Skip to main content

Edisi Senin 18 juni 2018 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Wage, 18 Juni 2018

16 HALAMAN

NOMOR 283 TAHUN KE 70

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Jelang Pencoblosan, Mantra-Kerta Jaga Bali Tetap Kondusif

Dua LSM Imbau Pilih Pemimpin Tak Terindikasi Korupsi

DAPAT DUKUNGAN - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, mendapat sambutan dan dukungan luas warga Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem. Mereka berbulat tekad memenangkan paslon yang diusung PDI-P, Hanura, PKB, PAN, PPP dan PKPI.

Satu Jalur akan Percepat Pemerataan Pembangunan di Bali

Warga Bugbug dan Ngis Karangasem Deklarasikan Dukung Koster-Ace KEMENANGAN untuk wilayah Kabupaten Karangasem pada Pilgub Bali 2018 adalah milik Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Bali momor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), seperti dilansir Saiful Mujani Research and Consulting, beberapa waktu lalu, bukanlah isapan jempol. Terbukti, tiap kali turun menyapa masyarakat di sejumlah desa yang ada di wilayah kabupaten berjuluk Gumi Lahar, Koster-Ace selalu mendapat sambutan dan dukungan luas dari warganya. Seperti Kamis (14/6), ribuan warga Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, dan Desa Ngis, Kecamatan Manggis, menyatakan solid mendukung paslon yang diusung PDI-P, Hanura, PKB, PAN, PPP dan PKPI itu. Hadir dalam pernyataan kebulatan tekad itu, Calon Gu-

bernur Wayan Koster didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Karangasem Gede Dana, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karangasem, Ketua DPD Hanura Bali Made Sudarta, tokoh masyarakat Bugbug Nyoman Purwa Arsana, perwakilan partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat. Tokoh Masyarakat Desa Adat Bugbug I Gede Ngurah mengungkapkan alasan mengapa pihaknya mendukung paslon yang identik dengan warna baju putih dan hitam dalam kertas suara Pilgub Bali tersebut. ‘’Pak Koster sudah terbukti nyata sumbangsihnya terhadap kepentingan desa di sini, selama beiau menjadi anggota DPR. Di antaranya kita dibantu pembangunan wantilan di Banjar Samuh, seperangkat gong dan 52 beasiswa untuk SMA Jagathita,’’ sebutnya. Sementara itu, Ketua Tim

Wakapolri Pastikan Tak Ada Unsur Politik

PENGHENTIAN kasus Habib Rizieq dikait-kaitkan dengan pertemuan Jokowi dengan Persaudaraan Alumni 212. Namun, itu ditepis Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin. Ia pun menegaskan tidak ada intervensi apa pun dari pimpinan Polri dalam penghentian penyidikan kasus dugaan percakapan bermuatan pornografi yang menjerat pemimpin

ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. ‘’Itu kewenangan penyidik. Itu semua domain penyidik. Tidak ada intervensi sedikit pun dari pimpinan Polri,’’ kata Komjen Syafruddin, di Jakarta, Minggu (17/6) kemarin. Pihaknya pun menegaskan bahwa tidak ada unsur politik dalam penghentian penyidikan kasus tersebut. ‘’Tidak ada (unsur politis),’’ tegasnya. Pihaknya pun mengaku tidak mengetahui dasar pertimbangan penyidik memutuskan menghentikan penyidikan kasus tersebut. ‘’Saya belum komunikasi dengan penyidik. Tapi saya yakin pasti ada alasan kuat sesuai hukum,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin

Pemenangan Koster-Ace Karangasem Gede Dana membenarkan hal itu. Bahkan, menurutnya, untuk Kabupaten Karangasem ada sekitar seribu siswa mendapat beasiswa. Beasiswa dari Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa SD sampai SMA/SMK. ‘’Ada sekitar 6 ribu beasiswa yang beliau perjuangkan untuk Bali. Khusus Karangasem mendapat prioritas, karena keadaan ekonomi sebagian warganya masih menengah ke bawah,’’ terangnya. Pihaknya kemudian menegaskan bahwa Koster sebagai sosok pemimpin Bali yang sangat fokus dalam membangun bidang pendidikan. Ini dibuktikan ketika Koster duduk sebagai anggota Komisi X DPR-RI yang salah satunya membidangi pendidikan. Hal. 15 Dunia Pendidikan

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada), di tingkat provinsi atau kabupaten, merupakan bagian dari pesta demokrasi yang memberi kesempatan kepada rakyat untuk memilih pemimpin terbaiknya. Setelah pilkada usai, semua akan kembali seperti sediakala. Karena itu, apa pun pilihan politiknya, seluruh elemen masyarakat seyogianya bersama-sama menjaga kondusivitas Bali agar situasi di pulau ini tetap aman, tenteram, dan menyenangkan. Hal itu diungkapkan Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra di sela-sela aktivitasnya konsolidasi tim pemenangan Mantra-Kerta, Minggu (17/6). KRB adalah koalisi partaipartai politik yang mengusung Ida Bagus Rai Dharmawijaya

Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakli Gubernur Bali 2018-2023. Dua lembaga swadaya masyarakat (LSM) yakni Aliansi Gerakan Rakyat Bali (Akrab) dan Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) pun memuji komitmen KRB yang mengusung paslon Mantra-Kerta. Sembari mengarahkan ‘’pasukannya’’ untuk menjaga keunggulan Mantra-Kerta sebesar 6,4% atas paslon lain sebagaimana hasil survei internal KRB, Gus Adhi mengatakan komitmen itulah yang menjadi alasan pihaknya menahan diri untuk melakukan langkah-langkah yang berpotensi mengusik kondusivitas Bali. Hal. 15 Tetap Kondusif

MANTRA-KERTA - Paslon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), terus menyuarakan komitmen mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi setiap berkunjung ke tengah-tengah masyarakat.

Messi Juga Manusia Moskow – Lionel Messi tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya setelah gagal mengeksekusi penaltinya dan memaksa Argentina urung memetik poin penuh di laga perdana Grup D Piala Dunia melawan Islandia, Sabtu (16/6). Messi tak bisa berkutik menghadapi rapatnya lini belakang Islandia, tim debutan di Piala Dunia. Bahkan ketika ia mendapat peluang emas untuk membawa Albiceleste unggul saat skor imbang 1-1, sepakan La Pulga justru dengan mudah diamankan penjaga gawang Hannes Halldorsson. Pemain 30 tahun ini merasa bertanggung jawab atas kegagalan tim Jorge Sampaoli meraih poin penuh di laga pembuka. ‘’Sungguh menyakitkan setelah saya gagal penalti, karena itu keuntungan krusial,’’ kata Messi, Minggu (17/6) kemarin. ‘’Saya merasa bertanggung jawab atas kegagalan kami memetik tiga poin. Saya yakin gol dari tendangan penalti itu akan mengubah segalanya,’’ imbuhnya. Striker Sergio Aguero berharap publik Argentina tetap memberikan dukungannya kepada Messi. Dengan kegagalan penalti Messi,

Aguero menilai ini menjadi bukti kompatriotnya hanya manusia biasa. Ia berharap sang kapten bangkit di laga berikutnya. ‘’Leo menunjukkan dia manusia. Kami mendukung dia. Dia hanya mengalami hari yang buruk, namun kami tahu dia dapat memberikan kami kemenangan di momen apa pun di pertandingan. Saya harap dia bisa lebih baik untuk pertandingan berikutnya melawan Kroasia,’’ ujar Aguero. Seruan untuk bangkit juga diutarakan bek Javier Mascherano. ‘’Kami harus melupakannya. Ini baru permulaan, dan kami tidak boleh membiarkan diri sendiri terjatuh,’’ serunya. Hal. 15 Hasil Seri

Polisi Hentikan Kasus Sukmawati dan Habib Rizieq Jakarta (Bali Post) –

Polisi telah menghentikan kasus Sukmawati dan Habib Rizieq. Penyidik kepolisian menerbitkan surat perintah penghentian penyelidikan (SP3) terhadap kasus dugaan tindak pidana penistaan agama yang menjerat Sukmawati Soekarnoputri. Sementara untuk Habib Rizieq, polisi menerbitkan surat penghentian penyidikan (SP3) terhadap kasus chat pornografi yang melibatkan imam besar FPI tersebut.

Habib Rizieq

Bali Post/ant

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Mohammad Iqbal di Jakarta, Minggu (17/6) kemarin, mengatakan untuk kasus Sukmawati dikeluarkan surat perintah penghentian penyelidikan. Bukan penyidikan karena perkara masih tahap penyelidikan. Dihentikannya kasus ini karena tidak ditemukan perbuatan melawan hukum

atau perbuatan pidana, sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan ke tahap penyidikan. Menurutnya, total laporan atas kasus ini berjumlah 30 laporan dengan dua laporan sudah dicabut oleh pelapornya. Penyidik telah memeriksa 28 pelapor, seorang saksi, dan Sukmawati sebagai terlapor. Hal. 15 Empat Ahli

Bali Post/ant

Sukmawati Soekarnoputri

Genjot Pembangunan Daerah

Suwasta Komitmen Siapkan SDM Unggul Sampai ke Desa

KUALITAS sumber daya manusia (SDM) sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerah, termasuk di Kabupaten Klungkung. Hal tersebut menjadi atensi pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta (Suwasta) untuk terus ditingkatkan. ‘’Kita menyadari bahwa aset yang paling mahal adalah sumber daya manusia. Jika itu sudah hebat, maka akan bisa menghasilkan uang dan bisa menghidupi dirinya sendiri termasuk mendukung pembangunan daerah. Dari sisi kualitas terus kami tingkatkan, agar menjadi unggul,’’ tegas Cabup Suwirta di sela-sela kampanye terbuka yang dihadiri ribuan massa di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (17/6) kemarin. Mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini mengaku sudah mempersiapkan program

entrepreneur masuk desa untuk mendukung hal tersebut. Masyarakat, terutama generasi muda akan digerakkan untuk menggeluti usaha sesuai dengan potensi yang dimiliki. Ini juga akan diakomodir melalui komunitas untuk mempermudah dalam memberikan pembinaan secara berkelanjutan. ‘’Sebelumnya ada kecenderungan setelah pembinaan, dilepas. Ke depan tidak lagi. Akan terus berlanjut sampai benar-benar berhasil,’’ tegasnya. Sesuai potret mulai Maret 2015 sampai 2017, Kabupaten Klungkung telah berhasil menurunkan kedalaman kemiskinan (P1) dari 0,78 menjadi 0,33. Capaian ini menjadi yang tertinggi di Bali. Sementara keparahan kemiskinan (P2), dari 0,13 dengan garis kemiskinan (GK) Rp 284.789/ kapita/bulan menjadi 0,04 dengan GK Rp 299.664/kapita/ bulan. Melalui peningkatan

kualitas SDM, angka tersebut diyakini bisa menurun dan mampu membawa Klungkung bergerak ke peringkat tengah di antara kabupaten lain di Bali, di samping melalui peningkatan kualitas pendidikan yang masuk sebagai salah satu program unggulan. ‘’Kami targetkan Klungkung bisa berada pada peringkat keempat di Bali. Ini juga didukung peningkatan PAD yang kini telah mencapai Rp 153 miliar. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan naik jadi Rp 310 miliar,’’ sebutnya. Tak hanya itu, paslon yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan NasDem ini juga menggulirkan program pemberangkatan ke kapal pesiar secara gratis untuk anak muda kurang mampu. ‘’Dengan catatan, setelah pulang tidak lagi tetap menjadi orang miskin,’’ ungkap Cabup asal Nusa Ceningan Kecamatan

Nusa Penida ini. Sementara itu, khusus untuk kampanye terbuka yang mulai pukul 15.00 Wita, diikuti ribuan warga berasal dari Kecamatan Nusa Penida, Banjarangkan, Klungkung, dan Dawan. Mereka yang mengenakan atribut poleng berjalan dari Monumen Puputan Klungkung menuju lapangan dengan terus menyatakan dukungan terhadap Suwasta untuk memimpin kembali pada periode kedua. Suwirta pun mengharapkan seluruhnya bisa berpikir cerdas, memilih tanpa diwarnai intimidasi maupun money politics. ‘’Kami lihat masyarakat sudah semakin cerdas,’’ ungkapnya. Saat itu pula, pentolan partai koalisi juga kembali menyatakan dukungan terhadap incumbent. Hal serupa juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat. (kmb45)

KAMPANYE - Paslon Suwasta menggelar kampanye terbuka di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (17/6) kemarin. Saat itu disampaikan komitmennya untuk mencetak SDM unggul sebagai bagian dalam menggenjot pembangunan.


denpasar

2

Senin Wage, 18 Juni 2018

figur Menjalin Hubungan Harmonis KESIMAN masih dikenal sangat kental dengan zaman kerajaan. Desa Pakraman Kesiman memiliki puluhan pura yang saling terkait. Di Kesiman Petilan saja ada sekitar 40 pura. Kramanya dikenal teguh memegang adat istiadat. Salah satu tradisi kuna adalah acara simakrama Pangerebongan di Puri Ageng Pemayun Kesiman. Tradisi Ngerebong dilaksanakan Minggu (17/6) sore kemarin. Paginya dilakukan simakrama dipimpin I Gusti Ngurah Gede, S.H. dan Ida Nararya Oka Pemayun. Gusti Ngurah Gede mengungkapkan, kata Ngerebong diartikan sebagai berkumpul. Ada yang juga mengartikan berputar. Masyarakat percaya bahwa pada hari Ngerebong adalah hari di mana para dewa berkumpul. Pusat dari tradisi ini dilakukan di Pura Petilan. Secara sekala, umat Hindu di Kesiman berkumpul di puri melakukan simakrama sebagai sujud syukur sukses menjalani Galungan, Kuningan dan Pangerebongan dengan baik. Acara simakrama diisi dengan dialog kekeluargaan dan makan bersama untuk menjalin hubungan harmonis puri dengan pasemetonan, warga, wargi, paman dan lain-lain. ‘’Ini sudah warisan leluhur puri yang tak boleh kami tinggalkan,’’ tegas pria yang juga Ketua DPRD Kota Denpasar ini. (sue)

’’Ngerebong’’, Tradisi Unik Kesiman

Ratusan Patih Ikut ’’Ngurek’’ Bali Post/martawan

DESA Pakraman Kesiman yang meliputi Desa Kesiman Petilan, Desa Kesiman Kertalangu, dan Kelurahan Kesiman dikenal memiliki puluhan pura yang saling terkait. Minggu (17/6) kemarin, umat Hindu di Kesiman menggelar upacara Ngerebong. Ratusan patih dari berbagai pura ikut ngayah ngurek. Kata Ngerebong banyak diartikan sebagai berkumpul. Ada yang juga mengartikan berputar. Masyarakat percaya bahwa pada hari ngerebong adalah hari di mana para dewa berkumpul. Pusat dari tradisi ini dilakukan di Pura Petilan. Makanya, pura ini lebih dikenal dengan sebutan Pura Pengerebongan. Ada yang menyebut Ngerebong ini merupakan tradisi kuno agar warga terhindar

dari musibah ataupun bencana. Termasuk upacara Bhuta Yadnya yang bertujuan untuk menetralisasi kekuatankekuatan jahat (bhuta) agar menjadi kekuatan baik (dewa), sehingga tidak mengganggu umat manusia, khususnya di Kesiman. Pasukan Poleng Kesiman ikut serta dalam prosesi Ngerebong. Pengamat adat dan budaya I Wayan Turun mengungkapkan, upacara Ngerebong itu bertujuan untuk mengingatkan umat Hindu melalui ritual sakral tadi untuk terus memelihara keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia dan manusia dengan alam. Makanya, ritual yang dinamakan ngurek itu berputar mengelilingi wantilan ke arah kanan.

Digitalisasi Dominasi Layanan Perbankan Denpasar (Bali Post) Nasabah bank lebih banyak nasabah milenial. Tak mengherankan, segala transaksi dan layanan perbankan lebih banyak mengacu pada minat generasi milenial yaitu digital. Lama-kelamaan Indonesia pun akan masuk dalam industri keempat yaitu Industri 4.0. Di era ini, yang bisa menyesuaikan dengan perubahan, itulah yang akan mampu bertahan. Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, nasabah BNI saat ini 60 persen merupakan nasabah milenial. Untuk itu, BNI juga menyediakan layanan perbankan yang lebih diminati generasi milenial yaitu layanan digital. BNI juga menggalakkan layanan digital dengan cara mengharuskan setiap pembukaan rekening baru, mengaktifkan mobile banking atau internet banking dan SMS banking. ‘’Transaksi digital basisnya adalah mobile phone, sehingga BNI memperbaiki fitur di mobile banking. Semua transaksi bisa dilakukan di mobile phone, bayar listrik, bayar telepon, transfer, dan lain-lain,’’ ujar Anggoro Eko Cahyo, Sabtu (16/6). Anggoro Eko Cahyo menambahkan, pihaknya juga meminta nasabah untuk mengaktifkan fitur notifikasi. Hal ini untuk mendeteksi jika terjadi transaksi fiktif. Setelah data mobile nasabah dimiliki, BNI bisa menginfokan promopromo atau program melalui handphone. Dengan demikian, handphone merupakan basis dari layanan perbankan. Menurut Anggoro Eko Cahyo, digitalisasi di bidang per-

bankan tidak hanya terlihat dari penggunaan layanan perbankan. Transaksi perbankan juga dilakukan secara digital. Berdasarkan data BNI, transaksi kartu kredit kini lebih banyak digunakan untuk transaksi di e-commerce. Bahkan peningkatan transaksi kartu kredit di e-commerce meningkat 30 persen. Angka ini cukup tinggi dibandingkan pada Lebaran tahun sebelumnya. ‘’Untuk tahun ini kita masih lihat transaksi kartu kredit meningkat tertinggi untuk apa! Kalau Lebaran tahun lalu, transaksi kartu kredit lewat e-commerce tinggi, yakni 30 persen. Sementara offline turun dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya karena masyarakat berpindah ke online,’’ ungkapnya. Secara keseluruhan, kata Anggoro Eko Cahyo, bisnis kartu kredit di BNI naik sekitar 20 hingga 30 persen. Jumlah kartu kredit yang beredar di seluruh Indonesia 1,7 juta. Angka ini lebih kecil dari jumlah kartu debit BNI yang jumlahnya 18 juta. Namun dari sisi volume transaksi, penggunaan kartu debet lebih kecil dari kartu kredit yaitu sepertiganya. ‘’Karena orang kebanyakan pakai kartu debit untuk tarik tunai. Padahal kartu debet juga bisa gesek. Makanya, kita punya program untuk transaksi kartu debet supaya orang punya pilihan,’’ ujarnya. Sementara segmen pemakaian kartu kredit belum bisa di-breakdown berdasarkan usia. Namun, dia mengakui kartu kredit jenis platinum yang awalnya hanya dimiliki orang yang mapan, kini anak muda juga ada yang memiliki

kartu kredit jenis platinum. ‘’Lebih dari 50 persen kartu kredit BNI yang tersebar adalah jenis platinum dan gold,’’ kata Anggoro Eko Cahyo. Sementara itu, akademisi dari Undiknas Prof. I.B. Raka Suardana mengatakan, dampak dari digitalisasi adalah pengurangan tenaga kerja, terutama di bidang perbankan. Seperti customer service, teller, bahkan marketing pun pasti berkurang. Dengan adanya digitalisasi, ada kesempatan kerja yang hilang. Namun juga ada peluang yang baru muncul. Peluang ini yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda. ‘’Yang memiliki kreativitas bisa memanfaatkan kemajuan ini. Misalnya, jualan martabak, sepatu dan sebagainya. Saya lihat banyak sekali seperti itu. Dia tidak mau lagi kerja kantoran, karena bisa bekerja di rumah dengan melakukan pemasaran secara online,’’ ujarnya. Menurut Raka Suardana, dampak digitalisasi ada yang positif dan negatif. Dampak positif salah satunya adalah membuka peluang berwirausaha yang memanfaatkan digitalisasi. ‘’Mau tidak mau, suka tidak suka, itu harus dihadapi,’’ katanya mengingatkan. Raka Suardana menambahkan, transaksi pembayaran dengan kartu kredit pun perlahan-lahan akan disaingi dengan pembayaran melalui barcode berbasis handphone. ‘’Suatu saat nanti, orang tidak lagi membawa kartu ATM dan kartu kredit. Dengan handphone semuanya sudah bisa,’’ tegasnya. (kmb42)

Upacara dimulai sejak pagi hari dengan mendak Ida Batara Sesuhunan setiap pura, baik dari unsur manca, prasanak dan pangerob. Semua pralingga di semua pura di Kesiman distanakan di tiga gedong di pura ini, yakni Gedong Desa, Gedong Dalem dan Gedong Pangerob. Yang paling pertama rauh adalah kober duwe Pura Mregan yang berwana hijau putih dan merah. Kober inilah yang nantinya berada paling depan ketika Ratu Dalem menyaksikan upacara Ngider Bhuwana. Tak hanya Sesuhunan Ratu Ayu dan Barong di Kesiman yang tangkil, prosesi ini juga diikuti dari sesuhunan dan barong dari Suci, Bekul, Tohpati dan Singgi, Sanur. Yang tampil sebagai ‘’tuan rumah’’ sesuhunan barong Kebonkuri dan Singgi.

kebudayaan yang berisikan 10 objek perlindungan kebudayaan. Salah satunya adalah pelestarian kesenian termasuk gender wayang ini,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Eka Adnyana mengatakan, keberhasilan pelaksanaan lomba ini tak terlepas dari para tokoh seniman gender wayang Banjar Kayumas Kaja yang masih aktif dalam membina generasi muda. Lomba yang berlangsung selama

sampai membahayakan orang lain. Saat trance inilah para patih dan sesuhunan mengelilingi wantilan Pura Petilah sebanyak tiga kali. Para pepatih lanang dan istri ini melakukan tindakan berbahaya seperti menghujamkan keris pada dada, leher, bahkan ubunubun. Anehnya, tidak satu pun pamedek yang berdarah akibat hujaman keris tadi. Ritual ini dinamakan ngurek. Para pepatih ini merasa dadanya tebal dan selalu ingin diberi keris untuk menghujani tubuhnya, namun tidak terlukai oleh senjata. Kerasukan ataupun karauhan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk penonton yang ada di luar areal pura. Bahkan, ada krama yang sedang berada di rumahnya juga karauhan untuk diajak ngayah ke pura. (sue)

Tambah Luasan RTH

Denpasar Jajaki Pemanfaatan LP2B Denpasar (Bali Post) -

Mengacu pada Peraturan Menteri PU Nomor: 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan, sawah tidak bisa masuk sebagai kawasan RTH. Kondisi ini menyebabkan kawasan RTH di Kota Denpasar masih di bawah standar, yakni 20 persen dari luas wilayah. Oleh karena itu, Pansus XV DPRD Kota Denpasar yang tengah menggodok Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) berharap hal ini dicarikan solusinya, sehingga secara bertahap RTH di Kota Denp a sa r m e ni ng ka t . S a l a h satunya dengan menjajaki Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai kawasan RTH. Ketua Pansus XV DPRD Kota I Wayan Suadi Putra mengatakan, usulan yang disampaikan pihak eksekutif tersebut masih dalam kajian. Mengingat di Kota Denpasar khususnya di Denpasar Utara dan Denpasar Timur masih ada lahan pertanian pangan berkelanjutan. ‘’Saat ini masih dijajaki akan memasukkan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan - red) sebagai kawasan

Melestarikan Gender Wayang Stil Kayumas Kaja KEBERADAAN gender wayang sebagai salah satu warisan kebudayaan Bali, memiliki berbagai kemasan stil gending di seluruh wilayah Bali. Banjar Kayumas Kaja, Kelurahan Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur juga memiliki stil atau ciri khas tersendiri. Sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan khususnya gender wayang ini, Minggu (17/6) dilaksanakan Lomba Gender Wayang stil Kayumas Kaja di Banjar Kayumas Kaja yang memperebutkan Piala Wali Kota Denpasar. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram yang ditandai dengan pemukulan gender. Kepala Disbud Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram sangat mengapresiasi pelaksanaan lomba gender wayang ini. Apalagi kegiatan ini sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya. “Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Denpasar sangat mengapresiasi, berbangga, karena masyarakat Banjar Kayumas Kaja mengadakan lomba ini sebagai upaya pelestarian warisan budaya,’’ ujarnya. Mataram menegaskan, lomba ini sangat urgen untuk menjaring generasigenerasi penerus, khususnya dalam seni gender wayang. “Ini masuk ke dalam UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang kemajuan

Seusai umat melakukan persembahyangan, menjelang senja para pemangku makabehan sudah siap dengan upacara Nuwur. Saat itu para pamundut sesuhunan sudah siap dengan atributnya. Diawali dengan upacara Nyanjan dan Nuwur. Tujuan upacara ini untuk memohon kekuatan suci Batara-Batari agar turun melalui pradasar-nya dari para umat dari para manca dan prasanak pangerob. Umumnya, para pengusung Rangda dan pepatihnya setelah dilakukan upacara Nyanjan dan Nuwur itu dalam keadaan trance atau di Bali disebut karauhan. Ketika Mangku Kahyangan mengujarkan ‘’Inggih tedun ratu’’, seketika itu patih sesuhunan kerasukan dan histeris. Mereka pun di-abih oleh pamedek yang lebih kuat agar tak

dua hari ini diikuti 116 peserta dari kabupten/kota di Provinsi Bali. “Lomba gender wayang ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta para generasi muda terhadap seni gender wayang serta mampu membangkitkan dan melestarikan kesenian ini. Selain untuk melestarikan seni dan budaya, kegiatan ini juga untuk menggali potensi para seniman cilik sebagai generasi penerus dalam menjaga serta memelihara kesenian Bali khususnya tabuh karawitan gender wayang,” tegasnya. (ara)

RTH. Hal ini perlu didukung regulasi dari pemerintah,’’ kata Suadi Putra, belum lama ini Ditanya soal pembahasan Ranperda RDTR, Suadi Putra mengatakan, sebelumnya memang sudah dilaksanakan rapat intern dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dalam rapat tersebut, ada beberapa usulan untuk menambah kawasan RTH. Salah satunya memanfaatkan tanah milik pemerintah yang ada di Kota Denpasar. Hal ini memungkinkan, asalkan ada dukungan dari Pemprov Bali, mengingat kebanyakan lahan pemerintah yang ada di Kota Denpasar milik Pemprov Bali. ‘’Misalnya, pemerintah mengizinkan masyarakat menggarap lahan terse-

but, tentunya dengan ditanami berbagai tanaman. Sedangkan pajaknya tidak dibebankan kepada masyarakat,’’ ujar politisi PDI Perjuangan ini. Selain itu, juga ada usulan agar kuburan atau setra dijadikan kawasan RTH. Menurut Suadi Putra, hal ini juga memungkinkan, asalkan dilakukan penataan. Karena adanya kuburan di Kota Denpasar, juga memberikan kontribusi terhadap luasan RTH. Namun, semuanya itu masih akan dibahas lebih lanjut. Termasuk rencana Pansus XV mengundang Bagian Tata Pemerintahan, terkait masalah peta Kota Denpasar. ‘’Kami akan agendakan rapat intern lagi dengan Bagian Tata Pemerintahan yang menangani masalah peta. Kemungkinan pertemuan baru bisa dilakukan setelah cuti bersama,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini tidak ada lagi RTH privat dan RTH publik. Semua RTH harus tanah pemerintah. Oleh karena itu, sawah

tidak lagi masuk RTH. Akibatnya, perubahan tersebut tentu akan berdampak terhadap keberadaan RTH di Kota Denpasar, karena sebelumnya areal persawahan sangat mendukung luasan dari RTH Kota Denpasar. Sesuai yang tertuang dalam regulasi, maka Denpasar kekurangan RTH. Denpasar hanya memiliki RTH seluas 16,23 persen dari yang seharusnya 20 persen. Sementara itu, anggota Pansus XV DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra berharap agar lahan pemerintah, terutama yang belum terbangun untuk dijadikan RTH. Bukan hanya itu, lahan pemerintah juga dilarang untuk dikontrakkan untuk dibangun. ‘’Biarkan lahan yang tak terpakai untuk ruang terbuka,’’ ujar politisi Demokrat ini. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bandar Judi Dingdong Belum Tertangkap Denpasar (Bali Post) Judi dingdong atau judi ketangkasan serta permainan judi kartu dengan taruhan lumayan tinggi sudah ada beberapa di antaranya yang dibekuk polisi. Salah satunya adalah JB Zone di Jalan Setia Budi nomor 234, Kuta, Badung. Para pelaku judi ini sudah divonis bersalah dan dihukum lima bulan penjara oleh majelis hakim pimpinan Ida Ayu Anya Dewi. Persoalan tidak sampai di situ. Judi dingdong yang katanya disebut sebagai salah satu penyakit masyarakat, justru pemilik atau bandarnya belum tertangkap. Hal itu terkuak di Pengadilan Negeri Denpasar saat menyidangkan kasus judi ketangkasan JB Zone. Sebagaimana disampaikan jaksa kala itu, terdakwa adalah para operator. Sedangkan pemiliknya, Edi dan Soni, secara gamblang disebut belum tertangkap. Apakah hanya karyawan yang bakal dikorbankan

dalam permainan judi itu? Sementara itu, bosnya jelas disebut namanya dan belum bisa diadili. Entahlah. Selain JB Zone, beberapa waktu lalu petugas Polair Polda Bali juga membekuk pejudi remi dan kartu serta dadu di Depot Puja Sera Jalan Suwung Batan Kendal, Denpasar. Informasi yang didapat, pelaku judi yang ditangkap itu ada dari pengusaha kapal dan nakhoda di Benoa. ‘’Penangkapan di-

lakukan tanggal 6 Juni lalu. Mereka ditangkap langsung pimpinan Kasidik,’’ tandas sumber kepolisian. Ketika dilakukan penggerebekan, saat itu diamankan 13 orang pemain. Sedangkan barang bukti ada uang Rp 1.718.000, delapan kotak kartu domino, 12 kartu remi, 27 ikat kartu remi, dadu bergambar, perlak, buku catatan, dan barang bukti lainnya. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Sekolah Swasta Dijatahkan Dana Pendamping BOS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com


BADUNG

Senin Wage, 18 Juni 2018

3

SOSOK Kedepankan Penyelesaian Konflik BANGSA Indonesia kembali menorehkan sejarah di tingkat internasional dengan terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (DK PBB) periode 2019-2020. Torehan prestasi ini merupakan yang keempat kalinya. Sebelumnya, Indonesia pernah menyandang predikat tersebut pada tahun 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008. Indonesia berhasil menyingkirkan Maladewa di dalam perebutan kursi tersebut. Indonesia terpilih bersama dengan Jerman, Belgia, Afrika Selatan dan Republik Dominika. Negara-negara tersebut akan menggantikan Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia dan Kazakhstan yang akan habis masa jabatannya pada akhir tahun 2018 ini. Tentu hal ini adalah perjuangan yang tidak mudah. Indonesia selama ini sangat aktif dan ikut serta di dalam perdamaian dunia dan sekarang berbuah manis. Tentu ini sesuai dengan konstitusi bangsa Indonesia yang menyatakan bahwa Indonesia berperan aktif melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. ‘’Keberhasilan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemerintah Indonesia untuk terus mengedepankan penyelesaian konflik dan sengketa yang terjadi di dunia dengan cara damai tanpa menggunakan kekerasan. Kemudian fokus pada isu-isu terorisme serta radikalisme yang saat ini menjadi pembicaraan, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,’’ tegas Dosen Jurusan Ilmu Hukum Undiksha Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Minggu (17/6) kemarin. Dengan terpilihnya Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, pengamat hukum internasional ini mengatakan, hal ini merupakan sinyal positif yang diberikan kepada Indonesia, dengan harapan Indonesia mampu berbicara dan banyak berbuat untuk dapat menciptakan perdamaian dunia. ‘’Indonesia harus dapat mengambil momentum ini untuk dapat memperjuangkan Palestina di kancah dunia internasional,’’ tegas kandidat Doktor Hukum Universitas Gajah Mada ini. (win)

Pantai Kuta Dipadati Pengunjung Mangupura (Bali Post) Selama liburan Lebaran 1439 Hijriah, kawasan Pantai Kuta diserbu pengunjung. Seperti yang terlihat Minggu (17/6), Pantai Kuta masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan jumlah kunjungan melonjak hingga empat kali lipat dari hari biasanya. Menurut Kepala Penga-

Saat Cuti Bersama

Ratusan WP Datangi Bapenda Mangupura (Bali Post) – Keputusan untuk tetap membuka pelayanan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Sedahan Agung Kabupaten Badung kepada masyarakat saat cuti bersama libur Idul Fitri 1439 H memberi banyak manfaat. Setidaknya, ada ratusan wajib pajak (WP) yang datang untuk memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak saat libur tersebut. Kepala Bapenda dan Sedahan Agung Kabupaten Badung Made Sutama mengatakan, layanan saat cuti bersama mendapat apresiasi dari WP. Sebab, mereka dapat mengurus keperluan mereka saat libur. “Ratarata tercatat 150 orang yang datang saat cuti bersama ini. Mereka 80 persen mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak dan pemanggilan wajib pajak terkait perjanjian pencicilan penetapan pajak hasil koreksi,” ujar Made Sutama, Minggu

(17/6) kemarin. Dengan dilaksanakannya pelayanan saat cuti bersama, kata Sutama, maka penumpukan adminitrasi usai cuti bersama dapat dikurangi, sehingga pelayanan tetap berjalan secara efektif dan efisien. “Itu gunanya kita membuka pelayanan saat cuti bersama, selain memang untuk menggenjot pendapatan,” katanya. Menurut Sutama, pihaknya membuka pelayanan administrasi perpajakan mulai pukul 07.30 hingga pukul 12.00 Wita. “Kami akan berlakukan sistem piket, sehingga pelayanan adminitrasi saat cuti bersama tetap bisa dilakukan,” katanya. Sutama menjelaskan, pelayanan yang dibuka adalah pelayanan pelaporan pajak daerah (SPTPD) yang dilakukan secara manual, SPTPD juga dapat dilakukan secara online. Sementara pajak

Tiba di Terminal Mengwi, Identitas Penumpang Diperiksa Mangupura (Bali Post) Santuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung mulai melakukan pemeriksaan terhadap penumpang bus yang tiba di Terminal Mengwi. Upaya ini guna mengantisipasi melonjaknya penduduk pendatang (duktang) yang lazim terjadi pascahari raya Idul Fitri. Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pengawasan penumpang yang tiba di terminal tipe A tersebut dilakukan mulai Minggu (17/6) malam. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, polisi, Dinas Perhubungan, Disdukcapil, Dinas Sosial, Camat Mengwi, Linmas, PPNS dan pihak desa setempat. ‘’Kami menerjukan sebanyak 47 personel. Giat pengamanan mulai dilakukan Minggu malam (kemarin - red) hingga Kamis (21/6) mendatang,’’ ujar Suryanegara, Minggu kemarin. Menurut Suryanegara, arus balik pascaperayaan Lebaran mulai terlihat di Terminal Mengwi, Sabtu (16/6) malam. Namun, jumlah bus yang datang masih sepi, dibandingkan arus mudik menjelang perayaan. ‘’Mulai Minggu malam kami bergerak dengan full team. Semalam kami lakukan pemantauan sudah ada bus yang datang dengan jumlah penumpang sedikit. Mungkin sepekan ke depan baru terlihat lonjakan yang

signifikan,’’ ujarnya. Suryanegara mengatakan, penumpang yang tidak melengkapi diri dengan kartu identitas penduduk akan dikembalikan ke daerah asalnya. ‘’Jika ada yang tanpa identitas, langsung kita kembalikan ke daerah asalnya,’’ tegasnya. Suryanegara menambahkan, pihaknya terus melakukan patroli terpadu guna mengawasi duktang. Kegiatan ini sekaligus untuk mengawasi rumahrumah penduduk yang ditinggal mudik serangkaian hari raya Idul Fitri. ‘’Pada perayaan Idul Fitri ini banyak masyarakat yang keluar kota untuk mudik atau liburan. Jadi, kita antisipasi patroli terpadu bersama Dinas Perhubungan, polisi dan TNI digiatkan pagi, siang dan malam,’’ katanya. Selain melakukan patroli terpadu, kata Suryanegara, pihaknya juga menyiagakan jajarannya pada setiap posko arus mudik, seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Pantai Kuta. Tim yang terlibat terdiri dari Polresta Denpasar, TNI, Damkar, BPBD, dan Dishub. ‘’Kami juga bergabung dalam posko arus mudik pada beberapa tempat, seperti di bandara, Pantai Kuta, pos depan Puspem Badung dan Terminal Mengwi,’’ tegasnya. (kmb27)

yang jatuh tempo bertepatan hari libur dan cuti bersama, maka jatuh tempo pembayaran pajak dapat dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2018. “Kami berikan toleransi untuk pembayaran pajak yang jatuh tempo pada 20 Juni, seperti PHR, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan serta pajak parkir yang jatuh tempo pada tanggal 15 Juni dapat dibayarkan hari kerja pertama,” terangnya. Sutama menambahkan, pembayaran pajak dapat dilakukan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, yakni pada kantor cabang dan kantor cabang pembantu pada tanggal 11, 12, 19, dan 20 Juni 2018. “Kantor pelayanan yang ada di kantor kami tidak beroperasi selama libur dan cuti bersama. Jadi, masyarakat melakukan pembayaran di kancab dan capem,” tegasnya. (kmb27)

was Balawista Pantai Kuta Dewa Dwilaksana, pengunjung yang didominasi oleh wisatawan asal luar Bali ini mulai membanjiri Pantai Kuta sehari sebelum hari raya Idul Fitri. Kunjungan paling padat terjadi Jumat (15/6) saat Lebaran dan sehari setelahnya. ‘’Saat ini jumlah kunjungan terlihat sudah mulai menurun. Diperkirakan penurunan itu

seiring dengan berakhirnya libur panjang Lebaran,’’ ujar Dwilaksana, Minggu kemarin. Dengan meningkatnya kunjungan ke Pantai Kuta, kata Dwilaksana tentu masalah keamanan pengunjung tetap menjadi prioritas. Namun, pihaknya sebagai regu penyelamat pantai tidak melakukan persiapan khusus. Penjagaan dan

Bali Post/kmb23

pengawasan untuk pengunjung dilakukan seperti biasanya sesuai dengan standar. Hanya partisipasi pengunjung juga diperlukan. ‘’Kami berharap seluruh wisatawan tetap mematuhi rambu-rambu yang sudah terpasang. Yang namanya kecelakaan, kita tidak tahu kapan terjadinya. Meskipun itu adalah nasib kita, tetapi setidaknya kita tetap waspa-

da. Setiap pos kami terus pantau seperti biasanya,’’ tegasnya. Dwilaksana menambahkan, kunjungan wisatawan mancanegara juga mengalami peningkatan. Terutama wisatawan asal Asutralia. ‘’Jumlah wisawatan asal Australia mulai meningkat, karena saat ini di Negeri Kanguru itu sudah mulai memasuki musim liburan,’’ ujarnya. (kmb23)

juga ditanggung,’’ katanya. Menurut Widia Astika, anggaran yang dikucurkan Pemkab Badung untuk dana pendamping BOS SD dan SMP swasta se-Badung mencapai Rp 8.088.750.000 yang dianggarkan pada APBD Induk Kabupaten Badung Tahun 2018. ‘’Ini untuk operasional sekolah dalam rangka mendukung kebutuhan pembelajaran siswa,’’ tegasnya. Berdasarkan informasi, terdapat 42 SD swasta dan 41 SMP swasta di Badung yang mendapat dana pendamping BOS. Pembagiannya yakni untuk siswa SMP dihitung Rp 850 ribu per siswa dalam setahun dan untuk SD Rp 200 ribu per siswa per

tahun. Sementara sekolah swasta juga mendapat dana BOS dari pemerintah pusat, yakni untuk SD mendapat Rp 800 ribu per siswa dalam setahun dan untuk SMP mendapat Rp 1 juta per siswa dalam setahun. ‘’Kalau sekolah negeri, selain mendapat dana BOS dari pemerintah pusat, seluruh kegiatan sekolah juga di-cover oleh Pemkab Badung, baik berupa bantuan seragam gratis, laptop dan sebagainya. Sehingga orangtua siswa SD dan SMP negeri di Badung tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sekolah, karena semua kebutuhan telah ditanggung oleh Pemkab Badung,’’ ujarnya. (kmb27)

Sekolah Swasta Dijatahkan Dana Pendamping BOS

Mangupura (Bali Post) -

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak hanya dinikmati sekolah negeri. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung juga menjatahkan dana pendamping BOS untuk sekolah swasta, khususnya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, dana pendamping ini untuk operasional sekolah dalam rangka mendukung kebutuhan pembelajaran siswa. ‘’Dari dulu memang dapat (dana pendamping BOS red). Dana ini diberikan untuk operasional sekolah yang dihitung berdasarkan jumlah siswa. Kalau banyak siswa berarti kebutu-

han sekolah juga banyak,’’ ujar Widia Astika, belum lama ini. Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini menegaskan, sekolah swasta di wilayah Badung, khususnya jenjang pendidikan SD dan SMP juga mendapat dana BOS dari pemerintah pusat dan dana pendamping BOS dari Pemkab Badung. ‘’Kalau sekolah negeri langsung dibantu berupa kegiatan dan semua kebutuhan operasional

Diprediksi, Lonjakan Kunjungan Wisatawan Domestik Masih akan Terjadi

Mangupura (Bali Post) Lonjakan kunjungan wisatawan domestik melalui Bandara Ngurah Rai diperkirakan masih akan terjadi setelah hari raya Idul Fitri. Puncaknya diprediksi terjadi pada tanggal 19 atau 20 Juni mendatang. Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, mengatakan angka kunjungan wisatawan ke Bali saat ini angkanya sangat stabil, yaitu di kisaran 17 ribu hingga 18 ribu orang. Bahkan wisatawan mancanegara tumbuh 10 persen di atas rata-rata pada hari biasa. ‘’Untuk wisatawan domestik, rata-rata di angka 15 ribu orang. Untuk kedatangan kami memprediksi puncaknya akan terjadi setelah Lebaran. Pergerakannya pada tanggal 19 atau 20 Juni,’’ kata Arie Ahsanurrohim, belum lama ini. Pada hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6), penumpang domestik yang meninggalkan Bali memang meningkat. Dari data yang dihimpun Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2018, jumlah penumpang sebanyak 15.570 orang atau lebih tinggi 37,05 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2017 yang tercatat 11.361 orang. Sementara untuk kedatangan domestik masih di angka 18.140 orang. Namun jumlah ini lebih kecil 4,16 persen dibandingkan pada tahun 2017 sebanyak 18.928 orang. Arie Ahsanurrohim menambahkan, kedatangan penumpang internasional juga tumbuh yaitu sebanyak 21.727 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan signifikan sebesar 20,24 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2017 yang hanya 18.069 orang. Sementara itu, keberangkatan internasional juga meningkat sebanyak 19.494 orang. Jumlah ini meningkat sebanyak 5,23 persen dibandingkan periode sama tahun 2017 sebanyak

18.526 orang. Untuk data penerbangan pada H+1, Sabtu (16/6), jumlah penumpang domestik yang datang ke Bali sebanyak 15.962 orang. Jumlah ini menurun 11,57 persen jika dibandingkan periode sama tahun 2017 sebanyak 18.050 orang. Sedangkan untuk keberangkatan domestik sebanyak 15.627 orang. Jumlah ini meningkat 9,59 persen dibandingkan peride sama tahun 2017 yaitu 14.259 orang. Untuk kedatangan internasional,

kata Arie Ahsanurrohim, jumlahnya sebanyak 20.141 orang. Jumlah ini meningkat 19,43 persen dibandingkan periode sama tahun 2017 sebanyak 16.864 orang. Sementara untuk keberangkatan internasional juga meningkat sebanyak 21.619 orang. Jumlah ini meningkat signifikan sebesar 29,83 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 16.652 orang. Secara total, jumlah penumpang melalui Bandara Ngurah Rai pada H+1 meningkat sebesar 11,43 persen

dari 65.825 orang tahun 2017 menjadi 73.349 orang pada tahun 2018. Rekapitulasi sejak dibukanya posko tanggal 6 Juni lalu, hingga H+2 ini jumlah kedatangan penumpang sebanyak 312.653 orang atau meningkat 5,72 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 295.741 orang. Sedangkan untuk keberangkatan juga meningkat sebanyak 309.301 orang. Jumlah itu meningkat 10,54 persen dibandingkan pada tahun 2017 sebanyak 279.816 orang. (kmb23)

PENUMPANG - Suasana kedatangan penumpang di Bandara Ngurah Rai.

Bali Post/kmb23


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Puri Tampaksiring Tuan Rumah Peringatan Hari Lahir Bung Karno

Senin Wage, 18 Juni 2018

Buka Selama Libur Lebaran

Wedakarna Ingatkan Jangan Jual Nama Direksi BNI Kunjungi Kantor Cabang Denpasar Bung Karno Hanya Jelang Pilkada dan Pemilu

SELAMA ini nama besar Bung Karno, foto dan lukisan Bung Karno serta yel-yel Tri Sakti dan ajaran Marhaenisme banyak dimanfaatkan hanya menjelang kampanye pilkada dan pemilu. Gambar gagah Bung Karno terpasang di baliho-baliho pada caleg, tetapi apa daya setelah orang politik duduk manis di kekuasaan, tidak ada satu pun dari mereka mengumandangkan ajaran Bung Karno. Hal itu dikritik oleh tokoh Sukarnois Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir pada acara Sosialisasi MPR sekaligus Peringatan Hari Lahir Bung Karno 6 Juni 1901 yang diadakan di Puri Agung Tampaksiring, Gianyar. Acara ini menghadirkan pembicara dari Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta yakni I Nyoman Suandika, S.H., M.H. dan Komang Edy Dharma Saputra, S.H., M.H. Di hadapan ratusan masyarakat khususnya kaum muda Bali dan anggota Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) se–Bali, Arya Wedakarna menyatakan jika para pemimpin di Bali setia dengan ajaran Bung Karno, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah setia dengan ajaran dan prinsip-prinsip Marhaenisme, bukan semata-mata menjual nama Soekarno. ‘’Kami keluarga Puri Tegeh Kori, warih (Swargi) Shri Wedastera Suyasa sebagai pemimpin besar Bali di zaman PNI dan Batara Hyang sebagai sahabat perjuangan Bung Karno ingin memberikan teladan bahwa menjadi Sukarnois harus selaras tata pikiran, perkataan dan perbuatan. Sejak 2011 hingga kini kami mendirikan banyak museum, patung, jalan, Lembaga Marhaenisme dan pusat-pusat kajian, semua tujuannya satu yakni melestarikan ajaran Bung Karno. Ajaran Bung Karno paling mudah dilestarikan di Bali karena orang

Bersama – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama Panglingsir Puri Tampaksiring, Puri Payangan dan Puri Agung Satria Denpasar serta Pemkab Gianyar dan Perbekel di Tampaksiring. Bali tidak berpikiran radikal. Maka dari itu, saya minta pejabat di Bali mulat sarira agar benarbenar menjadikan ajaran Bung Karno sebagai pedoman dalam berjuang. Jangan sampai foto Bung Karno hanya sebagai pajangan di baliho dan jargon kampanye. Tapi buatlah program yang pro terhadap kaum marhaen termasuk mendirikan simbol Bung Karno. Saya berterima kasih kepada Pemkab Tabanan, Pemkab Jembrana, Pemkab Bangli, Pemkab Buleleng dan Pemkab Gianyar yang sudah membuat simbol Bung Karno, baik berupa jalan, patung, gedung kesenian, taman kota dan kawasan heritage. Saya tunggu usaha Klungkung, Denpasar, Karangasem dan Badung yang belum punya simbol Bung Karno. Mangda selaras antara visi dan praktik. Orang menilai dari sana,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga anggota DPD-RI Utusan Provinsi Bali.

