Skip to main content

Edisi 18 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 320 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Wage, 18 Juli 2016

Jajak Pendapat

Pendidikan Dibayangi Intervensi Politik SISTEM pendidikan nasional tak kunjung baku. Perubahan kurikulum kerap terjadi dan terindikasi menjadi kebijakan temporer. Ada kecenderungan kebijakan di sektor pendidikan sarat kepentingan politik. Indikatornya tenaga pendidik masih menjadi penggerak suara politik. Dalam penentuan jabatan dan penentuan bantuan sekolah praktikpraktik negosiasi masih terjadi. Bantuan tidak murni didasari kepentingan membangun kualitas dan mutu pendidikan, melainkan ada yang didasari kolega politik. Kewenangan pengelolaan sistem pendidikan SMA/SMK yang hingga kini masih diperdebatkan juga merupakan bentuk adanya kepentingan politik dalam pengelolaan dunia pendidikan. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait sistem pendidikan nasional. Jajak dilakukan selama sepekan dengan menyasar semua kabupaten/kota di Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, yang dipilih secara acak, dominan responden mengaku masih prihatin dengan model pengelolaan pendidikan nasional. Perubahan sistem pendidikan nasional dibayangi campur tangan politisi. Tercatat 67,67 persen responden menyatakan sistem pendidikan nasional belum mandiri dan profesional serta dikendalikan sepenuhnya oleh ahli di bidangnya. Hal. 19 Kekuasaan Politik

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Pascateror Truk di Prancis

’’Perjudian’’ Ban Menangkan Marquez

Marc Marquez

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Jerman – Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menjuarai GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Saxony, Jerman, Minggu (17/7) kemarin, setelah sukses memilih perjudian ban yang jitu di balapan yang berlangsung sejak hujan turun hingga reda itu. Marquez menyelesaikan balapan dengan mencatatkan waktu tercepat yakni 47 menit 3,239 detik, disusul pembalap LCR Honda Cal Crutchlow dan pembalap Ducati Andrea Dovizioso berada naik podium di urutan kedua serta ketiga dengan selisih waktu 9,857 detik dan 11,613 detik. Hasil tersebut membuat Marquez berhasil mencatatkan diri sebagai pembalap pertama yang memenangi seri GP Jerman empat kali beruntun sejak dipindah ke Sirkuit Sachsenring sejak 1998. Meski demikian pembalap legendaris Giacomo Agostini masih memegang rekor kemenangan seri GP Jerman dengan enam kali beruntun pada 1967-1972 saat masih menggunakan Sirkuit Hockenheimring dan Sirkuit Nuerburgring. Namun jika menghitung kemenangannya saat berlaga di kelas Moto3 dan Moto2, maka kemenangan Marquez pada lomba kali ini menempatkan dirinya sebagai pembalap dengan tujuh kemenangan beruntun di Sirkuit Sachnsenring. Berkat kemenangan tersebut, Marquez kini memimpin klasemen pembalap MotoGP 2016 dengan raihan 170 poin yang memiliki jarak 48 poin dari pesaing terdekat juara bertahan pembalap Movistar Yamaha Tech 3 Jorge Lorenzo yang memiliki 122 poin. Marquez yang memulai balapan sebagai pembalap terdepan harus membiarkan posisi pertama diperebutkan antara Dovizioso dan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. Pembalap tim Octo Pramac Yakhnich, Danilo Petrucci, sempat mengambil alih urutan terdepan sebelum ia terjatuh di tikungan ketiga pada lap 11 dan terpaksa mengganti tunggangannya, yang saat mencapai pit stop terlihat terbakar di bagian mesin. Nahas bagi Petrucci yang akhirnya gagal menyelesaikan lomba dan hanya berhasil menempuh 18 putaran semata. Hal. 19 Lintasan Mengering

Sembilan Orang Ditangkap Prancis –

Polisi menangkap seorang pria dan seorang wanita di Kota Nice, Prancis, Minggu (17/7) pagi. Penangkapan itu terkait dengan serangan truk, yang menewaskan sedikitnya 84 orang, dalam perayaan Bastille Day, kata sumber peradilan. Pihak berwenang sebelumnya telah menahan tujuh orang atas pembunuhan itu, yang diakui dilakukan IS. Pelaku, warga keturunan Tunisia berusia 31 tahun, Mohamed Lahouaiej Bouhlel, melaju menabrak kerumunan di koridor wisata utama, Promenade des Anglais, di Kota Riviera itu, Kamis malam. Bouhlel mengemudikan truk dengan zigzag sepanjang pinggir laut Promenade des Anglais sejauh dua kilometer saat kembang api menandai berakhirnya peringatan Hari Nasional Prancis itu, hingga polisi menembaknya mati. Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan, pria yang melakukan serangan, dengan menabrakkan truknya hingga menewaskan 84 orang pada perayaan Bastille Day di Nice telah terkena radikalisasi. Hal. 19 Membuat Ketakutan

Bali Post/rtr

NICE - Seorang wanita meletakkan bunga di lokasi serangan truk yang menewaskan puluhan orang di Nice, Prancis, Minggu (17/7) kemarin.

Sanur Tolak Reklamasi

PANTAI SANUR - Ribuan krama Bali menggelar aksi tolak reklamasi di Pantai Sanur, Minggu (17/7) kemarin.

Bali Post/wan

Diarak ’’Lelancingan’’ 70 Meter

Denpasar (Bali Post) Aksi penolakan reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa tidak hentihentinya digelorakan oleh sesa adat di Bali. Minggu (17/7) kemarin giliran tiga desa adat; Desa Adat Sanur, Intaran dan Penyaringan melakukan aksi pernyataan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa.

Ribuan massa yang tergabung dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman Tolak Reklamasi dan ForBALI juga turut mendukung aksi tersebut. Mereka berkumpul sejak pukul 14.00 Wita di Wantilan Desa Adat Intaran, Jalan Danau Buyan, Sanur. Kemudian melakukan long march menuju perempatan Pantai Sindhu-By-pass Ngurah Rai (Catus

Pata) sambil meneriakkan yel-yel tolak reklamasi Teluk Benoa. Aksi kali ini terbilang beda dari sebelumnya. Tidak hanya bendera tolak reklamasi yang dibawa, lelancingan sepanjang 70 meter juga dibentangkan dalam aksi tersebut. Lelancingan sepanjang 70 meter tersebut merupakan simbol 700 hektar wilayah Teluk Benoa

yang rencananya akan direklamasi. Bendesa Adat Intaran A.A. Kompiang, S.H. mengatakan sesuai dengan paruman desa yang telah disepakati beberapa waktu lalu, Desa Adat Intaran dengan tegas menyatakan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa. Hal. 19 Tetap Konsisten

’’Gathering’’ Agrobisnis Petani Bali

Petani Harus Rasakan Kemakmuran Secara Ekonomis Tak Mau Terlalu Murah

Masyarakat Bali sebagian besar hidup dari sektor pertanian. Bukan pariwisata. Namun petani Bali malah terpinggirkan. Secara kalkulasi ekonomi, mereka tidak bisa hidup dari pertanian. Salah satu sebabnya, mereka tak diajarkan untuk membuat produk yang berkualitas, sehingga kalah bersaing di pasaran. Demikian pula pemerintah tak hadir ketika panen raya tiba. Mereka dibiarkan ‘’jatuh’’ tatkala harga komoditi sangat rendah. Akhirnya mereka kapok. Bahkan tak jarang petani menebang tanamannya yang telah menghasilkan. DUA petani sekaligus pelaku usaha membeberkan hal itu saat Gathering Agrobisnis Petani Bali di Bale Banjar Bali Global Shankara, Sanur, Denpasar, Sabtu (16/7). Jro Putu Tesan, pelaku ekspor manggis dari Tabanan, mengatakan Pupuan terkenal

sebagai sentra buah manggis di Bali. Bahkan kualitasnya tak kalah dengan manggis dari luar daerah. Namun akibat pasar yang kurang baik, banyak petani menebang pohon manggis yang telah menghasilkan. ‘’Dulu sebelum ada terobosan

untuk masuk pasar modern dan ekspor, manggis tak ada harganya di Pupuan. Banyak petani pasrah dan menebang pohon manggis untuk dijadikan bahan bangunan,’’ katanya mengenang. Hal. 19 Kembali Menggeliat

Bali Post/eka

Bali Post/eka

Bali Post/eka

Bali Post/dok

Jro Putu Tesan

IB Raka Wiryanata

Prof. Sucipta

PASAR - Petani sedang menata manggis yang akan dijual ke pasar.

INISIATIF dan semangat petani untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian mendapat tanggapan positif dari Tiara Dewata. Yoseph, Manajer Pemasaran Fresh food Tiara Dewata, merasa senang dan sangat terbantu jika petani di Bali mampu menyediakan kebutuhan buah dan sayur untuk dipasarkan di Tiara Dewata. Sehingga buah dan sayur berkualitas bisa Bali Post/eka didapat dengan biaya Yoseph transpor yang lebih murah dibandingkan mendatangkan dari luar. Ia juga menyatakan tidak menginginkan adanya harga terlalu murah, sebab akan merugikan petani yang menyebabkan petani akan berhenti untuk menanam. Sebab dalam bisnis, yang diutamakan adalah win-win solution. Artinya, tidak hanya pelaku bisnis yang untung, tetapi petani juga harus mendapat keuntungan. Sehingga hubungan antara pelaku bisnis dan petani tetap berjalan dan langgeng. Selain itu, peran pemerintah juga sangat penting sebagai koneksi antara petani dan pelaku bisnis. ‘’Hal itulah yang harus ditanamkan di benak kita masing-masing. Kami sebagai pelaku bisnis sangat senang kalau pertanian di Bali maju,’’ tandas Yoseph. (win)


DENPASAR

2

Senin Wage, 18 Juli 2016

Modus Ajak Korban Menginap

Sindikat Curanmor Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Baru dua hari dibentuk, Timsus Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) Polresta Denpasar berhasil mengungkap sindikat pencuri motor. Awalnya, ditangkap pencuri motor berinisial ATF alias Toni (21) di Jalan Banteng Gang 4 Denpasar, Sabtu (16/7) lalu. Selain itu, diamankan penadah motor curian ANA (40) di Jalan Gatot Subroto Gang Turi, Denpasar. ‘’Modusnya, pelaku janjian ketemuan di penginapan lewat BBM (BlackBerry Mesengger - red) dengan korban dan diajak menginap. Setelah korban tidur, sepeda motor Honda Vario milik korban dibawa kabur oleh pelaku,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard. Diungkapnya kasus itu, berdasarkan laporan Sin yang beralamat di Jalan Patimura, Kuta, Jumat (10/6) lalu. ‘’Terkait laporan itu, Timsus Curanmor yang kami beri nama Tim Macan Denpasar ini, langsung bergerak,’’ tegas Reinhard. Berdasarkan informasi yang diperoleh di TKP yaitu salah satu penginapan di Jalan Kerta Pura 7 Denpasar, ciri-cirinya mengarah ke tersangka. Selanjutnya, dilakukan pengejaran ke alamat tersangka asal Buleleng ini. Pada Sabtu pukul 16.00 Wita, tersangka ada di kamarnya dan langsung ditangkap. Polisi lalu mengembangkan kasus itu, terutama mencari barang buktinya. Pengakuan tersangka, motor curian tersebut digadaikan kepada ANA di Jalan Gatot Subroto Gang Turi, Denpasar. ‘’Motor itu digadaikan Rp 3 juta. Tersangka dan penadahnya langsung dibawa ke Mapolresta untuk proses penyidikan. Kami masih mengembangkan kasus ini, siapa tahu ada TKP lain. Begitu juga pendahnya, apakah sudah sering terima gadai motor curian atau tidak,’’ ujarnya. (kmb36)

Diduga Coba Cabuli Putrinya

Pria Asal NTT Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Petugas Reskrim Polresta Denpasar menangkap pria berinisial MBD (45) di wilayah Denpasar Selatan, Kamis (14/7) lalu. Pria asal NTT ini diciduk karena diduga mencabuli putrinya, MB (15), saat tidur. Terkait kasus itu, tersangka ditahan di Rutan Mapolresta Denpasar. Menurut Kasat Reskrim Polresta Kompol Reinhard, Minggu (17/7) kemarin, awalnya korban dan tersangka serta istrinya, SLP (29), tidur bersama-sama di satu kamar kos di TKP. Pada 22 Juni pukul 01.00 Wita, SLP terbangun dan melihat tersangka mencoba menurunkan celana korban. Selain itu, pelaku memegang daerah sensitif korban. ‘’Waktu itu pelapor (SLP - red) hanya diam saja sambil pura-pura tidur,’’ tegas Reinhard. Paginya saat korban sudah bangun, SLP sempat menanyakan perbuatan ayahnya itu. Korban menjawab tidak merasa apa-apa. Selanjutnya pada 23 Juni pukul 01.00 Wita, SLP kembali melihat suaminya itu mencoba melakukan hal sama. Saat itulah dia langsung bangun dan berteriak serta memarahi tersangka. Ketika ditanya maksud menurunkan celana anaknya, tersangka hanya membisu. Atas kejadian itu, SLP melapor ke Polresta. ‘’Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti lainnya, tersangka ditangkap. Unsur dugaan pencabulan sudah masuk dan kasusnya sedang proses penyidikan,’’ ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

Suara Denpasar & Badung Awasi Anak Main ’’Game’’ Game ‘’Pokemon Go’’ marak dimainkan di semua kalangan. Sekarang game ini sudah dilarang, saya harap para orangtua mengawasi anak-anak agar tidak kecanduan main game. Wayan Agus, Nusa Dua

Ombudsman Baru Turun Setelah Ada Kejadian Ombudsman turun soal penerimaan siswa baru terkait sekolah menerima siswa melebihi kuota. Saya sayangkan, kenapa baru turun setelah masa MPLS selesai? Ke mana saja dari dulu, sehingga seharusnya hal ini tidak terjadi? Jadi, selama ini bekerja hanya jika ada aduan atau kejadian saja. Saya harap tetap dilakukan pengawasan dan sering terjun ke lapangan. Gede Biasa, Denpasar

Heran, Perpres 51 Belum Dicabut Penolakan reklamasi Teluk Benoa terus bergulir. Demodemo juga tak henti dilakukan. Saya heran, kenapa Perpres 51 itu belum juga dicabut oleh Presiden yang katanya tahu bagaimana isi hati rakyat Bali. Saya harap para pejabat di Bali jangan diam saja, lakukan cara agar perpres ini dicabut. Namun, Gubernur dan pejabat di Bali mana mungkin berani mendesak Presiden untuk mencabut Perpres 51 soal reklamasi Teluk Benoa, sebab uang investor yang katanya Rp 1 triliun sudah beredar. Tapi saya dengar, lokasi reklamasi akan dipindahkan bukan di Teluk Benoa lagi, melainkan di tempat lain tetapi masih tetap di Bali. Meskipun demikian, saya tetap mendukung penolakan reklamasi ini, bila perlu puputan saja. Presiden tak kan mau mencabut Perpres 51. Yang jadi persoalan adalah, berubahnya status Tahura dari kawasan konservasi menjadi revitalisasi. Jadi, hal inilah yang bisa digugat ke PTUN sehingga Perpres 51 itu bisa jadi batal. Demo penolakan reklamasi Teluk Benoa terus berlanjut karena para pejabat tidak memberikan penjelasan kepada rakyat, apa yang sebenarnya terjadi. Rakyat melihat ada yang tidak benar dalam proyek ini sehingga rakyat terus menuntut. Sebaiknya pemerintah turun memberi penjelasan yang sesungguhnya. Febri, Denpasar Gung Derah, Denpasar Ketut Dawi, Abiansemal Jodog, Denpasar

Bali Post/kmb23

KERTAS BEKAS - Dua orang model bersiap untuk melakukan fashion show dengan mengenakan pakaian dari kertas bekas yang dibentuk menjadi sebuah gaun yang unik, Minggu (17/7) kemarin, di Rumah Baca Kesiman, Denpasar. Penggunaan bahan dari barang bekas ini merupakan bentuk kampanye untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Renovasi Ruang Sidang Dewan Sedot Anggaran Rp 4,3 Miliar Denpasar (Bali Post) -

Renovasi gedung utama DPRD Denpasar kembali digulirkan tahun ini. Sebelumnya, pada 2013 lalu renovasi sudah sempat dilakukan yang meliputi perbaikan ruang komisi. Kini, renovasi menyasar ruang sidang utama. Kegiatan ini menelan dana Rp 4,3 miliar dari pagu yang dipasang Rp 4,6 miliar. Kini, proses pengerjaan sedang berlangsung. Pejabat Pembuat Komitmen (Pimpro) proyek renovasi ruang sidang atau interior gedung DPRD Denpasar, Ir. I Gede Cipta Sudewa, M.T., Minggu (17/7) kemarin menyebutkan, proyek tersebut menelan dana Rp 4,3 miliar yang digarap PT Mardika Kriya Prasta. Sedangkan untuk konsultan pengawasnya yakni PT Bikarma menelan anggaran Rp 101,7 juta. Terkait dengan renovasi ruang sidang tersebut, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan, selama proses keg-

iatan renovasi berlangsung maka semua aktivitas persidangan akan dipindah. Sebab, tidak memungkinkan menggunakan ruangan itu untuk sidang paripruna. Karena itu, selama proyek berlangsung, sidang akan dipindah ke ruang aula Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. ‘’Kita akan pindah sementara untuk bersidang ke gedung Sewaka Dharma,’’ katanya. Pengerjaan renovasi ruang sidang dewan ini sempat molor dari jadwal semula. Karena setelah DED-nya rampung, sejumlah anggota dewan terutama di Komisi

III menilai masih ada yang kurang dan perlu mendapat perbaikan. Karena ada usulan seperti itu, tim perencana bersama pimpro proyek ini kembali mengadakan pertemuan dengan Komisi III untuk menyempurnakan gambar. Setelah dilakukan perbaikan, proyek ini mulai dikerjakan per Juli 2016 ini dan diperkirakan akan berakhir Desember 2016 mendatang. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandira yang ditemui di kantornya mengatakan, pihaknya

Kasus Dugaan Korupsi di BPD Bali

Bebas di Tipikor, JPU Verset ke PT KASUS dugaan korupsi dengan modus fraud BPD Bali Cabang Tabanan dengan terdakwa I Wayan Sukarja Sastrawan sudah dihentikan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (15/6) lalu. Namun, itu bukan berarti kasus tersebut berhenti total. Dikonfirmasi atas putusan sela yang mengabulkan eksepsi terdakwa, Kasipenkum Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali Ashari Kurniawan, Minggu (17/7) kemarin mengatakan, pihak jaksa penuntut umum (JPU) melakukan perlawanan ke Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar. ‘’Kita lakukan verset ke Pengadilan Tinggi,’’ ucap Ashari Kurniawan. Verset dalam hal ini, JPU melakukan perlawanan atas putusan hakim yang mengabulkan eksepsi terdakwa. Namun, Ashari yang telah berkoordinasi dengan tim JPU mengatakan, hingga saat ini verset yang diajukan belum ada keputusan atau kesimpulannya belum turun dari Pengadilan Tinggi. Di samping mengajukan verset, pihak Kejati Bali juga kembali mengkaji dan menelaah putusan Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Ini sedang proses. Verset juga belum turun dari Pengadilan Tinggi. Hingga saat ini, kita yakin bahwa indikasi korupsi ada dalam kasus BPD Bali ini,’’ ujar Ashari Kurniawan di sela-sela kegiatan olahraga Hari Bhakti Adyaksa 2006, kemarin. Sebelunya diberitakan, untuk pertama kalinya eksepsi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi dikabulkan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Denpasar. Kasus tersebut adalah dugaan korupsi dengan modus fraud di BPD Bali Cabang Tabanan dengan terdakwa I Wayan Sukarja Sastrawan. Dalam

putusan sela yang dibacakan majelis hakim pimpinan Achmad Peten Sili dengan hakim anggota Gede Haryadi dan Sumali, Rabu (15/6) lalu, hakim memutuskan mengabulkan eksepsi terdakwa yang diajukan sembilan tim kuasa hukumnya yakni I Putu Gede Darmawan, Agus Gunawan Putra, Ngurah Wirakusuma, dkk. Atas dikabulkannya eksepsi tersebut, otomatis perkara ini tidak dilanjutkan dan dihentikan karena dinilai kasus tersebut bukan masuk ranah pidana korupsi. Dakwaan jaksa pun tidak dilanjutkan alias gugur dalam proses pembuktian. Dalil majelis hakim mengabulkan eksepsi itu, di antaranya hakim sependapat dengan kuasa hukum terdakwa bahwa dakwaan jaksa kurang cermat, kabur, dan masih ada keragu-raguan soal indikasi kerugian keuangan negara. Atas putusan tersebut, JPU diberikan kesempatan untuk melakukan upaya hukum lain. Sementara itu, Gede Darmawan didampingi Agus Gunawan Putra mengatakan sangat mengapresiasi putusan majelis hakim yang mengabulkan eksepsi terdakwa. ‘’Majelis hakim sependapat dengan kami. Majelis menerima keberatan yang dituangkan dalam eksepsi kami,’’ ucap Darmawan. Alasannya yakni dakwaan jaksa tidak cermat, tidak teliti sehingga dakwaan jaksa patut dibatalkan. Alasan lain yang digunakan soal kerugian negara. Menurut Darmawan, jaksa masih ragu-ragu menentukan soal kerugian negara, yakni apakah itu (yang dilakukan terdakwa) masuk kategori kerugian negara atau kerugian nasabah secara pribadi. (asa)

sudah sempat mengikuti presentasi dari pihak konsultan perencana. Beberapa rencana yang akan diperbaiki sudah diperlihatkan desainnya. Wandira menyebutkan, ada beberapa usulan yang sempat disampaikan kepada pihak konsultan perencana. Karena dari hasil pemaparan, ia belum melihat ciri khas yang mewakili kedaerahan yakni bebadungan. Untuk itu, pihaknya meminta agar dalam melakukan renovasi nanti tetap mengakomodir gaya bebadungan yang menjadi ciri khasnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi III, A.A. Susruta Ngurah Putra. Pihaknya berharap bangunan agar mengakomodir gaya bebadungan yang selama ini menjadi ciri khas Denpasar. ‘’Kita sudah mengusulkan agar bangunan yang dibuat nanti tetap

mengedepankan arsitektur lokal, gaya bebadungan,’’ katanya. Sebelumnya, gedung utama ini sudah sempat direnovasi pada akhir 2013 lalu. Renovasi tersebut dianggarkan dengan pagu senilai Rp 3,5 miliar. Renovasi tersebut meliputi ruang-ruang komisi yang ada di lantai satu. Di lantai itu sebelumnya juga ada ruang Sekwan (Skretaris Dewan) serta bagian keuangan. Namun setelah dibangun gedung di sebelah selatan gedung utama, semua ruang sekretariat termasuk ruang Sekwan dipindah ke gedung yang baru tersebut. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Terkait Perubahan Status Terminal Ubung

Dishub Berharap ’’Win-win Solution’’ Denpasar (Bali Post) Perubahan status Terminal Ubung, Denpasar yang sebelumnya melayani angkutan antar-kota antar-provinsi (AKAP) menjadi angkutan antar-kota/ kabupaten sempat dibahas kembali dalam kunjungan Sekjen Kementerian Perhubungan RI Sugihardjo ke terminal itu. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar Gede Astika mengatakan, terkait dengan keputusan pemerintah pusat yang mengalihkan aktivitas angkutan antar-provinsi dari Terminal Ubung ke Terminal Mengwi dan menjadikan Terminal Ubung hanya melayani angkutan antar-kabupaten/ kota, masih akan dilihat perkembangan ke depannya. ‘’Kami harapkan nantinya ada winwin solution seperti yang sudah dikatakan oleh Pak Sekjen Kementerian, bahwa kita selaku pemerintah daerah harus selalu mendengar masukan dari masyarakat. Tentu saja kita telah melihat fakta di lapangan saat berdialog dengan masyarakat, bahwa sebagian besar masyarakat masih menginginkan Terminal Ubung sebagai jalur perhubungan antar-provinsi,’’ katanya, Sabtu (16/7) lalu. Pihaknya berharap, dengan dasar itu pemerintah pusat memberikan yang terbaik bagi masing-masing daerah. Karena selama ini, awak angkutan antar-provinsi masih beraktivitas di terminal ini. Penumpang juga sebagian besar ingin naik dan turun di terminal

ini. ‘’Kita sebagai pemerintah wajib untuk mendengar aspirasi masyarakat. Apa yang terbaik bagi masyarakat harus kami lakukan dan ini sesuai dengan motto kami di Denpasar bahwa melayani adalah merupakan kewajiban,’’ kata Astika. Sekjen Kementerian Perhubungan RI Sugihardjo melakukan kunjungan kerja untuk memantau jalannya pelayanan di Terminal Ubung saat melayani arus balik pascalibur Lebaran. Dalam lawatannya tersebut, Sugihardjo membahas berbagai macam isu mengenai pelayanan perhubungan di Kota Denpasar, baik jalur darat melalui Terminal Ubung maupun jalur laut melalui Pelabuhan Benoa. Selain itu, Sugihardjo bersama jajaran Dinas Perhubungan Kota Denpasar juga membahas keputusan pemerintah pusat mengenai status Terminal Ubung yang selama ini melayani angkutan antar-provinsi. Baik pemerintah maupun pengusaha pada dasarnya memiliki fungsi sama, yaitu menyerap aspirasi masyarakat agar terjadi sinergi yang baik dalam memantapkan program pembangunan. ‘’Terkait penanganan arus balik, baik penertiban masuknya penduduk pendatang maupun pelayanan perhubungan kepada masyarakat di Kota Denpasar, saya nilai sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang berlaku,’’ ujar Sugihardjo saat ditemui di sela-sela melakukan kunjungan kerja di Terminal Ubung. (kmb12)

Serangkaian Pelaksanaan Posyandu Paripurna

Ny. Selly Mantra Ajak Ribuan Lansia ’’Matirtayatra’’

BERBAGAI pembangunan yang ditujukan pada masyarakat, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Salah satunya, pembangunan di bidang kesehatan masyarakat yang mendapat dukungan dari berbagai elemen termasuk PKK Kota Denpasar. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, PKK Kota Denpasar telah menggelar Posyandu Paripurna secara rutin tiap tahun dengan menyasar 17 lokasi. Setelah melaksanakan Posyandu Paripurna selama tiga bulan, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mengajak para lansia melakukan tirtayatra ke Pura Tirta Empul dan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Minggu (17/7) kemarin. Ditemui di sela-sela pelaksanaan tirtayatra di Pura Tirta Empul, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara mengatakan, kegiatan tirtayatra merupakan rangkaian dari pelaksanaan Po-

syandu Paripurna. Tidak hanya memperhatikan kesehatan secara fisik, pihaknya juga memperhatikan kesehatan lansia secara rohani melalui matirtayatra ini. ‘’Kita tidak hanya memperhatikan kesehatan masyarakat khususnya lansia hanya pada fisik, namun juga memperhatikan kesehatan secara rohani dengan melakukan tirtayatra,’’ ujarnya. Melalui tirtayatra ini, diharapkan dapat meningkatkan kegiatan spiritual khususnya para lansia. Meski dalam usia lanjut, diharapkan para lansia dapat berperan dalam mengisi pembangunan di Kota Denpasar. Minimal, terus menjaga kesehatan masing-masing dengan aktif mengikuti setiap kegiatan posyandu, meski pelaksanaan Posyandu Paripurna telah ditutup. Ny. Selly menambahkan, untuk pelaksanaan tirtayatra, pihaknya mengaku telah mengajak ribuan lansia dari empat kecamatan yang terbagi menjadi empat sesuai dengan kecamatannya masing-masing dalam empat hari. Sedangkan untuk memper-

hatikan kesehatan masyarakat secara fisik khususnya para lansia, pihaknya telah melaksanakan Posyandu Paripurna ke banjar-banjar. Posyandu Paripurna merupakan pelayanan kesehatan dasar yang menyasar ibu hamil, balita, ibu menyusui termasuk para lansia. Salah seorang lansia, Ni Wayan Siki, mengatakan program yang dilaksanakan PKK Kota Denpasar sangat baik. Ini menandakan Pemkot Denpasar memperhatikan tingkat kesejahteraan masyarakat termasuk para lansia. ‘’Kegiatan yang dilakukan Pemkot Denpasar melalui PKK Kota Denpasar sangat bagus sekali sebagai bentuk perhatian pada para lansia ini,’’ ujarnya. Ia berharap kegiatan semacam ini jangan sampai berhenti karena ini sangat dirasakan masyarakat, khususnya lansia. Dengan adanya kegiatan posyandu dan tirtayatra, Ni Wayan Siki mengaku dapat berkumpul sesama lansia sehingga tidak merasa jenuh di masa-masa tuanya. (ad484)

TIRTAYATRA - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly D. Mantra bersama para lansia melakukan tirtayatra ke Pura Tirta Empul dan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Minggu (17/7) kemarin.

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : petani harus rasakan kemakmuran secara ekonomi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Senin Wage, 18 Juli 2016

3

Penciutan SKPD

Pejabat dan Tenaga Kontrak Gelisah

Mangupura (Bali Post) Tenaga harian lepas (THL) dan tenaga kontrak di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung gelisah mendengar adanya perombakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Mereka khawatir amanat UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah berdampak pada penciutan pegawai. ‘’Katanya akan dijadikan satu dengan BLH (Badan Lingkungan Hidup - red), terus status kami nanti bagaimana? Apa kami diputus kontrak atau bagaimana,’’ ungkap salah seorang pekerja DKP, Minggu (17/7) kemarin. Kegelisahan akan adanya perombakan tersebut, tidak hanya dirasakan pegawai kontrak maupun THL, namun juga sejumlah pejabat. Kepala DKP Badung I Putu Eka Merthawan sendiri saat dimintai konfirmasi tak menampik adanya kegelisahan pegawai kontrak maupun THL perihal penciutan itu. ‘’Wajar bila pegawai yang sehari-hari di lapangan bingung, sebab berpikirnya DKP dibubarkan. Tetapi saya akan jelaskan kepada pegawai bahwa DKP tidak dibubarkan, melainkan akan digabung dengan instansi yang lain,’’ tegasnya. Menurutnya, perombakan ini akan mempertegas posisi DKP. Sebab, selama ini DKP bak anak yatim piatu di pusat. Mengingat, tidak ada kementerian di atasnya dengan nama sejenis. ‘’Seka-

rang ibaratnya yatim piatu, tidak ada kan kementerian kebersihan dan pertamanan, sementara di Kabupaten Badung ada Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Nanti kalau diubah, mudah-mudahan punya ‘bapak’ (kementerian) di pusat,’’ tandasnya. Seperti diketahui, DKP diisukan akan melebur menjadi satu dengan BLH dan namanya menyesuaikan dengan kementerian yang ada, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). DKP merupakan instansi paling gemuk dalam hal pegawai kontrak. Di DKP Badung terdapat sedikitnya 780-an pegawai dengan status kontrak. Mereka bekerja pontang-panting melakukan penyapuan dan pembersihan jalan-jalan yang ada di Badung. Ada juga 25 tenaga

harian lepas. Sementara ada sekitar 400 pegawai yang berstatus PNS. Sekretaris Daerah Badung Kompyang R. Swandika sebelumnya mengatakan, SKPD yang dihapus rencananya akan digabung dengan SKPD serumpun yang merupakan amanah undang-undang. ‘’Ini perintah undang-undang, jadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah pasti akan kami rombak,’’ kata Swandika yang Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Pemkab Badung ini. Pejabat asal Kerobokan, Kuta ini mengatakan, sesuai aturan, perombakan SKPD ini paling lambat harus sudah ditetapkan pada Desember 2016. ‘’Saya meminta para anggota DPRD Badung agar secara bersama-sama bersinergi dalam membuatkan payung hukumnya,’’ katanya. Menurutnya, sebelum melakukan perombakan SKPD, pemerintah daerah harus memiliki payung hukum berupa peraturan daerah (perda). Sebab, perombakan ini akan berpengaruh pada APBD 2017. Karena itu, penyusunan APBD harus mengacu OPD. (kmb27)

’’Palebon’’ Ida Pedanda Geria Gede Bongkasa

Puncak Karya 6 Agustus PUNCAK karya palebon Ida Pedanda Gede Giri Sunia Arsa dari Geria Gede Bongkasa, Kecamatan Abiansemal akan dilaksanakan 6 Agustus 2016 mendatang. Palebon ini dilaksanakan setelah upacara palebon Ratu Pedanda Made Gunung selaku nabe. Hal tersebut disampaikan salah satu Panglingsir Geria Gede Bongkasa, Ida Bagus Ngurah Agung, yang juga adik almarhum. Ida Bagus Ngurah Agung yang juga mantan Perbekel Bongkasa ini menjelaskan, Ida Pedanda Gede Giri Sunia Arsa lebar (meninggal) pada 28 Juni 2016 lalu. Beliau meninggal di usia 69 tahun karena sakit. Ida Pedanda meninggalkan seorang istri yakni Ida Pedanda Istri Parwati dan dua putra serta satu cucu. ‘’Rangkaian upacara peleletan sudah selesai dilaksanakan tanggal 4 Juli. Selanjutnya pada tanggal 3 Agustus 2016 dilaksanakan upacara pangaskaran dan 6 Agustus 2016 palebon,’’ terangnya. Mantan Perbekel Bongkasa ini menambahkan, almarhum Ida Pedanda Gede Giri Sunia Arsa merupakan putra dari Ida Pedanda Gede Putra Singarsa yang lebih dikenal dengan sebutan Dalang Bongkasa. Semasa hidupnya, selain berwiraswasta, almarhum juga menekuni dunia pedalangan dan seni lukis. (par)

Ida Pedanda Gede Giri Sunia Arsa (alm)

Arus Penumpang Pesawat Naik

Mangupura (Bali Post) Arus penumpang pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saat perayaa Idul Fitri mengalami kenaikan. Berdasarkan data Posko Monitoring Angkutan Lebaran sejak 24 Juni - 16 Juli, mencapai 1.417.092 penumpang. Angka ini terdiri dari domestik 743.329 penumpang dan internasional 673.763 penumpang, baik datang maupun berangkat. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Trikora Harjo usai penutupan Posko Monitoring Angkutan Lebaran 1437 H, Minggu (17/7) kemarin mengatakan, kenaikan jumlah pergerakan pesawat domestik terjadi pada 10 Juli (H+3) yakni 237 penerbangan atau meningkat 6 persen dari tahun 2015. Sedangkan untuk pergerakan pesawat internasional, terjadi pada tanggal 9 Juli (H+2) 158 penerbangan atau meningkat 10 persen dari tahun 2015. ‘’Puncak pergerakan penumpang domestik selama periode libur Lebaran terjadi pada tanggal 10 Juli 2016 atau pada H+3. Tahun ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada pergerakan penumpang domestik, di mana saat puncaknya mengalami peningkatan sebesar 19 persen dari tahun 2015 yaitu mencapai 38.130 penumpang,’’ ungkapnya. Berbeda dengan penumpang domestik, puncak pergerakan penumpang internasional terjadi pada tanggal 12 Juli (H+5) sebesar 33.128 penumpang atau meningkat

8 persen dari tahun 2015 yang sebesar 31.364. Trikora menambahkan, meskipun posko telah berakhir, namun pelayanan kepada pengguna jasa kebandarudaraan akan terus ditingkatkan. ‘’Kami selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai akan melakukan evaluasi baik dari sisi pelayanan, fasilitas, personel hingga SOP sehingga ke depannya dapat terus melakukan perbaikan dan peningkatan,’’ tegasnya. Sementara itu, Komandan Pangkalan Udara Ngurah

Rai, Kolonel Penerbang Danet Hendriyanto, menekankan pada pengamanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dinilai sudah berjalan dengan sangat baik. ‘’Untuk mengantisipasi terjadinya ancaman, seluruh satuan pengamanan bekerja sama untuk melakukan patroli secara intens dengan komposisi kekuatan bersenjata di seluruh area bandara, baik sisi udara, area terminal bahkan hingga area perairan yang pengawasannya dibantu oleh TNI-AL,’’ jelasnya. (kmb27)

Bali Post/rah

TANAM PADI - Jajaran Kodim 1611/Badung berbaur dengan petani saat menanam padi di Subak Sangeh, Abiansemal.

Berlomba-lomba Bangun Perumahan dan Akomodasi Pariwisata

Lahan Pertanian Kian Menyempit Mangupura (Bali Post) Pesatnya pembangunan permukiman atau tempat usaha, berdampak buruk pada nasib petani. Selain hasil panen belum sebanding dengan kerja kerasnya, lahan pertanian kian menyempit karena investor berlomba-lomba membangun rumah, perkantoran, akomodasi pariwisata dan sejenisnya. ‘’Sekarang lomba-lomba buat rumah atau bangunan lain sehingga banyak lahan pertanian jadi bangunan. Akibatnya, lahan semkain sempit, lama-lama susah cari makan. Sedangkan di negara lain berlomba-lomba menciptakan lahan pertanian,’’ tegas Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra saat penanaman padi di Subak Sangeh, Abiansemal, Jumat (15/7) lalu. Menurut Kasdam, seluruh manusia di dunia ini pasti makan hasil pertanian. Oleh karena itu, semua manusia di muka bumi ini tergantung pada petani. Kalau petani mogok, kelaparan akan terjadi. ‘’Bersyukurlah jadi petani karena bisa hidupi manusia seluruh dunia,’’ ujar Kasdam saat memberi motivasi pada petani di Subak Sangeh.

Saat ini, lanjut Brigjen Sumantra, rakyat Indonesia sudah biasa makan roti. Padahal, roti tersebut salah satu bahannya dari gandum. Sementara gandum tidak cocok ditanam di Indonesia. ‘’Kalau kita sudah tergantung maka impor akan terus terjadi. Sedangkan petani kita semakin sedikit. Kita akan tergantung dari impor bahan roti itu. Seandainya tidak bisa impor gandum, kita akan kelaparan dan bangsa ini jadi lemah,’’ tegasnya. Jenderal bintang satu di pundak ini menceritakan, sempat mengunjungi petani di Kupang, NTT. Perjuangan petani di sana sangat berat karena untuk mengairi sawahnya harus membuat sumur bor dengan kedalaman 10 meter. Mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli BBM. ‘’Kalau di Bali kan tidak seperti itu karena air masih mudah didapat. Oleh karena itu, kita harus melindungi dan membantu petani. Apalagi di Bali banyak hotel dan restoran, mestinya petani lebih sejahtera,’’ ujarnya. Supaya tidak kelaparan, lanjutnya, semua pihak harus memotivasi petani.

Jika penghasilan dari bertani lebih baik dari sekarang, profesi ini akan lebih diminati. Saat ini penghasilan petani tidak jauh beda denga gaji penjaga took, sehingga generasi muda tidak tertarik. ‘’Di Bangkok saja, sistemnya sangat bagus. Misalnya petani jambu, dia metik sendiri, dimasukkan ke mobil lalu dibawa ke bandara. Jambunya langsung diekspor karena sistem yang dibuat sudah bagus dan melindungi petani. Kalau di Indonesia kan masih menawarkan sendiri,’’ ucap Sumantra. Saat ini petani menawarkan hasil panennya dan kadang-kadang harga ditentukan pembeli. Oleh karena itu, TNI-AD ditugaskan oleh negara untuk mendampingi dan memotivasi petani. Selain itu, akan melakukan terobosanterobosan untuk membeli dan memasarkan hasil petani bekerja sama dengan instansi terkait. ‘’Pihak terkait tidak bisa sebatas bicara di atas kertas dan retorika, tetapi harus terjun langsung supaya merasakan bagaimana petani itu. Bangsa ini ingin membangun kembali semangat petani supaya kita tidak kelaparan,’’ ungkapnya. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S

Tutup MPLS, SMK TI Bali Global Jimbaran Bantu Lansia

BANTUAN - Kepala SMK TI Bali Global Jimbaran saat menyerahkan bantuan sembako kepada lansia secara simbolis. HARI terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa baru SMK Teknologi Informasi (TI) Bali Global Jimbaran (Stibajra) menggelar aksi sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada lansia di Banjar Buana Gubug, Jimbaran. Penyerahan sembako secara simbolis dilakukan oleh Kepala SMK TI Bali Global Jimbaran I Made Suarshana, yang diterima oleh kaling setempat. Suarshana memaparkan, bakti sosial ke Banjar Buana Gubug ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan siswa baru agar bisa memberikan rasa perhatian kepada lingkungan. Salah satunya dengan mengedepankan kepedulian pada lansia, karena lansia tidak bisa mencari penghasilan sehingga harus dibantu. Sedangkan terkait Kegiatan PLS secara umum di sekolah ini, menurut Suarshana semua kegia-

tan sesuai dengan juklak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu mengedepankan pengenalan lingkungan. Di mana mengenalkan siswa baru bagaimana pelajaran di sekolah, termasuk juga penanganan bencana, dari kepolisian, serta tentang HIV/AIDS. Menariknya, jumlah siswa baru kali ini meningkat tajam hingga 200 persen dari sebelumnya, di mana tahun lalu hanya 34 siswa meningkat menjadi 124 siswa. Dia berharap nantinya pendidikan di sekolah lebih mengedepankan pendidikan yang menyentuh etika. ‘’Kami harapkan siswa-siswi di sini bisa moralnya lebih baik, serta bisa mengikuti pembelajaran dengan baik sehingga menciptakan lulusan yang bermental baik dan dapat berkompetensi sesuai bakat dan minat masing-masing dalam menghadapi persaingan global,’’ harapnya. Saat ini pihaknya memiliki empat jurusan, yaitu Animasi, Multimedia, Teknik Komputer Jaringan dan Rekayasa Perangkat Lunak dengan guru kompeten di bidangnya. ‘’Tantangan ke depan kami harus benar-benar mampu mewujudkan lulusan yang berkualitas, sehingga bisa bersaing dalam menghadapi perkembangan di dunia kerja,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia MPLS Stibajra 2016-2017 Airin mengatakan sejauh ini pelaksanaan MPLS berjalan dengan baik tanpa ada kendala apa pun. Dia berharap rekan-rekannya bisa disiplin dalam mengikuti kegiatan ini. Dia menambahkan, pemberian bantuan kepada lansia ini sangat positif dan diharapkan ke depan bisa berlanjut dan juga bisa menyasar panti asuhan. ‘’Kami harapkan TI ini bisa berkembang dengan baik, karena sangat membantu kami dalam mencapai apa yang kami cita-citakan,’’ ujar calon siswa yang memilih program programmer ini. (ad962)

S E R E M O Senator Wedakarna Ingatkan Krama N Baturiti Jangan Mudah Jual Tanah I A Minta Generasi Muda Baturiti Ingat ”Jas Merah” Kasus Pelecehan Nyepi di Bedugul KASUS pelecehan hari raya L Hindu Nyepi pada tahun 2016, yang dilakukan oleh sekelomP R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Wage, 18 Juli 2016

pok krama dauh tukad di Desa Bedugul beberapa bulan lalu diharapkan menjadi renungan bagi krama Hindu di Kecamatan Baturiti, Tabanan. Menjaga nilai-nilai adat dan budaya Hindu adalah sebuah hal mutlak. Salah satu syarat dari bertahannya Hindu adalah jika desa adat di Bali memiliki kedaulatan dan sikap yang berani dalam menghadapi tantangan, khususnya bagi krama tamiu atau dauh tukad (non-Hindu) untuk selalu diingatkan menjadi warga yang baik di lingkungan pakraman. Demikian yang disampaikan Senator DPDRI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir di perayaan HUT STT Bimasakti Baturiti, Tabanan. “Beberapa bulan lalu DPD-RI hadir di Baturiti untuk merapatkan kejadian pelecehan simbol Hindu di Bedugul, yakni berubahnya hari raya Nyepi yang khusyuk seakan menjadi Car Free Day. Dan syukurlah sudah diselesaikan dengan damai. Tapi tetap saja umat Hindu di Baturiti harus waspada. Bahwa siapa pun yang tinggal di Bali, di wilayah pakraman harus menghargai dresta adat Bali yang dijiwai oleh agama Hindu. Indonesia memang NKRI, tapi jangan mentangmentang NKRI ada kelompok agama di Indonesia merasa superior. Dan ini perlu peran generasi muda Hindu. Saya tidak mau kesalahan di Bedugul tempo hari merembet ke wilayah lain. Mari perkuat desa adat dan juga STT termasuk peran jagabaya,” ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, Gusti Wedakarna mengimbau agar krama Hindu

WORKSHOP - Ketua YPLP Madiadnyana didampingi Made Suada dan Kasek Wayan Wirasa saat membuka Workshop K-13 di SMP PGRI 5 Denpasar.

Gelar ’’Workshop’’ K-13 dan Kurikulum Sekolah

SMP PGRI 5 Denpasar Anggarkan Rp 100 Juta untuk Mutu Guru SMP PGRI 5 Denpasar secara rutin dan konsisten memberi perhatian pada penguatan mutu guru. Bahkan sekolah ini tiap tahun menganggarkan Rp 100 juta untuk peningkatan mutu guru. Sabtu (16/7) lalu semua guru, pegawai dan karyawan diikutkan dalam workshop implementasi Kurikulum 2013 (K-13) dan revisi Kurikulum Sekolah. Workshop dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. didampingi Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.M., M.Si. dan Kepala SMP PGRI 5 Denpasar Dr. I Wayan Wirasa, M.M. Wayan Wirasa yang meraih gelar doktor bidang pendidikan menyadari benar bahwa kunci utama PBM berkualitas ada di tangan guru. Guru SMP PGRI 5 Denpasar tak boleh anti perubahan, melainkan terus berkreasi dan berinovasi dalam mengajar. Dengan demikian siswa mendapat pelayanan berkualitas untuk menghasilkan mutu lulusan berkualitas. Paradigma baru cara mengajar guru ini, kata Wirasa sudah diterapkan puluhan tahun di SMP PGRI 5 Denpasar. Sebab, kemajuan teknologi jauh lebih pesat dibandingkan kemampuan guru, sehingga dituntut

guru yang adaptif sepanjang zaman. Sedangkan karyawan dan pegawai diikutsertakan karena mereka adalah bagian dan komponen penting dalam pelayanan PBM. Dengan demikian, satu langkah menjadikan SMP PGRI 5 Denpasar sekolah berkualitas yang setara dengan sekolah kembarannya SMPN 2 Denpasar. Dia menegaskan, kurikulum sekolah terus diperkuat untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkarakter dan berbudaya. Utamanya dalam mendidik disiplin, penanaman budaya mutu dan budaya malu kalau melanggar. Makanya sekolah ini dikenal menerapkan disiplin secara ketat. Bukan saja disiplin siswa, juga guru dan kepala sekolah. Dengan demikian tercapai keseimbangan prestasi akademis dan nonakademis. Siswa SMP PGRI 5 Denpasar, kata Kasek yang suka main tenis ini, sudah tiba di sekolah pukul 07.00 Wita dan pukul 07.15 Wita sekolah sudah ditutup. Siswa, guru, kasek dan karyawan yang terlambat dicatat dan diumumkan kinerjanya setiap semester. Kinerja ini merupakan bagian penilaian guru setiap tahun digabungkan dengan penilaian siswa terhadap guru. ‘’Guru yang tak disiplin disarankan untuk

meninjau minat kembali kalau tak mau diberhentikan,’’ ujar Wirasa. Model ini, katanya, mampu meningkatkan motivasi kerja guru dan karyawan, karena Wayan Wirasa mengakui kinerja guru sekarang tak boleh biasa-biasa lagi tapi harus luar biasa. ‘’Ini juga untuk memupuk kebersamaan,’’ ujarnya. Yang luar biasa, tahun ajaran baru ini SMP PGRI 5 Denpasar menerima 500 lebih siswa baru. Istimewanya, semua siswa sekolah ini masuk pagi. Bahkan, Wayan Wirasa mengatakan sekolah ini masih memiliki lima kelas lagi untuk kegiatan esktrakurikuler. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengacungkan jempol atas penyelenggaraan Workshop K-13 dan kurikulum SMP PGRI 5 Denpasar. Ini menunjukkan SMP PGRI 5 Denpasar terus hidup dan bergeliat untuk pendidikan berkualitas. Makanya Madiadnyana mengatakan program ini membantu pemerintah untuk guru berkualitas. Dengan anggaran besar untuk program penguatan mutu guru, Madiadnyana mengatakan wajar sekolah ini diincar masyarakat. ‘’Programnya jelas, pelaksanaannya bisa dipertanggungjawabkan,’’ tegasnya. (ad959)

Kumpulkan Orangtua Siswa Baru

SMP PGRI 9 Denpasar Layani dengan Kasih Sayang

PERAYAAN HUT – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Camat, Kepala Desa, DPRD Tabanan dan Ketua STT saat perayaan HUT STT Bhima Sakti Baturiti, Tabanan. di Baturiti jangan mudah men- ungkap Gusti Wedakarna. jual tanah, mengingat kawasan Maka dari itu, ia berharap Baturiti termasuk kawasan pe- agar STT di seluruh Bali bisa nyangga Danau Beratan dan bangkit dengan menunjukkan Pura Ulun Danu harus dilestari- eksistensinya. “Saya terima kasih kan demi Bali. “Salah satu syarat karena Perbekel dan DPRD di agar Hindu bertahan adalah Tabanan sudah membantu STT dengan mempertahankan tanah ini bangkit. Terima kasih, saya ibu pertiwi. Kita lihat sekarang ingin semua STT di seluruh Bali kawasan Baturiti, khususnya di mulai berbenah. Adakan pentas perbatasan Pancasari, nilai-nilai seni, rayakan hari jadi STT dan agama Hindu sudah tergerus sebarkan nilai-nilai agama Hindu karena leluhur orang Bali ban- di desa adat, termasuk pentyak menjual tanah. Mulai saat ingnya pendidikan tinggi bagi ini warga Baturiti saya minta anak muda Hindu. Saya senang tahan diri, jangan menjual tanah, banyak ketua STT mulai pintar jadikan rakyat sebagai wirausaha bicara sekarang dan sudah mulai dan lestarikan Ibu Pertiwi kita. berani berdebat dengan pendaJalur Baturiti akan menjadi jalur tang. Ini hebat, karena masa strategis, akan menjadi jalur depan Bali terletak pada ujung wisata utama penghubung Bali lidah kalian. Saya titip Baturiti Selatan dan Bali Utara. Dan saya agar tetap berdaulat Hindu,” tidak ingin Baturiti jadi Banyu- ungkap Gusti Wedakarna. wangi kedua. Baturiti harus tetap Salah satu agenda DPD-RI, menjadi daerah berbasis Hindu khususnya Komite III Bidang yang Pancasilais, karena hanya Pemuda adalah menghidupkan orang Bali yang mampu mem- kembali STT di Bali agar tercapapertahankan agama Hindu dan inya cita-cita Trisakti Bung Karno budayanya, bukan orang lain,” di Bali. (ad482)

BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Bali Serahkan Santunan kepada Karyawan HardysMalls Sukarno Tabanan

JKK - Ziki Nihwanto (Kepala Bidang Pemasaran BPJS PU Bali I) bersama Tjokorda Alit Juli (Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tabanan) menyerahkan santunan Jaminan Kecelakan Kerja (JKK) kepada Agung Sianturi (Assisten Store Manager HardysMalls Tabanan) dan Putu Raka (ahli waris almarhum Ni Putu Ayu Wiratni) BADAN Pengelola Jaminan klaim kematian tenaga kerja Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebagaimana telah diatur dalam Provinsi Bali menyerahkan san- UU No. 24 Tahun 2011 tentang tunan klaim kematian kepada Badan Penyelengara Jaminan Putu Raka selaku ahli waris Sosial. “Santunan yang diserahalmarhum Ni Putu Wiratni, kary- kan kepada ahli waris Putu Raka, awan HardysMalls Tabanan yang ayahanda dari almarhum, sebesar meninggal karena mengalami Rp 195.739.260 meliputi JKK kecelakaan saat perjalanan kerja. (Jaminan Kecelakaan Kerja), JHT Penyerahan itu dilakukan Kepala (Jaminan Hari Tua), biaya pengoBidang Pemasaran PU Bali I Ziki batan, biaya ambulans dan biaya Nihwanto bersama Kepala Dinas pemakaman,” ungkap Ziki. Ketenagakerjaan Kabupaten TaDalam kesempatan tersebut, banan Tjokorda Alit Juli, Jumat Agung Sianturi, Assisten Store 3 Juni 2016 bertempat di Hardys- Manager HardysMalls Sukarno Malls Ngurah Rai Tabanan. Tabanan, mewakili manajemen Ziki Nihwanto menjelaskan, dan karyawan HardysMalls Supenyerahan klaim santunan ja- karno Tabanan menyampaikan minan kecelakaan kerja adalah belasungkawa atas meninggalnya sebagai bukti keseriusan BPJS Ni Putu Wiratni. “Almarhumah Ketenagakerjaan dalam memberi- meninggal dalam kecelakaan saat kan pelayanan klaim, khususnya perjalanan ke tempat kerja. Kami

sangat belajar melalui kejadian ini dan kami selalu mengimbau agar semua karyawan selalu berhatihati dalam berkendara. Untuk yang memakai sepeda motor kami juga mewajibkan memakai helm, bagi yang diketahui tidak memakai helm saat berangkat dan pulang kami berikan sanksi khusus kepada personel tersebut,” ungkap alumni Hardys Management Trainee Program (HMTP) ini. Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur Group Hardys Gede Hardy didampingi Direktur Human Capital Hardys Retail Ary Widiartha saat ditemui secara terpisah di Head Office Grup Hardys Holdings, Jl. Tukad Pakerisan No.100X Denpasar. Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan aturan khusus berupa Standar Operating Procedure (SOP) terkait pedoman pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) yang berlaku untuk seluruh personil di Grup Hardys. “Berbagai upaya kami lakukan untuk menekan angka kecelakaan kerja di seluruh unit bisnis Grup Hardys, dan astungkara selama ini belum pernah terjadi kecelakaan kerja serius langsung terjadi di unit bisnis Hardys mana pun, kecelakaan saat perjalanan berangkat kerja yang dialami oleh almarhum Ni Putu Wiratni merupakan sebuah pelajaran berharga bagi kami dan semoga tidak ada lagi yang mengalaminya,” ujar pengusaha asal Penyaringan, Jembrana ini. (ad965)

MODEL pendidikan keluarga secara nyata diterapkan SMP PGRI 9 Denpasar. Sabtu (16/7), sekolah ini mengumpulkan orangtua siswa baru untuk menyosialisasi mengenai anak, serta penyampaian kebijakan untuk meningkatkan pengelolaan sekolah bermutu. Sosialisasi diikuti 237 orangtua siswa baru yang dibuka langsung Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. Acara juga dihadiri pembina yang juga Kepala SMPN 10 Denpasar Drs. Ketut Sukarta, M.Si., Drs. Made Bandung serta Koordinator Pengawas Kota Denpasar Wayan Kartini. Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMP PGRI 9 Denpasar. Ini menunjukkan para orangtua siswa sangat pas menentukan pilihan di SMP PGRI 9 Denpasar sebagai sekolah berkualitas. Setelah meraih predikat sebagai sekolah swasta peraih UN terbaik di Bali tahun lalu, kini predikat sekolah ini bertambah. SMP PGRI 9 Denpasar dipercaya Kemendikbud sebagai satusatunya sekolah swasta di Denpasar yang mendapatkan bimtek pemenuhan sekolah potensial menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN). SMP PGRI 9 Denpasar yang juga saudara kembar SMPN 10 Denpasar ini juga makin memperkuat diri menerapkan Kurikulum 2013 (K-13). A.A. Ketut Sumitra yang juga panglingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) mengungkapkan, kepercayaan masyarakat ini akan diemban dengan model pelayanan berkualitas. Di hadapan orangtua

siswa, Sumitra mengatakan akan mendidik siswanya secara akademis dan berkarakter dengan pelayanan penuh kasih sayang. ‘’Ini kami sebut pelayanan dari hati ke hati, bukan dengan cara kekerasan,’’ ujarnya. Para siswa juga dimantapkan dengan yel-yel sekolah, yakni Widya Jaya Jayanthi artinya ilmu yang diperoleh di SMP PGRI 9 Denpasar berguna untuk selama-lamanya. Bersih, disiplin dan berprestasi dan sekolahku rumahku. Pelayanan penuh kasih juga ditekankan Koordinator Pengawas Wayan Kartini. Dia menyampaikan pentingnya peran keluarga untuk perkembangan anak seperti menanyakan perkembangan akademis anak, cara belajar dan bergaulnya. Membiasakan anak-anak sarapan pagi di rumah serta menghindari kekerasan terhadap anak. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana memberi

apresiasi kepada SMP PGRI 9 Denpasar karena makin mendapat kepercayaan masyarakat. Sekolah ini dikejar masyarakat karena mutu, pendidikan disiplin dan karakter. Caranya sekolah ini harus terus berkualitas. Pertemuan dengan orangtua siswa ini, kata Madianyana, pas dengan konsep pendidikan keluarga bahwa pendidikan selalu bekerja sama dengan orangtua, masyarakat dan sekolah. Pembina Ketut Sukartha dan Made Bandung juga mengapresiasi SMP PGRI 9 Denpasar sudah mampu mengelola sekolah secara mandiri dan maju. Ia mengajak seluruh stakeholder membesarkan SMP PGRI 9 Denpasar dengan konsep Nawasanga, meliputi membangun komunikasi, menjaga etika, menjaga integritas, moralitas, rasa bangga, profesional, berkomitmen, berpikir ilmiah dan rasional, berpengetahuan dan menjadi SDM terampil. (ad960)

SISWA BARU - Ketua YPLP Madiadnyana dan Kasek A.A. Ketut Sumitra saat berbicara di depan orangtua siswa baru SMP PGRI 9 Denpasar.

PKL Mahasiswa Ners Stikes Bali Berakhir

Masyarakat Desa Pemogan Antusias Ikuti MMD II SEBANYAK 187 mahasiswa Program Ners Stikes Bali yang diturunkan PKL sejak 6 Juni lalu di Desa Pemogan sukses mengemban tugasnya. PKL berakhir, Sabtu (16/7) lalu diawali dengan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) II yang dipusatkan di Banjar Sakah, Pemogan. Penutupan PKL ditandai dengan penyerahan mahasiswa oleh Kades Pemogan I Nyoman Gede Wiryanataha, S.E. kepada Ketua Stikes Bali diwakili Puket III I Ketut Suwarjana, SKM., MPH. Yang luar biasa, 22 mahasiswa dan dosen dari Thailand diikutsertakan dalam PKL kali ini. Tujuannya untuk mengetahui model pelayanan kesehatan berbasis kemasyarakatan. Para mahasiswa dan dosen ini sedang melakukan pertukaran program kesehatan dan budaya. Saat itu juga digelar lawak dan musik pop Bali. Kesungguhan masyarakat Pemogan dalam meningkatkan pola hidup sehat dan memecahkan masalah kesehatannya secara bersama-sama bisa dilihat saat MMD II berlangsung. Masyarakat Pemogan dari unsur STT, PKK, Karang Taruna, Babanisa, Babin Kamtibmas, kadus, posyandu, pemantau jentik, kepala sekolah, serta puskesmas mendiskusikan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan secara berkelanjutan. Ketut Suwarjana mengungkapkan rasa terharunya karena MMD II berlangsung semarak dan sukses. Bahkan setiap diskusi tingkat kehadiran masyarakat mencapai 90 persen. Ini menunjukkan bahwa mereka secara sungguhsungguh memecahkan masalahnya secara mandiri. Makanya dia mengatakan kehadiran mahasiswa Stikes Bali hanya sebagai motivator untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Sejumlah temuan masalah kesehatan di desa ini sudah dibahas dan diprogramkan pemecahannya. Diantaranya soal pola hidup sehat, temuan deteksi dini penyakit kanker payudara, masalah lansia dan lain-lain. Semua problema dipecahkan secara bersinergis di masyarakat. Bagi Stikes Bali, kata Ketut Swarjana, sangat penting dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa terjun dan berinteraksi dengan masyarakat. Kedua, sebagai bentuk kepedulian Stikes Bali dalam bidang pengabdian masyarakat. Dengan demikian, Perguruan Tinggi (PT) dan masyarakat

bersama-sama memecahkan masalah kesehatan. Kades Pemogan Nyoman Gede Wiryanatha, S.E. mengaku banyak dibantu sejak mahasiswa Stikes Bali diterjunkan di tengah-tengah masyarakatnya. Model pembinaan secara langsung ini sangat bermanfaat bagi warga, hingga ditemukan tiga warga ngarepnya karena kondisi ekonomi tak memiliki jamban keluarga. Untuk itu, sudah diusulkan pengadaan jamban keluarga lewat dana desa serta pentingnya penanganan penyakit sejak dini bagi masyarakat perkotaan. “Pokoknya kami banyak dibantu oleh mahasiswa Stikes Bali,” ujarnya. Ketua Panitia PKL I Putu Agus Andi Saputra mengungkapkan, mahasiswa Program Ners ini juga ikut membantu masyarakat memberantas penyakit warga perkotaan yakni tensi tinggi, asam urat dan kolesterol serta masalah kesehatan masyarakat lainnya. Sementara itu, wakil Diskes Kota Denpasar mengungkapkan Kota Denpasar kini mengintensifkan program Primiere Health Care dengan cara Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) yang bersifat preventif. (ad961)

PKL - Puket III Stikes Bali Ketut Swarjana (kanan) memberi selamat kepada Kades Pemogan Nyoman Gede Wiryanata di sela-sela penutupan PKL Ners Stikes Bali di Pemogan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Senin Wage, 18 Juli 2016

The Platinum Team The One Legian and Hotel Villa Lumbung ’’Anniversary’’ Ke-5 THE Platinum Team The One Legian dan Hotel Villa Lumbung merayakan anniversary ke-5 dengan beberapa kegiatan menarik pada Jumat (15/7). Sebelum puncak perayaan, The One Legian dan Hotel Villa Lumbung telah mulai merayakan anniversary dengan kompetisi futsal, bulu tangkis, gebug bantal, billiard, voli air, kompetisi memasak, video kreatif diikuti selfie dan groufie bertemakan ‘’The Power of 5’’. Kemudian dilanjutkan dengan kompetisi menyanyi dan menari, serta ajang fashion show dengan tema “Wonderful Asia”. The Platinum Team dari The One Legian dan Hotel Vila Lumbung, sebelumnya juga menyelenggarakan ajang Jegeg Bagus ke-5 pada 27 Juni lalu. Setiap peserta perwakilan dari masing-masing department yang mempresentasikan kabupaten-kabupaten yang ada di Bali. The One Legian dikenal sebagai hotel yang aktif dalam kegiatan sosial, terutama

aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) di Bali. The One Legian dan Hotel Vila Lumbung selalu menerapkan konsep Tri Hita Karana untuk saling membantu mereka yang membutuhkan, guna meningkatkan rasa indahnya berbagi. Kegiatan sosial yang dilakukan yaitu buka puasa di Yayasan Islam Darul Falah, Pemogan Denpasar, Bali dan Yayasan Panti Asuhan Guna Kerta Wiweka dalam rangka meningkatkan rasa “Indahnya Berbagi”. Pada puncak perayaan ulang tahun The One Legian itu, The Platinum Team The One Legian dan Hotel Vila Lumbung merayakannya dengan menyelenggarakan acara terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, yaitu Bali Stars War World Flair Championship 2016 dengan total hadiah lebih dari Rp 57 juta. Agung Yoga yang mengepalai dan mengorganisir Bali Stars War Word Flair Championship mengatakan,

ANNIVERSARY - Perayaan anniversary The Platinum Team The One Legian and Hotel Vila Lumbung, Jumat (15/7) lalu.

Bali Stars War World Flair Championshiop merupakan kompetisi flair bartender paling bergengsi. Pada puncak perayaan tersebut ada 10 finalis yang sebelumnya diikuti 21 peserta, 9 diantaranya dari luar Indonesia dan sisanya dari Indonesia. Peserta datang dari Ukraina, Rusia, Indonesia, Taiwan, Thailand. Dewi Mas, General Manager The One Legian dan Advisor I Hotel Villa Lumbung menambahkan, acara Bali Stars War World Flair tidak hanya acara bartender biasa. Bartender bukan hanya meracik minuman, tapi juga membuat minuman sesuai dengan kadar knob yang benar. Harus memiliki kadar yang sama. “Jadi bukan berarti yang minum gelas yang besar lebih cepat mabuk dari pada yang knob kecil, itu standar utama,” jelasnya. Bartender juga harus lihai mengkombinasi berbagai jenis minuman yang disebut mixologi. Selain dua hal tersebut, step yang ketiga yang paling tinggi adalah ketika mencampur minuman dengan berbagai ingredient, bartender juga harus membuat entertainment, seperti juggling, menggunakan api, dansa. Dari 10 finalis tersebut ditetapkan pemenangnya adalah Vitaly Kolpin dari Rusia, juara II Denny Bakiev dari Ukraina, dan juara III Aldi Suardana dari The One Legian Indonesia. (ad964)

Jembrana Festival 2016

Bondres Dwi Mekar Kocok Perut Penonton Negara (Bali Post) Rangkaian Jembrana Festival, Sabtu (16/7) menghadirkan hiburan kesenian tradisional Bondres Dwi Mekar. Kelompok yang digawangi sosok Susi dan Durpa ini berhasil mengocok perut penonton yang memadati panggung terbuka Pura Jagatnata. Dari banyolan segar dan logat khas Buleleng, hingga tren terkini demam game Pokemon Go dipadukan dalam lawakannya. Penampilan sekaa Bondres asal Buleleng ini sukses mengajak penonton yang hadir tertawa bersama. Lewat banyolan-banyolan segar dan logat khas Buleleng, terlebih lagi mereka juga memasukkan trend terkini seperti berburu pokemon sebagai bahan lawakan. Kadis Dikporaparbud Jembrana I Nengah Alit mengatakan pertunjukan

bondres kali ini merupakan bagian dari Jembrana Festival 2016. Bondres dipilih lantaran kesenian tradisional ini cukup digemari masyrakat Jembrana. Kadis juga menambahkan, agenda Jembrana Festival yang berlangsung sela-

ma dua bulan akan banyak menampilkan kesenian tradisional serta hiburan, tidak hanya dari luar namun juga potensi asli Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha nampak hadir menyaksikan diantara ribuan penonton. (kmb26)

Kapal Bertambah, Penyeberangan Selat Bali Makin Krodit Banyuwangi (Bali Post -

Rencana pembatasan jumlah kapal di Selat Bali tampaknya masih gamang. Pasalnya, jumlah kapal di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk kembali ditambah. Yang terbaru, dua kapal jenis KMP mulai berlayar di lintasan Jawa-Bali ini. Kondisi ini menambah krodit arus lalu lintas kapal. Jadwal sandar makin lama akibat lintasan pelayaran juga pendek.

Dua kapal yang baru masuk lintasan Selat Bali adalah KMP Bontang Express II dan KMP Karya Maritim II. Sebelum berlayar di Ketapang, kedua kapal sudah melakukan uji sandar di Pelabuhan Merak, Banten. “Seiring makin dekatnya penghentian kapal LCT, kapal KMP banyak yang akan masuk. Sementara dua kapal,” kata Syahbandar Ketapang, Ispriyanto, Minggu (17/7) kemarin. Menurutnya, masuknya kapal baru di Ketapang memang perizinannya dari pusat. Pihaknya hanya berwenang menerbitkan surat perintah

berlayar harian. Ispriyanto menambahkan, masih ada dua hingga tiga kapal lagi yang akan masuk lintasan Selat Bali. “Memang kapal-kapal itu difungsikan menggantikan LCT yang akan off September mendatang,” jelasnya. Nantinya, katanya, seluruh kapal di Selat Bali adalah jenis KMP. Namun khusus KMP yang sandar di dermaga LCM struktur pintu rampanya berbeda. Sebab, konstruksinya harus menyesuaikan dengan kondisi dermaga yang ada. Bertambahnya dua kapal ini menambah jumlah kapal di Selat Bali. Total mencapai 51

unit. Namun, kapal yang beroperasi rata-rata hanya 32 unit. Sehingga kapal yang melayani penyeberangan dibuat bergilir. “Memang kita buat bergilir. Sekarang kerja, besoknya off. Begitu seterusnya,” kata Ispriyanto. Sistem bergilir ini juga dibenarkan Kepala Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (KOPP) Gilimanuk Arif Mulyanto. Menurutnya, kapal yang melayani penyeberangan harus dibuat bergilir untuk membagi trayek. “ Kalau jumlah trip ratarata tetap setiap hari, kecuali kondisi padat. Tapi kapal yang berlayar dibuat bergilir,” ka-

BROS Rayakan HUT Ke-6

tanya, pekan lalu. Overload kapal di Selat Bali pernah diungkapkan Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Jatim, Khoiri Soetomo. Pria ini menegaskan jumlah kapal di Selat Bali terlalu krodit. Padahal jarak lintasan sangat pendek. Jumlah penumpang juga tak selalu ramai, hanya momen tertentu. Salah satunya Lebaran dan libur panjang. Idealnya, kata dia, jumlah kapal di Selat Bali hanya 36 unit. Nyatanya total kapal yang beroperasi mencapai 50 unit lebih. Dampaknya muncul persaingan tak sehat. Lalu layanan ke penumpang tak maksimal. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah jadwal antrean sandar yang terlalu lama, bisa sampai 2 jam lebih. (kmb30)

’’Patient Safety’’ Jadi Prioritas

BALI Royal Hospital (BROS) merayakan HUT ke-6 pada Minggu (17/7) kemarindi Wantilan DPRD, Renon, dengan tema ‘’BROS in Harmony’’. Perayaan puncak HUT yang diisi lebih banyak kegiatan internal tersebut telah dimulai sejak Juni lalu, seperti kunjungan ke panti asuhan, tirtayatra, seminar bayi tabung, kunjungan ke panti sosial khusus lansia, donor darah, dan seminar BALI. “Hari ini kita fokuskan untuk acara internal. Jadi ini memang bagian dari puncak acara yang rangkaiannya sudah kita lakukan sejak 17 Juni,” kata dr. Dwi Ariawan, Ketua Panitia HUT BROS. Direktur BROS dr. Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. menjelaskan, selain kepuasan pelanggan, patient safety juga menjadi program BROS ke depan. Di usia yang ke-6, ia berharap pada karyawan, stakeholder yang ada di BROS bahwa usia bukan menjadi suatu penghalang untuk bisa lebih maju lagi. Artinya, usia itu ada tapi yang terjadi ilmu dan teknologi kedokteran ini terus berkembang. “Kita sudah mengusung prinsip organisasi pembelajaran. Semua yang ada di BROS ini mulai dari pelaksana sampai ke level pimpinan harus terus belajar,” katanya. Untuk itu

diharapkan ilmu dan teknologi kedokteran, sistem manajemen rumah sakit itu bisa terus diikuti karena nantinya menjawab kepuasan pelanggan BROS. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai BROS sebagai tempat pelayanan kesehatan. “Kami juga berharap masyarakat terus sehat, tapi mereka yang mengalami gangguan kesehatan semakin tahun kepercayaan terhadap kami semakin meningkat, itu bisa dilihat dari kinerja kunjungan kami sehingga pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih,” paparnya. Ke depan ia berharap hubungan komunikasi dengan masyarakat bisa lebih baik. Mengingat BROS adalah penyedia layanan kesehatan, sehingga harus tahu keinginan pelanggan agar dapat menyesuaikan dengan aturan yang ada dengan persyaratan teknis medis. Pada pemerintah pihaknya berharap aturan atau regulasi yang berlaku pada rumah sakit swasta dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada di wilayah Provinsi Bali dan tetap memberikan bimbingan kepada rumah sakit swasta seperti BROS. Selama ini, kendala yang dihadapi BROS adalah dari SDM. Ketika melakukan penerimaan karyawan dengan berbagai per-

syaratan dan mengikuti berbagai tes, setelah bekerja pihaknya hanya mendapatkan setengah dari karyawan yang memenuhi spesifikasi. “Ini yang menjadi kendala kami, bagaimana agar mereka tetap berkomitmen terhadap perusahaan,” imbuhnya. Selanjutnya, kendala yang dihadapi adalah masalah sarana dan prasarana. Mengingat usia BROS yang telah menginjak 6 tahun, termasuk alat-alat kesehatanya sehingga pihaknya mulai mempertimbangkan untuk melakukan pembaharuan alat. “Karena usia produktifnya sudah mulai turun, sehingga kami harus siap-siap mengganti dengan yang baru,” ujarnya. Sementara itu, sistem pelayanan BROS sudah mengi-

kuti sistem akreditasi nasional. Dengan demikian, dengan SDM yang berkualitas teknologi dan sistem yang lebih baik akan memberikan ketepatan diagnosa sehingga pengobatan menjadi lebih baik. Direktur PT Husada Putra Jaya, Ida Bagus Indra Jaya, berharap BROS dapat terus memberikan pelayanan yang lebih baik dan perusahaan menjadi lebih maju. “Dan harapan untuk manajemen BROS dapat melakukan peningkatan mutu pelayanan sehingga masyarakat menjadi puas atas apa yang diberikan BROS,” ujarnya. Dengan demikian secara otomatis masyarakat akan memilih BROS sebagai tempat pelayanan kesehatan. (ad483)

PUNCAK HUT - Perayaan puncak HUT BROS pada Minggu (17/7) kemarin dengan sombolis pemotongan tumpeng dan kue.

FH Universitas Ngurah Rai

Gelar Semnas Sanksi Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Bali Post/olo

BONDRES – Penampilan bondres di panggung terbuka Pura Jagatnata serangkaian Jembrana Festival 2016.

Puncak Arus Balik, Ketapang Antre Dua Kilometer

Banyuwangi (Bali Post)Puncak arus balik pemudik ke Bali berakhir, Minggu (17/7) kemarin. Ini terlihat dari membeludaknya kendaraan roda dua dan empat yang menyerbu Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Saking banyaknya, antrean meluber ke luar pelabuhan hingga radius sekitar dua kilometer. Rata-rata pengendara roda dua harus antre minimal dua jam untuk masuk kapal. Sedangkan roda empat lebih dari empat jam. Antrean roda dua dan empat ini mulai ramai menjelang siang. Memasuki sore hari, antrean makin padat, terutama roda empat. Di pelabuhan ASDP maupun LCT pengendara roda dua terlihat sangat padat. Tenda yang disiapkan seluruhnya dipenuhi pengendara. Di pelabuhan LCT pengendara roda dua sempat meluber hingga ke jalan raya. ‘’Saya sudah menunggu dua jam. Ini baru akan masuk kapal,’’ kata Suparmi, pengendara roda dua asal Jember, saat antre di pelabuhan LCT. Antrean parah melanda roda empat. Dua kantong parkir pelabuhan ASDP dipenuhi kendaraan roda empat.

5

Bahkan masih mengular hingga arah utara pelabuhan, panjangnya sekitar dua kilometer. Agar antrean tak terlalu parah, polisi menampung kendaraan roda empat di kantong parkir Stasiun Kereta Api Banyuwangi Baru, Ketapang. Kondisi ini membuat pengendara roda empat harus rela menunggu berjam-jam untuk bisa masuk pelabuhan. Antrean makin diperparah dengan banyaknya kendaraan truk sejenis yang juga menyerbu pelabuhan. Polisi terpaksa memberlakukan satu arah jalan raya depan Pelabuhan Ketapang. Seluruh kendaraan yang akan masuk pelabuhan dari arah selatan dilewatkan jalur lingkar. Akibatnya, jalur utara pelabuhan dipenuhi kendaraan roda empat dan truk. ‘’Saya sudah antre hampir satu jam. Ini antreannya masih sekitar dua kilometer,’’ kata Paeno, pengendara asal Bondowoso, Jatim. Hingga pukul 18.00 WIB antrean masih mengular ke luar pelabuhan, terutama truk sejenis. Manajer Operasional PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang Wahyudi Susianto meyakini pun-

cak arus balik ke Bali, khususnya roda empat, terjadi kemarin. ‘’Lonjakan roda empat memang luar biasa. Ini sepertinya puncak arus balik,’’ katanya via telepon. Pihaknya memprediksi, roda empat yang kembali ke Bali sehari kemarin mencapai 6.000 lebih. Sedangkan roda dua di atas 10.000. Sementara truk sejenis yang sudah mulai diperbolehkan menyeberang mencapai sekitar 600 unit. Untuk mengurai antrean, pihaknya masih mengerahkan 32 kapal. Namun jadwal bongkar-muat dipercepat, maksimal 30 menit. Pihaknya memprediksi roda dua masih akan terus mengalir ke Bali. Ini berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Namun,jumlahnya tak terlalu besar. ‘’Kami masih menyiagakan tenda untuk pengendara roda dua,’’ jelasnya. Sementara data dari posko ASDP Ketapang, hingga pukul 08.00 WIB kemarin jumlah penumpang yang sudah kembali ke Bali mencapai 414.499 orang, tersisa 22 persen saat arus mudik lalu yang mencapai 533.045 orang. Sedangkan roda dua sebanyak 75.702 unit, tersisa 31 persen dibanding arus mudik yang mencapai 108.978 unit. Sedangkan roda empat sebanyak 52.338 unit, hanya tersisa 16 persen dari arus mudik sebanyak 62.451 unit. (kmb30)

FAKULTAS Hukum Universitas Ngurah Rai menyelenggarakan seminar nasional (semnas) dengan tema “Regulasi Sanksi Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak” pada Sabtu (16/7). Pada semnas tersebut, Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia, diundang sebagai pembicara. Selain itu, dr. Lely Setiawati, Sp.KJ., Ketua P2TP2A Bali, juga menjadi pembicara pada semnas tersebut. Rektor Universitas Ngurah Rai Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. didampingi Ketua Panitia IWP Sucana Aryana mengatakan, melihat fenomena kekerasan seksual yang semakin meningkat menjadi topik yang dibicarakan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai, karena penting untuk dibicarakan di kalangan akademis. “Ini menjadi persoalan yang mengerikan ke depan, kalau kekerasan seksual semakin meningkat. Kok seperti bangsa ini tidak berbudaya,” ujarnya. Setelah keluarnya Perppu No.1 Tahun 2016, menimbulkan pro-kontra. Ada yang mengatakan hukuman tambahan kebiri kimiawi bukan jalan terbaik, tapi baginya hukuman tambahan tersebut jalan terbaik. Jika dibiarkan, maka seolah-olah tindakan tersebut menjadi benar. Oleh karena itu pihaknya mendukung perppu tersebut walaupun bukan jalan yang terbaik. “Tapi ini merupakan salah satu jalan, kita coba dulu,” imbuhnya. Dekan FH Universitas Ngurah Rai I Dewa Ayu Yus Andayani, S.H., M.H. dalam sambutannya mengatakan sejak dikeluarkannya sanksi tambahan yaitu kebiri kimiawi menimbulkan prokontra di kalangan masyarakat. Salah satunya Ikatan Dokter

Indonesia (IDI) menolak dilibatkan sebagai eksekutor karena dianggap tidak sesuai kode etik kedokteran, meskipun hal itu telah menjadi perintah UU. Jika dokter menolak eksekusi dianggap melawan kebijakan negara yang berarti bentuk perlawanan kepada negara. Maka dari itu perlu kajian mendalam terkait hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Di satu sisi kebiri dipandang dapat menekan angka kasus kekerasan seksual, sehingga sanksi harus mengarah pada penanggulangan kekerasan seksual pada anak. Selain tambahan hukuman kebiri kimiawi, juga akan diberikan tambahan hukuman berupa dipublikasikannya nama pelaku, pemasangan alat pendeteksi elektronik pada pelaku. Arist

Merdeka Sirait mengatakan, kegiatan semnas merupakan salah satu komitmen setelah dikeluarkannya Perppu No.1 Tahun 2016, yang merupakan harapan dari anak-anak Indonesia agar predator kejahatan seksual itu dapat dihukum maksimal. Menurutnya, pidana pokok bagi pelaku kejahatan seksual belum maksimal dan belum berkeadilan bagi korban. “Bahkan kita tidak punya pidana pokoknya, di samping pidana pokok yang ada disebut extra ordinary crime atau kejahatan luar biasa itu hanya pada korupsi, terorisme dan narkoba,” ujarnya. Padahal kejahatan terhadap anak dan perempuan itu masuk dalam extra ordinary crime, karena kejahatannya sangat luar biasa dan penegakan hukumnya

belum berkeadilan bagi korban. Oleh karena itu, respons terhadap Perppu No.1 Tahun 2016 akan didiskusikan pada semnas tersebut dengan detail. “Bagaimana pemberatan hukuman itu supaya dapat memberikan efek jera,” imbuhnya. Sehingga, menurutnya, hukuman yang pantas bagi pelaku kejahatan seksual adalah hukuman minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun, dan bisa ditambah hukuman fisik dan non fisik. Sementara itu, hukuman mati yang merupakan harapan banyak masyarakat karena begitu marah dan geramnya masyarakat melihat sekarang ini terjadi fenomena geng rape (gerombolan pemerkosa). Perppu bisa dikenakan pada pelaku geng rape tersebut. (ad963)

SEMNAS - Dari kiri: dr. Lely Setiawati, moderator, Arist Merdeka Sirait, notulen saat Semnas di FH Universitas Ngurah Rai.

Bali Post/udi

MENGULAR - Antrean kendaraan truk mengular di pintu masuk Pelabuhan LCM Ketapang, Banyuwangi, Minggu (17/7) kemarin. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Senin Wage, 18 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Polri Harus Tetap Bersama Rakyat PRESIDEN Joko Widodo memberikan dua tugas untuk difokuskan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Pertama, menjaga persatuan, kekompakan, soliditas internal Polri. Sebab, dengan kekompakan, persatuan, Polri akan memiliki fondasi yang kokoh dan kuat dalam menjalankan tugas yang diberikan negara. Kedua, Tito harus fokus melakukan reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten. Reformasi harus menyeluruh dari hulu sampai hilir. Mulai dari sistem perekrutan sampai dengan pelayanan Polri pada masyarakat. Mulai dari perubahan mental sampai dengan perubahan perilaku setiap anggota Polri. Apa yang ditargetkan Presiden adalah sebuah kenyataan yang memang diperlukan saat ini. Reformasi Polri harus betul-betul konkret dan terlihat nyata dalam wajah pelayanan, serta perlindungan Polri kepada rakyat. Selain itu, perbaikan dalam kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat merupakan sebuah kebutuhan. Pelayanan yang lebih mudah, lebih sederhana, tidak berbelit-belit, bebas pungutan liar (pungli) dan memiliki prosedur yang jelas, merupakan salah satu bentuk reformasi. Penjabaran dari semua itu adalah pemberantasan mafia hukum yang selama ini sering mengemuka. Caranya, pertama, polisi harus perkuat profesionalisme dalam penegakan hukum sehingga dapat menjalin kepastian hukum, dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat. Kedua, Polri harus mampu memberikan pengayoman dan perlindungan yang setara pada semua warga yang beragam. Polri harus mampu menjadi perekat kebinekaan, menjaga toleransi, serta memperkuat persatuan Indonesia. Bersama dengan itu, Polri juga harus mampu bersinergi dengan institusi pemerintah yang lain untuk mengajak masyarakat tetap waspada pada ancaman bahaya terorisme dan narkoba. Memperekat kebinekaan, menjaga toleransi, serta memperkuat persatuan merupakan langkah yang penting diambil dalam mencegah intoleranasi serta meredam ancaman teroris. Untuk mewujudkan hal itu, Polri harus mengambil berbagai langkah penangkalan, pencegahan, dan deteksi dini terhadap setiap potensi di lapangan. Utamanya ancaman terorisme. Melihat dari latar belakang serta rekam jejak Tito selama mengabdi di institusi Polri, tentu harapan Presiden Jokowi tidak berlebihan. Harapan untuk memberantas terorisme di negeri ini tentu juga akan menjadi fokus Tito ke depan. Ungkapan Tito beberapa jam setelah dilantik mengisyaratkan hal itu. Katanya akan fokus menangani kejahatan yang berimplikasi kontigensi termasuk di dalamnya terorisme dan konflik intoleransi. Pun demikian masyarakat. Harapan kepada Tito Karnavian, untuk memerangi teroris di Indonesia juga ditambatkan. Harapan kepada Tito ini tentu tidak akan bisa dilaksanaklan, kalau tidak disinergikan dengan masyarakat dan institusi pemerintah lainnya. Terlebih lagi, jajaran kepolisian patut juga menangung beban tanggung jawab yang diberikan kepada Kapolri. Tanpa peran anak-buah, tentu tidak banyak yang bisa dikerjakan. Jadi soliditas dan kerja sama tentu menjadi hal yang penting untuk dikedepankan. Terlebih dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah. Dalam kaitannya dengan kehidupan bernegara, Polri merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu Polri bertugas menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. Yang juga tak kalah pentingnya adalah tugas Polri untuk memberantas korupsi. Bersama KPK dan Kejaksaan, masyarakat juga berharap kepada Polri untuk menuntaskan berbagai kasus korupsi yang saat ini masih menggantung. Terlebih lagi kasus korupsi yang menyeret oknum aparat Polri sendiri. Dengan tugas yang kompleks tersebut, tentu polisi tidak bisa bekerja sendirian. Polri harus terus menjalin kemunikasi dengan institusi lainnya; Kejaksaan dan KPK. Demikian pula dengan TNI. Polri harus terus bergandengan tangan untuk menciptakan ketertiban di masyarakat. Terlebih pada masyarakat. Polisi harus terus berada di tengah-tengah rakyat dan bersama rakyat.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Dilema Terminal Mengwi Seperti makan buah simalakama, jika dimakan ayah akan mati, jika tidak dimakan maka ibu akan mati. Demikian kurang lebih ungkapan pendahulu kita. Seperti ungkapan itulah kini keadaan terminal yang berlokasi di Desa Mengwitani, Badung Tengah. Mengapa demikian? Sejak beroperasi Terminal Mengwi, hingga kini sepi penumpang karena Terminal Ubung–Denpasar masih beroperasi, dan para penumpang kebanyakan dari Denpasar dan sekitarnya naik–turun langsung di Terminal Ubung, tanpa ke Terminal Mengwi lagi. Toh juga bus AKAP langsung menuju Denpasar karena gudangnya di Denpasar. Kecuali penumpang asal Mengwi atau Singaraja wajar naik-turun di Terminal Mengwi. Saya sering lewat di Terminal Mengwi dan di sana ada sekitar puluhan unit kendaraan umum (angkot dan angdes) yang kehidupannya tergantung pada Terminal Mengwi, yang bertipe A itu. Apabila bus AKAP (angkutan kota antar-provinsi) tidak menurunkan dan menaikkan penumpang di sana, maka kasihan puluhan unit kendaraan umum tersebut tidak dapat penumpang. Kecuali apabila ‘’dipaksakan’’ para penumpang bus AKAP tersebut memanfaatkan Terminal Mengwi, maka angkot dan angdes itu akan bisa ‘’hidup’’. Tapi ada yang rugi, yakni Terminal Ubung akan ‘’mati’’. Ada kabar Terminal Mengwi akan diambil alih oleh pusat dan akan dibagaimanakan kedua terminal itu, yang harus tetap ‘’bersaing’’ untuk hidup. Kita tunggu! Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Menunggu Aksi Kepemimpinan Jenderal Tito Kepemimpinan selalu menjadi objek pembicaraan menarik sepanjang sejarah peradaban manusia di dunia ini. Pengaruh seorang pemimpin sangat besar, baik dalam kelompok masyarakat, organisasi, negara, maupun dalam dunia internasional. Demikian pula kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo, tentu memiliki tanggung jawab yang besar secara internal maupun eksternal terhadap kemajuan bangsa ini. Tanggung jawab secara internal yaitu mereformasi seluruh anggota kepolisian dari pusat sampai ke daerah. Sementara tanggung jawab eksternal yaitu polisi hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan keamanan, kenyamanan, menjadi mitra bagi semua institusi, serta anti-KKN. Penanganan masalah terorisme tentu menjadi prioritas utama, seperti pencarian kelompok Santoso di Poso yang belum tuntas sampai saat ini, serta kelompok ISIS yang sedang berusaha meruntuhkan kedaulatan negara Indonesia dengan melakukan berbagai teror di tengah masyarakat.

Oleh Dermawan Waruwu, S.Th., M.Si.

B

anyak orang tidak menyangka jika Tito Karnavian akan menjabat Kapolri, menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Secara kepangkatan dan usia Tito Karnavian masih junior, bila dibandingkan dengan beberapa petinggi Polri lainnya. Kendati masih junior, tetapi pengalaman Tito cukup mumpuni selama menjalankan tugas di kepolisian selama ini. Presiden Jokowi tentu tidak salah memilih Tito menjadi Kapolri, karena memiliki kemampuan dan integritas dalam memimpin Korps Bhayangkara selama beberapa tahun ke depan. Tugas Kapolri bukan saja memimpin institusi kepolisian, tetapi keamanan dan kenyamanan anggota masyarakat menjadi tanggung jawabnya. Sebenarnya setiap manusia adalah pemimpin. Sadar atau tidak, sejak bayi sampai manusia dewasa telah menjadi seorang pemimpin. Bisa dikatakan bahwa konsep kepemimpinan sama tuanya dengan sejarah manusia. Sebelum memimpin organisasi ataupun orang lain, terlebih dahulu setiap orang harus mampu memimpin dirinya sendiri. Memimpin diri sendiri sangat sulit jika dibandingkan dengan memimpin orang lain. Oleh sebab itu, untuk mencapai kesuksesan seorang pemimpin, maka dibutuhkan konsep kepemimpinan yang benar serta integritas yang tinggi. Hal inilah yang dibuktikan dengan pemilihan Tito Karnavian sebagai Kapolri. Jabatan yang diterima saat ini tentu tidak terlepas dari campur tangan Tuhan, serta integritas yang sudah dibuktikan selama ini. Dalam konteks keindonesiaan, masalah

kepemimpinan menjadi sorotan semua pihak, termasuk institusi kepolisian. Apakah setiap pemimpin di Indonesia sudah menjalankan perannya sebagaimana konsep kepemimpinan yang baik? Harus diakui, para pemimpin di Indonesia sebagian besar sudah melenceng dari perannya sebagai pemimpin yang jujur dan berkeadilan. Tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selalu identik dengan pemimpin yang ada saat ini. Tindakan KKN sudah menjalar mulai dari pemimpin pusat sampai pada tingkat pedesaan. Masalah KKN banyak dilakukan oleh pemimpinpemimpin yang sudah berpendidikan tinggi. Mereka memimpin bangsa ini hanya untuk memenuhi kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Mereka tidak memikirkan kesejahteraan rakyat Indonesia secara menyeluruh. Reformasi yang bergulir sampai saat ini telah melahirkan UU No. 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Pada tataran empirik ternyata tindakan korupsi semakin meningkat. Para pejabat negara ada yang sebagian terlibat korupsi, seperti menteri, gubernur, wali kota, bupati, anggota DPR-DPRD, anggota kepolisian, dan sebagainya. Secara akademik mereka memiliki tingkat intelektual yang tinggi, tetapi ‘’bodoh’’ dalam menerapkan disiplin ilmu yang dimiliki dan bertindak korupsi, kolusi, dan nepotisme. Para pejabat negara ini seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat untuk tertib hukum dan tertib sosial. Oleh sebab itu, selama kepemimpinan Kapolri Tito Karnavian harus bebas dari KKN, sehingga polisi benar-benar menjadi pengayom dan

mampu melayani anggota masyarakat tanpa melihat status sosialnya. Seorang pemimpin spiritual atau pun pemimpin berkualitas sangat sulit ditemukan pada era yang serba kompleks saat ini. Bisa dikatakan Indonesia secara khusus mengalami krisis kepemimpinan yang berkualitas. Kepemimpinan spiritual adalah kepemimpinan yang mampu mengilhami, membangkitkan, memengaruhi, dan menggerakkan orang lain, serta diri sendiri supaya semakin bijaksana dalam memutuskan maupun melakukan segala sesuatu. Konsep kepemimpinan spiritual bukan hanya mengacu kepada pemimpin agama, tetapi berlaku bagi seluruh pemimpin yang bekerja pada semua, termasuk institusi kepolisian. Pemimpin agama belum tentu memiliki karakter sebagai pemimpin spiritual, sebaliknya pemimpin lembaga non-agama juga belum tentu tidak memiliki sifat kepemimpinan spiritual. Kepemimpinan spiritual memiliki jiwa seorang pelayan serta pengabdian diri yang mutlak untuk kebaikan orang lain. Tuhan adalah pemimpin sejati yang mengilhami, memengaruhi, melayani, dan menggerakkan hati nurani setiap manusia dengan sangat bijaksana melalui pendekatan etis dan keteladanan. Jadi, kepemimpinan spiritual merupakan suatu sistem kepemimpinan yang berdasarkan pada etika religius, kecerdasan spiritual, iman, dan hati nurani dalam menjalankan tugasnya. Kunci keberhasilan seorang pemimpin terletak pada penerapan konsep, tipe, karakteristik, relasi yang harmonis dengan anggotanya. Semakin harmonis pemimpin dengan anggotanya, maka pasti mendapatkan hasil yang maksimal selama kepemimpinannya. Harus diakui bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh setiap pemimpin selama kepemimpinannya, namun dia tetap harus arif dan bijaksana dalam menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Setiap pemimpin bukan sekadar jabatan dan kekuasaan, tetapi sebuah panggilan pelayanan. Seorang pemimpin harus memiliki sikap rela berkorban, serta melayani semua orang dengan sepenuh hati dan ketulusan. Konsep kepemimpinan inilah yang harus diterapkan oleh Kapolri Tito saat ini. Ada pun beberapa prinsip kepemimpinan yang seharusnya dilakukan oleh Kapolri Tito Karnavian agar berhasil, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, yaitu: Pertama, Kapolri memiliki sikap dan hati seorang pelayan. Kehadiran

Suara Publik Cermat Mengelola Penduduk Pendatang PERTUMBUHAN penduduk jika gagal dikendalikan akan berdampak sistemik di sektor sosial-ekonomi, sosial-budaya, termasuk memungkinkan memicu peningkatan tindak kriminalitas. Kondisi ini akan membuat kita berada pada kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, tingkat pendidikan penduduk yang rendah, tingkat kesehatan yang rendah, dan meningkatnya angka kemiskinan. Menghadapi problem kependudukan, pemerintah dituntut untuk melakukan pembangunan bagi kesejahteraan rakyat secara merata. Semua itu harus diimbangi pula dengan upaya untuk meningkatkan kualitas penduduk agar tidak menimbulkan gejolak sosial yang semakin parah. Upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menggenjot pembangunan sektor insfrastruktur di beberapa daerah patut diapresiasi. Langkah ini sebagai salah satu solusi pemerataan pembangunan yang tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. Rakyat Bali pun sangat berharap mendapatkan perhatian perbaikan pembangunan di semua lini, termasuk bidang infrastruktur sehingga akan memengaruhi penyebaran lapangan pekerjaan yang berdampak positif terhadap pertumbuhan penduduk. Selama ini pembangunan fundamental yang mampu menyerap tenaga kerja hanya terpusat di Bali Selatan, seperti Denpasar dan Badung. Dampaknya penduduk pun hanya terpusat lebih banyak pada dua daerah dimaksud. Setiap tahun menjelang dan usai hari raya Lebaran, hampir di setiap kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan termasuk Denpasar selalu dihadapi dengan persoalan kependudukan. Wacana yang

Oleh A.A. Ngurah Oka Wiranata muncul di media massa dari tahun ke tahun menjadi tren topik pasca-Lebaran pastinya penduduk pendatang (duktang). Lebaran telah usai, saatnya warga yang sebelumnya mudik ke daerah masing-masing kembali ke tanah rantauan, termasuk Bali. Kedatangan arus balik ke Bali diyakini akan melebihi arus mudik sebelumnya. Kondisi akan memicu ledakan duktang. Ini telah menjadi masalah menahun bagi Bali, namun tetap gagal diselesaikan secara tuntas. Penanganan temporer dan dalam limit waktu terbatas membuat permasalahan kependudukan bagi Bali terus bergulir dan bertambah pelik sepanjang tahun. Menyikapi kehadiran penduduk pendatang ini pro-kontra juga menjadi wacana publik. Pernyataan bahwa ledakan duktang harus diantisipasi pun sudah terlalu sering diperdengarkan. Mengantisipasi arus balik pasca-Lebaran, pemerintah daerah telah mengantisipasinya dengan membentuk tim yang terdiri dari berbagai instansi. Selain itu, juga melakukan pendataan penduduk pendatang dari terminal sampai ke masing-masing desa/kelurahan. Langkah ini pun dilakukan intensif, namun dalam limit waktu terbatas. Hasilnya masih saja ada jalur-jalur ‘’tikus’’ yang bisa dilewati para duktang yang tanpa identitas diri untuk lolos dari perangkap sidak aparat. Kehadiran duktang tanpa dilengkapi identitas diri ini bukan saja semata berdampak terhadap tertib administrasi kependudukan,

lebih dari itu perencanaan pembangunan demi kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai. Namun harus ditekankan, bahwa penertiban yang dilakukan rohnya tidak ada maksud diskriminasi kependudukan. Langkah ini murni merupakan pendataan penduduk yang masuk ke daerah tujuan untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan. Mewujudkan tertib administrasi kependudukan tidak semata saat pasca-Lebaran, tetapi semestinya dilakukan secara kontinu. Pasca-Lebaran pun agar seluruh perangkat desa/kelurahan untuk serius menciptakan tertib administrasi kependudukan. Pengelola tempat tinggal, seperti rumah kos atau rumah kontrakan juga diwajibkan lebih selektif dan memastikan para penyewa memiliki identitas lengkap. Semua komponen terkait, harus memiliki komitmen yang sama untuk mengantisipasi kehadiran pendatang yang tidak jelas dan pada akhirnya akan menjadi beban daerah, terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan serta ketertiban umum. Kalau ada duktang yang tanpa identitas diri sebaiknya dipulangkan saja. Keberanian aparat harus tegas dalam menerapkan aturan, jangan ada lagi main mata. Semua desa adat di Bali, misalnya, juga ikut untuk meningkatkan kewaspadaan atas kehadiran duktang termasuk dalam hal penertiban penduduk pendatang, desa adat juga diharapkan untuk melakukannya secara ekstraketat. Hal ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

pemimpin yang berkualitas dan berdedikasi melayani dalam institusi kepolisian tentu sangat diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Kepemimpinan Kapolri sangat berpengaruh untuk menjadikan negara ini berkembang, serta mengalami kemajuan di segala bidang. Pembangunan dan perekonomian bangsa mengalami peningkatan karena rasa aman dan nyaman, sehingga bangsa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara besar seperti Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kedua, Kapolri memiliki sikap melindungi dan mengenal anggotanya. Pemimpin mengenal semua pihak bukan hanya sebatas mengetahui nama dan bekerja di bidang apa, tetapi pemimpin harus mampu mengenali karakter dari setiap anggotanya. Melalui pengenalan itu, pemimpin semakin bijaksana dalam memberi nasihat maupun dalam memimpin anggota-anggotanya. Kehadiran pemimpin di tengah-tengah anggotanya tidak hanya bertujuan untuk memantau, tetapi harus mampu memberi suasana keakraban dengan anggotanya. Peranan pemimpin di sini sebagai orangtua yang menampung segala keluh-kesah setiap anggotanya, tanpa harus membela kesalahan mereka. Ketiga, Kapolri memiliki sikap rendah hati. Kerendahan hati merupakan kunci keabadian seseorang di dunia ini. Seorang pemimpin yang baik dan bijaksana harus menyadari sepenuhnya, bahwa semua kedudukan, prestasi, sanjungan, dan kehormatan itu bukan semata-mata karena kehebatannya. Segala hal yang didapatkan selama kepemimpinannya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari anggotanya, orangtua, keluarga, masyarakat, dan Tuhan. Dengan demikian, kepemimpinan Kapolri Tito Karnavian selama beberapa tahun ke depan akan diuji oleh institusi kepolisian, Presiden, DPR, masyarakat, dan dunia internasional. Pemimpin yang berjiwa pelayan berarti bisa menunjukkan keteladanan selama kepemimpinannya, dengan memberi contoh lewat perilaku yang benar dalam melayani masyarakat tanpa melihat status sosialnya. Pemimpin yang berjiwa pelayan selalu menciptakan semangat serta berkomitmen dalam memajukan lembaga yang dipimpinnya melalui keteladanan dirinya, baik perkataan maupun perbuatannya. Mau mendengarkan keluhan masyarakat dan bawahannya serta berempati kepada mereka. Penulis, dosen Prodi Psikologi Universitas Dhyana Pura Bali

POJOK Petani Bali harus rasakan kemakmuran secara ekonomi. - Jangan sekadar pelestari budaya. *** Ribuan krama Bali gelar aksi tolak reklamasi di Pantai Sanur. - Pejabat gelar aksi ‘’tak peduli’’. *** Petani keluhkan tak ada penyuluh pertanian yang andal. - Akibat semua dipolitisasi.

Penulis, Alumni S-2 Unhi

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (144rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

NGABEN MASSAL Sejumlah pemangku sibuk menghias puspa dalam prosesi upacara ngaben massal di Banjar Sangging Desa Pakraman Kamasan, Klungkung, Sabtu (16/7) lalu. Upacara itu diikuti 26 sawa.

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin Wage, 18 Juli 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Kelola Objek Wisata Putung

Figur

Tampil di Panggung

CARA tertentu diterapkan Ni Made Tuari, S.Pd., seorang guru di Karangasem, agar siswanya berani tampil di depan umum. Menurut pengajar tata boga di SMA PGRI 1 Amlapura ini, agar siswa yakin dan bersemangat, guru mesti memberi contoh tampil di depan atau di panggung saat ada acara hiburan. Tuari pun menampilkan kemampuan olah vokalnya di panggung saat ada acara siswa. Kebetulan Tuari mahir bernyanyi. Tuari, guru muda itu mengatakan, siswanya sangat senang belajar dan berlatih tata hidangan. Apalagi di sekolahnya, kebanyakan siswa tertarik dan bercita-cita bekerja di sektor pariwisata. ‘’Siswa terutama dari kalangan keluarga menengah ke bawah, kini orientasinya setelah lulus cepat mendapatkan pekerjaan. Bekerja di dunia pariwisata paling diidamkan, dan pilihan favorit anak-anak ke kapal pesiar,’’ tandas jebolan Undiksha Singaraja ini. (bud)

Pemkab Buleleng Belum Tunjuk Pengelola SPDN Sangsit

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng hingga sekarang belum menunjuk pengelola Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN) di kawasan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan. Padahal pihak Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Mina Bahari telah menyerahkan pengelolaan SPDN itu sejak Juni 2015. KPN Mina Bahari terpaksa menyerahkan pengelolaan SPDN karena merugi. Kerugian ini karena jatah solar kiriman dari depo Pertamina Manggis Karangasem berkurang hingga 100 liter setiap satu kali pengiriman. Hal itu diungkapkan Ketua KPN Mina Bahari Ir. Nyoman Wirta ketika dihubungi Minggu (17/7) kemarin. Lebih jauh Wirta mengatakan, pemkab menunjuk koperasi yang dipimpinnya mengelola SPDN sejak Juni 2012. Awal mengelola fasilitas itu pihaknya mengalami kerugian rata-rata Rp 10 juta setahun. Karena kimitmen untuk membantu nelayan, waktu itu tetap bertahan hingga SPDN sempat menyetorkan keuntungan kepada pemkab mulai tahun 2013 dan 2014. Menginjak tahun 2015, lembaganya kembali merugi. Waktu itu, pihaknya berkali-kali komplain, namun tidak ada tanggapan yang sesuai harapan. Selain itu, Pertamina membuat regulasi yang sangat menyulitkan kepada koperasi dalam mengelola SPDN. Dia mencontohkan kapal yang bisa dilayani pembelian solar di SPDN hanya kapal yang memiliki surat izin penangkapan ikan (SIPI) dan surat izin pengangkutan ikan (SIPI). Bahkan, yang paling menyulitkan adalah pemilik kapal wajib mencari rekomendasi ke dinas setempat ketika membeli solar. Faktanya di lapangan kapal yang membutuhkan solar di PPI hanya kapal kecil dan kapal pengangkut barang. Pihaknya tidak mampu bertahan dan memutuskan menutup SPDN dan menyerahkan kembali kepada pemkab. Sejak menghentikan mengelola SPDN, pihaknya sudah bersurat ke Bupati Buleleng yang ditembuskan ke PT Pertamina. Surat itu juga meminta agar pemkab menunjuk lembaga baru untuk mengelola SPDN. Sayangnya, sampai tahun ini pemkab belum menindaklanjuti surat tersebut. Sesuai ketentuan lembaga yang bisa ditunjuk adalah lembaga yang memiliki izin badan hukum (BH). Alasan agar ada segera lembaga barus mengelola SPDN, karena pihaknya khawatir kalau terlalu lama SPDN dibiarkan terbengkalai, maka peralatannya akan rusak. (kmb38)

Belum Ada Pihak Ketiga Serius Lakukan Kerja Sama Amlapura (Bali Post) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem berencana melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola objek wisata Putung di Desa Duda Timur Kecamatan Selat. Namun, terobosan teranyar dari Disbudpar ini juga mandek. Sebab, belum ada investor yang serius untuk melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah. Dihubungi belum lama ini, Sekretaris Disbudpar Karangasem I Made Sosiawan mengatakan, pihaknya telah berusaha menarik minat investor untuk berinvestasi di sana. Bahkan, Sosiawan langsung melakukan promosi di media cetak nasional. Tapi, belum juga ada investor yang serius menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem, sesuai nilai kontrak yang ditetapkan Disbudpar. Sesuai hasil kajian Konsorsium Universitas Udayana, standar kontraknya mencapai Rp 350 juta per tahun. Meski ada tiga investor yang sudah melakukan penawaran, namun harga penawarannya jauh dari nilai standar kontrak Disbudpar. Promosi sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Tetapi, belum ada lagi investor lain yang melakukan penawaran lebih serius. Mantan Kabag Humas DPRD Karangasem ini berharap, nantinya ada pihak ketiga yang melirik sesuai harga yang ditentukan. Sehingga, proses kerja sama berjalan lancar dan objek wisata Putung kembali bisa dikelola seperti kejayaan di era 80-

an, bangunan dan pemandangan sekitar objek wisata Putung bisa ditata dengan baik. Objek wisata Putung pernah mencapai masa keemasan di era 80-an. Wisata dengan keindahan alamnya saat itu dipromosikan Belanda dan berhasil menarik banyak wisatawan. Banyak pelancong yang beristirahat di Putung. Saat itu, pemandangan di Putung berupa bentangan padi. Namun, sekarang view-nya berupa pohon salak. Sedangkan, bangunan sudah tak terurus sama sekali. Objek wisata Putung berjarak 19 kilometer dari Kota Amlapura memiliki potensi besar. Baik untuk penambahan APBD maupun perekonomian warga. Dengan dikelolanya wisata Putung, buah lokal salak secara lang sung bisa lebih populer dan mendongkrak perekonomian warga. Warga sekitar mengaku antusias seandainya objek wisata Putung dikelola pemerintah daerah (pemda) atau dikelola pihak ketiga agar proses perbaikan Putung sebagai destinasi wisata unggulan di Karangasem menjadi lebih cepat. (kmb31)

Tiap Minggu, BAS Jual Ratusan Gram SS Denpasar (Bali Post) Pemilik atau pengelola vila di Kuta mesti selektif menerima tamunya karena kadang-kadang vilanya dipakai tempat persembunyian. Seperti dilakukan pengedar sabu-sabu (SS) kelas kakap berinisial BAS (26) terus menginap di vila untuk menghindari petugas. Tiap minggu, BAS menjual 100-600 gram SS. “Tersangka kami tangkap di sebuah vila di Jalan Nakula Kuta, Kamis (14/7) lalu. Ia berpindah-pindah tinggal di vila di Kuta untuk menghindari petugas. Peredarannya di Kuta dan sekitarnya,” kata Kapolresta Denpasar Kompol

Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Minggu (17/7) kemarin. Kapolresta menegaskan, penggerebekan vila itu dilakukan tim Resnarkoba pukul 12.30 wita. Hal itu dilakukan karena malam hari tersangka jarang berada di vila tempatnya menginap. Kamis siang, tersangka yang beralamat di Jalan Simpati Gang Mahoni, Tuban, Kuta, berada di vila dan langsung ditangkap. “Di TKP diamankan 16 paket sabu-sabu yang disimpan di dalam kotak permen di atas meja kamar. Tersangka mengaku

mendapatkan barang itu dari seorang laki-laki yang dikenal lewat telepon,” kata Kompol Genefo. Saat transaksi, tersangka mengambil kiriman paket SS yang ditempel di beberapa lokasi di Jalan Sunset Road, Seminyak. Tersangka mengaku menjadi pengedar narkoba sejak tiga bulan lalu dan tiap minggu memesan 100 hingga 600 gram SS. “Tersangka merupakan pengedar kawakan dan setiap dua hari pindah tempat menginap. Tujuan untuk menghindari pantauan petugas,” ujar Ganefo. Selain itu juga ditangkap AR (28) bekerja sebagai sopir dan CU (29), penjual kacamata

Bali Post/ist

DITANGKAP - Pengedar dan pengguna narkoba ditangkap tim Sat. Resnarkoba pada Kamis (14/7) dan Jumat (15/7) lalu.

Produsen Ineks ”Pinguin” Incar Pelajar

PRODUSEN ekstasi atau ineks terus berinovasi untuk memikat pelanggannya terutama kalangan pelajar dan remaja. Berbagai bentuk dibuat, salah satunya ineks berbentuk boneka pinguin. Jika tidak teliti maka ineks tersebut dikira permen karena bentuk dan warnanya sangat menarik. “Harus diketahui kejahatan narkoba sangat teroganisir. Model kejahatan ini memiliki kemampuan untuk membentuk manajemen pemasaran yang terstruktur dan terukur sehingga terus menganalisis pasar

Bali Post/rah

I Made Somya Putra, S.H., M.H.

Bali Post/kmb23

BARONG - Sejumlah anak-anak membawakan tarian barong bangkung saat ngelawang, Minggu (17/7) kemarin di Rumah Baca Kesiman. Barong yang ditarikan itu terbuat dari barang-barang bekas seperti plastik dan juga kertas bekas. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama anak-anak agar tidak membuang sampah sembarangan.

dan menjual produk terlarang itu,” ungkap praktisi hukum I Made Somya Putra, S.H., M.H., Minggu (17/7) kemarin. Sebenarnya, narkoba semacam itu, lanjut Somya, merupakan produk kemasan yang dimiliki agar mudah memasarkan narkoba. Sebelumnya juga ada bentuk permen, bahkan dahulu ada bolpoin narkoba. Hal tersebut membuktikan bahwa manajemen pemasaran narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan karena sasaran atau pasar yang dituju adalah anak-anak dan

Bali Post/rah

Kombes Pol. Hadi Purnomo

remaja yang sangat produktif. Memerhatikan hal tersebut, hal-hal yang diperlukan adalah melakukan sinergitas antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Pemerintah melalui sekolah-sekolah wajib melakukan sosialisasi lebih intens tentang produk dan bahaya narkoba ini. Sedangkan aparat wajib mengungkap semua pihak yang terlibat dan menghukumnya dengan hukuman berat atau penegakan supremasi hukum yang tegas bagi seluruh sindikat narkoba. Masyarakat wajib berperan aktif dengan memberikan informasi dan memberikan penyadaran bagi anggota keluarga terdekat tentang bahaya narkoba. “Sebenarnya, aturan hukum terkait narkoba sudah menyiratkan bahwa narkoba adalah extra ordinary crime, sehingga hukumannya juga sudah tinggi. Hanya, dari tuntutan sampai putusannya selalu saja ringan,” tegasnya. Somya berharap aparat terkait mesti menerapkan hukuman berat dan menghilangkan praktik korupsi dalam pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian nantinya pelaku narkoba dapat dihukum sangat berat dan maksimal sehingga

dapat menyelamatkan anakanak atau generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba. Kasus ineks bentuk boneka pinguin tersebut diungkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Terkait hal itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo berkomitmen untuk memberantas narkoba apa pun bentuknya. Selain itu, Kapolresta mengatakan, sindikat narkoba terus berinovasi sehingga model baru terus ada. “Memang saat ini terus menyasar pelajar. Kondisi ini harus disikapi semua pihak, terutama sekolah,” tegasnya. Selain itu, mantan Kapolres Gianyar ini mengimbau kepada para orangtua supaya waspada karena bentuk narkoba menjurus bentuk makanan yang digemari anak-anak. Sementara itu, wanita asal Gianyar berinisial EJ (28) ditangkap anggota Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar, Minggu (10/7) lalu. Saat ditangkap di Jalan Teuku Umar, Denpasar, EJ kedapatan membawa tiga butir ekstasi berbentuk boneka pinguin warna pink mirip permen dan bertuliskan Happy Feet. Waktu itu, tersangka hendak dugem. Saat digeledah di tas tersangka diamankan barang bukti itu yang disembunyikan di bungkus rokok. (rah)

di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar Selatan, Kamis pukul 20.20 wita. Diduga kedua tersangka hendak pesta SS. Saat digerebek, petugas menemukan barang bukti dua paket SS di lantai kamar tersangka CU. “Kalau tersangka AR tinggal di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan. Kami masih telusuri dari mana mereka dapat narkoba tersebut,” ungkapnya. Tim Resnarkoba Polresta juga menggerebek kos-kosan di Jalan Sahadewa, Kuta. Pasalnya, petugas dapat informasi di sana ada pesta narkoba. Polisi datang, tersangka ND (38) dan MA (33) yang berprofesi sebagai

sopir ini membuang dua paket SS seberat 0,09 gram di kamar mandi. Untung saja petugas berhasil mengamankan barang bukti SS sehingga kasus tersebut bisa diproses. “Tersangka berusaha menghilangkan barang bukti,” tegas mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. Residivis kasus penganiayaan, HS (29), ditangkap usai mengedarkan SS di Jalan Raya Sidakarya, Denpasar, Jumat (15/7) lalu. Hasil penggeledahan, polisi mengamankan satu paket SS dan ekstasi 1/2 butir di saku celana dipakai tersangka yang bekerja sebagai satpam ini. (kmb36)


BANGLI

8

Senin Wage, 18 Juli 2016

SOSOK Waspada Bencana Intensitas hujan beberapa pekan belakangan mulai meningkat di Bangli. Di samping mengganggu aktivitas masyarakat, hal ini juga memicu terjadi bencana longsor maupun pohon tumbang. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada. ‘’Masyarakat perlu waspada bencana, meskipun hujan tak lebat dan tak ada angin,’’ ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Minggu (17/7) kemarin. Khusus bencana tanah longsor, daerah yang menjadi atensi BPBD yakni jalur Tembuku-Jehem-Bangbang, dan Kintamani jalur masuk Desa Belancan. Sementara untuk potensi pohon tumbang berada di jalur Kintamani-Karangasem dan Kintamani-Singaraja. Guna menghindari munculnya korban jiwa, sosialisasi dan pelatihan kebencanaan di tingkat kecamatan terus digencarkan. ‘’Sosialisasi terus digencarkan. Semua harus waspada,’’ katanya. Supaya masyarakat mengetahui suatu daerah rentan terjadi bencana, pemasangan rambu peringatan sudah dilakukan. Dalam penanganannya, pria asal Kelurahan Kubu, Bangli ini mengajak seluruh lapisan untuk bisa menjalin kerja sama. (sos)

Marak, Pelanggaran Perda Persampahan

Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Bangli Nomor 3 Tahun 2013 tentang Persampahan. Dalam perda diatur mengenai pengelolaan sampah hingga sanksi bagi pelanggar. Sayangnya, pelaksanaan perda di lapangan belum maksimal. Hal tersebut dapat dilihat dari masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat hingga kenyamanan publik terganggu. Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli I Made Alit Parwata, Minggu (17/7) kemarin mengungkapkan, Perda tentang Persampahan dijadikan salah satu upaya untuk memaksimalkan pengelolaan sampah. Namun, pihaknya tak menampik perda tersebut masih sering dilanggar. Hal ini dapat diketahui dari maraknya praktik buang sampah di hutan, lahan kosong di lingkungan permukiman maupun sungai. ‘’Perda yang mengatur persampahan sudah ada. Tapi masyarakat masih sering melakukan pelanggaran,’’ ujarnya. Kata dia, pelanggar perda dikenakan sanski berupa hukuman kurungan paling lama tiga bulan atau denda Rp 50 juta. Hal ini pun sudah sering disosialisasikan kepada masyarakat. Sayangnya belum mendapat respons maksimal. ‘’Setiap kegiatan, setiap pertemuan, itu selalu disosialisasikan. Tapi masih ada saja yang melanggar,’’ ungkapnya. Buruknya pengelolaan sampah, kata mantan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli ini, tak hanya ketidaknyamanan masyarakat sendiri, tetapi juga mampu merusak lingkungan hidup. Guna menegakkan perda, sejatinya pemkab sudah menyediakan fasilitas penanganan sampah, salah satunya tempat pengolahan sampah dan bank sampah. ‘’Untuk penegakan itu (perda-red), perlu sinergi antar-SKPD,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kasatpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma mengakui penegakan Perda tentang Persampahan secara umum belum maksimal. Alasannya karena belum pernah ada pengaduan dari masyarakat. Meski demikian, pihaknya menegaskan langkah pemantauan ke depannya semakin dimaksimalkan yang disertai koordinasi dengan Dinas Tata Kota dan Badan Lingkungan Hidup. (kmb45)

Bali Post/ina

PARKIR - Meski sudah dipasangi rambu larangan parkir, sejumlah pengunjung yang bandel tetap memarkir kendaraannya di depan gua Penelokan.

Meski Dilarang

Pengunjung Tetap Parkir di Depan Gua Penelokan

Bangli (Bali Post) Tindakan tegas yang selama ini diberikan petugas kepolisian dan Dishubkominfo Bangli terhadap para pelanggar di kawasan larangan parkir Penelokan nampaknya tidak cukup membuat warga patuh terhadap aturan lalu lintas. Buktinya masih saja banyak warga maupun wisatawan yang memarkir kendaraannya di areal tersebut sehingga meng-

ganggu kenyamanan. Seperti yang terlihat Minggu (17/7) kemarin, sejumlah kendaraan baik mobil maupun sepeda motor kembali parkir seenaknya di pinggir jalan, tepatnya depan gua Penelokan. Kendati di areal tersebut sudah dipasangi lebih dari satu rambu larangan berhenti dan parkir, namun pemilik kendaraan nampaknya tak mau tahu terhadap

rambu lalu lintas tersebut. Mereka tetap parkir di depan gua terlebih saat sedang tidak ada petugas yang berjaga. Dikonfirmasi terkait masih banyaknya pelanggar rambu lalu lintas di Penelokan, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) Kabupaten Bangli Gede Arta tak menampiknya. Pelaku kucingkucingan dengan petugas.

Guna menertibkan kawasan Penelokan, pihaknya selama ini sudah menerjunkan petugas untuk berjaga dan berpatroli. Selain memberikan imbauan pihaknya bersama Satlantas Polres Bangli maupun anggota Polsek Kintamani juga sering memberikan tindakan berupa tilang di tempat kepada para pengendara yang melanggar rambu lalu lintas. ‘’Bahkan

Belum Terjangkau Layanan PLN

Warga Kayu Selem dan Kutuh Diusulkan Dapat PLTS Bangli (Bali Post) Sejumlah dusun di Kabupaten Bangli hingga saat ini masih ada yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Kebanyakan dusun tersebut berada di wilayah Kintamani. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika saat ditemui belum lama ini.

Bali Post/ina

Ida Bagus Wediatmika

Dikatakan Wediatmika, dusun yang belum terjangkau jaringan listrik di wilayah Kintamani kebanyakan berada di wilayah balik bukit, salah satunya seperti di Kayu Selem Desa Songan. Tak hanya itu beberapa dusun dan pondokan lainnya yang ada di Desa Pinggan, Kutuh, dan Sukawana juga masih ada yang belum terjangkau layanan PLN. Untuk mengatasi kesulitan warga dalam menikmati listrik, pihaknya selama ini telah melakukan upaya yakni

dengan memberikan bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kepada sejumlah kepala keluarga (KK) yang rumahnya belum terjangkau listrik PLN. Pada tahun 2014, Dinas PU sempat memberikan bantuan PLTS kepada sejumlah KK di Banjar Madya Desa Terunyan. Selanjutnya pada 2015, Dinas PU juga menggelontorkan PLTS ke dua banjar di Kintamani yakni Belong Dauhan dan Belong Danginan. ‘’Untuk tahun 2016 seka-

rang, kita sudah usulkan puluhan KK di Dusun Kayu Selem, Desa Songan dan warga di Desa Kutuh untuk mendapatkan PLTS,’’ terangnya. Wediatmika mengatakan, usulan tersebut disampaikan Dinas PU Kabupaten Bangli ke Provinsi. Hal itu dikarenakan mulai tahun ini DAK dari Kementerian ESDM yang sebelumnya ditangani Dinas PU kabupaten kini ditangani Dinas PU Provinsi bidang ESDM. Mantan Kadis Tata Kota ini mengatakan, bantuan

Pengembangan Desa Wisata Bayunggede

Pemkab Diminta Segera Lakukan Pembinaan

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli diharapkan bisa segera melakukan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Wisata Bayunggede, Kintamani. Respons pemkab dinilai penting dalam upaya pengembangan desa wisata tersebut. Perbekel Bayunggede, I Wayan Suarjaya, Minggu (17/7) kemarin menuturkan, permohonan pembinaan SDM desa wisata sudah disampaikan ke Kabid Bina Objek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangli setahun lalu secara lisan. Namun, hingga kini usulan tersebut belum bisa direalisasikan. Alasannya karena masih menyesuaikan waktu. ‘’Secara lisan sudah sering disampaikan. Itu sudah dari setahun lalu. Tapi kok sampai sekarang belum ada,’’ ujarnya.

beberapa kali pelanggar rambu kita sempat ambil kendaraannya,’’ ujarnya. Pejabat asal Desa Songan Kintamani ini menambahkan kendati diakuinya masih cukup banyak pengendara yang parkir di kawasan larangan parkir Penelokan, namun pelanggaran tersebut tidak sampai menyebabkan kemacetan. (kmb40)

Supaya permintaan itu segera direspons, Suarjaya menyebutkan akan kembali menyampaikan permohonan secara tertulis. Melalui hal itu diharapkan pemkab bisa lebih serius dalam membangun desa wisata yang terkenal dengan Setra Ari-ari itu. ‘’Surat akan segera dikirim. Kami berharap pembinaan itu segera ada. Ini sangat penting untuk perkembangan ke depannya,’’ tegasnya. Belum maksimalnya kemampuan SDM pada sektor pariwisata menjadi salah satu penyebab lambatnya perkembangan objek wisata ini. Belakangan, kunjungan wisatawan ke desa tradisional ini terbilang cukup banyak. ‘’Pengunjung yang datang cukup banyak. Mereka sekalian cycling,’’ terangnya. Selain dari sisi SDM, Su-

arjaya juga berharap pemkab bisa segera menggelontorkan bantuan perbaikan jalan Bayunggede-Kintamani, tepatnya di jalur SMAN 1 Kintamani yang rusak sejak dua tahun lalu. ‘’Jalan ini juga sering jadi lintasan cycling. Kalau bisa biar segera dapat perbaikan,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kabid Bina Objek Disbudpar Bangli I Wayan Bona mengatakan, permohonan pembinaan SDM itu perlu dilakukan secara resmi dengan melalui surat. Jika hal itu sudah terpenuhi, pihaknya siap untuk turun ke lapangan. ‘’Surat permohonan tidak ada. Kami tak bisa turun. Kami juga perlu tahu kapan desa itu siap diberikan pembinaan, supaya tak rugi ke sana,’’ jelasnya. Pembinaan SDM untuk

Desa Wisata, khususnya Bayunggede, menurut anggota Komisi II DPRD Bangli I Ketut Mastrem sangat perlu dilakukan. Sebab, itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas objek yang nantinya bermuara pada peningkatan jumlah kunjungan. Guna mewujudkan hal

itu, pemkab diminta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa. ‘’Bayunggede menawarkan potensi yang besar. SDM di sana perlu sekali diberikan pembinaan. Pemkab harus segera merespons usulan yang disampaikan baik lisan maupun tertulis,’’ tegasnya. (kmb45)

PLTS yang diberikan kepada masyarakat selama ini bukanlah PLTS yang terpusat, melainkan PLTS yang langsung dipasang di setiap unit rumah penduduk. Masing-masing rumah yang mendapat bantuan PLTS akan dialiri listrik berkekuatan 100 watt dengan tiga titik lampu. Selain diberikan bantuan PLTS, sejumlah warga juga dilatih untuk merawat dan memelihara PLTS. ‘’Karena setelah masa pemeliharaan habis, selanjutnya yang bertanggung jawab memeliharannya adalah warga. Sehingga kita latih dua atau tiga penduduk yang menerima bantuan PLTS untuk men-service,’’ imbuhnya. (kmb40)


GIANYAR

Senin Wage, 18 Juli 2016

Penerapan Kantong Plastik Berbayar

Pemkab Belum Tentukan Toko Modern Sasaran

Gianyar (Bali Post) Pemerintah masih mematangkan rencana lanjutan penerapan kantong plastik berbayar. Sejumlah hal terkait akan dikaji agar kebijakan tersebut berjalan efektif dan sesuai aturan. Salah satu poin yang perlu dirumuskan lebih lanjut yakni jumlah toko modern sebagai objek dari kebijakan tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, I Wayan Suamba, Minggu (17/7) kemarin. Suamba mengatakan, sebagai tindak lanjut kebijakan penerapan kantong plastik berbayar maka Disperindag akan mengeluarkan surat edaran ke pengusaha retail dan toko modern. Namun sejauh ini, pihaknya masih belum bisa menentukan kapan surat edaran itu akan dikeluarkan. ‘’Waktu ini kan baru rapat awal membahas tindak lanjut surat edaran kementerian. Jadi, masih ada halhal yang harus dibicarakan lagi,’’ katanya. Dia pun mengaku belum bisa menentukan berapa jumlah toko modern yang akan menerapkan kantong plastik berbayar. Masalahnya, saat ini terdapat 115 toko modern. Dari jumlah tersebut, hanya 55 di antaranya yang sudah berizin. Sementara 60 toko modern lainnya tak berizin alias bodong. ‘’Kami belum tahu nantinya surat edarannya dilayangkan ke mana saja. Kalau toko modern tidak berizin itu bagaimana, apakah dapat juga surat edaran, itu masih perlu dibahas. Nanti tim akan membahasnya,’’ ujarnya. (kmb25)

Aliran Dana Reklamasi Kalau berani dan punya nyali KPK menelusuri aliran dana dari investor untuk reklamasi Teluk Benoa. Siapa saja yang menerima aliran dana yang disebut-sebut telah dikeluarkan oleh investor untuk memuluskan proyek reklamasi ini sehingga persoalan ini segera berakhir. Santa, Ubud

gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166

Peduli Kawasan Pesisir, Tolak Reklamasi Teluk Benoa

Desa Pakraman Pejeng akan Gelar Deklarasi Gianyar (Bali Post) -

Di Kabupaten Gianyar, penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa tidak hanya digaungkan oleh warga pesisir. Warga yang berada di dataran tinggi juga banyak yang sudah turut serta berjuang demi menjaga alam Bali. Seperti Desa Pakraman Pejeng yang dalam waktu dekat akan mendeklarasikan Tolak Reklamasi Teluk Benoa. Perbekel Pejeng Cokorda Agung Pemayun mengatakan, sampai saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan para pemuda dari Desa Pakraman Pejeng untuk deklarasi tersebut. Malam ini, rencana tersebut akan kembali dimatangkan dalam paruman serangkaian persiapan piodalan di kantor Perbekel. Dikatakannya, hal ter-

Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165

Gianyar (Bali Post) Melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Ubud, peserta didik baru tidak hanya diperkenalkan pada keasrian lingkungan dan kegiatan belajar di sekolah yang berada di Banjar Silungan, Desa Lod Tunduh itu namun siswa juga banyak ditanamkan pendidikan karakter, budi pekerti, dan budaya disiplin. Dengan begitu tidak salah, banyak generasi berprestasi lahir dari sekolah favorit ini. Kepala SMPN 3 Ubud I Wayan Brata, S.Pd., M.Pd. menjelaskan, selama MPLS, 283 peserta didik baru di sekolah ini sudah banyak mendapat edukasi terkait budi pakerti dan budaya disiplin. ‘’Penanaman disiplin itu menjadi prioritas kami karena generasi berprestasi pasti lahir karena budaya disiplin,’’ jelasnya.

Bali Post/nik

Dipertanyakan, Kualitas Proyek Toilet Umum di Guwang katanya. Meski pengerjaan proyek tersebut belum tuntas, tetapi menurut pria bertubuh tambun ini, rendahnya kualitas proyek ini bisa dilihat dengan jelas. Dia mencontohkan tiang bangunan yang miring. Disebut pula pemasangan pipa utilitas yang asal-asalan yakni setelah melakukan urukan tanah baru melakukan pemasangan pipa. Proyek toilet dengan luas 6 x 6 meter tersebut digarap melalui mekanisme penunjukan langsung (PL). Proyek ini dikerjakan mulai kontraknya per 2 Mei 2016 dengan lama pengerjaan 100 hari kalender. ‘’Mestinya proyek sudah tahap finishing. Ini saya kira baru 60 persen. Saya harap

instansi berwenang melakukan pengawasan,’’ ucapnya. Hal senada juga disampaikan Bendesa Desa Adat Guwang Wayan Hartawan. Dia mengatakan, selama pengerjaan, proyek ini sudah tiga kali berganti buruh bangunan. Alasan pemecatan buruh bangunan ini pun disebut karena produktivitas kerja yang tidak sesuai harapan. Bendesa berharap toilet umum yang nantinya juga menjadi fasilitas bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Grand Canyon ini bisa berstandar internasional. ‘’Harapan kita tentunya seperti itu. Sebab setiap hari, seratus lebih wisatawan berkunjung ke objek wisata ini,’’ tandasnya. (kmb35)

TPA Temesi Hasilkan 40 Ton Bahan Pupuk Organik Pemkab Terkendala Pemasaran

Gianyar (Bali Post) Tingginya produksi sampah di Gianyar sudah ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan dengan mengolahnya menjadi bahan pupuk organik. Bahkan, TPA Temesi kini bisa menghasilkan 40 ton bahan pupuk organik setiap harinya. Namun berkaitan dengan pemanfaatan bahan pupuk organik tersebut, kendala utamanya masih berupa pemasaran. Kabid Persampahan DKP Gianyar Wayan Suastika, Minggu (17/7) kemarin, menjelaskan, produksi sampah warga Gianyar yang masuk ke TPA Temesi yang memiliki luas 4 hektar itu memang cukup tinggi, yakni mencapai ratarata 1.500 meter kubik per hari. Dengan rincian sampah plastik 143 meter kubik per hari, sampah organik 1.050

dan daerah pesisir,’’ terangnya. Ditegaskannya, sudah menjadi kewajiban seluruh masyarakat Bali menjaga menjaga kesucian laut dan pantai karena rutin menjadi tempat upacara. Namun saat ini kawasan pantai khususnya di Gianyar justru terus tergerus abrasi. ‘’Laut dan pantai itu wajib kita jaga karena rutin men-

kapkannya. Dia menyebut, masih menyiapkan hari baik. ‘’Ini adalah perjuangan para pemuda dan sekarang mereka sedang melakukan persiapan. Yang jelas ini dilakukan secepatnya. Tetapi kapan pastinya masih dicarikan hari baik,’’ tandasnya. Sebelumnya anggota DPRD Gianyar dari Fraksi Gerindra ini juga menegaskan pihaknya menolak reklamasi Teluk Benoa melalui penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Renperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggran 2015. (kmb35)

MPLS SMPN 3 Ubud

PANTAU - Anggota DPRD Bali Nyoman Parta saat memantau proyek pembangunan toilet umum di kawasan Pura Dalem, Desa Guwang.

Gianyar (Bali Post) Proyek pembangunan toilet umum di Pura Dalem, Desa Guwang Kecamatan Sukawati, menuai sorotan. Pasalnya, pengerjaan proyek senilai Rp 199 juta tersebut terkesan asal-asalan. Kualitas proyek pun dipertanyakan. Anggota DPRD Bali, Nyoman Parta, Minggu (17/7) kemarin, mengungkapkan, pihaknya mendapat keluhan terkait pembangunan toilet umum tersebut dari warga Desa Guwang. Warga mengeluh lantaran bentuk awal bangunan tidak sesuai harapan. ‘’Teknis pembuatan ini saya tidak tahu. Tapi dari keluhan warga dan setelah saya amati, kualitas proyek ini memang sangat rendah,’’

penting dan menjadi dasar pelaksanaan deklarasi ini juga akan menjadi pokok bahasan selain berbagai atribut yang akan digunakan dalam deklarasi. ‘’Agar nanti tidak dikira ikut-ikutan. Jadi, kita akan satukan pemahaman bahwa para pemuda dari Desa Pakraman Pejeng melakukan deklarasi sepenuhnya sebagai bentuk kepedulian terhadap alam

jadi tempat upacara baik itu melasti, melukat dan lainnya,’’ jelasnya. Hal senada disampaikan Bendesa Pakraman Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun. Pihaknya pun mengapresiasi semangat para pemuda yang bertekad menjaga alam Bali dari ancaman investor rakus. ‘’Rencana deklarasi ini disepakati setelah menarik aspirasi para pemuda Desa Pakraman Pejeng yang turut serta peduli dengan daerah pesisir,’’ katanya. Disinggung kapan deklarasi tersebut akan dilakukan, dia belum bisa mengung-

Tumbuhkan Budaya Disiplin, Karakter, dan Integritas

Suara Gianyar

Telepon Penting

9

meter kubik dan sampah lain termasuk logam dan limbah sekitar 307,5 meter kubik. Disebutkan pula, produksi sampah tersebut dalam hitungan ratarata per hari. Memasuki hari raya khususnya hari raya umat Hindu, produksi sampah bisa melebihi jumlah tersebut. Dari pengolahan terhadap sampah, TPA Temesi bisa menghasilkan 40 ton bahan pupuk organik setiap harinya. Meski begitu besar produksi pupuk organik dari pengolahan sampah, pihaknya mengakui mengalami kendala pemasaran. ‘’Ini kendalanya terkait pemasaran. Bahan sampah organik juga harus memenuhi standar tertentu sehingga layak nantinya dicampur dengan kotoran sapi sehingga menjadi pupuk organik,’’ bebernya. Kendala lainnya berupa pen-

jualan bahan pupuk organik. Penjualan harus mengantongi izin. Hal ini sedang menjadi pembahasan agar TPA Temesi bisa menjual pupuk tersebut. ‘’Sementara bahan sampah organik tersebut sudah dimanfaatkan oleh pengelola Simantri di beberapa titik untuk dijadikan pupuk organik,’’ katanya. Perlu diketahui, sampai saat ini DKP Gianyar memiliki jumlah SDM kebersihan 724 tenaga dengan fasilitas 16 armada. Sementara perangkat untuk mengatur persoalan sampah sudah diatur dalam Perda nomor 11 tahun 2013 dan pelaksanaannya diatur dalam Perbup nomor 42 tahun 2015. ‘’Perangkat hukum dan tata pelaksanaanya sudah ada. Dengan demikian, warga tidak boleh membuang sampah sembarangan,’’ tandasnya. (kmb35)

Wayan Brata mengaku bangga karena masyarakat sangat merespons positif keberadaan SMPN 3 Ubud yang baru genap berusia 9 tahun pada 11 Juni lalu. Para siswa baru ini sangat tepat memilih sekolah ini karena berkualitas. Untuk itu, MPLS pun diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, SDM guru, fasilitas, visi dan misi, tata tertib, organisasi serta sistem pembelajaran. Pada kesempatan itu, dia juga membangkitkan rasa percaya diri dan kebanggaan menjadi warga SMPN 3 Ubud. Acara tambahan MPLS di sekolah ini, para siswa diajak berkunjung ke museum purbakala di Desa Pejeng, Tampaksiring. Di lokasi itu, siswa dikenalkan situs purbakala yang ditemukan di Kabupaten Gianyar. ‘’Melalui pengenalan ini

kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan tanah kelahiran. Dari pengenalan situs itu siswa bisa paham bahwa sejak dahulu Gianyar sangat kaya dengan peradaban,’’ jelas mantan Kepala SMP 1 Tegallalang ini. Dalam rangka meningkatkan prestasi, SMPN 3 Ubud juga bekerja sama dengan salah satu sekolah ternama di Australia, St Mary’s Parish Primary School. Kerja sama dengan sekolah yang terletak di Brisbane Street, Goondiwindi, Queensland, Australia ini meliputi peningkatan pengetahuan budaya dan bahasa. ‘’Dari kerja sama ini, kami sepakat untuk menyediakan kesempatan bagi siswa dan guru untuk mengembangkan keahlian bahasa serta meningkatkan hubungan antara Australia-Indonesia ditambah pula sejumlah ke-

Bali Post/nik

MPLS - Kepala SMPN 3 Ubud I Wayan Brata, S.Pd., M.Pd. saat memimpin upacara yang diikuti ratusan peserta didik baru saat pelaksanaan MPLS belum lama ini. sepakatan lain,’’ ungkapnya. Prestasi akademik dan non-akademik sudah banyak ditorehkan SMPN 3 Ubud. Seperti prestasi akademik yang diraih siswa, Ni Kadek Ayu Pratiwi, juara 1 Olimpiade sains nasional mata pelajaran IPS tingkat

Provinsi. Sementara untuk prestasi non-akademik, yakni pada Porsenijar Kabupaten Gianyar 2016, siswa setempat berhasil meraih dua emas pada cabang taekwondo dan tarung derajat, delapan medali perak dan empat perunggu. (kmb35/k300)


KLUNGKUNG

10

Senin Wage, 18 Juli 2016

Pemkab Wadahi Aspirasi Masyarakat Lewat MAGS Semarapura (Bali Post) – Guna mempercepat pelaksanaan program Aksi Gema Santi, Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk pertama kalinya membuka acara Mimbar Aspirasi Gema Santi (MAGS), Minggu (17/7) kemarin. Wadah yang diberikan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ini akan dilaksanakan tiap Minggu pagi pada acara Car Free Day. MAGS dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta pimpinan SKPD. Mereka mendengarkan langsung keluhan masyarakat dan langsung menjawab serta mencarikan solusi. Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Klungkung Gede Putu Winastra berharap dengan adanya acara MAGS masyarakat bisa memberikan aspirasi terkait program aksi Gema Santi. ‘’Saya mau masyarakat yang biasa memberikan komentar di facebook atau media sosial lainnya mau berbicara di sini, tentunya dengan santun dan inovatif. Masyarakat dapat memberikan masukan atau saran bahkan kritikan guna menyempurnakan program yang sudah ada,’’ kata Suwirta. Acara yang berlangsung pada kegiatan Car Free Day ini disambut positif oleh masyarakat Klungkung. Banyak warga yang memberikan saran dan kritikan. Salah satunya A.A. Raka Suta dari Desa Satria yang menyampaikan saran agar dalam acara Car Free Day jangan hanya menghadirkan anak didik. Pegawai di SKPD Pemkab Klungkung mesti turut serta, sehingga dapat mensosialisaikan program masing-masing. Sementara perwakilan siswa Ni Putu Semara Putri Cahyani dari SMAN 1 Semarapura lebih banyak mengungkapkan terkait gaya hidup remaja sekarang. Bupati Suwirta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mau menyampaikan aspirasinya melalui acara MAGS. “Saya tidak ingin acara Car Free Day dilaksanakan secara formal dan tidak ingin melihat anak didik dipaksa hadir. Mari meluangkan waktu untuk kumpul bersama-sama, sehingga Kota Semarapura yang kita cintai ini ramai dan semarak,” tegasnya. (dwa)

PENAMPUNGAN - Sampah yang menumpuk di Desa Jumpai perlu tempat penampungan dan pengolahan.

Bali Post/dwa

Sampah Rumah Tangga Menggunung

Desa Jumpai Diminta Bangun TPST Semarapura (Bali Post) –

Sampah yang menggunung di Desa Jumpai sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang menyaksikan langsung kondisi itu mendorong Desa Jumpai untuk mengelola sampah secara mandiri dengan membangun tempat penampungan sampah terpadu (TPST). Kepala Desa Jumpai bisa mempelajari cara penanganan sampah yang lebih dulu dilakukan oleh desa-desa lainnya.

Bali Post/dwa

JAWAB - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjawab aspirasi masyarakat pada mimbar aspirasi Gema Santi.

Lintas Gelapkan Uang Nasabah PERBUATAN I Made Murtika (37) beralamat di Jalan Diponegoro, Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin dan I Nengah Dedi Suyasa (38), warga asal Dusun Grombong, Desa Sulang, Dawan, Klungkung, tergolong nekat. Sebagai karyawan, mereka diduga menggelapkan uang nasabah Rp 50 juta. Atas perbuatannya tersebut, Murtika dan Dedi dilaporkan ke polisi oleh I Gusti Putu Yasa (42), warga yang tinggal di Jalan Untung Surapati, Gang Trimis, Lingkungan Bucu, Kelurahan Semarapura Tengah, Rabu (13/7) lalu. Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, Kamis (14/7), kasus penggelapan tersebut berawal ketika korban (Gusti Putu Yasa) menyuruh kedua terlapor melakukan tagihan kepada nasabah yang nunggak bayar sekitar Februari lalu. Setelah menyuruh keduanya mencari tagihan, Yasa kemudian menemukan adanya kejanggalan terhadap administrasi perusahaan yang tidak valid. Untuk mengecek kebenaran tersebut, Yasa turun langsung mencari nasabah kredit yang macet tanggal 5 Juli 2016. Setelah dicek ternyata semua kredit yang macet tersebut sudah ada yang membayar. Setelah ditelusuri ternyata terlapor Murtika tidak menyetor uang sekitar Rp 35 juta, sedangkan Suyasa tidak menyetor uang nasabah sekitar Rp 15 juta. Yasa mencoba melakukan pendekatan, namun kedua terlapor menghindar dan tidak pernah ke kantor lagi sampai sekarang. Kanit Reskrim Polsek Dawan Ipda Wayan Selamet mengakui adanya kejadian tersebut dan masih diselidiki. (kmb)

Diminta konfirmasinya, Minggu (17/7) kemarin, Bupati Suwirta menyebut begitu banyak sampah organik dan nonorganik yang berserakan di sejumlah tempat di Jumpai saat dirinya blusukan ke pelosok desa tersebut. Melihat kondisi itu, ia mendorong Perbekel Desa Jumpai untuk segera menyiapkan lahan sebagai tempat penampungan dan pengolahan sampah. “Contohlah Desa Tangkas dan Takmung yang sudah mampu mengelola sampah-

nya melalui bank sampah,” ujarnya di hadapan perbekel dan tokoh desa setempat. Pemkab Klungkung melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan siap membantu desa yang telah memiliki lahan untuk dibangun tempat pengolahan sampah. Bupati Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta, Camat Klungkung I Komang Gde Wisnuadi, kepala SKPD, serta tokoh dan prajuru desa setempat, berkeliling meninjau beberapa lokasi dan warga

yang terdata sebagai KK miskin di Desa Jumpai, Jumat (15/7) lalu. Desa Jumpai yang tediri atas dua dusun, yakni Jumpai Kangin dan Jumpai Kawan, dihuni 4.106 jiwa penduduk dari 894 kepala keluarga (KK). Mata pencaharian warga setempat kebanyakan petani dan buruh. Sembako Dalam bedah desa tersebut Bupati Suwirta juga memberikan bantuan sembako, rehab rumah, dan be-

Desa Jumpai, memberi bantuan untuk pembuatan akta yayasan bagi PAUD Kumara Santhi, dan bantuan berupa tenaga kontrak untuk di Puskesmas Pembantu Desa Jumpai. Selain itu, menyempatkan diri mengunjungi pabrik penggaraman serta pabrik pengolahan rumput laut. Pada akhir pelaksanakan bedah desa, Suwirta menyarankan kepada seluruh warga Desa Jumpai agar beralih menggunakan PDAM. Sementara di bidang pendidikan, bupati minta pengurus desa setempat menanamkan pendidikan karakter kepada anak-anak dan siswa, serta segera menangani anak-anak yang putus sekolah. (dwa)

Pedagang di Jalan Lingkar Pasar Semarapura

Kini Berjualan di Areal Parkir Semarapura (Bali Post) – Upaya relokasi pedagang yang menempati jalan lingkar Pasar Semarapura ke gedung lantai tiga tidak berjalan mulus. Banyak pedagang yang memilih kembali berjualan di areal parkir pasar karena tempat relokasi yang disediakan pemerintah jarang dikunjungi pembeli. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun tangan untuk mengecek langsung kondisi Pasar Semarapura

pascarelokasi yang dilaksanakan dengan sistem pengundian kepada 289 pedagang di jalan lingkar pada 16 April lalu, Minggu (17/7) kemarin. Kedatangan bupati diikuti semua SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. Dari pantauan langsung tersebut diketahui bahwa relokasi pedagang di jalan lingkar yang kini menempati lantai tiga Pasar Semarapura menuai keluhan. Banyak pedagang kecewa

karena di tempat relokasi tidak mendapatkan hasil penjualan akibat sepinya pengunjung. Menurut mereka, sepinya minat pembeli datang ke tempat relokasi karena jaraknya cukup jauh dan tidak sedikit pedagang yang berjualan barang serupa berada di tempat yang lebih terjangkau seperti di lahan parkir pasar. Kondisi itu membuat tidak sedikit pedagang berjualan ke bawah atau di areal parkir. Bupati Suwirta didamp-

Pelaku Narkoba Ditangkap ANGGOTA Satuan Narkoba Polres Klungkung kembali menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu sabu (SS), Jumat (15/7) dini hari. Pelaku yang diketahui bernama Ketut Ana (31) asal Banjar Tangkas, Desa Gelgel, ditangkap petugas di seputaran Jalan Gelgel. Petugas sempat kejaran-kejaran dengan pelaku menggunakan sepeda motor dari wilayah Galiran menuju Gelgel. Pelaku akhirnya dibekuk setelah jatuh dari sepeda motornya. Ana mengalami babak belur dan luka lecet di sejumlah tubuhnya dan terlihat terbaring di ruang penyidik narkoba di Subsektor Polsek Klungkung tanpa baju menahan sakit. Petugas Sat Narkoba Polres yang dipimpin AKP Wayan Parwata masih tertutup soal kasus ini. Dia berdalih belum mendapat izin dari Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi untuk memberikan keterangan. Namun, informasi yang diperoleh di lapangan, pelaku ditangkap karena membawa narkoba jenis SS di atas satu gram. Modus yang dilakukan pelaku dengan cara sistem tempel di tiang listrik dan lokasi tertentu. Petugas Sat Narkoba sebenarnya sudah lama melakukan pengintaian terhadap pelaku. Pelaku baru dapat dibekuk setelah memergokinya mengambil barang haram tersebut di seputaran Galiran sekitar pukul 03.00 Wita. Penangkapan pelaku mendapat perhatian Wakapolres Kompol Kompol Nengah Sadiarta. Wakapolres asal Karangasem ini datang ke Subsektor Polsek Klungkung menginterogasi pelaku di ruang penyidik. (kmb)

dah rumah kepada sejumlah warga. I Wayan Ngendon (42) memperoleh bantuan rehab rumah, Ni Nengah Kuat (32) mendapat bantuan kasur dan bantal, Wayan Sukrata (46) menerima rehab rumah, Wayan Periksa (80) diupayakan mendapatkan rehab rumah serta mendapatkan bantuan kasur lipat, bantal dan sarung, Nyoman Purna (45) memperoleh sembako dan kasur lipat, Nengah Darpa menerima sembako, Nyoman Moding memperoleh kasur lipat beserta alat pendengaran, serta Ketut Suda dan Nengah Dama diupayakan memperoleh bantuan rehab rumah. Bupati Klungkung selanjutnya memeriksa infrastruktur jalan yang ada di

Bali Post/dwa

LIHAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat langsung pedagang yang berjualan di areal parkir Pasar Semarapura, Minggu (17/7) kemarin.

ingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra serta Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan I Gede Kusumajaya akan menata pedagang yang masih berjualan di area parkir. Selain itu, akan memperindah pasar dengan mengaspal area parkir dan membuat taman di pinggirnya. Suwirta berharap pedagang dan pembeli bersabar mengingat Pasar Semarapura masih dalam proses

penataan. Pemerintah Kabupaten Klungkung akan mencari solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada untuk mengatasi kekroditan di dalam pasar. Di Pasar Sem arap ura sedikitnya ada 1.500 pedagang yang beroperasi tiap hari. Pasar tradisional ini nantinya akan dijadikan pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Klungkung sehingga dapat menunjang program City Tour yang digagas oleh Suwirta. (dwa)


Senin Wage, 18 Juli 2016

BULELENG

11

Siswa Kurang Mampu Nyaris Putus Sekolah

Pemkab Buleleng Angkat Seribu Guru Kontrak

Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng kini mengangkat seribu orang guru kontrak sekolah dasar (SD). Guru kontrak ini diangkat dari 1.301 pelamar. Mereka telah lolos administrasi dan tes wawancara. Sedangkan pengumuman pengangkatan menunggu pengesahan APBD Perubahan 2016. Hal itu disebabkan anggaran untuk membayar guru kontrak itu disepakati dialokasikan dalam APBD Perubahan 2016. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gede Suyasa di gedung DPRD Buleleng, beberapa waktu lalu mengatakan, dari rencana awal pemerintah mengangkat guru kontrak 600 orang. Anggaran untuk membayar gaji mereka sudah disetujui melalui APBD Induk 2016 yang lalu. Namun dalam perjalanan, muncul desakan dari DPRD Buleleng termasuk kebijakan pemerintah daerah untuk mengangkat seribu guru kontrak sekaligus. Hal ini dilakukan untuk menutup kekurangan guru SD hingga 1.500 orang per tahun. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD langsung menyesuaikan anggaran untuk pengangkatan guru kontrak tersebut. Dari penyesuaian itu disepakati mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 3,5 miliar. “Awalnya, kita sudah siapkan anggaran untuk mengangkat 600 orang. Dewan termasuk pemerintah sendiri ingin menambah sehingga disepakati mengangkat seribu orang dengan dukungan anggaran melalui APBD Perubahan tahun ini,” ujarnya. Menurut Suyasa, pengangkatan guru kontrak secara resmi akan diumumkan setelah APBD Perubahan disahkan akhir bulan ini. Dengan demikian, guru kontrak yang diangkat terhitung mulai melaksanakan tugastugasnya sejak Juli 2016 dan

seterusnya. Dengan demikianm satu bulan mereka akan mendapatkan gaji Rp 1 juta. Dibandingkan dengan guru berstatus PNS dan sudah bersertifikasi, jelas gaji tersebut tidak sebanding. Sementara beban kerja yang diemban oleh guru kontrak tidak jauh beda dengan guru PNS itu sendiri. Pasalnya besaran gaji guru kontrak itu sudah menjadi keputusan pemerintah daerah, sehingga guru harus mengikuti kebijakan itu. Jika kondisi keuangan daerah terus membaik, tidak menutup memungkinkan ada penyesuaian gaji guru kontrak. “SK akan kita terbitkan setelah APBD Perubahan diketok,” jelasnya. Terkait sisa pelamar yang tidak diangkat sebanyak 301 orang, Suyasa menjelaskan, pemerintah menyerahkan keputusan kepada pelamar yang bersangkutan. Meski demikian, pemerintah menawarkan untuk guru pengabdi yang tidak tidak diangkat, bisa mengajar ke sekolah lain yang membutuhkan dengan status guru pengabdi. Hal ini sangat memungkinkan karena kuota guru kontrak di kecamatan tidak akan seluruhnya terpenuhi. Suyasa mencontohkan, kecamatan Tejakula, Kecamatan Gerokgak, dan Kecamatan Busungbiu kouta guru kontrak yang diangkat banyak, namun pelamarnya sedikit. Untuk mengisi kekurangan kuota kebutuhan itu menjadi peluang bagi guru pengabdi yang tidak diangkat tahun ini, bisa mengajar ke kecamatan tersebut. “Kalau tidak bersedia mengabdi ke sekolah lain itu artinya guru pengabdi itu tidak dipakai lagi. Namun harapannya bisa mengabdi ke sekolah lain karena peluang itu masih terbuka, terutama untuk kecamatan yang kekurangan pelamar,” imbuh Kadis asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Pertama kalinya, SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula, Kecamatan Tejakula menerima siswa baru. Dalam tahun ajaran 2016-2017 ini, sekolah di ujung timur Buleleng ini menerima 91 lulusan siswa SD. Sekolah ini dibuka untuk mendekatkan akses pendidikan agar lebih mudah dijangkau. Selain itu, untuk melanjutkan ke SMP Negeri, mereka terbentur biaya dan jaraknya yang jauh.

Bali Post/kmb34

BANTUAN - Kadinsos Buleleng, Drs. Gede Komang, memberi bantuan kepada warga, Ni Ketut Darmini, di Dusun Gunung Ina Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula Drs. Nengah Serakan didampingi Ketua Panitia Pembentukan SMP Satu Atap I Wayan Subawa, beberapa waktu lalu mengatakan, siswa yang telah diterima di sekolah yang dipimpinnya itu merupakan lulusan SD di Desa Tejakula dan sekitarnya. Kebanyakan kondisi ekonomi mereka menengah ke bawah, bahkan kategori siswa miskin. Siswa kurang mampu ini dipastikan akan memilih tidak melanjutkan sekolah apabila SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula belum dibuka. Pasalnya, jika melanjutkan ke sekolah negeri jaraknya sekitar tiga kilometer dari desa. Orangtua mereka pun memilih untuk tidak menyekolahkan anaknya karena tidak cukup biaya. Bahkan untuk transportasi saja, orangtua siswa miskin tidak mampu memenuhi sehingga memilih jalan pintas dengan berhenti sekolah. “Sekarang, lulusan SD di sana tertampung semua di SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula. Kalau tidak saja sekolah ini dibuka, mungkin anak-anak ini tidak akan melanjutkan karena kalau sekolah negeri mereka kesulitan biaya,” jelasnya. Menurut Serakan, surat keputusan (SK) dibukanya SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula telah terbit. Selain itu, pemerintah sudah menerbitkan SK Regrouping SDN 4 ke SDN 3 Tejakula. Aset SDN 4 kini memanfaatkan untuk pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula. Sementara kesiapan tenaga guru, Dinas Pendidikan

(Disdik) telah menugaskan lima orang guru PNS untuk mengajar di sekolah tersebut. Lima guru ini untuk memenuhi syarat pembukaan sekolah baru, yakni harus memiliki guru PNS untuk pengajar mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional (UN). Kekurangan guru lain, nantinya akan diupayakan dengan mencari guru yang kekurangan jam mengajar di sekolah lain. Sedangkan untuk biaya operasional sekolah, pihak sekolah masih mengupayakan dengan dana swadaya masyarakat sambil menunggu persetujuan usulan bantuan oprasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat. Untuk diketahui, ide membuka SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula mencuat beberapa tahun lalu. Aparat desa bersama tokoh masyarakat setemat dan anggota dewan asal Desa Tejakula Ni Made Putri Nareni berjuang agar bisa membuka SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula. Pasalnya sekolah negeri di wilayah ini sudah overload dan jaraknya jauh dari desa. Sedangkan untuk lahan sekolah memanfaatkan bangunan SDN 4 Tejakula yang kini tidak menerima siwa baru. Bahkan tahun ajaran 20162017 SD ini tidak mendapatkan siswa baru dan tinggal kelas IV, V, dan kelas VI saja. Atas situasi ini, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat kemudian mengusulkan pembentukan SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula kepada pemerintah. Setelah berproses, usulan itu dipenuhi, SMP Satu Atap Negeri 1 Tejakula dibuka tahun ini. (kmb38)

Penyandang Disabilitas Ditarget Tangkap Togel akan Dibuatkan Rumah

Gede Suyasa

Bali Post/kmb38

Kinerja Polisi Harus Ditingkatkan Singaraja (Bali Post) Peningkatan peran, pola pelayanan, dan kinerja Polri di masyarakat harus ditingkatkan. Hal tersebut disampaikan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, saat memberi pengarahan kepada seluruh anggotanya, menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kapolres Sukawijaya berharap personel di Mapolres Buleleng dan Polsek bekerja keras untuk memberi layanan keamanan di masyarakat. Selain itu, supaya meningkat kepercayaan dan kinerja yang kendur supaya dibangkitkan kembali. “Tingkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, termasuk kultur dan kinerja aparat belum maksimal. Semua pihak harus kerja keras lagi. Tidak boleh lengah sedikit pun,” ujar Sukawijaya didampingi Wakapolres Kompol Michael R. Risa-

kotta, Sabtu (16/7) lalu. Sukawijaya menambahkan, pelayanan publik yang ditekankan adalah sentuhan langsung menemui masyarakat. Polri memberi contoh pelayanan prima dan bersahaja. Dengan warga bertemu polisi di lapangan, mereka merasa nyaman dan dihargai. “Pembenahan di sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Perlu dihidupkan lagi budaya senyum dan sapa tegur,” imbuhnya. Selain itu, dalam menuntaskan kasus-kasus jangan menunda terlalu lama. Tetapi wajib diselesaikan saksama, cermat dan berdasarkan hukum berlaku. “Kinerja dengan melaksanakan tugas harus lebih baik lagi. Termasuk perkara yang dilaporkan masyarakat harus tuntas. Polisi bekerja lebih profesional, modern dan terpercaya,” ujar Sukawijaya. (kmb34)

Bali post/kmb34

PENGARAHAN - Pengarahan peningkatakan layanan Polri oleh Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. kepada anggotanya di lapangan Mapolres Buleleng, Sabtu (16/7) lalu.

Singaraja (Bali Post) Penyandang disabilitas Ni Ketut Darmini (70) mendapat perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buleleng. Apalagi melihat kondisi badan Darmini kurus. Pemerintah berencana membuatkan tempat tinggal layak huni untuk Darmini yang beralamat di Dusun Gunung Ina Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt ini. Dinsos Buleleng telah menemui keluarga Darmini. “Kami telah menemui dan melihat kondisi Darmini. Dia juga sudah diberi bantuan. Ini sebagai wujud kepedulian pemerintah khususnya Bapak Bupati Buleleng,” ujar Kadinsos Buleleng Drs. Gede Komang, Minggu (17/7) kemarin. Menurut Gede Komang, bantuan tersebut termasuk dalam program terpadu pengentasan kemiskinan atau

Gardu Paskin di 21 desa, termasuk di Desa Lokapaksa. Pasalnya, kondisi tempat tinggal Darmini, jauh dari kata layak. Dinsos juga akan memberi Bantuan Asistensi Sosial Orang Dengan Kecacatan (ASODK). Keluarga dan tokoh masyarakat menyambut positif bantuan pemerintah menangani kemiskinan. “Kami pastikan Darmini menerima ASODK. Tempat tinggalnya akan diperbaiki dikeramik, dibuatkan toilet dan fiber supaya kamar lebih terang,” tambahnya. Darmini bertubuh kurus ini lupa ingatan dan tunawicara sejak lahir. Selama ini, ia belum dapat perhatian instansi terkait. Selain Darmini, Gede Komang mengaku juga mengecek dua penyandang disabilitas berat dan tiga orang lanjut usia telantar di Lokapaksa. Dia berjanji kem-

bali memberikan bantuan. Penyandang disabilitas berat yang dikunjungi sudah masuk dalam program penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Dinsos Buleleng dan beberapa masuk daftar tunggu. “Ya di Lokapaksa, bukan satu tetapi lebih. Ada sekitar lima orang tadi saya lihat. Dari lima warga miskin, ada yang sudah mendapat bantuan dan tercatat di list tunggu penerima bantuan Dinsos,” ujarnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, mendeskripsikan togel di wilayahnya ibaratkan angin. Tapi pengedar togel jangan senang dulu karena setiap polsek di Buleleng ditargetkan minimal mengungkap satu kasus tersebut. Sedangkan polres tiga kasus. AKBP Sukawijaya menjelaskan, perintah tangkap langsung pengedar togel berdasarkan instruksi Wakapolda Bali. Di Buleleng misalnya, penjual togel berkeliaran tapi tidak tersentuh aparat. “Sudah saya perintahkan jajaran menertibkan togel. Ini juga perintah langsung dari Wakapolda Bali. Segala macam perjudian termasuk togel harus dihentikan,” jelasnya, Minggu (17/7) kemarin. Terkait perintah tersebut, Polsek Busungbiu dan Polsek Kota Singaraja meringkus pelaku togel. “Dua kasus togel kami sudah ungkap di Polsek Busungbiu dan Polsek Kota Singaraja. Semua Polsek ditarget minimal satu tangkapan dan Polres supaya dapat tiga. Saya targetkan seminggu ini harus ada hasil,” imbuhnya. (kmb34)


JEMBRANA

12

Senin Wage, 18 Juli 2016

Lama Tak Ngantor

Terkendala Modal Pemeliharaan

Disdikporaparbud Usulkan Pengganti Kepala SMAN 1 Mendoyo

Negara (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disdikporaparbud) dalam waktu dekat menyiapkan pengganti Kepala SMAN 1 Mendoyo. Selama beberapa bulan terakhir, bahkan hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung, sekolah menengah yang berada di Pohsanten itu tanpa kepala sekolah (kasek). Pasalnya, kasek tidak pernah masuk lantaran sakit dan mengajukan cuti. Lantaran tidak ada kasek itu, membuat urusan sekolah termasuk administrasi ijazah lulusan tahun ini terganggu. Kendati di sekolah memiliki wakil kasek bidangbidang tertentu, namun ada kewenangan kasek yang tidak bisa diwakilkan. Dari informasi, sekolah sudah berkoordinasi dengan pihak dinas terkait permasalahan ini. Tetapi hingga saat ini belum ada yang ditunjuk

sebagai pengganti. Tercatat sudah hampir tujuh bulan, semua kewenangan kasek tidak terakomodir. Selama proses pendataan sekolah untuk diambil alih ke provinsi juga terganggu lantaran kondisi tersebut. Sementara itu, Kepala Disdikporaparbud Jembrana I Nengah Alit mengaku pihaknya sudah mengetahui kondisi di SMA tersebut. Namun, hal tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas sekolah, termasuk terkait ijazah siswa. Saat ini pihaknya menyikapi kekosongan kasek di SMA N 1 Mendoyo ini dengan menyiapkan pengganti. “Segera akan diisi, kita sudah ajukan calon-calon (kasek),” terangnya. Sekitar 200 siswa lulusan SMA, pastinya ijazah mereka akan dibagikan. Pihaknya masih menunggu surat keputusan (SK) sebagai dasar pergantian kasek. (kmb26)

Diberi Bantuan GPS

Nelayan Mengaku Belum Siap Gunakan Teknologi Negara (Bali Post) – Tahun ini sejumlah kelompok nelayan di Jembrana menerima sejumlah bantuan, baik dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) maupun pemerintah Kabupaten Jembrana. Salah satunya adalah GPS (Global Positioning System) yang bertujuan memudahkan kapal nelayan (selerek) menentukan posisi ikan. Namun kendalanya, masih banyak nelayan yang belum bisa menggunakan teknologi tersebut. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, I Made Widanayasa, Minggu (17/7) kemarin mengatakan bantuan GPS dari KKP itu masih perlu pendampingan yang intensif. Sebab, harus disa-

dari bahwa sebagian besar nelayan belum mampu mengoperasikan alat tersebut. Selama ini, khususnya kapal purse seine atau Selerek berbobot 10-25 GT (Groos Tonage) masih mengandalkan tukang panggung (nakhoda) menentukan lokasi tangkap ikan. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Kehutanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan, tahun ini Pemkab akan memberikan 25 unit jukung berikut alat tangkap dan mesin. Bantuan itu disalurkan ke kelompok-kelompok nelayan. Sedangkan dari KKP, lima keramba diberikan melalui Koperasi Nelayan masingmasing di Candikusuma 2, Sumbersari 1 dan Gilimanuk 2 unit. (kmb26)

CULINARY

advertisement

Hasil Budi Daya Bantuan KJA Tak Maksimal

Bali Post/olo

PASANG SPANDUK – Sejumlah spanduk bernada protes dipasang di lokasi abrasi di Pengambengan, Minggu (17/7) kemarin. Warga sengaja memasang spanduk itu karena pihak terkait dinilai lamban menangani abrasi.

Dinilai Lambat, Penanganan Abrasi di Pengambengan Warga Protes Lewat Spanduk

Negara (Bali Post) – Terjadinya abrasi di pesisir Dusun Ketapang, Desa Pengambengan, mengakibatkan kerusakan parah. Daratan amblas dan sejumlah rumah, warung serta lainnya hancur akibat dihantam ombak. Dampak dari abrasi itu rupanya membuat warga setempat geram. Mereka pun melakukan protes dengan memasang sejumlah spanduk di lokasi abrasi, Minggu (17/7) kemarin. Mereka menilai bahwa penanganan abrasi lambat. Dari pengamatan, sedikitnya ada tiga spanduk yang dipasang di sekitar lokasi dengan tulisan tangan. Warga juga mempertanyakan tanggung jawab perusahaan yang dituding sebagai penyebab abrasi. Sejumlah buis yang dipasang beberapa waktu lalu bantuan dari DPRD Jembrana juga tak luput dicoret cat berwarna merah. Warga menginginkan tindakan nyata penanganan abrasi ini, bukan sekadar janji. Salah seorang warga, Sauki, pemasangan spanduk berbahan karung ini sebagai bentuk protes Paguyuban Masyarakat Pesisir Lampu. Warga yang tergabung dalam paguyuban itu tinggal dekat dengan lokasi lampu mer-

HEALTHY

cusuar. Spanduk ini dipasang sebagai bentuk keputusasaan warga atas situasi yang mereka alami. Hingga saat ini, belum ada penanganan yang berarti terkait abrasi ini. Di lokasi tersebut terdapat pemukiman padat penduduk bermatapencaharian nelayan. Ia berharap penanganan abrasi di lokasi ini diprioritaskan. Sedangkan, warga lain, Kosasih mengaku berencana menjual rumah dan tanahnya kendati jarak dengan pantai masih 25 meter. Ia khawatir dengan kondisi pantai belakangan ini, abrasi akan cepat menggerus tanah. Seperti berita sebelumnya, abrasi di pesisir Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Negara semakin

bertambah parah. Bahkan hingga mencaplok separuh rumah warga di permukiman tersebut. Akibatnya, salah seorang warga terpaksa mengungsi di sebuah tenda di tepian pantai. Sedikitnya ada tujuh kepala keluarga yang rumahnya terancam tergerus. Satu di antaranya sudah habis separuh dan kini tidak ditinggali lagi. Sementara enam warga lainnya yang rumahnya berdampingan masih tetap bertahan walaupun jarak air dengan bangunan rumah hanya sejengkal. Salah satu keluarga yang terpaksa mengungsi, adalah M. Sudiwasa (50). Dia bersama istrinya tinggal di pinggir pantai dengan atap tenda seadanya. (kmb26)

ACCESSORIES

Negara (Bali Post) Sejumlah kelompok penerima bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terkendala modal pembudidayaan. Dampaknya, hasil budi daya ikan tidak maksimal, bahkan ada yang memanen lebih awal agar tidak merugi. Seperti yang dialami Kelompok Nelayan Sumbersari Harmoni di Banjar Sumbersari, Desa Melaya. Kelompok yang memiliki sejumlah anggota itu terpaksa memanen ribuan ekor ikan kerapu, Minggu (17/7) kemarin. Waktu panen ini sejatinya lebih awal lantaran keterbatasan modal pemeliharaan. “Beratnya (ikan panen) masih di bawah rata-rata, kami sudah budi daya enam bulan lebih,” terang I Ketut Subanda, Ketua Kelompok tersebut. Menurutnya, tiga jenis kerapu yang dibudidayakan yakni Kerapu Cantik, Kerapu Macan dan Kerapu Cantang. Sudah dibudidayakan enam bulan lebih. Berat rata-rata yang dipanen saat ini 0,3–0,5 kg. Sementara di pasaran berat Kerapu yang dijual sekitar 0,7 kg. Sebelumnya kelompok ini membeli 2.000 bibit Kerapu senilai Rp 15 juta. Namun, dari 2.000 ekor yang dibudidayakan itu hanya sekitar 1.200 ekor yang bisa dijual. Sisanya mati lantaran minimnya ilmu budi daya dan terlambat pemilahan. Perkiraan panen saat ini dijual Rp 31 juta,

sedangkan bibit dan biaya pemeliharaan sudah Rp 30 juta. Mereka berharap ada kredit lunak bagi kelompok sehingga biaya pemeliharaan memadai dan mendapatkan keuntungan. Harapan permodalan juga diutarakan Kelompok Nelayan Bintang Timur di Kelurahan Gilimanuk. Slamet Heriyanto, Ketua Kelompok tersebut, mengungkapkan tiga unit bantuan KJA bahkan belum diisi bibit. Hal itu dikarenakan terbentur pada modal pembelian bibit. Dengan demikian, dari tiga KJA itu, hanya satu KJA yang diisi indukan ikan Baronang. Menurutnya, selain bibit, biaya pakan juga cukup menguras. Kelompok ini berharap ada pinjaman dana untuk permodalan dan dikembalikan secara mengangsur. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya keluhan para kelompok nelayan itu. Ke depan akan disinergikan dengan kelompok terkait permodalan itu. Mungkin bisa separuh dibantu dan separuh lagi dari kelompok. Namun kemungkinan pemerintah lebih banyak membantu pada fisik. (kmb26)

Bali Post/olo

KERAMBA – Salah satu keramba bantuan untuk budi daya ikan kerapu di Pantai Sumbersari, Melaya. Sejumlah kelompok mengeluhkan kurangnya modal untuk pemeliharaan.

ACCESSORIES


Senin Wage, 18 Juli 2016

KARANGASEM

13

Buntut Peristiwa di Amed

Bali Post/013

PARIWISATA - Jegeg Bagus Karangasem saat membahas pembangunan pariwisata Karangasem di Radio SWiB, Minggu (17/7) kemarin.

Dari ”Anak Bangsa” Radio SWiB

Pariwisata Karangasem Perlu ’’Landmark’’ Amlapura (Bali Post) – Jegeg Bagus Karangasem ternyata memiliki ide jitu dalam rangka memajukan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Karangasem. Mereka berpendapat, pariwisata Karangasem belum memiliki landmark (ciri khas daerah) sebagai daya tarik. Ke depan, agar orang mau terus berkunjung ke Karangasem, mereka mesti memiliki atau mendapatkan kesan tersendiri yang menarik mereka. Karangasem perlu memiliki landmark. Jegeg Karangasem 2016, Ni Komang Budi Ayu, menyampaikan idenya itu saat tampil pada “Anak Bangsa” Radio SWiB FM, Minggu (17/6) kemarin. Pandangan Budi Ayu itu, setelah berdiskusi dengan enam Jegeg Bagus serta runner up-nya yang seluruhnya hadir membahas bagaimana memajukan pariwisata Karangasem yang berkelanjutan. Menurut siswi kelas XII SMAN 2 Amlapura ini, Karangasem kurang landmark, belum banyak memiliki daya tarik. Karena daya tarik terbatas dan terkesan itu-itu saja, dia mengaku khawatir daya tarik Karangasem perlahan akan hilang karena orang tak mendapatkan sesuatu yang baru, yang membuat mereka berkesan sehingga tetap mau atau ketagihan ke Karangasem. “Kalau tak ada yang baru dan berkesan, datang berwisata satu kali saja, setelah itu sudah. Wisatawan berkunjung ke Karangasem mesti pulang membawa kenangan atau kesan. Misalnya setelah ke objek wisata, ada cenderamata yang menarik dan khas Karangasem bisa dibeli untuk dibawa pulang seperti gantungan kunci,” katanya dan menambahkan, stakeholders pariwisata Karangasem mesti duduk bersama membangun ide, menyatukan kemudian bergerak bersama secara konsisten. Budi Ayu menegaskan, harus ada kesadaran dan gerakan bersama menjaga lingkungan tetap nyaman dan daya tarik alam berupa sawah yang indah berteras mesti dijaga agar tetap lestari. Bukannya terus dialihfungsikan. “Masih ada hamparan sawah yang indah berteras di Karangasem, seperti di timur Tirtagangga, Muncan, Kutabali Desa Sibetan dan tempat lain, seperti di Kecamatan Sidemen. Itu aset daya tarik wisata yang tak ternilai. Pemerintah perlu membuat regulasi guna melindunginya,” tegasnya. Pendapat senada juga dilontarkan Bagus dan Jegeg Karangasem 2016, Made Agus Mahendra, Puspita Dewi, Wiguna Pemayun, Pradnyawati, Wira Pratama dan Yoga Pramesti. Membangun daya tarik berkelanjutan dan meningkatkan kunjungan wisatawan demi meningkatkan PAD Karangasem, tambah Agus Mahendra, tak cukup hanya promosi. Ditegaskan, promosi harus, tapi mesti dibarengi dengan penataan prasarana, jalan, serta keindahan dan kelestarian objek daya tarik. Puspita Dewi menambahkan, lingkungan Karangasem mesti ditata dan dijaga kelestarian serta keindahannya. Selama ini, selain faktor seni dan kebudayaan masyarakatnya, wisatawan masih mau ke Karangasem karena menilai alam dan pantai di Karangasem masih bersih dan alamai. Namun ke depan dengan makin bertambahnya penduduk, air bersih sudah menjadi faktor pembatas, demikian juga sampah menjadi momok bagi dunia pariwisata. Sementara itu, Pradnyawati mengatakan, alam yang indah perlu dilindungi guna menambah daya tarik dan membuat kesan dan landmark karya masyarakat juga mesti dibangun. Penataan Kota Pusaka Amlapura, dengan membangun proyek menggunakan Lapangan Candrabuwana diharapkan menjadi daya tarik atau landmark yang baru bagi pariwisata Karangasem, selain Taman Tirtagangga dan Oejoeng serta Besakih pura terbesar yang sudah lebih dulu menjadi daya tarik wisata. (013)

Pemilik ”Speed Boat” Marina Srikandi Terancam Sanksi Berat

Amlapura (Bali Post) -

Peristiwa terbaliknya speed boat Marina Srikandi di Pelabuhan Rakyat Amed, Kecamatan Abang menjadi sorotan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai. Setelah melakukan pemeriksaan awal di TKP, KSOP memastikan speed boat itu terbalik bukan karena kebocoran. Meski demikian, kejadian ini tetap akan diproses sebagaimana mekanisme di KSOP Padangbai. Pemilik speed boat itu pun terancam sanksi yang dijatuhkan oleh Mahkamah Pelayaran. Dihubungi Minggu (17/7) kemarin, Kepala KSOP Padangbai I Ketut Gede Sudarma mengatakan, awalnya speed boat sudah sedikit tergenang air saat penumpang naik. Namun, genangan air itu menurutnya bukan akibat speed boat bocor melainkan karena dihantam ombak. Akan tetspi, di tengah situasi itu, penumpang sudah sedikit panik, ketika genangan air itu diketahui oleh salah satu penumpang. ”Saat satu penumpang di belakang berteriak, penumpang di depan juga panik duluan dan ikut pindah ke belakang sehingga speed

boat kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik,” kata Sudarma. Sebelum melakukan penyeberangan, petugas KSOP Padangbai yang ditugaskan di Pelabuhan Rakyat Amed juga sudah mengecek kondisi speed boat. Saat itu, kondisi speed boat dalam kondisi layak. Kasatker Amed KSOP Padangbai Hairuman mengatakan, ketika peristiwa terjadi, speed boat ini juga sudah dilengkapi dengan standar alat keselamatan seperti life rapt satu buah kapasitas 65 orang, life jacket 50 buah, ring boy (pelampung penolong) enam buah dan

alat pemadam empat buah. Namun, alat keselamatan ini urung dimanfaatkan karena 32 penumpang wisatawan asing lebih dulu panik dan akhirnya speed boat terbalik. Saat kejadian, dia mengaku belum bisa memastikan kejadian sebenarnya karena masih fokus mengevakuasi penumpang. Selain itu, juga mengumpulkan keterangan sementara dari nakhoda maupun para anak buah kapal (ABK). Atas kejadian ini, Kasubsi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Motor KSOP Padangbai Ketut Muliana mengatakan, kerugian yang ditimbulkan

Kreativitas Anak, dari Teater Sampai Lawak Memukau Amlapura (Bali Post) – PERGELARAN kreativitas siswa saat penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) barangkali di Bali satu-satunya digelar di SMA PGRI 1 Amlapura. Pihak sekolah menampilkan aktivitas dan kreativitas sekolah, dengan tujuan siswa baru tahu dan lebih bersemangat belajar di sana. Siswa menampilkan kreativitas demo memasak, praktik melayani turis di dunia kerja sampai pergelaran seni lawak dan teater, Sabtu (16/7). Tak hanya siswa baru, warga sekitar pun terpukau. Kepala SMA PGRI 1 Amlapura Drs. I Ketut Jelantik, M.Si. mengatakan, siswa di sekolahnya nantinya mendapatkan pelajaran dan keterampilan pariwisata dan komputer. Tujuannya jelas, meski terbilang bersekolah di sekolah umum, begitu tamat sudah memiliki keterampilan yang paling dominan dibutuhkan pada dunia kerja, yakni keterampilan komputer. Saat kelas XI, siswa akan menjalani on the job training di hotel atau restoran. “Siswa yang beruntung, di tempat job training malah diberi uang saku sehingga siswa kami senang,” ujar Jelantik. Saat penutupan MPLS tersebut, digelar demo memasak dan menghidangkan makan pagi ala Amerika. Kasek Jelantik dan satu guru berperan sebagai

jumlah siswa baru menyatakan mereka menjatuhkan pilihan belajar di sekolah itu karena sejak dulu SMA PGRI 1 Amlapura paling terkenal dari sekolah swasta lainnya di Karangasem. Prestasi siswa dan guru juga tak kalah dengan negeri. Guru di sana, ada juara I fisika tingkat nasional IGN Sastra yang dalam waktu dekat

KREATIVITAS - Kasek Ketut Jelantik, para guru, dan ratusan siswa baru terpukau menyaksikan kreativitas siswa saat penutupan MPLS di SMA PGRI 1 Amlapura. turis AS. Sementara itu, sejumlah kreativitas seni dari berbagai ekstrakurikuler di sekolah setempat ditampilkan siswa. “Tentu tak ada perpeloncoan. Kami menekankan disiplin, karakter, budi pekerti dalam rangka membangun mental yang kuat dan disiplin,” ujar Kasek Jelantik. Dari olah vokal atau karaoke, seni tari Bali di antaranya Tari Cendrawasih dengan penabuh dari sekaa gong siswa. Salah seorang guru Tata Boga Ni Made Tuari, S.Pd. yang memiliki grup

vokal juga tampil dengan vokalnya. Seni lawak dengan trio pelawak siswa setempat Sugiartawan, Artawan, dan Sindi. Sementara, ekstrakurikuler sastra dan jurnalistik di bawah pembina guru berprestasi Gede Aries Pidrawan, S.Pd. mengajak siswanya Novi Meliana, Ayu Martini dan Dresti pentas teater mengangkat ”Kemerdekaan” karya dramawan kondang Putu Wijaya. Penampilan Pidrawan dan tiga siswanya itu diakhiri aplaus penonton bertubi-tubi. Usai penutupan MPLS, se-

Dinas PU Kebut ’’Data Base’’ Jalan Desa kan kepada masyarakat. “Kalau hasilnya sudah disepakati, nanti baru diparipurnakan,” kata Kepala Dinas PU Karangasem I Nyoman Sutirtayasa didampingi Kabid Bina Marga Gusti Ayu Nyoman Sugianti dan Kasi P3J (Pembangunan Peningkatan dan Pemeliharaan Jembatan) Nengah Bayu Permana, belum lama ini. Hasil survei penyusunan data base Dinas PU ini akan memperjelas mana jalan desa yang menjadi tanggung jawab desa dan mana jalan desa yang diserahkan tanggung jawabnya kepada pemerintah daerah. Sehingga, baik desa dan pemerintah daerah, masing-masing punya tanggung jawab yang

Nanti hasilnya baru akan diserahkan kepada Mahkamah Pelayaran. Sanksi yang bisa didapat cukup berat, mulai dari larangan menakhodai kapal dalam beberapa tahun, hingga pelarangan bagi pemilik speed boat untuk melakukan penyeberangan lagi dalam beberapa tahun. Seperti diberitakan sebelumnya, speed boat Marina Srikandi tiba-tiba miring kemudian terbalik di tengah laut, Jumat (15/7) lalu. Beruntung, seluruh penumpang wisatawan asing yang berjumlah 32 orang bersama nakhoda dan tiga ABK selamat dalam peristiwa ini. Namun, barang-barang mereka semuanya tenggelam. Speed boat Marina Srikandi beroperasi sejak Oktober 2015. Speed boat ini tergolong baru sehingga pemiliknya dipastikan mengalami kerugian miliaran rupiah. (kmb31)

Penutupan MPLS di SMA PGRI 1 Amlapura

Percepat Pembangunan Infrastruktur

Amlapura (Bali Post) Pembangunan infrastruktur jalan di desa tersendat-sendat. Salah satu penyebabnya adalah tidak jelasnya status akses jalan di desa. Guna mengantisipasi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem mempercepat penyusunan data base jalan di seluruh desa di Karangasem. Dengan demikian, penanganan oleh pemerintah daerah bisa dipercepat. Dari delapan kecamatan, Dinas PU sudah melakukan survei jalan desa di Kecamatan Karangasem dan Manggis. Kemudian menyusul kecamatan lainnya secara bergiliran. Hasil survei itu baru disampaikan kembali kepada desa untuk disosialisasi-

sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak pemilik speed boat. Sedangkan, disinggung mengenai izin penyeberangan di Pelabuhan Rakyat Amed, hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Karangasem. KSOP Padangbai hanya berwenang menempatkan petugas di setiap lokasi penyeberangan. Selain di Amed, pengawasan yang dilakukan KSOP Padangbai juga mewilayahi penyeberangan di Kecamatan Kubu, Tanah Ampo, Labuan Amuk hingga Kusamba, Klungkung. Pascaperistiwa ini, Muliana juga memastikan KSOP Padangbai tetap akan melakukan proses hukum. Para ABK, nakhoda hingga pemilik speed boat akan menjalani pemeriksaan lanjutan di KSOP Padangbai, mulai Minggu (17/7) sore kemarin, untuk proses berita acara pemeriksaan pendahuluan (BAPP).

jelas. Ayu Sugianti mengakui, selama ini, penanganan jalan desa oleh pemerintah daerah sering terhambat lantaran status dan tanggung jawabnya belum jelas. Persoalan ini pernah mencuat di Banjar Paninggaran Desa Seraya. Saat itu, ratusan warga setempat mengangkut batu-batu besar dan batang kayu untuk menutup jalan rusak menuju Pura Bhur Bwah Swah. Warga kecewa, setelah bertahun-tahun menunggu janji Pemprov Bali, akses jalan satu-satunya ke Pura Kahyangan Jagat itu tak kunjung diperbaiki. Bahkan, warga berencana menjual raskin pemerintah untuk swadaya

menambal bagian jalan yang hancur. Waktu itu, akses jalan tersebut tak kunjung diperbaiki karena statusnya tak jelas. Nantinya, jalan desa yang menjadi tanggung jawab desa diharapkan penanganannya lebih cepat melalui dana desa dari pemerintah pusat. Dengan begitu, nanti lebih jelas perencanaan penanganannya oleh pemerintah daerah. “Proses ini ditargetkan selesai November tahun ini,” kata Ayu Sugianti. Setelah diparipurnakan dan memperoleh SK dari Bupati Karangasem, nantinya data base jalan yang diserahkan tanggung jawabnya kepada pemerintah daerah akan digunakan untuk mengusulkan

bantuan ke pemerintah pusat. Bayu Permana menambahkan, sebelumnya sudah ada data base jalan dengan SK Bupati Karangasem. Namun, data base itu tidak lengkap karena tidak mencantumkan jalan desa. Saat ini, secara keseluruhan data Dinas PU Karangasem menunjukkan status jalannya sudah 70 persen mantap. Data ini sudah melebihi standar untuk Karangasem yang seharusnya 60 persen. Untuk urusan kualitas jalan, Karangasem hanya kalah dari Badung pada peringkat pertama di Bali. Dengan bantuan data base ini, Dinas PU berharap target kualitas jalan 100 persen mantap makin cepat tercapai. (kmb31)

direncanakan lomba di Selandia Baru. Ada guru atlet nasional panahan, guru Bahasa Indonesia Aries Pidrawan beberapa kali juara di tingkat Bali dan nasional. Siswi, Ni Galuh Somia Antari, juara II menulis puisi seBali pekan lalu dan Ayu Martini sering membawakan dan lomba monolog, Novi dan Dresti mahir di teater. (013/k100)


TABANAN

14

Senin Wage, 18 Juli 2016

”Ngajegin” Jagat Bali dengan Pengobatan ”Sekala-Niskala” Bupati Eka Bersama Perguruan Siwa Murti Ikut Layani Pasien

PERGURUAN Siwa Murti kembali menggelar kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan niskala gratis di Kabupaten Tabanan. Acara yang dipaketkan dengan pengobatan medis atau sekala dari Dinas Kesehatan Tabanan ini digelar di Wantilan Monumen Markas Besar Oemoem (MBO) Munduk Malang, Desa Dalang, Selemadeg Timur, Sabtu (16/7). Kegiatan dimulai Dewan Penasihat Perguruan Siwa Murti yang juga Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Bahkan, Bupati Eka turun tangan langsung mengobati beberapa warga yang mendaftar sebagai pasien. Acara yang digelar bersama Yayasan Ekalawya Educare Foundation ini dihadiri Ketua Umum sekaligus Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Dr. Jero Mangku Made Subagia dan seluruh anggotanya, semua pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, serta masyarakat Selemadeg Timur khususnya dari Desa Dalang, Gunung Salak, Gadungan, Gadung Sari, Megati, Bantas, dan Beraban. “Peserta yang hadir di pengobatan sekala-niskala dioptimalkan dari empat desa, yaitu Dalang, Gunung Salak, Gadungan, dan Gadung Sari. Ada juga peserta dari desa lainnya seperti Megati, Bantas, dan Beraban,” jelas Camat Selemadeg Timur I Gusti Putu Ngurah Dharma Utama saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan di awal acara. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mendukung kegiatan pembangunan di Tabanan yang arah utamanya bidang kesehatan. Bukan hanya melayani kesehatan secara jasmani,

namun juga batin. “Ini merupakan kegiatan pertama di Bali yang menggandengkan pengobatan sekala atau medis dan niskala. Selama ini pengobatan medis hanya digelar sendiri,’’ tambahnya. Sampai sehari sebelum acara digelar, jumlah pendaftar mencapai 286 orang. Jero Mangku Made Subagia menyampaikan terima kasih karena diberi kesempatan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih menyangkut bidang kesehatan. “Kesehatan merupakan hal yang utama. Setiap bertemu, kita pasti saling menanyakan kabar dan menjawab baik atau sehat,” ujarnya. Ia berharap bisa melayani masyarakat di seluruh Bali, sebab banyak yang memerlukan bantuan. Sementara itu, Bupati Eka mengutarakan rasa bangganya atas pelaksanaan pengobatan sekala niskala yang digelar Perguruan Siwa Murti ini. ‘’Kegiatan ini sudah dipersiapkan sebulan sebelumnya. Ide awalnya ingin turun memberikan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Tidak hanya sekala, tapi juga niskala,” ungkapnya. Bupati Eka juga meminta restu untuk terus melakukan kegiatan ini, karena merupakan bentuk “investasi hati” untuk Bali dalam membantu umat mendapatkan kesembuhan dari penyakitnya. Acara ini akan terus dilaksanakan dengan tetap menggandengkan pengobatan niskala dengan sekala sehingga masyarakat sehat baik secara sekala maupun niskala. ‘’Kami buat Mobil Sehat yang satu-satunya ada di Indonesia agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau masyarakat di wilayah pelosok,” paparnya. (ad481)

OBATI WARGA – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengobati warga yang mendaftar sebagai pesien di Wantilan MBO Munduk Malang, Desa Dalang, Selemadeg Timur.

Cemas Gangguan Tikus

Subak Aya Sunantaya Baru Garap 50 Are

Tabanan (Bali Post) -

Memasuki masa tanam, sejumlah petani di Kabupaten Tabanan mulai sibuk menggarap lahannya masing-masing. Tidak ketinggalan petani di Subak Aya Sunantaya, Kecamatan Penebel. Sayangnya, dari 15 hektar luas lahan produktif, baru 50 are yang digarap. Petani setempat masih merasa cemas terhadap serangan hama tikus belum lama ini, meski telah tiga kali melakukan pengeropyokan.

Warung Global

Petugas Kesehatan Harus Rajin ke Lapangan

MUDAH-mudahan di Bali benar-benar tidak ada vaksin palsu. Hanya BPOM yang tahu vaksin itu palsu atau tidak. Pemimpin harus tegas agar bawahannya juga melaksanakan tugasnya dengan baik. Harapan ini disampaikan Made Yadnya di Karangasem dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Angka Kematian Bayi dan Ibu Bertambah’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Sabtu (16/7).

Sebagai masyarakat kecil, Yadnya minta BPOM menyelidiki sampai ke daerah terpencil terkait vaksin palsu. BPOM digaji oleh rakyat, jadi harus melaksanakan kewajibannya dengan benar dan sebaik-baiknya. Gede Biasa di Denpasar mengharapkan petugas kesehatan masyarakat bertanggung jawab terhadap bertambahnya kematian ibu dan bayi. Kecurigaan ini diawali dengan adanya vaksin palsu. Ibu hamil juga divaksin untuk kesehatan dan janin yang dikandungnya. Keterlaluan, vaksin palsu beredar sampai 13 tahun. BPOM hanya duduk dapat gaji, tidak melaksanakan tugasnya dengan benar. Sebelum obat diedarkan mestinya diuji terlebih dulu. BPOM, usul Arya di Denpasar, agar ada di tiap kecamatan serta turun

mengecek obat dan makanan, bukan hanya menunggu laporan dari masyarakat. Mungkin obat dan nutrisi palsu yang dikonsumsi ibu hamil selama ini, sehingga angka kematian saat melahirkan meningkat. Memprihatikan, orang-orang tertentu mencari keuntungan pribadi. Kematian ibu dan bayi, menurut Werda di Tegalalang, dapat dicegah dengan keluarga yang terencana mulai dari menikah, hamil, hingga mempunyai anak. Inilah keluarga berencana sesungguhnya. Kalau sudah direncanakan, angka kematian ibu dan bayi bisa diminimalisir. Jika ada yang urgen ditanggulangi dengan cepat dan lebih dulu sehingga segera mendapatkan pertolongan, sedangkan administrasinya diurus berikutnya. Pemerintah dalam memberikan pelayanan jangan jelimet.

Agung Jaya Negara di Denpasar mengaku orang awan dan tidak mengerti apa yang menyebabkan hal ini terjadi. Petugas kesehatan yang mengerti harus bertanggung jawab. Untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, bayi harus mendapatkan nutrisi dan gizi yang cukup. Pemerintah, rumah sakit, dan petugas kesehatan harus bekerja sama membantu kesehatan masyarakat termasuk warga kurang mampu dalam pemenuhan gizi. Menurut Mursi di Denpasar, hal ini terjadi tidak terlepas dari adanya penggunaan vaksin palsu, mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, ibu hamil yang kelelahan, pengaruh radiasi HP, dan karena melahirkan lewat operasi. Angka kematian ibu dan bayi, tambah Sugi dan Vera di Tabanan, dapat diturunkan melalui pencegahan, perbaikan pelayanan kesehatan, perbaikan sosial dan ekonomi, serta kerja sama yang erat antara ahli kesehatan dan masyarakat. Pemerintah agar menyediakan akses pelayanan kesehatan yang memadai dan terjangkau serta memberikan pelayanan kesehatan yang kompeten dan profesional. (dika)

Pakaseh Subak Aya Sunantaya, I Nyoman Gede Suarna, Minggu (17/7) kemarin, mengatakan serangan hama tikus masih menjadi kekhawatiran dalam memulai masa tanam tahun ini, karena sebelumnya 13 hektar lahan gagal panen. Ia tidak ingin kejadian serupa terjadi lagi, sebab lahan pertanian yang berada di sebelah kanan dan kiri subak saat ini masih musim panen. “Hasil panen tidak optimal. Kemungkinan serangan tikus masih

ada, bergeser dari satu lahan ke lahan lainnya, apalagi kami berada di tengah-tengah lahan yang tengah panen,” jelasnya. Ia bersama anggota subak tidak patah semangat. Berbekal racun tikus dari Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan yang dibagikan ke masing-masing petani, pengawasan terhadap serangan tikus diharapkan bisa diminimalisir. “Sembari mengolah lahan, petani/penggarap mengawasi areal garapan masing-masing. Jika ada lubang tikus, langsung diberi racun dan ditutup,” ucapnya. Setelah menuntaskan 50 are, pihaknya berencana kembali menggarap 70 are lahan lainnya. Camat Penebel I P.A. Hendra Manik dihubungi terpisah menyatakan, memasuki masa tanam Juli ini, hampir 20 persen

lahan pertanian yang ada di wilayah Penebel sudah mulai digarap. Serangan hama tikus juga terjadi di sejumlah lahan pertanian di salah satu sentra pertanian di Tabanan ini. Dari data yang diterimanya, serangan terjadi menyebar di lahan pertanian di Wangaya Gede, Penebel, Tegal Linggah, dan di Subak Sunantaya. “Petani sudah mulai melakukan antisipasi terhadap serangan tikus. Sulit memang karena gangguan berpindah-pindah,” jelasnya. Pihak kecamatan selalu melakukan koordinasi dengan UPTD pertanian dalam upaya menekan gangguan. “Petugas UPTD dan PPL selalu turun memonitoring. Kalau ditemukan serangan langsung bisa diatasi,” ungkap Manik. (kmb28)


15

Senin Wage, 18 Juli 2016 Hasil GP Jerman MotoGP 1. Marc Marquez 2. Cal Crutchlow 3. Andrea Dovizioso 4. Scott Redding 5. Andrea Iannone

(Honda) (Honda) (Ducati) (Ducati) (Ducati)

47:03,239 +9,857 11,613 11,992 22,755

Klasemen 1. Marc Marquez (Spanyol) 2. Jorge Lorenzo (Spanyol) 3. Valentino Rossi (Italia) 4. Dani Pedrosa (Spanyol) 5. Maverick Vinales (Spanyol)

poin 170 122 111 96 83

Moto2 1. Johann Zarco (Kalex) 47:18,646 2. Jonas Folger (Kalex) +0,059 3. Julian Simon (Speed Up) 20,433 4. Mattia Pasini (Kalex) 30,455 5. Lorenzo Baldassarri (Kalex) 31,771 Klasemen 1. Johann Zarco (Prancis) 2. Alex Rins (Spanyol) 3. Sam Lowes (Inggris) 4. Thomas Luthi (Swiss) 5. Takaaki Nakagami (Jepang)

poin 151 126 121 93 83

Moto3 1. Khairul Idham Pawi (Honda) 2. Andrea Locatelli (KTM) 3. Enea Bastianini (Honda) 4. Jakub Kornfeil (Honda) 5. Fabio Di Giannantonio (Honda)

47:07,763 +11,131 13,359 18,541 20,620

Klasemen 1. Brad Binder (Afsel) 2. Jorge Navarro (Spanyol) 3. Romano Fenati (Italia) 4. Francesco Bagnaia (Italia) 5. Nicolo Bulega (Italia)

poin 159 112 93 85 75

Bali Post/ap

PUKULAN - Petinju AS Deontay Wilder (kanan) melepaskan pukulan ke arah lawannya Chris Arreola pada pertarungan kelas berat WBC di Birmingham, Alabama, Minggu (17/7) kemarin.

Wilder Siapkan Duel Penyatuan Gelar

Alabama Petinju As Deontay Wilder mempertahankan sabuk kelas berat versi badan tinju dunia WBC dengan kemenangan TKO atas Chris Arreola, Minggu (17/7) kemarin. Target berikutnya adalah menyatukan gelar, tak peduli dengan siapa pemilik sabuk kelas berat tersebut. Usai laga di Los Angeles tersebut, Wilder langsung menyatakan kesiapannya menghadapi duel penyatuan gelar. Sabuk IBF dipegang oleh petinju Inggris Anthony Joshua. Sementara sabuk WBA kembali dipertaruhkan sang pemilik Tyson Fury (Inggris) yang akan melakukan duel ulang melawan Valdimir Klitschko. “Target saya menyatukan gelar dunia. Siapa pun pemiliknya, saya siap menghadapinya,” tegas Wilder yang tak terkalahkan dalam 37 pertandingan dan 36 menang KO. Di depan pendukungnya di Stadion Legacy Arena, Birmingham, Alabama, wasit memastikan kemenangan bagi Wilder setelah lawannya tidak melanjutkan pertarungan pada ronde ke-9. Arreola mengalami luka robek di pangkal hidung yang didapat sejak ronde pertama. Sedangkan mata kirinya bengkak hingga nyaris menutup pandangannya. Wilder menjatuhkan lawannya itu pada ronde ke-4. Arreola mampu bangkit pada hitungan ke-8 namun kemudian dihujani pukulan lagi oleh Wilder. Kemenangan ini menunjukkan kondisi fisik Wilder yang lebih prima. Terlebih sebelumnya petinju berusia 30 tahun itu mengaku dalam kondisi cedera otot pada tangan kanan. “Tangan kanan saya cedera dan ototnya juga sobek,” jelas Wilder yang lengan kanannya ditutup kantong es. Promotor Lou DiBella menambahkan, Wilder langsung dibawa ke rumah sakit seusai pertandingan untuk menjalani perawatan atas cederanya itu. Kekalahan ini membuat Arreola kini mempunyai rekor 35-5 dengan 1 seri dan 31 menang KO. Ironinya, ia tika kali gagal memburu gelar di kelas berat yang seluruhnya dengan kalah KO. (kmb39/ap)

MU Menang, Mkhitaryan Tampil Menjanjikan Wigan Debut Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United (MU) menghasilkan kemenangan 2-0 atas Wigan Athletic pada pertandingan persahabatan di DW Stadium, Mingggu (17/7) kemarin. Gelandang baru Henrikh Mkhitaryan tampil selama 45 menit, namun Will Keane dan Andreas Pereira menyumbang gol kemenangan. Kedua gol MU lahir di awal kedua meski Mourinho memanfaatkan pemain-pemain tersisa. Sebagian besar pemain MU yang berlaga di Piala Eropa 2016 dan Copa America Centenario masih menjalani masa liburan. Untungnya, MU dapat menurunkan bek Pantai Gading Eric Bailly dan Mkhitaryan yang dibeli di awal musim ini senilai 60 juta euro. MU juga bisa menurunkan Luke Shaw yang 10 bulan menjalani masa penyembuhan cedera patah tulang kaki. Pertandingan persahabatan ini, menjadi pemanasan Mourinho jelang keberangakatan pasukannya ke Tiongkok untuk melakoni turnamen International Champions Cup. Pada turnamen yang dimulai pada 22 Juli itu, melibatkan Manchester City dan Borussia Dortmund. Pada pertandingan kemarin, MU gol pertama pada menit ke48 setelah kiper senior Wigan Jussi Jaaskelainen berhasil mementahkan tembakan Juan Matta. Namun Keane yang beruntung untuk menceploskan bola ke gawang Wigan

Sepuluh menit berikutnya, MU menggandakan kedudukan. Tembakan bebas Mata disambut Ander Herrera dengan tembakan keras. Bola mental kemudian diteruskan Pereira untuk menaklukkan Jaaskelainen dari jarak dekat. Mourinho yang hanya sepekan mengumpulkan pemainpemainnya, membuat banyak eksperimen pada pertandingan ini. Seluruh pemainnya diganti dan menghasilkan tim baru jelang pertandingan usai. Hanya Bailly yang tampil paling lama pada pertandingan itu yakni selama 82 menit. Mourinho puas dengan penampilan bek Pantai Gading itu. Pujian juga dilontarkan untuk Mkhitaryan, pemain pertama Amernia di kompetisi Liga Utama Inggris. Mkhitaryan menunjukkan adaptasinya yang cepat di MU lewat kerja sama dengan pemain-pemain lain. Salah satunya adalah umpan akuratnya pada Memphis Depay yang seharusnya bisa berbuah gol di awal dan pertengahan babak pertama.

Robben Absen Enam Pekan Berlin Bayern Munich kehilangan gelandang Arjen Robben setidaknya hingga enam pekan ke depan. Pemain senior Belanda itu, Minggu (17/7) kemarin dilaporkan mengalami cedera otot pangkal paha saat latihan. Robben dipastikan absen sepanjang awal kompetisi Liga Jerman bulan depan. Ia juga tak akan memperkuat klub juara Bundesliga itu saat memainkan turnamen International Champions Cup di AS melawan timtim tangguh seperti AC dan Inter Milan, serta Real Madrid. Pemain berusia 32 tahun itu mengeluhkan sakit pada otot pangkal pahanya usai pertandingan persahabatan melawan Lippstadt. “Cedera otot pangkal paha bagian kanan itu ditemukan dari hasil pemeriksaan Minggu oleh tim medik Bayern di Munich. Robben harus istirahat setidaknya enam pekan,” isi pesan klub Bayern Munich di website-nya. Robben absen dari pertandingan sejak Maret lalu dengan cedera serupa. Pelatih baru

Bali Post/rtr

BARU - Gelandang baru Manchester United Henrikh Mkhitaryan (tengah) mencoba melewati hadangan pemain Wigan pada pertandingan persahabatan di DW Stadium, Minggu (17/7). Mantan gelandang Borussia Dortmund itu kemudian nyaris mencetak gol saat umpan silangnya dari Jesse Lingard divoli namun bola melewati mistar gawang. Mourinho akan menyam-

but pemain-pemain utamanya pada pekan ini di Old Trafford. Tim selanjutnya berangkat ke Shanghai untuk menghadapi Manchester City dan ke Beijing untuk ditantang Dortmund. Kendati demikian, Chris

Smalling, Wayne Rooney dan Marcus Rashford, kemungkinan tidak akan diturunkan di laga tersebut. Demikian pula dengan pendatang baru Zlatan Ibrahimovic yang masih menjalani pemulihan. (kmb39/rtr)

Conte Telan Kekalahan Pertama Wina Pelatih baru Chelsea Antonio Conte gembira dengan kehadiran pemain barunya N’Golo Konte yang dibeli dari klub juara Liga Utama Inggris Leicester City. Namun Conte juga menyaksikan tim asuhannya keok 0-2 atas Rapid Vienna pada pertandingan persahabatan, Minggu (17/7) kemarin. Kante dibeli Chelsea dengan harga 42 juta dolar AS. Dia menjadi pemain mahal kedua yang didatangkan the Blues stelah Michy Batshuayi dari Marseille. “Kante merupakan target Chelsea. Saya gembira klub berhasil membeli dia,” kata Conte usai kekalahan di Wina itu. Pada laga kemarin, Conte yang

sebelumnya membawa Italia hingga mencapai babak perempatfinal Piala Eropa 2016, menurunkan skuad terbaik termasuk kapten John Terry. Pemain lain yang diturunkan termasuk Diego Costa, Nemanja Matic, Willian dan Branislav Ivanovic tapi klub kaya Inggris malah kebobolan saat pertandingan baru berusia 4 menit oleh pemain remaja Brazil Joelinton. Chelsea sempat membuat peluang saat tembakan pemain produk akademinta Ola Aina mengenai mistar gawang. Tapi pada menit ke-82 gawang Chelsea malah kebobolan lagi oleh Tomi Correa. “Ini pertandingan pertama bagi kami. Tapi saya tahun, memang

sulit setelah berlatih dua kali dalam tiga hari untuk menyiapkan pertandingan ini,” ungkap mantan pelatih juara Serie A Juventus itu. Conte yang timnya dihancurkan Jerman lewat drama adu penalti itu, menarget Chelsea menjadi juara musim mendatang. Musim lalu the Blues hanya menempati peringkat ke-10 dan gagal tampil di kompetisi Eropa. Chelsea menyiapkan kompetisi Liga Utama Inggris dengan mengikuti turnamen pra musim International Champions Cup di AS. Chelsea akan menghadapi Liverpool di California pada 27 Juli sebelum menantang Real Madrid. (kmb39/rtr)

BU Bungkam Barito Putra Bali Post/rtr

Gelandang Bayern Munich Arjen Robben. Bayern Carlo Ancelotti telah memulai sesi latihan pramusim awal pekan lalu dengan mengumpulkan pemain-pemain yang tak terlibat di turnamen Piala Eropa dan Copa America. Bayern akan memulai pertandingan Liga Utama Jerman dengan menghadapi Werder Bremen pada 26 Agustus. Laga ini digelar di stadion Allianz Arena. (kmb39/rtr)

RESMI - Bola resmi kompetisi Liga Utama Inggris musim 2016/2017 digunakan pada pertandingan persahabatan Wigan vs Chelsea di DW Stadium, Minggu (17/7) kemarin. Bola dengan nama Ordim 4 keluaran Nike itu, nantinya juga digunakan di kompetisi La Liga Spanyol dan Serie A Liga Italia dengan wrana yang berbeda.

Banjarmasin Bali United (BU) memetik kemenangan tandang 1-0 di pekan ke-10 kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, Minggu (17/7) kemarin. Gol tunggal Loudry Meilana Setiawan membawa BU membungkam pendukung tuan rumah Barito Putra di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Gol tersebut terjadi menjelang akhir pertandingan setelah tembakan jarak jauh Loudry Meilana Setiawan tak bisa

dibendung penjaga gawang Barito Putera, Aditya Harlan. Pada laga lainnya tuan rumah Mitra Kukar gagal meraih poin di depan pendukungnya setelah takluk 2-3 dari Bhayangkara Surabaya United di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Gol dari tendangan salto pemain anyar Thiago Furtuoso pada menit akhir laga menjadi penentu kemenangan BSU, ketika kedua tim sempat berbagi

skor 2-2. Mitra Kukar sudah tertinggal dua gol pada awal babak pertama, melalui gol Rudi Widodo pada menit ke-6 dan Otavio Dutra menit ke-13. Kedua gol tercipta dari skema bola mati yang gagal diantisipasi lini pertahanan tuan rumah. Tim berjuluk “Naga Mekes” mampu mengejar defisit dua gol pada babak kedua, masing-masing melalui sundulan Yogi Rahadian di menit ke-48 dan Michael Orah menit ke-64.(ant)


OLAHRAGA

16

Senin Wage, 18 Juli 2016

Indonesia Susul Thailand di AUG 2016

Jakarta (Bali Post) Kontingen Indonesia untuk sementara menduduki peringkat kedua dalam klasemen pengumpulan medali pada pesta olahraga mahasiswa se-ASEAN (ASEAN University Games/AUG) ke-18 2016 di Singapura, Minggu (17/7) kemarin. Hingga hari kedelapan AUG 2016, Indonesia telah mengantongi 33 medali emas, 47 perak dan 31 perunggu, sementara Thailand di urutan teratas dengan 48 emas 32 perak dan 31 perunggu. Urutan umum ketiga sementara ditempati Malaysia dengan 25 emas, 32 perak dan 31 perunggu. Vietnam di posisi ke-4 dengan 23 emas, 11 perak dan 13 perunggu dan Singapura di tempat kelima dengan 20 emas, 18 perak dan 24 perunggu. Pertandingan masih akan berlangsung hingga Senin (18/7) ini, sedangkan upacara penutupan dijadwalkan hari Selasa (19/7). AUG 2016 diikuti atlet mahasiswa dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Laos, Kamboja, Vietnam, Timor Leste, Brunei Darussalam dan Myammar. Indonesia sendiri pada event ini mengirim 126 atlet yang mengikuti 12 cabang olahraga yakni renang, menembak, polo air, pencak silat, dayung, bulu tangkis, bola voli, anggar, pentaque, panahan, atletik dan bola basket. Medali emas yang sudah diraih Indonesia antara lain dari cabang renang melalui Triady Fauzi (100m kupu-kupu dan 50m bebas putra) serta Dewi Ressa (200m ganti putri). Pada cabang atletik emas Indonesia antara lain diraih Nova Emilia di nomor lari gawang 100m putri dan Andria di 400m gawang putra. Indonesia juga banyak mendapat medali emas melalui cabang pencak silat. Di cabor bulu tangkis Minggu kemarin, Indonesia berhasil menambah emas dari nomor ganda campuran setelah Agrippina Primarahmanto Putera/Dian Fitriani menyingkirkan rekannya Rian Swastedian/Aris Budiharti 21-17, 21-13. Indonesia menambah dua perak melalui tunggal putra Rifan Fauzin Ivanudin dan ganda putra Agrippina Primarahmanto Putera/Rian Swastedian setelah mereka kalah di partai puncak. Hingga berita ini diturunkan masih berlangsung pertandingan-pertandingan final lainnya seperti di cabang bola basket, panahan, atletik, dayung dan bulu tangkis. Pada AUG sebelumnya di Palembang tahun 2014, Indonesia berhasil menjadi juara umum. (kmb39/ant/net)

Asia Junior Championships 2016

Rebut Medali Perak, Gregoria Cetak Sejarah Bangkok Gregoria Mariska berhasil mencetak sejarah baru untuk tunggal putri Indonesia di turnamen Asia Junior Championships 2016 di Bangkok, Thailand, Minggu (17/7) kemarin. Gregoria membawa pulang medali perak setelah tujuh tahun lamanya Indonesia tanpa medali dari sektor tunggal putri. Capaian Gregoria menjadi yang terbaik setelah tahun 2009. Saat itu Indonesia membawa dua medali perunggu dari Ana Rovita dan Febby Angguni. Setelahnya, tunggal putri absen membawa pulang medali dari turnamen ini. “Seneng sih bisa sampai final. Seneng karena badan saya masih kuat dari beregu dan sampai ke final. Apalagi dari awal lawan saya juga enggak mudah. Saya benar-benar bersyukur,” kata Gregoria. Gregoria memastikan medali perunggu setelah kalah dari pemain Tiongkok, Chen Yufei, 23-25 dan 14-21. Laga final kali ini, diakui Gregoria, tak bisa maksimal ia mainkan. Pasalnya ia mengalami cedera saat pertandingan di semifinal melawan Gao Fangjie, Tiongkok, Sabtu lalu. “Dari kemarin pas semifinal saya jatuh, terus engkelnya kena. Jadi hari ini dari awal mainnya enggak maksimal. Saya sudah usakan yang terbaik, inilah yang bisa saya hasilkan. Saya bersyukur, Puji Tuhan bisa dapat medali perak,” kata Gregoria. Di ganda campuran Indonesia meraih medali perunggu lewat pasangan Apriani Rahayu dan Rinov Rivaldy. Apriani sukses mempertahankan gelarnya di Asia Junior Championships. Setelah tahun lalu menggondol medali perunggu dengan Fachriza Abimanyu, tahun ini Apriani kembali pulang bawa medali yang sama dengan Rinov Rivaldy. Setelah mendapat bye, pasangan Apriani/Rinov menang tiga kali beruntun hingga meraih tiket ke semifinal. Perjalanan Rinov/Apriani terhenti di semifinal usai dikalahkan Kim Won Ho/Lee Yu Rim, Korea, 17-21 dan 22-20. “Bisa kembali bawa medali perunggu, membuat saya lebih percaya diri. Targetnya tahun ini saya ingin masuk pelatnas dulu. Setelah itu saya lihat lagi jalannya seperti apa. Tapi target saya saat ini bisa masuk tim nasional dulu,” ujar Apriani lagi. Selama tiga tahun terakhir, sektor ganda campuran secara konsisten menyumbangkan medali perunggu. Tahun 2014, Muhammad Rian Ardianto/Zakia Ulfa juga membawa medali perunggu. Sedangkan 2015 dan 2016 disumbangkan oleh Fachriza Abimanyu/Apriani Rahayu dan Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu. (kmb39/net)

Bali Post/ant

PIALA DAVIS - Petenis Indonesia David Agung Susanto mengembalikan bola kepada petenis Sri Lanka Yasitha De Silva pada babak penentuan degradasi turnamen tenis putra Grup II Zona Piala Davis Asia/Oseania 2016 di Lapangan Tenis Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/7) kemarin. David Agung Susanto menang atas Yasitha De Silva dengan skor 2-0 (6-3 6-1).

Indonesia Sapu Bersih

Solo (Bali Post) -

Tim Indonesia berhasil menyapu bersih semua partai melawan Sri Lanka dengan skor 5-0 pada babak penentuan degradasi turnamen tenis beregu putra Grup II Zona Piala Davis Asia/Oseania 2016 di Lapangan Tenis Manahan Solo, Minggu (17/7) kemarin. Tim Piala Davis Indonesia menyapu bersih lima partai yang dipertandingkan itu, setelah petenis tunggal terakhir diturunkan David Agung Susanto berhasil mengalahkan petenis Sri Lanka Yasitha De Silva dengan dua set yakni 6-3 dan 6-1. Petenis David Agung yang menang pada partai terakhir tersebut memantapkan tim Indonesia unggul atas Sri Lanka kedudukan menjadi 5-0, sehingga tetap bertahan di Grup II Zona Piala Davis Asia/Oseania pada tahun ke depan bersama delapan negara lainnya.

Indonesia pada pertandingan sebelumnya di partai keempat nomor tunggal antara Aditya Hari Sasongko juga berhasil mengalahkan Nishangan Nadaraja, dengan dua set yakni 6-0 dan 6-1. Pada pertandingan hari sebelumnya ganda Indonesia yang menurunkan pasangan Christopher Rungkat/Sunu Wahyu Trijati, menang atas ganda Sri Lanka, Harshana Godamannan/Yasitha De Silva, tiga set 6-2, 6-3 dan 6-0. Indonesia pada hari pertama yang menurunkan tunggal pertama David Agung Susanto mengalahkan Harshana Go-

damannan (6-4, 6-4, dan 6-4), dan tunggal kedua Christopher Rungkat menang lawan Yasitha De Silva (6-2, 6-0 dan 6-2). Menurut Kapten tim Piala Davis Indonesia Andrian Raturandang, Tim Indonesia yang berhasil menyapu bersih semua partai lawan Sri Lanka dengan skor 5-0 ini, sesuai yang diinginkan sebelumnya. “Kami apresiasi dengan semua pemain yang memperkuat tim Davis Indonesia dengan disiplin, bekerja keras, motivasi tinggi akhirnya bisa lolos dari degradasi grup II,” kata Andrian usai pertandingan terakhir.

Bali Post/net

11 Tim Ikuti Linus Bali

Denpasar (Bali Post) Tercatat 11 tim dipastikan mengikuti Kompetisi Liga Nusantara (Linus) Provinsi Bali. Turnamen yang mulai digulirkan akhir Juli ini akan digelar di Stadion Wayan Dipta, Gianyar. Kesebelas kontestan adalah Perseden Denpasar, Perst Tabanan, Pro Kundalini, PS Gianyar, Putra Tresna, Undiksha Singaraja, Tunas Muda Ubud, Putra Pemenang, Putra Dewata Mumbul, Putra Pegok, dan Bali All Star (BAS). Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Putu Sugi Darmawan yang dikontak, Minggu (17/7) kemarin, menerangkan batas akhir pendaftaran Linus 15 Juli lalu. ‘’Tahapan selanjutnya, pertemuan teknik yang digelar pada 24 Juli mendatang,’’ ucapnya. Tahap berikutnya, menurut Sugi, pendaftaran pemain pada 20 Juli mendatang bakal dilakukan pengecekan ulang, apakah terdapat satu nama yang didaftarkan dua tim. ‘’Kami akan cross check nama pemain, berikut kelengkapan administrasinya,’’ ujar Sugi. Sementara tim kontestan Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, hingga kini juga 11 tim. Mereka adalah Perseden Denpasar, PS Badung, Bali United, PS Gianyar, Pro Kundalini, Bali All Star, Persibu Buleleng, Perst Tabanan, serta Persada Jembrana. Dijelaskannya, untuk Piala Soeratin kemungkinan pesertanya bisa bertambah, sebab batas akhir pendaftaran sampai dengan 30 Juli mendatang. (022)

David Agung Susanto (923) International Tennis Federation (ITF), hanya memberikan motivasi performa. “Petenis David Agung mempunyai program khusus untuk melakukan diet, karena nutrisi dia akan membuat peformanya lebih baik,” katanya. Menurutnya, keberhasilan Tim Davis Indonesia berat kerja keras dan disiplin para pemain menjalani persiapan baik melakukan tur pertandingan di Hongkong, Malaysia, maupun negara lainnya, sehingga mampu menyingkirkan Sri Lanka. “Saya pada partai tunggal terakhir melawan petenis Sri Lanka, Yasitha De Silva, tetap bermain 100 persen untuk mengambil poin, dan akhirnya Indonesia menang 5-0,” kata David. (ant)

SSB Putra Tresna Wakili Bali ke Nasional

Bali Post/ant

LAYAR - Atlet mendorong perahu layarnya usai mengikuti latihan pada Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (15/7). Sulawesi Tengah akan mengirimkan 90 atletnya dalam PON di Jabar September mendatang termasuk atlet olahraga layar.

Cabor Olimpiade Seharusnya Diutamakan

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska.

Menurut Adrian, Aditya dan David yang turun pada hari terakhir ini, tampil lebih maksimal, sehingga keduanya mampu memenangkan pertandingan ini. “Semua petenis Indonesia masih perlu ada evaluasi untuk tim Piala Davis ke depan,” kata Andrian. Namun, Andrian tentunya juga akan memberikan kesempatan kepada petenis Indonesia lapis kedua untuk ikut kompetisi pada tim Davis mendatang. “Kami terbuka siapa yang siap mereka peluang masuk di tim Davis. Kemenangan Indonesia 5-0 atas Sri Lanka ini, untuk kebangkitan kembali Piala Davis mendatang,” katanya. Menurutnya, petenis Indonesia hingga kini yang memiliki peringkat dunia, Christopher Rungkat (605), dan

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) berharap SEA Games Federation melakukan revolusi dengan mengutamakan cabang olahraga olimpiade yang dipertandingkan pada kejuaraan multi-event terbesar di Asia Tenggara itu. “Seharusnya SEA Games mempertandingkan 28 cabang olahraga olimpiade dan enam cabang non-olimpiade yang ditentukan tuan rumah. Bukan semau-maunya,” kata Wakil Ketua Umum PB PODSI Budiman dalam keterangannya pada media di Jakarta, Minggu (17/7) kemarin. Pernyataan tegas yang disampaikan perwakilan PB PODSI bukan tanpa alasan karena cabang olahraga lumbung medali bagi Indonesia ini tidak dipertandingkan di SEA Games 2017 Malaysia. Kondisi

ini jelas membuat kecewa bagi semuanya. “Kita kecewa kano, rowing dan traditional boat race (perahu naga) tidak dipertandingkan,” katanya menegaskan. Pada SEA Games Council Meeting di Malaysia beberapa waktu lalu, Indonesia mengusulkan 13 cabang olahraga. Namun, hanya tiga yang disetujui yaitu BMX, judo dan muaythai. Dengan demikian banyak cabang unggulan yang dicoret. Ke-13 cabang olahraga yang diajukan itu adalah sepeda (MTB dan BMX), judo, rowing, gulat, baseball (kategori II), bridge, muaythai, kempo, perahu naga (kategori III), jetski, paragliding, sport climbing dan tarung derajat (non kategori). Dengan tidak dipertandingkan cabang olahraga dayung (kano, rowing, perahu naga), Budiman meminta SEA Games Federation melakukan revolusi

karena jika tidak dilakukan maka prestasi negara-negara anggota akan terpuruk. “Kalau tidak ada revolusi, negara anggota tidak akan bisa melewati negara-negara Asia Timur hingga India pada Asian Games maupun Olimpiade,” kata Sudirman menjelaskan. Cabang olahraga dayung (kano, rowing dan perahu naga) selama ini menjadi andalan Indonesia pada kejuaraan internasional. Bahkan untuk rowing, Indonesia mampu mengirimkan dua atletnya ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. Bahkan, pada SEA Games 2015 Singapura, tim dayung Indonesia mampu menjadi juara umum dengan menyumbang 13 medali emas, enam perak dan empat perunggu bagi kontingen Indonesia. Khusus rowing mampu menyumbang lima emas. (ant)

Tim Futsal PON Bali Ikuti Gubernur NTB Cup

Denpasar (Bali Post) Tim Futsal PON Bali ambil bagian dalam turnamen Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Cup yang digelar pada awal Agustus 2016 mendatang. Marselo Lesmana dkk. dinilai masih minim jam terbangnya di kancah futsal level nasional. Sejak mengantongi tiket PON Jabar XIX September 2016, tim PON Bali baru melakoni uji coba sebanyak dua kali, menghadapi runner-up liga futsal nasional Vamos FC dan Mataram FC. Hasilnya, dua kali menelan

kekalahan. “Kami ingin mengevaluasi sejauh mana evaluasi tahap pertama setelah menelan kekalahan beruntun. Sebab, setelah try out beberapa waktu yang lalu, tim pelatih telah berupaya melakukan pembenahan,” ungkap Sekretaris Futsal Provinsi (AFP) Bali Nasser Attamimy, Minggu (17/7) kemarin. “Rencananya kami berangkat tanggal 4-12 Agustus,” terangnya. Dikatakannya, dengan mempertimbangan dana, tim bakal diberangkatkan melalui

jalur laut, lewat Padangbai menuju Lembar, Lombok. “Laga uji coba sebelumnya juga melalui perjalanan laut, dan hasilnya tidak terlalu mengecewakan. Kalah tipis, jadi tidak ada perbedaan yang mencolok,” kata Nasser. Lebih lanjut dikatakannya, fisik yang menjadi catatan try out sebelumnya, akan digenjot agar tidak kedodoran di turnamen tersebut. “Artinya, tidak cepat lelah begitu saja. Namun mampu on fire ditengah lapangan nantinya,” tegas Nasser Attamimy. (kmb41)

Denpasar (Bali Post) Tim SSB Putra Tresna kembali mewakili Bali ke pentas nasional dalam Liga Pelajar U-14 Piala Menpora 2016. Di final Provinsi Bali, Putra Tresna menundukkan lawannya Mandala United (MU) dengan skor 4-3 melalui adu penalti di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (17/7) kemarin. Juara tiga menjadi milik bersama Guntur dan Putra Perkanthi. Putra Tresna merebut gelar juara dengan susah payah setelah tertinggal 0-1 sepanjang babak pertama. Betapa tidak, di menit ke-11, gocekan bomber MU Patrick Musa Kalon mengoyak gawang Putra Tresna yang dikawal Damar. Dalam laga 2 x 25 menit itu, hingga turun minum MU unggul 1-0. Memasuki babak kedua, Putra Tresna mampu menyamakan kedudukan lewat son-

tekan Dedi di menit ke-39. Sampai wasit Ali Baco meniup peluit panjang, skor akhir tetap imbang 1-1. Dari lima eksekutor Putra Tresna, tiga berhasil membobol gawang Dava yakni Dwipa, Dedi, dan Rai, sedangkan dua algojo lagi Teguh dan Angga gagal. Di kubu MU, hanya dua algojo yang sukses yakni Tito dan Elang, dan tiga eksekutor yang gagal adalah Patrick, Bintang, dan Tu Adi. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma mengakui asuhannya kelelahan karena sehari bertanding tiga kali. Ketua Bidang Kompetisi Liga Pelajar U-14 Piala Menpora M Jaelani, untuk level nasional diikuti 34 provinsi, penyisihan Jakarta, 28 Agustus-6 September. ‘’Babak 8 besar, di Stadion Delta Sidoarjo, 7-9 September,’’ terang Jaelani. (022)

Bali Post/022

WAKIL - Tim SSB Putra Tresna mewakili Bali ke pentas nasional, di ajang Liga Pelajar U-14 Piala Menpora 2016.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Wage, 18 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Sgr Karyawati Utk Laundry Hub.087760151125

Bth cpt Kasir u/Minimarket Max Dcari Peg Laundry wil Denpasar 26th BS komputr h.082236514888 Hub.081337287307-085857318696

Dcr Lulusan SMP/SMA Laki.Lam ke Jayagiri XII No.2 Dps

Dcr Pegawe Salon yg Bs Massage H.081999514333 Salon Indrawati

Bali Orchid Spa Urgently Need Butuh!!Pegawai&Sopir Laundry!! Dcr -Reservation Spv Exp 1Year Reception,Speak English (Gaji+ ada Mess,Makan!Hub085102077800 SMA/SMK Lncr B.Inggris B.BP.804.07.16.0000199 Service+Tnjgan+Bonus)T.0822377 A.BP.001.07.16.0000853 -Head/Assist Chef Dcr Sales Counter&Sales 92255 E:info@baliorchidspa.com Cr 3 Peg Salon Wnt Pglm T.Umar SMA/SMK,Korean Food Project,Bs Inggris,Min.SMU 082140776776,087862452245 A.BP.001.07.16.0000910 -Guide Freelance(Inggris) A.BP.001.07.16.0000628 Email:info@maitaru.com/427575 Dcr Tng Laundry Gj 1Jt utk G. License,Tau Tntang Bali Cr Admin Bs Bhs Ing Lam/CV ke B.BP.141.07.16.0000448 Carik,082145368344/08214718088 Sgr Krm CV ke PBB Sanur Dcr Rcpt Wanita u/Tempat A.BP.001.07.16.0000952 info@mpgbali.com 081239888422 hrd@pbbali.com atau Jl.Danau A.BP.001.07.16.0000867 Fitnes Hub.289700/085737168071 The Griya Villas-Bunutan,Amed Cr FO Pria&Wnt,Acct S1 SecuriPoso 1A Sanur(0361)288999 s/d A.BP.153.07.16.0000945 Butuh:Chef bisa Bhs Inggris ty Hotel di Kuta-087860355476 Dcr Tk jarit,Tk Patrun, Tk. 20 Juli’16 Kirim CV:info@thegriya.com B.BP.154.07.16.0000478 A.BP.001.07.16.0000573 Jarit Tas Kulit Brpglmn,Bw Lmr A.BP.012.07.16.0000667 Cr Krywan/Ti,Adm Studio Musik & Dcr 2 Org Acct & Mrkt Wnt,Tkg Lgs ke CV.Niki Baik,Jln .Gatsu !!!All Jobs Available.Send CV Sablon P/W Max 25Th Lam Jl. Barat No.900X Dps Tlp.413274 mail@concordservices-bali.com Wr Mkn,Gj UMR+Bns.081239343536 A.BP.001.07.16.0000931 Hang Tuah 36B Sanur, 288492 A.BP.001.07.16.0000693 Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm Cr Supir Distrbr(Tdk Kanvas) A.BP.001.07.16.0000811 B.BP.004.07.16.0000444 Bth Satpam utk Sekolah max Umur Max.25 SIM A wwcr Lsg.GP, Dcr Adm Wnt SMA,ByPass Ngr Rai !Db Cookhelper Waiter,1.5Jta + 30Th,CV Bawa ke Jl.Teuku Umar UM,Bns Nangka Utr 085100431134 836 Suwung Kauh Sblh Mitra 10 Mes/Makan/Tips.Top Busy Cafe Barat No.235/Tlp.0361-8954991 A.BP.001.07.16.0000886 A.BP.153.07.16.0000943 Jimb, 085953710102 B.BP.164.07.16.0000473 Cr Tk Sushi,Tk Masak,Waiter/ss Dcr Adm u/Distibutor Max.25Th B.BP.004.07.16.0000471 !!Bth 5org Tenaga Angkat-2, Bw Lam Ryoshi Mall Bali Gallery Hub.087860560187/ “Bebek Tepi Sawah Villas Ubud A.BP.001.07.16.0000954 5or Sopir SIM A/B1 Gaji Jl.Nusa Kambangan 179A Dps is seeking for Reception Male, Crusoes Bar Legian Cari Server Tinggi,Mekar Abadi Bgn,Jl.By A.BP.001.07.16.0000864 min 2 years experience in the Dcr Adm(Wnt),Design Grafis(P) Cook,Cashier,Bar,Stock Control Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran same position.Good English, B.BP.141.07.16.0000465 Hub:484042, 087861340445 dan Floor Manager/Supervisor, A.BP.001.07.16.0000809 driving and computer skill. !!Karyawati Min SMA/Diploma, minimum 1year experience,must Dcr Butler/Secuirty H.9000996/ Please send CV and application Gaji Tinggi,Mekar Abadi Bgn, speak English.CV to crusoesbar 081337460096-Bayad Ubud Villa to hr@bebektepisawahvillas.com By Pass Ngr Rai 777 Jimbaran. bali@gmail.com or Jl Legian184 A.BP.001.07.16.0000929 B.BP.801.07.16.0000339 B.BP.141.07.16.0000466 B.BP.154.07.16.0000460 Dcr Guru&Adm,Min SMA H.Bimba Adm,Kry/i u/M.Mart,minSMA,pglm 2 Tk Msk Chinese Fd,2 Wanita Dbthkn Sgr Enginering Cut&Fill AIUEO Jl.Mulawarman115X Tedung SpeedyMart,KartikaPlzDpn Centro Bagian Dapur,Tng Laki Srabutan dan Purchasing 081246512292 B.BP.154.07.16.0000324 A.BP.001.07.16.0000793 Abian base Gianyar081933104269 Chicha Resto T.085104816789 A.BP.001.07.16.0000936 Bth Scurity+Vlt Parking,Cook Dbthkn Sgr Mekanik Alat Berat B.BP.141.07.16.0000470 Dcr Kary Gudang,Pria,Gaji dll Jpn Food,Waitress/er Hub.730977 Brpglmn Maks 45th 081246380456 Dcr Sopir Bhs.Inggris, Jl.BetDiatas Rp.2Jt H:08164730441 Jl.Ry Seminyak No.19 Badung A.BP.001.07.16.0000791 ngandang I/12 Snr,081237152222 A.BP.001.07.16.0000894 A.BP.001.07.16.0000759 Dbthkn Tng Marketing Procesing A.BP.001.07.16.0000422 Bth Tng Serabutan Laki utk Per- Kayu Hub.081339193193 Pak Putu Dcr Karyawan/Wati dibagian MarLowongan Kerja Travel & Tour cetakan yg Pnglman 08123972371 keting,Driver,Satpam,HousekeepA.BP.001.07.16.0000615 Membutuhkan Reservation, Di butuhkan Admin Pria/Wanita A.BP.001.07.16.0000668 ing,Kasir,Waitres,Tenaga seraEnglish,Laki/Perempuan Max25Th Pendidikan Min.D3 Hub.PT.UDM Dcari Sales Mlam & Sopir SIM A butan.Hub: Bakas Adventure, H.081239313432-087860910783 min SMA Umur Maks 35Th Krm Lam Jln.Gn.Agung No.123A Denpasar Jln.Betngandang I No.12 Sanur 0361-724597 Jl.Tkd Balian 888 Telp.087761147310 PT Gunung Slamat Tlp.410188 081237152222/0816580841

Dcr Peg.Admin & Tenaga STM Listrik Hub.085100426116

Dcr Pembantu Rumah Tangga Hub.082147007505

A.BP.001.07.16.0000951

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Cr SPG / Karywan Toko / Admin

A.BP.001.07.16.0000948

Dcr Kry,Gj+Kms+Bns+BPJS Lam.PT PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

A.BP.001.07.16.0000493

A.BP.001.07.16.0000884

B.BP.001.07.16.0000382

A.BP.001.07.16.0000681

A.BP.001.07.16.0000912

A.BP.001.07.16.0000535

A.BP.001.07.16.0000848

A.BP.001.07.16.0000751

A.BP.001.07.16.0000920

A.BP.001.07.16.0000930

Dcr Segera! General Supplier Horeka: Staff Sales,Sopir Lks Gatsu Barat SMS 085100572182

A.BP.001.07.16.0000888

Dcr penjahit&pengepul jahitan baju anak-anak di Kerobokan Hub.082897030614,087727777767

A.BP.004.07.16.0000753

Dcr sgr Sopir Pariwisata Sim B1.Umum,lamaran bawa lsg ke PT.Golden Kris Tours, Jl.Bypass Ngurah Rai 7 Sanur

A.BP.001.07.16.0000687

Dcr:Mkt P/W Max30Th,Fas:GP1,3Jt +Bns+Kom.CV Bw JlTUmarBrt341D

A.BP.001.07.16.0000847

Dcr:Waiter/ss,Pembantu Masak u/R.M.Legian Hub:081236109808

A.BP.001.07.16.0000806

Dibthkan:1 org sopir serabutan Hub:081337888825

A.BP.001.07.16.0000921

DibthknSalesmanHondamin.SMA PT.HD Motor 99/Hb.087861166590

A.BP.001.07.16.0000670

Dibutuhkan Barista Max.28Th Hub.Coffee Secrets Jl.Drupadi No.32 Renon T.081246767900

A.BP.001.07.16.0000807

Dibutuhkan:Pengemudi:Min SMA Sim A,Sim B1,Max 35 Tahun,Mengetahui Wil Denpasar,Operasional:Min SMA,Berbadan Sehat, Jujur dan mau bekerja keras. Kirim lamaran ke:PT.Eka Sari Lorena Jl.ByPass Ngurah Rai No. 502,Sanur,Denpasar 80228/Email ke:recruitment@esl-express.com

B.BP.004.07.16.0000472

Dicari Sgr 2Adm,2Surveyor,1 OB Gj Pkk+UM+Bonus,SMU Max25T PT.Indohome Jl.Uluwatu II/2 0361 8471896 Jimbaran A.BP.001.07.16.0000862

GDH Tour&Travel need urg Reservation,Accounting,Product Exp.Min 1 th E:nurdin@ghdbali. com P:8423034/4723386 B.BP.004.07.16.0000445

Dicari Accounting min D3 Hub. Jl.Suli 83 Denpasar 263275

A.BP.001.07.16.0000789

Dicari Karyawati untuk Kopi Luwak Hub.08113999969

Dicari Pegawai Toko,Gaji:2,2Jt -2,5Jt Hub:085737901469

A.BP.001.06.16.0002264

Jaga Stand Makan&Minum utk Kesiman-Sanur-Renon Hanya SMS 081238098332 / 082247393551

Dicari Pembantu Rumah Tangga A.BP.001.07.16.0000877 Hub.081337184626/229600 Karyawati min.SMA 081338251999 A.BP.001.07.16.0000774 u.Customer Service & Marketing Dicari Sopir Anter Jemput Fotografer pnglmn/Desain Grfis Tamu Segera Hub.085100122924 A.BP.001.06.16.0001142 A.BP.001.07.16.0000940 Kudeta Restaurant Mencari: Dicari Sopir SIM B1 Umum 1.Tenaga DW Engineering Hub.081805455559 2.House Keeping/Cleaner Rajin, A.BP.001.07.16.0000919 Disiplin,Sehat Jasmani&Rohani Dicari Sopir Untuk Laundry Kirimkan CV+Photo ke: Hub.085100616229/082144992463 A.BP.001.07.16.0000932 hrd@kudeta.net/Dibawa Langsung Dicari karyawan wil.Denpasar ke Bag.HRD Kudeta Restaurant B.BP.004.07.16.0000442 Min D1 Fas:gaji,bonus,komisi Kumon Kuta Cr Admin/Guru Matejenjang karir.Peminat serius matika/B.Inggris Min SMA-S1 kirim lamaran ke PT.PBSS Jl Seruni 18 interview:Senin-Rabu Tdk Prlu Pnglaman.081999456618 A.BP.001.07.16.0000953 Jam:09.00-selesai PT.Duta Maciha Group Pershn A.BP.001.07.16.0000863

Dicari:Tk.Jahit Dalam,Admin(wanita),Tk.CekSequin,Tk.Overdec /Corong,Pengepul Jahit.Fasilitas Mess&Makan.Jl.Pulau Ambon 25 S,Dps Tlp.081298337776

A.BP.001.07.16.0000613

Enginer,Waiter/ss,Boat Driver, E:rikamaharani123@gmail.com Fax 0361-726688 Bounty Cruises

A.BP.001.07.16.0000821

GDH Tour&Travel need urg Reservation,Accounting,Product Exp.Min 1 th E:nurdin@ghdbali. com P:8423034/4723386

B.BP.004.07.16.0000445

Htl & Rest,memerlukan Security Waiter,HRD,Operator berpengalaman. Hub:087761444440 / 0361757201-207

B.BP.804.07.16.0000386

Supir SIM B1 Gaji=2Jt-an/Bln Accounting,Mrktng:085103167222

B.BP.154.07.16.0000322

A.BP.001.07.16.0000750

Retail Cb Sby-Jkrta Bth Kryw/i Pss:Adm,Csir,SPG,MD,Acct,Gdg, OB,SPV,HRD,Gj 2,8Jt/Bln.Tnp Training SMS:081916249566

A.BP.001.07.16.0000935

Pria SMA Bs Admin Bs Komputer, Cheker By Pass Ngr Rai 836 Suwung Kauh Sblh Mitra 10

A.BP.153.07.16.0000944

SMK Bth Gr Akademisi n Praktisi Mandarin,Tek Kerja Bengkel Email:tugasbali@yahoo.com

A.BP.001.07.16.0000768

Salesman/Girl Pengalaman,Gaji 3Jt Hb:082147591197(Tidak SMS)

A.BP.001.07.16.0000291

Dibutuhkan Operator PS yg bisa komputer & mengoperasikan PS Hub.Pak Phirma 085737300777

A.BP.001.07.16.0000958

Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik 2.Supir SIM B1 3.SMA/SMK/D1 Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.07.16.0000868

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH Rmh Villa Modrn IMB2015 2Lt LT285 LB270 Pool 35m Utama Pakrsn 08113989899

BMW

Triptonic’04BiruMet VR19 102Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.07.16.0000950 DAIHATSU

A.BP.001.07.16.0000855

Luxio X’14 as DK putih org Trwt 121Jt 081916209093 BUC

Dijual Rumah Jl.Nangka Gg. Kenari 3 No.14 Hb:081337130886

Tnh Kav Pggr Jln 1,10A Kediri !!!View Laut Dkt Sinaran Surga Karma Kandara 1Ha 081246976068 Tbn Hrg Nego Hub.081999670888

DISEWAKAN TEMPAT Diswkan stand food court,lks strategis,Jl.DewiSartika-Kuta ukuran ±8m2, hrg Rp 3Jt/bln Hub.0361-756610

A.BP.001.07.16.0000719

**Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/085935497688

A.BP.001.07.16.0000749

A.BP.001.07.16.0000474

DIJUAL VILLA Dijl Villa 5,65Are Fasilitas HONDA Dijual Residence”Sanatha House 4 Kmr Tdr Mahotama+Ball Cony Honda Freed’14 Silver asDK Tg I IB Mantra, Ketewel LT 193m2, Mls Pribadi Hb:082247242424 LB.75m2, 2Lt Hub.081239681990 yg Luas,1 Cotage,Kitchen,Bar & Resto,Garden,Pool,Garase,Good B.BP.101.07.16.0000474 A.BP.001.07.16.0000916 View Jl.Raya Munggu-Canggu Jazz DSI’2004 Matic Silver SINGARAJA Hub.082144006980 / 0817350565 asBali 86Jt H.087860002341 Rmh T.45/1,4Are Tmn Wira Bakti A.BP.001.07.16.0000817 B.BP.141.07.16.0000479 Singaraja 275Jt 085100499758 Over Krd Freed’11 UM45 ss120Jt A.BP.001.07.16.0000871 TOYOTA DIJUAL RUKO Fortuner’12 Dsl, 087860856999 AgyaTRD’14Slv Mnual AsDK 103Jt Djl Ruko & Rumah Kediri Garden B.BP.141.07.16.0000475 KOST P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Type 50,60,80 Jl.Ry NyitdahSuper Elite Bule Sanur S.Pool, MITSUBISHI A.BP.001.07.16.0000949 Lengkap 3Jt UP:087762566220 Tbn T(0361)466842,081934310335 Avanza G’12/152Jt+Colt T.PU’14 Truck Colt Diesel 81 Piter 86, A.BP.001.07.16.0000939 -081338791301 Fuso81 Djl Brongan081805455559 Futura PU’11/72Jt,085100856999 A.BP.001.07.16.0000576 B.BP.141.07.16.0000477 A.BP.001.07.16.0000918 DISEWAKAN TANAH DIJUAL TANAH Disewakan Tanah di Jl.Patih DICARI MOTOR SUZUKI BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br. Jelantik Legian Kelod -Kuta Splash GL th 2011 DK terawat “08123667168” tangan 1 Hub.08123605780 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk Tlp.081999896464/081353202090 Tegeha Jl5m Paving081338460110

6,8A/2A Jl.Sulatri Gatsu Timur @515Jt(jl.8m&6m)081239999747

A.BP.153.07.16.0000836

A.BP.004.07.16.0000956

PERCETAKAN

A.BP.001.07.16.0000703

A.BP.001.07.16.0000790

A.BP.001.07.16.0000934

KURSUS

BENGKEL LAS

A.BP.001.07.16.0000870

Dapatkan Kav Super Murah Lewat KSP Mulai 20Jt/Are T.0811389870 A.BP.001.07.16.0000594

Dijual Tanah 2,5 Are SHM Lok Taman Jimbaran Hub.08123637925 A.BP.001.07.16.0000927

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346 A.BP.001.07.16.0000947

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.07.16.0000924

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.07.16.0000941

Gzbo Mrh 5-6Jt Jl.P.Singkep 29 Jl.Antasura 34 Dps,08124661435

Djl Tnh Luwus, Baturiti Tabanan A.BP.001.07.16.0000875 L.200m2.T.(0361)466844,0819343 Jl Kepiting Soka, Panen Tiap Hari 4310335-081337283254 Hrg Tambak-Hub.081999111342 A.BP.001.07.16.0000575

B.BP.154.07.16.0000476

Tnh 1A Perum Sanggulan Pgr Jln Jual Pintu+Kusen,murah Cocok Utama 300JtNego H.081236779800 untuk Rmh kost H.085100894644 A.BP.001.07.16.0000798

Tnh Kav 250Jt Jl.Besakih Pemogan 08123871809 081337569788 A.BP.001.07.16.0000682

A.BP.001.07.16.0000651

BENGKEL LAS

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.07.16.0000923

FURNITURE

INTERIOR

A.BP.001.07.16.0000937

Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor Pajak Bl/Th Murah 081338344155 A.BP.001.07.16.0000933

SERVICE

DIJUAL MOBIL

Percetakan *Cetak Apa Saja MURAH

Free

(Brosur,Flyer,Buku,Undangan,BALIHO dll)

n

Desig

*Ongkos Cetak Juga MURAH

DIJUAL MOBIL

*Proses Plat CTP

*Mesin Cetak 4 Warna dan 5 Warna

Money Back Guarantee

NGGAK USAH BELI MESIN ANDA CARI ORDER KAMI YG CETAK Email: tohpatigrafika@yahoo.com

�

8528537, 468227, 468228-30 C.0000706-prc

KONTRAKTOR

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas � Design Lengkap, & Coating Berkelas Finishing dgn AntiElegan Karat & � Pengalaman lebih dari 10 15 Tahun Tahun � Tenaga Profesional (Arsitek (Arsitek & & Sipil) Sipil)

KONSTRUKSI BAJA

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 0099 257028,744 8955748 www.anugerahdewata.com

SPA

BIRO JASA

SERVICE

C 0000051 bkl C.0000250-bkl

SERVICE

ALUMINIUM

RUPA-RUPA

FOTO COPY SERVICE SERVICE AC ALUMINIUM

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL


EKONOMI

18

Senin Wage, 18 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI UD Padma Malini

Usaha Buah dan Kue yang Sukses TIDAK ada yang bisa memastikan usaha yang dijalankan bisa sukses atau tidak. Yang bisa dilakukan adalah terus berusaha dan pantang menyerah. Komang Simpen Nadining, pemilik UD Padma Malini, bergerak bidang usaha buah, sayuran dan kue membuktikan hal itu. Ia mulai buka usaha buah dan sayur sejak tahun 1996. Selanjutnya tahun 2010 ia mencoba keberuntungan dengan menjual kue. Usaha kue tersebut, selain dijual di kiosnya sendiri juga dipasok ke pasar dan swalayan, seperti Pasar Anyar, Pasar Banyuasri, Pasar Seririt, Hardy’s Seririt dan Hardy’s Singaraja. Perkembangan usahanya tersebut tidak lepas dari peran BNI sebagai pemberi modal usaha. Sejak saat itu usahanya lebih maju. Menurut Simpen

Nadining, pelayanan kredit di BNI terbilang cepat sehingga cepat melanjutkan usahanya. Ia berharap agar BNI tetap aman dan dipercaya oleh nasabah sebagai bank pilihan utama. Ke depanya ia ingin usahanya lebih berkembang dan tetap di percaya oleh pasar sebagai pemasok kue dan mempunyai kios lebih dari satu. *

Omzet Penjualan Terus Meningkat Dari Pariwisata Perkenalkan Budaya Bali

PARIWISATA di Bali benar-benar membuka jalan bagi masyarakat untuk mengenyam keuntungan. Kuta dan Ubud merupakan dua wilayah pariwisata paling terkenal di dunia. Tentu saja masyarakat tidak melepas peluang tersebut untuk mendapatkan keuntungan. I Wayan Pageh, pemilik Ananda Cottages beralamat di Banjar Lungsiakan Kedewatan, Ubud ini membuka usaha hotel sejak tahun 1980. Hotel itu dibangun karena pariwisata di Ubud mulai menggeliat. Selain itu, dari hotel yang dibangun ia ingin memperkenalkan budaya Bali. Dari sisi permodalan ia sangat dibantu oleh BNI. BNI membantunya dari dulu hingga sekarang. Tak hanya membantu dalam akses permodalan, BNI juga melancar-

kan aktivitas transaksi keuangan di hotelnya. “BNI merupakan partner usaha terbaik yang sudah terjalin selama ini. Selain itu, BNI sangat mengerti kebutuhan kami,” ujarnya. Ia berharap BNI dapat menjangkau nasabah sampai ke pelosok-pelosok desa. Selain itu, ia ingin mengembangkan Ananda Cottages kedua. *

Cuaca Tak Bersahabat

Buah Kopi Siap Panen Rontok

Singaraja (Bali Post) Produksi kopi saat musim panen tahun ini diperkirakan turun dibandingkan tahun lalu. Hal ini menyusul buah kopi yang siap panen, tiba-tiba rontok akibat cuaca yang tidak menentu belakangan ini. Tidak hanya itu, akibat cuaca tidak bersahabat ini, masa panen mundur dari biasanya. Tak hanya itu, produksi dan kualitas kopi akan turun drastis dibandingkan musim panen tahun 2015 lalu. Pantauan di lapangan, Minggu (17/7) kemarin, cuaca di Buleleng beberapa bulan terakhir ini selalu berubahubah. Akibatnya buah kopi pun sebagian besar masih hijau. Parahnya lagi, buah yang masih hijau ini rontok hingga gagal panen. Hal itu disebabkan hujan yang berlebihan disusul cuaca panas, sehingga buah kopi berubah hitam hingga akhirnya rontok. Atas kondisi ini petani tidak bisa berbuat banyak. Saat ini mereka hanya bisa menunggu sampai buah kopi memerah, sambil berharap cuaca akan kembali normal sehingga hasil panen tahun ini tidak terlalu merugikan petani. Seorang petani asal Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Wayan Wardana, mengakui masa panen kopi tahun ini terganjal akibat cuaca yang kurang bersahabat. Dia

menuturkan, sejak awal berbuah hingga menjelang panen, intensitas hujannya tergolong tinggi. Sebaliknya pada harihari tertentu cuaca berubah panas. Akibat situasi tersebut, buah yang sebentar lagi akan dipetik berubah menjadi hitam dan bijinya pun rontok. Sejak mengetahui gangguan cuaca buruk ini, Wardana dan petani lainnya berusaha mengamati gangguan tersebut. Diperkirakan setiap satu hektar lahan buah yang sudah rontok rata-rata lima persen. “Secara pasti kita tidak tahu mengapa buah yang sebentar lagi dipetik malah rontok dan warnanya menghitam. Kemungkinan akibat terlalu sering hujan dan terkadang cuaca panas menyebabkan buahnya menghitam dan rontok,” katanya. Selain rontok, cuaca yang tak bersahabat ini mengak-

Bali Post/kmb38

RONTOK - Cuaca tidak bersahabat mengakibatkan buah kopi rontok sebelum dipanen. Petani khawatir jika situasi ini berlangsung lama, produksi dan kualitas kopi turun.

PT Raditya Dewata Perkasa

Ananda Cottages

ibatkan masa panen kopi robusta di daerahnya mundur. Hingga bulan ini baru sebagian kecil saja petani yang bisa memetik buah kopi siap panen. Berkaca dari pengalaman musim panen tahuntahun sebelumnya, menginjak Juli hingga masuk Agustus masa panen sudah berakhir dan tinggal melakukan pengeringan saja. Atas kondisi ini petani sekarang hanya bisa menunggu buah bisa dipetik dan berharap cuaca segara membaik. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Buleleng Ketut Nerda membenarkan gangguan cuaca sekarang ini menghambat pemetikan kopi arabika dan robusta. Hanya hambatan ini tidak saja di daerahnya, namun di kabupaten lain, seperti

Tabanan, Bangli dan daerah lain rata-rata mengalami hal yang sama. Atas kondisi ini, Dishutbun juga tidak bisa berbuat banyak untuk memberikan tehnik atau metode untuk mengatasi persoalan ini. Atas kondisi ini, produksi kopi robusta dan arabika turun dibandingkan produksi tahun 2015 lalu. Tak hanya itu, pihaknya juga khawatir jika memasuki Agustus cuaca tidak membaik, pengolahan pascapanen kopi akan terhambat. Pasalnya, pengeringan kopi yang bisa menggunakan sinar matahari langsung bakal terhambat. Situasi itu akan mempengaruhi kualitas kopi yang dihasilkan petani. “Buah ada rontok karena cuaca ini, seperti di daerah Bongancina. Bukan hanya cuaca tapi dampak erupsi Gunung Raung beberapa waktu lalu menimbulkan gangguan pada buah kopi di sana. Sekarang kami hanya bisa menyarankan petani agar lebih telaten dan mengakali proses pengeringan saat panen nanti,” tegas Nerda. (kmb38)

PT RADITYA Dewata Perkasa milik I Made Sudiana merupakan usaha perdagangan barang elektronik, meubelair dan furniture. Usaha tersebut berawal dari profesinya sebagai seorang sales produk-produk elektronik yang setiap hari bergelut dibidang pemasaran. Sejak saat itu jiwa wirausaha mulai tumbuh. Selanjutnya tahun 1992 ia mencoba mendirikan usaha di daerah Sukawati, Gianyar. Waktu itu ia bermodal awal Rp 15 juta, yang bersumber dari pinjaman tetangga dibantu karyawan satu orang. Seiring berjalannya waktu, t erny a t a usa ha ny a sem a kin berkembang berkat bantuan modal dari BNI. Saat ini perkembangan perusahaan dikenal dengan nama Raditya Cash dan Credit tersebut maju sangat pesat. Terbukti dari omzet penjualan yang terus meningkat, didukung 98 armada dan 819 orang karyawan serta membuka

cabang di tujuh kota/kabupaten di Bali. BNI sangat berperan dalam membantu permodalan usaha yang dibangunnya, baik untuk investasi maupun modal kerja. Tim dari BNI juga selalu menjadi konsultan dan terus memberikan masukan yang positif terkait rencana-rencana pengembangan usaha, terutama dari segi manajemen finansialnya. BNI sangat profesional dalam mengelola nasabah, di samping cepat juga sangat tanggap terhadap kebutuhan nasabah. *

Koperasi di Pesisir Utara Jatim Layak Jadi Percontohan

Surabaya (Bali Post) Menkop dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Deputi Bidang Pembiayaan Braman Setyo melakukan kunjungan kerja ke sejumlah koperasi di pesisir utara Jawa Timur (Jatim), tepatnya di KUD Mina Tani Kabupaten Lamongan dan Koperasi Kareb, Kabupaten Bojonegoro. “Saya mendapati dua koperasi ini cukup bagus dan bisa menjadi percontohan nasional, karena dalam operasionalnya koperasi ini mampu meningkatkan taraf hidup msyarakat,” ujar Puspayoga usai mengunjungi KUD Mina Tani Lamongan dan Koperasi Kareb Bojonegoro, Sabtu (16/7) lalu. Ia menunjuk KUD Mina Tani yang beranggotakan 1.200 orang, di mana 60 persen nelayan sisanya petani. Kini sudah mampu mencapai omzet Rp 80 miliar dengan aset senilai Rp 44 miliar dan SHU yang mencapai Rp 500 juta pada 2015 lalu. KUD Mina Tani juga menjadi MPS (Mitra Produksi Sigaret) SKT (Sigaret Kretek Tangan) dari HM Sampoerna. Kemitraan antara perusahaan besar dengan koperasi ini, menurut Puspayoga, sangatlah bagus, karena mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan. “Itu sangat bagus, apalagi Presiden Jokowi juga menekankan perekonomian yang padat karya

dan potensi semakin berkembangnya juga masih besar,” kata Puspayoga. Menurut Ketua KUD Tani Kasulasa, untuk unit pengolahan es pihaknya sudah memiliki pabrik yang baru mampu memproduksi 1.000 balok es perharinya. Padahal permintaannya sangat besar, bisa mencapai 20 ribu balok es/hari. “Karena itu kami mohon dukungan pemerintah agar bisa meningkatkan kapasitas produksi es balok KUD Mina Tani ini,” ujarnya. Contoh lain, menurut Menteri Puspayoga, KUD Kareb Bojonegoro yang selain menjadi MPS SKT pabrik rokok HM Sampoerna, juga memiliki sejumlah lini usaha lain yang berkembang dengan pesat. “Hebatnya, Koperasi Kareb ini juga mampu menjadi distributor bagi pedagang-pedagang kecil maupun pertokoan, karena koperasi Kareb langsung menjalin kerja sama dengan perusahaan besar selaku produsen di hilir,” tambah Puspayoga. Ketua Koperasi Kareb Hadi Prayitno mengatakan, unit usaha Koperasi Kareb saat ini meliputi kegiatan baik dalam penjualan barang dan jasa yang masing-masing digerakkan melalui unit usaha. Ada lima unit usaha, yaitu unit usaha processing (pengeringan dan pemisahan) tembakau, unit jasa MPS SKT, unit simpan pinjam,

unit pertokoan (ritel modern, distributor) dan unit usaha angkutan/transportasi. Melihat besarnya potensi perkembangan koperasi di pesisir utara Jatim itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Braman Setyo mengatakan pihaknya tengah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan maupun para pekerja MPS SKT yang kebanyakan adalah wanita. “Saat ini KUR untuk sektor perikanan kan masih kecil, saya melihat ada peluang mengucurkan KUR pada para nelayan di Lamongan ini,” kata Braman Setyo. Mengenai metodenya akan diarahkan ke linkage dengan perbankan. Hal itu, karena sejauh ini belum ada koperasi yang langsung menyalurkan KUR. “Model linkage dengan perbankan ini akan sangat cocok, apalagi KUD Mina Tani sudah menyatakan kesediaannya menjadi back up dari pinjaman KUR ini,” katanya. Sementara KUR untuk para pelinting rokok (SKT) yang kebanyakan adalah wanita, Braman juga melihat ada peluang untuk para pekerja ini mendaatkan KUR. Hal ini karena para pekerja wanita ini intinya membantu suaminya menambah penghasilan. “Nah, KUR ini bisa digunakan para suami untuk membesarkan usahanya atau membuat usaha yang lain,” tambahnya. (010)


19

Senin Wage, 18 Juli 2016

Perlu Dibentuk, Dewan Penegakan Hukum Pemilu

Jakarta (Bali Post) Mantan Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ramlan Surbakti mengusulkan agar dibentuk dewan penegakan hukum pemilu. Dewan ini yang nantinya memiliki kewenangan terkait masalah administrasi pemilu. Sehingga fungsinya nanti bisa menyelesaikan masalah administrasi yang selama ini dibebankan kepada KPU. ‘’Sedangkan Badan Pengawas Pemilu ke depannya akan ditransformasikan untuk menangani persoalan sengketa dan pelanggaran pidana. Tetapi UU belum ada yang spesifik, mana ketentuan administrasi pemilunya. Baru soal pidana yang jelas,’’ kata Ramlan Surbakti dalam diskusi di Jakarta, Minggu (17/7) kemarin. Ramlan menyarankan harus ada sistem penyelesaian sengketa yang adil dan tepat waktu. Karena proses penyelesaian sengketa yang berkepanjangan sehingga mengesankan pilkada serentak seolah menjadi tidak serentak. Proses penyelesaian sengketa pemilu harus dibuat agar prosesnya tidak bertele-tele. Mekanisme penyelesaian sengketa pemilu juga dinilai terlalu panjang. Akibatnya, sejumlah sengketa pemilu dalam pemilihan calon kepala daerah (pilkada) belum terselesaikan sampai sekarang. ‘’Penyelesaian sengketa pilkada harus adil dan tepat waktu. Lamanya juga harus disesuaikan dengan tahapan pemilu,’’ katanya. Oleh karena itu, dia menilai penting adanya revisi undang-undang tentang pilkada. Sebab,

aturan yang ada ini belum bisa menyelesaikan persoalan penyelesaian sengketa pemilu dan penegakan hukum dalam pelaksanaan pilkada serentak. ‘’Itulah mengapa dalam naskah akademik dan draf RUU tentang pilkada, salah satu yang harus dibenahi adalah penegakan hukum dan penyelesaian sengketa pemilu,’’ ujarnya. Untuk membenahi persoalan ini, dia berharap ke depan DPR dan pemerintah selaku pihak yang berwenang membentuk maupun merevisi undang-undang untuk persoalan tersebut. Komisioner KPU Juri Ardiantoro mengakui adanya kelemahan tersebut. Menurutnya, belum ada mekanisme yang terintegrasi untuk penyelesaian sengketa pemilu. ‘’Nah ini yang harus dipersiapkan di dalam pengaturan akan datang, misalnya untuk pelanggaran pidana harus dipastikan institusi mana yang menangani dan berapa lama penyelesaiannya,’’ katanya. Dia juga mengusulkan agar revisi UU membuat klasifikasi dari tiap perkara yang diadukan. ‘’Jadi sistemnya harus terintegrasi dan ada kepastian berapa lama waktu yang dibutuhkan,’’ katanya. Saat ini, menurut Juri, penanganannya tidak tertata baik karana pihak yang merasa tidak puas dengan hasil putusan KPU, kemudian mengadukan ke Panwas lalu Panwas-nya mengadukan ke mana-mana. ‘’Makanya sampai sekarang masih ada yang belum selesai karena proses pradilannya juga masih belum selesai,’’ ujarnya. (kmb4)

Jakarta (Bali Post) – Posko pengaduan kasus vaksin palsu yang dibuka Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur baru dibuka hampir satu jam setelah jadwal yang ditempelkan pihak RS di lobi depan. Sekitar pukul 09.57 WIB dua orang petugas administrasi dari RS Harapan Bunda baru mendatangi posko pengaduan, sementara jadwal yang ditempel mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Para orangtua korban vaksin palsu yang sudah menunggu sejak pukul 08.00 WIB baru mulai dilayani pengaduannya oleh pihak RS Harapan Bunda. Pengadu diminta mengisi be-

berapa informasi yang diperlukan oleh pihak RS terkait aduan mereka, yakni nama orangtua, nama anak, nama dokter, jenis vaksin, dan tanggal layanan pemberian vaksin. Meski demikian, keluarga korban yang sudah menyerahkan data tidak diberikan kepastian apa pun untuk prosedur selanjutnya atas aduan mereka. Salah satu orangtua korban vaksin palsu RS Harapan Bunda, Deddy Nurchandra (35), mengaku selepas menyerahkan data dirinya belum mendapat keterangan apa pun dari pihak RS. ‘’Hanya diminta menyerahkan data, yang penting sudah terdata dulu,’’ kata warga Condet tersebut. (ant)

Posko Pengaduan Vaksin Palsu Dipadati Orangtua Bayi

Lintasan Mengering Dari Hal. 1

Di pertengahan lomba hujan sepenuhnya reda dan lintasan berubah mengering, joki Ducati Andrea Iannone menjadi pembalap pertama yang menepi untuk mengganti tunggangannya pada putaran ke-13 demi menggunakan ban tipe intermediate. Dan sejak itu para pembalap satu per satu menghampiri garasi tim masing-masing untuk mengganti kendaraannya yang memiliki kombinasi ban kering. Tak terkecuali Marquez, yang sempat keluar lintasan

di tikungan kedelapan pada awal-awal balapan, pada putaran ke-17 akhirnya berganti tunggangan untuk menggunakan ban kering, yang segera membuatnya melesat empat detik lebih cepat dibandingkan jajaran pembalapan yang berada di urutan terdepan lomba. Keluar dari garasi dengan ban baru menempati urutan belasan, Marquez melewati satu per satu pesaingnya demi mengambil alih posisi terdepan saat lomba menyisakan enam putaran terakhir dan sejak itu melesat tak terkejar. Sementara juara bertahan

Lorenzo hanya finis di urutan ke-15 dan meraup satu poin saja, jauh di bawah Rossi yang mengakhiri balapan di urutan kedelapan. Keduanya memutuskan untuk tidak melakukan penggantian tunggangan meski hujan reda di pertengahan lomba. Sementara pembalap lokal Stefan Bradl dari tim Aprilia Racing Gresini terpaksa absen dari GP Jerman 2016 lantaran terjatuh di sesi pemanasan dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan CT-scan setelah sempat tak sadarkan diri saat terjatuh. (ant)

Senin, 18 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Srada Bakti Bag. 4 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Wittonjaya (1) 08.00 Education On Bali TV 09.05 Dialog Interaktif : Prita 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song 11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV)

11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.00 Dharma Wacana Srada Bakti Bag. 4 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana live 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari

TK Kumara Jaya (2) 18.00 Puja Tri Sandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Lila Cita Gong Kebyar Wanita 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Sumerta (1) 23.05 Lila Cita 24.00 Closing

Tetap Konsisten Dari Hal. 1

Pihaknya bersama Desa Adat/Pakraman Tolak Reklamasi yang tersebar di seluruh Bali tidak akan berhenti dan tetap konsisten untuk memperjuangkan dan mempertahankan kesucian tanah Bali selama rencana reklamasi berkedok revitalisasi Teluk Benoa terus berlanjut. ‘’Kita sebagai masyarakat Bali yang hidup di tanah Bali harus bersedia mempertahankan tanah kelahiran kita yang kita cintai bersama-sama. Kami dari Desa Adat Intaran melalui paruman desa yang telah kami sepakati dengan tegas menyatukan tekad menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ tegasnya. Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat tolak reklamasi tetap konsisten dan tidak mudah terprovokasi serta diadu domba oleh pihak yang pro-reklamasi yang menyebabkan perpecahan. Sebab, kata Kompiang, sejumlah pemimpin di Bali saat ini sudah ‘’tuli’’ dan tidak mau mendengarkan aspirasi masyarakat lagi. Oleh karena itu, kekonsistenan Desa Adat/ Pakraman Tolak Reklamasi untuk memperjuangkan kesucian tanah Bali di kawasan Teluk Benoa harus terus digelorakan, sehingga reklamasi tidak sampai terjadi. ‘’Mari kita terus rapatkan diri untuk memperjuangkannya, sehingga Perpres No. 51 Tahun 2014 dengan segera dapat dicabut dan dibatalkan,’’ lanjutnya. Hal serupa juga ditegaskan Bendesa Adat Sanur, I.B. Paramartha, S.H., M.H. Ia mengatakan, berdasarkan paruman Desa Adat Sanur

juga dengan tegas menolak reklamasi Teluk Benoa. Sebab, berdasarkan pengalaman sepanjang pantai pesisir wilayah Sanur sudah pernah mengalami dampak dari reklamasi Pulau Serangan. Oleh karena itu, agar tidak memperparah kondisi pantai di sepanjang garis Pantai Sanur dengan rencana direklamasinya Teluk Benoa, maka dengan alasan tersebut Desa Adat Sanur menolak dengan tegas rencana reklamasi Teluk Benoa. Sementara itu, Bendesa Adat Penyaringan I Made Purna juga mengatakan hal yang sama. Dikatakannya, berdasarkan paruman desa yang telah disepakati pada 12 Mei lalu, bahwa Desa Adat Penyaringan juga dengan tegas menyatukan tekad menolak reklamasi Teluk Benoa. Pihaknya berharap, dengan dilakukannya aksi-aksi damai menolak reklamasi ini, pemimpin-pemimpin Bali segera terbuka matanya untuk melihat dan mendengar aspirasi dari masyarakat. Sehingga apa yang diinginkan oleh masyarakat Bali segera dapat dipenuhi. Sebab, pemimpin-pemimpin Bali adalah wakil dari rakyat Bali. Setelah selesai melakukan orasi, aksi dilanjutkan menuju Pantai Sindhu untuk menghaturkan sesari/ sesajen kepada Hyang Baruna sebagai penguasa laut. Aksi damai tolak reklamasi ini diamankan oleh ratusan jajaran polisi dari Polresta Denpasar dan Polda Bali. Aksi ini juga turut didukung oleh SID, Joni Agung Double T, Navicula dan Suicida Sinatra. (win)

Kekuasaan Politik Dari Hal. 1

Perubahan sistem pendidikan nasional masih tergantung kekuasaan politik. Bahkan, di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pengelolaan pendidikan termasuk dalam menentukan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan tak murni berdasarkan profesionalisme. Jabatan kepala sekolah dan Kadisdik kerap menjadi kepentingan strategis para pemimpin dan kolega politiknya dengan tujuan memperkuat basis politik. Selebihnya, 31,02 persen responden mengatakan sistem pendidikan nasional sudah bergerak menuju profesionalisme dan mandiri. Hak dan kewenangan guru dalam menentukan nasib siswa sudah menjadi otoritas sekolah dan guru. Responden juga menilai pergantian atau revisi kurikulum bukan semata-mata kepentingan politik melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika zaman. Pemerintah juga mendorong dan mem-

fasilitasi guru dan dosen termasuk lembaga pendidikan mengelola dunia pendidikan secara profesional. Larangan PNS berpolitik termasuk guru merupakan bentuk lain dari upaya menjaga independensi tenaga pendidik. Campur tangan politik sudah dikurangi. Indikasi bahwa ada politisasi dan ada pendekatan bisnis dalam dunia pendidikan, menurut responden, mestinya kita hadapi bersama. Lembaga pendidikan yang melakukan praktik bisnis dalam prosesnya harus diaudit. Di sinilah perlu peran regulator. Selebihnya, 1,31 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Pada jajak yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara via telepon ini responden umumnya menilai semua sektor sudah menjadi ranah politik. Jadi, untuk menentukan apakah ada dominasi kepentingan politik dalam dunia pendidikan tergantung indikator dan tujuannya. (dir)

Kembali Menggeliat Dari Hal. 1

Namun, sejak masuk ke pasar modern dan ekspor, budi daya manggis di Pupuan kembali menggeliat. Namun kendala pemasaran masih dialami petani. Sistem pembayaran ketika masuk hotel dan swalayan, sering menjadi keluhan. ‘’Karenanya kami membutuhkan lembaga keuangan yang bisa mem-back-up. Sebab, para petani membutuhkan dana yang cepat untuk membiayai hidup dan menjaga kebunnya tetap berproduksi,’’ tegasnya. Hal senada juga dikatakan Ida Bagus Raka Wiryanata dari PT Bayu Jaya Kesuma Bali. Ia yang bergerak di bidang ekspor vanili mengatakan, saat ini petani membutuhkan pembinaan dan teknologi. Keduanya akan memberikan hasil dalam meningkatkan kualitas produk. Ia mengatakan, selama ini pemerintah tidak pernah memberikan pendidikan teknologi kepada petani. Selain itu, pemerintah juga tidak pernah memberikan penyuluh yang andal dalam bidangnya. Petani hanya bergerak dan hidup sendiri, tanpa diberikan alat dan pengetahuan yang memadai. ‘’Saat ini petani sudah tidak ada yang menanam vanili. Karena tidak ada penyuluhan saat petani vanili mengalami gagal tanam karena batangnya busuk,’’ terangnya. Ia pun berharap agar pemerintah segera memberikan pembinaan dan pendidikan teknologi yang andal kepada petani. Sehingga petani dapat meningkatkan kualitas hasil pertaniannya dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, baik petani maupun pelaku bisnis bisa tetap saling bersinergi untuk memasarkan

hasil produk pertanian di Bali. Sementara itu, akademisi pertanian Unud Prof. Sucipta mengatakan, kegalauan yang dirasakan petani selama ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah yang belum banyak berbicara pada sektor pertanian. Padahal produk, regulasi, serta hal-hal teknis pertanian sudah sering digaungkan di masyarakat. Untuk itu, ia berharap pemerintah segera memberikan kebijakan untuk melindungi hak-hak para petani, sehingga kemakmuran secara ekonomis bisa dirasakan oleh petani. ‘’Salah satu pendekatan yang harus dilakukan adalah bagaimana golnya dalam mewujudkan kualitas hidup dari petani itu. Karena dari kualitas hidup itu akan membangkitkan semua inovasi, motivasi dan kreativitas. Itu salah satu pendekatan yang harus dipikirkan,’’ tegasnya. Dalam meningkatkan produk pertanian di Bali, dikatakan, yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan dan membangun SDM yang cerdas, berkualitas dan mampu bersaing. Sebagai akademisi, pihaknya lebih menekankan pada action research, yaitu bagaimana melakukan pendekatan secara langsung dengan masyarakat, sehingga terbangun pertanian yang holistik, humanis dan dengan jaminan pasar. ‘’Implementasinya adalah bagaimana produktivitas petani bisa bekerja dengan nikmat, aman dan nyaman, sehingga dapat memotivasi generasi muda mau untuk bertani. Bertani tidak harus bergelut dengan lumpur. Tentunya hal ini dilakukan dengan pendekatan teknologi tepat guna,’’ urainya. (win)

Membuat Ketakutan Dari Hal. 1

Serangan Nice pada Kamis pekan lalu itu kembali membuat Prancis berduka dan ketakutan setelah delapan bulan lalu Paris diserang sekelompok pria bersenjata, yang menewaskan 130 orang. Pria penyerang dengan truk pada Bastille Day di Nice diketahui Bouhlel, yang adalah keturunan Tunisia. Pihak berwenang belum mengungkapkan bahwa sopir truk maut yang ditembak mati oleh polisi

itu merupakan bagian dari jaringan ISIS, kelompok yang menyatakan melakukan serangan tersebut. Namun, Valls dalam pernyataannya yang dikeluarkan pada Minggu kemarin mengatakan tidak ada keraguan soal motif penyerangan pria tersebut. ‘’Penyelidikan akan menjelaskan fakta, tetapi kita saat ini tahu bahwa si pembunuh terkena radikalisasi dengan cepat,’’ kata Valls dalam wawancara dengan koran Le Journal du Dimanche. (ant/ap/afp)


16 Pages

134 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Monday,

Monday, July

18, 2016

Penner-USA

TODAY

recording to the music butions for Reon Trump comments Fair harsh words telling industry. Pitbull’s report in Vanity Friday, Pitbull had - Rapper Donald Trump on and describing came after a the Miami-born rapthat Republican LOS ANGELES l hopeful magazine the candidate with the presidentia per had met publican that he is not supporting real name nominee in Florida. Donald Trump? Pitbull, reporters on as a “joke.” Donald “Am I supporting rapper said. was speaking supporting his campaign campaign Armando Perez,a ceremony on the No I am not know this already I [Trump’s] all of Los sidelines Fame in “I think the honest with you. Trump. Yousaid Pitbull. (rtr) Walk of way the to be is a joke it’s unfortunate the the Hollywoodwhere he was honored very well,” his contrithink that viewed around ap- Angeles, plaque for we’re beingto some people’srican with a star world due the Cuban-Ame Jl. D.Tamblingan proaches,” Sanur

ional Bali

find Internat

ers support Erdogan as stand guard coup bid crushed Turkey shakes Page 6

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur Kebab N & J 15 Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

prison Soaring on prompts populati to re-think Thailand war “lost” drug Page 13

Farmers need ed to be bridg

DENPASAR to People need so be motivated want that they to continuously agpursue the sector. ricultural this era, in Moreover cannot sima farmer becoming idealism. In this case, and ply defend to keep farming it is meant valuable Balinese the preserving more than that, culture. But must also provide the agriculture prosperity for economic players. conveyed by a memIt was of Representay, ber of House Bali constituenc in a tives of Linggih, with Sumarjaya Gde s, on agriculture discussion of agribusines s, banks the players academician analysts, at Bale Banjar Sanur, and businessmen Shankara, Bali Global

Sports

Brad Copa America of the 2016 hip match

t s he is no Pitbull say Trump g supportin

champions after the performs MetLife Stadium. t at artist Pitbull Recording soccer tournamen Centenario

You can

want Belgium ional proven internat coach to Wilmots replace

July 18, 2016

rnationalbalipo

Denpasar.

Indonesia orders overhaul of drug agency after fake vaccine scandal

Farming...2 on page

Continued

of drug overhaul ndal a orders Indonesi er fake vaccine sca agency aft IBP/file

The fake

vaccine

confiscated

by the police.

signed cases, directors vaccines, “In some of these have sought the purchases we need to evaluate the fake means Minister Health authorities t,” Health parents that and their which “We Agency d managemen told MetroTV. and Drugsparticular to reassure were not harmful Moeloek have to finish The Food come under they were vaccines could get re-vaccinateto Nila be thorough. We programme said must children an immediate (FDA) has ordered a month after fire after officials vaccine problem under a government next week. syndicate this.”(rtr) on Friday agency, also be heard was done of the fake the News can - Indonesia at Global monitoringimported child vaccines aware as 2013. But little earlier be launched Police uncoveredin Bekasi, near and drug JAKARTA in “Bali Image” from 9.30 as early investigation 96.5 selling fake past decade. of the food a pharmacist in May for Radio FM am. Listen to the syndicate, until a police overhaul a syndicate clinics over the arrested a licence. exposed arrests so far. after until 10.00 FM at http:// and Jakarta, was this year 18 without police uncovered Java. Global Radio ten2mypharmacies have been leading to at least from parliament, selling medicine out to be fake island of or deaths at turned to hospitals, globalfmbali.lis a public streaming more than No illnesses to the fake vaccines. Under pressure on Thursday pub- The drugs sparked governarrest of of or live video and http:// linked with this radio.com health ministryof 14 more health and led to the The scandal and makerssaid lfmbali.com li. exposed major drug directly be half-heartedyesterday the names admindistributors http://radiogloba nel/global-fm-ba and “We can’t uproar and lished the in ensuring Jakarta thatprompt- a dozen vaccines. Investigators ustream.tv/chan problem, immearound doctors to deficiencies Indonesia’s fake in vaccine the ment decided questioningthe case. and facilitiesthe fake vaccines, a boom in at hospitals they were also the (food the president safety amid istered of parents whether and hospital managers diately restructure health industry. continue to unravel Cabinet Secretary ing crowds information on Investigators the reach of a drug- drug agency)” said in a statement. of demanding were victims. this kind fake booster Pramono Anung how widespread their children that sold we hope that “With this be repeated.” making ring hepatitis B, diphtheria, to for cough won’t vaccines whooping and the thing tetanus and in Jakarta health facilities

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN WAGE, 18 JULI 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Seksualitas dan ’’Art Therapy’’ Dalam Karya Murni

SETELAH 10 tahun kepergian I GAK Murniasih, tepatnya 2006, Sabtu (16/7) diadakan pameran karya Murni. Di samping karya Murni, partisipasi lainnya datang dari 15 seniman dengan total 50-an karya. Karya-karya Murni banyak dipengaruhi seniman Dewa Putu Mokoh dengan gaya Pengosekan-nya. ‘’Dia mempelajari gaya Pengosekan, gurunya Dewa Putu Mokoh, seorang seniman dengan gaya Pengosekan,’’ kata Budi Agung Kuswara, Founder Ketemu Project Space, pemrakarsa acara tersebut. Karya Murni ketika memahat tubuh perempuan adalah cerminan keberanian seorang wanita Bali. Ia menuturkan perjalanan hidup Murni. Di tahun 90-an, Murni mulai menemukan jalan keluar dari persoalan pribadinya, psikologisnya. Pengalaman hidupnya pernah mengalami pelecehan seksual, lalu ia memutuskan transmigrasi ke Sulawesi. Ia bekerja dengan salah satu keluarga sebagai pembantu rumah tangga. Ia kembali ke Bali bekerja sebagai perajin perak. ‘’Selama hidupnya itu, dia belum tahu melukis sama sekali. Dia bukan seorang seniman yang mempelajari seni secara akademis, jadi ini memang murni output dari semua pengalaman hidupnya,’’ tuturnya. Karya Murni membicarakan hal yang dalam masyarakat dianggap tabu, tetapi dengan pengalaman hidupnya Murni tidak mengalami dan merasakan rasa tabu tersebut sehingga menurutnya karya Murni masih tetap relevan untuk dibicarakan. Safitri Sastrawan, curator, mengatakan Murni adalah seniman perempuan Bali, seniman yang sangat penting dalam dunia seni. Tetapi sayangnya setelah meninggal, Murni seperti terlupakan. ‘’Karyanya sangat penting karena dia melalui kehidupan yang cukup traumatis, kehidupannya penuh tantangan dan dia bisa melampaui itu dengan caranya sendiri dengan berkesenian,’’ ujarnya. Murni membicarakan tentang seksualitas, art therapy melalui karyanya yang beberapa pakar ada yang mengatakan naif, ada yang mengatakan surealisme. ‘’Ketika bertemu Dewa Putu Mokoh dengan gaya Pengosekan, itu yang menjadi titik kenyamanannya,’’ terangnya. Murni banyak berkarya dan beragam. Karyanya tersebut merupakan ungkapan pengalamannya. Sayangnya dulu karya Murni dianggap tabu, tidak layak, tetapi sebenarnya yang dibicarakan Murni lewat karyanya masih sangat relevan untuk dibicarakan. ‘’Tapi enggak tahu sekarang, sepertinya jauh lebih menerima setelah 10 tahun Murni meninggal, jadi saat ini banyak yang merespons dengan apresiasi,’’ tukasnya. Dengan pameran lukisan tersebut, diharapkan Murni tidak dilupakan. Banyak seniman yang merespons, ingin ikut berkolaborasi sehingga diharapkan perbincangan tentang Murni tidak berhenti. (kmb42)

Bali Post/kmb23

LAYANG-LAYANG - Dalam upaya meningkatkan kreativitas anak-anak dalam berekspresi dan berkreasi, digelar lomba mewarnai dan workshop pembuatan layang-layang di Bale Banjar Shankara Resto, Jalan Danau Toba No.7 Sanur, Minggu (17/7) kemarin.

Tingkatkan Kreativitas

Lomba Mewarnai Layang-layang ’’Bali Post’’ SEJUMLAH siswa SD antusias mengikuti lomba mewarnai dan workshop pembuatan layang-layang berbahan koran Bali Post terbitan edisi khusus ‘’Garuda Dalam Konsep Layang-layang Bali’’ di Bale Banjar Shankara Resto, Jalan Danau Toba No.7 Sanur, Minggu (17/7) kemarin. Halaman 20 Bali Post terbit Minggu (17/7) tersebut didesain khusus oleh undagi layangan Ida Bagus Ugrasena Narendra yang bisa dibuat layang-layang.

Bali Post/kmb42

PAMERAN - Seorang pengunjung sedang melihat karya lukis saat pameran karya Murni.

Kegiatan ini digelar dalam upaya meningkatkan kreativitas anak-anak dalam berekspresi dan berkreasi. Acara yang digelar Bali Post serangkaian HUT-nya ke-68 bekerja sama dengan NPO World Kids Museum, mengambil tema ‘’Garuda Wisnu’’. Lomba ini juga untuk mencari anak-anak berbakat di bidang menggambar, mewarnai dan membuat layang-layang. Disiapkan lima

Ekologi Penelitian Bahasa dan Sastra Penting Dikuasai Singaraja (Bali Post) – Ekologi penelitian bahasa dan sastra sangat penting dikuasai mahasiswa maupun dosen. Dengan demikian, pemahaman konsep ini nantinya akan memberikan bekal kepada mahasiswa, terutama di lingkungan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) pada saat melakukan studi akhir atau bagi para dosen yang akan melakukan penelitian. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. saat membuka Lokakarya Ekologi Penelitian Bahasa dan Sastra di kampus se-

tempat, akhir pekan lalu. Kegiatan yang digelar LPPM Undiksha ini diikuti mahasiswa dan dosen di lingkungan FPBS Undiksha dengan menghadirkan narasumber Kepala Balai Bahasa Bali Drs. I Wayan Tama, M.Hum. Prof. Suandi menambahkan, lokakarya seperti ini akan terus didorong agar lebih sering digelar, sehingga ke depan konsep ekologi penelitian bahasa dan sastra dapat dipahami dengan baik. ‘’Saya menyambut baik lokakarya ini karena media seperti ini akan memberikan wawasan tidak saja bagi mahasiswa namun dosen bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menguasai konsep ekologi ba-

hasa dan sastra yang sangat penting,’’ katanya. Ketua Panitia Dr. Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. mengatakan, lokakarya digelar selama sehari dengan tujuan agar mahasiswa dan dosen mampu meningkatkan pemahaman terkait penelitian ekologi bahasa dan kesusastraan di kalangan kampus. Apalagi, aktivitas kesusastraan baik di dalam maupun luar kampus akhir-akhri ini mulai menggeliat. ‘’Lokakarya ini digelar sebagai media untuk menambah wawasan di bidang ekologi bahasa dan kesusastraan. Kami hadirkan pakar bahasa untuk membedah penelitian ekologi bahasa dan kesusastraan,’’ tegasnya. (kmb38)

Selena Gomez Konser di Indonesia SIAPA yang tidak tahu dengan Selena Gomez? Penyanyi yang mengawali kariernya dari sebuah serial anak-anak ini telah berhasil merebut jutaan hati para penikmat musik dunia, terutama remaja. Yang terbaru, ia kembali menggebrak dunia musik internasional dengan album barunya, ‘’Revival’’. Antusias tinggi dari para Selenator di seluruh dunia pun langsung bergejolak. Bukan tanpa alasan, ini karena Selena langsung mengumumkan untuk menggelar konser tur dunia dalam rangka mempromosikan album terbarunya. Senada dengan solo album keduanya, ‘’Selena Gomez: Re-

vival Tour Jakarta’’, pelantun ‘’Hands To Myself’’ ini kembali membawa sebuah kejutan khusus untuk kamu KLovers. Lewat sebuah video ‘’Shout Out’’, Selena Gomez menyapa para fansnya di Instagram. Semakin menarik karena Selena Gomez menyapa penggemarnya dengan video dalam bahasa Indonesia. Dalam video tersebut, Selena mengungkapkan kalau ia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan penggemarnya, para selenator di Tanah Air. Revival Tour sendiri rencananya akan digelar pada 23 Juli 2016 mendatang di ICE BSD City bersama Live Nation. Jelas konser yang satu ini enggak bisa dilewatkan mengingat Selena Gomez menawarkan sederet track yang emosional dalam album ‘’Revival’’. (pik)

hadiah terbaik bagi pemenang lomba mewarnai dan menggambar. Salah satu hadiahnya berupa studi banding ke Filipina. Salah seorang juri yang juga pemilik Museum Blanco, Mario Blanco, mengatakan kriteria yang dinilai dalam lomba tersebut yakni kepaduan warna, kerapian, dan komposisi, sehingga menghasilkan karya yang menarik.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu anakanak yang masih dalam tahap dasar dalam seni lukis dan mewarnai. ‘’Mendidik anak untuk menjadi seorang seniman, akan lebih baik lagi kalau kita didik dan bimbing mulai dari tingkat dasar,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Eksekutif NPO World Kids Museum Sakura Ijuin menambahkan, kegiatan ini sangat

positif bagi perkembangan anak-anak dalam berkreasi. Terlebih lagi, hasil karya pemenang akan dipamerkan ke luar negeri. Hal ini sangat baik bagi pengalaman mereka untuk lebih memperdalam karya seni itu sendiri. ‘’Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan persahabatan anak-anak melalui kesenian,’’ tambahnya. Dalam kesempatan tersebut undagi layang-layang Ida Bagus Ugrasena Narendra memberikan workshop pembuatan layang-layang menggunakan koran Bali Post. Ugrasena berharap kegiatan ini mampu menumbuhkem-

bangkan daya kreativitas generasi muda, tidak hanya dalam hal menggambar, melainkan mampu melestarikan seni budaya Bali lainnya, termasuk layang-layang yang kini telah menjadi ikon Pulau Dewata. Ke depannya kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Kegiatan serupa seperti lomba menggambar dan mewarnai, serta workshop membuat layang-layang, akan kembali diadakan tanggal 30 Juli di Lapangan Lumintang. Kegiatan tersebut akan dirangkaikan juga dengan acara Food Truck Festival 2016. (kmb23)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 18 Juli 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu