Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
kamis umanis, 17 november 2016
20 HALAMAN
NOMOR 90 TAHUN KE 69
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Ahok Tersangka
Penyidik Tak Kompak
Jakarta (Bali Post) – Polisi tidak menahan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan polisi tidak menahan Ahok karena tidak semua penyidik setuju bahwa ada unsur pidana dalam kasus Ahok. “Penahanan itu harus (memenuhi) dua syarat objektif bahwa di kalangan penyidik harus ada pendapat mutlak kalau itu unsur tindak pidana. Dalam gelar perkara kemarin, jelas ada perbedaan pendapat. Karena unsur objektif yang menyatakan pidana tidak mutlak, maka tidak dilakukan penahanan,” katanya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11) kemarin.
Tito Karnavian
Ahok Takkan Lakukan Praperadilan Jakarta (Bali Post) – Kuasa hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sirra Prayuna, mengatakan bahwa kliennya tidak akan mengajukan gugatan praperadilan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. “Saya tegaskan, kami tidak akan melakukan langkah hukum praperadilan karena praperadilan itu adalah sebuah mekanisme terhadap proses
penegakan hukum. Apakah sudah memenuhi asas hukum pidana dalam KUHAP atau tidak,” kata Sirra pada konferensi pers di Rumah Lembang, Jakarta, Rabu kemarin. Sirra mengatakan setelah berkomunikasi dengan Ahok, tim kuasa hukum pun sepakat tidak akan mengajukan praperadilan untuk menggugurkan status calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua tersebut sebagai tersangka. Hal. 19 Proses Hukum
Alasan yang kedua, ia menjelaskan, penahanan tidak dilakukan karena Badan Reserse Kriminal Polri menilai Ahok kooperatif mengikuti proses hukum. “Kabareskrim sebut yang bersangkutan kooperatif, mau datang mengklarifikasi,”
ujarnya. Selain itu, Ahok saat ini sedang mengikuti pemilihan Gubernur DKI Jakarta sehingga kecil kemungkinan yang bersangkutan untuk melarikan diri. Kata Tito, perbedaan pendapat di antara para penyelidik
kepolisian, menurut dia, terjadi setelah menyimak penjelasan para ahli yang dihadirkan pelapor maupun terlapor dalam gelar perkara di Mabes Polri, Selasa (15/11). Hal. 19 27 Orang
Mendagri Pastikan Ahok Bisa Ikut Pemilihan Jakarta (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa Ahok masih bisa mengikuti seluruh tahapan pemilihan Gubernur DKI Jakarta. “Aturan yang ada sekarang masih bisa. Ahok masih bisa mengikuti kegiatan kampanye sampai selesai dan mengikuti pemilihan kepala daerah,” katanya Rabu kemarin. Mendagri yakin Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa menerima ketetapan sebagai tersangka. “Saya kira sebagai warga negara yang baik Pak Ahok bisa memahami dan juga bisa menerima. Apalagi sudah mengundang saksi-saksi baik menyangkut agama dan tindak pidana,” katanya di Gedung DPR RI. Hal. 19 Keterangan Ahli
Ahok
Kontra Kolombia
Messi Bawa Argentina Menang 3-0 San Juan – Lionel Messi membuka gol dengan tendangan bebas brilian dan menjadi aktor dari dua gol lainnya, ketika Argentina kembali ke jalur yang tepat dalam kualifikasi Piala Dunia dengan mengukir kemenangan 3-0 atas Kolombia pada Selasa. Tiga angka tersebut mendongkrak tim Messi ke peringkat kelima pada grup Amerika Selatan, dengan koleksi 19 angka, tertinggal satu angka dari Ekuador dan Chili. Brazil, yang bertandang ke Peru di Lima pada pertandingan yang juga dimainkan pada Selasa, memuncaki klasemen dengan raihan 24 angka sedangkan Uruguay berada di peringkat kedua dengan 23 angka setelah kalah 1-3 dari Chili di Santiago. Kolombia turun ke peringkat keenam dengan 18 angka. Empat tim teratas otomatis lolos ke putaran final 2018 di Rusia, sedangkan tim peringkat kelima yang saat ini dihuni Argentina, akan memainkan pertandingan playoff antarbenua untuk satu tiket tersisa. Hal. 19 Lima Menit
Partai Koalisi Tetap Kompak Dukung Ahok Jakarta (Bali Post) – Partai koalisi pendukung menyatakan kompak dan solid mengerahkan dukungan untuk pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat, kendati kepolisian telah menetapkan status tersangka terhadap Gubernur petahana nonaktif atas kasus penistaan agama. Kesepakatan untuk terus mendukung Ahok-Djarot dirumuskan pada rapat konsolidasi tertutup yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu petang. “Ada tiga hal yang perlu kami sampaikan dari hasil rapat, pertama
bahwa partai politik pengusung yang terdiri atas empat partai politik yaitu PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, dan Hanura tetap kompak dan solid mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat,” kata Ace Hasan Syadzily Sekretaris tim pemenangan Ahok-Djarot di Jakarta, Rabu kemarin. Ace Hasan meyakinkan bahwa para partai pendukung tidak akan menyimpan keraguan kepada Ahok kendati telah dikenakan status tersangka menyusul kasus penistaan agama di Kepulauan Seribu. Lebih lanjut, Ace Hasan menjelaskan bahwa Ahok ada-
lah pribadi yang sangat menghormati proses hukum ditetapkan kepolisian sehingga tim sukses yakin Ahok akan siap menjalani pemeriksaan penyidik kepolisian. “Beliau pasti akan kooperatif untuk kerja sama. Beliau akan siap dipanggil setiap saat oleh kepolisian terkait status hukumnya,” lanjut dia. Selain itu, tim pemenangan Ahok siap bekerja lebih keras untuk memenangkan pasangan nomor urut dua dalam Pilkada DKI itu. “Ditetapkannya Ahok sebagai tersangka tidak akan menyurutkan kami untuk melakukan strategi pemenangan, bahkan lebih semangat untuk menunjukkan karena
memang Ahok-Djarot adalah pasangan terbaik yang diinginkan warga,” ujar Ace Hasan. Rapat konsolidasi partai pendukung Ahok-Djarot dihadiri juga oleh Aria Bima koordinator tim pemenangan, politisi PDI-P Eva Kusuma Sundari, politisi Hanura Miryam, pengurus DPD Golkar DKI Jakarta Donny Rimbawan, Sekretaris Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Adriano, dan Sophia Latjuba. Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat dan ketua tim pemenangan Prasetio Edi Marsudi sempat menghadiri rapat tersebut namun lebih dulu meninggalkan lokasi. (ant)
Bali Post/ant
HASIL RAPAT - Koordinator tim pemenangan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat, Aria Bima (kedua kiri depan) didampingi perwakilan partai politik pendukung dan tim sukses uasai rapat konsolidasi pemenangan di Jakarta, Rabu (16/11) kemarin. Hasil rapat tersebut menyatakan empat partai pengusung tetap akan memberikan dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot pada Pilkada 2017 meski Ahok telah ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka kasus penistaan agama.
Bali Diguncang Gempa Lionel Messi (kanan)
Denpasar (Bali Post) – Seluruh kabupaten/kota di Bali, semalam diguncang gempa. Wartawan Bali Post di seluruh Bali melaporkan, banyak masyarakat keluar rumah saat gempa yang berlangsung cukup lama. Gempa terjadi pada pukul 23.10 wita. Informasi dari laman BMKG, gempa yang berkekuatan 6,2 SR berpusat di Malang, Jawa Timur. Adapun lokasi episentrum gempa berada pada koordinat 9.32 LS,113.12 bujur timur, atau 127 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sementara kedalamannya mencapai 69 kilometer. Sehari sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melaporkan gempa bumi tektonik mengguncang
wilayah pesisir selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada pukul 19.41 WIB, Selasa (15/11). “Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi terjadi dengan kekuatan 4,7 Skala Richter,” kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Harry T. Djatmiko lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta. Pusat gempa, kata dia, terletak pada koordinat 8,24 LS dan 109,28 BT, tepatnya di tepi utara cekungan busur muka Samudera Hindia pada jarak 64 kilometer arah tenggara kota Cilacap pada kedalaman 55 kilometer. Dia mengatakan peta tingkat guncangan BMKG dirasakan di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wates, Bantul,
Yogyakarta, dan Madiun, dalam skala intensitas I SIG BMKG (II MMI). “Menurut laporan, di daerah ini guncangan gempa bumi dirasakan dan mengejutkan oleh banyak orang,” kata dia. Ditinjau dari kedalaman pusat guncangan, kata dia, gempa bumi tersebut merupakan jenis yang dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng tektonik. Lempeng Indo-Australia, kata dia, menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju sekitar 70 milimeter/tahun. Gerakan lempeng itu mengalami proses deformasi di zona transisi MegathrustBenioff pada kedalaman 55 kilometer hingga memicu terjadinya gempa bumi. (kmb/ant)
DENPASAR
2 Pedagang Kerupuk Edarkan Narkoba
Barang Bukti Hampir 1 Kg Denpasar (Bali Post) Sindikat pengedar narkoba kembali diungkap Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi bersama timnya, Minggu (13/11). Jumlah barang bukti yang diamankan hampir 1 kilogram, tepatnya 925,62 gram. Tersangka yang ditangkap berinisial HS (31), MA (31) bersama pacarnya, DH (32). Mereka ditangkap di Jalan Cempaka Indah dan Jalan Buluh Indah, Denpasar. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan didampingi AKP Djoko Hariadi, Rabu (16/11) kemarin, mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan lebih dari dua minggu. Minggu pukul 10.30 wita, petugas melakukan pengintaian di kos DH di Jalan Pulau Saelus VF, Denpasar. Beberapa menit kemudian, tersangka MA yang merupakan pedagang kerupuk ini keluar dari kamar pacarnya. Selanjutnya, MA bersama DH masuk mobil lalu meninggalkan kos-kosan tersebut. “Kami terus membuntutinya. Setelah keliling-keliling Denpasar, mereka menuju Jalan Cempaka Indah, Denpasar,” tegas Djoko. Setibanya di jalan tersebut, mobil itu berhenti. Diduga, tersangka MA hendak menempel paket SS di sana. Dari pada buruannya lolos, petugas langsung menyergap tersangka MA. “Saat ditangkap, tersangka menggenggam satu paket besar sabu-sabu. Kami geledah tas ranselnya, ternyata ada 10 paket sabu-sabu dan 45 butir ekstasi siap edar,” ujarnya. Setelah itu, giliran DH digeledah. Petugas memeriksa tas jinjingnya dan diamankan dompet berisi lima paket sabu-sabu (SS). Polisi langsung mengembangkan kasus itu. Tersangka MA mengaku mendapat barang terlarang itu dari HS. Selanjutnya, petugas menyuruh MA menelepon HS untuk transaksi di Jalan Buluh Indah, Denpasar. Setelah lama menunggu, pukul 16.30 wita, HS datang dan langsung ditangkap. “Saat digeledah badan dan motornya, tidak ada narkoba. Tersangka HS langsung kami ajak ke rumahnya di Jalan Gunung Agung Gang Bumi Ayu, Denpasar,” ucap mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Poltabes Denpasar ini. Penggeledahan di rumah HS cukup lama karena semua ruangan dan tempat-tempat mencurigakan digeledah. Waktu menyisir kamar tersangka, petugas mengobok-obok isi lemari pakaiannya. Ternyata, tersangka menyembunyikan 12 paket besar SS di bawah laci lemari pakaiannya paling bawah. “Kalau tidak teliti, tidak kelihatan. Ini modus baru menyimpan barang bukti. Di bawah laci lemari dikasi pasir, mungkin supaya sabu-sabu tidak lembab karena lantai kamarnya keramik,” tegas Djoko. Selain 12 paket besar SS seberat 829,62 gram, petugas mengamankan timbangan elektrik, satu bendel plastik klip kosong, gunting, dan bong. Selanjutnya, ketiga tersangka dibawa ke Mapolres Badung. Waktu diperiksa, tersangka DH yang kedua kakinya tatoan ini langsung menangis tersedusedu. Janda satu anak ini merengek jangan ditangkap karena anaknya masih kecil dan tidak ada yang mengajak. “Anaknya cewek dan sekolah di salah satu SMP di Denpasar. Dia juga kerja sebagai guru senam di Denpasar,” tandasnya. (kmb36)
Bali Post/rah
RILIS KASUS - Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan merilis pengungkapan kasus SS seberat 925,62 gram dan 45 butir ekstasi.
Dugaan Pencabulan Siswi
Penyidik Kumpulkan Alat Bukti
Denpasar (Bali Post) Terkait laporan dugaan pencabulan yang dialami siswi berinisial SR (8), anggota Reskrim Polres Badung masih mengumpulkan alat bukti. Saksi-saksi terus diperiksa, termasuk hasil visum korban. Sementara terlapor yakni oknum guru, Km, masih berstatus saksi. “Terlapor (Km -red) sudah diperiksa, tapi sebagai saksi. Kami masih mengumpulkan alat bukti,” tegas Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, Rabu (16/11) kemarin. Kapolres mengatakan, jika dari hasil penyelidikan ditemukan alat bukti permulaan cukup, status Km akan ditingkatkan menjadi tersangka. “Maka dari itu, kami mencari alat buktinya dulu. Apakah kasus itu terbukti atau tidak,” ujar mantan Kapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara ini. Disinggung soal visum, Ruddi mengatakan, itu juga penting dan merupakan bagian dari penyelidikan. Menurutnya, visum sangat diperlukan terkait kasus tersebut. “Sabar, penyidik masih menyelidiki laporan itu. Kalau sudah final, pasti kami informasikan,” tandasnya. Seperti diberitakan, orangtua siswi berinisial Rc melaporkan dugaan kasus pencabulan yang dialami anaknya ke Polres Badung, Senin (14/11) lalu. Korbannya SR (8) berstatus siswi salah satu sekolah swasta di wilayah Kuta Utara, Badung. Yang dilaporkan, oknum guru sekolah tersebut, Km (30). Berawal, korban mengatakan kepada ibunya bahwa ia tidak mau sekolah di TKP. Alasannya, saat mengikuti pelajaran olahraga, bagian terlarangnya dipegang oknum guru tersebut. (kmb36)
Kamis Umanis, 17 November 2016
Soal Terminal Wangaya Jadi Pasar
Pengelola Pasar dan Perwakilan Desa Pakraman Datangi Fraksi PDI-P Denpasar (Bali Post) -
Sorotan anggota dewan terhadap keberadaan sejumlah terminal yang berubah menjadi pasar, direspons pengelola pasar di Terminal Wangaya. Perwakilan pengelola dan pedagang serta perwakilan desa pakraman, Rabu (16/11) kemarin, mendatangi Fraksi PDI-P DPRD Denpasar. Kedatangan perwakilan pengelola pasar dan pedagang di Terminal Wangaya ini, untuk menindaklanjuti adanya pertanyaan terkait pengelolaan pasar di terminal. Sayangnya, pertemuan perwakilan pengelola dan pedagang pasar di Terminal Wangaya dengan Fraksi PDI-P dilakukan tertutup. Tampak ikut hadir dalam kunjungan itu di antaranya Pande Made Arnaya (Pengurus Suka-Duka Terminal Wangaya), pengurus pasar, serta beberapa pedagang. Hadir pula Penyarikan Desa Pakraman Denpasar A.A. Putu Gede Wibawa yang juga anggota Fraksi PDI-P. Mereka diterima Ketua Fraksi PDI-P DPRD Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama beberapa anggota, di antaranya Wayan Suadi Putra, I.B. Kompyang Wiranata, juga Ketua Fraksi Demokrat A.A. Susruta Ngurah Putra.
Ditemui usai pertemuan, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, kedatangan perwakilan pengurus pasar di Terminal Wangaya, pedagang, serta prajuru desa pakraman tersebut untuk melakukan klarifikasi terhadap wacana yang muncul di media belum lama ini. Pada intinya, pengelolaan pasar di Terminal Wangaya sangat jelas dan pungutan tidak ada yang masuk ke kantong pribadi. Setelah menerima kedatangan para perwakilan ini, pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Komisi II dan Komisi III DPRD
Denpasar untuk mempertanyakan kepada pihak eksekutif tentang kejelasan perubahan fungsi terminal tersebut. “Kami berencana mengundang pihak eksekutif untuk membicarakan masalah ini. Kami berharap ada solusi yang saling menguntungkan dan tanpa melanggar aturan. Regulasinya harus jelas dulu,” kata Kadek Agus diamini Susruta Ngurah Putra. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi dalam rapat kerja dengan Dinas Perhubungan, belum lama ini, mempertanyakan
Bantu Pemenuhan Hak Korban Terorisme
LPSK Gandeng Pelaku Usaha
Denpasar (Bali Post) Saat ini, ada sekitar seribuan korban aksi terorisme sejak tahun 2001. Dari jumlah itu, Bali mengantongi sekitar 300 hingga 400 korban. Namun, hanya 30an orang yang sudah betul-betul dinyatakan sebagai korban. Sementara sisanya, masih bergulat untuk mendapatkan kompensasi dari pemerintah. Sebab, harus ada peradilan untuk bisa mendapatkan ganti rugi dari negara. Untuk membantu pemenuhan hak para korban aksi terorisme, kini pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggandeng pelaku usaha seperti Kadin Bali dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). “Untuk mendapatkan ganti rugi itu, harus ada pengadilan yang memutuskan. Kalau peristiwanya sudah terjadi pada masa lalu, pengadilannya kan sudah lewat sehingga tidak bisa lagi diproses melalui pengadilan. Bisa juga melakukan gugatan secara perdata. Tapi masalahnya ini gugatan untuk negara, jadi tidak mudah,” ujar Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di sela-sela seminar dan Focus Group Discussion (FGD) “Antisipasi terhadap Aksi Terorisme dan Kepedulian bagi Korban-korban Terorisme di Daerah Pariwisata” di Sanur, Rabu (16/11) kemarin. Menurut Semendawai, perlu ada inisiatif lain untuk membantu pemenuhan hak para korban terorisme itu. Yakni, dengan menggandeng pelaku usaha untuk menampung danadana dari masyarakat yang peduli terhadap korban untuk dikumpulkan dan kemudian disalurkan. Selain itu, perusahaan juga bisa mengarahkan dana CSR-nya untuk membantu
Bali Post/rin
MoU - LPSK-Aprindo dan LPSK-Kadin Bali menandatangani MoU sebagai payung mensinergiskan kerja LPSK dan unsur elemen masyarakat seperti Kadin dan Asprindo dalam mengantisipasi aksi terorisme dan penanganan korbannya. korban teroris. “Selain untuk meringankan kehidupan korban, hal ini sekaligus mendorong kesadaran masyarakat bahwa peristiwa teror itu menimbulkan akibat yang tidak sederhana. Karena itu, kita harus waspada dan harus ikut bersama-sama mencegah jangan sampai terjadi serangan teroris,” jelasnya. Saat ini sebagai pilot project, lanjut Semendawai, LPSK sudah menandatangani MoU dengan Kadin Bali dan Aprindo. Ketika para pelaku usaha sudah berhasil mengumpulkan dana bantuan, dana itu tidak diberikan melalui LPSK. Namun, dana itu ditangani oleh pengusaha untuk langsung diserahkan kepada korban terorisme. Sekaligus, sebagai salah satu bentuk kepedulian masyarakat khususnya pengusaha terhadap korban kejahatan. Mengingat, korban aksi
teroris biasanya merasakan penderitaan yang berlangsung sangat panjang pascaperistiwa itu. Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto mengatakan, ancaman terorisme merupakan ancaman yang laten dan bisa muncul setiap saat. Semua pihak tidak pernah boleh lengah meskipun 11 tahun terakhir pasca-Bom Bali II, Bali dalam keadaan yang aman. Seluruh komponen masyarakat agar tetap melakukan berbagai antisipasi agar aksi terorisme tidak terjadi lagi. “Masyarakat bisa berpartisipasi dari hal-hal yang sederhana, hal yang kecil-kecil, amati lingkungan Anda tinggal, di tempat kerja, dan sebagainya. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan terkait dengan ancaman terorisme, segera melaporkan kepada aparat kepolisian,” ujarnya. (kmb32)
adanya perubahan fungsi terminal menjadi pasar. Menurutnya, meski telah berubah fungsi menjadi pasar, namun tidak memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Denpasar. Hal senada disampaikan anggota Komisi III A.A. Susrutha Ngurah Putra. Menurut politisi asal Gerenceng ini, pemerintah tidak boleh mengubah fungsi terminal menjadi pasar seenaknya. Seperti diketahui, keberadaan pedagang di Terminal Wangaya terjadi setelah ada penertiban terhadap pedagang yang sebelumnya berjualan di areal Jalan Gajah Mada, dekat Pura Puseh dan Jalan Kartini serta Jalan Sulawesi tahun 2011 lalu. Setelah melalui rapat yang cukup alot antara Prajuru Desa Pakraman Denpasar dengan pengurus Pura Puseh/Desa Denpasar, akhirnya disepakati untuk merelokasi pedagang
bermobil dan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kartini dan Jalan Sulawesi ke Terminal Wangaya, Jumat (11/3) 2011 lalu. Pemindahan ini dilakukan untuk membersihkan areal Jalan Kartini dan Jalan Sulawesi dari serbuan pedagang bermobil. Relokasi pedagang di kawasan pusat Kota Denpasar ini telah diputuskan dalam rapat Prajuru Desa Pakraman Denpasar, Sabtu (19/2) 2011 lalu. Dalam rapat tersebut, dipustukan untuk memindahkan lokasi berjualan para pedagang bermobil dan PKL yang mangkal di Jalan Kartini dan Jalan Sulawesi ke Terminal Wangaya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Kasus Geng Motor di Kutsel
Satu Pelaku Anak Korban Bom Bali
KADANG kita tidak bisa menebak latar belakang suatu aksi kejahatan, terutama yang pelakunya masih di bawah umur. Sebab, banyak faktor yang melatarbelakangi mereka sampai melakukan hal itu. Salah satu contohnya, dalam kasus geng motor yang merampok pedagang bakso di Kuta Selatan (Kutsel), Minggu (13/11) lalu. Dari pengakuan para tersangka yang ditangkap, ternyata mereka berasal dari keluarga broken home. Tersangka PPP (17) misalnya, mengatakan orangtuanya meninggal saat Bom Bali. Tersangka PPP ditangkap bersama pacarnya, Fr (15). “Ya, tersangka (PPP -red) mengaku orangtuanya meninggal saat Bom Bali. Selanjutnya, dia tinggal bersama neneknya,” kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol Nyoman Latra, Rabu (16/11) kemarin. Didampingi Kanit Reskrim AKP Yahya, Kompol Latra mengungkapkan, tersangka masih menjalani pemeriksaan. Selain di Jalan Darmawangsa, komplotan ini mengaku beraksi di tempat lain di wilayah Kuta Selatan. Biasanya, mereka nongkrong di simpang Nirmala, Kutsel. Waktu merampok pedagang bakso, Ismail (36), di Jalan Darmawangsa, Minggu (13/11) lalu, motor yang dikendarai PPP membonceng Fr terjatuh setelah menabrak gundukan pasir. Keduanya langsung kabur meninggalkan motor dan bersembunyi di pinggir jalan simpang Nirmala. Berselang beberapa menit kemudian, anggota Polsek Kutsel menangkap mereka. “Akibat
jatuh itu, tersangka wanita (Fr -red) luka parah. Sedangkan cowoknya (PPP -red) luka lecet saja,” ujarnya. Dari pengakuan mereka, polisi berhasil melacak tempat persembunyian tersangka lainnya di rumah kos di Jalan Ahmad Yani, Denpasar. Selanjutnya, mereka ditangkap saat tidur di dalam satu kamar kos. Selama proses pemeriksaan, ketujuh tersangka didampingi petugas dari Bapas. Selain itu, ada beberapa orangtua tersangka hadir dalam pemeriksaan tersebut. Sebelumnya, Minggu (13/11) lalu, anggota geng motor beraksi di Jalan Darmawangsa, Kuta Selatan. Mereka merampok pedagang bakso keliling, Ismail (36). Terkait kasus itu, polisi menangkap tujuh pelaku berinisial CJS (16) status pelajar SMP, FNA (15) status pelajar SMA, PPP (17) putus sekolah dan NS (16) putus sekolah. Polisi juga menangkap empat pelaku wanita, KARD (16), YA (18), dan Fr (15), semua putus sekolah. Awalnya, salah satu pelaku memalak korban dengan alasan untuk membeli bensin dan minuman keras. Korban tidak berani menolak dan menyerahkan uang Rp 50 ribu. Bukannya berterima kasih, mereka menolak uang itu karena sedikit. Anggota geng motor itu lantas mengeroyok korban menggunakan kayu. Selanjutnya, anggota geng motor ini mengambil tas pinggang korban berisi uang Rp 4 juta, HP, dan surat-surat penting. Setelah itu, pelaku langsung kabur. (kmb36)
Diberikan Maksimal Rp 5 Juta
Pemkab Badung Rancang Santunan Sosial bagi Penunggu Pasien SETELAH menerapkan program three in one pelayanan santuan kematian dan setiap kelahiran langsung bisa mengurus akta, kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali melakukan terobosan untuk masyarakatnya. Yakni, memberikan santuan sosial bagi penunggu pasien. Rencana tersebut diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat sidang paripurna terkait jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksifraksi di DPRD Badung, Rabu (16/11) kemarin. Giri Prasta menjelaskan, program ini masih dikaji bagimana regulasinya untuk membatu para penunggu pasien bisa diberikan santunan sosial yang maksimal bisa dibantu Rp 5 juta per orang. “Tercetusnya program ini, awalnya kami berpikir keberlangsungan ekonomi para pasien dan penunggu pasien. Contoh, seorang pedangang, suaminya sedang sakit dan tidak bisa berjualan karena ia harus menunggui suaminya opname. Bagaimana keberlangsungan ekonomi mereka, siapa yang akan membiaya anak mereka ketika mereka tinggal di rumah sakit? Untuk itu, perlu ada
santunan bagi para penunggu pasien,” paparnya. Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa juga mengatakan, untuk jumlah besarannya, pemerintah akan melakukan kajian lebih mendalam lagi. “Ya, maksimal Rp 5 juta, tidak boleh lebih dari itu. Tapi tidak semua penunggu nantinya dapat segitu, kami masih hitung indeks. Kami juga tidak menghitung lama pasien opname. Sejak pasien ditetapkan opname oleh dokter, mereka berhak mendapat santuan tersebut,” ujarnya. Namun, Giri Prasta belum mau menjelaskan, kapan regulasi tersebut akan dilakukan karena masih melakukan kajian. Dalam sidang tersebut, Giri Prasta juga memaparkan sejumlah jabawan yang disarankan oleh fraksi-fraski di DPRD Badung, seperti bidang pangan, kesehatan, Pendidikan, adat, agama, budaya, jamainan sosial, ketenagakerjaan, pariwisata, dan tata kelola pemerintahan. “Di bidang pangan, terhadap saran Fraksi Gerindra untuk memantapkan peran PPL, saya sependapat dan selama ini telah dilakukan dengan pola latihan kunjungan dan supervisi. Di samping itu, tiap tahun, PPL
juga melakukan bintek untuk penyegaran serta penambahan wawasan,” terangnya. Di bidang kesehatan, kata Giri Prasta, berkenaan saran Fraksi Demokrat terkait kerja sama antar-Pemkab Badung dengan rumah sakit perguruan tinggi Unud, hal itu perlu ada kajian sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Berkenaan dengan saran Fraksi PDI Perjuangan dan Golkar untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada fasilitas kesehatan di Badung, tahun 2017 pemerintah telah merancang pembangunan dua puskesmas baru yakni Puskesmas Petang II dan Puskesmas Kuta Selatan II, pengadaan alat kesehatannya serta medisnya. Sementara di bidang adat, menanggapi pandangan Fraksi Golkar terkait adanya kesenjangan desa adat yang ada di kelurahan dengan desa adat yang ada di desa dinas terkait bantuan hibah, menurut dia, sebenarnya pemerintah telah berusaha untuk menghindari terjadinya kesenjangan tersebut dengan mendesain pola pemberian hibah untuk desa adat yang ada di kelurahan, tapi tetap dalam bingkai peraturan yang berlaku. (ad525)
PARIPURNA - Bupati Badung Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada sidang paripurna terkait jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksifraksi di DPRD Badung, Rabu (16/11) kemarin.
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : SANTUNAN BAGI PENUNGGU PASIEN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Kamis Umanis, 17 November 2016
Mengwi Raih Anugerah Desa Unggulan 2016
Pemkab Komit Wujudkan Desa Mandiri DESA Mengwi berhasil meraih anugerah sebagai Desa Unggulan pilihan Tempo tahun 2016. Pada ajang Desa Unggulan Award bertema ‘’Membangun desa untuk masa depan Indonesia’’ itu, Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung berhasil meraih sebagai nominasi desa unggulan yang diterima Sekda Badung Kompyang R. Swandika mewakili Bupati Badung, di Bidakara Hotel Jakarta, Selasa (15/11). Turut hadir pada ajang Desa Unggulan Award pilihan Tempo 2016 di antaranya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, dan Menteri Koperasi dan UKM A.A. Ngurah Puspayoga. Pada kesempatan tersebut, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menekankan, pembangunan desa yang selama ini menjadi fokus pemerintah harus didukung oleh semua pihak dan tidak bisa tanggung jawab hanya dari Kementerian Desa. Mengingat kehidupan pedesaan 80 persen adalah dari sektor pertanian, dibutuhkan peran Kementerian Pertanian untuk membantu masyarakat desa dalam masa tanam, proses pertumbuhan, panen, dan pascapanen. “Biasanya pascapanen yang belum banyak dan biasanya pascapanen harga jatuh,” kata dia. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat membantu petani untuk pascapanen. Sekda Badung Kompyang R. Swandika usai menerima penghargaan mengatakan, melalui pembangunan partisipatif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong agar segenap desa di Badung mampu mengelola potensi yang ada sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Swandika, sesungguhnya filosofinya sederhana, yakni Pemkab Badung berkomitmen menghadirkan kembali pemerintah di tengah masyarakat, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menjadikan desa-desa di Badung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. ”Kebijakan pembangunan dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sangat sejalan dengan program Nawa Cita, yakni
Sekda Kompyang R. Swandika membangun Indonesia dari pinggiran,” ujarnya. Swandika juga mengungkapkan, sejumlah desa di Kabupaten Badung mendapatkan anggaran yang sangat besar dari PAD Badung untuk dikelola oleh desa itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan pembangunan yang berbasis adat dan budaya. Adapun alokasi pemberian bagi hasil pajak daerah kepada desa di Kabupaten Badung Rp 256.246.031.800,00 dan dari retribusi daerah Rp 10.469.967.365,60. Jadi, dalam tahun anggaran 2016, alokasi dana desa yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah sekitar Rp 266 miliar lebih. “Selain dalam bentuk dana, melalui program dan kegiatan dari masing-masing SKPD juga diarahkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program yang digelar di masing bidang dan sektor,” imbuhnya. Redaktur Utama Tempo, Elik Susanto, mengatakan, ada beberapa desa terpilih sebagai Desa Jawara di Nusantara. Desa tersebut antara lain Desa Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah yang terpilih sebagai desa unggulan kategori penjaga lingkungan. Desa Blang Krueng, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, terpilih sebagai unggulan sadar pendidikan. Desa Dermaji, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi desa unggulan melek teknologi. Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, dinilai unggul dalam pemberdayaan ekonomi. “Kami menilai desa-desa pilihan ini telah melakukan banyak terobosan di banyak bidang. Sebagai komunitas akar rumput, mereka bergerak menjadikan negeri ini lebih baik,” terangnya. (ad527)
Bali Post/kmb23
DIPERBAIKI - Kerusakan senderan Tukad Mati yang menjadi bidikan Kejari, kini mulai diperbaiki.
Retak, Diterjang Banjir
BMP Perbaiki Senderan Tukad Mati Mangupura (Bali Post) Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung telah melakukan perbaikan terhadap kerusakan senderan Tukad Mati, Legian, Kuta. Kerusakan yang menjadi bidikan pihak Kejakaan Negeri (Kejari) Denpasar ini masih menjadi tanggung jawab PT Undagi Jaya selaku pemenang proyek. “Sudah diperbaiki oleh kontraktor karena masih merupakan tanggung jawab pemenang proyek. Kerusakan yang menjadi tanggung jawab kami di Badung hanya sepanjang 5 meter,” ujar Kadis BMP Badung, I.B. Surya Suamba, Rabu (16/11) kemarin. Menurutnya, kerusakan proyek senilai Rp 2,1 miliar itu bukan lantaran terjadi kesalahan perhitungan. Proyek sinergi pemerintah pusat dan Kabupaten Badung ini retak akibat diterjang banjir. “Tidak ada penyimpangan dalam pembangunan senderan. Itu murni akibat bencana alam karena dihantam banjir. Yang menjadi tanggung jawab pusat juga saya dengar akan segera diperbaiki,” tegasnya. Dia mengakui, senderan Tukad Mati yang tidak tegak lurus berpotensi rusak akibat gempuran air. “Senderan
Tukad Mati kan tidak tegak lurus, jadi rentan rusak ketika dihantam banjir,” jelasnya. Seperti diberitakan, Kejari Denpasar pimpinan Erna Normawati Widodo Putri saat ini sedang membidik dugaan penyimpangan pada proyek pembangunan senderan di Tukad Mati, Legian, Badung. Pemeriksaan saksi dari Dinas BMP Kabupaten Badung sudah dilakukan. Kasipidsus Kejari Denpasar, Syahru Wira, membenarkan pihaknya sedang mendalami adanya informasi retaknya senderan Tukad Mati di Jalan Beji Ayu, Legian. Bahkan, pihak kejaksaan sudah melakukan cross check ke Dinas Bina Marga Badung. “Ya, sudah dicek ke Dinas Bina Marga. Sekarang, hasilnya kami cocokkan dengan fakta di lapangan,” katanya. Hasil cross check tersebut bakal dipelajari. Bahkan, Syahru mengaku sudah turun langsung ke lapangan mengecek senderan yang retak tersebut. Titik retak tersebut tidak pada semua proyek Badung. Ada proyek milik pusat. Dia mengaku langsung turun ke lapangan. “Hasilnya memang ada retak untuk senderan proyek Pemda Badung. Keretakan senderan akan kami pilah,” ucapnya. (kmb27)
BADUNG
3
Bupati ”Mendem Dasar” di Balai Banjar Sedahan Gulingan Serahkan Bantuan Dana Hibah Rp 950 Juta BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria melakukan peletakan batu pertama (mendem dasar) pembangunan Balai Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Mengwi, Selasa (15/11) lalu. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa menyerahkan bantuan dana hibah Rp 950 juta yang diterima Klian Adat Banjar Sedahan, I Made Siranatha, dan bantuan Rp 90 juta untuk Sekaa Shanti Banjar Sedahan disaksikan seluruh krama Banjar Sedahan. Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh pembangunan Balai Banjar Pesedahan, Gulingan ini. Menurutnya, dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021 telah ditetapkan lima program yang menjadi skala prioritas dan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung. Kelima skala prioritas tersebut meliputi sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Untuk lima tahun ke depan, akan memprioritaskan pembangunan di desa dan memberdayakan sekaa-sekaa serta kelompok-kelompok yang ada di desa/kelurahan. “Kami berkomitmen ke depan dapat mewujudkan desa yang mandiri dan berdikari, berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya. Untuk itu, pemerintah desa/kelurahan maupun masyarakat agar menggali potensipotensi yang ada dan pemkab akan siap mendukung sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Badung. Hal senada disampaikan Wabup Suiasa bahwa bantuan hibah ini merupakan wujud komitmen
Pemkab Badung dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan sarana prasarana sosial masyarakat. “Dalam pemerintahan sekarang, kami bersama DPRD berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta meringankan beban masyarakat Badung dalam peningkatan sarana prasarana sosial,” jelasnya. Ditambahkannya, masyarakat pemerima dana ini nanti harus memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan dan usulan yang disampaikan. Juga harus dipertanggungjawabkan baik secara fisik maupun administratif. Klian Adat Banjar Sedahan, I Gede Siranatha, menyampaikan terima kasih atas dukungan dana hibah dari Pemkab Badung yang difasilitasi oleh DPRD Badung. Dana ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Balai Banjar Sedahan. Balai Banjar Sedahan saat ini sudah dalam tahap pengerjaan. Bangunan balai banjar yang memiliki luas 22,5 meter x 11 meter ini direncanakan rampung pada Desember. Itu pun baru struktur finishing atap, bale gong, dan toilet. “Untuk fisik RAB direncanakan menghabiskan Rp 1,6 miliar. Untuk kelanjutan pembangunan ini kami mohon bantuan Bupati pada tahun 2017 nanti,” jelasnya. Pada waktu bersamaan, Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa serta DPRD Badung Nyoman Satria juga menyerahkan dana hibah untuk Desa Baha Rp 1,780 miliar. Dana tersebut terbagi untuk tujuh banjar. Di antaranya, Banjar Bedil Rp 50 juta, Banjar Gegaran Rp 55 juta, Banjar Busana Kaja Rp 475 juta, Banjar Busana Kelod Rp 280 juta, Banjar Pengabetan Rp 55 juta, Banjar Cengkok Rp 25 juta, dan Banjar Kedua Rp 840 juta. (ad526)
PEMBANGUNAN - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Banjar Sedahan, Desa Gulingan, Mengwi, Selasa (15/11) lalu.
DAERAH
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A
SMA Saraswati 1 Denpasar Tampil ”All Out” di Lomba KSPAN Se-Bali
SEBAGAI duta Kota Denpasar, SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar tampil all out ketika dinilai tim lomba KSPAN se-Bali, Rabu (16/11) kemarin. Begitu tim tiba di kampus SMA Saraswati langsung disambut yel-yel KSPAN dan GenRe. Tim juga disambut MB Gema Ganesa SMA Saraswati Denpasar. Yang menarik, karena bertepatan dengan hari Rabu sebagai rahina mabasa Bali di Kota Denpasar semua pihak yang terlibat dalam lomba kemarin menggunakan bahasa Bali. Tim penilai yang dipimpin Kepala Sekretariat KPA Bali Drh. Made Suprapta, M.M., langsung diterima Wakil Ketua KPA Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, Wakil Ketua PKK, Nyonya Antari Jaya Negara, Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat, Ir. Bagus Ketut Lodji,M.S., dan Kepala SMA Saraswati 1 Denpasar, Ir. I Made Budiadnyana, beserta para guru. Selain menampilkan model pencegahan HIV, AIDS dan narkoba lewat pementasan, anakanak KSPAN SMA Saraswati 1 Denpasar juga menuangkan segala aktivitas, pesan dan kampanyenya lewat majalah dinding, pamplet, demo dan pameran. Mereka juga menampilan tari Barong dan mensinergiskan KSPAN dengan green school. Ketua Yayasan Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., mengaku bangga SMA Saraswati 1 Denpasar sebagai sekolah swasta mampu menjadi duta Denpasar di lomba KSPAN. Ini menunjukkan semangat warga sekolah dalam upaya pencegahan HIV dan AIDS sangat luar biasa. Dan hal itu memang harus ditunjukkan sebagai anak muda yang saat ini diancam dengan berbagai pergaulan bebas. Kepala SMA Saraswati Made Budiadnyana menambahkan
KSPAN- Tim Lomba KSPAN se-Bali saat diterima Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji, Kasek Budiadnyana, dan dr. Armini ketika menilai SMA Saraswati 1 Denpasar. sekolah yang memiliki 1.200 membersihkan lingkungan sekosiswa ini sangat antusais mengi- lah tanpa melibatkan petugas kuti lomba KSPAN. Selain ber- sekolah. Hal ini dilakukan untuk manfaat bagi warga sekolah juga melahirkan SDM yang rajin dan ikut berperan dalam mensosial- disiplin. isasikan bahaya HIV dan AIDS. Wakil Wali Kota dalam sambuApalagi di Denpasar saat ini tan tertulis dibacakan Wakil ditemukan 5.874 pengidap HIV Ketua KPA, dr. Luh Putu Armini, dan AIDS. M.Kes., membenarkan 40 persen KSPAN SMA Saraswati di- penderita HIV di Bali ada di jalankan dengan model kemandi- Denpasar. Penyebaran utamanya rian dan kretiavitas. Ini dibuk- lewat hubungan seksual. tikan berbagai prestasi diraih Dia menegaskan KSPAN adaanak-anak SMA Saraswati. Di lah program unggulan di Denantaranya juara tutor sebaya, pasar untuk menubuhkan kemembuat poster, debat, cerdas sadaran bahaya HIV dan AIDS. cermat, lomba mading dan Jam- Lewat lomba ini siswa dan guru bore KSPAN dan menjadi KPSAN tetap waspada sehingga bisa meterbaik di Denpasar. Juga juara nekan angka kasus HIV- AIDS I Putri Sekolah Ajeg Bali, juara I dan narkoba. dan II putra sekolah ajeg Bali dan Wagub Bali dalam sambutanjuara I Sekolah Wawasan Wiyata nya dibacakan Made Suprapta Mandala di Kota Denpasar. mengatakan SMA Saraswati 1 Budiadnyana didampingi Ket- Denpasar sejak lama dikenal ua Bidang, Ni Nyoman Janiartini, sebagai sekolah yang melahirkan S.S., Dra. IA Ketut Kendran, Luh orang-orang hebat. Di Bali terParmika, S.S. dan Drs. I Made catat 14 ribu lebih kasus AIDS, Resika menegaskan program 639 meninggal. Sementara peKSPAN di sekolah ini, disiner- makai narkoba di Bali mencapai giskan dengan ekstra yang ada 498 kasus atau ranking 11 di serta program green school untuk Indonesia. Lewat KSPAN, kata menciptakan Denpasar yang ber- dia, kita bisa melakukan upaya sih dan hijau. Setiap hari siswa pencegahan. (ad037)
DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar kegiatan persembahyangan bersama di Pura Pengubengan, Besakih, Karangasem, Rabu (16/11) kemarin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dan Pengurus DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali, serta kader partai yang ditugaskan di eksekutif dan legislatif se-Bali. Persembahyangan ini dilakukan dalam rangka menjalankan Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tertanggal 5 November 2016. Dalam perintah harian tersebut Megawati Soekarnoputri mencermati kondisi sosial politik nasional beberapa hari terakhir ini. Khususnya menjelang pelaksanaan pemilihan kepala
daerah di seluruh Indonesia pada tahun 2017. Beberapa daerah di antaranya telah menyedot perhatian semua kalangan dari aksi-aksi pihak yang mencoba menggunakan isu SARA, intimidasi, dan cara-cara yang tidak patut dan menjadi kurang pantas dilakukan sebagai Bangsa Indonesia. “Mereka yang mengganggu kebhinekaan, semoga mata batinnya segera terbuka,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster. Hasto menegaskan, Ibu Ketua Umum menekankan bahwa sesungguhnya 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sudah
D I S I N I
Rekomendasi DPD RI Sukses Angkat Putra Bali Jadi Konsul Kehormatan
Wakil Menteri Hungaria Sambangi Wedakarna di Istana Mancawarna
ISTANA Mancawarna Tampaksiring semakin menjadi simbol persahabatan Bali di dunia diplomasi internasional. Silih berganti para duta besar asing, menteri negara sahabat dan para kepala pemerintahan asing hadir menemui tokoh muda Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga Senator DPD RI termuda dalam sejarah Bali. Hal ini terekam kembali saat kehadiran H.E. Laszlo Szabo (Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan) dari Hungaria. Didampingi oleh H.E. Mrs. Judit Nemeth-Pach (Dubes Hungaria), Mr. Peter Varfi (sekretaris kabinet ) dan Atase Internasional, Wamen Hungaria hadir untuk mendiskusikan sejumlah hal dengan Senator RI Arya Wedakarna (AWK) baik dalam bidang ekonomi, pariwisata, pendidikan dan juga persahabatan mutual diplomatik. Ditemui usai acara, Wakil Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria mengatakan bahwa dirinya sengaja datang ke Bali untuk menemui Senator RI Arya Wedakarna karena sejumlah pemikiran dan ide–ide dari Bali bisa diiplementasikan dalam kerjasama mutual dengan Hungaria, sebagai salah satu negara di Eropa Timur yang kini menjadi kekuatan ekonomi Bali. “Saya merasa terhormat bertemu dengan Yang Mulia Senator Bali, beliau masih muda tapi memiliki respek terhadap persahabatan internasional. Dan saya yakin persahabatan Bali dan Hungaria akan semakin baik,” ungkap H.E. Laszlo Szabo. Hal senada juga diungkapkan oleh Gusti Wedakarna yang menyatakan dukungannya kerja sama Bali Indonesia dengan Hungaria. “Saya rasa peta dunia ke depan akan berubah. Semakin ketatnya regulasi ekonomi di Eropa Barat dan Amerika akan menggeser poros ekonomidunia. Salah
satunya dengan menyasar pada negara EropaTimur. Budapest adalah pusat kekuatan ekonomi baru, tidak saja itu juga sebagai kekuatan dari pusat pendidikan, kultur dan juga hubungan internasional. Ibaratnya Budapest it’s a new London! Bali perlu banyak belajar dengan Hungaria yang kini memiliki angka-angka ekonomi yang mengagumkan. Saya akan bawa hubungan Bali dan Hungaria ke puncak. Ini juga berkat peran diplomasi H.E. Mrs. Judit Nemeth-Pach Duta Besar Hungaria yang sangat komunikatif. Saya senang,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun bergembira karena rekomendasi DPD RI terkait dengan pengangkatan Konsul Kehormatan Bali untuk Hungaria telah direspon oleh pemerintah Hungaria. “Kita senang, seorang
Tabanan (Bali Post) Wilayah Kabupaten Tabanan terus tertimpa bencana baik itu tanah longsor, banjir maupun pohon tumbang. Kejadiannya hampir merata di setiap kecamatan. Dari data BPBD Tabanan, selama hampir tiga bulan terakhir ada 56 laporan bencana yang masuk. Sebagian besar longsor sisanya bencana pohon tumbang dan banjir. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita, Rabu (16/11) kemarin, berdasarkan pendataan yang dilakukan nilai kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana mencapai Rp 3 miliar. Sementara nilai usulan yang diajukan untuk penanganan pascabencana sekitar Rp 280 juta. Dari 56 laporan yang masuk, baru 37 yang memenuhi syarat untuk diusulkan mendapat bantuan.
Dananya berasal dari bantuan sosial tidak terencana. “Besarnya nilai bantuan tergantung kerusakan. Bantuan bervariasi dari Rp 1 juta sampai Rp 40 juta, sesuai Perbub Nomor 4 Tahun 2016 tentang pedoman besaran santunan dan bantuan sosial,” jelasnya. Sementara 18 titik kejadian lainnya tidak diusulkan bantuan. Rinciannya 11 kejadian kerusakan kecil dan dapat ditangani warga, satu kejadian meninggal karena kecelakaan, empat kejadian diusulkan ke Dinas PU Tabanan, satu kejadian diusulkan ke Balai Sungai Wilayah Bali-Penida dan satu kejadian diusulkan ke Disdikmudora Tabanan. Hasil kajian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat menempatkan Kabupaten Tabanan dalam daftar 136 kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki risiko tinggi terjadi ben-
putra Bali yakni I Gusti Agung Rai Suryawijaya (Ketua PHRI Badung/Kadin Bali) telah resmi diangkat menjadi Konsul Kehormatan Hungaria di Bali. Ini berita yang saya tunggu sejak awal DPD RI memberikan rekomendasi. Ini sebuah langkah maju bahwa ada putra Bali bisa menjadi perwakilan negara sahabat. Jelas untuk kepentingan Bali. Ini Satyagraha yakni memperbanyak jaringan,” ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah agenda mutual pun dibahas dalam pertemuan di Istana Mancawarna Tampaksiring di antaranya peningkatan kuota beasiswa penuh (fullboard) untuk generasi muda Bali, kerja sama sistem keuangan digital untuk Bali, kerja sama di bidang teknik infrastruktur bagi Bali serta di bidang pariwisata. (ad529)
SATYAGRAHA – Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama H.E. Laszlo Szabo (Wakil Menteri Luar Negeri Hungaria) didampingi Dubes dan Konsul serta Sekretaris Kabinet Hungaria.
PDI Perjuangan Gelar Persembahyangan Bersama di Pura Pengubengan Tiga Bulan, Terjadi 56 Kali Bencana
S U K S E S B R A N D I N G
Kamis Umanis, 17 November 2016
SEMBAHYANG - Para Pengurus PDI Perjuangan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali saat melakukan persembahyangan di Pura Pengubengan, Besakih.
final dan bukan hanya sekadar slogan. Tetapi harus dijiwai dan dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaksanaan pemilihan kepala daerah tidak boleh dikotori oleh aksi-aksi yang bertentangan dengan jiwa dan semangat berdirinya Negara Republik Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh kader partai, anggota, maupun simpatisan PDI Perjuangan diharapkan untuk selalu menjaga keamanan, kerukunan dan ketentraman, serta tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, kegiatan persembahyangan bersama ini dilaksanakan untuk mendoakan Bangsa Indonesia tetap dalam keadaan aman dan damai dengan semangat persatuan dan kesatuan, serta membangun kembali rasa persaudaraan sesuai dengan nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah teruji kesetiaannya merawat dan memelihara toleransi dalam keberagaman yang dibingkai dengan semangat Bhineka Tunggal Ika, agar selalu diberikan keamanan, kenyamanan dan kedamaian. Oleh karena itu, Wayan Koster menambahkan, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Bali, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Agar tidak mudah terprovokasi dan terhasut oleh-oleh isu-isu atau ajakan yang bisa memecah belah kerukunan masyarakat Bali. (ad038)
Dinsosnaker Pulangkan 93 Orang Telantar
Denpasar (Bali Post) Gencarnya penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang dilakukan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker), kini mulai berdampak. Terbukti, sejak beberapa bulan terakhir jumlah gepeng di Kota Denpasar terus mengalami penurunan. Bahkan, pada November 2016 ini Dinsosnaker hanya menertibkan seorang gepeng. Kendati demikian, Dinsosnaker bersama instansi terkait, tetap disibukkan dengan banyaknya orang telantar. ‘’Hingga Oktober 2016 ini tercatat ada 93 orang telantar yang sudah kami tangani. Pola penanganannya tetap melalui Satpol PP, selanjutnya diserahkan ke Dinsosnaker. Karena semuanya berasal dari luar daerah,
kami serahkan ke Dinsosnaker Provinsi Bali untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya,’’ kata Kadisosnaker Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi, didampingi Kasi Rehabilitasi Sosial, I Made Sudana, Rabu (16/11) kemarin. Sudana menambahkan, meski jumlah gepeng kini mengalami penurunan, namun pemantauan melibatkan Tim Reaksi Cepat tetap dilakukan. Selain menurunkan tim secara rutin, pihaknya juga berkoordinasi dengan desa/kelurahan, jika di daerahnya ditemukan gepeng. ‘’Bulan ini kami hanya menertibkan seorang gepeng atas nama Toha. Pria paruh baya yang mengaku asal Bondowoso, Jawa Timur itu ditertibkan di samping traffic light simpang
Jalan Mahendradatta, Denpasar,’’ kata Sudana. Menurutnya, indikasi penurunan jumlah gepeng sudah Nampak sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan, bulan Oktober lalu, pihaknya hanya menertibkan empat gepeng. Mereka adalah Talima (52), Sri Talima (53), Yati (60) ketiganya asal Bondowoso; dan Busadi (78) asal Situbondo. Keempat gepeng yang sudah lanjut usia itu ditertibkan di beberapa lokasi, seperti simpang Pemogan, di salah satu minimarket di Kayumas, pertigaan Jalan Subur dan perempatan Jl. Teuku Umar – Imam Bonjol. ‘’Keempat gepeng yang kami tertibkan akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi untuk dipulangkan ke daerah asalnya,’’ ujar Sudana. (kmb)
cana. Kajian ini berdasarkan 71 indikator dan 284 pertanyaan yang dijadikan acuan BNPB. “Kami di BPBD tidak tahu apa saja yang dijadikan acuan, kemungkinan karena faktor geografis,” ucapnya. Dari data BPBD, Kabupaten Tabanan setidaknya memiliki 11 potensi bencana selain tsunami, seperti longsor, banjir dan angin puting beliung. Sementara itu, longsor kembali terjadi di Kecamatan Penebel tepatnya di Banjar Piling Kawan. Dapur darurat milik Ni Wayan Warnasih (45) tertimbun longsoran tanah milik Ni Nyoman Karyawati (37). ‘’Dapur sampai miring terkena gerusan tanah. Kejadiannya sekitar pukul 14.30 Wita,” ujar Warnasih. Timbunan material longsor juga menutup saluran air Subak Munduk Tampel di sebelah rumah Pan Dipa. (kmb28)
Bali Post/kmb28
DAPUR RUSAK - Dapur darurat milik warga rusak tergerus material longsor di Banjar Piling Kawan, Penebel.
Kasus JE Kini Muncul di Pandak Gede
Tabanan (Bali Post) Setelah di Batungsel, Pupuan, kasus Japannese Enchepalitis (JE) kembali muncul di Banjar Kebon, Pandak Gede, Kediri. Seperti halnya di Pupuan, JE menginfeksi balita berusia delapan bulan. Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupatan Tabanan sudah turun ke lapangan setelah mendapatkan informasi hasil laboratorium positif JE pasien bersangkutan. Kasi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Tabanan dr. Desiana K. Dewi, Rabu (16/11) kemarin, mengatakan pasien masuk RS dengan gejala panas dan demam setelah sempat dirawat di RSU Kasih Ibu Tabanan. Balita berjenis kelamin laki-laki ini kemudian dirujuk ke BRSUD Tabanan pada Minggu (2/10). Oleh karena menunjukkan gejala demam dan kejang, dilakukan pemeriksaan laboratorium dan hasilnya positif
JE. ‘’Hasil lab turun minggu lalu dan kemarin (Selasa) kami langsung turun ke lapangan,’’ ujarnya. Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi pasien sudah membaik sejak keluar dari BRSUD pertengahan Oktober. Meski masih mengkonsumsi obat dan menjalani rawat jalan, pasien sudah mulai aktif merangkak bahkan belajar berjalan. ‘’Tidak ada gejala susulan seperti kaki lemas atau lumpuh karena tindakan pengobatan dilakukan cepat, sehingga pasien bisa beraktivitas dan sehat,’’ jelasnya. Tim Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang turun mendapatkan informasi bahwa di lingkungan pasien tinggal ada yang memelihara babi. ‘’Di rumah pasien tidak ada babi tetapi tetangganya memelihara babi,’’ imbuh Desi. Sebagai langkah pencegahan, Diskes Tabanan mensosialisasikan penerapan
PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan menggelar fogging pada Rabu (16/11) untuk memberantas vektor penyebar virus JE. Seperti halnya DBD, vektor penular JE adalah nyamuk, hanya jenisnya bukan aedes aigypti tetapi colex atau nyamuk yang biasa berkembang biak dan ditemukan di seluruh dataran. Oleh karena vektornya nyamuk maka sangat penting menggelar PSN rutin setidaknya seminggu sekali untuk memberantas jentiknya. Saluran Tersumbat Menurut Desi, lingkungan tempat tinggal pasien cukup bersih, namun saluran pembuangan dekat jalan raya tersumbat sampah. Untuk itu, masyarakat sekitar diharapkan kerja bakti membersihkan saluran pembuangan yang tersumbat tersebut untuk menghindari genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
biaknya nyamuk. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio menjelaskan, virus JE yang ada pada babi tidak berbahaya bagi babi itu sendiri. Dagingnya aman dikonsumsi jika dimasak dengan cara yang benar. Oleh karena itu, peternak tidak usah takut karena virus JE tidak mempengaruhi daging babi. Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah menerapkan kebersihan dan memberantas sarang nyamuk dengan melakukan PSN. ‘’Vektor penularnya adalah nyamuk. Babi sama seperti manusia menjadi inangnya. Hanya, pada babi tidak menimbulkan gejala spesifik seperti pada manusia,’’ ungkap Kotio. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Veteriner untuk mengambil sampel babi di sekitar lingkungan rumah pasien yang tertular JE. (kmb24)
DAERAH
Kamis Umanis, 17 November 2016
5
Polsek Mendoyo ”Sweeping” Hotel di Delodberawah Empat Pasangan Mesum Diamankan
Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Mendoyo, Selasa (14/11) malam menggelar operasi dengan sasaran sejumlah hotel di kawasan Delodberawah. Sweeping ini merupakan upaya antisipasi kejahatan seksual anak di
bawah umur, miras dan peredaran narkoba. Dari sekitar lima hotel yang disasar, polisi memergoki empat pasangan, salah satunya masih di bawah umur. Operasi yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Men-
Bali Post/olo
SWEEPING - Sejumlah anggota dari Polsek Mendoyo saat melakukan sweeping di salah satu hotel di Delodberawah, Selasa (15/11) malam.
doyo Iptu Andi Yaqin ini, selain memeriksa identitas pengguna hotel juga barangbarang yang dibawa. Polisi juga menekankan kepada pengelola untuk selalu mendata dan melarang anak di bawah umur menggunakan hotel, apalagi untuk mesum. Selain mendapati tiga pasangan yang diduga hubungan gelap menggunakan kamar hotel, petugas juga memergoki pasangan muda yang hendak masuk hotel. Setelah diperiksa identitas, ternyata salah satunya masih berstatus pelajar kelas XI di salah satu SMAN di Jembrana. Siswi ini hendak diajak ke hotel oleh kekasihnya asal Desa Yehkuning, Jembrana. Iptu Andi Yaqin mengatakan, dari tiga pasangan yang diamankan dilakukan pendataan di Mapolsek Mendoyo. Sedangkan pasangan anak di bawah umur itu diberikan pembinaan. Operasi ini dilakukan rutin untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan pergaulan bebas. (kmb26)
PKB Kompak Tak Hadiri Paripurna DPRD dibacakan di depan paripurna tak bisa digelar seluruhnya. Pandangan umum fraksi PKB tak dibacakan. Sebab tak satupun anggotanya hadir. Terkait kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Yusieni menegaskan, meski tak hadir, dokumen pandangan umum fraksi PKB sudah diserahkan ke pimpinan DPRD. Menurutnya, jajaran fraksi PKB ke Surabaya mengikuti kegiatan internal partai. “Sebelumnya memang sudah izin. Seluruhnya mengikuti kegiatan partai,” kata Yusieni usai memimpin paripurna. Politisi Demokrat ini me-
KOSONG - Kursi DPRD Banyuwangi banyak kosong dalam paripurna pembahasan rancangan APBD, Rabu (16/11) kemarin.
negaskan, meski tak dihadiri fraksi PKB paripurna tetap sah digelar. Bahkan tak dibacakannya pandangan umum fraksi PKB juga tak melanggar tata tertib DPRD. “Kan dokumennya sudah diserahkan. Hanya saja tak dibaca di depan paripurna,” tegasnya. Apalagi, kata Yuseini fraksi PKB sudah meminta izin terkait kegiatan partai. Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko. Pejabat ini tak menyoal fraksi PKB tak hadir membacakan pandangan umum fraksi. “Memang sudah ada izin internal partai,” jelas kader PDI-P tersebut. Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi Susiyanto, mengatakan pihaknya memang tak hadir paripurna lantaran mengikuti bintek partai. Kegiatan ini, kata dia tak bisa ditinggalkan. Sebab terkait kebijakan internal partai. “Kegiatannya tak boleh ditinggal. Ini kegiatan bintek internal partai,” jelasnya via telepon. Meski begitu pihaknya akan tetap mendukung pengawasan dan pembahasan rancangan APBD 2017, yang diusulkan Pemkab. “ Meski absen, kami akan tetap ikut pembahasan RAPBD,” pungkasnya. Sesuai jadwal, imbuh Susiyanto, bintek digelar dua hari. (kmb30)
sil pemeriksaan medis tak ditemukan bekas kekerasan. Hanya beberapa luka di wajah, bekas terbentur batu sungai. “Versi keluarga, korban memang memiliki riwayat epilepsi,” kata Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo usai memimpin evakuasi korban. Menurut Kapolsek, keluarga korban juga menolak proses autopsi. Bahkan membuat surat pernyataan tertulis tak melakukan penuntutan. Kapolsek menambahkan, terakhir, korban berpamitan buang hajat ke sungai, Selasa (15/11) malam. Sekitar pukul 19.30 WIB, korban keluar sendirian. Diduga korban terpeleset, lalu terjatuh ke sungai. Dugaannya, saat bersamaan penyakit epilepsi korban kambuh. Karena tak tertolong, korban akhirnya tewas. Tubuhnya hanyut. Keluarga sempat mencari
korban semalaman. Namun hasilnya nihil. Setelah menyusuri sungai, keluarga tak menemukan korban. Mereka terkejut setelah mendapati korban ditemukan sudah meninggal. Kapolsek menambahkan, setelah menjalani pemeriksaan medis, jazad korban diserahkan ke pihak keluarga. Dan langsung dimakamkan. Temuan jazad di sungai ini menarik perhatian warga di pagi hari. Mereka pun berhamburan melihat proses evakuasi. Sepekan terakhir di Banyuwangi terus dihebohkan dengan tewasnya warga di sungai. Sehari sebelumnya mahasiswi tewas setelah hanyut di air terjun. Lalu seorang laki-laki juga ditemukan tewas di sungai. Diduga terjun ke sungai dalam kondisi mabuk miras. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Paripurna DPRD Banyuwangi dengan agenda pandangan umum fraksi terkait rancangan APBD 2017, Rabu (16/11) kemarin terasa beda. Kursi para wakil rakyat Kota Gandrung ini banyak kosong. Dari 49 anggota, hanya 25 yang hadir. Sisanya absen. Bahkan fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan anggota 10 orang kompak absen. Kondisi ini membuat paripurna tampak sepi. Padahal kursi undangan seluruhnya penuh terisi. Karena kompak absen, pandangan umum fraksi yang seharusnya
Bali Post/udi
PARIPURNA - Paripurna DPRD Banyuwangi terkait rancangan APBD 2017, Rabu (16/11) kemarin.
PAD Rendah
Fraksi PDI-P Tuding Pemkab Tak Konsisten
Banyuwangi (Bali Post)-
Juru bicara Fraksi DPRD Banyuwangi, Made Swastiko menegaskan PAD yang ditargetkan Pemkab Banyuwangi dalam rancangan APBD 2017 hanya sekitar 10,01 persen dari target APBD Perubahan tahun 2016, sekitar Rp 388,6 miliar. Padahal, kata dia pemkab sempat menjanjikan proyeksi PAD bisa naik 15-20 persen per tahun. “Nyatanya ini belum bisa. Kami menagih komitmen eksekutif yang tak konsisten soal PAD,” kata Swastiko dalam Paripurna Pandangan Umum Fraksi terkait Ranperda RAPBD 2017, Rabu (16/11) kemarin. Bahkan,
kata Swastiko target PAD yang ditetapkan Pemkab Banyuwangi masih jauh dari rata-rata kabupaten/kota sebesar 14,8 persen. “Artinya, masih di bawah rata-rata nasional,” kritiknya. Pihaknya juga mempertanyakan belum adanya kontribusi ke kas daerah dari beberapa sektor non permanen. Seperti usaha penggilingan padi, kelompok tani, koperasi, UMKM, Industri Kecil Menengah (IKM), PKL dan nelayan. Fraksi PDI-P juga menyoroti nilai Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang tinggi. Namun belum jelas rinciannya.
Sorotan minimnya PAD juga dilontarkan fraksi lainnya. Fraksi Golkar–PAN menuding PAD Banyuwangi masih jauh dari harapan. “PAD bisa didongkrak jika jajaran SKPD di Pemkab bisa kompak dan serius. Lalu optimalisasi pengelolaan aset,” tegas Mohammad Sahlan, juru bicara Fraksi Golkar-PAN. Pihaknya juga menyoroti masih banyaknya jalan rusak di Banyuwangi, terutama di pedesaan akibat angkutan galian C. Di bidang pendidikan, fraksi ini mengeluhkan masih adanya pungli sekolah. Sorotan serupa soal minimnya PAD dilontarkan fraksi
Demokrat, Gerindra-PKS, dan Hanura-Nasdem. Fraksi Demokrat menyoroti belum optimalnya PAD dari sektor pariwisata. Padahal kedatangan wisatawan ke Banyuwangi terus naik. Sedangkan Gerindra-PKS menyayangkan masih banyak kebocoran potensi PAD. Seperti galian C yang belum ada retribusi hingga parkir kendaraan. Padahal, dua potensi ini bisa digarap maksimal. Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko menegaskan terkait PAD seluruhnya masih tahap proyeksi atau perencanaan. Namun kata dia, tetap mengabdi pada kondisi riil di lapangan. “Itu semua soal PAD kan masih proyeksi. Semuanya mengabdi pada kondisi lapangan,” ujarnya singkat usai paripurna. Meski begitu pihaknya tetap optimis PAD bisa digenjot. (kmb30)
Negara (Bali Post) Musibah menimpa keluarga Slamet Riyadi (51) dan istrinya Ni Putu Wiwik Suryaningsih (50), Selasa (15/11) malam. Rumah miliknya di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Negara, hancur diterjang
angin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja Wiwik Suryaningsih sedikit mengalami luka lecet. Menurut Slamet Riyadi, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita. Sebelum kejadian ia sedang
menonton televisi. Istri dan anaknya juga berada di dalam rumah. Tiba-tiba ia mendengar suara gemuruh di luar rumah. Bahkan rumahnya yang terbuat dari gedek terlihat miring. Mengetahui kondisi seperti itu, ia bersama istrinya langsung berupaya menyelamatkan anaknya yang sedang tertidur. “Ketika istri saya berusaha menyelamatkan anak, ia tertimpa kayu sehingga mengalami lecet di dahi. Bersyukur kami semua selamat, padahal kabel listrik juga jatuh dan masih nyala,” kata Slamet Riyadi. Begitu semuanya sudah di luar, rumah tersebut roboh dan hancur. Atas kejadian itu, kini ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi sementara. “Kami tidak tahu bagaimana harus membangun rumah lagi, karena status tanah juga masih nump-
ang. Sepeser pun kami tidak punya uang,” akui Slamet Riyadi yang hanya buruh serabutan. Namun ia bersyukur selamat dari maut dan selama ini juga mendapat bantuan raskin. Ia berharap ada bantuan rumah untuk mereka berteduh. Sementara Lurah Lelateng, Nengah Suardana mengaku pihaknya berusaha membantu warganya. Hanya saja kendalanya adalah lahan. Sebab keluarga tersebut menyewa lahan dan dibayar tiap tahun. Wabup Jembrana, Made Kembang mengaku prihatin dengan musibah yang dialami warga miskin ini. Ia langsung mengunjungi lokasi, Rabu (16/11) sore dan memberikan tenda ditempati sementara. Sejumlah bantuan berupa peralatan dapur juga sudah diserahkan Pemkab Jembrana. (kmb)
sebelum meninggalkannya. Sementara kuasa hukum terdakwa, Haposan Sihombing dkk. mencoba mengejar penyesalan David usai melakukan pembunuhan. Haposan menanyakan David pernah menulis surat penyesalan kepada keluarga almarhum Sudarsa. “David mengaku bersalah, tapi David tidak ada niatan membunuh. David tidak menyangka jika perbuatannya sampai menghilangkan nyawa orang,” kata Haposan. Sementara saksi security mengaku mendengar teriakan mirip suara perempuan. Jarak teriakan dengan posisi saksi sekitar 100 meter. Teriakan
itu seperti suara kemarahan. Keesokan harinya baru diketahui bahwa telah terjadi pembunuhan. Sedangkan untuk sidang dengan terdakwa Sara, Sara melalui penasehat hukum Erwin Siregar dan Robert Khuana, dalam eksepsinya menilai dakwaan JPU dikoordinatori Agung Jaya Lantara tidak cermat bahkan terkesan hanya memenuhi angan-angan saja. Atas dasar itu kuasa hukum terdakwa keberatan atas dakwaan jaksa dan minta dibatalkan. Di samping itu, hingga saat ini pihak Sara membantah melakukan tindak pidana pembunuhan. (Kmb37)
Fraksi PDI-P DPRD Banyuwangi mulai kritis mengoreksi kinerja Pemkab Banyuwangi. Terutama terkait pendapatan asli daerah (PAD). Fraksi partai bergambar banteng moncong putih ini menuding Pemkab dibawah kendali Bupati Abdulah Azwar Anas tak konsisten soal PAD. Sebab, data yang disodorkan jauh dari rencana yang ditetapkan Pemkab.
Diterjang Angin, Rumah Warga Miskin Hancur
Diduga Terpeleset, Siti Tewas di Sungai Banyuwangi (Bali Post) Kepergian Siti Hariyani (33), warga Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi ke sungai menjadi akhir dari hidupnya. Wanita ini ditemukan tewas di sungai Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Rabu (16/11) pagi. Lokasinya 3 kilometer dari rumah korban. Saat ditemukan pukul 06.45 WIB, kondisi korban sudah kaku. Tubuhnya tersangkut bebatuan di sungai. Pakaiannya masih lengkap. Korban pertama kali ditemukan warga yang melintas di dekat sungai. Posisi tubuh korban mengapung, terjepit batu. Temuan ini langsung dilaporkan ke Polsek. Tak berselang lama polisi tiba di lokasi. Bersama warga polisi mengevakuasi korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat. Ha-
Bali Post/ist
EVAKUASI - Petugas bersama warga mengevakuasi tubuh korban tewas di sungai Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Rabu (16/11) pagi.
Bali Post/udi
Bali Post/kmb
HANCUR - Rumah milik keluarga Slamet Riyadi hancur saat diterjang angin kencang, Selasa (15/11) malam.
Saksi Polisi Beber Kronologis Pembunuhan Polantas
Denpasar (Bali Post) Sidang kasus pembunuhan anggota Polantas Polsek Kuta, Aipda Wayan Sudarsa dengan terdakwa David James Taylor dan Sara Connor, Rabu (16/11) kembali dilanjutkan di PN Denpasar. Agendanya berbeda. Untuk terdakwa David langsung dilakukan pemeriksaan, sedangkan Sara, tim kuasa hukumnya menyampaikan eksepsi. Pertama yang diajukan ke persidangan adalah David. Dalam kasus ini Jaksa menghadirkan dua saksi yakni Kanit Jatanras Polresta Denpasar Iptu Zulhadi dan Hendri, Satpam Hotel Pulman, Kuta (depan TKP). Saksi polisi dalam sidang kemarin membeber kronologis kasus tersebut hingga akhirnya terkuak bahwa terdakwalah pelakunya. Terdakwa David dan Sara membunuh korban diawali dengan aksi pengeroyokan. Perkelahian antara dua terdakwa dan korban terjadi pada 17 Agustus dini hari. Perkelahian itu terjadi lantaran terdakwa merasa tersinggung dengan tindakan korban. Terdakwa tersinggung karena digeledah oleh korban. Dikatakan saat itu terdakwa tidak terima digeledah oleh korban karena terdakwa Sara kehilangan tas. David mengira bahwa korban Sudarsa yang mengambil tas Sara. Sebelum tasnya hilang, David dan Sara minum bir di tepi Pantai Kuta di depan Hotel
Pulman. Keduanya ke pantai untuk melepas suntuk karena bakal berpisah. David hendak balik ke Inggris. Sedangkan Sara berasal dari Australia. Saat meninggalkan tasnya, pasangan kekasih ini menceburkan diri ke laut. Ketika balik ke tempat semula, tas milik Sara hilang. David melihat korban berada di dekat tempat tas Sara. Akhirnya antara terdakwa David dan korban terjadi perkelahian. Keduanya terlibat pergumulan. “Sara melihat David diduduki korban. Sara menarik tubuh korban dari belakang dan sempat memukul sekali,” ucap saksi polisi. Di samping itu, pascakejadian dan melakukan penyelidikan, polisi menemukan bercak darah di tempat terdakwa menginap, yakni di home stay Kubu Kauh Inn. Bercak darah tersebut ditemukan di handuk serta dinding kamar mandi. Atas kesaksian polisi, David membantah sebagian keterangan saksi. David membantah memukul kepala korban dengan botol. Terdakwa sempat membantah sengaja melakukan pembunuhan. Melalui penerjemahnya, Wayan Ana terdakwa mengaku tidak melakukan pembunuhan. Tapi terdakwa hanya membela diri. David juga membantah posisi tengadah bukan tengkurap. David sempat membalikkan badan korban
Bali Post/eka
TERJEMAHAN - Terdakwa Sara Connor (putih) mendengarkan penerjemahnya pada sidang di PN Denpasar, Rabu (16/11) kemarin. Warga asal Australia ini disidangkan terkait kasus keterlibatan pembunuhan polisi di Kuta.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Umanis, 17 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Berbhineka, Takdir dan Kodrat Indonesia Pertanyaan tentang nasionalisme sering kali muncul di Indonesia, dan terutama menjelang Hari Pahlawan. Ini wajar saja, karena di samping generasi sekarang sudah jauh jarak umurnya dengan proklamasi kemerdekaan, juga karena keberadaan Indonesia sebagai negara multibangsa. Ratusan suku bangsa dengan dialeknya sering kali menjadi penantang bagi nasionalisme sebuah negara. Sementara generasi muda sering menjadi sorotan karena nilai-nilai generasi modern sekarang banyak yang dipandang bergeser. Dengan globalisasi, setiap orang dapat saja membanggakan dan bahkan mungkin membela negara lain, jika mereka mempunyai alasan seperti itu. Dengan gawai yang demikian banyak dimiliki generasi muda, terlalu mudah bagi mereka untuk menjalin perkawanan dan persahabatan dengan generasi muda dari negara lain. Persahabatan seperti inilah yang sering dipandang dengan sisi lain. Masuknya paham radikal, merupakan contoh bagaimana bergesernya nasionalisme anak-anak muda Indonesia menuju nilai luar. Apabila kita lihat di masa lalu, sesungguhnya pembelajaran soal nasionalisme yang dikaitkan dengan kemajemukan atau kebhinekaan itu, tidaklah terlalu susah untuk mengkajinya. Justru kebhinekaan itulah yang menjadi landasan nasionalisme Indonesia. Paling gampang kita melihatnya saat pesta olahraga dii tingkat internasional. Prestasi olahraga jelas memberikan semangat dan kebanggaan nasionalisme kepada kita. Semua merasa senang dan merasa menjadi Indonesia ketika Piala Thomas berkali-kali berhasil direbut Indonesia. Namun, sering kali orang tidak memperhatikan fenomena yang ada pada pesta itu sendiri. Misalnya, pada barisan pembuka kontingen, Indonesia selalu menampilkan budaya yang berbeda-beda ketika harus tampil di stadion. Budaya Aceh, Jawa, Bali, Ambon, Papua dan yang lain-lainnya silih berganti menjadi komandan defile barisan. Masing-masing itu adalah budaya yang hidup di Indonesia dan menjadi ikon budaya Indonesia ketika defile dilaksanakan. Ketika kita melihat pakaian Aceh di arena tersebut, orang yang berasal dari Jawa, Bali atau Lombok juga merasa memiliki budaya tersebut. Inilah nasionalisme Indonesia yang berbasiskan kebhinekaan budaya. Nasionalisme yang berbasis kebhinekaan ini banyak yang mempertanyakan, apakah dapat merekatkan bangsa atau justru sebaliknya. Sejarah Indonesia membuktikan bahwa hal itu mampu. Perang kemerdekaan yang terjadi di Margarana, Tabanan misalnya tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Bali tetapi juga dari unsur luar. Lebih jauh lagi, Sumpah Pemuda itu merupakan bentuk nasionalisme modern yang dipelopori anak-anak muda dari seluruh Nusantara. Jadi sebelum Indonesia itu berdiri secara resmi, nasionalisme berbasis kebhinekaan ini telah ada dan teruji. Jika kemudian kebalikan dari hal itu terjadi, dalam arti nasionaliem yang berbasis kebhinekaan itu menghancurkan negara, itu berpotensi terjadi oleh orang-orang yang oportunis, pihak-pihak yang senang mencari kesempatan. Akan tetapi, sepanjang yang kita lihat dalam sejarah, ini tidak terbukti mampu menghancurkan negara. Konflik di Maluku misalnya, adalah contoh bagaimana Indonesia masih utuh, meski ada sentimen antiagama tertentu. Bahkan ledakan bom teroris pun tidak mampu melepaskan kesatuan Indonesia. Ini artinya, kita sebagai sebuah bangsa maupun negara masih kuat dengan landasan bhineka tersebut. Kita harus paham, bahwa takdir Indonesia itu adalah majemuk. Sejak zaman Majapahit, bahkan zaman Airlangga, Nusantara ini hidup dengan kebhinekaan agama mulai dari agama Syiwa, Wisnu, Budha dan sebagainya. Baik Majapahit maupun Airlangga melindungi hal itu. Bahkan antara Gajah Mada dan Hayam Wuruk, dua tokoh kejayaan kerajaan Majapahit, juga berbeda agama tetapi berhasil mempersatukan Nusantara sampai ke luar negeri. Jadi, janganlah kemudian kita mengingkari kebhinekaan itu.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Waspada Musim Hujan Musim hujan kini terjadi di Bali. Potensi bencana tentu akan meningkat mengingat sejumlah daerah di Bali tergolong rawan bencana longsor. Untuk itu, saya berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah antisipasi dan langkah-langkah tanggap darurat. Selain itu, untuk mendukung kinerja personel BPBD ini, pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran untuk menyiapkan saran dan prasarananya. Komunikasi lintas instansi juga harus diefektifkan mengingat penanganan bencana harus cepat dan efektif. Saya juga berharap semua masyarakat lebih waspada menghadapi anomali musim saat ini. I Dewa Gede Suparta Mengwi, Badung, Bali
Nasib ”Krama Bendega” Saya tertarik membaca berita potensi peminggiran krama bendega di Bali. Ini sebuah fenomena yang mengarah pada keprihatinan bagi pewarisan budaya di Bali. Selain generasi nelayan menurun, saya juga khawatir Pura-pura Segara yang dulunya di-empon para krama bendega tak terawat dengan baik. Untuk itu, saya berharap pemerintah kabupaten/kota di Bali agar melakukan pendataan Pura Segara di wilayahnya masing-masing. Ini penting dilakukan agar kita umat Hindu bisa melakukan pengawalan dan melakukan kewajiban sebagai umat terhadap Pura-pura Segara yang ada. Saya juga berharap ke depan pemerintah lebih memperhatikan keberadaan krama bendega di Bali agar tetap lestari sebagai salah satu penyangga budaya Bali. Calon pemimpin Bali ke depan mestinya juga menjadikan krama bendega sebagai salah satu program pemerintahannya. Gede Sudiatamika Buleleng, Bali
Bijaksana Mengawal Keragaman Bangsa Indonesia SARA itu akronim dari berbagai perbedaan yang ada di Indonesia, yaitu: suku, agama ras dan antargolongan. Tidak bisa dipungkiri bahwa sesungguhnya ‘’SARA’’ itu di Indonesia adalah embrionya atau cikal bakalnya bangsa Indonesia. Berbagai suku, seperti Sunda, Kaharingan, Batak, Tolotang, Buhun, Toraja, Bugis, Sasak, Minang, Bali, Jawa, Dayak, Badui, dan berbagai suku lainnya di Indonesia dengan bahasanya masing-masing; yang kesemua itu sudah ada sejak sebelum adanya tahun masehi ataupun tahun hijriah dan atau tahun saka; dan itulah kita, bangsa Indonesia. Berbagai agama yang ada di Indonesia, seperti Hindu, Nasrani, Muslim, Budha, juga Kong Fu Tsu dianut oleh berbagai suku-suku tersebut di atas.
Oleh I Wayan Sariasa angsa Indonesia dewasa ini tidak hanya manusia asli Indonesia, tapi juga telah termasuki oleh ras lain seperti Arab dan Tiongkok. Itulah “SARA” yang menjadi embrionya Indonesia, tumbuh dan berkembang menjadi bangsa Indonesia. SARA itulah, yang sejak menjelang bangsa Indonesia memasuki pentu gerbang Kemerdekaannya tahun 1945 menjadi material utama dalam pembentukan 4 pilar bangsa Indonesia, yaitu: Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD45 dan NKRI. Oleh karena itu “SARA” seyogyanya dipahami sebagai spirit terbangunnya kelima sila Pancasila. Menjelmanya musyawarah mufakat (sila 4 Pancasila), itu karena menunggalnya unsur-unsur SARA itu atau menyatunya secara bulat padat melekat dari berbagai perbedaan yang ada (Bhineka Tunggal Ika). Nilai sila 4 Pancasila yang menyuratkan “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan”; dari dalamnya menyiratkan dan memancarkan siar dan suar berupa nilai “Kemanusaan yang adil dan beradab (sila 2 Pancasila) yang berdasar kepada “Ketuhanan YME (sila 1 Pancasila) demi Persatuan Indonesia (sila 3 Pancasila) yang bernilai NKRI. Dan NKRI ini adalah nilai kutuhan bangsa Indonesia yang menjadi cita-cita bersama seluruh rakyat Indonesia dari berbagai suku agama ras dan antar golongan (sara), yang berperikehidupan dari Sabang hingga
B
ke Meroke, dari Nias hingga ke Talaud. NKRI itu bak bangunan rumah yang dibangun dari menyatunya secara padat melekat berbagai material yang berbedabeda, hingga menjadi satu bangunan rumah yang kokoh kuat, tak lekang oleh panas tak lapuk oleh air, tanpa terlihat dan tanpa terasakan perbedaan perbedaan material pembentuknya, hingga menjadi bangunan tempat tinggal yang aman nyaman damai bagi seluruh anak bangsa Indonesia sepanjang masa. Yang kesemuanya itu (Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD45 dan NKRI) ditujukan kepada terwujudnya tujuan mulia nasional yakni : Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (sila 5 Pancasila). Tapi kenapa generasi anak bangsa Indonesia dewasa ini harus memahami “SARA” sebagai momok yang menakutkan dan bahkan dijadikan alat politik yang menyeramkan bagi rakyat? SARA di Indonesia telah menjelma menjadi nilai Pancasila sejak tanggal 1 Juni 1945, yang kemudian, sejak 18 Agustus 1945 terpatri pada Alenia IV Pembukaan UUD45 sebagai jiwanya bangsa Indonesia yang bersemayam di dalam batang tubuhnya. Hal tersebut tercermin dalam pasal-pasal UUD45 sebelum diamandemen dan UU turunannya; khususnya pasal-pasal yang terkait dengan proses melahirkan pemimpin Nasional (Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota) serta garis kebijakan yang harus dijalankannya. Sebagaimana diketahui, bahwa sebe-
lum UUD45 diamandemen, pemilihan pemimpin rakyat/bangsa Indonesia tidak dilakukan secara langsung oleh rakyat, melainkan oleh wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga tertinggi Negara yaitu Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang anggota-anggotanya terdiri dari : anggota DPR yang diperoleh dari proses Pemilihan Umum, ditambah dengan utusan daerah dan utusan golongan. Musyawarah mufakat yang dijalankan oleh wakil-wakil rakyat dalam rangka memilih dan menetapkan pemimpin rakyat/bangsa Indonesia dimaksud diatas, itu adalah sebagai penjelmaan atau titisan dari jiwa bangsa Indonesia yang tersurat dan tersirat dalam Alenia IV Pembukaan UUD45; yakni : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan (sila 4 Pancasila). Selain memilih dan menetapkan pemimpin bangsa Indonesia, wakil-wakl rakyat yang duduk di lembagan MPR dimaksud juga diberi mandat oleh rakyat untuk menetapkan arah kebijakan yang harus dilajalankan oleh pimpinan nasional, yang desebut sebagai GarisGaris Besar Haluan Negara (GBHN). Dan GBHN ini adalah jembatan bagi pemimpin di Indonesia baik pemimpin ditingkat Nasional (Presiden) maupun pemimpin di tingkat regional ( gubernur, bupati, wali kota) dalam menjalankan segala kebijakannya mengantarkan rakyat dan bangsa Indonesia menuju kepada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (sila 5 Pancasila).
Suara Publik Semua Komponen Harus Menjaga NKRI Bercermin pada aksi yang terjadi Jumat (4/11), ada banyak hal yang patut direnungkan kembali. Berkaitan dengan ini, kita mestinya menghindari terjadinya konflik dan penguatan doktrin-doktrin yang tidak baik terhadap tumbuhnya kesadaran menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kalangan anakanak bangsa. Penguatan komitmen kebangsaan harus terus dilakukan terutama di kalangan anak-anak dan pelajar agar mereka memiliki jiwa nasionalis yang mengarah pada pengawalan NKRI. Kita semua harus menyadari betul dan berpikir matang-matang bahwa Indonesia ini sudah dirancang oleh para leluhur kita berbhineka. NKRI terdiri atas banyak pulau, suku, ras dan agama. Ini adalah penguatan kebhinekaan. Oleh karena itu, kita bersyukur ada Pancasila. Untuk ini harapan kita kalau beragama beragamalah dengan baik. Agama jangan dipakai sebagai alat politik. Kita harus bersaudara dan berpikir arif
Oleh Ketut Sumarna mengelola keragaman. Untuk itu, Departemen Pendidikan dan Departemen Agama harus menghindari masuknya doktrin-doktrin yang mempropokasi sejak dini dari anak-anak untuk menganggap orang lain atau agama lain jelek bahkan membencinya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta Departemen agama harus bergerak. Misalnya, mengajarkan toleransi dan mengawal keragaman sebagai kekuatan NKRI. Untuk menghindari doktrin-doktrin yang tidak baik yang mengarah pada fanatisme berlebihan-- yang dapat memunculkan egoisme, membenci agama lain--, Dinas Pendidikan dan Departemen Agama harus mengecek ajaran agama ke lembaga pendidikan. Apapun agamanya dan materi-materi apa yang diajarkan pada anak-anak harus sesuai dengan Pancasila dan budaya kita. Jika menyimpang harus
diluruskan. Sekolah harus menjadi pusat penyebaran nilai-nilai persatuan dan persaudaraan. Pemerintah juga harus terus melakukan safari ketahanan NKRI. Saya mencatat pada HUT TNI ke-71 dalam sosio drama saya tampilkan simbol kebhinekaan itu dengan bendera warna-warni tetapi tetap di bawah naungan bendera merah putih, indahnya perbedaan dalam satu wilayah NKRI, kita jangan melupakan sejarah, ingat semboyan sejarah seperti sumpah pemuda, dan lai-lainnya. Untuk itu, mohon diperhatikan hal ini agar terjadi kedamaian di antara kita dan NKRI tetap utuh. Jangan dianggap cari sensasi, ini kewajiban sebagai warga negara. Abdi negara bukan pegawai negeri saja, semua rakyat yang menciptakan suasana yang damai di lingkungannya mereka adalah abdi Negara.
Pascareformasi Sebagaimana diketahui bahwa UUD45 hasil amandemen, hanya mengamandemen batang tubuhnya saja, sedang pembukaannya masih tetap seperti sebelum diamandemen atau tidak ikut katut diamandemen oleh MPR yang ketika itu dimotori oleh Amien Rais. Pasal-pasal yang ada di dalam batang tubuh UUD45 hasil amandemen, khususnya pasal-pasal yang terkait dengan pemilihan pemimpin rakyat langsung oleh rakyat sendiri (pilpres, pilgub, pilbup, pilwalkot), itu tidak sejiwa atau bertentangan dengan jiwanya atau rohnya bangsa Indonesia yang terpatri, tersurat dan tersirat dalam Alenia IV Pembukaan UUD45, khususnya nilai sila 4 Pancasila tersebut diatas. Atau dengan kata lain, pasalpasal dimaksud, seperti misalnya pada pasal 6A tentang pemilihan presiden untuk menjadi pemimpin rakyat/bangsa Indonesia yang dilaksanakan langsung oleh rakyat. Pasal 6A itu sudah mengabaikan nilai yang terkandung dalam Alenia IV Pembukaan UUD45 agar lepas dan tidak nyambung serta tidak terikat dengan jiwa bangsa Indonesia yang terkandung di dalamnya. Tapi, bukankah Pembukaan UUD45 tidak ikut diamandemen? Keadaan yang bernada tanda tanya ini mengindikasikan bahwa bangsa Indonesia kini sedang mengalami mati suri, jiwanya yang dicikalbakali oleh “SARA” sepertinya sedang melayanglayang di luar batang tubuhnya. Atau, apakah Pembukaan UUD45 yang masih ditempelkan pada UUD45 hasil amandemen itu hanya aksesoris belaka pada konstruksi konstitusi bangsa Indonesia pascareformasi? Yang jelas kini “SARA” di Indonesia sudah menjadi momok yang menakutkan, bahkan dijadikan alat politik yang menyeramkan bagi rakyat, seperti fenomena tuduhan penistaan agama, padahal “SARA” itu adalah cikal bakal jiwanya bangsa Indonesia sendiri. Penulis pemerhati budaya tinggal di Antiga, Karangasem, Bali
POJOK Polisi akhirnya menetapkan Ahok sebagai tersangka penistaan agama. -Pasti bukan dikorbankan. *** Korban kasus terorisme terus bergulat untuk dapat kompensasi. -Pemerintah hanya sibuk urus pelaku. *** Pemkab Badung rancang santunan sosial bagi penunggu pasien. -Mumpung banyak duit.
Penulis tinggal di Jl. Gunung Guntur, Br. Minggir, Padangsambian
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BUAH LOKAL Pembeli tengah memilih buah mangga di Pasar Agung, Denpasar, Rabu (16/11) kemarin. Pemerintah daerah terus kampanyekan konsumsi buah lokal. Hal tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan sektor pertanian dan mendongkrak pendapatan petani.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Kamis Umanis, 17 November 2016
Bali Post/eka
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Polda Bali Gelar Operasi Zebra
7
Libatkan TNI dan Dishub Denpasar (Bali Post)Menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, Polda Bali menggelar Operasi Zebra Agung 2016. Operasi tersebut serentak digelar di seluruh Indonesia. Terkait dengan itu Polda Bali melaksanaan apel gelar pasukan Operasi Zebra di halaman belakang Mapolda di Jalan WR Supratman, Denpasar, Rabu (16/11) kemarin, dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, mengatakan, operasi itu rutin dilaksanakan tiap tahun, sebagai upaya mengatasi permasalahan lalu lintas. Diharapkan terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (kamseltibcar lantas). Selain itu, Polda Bali membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan lalu lintas hingga tuntas. Itu harus didukung dan adanya sinergitas antara Polantas dengan satuan fungsi lainnya dan instansi pemerintah, termasuk TNI. “Kita semua bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas ini. Operasi Zebra dimulai tanggal 16 sampai 28 Nopember ini,” ujarnya. Dengan dibangun dan terjalin sinergitas serta koordinasi dengan seluruh stakeholder, tercipta keterpaduan langkah sehingga menunjang pelaksanaan tugas. Dengan demikian potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di tahun 2015 bisa diminimalisir selama pelaksanaan Operasi Zebra 2016. Pelaksanannya, selain personel Direktorat Lalu Lintas Polda Bali didukung satuan fungsi lainnya, juga melibatkan Pomdam IX/Udayana, Dinas Perhubungan Darat dan Jasa Raharja Provinsi Bali. “Operasi ini juga ada kaitannya dengan Operasi Lilin Tahun 2016 dan Tahun baru 2017. Sehingga tercipta kondisi aman dan kondusif,” tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. (kmb36)
Bali Post/kmb23
OMBAK - Sejumlah wisatawan asyik menikmati ombak di Pantai Kuta, Rabu (16/11) kemarin. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dan ombak yang cukup besar di pantai ini, pihak balawista mulai memasang bendera larangan berenang untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Keliru, Dana Pemberdayaan LPD Dipakai Bedah Rumah Denpasar (Bali Post) -
Karo Ekbang Setda Provinsi Bali, I Nengah Laba, mengatakan terkait bedah rumah yang dilakukan oleh BKS LPD, pihaknya memang mengarahkan agar ada wujud dari kegiatan sosial LPD dalam bentuk bedah rumah. Pasalnya, selama ini kegiatan sosial hanya diwujudkan dengan penghijauan. Namun, pihaknya tidak menyangka bila dana yang dipakai BKS LPD untuk bedah rumah ternyata berasal dari dana pemberdayaan 5%. “Itu kekeliruannya dia. Saya pikir yang digunakan itu dana sosial, kan ada itu,” ujarnya Rabu (16/11) kemarin. Di bagian lain Laba mengatakan, Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD selama ini memang selalu melaporkan penggunaan dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD ke Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Bali. Namun laporan yang disampaikan ke Biro Ekbang bukanlah pertanggungjawaban dari LP LPD. Sebab, pertanggungjawaban itu disampaikan kepada pengurus LPD seluruh Bali melalui kegiatan Rakerda LPD.
“Iya… laporan bukan pertanggungjawaban (ke Biro Ekbang). Laporannya ya…untuk apa dana 5% itu. Seperti untuk pembinaan, kemudian kalau Badan Kerjasama (BKS LPD) ada yang dialokasikan untuk kegiatan sosial. Selain itu, laporan untuk gajinya, operasional, tunjangan,” katanya. Selain laporan penggunaan dana pemberdayaan 5%, lanjut Laba, juga ada tembusan hasil audit LP LPD oleh auditor independen. Auditor inilah yang
dikatakan mengecek kebenaran penggunaan dana pemberdayaan itu. Namun, Laba mengakui laporan itu sebetulnya tidaklah terlalu rinci. Terutama mengenai detail penggunaan alokasi 55% dari dana pemberdayaan 5% untuk LP LPD dan 35% untuk BKS LPD. “Pembagian 55% untuk LP LPD, 35% untuk BKS LPD, 7,5% untuk dana perlindungan dan 2,5% untuk dana penjamin simpanan itu ada di Perda, dia juga tidak boleh menyimpang dari itu.
Cuma pendetailan yang tidak ada kan pendetailan yang 55%, 35%, itu untuk apa, itu yang tidak ada,” jelasnya. Laba melanjutkan, selama ini LP LPD juga tidak pernah melaporkan perencanaan anggaran kepada Biro Ekbang. Apalagi bila LP LPD atau BKS LPD memiliki suatu perencanaan khusus. Itu sebabnya, tidak diketahui apakah laporan penggunaan dana pemberdayaan 5% memang tidak melenceng dari rencana yang dibuat LP LPD atau sebaliknya. “Perencanaannya sesuai dengan Perda itu sudah untuk memberdayakan, memang tidak dilaporkan secara rinci. Kalau bisa kan lebih rinci lagi auditnya kayak apa, laporannya, perencanaannya untuk apa, dialokasikan untuk apa uang itu. Akan lebih bagus lagi kalau lebih rinci,”
jelasnya. Laba berharap, revisi Perda LPD nantinya bisa mengatur adanya laporan perencanaan di samping laporan penggunaan dana pemberdayaan 5%. Kalau perlu, perencanaan yang dirumuskan LP LPD dalam Rakerda LPD itu diketahui pula oleh DPRD Bali. Pemerintah sendiri tidak turut campur dalam rumusan perencanaan, karena uang yang dipakai adalah milik masyarakat adat atau bukan dari APBD. “Ke depan memang harus diperbaiki, di Perda (sekarang) tidak ada secara mendetail diatur dana itu untuk apa, kepada siapa dia bertanggung jawab. Pertanggungjawaban seharusnya kepada Kepala LPD, walaupun selama ini sudah disampaikan di Rakerda LPD,” imbuhnya. (kmb32)
Curi ”Surfboard”, Perlu Pemerataan Infrastruktur, Turis Rusia Ditangkap Tingkatkan Kualitas Guru
Alih Kewenangan SMA/SMK Bali Post/kmb36
OPERASI - Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menyematkan pita kepada perwakilan peserta apel Operasi Zebra 2016.
Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan
Korban Cabut Laporannya
Mangupura (Bali Post)Setelah DAS (48) melapor diperkosa oleh OJJ (47) asal Inggris, petugas Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan. Alhasil tidak ditemukan bukti dugaan pemerkosaan tersebut. Selain itu korban mencabut laporannya karena sudah damai dengan OJJ. “Terlapor (OJJ-red) sudah kami lepas, setelah perdamaian tersebut. Kami tidak tahu alasan korban berdamai dengan terlapor,” tegas Kasubnit Reskrim ,Ipda Putu Budi Artama, seizin Kapolsek Kompol Sumara, Rabu (16/11) kemarin. Menurut Budi, antara DAS dan OJJ kenal baik. Pasalnya pacar DAS tak lain teman baik turis asal Inggris itu. “Pacar DAS saat ini berada di negaranya sehingga dia sendirian di Bali. DAS ini berasal dari Surabaya,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, hasil visum dari RSUP Sanglah menyatakan tidak ditemukan unsur kekerasan di alat vital DAS. Oleh karena itu tidak cukup bukti laporan tersebut. “Sudah berdamai, laporan ini tidak bisa dilanjutkan,” kata Budi. Sebelumnya, tamu salah satu hotel di Jalan Sriwijaya, Kuta, berinisial DAS (48) mengaku diperkosa oleh OJJ (47) asal Inggris, Minggu (13/11) lalu. Terkait kasus itu, petugas mengamankan OJJ dan kasus tersebut ditangani Polsek Kuta. Saat diperiksa petugas, korban mengaku menginap di lantai 1 kamar nomor 16. Pukul 02.00 Wita, pelaku datang dan langsung menggedor pintu kamar korban. Saat pintu dibuka, pelaku langsung masuk dan mencium korban. Korban mau teriak tapi dibekap oleh pelaku. Selanjutnya pelaku melampiaskan nafsu bejatnya. Aksi pelaku terhenti saat pacarnya menggedor pintu korban. Ketika pintu dibuka, pelaku langsung ditendang oleh pacarnya. Tak hanya itu, pelaku diseret hingga ke luar kamar. (kmb36)
PEMERATAAN fasilitas, kualitas pendidikan, dan SDM pendidik, merupakan masukan yang mencuat terkait alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi dalam rapat koordinasi Kepala Sekolah SMA/SMK se-Bali di aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Rabu (16/11). Pasalnya, pendidikan di Bali selama ini belum merata, hanya terkesan maju di kota-kota besar saja. Sementara di daerah-daerah pelosok, masih ada yang tertinggal dari segi infrastruktur serta kekurangan tenaga guru PNS. Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, langsung menginstruksikan Disdikpora Bali untuk memenuhi infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan tiap sekolah. Pihaknya meyakini pembenahan infrastruktur pendidikan ini bisa memberikan dampak positif bagi pembentukan SDM yang berkualitas. “Dengan infrastruktur yang memadai dan sarana prasarana yang lengkap, maka guru dan murid akan lebih fokus melaksanakan kegiatan belajar-mengajar, tidak usah lagi memikirkan yang lain, yang terpenting fokus,” imbuhnya. Sudikerta menambahkan, pemerataan tenaga pendidik khususnya guru PNS juga akan segera diwujudkan. Terutama pada sekolah-sekolah yang memang belum memenuhi kuota guru PNS. Dengan harapan, para kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas sekolahnya dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. “Di sanalah harus kita perhatikan, yang tidak memiliki guru PNS kita beri guru PNS. Yang lebih memiliki guru, kita pindahkan untuk diberikan kepada sekolah yang masih kekurangan,” imbuhnya. Tak hanya itu, lanjut Sudikerta, kualitas pendidikan para guru akan ditingkatkan. Caranya, dengan memberikan beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang
Bali Post/dok
Bali Post/dok
I Ketut Sudikerta
TIA Kusuma Wardani
lebih tinggi. Misalnya, guru nonsarjana, diberikan beasiswa untuk menjadi sarjana. Begitu juga beasiswa untuk guru sarjana S-1 melanjutkan ke S-2 bahkan S-3. “Kemudian, kita harus menyiapkan dukungan pembiayaan agar bisa membuat kemajuan terhadap dunia pendidikan kita. Terakhir, kita ingin menata penerimaan siswa baru pada sekolah itu supaya tidak lagi ribut seperti yang terjadi kemarin. Ke depan agar terkelola dengan baik, kalau kekuatannya 200, cukup itu, jangan lagi menerima,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan, alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi saat ini masih dalam masa transisi. Salah satu amanat Undang-undang No.23 Tahun 2014 ini baru efektif per 1 Januari 2017. Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan Berita Acara serah terima kewenangan oleh Bupati/Walikota se-Bali kepada Gubernur Bali, 27 September lalu. Total ada 129 SMA/SMK (termasuk SMA dan SMK Bali Mandara), selain SLB yang menjadi kewenangan provinsi. “Pekerjaan besar yang harus dilakukan Dinas Pendidikan, yang pertama terkait dengan pendataan kan sudah. Kemudian
terkait dengan pemetaan, artinya pemetaan atas kondisi sekolah, dan pemetaan atas kondisi guru. Itu pun ada yang guru PNS dan guru non PNS karena kita bicara kebutuhan,” ujarnya. Artinya, lanjut TIA, masa ini adalah masa di mana pihaknya memberikan pertanggungjawaban secara akurat atas data real di lapangan. Selain itu, pada bulan Maret 2017 juga sudah mulai dirumuskan apa yang akan dilakukan pada Januari 2018. Mengingat, tuntutan saat ini adalah seluruh pengelolaan keuangan baik yang bersumber dari APBN, APBD, maupun sumbangan siswa harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. “Tiga sumber ini peruntukannya harus sama, harus jelas, jadi jangan sampai umpamanya biaya administrasi di dana BOS-nya (APBN, red) ngambil, kemudian di APBD-nya ngambil. Harus satu, sehingga sekarang bagaimana kita mempertanggungjawabkan semua sumber itu secara akuntabel,” paparnya. TIA pun mengimbau semua sekolah agar ekstra hati-hati. Sebab, dana yang dikeluarkan untuk kegiatan di luar rancangan akan “mengundang” kedatangan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli. (rin)
Mangupura (Bali Post)Makin banyak saja WNA terlibat kasus kriminal di Bali, dari pencurian hingga pembunuhan. Pada Senin (7/11) lalu, turis asal Rusia berinisial OB (22) ditangkap karena mencuri surfboard (papan surfing) di toko Ripcurl, kompleks Kuta Square, Kuta, Badung. Kasus tersebut diproses di Polsek Kuta. Menurut Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Rabu (16/11) kemarin, pada waktu kejadian pukul 19.00 Wita, tersangka bersama temannya tiba di TKP. Setibanya di sana, tersangka menunggu di depan toko. Sementara temannya masuk ke dalam toko yang menjual perlengkapan surfing tersebut. “Tersangka berdiri di depan tempat papan surfing dipajang. Ia melihat-lihat papan tersebut,” tegasnya. Berselang beberapa menit kemudian, tersangka diamdiam mengambil satu papan surfing. Tersangka lalu mem-
bawa papan tersebut ke tempat parkir sepeda motornya. Tapi sayang, aksinya itu dilihat karyawan toko di depan TKP. Karyawan itu langsung memberi tahu pegawai toko Ripcurl. Karyawan toko tersebut langsung mengejar tersangka. “Waktu itu tersangka lari menuju Pasar Seni Kuta. Akhirnya tersangka berhasil diamankan,” kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polsek Kuta. Kasubnit Reskrim, Ipda Putu Budi Artama, menambahkan, tersangka menginap di salah satu hotel di Jalan Legian. Tersangka berdalih sejak lama ingin punya papan surfing. Karena tidak punya uang ia akhirnya nekat mencuri papan surfing tersebut. “Tersangka sudah ditahan dan kasusnya dalam proses penyidikan,” ujarnya. (kmb36)
Bali Post/rah
HASIL CURIAN - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara menunjukkan surfboard curian tersangka OB.
BANGLI
8
Kamis Umanis, 17 November 2016
SOSOK
Bali Post/sos
Sempatkan Bertani
Bekerja di lembaga pemerintahan terlebih menduduki jabatan, tak menjadi penghalang bagi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli, Ni Putu Koesalireni, S.H., M.T., untuk melakukan kegiatan lain. Perempuan berparas ayu ini sangat senang berkutat di bidang pertanian. ‘’Kalau libur, pasti saya sempatkan ke kebun untuk bertani. Itu sudah menjadi hobi dan sangat menghibur,’’ tuturnya belum lama ini. Kegiatan bertani yang dilakukan tidaklah yang berat seperti mencangkul melainkan lebih pada perawatan tanaman dan memanen. Selain mampu menghilangkan penat setelah beberapa hari beraktivitas di pemerintahan, kegiatannya itu juga mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah. ‘’Hasil dari bertani sangat lumayan. Itu cukup untuk menunjang kebutuhan,’’ ucapnya. Mengingat prospek pertanian cukup baik, alumni Fakultas Hukum Universitas Udayana ini mengaku setelah pensiun akan semakin fokus untuk menggelutinya. Bahkan ia berkeinginan untuk mengembangkan komoditas lain di luar jeruk dan cabai. ‘’Saya lihat prospek pertanian sangat bagus. Ingin semakin menggeluti itu,’’ katanya. Di tengah kesibukannya dalam dunia birokrasi ia juga tak melupakan pendidikan. Langkah untuk meningkatkan kualitas diri dengan mengambil program doktor bidang hukum pun dilakukan. ‘’Pendidikan bagi saya sangat penting. Itu bukan untuk mengejar jabatan, tetapi untuk bekal hidup,’’ pungkasnya. (sos)
Operasi Zebra
Polres Fokus Tindak Pelanggar Rambu Lalin
Bangli (Bali Post) Untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas, Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Bangli kembali melaksanakan Operasi Zebra. Operasi yang dimulai sejak Rabu (16/11) kemarin akan dilaksanakan selama dua minggu ke depan. Selain fokus menindak pelanggaran rambu-rambu lalu lintas (lalin), dalam operasi kali ini Satlantas juga akan meninggak para pengendara yang melanggar batas kecepatan dan melawan arus. Kapolres Bangli, AKBP Danang Beny Kusprihandono, didampingi Kasat Lantas AKP Gusti Agung Ayu Udayani usai apel gelar pasukan kemarin mengatakan, Operasi Zebra digelar secara serentak di seluruh daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menekan dan meminimalisir kecelakaan dan pelanggaran lalin. Disebutkan bahwa jumlah personel Polres Bangli yang terlibat dalam operasi tersebut sebanyak 60 orang. AKBP Danang mengatakan, untuk mengatasi permasalahan lalin perlu dilakukan berbagai terobosan dengan memberdayakan semua stakeholder terkait. Perlu dilakukan koordinasi dengan instansi pemerintahan yang bertanggung jawab membina serta memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban serta kelancaran berlalu lintas. ‘’Untuk menurunkan tingginya angka laka lantas tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat kepolisian. Semua pihak harus terlibat,’’ imbuhnya. Kasat Lantas AKP Gusti Udayani menambahkan, dalam operasi kali ini pihaknya akan lebih fokus menggelar razia di daerah-daerah rawan pelanggaran. Salah satunya di jalur Kota Bangli. Adapun kawasan yang selama ini dianggapnya cukup rawan pelanggaran, yakni sepanjang Jalan Brigjen Gusti Ngurah Rai hingga Jalan Merdeka. (kmb40)
Bali Post/ina
GELAR PASUKAN - Kapolres Bangli saat apel gelar pasukan operasi zebra di halaman Polres Bangli.
BERSIHKAN LUMPUR - Warga Kelurahan Kawan tengah membersihkan kamar yang dipenuhi lumpur akibat banjir, Selasa (15/11) lalu.
Banjir di Kawan
Kerugian Material Ratusan Juta Bangli (Bali Post) Korban banjir di Kelurahan Kawan mulai membersihkan lumpur yang masuk ke rumah kosnya, seiring dengan surutnya genangan air, Rabu (16/11) kemarin. Tak banyak barang yang berhasil diselamatkan. Secara keseluruhan, kerugian material yang ditimbulkan kejadian tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Pemilik sekaligus penghuni rumah kos, I Gede Mas Mahendra, menuturkan, banjir telah merendam seluruh isi ruangannya mulai dari barang elektronik, pakaian, kasur hingga buku.
Yang bisa diselamatkan hanya segelintir. Sementara sisanya dalam kondisi rusak. ‘’Barang yang terendam tidak hanya milik saya saja. Milik penghuni lain juga. Sangat sedikit yang kondisinya masih bagus. Buku mahasiswa kedokteran jadi korban juga,’’ tuturnya. Selain harus menelan kerugian materi hingga puluhan juta, ia juga khawatir penghuni kosnya trauma dan memilih pindah ke tempat lain. Jika itu benar terjadi, penghasilan yang rutin masuk setiap bulan secara otomatis berkurang. ‘’Kalau ditambahkan dengan kerugian
penghuni lain, bisa sampai ratusan juta kerugiannya,’’ sebutnya. Banjir yang tergolong parah ini, kata dia, baru pertama kali terjadi. Hal itu dipicu saluran drainase yang ada di sekitarnya tersumbat sampah. Supaya itu tak terulang, pemerintah diharapkan bisa membantu mencarikan solusi. ‘’Banjir tumben separah ini. Kami harap drainase itu bisa diperbaiki oleh instansi terkait. Supaya kejadian seperti ini tak terulang,’’ ucapnya. Sementara itu, bersama warga, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli juga turut
melakukan pembersihan sampah yang menyumbat drainase. Bahkan beberapa petugas ada yang sampai masuk ke dalam terowongan. ‘’Sampah banyak yang menyumbat aliran air. Itu yang menyebabkan terjadinya banjir,’’ ucap Kasi Pengembangan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli I.B. Adnyana. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PU Bangli I.B. Wediatmika mengungkapkan, guna mengantisipasi munculnya kejadian serupa, saluran drainase tersebut akan diperbaiki bersamaan dengan yang lainnya di lingkungan kota. Dananya bersumber dari APBD induk 2017. Selain upaya pemerintah, masyarakat juga diminta mengimbanginya dengan sikap sadar lingkungan. ‘’Tempat itu dijadikan tempat buang sampah. Itu menjadi
Bali Post/sos
salah satu pemicu banjir. Ini sudah kami koordinasikan denga Dinas Tata Kota, biar turut mengawasi,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala BPBD Bangli I Wayan Karmawan menyampaikan estimasi kerugian yang ditimbulkan kejadian itu mencapai Rp 100 juta lebih. Angka itu bersumber dari kerusakan barang elektronik, perabotan rumah tangga dan pakaian. ‘’Kalau kerusakan bangunan tidak kami temukan. Korban sudah diberikan bantuan kebutuhan mendesak,’’ jelasnya didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik, I Ketut Agus Sutapa. Banjir tersebut terjadi, Selasa (15/11) sore lalu, sekitar pukul 14.00 Wita bertepatan dengan hujan lebat. Bangunan yang terendam mencapai empat unit dengan total kamar 15 unit. (kmb45)
Beli Mobdin, Pemkab Anggarkan Rp 15 Miliar Bangli (Bali Post) -
Pemkab Bangli memutuskan akan membeli mobil dinas (mobdin) pascadibatalkannya anggaran sewa di APBD Perubahan 2016. Pada RAPBD 2017, pembelian mobdin dianggarkan Rp 15 miliar.
Bali Post/sos
MOBDIN - Sejumlah mobil dinas (mobdin) Pemkab Bangli. Sebagian besar usianya sudah tergolong tua. Oleh karenanya, Pemkab berencana untuk melakukan pengadaan dengan sistem membeli.
Kabag Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra, Rabu (16/11) kemarin, menjelaskan mobil yang rencananya dibeli pada 2017 mencapai 54 unit yang terdiri dari 17 Toyota Avanza dan sisanya berupa Toyota Innova. Secara keseluruhan anggaran yang diperlukan mencapai Rp 15 miliar. Mobil tersebut nantinya digunakan untuk mengganti mobdin saat ini yang sebagian besar usianya tergolong tua dan membutuhkan biaya perawatan cukup besar. ‘’Anggaran itu sudah dipasang pada RAPBD 2017. Mobil yang rencananya dibeli masih dua jenis itu,’’ terangnya. Khusus jenis Innova, pria asal Desa Kedisan, Kintamani ini menyebutkan, nantinya akan digunakan untuk mobdin pejabat Eselon II. Sementara Avansa untuk pejabat eselon III. Proses pembeliannya akan mengacu pada e-Katalog. ‘’Pembelian mobil ini, kalau dibilang urgent, ya urgent. Mobil yang ada banyak yang
umurnya di atas sepuluh tahun. Perlu biaya perawatan besar. Kan lebih baik membeli yang baru. Mudahmudahan ini disetujui,’’ ucapnya. Sebelum memutuskan membeli, Pemkab sempat berencana menyewa dan anggarannya untuk dua bulan sudah terpasang pada APBD Perubahan 2016 mencapai Rp 700 juta. Rinciannya, Rp 500 juta untuk biaya sewa kendaraan pejabat eksekutif dan Rp 200 juta untuk pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Bangli. Akan tetapi, saat memasuki tahap verifikasi, anggaran tersebut dicoret Gubernur. Pembatalan, kata dia, karena regulasi yang mengatur sistem sewa belum ada. Hal ini juga menjadi atensi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ‘’Katanya dulu pemprov juga sempat berencana menyewa. Tetapi regulasi yang melibatkan pihak ketiga belum ada. Jadinya disarankan tidak melakukan dulu oleh BPK,’’ pungkasnya. (kmb45)
Dorong Program Laku Pandai
BNI Resmikan BUMDes Sejahtera Lestari dan Agen46 di Susut PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) sebagai konsep branchless banking yang digagas Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama ‘’Sejahtera Lestari’’ di Kecamatan Susut, Bangli yang menjadi agen Laku Pandai, BNI kini memperluas layanan perbankannya ke perdesaan secara lebih lengkap. Acara peresmian BUMDes bersama Sejahtera Lestari sekaligus Agen Laku Pandai BNI yang bernama Agen46 diselenggarakan di Balai Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Rabu (16/11) kemarin. Acara peresmian kemarin dihadiri langsung Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT A.A.G. Agung Dharmawan, Kepala OJK Regional Bali & Nusra Zulmi serta Bupati Bangli I Made Gianyar. Turut hadir Kepala BPMPD Kabupaten Bangli Dewa Agung Riana Putra, Camat Susut A.A.
Bintang, bendesa se-Kecamatan Susut dan camat serta perbekel se-Kabupaten Bangli. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT A.A.G. Agung Dharmawan menjelaskan, agen Laku Pandai yang dikeluarkan oleh OJK merupakan bentuk inovasi penyediaan infrastruktur layanan jasa keuangan guna menjangkau kelompok masyarakat di perdesaan dan daerah terpencil. Melalui Agen Laku Pandai BNI atau yang disebut dengan Agen46 pihaknya mendorong program literasi keuangan ke perdesaan sehingga perbankan menjadi semakin dekat dengan masyarakat desa. Agen46 menggunakan data capture (EDC) mini ATM yang dapat digunakan untuk transaksi tarik tunai, setor tunai, cek saldo, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, transfer antar rekening, serta web base yang digunakan untuk pembukaan rekening, tarik tunai, setor tunai dan agent management. ‘’Dengan adanya Agen46 ini semua transaksi keuangan atau transaksi perbankan yang dibutuhkan masyarakat Susut bisa lebih mudah. Masyarakat tidak
perlu lagi ke Kota Bangli atau ke Denpasar. Cukup datang ke Agen46 yang ada di Bumdes ini semua bisa dilayani,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa Agen46 ini merupakan inisiatif BNI untuk menjalin kerja sama dengan desa dalam rangka pembentukan BUMDes. Untuk desa yang belum memiliki BUMDes, BNI juga akan memberikan pendampingan sejak dilakukannya musyawarah desa dilaksanakan hingga terbentuknya BUMDes tersebut. Dengan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki, BNI telah siap untuk mendukung proses pembentukan dan kemajuan BUMDes sehingga dapat berkontribusi untuk pembangunan masyarakat desa. ‘’Dengan Agen46 ini kita mengajak masyarakat membangun ekonomi desa atau kecamatannya secara swadaya,’’ kata Dharmawan. Kepala BPMPD Kabupaten Bangli Dewa Agung Riana Putra menjelaskan, BUMDes bersama Sejahtera Lestari ini dibentuk oleh seluruh desa yang ada di Kecamatan Susut. Pihaknya sangat berterima kasih atas support BNI dan OJK dalam membantu
TANDA TANGANI PRASASTI - Bupati Bangli I Made Gianyar dan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT A.A.G. Agung Dharmawan menandatangani prasasti peresmian BUMDes bersama Sejahtera Lestari Kecamatan Susut dan Agen46. penguatan ekonomi masyarakat perdesaan melalui BUMDes. Sesuai arahan Bupati Bangli Made Gianyar, Riana Putra mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya membangun BUMDes serupa di tiga kecamatan lainnya yakni Tembuku, Bangli dan Kintamani. Sementara itu, Kepala OJK
Regional Bali & Nusra Zulmi mengatakan, pihaknya melihat peresmian BUMDes dan Agen46 ini sesuai dengan apa yang diharapkan OJK secara nasional. Keberadaan BUMDes dan Agen46 ini diharapkannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan. (ad531)
Kamis Umanis, 17 November 2016
GIANYAR
9
Polemik Pencairan Hibah-Bansos
Dewan Ancam Tolak Pembahasan KUA-PPAS
Gianyar (Bali Post) -
Legislatif akhirnya memberikan batas waktu hingga 30 November kepada eksekutif untuk melakukan pencairan seribu lebih proposal hibah-bansos yang hingga kini masih mandek. Bila terlambat, seluruh jajaran DPRD Gianyar sepakat akan menolak pembahasan KUA-PPAS 2017. Bahkan sebagai konsekuensinya, para wakil rakyat ini menyatakan siap tidak menerima gaji dari APBD 2017. Bali Post/nik
RAZIA - Razia yang diselenggarakan jajaran kepolisian serangkaian operasi Zebra Agung 2016 di Jalan Raya Bukit Jati Gianyar, Rabu (16/11) kemarin.
Operasi Zebra Agung 2016
Polres Targetkan 1.500 Lebih Penindakan Pelanggaran Gianyar (Bali Post) Selama 14 hari ke depan aparat kepolisian akan rutin melakukan penertiban lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Tindakan ini dilakukan serangkaian Operasi Zebra Agung 2016 yang berlangsung hingga 29 November mendatang. Selama operasi ini jajaran Polres Gianyar pun menargetkan lebih dari 1.500 penindakan pelanggaran. Sementara hari pertama, Rabu (16/11) kemarin, jajaran Sat Lantas Polres Gianyar sudah melakukan razia dengan menilang 24 pengguna jalan yang tidak memiliki kelengkapan berkendara. Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan, Operasi Zebra Agung 2016 ini dilaksanakan guna meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi menyasar pelanggaran di antaranya terkait kelengkapan surat-surat kendaraan hingga penggunaan helm berstandar SNI. ‘’Jadi kepada pengguna jalan kami imbau sebelum berkendara harus mengecek surat-surat kendaraan hingga kelengkapan kendaraan lainnya,’’ katanya. Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana menambahkan, seluruh jajaran Polres Gianyar akan menggelar operasi ini secara serentak dengan target sehari dua kali penindakan. Mantan Kapolsek Sukawati ini juga menegaskan bahwa dalam operasi kali ini dikedepankan penegakan hukum bagi para pelanggar aturan lalu lintas. ‘’Penegakan hukum akan dikedepankan dalam operasi kali ini,’’ ucapnya. Terkait Operasi Zebra Agung tahun ini, internal Polres Gianyar juga menargetkan penindakan melebihi tahun sebelumnya yang berhasil mencapai 1.500 penindakan atau tilang pada 2015. ‘’Target sebenarnya tidak menjadi prioritas. Tetapi kalau untuk jajaran, tetap target harus melebihi tahun sebelumnya,’’ tegasnya. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Astawa mengungkapkan, dari operasi pertama yang diselenggarakan di Jalan Raya Bukit Jati, Gianyar, pagi kemarin, polisi sudah menilang 24 pelanggar. Sebanyak 17 di antaranya tidak membawa SIM dan 7 tanpa STNK. Polisi juga mengamankan 4 unit sepeda motor. ‘’Sementara dari penindakan di Jalan Astina Selatan, polisi menilang 44 pengendara,’’ ucapnya. (kmb35)
Imbauan Wabup Dinilai Ingkari Komitmen Moratorium Toko Modern Gianyar (Bali Post) Imbauan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra agar toko modern bodong segera mengurus izin mendapat sorotan tajam dari kalangan legislatif. Pernyataan tersebut dinilai bertentangan dengan komitmen Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dan jajaran DPRD Gianyar untuk melakukan moratorium toko modern demi menyelamatkan pedagang tradisional. Anggota DPRD Gianyar, Cokorda Gede Putra Pemayun, Rabu (16/11) kemarin, mengatakan saat rapat beberapa bulan lalu, Bupati dan seluruh anggota Dewan sepakat untuk melakukan moratorium toko modern. Hal ini mengingat jumlah ideal toko modern berdasarkan kajian Unud hanya 79 unit. Sementara sekarang jumlahnya sudah jauh melebihi angka tersebut. ‘’Malah saat itu pun Wabup turut serta dalam rapat,’’ ungkapnya didampingi anggota DPRD Gianyar, I.B. Nyoman Rai. Ketua Fraksi Garindra DPRD Gianyar ini pun menyayangkan eksekutif yang sampai sekarang belum merealisasikan komitmen tersebut, apalagi Wabup Made Mahayastra malah menyampaikan imbauan sebaliknya. Imbauan tersebut pun dipandang membuka peluang dikeluarkanya izin untuk puluhan toko modern bodong yang hingga kini masih dibiarkan beroperasi. Diungkapkan, saat ini banyak pedagang tradisional menyampaikan keluhan akibat menjamurnya toko modern hingga ke pelosok perdesaan. ‘’Keberadaan toko modern ini sudah meresahkan pedagang dan pasar tradisional kita lantaran memberi pengaruh besar terhadap menurunnya pendapatan mereka. Retribusi di sejumlah pasar di Gianyar juga mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir hingga kini,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra memandang imbauan Wabup tidak sejalan dengan kebijakan Bupati Agung Bharata yang ingin menjaga dan melindungi pedagang tradisional melalui penertiban toko modern. ‘’Ini menunjukkan ada ketidaksepahaman. Bapak Bupati kan sudah tegas menyatakan akan mengeksekusi toko modern khususnya yang bodong agar sesuai kajian. Tujuannya jelas menjaga eksistensi pedagang tradisional. Kenapa Wabup malah mengimbau agar toko modern bodong mengurus izin,’’ kritiknya. Imbauan tersebut juga dipandang menimbulkan spekulasi adanya keinginan Wabup menambah jumlah toko modern di kawasan seni ini serta mengeluarkan izin bagi 54 toko modern yang saat ini tercatat bodong. Artawa kembali menegaskan bahwa jumlah toko modern harus sesuai kajian Unud yakni 79 unit. ‘’Komitmen kami tetap, dari 154 itu jumlah toko modern harus 79 unit sesuai kajian Unud. Apalagi sudah banyak pedagang tradisional yang mengeluhkan menurunnya pendapatan mereka akibat persaingan dengan toko modern,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya Wabup Made Mahayastra selepas sidak toko modern dan bangunan tak berizin di kawasan Ubud belum lama ini mengimbau kepada seluruh pemilik toko modern bodong di Gianyar agar segera mengurus izin. ‘’Kalau nanti kami temukan keberadaan toko yang tidak memiliki izin, kami akan berhentikan sampai memiliki izin,’’ tegas Made Mahayastra. (kmb35)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra, Rabu (16/11) kemarin, menjelaskan batas waktu pencairan hibah-bansos termasuk tindakan yang akan diambil dewan jika batas waktu itu tak dipenuhi merupakan hasil keputusan rapat pimpinan Dewan. Dia menyebutkan, daripada mengecewakan konstituen, lebih baik dirinya tidak mendapat gaji. Disinggung terkait sikap dewan bila target pencairan hibah-bansos dipenuhi eksekutif, Ngakan Ketut Putra, mengaku siap lembur 24 jam bersama anggota dewan lainnya dalam pembahasan RAPBD 2017. ‘’Mau sidang tiga kali dalam sehari, kami mampu, kami siap. Sedangkan janji kami kepada warga, pemohon hibah harus dituntaskan. Ini juga janji kepada
masyarakat,’’ tambahnya. Ketua Komisi III, Anak Agung Wiramantara, mengungkapkan, adanya keanehan dari data SKPD yang menangani hibah. Data yang diberikan ke dewan berbeda dengan yang disetorkan SKPD terkait ke pimpinan daerah. Disebutkan terdapat 1.263 proposal yang sudah masuk database, namun dalam perjalanannya justru melonjak menjadi 1.554 proposal. ‘’Disebutkan yang belum terverifikasi sebanyak 228 proposal, kenyataannya dari seribuan itu baru diproses hanya 707 proposal. Ini kan jelas ada keanehan. Mungkin maunya asal menyenangkan pimpinan,’’ sindirnya. Agung Wira menambahkan, mengendapnya dana hibah yang mencapai Rp 33 miliar berdampak pada terham-
Bali Post/nik
DATA - Ketua Komisi III DPRD Gianyar Anak Agung Wiramantara saat menunjukkan data dari SKPD yang menangani hibah. batnya perputaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gianyar tahun ini. Alhasil, perekonomian masyarakat tak berputar. ‘’Kalau dana sebesar itu dialirkan di masyarakat, perekonomian kita akan menjadi hidup. Tapi akibat kurangnya kinerja eksekutif ini, dana
tersebut tidak bisa mengalir baik kepada toko bangunan, buruh, perajin dan lainnya,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar, Kadek Era Sukadana, mengatakan, jajaran DPRD Gianyar menolak pembahasan KUA-PPAS 2017 sebelum batas waktu hibah
bansos terpenuhi. Menurutnya eksekutif akan lebih merasakan dampak negatif bila APBD 2017 tidak ditetapkan. ‘’Dampak yang lebih besar justru berimbas pada eksekutif, sebab banyak program tak bisa berjalan karena ketiadaan regulasi penganggaran,’’ ucapnya. (kmb35)
Komitmen Perubahan dan Inovasi Perpustakaan
Bupati Agung Bharata Raih Penghargaan PerpuSeru
PENGHARGAAN - Penyerahan Penghargaan PerpuSeru kepada Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata yang diwakili Asisten Administrasi dan Kesra Setda Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Agusnawa.
BUPATI Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, Bupati Agung Bharata meraih Penghargaan PerpuSeru. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Agung Bharata atas berbagai kebijakannya dalam upaya melakukan perubahan di sektor inovasi layanan perpustakaan daerah yang dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sumber daya manusia. Penghargaan diserahkan Kepala Biro Humas Kementerian Desa dan Transmigrasi Fajar Tri Suprapto kepada Bupati Agung Bharata yang diwakili Asisten Administrasi dan Kesra Setda Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Agus-
nawa di Jakarta, Rabu (16/11) kemarin. Penyerahan penghargaan dilaksanakan serangkaian Program Gerakan PerpuSeru yang digalang Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Yayasan Coca Cola International. Menurut Fajar Tri Suprapto penghargaan serupa diberikan kepada 80 Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia yang berada di kawasan Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Fajar Tri menambahkan, latar belakang pemberian penghargaan tersebut dikarenakan Pemkab Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Agung Bharata memberikan perhatian yang signifikan terhadap berbagai hal di bidang pelayanan perpustakaan yang berbasis IT,
baik itu peningkatan anggaran juga sarana dan prasarana. Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Gianyar Hery Nurhancoko menjelaskan, Pemkab Gianyar dalam pengembangan perpustakaan telah melakukan upaya pengadaan buku tiap tahun, pengadaan mobil perpustakaan keliling sebanyak satu unit tahun anggaran 2015, satu unit mobil untuk pembukaan ke perdesaan dan rencana pengadaan tiga unit mobil perpustakaan keliling. Tak hanya itu, Pemkab juga memberikan dukungan dana bagi kelengkapan Pusat Peraga Iptek Kabupaten Gianyar dan persiapan lahan perpustakaan seluas satu hektar. (ad530)
Napak Tilas Perjuangan I Gusti Ngurah Rai
Generasi Muda Harus Jaga Persatuan Bangsa Gianyar (Bali Post) Upacara serah terima surat sakti I Gusti Ngurah Rai dari Kabupaten Bangli kepada Kabupaten Gianyar dilaksanakan di Lapangan Astina Gianyar, Rabu (16/11) kemarin. Momen tahunan ini pun disambut riuh ratusan warga Gianyar. Upacara ini semakin meriah dengan diikuti peserta dari tingkat SD hingga SMA. Panji-panji dan Surat Sakti dari Kabupaten Bangli diterima Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gianyar Ketut Artawa selaku inspektur upacara. Usai sarasehan di Balai Budaya terkait Pahlawan Nasional, Panjipanji dan Surat Sakti tersebut kemudian diarak keliling Gianyar dengan start dari Balai Budaya hingga terakhir disemayamkan di Puri Agung Pejeng, Tampaksiring. Ketut Artawa mengatakan, napak tilas I Gusti Ngurah
Rai sangat penting dipahami generasi muda yang kini mengemban tugas melanjutkan perjuangan menjaga nilai-nilai NKRI. ‘’Meskipun negara kita telah merdeka, namun tantangan yang dihadapi ke depan kian kompleks,’’ ucapnya. Artawa mengatakan, upaya memecah belah kebhinekaan sudah mulai tampak dengan masifnya gerakan dari kelompok radikal yang hendak menggantikan Pancasila sebagai simbol NKRI dengan mengatasnamakan ajaran sesat kelompoknya. ‘’Ini sangat penting menjadi fokus anak muda untuk cerdas memilah informasi tentang niat jahat tersebut. Sehingga persatuan antarsuku dan ras di Indonesia tetap kuat tanpa ada diskriminasi atau intimidasi terhadap kaum minoritas,’’ tekannya. Kabupaten Gianyar, lanjut dia, sejauh ini tergolong
mampu menjaga suasana kondusif tersebut. Dia berharap kegiatan anak muda melalui karang taruna dan sebagainya kian ditingkatkan, guna menutup celah bagi paham radikal untuk masuk ke Kabupaten Gianyar. ‘’Dengan aktivitas positif, maka remaja akan memiliki mental dan daya tahan yang kuat menjaga NKRI,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, I Made Watha, mengatakan, kegiatan ini rangkaian Peringatan Hari Pahlawan ke-68 yang jatuh 10 November 2016 dan Peringatan Puputan Margarana ke-70 pada 20 November mendatang. ‘’Kegiatan kali ini melibatkan 450 orang, terdiri dari keluarga pahlawan, anggota organisasi kepemudaan serta siswa SMA/SMK di Kabupaten Gianyar,’’ ucap pria yang menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar itu. (kmb35)
Bali Post/nik
SERAH TERIMA - Suasana upacara serah terima Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai dari Kabupaten Bangli kepada Kabupaten Gianyar yang dilaksanakan di Lapangan Astina, Selasa (16/11) kemarin.
Bali Post/ist
SERAHKAN SANTUNAN - Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan di CV Tirta Taman Bali.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar
Serahkan Santunan di CV Tirta Taman Bali Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi melakukan kunjungan ke CV Tirta Taman Bali (NONMIN) didampingi Kabid Pemasaran Jeffry Martin dan Kabid Pelayanan Dahlia Libriana, Selasa (15/11) lalu. Dalam kunjungan ini mereka menyerahkan santunan kepada I Wayan Partama sebagai orang tua sekaligus ahli waris dari almarhum I Kadek Endra Wahyudi. I Kadek Endra Wahyudi, staf produksi CV Tirta Taman Bali mengalami kecelakaan lalu lintas saat pulang kerja pada 29 Oktober lalu. Endra tidak sadarkan diri ketika itu dan langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Namun, dia hanya bisa bertahan sehari sebelum akhirnya meninggal dunia. Anak kedua dari I Wayan Partama ini bekerja di CV Tirta Taman Bali per September 2016. Selama bekerja, ia dikenal sebagai anak muda yang baik dan rajin. Dia juga sering membantu untuk memuat barang kemasan. Santunan yang diserahkan pihak BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 94.609.440, Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp 207.810 dan
Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp 109.100. A.A. Karma Krisnadi menjelaskan, walaupun I Kadek Endra Wahyudi baru terdaftar tiga bulan, tapi bila terjadi risiko akan mendapatkan hak yang sama di mata Jaminan Sosial. Menurutnya, almarhum langsung mendapatkan 48 kali gaji karena meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. ‘’Coba kepesertaan sudah mencapai satu tahun, untuk program Jaminan Pensiun, bila meninggal dunia akan berlaku manfaat berkala untuk ahli warisnya sesuai dengan PP 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun,’’ katanya. Lebih lanjut pihaknya berharap CV Tirta Taman Bali mendorong distributor di bawahnya untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara itu, perwakilan CV Tirta Taman Bali mengucapkan terima kasih atas perhatian BPJS Ketenagakerjaan. Terkait kepesertaan, komitmen perusahaan akan diawali dengan mengadakan sosialisasi terhadap seluruh karyawan distributor yang ada di bawah CV Tirta Taman Bali. (kmb25/k100)
KLUNGKUNG
10
Kamis Umanis, 17 November 2016
Bali Post/dwa
MINIM - Nelayan lokal minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bali Post/kmb
TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau peserta pelatihan pengentasan buta aksara di SKB Banjarangkan.
Program Pengentasan Buta Aksara Mesti Dievaluasi
Semarapura (Bali Post) – Seluruh komponen dunia pendidikan mesti mengevaluasi program-program pengentasan buta aksara yang sudah berjalan selama ini. Sebab buta aksara tidak hanya terjadi di pedesaan, melainkan mulai merambah warga di wilayah perkotaan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan itu ketika menghadiri perayaan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-51 yang digelar di SKB Banjarangkan, Rabu (15/11) kemarin. “Saya prihatin melihat kondisi warga yang mengalami buta aksara. Konsep pengentasan buta aksara harus dirancang lebih baik lagi, karena masih saja ditemukan warga yang buta aksara. Tidak hanya di desa, bahkan di wilayah perkotaan,” katanya. Ia menekankan, pendidikan formal di sekolah tidak hanya untuk mengejar nilai akademis yang tinggi, tetapi juga harus menjadikan anak didik berkarakter, cinta damai dan berbudi pekerti. “Jangan mengejar nilai akademis saja. Anak-anak juga harus ditanamkan cinta damai dan berbudi pekerti,” tegasnya. Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta mengatakan telah melakukan berbagai kegiatan untuk memerangi buta aksara di wilayahnya. Diantaranya melaksanakan program keaksaraan fungsional dasar tahun 2015 di 129 kelompok yang diikuti 1.290 orang di seluruh kecamatan. Program ini dilanjutkan tahun 2016, melibatkan 83 kelompok yang terdiri atas 830 orang. Selain itu melaksanakan lomba keaksaraan tingkat kabupaten dan mengirim peserta lomba keaksaraan ke tingkat Provinsi Bali. “Yang paling membanggakan tahun ini, salah satu tutor keaksaraan memperoleh penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas nama Ni Nyoman Suartini,” ungkap Mudarta. Serangkaian peringatan HAI ke-51 juga diisi penampilan pemenang juara lomba dongeng se-Kabupaten Klungkung Ketut Suastiwi dari TK Negeri Banjarangkan. Penampilannya yang sangat ekspresif membuat ratusan undangan terhibur. Acara dihadiri Kadisdikpora se-Bali, FKPD, Kepala SKPD terkait, camat dan Bunda PAUD se-Klungkung dan puluhan undangan lainnya. (kmb)
Bali Post/dwa
BERSAMA – Wakil Bupati Klungkung bersama transmigran asal Nusa Penida di Desa Jati Bali, Ranomeeto Barat, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Tatap Muka dengan Transmigran Asal Nusa Penida
Wabup Kasta Disambut Penuh Kekeluargaan
Semarapura (Bali Post) – Suasana penuh kekeluargaan menyambut kedatangan Wakil Bupati Klungkung Made Kasta di daerah transmigrasi di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Wabup bersama istri Nyonya Sri Kasta bertatap muka dengan tokoh masyarakat dan transmigran asal Nusa Penida di Wantilan Pura Penataran Dalem Ped dan Pura Batu Medau desa setempat, Selasa (15/11). Kehadiran Wabup Kasta selain sebagai bentuk silaturahmi juga ingin mengetahui lebih dekat situasi dan kondisi transmigran asal Nusa Penida. Daerah transmigran di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, merupakan daerah transmigran perintis asal Bali di Sulawesi Tenggara. Ketut Widastra selaku Pemaksan Pura Penataran Dalem Ped dan Batu Medau, menyampaikan pura ini dibangun sekitar tahun 1970 silam. Pura dibangun dua tahun pascamenempati lokasi transmigran oleh kelompok Nusa Penida yang saat itu berjumlah 35 kepala keluarga (KK). ‘’Sempat beberapa kali berpindah tempat. Seiring berjalannya waktu dan tekad ingin membangun, kami dirikan pura ini,” sebutnya. Kelompok transmigran asal Nusa Penida berjumlah sekitar 70 KK. Pujawali dilaksanakan setiap enam bulan sekali tepatnya pada Buda Kliwon Pahang. “Pura ini belum memiliki gelung kori atau pemedal agung dan kelengkapan gong (gamelan),” jelasnya. Sekretaris Desa Jati Bali, Sultra, I Made Arnawa, menambahkan, Desa Jati Bali sebagai desa perintis transmigran asal Bali berdiri 21 November 1968. Sebanyak 150 KK atau sekitar 750 jiwa transmigran asal berbagai daerah di Bali menempati wilayah ini. Sebagai desa perintis, masingmasing KK transmigran asal Bali menempati dan menggarap lahan seluas 2 hektar. “Warga kami saat ini mencapai 464 KK atau 1.414 jiwa,” katanya. Wakil Bupati Klungkung mengapresiasi semangat krama di daerah perantauan. Ia berharap semangat persatuan dan kebersamaan umat dapat terus dijaga dengan baik. “Jaga persatuan dan kesatuan di sni,” ujar Kasta. Wabup yang juga seorang pemangku ini mengajak umat sedharma untuk selalu menjaga keharmonisan dan srada bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa berlandaskan konsep Tri Hita Karana. (dwa)
Rendah, Perhatian Pemkab pada Nelayan Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung terkenal sebagai penyuplai hasil pemindangan yang didistribusikan hingga ke berbagai daerah. Klungkung juga memiliki daerah kepulauan dan masyarakatnya banyak yang berprofesi sebagai nelayan. Sayangnya perhatian Pemkab Klungkung terhadap nelayan masih sangat minim, baik itu berupa bantuan modal maupun pengadaan sarana prasarana. Nasib para nelayan itu menjadi perhatian anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, I Made Jana. Menurutnya potensi peri-
kanan Klungkung terutama hasil lautnya sangat besar. Ini terlihat dari lelang ikan yang mencapai 12,5 ton sehari. Sementara pasokan dari para nelayan lokal baru 2 ton sehari. ‘’Sangat disayangkan, tingginya permintaan ikan berbanding terbalik dengan kondisi para nelayan,’’ katanya, Rabu (16/11) kemarin. Meski permintaan amat tinggi, tidak sedikit nelayan yang harus mengambil profesi lain karena sepinya jumlah tangkapan ikan. Akibatnya, permintaan ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Segara, Desa
Kusamba, dipenuhi oleh hasil laut dari Karangasem. Ikan beku dari Benoa, Denpasar juga memenuhi TPI saat tempat pemindangan kesulitan mencari ikan segar. Melihat rendahnya kemampuan dan tidak mampu bersaing dengan nelayan dari kabupaten lain, Fraksi Demokrat mendorong Pemkab Klungkung memberikan perhatian kepada nelayan lokal. Hasil laut nelayan lokal dapat ditingkatkan dengan mengubah pola nelayan tradisional, meningkatkan kapasitas kapal dan memberikan pelatihan.
“Persiapkan prasarana untuk memajukan hal ini,” ujar Jana. Rendahnya perhatian Pemkab Klungkung terhadap nelayan sebenarnya sudah diungkapkan oleh kelompok nelayan di Pantai Tegal Besar. Tidak adanya perhatian pemerintah membuat para nelayan di Pantai Tegal Besar menjerit. ‘’Ibaratnya kami sekarang tidak ada naungan sekaligus matisuri,” jelas Made Sudira, ketua nelayan. Saat diminta konfirmasinya terkait minimnya perhatian pemkab terhadap nelayan,
Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (PPK) Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Badiwangsa tidak bisa dihubungi. Sementara itu, hasil pemantauan pada layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Klungkung untuk proyek yang dialokasikan pada APBD Tahun 2016, tidak ada yang mengarah kepada nelayan. Proyek di bidang perikanan yang digarap Dinas PPK Klungkung meliputi pengadaan bangunan gedung pemindangan dengan anggaran Rp 1,25 miliar. (dwa)
Operasi Zebra Agung untuk Tekan Angka Lakalantas Semarapura (Bali Post)
Polres Klungkung melaksanakan razia kendaraan bermotor mulai, Rabu (16/11) kemarin hingga 29 November mendatang. Razia ini digelar dalam rangka menekan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan raya dengan menggelar Operasi Zebra Agung 2016. Dengan adanya operasi ini, jumlah lakalantas di wilayah hukum Polres Klungkung diharapkan berkurang. Upacara gelar pasukan yang menandai dimulainya Operasi Zebra Agung 2016 diisi penyematan tanda operasi di halaman depan Mapolres Klungkung. Upacara gelar pasukan dipimpin Kapolres Klungkung, AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK. Hadir Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta, S.H., SiK, para kabag, kasat, Kapolsek jajaran, personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran, TNI dari Kodim 1610, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Arendra mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan optimal dan berhasil sesuai tujuan serta sasaran yang ditetapkan. ‘’Operasi Zebra Agung 2016 bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru 2017, membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,’’ jelasnya. Satuan Lantas Polres Klungkung mencatat pada tahun 2016 terjadi 68 kasus
kecelakaan lalin dengan jumlah meninggal dunia 32 orang, luka berat 13 orang dan luka ringan 72 orang. Kasus kecelakaan tertinggi terjadi pada Juli, yang mencapai jumlah 12 kasus dengan enam korban meninggal dunia. Menurut Kasat Lantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa, kecelakaan lalu lintas yang terjadi paling banyak disebabkan oleh kelalaian pengendara atau human error. Oleh karena itu, pada Operasi Zebra Agung 2016 digencarkan razia kelengkapan alat keselamatan berkendara dan surat-surat lainnya. Kendaraan yang tidak layak jalan dan pengendara yang masih di bawah umur bakal ditertibkan. Ia mengakui sampai saat ini masih saja ditemukan anak di bawah umur yang belum bisa mendapatkan surat izin mengemudi malah berkendara di jalan raya. Kondisi ini sangat membahayakan anak tersebut dan pengendara lainnya. ‘’Peran serta orangtua untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas. Anak-anak yang belum cukup umur kebanyakan masih labil yang terbawa saat berkendara di jalan raya,” jelas Mudiasa. (dwa)
Bali Post/dwa
TANDA OPERASI - Penyematan tanda operasi pada upacara gelar pasukan Operasi Zebra Agung 2016 di Mapolres Klungkung.
Peserta Lomba Harus Amalkan Isi Panca Prasetya Korpri
Bali Post/dwa
PESERTA – Salah satu peserta lomba mengucapkan Panca Prasetya Korpri di Wantilan Siddhi Wigraha SMPN 2 Semarapura.
Semarapura (Bali Post) – Guna meningkatkan pengamalan dan penghayatan terhadap Panca Prasetya Korpri, Pemerintah Kabupaten Klungkung mengadakan lomba pengucapan Panca Prasetya dalam acara HUT Korpri. Lomba dilaksanakan di Wantilan Siddhi Wigraha SMPN 2 Semarapura, Rabu (16/11) kemarin. Hadir Sekda Klungkung yang sekaligus Ketua Korpri I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga I Nyoman Mudarta serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah I Komang Susana. Pelaksanaan lomba diawali pembacaan UUD 1945 dan pengucapan Panca Prasetya Korpri. Memasuki hari kedua perayaan HUT Korpri, Winastra memantau langsung pelaksanaan lomba pengucapan Panca Prasetya Korpri yang diikuti 38 orang dari semua SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. “Perlombaan ini jangan sekadar diikuti. Amalkan dan hayati apa yang terkandung dalam UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri,’’ kata Winastra. Ia sangat menyayangkan beberapa SKPD tidak ambil bagian dalam perlombaan.
‘’Ke depan semua lomba wajib diikuti. Apa pun hasilnya yang penting partisipasi dan semangat, ini yang diharapkan,” terangnya. Panitia Penyelenggara Lomba I Ketut Budiarta menyatakan, lomba pembacaan UUD 1945 melibatkan tiga juri dari berbagai unsur, yaitu Made Sujaya dari IKIP PGRI Bali, I Made Astra Prayoga dari SMAN 3 Denpasar dan I Made Adnyana dari kalangan media. Para juri memberikan masukan kepada semua peserta bahwa dalam pengucapan Panca Prasetya Korpri, intonasi dari ucapan harus jelas. Di akhir lomba para juri melakukan diskusi untuk menentukan siapa yang bakal menjadi pemenang. Semua peserta merasa penasaran menanti pengumuman dari pihak juri. Juara pertama diraih peserta nomor dada 26 dengan jumlah nilai 829 atas nama Ni Made Anggara Juni Saridari (Bappeda). Juara kedua Ni Kadek dewi Demanini dari Disdikpora (nomor dada 03 total nilai 815) dan juara ketiga Rini Novianti dari Kantor Ketahanan Pangan (nomor dada 16 dengan total nilai 790). (dwa)
Kamis Umanis, 17 November 2016
BULELENG
11 Operasi Zebra Agung Digelar 14 Hari
Lintas Wantilan Desa Pakraman Buleleng ”Dipelaspas” Bertepatan dengan Purnama Kelima Desa Pakraman Buleleng melaksanakan upacara pamelaspasan wantilan yang telah rampung dibangun sejak tahun 2015 lalu. Wantilan ini berdiri megah di Sekretariat Desa Pakraman Buleleng, Jalan Veteran Singaraja dengan menelan dana pembangunan Rp 200 juta. Upacara pamelaspasan di-puput Jro Dalang Nyoman Rugada, dihadiri klian desa Pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna dan prajuru desa. Pamelaspasan dirangkaikan dengan Pujawali di Padmasana Sekretariat Desa Pakraman Buleleng. Kelian desa adat pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna, Rabu (16/11) kemarin menjelaskan pembangunan wantilan dilakukan dua tahap, yakni pembangunan pondasi tahun 2015 dan tahap kedua dilanjutkan hingga rampung September 2016. Dana pembangunan wantilan ini bersumber dari bantuan hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali Rp 200 juta rupiah. Wantilan ini dijadikan fasilitas penunjang segala kegiatan di lingkunan adat di Desa Pakraman Buleleng. “Kami berharap agar wantilan ini dapat dimanfaatkan untuk pasraman dan rapat-rapat koordinasi antarkrama di desa pakraman,” katanya. (kmb38)
Gedung PHDI Perlu Direnovasi
Singaraja (Bali Post)Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng, berharap pemerintah daerah atau pemprov memberi perhatian lebih terhadap gedung sekretariat lembaga tertinggi umat Hindu tersebut. Gedung yang ditempati PHDI Buleleng sudah lama tidak dilakukan renovasi. “Belum ada perbaikan. Gedung PHDI Buleleng di Kota Singaraja yang digunakan ini adalah bangunan tua peninggalan zaman Sunda Kecil di zaman dahulu,” ujar Ketua PHDI Buleleng Dewa Nyoman Suardana,
Selasa (15/11) lalu. Anggaran perbaikan sudah lama diusulkan kepada pemerintah. Tersiar kabar pemerintah sedang mencarikan tanah milik provinsi di Buleleng untuk dijadikan lokasi membangun gedung melalui bantuan hibah provinsi. “Sekarang juga belum ada kejelasan dan menunggu langkah serius pemerintah bersama-sama membenahi gedung PHDI Buleleng,” ucapnya. Suardana berharap gedung PHDI Buleleng segera dibantu perbaikannya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
ALAT BERAT - Alat berat digunakan untuk membersihkan Danau Buyan.
Danau Buyan Dibersihkan Singaraja (Bali Post)Lumpur yang menutupi areal Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, rutin dibersihkan dengan eksavator. Lumpur, gulma dan enceng gondok dibersihkan, Selasa (15/11). Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Buleleng Nyoman Surya Temaja, Danau Buyan menjadi sumber mata air masyarakat Buleleng dan sekitarnya. Danau Buyan patut dijaga kebersihannya. Alat berat milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida digunakan untuk mengatasi sedimentasi aki-
bat permukaan danau yang ditutupi lumpur. Pemeliharaan danau menjadi tanggung jawab pemerintah pusat karena Danau Buyan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dua kementerian memiliki kewenangan, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui Badan Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) dan juga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KPUPR) RI. Dari beberapa pihak terlibat memelihara danau Buyan, sejumlah institusi tengah melakukan
kerja sama difasilitasi Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P2E) Bali. “Kami sedang menyusun draft-nya. Sehingga langkah kerja sama diambil diketahui detail, terlebih Danau Buyan secara kewilayahan berada di Kabupaten Buleleng. Pemkab Buleleng sendiri rutin melakukan bersihbersih di Danau Buyan,” ucapnya. Fungsi air Danau Buyan sangat penting untuk masyarakat. Maka itu, sedimentasi di Danau Buyan perlu dibersihkan dari lumpur bahkan gulma yang tumbuh liar secara cepat. (kmb34)
Diduga Terlibat Pilkada
Pegawai Kontrak Sedahan PBB Dipanggil Dispenda
Bali Post/kmb34
GEDUNG PHDI – Gedung PHDI Buleleng membutuhkan perbaikan. Foto diambil, Selasa (15/11) lalu.
PLN Ganti Rugi Lahan Warga Kampung Barokah Singaraja (Bali Post)Pembayaran ganti rugi lahan, tanaman dan bangunan warga Kampung Barokah, Dusun Pungkukan, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak Buleleng, dilakukan pihak PLN, Selasa (16/11) kemarin. Sejumlah pihak hadir dalam pertemuan, yakni Kabag Aset Pemkab Buleleng Gede Asnita Ariawan, perwakilan PLN Buleleng Gede Redika dan Edi, Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi, Danramil Gerokgak diwakili Peltu Gede Mudrata, Kapolsek Celukan Bawang AKP Ketut Wisnaya, Babinsa Celukan Bawang Serka Nyoman Sarka, Perbekel Desa Tinga-Tinga Gusti Komang Asmaya, Perbekel Celukan Bawang diwakili Sekdes Made Kertiya dan Perwakilan PLN Surabaya, Wahyu. Sebanyak 23 orang mendapatkan ganti rugi yaitu Badrain Putra, Adip Rahman, Amir Hasin, Abdul Razad, Ahmad Junaidi, Bacok Zaini, Abdul Hanan, Abdul Kaidin, Amak Syahrudin, Burhanudin. Nama lainnya, BC Arifin, Faturachman, Faris Renaldi Tomonop, H.Muhamad Abrori, Zulkarnain, Hendra Gunawan, Haramain, Jafar, Karto Suwiryo, Susi Susanti, Agus Sugianto, Alex Rosidi, dan Abdul Aziz. Gede Redika dari PLN menyampaikan, intinya pembayaran dengan mekanisme dua counter dan jumlah warga yang akan dibayarkan sebanyak 56 orang dengan dibagi tiga gelombang dari 16-18 November 2016. “Bila sekarang cepat dilaksanakan pembayaran sebanyak 23 orang, maka hari berikutnya kami langsung selesaikan,” ucapnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
GANTI RUGI - PLN membayar ganti rugi lahan warga Kampung Barokah, Rabu (16/11) kemarin.
Singaraja (Bali Post) Seorang pegawai kontrak Sedahan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Gerokgak I Gusti BS dipanggil Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Puja Erawan, S.H., Rabu (16/11) kemarin. Pemanggilan ini menyusul informasi bahwa yang bersangkutan terlibat dalam Pilkada Buleleng. Selain Kadispenda Puja Erawan, tampak hadir dalam pertemuan itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Ni Made Rousmini dan Kepala Inpektorat Daerah Putu Yasa. Dalam pertemuan sekitar satu jam itu, I Gusti BS dicerca sejumlah pertanyaan seputar informasi yang menyebut keterlibatannya dalam kegiatan politik. Seluruh keterangan dari yang bersangkutan kemudian disusun dalam berita acara sebagai bahan laporan kepada Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja dan Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Kadispenda Puja Erawan didampingi Kepala BKD Rousmini menjelaskan, pemanggilan ini dilakukan untuk mendapatkan kejelasan persoalan yang mencuat dalam pemberitaan media massa belakangan ini. Persoalan yang melibatkan staf sedahan ini memang tidak ada kaitan dengan bidang tugas yang bersangkutan. Namun karena yang bersangkutan menjadi pegawai kontrak yang dipekerjakan
oleh pemerintah daerah, sehingga wajar saja pihaknya melakukan pembinaan dan mengeveluasi terhadap yang bersangkutan. Apalagi UU No. 5 Tahun 2014, Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Surat Edaran (SE) Bupati Buleleng, No. 800 Tahun 2016 Tentang Netralitas PNS diatur bahwa PNS atau non PNS yang bekerja di instansi pemerintahan wajib menjaga netralitas dalam perhelatan politik. Untuk itu, dalam pemanggilan ini pihaknya mengingatkan kembali agar aturan yang mengikat seorang pegawai ini harus dijaga dengan baik. Menurut Puja Erawan, dari keterangan yang dipaparkan oleh bawahannya itu pada intinya yang bersangkutan mengakui kekeliruannya ikut kegiatan politik. Meski demikian, baik Dispenda dan BKD belum memutuskan
pemberian sanksi. Dispenda dan BKD menyerahkan keputusan final kepada Plt. Bupati Buleleng Gunaja dan Sekkab Buleleng Puspaka. I Gusti BS menyatakan siap menerima sanksi yang akan dijatuhkan oleh atasannya. Dia menjelaskan alasan mengapa ikut dalam kegiatan politik itu setelah mendapat perlakuan tidak baik dari oknum anggota dewan. Padahal awal persoalan ini dirinya tidak pernah ikut mencari dukungan KTP atau ikut dalam verifikasi faktual (virtual) ulang di Gerokgak. Saat itu dia hanya membantu iparnya mencari seseorang yang tercatat sebagai pendukung bakal pasangan calon perseorangan. Namun dia malah dimarahi. Tidak terima dengan perlakuan itu, dia melaporkan kejadian itu ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). (kmb38)
Dugaan Intimidasi Virtual Ulang
Tiga Laporan Tak Penuhi Unsur Pidana Singaraj (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng memutuskan tiga laporan dugaan intimidasi saat verifikasi faktual (Virtual) ulang tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pilkada. Panwaslih memutuskan hal itu melalui rapat pleno menindaklanjuti tiga laporan saat virtual ulang bergulir sejak, Rabu (9/11) hingga Jumat (11/11) lalu. Komisoner Panwaslih Kabupaten Buleleng, Putu Sugi Ardana di kantornya, Rabu (16/11) kemarin mengatakan tiga laporan dugaan intimidasi itu masing-masing No. 020/LP/Pilkada/11/2016 yang disampaikan Elias Elo. Dari pengaduan ini, Elias Elo menyebutkan salah satu tim penghubung Paket Surya di Kelurahan Banjar Jawa diduga diintimidasi. Laporan ini tidak bisa dit-
indaklanjuti karena pihakpihak yang disampaikan merasa terintimidasi tidak memenuhi undangan panwaslih untuk diklarifikasi. “Kami kan perlu mendengar langsung, apakah yang bersangkutan merasa terintimidasi atau tidak. Kami sudah mengundang tapi tidak hadir dan kita datangi ke rumahnya yang bersangkutan tidak ada di rumahnya,” katanya. Laporan kedua, lanjut Dekan Fakultas Hukum Unipas Singaraja ini No. 021/LP/Pilkada/11/2016 disampaikan I Wayan Sukrada alias Arif. Dia mengadukan oknum Perbekel Desa Gerokgak Putu Mangku. Laporan dugaan intimidasi ini dinyatakan tidak memenuhi syarat. Arif melaporkan oknum perbekel melakukan hal itu terhadap salah satu keluarga pendukung
Paket Surya. Setelah dikalrifikasi, keluarga tersebut menerangkan tidak pernah merasa diintimidasi. Sedangkan laporan ketiga, No. 024/LP/ Pilkada/11/2016 yang disampaikan oleh oknum pegawai kontrak sedahan PBB Kecamatan Gerokgak melaporkan oknum anggota DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. Dari hasil klarifikasi yang dilakukan, pelapor mengaku merasa tidak senang dengan tindakan yang dilakukan Ngurah Arya. Laporan ini tidak dilanjutkan karena terlapor saat itu hanya mengingatkan pelapor agar tidak ikut kegiatan politik, karena berstatus sebagai pegawai kontrak pemerintah daerah. Selain itu, tidak ada saksi yang melihat jelas dan mendengar jelas terkait dugaan intimidasi ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post)Jajaran Polres Buleleng melakukan apel gelar pasukan operasi Zebra Agung tahun 2016, Rabu (16/11) kemarin. Apel dipimpin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan pasukan. Apel itu diikuti satu pleton barisan Den Pom, Sabhara, Polair, staf gabungan, Lantas, Intel, Reskrim, serta satu pleton barisan Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, dan Jasa Raharja. Kapolres Buleleng mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana persiapan personel dan sarana pendukung lainnya sehingga operasi dapat berjalan optimal dan berhasil sesuai tujuan. “Kami start 16-29 November. Jadi, selama 14 hari ke depan kami melaksanakan operasi Zebra Agung. Ada 100 orang anggota kepolisian dilibatkan. Sasarannya, pelanggaran lalu lintas, batas kecepatan dan kendaraan melawan arus. Operasi Zebra mengajak masyarakat lebih disiplin berlalu lintas dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ucap Kapolres Sukawijaya kemarin.
Seperti diketahui, jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2015 tercatat 218 kejadian, sedangkan di tahun 2014 sebanyak 434 kejadian, mengalami penurunan 216 kejadian (49,7 %). Jumlah korban meninggal dunia di tahun 2015 sebanyak 84 orang, sedangkan tahun 2014 sebanyak 105, mengalami penurunan sebanyak 21 (20%). Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2015 sebanyak 8.669 kasus, sedangkan tahun 2014 sebanyak 8.600 kasus. Mengalami kenaikan sebanyak 69 kasus (0,8%). “Kita menyadari dalam mengatasi permasalahan di bidang lalu lintas tidak bisa berdiam diri melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya. Dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara keamanan dan ketertiban mengatasi permasalahan lalu lintas,” imbuhnya. Selain itu, perlu menciptakan situasi ketertiban dengan memberdayakan seluruh stakeholder, agar dapat mengambil langkah komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas secara tuntas. (kmb34)
Bali Post/kmb34
ZEBRA AGUNG – Operasi Zebra Agung dimulai 16-29 November 2016. Tujuannya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Sebagian Besar Toko Modern Bodong Singaraja (Bali Pos) Bisnis toko moderen berjaringan di Kabupaten Buleleng bermunculan belakangan ini. Sayangnya keberadaan usaha ini sebagian besar tanpa izin alias bodong. Di sisi lain pemerintah daerah sampai sekarang belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang toko modern. Data dikumpulkan di lapangan, Rabu (16/11) kemarin menyebutkan hampir di sembilan kecamatan di Buleleng telah dibuka toko modern. Kecamatan Buleleng merupakan wilayah yang paling banyak ada toko modern yang operasi hingga 24 jam. Bahkan sebaran lokasinya seperti tidak terkendali. Seperti berdekatan dengan pasar tradisional atau toko kecil, atau warung yang dikelola oleh warga dengan modal terbatas. Toko modern yang telah tercatat memiliki izin sebanyak 34 unit. Izin ini pun masih sebatas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Pemkab Buleleng. Tak pelak para pemilik modal seperti bebas menjalankan bisnisnya karena masih bebas dari kewajiban mencari izin tentang toko modern. Kepala BPPT, Putu Karuna ditemui di kantornya kemarin tidak menampik kalau toko modern di daerahnya belum mengantongi izin khusus tentang toko modern. Karuna mengatakan, persoalan ini bukan baru-baru ini terjadi, namun sejak beberapa tahun terakhir kondisi ini sudah muncul dan penanganannya belum optimal. BPPT sejauh ini hanya mengatur pemilik modal untuk mencari IMB dan SIUP ketika akan membuka bisnis pertokoan. Layanan perizinan ini tidak dipungut biaya
alias gratis. Sayangnya, meski digratiskan kesadaran pengusaha untuk mengurus izin tersebut masih rendah. Hal ini terbukti dari beberapa tahun terakhir, hanya 34 unit toko modern yang memiliki IMB dan SIUP. Sementara toko modern lain belum berizin dan dikategorikan usaha liar. Menurut pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, pemerintah bukan tidak mampu mengendalikan keberadaan toko modern yang beroperasi. Namun mengapa kondisi ini seolah dibiarkan, karena sampai sekarang pemerintah belum memiliki perda tentang toko modern. Saat ini regulasi yang dipakai hanya Perda No. 10 Tahun 2013 tentang Penataan dan Pengendalian Perlindungan Pasar Tradisional, Pasar Modern, Supermarket. Mengacu regulasi ini pemerintah mengatur lokasi antara pasar modern berjarak 500 meter dari lokasi pasar tradisional. Pengaturan jarak ini merupakan komitmen pemerintah untuk melindungi kelangsungan pasar tradisional agar tetap lestari meski di tengah persaingan dengan pasar modern. “Kita belum punya perda yang khusus untuk izin toko modern seperti di daerah lain. Saat ini hanya mengacu perda yang ada saja. Kami hanya terbitkan izin, tapi masalah toko modern ini membayar pajak atau retribusi itu ranah Dinas Pendapatan (Dispenda),” jelasnya. (kmb38)
Putu Karuna
Bali Post/kmb34
JEMBRANA
12
Kamis Umanis, 17 November 2016
Tanah Negara Hendak Disertifikatkan
Warga Yehembang Datangi BPN Negara Negara (Bali Post) – Sejumlah warga Desa Yehembang, Rabu (16/11) kemarin mendatangi Kantor BPN Negara. Mereka menyampaikan protes lantaran ada tanah negara (TN) di Banjar Pasar yang hendak disertifikatkan oleh sejumlah pihak. Warga ini mengaku mewakili masyarakat yang tidak setuju tanah tersebut akan diperjualbelikan setelah terbit sertifikat.
Bali Post/kmb
JEBOL - Senderan rumah warga di pinggir sungai Satria, Pendem, Jembrana, jebol karena tergerus air sungai.
Air Sungai Meluap
Senderan Rumah Warga Jebol
Negara (Bali Post) Hujan lebat yang terjadi di kawasan Pendem, Jembrana, Selasa (15/11) sore mengakibatkan air sungai di wilayah Satria meluap. Luapan air sungai tersebut menimbulkan banjir. Senderan rumah milik Dewa Ngakan Gede Sarjana pun jebol karena tergerus. Tak hanya itu, kandang ternak juga ambruk, sehingga beberapa ekor bebek peliharaannya hanyut terbawa air sungai. Dewa Ngakan menjelaskan jebolnya senderan rumah miliknya lantaran air sungai meluap. Sebelumnya, terjadi hujan lebat seh ingga sungai tersebut penuh dengan air. Bahkan, karena intensitas hujan sangat
tinggi maka menyebabkan air meluap. Nah, hal itu pun membuat senderan rumah Dewa Ngakan tergerus dan jebol. “Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 16.30 wita,” katanya, Rabu (16/11) kemarin. Ia mengatakan, senderan rumahnya memang sudah sejak lama dirongrong gerusan air sungai. Akan tetapi, baru sekarang jebol. “Jebolnya senderan ini karena air sungai meluap. Meluapnya air sungai diduga karena terjadinya penyempitan dan pendangkalan sungai,” terangnya. Beberapa waktu lalu, lanjut Dewa Ngakan, memang ada pengerukan di sungai. Namun, pengerukan itu han-
ya dilakukan hanya sampai di wilayah barat saja. “Tidak sampai di belokan sungai,” ucapnya. Sementara, warga lainnya, Putu Budi Astawa yang merupakan tetangga Dewa Ngakan mengaku setiap turun hujan, kawasan tersebut selalu tergenang banjir. Hal itu terjadi karena lokasinya rendah dan terjadi pendangkalan sungai. “Kami berharap supaya ada pengerukan di wilayah kami ini,” harap Putu Budi yang rumahnya juga terendam banjir. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Pemkab untuk segera menangani hal tersebut. Dengan demikian, ketika hujan turun, air tidak meluap lagi. (kmb)
“Kami melayangkan keberatan, apalagi mendengar tanah tersebut nantinya akan dijual ke investor. Kalau memang begitu, beri juga keadilan yang sama ke masyarakat pengawen di hutan,” ujar Gede Putra (42), warga Banjar Baler Bale Agung usai bertemu pihak BPN. Kedatangan mereka untuk memastikan bahwa tanah tersebut TN dan meminta agar tidak sampai diproses karena adanya keberatan ini. Warga lainnya, I Wayan Edi Wijaya Negara, asal Banjar Wali mengungkapkan
pihaknya tidak terima apabila sampai terbit sertifikat dan akan diperjualbelikan. Mereka semakin cemas ketika mendengar para panyakap TN tersebut sudah mendapatkan DP (uang muka). Hal serupa diungkapkan Gede Asrama asal Banjar Kaleran. Apalagi ada kepentingan dari investor untuk membeli tanah di dekat pantai itu. Warga juga khawatir mangrove di sekitar lahan tersebut yang sengaja ditanam untuk menahan abrasi akan dibabat. “Di sisi timur sungai, tanah sampai di setra sudah mulai terkikis (abrasi).
Kalau di sini juga akan dimanfaatkan investor, apa tidak merusak mangrove,” tambah Putra. Warga mendesak agar dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, apalagi tanah negara. Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Yehembang, I Made Semadi, membenarkan adanya tanah negara yang hendak dimohonkan oleh panyakap seluas delapan hektar. Tetapi, pihaknya menegaskan belum ada mengajukan. Permohonan itu berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 221/DJA/1987 tentang
Penegasan Tanah Negara sebagai objek landform seluas lebih kurang, 172,4965 ha di Desa Tuwed, Banyubiru, Budeng, Pulukan, Pengeragoan, Asahduren, Penyaringan dan Yehembang. Dari beberapa desa itu, menurutnya, hanya TN di Yehembang ini yang belum dimohonkan ke BPN. “Ada sekitar 25 panyakap di sana dan mereka sudah puluhan tahun. Tanah itu dulu dimohonkan kebijakan dari perbekel yang lama. Lalu turun Kepmen itu tahun 1987,” terangnya. Namun, pihaknya menegaskan belum melakukan proses apalagi masuk ke BPN. Lahan yang dimaksud itu bukan termasuk lahan yang berisi mangrove. Pihak desa justru mempertahankan melalui kelompok dikoordinir desa pakraman. (kmb26)
Bali Post/olo
PROTES – Sejumlah warga Yehembang mendatangi BPN melayangkan protes terkait adanya pengajuan sertifikat untuk TN di Yehembang.
Bali Post/olo
DIAMANKAN – Petasan tanpa dokumen yang diamankan petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.
Polisi Amankan 10 Kardus Petasan
Negara (Bali Post) – Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Rabu (16/11) kemarin mengamankan ratusan petasan yang diangkut menggunakan truk. Namun, truk yang sejak awal mengangkut balok kayu kamper itu ternyata hanya dititipi saat di wilayah Asem Bagus, Situbondo, Jawa Timur. Ratusan mercon yang terbungkus dalam 10 kardus itu ditaruh di atas tumpukan kayu kamper dengan tujuan Singaraja. Pengemudi truk DK 9792 WA, Lukman Hakim (22), saat ditanya petugas mengaku tidak mengetahui kalau isi bungkusan itu ternyata mercon. Barang itu dititip oleh Sukaris (59) warga Kampung Madura, Seririt, Singaraja. Saat dititip itu, Sukarsi mengatakan kepada Lukman Hakim bahwa bungkusan itu kerupuk melinjo. Namun, kardus yang terbungkus karung itu ternyata isinya petasan. Pengungkapan ini berawal dari pemeriksaan rutin yang dilakukan polisi di pos pintu keluar pelabuhan. Saat truk itu keluar dari kapal, dilakukan pemeriksaan, baik suratsurat dan barang. Begitu diperiksa memang ada tumpukan kayu. Namun, di atasnya juga terdapat karung. Karena curiga, polisi meminta membuka karung yang disebutkan kerupuk melinjo tersebut. Sukaris yang ikut menumpang truk itu tak bisa mengelak. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Sukaris mengakui ia membeli mercon itu dari Jawa Barat seharga Rp 8 juta. Namun, baru dibayar Rp 5 juta.
Dari Jawa Barat, mercon itu dikirim menggunakan ekspedisi di Surabaya dan baru diambil Selasa lalu. Oleh Sukaris, kardus yang dibungkus karung itu hendak dibawa ke Singaraja. Kebetulan saat itu, di salah satu rumah makan di Asem Bagus, dia menumpang truk dengan ongkos Rp 200 ribu dan mengatakan bungkusan itu kerupuk melinjo. Rencananya, mercon itu akan dijual satu bungkus Rp 500. Dalam satu kardus berisi 100 pak terdiri 50 bungkus. Dalam setiap bungkus terdapat 10 biji petasan. Kepada petugas, Sukaris mengaku mendapat modal dari hasil
jual sepeda motor. Rencananya mercon itu akan dijual menjelang Tahun Baru. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka, seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya penangkapan pengiriman mercon tak berizin itu. Dari 10 kardus itu, sembilan kecil dan satu kardus mercon bertangkai berisi 10 ikat dan setiap ikat berisi 50 buah. Polisi mengamankan barang bukti dan pemilik dijerat dengan pasal 15 ayat 1 yunto pasal 3 Undang–Undang tahun 1932 tentang Bunga Api. (kmb26)
Polisi Temukan Mobil Curian di Gilimanuk
Negara (Bali Post) – Diduga tidak berani melewati pos pemeriksaan keluar Bali, mobil hasil curian (curanmor) itu ditinggal di areal SPBU di Gilimanuk. Karyawan SPBU dan warga curiga mobil Suzuki Jimny Siera DK 664 B ini hampir seminggu terparkir di Lingkungan Penginuman itu. Hasil pelacakan polisi, mobil warna hijau muda itu diketahui memang mobil curian dengan TKP di Denpasar. Dari informasi, mobil
tersebut sudah parkir sejak di TKP sejak, Kamis (10/11) lalu. Pengemudi yang diduga pelaku pencurian sengaja meninggalkan mobil tersebut. Karena lama parkir, karyawan lantas menyampaikan temuan itu ke polisi yang sedang melakukan patroli, Selasa (15/11) malam. Polisi kemudian melakukan pengecekan fisik. Dari pemeriksaan itu diketahui mobil tersebut merupakan mobil curian. Mobil itu hilang saat diparkir di Jalan
Penyaringan III No. 18 Sanur, Denpasar Selatan. Setelah mendapat kepastian mobil itu adalah curian, polisi lantas mengamankan mobil tersebut ke Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Mobil tersebut dicuri pelaku ketika diparkir di luar. Kunci kontaknya memang sudah jebol, sehingga
pelaku dengan mudah mencurinya. Sebab, menggunakan kunci apa pun, mestinya bisa menyala. Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, AKP Komang Miliadi, Rabu (16/11) kemarin membenarkan telah mengamankan mobil curian tersebut. (kmb26)
Kamis Umanis, 17 November 2016
SOSOK Ajegkan Seni Budaya Siswa di SMPN 2 Abang, di Banjar Kebon, Desa Kertha Mandala, Kecamatan Abang, selama ini dikenal menonjol prestasinya di bidang seni dan kebudayaan. Siswa setempat kerap juara, bukan saja pada ajang Porseni kabupaten, provinsi, tetapi juga kerap berjaya pada ajang Utsawa Dharma Gita nasional. Bersinarnya prestasi para siswa dan siswi di sini, tidak lepas dari kontribusi para pembinanya. Salah satunya Ida Ayu Wayan Ebayanti, S.Pd. M.Si. Wakasek Humas SMPN setempat, memang sejak kecil sudah terbiasa dengan suasana belajar agama, seni dan kebudayaan. Karena itu, Ebayanti berulangkali tampil sebagai juara pertama pada ajang Utsawa Dharma Gita tingkat nasional. ‘’Saya sampai tak boleh lagi ikut pada Utsawa Dharma Gita, demi regenerasi,’’ kata wanita yang lahir di salah satu Geria, di Desa Culik itu. Ebayanti, tahun ini tampil sebagai guru agama teladan pertama Provinsi Bali setelah dikukuhkan pada ajang pemilihan guru teladan Kantor Kementrian Agama. Sedangkan, siswa SMPN setempat yang pernah juara pada ajang Utsawa Dharma Gita khususnya Baca Sloka, Putra Provinsi Bali, adalah I Nyoman Murdana. Guru berprestasi lainnya, yakni IGA Arini Wiadnyani. Dia tampil sebagai juara tiga bidang tindakan kelas pada HUT PGRI. Dengan tampil sebagai guru teladan pertama tingkat Provinsi Bali, kata Ebayanti, hal itu menjadi tantangan tersendiri dalam kaitan menyebarluaskan pengetahuan dan mendidik siswa dalam ragka mengajegkan seni dan kebudayaan Bali yang didasari agama Hindu. (bud)
Bali Post/kmb31
TURUN MENDAKI - Dua wisatawan saat turun dari jalur pendakian Pura Pengubengan, Besakih, Rabu kemarin.
”Pujawali”, Jalur Pasar Agung Ditutup
Pendakian Pengubengan Kian Ramai
Amlapura (Bali Post)Meski belakangan terjadi hujan, jalur pendakian Gunung Agung tetap ramai dikunjungi wisatawan. Mayoritas wisatawan menaklukan gunung tertinggi di Bali ini melalui jalur pendakian pengubengan, Desa Besakih. Sebab, jalur pendakian Pura Pasar Agung ditutup sementara, karena masih ada piodalan. Salah satu guide atau pemandu lokal pendakian Gunung Agung, Nengah Kariana, Rabu (16/11) kemarin, mengatakan setiap hari ada tiga sampai empat rombongan wisatawan asing melakukan pendakian dari jalur ini. Mayoritas dari wisatawan Asia. Satu pemandu mengantarkan empat sampai lima wisatawan asing. Bagi kalangan pemula, puncak Gunung Agung bisa dicapai selama lima hingga enam jam. Tetapi, bagi yang sudah terbiasa mendaki gunung dan bukit, waktu tempuh bisa dicapai selama empat jam. “Dari Besakih ada dua jalur pendakian, yakni melalui pengubengan dan embung. Sekarang pendakian tergolong ramai setelah masa puncak yang biasanya Agustus-September,” kata Kariana, saat ditemui di pos Pendakian Pengubengan. Meski wilayah Karangasem belakangan sering diguyur hujan, tetapi pada jalur pendakian, ini jarang turun hujan saat malam hari. Sehingga, wisatawan yang hendak mendaki tidak banyak terganggu. Mayoritas mereka waktu pendakian dilakukan saat malam hari, sekitar pukul 23.00 wita. Tujuannya, agar bisa melihat sunset dari puncak Gunung Agung. Disinggung mengenai keluhan pungutan liar yang sering disampaikan wisatawan, pihaknya membantah hal tersebut. Sebab, pengurus pemandu pendakian Gunung Agung melalui Besakih, tidak pernah menerima pengaduan langsung ataupun keluhan dari wisatawan. Menurutnya, mayoritas wisatawan mengaku menikmati pendakiannya menuju puncak gunung yang masih aktif tersebut. Pendakian Gunung Agung memang cukup populer di Bali. Medannya cukup sulit, membelah hutan, hingga bertemu bukit berbatu sebelum sampai puncak gunung. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi para wisatawan. Pemandu lainnya, Gusti Ngurah Marjaya, menambahkan pada jalur pendakian ini, rencananya akan digelar lari maraton yang dilepas dari jalur pendakian Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat. Kemudian turun menuju jalur pendakian Pengubengan, Besakih dan kembali finish di jalur pendakian Pura Pasar Agung. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilakukan 27 November nanti. “Informasinya nanti ada 400 pendaki yang ambil bagian. Para pesertanya nanti mayoritas dari luar Bali dan luar negeri,” katanya. (kmb31)
Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)
0363 21791
0363 21220
PMI
0363 21789
Polsektif Karangasem 0363 23222
PDAM
0363 21363
Polsek Kota
0363 21167
PLN
0363 21711
Polsek Manggis
0363 41768
BPBD/ESR
0363 22173
Polsek Rendang
0363 23082
Badan SAR
0363 21135
Polsek Selat
0363 24187
Pemadam Kebakaran 0363 21113
Polsek Abang
0363 23330
URD RSUD
0363 21011
Polsek Kubu
0363 22988
11 RSUD
0363 21470
Polsek Sidemen
0363 21709
12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152
Polsek Bebandem
0363 22110
13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254
Polsek Candidasa
0363 41677
14 SMAN 1 Manggis
Polres Karangasem Penjagaan Polres
0363 41668
Polsek KP3 Padangbai 0363 41388
15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288
Radio Suara Widya
16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483
KARANGASEM
13
”Pamios” Haturkan Puluhan Babi Guling Besar Amlapura (Bali Post) –
Upacara ngusaba dangsil yang puncaknya dilangsungkan bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Senin (14/11) lalu di Pura Penataran Kebon Agung, Perbekelan Kertha Mandala, Kecamatan Abang, kasineb (ditutup) Rabu (16/11) kemarin. Sementara, pamiyosan (persembahyangan) sudah dilaksanakan sejak puncak karya dari sore hingga malam hari. Klian Banjar Pakraman Kebon, Ketut Dayuh Ardana, mengatakan ribuan pamedek tangkil saat pamiyosan. Tidak hanya warga Kebon dan Desa Culik, tetapi juga banyak dari Tianyar, Kecamatan Kubu serta dari Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Pada puncak pamiyosan itu, tambah pamangku
pamucuk Pura Penataran, Jero Mangku Nyoman Pica, sedikitnya 60 babi guling berikut kelengkapan berupa banten dandanan dihaturkan oleh krama. Mereka yang mempersembahkan babi guling besar umumnya yang membayar kaul atau menyampaikan ucapan terima kasih atas anugerah Ida Batara yang kasungsung di pura
setempat. Pada Purnama Kalima, Senin lalu, ada sembilan KK yang ngaturang dangsil tumpang lima. Haturan dangsil juga untuk membayar kaul atas permohonan yang sudah terpenuhi. Sementara, Krama Banjar Kebon secara bersama-sama warga menghaturkan dangsil tumpang sembilan. Tidak jauh dari Pura Pena-
taran, pada musim hujan ada sumber mata air relatif besar. Mata air itulah yang mengairi persawahan di Kebon, di Banjar Seloni, Desa Culik dan sekitarnya. Namun, dari pantauan dua hari lalu, mata air tersebut tampak mengecil. Bahkan bunga tunjung (lotus) di telaga tampak kekurangan air, sehingga pohonnya kecilkecil. Menurut Jero Mangku Pica, pujawali di pura tersebut rutin dilaksanakan tiap tiga tahun, tepatnya pada Purnama Sasih Kalima. Krama melakukan persembayangan dengan sarana bebante-
nan dangsil, sebagai tanda terima kasih kepada Ida Sang Hyang Siwa Giri Natha yang berstana di Candi bertingkat sembilan tersebut. Selain menyampaikan terima kasih atas anugerahnya, juga mohon keselamatan, agar pertanian di wilayah Kertha Mendala, terhindar dari hama dan penyakit. Diharapkan, pepohonan tumbuh subur dan memberi hasil melimpah. Warga juga mendak toya, mohon agar debit mata air itu besar seperti sebelumnya, sehingga cukup mengairi persawahan di sekitarnya. (013)
Anak Muda Harus Jauhi Seks Pranikah Amlapura (Bali Post) – Anak-anak yang masih di bawah umur, hendaknya menjauhi seks pranikah. Seks pranikah bukan saja mengancam keberlanjutan pendidikan, juga masa depan bahkan berisiko menghadapi kasus hukum. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, di Amlapura, Rabu (16/11) kemarin, saat sosialisasi generasi berencana (Genre) ceria. Selain menjauhi seks bebas dan tak sehat, genrasi muda juga harus menghindari narkoba serta pernikahan dini. Menurutnya, generasi muda mesti memiliki rencana dalam hidupnya. Sesungguhnya, di Bali sendiri sudah ada tahapannya yang disebut catur asrama. Pada tahap pertama, menuntut ilmu yang disebut brahmacari. Kemudian setelah cukup umur dan pendidikan sudah selesai, maka tiba waktunya berumah tangga yang dikenal dengan grahasta. Kemudian, tahapan yang lebih ekstrem, mengasingkan diri wanaprasta dan menjadi sanyasin. Berdasarkan informasi, kata Bupati Mas Sumatri, bahwa di Karangasem, cukup banyak
anak muda yang masih berstatus sebagai pelajar dengan usia di bawah 18 tahun tersangkut hukum gara-gara melakukan pacaran tak sehat. Dampaknya, mereka akhirnya putus sekolah. Lebih menyedihkan lagi, karena pergaulan bebas, generasi muda di bawah umur berpeluang tersangkut hukum. Tentunya kalau sudah terjerat hukum, apa lagi sampai kena hukuman penjara bertahuntahun, selain membuat keluarga malu, juga masa depan diri terancam. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Surya Chandra Surapaty. Dia sebagai salah satu narasumber perlunya sosialisasi perencanaan matang menapaki masa berumah tangga. Tujuannya, agar lahir generasi berkualitas. Seseorang yang mau berumah tangga perlu perencanaan, agar mereka sejahtera dan bahagia. Jadinya, secara psikologis dan ekonomi harus sudah siap. Program KB, kata Surya Candra, masih sangat relevan. Tujuannya, agar sumber daya manusia (SDM) bangsa ini meningkat kualitasnya, seh-
BUPATI - Bupati Karangasem dan Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty. ingga mampu bersaing dengan SDM bangsa lainnya. Dia mencontohkan, Australia sebagai negara continental. Hanya memiliki penduduk sekitar 25 juta, para penduduknya lebih banyak bermukin di sekeliling atau pinggiran pantai. Sementara di bagian dalamnya berupa hutan dan lahan per-
tanian serta peternakan luas, sehingga kerap kita mengimpor bahan pangan termasuk daging sapi dari Negeri Kangguru itu. Ke depan, bangsa-bangsa di dunia harus bersaing dalam SDM. Jika kita kreatif dan inovatif, maka akan bisa memenangkan persaingan itu, bahkan juga membangun secara
mampu mandiri. Karena itu, kita mesti juga menyiapkan SDM berkualitas. Salah satunya, mengkondisikan generasi yang menjauhi seks bebas atau seks pranikah, pernikahan dini. Jangan sesekali pernah menyalahgunakan narkoba. Sosialisasi juga diramaikan oleh adanya hiburan bondres. (013)
Tekan Lakalantas
Polres Gelar Operasi Zebra Agung
Bali Post/kmb31
PECINTA VESPA - Gelar Pasukan diakhiri konvoi kendaraan operasional Sat. Lantas dan pencinta vespa dan safety riding, keliling Amlapura bersama-sama.
Amlapura (Bali Post Arus lalu lintas di Karangasem sejak awal tahun ini terus meningkat. Sejak saat itu juga jalur jalan nasional di Karangasem menjadi rawan kecelakaan, menyusul makin meningkatnya kendaraan truk galian C melewati jalur Kota Amlapura menuju Kecamatan Kubu. Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Karangasem segera melakukan Operasi Zebra Agung. Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, usai memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Agung di halaman Mapolres Karangasem, Rabu (16/11) kemarin, menegaskan operasi akan dilakukan mulai 29 November nanti. Kapolres mengakui balakangan angka lakalantas di sepanjang ruas jalan nasional mulai dari perbatasan Yeh Malet (di Kecamatan
Manggis) sampai ke Kubu cenderung meningkat. Seiring meningkatnya aktivitas distribusi material galian C itu kecelakaan yang melibatkan truk galian C menjadi mendominasi. “Untuk menekan angka lakalantas serta mengurangi angka korban tewas, Operasi Zebra Agung digelar sampai 29 November ini. Diharapkan Operasi itu bisa menjadi salah satu jawabannya,” katanya. Polres Karangasem menyiapkan 90 personel khusus untuk Operasi Zebra Agung ini. Mereka akan mobile. Sasaran utamanya adalah pelanggaran lalulintas. Pelanggaran itu dikatakan potensial memicu lakalantas. Apel Gelar Pasukan Zebra Agung juga melibatkan pleton TNI dan komunitas pencinta vespa dan komunitas safety riding. Gelar Pasukan diakhiri konvoi kendaraan
operasional Sat. Lantas dan pencinta vespa dan safety riding, keliling Amlapura bersama. “Konvoi sebagai media untuk mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2016,” tegasnya. Pelanggaran rambu, batas kecepatan dan aktivitas melawan arus yang umumnya dilakukan pengendara roda dua, menjadi sasaran utama penindakan. Ketiga jenis pelanggaran itu tidak akan mendapatkan ampun. Setiap pelanggaran akan dikenakan tilang sampai pada mengamankan kendaraan pelanggar. Melalui tindakan tegas tersebut diharapkan mampu meningkatkan disiplin pengguna jalan serta menurunkan fatalitas kecelakaan. Meski tidak ada toleransi bagi pelanggaran, Kapolres menjanjikan anggota polantasnya tetap bersikap humanis. (kmb31)
Diduga Kekurangan Mineral
Rusa di Wanawisata Purasana ”Gudigan” Bulu rusa atau menjangan di Wanawisata Purasana, Desa Nawakerthi, Kecamatan Abang, tampak rontok. Rontoknya bulu rusa akibat terkena penyakit kudis, terutama menimpa rusa yang sudah dewasa. Bagaimana cara mengatasi rusa-rusa tersebut terhindar dari penyakit gudigan atau bulu rontok? Kasi Wilayah II Balai Konservasi Sumder Daya Alam (BKSDA) Gianyar, Sulistyo, mengatakan belum terlalu lama rusa itu terkena penyakit gudigan. Hal itu ditegaskan Sulistyo saat menghadiri penyerahan CSR di wanawisata. Pihaknya mensinyalir rusa itu kekurangan mineral alias suplai makanan tambahan, seperti garam. Guna memulihkan kondisi bulu rusa itu agar tidak rontok, cukup diberikan nutrisi saja. Nutrisinya yang dianggap baik adalah garam. Tidak masalah diberikan garam batangan atau garam dapur yang diproduksi petani tradisional. Garam itu nantinya bakal dijilati secara perlahan oleh rusa-rusa itu. ‘’Mungkin karena kandang rusa konservasi itu berada di lereng gunung, sehingga kekurangan garam. Jika bulunya sehat, tentu rusa tersebut akan tampak lebih lucu dan
menarik,’’ katanya. Saat ini ada 21 ekor rusa di kandang konservasi. Sebelumnya ada 16 kemudian pihak PT Pertamina (Persero) memberikan tambahan lima ekor lagi, sehingga menjadi 21 ekor. Sudah pasti biaya pemeliharaan baik berupa keperluan pakan rumput dan air minum mesti ditambah, karena kuantitasnya meningkat. Selama ini, yang ditugasi memelihara rusa tersebut adalah kelompok tani Wanasari di Purasana. Para petani memelihara rusa timor dengan memberi pakan rumput yang ada di wilayah tersebut. Kasi Rehabilitasi Kawasan Hutan Dishutbun Karangasem I Made Ganya mengatakan, Dishutbun Karangasem tahun ini sudah memberikan dana konvensasi, untuk dibelikan pakan dan air minum 7 – 12 tangki per tahun. Bahkan konvensasi pakan dianggarkan sejak 2008. Saat itu hanya Rp
750 ribu per ekor per bulan. Sementara tahun ini sudah menjadi Rp 900 ribu per ekor per bulan, dikurangi pajak. Sebenarnya, rusa itu milik atau diberikan pihak Pemprov Bali. Namun, sampai kini belum ada andil dari Pemprov Bali. Walau tidak ada, tetap saja rusa di kandang itu masih merupakan aset Pemprov Bali. ‘’Idealnya, rusa itu mendapatkan konvensasi pakan Rp 1 juta per bulan. Namun karena anggaran terbatas, kita sisipkan anggaran semampunya. Nanti kalau urusan kehutanan ada yang diserahkan ke Pemprov Bali, tentu harus dicarikan lagi jalan keluarnya agar kesinambungan konservasi rusa itu bisa terus berlanjut,’’ ujar Ganya. Perbekel Nawa Kerthi, Wayan Putu, mengharapkan adanya bantuan yang sifatnya berlanjut untuk kelompok tani Wanasari di desanya tersebut, agar konservasi rusa terus jalan. Selama ini kehadiran rusa di sana cukup menarik bagi wisatawan. Selain keindahan alamnya berupa hutan penghijauan nasional, juga ada rusa berkeliaraan yang relatif jinak. Dulu ada wisatawan asal Belanda sangat prihatin dengan kondisi
rusa yang dikandangkan itu. Rusa terlihat kurus, merana tanpa air minum pada musim kemarau. Karena kasihan, wisatawan asal Belanda itu nekad melepas rusa tersebut. Setelah wisman itu pergi ke arah Singaraja, dia lantas dikejar. Rusa yang dilepas lalu ditangkap dengan bantuan warga. Kemudian turis itu memberikan bantuan Rp
3 juta kepada petani setempat untuk anggaran pakan rusa. ‘’Uang dari turis itulah yang dikelola kelompok petani di sini. Tentu dana itu sangat kurang dari cukup,’’ ujar Wayan Putu. Dia berharap status hutan PPN atau wanawisata itu menjadi jelas, sehingga nantinya bisa dikelola, dengan manajemen lebih baik. (bud)
KURANG MINERAL - Rusa di kandang konservasi di wanawisata Purasana, gudigan karena kekurangan mineral.
TABANAN
14 Respons Cepat Pengaduan Publik
Tabanan Dijadikan ’’Pilot Project’’ Bandung Trust Advisory Group
KOMITMEN tinggi yang ditunjukkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam meningkatkan pelayanan publik khususnya menangani pengaduan masyarakat yang langsung direspons cepat dan segera ditindaklanjuti, mendapat atensi dari Bandung Trust Advisory Group (B Trust). Pimpinan B Trust Advisory Group mewakili European Union dan Ombudsman RI Ir. Siswanda memberikan buku panduan yang diterima Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa di Hotel Sotis, Kupang, NTT, Rabu (16/11) kemarin. Kabupaten Tabanan menerima buku panduan bersama Kabupaten Magetan dan Sumba Barat. Siswanda mengungkapkan, B Trust adalah organisasi advisory yang selama ini aktif mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Pihaknya bekerja sama dengan European Union Comission mengadakan seminar nasional penanganan pengaduan masyarakat sebagai katalisator pencegahan korupsi dan efektivitas pembangunan di daerah.
Kabupaten Tabanan dipilih sebagai proyek percontohan karena dianggap mampu merespons cepat dan segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui kebijakan sesuai kewenangan pemerintah daerah. “Kami memilih Kabupaten Tabanan karena memiliki pimpinan daerah yang mampu merespons cepat pengaduan publik. Seminar ini kami selenggarakan sebagai katalisator pencegahan korupsi dan efektivitas pembangunan di daerah,” ungkapnya. Ditambahkannya, penanganan pengaduan masyarakat saat ini merupakan program prioritas pemerintah daerah di Indonesia dan menjadi instrumen penting bagi perbaikan pelayanan publik. Sistem penanganan pengaduan masyarakat adalah dibentuknya fungsi di pemerintah daerah yang serius menangani pengaduan publik yang digunakan untuk perbaikan pelayanan. “Dengan adanya program ini dan terpilihnya beberapa daerah menjadi pilot project, mudah-mudahan bisa menginpirasi daerah lain,” kata Siswanda. Wirna Ariwangsa menyam-
paikan apresiasi dan rasa bangganya karena Kabupaten Tabanan dipilih sebagai proyek percontohan dan dianggap mampu merespons pengaduan publik dengan cepat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bandung Trust Advisory Group dan ORI Pusat karena memberi kesempatan kepada Pemkab Tabanan. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi Pemkab Tabanan untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada
masyarakat. “Pelayanan publik yang dilaksanakan Pemkab Tabanan sudah berjalan sesuai prinsip transparansi, responsif, kepastian tindak lanjut, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi ini dan meningkatkan dengan tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan semua komponen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. (ad528)
BUKU PANDUAN - Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa (dua dari kiri) mewakili bupati menerima buku panduan dari Bandung Trust Advisory Group di Kupang, Rabu (16/11) kemarin.
Kamis Umanis, 17 November 2016
Banjir Bandang
Jukung Hancur, Jembatan Putus
Tabanan (Bali Post) -
Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Istilah ini sangat tepat untuk menggambarkan kondisi nelayan di Kabupaten Tabanan. Sempat terpuruk akibat tidak bisa melaut karena cuaca ekstrem, kini derita lain kembali menimpa para nelayan. Sejumlah jukung nelayan di Pantai Tibubiu hancur akibat banjir bandang yang terjadi, Selasa (15/11) sore.
Tidak hanya itu, jembatan alternatif penghubung Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, dengan Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur juga terputus akibat tergerus banjir. Sejumlah kayu besar hanyut. Ini akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tabanan yang membuat ketinggian air mencapai kurang lebih 6 meter. Tokoh masyarakat yang juga Ketua DPC HNSI Tabanan Ketut Arsana Yasa mengatakan, air pasang dan banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita, yang mengakibatkan tambatan jukung di vila pinggir Sungai Yeh Hoo tergerus. Krama bahumembahu menyelamatkan jukung, tapi satu jukung terbawa ke tengah laut dan hancur tidak bisa diselamatkan. ‘’Jukung kecil di muara pantai
juga hancur tak berbekas, sedangkan jukung lainnya dievakuasi ke vila,” ujarnya, Rabu (16/11) kemarin di sela-sela gotong royong menimbun pasir di jembatan alternatif agar bisa dilalui sementara. Sejumlah peralatan nelayan ikut hilang tergerus banjir. Kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. Sementara jembatan alternatif penghubung dua desa diketahui putus pada Rabu dini hari oleh seorang warga yang hendak melintas. Jalur ini tiap harinya cukup ramai dilewati kendaraan, khususnya pekerja yang berasal dari Kecamatan Selemadeg Raya yang hendak bekerja di wilayah Canggu, Kuta dan Tanah Lot. Jembatan ini dibangun swadaya oleh masyarakat untuk mempersingkat perjalanan. “Lewat jalan ini jauh lebih singkat. Jika di jalur tengkorak terjadi kemac-
etan, banyak travel agen yang lewat sini,” kata Arsana Yasa. Warga Desa Beraban dan Desa Tibubiu bersama sejumlah warga dari Desa Berembeng bergotong royong menimbun jembatan dengan pasir agar bisa dilalui sementara oleh kendaraan roda dua. Dua pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan PU. “Kejadian ini langsung ditangani melalui program partisipatif Dinas PU,” papar Camat Seltim Ngurah Darma Utama. Pengadaan semen, koral dan pasir berasal dari bantuan pemerintah melalui program partisipatif, sedangkan pengerjaannya dilakukan swadaya oleh masyarakat. “Sudah langsung dikerjakan, karena jembatan sepanjang 20 meter ini tidak memerlukan konstruksi khusus,” ungkapnya. (kmb28)
15
Kamis Umanis, 17 November 2016 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan Peru Argentina Chile
vs Brazil vs Kolombia vs Uruguay
1. Brazil 2. Uruguay 3. Ekuador 4. Chile 5. Argentina 6. Kolombia 7. Paraguay 8. Peru 9. Bolivia 10.Venezuela
12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
8 7 6 6 5 5 4 4 2 1
3 2 2 2 4 3 3 2 1 2
1 3 4 4 3 4 5 6 9 9
0-2 3-0 3-1
28-9 24-11 22-16 21-17 14-12 15-15 11-17 18-20 10-31 14-29
27 23 20 20 19 18 15 14 7 5
Zona Asia Grup A Suriah 1. Iran 2. Korsel 3. Uzbekistan 4. Suriah 5. Qatar 6. Tiongkok Grup B UEA Thailand 1. Arab Saudi 2. Japan 3. Australia 4. UEA 5. Irak 6. Thailand
vs Iran 5 5 5 5 5 5
3 3 3 1 1 0
2 1 0 2 1 2
0 1 2 2 3 3
0-0
4-0 8-6 5-3 1-2 3-6 2-6
vs Irak vs Australia 5 5 5 5 5 5
3 3 2 3 1 0
1 1 3 0 0 1
Bali Post/rtr
11 10 9 5 4 2
DIHADANG - Penyerang Brazil Gabriel Jesus (kiri) dihadang lawannya dari Peru Alberto Rodriguez (kanan) dan Christian Ramos pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 di stadion Nasional, Lima, Peru, Rabu (16/11).
Brazil Pimpin Zona Amerika Selatan
2-0 2-2
1 9-5 10 1 8-5 10 0 8-5 9 2 7-6 9 4 6-8 3 4 3-12 1
Internasional Rusia Malta Hungaria Ukraina Rep. Ceko Austria Italia Irlandia Utr. Inggris Prancis
vs Romania vs Islandia vs Swedia vs Serbia vs Denmark vs Slovakia vs Jerman vs Kroasia vs Spanyol vs Pantai Gading
1-0 0-2 0-2 2-0 1-1 0-0 0-0 0-3 2-2 0-0
Lima -
Penampilan cemerlang Gabriel Jesus memperkokoh posisi Brazil di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, setelah menang 2-0 atas tuan rumah Peru di Lima, Rabu (16/11). Dua gol di babak kedua membuat Brazil kini unggul penuh empat poin di kualifikasi yang diikuti 10 tim itu. Calon pemain Manchester City, Jesus mencetak gol pertama dan berperan atas terciptanya gol kedua yang dibuat Renato Augusto. “Saya berkerja keras dan berharap dapat membantu rekan-rekan saya di lapangan,” kata pemain depan berusia 19 tahun itu kepada TV Globo usai pertandingan. “Ada banyak pemain di Brazil yang pantas mengenakan kostum nomor 9, dan saya bangga dapat kesempatan ini,” kata Jesus, pemain klub Palmeiras yang Januari mendatang akan pindah ke Manchester City.
Cavs Samai Rekor Kemenangan 1976 Cleveland LeBron James menghasilkan 28 poin dan 14 assist, namun cukup untuk mengantarkan Claveland Cavaliers mengemas rekor menang-kalah 9-1 di awal kompetisi NBA. Berkat penampilan gemilang James, Rabu (16/11), Cavs memetik kemenangan kandang 121-117 atas Toronto Raptors. Dengan rekor ini, Cavs yang memimpin Divisi Sentral, menyamai penampilan terbaiknya pada musim 1976-1977. Penampilan mengesankan ini pula membawa Cavs memimpin Wilayah Timur sedangkan Wilayah Barat menghasilkan LA Clippers dengan rekor 10-1. Cavs juga mendapat pasokan angka dari Kyrie Irving sebanyak 24 poin. Sementara Raptors yang memimpin Divisi Atlantik dengan rekor 7-3, dipasok Kyle Lowry 28 poin dan DeMar DeRozan 26. Pada pertandingan lain Chicago Bulls (7-4) menundukan Portland TrailBlazers 113-88. Jimmy Butler memborong 27 poin dan 12 rebound untuk Bulls yang kehilangan Rajon Rondo akibat cedera engkel kaki. Rekannya Dwyane Wade menghasilkan 19 poin. Blazers yang memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir benar-benar tak berkutik menghadapi tamunya. Mereka sempat tertinggal 26 poin sebelum perlahan bangkit. Damian Lillard yang hanya melepaskan dua tembakan di babak pertama, mengakhiri pertandingan dengan 19 poin. (kmb39/ap)
Bali Post/ap
Bintang Cleveland Cavaliers LeBron James (kanan).
Ia mencetak gol ketika babak kedua memasuki 12 menit melalui tendangan dari jarak dekat. Umpannya 21 menit kemudian kepada Renato Auguston juga membuahkan gol yang membuat Brazil semakin unggul. Untuk pertama kalinya sejak 1969 Brazil memampu mencatat enam kemenangan berturut-turut di satu turnamen. Brazil kini mengantongi 27 poin dari 12 kali main, atau unggul empat poin di atas peringkat kedua Uruguay. Empat tim teratas zona Amerika Selatan akan lolos ke Piala Dunia Rusia 2018,
sedangkan peringkat kelima akan berkesempatan melalui play-off melawan tim dari Oseania. Sebelumnya peringkat tiga Ekuador mengalahkan Venezuela 3-0, sedangkan Bolivia menang tipis 1-0 atas Paraguay melalui gol tunggal Gustavo Gomez. Chile naik ke urutan empat setelah menundukan Uruguay 3-1, sementara Argentina yang diperkuat Lionel Messi berhasil mengalahkan Kolombia 3-0. Argentina yang sebelumnya empat kali tampil tanpa kemenangan, kini naik ke peringkat kelima. (kmb39/rtr/ant)
Petenis Serbia Novak Djokovic. Bali Post/rtr
Djokovic Petik Kemenangan Kedua Southgate Ingin Kejelasan Statusnya Pelatih sementara timnas Inggris Gareth Southgate.
London Petenis Serbia Novak Djokovic memetik kemenangan kedua di turnamen penutup musim ATP World Tour Finals, Rabu (16/11). Petenis unggulan kedua itu dipaksa kerja keras sebelum meraih kemenangan 7-6(6), 7-6(5) atas Milos Raonic. Dengan kemenangan ini Djokovic memimpin klasemen grup Ivan Lendl. Sedangkan Raonic unggulan keempat dari Kanada di posisi kedua klasemen setelah meraih satu kemenangan dan satu kalah. Petenis Austria Dominic Thiem yang dikalahkan Djokovic di laga pembuka menundukkan Gael Monfils 6-3 1-6 6-4 untuk
menempati posisi ketiga. Djokovic yang 122 pekan menghuni posisi 1 dunia sebelum digeser Andy Murray pekan lalu dipaksa bermain selama 2 jam 14 menit dan melalui dua tie break menghadapi kegigihan lawannya. Peraih 12 grand slam itu menargetkan gelar juara turnamen ini, sekaligus yang kelima secara berturut-turut untuk mengembalikan posisinya sebagai yang terbaik di dunia. Kemenangan di stadion O2 Arena London itu juga mengantarkan Djokovic lolos kebabak semifinal. Selain itu, rekor pertemuannya dnegan Raonic kini menjadi 8-0. (kmb39/rtr)
London Pelatih sementara tim nasional Inggris, Gareth Southgate ingin agar asosiasi sepak bola Inggris (FA) segera memutuskan statusnya, apakah dipertahankan atau tidak sebagai pelatih. Menurut Southgate, dirinya sudah menunjukkan kemampuan dalam melatih tim nasional dan membawa Inggris tidak terkalahkan dalam empat pertandingan, termasuk ketika diimbangi Spanyol 2-2 di Stadion Wembley, Rabu (16/11). Selama masa kepemimpinan Southgate, Inggris menang dua kali dan dua kali
seri, mencetak tujuh gol serta kemasukan dua gol. “Saya sudah menunjukkan bisa melewati pertandingan besar. Saya membantu pekerjaan staf mempersiapkan tim melawan negara-negara kuat yang memberikan mereka ujian berat,” ujar Southgate setelah pertandingan melawan Spanyol. Pelatih berusia 46 tahun itu ditunjuk FA untuk menggantikan Sam Allardyce yang dipecat pada 27 September 2016 lalu. Southgate menambahkan, dia telah membuat tim stabil setelah Inggris tampil mengecewa-
Bali Post/rtr
kan pada Piala Eropa 2016 lalu. “Para pemain pun bisa beraksi sesuai gaya kami bermain,” kata Southgate yang sebelumnya melatih timnas U-21 Inggris. Menurut Southgate, keputusan harus lekas diambil karena timnas U-21 Inggris juga akan melakoni kejuaraan besar beberapa bulan ke depan. “Mereka mengikuti Piala Eropa U-21 pada musim panas 2017. Jadi penting bagi saya untuk tahu di mana harus memarkir mobil saya pada beberapa minggu ke depan,” tutur dia. (afp/ant)
Spanyol Paksa Inggris Bermain Imbang London Selebrasi ‘mannequin challenge’ yang dilakukan penyerang Inggris Jamie Vardy menjadi sia-sia saat Isco mencetak gol di injury time. Inggris pun ditahan imbang Spanyol 2-2 pada pertandingan internasional di stadion Wembley, Rabu (16/11). Inggris terlihat akan mengakhiri tahun mengecewakan dengan catatan positif, ketika penalti di babak pertama dari Adam Lallana dan tandukan Jamier Vardy setelah turun minum membawa mereka unggul dua gol hingga menit ke-89. Namun kebangkitan tim Matador dimulai saat para penggemar tuan rumah menuju
pintu-pintu keluar stadion. Iago Aspas bergerak di kotak penalti dan melesakkan bola ke sudut atas gawang kiper Inggris Tom Heaton. Isco kemudian mengejutkan publik Wembley dengan mengarahkan bola melalui sela-sela kaki kiper cadangan Heaton dari sudut sempit. Meski menelan kekecewaan, pelatih Gareth Southgate tetap berada di posisi yang tepat untuk mengasuh timnas Inggris dengan basis permanen. FA mungkin merasa penampilan menyerang Inggris saat melawan salah satu tim terbaik di dunia dapat memuluskan penunjukannya. Southgate kini mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil
imbang dari empat pertandingan pada masa kerjanya sebagai pelatih sementara. Namun ia membawa Inggris melalui periode buruk setelah Sam Allrdyce dipecat saat baru mengisi posisi tersebut selama satu pertandingan. Inggris membuka gol pada menit kesembilan ketika umpan Lallana terarah akurat menuju Vardy yang kemudian dilanggar kiper Spanyol Pepe Reina di kotak penalti. Eksekusi penalti dilaksanakan dengan sempurna oleh Lallana. Inggris mampu menggandakan keunggulan dua menit setelah babak kedua berlangsung. Vardy mengakhiri puasa gol 14 pertandingan untuk klub dan
negaranya dengan tandukan ke tiang jauh dari umpan silang Jordan Henderson. Inggris nyaris menambah gol, namun tembakan pemain cadangan Theo Walcott dapat ditepis Reina. Sementara sambaran Henderson masih melebar. Mantan penyerang Liverpool Aspas diluar dugaan memberi kejuatan dengan menciptakan gol menit ke-89 dengan mengarahkan bola ke sudut atas gawang Heaton. Saat injury berjalan 6 menit, Isco mengeksploitasi lemahnya konsentrasi pemain belakang Inggris untuk menciptakan gol yang menyamakan kedudukan. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/ap
SELEBRASI - Penyerang Inggris Jamie Vardy (tengah) dan rekan setimnya Raheem Sterling (kanan) melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Spanyol pada pertandingan internasional di stadion Wembley, Rabu (16/11).
OLAHRAGA
16
Kamis Umanis, 17 November 2016
PBFC Pecat Diego Michiels
Samarinda (Bali Post) Manajemen Pusamania Borneo Football Club (PBFC) memecat atau memutus kontrak Diego Michiels, setelah pemain naturalisasi itu mendapat sanksi menyusul tindakan kasarnya saat pertandingan melawan tuan rumah Semen Padang pada akhir pekan lalu. “Iya benar, setelah melakukan berbagai pertimbangan kami memutuskan untuk mengistirahatkan dia hingga akhir musim,” kata Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin dalam keterangan resminya di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (16/11). Pada laga lanjutan TSC 2016 di Padang, Diego terlibat insiden fisik dan menendang penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento hingga kemudian mendapatkan kartu merah. Nabil mengaku berat memutus kerja sama dengan pemain yang sudah mencatat 21 kali penampilan bersama PBFC di ajang TSC 2016. “Jujur ini keputusan yang berat, dia salah satu pemain yang saya andalkan untuk membuat tim ini berprestasi. Tapi inilah sepak bola profesional,” katanya. Diego Michiels yang pernah memperkuat tim nasional itu sebelumnya turut andil mengantarkan PBFC menjuarai Piala Gubernur Kaltim 2016. Dalam pernyataan resminya, keputusan manajemen PBFC memecat Diego tidak hanya terkait insiden di Padang, tetapi pemain naturalisasi itu dilaporkan juga terjerat persoalan hukum. Kepala Bagian Humas Polresta Samarinda Iptu Haris mengungkapkan Diego Michiels dilaporkan polisi atas dugaan kasus penganiayaan. “Kami menerima laporan pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. DM dilaporkan melakukan tindakan penganiayaan oleh salah satu korban yang merupakan manajer sebuah tempat hiburan,” jelasnya. Ia menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di sebuah tempat hiburan di Jalan Panglima Batur Samarinda. “Saat itu korban mengaku sedang berbincang dengan salah satu rekannya yang juga teman dari DM, namun mungkin karena terjadi salah komunikasi, terlapor melakukan tindakan kekerasan dengan menanduk pelipis korban hingga mengakibatkan luka robek,” katanya. Dari laporan itu polisi telah memanggil DM untuk diminta keterangan, dan pemain itu juga ditahan di Mapolresta Samarinda. Kiprah Diego Michiels di klub yang bermarkas di Stadion Segiri Samarinda itu memang belum lama, karena sebelumnya dia menjadi salah satu andalan tim Mitra Kukar dalam beberapa musim Indonesia Super Liga. (ant)
Bali Post/kmb41
LATIHAN - Tim futsal Bali Post jalani latihan pemantapan jelang turnamen Lestari Futsal Competition 2016.
Latihan Terakhir, Tim Futsal BP Mantapkan Kerja Sama Tim
Denpasar (Bali Post)Tiga hari jelang turun pada turnamen yang bertajuk “Lestari Futsal Competition 2016,” tim Bali Post (BP) memantapkan kerja sama dan kekompakan tim dalam sesi latihan terakhir di Wings Futsal Seroja, Denpasar, Rabu (16/11) kemarin. Turnamen “Lestari Futsal Competition 2016,” akan berlangsung di Lapangan City Futsal Teuku Umar, Denpasar, 19-20 November mendatang. “Ini merupakan latihan terakhir yang dilaksanakan tim. Mengingat turnamen tinggal tiga hari lagi. Jadi pada latihan ini kami lebih mantapkan kerja sama antar pemain dan kekompakan tim,” ungkap manajer tim BP Dewa Santoso di Wing, Seroja, Rabu (16/11) kemarin. Dewa Santoso menambahkan, selain memantapkan kerja sama antar pemain serta kekompakan tim, para pemain juga ditekankan untuk menjaga ketahanan fisiknya. Pasalnya, usai latihan semua pemain tidak akan latihan lagi. Untuk itu, meski tidak latihan diharapkan mereka bisa menjaga kondisi mereka agar tetap bugar. “Kami harap semua pemain tetap menjaga kebugaran fisik mereka. Jangan sampai baru tidak latihan mereka tidak menjaga fisik mereka. Contoh pemain profesinal, meski tidak latihan resmi akan tetapi mereka tetap berlatih sendiri guna menjaga fisik mereka seperti melakukan jogging ringan, dll. Jadi, pemain bisa mencontoh itu,” harap Dewa Santoso. Dikatakannya, dalam ajang nanti tim BP bakal diperkuat sebanyak 14 pemain, yakni Ari Yudana, Eka Nanda, Nyoman Suardika, Cok Gde Supartha, Wayan Mudiarta, Komang Agus Budaya, Dewa Gede Sukma, Gde Riski Atmaja, Nyoman Tri Mantara, Adi Guna Arta, Dewa Made Krisna Naradipa, I Gede Megantara, Ketut Selamat Ardiasa dan Putu Yudi Sastrawan. (kmb41)
KERJA KERAS - Ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda dan Ni Ketut Mahadewi Istarani bekerja keras mengatasi tekanan lawannya Su Yu Chen dan Wan Yi Tang dari Taiwan pada pertandingan pertama turnamen Tiongkok Terbuka di Fuzhou, Rabu (16/11).
Bali Post/net
Anggia/Ketut Tantang Unggulan Ketiga Kamilla/Christinna Jakarta (Bali Post) -
Ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menantang unggulan asal Denmark Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, setelah meraih kemenangan pada pertandingan putaran pertama Tiongkok Terbuka 2016, Rabu (16/11) di Fuzhou, Tiongkok. Anggia/Ketut menang dua game langsung 21-12, 21-12 atas pasangan Taiwan Su Yu Chen/Wan Yi Tang pada laga pertama. “Kami sudah mampu menguasai lapangan dan memberikan perlawanan meskipun kami merasa belum nyaman saat bermain,” kata Anggia. Pada pertandingan putaran kedua, Kamis (17/11) hari ini, Anggia/Ketut akan menantang unggulan tiga Kamilla/Christinna. Kedua ganda putri itu tercatat sudah tiga kali bertemu dengan kedudukan 1-2 untuk Kamilla/Christinna. “Kami ingin tampil lebih baik. Kami juga ingin mempelajari lagi pola permainan lawan,” kata Ketut tentang usahanya untuk kembali mencetak kemenangan atas Kamilla/Christinna. Anggia/Ketut menang atas pasangan Denmark itu pada
turnamen Malaysia Terbuka 2015, dengan skor 21-18, 21-9. Tapi, mereka kalah dua kali dari Kamilla/Christinna pada turnamen All England 2016 dan India Terbuka 2016. “Kami tentu lebih bersemangat untuk bertanding besok (har ini-red). Kami tidak ingin kalah pada awal permainan dan tetap waspada terhadap serangan-serangan lawan,” kata Anggia. Indonesia sebenarnya masih punya dua wakil lain pada nomor ganda putri yaitu Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Della/ Rosyita akan menghadapi pasangan Tiongkok Luo Ying/Luo Yu pada pertandingan putaran kedua, Kamis (17/11).
Namun pasangan Greysia/ Nitya harus mengundurkan diri dari turnamen tingkat super series itu menyusul ayah Nitya yang meninggal dunia pada Rabu pagi. Selain mengundurkan diri dari Tiongkok Terbuka 2016, pasangan Greysia/Nitya juga mengundurkan diri dari turnamen bulu tangkis Hong Kong Terbuka 2016. Ganda Putra Tiga pasangan ganda putra Indonesia langsung tumbang pada pertandingan putaran pertama. Mereka adalah Hendra Setiawan/Berry Angriawan, Mohammad Ahsan/ Rian Agung Saputro, dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.
peluang. Hanya saja mereka masih banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak mencetak poin dari serangan,” ujar Aryono. Meskipun tiga wakil ganda putra Merah-Putih langsung tumbang pada pertandingan pertama, Indonesia punya satu wakil yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang lolos ke putaran kedua turnamen tingkat super series itu. Kevin/Marcus menang atas pasangan Korea Selatan Kim Jae Hwan/Yoo Yeon Seong dalam dua game langsung 2118, 23-21 dalam 38 menit permainan. “Lawan kami belum tampil kompak. Bola-bola Kim tidak sematang Lee Yong Dae, sehingga penampilan mereka tampak berbeda,” ujar Marcus. Kevin/Marcus yang menempati unggulan tujuh akan menghadapi pasangan putra Inggris Marcus Ellis/Chris Langridge dalam pertandingan putaran kedua, Kamis (17/11). (ant)
KONI Setuju Pembatasan Atlet Porprov
Denpasar (Bali Post)Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi mengaku setuju jika ada pembatasan atlet yang bakal turun di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV 2019 mendatang di semua cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan.
“Saya setuju jika nantinya ada pembatasan atlet yang bisa turun di Porprov 2019 mendatang. Tapi saya masih pelajari dulu dan dipertimbangkan dengan matang dulu untuk bisa memutuskan hal tersebut nantinya,” ungkap Ketua
Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Rabu (16/11). Suwandi menjelaskan, jika ingin ada pembatasan usia atlet di porprov itu harus benar-benar mendapat persetujuan dari semua pihak. Pasalnya, Porprov akan mengacu ke PON. “Memang ada
beberapa cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON ada pembatasan usia, namun batasannya sampai ada yang lebih dari 23 tahun. Bahkan ada cabor yang tidak ada pembatasan usia di PON,” jelas Suwandi. Dikatakannya, sekarang
ini sudah ada beberapa cabor yang pembatasan atlet yang bisa turun di porprov seperti basket, sepakbola dan cabor lainnya. Jadi memang sangat memerlukan pertimbangan yang benarbenar matang,” katanya. (kmb41)
Putra Perkanthi Jimbaran ke Semifinal
Kejuaraan Dunia Angkat Berat
Sri Hartati Rebut Dua Emas
Jakarta (Bali Post) Lifter angkat berat putri Indonesia, Sri Hartati merebut dua medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Orlando, Amerika Serikat. Hasil tersebut membawa atlet asal Lampung ini meraih tiket ke “World Games” di Polandia 2017. PB PABBSI di Jakarta, Rabu (16/11) mengatakan Sri Hartati yang turun di kelas 57 kg meraih medali emas di jenis angkatan bench press dan total angkatan. Untuk bench press, lifter asal Lampung ini membuat angkatan terbaik 146 kg. Perak dan perunggu masing-masing diraih Rowena Lopez 137,5 kg dan Ellie Steel dari Inggris 135 kg. Pada jenis angkatan bench press ini Sri Hartati sekaligus memecahkan rekor dunia, sementara di jenis angkatan squat 205 kg dan deadlift 192,5 kg dengan total angkatan 543,5 kg.Bagi Sri Hartati keberhasilan menjadi juara dunia adalah untuk ketiga kalinya setelah di Norwegia pada 2013 dan di Luksemburg 2015 lalu. Satu emas lainnya dipersembahkan Sri Hartati di jenis total angkatan. Lifter berusia 32 tahun ini berhasil membuat total angkatan tertinggi 543,5 kg. Perak diraih Ryzhkova Anna Rusia 535 kg dan perunggu Karlysheva Victoria 527,5 kg keduanya dari Rusia. Atlet Indonesia tidak hanya Sri Hartati saja yang meraih medali. Lifter lain yang mampu mempersembahkan medali adalah Eka Komalasari yang turun di kelas 47 kg. Eka di jenis angkatan deadlift berhasil meraih perak, sedangkan total angkatan berada di peringkat ke-4. Ketua Bidang Angkat Berat PB PABBSI Yanto Arifin sangat mengapresiasi pencapaian lifter Indonesia. Bahkan khusus untuk Sri Hartati langsung mendapatkan tiket ke ajang World Games 2017. “Hasil ini memastikan Sri Hartati meraih tiket ke ajang World Games di Polandia 2017 mendatang,” ujar Yanto Arifin. Peluang Indonesia menambah medali kata dia masih terbuka, karena masih ada dua lifter yang akan turun, Kamis (17/11) yaitu Noviana Sari di kelas 63 kg baru dan Putri Sri Rahayu kelas 84 Kg turun pada Jumat (18/11). Sementara itu, Ketua Umum PB PABBSI Rosan P. Roeslani menyatakan bangga dan bersyukur atas pencapaian lifter putri Sri Hartati di ajang Kejuaraan Dunia Angkat Berat 2017 di Orlando, Amerika Serikat. “Saya sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian prestasi atlit kita yang dapat menyumbangkan emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat,” katanya. (ant)
Hendra/Berry kalah dari ganda putra Taiwan Jhe-Huei Lee/Yang Lee dalam dua game langsung 19-21, 14-21 selama 27 menit. Sedangkan Ahsan/Rian kalah dari pasangan putra Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam 39 menit permainan dengan skor 18-21, 12-21. Kemudian pasangan Angga/Ricky takluk dari ganda putra tuan rumah Lu Kai/ Zheng Siwei 19-21, 14-21 selama 32 menit. Hendra mengatakan permainannya bersama Berry tidak sesuai dengan tipe permainan lawan dari Taiwan. “Kami terserang lawan lebih dahulu. Kami juga mudah kalah dalam satu-dua pukulan,” kata Hendra. Pelatih ganda putra pelatnas PBSI Aryono Miranat mengatakan permainan Hendra/Berry belum terpadu sehingga kemampuan mereka belum maksimal di lapangan. “Sedangkan Ahsan/Rian, mereka sebenarnya punya
Bali Post/kmb41
DILEPAS - Tim Perseden yang akan terjun di Liga Nusantara 2016 putaran nasional, dilepas Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jayanegara, Rabu (16/11).
Perseden Diharapkan Tembus Semifinal
Denpasar (Bali Post)Perseden Denpasar diharapkan bisa tembus semifinal saat melakoni putaran Nasional Liga Nusantara (Linus) 2016, yang bakal dimulai 19 November di Stadion Batang, Jawa Tengah. “Kami memberikan pelatih target supaya tim bisa tembus ke semifinal di putaran nasional nanti. Dan saya optimis tim mampu memenuhi target yang diberikan tersebut,” ungkap Wakil Walikota Denpasar, IGN Jayanegara saat pelepasan secara simbolis di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (16/11) kemarin. Dikatakannya, untuk memenuhi target tersebut me-
mang tidak mudah. Karena dibutuhkan kerja keras guna bersaing dengan 32 tim terbaik dari masing-masing daerah di seluruh Indonesia. Akan tetapi, dengan materi pamain yang dimiliki yang selama ini sudah sering bermain di level nasional, pihaknya yakin mereka mampu bersaing dengan para kontestan lainnya. “Saya harap Perseden mampu menorehkan prestasi di sana. Saya harap semangat puputan tim bisa meraih kemenangan. Jika suatu tim mampu meraih prestasi, maka pemain akan banyak dilirik orang termasuk pelatih dari luar,” jelas
Jayanegara. Sementara kapten tim Perseden Denpasar I Nengah ‘Repot’ Sulendra menyatakan, secara pribadi dirinya sudah siap menatap laga nanti. Pasalnya, selama ini persiapan yang dilakukan dirinya bersama tim sudah sangat matang. “Saya pribadi sudah siap bermain. Sebagai kapten tim saya wajib memonitor tim di lapangan agar permainan tim terorganisir. Karena saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim yang saya bela,” jelas mantan Pemain Bali United itu sebelum bertolak ke Jawa Tengah, Kamis (hari ini). (kmb41)
Mangupura (Bali Post)Kesebelasan Putra Perkanthi Jimbaran memastikan satu tiket ke babak semifinal dalam turnamen Piala Bupati Badung I 2016. Tim besutan I Nyoman Sujata itu melenggang ke babak empat besar setelah sukses mengandaskan lawannya Birlian dengan skor telak 3-0 di babak delapan besar yang berlangsung di Stadion Samudra Kuta, Badung, Rabu (16/11). Di babak pertama Putra Perkanthi Jimbaran mempunyai dua kesempatan emas untuk mencetak gol lewat kaki sang kapten Jeno Wilyantara, sayang sepakannya masih bisa ditepis kiper Birlian Winantara. Birlian yang tak mau terus dikurung sesekali melancarkan serangan balik, akan tetapi masih belum mampu melewati kokohnya tembok pertahanan Perkanthi. Sebaliknya Putra Perkanthi yang lebih dominan dalam penguasaan bola, kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil. Tiga menit sebelum turun minum Perkanthi mampu unggul 1-0 lewat gol yang diciptakan Eko Adi Prasetya. Di babak kedua tim besutan I Nyoman Sujata tersebut tidak menurunkan tempo permainan. Mereka secara bertubi-tubi mengurung pertahanan Birlian. Terbukti, menit ke-65 Eko Adi Prasetya kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0. Gol yang diciptakan lewat tendangan keras yang lagi-lagi tak bisa diselamatkan Winantara. Ketinggalan dua gol, pelatih Jadwal
Birlian Putu Winarta memasukkan tenaga baru untuk memperkecil kekalahan. Alihalih memperkecil kekalahan, justru Perkanthi yang mampu menambah pundi-pundi gol menit ke-78. Jeno Wiliantara menjebol gawang Winatara untuk kali ketiga lewat bola mati. Sepakan yang diarahkan ke pojok kiri gawang hanya di tonton kiper Winantara. Perkanti nyaris saja mencetak gol keempat lewat Leka Wicaksana, sayang sepakannya masih membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Agus Suka Merta, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Perkanthi. Manajer tim Perkanthi Made Bojes menjelaskan, hasil yang diraih sudah memuaskan. “Mudah-mudahan dipertandingan berikutnya tim bisa bermain lebih baik lagi agar bisa memenuhi tujuan tim yakni meraih gelar juara,” jelasnya sembari menyebutkan, yang perlu dievalusi dari laga ini adalah di lini depan. Karena banyak peluang yang didapat, tapi belum bisa dijadikan gol. Sementara di bagian lain pelatih Birlian Kadek Sudarta mengakui jika timnya memang masih di bawah Perkanthi. Mengingat mereka jauh lebih siap dan lebih matang di dalam mempersiapkan tim untuk melakoni kompetisi ini. “Kita akui lawan lebih baik. Kami akan terus matangkan tim untuk menatap kompetisi selanjutnya. Mengingat di turnamen ini tim tidak memasang target apa-apa,” kata Sudarta (kmb41)
Kamis (17/11) sore ini di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran Pesanku vs Purnama Putra Seminyak
Kamis Umanis, 17 November 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti pny Niat Krj tggi,tnp Hrs Pglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, 16 Adm,kasir,9 staff,Acc,Spv,Gj Ttp 3-7jt/bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 plmr pertama lgs krj tetap!
A.BP.001.11.16.0000977
“Low:Sales Exctv,Pglmn Hospitality/Pariwisata.Email: dic@vci.co.id/081238502678
B.BP.001.11.16.0000464
Dcr Karyawan/ti u/Warung Laklak Bali Sgera,085103851168
A.BP.001.11.16.0001032
Dicari Sopir,Tnga Wanita & Koki Hub.082247191953 Segera
A.BP.001.11.16.0001031
Dcr PRT Bs Setrika,Bujangan Wnt,Tidur Dalam.H.085333468877
A.BP.001.11.16.0001014
Dcr: Front Office,House Keeping,Driver,Engineering,Bell Boy,Security,Bag.Hukum&PRT Utk Hotel,Hub.PO BOX 2005 KutaBali
B.BP.164.11.16.0000484
!!Dcr Sopir Siap Kerja Minat Hub.082144481161/08113999109/ Kirim Jl.Danau Poso No.31Sanur B.BP.141.11.16.0000520
Garment Dicari Penjahit Kaos Hub:0818520746
A.BP.001.11.16.0000982
Dicari Junior Accounting & Staff Admin CV:meisindo@gmail.com
B.BP.004.11.16.0000471
Dicr SPG Bazar Hub.081 386 607 079
B.BP.004.11.16.0000510
!!Dcr Accounting Keuangan,Staf IT/EDP Pglaman Siap Bekerja Hub.08113999019/082144481161 Email:info.hrd@putribintang group.com ato Lgsung Interview ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur
B.BP.141.11.16.0000522
Dcr Kryawati Salon Pengalaman Gaji,Bonus,Cetar T081338684858
Dcr kary Pria Lls Ap Aj Krj Srbtn Advertising,081338675568
Dicari Sopir Pariwisata Hub.081999700234
Dcr Opening Possition at Aksari Luxury Villa,Seminyak.Front Office,Cook(b’fast),HK(DW), Enginering.Email:hr@inivie.com Drop CV:The Vie Spa Jln.Nakula 168 Legian Ph:082143136632
Dicari Engineering u/Hotel Hub:0361 736301/736305
Dicari Staff bisa Bhs Jepang Kantor Travel Hub.081999700234
A.BP.153.11.16.0001034
A.BP.001.11.16.0001013
A.BP.001.11.16.0000899
B.BP.154.11.16.0000488
B.BP.154.11.16.0000491
PT.Fuji home Japan Cr:Clean!Dcr Sgr 2 Sopir utk Handycraf ing Service/Krywan Srabutan u/ &4 SPG Utk Toko H:0361-8475290 Membersihkan Perumahan,Jujur B.BP.166.11.16.0000521 A.BP.001.11.16.0000972 Bkerja Keras&Gaji Menarik Hub. Bebek Semar Warung at Mas Ubud Dcr Sgr Crew Sound,Multimedia 472364/info@fujihomejapan.com Need Waiter/ss,Bar,Cook, Call: (L),SMA/SMK, Krm CV ke: A.BP.001.11.16.0001033 087860071555/dyoyona@yahoo.com sri.focus@yahoo.com !!Dicari Manager,Asst.Manager A.BP.001.11.16.0000880 A.BP.001.11.16.0001011 Supervisor Restoran,Chasier, Bth Tng Serabutan Vila Prib Umr Dcr Sgr Staf Accounting Hub: Rajin,Disiplin,Bisa Kerja max25 tgldlm 0821-4571-4435 PT.Adi Murti Jl.Plawa No.37 A.BP.001.11.16.0000951 Dps 0361-224109/08113975654 Team Minat Hub.08113999019/082 Cr Sopir Kanvas Wil.Bali Srius A.BP.001.11.16.0000881 144481161 Email:info.hrd@putri H.081337306169/087860886822 Dcr Tenaga Lokal Housekeeping/ bintanggroup.com ato Kirim A.BP.001.11.16.0001001 Cleaner bs Bhs Inggris utk ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur Dbthkn kryti u/Fotocopy di Ta- Villa diKlungkung 082144977020 B.BP.141.11.16.0000523 banan krj shift.H:085738186078 A.BP.165.11.16.0000996 Bth Staff Villa Wnt Bs Masak & A.BP.001.11.16.0000931 Dcr Therapis Wnt Brpnglm/Blm Cleaning Srv Pria Bs Bhs Inggris Dcari Pesuruh,Sopir,Serabutan, Hub:087761133786 BB:5B000814 Sdh Penglmn 08113977273 Rajin Gaji Nego 082144024208 A.BP.156.11.16.0000999 B.BP.154.11.16.0000456 A.BP.001.11.16.0001021 Dcr Waitress&Cook Wr.Nagoya Jl Dcr Sgr Terapist/Reception(F) Dcr 2 Org Tng Srabutan Max25Th Batur Sari No.20 082144445876 Hub PT.QRG Jimbaran.8480379/82 Pend.SD/SMP Lam ke Eka Print A.BP.169.11.16.0000998 A.BP.001.11.16.0000728 Jl.Katrangan No.8 T:240459 Dcr Waitress,Bar Waiter,Ari Dicari: Salesman/Girl,PengalaA.BP.001.11.16.0001023 Putri Hotel,Jl.Cemara Semawang man,Gaji 3Jt,082147591197 Dcr Accounting,Pajak S1 Acct Sanur 08976778714 Dicari Marketing Restaurant CV Dicari Admin wanita berpengalaA.BP.001.11.16.0000928 B.BP.004.11.16.0000507 Krm ke segarabambu@yahoo.com Pglm 2 thn,hrd@melali-mice.com man Kompt,GP,UM,U.Kost,Komisi B.BP.004.11.16.0000377 Dcr staff u/Ktr Notaris A.BP.001.11.16.0000721 Dicari Wanita Pembantu RT 085205114331 - 081999077155 laki”maks.30th,min.SMA, Dcr Adm Min.SMK Bs Komp+SIM C, Dcr:Customer Service,Lk,punya Tinggal Dalam Untuk Rumah A.BP.001.11.16.0000987 rajin, jujur,u/ tgs keluar. D’Grafis Bw CV+Portfolio Lngkp spd Motor,Srt bw ke PT.Banoli Dicari Marketing u/di Renon Imam Bonjol Dps Gaji 1,5 Hb:085100615697 Hub:237757,08179728394,4744880 Jl.Buluh Indah 75 Dps Denpasar Hub:081999982666 SMS: 0816571027 B.BP.004.11.16.0000511
A.BP.001.11.16.0001020
B.BP.004.11.16.0000475
A.BP.001.11.16.0000959
Dcr:Marketing & Accounting,PT. Sumber Urip CV:sumberuripdps@ gmail.com 0361-419721
Dicr Kepsek TK yg Bs B.Inggris dan Kepsek SMP Bs.B.Inggris & Guru Olahraga Hub.0811398772
Dcr:Tenaga Marketing Oli Shell berpengalaman,Lk srt bw ke PT. Banoli Jl.Buluh Indah 75 Dps
PBF Di Dps Bth Apoteker&Tenaga Adm Akuntansi,Mahir Komputer Hub:08123836994,(0361)228979
Dcr;Sopir + Bag.Kebersihan utk di Bank Pedungan Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran
Dicr Penjahit,Bag.Produksi(SIM A),Tk Potong,Tk Setrika utk Garmen,LamJl.LaksamanaI/6 Dps,Email:lgproduction168@ yahoo.com Hp.08123678295
A.BP.001.11.16.0000871
A.BP.001.11.16.0000958
A.BP.001.11.16.0001000
Dibutuhkan Segera HRD&Security Officer utk PT.Secure for Asia (SIA) Kirim Lamaran ke Jl. Pantai Berawa No.150,Canggu 081246971927 (CV Lengkap,SKCK, Foto Copy Ijazah,Surat Keterangan Sehat Dokter, Pas Foto.Diutamakan Sertifikat Security Garda Utama)
B.BP.004.11.16.0000437
Dibutuhkan Tng Pengajar Bhs. Inggris utk Sebuah lembaga Kursus Hub:Maria 081916388490
A.BP.001.11.16.0000988
Dicari Tenaga Bikin Buis/Bis Hub:Ahmad HP:082144200061
A.BP.159.11.16.0000997
Dicari:Therapist massage&mani/ pedicure sebanyak2nya P.Min SMU(2,1jt+16rb/jam instv).Pengalaman Min 1th.Bawa Lamaran ke Bodyworks Spa.Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget 735058
B.BP.004.11.16.0000509
A.BP.001.11.16.0000981
A.BP.001.11.16.0001005
A.BP.001.11.16.0001018
A.BP.001.11.16.0000898
Dicr:Arsitek,QS S1 Teknik Ex 2Th,Surveyor u/Kontraktor Peng Bangunan 5 Lantai Hub:03619071756,082339930603 Email: hrd.kontraktorbali@gmail.com
A.BP.001.11.16.0000971
Job Vacancy: The Griya Villas & Spa Bunutan-Amed look for experienced & qualified Chef. CV info@thegriya.com
A.BP.012.11.16.0000867
Looking For:Receptionist,F, English(2,6jt+1jt instv),expr. min.1 year.Send CV to Bodyworks Spa,Jl.Kayu jati No.2 Petitenget E.acc.bodyworksbali@yahoo.com
A.BP.001.11.16.0000984
Looking for Admin,Good English Social Media and Team Work (Based Garment) Send To: acc@umaandleopold.com
A.BP.001.11.16.0001024
Mgatasi Kista,Ssah.BAB,TurunBB Promil,SkinCare H:089656801341 A.BP.001.11.16.0000995
Looking for SPG Jewelry Shop in Seminyak;Exp:Fluent English Send CV to:sales@shahinaz-coll ection.com / 724497
B.BP.154.11.16.0000512
PT.Maha Karya MG Bth Kry Tnp Pngl Pss:Adm,Csir,Recp,Acct,MD SPG/B,Gdg,OB,Spv.Gj.2,5Jt/Bln+ Bonus SMS:081916249566(Putu)
A.BP.001.11.16.0001016
Resort di Raja Ampat Vacancy: Manager,Butler,Cook,Waiter,DM. Lamaran ke:hrdgkradl2015@gmail .com / cfo@gkradl.com
A.BP.001.11.16.0000980
Shop in Seminyak Need SPG/SPB, Fluent English,Experience Send CV to:mercredi.home@gmail.com or Call 085100574646(No SMS)
A.BP.001.11.16.0001027
Urgent! Rest Manager,Marketing Accounting,Bartender,Waitress Good Looking+English,Benefit: Salary+Serv.Charge+Intensive Telp:0361-755204,Email: angelbl@dps.centrin.net.id
A.BP.001.11.16.0000897
Waiter,Kasir,Admin,Cook Indian Food CV ke:shankarakuta18@gmai l.com Hp:081238553358 Kuta
A.BP.001.11.16.0001025
Dcr Quantity surveyor&sopir u/ kontraktor Hub.085100805727 email:hakersenbali@yahoo.co.id
A.BP.001.11.16.0001036
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Sigra Hrg.117Jt,Grand Max PU DP 5Jt,Ayla DP 10Jt,0817356452
Jual Szk Splash Th 2015 Putih Manual All Risk 081338457601
B.BP.135.11.16.0000524
A.BP.001.11.16.0001030
Swif ST’11 Silver AsDK Manual orisinil 119Jt Istw 08123804634
A.BP.001.11.16.0000979
MITSUBISHI
Taft’94 4x4 Full Variasi Istimewa Hub.08123923320
Xenia X Dp 9Jt,Pick Up Dp4,7Jt Ayla X Dp 8Jt Hub:081936231521
A.BP.001.11.16.0000419 HONDA
Jl CRV’05 Silver Stone 2,4 Mulus Hub.Wijaya Batako 085333687007 Tkd.Balian
A.BP.001.11.16.0001002
SUZUKI
APV X’2007 Hitam Manual VR17 AsliBali Istimewa 087761552867 A.BP.001.11.16.0001029
A.BP.001.11.16.0001017
L300 Box Diesel Th’2014 KM. 10.000 HP:082144528929
A.BP.001.11.16.0000970
TOYOTA
Veloz Hitam M/T Th’2012 DK Kodya Dps H.081246073194
B.BP.141.11.16.0000517
Avanza G’09 Silver AsBali Ors Prbd,081933610070/082341251453
B.BP.141.11.16.0000519
New Vellfire 2.4 Hitam Th’16+ 14+11+06 Hitam H.081238116467
B.BP.141.11.16.0000514
Cary PU Futura’15 83Jt+WagonGS Rush S’2011 MT Putih Asli Bali 15+AN Picanto’12/085100856999 Sangat Bagus Hub:085100421453 B.BP.141.11.16.0000516
PERCETAKAN
FURNITURE
B.BP.164.11.16.0000515
SERVICE
DICARI MOBIL Dcr Mercy/Alphard,Owner Kredit Serius Hub.081999394000
A.BP.005.11.16.0000992
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk A.BP.001.11.16.0001028
DIJUAL MOTOR HARLEY DAVIDSON
081380301201 Djl Rumah untuk Invstsi Sdh Ada yg Mau Sewa2Th
B.BP.141.11.16.0000518
Rmh BU 2Lt 4KT Jl.Palapa.Prm. Nata Estate Dps 081270211168
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh di Kerta Petasikan III Ada 4KT Luas Tnh 2Are Hub.0811398772 A.BP.001.11.16.0001004
A.BP.001.11.16.0000994
Djl Kav Baru 1Are Kota Gianyar Jln 6mtr Hotmik H:081999025757
A.BP.001.11.16.0001008
A.BP.001.11.16.0000904
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809 A.BP.001.09.16.0001743
!Umalas Krbkn 2A,7A,20A,Komersial Area Kmp Bule,085733777777 A.BP.001.11.16.0000656
A.BP.001.11.16.0001026
Tnh Ls.525m2 Jl.Utama Tegal Badeng Tmr Negara+Tnh Luas 90m2 Dijual Tanah Lokasi Batubulan Lok.MM 081337333171 TP Luas 2,16Are Hub:081338190500
B.BP.004.11.16.0000477
DIJUAL TANAH Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5mPav Ng,081337332121
Tnh Kav Kota Jembrana H:50Jt/A T.087862179028/082341121123
A.BP.005.11.16.0000990
Rmh Kos2an 2Lt 8KT Ls.165m2 Lok.Dlm Kota 081337333171 TP
A.BP.001.11.16.0000842 Harley Heritage Softail’00 EvoDjl Tnh Tulikup Gianyar 14,2A lution Samsat Baru+Dyna Stret Boob’08 Mabua Hub:081999941188 SHM Strtgs Jln6m, 081338003303 A.BP.001.11.16.0001012
Djl Cpt Tnh Kav.310M2 Hrg.675 jt/Are Cocok utk Rmh&Kos-Kosan Jl.Saelus Dps 418311,424133
A.BP.001.11.16.0000332
A.BP.001.11.16.0001006
DISEWAKAN RUMAH Dikntrk Rmh Jl.Resimuka VII/16 Permns Blok I Dps/081805516820
DIJUAL GUDANG Djl Gudang LT.2,5Are Lok.Jln. Tkd.Yeh Aya 2,7M,085100724312
A.BP.001.11.16.0001010
Jual Mesin Air isi ulang sikat Dan Angkringan 081339718111 A.BP.001.11.16.0000986
Pelunasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545
DIJUAL RUKO A.BP.001.10.16.0002001 Djl Cepat Ruko Lt3 luas Tnh SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th 190M2 Bgn 200M2 Jl.CargoPermai NPWP PasportHP.081.338.344.155 424133,418311,08123641850 A.BP.001.11.16.0000834
A.BP.005.11.16.0000991 Djl Tnh Kav.Perum Dati River KEHILANGAN A.BP.001.11.16.0000976 Side Kediri Tbn L92M2 110M2 Hlng BPKB DK3295FB No BPKB:EDikontrakan Rumah Jl.Cekomaria 150M2 H.250jt/A,418311,424133 RUPA-RUPA 1485497-O AN:Ni Nengah Sukerti Telp:081246763548 A.BP.005.11.16.0000989 1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% A.BP.001.11.16.0000078 A.BP.001.11.16.0001003 Jl Tnh 1,5A Jl.Cokroaminoto Gg H.087861895055 / 081238979088 Kartu Pengawasan angkutan sewa Kontrak Rmh 2KT Buana Raya Gg. Gg.Kedondong Dps 081353341547 B.BP.164.11.16.0000485 A.BP.001.11.16.0000974 Angga Buana Hub:08123923320 a.n: I Gd Prama Mahardika,Dps Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat BUC 75m2 115Jt Ng Spd Mtr Psen- Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan A.BP.001.11.16.0000968 A.BP.001.11.16.0000978 T.085337370228 / 412815 an Gg.Bt Ngonjol 081999508461 081999843755 / 08124622492 BIRO JASA DISEWAKAN TOKO A.BP.001.11.16.0000748 A.BP.001.11.16.0001022 A.BP.001.11.16.0001035 !Urus Amnesti Pajak,NPWP,SIUP Dcari Property macet di Bank/ BUC Jl Raya Merta Sari, sblh Mrh 550Jt/Are Glgr Carik 250m2 Dikontrakkan Toko di Batubulan Hubungui 081338190500 Kena Rentenir Sms 087760451006 IMB,UKL/UPL T.081235887887 Psar LT.1,14&1,16,085338465863 10x25 Link.Kos 081999877999 TP A.BP.001.11.16.0000985
A.BP.001.11.16.0000993
A.BP.001.11.16.0001009
A.BP.001.11.16.0000946
A.BP.001.11.16.0000715
SERVICE
RUPA-RUPA
BIRO JASA
SERVICE
BENGKEL LAS
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
DIJUAL MOBIL
FOTOCOPY KONTRAKTOR SERVICE
BENGKEL LAS
ALUMINIUM
C.0000847-kom
18
Kamis Umanis, 17 November 2016
19
Kamis Umanis, 17 November 2016
Lima Menit
27 Orang
Dari Hal. 1 Argentina membuka keunggulan pada menit kesembilan ketika Messi melengkungkan tendangan bebasnya menghindari pagar pemain dan menuju sudut atas gawang, yang dikawal oleh David Ospina. Falcao nyaris menyamakan kedudukan untuk Kolombia ketika ia menanduk tendangan bebas James Rodriguez, namun melambung di atas mistar gawang Sergio Romero pada menit ke-18. Lima menit kemudian, umpan Messi melambung di atas pertahanan lawan, yang tertuju pada tepi kotak penalti untuk disundul ke sudut bawah gawang oleh Lucas Pratto. Kolombia menekan Ar-
Dari Hal. 1
gentina pada babak kedua, meski tim tuan rumah kembali mengancam ketika Messi memberi umpan kepada Angel Di Maria, namun tembakannya dari sudut sempit membentur tiang gawang. Di Maria menyumbang gol tujuh menit sebelum pertandingan usai, setelah Messi mencuri bola dari pemain bertahan di sayap kanan, melaju ke kotak penalti dan mengoperkan bola untuk diselesaikan sang pemain sayap. Tendangan bebas Rodriguez membentur mistar gawang pada fase akhir pertandingan, yang merupakan peluang terbaik Kolombia sepanjang pertandingan ini. (ant)
Proses Hukum Dari Hal. 1 Kuasa hukum pemenangan Ahok-Djarot pun menghormati proses hukum dan keputusan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto yang menaikkan status Ahok menjadi tersangka. Dengan demikian, masyarakat pun diharapkan tidak lagi menghalangi kampanye pasangan AhokDjarot, terutama saat blusukan. “Sudah tidak ada alasan warga menuntut kasus tuduhan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama. Biarkan (Ahok) menjalankan hak konstitusional di seluruh wilayah DKI Jakarta. Jangan sampai ada cerita Pak Basuki dihalang-halangi,” kata Sirra. Di tempat sama, Ahok
mengungkapkan secara pribadi dirinya ingin mengajukan praperadilan. “Kalau saya pribadi sih, (ingin mengajukan) praperadilan supaya bisa live (disiarkan secara langsung oleh media massa),” kata Ahok. Namun, Ahok menegaskan dirinya tidak memutuskan sendiri terkait langkah hukum yang akan diambilnya. Oleh karena itu, ia menyerahkan keputusan ini kepada tim kuasa hukumnya. Menurut Ahok, ada nilai plus dan minusnya dari tiap langkah hukum yang akan diambilnya. “Saya enggak tahu, apakah permasalahan ini langs u n g k e kejaksaan atau ke pengadilan karena ada plus-minus,” kata Ahok. (kmb4) (ant)
Kendati suara penyelidik tidak bulat untuk menetapkan Ahok sebagai tersangka perkara penistaan agama, Tito menjelaskan, mayoritas dari mereka memutuskan untuk menetapkan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 itu sebagai tersangka. “Penyelidik yang berjumlah 27 orang terjadi beda pendapat, ada yang mengatakan pidana ada yang mengatakan tidak. Namun sebagian besar didominasi yang mengatakan itu adalah pidana,” kata Tito. Tito menjelaskan, dalam gelar perkara yang sangat transparan, terlihat jelas terjadi perbedaan pendapat di kalangan ahli sehingga memengaruhi penyidik. Penyidik menjadi berbeda pendapat, tidak bulat, meskipun didominasi oleh mereka yang menyatakan ini pidana. ‘’Karena tak bulat, maka unsur objektif yang menyatakan pidana tidak mutlak dari penyidik dan ahli,” lanjut Tito. Pendapat penyelidik yang tidak bulat membuat polisi sepakat menetapkan Ahok sebagai tersangka agar selanjutnya pembuktian bisa dilakukan di pengadilan secara terbuka, seperti yang pernah diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo. “Tapi catatan di sini adalah tidak bulat perbedaan ini. Oleh karena itu, mereka sepakat untuk mengajukan perkara ini di pengadilan yang lebih terbuka karena tadinya kami ingin pada gelar perkara itu, Bapak Presiden meminta secara terbuka, live, semua warga Indonesia bisa melihat,” ucap Tito. Bersikap Transparan Sementara itu, Istana Kepresidenan melalui Staf Khusus Presiden, Johan Budi, menilai Polri telah bersikap transparan, adil, dan profesional setelah
menetapkan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka. “Apa yang dilakukan oleh Polri sekarang ini sudah memenuhi kaidah-kaidah yang diperlukan, transparan, adil, dan profesional,” kata Johan Budi. Ia menegaskan sejak awal Presiden sudah menyampaikan agar kasus tersebut diproses secara hukum dengan fair dan profesional. Menurut dia, hal itu sudah disampaikan beberapa kali dalam berbagai kesempatan oleh Presiden Jokowi termasuk bahwa proses hukum harus dihormati. “Presiden meminta pada semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang dan akan dilakukan oleh Polri,” katanya. Johan menegaskan tugas masyarakat selanjutnya yakni mengawasi proses hukum berikutnya. Sementara terkait rencana demonstrasi lanjutan pada 25 November 2016, Johan menegaskan hal itu sebaiknya menunggu proses hukum yang berjalan. “Kita tunggu dulu proses hukum seperti apa. Dan Polri sudah melakukan proses hukum adil, transparan, dan profesional. Karena itu, Presiden meminta semua pihak untuk menghormati proses itu,” katanya. (ant)
Keterangan Ahli Dari Hal. 1 Tjahjo mengatakan, Bareskrim Polri tidak sembarangan memutuskan status tersangka dan sudah matang juga berdasarkan pertimbangan keterangan ahli. “Itu harus diikuti. Mudah-mudahan proses hukum berjalan, karena putusan yang paling tepat adalah inchracht nanti di pengadilan,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu. (ant)
Warung Global
LP LPD Harus Kerja Profesional LPD harus transparan dan jelas dalam mengelola anggaran yang begitu besar. Perlu pengawasan agar LPD tidak hanya menguntungkan pengelolanya. Arya di Denpasar menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Kinerja LP LPD Disorot’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (16/11) kemarin. Ke depannya, lanjut Arya, pengelolaan LPD harus dilaksanakan secara solidaritas kepada sesama masyarakat Bali demi pemerataan kesejahteraan pembangunan dan perekonomian pada desa-desa tertinggal. Agung Jaya Negara di Denpasar menyatakan LPD yang mengadopsi konsep kinerja bank harus siap dan mampu bersaing dalam mencari nasabah dan dalam memberikan kredit. Pengelolaan dan manajemen perlu diperbaiki agar tidak ada anggaran yang diselewengkan. Kinerja harus professional, serta memanfaatkan kemajuan dan perkembangan teknologi sehingga masyarakat ekonomi lemah terbantu serta menjadi lebih baik dan maju. Menurut Widnyana di Tabanan mesti ada pengawasan terhadap LP LPD karena menyangkut keuangan masyarakat banyak.
LPD sebagai satu dari beberapa lembaga keuangan yang ada di desa pakraman tidak bisa diabaikan karena merupakan wujud kapitalis lokal Bali yang memerlukan penguatan dari aspek budaya, sosial, politik dan manajemen. LPD sangat berperan membantu dalam pembiayaan upacara di desa pakraman. Perundang-undangan terkait LPD, kata Darsana di Gianyar, harus dibenahi. LP dan pengurusnya mesti
orang-orang yang mempunyai kompetensi dan mampu mengelola keuangan dengan baik sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat. Keberadaan LPD merupakan aset dan potensi bangsa yang sangat penting untuk dipertahankan. Yang mesti dilakukan untuk meningkatkan peran LPD, menurut Putra Jaya di Denpasar adalah kebersamaan dan kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis keari-
fan lokal. Kualitas manajemen usaha dan melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk pemilik modal yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat harus ditingkatkan. Darma Yasa di Denpasar minta ada upaya menentukan strategi khusus dan langkah yang lebih serius dalam membangun perekonomian masyarakat adat melalui LPD sehingga program perekonomian masyarakat yang dilakukan dapat berjalan efektif. (dika)
Tekan AKI dan AKB dengan Posyandu Pintar Tabanan (Bali Post) Untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) sekaligus meningkatkan kesehatan mereka, peran Posyandu sangatlah penting. Oleh karenanya, SDM dan fasilitas Posyandu harus ditingkatkan sehingga mampu memberikan layanan berkualitas bagi ibu dan anak. Untuk memenuhi hal itu, Kabupaten Tabanan mengembangkan Posyandu Pintar yang diluncurkan di Banjar Bolangan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Rabu (16/11) kemarin. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, hal yang berbeda dari Posyandu Pintar adalah adanya kerja sama dengan desa. Desa mendapatkan dana yang bisa dialokasikan untuk meningkatkan layanan kesehatan salah satunya Posyandu baik berupa penambahan fasilitas maupun pendanaan untuk pemberian makanan tambahan. Dikatakannya, selama ini makanan tambahan Posyandu identik dengan telur dan kacang hijau. Lewat pencanangan Posyandu Pintar, makanan tambahan bisa ditambah agar lebih bervariasi. Menu makanan tambahan yang bervariasi atau sehat ini diteruskan ke masyarakat untuk diterapkan di rumah. Saat ini Tabanan memiliki sekitar 800 Posyandu yang masing-masing diisi
minimal lima kader. Agar mampu memberikan promosi kesehatan di masyarakat, para kader diberi pelatihan setidaknya setahun sekali. Ke depan, Posyandu Pintar akan dikembangkan di seluruh Tabanan. Asisten I Setda Kabupaten Tabanan Wayan Yatnanadi menyatakan, Posyandu memiliki peran yang sangat penting untuk mengawasi tumbuh kembang balita dan perkembangan janin ibu hamil. Oleh karena itu, pemkab berkomitmen menyukses-
kan program Posyandu Sehat karena memiliki tujuan yang sangat baik bagi tumbuh kembang balita dan ibu hamil. “Kami harap program ini bisa diterima dan diterapkan di masyarakat. Tidak hanya di Banjar Bolangan, tetapi juga desa lainnya,” ujarnya. Ia juga minta masyarakat khususnya ibu hamil dan balita agar rajin berkunjung ke Posyandu sehingga perkembangannya bisa terus dipantau dengan memberikan menu gizi yang seimbang. (kmb24)
Bali Post/kmb24
DILUNCURKAN - Posyandu Pintar diluncurkan di Banjar Bolangan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel.
Kamis, 17 November 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Wirata Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif Pajak 10.05 Lejel Home Shopping
11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 12.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 DW TV 16.05 Education On Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari
PAUD Kumara Bhuana II (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif SPP 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Prembon Kolaborasi Balingkang (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (4)o 24.00 Closing
Sukses Membantai Ksatria, Aswatthaman Dipuji Semua Kurava
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Delapan Puluh Tujuh) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
CUCU Prishata yang berlengan perkasa, dia yang juga terbaik dari prajurit kereta itu didampingi semua pasukan Panchala, mendapat bombardir anak-anak panah dari putra Drona. Tetapi Dhristadhyumna tidak gemetaran sedikit pun. Kakak Drupadi itu mengandalkan energinya sendiri yang sangat besar. Sebagai balasan, putra Raja Drupada itu kemudian melepaskan banyak anak panah kepada Aswatthaman. Otomatis keduanya disibukkan dalam sebuah perjudian mempertaruhkan hidupnya sendiri. Pahlawan-pahlawan itu tidak dapat membiarkan satu dengan lainnya mengungguli. Masing-masing menahan hujan anak panah lainnya dengan serangan-serangan cepat dan akurat. Setelah menyaksikan pertempuran dahsyat, hal itu mengilhami ketakutan anak buah putra Drona dan cucu Prishata itu. Tetapi, para Siddha, para Charana dan makhluk penjelajah angkasa lainnya sangat memuji perang tanding sangat dahsyat di antara mereka. Setelah memenuhi angkasa, semua titik arah mata
angin, menciptakan hujan-hujan panah. Sebuah kegelapan pekat bersamaan dengan itu muncul. Kedua prajurit itu melanjutkan bertarung satu dengan lainnya. Serangan-serangan cepat itu tidak terlihat oleh seorang pun dari kami. Seolah-olah menari-nari dalam pertempuran dengan busurbusur mereka yang ditarik menyerupai sebuah lingkaran. Masingmasing bertekad membantai satu dengan lainnya. Prajurit-prajurit kereta perkasa itu mengilhami ketakutan ksatria lainnya. Mereka bertarung menakjubkan, dengan gerakan luar biasa didasari keterampilan tinggi. Dipuji-puji ribuan prajurit utama dalam pertempuran itu. Mereka sibuk dalam pertarungan. Tampak seperti dua ekor gajah liar di hutan sedang bertengkar sengit. Para prajurit lain menyaksikan mereka bertempur dipenuhi kesenangan. Teriakan-teriakan singa terdengar di sana. Semua pejuang meniup terompet-terompet kerang mereka. Ratusan dan ribuan alat musik mulai dibunyikan para penikmat perang tanding hebat itu. Pertarungan dahsyat itu
memperbesar ketakutan para prajurit yang takut-takut. Kelihatannya hanya berlangsung dalam waktu singkat, dalam pertarungan berimbang. Kemudian putra Drona itu, oh raja, membuat sebuah serangan, memotong busur, tiang bendera, payung, dan dua pengemudi Parshni, sais kereta utama yang mengendalikan keempat kuda-kuda cucu Prishata yang berbudi luhur itu. Ksatria yang jiwanya tak terukur itu kemudian menyebabkan ratusan bahkan ribuan keluarga Panchala, kocarkancir melarikan diri. Setelah menyaksikan prestasi-prestasi luar biasa putra Drona itu, yang menyerupai Vasava itu sendiri, prajurit dari kelompok Pandava, oh banteng keturunan Bharata, mulai gemetar ketakutan. Setelah membantai seratus orang Panchala menggunakan 100 batang anak panah. Kemudian tiga manusia utama diterjang tiga anak panah tajam, hal itu benarbenar dalam pandangan putra Drupada, Phalguna, prajurit kereta perkasa itu putra Drona membantai sejumlah besar
orang-orang Panchala yang berada di depannya. Orangorang Panchala, orang-orang Srinjaya dipermalukan pada pertempuran itu. Banyak prajurit akhirnya melarikan diri meninggalkan putra Drona itu dengan panji-panji mereka robek-robek. Prajurit kereta perkasa, putra Drona itu mengalahkan musuhmusuhnya, setelah itu mengeluarkan raungan keras seperti sebuah kumpulan awan-awan pada akhir musim panas. Setelah membantai
sejumlah besar musuh-musuhnya, Aswatthaman kelihatan gemerlapan seperti api berkobar pada akhir yuga, setelah menghabiskan semua makhluk lawannya. Aswatthaman dipuji-puji para Kaurava setelah mengalahkan ribuan musuh yang membela Pandava. Putra Drona yang gagah berani itu tampak bercahaya terus dalam ketampanannya. Aswatthaman tampak seperti kepala kaum surgawi itu sendiri, setelah sukses dalam misi perang menaklukkan musuhmusuhnya. (bersambung)
Sloka 10.40 Nanto ‘sti mama divyanam vibhutinam parantapa esa tuddesatah prokto vibhuter vistaro maya Tak ada kata-kata akhir untuk manifestasimanifestasi-Ku, oh Arjuna. Apa yang ku katakan semua ini hanya merupakan ilustrasi dari keagunganku Yang tanpa batas ini.
16 Pages
217 Number 8th Year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
post.co.id e-mail: info_ibp@balilipost.com. nternationalba
st.com. http://epaper.i
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
In this Fri-14, day, Oct. 2016, photo, proMuslim testers hold a banner calling for the arrest of Jakarta’s ethnic Chinese and Christian Governor Basuki Tjahaja Purnama, popularly known as “Ahok”, the outside City Hall.
er 17, 2016
y, Novemb
Thursda
r 17, 2016
Novembe Thursday,
Actor Dwayne (C) Johnson his poses withSidaughter mone Alexandra (L) and Johnson singer DinahJane Hansen world (R) at the of Walt premiere Disney Animation “Moana” Studios’ of AFI as a part Fest in Hollywood, California, U.S., November 14, 2016.
e Rock’ Dwayne ‘Th ed ‘sexiest Johnson nam People by man alive’ REUTERS/Danny
Moloshok
years, over the my career nicely,” he is es in have served me big sweepJohnson which that the “The Rock” magazine, said. “But I feel happened in my Dwayne that People being - Whatever hot. Or so says this year’s ing changesrelationships, ofand the rned-actor NEW YORK life, in mybeing a partner, days is piping wrestler-tu and the things a dad, of named the cooking these Tuesday became an things that I was lent itself to a which on really Inc and later alive.” producer. 5 that I am, has tertainment “sexiest man old famous actor and Hollywood 6 feet confidence.” has an 11-monthlong44, whose who stands you Johnson, the ring is, “Can Johnson, meters) and weighs Johnson with his in (1.96 is known daughter, Jasmine, catch phraseThe Rock is cooking?”, Lauren Hashian, In put inchespounds (111 kg), with daughter appearance. l time girlfriend smell what about his new title 245 a 15-year-oldDany Garcia. his herculean mythologica said learning he mind for he played the feature film and him in a quandary. ex-wife, producer recently said through my it fact, in the 2014 “What wentcool and exciting The entertainer another major character how actor is was poised to make trade in “And then “Hercules.” the was just People. project, eventually told pretty much In his latest upcoming Disney change and to enter the political is,” Johnson quite ‘Wow, we’ve in the as the voice show business I thought, pinnacle.’ I’m not featured film “Moana” here.” reached the animated Maui. ring. (rtr) we go from too sure whererose to mainstream of demigod big sweeping changJohnson mid-1990s as a con“I’ve made at: Enfame in the World Wrestling Bali Post Jl. D.Tamblingan Sanur tender with International
You can
find
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
AP Photo/Achmad
Ibrahim
Indonesia police name Jakarta governor as blasphemy suspect
arta name Jak spect ia police Indones as blasphemy su governor Front, a Defenders imThe Islamic that wants to group the Christian vigilante began demanding y named a blasphemy pose Shariah law, a video circuin to on Wednesda arrest after he joked a suspect — Police ajority nation’s Ahok’sonline in which capital as in the JAKARTA as about a passage month, Jakarta lated of the Indonesian of the Muslim-m interpreted governor on in a major test Earlier this ve Muslims an audience could be from acceptconservati injured Quran that investigati for religious tolerance. The protest byand dozens were if Ahok prohibiting Muslims s as leaders. reputation by a massive died for the ing non-Muslim more protests was rockedgovernor. One person has apologized threatened of governor for the against the Hard-liners have 90 percent comment. a spokesman where about but five other in rioting. Munarman, by one name, said by con- million are Muslims, goes isn’t arrested. at a news recognized people Front who still demanding Ahok’s are also governor, flee or degroup is Police announced the popular Purnama, religions visit the because he couldoffense has state. an official ference that Tjahaja the the canceled of the rioting arrest evidence. “Thethe country,” while Jokowi Basuki “Ahok” stroy the country because two weeks to stage unrest across cannot leave is underway. the past be- to Australia and caused “We will continue religious said. investigation they said he is not and has spent he is arrested.” political, nts behind he 6 However, because investigators rallying the to page protests until establishme Continued ing detained experts were sharply security to politialso be heard gift can a and religiouswhether the comments him. News been is at Global “After It has alsoagainst Ahok, who divided over blasphemous. a dein “Bali Image” from 9.30 96.5 Jakarta Radio FM am. Listen to at issue were we reached tried cians vyingsecond term as be until 10.00 FM at http:// long discussions, seeking a in elections in February. the case should Global Radio sten2myof Susilo cision that court,” said National governor is the son a former at globalfmbali.li , streaming in an open detective Ari Dono. Among them or live video Yudhoyono and http:// radio.com of blasphemy Bambang Yudhoyono courted Police chief alfmbali.com bali. Chinese president. http://radioglob nnel/global-fmfor Ahok’s The accusation an ethnic of by calling the ustream.tv/cha against Ahok, who is an ally controversysaying he supported Widodo, and and Christian Joko “Jokowi” political arrest 4 protest. President Jokowi’s of 250 Nov. has galvanized in the nation opponents
is as the suspect my status the proI don’t think I will follow election. the peace me in the must preserve so elect me so everyone s, please For my supporterround in one i can win
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
troubling
cess properly
in our nation.
Kamis Umanis, 17 novEMBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
ISI Denpasar ”Central of Excellence” Seni dan Budaya KEBERADAAN Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar tidak terlepas dari berdirinya Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Denpasar pada 1967 silam. Pada tahun 1988, ASTI meningkat status menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar. Dan pada tahun 2003 yang merupakan integrasi STSI Denpasar dengan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSSRD) Univesitas Udayana statusnya berubah menjadi Insitut Seni Indonesia (ISI) Denpasar berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 33 tahun 2003 tanggal 26 Mei 2003. Bali Post/win
Tiga Bintang Pop Bali Hibur Warga Karangsari, Nusa Penida R I B U AN m a s y a r a k a t Desa Pakraman Karangsari, Nusa Penida dihibur oleh penampilan tiga bintang penyanyi pop Bali, seperti Jun Bintang, Ari Kencana, dan Dek Arya, Minggu (13/11) malam lalu. Selain penyanyi, hiburan yang ditampilkan dalam rangka piodalan di Pura Goa Giri Putri yang jatuh pada Purnamaning Kelima, Senin (14/11) lalu ini juga dihibur oleh pelawak asal Buleleng, MKP Mersi, Rai Peni, dan drama gong. Ari Kencana dalam performance-nya yang membawakan single terbarunya ‘’#Baper’’ mampu menghipnotis para penonton yang hadir, utamanya para kaula muda. Begitu juga dengan penampilan Dek Arya. Terkenal dengan single “Uwek Gigis”, para penonton pun larut dalam lirik nyanyian tersebut. Sementara itu, Jun Bintang yang akhir-akhir ini dikenal dengan single “Sakit” dan “Satya” mampu menambah suasana yang semakin larut malam tersebut lebih bersemangat. Pasalnya, saat Jun
Bintang menyanyikan single “Sakit” yang dipopulerkan Feat. Tika Pragky ini, semua penonton ikut bernyanyi dan hampir semua hafal dengan lirik lagu tersebut. Selain single “Sakit”, Jun Bintang juga membawakan beberapa lagu, seperti ‘’Satya’’, ‘’Sayonara’’, ‘’Arigatou’’, dan lainnya. Pada kesempatan ini, tidak lupa Jun Bintang memberi pesan kepada generasi muda Desa Pakraman Karangsari untuk selalu bangga menjadi generasi muda Nusa Penida. Ia mengatakan, Nusa Penida saat ini sudah berkembang begitu pesat. Destinasi pariwisata terus bermunculan dan diharapkan para generasi muda untuk bisa menjaga dan melestarikan keindahan alam Nusa Penida, agar bebas dari perusakan, terutama bebas dari sampah. “Alam Kalian begitu indah. Jagalah! Setidaknya bebas dari sampah. Dan khusus bagi generasi muda, jauhilah narkoba,” ujar Jun Bintang di sela-sela penampilannya, Minggu (13/11) malam lalu di Desa Pakraman Karangsari, Nusa Penida. (win)
Harris J. Gelar Konser Tunggal Bertema ”Stop Bullying”
PENYANYI muda asal Inggris, Harris J., kembali menyambangi Indonesia. Kali ini, ia dijadwalkan bakal menggelar konser tunggal di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (19/11) mendatang. Meski telah menyambangi Indonesia sebelumnya, momen yang sekarang adalah pertama kalinya ia menggelar konser tunggal di sini. “Saya senang sekali mendapat kesempatan untuk kembali. Indonesia telah menjadi negara pertama yang saya tinggali sangat lama sebelumnya, yakni satu bulan lebih. Setelah sekian lamanya berada di sini, tentu saya jadi betah dan merasa nyaman,” ujar Harris. Konser tunggal Harris J. bertajuk ‘’Love Who You Are Concert’’ tersebut diinisiasi oleh DNA Productions serta Warner Music Indonesia. Acaranya dipromotori oleh Madacom dengan konsep tunggal yang meriah dan bakal dihadiri oleh penggemarnya dari seluruh Indonesia. “Ini adalah konser individual pertama saya di Indonesia, tentu saya merasa excited. Persiapan sudah dilakukan dari beberapa minggu sebelumnya, jadi tinggal nanti memaksimalkan performa. Saya akan membawa-
Harris J.
Bali Post/ist
kan delapan lagu pada konser tersebut,” kata Harris. Kedatangannya ke Indonesia ini ternyata dibarengi oleh sebuah misi tertentu. Ternyata, Harris J. bakal melakukan kampanye antibullying ke lima sekolah di Jakarta dan Depok. Beberapa waktu ke belakang, penyanyi Muslim berumur 19 tahun itu memang fokus pada isu tersebut. “Setiap harinya, enam orang meninggal akibat kasus bullying. Itu hal terburuk yang pernah saya dengar. Oleh karena itu, konser saya kali ini bakal berkaitan dengan kampanye tersebut,” ujarnya. (pik)
Sampai saat ini, ISI Denpasar mempunyai dua fakultas yaitu Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) yang terdiri dari lima prodi dan Fakultas Seni Rupa Dan Desain (PSRD) yang terdiri dari tujuh prodi, serta memiliki program pascasarjana. Selain itu, ISI Denpasar didukung 212 tenaga pengajar (dosen) yang mempunyai kualifikasi pendidikan dosen S2 dan S3 dengan esensi 90%, serta didukung oleh 130 staf yang terdiri dari tenaga administrasi, laboran, teknisi, perpustakaan, dan tenaga penunjang lainnya. Sejak 2006, ISI Denpasar telah menggunankan program software sistem informasi akademik (SIA) dan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Visi ISI Denpasar adalah menjadi pusat penciptaan, pengkajian, penyajian, dan pembinaan seni yang unggul, berwawasan kebangsaan, demi memperkaya nilai-nilai
kemanusiaan sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk mewujudkan visi tersebut, Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum., mengatakan ISI Denpasar telah memiliki misi untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dalam rangka memunculkan dan mengembangkan pluralitas dan multikulturalitas budaya lokal dan nusantara, agar memiliki daya saing dalam percaturan global. Meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pendidikan dan kemajuan seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Mengembangkan kerja sama antarlembaga secara berkelanjutan, dan memantapkan organisasi institut dalam mencapai kinerja yang optimal untuk mengantisipasi perkembangan lingkungan. Pihaknya pun berharap, dengan visi tersebut, ISI Denpasar dapat melahirkan sarjana
seni yang andal dengan penelitian yang berkualitas dan bernilai guna, karya yang kreatif dan adaptif, pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi pusat pelayanan data dan informasi seni budaya. “ISI Denpasar mempunyai tanggung jawab untuk melestarikan, mengembangkan, dan meningkatkan mutu seni, serta nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Institut Seni Indonesia Denpasar meyakini seni dapat berfungsi menjaga keseimbangan hidup dan memperkokoh jati diri untuk menghadapi dampak globalisasi yang semata-mata berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” tandas Arya Sugiartha Rabu (16/11) kemarin. Berbagai kemajuan telah dicapai dari tahun 2004 hingga 2014, namun masih banyak yang perlu dilakukan. Sebagai perguruan tinggi negeri seni, lanjut Sugiartha, ISI Denpasar telah menyelenggarakan pendidikan keberagaman bidang ilmu seni (seni tari, seni karawitan, seni pedalangan, seni musik, pendidikan seni drama tari dan musik, seni rupa murni, desain interior, desain komunikasi visual, kriya seni, desain fashion, dan televise dan film, yang saling mendukung untuk memperluas cakrawala keilmuan seni. ”Kami ingin ISI Denpasar menjadi pusat pelayanan data dan informasi
seni dan budaya (Pusyandis) dengan menggabungkan 3 UPT (Unit Pelaksana Teknis) yaitu perpustakaan, pusat arsip, dan pusat dokumentasi seni. Saat ini, kami sedang melakukan re-akreditasi prodi dan tahun depan kita akan melakukan re-akreditasi institusi. Dan akan mengembangkan sistem manajemen pengelolaan keuangan dengan pola BLU (Badan Layanan Umum). Sehingga tingkat kemandirian lembaga di bidang keuangan dapat dikelola secara langsung oleh ISI Denpasar,” lanjutnya. Dalam lima tahun ke depan, pengembangan ISI Denpasar difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), baik lulusan maupun tenaga pengajar. Bahkan, pihaknya telah mengultimatum tenaga pengajar mulai tanggal 1 Desember 2016 mendatang semua tenaga pengajar minimal S2. Selain itu, kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang akan tercermin dari layanan manajemen dan proses pendidikan yang baik, juga akan dikelola secara profesional sehingga menghasilkan lulusan intelektual, berintegritas, profesion-
al, dan memiliki daya saing. “Semoga ISI Denpasar terus berkembang menjadi kekuatan baru dan pusat unggulan dunia pendidikan tinggi Indonesia, khususnya di bidang seni dan budaya,” ujarnya. (win)
Denfes Diwarnai Lomba Foto ”Denpasar Kota Pusaka”
Dr. dr. I Gusti Ngurah Made Suwarba, Sp. A. (K).
Bali Post/amy
Ekstrak Ubi Jalar Ungu
Kurangi Angka Kekambuhan Kejang pada Penderita Epilepsi MASALAH yang kerap dihadapi dokter di bidang saraf anak, salah satunya adalah epilepsi pada anak. Insiden prevalensi epilepsi cukup tinggi bahkan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Penderita epilepsi aktif di seluruh dunia saat ini diperkirakan 50 juta orang, 80 persennya ada di negara berkembang. Prevalensi epilepsi di negara maju berkisar 4-9 per 1.000 populasi dengan insiden 25-50 per 100.000 populasi per tahun. Sedangkan di negara berkembang prevalensinya 14-57 per 1.000 populasi dengan insiden 30-115 per 100.000 populasi per tahun. “Pengobatan yang dilakukan selama ini dengan farmakologi tidak bisa menyembuhkan atau menyelesaikan semuanya, hanya 60-70 persen sehingga sisanya 30-40 persen menjadi epilepsi yang resisten obat,” ungkap Dr. dr. I Gusti Ngurah Made Suwarba, Sp.A (K)., dokter spesialis anak konsultan saraf anak RSUP Sanglah, saat menyampaikan hasil penelitiannya pada ujian promosi doktornya di Pascasarjana Unud, Senin (14/11) lalu.
Oleh karena itu, pengobatan farmakologis tidak bisa menyembuhkan semuanya. Ada juga pilihan pengobatan nonfarmakologis seperti operasi/ pembedahan, diet katogenik, dan stimulasi saraf vagus. “Itu juga hasilnya tidak memuaskan sampai saat sekarang sehingga diperlukan alternatif suatu pengobatan yang lain,” tandas dokter yang meraih predikat cumlaude pada ujian promosi doktornya itu. Ia pun melakukan penelitian selama setahun terhadap penyakit epilepsi pada anak. Ia tahu, ubi jalar ungu mengandung anthosianin yang mempunyai efek yang cukup bagus seperti sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan efek anti-kejang. “Sehingga menjadi cukup rasional bagi kita memberikan ekstrak ubi jalar ungu sebagai suplementasi, bukan sebagai pengobatan. Jadi, pengobatan epilepsi yang standar tetap berjalan, dan ubi jalar ungu sebagai suplemen yang diharapkan bisa membantu mempercepat atau meningkatkan angka kesembuhan pada anak-anak yang menderita epilepsi vokal
(kejang sebagian tubuh) atau resisten obat,” bebernya. Dengan melakukan uji coba pada 70 anak yang mengalami epilepsi parsial resisten, terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan (kelompok yang mendapatkan obat antiepilepsi juga diberikan suplementasi ekstrak air ubi jalar ungu) dan kelompok kontrol (sama, menerima obat antiepilespi tapi tidak diberikan ekstrak air ubi jalar ungu). Hasilnya, ada perbedaan yang bermakna dari 2 kelompok tersebut yaitu lebih bagus anak yang diberikan suplementasi ekstrak ubi jalar ungu selama enam minggu dibandingkan yang tidak diberikan. “Jadi, dengan ektrak ubi jalar ungu ini, mengurangi bahkan menghilangkan kekambuhan kejang pada anak yang menderita epilepsi,” imbuhnya. Hanya, ubi jalar ungu harus diekstrak untuk mendapatkan kadar anthosianin yang tinggi. “Kalau hanya makan ubi jalar ungu boleh saja, tapi kandungan anthosianinnya rendah, maka dari itu kita cari sarinya yang mengandung anthosianin,” jelasnya. (may)
D E N P ASA R F e s t i v a l (Denfes) ke-9 yang akan berlangsung pada 28-31 Desember mendatang dipusatkan di catus pata Catur Muka dan kawasan Jl. Gajah Mada Denpasar dengan berbagai event. Lomba foto menjadi salah satu agenda Denfes dengan tema “Denpasar Kota Pusaka”. Sejak pengumuman sampai saat ini sudah puluhan karya telah masuk di meja panitia. Kalangan umum dan pelajar sekolah menjadi ketegori perlombaan tahun ini memperebutkan hadiah total Rp 31 juta. “Kita memberikan edukasi kepada siswa sekolah dan juga masyarakat umum terkait Denpasar Kota Pusaka melalui perhelatan Lomba Foto,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela, Rabu (16/11) kemarin di Denpasar. Lebih lanjut, Rahoela didampingi Kasubag Pemberitaan Humas Denpasar Dewa Gede Rai menjelaskan tema lomba foto tahun ini juga melihat dari masuknya Denpasar sebagai anggota Organization World Heritage City (OWHC)
serta beberapa waktu yang lalu menjadi tuan rumah pertemuan seminar internasional OWHC. Sehingga dari tema ini mengharapkan kepada seluruh masyarakat luas dapat mengetahui Denpasar masuk dalam warisan kota pusaka dunia. Di samping itu lewat bidikan kamera para penggiat fotografi yang nantinya mensosialisasikan warisan budaya benda dan tak benda yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dalam keanggotaan OWHC. Adapun warisan budaya benda yang ada di Kota Denpasar seperti Pura Jagatnatha, Pura Maospahit Gerenceng, Patung Panca Rsi, Prasasti Blanjong, Pura Segara, Puri Satria, Hotel Inna Bali, Dam Oongan, serta banyak lagi kawasan heritage di Kota Denpasar yang menjadi warisan budaya benda. Sementara dalam warisan tak benda terdiri dari tradisi dan tari atau seni gerak, seperti omed-omedan, upacara melasti, ogoh-ogoh, ngaben, tari Baris, tari Rudat, Sekar Jempiring, Legong Keraton, tari Arja, dan tari Barong. (kmb12)
Bali Post/kmb
BUDAYA - Beberapa kegiatan budaya yang dapat menjadi inspirasi bagi para fotografer dalam mengikuti lomba Denpasar Kota Pusaka.