Terkait perayaan Bulan Bung Karno, pihak The Sukarno Center terus menggandeng Puri Agung Tampaksiring sebagai tuan rumah acara hari lahir Bung Karno. ‘’Saya ingin Puri Tampasiring masuk ke agenda nasional acara Bulan Bung Karno. Jika 1 Juni diadakan di Jakarta, 21 Juni di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni acara di Tampaksiring. Apalagi ada sejarah Bung Karno saat membangun Istana Kepresidenan RI di Tampaksiring bersama leluhur ring Puri Agung Tampaksiring. Saya hanya ingin luruskan sejarah. Saya tidak ingin ada pihak yang memanipulasi sejarah. Ini sebagai bentuk dukungan tiang pada sejarah Puri Tampaksiring,’’ papar Gusti Wedakarna. Pihak The Sukarno Center juga akan berpartisipasi dalam acara haul Bung Karno pada 20-21 Juni 2018 di Blitar bersama rombongan GPM dari seluruh Bali sebagai acara rutin. (ad597)

Lomba Mancing di Tukad Yeh Poh Dalung

Parwata Ingatkan Masyarakat Cari Potensi Desa untuk Kesejahteraan Desa GUNA tetap menjaga kelestarian sungai di kawasan Kuta Utara, Kelompok Tani Ikan Taman Sempua Lestari, Desa Dalung, menggelar lomba mancing air deras di Tukad Yeh Poh, Jaba Pura Sempua, Banjar Tegeh, Dalung, Minggu (17/6) kemarin. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa, serta 700 peserta dari berbagai kalangan. Lomba mancing ini memperebutkan sebuah sepeda motor, televisi, sepeda gunung serta puluhan hadiah menarik lainnya senilai Rp 27 juta yang merupakan bantuan motivasi dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Wabup Suiasa saat membuka lomba mancing tersebut mengatakan, digelarnya lomba mancing di aliran sungai dan subak oleh masyarakat atau kelompok di Kabupaten Badung merupakan kegiatan yang harus didorong dan dimotivasi oleh pemerintah. ‘’Kegiatan seperti ini positif untuk menjaga lingkungan dan kebersihan sungai,’’ ujarnya. Didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Suiasa lebih lanjut menyatakan pihaknya selaku pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas diadakannya lomba mancing ini. ‘’Kegiatan ini memiliki nilai strategis dan kebermanfaatan yang multi-efek serta bermanfaat luar biasa. Masyarakat memiliki potensi dan hobi atau gemar melakukan aktivitas di samping pekerjaan rutin sehari-hari salah satunya memancing. Hal ini memiliki komunitas yang luar biasa banyak, memerlukan media, waktu

LOMBA MANCING - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata membuka lomba mancing air deras di Tukad Yeh Poh, Jaba Pura Sempua, Banjar Tegeh, Dalung. serta momentum dapat bertemu, sehingga menjadi suatu ajang yang memberikan nilai manfaat terbangunnya nilai bersilaturahmi, rasa persaudaraan, kekeluargaan dan persahabatan,’’ paparnya. Menurutnya, lomba mancing ini juga merupakan bentuk partisipasi masyarakat memperkuat komitmen bersama pemerintah untuk membangun pelestarian dan pengamanan lingkungan melalui kebersihan aliran sungai atau subak. ‘’Sebelum dilakukannya lomba mancing ini, para pemancing pun tidak ingin memancing pada lokasi yang kotor. Hal ini relevan dengan salah satu prinsip dasar pembangunan Badung yakni berpihak pada lingkungan,’’ terang Suiasa. Hal senada ditegaskan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Dikatakannya, lomba mancing adalah kegiatan masyarakat yang positif dan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama dalam pengelolaan alam dan lingkungan.

‘’Lomba mancing merupakan pengembangan potensi wilayah, salah satunya wilayah Dalung. Aliran sungai yang membentang dari utara ke selatan yang dapat mengairi sawah dan ladang ini dapat ditata dengan baik. sehingga potensi alam yang muncul di Dalung dapat dimanfaatkan masyarakat. Kami di dewan senantiasa mendorong hal ini melalui Pemerintah Kabupaten Badung melakukan pengembangan wilayah desa untuk mendapatkan nilai ekonomi tinggi yang berpengaruh bagi pendapatan masyarakat desa itu sendiri,’’ tuturnya. Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Mancing sekaligus Ketua Kelompok Tani Ikan Taman Sempua Lestari, Desa Dalung, Ketut Karyana mengungkapkan, lomba mancing merupakan kegiatan rutin kelompoknya untuk memperkenalkan Tukad Yeh Poh sebagai wujud misi menjaga lingkungan aliran tukad tersebut. (ad594)

JAJARAN Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) datang mengunjungi outletoutlet BNI yang buka selama masa cuti bersama libur Lebaran 2018. Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan dari para pemimpin tertinggi BNI bagi karyawan yang tetap bekerja dan mengorbankan waktu liburan bersama keluarga demi tetap memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo didampingi General Manager Divisi Penganggaran dan Pengendalian Keuangan Putu Bagus Kresna dan Pemimpin Konsumer Banking BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT Viktor L. Saragih datang mengunjungi BNI Denpasar di Jalan Gajah Mada No.30 Denpasar serta terlibat langsung menyerahkan bingkisan kepada karyawan yang bertugas dan nasabah yang datang pada saat operasional terbatas. Anggoro Eko Cahyo menuturkan, masyarakat bisa berlibur dengan lebih tenang tanpa harus khawatir layanan perbankan terhenti dikarenakan masa cuti bersama libur Lebaran 2018. BNI menyadari bahwa kebutuhan akan layanan perbankan tetap ada walaupun sebagian masyarakat memutuskan untuk pergi berlibur. Untuk itu, BNI telah menyusun jadwal operasional terbatas outlet untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat. Operasional terbatas dilaksanakan sejak Senin (11/6) lalu sampai Rabu (20/6) nanti dengan jam operasional yang berlaku pada tanggal-tanggal tersebut adalah mulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita. Khusus pada Selasa (19/6) besok hingga Rabu (20/6) lusa, jam operasional dimulai pukul 08.00 hingga 15.00. ‘’BNI Denpasar adalah satu dari 205 outlet BNI yang memberikan lay-

BINGKISAN - Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo (kiri) menyerahkan bingkisan kepada karyawan didampingi GM Divisi Penganggaran dan Pengendalian Keuangan Putu Bagus Kresna (kanan) dan Pemimpin Konsumer Banking BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT Viktor L. Saragih. anan perbankan, berupa setoran/ penarikan rekening BNI, setoran BBM, pemindahbukuan (dalam rupiah), Kliring dan Real Time Gross Settlement (RTGS) selama libur Lebaran,’’ ujar Eko Cahyo. Di BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT terdapat 11 outlet operasional terbatas, yakni di Bali (BNI Denpasar, BNI Renon, BNI Singaraja dan BNI Digital Branch Bandara I Gusti Ngurah Rai), NTB (BNI Mataram, BNI Sumbawa Besar dan BNI Bima) dan NTT (BNI Kupang, BNI Ende, BNI Maumere dan BNI Atambua). Selain itu, BNI memiliki outlet weekend banking untuk melayani masyarakat pada Sabtu dan Minggu yaitu di BNI Diponegoro (Denpasar), BNI Beachwalk (Kuta, Badung), BNI Surapati (Singaraja), BNI Cakranegara (Mataram), BNI Bima (Bima) dan BNI Kuanino (Kupang). Untuk kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi diharapkan nasabah dapat memanfaatkan layanan e-channel melalui ATM (di wilayah Bali, NTB dan

NTT tersedia 1.010 dan CDM/ CRM 46), internet banking, SMS banking, mobile banking, phone banking dan Agen46 BNI yang jumlahnya 3.605. BNI juga mendorong masyarakat khususnya yang melakukan perjalanan mudik untuk menyiapkan uang elektronik BNI TapCash demi kelancaran pembayaran di gerbang tol. Untuk mempermudah dalam bertransaksi, BNI menyediakan aplikasi kekinian berupa pembelian/ pembayaran melalui scan QR code melalui layar smartphone yang diberi nama yap! (your all payment). Aplikasi yap! dapat di-download melalui aplikasi berbasis iOS dan Android. Kenyamanan dan kemudahan yang diberikan BNI diharapkan diimbangi dengan kehati-hatian para nasabah. ‘’Jagalah selalu kerahasiaan nomor PIN Anda. Untuk keperluan informasi lainnya segera hubungi BNI Call di 1500046 selama 24 jam atau kunjungi website www.bni.co.id,’’ tutur Eko Cahyo. (ad591)

SD Saraswati 4 Denpasar Lepas 151 Siswa Kelas VI

Jadi Sekolah Kebanggaan dan Dicintai Masyarakat Bali KEPALA SD Saraswati 4 Denpasar Drs. I Nyoman Punia melepas 151 siswa kelas VI, Kamis (14/6) lalu. Siswa yang dilepas adalah lulusan yang berkualitas dan berkarakter. Di acara itu Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menyerahkan piala dan penghargaan kepada bintang kelas. Acara berlangsung semarak karena diisi pentas seni yang disaksikan orangtua siswa. SD Saraswati 4 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah berkualitas. Nyoman Punia yang baru diangkat menjadi kasek menggantikan Dra. Ida Ayu Gede Suwardani mengungkapkan, semua ini berkat sekolah ini menerapkan budaya 5-S yakni senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Selain itu, semua program sekolah didukung orangtaua siswa serta yayasan dalam penyiapan sarana dan prasarana sekolah. Tahun ini nilai UN tertinggi 289,2, terendah 202,1 dan ratarata 261,8. Menurut Nyoman Punia, prestasi ini hasil kerja keras semua komponen sekolah. Selain itu, sekolah di Jalan Barito ini sukses merekrut tiga kelas siswa baru. Kasek Nyoman Punia menambahkan, SD Saraswati 4 Denpasar tak pernah tidur. Minggu pun buka untuk kegiatan sekolah. Prestasi yang diraih siswanya mulai tingkat daerah hingga nasional. Untuk itu, ia minta lulusannya bangga menjadi alumni SD Saraswati 4 Denpasar. Mantan Kasek Ida Ayu Gede Suwardani yang sudah mengabdi selama 38 tahun di sekolah ini minta pamit karena segera menjadi sulinggih. Ia berpesan agar SD Saraswati 4 Denpasar terus maju dan berprestasi.

BINTANG KELAS - Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji (kiri) bersama Kasek I Nyoman Punia menyerahkan piala bagi peraih bintang kelas pada acara pelepasan siswa SD Saraswati 4 Denpasar. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji menyampaikan terima kasih atas jasa Ida Ayu Suwardani membesarkan dan meletakkan dasar penting bagi sekolah ini. Kasek baru Nyoman Punia diharapkan melanjutkan program terbaik sekolah ini, sehingga tetap berprestasi. Bagus Ketut Lodji mengingatkan saat ini adalah eranya persaingan dengan makin banyaknya muncul sekolah baru berkualitas dan berlabel internasional yang memiliki keunggulan bahasa asing. Semua ini harus dihadapi dengan pelayanan bermutu. Yayasan tak berkecil hati menghadapi persaingan tersebut. Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar akan terus melakukan inovasi. Dimulai dari mutu guru yang berstandar internasional, didukung PBM berkualitas hingga sarana yang lengkap. Dengan demikian sekolah ini menerapkan PBM bilingual.

Yayasan juga mendorong semua guru SD meraih S-2 serta pengangkatan guru baru diprioritaskan memiliki kompetensi bahasa asing. ‘’Guru bermutu menghasilkan lulusan berkualitas. Intinya, SD Saraswati harus bermutu. Semua lulusannya cerdas dan berkarakter. Dengan demikian SD Saraswati 4 Denpasar menjadi sekolah kebanggaan dan dicintai masyarakat Bali,’’ tegasnya. Di bagian lain, Bagus Ketut Lodi minta pemerintah melalui UPT Disdikpora Densel menata jalan lingkungan agar lebih nyaman. Ia juga memotivasi lulusannya cinta Saraswati dengan melanjutkan studi ke SLUB Saraswati 1 Denpasar. Plt. UPT Disdikpora Densel Ni Nyoman Karmianingsih mengagumi sekolah ini sarat dengan prestasi dan kegiatan. MB Gema Kencana meraih juara umum BMBC VII di Bandung, sedangkan nilai UN siswanya di atas nilai rata-rata di Densel. (ad598)

Ribuan Pemudik Kunjungi Bale Santai Honda Bali SELAMA sepekan Bale Santai Honda hadir di Bali, pengunjung sangat ramai mampir di posko peristirahatan ini yang merupakan spot favorit pemudik pada musim mudik 2018. Tercatat 1.338 pemudik pengguna motor dan mobil memanfaatkan fasilitas istirahat ini. Posko peristirahatan Bale Santai Honda (BSH) yang hadir pada 8-16 Juni 2018 di jalur Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Selabih, Selemadeg, Tabanan (depan SPBU Pantai Selabih) tepatnya di Warung Pantai, memanjakan konsumen lewat berbagai fasilitas layanan di antaranya ruang tunggu sejuk ber-AC untuk bersantai dan beristirahat sejenak sambil menikmati fasili-

tas entertainment, makanan kecil dan minuman, wifi, alat pijat gratis serta takjil. Selain beristirahat, pemudik juga diberikan layanan pengecekan motor dan perbaikan suku cadang dengan diskon khusus untuk kenyamanan melanjutkan perjalanan menuju ke kampung halaman. ‘’Posko ini setiap harinya ratarata dikunjungi 40-50 unit motor yang melakukan pengecekan, servis dan ganti spare part. Kami berharap BSH ini dapat memberikan kenyamanan untuk konsumen Honda yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman,’’ ungkap Ronaldo Widjaja selaku Regioan Head Astra Motor Bali. Tidak kalah menariknya salah satu spot yang baru tahun ini ada

yaitu photo booth cukup disukai oleh pemudik untuk mendokumentasikan pengalaman mudik bersama Bale Santai Honda. Selain berfoto, konsumen juga berkesempatan memenangkan hadiah menarik. Salah satu pengunjung bernama Ahmad menyebutkan, Honda selalu bisa memahami keinginan konsumen. ‘’Fasilitas ini sangat nyaman dan lengkap. Semua fasilitas ada di sini dan sangat bermanfaat,’’ katanya. Para pengemudi juga selalu diedukasi jangan lupa tetap memperhatikan keselamatan berkendara diperkuat pesan keselamatan yang digaungkan melalui kampanye #Cari_Aman. (bns1)

BSH – Bale Santai Honda (BSH) Bali di Banjar Selabih, Selemadeg, Tabanan, disinggahi ribuan pemudik.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Wage, 18 Juni 2018

daerah

5

Pemilih Harus Cerdas, Waspadai Intimidasi Semarapura (Bali Post) Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tinggal beberapa hari lagi. Dinamika dukung-mendukung salah satu pasangan calon (paslon) terus bergulir. Hajatan politik ini tak menutup kemungkinan diwarnai pelanggaran. Mengantisipasi itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung semakin memelototi seluruh tahapan. Ketua Panwaslu Klungkung I Komang Artawan mengatakan, pengawasan akan terus diperketat. Hal tersebut sudah ditegaskan kepada bawahannya. ‘’Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah dibimtek. Kami terus perkuat di internal. Harus melakukan pengawasan melekat,’’ tegasnya, beberapa hari lalu. Menurutnya, sejauh ini belum ada indikasi kecurangan yang ditemukan. Termasuk aksi intimidasi untuk memilih salah satu paslon. Meski demikian, itu perlu diwaspadai. Jika terjadi, masyarakat diminta langsung melaporkan. ‘’Kalau sudah disampaikan, pasti akan kami tindak lanjuti,’’ tandasnya. Partai pengusung dan pendukung masing-masing paslon juga harus turut andil dalam menciptakan pilkada bebas pelanggaran. Pesta demokrasi ini mesti semakin mencerdaskan masyarakat. ‘’Ini sudah sering kami sampaikan, termasuk kepada paslon melalui LO,’’ kata mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung itu. Sebelumnya, kedua paslon telah menyiapkan saksi. Incumbent I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta) menunjuk sekitar 1.300 orang yang bertugas di 350 TPS di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Mereka telah diberikan pelatihan dengan mengundang KPU Klungkung. Ketua Tim Pemengangan I Komang Suantara menyebut langkah ini untuk mengantisipasi kecurangan. Sementara itu, Tim Pemenangan Paslon Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (Bagia), Sang Nyoman Putrayasa, menyiapkan 1.750 saksi dan diberikan pelatihan. Mereka bertugas di TPS dan masuk regu penggerak pemilih (guraklih). ‘’Simpatisan paslon yang belum datang akan dicari oleh regu ini. Untuk di TPS tetap satu,’’ sebutnya. KPU Klungkung juga terus bergerak menyosialisasikan waktu pemilihan 27 Juni mendatang melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). ‘’Sekarang bimtek terakhir. Setelah itu turun menyebarkan surat pemberitahuan memilih ke rumahrumah. Sosialisasi melalui media juga berjalan. Ini untuk mencapai target partisipasi minimal 80 persen,’’ jelas Ketua KPU I Made Kariada. (kmb45)

Bali Post/kmb45

I Made Kariada

Bali Post/kmb45

I Komang Artawan

Pemilu 2019

KPU Bangli Tetapkan DPS 187.617 Pemilih

Bangli (Bali Post) – Sebanyak 187.617 warga Kabupaten Bangli ditetapkan masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Angka tersebut meningkat dibandingkan jumlah pemilih tetap dalam Pilgub Bali 2018 yang tercatat 184.040 orang. Penetapan DPS Pemilu 2019 dilakukan KPU Bangli melalui rapat pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU setempat, Minggu (17/6) pagi kemarin. Dipimpin Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, rapat pleno dihadiri seluruh komisioner KPU Bangli, perwakilan partai politik (parpol), Disdukcapil, Panwaslu, Kepolisian dan TNI. Dalam rapat disampaikan bahwa dari 187.617 penduduk Bangli yang ditetapkan masuk dalam DPS, 94.368 adalah laki-laki dan 93.249 perempuan. Adapun rincian DPS di masing-masing kecamatan yakni 40.219 pemilih di Kecamatan Bangli, 78.250 di Kecamatan Kintamani, 37.142 di Kecamatan Susut dan 32.006 di Kecamatan Tembuku. Jumlah pemilih sementara dalam Pemilu 2019 meningkat daripada jumlah pemilih tetap Pilgub Bali tahun ini. Peningkatan terjadi karena adanya penambahan pemilih pemula 3.577 orang dengan rincian 707 orang di Kecamatan Bangli, 1.702 di Kecamatan Kintamani, 562 di Kecamatan Susut dan 606 di Kecamatan Tembuku. Komisioner KPU Bangli Putu Ariyanti Suningsih usai rapat pleno mengatakan, DPS yang ditetapkan disusun berdasarkan jumlah DPT Pilgub 2018 ditambah pemilih pemula yang terhitung berusia 17 tahun pada 17 April 2019. Dalam penyusunan DPS ini pihaknya tidak lagi melakukan proses coklit (pencocokan dan penelitian), karena proses tersebut sudah dilaksanakan belum lama ini sebelum penetapan DPT Pilgub Bali. ‘’Sudah diatur. Karena jaraknya dekat sekali, sehingga tidak lagi dilakukan coklit,’’ jelasnya. Sehari setelah DPS ditetapkan, pihaknya akan langsung mengumumkan DPS tersebut di masing-masing wilayah desa/TPS. Tujuannya untuk mendapatkan tanggapan atau masukan dari warga atau peserta pemilihan. Apabila ada warga yang namanya belum masuk dalam DPS, warga bersangkutan bisa melapor ke PPS di wilayahnya atau dapat langsung datang ke KPU Bangli. Dengan demikian KPU nantinya bisa melakukan perbaikan terhadap data DPS. ‘’Kami sangat harapkan ada tanggapan dan masukan dari masyarakat sehingga bisa dilakukan perbaikan,’’ kata Ariyanti. Ditambahkannya, dalam Pemilu 2019 jumlah TPS yang disiapkan bertambah dua kali lipat dibandingkan Pilgub 2018. Pada Pemilu 2019 nanti KPU akan menyiapkan 843 TPS, sedangkan pada Pilgub 2018 disiapkan 467 TPS. Penambahan TPS dengan jumlah yang cukup signifikan itu terjadi karena adanya pembatasan jumlah maksimal pemilih dalam setiap TPS. Jika dalam Pilgub 2018 jumlah pemilih dibatasi 800 dalam setiap TPS, pada Pemilu 2019 jumlah maksimal pemilih dalam setiap TPS dibatasi hanya 300 orang. (kmb40)

Oknum Pramugari Disidang pada 25 Juni

Denpasar (Bali Post) Perkara narkoba yang melibatkan oknum pramugari maskapai penerbangan ternama, tersangka Michelle Merilouisa S. bersama pasangannya, Fuad Hasyim, sudah masuk kejaksaan. Informasi yang didapat beberapa hari lalu, pihak kejaksaan telah merampungkan dakwaan dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar. Sumber di lingkungan kejaksaan menginformasikan, tersangka pramugari itu bakal disidang usai libur Lebaran, persisnya pada 25 Juni 2018 mendatang. Jaksa penuntut umum (JPU) Lovi Pusnawan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan rencana sidang oknum pramugari ini pada tanggal tersebut. Michelle Merilouisa bersama Fuad Hasyim diduga terlibat kasus kokain, sabu-sabu dan psikotropika jenis dumolid. Menurut jaksa Made Lovi, keduanya akan disidangkan dalam berkas terpisah alias displit. Michelle Merilouisa ditangkap oleh petugas kepolisian Polsek Kuta pada 24 Februari 2018 di kos elite Anika House, Jalan Gunung Lumut, Denpasar Barat. Penangkapan terhadap Michelle merupakan pengembangan dari hasil interogasi terhadap Fuad Hasyim. Fuad Hasyim adalah pacar Michelle yang terlebih dahulu diciduk di areal Central Parkir Kuta pada hari yang sama. (kmb37)

Bali Post/kmb40

PASAR GEOPARK - Kondisi bangunan Pasar Seni Geopark di Penelokan, Kintamani, Bangli.

