan pendidikan yang berujung pada terciptanya revolusi karakter bangsa. Menuntut ilmu adalah kewajiban. Bersekolah bukan merupakan kewajiban. Jika dalam sekolah tidak ada proses menuntut ilmu sama dengan memenjarakan anak. Proses belajar sejati hanya bisa terjadi jika benar-benar berdasarkan keinginan atau kebutuhan. Belajar berbasis kebutuhan anak. Pendidikan dasarnya kasih sayang, syarat teknis adalah saling percaya, syarat mutlak adalah kewibawaan. Persepsi pendidik terhadap anak adalah sama-sama orang sedang belajar. Tutur kata dialogis, terbuka, dan menantang. Penampilan pendidik mencerminkan nilai yang dianut sekolah. Belajar merekonstruksi lingkungan, belajar bisa di mana saja, bisa kapan saja. Menumbuhkan rasa empati peserta didik dengan kondisi pengungsi dan keberadaan Gunung Agung saat ini, bisa dijadikan salah satu agenda dalam membumikan pendidikan karakter. Mudah-mudahan pembumian pendidikan karakter segera bisa terwujud!

kita dari kesibukan memeriksa jawaban para siswa, hasilnya pun dapat langsung diketahui siswa. Sistem paperless ini dapat dilakukan pada proses kenaikan pangkat, pencairan TPG, dan yang lainnya pun baik melalui e-mail, website, bahkan media sosial sekalipun. Dengan demikian, kita tidak perlu pergi jauh-jauh sampai meninggalkan siswa hanya untuk mengirim berkas kenaikan pangkat, misalnya. Ketiga, memberdayakan petugas administrasi di sekolah. Agar bisa lebih fokus melakukan proses pembelajaran, membebaskan guru dari banyak beban keadministrasian merupakan hal yang patut untuk dipertimbangkan. Kalau tidak bisa dilakukan secara paperless, pemberdayaan para tenaga administrasi atau tata usaha di sekolah bisa dijadikan alternatif untuk mengerjakan administrasi guru, terutama administrasi yang dapat mengorbankan waktu pembelajaran. Kita cukup memberikan berkas-berkas yang diperlukan kepada petugas administrasi sekolah untuk selanjutnya ditindaklanjuti. Keempat, kenaikan pangkat otomatis. Agar para guru bisa lebih fokus melakukan tugas pokoknya, pemberlakuan kenaikan pangkat otomatis sudah seyogianya diterapkan. Sesuai dengan namanya, kenaikan pangkat otomatis yang kita lebih angankan adalah kenaikan pangkat yang diberikan secara otomatis pada kurun waktu tertentu tanpa disertai embel-embel mengumpulkan nilai atau angka kredit tertentu, membuat karya tulis, publikasi ilmiah, pengembangan diri, dan sejenisnya. Selama ini, banyak guru yang kesulitan naik pangkat karena terganjal oleh persyaratan membuat karya tulis yang salah satunya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Menghapuskan beban administrasi guru secara seratus persen barangkali tidak mungkin. Namun, dengan mempertimbangkan mana administrasi yang memang benarbenar perlu dibuat, mana yang dapat dibuat dalam bentuk kertas, serta mana yang bisa dilakukan secara paperless, setidaknya beban guru menjadi sedikit berkurang. Namun, kalau beban keadministrasian seperti ini bisa diambil alih oleh tenaga administrasi atau tata usaha yang ada di sekolah, sebagai guru tentu kita akan berterima kasih karena kita bisa menjadi lebih fokus serta nyaman dalam melakukan proses pembelajaran. Mungkinkah?

POJOK Kata Wapres, tak perlu membentuk Densus Tipikor. - ‘’Jaga’’ KPK lebih penting. *** Pemerintah targetkan 2020 takkan lagi impor garam. - Mestinya sudah dari dulu. *** Koperasi di Karangasem mulai kesulitan tarik dana nasabah. - Pemda mesti turun tangan.

Penulis, guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Mengwi, Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


WISATAWAN - Sejumlah wisatawan menikmati liburannya di Bali dengan mengunjungi Pantai Kuta, Selasa (17/10) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

’’Guide’’ Perlu Paparkan Cerita di Balik Cagar Budaya

Denpasar (Bali Post) -

Cagar budaya merupakan salah satu investasi pariwisata budaya di Bali. Itulah mengapa keberadaannya sangat penting untuk dipromosikan kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Salah satunya dengan menceritakan sejarah, cerita atau mitologi di balik cagar budaya melalui para pemandu wisata atau guide.

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Petugas menunjukkan barang bukti motor yang dibeli dari uang curian.

“Dari pengamatan kami selama ini, memang masih sangat minim pemahaman guide tentang sejarah atau mitologi suatu cagar budaya,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, di Denpasar, Selasa (17/10) kemarin. Beratha menambahkan, kebanyakan wisatawan dilepas begitu saja ketika diajak ke destinasi yang merupakan cagar budaya. Artinya, mereka hanya berkeliling melihat keunikan bangunan atau arsitektur tanpa mengetahui cerita di baliknya. Padahal, cagar budaya yang ada

di Bali berbeda dengan yang ada di luar Bali karena merupakan living culture atau masih hidup. Semua cagar budaya di Pulau Dewata, dipastikan memiliki historis, cerita, dan mitologinya sendiri. “Perlu difasilitasi, apakah setiap destinasi pariwisata menerbitkan semacam brosur. Atau HPI yang menerbitkan, yang berisi tentang histori atau mitologi di masing-masing cagar budaya. Kalau bisa dikemas dalam beberapa bahasa justru akan sangat menarik. Cerita inilah yang akan dibawa pulang

wisatawan dan diceritakan lagi di negara asalnya,” jelasnya. Di sisi lain, lanjut Beratha, cagar budaya di Bali juga disakralkan dan disucikan. Di sini, peran guide dibutuhkan pula untuk turut menjaga kesucian dan kesakralannya pada saat mengantar wisatawan ke tempat itu. Termasuk ikut melakukan promosi agar lebih banyak lagi wisatawan yang datang. Sebab, kunjungan wisatawan dapat menumbuhkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat, khususnya di sekitar cagar budaya.

“Di Bali, cagar budaya kebanyakan dalam bentuk Pura. Tentu dana-dana yang didapat dari pariwisata dapat dipakai juga untuk kepentingan pemeliharaan cagar budaya itu sendiri, serta meringankan biaya untuk upacara di sana,” paparnya. Kepala Pimpinan Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali, I Wayan Muliarsa, mengatakan guide maupun driver pariwisata memang harus memahami dan menguasai kebudayaan Bali. Lebih khusus lagi cagar budaya sebagai objek atau modal pariwisata Bali. Bila tidak, maka informasi yang diberikan guide kepada wisatawan tidak akan jelas. Ujung-ujungnya, cagar budaya itu tidak akan memiliki daya tarik lagi bagi wisatawan.

Curi Perhiasan Nenek untuk Beli Motor

Denpasar (Bali Post)Anak baru gede (ABG) berinisial DWR ditangkap di tempat tinggalnya Jalan Tukad Banyusari Gang Pelita, Denpasar, Senin (9/10) lalu. Ia ditangkap karena terlibat kasus pencurian uang dan perhiasan milik neneknya, Kolsum (70). Hasil curian tersebut dipakai beli motor dan dimodifikasi untuk trek-trekan. “Barang bukti yang kami amankan sepeda motor dalam kondisi dipereteli, perhiasan emas yang sudah lebur dalam bentuk batangan,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Selasa (17/10) kemarin. Iptu Aan menambahkan, pada Senin pukul 17.00 Wita, korban sedang bersih-bersih. Saat mengecek lemari kamarnya, ternyata uangnya Rp 2,5 juta hilang. Selanjutnya, korban mengecek kalung yang disimpan di bawah kasur, juga hilang. Korban semakin panik karena liontin dan satu buah cincin emas 1 gram, juga raib. “Korban mengalami kerugian Rp 3,8 juta,” ungkapnya. Berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal dipimpin Aan Saputra melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, dicurigai pelakunya adalah DWR. Polisi langsung menangkap pelaku di rumah kayu lantai dua. Waktu itu, pelaku sedang tidur. “Saat ditanya, pelaku mengakui perbuatannya. Selanjutnya, kami mengamankan barang bukti. Uang hasil curian dipakai beli sepeda motor dan dimodifikasi untuk trektrekan,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. Hasil pengembangan kasus itu, perhiasan emas dijual kepada penadah berinisial AM (57). Perhiasan curian tersebut lalu dilebur menjadi batangan. “Kami mengimbau kepada para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya, jangan sampai mereka salah pergaulan. Sungguh memprihatinkan garagara ingin punya motor untuk trek-trekan pelaku nekat mencuri uang dan perhiasan neneknya,” tegas Aan Saputra. (kmb36)

2018, ’’Server’’ Ditlantas Polda Bali dan Bapenda Menyatu

Bali Post/eka

GANJA - Petugas BNNP Bali menunjukkan tersangka beserta barang bukti narkoba di BNNP Bali, Denpasar, Selasa (17/10) kemarin. Sekitar 5 kg ganja diamankan dari tersangka.

5 Kg Ganja Dikirim dari Medan Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali merilis penangkapan pengedar ganja di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat, Hery Hermawan (38). Tersangka lulusan S-1 Teknik Mesin ini mengaku hanya disuruh mengambil dan selanjutnya dikirim ke Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Arta, Selasa (17/10) kemarin, mengatakan paket ganja yang disembunyikan di dalam CPU komputer tersebut dikirim dari Medan, Sumatera Utara, lewat jalur udara. “Kami melakukan pengintaian sejak beberapa hari lalu. Saat tahu paket itu sudah datang, kami langsung melacak perusahaan ekspedisinya,” ujarnya. Hasil koordinasi didapatkan informasi jika paket ganja itu menggunakan salah

satu jasa pengiriman yang berada di Teuku Umar Barat, Denbar. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga barang tersebut masuk ke Bali tepatnya ditujukan kepada seseorang bernama Dedy. “Tapi nama dan alamatnya fiktif. Mungkin itu untuk mengelabui petugas,” tegasnya. Setelah pelaku ditangkap, tim BNNP dipimpin Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri menggeledah paket tersebut dan di dalam paket itu berisi casing CPU komputer dan berisi 5 bungkusan dari kertas yang dililit dengan lakban warna cokelat. Setelah masing-masing bungkusan tersebut dibuka ternyata isinya adalah tanaman kering berupa ganja dengan berat masingmasing 1 kilogram sehingga berat secara keseluruhan adalah 5 kilogram. “Tersangka ini bekerja jual sate ayam. Saat digeledah di rumahnya di Jalan Gu-

nung Mangu, Denpasar Barat, ditemukan bong. Tapi pelaku membantah itu bukan bong dan hasil tes urinenya juga negatif,” ujar Arta. Sampai saat ini, tersangka belum mau mengaku berapa dibayar untuk mengambil barang terlarang tersebut. Dia hanya mengaku ongkos kirim dan makan akan diganti oleh WA, setelah barangnya diterima. “Tapi kemungkinan juga ganja ini akan diedarkan di Bali. Pelaku kan bisa saja mengaku ini itu,” kata mantan Kabsubdit I Dit. Reskrimum Polda Bali ini. Seperti diberitakan, tim Berantas BNNP Bali kembali mengejar pengedar narkoba, Hery Hermawan (38) di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat (Denbar), Senin (16/10) lalu. Petugas terpaksa menabrak sepeda motor Hery hingga jatuh dan polisi mengamankan 5 kilogram ganja. (kmb36)

Samakan Persepsi Soal Rehabilitasi

Kasat Resnarkoba dan Jaksa Dikumpulkan G UNA m e n y a m a k a n persepsi akan pentingnya program rehabilitasi berkelanjutan bagi seorang pecandu narkotika, BNNK Badung mengumpulkan para Kasat Resnarkoba dan jaksa, Selasa (17/10) kemarin. Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran penyalah guna barang terlarang ini untuk rehabilitasi, sehingga kebutuhan narkoba di Bali bisa ditekan.

“Di samping itu, di era sekarang guide semakin banyak. Tidak hanya dari masyarakat Bali, tapi juga dari luar Bali. Sudah tentu orang Bali harus paham dan menguasai sebagai penanda khusus atau identifikasi pramuwisata Bali,” imbuhnya. Menurut Muliarsa, kekhususan itu harus ditunjukkan kepada wisatawan bahwa guide Bali memiliki kelas tersendiri yang membedakan dengan guide luar Bali. Mengingat, para guide dan driver pariwisata merupakan ujung tombak dalam pelestarian cagar budaya. Selain itu, pemahaman tentang kebudayaan termasuk cagar budaya merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan lisensi sebagai guide di Pulau Seribu Pura ini. (kmb32)

“Kegiatan ini merupakan rapat koordinasi tingkat kabupaten/kota dengan dinas terkait dalam rangka koordinasi antarpemangku kepentingan untuk monitoring dan evaluasi program rehabilitasi pecandu dan penyalah guna narkoba di wilayah Kabupaten Badung,” kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini. Dari kegiatan ini, menurut

AKBP Masmini, diharapkan aparat penegak hukum dan instansi terkait mampu berinovasi terkait program rehabilitasi pecandu dan korban penyalah guna narkotika. Selain itu, dapat menyamakan persepsi dan pola pikir akan pentingnya seorang pecandu dan penyalah guna narkotika mengikuti program rehabilitasi berkelanjutan. Memberikan dorongan dan

motivasi kepada masyarakat agar mampu mensosialisasikan program rehabilitasi di lingkungannya. Terutama meniadakan stigma dan diskriminasi terhadap pecandu serta korban penyalahgunaan narkotika. “Dengan demikian, mereka memiliki kesadaran sendiri untuk mengikuti program rehabilitasi, baik yang diselenggarakan oleh BNN maupun in-

Bali Post/ist

REHABILITASI - Pemangku kepentingan soal rehabilitasi pecandu narkotika saat menggelar rakor diprakarsai BNNK Badung.

stansi pemerintah. Termasuk komponen masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Badung,” ujar Masmini. Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Bali AKBP I Nyoman Artana, Kasat Resnarkoba Polresta

Denpasar (Bali Post) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali akan menyatukan server dengan Ditlantas Polda Bali. Targetnya pada 2018 mendatang, penyatuan server itu sudah bisa dilakukan. Penyatuan server diharapkan dapat memberikan data yang terintegrasi dan laporan data yang akurat. Terutama dalam rangka samsat reguler maupun samsat lima tahunan. “Tujuan utamanya adalah nanti akan ada koneksitas ketika penetapan pajak dan registrasi, karena diperintah Perpres No. 5 Tahun 2015 sebelum kendaraan itu di-regident (Samsat - red) oleh pihak kepolisian, harus terlebih dahulu terjadi penetapan pajak dan pembayaran pajak,” ujar Kepala Bapenda Bali I Made Santha, di Denpasar, Selasa (17/10) kemarin. Artinya, lanjut Santha, polisi pada saat akan me-regident tidak akan tahu apakah kendaraan bermotor tersebut sudah membayar pajak atau belum kalau server masih dibuat sendiri-sendiri. Sebab, data mengenai hal itu ada di server Bapenda. Sementara server kepolisian hanya memuat data mengenai status STNK dan sejauh mana BPKB sudah berproses. “Setelah server menyatu antara informasi administrasi perpajakan kendaraan bermotor dengan administrasi regident kendaraan bermotor, mudah-mudahan juga penerbitan BPKB itu bisa dipercepat lagi,” imbuhnya. Santha menyadari, penerbitan BPKB sering kali dikeluhkan lama oleh masyarakat. Ini tidak lepas karena koneksitas data yang terlambat antara Bapenda dan Ditlantas Polda Bali. (kmb32)

Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi dan perwakilan Kejari Denpasar. Dari pertemuan tersebut, pihak kepolisian menyampaikan siap bekerja sama dan koordinasi dalam penyelenggaraan rehabilitasi terkait penanganan pecandu dan korban penyalah guna. Selain itu, akan melakukan sosialisasi dan promosi layanan rehabilitasi, intervensi rehabilitasi medis bagi penyalah

guna narkotika yang sedang dalam proses penyidikan. Apabila ada penangkapan dan tidak ditemukan barang bukti agar diarahkan ke BNNK Badung maupun layanan rehab lainnya untuk dilakukan rehabilitasi. “Kami berharap rehabilitasi jadi prioritas. Jika itu bisa terealisasi maka diharapkan penyalah guna bisa terus ditekan, sehingga kebutuhan narkotika diminimalisir,” ungkap mantan Kabag Sumda Polres Badung ini. (rah)


BANGLI

8

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Rumah di Batur Selatan Terbakar Bangli (Bali Post) Peristiwa kebakaran, Selasa (17/10) kemarin, terjadi di Desa Batur Selatan, Kintamani tepatnya di belakang kantor desa setempat. Rumah milik warga setempat, I Nyoman Barian (49), ludes dilalap si jago merah. Hingga sore kemarin, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah berukuran 10 x 8 meter milik Barian itu terbakar sekitar pukul 12.30 Wita. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena Barian tinggal di Desa Kalibukbuk, Buleleng. Untuk memadamkan api, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Api baru berhasil dipadamkan petugas dibantu warga setempat sekitar satu jam kemudian. Menurut penuturan kerabat pemilik rumah, Ni Komang Susi Wahyuni, saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong. Dia biasanya membantu mengurus rumah tersebut ketika ditinggalkan pemiliknya. Dia tidak menyangka kebakaran itu bisa terjadi. Dijelaskannya, sekitar pukul 11.00 Wita kemarin, dia sempat memasak sayur menggunakan kompor gas. Usai masak, kompor sudah dimatikan. ‘’Setelah selesai memasak, saya langsung mabanten di sanggah, tetapi tidak menggunakan dupa karena di rumah ini listrik sering korslet,’’ jelas Susi Wahyuni. Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan, setelah mendapat laporan kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan dua armada pemadam kebakaran ke loaksi. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi seizin Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengatakan, kobaran api berhasil dipadamkan pukul 14.00 Wita. Hanya, pihaknya belum berani memastikan penyebab kebakaran tersebut. ‘’Untuk memastikan penyebab kebakaran, kita sudah berkoordinasi dengan Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar,’’ ujar Sulhadi. (kmb41)

Pendaftaran Rekrutmen PPS Sepi Peminat

Bangli (Bali Post) -

Pendaftaran rekrutmen Petugas Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilgub Bali 2018 masih sepi peminat. Meski sudah disosialisasikan, belum ada masyarakat yang mendaftar. Hal itu diungkapkan Perbekel Sekardadi Wayan Suardanayasa di acara interaktif DPRD Bangli bersama KPU Bangli, Selasa (17/10) kemarin. Suardanayasa menjelaskan, sejatinya ada warga yang berminat menjadi penyelenggara pemilu di tingkat terbawah tersebut. Namun, sayangnya mereka sudah pernah dua kali menjadi PPS/ KPPS sehingga sangat tidak

memungkinkan menurut aturan terbaru bagi mereka untuk mendapatkan posisi tersebut. ‘’Proses yang dilalui juga cukup rumit, mengingat harus melalui tes tertulis dan wawancara. Jika ditunjuk

langsung nanti akan memicu ketidaksiapan,’’ katanya. Menyikapi keluhan tersebut, Ketua KPU Bangli Dewa Lidartawan didampingi komisioner KPU lainnya mengatakan, jika memang tidak ada pelamar, pihaknya akan berk-

Pimpin Apel Disiplin Pegawai

Wabup Sedana Arta Minta ASN Malas Segera Bertobat

Bali Post/nan

TERBAKAR - Rumah milik Nyoman Barian di Desa Batur Selatan yang ludes terbakar, Selasa (17/10) kemarin.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta secara tegas meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli yang malas, sering bolos atau tidak masuk kerja, supaya segera menghilangkan kebiasaan buruknya tersebut alias bertobat. Semua ASN diminta bertanggung jawab akan tugas pokok dan fungsinya. Jangan sampai ada ASN di Bangli yang diberhentikan dengan tidak hormat karena alasan disiplin. Penegasan ini disampaikan Wabup Sedana Arta saat menjadi pembina apel disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Bangli yang dilangsungkan di lapangan Kapten Mudita, Bangli, Selasa (17/10) kemarin. Wabup Sedana Arta menjelaskan, jika tim disiplin pegawai sampai mengadakan rapat, pasti akan ada sanksi disiplin yang dijatuhkan kepada ASN yang bermasalah. Sanksi tersebut bisa ringan, sedang maupun bersifat berat. Oleh karena itu, pihaknya meminta ASN di Bangli khususnya yang bermasalah karena sering bolos bisa meninggalkan kebiasaan buruknya tersebut. ‘’Kita tidak ingin sampai ada penjatuhan sanksi berat, bahkan sampai pemberhentian secara tidak hormat kepada oknum ASN. Jadi, melalui kesempatan ini kita minta bagi ASN yang bermasalah ini segera sadar dan kembali melaksanakan tupoksi dengan baik. Maka dari itu, kita

APEL - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat memimpin apel disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Bangli, Selasa (17/10) kemarin. minta bagi ASN bermasalah dan malas supaya bisa segera bertobat,’’ tegasnya. Ditekankan Sedana Arta, pembinaan dan pengawasan yang melekat juga harus dilakukan oleh masing-masing OPD terhadap pegawainya. Karena pengawasan bukan hanya menjadi tugas tim penegak disiplin saja, tetapi harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan di masing-masing OPD. Kalau ada staf yang malas, atasan harus berani memberikan peringatan. Dengan begitu mereka tidak lagi bermalas-malasan. ‘’Kalau ada pegawai yang malas, sering bolos kerja atau jarang masuk, kita minta pimpinan di instansi pegawai yang bersangkutan bisa melakukan

Pantau Transaksi Sapi Bali

Satgas Peternakan Kunjungi Pasar Hewan Kayuambua Bangli (Bali Post) Satgas Peternakan dari Baharkam Mabes Polri dan Dirkesmavet Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian melakukan kunjungan kerja ke Pasar Hewan Kayuambua, Desa Tiga Kecamatan Susut, Selasa (17/10) kemarin. Kunjungan tersebut dimaksudkan memantau langsung transaksi sapi Bali serta penanganan kesehatan ternak dalam mengantisipasi bencana erupsi Gunung Agung. Ranjak Babinmas Ba-

harkam Mabes Polri Kombes Pol. Tony Sinambela mengungkapkan, proses jual-beli hewan perlu dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hewan (SKSH) dan Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR). Hal ini untuk memberikan perlindungan dan mencegah pemotongan terhadap sapi betina yang masih produktif. Langkah itu juga sebagai bentuk antisipasi fluktuasi harga sapi sebagai imbas bencana erupsi Gunung Agung. Menurutnya, kunjungan yang dilakukan ini dalam

Bali Post/nan

INTERAKTIF - Suasana kegiatan interaktif DPRD Bangli bersama KPU Bangli, Selasa (17/10) kemarin.

rangka pelaksanaan kegiatan pemenuhan persyaratan produk hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2017 yang salah satunya penyelamatan sapi betina produktif. Maka dari itu, tim terpadu khususnya Ditjen PKH turun langsung ke Pasar Hewan Kayuambua untuk melaksanakan pengawasan kesehatan masyarakat veteriner di sektor hulu agar dapat mengetahui secara langsung kondisi yang sebenarnya di lapangan.

‘’Dengan turun langsung seperti ini, kita dapat pantau secara langsung masalah kesehatan hewan ternak yang dijual di Pasar Kayuambua,’’ jelas Kombes Pol. Tonny Sinambela. (kmb41) SATGAS PETERNAKAN Satgas Peternakan dari Baharkam Mabes Polri dan Dirkesmavet Ditjen PKH Kementerian Pertanian saat mengunjungi Pasar Hewan Kayuambua, Selasa (17/10) kemarin.

pendekatan dan mencari tahu apa yang sebenarnya menjadi masalah dari ASN tersebut. Karena secara organisasi, OPD di lingkungan Pemkab Bangli sangat lengkap. Jika ada masalah secara psikologi, kita bisa diskusi dengan Dinas Kesehatan. Karena di sana ada ahliahli untuk menangani masalah psikologi. Jadi, masalah yang ada harus dipecahkan dari bawah dan masalah disiplin bisa dilakukan dengan paksaan sehingga mereka jadi terpaksa, dari terpaksa menjadi terbiasa dan menjadi budaya,’’ jelas Sedana Arta. Sementara itu, saat apel, Wabup Sedana Arta juga mengadakan sidak absensi uji petik dan mengecek kelengkapan atribut ASN. (ad1112)

oordinasi dengan panwaslu kabupaten. Pihaknya akan meminta supaya perbekel membuat surat pernyataan bahwa tidak ada pelamar. Sebab, persyaratan untuk menjadi penyelenggara terbawah ini juga telah diperlonggar yakni umur minimal 17 tahun. ‘’Untuk persyaratan seperti tidak mengkonsumsi narkoba juga disepakati diganti dengan surat pernyataan tidak menggunakan narkoba,’’ tam-

bahnya. Sementara itu, kegiatan kemarin di antaranya dihadiri Kapolres, Dandim 1626/ Bangli serta perbekel, lurah dan camat se-Bangli. Pada interaktif yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata itu, Lidartawan juga menyampaikan beberapa hal terkait rencana pemisahan daerah pemilihan (dapil) hingga UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. (kmb41)

Hasil Validasi Data

551 Siswa Pengungsi Belajar di Bangli Bangli (Bali Post) Jumlah siswa pengungsi dari Karangasem yang belajar di Bangli cukup banyak. Jumlah siswa mulai dari PAUD sampai SMA/SMK sebanyak 551 orang. Mereka tersebar di sejumlah sekolah di Bangli. Hal itu diungkapkan Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bangli Sang Nyoman Nada seizin Kepala Dinas I Nyoman Suteja, Selasa (17/10) kemarin. Dia mengungkapkan, untuk PAUD jumlahnya 104 siswa, SD 181 siswa, SMP 201 siswa, SMA 35 siswa dan SMK sebanyak 29 siswa. ‘’Untuk sekolah SMP, yang paling banyak berada di SMPN 1 Bangli dengan jumlah 35 siswa. Sementara sisanya tersebar di sekolah-sekolah SMP yang lain,’’ ungkapnya. Dijelaskan Nada, verifikasi data siswa pengungsi sudah dilakukan. Dengan begitu, siswa pengungsi yang ditampung di Bangli ini merupakan siswa yang berasal dari 28 desa terdampak bencana. ‘’Yang diprioritaskan merupakan siswa pengungsi yang desanya masuk 28 desa yang terdampak bencana. Sementara bagi siswa yang di luar desa tersebut, kemungkinan akan ditindaklanjuti,’’ jelasnya. Sejauh ini, tidak ada masalah dalam proses belajar mengajar bagi siswa pengungsi. Secara umum, ke semuanya berjalan lancar. ‘’Kalau memang nantinya, misalnya, ada ketidaksesuaian kurikulum di tempat siswa itu belajar, pasti akan ditindaklanjuti bagaimana baiknya. Dan nantinya pasti akan menyesuaikan dengan kurikulum di sini. Tapi sampai detik ini, masih belum ada masalah,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi mengungkapkan, kegiatan belajar mengajar di sekolahnya berjalan lancar. Untuk menunjang pendidikan siswa pengungsi, mereka diberikan bantuan peralatan sekolah seperti buku dan alat tulis. ‘’Anak-anak pengungsi merasa senang bersekolah di SMPN 1 Bangli. Sejauh ini kita belum mengalami masalah dengan kehadiran mereka. Semoga ke depannya bisa baik-baik saja,’’ katanya. (kmb41)


GIANYAR

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

A.A. Gde Putra

9

Bali Post/nik

Berkas Keanggotaan Belum Sempurna

Tiga Parpol Gunakan Batas Waktu Tambahan

Gianyar (Bali Post) Proses penerimaan berkas keanggotaan partai politik (parpol) sudah belangsung sejak 3 Oktober lalu. Hingga batas waktu 16 Oktober, ada 15 parpol yang menyerahkan berkas. ‘’Namun dari jumlah itu, hanya 12 partai politik yang berkasnya kita terima,’’ kata Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra, Selasa (17/10) kemarin. Menurut Putra, masih ada tiga parpol yang tidak menyetorkan berkas sempurna hingga batas waktu 16 Oktober. Parpol dimaksud yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Berkarya dan Partai Rakyat. Tiga parpol ini pun mengikuti batas waktu tambahan, yakni 1 x 24 jam. Berkas keanggotaan ketiga parpol ini ditunggu di KPU Gianyar hingga tengah malam kemarin. ‘’Beberapa dari partai politik ini masih melakukan konsultasi hingga siang ini (kemarin - red,’’ katanya. Berdasarkan data informasi penyerahan dokumen keanggotaan parpol ke KPU Kabupaten Gianyar, beberapa parpol berkasnya sempat dikembalikan oleh KPU untuk diperbaiki. Bahkan berkas Perindo, PDI-P dan Hanura juga sempat dikembalikan. Namun setelah diperbaiki, berkas mereka akhirnya diterima KPU. Menurutnya, rata-rata kesalahan parpol yakni tidak sinkronnya data Sipol dengan hard copy yang dibawa baik berupa KTA maupun KTP. ‘’Sudah kita sampaikan, antara Sipol yang ada dengan hard copy baik KTA maupun KTP yang mereka bawa, cocokkan dulu,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

EVAKUASI - Petugas BPBD saat melakukan evakuasi mayat perempuan yang ditemukan di Sungai Gunung Sari Kawan di Banjar Jasri, Desa Belega, Selasa (17/10) kemarin.

Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Penuh Sampah

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan temuan mayat di aliran Sungai Gunung Sari Kawan di Banjar Jasri, Desa Belega, Blahbatuh, Selasa (17/10) kemarin. Jenazah perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan I Wayan Tontra yang hendak mencari kelapa. Informasi dihimpun di lokasi kejadian, awalnya Tontra hendak mandi sembari mencari kelapa di sungai yang merupakan saluran irigasi Gunung Sari Kawan itu. ‘’Saya tadi (kemarin - red) habis ngayah. Lalu saya ke sungai untuk mandi sama anak saya,’’ ucapnya. Saat berjalan menuju arah bendungan, pria 47 tahun itu dikejutkan dengan adanya tubuh mengapung di tengah sungai yang penuh sampah. Kala itu, Tontra sempat tidak sadar bahwa itu mayat manusia. Awalnya, bagian badan dilihatnya seperti bangkai binatang. Namun dia baru sadar ketika muncul kaki manusia naik ke atas permukaan air. ‘’Melihat itu saya kaget sekali. Saya langsung lari. Ini kaki saya sampai luka. Anak saya juga saya ajak lari,’’ katanya. Tontra lantas memanggil warga sekitar. Klian Dusun Jasri I Ketut Trisna kemudian meneruskannya ke polisi. Mengingat kondisi jasad sudah mengembang, termasuk medan cukup menyulitkan, petugas kesulitan melakukan evakuasi. Apalagi mayat ini menyangkut di tumpukan sampah yang dihadang oleh bambu. Petugas pun harus membersihkan sampah terlebih dahulu. Setelah berhasil dievakuasi, jasad tersebut langsung dibawa ke RS Sanglah. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, saat ditemukan korban yang diduga warga lokal itu mengenakan celana pendek jeans. Tinggi badan korban sekitar 165 cm dan beberapa bagian wajah tampak tidak utuh diduga karena membusuk. Adapun bagian bola mata sudah hilang. Beberapa bagian kulit tangan juga sudah hilang. ‘’Kami tidak bisa menjawab, itu karena dimakan binatang atau apa, nanti medis yang menjelaskan,’’ ujarnya. Menurut Kompol Abdus Salim, korban diduga bukan warga Desa Belega, sebab polisi sudah melakukan penelusuran namun tidak ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarga. Bahkan, menurut Abdus Salim, pihaknya belum mendengar ada laporan kehilangan orang di Polres Gianyar. ‘’Rasanya belum ada laporan orang hilang. Ini sedang kami cari,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

WARGA - Puluhan warga Desa Suwat mendengarkan penjelasan Kasipidsus Kejari Gianyar Made Endra Arianto, Selasa (17/10) kemarin.

Puluhan Warga Datangi Tiga Instansi

Pertanyakan Kejelasan Dana LPD Suwat

Puluhan krama Desa Suwat yang dominan lansia ini awalnya mendatangi kantor Kejari Gianyar. Di hadapan Kasi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Gianyar Made Endra Arianto, mereka meminta kejelasan dana nasabah yang dikorupsi oleh tiga mantan pengelola LPD Suwat yakni Sang Ayu Raiyoni, Ni Nyoman Nilawati dan Ni Made Sutria. ‘’Kasusnya kan sudah diputus beberapa bulan lalu, sekarang di mana uang kami?’’ ucap Made Redana, warga Suwat. Pria 80 tahun ini men-

gaku memiliki tabungan sekitar 25 juta di LPD Suwat. Tabungan itu merupakan hasil kerja kerasnya sebagai petani. ‘’Sudah sejak lama saya menabung. Setelah terkumpul, malah uangnya dikorupsi oleh mereka,’’ keluhnya. Kasipidsus Made Endra Arianto menjelaskan, uang nasabah yang ditemukan selama proses penyidikan adalah sebesar 31 juta. Sesuai putusan pengadilan, uang itu sudah dikembalikan ke nasabah di LPD Suwat. Sementara dana Rp 352 juta yang saat ini sudah

diserahkan ke kas daerah, merupakan uang pengganti hukuman kepada tiga terpidana kasus LPD Suwat. ‘’Rp 352 juta itu uang pengganti hukuman, karena di sana ada modal awal dari pemerintah sebesar Rp 10 juta yang terus berkembang sampai kasus ini mengemuka. Jadi, beda dengan uang nasabah. Kalau tidak bayar uang pengganti, maka mereka (tiga terpidana - red) dikenakan subsider pidana tambahan penjara selama beberapa bulan,’’ jelasnya. Terkait tuntutan para nasabah, Endra mengarah-

kan mereka untuk menempuh jalur hukum perdata. ‘’Kalau dalam konteks pengembalian uang nasabah, sebenarnya harus menempuh jalur gugatan perdata. Cuma, karena ini diserahkan ke kas daerah, siapa tahu Bapak Bupati Gianyar dan DPRD mau bermurah hati,’’ ucapnya. Mendapat penjelasan itu, krama Desa Suwat lantas mengarah ke Kantor DPRD Gianyar. Di gedung wakil rakyat itu, krama desa diterima Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai serta anggota DPRD Cokorda Gede Putra Pemayun dan A.A. Wira Mantara. Di hadapan anggota dewan, puluhan warga yang mengenakan pakaian adat ini menyampaikan maksudnya untuk meminta bantuan legislatif dalam memperoleh

Gianyar (Bali Post) Hingga saat ini tunjangan transportasi untuk anggota DPRD Gianyar belum bisa dicairkan. Kondisi ini akibat berkas peraturan bupati (perbup) yang mengatur tunjangan tersebut belum dirampungkan eksekutif. Sekretaris DPRD Gianyar Ketut Astawa Suyasa, Selasa (17/10) kemarin, menyatakan tunjangan untuk anggota DPRD Gianyar diperkirakan belum bisa cair hingga November mendatang. Pihaknya tidak bisa memprediksi kapan pencairan bisa dilakukan. ‘’Kapan itu, memang belum pasti, karena masih proses. Kalau nanti Desember dapat, kan bisa dirapel,’’ ucapnya. Disinggung soal adanya

upaya pencantuman tunjangan transportasi untuk pimpinan DPRD Gianyar, Astawa menegaskan, sesuai ketentuan PP No. 18 Tahun 2016, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gianyar tidak memperoleh tunjangan transportasi. ‘’PP-nya tidak mengizinkan, kan

tidak mungkin bisa disiapkan tunjangan transportasi. Yang didapat oleh Ketua dan Wakil hanya tunjangan perumahan,’’ jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gianyar Made Togog mengatakan, pihaknya tidak pernah membahas upaya penarikan mo-

bil dinas Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gianyar. ‘’Belum ada koordinasi dengan ketua. Kecuali Bapak Bupati menarik, baru boleh ada tunjangan. Kalau tidak ditarik, ya… tidak boleh,’’ katanya. Meski demikian, dia menyatakan akan berkoor-

Gianyar (Bali Post) -

Puluhan warga Desa Suwat mendatangi tiga instansi sekaligus, yakni kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, DPRD Gianyar dan kantor Bupati Gianyar, Selasa (17/10) kemarin. Kedatangan mereka untuk mepertanyakan nasib dana LPD Suwat sebesar Rp 352 juta, pascatuntasnya kasus korupsi LPD Desa Pakraman Suwat yang ditangani Pengadilan Tipikor Denpasar.

kembali uang nasabah LPD Suwat. Terkait hal tersebut, I.B. Nyoman Rai menyatakan pihaknya siap membantu sebagai fasilitator dengan eksekutif terkait upaya permohonan uang yang dikembalikan ke kas daerah. ‘’Saya berjanji akan secepatnya mengomunikasikan ini dengan instansi terkait di Pemkab Gianyar,’’ tegasnya. Belum puas mengantongi dukungan dewan Gianyar, wa rg a la ng sung m e nuju kantor Bupati Gianyar. Mereka pun bertemu dengan Plt. Sekda Gianyar Made Wisnu Wijaya. Menurut Wisnu Wijaya, keinginan warga tersebut akan dibahas dalam rapat dengan stakeholder terkait, termasuk kejaksaan pada Kamis (19/10) besok. (kmb35)

dinasi kembali dengan eksekutif terkait persoalan tunjangan transportasi tersebut. ‘’Kecuali pemerintah daerah tidak memberikan mobil, berarti tunjangan boleh. Itu kalau umpama Bupati Gianyar tidak menyiapkan mobil,’’ tambahnya. (kmb35)

Perbup Tunjangan Transportasi Dewan Belum Rampung

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati- 943056 DPRD

- 943144

BPBD - 7844717/7844718 PMK

- 943113

Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar

- 942184

PMI Gianyar

- 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

Koramil Gianyar

- 942289

Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601


KLUNGKUNG

10

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Pengoperasian RS Pratama Nusa Penida Tunggu Perda Tarif Semarapura (Bali Post) Pembangunam Rumah Sakit (RS) Pratama Nusa Penida, Kabupaten Klungkung sudah tuntas. Bahkan, tenaga yang diperlukan sudah direkrut dengan sistem kontrak. Di balik itu, pengoperasiannya belum ada kepastian. Dinas Kesehatan sebagai leading sector masih menunggu Peraturan Daerah (Perda) tentang tarif pelayanan. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Ni Made Adi Swapatni menjelaskan rancangan perda tersebut masih dalam proses penyusunan. Hal ini pun diupayakan segera rampung dan diajukan ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. “Untuk pengoperasiannya masih menunggu Perda tarif. Nanti di sana diatur berapa pasien umum bayar. Pasien BPJS seperti apa. Sekarang sudah berproses. Kami berusaha secepatnya,” ujarnya, Selasa (17/10) kemarin. Pada November mendatang, pemkab akan melakukan upacara pacaruan. Pihaknya pun menegaskan untuk pengadaan alat kesehatan sudah dilakukan. Peningkatannya berjalan secara bertahap. “Untuk alkes sudah terisi. Untuk penambahan secara bertahap,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Klungkung I Nengah Mudiana mengatakan pengoperasian RS 50 bad itu sangat ditunggu masyarakat Nusa Penida lantaran akan mampu mempercepat penanganan. Mereka tak harus lagi menjalani perawatan ke RSUD Klungkung yang harus ditempuh melalui jalur laut. Atas dasar itu, pemkab diminta segera menuntaskan hal-hal yang menjadi pendukung, salah satunya ranperda tarif. “Pelayanan rumah sakit ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Kami dari dewan sangat mengharapkan ranperda tarif segera selesai dan dibahas,” katanya. Politisi Gerindra ini nenyatakan sejak awal pembangunan, berlanjut pada pengadaan alkes dan perekrutan tenaga, dewan selalu memberikan dukungan. Tidak ada hal-hal krusial yang dipersoalkan. “Kami sangat mendukung pembangunan ini. Anggaran sudah kami setujui,” ucapnya. Perekrutan tenaga kontrak telah dilakukan pada Juli 2017 lalu sebanyak 68 orang yang terdiri dari medis dan nonmedis. Mereka yang sebagian besar berasal dari Nusa Penida mendapatkan jasa Rp 1,3 juta di luar jasa pelayanan. (kmb45)

Peserta Pemilu 2019

18 Parpol Lolos Pendaftaran

Bali Post/sos

SIMULASI - RSUD Klungkung melaksanakan simulasi kesiapsiagaan kebencanaan. Di balik itu, rumah sakit ini memiliki piutang pasien pengungsi hingga Rp 800 juta.

Piutang RSUD Capai Rp 800 Juta

Belum Jelas, Penanggung Biaya Pasien Pengungsi Semarapura (Bali Post) -

Biaya perawatan pasien pengungsi Gunung Agung yang tak ter-cover jaminan kesehatan di RSUD Klungkung telah mencapai Rp 800 juta. Sampai Selasa (17/10) kemarin, belum ada kejelasan siapa yang menanggung pembayarannya. Di sisi lain, biaya operasional yang dikeluarkan rumah sakit, salah satunya pembayaran air mengalami kenaikan mencapai Rp 11 juta. “Sampai saat ini belum jelas siapa yang menanggung pembayarannya. Apakah pusat atau siapa,” ungkap Direktur RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma di sela-sela simulasi

kesiapsiagaan bencana. Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Flamboyan ini telah menerima pasien pengungsi mencapai 1.707 orang. Dari jumlah itu, 200 orang lebih

menjalani rawat inap. Bahkan, 20 orang di antaranya meninggal dunia. Itu sebagian besar lansia dan mengalami masalah pernapasan dan telah menderita penyakit kronis.

Ajang Kembangkan Kreativitas, Inovasi dan Karakter

Bali Post/sos

SEMBAHYANG BERSAMA - Pengungsi di GOR Swecapura, Desa Gelgel melakukan persembahyangan bersama. Menyambut Galungan nanti, mereka tak merasakan momen seperti enam bulan lalu.

Kisah Pengungsi Sambut Hari Raya Galungan

Tak Semanis Enam Bulan Lalu, tetapi Tetap Lakukan Persembahyangan

Bali Post/sos

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

memberikan layanan terbaik. Pak Bupati pasti punya cara menangani ini,” ucapnya. Sementara itu, terkait simulasi, dilakukan untuk mengantisipasi hal terburuk jika Gunung Agung benar-benar erupsi. Kegiatan ini melibatkan para pegawai dan pasien. “Rumah sakit ini jadi rujukan. Jadinya kami harus melakukan persiapan,” tandas Kesuma. (kmb45)

Pemkab Gelar Gebyar PAUD

Semarapura (Bali Post) Pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung telah usai. Hasilnya, seluruh parpol dinyatakan memenuhi persyaratan dan bisa bertarung pada hajatan politik lima tahunan itu. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menjelaskan pendaftaran yang dibuka sejak 12 Oktober hingga Selasa (17/10) kemarin, diikuti 18 partai yakni PDI-P, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Perindo, Gerindra, Golkar, NasDem, PKS, Gerakan Perubahan Indonesia, Demokrat, PAN, Bulan Bintang, P3, PKPI, Partai Rakyat, Partai Berkarya, PKB dan Partai Indonesia Kerja (PIKA). Dari itu, berdasarkan hasil verifikasi, Partai Rakyat dan PKB belum menyerahkan daftar nama anggota. Namun, ini dapat dilengkapi sampai pukul 24.00 Wita kemarin. “Kemarin ada gangguan di server untuk akses data Sipol. Jadinya tidak bisa print out,” katanya. Dalam proses pendaftaran, PIKA sempat terancam tak lolos. Sebab, Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dilampirkan hanya dua lembar. Sangat jauh di bawah standar minimal yakni 215 lembar. Untungnya, hal tersebut bisa tertangani. “Untuk PIKA awalnya memang tidak memenuhi syarat. Tapi tadi sudah dilengkapi semua. Jadinya semua parpol lolos,” terangnya. Pascapendaftaran, KPU akan melakukan verifikasi administrasi. KTA yang terkumpul disesuaikan dengan identitas yang tercantum di e-KTP. Proses ini mulai dari 17 Oktober dan berakhir 25 November mendatang. “Kami juga akan membentuk tim untuk ini,” tandasnya. (kmb45)

I Made Kariada

“Yang meninggal sebagian besar lansia. Sudah sakit sebelum mengungsi,” terangnya. Khusus untuk pembayaran, Kesuma mengatakan pasien masih ditalangi rumah sakit. Sejauh ini, itu dinilai tak mengganggu pelaksanaan kegiatan lain. Meski demikian, pihaknya tetap berharap ada kejelasan siapa yang berkewajiban menanggung. “Pak Bupati sudah meminta kami untuk tetap

HARI raya Galungan sudah di depan mata. Sejumlah umat Hindu, khususnya di Bali, sudah melakukan persiapan. Salah satunya membuat perlengkapan penjor. Namun, bagi warga Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung, hal demikian tak dirasakan. Tak lagi semanis enam bulan lalu. Terhitung belasan hari, umat Hindu, khususnya di Bali, melaksanakan hari raya Galungan. Hari raya yang melambangkan kemenangan dharma melawan adharma. Menyambut hari suci ini, jauh-jauh hari umat sudah melakukan persiapan. Mencari bambu untuk penjor. Ada pula yang sibuk membuat sampiyan maupun hiasan lainnya. Bahkan, di beberapa daerah, ada yang sampai menjual. Tak hanya itu, kaum perempuan juga disibukkan dengan membuat berbagai sarana upakara. Mulai dari canang hingga jajan. Dari jauh-jauh pula, para belantih berseliweran hingga masuk ke desa-desa. Membeli babi milik warga untuk disembelih. Aktivitas ini menjadi pemandangan rutin setiap enam bulan. Namun,

bagi warga Karangasem yang mengungsi ke Kabupaten Klungkung sejalan dengan peningkatan aktivitas Gunung Agung, momen itu tak lagi dirasakan. Tinggal di pengungsian, tak ada hal berarti yang bisa dilakukan. Terasa hambar. Keinginan untuk membuat sarana upakara, dikubur dalam-dalam di benak hatinya. “Kalau seperti enam bulan lalu, sebulan sebelum Galungan sudah ada persiapan. Buat sampiyan penjor. Buat katik sate. Sekarang tinggal di sini, tidak buat apa-apa,” tutur pengungsi di GOR Swecapura asal Desa Karang Sari Kaja, Kecamatan Selat, I Nengah Purni (55), Selasa (17/10) kemarin. Kerinduannya untuk merasakan momen seperti dulu sudah barang tentu sangat didambakan. Melalui itu, ia merasakan adanya jalinan kuat dalam keluarga. Bisa saling membantu, berbaur berbagi cerita. Kini, sembari menunggu situasi membaik, ia bersama keluarganya menyibukkan diri dengan menganyam ata. Disadari, hasil yang didapat tak seberapa. Namun, itu tetap disyukuri. “Daripada

diam, malah jenuh,” ucapnya. Tak jauh berbeda dengan yang diutarakan Ni Wayan Sulatri. Warga Banjar Griana Kangin, Desa Duda Utara, Selat yang mengungsi di Balai Banjar Lebah, Semarapura Kangin. Situasi Gunung Agung tak bersahabat membuatnya merencanakan pada Galungan nanti, hanya melakukan persembahyangan layaknya piodalan. Tradisi mapatung, seperti sebelumnya tak lagi menjadi pemanis. “Karena situasi seperti ini, Galungan sekarang tak bisa seperti dulu. Tapi kami tetap melakukan persembahyangan. Itu kewajiban,” katanya. Perlengakapan seperti canang dibuat di pengungsian. Gotong royong bersama keluarga. Urusan bahan, ia membelinya di pasar terdekat. Pengungsi lain, Ni Nyoman Tarni, menuturkan suasana menyambut hari raya Galungan kali ini memang sangat berbeda dengan sebelumnya. Namun, itu tak mengurangi niatnya untuk melakukan bakti. “Banten tetap buat, tetapi tidak sebanyak dulu,” tandasnya. (sos)

RATUSAN anak meramaikan berbagai perlombaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Klungkung 2017 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya dan Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (17/10) kemarin. Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dan membentuk generasi yang berkarakter. Raut ceria nampak di wajah anak-anak. Mereka antusias mengikuti berbagai lomba, seperti jepit bola, memindahkan dan menyusun balok kayu, pingerfainting, melipat kertas, lomba permainan anak ciptaan guru dan jalan sehat ceria. Acara yang mengusung tema “Melalui Gebyar PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Mari Kita Kembangkan Kreativitas, Inovasi dan Pendidikan Karakter Melalui Klungkung Mengajar dengan Spirit Gema Santi” ini disaksikan langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Bunda PAUD Kabupaten Klungkung Ayu Suwirta. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gede Darmawan menyampaikan dalam rangka meningkatkan inovasi dan kreativitas terutama mengembangkan pendidikan karakter, acara ini menjadi salah satu langkah strategis. Melalui ini juga,

anak-anak dan guru diberikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. “Melalui kegiatan ini dapat memotivasi anak dan guru dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya. Menurut Dewa Darmawan, pendidikan karakter di tingkat PAUD digunakan sebagai persiapan pendidikan intelektual di jenjang yang lebih tinggi. “Pendidikan karakter ini dasar awal pembentukan sumber daya manusia (SDM),” sebutnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, selain melalui acara ini, pengembangan kreativitas pada anak juga tak lepas dari peran tenaga pendidik. Seluruhnya harus mampu memberikan motivasi. “Peningkatan kualitas tenaga pendidik juga terus menjadi perhatian kami,” tegasnya. Bupati asal Nusa Ceningan ini juga menyampaikan guna meningkatkan kualitas pendidikan di desa-desa, Pemkab juga menargetkan setiap desa ada satu sekolah TK negeri. Jika program dapat terealisasi pada 2018, diharapkan ke depan tidak ada lagi anak-anak di desa yang tidak masuk TK. “Kajiannya sedang berlangsung tahun ini. Semoga bisa terealisasi dengan baik di 2018 mendatang,” ujarnya. (ad1109)

Bali Post/ist

LOMBA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Bunda PAUD Kabupaten Klungkung Ayu Suwirta menghadiri perlombaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Klungkung 2017 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya dan Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (17/10) kemarin.


Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

BULELENG

11

Gempa Beruntun di Tejakula dan Bondalem Singaraja (Bali Post) – Warga di Desa Tejakula dan Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula dihebohkan dengan kejadian gempa beruntun sejak Senin (16/10) lalu. Dampak gempa, rumah warga di Dusun Selombo, Desa Bondalem dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Warga memperkirakan bahwa gempa ini ada kaitannya dengan kondisi Gunung Agung yang masih level awas. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, gempa berturut-turut terjadi di Desa Tejakula. Di desa ini, getaran gempa tercatat hingga sepuluh kali. Rentetan gempa tersebut membuat warga waswas hingga warga dilaporkan tidak bisa beristirahat dengan tenang di dalam rumah. Tidak saja di Desa Tejakula, getaran gempa pada hari yang sama juga terjadi di Desa Bondalem. Getaran gempa 2,5 skala Richter (SR) tersebut mengakibatkan rumah dan palinggih milik warga di Dusun Selombo mengalami kerusakan ringan. Dari pendataan awal, warga

yang rumahnya rusak ringan itu masing-masing Komang Sirya (50) dan Nyoman Srinadi (60). Camat Tejakula Nyoman Widiarta, Selasa (17/10) kemarin ketika dimintai konfirmasi, membenarkan warga di Desa Tejakula dan Bondalem dilanda gempa beruntun. Widiarta mengatakan, menyusul kejadian itu, warganya belum bisa tenang dan tetap waspada kemungkinan kembali terjadi gempa beruntun. Terkait kemungkinan gempa itu berkaitan dengan aktivitas vulkanik Gunung Agung, Widiarta mengaku belum mendapatkan kepastian informasi tersebut dari instansi yang berwenang. “Dari kemarin malam (Senin 16/10), warga tidak bisa tidur karena getaran gempa beruntun. Kami tidak tahu apakah ada kaitan dengan kondisi di Gunung Agung atau bagaimana. Warga juga sudah kami imbau tetap waspada mengantisipasi jika terjadi gempa susulan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala SubBidang (Kasubbid) Mitigasi

dan Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana mengatakan, gempa beruntun di Tejakula dan di Bondalem itu memang ada kaitan dengan aktivitas vulkanik di Gunung Agung (Karangasem). Meski demikian, warga diminta tetap tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan terjadinya gempa dengan getaran yang tergolong rendah tersebut. Gempa beruntun itu diakuinya bagian aktivitas vulkanik pada zona dalam untuk menghasilkan magma. Produksi magma yang terletak di utara Bali tersebut belum bisa dipastikan apakah akan mengarah ke Gunung Agung atau ke Gunung Batur. “Produksi magma pada zona dalam pada Gunung Agung dan Gunung Batur berada di utara Pulau Bali. Warga tidak perlu khawatir dan kalau ada kaitannya dengan peningkatan aktivitas Gunung Agung pasti kita akan rekomendasikan. Jadi, silakan diikuti informasi yang keluar dari instansi resmi,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

APBD – DPRD dan Pemkab Buleleng mulai membahas Rancangan APBD Induk 2018, Selasa (17/10) kemarin.

APBD Induk 2018

Buleleng Siapkan Dana Bale Kulkul Banjar Adat Jembong Di-’’pelaspas’’ Tak Terduga Rp 5,2 Miliar

Singaraja (Bali Post) – Krama Banjar Adat Jembong, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada menggelar upacara pamelaspasan Bale Kulkul dan Padmasana di balai banjar setempat, Selasa (17/10) kemarin. Upacara ini digelar setelah krama berhasil merehab Padmasana dan Bale Kulkul tersebut. Total dana yang dihabiskan Rp 90 juta bersumber dari dana bantuan sosial (bansos) pemerintah daerah yang difasilitasi anggota DPRD Wayan Teren. Sekretaris Banjar Adat Jemong I Nyoman Rauh yang juga panitia pelaksana perehaban Padmasana dan Bale Kulkul mengatakan, sebelumnya krama belum bisa membangun Padmasana dan Bale Kulkul permanen karena biaya yang diperlukan tergolong besar. Krama kemudian menyepakati mengusulkan dana bansos kepada pemerintah melalui anggota dewan Wayan Teren. Tahun 2017 ini perjuangan warga membuahkan hasil dan hibah bansos pemerintah disetujui hingga Padmasana dan panyengker sekarang bisa dibangun permanen. Sementara bale kulkul pembangunanya belum rampung, karena anggaran yang belum mencukupi. Untuk menuntaskan pembangunan bale kulkul itu, pihaknya berharap tahun berikutnya kembali bisa mendapatkan kucuran hibah bansos untuk melanjut-

Singaraja (Bali Post) – DPRD dan Pemkab Buleleng mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Induk 2018. Pembahasan ini diawali dengan penyampaian pengantar nota keuangan tentang Rancangan Perda APBD Buleleng tahun 2018 oleh Bupati Putu Agus Suradnyana, Selasa (17/10) kemarin. Dari rancangan itu, tahun depan, Buleleng menyiapkan dana tidak terduga mencapai Rp 5,2 miliar. Penyiapan anggaran yang meningkat 133,30 persen dari anggaran 2017 itu untuk mengantisipasi bencana alam yang kemungkinan melanda Bali Utara.

Bali Post/kmb38

DIPLASPAS – Padmasana dan Bale Kulkul di Banjar Adat Jembong, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada di-‘’pelaspas’’ Selasa (17/10) kemarin. kan pembangunan bale kulkul dan panyengker balai banjar adat. ‘’Sudah lama krama ingin membangun Padmasana dan bale kulkul permanen dan baru tahun ini bisa diwujudkan. Sesuai kesepakatan untuk Padmasana dan panyengker kami bangun tuntas, sehingga bale kulkul yang belum tuntas. Ini akan kita lanjutkan dan mudah-mudahan kami diberikan lagi hibah bansos,’’ katanya. Sementara itu, anggota DPRD dari daerah pemilihan Kecamatan Sukasada Wayan Teren mengatakan, hibah bansos yang diterima krama sudah dimanfaatkan sesuai proposal. Dirinya menilai swadaya krama tergolong tinggi, sehingga pembangunan nilainya melebihi dari hibah bansos yang

dikucurkan oleh pemerintah daerah. Untuk menuntaskan pembangunan, pihaknya belum berani memastikan apakah bisa diusulkan tahun depan, karena penerimaan hibah bansos tidak bisa berturut-turut. Meski demikian, sebagai wakil rakyat, Teren akan berupaya untuk mencarikan jalan keluar, sehingga pembangunan fasilitas di banjar adat bisa dituntaskan. ‘’Ini bangunannya mungkin lebih dari Rp 100 juta dan ini artinya hibah bansos sebagai stimulan dan dengan swadaya krama seperti ini bisa menuntaskan pembangunan di banjar adat, sehingga kita dorong agar alokasi hibah bansos ini terus ditingkatkan ke depannya,’’ jelasnya. (kmb38)

Undiksha Dukung Pengembangan Trunyan Jadi Desa Geowisata

TRUNYAN merupakan Desa Bali Aga yang terkenal dengan prosesi penguburan mayat unik di kawasan geowisata Gunung Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Modalitas eksotik geografis pegunungan dan hamparan Danau Batur dengan variasi vegetasi yang ada berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata trekking, climbing, watering, kuliner, dan adventuring. Mewujudkan pengembangan potensi itu, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) membantu Desa Trunyan sebagai Desa Geowisata melalui program Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM). Program ini merupakan rancangan Kemristekdikti bersinergi dengan Desa Trunyan dan Pemkab Bangli. IbDM diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) oleh tim pelaksana IbDM Undiksha, bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, dan Bappeda Pemkab Bangli. Dari forum ini disepakati untuk memprioritaskan arah pembangunan untuk mewujudkan Desa Trunyan menjadi desa geowisata Bali Aga. Ketua Pelaksana IbDM Undiksha Gede Gunatama belum lama ini mengatakan, upaya

solutif yang dilakukan mewujudkan Desa Trunyan menjadi daerah tujuan wisata (DTW) Geowisata Bali Aga adalah penerapan ipteks yang berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur geowisata dan penguatan pokdarwis, sehingga dapat memenuhi akomodasi wisata yang tersandardisasi. Penguatan kelompok tani-ternak berbasis rural-geotourism, sehingga memenuhi kebutuhan konsumtif wisatawan. Penguatan budi daya perikanan, wisata kuliner berbasis rural-geotourism, dan penguatan kelompok perajin, penyeberangan rural-geotourism, dan water recreation. Menurut Gunatama, pelaksanaan IbDM mulai 2017 dengan membangun gapura desa yang menjadi pintu masuk ke Desa Trunyan. Fasilitas ini sebagai filosofis sebagai pintu batas wisata ruang sekala-niskala untuk mengondisikan aspek psiko-sosial keluar-masuk wilayah Trunyan. Sebagai ungkapan selamat datang dan selamat jalan bagi wisatawan (travelling), representasi fisik bentuk keramahtamahan, keterbukaan, sosio-normatif yang menjadi way of life masyarakat yang tinggal di wilayah Trunyan.

IBDM UNDIKSHA – Pembangunan gazebo salah satu kegiatan dalam IbDM Undiksha dalam mendukung pengembangan Truyan menjadi desa geowisata.

Selain itu, infrastruktur wisata yang dicanangkan IbDM seperti pembangunan dua unit gazebo sebagai rest point atau ensemble point. Gazebo difungsikan untuk tempat istirahat sejenak bagi pengunjung di kawasan Bali Aga Trunyan, sambil menikmati magisnya Pura Puserin Jagat dan Pura Bale Agung dengan latar belakang hamparan Danau Batur, dan Bukit Penulisan. Fasilitas wisata lain yang sudah diinstalasi adalah penyediaan sumber air dan toilet (WC). “Setelah kami menyampaikan konsep, dilanjutkan pelaksanaan dengan membangun gapura, gazebo dan tempat MCK,” katanya. Gunatama menambahkan, aspek pemberdayaan yang sudah dilaksanakan dalam program IbDM adalah peningkatan kompetensi SDM penggiat wisata Desa Trunyan. Kegiatan ini dituangkan dalam kursus bahasa Inggris dan ICT bagi anggota pokdarwis dan sekaa teruna. Peningkatan SDM ini diperkuat oleh tim IbDM Undiksha seperti Gede Parma, staf dosen Jurusan Perhotelan, dan Dewa Hendra, Jurusan Informatika Undiksha. Salah satu produk kuliner yang juga diupayakan dalam program IbDM untuk mendukung geliat kepariwisataan geowisata Bali Aga di Desa Trunyan adalah pengkapasitasan ibu-ibu PPK yang tergabung dalam kelompok wisata kuliner dalam memproduksi keripik ikan mujair khas Trunyan. Produk pangan siap saji ini diproyeksikan menjadi salah satu produk oleh-oleh kuliner geowisata Desa Trunyan. “Dengan bantuan pemikiran kritis intelektual Undiksha, bantuan masyarakat Trunyan, dan dukungan pemerintah Bangli, maka pengembangan desa geowisata Bali di Trunyan sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) dapat terealisasi,” jelasnya. (ad1115)

Sidang paripurna kemarin, dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna. Sementara Bupati didampingi Sekkab Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. bersama jajaran Muspida Buleleng. Berdasarkan Rancangan APBD Induk 2018 pendapatan daerah dirancang Rp 2,19 triliun lebih, belanja daerah dirancang Rp 2,17 triliun lebih, dan pembiayaan dirancang Rp 12 miliar lebih. Bupati didampingi Sekkab Puspaka mengatakan, penyiapan dana tidak terduga ini menjadi salah satu pengalokasian anggaran yang tidak bisa dianggap remeh. Apalagi, daerahnya memiliki topografi nyegara gunung yang masuk rawan bencana alam. Tidak ingin penanganan kebenca-

naan terkesan lambat, dalam Rancangan APBD Induk 2018 dialokasikan dana tidak terduga Rp 5,250 miliar lebih. Bila dibandingkan penyiapan anggaran yang sama di tahun 2017 ini pemerintah mengalokasikan Rp 2,250 miliar, maka terjadi peningkatan anggaran 133,30 persen. Peningkatan ini sebagai komitmen pemerintah ketika terjadi bencana seperti pengalaman sebelumnya, maka dana tak terduga ini dapat direalisasikan. Tidak menutup kemungkinan dana tidak terguga ini akan dimanfaatkan seandainya Buleleng terkena dampak pada saat Gunung Agung mengalami erupsi. “Dari pengalaman mulai November hingga ke

Januari 2018, terjadi hujan dan daerah kita banyak yang rawan bencana alam. Kita harus memasang anggarannya dan kalau tidak dipakai tentu akan dikembalikan lagi,” katanya. Menurut Bupati, sesuai regulasi penggunaan dana tidak terduga sifatnya fleksibel dan tidak terikat seperti pemanfaatan anggaran untuk kegiatan dan program yang sudah disusun. Satu syarat dana tak terduga bisa direalisasikan ketika terjadi bencana alam atau bencana sosial yang dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati. Dengan dasar tersebut, dana tak terduga yang sudah disiapkan itu dapat dimanfaatkan, sehingga situasi tanggap darurat

bencana dapat tertangani dengan optimal. Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Putu Mangku Budiasa mengapresiasi pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam di Buleleng. Hal ini dinilai sebagai komitmen pemerintah agar dampak bencana alam atau bencana sosial tertangani dengan baik terutama penanganan kerusakan infrastruktur atau tempat fasilitas umum (fasum) tidak sampai terkatung-katung dalam waktu lama. Untuk itu, politisi PDI Perjuangan asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini mendorong penuh dan dalam pembahasan lanjutan, tidak menutup kemungkinan dana tak terduga akan mengalami perubahan. “Kami apresiasi karena kebencanaan di tahun depan disiapkan dengan dana yang memadai. Ini patut kita dorong dan karena baru rancangan kami akan bahas kembali agar penyiapan anggarannya betul-betul maksimal,” jelasnya. (kmb38)

Wujudkan Prodi Pendidikan Kedokteran

Undiksha Jalin Kerja Sama dengan RSUD Mangusada Badung PERSIAPAN membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran tidak saja mengandalkan dukungan dari Pemkab Buleleng. Hal yang sama dilakukan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan RSUD Mangusada, Kabupaten Badung. Jalinan kerja sama itu dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Undiksha dan RSUD Mangusada. Nota kesepahaman kedua belah pihak itu ditandatangani oleh Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. dengan Direktur RSUD Mangusada dr. I Nyoman Gunarta, MPH., Selasa (17/10) kemarin. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan keinginan lembaga yang dipimpinnya itu membuka Prodi Pendidikan Kedokteran telah berproses sejak beberapa tahun yang lalu. Proses pembukaan prodi itu sekarang tinggal menunggu visitasi oleh Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI. Untuk mendukung semua persiapan itu, universitas

MOU – Undiksha dan RSUD Mangusada, Badung menjalin kerja sama dalam mendukung pembukaan Prodi Pendidikan Kedokteran. yang berjuluk Kampus Seribu Jendela ini perlu menjalin kerja sama dengan stakeholders selain Pemkab Buleleng. Untuk itu, Undiksha memilih RSUD Mangusada, Badung sebagai mitra dalam mewujudkan pembukaan Prodi Pendidikan Kedokteran. Dukungan pihak RSUD Mangusada, sumber daya manusia (SDM) dan fasilitasnya sangat diharapkan

karena rumah sakit tersebut sudah menyandang rumah sakit pendidikan strategis. “Dukungan dan kerja sama dari rumah sakit betul-betul bisa mewujudkan harapan lembaga dan masyarakat Buleleng dapat mewujudkan Prodi Kedokteran,” katanya. Sementara itu, Direktur RSUD Mangusada I Nyoman Gunarta, MPH. mengatakan, tawaran bekerja sama dengan

Undiksha sejalan dengan visi rumah sakit yang dipimpinnya itu. Salah satu visi RSUD Mangusada adalah menjadi rumah sakit pendidikan dengan pelayanan profesional, inovatif, dan berbudaya. Visi ini bersinergi melalui jalinan bekerja sama dengan universitas dan fakultas yang sama-sama mengemban misi pengembangan teknologi dan pelayanan kesehatan inovatif. Dalam usaha ini selalu membutuhkan keinginan untuk maju dalam memberikan pelayanan bagi pasien. Selain itu, berbudaya secara nasional, maka akan ada nilai lebih bagi lulusan Undiksha salah satunya adalah pariwisata kesehatan berbudaya. Di samping itu, keinginan manajemen untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi prioritas utama karena mereka bergerak di bidang pelayanan kesehatan. “Undiksha selama ini bergerak di bidang pendidikan haruslah bersama-sama untuk meningkatkan SDM, sehingga tantangan yang ada dapat dijadikan sebagai peluang,” jelasnya. (ad1106)


JEMBRANA

12

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Puluhan IRT Positif Kanker Serviks

Negara (Bali Post) – Ratusan ibu rumah tangga (IRT) dari berbagai kalangan, Selasa (17/10) kemarin mengikuti tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) untuk pencegahan dini kanker serviks. Mereka mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dan menjalani tes untuk mengetahui apakah terjangkit penyakit itu. Dari ratusan peserta, diketahui puluhan orang dinyatakan positif dan langsung dirujuk untuk penanganan lebih lanjut. Test IVA merupakan salah satu metode untuk mencegah terjadinya kanker servik. Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Jaya Kusuma, Bupati Jembrana I Putu Artha, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya, Kajari Jembrana Anton Delianto dan anggota Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jembrana. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Jaya Kusuma mengatakan ini merupakan kegiatan ketiga kalinya di Bali. Tujuannya untuk mengabdi dan peduli kepada masyarakat. “Dengan kegiatan hari ini diharapkan bisa menyehatkan perempuan di Bali. Karena dari perempuan yang sehat akan lahir generasi yang sehat pula. Jika generasi kita sehat, tentunya negara kita akan kuat,” terangnya. Selain itu, bila ibu-ibu sehat, tentunya akan bisa menuntun pasangannya yang bekerja di birokrasi atau swasta untuk bekerja lebih baik. Menurutnya, kegiatan ini akan dilakukan secara road show di kabupaten lainnya. Korps Adhyaksa bukan hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga peduli dengan kesehatan terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Targetnya di seluruh Bali yang mengikuti tes ini hingga 5.000 orang. Dari tes yang dilakukan baik di puskesmas dan di Kejaksaan Negeri Jembrana, terdapat 617 orang. Jumlah yang positif dalam tes IVA 36 orang dan dirujuk 56 orang. Sedangkan tes Sadanis (untuk kanker payudara) diikuti 96 orang dan ditindaklanjuti mamografi 15 orang. Sementara itu, Bupati Artha mengatakan, kanker serviks merupakan salah satu kanker pada perempuan dengan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah jantung koroner. Salah satu upaya pencegahan kanker serviks dengan pemeriksaan IVA. Untuk di Jembrana sasaran perempuan yang sudah menikah dan wajib dilaksanakan pemeriksaan IVA adalah 78.348. Dari jumlah tersebut pada tahun 2016 yang sudah melakukan pemeriksaan IVA baru 2.466 orang atau 3,1%. “Jumlah tersebut masih lebih rendah dari target nasional, yaitu 10%. Padahal pemeriksaan IVA sudah menjangkau sampai lokasi posyandu, balai banjar, poskesdes, puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), serta sering diadakan Gebyar IVA. Sementara tahun 2015 hingga 2016 data kunjungan pasien kanker ke RSU Negara masih di dominasi kanker serviks dan payudara” kata Artha. (kmb26)

Tanggul Sungai Pergung Kembali Jebol

Hektaran Sawah di Subak Pecelengan Terendam Lumpur Negara (Bali Post) Lebatnya hujan yang mengguyur Jembrana dan sekitarnya beberapa hari belakangan ini, tak hanya mengakibatkan banjir dan longsor. Tetapi juga menyebabkan tanggul Sungai Pergung, Mendoyo jebol, Selasa (17/10) kemarin. Jembolnya tanggul ini diduga lantaran tak kuat menampung air. Dampaknya, hektaran tanaman palawija terancam gagal panen. Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan, tanggul Sungai Pergung ini jebol di dua titik sepanjang 50 meter. Tumpahan air pun tak pelak menerjang hektaran tanaman palawija milik warga di Subak Pecelengan Pedukuhan, Desa Mendoyo Dauh Tukad. “Hujannya deras sekali. Karena itu volume air banyak. Tanggul sungai ini pun diduga tak kuat menampung air itu, akhirnya jebol,” kata salah satu warga. Ia menjelaskan, jebolnya tanggul Sungai Pergung tersebut membuat air sungai bercampur lumpur. Sampah juga meluap masuk ke areal persawahan milik petani di subak tersebut. Padahal pada musim ini hektaran sawah di subak tersebut berisi tanaman palawija, seperti kedelai, kacang dan lainnya. Warga lainnya, Putu Sumagiyasa, mengatakan air sungai sangat besar masuk ke sawah-sawah petani. Itu karena tanggul sungai jebol. Tanaman kedelai petani terencam lumpur, dipastikan tidak bisa dipanen. Menurutnya, tanggul Sungai Pergung ini jebol di dua titik yakni di sisi barat sungai sepanjang sekitar 50 meter. Jebolnya ini terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Perbekel Mendoyo Dangin Tukad I Gusti Agung Kade Bambang Sumitra saat dikonfirmasi membenarkan adanya bencana tersebut. Bahkan pihaknya sudah turun ke lokasi untuk mengecek dan telah melaporkan kejadian itu kepada Pemkab Jembrana. Menurutnya, tanggul Sungai Pergung tersebut jebol di dua sisi bagian barat. Titik jebol pertama pada ujung timur proyek batu bronjong yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan. Dikatakan, pada titik ini panjang jebol sekitar 25 meter lebih. Akibatnya air sungai bercampur lumpur dan sampah masuk ke sawah-sawah warga. Sedangkan titik jebol kedua terjadi sekitar 1 km di sebelah selatan titik jebol pertama. Panjang jebolnya hampir sama dengan titik pertama. Pada titik jebol kedua ini air sungai juga masuk ke sawah-sawah warga yang berisi tanaman palawija. Terkait bencana tersebut, pihaknya meminta pihak pemerintah segera melakukan penanganan karena jika tidak ditangani hektaran sawah milik petani tidak bisa berproduksi. (kmb26/kmb)

Bali Post/kmb

JEBOL - Tanggul Sungai Pergung, Mendoyo jebol, Selasa (17/10) kemarin, dan airnya menerjang tanaman palawija petani.

Bali Post/olo

LONGSOR – Sebuah alat berat dikerahkan untuk membersihkan material di lokasi longsor di Banjar Pangkung Lubang, Desa Pergung. Material berupa tanah, batu dan pohon ini menutup akses jalan.

Samblong Dilanda Banjir, Kecamatan Mendoyo Dikepung Longsor Tujuh KK Mengungsi ke Balai Subak

Negara (Bali Post) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana mengakibatkan bencana longsor dan banjir, Selasa (17/10) kemarin. Di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, tujuh kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke balai subak lantaran tempat tinggal mereka terendam air hingga setinggi 1,5 meter. Sedangkan di Desa Pergung dan Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo terjadi tanah longsor di tiga titik dan menutupu akses jalan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Bagi sejumlah warga Samblong, banjir ini diakui sudah terjadi kesekian kalinya. “Dalam setahun, ini (banjir) sudah yang kedua kalinya kami mengungsi. Padahal malamnya tidak hujan. Tapi air terus naik, apalagi ditambah dengan hujan yang terjadi tadi pagi (kemarin- red),” ujar Komang Wiartini (33), salah satu warga yang mengungsi ke balai subak. Sedikitnya tujuh KK termasuk anak-anak dan lansia serta ibu hamil terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana lantaran air meluap. Menurut Wiartini, perempuan yang hamil tujuh bulan ini, dalam sepekan ini sudah dua kali rumahnya

kebanjiran. Namun, kali ini mereka terpaksa mengungsi ke balai subak yang berjarak sekitar dua kilometer. Mereka mengungsi sementara sembari menunggu air surut. Selain permukiman warga, air juga menggenangi belasan hektar sawah dan usaha tambak. Tambak udang yang sejatinya sudah tahap panen ini terendam banjir. Bahkan para pekerja tambak juga ikut mengungsi di balai subak bersama warga lainnya. Selain banjir di Samblong, hujan deras juga mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Mendoyo mengalami longsor. Di Banjar Pangkung Lubang, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo terdapat dua titik tebing yang longsor hingga memutus jalan desa. Sejumlah warga yang berada di sisi utara, tidak bisa keluar

dari permukiman kecuali dengan cara berjalan kaki. Selain menutup jalan, longsor juga mengakibatkan jaringan listrik putus karena sejumlah tiang ikut ambruk. Karena menutup akses jalan, pihak terkait bersama jajaran Polres Jembrana berupaya membersihkan material longsoran. Sebuah alat berat berupa eskavator diterjunkan guna mempercepat pemindahan material. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo juga ikut turun mengecek proses pembersihan tersebut. Puluhan anggota Sabhara diperbantukan untuk membersihkan sisa material yang menutup akses jalan tersebut. “Kami melakukan pengamanan serta mem-back-up BPBD berkoordinasi dengan camat dan perbekel untuk mengurai tanah

Bali Post/olo

MENGUNGSI – Sejumlah warga di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung yang mengungsi di Balai Subak, Selasa (17/10) kemarin. Mereka mengungsi lantaran rumahnya terendam banjir. yang menimbun akses jalan ini. Dampak tanah longsor ini perlu ditangani,” ujar AKBP Priyanto. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP mengatakan dari pendataan ada tiga titik longsor di Pergung dan Pohsanten. Namun, tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Hanya berdampak pada terputusnya

akses jalan. Tim juga sudah langsung melakukan evakuasi terhadap puluhan warga di Lingkungan Samblong, Sangkaragung yang terdampak banjir, Selasa dini hari. “Sementara mereka kini masih mengungsi menunggu air surut. Sedangkan untuk longsor, kami kerahkan alat berat untuk mempercepat pemindahan material,” ucap mantan Camat Pekutatan ini. (kmb26)

Pemilik Kafe Datangi DPRD

Dewan Rekomendasikan Tunda Eksekusi Penutupan Negara (Bali Post) – DPRD Jembrana merekomendasikan kepada eksekutif untuk menunda eksekusi penutupan kafe di Delodberawah. Dewan juga meminta pemerintah memfasilitasi para pengusaha untuk mengurus izin secara kolektif (bersamasama). Hal tersebut terungkap saat puluhan pemilik dan pengelola kafe mendatangi kantor DPRD Jembrana, Selasa (17/10) kemarin. Mereka meminta kepastian tentang keberlangsungan usaha mereka yang selama ini terusik adanya upaya penutupan dari pemerintah. Selain berdampak pada jumlah kunjungan, para pengusaha yang hendak mencari izin juga merasa dipersulit. Misalnya, untuk mengurus SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara) di tingkat desa. Kedatangan para pengusaha kafe ini diterima jajaran pimpinan Komisi DPRD Jembrana di antaranya I Nyoman S. Kusumayasa, Putu Dwita dan Ida Bagus Susrama serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, I Nengah Alit, serta OPD terkait. Dalam pertemuan tersebut para pengusaha kafe ini menyampaikan keluhan mereka serta membeberkan awal permasalahan

Bali Post/olo

DATANGI - Para pengusaha kafe ketika mendatangi kantor DPRD Jembrana dan menyampaikan aspirasi mereka terkait penutupan tempat usahanya. yang sebenarnya kecil tetapi akhirnya menjadi besar. Mereka menyebut permasalahan antara pengusaha dan pihak desa sejatinya dilandasi karena persaingan penjualan minuman. Oleh desa, para pengusaha diwajibkan untuk menjual minuman beralkohol merek tertentu dengan target penjualan yang ditentukan. Salah seorang pengelola kafe yang warga Delodberawah, mengungkapkan awalnya seluruh kafe ditargetkan melakukan penjualan 7.200 kerat sehingga desa mendapat kompensasi Rp 300 juta. Saat itu dengan susah payah

terpenuhi, bahkan melebihi. Kompensasi itu disebutkan untuk kepentingan pembangunan di desa pakraman. Namun tiba-tiba, setelah itu tanpa sepengetahuan mereka dalam kerja sama kedua ditarget lagi menjadi 14.400 kerat. “Kalau tidak mau kafe akan ditutup. Sebenarnya ini masalah kecil, hanya karena minuman. Kami (pengusaha) diperas betul,” tandas pria yang akrab disapa Timplung ini. Pihaknya meminta pemerintah juga memperhatikan para pengusaha yang sudah berusaha di sana. Paling tidak bagaimana agar mereka tetap

berusaha. Pengusaha lain, Ngurah Hartono, mengatakan sepakat untuk memajukan pariwisata, tetapi tidak menutup usaha kecil. Pihaknya juga berharap ada kepastian pengurusan izin, termasuk SKTS yang diatur desa. Sebab, selama ini untuk mengurus SKTS yang diatur Perda, mereka justru diarahkan ke bendesa. “Kita sangat menghormati desa pakraman, tetapi juga harus jelas,” terangnya. Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Nyoman S. Kusumayasa meminta kejelasan pengurusan izin usaha ini. Pihak eksekutif diminta tidak sekadar menutup, tetapi juga memfasilitasi bagaimana mereka bisa berusaha dengan aturan, sehingga jelas. Termasuk pajak-pajak yang mereka bayar

masuk ke kas daerah. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana I Putu Dwita mendengar keluhan dari pengusaha kafe ini meminta agar pemerintah daerah untuk tidak mengeksekusi. “Secara prinsip, saya tetap tidak setuju. Semuanya membutuhkan waktu, kalau memang untuk Delodberawah yang lebih baik, mari bersama-sama,” tandas Dwita. Sementara itu, Ketua Komisi C Ida Bagus Susrama mengatakan dari hasil rapat kemarin Dewan akan melayangkan surat ke eksekutif untuk menunda eksekusi hingga para pengusaha kafe ini difasilitasi untuk mengurus izin yang diperlukan. “Surat tersebut segera dikirimkan,” terang Dewan asal Pendem ini. (kmb26)


Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

KARANGASEM

13

Pasokan Tabung Gas Seret

Pengungsi Manfaatkan Kayu Bakar

TEMUI PENGUNGSI - Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama anggota Wayan Sudira di pos pengungsian di Banjar Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem.

Dewan Sosialisasikan Mitigasi di Desa KRB

SELURUH komponen masyarakat Karangasem turun tangan menyosialisasikan bahaya dan upaya mitigasi potensi erupsi Gunung Agung. Tidak ketinggalan, para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron itu mendatangi langsung pos-pos pengungsian. Seperti Senin (16/10) malam, Ketua Dewan I Nengah Sumardi bersama anggota I Wayan Sudira mengadakan sosialisasi di tiga pos pengungsi di wilayah Desa Sibetan, Bebandem. Ketiga pos pengungsian yang dikunjungi yakni pos Balai Masyarakat Banjar Pengawan, Balai Masyarakat Banjar Dukuh, dan Balai Masyarakat Banjar Kalanganyar. Desa Sibetan sendiri termasuk daerah awas. Beberapa banjar termasuk ketiga banjar itu masuk zona KRB I atau berada di luar radius sektoral 12 kilometer. Meski masuk zona KRB, namun berdasarkan pengalaman erupsi tahun 1963, masyarakat Sibetan berkesimpulan saat ini daerah-daerah KRB I itu masih aman ditempati. Karena alasan itu pula, Banjar Pengawan, Dukuh, dan Kalanganyar masih difungsikan sebagai tempat penampungan pengungsi. ‘’Masyarakat saya harapkan tenang tapi tetap waspada. Jangan grasa-grusu (panik - red). Nanti silakan bergeser kalau sudah waktunya. Sebab meskipun mengungsi di sini, karena semeton berasal dari KRB II dan III pasti dapat bantuan pemerintah termasuk KIP (Kartu Identitas Pengungsi),’’ jelas Sumardi di pos pengungsian Banjar Pengawan yang menampung 402 pengungsi dari Banjar Pangleg, Desa Jungutan, Bebandem. Sumardi bersama Sudira turun melakukan sosialisasi. Langkah itu diupayakan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dewan dengan Satgas Siaga Gunung Agung, unsur Badan Geologi dan Sekda Gede Adnya Mulyadi bersama jajaran terkait yang digelar siang harinya. Pada rapat koordinasi itu, Dandim Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus selaku Kepala Satgas di antaranya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi menghindari jatuhnya korban. Sumardi menegaskan jajaran pemerintahan harus mampu melakukan manajemen penanganan bencana yang bersifat komprehensif. Unsur pemerintahan di tingkat bawah yaitu klian banjar dinas dan perbekel diharapkan proaktif melakukan langkah-langkah mitigasi, sehingga aktivitas vulkanik Gunung Agung tidak menimbulkan kepanikan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga berharap klian banjar dinas dan perbekel melakukan pendataan akurat sehingga semua warga yang berada di KRB II dan III mendapatkan hak-haknya sebagai pengungsi. Sudira juga mengungkapkan hal senada. Pria yang juga Klian Banjar Adat Pengawan itu mengatakan, beberapa banjar di Desa Sibetan aman sebagai tempat pengungsian. Banjar-banjar itu siap menerima pengungsi. Kalaupun nanti kita harus bergeser, banjar-banjar tersebut sudah tersambung dengan jalur evakuasi terdekat. ‘’Silakan jenek (tinggal - red) dulu di sini. Jangan terprovokasi oleh informasi-informasi yang tak jelas sumbernya,’’ tegasnya. Panglingsir Desa Adat Sibetan I Komang Kisid mengatakan Desa Adat Sibetan ini sebagian wilayahnya masuk KRB II dan III. Hal itu sudah dibicarakan pada rapat desa adat. Pada rapat itu diputuskan Desa Adat Sibetan yang wilayahnya mencakup Desa Sibetan dan Desa Jungutan sepakat menyiapkan tempat pengunsian di wilayah desa di luar KRB. Ketika aktivitas Gunung Agung itu masih seperti saat ini, pihaknya mengajak warga pengungsi itu bertahan di tempat yang sudah disiapkan. ‘’Sekarang tenang dulu. Nanti kalau sudah erupsi, kalau harus bergeser, kita bisa cepat sampai di Pedalit (zona aman masih di wilayah Sibetan - red). Dari sana sudah ada akses lancar ke Selumbung (di Kecamatan Manggis - red),’’ ungkapnya. (ad1110)

KPU Karangasem ’’Pulangkan’’ Empat Parpol Amlapura (Bali Post) Tahapan pendaftaran parpol atau lebih tepatnya penyerahan bukti dukungan parpol di Karangasem diwarnai pengembalian berkas parpol oleh KPU Karangasem. Berkas keempat parpol itu yakni PAN, Partai Berkarya, Partai Indonesia Kerja dan Partai Rakyat ‘’dipulangkan’’ karena syarat dukungan yang diajukan tidak sesuai data Sistem Informasi Politik (Sipol). Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa, Selasa (17/10) kemarin, mengatakan sesuai ketentuan yang berlaku, keempat parpol itu diberikan waktu 1 x 24 jam melengkapi ataupun memperbaiki berkas administrasinya. Jika selama waktu itu belum ada perbaikan, keempat parpol itu langsung didiskualifikasi dari peserta pemilu di Karangsem. ‘’Kita akan tunggu sampai pukul 24.00,’’ tegasnya. Pihaknya mengatakan syarat minimal dukungan parpol di Karangasem sebanyak 545 dukungan dalam bentuk KTA dan KTP. Namun sesuai data Sipol, PAN harus menyertakan 658 dukungan, Partai Berkarya 562 dukungan, Partai Indonesia Kerja 1.186 dukungan. Sampai siang kemarin baru PAN yang sudah menyetorkan data berbaikan. Arnawa menyatakan proses parpol untuk bisa menjadi peserta pemilu masih panjang. Selepas penyetoran syarat dukungan akan ada proses verifikasi administrasi dan verifikasi faktual baik menyangkut kepengurusan, keberadaan sekretariat maupun keanggotaan parpol. ‘’Untuk bisa menjadi peserta pemilu, setiap parpol harus menyerahkan SK kepengurusan di 50 persen jumlah kecamatan yang ada. Untuk di Karangasem minimal empat kecamatan,’’ jelasnya. Sampai ditutupnya masa pendaftaran Senin (16/10) lalu, parpol yang tertarik ikut pemilu di Karangasem sebanyak 17 parpol dari 27 parpol yang terdaftar di KPU Pusat. Berkas pendaftaran yang sudah lengkap segera akan dilakukan penelitian administrasi. KPU kabupaten/kota akan dilaksanakan proses itu sampai 15 November mendatang. Dalam proses itu KPU akan memverifikasi data dukungan yang disetorkan. Data ganda akan dihapus, kekurangan akibat penghapusan itu wajib ditindaklanjuti oleh perpol dengan melakukan perbaikan ulang. Setelah syarat administrasi dianggap lengkap, barulah akan masuk ke tahap verifikasi faktual yang akan dilaksanakan 15 Desember sampai 4 Januari 2018. Aktivitas vulkanik Gunung Agung yang memicu gelombang pengungsian menjadi persoalan pelik dihadapi KPU Karangasem. Namun untuk verifikasi syarat dukungan, Arnawa mengaku sudah punya solusi. Jika petugas verifikasi kesulitan melacak ke alamat yang tertera di kartu identitas, parpol diharapkan menghadirkan pendukungnya ke KPU. Kendala yang belum ada solusinya adalah pendataan pemilih serta tahapan lanjutannya. Untuk masalah tersebut, KPU Karangasem masih menunggu regulasi ataupun kebijakan dari KPU Pusat. (kmb)

Amlapura (Bali Post) -

Kebutuhan tabung gas di lokasi pengungsian paling sulit terpenuhi. Pasokan gas di setiap pengungsian sangat minim, sehingga membuat warga harus mencari opsi lain untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Seperti yang dilakukan pengungsi di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. Para pengungsi di tempat itu terpaksa memanfaatkan kayu bakar untuk kebutuhan memasak setiap hari. Cara ini salah satunya dilakukan para pengungsi dari Banjar Dinas Pangleg Desa Jungutan yang mengungsi di Balai Banjar Pengawan Desa Sibetan. Di sana ada 405 orang pengungsi. Sebanyak 45 orang di antaranya sudah pindah lagi ke tempat pengungsian di Antiga, Manggis. Di sana sudah lama pasokan tabung gas seret. Agar tetap bisa memasak, setiap pengungsi diminta membawa kayu bakar setelah pulang menengok ternak di rumahnya di zona awas. “Kayu bakarnya nanti dibawa masing-masing warga pengungsi ke sini. Nanti di sini masak bersama-sama,” kata Klian Banjar Dinas Pangleg Komang Serinten saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (16/10) malam. Saat ini, kecuali tabung gas, dia menegaskan pasokan logistik ke tempat pengungsian cukup lancar. Sebab, para relawan di Desa Sibetan juga proaktif men-

gumpulkan logistik dari donatur berbagai daerah. Memanfaatkan kayu bakar juga dilakukan pengungsi di Balai Banjar Karanganyar, Desa Sibetan. Pengungsi di banjar ini tercatat 567 orang. Mayoritas berasal dari Batu Ampin, Jungutan. Salah satu relawan di lokasi pengungsian itu, Wayan Kariana, Senin (16/10) malam, mengatakan pemakaian tabung gas bisa mencapai 4 sampai 5 tabung selama dua hari. Sementara pasokan gas masih sangat minim. Sement ara, para pengungsi di tempat ini juga memanfaatkan kayu bakar. Awalnya, memakai kayu bakar tidak menjadi kendala. Tetapi, setelah beberapa hari turun hujan lebat, para pengungsi makin kesulitan memasak. Karena kayu bakar yang sudah dikumpulkan itu tidak bisa dipakai. “Sempat pakai gas, tapi cepat habis. Pakai alternatif kayu bakar, belakangan hujan. Jadi, kayunya ba-

sah semua. Dengan situasi seperti ini, membuat beberapa pengungsi memilih pulang ke rumahnya meski berada di zona awas,” kata Kariana. Masih di Desa Sibetan, warga pengungsi di Banjar Dukuh, juga mengeluhkan hal serupa. Warga pengungsi dari Banjar Yeh Kori, Jungutan ini meminta ketersediaan gas agar bisa segera teratasi, kalau pemerintah masih ingin melarang warga yang berasal dari zona awas pulang ke rumahnya. Seretnya pasokan gas juga sempat diungkapkan para pengungsi di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen. Lokasi pengungsian di Desa Sinduwati ada enam titik. Selain di Pasar Sinduwati, juga ada di Banjar Kikian, Banjar Punia, Banjar Sindu Bali, dan Lapangan Umum Mamed. Ada pula tersebar di perumahan warga. Hampir semuanya kekurangan

Bali Post/gik

KEKURANGAN GAS - Para pengungsi dari Batu Ampin mengaku kekurangan gas untuk memasak. Sempat membawa kayu bakar ke tempatnya mengungsi di Banjar Karanganyar, Sibetan. Hujan yang turun membuat kayu bakar basah sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk memasak. Demikian disampaikan warga, Senin (16/10) malam. tabung elpiji. Total, semua pengungsi di Desa Sinduwati mencapai 1.608 orang. Sementara di Pasar Desa Sinduwati saja jumlahnya 437 orang, seluruhnya berasal dari Desa Peringsari, Selat. Perbekel Peringsari, Wayan Bawa, saat ditemui di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati, berharap bantuan tabung gas

lebih banyak ke lokasi pengungsian. Sebab, inilah yang sekarang sangat dibutuhkan, ketimbang beras atau mi instan. Menjawab kesulitan ini, beberapa pihak katanya sudah menyumbangkan gas. Tetapi, tetap masih kurang karena pemakaiannya cukup tinggi. Satu pos pengungsian di sana bisa menghabiskan 9 kg gas per hari. (kmb31)

Dipasok 50 Fasilitas MCK Portabel Amlapura (Bali Post) Sejumlah tempat pengungsian masih mengalami kendala keterbatasan saranaprasarana. Salah satunya fasilitas MCK. Kondisi itu menjadi perhatian Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kembali menyalurkan bantuan kepada para pengungsi. Di antaranya 50 unit fasilitas MCK portabel yang dipasok bersamaan dengan bantuan lainnya di Posko Induk Tanah Ampo, Senin (16/10).

Bantuan yang diterima Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri itu berasal dari 42 BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Bantuan secara simbolis itu diserahkan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal didampingi Staf Khusus Kementrian BUMN Devy Suradji, Direktur Strategi

Korporasi dan Keuangan ITDC Jatmiko Santosa, dan sejumlah pejabat BUMN lainnya. Serah terima bantuan itu diawali pemaparan singkat tentang kondisi penanganan pengungsi dan kondisi terkini Gunung Agung oleh Bupati dan BNPB. ‘’BUMN telah menyalurkan bantuan secara bertahap sejak September, baik secara bersama-sama maupun mandiri. Kami berharap bantuan-bantuan itu dapat meringankan beban yang dihadapi para

pengungsi,” ungkap Hambra Samal. Selain fasilitas MCK, bantuan yang disalurkan juga dalam bentuk tunai dan natura seperti susu dan bahan makanan, pakaian serta peralatan tidur dan peralatan mandi. Juga pemasangan instalasi oleh PLN di setiap posko yang ada dan penyediaan tabung elpiji berikut isi ulang dan minyak tanah oleh Pertamina. ‘’Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan dengan kebutu-

han pengungsi,’’ kata Jatmiko K. Santosa. Bupati Mas Sumatri mengakui Karangasem sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak, utamanya untuk memastikan pengungsi yang mencapai 138 ribu jiwa mendapatkan pelayanan memadai. Bantuan fasilitas MCK, menurutnya, bersifat urgen menjamin kesehatan di pospos pengungsi. ‘’Fasilitas MCK yang memadai penting agar sistem sanitasi terjaga dengan baik,’’ ucapnya. (kmb)

Bantu Pengungsi, BUMN Turun ke Karangasem Penanganan ratusan ribu pengungsi Gunung Agung menjadi beban berat pemerintah daerah. Untuk meringankan beban penanganan pengungsi itu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turun ke Karangasem, ikut membantu menyalurkan bantuan kepada para pengungsi erupsi Gunung Agung, Senin (16/10). Bagaimana saja aksi peduli pengungsi yang dilakukan BUMN itu? BANTUAN secara simbolis itu diserahkan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal, S.H., M.H. Penyerahan bantuan itu didampingi Staf Khusus Kementerian BUMN Devy Suradji, Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC Jatmiko Santosa dan sejumlah pejabat dari BUMN lainnya, di Pos Komando Siaga Darurat Bencana di Dermaga Tanah Ampo Karangasem. Ada 42 BUMN, di bawah koordinasi Kementerian BUMN dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali, secara bersama-sama maupun secara mandiri menyalurkan bantuan berupa tunai dan

natura. Bantuan ini sudah disalurkan ke Pos Komando sejak tiga minggu lalu. Penyerahan bantuan Senin kemarin, diterima Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri yang disaksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Hambra Samal mengatakan, langkah kepedulian ini sebagai wujud nyata BUMN hadir untuk negeri di Pulau Bali. Langkah nyata itu juga direalisasikan dengan pembentukan posko-posko bantuan BUMN bagi pengungsi bencana Gunung Agung. Dari posko-posko itu, BUMN telah menyalurkan bantuan secara bertahap sejak September. Baik secara bersama-sama maupun mandiri. Bantuan itu sangat diharapkan para pengungsi. “Kami berharap bantuan-bantuan itu dapat meringankan beban yang dihadapi para pengungsi. Ini tugas berat, jadi harus bekerja sama saling membantu,” kata Deputi Bidang IBIS Kementerian BUMN Hambra. Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan Jatmiko K. Santosa menambahkan, penyerahan bantuan itu dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan dengan keperluan pengungsi. Sejak penyerahan bantuan pertama September, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agar

Bali Post/gik

PENYERAHAN BANTUAN - Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra didampingi oleh Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC Jatmiko Santosa, Staf Khusus Kementerian BUMN Devy Suradji, Dirut HK I Gusti Ngurah Putra, Ketua FHBUMN Ahmad Reza dan sejumlah pejabat dari BUMN lainnya saat penyerahan bantuan di Pos Komando Dermaga Tanah Ampo Karangasem.

bantuan yang diberikan tepat dan sesuai kebutuhan. Bantuan yang disalurkan BUMN tidak saja berbentuk tunai dan natura seperti susu dan bahan makanan, pakaian, tetapi juga bantuan berupa peralatan tidur dan peralatan mandi. Bahkan, bantuan lainnya juga berupa pemasangan instalasi PLN di setiap posko yang ada dan penyediaan tabung LPG berikut isi ulang dan minyak tanah oleh Pertamina. “BUMN juga bekerja sama menyediakan fasilitas MCK bagi pengungsi,” jelas Jatmiko K. Santosa. Sejak Gunung Agung statusnya ditetapkan awas 22 September, sejumlah BUMN telah bergerak cepat membentuk posko dan menyalurkan

bantuan di Bali, baik secara mandiri maupun dalam sinergi. Di antaranya pembentukan posko di The Nusa Dua ITDC guna mensinergikan bantuan dari BUMN pariwisata dan beberapa BUMN lainnya, posko BRI, posko Pertamina, dan posko PLN. Selanjutnya, dilakukan koordinasi di tingkat nasional, BUMN kemudian membentuk tiga posko BUMN Peduli di Kabupaten Buleleng, Klungkung, dan Karangasem. Masing-masing posko terdiri dari 10-12 BUMN yang dikoordinasi ITDC di Buleleng, Pertamina di Klungkung, dan BRI di Karangasem. Setelah penyerahan bantuan di Posko Karangasem itu dilanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian di

Lapangan Ulakan, Manggis dan peninjauan di lokasi pengungsian Posko Klungkung. Bupati Karangasem Mas Sumatri di hadapan petinggi BUMN menyatakan apresiasi dan terima kasihnya. Dari sekitar 500.000 penduduk, jumlah yang mengungsi lebih dari 130.000 orang. Bencana ini telah menyebabkan ekonomi Karangasem lumpuh. Karangasem saat ini PAD-nya 0,0. “Kami butuh anggaran. Tolong dibantu. Kalau tidak omong kosong kami bisa membantu pengungsi. Saya ingin bencana ini dipertanggungjawabkan bersama. Bukan hanya Karangasem, tetapi seluruh elemen masyarakat. Kami saat ini memerlukan bantuan semua pihak,” ujarnya. (gik)


7

2

0

9

TABANAN 14 Bupati Eka Terima Audiensi Perbekel Desa Kukuh BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi menerima audiensi Perbekel terpilih Desa Kukuh didampingi beberapa pemuda Kukuh, di ruang kerja bupati, Selasa (17/10) kemarin. Dalam audiensi tersebut, Bupati Eka membagi pengalamannya selama memimpin Tabanan. Banyak hal yang dibahas dalam dialog ini, yang intinya memberikan sebuah pengalaman sebagai seorang pemimpin kepada Perbekel terpilih Desa Kukuh I Made Sugianto. Bupati Eka menegaskan, dalam memimpin intinya cuma satu, yaitu banyak berdoa ke hadapan Sang Hyang Widhi Wasa. Selama memohon perlindungan dari Beliau, niscaya suatu beban akan menjadi sebuah pembelajaran untuk menjadi lebih kuat. ‘’Kuncinya adalah banyak berdoa, kan kemudahan itu lahirnya dari Beliau. Biar orang ngamuk atau demo mengancam kita, hadapi saja, cuek saja. Jangan dijadikan beban. Setiap beban adalah ujian untuk kita lebih cerdas, kuat dan pintar, jadi kita harus melihatnya dari sisi positif. Jangan lihat semua itu negatif,’’ ungkapnya. Dikatakannya, setiap orang pasti memiliki anggapan yang berbeda. Jelek bagi orang lain, belum tentu jelek bagi kita. Di balik semua itu ada banyak pembelajaran yang positif. ‘’Contohnya saya, dizolimin kayak apa dulu waktu pertama kali menjadi bupati. Buktinya survei saya naik, rating saya naik, itu karena apa? Karena dizolimi terus,’’ tegas Eka. Srikandi asal Tegeh, Angseri ini juga menjelas-

Minim, Usaha Peternakan Kantongi Izin Lingkungan

Tabanan (Bali Post) -

Masyarakat Tabanan selain mengusahakan bidang pertanian dengan bertanam padi, juga tak sedikit bergerak pada sektor peternakan. Di bidang ini izin lingkungan menjadi syarat penting usaha mereka. Izin ini mutlak harus dimiliki sebuah usaha peternakan. Pasalnya, izin lingkungan itulah yang menjadi dasar penerbitan izin lainnya. Nyatanya dari banyaknya usaha peternakan di Tabanan, masih banyak yang belum memiliki izin lingkungan.

TERIMA – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima audiensi Perbekel Kukuh I Made Sugianto bersama panitia karya dan tokoh pemuda. kan bahwa rakyat sudah cerdas, pintar dan pastinya berpikir. Jangan pernah pedulikan omongan orang. Selalu tunjukkan kinerja yang baik dalam memerintah. “Biarkan saja orang ngomong apa terserah. Ambil sisi positifnya, yakin bahwa kita mampu, kita bisa. Jangan menganggap itu berat yang membuat down, terus tak mau melangkah. Itu salah. Justru kebalikannya, semakin itu besar artinya kita akan mendapatkan anugerah yang besar, dampak yang besar,’’ paparnya. Mendengar wejangan dari Bupati Eka, Sugianto yang merupakan mantan wartawan menuturkan pengalaman pertamanya sebagai pemimpin. Ia merasa sebagai orang yang sangat diperlukan dan menjadi orang yang berguna dalam masyarakat. ‘’Saya merasa jadi orang yang dibutuhkan, jadi orang yang digantungkan. Ya, baru seperti itu yang saya rasakan saat ini,’’ jelasnya sambil bercanda. Sugianto tidak lupa menyampaikan tujuan utamanya bertemu Bupati Eka.

Ia datang mengajak panitia acara dan tokoh pemuda agar mereka lebih termotivasi dan bisa tertular energi positif Bupati Tabanan. ‘’Tiang bersama Klian B a n j a r L o d a l a n g s e l a ku panitia. Tanggal 27 Oktober nanti kami menggelar karya padudusan alit, pengratep, mupuk padagingan, pamelaspas lan pujawali Ida Ratu Gede Alit ring Pura Luhur Gonjeng,’’ jelasnya seraya berharap Bupati Eka dan Gubernur Bali bersedia datang menyaksikan acara pada 25 Oktober. Menurutnya, ngeratep (perbaikan barong) menghabiskan dana Rp 325 juta, sedangkan padudusan alit, mendem padagingan, melaspas dan pujawali menghabiskan dana Rp 250 juta. Untuk perbaikan barong, pihaknya mendapatkan punia dan penggalian dana Rp 100 juta. ‘’Sudi kiranya Ibu Bupati sebagai pimpinan Kabupaten Tabanan membantu kekurangan kami dalam ngewangun karya ini, sehingga dapat meringankan beban masyarakat kami,’’ ungkap pria asal Lodalang, Kukuh ini. (ad1116)

Ketua Yayasan PR Saraswati Meninggal

SEMAYAM - Jenazah Ketua Yayasan PR Saraswati I Gusti Gede Anom disemayamkan di rumah duka Puri Gede Batan Ancak, Desa Pandak Gede, Kediri. Tabanan (Bali Post) Ketua Yayasan PR Saraswati I Gusti Gede Anom meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan kurang lebih dua bulan di RSUP Sanglah. Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di Puri Gede Batan Ancak, Desa Pandak Gede, Kediri. Palebon-nya dengan prosesi Munggah Bale Kembar yang akan dilaksanakan, Kamis, 19 November men-

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

datang. Anak sulung almarhum, Dr. dr. A.A. Ngurah Subawa, M.Si., mengatakan hal itu saat ditemui di Puri Gede Batan Ancak, Desa Pandak Gede Kediri, Selasa (17/10) kemarin. Menurutnya, acara palebon disebut Munggah Bale Kembar dilangsungkan 19 November. Akses jalan saat prosesi berlangsung akan ditutup. Dudonan acara secara detail memang

belum ada. Alasannya, masih menunggu Ida Pedanda. Tetapi sudah ditetapkan tiga tanggal penting, yaitu tanggal 16 November acara Nyiramin, tanggal 18 November acara Mapeed dan tanggal 19 acara Palebon. Prosesi Palebon Munggah Bale Kembar itu masih jarang digelar di Bali. Karenanya acara ini bisa menjadi salah satu tontonan budaya bagi wisatawan. Pihaknya membuka lebar bagi wisatawan maupun warga yang hendak melihat prosesi pengabenan langka itu. I Gusti Gede Anom tutup usia pada umur 89 tahun. Almarhum meninggalkan dua orang anak. Ia menjadi Ketua Yayasan PR Saraswati sejak tahun 1999 hingga saat ini. Meski menderita stroke ringan selama empat tahun ini, Gusti Gede Anom tetap aktif menjalankan tugasnya. ‘’Hanya dua bulan sebelum meninggal beliau tidak bisa bekerja lagi karena terbaring di rumah sakit. Kata Subawa, tidak ada pesan khusus disampaikan sebelum Gusti Gede Anom meninggal dunia. Ayahnya semasa hidup adalah orang yang sederhana. (kmb24)

Dari data tahun 2017, DLH Kabupaten Tabanan sudah menerbitkan 75 izin lingkungan. Izin tersebut terdiri dari berbagai jenis usaha. Tetapi sebagian besar merupakan jenis usaha penyosohan gabah. Usaha itu menjadi dasar mendapatkan dana LUEP. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan A.A. Raka Iswara mengatakan, Selasa (17/10) kemarin, masih cukup banyak usaha peternakan di Tabanan yang tidak mengantongi izin lingkungan. Bahkan ada kecenderungan peternak itu tidak melaporkan usahanya. Dalam upaya menyadarkan dan juga men-

dorong pengusaha ternak itu mengurus izin lingkungan, pihak DLH kerap melakukan monitoring langsung ke lapangan. Selain itu, melakukan penempelan stiker ke lokasi usaha yang belum mengantongi izin. “Meski upaya itu sudah dilakukan, masih ada pengusaha yang membandel dan tidak melakukan pengurusan izinnya, sehingga beberapa ditindak lanjuti dengan penutupan usaha oleh Satpol-PP,” ujarnya. Sesuai kewenangannya, Dinas (DLH) melakukan tugas pokok menerbitkan izin lingkungan. Izin itu didahului dokumen seperti UKL-UPL atau

Tabanan (Bali Post) Bantuan bagi pengungsi Gunung Agung terus berdatangan. Wujud kepedulian itu juga dilakukan para kader PDI-P asal Desa Padangan, Kecamatan Pupuan yang tergabung dalam Relawan Tempur. Mereka peduli pengungsi dengan memberikan bantuan sembako dan uang tunai Rp 8 juta. Bantuan itu diserahkan kepada Ketua DPC PDI-P Tabanan Komang Gede Sanjaya, Selasa (17/10) kemarin, untuk selanjutkan didistribusikan. Penasihat Relawan Tempur (Teman Purnawan - red) yang juga anggota Komisi I DPRD Tabanan asal Desa Padangan, Pupuan I Gede Purnawan, mengatakan pengumpulan bantuan bagi para pengungsi Gunung Agung ini dilakukan kurang lebih selama dua minggu. Bantuan itu tidak hanya dari para donatur di Desa Padangan, juga dari ibu-ibu PKK. Bantuan juga ada dari sumbangan warga yang melintas, yang dikumpulkan pada kotak donasi. “Bantuan beras dan minyak goreng juga kita dapat dari warga asli Padangan yang merantau keluar daerah, seperti di Yogya dan Surabaya,” ucapnya. Berkat semangat para anggota relawan yang berjumlah ratusan orang itu, berhasil menghimpun bantuan uang tunai Rp 8 juta, beras 950 kg, minyak goreng 882 liter, pakaian, masker, kopi bubuk dan sejumlah bantuan lainnya. “Selaku petugas partai, sewajarnya apa yang kita

dapatkan terlebih dahulu dibawa ke rumah partai. Kita serahkan dulu ke DPC, kemudian baru didistribusikan ke lokasi pengungsian. Kekhawatiran kami numplek di satu pos saja,” jelasnya. Untuk pengungsi yang ada di Gunung Agung, kata Purnawan, akan dibantu langsung Telawan Tempur. Terkait Relawan Tempur itu, Purnawan mengatakan Relawan Tempur ini sudah ada sejak setahun lalu. Awalnya, karena terketuk melihat jalan di sepanjang Bangsing Kebon Padangan banyak berlubang. Menunggu dana bantuan pemerintah perlu proses dan memakan waktu lama. Kemudian sejumlah lapisan masyarakat baik generasi muda dan tua, ikut peduli keadaan di desa. Hingga akhirnya spontanitas mereka turun. Kita bersama-sama melakukan gotong royong memperbaiki jalan itu secara swadaya. Mengingat persatuan yang dibangun cukup kuat, akhirnya disepakati agar sekaa demen itu dijadikan organisasi yang diakui pemerintah dengan kepengurusan segera dibentuk. “Relawan Tempur ini bergerak di bidang sosial,” ucapnya. Ketua DPC PDI-P Tabanan Komang Gede Sanjaya menyambut baik apa yang telah dilakukan Relawan Tempur. Wabup Tabanan berjanji segera melakukan koordinasi dengan para camat di Kabupaten Tabanan terkait kebutuhan logistik yang diperlukan para pengungsi. “Kita akan cari lokasi mana

amdal. Instansi yang mengawal aturan dan penertiban di lapangan adalah Satpol-PP. Izin lingkungan di sektor peternakan itu, katanya, memiliki beberapa klasifikasi. Dicontohkan, bila mengusahakan ternak ayam dengan populasi lebih dari 10 ribu, pengusaha itu wajib mengantongi dokumen UKLUPL. Sedangkan di bawah jumlah itu cukup dengan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL). “Selama ini, memang untuk sektor peternakan ayam dan babi paling riskan menimbulkan permasalahan terkait lingkungan. Dua sektor

ini seringkali menimbulkan protes dari lingkungan yang ada di seputaran usaha peternakan mereka,” ujarnya. Permasalahan lingkungan ini bahkan pernah membuat keberadaan usaha ternak babi yang berlokasi di Tunjuk dan Gadungan ditutup paksa. Dari kondisi itu, Raka mengimbau agar para peternak di Kabupaten Tabanan melakukan pengurusan izin lingkungan. Sebab, penutupan usaha bisa dilakukan, apalagi keberadaan usaha itu menimbulkan permasalahan dengan permukiman di sekitarnya. Dalam melakukan penutupan, kata Raka Icwara, tentu mekanisme dengan prosedur. Pertama diberikan surat peringatan terlebih dahulu. Jika pengusaha itu tetap tidak menggubris surat peringatan itu hinga ketiga kalinya, maka usaha yang dijalankan akan ditutup oleh Satpol-PP. (kmb24)

Relawan Tempur Pupuan Peduli Pengungsi, Serahkan Bantuan untuk Didistribusikan DPC PDI-P

SERAHKAN - Penasihat Relawan Tempur saat menyerahkan secara simbolis bantuan untuk pengungsi Gunung Agung kepada Ketua DPC PDI-P Tabanan. saja yang kurang, sehingga ada pemerataan. Memang harus dikelola dengan baik. Takutnya bantuan itu numpuk dan jadi rusak. Contohnya, beras bisa kutuan,”

jelasnya. Melalui koordinator gotong royong PDI-P, petugas akan melakukan pendataan bantuan yang sudah terkumpul, sebelum didistribusikan nantinya. (ad1114)


15

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan Liga Champions Kamis (19/10) dini hari Grup D Barcelona Juventus

vs vs

Olympiakos Piraeus Sporting

vs vs

Atletico Madrid AS Roma

vs vs

Paris St Germain Celtic

vs vs

Manchester United FC Basel

Grup C Qarabag FK Chelsea Grup B Anderlecht FC Bayern Munich Grup A Benfica CSKA Moscow

Bali Post/rtr

LATIHAN - Pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes menyiapkan peralatan untuk latihan pemain-pemainnya di Munich, Selasa (17/10) kemarin. Bayern akan menjamu Celtic pada pertandingan Liga Champions, Kamis dini hari nanti.

Bali Post/instagram

Petinju Inggris Anthony Joshua.

Pulev Mundur, Takam Jadi Lawan Joshua

Washington Juara kelas berat Anthony Joshua (AJ) akan mempertahankan gelar dunia IBF-nya melawan Carlos Takam, setelah petinju Bulgaria Jubrat Pulev mengundurkan diri karena cedera bahu. Petinju 28 tahun itu akan berhadapan dengan Takam yang berasal dari Prancis di Cardiff pada 28 Oktober. Ini akan menjadi pertarungan pertama Joshua sejak mengalahkan Vladimir Klitschko dan merebut gelar WBA pada April lalu. ‘’Saya dihubungi Kalle Sauerland... yang menginformasikan kepada saya bahwa Pulev mengalami cedera bahu dan mungkin absen pada pertandingan itu. Belakangan dokternya memberikan konfirmasi,’’ kata promotor Eddie Heard pada pernyataannya, Selasa (17/10) kemarin. ‘’Peraturan-peraturan IBF menyebutkan bahwa pertarungan wajib akan diselenggarakan melawan petinju berikutnya, yakni Carlos Takam.’’ Takam menghuni posisi ketiga di daftar peringkat IBF dan Heard meyakini bahwa Joshua akan menghadapi tantangan berat saat melawan petinju 36 tahun itu. ‘’Ini posisi yang sulit bagi AJ yang telah melakukan persiapan dengan teliti terhadap gaya dan tinggi Pulev. Dia sekarang menghadapi gaya dan tantangan yang berbeda dalam diri Takam, ini belum pernah terjadi sebelumnya di kariernya namun dia siap,’’ tambah Takam. Joshua tidak terkalahkan dari 19 pertarungan sejak menjadi petinju profesional pada 2013. Dia akan menghadapi petinju Kuba Luis Ortiz, penantang wajib untuk gelar WBA-nya, setelah melawan Takam. (rtr/ant)

Mahrez Selamatkan Leicester dari Kekalahan

London Riyad Mahrez menyelamatkan satu poin bagi Leicester City yang bangkit dari ketertinggalan dan menyamakan kedudukan 1-1 melawan West Bromwich Albion di pertandingan Liga Utama Inggris, Selasa (17/10) kemarin. Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama di Stadion King Power, Nacer Chadli mematahkan kebuntuan dengan mencetak gol bagi West Brom pada menit ke-63. Tendangan bebasnya dari jarak 25 meter di luar kotak penalti menembus gawang Kasper Schmeichel. Namun, Mahrez mampu menyamakan kedudukan 10 menit menjelang bubaran pertandingan lewat tendangan voli setelah mampu mengontrol bola dengan dada. Dengan hasil seri itu Leicester tetap berada di posisi ke-18 klasemen dan mengemas enam poin dari delapan pertandingan, sedangkan West Brom naik satu posisi ke urutan 10. Pada pertandingan ini terjadi insiden pada babak kedua saat penyerang Leicester Jamie Vardy bertabrakan dengan kiper West Bromwich Boaz Myhill. Akibatnya Myhill mengalami cedera pada kaki. Ironinya, ini menjadi debut Myhill sejak musim 2015/2016 di tim inti setelah mengalami cedera pada lutut saat bermain dengan anaknya. Myhill menjadi kiper utama setelah Ben Foster cedera. Kondisi ini membuat pusing manager West Brom Tony Pulis setelah kehilangan dua kiper berpengalaman. Kiper ketiga Alex Palmer yang berusia 21 belum pernah dimainkan di Liga. Padahal laga selanjutnya klub yang bertengger di posisi ke-10 itu tidaklah ringan yakni melawat ke kandang Southampton dan selanjutnya menuju Manchester City. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

KONTROL BOLA - Gelandang Licester City Riyad Mahrez mengontrol bola pada pertandingan melawan West Bromwich Albion di Stadion King Power, Selasa (17/10) kemarin.

Misi Berbeda Heynckes

Munich -

Empat tahun setelah mengantarkan Bayern Munich juara Liga Champion, Jupp Heynckes kini dalam misi berbeda saat memimpin tim Bavaria itu berlaga di kompetisi serupa. Bayern akan menjamu Celtic pada pertandingan Grup B, Kamis (19/10) dini hari. Pelatih berusia 72 tahun itu membuat sejarah saat timnya mengalahkan Borussia Dortmund di Stadion Wembley untuk memenangkan turnamen ini. Trofi ini melengkapi masa keemasan Bayern yang di kompetisi domestik menjuarai Bundesliga dan Piala Jerman pada saat bersamaan. Namun kini Bayern dalam kekacauan setelah dihajar Paris St Germain 0-3 di laga pembuka tiga pekan lalu. Kekalahan itu berujung pada pemecatan pelatih Carlo Ancelotti. Heynckes yang sebe-

lumnya pensiun, dipanggil kembali untuk menyelamatkan nama besar Bayern hingga akhir musim ini. Kedatangan Celtic di Allianz Arena, menjadi ujian pertama Heynckes dalam membangun kembali kepercayaan timnya menyusul hasil memalukan di Paris lalu. Penyerang Polandia Robert Lewandowski yang mencetak enam gol dalam lima pertandingan di Allianz Arena musim ini, siap beraksi lagi. ‘’Dia menginginkan kita tetap fokus,’’ kata Lewandowski mengulang permintaan pela-

tihnya itu. ‘’Kami memang harus fokus. Kami harus maju bersama-sama sebagai satu tim dan menikmati setiap pertandingan.’’ Lewandowski menjadi pemain asing Bayern yang paling sukses di kompetisi ini dengan menghasilkan 24 gol. Sepanjang 12 pertandingan terakhir saja ia mencetak 10 gol. Harapannya untuk kembali merebut trofi juara tak pernah surut. Dengan mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan, Bayern memerlukan kemenangan atas Celtic untuk

kembali ke jalur kemenangan. ‘’Kini kami berpijak dari satu kemenangan menuju ke kemenangan lain,’’ tambah pemain yang menyumbang satu gol saat Bayern menggulung Freiburg 5-0 pekan lalu. Menghadapi Celtic, Bayern minus gelandang bertahan Javi Martinez yang mengalami cedera bahu pada laga melawan Freiburg lalu. Pemain sayap Franck Ribery dan kiper Manuel Neuer juga tidak cukup bugar, sehingga Heynckes menyatakan terlalu berisiko jika harus memainkan pemain cedera demi meraih kemenangan. Celtic yang menempati peringkat kedua dengan raihan tiga poin, pun optimis berkunjung ke Allianz Arena. Tim asuhan Brendan Rodg-

ers memetik kemenangan 3-0 atas Anderlecht di laga pembuka sebelum digebuk dengan skor 0-5 oleh PSG yang memimpin klasemen dengan poin penuh 6. Mantan pelatih Liverpool Rodger memiliki prestasi unik bila memainkan laga tandang sejak memimpin klub Skotlandia ini tahun lalu. Celtic tercatat tidak terkalahkan di tiga pertandingan Liga Champions musim lalu dengan mencatat hasil imbang di kandang Borussia Monchengladbach dan Manchester City dan menang 3-0 di Belgia. Namun dalam sejarahnya, Celtic tak pernah menang di kandang Bayern. Dalam dua pertemuan, mereka mencatat satu seri dan satu kalah. (kmb39/afp)

Craig Shakespeare Dipecat Hadapi Swedia, Italia Didukung Sejarah

London Upaya Leicester City bangkit dari keterpurukan sejak musim lalu belum juga menampakkan hasil. The Foxes, Selasa (17/10) kemarin memecat pelatih Craig Shakespeare, laporan media Inggris. Hanya berselang empat bulan setelah mendapat status sebagai pelatih permanen, Shakespeare harus meninggalkan Stadion King Power. Dia ditunjuk sebagai pelatih sementara pada Februari lalu untuk menggantikan Claudio Ranieri yang membawa Leicester untuk pertama kalinya dalam sejarah menjuarai kompetisi Liga Utama Inggris 2015-16. Ranieri tak bisa mempertahankan

posisinya setelah serangkaian kekalahan dialami Jamie Vardy dkk. Puncaknya adalah saat Leicester mendekati jurang degradasi sehingga klub memutuskan kontraknya awal tahun ini. Shakespeare datang menyelamatkan tim itu. Bahkan di kompetisi Liga Champions, Leicester mampu melaju hingga perempatfinal. Sayangnya asuhan Shakespeare tak mampu melewati hadangan Atletico Madrid. Pemecatan Shakespeare sebagai akibat dari kegagalannya di sejumlah pertandingan musim ini. Di Liga Utama Inggris, Leicester hanya sekali memenangkan delapan pertandingan dan bertengger di posisi ketiga dari bawah. (kmb39/rtr)

Craig Shakespeare

Bali Post/rtr

Zurich Italia menghadapi rintangan berat di playoff Piala Dunia 2018 dengan menghadapi Swedia. Dalam pengundian di Zurich, Swiss, Selasa (17/10) kemarin, Rep. Irlandia akan menantang tim Dinamit Denmark. Dua laga playoff lainnya adalah Irlandia Utara vs Swiss dan Krosia vs Yunani. Laga pertama playoff digelar pada 9 November dan kedua pada 14 November. Kiper veteran Italia Gianluigi Buffon akan memimpin rekan-rekannya menuju Swedia di laga pembuka untuk memperebutkan tiket menuju putaran final di Rusia. ‘’Italia tidak pernah takut pada siapa pun. Swedia tim tangguh dan berhasil lolos playoff dengan melewati grup yang sulit. Mereka berhasil mengalahkan Prancis dan Belanda,’’ kata Manajer tim Italia Gabriele Oriali yang mewakili pelatih Gian Piero Ventura, menghadari acara pengundian ini. ‘’Kami optimistis. Sejarah berpihak pada kami. Bayangkan Piala Dunia tanpa Italia,’’ tambahnya. Tim Azzurri harus melalui playoff setelah hanya menempati posisi runner-up grup setelah kalah bersaning dengan Spanyol yang meraih tiket langsung. Namun Italia memiliki sejarah tak pernah absen dari event empat tahunan ini sejak 1958. Sementara itu, pelatih Swedia Janne Andersson mengakui timnya akan menghadapi dua laga berat. ‘’Pertandingan ini tak berbeda dengan negara-negara lain. Saya gembira akhirnya tahu sekarang (lawan Swedia). Jadi kami bisa memulai persiapannya sekarang,’’ kat-

Bali Post/rtr

PLAYOFF - Mantan pemain timnas Spanyol Fernando Hiero memperlihatkan kertas undian bertuliskan Italia pada undian babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2018, di Zurich, Swiss, Selasa (17/10) kemarin. anya seperti dikutip Sky Sports News. Pelatih Irlandia Utara Michael O’Neill pun menyadari timnya akan menantang lawan tangguh: Swiss. Namun targetnya tetap ingin meloloskan timnya ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1986. ‘’Tugas kami adalah bagaimana membuat mereka kesulitan memainkan pertandingan ini,’’ tegas O’Neill yang akan bertindak sebagai tuan rumah di laga pertama. Kroasia akan menjamu juara Piala Eropa 2004 Yunani di laga pertama. Tapi pelatih Zlatko Dalic mengungkapkan timnya optimis lolos dari hadangan Yunani kendati harus melalui laga yang tak mudah. (kmb39/afp)


16 Tujuh Perempuan di Piala Soeratin Jakarta (Bali Post) Tujuh perempuan yang berstatus sebagai perangkat pertandingan ditugaskan di kejuaraan sepak bola nasional tingkat remaja Pertamina Piala Soeratin U-15 dan U-17 pada 14-28 Oktober 2017 di Yogyakarta dan Magelang, Jateng. ‘’Mereka adalah satu pengawas pertandingan, satu wasit dan lima asisten wasit. Semuanya disebar di 16 grup dan delapan stadion yang digunakan di Piala Soeratin,’’ tulis PSSI dalam keterangan pers, Selasa (17/10) kemarin. Satu-satunya wasit tengah perempuan itu adalah Deliana Fatmawati yang memiliki lisensi memimpin pertandingan FIFA. PSSI menganggap hal itu merupakan tanda dari kebangkitan perempuan dalam sepak bola nasional setelah sebelumnya ada nama Ratu Tisha Destria yang menjadi perempuan pertama pengisi jabatan Sekretaris Jenderal PSSI. ‘’Kami ingin Piala Soeratin U-15 dan U-17 ini milik semua anak bangsa. Kita harus menempatkan mimpi pesepak bola muda ini sebagai cahaya utama,’’ ujar Ratu. PSSI menyebut menjadi pengadil sepak bola memiliki kecermatan tinggi. Usai laga, para wasit harus membuat laporan pertandingan wajib dikirimkan satu jam setelah pertandingan berakhir kepada penilai wasit dan otoritas diatasnya. Kejuaraan Nasional tingkat Remaja Pertamina Piala Soeratin 2017 sendiri mempertandingkan dua kategori yakni U-15 dan U-17. Untuk U-15 diikuti 30 klub peserta dan 32 klub untuk U-17 dengan total 1.920 pemain. Adapun tujuh perempuan pengadil pertandingan di Piala Soeratin 2017 adalah pengawas pertandingan Marti Sugiyani (asal dari Temanggung, Jawa Tengah), wasit Deliana Fatmawati (Bandung, Jawa Barat) dan lima asisten wasit yaitu Sumarni (DKI Jakarta), Mimin Mintarsih (Bekasi, Jawa Barat), Wiwin Mintarsih (Sumedang, Jawa Barat), Azizah Alfionta (Payakumbuh, Sumatera Barat) serta Mitra Coriena Sjumanja (Langkat, Sumatera Utara). (ant)

Bali United U-19 Siap Jinakkan Persela Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United U-19 siap menaklukkan lawannya Persela Lamongan dalam Kompetisi Liga 1 U-19 babak delapan besar, Grup A, di Stadion Dipta, Gianyar, Rabu (18/10) sore ini. Memasuki babak delapan besar ini, Bali United menambah skuadnya striker Aji Kusuma untuk menggantikan Daniel Permana serta gelandang serang Ricky. Pelatih Bali United U-19 Wayan Arsana, di Kuta, Selasa (17/10) kemarin menegaskan, selama babak penyisihan asuhannya mampu mengalahkan Persela dengan skor 2-1, baik di kandang maupun laga tandang. Karena itu, dirinya berharap kepada Wabna Bayu Ariawan dan kawan-kawan supaya mampu mempertahankan tren positif hingga sukses menaklukkan Persela. ‘’Saya minta anak-anak agar tidak meremehkan lawan,’’ pesan Arsana. Di sisi lain, Asisten Pelatih Persela Lamongan Lutfi Ludianto mengakui pelatih kepala Didik Rudianto sedang mengikuti kursus kepelatihan, hingga tidak mampu mendampingi asuhannya berlaga di babak delapan besar. Lutfi menjelaskan, para pelatih untuk kompetisi U-21 tahun lalu, antara Persela Lamongan dan Bali United masih tetap. Lutfi mengisahkan, pada kompetisi U-21 tahun lalu, Persela mampu menaklukkan Bali United di babak penyisihan, namun justru dikalahkan pada babak semifinal. ‘’Kami ingin kejadian ini terbalik, kami kalah di babak penyisihan, tetapi mampu mengalahkan Bali United pada babak delapan besar ini,’’ jelas Lutfi. Babak delapan besar dibagi Grup A sebagai tuan rumah Bali United, dan kontestan lainnya tim Persela, PS TNI, dan Borneo FC. Sedangkan Grup B tuan rumah Persib Bandung, dihuni tim lainnya Barito Putera, Persipura Jayapura, dan Perseru Serui. (022)

CLS Knights Berlaga di ABL

Jakarta (Bali Post) Klub bola basket Indonesia CLS Knights Surabaya antusias berlaga di Liga Bola Basket ASEAN (ABL) musim 2017-2018 yang total diikuti oleh sembilan tim. ‘’Kami sangat antusias karena ABL layaknya kompetisi semi NBA yang sangat profesional baik teknis maupun nonteknis. Saya pribadi pun semakin banyak belajar untuk menangani tim secara lebih profesional,’’ ujar Managing Partner CLS Knights Christopher Tanuwidjaja, Selasa (17/10) kemarin. Antusiasme tersebut salah satunya ditunjukkan dengan sigapnya CLS berbenah demi kompetisi tersebut. Mereka mempersiapkan banyak hal mulai dari mencari pemain asing berkualitas, menggandeng mitra televisi, hingga meningkatkan kandang tim GOR Kertajaya, Surabaya, dengan fasilitas yang layak. Beberapa yang direnovasi dari GOR tersebut seperti lapangan, instalasi sistem suara dan ruang ganti pemain dengan menambahkan tempat berendam es. CLS menunjuk Koko Heru Setyo Nugroho menggantikan Wahyu Widayat Jati, dan telah mengontrak tiga pemain asing yaitu dua pemain Amerika Serikat yakni power forward Duke Crews, yang sudah bermain bersama CLS sejak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 lalu, serta center Brian Williams, ditambah seorang pemain asal Thailand Frederick Lee Jones yang berposisi point guard. ‘’Kini kami masih mencari satu kuota pemain asing berdarah Cina atau ASEAN lain untuk menggenapi kuota empat pemain asing yang boleh didaftarkan di ABL,’’ tutur Christopher. Adapun babak reguler ABL 2017-2018 mulai digelar November 2017 hingga Maret 2018. Selain CLS, delapan tim lain yang berkompetisi di kejuaraan itu adalah Hong Kong Eastern Sports Club, Singapore Slingers, Alab Pilipinas, Nanhai Long Lions, Saigon Heat, Westports Malaysia Dragons, Mono Vampire Basketball Club dan Formosa Dreamers. Di babak reguler, CLS dijadwalkan memainkan 20 laga, masing-masing 10 pertandingan tandang dan kandang, dengan partai pertama menghadapi tim Taiwan Formosa Dreamers di GOR Kertajaya, Surabaya, 18 November 2017. Siap Berjuang Pemain CLS Knights Surabaya menegaskan siap berjuang habis-habisan di ABL demi meraih prestasi maksimal. ‘’Semua pemain CLS tentunya sangat antusias dan termotivasi untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi menghadapi liga ABL yang tentunya sangat ketat. Kami sudah bertekad untuk berjuang semaksimal mungkin,’’ tutur shooter andalan CLS Sandy ‘’Keceng’’ Febiansyakh. Sandy mengakui para pemain termasuk dirinya sempat gelisah karena CLS memutuskan absen dari IBL musim 2017-2018. Akan tetapi perasaan gundah itu berubah menjadi motivasi setelah manajemen memutuskan CLS bertanding di ABL. Mereka pun berlatih keras di bawah pengawasan pelatih Koko. ‘’Sistem permainan kami tidak banyak berubah, hanya kami tinggal menyatukan ikatan batin antara pemain lokal dan pemain asing,’’ ujar Sandy, yang mengemban jabatan kapten tim kala CLS dilatih Wahyu Widayat. (ant)

OLAHRAGA

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

KONI Bersiap Gantikan Satlak Prima Jakarta (Bali Post) -

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mulai bersiap diri jika pemerintah secara resmi menunjuk lembaga yang dipimpin oleh Tono Suratman ini untuk menggantikan posisi Satuan Pelaksanan Program Indonesia Emas (Satlak Prima). ‘’Kita ikut pemerintah saja. Tapi hingga saat ini keputusan itu belum ada,’’ kata Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno di sela peringatan HUT ke-79 KONI di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Menurutnya, jika tugas tersebut benar-benar diberikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), pihaknya mengaku sudah siap meski tantangan ke depan bakal lebih berat mengingat Asian Games 2018 JakartaPalembang tinggal sepuluh bulan. ‘’Tidak ada alternatif lain. Kita harus siap. Sepuluh bulan memang menjadi tantangan yang harus diselesaikan. Makanya, keputusan harus secepatnya dilakukan,’’ ucapnnya menambahkan. Saat ditanya apa langkah pertama yang dilakukan jika benar-benar menggantikan posisi Satlak Prima, Suwarno

menegaskan, jika pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu limpahan tugas yang diberikan. Limpahan tugas tersebut akan dijadikan modal untuk merumuskan langkah selanjutnya. ‘’Kalau dapat tugas sebagai monitoring itu seperti apa saja. Jika menjadi pengawas seperti apa juga. Atau tugastugas yang lain,’’ tutur mantan Komandan Satlak Prima itu. Meski demikian, KONI Pusat ternyata sudah mempunyai gambaran bagaimana menyukseskan Indonesia pada Asian Games 2018. Ada tiga hal yang menjadi sorotan yaitu venue atau lokasi pertandingan, persiapan penyeleng-

Bali Post/ant

SELESAI NOVEMBER - Foto areal Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang berada di kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (17/10) kemarin. Progres renovasi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang akan digunakan pelaksanaan Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 74 persen dan ditargetkan selesai November 2017. garaan hingga bagaimana persiapan kontingen. Suwarno menjelaskan, untuk menghadapi Asian Games 2018 memang harus berkaca pada pelaksanaan SEA Games Singapura maupun SEA Games Malaysia karena banyak kendala yang dihadapi, terutama dalam persiapan

Perseden dan Persidafon Melaju ke Babak 16 Besar

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Perseden U-15 dan Persidafon Dafonsoro (Papua) memastikan melaju ke babak 16 besar dari Grup A putaran nasional Piala Soeratin U-15, setelah kedua tim menaklukkan lawan-lawannya di Stadion Dwi Windu, Bantul, Selasa (17/10) kemarin. Tim Laskar Catur Muka menggebuk PS Kaur Bengkulu dengan skor 4-0 (2-0), sedangkan Persidafon menundukkan Delta Pontianak (Kalbar) dengan skor 3-1. Sementara dua kontestan lainnya yakni PS Kaur Bengkulu dan Delta Pontianak Kalbar dipastikan tersingkir. Perseden dan Persidafon bakal bentrok pada Kamis (19/10) besok, guna menentukan juara grup dan runner-up grup. Perseden sukses menaklukkan PS Kaur pada babak pertama unggul 2-0, kemudian pada babak kedua kembali menambah dua gol. Keempat gol yang bersarang ke gawang PS Kaur dilesakkan Indra Sunu sebiji gol, serta Yoga yang memborong tiga gol (hattrick). Pelatih Perseden U-15 Komang Mariawan yang dikontak, kemarin, menyatakan asuhannya pada babak pertama dipancing emosinya oleh lawan, hingga tersulut. Akibatnya, dua bomber Perseden Yoga dan Deya terkena kartu kuning.

Bali Post/ist

MELAJU — Tim Perseden U-15 sebagai wakil Bali melaju ke babak 16 besar bersama Persidafon Dafonsoro Papua dalam Kompetisi U-15 putaran nasional, yang digelar di Stadion Dwi Windu, Bantul, Yogyakarta. ‘’Namun, kami bersyukur di babak kedua, anak-anak kembali bermain normal. Bahkan, beberapa kali mengancam gawang PS Kaur, namun hanya dua peluang yang bisa dikonversi menjadi gol,’’ tutur Komang Mariawan. Disinggung soal melawan

Persidafon Dafonsoro, Kamis (19/10) besok, Komang Mariawan mengemukakan, peluang juara grup tetap terbuka. ‘’Astungkara, doakan saja kami mampu menundukkan Persidafon hingga juara grup,’’ ucap Komang Mariawan. (022)

Klasemen Grup A 1. Bali 2. Papua 3. Bengkulu 4. Kalbar

2 2 2 2

2 1 0 0

0 1 1 0

0 0 1 2

7-0 4-2 2-4 0-7

6 4 1 0

atlet maupun pendukungnya. ‘’Misal try out. Selama ini harus izin Setneg dulu. Ke depan proses itu seharusnya dipangkas. Yang lain masalah peralatan. Jangan sampai terlambat lagi. Begitu juga dengan uang saku. Harus ada solusinya. Makanya kami akan terus mendorong per-

cepatan ini,’’ imbuh pria asal Jawa Tengah itu. KONI berharap keputusan pemangkasan birokrasi bisa dilakukan secepatnya, karena jika terus berlarut akan berdampak pada persiapan semuanya mengingat Asian Games 2018 kurang dari satu tahun. (ant)

Mangupura (Bali Post) Tercatat 31 tim dipastikan ambil bagian pada turnamen sepak bola Bupati Badung Cup II/2017. Para kontestan dibagi atas Badung Selatan dan Utara. Badung Selatan yang melibatkan 16 tim terbagi dalam empat grup, sedangkan Badung Utara 15 tim dalam tiga grup. Demikian terungkap dalam pertemuan teknik (technical meeting) di kantor Disdikpora Puspem Badung, Selasa (17/10) kemarin. Untuk Badung Selatan di Lapangan Samudra Kuta terdiri dari Grup A (Pesanku, Putra Kedonganan, Persi, Putra Menesa), Grup B (Purnama Putra, Posank, Jala Putra, Birlian) di Lapangan Samudra. Selanjutnya, Grup C (Putra Perkanthi, Porkan Penyarikan, Putra Alaska, Sawangan FC), serta Grup D (Ultra Pecatu, PS Ungasan, Mumbul FC, Kutuh FC), di Lapangan Yoga Perkanthi. Sementara untuk Badung Utara, di Lapangan Mengwi Grup E (Putra Mengwi, Bala Yudha, Putra Tresna, Bara Putra), di Lapangan Dalung dan Grup

F (Garuda Dalung, Canggu FC, Buduk FC, Wenara Duta Sangeh, Cani Putra), di Lapangan Kapal Grup G (Putra Angkasa Kapal, PSM Munggu, Perssib Blahkiuh, Putra Mambal, Personi Mengwitani). Laga pembuka dimeriahkan tuan rumah Pesanku Kuta melawan Putra Kedonganan, di Lapangan Samudra, Kuta, Minggu (22/10) nanti. Ketua Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana menyatakan event ini bertujuan menjaring bibit untuk pembentukan skuad tim Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan. Oleh sebab itu, mereka yang turun di lapangan adalah delapan pemain U-22 atau kelahiran 1995, serta tiga pemain senior. Hanya, para pemain wajib memiliki KTP Badung. ‘’Selain itu, pemain Porprov Badung, Piala Soeratin Badung, dan U-15 Badung, bisa diturunkan,’’ kata pria yang akrab disapa Koming ini. Selanjutnya, bagi tim juara dan runner-up grup melaju ke babak 16 besar, ditambah dua tim peringkat tiga terbaik di grup. (022)

31 Tim Ikuti Bupati Badung Cup

Tunggal Putri Sisakan Tiga Wakil

Yogyakarta (Bali Post) Indonesia menyisakan tiga tunggal putri yang akan bertanding di babak keempat BWF World Junior Championships yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta. Sementara di tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay terhenti di babak ketiga. Pada pertandingan babak ketiga, Selasa (17/10) kemarin, wakil tunggal putri tuan rumah yang pertama kali memastikan tempat di babak keempat adalah Gregoria Mariska Tunjung. Unggulan ketiga itu sukses mengalahkan pemain asal Jepang Hirari Mizui dua game langsung 21-9, 21-16. Pada babak keempat, Gregoria akan ditantang pemain dari Korea Selatan Jeong Min yang melaju setelah mengalahkan pemain Jerman Ann Kathrin Spori 21-6, 21-10. ‘’Pertandingan berikutnya harus bisa bermain lebih baik. Saya ingin meraih juara di kejuaraan ini. Apalagi ini tahun terakhir saya bisa bermain di kejuaraan junior dan Indonesia menjadi tuan rumah,’’ katanya. Kesuksesan Gregoria diikuti rekan senegaranya, Aurum Oktavia Winata, yang mengalahkan pemain asal Selandia Baru Sally Fu dalam dua game langsung 21-7, 21-7. ‘’Pertandingan hari ini terasa lebih mudah dibanding pertandingan sebelumnya meskipun ini pertemuan pertama kami, sehingga saya belum tahu bagaimana pola permainan lawan,’’ kata Aurum. Aurum mengatakan, berusaha bermain dengan tempo yang lebih cepat karena lawan kurang dapat bergerak lincah di lapangan meskipun tenaga pukulannya cukup kuat. Pada pertandingan berikutnya, Aurum akan berhadapan dengan tunggal putri Malaysia Eng Sin Jou yang harus berjuang tiga game mengalahkan unggulan kesebelas Maria Delcheva asal Bulgaria 21-16, 19-21, 21-19. ‘’Siapa pun lawannya harus siap dan yang paling penting menjaga kondisi fisik agar bisa bermain baik,’’ katanya. Sementara tunggal putri ketiga Indonesia yang memastikan tempat di babak ketiga

adalah Choirunnisa yang mengalahkan Jenjira Stadelman asal Swiss dalam dua game 21-10, 21-10. Choirunnisa yang diunggulkan di tempat ke-16 itu akan bertemu pemain Korea Selatan Park Ga Eun yang mengalahkan Lim Mei Chen dari Malaysia 21-17, 18-21, 21-12. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang terhenti di babak ketiga adalah Asty Dwi Widyaningrum yang dipaksa mengakui keunggulan pemain asal Tiongkok Han Yue dalam dua game 11-21, 13-21. Tunggal Putra Beda hasil diperoleh dua tunggal putra Indonesia, Alberto Alvin Yulianto dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di babak tiga. Alvin berhasil melaju ke babak empat, sementara Ikhsan harus terhenti. Kemenangan dipastikan Alvin usai berhadapan dengan pemain Tiongkok, Yupeng Bai. Alvin menang dua game langsung dengan 21-19 dan 24-22. Lolos ke babak empat, Alvin kemudian akan berhadapan

dengan Cristian Savin dari Moldova. Sayang sebelumnya, hasil tak menggembirakan harus diterima Ikhsan. Andalan Indonesia tersebut dihadang wakil Jepang, Takuma Obayashi, 21-16, 19-21 dan 17-21. Sebelumnya Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu langsung dipaksa bermain sengit oleh lawannya. Ia harus melewati laga panjang selama selama 67 menit melawan Tze Yong Ng, Malaysia, sebelum akhirnya dengan skor 25-27, 21-11 dan 23-21. Rekannya Muhammad Rehan Diaz melaju ke babak tiga setelah mengalahkan Hiroki Midorikawa, Jepang, dengan skor 15-21, 21-19 dan 21-19. Laga tiga game itu berlangsung selama 46 menit. Pasangan ganda putri Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto belum menemukan kesulitan di laga awalnya. Mereka mengalahkan Clara Lassaux/ Estelle Pondant, Belgia, dengan skor meyakinkan 21-9 dan 21-7. (kmb39/ant/net)

Bali Post/ist

KALAH - Tunggal putri Indonesia Asty Dwi Widyaningrum dikalahkan Han Yue (Tiongkok) 11-21, 13-21 pada BWF World Junior Championships di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Selasa (17/10) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Pembantu Rumah Tangga KTP Bali.T:08123854425

Dcr PRT dalam gaji 1,5jt Sgr! Densel Hub:089632512899

Dcr Tk.Jarit,Pengepul Jaritan & Tk.Setrika Uap utk Garment Jl.Pemuda IV/17 Renon T.236453

Dcr Sopir B1 umr +40 th bpglmn Gatsu Tengah No 322,Tlp.423488

B.BP.004.10.17.0001079

B.BP.001.10.17.0001104

*Info JobAustrali,Korea,Jepang kizunabali.com Hp.081649477140

B.BP.001.10.17.0001072

B.BP.001.10.17.0001065

Dcr Teknisi Komputer, bawa srt lam ke Sudirman Agung B25 Dps

B.BP.001.10.17.0001063

Sales/Marketing, Capable English/Mandarin Language and Computer, apply to: versaindustries4@gmail.com

B.BP.166.10.17.0001103

Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3JT Ada Komisi dan Bonus Hub: 087761391444 (Tidak SMS)

B.BP.001.10.17.0000148

B.BP.031.10.17.0001077

Cr Admin Wanita Bs Comp Min SMA 082139313737

Dcr Accounting Bs Pajak Email: sinardewata@rocketmail.com

Dicr Supir SIM A Toko Bangunan Sanur, Hub.081246585888

Dcr Arsitek/Drafter Property Hub: 081999560921/085867990633

Maintenance Mgr FT Bambu Indah Ubud,S1 or Elektro.Min 4Yrs Exp.English Imperative. CV Sent to:( maintanancemanage rjob@gmail.com )

B.BP.164.10.17.0001094

Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.10.17.0000933

BIRO JASA

B.BP.001.10.17.0000897

Dcr Tenaga Srbutan Bs Nyupir & Pegawai Toko H.081237808080

Foreign Company in Celuk Looking for Manager Assistant, experience in Handicraft,good English both oraland written. Send CV to 081239645115 or robert@starborncreations.com

B.BP.004.10.17.0001078

rss290900@gmail.com cari staff Acct/pajak, S1 acct/D3 pajak Dps

B.BP.164.10.17.0001092

B.BP.001.10.17.0001075

Jual HRV matic 2017 terlengkap kembali Dp 86jt CL.08196071107

TOYOTA

Avanza G 2012 Putih Asli Bali KM40Rb Sprti Baru 087862429910 B.BP.001.10.17.0001102

B.BP.004.10.17.0001049

B.BP.001.10.17.0001082

Ls.35Are Soka Tbn Ket Lbh Lnjt 081999456721 WA/087860945466 B.BP.001.10.17.0001088

Pojok Gatsu Tmr Sulatri 1are cocok bisnis/rmh 081237148880 B.BP.001.10.17.0000795

Dijual Mobil Mercy R280,Th. 2009,Biru Gelap,Rp.240Jt.Nego dan Mercy ML 350.Thn.2011, Hitam,Rp.750Jt.Nego.Hub.0812 38503 154 / 081 250 80 4141

Vellfire 2.4 Th’2011 Asli Bali Hitam H.464168/081999315168 B.BP.141.10.17.0001100

B.BP.004.10.17.0001002

Dtsun Go+16T Opt 3Brs Pth AsDK KrdDp10Jt Ang2Jtan,08124611999

Jual Suzuki Pickup APV th 2012 hitam Hub.082147595964

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0001095

SUZUKI

Dicari Agen Asuransi Jiwa Hub.081916313968

DIJUAL MOBIL

Toyota Sedan All New Vios Slvr Tnh 22A LDpn 63m,Dpn Ktr Agama Metalik Th’2010, 082146419039 Sangket Sukasada,081338008477

MERCEDEZ

DATSUN

B.BP.164.10.17.0001101

B.BP.001.10.17.0001073

NISSAN

Grand Livina Th’14 MT H.135Jt Inova G Th’2013+2010 H.150Jt Avanza G Th’2006+2004 H.87Jt CRV Th’13+15 Jl.Pulau Batanta 20 Barat Simpang 6 Teuku Umar

B.BP.001.10.17.0001056

FURNITURE

TOUR

DIJUAL MOTOR

BA LIM

MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210

DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID

C.0000522-BRJ

SERVICE

BIRO JASA

KREDIT MANTAP* Sampai dengan

8

tahun

0821 4518 1527/0819 9994 4090 STOCK READY *Syarat & ketentuan berlaku

(DISC

SUPER

ALUMINIUM

DUPER)

C.0000403-MBL

SERVICE

JASA KONSTRUKSI INTERNET

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

SERVICE

INTERIOR

Jasa Buat Website Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll JASA SEO: Top Rangking di halaman Google

Responsive Website

HONDA PROMO SPECIAL

085 105 471 777 C.0001032-net

BIRO JASA

BENGKEL LAS

AC

AT BESAR

DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB

Mobilio

READY STOCK All new CRV

DISEWAKAN RUMAH Dikntrkan rmh di Tabanan (lingk Perumahan tenang)1lt, jln 8 mtr 2Ktdr+Furniture,R.tamu, R.mkn dapur,carport.Hub.087860910878

B.BP.164.10.17.0001091

Djl S.Katana Jimmy 2004 silver originil pribadi 087860600227

B.BP.001.10.17.0001067

B.BP.001.10.17.0001047

Djl Tnh Bonus Rmh Kost 2A Hrg. 1M, Jl.Antasura H:081339650001

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0001064

B.BP.164.10.17.0001090

Dijual rumah Jln.Mudutaki VI/7 Gatsu Barat Hub:087765274899

DIJUAL TANAH Djl Tanah 1,30A 1,5A Jl.Induk Buduk BU Hub.082147454248

Dcr Tour Resv,Sales Mktg,Admin Sopir,OB Hub:081999031967

B.BP.001.10.17.0001062

DIJUAL RUMAH Djl Rmh Baru Siap Huni Tp.60 Tnh 90 Dalung Hub.082147454248

B.BP.001.10.17.0001066

B.BP.001.10.17.0001050

B.BP.001.10.17.0001089

Dcr Staff IT,Tech Sppt, Bs hardware&software,Photoshop & Coreldraw,Send Cv hrd_manager_76@yahoo.com

SERVICE

Mini Cooper S.Turbo’14 Putih G.Cherokee’14 Htm,085737180911

H

BALI WANGI S

BIRO JASA

Dibutuhkan Cepat 2 Cook Helper & 2 Waitress untuk Warung Vietnam Daerah Pantai Berawa Canggu Hub:089631767223

B.BP.001.10.17.0001069

B.BP.001.10.17.0001023

BIRO JASA

RA

Dcr PRT cewek u/Bersih2 Rmh di Sanur tingal dlm H.08123877799

Dcr Karyawati Gj1,5jt+Mkn+Bns u/Laklak, serius langsung kerja Waturenggong114 Panjer Br.Kaja

B.BP.001.10.17.0001083

KU

B.BP.001.10.17.0001061

B.BP.001.10.17.0001086

*** Dicari SMK Bangunan Hub: Jl.Gadung No.81 Kreneng-Dps **

WC

Dcr Managemen Trainee,Sopir, SPG,Sales,dibwh 35th,jjr,siap lembur.Lamaran lsg ke Permata Cash&Credit Jl.Gatsu Tgh 264D

B.BP.141.10.17.0001099

Honda CRV Th 2007 2.4 AT CKD Hitam, Hub:081239600959

B.BP.031.10.17.0001080

B.BP.001.10.17.0001068

B.BP.001.10.17.0000114

B.BP.141.10.17.0001097 MINI COOPER

B.BP.001.10.17.0001060

Dcr Karyawan Funding/Landing Min.S1 Pengalaman di bidang Perbankan utk BPR Hub:240167

Dcr Llsn SMU Max 25th u/kru bandara.Ada diklat.081337380006

Mazda CX7 Pth’2010 Milik Prbd Bs Tukar Hub.085100871119

B.BP.001.10.17.0001057

B.BP.001.10.17.0000975

Pembantu Apartement Wanita Tgl dlm Gj 1,7Jt,087861825975

B.BP.803.10.17.0001071

MAZDA

Honda Accord VTI-L’07 Mtic Htm Chevrolet Captiva Dsl’13 Putih Outlender PX Th’2012 Putih Mercedez E300 Sportline Th’92 Antik Hub.081238116467

Dicari Tk.jarit berpengalaman u/Garmen Sanur Hub.0811389822 Dicr Admin Min SMU krm email: bali.tropicalline@gmail.com

B.BP.001.10.17.0000809

B.BP.004.10.17.0001098

B.BP.001.10.17.0001052

Dicari Office Support Min.SMA laki-laki Kirim Lamaran ke IDP Education Bali, Jl.Gatot Subroto Barat 305 A Dps Email:info.bali@idp.com

Dcari Staff Accounting minimal SMK Akuntansi Hub.087761441199

B.BP.001.10.17.0001058

Persh Alkes Membutuhkan Mrkt Kualifikasi:Pengalaman Farmasi /Alkes Pendidikan S1/D3 Pria/ Wanita Maks 35Th memiliki SIM A/C Area Bali Kirim ke Ruko Imam Bonjol Square A-16 Jl.Imam Bonjol No.555 atau Tlf.ke 081999448440

B.BP.821.10.17.0000677

Dicari tukang payet kebaya segera Hub:081999866888

HONDA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.10.17.0001070

B.BP.004.10.17.0000967

LOWONGAN Dicari Sopir Bujang+Tenaga wanita Hub.081246585097

Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Gj+bns+komisi+BPJS, Lam Jl.Tukad Banyumas No.1 Dps

Informasi pasang iklan Telepon

HR-V

*Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl

B.BP.141.10.17.0001096

B.BP.001.10.17.0001020

DISEWAKAN PABRIK Over Kontrak Pabrik Luas 5,5a 50jt Sisa 27bln, H.087861796859 B.BP.001.10.17.0000996

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.10.17.0000892

Dana Talangan Jaminan Surat Persetujuan Kredit Bank. 082141009555 / 0818306111

B.BP.033.10.17.0001074

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-082236597695 B.BP.164.10.17.0001013

KEHILANGAN Hlg kartu SID (seafer Identity Document) a/n INyoman Budiarta

B.BP.001.10.17.0001053


EKONOMI

18

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

Sampai 2019, 5.000 Pasar Direvitalisasi Jakarta (Bali Post) – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan meyakini target revitalisasi pasar rakyat sebanyak 5.000 pasar hingga 2019 akan tercapai sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, meskipun 2017 revitalisasi maupun pembangunan kurang dari 1.000 unit, pihaknya yakin bahwa pada 2018 mendatang program tersebut akan mencakup lebih dari 4.000 pasar rakyat. ‘’Tahun ini saya masih berutang, jika asumsinya 1.000 unit per tahun. Tahun depan, kita sudah bisa mengejar lebih dari 4.000 unit dan dengan demikian tahun 2019 bisa lebih dari 5.000 unit,’’ kata Enggartiasto. Berdasarkan rencana, hingga akhir 2017 total pasar rakyat yang sudah dibangun maupun direvitalisasi kurang lebih sebanyak 2.710 unit. Pada 2017 sendiri kurang lebih sebanyak 904 pasar rakyat akan direvitalisasi, dan dari jumlah tersebut sebanyak 241 unit mendapatkan pembiayaan dari Dana Tugas Pembantuan (TP) dan 618 unit menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 45 unit pasar dari pendanaan Kementerian Koperasi dan UKM. ‘’Setiap ada revitalisasi pasar, omzet pasti meningkat,’’ kata Enggartiasto. Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan, pada 2016 dari sebanyak 77 pasar rakyat yang dipantau nilai transaksinya mengalami kenaikan

omzet rata-rata sebesar 24,38 persen. Pasar-pasar tersebut direvitalisasi atau dibangun pada 2015. Enggartiasto menambahkan, revitalisasi pasar rakyat yang masuk dalam program pemerintah tersebut bukan hanya mencakup pembenahan pasar secara fisik. Namun juga terkait dengan manajemen serta akses barang modal yang lebih murah bagi para pedagang pasar. ‘’Pertama, pasar itu kumuh dibandingkan ritel modern yang memiliki harga lebih murah. Yang kami lakukan, bagaimana pedagang pasar tradisional ini bisa mendapatkan sumber alternatif, aksesnya harus sama,’’ ujar Enggartiasto. (ant)

Bali Post/dok

PASAR TRADISIONAL - Pemerintah daerah telah merevitalisasi sejumlah pasar tradisional. Tujuannya akan terjadi peningkatan ekonomi bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Festival Indonesia di Rusia

Bali Diharapkan Lebih Maksimal

Duta Besar Indonesia untuk Rusia M. Wahid Supriyadi (kiri)

Manulife Jaga Reputasi Jakarta (Bali Post) PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) berkomitmen untuk membantu nasabah mencapai impian dan aspirasi mereka, di antaranya membayar klaim secara cepat, sederhana serta memberikan solusi asuransi jiwa, kesehatan, dan investasi komprehensif. ‘’Ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah sesuai jalur akses pilihan mereka,’’ kata Direktur & Chief Marketing Officer PT Manulife Indonesia Novita Rumngangun di Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Tahun lalu, kata Novita, perusahaan telah membayar klaim asuransi, nilai tunai penyerahan polis, anuitas dan manfaat lain senilai Rp 6,8 triliun. Angka itu naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,6 triliun. ‘’Manulife Indonesia yang sudah menapakkan kakinya di Tanah Air sejak 1985 itu kini memiliki 2,3 juta nasabah dan mengelola dana lebih dari Rp 55,8 triliun,’’ katanya. Direktur SDM PT Gandum Yuwantana mengakui reputasi besar dan eksistensinya yang panjang menggiring mereka untuk memilih Manulife untuk program dana pensiun karyawan. Apalagi, Manulife masuk jajaran lembaga keuangan yang diakui pemerintah dalam memberikan manfaat menarik untuk keringanan pajak pendapatan. ‘’Sebelumnya kami melakukannya dengan swakelola. Tetapi sangat berisiko. Jika perusahaan banyak cash flow tentu tidak masalah,’’ tutur Yuwantana. Hal serupa juga diakui Tuti Sulusiah (39). Ia mengaku tidak kesulitan mengurus klaim di Manulife. ‘’Ketika saya ikut Manulife, saat itu saya diopname karena sakit, saya ingat sekali bahwa agen yang sibuk mengurusi klaim saya, semuanya lancar. Keluar rumah sakit, saya tidak membayar apa-apa,’’ tutur Tuti. (010)

Denpasar (Bali Post) Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Indonesia di Rusia akan melaksanakan Festival Indonesia (FI) yang ketiga kalinya pada 3-5 Agustus 2018 di Moskow, Rusia. Tak tanggung-tanggung, lahan yang disiapkan 18 hektar, tiga kali lipat dari luas lahan tahun sebelumnya. Ditemui usai bertemu pengusaha Bali dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali, Duta Besar Indonesia untuk Rusia M. Wahid Supriyadi menerangkan, tahun pertama FI tahun 2016 bertemakan ‘’Visit Wonderful Indonesia, Bali and Beyond’’. ‘’Tetap Bali karena 90 persen orang Rusia datang ke Bali. Tahun 2017 Bali juga terwakili,’’ ujarnya. Dilihat dari tingkat kunjungan ke FI tersebut, naik dari tahun

2016 yaitu 68.000 menjadi 91.600 tahun 2017. Pameran yang dilaksanakan di sebuah taman seluas 6 hektar tahun lalu menghasilkan peningkatan perdagangan 33,2 persen. Sedangkan dari sisi pariwisata, persentase kunjungan wisatawan Rusia tertinggi yaitu 57 persen ke Indonesia, 90 persennya dipastikan ke Bali. Namum jumlah kunjungan ini dinilai masih kecil. Sementara target kunjungan ke pameran FI adalah 120.000. Letak pameran di Krasnaya Presnya yang berdekatan dengan salah satu mall terbesar itu membuatnya optimis target kunjungan tercapai. ‘’Saya ingin Bali lebih berkontribusi lagi lebih besar partisipasinya,’’ ujarnya. Namun kendala dari Pemprov Bali diungkapkan dari sisi budget. ‘’Tapi itu tidak harus jadi kendala,’’ tandasnya sambil menuturkan

Tiga Capaian Pemerintah Jokowi di Bidang Ekonomi Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan tiga pencapaian utama bidang perekonomian sepanjang tiga tahun masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dalam jumpa pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (17/10) kemarin, Darmin mengatakan tiga pencapaian tersebut adalah pembangunan sektor infrastruktur, pengendalian harga pangan, dan penerapan bantuan sosial. ‘’Infrastruktur ini yang pasti dirasakan banyak orang karena menyangkut konektivitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat,’’ kata Darmin. Mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya bisa mewujudkan pertumbuhan yang berkualitas, tetapi juga menjadi fondasi untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah

(middle income trap). Pembangunan infrastruktur tersebut misalnya menyangkut proyek strategis nasional, kawasan ekonomi khusus, kawasan strategis pariwisata nasional, dan kawasan industri. Kemudian, Darmin juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini lebih mampu mengendalikan harga pangan sekaligus menjaga pasokan pangan, terutama beras. Pengendalian harga pangan juga tercermin dari laju inflasi Indonesia yang bergerak ke arah di bawah empat persen. Inflasi pangan dari tahun ke tahun juga lebih terkendali sejalan dengan perkembangan jumlah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kemudian, lanjut Darmin, pencapaian penting berikutnya yaitu mengenai bantuan sosial yang dinilai semakin terarah, tepat sasaran, dan memanfaatkan kartu dalam pemberian bantuannya. (ant)

pertemuannya dengan Gubernur Bali, Senin (16/10) pagi. Menurutnya, Bali perlu mendorong agar pelaku usaha Bali bersama-sama untuk ikut pameran ke Rusia. ‘’Anggaran dari kami terbatas, jadi mesti dipikul ramai-ramai dengan sistem paket. Nanti kalau paket 20.000, itu dapat 10x10 meter dapat satu stan yang bisa manggung dari pukul 10 AM - 10 PM. Terserah mau jual apa,’’ bebernya. Pihaknya hanya mempersiapkan sepertiga anggarannya untuk FI tersebut, sedangkan dua pertiganya akan dicari dari sponsor. Pengalaman tahun lalu, perwakilan Bali tidak mempersiapkan pameran dengan maksimal, maka BI KPw Bali mengundang pelaku usaha di Bali untuk persiapan FI tahun 2018. ‘’Para pelaku usaha di Bali antusiasnya luar

biasa, terlihat tadi semua seat penuh,’’ ungkapnya. Minat pengusaha Bali untuk mengikuti FI dikatakan sangat tinggi. Maka dari itu, untuk menampung aspirasi pengusaha, FI tahun 2018 akan diatur oleh Kadin Bali. ‘’Teman-teman yang tahun lalu sudah pernah ke sana bisa lihat, hampir semua produk yang dipamerkan di sana habis,’’ ungkapnya. Jika tahun 2016, pengusaha dan artis yang ikut 400, tahun 2017 pengusaha dan artis yang ikut adalah 1.000. Ketum Kadin Bali AA Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, kelebihan pengusaha Bali diajak pameran ke mana saja mau. Walaupun barangnya dijual murah, tidak masalah. Oleh karena itu, dengan adanya pameran FI di Rusia disambut sangat antusias oleh pengusaha Bali. (kmb42)

2020, Indonesia Tak Lagi Impor Garam Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pada 2020 Indonesia tidak lagi mengimpor garam karena pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan produksi garam nasional. Luhut dalam temu media di Jakarta, Selasa (17/10) kemarin, menjelaskan salah satu upaya yang tengah dilakukan pemerintah adalah ekstensifikasi lahan garam di sejumlah lokasi, termasuk NTT yang berpotensi menjadi salah satu sentra garam nasional. ‘’PT Garam sudah

membangun 4.000 hektar di Teluk Kupang, NTT, jadi produksi garam bisa kita genjot,’’ katanya. Luhut menuturkan, lahan garam di Indonesia sangatlah luas, mencapai lebih dari 30 ribu hektar, termasuk lahan milik rakyat. Sayangnya, PT Garam yang juga mengelola ribuan lahan garam itu tidak memaksimalkan lahan tersebut dengan menggandeng swasta. Pemerintah sendiri, lanjut mantan Menko Polhukam ini, akan menyiapkan infrastruktur untuk mendukung peningkatan produksi garam. ‘’Undang-undang menyebut

pemerintah menyiapkan infrastruktur, sehingga petani bisa dapat air tua dari pemerintah. Itu yang kami lakukan. Tahun depan mungkin ada dana yang dibutuhkan untuk bangun air tua dan bangun tanggul untuk itu, sudah tidak ada masalah,’’ katanya. Menurutnya, jika program tersebut berhasil dijalankan, maka kebutuhan garam konsumsi tidak akan menjadi masalah lagi. ‘’Yang kita kejar kemudian garam industri. Kita harap 2019 selesai sehingga 2020 kita tidak perlu impor lagi,’’ katanya. (ant)


19

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

BKPM Akui Pajak dan Lahan Kendala Investasi Jakarta (Bali Post) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa hingga saat ini masih banyak kendala investasi, sehingga harus segera diselesaikan khususnya terkait dengan permasalahan perizinan di daerah yang terbilang masih rumit. Kepala BKPM Thomas Lembong, di Jakarta, Selasa (17/10) kemarin, mengatakan bahwa beberapa catatan yang menjadi hambatan untuk menarik investor masuk ke Indonesia antara lain soal regulasi di tingkat pemerintah daerah, permasalahan pajak, isu tenaga kerja, lahan, dan juga infrastruktur. ‘’Kendala investasi di pemerintah daerah harus diselesaikan dengan membangun sebuah sistem. Ini masalah implementasi, memang tidak ada jalan pintas dan peluru ajaib,’’ kata Thomas dalam konferensi pers ‘’Tiga Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Capaian Pemerintah: Pemerataan Ekonomi Berkeadilan’’. Thomas menambahkan, salah satu permasalahan atau kendala yang ada di pemerintah daerah adalah terkait data investor yang belum online. BKPM berencana untuk membuat database online yang nantinya bisa dipergunakan oleh BKPM daerah secara gratis. ‘’Selain itu, di daerah banyak syarat dan standar itu dijadikan izin, itu harus dikembalikan dari izin kembali ke syarat dan standar,’’ ujar Thomas.

Thomas yang kerap disapa Tom itu mengatakan bahwa saat ini Indonesia tengah bersaing untuk mendapatkan investasi asing dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam. Masuknya investasi asing tersebut bukan hanya membuka lapangan pekerjaan, akan tetapi juga teknologi, keahlian dan jaringan perusahaan. ‘’Perlu saya sampaikan, kita menghadapi persaingan yang sangat sengit dari ketiga negara tersebut untuk menarik investasi masuk. Tantangan investasi kita masih banyak, kendala masih banyak, saya secara terbuka mengakui,’’ kata Tom. Meskipun Tom mengakui masih banyak kendala untuk berinvestasi di Indonesia, namun dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir banyak pekerjaan rumah yang sudah diselesaikan. Beberapa perubahan yang signifikan antara lain adalah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) diperkuat dan tiga jam layanan izin investasi. Berdasarkan catatan BKPM, nilai investasi yang masuk ke Indonesia terus mengalami kenaikan sejak 2012. Tercatat pada 2016 total investasi yang masuk baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 613 triliun. Sementara pada Semester I 2017, total investasi yang masuk sudah mencapai Rp 336,7 triliun, atau naik 12,9 persen jika dibanding periode yang sama pada 2016. (ant)

Lakukan Perbaikan Dari Hal. 1

Penelitian administratif ini juga dilakukan oleh KPU/ KIP kabupaten/kota. Tahapan pendaftaran nanti akan mengambil kesimpulan untuk menentukan partai mana saja yang dinyatakan diterima pendaftarannya. ‘’Kemudian dilanjutkan ke tahap penelitian administrasi kurang-lebih berlangsung 30 hari,’’ kata Arief. Hasil proses administrasi selanjutnya diumumkan untuk memberikan kesempatan kepada parpol melakukan perbaikan. Setelah dilakukan perbaikan oleh partai, KPU melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu proses verifikasi faktual. ‘’Kemudian, partai dipersilakan melakukan perbaikan

kalau memang ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Selanjutnya KPU akan melakukan pemeriksaan atas perbaikan tersebut dan kemudian akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual,’’ terangnya. Pemeriksaan atau verifikasi faktual dilakukan untuk mencocokkan berkas administrasi kepengurusan partai dengan fakta yang ada di lapangan. Salah satu syarat untuk mendaftar sebagai peserta pemilu adalah memiliki 100 persen kepengurusan di tingkat provinsi, 75 persen di tingkat kabupaten/kota, dan 50 persen di tiap kecamatan. Proses terakhir dari tahapan ini adalah pengumuman penetapan, partai politik mana saja yang resmi mengikuti Pemilu 2019. Yaitu pada 17 Februari 2018. ‘’Sampai

pada bagian terakhir dari tahap ini pada bulan Februari, kami akan menetapkan siapa saja partai politik yang sudah bisa mengikuti pemilu tahun 2019,’’ kata Arief. Komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowi menambahkan, dari 27 partai tersebut, KPU menyatakan baru 10 yang telah dinyatakan memiliki kelengkapan berkas. Sisanya, sebanyak 17 partai diberi kesempatan untuk melengkapi berkas-berkas persyaratannya sesuai ketentuan perundangan dalam tempo satu hari atau 1x24 jam. Sementara 4 partai tersisa dinyatakan gugur karena hingga batas akhir pendaftaran tidak mendaftarkan diri. ‘’Sisanya 4 parpol tidak mendaftar,’’ kata Pramono. (kmb4)

Militan ISIS Dari Hal. 1

Sementara itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendeklarasikan kota Marawi di bagian selatan terbebas dari militan ISIS pada Selasa kemarin, meskipun seorang juru bicara militer mengatakan 20-30 pemberontak masih melawan dan menahan sekitar 20 sandera. Berbicara kepada para tentara sehari setelah pembunuhan dua pemimpin aliansi pemberontak tersebut, Duterte mengatakan bahwa pertarungan telah berakhir dan sekarang saatnya untuk memulihkan orang-orang yang terluka dan membangun kembali kota berpenduduk 200 ribu orang di Pulau Mindanao. ‘’Dengan ini saya menyatakan bahwa Kota Marawi terbebas dari pengaruh teroris yang menandai dimulainya rehabilitasi,’’ ujar Duterte kepada para tentara di Marawi. Isnilon Hapilon, ‘’emir’’ ISIS di Asia Tenggara, dan Omarkhayam Maute, satu dari dua ‘’khalifah’’ yang memimpin aliansi militan Dawla Islamiya, tewas dalam operasi yang ditargetkan pada Senin. Mayat mereka telah ditemukan dan diidentifikasi, demikian keterangan pihak berwenang setempat. Pendudukan 148 hari oleh loyalis ISIS menandai krisis keamanan dalam negeri terbe-

sar Filipina pada tahun-tahun ini. Para ahli mengatakan bahwa pemerintah telah bertahun-tahun meremehkan sejauh mana ekstremisme telah mengakar di daerah muslim yang miskin dan terbelakang di Filipina yang mayoritas Katolik. Juru bicara militer Restituto Padilla mengatakan bahwa meski pertarungan belum sepenuhnya selesai, pemberontak yang tersisa adalah orang-orang yang tidak lagi menjadi ancaman. ‘’Tidak mungkin mereka bisa keluar lagi, tidak ada jalan bagi siapa pun untuk masuk,’’ ujar Padilla kepada saluran berita ANC. Padilla juga mengatakan bahwa mata-mata warga negara Malaysia Mahmud Ahmad telah berada di kota Marawi sejak dimulainya pertarungan, dan militer yakin dia masih berada di sana. Pihak berwenang setempat tidak dapat sepenuhnya yakin, namun mereka tidak melihat Mahmud sebagai ancaman. ‘’Dr. Mahmud adalah seorang akademisi, dia bukan pejuang,’’ kata Padilla. ‘’Kami tidak merasa dia orang yang bermasalah,’’ jelasnya. Beberapa ahli keamanan mengatakan Mahmud (39), perekrut terampil dan penggalang dana yang dilatih di sebuah kamp Alqaeda di Afghanistan, merupakan kandidat pengganti Hapilon sebagai pemimpin IS di Asia Tenggara. (ant)

Satgas Tipikor Dari Hal. 1

Komisi III DPR-RI, katanya, juga sudah melakukan rapat kerja dengan KPK, Jaksa Agung, dan Kapolri pada Senin (16/10). Dari rapat kerja tersebut, beberapa kemajuan yang dicapai antara lain, KPK dan Kejaksaan Agung tidak keberatan dibentuknya Densus Tipikor. Densus Tipikor nantinya akan berkoordinasi dengan Satgas Tipikor Kejaksaan Agung. ‘’Soal gaji pegawai Densus Tipikor, terutama penyidik Densus Tipikor, diusahakan sama dengan gaji penyidik KPK,’’ katanya. Sementara itu, Jaksa Agung HM Prasetyo dalam rapat tersebut (BP, 16/10) menegaskan bahwa Kejaksaan Agung masih tetap pada

sikapnya enggan bergabung dalam Densus Tipikor yang dibentuk Polri, karena memiliki Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgasus P3TPK) dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. ‘’Kami sudah punya Satgasus jauh sebelum ada pemikiran pembentukan Densus Tipikor, kami sudah punya. Satgasus ini sama sekali tidak ada tambahan biaya operasional,’’ kata Jaksa Agung M Prasetyo. Sebelumnya Pimpinan KPK menyatakan tak memasalahkan pembentukan Densus Tipikor. Mereka berharap dengan pembentukan lembaga tersebut, akan mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia. (kmb4)

Lebih Rinci Dari Hal. 1

Terakhir, Febri menyatakan bahwa penyidik mendalami pengetahuan Menteri Perhubungan terkait dengan proses lelang pekerjaan pengerukan pelayaran di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama Adiputra Kurniawan sebagai tersangka. KPK juga masih menggali informasi dan menguraikan lebih rinci terkait dengan indikasi penerimaan suap atau gratifikasi yang diterima Tonny Budiono. Salah satu yang didalami adalah soal sumber dan aliran dana yang terdapat pada

33 tas saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Tonny Budiono. Sebelumnya, KPK telah merinci jumlah uang yang berada di dalam 33 tas saat operasi tangkap tangan terhadap Tonny. Uang yang ditemukan KPK pada operasi tangkap tangan di lokasi kediaman tersangka Tonny Budiono di Mes Perwira Ditjen Hubla yaitu 479.700 dolar AS, 660.249 dolar Singapura, 15.540 poundsterling, 50.000 dong Vietnam, 4.200 euro, dan 11.212 ringgit Malaysia. Sementara dalam mata uang rupiah sekitar Rp 5,7 miliar. Diduga pemberian uang oleh Adiputra Kurniawan kepada Tonny Budiono terkait dengan pekerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (ant)

Rabu, 18 Oktober 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:30 Bali Channel Tourist TV 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (1)

06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Kiskinda Kanda (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:05 Persepektif dan Solusi 10:05 Lejel Home Shopping

10:30 Ista Dewata Pura Kahyangan Tunggal Lampung 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (2)

12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:05 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sanggar Bina Remaja (2) 15:30 Bali Channel Toursis TV

16:05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17:00 Healty Life 17:30 Kartun Sundara Kanda (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali

19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Gaftek Profit 21:00 Lipsus Kominfo 21:30 Ajeg Bali Nyenuk, Bertemunya Bakti

Kelawan Asih 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Anyarsari Negara (1) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (3)

Dibombardir Arjuna, Ashwattaman Masuk ke Pasukan Karna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Ketigapuluh Dua)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH Arjuna menjawab kepada Keshava yang kemuliaannya tidak pernah pudar dengan kata-kata seperti ini, ‘’Terjadilah demikian!’’ Arjuna yang memiliki pengertian jernih, dengan hati-hati mulai merobek-robek kekuatan putra Drona itu. Khirittin dengan panah-panahnya yang tajam melakukan bombardir serangan. Putra ketiga Pandu itu dipenuhi kemarahannya. Dengan sangat cepat menyerang lengan-lengan yang padat dan diurapi pasta cendana dari Ashwattaman. Setelah itu Arjuna mengarahkan serangannya ke dada, kepala, paha-paha. Serangan Arjuna tidak ada bandingannya. Panah-panah Arjuna itu dilengkapi kepala-kepala seperti kuping kambing. Serangan itu menjadi sangat dahsyat karena ditembakkan dengan bentangan penuh dari Gandivanya. Setelah memotong tali temali kuda-kudanya Ashvatthaman, Arjuna mulai menyerang kudakuda putra Drona itu sendiri. Demikian ditahan menjauh oleh kuda-kuda ini dengan kecepatan

angin. Putra Drona yang cerdas itu sangat menderita serangan panah-panah Partha itu. Setelah membayangkan keadaan yang tidak diinginkan terjadi. Dan Ashwattaman menyadari kemenangan senantiasa berada di tangan kepala keluarga Vrishni dan Dhananjaya itu, ksatria utama keturunan Angirasa itu yang dilengkapi gerakan-gerakan hebat itu kemudian memasuki pasukannya Karna. Ashwattaman kehilangan harapan. Bahkan panah-panah dan senjata-senjatanya sudah hampir habis. Sungguh, putra Drona itu setelah mengendalikan kudakudanya menenangkan dirinya sendiri. Dia seperti pengecut, oh tuan, memasuki pasukannya Karna, yang penuh keretakereta, kuda-kuda dan manusia. Ashvatthaman memang sengaja menghindar dari serangan Arjuna. Kemudian Keshava dan Arjuna meneruskan menuju para Samsaptaka dengan kereta mereka. Suara deritan keretanya menyerupai raungan awan-awan. Tampak panji-panjinya berkibar-

kibar di udara. Sanjaya berkata, sementara menuju bagian utara bala tentara Pandava. Sebuah keributan keras timbul dari kereta-kereta, gajah-gajah, kuda-kuda dan serdadu-serdadu jalan-kaki. Semua itu dipicu adanya penyembelihan secara besar-besaran oleh Dandhadara. Kemudian Krishna membelokkan jalan keretanya. Tetapi tanpa memberhentikan kuda-kuda yang memiliki kecepatan seperti Garuda atau angin, Keshava lalu menyapa Arjuna, ‘’Kepala keluarga Magadha dengan gajahnya (yang penghancur musuh itu) adalah tidak ada bandingannya dalam keberanian. Dalam pendidikan dan kekuatan, dia tidak lebih rendah dari Bhagadatta itu sendiri. Setelah pertama-tama membantai Dandadhara engkau kemudian akan membantai para Samsaptaka.’’ Atas kesimpulan terhadap katakatanya, Keshava yang menahan Partha ke tempat kehadirannya Dandadhara. Kepala keluarga Magadha itu tak ada bandingannya dalam menangani pengait gajah.

Bahkan seperti planet Ketu yang tanpa kepala. Kemampuannya tak ada bandingannya di antara semua planet. Dia sendiri sedang menghancurkan bala tentara Pandava. Dandadhara itu seperti sebuah komet dahsyat menghancurkan bumi. Dengan mengendarai gajahnya itu dengan perkasa pembantai musuh-musuh yang ada di depannya. Kelihatannya seperti Danava dengan muka dan wujud seperti gajah, raungan menyerupai kumpulan awan-awan. Dandadhara tanpa ada yang membendung

sedang menghancurkan dengan panah-panahnya ribuan kereta dan kuda-kuda dan gajah-gajah dan manusia. Gajah-gajah itu menginjakinjak kereta-kereta dengan kakikaki mereka, menekan ke bumi, sejumlah besar manusia di atas kuda-kuda dan sais-sais kereta mereka. Banyak gajah utama itu dihancurkan dan dibantai kedua kaki depan dan belalainya. Sungguh, binatang buas itu bergerak seperti roda sang kematian sendiri. (bersambung)

Sloka 15.18 Yasmat ksaram atito ‘ham aksarad api cottamah ato ‘smi loke vede ca prathitah purusottamah Oleh karena Aku bersifat rohani, di luar yang dapat gagal dan yang tidak pernah gagal, dan oleh karena Aku adalah Yang Mahabesar, Aku dimuliakan, baik di dunia maupun dalam Veda, sebagai Kepribadian Yang Paling Utama itu.


16 Pages

194 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

ep t stories swe ual harassmen ons #MeToo: sex after Weinstein allegati social media , October Wednesday

Wednesda

18, 2017

of sexual experiences with sharing their on Twitter and have been the world hashtag #MeToo using the women across sexcampaign - Million of where prevalent calls LONDONand abuse in an online In France, triggered DOLVW the trend. ism has regularly harassment on Facebook. raised by I VLOHQFH MRXUQ EH the issues a similar QHHGV WR rolling posts

WR HQG D FRGH R sparked was of QRW RND\ DQG LW to stop under the Âł,WÂśV media meme Sandra Muller, and needs of sharing orc and The socialâ&#x20AC;&#x153;Charmedâ&#x20AC;? actress taken seriously who by in- outpouring#balancetonp sparked on Sunday, â&#x20AC;&#x153;Me happening.â&#x20AC;?big entertainment (QJOLVK HTXLYDOHQW were hashtags to reply Among Alyssa Milano WKH SKUDVHÂśV to take part followers DV asked her had ever been sexually dustry names Lady Gaga, Oscar- #squealonyourpig. VW $QDLV 'HQW Z and Tooâ&#x20AC;? if they assaulted. 5DGLR MRXUQDOL her story, writâ&#x20AC;&#x153;Artpopâ&#x20AC;? singer Anna Paquin sharing Rachel harassed orreaction to sexual abuse winning actress one of those QDOLVP LQWHUQVKLS LQ actress Evan mogul It was a â&#x20AC;&#x153;Westworldâ&#x20AC;?described being raped LQJ Âł)LUVW MRXU 7KH HGLWRU LQ FKLHI against film allegations who has denied ZLOO +HÂśG Wood, who individual. were 3DULV , ZDV DJDLQVW P\ RUF ´ al sex with by an unnamed they Harvey Weinstein, NLVVHV PH who said of such Some men sexual assault took MXVW KDG D EDE\ EDODQFHWRQS having non-consensu HG of that tolerance on Sunanyone. DO WZHHW UHFHLYthe also victims media to share their In a sign in France, stars and 0LODQRÂśV RULJLQ to the social one of the acts is recedingEmmanuel Macron comments, over 37,000 one of the top trends stories, including proceedings musical â&#x20AC;&#x153;Hamilton,â&#x20AC;? day President of his and the United of Broadway he had started hashtag was in Britain mil\- said to be stripped on Twitter Facebook, around 7 Weinstein QHXU )UDQFHÂśV KLJKâ&#x20AC;&#x153;Me -DYLHU 0XQR] LI LW PHDQV DQ but for Âł, GRQÂśW NQRZ States. On were discussing a gay man, V ´ KH /HJLRQ GÂś+RQ (rtr) coming from lion people afternoon. est award. D\ thing 0XOWLSOH WLPH Monday on Tooâ&#x20AC;? RXJK LW DQG Z LWÂśV KDSSHQHG Âł,ÂśYH OLYHG WKU have as well,â&#x20AC;? tweeted. Photo wrote Allegri/File many others REUTERS/Carlo New too Concertange Square, Twitter user in Times a protest 2017. Milano attends July 26, Alyssa U.S., Actress New York, York City,

tal injects

Colony Capi

cash, in talks

No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Wildfires kill at least 39 in Portugal and Spain

2017

ZDOO LQ EXLOGV D ÂżUHURJUHVV $ ÂżUHÂżJKWHU WR KDOW WKH S DQ DWWHPSWR UH LQ 7DEODGR QHDU QRUWKHUQ RI D IRUHVW Âż UN $VWXULDV HU 0XQLHOORV SD 6SDLQ 2FWRE

stein Co

to buy Wein

REUTERS/Eloy

said. The

it will be assets. goes through, If the deal for Thomas Barrack, LWV said in a statement. companies familiar territory executive chairman &R FRQÂżUPHG of 7KH :HLQVWHLQ on Tuesday. No the founder and - The Weinstein and a friend H 8 6 NEW YORK talks to sell board is to meet the meeting were of Colony Capital of has entered to ZKR FKDLUHG WK Company its assets to private equity further details board has shrunk 'RQDOG 7UXPS JXUDO FRPPLWWHH SDQLHV The the resthe bulk of available. following RWKHUV SUHVLGHQWÂśV LQDX and the Qatar DSLWDO WKH FRP ÂżUP &RORQ\ & \ DV WKH ÂżOP SURGXF- only three people Colony Capital the sovereign SDUWXUH RI ÂżYH after RXJKW VDLG RQ 0RQGDlooks for stability LJQDWLRQ DQG GHthe accusations against Investment Authority, original tion company HU +DUYH\ :HLQVWHLQ in the wake of SXEOLFDWLRQ 'HDGOLQH ZHDOWK IXQG RI 4DWDU LQ E studio, the ÂżULQJ FR IRXQG Bob Weinstein, :HLQVWHLQ WUDGH weekend. the Weinstein the Miramax RWKHUV Co-Chairman DQG IHOORZ FR reported over the denied having non- studio founded by the EURWKHU has 7KH WZR EU &R LQ Weinstein with anyone. +DUYH\ÂśV Friday had denied shut Q- EURWKHUV LQ WR :DOW 'LVQH\ 4DWDU sex founder, onseeking to sell or RGÂśV PRVW LQĂ&#x20AC;XH VROG 0LUDPD[ &RORQ\ DQG VWHLQÂśV consensual Qatarin October /DVW \HDU 2QH RI +ROO\ZR firm was J +DUYH\ :HLQ launching Miramax to Photo GRZQ IROORZLQ a number of women tial forces since LQVWHLQ &R SURGXFHV Investment sold Group. Kelly/File VXFK Media REUTERS/Andrew of sexually 7KH :H of The dismissal after based BeIN the value ÂżOPV LQFOXGLQJ the to accuse him went public assaulting them over Like Miramax, DQG GLVWULEXWHV QJÂśV 6SHHFK ´ Âł6LOYHU lies in its library Harvey Weinstein Its or likely Co others. harassing in demand KLWV DV Âł7KH .L and Film producer decades. the Weinstein hits, which are and online past three Capital, which has about Linings Playbookâ&#x20AC;? of movie arm produces QDJHTV networks Âł3URMHFW Colony TWC Television VVHWV XQGHU PD UHDOLW\ VHULHV D ÂżOP by traditional services. (rtr) immediate No. 106 Dps ELOOLRQ LQ D streaming provide an Weinstein ORQJ UXQQLQJ HV QRW RSHUDWH Jl. Raya Puputan 148 Renon No ment, will has few physical into The all or a 5XQZD\ ´ ,W GR O %DOL 3RVW DW Sanur 28 Kopi MadeManan Jl. Raya Niti Mandala No. and as such 148 Renon capital infusion to buy studio, UQDWLRQD Mandala talks WKH in Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Co and is SRUWLRQ RI LWV DVVHWV Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWH 19 Smirnof No.88 Renon VLJQLÂżFDQW Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

ationalbalipost.c

DVW NLOO DW OH :LOGâ&#x20AC;ŤŰ&#x2039;â&#x20AC;ŹUHV l and Spain in Portuga 18, y, October

Sanur Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

still intoll could unacwere

Alonso

- two Galicia region inside a northwestern in women found of them car, the third a man to save

QGV Gaspar as seven people g planes burnt-outkilled as he tried to crease according FKHG IDUPOD his 70s WKURXJK SDU on Sunday and counted for. Water-sprayin against most his farm animals, RI WKH ÂżUHV LQ ÂżUHV UDJLQJ n Spain LQ 3RU- could not be deployed plumes of ORFDO PHGLD 0RVW deliberately, GLHG LQ ZLOG g northwester started PEHU LQ 6SDterritory fires due to gigantic HDG RI DVW SHRSOH neighbourin Galicia were in D VLPLODU QX reduced visibility. expected VDLG $OEHUWR 1XQH] )HLMRR K '5,' $W OHanother three in of emergency RUWXJDO DQG smoke that said rains and /,6%21 0$ EOD]HV LQ 3and declared a state But Gaspar and on Tuesday in the regional government. in Portugal 0LQLVWHU -XDQ l help likely to and forests HÂżJKWHUV ZHUH EDWWOLQJ on Monday of those 6SDQLVK ,QWHULRU internationa NT said some is late north of Portugal were govasked for half of its landmass. 0RQGD\ )LU been identhe MANAGEME of the problem The Lisbon Ignacio Zoido - about WR UHIRUP in Portu- bring some relief. criticised for a responsible had already At the heart tugalâ&#x20AC;&#x2122;s government IDFH XS WR DWWHPSWV Tagus river been OHDVW JRYHUQPHQWÂśV forestry manage- poor land managementsmall plots ernment has W UHVSRQVH DQG D ODFN WLÂżHG 7KH\ FRXOG north of the FRQYLFWHG $W Iberian traditional OHDY-

across in Portuthe troubled Âł,WÂśV D VWUXFWXUDO gal, where hazards after VORZ LQHIÂżFLHQ Q SROLFLHV were arrested (rtr) UJHVW \HDUV LQ MDLO LI Flames rippedtinder-dry by an PHQW V\VWHP are facing... This have become fire by successive RI ÂżUH SUHYHQWLR left we LWK (XURSHÂśV OD by two persons O\ VWDUWLQJ ÂżUHV who countrysidehot summer and early problem that for resignations, but being abandoned burned JDO IRU DOOHJHG of landholdersMinis- LQJ 3RUWXJDO Z woodland winds has to a time unusually by strong expanse of Interior e is not Everything to generations also be heard the cities. de Sousa said ZLOGÂżUHV EXUQHG autumn, fannedof ex-Hurrican News can for solutions. into reforms, at Global moved to ILUHV KDYH in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 as remnants coastal areas. be transformed that the country ter Constanca Urbano 3RUWXJDOÂśV of the total in all also to blame. 96.5 brushed Radio FM am. Listen to stays the climate change wasnew (weather) over 40 percent Union this year. Ophelia footage showed aban- provide responses that nothing until 10.00 FM at http:// houses (8ÂśV Television year,â&#x20AC;? he told â&#x20AC;&#x153;We are facing needs so with many era of climate of the European m Global Radio the vehicles way it was after this address conditions ... In an becom- :LWK MXVW SHUFHQW RI WKH doned villages ten2myradio.co suffered DV a television and charred opat http:// disasters are globalfmbali.lis streaming in embers roads. Portuguese world,â&#x20AC;? she landmass, Portugal reporters after http:// change, such or live video all over the li.com and LQJ LQ ELJJHVW ILUHV GXULQJ of 36 percent the media li. the nation. left on the that the country ing reality radioglobalfmbanel/global-fm-ba parties and government to ZLOGÂżUHV EXUQ ZHÂśUH with an average â&#x20AC;&#x153;We are aware position the VDLG FLWLQJ WKH ustream.tv/chan IURP XV DQG HG well, a new wave ZDQWV UHVXOWV time after decades California. harshly criticised of the total. GLHG LQ 6SDLQÂśV ÂżUHV DOVR LQMXU to prevent WU\ÂśV for failing 7KUHH SHRSOH 7KH ZHHNHQG civil protecrunning against Costa told reporters DIWHU WKH FRXQ in Portugal, RI GHDGO\ ÂżUHV HVW ÂżUH LQ -XQH WKDW of negligence,â&#x20AC;? 63 people spokeswoman Patricia ZRUVW HYHU IRU after his address. tion service people. killed 64 Antonio Costa, Prime Minister to sack his in- POOR LAND refused defended his however, and terior minister

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Umanis, 18 Oktober 2017

@balipostcom (5.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Dwi Negari

Doakan Warga Karangasem

Bali Post/afp

DIWALI - Seorang seniman mengerjakan boneka yang berbentuk Dewi Laksmi (kiri) dan Kali (kanan) di sebuah studio yang berlokasi di Hyderabad, Selasa (17/10) kemarin. Dewi Kali dipuja saat Diwali, Festival Cahaya yang dirayakan pada Kamis (19/10). Perayaan ini merupakan peringatan menangnya kebaikan dari kejahatan yang disimbolkan oleh kemenangan Rama terhadap Rahwana.

Status vulkanik Gunung Agung hingga saat ini masih berada pada siaga awas (IV). Warga Karangasem, terutama masyarakat yang desanya berada di kawasan rawan bencana (KRB), masih berada di posko pengungsian yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Berbagai doa dipanjatkan oleh krama Bali untuk Gunung Agung agar kembali normal seperti sebelumnya. Salah satunya dilakukan oleh penyanyi Bali, Dwi Negari (Jro Eling). Ia mendoakan Gunung Agung dan warga Karangasem lewat lagu yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Giri Tohlangkirâ&#x20AC;?. Lagu ini dibawakan bersama Risti Padma, anak dari Ajik Mangku Pura Manik Mas Besakih dan diaransemen oleh Wiwit Setyawan. Dwi Negari mengungkapkan bahwa single â&#x20AC;&#x153;Giri Tohlangkirâ&#x20AC;? tercipta karena sebuah mimpi yang dialaminya. Dalam mimpi tersebut, ia dicari oleh tiga orang tua dan diberikanlah lagu â&#x20AC;&#x153;Giri Tohlangkirâ&#x20AC;? ini. Menurutnya, lagu â&#x20AC;&#x153;Giri Tohlangkirâ&#x20AC;? merupakan doa kepada Ida Hyang Maha Dewa yang bersemayam di Giri Tohlangkir, yaitu Ida Hyang Naga Basuki dan Ida Batara Kabeh yang bersemayam di Pura Besakih. Lagu â&#x20AC;&#x153;Giri Tohlangkirâ&#x20AC;? ia persembahkan untuk umat sed-

Dwi Negari

Bali Post/ist

harma dan dibagikan secara gratis di sosial media. Hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritasnya sebagai seniman untuk menghibur masyarakat yang sedang kena musibah. â&#x20AC;&#x153;Semoga semua masyarakat Karangasem bisa tabah dan sabar. Semoga saja semua ini segera berlalu dan masyarakat bisa kembali ke desanya masing-masing berkumpul bersama keluarga,â&#x20AC;? ujar Dwi Negari saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. Pihaknya pun berharap, dengan lagunya ini bisa memberikan keteduhan hati dan jiwa bagi para pendengarnya, terutama bagi masyarakat yang sedang dilanda bencana yang tinggal di posko pengungsian antisipasi erupsi Gunung Agung. â&#x20AC;&#x153;Semoga saja jagat Bali santi dan sukerta jagat Bali,â&#x20AC;? doanya. (win)

Tiga Perusahaan Tawarkan Pencarian MH370 Kuala Lumpur (Bali Post) -

Tiga perusahaan telah menawarkan untuk melanjutkan pencarian MH370, namun belum ada keputusan mengenai hal tersebut, kata seorang menteri Malaysia pada Selasa (17/10) kemarin.

Perusahaan eksplorasi laut AS Ocean Infinity, perusahaan Belanda Fugro - yang terlibat dalam pencarian sebelumnya - dan sebuah perusahaan Malaysia telah melakukan penawaran, Menteri Transportasi Liow Tiong Lai mengatakan kepada AFP. Ia tidak mengungkapkan nama perusahaan Malaysia tersebut. Pesawat Malaysia Airlines dengan 239 orang di dalamnya hilang pada Maret 2014 dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing,

memicu pencarian bawah laut yang masif di Samudera Hindia Selatan yang terpencil. Tidak ada tandatanda pesawat ditemukan di zona seluas 120.000 kilometer persegi berdasarkan analisis satelit dari lintasan kemungkinan jet itu setelah dialihkan dari jalur penerbangannya. Perburuan yang dipimpin Australia - yang terbesar dalam sejarah - dihentikan pada Januari, memicu kritik dari keluarga para penumpang yang berada di kapal

dan beberapa ahli bahwa hal itu dibatalkan terlalu cepat. â&#x20AC;&#x153;Ada tiga perusahaan pencari yang mengajukan usul mereka untuk melanjutkan pencarian, jadi kami melihat proposal mereka,â&#x20AC;? kata Liow. â&#x20AC;&#x153;Ini hanya pada tahap proposal...tidak ada kerangka waktu.â&#x20AC;? Dia mengatakan Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia sedang bernegosiasi dengan perusahaan dan penawaran tersebut juga akan didiskusikan dengan Australia dan Cina. May-

oritas penumpang dalam penerbangan tersebut adalah warga Cina dan Beijing juga terlibat dalam usaha pencarian. Komentarnya muncul setelah media Australia melaporkan bahwa pemerintah Malaysia siap untuk segera mengumumkan bahwa mereka menerima salah satu tawaran tersebut dan pencarian akan dilanjutkan. Ocean Infinity, yang telah melakukan penawaran â&#x20AC;&#x153;tidak menemukan, tidak ada biayaâ&#x20AC;?, dikatakan sebagai favorit. Biro Keselamatan Transportasi Australia mengatakan bulan ini dalam laporan akhir tentang hilangnya

bahwa â&#x20AC;&#x153;tidak terbayangkanâ&#x20AC;? untuk sebuah pesawat komersial besar yang lenyap di era modern, namun sekarang mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai di mana hal itu terjadi. Hanya tiga fragmen MH370 yang ditemukan di Pantai Samudera Hindia bagian barat, termasuk sayap dua meter yang dikenal sebagai flaperon. (iah/afp)

HILANG - Di file foto ini terlihat seorang pria Malaysia berjalan di depan mural pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang.

Gordon Ramsay

Rahasia Sukses Koki superstar Gordon Ramsay mengungkapkan rahasia kesuksesannya Senin (16/10). â&#x20AC;&#x153;Saya adalah rasa sakit terbesar, karena saya menginginkan yang terbaik.â&#x20AC;? Si juru masak Inggris ini mengatakan bahwa dia adalah pecandu stres yang perlu menguasai apapun yang dia lakukan, apakah akan mendapatkan tujuh bintang Michelin untuk masakan haute-nya atau memilah-milah restoran yang gagal dalam acara televisinya â&#x20AC;&#x153;Hellâ&#x20AC;&#x2122;s Kitchenâ&#x20AC;?. â&#x20AC;&#x153;Saya harus berada di batu bara, saya harus berada di tempat detak jantung, di mana ada tingkat keraguan,â&#x20AC;? katanya berbicara dalam acara industri televisi MIPCOM di Cannes, Riviera, Prancis. â&#x20AC;&#x153;Saya perlu mendapat tekanan karena hal itu adalah sehat,â&#x20AC;? kata koki tersebut, yang sangat terkenal dengan penggunaan makian empat huruf yang dijadikan judul dalam salah satu pertunjukkannya, â&#x20AC;&#x153;The F Wordâ&#x20AC;?. Ramsay mengatakan harus berada di tengah aksi saat ia diterjukan ke hutan Kolombia untuk syuting film dokumenter barunya, â&#x20AC;&#x153;Gordon Ramsay on Cocaineâ&#x20AC;?, yang mengudara di Inggris pada Kamis. â&#x20AC;&#x153;Mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka bisa mengambil gambar dari atas tapi saya ingin segera turun untuk memahami seberapa besar masalahnya,â&#x20AC;? katanya. â&#x20AC;&#x153;Saya tidak menggunakan kokain,â&#x20AC;? tegas Ramsay. â&#x20AC;&#x153;Saya memiliki saudara laki-laki yang pecandu dan saya kehilangan koki muda yang

menakjubkan karena kokain.â&#x20AC;? Dia mengatakan bahwa obat itu adalah â&#x20AC;&#x153;rahasia kecil kotorâ&#x20AC;? restoran tersebut, dan bahwa dia pernah diminta oleh konsumen untuk memberikan kokain di atas souffle seperti gula icing. Ramsay melakukan kunjungan ke kamar mandi di sejumlah restorannya, yang kini sudah mencapai 31 restoran tersebut untuk melihat apakah kamar mandi restorannya digunakan untuk menghisap kokain. â&#x20AC;&#x153;Saya mengecek kamar mandi dan ternyata toilet pelanggan dan staf, semuanya bersih,â&#x20AC;? katanya. Ramsay, yang pernah bercita-cita menjadi pesepak bola profesional, telah menjadi fenomena penyiaran global dengan acaranya seperti â&#x20AC;&#x153;Kitchen Nightmaresâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;MasterChefâ&#x20AC;? yang memiliki jam tayang 2.000 jam di AS saja tahun lalu. Ramsay mengatakan bahwa dia tidak pernah bermimpi akan berakhir di TV saat pertama kali datang ke Cannes 25 tahun yang lalu sebagai juru masak kapal pesiar Reg Grundy, seorang konglomerat media. Pria di balik pertunjukkan seperti â&#x20AC;&#x153;Wheel of Fortuneâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;Neighboursâ&#x20AC;? itu kemudian mencoba mendorong Ramsay yang saat itu berusia 25 tahun untuk mencoba presentasi. â&#x20AC;&#x153;Tapi saya ingin memperoleh tiga bintang Michelin. Fondasi harus diatur dengan belajar dari para koki Prancis terbaik untuk memahami tingkat masakan haute itu. Bagi saya, tantangannya selalu mencoba untuk menghasilkan yang terbaik,â&#x20AC;? katanya. (iah/afp)

Zaskia Sungkar

Promosi Sulam Karawo

Zaskia Sungkar

Bali Post/ist

Artis dan juga pebisnis Zaskia Sungkar berencana akan mempromosikan kain sulam Karawo khas Gorontalo lewat pakaian. â&#x20AC;&#x153;Dengan adanya kunjungan melalui undangan kantor perwakilan BI Gorontalo, rencananya pada bulan puasa tahun depan saya akan membuat pakaian dengan menggunakan bahan sulam Karawo,â&#x20AC;? ujarnya, Selasa (17/10) kemarin. Zaskia yang juga dikenal sebagai perancang busana itu belum mau mengungkapkan soal desain pakaian yang akan dia buat karena masih memikirkan konsep menggunakan kain sulam Karawo. â&#x20AC;&#x153;Semua ada filosofinya, nilai kerajinan ini harus kita hargai karena menurut aku jika di luar negeri harus bersusah payah membuat couture (adibusana) sedangkan di Indonesia sudah sangat couture,â&#x20AC;? jelasnya. Dengan proses pembuatan serta material yang digunakan, lanjut Zaskia, pakaian Indonesia sudah menjadi couture. Terkait proyeknya membuat pakaian dengan sulam Karawokain, Zaskia akan melibatkan perajin dari Gorontalo. â&#x20AC;&#x153;Pastinya saya akan melibatkan perajin Karawo Gorontalo, seperti batik betawi saya bikin di Jakarta dan sulam Bukit Tinggi juga dari daerah asalnya,â&#x20AC;? ungkap Zaskia. Zaskia menilai bahwa sulam Karawo sangat bagus. â&#x20AC;&#x153;Dan baru kali ini saya melihat dan mengenakan langsung pakaian berbahan sulam Karawo,â&#x20AC;? ungkapnya. â&#x20AC;&#x153;Karawo ini sudah menjadi kerajinan turun temurun di Gorontalo dan dengan sentuhan desain yang bagus pasti akan lebih baik lagi,â&#x20AC;? tambah Zaskia. (ant)

Gordon Ramsay

Bali Post/afp


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 18 Oktober 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu