20 HALAMAN
NOMOR 89 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
rabu kliwon, 16 november 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bali Post/ade
PENGAWAS - Kabareskrim Polri Komjen Pol. Ari Dono (tengah) didampingi pengawas gelar perkara Polri Irjen Pol. Sigit (kanan) dan Irjen Pol. Arif (kiri) memimpin gelar perkara dugaan kasus penistaan agama di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/11) kemarin.
Kasus Ahok Diumumkan Rabu Ini Jakarta (Bali Post) – Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan diumumkan pada Rabu (16/11) siang ini. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto mengatakan, gelar perkara kasus tersebut dilakukan dengan berimbang. Baik dari pihak pelapor maupun terlapor. ‘’Kita buat berimbang masing-masing ahli menghadirkan enam (saksi) pelapor dan enam terlapor,’’ kata Ari Dono Sukmanto, Selasa (15/11) kemarin. Menurut Ari, hasil gelar perkara kasus dugaan penistaan agama surat Al-Maidah ayat 51 masih belum ada keputusan. Pihaknya akan mengkaji fakta-fakta yang terungkap dalam gelar perkara itu, apakah ada unsur pidana atau tidak. ‘’Kami menampung keterangan tambahan dari saksi dan juga akan dicari lagi, sekarang tim masih melakukan perumusan. Besok (hari ini) jam 10.00 WIB akan kami sampaikan di Mabes Polri,’’ ujarnya. Sementara itu, kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna, mengaku tak menggunakan haknya dalam gelar perkara,
untuk melakukan penambahan materi dan koreksi. ‘’Kami bahkan enggak pakai kesempatan satu jam itu, karena apa yang disampaikan penyidik dan tambahan dari pelapor itu kami rasa sudah cukup,’’ tuturnya. Dia menjelaskan bahwa gelar perkara tersebut berlangsung santai. Tim kuasa hukum pun bisa dengan tenang mencatat semua tambahan keterangan dari para pelapor. ‘’Semua keterangan tambahan dari pelapor saya catat dengan baik. Gak ada kemarahan, semua dalam suasana kekeluargaan, akrab dan tenang sekali,’’ tambahnya. (ant)
Jika Ahok Tak Dianggap Bersalah
MUI akan Ajukan Praperadilan
Bali Post/ade
PELAPOR - Sejumlah perwakilan dari pihak pelapor mengikuti gelar perkara dugaan kasus penistaan agama di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/11) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Tim advokasi pandangan dan sikap keagamaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengajukan gugatan praperadilan jika pada gelar perkara kasus dugaan penistaan agama dinyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak bersalah. ‘’Kalau polisi dalam kesimpulan gelar perkaranya berpandangan bahwa tidak ditemukan dugaan penistaan dan penodaan agama, kita akan lawan dengan mekanisme hukum, yaitu mengajukan praperadilan,’’ kata Koordinator Tim Advokasi MUI Ahmad Yani. Ahmad Yani mengatakan tim advokasi MUI akan mengawal
seluruh proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok. Menurutnya, MUI menghormati sikap Polri untuk melakukan gelar perkara yang berlangsung pada Selasa (15/11) kemarin. Melalui gelar perkara ini, penyidik akan memutuskan tentang kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut dan jika ada maka kasus ini akan dilanjutkan ke proses penyidikan. Dari pandangan tim advokasi yang saat ini memiliki 481 anggota tersebut, kepentingan gelar perkara tidak diperlukan karena kasus ini sudah memenuhi unsurunsur pidana. (ant)
Kasus E-KTP
Mantan Wamenkeu Diperiksa KPK Bali Post/ant
SALING DORONG - Pendemo tolak Ahok saling dorong dengan aparat. Seperti diketahui di sejumlah wilayah kumpulan warga menolak kehadiran kampanye Ahok.
Warga Bubarkan Pendemo Ahok
Jakarta (Bali Post) – Warga dan kader PDI-P membubarkan sekelompok orang yang berusaha menghalangi kampanye calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Jalan Centex, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11) kemarin. ‘’Kegiatan kampanye diatur dan dilindungi oleh undangundang, jika ada oknum-oknum yang bermaksud untuk menghalangi harus dituntut secara pidana,’’ kata Ketua DPC PDI-P Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo. Hal. 19 Tidak Dikenal
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan alasan soal pemanggilan mantan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati sebagai saksi dari mantan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman dalam kasus pengadaan paket penerapan e-KTP. ‘’Delapan orang dipanggil hari ini (Selasa, 15/11) untuk kasus e-KTP, termasuk Bu Anny,’’ kata Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa kemarin. Ia menjelaskan bahwa pengadaan paket e-KTP sudah mulai dibicarakan pada 2008 di mana saat itu Anny Ratnawati menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. ‘’Nah, memang e-KTP ini pada 2008 sudah mulai dibicarakan, kebetulan saat itu beliau menjabat sebagai Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Jadi, menurut penyidik beliau mestinya banyak tahu,’’ ucap Basaria. Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo pada Selasa (1/11) memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (e-KTP) 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri. Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati pada Senin (31/10) menjelaskan KPK memeriksa Agus sebagai Menteri Keuangan periode 2010-2013, pascamasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal. 19 Pembahasan Anggaran
Bali Post/ant
BERSAMA KORPASKHAS - Presiden Joko Widodo meneriakkan yel-yel bersama prajurit Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI-AU saat upacara pengarahan di Mako Paskhas Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11) kemarin. Sebagai panglima tertinggi TNI, Presiden memerintahkan agar Korpaskhas menjaga NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta jangan pernah mundur dari ancaman mereka yang ingin memecah belah dan mengadu domba bangsa Indonesia.
Sorotan pada LP LPD
Harusnya Perbesar Anggaran Penjamin Simpanan Pansus LPD DPRD Bali, Senin (14/11), mengundang Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD. Dalam rapat itu Dewan menyoroti penggunaan 5 persen keuntungan LPD yang disetor ke LP LPD. Dari data tahun 2015, bahwa alokasi untuk LP LPD sebesar 55% (Rp 10,785 miliar) dan untuk Badan Keja Sama (BKS) LPD 35% (Rp 6,863 miliar). Sedangkan dana perlindungan hanya 7,5% (Rp 1,470 miliar) dan bahkan dana penjamin simpanan hanya 2,5% (Rp 490 juta).
GURU Besar FEB Universitas Udayana Prof. I Wayan Ramantha, Selasa (15/11) kemarin, menyatakan saatnya revisi Perda tentang LPD dapat menegaskan kembali fungsi LP LPD dan BKS LPD. Khususnya dalam pengelolaan dana pemberdayaan 5 persen dari keuntungan LPD. LP LPD seharusnya menerapkan pola sebagaimana Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara BKS LPD bertindak sebagaimana Perbarindo (Perhimpunan BPR Indonesia) di dunia perbankan. ‘’Jadi ada pemisahan fungsi yang tegas antara LP LPD dan BKS LPD sebagaimana ada pemisahan yang tegas antara Perbarindo dan OJK,’’ ujarnya. LP LPD misalnya, lanjut Ramantha, mengelola dana pemberdayaan untuk melaksanakan fungsi pengawasan, pembinaan, dan pelatihan terkait dengan profesionalisme manajemen LPD yang saat ini berjumlah 1.433 di seluruh Bali. Profesionalisme
karyawan LPD mesti di-update sejalan dengan peningkatan dana masyarakat yang dipercayakan ke LPD. Saat ini saja total aset LPD sudah mencapai Rp 15,5 triliun. ‘’Dalam persentase tertentu dari dana yang dipercayakan, baik itu dalam bentuk tabungan dan deposito, harus digunakan untuk dana penjaminan karena masyarakat menaruh dana di LPD, LPD kan tidak memberikan jaminan. Sebaliknya, kalau masyarakat pinjam di LPD, LPD minta jaminan. LP LPD entah bekerja sama dengan Jamkrida atau yang lain itu membuat seperti lembaga penjamin simpanan masyarakat yang berasal dari 5 persen itu,’’ jelasnya. Ramantha menegaskan, yang paling penting dari pengeloaan dana pemberdayaan 5 persen adalah efektivitas dari 3 fungsi utama LP LPD. Hal. 19 Susun APBD
’’LP LPD dari sisi kelembagaan harus lebih kuat. Dari sisi SDM harus lebih profesional. Oleh karena itu, LP LPD harus diisi orang-orang profesional.’’ I Nyoman Parta Ketua Pansus
”Jadi ada pemisahan fungsi yang tegas antara LP LPD dan BKS LPD sebagaimana ada pemisahan yang tegas antara Perbarindo dan OJK.” Prof. Ramantha Guru Besar Unud
Tidak ’’Fair’’ bagi LPD ANGGOTA Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana juga mengkritisi kinerja LP LPD, utamanya dalam anggaran. Bahkan, ia menduga LP LPD justru tidak memiliki rencana anggaran. Pasalnya, tidak ada penjelasan detail mengenai pemanfaatan alokasi 55 persen dari dana pemberdayaan 5 persen sebesar Rp 10,785 miliar pada tahun 2015 yang dikelola LP LPD. Begitu juga alokasi 35 persen sebesar Rp 6,863 miliar yang masuk ke BKS LPD. ‘’Ini tentu sangat memungkinkan terjadinya penggunaan yang tidak sesuai dengan tujuan pembinaan maupun koordinasi LPD tersebut. Semestinya rencana anggaran LP LPD dan BKS ini juga dikonsultasikan, baik ke DPRD atau Biro yang membawahi LPD,’’ ujarnya. Menurut Adhi, revisi perda nantinya bisa diatur misalnya LP LPD terlebih dahulu agar berkonsultasi dengan Biro Ekonomi dan Pembangunan. Atau, bisa dengan mengadakan rapat besar mendatangkan 1.433 LPD. Hal. 19 Belanja Pegawai
DENPASAR
2
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Sindikat Curanmor Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim Jatanras Polda Bali menangkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AI (24), MD (27) dan ST (25) di dekat Pasar Kereneng dan Kuta Selatan, Jumat (4/11) lalu. Tersangka buruh proyek ini dibekuk saat hendak menjual mesin motor curian yang dimutilasi (dibongkar). Dari pengakuannya, mereka mencuri lima sepeda motor. ‘’Selama ini mereka beraksi di wilayah Denpasar Selatan dan Kuta Selatan. Paginya mereka bekerja sebagai buruh, malamnya mereka beraksi mencuri motor,’’ kata Kanit Jatanras Dit. Reskrimum Polda Bali Kompol Pande Sugiarta, Selasa (15/11) kemarin. Kompol Pande menegaskan, ketiga tersangka asal Jawa Timur ini bekerja sebagai buruh bangunan hanya kedok. Padahal, tujuan mereka ke Bali untuk mencuri. Dalam aksinya, tersangka MD dan ST berperan sebagai joki. Eksekutornya adalah AI dan dia merupakan mantan napi Rutan Jombang, Jawa Timur. Tersangka AI beralamat di Jalan Nirmala, Jimbaran ini dalam aksinya bermodal kunci T. Selain ahli mencuri sepeda motor, AI juga membobol toko di Jombang, Jawa Timur. Awalnya, polisi menangkap AI yang hendak transaksi di dekat Pasar Kereneng, Denpasar. Waktu itu, dia membawa mesin motor Yamaha Vixion curian. ‘’Saat ini kami masih memburu satu pelaku berinisial Rf alias Kiki. Dia sudah masuk DPO. Lima motor kami amankan sebagai barang bukti, ada juga palu dan tiga kunci pas,’’ ujar Pande didampingi Kasubbid Penmas AKBP Sri Harmiti. (kmb36)
Bali Post/eka
TERSANGKA - Tiga orang tersangka beserta barang bukti sepeda motor hasil curian digelar polisi di Mapolda Bali, Selasa (15/11) kemarin. Para tersangka ini melakukan operasinya di lima lokasi di Denpasar.
Bunuh Wanita Panggilan, Arim Dihukum 10 Tahun
Denpasar (Bali Post) I Komang Arim Sujana (23), terdakwa kasus pembunuhan wanita panggilan yang menjadi teman kencannya, divonis 10 tahun penjara. Oleh majelis hakim pimpinan IGN Parta Bhargawa, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan terhadap teman kencannya itu di kamar Hotel Wisma Arta. Korban dalam kasus ini adalah wanita yang di-booking-nya, Ni Luh Tety Ramuna. Dalam sidang Selasa (15/11) kemrin, terdakwa juga dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencurian. Putusan majelis hakim tersebut lebih rendah dua tahun dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Arya Lanang, dkk. meminta supaya terdakwa dihukum selama 12 tahun penjara. Hakim sependapat soal kesalahan perbuatan terdakwa, yakni menyatakan perbuatan terdakwa sudah memenuhi unsur dalam dakwaan, yakni melanggar Pasal 338 KUHP (dakwaan primer) dan Pasal 362 KUHP dalam dakwaan subsider. Yang memberatkan, akibat perbuatannya, keluarga korban merasa kehilangan dan setelah perbuatan pembunuhan itu terdakwa juga merampas barang-barang milik korban. Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Ketut Bakuh, dkk. menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa. Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa disebutkan, awalnya terdakwa menginap di Hotel Wisma Warta, Jalan Pidada VI, Ubung, Denpasar, 19 Juli lalu. Terdakwa minta saksi Teuku Ismail yang merupakan karyawan di penginapan itu untuk dicarikan PSK (pekerja seks komersial/wanita panggilan). Dengan menumpang taksi, terdakwa bersama saksi Ismail sempat mencari PSK di sebuah hotel di Jalan Cargo, namun tidak menemukan wanita penghibur yang cocok. Setelah menuju Hotel Diana bersama Teuku Ismail dengan diantar sopir taksi I Gede Getas, terdakwa cocok dengan Ni Luh Tety Ramuna. Terdakwa kemudian memboyong Tety Ramuna di Hotel Diana pada pukul 17.00 Wita. Namun karena lupa membawa dompet, terdakwa Komang Arim meminjam uang Rp 250 ribu kepada sopir taksi. Terdakwa berjanji akan mengganti uang yang dipinjamnya itu di Hotel Wisma Warta. Pukul 21.30 Wita, terdakwa kembali mengajak korban ke Hotel Wisma Warta. Saat di hotel itulah korban meminta uang Rp 1,5 juta kepada terdakwa karena telah melakukan hubungan layaknya suami-istri di Hotel Diana. Merasa tertekan dengan ucapan dan makian korban, terdakwa langsung mencekik leher korban hingga korban lemas. Tak hanya itu, wajah korban juga dibekap dengan bantal, hingga Luh Tety akhirnya meregang nyawa. (kmb37)
Bali Post/asa
VONIS - Terdakwa pembunuh wanita panggilan mendengarkan vonis dari majelis hakim. Terdakwa dihukum 10 tahun penjara.
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : KINERJA LP LPD DISOROT Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
KEBINEKAAN - Berbagai unsur dari masyarakat seperti pecalang mengikuti upacara Kebhinekaan Cinta Damai di Lapangan Lumintang, Denpasar, Selasa (15/11) kemarin.
Sikapi Pengeboman Tempat Ibadah
Polresta Perketat Pengamanan Denpasar (Bali Post) -
Menyikapi kasus pengeboman wihara di Singkawang, Kalimantan Barat dan gereja di Samarinda, Polresta langsung memperketat pengamanan, terutama di tempat ibadah. Apalagi, berbagai suku, agama dan budaya ada di Bali. ‘’Ada (perketat pengamanan - red) mengawasi tempat ibadah, gereja, wihara, masjid, pura dan lainnya. Jangan sampai pengalihan isu terjadi di Bali. Ciptakan Bali aman. Sampai saat ini kondisi Denpasar kondusif,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo usai apel besar Khebinekaan Cinta Damai di Lapangan Lumintang, Denpasar, Selasa (15/11) kemarin. Mengantisipasi kasus itu tidak merembet ke Bali, lanjut Kapolresta, perintah Mabes Polri dilaksanakan apel besar Khebinekaan Cinta Damai di kabupaten/kota seluruh Indonesia. Kegiatan itu mengusung tema ‘’Melalui hikmah Hari Pahlawan ke-71 tahun 2016, kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI yang kokoh’’. Tujuannya, untuk
mempererat toleransi umat beragama di Indonesia. Ia berharap jangan sampai ada permusuhan antarumat, apalagi menjadi SARA karena susah menyelesaikannya. ‘’Maka dari itu, kita harus menghindari hal itu. Digelarnya apel seperti ini, tujuannya untuk itu,’’ ujar mantan Kapolres Gianyar ini. Sebagai irup Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Peserta apel terdiri
dari anggota TNI, Polri, PNS, Linmas, organiasi kepemudaan lintas agama, pecalang dan ormas. Dalam sambutannya, Rai Mantra mengatakan, kebinekaan seyogianya jadi ikatan bangsa. Kebinekaan ras, agama dan budaya merupakan suatu kekayaan yang tidak ternilai harganya. Indonesia adalah negara kesatuan terdiri dari suku, agama dan budaya yang menolak kekerasan, radikalisme
Bersinergi dengan Pemkot WHDI Denpasar akan Bangun PAUD dan TK Berbasis Hindu ZAMAN sekarang di mana teknologi semakin maju dan budaya semakin berkembang, generasi muda atau anak-anak di Bali khususnya Denpasar sangat haus tentang pendidikan agama, budi pekerti, dan sosial budaya. Apalagi Denpasar merupakan kota yang berwawasan budaya, diharapkan anak-anak sedini mungkin dari tingkat PAUD maupun TK sudah diberikan pendidikan agama dan budi pekerti serta pengenalan bahasa Bali (bahasa ibu) yang merupakan jati diri mereka. Untuk itu, Wanita Hindu Darma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar akan membangun sebuah sekolah berbasis agama Hindu. Hal ini juga didasari di Denpasar bahkan Bali belum ada PAUD atau TK yang berbasis agama Hindu. Hal itu disampaikan Wakil Ketua WHDI Kota Denpasar Komang Sri Marheni saat audiensi dengan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Kantor Wali Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, pendidikan agama Hindu adalah suatu proses seseorang untuk mendapatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan serta mengembangkan kepribadian (sikap, sifat dan mental) yang berpedoman pada ajaran agama Hindu. Melalui pendidikan agama Hindu, diharapkan para siswa nantinya mampu mengetahui dan memahami esensi dari ajaran agama Hindu itu sendiri serta mampu mengaplikasikannya ke dalam sebuah kepribadian yang utuh dan bersifat positif. Untuk itu, sejak dini penge-
WHDI Wali Kota Denpasar Rai Mantra menerima pengurus WHDI Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. tahuan mengenai Hindu sangat perlu diberikan kepada anakanak. Nantinya, sekolah berbasis agama Hindu ini akan mengarah dan memiliki tujuan pendidikan dalam mentransformasi nilainilai pendidikan agar anak didik memiliki kepribadian yang seutuhnya. Komitmen pendidikan pada dasarnya membawa anak agar menyadari akan kesejatian dirinya (self realizing). ‘’Apa yang dikatakan sebagai pendidikan dewasa ini adalah apa yang masih tertinggal pada diri kita setelah semuanya terlupakan. Jadi, apa yang masih tertinggal setelah semuanya terlupakan, watak yang baik. Tanpa watak atau budi pekerti yang baik, pendidikan tidak ada gunanya,’’ ungkap Marheni. Untuk itu, WHDI Kota Denpasar sangat berkinginan membangun sebuah sekolah PAUD berbasis agama Hindu di Denpasar. Semua persyaratan sudah diurus dan dilengkapi, tinggal lokasi untuk pembangunan saja yang belum tersedia. ‘’Untuk itu, kami mohon bantuan dan siner-
gitas kepada Pemkot Denpasar,’’ jelasnya. Wali Kota Rai Mantra menyambut baik dan mendukung rencana pembangunan sekolah PAUD dan TK berbasih agama Hindu ini. Mengingat, anakanak sekarang sudah ada yang melenceng dari ajaran-ajaran agama dan sudah banyak yang melupakan berbahasa Bali. Dengan berdirinya sekolah berbasis Hindu ini, nantinya anak-anak diharapkan akan bisa benarbenar menjadi anak yang memiliki budi pekerti luhur, bermoral dan beretika yang berpedoman pada agama Hindu. Nantinya, bisa mengaplikasikannya ke dalam sebuah kepribadian yang utuh dan bersifat positif di keluarga maupun masyarakat serta mampu mengembangkan nilainilai budaya yang ada. ‘’Apalagi dewasa ini perkembangan dan kemajuan zaman yang semakin mengglobal, anak-anak harus dibentengi mentalnya sejak dini sehingga tidak tercerabut dari akar dan budaya Bali,’’ tegas Rai Mantra. (ad495)
dan terorisme yang memecah NKRI. ‘’Walau beda suku, ras dan agama, tetapi saling menghargai untuk menjaga NKRI. Menolak segala bentuk paham kekerasan mengatasnamakan agama. Mari bergandengan tangan dan menjunjung tinggi hak anak bangsa, mendorong terjadinya perdamaian dalam perbedaan,’’ ungkapnya. Di samping itu, ditandatangani Deklarasi Khebinekaan Cinta Damai. Adapun isi deklarasi itu, yakni bangsa Indonesia adalah bangsa yang Berketuhanan Yang Maha Esa, yang menjunjung tinggi kebinekaan dan kesetaraan di antara semua komponen bangsa. Saling menghargai perbedaan ajaran agama dan keyakinan masing-masing
untuk menciptakan suasana damai dalam rangka menjaga kesatuan dan persatuan serta kedaulatan negara RI. Sanggup menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menolak segala bentuk paham dan tindakan kekerasan, radikalisme dan terorisme dengan mengatasnamakan agama yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat dan mengancam kedaulatan Indonesia. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
PTM Serang Golongan Menengah ke Atas
Denpasar (Bali Post) Tidak hanya penyakit menular yang angka kasusnya tinggi, tetapi juga penyakit tidak menular (PTM). PTM sangat berhubungan dengan gaya hidup, pola konsumsi, dan aktivitas tubuh. ‘’Asumsi yang berkembang, PTM menyerang kalangan menengah ke atas karena sangat terkait dengan gaya hidup, makanan, alkohol, dan rokok,’’ papar Kasi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ayu Rai Andayani, Selasa (15/11) kemarin. Mengingat menyerang kelompok menengah ke atas, lanjutnya, kemungkinan para penderita PTM mendatangi pelayanan kesehatan swasta, sehingga data PTM yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Bali terlihat sedikit/kecil. ‘’Data kita tidak mewakili jumlah angka kasus di seluruh Bali, karena data di RSUP Sanglah yang merupakan RS rujukan terakhir dan RS swasta,’’ tandasnya. Berdasarkan data Dinkes Provinsi Bali, data tertinggi kasus PTM yang dirawat jalan tahun 2015 yaitu hipertensi 5.474 kasus, DM (diabetes mellitus) 4.519 kasus, keganasan/kanker 2.591 kasus. Demikian halnya pada tahun 2016, kasus PTM tertinggi yang dirawat jalan yaitu hipertensi 3.821 kasus, DM 3.057 kasus, keganasan/kanker 1.328 kasus. Pihaknya yang mempunyai tupoksi melakukan pencegahan penyakit, IVA dan Cryo yang merupakan pencegahan untuk kanker serviks, terus digencarkan. ‘’Untuk PTM seperti kanker serviks, kita saat ini kedepankan IVA, deteksi pra kanker. Cukup dengan mengoleskan asam asetat, kita bisa lihat langsung hasilnya,’’ ujarnya. Pelayanan IVA pun gratis karena dijamin BPJS di FKTP. Cakupan IVA tahun 2015 di Provinsi Bali yaitu 4,7 persen, sedangkan targetnya 10 persen. Meski demikian, beberapa kabupaten/kota telah menginisiasi pemberian vaksin yang merupakan pencegahan primer. Kabupaten/kota itu adalah Buleleng, Tabanan, Gianyar, Denpasar, Badung. Dana untuk alokasi vaksinasi dari APBD II, sumbernya dari pajak rokok atau murni dari APBD II. Menurutnya, program vaksinasi bagus. Namun, ia berpesan untuk tetap melakukan IVA karena vaksinasi hanya efektif untuk wanita yang belum pernah berhubungan. Selain itu, untuk wanita yang sudah mendapatkan vaksin juga terus di-follow up ke depannya dan dilakukan pembinaan. Dosen KM Unud Ni Luh Putu Suariyani mengatakan, PTM memang cenderung diderita oleh kelompok menengah ke atas. Pengaruh terbesar adalah perubahan gaya hidup, baik dari makanan yang lebih memilih junkfood, inaktivitas yang dimudahkan oleh teknologi. ‘’Seperti ke warung yang dekat rumah saja pakai motor, anak-anak lebih dibekali main dengan gadget daripada permainan konvensional (petak umpet, main lompat karet, dll.), merokok, minum minuman beralkohol, obesitas dan lainnya. (kmb42)
Mantan Dekan FK Unud
Prof. dr. I Ketut Suata, DTM&H., Sp.MK., Ph.D. Berpulang KEPERGIAN Prof. dr. I Ketut Suata, DTM&H., Sp.MK., Ph.D. tidak hanya meninggalkan rasa duka yang mendalam bagi keluarga besarnya. Namun, juga merupakan kehilangan besar bagi segenap civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud). Betapa tidak, mantan Dekan FK Unud selama dua periode (1996-2004) ini juga dikenal sebagai salah satu motor penggerak kemajuan fakultas favorit di lembaga pendidikan tinggi negeri tertua dan terbesar di Bali tersebut. Guru Besar Mikrobiologi Klinik kelahiran Tabanan, 17 Mei 1944 (72 tahun) ini mengembuskan napas terakhirnya di ICU RS Sanglah, Denpasar, sekitar pukul 03.00 Wita, Selasa (15/11) kemarin, akibat penyakit yang dideritanya. Sejak 2004 lalu, almarhum menderita sirosis hepatik dan beberapa kali menjalani perawatan di RS Sanglah. Senin (31/10) lalu, almarhum kembali dirawat intensif di ICU RS Sanglah dan akhirnya meninggal dunia, Selasa kemarin. Almarhum meninggalkan seorang istri DAK Sriasih dan empat orang putraputri yakni Putu Ayu Isma Warastini, S.E. (menantu Fransiskus Sumita Atmadja, S.E.), Gede Dodi Harisandi
(alm), dr. Komang Ayu Witarini, Sp.A. (menantu dr. Agus Roy R.H. Hamid, Sp.BP-RE.), Ketut Wira Hadikusuma, S.T. (menantu dr. Made Ayu Krishna Levina, M.Biomed., Sp.A.) serta 10 orang cucu. Ditemui di rumah duka di Jalan Gunung Sanghyang 40 Kelurahan Padangsambian, Denpasar, kakak almarhum, I Made Artha, BAE., didampingi istri almarhum, DAK Sriasih, memaparkan rangkaian prosesi upacara terkait kematian almarhum. Prosesi Ngaringkes dan Ngaskara akan dilaksanakan di rumah duka, Kamis (17/11) sekitar pukul 15.00 Wita. Palebon dilaksanakan di Krematorium Santha Yana, Jl. Cekomaria 777 Peguyangan Kangin, Denpasar, Jumat (18/11) sekitar pukul 13.00 Wita. Sementara prosesi Nyekah yang berlangsung di rumah duka akan dilaksanakan, Sabtu (19/11) sekitar pukul 10.00 Wita dan diakhiri dengan prosesi Nyegara Gunung yang dilaksanakan Minggu (20/11) mulai pukul 08.00 Wita. Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. mengatakan, berpulangnya Prof. Suata membuat pihaknya merasa sangat kehilangan. Sebab, almarhum meru-
pakan salah seorang putra terbaik FK Unud dan seorang guru sejati. ‘’Saya sebagai mahasiswa beliau, menilai Prof. Suata benar-benar guru teladan bagi saya dan semua mahasiswanya. Beliau tidak saja menguasai bidang ilmunya, namun juga sangat baik dalam membimbing para mahasiswa. Boleh dikatakan beliau seorang dosen yang sangat sabar, rasanya tidak pernah memarahi mahasiswanya,’’ katanya mengenang. Selama menjadi Dekan FK Unud, kata Suastika, almarhum mempunyai inisiatif membangun gedung baru yang kini berdiri megah dan membanggakan. Almarhum juga merintis, membangun dan mereformasi kurikulum baru di FK Unud melalui hibah pendidikan yang bernama Due Like pada tahun 2002. Berkat ide ini, FK Unud menjadi salah satu perintis Kurikulum Berbasis Kompetensi FK di Indonesia. ‘’Pada saat mejadi Dekan FK Unud, beliau juga merintis menerima mahasiswa asing dalam rangka internasionalisasi pendidikan dokter. Beliau juga pendorong para staf untuk mendapatkan pendidikan S-3 di luar negeri dalam rangka peningkatan kualitas FK Unud secara menyeluruh,’’ paparnya. (ian)
Prof. dr. I Ketut Suata, DTM&H., Sp.MK., Ph.D. (alm)
BADUNG
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Setubuhi dan Jual Anak Kandung
Pria Asal Bima Dihukum 17 Tahun
Mangupura (Bali Post) Perbuatan bejat yang dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya, terdakwa Saf (41) asal Bima, NTB, kini harus ditebusnya di penjara. Majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar yang menyidangkan perkara ini, Made Pasek, menghukum terdakwa Saf dengan pidana penjara selama 17 tahun. Di samping itu, Pasek juga menjatuhkan pidana denda Rp 1 miliar kepada terdakwa, subsider enam bulan kurungan. Dalam kasus ini, banyak pertimbangan yang memberatkan terdakwa. Selain menyetubuhi anak kandungnya, juga menjualnya kepada lelaki hidung belang. Sehingga perbuatan terdakwa dianggap bejat, dan harus mendaptkan hukuman yang setimpal sesuai perbuatannya. Namun, putusan hakim tersebut lebih rendah tiga tahun dibandingkan tuntutan jaksa. Jaksa sebelumnya memohon pada majelis hakim supaya ayah kandung korban SA (15) dan RS (9) itu dituntut hukuman penjara selama 20 tahun. Meski demikian, soal fakta persidangan, hakim sependapat dengan jaksa. Karena di sini ada juga unsur menjual anak kandungnya, hakim juga menjadikan pertimbangan bahwa terdakwa melakukan eksploitasi anak. Ini menjadi hal yang memberatkan dalam vonis hakim. Atas putusan itu, terdakwa Saf setelah berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, Benny Hariyono, menyatakan pikirpikir. ‘’Kami pikir-pikir yang mulia,’’ tandas Benny. Hakim
3
Geng Motor Merampok Dagang Bakso Tujuh Pelaku Ditangkap, Dua Wanita
PUTUSAN - Saf, asal Bima, NTB, saat mendengarkan putusan hakim. Dia dihukum 17 tahun penjara karena terbukti menyetubuhi anak kandungnya, bahkan juga menjualnya pun kembali menegaskan bahwa terdakwa punya hak seminggu untuk menyampaikan keberatannya. Sebelumnya, dalam persidangan disebutkan bahwa pria asal Bima, NTB, Saf (41), tega melakukan pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak kandungnya, SA (15) dan RS (9). Tidak hanya itu, terdakwa Saf juga tega menjual anaknya kepada lelaki hidung belang. Tak hayal, jaksa penuntut umum Suasti Arini memohon supaya majelis hakim yang menyidangkan perkara ini agar menghukum Saf selama 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider delapan bulan kurungan. Jaksa dalam sidang menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul yakni menyetubuhi anak kandung, melakukan eksploitasi
Kembali Dibahas, Aset Pemprov di Hyatt-Hotel Sanur
Mangupura (Bali Post) Misteri aset tanah Pemprov Bali di Hyatt-Hotel Sanur, kembali dibahas oleh Komisi I DPRD Bali, Selasa (15/11) kemarin. Sedikitnya ada 10 pihak yang diundang, namun ada dua yang mangkir. Masing-masing Management Hyatt Hotel (PT Wincor) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Bali. Padahal, keduanya memegang peranan penting untuk mengurai benang kusut masalah aset sejak tahun 70-an itu. Sementara beberapa pihak yang memenuhi undangan Komisi I di antaranya anggota Pansus Aset 2009-2014 Made Suparta dan Made Sumiati, Kadis Perizinan Bali I.B. Parwata, Kepala Biro Aset Provinsi Bali I Ketut Adiarsa, Kepala Dinas Perizinan Kota Denpasar Kesuma Diputra serta perwakilan PT Sanur Resort (salah satu pemilik saham dan lahan di Bali Hyatt) Tourik Mahri. ‘’Kita sayangkan justru yang sebenarnya memegang peranan penting yaitu BPN dan Hyatt sendiri tidak hadir. Padahal, ini kan kasusnya di situ. Kalau kita melihat kronologi ceritanya, memang ini kan kasus lama. Katakanlah dari tahun 71, sampai sekarang ternyata di lokus itu masih sengketa dan belum ada keputusan Mahkamah Agung sampai saat ini, masih gelar perkara,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya usai menggelar rapat. Tama melanjutkan, di lokus sengketa itu justru dilakukan pembangunan. Pasalnya, ada IMB yang dikeluarkan oleh Pemkot Denpasar atas rujukan surat Sekda Provinsi Bali. Padahal selama masih bersengketa, lahan itu berstatus quo. Status quo juga sudah diminta pada era Pansus Aset DPRD Bali periode 2009-2014. Namun, tanah Pemprov itu ternyata dihapus dari aset, lalu dimasukkan ke aset lancar atau saham. ‘’Setelah kita kejar, ternyata dokumen saham itu tidak ada sama sekali. Nah ini sama dengan sahamnya abal-abal dari sekian tahun yang silam. Hanya mimpi Pemprov Bali punya saham di Hyatt. Inilah kelemahan daripada dokumen-dokumen Pemprov Bali,’’ jelas politisi PDI Perjuangan ini. Tama mengaku akan terus mengejar sampai aset Pemprov seluas kurang lebih 3,75 hektar itu bisa kembali. Selain melakukan pengecekan di lapangan, pihaknya juga akan memanggil ulang Management Hyatt Hotel dan BPN. ‘’Karena di situlah kerancuannya, kok tiba-tiba ada sertifikat yang muncul sehingga sengketa. Kok tiba-tiba saham provinsi katanya ada, tetapi tidak ada dokumen, tidak ada ceritanya, apalagi hasil,’’ tandasnya. (kmb32)
ekonomi dan eksploitasi seksual terhadap anaknya. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, jaksa kemudian menjerat terdakwa dengan Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 sebagaimana yang sudah diubah dengan Undangundang No. 23 Tahun 2002 (dakwaan primer), dan Pasal 76 D UU yang sama dalama dakwaan subsider dan Pasal 71 I UU yang sama dalam dalam dakwaan lebih subsider. Yang memberatkan, terdakwa pernah menjual anak kandungnya sendiri tahun 2008. Perbuatan terdakwa di luar batas moral manusia, karena kedua korban merupakan anak kandungnya sendiri yang seharusnya dijaga. Di samping itu, perbuatan Saf telah menghancurkan masa depan kedua anak kandungnya. Di dalam
persidangan, terdakwa memberikan keterangan berbelitbelit, dan korban yang masih anak kandungnya mengalami depresi berat. Modus yang dilakukan terdakwa, Saf membujuk istri pertamanya, Nur (kini sudah bercerai) asal Lombok, NTB, meminta izin mengajak anaknya. Dalihnya, dia ingin mengajak RS (9) untuk disekolahkan. Namun bukannya menyekolahkan, terdakwa malah mengajaknya ke Denpasar. Anaknya itu kemudian diajak kos di Denpasar. Saat korban tinggal di dalam kos itulah terdakwa melakukan aksi bejatnya. Selain itu, saat pindah kos ke wilayah Ubung, terdakwa juga melakukan hal yang sama terhadap korban. Di samping RS, sang ayah juga tega mencabuli SA. Bahkan, anaknya itu dicabuli hingga hamil. (kmb37)
Mangupura (Bali Post) Diobok-obok di Denpasar, aksi geng motor rupanya bergeser ke wilayah Kuta Selatan. Pada Minggu (13/11) lalu, mereka beraksi di Jalan Darmawangsa, Kuta Selatan dan merampok dagang bakso keliling, Ismail (36). Terkait kasus itu, polisi menangkap tujuh pelaku, dua di antaranya wanita. Para pelaku berstatus putus sekolah, pelajar SMP dan SMA. Informasi yang diperoleh Selasa (15/11) kemarin, geng motor tersebut beraksi pukul 02.00 Wita. Mereka mengendarai empat sepeda motor, lalu menghadang korban. Salah satu pelaku memalak korban dengan alasan untuk beli bensin dan miras (minuan keras). Korban tidak berani menolak karena takut dan menyerahkan uang Rp 50 ribu. Bukannya berterima kasih, mereka menolak uang itu karena sedikit. Anggota geng motor itu naik pitam dan langsung mengeroyok korban menggunakan kayu. ‘’Saat korban tidak berdaya, pelaku mengambil tas pinggang korban berisi uang Rp 4 juta, HP dan surat-surat penting. Setelah itu, pelaku langsung kabur dan korban teriak minta tolong,’’ kata sumber yang minta namanya dirahasiakan. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung mengejar geng motor brutal itu. Diduga karena panik dikejar massa, dua dari mereka terjatuh bersama motornya dan langsung ditangkap warga. Massa yang geram ulah mereka itu sempat menghajar pelaku. Beruntung, polisi cepat tiba di
TKP dan langsung mengamankan kedua pelaku itu. Kasus itu langsung dikembangkan berdasarkan keterangan kedua tersangka tersebut. Hingga Selasa (15/11) kemarin, jumlah tersangka yang ditangkap tujuh orang. ‘’Dua orang ditangkap di TKP, lima pelaku dibekuk hari ini (kemarin - red) di Jalan Ahmad Yani, Denpasar pukul 14.00 Wita,’’ ujar sumber tadi. Tersangka yang ditangkap itu berinisial CJS (16) status pelajar SMP, FNA (15) status pelajar SMA, PPP (17) putus sekolah dan NS (16) putus sekolah. Polisi juga menangkap dua wanita, KARD (16) dan YA (16), remaja putus sekolah asal Denpasar. ‘’Satu lagi perempuan masih buron,’’ tegasnya. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo yang dinimtai konfirmasi hal tersebut mengatakan, kasus tersebut masih dikembangkan. ‘’Masih dikembangkan lagi. Upaya antisipasi sudah kami lakukan dengan patroli gabungan,’’ ujar Kapolresta didampingi Kapolsek Kuta Selatan Kompol Wayan Latra. (kmb36)
Peralatan Manual, Perekaman KBS Semrawut Mangupura (Bali Post) Perekaman Kartu Badung Sehat (KBS) sedang digenjot di enam kecamatan. Namun, pelayanan birokrat terhadap masyarakat yang mengurus KBS masih jauh dari kata memuaskan. Petugas perekaman yang menggunakan tenaga mahasiswa hanya mengandalkan peralatan manual, sehingga rentan terjadi kesalahan. Dalam melakukan perekaman, petugas perekaman yang menggunakan tenaga mahasiswa dalam memasukkan data penduduk seperti nomor induk kependudukan (NIK) atau data lainnya, masih manual. Screening sidik jari maupun wajah juga menggunakan alat yang sederhana, dan hanya tersambung ke laptop. Tak
hanya itu, pemotretan juga sempat menggunakan kamera telepon seluler. Semrawutnya proses perekaman KBS, membuat gerah kalangan DPRD Badung. Sebagai pemenang tender, kata Komisi I DPRD Badung I Made Duama, rekanan mestinya sudah siap dengan segala sesuatunya. Mulai dari tenaga SDM hingga sarana-prasarananya. Jangan sampai, setelah pelaksanaan justru pemerintah dan masyarakat dibuat susah. ‘’Kami sudah dengar masalah ini. Banyak masyarakat yang mengeluh masalah perekaman Kartu Badung Sehat. Kami minta sistem perekaman segera dievaluasi,’’ kata Duama di Gedung Dewan, Selasa (15/11) kemarin.
Dia juga mendengar di sejumlah desa dan banjar perekaman nyata-nyata sangat tidak profesional. Padahal, KBS merupakan program spektakuler Bupati Badung. ‘’Jangan gara-gara rekanan tidak profesional program yang amat ditunggu-tunggu masyarakat ini ada masalah,’’ tegas politisi PDI-P ini. Dia mendesak pihak rekanan selaku pelaksana segera berbenah dengan menyiapkan SDM andal dan perlengkapan yang memadai untuk mempercepat proses perekaman. Mengingat, proses perekaman hingga kartu KBS dicetak harus sudah tuntas Desember ini. ‘’Kami minta rekanan jangan main-main. Instansi terkait, yakni Dinas Kesehatan harus
terus mengawasi agar perekaman ini selesai tepat waktu. Karena kan Januari program KBS ini akan di-launching oleh Bapak Bupati,’’ terangnya. Mengenai sistem yang dipakai merekam masih sangat manual, Duama kembali menegaskan agar rekanan secepatnya menyiapkan alat yang baik. Ia pun menyayangkan perekaman khususnya pempotretan memakai kameran handphone yang sangat rawan bermasalah. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung I Gde Putra Suteja juga mengakui kondisi tersebut. ‘’Ya, prosesnya sangat lambat, rekanan melepas anak mahasiswa untuk merekam tanpa ada pendampingan,’’ katanya.
Terkait alat perekam yang masih manual, Suteja juga mengaku sudah memerintahkan rekanan menambah alat. Akan tetapi, tidak digubris oleh rekanan. ‘’Hampir setiap saat kita ingatkan rekanan untuk memperbaiki sistem kerjanya, tetapi sampai sekarang tidak ada perubahan,’’ pungkasnya. Seperti diketahui, proyek ini dimenangkan oleh CV Sember Dewata dengan nilai kontrak Rp 5.596.371.990 dari PAGU senilai Rp 5.807.775.000 dan nilai HPS (Harga Perkiraan Sementara Paket) Rp 5.800.805.670. Hingga berita ini diturunkan, pihak rekana yakni CV Sember Dewata belum dapat diminta konfirmasinya terkait berbagai keluhan tersebut. (kmb27)
Bupati Hadiri Puncak Karya di Pura Pucak Mangu Pemerintah Bantu Biaya Upakara Rp 800 Juta
KARYA Piodalan Madudus Agung, Mapeselang, Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, memasuki acara puncak pada Selasa (15/11) kemarin. Karya tersebut dihadiri oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wabup Ketut Suiasa, seluruh pimpinan dan anggota DPRD Badung serta sejumlah pangempon dan pangemong Pura Pucak Mangu. Upacara tersebut di-puput Ida Pedanda Putra Pemaron dari Geria Sidemen Mengwi, Ida Pedanda Kekeran Pemaron Geria Mandara Munggu dan Ida Pedanda Gede Jelantik dari Geria Gunung Sari. Untuk upacara di peselang pura, di-puput Ida Pedanda Gede Putra Keniten Geria Kediri Sangeh, Ida Pedanda Buda dari Gwria Jadi Kediri Tabanan. Dalam acara tersebut Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mewakili pe-
PUNCAK KARYA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak Karya Piodalan Madudus Agung, Mapeselang, Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan, Selasa (15/11) kemarin. merintah menyerahkan bantuan untuk biaya upacara tersebut sebesar Rp 800 juta. Usai memberikan bantuan, Bupati pun ikut melakukan persembahyangan bersama dengan masyarakat yang
tangkil di Pura Sad Khayangan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma menjelaskan, bantuan yang diberikan pemerintah ini
adalah bantuan untuk Pura Sad Khayangan yang ada di Kabupaten Badung. ‘’Pemerintah membantu Rp 800 juta untuk biaya upacara yang ditransfer ke rekening panitia. Biaya untuk upacara ini menghabiskan sekitar Rp 1,6 milir dan pemerintah berkewajiban untuk membantu karya tersebut,’’ terangnya. Dalam penyerahan bantuan tersebut, pihak panitia yang menerima adalah Bendesa Gede yakni Wayan Kober. Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait upacara tawur, menggunakan angsa, godel (anak sapi), kambing, babi butuan, ayam manca lima. Selain itu, upacara ini juga dilengkapi dengan sejumlah tarian sakral dan pemenatasan Wayang Lemah. Setelah puncak piodalan, hingga tanggal 23 November akan dilaksanakan bhakti panganyaran dari masing-masing kecamatan di Badung dan Leladan dari desa adat pangempon pura. Panganyaran diawali pada
16 November dari Kecamatan Kuta Selatan dan Leladan Desa Adat Bukian. Pada 17 November panganyaran Kecamatan Kuta dan Leladan Desa Adat Nungnung. Pada 18 November dilaksanakan upacara Pangeremek yang dipuput Ida Pedanda Putra Kekeran Geria Sunia Denkayu dan Leladan Desa Adat Tiyingan. Pada 19 November panganyaran Kecamatan Kuta Utara dan Leladan Desa Adat Auman. Tanggal 20 November panganyaran Pucak Bon, 21 November panganyaran Kecamatan Mengwi dan Leladan Desa Adat Kiadan. Tanggal 22 November panganyaran Kecamatan Abiansemal dan Leladan Desa Adat Semanik dan pada 23 November panganyaran Kecamatan Petang serta Leladan Desa Adat Pelaga. Sementara pada wraspati pon uye, 24 November, Ida Batara masineb dan pada 27 Desember upacara tutug bulan pitung dina. (ad493)
Jadi Ajang Introspeksi dan Tingkatkan Layanan
Bupati dan Wabup Ucapkan Selamat HUT Ke-7 Mangupura
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. didampingi Wakil Bupati (Wabup) Badung Drs. Ketut Suiasa, S.H., Selasa (15/11) kemarin secara khusus mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-7 Mangupura, Ibu Kota Kabupaten Badung. Peringatan HUT yang mengambil topik ‘’Kita Wujudkan Ajaran Tri Sakti Menuju Kabupaten Badung yang Mandiri’’ ini, kata Bupati, akan menjadi ajang untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Badung. ‘’Hari lahir ini jelas kami jadikan sebagai ajang untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Badung,’’ tegasnya. Selain ajang meningkatkan pelayanan, Wabup Badung Ketut Suiasa menambahkan, peringatan ulang tahun juga bisa digunakan untuk ajang introspeksi. ‘’Melalui peringatan HUT, kita harus merenung untuk
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos. didampingi Wakil Bupati Badung Drs. Ketut Suiasa, S.H. mengevaluasi program atau kegiatan telah dilakukan. Jika memang bermanfaat untuk masyarakat, jelas program atau kegiatan tersebut harus dilanjutkan. Sebaliknya jika memang tak
bermanfaat, program atau kegiatan harus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,’’ tegasnya. Bupati Badung telah menetapkan lima skala pri-
oritas program dalam masa kepemimpinannya. Kelima skala prioritas pembangunan adalah ketersediaan sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. Program-program yang dirancang mulai lahir, menjalani kehidupan, hingga pada akhirnya meninggalkan dunia. ‘’Saat lahir, persalinan gratis dan langsung diberikan akta kelahiran. Dalam menjalani kehidupannya, sejak 2017 kita rancang pendidikan gratis secara penuh. Untuk warga kurang mampu, kita berikan bantuan kualitas rumah sehat yang nilainya nanti mencapai Rp 50 juta per rumah tangga kurang mampu. Pada kematian, kita memberikan santunan Rp 10 juta yang sudah kita laksanakan sejak Oktober lalu,’’ paparnya. Pembangunan di Badung
juga berlandaskan agama, adat dan budaya. Untuk pembangunan Pura Khayangan Tiga hingga Paibon, asalkan sudah terdaftar di Dinas Kebudayaan, Bupati asal Desa Pelaga, Petang ini memastikan akan mendapat bantuan pemerintah. Termasuk, akan memberikan kesejahteraan kepada para pemangku Pura Khayangan Tiga. Khusus perayaaan HUT ke-7 Mangupura, diisi dengan berbagai kegiatan. Selain hiburan rakyat dengan mendatangkan artis nasional Dewi Persik dan Cita Citata, acara lainnya berupa lomba nyastra, pesta rakyat difokuskan di tiap kecamatan, festival seni budaya, lomba bonsai, Giri Prasta Cup I dengan lomba kicau burung nasional, serta kegiatan berupa edukasi lainnya seperti Badung Membaca. Puncak HUT ke-7 Kota Mangupura akan dilaksanakan pada 16 November ini dengan acara syukuran. (ad494)
Bali Post/eka
TIPIRING - Salah seorang warga didampingi saksi dari Satpol PP Kota Denpasar mengikuti sidang tipiring di lapangan parkir utara Taman Kota, Denpasar, Selasa (15/11) kemarin. Warga tersebut disidang tipiring karena merokok di daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Terminal Ubung, Denpasar.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Angkasa Pura I Renovasi Pura Jagat Tirtha PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I) Bandara I Gusti Ngurah Rai akan merenovasi Pura Jagat Tirtha yang berlokasi di komplek peribadatan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sejak dibangun tahun 1971, ini untuk yang kedua kalinya Pura Jagat Tirtha direnovasi. Renovasi kali ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemugaran palinggih pura, area pura hingga tembok panyengker. Untuk itu, pihak AP I mengalokasikan dana sebesar Rp 6,5 miliar dan diharapkan dapat rampung pada Agustus 2017 mendatang. “Agar saudara-saudara kami yang beragama Hindu dapat beribadah lebih baik lagi, kami akan merenovasi sarana peribadatan di Pura Jagat Tirtha ini. Untuk renovasi ini, kami sudah anggarkan dana sebesar Rp 6,5 Miliar,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, seusai meletakkan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya proses renovasi, Selasa (15/11) kemarin. Dikatakannya, Pura Jagat Tirtha yang di sekitarnya juga terdapat tempat ibadah lain, yaitu masjid dan gereja saat ini menjadi tempat ibadah 1.500 umat Hindu di lingkungan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pihaknya mengaku sangat bangga pada umat Hindu. Yang mana dalam kehidupan sehari-hari, sangat utuh menjaga persaudaraan antarumat beragama. Ini pembelajaran yang sangat berharga, yang belum tentu bisa dilihat di daerah lain.
PROSESI - General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi (kanan), saat prosesi peletakan batu pertama terkait renovasi Pura Jagat Tirtha, Selasa (15/11) kemarin. Salah satu contohnya, saat Asisten Manager Keamanan umat Islam melakukan ibadah, yang juga selaku Ketua Suka ditunggu oleh temen-temen umat Duka Umat Hindu Bandara NguHindu. “Saya berharap kita se- rah Rai, I Made Luther, menyammua dapat hidup berdampingan paikan terima kasih kepada pihak dengan saling menghormati dan AP I yang selama ini sudah turut saling toleransi baik dari sisi mendukung kegiatan beragama. kehidupan beragama maupun Serangkaian dengan prosesi renososial, sesuai dengan ajaran Tri vasi, sehari sebelumnya, sudah Hita Karana yang selama ini dilaksanakan upacara Piodalan dipegang teguh oleh masyarakat di Pura Jagat Tirtha. Selanjutnya Bali,” harapnya. akan dilakukan prosesi karya Pihaknya juga menyadari, Mamungkah. “Hari ini juga diBandara I Gusti Ngurah Rai ini lakukan penuntunan Ida Batara disangga oleh beberapa pura. terkait dengan kegiatan pemugaMelalui ini, pihaknya memohon ran. Untuk prosesi hari ini yang doa untuk lingkungan Bandara juga diisi dengan prosesi peletasehingga situasi di bandara bisa kan batu pertama, di-puput oleh aman dan beroperasi dengan Ida Pedanda sakeng Pengiasan,” normal. tambahnya. (ad496)
ASEAN Entrepreneur Center Bali Best Brand 2016
Besok, ”Press Conference” BBB-BICSA di Krisna Gallery and Resto Diponegoro
BEST BRAND AWARDS – Suasana Awarding Night BBB-BICSA di Ballroom Harris Hotel Sunset Road Kuta dihadiri ratusan CEO Tahun 2015. UNTUK kelima kalinya, Bali IGA Sita Wedastiti W.S, S.E. Convex Nusa Dua yang bekerja selaku Ketua Dewan Juri BBBsama dengan The ASEAN Entre- BICSA mengatakan, tahun ini preneur Center Bali dan Indra Bekti pihaknya akan melakukan seleksi Management Jakarta menyelengga- kepada hampir 800 lebih perusarakan event Bali Best Brand (BBB) haan dan merek yang ada di Bali dan Bali International Customers untuk bersaing menjadi yang Satisfaction Awards (BICSA). Acara terbaik dan mendapatkan sertipenganugerahan kepada merek- fikat Bali Best Brand. Selain itu, merek terkenal di Bali ini akan tahun ini juga rekor untuk jumlah menggelar kegiatan press confer- partisipan dari seluruh kategori, ence, Kamis (17/11) besok, di Krisna baik melalui poling dan juga Gallery and Resto Diponegoro. survei. “Ini membuktikan bahwa Acara ini merupakan rangkaian penghargaan BBB-BICSA ini kegiatan dari BBB-BICSA Tahun telah membantu pencitraan peru2016. Acara puncak yakni Malam sahaan dan produk/merek di Bali. Penganugerahan dan Awarding Produk apapun yang masuk ke Gala Dinner akan diselenggarakan Bali maka akan menjadi brandpada tanggal 17 Desember bertem- ing internasional,” ungkap Sita pat di Harris Hotel Denpasar. Wedastiti W.S.
Ia menjanjikan kemasan malam penganugerahan BBB-BICSA berbeda pada tahun 2016 ini. “Pada tahun ini, Committee of BBBBICSA akan lebih bekerja keras dan menata konsep baru di malam penanugerahan nanti. Acara akan dimulai dengan gala dinner dan dilanjutkan dengan malam budaya dan akan diisi oleh Indra Bekti Management Jakarta. Acara ini akan menjadi sangat bermanfaat bagi para pengusaha di seluruh Bali untuk menambah networking/jaringan kerja sama di seluruh Bali. Dipastikan akan hadir ratusan CEO, owner dari perusahaan yang ada di Bali,” ungkapnya. Hal senada diungkapkan oleh Indra Bekti yang juga artis nasional dan merupakan Brand Ambassador BBB-BICSA. “Bali adalah tempat terbaik untuk mempromosikan sebuah produk dengan kedatangan 7 juta wisatawan di Bali dan juga para pebisnis dari seluruh dunia. Kehadiran acara ini akan memotivasi semangat para pengusaha pribumi Bali untuk lebih kreatif dan inovatif dalam persaingan yang akan lebih berat di tahun 2016 ke depan,” kataya seraya berharap, dalam Awarding Night BBB-BICSA ini bisa menjadi bisnis forum antar CEO untuk bergaul. (ad498)
UNTUK kesekian kalinya, The St. Regis Resort yang berlokasi di Bal Harbour, Miami FL kembali melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di kampus SPB-STPBI. Selain itu, Grand Hotel America Resort dan Omni Interlocken juga menyusul kedatangan St. Regis untuk melaksanakan internship program di hotel mereka. Hotel-hotel yang sebelumnya sudah melaksanakan kunjungan ke Kampus SPB-STPBI seperti The Setai South Beach Miami yang merupakan salah satu hotel besar tersebut berlokasi di Florida USA. Pada 10 Oktober 2016, The St.Regis Resort melaksanakan kunjungan yang ke–8 di kampus SPB-STPBI Denpasar. Kunjungan kali ini diwakili oleh Rodrigo Garcia Falcon selaku Pool and Beach Manager. Dengan posisi yang ditawarkan oleh employer yaitu Food and Beverage Service dan Recreation, mahasiswa yang dinyatakan lulus interview sebanyak 25 orang dan dibagi menjadi dua grup keberangkatan yaitu grup pertama 12 orang akan memulai program trainingnya diperkirakan pada Desember 2016 dan grup kedua akan memulai program training-nya pada April 2017 sebanyak 13 orang. Pada 21 Oktober 2016, Grand Hotel America Resort melakukan perekrutan untuk kesekian kalinya di Kampus SPB-STPBI Denpasar. Kunjungannya kali ini diwakili oleh Ms. Jenifer King selaku General Manager. Dengan posisi yang
bagai bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN yang segera diberlakukan, Desember ini. Dengan pengalaman melaksanakan intership program/ training di beberapa hotel ternama di Amerika para mahasiswa akan sangat siap menghadapi MEA tersebut dan mampu bersaing dengan tenaga kerja di negara-negara ASEAN yang lain. Astina menambahkan, PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik kampus SPB-STPBI sangat bersyukur telah menjalin kerjasama dengan partner di Amerika yang berpusat di Los Angeles, California sejak tahun 2010 dan sampai saat ini. Hampir setiap bulan, ada satu sampai dua hotel besar dari Amerika datang merekrut para mahasiswa perhotelan baik yang berasal dari Bali maupun dari luar Bali untuk ikut mengambil bagian dalam proses perekrutan ini. Untuk perekrutan berikutnya direncanakan akan datang Big Cedar Lodge pada Januari 2017. Bagi yang berminat silahkan mendaftar langsung ke PT. Bali Duta Mandiri di Jalan Tari Kecak No. 12 Gatot Subroto Timur, Denpasar. Bagi mahasiswa Perhotelan diharapkan ikut bergabung, mengambil kesempatan yang sangat bagus ini, di mana para mahasiswa dapat belajar mengasah skill dan dapat jalan-jalan di Amerika di samping mendapatkan penghasilan juga. (ad966)
Tiga Hotel Besar di Amerika Rekrut Mahasiswa Perhotelan di Kampus SPB-STPBI Denpasar ditawarkan adalah Culinary, mahasiswa yang dinyatakan lulus 15 orang. Mereka akan memulai program training-nya pada April 2017. Pada 31 Oktober 2016, Omni Amelia Interlocken yang berlokasi di Colorado melakukan kunjungan perdananya di kampus SPB-STPBI Denpasar. Kunjungan perdananya diwakili oleh Joshua Hasso selaku Chef. Dengan posisi yang ditawarkan Culinary, F&B Service, Front Office, mahasiswa yang dinyatakan lulus sebanyak 10 orang dan akan memulai program training-nya pada bulan April 2016. Gusti Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. selaku Direktur SPBSTPB mengatakan, banyak benefit yang diperolah mahasiswa di samping pengalaman internasional yaitu kemampuan Bahasa Inggris mereka akan jauh lebih bagus, mereka bisa belajar untuk lebih mandiri, percaya diri, mengerti budaya Amerika, mendapatkan sertifikat training dari hotel-hotel berkelas di Amerika. Selain itu, para mahasiswa akan mendapatkan penghasilan atau uang. Direktur Utama PT Bali Duta Mandiri Nyoman Gede Astina mengatakan bahwa melaksanakan internship di Amerika di hotel-hotel berbintang 5 tentu akan memberikan pengalaman internasional yang susah didapatkan jika melaksanakan intership program/training di Bali atau Indonesia. Pengalaman internasional ini sangat perlu se-
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Raih Penghargaan dari Kemendikbud
SMPN 1 Denpasar Capai Indeks Integritas UN Tertinggi PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) tahun 2015 memang telah berlalu, namun menjadi suatu kegembiraan dan keistimewaan tersendiri bagi SMPN 1 Denpasar. Pasalnya, SMPN 1 Denpasar yang kini menjadi Sekolah Rujukan Nasional meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atas indeks integritas penyelenggaraan UN yang tinggi. SMPN 1 Denpasar meraih indeks integritas penyelenggaraan UN 2015 yang tinggi, yakni 95,74 atau nyaris sempurna. Penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Mendikbud RI Anies Baswedan itu memang baru diterima oleh SMPN 1 Denpasar. Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. AA Gde Agung Rimbya Temaja, M.Ag. yang menerima penghargaan tersebut, Selasa (15/11) kemarin, mengungkapkan walau terlambat dia dan jajaran sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Mendikbud RI. “Semoga melalui penghargaan ini kami jajaran SMPN 1 Denpasar dapat selalu berprestasi dan meraih nilai yang tinggi untuk mencetak peserta didik yang berhasil sesuai dengan tujuan mulia dari pendidikan,” ujar Gung Aji Rimbya Temaja. ada UN tahun 2015, kata dia, siswa SMPN 1 Denpasar Adistri Phitamara meraih ranking III NUN tertinggi di Bali dengan nilai komulatif 392,0. Sementara UN 2016 lalu, SMPN 1 Denpasar juga sukses mempertahankan reputasinya sebagai sekolah terbaik di Bali dengan meraih ranking I nilai rata-rata UN yakni 354,76. Selain itu, siswanya Komang Devani Manis Mastithi meraih ranking III nilai UN tert-
inggi di Bali yakni 391,0. “Sejak dua tahun terakhir, 85 persen siswa kami berhasil meraih kursi di SMA negeri unggulan seperti di SMAN 1 dan SMAN 4 Denpasar, sedangkan 15 persen tersebar di SMA negeri unggulan lainnya. UN tahun 2017 mendatang, kami targetkan mencapai nilai ratarata UN 9,50,” ujarnya. Gung Aji Rimbya Temaja mengungkapkan, prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, kerja sama sekolah dengan orangtua siswa, kerja cerdas dan kerja ikhlas guru di sekolah. Untuk itu, dia berharap tahun depan bisa mempertahankan prestasi yang diraih. Gung Aji Rimbya Temaja menegaskan, SMPN 1 Denpasar selalu menumbuhkan penting-
nya karakteristik jujur pada para siswa untuk menciptakan pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan moralitas. Bahkan, SMPN 1 Denpasar tahun depan berkomitmen menerapkan UN berbasis UNBK. Ketua Komite Wayan Sugitha sangat gembira dengan prestasi SMPN 1 Denpasar. Apalagi kini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan dari Kemendikbud atas indeks integritas penyelenggaraan UN terbaik menjadikan SMPN 1 Denpasar sebagai sekolah terbaik di Bali. Makanya, ia menyebutkan perjuangan SMPN 1 Denpasar ibarat “Budha” yakni bangun, bangkit dan sadar. Ketika semua warga sekolah bangun dari kesadaran, saat itulah prestasi bisa diraih. (ad965)
PENGHARGAAN – Kasek AA Gde Agung Rimbya Temaja berfoto bersama Wakasek Desak Ketut Hartani dan Ketut Budiarta dengan piagam penghargaan dari Kemendikbud atas indeks integritas penyelenggaraan UN tertinggi.
Brigjen Pol. (Purn) Dewa Parsana Pimpin The Jagabaya Bali Institute
Demi Eksistensi Hindu, DPD-RI Sinergi Bina Pecalang dan Jagabaya Se-Bali SEBUAH lembaga yang akan concern terhadap eksistensi Hindu Bali khususnya dalam bidang pertahanan tradisonal telah lahir, yakni The Jagabaya Bali Institute. Lembaga ini dipimpin oleh Brigjen Polisi (Purn) Drs. Dewa Parsana, M.Si. yang merupakan putra Bali yang pernah memimpin Polda Sulawesi Tengah, sebuah wilayah yang tercatat dalam sejarah sebagai wilayah rawan konflik SARA seperti kasus Poso. Kehadiran sosok Dewa Parsana menjadi pimpinan The Jagabaya Bali Institute seakan menjadi pertanda bahwa Bali kini punya peran untuk ikut menjaga ideologi Pancasila khususnya dalam menguatkan peran pecalang, jagabaya dan elemen adat. Demikian diungkap oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meresmikan The Jagabaya Bali Institute di Kantor DPD-RI Provinsi Bali. Dihadiri oleh pejabat Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kesbangpollinmas Provinsi
Bali serta pejabat Polri, PHRI Bali, Kadin, Konsul negara sahabat dan puluhan tokoh pemerhati adat budaya Bali, acara peresmian The Jagabaya Bali Institute ini dirangkaikan dengan peluncuran buku karya Dewa Parsana yakni “Dari Tertib Sosial Menuju Bali Shanti Lan Jagatditha”. Dalam sambutannya, Senator Wedakarna mengatakan, pemberdayaan pecalang atau jagabaya di Desa Adat Bali adalah mutlak dan tidak saja melulu mengurusi parahyangan dan pawongan tetapi juga palemahan. “Dengan dinamika sosial yang sangat tinggi, adanya ancaman terorisme secara terbuka terhadap Bali dan juga ketahanan ekonomi Bali yang sangat riskan, menyebabkan perlunya sebuah lembaga yakni The Jagabaya Bali Institute sebagai wadah untuk mengkader, mendidik dan meningkatkan peran dari para jagabaya untuk menjaga eksistensi dan kesucian palemahan Bali. Tidak saja hanya berhadapan dengan sesama krama Bali, tapi juga bagaimana
SATYAGRAHA – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Brigjen Pol. Dewa Parsana dan Kementerian Pertahanan RI di Kantor DPD-RI.
jagabaya Bali berhadapan dengan musuh dari luar Bali baik itu kejahatan pidana, terorisme atau ancaman predator Bali di berbagai bidang kehidupan. Ini yang akan menjadi fokus dari perjuangan Bali ke depan. Apalagi, sejumlah kasus keamanan menjadi masalah besar di Bali mulai adanya rusuh ormas, geng motor hingga adanya persaingan antara ormas Bali dan luar Bali yang kadang tidak selaras di lapangan. Ini kita petakan bersama. Termasuk kerja sama Kemenkopolhukam RI, Kemenhan RI, Mabes Polri, Mabes TNI, Kemenkum HAM RI termasuk BIN. Kita buka semua akses yang dimiliki DPD-RI,” ungkap Senator Arya Wedakarna (AWK). Hal senada juga diungkapkan Dewa Parsana yang menyatakan bahwa DPD-RI telah menyambut ide dari tokoh-tokoh purnawirawan Bali dan para pemerhati keamanan dan ke depan sinergi bersama lembaga negara sangat dibutuhkan. “The Jagabaya Bali Institute adalah lembaga think thank, lembaga pemikir dan lembaga yang bisa menjadi pusat kajian berlandaskan akademik. Ini selaras dengan buku yang saya tulis setelah sekian lama menjadi polisi di seluruh Indonesia. Ketahanan Bali tidak saja secara keamanan, tapi juga ketahanan ekonomi termasuk di dalamnya misalkan LPD. Kami akan memberikan masukan pada DPD-RI dan pemerintah di Bali maupun DPRD terkait eksistensi jagabaya dan desa adat terkait dengan penggantian UU No. 69/1958 tentang Bali, UU No.1/2013 tentang LKM termasuk mendukung Revisi Perda Desa Adat dan Perda LPD. Siapa lagi salurannya jika bukan DPD-RI. Awal 2017, kami akan turun membina jagabaya dan pecalang di seluruh Bali,” ungkap Dewa Parsana, pendiri Monumen Perdamaian di Palu Sulteng ini. (ad501)
Sebab, kalau bahasa Indonesia punah, negara ini juga bisa ikut punah. “Oleh karena itu, kita perlu mengintegrasikan budaya Indonesia yang multikultural sebagai bagian dari proses pembelajaran,” katanya. Setya menilai pembelajaran bahasa harus bisa memanfaatkan keragaman kultural dan kearifan lokal masyarakat agar siswa mampu menciptakan makna berdasarkan apa yang dialaminya sehari-hari. Bahasa selanjutnya bisa menjadi kekuatan untuk membangun perilaku yang humanis, pluralis dan demokratis. Sementara itu, pakar bahasa Indonesia dari UMM Dr. Ekarini Saraswati mengaku prihatin dengan penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari oleh anak muda, terutama kalangan metropolis.
“Mereka sering mencampur aduk bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan asal-asalan, terutama di media sosial,” kata Ekarini. Sementara Rektor UMM Fauzan berharap seminar ini mampu menggali pikiran akademisi dalam memanfaatkan bahasa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang lebih beradab. “Masyarakat harus bangga dengan bahasa Indonesia. Jangan sampai hilang bahasanya dan tersisa penggunanya saja, lalu jadi kajian situs arkeologis,” urai Fauzan. Selanjutnya, rekomendasi dan paparan para pemakalah dalam seminar itu nanti akan dibukukan dalam prosiding, kemudian diserahkan ke Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikbud sebagai bahan untuk pengambilan kebijakan. (ant)
Bahasa Indonesia Kekuatan Integrasi Bangsa
Malang (Bali Post) – Guru besar Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Setya Yuwana mengemukakan bahasa Indonesia merupakan kekuatan bagi integrasi bangsa dalam berbagai bidang, termasuk budaya yang multikultural. “Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tak hanya bertujuan agar siswa menguasai struktur bahasa. Lebih dari itu, pembelajaran bahasa harus menjadi strategi budaya agar anak-anak bisa lebih mencintai bangsa ini, bahkan bahasa Indonesia sebagai kekuatan integrasi bagi bangsa,” kata Prof. Setya Yuwana dalam Seminar Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UUM), Selasa (15/11) kemarin. Menurutnya, bahasa Indonesia sebagai kekuatan integrasi bangsa tidak bisa diremehkan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Rabu Kliwon, 16 November 2016
DAERAH
5
Bhinneka Tunggal Ika Harga Mati
Bali Post/dok
I Nyoman Giri Prasta KEBINEKAAN merupakan kekayaan yang tidak ternilai harganya, baik keragaman mata pencaharian, agama, suku bangsa, ras dan budaya. Karenanya, semboyan bangsa Bhinneka Tunggal Ika merupakan perekat bangsa dan harga mati yang harus tetap dipertahankan. Hal itu dikemukakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai Komponen Masyarakat Badung di Lapangan Puspem
Badung, Selasa (15/11) kemarin. Menurutnya, tidak dapat dimungkiri bahwa keragaman yang ada dapat menimbulkan potensi konflik yang mengatasnamakan perbedaan. Padahal bila ditelisik lebih dalam, akar permasalahan konflik yang terjadi bukanlah terletak dalam perbedaan tersebut. ‘’Dapat disebutkan salah satu faktor yang sering menjadi penyebab terjadinya konflik yang mengatasnamakan perbedaan suku, budaya maupun agama adalah kepentingan politik lokal,’’ jelasnya. Apel kebinekaan ini merupakan inisiasi masyarakat untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa bahwa bangsa Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang terdiri dari berbagai suku, budaya dan agama. ‘’Walaupun kita beda suku, ras dan agama namun kita tetap saling menghargai dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,’’ ucapnya. Pejabat asal Plaga, Petang ini mengajak segenap komponen masyarakat Badung untuk selalu menjaga dan mempertahankan kebinekaan dan menolak paham radikal dan aksi tetorisme. ‘’Kami mengajak masyarakat Badung untuk mempertahankan perekat bangsa yakni kebinekaan,’’ katanya. Politisi PDI-P Badung ini juga mengajak masyarakat Badung untuk bersatu padu menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme dengan mengatasnamakan agama yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat. ‘’Yakinlah bahwa Indonesia adalah rumah bagi semua anak bangsa,’’ pungkasnya. (par)
WNA Dilaporkan Perkosa Tamu Hotel
Mangupura (Bali Post) Tamu salah satu hotel di Jalan Sriwijaya, Kuta, berinisial DAS (48) mengaku diperkosa oleh OJJ (47) asal Inggris, Minggu (13/11) lalu. Terkait kasus itu, petugas mengamankan OJJ dan kasus tersebut ditangani Polsek Kuta. Menurut petugas Polresta Denpasar, Selasa (15/11) kemarin, saat diperiksa penyidik, korban menginap di lantai satu kamar nomor 16. Pukul 02.00 Wita, pelaku da-
tang dan langsung menggedor pintu kamar korban. Saat pintu dibuka, pelaku langsng masuk dan mencium korban. Korban mau teriak tapi dibekap oleh pelaku. Selanjutnya, pelaku melampiaskan nafsu bejatnya. Aksi pelaku terhenti saat pacarnya menggedor pintu korban. Ketika pintu dibuka, pelaku langsung ditendang oleh pacarnya. Tak hanya itu, pelaku diseret hingga ke luar kamar. ‘’Pelaku dan pacarnya
menginap di lantai dua. Korban menelepon Polsek Kuta dan melaporkan kejadian itu. Pukul 06.00 Wita, polisi datang. Korban sempat dibawa ke Polresta, tetapi kasus itu dilimpahkan ke Polsek Kuta,’’ ungkapnya. Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno saat dimintai konfirmasi, membenarkan menerima pelimpahan kasus itu. ‘’Pelaku sudah kami tahan. Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi,’’ tegasnya. (kmb36)
Bawa Ganja dan Ekstasi
Pria Jakarta Dituntut Enam Tahun
Denpasar (Bali Post) Ketahuan memiliki 16 linting ganja seberat 5,28 gram dan 10 butir pil ekstasi, pria asal Jakarta, Jonathan (27), Selasa (15/11) kemarin dituntut hukuman enam tahun penjara. Jaksa penuntut umum (JPU) A.A. Ngurah Jayalantara di hadapan maajelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnyadewi mengatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah menyimpan narkoba golongan I dalam bentuk tanaman dan dalam bentuk bukan tanaman. Dia dijerat Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Undangundang Nomor 35 Tahun 2009
tentang Narkotika. Selain hukuman fisik, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan. Sebelum pada proses kesimpulan dalam surat tuntutan, jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan upaya pemerintah yang gencar-gencar memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, perbuatan terdakwa dapat merusak generasi muda. Kasus ini berawal dari pertemuan terdakwa dengan temannya, Kevin (DPO) pada 14 Agustus 2016 pukul
09.00 Wita di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk memerintahkan terdakwa membawa barang itu ke Bali. Terdakwa menyimpan narkotika itu dalam bungkus rokok yang kemudian disimpan di dalam tas ransel hitam milik Jonathan, yang nantinya diberikan kepada seseorang yang ada di Bali. Setibanya di Bali, Jonathan menghubungi Kevin untuk menanyakan orang yang menjemput terdakwa di Bandara Ngurah Rai. Namun belum sempat dijemput temannya, terdakwa ditangkap petugas bea dan cukai. (kmb37)
Dugaan Penyimpangan di Tukad Mati
Kejaksaan Periksa PT Undagi Mangupura (Bali Post) Kejaksaan Negeri Denpasar terus mendalami kasus dugan penyimpangan proyek pembangunan senderan di Tukad Mati, Legian, Badung. Pascamemeriksa Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung, penyidik melanjutkn pemeriksaan rekanan yakni PT Undagi Jaya Mandiri. Pemeriksaan itu dibenarkan Kasipidsus Kejari Denpasar, Syahru Wira, Selasa (15/11) kemarin. Pemeriksaan rekanan ini, katanya, karenaa
pihak Undagi yang menggarap proyek yang jebol dan retak tersebut. Hanya, Kasipidsus mengaku lupa nama pejabat dari PT Undagi Jaya Mandiri yang diperiksa. “Sudah diperiksa, tapi namnya saya lupa,” katanya. Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersebut, memang benar ada retakan di beberapa sudut proyek senderan Tukad Mati sepanjang 570 meter ini. Namun, Syahru mengatakan masih akan mendalami lagi kasus tersebut. Ditanya kelanjutan pemerik-
saan saksi lainnya, dia masih enggan membocorkan. “Nanti jika ada perkembangan saya kabari,” jelasnya. Dalam proyek Tukad Mati ini, pihak Pemkab Badung sendiri mengakui adanya keretakan dalam pembangunan proyek tersebut. Proyek senderan Tukad Mati di Legian, Badung ini membentang sepanjang 570 meter dengan anggaran Rp 2,1 miliar. Laporan awal, proyek ini sudah diserahterimakan oleh rekanan kepada Dinas Bina Marga Badung. (kmb37)
Banjir di Kerawang
Petani Menyelam Memanen Padi
Karawang (Bali Post) – Para petani di Desa Karangligar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terpaksa menyelam di areal sawah yang terendam banjir saat melakukan
panen padi di tengah kondisi banjir, Selasa (15/11) kemarin. Secara bergantian, petani Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat itu turun ke areal sawahnya yang ter-
Bali Post/ant
PERAHU BUATAN - Warga mendayung perahu buatan saat berusaha keluar dari rumahnya yang terendam banjir di kawasan permukiman penduduk bantaran Sungai Citarum, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/11). Lima kecamatan di Kabupaten Bekasi yang berada di wilayah bantaran sungai tersebut terendam banjir setinggi 100 - 150 sentimeter, akibat banjir kiriman dari meluapnya air di Sungai Citarum.
endam banjir, untuk menyelamatkan tanaman padinya. Mereka menyelam di sekitar areal sawahnya yang terendam air setinggi sekitar 1 - 1,5 meter. Para petani memotong tanaman padi siap panen dan mengumpulkannya di sebuah rakit kecil. Tanaman padi panen itu selanjutnya dikumpulkan di jalan setapak yang kondisinya tidak terendam banjir. ‘’Ada sekitar 8 hektar lahan sawah saya yang terendam banjir,’’ kata Saan, salah seorang petani Desa Karangligar, Karawang. Akibat peristiwa banjir yang sudah terjadi sejak Senin (14/11), Saan bersama petani lain di desanya berusaha menyelamatkan tanaman padi mereka, dengan melakukan panen di tengah kondisi banjir. Meski begitu, para petani yang areal sawahnya terendam banjir pesimistis hasil panen mereka di tengah kondisi banjir itu bisa terjual ke tengkulak atau Bulog. ‘’Gabahnya pasti akan menghitam dan membusuk, jadi nanti akan sulit dijual,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
PEMAKAMAN - Sejumlah kerabat dan personel TNI serta Polri mengangkat peti jenazah Intan Olivia (2,5) menuju peristirahatan terakhir di Pemakaman Kristen Putaq di Desa Loa Duri Ilir Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (15/11) kemarin.
Korban Bom
Intan Olivia Dimakamkan Samarinda (Bali Post) –
Sebelum pemberangkatan, terlebih dahulu dilaksanakan prosesi yang dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Johny L Tobing, Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Polisi Safaruddin, Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat di daerah itu serta ratusan pelayat dari berbagai elemen masyarakat. Diiringi puluhan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, jenazah Intan Olivia diberangkatkan menuju Pemakaman Kristen Putaq, Desa Loa Duri Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari rumah duka. Pengamanan ketat terlihat di setiap sudut jalan yang dijaga sejumlah personel kepolisian bersenjata laras panjang.
Di simpang tiga Loa Janan atau wilayah berbatasan Kota Samarinda dengan Kabupaten Kutai Kartanegara, pengamanan iring-iringan jenazah korban bom Gereja Oikumene terlihat semakin ketat dengan kian banyaknya personel kepolisian yang berjaga di sepanjang jalan. Bahkan, sekitar satu kilometer dari lokasi pemakaman, sejumlah personel Brimob bersenjata laras panjang terlihat bersiaga di setiap lorong dan semaksemak termasuk di kebun milik warga. Hujan deras disertai petir tidak menyurutkan ratusan pelayat yang mengantar Intan Olivia menuju peristirahatan terakhir. Bahkan di tengah derasnya hujan yang mengguyur, Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Johny
L Tobing terlihat langsung memimpin prosesi pemakaman korban bom Gereja Oikumene tersebut. Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Polisi Safaruddin saat memberi sambutan menyatakan kematian Intan Olivia murni tindakan kriminal yang dilakukan oleh teroris. Polisi, kata Safaruddin, masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa 19 orang saksi termasuk terduga pelaku bernama Juhanda. ‘’Percayakan kepada kami (Polri) dan saya minta kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga toleransi, sebab tindakan ini murni kriminal yang dilakukan oleh teroris,’’ tegas Safaruddin. Sementara itu, Mayor Jenderal TNI Johny L Tobing menyampaikan belasungkawa
atas meninggalnya Intan Olivia pada ledakan bom di Gereja Oikumene tersebut. TNI, kata Johny L Tobing, akan membantu kepolisian dalam memerangi terorisme di Indonesia. ‘’Tentu, kita mengutuk perbuatan keji ini dan kami (TNI) akan selalu mendukung langkah kepolisian dalam memerangi aksi terorisme. Tetapi, memberantas terorisme tidak bisa hanya dilakukan Polri dan TNI, tetapi semua masyarakat harus bersatu-padu melawan tindakan yang mengancam persatuan dan kesatuan itu,’’ tegas Johny L Tobing. Ledakan bom terjadi di Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 03, Nomor 37, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, pada Minggu (13/11) pagi sekitar pukul 10. 15 Wita, menyebabkan lima orang terluka, empat di antaranya menderita luka bakar serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Samarinda Seberang. (ant)
Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Ade Komarudin meminta masyarakat dapat menerima dan menghormati apa pun keputusan penyidik Polri terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Penegasan tersebut disampaikan pimpinan DPR terkait gelar perkara kasus tersebut oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, yang hasilnya akan diumumkan Rabu (16/11) hari ini. ‘’Negara ini ada masalah dalam demokrasi harus diselesaikan secara hukum, walaupun penegakan hukum belum begitu baik, kita sudah mulai harus menghormati apa pun
keputusan dari penegak hukum,’’ kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Saat ini proses hukum yang dijalani Ahok dalam tahap penyelidikan. Dari gelar perkara akan menentukan ada-tidaknya unsur pidana atas pidato dan pernyataan Ahok terkait laporan dugaan penistaan agama oleh calon petahana pilkada serentak DKI Jakarta itu. Gelar perkara juga akan menetukan peningkatan status proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan. Apabila diputuskan melanggar bersalah dan melanggar pidana, status hukum Ahok dari saksi menjadi tersangka. Sebaliknya, apa-
bila diputuskan tidak bersalah maka proses hukum terhadap Ahok dihentikan. Ade meminta jangan sampai ada perpecahan bangsa apa pun keputusan yang diambil Polri. ‘’Apa pun hasilnya kita tidak ingin lagi membuat bangsa ini harus rugi karena masalah ini. Kita ingin agar tetap perdamaian, persatuan nasional tetap terjaga,’’ ujarnya. Dia menegaskan, persatuan dan kesatuan bangsa tidak boleh pecah hanya karena masalah ini. ‘’Sekali lagi jangan korbankan negeri ini hanya karena Pilkada DKI. Saya juga imbau tolong penegak hukum selami rasa keadilan masyarakat,’’ tukas Akom.
Ketua Presideum Indonesian Police Watch Neta S Pane berharap Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak terpengaruh dengan tekanan dari berbagai pihak, baik dari presiden, partai politik pendukung pemerintah, partai politik di luar pemerintah, kelompok radikal dan pihak-pihak lainnya. ‘’Jangan mau diintervensi dan ditekan oleh kekuasaan dan opini publik. Di sinilah Tito akan diuji sebagai jenderal polisi yang terbaik yang bisa menjaga profesionalismenya. Jika Tito salah langkah, kepercayaan publik akan hilang terhadap institusi Polri. Makanya jangan main-main,’’ kata Neta. (kmb4)
Jakarta (Bali Post) Rendahnya keterwakilan perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu, baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuat sejumlah pihak berusaha mendorong perempuan lebih aktif ikut terlibat dalam dua lembaga tersebut. Wakil Direktur Puskapol FISIP UI Anna Margaret mengatakan dari sisi regulasi sebenarnya sudah cukup mengakomodir keterlibatan perempuan dalam proses pemilu, misalnya sejak 2007 sudah terbit dua undang-undang yang secara khusus memuat pasal tentang keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% baik dalam keanggotaan di KPU maupun di Bawaslu. ‘’Hal itu dapat ditemukan dalam UU Penyelenggara Pemilu Nomor 22 Tahun 2007 yang diperbarui dengan UU Penyelenggara Pemilu Nomor 15 Tahun 2011,’’ kata Anna Margare, di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Ada beberapa kendala yang menjadi penyebabnya, antara lain ketidaksetaraan terhadap perempuan dalam proses pendaftaran. Dalam catatanya, sejak 2012 hingga 2016. Pada 2012 pendaftar laki-laki di KPU berjumlah 495 orang (81,6%), sementara di Bawaslu berjumlah 252 orang (85,7%). Pada 2016, laki-laki pendaftar di KPU berjumlah 230 orang (70,8%), sementara di Bawaslu berjumlah 176 orang (73,6%). Dalam analisis Puskapol
UI, ketidaksetaraan itu sudah terjadi sejak proses awal yaitu ketika seorang perempuan maupun laki-laki mengambil keputusan untuk ikut mendaftarkan diri. Perempuan, katanya, cenderung dihadapkan pada sejumlah pertimbangan yang lebih rumit terkait karirnya di ranah publik. Peran perempuan sebagai istri dan ibu rumah tangga, membuat keberadaan perempuan di dalam keluarga dituntut untuk cenderung mengurus keluarganya. Akibatnya, hal itu memengaruhi keputusan
seorang perempuan di dalam keluarga untuk terlibat aktif di luar rumah. ‘’Pengambilan keputusan bagi perempuan untuk ikut mendaftar sebagai komisioner di tingkat nasional menjadi lebih pelik dibandingkan laki-laki,’’ kata Anna. Selain itu, pada umumnya perempuan memiliki akses informasi terbatas dibandingkan laki-laki. Pada persoalan ini, Anna berpendapat ketidaksetaraan terjadi ketika akibat sebaran wilayah tempat tinggal dan ketimpangan infrastruktur, sehingga akses informasi
yang diterima perempun lebih sedikit dibanding laki-laki. ‘’Ini menjadi kendala tersendiri bagi perempuan,’’ katanya. Dari kendala di atas, melalui program bertajuk ‘’Perempuan Memimpin’’, Anna merekomendasikan pemerintah dan DPR selaku pembuat kebijakan untuk mengkaji persoalan ini lebih jauh. Dari kajian itu diharapkan pemerintah dan DPR dapat merumuskan peraturan yang lebih baik lagi tentang rekrutmen penyelenggara pemilu untuk keterwakilan perempuan. (kmb4)
Hujan deras mewarnai prosesi pemakaman Intan Olivia (2,5), korban bom di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sebelum diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Pemakaman Kristen Putaq, Desa Lua Duri Ilir Kecamatan Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (15/11) siang, jenazah Intan Olivia disemayamkan di rumah duka di Jalan Jati 3, RT 27, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Samarinda Seberang.
Hormati Apa pun Hasil Gelar Perkara Ahok
Perempuan Didorong Ikut Seleksi KPU dan Bawaslu
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Berbesar Hati, Tanpa Menggelar Demo BULAN November ini mungkin akan sedikit membikin masyarakat waswas dan menegangkan menantikan Pilkada Jakarta. Tentu ketegangan ini tidak hanya dirasakan masyarakat Jakarta, tetapi juga seluruh Indonesia. Sebagai ibu kota negara, Jakarta telah berkali-kali membuktikan pengaruhnya terhadap perpolitikan Tanah Air. Segala peristiwa politik di Jakarta di masa lalu, misalnya pergantian Orde Lama ke Orde Baru, peristiwa Malari tahun 1974, sampai lengsernya pemerintahan Soeharto, dimulai di Jakarta. Atau tepatnya mengambil lokus utama di ibu kota negara. Kita tahu, bahwa tanggal 4 November 2016 lalu, unjuk rasa besar-besaran berlangsung di Jakarta. Secara politik, banyak yang mengaitkan peristiwa itu dengan Ahok, Gubernur DKI nonaktif yang diduga melecehkan agama. Tetapi nuansa yang kita lihat memang politik itu seolah mencoba mendesak Ahok. Namun, sebagai sebuah peristiwa politik, para elite yang mencalonkan diri menjadi gubernur pasti sudah tahu dengan risiko yang akan terjadi. Persoalannya, itu akan berbeda apabila dikaitkan dengan kehidupan sosial. Banyak masyarakat yang merasa terganggu aktivitas kesehariannya. Kita harus tahu, Jakarta adalah ibu kota dan kebetulan berpenduduk padat dengan ciri masyarakatnya kompleks. Jika ada unjuk rasa sampai memacetkan jalan, tentu aktivitas sosial akan terganggu. Toko tutup, karyawan tidak dapat masuk, pegawai tidak ngantor, orang merasa tertekan dan sebagainya. Kemudian demo itu pasti diliput oleh media internasional. Kesan yang muncul, Jakarta (Indonesia) tidak aman. Lebih kasihan lagi, adalah masyarakat setempat. Sudah dilanda macet dalam kesehariannya, sudah sesak penduduknya, tiba-tiba lagi dilanda demonstrasi besar-besaran. Untuk itulah, kita harus mencoba berbesar hati, sebisanya untuk tidak melakukan unjuk rasa seperti itu. Akhir-akhir ini kembali kita dengar ancaman untuk melakukan demo tanggal 25 November nanti. Mudahmudahan ini tidak terjadi. Kita kasihan kepada seluruh komponen kehidupan sosial di Jakarta. Untuk itulah kemudian, kita hargai berbagai upaya yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo melakukan pendekatan kepada berbagai pihak agar paham situasi sosial yang ada di Jakarta. Seyogianya kita menafsirkan tindakan silaturahmi yang dilakukan Presiden bukan sekadar menegaskan sikapnya yang tidak akan melindungi Ahok, tetapi juga pesan tentang situasi kondusif Jakarta. Tentu maksudnya agar masyarakat kecil tidak terganggu oleh hal-hal yang berbau unjuk rasa tersebut. Mari kita maknai Hari Pahlawan di bulan November ini sebagai sebuah keberanian untuk menahan keinginan diri dalam melakukan hal-hal yang berpotensi menekan mental atau psikologi massa. Memerlukan perjuangan untuk melakukan ini, dan memerlukan keberanian untuk memperlihatkannya kepada masyarakat. Di Amerika Serikat banyak yang melakukan unjuk rasa menentang Donald Trump, akan tetapi masyarakatnya segera sadar bahwa toh pemilu sudah berjalan dan itulah pilihan lebih banyak masyarakat Amerika Serikat. Menentang fenomena sosial yang sudah demikian jelas, terkadang terasa cuma-cuma kalau menghabiskan banyak tenaga. Dalam hal Jakarta, terlalu banyak menyuarakan protes, bisa-bisa akan memunculkan banyak pemilih diam, yaitu mereka yang sesungguhnya mempunyai pengetahuan politik memadai, tetapi sengaja mendiamkan diri. Jakarta merupakan penduduk Indonesia yang paling rasional. Tentu juga kelak pilihannya rasional. Nah, imbangilah kualitas pengetahuan penduduk Jakarta ini dengan caracara berpolitik yang cerdas juga, berpolitik yang santun, tidak mengganggu ketertiban umum. Rasanya terlalu membuang tenaga apabila melakukan acara besarbesaran di jalan raya. Mudah-mudahan akhir November ini bulannya terasa tenang dan menyejukkan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Rumput di Patung Barong Patung barong di pertigaan Batubulan, Sukawati, Gianyar merupakan ikon dan tergolong artistik. Patung ini juga menjadi identitas Desa Batubulan. Sebagai warga Gianyar, saya juga menaruh aspirasi terhadap keberadaan patung ini bahkan telah direnovasi. Namun, yang membuat kurang indah adalah rumput yang tumbuh di sekitar patung barong ini. Rumput menjalar liar termasuk ilalang yang tak terawat. Saya usulkan agar di sekitar patung barong ini ditata dan rumputnya dibersihkan. Pemkab Gianyar tentunya bisa melakukan perawatan dengan mengefektifkan warga sekitar untuk peduli dengan keindahan patung barong ini. Wayan Dirga Sugama Gianyar, Bali
Pembangunan Pasar Badung Pascaterbakar dan kini dalam proses tender gambar, saya berharap pembangunan Pasar Badung tak menjadikan pasar ini pasar modern. Pasar Badung harus tetap menjadi pasar tradisional dengan fasilitas yang memadai. Desain bangunannya juga harus tetap mengakomodasi arsitektur Bali, bukan layaknya desain pasar modern. Untuk itu, saya berharap Wali Kota Denpasar agar tetap mengingatkan pelaksana proyek ini mengakomodasi unsur-unsur tradisional Bali dalam menata kembali Pasar Badung. Saya juga berharap agar Pasar Badung tetap menjadi pasar kebanggaan krama Bali dengan memberikan ruang yang lebih besar kepada pedagang tradisional. Gede Wiratma Putra Denpasar, Bali
Potensi Pemilih Diam Versus Jajak Pendapat Kemenangan Donald Trump atas Hillary Clinton pada pemilihan Presiden Amerika Serikat beberapa waktu lalu, telah menjungkirbalikkan sebagian besar pengamat di seluruh dunia. Bahkan sebagian besar jajak pendapat di seluruh dunia juga kelihatan ompong. Jajak yang menjadi alat modern untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang sebuah hasil proses, menjadi limbung. Satu faktor yang membuat hal itu adalah pemilih diam, massa yang memang menyimpan perasaannya dan kemudian memutuskan pilihan tepat pada saat pemilihan umum.
Oleh I Nyoman Ladra assa diam ini sukar diprediksi yang bisa jadi bersumber dari ketidakpuasan, kecermatan bahkan juga kemarahan yang mungkin terpendam. Mereka mengetahui kondisi politik, tetapi memilih diam agar tidak menambah kegaduhan. Kemenangan Trump tersebut ditopang oleh orang-orang seperti ini, yang memercayai kata-katanya pada saat kampanye: anti-imigran dan memberantas teroris. Dengan begitu, bagaimanapun banyaknya unjuk rasa yang dilakukan oleh para penentang Trump, mereka ibarat kebakaran jenggot semata dan hasil pemilu tidak akan berubah. Mereka sekadar menumpahkan unek-uneknya. Bagaimana dengan kondisi politik di Tanah Air? Potensi pemilih diam yang menyimpan perasaan ini kemungkinan besar juga ada. Tahun 1977, saat pemilu digelar untuk kedua kalinya di zaman Orde Baru, tidak ada yang menduga kalau Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dapat memenangkan pemilu di DKI Jakarta. Pada waktu itu Daerah Khusus Ibu Kota ini dipimpin oleh Gubernur Ali Sadikin. Di tengah demikian digjayanya Golkar pada waktu itu dan konsolidasi politik yang dilakukan oleh Orde Baru sedang berada pada puncaknya, tiba-tiba PPP menang di pusat Ibu Kota. Padahal seluruh provinsi pada waktu itu memenangkan Golkar. Banyak yang menduga bahwa tidak terpilihnya Ali Sadikin sebagai gubernur pada periode berikutnya disebabkan oleh kekalahan Golkar di jantung Indonesia itu.
M
Tidak dapat dilepaskan, itu dilakukan oleh para pemilih yang kebanyakan diam pada waktu itu. Sebagai ibu kota, pemilih di Jakarta sejak awal merupakan pemilih yang paling rasional di Indonesia. Masyarakat tahu apa makna fusi partai politik yang dilakukan oleh Orde Baru tahun 1972, yang membuat puluhan partai politik yang ada sebelumnya dilebur menjadi tiga, yaitu PPP, Golkar dan PDI. Dalam konteks stabilisasi politik, fusi ini benar. Tetapi dalam upaya mencari pengaruh dan kekuasaan, fusi itu berupaya melemahkan partai politik dan pada sisi lain memperkuat Golkar pada waktu itu. Jakarta sebagai ibu kota yang masyarakatnya majemuk, seperti tidak mampu menerima Golkar yang kemudian menjatuhkan pilihannya kepada PPP. Namun, kuatnya kedudukan Golkar dengan Orde Baru-nya pada waktu itu, tidak mungkin bagi para pendukung PPP untuk ikut ingar-bingar memproklamirkan dukungannya secara maksimal, dan kemudian memilih diam. Ungkapan perasaan ditumpahkan pada saat pemilihan umum. Itulah yang membuat PPP berhasil memenangkan suara paling banyak di Jakarta pada pemilu tahun 1977. Dalam konteks tertentu, kemungkinan juga pemilihan gubernur Bali periode lalu, disebabkan oleh pemilih diam ini. Jumlah selisih kemenangan yang hanya 996 suara itu mengindikasikan bagaimana pemilih yang koh ngomong memperlihatkan kekuatan politiknya di bilik-bilik pemilihan umum. Pemilih diam ini mempunyai beberapa karakter. Pertama, dia merupakan orang
cerdas dan menguasai keadaan. Dan yang paling ampuh adalah kemampuannya untuk mengendalikan diri. Kecerdasan mereka justru terlihat di sini. Mereka tahu keadaan karena tidak akan mungkin mengubah komposisi politik semata-mata hanya dengan unjuk rasa saja, yang lebih banyak menyita emosi, tenaga dan waktu. Emosi yang meledak-ledak di tengah orang yang bersikap rasional, justru hanya akan merusak lingkungan saja. Kedua, mereka mempunyai ikatan emosional yang sama. Pada pemilu tahun 1977, pemilih diam ini kemungkinan menjalin ikatan melalui wilayah-wilayah nonformal seperti warung, komunitas penumpang bus atau kereta api. Mereka berbincang secara rahasia, dan bisa jadi juga dengan kode tertentu, sambil tertawa-tawa. Sekarang, sebagian pemilih diam ini akan berbincang dengan kelompok-kelompoknya di media sosial. Akan tetapi, di Indonesia, pola lama dengan berbincang di warung dan mobil atau kereta ini masih bisa dijumpai. Ketiga, sesungguhnya mereka menyimpan kemarahan tetapi tidak mau menambah kegaduhan suasana. Ia tumpahkan itu di saat pencoblosan. Seperti yang diketahui bersama, kini di Jakarta ada ribut gaduh soal status dari Gubernur nonaktif Basuki Tjahaya Purnama yang diduga melakukan penodaan agama. Hal itu kemudian dikaitkaitkan dengan pencalonannya sebagai gubernur DKI. Unjuk rasa 4 November 2016 yang lalu, merupakan sikap terhadap Ahok yang menginginkan agar pemerintah segera menindaknya secara hukum. Ungkapan ketidakpuasan terh-
Suara Publik Bali Perlu Membentuk Dewan Transportasi TRANSPORTASI merupakan unsur yang penting sebagai urat nadi kehidupan dalam perkembangan ekonomi, sosial, politik, pariwisata, mobilitas penduduk yang tumbuh serta mengikuti perkembangan dalam berbagai bidang dan sektor. Begitupun sebaliknya perkembangan dari bidang dan sektor di atas sangat berpengaruh dalam tatanan sistem transportasi suatu daerah. Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami pengaruh dari semua lini sektor tersebut. Tidak hanya dampak positif yang dirasakan, melainkan dampak negatif terhadap sistem transportasi publik yang ada. Sektor perekonomian yang semakin meningkat membuat animo masyarakat tinggi dalam pembelian kendaraan bermotor. Sektor sosial yang semakin tinggi tanpa pernah menyentuh secara langsung kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan transportasi publik yang berkelanjutan, membuat masyarakat terlena dalam zona nyaman dalam penggunaan kendaraan pribadi. Sektor politik juga dapat memengaruhi sistem transportasi suatu daerah, salah satunya dikarenakan adanya
Oleh Putu Putra Jaya Wardana, S.E., Ms.Tr. perbedaan visi dan misi pemimpin sehingga sangat berpengaruh dalam pengambilan suatu kebijakan. Sektor pariwisata yang berkembang tentu akan mengakibatkan pertambahan jumlah pergerakan, sehingga tanpa sistem transpotasi publik yang baik akan terjadi kemacetan. Sektor pertumbuhan dan perkembangan mobilitas penduduk dalam sistem pengembangan transportasi tentu akan terjadi urban sprawl atau penyebaran tidak merata dalam suatu zona diakibatkan belum meratanya perekonomian masing-masing kabupaten di Bali. Banyaknya masyarakat yang belum mengetahui keberadaan serta fungsi
forum terkait dengan transportasi di Bali mengakibatkan kurang optimalnya dalam koordinasi. Dengan dibentuknya dewan transportasi sebagai lembaga independen yang di dalamnya terdapat berbagai unsur ahli transportasi yang berfungsi sebagai forum konsultasi dan koordinasi masyarakat ke pemerintah, masalah transportasi publik diharapkan bisa diatasi. Tentunya akan terjadi hubungan yang komunikatif antara masyarakat dan pemerintah. Selain itu, fungsi dewan ini dapat membantu gubernur dalam pengambilan kebijakan terkait dengan sistem perencanaan transportasi atau nantinya dapat membantu forum lalu lintas dan angkutan jalan Provinsi Bali sesuai dengan keputusan Gubernur Bali nomor 578/03-F/HK/2016. Apakah Bali sangat membutuhkan lembaga atau dewan yang bersifat independen dan memiliki implementasi dalam sektor transportasi? Atau hanya cukup dengan forum yang sudah ada saat ini? Ini perlu pembahasan lebih lanjut dan perlu dikomunikasikan.
adap Ahok terus berkumandang setelah tanggal 4 November dan bahkan akan ada ancaman unjuk rasa lagi pada tanggal 25 November. Menurut pemberitaan, unjuk rasa ratusan ribu orang yang memadati jalan-jalan protokoler di Jakarta tersebut, datang dari berbagai penjuru di Indonesia. Jadi bukan semata-mata orang Jakarta. Jika melihat pada konteks pemilih diam tersebut, baik yang ada di Amerika Serikat maupun di Jakarta, nampaknya pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017 ini akan menarik untuk dilihat. Potensi pemilih diam ini kemungkinan masih ada dan cukup besar. Masyarakat Jakarta jelas saja sudah bosan dengan berbagai kemacetan, kerusuhan politik, bom teroris, kesesakan tempat tinggal dan berbagai persoalan sosial yang ada. Kondisi demikian berpotensi memunculkan massa yang diam, sengaja menyimpan pilihannya untuk diberikan kepada salah satu kontestan pada saat pemilihan nanti. Pemilih-pemilih ini akan muncul dari segala struktur masyarakat. Kelompok pebisnis dan anak buahnya akan menjadi salah satu yang bisa muncul sebagai pemilih diam. Dalam hal pemilih dengan kategori seperti ini, nampaknya harus diwaspadai berbagai unjuk rasa, terutama yang bermotivasi politik. Jika kegiatan unjuk rasa tersebut mengganggu aktivitasnya sebagai pebisnis, mereka berpotensi menjauhi partai-partai yang dipandang menggalang unjuk rasa. Para pekerja yang bertempat tinggal jauh juga akan dapat terganggu dengan pola unjuk rasa tersebut karena di samping mengganggu perjalanan, akan dapat menurunkan pendapatan mereka. Kelompok-kelompok masyarakat yang ada di pinggiran jalan protokol, juga akan bisa menjauhi partai politik yang dicurigai menggerakkan massa unjuk rasa, sebab mereka sangat terganggu dan merasa tertekan, khawatir saat unjuk rasa. Siapa tahu justru mereka ini memilih Ahok karena dia tidak menggunakan massa untuk bergerak di jalan. Siapa tahu juga kalau berbagai jajak pendapat sekarang sudah limbung.
POJOK Terkait reklamasi, ForBALI diundang rapat oleh Kemenko Polhukam. - Makin banyak yang dilibatkan. *** LP LPD mestinya memperbesar anggaran terkait penjamin simpanan. - Bukan malah dibagi-bagi. *** Bupati Giri Prasta nyatakan Bhineka Tunggal Ika harga mati. - Kini semakin banyak cobaan.
Penulis, alumni Magister Transportasi Institut Teknologi Bandung
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
ANYAMAN BAMBU Desa Tigawasa Kecamatan Banjar, satu-satunya desa di Buleleng yang menghasilkan kerajinan anyaman bambu. Hingga kini, warga tetap melestarikan kerajinan ini. Profesi ini menambah penghasilan keluarga selain dari hasil panen kopi dan cengkeh.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/kmb38
Rabu Kliwon, 16 November 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Prihatin Keluarga Kurang Mampu
7
Korem Bangun Jamban di Suter
Denpasar (Bali Post) Masih banyak masyarakat kurang mampu belum memiliki jamban keluarga. Hal ini menggugah Korem 163/Wira Satya bersama Kodim membantu mengatasinya. Beberapa waktu lalu, personel Korem membangun jamban di rumah I Ketut Merta di Desa Suter, Kintamani, Bangli. “Korem 163/Wira Satya bersama Kodim jajaran melanjutkan Karya Bakti TNI. Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian dan pengabdiannya kepada bangsa melalui Gema Sang Juara (gerakan membangun satu juta jamban untuk rakyat-red) yang dicanangkan pimpinan TNI AD bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Danrem Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Selasa (15/11) kemarin. Danrem mengatakan, selain membantu keluarga kurang mampu, juga mendukung pemda. Tujuannya untuk mengatasi masalah kebersihan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan tahap pertama dilaksanakan mulai Januari hingga Juni 2016. Sedangkan tahap dua digelar sejak Juli - Desember 2016. “Jika hasil evaluasi masih ada masyarakat belum punya jamban, maka program itu dilanjutkan bekerja sama dengan pemda maupun komponen masyarakat sehingga Bali bebas masalah jamban,” ujarnya. Dengan kegiatan tersebut diharapkan membantu masyarakat bisa hidup sehat dan bersih. Selain itu, mendorong masyarakat meninggalkan kebiasaan-kebiasaan kurang baik sehingga tercipta lingkungan bersih dan sehat. “Kami berharap bisa menggugah masyarakat berempati dan gotong royong membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga,” tandas perwira ramah ini. (kmb36) Bali Post/eka
TERGULING - Warga membantu memindahkan barang bawaan truk yang terguling di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Selasa (15/11) kemarin. Truk dengan muatan air kemasan tersebut terguling diduga akibat salah satu roda belakangnya pecah.
Didik Tenaga Kerja Kompeten
Baru 90 LPK yang Terakreditasi BaliPost/ist
BANGUN JAMBAN - Personel Korem 163/ Wira Satya bersama Kodim membangun jamban di rumah I Ketut Merta di Desa Suter, Kintamani, Bangli.
Gudang Oplos Elpiji Digerebek Denpasar (Bali Post) Diduga dipakai tempat mengoplos elpiji, anggota Reskrim Polresta Denpasar menggerebek gudang di Jalan Narakusuma, Denpasar Timur, Sabtu (5/11) lalu. Petugas mengamanan ratusan tabung gas dan alat pengoplos. Selain itu diamankan AN dan KP saat beraksi di gudang tersebut. Sumber di Polresta Denpasar, Selasa (15/11) kemarin, mengatakan, petugas mendapatkan informasi dari warga ada yang aneh di gudang tersebut dan diduga dipakai mengoplos elpiji. Berdasarkan informasi dan penyelidikan, polisi menggerebek gudang tersebut. AN dan KP tertangkap tangan sedang memindahkan isi tabung epliji 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. “Mereka pakai pipa besi kecil untuk memindahkan isi tabung tersebut,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya ini. Terkait kasus itu, polisi mengamankan 56 tabung 12 kilogram, 35 tabung gas 12 kilogram kosong, 185 tabung gas 3 kilogram serta 145 tabung gas 3 kilogram kosong. Selain itu, juga disita 35 pipa besi, 1 kantong segel plastik, 2 kantong karet valep, 2 paku untuk mencongkel karet, dan kantong plastik bekas es. Dua mobil pick-up disita sebagai barang bukti. Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, membenarkan pengungkapan kasus itu. Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menambahkan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) -
Di Bali saat ini tercatat ada 253 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk mendidik tenaga kerja agar kompeten. Namun dari jumlah itu, baru 90 LPK yang terakreditasi. Sementara tenaga kerja yang tidak kompeten merupakan salah satu permasalahan tenaga kerja yang dihadapi Bali saat ini, di samping dua masalah lain yakni menyangkut kompetensi yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar (miss match) dan attitude atau sikap mental yang memang tidak mau bekerja.
“Kita akan mendorong agar LPK-LPK yang belum terakreditasi ini segera mempersiapkan diri untuk akreditasi. Sebab, akreditasi ini sangat penting untuk memberikan penjaminan bahwa LPK itu betul-betul telah memenuhi standar-standar,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bali, I Ketut Wija, di sela-sela Rapat Koordinasi LPK dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) 2016 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (15/11) kemarin. Wija mengaku akan mendatangi LPK yang belum terakreditasi untuk berdialog. Dalam
hal ini, untuk mengetahui permasalahan atau hambatan yang mungkin dihadapi. Pihaknya juga akan mencoba memilahmilah, apa saja yang bisa dibantu agar LPK terakreditasi. Bisa dengan membantu sarana prasarana seperti komputer untuk memperlancar administrasi atau membantu meningkatkan kompetensi instrukturnya melalui pelatihan. “Umumnya mereka memang sudah bagus, tapi waktu untuk menata administrasi ini mereka kadang-kadang terbatas karena akreditasi itu banyak hal yang bersifat laporan fisik, bukti fisik administrasi. Ini yang kadang-kadang mereka belum
siap. Tetapi kalau mereka kita dorong, kita sampaikan pentingnya terakreditasi itu, saya kira mereka akan melakukan,” paparnya. Wija menambahkan, LPK utamanya harus bisa mendidik masyarakat supaya kompeten. Mengingat, pengangguran di Bali tidak sedikit merupakan pengangguran terdidik namun kompetensinya tidak ada di dunia kerja. Dalam hal ini, LPK harus melatih, kemudian menempatkan tenaga kerja itu, lalu memantau penempatannya. “Saya berharap LPK betulbetul sensitif melihat peluang kerja apa sih yang ada di pasar kerja, sehingga dengan
Terkait Penyaluran Hibah dan Bansos
BPK Beri Sejumlah Catatan Denpasar (Bali Post) Sejumlah catatan diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pasca- merampungkan pemeriksaan pengelolaan anggaran di lingkungan Pemprov Bali. Khususnya terkait penyaluran hibah dan bansos serta belanja modal lainnya.
“Secara umum pelaksanaannya sudah baik. Namun, ada beberapa catatan yang perlu mendapat perhatian dan ditindaklanjuti. Di antaranya terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, serta monitoring,” ujar Ketua Tim Pemeriksaan Den-
gan Tujuan Tertentu (PDTT) BPK RI, Rahmat Wibowo, saat melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta di ruang kerja Wakil Gubernur Bali, Selasa (15/11) kemarin. Menurut Rahmat, beberapa hal yang perlu diperhatikan
demikian LPK akan melatih tenaga kerja yang dibutuhkan oleh pasar. Jangan sampai LPK menambah pengangguran baru. Ini tidak boleh,” jelasnya. Selain LPK, lanjut Wija, LSP juga penting karena tenaga kerja ke depan harus bersertifikasi agar kompetensinya diakui secara internasional. Pihaknya sendiri menargetkan Bali kompeten di tahun 2017 atau 2018, sehingga seluruh tenaga kerja harus sudah bersertifikasi menghadapi persaingan di era global. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, peningkatan kualitas tenaga kerja dapat ditempuh melalui tiga pilar utama, yaitu standar kompetensi kerja, pelatihan berbasis kompetensi serta sertifikasi kompetensi oleh lembaga independen. Oleh karena itu standar kompetensi kerja perlu disusun dan dikembangkan di berbagai sektor atau bidang profesi, den-
gan mengacu pada kebutuhan industri atau perusahaan. “Hal ini penting, agar standar kompetensi kerja dapat diterima di dunia kerja atau pasar kerja, baik secara nasional maupun internasional,” imbuh orang nomor dua di Bali itu. Menurut Sudikerta, untuk mengetahui sejauh mana lulusan pelatihan telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, perlu dilakukan sertifikasi melalui uji kompetensi. (kmb32)
terkait dengan perencanaan adalah mengenai barang dan jasa. Kemudian dalam pelaksanaannya ada yang tidak sesuai dari kontrak yang ada dengan kondisi di lapangan. Selanjutnya dari sisi pertanggungjawaban juga mendapat perhatian karena dalam kenyataannya, pertanggungjawabannya sudah selesai dibuat namun kondisi fisik di lapangan belum ada atau belum rampung. “Monitoring juga harus ditingkatkan kembali,” imbuh Pengendali Teknis BPK RI
Perwakilan Bali ini. Mengenai catatan yang diberikan BPK, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengaku akan mempelajari kembali. Pihaknya tidak ingin hal serupa ke depan terulang. “Tentu kami akan memberi perhatian dan pengawasan khusus bagian-bagian mana saja yang menjadi catatan temuan. Saya berharap BPK RI terus ikut melakukan kontrol demi terwujudnya pemerintahan yang bersih,” ujarnya. (kmb32)
”Kita akan mendorong agar LPK-LPK yang belum terakreditasi ini segera mempersiapkan diri untuk akreditasi. Sebab, akreditasi ini sangat penting untuk memberikan penjaminan bahwa LPK itu betul-betul telah memenuhi standar-standar.” Kepala Disnakertrans Bali I Ketut Wija
Sindikat Napi Narkoba Lapas Madiun Beraksi di Bali
Bali Post/ist
DITANGKAP - Sindikat narkoba tersangka APH dan MSU ditangkap di wilayah Denpasar dan Badung.
Denpasar (Bali Post) Polresta Denpasar mengungkap sindikat narkoba yang diduga dikendalikan napi Lapas Madiun. Hal ini terbongkar setelah polisi menangkap tersangka APH (29) yang baru bebas dari Lapas Madiun, Jawa Timur, Kamis (10/11) lalu. APH dibekuk di Jalan Gunung Catur, Denpasar Utara dan mengaku disuruh mengedarkan narkoba di Bali oleh PTA saat berada di lapas tersebut. PTA awalnya napi Lapas Kerobokan tapi dipindahkan ke Lapas Madiun. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Selasa (15/11) kemarin, mengatakan
berawal dari penangkapan seorang perempuan, MSU (37), di depan minimarket di Jalan Raya Sempidi, Mengwi, Kamis, pukul 13.00 wita. Awalnya petugas menyamar jadi pembeli dan memesan satu paket sabu-sabu (SS) seharga Rp 1,6 juta. Tempat transaksinya disepakati di TKP. Saat ditangkap, tersangka membuang paket itu dan langsung diamankan. Tersangka mengaku biasanya uang hasil jual narkoba disetor kepada PBA. Ibu tiga anak ini mengaku sudah delapan kali membeli SS dari KDS seharga Rp 1,4 juta dan dijual Rp 1,6 juta. Hasil pengembangan kasus itu, giliran tersangka APH ditangkap di Jalan Gunung Catur, Denpasar. Waktu
melintas di TKP, tersangka membuang bungkusan tisu putih dan langsung dikejar petugas. Saat hendak ditangkap, APH melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Selain itu, tersangka berusaha membuang barang bukti 26 paket SS dibungkus plastik bening, tapi langsung diamankan. Selanjutnya, petugas menggeledah kamar kos APH di Jalan Raya Dalung, Kuta Utara, tapi tidak ada narkoba. “Kami mengamankan 27 paket sabu-sabu seberat 34,14 gram,” tegas Ganefo. Menurut APH, dia disuruh ke Bali oleh PTA yang dikenal saat di Lapas Madiun. APH mengaku tiba di Bali tanggal 20 Oktober, menumpang bus dan turun di Terminal Ubung.
Setibanya di Terminal Ubung, tersangka dijemput sepupu PTA, PBA, dan langsung dicarikan kos di wilayah Dalung seharga Rp 600 ribu per bulan. “Semua sudah disiapkan PTA, dari tempat kos lengkap isinya dan sepeda motor. Tersangka APH tinggal kerja saja,” tandas mantan Kapolsek Kuta ini. Tersangka APH mengaku lima kali mengambil paket SS yang dikirim oleh PTA, terakhir dikirim 30 paket. Selama di Bali, ia menempel paket SS di 40 alamat. Sebelumnya, PAH dihukum dalam kasus pencurian kabel Telkom dan divonis 3 tahun 6 bulan penjara. APH sempat ditahan di Lapas Tulungagung, lalu dilayar ke Lapas Bojonegoro dan terakhir dipindahkan ke
Lapas Madiun. Anehnya, ia mengaku tidak pernah mengonsumsi narkoba. Berdasarkan pengakuan MSU dan APH, polisi memburu PBA (25) dan berhasil diamankan di rumahnya di Jalan Kebo Iwa Gang Gunung Kawi, Denpasar, Kamis pukul 20.00 wita. Saat digeledah tidak ditemukan narkoba. Berdasarkan pengakuan MSU, uang penjualan SS disetor kepada PBA. Saat diamankan, di saku celana PBD diamanan uang Rp 4,6 juta dan Rp 2,9 juta. Uang itu diduga setoran dari MSU. “Kami masih dalami keterlibatan PBA karena tidak ditemukan narkoba. Dia ini merupakan residivis kasus narkoba tahun 2014 dan divonis 1 tahun 5 bulan,” ujar Ganefo. (kmb36)
BANGLI
8
Rabu Kliwon, 16 November 2016
SOSOK Pentingnya Posyandu KEBERADAAN Pos Pelayanan terpadu (Posyandu) sebagai wadah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Para ibu yang mempunyai balita diharapkan secara teratur setiap Bali Post/ina bulannya membawa anak-anaknya ke posyandu. ‘’Tujuannya agar ibu-ibu dapat mengetahui perkembangan kesehatan fisik maupun mental balitanya,’’ kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli yang sekaligus Bunda PAUD, Ny. Erik Gianyar, saat acara monitoring kegiatan posyandu di Desa Awan Kintamani, Selasa (15/11) kemarin. Istri dari Bupati Bangli I Made Gianyar ini juga mengimbau masyarakat untuk bisa mengubah pola pikir, untuk memahami dengan benar tentang PAUD. Hal ini mengingat anak adalah investasi orang tua yang tak ternilai harganya. Oleh karenanya pindidikan anak usia dini sangatlah penting untuk diperhatikan para orang tua saat anaknya berada di masa balita. (ina)
Bali Post/sos
DISAMBUT SISWA - Kedatangan Pataka I Gusti Ngurah Rai ke Kabupaten Bangli, Selasa (15/11) kemarin, disambut pekikan merdeka ratusan siswa.
Ratusan Siswa Antusias Sambut Kedatangan Pataka Gusti Ngurah Rai Bali Post/ina
KERAJINAN - Hasil kerajinan berbahan baku daun lontar karya warga Banjar Batu Meyeh.
Warga Batu Meyeh Olah Daun Lontar Jadi Aneka Kerajinan
Bangli (Bali Post) Warga Banjar Batu Meyeh Desa Songan A Kecamatan Kintamani kini mulai bisa mengolah daun lontar menjadi aneka kerajinan tangan bernilai jual tinggi. Keterampilan membuat kerajinan berupa topi, dompet, bunga dan kotak perhiasan tersebut didapatkan setelah sejumlah warga di balik bukit itu mengikuti pelatihan yang difasilitasi Pemkab Bangli belum lama ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, Nengah Sudibia, Selasa (15/11) kemarin, mengatakan pelatihan membuat kerajinan berbahan daun lontar diberikan lantaran di wilayah tersebut memiliki banyak pohon lontar. Pihaknya memberikan pelatihan membuat kerajinan kepada warga Banjar Batu Meyeh selama empat hari. Untuk pelatihnya didatangkan langsung dari Desa Bona Kabupaten Gianyar. ‘’Sebelumnya warga setempat sudah membuat kerajinan berupa kotak perhiasan. Sekarang kita tambah keterampilan mereka dengan pelatihan membuat kerajinan lainnya,’’ kata Sudibya. Lebih lanjut dikatakan Sudibya, selain diajarkan membuat kerajinan yang menyasar pasar luar, perajin setempat juga diberikan pelatihan untuk membuat anyaman yang menyasar pasar lokal. Kerajinan yang khusus menyasar pasar lokal di antaranya berupa ketupat dan tikar kecil untuk sarana upacara. ‘’Selama ini untuk sarana upacara seperti tikar dan ketupat kan sebagian besar didatangkan dari luar Bangli. Sekarang kita latih untuk memenuhi pasar lokal,’’ terangnya. Sementara itu untuk mendukung terserapnya produk kerajinan di Batu Meyeh, pihaknya mengaku akan memfasilitasi pemasarannya. Sejauh ini kerajinan yang sudah dihasilkan warga Batu Meyeh banyak diambil oleh pengepul dari Gianyar. Agar kerajinan ini kian dikenal luas konsumen, pihaknya pun akan meminta bantuan warga Batu Meyeh dan warga Bangli lainnya yang tinggal di tempat-tempat wisata seperti Kuta untuk ikut mempromosikannya. Pejabat asal Desa Penglipuran ini menambahkan pihaknya juga berencana akan mengajak sejumlah perajin balik bukit itu melakukan studi banding ke Lombok. Tujuannya untuk membuka wawasan perajin setempat terhadap kerajinan berbahan baku daun lontar. (kmb40)
Bangli (Bali Post)Serah terima pataka I Gusti Ngurah Rai dari Kabupaten Klungkung ke Kabupaten Bangli berlangsung, Selasa (15/11) kemarin, di Lapangan Kapten Mudita Bangli. Momentum yang berlangsung setiap tahun itu disambut pekikan merdeka dari ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMA. Hal ini semakin menambah semarak acara tersebut. Berdasarkan pantauan, sebelum Pemuda Panca Marga Kabupaten Klungkung yang
mengusung pataka sampai di Bangli sekitar pukul 08.00 wita, ratusan siswa dari sejumlah SD dan SMA sudah berbaris di pinggir Jalan Brigjen Ngurah Rai. Begitu pataka datang dari arah selatan, mereka langsung mengibaskan bendera merah putih seraya memekikkan kata ‘’merdeka’’ berkali-kali sampai pataka memasuki Lapangan Kapten Mudita. Serah terima itu disaksikan langsung Bupati Bangli I Made Gianyar dan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Pada kes-
empatan itu hadir pula Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, jajaran Forkompinda Bangli, pimpinan SKPD, unsur TNI, Polri, Legiun Veteran, pelajar dan tokoh masyarakat. Upacara tersebut diawali dengan menyanyikan Mars Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai dilanjutkan dengan pembacaan Surat Komando Tentara NICA Overste Termeulen (J.B.T. Koning) dan pembacaan Surat Pahlawan Nasional Brigjen TNI I Gusti Ngurah Rai. Puncaknya dilaksanakan penandatanganan
berita acara serah terima pataka dan surat sakti. Bupati I Made Gianyar mengungkapkan selain untuk memperingati Hari Puputan Margarana, upacara ini juga untuk menggugah hati generasi muda untuk terus mengikuti jejak pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. ‘’Meskipun sekarang tak ada penjajah, kita semua masih harus perang. Memerangi kebodohan dan kemiskinan,’’ tegasnya. Dia juga mengatakan melalui upacara itu masyarakat diharap-
kan bisa menjaga stabilitas keamanan terutama di lingkungan tempat tinggal dengan mengusung prinsip manyama braya. ‘’Kalau sudah aman, masyarakat juga akan bisa sejahtera,’’ katanya. Usai serah terima, pataka diarak berkeliling ke empat kecamatan di Kabupaten Bangli oleh Pemuda Panca Marga sebelum disemayamkan selama satu malam di Taman Makam Pahlawan Penglipuran. Hari ini, pataka akan diserahkan ke Kabupaten Gianyar. (kmb45)
Cuaca Buruk, Peternak Babi Diminta Waspadai Penyakit PRRS Bangli (Bali Post) -
Cuaca buruk yang belakangan ini melanda Bangli tak hanya berdampak pada tanaman. Namun, itu juga memicu munculnya penyakit Porcine Reproctive and Resiratory Syndrome (PRRS) yang menyerang anak babi hingga berisiko tinggi menimbulkan kematian. Guna mengantisipasi hal tersebut, peternak diminta untuk lebih intensif melakukan perawatan. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Darat Bangli, I Wayan Sukartana, Selasa (15/11) kemarin, menjelaskan sejak awal September, cuaca buruk terus melanda Bangli. Kondisi tersebut menyebabkan kelembapan lingkungan semakin meningkat. Hal ini memicu munculnya penyakit yang menyerang ternak, salah satunya PRRS. ‘’Penyakit ini menyerang anak babi yang baru lahir sampai berumur layak sapih,’’ ujarnya. Penyakit itu, kata dia, berisiko menimbulkan kematian hingga 90 persen. Meskipun belum ada
laporan serangan penyakit ganas tersebut, peternak diminta untuk tetap waspada. Perawatan ternak harus lebih diintensifkan. ‘’Pembersihan kandang harus lebih intensif. Itu salah satu cara antisipasi,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli ini menyebutkan, cuaca buruk ini juga memicu munculnya penyakit hog cholera yang juga menyerang babi yang berusia dewasa. Ciri-cirinya babi mengalami demam, diare, dan kejang-kejang. ‘’Ini perlu diwaspadai. Apalagi yang sering beli bibit,
harus benar-benar memperhatikan,’’ ucapnya. Berdasarkan data terakhir, populasi babi di bumi Bhukti Mukti Bhakti mencapai 64.751 ekor. Rinciannya, Kecamatan Bangli 23.676 ekor, Kecamatan Susut 12.032 ekor, Kecamatan Tembuku 13.060, dan Kecamatan Kintamani 15.983 ekor. Khusus untuk induk, jumlahnya mencapai 4.640 ekor yang terdiri dari babi Bali, saddle back, dan landrace. ‘’Bangli jadi sentra pengembangan babi. Makanya pemeliharaan harus dilakukan dengan baik,” tandasnya. (kmb45)
Kandang Ayam Disatroni Maling TV dan 27 Sak Pakan Ternak Raib Bangli (Bali Post) Kandang ayam milik warga di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi Tembuku disatroni maling. Dari dalam kandang tersebut
maling membawa kabur 27 sak pakan ternak dan sebuah TV yang ada di kamar karyawan peternakan. Informasi yang dihimpun, Sela-
sa (15/11) siang, menyebutkan kandang yang menjadi sasaran maling tersebut milik korban I Wayan Alit. Korban pertama kali mengetahui kandang ayamnya dibobol maling
Bali Post/sos
PETERNAKAN - Salah satu peternakan babi di wilayah Susut. Dihadapkan dengan cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, peternak diminta untuk waspada penyakit PRRS. sekitar pukul 07.00 wita. Saat itu korban hendak mengecek kondisi kandang, karena bibit ayam pedaging akan dikirim. Namun sampai di kandang, korban mendapati pekerjanya yang selama ini menjaga kandang tidak ada di tempat. Karena curiga lantas korban membuka tempat penyimpanan pakan dan menemukan pakan berkurang sampai 27 sak. Tidak itu saja,
TV yang ada di kamar pegawai peternakannya juga raib. Korban lantas melaporkan kasus itu ke Polsek Tembuku. Kapolsek Tembukum, AKP Made Adi Suryawan, saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya laporan kasus pencurian di wilayah Yangapi. Atas laporan tersebut kini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. (kmb40)
Hujan Lebat
Sejumlah Bangunan di Kawan Terendam Banjir
Bali Post/sos
BANJIR - Bangunan kos-kosan di Kelurahan Kawan yang kebanjiran, Selasa (15/11) kemarin. Sejumlah penghuni terlihat menyelamatkan barang-barangnya yang terendam air.
Bangli (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Bangli, Selasa (15/11) sore mengakibatkan sejumlah bangunan di Kelurahan Kawan, tepatnya di Jalan Brigjen Ngurah Rai terendam banjir. Penghuni panik lantaran seluruh barangnya turut menjadi korban. Berdasarkan pantauan, bangunan yang terendam mencapai empat unit yang terdiri dari satu kantor notaris dan tiga bangunan kos-kosan. Satu di antaranya hanya terlihat atapnya. Seluruh bangunan tersebut lokasinya lebih rendah dari jalan raya. Sekilas seperti
berada di lembah. Di tengah ketinggian air, beberapa penghuni kos berusaha memindahkan barang-barangnya yang turut menjadi korban. Beberapa juga ada yang pindah ke tempat aman. Salah seorang penghuni kos, Rusim, menuturkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita bertepatan dengan hujan deras. Air berasal dari saluran drainase di sekitarnya yang tersumbat sampah. ‘’Awalnya saya tidur sambil menonton televisi. Setelah ditengok, ternyata air sudah merendam bangunan di selatan. Tak lama langsung meluas
sampai ke kamar saya,’’ tuturnya. Pria yang berprofesi sebagai loper koran ini menyebutkan air tersebut merendam seluruh isi 15 unit kamar kos dan empat unit sepeda motor. Di tengah kondisi yang demikian, ia mengaku bingung untuk tinggal di mana. ‘’Barang-barang ada yang bisa diselamatkan. Tapi sudah basah. Saya bingung tinggal di mana ini,’’ ujarnya. Lokasi tersebut sebelumnya sudah diterjang banjir dua kali, hanya saja tidak parah. Ketinggian air hanya kisaran 30 cm dan surut dalam waktu singkat. ‘’Ini
yang paling parah. Hujannya sangat deras,’’ imbuh warga asal Bandung ini. Selain hanya menonton genangan air, warga juga ada yang menangis menyaksikan kejadian itu. Salah satunya Ocok Dewi. Ia bingung untuk mencari tempat peristirahatan bersama sang suami dan anaknya yang masih duduk di bangku SD. ‘’Buku sekolah semuanya terendam. Pakaian juga begitu,’’ imbuhnya. Sampai menjelang petang, kejadian itu masih menjadi tontonan puluhan warga yang melintas. Penanganan dari instansi terkait juga belum nampak. (kmb45)
GIANYAR
Rabu Kliwon, 16 November 2016
9
Hasil Penelitian Dinas Kesehatan Gianyar
Bali Post/ist
APEL - Suasana apel besar Kebhinekaan Cinta Damai yang digelar di halaman Mapolres Gianyar, Selasa (15/11) kemarin.
Kapolres Pastikan Gianyar Nihil Kelompok Radikal Gianyar (Bali Post) Jajaran kepolisian telah melakukan penelusuran terhadap potensi keberadaan kelompok radikal di Kabupaten Gianyar. Sejauh ini, hasilnya masih nihil. Belum ditemukan kelompok radikal yang dapat mengancam persatuan dan kebinekaan bangsa. Hal itu diungkapkan Kapolres Gianyar AKBP Waluya usai apel besar Kebhinekaan Cinta Damai di Mapolres Gianyar, Selasa (15/11) kemarin. Dia menyebutkan, penelusuran kelompok radikal yang berpotensi memecah belah persatuan dengan mengatasnamakan agama dilakukan tidak hanya di kawasan strategis kabupaten. Jajaran Polres Gianyar juga menelusuri hingga tingkat desa. Guna mengantisipasi munculnya kelompok radikal, AKBP Waluya menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan umat beragama dan tokoh masyarakat di Gianyar. Dalam tiap pertemuan, kepolisian selalu menekankan agar semua pihak tidak terpancing dengan isu yang belum jelas kebenarannya. Semua komponen harus senantiasa mempererat kerukunan. Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Dia mengimbau semua komponen masyarakat bergandengan tangan membangun bangsa. Masyarakat harus mengakui persamaan hak semua kelompok, agama, ras, dan etnis dalam segala tatanan kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya, dan pemerintahan. Mahayastra yang menjadi inspektur upacara kemarin menambahkan, apel besar Kebhinekaan Cinta Damai yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dilatarbelakangi keprihatinan atas terkikisnya nilai kebinekaan atau perbedaan yang ada di Indonesia. Dalam hal ini pemerintah mengharapkan bineka tunggal ika dimaknai masyarakat melalui pemahaman multikulturalisme dengan berlandaskan kekuatan spiritual. ‘’Kekuatan spiritualitas di sini berarti masyarakat harus melihat perbedaan itu sebagai sebuah kekuatan dan bukan sebagai ancaman,’’ tegasnya. Sementara itu, apel besar Kebhinekaan Cinta Damai di Gianyar diisi pembacaan ikrar damai yang diikuti peserta apel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pimpinan SKPD, tokoh agama, pelajar, dan ormas. (kmb25)
SD 4 Sayan
Berikan Dukungan Moral bagi Korban Kebakaran Gianyar (Bali Post) Bencana kebakaran di rumah A.A. Raka di Banjar Kutuh Desa Sayan, Ubud tidak hanya menimbulkan kerugian material. Anak korban yakni A.A. Sri hingga kini diketahui masih termenung akibat insiden tersebut, terlebih sejumlah perlengkapan belajar milik siswi kelas VI SD 4 Sayan ini juga hangus terbakar. Melihat kondisi ini puluhan pelajar dari SD 4 Sayan pun mengunjungi A.A. Sri guna memberikan dukungan moral, Selasa (15/11) kemarin. Kepala SD 4 Sayan, Ni Nyoman Ratningsih, mengatakan sejak peristiwa kebakaran meludeskan rumah beserta usaha sang ayah, A.A. Sri selalu terlihat murung dan sering termenung di sekolah. ‘’Kami ke sini hanya memberikan dukungan moral dan juga memberikan sedikit dana bantuan yang terkumpul dari sumbangan sukarela siswa dan guru,’’ ujar Ratningsih. Dikatakan, kegiatan seperti ini bukan hal baru bagi SD 4 Sayan tetapi sudah dilakukan rutin setiap ada yang tertimpa musibah. Tujuannya untuk memupuk rasa kepedulian siswa pada masyarakat yang sedang mengalami musibah. ‘’Praktik langsung lebih berdampak daripada hanya diberikan teori di sekolah. Anak-anak yang otaknya mudah menyerap, diharapkan hal ini akan melekat hingga mereka dewasa,’’ ujarnya. Terkait langkah yang dilakukan sekolah tersebut, Bupati Gianyar A.A. Gde Bharata pun memberikan apresiasi dan mengatakan apa yang dilakukan siswa tersebut patut dicontoh sekolah lainnya di Gianyar. Sebab, ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap sesama. ‘’Inilah sesungguhnya bentuk dari kepedulian. Semoga hal ini juga dicontoh sekolah-sekolah lainnya di Gianyar. Masa depan Gianyar yang cerah berakar dari sistem pendidikan di sekolah dasarnya,’’ katanya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh
- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167
Muntaber di Bukian Akibat Pencemaran Sumber Air
Gianyar (Bali Post) -
Dinas Kesehatan Gianyar dan Laboratorium RSUD Sanjiwani Gianyar telah menyelesaikan penelitian terkait kasus diare dan muntaber di Desa Bukian Kecamatan Payangan. Hasil penelitian menunjukkan penyebab 46 warga Desa Bukian terserang muntaber adalah pencemaran bakteri pada sumber air. Dinas Kesehatan pun sudah melakukan upaya sterilisasi dua sumber air di Banjar Subilang serta mengimbau warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kepala Dinas Kesehatan Gianyar dr. Ida Ayu Cahyani, Selasa (15/11) kemarin, menyebutkan temuan tersebut baru sebatas hasil penelitian di Gianyar. Pihaknya sejauh ini juga masih menunggu hasil lab provinsi. Disinggung apakah akan dilakukan penutupan sumber mata air, Ida Ayu Cahyani mengatakan tidak perlu. Terlebih sebagai langkah awal pihaknya sudah melakukan kaporitisasi pada sejumlah sumber mata air
di Desa Bukian. ‘’Tidak perlu sampai ditutup. Yang jelas sekarang kita awasi pengelolaannya dan lakukan desinfeksi dengan kaporitisasi khusus,’’ katanya. Selain faktor pencemaran pada sumber air, hasil lab di Gianyar juga mendeteksi adanya pencemaran bakteri pada pengelolaan makanan saat hajatan pernikahan di Banjar Subilang. Kondisi ini terjadi akibat pengelolaan makanan yang kurang higienis mulai dari tempat hingga alat
yang digunakan. ‘’Di sini, saya mengimbau warga untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Paling penting masyarakat harus biasakan mengonsumsi air yang sebelumnya dimasak sampai mendidih,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Bukian Made Juniarta menjelaskan, warga di Banjar Subilang memanfaatan tiga sumber air. Dua di antaranya berlokasi dekat sungai. Sumber ketiga, warga kerap memanfaatkan air sungai
itu sendiri untuk MCK hingga dikonsumsi. Ia pun mengakui salah satu kebiasaan warga yakni mengonsumsi air tanpa dimasak terlebih dahulu. ‘’Kalau air dari sumber air itu memang kerap tidak dimasak namun langsung ditaruh di ledeng dan dikonsumsi,’’ ungkapnya. Ia pun tidak menampik dugaan bahwa kebiasaan inilah yang menjadi penyebab 46 warganya menderita muntaber. Bahkan, ia khawatir di salah satu hajatan pernikahan ada yang memanfaatkan air sungai yang tidak dimasak untuk dikonsumsi. ‘’Saya khawatirnya di situ. Saat hajatan kemarin, karena kebutuhan air tinggi dan mendesak, air sungailah yang dipindahkan ke ledeng tanpa
TUMBANG - Pohon tumbang menutupi badan Jalan Raya Andong, Ubud sehingga mengganggu arus lalu lintas.
dimasak,’’ tuturnya. Ditambahkannya, setelah kejadian ini pihaknya sudah memberikan imbauan kepada warga akan pentingnya memulai perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan memasak air sebelum dikonsumsi. Pihaknya juga akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Gianyar terkait kelayakan sumber mata air yang ada di Banjar Subilang. ‘’2017 mendatang, kami berencana membangun mata air ini agar lebih besar sehingga memberi cakupan pelayanan lebih luas untuk warga Bukian. Namun sebelum itu, kami akan konsultasi dulu dengan Diskes Gianyar terkait kelayakannya,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/nik
Pohon Tumbang Picu Kemacetan di Ubud Gianyar (Bali Post) Bencana pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Andong, Ubud tepat di depan Mapolsek Ubud, Selasa (15/11) kemarin. Bencana ini pun membuat geger warga sekitar karena terjadi saat lalu lintas padat dan hujan lebat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian
ini. Hanya, lalu lintas sempat terganggu selama proses pembersihan batang pohon. Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa jam sebelum kejadian di seputaran Ubud terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Sekitar 17.30 wita, pohon perindang di sebelah timur depan Mapolsek Ubud
itu tumbang hingga menutupi badan jalan. Kerasnya suara dari pohon tumbang itu pun mengejutkan sejumlah warga. Apalagi saat kejadian merupakan jam pulang kerja sehingga arus lalu lintas terbilang cukup padat. Warga khawatir ada yang menjadi korban dari peristiwa itu. Untungnya tidak ada yang FOTO BERSAMA - Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi berfoto bersama Kajari Gianyar Diah Yuliastuti, S.H., M.H. dan Kadisnakertrans I Gede Widarma Suharta.
Penegakan Hukum Jaminan Sosial
BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Kejari Gianyar (Bali Post) – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melakukan kerja sama dalam hal menindaklanjuti perusahaan-perusahaan yang belum melindungi karyawannya dalam jaminan sosial ketenagakerjaan. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang penegakan hukum terhadap badan usaha membandel yang tidak mematuhi Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undangundang nomor 24 tahun 2011 dilakukan Selasa (15/11) kemarin. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi menjelaskan, dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan perlindungan dasar yang ha-
rus diberikan pada seluruh pekerja formal dan informal di perusahaan/badan/organisasi yang mempekerjakan orang untuk segera mendaftarkan diri dan tenaga kerjanya untuk mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan baik Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT), maupun Jaminan Pensiun (JP). Dengan MoU ini BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejari bisa berjalan bersama dalam hal melakukan pendampingan hukum, sosialisasi, monitoring dan evaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dijelaskan, perusahaan yang mendapatkan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 2.727 perusahaan dengan tenaga kerja mencapai 56.740. Sedangkan untuk angkatan kerja di
wilayah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar (Kabupaten Gianyar, Klungkung, Bangli, dan Karangasem) mencapai 806.700 orang. Diungkapkannya lebih lanjut, perusahaan wajib mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Bagi perusahaan yang membandel akan dike nakan sanksi administratif dan pidana sesuai UU No. 24 Tahun 2011 pasal l53 ayat 3 tentang sanksi administratif berupa peringatan tertulis, tidak mendapatkan layanan publik, pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap. ‘’Dan pada pasal 55 disampaikan, pemberi kerja yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksudkan dipidana dengan pidana penjara paling lama delapan tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar,’’ tegasnya. (kmb25/k100)
tertimpa pohon. Aparat Polsek Ubud bersama jajaran BPBD Gianyar langsung melakukan pembersihan. Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya yang dikonfirmasi mebenarkan adanya kejadian tersebut. ‘’Anggota BPBD yang stand by di Ubud sudah langsung bergerak,’’ katanya.
Pria Asal Sukawati ini juga menegaskan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Hanya sempat terjadi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. ‘’Tadi juga ikut dibantu pengamanan oleh jajaran Polsek. Yang jelas tidak sampai menimpa pengendara,’’ tandasnya. (kmb35)
Pemilihan Klian Banjar Kutuh
Panitia Siapkan Baliho dan Kertas Suara
Gianyar (Bali Post) Banjar Kutuh Desa Sayan Kecamatan Ubud menerapkan pemilihan klian banjar melalui sistem pemungutan suara layaknya pilkada. Bahkan, panitia pemilihan menyiapkan baliho kampanye bagi para calon. Panitia Pemilihan Klian (PPK) Banjar Kutuh I Made Sunarya, Selasa (14/11) kemarin, menjelaskan terkait pemilihan klian dinas dan klian adat, PPK Banjar Kutuh sudah menyiapkan anggaran Rp 3 juta yang dipergunakan untuk biaya kertas pemilih hingga pembuatan baliho para calon. ‘’Sistem pemilihan demokrasi ini sudah dilakukan sejak periode klian sebelumnya. Sebelum menggunakan sistem ini, masih menggunakan sistem aklamasi di mana klian ditunjuk begitu saja tanpa melalui pemungutan suara,’’ katanya. Sunarya menjelaskan, pemilihan klian adat dan klian dinas melalui sistem penunjukan langsung tidak jarang bercampur dengan sentimen pribadi. Akibatnya, klian yang enggan menjabat secara hati nurani ini pun memberontak. ‘’Ya dari sistem aklamasi banyak berdampak pada kebijakan yang tidak sejalan dengan kebaikan warga. Sementara setelah melalui sistem demokrasi hasilnya bagus. Program pembangunan juga berjalan baik. Sejak saat itulah, kami mempertahankan sistem
ini,’’ ungkapnya. Jumlah calon yang bertarung dalam pemilihan klian ini ada enam. Masing-masing tiga orang, bertarung untuk memperebutkan kursi klian dinas dan klian adat. Kriteria calon, usia minimal 24 tahun maksimal 42 tahun, dengan ijazah terakhir SMA. Namun bagusnya dalam pemilihan ini, lima calon merupakan lulusan strata satu (S-1). Dikatakannya, pemilihan kali ini akan dilangsungkan dua putaran. Putaran pertama untuk pemilihan calon, hingga puncaknya proses pencoblosan pada Minggu (20/11) mendatang. ‘’Untuk calon klian dinas sudah diverifikasi di perbekel. Sementara calon diverifikasi paruman banjar patus. Artinya, calon-calon ini sudah sah,’’ tambahnya. Masyarakat yang memiliki hak pilih di Banjar Kutuh mencapai 1.050 orang. Terdiri dari kaum pemuda-pemudi serta krama dewasa. Pemilihan akan dilakukan dengan mencoblos di bilik suara. Sunarya menambahkan bahwa selain yang disediakan panitia, para calon diperbolehkan melakukan kampanye menggunakan dana pribadi. Namun sangat dilarang melakukan kampanye gelap membeli suara. ‘’Misal seperti serangan fajar. Kalau ada yang melanggar seperti ini, akan langsung didiskualifikasi,’’ tandasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Operasi Zebra Agung Sasar Pelanggar Lalin Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung mengadakan pelatihan pra-Operasi Zebra 2016 di Gedung Nusa Penida Harapan, Selasa (15/11) kemarin. Latihan ini dimaksudkan guna meningkatkan kemampuan teknis dan taktis pada pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2016 di wilayah Kabupaten Klungkung. Pelatihan dibuka Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta didampingi Kabag Ops. Kompol Nyoman Suarsika dan Kasat Lantas AKP I Wayan Mudiasa, S.H. Dalam arahannya, Sadiarta menekankan bahwa Operasi Zebra 2016 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi dilaksanakan 14 hari pada 16-29 November untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Klungkung menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). ‘’Sasaran pada operasi ini adalah segala jenis pelanggaran lalu lintas (lalin) yang terjadi di jalan raya, baik itu pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat,’’ sebutnya seraya berharap Operasi Zebra 2016 dapat menurunkan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Klungkung. (dwa)
Bali Post/dwa
TRADISIONAL - Anak-anak mengenakan berbagai pakaian adat tradisional dalam Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Lapangan Puputan Klungkung.
Bali Post/dwa
LATIHAN – Personel Polres Klungkung mengikuti pelatihan Pra-Operasi Zebra Agung 2016.
Siswa SMP Curi Uang dan Emas Semarapura (Bali Post) – Gara-gara kepincut memiliki sepeda motor, siswa kelas II SMP berinisial Wayan K (16) asal Banjar Kaja, Dusun Sebunibus, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, nekat mencuri uang dan perhiasan emas milik Ni Nengah Tangkih (57) dan Nyoman Merta (55) asal banjar yang sama. Perbuatan pelajar itu terendus petugas. Wayan K langsung diamankan di rumahnya bersama barang bukti sepeda motor yang dibelinya ke Mapolsek Nusa Penida, Selasa (15/11) kemarin. Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari Nengah Tangkih dan Nyoman Merta ke Mapolsek Nusa Penida, Minggu (13/11) lalu. Kedua korban masing-masing mengaku kehilangan uang Rp 2.400.000 dan emas senilai Rp 5.000.000 di rumahnya. Menindaklanjuti laporan ini, petugas Polsek Nusa Penida kemudian turun melakukan penyelidikan. Petugas akhirnya mendapat informasi bahwa ada seseorang remaja yang menjual emas milik korban di wilayah Sampalan. Dari keterangan saksi-saksi, pelaku mengarah kepada Wayan K. Petugas langsung mengamankan pelaku di rumahnya di Banjar Kaja, Senin (14/11) sekitar pukul 10.30 Wita. Apalagi pelaku diketahui baru membeli sepeda motor Suzuki Satria. “Pelaku memang dikenal nakal. Kami langsung amankan untuk menunjukkan barang bukti yang dijual,” kata Kapolsek Nusa Penida AKP Ketut Suastika. Dijelaskannya, tersangka mencuri dengan cara menaiki tembok rumah korban. Setelah berhasil masuk, Wayan K kemudian merusak pintu rumah korban dan masuk kamar. Emas dan uang milik korban langsung dijualnya untuk dibelikan sepeda motor. “Motifnya korban ingin punya sepeda motor. Jadi, dia nekat mencuri dan uang hasil curiannya dibelikan sepeda motor,” katanya. Kapolsek tidak menahan tersangka karena masih di bawah umur. Namun, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah bros berbentuk kris, uang tunai Rp 220.000 dan sebuah sepeda motor Suzuki Satria beserta sepasang velek dan sepasang tegem (sejenis anting) dari tangan tersangka. (kmb)
DIAMANKAN - Pelajar SMP (kanan) asal Banjar Sebunibus, Desa Sakti, Nusa Penida, diamankan karena mencuri uang dan emas.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai
Pupuk Persatuan Demi NKRI Semarapura (Bali Post) –
Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Klungkung, Selasa (15/11) kemarin. Bupati I Nyoman Suwirta menjadi inspektur upacara pada apel yang dilaksanakan di Lapangan Puputan Klungkung. Hadir Ketua DPRD Wayan Baru, Wakil Ketua DPRD Nengah Arianta, Kapolres FX Arendra Wahyudi, seluruh komponen masyarakat dan anak-anak yang membawa bendera Merah Putih mengenakan berbagai pakaian tradisional Nusantara. Bupati Suwirta dalam sambutannya menyampaikan, Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai pertama ini dilaksanakan sebagai wujud cinta damai dalam mempertahankan keutuhan NKRI. ‘’Bhinneka Tunggal Ika bu-
kan hanya kata-kata, tetapi harus dimaknai masyarakat melalui pemahaman multikulturalisme berdasarkan kekuatan spiritual. Semua budaya, agama dan suku yang ada tetap pada bentuknya masing-masing,’’ ka-
tanya. Apel diikuti jajaran Polres Klungkung bersama Kodim 1610, unsur muspida, instansi terkait lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Pramuka dan ormas. Kegiatan ini dilak-
sanakan untuk menunjukkan bangsa Indonesia mempunyai keberagaman agama, budaya dan adat istiadat, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat terhadap kamtibmas, sehingga wilayah Klungkung tetap kondusif. Menurut Kapolres, Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai ini untuk menanamkan serta memupuk kembali rasa nasionalisme seluruh elemen masyarakat Klungkung. Di samping itu, untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai be-
ragam agama, budaya dan adat istiadat. Semuanya bersatu dalam menjaga NKRI, khususnya ketertiban dan keamanan di Kabupaten Klungkung. Apel dilanjutkan senam maumere bersama yang dibawakan TK Bhayangkari Klungkung, anggota Bhayangkari Cabang Klungkung dan Polwan Polres dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Klungkung Nyonya Diah Arendra Wahyudi. Pada puncak acara dikirab bendera yang melambangkan Kebhinekaan untuk Perdamaian. (dwa)
Lomba Baca Pembukaan UUD 1945
Banyak Peserta Sekadar Ikut RAPAT GABUNGAN - Rapat gabungan DPRD dan eksekutif untuk menyinkronkan pembangunan Kabupaten Klungkung tahun 2017, Selasa (15/11) kemarin.
Sinkronkan Program Pembangunan 2017
DPRD dan Eksekutif Laksanakan Rapat Gabungan MASING-MASING fraksi di DPRD Kabupaten Klungkung menyampaikan pandangannya terkait nota pengantar rancangan APBD 2017 yang langsung dijawab Bupati I Nyoman Suwirta. DPRD dan eksekutif melaksanakan rapat gabungan guna mensinkronkan program pembangunan pada 2017, Selasa (15/11) kemarin. Dalam rapat gabungan yang dipimpin Ketua DPRD Wayan Baru terungkap berbagai pertanyaan, usul dan saran dari anggota Dewan. Ketua Fraksi PDI-P Sang Nyoman Putrayasa mengusulkan target PAD Kabupaten Klungkung ditambah, mengingat secara intensifikasi atau ekstensifikasi hal itu sangat memungkinkan. Hal serupa disampaikan anggota Fraksi PDI-P, A.A. Gde Bagus. Politisi senior asal Gelgel yang akrab disapa Gung Bagus ini mendorong target PAD lebih ditingkatkan. Ia juga mengusulkan agar alokasi dana hibah Rp 1 miliar dialihkan penggunaannya untuk mendukung kegiatan di SKPD. Sebab, banyak kegiatan SKPD yang merupakan usulan dari masyarakat belum didanai. ‘’Bisa tidak alokasi dana hibah itu pemanfaatannya dialihkan untuk kegiatan di SKPD?’’ ujarnya. Ketut Suwerni dari Fraksi PDI-P mempertanyakan masalah jalan di Banjar Nyuh,
Desa Ped, yang kondisinya rusak parah. ‘’Jalan itu menuju rumah sakit pratama dan SMK, apakah sudah dianggarkan perbaikannya? Mohon dinas terkait memperhatikannya,’’ katanya. Politisi perempuan asal Nusa Penida ini juga menyampaikan keluhan warga Biaung yang mengalami krisis air. Fraksi Gerindra diwakili Wayan Baru menyarankan agar hasil reses Dewan ditindaklanjuti oleh eksekutif. ‘’Reses ini amanat undangundang dan sangat penting. Masalah bisa tidaknya dibantu, mohon jelaskan kembali agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya,’’ tandasnya. Wayan Baru juga menyoroti masalah air bersih di Nusa Penida. ‘’Saya sarankan agar PDAM meningkatkan realisasi penanganan air bersih. Pada 2018 pelayanan minimal mencapai 50 persen,’’ tegas politisi asal Desa Sakti, Nusa Penida ini. Wayan Buda Parwata dan Komang Gde Ludra dari Fraksi Hanura mendorong kepala SKPD lebih mengembangkan konsep inovasi sebagaimana program Gema Santi yang digerakkan Bupati. Ludra juga menyoroti sikap Bupati yang dinilainya lembek memberikan sanksi kepada pemborong yang masuk kategori nakal. ‘’Bupati masih bermurah hati terhadap pemborong nakal. Ini justru memberikan ruang
terulangnya kembali kesalahan pemborong. Bupati harus berani mem-black list pemborong nakal,’’ sebutnya. Sementara Buda Parwata minta eksekutif terkait kepastian soal rencana penataan Goa Jepang. Fraksi Golkar yang diwakili Gede Gita Gunawan dan Wayan Merdana menyinggung masalah pariwisata di Nusa Penida dan pengawasan guru terhadap siswa nakal. ‘’Pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Penida agar terus diikuti control, terutama terkait izin,’’ tandas Gita Gunawan. Bupati Suwirta menjawab satu per satu pertanyaan anggota Dewan. Soal peningkatan PAD, Bupati setuju adanya upaya intensifikasi dan ekstensifikasi. ‘’Saya selalu optimis. Kalau mau bekerja keras pasti optimis. Untuk meningkatkan PAD pada 2017 akan dilakukan beberapa inovasi seperti pajak online, tiket elektronik city tour dan Kapal Nusa Jaya Abadi,’’ tegasnya. Terkait masalah air, Bupati menyampaikan saat ini pelayanan air bersih di Nusa Penida baru 24 persen. Soal inovasi, beberapa SKPD seperti Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu akan menerapkan sistem online Si Cantik. Sementara penataan Goa Jepang dialokasikan anggaran pada 2017 dan perencanaannya sudah selesai. (ad497)
Semarapura (Bali Post) – Dalam rangka memperingati HUT Korpri, Pemerintah Kabupaten Klungkung menyelenggarakan berbagai macam kegiatan. Salah satunya lomba membaca UUD 1945 yang diselenggarakan di Wantilan Sidhi Graha SMPN 2 Semarapura, Selasa (15/11) kemarin. Sayangnya, peserta kurang antusias mengikuti perlombaan yang terlihat dari ketidaksiapan dan terkesan hanya ikut-ikutan. Peserta lomba berjumlah 38 orang yang terdiri atas perwakilan dari masing-masing SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung. Adapun kriteria lomba harus memakai pakaian Korpri, kejernihan vokal, kesesuaian artikulasi, ketepatan enjabemen atau intonasi serta keutuhan dan kestabilan. Panitia Penyelenggara Lomba I Ketut Budiarta menyampaikan, lomba pembacaan Pembukaan UUD 1945 dinilai tiga juri dari berbagai unsur, yaitu Made Sujaya dari IKIP PGRI Bali, I Made Astra Prayoga (SMAN 3 Denpasar) dan I Made Adnyana (kalangan media). Menurut Astra Prayoga, lomba pembacaan UUD 1945 berjalan normatif atau biasa saja sama seperti tahun sebelumnya. ‘’Pihak juri merasakan banyak peserta terpaksa dan belum siap mental alias grogi. Mereka sekadar ikut,’’ terangnya. Setelah semua peserta selesai membaca UUD 1945, pihak juri melakukan diskusi untuk menentukan pemenang. Juara pertama diraih I Gede Ngurah Lana Saputra dari Badan Kesbangpolinmas dengan nilai 879, disusul Ni Wayan Suarni dengan nilai 835 dari Kelurahan Semarapura Tengah dan juara ketiga dari Satol PP mengumpulkan nilai 805. (dwa)
Bali Post/dwa
PEMENANG – Tiga pemenang lomba membaca Pembukaan UUD 1945.
BULELENG
Rabu Kliwon, 16 November 2016
11
Terkait Tunggakan Pelunasan Raskin
Tim Kabupaten Serahkan Dokumen ke Kejari
Informasi yang dikumpulkan di lapangan Selasa (15/11) kemarin, menyebutkan kejari telah memproses dugaan kasus ini sejak lama. Dugaan kasus ini berawal saat Desa Lokapaksa mengajukan permohonan jatah raskin tahun 2014. Permohonan ini diduga tanpa melalui prosedur yang dilakukan oleh tim raskin kabupaten. Desa langsung memohon jatah raskin kepada Bulog. Dari proses itu, jatah raskin itu kemudian didistribusikan melalui gudang Bulog di Desa Tangguwisia
Kecamatan Seririt. Sementara pelunasannya, dijanjikan setelah seluruh raskin dibeli oleh warga miskin di desa setempat. Setelah berjalan, ternyata petugas raskin belum juga melunasi pembelian raskin tersebut. Tim raskin kabupaten yang kala itu dikoordinir pada Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) menerima surat dari Divre Bulog Bali. Surat itu menyebut adanya dana tunggakan pelunasan raskin Desa Lokapaksa lebih dari Rp 135 juta. Tim raskin kabupaten kala itu telah melakukan upaya
jemput bola. Pada April dan Maret 2015 desa bersedia melunasi tunggakan itu dengan mencicil. Hanya, pencicilan itu tidak optimal dan hingga sekarang dari total tunggakan itu petugas pengelola raskin di desa baru melunasi Rp 12 juta. Sisa dana tunggakan ini diduga diselewengkan, hingga kasusnya ditangani oleh pihak kejari. Mantan Kabag Ekbang yang kini menjadi Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagprin) Ketut Suparto mengatakan, sejak kasus
dugaan penyelewenangan ini diselidiki, pihaknya diminta oleh kejari untuk menyiapkan data dan deokumen terkait pembelian raskin di Lokapaksa 2014 yang lalu tersebut. Atas permintaan itu, pihaknya kemudian menyiapkan dan seluruh dokumen sudah diserahkan untuk dijadikan barang bukti dalam dugaan kasus ini. Di sisi lain, Suparto mengatakan, kasus yang terjadi di Lokapaksa ini menjadi pengalaman bagi pihak pengelola raskin di desa agar mengikuti mekanisme dan aturan dalam pendistribusian jatah raskin. Pihaknya optimis, jika petugas di desa mengikuti aturan main, pendistribusian raskin berjalan dengan baik dan pelaksana di lapangan tidak sampai terjerat kasus hukum. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Singaraja, meningkatkan kualitas layanan dan meminimalisasi keluhan di masyarakat. Kepala Unit Manajemen Kepesertaan dan Unit Pengendali Mutu Pelayanan Penanganan Pengaduan Peserta, Sondang Evictoria, mengatakan, Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduk Indonesia. Sedangkan Kartu Indonesia Sehat sebagai identitas peserta program JKN-KIS. BPJS Kesehatan adalah penyelenggara pro-
gram JKN KIS. “Pemangku kepentingan dalam kesuksesan program JKN adalah BPJS Kesehatan, faskes dan peserta dengan diatur regulator pemerintah,” ujar Sondang didampingi Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan, I Gusti Ayu Tia Anja Arieti, Selasa (15/11) kemarin. Ia menambahkan, BPJS kesehatan profesional dalam menyelenggarakan JKN dengan mengembangkan sistem pelayanan kesehatan, sistem kendali mutu pelayanan, dan sistem pembayaran. Peran fakses dimaksud profesional memberi layanan dan untuk peserta dapat memahami
prosedur mendapatkan pelayanan dan membayar iuran. Sedangkan regulator, profesional membuat dan supervisi pelaksanaan regulasi tentang pola serta besaran tarif, iuran, paket benefit dan lainnya. “Kami memiliki dua sistem pembayaran, di tingkat dasar di puskesmas atau dokter keluarga. Kita menggunakan sistem kapitasi, di mana peserta datang berobat sakit atau tidak sakit dibayarkan sejumlah peserta mendaftar. Yang kami bayarkan di pelayanan dasar di atas tarif perda. Misalnya, kita terdaftar di Puskesmas Buleleng dan berobat di Jakarta, kan tentu nama kita tidak terdaftar di
situ. Kecuali dalam keadaan emergency (menunjukkan kartu JKN-KIS) untuk dilayani. Ada ketentuan surat menyebutkan, walau peserta tidak terdaftar di suatu tempat, tapi maksimal tiga kali dia wajib dilayani,” imbuhnya. Sondang mengatakan, peserta justru sering meminjamkan kartu JKN-KIS kepada pihak lain. Dia mengingatkan jangan sampai masyarakat meminjamkan kartu JKNKIS. Sebab, pengalaman sering kesalahpahaman menggunakan kartu, meski sudah ditempatkan petugas BJPS di rumah sakit. Peserta JKN di Buleleng baru 376.964 atau 46 persen penduduk. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Pembelian beras miskin (raskin) oleh aparat di Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt tahun 2014 menyisakan persoalan hukum. Bahkan, pembelian raskin ini diduga diselewengkan oleh oknum petugas raskin di desa, hingga penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja telah memproses dugaan kasus ini. Dari dokumen yang sudah disita oleh kejari, dana tunggakan pelunasan raskin yang diduga diselewengkan itu lebih dari Rp 153 juta.
Bali Post/kmb34
APEL BESAR – Komitmen menjaga kedamaian di Buleleng dilakukan dalam apel besar Kebhinekaan Cinta Damai di lapangan Mapolres Buleleng, Selasa (15/11) kemarin.
Ciptakan Pilkada Damai
Singaraja (Bali Post) Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng periode 2017-2022, masyarakat diminta saling menjaga keamanan dan ketertiban. Plt. Bupati Buleleng, Ir. Made Gunaja, M.Si., mengingatkan masyarakat betapa pentingnya mewujudkan pilkada damai. Hal itu disampaikan saat memimpin apel besar Kebhinekaan Cinta Damai di lapangan Mapolres Buleleng, Selasa (15/11) kemarin.
“Semua tetap saudara. Jangan mau dihasut orang lain atau berani melakukan tindakan melawan hukum. Halhal demikian justru merugikan diri sendiri keluarga dan masyarakat luas,” ucapnya. Ia mengatakan Buleleng terus berbenah dalam menghadapi pesta demokrasi. Tindakan kekerasan atau anarkis mesti dihindari. “Masyarakat Buleleng sudah dewasa khususnya menghadapi pesta demokrasi. Jangan mudah terprovokasi hanya karena perbe-
daan pilihan,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya, M.Si., mengatakan, setiap individu memiliki kewajiban sama untuk menjaga demokrasi agar berjalan aman dan tertib. “Selama pesta demokrasi agar berjalan lancar dan tertib sesuai harapan kita bersama. Jangan bertindak arogan atau semena-mena yang dapat merugikan diri sendiri atau masyarakat luas,” tandasnya. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) KPU Buleleng mulai melakukan pemutakhiran data pemilih memjelang pilkada 15 Februari 2017 mendatang. Dari daftar pemilih sementara (DPS) yang sudah ditetapkan, KPU mencatat 101.993 pemilih yang belum memiliki KTP elektronik. Selain itu, pemilih sebanyak itu juga belum memiliki surat keterangan pengganti KTP elektronik yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng. Demikian terungkap ketika KPU menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Disdukcapil, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan instansi terkait, Selasa (15/11) kemarin. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, dalam rekapitulasi DPS ditemukan pemilih yang belum memiliki KTP elektronik dan surat keterangan dari Disdukcapil sebanyak 101.993 pemilih. Warga yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan datanya belum tercatat pada basis data kependudukan. Untuk itu, KPU mengimbau agar warga men-
gurus KTP elektronik atau mencari surat keterangan dari Disdukcapil. Setelah mendapat KTP elektronik atau surat keterangan, warga harus melaporkan kepada PPS hingga batas akhir pada 4 Desember 2016. Jika lewat dari batas itu, masih ada warga yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan, KPU akan menghapus data pemilih tersebut dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Pemilih yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan dari Disdukcapil silakan mengurus KTP elektronik atau surat keterangan. Setelah itu, warga melapor ke PPS,” katanya. Di sisi lain, Suardana mengatakan, pihaknya telah menetapkan DPS pada 2 November 2016 lalu. Total DPS yang sudah diumumkan pada 10 November 2016 tercatat 611.156 pemilih. Saat ini, pihaknya masih menunggu tanggapan warga untuk melakukan perbaikan data. Suardana mencontohkan, perbaikan bisa dilakukan jika ada pemilih yang sudah tercatat dalam DPS telah meninggal dunia, pensiun sebagai anggota TNI/Polri, dan warga
yang memiliki hak pilih namun belum terdaftar dalam DPS. “Usulan perbaikan disampaikan kepada PPS pada tanggal 10-19 November 2016 dengan menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan dari Disdukcapil,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Putu Ayu Reike Nurhaeni mengatakan, sejak persedian keping atau blangko KTP elektronik kosong, pihaknya sudah menerbitkan surat pengganti KTP elektronik dengan metode jempot bola ke desa-desa. Sesuai regulasi, surat pengganti KTP elektronik ini dikeluarkan apabila warga bersangkutan sudah melakukan perekaman data kependudukan di masing-masing kantor camat. Data terbaru, surat keterangan pengganti KTP elektronik yang sudah diterbitkan sebanyak 15.340 lembar. Terkait warga yang belum melakukan perekaman, Disdukcapil mengimbau agar warga segara melakukan perekaman. Dari perekaman ini kemudian ditindaklanjuti dengan permohonan KTP elektronik. (kmb38)
Ribuan Pemilih Belum Kantongi KTP Elektronik
BJPS Tingkatkan Kualitas Layanan JKN-KIS
Seniman Bondres Nyoman Durpa Berpulang
Singaraja (Bali Post) Seniman bondres Nyoman Durpa meninggal dunia Selasa (15/11) kemarin di Rumah Sakit Umum (RSU) Kerta Usadha, Singaraja. Durpa meninggal pada usia 58 tahun karena komplikasi penyakit diabetes dan tetanus yang dideritanya. Almarhum meninggalkan seorang istri Kadek Mas Suandewi dan seorang putra serta dua cucu. Para seniman yang juga binaannya di Sanggar Seni Dwi Mekar, Singaraja tampak berduka. Putra pertama almarhum, Gede Pande Satria Kusuma Yuda, menuturkan almarhum menderita penyakit diabetes sejak sepuluh tahun terakhir. Sekitar lima bulan lalu, almarhum menggunakan alat terapi listrik untuk memijat bagian kaki. Saat itu, karena ketiduran, alat itu dipakai cukup lama hingga jempol
kaki kanannya kembung. Almarhum kemudian mengobati dengan merendam dengan air hangat, hingga jempol kakinya terluka. Minggu (13/11) lalu, almarhum mengeluh sakit dan diantarkan ke poliklinik RSU Kerta Usadha. Saat itu, dokter menyebut sel darah putih meningkat hingga memicu infeksi pada jempol kakinya. Dokter sudah menganjurkan untuk opname, namun almarhum menolak dan hanya menjalani rawat jalan. Pada Senin (14/11), almarhum kembali mengeluhkan badannya menggigil seperti orang menderita deman. Mengetahui kondisi itu, Pande kembali mengantarkan almarhum untuk periksa dokter. Saat itu diputuskan untuk opname dan hasil observasi, dokter menyatakan almarhum mengalami komplikasi penyakit diabetes dan terinfeksi tetanus. Selasa (15/11) kemarin
Dugaan Intimidasi Virtual di Banjar Jawa
Mantan Anggota DPRD Mengaku Dapat Kabar Singaraja (Bali Post) Mantan anggota DPRD Buleleng Wayan Sumadra memberikan kesaksian atas dugaan intimidasi saat verifikasi faktual (virtual) ulang dukungan KTP bakal calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wjaya (Paket Surya) di Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng. Dalam kesaksiannya itu, Sumadra memberikan keterangan seputar kejadian yang diduga mengarah pada perbuatan intimidasi pada Rabu (9/11) lalu. Pantauan di Sekretariat Panwaslih Kabupaten Buleleng Selasa (15/11) kemarin, Sumadra yang juga mantan
anggota Komisi D DPRD Kabupaten Buleleng memberikan kesaksian kepada Komisioner Panwaslih Buleleng, Putu Sugi Ardana. Kesaksian ini terkait pengaduan Elias Elo bernomor 020/LP/Pilkada/11/2016. Dalam laporan itu, Elo menyebut tim penghubung Paket Surya mengalami intimidasi di rumahnya. Sumadra yang asal Desa Pancasari Kecamatan Sukasada ini memberikan keterangan sesuai apa yang diketahuinya. Dia mengaku mendapat kabar tim penghubung Paket Surya mendapat intimidasi. Tiba di rumah tim penghubungnya itu, dia bersama temannya sesama tim pemenangan Paket Surya
Bali Post/kmb38
KLARIFIKASI - Mantan anggota DPRD Buleleng Wayan Sumadra memberikan keterangan sebagai saksi terkait dugaan intimidasi virtual KTP di Kelurahan Banjar Jawa.
menemukan kalau tim penghubungnya telah dimarahi. Sementara tindakan lain, Sumadra mengaku tidak menemukan hal tersebut. Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa pascakejadian itu, hingga sekarang tim penghubungnya itu tidak ditemukan di rumahnya di Banjar Jawa. “Saya sudah jelaskan apa yang terjadi saat itu. Saya lihat dia (tim penghubung) hanya dimarahi oleh seseorang dan tindakan lain tidak saya temukan. Tapi entah mengapa tim penghubung yang kami tugaskan saat ini hilang dan apa karena ketakutan,” katanya. Komisioner Panwaslih Putu Sugi Ardana mengatakan, sejak menerima pengaduan pihaknya telah mengumpulkan keterangan baik dari pihak yang mengadukan, saksi, dan yang diduga melakukan perbuatan intimidasi. Dari keterangan itu, Panwalsih sudah mengganggap sudah lengkap. Keterangan ini akan dikaji dan dituangkan dalam rapat pleno apakah pengaduan itu memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilihan atau sebaliknya. “Pihak yang mengadukan, keterangan saksi sudah cukup, secepatnya kami akan menyimpulkan melalui rapat pleno,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb34
TOPENG – I Nyoman Durpa semasa hidup sempat menunjukkan topeng asli yang diberi nama Susi Mekar Sari.
sekitar pukul 05.30 Wita, almarhum beristirahat dengan nyenyak. Namun, sekitar pukul 06.00 Wita, almarhum terbangun karena mengeluh pusing disertai muntah-muntah. Kondisi almarhum semakin kritis. Tim dokter berusaha memberikan pertolongan, namun Tuhan berkehendak lain. Tidak lama setelah muntah itu, Nyoman Durpa dinyatakan meninggal dunia. Salah satu rekan sesama seniman bondres Ida Bagus Indra mengaku terkejut dan tidak menyangka kalau Durpa meninggal dunia. Indra yang memerankan Gede Roni dalam bondres ini menjelaskan, almarhum merupakan tokoh seniman yang mengawali kebangkitan seni bondres di Buleleng. Dalam melestarikan seni bondres, almarhum dikenal memiliki motivasi menjaga kekompakan kelompok dan ciri khas banyolan harus
dijaga dengan baik. . Mulai tahun 1991, Durpa yang asal Desa Satra, Bangli ini membangkitkan seni bondres yang sudah kehilangan penonton. Dengan menyajikan lawakan yang khas dengan gaya bahasa Buleleng, seni bondres dari Bali Utara mulai bergeliat. Mulai tahun 2000, seni bondres yang dibalut dalam Sanggar Seni Dwi Mekar Buleleng ini mulai naik daun setelah ditayangkan Bali TV dalam program paguyuban lawak se-Bali. Sementara itu pascakepergiannya, hingga pukul 12.00 Wita siang kemarin, pihak keluarga besarnya masih menunggu kepulangan jenazah Nyoman Durpa ke rumah duka. “Rencananya dipulangkan sore hari ini (Selasa kemarin), setelah penyineban di Pura Puseh Bale Agung Desa Satra,” terang keponakannya, Artana. (kmb38/kmb40)
Serbabisa
ALMARHUM I Nyoman Durpa terkenal sebagai seniman serbabisa. Pendiri Sanggar Dwi Mekar Singaraja ini mencetuskan ikon topeng bondres Susi pada tahun 1998. Saat itulah, Sanggar Dwi Mekar semakin dikenal dan dikagumi masyarakat pencinta topeng bondres di Bali bahkan di luar negeri. Topeng bondres Susi muncul dan eksis di Sanggar Dwi Mekar awalnya diperankan Drs. I Made Ngurah Sadika. Topeng bondres kurang maksimal jika hanya ditampilkan sendirian. Durpa lalu menandemkan Susi dengan bule
asal Belgia akrab dipanggil Martin sebagai sosok Jebeg. Waktu berjalan. Ngurah Sadika keluar dari Sanggar Dwi Mekar, Durpa memunculkan Susi Mekar Sari yang dilakoni seniman muda setempat. “Topeng dan karakter Susi itu memiliki taksu, tetap aslinya di sini berada di Sanggar Dwi Mekar. Peran pengganti Susi kini diberi nama baru adalah Susi Mekar Sari. Topeng Susi yang asli tersimpan bersama topeng lainnya di Sanggar Dwi Mekar,” ujar Durpa saat terakhir diwawancarai wartawan Bali Post, Selasa (23/2) lalu. (dgk)
Pencuri Motor Diciduk
Singaraja (Bali Post) Tempat keramaian di Kabupaten Buleleng, belakangan rawan pencurian sepeda motor. Teranyar, kasus pencurian motor terjadi di Desa Sangsit Kecamatan Sawan dengan pelaku KS alias Cimot (32). Pelaku diciduk anggota Buser Unit Reskrim Polsek Sawan. Pelaku yang beralamat di Dusun Kawanan Desa Suwug Kecamatan Sawan, nekat mencuri motor milik Ketut Muliada (39) dari Banjar Dinas Tegal Desa Sangsit. Sebelumnya, motor Honda DK 8370 VY diparkir di rumah korban, Senin (14/11) lalu. Motornya hilang diketahui pukul 01.00 malam. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sawan. Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, pelakunya mengarahkan kepada Cimot. Kapolsek Sawan AKP
Made Derawi seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., mengatakan, pelaku Cimot ditangkap hasil penyelidikan lapangan unit Reskrim Polsek Sawan. Berawal dari informasi bahwa seseorang diduga telah menggadaikan motor di wilayah Bakung Kecamatan Sukasada. “Kami memperoleh informasi di lapangan bahwa ada orang menggadaikan motor. Ciri-cirinya sama seperti motor milik korban. Kami telusuri dan ternyata benar. Penggadai dimintai keterangan dan diperoleh nama Cimot,” jelas AKP Derawi Selasa (15/11) kemarin. Pelaku Cimot tidak mampu berkutik dan ditangkap di Dusun Kawanan Desa Suwug. Polisi menyita uang sisa gadai sebagai barang bukti. Barang bukti yang diamankan di antaranya 1 unit sepeda motor beserta STNK yang dicuri
pelaku, uang yang diduga sisa hasil gadai motor sebesar Rp 17 ribu, dan 1 unit handphone. “Pelaku sudah kami amankan
dan masih dilakukan pemeriksaan lanjutan di Polsek Sawan untuk pengembangan,” tandas Derawi. (kmb34)
Bali Post/kmb34
CURANMOR – Unit Reskrim Polsek Sawan berhasil menangkap Cimot, pencuri motor.
JEMBRANA
12
Rabu Kliwon, 16 November 2016
”Pick-up” Penuh Muatan Terguling
Negara (Bali Post) Diduga lepas kendali, mobil pick-up yang dkemudikan Muhamad Nasir (28) asal Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo terguling di jalan Denpasar-Gilimanuk, De sa P e kut a t a n, S e l a sa (15/11) kemarin. Kecelakaan tunggal itu terjadi saat kondisi jalan licin akibat hujan. Sejumlah warga yang juga saksi kecelakaan mengatakan mobil Daihatsu Gran Max itu melaju kencang dari arah timur. Namun, ketika memasuki TKP, tibatiba mobil kehilangan ken-
dali atau oleng dan terguling. Mobil baru berhenti setelah menabrak pagar milik warga dan dalam posisi terguling. Kondisi mobil bagian depan ringsek akibat benturan. Sementara pengemudi mobil, Nasir, dilarikan ke Puskesmas Pekutatan. “Mobil melaju kencang dari timur, lalu saya dengar suara benturan tiga kali,” tandas Kadek Arta (35), warga di sekitar lokasi kejadian. Sebelum ‘’bertengger’’ di atas selokan, mobil juga sempat menabrak batang pohon yang habis dipotong. Hingga ke-
mudian menerjang sanggah milik warga. Sejumlah anggota dari Polsek Pekutatan turun mengatur lalu lintas seusai kejadian. Mobil dengan nomor polisi DK 9757 UR yang mengangkut barang kelontong itu dievakuasi dengan mobil derek. Ketut Utarayana (48), warga Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan pemilik Sanggah mengaku tidak mengetahui persis kejadiannya. Saat dirinya pulang, kondisi mobil tersebut sudah bertengger di pagar. (kmb26)
Bali Post/olo
Terguling – Kondisi mobil pick-up terguling di Pekutatan. Diduga, sopir mengantuk dan terjadi kecelakaan tunggal.
Jalan Gilimanuk-Denpasar Banyak Bergelombang
Negara (Bali Post) Ruas jalan nasional Gilimanuk-Denpasar di pengujung tahun kondisinya mulai membahayakan. Perbaikan jalan yang berlubang yang dilakukan hampir setiap tahun tak menjamin kondisi jalan bertahan lama. Faktanya, di sepanjang jalur jalan dari Negara hingga Pekutatan aspal sudah mulai bergelombang. Diduga, penyebab utama adalah kendaraan barang dari Jawa yang melebihi tonase.
Bali Post/kmb
WASEV KODAM - Program jambanisasi di wilayah Melaya mendapat kunjungan dari tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam IX/Udayana.
Tim Wasev Tinjau Pembangunan Jamban TNI untuk KK Miskin
Negara (Bali Post)Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam IX/ Udayana dipimpin Pabandya Bakti TNI Ster Kodam IX/Udayana, Letkol Inf. IH Pasaribu, Selasa (15/11) mengunjungi pembangunan jamban/kamar mandi bantuan TNI untuk warga tidak mampu di wilayah Melaya. Program Jambanisasi semester II yang dilakukan dalam kurun waktu JuliDesember, Koramil 1617-03/ Melaya memberikan bantuan sebanyak 15 unit jamban kepada warga kurang mampu di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kedatangan Tim Wasev diterima oleh Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf. Adwan beserta anggota jajarannya didampingi Pasiter Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf I Wayan Yudana. Dalam kunjungannya, pimpinan Tim Wasev Letkol Inf. IH Pasaribu mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja Kodam IX/Udayana yang dilakukan secara serentak di seluruh jajarannya pada tempat-
tempat yang masih terdapat warga yang kurang mampu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak dengan menggunakan dana bantuan dari TNI Angkatan Darat. Kunjungan dari Tim Wasev ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana program ini telah dilaksanakan serta untuk mengevaluasi kekurangan yang ada, sehingga pada pelaksanaan program selanjutnya dapat dilaksanakan dengan lebih maksimal sesuai dengan tujuan dan perencanaan Komando Atas. Sementara itu, I Nengah Miranda (53), warga kurang mampu asal Desa Nusasari, Kecamatan Melaya yang mendapatkan bantuan jamban mengaku senang. “Dulunya, keluarga kami melakukan MCK di sungai terdekat, namun tak terduga kami bisa mendapatkan bantuan jamban ini. Terima kasih Bapak TNI, semoga apa yang dilakukan senantiasa berbalas kebaikan,” ucapnya. Untuk pembangunan jam-
ban khusus untuk I Nengah Miranda, Kodim 1617/Jembrana juga menyerahkan bantuan melalui Pasi Teritorial Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf. I Wayan Yudana berupa 1 buah jamban, 2 sak semen dan 1 meter kubik pasir. Danramil 1617-03/Melaya, Kapten Inf. Adwan mengatakan dengan adanya program jambanisasi ini mudah-mudahan masyarakat kian sadar akan arti pentingnya lingkungan yang bersih sehat dan rapi dan masyarakat yang mendapatkan bantuan memanfaatkan fasilitas tersebut. “Penentuan letak Jamban dan septic tank di lingkungan rumah dibuat sesuai dengan standar kesehatan dan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan sebelum pembangunan jabanisasi,” papar Danramil. Dari hasil pantauan di lokasi, tampak anggota Babinsa Koramil 1617-03/ Melaya bersama dengan masyarakat sekitar sangat solid saling membantu dalam pembuatan Jambanisasi tersebut. (kmb)
U n t uk m e m p e r e r a t kerukunan, persaudaraan dan persatuan komponen masyarakat Jembrana yang heterogen, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Jembrana, Selasa (15/11) pagi, menggelar Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Lapangan Umum Negara, Kecamatan Negara, Jembrana. Apel besar ini menunjukkan hubungan antarumat dan elemen masyarakat di Jembrana makin rukun. Hal tersebut terlihat dari tokohtokoh masyarakat, tokoh agama (Hindu, Islam, Kristen dan Budha), tokoh adat hingga LSM dan organisasi kemasyarakatan lainnya hadir bersama dalam apel cinta damai tersebut. Sementara dari pemerintah hadir Bupati Jembrana, I Putu Artha, bersama
Wakilnya, I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa, Kapolres Jembrana, AKBP Joni Widodo, Kepala Kejaksaan Negeri Negara, Anton Delianto, Ketua Pengadilan Negeri Negara, Dameria Frisella Simanjuntak, Kodim 1617 Jembrana, Sekda Jembrana, Gede Gunadnya, dan jajaran SKPD Pemkab Jembrana. Bupati Jembrana, I Putu Artha, mengatakan mencermati situasi dan kondisi aktual bangsa saat ini tengah menghadapi cobaan. Untuk itu Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat Jembrana untuk menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan demi terwujudnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Nilainilai perjuangan, budaya yang adiluhung, sifat keke-
luargaan dan kegotongroyongan, rasa memiliki dan saling memaafkan, mari kita tingkatkan dan implementasikan bersama dalam kehidupan sehari-hari,” sebut Artha. Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi di era globalisasi jangan dijadikan alat untuk memecah belah persatuan. Sebaliknya dimanfaatkan untuk meningkatkan toleransi sesama anak bangsa. “Saya yakin dan percaya, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, seluruh elemen dan generasi muda mampu memberikan pengaruh positif kepada masyarakat untuk memelihara toleransi “ kata Bupati Artha. Menurutnya dengan toleransi, persatuan dan kekeluargaan, hal-hal yang bersifat provokatif dan bertentangan dengan kaidah hukum dapat dicegah tangkal secara dini. Dalam apel besar tersebut tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan adat seKabupaten Jembrana juga mendeklarasikan lima ikrar mewujudkan tengakkan NKRI dan Pancasila. Ada lima point ikrar yang dibacakan oleh Ketua PHDI Kabupaten Jembrana, I Komang Arsana. Kelima poin tersebut adalah, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam keb-
Dari pengamatan, di beberapa titik ruas jalan, khususnya arah ke Denpasar mulai bergelombang. Seperti di sepanjang jalan Sudirman, Mendoyo, Yehembang dan Pekutatan. Sebagian besar yang mengalami kerusakan hanya lajur jalan dari Gilimanuk menuju Denpasar. “Padahal ini baru beberapa bulan diaspal, sudah bergelombang begini. Dasaran aspal meluber, mungkin ini kar-
ena beban kendaraan yang melintas melebihi ukuran jalan,” terang Abdi Harun (28), pengendara motor asal Pasuruan. Abdi yang sering pulang-pergi Denpasar-Pasuruan ini mengaku sampai hapal titik-titik yang sudah bergelombang. “Baru beberapa bulan diaspal, sudah bergelombang lagi. Herannya juga hanya di jalur ke Denpasar. Arah sebaliknya masih mulus,” tukasnya.
Bali Post/olo
Bergelombang – Kondisi jalan nasional Gilimanuk-Denpasar yang bergelombang di Yehembang.
Pererat Persatuan, Jembrana Gelar Apel Kebhinekaan
Apel Kebhinekaan – Suasana saat apel besar kebhinekaan yang digelar untuk mempererat kerukunan, persaudaraan dan persatuan komponen di Jembrana.
Kondisi yang paling parah terlihat di Desa Yehembang. Jalan yang sebelumnya mulus kini bergelombang dan membahayakan utamanya pengendara sepeda motor. Sedikitnya ada lima titik yang aspalnya bergelombang. Menurut warga sekitar, banyak kendaraan yang berusaha menghindari namun justru berbahaya. Lantaran kendaraan masuk ke jalur berlawanan terutama truk-
truk besar. “Sering ada yang terperosok, sebenarnya ini baru diaspal. Mungkin belum keras sudah dilalui truk bermuatan yang berat,” tandas salah seorang warga. Warga meyakini jalan rusak ini selain hujan juga dampak truk melebihi tonase yang melintas. Hampir setiap hari truk-truk dengan muatan penuh leluasa melintas. Bahkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat truk tidak kuat menanjak dampak kelebihan beban. Sementara itu, dari informasi perbaikan jalan nasional itu merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). (kmb26)
hinekaan, menjunjung tinggi toleransi sesama anak bangsa dengan tidak membedakan suku agama ras dan antargolongan, menolak dengan keras sikap anarkis dan segala bentuk provokasi yang menjurus perpecahan bangsa,
patuh dan taat terhadap peraturan dan perundangundangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, menyelesaikan setiap masalah dengan mengedepankan musyawarah untuk mufakat (ad500)
Rabu Kliwon, 16 November 2016
KARANGASEM
13
Longsor, Tertimpa Batu Besar
SOSOK Tidak Ada Anak DO SISWA di SMP pedesaan Karangasem selama ini memang kerap drop out (DO). Ada DO dengan alasan membantu orangtuanya. Banyak yang tidak memiliki bekal sekolah. Oleh karena itu, mereka memilih merantau menjadi pembantu rumah tangga di Denpasar. Tidak demikian halnya dengan siswa di SMPN 2 Abang di Banjar Kebon, Karangasem. Memang, kenyataannya siswa setempat termasuk di pedesaan, tetapi jarang yang putus sekolah. Kepala SMPN 2 Abang I Ketut Sandiasa, S.Pd. yang ditemui Selasa (15/11) kemarin di sekolahnya, mengatakan, ada yang sementara tak masuk sekolah karena sakit. Nanti setelah sembuh, dia pasti masuk sekolah lagi. ‘’Tidak ada yang sampai DO. Yang pindah sekolah ada satu-dua karena alasan mengikuti orangtuanya pindah tugas,’’ jelas Kepala SMP teladan II Kabupaten Karangasem tahun ini. Pria asal Buleleng itu menambahkan SMPN 2 Abang ini tergolong sekolah besar. Jumlah siswanya tahun ini mencapai 818 orang yang berasal dari berbagai desa, seperti Datah bagian bawah Banjar Tegallanglangan, Desa Labasari, Purwakerti, Culik, dan Desa Kertha Mandala. ‘’Sekolah kami memiliki 24 rombongan kelas. Mereka dibina 26 guru PNS dan 15 guru honorer,’’ kata Kepala SMP teladan III Kabupaten Karangasem tahun lalu itu. Diakui, banyak juga siswa dari kalangan keluarga kurang mampu. Karena itu, pihaknya mengupayakan siswanya mendapatkan beasiswa. Tahun ini tercatat 200 orang menerima beasiswa miskin. Dari segi prestasi akademis kata Sandiasa, siswanya memang kalah dengan prestasi siswa di kota. Namun siswa di sekolah ini unggul pelajaran agama dan seni. Sejumlah siswa juara kabupaten dan Provinsi Bali, bahkan nasional pada ajang utsawa dharma gita. (bud)
Rumah Warga Lokasari Nyaris Roboh Amlapura (Bali Post) -
Bencana tanah longsor menghantam sebuah rumah warga di Banjar Lebu Gede Desa Lokasari Kecamatan Sidemen. Akibatnya, satu unit bangunan utama rumah warga itu nyaris roboh. Proses penanganan untuk mengevakuasi batu besar itu sulit dilakukan. Masalahnaya material longsor cukup banyak. Sebab, longsor di lokasi itu tidak hanya berupa tanah, tetapi juga batu-batu besar. Karena itu, penanganannya tidak bisa dengan cara manual harus memakai alat berat.
Olahraga Rakyat BOLA voli menjadi salah satu cabang olahraga paling populer di Karangasem. Saking populernya, cabang bola voli sudah menjadi olahraga rakyat yang mudah ditemukan di desa-desa di Karangasem. Untuk terus menggelorakan olahraga rakyat ini, DPD II Partai Golkar Karangasem menggelar kejuaraan Golkar Cup. Event itu dirangkaikan HUT ke-52 Golkar. Hal itu disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Karangasem I M a d e Sukerana, saat ditemui di kantornya, Selasa (15/11) kemarin. Rencananya, sebagaimana hasil rapat pengurus partai berlambang pohon beringin itu, Golkar Cup akan digelar 4 Desember mendatang, dengan menghadirkan klub-klub bola voli dari seluruh kecamatan di Karangasem. Golkar Cup akan dipusatkan di GOR Gunung Agung, Amlapura. “Bola voli selalu membuat suasana semarak. 3.000 kader dan simpatisan Golkar Karangasem juga siap memeriahkan acara pembukaan kejuaraan ini,” kata Sukerana bersama Ketua Harian DPD II Golkar Nengah Sudarsa dan Sekretaris DPD II Golkar Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra. Terkait HUT ini juga akan digelar acara donor darah di Kantor DPD II Golkar Karangasem. Donor darah digelar lebih awal, yakni 27 November nanti. Sedangkan, puncak HUT Golkar dilakukan 13 Desember nanti di kantor setempat. (gik)
Turun, Harga Telur Ayam Ras Amlapura (Bali Post) – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Karangasem masih saja rendah, walau dari segi pemasaran sudah relatif lancar. Hal itu tetap saja disyukuri kalangan peternak yang mengandalkan rezekinya dari sana. Salah seorang peternak ayam ras petelur dari Desa Pesedahan, Manggis, Karangasem, Nyoman Sumadi, S.E. mengatakan hal itu, Selasa (15/11) kemarin. Menurutnya, bulan lalu, harga telur ayam ras jeblok, selain itu juga pemasarannya seret. Seretnya pemasaran karena telur dari Jawa membanjiri pasaran. Karena itu, saat itu peternak di Bali kelimpungan di tengah harga telur produksi peternak lokal Karangasem turun, sementara harga pakan tetap saja tinggi. Harga pakan tinggi akibat ditutupnya keran jagung impor. Sementara, persediaan jagung dalam negeri terbatas. ‘’Saat ini pemasaran telur sudah relatif lancar. Namun soal harga tetap masih rendah. Pemasaran telur dari peternak Karangasem bisa ke NTB, ada juga dipasarkan lokal seperti ke Denpasar,’’ paparnya. Dari pantauan, per trai telur ayam ukuran kecil di pasar Karangsokong Rp 25 ribu. Sebelumnya mencapai Rp 27 ribu per trai (30 butir). Telur ukuran lebih besar Rp 32 ribu per trai, dari sebelumnya Rp 36 ribu. Akibat beratnya kondisi peternak ayam ras di Karangasem, kata Sumadi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Kandangnya saat ini kosong padahal mampu menampung 5.000 ekor ayam petelur. Dia sengaja mengurangi jumlah populasi ayam dari sebelumnya sekitar 20 ribu ekor, akibat mahalnya harga pakan. ‘’Kandang sementara kosong. Ini merupakan kesempatan saya membenahi kandang yang rusak,’’ katanya. Sejumlah peternak ayam ras di Kecamatan Sidemen, mengeluhkan banyak ayamnya mati mendadak. Per kandang terkadang ayamnya bisa mati sampai 50 ekor. Para peternak tak tahu pasti penyebab ayam mereka mati mendadak dalam jumlah banyak tersebut. (013)
Bali Pos/ist
DIHANTAM BATU BESAR - Kondisi tembok rumah warga usai dihantam material longsor batu besar beberapa waktu lalu.
Mazda Tergelincir ke Sawah Amlapura (Bali Post) Dua mobil mewah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Ababi Kecamatan Abang, Selasa (15/11) pagi kemarin. Kecelakaan itu dipicu oleh kekuranghati-hatian. Pengemudi mobil Toyota Yaris, Nyoman Jendra Aryana, sebetulnya ingin mendahului mobil Mazda, namun Jendra tidak memperhitungkan situasi pengguna jalan arah berlawanan yang kebetulan ada sepeda motor. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kedua mobil mewah itu mengalami rusak berat. Bahkan, mobil Mazda terjun ke tengah sawah. Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugita Yasa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 wita. Saat itu, kedua mobil mewah itu Toyota Yaris DK 1971 KK dan Mazda DK 952 AZ datang bersamaan dari arah Singaraja. Saat tiba di TKP tepat di akses jalan menuju objek wisata Tirtagangga, pengemudi mobil Yaris I Nyoman Jendra Aryana (23) dengan kecepatan tinggi hendak mendahului mobil Mazda yang di kemudikan I Ketut Sumarata (22). Saat hendak mendahului dari arah depan, tiba-tiba me-
lintas sepeda motor yang identitasnya belum diketahui. Pengemudi mobil Yaris DK 1971 KK pun memutar setir ke arah kiri, sehingga menabrak mobil Mazda DK 952 AZ di depannya. Akibat benturan tersebut, mobil Mazda menabrak pohon asem yang ada tepi jalan. Bahkan mobil Mazda itu pun tergelincir ke luar jalur hingga ke tengah sawah. “Korban hanya mengalami luka ringan. Kasus itu sudah ditangani Unit Laka Polres Karangasem,” katanya. Selain I Ketut Sumerata, di dalam mobil Mazda tersebut juga ada penumpang lain, Ni Made Sukmaningsih (25) dan I Gede Narendra yang masih berusia 1,5 tahun. Semuanya beralamat di Pemogan, Denpasar Selatan. Syukur, seluruh penumpang di dalam mobil ini selamat dari maut. Demikian juga para penumpang mobil Toyota Yaris I Nyoman Jendra Aryana (23) asal Banjar Dinas Geria, Desa Culik dan Ni Putu Dian Lestari (24) seorang bidan dari Banjar Dinas Amertasari, Desa Culik, Kecamatan Abang. “Di jalur ini memang sudah sering terjadi kecelakaan. Pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas di sana,” katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
TABRAK POHON - Salah satu mobil sport terjun ke tengah sawah setelah menabrak pohon asem di pinggir jalan.
Ketua DPRD Sumardi Apel Kebhinekaan
Damai, Modal Membangun Kesejahteraan Apel besar Kebhinekaan Cinta Damai dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Selasa (15/11) kemarin. Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Saat itu, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, S.E., M.Si. juga mengikuti apel bersama anggota Muspida lainnya. Bagaimanakah visi pemimpin Karangasem terkait apel besar kebhinekaan tersebut? KETUA DPRD Nengah Sumardi, yang ditemui sebelumnya menyampaikan, kedamaian penting artinya bagi masyarakat
Karangasem khususnya. Damai adalah modal utama membangun bangsa. Dengan merasa damai maka upaya meningkatkan kesejahter-
aan rakyat akan menjadi sangat berarti. Dengan damai, diyakini masyarakat mampu bersaing lebih baik di segala bidang utamanya dengan negara-negara lain. Sumardi menyampaikan, para pahlawan dan pejuang kemerdekaan, dulu cinta damai. Namun tentunya, mereka juga lebih cinta kedaulatan dan kemerdekaan. Kini, tambahnya, kita bangsa Indonesia tinggal mengisi kemerdekaan yang sudah
kARANGASEM Besakih (SWIB)
0363 21791
0363 21220
PMI
0363 21789
Polsektif Karangasem 0363 23222
PDAM
0363 21363
Polsek Kota
0363 21167
PLN
0363 21711
Polsek Manggis
0363 41768
BPBD/ESR
0363 22173
Polsek Rendang
0363 23082
Badan SAR
0363 21135
Polsek Selat
0363 24187
Pemadam Kebakaran 0363 21113
Polsek Abang
0363 23330
URD RSUD
0363 21011
Polsek Kubu
0363 22988
11 RSUD
0363 21470
Polsek Sidemen
0363 21709
12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152
Polsek Bebandem
0363 22110
13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254
Polsek Candidasa
0363 41677
14 SMAN 1 Manggis
Penjagaan Polres
0363 41668
Polsek KP3 Padangbai 0363 41388
15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288
Radio Suara Widya
16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483
sekitar 3,5 meter sedangkan tebing sekitar empat meter. Besarnya material longsor itu membuat tembok bangunan tak kuat lagi menahannya. Sehingga menjadi retak-retak dan rawan roboh. Penghuni rumahnya pun jadi waswas untuk menempati rumah tersebut. Tindak lanjut penanganan dari BPBD Karangasem tidak memungkinkan dilakukan secara manual, sebab ukuran batu besar sehingga sangat sulit dievakuasi ke tempat yang aman. Untuk sementara, petugas memberi arahan kepada korban agar pindah ke rumah kerabat terdekat yang kondisinya lebih aman. Hal itu hanya sebagai tempat tinggal sementara. Sebab, kondisi tembok itu memang labil, karena itu sangat membahayakan. (kmb31)
Dua Mobil Mewah Rusak Berat
Telepon Penting Polres Karangasem
Kepala BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Selasa (15/11) kemarin, mengatakan peristiwa longsor tersebut sudah terjadi cukup lama, namun kejadiannya baru dilaporkan ke BPBD Karangasem oleh perbekel setempat, Selasa kemarin. Petugas BPBD langsung menuju lokasi untuk mengecek kepastian kondisi riilnya di lapangan. Tim TRC BPBD Karangasem mengarahkan satu unit armada double cabin dan personel BPBD Karangasem untuk meninjau lokasi terdampak dan sekitarnya. Material longsoran kata Ida Bagus Ketut Arimbawa, berupa tergerusnya batu kemudian menghantam tembok rumah milik warga setempat I Komang Swita (26). Tinggi tembok rumah
APEL CINTA DAMAI - Suasana apel besar Kebhinekaan Cinda Damai berlangsung sangat khusuk, khidmat namun tidak mengurangi suasana meriah. Apel itu dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron Amlapura dipimpin Bupati IGA Mas Sumatri. Acara itu dihadiri segenap pejabat termasuk Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, S.E., M.Si.
direbut dengan perjuangan dan korban jiwa yang tak terhitung itu. Acara kedamaian di tengah kebhinekaan ini agar diproyeksikan sebagai stimulus agar bangsa ini menjadi besar dan tentunya mampu bersaing dengan bangsa lain. ‘’Perjuangan dan kerja keras kita saat ini adalah menghilangkan kemiskinan, agar rakyat NKRI ini hidup sejahtera. Ketimpangan yang terjadi saat ini kita akui masih besar. Karena itu, kita harus berjuang mengentaskan kemiskinan. Dengan cara itulah, kita akan mampu membangun ekonomi di tengah kedamaian,’’ tegas Sumardi. Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan ini kata Sumardi, masih hangat dan hendaknya momen hari besar itu dijadikan kesempatan emas untuk melakukan introspeksi dan perenungan mendalam mengenang perjuangan para pahlawan pendahulu dan veteran pejuang itu yang mewariskan kedaulatan bangsa Indonesia yang besar ini. Mau tidak mau dengan segala upaya kita wajib mempertahankan keutuhannya dengan mengesampingkan kepentingan pribadi, golongan atau kelompok. Di mana perjuangan pahlawan terhormat itu merebut kemerdekaan rakyat Indonesia dengan pengorbankan raga dan jiwanya. Mereka berjuang bauh-membahu, tidak terhalang sekat suku, agama ras, dan antargolongan. ‘’Tujuannya hanya satu, NKRI ini merdeka, berdaulat dan tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat,’’ tambahnya.
Apel besar kemarin, selain diikuti lengkap Muspida, juga Sekda Karangasem Gde Adnya Mulyadi. Acara itu juga melibatkan pengurus majelis keagamaan seperti Ketua PHDI Karangasem Drs. I Wayan Astika, dari unsur MUI dan pengurus majelis agama lainnya, veteran, ormas pemuda, mahasiswa dan pelajar, serta TNI/Polri. Saat itu dilakukan penandatanganan naskah deklarasi cinta damai oleh Bupati Mas Sumatri didampingi Ketua DPRD Nengah Sumardi, Kapolres, perwakilan Dandim, Ketua PHDI, Walubi, MUI, serta majelis keagamaan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati IGA Mas Sumatri, menyampaikan fenomena masyarakat saat ini bisa mengancam persatuan di masyarakat. Karena itu, diharapkan jangan ada upaya menonjolkan kepentingan kelompok, golongan dan pribadi dengan mengorbankan kepentingan bangsa dan negara. Hal kontra produktif itu harus dihindari semua kalangan masyarakat. Dikatakan, menguatnya rasa primordialisme kelompok, munculnya sikap memaksanaan kehendak dari kelompok tertentu hendaknya dengan sadar harus dihindari semua pihak. Perbedaan, kata Bupati Mas Sumatri, hendaknya jangan kian dipertentangkan, tetapi perbedaan dan keanekaragaman itu hendaknya dijaga sebagai halnya pelangi indah, sebagai aset bangsa di tengah persaingan era globalisasi ini. (ad499)
TABANAN
14
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Rawan Tumbang, Pohon Perindang Dipangkas Tabanan (Bali Post) Banyaknya kejadian pohon tumbang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Baturiti mendapat atensi khusus dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan. Selasa (15/11) kemarin, sejumlah petugas gabungan dari instansi terkait memangkas pohon perindang yang rentan tumbang saat musim hujan di jalur utama Denpasar-Singaraja tepatnya dari Perean sampai Luwus. Kepala DKP Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pemangkasan yang dilaksanakan sebelumnya. Pertimbangannya, wilayah Kecamatan Baturiti khususnya di jalur utama Denpasar-Singaraja sangat rawan terjadi bencana. Apalagi di jalur menuju kawasan wisata tersebut dipadati pengendara. ‘’Banyak pohon perindang di jalur ini yang mati akibat dikuliti oleh masyarakat sehingga rawan tumbang,’’ ujarnya. Pemangkasan pohon perindang dilakukan tim gabungan karena sifatnya krusial. Tim terdiri atas petugas BPBD dan DKP selaku induk tim dibantu tenaga dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polri dan TNI. Pemangkasan menggunakan skala prioritas. ‘’Kami cari wilayah yang paling rawan. Semoga bisa mengurangi kejadian bencana berkaitan dengan penghijauan di jalur utama,’’ katanya. (kmb28)
PELANGGAR - Sejumlah pelanggar yang terjaring operasi penertiban di jalur wisata Bedugul didata untuk selanjutnya mengikuti sidang di tempat, Selasa (15/11) kemarin.
Operasi Penertiban di Jalur Wisata Bedugul
Dua Jam Terjaring 52 Pelanggar
Tabanan (Bali Post) -
Tim Yustisi Pemkab Tabanan gencar melakukan penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan sebagai bentuk pembinaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu melengkapi diri dengan kartu identitas jika bepergian. Jika sebelumnya digelar di Terminal Pesiapan, Tabanan dan Abiantuwung, Kediri, Selasa (15/11) kemarin tim yustisi bergeser ke jalur wisata Bedugul, Desa Candikuning, Baturiti, tepatnya di jalur utama SingarajaDenpasar.
Bali Post/kmb28
PANGKAS POHON - Sejumlah petugas memangkas pohon perindang di sepanjang jalur Perean menuju Luwus, Kecamatan Baturiti.
Pendidikan Tak Boleh Beratkan Rakyat
Tabanan (Bali Post) – Semua masyarakat berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa harus merasa terbebani. Oleh karena itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berkomitmen memajukan pendidikan dan berharap seluruh masyarakat bisa mengenyam pendidikan untuk menciptakan generasi penerus yang berwawasan dan matang dalam berpikir. Hal itu diungkapkannya saat menerima rombongan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tabanan di kantor bupati, Selasa (15/11) kemarin. Menurutnya, program pembangunan di Tabanan tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung SDM yang berkualitas. Oleh sebab itu, ia ingin seluruh masyarakat Tabanan berpikir maju dan berwawasan luas didukung pendidikan yang layak. ‘’Melalui PGRI kami titip masyarakat Tabanan agar bisa menikmati pendidikan yang layak tanpa memberatkan,’’ ujarnya. Eka berharap program PGRI sejalan dengan program Pemkab Tabanan, yakni bersamasama memajukan pendidikan serta membantu mewujudkan visi-misi Tabanan Serasi di bidang pendidikan untuk menciptkan generasi penerus untuk menyambung kembali program di masa yang akan datang. Kepala PGRI Tabanan Putu Santika mengungkapkan, selama ini pihaknya terus berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang pendidikan. Dalam rangka memperingati HUT ke-71 PGRI dan Hari Guru Nasional pada 25 November mendatang, PGRI akan mengadakan seminar pendidikan menyasar guru kontrak serta kunjungan ke panti asuhan dan SLB di Kabupaten Tabanan. (kmb24)
Dalam waktu dua jam pelaksanaan operasi penertiban, petugas berhasil menjaring 52 pelanggar. Sebanyak 28 pengendara melintas tanpa KTP dan 24 lainnya tidak membawa kelengkapan surat kendaraan (SIM dan STNK). Tim yustidi menggandeng pihak kepolisian terkait pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan. ‘’Pelanggar yang terjaring baik itu yang tidak membawa KTP maupun SIM dan STNK langsung sidang di tempat oleh pihak Kejaksaan dan Penga-
dilan Negeri Tabanan,’’ beber Kasi Penindakan dan PPNS Satpol PP Tabanan I Wayan Kinten. Petugas juga menjaring dua pedagang kaki lima yang kedapatan melanggar Perda Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum. ‘’Dua PKL ini berjualan di lokasi yang dilarang. Jadi, mereka juga dikenakan sanksi dan sidang di tempat,’’ ucapnya. Menurut Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sarba, penertiban kartu identitas akan dilaksanakan rutin dengan
menyasar sejumlah lokasi lainnya. Sebab, dalam setiap kegiatan penertiban masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak membawa kartu identitas diri. Bahkan, hanya dalam waktu dua jam operasi, puluhan pelanggar berhasil dijaring. ‘’Ini membuktikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kartu identitas saat bepergian masih sangat kurang. Operasi ini sebagai bentuk pembinaan dan upaya meningkatkan kesadaran mereka,’’ katanya. Kartu identitas, bagi mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini, sangat penting dibawa oleh masyarakat. Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya bisa menghubungi sanak saudara bersangkutan atau proses lainnya. Selama 2016, tim Yustisi Pemkab Tabanan telah empat kali melakukan penertiban dengan sidang di tempat. Sementara tahun 2017 dirancang tujuh kali operasi yustisi. (kmb28)
Antisipasi Pungli
Layanan Uji Kir dan Izin Trayek Lewat ’’Online’’
BELAKANGAN pemerintah gencar menyuarakan agar setiap pelayanan publik terbebas dari beragam bentuk praktik pungutan liar (pungli). Pasalnya, pungli menjadi salah satu fenomena yang akrab di tengah-
Bali Post/bit
SOSIALISASI - Salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang aplikasi registrasi online layanan pengujian kelaikan kendaraan.
’’Homestay’’ di Desa Pinge Perlu Distandarkan
Tabanan (Bali Post) – Tabanan memiliki Desa Wisata Pinge, Marga, yang dibuka sejak 2002 lalu. Meski sempat vakum beberapa tahun, pada 2010 desa wisata ini menggeliat kembali. Kunjungan didominasi wisatawan Eropa. Meski sudah berjalan, ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki, salah satunya homestay yang perlu distandarkan. Homestay di Desa Wisata Pinge harus distandarkan agar kualitasnya sama. Adapun standar yang disamakan salah satunya kamar mandi yang beberapa masih menggunakan WC jongkok. Pemkab Tabanan telah menjalin kerja
Bali Post/kmb28
sama dengan Kementerian BUMN beberapa waktu lalu. Kerja sama yang melibatkan lima BUMN ini salah satunya dalam bentuk pinjaman lunak bagi pemilik homestay. ‘’Dengan pinjaman lunak ini, mereka bisa memperbaiki atau menambah fasilitas sesuai standar homestay,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata Tabanan Wayan Adnyana, Selasa (15/11) kemarin. Bendesa Adat Pinge I Made Denayasa memaparkan Desa Pinge dihuni 160 KK. Sekitar 10 KK memiliki homestay dengan jumlah kamar 40 unit. Beberapa kamar belum sesuai standar seperti fasilitas kamar mandi yang masih me-
Desa Wisata Pinge, Marga.
makai WC jongkok. Pinjaman lunak bantuan dari Kementerian BUMN diharapkan bisa memperbaiki fasilitas yang sudah ada dan menambah jumlah homestay. Penambahan homestay yang per malam disewakan Rp 150.00 per orang tentu akan menambah penghasilan warga. Pada 2014 terdata 867 kunjungan, 115 di antaranya menginap dan 752 pulangpergi. Tahun 2015 tercatat 856 wisatawan, 354 menginap dan 502 pulang-pergi. Sementara hingga Oktober 2016, pengunjung berjumah 1.489 orang, 513 menginap dan 976 wisatawan pulang-pergi. (kmb24)
Bali Post/kmb24
tengah masyarakat. Tindakan melanggar hukum tersebut kerap teridentifikasi di berbagai sektor termasuk instansi pemerintahan. Di Kabupaten Tabanan, salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang cukup rentan melakukan praktik pungli adalah Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Meskipun sejauh ini belum pernah terbukti, peluang ke arah tersebut pasti ada. Salah satu layanan yang paling rentan menjalankan praktik pungli di instansi ini adalah sektor perbaruan Kir atau pengujian kelaikan kendaraan bermotor. Mengantisipasi terjadinya praktik pungli, Dinas Perhubungan Tabanan mencoba meluncurkan inovasi berbasis teknologi berupa aplikasi situs pelayanan pengujian kendaraan bermotor serta pelayanan izin trayek. ‘’Kami coba membantu mempermudah masyarakat dalam hal pendaftaran uji Kir. Jika dengan manual perlu waktu rata-rata 15 menit saat registrasi, lewat aplikasi ini dalam waktu lima menit sudah masuk ke sistem pendafataran oleh petugas,’’ papar Kadishub Tabanan I Made Agus Hartawiguna, Selasa (15/11) kemarin. Pengujian kelaikan kendaraan bermotor rata-rata 70 pemohon dalam sehari, sehingga kerap terjadi antrean panjang saat proses registrasi. Pasalnya, ada masyarakat yang belum paham cara mengisi formulir pendaftaran sebelum kendaraan diuji kelaikannya. Hanya dengan mengakses situs siukir.tabanankab.go.id, masyarakat bisa menggunakan layanan online pendaftaran terhadap pelayanan uji berkala kendaraan bermotor dan pelayanan izin trayek. ‘’Ini instruksi Kementerian Perhubungan agar setiap daerah mengembangkan pelayanan perizinan berbasis teknologi informasi,’’ ucapnya. Sosialisasi dan uji coba penerapan pendaftaran online dimulai 14 November lewat buku panduan di ruang tunggu, stiker, brosur serta baner yang diberikan kepada wajib Kir. ‘’Kami akan arahkan wajib Kir dan izin trayek agar melakukan pendaftaran online cukup dari rumah atau handphone dengan hanya mengakses situs yang sudah disiapkan dan langsung pengisian data,’’ jelasnya. Sosialisasi dilaksanakan hingga Desember 2016. (bit)
10 Persen Dokumen Izin Lingkungan Tak Diproses
Tabanan (Bali Post) Badan Lingkungan Hidup (BLH) menerapkan aturan yang ketat dalam mengeluarkan izin. Setiap bulan sekitar 10 persen dari jumlah dokumen yang diajukan tidak diproses. Dokumen yang masuk rata-rata lima setiap bulan, namun dalam proses satu pengajuan tidak diproses karena tidak memenuhi persyatatan. Kepala BLH Tabanan Anak Agung Ngurah Raka Icwara mengatakan, dalam mengeluarkan izin lingkungan pihaknya berpedoman pada Perda Nomor 6 Tahun 2015 Bali Post/kmb24 dan Perbub Nomor 7 Tahun A.A. Ngurah Raka Icwara 2016 mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Izin lingkungan yang dikeluarkan BLH tahun 2014 tercatat 39 dan pada 2015 sebanyak 52. ‘’Izin tidak akan dikeluarkan jika persyaratan dokumennya tidak lengkap. Bila dokumen pengajuannya tidak lengkap dan tidak sesuai syarat, izin lingkungannya tidak diproses,’’ ujarnya, Selasa (15/11) kemarin. Menurutnya, izin lingkungan diperlukan untuk berbagai macam usaha atau semua bidang meliputi pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, perhubungan, perindustrian, PU, sumber daya dan energi, kebudayaan, perhubungan, kesehatan dan pengelolaan limbah B3. ‘’Jenis usaha dari multisektor tersebut yang mengurus izin lingkungan adalah usaha vila, penyosohan beras, menara telekomunikasi dan pondok wisata,’’ jelas Rai Icwara. Dilanjutkannya, pengurusan izin lingkungan hanya satu kali untuk satu pemilik dan tidak ada istilah kedulawarsa. Izin lingkungan perlu diajukan kembali jika terjadi perubahan kepemilikan, peruntukan dan kapasitas usaha. Izin lingkungan merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin usaha. (kmb24)
15
Rabu Kliwon, 16 November 2016
PINDAH - Pembalap Spanyol Jorge Lorenzo mencoba motor Ducati pada sesi uji coba musim dingin MotoGP, Selasa (15/11) kemarin. Lorenzo meninggalkan tim yang membesarkannya, Yamaha, ke Ducati untuk musim balapan tahun depan.
Hasil Ujicoba 1. Valentino Rossi (Movistar Yamaha) 1:30,950 2. Dani Pedrosa (Repsol Honda) 1:31,531 3. Marc Marquez (Repsol Honda) 1:31,605 4. Maverick Vinales (Movistar Yamaha) 1:31,913 5. Andrea Iannone (Suzuki Ecstar) 1:32,207 6. Aleix Espargaro (Aprilia Gresini) 1:32,353 7. Cal Crutchlow (LCR Honda) 1:32,363 8. Tito Rabat (Estrella Galica) 1:32,578 9. Scott Redding (Octo Pramac) 1:32,602 10.Jorge Lorenzo (Ducati Team) 1:32,616 Bali Post/net
Lorenzo Jajal Motor Ducati Valencia -
Usai seri pamungkas MotoGP 2016, pembalap Spanyol Jorge Lorenzo menjajal motor Ducati pada sesi uji coba di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencoia, Selasa (15/11) kemarin. Juara dunia tiga kali itu menempati posisi ke-10 dengan motor Desmosedici GP16/17. Lorenzo menjuarai MotoGP Valencia, Minggu lalu, dengan motor Yamaha. Kemenangan di Valencia itu menjadi kado terakhirnya untuk Yamaha yang dibela sejak 2008. Ia bergabung dengan Ducati
seperti dilakukan rekan setimnya, Valentino Rossi, pada 2011. Musim ini Lorenzo memenangkan empat seri dan menduduki peringkat ketiga klasemen pembalap di bawah Marc Marquez dan Rossi. Sedangkan Ducati untuk pertama kalinya
menjadi naik podium puncak sejak 2010 saat Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso juara di Spielberg, Austria dan Assen, Belanda. Yamaha secara khusus memberikan izin pada Lorenzo untuk melakukan uji coba dengan Ducati
di Valencia ini. Namun untuk sesi uji coba di Jerez mendatang, ia tidak diizinkan. Jadi Lorenzo baru bisa menunggangi lagi motor Desmosedici pada sesi uji coba di Sepang akhir Januari tahun depan. Uji coba di Valencia ini akan digelar selama dua hari yakni Selasa dan Rabu. Uji coba musim dingin ini sekaligus menjadi debut para pembalap dengan tim yang
akan dibela pada musim 2017. Selain Lorenzo, pembalap yang membela tim baru di antaranya Andrea Iannone di Suzuki, Bradley Smith dan Pol Espargaro (KTM), Aleix Espargaro (Aprilia), serta Alvaro Bautista dan Karel Abraham (Aspar). Terdapat pula empat rookie yang naik dari Moto2 ke kelas utama MotoGP. Johann Zarco dan Jonas Folger akan mengibarkan
Payet Tidak Dijual
Murray Menang Mudah atas Cilic
London Petenis Inggris Andy Murray memulai turnamen penutup musim ATP World Tour Finals dengan meraih kemenangan mudah 6-3, 6-2 atas Marin Cilic, Selasa (15/11) kemarin. Di laga lainnya di Grup John McEnroe, petenis Jepang Kei Nishikori juga menang dua set langsung atas lawannya dari Swiss Stan Wawrinka 6-2, 6-3. Bulan lalu, Cilic membantu Murray menjadi petenis nomor satu dunia dengan menundukkan Novak Djokovic di turnamen Paris Masters. Namun unggulan ke-7 itu tak diberi ampun saat menghadapi Murray. Empat kemenangan lagi di Stadion O2 Arena pada pekan ini akan menjamin petenis Inggris berusia 29 tahun itu, mengakhiri musim 2016 dengan menguasai daftar peringkat teratas. Murray menelan kekalahan pada pertemuan terakhirnya dengan Cilic pada final Cincinnati Masters pada Agustus lalu. Pada Rabu ini ia akan berhadapan dengan petenis Jepang Kei Nishikori, yang menghentikannya di perempatfinal AS Terbuka lalu. Murray mendapatkan grup relatif lebih berat dibandingkan Djokovic yang masih memiliki peluang merebut posisi teratas sebelum tutup tahun. Maka kemenangannya atas Cilic pun disambut meriah pendukungnya di O2 Arena. ‘’Ini adalah sambutan yang hebat,’’ kata Murray, petenis tunggal putra pertama Inggris yang memuncaki daftar peringkat ATP. ‘’Setelah berbulan-bulan, senang mengetahui bahwa saya akan menutup tahun dengan bermain di suasana seperti ini. Ini membantu Anda menjalani pertandingan demi pertandingan,’’ lanjut Murray. Murray melakukan empat double fault saat melepaskan servis pada fase-fase awal pertandingan, dan terus ditekan Cilic. Namun pada pertandingan pertamanya sejak secara resmi menduduki posisi puncak, ia memperlihatkan semua atribut yang membuat dirinya tidak terkalahkan sejak final Prancis Terbuka ketika ia takluk dari Djokovic. Bahkan ketika Cilic mampu membatalkan break awal, Murray segera meresponsnya untuk memimpin 3-1. Ia menyulap ace menjadi break point pada game berikutnya, dan menampilkan permainan bagus untuk memenangi set pembukaan dalam waktu 45 menit. Cilic kembali memiliki peluang pada awal set kedua, namun justru Murray yang menggebrak pada game kelima dengan pukulan forehand sebelum kemudian memastikan kemenangannya. ‘’Sedikit ketidakberuntungan, kalah 3-6, 2-6, ini terasa begitu berat, begitu ketat pada set pertama, di awal set kedua,’’ kata Cilic yang akan menghadapi Wawrinka pada Rabu ini. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal Nishikori tak menemui kesulitan saat menundukkan petenis Swiss Wawrinka. Pertandingan ini berjalan berat sebelah itu akibat merosotnya permainan Wawrinka. Sang juara AS Terbuka mencatatkan lebih dari 30 unforced error. Wawrinka mencoba memperbaiki penampilan pada awal set kedua, melepaskan sejumlah pukulan backhand khasnya. ‘’Saya mengharapkan pertandingan bagus. Itu tidak terjadi pada hari ini,’’ kata Wawrinka. (kmb39/afp)
bendera Tech 3 Yamaha, Alex Rins (Suzuki) dan Sam Lowes (Aprilia). Hanya Sam Lowes yang melakukan uji coba dengan tim lamanya Aprilia Gresini. Pembalap Italia Danilo Petruci tak mengikuti sesi uji coba ini karena pulang dengan alasan ada urusan keluarga. Posisinya Pramac digantikan pembalap penguji Ducati Michele Pirro. (kmb39/net)
Bali Post/ap
CETAK GOL - Pemain Jepang Hiroshi Kiyotake (kiri) berlari dikejar rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawnag Arab Saudi pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Saitama, Selasa (15/10) kemarin. Jepang menang 2-1.
London (Bali Post) West Ham United menyatakan tidak akan menjual pemain andalannya, Dimitri Payet, setelah gelandang asal Prancis tersebut diincar beberapa klub top Eropa. Hal ini disampaikan Wakil Pemilik West Ham United David Sullivan di website klub, Selasa (15/11) kemarin. ‘’Dimitri sudah memiliki tahun yang luar biasa dan menjadi pemain penting untuk tim nasional Prancis, saya senang dia adalah pemain kami. Dia sudah menandatangani kontrak jangka panjang pada Februari 2016 dan masa depannya berada di West Ham United. Dia akan bertahan sampai tahun-tahun berikutnya,’’ ujar Sullivan. Payet memang telah menandatangani kontrak lima tahun pada Februari lalu. Pada musim pertamanya, saat 2015-2016, dia mencetak sembilan gol dan 13 assist di Liga Utama Inggris dan membantu West Ham men-
empati posisi ketujuh klasemen akhir. Peringkat tersebut tertinggi sejak 2002. Setelahnya, Payet juga berkontribusi besar atas lolosnya Prancis ke babak final Piala Eropa 2016, meski akhirnya gagal juara setelah mereka ditumbangkan Portugal dengan skor 0-1. Namun, di Liga Utama Inggris musim 2016-2017, Payet belum bisa mengembalikan lagi prestasinya di musim lalu. Sampai saat ini, dia baru mencetak satu gol dari 11 pertandingan liga dan West Ham berada di posisi 17, berjarak satu poin dari zona degradasi. Pada Sabtu (19/11) nanti, West Ham United akan bertandang ke Stadion White Hart Lane dalam pertandingan derby London melawan Tottenham Hotspur. Tottenham lebih baik penampilannya musim ini dengan menempati peringkat kelima klasemen sementara liga. (rtr/ant)
Jepang dan Korsel Menang Tipis Saitama Jepang memetik kemenangan tipis 2-1 atas tamunya, Arab Saudi, pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia, Selasa (15/11) kemarin. Kemenangan serupa juga dibukukan Korea Selatan atas Uzbekistan. Gol pembuka tim Samurai Biru dihasilkan Hiroshi Kiyotake di akhir babak pertama dari titik penalti. Genki Haraguchi menggandakan kedudukan tim tuan rumah 11 menit sebelum usai pertandingan. Arab Saudi membalas lewat Omar Hawsawi di injury time babak kedua. Kemenangan ini mengantarkan Jepang menyamai Arab Saudi dengan raihan 10 poin setelah menyelesaikan lima pertandingan. Kendati demikian Arab Saudi masih memimpin klasemen Grup B karena unggul dalam perbedaan gol. Hanya dua tim yang mendapat tiket langsung menuju putaran final Piala Dunia di Rusia. Sementara dua peringkat ketiga akan sal-
ing berhadapan dan pemenangnya akan menghadapi pertandingan playoff antarbenua melawan wakil zona CONCACAF (Zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia). Ulang Tahun Di Grup A, Korea Selatan menang 2-1 atas Uzbekistan. Kemenangan ini menjadi kado bagi pelatih Uli Stielike yang merayakan ulang tahun. Tambahan tiga poin ini memberi harapan Korsel maju ke putaran final Piala Dunia. Korsel melewati Uzbekistan untuk menduduki peringkat kedua dengan raihan 10 poin, sama seperti Iran yang akan menghadapi Suriah, Rabu dini hari. Korsel yang permainannya menurun usai Piala Asia, tertinggal lebih dahulu saat Marat Bikmaev menyarangkan bola liar yang dihalau dengan buruk oleh kiper Kim Seung-gyu menit ke-30. Korsel yang mendominasi pertandingan, baru bisa menya-
makan skor pada menit ke-67. Umpan bek Park Joo-ho disambut dengan sundulan kepala Nam Tae-hee. Stielke yang merayakan ulang tahun ke-62, memasukkan penyerang jangkung Kim Shin-wook dan bek Hong Chul yang kemudian turut andil dalam kemenangan kali ini. Hong mengangkat bola dari sisi kiri, diteruskan Kim dengan sundulan kepala dan bola akhirnya disepak dengan keras Koo Ja-cheol lima menit jelang bubaran. Stielke puas dengan penampilan timnya yang telah banyak berubah menyusul kekalahan 0-1 dari Iran. Itu dibuktikan saat mereka berhasil mengoyak pertahanan solid Uzbekistan yang hanya kebobolan dua gol dalam 7 pertandingan. ‘’Saya puas dengan cara para pemain tampil dan membalikkan prediksi. Kami pantas merayakan kemenangan ini,’’ tegas Stielke. (kmb39/rtr)
Gelandang West Ham Dimitri Payet.
Bali Post/rtr
Anthony Hadapi Yoga di Putaran Kedua
Bali Post/rtr
Petenis Inggris Andy Murray.
Jakarta (Bali Post) Petenis Jawa Timur Anthony Susanto menaklukkan wakil Nusa Tenggara Barat Adyasmaka Wibawa dalam laga pertama turnamen tenis Sirkuit Nasional PGN Nusa Dua Bali Terbuka 2016 di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11) kemarin. Anthony, dalam keterangan PP Persatuan Tenis
Seluruh Indonesia (Pelti), menang dalam dua set langsung 6-1, 6-3. Atlet yang meraih medali emas untuk Jawa Timur dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 itu akan menghadapi pesaing dari DKI Jakarta Yoga Argisyahputra dalam pertandingan putaran kedua yang berlangsung Rabu (16/11).
‘’Saya optimistis dapat lolos dari pertandingan putaran kedua. Saya berusaha tampil dengan permainan terbaik saya,’’ kata petenis berusia 19 tahun asal Semarang itu. Anthony akan menghadapi tantangan berat pada putaran perempatfinal dan menghadapi petenis unggulan tiga Aditya Hari Sasongko. ‘’Saya
selalu kalah ketika bertanding menghadapi Adit. Saya harus membuktikan permainan saya dan mengimbangi pemain yang lebih senior dalam turnamen seperti ini,’’ kata Anthony. Selain Anthony dan Aditya, sejumlah petenis unggulan mampu melewati pertandingan putaran pertama. Mereka adalah petenis Riau David Agung
Susanto dan petenis Kalimantan Timur Arief Rahman. David melenggang ke putaran kedua setelah mengalahkan petenis Jawa Tengah Iswandaru Kusuma Putro dalam dua set langsung 6-2, 6-1. Sedangkan Arief melaju ke putaran kedua dengan menaklukkan petenis Jawa Barat M. Surya Kresna 6-4, 6-3. (ant)
16 10 Pejudo Dipersiapkan ke SEA Games
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) menyiapkan 10 atlet untuk mengikuti Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017 di Malaysia. ‘’Sepuluh atlet itu merupakan hasil seleksi tahap pertama dari Satlak Prima. Mereka telah mendapatkan surat keputusan pelatnas dari Satlak Prima,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PB PJSI Aji Kusmantri, di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Meskipun telah mendapatkan surat keputusan Satlak Prima, Aji mengatakan 10 atlet judo nasional itu belum memulai latihan karena PSJI masih menyusun program sesuai arahan Satlak Prima. Sepuluh atlet judo nasional itu terdiri dari lima atlet putra yaitu M. Syaiful Raharjo pada kelas -66 kg, I Komang Adiartha (-73 kg), Iksan Apriadi (-73 kg), Horas Manurung (-81 kg), dan Gregory Icnatio Jeremy Pantouw (-90 kg). Kemudian, lima atlet judo putri yaitu Ni Kadek Anny Pandini (-63 kg), Yona Luvitalice (-63 kg), Hevrilia Windawati (-70 kg), Tiara Arta Garthia (-70 kg), dan Szalsza Maulida (-78 kg). Atlet-atlet judo nasional yang akan mengikuti SEA Games itu akan menjalani pelatihan dalam arahan Satlak Prima hingga Agustus 2017. ‘’Pembinaan kami sekarang ada tiga. Pertama, atletatlet yang dalam pembinaan Satlak Prima. Kedua, atletatlet binaan PB PJSI yang berlatih di Ciloto, Bandung. Ketiga, atlet-atlet binaan pengurus daerah,’’ kata Aji. PJSI, lanjut Aji, menargetkan gelar juara umum dalam SEA Games 2017 di Malaysia setelah menyabet gelar juara umum dalam SEA Games 2015 di Singapura dengan perolehan empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. ‘’Kami ingin mempertahankan gelar karena nomor pertandingan yang ada di Malaysia nanti hanya ada enam nomor. Panitia penyelenggara di Malaysia semula bahkan tidak ingin menggelar pertandingan judo karena mereka tidak mendapatkan emas dalam SEA Games 2015,’’ katanya. Enam atlet dari 10 atlet pelatnas judo untuk SEA Games 2017 itu merupakan atlet-atlet muda yang meraih medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. ‘’Kami belum menentukan lokasi uji coba ataupun apakah akan ada pelatihan di luar negeri. Tapi, program pelatnas kami tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,’’ kata Aji. (ant)
Usai Porprov 2017, Julio Bria Tentukan Sikap Denpasar (Bali Post) Petinju Julio Bria yang berlaga kelas terbang 52kg pada PON XIX Jabar lalu, sebelumnya dikabarkan bakal terjun ke jalur profesional. Dirinya berjanji akan mengambil keputusan usai pergelaran Porprov di Gianyar 2017. ‘’Saya belum bisa memastikan apakah nanti naik ke profesional atau tetap di amatir. Saya masih ingin mengikuti Porprov di Gianyar 2017 mendatang. Setelah Porprov baru akan saya pastikan apakah naik level atau tidak,’’ ungkap Julio Bria di Sasana Adi Swandana Boxing Camp, di Jalan Waturenggong, Panjer, Denpasar, Selasa (15/11) kemarin. Petinju peraih medali emas saat Porprov Buleleng 2015 itu membenarkan jika seorang petinju sudah naik ke level profesional, maka yang bersangkutan tidak boleh lagi balik ke amatir. ‘’Ya memang benar kalau sudah naik level, jelas tidak lagi bisa kembali lagi ke amatir. Karena peraturannya memang sudah begitu,’’ jelas Julio Bria. Dikatakannya, kegagalan dirinya meraih medali emas di PON memang sempat membuat dirinya sedikit frustrasi. Padahal, di PON Jabar 2016 lalu dirinya menargetkan bisa meraih medali emas untuk Bali, akan tetapi hasilnya meleset. Justru di babak awal penyisihan dirinya sudah tersingkir. ‘’Jelas rasa kecewa pasti ada. Tapi, saya sudah berjuang maksimal, dan belum bisa mempersembahkan medali bagi Bali,’’ jelas Julio Bria. Dikatakannya, saat Porprov nanti dirinya tetap bertekad meraih prestasi maksimal yakni medali emas. Artinya dirinya berhasil mempertahankan medali emas saat Porprov Buleleng lalu. ‘’Targetnya tetap medali emas di Porprov. Semoga kembali bisa mempertahankan medali tersebut,’’ harap Julio Bria. Sementara itu, Komisi Teknik (Komtek) Pertina Bali IGN Adi Swandana mengaku sampai saat ini Julio belum memberikan keputusan apa-apa terkait dirinya akan naik ke level profesional, ‘’Jika mamang dia sudah memutuskan bertanding di professional, saya tidak bisa melarang. Karena itu semua menjadi hak dia,’’ jelas Adi Swandana. (kmb41)
40 Negara Ditargetkan Ikuti Kejuaraan Dunia Pencak Silat
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) membidik 40 negara peserta dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016 yang akan berlangsung di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali pada 3-8 Desember. ‘’Kami telah mengirim undangan kepada 45 perwakilan pencak silat di seluruh dunia. Dari jumlah itu, 32 negara telah konfirmasi akan hadir. Kami mengharapkan 40 negara yang akan ikut,’’ kata Ketua Panita Pelaksana Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016 Edhy Prabowo di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Mantan atlet pencak silat Indonesia itu mengatakan dua negara Asia Tenggara yang belum konfirmasi akan mengikuti Kejuaraan Dunia Silat itu adalah Myanmar dan Laos. ‘’Sejumlah negara Eropa Barat seperti Belanda, Prancis, Spanyol, dan Jerman telah konfirmasi. Iran juga menyatakan akan hadir,’’ ucapnya. IPSI, lanjut anggota DPR-RI Fraksi Gerindra ini, mengharapkan sebanyak 1.700 atlet dari 40 negara akan hadir dalam kejuaraan sekaligus Festival Pencak Silat Internasional itu. Sekretaris Umum PB IPSI Erizal Chaniago mengatakan sebanyak 39 atlet pencak silat nasional akan mengikuti Kejuaraan Dunia 2016 di Bali. ‘’Indonesia punya dua tujuan dalam Kejuaraan Dunia 2016. Pertama adalah pencak silat harus mendunia. Semakin banyak atlet-atlet pencak silat dunia yang hebat maka pencak silat juga semakin berkembang,’’ tutur Erizal. Tujuan kedua Indonesia, lanjut Erizal, adalah pencapaian prestasi Indonesia dalam kejuaraan dunia itu. ‘’Target kami adalah meraih gelar juara umum,’’ ujarnya. Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-17 itu akan menggelar nomor festival selain nomor pertandingan, nomor seni yang terdiri dari tunggal, ganda, dan beregu. ‘’Pada nomor festival, para peserta akan menampilkan permainan pencak silat yang diiringi musik. Para peserta juga dipersilakan memakai busana negara masing-masing, termasuk senjata,’’ jelas Erizal. Selain Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016, PB IPSI juga akan menggelar Musyawarah Nasional 2016 yang akan berlangsung di Denpasar, Bali, pada 3-6 Desember. (ant)
OLAHRAGA
Rabu Kliwon, 16 November 2016
LATIHAN - Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl memberikan arahan kepada pemain timnas sepak bola pada sesi latihan di lapangan sepak bola Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (15/11) kemarin. Dalam laga pembuka Piala AFF 2016 yang akan berlangsung pada Sabtu (19/11) mendatang, Tim Nasional Indonesia akan bertanding menghadapi juara bertahan Thailand, namun dalam sesi latihan itu Irfan Bachdim tidak tampil karena mengalami cedera. Bali Post/ant
Perseden Buta Kekuatan Blitar United
Denpasar (Bali Post) -
Perseden Denpasar bakal melakoni laga perdana Grup A dalam Liga Nusantara (Linus) putaran Nasional meladeni Blitar United, Jawa Timur di Stadion Batang, Jawa Tengah, Sabtu (15/11) mendatang. ‘’Di laga pembuka kami memang membidik poin penuh. Karena kemenangan sangat penting bagi anak-anak untuk menambah motivasi guna melakoni laga berikutnya,’’ ungkap Pelatih Kepala Perseden Denpasar I Nyoman Ambara, Selasa (15/11) kemarin. Mantan pelatih PS Badung itu menjelaskan, pihaknya masih buta dengan peta kekuatan lawan Blitar United. Meski begitu, pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus untuk memberikan perlawanan kepada lawannya nanti. ‘’Jujur kami belum tahu seperti apa kekuatan mereka. Kami tetap menganggap laga pertama merupakan laga yang berat. Karena tim yang dihadapi merupakan tim terbaik di setiap daerah. Jadi tim tetap harus mewaspadai lawan-lawan yang dihadapi,’’ jelas Ambara mengingatkan pemainpemainnya. Dikatakannya, sesuai dengan target awal pihaknya berharap tim bisa melaju sampai ke babak semifinal. Untuk memenuhi harapan itu, tim wajib meraih ke-
menangan di setiap laga guna bisa lolos grup. ‘’Target awal kami adalah bisa lolos grup dulu. Setelah itu baru kami lanjutkan ke target selanjutnya,’’ tegas Ambara. Ambara menyatakan, sebelum bertolak ke Jawa Tengah, pihaknya bakal memantapkan kecepatan asuhannya. ‘’Kami akan terus tingkatkan masalah kecepatan. Karena kecepatan sangat penting untuk meredam setiap serangan yang dibangun lawan. Sementara masalah fisik pemain sudah konsisten,’’ ucap pelatih asal Negara itu. Bahkan untuk menambah daya gedor tim, pihak manajemen telah merekrut empat pemain untuk melakoni putaran nasional nanti. Empat pemain itu yakni Soni posisi gelandang bertahan, Andika gelandang
serang, Andi Suliando penyerang dan Rizal penjaga gawang. Dengan tambahan empat amunisi baru itu, skuad Laskar Catur Muka, diharapkan kekuatan tim semakin bertambah. ‘’Toni merupakan bekas pemain PON Jawa Tengah. Semantara untuk Andika mantan pemain Persita Tulungagung. Jadi mereka mantan asuhan saya juga dulu. Mudah-mudahan hadirnya mereka bisa memberikan kontribusi yang positif bagi tim, sehingga keputusan yang kami ambil merekrut mereka tidak sia-sia,’’ pungkas Nyoman Ambara. Usai melawan Blitar United, Perseden pada 22 November meladeni PS Kodam Sriwijaya, dan di laga terakhir babak penyisihan ketemu PS POP Asahan. (kmb41)
Tim Perseden yang akan terjun di kompetisi Liga Nusantara.
Bali Post/kmb41
Ronald/Melati Menyusul ke Babak Kedua
Fuzhou Ganda campuran Indonesia Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti berhasil lolos ke babak dua turnamen China Open Super Series Premier 2016, Selasa (15/11) kemarin. Ronald/Melati mengalahkan Yang Lee/Hsu Ya Ching dari Taiwan, 21-17, 18-21 dan 2115, di babak pertama. ‘’Kami pernah ketemu sama yang pemain cowoknya. Dia memang bagus, bolanya juga aneh-aneh dan kuat. Apalagi dia juga main di ganda putra. Sempat kaget di awal, tapi akhirnya mulai bisa mengatasi mereka. Kami mulai mengatur permainan sampai akhirnya
menang,’’ kata Ronald. Babak selanjutnya, Ronald/ Melati sudah ditunggu oleh wakil tuan rumah, Zheng Siwei/Chen Qingchen. Ini akan menjadi pertemuan perdana mereka. Zheng/Chen sendiri merupakan unggulan lima turnamen ini dan menempati peringkat dua dunia. ‘’Mainnya yang bagus dan enjoy permainan aja. Kami sebenarnya cukup penasaran lawan mereka. Pengen tahu kalau di lapangan seperti apa. Karena kan kalau nonton mereka main ya… memang bagus. Jadi penasaran seperti apa permainan mereka,’’ ujar Melati.
Ronald/Melati menyusul dua ganda campuran Indonesia yang sudah lolos ke babak dua karena mendapat bye. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan berhadapan dengan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara, Jepang. Kemudian Praveen Jordan/ Debby Susanto akan melawan Liu Yuchen/Chen Lu, Tiongkok. Sementara itu dari sektor tunggal putra, satu pemain Indonesia sudah harus pulang lebih awal. Andre Marteen yang bermain di babak kualifikasi, harus kalah dari pemain Tiongkok, Guo Kai, 16-21 dan 12-21. Ia tak berhasil menembus ke babak utama. (ant)
Bali Post/net
Ganda campuran Indonesia Ronald Alexander dan Melati Daeva Oktavianti.
Bali Post/kmb41
FOTO BERSAMA - Tim Putra Tresna Denpasar U-17 berfoto bersama dengan Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi beserta Ketua Umum Asprov PSSI Bali IGG Putra Wirasana dan wakil Asprov Ketut Suardana saat pelepasan di Gedung KONI Bali, Selasa (15/11) kemarin
Putra Tresna Targetkan Masuk Semifinal Denpasar (Bali Post) Tim Putra Tresna Denpasar ditargetkan masuk ke semifinal pada turnamen Piala Soeratin U-17 tingkat Nasional di Pekalongan, Jawa Tengah, mulai 20 November mendatang. Namun tim akan konsentrasi lebih dahulu dalam memenangkan setiap pertandingan penyisihan grup. Tim U-17 Putra Tresna, Selasa (15/11) kemarin dilepas Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi didampingi Ketua Umum Asprov PSSI Bali IGG Putra Wirasana, serta wakil Asprov Ketut Suardana di Kantor KONI Bali. Putra Tresna menjadi wakil Bali setelah sukses menjadi juara Piala Soeratin U-17 di Provinsi Bali. Dengan hasil itulah, tim besutan Dede Mahatma Dharma berhak mewakili Pulau Dewata di level Nasional yang dimulai 20 November 2016 di Pekalongan, Jawa Tengah. Owner Putra Tresna Denpasar IGAN Anom Jaksa menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan tim dengan matang untuk melakoni pertandingan nanti. Lawatannya ke Pekalongan pihaknya membawa sebanyak 20 pemain serta 7 ofisial. ‘’Rombongan akan berangkat pada Jumat 18 November menuju Pekalongan,’’ jelas Anom Jaksa. ‘’Tim berada di Grup A bersama dengan Persida Sidoarjo, PS Oko Timur (Sumsel), dan PSDS Deliserdang (Sumut). Putra Tresna memainkan laga pertama melawan Persida Sidoarjo 20 November, kemudian PSDS Deliserdang 23 November dan terakhir ketemu PS Oko Timur 26 November,’’ kata Anom Jaksa. Anom Jaksa menjelaskan, pihaknya menargetkan asuhannya bisa masuk semifinal. Pasalnya, sebanyak 32 tim yang berlaga nanti merupakan tim terkuat di daerah masing-masing. Sementara itu, pelatih Putra Tresna Gede Mahatma Dharma menyebut ketiga tim tersebut merupakan lawan tangguh. Meski begitu, pihaknya tetap berharap tim bisa memenangi setiap laga yang dilakoni. ‘’Kami menargetkan tim bisa meraih juara grup. Semoga target awal bisa dipenuhi anak-anak,’’ harap Dede. Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi saat pelepasan mengatakan, dirinya sempat melihat penampilan Putra Tresna saat melawan Bali United. Dan pihaknya sudah melihat penampilan mereka di lapangan sudah sesuai harapan. Pihaknya berharap pemain tidak boleh egois. Karena ini permainan tim jadi harus satu hati. Pemain diminta untuk tidak menyalahkan pemain lain di lapangan. ‘’Buat komitmen sendiri. Hindari permainan keras. Tunjukkan kalau tim Bali bisa bermain bersih dan sportif,’’ katanya. Untuk meraih juara tim harus diimbangi dengan kekompakan dan pemain juga wajib menjaga fisik agar tetap bugar. ‘’Seberapa hebat seorang pemain jika fisik tidak bagus, maka tidak akan bisa berbuat banyak. Karena fisik yang bagus akan suatu jalan untuk meraih prestasi,’’ pintanya. Pelatih diharapkan juga mampu menyusun trategi menghadapi setiap lawan, sehingga pelatih bisa melihat di mana kelemahan dan kelebihan lawan. ‘’Pemain harus mempunyai mental juara. Jangan pernah takut melihat tim yang kuat. Karena tim yang lebih siap dialah yang akan menjadi pemenang. Jika tim tidak siap, maka siapsiap menjadi pecundang,’’ tegasnya Di bagian lain, Ketum Asprov PSSI Bali IGAN Wirasana Putra menyatakan pihaknya berharap Putra Tresna menembus final. Rencananya final akan dilaksanakan di Jakarta. ‘’Hitung-hitungan itu mengarah ke PON Papua 2020,’’ katanya. ‘’Usia pemain masih 17 tahun. Sehingga kalau dihitung 4 tahun lagi, usia mereka 21 tahun. Jadi usianya masih kena, karena di PON pemain yang boleh turun pemain U-23. Sehingga nantinya pihaknya bisa mempersiapkan pemain untuk ajang tersebut,’’ jelas Wirasana Putra. (kmb41)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Kliwon, 16 November 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Sardine Restaurant Looking for Cook for Dinner,Waitress,Bartendres, Barback Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp:733617 Mail:sardine@sardinebali.com
Dibthkn Krywn T.Serabutan & T.Borong Cetak PT.IndoCandle Jl.Tk.BatanghariXIV/10,8955977-78
Cr Manager Produksi Garmen bs Inggris,pengalamn email CV ke: yosi.gingersnap@gmail.com
Dcr SPG/SPB Nike Store,Krm CV By Pass Ngrh Rai 47 (Sblh Indomart Grahadi) 4726309.
Dcr Sgr Terapist/Reception(F) Hub PT.QRG Jimbaran.8480379/82
Dbthkan Adm,Adm Gudang,Adm Pajak,Bag.Pengiriman,Akunting, Sanidata Jl.Teuku Umar 24 Dps 08113886929
Dcr Sgr Karyawati Jual Makanan di Ubud&Batubulan,08123874947
A.BP.001.11.16.0000961
A.BP.001.11.16.0000728
B.BP.141.11.16.0000487
!!Dcr PRT Tgl Dlm Gj 1,3jt Lgs Urgent SPG,Nusa Dua Krj 081237903622/087861412911 (Bali Collection) B.BP.135.11.16.0000481 Gaji 2.250.000+1% Komisi ***Dcr Adm Bs Comptr,Pglm,Sari Hub:085100730980/082144725490 Dana V/8 Bluh Indh,08123997672 B.BP.004.11.16.0000435 “Low:Sales Exctv,Pglmn Hospitality/Pariwisata.Email: dic@vci.co.id/081238502678
“Cust.Service for School, (F),Good English, Experienced, Max.30 CV:info@balikiddy.com
B.BP.164.11.16.0000483
!!!Kebersihan Rmh Kost,Pria, Tgl dlm,Jjr,Rajin.085238203818 Dcr Marketing Pria Lamrn ke: Jl.Badak Agung II No.1 Renon
A.BP.001.11.16.0000962
Bth Tng Cuci Mobil Maestro Mtr Jl.Tk Pakerisan 74,08123919916
Dcr Sopir bs Bhs Ing Aktif Utk Travel Max 30Th,081999156365
A.BP.001.11.16.0000931
Dcr Staff u/Farah Carpet Min. D1 pnmptan Ubud.Tlp.766901/2
B.BP.804.11.16.0000434
Dcr Tng Serabutan laki2 Tgl Dalam Max30Th G1,2Jt 08113854405
A.BP.001.11.16.0000798
Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps
A.BP.001.11.16.0000935
Dcr Karyawati utk Admin Jl.Gatot Subroto Barat,085100475105
Bakry di FC Tiara Dewata Bth SPG min SMA max30 085101979497
A.BP.001.11.16.0000934
A.BP.001.11.16.0000622
A.BP.001.11.16.0000922
Dbthkn Marketing Usia 25-35Th, SLTA,Gj 2,5-5Jt/Bln,0811381912
A.BP.005.11.16.0000895
Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss Bebek Semar Warung at Mas Ubud u/Resto di Renon 085738186501 Need Waiter/ss,Bar,Cook, A.BP.001.11.16.0000952 Dcr PRT u/Villa Jl.Kesambi Gg. Call:087860071555/ dyoyona@yahoo.com Kesambi Indah 22/081337542061 A.BP.001.11.16.0000880
Cr Krywn Lk cuciMbl,bersih2 srbt Ktr Kedonganan/082147038579
B.BP.101.11.16.0000479
A.BP.001.11.16.0000933
A.BP.001.11.16.0000888
Dcr:Receptionist,HK.Puri Asih Hotel, Jl.Pantai Kuta No.40
A.BP.001.11.16.0000963
Dcr Sopir SIM B1 Lamaran Jl.Letda Kajeng No.8 Dps
Dbthkn kryti u/Fotocopy di Tabanan krj shift.H:085738186078
Bakery di Tabanan bth Prod Lk/Pr Max 35 082233130066
B.BP.004.11.16.0000473
A.BP.001.11.16.0000936
A.BP.001.11.16.0000785
*Receptionist,SPV&SpaTherapist Reborn Spa Jl.Sunset Ph:766744
B.BP.001.11.16.0000464
B.BP.004.11.16.0000358
Dcr/Kami memerlukan Spa Receptionist di Sanur pengalaman, bs Bhs Inggris Ph.087861219163 E:manager@aromasparetreat.com
A.BP.001.11.16.0000947
Dibth Colektor KSU Sari Tirta Jl.G.Lempuyang Gianyar 942218
A.BP.001.11.16.0000954
A.BP.014.11.16.0000777
Dicari Tukang Jahit Berpengalaman.Send Email ayuxganactive@ gmail.com /03614741982
B.BP.004.11.16.0000470
Dicari Sopir untuk kantor PT Korea Travel,081338060220
Job Vacancy: The Griya Villas & Spa Bunutan-Amed look for experienced & qualified Chef. CV info@thegriya.com
Dicari Spa Therapist Wanita Hub.088219216521
Karyawati min.SMA 081338251999 SMA,max 25,penampilan menarik
B.BP.004.11.16.0000474
B.BP.154.11.16.0000486
A.BP.012.11.16.0000867
Dibutuhkan Segera HRD&Security A.BP.001.11.16.0000667 A.BP.001.11.16.0000730 Officer utk PT.Secure for Asia Dicari Staff bisa Bhs Jepang Kuta:DJ,Cook,Waitr/s(3Jt)Kasir (SIA) Kirim Lamaran ke Jl. Kantor Travel Hub.081999700234 Bartnders-SPA-FO,CS08123807241 B.BP.154.11.16.0000491 A.BP.001.11.16.0000919 Pantai Berawa No.150,Canggu MembutuhkanKaryawan/tiBerpeDicari karyawan utk Kerja di 081246971927 (CV Lengkap,SKCK, nampilan Menarik,Tinggi Badan Bennys Rental Usia Max 28Thn Foto Copy Ijazah, Surat Pria minimal 165 cm,Wanita 155 Bisa Bhs Inggris Gaji 2Juta Keterangan Sehat Dokter,Pas Hub:087862521828 Alamat Jln. cm,Umur 18-22 Thn.Gaji Minimal Foto.Diutamakan Sertifikat 1,9Jt,Catering,Jamsostek,Asura Batu Belig No.3 Kerobokan Security Garda Utama) nsi Kesehatan & Bonus. Lamaran B.BP.004.11.16.0000437 A.BP.001.11.16.0000916 dibawa lsg ke Pizza Hut terdkt Dicari Marketing Restaurant CV Urgent! Rest Manager,Marketing A.BP.001.11.16.0000938 Krm ke segarabambu@yahoo.com Accounting,Bartender,Waitress Penghasilan Tambahan Part Time A.BP.001.11.16.0000721 Good Looking+English,Benefit: 3-5Jt/Bl serius H.081999093828 Dicari Wanita Pembantu RT Salary+Serv.Charge+Intensive A.BP.001.11.16.0000943 Tinggal Dalam Untuk Rumah Telp:0361-755204, Email: SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 Imam Bonjol Dps Gaji 1,5 angelbl@dps.centrin.net.id 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 SMS: 0816571027
A.BP.001.11.16.0000859
B.BP.004.11.16.0000472
A.BP.001.11.16.0000953
Dcr kary Bank Semua Posisi dr Marketing,Kep.Kantor&Staff Hub:03618449393/085100567188
A.BP.001.11.16.0000554
Dcr pembantu rumah tangga Hub.081238707572
A.BP.001.11.16.0000944
Dibthkan Sgera Karyawan u/Cuci Mobil Diutamakan Bisa Nyetir Dcr Pembantu Rumah Tangga Jjur &gaji memuaskan,H.085100883990 Hub:081558039442/082236750008 A.BP.001.11.16.0000964
A.BP.001.11.16.0000942
Dicari Pembantu Rumah Tangga yang berpengalaman untuk tinggal di dalam. Gaji bagus + uang makan . Hub.0361-703208 / 703551
A.BP.001.11.16.0000917
A.BP.001.11.16.0000897
B.BP.004.11.16.0000475
B.BP.804.11.16.0000195
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Jual Soluna Plat B Th’2000 Dijual Rumah Perum Bina Mumbul Mesin & AC Ok Hub:08873607518 Permai Kampial LT.1Are,3KT,3KM A.BP.001.11.16.0000921 Kitchen Set,Garasi,Style Bali, MITSUBISHI A.BP.001.11.16.0000960 Harga Nego Hub.082147831829 Xenia X Dp 9Jt,Pick UP Dp 4,7Jt A.BP.153.11.16.0000949 Dijual Segera Bus OH 1525 Ayla X Dp 8Jt Hub:081936231521 Jl Rmh Pedungan 45/100 Of 8000 & Mitsubishi PS 135 A.BP.001.11.16.0000419 3KM 085205859425 Hub:08123899668
Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi !Umalas Krbkn 2A,7A,20A,KomerTegeha Jl5mPav Ng,081337332121 sial Area Kmp Bule,085733777777
DAIHATSU
Dijual Mobil Taruna th’2000 Jln.Soka Sati Hp.085238554603
A.BP.001.11.16.0000768
KIA
All New Picanto’12 Pth+Swift GT3’12 AT Bs Krd,085100856999 B.BP.141.11.16.0000489
SUZUKI
Suzuki Pick Up’2015 Lengkap Imbo 51 Dps 085105756336
A.BP.001.11.16.0000736
Dijual Tanah 2Are By Pass IB Mantra Pering No 08970803964
A.BP.001.11.16.0000937
Agya TRD S Th’2014 Hitam Asli Bali Tgn1 Hub:087862270180 A.BP.001.11.16.0000927
Dijual 2 Unit Kijang Innova Tahun 2005 & 2006 Lokasi Denpasar,Harga Nego Hub: 08123876099 & 08113863695
B.BP.004.11.16.0000477
DIJUAL VILLA Szk Splash Th’11 Hitam Manual Djl Vila LT.2,5&5,5Are fas.lkp Hub.087861773170,082144137874 good view Jl.Ry.Munggu,Canggu A.BP.001.11.16.0000955 081338773464, 081249006857 A.BP.001.11.16.0000957
Villa Nusadua L1250/1300 Lux DICARI TANAH DIJUAL RUMAH Vila Pecatu L180/250Lux,S.pool Dijual Rmh,Jl.Pratama Nusa Dua Dicari Tanah 1-2A Lokasi LT.2,3Are,3KT,2KM.08123526920 Rwhitekjaya Ingrid081217222238 Denpasar 400Jtan,082237886259 A.BP.001.11.16.0000578
A.BP.001.11.16.0000708
PERCETAKAN
B.BP.033.11.16.0000480
A.BP.001.11.16.0000656
300 & 605M Kutat Lestari Gg VI Sanur, RS & Vila 081280522204 B.BP.031.11.16.0000469
A.BP.001.11.16.0000920
Rmh BU 2Lt 4KT Jl.Palapa.Prm. Nata Estate Dps 081270211168
A.BP.001.11.16.0000929
TOYOTA
BENGKEL LAS
A.BP.001.11.16.0000842
Tnh 1Are Pnggr Jl Raya Sibang dkt Jembatan 081237070478 BUC
B.BP.141.11.16.0000490
BIRO JASA
Jual Izin Travel in/outbound lokasi Bypass Ngri 08123919893
A.BP.001.11.16.0000950
Obral! 19Lb papan asem 22jt Lb 90-Tb10Cm Pj3m /081909274586
B.BP.101.11.16.0000478
Rak Kaca Second Segala Ukuran Jl.Tegal Wangi II/32 Sesetan
A.BP.001.11.16.0000925 RUPA-RUPA Djl Kav Baru 1Are Kota Gianyar Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Jln 6mtr Hotmik H:081999025757 Renov&Bgn Rmh.Ady:082145709444 Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs A.BP.001.11.16.0000332 A.BP.001.11.16.0000945 A.BP.001.11.16.0000956 Jual Tnh 290m2 Jl.Suradipa Dps Peguyangan Hub:085100682982 Atasi Rmh Bocor Dak Dinding Tlng DIJUAL MOBIL A.BP.001.11.16.0000552 Dll Grsi (Daris) 085102796346 A.BP.001.11.16.0000940 Tanah 2,16A Lok.Jl.Pidada II Jl.10m Hrg600jt/A,085101456084 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.11.16.0000844 T.08123985172 / 412815 DIJUAL TANAH Tnh 105m2 H.450jt Ng Lok.UngA.BP.001.11.16.0000747 Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & gasan Kuta 10m dr Nirmala Dcari Property macet di Bank/ 150Jt/A Bs Kredit 087862450004 Unggasan H.0818346310 Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.11.16.0000800
SERVICE
B.BP.001.11.16.0000466
SERVICE
Simpanan 100Jt Bunga 11%/Tahun Dpt Scoopy Gratis 081337380202 B.BP.001.11.16.0000492
KEHILANGAN Buku KIR DK773ES,No BPKB:E6360 771-O STNK A/N:Rut Setyawati A.BP.001.11.16.0000923
Hlg BPKB nissan Juke 1.5 DK983 KO AN Ida Bagus Adi Ananda A.BP.001.11.16.0000563
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.11.16.0000946
DIJUAL MOBIL DIJUAL MOBIL
FOTO COPY Free
AC
n
Desig
BIRO JASA DIJUAL MOBIL
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
SERVICE
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
ALUMINIUM
PENDIDIKAN
FURNITURE
BIRO JASA
RUPA-RUPA
BIRO JASA
SERVICE
EKONOMI
18 Rupiah Menguat Tipis Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar bank di Jakarta, Selasa (15/11) pagi naik sembilan poin. Rupiah kemudian menjadi 13.341 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova, mengatakan intervensi Bank Indonesia telah membuat rupiah cenderung menguat di pasar valas domestik. ‘’Bank Indonesia terlihat cukup aktif melakukan intervensi menjaga stabilitas rupiah,’’ katanya. Data neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis hari ini dan diproyeksikan surplus, ia menjelaskan, hal itu juga turut menjadi sentimen positif bagi nilai tukar ru-
piah terhadap dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta meng a t a k a n , rup ia h m a sih dibayangi tekanan menyusul masih adanya sentimen flight to safety ke aset berbasis dolar AS di tengah ketidakpastian global yang diperkirakan belum hilang dalam waktu dekat. Ia mengatakan, pelaku pasar juga sedang menunggu neraca perdagangan Oktober 2016, yang surplusnya diperkirakan menipis, dan selanjutnya fokus memantau Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang disimpulkan Kamis pekan ini. ‘’Respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian global menjadi hal yang ditunggu pasar,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
PRODUK FURNITURE - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kanan) didampingi Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (kiri) mendengarkan penjelasan Presiden Direktur PT Tat Wai Industries Alfred (kedua kanan) mengenai produk-produk furniture yang dihasilkan PT Tat Wai Industries ketika meninjau pabrik yang dibangun investor Singapura tersebut, usai peresmian Kawasan Industri Kendal (KIK) Park by the Bay di Semarang, Jawa Tengah, Senin lalu.
Kawasan Industri Kendal
Mampu Serap Investasi Rp 200 Triliun Jakarta (Bali Post) Pembangunan Kawasan Industri Kendal (KIK) memberikan efek positif bagi peningkatan investasi di Indonesia. Kawasan terintegrasi pertama di Provinsi Jawa Tengah ini ditargetkan menyerap potensi investasi hingga Rp 200 triliun dan tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang. ‘’Nilai investasi pembangunan KIK tahap pertama diperkirakan mencapai Rp 7 triliun dengan total lahan seluas 860 hektar dan akan selesai dalam lima tahun ke depan,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Airlangga menyampaikan hal tersebut usai peresmian Kawasan Industri Kendal (KIK) Park by the Bay di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/11) lalu. Pembangunan KIK direncanakan memiliki tiga tahap dengan total lahan seluas 2.700 hektar untuk menjadi kawasan industri terpadu yang didukung oleh pengembangan zona industri, pelabuhan, fashion city dan permukiman. ‘’KIK juga didorong sebagai kawasan industri padat karya berorientasi ekspor,’’ tegas Airlangga. Dalam waktu satu tahun ini, lanjutnya, sudah ada 20 investor yang menanamkan modalnya di KIK dengan total nilai investasi sebesar Rp 4,3 triliun dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 4.000 orang. Salah satu investor dari Singapura yang sudah beroperasi di KIK sejak Agustus 2016 adalah PT Tat Wai Industries. Perusahaan tersebut memban-
gun pabrik di atas lahan KIK seluas 10 ribu meter persegi dengan nilai investasi sebesar Rp 65 miliar yang memproduksi produk furniture berupa meja, kursi, dan lemari. Saat ini tenaga kerja yang telah diserap mencapai 75 orang, di mana 80 persen adalah tenaga kerja lokal dari Kabupaten Kendal. Presiden Joko Widodo mengatakan KIK merupakan ikon baru kerja sama bilateral antara Indonesia dan Singapura, sehingga diharapkan pelaksanaan proyek ini dapat terus ditindaklanjuti. ‘’Dalam mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendal, pemerintah Indonesia akan terus menjamin ketersediaan infrastruktur, antara lain transportasi, energi listrik dan gas, telekomunikasi, sumber daya air dan sanitasi, serta ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi,’’ tegas Presiden. Presiden meyakini, pembangunan dan penataan infrastruktur akan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitarnya. ‘’Saya mendorong pembangunan koridor jalan tol Pemalang, Batang, dan Semarang segera diselesaikan,’’ ungkapnya. Investor, kata Jokowi, tidak perlu ragu berinvestasi di KIK, baik di bidang fashion industry, furniture, food industry, smart industry dan manufacturing, dan lain-lainnya. Namun, Presiden mengingatkan kepada para investor agar keberadaan KIK ini membawa manfaat bagi rakyat, terutama rakyat Kendal dan Jawa Tengah. (ant)
Rabu Kliwon, 16 November 2016
Sistem Berbasis Web
Minimalisasi Penipuan KUPVA BB
Denpasar (Bali Post) Sebagai salah satu lokasi wisata favorit di dunia, setiap tahunnya Bali dikunjungi jutaan wisatawan mancanegara. Selama ini kemajuan industri pariwisata telah berkontribusi besar terhadap perekonomian Bali. Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau yang lebih populer dikenal dengan Money Changer ini merupakan salah satu bagian jasa layanan yang bertalian erat dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri pariwisata di Bali. Zulfan Nukman, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, menerangkan perkembangan KUPVA BB berizin di Provinsi Bali mengalami peningkatan pesat. Dari data terakhir Kantor Perwakilan (KPW) BI Provinsi Bali, total KUPVA berizin di Bali sampai September 2016 ini sebanyak 662 kantor, 139 di antaranya memiliki kantor pusat yang tersebar di seluruh Provinsi Bali. Peningkatan jumlah KUPVA BB yang sangat pesat ini juga didorong adanya regulasi terkait kewajiban penggunaan rupiah di NKRI yang berdampak pada melonjaknya jumlah pembukaan kantor
cabang KUPVA BB di berbagai hotel dan restoran melalui mekanisme kerja sama. Dalam perkembangannya, muncul beberapa stigma kepada para pelaku KUPVA BB yang dianggap sebagai salah satu perusak citra pariwisata di Bali. ‘’Hal ini disebabkan ulah nakal pedagang Uang Kertas Asing (UKA) liar atau tidak berizin. Mereka itu melakukan kecurangan dan penipuan kepada sejumlah wisatawan asing. Seringnya pedagang UKA liar itu menggunakan kedok KUPVA BB berizin sehingga masyarakat sulit membedakannya. Karena itu, sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat, KPw BI Bali sebagai otoritas yang berwenang dalam pengawasan dan
pembinaan KUPVA BB berinisiatif membuat suatu inovasi. Caranya, dibuat sistem berbasis web, sistem itu diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengguna jasa layanan KUPVA BB, lokasi KUPVA BB berizin di Provinsi Bali. ‘’Website ini menggunakan fitur google maps dan terdapat menu Find Authorized Money Changer Near You. Dengan cara itu, memungkinkan pengguna mendeteksi KUPVA BB berizin terdekat dari lokasi orang tersebut berada. Bahkan, pengguna juga dapat melihat foto kantor dan fasilitas serta dalam pengembangannya ke depan, juga dapat dilihat informasi rate/kurs valuta asing masing-masing KUPVA BB tersebut,’’ ujarnya. (may)
Jakarta (Bali Post) WWF-Indonesia menyambut baik ekspor perdana produk kayu berlisensi Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT) dari Indonesia ke negaranegara Uni Eropa. ‘’Kami menyambut baik ekspor perdana produk kehutanan Indonesia ke Uni Eropa,’’ ujar Plt. CEO WWF-Indonesia Benja V Mambai di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Hal ini, menurutnya, merupakan buah dari kerja keras semua pihak selama 10 tahun dalam mengembangkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), hingga sistem ini menjadi instrumen penting untuk menjamin produk kayu Indonesia yang dipasarkan ke Uni Eropa dan negara lainnya berasal dari sumber yang legal. Momentum ini, menurutnya, sekaligus menandakan komitmen Indonesia dalam memerangi
pembalakan liar dan perdagangan kayu ilegal. Selama ini Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang berhak mengeluarkan lisensi FLEGT, sehingga produk perkayuan Indonesia bebas memasuki pasar Uni Eropa. FLEGTVPA merupakan kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan UE yang bertujuan memperbaiki tata kelola dan mempromosikan perdagangan kayu legal dari Indonesia ke pasar UE serta mendukung Sistem Verifikasi Legalitas Kayu memenuhi persyaratan European Union Timber Regulation (EUTR). Berdasarkan data terbaru, produk kayu Indonesia yang diekspor ke Eropa di 2015 mencapai 882 miliar dolar AS. Selain ke UE, negara-negara di Asia seperti Cina, Jepang dan Korea merupakan tujuan utama ekspor produk kehutanan Indonesia.
Pemantauan WWF-Indonesia mengimbau pemerintah Indonesia dan Uni Eropa untuk benarbenar menjalankan dan memantau penerapan sistem ini, sehingga bisa menjadi dasar melangkah menuju kelestarian. Pemerintah Indonesia memberikan akses data terkait dan dokumen perencanaan. Menahan informasi tersebut dapat menyulitkan LSM untuk memantau penerapan SVLK di lapangan. Saat ini sudah ada 2.322 industri di Indonesia (data KLHK, 2016) yang telah lulus SVLK dan mendapat sertifikat V-legal, dan dapat langsung melakukan ekspor ke berbagai negara. Sertifikat itu sebagai bukti keseriusan Indonesia memperbaiki tata kelola kehutanan. Penerapan SVLK secara tepat dapat menjadi landasan kuat untuk menerapkan pengelolaan hutan lestari di Indonesia. (ant)
Ekspor Perdana Produk Berlisensi FLEGT
Bali Post/ant
RAPAT KERJA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersama Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komis IX DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rapat kerja itu membahas RKA K/L Kementerian Keuangan pada RAPBN TA 2017.
ASEAN Stabil
Kuat Hadapi Tekanan Global
Jakarta (Bali Post) – Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan stabilitas ekonomi ASEAN masih kuat menghadapi tekanan global, meski sempat terjadi gejolak dan timbul sentimen negatif di pasar keuangan usai pemilihan presiden AS. ‘’Stabilitas dan ketahanan ekonomi ASEAN akan berlanjut, meski ada tekanan pada pasar finansial dan surat utang seusai pemilihan presiden AS,’’ kata Mardiasmo saat pidato pada pertemuan ASEAN Finance Ministers Investors Seminar (AFMIS) ke11 di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Kawasan ASEAN saat ini, kata Mardiasmo, memiliki rekor pertumbuhan ekonomi yang baik, karena integrasi regional telah berjalan dengan optimal untuk mendukung peningkatan nilai perdagangan maupun investasi. Hingga saat ini nilai perdagangan di ASEAN 2015 telah mencapai 2,28 triliun dolar AS. Sedangkan nilai investasi langsung (FDI) ke ASEAN tercatat sebesar 120 miliar dolar AS pada 2015 atau mencapai 11 persen dari total FDI dunia. Meski terjadi perlambatan ekonomi global, namun PDB ASEAN 2015 mencapai sekitar 2,5 triliun dolar AS yang didukung pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 4,7 persen. Pada 2016 dan 2017, pertumbuhan ekonomi regional diproyeksikan mencapai 4,5 persen dan 4,6 persen. ‘’Investor bisa berinventasi di ASEAN karena mempunyai rekam jejak stabilitas makro
ekonomi yang baik, pertumbuhan ekonomi dan investasi yang tinggi, pasar yang besar, bonus demografi dan kelas menengah yang berkembang,’’ kata Mardiasmo menambahkan. Senior Minister of State for Finance and Law Singapura Indranee Rajah menambahkan, saat ini sangat penting bagi ASEAN untuk memperkuat ekonomi regional, agar memiliki daya saing yang kompetitif dan investasi regional bisa lebih tinggi dari potensinya. ‘’Tidak ada satu kebijakan yang cocok untuk diterapkan untuk semua negara, namun setiap negara ASEAN harus memastikan adanya penguatan SDM, menjaga stabilitas makro dan memperkuat konektivitas agar bisa memenuhi permintaan dan menjawab tantangan global,’’ katanya. Untuk itu, ia tidak terlalu mengkhawatirkan dampak hasil pemilihan presiden AS yang mengejutkan dan berpotensi mengganggu stabilitas pasar keuangan di Asia Tenggara. Hal itu karena fondasi ekonomi regional telah memadai berkat integrasi dan komitmen yang telah dijalankan. ‘’Respons ASEAN menanggapi pemilihan presiden masih terlalu dini. Kami tentu memantau berbagai retorika politik yang pernah diucapkan. Kalau memang (presiden AS terpilih) ingin membangun ekonomi domestik dengan infrastruktur, itu bagus saja. Tapi posisi kami saat ini masih wait and see,’’ kata Rajah. (ant)
Rusia Berminat Bangun Jalur KA Surabaya-Malang
TRANSPORTASI EFEKTIF - Kereta api diharapkan menjadi mode transportasi yang efektif dalam upaya mengeliminir kemacetan.
Jakarta (Bali Post) Rusia dapat menjajaki dan mengembangkan jalur kereta api (KA) SurabayaMalang. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono mengatakan hal itu di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. Dikatakan, Kemenhub juga berharap agar pembangunan jalur kereta api untuk perkeretaapian di Provinsi Kalimantan Timur dapat segera dilanjutkan setelah investor Rusia menyatakan minatnya. ‘’Kemenhub sudah mengundang pihak Rusia untuk berdiskusi mengenai tindak lanjut atas rencana tersebut,’’ katanya. Prasetyo mengatakan, Kementerian Perhubungan memprioritaskan pengembangan lintas SurabayaMalang. Jalur KA dengan
panjang 92 kilometer itu, kata Prasetya, termasuk jalur padat, sehingga perlu adanya pengembangan. Untuk menunjukkan ketertarikan pada kegiatan ini, pihak Rusia bahkan saat ini telah mengirimkan perwakilannya berkunjung ke lokasi dan melakukan survei pada lintas tersebut,’’ ujarnya. Prasetyo menilai proyek tersebut akan bersifat komersial, sehingga memang diarahkan kepada investor Rusia, namun bentuk kerja sama dan besaran nilai investasi belum dapat disampaikan karena masih dalam tahap awal pembicaraan. Dia menambahkan, kondisi jalur kereta api yang masih single track (jalur tunggal) menjadi dasar pertimbangan pemerintah fokus pada pengembangan jalur tersebut. (ant)
19
Rabu Kliwon, 16 November 2016
ForBALI Pertanyakan Surat Undangan Kemenko Polhukam DEPUTI bidang Koordinator Hukum dan HAM Kemenko Polhukam telah bersurat ke ForBALI. Surat nomor: Un-1422/Polhukam/ De-III/HK.04.04.1/11/2016, tertanggal 8 november 2016 itu, mengundang rapat koordinasi guna menyelesaikan masalah sebagaimana dimaksud oleh surat PT Tirta Wahana Bali Internasional (PT TWBI) mengenai permohonan penegakan hukum. Atas undangan itu, Koordinator ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa) I Wayan Gendo Suardana menyatakan keheranannya. Ia menyatakan surat itu tidak jelas agendanya dan hanya menyatakan meneruskan permohonan PT TWBI. Selain itu, Gendo juga mempertanyakan komposisi peserta undangan dari luar pemerintah. ‘’ForBALI mendapatkan undangan rapat koordinasi dari Kemenko Polhukam di Jakarta, untuk koordinasi terkait dengan surat dari PT TWBI mengenai permohonan penegakan hukum. Kami sangat heran mengingat tidak ada penjelasan rinci mengenai agenda pertemuan tersebut. Jikapun tentang penegakan hukum, lalu dalam kaitan apa ForBALI diundang. Penegakan hukum seperti apa?’’ tanyanya. Gendo juga menyatakan keheranannya ketika mencermati, dari daftar undangan yang ada pada lampiran surat, khusus undangan yang nonpemerintah justru lebih banyak dari organisasi masyarakat yang
memang sudah diketahui umum sebagai pendukung PT TWBI. ‘’Semestinya kementerian mengundang pula elemen-elemen masyarakat Bali yang menolak reklamasi utamanya Pasuabayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa yang notabene adalah pimpinan gerakan rakyat adat Bali menolak reklamasi Teluk Benoa,’’ ujarnya menambahkan. Atas ketidakjelasan undangan itu, ForBALI mengirim surat balasan kepada Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko Polhukam RI tertanggal 14 November 2016. Isi surat ForBALI pada intinya meminta jawaban dan permohonan klarifikasi atas surat undangan rapat koordinasi yang telah dikirimkan kepada ForBALI tertanggal 8 November 2016. Surat yang dikirimkan ForBALI juga mempertanyakan kapasitas Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko P o l h u k am RI dalam hal memfasilitasi pertemuan. Karena surat undangan Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko Polhukam hanya didasari oleh surat dari PT TWBI perihal permohonan penegakan hukum. ForBALI juga mempertanyakan sikap Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko Polhukam RI yang tidak mengundang elemen-elemen yang bergerak di dalam isu penegakan hukum seperti YLBHI (Yayasan Lembga Bantuan Hukum Indonesia) dan PBHI (Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia). (r)
Rabu, 16 November 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Wirata Parwa (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ajeg Bali Matatebahan 11.05 BCTTV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Makna Upacara Yadnya (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali
14.30 Lila Cita Sanggar Tari Kumara Werdhi Budaya (3) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sekaa Gender Anak-anak Dharma Kusuma 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari PAUD Kumara Bhuana II (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Gong Kebyar Genta Manik (2) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Round Up The World 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Kecak Bondres Bala Bali Bulih (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (3) 24.00 Closing
Bali Post/ant
DANA PENDIDIKAN - Bupati Sabu Raijua NTT Marthen Dira Tome (tengah) yang mengenakan rompi tahanan meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (15/11) kemarin. KPK menahan Marthen Dira Tome sebagai tersangka dugaan korupsi dana pendidikan luar sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar Rp 77 miliar saat menjabat Kasubdin PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT. Sebelumnya KPK pernah menetapkan Marthen sebagai tersangka pada November 2014, tetapi yang bersangkutan mengajukan praperadilan pada April 2016 dan gugatannya dikabulkan pada Mei 2016.
Susun APBD Dari Hal. 1 Yakni sebagai eksternal auditor, sebagai pembina SDM LPD, dan sebagai penjamin simpanan nasabah atau masyarakat. Pembagian dana pemberdayaan harus disesuaikan dengan kebutuhan, seperti halnya pemerintah menyusun APBD. ‘’Jadi tidak bisa begitu saja,’’ tandasnya. Ketua Pansus Revisi Perda LPD DPRD Bali I Nyoman Parta mengatakan 55 persen dari dana pemberdayaan 5 persen yang masuk ke LP LPD sebetulnya tidak hanya untuk gaji dan tunjangan pegawai serta operasional LP LPD. Tetapi juga untuk pembinaan, pengawasan, bimbingan teknis, dan pelatihan SDM LPD. Pertanggungjawaban dana itu memang tidak dilaporkan ke bendesa adat, karena dalam pergub
tidak diharuskan begitu. ‘’Nanti dalam perubahan perda, kita akan cantumkan bahwa pertanggungjawaban yang 5 persen itu juga sekaligus diberikan kepada bendesa sebagai wakil krama. Selama ini mereka baru mempertanggungjawabkan ke Biro Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Bali,’’ ujarnya. Menurut Parta, ada banyak usulan yang masuk terkait dana pemberdayaan 5 persen dari keuntungan LPD. Pertama, agar dana itu tetap ada seperti sekarang. Jadi seluruh LPD harus menyetorkan 5 persen dari keuntungannya untuk dana pemberdayaan. Mengingat, saat ini ada 150 LPD yang bangkrut dan 900 LPD yang modalnya di bawah Rp 5 miliar. LPD seperti ini membutuhkan pendampingan, bimbingan teknis,
pembinaan, dan motivasi dari lembaga yang khusus mengurus hal tersebut yakni LP LPD. ‘’Kedua, ada usulan untuk LPD yang untungnya besar agar diperkecil persentasenya. Ketiga, ada usulan untuk gaji dan tunjangan dan operasional LP LPD ditanggung oleh APBD. Untuk kegiatannya seperti bimbingan teknis, pengawasan, pembinaan, lembaga penjamin simpanan, standardisasi profesi dan juga perlindungan dana nasabah, itu ditanggung oleh setoran dari masing-masing LPD,’’ imbuhnya. Parta menambahkan, LP LPD dari sisi kelembagaan harus lebih kuat. Sementara dari sisi SDM harus lebih profesional. Oleh karena itu, LP LPD ke depan diharapkan diisi oleh orang-orang yang benar-benar profesional. (kmb32)
Belanja Pegawai Dari Hal. 1 Dalam rapat itu, LP LPD mengajukan anggaran kepada LPD sehingga penggunaannya tepat dan betul-betul digunakan untuk membina dan membesarkan LPD.
‘’Sebenarnya ini tanda tanya, sebab ada banyak LPD tidak membayar dana pemberdayaan 5 persen. Pertanyaannya, dipergunakan untuk apa dana itu. Makanya kita perlu tahu apa sih yang dia kerjakan dengan
dana Rp 10 miliar dan Rp 6 miliar ini. Kalau hanya dipergunakan untuk belanja pegawai, perjalanan dinas, dan sebagainya ya… tentu sangat tidak fair bagi LPD yang menyumbang dana,’’ jelasnya. (kmb32)
Pembahasan Anggaran Dari Hal. 1 ‘’Ini kan diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Menkeu, akan ditanya soal anggaran kemudian mekanisme dan prosedur anggaran mengenai proyek e-KTP ini.
Kemudian bagaimana pembahasan anggaran dengan Kemendagri,’’ katanya. KPK sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Da-
lam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Sugiharto. (ant)
Tidak Dikenal Dari Hal. 1 Rio yang ikut mendampingi Ahok dalam blusukan tersebut menyayangkan terjadinya penghadangan oleh massa yang tidak dikenal itu. Peristiwa penghadangan kampanye Ahok tersebut terjadi pada pukul 14.00 WIB. Massa yang berjumlah tidak lebih dari 15 orang membentangkan karton dan berorasi bermaksud untuk menggagalkan kegiatan blusukan Ahok. Namun, massa tidak dikenal tersebut mendapatkan perlawanan dari warga yang sudah menunggu kehadiran Ahok untuk mengunjungi wilayah mereka. Ibu Hambali, warga yang ikut menyambut kehadiran Ahok, sempat protes dan berteriak. ‘’Kami sudah mengharapkan Pak Ahok untuk datang ke tempat kami. Mereka sebagian besar bukan warga sini,’’ katanya. Massa tidak dikenal tersebut akhirnya bisa dilokalisasi dan tidak bisa mendekati maupun menghalangi kegiatan blusukan di sepanjang Gang Sopan RT 03/10, bahkan warga bersama-sama simpatisan PDI Perjuangan meneriakkan yel-yel dan bernyanyi secara
histeris sambil mendorong membubarkan kelompok massa tak dikenal tersebut. Ahok mendatangi setiap warga dan melakukan dialog terkait permohonan warga tentang pembangunan RPTRA dan tak lupa berfoto bersama. ‘’RPTRA adalah upaya DKI Jakarta dalam membangun ruang publik, ruang interaksi warga dan akan kami upayakan untuk ada di setiap kelurahan di DKI Jakarta,’’ ujar Ahok menjawab permintaan dan pertanyaan warga. Gesekan antara warga dan massa tidak dikenal sempat terjadi di luar area Ahok blusukan, namun pengurus PDI-P dan kepolisian bisa meredam dan membubarkan massa tidak dikenal tersebut hingga tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan. ‘’Harapannya ke depan aparat kepolisian lebih tegas lagi terhadap aksi-aksi segelintir orang yang telah jelas-jelas melawan hukum dan undang-undang,’’ imbuh Rio. Hal senada disampaikan Tim Kampanye Ahok-Jarot, William Yani. Menurutnya, massa yang berniat mengganggu proses konstitusional seperti kampanye harus ditindak tegas supaya tidak menjadi preseden ke depan. (ant)
Aswatthaman Tutupi Dhrishtadyumna dengan Panah-panah Tajam
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Delapan Puluh Enam) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH menyaksikan prajurit-prajurit pemberani dari keluarga Panchala dan keluarga Somaka sedang melarikan diri, panglima perang Pandava Dhrishtadyumna, oh raja, kemudian menyerbu putra Drona dengan sengitnya. Dikepung seratus orang prajurit kereta saat itu, tetapi Aswatthaman, sang pemberani dan pantang mundur itu, dengan tenang menaiki keretanya yang dihiasi emas. Suara deritan roda-roda kereta Aswatthaman menyerupai raungan awanawan yang sarat air hujan. Ksatria kereta perkasa Dhrishtadyumna, putra Raja Panchala itu, ketika melihat prajurit-prajurit banyak dibantai, menyapa putra Drona dengan mengucapkan kata-kata ini, ‘’Oh putra guru yang bodoh. Apa gunanya membantai pejuangpejuang rencahan itu. Jika engkau seorang pahlawan, maka segeralah bertarung sekarang dengan aku. Aku akan bantai dirimu. Tunggulah sebentar karena itu janganlah engkau melarikan diri.’’ Setelah Dhrishtadyumna men-
gatakan demikian, dengan keberanian besar kakak Drupadi itu menyerang putra sang guru dengan banyak anak panah tajam. Anak-anak panahnya itu juga mengerikan. Panah-panah kakak Drupadi itu sangat dahsyat, benarbenar mampu merobek bagianbagian badan vital setiap musuh. Panah-panah itu melesat sangat cepat, karena dilengkapi sayapsayap keemasan. Ujung-ujungnya tajam, dengan mudah mampu menembus tubuh setiap musuh, meneruskan dalam sebuah garis berkesinambungan dari Aswatthaman. Serangan-serangan panah itu seperti lebah-lebah bebas berkeliaran menyelidiki madu, memasuki sebuah pohon yang sedang berbunga. Tubuh Aswatthaman berhasil dilukai, hal itu membuat putra Drona itu bertambah kemarahannya, seperti seekor ular terinjak-injak. Putra Drona yang sombong dan tanpa takut-takut itu dengan anak panah di tangan, lalu menyapa musuhnya, ‘’Oh Dhrishtadyumna,
tunggu sebentar, tanpa meninggalkan kehadiranku. Segera aku akan mengirim engkau ke tempat tinggalnya Dewa Yama, dengan panah-panahku yang tajam ini.’’ Setelah mengucapkan kata-kata itu, Aswatthaman, pembantai pahlawan-pahlawan bermusuhan itu, menunjukkan kelincahan tangantangannya. Kemudian putra Drona itu menutupi cucu Prishata dengan serangan dari segala sisi. Awanawan panah-panahnya tajam berseliweran. Walau putra Drona itu berhasil menututupi dengan anakanak panah, Pangeran Panchala itu sulit dikalahkan dalam pertempuran, ‘’Engkau tidak mengetahui asal-usulku, oh Brahmana. Engkau juga tidak tahu sumpahku. Oh engkau yang mempunyai pemahaman jahat, sebelum aku membantai Drona sendiri pertama-tama, aku tidak akan membantai dirimu dulu, karena Drona hari ini masih hidup. Setelah malam ini berlalu, fajar cerah menyingsing, aku pertamatama membantai ayahandamu. Setelah itu mengirim engkau
ke daerahnya para roh. Bahkan ini keinginan menghibur diriku. Setelah berdiri di depanku, maka tunjukkan kebencian yang engkau tahan terhadap para Partha. Berikan pembuktian, kesetiaan yang engkau abdikan kepada para keturunan Kuru. Engkau tidak akan lolos dariku hidup-hidup. Engkau brahmana yang meninggalkan adat kebiasaan seorang brahmana. Engkau setia pada adat kebiasaan ksatria. Karena itu, engkau dapat dibantai oleh semua ksatria, engkau bahkan seperti manusia yang paling rendah.’’
Demikian Aswatthaman disapa cucu Prishata itu dengan bahasa kasar. Dhristadhyumna menyalahkan yang terbaik dari para brahmana. Kemudian, Aswatthaman mengumpulkan semua kemarahannya dan dengan cepat menjawab. ‘’Tunggu, Tunggu!’’ Dan dia menatap cucu Prishata itu. Pandangan matanya tampak terbakar. Putra Drona itu mendesah dalam kemarahannya seperti seekor ular. Putra sang guru itu lalu menutupi Dhrishtadyumna dengan sebuah hujan anak-anak panah. (bersambung)
Sloka 10.39 Yac capi sarva-bhutanam bijam tad aham arjuna na tad asti vina yat syan maya bhutam caracaram Dan ketahuilah, oh Arjuna, bahwasanya Aku ini adalah benih dari segala benda. Tidak ada sesuatu pun baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak yang dapat hidup tanpa Aku.
16 Pages
216 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
Indonesia police probe blasphemy complaint against Christian as tension simmers
st.com. http://epaper.in rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
r 16, 2016
ay, Novembe
Wednesd
r 16, 2016
y, Novembe Wednesda
es Bon Jovi takNo.1 album s Billboard’ time spot for 6th
the hip-hop fad in which a backdrop.
often as pose and lenge” Bon Jovi U.S. duo’s music the challenge the People taking while a music vidfrom rockers spots on for kids action the video - New albums two top frozen in and post part took the soundtrack LOS ANGELES eo is recorded, Those taking Bewhile the Alicia Keys and social media. on Monday, R&B singer units on ranged from Adele 200 chart in to third place. some 46,000 con- have to Democratic presidential Billboard moved No. 3, with features yonce Clinton. (rtr) movie “Trolls” Not to week. It Is sold in the Justin Timberlake, “This House and Bon Jovi’s 129,000 units to give tributions from Gwen Stefani sold its sixth No. Ariana Grande, For Sale” Jersey bandto figures from for “Suithe New Anna Kendrick. according Movie soundtracks 1 album, “Star Wars: enjoying cide Squad” and also Nielsen SoundScan. career is Keys, whose to her appearances The Force Awakens” top 10 of the show made the a boost thanks on the television album have 200 this year. as a judge saw her studio with Billboard digital songs On the “The Voice,” second place which measures “Here” reach units. sales, Rae chart chart, sales of 50,000 200 album song online singles September The Billboard album sales, Sremmurd’s Beatles” from tallies unitssongs equal one album) release “Black rising 16 (1,500 took the top spot, sales (10 activity week due from last and streaming one album). the ani- places to the viral success chalfrom streams equal largely rose from of the “mannequin The soundtrack “Trolls” 200 last week mated movie Billboard 39th on the
candidate
Jovi
You can
ional Bali
find Internat
on a blasphemy
Rinaldi
case against
the
complaint blasphemy s mer police probe Indonesia istian as tension sim against Chr
Front, speaks Defenders 15, 2016. Islamic November the hardline Indonesia leader of rs in Jakarta, (L) spiritual headquarte at police Habib Rizieq, governor Jakarta
outside to the media
hearing a police
calm and called for security,
a repeatedly top religious,to discuss met with considered Tuesday the Jakarta and political leaders police on everyone groups againstin the job, as the issue. - Indonesian to remind of diverse “We want JAKARTA brought by Muslimand Christian tries to is one case races and Joko Widodo that this country blasphemythe first ethnic Chinese religions, Tuesday and President ethnicities, said on governor,tension simmers allegations languages,” he several speeches of religious blasphemy made on security. security ernor. Thea speech Purnama his in the latest made to keep a handle biggest on he said the subject
REUTERS/Eduardo
John Bon
REUTERS/Iqro
Hillary
Post at:
Munoz/File
Photo
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
when a the world’s by on ex- centre Police in ority nation are on in September, deceived voters have said had from forces. Rights activiststhe case against Muslim-majdecide this week opponentshim using a verse for pursue pected to pursue the case against a precedent decision to nick- attacking could set edited and minorities. Koran. whether to Purnama, by the social media user speech but Purnama of religious religions A six Basuki Tjahaja amid demands video of thethe subtitles persecutionrecognises minority in that he resign subtitled a named “Ahok”, were wounded, to several key word governor was Indonesia Muslims insulted the traditional more than 100 the demonstra-a is home hardline omitted a he the adhere to than and said, when Purnama, over accusations so it appeared Koran rather groups that Ja- policeturned violent. popular the investiga- criticising the say. protest Koran. tion beliefs. continue once hugelyapproach more and inevidence. his rivals, police “We will In the biggest Protestant, in years, went viralhardline reformist be a have enough has seen marched his tough, city of 10 million, The video and tion if we considered not to said are karta 100,000 Muslims month, for amid stop,” this running the Or, if it is censed moderate than alike. Police and to seen his support plummet of the case, it will media the governor criminal Sukmanto, chief Muslim groups 6 g the social up to against for his resignation him has to page Ari Dono to reelect the controversy. calling questioned criminal investiga- investigatin Continued and have the case against urging voters not national police in and case user tion department.to drop the by 70 witnesses in February. was killed led to disA decision One protester mass protests not just Purnama. who has tried has Widodo, from Purnama, against could spark Muslims who is himself hardline tance Widodo, also govbut Purnama key backer of the seen as a
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
RABU KLIWON, 16 NOVEMBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Festival Film Etnografi Indonesia Digelar Tiga Hari NDONESIAN Ethnographic Film Festival untuk pertama kalinya digelar di Indonesia selama tiga hari, yakni tanggal 16-18 November 2016. Kegiatan ini digelar di Ruang Apung dan Library Plaza, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Festival yang didukung Pemerintah Jawa Barat itu direncanakan akan menjadi agenda tahunan para sineas muda berbakat Tanah Air. ‘’Kenapa kita kerja sama, ada Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Indonesia. Ini kembali redefinisi apa etnografi film. Jangan hanya fokus pada film dokumenter, film fiksi juga bisa mengangkat etnografi,’’ kata aktor senior sekaligus Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Bakoel Koffie, Cikini, belum lama ini. Tak hanya menyuguhkan film-film bermutu tinggi, festival ini akan menyuguhkan sederet kategori di antaranya workshop, seminar, screening dan kompetisi. Sineas Garin Nugroho didapuk menjadi pengisi acara dalam workshop tersebut. Untuk program kompetisi, juri yang ditunjuk adalah Totot Indrarto, Tommy F. Awuy, dan Seno Gumira Ajidarma. ‘’Ada 50-an submission film yang masuk (kompetisi), ada delapan film screening, dokumenter dan feature,’’ ujar Franki Raden selaku Director Indonesian Ethnographic Film Festival. Ditambahkan Deddy, Indonesia memiliki potensi besar sebagai lahan penelitian dan kajian riset film berbasis etnografi. ‘’Begitu banyak peluang membuat film etnografi dengan keragaman di Indonesia, mungkin terbanyak di dunia, potensinya ada. Itu mengapa banyak tokoh film dunia datang ke Indonesia membuat film,’’ kata pria berusia 61 tahun itu. (pik)
Segera Buka Cabang di Bali
Kongres PKBTS Digelar 5-8 Desember
Bali Post/kmb39
TIM DFF - Tim Denpasar Film Festival (DFF) berkunjung ke kantor Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar, Selasa (15/11) kemarin. Dipimpin Agung Bawantara (ketiga dari kanan), kunjungan ini dijadikan bagian dari ziarah menuju ‘’kawitan’’ dalam membangun kembali kebersamaan dan tali persaudaraan.
Komunitas Film Denpasar Merasa Kembali ke ’’Kawitan’’
KEMBALI ke kawitan, mungkin hal yang dirindukan banyak orang. Pulang dan berkunjung kembali ke kawitan ini selain mengobati rasa rindu juga bisa menjadi momentum bangkitnya kebersamaan. Dan, hal itu, tampaknya dirasakan betul oleh komunitas film Denpasar yang meluangkan waktunya untuk masimakrama ke kantor Redaksi Bali Post di Jalan Kepundung, Selasa (15/11) kemarin.
Firman Bintang
Bali Post/ist
PPFI Serukan Seluruh Pemangku Kepentingan Perfilman Terus Bersinergi INDUSTRI perfilman Indonesia akan dengan sendirinya menemukan bentuknya. Penemuan bentuk itu terjadi dengan lebih baik, matang, terukur dan lebih cepat, jika semua pemangku kepentingan di dalamnya saling bersinergi satu sama lain. Hal itu bisa terlihat dengan sudah membaik dan berlaku dengan adil sistem tata edar film Indonesia dalam kurun waktu enam bulan ini. Demikian ditegaskan Ketua Umum PPFI HM Firman Bintang di Jakarta yang menyikapi kondisi industri perfilman Indonesia dewasa ini yang mampu mencari bentuknya sendiri. Peraturan pelaksana (PP) dari Undang-undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman belum juga diterbitkan sejak diundangkan 7 tahun yang lalu. Sehingga mengesankan industri berjalan dengan caranya sendiri, cara konvensional, tahu sama tahu antarperusahaan film selaku produsen film dengan industri terkait, seperti eksibitor selaku pemilik jaringan bioskop. Buktinya setelah sekian lama mengharapkan kondisi tata edar yang sehat dan adil, ada film Indonesia berhasil dan mampu menembus raihan penonton 6,5 juta lebih penonton, yaitu film ‘’Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos 1’’. Hal itu bisa terjadi karena ada sinergi yang baik dari pemilik jaringan bioskop, selaku eksibitor dengan perusahaan film, selaku produsen film. Meski pada saat bersamaan PPFI juga sangat menyadari keberadaan UU Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman juga masih sangat jauh dari sempurna, demi mendukung keberadaan iklim perfilman yang sehat. Dan oleh karenanya, PPFI juga sangat berharap dan mendesak agar segera dilakukan judicial review atas UU tersebut, sehingga menjadi lebih baik dari yang ada sekarang. Menyikapi hal tersebut, PPFI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pemangku industri perfilman Indonesia. Yang terus bahu-membahu membuat iklim industri perfilman berjalan dengan fair, sepatutnya dan asas saling menguntungkan, satu sama lain. Karena hal itu sejalan dengan visi dan misi PPFI sebagai asosiasi perusahaan film tertua yang didirikan oleh tokoh perfilman Indonesia Djamaluddin Malik dan Usmar Ismail pada tahun 1956. (pik)
Bagi sejumlah budayawan dan seniman Denpasar, Bali Post dianggap sebagai kawitan, karena awalnya mereka mengakrabi dunia seni dan kreatif di Bali Post. ‘’Saya senang bisa kembali ke kawitan kami di Bali Post. Sejak tahun 1980-an, saya melakukan kegiatan budaya di Bali Post. Saya sering berdiskusi dan bertemu teman-teman budayawan di lantai tiga Bali Post,’’ ujar Agung Bawantara, salah seorang penggagas Denpasar Film Festival (DFF). Agung mengatakan, saat ini komunitas kreatif di Bali tumbuh subur. Komunitas ini bangkit seiring dengan makin banyaknya ruang dan waktu untuk melakukan olah kreasi. ‘’Kami tentu sangat ingin menjalin kebersamaan lagi dengan Bali Post. Sampai saat ini, kami komunitas DFF telah tujuh kali melakukan kegiatan di bidang ini melibatkan generasi muda khususnya anak-anak sekolah di Denpasar,’’ ujarnya. Agung Bawantara didam-
pingi rekannya Maria Ekaristi, Komang ‘’Totok’’ Parwata, Dea Chessa Lanasari, Maria Pankratia dan Dodek Sukahet mengaku akan terus mengelola ruang kreatif khususnya di dunia film dengan melibatkan anak-anak sekolah. Langkah ini dilakukan agar para generasi muda Bali bisa memahami dunia sinema dan pembuatan film. ‘’Langkah ini sebenarnya terinspirasi dari polemik yang mencuat di Bali Post tahun 1980-an. Saat itu, kita hanya bisa mengkritik bahwa produksi film tertentu mengabaikan adat dan budaya Bali. Sayangnya, solusi atas kritik yang kita suarakan tak jelas, karena kita memang tak kenal dan paham dengan dunia sinema,’’ ujarnya. Untuk itulah, katanya, para komunitas penggemar budaya dan seni kreatif di Bali melakukan dialog dan terus melakukan akomodasi terhadap aspirasi yang berkembang. ‘’Bentuknya, kami kini punya komunitas film,’’ jelasnya.
Camelia Malik
Nomor Satu di Abang, Didukung Pasar Tradisional pasaran menjadi macet. ‘’Kalau Pasar Kesimpar, belakangan sudah tak seramai zaman dulu. Sepi, seperti Pasar Banjar Wates, Desa Datah yang dulu terkenal ramai, kini sepi dan saat pasaran Kajeng hanya ada enam pedagang kecil yang bertahan. Sepinya pasar desa, di antaranya karena sudah banyak orang membuka warung, selain itu juga ada yang berjualan keliling langsung ke rumah penduduk,’’ kata Jelantik. Guna membesarkan LPD yang dipimpinnya, kata Jelantik, pihaknya menerapkan sistem jemput bola. Di mana nasabah dicari ke rumahnya untuk pelayanan menabung maupun untuk peminjaman. Dia mengaku sangat bersyukur karena LPD yang dipimpinnya mendapatkan kepercayaan masyarakat di desa pakraman yang kini sudah menjadi empat perbekelan, yakni Abang, Pidpid, Kesimpar dan Nawa Kerti itu. Desa ini termasuk luas, dengan 20 banjar adat. ‘’Krama Desa Kesimpar sekitar 15 ribu KK. Namun, nasabah kami baru berkisar 4.000 orang,’’ katanya.
dan negara dan menjaga kebinekaan. Ki Prijo Mustiko menegaskan, Tamansiswa adalah sebuah ideologi yang terbuka. Terbuka bagi siapa saja yang mengedepankan pendidikan karakter dan kejujuran. Makanya, Ki Prijo Mustiko mengkritisi model pendidikan saat ini yang lebih mengedepankan directing education yakni model dan proses pendidikan mengejar gelar. Sedangkan Tamansiswa mengedepankan sistem pembelajaran among atau guiding education, pendidikan karakter, nilai-nilaii budi pekerti, budaya bangsa dan kejujuran. Makanya, menurutnya, untuk memberantas praktik korupsi bisa dimulai dengan pendidikan sistem among alias pamong model Tamansiswa. Pada kesempatan tersebut, juga tercetus ide Tamansiswa membuka cabang pendidikan di Bali. Saat ini cabang pendidikan Tamansiswa sudah tersebar di 125 daerah di Jawa, Sumatera, Sumba, Maluku dan Kalimantan. Jenis pendidikannya mulai dari Taman Indria untuk TK, Taman Muda untuk SD, Taman Dewasa untuk SMP, Taman Madya untuk SLTA dan Taman Sarjana Wiyata untuk perguruan tinggi (PT). Di Bali, menurut Dewangkara, sudah pernah terbentuk, namun tak aktif. Khusus di Bali, diperlukan pendidikan Tamansiswa untuk tingkat perguruan tinggi yang mengarah ke life skill bagi penyandang disabilitas. Pasalnya, penyandang disabilitas setelah lulus SLTA belum bisa ditampung di pendidikan tinggi setingkat universitas. (sue)
Bali Post/sue
KONGRES - Ketua Umum PKBTS Ki Prijo Mustiko didampingi Dewangkara menjelaskan rencana Kongres PKBTS, Desember mendatang.
Camelia Malik Kumpulkan Artis-artis Senior
LPD Pakraman Kesimpar
LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) Pakraman Kesimpar, Kecamatan Abang, Karangasem termasuk LPD maju. Sampai kini LPD ini termasuk urutan pertama terbesar asetnya. Banyak penabung karena di desa itu ada pasar tradisional yang ramai, yakni Pasar Abang. Hal itu diakui Kepala LPD setempat, Nyoman Jelantik, Selasa (15/11) kemarin. Selain pedagang di pasar tradisional, juga banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) seperti berjualan hasil pertanian, kerajinan bambu, anyaman lontar atau prasarana upakara. Di Desa Abang seperti di Banjar Jeroan, kata Perbekel Desa Abang AAA Mahesarani Karang, juga ada dua kelompok perajin bunga samsam untuk canangsari, seperti kelompok Cempaka. Pasar tradisional Abang itu lokasinya strategis. Pasar di depan kantor Perbekel Abang itu tiap hari ramai dan paling ramai pada hari pasaran yakni Beteng. Saking ramainya, jalan negara jurusan Amlapura-Singaraja di depan pasar pada hari
Selebihnya, Maria Ekaristi mengatakan komunitas DFF kini telah melakukan kegiatan sampai tujuh kali. Untuk tahun 2017 ini, kegiatan dirancang bulan Maret dengan melibatkan siswa SMP dan SMA/SMK di Denpasar. Sasaran kegiatan ini adalah edukasi, produksi, apresiasi/ ekspresi serta ekshibisi. Pelatihan profesi dalam bidang ini akan dilakukan dalam bentuk kemah budaya. ‘’Untuk memilih peserta, kami akan melakukan seleksi. Ini kami lakukan karena kuota yang tersedia terbatas. Kami juga tak membatasi partisipasi siswa dari luar Denpasar,’’ paparnya. Untuk itulah, ia mengaku sangat mengapresiasi jika Kelompok Media Bali Post sebagai kawitan sejumlah budayawan Bali bisa menjadi bagian dalam kegiatan ini. Pihaknya juga mengaku siap melakukan program kunjungan sekolah dengan agenda pembelajaran menulis essay, kritik film termasuk teknis pembuatan film pendek. (dir)
MENJELANG usianya ke100 tahun, Persatuan Kelurga Besar Tamansiswa (PKBTS) dan Persatuan Pemuda Tamansiswa akan mengadakan Kongres 2016 pada 5-8 Desember mendatang. Kongres akan dipusatkan di kompleks Pendopo Agung Tamansiswa, Yogayakarta. Hal itu dijelaskan Ketua Umum Pengurus Pusat PKBTS Ki Prijo Mustiko didampingi Dewangkara saat masimakrama ke Gedung Pers K. Nadha, Selasa (15/11) kemarin. Keduanya didampingi alumni Tamansiswa yag bertugas di Bali, yakni S. Aemi Arsana (alumni Tamansiswa Trenggalek) dan Buratwangi Wianta (alumni Tamansiswa Yogyakarta). Ki Prijo Mustiko mengatakan, kongres akan diikuti anggota, perwakilan cabang dan penggembira. Yang dimaksud anggota PKBTS meliputi penganut dan penghayat ajaran hidup Tamansiswa, siswa atau alumni yang mengikuti pendidikan formal di lingkungan Tamansiswa dan mereka yang pernah menjadi pamomg dan pamong aktif serta pecinta Tamansiswa. Sedangkan wanita pejuang Bali, almarhumah Ibu Desak Raka Nadha, merupakan satu-satunya wanita asal Bali yang dididik di Tamansiswa dan langsung diajarkan oleh pendiri Tamansiswa Ki Hadjar Dewantara. Kongres PKBTS mengagendakan pemilihan pengurus baru, penyusunan program kerja dan sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi insan Tamansiswa untuk memperkuat peran serta Tamansiswa dalam memajukan pendidikan bangsa
Dari nasabah sebanyak itu, tabungan krama mencapai Rp 17 miliar, sementara deposito tergolong kecil Rp 2 miliar. Dana bergulir mencapai Rp 8,7 miliar. ‘’Kami tak tahu pasti terkait antusiasnya krama mempercayakan uangnya di LPD ini. Apa tertarik karena gebyar LPD dengan penarikan banyak hadiah
ataukah karena menabung atau menjadi nasabah di LPD berarti ikut satmaka ngaturang sesari ke pura atau mapunia di pura kahyangan tiga. Bisa jadi keduanya. Ya, LPD yang saya pimpin saat ini nomor satu di Abang, tetapi masih nomor 13 di Kabupaten Karangasem,’’ ujarnya tersenyum. (bud)
Bali Post/bud
LPD - Kepala LPD Kesimpar I Nyoman Jelantik (kanan) dan staf.
PROYEK yang terinspirasi dari lagulagu lawas terbaik, seperti milik God Bless, Ebit G Ade, Rhoma Irama, Dewa 19, Meggy Z dan Mansyur S ini dibintangi oleh artis-artis senior. Di antaranya Camelia Malik, Cornelia Agatha, Fachri Albar, Iis Dahlia, Jaja Miharja, Agus Kuncoro, Maudy Koesnaedi, Evi Tamala, Cut Keke, Andre Taulany, Lukman Sardi, Olla Ramlan dan masih banyak lagi. Sejumlah judul sudah siap tayang dan sudah menjalani syuting. Sebut saja ada ‘’Panggung Sandiwara’’, ‘’Aku Ingin Pulang’’, ‘’Melodi Cinta’’ dan yang lainnya. Berbeda dari sinetron stripping, naskah cerita dan penggarapan dilakukan cukup lama dan
matang demi menghasilkan hasil terbaik. ‘’Cara kerja zaman dulu tetap kita pertahankan, enggak sehari jadi. Tapi temanya kita sesuaikan dengan situasi sekarang. Kerja yang punya waktu akan membuat kita lebih puas,’’ tutur Camelia Malik. Drama Mega Indonesia ini, bagi Camelia Malik, sekaligus menjadi ajang reuni dengan sejumlah teman-teman artis senior lain. Dia yakin, karya artis-artis senior ini tidak kalah bersaing dengan sinetron-sinetron kekinian. ‘’Untuk jadi perbandingan, sinetron kami ini sudah tayang sejak 15 tahun yang lalu. Saya punya keyakinan karya-karya anak bangsa ini akan positif meski bersaing dengan sinetron sekarang ini,’’ tuturnya. (pik)