Pasar Seni Geopark Kumuh dan Tak Terawat

Kecewa, Bupati Segera Panggil Kadisperindag Bangli (Bali Post) Keberadaan Pasar Seni Geopark di Penelokan, Kintamani, yang dibangun Pemkab Bangli dengan dana miliaran rupiah belum dimanfaatkan secara optimal. Sejak selesai dibangun sekitar 2014 lalu, hanya bagian kios di lantai satu yang sudah digunakan untuk menampung pedagang. Sementara los di lantai dua dan sebagian lantai tiga hingga saat ini tetap dibiarkan kosong. Lantaran tak pernah dirawat, kondisi pasar menjadi kumuh dan beberapa bagian bangunan mulai rusak. Berdasarkan pantauan beberapa hari lalu, kondisi Pasar Seni Geopark terlihat sangat kotor. Dinding bangunan dipenuhi debu dan banyak yang retak. Pada lantai dua dan tiga yang berupa los, lantainya kotor dipenuhi sampah. Lantaran tak pernah dibersihkan, bagian lantai menjadi berlumut dan berkerak. Beberapa hiasan dinding yang dipajang di tangga menuju lantai tiga copot dan hancur. Demikian juga

ruangan toilet sudah rusak dan tak bisa difungsikan. Selama ini sebagian ruangan di lantai tiga dulunya pernah dipakai untuk ruangan pameran produk kerajinan oleh Disperindag Bangli. Hanya, sejak beberapa tahun terakhir tak pernah dioperasikan lagi dan dibiarkan terkunci. Demikian juga ruangan di lantai tiga di sisi utara, pernah dipakai kantor oleh Disparbud atas perintah bupati, akan tetapi lamakelamaan ditinggalkan pegawai.

Bupati Bangli I Made Gianyar saat dikonfirmasi terkait kondisi itu mengaku sangat kecewa. Ia mengatakan akan secepatnya memanggil Kepala Disperindag. ‘’Mengecewakan, memprihatinkan dan secepatnya saya panggil Kadisperindag agar memanfaatkan/ mengoperasikan gedung itu sesuai peruntukannya,’’ terangnya, Minggu (17/6) kemarin. Made Gianyar menyatakan tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi kendala Disperindag dalam memanfaatkan bangunan Pasar Seni Geopark. ‘’Semestinya tidak ada kendala bagi Disperindag. Masak memanfaatkan gedung yang sudah ada saja tak bisa,’’ ujarnya geram. Dijelaskannya, spirit awal dibangunnya Pasar Seni Geopark adalah untuk memecahkan masalah pedagang acung agar tidak lagi berkeliaran di objek

wisata Penelokan. Agar pasar itu bisa dimanfaatkan secara maksimal, Made Gianyar memandang perlu dibentuk pengelola untuk mengatur manajemen pemanfaatan gedung serta hak dan kewajiban yang harus dipenuhi para pedagang. Sementara soal Disparbud Bangli yang tidak lagi ngantor di lantai tiga Pasar Seni Geopark sebagaimana yang pernah diperintahkannya, Made Gianyar mengungkapkan akan secepatnya memerintahkan kembali Kepala Disparbud untuk ngantor di tempat itu sampai pariwisata Kintamani benar-benar kembali pulih. ‘’Malu kita tidak bisa berubah ke arah kemajuan dan tidak bisa bekerja sesuai bidang tugas dengan baik. Semoga ini menjadi spirit bagi kita semua agar bekerja dengan baik sesuai bidang tugas,’’ tandasnya. (kmb40)

Pemuda Banjar Kawan Gelar Lomba ”Ngelawar’’

NGELAWAR - Anggota STT Bhuana Werdhi mengikuti lomba ngelawar.

Bali Post/kmb40

Bangli (Bali Post) – Banyak kegiatan yang bisa dilakukan pemuda untuk meningkatkan kekompakan dan mempererat rasa solidaritas. Salah satunya dengan lomba ngelawar. Seperti yang dilakukan para pemuda di Banjar Kawan Kelurahan Kawan, Bangli, Minggu (17/6) kemarin. Melalui lomba ngelawar, para pemuda yang tergabung dalam Sekaa Teruna Teruni (STT) Bhuana Werdhi tersebut juga bisa mengasah kemampuan membuat makanan tradisional khas Bali itu. Ketua STT Bhuana Werdhi I Gede Bawa mengatakan, lomba ngelawar yang digelar di Balai Banjar Kawan dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadi ke-29 STT Bhuana Werdhi. Lomba ini diadakan untuk pertama kalinya dan diikuti seluruh anggota STT yang berjumlah kurang lebih 200 orang. Tujuan lomba, agar generasi muda di Banjar Kawan bisa membuat serta melestarikan makanan khas Bali ini. Bawa didampingi tokoh masyarakat dari Puri Kawan Tanggu Anak Agung Gede Adhi Suci Artha menyampaikan, lomba ini jadi momentum untuk saling mengenal satu sama lain, meningkatkan kekompakan serta mempererat rasa solidaritas antaranggota STT. Untuk menilai lawar buatan peserta, pihak panitia menghadirkan lima orang juri. Selain cita rasa, aspek yang juga dinilai meliputi cara penyajian, kehigienisan serta tata cara pengolahan lawar dan sate. (kmb40)

Cerita Guru SLBN 1 Klungkung

Jadi Pelita, Kedepankan Dedikasi MENJADI tenaga pendidik merupakan keinginan banyak orang. Tak hanya mengajar di sekolah biasa, tetapi juga Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Klungkung. Lalu, seperti apakah kesan selama mendidik siswa berkebutuhan khusus? Suasana di sekolah yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Semarapura ini tampak tenang. Sejumlah peserta didik duduk di teras. Mengenakan seragam, menjalin interaksi. Ada menggunakan bahasa isyarat. Meski terlihat tak biasa, tetap memunculkan suasana hangat. Sangat melekat adanya ikatan emosional. Sesekali juga diselingi tawa. Menunjukkan pembicaraannya mengandung sesuatu lucu. Itu sekilas gambaran anak-anak berkebutuhan khusus. Ada yang tunanetra, tunawicara, tunagrahita dan tunadaksa. Mereka tak hanya berasal dari wilayah Klungkung, tetapi juga dari Kabupaten Karangasem, seperti Sidemen dan Padangbai. Di balik kekurangannya itu, beberapa ada yang tinggal di panti asuhan. Masih satu areal dengan sekolah. Cukup pilu. Hanya bertemu dengan keluarga sekali dalam beberapa hari. Orangtuanya sibuk, membanting tulang, mencari nafkah sebagai bekal untuk mendapat sesuap nasi, penyambung hidup. Mengenyam pendidikan, anak-anak berbagai usia itu memang berbeda dengan anak normal. Kasek setempat, Made Santiniwati, mengakui lebih sulit membuat mereka paham terhadap

mata pelajaran. ‘’Kita sebagai orang normal bisa belajar lebih cepat. Tetapi mereka perlu proses lebih lama,’’ jelasnya, belum lama ini. Kahadiran mereka dengan karakter berbeda memiliki cerita menarik bagi guru-guru. Santiniwati tak ragu berbagi sekelumit cerita. Paling sulit mengajari anak-anak tunagrahita. Harus mempunyai trik khusus. ‘’Kesabaran menjadi salah satu kuncinya. Di sinilah nilai plus saat mengajar,’’ ucapnya. Tak dimungkiri, sesekali keluar rasa marah terhadap anak-anak itu saat mengajar. Tetapi tidak dipendam, justru ditunjukkan langsung supaya bisa dimengerti. ‘’Kalau marah, tunjukkan saja. Jadi mereka tahu orang marah seperti apa,’’ ungkap perempuan asal Desa Aan Kecamatan Banjarangkan ini. Mengajar di SLB bukan untuk mengejar prestasi, tetapi mengedepankan dedikasi. Hasil didikannya diharapkan menjadi pelita sebagai bekal untuk hidup anak-anak itu kelak. Layaknya sinar lilin yang mampu menerangi ruang gelap. Itu tak pernah disesali, tetapi justru menjadi sesuatu spesial karena tak semua orang bisa melakukannya. ‘’Tak semua orang

bisa mengajar. Yang pintar juga belum tentu bisa,’’ katanya. Ada cerita menarik diutarakan kasek ramah ini. Saat mengajar anak tunarungu dan tunawicara, bahasa isyarat menjadi satu-satunya senjata supaya bisa dimengerti. Kebiasaan ini tak hanya muncul di sekolah, namun sampai ke rumah, saat berbincangbincang di keluarga. ‘’Tanpa sadar kadang terbawa. Karena sudah ke-

Siswa-siswi SLBN 1 Klungkung.

biasaan di sekolah seperti itu dengan anak-anak,’’ jelasnya. Anak-anak itu tak sebatas diajarkan menulis dan membaca. Lebih dari itu, juga diberikan keterampilan yang mampu menjadi bekal saat lulus kelak. Tata rias salah satunya. ‘’Dengan keterampilan itu mereka akan bisa berusaha. Bisa mencari penghasilan atau bekerja,’’ tandas Santiniwati. (sos)

Bali Post/sos


OPINI

6

Senin Wage, 18 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kesepakatan Trump-Kim Mesti Ada Tindak Lanjut PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengelar pertemuan. Keduanya menyebut pertemuan mereka sangat bersejarah. Mereka juga menyebut sebagai era baru dalam mewujudkan perdamaian dunia. Ada sejumlah hal yang telah disepakati. Salah satunya denuklirisasi. Walaupun banyak yang meragukan, namun tentu kita berharap kesepakatan itu dilaksanakan dan dipatuhi. Korea Utara diketahui telah menghabiskan puluhan tahun mengembangkan senjata nuklir yang berpuncak pada pengujian perangkat termonuklir pada 2017. Negara itu juga berhasil menguji rudal yang diklaim memiliki jangkauan yang cukup untuk mencapai daratan Amerika pada 14 Februari 2017. Washington juga demikian. Banyak dana yang dikucurkan untuk membantu Korea Selatan dalam memperkuat persenjataannya. Bahkan mereka sering menggelar latihan perang bersama. Ini juga salah satu bentuk untuk menekan Korea Utara yang tetap kekeh dalam pengembangan senjata nuklirnya. Iktikad baik Korea Utara untuk berdialog dengan dunia internasional, termasuk Korea Selatan dan Amerika tentu langkah baru yang patut diapresiasi oleh dunia. Apalagi ini merupakan pertemuan pertama Presiden AS dan pemimpin Korea Utara pascaterbelahnya Semenanjung Korea. Sehari sebelumnya, Trump berkeyakinan akan mendapat hasil yang bagus pada pertemuan yang berlangsung di Singapura itu. Kata Trump: ‘’Saya dalam perjalanan ke Singapura dengan peluang untuk mendapatkan hasil bagus bagi Korea Utara dan dunia. Ini akan menjadi hari yang menyenangkan. Saya tahu Kim Jong Un bakal bekerja sangat keras untuk melakukan sesuatu yang jarang dikerjakan sebelumnya, yaitu menciptakan perdamaian dan kesejahteraan besar bagi tanah airnya. Saya ingin segera bertemu dengannya dan saya punya perasaan kesempatan sekali ini tidak akan sia-sia.’’ Kim Jong Un juga punya harapan yang sama. Usai bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong, Kim mengatakan: ‘’Seluruh dunia berfokus pada pertemuan bersejarah antara Korea Utara dan Amerika. Terima kasih untuk upaya Anda yang tulus kami mampu menyelesaikan persiapan untuk pertemuan puncak bersejarah ini.’’ Kita juga berharap pertemuan bersejarah ini akan terus ditindaklanjuti. Jangan sampai pertemuan Trump-Kim hanya tinggal sejarah. Jangan sampai kesepakatan keduanya hanya berhenti pada kesepakatan. Ini tentu harus menjadi catatan dunia untuk mengingatkan secara terus-menerus. Banyak negara harus mengambil peran dalam hal ini. Sebab, pertemuan tersebut bukan hanya untuk Amerika Serikat, Korea Utara dan Korea Selatan. Tidak. Tetapi untuk perdamaian dunia. Kita Indonesia juga sangat berkepentingan dengan pertemuan ini. Sebab, kita berharap pertemuan ini akan menciptakan kedamaian dunia yang lebih langgeng. Apalagi dalam perpolitikan internasional, Indonesia menganut politik bebas aktif. Artinya, hubungan yang terjalin selama ini harus memberi manfaat kepada masing-masing negara. Demikian pula persaudaraan antar bangsa dapat ditingkatkan. Politik bebas aktif, memungkinkan Indonesia mengetahui segala perkembangan dunia saat ini. Indonesia dapat berperan di dalamnya. Sekaligus pada saat itu, Indonesia dapat mengantisipasi segala perubahan di dunia yang mungkin akan memengaruhi Indonesia dan kondisi dalam negeri. Politik bebas aktif juga membuat Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Jika sudah demikian, maka kedaulatan Indonesia akan diakui secara penuh. Tidak ada campur tangan negara lain dalam segala urusan.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Apa Kabar Pemilih Pemula? Hingga menjelang berakhirnya masa kampanye kandidat Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali, masyarakat Bali terlihat masih damai-damai saja. Tak ada gerakan politik yang menonjol berarti yang bisa menjadi tolok ukur kegiatan politik di Bali. Masyarakat sibuk menggelar kebulatan tekad, kandidat juga sibuk dengan agendanya masingmasing. Bahkan, yang saya baca para kandidat telah mempublikasikan hasil survei, dan hasilnya sama-sama menang. Ini tentu hebat. Ada dua calon, dua-duanya mengaku menang. Sangat di luar nalar. Di lain pihak saya justru ingin bertanya bagaimana pemilih pemula mengelola hak pilihnya. Apa kabar pemilih pemula? Sudahkah Anda tahu bahwa suara Anda akan menentukan nasib pengelolaan Bali ke depan? Ataukah sudah Anda tahu bahwa Anda punya hak pilih? Ini hanya bisa dipastikan oleh pemilih pemula itu sendiri. Janganjangan media sosial yang sering digunakan tak banyak mengulas hal ini. Peran pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia tak banyak dibahas. Yang jelas, untuk di Bali pemilih pemula hendaknya ikut dikelola secara baik dan bijak. Pengelolaan Bali memang tak bisa diserahkan kepada gubernur terpilih saja, tapi untuk sebuah proses kepemimpinan memilih gubernur wajib dilakukan. Mohon pemegang hak pilih jangan golput. Pemilih pemula dalam hal ini harus ikut mewarnai demokrasi dengan menggunakan hak pilih secara bijak. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Pertemuan Trump-Jong Un Berdampak Positif bagi Politik LN Indonesia Pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah berlangsung dengan hasil positif beberapa waktu lalu di Pulau Sentosa, Singapura. Pertemuan ini bersejarah karena merupakan yang pertama kali Presiden Amerika aktif bertemu dengan pemimpin Korea Utara. Di samping itu, hasil pertemuan ini boleh dikatakan positif karena menyetujui denuklirisasi Semenanjung Korea, sebuah usaha yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Tujuh dekade kedua negara tersebut tegang, dan berhasil diminimalkan hanya dalam pertemuan (total) lima jam di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura.

B

agi kawasan Asia Tenggara, hasil positif dari kesepakatan dalam pertemuan dua pimpinan itu adalah komitmen Korea Utara untuk menghapuskan senjata nuklir dari Semenanjung Korea. Ini artinya negara tersebut secara perlahan akan menghancurkan persenjataan nuklir yang dimiliki. Untuk hal yang satu ini, masyarakat internasional boleh percaya karena kehendak tersebut sudah dilakukan Korea Utara dengan menghancurkan situs nuklir disebuah tempat yang dimiliki sebelumnya. Di Semenanjung Korea, bahkan di wilayah Asia Timur dan Tenggara senjata nuklir hanya dimiliki oleh Korea Utara. Karena itulah persetujuan tersebut akan memberikan dampak positif bagi wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. Nuklir Korea Utara ditakuti oleh Jepang yang merupakan pusat industri dan teknologi di kawasan Asia Timur dan Tenggara. Terhadap ancaman yang diutarakan, Korea Utara tidak pernah tanggung-tanggung karena beberapa kali di tahun 2017

Oleh I Made Suambara negara itu benar-benar melakukan percobaan rudal yang mampu melintasi kawasan Jepang dan jaraknya dapat mencapai Kepulauan Hawaii, milik Amerika Serikat. Kemampuan jelajah peluru kendali Korea Utara sampai 12.000 kilometer. Dan itu artinya Jepang dan sebagian Amerika Serikat (Hawaii dan Alaska) menjadi sasaran empuk senjata nuklir jika kelak benarbenar hulu ledak ridal tersebut diisi dengan persenjataan nuklir. Karena itulah kesempatan untuk menghancurkan persenjataan ini di Semenanjung Korea menjadi berita positif bagi kawasan Asia tenggara dan Asia Timur. Dengan karakter kepemimpinan yang meledak keras di Korea Utara, termasuk oleh orangtua Kim Jong Un, maka ancaman nuklir tersebut mempunyai probabilitas dipakai di atas lima puluh persen. Dalam praktik sosial-politik yang ada di negara itu, pemimpin besar (Kim Jong Un) dipercaya sebagai pelindung rakyat. Apa pun yang diputuskan oleh sang pemimpin akan diiyakan dan dianggap benar oleh rakyatnya. Dari sisi itu, legitimasi akan selalu didapatkan, bahkan

secara mutlak. Sebagai pemimpin yang absolute, Jong Un mempunyai kesempatan menyatakan bahwa dunia yang paling benar itu adalah Korea Utara. Menghancurkan negara lain merupakan tugas karena negara lain itu adalah musuh dan pengganggu. Dunia internasional tidak tahu dan tidak memahami, siapa yang memegang tombol nuklir Korea Utara. Berbeda dengan Amerika Serikat, yang jelas-jelas koper pengendali itu ada di tangan sang Presiden. Peledakan senjata nuklir Korea Utara tidak saja dapat menghancurkan Jepang dan Korea Selatan, tetapi juga sebagian Amerika Serikat. Dan jika itu terjadi, perekonomian dunia pasti guncang. Di sinilah persoalan yang dapat mengganggu kawasan Asia Tenggara. Industri yang bergerak di Asia Tenggara sebagian besar diaktifkan oleh tiga negara tersebut, yaitu Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Kehancuran fasilitas perekonomian pasti akan berpengaruh bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia menghadapi problem besar jika hal itu terjadi. Investasi mulai dari telepon genggam, perakitan kendaraan, sampai dengan rumah

makan akan segera terpengaruh. Jika seluruh investasi itu ditarik, maka pengangguran pasti terjadi. Dengan begitu, Indonesia yang sudah diganggu oleh ulah para politisi senior akan bertambah bangkrut lagi diganggu oleh ulah investor yang menarik investasinya. Bali yang mempunyai sumber daya pariwisata akan terpengaruh oleh alur pariwisata, terutama dari Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan. Jadi, pertemuan dan kesepakatan yang dilakukan oleh Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump harus didukung dan diikuti oleh negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tidak akan mudah mempertemukan dua pemimpin yang sama-sama berpengaruh dengan kategori masing-masing. Amerika Serikat berpengaruh karena kekuatan sumber dayanya yang menguasai dunia. Negara ini mempunyai hampir keunggulan di semua lini. Sedangkan Korea Utara berpengaruh dan ditakuti karena kenekatan pemimpinnya dan menjalankan ancaman yang diungkapkan. Karena itulah pertemuan ini mempunyai peranan di masa depan. Bagi Indonesia dukungan tersebut dapat dilakukan secara politis dan diplomatik, melalui ungkapan-ungkapan verbal. Sesungguhnya, jika melihat ilustrasi pengaruh kehancuran nuklir seperti yang diutarakan di atas, maka Indonesia mempunyai risiko besar. Ketergantungan ekonomi Indonesia cukup besar dari negara-negara itu. Siapapun yang menjadi Presiden Indonesia kelak tidak akan mungkin mampu mengubah pola ketergantungan ini. Karena itu adalah pembualan besar jika ada politisi yang

Mewujudkan Swasembada Daging

RAMADAN dan Lebaran selalu membutuhkan kecukupan dan keterjangkauan bahan pangan. Salah satunya adalah daging sapi. Daya dukung daging sapi terkesan mengkhawatirkan. Kondisi ini tidak terlepas dari upaya pencapaian target swasembada daging sapi pada 2026 yang lambat progresnya. Swasembada daging sapi menjadi mimpi bahkan cenderung ilusi. Signifikansi upayanya masih jauh panggang dari api. Impor hewan, daging, bahkan jeroan sapi terus membanjiri pasar dalam negeri. Indonesia sebagai negara agraris dan kondusif secara iklim, mestinya mampu berdikari dalam berswasembada sapi. Jika ini terealisasi, maka momentum apapun termasuk lebaran tidak lagi menghadapi segudang permasalahan klasik berupa kelangkaan dan melonjaknya harga daging sapi. Konsepsi daya dukung merupakan perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan. Daya dukung akan mencapai optimal jika minimal ketersediaan sapi dalam negeri sama atau lebih besar dengan kebutuhan yang ada. Kementerian Pertanian (2016) menyebutkan total kebutuhan daging sapi ditahun 2016 adalah 490.000 ton. Produksi daging sapi lokal sebanyak 2,5 juta ekor atau setara dengan 441.000 ton, sehingga kekurangan pasokan daging sebanyak 48.000 ton atau setara dengan 146.000 ekor sapi.

Oleh Ribut Lupiyanto Kekurangan pasokan daging itu mengakibatkan semakin langkapnya daging di pasaran (Guntara, 2016). Defisit daya dukung sapi dalam negeri menjadi alasan pemerintah menggelontorkan impor hewan dan daging sapi. Indonesia dipandang membutuhkan banyak sapi indukan demi meningkatkan populasi sapi dan mencapai swasembada daging sapi. Impor terbesar datang dari Australia sejak 30 tahun terakhir. Salah satu pertimbangan utama adalah lokasi yang dekat. Ratarata jumlah sapi yang di impor dari Australia adalah 750.000 ekor sapi setiap tahunnya dengan jenis sebagian besar Brahman cross. Brahman cross merupakan jenis sapi dari India yang dipersilangkan dengan berbagai jenis sapi, seperti jenis angus, shorton, limousine dan siemental. Sengkarut permasalahan kelangkaan daging sapi sebenarnya tidak sebatas permasalahan kurangnya ketersediaan sapi. Kharis (2016) menilai pemerintah belum berhasil dalam mengelola sebaran daging sapi sesuai kebutuhan pada tiap wilayah di Indonesia. Kondisi ini memicu gejolak harga daging yang tinggi pada daerah-daerah tertentu terutama

Jabodetabek. Kekurangan stok pada daerah padat permintaan membuat gejolak harga yang berpengaruh pada keresahan secara nasional. Selanjutnya manejemen logistik daging masih tergolong buruk. Situasi ini menjadi justifikasi beberapa importir untuk impor daging sapi karena ketersediaan daging dalam negeri diklaim tidak mampu memenuhi kebutuhan. Pemerintahan Jokowi menargetkan swasembada daging sapi pada 2026. Kementerian Pertanian membesut dua program demi menggapai swasembada tersebut. Pertama, pembangunan 50 Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di seluruh Indonesia. Kedua, merealisasikan pengadaan 50.000 ekor sapi indukan. Strategi Realisasi Harga daging sapi selalu menjadi momok bagi masyarakat, khususnya ketika hari besar misal lebaran. Swasembada sapi selalu menjadi agenda setiap pemerintahan. Sebelumnya SBY menargetkan swasembada daging sapi pada 2014. Faktanya mimpi itu belum pernah terealisasi. Jokowi kembali menjanjikan target swasembada sapi pada 2026. Target di atas memang real-

istis, namun lebih baik dan akan diapresiasi rakyat jika mampu diakselerasi. Program mencapainya juga mesti pro-swasembada. Hal ini yang masih jauh panggang dari api. Impor daging sapi bahkan jeroan justru digelontor. Harga di pasaran juga masih melambung di atas harapan. Presiden Jokowi sudah berkomitmen akan menargetkan harga daging sapi di level Rp 80 ribu per kilogram. Kebijakan swasembada daging sapi dan akselerasinya mesti tetap pro-rakyat bukan pro pengusaha besar atau importir. Pemerintah penting membuktikan independensi dari tekanan geopolitik negara pengekspor. Sejak kini impor daging sapi mestinya dikurangi, kecuali impor sapi indukan. Target penghentian impor sapi indukan juga mesti jelas. Kebutuhan daging sapi penting mulai difokuskan pemenuhannya dari produk lokal atau hasil program sapi indukan. Distribusi dan sistem logistik sektor peternakan mesti diperbaiki. Transportasi khusus ternak penting diperbanyak dalam setiap moda, baik darat, laut, dan udara. Sentra peternakan rakyat yang terpusat nantinya mesti tetap menjangkau pengambilan produk sapi lokal di peternak kecil atau kelompok usahanya.

mengaku mampu mengubah pola ketergantungan itu. Mengubah ketergantungan ini harus dimulai dari rakyat dan keinginan tulus dari politisi menjaga ketertiban sosial. Jadi, stabilitas Asia merupakan kepentingan nasional bagi Indonesia juga. Dengan begitu, politik luar Indonesia kelak harus dikerahkan untuk mendukung segala bentuk perdamaian di kawasan Semenanjung Korea. Perdamaian kawasan Semenanjung Korea mempunyai arti perekonomian negara mampu lebih dikendalikan. Masuknya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dapat dipakai sebagai salah satu senjata untuk itu, misalnya dengan diplomasi mendorong perdamaian di wilayah semenanjung. Pernyataan-pernyataan politik dari pemerintah juga harus menyuarakan perdamaian dan dukungan tersebut. Meski secara ekonomi Indonesia mungkin tidak sekuat negara-negara lain di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, akan tetapi luas wilayah, jumlah penduduk, dan sumber daya yang dimiliki Indonesia sangat memungkinkan untuk didengar suaranya dalam kerangka menjaga perdamaian tersebut. Indonesia juga mempunyai “DNA” memelihara perdamaian, karena pembukaan konstitusi negara telah menyatakan dengan tegas bahwa Indonesia adalah pecinta perdamaian dan ikut memelihara perdamaian dunia. Mudah-mudahan tahapan kelanjutan dari pertemuan dua negara besar itu akan mampu memberikan sumbangan positif sehingga kosentrasi negara tidak melulu kepada masalah pertahanan belaka, tetapi pada memajukan kesejahteraan umat manusia.

POJOK Pasangan calon gubernur Bali dibelenggu janjinya sendiri. - Janji tinggal janji. *** Menanti tindakan nyata janji tolak reklamasi Teluk Benoa. - ’’Nasbedag’’ janji kampanye. *** Persoalan sampah dan perempuan diabaikan pasangan calon. - Tak ada janji untukmu.

Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

Senin Wage, 18 Juni 2018

7

Libur Panjang, Stok Darah Masih Aman Tabanan (Bali Post) Meski libur panjang, ketersediaan darah di Tabanan masih aman. Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Tabanan dr. I. N. Gede Sumardika, Sp.PK., Minggu (17/4) kemarin mengatakan, dari golongan darah yang ada saat ini, stok yang mulai menipis adalah golongan darah B. ‘’Stok darah B agak kurang, tetapi masih tersedia stok emergency-nya sehingga masih aman,’’ ujarnya.

Bali Post/kmb24

DONOR DARAH - Kegiatan donor darah di BRSU Tabanan, beberapa waktu lalu. Meski libur panjang, ketersediaan darah di Tabanan masih aman.

Pamit Sabit Rumput, Kakek Hilang Tabanan (Bali Post) Pamit hendak menyabit rumput, I Gusti Ngurah Kenal, pria berusia 65 tahun asal Banjar Bugbugan Kelod, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, hilang sejak Rabu (13/6). Proses pencariannya melibatkan tim Basarnas, BPBD Tabanan dan warga. Namun hingga Minggu (17/6) sore kemarin keberadaan Gusti Kenal belum diketahui. Dari informasi yang dihimpun, sebelum dilaporkan hilang oleh keluarga ke polisi, pada Rabu (13/6) sekitar pukul 08.00 Wita Gusti Kenal seperti biasa pamit hendak ke kebun untuk menyabit rumput. Meski diakui jika yang bersangkutan sedikit memiliki gangguan jiwa, pihak keluarga mengatakan jika Gusti Kenal masih ingat dengan kewajibannya menyabit. Namun hingga siang hari Gusti Kenal tak juga pulang ke rumah. Begitupun saat ditunggu hingga sore, yang bersangkutan juga belum pulang. Merasa khawatir, pihak keluarga menyusul ke kebun, namun tidak ditemukan. Pencarian pun melibatkan warga. Hingga akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Penebel.

Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya dikonfirmasi mengatakan hingga pencarian hari ketiga memamg keberadaan Gusti Kenal belum diketahui. Bahkan proses pencarian sudah menyusuri seluruh desa, kebun, sawah hingga sampai ke Puncak Adeng Desa Senganan. Bahkan pencarian lewat orang pintar hingga enam kali sudah dilakukan keluarga. “Segala upaya sudah kami lakukan, tetapi memang keberadaan korban belum ditemukan,” ujarnya Minggu kemarin. Dikatakannya, Gusti Kenal memiliki gangguan jiwa. Bahkan dari pengakuan keluarga, Gusti Kenal disukai wong samar. Untuk proses pencarian, pihak kepolisian juga melibatkan Basarnas, BPBD Tabanan, warga dan anggota TNI. Pencarian Gusti Kenal pria yang masih bujang ini akan terus dilakukan dengan fokus pencarian di sekitar TKP. Karena warga sudah menyebar informasi ke seluruh desa, ketika ada informasi atau petunjuk pencarian baru akan diarahkan ke lokasi yang disampaikan. “Mudah-mudahan cepat ditemukan,” tegasnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PENCARIAN - Upaya pencarian I Gusti Ngurah Kenal terus dilakukan pihak Kepolisian, Basarnas, BPBD Tabanan, TNI dan warga.

Sering Terjadi Lakalantas

Diharapkan Dibangun ”Shortcut” di Jalur Bajera-Antosari

Tabanan (Bali Post) Jalur jalan di kawasan Bajera-Antosari, Tabanan, tepatnya ditanjakan Banjar Bajera Kaja, Selemadeg, sering terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Di jalur ini banyak kendaraan berat tidak kuat menanjak dan akhirnya mundur, kemudian menghantam kendaraan di belakangnya. Meminimalisasi lakalantas di titik ini, sempat muncul wacana pentingnya pembangunan shortcut yang menghubungkan Bajera dengan Antosari. Namun sampai kini belum ada kejelasan mengenai hal tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan I Made Agus Hartawiguna, belum lama ini mengakui memang pernah muncul rencana untuk pembuatan shortcut yang menghubungkan antara Bajera dengan Desa Antosari yang menyeberangi Tukad Yeh Otan. Bahkan wacana tersebut juga sudah dirapatkan. ‘’Pembuatan shortcut tersebut kewenangan Balai Jalan Nasional, karena jalur tersebut merupakan jalan nasional. Kami sangat mendukung dan berharap shortcut tersebut segera terwujud,’’ ungkap Agus. Menurutnya, saat ini jalur tersebut sangat rawan terjadi kecelakaan. Adanya jalan turunan disertai tikungan dan masuk jembatan Yeh Otan yang relatif sempit, membuat

kendaran sering mengalami rem blong. Selepas jembatan, ada tanjakan cukup panjang disertai tikungan tajam ke kanan di Banjar Bajera Kaja. Hal ini kerap menyebabkan kendaran berat tidak mampu menanjak, akhirnya mundur dan menghantam kendaraan di belakangnya. ‘’Di jalur itu memang sering terjadi kecelakaan karena turunan yang tajam dan tanjakan yang panjang,’’ jelasnya. Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tabanan I Wayan Yatnanadi dikonfirmasi terpisah menyebutkan, memang pernah diajak rapat koordinasi mengenai rencana pembuatan shortcut di Tukad Yeh Otan. ‘’Koordinasi ini terkait sosialisasi rencana pembuatan shortcut ke masyarakat yang dilakukan pihak Balai Besar Jalan Nasional,’’ ujarnya. Pihaknya juga sangat mendukung pembuatan shortcut tersebut. Sebab di lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan. Pembangunan shortcut diharapkan akan mengurangi terjadinya kecelakan lalu lintas di jalur tersebut. (kmb24)

Ia mengakui libur panjang ini selain jarang ada event donor darah, pendonor rutin juga kebanyakan mudik atau pulang kampung karena libur panjang Lebaran. Meski demikian, pihak UTD PMI Tabanan tetap menerima donor darah selama libur panjang ini. ‘’Dua hari lalu kita mendapatkan pendonor yang datang langsung ke UTD,’’ ujarnya. Sumardika melanjutkan, sebagai langkah antisipasi memenuhi permintaan darah menjelang libur panjang, pihak PMI menghubungi pendonor darah rutin yang sudah waktunya mendonor untuk melakukan donor sebelum liburan. Saat ini Tabanan memiliki setidaknya 3.500 pendonor rutin. ‘’Dengan lebih awal para pendonor ini melakukan donor, membuat ketersediaan darah selama libur masih aman,’’ ujarnya. Dari jumlah pendonor rutin yang ada saat ini, ternyata masih kurang dari ideal dalam hal pemenuhan kebutuhan darah di Tabanan. Menurut Sumardika, setiap tahunnya Tabanan membutuhkan 6.000 kantong darah. Dari jumlah ini, 3.500nya terpenuhi dari donor darah rutin

dan 1.000 kantong lewat donor darah pengganti maupun bank darah berjalan. Dari pemenuhan tersebut, Tabanan masih kekurangan darah sebanyak 1.500 kantong. Untuk memenuhi kebutuhan darah ini, pihak UTP PMI Tabanan meminta bantuan ke daerah lain. ‘’Ini karena pendonor rutin di Tabanan masih kurang dari jumlah penduduk,’’ ujarnya. Karenanya, pihak UTD selalu mendorong masyarakat yang keluarga atau kerabatnya dirawat di rumah sakit untuk mau menjadi donor pengganti, dengan harapan mereka menyadari manfaat akan donor darah dan kemudian bisa menjadi pendonor rutin. ‘’Langkah ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah dan menambah jumlah pendonor rutin,’’ jelas Sumardika. Golongan darah yang paling banyak permintaan adalah golongan darah O dan yang paling jarang adalah golongan darah AB. Sementara penyakit yang membutuhkan darah paling banyak adalah penyakit dalam, menyusul bedah dan kebidanan. (kmb24)

Upacara ’’Mendak Siwi’’

Serangkaian ”Karya Agung ring” Kahyangan Dalem Prabu ”lan” Prajapati Beraban

Krama Desa Pakraman Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (16/6) memadati areal wantilan yang berada di sebelah Kahyangan Dalem Prabu. Ada pula umat yang bersiap-siap di sepanjang jalur utama menuju Tanah Lot, guna melaksanakan upacara Mendak Siwi. Upacara Mendak Siwi ini dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Mupuk Padagingan ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati, desa setempat. Puncak upacara karya agung ini akan digelar Sukra Kliwon Pujut, tanggal 29 Juni mendatang. Ketua Panitia Karya yang sekaligus Bendesa Adat Beraban I Made Sumawa didampingi Bagian Humas I Nyoman Sukanada menyampaikan, upacara mendak siwi ini dilakukan dengan mundut pratima dan segala keperluan upacara lainnya untuk nunas tirtha di Kahyangan Jagat dan Pura Agung Besakih. Setelah selesai, maka semuanya kembali beriringan menuju Pura dan terlebih dahulu disambut oleh Tarian Rejang dan Tarian Baris Gede. Iring-iringan prosesi Mendak Siwi ini juga menyedot perhatian warga. Rangkaian Karya Agung ini juga telah dimulai Anggara Umanis Wariga, 1 Mei 2018

yakni matur piuning, guru piduka, dan nyukat genah. Dilanjutkan, pada Sukra Kliwon Sungsang, 25 Mei dengan upacara Ngerapuh. Pada Sabtu (16/6) atau Saniscara Paing Langkir rangkaian upacara diawali dengan malaspas Bagia Pula Kerti, Dansil, Pedagingan lan Ampilan yang di-puput Ida Pedanda Geria Taman Blayu, lanjut upacara nedunan Ida Bhatara saking payogan, dipuput Ida Rsi Griya Tegal dan pemangku tri kahyangan, barulah dilanjutkan dengan upacara Mendak Siwi. Bahkan yang tidak kalah menariknya, dalam rangkaian upacara ini juga ditampilkan 500 penari Rejang Renteng dari ibu PKK desa setempat. Seperti diketahui, desa Pakraman Beraban memiliki 15 banjar dengan jumlah krama mencapai 1.800 kepala keluarga. Dikatakan oleh Made Sumawa, karya agung terbesar kali ini merupakan yang ketiga kalinya digelar, setelah sebelumnya di tahun 1991 pernah dilakukan upacara serupa. Hal ini terkait dengan telah rampungnya perbaikan sejumlah palinggih, baik di Kahyangan Dalem Prabu maupun perbaikan serta pembangunan di Pura Prajapati, mengingat kondisi palinggih yang sudah mulai dimakan usia, serta perluasan pembangunan di areal Beji Telepud. Bahkan Beji Telepud

KARYA - Bendesa Pakraman Beraban (tengah) dan sejumlah panitia karya di sela-sela rangkaian karya agung di Kahyangan Dalem Prabu. saat ini menjadi salah satu beji dengan penataan yang luar biasa indah, dari yang sebelumnya hanya tiga are saat ini telah ditata dengan taman yang asri dan dibuatkan palinggih dengan luas areal beji saat ini sekitar 14 are. ‘’Kami membeli lahan krama untuk perluasan Beji, saat ini Beji Telepud sudah ditata dengan asri dan nyaman,’’ ucapnya. Selama rangkaian upacara Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan

Agung lan Mupuk Padagingan ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati, Desa Pakraman Beraban akan di-puput oleh delapan sulinggih yakni Ida Rsi Geria Tegal Nyitdah, Ida Rsi Geria Gablogan, Ida Pedanda Geria Taman Blayu, Ida Pedanda Geria Perean Kediri, Ida Pedanda Geria Buda Jadi, Ida Rsi Geria Tumbak Bayuh, Ida Pedanda Geria Jumpung Sandan, Ida Pedanda Geria Beji Pejaten dan Penganceng Puri Kediri. (ad592)

Idul Fitri

Puluhan Napi Dapat Remisi, Satu Langsung Bebas

Tabanan (Bali Post) Sebanyak 28 warga binaan Lapas Tabanan yang beragama Islam mendapat remisi Idul Fitri tahun ini. Dari jumlah tersebut, satu narapidana dinyatakan langsung bebas. Sementara sisanya mendapatkan remisi antara 15 hari sampai 1,5 bulan. Kalapas Tabanan I Putu Murdiana, Minggu (17/6) kemarin, mengatakan besarnya remisi diberikan sesuai dengan masa pidana yang dijalankan oleh setiap narapidana. Syarat untuk mendapatkan remisi khusus ini telah menjalani masa pidana minimal enam bulan. Narapidana yang diusulkan tentunya selama menjalani pembinaan selalu berkelakuan baik dan melaksanakan setiap program pembinaan. ‘’Dari jumlah yang diusulkan seluruh SK diturunkan pusat sehingga tidak ada yang tertunda,’’ ucapnya. Bahkan sebelum diusulkan untuk dibuatkan SK, terlebih dahulu dibahas dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) oleh pejabat lapas bersama wali narapiana. REMISI - Petugas lapas saat menyerahkan SK remisi kepada salah satu warga binaan.

Dari hasil sidang tersebut yang selanjutnya merekomendasikan kepada Kalapas bahwa narapidana yang diusulkan memang memenuhi syarat atau tidak. ‘’Usulan tersebut selanjutnya diteruskan ke Kantor Wilayah untuk diverifikasi dan diperiksa ulang. Bila memenuhi semua unsur, kemudian diteruskan ke Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk dibuatkan SK remisi,’’ bebernya. Dijelaskan Murdiana, pemberian remisi ini merupakan hak kepada warga binaan, serta bentuk motivasi atau penyemangat bagi setiap warga binaan untuk senantiasa berkelakuan baik, mematuhi segala tata tertib dan dapat melaksanakan setiap program pembinaan yang diberikan. Narapidana yang mendapatkan remisi Idul Fitri tahun ini di antaranya, remisi khusus I sebanyak 26 orang, empat orang napi mendapatkan remisi 15 hari dan 21 napi mendapatkan remisi satu bulan. Sementara remisi khusus II sebanyak dua orang, masing-masing mendapatkan remisi satu bulan. Sementara satu napi yang mendapatkan remisi langsung bebas yakni Muhammad Chairul Aman. Satu orang napi kasus narkoba atas nama Herni masih menjalani subsider pengganti denda. ‘’Selain pemberian remisi seluruh narapidana juga diberikan kesempatan untuk dikunjungi keluarganya masingmasing,’’ terangnya. (kmb28)


BULELENG

8

Senin Wage, 18 Juni 2018

SOSOK Pendampingan ODHA DI TENGAH meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS, pendampingan orang dengan HIV Aids (ODHA) dilakukan dengan memberikan asupan anti-retroviral (Arv). Dengan konsumsi dan pendampingan ini, para ODHA a terbantu untuk berjuang melawan virus yang sedang menggerogoti kekebalan tubuhnya.Ketua LSM Citra Usadha Made Riko Wibawa mengatakan, saat ini di Buleleng ada 600 penderita HIV/AIDS. Ratusan penderita ini mulai mendapat harapan hidup dengan pendampingan dan konsumsi rutin Arv. Pengobatan dengan cara ini memang tidak menyembuhkan, namun berfungsi menekan perkembangan virus di dalam tubuh. ‘’Kalau yang rutin kami dampingi dan mendapat asupan Arv itu ada sekitar 600 orang. Pengobatan ini hanya menekan perkembangan virus,’’ katanya, Minggu (17/6) kemarin. Alumni Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja ini menambahkan, penderita HIV/AIDS di Buleleng lebih dari 2.000, sebagian di antaranya adalah ibu rumah tangga dan anak-anak. Penderita kalangan ibu rumah tangga ini sebagian besar tertular virus mematikan dari perilaku sang suami yang sering berganti-ganti pasangan. Sedangkan anak-anak yang tertular karena kedua orangtua mereka yang lebih dahulu tertular virus, sehingga penderita anak-anak ini tergolong tinggi dan bahkan sampai meninggal dunia. ‘’Perilaku seks dengan berganti-ganti pasangan ini yang masih mendominasi penularan HIV/ AIDS dan tragisnya perilaku para sang suami ini menularkan kepada istrinya dan bahkan anak-anak yang menderita pun karena sejak kandungan orantua mereka sudah tertular HIV/AIDS,’’ tegas Rico. (mud)

KAPAL – BPBD Buleleng melakukan uji coba pengoperasian kapal rescue, Minggu (17/6) kemarin di Pantai Desa Tukadmungga.

Bali Post/kmb38

BPBD Uji Coba Pengoperasian Kapal ”Rescue” Mampu Lacak Keberadaan Korban Laka Laut

Singaraja (Bali Post) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan uji coba pengoperasian kapal rescue untuk penyelamatan korban kecelakaan (laka) laut di kawasan Pantai Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Minggu (17/6) kemarin. Beberapa bulan lalu BPBD menerima bantuan kapal rescue dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Selain mampu mengangkut 15 penumpang, kapal ini juga memiliki perangkat canggih seperti alat yang bisa melacak keberadaan korban tenggelam di laut dan alat pemecah gelombang. Kapal juga dilengkapi radar dan berbagai alat

komunikasi yang mumpuni karena langsung terkoneksi dengan satelit. Teknologi ini memudahkan komunikasi yang mendukung pencarian korban kecelakaan di laut lepas. Uji coba yang disaksikan langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) itu, semua komponen perangkat kapal yang didukung dengan teknologi canggih itu berfungsi dengan baik. Meski demikian, uji coba lanjutan kembali dilakukan dalam waktu dekat dengan jarak pelayaran yang lebih jauh dari uji coba pertama. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, S.H. mengatakan, uji coba kapal rescue menempuh rute sepan-

jang 4 mil. Kapal dengan bobot 2,5 Gros Ton (GT) ini dinakhodai Gede Ryan Dahlan (30) pegawai BPBD Buleleng. Uji coba pengoperasian ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan penting yakni, memastikan mesin dan perangkat pendukunggnya berfungsi dengan baik. Pertimbangan lain adalah membiasakan nakhoda kapal yang sudah dipersiapkan mengoperasikan kapal, sehingga kalau nantinya terjadi kecelakaan di laut, maka tidak hanya nakhoda siap mengoperasikan, namun semua komponen kapal berfungsi dengan baik dan pencarian atau evakuasi korban kecelakaan di laut pun menjadi maksimal. “Hari

ini kita coba mengoperasikan kapal dan berjalan dengan lancar. Nakhoda sudah bisa mengoperasikan dan semua komponen perangkat yang terpasang di kapal berfungsi dengan baik,” katanya. Terkait pembangunan dermaga permanen untuk parkir, birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mengatakan, pihaknya sekarang menunggu bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PLTGU Pemaron. Kalau permohonan itu disetujui, maka dananya akan digunakan membangun dermaga khusus kapal rescue. Menunggu permohonan bantuan itu, untuk sementara BPBD memarkir kapal di wilayah Pantai Desa

Tukadmungga. “Kami akan bangun dermaga khusus, namun sampai sekarang masih menunggu proses mencari bantuan dana untuk biaya pembangunannya,” tegasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, kapal ini diharapkan dimaksimalkan untuk penanganan kecelakaan atau bencana di laut. Kapal ini sangat diperlukan karena daerahnya memiliki pantai paling panjang di Bali, yakni 144 kilometer. “Pantai di Buleleng paling panjang, sehingga dengan kapal ini saya yakin penanganan bencana di laut akan lebih optimal dan BPBD tidak jago di darat, tetapi juga di laut harus siap,” katanya. (kmb38)

Libur Panjang

Atraksi Dolphin di Penimbangan Diminati Wisatawan

Bali Post/kmb38

DPS – KPU Buleleng melaksanakan rekapitulasi dan penetapan DPS Pemilu 2019, Minggu (17/6) kemarin.

KPU Tetapkan DPS Pemilu 2019 Singaraja (Bali Post) –

Di tengah kesibukan melaksanakan tahapan Pilgub Bali tahun 2018, KPU Buleleng mulai melaksanakan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. KPU Buleleng telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 566.854 orang. Selain itu KPU juga memetakan jumlah dan sebaran lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam pemilu mendatang, TPS di 148 desa dan kelurahan, sebanyak 2.124. Demikian terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan DPS Pemilu 2019 di Lovina, Minggu (17/6) kemarin. Rapat dipimpin Ketua KPU Buleleng Gede Suardana bersama Komisioner KPU, pengurus Parpol, Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu), dan utusan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng. Gede Suardana mengatakan, DPS Pemilu 2019 yang ditetapkan itu berasal dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Bali tahun

2018 sebanyak 555.555 pemilih dan ditambah pemilih pemula sebanyak 11.299 pemilih. Setelah ditetapkan, KPU mendistribusikan DPS Pemilu kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). Selain itu, PPS ditugaskan untuk memetakan ulang jumlah dan sebaran TPS di desa dan kelurahan di Bali Utara. Dalam tahapan ini, KPU memerintahkan PPS untuk mengikuti teknis pemetaan TPS mengacu syarat pemilih di masing-masing TPS, maksimal pemilihnya sebanyak 300 pemilih. Dengan

demikian, dari jumlah TPS untuk pelaksanaan Pilgub Bali Tahun 2018 sebanyak 1.088, maka pada Pemilu 2019 mendatang, di Buleleng terdapat TPS sebanyak 2.124 tersebar di 148 desa dan kelurahan. ‘’KPU sudah menggelar rapat pleno menetapkan DPS Pemilu Tahun 2019. Setelah ditetapkan, PPS ditugaskan untuk memetakan kembali sebaran TPS dengan mengikuti syarat maksimal pemilih pemilu di masingmasing TPS sebanyak 300 orang, sehingga untuk pemilu TPS bertambah dibandingkan TPS untuk Pilgub Bali 2018,’’ katanya. Menurut Suardana, KPU

Provinsi Bali akan merekapitulasi DPS Pemilu 2019. Selanjutnya, secara resmi hasil rekapitulasi itu akan diumumkan ke masing-masing desa dan kelurahan pada Senin (18/6) hari ini. Setelah diumumkan, KPU mempersilakan pengurus parpol, masyarakat umum, dan panwaslu untuk memberikan tanggapan terhadap DPS Pemilu 2019 tersebut. Dalam masa memohon tanggapan ada masukan, KPU memerintahkan warga, pengurus parpol atau panwaslu melaporkan temuannya kepada PPS. Dari semua temuan itu, nantinya akan diolah kembali menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPSHP) sampai nantinya ditetapkan DPT Pemilu 2019. ‘’Kami minta tanggapan dan kalau ada perubahan akan diolah menjadi DPSHP sebelum ditetapkan menjadi DPT,’’ jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Pemandu wisata yang menawarkan paket tur wisata bahari di Buleleng mulai mendapatkan berkah pada libur cuti bersama Idul Fitri tahun 2018 ini. Pasalnya, paket tur yang menawarkan atraksi dolphin di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, beberapa hari terakhir ini cukup diminati wisatawan. Sebelumnya mereka hanya melaut sekali sehari, kini harus mengantarkan wisatawan hingga dua kali sehari. Pendapatannya pun meningkat dibandingkan sebelumnya. Paket tur melihat atraksi dolphin di Pantai Penimbangan ini mulai digalakkan sejak beberapa bulan terakhir. Nelayan di Desa Baktiseraga mulai menawarkan jasa melihat atraksi dolphin di habitat aslinya bersamaan dengan aktivitas nelayan melakukan konservasi dan penyelamatan telur penyu secara swadaya. Paket wisata bahari yang lengkap ini mulai memikat wisatawan tertarik untuk berkunjung

ke Pantai Penimbangan. Salah seorang pemandu wisata bahari Pantai Penimbangan Kadek Agus Awi, Minggu (17/6) kemarin menuturkan, sejak libur cuti bersama Lebaran tahun ini, wisatawan domestik (wisdom) utamanya dari Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota besar di Indonesia ramai berkunjung ke Pantai Penimbangan. ‘’Tamunya jauh lebih ramai dibandingkan sebelum libur cuti bersama. Kalau sebelumnya hanya sekali, sekarang bisa dua kali harus melaut,’’ katanya. Menurut Agus, wisdom berkunjung ke Pantai Penimbangan kebanyakan tertarik menyaksikan atraksi dolphin. Sesuai kesepakatan kelompok nelayan, satu kali antar dirinya menarik ongkos Rp 60.000 per orang dan setiap perahu maksimal dinaiki enam orang wisatawan. Saat hari biasa nelayan hanya satu kali melaut. Itu pun kalau mendapat order dari agen perjalanan wisata atau hotel. Sejak libur cuti bersama, dirinya harus me-

laut hingga dua kali sehari. Situasi ini juga diuntungkan karena jarak perlayaran sampai di ruaya (jalur) dolphin dekat dari daratan, sehingga selain menghemat bahan bakar mesin perahu, dirinya juga bisa memberikan servis maksimal untuk para pengunjung. ‘’Ini kelebihan wisata bahari di Penimbangan karena jarak dekat sudah bisa menemukan gerombolan dolphin. Sekarang pemandu wisata bahari di Lovina dan sekitarnya juga melaut sampai ke Penimbangan, sehingga setiap hari perahu berlomba-lomba ke tengah untuk menemukan kawanan dolphin,’’ jelasnya. Agus menambahkan, selain melihat atraksi dolphin, wisatawan juga tertarik mencoba spot untuk melakukan snorkeling menyaksikan taman terumbu karang yang mulai terpelihara dengan baik. Tidak ketinggalan, wisatawan juga diajak menyaksikan hasil konservasi penangkaran telur penyu yang dilakukan secara swadaya oleh nelayan setempat. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DOLPHIN – Libur cuti bersama Lebaran, wisatawan domestik banyak memilih paket tur melihat atraksi dolphin di habitat aslinya.


GIANYAR

Senin Wage, 18 Juni 2018

9

Kunjungan Wisatawan Meningkat 70 Persen Gianyar (Bali Post) Sejumlah objek wisata di Kabupaten Gianyar ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan secara persentase terjadi peningkatan kunjungan wisatawan hingga 70 persen. Guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat termasuk menyiapkan pos di sejumlah objek wisata. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Minggu (17/6) kemarin mengatakan, kunjungan didominasi wisatawan mancanegara asal Tiongkok yang mencapai 40 persen. Sementara dari sisi tujuan, masih didominasi Ubud dan sejumlah wisata rekreasi. ‘’Wisata rekreasi yang cukup ramai ini seperti Bali Zoo Park,’’ katanya. Secara terpisah, Wakapolres Gianyar Kompol I Nengah Sadiarta menjelaskan, Gianyar sebagai kabupaten dengan cukup banyak destinasi wisata menjadi atensi khusus aparat kepolisian. Dalam hal ini, Polres Gianyar sudah melaksanakan perencanaan pengamanan objek wisata. Seluruh unit disiagakan, mulai dari Satsabhara, intelijen, Reserse dan Resnarkoba. ‘’Kita cegah sedini mungkin indikasi tindak kriminal,’’ jelasnya. Sejauh ini wilayah hukum Polres Gianyar masih dalam suasana kondusif. Sejumlah objek wisata pun sudah memiliki pos pantau maupun pos pelayanan seperti di Ceking, Goa Gajah, dan lainnya. ‘’Pos pengamanan kita ada empat titik. Pos pelayanan 1 di Masceti dan beberapa pos pantau di objek wisata yang jumlahnya cukup banyak,’’ terangnya. Dikatakannya lebih lanjut, total personel yang dikerahkan sekitar 100 orang. ‘’Kita juga masih melakukan pengamanan untuk perkiraan arus balik pascalebaran,’’ ujarnya. (kmb35)

UBUD - Sejumlah wisatawan mancanegara tengah menikmati suasana Ubud. Kawasan Ubud menjadi tujuan favorit wisatawan saat berkunjung ke Gianyar.

Tower Bodong Marak, Pemkab Harus Bertindak Tegas Bali Post/wan

Beringin Tumbang, Balai Banjar di Lebih Rusak Parah Gianyar (Bali Post) Warga Banjar Duur Kaja Desa Lebih digegerkan dengan insiden pohon tumbang yang terjadi Sabtu (16/6) malam. Pohon beringin berukuran besar tumbang dan menimpa Balai Banjar Tempekan Bencingah. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Perbekel Desa Lebih Wayan Gede Pradnyana, Minggu (17/6) kemarin, menjelaskan pohon beringin berdiameter sekitar 2 meter ini sudah berumur ratusan tahun. Warga setempat pun sudah berulang kali melakukan pemangkasan lantaran dahan pohon yang lapuk kerap menimpa kabel PLN di areal sekitar. ‘’Dulu cuma dipangkas saja dahan yang dikira rawan tumbang. Sementara pohonnya kami biarkan karena kerap digunakan untuk upacara adat,’’ ucapnya. Tanpa diduga pohon itu tumbang pada Sabtu sekitar pukul 20.00 Wita. Pohon dengan tinggi sekitar 15 meter itu tumbang ke arah utara dan menimpa Balai Banjar Tempekan Bencingah Banjar Duur Kaja. ‘’Pohonnya sudah lapuk karena termakan usia,’’ ungkapnya. Malam itu juga, petugas BPBD Gianyar melakukan penanganan. Pembersihan diawali dengan matur pakeling. Proses pembersihan tuntas malam itu juga. Dikatakannya lebih lanjut, akibat peristiwa ini, atap balai banjar rusak berat. Bangunan yang berlokasi di sebelah utara Pura Desa Lebih itu pun tidak bisa digunakan seperti sebelumnya. ‘’Sebelumnya balai banjar ini kan difungsikan oleh warga tempekan. Tapi sekarang, untuk fungsi paruman atau semacamnya di tempekan ini dialihkan ke balai banjar utama yang ada di sebelah utara,’’ katanya. Guna menghitung kerugian akibat bencana ini, pihaknya akan meminta petugas desa untuk menyiapkan RAB pembangunan kembali. Pihaknya pun berencana mengajukan permohonan bantuan pembangunan ke Pemkab Gianyar. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digajaya mengatakan, pihaknya sudah melakukan penanganan atas bencana pohon tumbang di Desa Lebih. Proses pembersihan berlangsung dalam beberapa jam. (kmb35)

Bali Post/ist

POHON TUMBANG - Petugas BPBD Gianyar saat melakukan penanganan bencana pohon tumbang di Banjar Duur Kaja Desa Lebih.

Gianyar (Bali Post) -

Menara telekomunikasi atau tower semakin marak berdiri dan beroperasi di Kabupaten Gianyar. Namun, tidak semuanya berizin. Jumlah tower tak berizin atau bodong bahkan diperkirakan puluhan. Hal ini disampaikan Penasihat Kadin Provinsi Bali I Dewa Putu Sudarsana, Minggu (17/6) kemarin. Berdasarkan data yang dimilikinya, sejak 2010 hingga 2017 terdapat 115 tower yang dibangun di Kabupaten Gianyar. Dari jumlah itu, baru 95 tower yang memiliki izin, sementara sisanya 20 tower diduga bodong. ‘’20 tower yang tidak berizin ini tersebar di banyak titik di Kabupaten

Gianyar,’’ ucapnya. Terkait kondisi ini, Sudarsana berharap Pemkab Gianyar untuk mengambil tindakan tegas kepada pemilik tower yang tidak berizin. Dalam hal ini pihaknya menegaskan tidak anti atau alergi dengan investor. Dia hanya mengingatkan, segala

persyaratan pembangunan terlebih lagi perizinan harus dipenuhi oleh investor sebelum membangun. Dikatakannya, pendirian tower ada manfaat dan kerugiannya. Dari sisi manfaat yakni penguatan sinyal telekomunikasi. Di sisi lain, pembangunan tower akan berdampak

negatif bagi warga sekitar terutama dari sisi radiasi. Karena dampak yang luar biasa, pembangunan tower diatur dalam SKB 3 Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri PU dan Menteri Informatika dan Telematika. ‘’Artinya SKB 3 Menteri ini sangat serius guna menyikapi dampak kepada warga sekitar tower,’’ ujar Dewa Sudarsana. Ditambahkannya, SKB 3 Menteri itu salah satunya mengatur tentang keten-

tuan bahwa pemilik tower wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang dampak yang ditimbulkan dari pendirian tower. Jangan sampai masyarakat tidak paham akan dampak tower dan hanya tergiur dengan keuntungan dari sisi ekonomis semata. Dewa Sudarsana juga berharap kepada instansi terkait di Pemkab Gianyar agar tidak mudah memberikan izin bagi investor yang tidak mau mengikuti aturan. (kmb35)

Hari Ini, Pendaftaran PPDB Jalur Prestasi dan Alasan Khusus Gianyar (Bali Post) Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK melalui jalur prestasi dan alasan khusus mulai dibuka, Senin (18/6) hari ini. Meski kuota untuk jalur ini terbatas, namun diprediksi akan tetap banyak dimanfaatkan oleh calon peserta didik baru dalam mencari sekolah yang diinginkan. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Sucita mengatakan, pendaftaran untuk dua jalur ini akan dilaksanakan selama dua hari yakni 18 dan 19 Juni. Dilanjutkan dengan proses perankingan pada 20 Juni hingga

pengumuman pada 21 Juni. ‘’Sesuai jadwal, untuk dua jalur ini prosesnya bersamaan,’’ ucapnya. Sucita mengingatkan, dalam pendaftaran PPDB SMA, calon peserta didik wajib menyertakan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan paling lambat 31 Desember 2017. Bila ada KK dengan terbitan setelah batas waktu tersebut, peserta didik diharuskan menggunakan KK lama untuk mendaftar sekolah. ‘’Ini sudah menjadi kesepakatan. Tidak diperkenankan menggunakan KK yang terbit setelah batas waktu itu. Misalnya, KK yang terbit pada 2018, itu tidak bisa dipakai,’’

katanya. Sementara bila ada siswa yang menggunakan KK perpindahan per 2018, siswa bersangkutan harus kembali mencari sekolah sesuai KK lama. ‘’Tidak ada jalan lain, siswa bersangkutan harus kembali mendaftar pada SMA sesuai zona yang ditetapkan pada KK lama,’’ tegasnya. Ditambahkannya, dalam pendaftaran jalur alasan khusus yang menggunakan perpindahan tugas orangtua, hanya berlaku untuk peserta didik yang orangtuanya pejabat. ‘’Jalur ini hanya untuk orang tertentu dalam penugasan kerja. Misalnya orangtuanya Kapolres atau pejabat

tertentu yang sedang menjalani perpindahan tugas,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua PGRI Gianyar Wayan Gabra menjelaskan, PPDB melalui jalur alasan khusus mencakup sejumlah poin persyaratan, salah satunya perpindahan tugas orangtua. Jalur ini dapat digunakan dengan menunjukkan surat perpindahan tugas orangtua yang berprofesi sebagai anggota TNI, Polri dan lainnya. ‘’Kuota untuk jalur ini hanya 5 persen. Bila pendaftar melebihi kuota, maka akan digunakan nilai Ujian Nasional untuk menyeleksi,’’ ucapnya. Ditambahkannya, siswa yang menggunakan

jalur alasan khusus ini hanya bisa memilih satu sekolah. Sementara PPDB melalui jalur keluarga tidak mampu dimulai 22 hingga 25 Juni dan diumumkan pada 28 Juni. Pendaftaran untuk jalur zonasi dijadwalkan dari 29 Juni hingga 2 Juli. Selama tenggang waktu itu juga akan langsung dilakukan verifikasi oleh tim di masing-masing sekolah. Pengumuman dijadwalkan pada 4 Juli. ‘’Untuk jalur zonasi ini, siswa bisa memilih maksimal tiga sekolah. Berbeda dengan jalur lainnya yang hanya bisa memilih satu sekolah,’’ tegasnya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Senin Wage, 18 Juni 2018

Mulai Padat, Arus Balik Didominasi Kendaraan Pribadi

Negara (Bali Post) -

Arus balik dari Pulau Jawa di pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (17/6) kemarin atau H+2 mulai padat. Selain para pemudik yang sudah balik juga ditambah kedatangan wisatawan lokal (wislok). Dari pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk arus balik didominasi mobil atau kendaraan pribadi. Para pemudik yang masuk Bali lebih ramai dibanding hari sebelumnya. Setiap kapal yang

bersandar dan bongkar selalu dipenuhi kendaraan, baik roda dua, mobil pribadi maupun kendaraan umum. Petugas yang melakukan pemeriksaan di Pos II atau pintu masuk Bali ditambah. Sedikitnya

seratus personel polisi di-back-up jajaran Brimob melakukan pemeriksaan di Pos II. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko membenarkan adanya penamba-

PPDB Harus Disempurnakan

Dinas Koordinasikan Siswa di Perbatasan Negara (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran ini diharapkan lebih disempurnakan dibanding tahun sebelumnya. Terlebih adanya pencanangan 12 tahun wajib belajar untuk daerah provinsi. Tahun ini PPDB sekolah menengah menerapkan pola zonasi. Dengan letak geografis Kabupaten Jembrana yang di antaranya berbatasan dengan Kabupaten Buleleng, akan dilakukan penyesuaian. Anggota Komisi A DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan, Minggu (17/6) kemarin mengatakan, PPDB tahun ini harus lebih sempurna dengan ada pemerataan jumlah siswa di masing-masing sekolah. “Regulasi, zona, jumlah siswa yang wajar dalam satu sekolah penting menjadi pemikiran kita bersama,” tandas Sadwi yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jembrana. Dengan adanya sistem ini semestinya tidak ada lagi sekolahsekolah favorit yang menjadi incaran siswa. Karena kualitas pendidikan sudah standar. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdik-

Bali Post/olo

Bali Post/olo

I Ketut Sadwi Darmawan

I Putu Eka Suarnama

pora) Jembrana I Putu Eka Suarnama mengungkapkan untuk PPDB tahun ajaran ini, khususnya SD dan SMP menerapkan sistem zonasi. Dinas sudah memplot di masing-masing sekolah sudah mencukupi, termasuk jumlah rombongan belajar 28 siswa dan SMP 32 siswa. “Kami sudah plot berdasarkan tempat tinggal, 80 persen dari sana (zonasi). Sisanya, 10 persen prestasi, keluarga miskin dan tinggal sementara,” terangnya. Tinggal sementara yang dimaksud merupakan petug a s a t a u karyawan bertugas sementara di Kabupaten Jembrana atau

wilayah zona sekolah itu. Dari pemetaan zona sekolah itu, menurutnya ada beberapa siswa yang sekolah di SD atau SMP masuk kabupaten lain terutama di perbatasan. Karena itu dinas akan berkoordinasi dan melakukan MoU agar siswa yang dekat perbatasan ini bisa ditampung di sekolah terdekat atau sesuai zona. Menurut mantan Camat Melaya ini ada dua lokasi yang berbatasan, yakni di Gilimanuk-Gerokgak dan Pekutatan. “Bisa siswa kita ke Buleleng, bisa sebaliknya. Karena itu kita lakukan koordinasi nanti,” pungkasnya. (kmb26)

han personel untuk pemeriksaan di pintu masuk Bali. Di antaranya anggota yang sebelumnya ditempatkan di pos pantau sepanjang pintu masuk ke Pelabuhan Gilimanuk. Adanya pergeseran personel guna mempercepat pemeriksaan kendaraan yang masuk. Semua kendaraan yang masuk dilakukan pemeriksaan, baik surat-surat, kendaraan,

barang-barang yang dibawa. Pemeriksaan dilakukan sesu a i p r o t a p y a n g b e r l a k u s elama ini di pintu masuk Bali. Pemeriksaan itu dilakukan guna mencegah masuknya barang berbahaya, pelaku kejahatan dan kendaraan ilegal. Antisipasi arus lalu lintas di sepanjang jalan Gilimanuk-Denpasar, pospos pantau sebelumnya ter-

Bali Post/kmb

konsentrasi menuju pelabuhan kini dialihkan di jalur hutan Penginuman. Lokasi tersebut menjadi perhatian lantaran jalur di Km 121-123 merupakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas. “Pos itu kita pindahkan ke sana untuk peningkatan pengawasan lalu lintas arus balik,” terang Kompol Didik. (kmb26)

MGPSSR Jembrana Serah Terima Bale Paselang PEMKAB Jembrana bersama Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Jembrana melaksanakan bhakti panganyar di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Gana Punduk Dawa, Klungkung, Kamis (14/6). Selain mengadakan bhakti panganyar, MGPSSR menyerahterimakan Bale Peselang yang merupakan hasil punia semeton Pasek seJembrana. Penyerahan dilaksanakan Penasihat MGPSSR yang juga Bupati Jembrana I Putu Artha dan diterima Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja. Menurut Ketua MGPSSR Jembrana Made Sudiada, Bale Peselang tersebut senilai Rp 300 juta yang merupakan hasil punia semeton Pasek se-Jembrana. Penasihat MGPSSR I Putu Artha menyatakan rasa teri-

ma kasihnya kepada semeton Pasek se-Jembrana. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Pasek se-Jembrana yang dengan ikhlas mapunia untuk pembangunan Bale Peselang. Sekaligus mendoakan agar apa yang menjadi tujuan warga Pasek se-Bali bisa terwujud sekaligus persatuan antarwarga Pasek semakin kuat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja menyatakan pembangunan palinggih di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Gana Punduk Dawa sudah mencapai 90%, sedangkan pembangunan keseluruhan sudah mencapai 40%. Selain Penasihat MGPSSR, hadir pula Ketua MGPSSR Jembrana Made Sudiada, sejumlah Kepala OPD Pemkab

Bali Post/ist

BHAKTI PANGANYAR - Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Penasihat MGPSSR saat melaksanakan bhakti panganyar di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Batara Mpu Gana Punduk Dawa, Klungkung. Jembrana dari warga Pasek, ratusan warga pasek se-Jembrana, lima orang sulinggih

Pasek asal Jembrana yang dikawal Dulang Mangap seJembrana. (ad589)

DPS Pemilu 2019 Diplenokan

Negara (Bali Post) Tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 memasuki penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPS Pemilu tahun 2019 digelar Minggu (17/6) kemarin dengan jumlah 229.782 pemilih. Jumlah DPS Pemilu 2019 ini meningkat dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 silam. Berdasarkan DPS yang disampaikan terbagi untuk Kecamatan Negara dengan 240 TPS sebanyak 64.422 pemilih, di Keca-

matan Mendoyo dengan 209 TPS sebanyak 52.022 pemilih, di Kecamatan Pekutatan 86 TPS sebanyak 23.107 pemilih, di Kecamatan Melaya terdiri dari 156 TPS sebanyak 44.978 pemilih dan di Kecamatan Jembrana dengan 172 TPS sebanyak 45.253 pemilih. Selain itu ada penambahan TPS sebanyak 284 dari 579 pada Pemilu 2014 menjadi 863 TPS di Pemilu 2019. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan, setelah diplenokan, DPS Pemilu 2019 mulai Senin

(18/6) hingga Minggu (8/7) akan diumumkan di masing-masing TPS guna mendapatkan tanggapan. Selanjutnya tahapan berikutnya perbaikan Sabtu (21/7) dan ditetapkan menjadi DPS Hasil Perbaikan (DPS HP). Basic data pemilih yang digunakan dalam penyusunan DPS untuk pemilihan anggota legislatif, baik DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR-RI dan DPD-RI ini diambil dari DPR Pilkada 2018 yang disandingkan dan disinkronisasi dengan data pemilih pemula 2019. (kmb26)

Arus Mudik Lebaran

Parkir Kargo, Solusi Jitu Atasi Kemacetan KONDISI lalu lintas di Gilimanuk selama arus mudik cukup berbeda. Khususnya untuk kendaraan kecil (KK) atau mobil pribadi. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya jalan Denpasar-Gilimanuk, terutama menuju pelabuhan selalu terhambat dengan antrean mobil yang menumpuk hingga di Cekik. Namun pada Operasi Ketupat Agung Tahun 2018 ini, kondisi tersebut bisa tertangani. Bahkan jalur dari Cekik hingga pelabuhan justru lengang. Hal ini lantaran pemanfaatan parkir kargo yang bisa menampung ribuan kendaraan. Lalu apakah masih ada kendala yang terjadi dengan adanya pemanfaatan lahan milik Pemkab Jembrana ini? Berdasarkan pengamatan Bali Post selama arus mudik di Gilimanuk, pemanfaatan parkir kargo Gilimanuk ini sangat efektif untuk menyedot antrean, khususnya mobil pribadi. Jalan Denpasar-Gilimanuk yang sebelumnya “tertutup” karena masuknya mobil secara bersamaan, namun kini bisa teratasi. Pihak ASDP juga memanfaatkan lahan tersebut sebagai rest area sekaligus buffer zone untuk pelayanan pembelian tiket kapal. Lahan seluas tiga hektar dengan landasan tanah berpasir ini bisa menampung ribuan kendaraan

roda empat. Lahan dengan areal parkir yang cukup luas ini baru terisi menjelang H-3 dan H-2 lalu. Mobil pribadi sebelum dipecah ke sejumlah gang-gang permukiman di Gilimanuk, sekarang diwajibkan melalui parkir kargo ini tepat sebelum Gelung Kori, Gilimanuk. Seperti yang terlihat beberapa hari lalu, antrean di parkir kargo ini cukup padat. Petugas membagi dua bagian areal antrean depan dan belakang. Dengan masingmasing bagian terbagi menjadi 25 deret dan 20 deret. Satu deret bisa menampung sekitar

22 mobil sejenis. Namun tidak semua deret dipenuhi kendaraan mobil. Padatnya arus kendaraan khususnya kendaraan kecil justru terjadi pada Rabu dini hari lalu. Mobil sampai di wilayah Cekik atau sekitar 2,5 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk. Namun, antrean mobil itu tetap mengalir, sehingga pada pukul 05.00 Wita tidak ada antrean. Padatnya kendaraan di parkir kargo ini sempat membuat salah seorang pemudik yang ikut antre hilang. Pemudik tersebut hilang ketika hendak ke toilet, namun selang beberapa lama akhirnya ditemukan. Sejatinya pihak ASDP juga mendirikan loket tiket kapal dan menyediakan toilet dan mushola. Namun, lokasinya agak jauh di depan atau sebelum pintu keluar dan jumlahnya juga terbatas. Di saat puncak arus mudik, kawasan parkir yang digunakan secara situasional ini sangat padat. Semestinya posko-posko lebih banyak didirikan di sekitar areal ini. “Saya sulit mencari

toilet, lokasinya jauh (dari mobil),” ujar Asnaun, salah seorang pemudik tujuan Pacitan, Jawa Timur. Apalagi di siang hari, kondisi parkir kargo ini berdebu. Selain itu, minimnya tempat sampah juga membuat kondisi di areal parkir kargo yang sebelumnya bersih berserakan sampah makanan dan minuman. Para pemudik

berharap agar lokasi parkir sementara ini bisa diaspal sehingga tidak berdebu seperti sekarang ini. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko saat ditemui di sela-sela pengaturan lalin di Terminal Kargo mengakui pada arus mudik tahun ini terbantukan dengan adanya parkir kargo ini.

Bali Post/olo

MUDIK - Kondisi kendaraan yang ada di parkir kargo Gilimanuk saat arus mudik.

Kendaraan, terutama KK bisa ditampung sebelum dipecah masuk ke gang-gang. Untuk itu jalur menuju pelabuhan atau jalan Denpasar-Gilimanuk cenderung lancar, tidak sampai ada antre panjang memenuhi jalan utama tersebut. “Sekarang kita bisa terkonsentrasi mengatur KK dan sepeda motor yang sudah terpisah,” terang perwira asal Bogor ini. Memang diakui pada pukul 02.30 Wita, mobil atau KK sempat mengular hingga ke Cekik atau sekitar satu kilometer sebelum terminal kargo. Namun, antrean itu bisa langsung tersedot dan KK mobil mengalir masuk ke parkir kargo. “Di sini bisa menampung minimal 1.000 mobil. Kalau dikalkulasi sekitar 12 kilometer panjang jalan Denpasar-Gilimanuk. Lokasi ini dan gang-gang Gilimanuk kita gunakan situasional ketika arus padat,” tandasnya. AKP Yoga mengaku dengan kendaraan yang terus mengalir tersebut dipastikan pada H-2 merupakan puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk.

Di lain pihak, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan parkir kargo ini tetap bisa difungsikan untuk menampung kendaraan, terutama saat situasi padat di pelabuhan seperti pada arus mudik dan balik. Selain difungsikan sesuai kegunaannya yakni kendaraan barang yang kelebihan muatan. “Ke depan ini akan kami tata lagi. Agar tidak los langsung ke pantai seperti sekarang ini. Termasuk sarana prasarana dan jalan di samping untuk jalur ke gang-gang kami tata lagi,” ujarnya. Begitu halnya dengan pengaspalan, menurutnya masih menunggu anggaran dari pembagian PHR (Pajak Hotel dan Restoran). “Rencana full-nya sembilan miliar. Tapi kita awali kemarin tiga miliar dengan batu kerikil. Yang jelas kami akan tata lagi, baik kamar mandi, tempat sampah dan lain-lain. Termasuk ada tamantaman dengan tanaman yang tahan kering,” tambah Maharimbawa. (olo)


KARANGASEM

Senin Wage, 18 Juni 2018

11

Pedagang Mudik, Kota Sepi Amlapura (Bali Post) -

Dampak libur Idul Fitri dan cuti bersama selama dua minggu sangat terasa di kota Amlapura. Sepanjang jalur utama, rumah makan, pedagang sayur, pedagang lalapan, gorengan hingga martabak, terang bulan dan berbagai bentuk panganan lainnya, tutup. Ini terjadi lantaran para pedagang ini mayoritas umat Muslim yang sedang libur atau mudik ke kampung halamannya. Situasi demikian sudah terjadi sejak H-2 sebelum lebaran. Akibatnya, warga yang merupakan penduduk asli kota Amlapura sangat merasakan dampaknya. Mereka yang selama ini amat terbantu kehadiran para pedagang ini tiba-tiba kesulitan

menikmati menu makanan favorit mereka. ‘’Hampir semua lapak dagangan tutup. Saya sudah sempat keliling, tetapi tidak ada satu pun yang buka,’’ kata warga kota Amlapura, Nyoman Raka, yang hendak membeli martabak dan gorengan.

Situasi demikian masih terjadi hingga Minggu (17/6) kemarin. Hampir seluruh toko dan lapak pedagang yang menjual berbagai makanan tutup. Situasi demikian juga masih terjadi di Pasar Amlapura Timur maupun Pasar Karangsokong. Sebagian besar lapak pedagang masih tutup. ‘’Biasanya tiga hari setelah lebaran mereka (pedagang muslim) sudah balik lagi,’’ kata pedagang di Pasar Karangsokong. Situasi seperti ini selalu terjadi tiap tahun. Ini menandakan pendatang ke Karangasem lebih jeli melihat peluang usaha, dan ke-

butuhan masyarakat sekitarnya. Pada hari-hari biasa jarang yang menyadari situasi ini. Warga lokal baru menyadarinya, ketika mereka sejenak tidak ada di tempat biasa mereka membuka usaha. (kmb31)

’’Hampir semua lapak dagangan tutup. Saya sudah sempat keliling, tetapi tidak ada satu pun yang buka.’’ Nyoman Raka Warga Kota

Bali Post/kmb31

MASIH TUTUP - Salah satu rumah makan dan lapak pedagang gorengan di Jalan Ahmad Yani, Galiran masih tutup, Minggu kemarin.

Wabup Artha Dipa Serahkan Bantuan Bupati Mas Sumatri Serukan Gerakan Jumat Yoga kepada Warga Kurang Mampu di Seraya Timur Serangkaian HUT Ke-378 Kota Amlapura

LAKUKAN YOGA - Bupati Mas Sumatri saat berbaur bersama masyarakat melakukan yoga di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura. BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri membuka secara resmi acara Buka Yoga Bersama di Taman Budaya Candra Bhuana, Minggu (17/6) kemarin. Acara yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-378 Kota Amlapura, diikuti ratusan warga bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Karangasem. Pada kesempatan, itu Bupati Mas Sumatri menyerukan adanya gerakan yoga bersama yang bisa dilaksanakan setiap Jumat. Warga nampak sangat antusias mengikuti acara yoga bersama. Sebelum matahari terbit, warga sudah berkumpul di Taman Budaya Candra Bhuana. Bupati

Mas Sumatri mengatakan, sejalan dengan visi dan misi pembangunan Karangasem, mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana, maka pembangunan sarana dan prasarana maupun pembangunan sumber daya manusianya harus menjadi prioritas. Karangasem yang mengusung tagline ‘’The Spirit of Bali’’, sangat mendukung segala aktivitas bernuansa spiritual. Karangasem memiliki tempat-tempat spiritual terbesar dan sangat disucikan seperti Pura Besakih, Pura Lempuyang dan tempat-tempat suci lainnya. Karangasem juga sangat didukung alam yang indah memesona, dengan nuansa spiritual yang kental. ‘’Yang diperlukan sekarang bagaimana membangun manusianya agar berjiwa spiritual, sehingga mampu menyebarkan vibrasi positif dalam ikut membangun Karangasem yang kita cintai,’’ katanya. Sebagai kepala daerah, pihaknya selalu mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang bersifat spiritual di Karangasem. Bahkan, ke depan dia berharap semua pegawai di Pemkab Karangasem agar ikut melaksanakan yoga bersama, minimal sebulan sekali pada hari Jumat atau dalam bentuk Gerakan Jumat Yoga. Apalagi sudah ada wadah Komunitas Yoga Karangasem yang siap mendukung kegiatan spiritual terutama yoga. ‘’Saya yakin kegiatan-kegiatan yoga ini akan semakin semarak di Karangasem,’’ tegasnya optimis. Sementara usai acara yoga, Ketua Penggagas acara dari Komunitas Yoga Karangasem Arsiawanadi menyampaikan masyarakat sedang menggemari aktivitas kehidupan yoga ini. Hal itu bisa dilihat dengan banyaknya berdiri sanggar-sanggar yoga dan aktivitas yoga yang dilaksanakan di tempat-tempat berbeda. Sesungguhnya ajaran yoga telah menyebar ke seluruh dunia, tanpa dibatasi sekat agama, tingkat sosial, budaya, ras, suku, bahasa dan negara. Di samping itu, ajaran yoga juga terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai mulia yang terkandung di dalamnya. Dalam filsafat Hindu, yoga ini merupakan salah satu dari delapan ajaran Astanggayoga Rishi Patanjali yang menitikberatkan pada aktivitas tapa: yama, niyama, yoga asana, pranayama, pratihara, dharana meditasi, dan samadi, di mana seseorang memusatkan seluruh pikirannya mengontrol panca indranya dan tubuhnya secara keseluruhan. Yoga sebenarnya bukan saja merupakan olahraga tubuh fisik tetapi juga untuk penguatan konsentrasi pikiran. Di mana manfaat yoga tidak hanya membantu tubuh menjadi lebih segar dan bugar, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan, utamanya spiritualitas. (ad595)

WAKIL Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menyerahkan bantuan kepada Nyoman Kartini, yang merupakan keluarga kurang mampu di Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Jumat (15/6). Prosesi serah terima bantuan itu juga didampingi Kadis Sosial Ni Ketut Puspa Kumari, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman I Made Suama, Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Prabawa, serta Perbekel Seraya Timur I Made Pertu. Kepala Dinas Sosial Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari mengatakan, keberadaan warganya ini diketahui dari laporan seseorang yang menuliskan kondisi Wayan Kartini dan keluarganya di media sosial. Sudah empat tahun ini Nyoman Kartini tinggal di gubuk sangat sederhana. Dia tinggal dengan suami dan juga dua putranya. Sebuah gubuk yang tentu saja sangat tidak layak huni, selain dengan kondisi keseharian yang cukup memperihatinkan. Puspa Kumari menjelaskan, dulunya Kartini bersama keluarga menumpang di rumah ayah angkat suaminya. Namun sejak empat tahun lalu mereka harus tinggal di gubuk tak layak huni itu. Pekerjaan sehari-hari keluarga itu sebagai petani dan juga ngulat ate. Dengan menekuni pekerjaan seperti itu, tentu saja sering tidak cukup penghasilan yang didapatnya untuk keperluan makan sehari-hari. Jika dapat uang kadang hanya cukup untuk beli sekilo beras saja. Kemudian, karena beras kurang akhirnya dicampur dengan jagung. Kadang jagung pun tidak punya dan sering kerabatnya yang mem-

SERAHKAN BANTUAN - Wabup Artha Dipa saat menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu di Seraya Timur didampingi kepala OPD terkait. bawakan. Rumah yang ditempati keluarga itu hanya gubuk sederhana saja. Kartini tidur bertiga bersama dua putranya di gubuk itu. Sedangkan suaminya sering tidur di luar dengan kondisi yang lebih menyedihkan. Melihat kondisi demikian, Wabup Artha Dipa mengimbau perangkat desa yang turut hadir supaya senantiasa turun ke lapangan memantau dan melaporkan warganya yang membutuhkan bantuan. Atau bisa pula sekadar membuatkan proposal supaya bisa diberikan bantuan berupa program bedah rumah dari pemerintah. ‘’Mereka adalah warga kita yang memang layak untuk dibantu. Saya berharap aparat pemerintahan di desa bisa lebih tanggap melihat warganya seperti ini. Minimal ada laporan kepada kami, agar bisa kita programkan secepatnya sehingga mereka dapat dibantu,’’ pinta

Wabup Artha Dipa. Kehadiran Wabup Artha Dipa bersama instansi terkait dengan membawa bantuan berupa logistik, sembako, merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah kepada warga kurang mampu. Dengan bantuan itu diharapkan akan dapat mengurangi beban dan menunjang kebutuhan pokok warga miskin itu. Sementara itu, Kartini dan keluarga sangat senang dan berterima kasih, setelah menerima bantuan, apalagi diserahkan langsung Wabup Artha Dipa bersama rombongan yang membawa bantuan logistik sembako. Dia tak menyangka akan dibantu sedemikian rupa oleh pemerintah. Dengan bantuan ini, setidaknya keluarga Kartini bisa menggunakan sumbangan itu dengan baik, utamanya memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. (ad596)


KLUNGKUNG

12

Senin Wage, 18 Juni 2018

Musim Kemarau di Nusa Penida

SOSOK Melenggang ke Provinsi TAHAPAN pemilihan legislatif (pileg) tinggal beberapa bulan lagi, sesaat setelah pemilihan kepala daerah (pilkada). Menghadapi itu, politikus di Kabupaten Klungkung telah mulai mempersiapkan diri. Salah satunya Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum yang kini masih menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Klungkung. Perempuan yang sudah dua periode menjadi wakil rakyat ini tak lagi mencoba merebut kursi di kabupaten. Namun, mencoba peruntungan untuk melenggang ke provinsi. “Untuk pileg ini, akan maju ke provinsi,” ucapnya, Minggu (17/6) kemarin. Partai Golkar masih menjadi kendaraannya. Diyakini, untuk mendapatkan kursi harus bersaing dengan sejumlah politikus. Itu memerlukan sebuah perjuangan lebih. Meyakinkan masyarakat supaya bisa memberikan dukungan. Hal tersebut sudah dilakukan sejak lama. Kini terus dimaksimalkan. “Dengan menjabat dua periode di kabupaten, sudah perkenalan dengan masyarakat. Tentu ini dimaksimalkan lagi dengan kecamatan lain di luar Klungkung,” jelasnya. Tekadnya untuk mengepakkan sayap lebih luas bukan semata-mata ingin mencari pengalaman baru. Lebih mendasar dari itu juga untuk mengembalikan “taring” Partai Golkar Klungkung yang pada pileg periode 2014-2019 nihil perwakilan. “Sekarang kalau menyampaikan aspirasi ke provinsi, prosesnya lebih panjang. Kalau ada yang mewakili, jadi bisa lebih cepat,” katanya. Langkah itu sudah dibekali sebuah keyakinan mampu mendulang suara. Dirinya menyatakan siap menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan ke pemerintah. Seperti halnya bidang pariwisata dan infrastruktur. “Saya komitmen berjuang untuk kepentingan masyarakat. Optimis bisa mewakili,” tandasnya. (sos)

Warga Pejukutan Beli Air Bersih Jutaan Rupiah

Semarapura (Bali Post) -

Musim kemarau telah melanda Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Bahkan, beberapa bulan terakhir semakin menyengat. Hal tersebut menyebabkan warga Desa Pejukutan mulai membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tokoh masyarakat desa setempat, I Nyoman Yudiadnyanawan, mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. Tak dimungkiri, pengeluaran yang cukup besar memberatkan masyarakat, terutama yang ekonominya menengah ke bawah. “Persoalan air belum bisa lepas. Musim sekarang sudah mulai beli. Termasuk tiang (saya),” ungkapnya, Minggu (17/6) kemarin. Harganya cukup mahal. Dua

ribu liter harganya Rp 500 ribu. Hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK). Bagi masyarakat yang memiliki ternak atau lahan pertanian, kebutuhanya lebih tinggi. “Cukup menambah pengeluaran. Sebulan bisa habis Rp 1,5 juta untuk beli air saja,” katanya. Memasuki musim liburan panjang, kunjungan wisatawan ke desa yang pariwisatanya semakin menggeliat ini cukup ramai, baik lokal maupum asing.

Krisis air yang terjadi selama bertahun-tahun tentu mempengaruhi kenyamanan. “Sekarang ramai di sini. Air yang jadi kebutuhan penting, sulit didapat, otomatis memberi dampak untuk pariwisata,” jelas pria yang dua periode menjabat sebagai Perbekel Pejukutan ini. Sempat juga disampaikan, krisis air menyebabkan pembangunan fisik, salah satunya akomodasi pariwisata juga turut terhambat. “Satu sisi sektor pari-

wisata digenjot semakin berkembang. Tetapi air jadi persoalan. Warga yang punya modal jadi tanggung untuk berbuat karena ini,” keluhnya. Meringankan beban masyarakat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung dikatakan telah melakukan droping. Hanya belum mampu menjangkau secara menyeluruh karena keterbatasan armada. “PDAM sudah droping air. Tetapi kan tidak bisa berjalan setiap jam,” tuturnya. Penanganan persoalan klasik ini sudah sering disampaikan ke pemerintah. Diharapkan, pemanfaatan air pada sumber Guyangan, Desa Batikandik dapat dimaksimal-

kan. Pasalnya, program ini telah digagas sekitar lima tahun lalu. “Untuk pendistribusian air dari sumber memang terkendala geografis. Tetapi kami sangat berharap itu bisa dimaksimalkan,” tandasnya. Direktur PDAM Klung kung I Nyoman Renin Suyasa menjelaskan, sejauh ini droping air ke sjumlah wilayah di kepulauan The Blue Paradise Island itu masih mengandalkan satu mobil tanki. Jika diperlukan, pihaknya akan mengirim lagi satu unit. “Kami masih menunggu laporan UPT. Kalau perlu tambahan mobil, langsung dibawakan lagi satu,” terangnya. (kmb45)

Atlet Karate Andalan Klungkung

Wakili Indonesia di Asian Games 2018

ATLET karate andalan Kabupaten Klungkung, Cok Istri Agung Sanistiarini, mempermanis dunia keolahragaan. Ia terpilih mewakili Indonesia di Asian Games yang dimulai Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang. Sabtu (16/6), atlet yang akrab disapa Coki ini memohon dukungan kepada pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Klungkung. Didampingi orangtuanya, di hadapan Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Subamia, ia menceritakan sekilas pengalamannya saat menjalani

seleksi seluruh atlet Pelatnas di Jakarta. Diakui, rasa putus asa sempat mendera karena sebagai pendatang baru di pelatnas untuk pengiriman atlet ke Asian Games. Secara perlahan namanya mulai berkibar setelah lolos seleksi mengikuti kejuaraan bergengsi di luar negeri seperti Mesir maupun Jepang. “Untuk bisa lolos, berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya. Saat seleksi, ia harus menguji kemampuan bersama tiga orang atlet lainnya. Sangat beruntung ketika dinyatakan lolos untuk mewakili negara.

Namun itu dianggap sebagai keberuntungan. “Benar-benar seleksi ketat karena lawan yang dihadapi levelnya lebih tinggi. Tapi dengan penuh semangat dan tekad, akhirnya berhasil menaklukkan mereka semua sehingga tiket ke Asian Games bisa diraih,” ujarnya penuh semangat. Sementara itu, Ketua Umum KONI Klungkung Wayan Subamia memberikan apresiasi terhadap prestasi itu. Diharapkan bisa membawa nama Indonesia ke kancah yang lebih luas. Demikian pula nama

kabupaten dan provinsi. “Tentu ini menjadi sesuatu yang membanggakan. Kami sangat berharap bisa mendatangkan prestasi gemilang,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, hal tersebut bisa menjadi motivasi atlet lain, termasuk bibit atlet yang kini tengah mengikuti pembinaan. “Kita juga berharap keberhasilan Cok Istri Agung Sanistiarini ini menjadi pemicu semangat atlet cabor lainnya untuk lebih giat berlatih dan meningkatkan prestasinya ke depan,” tandasnya. (ad590)

Bali Post/ist

KARATE - Atlet karate andalan Kabupaten Klungkung Cok Istri Agung Sanistiarini (rambut pendek barisan depan, baju kotak-kotak) yang terpilih mewakili Indonesia di Asian Games, Agustus mendatang, memohon dukungan kepada KONI Klungkung, Sabtu (16/6).


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 18 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.02

Cr waitress pnglmn.Hub.RIB Warung Steak Jl.D.Tamblingan Snr

Cr Spa Therapist,Wnt,Pglmn,Ari Putri Spa Sanur H.087866834578 B.BP.004.06.18.0000505

B.BP.101.06.18.0000583

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Dcr PRT Masak,Mebanten,Tdr dlm Gj .2,5Jt Hub.081529922938

G.03

B.BP.001.06.18.0000573

B.BP.001.06.18.0000477

B.BP.001.06.18.0000480

Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16rb/Jam Instv Cleaning Service, L/P(2,5Jt + 500rb Instv)Pnglmn Min 1Th.Bw Lam ke Bodyworks Spa Jl. Kayu Jati No.2 Petitenget 735058

B.BP.001.06.18.0000576

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

B.BP.004.06.18.0000574

LOWONGAN Dcr Sopir Pribadi Bujangan Pengalaman 2Th H.081238708515

B.BP.001.06.18.0000577

SERVICE

Vila inSeminyak-Canggu looking for GRO,Sales,Sales Exe,FO(DW), Acct(DW)balisky2017@yahoo.com

Urgent!!! Office in Petitenget Seeks Adm&Office Assistant, Fluent English,Experienced.Send CV to:mercredi.home@gmail.com or Call: 085100574646/no SMS

B.BP.001.06.18.0000531

B.BP.001.06.18.0000532

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTO COPY

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Urgent!!! Dcr Staf Produksi,Bs JaritTangan085100574646NoSMS

B.BP.001.06.18.0000533

DIJUAL MOBIL KIA

Picanto Manual All New Th’2013 Putih Tgn 1 Hub.087862270180

B.BP.001.06.18.0000580

SUZUKI

Karimun GX Th’2003 Tgn 1 Silver Hub.085333124554

B.BP.001.06.18.0000581

DISEWAKAN MOBIL Dswkan New Xenia Sporty +Sopir 10 Jam 450 Rb/081909274586/WA

B.BP.101.06.18.0000582

B.BP.001.06.18.0000188

Diperlukan PRT tinggal dalam Hubungi 085738040800

B.BP.004.06.18.0000575

CV Pawisik Jagat Butuh Banyak Sales Hub.081246757777

Dcr Tk Potong u/Garment&Tk Jarit Wnt Mkn TdrDlm,08123616919 Dcr:Admin,Manajer,Marketing & Cleaning Service, 081246757777

Sri Ayu Salon and Spa Mbthkn Krywti Sgr Hub.081239612227

B.BP.803.06.18.0000506

B.BP.004.06.18.0000579

B.BP.001.06.18.0000555

Dcr Admin Min SMK (Bs Inggris) PT. Cintya Jl.P.Moyo 66/721956

Req.temporary receptionist up to 6 months.Min D3,single,good English,MS.Office,send CV to hr@dyatmika.org

Dcr English Speaking Driver Tlp/SMS:082144392823

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.06.18.0000567

Dcr:1.Kary.Bag.Produksi,Wanita SMA, Max.27Th,Single 2.Driver Pengalaman,Pria,SMA,Max 38Th Gaji UMK Gianyar HP:0818801399 B.BP.001.06.18.0000458

Money Changer butuh staff umur 18-25th, Bhs.Inggris, 0816578116 B.BP.154.06.18.0000584

Dcr Beautician Pglmn Braia Klinik GatsuBarat,081339850861 B.BP.004.06.18.0000507

Persh.Garmen Mencari Segera Penjahit(Swim Wear),QC,Packing Berpglmn min 3 thn,Fas: UMR, U.Makan,U.Lembur,Bonus,THR, BPJS, Dpt Sgr bergabung Hub.089-560-799-5882 Ngurah B.BP.001.06.18.0000526

Sopir / Driver, Pengalaman Hub:Dewi 081236222509 B.BP.004.06.18.0000569

DIJUAL RUMAH Cpt Rmh 60/90 Jl.Kenyeri Klk, Lok Strg 450jt Ng,081805400212

B.BP.001.06.18.0000566

Rmh Minimlis 45/80.C/Krd,250Jt Lok.IB Mantra/081703280603Pmlk

B.BP.001.06.18.0000568

DISEWAKAN RUMAH 5KT,1RK,1RT,1KP,Grs,Hub082340 741861,Perum Dosen-Manguntur

B.BP.001.06.18.0000556

DISEWAKAN KIOS

Sopir,Admin &Krywti u Produksi Kue di Renon H.08123836575 Sgr

Dikontrakkan:2 Kios(6x15M2)Jl. Pantai Lingga Sgr H:0811398154

B.BP.001.06.18.0000425

B.BP.001.06.18.0000545

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.412815 / 08123985172

B.BP.001.06.18.0000570


BANGLI

14

Senin Wage, 18 Juni 2018

Wabup Sedana Arta Hadiri HUT Forkom BPD

Forkom BPD Diharapkan Mampu Percepat Perencanaan Pembangunan WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri HUT ke-3 Forkom Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bangli yang dilaksanakan di Gedung Bima Sena SKB Kayuambua, Susut, Bangli, Sabtu (16/6). Acara itu juga turut dihadiri Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Kepala Dinas PMD I D.B. Riana Putra, Camat Susut A.A. Bintang Ari Sutari, Forum Perbekel Kabupatan Bangli, Perbekel SeKecamatan Susut, pengurus Forum BPD dan anggota BPD se-Bangli. Wabup Sedana Arta dalam sambutannya sangat

mengapresiasi kinerja BPD dan perangkat desa yang telah mengawal program pemerintah dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Bangli. Fungsi BPD untuk menggali, menampung, menyalurkan, dan mengelola aspirasi masyarakat. Maka dari itu, pihaknya berharap BPD mampu mempercepat proses perencanaan dari bawah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terlebih mengingat dana yang dikelola desa sangat besar. ‘’Kami tetap berharap supaya selalu berhati-hati dan waspada dalam tata kelola keuangan desa. Jangan terlena dengan jabatan

dan kewenangan. Tetap berjalan di rambu-rambu dan aturan yang ada. Dan kami juga berharap BPD lebih meningkatkan kinerjanya sesuai dengan tupoksi yang dimiliki sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bangli,’’ kata Sedana Arta. Ketua Forkom BPD Bangli Sang Made B. Arjana menjelaskan, BPD selalu mengutamakan koordinasi dan musyawarah untuk mencapai mufakat. Diharapkan ada peningkatan kesejahteraan di masyarakat terutama masalah pembangunan yang menyangkut infrastruktur. ‘’BPD Bangli tidak akan mundur dan ter-

us maju membangun Bangli sesuai visi dan misi Kabupaten Bangli membangun Bangli dari desa bersama perbekel,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia HUT Gede Adiarta menjelaskan, BPD memiliki peran yang sangat strategis dalam penentuan arah dan kebijakan pembangunan dan dapat memberikan warna tersendiri dalam gerak kemajuan pembangunan di tingkat lokal desa. Untuk itu dia bersama Forkom BPD Bangli akan selalu memberikan yang terbaik sesuai tema ‘’Kita tingkatkan peran BPD untuk membangun Bangli dari desa,’’ tegasnya. (ad588)

BPD - Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta (tengah) saat menghadiri HUT ke-3 Forkom BPD Kabupaten Bangli, Sabtu (16/6) lalu.


15

Senin Wage, 18 Juni 2018

Wadah Pegawai KPK Desak Jokowi Bentuk TGPF

Bali Post/kmb

WHDI BALI - Puncak pujawali di Pura Luhur Uluwatu dilaksankan Selasa (19/6) besok. Serangkaian pujawali tersebut, WHDI Provinsi Bali yang dipimpin Ny. Bintang Puspayoga ‘’ngaturang ayah majejahitan’’ di Puri Agung Jro Kuta, Denpasar, Sabtu (16/6).

Tetap Kondusif Dari Hal. 1 Bahkan, imbuh Gus Adhi, KRB mengurungkan niat melaporkan kepada polisi pihakpihak tertentu yang beberapa hari lalu mengadukan MantraKerta ke Bawaslu menggunakan dokumen palsu. ‘’Ini kami lakukan untuk menjaga agar Bali tetap kondusif, sekalipun sesungguhnya kami bisa saja melaporkan mereka,’’ ujar anggota DPRI-RI dari Fraksi Golkar ini. Menurut Gus Adhi, KRB mengedepankan kesantunan dan kedewasaan dalam berpolitik, dan lebih memilih berkonsentrasi membekali saksi dan relawan untuk mengawal pencoblosan agar terhindar dari praktik-praktik curang yang menodai pilkada jujur dan bermartabat sebagaimana didambakan seluruh rakyat Bali. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Rabu (6/6) Mantra-Kerta dilaporkan oleh seorang warga I Gede Made Anom Putra (49) atas dugaan melakukan money politics. Gede Made Anom Putra datang ke Kantor Bawaslu Bali didampingi Ketua Bali Corruption Watch (BCW) Putu Wirata Dwikora. Kedatangan mereka diterima dua anggota Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra dan I Wayan Widyardana Putra. Setelah mendengar kesaksian terlapor dan menggelar sidang pleno, Bawaslu Provinsi Bali memutuskan bahwa laporan Anom Putra terkait dugaan money politics Mantra-Kerta tidak terbukti. Berkait itu, I Made Duana,

eksponen masyarakat pemerhati hukum dan demokrasi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Bali (Akrab), memuji sikap KRB yang tak terpancing emosi untuk melaporkan balik Anom Putra untuk menjaga kondusivitas situasi di masyarakat. Sekalipun, menurutnya, KRB bisa saja mendesak pihak yang berwajib untuk memproses hukum yang bersangkutan karena telah menggunakan dokumen yang bukan merupakan delik aduan. Duana juga menggarisbawahi pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah, Mei lalu, yang mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan rekam jejak setiap calon kepala daerahnya di mana ia menyebutkan nama salah satu cagub Bali pernah berurusan dengan KPK dalam sejumlah perkara rasuah besar. Secara terpisah, Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Bali Pande Mangku Rata meminta agar dua paket Cagub dan Cawagub Bali yakni I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) membuat nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan KPK sebagai pemimpin yang akan berupaya untuk bebas dari korupsi. Nota kesepahaman dengan KPK ini sangat penting untuk membuktikan siapa pemimpin yang memiliki komitmen memberantas korupsi di Bali. ‘’Ini memberikan warning kepada masyarakat

Dunia Pendidikan Dari Hal. 1 ‘’Apalagi kalau jadi gubernur. Tentunya akan lebih bagus lagi untuk dunia pendidikan di Bali, khususnya Karangasem. Karena melalui pendidikan akan mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat,’’ tegasnya. Dalam kesempatan itu, Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam membangun kualitas pendidikan di kabupaten paling timur Pulau Bali itu. ‘’Karena melalui pendidikan, tidak hanya mengangkat derajat kesejahteraan masyarakatnya saja. Juga mengatasi semua permasalahan yang ada di masyarakat,’’ terangnya. Adapun sejumlah program yang telah disiapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Karangasem, di antaranya pendidikan gratis 12 tahun, Akademi Komunitas dan membangun sekolah semacam SMA/SMK Bali Mandara. ‘’SMA/SMK yang mirip Bali Mandara itu nanti hanya khusus untuk anak dari Karangasem saja. Semuanya biayanya gratis,’’ tegasnya.

Sementara untuk bidang lain yang juga sangat dibutuhkan masyarakat Karangasem, Koster akan melanjutkan program jaminan kesehatan gratis se-Bali yakni Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). ‘’Nanti namanya Krama Bali Sehat (KBS). Tapi tanggungannya ditambah, kualitas pelayanannya juga ditingkatkan. Kemudian tiap puskesmas akan disiapkan dokter spesialis kandungan dan anak,’’ jelasnya. Di bidang ekonomi dan infrastruktur, Koster akan membangun Pelabuhan Kapal Pesiar di Amed serta mengembangkan kawasan Kubu sebagai destinasi pariwisata seperti di Kuta. Apalagi Bandara Bali Utara di Buleleng akan segera direalisasikan, sehingga akan menunjang pengembangan pariwisata di Karangasem. ‘’Untuk bidang ekonomi, tiang akan kembangkan produk lokal Karangasem seperti arak dan salak menjadi industri yang menguntungkan,’’ tutup Koster. Bahkan, Koster meyakinkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan dukungan terhadap pembangu-

Bali untuk memilih pemimpin Bali yang bersih dari korupsi. Dari KPK inilah masyarakat akan memberikan kesempatan untuk memilih mana pemimpin yang bebas dari korupsi atau mana yang tersangkut kasus korupsi,’’ ujarnya di Denpasar, Sabtu (16/6). Menurut Mangku Rata, masyarakat Bali umumnya sepakat bahwa korupsi adalah musuh bersama yang sangat merugikan keuangan negara, menghambat pembangunan mulai dari pusat hingga daerah. Korupsi itu harus diberantas sejak awal. ‘’Jangan sampai Bali mengulangi kesalahan yang sama. Ingat, sudah banyak kepala daerah di Bali yang akhirnya masuk penjara karena korupsi. Sebut saja mantan bupati yang ada di Jembrana, Buleleng, Klungkung, Bangli. Kita khawatir jumlah ini akan bertambah. Jangan sampai ini terjadi di tingkat provinsi. Bali itu terkenal dengan orang yang jujur,’’ ujarnya. Masyarakat Bali jangan sampai terkecoh penampilan pemimpin yang seolah-olah bersih dari korupsi, seolah-olah tidak pernah berurusan dengan KPK. Sekalipun belum ada keputusan hukum yang sudah mengikat, tetapi jika ada pemimpin yang sering berurusan dengan KPK, maka hal ini menjadi atensi bersama karena ini sinyal kalau calon pemimpin Bali itu tidak bersih. ‘’Masyarakat Bali berharap, siapa pun yang terpilih menjadi gubernur jangan sampai tersangkut dengan korupsi dan berurusan dengan KPK,’’ ujarnya. (kmb)

nan di Bali. ‘’Inilah pentingnya Satu Jalur termasuk dengan pemerintah pusat. Karena Pak Jokowi juga dari PDI Perjuangan. Tiang dulu tahun 2014 yang jadi Ketua Tim Pemenangannya di Bali,’’ tegasnya. Dengan kedekatan hubungan tadi, maka otomatis memudahkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk mengatasi keterbatasan anggaran pembangunan yang dimiliki oleh Pemprov Bali. ‘’Untuk mempercepat pemerataan pembangunan Bali dalam segala bidang sangat dibutuhkan dukungan dari pusat. Nanti tiang jadi gubernur akan mengerahkan semua jaringan pergaulan tiang di Jakarta untuk mendapat bantuan dan dukungan dari pusat,’’ jelasnya menegaskan. Usai acara itu, ratusan warga yang hadir dengan penuh semangat meneriakkan yel-yel Salam Satu Jalur sebagai bentuk dukungan kepada KosterAce pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 ini. Dilanjutkan dengan simulasi pencoblosan tanda gambar paslon nomor urut 1. (kmb)

Jakarta (Bali Post) – Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (17/6) kemarin di Jakarta mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap salah satu penyidik lembaga antirasuah tersebut, Novel Baswedan. ‘’Sudah dua lebaran terlewati namun fakta penyerangan terhadap Novel belum juga menemui titik terang. Langkah luar

biasa harus diambil oleh Presiden, dan TGPF yang independen menjadi satusatunya jalan,’’ kata Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap dalam pernyataan persnya setelah mengunjungi rumah Novel di Jakarta Utara. Yudi mengatakan kunjungan ke rumah Novel adalah bentuk komitmen bahwa karyawan KPK tidak akan pernah sendirian dalam proses penyembuhan mata dan pemenuhan hak sebagai korban agar pelaku penyiraman air keras

segera ditangkap. ‘’Penderitaan Novel yang harus melanjutkan hidup dengan satu mata menunjukkan bahwa... upaya pemberantasan korupsi masih menjadi titik yang sangat rentan karena rawan mengalami serangan balik dari para koruptor,’’ katanya. Yudi menjelaskan lebih jauh bahwa dalam sejarahnya, upaya untuk memberantas kasus korupsi yang dilakukan KPK telah dihalang-halangi melalui upaya secara sistematis seperti mengurangi kewenangan, teror terhadap

penggiat, dan bahkan penculikan terhadap pejabat kejaksaan yang tengah menangani kasus korupsi. ‘’Oleh karena itu, negara tidak boleh kalah dari teror dan melindungi penegak hukumnya,’’ katanya. Menurut Yudi, tim TGPF yang terbentuk nantinya tidak boleh hanya terdiri atas kepolisian dari KPK, melainkan juga dari berbagai pemangku kepentingan lain seperti ahli yang relevan dan tokoh independen demi menjaga transparansi dan akuntabilitas. (ant)

Empat Ahli Dari Hal. 1 Selain itu, penyidik juga sudah mendengar keterangan empat ahli, yakni seorang ahli bahasa, seorang ahli sastra, seorang ahli agama, dan seorang ahli pidana. Selanjutnya, penyidik sudah melaksanakan gelar perkara dan memutuskan bahwa kasus tersebut dihentikan penyelidikannya karena tidak ditemukan perbuatan pidana. Seperti diberitakan, Sukamawati dilaporkan ke polisi pascapembacaan puisi berjudul ‘’Ibu Indonesia’’. Puisi itu dibacakan Sukmawati di

ajang Indonesia Fashion Week 2018 di Jakarta pada tanggal 29 Maret 2018. Puisi ini memicu kontroversi dan protes karena membandingkan konde dengan cadar dan kidung dengan azan. Sukmawati yang merupakan putri proklamator kemerdekaan Soekarno sempat meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia. Sementara itu, Mabes Polri juga memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib

Hasil Seri

Dari Hal. 1

Kendati kecewa, Messi tetap optimistis Argentina mampu mendulang hasil maksimal di dua pertandingan tersisa versus Krosia dan

Nigeria, sehingga bisa lolos ke babak berikutnya. ‘’Kami tidak kehilangan harapan meski mendapat hasil seri, kami masih memiliki tekad yang sama,’’ tutup bintang Barcelona ini. (kmb33/afp)

Rizieq Shihab. ‘’Penyidik sudah menghentikan penyidikan,’’ kata M Iqbal. Brigjen Iqbal menjelaskan, awalnya tim pengacara Habib Rizieq mengajukan permohonan penghentian penyidikan terkait dugaan penyebaran pembicaraan konten pornografi melalui telepon seluler itu. Selanjutnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggelar perkara yang ditindaklanjuti SP3. Iqbal menyatakan penyidik yang berwenang menghentikan penyidikan kasus tersebut karena pengunggah percakapan bermuatan pornografi itu tidak ditemukan. Iqbal menambahkan, polisi juga bisa membuka dugaan

kasus pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tersebut jika menemukan bukti baru maupun menangkap pelaku penyebaran. Sebelumnya, polisi telah menetapkan tersangka seorang wanita Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar yang melibatkan Habib Rizieq Shihab pada 16 Mei 2017. Selain Firza, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga telah menetapkan tersangka terhadap Habib Rizieq terkait kasus yang sama dengan Firza. Selama proses penyidikan, Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan polisi karena lebih memilih berada di Arab Saudi. (ant)


RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI

Senin Wage, 18 Juni 2018

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Mandzukic Beri Kontribusi Maksimal Moskow – Mario Mandzukic memang tidak mencetak gol ketika Kroasia membuka Piala Dunia 2018 kontra Nigeria di Grup D. Namun, kehadiran striker Juventus itu cukup kontributif dalam laga yang dihelat di Kaliningrad Stadium.

Balipost/afp

REBUT - Striker Kroasia Mario Mandzukic berebut bola dengan Oghenekaro Etebo saat Kroasia mengalahkan Nigeria, Sabtu (16/6).

Laskar Zlatko Dalic menuai kemenangan dengan skor meyakinkan 2-0 atas pasukan Gernot Rohr, dan seluruh gol yang terjadi tidak lepas dari peran vital sang penyerang senior. Mandzukic sudah merepotkan pertahanan lawan sejak awal-awal pertandingan. Uniknya, bukan sebagai pengancam gawang lawan, tetapi dia mengambil peran lain dengan mengkreasikan sejumlah kans bagi rekanrekannya, seperti menyervis Ivan Perisic dan Ante Rebic. Keterlibatan Mandzukic dalam serangan Kroasia pada akhirnya berbuah gol. Dari situasi tendangan penjuru,

Luka Modric mengayun bola ke depan gawang dan Mandzukic menyambutnya dengan baik. Tampak usaha si striker akan melebar ke sisi gawang, akan tetapi mengenai badan Oghenekaro Etobo sehingga mengubah arah bola, masuk ke gawang timnya sendiri. Di babak kedua, Mandzukic tidak memperlihatkan penurunan performa. Sang bomber justru semakin kuat selepas interval. Memasuki menit ke-72, Kroasia berkesempatan mencetak gol dari tendangan penalti. Sekali lagi, Mandzukic merepotkan pertahanan Nigeria setelah manuver sang striker di kotak penalti memaksa

William Troost-Ekong menjatuhkannya. Wasit tak ragu menghadiahkan penalti. Luka Modric yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan baik. Mandzukic seolah ingin membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar striker pencetak gol, tetapi juga menghadirkan kreasi bagi koleganya. Statistik mencatat, pemain berusia 32 tahun itu membuat tiga umpan kunci, terbanyak dibanding seluruh pemain yang terlibat di Kaliningrad. Di menit ke-85, Mandzukic ditarik keluar oleh pelatih Dalic untuk memberikan kesempatan bagi sang pemuda berbakat Marko Pjaca untuk merasakan sensasi Piala Dunia. Meski tak bermain selama 90 menit, kontribusi yang dihadirkan Mandzukic di laga ini membuatnya pantas menyandang gelar Man of the Match. (kmb33/afp)

Arti Selebrasi Cristiano Ronaldo Moskow – Pertandingan antara Portugal dan Spanyol pada Sabtu (16/6) berlangsung begitu seru sampai-sampai berakhir dengan skor besar 3-3. Cristiano Ronaldo menjadi bintang dalam laga ini dengan mencetak hat-trick, sementara Diego Costa pun tidak mau kalah dengan mencatatkan namanya dua kali di papan skor. Satu gol lainnya dicetak oleh Nacho Fernandez lewat tendangan voli yang luar biasa di babak kedua. Selain itu, ada banyak momen yang menjadi pembicaraan jagat maya dari pertandingan ini: blunder David De Gea, gol keren Costa, tendangan bebas fantastis Ronaldo, hingga kemampuan Spanyol untuk bangkit meski dalam kondisi yang tidak ideal: mereka kehilangan pelatih kepala mereka dua hari sebelum laga pembuka mereka di Piala Dunia 2018 dan mengalami masalah internal di tim. Namun ada satu lagi momen

yang membuat banyak orang membicarakannya: selebrasi Ronaldo untuk gol pertamanya di menit ke-3. Selain selebrasi khasnya yang melompat sambil membentangkan tangannya ke kedua sisi tubuh, Ronaldo sempat mengelus-elus dagunya sebelum berpelukan dengan rekan-rekan setimnya. Dunia pun bertanya-tanya: apa maksud selebrasi tersebut? Ada dua teori yang beredar di Twitter pascaselebrasi tersebut: pertama, Ronaldo mungkin hendak mengejek De Gea yang berusaha merusak konsentrasi Ronaldo ketika ia sedang bersiap mengeksekusi penalti yang berujung pada gol pertama Portugal. Yang kedua, selebrasi tersebut mungkin merupakan klaim Ronaldo bahwa ia adalah sang GOAT, alias Greatest of All Time atau yang ‘’Terbaik Sepanjang Masa’’. Mana yang benar? Hanya Ronaldo yang tahu. (kmb33/afp)

DAGU - Ronaldo melakukan selebrasi unik setelah mencetak gol pertamanya ke gawang Spanyol.

BPM/afp


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Senin 18 juni 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu