Skip to main content

Edisi 16 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 318 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu paing, 16 Juli 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Serangan Teroris di Prancis

Truk Tabrak Massa, 80 Tewas Nice Bastille Day yang dirayakan di Prancis diwarnai aksi teror. Sedikitnya 80 tewas setelah truk besar ditabrakkan ke kerumunan massa. Bastille Day merupakan hari libur nasional Prancis untuk menandai awal dari Revolusi Prancis pada 1789. Hari itu dirayakan dengan parade militer dan pertunjukan kembang api di seluruh negeri.

Tembaki Kerumunan Massa SOPIR truk yang menabrakkan kendaraannya ke kerumunan massa di Nice, Prancis menembakkan pistol beberapa kali sebelum ditembak mati polisi, kata seorang pejabat setempat, Jumat (15/7) kemarin. ‘’Sebelum dia ditembak mati polisi, dia sempat melepaskan tembakan beberapa kali,’’ kata pejabat daerah Christian Estrosi. Seorang narasumber

Modus Baru yang Perlu Diwaspadai Halaman 19

terkait penyelidikan itu mengatakan sebuah granat yang tidak aktif ditemukan di dalam truk bermuatan 19 ton tersebut, serta beberapa senapan palsu. Anggota parlemen daerah Eric Ciotti menggambarkan ‘’situasi mencekam, pemandangan mengerikan, dengan banyak anak tewas’’. ‘’Para keluarga yang sedang menikmati momen liburan dijadikan sasaran. Itu perayaan hari bersejarah di tempat bersejarah. Itu... yang memotivasi serangan,’’ imbuhnya. Hal. 19 Sangat Kejam

Bali Post/ap

TRUK - Sejumlah polisi berdiri di sebelah truk yang menewaskan banyak orang pada Kamis (14/7) malam.

Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan serangan mematikan, Kamis (14/7) waktu setempat merupakan serangan teroris. Berbicara seusai pertemuan darurat pada Jumat dini hari, Hollande menyatakan puluhan orang tewas dalam serangan di mana pelaku mengemudikan truk besar dengan kecepatan tinggi menabrak kerumunan orang yang sedang menyaksikan pertunjukan kembang api pada perayaan Bastille Day di negeri tersebut. ‘’Tidak bisa disangkal sifat teroris dalam serangan yang merupakan bentuk paling ekstrem dari kekerasan itu,’’ ujar pemimpin Prancis itu saat menyampaikan keterangan yang disiarkan televisi nasional pukul 04.00 waktu setempat. Presiden Francois Hollande juga mengatakan ‘’seluruh Prancis berada di bawah ancaman terorisme.’’ Hal. 19 Bawa Granat

Bali Post/ap

KARANGAN BUNGA - Sejumlah warga berkumpul dengan meletakkan karangan bunga dekat lokasi kejadian.

Bebaskan Sandera 10 ABK

Indonesia Kesampingkan Operasi Militer

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, sejauh ini Indonesia tidak melihat peluang dilakukannya operasi militer untuk membebaskan 10 anak buah kapal (ABK) WNI yang menjadi tawanan kelompok separatis asal Filipina, Abu Sayyaf. ‘’Lebih taktis lagi tadi kami mendapat laporan bahwa medan tempat mereka disandera (menyebabkan) sangat sulit dilakukan pembebasan, khususnya pelolosannya,’’ kata Luhut saat ditemui di Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (15/7) malam. Alasan utama pemerintah Indonesia mengesampingkan opsi operasi militer karena konstitusi Filipina yang melarang intervensi militer negara lain di wilayahnya. Karena itu, satu-satunya jalan yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia saat ini yakni perundingan/negosiasi dengan para perompak. Hal. 19 Proses Negosiasi

Dokter Diberi Kelonggaran Cari Vaksin

Kasus Vaksin Palsu

23 Tersangka, Tiga Dokter Jakarta (Bali Post) – Bareskrim Mabes Polri menetapkan sebanyak tiga dokter sebagai tersangka dalam kasus praktik peredaran vaksin palsu. Sebelumnya polisi telah menetapkan 20 tersangka. ‘’Penambahan tersangka ada tiga orang sehingga menjadi 23 orang,’’ kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol. Agung Setya, di Mabes Polri, Jumat (15/7) kemarin. Hal. 19 Harapan Bunda

Bali Post/ant

RUMAH SAKIT - Tim dokter Rumah Sakit Harapan Bunda memberikan penjelasan kepada puluhan warga yang anaknya diduga menjadi korban vaksin palsu dari rumah sakit tersebut di Jakarta Timur, Jumat (15/7) kemarin. Pihak RS Harapan Bunda menyatakan vaksin palsu yang diperjualbelikan oleh oknum di rumah sakit tersebut terjadi pada Maret-Juni 2016 dan pihak rumah sakit akan bertanggung jawab atas biaya vaksinasi ulang untuk pasien yang terbukti menerima vaksin itu.

Jakarta (Bali Post) – Dokter anak Harmon dari Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda, Kramatjati, Jakarta Timur, mengatakan bahwa dokter diberi kelonggaran untuk mencari vaksin bila stok di rumah sakit kosong. ‘’Lazimnya yang beli dan pesan itu rumah sakit, tetapi kita diberi kelonggaran kalau stok kosong. Dokter punya kewenangan cari di luar, tetapi tetap yang asli,’’ ujar dr. Harmon di RS Harapan Bunda, Jakarta Timur, Jumat (15/7) kemarin. Ia menegaskan vaksin yang disediakan dokter berasal dari penjual terpercaya. Oleh karena itu, ia merasa terkejut saat ada oknum yang menipu dengan membuat vaksin palsu. Rumah Sakit Harapan Bunda berjanji memeriksa ulang pasien yang terindikasi mendapat vaksin palsu yang masuk rumah sakit itu periode Maret-Juni 2016. Pada periode tersebut, menurutnya, stok vaksin dari distributor langganan rumah sakit sedang kosong yang dimanfaatkan oknum untuk memberikan vaksin palsu. Sementara itu, Ketua Komite Medis Rumah Sakit Harapan Bunda dr. Seto Hanggoro Setiadji mengatakan, pasien boleh memilih melakukan vaksinasi ulang di Rumah Sakit Harapan Bunda atau di tempat lain. Bila pasien memilih melakukan vaksinasi di tempat lain, Rumah Sakit Harapan Bunda menyatakan siap memberikan uang pengganti. (ant)

Jokowi Ajak WNI Manfaatkan Pengampunan Pajak

Bali Post/ant

DINAS KESEHATAN - Petugas memadamkan api yang membakar kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (15/7) kemarin. Selain membakar Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, api juga membakar toko dan gudang ban. Sementara penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah.

Surabaya (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh warga negara Indonesia (WNI) berpartisipasi dan memanfaatkan program amnesti pajak. ‘’Amnesti pajak ini kita ingin seluruh warga negara berpartisipasi,’’ kata Presiden Jokowi dalam acara Sosialisasi Amnesti Pajak di Grand City Convention Center, Surabaya, Jumat (15/7) malam. Menurut Presiden, program tersebut menjadi kesempatan bagi siapa saja untuk berpartisipasi dan memberikan sumbangan bagi pambangunan negara. Pada kesempatan yang sama, Presiden mengungkapkan program amnesti pajak kali ini tidak boleh gagal sebagaimana yang pernah diterapkan di Indonesia pada 1964 dan 1984. ‘’Kita pernah dulu

tahun 1964 gagal karena ada peristiwa 1965, tahun 1984 juga tidak berhasil, karena saat ini pajak adalah pelengkap APBN,’’ ujar Presiden. Presiden Jokowi menimpali, ‘’Sekarang ini adalah momentum eksternal dan kondisi politik yang stabil, yang baik, dukungan dari Dewan sangat-sangat untuk pemerintah kita sehingga inilah momentum saya pakai untuk memanfaatkan amnesti pajak ini betul-betul berhasil.’’ Oleh karena itu, Presiden Jokowi juga mengimbau seluruh wajib pajak termasuk para pengusaha untuk memanfaatkan berbagai keuntungan yang ditawarkan program amnesti pajak. Selain memberikan keuntungan bagi wajib pajak, amnesti pajak juga diharapkan akan

membawa efek positif bagi perekonomian lebih luas, termasuk bagi pembangunan infrastruktur likuiditas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Sosialisasi Program Amnesti Pajak di Grand City Convention Center, Surabaya, dihadiri lebih dari 2.700 pengusaha dan pejabat di wilayah Jawa Timur, termasuk Gubernur Soekarwo serta Wakil Gubernur Saifullah Yusuf. UU Pengampunan Pajak memberikan payung hukum yang jelas dan wajib pajak tidak perlu ragu untuk ikut serta dalam program amnesti pajak. Program tersebut dinilai menjadi kesempatan berharga yang tidak akan diperpanjang atau ditawarkan lagi pada masa yang akan datang. Melalui program yang berlaku hingga 31 Maret 2017 itu

pemerintah memberikan kesempatan bagi semua wajib pajak dari seluruh kalangan, baik karyawan maupun pengusaha, baik wajib pajak kecil maupun besar untuk mendapatkan penghapusan atas pokok pajak terutang, sanksi administrasi perpajakan, dan sanksi pidana di bidang perpajakan. Untuk mendapatkan semua manfaat itu, wajib pajak hanya perlu membayar sejumlah uang tebusan dengan tarif yang sangat ringan. Pada kesempatan itu hadir Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Ketua OJK Muliaman Hadad, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Tim Komunikasi Presiden Johan Budi. (ant)


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

FIGUR Belum Sempat Ikut Ekspos PERGANTIAN sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sudah berlangsung beberapa minggu lalu. Khusus di Piadana Khusus (Pidsus), sejumlah kasus sedang ditangani oleh tim penyidik. Di antaranya kasus pengadaan kapal ikan, PDAM Karangasem, Organda Bali, PHR Badung, dan sejumlah kasus Bali Post/asa lainnya yang kini sedang dirampungkan. Lantas, apa kata Aspidsus Kejati Bali Polin O. Sitanggang yang dipercaya mengemban tugas untuk menuntaskan kasus pidana khusus ini? Ditemui Kamis (14/7), Polin mengatakan dirinya sedang mempelajari berkas yang dikerjakan tim penyidiknya. Setelah meneliti, dia akan menyampaikan hasil kajiannya ke penyidik. Pun soal adanya indikasi penghentian penyidikan sejumlah kasus yang sedang ditangani saat ini. ‘’Masalah hentikan atau lanjut, itu tergantung alat bukti. Kalau cukup bukti, ya… pasti lanjut. Kalau gak, kita tutup,’’ ujar Polin. Meski demikian, Polin berkomitmen untuk menuntaskan kasus dan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. ‘’Kita ingin secepatnya tuntaskan kasus korupsi. Kami panggil tim supaya dipercepat,’’ katanya. Disinggung soal rencana ekspos, Polin mengatakan, sejak resmi menjabat Aspidsus, dia belum pernah melakukan ekspos perkara apa pun. ‘’Saya belum sempat ikut ekspos karena menunggu hasil perkembangan penyidikan dari tim saya. Jika ada mengganjal, saya tanyakan ke penyidik. Intinya cukup bukti, kita lanjutkan,’’ tegasnya. (asa)

PEMUSNAHAN - Pihak BBPOM Denpasar, Jumat (15/7) kemarin melakukan pemusanahan barang bukti obat berbahaya hasil operasi selama tahun 2015 dan 2016 di seluruh Bali. Pada kesempatan tersebut, BBPOM Denpasar memusnahkan 30.813 item obat berbahaya dan ilegal yang sebagian besar obat keras dan kosmetik dengan nilai Rp 374.197.122.

Bali Post/kmb23

Meningkat, Peredaran Omkaba Ilegal di Bali Denpasar (Bali Post) -

Pengadaan Vaksin

Faskes Swasta Diimbau Kerja Sama dengan Diskes

Bali Post/sue

JENAZAH - Jenazah Drs. Nyoman Sembah Subhakti saat diberangkatkan ke Buleleng.

’’Palebon’’ Almarhum Sembah Subhakti

Puncak Upacara 21 Juli

RATUSAN pelayat memadati rumah duka Drs. Nyoman Sembah Subhakti di Jalan Melati, Denpasar, Jumat (15/7) kemarin. Sekitar pukul 11.00 Wita, para pelayat mengiringi jenazah almarhum diberangkatkan menuju rumah duka di Banjar Dawan, Kalianget, Seririt, Buleleng. Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mewakili keluarga menjelaskan, puncak upacara palebon dilakukan pada 21 Juli 2016 di Setra Dawan mulai pukul 09.0 Wita. Upacara ini dilanjutkan dengan ngelanus dan ngalinggihang sang pitara. Sebelumnya, dilakukan upacara negem dewasa, ngulapin dan majauman pada 16 Juli. Sementara upacara nyiramang dilakukan 18 Juli sekitar pukul 13.00 Wita. Keesokan harinya upacara pangeneng. Upacara padeengan dilakukan 20 Juli 2016. Drs. Nyoman Sembah Subhakti merupakan tokoh birokrasi dan pendidikan di Bali. Dia meninggal Kamis (14/7) pukul 12.30 Wita pada usia 82 tahun setelah mendapat perawatan intensif di RS Puri Raharja. Menurut keluarga, almarhum sudah dua minggu dirawat intensif karena mengalami gangguan paru-paru. Alamarhum meninggalkan sembilan anak dan 16 cucu. Anaknya adalah Gede Ngurah John Yudagama, Made Ngurah Bob Mahendra Giri, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, Ketut Ngurah Boy Jaya Wibawa, Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Made Yeni Laksmi Dewi, Nyoman Ngurah Tedy Permadi, Ketut Rai Indriyani dan Putu Sari Dewi. Semasa hidupnya, almarhum tercatat sebagai Sekda Provinsi Bali terlama menjabat, yakni 34 tahun. Almarhum menjadi Sekda Provinsi Bali mulai kepemimpinan Gubernur Sukarmen, Ida Bagus Mantra hingga Ida Bagus Oka. Selain menjadi Ketua Korpri Bali, juga menjadi Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali. (sue)

Suara Denpasar & Badung

Guru Beri Les Tambahan Ada sekolah yang siswanya overload dan ternyata di sana banyak kekurangan guru, sehingga ada jam pelajaran kosong. Hal ini merugikan siswa karena banyak materi yang tak tersampaikan. Sedangkan guru dituntut agar materi tersampaikan dan siswa lulus 100 persen. Atas kondisi itu, banyak cara yang dilakukan guru. Salah satunya, memberikan les tambahan yang menyebabkan siswa jarang di rumah dan kurang bersosialisasi dengan keluarga dan lingkungan. Akibatnya, mereka mengadopsi budaya luar dan tak mau menurut orangtua. Dinas pendidikan dan dinas terkait harus betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik. Karena itu, orangtua agar tidak mengekang anak dalam pendidikan. Gede Biasa, Denpasar Agung Jaya Negara, Denpasar

Ketegasan Presiden Terkait ketegasan Presiden terhadap reklamasi, saya merasa kasihan kepada Jokowi yang akhirnya menerima sebagai kambing hitam. Mudah-mudahan tidak ada kepentingan politik dan semuanya berdiri di atas kepentingan negara. Walek, Denpasar

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI BERTAMBAH Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

SETELAH melakukan sidak ke fasilitas kesehatan (faskes), baik pemerintah maupun swasta seperti rumah sakit, klinik, praktik mandiri bidan, praktik mandiri dokter, apotek, distributor obat dan vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar tidak menemukan adanya penggunaan vaksin palsu. Sementara vaksin dari pemerintah diklaim aman karena bersumber langsung dari produsen vaksin yaitu Biofarma dan didistribusikan oleh distributor terpercaya. Memang ada faskes yang melakukan pengadaan melalui jalur sendiri. Namun setelah dicek dari penandaan kemasan, dipastikan vaksin tersebut asli. ‘’Memang ada faskes yang melakukan pengadaan sendiri, namun setelah dicek dari penandaannya, asli,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Jumat (15/7) kemarin. Maka dari itu, sementara ini pihaknya mengklaim Bali aman dari vaksin palsu. Selama ini, faskes melakukan pengadaan sendiri lantaran vaksin pemerintah terkendala ketersediaan stok. Pihaknya mengimbau faskes swasta dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten/Kota atau puskesmas dalam hal pengadaan vaksin. ‘’Karena kami jamin vaksin yang ada di sana (sarana pemerin-

tah) asli, boleh bekerja sama untuk mendapatkan imunisasi dasar yang wajib diberikan pada balita. Itu bisa bekerja sama dan vaksinnya gratis,’’ ujarnya. Kalaupun faskes swasta melakukan pengadaan sendiri, ia meminta untuk membeli di jalur resmi, distributor resmi. Diakuinya, ada beberapa jenis vaksin yang stok terbatas. Juga ada beberapa faskes yang sebelumnya bekerja sama dengan puskesmas. Namun pada suatu saat tertentu stok di puskesmas habis. Untuk menjamin ketersediaannya, faskes swasta tersebut membeli keluar. Selain keterbatasan stok, vaksin juga kerap mengalami keterlambatan distribusi. Sementara untuk vaksin yang tidak masuk imunisasi dasar, tidak ditanggung pemerintah dan faskes swasta melakukan pengadaan sendiri. Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H. mengaku ngeri terhadap adanya peredaran vaksin palsu karena dampak dari vaksin palsu akan dirasakan 5-10 tahun mendatang. Ia pun berharap tidak ada vaksin palsu di Bali karena di Bali rentan terhadap isu-isu kesehatan. Mengingat, Bali bertumpu pada pariwisata. ‘’Jadi, keamanan itu luas, tidak hanya persoalan stabilitas, tetapi juga persoalan ini mengganggu stabilitas sekaligus citra Bali,’’ tegasnya. (may)

AKI dan AKB di Bali Bertambah

Denpasar (Bali Post) Kasus kematian ibu dan anak kembali terjadi. Kali ini, kematian seorang ibu berinisial WS (31) dan anaknya. Pasien asal Manggis, Karangasem itu meninggal setelah dirujuk pada 10 Juli pukul 23.00 Wita ke RS Bintang, Klungkung. Dengan kematian ibu dan anak tersebut, bertambah lagi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Bali. Total AKI di Bali hingga pertengahan Juli tahun 2016 adalah 31 dan AKB 177. Sedangkan tahun 2015, AKI jumlahnya 55 dan AKB jumlahnya 379. Menurut Kasi Kesehatan Keluarga (Kesga) Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Kadek Iwan Darmawan, pasien dirujuk dengan keluhan sesak napas dan telah dalam kondisi yang buruk. Kemudian dilakukan operasi tanggal 11 Juli. ‘’Kemudian memburuk dan meninggal karena shock akibat perdarahan,’’ ungkapnya, Jumat (15/7) kemarin. Menurut Iwan, kondisi bayi belum waktunya dilahirkan karena usia kehamilan masih muda yaitu 28 minggu. Setelah ditelusuri, pasien ibu hamil itu

meninggal karena shock hipovolemik (perdarahan). Kondisi ibu mendadak memburuk, sedangkan bayi telah meninggal dalam kandungan. Bayi yang meninggal di dalam kandungan, prosedurnya tidak langsung operasi. Tindakan operasi dilakukan jika ada indikasi mengancam keselamatan ibu. Pada intinya, katanya, kematian ibu bisa disebabkan faktor keterlambatan. Ada tiga keterlambatan, yakni terlambat di tingkat masyarakat yaitu masyarakat tidak tahu tanda bahaya kehamilan, kedua terlambat sampai di fasilitas pelayanan dan yang ketiga terlambat ditangani di fasilitas kesehatan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUP Sanglah dr. Made Bagus Dwi Aryana, Sp.OG.(K) memaparkan, tanda-tanda bahaya kehamilan seperti mual, muntah hebat, pusing hebat, nyeri pada ulu hati, pandangan kabur, gerak anak berkurang, keluar air ketuban, ibu demam dan sesak napas. ‘’Kalau bayi meninggal dalam kandungam penyebabnya banyak, termasuk kalau ada kelainan medis pada ibunya,’’ jelasnya. (kmb42)

Penemuan produk obat, makanan, kosmetika dan bahan berbahaya (omkaba) tidak memenuhi ketentuan (TMK) alias ilegal mengalami peningkatan dari sisi jumlah pcs-nya. Artinya, peredaran produk omkaba ilegal semakin banyak. Dari tahun 2014, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar menemukan 16.652 pcs omkaba TMK dengan total prakiraan harga Rp 411.103.283. Sedangkan tahun 2015 hingga 2016, ditemukan 30.813 pcs dengan total prakiraan harga Rp 374.197.122. Dari angka tersebut, terbanyak obat keras yang ditemukan di sarana ilegal. Tahun 2014 ditemukan 8.377 pcs dan hasil operasi tahun 2015 sebanyak 18.536 pcs. Obat keras tersebut legal, namun dijual di tempat yang ilegal. Selain itu, BBPOM juga banyak menemukan kosmetik tanpa izin edar (TIE) karena mengandung bahan dilarang yaitu 3.570 pcs tahun 2014 dan 6.584 pcs tahun 2015. Juga banyak ditemukan obat tradisional (OT) TIE karena mengandung bahan kimia obat (BKO) sebanyak 4.488 pcs tahun 2014 dan 5.642 pcs tahun 2015. ‘’Tahun 2015 terbanyak kedua adalah

kosmetik. Ini mungkin ibu-ibu sudah mulai berhias terus,’’ kata Kepala BBPOM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. pada acara pemusnahan produk di kantor BBPOM di Denpasar, Jumat (15/7) kemarin. Produk omkaba TMK ditemukan tersebar di seluruh Bali. Penemuan tersebut telah diteruskan ke pro justicia dan telah dibawa ke ranah hukum. Menurutnya, produk omkaba TMK tersebut banyak peminatnya sehingga hampir setiap tahun ditemukan. Selain itu, hukuman terhadap pelaku belum maksimal sehingga belum memberikan efek jera. ‘’Untuk produk yang hari ini diBerita ini bisa dikomentari musnahkan, ini sudah pada acara Citra Bali selesai proses hukumnya Radio Global FM sehingga bisa dimusnahFM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. kan,’’ imbuhnya. Sekda Provinsi Bali Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446

Cokorda Ngurah Pemayun, S.H., M.H. mengatakan, kondisi ini juga akibat terbatasnya regulasi yang ada. Pihaknya akan membuat tim secara komprehensif supaya semua elemen baik penegak hukum, kesehatan dan stakeholder lainnya dapat bergabung dalam tim dan bergerak secara rutin. ‘’Dari sisi anggaran, kita akan dukung penuh,’’ ujarnya. Dikatakannya, tim khusus tersebut telah dibicarakan. Minggu depan semua stakeholder terkait akan dikumpulkan agar bisa segera melakukan action ke depan. Pihaknya berharap, dengan dibentuknya tim khusus ini dapat bergerak tidak saja saat ada insiden baru melakukan action, tetapi harus rutin. Mengingat, pengawasan tidak cukup parsial saja, tetapi harus rutin dan komprehensif. (kmb42)

Curanmor Masih Tinggi Polresta Bentuk Timsus

Denpasar (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) khususnya sepeda motor di wilayah Polresta Denpasar masih tinggi. Hingga Juni lalu, 99 sepeda motor dilaporkan hilang. Menyikapi hal itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo langsung membentukan Tim Khusus (Timsus) Pemburu Curanmor untuk mengungkap kasus tersebut. ‘’Memang trennya meningkat. Dari 99 motor yang hilang, kemungkinan 75 persen menggunakan kunci palsu,’’ tegas Kombes Hadi didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard, Jumat (15/7) kemarin. Tim tersebut, imbuh Reinhard, beranggotan 15 orang. Selain diambil dari anggota Reskrim Polresta, juga dilibatkan personel-personel potensial dari Polsek-polsek. ‘’Tahap awal fokus pada pengungkapan dulu. Setelah itu, baru diimbangi upaya pencegahan oleh satuan lain,’’ ujarnya. Dari data yang dilaporkan Kasat Reskrim kepada Kapolresta, Denpasar paling rawan curanmor. Rinciannya, Denpasar Barat dengan persentase 53 persen dan Denpasar Selatan sekitar 35 persen. ‘’Sebenarnya TO (target operasi - red) kita sudah punya. Sekarang diintensifkan perburuan,’’ tegasnya.

Untuk tahap awal, dilakukan analisis dan evaluasi (anev) untuk mendalami sindikat curanmor yang selama ini mengobok-obok Denpasar. Menurut Reinhard, Kapolresta memberikan target jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek targetnya satu minggu, jangka menengah dua minggu dan jangka panjang satu bulan. ‘’Ini dulu yang kita fokuskan ke depan. Kalau dirasa tidak mampu mengungkap kasus itu, akan diganti personelnya,’’ tegas Kombes Hadi. Selain itu, pihaknya memberi perhatian kasus lain seperti pencurian dengan kekerasan (curas), peredaran narkoba, dan pencurian dengan pemberatan (curat). Menangani kasus itu, juga akan dibentuk tim khusus supaya lebih terarah

dan fokus. Seperti diberitakan, waktu sertijab Kapolresta Denpasar dari Kombes Pol. Anak Agung Sudana kepada Kombes Pol. Hadi Purnomo, Selasa (12/7) lalu, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto mengatakan, tantangan semakin berat dihadapi Polresta Denpasar ke depan. Di antaranya, maraknya kejahatan konvensional. Oleh karena itu, harus menjadi prioritas penanganan dan antisipasinya, termasuk serangan teroris. Selain itu, akan digelar Sidang Umum Interpol ke-85 yang akan diikuti 198 negara, akhir tahun ini di Nusa Dua. Yang menjadi skala prioritas Kapolresta adalah kejahatankejahatan konvensional, yaitu curat, curanmor, curas dan narkoba. (kmb36)

Bali Post/ist

TIMSUS - Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo rapat dengan Tim Khusus (Timsus) Pemburu Curanmor.

Kasasi Kasus Korupsi PDAM Gianyar

Terdakwa Belum Terima Salinan Putusan MA, Eksekusi Gagal

KASIPIDSUS Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar rupanya tidak mau gegabah dalam menyikapi putusan kasasi atas kasus dugaan korupsi di PDAM Gianyar terkait rencana teknis pengadaan jasa konsultasi pembuatan detail engineering design (DED). Sempat akan melakukan eksekusi terhadap tiga terdakwa yang telah dinyatakan bersalah di MA (Mahkamah Agung), namun gagal. Kasipidsus Kejari Gianyar Herdian Rahardi mengatakan, setelah mendapatkan informasi bahwa terdakwa belum menerima salinan putusan, pihaknya langsung mengecek ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang mewilayahi Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Kemarin sudah saya cek. Dan menurut petugas, katan-

ya sudah dikirim ke Pengadilan Negeri Gianyar. Besok saya akan cek ke PN Gianyar,’’ jelasnya saat ditemui di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Jumat (15/7) kemarin. Menurut Kasipidsus yang juga menjadi jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara ini, saat ditanya ke PN Denpasar, dia mendapatkan penjelasan dari Pak Rudy yang mengatakan salinan putusan disampaikan ke PN Gianyar. Selama ini, katanya, mestinya salinan putusan bukan ke PN Gianyar. Tetapi langsung diberikan ke kejaksaan karena kasus ini sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Namun demikian, saya akan tetap cek ke PN Gianyar,’’ jelasnya. Soal putusan MA, Herdian mengatakan dirinya sudah men-

erima langsung dari MA yang ditembuskan ke Lapas Gianyar. ‘’Saya sudah baca putusannya karena dikirim via kantor pos dari MA. Begitu mau eksekusi, katanya terdakwa belum terima salinan putusan,’’ sebutnya. Karena terdakwa belum menerima salinan putusan MA itu, JPU akhirnya kembali bersurat ke terdakwa untuk segera datang ke Kejari Gianyar. ‘’Surat panggilan kedua sudah saya kirim. Besok sekalian saya cek ke PN Gianyar, karena PN Denpasar melalui Pak Rudy, katanya mengirim ke PN Gianyar,’’ sebutnya. Sebelumnya diberitakan, tim Pidsus Kejari Gianyar di bawah komando Herdian Rahardi mengaku puas atas putusan kasasi dugaan perkara korupsi PDAM Gianyar. ‘’Walau dibebaskan

di pengadilan tingkat pertama, tuntutan kami justru diperkuat di tingkat kasasi. Artinya, apa yang saya kerjakan dan tuntutkan selama ini tidak salah,’’ ucap Herdian Rahardi kala menerima putusan MA itu via kantor pos. Dalam kasus dugaan korupsi PDAM yang menyeret pejabat PDAM Gianyar, pihak JPU memang harus gigit jari. Betapa tidak, saat para terdakwa dinyatakan dilepas atau bebas dan ada majelis hakim yang beda pendapat (dissenting opinion), di tingkat kasasi justru hukuman mereka diperberat. Jaksa dari Kejari Gianyar yang bersidang di Pengadilan Tipikor Denpasar menyatakan dalam putusan MA tiga terdakwa yaitu Dewa Putu Djati (Mantan Direktur Utama), Dewa Putra (Direktur Umum),

dan I Nyoman Nuka (Direktur Teknik) dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Majelis hakim MA menjerat terdakwa dengan Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Dalam perkara ini, Direktur Utama (kini mantan) Dewa Putu Djati divonis 5 tahun penjara. Sementara Direktur Umum (mantan) Dewa Putra dan Direktur Teknik I Nyoman Nuka divonis 4 tahun penjara. (asa)


Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Badung

3 Sekda Badung Buka Konferensi Cabang VIII PPTI Badung

Instruksikan RSUD dan Puskesmas Kembali Investigasi Vaksin Palsu

Bali Post/eka

KUMUH - Kondisi eks kantor Camat Mengwi di Catus Pata Mengwi setelah pindah ke Banjar Gambang, Mengwi, tampak kumuh. Pemkab Badung sedang melakukan proses penghapusan aset tersebut yang rencananya akan dijadikan kantong parkir.

Tak Terawat, Eks Kantor Camat Mengwi Kumuh

Mangupura (Bali Post) – Eks gedung Kantor Camat Mengwi yang terletak di sudut utara catus pata Mengwi, kini kurang terawat. Halaman gedung tampak kumuh karena kotor oleh ranting pohon dan baliho tak terpakai. Kondisi ini terlihat pasca-operasional kantor Camat Mengwi pindah lokasi ke Banjar Gambang, Mengwi. Pemkab Badung sempat mewacanakan akan menyulap kawasan tersebut menjadi sentral parkir pengunjung Taman Ayun. Namun, hingga kini program itu belum jelas. ‘’Dulu pas Bupati Pak Gde Agung, saya baca di koran mau dijadikan pusat parkir. Tetapi kini apa jadi atau tidak, saya kurang tahu,’’ ucap salah seorang warga, Jumat (15/7) kemarin. Kantor Camat Mengwi yang baru telah diresmikan oleh Bupati I Nyoman Giri

Prasta, Maret 2016 lalu. Gedung ini berdiri di areal seluas 93,75 are di Banjar Gambang, Mengwi. Nilai proyek Rp 7,4 miliar, terdiri dari tiga unit gedung, yaitu gedung pelayanan umum, gedung administrasi dan gedung fasilitas pendukung. Kabag Perlengkapan dan Aset Setda Badung I Wayan Puja saat dimintai konfirmasi mengaku eks kantor Camat Mengwi sekarang masih tercatat di neraca pihak Kecamatan Mengwi.

Untuk itu, Pemkab Badung sedang melakukan proses penghapusan aset tersebut. ‘’Yang jelas sekarang masih berproses, karena apabila gedung masih bernilai guna tentu harus ada pelelangan. Setelah proses penghapusannya selesai, baru nanti dibongkar,’’ jelasnya. Menurutnya, status yang masuk aset pemerintah hanya gedungnya saja, sedangkan status tanah bukan kewenangan pemerintah. Sebab, tanah di mana eks

Kantor Camat Mengwi berdiri adalah milik Desa Adat Mengwi. ‘’Setelah penghapusan selesai maka pemerintah akan mengembalikan tanah tersebut ke desa adat,’’ katanya. Dia mengakui Pemkab Badung tidak mempunyai wewenang setelah lahan diserahkan kepada desa adat. Namun informasi yang diketahuinya, nanti akan dijadikan tempat parkir. ‘’Kami tidak punya kewenangan lagi setelah itu (diserahkan ke desa adat – red). Namun saya dengar akan dijadikan parkir, karena pangunjung ke Pura Taman Ayun sekarang belum punya parkir memadai,’’ pungkasnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Sat. Resnarkoba Polres Badung terus memburu pengedar dan pengguna narkoba. Pada Rabu (13/7) lalu, ditangkap penjual ayam aduan berinisial Nyoman Ut (36) di Perumahan Nuansa Kori Sading, Mengwi, Badung. Barang bukti yang diamankan sabu-sabu (SS) seberat 0,2 gram dan bong. ‘’Pengakuan tersangka, biasanya dapat kiriman 2 gram sabu-sabu. Sedangkan barang bukti yang diamankan itu sisanya,’’ kata Kasat Resnarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Jumat (15/7) kemarin.

Terungkapnya kasus itu, lanjut Djoko, berdasarkan laporan masyarakat di TKP sering ada transaksi narkoba. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan melakukan pengintaian di perumahan tersebut. Ketika tersangka tatoan ini di rumahnya, langsung disergap. Dilanjutkan dengan penggeledahan dan barang bukti ditemukan di dalam lemari pakaian. Tersangka langsung digelandang ke Mapolres Badung. Saat diperiksa, tersangka mengaku biasanya membeli barang terlarang itu dari ses-

eorang berinisial K. Namun dia berdalih tidak pernah bertemu, hanya berkomunikasi lewat HP. ‘’Biasanya setelah mendapat kiriman 2 gram SS langsung dibagi menjadi paket kecil-kecil. Kami masih mengembangkan kasus ini dan berupaya menangkap penyuplainya,’’ ujar mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. Selain itu, ditangkap seorang kakek Putu Wd (55) di dekat rumahnya di Jalan Kebo Iwa Utara, Padangsambian, Kuta Utara. Berbekal ciri-ciri tersangka, petugas melakukan pengin-

taian. Pada Rabu lalu, polisi membuntuti tersangka saat menuju rumahnya. Ternyata, tersangka tahu dibuntuti polisi dan langsung membuang bungkus wafer. Petugas langsung menangkap tersangka dan mengamankan bungkusan wafer tersebut. Setelah diperiksa, ternyata isinya satu paket SS seberat 0,50 gram. Tersangka mengaku SS itu mau dipakai sendiri, tetapi dia berdalih tidak kenal penjualnya. Akibat perbuatannya itu, buruh proyek ini mendekam di balik jeruji besi Mapolres Badung. (kmb36)

Penjual Ayam Aduan Nyambi Jual Narkoba

Wisatawan Banjiri Taman Ayun

Mangupura (Bali Post) Perhelatan budaya Taman Ayun Barong Festival Regeneration mampu mendongkrak tingkat kunjungan ke objek wisata Taman Ayun, Mengwi. Bahkan, pengunjung baik asing (wisatawan mancanegara/ wisman) maupun domestik terlihat berbondong-bondong menyaksikan festival yang digelar di objek wisata warisan budaya dunia (WBD) tersebut. Wisatawan yang didominasi turis asing ini terlihat datang bersama rombongan dengan dipandu seorang pemandu wisata. Ada juga wisatawan lokal yang datang bersama keluarga menyaksikan pertunjukan barong yang ditutup, Sabtu (16/7) ini. Menurut petugas harian objek wisata Taman Ayun, I Made Suandi, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan terutama wisatawan mancanegara sekitar 10 persen dari ratarata 1.000 pengunjung per hari. ‘’Jika pada hari biasa jumlah tamu yang berkunjung sebanyak 1.000 orang per hari, kalau sekarang meningkat menjadi 1.500 orang,’’ katanya. Dikatakannya, retribusi

Bali Post/eka

TAMAN AYUN - Wisatawan baik domestik maupun mancanegara tampak membeludak di objek wisata Pura Taman Ayun, Mengwi. Kunjungan wisatawan ke objek wisata yang termasuk dalam warisan budaya dunia tersebut mengalami peningkatan 10 persen dari sebelumnya. untuk wisman dewasa dikenakan Rp 20.000 per orang. Namun, tiket untuk wisman anak-anak tetap Rp 10.000. Sementara karcis bagi wisatawan domestik dewasa Rp 10.000 per orang dan anak-anak Rp 5.000.

Kompleks Pura Taman Ayun Bali ini terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Pada bagian pertama, digunakan untuk

berbagai kegiatan religius dan panggung kesenian. Wisatawan bisa menikmati indahnya susunan Meru, Pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali. (kmb27)

MARAKNYA peredaran vaksin palsu, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kian waspada dan telah melakukan langkah-langkah antisipasi, baik di RSUD maupun di puskesmas. Meskipun telah melakukan penyelidikan dan hasilnya tidak ditemukan vaksin palsu di Badung, namun Sekda Badung Kompyang R. Swandika kembali menegaskan sekaligus menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan, RSUD maupun seluruh puskesmas di Badung untuk kembali melakukan audit dan investigasi terhadap peredaran vaksin palsu tersebut. ‘’Kami instruksikan RSUD dan puskesmas melakukan investigasi ulang secara internal guna memastikan tidak adanya beredar vaksin palsu di Kabupaten Badung,’’ tegas Sekda Badung saat membuka Konferensi Cabang VIII Perhimpunan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Badung di Puspem Badung, Jumat (15/7) kemarin. Acara dihadiri Ketua PPTI Wilayah Bali Gusti Bagus Puspa Negara, Kadis Kesehatan Badung dr. Putra Suteja yang juga sebagai Plt. Ketua PPTI Badung dan Ketua I PPTI Badung, Pengurus PPTI Badung serta Dirut RSUD Badung dr. Agus Bintang Suryadi.

Sekda Kompyang Swandika atas nama Pemkab Badung menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Konferensi Cabang VIII PPTI Badung. Ini membuktikan organisasi sosial kemasyarakatan PPTI Badung tetap aktif dan eksis serta telah memberikan kontribusi nyata mendukung pemerintah daerah dalam memberantas penyebaran penyakit TBC di badung. Untuk itu, diharapkan pengurus yang terpilih nanti agar mampu membuat program kerja dan inovasi program serta selalu meningkatkan sinergitas baik dengan Pemkab Badung, PPTI Wilayah Bali maupun dengan elemen masyarakat, sehingga PPTI Badung dan Bali tetap menjadi yang terdepan dan teladan dalam memerangi penyakit TBC. ‘’PPTI Badung merupakan organisasi yang telah teruji sebagai partner pemerintah dalam upaya memberikan penyuluhan, penemuan penderita, pembinaan dan pengawasan serta memberikan makanan bergizi bagi penderita TBC yang kurang mampu. Pemkab Badung akan selalu mendukung baik dari segi pendanaan, sarana-prasarana maupun sumber daya manusia,’’ tambahnya. Ketua PPTI Wilayah Bali

Gusti Bagus Puspa Negara mengakui, PPTI Badung telah menjadi yang terdepan di Provinsi Bali dalam penanggulangan penyakit TBC di masyarakat. Hal ini juga tidak terlepas dari koordinasi dan sinergi serta dukungan penuh yang diberikan Pemkab Badung. Untuk pengurus baru, ke depan diharapkan mampu membuat strategi dengan memberdayakan petugas koordinator PPTI di masingmasing puskesmas dan kader PPTI di banjar-banjar. Melalui strategi dan program kerja PPTI Badung ke depan, akan mampu mempercepat habisnya permasalahan TBC di Badung. Ketua Panitia dr. Wayan Gede Arimbawa melaporkan, Konferensi Cabang VIII PPTI Badung ini bertujuan menilai pertanggungjawaban pengurus PPTI masa bakti 20112016, menyusun pokok-pokok program kerja PPTI Cabang Badung tahun 2016-2021 serta memilih badan pengawas dan ketua badan pengurus cabang PPTI Badung masa bakti 20162021. Di samping itu, melalui konferensi ini juga diharapkan dapat memantapkan kinerja PPTI di masa mendatang dalam penanggulangan dan pemberantasan penyakit TBC. (ad432)

PPTI - Sekda Kompyang R. Swandika membuka Konferensi Cabang VIII PPTI Badung di Puspem Badung, Jumat (15/7) kemarin.


DAERAH

4

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

’’Speed Boat’’ Marina Srikandi Terbalik di Pantai Amed Amlapura (Bali Post) -

Penyeberangan speed boat dari Pelabuhan rakyat Amed menuju Gili Trawangan tak berjalan mulus. Salah satu speed boat Marina Srikandi tiba-tiba miring kemudian terbalik di tengah laut, Jumat (15/7) kemarin. Beruntung seluruh penumpang wisatawan asing berjumlah 32 orang bersama nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK) selamat.

Bali Post/kmb31

KECELAKAAN - Puing-puing speed boat Marina Srikandi terempas di tepi pantai di Pelabuhan Rakyat Amed, usai kecelakaan di tengah laut, Jumat (15/7) kemarin.

D-3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Yudisium 78 Mahasiswa

Lulusan Diharapkan Mampu Merebut dan Menciptakan Peluang Kerja

MELEPAS 78 mahasiswa Jurusan Keperawatan, Program Studi (Prodi) D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar menggelar Yudisium, Jumat (15/7) kemarin. Acara yudisum dan pelepasan tersebut dihadiri langsung Direktur Poltekkes Denpasar Anak Agung Ngurah Kusumajaya, S.P., MPH., Ketua Jurusan D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar NLP Yunianti SC., S.Kep., Ns., M.Pd., Ketua Prodi D-3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar I Made Mertha, S.Kep., M.Kep. dan seluruh civitas akademika

Poltekkes Denpasar. Berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), semua mahasiswa D-3 Jurusan Keperawatan yang dilepas dinyatakan lulus dengan IPK kelulusan di atas 3,0. Sementara tiga peringkat kelulusan terbaik di masing-masing kelas diraih oleh Ni Made Hole Yanti (3,89), I Gusti Ayu Intan Widiasih (3,87) dan Made Dwi Febriani Ginarsa (3,85) dari kelas III.1, sementara dari kelas III.2 diraih oleh Ni Putu Mena Elisa Agustin (3,78), Ni Made Wahyu Nopita Sari (3,77) dan Ni Luh Putu Nopyari (3,75). Saat ini

YUDISIUM - Ketua Program Studi D-3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar I Made Mertha, S.Kep., M.Kep. melakukan penyematan kepada perwakilan mahasiswa D-3 Jurusan Keperawatan yang dilepas dalam acara yudisium, Jumat (15/7) kemarin.

D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar telah meluluskan 2.808 perawat, yang terdiri dari 1.488 D-3 Keperawatan Reguler, 1.140 D-3 Keperawatan Nonreguler dan 180 D-4 Keperawatan. Direktur Poltekkes Denpasar Anak Agung Ngurah Kusumajaya, S.P., MPH. didampingi Ketua Jurusan D-3 Keperawatan Poltekkes Denpasar NLP Yunianti SC., S.Kep., Ns., M.Pd. menjelaskan, acara yudisium merupakan penetapan hasil studi mahasiswa pada program studi D-3 Jurusan Keperawatan yang dilaksanakan pada akhir program. Mahasiswa yang diyudisium pada tahun akademik 2015/2016 ini telah melaksanakan perkuliahan mulai tahun akademik 2013/2014, dengan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) tahun 2012, dengan beban studi 120 SKS selama 6 semester yang terjabar dalam 47 mata kuliah. “IP dari lulusan D-3 Jurusan Keperawatan tahun ini sudah mencapai target, bahkan tinggi yaitu rata-rata 3,50. Tentunya kami sangat bangga sekali. Tetapi standar yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan standar kompetensi atau skill mereka. Sehingga Poltekkes Denpasar mampu mencetak Ahli Madya yang memang memiliki standar kompetensi, yaitu bermutu, berkualitas, profesional, dan tetap mengadopsi budaya

lokal,’’ ujarnya. Selain itu, lulusan D-3 Keperawatan diharapkan mampu bersaing dalam menghadapi persaingan MEA. Bahkan mereka diharapkan mampu menciptakan peluang kerja. Oleh karena itu, komunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris harus dikuasai. Selain itu, dalam persaingan kerja, networking dan bisa bekerja sebagai tim juga sangat diperlukan dalam persaingan merebut dan menciptakan peluang kerja. Bahkan ke depan pihaknya akan lebih memfasilitasi lulusan, guna untuk meningkatkan status kependidikan, tidak hanya D-3 atau D-4 tetapi ke jenjang Ners. Hal senada juga dilontarkan Ketua Prodi D-3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Denpasar I Made Mertha, S.Kep., M.Kep. Dikatakan, lulusan D-3 Jurusan Keperawatan tidak boleh merasa puas dengan IP tinggi, karena ujian sebenarnya adalah bagaimana mereka dapat merebut dan menciptakan peluang kerja di masyarakat, serta masyarakat yang menerima pelayanan keperawatan merasa puas. ‘’Harapan kami, lulusan dapat mengamalkan dan mengaplikasikan semua ilmu dan keterampilan yang telah mereka dapatkan. Tidak semat-mata mengejar peluang kerja, tetapi mampu menciptakan peluang kerja,’’ tegasnya. (ad845)

Tabanan (Bali Post) Keberhasilan I Ketut Jiwa Antara sebagai pemilik sekaligus penangkar burung jalak di Bali mendapat perhatian khusus dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Bahkan yang bersangkutan telah diusulkan menjadi calon penerima Kader Konservasi Nasional di Jakarta. Kepala BKSDA Bali Suharyono menjelaskan, di Bali setidaknya ada 38 penangkaran. Namun, hanya 36 yang aktif. Penangkaran jalak Bali yang ditekuni Ketut Jiwa Antara ini dikatakannya telah menunjuk-

kan keberhasilannya dengan menunjukkan perkembangan yang cukup baik dari tahun ke tahun. Inilah yang mendasari Ketut Jiwa layak untuk diusulkan menjadi Kader Konservasi Nasional di Jakarta. Dikatakan, usulan Kader Konservasi penangkaran ini baru pertama kali di Bali. “Sudah kami usulkan, tinggal keputusan ada di pusat. Karena dia salah satu pelaku konservasi yang tidak banyak gembargembor, tapi keberhasilannya sudah banyak dan layak diusulkan. Di Bali baru Ketut Jiwa yang berhasil sebesar

ini,” jelas Suharyono di selasela peresmian Desa Bongan sebagai Desa Jalak Bali, Kamis (14/7). Setelah berhasil ditetapkan menjadi Kader Konservasi nasional, kata Suharyono, Jiwa Antara akan mendapat tanggung jawab sebagai juru kampanye program konserasi khususnya jalak Bali. “Bali kerap mengusulkan kader konservasi nasional, seperti pencinta alam dan polisi hutan teladan. Hanya belum pernah meraih juara dan sebatas sampai peringkat V. Namun yang ini kami usulkan agar bisa mendapat

juara, karena sudah sejak lama merintis usaha dan sekarang layak diusulkan ke pusat,” jelasnya. Apalagi, katanya, hampir seluruh pejabat kementerian yang datang ke Bali selalu diajak untuk melihat langsung proses penangkaran burung jalak yang berlokasi di Desa Bongan Kauh, Tabanan. Suharyono mengimbau bagi masyarakat yang memang memiliki niat untuk melakukan aktivitas penangkaran, pihaknya siap mempermudah dalam proses perizinan asalkan memang dikelola dengan baik. (kmb28)

Tabanan (Bali Post)Meski sudah sering dilakukan sosialiasi, namun tindakan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS di Tabanan masih saja terjadi. Bahkan beberapa waktu lalu, warga di Tabanan tidak mau memandikan salah satu warganya yang diketahui terinfeksi HIV. Mayatnya diletakkan di bawah bale dan tidak diletakkan di bale gede seperti seharusnya. Untuk mengatasi masalah ini, pihak KPA Tabanan bersama Dinas Kesehatan Tabanan turun ke lapangan dan memberikan pemahaman kepada warga bahwa penularan HIV/AIDS tidak mudah dan tidak menular hanya karena menyentuh ataupun memandikan jenazah penderita. Hal ini dipaparkan Sekertaris KPA Tabanan I Ketut Randem, Rabu (13/7). Menurutnya, kejadian diskriminasi tersebut tidak hanya terjadi sekali di Tabanan, khususnya saat memandi-

kan jenazah. Warga langsung tidak mau ketika tahu jenazah tersebut sebelumnya adalah penderita HIV. Ia melanjutkan, HIV menular melalui pertukaran cairan yaitu darah dan yang paling banyak saat ini adalah cairan seksual melalui hubungan seksual. Itu pun harus lewat perantara berupa luka. “Jadi, jangan takut hanya berpegangan ataupun menyentuh penderita maupun jenazah penderita HIV,” ujarnya. Tidak hanya diskriminasi saat meninggal, diskriminasi terhadap penderita HIV yang masih hidup juga masih terjadi. Menurut Randem, pernah ada kasus di Tabanan di mana salah satu penderita HIV dikucilkan oleh keluarganya sendiri. Atau seorang anak yang orangtuanya menderita HIV ditolak oleh salah satu sekolah karena tuntutan dari orangtua murid yang lain. ”Anaknya tidak bersalah, kenapa harus dikucilkan juga,” ujar Randem.

Adanya diskriminasi ini, diakui Randem, menunjukkan masih adanya masyarakat yang pengetahuannya minim mengenai apa itu HIV/AIDS, terutama bagaimana cara penularannya. Padahal pihak KPA Tabanan kerap melakukan sosialiasi baik ke sekolah, desa maupun PKK. Menurut Randem, saat ini penderita HIV tidak hanya mengancam orang dengan faktor risiko tinggi saja seperti pemakai narkoba, pekerja seks maupun yang suka berganti-ganti pasangan, tapi juga mengancam orang dengan faktor risiko rendah, seperti ibu rumah tangga yang tidak pernah ke mana-mana dan bahkan anak-anak. ”Ibu rumah tangga ini justru ditularkan suaminya yang suka memakai jasa pekerja seks komersial. Menularkan pada istrinya dan kemudian pada anak yang dikandung istrinya tersebut,” ujar Randem. Penularan kepada orang

dengan faktor risiko rendah ini dikarenakan penularan HIV saat ini sudah didominasi oleh penularan dari hubungan seksual. Sehingga bagi orang faktor risiko tinggi yang suka berganti-ganti pasangan atau memakai jasa PSK tentu bisa menularkan virus pada istrinya di rumah. Tidak hanya itu, dilihat dari penderita HIV saat ini yang mulai diderita usia produktif yaitu rentang usia 20-29 tahun sebanyak 266 penderita dan usia 30-39 tahun sebanyak 282 penderita, menunjukkan anak usia sekolah pun terancam terinfeksi HIV karena melakukan hubungan seksual sejak dini atau melakukan faktor risiko lainnya, seperti memakai narkoba. “Untuk usia 20-29 tahun dapat diasumsikan terinfeksi HIV lima tahun sebelumnya atau pada usia sekolah. Sehingga anak usia sekolah pun saat ini juga berpotensi terancam HIV,” ujar Randem. (kmb24)

BKSDA Bali Usulkan Jiwa Antara sebagai Kader Konservasi Nasional

Rencananya 32 wisatawan asing ini akan melakukan penyeberangan ke Gili Trawangan untuk berlibur. Mereka terdiri dari wisatawan asal Jerman dua orang, Prancis 17 orang, Kanada satu orang, Inggris empat orang, Spanyol lima orang dan Denmark empat orang. Nakhoda diketahui bernama Yusuf Toding (50) asal Lombok Timur dan tiga ABK masing-masing Rendi Ardiansyah (36) bagian ebi, Haryono (42) bagian ebi dan Sanufi (39) di bagian mesin. Salah satu wisatawan asing Adrian Jodi mengatakan speed boat Marina Srikandi berangkat dari Pelabuhan rakyat Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang sekitar pukul 11.15 Wita. Jodi mengaku sejak awal sudah curiga ada yang tidak beres dengan kondisi speed boat. Soalnya ketika baru naik, air laut sudah menggenangi dek boat setinggi kurang lebih 50 cm. Dia curiga ada kebocoran. Tetapi saat itu sang nakhoda justru memastikan tidak ada masalah pada speed boat. Baru berlayar sekitar 50 meter, boat yang dia tumpangi tiba-tiba kemasukan air lebih banyak lagi. Beberapa wisatawan mulai panik. Wisatawan sempat meminta agar boat sebaiknya kembali ke pelabuhan rakyat. Namun nakhoda justru memilih tetap memutar-mutar speed boat di

tengah laut. Bahkan ketika boat sudah terlihat berbahaya bagi penumpang, nakhoda juga tidak meminta penumpang segera mempersiapkan diri agar memakai jaket pelampung. Dalam situasi panik, beberapa wisatawan memilih menceburkan diri ke laut karena boat makin miring dan akhirnya terbalik. ‘’Saya sudah peringatkan boat-nya bermasalah, tetapi nakhodanya malah memaksakan berlayar. Beruntung tidak ada bayi di dalam boat,’’ kata Adrian Jodi, wisatawan asing asal Prancis yang sudah lama menetap di Bali. Seluruh wisatawan asing ini akhirnya memilih berenang kembali ke pelabuhan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh wisatawan asing dipastikan dalam keadaan selamat. Tapi seluruh barang mereka, mulai kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan saat berlibur ke Gili Trawangan tenggelam bersama boat. Sang nakhoda boat Yusuf Toding ditanya kenapa boat gagal berlayar, memilih tutup mulut. Ditanya pertanggungjawabannya, dia juga memilih diam dari kejaran wartawan. Belum diketahui bagaimana pemilik speed boat I Wayan Dana (50), pengusaha penyeberangan asal desa setempat, mempertanggungjawabkan kerugian yang ditimbulkan

kepada wisatawan. Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa mengatakan, ketika boat terbalik seluruh penumpang dapat menyelamatkan diri ke darat. Tetapi barang-barang mereka tak bisa diselamatkan. Saat proses evakuasi pihaknya sudah menurunkan mobil ambulans lengkap dengan tenaga medis. Tetapi seluruh wisatawan tidak ada yang mengalami luka-luka. Hasil olah TKP dan pemeriksaan nakhoda serta ABK, boat ini tiba-tiba miring dan akhirnya terbalik diduga terjadi kebocoran di dalam petak got atau tempat pembuangan air dari speed boat. Kebocoran itu memicu speed boat miring dan akhirnya kehilangan keseimbangan di tengah laut. Penyebab lainnya, speed boat ini diduga saat bersandar tidak sesuai peruntukannya. Kapolsek belum berani memastikan kecelakaan di tengah laut akibat human error. Akibat peristiwa ini, speed boat hancur dan mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar. Kapolsek meminta jasa penyeberangan lainnya di sekitar lokasi benar-benar memastikan kondisi speed boat-nya layak berlayar, sebelum mengangkut wisatawan. Sebab, kerusakan di tengah laut sangat berisiko jika tetap dipaksakan melakukan penyeberangan. (kmb31)

Hasil Penmaru Unwar Gelombang I Diumumkan

1.636 Calon Mahasiswa Baru Diterima di Unwar

SABTU (16/7) hari ini, hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) Unwar gelombang I diumumkan. Sedangkan hasil seleksi gelombang II di FKIK Unwar diumumkan pada 20 Juli mendatang. Ketua Panitia Penmaru Dr. Ir. I Ketut Irianto, M.Si. mengungkapkan, dari 2.799 peserta Penmaru yang mengikuti tes, yang dinyatakan lulus 1.636 orang. Untuk FE Jurusan Ilmu Studi Pembangunan dinyatakan lulus sebanyak 53 orang, Jurusan Manajemen sebanyak 485 orang dan Jurusan Akuntansi sebanyak 358 orang. Untuk Fakultas Hukum dinyatakan lulus 301 orang, Fakultas Sastra Unwar (Prodi Bahasa dan Sastra Inggris) sebanyak 115 orang. Untuk Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Jurusan Ilmu Pemerintahan sebanyak 28 orang dan Jurusan Ilmu Administrasi Negara sebanyak 77 orang. Jurusan Pertanian masing-masing Prodi Agroteknologi sebanyak 21 orang, Prodi Ilmu Teknologi Pangan sebanyak 19 orang. Prodi Peternakan sebanyak 25 orang. Prodi Manajemen Sumber

Daya Perairan sebanyak 11 orang. Fakultas Teknik yang diterima masing-masing Prodi Teknik Sipil sebanyak 91 orang, Prodi Teknik Arsitektur sebanyak 91 orang. Sehingga calon mahasiswa total yang dinyatakan lulus sebanyak 1.636. Ketut Irianto mengatakan, bagi calon mahasiswa yang tak lulus seleksi gelombang I bisa mengikuti seleksi gelombang II yang dibuka 18 Juli-4 Agustus. Pendaftaran kembali dilakukan 22 Juli - 13 Agustus 2016. Testing pada 6 Agustus, pengumuman hasil tes dilakukan 13 Agustus 2016, sementara pendaftaran kembali 18-27 Agustus 2016. Dengan demikian, kegiatan mahasiswa baru dimulai 29 Agustus 2016. Pada seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) Unwar gelombang I yang digelar, Jumat (1/7) lalu diikuti 2.799 peserta. Jumlah ini meningkat 30 persen dibandingkan tahun lalu. Empat fakultas favorit pilihan masyarakat, yakni Fakultas Ekonomi sebanyak 1.445, Fakultas Hukum (411), Fakultas Teknik (341) dan FKIK (283). Sedangkan fakultas lainnya menyebar

secara merata. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengatakan, membeludaknya peserta Penmaru di Unwar menunjukkan masyarakat Bali percaya dengan kualitas dan mutu yang diberikan Unwar. Kualitasnya sudah teruji dalam bidang infrastruktur, SDM dosen, kualitas proses, hingga outcome-nya. Apalagi Unwar telah ber-ISO dan mengantongi akreditasi AIPT dan akreditasi B untuk semua prodi. Dengan hasil seleksi ini, berarti sekitar 1.000 orang dinyatakan tak lulus. Ini menunjukkan Unwar ingin mendapatkan input yang berkualitas. Sebab, kampus yang baik itu ditandai dengan manfaat pelayanan yang baik dengan fasilitas yang nyaman dan outcome yang teruji di dunia kerja. Tahun ini Unwar dikatakan menyiapkan 2.500 kursi bagi mahasiswa baru. Sementara itu, student body Unwar mencapai 10.470 orang. Dia bangga karena semua prodi di Unwar terisi penuh calon mahasiswa. Ini menandakan masyarakat mendapat nilai lebih dari pelayanan di Unwar. (ad846)

Diskriminasi terhadap Penderita HIV/AIDS Masih Terjadi di Tabanan

PENMARU - Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana bersama wakil rektor di selasela tes tulis Penmaru.

Kekurangan Kelas

SMPN 1 Bangli Manfaatkan Ruang Keterampilan Bangli (Bali Post) Jumlah siswa baru SMPN 1 Bangli tahun ini membeludak. Hal tersebut mengakibatkan ruang kelas yang ada tak sanggup untuk menampung siswa. Atas kondisi itu, sejumlah siswa terpaksa mengikuti proses belajar-mengajar di ruang keterampilan. Dihubungi Jumat (15/7) kemarin, Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi mengatakan, tahun ajaran ini sekolah favorit di Kabupaten Bangli menerima 327 siswa dari kuota 343 orang. Dari jumlah tersebut, 278

direkrut melalui jalur rayon dan 64 melalui jalur prestasi. Jumlah siswa yang tergolong banyak mengakibatkan terjadinya kekurangan ruang kelas. Supaya proses belajarmengajar bisa dilaksanakan, ruang keterampilan yang sering digunakan untuk kesenian tabuh disulap menjadi tempat belajar baru. Langkah tersebut ditegaskan tak mengakibatkan siswa terganggu. ‘’Kalau kegiatan belajar semuanya pagi hari memang kekurangan satu ruang kelas. Jadinya, ruang keterampilan disekat supaya bisa belajar pagi semuanya,’’

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

tegasnya. Khusus untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), katanya, telah ditutup Kamis (14/7) lalu. Ditegaskan, pada kegiatan yang rutin berlangsung setiap tahun itu tidak ada aksi perpeloncoan kepada siswa, baik dengan menugaskan mencari barang-barang langka atau kegiatan lainnya. ‘’Selama MPLS, kegiatannya cukup mendidik yakni pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pengenalan ekstrakurikuler termasuk beberapa kegiatan mendidik lainnya,’’ ujar Widiana Sandhi. (kmb45)


DAERAH

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

5 Kasus Jembatan Lemukih

Diduga Masih Ada Pihak Lain Belum Tersentuh Hukum Denpasar (Bali Post)-

Sidang kasus proyek jembatan Lemukih, Buleleng, masih berlangsung di Pengadilan Tipikor Denpasar. Terdakwanya adalah Kepala Dinas PU Buleleng Ketut Yasa. Sedangkan terdakwa sebelumnya yang sudah divonis adalah Pembuat Pejabat Komitmen (PPK) Nyoman Suitra, Pejabatan Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Wayan Wenten dan rekanan, HJ Arisya Agustina. Namun diduga masih ada pihak lain yang diduga terlibat, namun tak tersentuh hukum.

Bali Post/jay

MELASTI - Ribuan warga Kayuan mengikuti upacara melasti di Segara Danu (Pengalangan), Desa Pakraman Songan, Kamis (14/7).

Rangkaian Upacara ”Padudusan Agung” di Merajan Agung Kayuan

Ribuan Warga Ikut ”Melasti” ke Segara Danu

Bangli (Bali Post) Rangkaian kegiatan upacara Karya Mamungkah, Tawur Balik Sumpah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Mupuk Padangingan lan Menawaratna di Merajan Agung Kayuan, Pasek Kayuan Desa Pakraman Songan, Kintamani terus berlanjut. Seperti yang dilakukan pada Kamis (14/7) lalu. Ribuan pamedek ikut ngiring Ida Batara melasti ke Segara Danu (Pengalangan), Desa Pakraman Songan, Kintamani, Bangli. Pamedek yang merupakan warga Catur Sanak Merajan Agung Kayuan ini tampak antusias mengikuti jalannya upacara. Sejak pukul 08.00 Wita, pamedek sudah

tampak memadati areal jaba tengah maupun jaba sisi Merajan Agung Kayuan, Desa Pakraman Songan, Kintamani, Bangli. Cuaca panas tak menyurutkan niat para pamedek untuk ikut ngiring Ida Batara menuju lokasi upacara (Pengalanganred) yang berjarak sekitar 2 kilometer. Menurut Penglingsir sekaligus Ketua Panitia Upacara Jero Mangku Ketut Marsidi didampingi Koordinator Seksi Upacara Jero Putus Aman dan Seksi Pembangunan Kraman Rayen mengatakan upacara melasti ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya, seperti Melaspas Padagingan, Ngadegang Ida Batara, Melaspas Pangenteg,

Melaspas Pratima dan Melaspas Bagia Pula Kerti yang dilaksanakan Soma Paing Ukir, 11 Juli 2016. Tujuannya agar semua sarana upakara maupun areal atau tempat di mana upacara itu dilaksanakan tidak cemer atau kotor. Untuk itu, dengan kegiatan tersebut diharapkan semua rangkaian upacara mulai awal hingga akhir akan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Marsidi menjelaskan, upacara melasti tersebut dipuput dua sulinggih, yakni Ida Pandita Reka Adnyana Sidanta dan Ida Rsi Kanya serta Paduluan Desa Pakraman Songan. Kegiatan melasti ini juga dilengkapi dengan meng-

haturkan upacara pacaruan dan mapakelem dengan sarana wewalungan (hewan kurban) seperti kambing, bebek, ayam dan lain-lain. Usai Ida Bhatara masucian di segara, digelar upacara Mamasar di jaba sisi Merajan Agung Kayuan. Saat dilaksanakan upacara ini, pamedek bersorak-sorai untuk membeli sarana upakara yang langsung dipersembahkan. “Pada Kamis (14/7) lalu, kami melaksanakan dua acara, yakni melasti dan mamasar. Mulai hari Kamis itu Ida Batara akan nyejer hingga 19 Juli 2016. Nanti, pada 25 Juli, pemedek juga akan ngiringang Ida Batara ke Klotok,” kata Marsidi, Jumat (15/7) kemarin. (kmb21)

Tabanan (Bali Post) Kasus kebakaran kembali terjadi. Diduga korsleting atau hubungan arus pendek listrik, rumah I Nyoman Suapta (50) warga Banjar Dajan Peken, Desa Timpag, Kerambitan hangus terbakar. Pemilik rumah baru sadar musibah yang dialami setelah mendengar teriakan dari tetangga. Meski tidak ada korban jiwa, rumah berukuran 5x7 meter persegi tersebut ludes dilalap si jago merah, Kamis (14/7) sekitar pukul 24.00 Wita. Dari informasi yang dihimpun, tiga kamar dan satu kamar suci ludes terbakar. Bahkan perlatanan sekolah

sang cucu pun tidak ada yang tersisa. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Gusti Ngurah Adi Pebrian Nugraha (16) yang melintas di depan rumah korban. Saat itu saksi melihat api yang sudah membesar dari balik jendela kamar korban. Gusti Adi langsung berteriak membangunkan pemilik rumah. Beruntung pemilik rumah belum tertidur pulas, sehingga mendengar suara teriakan tersebut. Sontak saja pemilik rumah kemudian berhamburan keluar menyelamatkan diri. Begitu pula warga di sekitar berhamburan keluar rumah untuk membantu me-

madamkan api dengan alat seadanya. Sekitar pukul 24.20 Wita, dua unit pemadam kebakaran Pemda Tabanan terjun ke TKP memadamkan api yang menghanguskan bagian atap sebelah timur, isi kamar tengah berupa pakaian. Menurut pengakuan pemilik rumah I Nyoman Suapta, dirinya tidak mengetahui jika rumahnya terbakar. Saat itu dirinya bersama istri sedang tidur di kamar tamu. Ia juga sempat mendengar ada suara, tapi tidak dihiraukan. ”Ketika ada teriakan itu barulah saya bangun. Tapi api sudah membakar bagian atap rumah sebelah timur,” ujarnya.

Mengetahui rumahnya tebakar, Suapta membangunkan cucunya, I Putu Pandu Widana Adi Putra (3) yang tengah tidur di kamar paling utara. Suapta menambahkan, jika dirinya sempat menghidupkan dupa di kamar sucinya. ”Namun rasanya tidak gara-gara dupa, karena api pertama dari kamar tengah,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Kerambitan Kompol I Gede Made Punia mengatakan, dugaan sementara pemicu kebakaran karena arus pendek listrik. ”Diperkirakan sementara kerugianya mencapai Rp 25 juta,” ujarnya. (kmb28)

Korsleting Listrik, Rumah Petani Terbakar

Salah satu kuasa hukum Yasa, Dody Arta Kariawan, Jumat (15/7) kemarin mengatakan dalam sidang terungkap selain tiga terdakwa yang sudah dihukum yaitu masih ada yang diduga terlibat dalam pembangunan jembatan di Desa Lemukih, Sawan, Buleleng. Dody menilai ada beberapa pihak yang harusnya bertanggung jawab, namun belum diseret ke pengadilan. Misalnya, kata dia tim konsultan pengawas independen yang ditunjuk untuk mengawasi pembangunan jembatan ini. Dody mengatakan dalam sidang terungkap jika ada kelalaian dari konsultan pengawas. Malah konsultan

ini juga merekomendasikan pencairan tahap I, padahal pekerjaan belum selesai sesuai tahapan. “Jadi konsultan ini ikut menandatangani penyelesaian pekerjaan 45 persen untuk pencairan tahap I. Padahal di lapangan realitasnya baru selesai 18,3 persen sesuai perhitungan konsultan pengawas ini,” jelas Dody. Kasus tersebut hingga saat ini masih disidangkan dengan JPU Made Tangkas dari Kejati Bali. Perlu diketahui, sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja menahan tersangka dugaan kasus korupsi proyek pembangunan jembatan di Desa Lemukih, Sawan. Tersangka keempat yang ditahan

adalah I Ketut Yasa. Dia merupakan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang kini menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Untuk kasus itu, sebelumnya juga ditetapkan tiga tersangka, masing-masing Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Wayan Wenten, kontraktor proyek Hj. Aristya Agustina dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Wayan Suwitra. Ketiga tersangka tersebut telah menjalani sidang. Mereka sudah menerima vonis hukuman dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. (kmb37)

Singaraja (Bali Post) Los pedagang di pasar rakyat di Kecamatan Banjar, ditata ulang. Penataan melibatkan petugas PD Pasar Buleleng dan pedagang dengan dikawal aparat Polsek Banjar dan Satpol PP Buleleng. Ketua Panitia Pelaksana Penataan, Gede Subawa menjelaskan los di pasar rakyat Banjar ditata ulang berdasarkan data pedagang. “Sosialisasi sekaligus pengukuran ulang los pedagang. Kami mengakomodir seluruhnya di pasar rakyat Banjar,” jelasnya, Jumat (15/7) kemarin.

Ia mengatakan zona los pedagang sayur, buah, daging, ikan, ceraki, hingga konveksi, petugas memberi garis pembatas cat semprot di ubin los. Sekat gang selebar 1,5 meter dirasionalisasi dalam bentuk blok I hingga IV. Tercatat blok I berisi 75 lapak, blok II 67 lapak, blok III 84 lapak, blok IV 78 lapak. Totalnya 304 lapak. “Kami maksimalkan menata. Hitungan kita harus menyediakan 468 kios,” ucap Subawa. Seorang pedagang buahbuahan, Komang Kartiani (45) asal Desa Banjar, Buleleng mengaku sudah hampir tiga bulan lebih berjualan di

sana. Ditanya mengenai penataan los itu, dia tidak mempermasalahkannya. Asalkan ia berharap bisa berjualan nyaman. “Saya punya dua lapak. Sekarang sudah lebih tertata di pasar baru. Ya... harapannya pembeli ramai. Pasar sekarang lebih bersih dan nyaman Pak,” tuturnya. Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Penataan menambahkan, selama penataan ulang seluruh pedagang tertib saling bekerja sama. “Kami sesuaikan waktunya pekan ini. Penataan ulang ini dilakukan supaya pedagang bisa nyaman berjualan,” tambah dia. (kmb34)

Los Pedagang Pasar Rakyat Banjar Ditata Ulang

Perangi Narkoba

Kembang Gencarkan Penyuluhan ke Sekolah Negara (Bali Post) – Bahaya peredaran narkoba kini seperti tanpa batas (borderless), tanpa mengenal siapa atau di mana. Karena itu dalam melawan narkoba harus dilakukan secara gencar. Salah satu upaya adalah dengan mengintensifkan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan narkoba ke

sekolah-sekolah. Seperti yang dilakukan I Made Kembang Hartawan, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) sekaligus Wakil Bupati Jembrana. Selama sepekan ini, Wabup melakukan penyuluhan ke sejumlah sekolah, di antaranya SMA 1 Pekutatan, SMKN Pariwisata Pekutatan, MAN Negara dan

Bali Post/olo

PENYULUHAN – Ketua BNK Jembrana Kembang Hartawan melakukan penyuluhan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah, salah satunya di SMAN 2 Negara, kemarin.

teranyar di SMAN 2 Mendoyo, Jumat (15/7) kemarin. Di hadapan seluruh siswa SMA dan para guru, Wabup Kembang didampingi sejumlah anggota DPRD Jembrana memaparkan tentang bahaya narkoba. Menurutnya, ketika orang memakai narkoba maka volume otak mengecil. Ketika itu terjadi, maka akan menjadi bodoh, tidak produktif dan tidak bersaing dengan yang lain. “Itulah yang diharapkan, menjadi budak narkoba, melemahkan bangsa kita dan menjadi bangsa yang tidak berkarakter, tidak punya idealisme,” tegasnya. Narkoba merupakan salah satu dari tiga musuh terbesar bangsa saat ini, selain Korupsi dan Radikalisme. Dari sisi ekonomi, narkoba menjadi bisnis yang menjanjikan. Dari sisi politik, Kembang melihat ada upaya-upaya untuk melemahkan bangsa. Indonesia secara geografi,

mudah dimasuki narkoba dari luar negeri. Dan secara demografi, dengan jumlah penduduk yang banyak merupakan pangsa pasar yang menggiurkan. “Kita harus selamatkan generasi muda. Jauhi narkoba. Hanya dua dampak narkoba, dipenjara atau meninggal. Saya sarankan adik-adik bergaul dengan orang terdidik,” imbau Kembang. Para siswa sebagai generasi muda diharapkan menjadi generasi yang kompetitif, produktif dan berdaya saing nasional maupun internasional. “Bila perlu sampai keluar angkasa,” ujarnya. Wabup juga meminta kepada para siswa dan para guru tidak segan melapor apabila ada pengguna narkoba, agar bisa segera direhabilitasi. Upaya ini, menurutnya, akan gencar dilakukan berkelanjutan ke setiap sekolah-sekolah di Jembrana. (kmb26)

Bali Post/kmb 34

PENATAAN ULANG - Petugas PD Pasar Banjar bersama pedagang melakukan penataan ulang los berjualan di areal tengah Pasar Rakyat di Kecamatan Banjar. Penataan luas los berjalan tertib dan lancar, Jumat (15/7) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Koruptor, Pencitraan Buruk bagi Bali PROMOSI buruk terhadap Bali terjadi lagi di pertengahan tahun 2016. Politisi Bali terjerat kasus korupsi setelah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Promosi buruk terhadap Bali sebelumnya juga sudah terjadi ketika mantan Menteri ESDM Jero Wacik juga harus menjadi terpidana dalam kasus yang sama. Dua tokoh Bali yang akhirnya tergelincir dan masuk penjara. Ini mestinya bisa menjadi pelajaran buruk bagi pengelola kekuasaan, termasuk bagi generasi muda mendatang. Kasus korupsi yang menjadi indikator degradasi atas kualitas moral, etika dan identitas orang Bali juga terjadi di Bali. Ada banyak mantan bupati, kepala desa dan birokrat yang harus menyandang predikat terpidana karena korupsi. Deretan kasus korupsi yang memenjarakan mantan bupati di Bali adalah bukti bahwa rakyat Bali dalam mengelola hak politiknya banyak salah pilih. Rakyat Bali salah mempercayai orang dalam posisi sebagai penguasa maupun sebagai wakil rakyat. Ini mestinya menjadi pelajaran buruk bagi Bali. Sebenarnya tak hanya korupsi yang menjadi masalah, maraknya peredaran narkoba di Bali juga patut dicermati. Narkoba juga menjadi bahaya laten bagi generasi muda, jika penegakan hukum di Bali tak segera melakukan penindakan secara masif. Oknum penegak hukum yang masih bermain dengan kejahatan narkoba memang sepantasnya dieliminasi. Memecat penegak hukum yang bermain-main dengan kasus narkoba adalah pilihan cerdas di tengah bangkitnya kesadaran publik terhadap bahaya narkoba. Sedemikian masif upaya penindakan hukum terhadap pelaku kejahatan korupsi dan peredaran narkoba, publik juga harus ikut menjadi penyangganya. Publik dalam hal ini krama Bali, harus menjadi pionir untuk membentengi komunitasnya. Dalam konteks inilah payung hukum yang berbasiskan hukum adat bisa diterapkan. Oknum yang terjerat korupsi dan menjadi bandar narkoba bisa saja dikenai sanksi adat, mengingat perilakunya merusak citra wilayah adat, bahkan citra komunitas penduduk yang hidup di Bali. Koruptor tetaplah penjahat yang hanya terobsesi untuk memperkaya diri sendiri dengan menyalahgunakan mandat publik. Untuk itu penerapan hukum adat dan sanksinya bagi pelaku kejahatan (baik koruptor maupun bandar narkoba) haruslah menjadi strategi dan pilihan sikap dalam menjaga identitas dan jati diri krama Bali. Jika dicermati, kasus korupsi dan narkoba memang kini menjadi masalah nasional yang tak kunjung tuntas diberantas. Dalam konteks ini Bali tentunya harus lebih peka dan selektif menokohkan orang. Rakyat Bali harus banyak belajar, bahwa ada banyak motivasi terselubung yang dilakukan oknum politisi dalam mengelola aspirasi krama Bali. Dalam konteks kekuasaan, misalnya, sering kali penguasa mengabaikan aspirasi warganya. Ibarat pasukan, setelah menjadi danton penguasa malah tak peduli lagi dengan barisan yang dipimpinnya. Dia malah asyik memfasilitasi pemodal dan sibuk menggalang kekuatan untuk menumpuk kekayaan. Untuk itulah krama Bali harus cerdas memilih danton pasukan, agar tidak menyesal karena salah pilih. Ingat, pengelola kekuasaan memiliki begitu banyak kewenangan yang berpotensi disalahgunakan. Jika figur yang mengelola kewenangan yang kita pilih ternyata oknum serakah dan korup, maka Bali hanya akan mempercepat prediksi kehancuran. Dalam konteks ini, penguasa yang mengabaikan aspirasi warganya layaknya juga diberikan sanksi. Setidaknya penguasa yang rakus patut dicatat dalam sejarah Bali. Ini penting agar generasi muda Bali tahu bahwa kekuasaan yang rakus dan korup hanya akan mempercepat kehancuran Bali. Untuk itulah, dalam konteks mengelola pencitraan Bali kita harus cerdas dan selektif dalam memberi mandat kepada calon penguasa. Ini penting dicermati krama Bali sebagai bentuk yadnya mengawal Bali. Ingat, koruptor dan pemimpin serakah jangan lagi diberi ruang untuk mengelola Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Berharap pada Jenderal Tito Mengamati rekam jejak Kapolri yang baru, Jenderal Tito Karnavian, saya merasa yakin harapan baru akan terbuka. Pilihan Presiden RI Joko Widodo sudah sangat tepat dan layak. Melalui pemaparan visi dan misinya, saya yakin Kapolri baru ini akan membawa polisi semakin lebih baik, secara internal maupun kesejahteraan para anggota kepolisian, serta menjamin untuk memutuskan setiap persoalan yang timbul di tengah masyarakat. Saya berharap Jenderal Tito mampu mengatasi gangguan keamanan dari pihak yang akan mengacaukan serta membuat rasa tidak aman bagi masyarakat Indonesia, termasuk mengancam, menyerang anggota kepolisian dan anggota keamanan lainnya. Sebagai mantan pimpinan Densus 88 Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, Kepala BNPT, maka figur Komjen Tito Karnavian sangat pas menjadi Kapolri. Jika Pansus DPR-RI menyetujui TNI diberikan untuk terlibat dalam hal penanggulangan terorisme di Indonesia, figur Komjen Pol. Drs. Tito Karnavian sudah terbiasa bersinergi dengan TNI, oleh karena jabatannya sebelum menjadi Kepala BNPT, Kapolri baru ini sudah sering melakukan koordinasi pengamanan ibu kota Jakarta sebagai Kapolda Metro Jaya yang bersinergi dengan Pangdam V/Jaya dan dengan satuan lainnya, sekalipun usia beliau baru akan menginjak usia 52 tahun. Dengan pengalaman ini, sosok Tito untuk memimpin Kepolisian Republik Indonesia tidak dapat diragukan. Sukses buat Jenderal Tiro Karnavian, semoga dalam menjalankan tugas negara selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Esa. Rocky S.L. Ratu, S.H. Sekretaris Forum Bela Negara Kota Denpasar

Pemberantasan Korupsi Dalam Perspektif Hukum Adat Bali Sesungguhnya di Indonesia, khususnya Bali, memiliki universitas yang menghasilkan lulusannya mampu menjadi agent of change untuk daerah tempat tinggalnya dan juga untuk negara. Fakultas hukum yang ada di universitas di Bali pun sudah mendapatkan akreditasi yang baik, yang artinya bahwa para lulusan fakultas hukum pada universitas di Bali mampu memegang teguh prinsip kebenaran dan keadilan sesuai dengan semboyan hukum yaitu Fiat Justitia Ruat Caelum, yang berarti keadilan harus ditegakkan walau langit runtuh.

Oleh Made Gede Arthadana, S.H., M.H. andangan realistis masyarakat selama ini adalah ‘’asal bapak senang’’ semua urusan pun bisa terselesaikan, dan juga ada beberapa celotehan dari masyarakat yang mengatakan ‘’jadi orang jangan terlalu idealis, nanti tidak dapat apa-apa’’.Apabila demikian terus terdoktrin di pikiran masyarakat, entah apa yang akan terjadi di negeri kita tercinta ini. Di manakah masyarakat bisa mendapatkan keadilan sepenuhnya? Alangkah lucunya negeri ini. Salah satunya yang terjerumus ke dalam doktrin tersebut mungkin bisa dikatakan salah satu anggota DPR dapil Bali dari Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana alias Putu Leong yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan Oleh KPK. Selain membuat citra partai bertambah buruk, perlu juga dipikirkan dampak bagi perkembangan Pulau Bali ke depannya, karena sebagian besar wisatawan lokal maupun mancanegara sudah mengenal masyarakat di Bali dengan kesantunannya berbicara dan berperilaku. Kesantunan dalam berbicara dan berperilaku itu sedikit demi sedikit sudah memudar, karena sudah dibutakan oleh uang. Yang ada dalam pikiran masyarakat sekarang ini bagaimana caranya untuk berinvestasi, menambah penghasilan, walaupun ada kerjaan adat (manyama braya) tidak diindahkan, yang penting hanyalah uang dan uang dan alhasil menciptakan individu yang kejam dan tidak bermartabat. Keseimbangan kosmis dan konsep Tri Hita Karana juga dilupakan. Tidak hanya koruptor, para bandar narkoba pun berkeliaran di berbagai daerah kabupaten/kota di Bali. Lembaga permasyarakatan seakan menjadi ‘’rumah kedua’’ mereka untuk melakukan transaksi barang haram nan mematikan tersebut. Pertanyaan yang muncul di masyarakat ketika penulis hendak berbincang-bincang mengenai peredaran gelap narkotika adalah ‘’apakah itu semua hanya permainan dari aparat penegak hukum (Kepolisian dan BNN) supaya mereka semua tidak sepi kerjaan’’? Sungguh miris rasanya mendengar

P

pertanyaan tersebut, karena sebagai lulusan fakultas hukum sangat tidak bisa memegang teguh prinsip kebenaran dan keadilan, mana yang benar dan mana yang salah, mana barang yang dilegalkan dan mana barang yang diilegalkan. Jujur penulis sangat sedih mendengar para lulusan sarjana hukum yang terlibat perdagangan bebas narkoba di Bali, ke sana-ke mari menggunakan mobil mewah, perhiasan lengkap, tetapi dari hasil merusak generasi muda Indonesia. Racikan apakah yang perlu dilakukan oleh para pakar hukum kita untuk membasmi peredaran gelap narkoba di Indonesia, khususnya di Bali? Jika dicermati di Bali sudah sangat banyak melahirkan profesor di bidang hukum (hukum pidana, hukum pemerintahan, hukum adat, hukum perdata, hukum internasional, dll.), tetapi setiap para profesor yang lahir seakan belum ada kontribusinya membuat suatu gebrakan khusus yang dapat diajukan ke DPR untuk dijadikan undang-undang pemberantasan narkoba dan koruptor. Presiden Jokowi sempat mengatakan kepada jajaran Polres, Polsek, semuanya kejar mereka (pengedar narkoba) tangkap mereka, hajar mereka, hantam mereka, dan Presiden meminta aparat penegak hukum tegas melakukan tembak di tempat seandainya undang-undang membolehkannya. Pesan yang disampaikan Presiden Jokowi ini seakan menjadi oase di tengah gurun, membangkitkan harapan yang telah lama mati untuk bangkit kembali melawan kejahatan yang dapat disebut sebagai kejahatan extra ordinary crime. Lantas mengapa masih saja ada aparat penegak hukum yang tertangkap basah menggunakan narkoba? Benar-benar tidak habis pikir. Kini perdagangan gelap narkotika sudah masuk kejahatan extra ordinary crime, karena tidak hanya orang dewasa saja yang dijadikan objek rekrutan, melainkan melalui wanita, anak-anak. Mirisnya anak-anak yang dijadikan sebagai kurir adalah suatu yang sudah di luar dugaan, anak-anak yang seharusnya bermain dan belajar sekarang dijadikan kurir untuk melancarkan bisnis

yang merusak generasi muda Indonesia. Kita sudah sangat geram melihat wajah Indonesia dirusak seperti ini oleh sekumpulan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hukum Adat Bali Masyarakat Bali memang masih sangat kental dengan adat istiadat, sehingga hukum adat juga tidak lepas dari kehidupan seharihari mereka. Berbagai rangkaian upacara adat yang dilestarikan sehingga kita masih dapat menyaksikan berbagai upacara adat tersebut, seperti upacara ngaben, penyelesaian masalah dengan hukum adat. Upaya penghukuman koruptor dan bandar narkoba jika tidak diperberat akan berakibat fatal bagi masyarakat Indonesia dan memalukan daerah asalnya, khususnya Bali. Di Bali dikenal dengan hukumnya yang mengikat, bahkan lebih keras dibandingkan hukum nasional Indonesia, yaitu hukum adat Bali adalah hukum yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat Bali yang berlandaskan pada ajaran agama Hindu dan berkembang mengikuti kebiasaan, serta rasa kepatutan dalam masyarakat Bali itu sendiri. Oleh karena itu, masyarakat Bali tidak dapat memisahkan antara adat dan agama. Asas hukum yang melingkupi hukum adat Bali adalah asas kepatutan dan asas keseimbangan.Adanya asas kepatutan dan keseimbangan ini adalah pedoman untuk dapat mengukur, apakah tindakan dan perbuatan itu sesuai dengan norma yang berlaku, ataukah telah terjadi pelanggaran. Dalam hal seperti ini, maka harus dapat dibedakan antara mana yang disebut ‘’patut’’ dan mana yang disebut ‘’boleh’’. Sedangkan pada asas keseimbangan (harmoni) pada dasarnya seluruh perbuatan manusia diharapkan tidak mengganggu keseimbangan di dalam kehidupan masyarakat. Radcliffe Brown bahwa yang disebut sanksi negatif dari sudut hukum pidana disebut ‘’hukuman’’ atau ‘’pidana’’, bahwa yang dimaksud hukuman (pidana) dalam pengertian KUHP adalah suatu perasaan tidak enak/sengsara yang dijatuhkan oleh

Suara Publik Hubungan Monolog Dalam Pengelolaan Kekuasaan DI NEGARA yang otoriter, hubungan antara pemimpin dengan rakyatnya memang sulit diharapkan adanya hubungan yang dilandasi oleh semangat musyawarah mufakat. Hal itu tidak dimungkinkan, karena musyawarah membutuhkan kemampuan pemimpin untuk berdialog dengan rakyatnya, bukan hubungan monolog dengan segala macam ketentuan dan aturan yang sengaja dibuat, guna membenarkan hadirnya kesewenang-wenangan. Hal seperti itu bisa kita rasakan ketika berkuasanya rezim Orde Baru (Orba) di mana rasa takut yang demikian mencekam ketika rakyat, khususnya media, harus dihadapkan pada kesalahan karena dianggap, menghasut, fitnah, menyebar kebohongan, provokatif dan dapat mengganggu stabilitas keamanan sang pemimpin. Ketakutan rakyat seperti itu di era demokrasi sekarang ini seharusnya tidak boleh ada lagi. Teror kepada rakyat apa pun bentuknya oleh seorang pemimpin wajib dihindari. Karena itu, bentuk pengingkaran atas kedaulatan rakyat. Pemimpin harus berada di tengah rakyatnya, bukan malah sebaliknya menjauh dari aspirasi rakyat. Pemimpin harus mengelola ketentu-

Oleh Nyoman Dhamantra an dan aturan yang ada untuk menjadi tumpuan, guna menjalin hubungan yang dialogis dengan rakyat. Bukan sebaliknya justru secara sadar digunakan sebagai pembenaran, agar seorang pemimpin dapat menunjukkan kekuasaannya. Hubungan pemimpin dengan rakyat yang harmonis dengan semangat mengayomi sebagaimana layaknya hubungan antara seorang anak dengan orangtunya sendiri, sehingga kesalahan rakyat terhadap pemimpin itu, sebagaimana kesalahan anak terhadap orangtuanya. Kesalahan semacam ini hampir tidak akan pernah kita dengar diselesaikan secara hukum. Semangat kekeluargaan harus menjadi fondasi penyelesaian bila ada perselisihan antara pemimpin dan rakyat. Penderitaan pemimpin akibat kesalahan rakyat tidak ada artinya dibandingkan dengan kesalahan pemimpin terhadap rakyatnya. Pemimpin yang salah mengelola kekuasaan yang pasti akan masih menyisakan kebodohan, kemiskinan dan segala keterbelakangan bagi rakyatnya. Pemimpin semacam ini patut dihindarkan untuk

mengelola aspirasi publik. Pemimpin semacam ini hanya akan menyuburkan konflik dan menjadi hambatan dalam mengelola kepentingan-kepentingan strategis membangun keharmonisan hubungan antara manusia, manusia dengan alam, termasuk hubungan manusia dengan Tuhannya. Atas kesadaran itu saya mengimbau agar para pemimpin di Bali berpikir jernih dalam konteks pengaduan terkait pernyataan rakyatnya. Ini untuk menghindari kesan kriminalisasi ataupun pembungkaman terhadap kebebasan rakyat berekspresi. Pemimpin yang bijak harus menyadari fungsinya sebagai pengayom, bukan malah memaksa orang untuk sejalan dengan ambisi dan kekuasaannya. Dengan kesadaran ini pula saya yakin perjalanan demokrasi di Bali semakin sehat. Semoga pemimpin di Bali tak menjadikan perbedaan persepsi warganya sebagai bentuk ancaman, melainkan diposisikan sebagai ruang untuk membangun dialog. Kekuasaan yang monolog hanya akan melahirkan sumbatan komunikasi dan cenderung membuat pemimpin salah mengambil pilihan sikap. Penulis, krama Bali, anggota DPR-RI Fraksi PDI-P

hakim, dengan vonis kepada orang yang telah melanggar (koruptor, bandar narkoba) Undang-undang Hukum Pidana (Soesilo, 1976: 30). Sedangkan sanksi negatif di kalangan masyarakat hukum adat dikenal dengan ‘’sanksi adat, koreksi adat, reaksi adat’’. Reaksi sosial yang berupa penghukuman sangat perlu dilakukan, sebab mempunyai maksud untuk mengadakan perawatan agar tradisi-tradisi kepercayaan adat menjadi tidak goyah, sehingga kestabilan masyarakat dapat terwujud. Dengan mengikuti pandangan tersebut dapat dikemukakan, bahwa sanksi adat (reaksi adat, koreksi adat) merupakan bentuk tindakan ataupun usaha-usaha untuk mengembalikan ketidakseimbangan, termasuk pula ketidakseimbangan yang bersifat magis akibat adanya gangguan yang merupakan pelanggaran adat. Kasepekang adalah salah satu sanksi adat yang dikenal di Bali. Keputusan MUDP (2007) menyatakan dengan tegas bahwa yang dimaksud dengan kasepekang (atau istilah lain) dalam hal ini adalah pemberhentian sementara sebagai anggota banjar dan desa pakraman, sehingga yang terkena sanksi kasepekang tidak berhak mendapatkan panyanggran (pelayanan/bantuan) banjar dan desa pakraman yang ditandai dengan tidak mendapatkan arah-arahan (suaran kulkul). Adapun yang dimaksud dengan kanorayang (atau istilah lain) adalah diberhentikan permanen sebagai krama banjar dan desa pakraman, sehingga segala hak yang sebelumnya didapatkan dari banjar dan desa pakraman menjadi gugur. Keputusan ini menjadi alat utama untuk pemberantasan korupsi dan bandar narkoba yang masih berkeliaran di Bali. Kepada koruptor, yang dalam hal ini sudah membuat buruk citra Bali perlu dikenakan sanksi sosial di masyarakat yang sifatnya dapat membuat pelaku tersebut malu dan tidak akan mengulangi perbuatannya, yaitu ketegasan dari banjar adat/pakraman untuk mengucilkan pelaku korupsi yang sudah membuat banyak rakyat menderita. Kepada bandar narkoba yang tertangkap di Bali hendaknya jangan dibiarkan untuk kembali datang ke Bali lagi, apabila bandar narkoba tersebut berasal dari luar Bali dan bandar narkoba yang asli Bali hendaknya dikenakan sanksi adat kasepekang dan kanorayang, sanksi ini mesti diefektifkan kembali karena dengan hukuman yang tegas dari masyarakat dan aparat penegak hukum, niscaya tercipta keamanan yang kondusif dan mengurangi kejahatan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Bali. Penulis, tenaga pengajar di Fakultas Hukum Universitas Dwijendra

POJOK Bebaskan sandera, Indonesia kesampingkan operasi militer. - Ditebus uang, keenakan penyandera. *** Stok vaksin terbatas, faskes swasta adakan sendiri. - Awas vaksin palsu. *** Kalangan DPR minta aparat waspadai modus baru aksi terorisme. - Aksi lama saja banyak lolos.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PASAR BURUNG – Suasana Pasar Burung di Jalan Veteran, Denpasar, belum lama ini. Berbagai jenis burung tersedia di pasar ini. www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

TENUN - Ratusan ibu-ibu PKK seKecamatan Kuta Utara turut ambil bagian membawakan tari Tenun secara massal, Jumat (15/7) kemarin, serangkaian Pembukaan Pekan Olahraga Seni Kecamatan (Porsenicam) se-Kecamatan Kuta Utara, di Lapangan Purna Krida, Kerobokan. Selain untuk melestarikan tari Tenun, tarian yang diikuti 200an orang ini juga untuk menunjukkan ketangguhan wanita Bali.

Figur

Tes Urine Pelajar MENGANTISIPASI agar tidak menerima siswa baru pengguna narkoba, semestinya pihak sekolah melakukan tes urine. Selain menjaga citra sekolah, dari tes urine tersebut terdeteksi pelajar yang sudah pakai barang terlarang tersebut. Namun hingga saat ini, BNNP Bali belum menerima permohonan melakukan tes urine ke sekolahsekolah. “Belum ada permohonan itu. Yang ada hanya permintaan untuk ceramah tentang bahaya narkoba,” ujar Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa, Jumat (15/7) kemarin. Walaupun ada, menurut Suastawa, pihaknya hanya bisa membantu tenaga dan ahli. Sedangkan untuk alatnya, BNNP tidak ada anggaran untuk itu. “Sebenarnya kalau sekolah mau, bisa karena ada dana BOS atau memanfaatkan DIPA berkoordinasi dengan Disdikpora,” tegasnya. Menurutnya, tes urine itu sangat penting sebagai data awal siswa masuk sekolah. Dari sana bisa tersaring siswa baru tersebut pengguna narkoba atau tidak. Jika pelaku narkoba, sebaiknya direhabilitasi dulu supaya tidak memengaruhi teman-temannya. Sedangkan kalau sebatas pengguna ringan, bisa tetap sekolah sambil direhabilitasi. “Kalau pengguna berat harus diobati selama tiga bulan,” kata Suastawa. Ia berharap alangkah baiknya dilakukan tes urine tahap awal. Dari data tersebut bisa digunakan untuk tes urine 6 bulan berikutnya tapi lebih dan menyasar pelajar yang terindikasi pakai narkoba. “Upaya preventif sangat besar manfaatnya, guru dan orang tua jadi tenang. Selain itu, upaya pencegahan narkoba masuk lingkungan sekolah bisa dicegah,” tandas mantan Dir. Binmas Polda Bali ini. (rah)

’’Collaborative Business’’ untuk Kembangkan Desa DESA sebetulnya menyimpan potensi luar biasa. Apalagi ada semacam kolaborasi dari SDM desa yang mempunyai potensi. Niscaya, desa akan berkembang pesat dan tidak mustahil dapat memperkuat fondasi ekonomi bangsa ini. “Tren ke depan itu ada collaborative business, bagaimana mempersatukan kepentingan bisnis yang satu dengan yang lain. Orang-orang yang mempunyai potensi, ada yang mempunyai intelektual yang bagus, finansial yang bagus, pemasaran yang bagus, ini yang harus berkolaborasi,” ujar anggota DPR RI dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih, ditemui di Shankara Resto, Sanur belum lama ini. Di desa khususnya, lanjut pria yang akrab disapa Demer ini, akan sangat berkembang tentang pariwisata desa. Dirinya melihat ada banyak potensi dari kamar yang menganggur lantaran ditinggal penghuninya mencari penghidupan di kota. Potensi ini bisa dikelola oleh warga desa khususnya generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan. “Kalau ini disewakan, dikelola oleh temanteman yang nganggur yang tamat SMA di desa, ini akan menjadi sebuah pertumbuhan di desa tersebut terhadap turis. Kalau sekarang rumahnya nganggur malah yang punya rumah itu membiayai perawatan rumah, justru jadi beban tidak menghasilkan pendapatan tambahan,” jelasnya. Demer menambahkan, pemasaran rumah atau kamar yang akan disewakan juga lebih mudah di zaman e-commerce seperti sekarang. Pengelola tinggal meng-upload di dunia maya atau bekerja sama dengan perusahaan nasional yang bisa memfasilitasi itu. Setelah di-upload, informasi mengenai adanya kamar di desa akan diketahui masyarakat di seluruh dunia. “Terus terang banyak orang mulai turun dari globalisasi menjadi deglobalisasi. Deglobalisasi adalah global prinsip tapi lokal konten. Kalau kita bicara pariwisata lama itu hampir sama, ada Sanur, Lovina, Kuta, Hawaii, Phuket, Maldives. Di sana ada vila, hotel, restoran, kolam renang, hampir sama,” imbuhnya. Tapi bila pariwisata di desa, lanjut Demer, ada sensasi berbeda yang bisa ditawarkan kepada wisatawan. Di pagi hari, wisatawan bisa diajak melihat pematang sawah, sungai atau mencari buah seperti duren, salak, dan sebagainya. Bisa juga diajak melihat bagaimana cara membuat gula merah. Di malam harinya, wisatawan dapat disuguhi aktivitas masyarakat memainkan alat musik tradisional seperti gong atau gamelan. “Kemudian besoknya kembali diajak ke pura-pura dengan sejarahnya, terus kehidupan di desa bagaimana orang memasak dan sebagainya, itu bisa tiga hari yang mempunyai lain daripada yang lain. Tapi global standarnya, global prinsipnya harus berjalan, misalnya kebersihannya, cara menghidangkan makanan sesuai dengan global prinsip. Ini yang namanya deglobalisasi,” paparnya.Demer menegaskan, collaborative business seperti ini harus digerakkan dari bawah. Bukan dilakukan secara top down seperti pemerintah yang mencanangkan desa wisata. (rin)

7

Bali Post/kmb23

Petani Perlu Didorong Lebih Profesional Mangupura (Bali Post) -

Petani Bali perlu didorong lebih profesional terutama dalam me-manage pekerjaan dari menanam padi hingga proses penjualan. Selain itu, pemerintah dan pihak terkait diharapkan ikut terjun langsung ke sawah sehingga bisa merasakan kerja keras petani, tidak sebatas bicara di atas kertas dan retorika. Demikian harapan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H. saat kegiatan penanaman padi varietas Ciherang di Subak Sangeh, Abiansemal, Badung, Jumat (15/7) kemarin. “Upaya Kodam IX/Udayana untuk melestarikan pertanian Bali, di antaranya pendampingan, bekerja sama dengan pihak sipil dan pemerintah. Bagaimana mengakomodir petani dan pemerintah menjalin kerja sama dengan baik. Kalau teknis bertani, para petani kita sudah ahlinya. Kita tidak mencampuri itu dan hanya memberikan motivasi,” tegas Brigjen Sumantra. Kodam bersama jajaran Kodim, lanjutnya, mengajarkan mereka me-manage pekerjaan dan finansial. Berapa upah atau uang yang dikeluarkan selama bekerja, mulai mengolah lahan sampai panen dan menjualnya. “Selama ini kan tradisional, tahunya kerja dan kerja. Setelah panen ada selisih, baru dihitung selama empat bulan dan ternyata uang yang diperoleh hanya Rp 1,2 juta tiap bulan. Makanya kita ingin menjadikan mereka profesional walaupun tradisional pekerajaannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, petani diharapkan membuat catatan biaya yang dikeluarkan dan uang yang diperoleh setelah panen. Data tersebut akan disodorkan kepada pemerintah, terutama kepada Dinas Petanian. Dengan demikian, apa yang sebenarnya dilakukan bukan sebatas mengajak orang bertani, tetapi harus paham hambatan yang dihadapi. “Misalnya air, hama, ulat, wereng, tikus, dan proses penjualan. Hambatan paling besar dihadapi petani yaitu pascapanen karena harga ongkos kerja dengan hasil yang diperoleh tidak cocok, itu yang harus kita bantu,” ucap Kasdam. Rencananya Kodam bekerja sama dengan instansi terkait membentuk koperasi untuk membeli hasil panen dan harus ada intervensi. Pihaknya sudah bicara dengan Kadin. Pasalnya di Bali punya konsumen cukup besar. Menurut catatan BI ada 15 juta orang per hari makan di Bali. Kalau hasil pertanian bagus, baik padi, buah-buahan, sayur, peternakan dan perikanan, Bali bisa jadi pasar internasional. “Memang gampang ngomongnya, tapi kita harus

Bali Post/rah

TANAM PADI - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra (tengah) didampingi Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, perwira TNI lainnya dan petani menanam padi di Subak Sangeh, Abiansemal, Badung. berusaha. Makanya saya datang dan langsung kerjakan (tanam padi). Babinsa saya sudah tahu tanam bagus seperti apa, merasakan jadi petani sehingga mereka kasihan terhadap petani. Siang malam kerja tanpa henti hanya hasilkan rata-rata Rp 1,2 juta tiap bulan,” tegas jenderal bintang satu di pundak ini. Di samping pihaknya mendapat perintah negara untuk bantu petani, secara individu sudah ada empati antara petani dan tentara. Untuk mendorong generasi muda mau bertani, menu-

rut Sumantra, harus ada contoh konkret dan hasil harus banyak. Kalau hanya penghasilannya Rp 1,2 juta tiap bulan dari bertani, lebih baik mereka kerja di toko, penampilan rapi, wangi dan tidak belepotan lumpur. “Makanya kita harus beri contoh dan bicara real. Maka dari itu mari dorong petani supaya lebih profesional dan kita bantu agar penghasilannya lebih tinggi sehingga generasi muda tertarik,” ucapnya. Sedangkan kepada pemerintah, Kasdam berharap mem-

Dubes Prancis Singgung Energi Terbarukan Denpasar (Bali Post) Bali kini tengah dibidik salah satu perusahaan Prancis yang bergerak di bidang energi baru dan terbarukan. Perusahaan bernama Aquoenergy itu ingin membangun kantor perwakilan resminya di Pulau Dewata. Ditambah lagi, Aquoenergy juga berkomitmen untuk menghasilkan 10.000 MW listrik yang bersumber dari tenaga surya. “Kami pandang letak geografis Bali akan memudahkan urusan perusahaan kami. Selain berurusan ke Jakarta, perusahaan ini kelak akan

menjalin komunikasi dengan cabang di Singapura dan Timor Leste. Jadi, pemilihan Bali kami pandang sudah tepat,” ujar Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuzé, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Jumat (15/7) kemarin. Apa yang disampaikan Breuzé disambut baik oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Terlebih Bali telah terpilih menjadi Center of Excellence di bidang energi baru dan terbarukan oleh pemerintah pusat. Sebagai pilot project provinsi yang menggunakan energi bersih di Indo-

nesia, diharapkan pada tahun 2019 seluruh energi di Bali sudah menggunakan energi bersih.Selain menyinggung energi baru terbarukan, Breuzé juga membicarakan soal jumlah pemandu wisata berbahasa Prancis yang dirasakan masih kurang. Mengingat, kunjungan wisatawan Prancis ke Bali kini mencapai 150.000 orang per tahun. Saat ini saja, ada sekitar 1.700 warga Prancis yang tinggal di Bali. Mulai dari ekspatriat hingga pengusaha dan wisatawan yang memang datang untuk berlibur di Pulau Dewata. (kmb32)

berikan perhatian lebih kepada petani dan tidak sebatas administari dan retorika. Jika dari Dinas Pertanian, mereka harus bisa bertani, bukan hanya membuat rencana-rencana lalu serahkan ke petani dan awasi. “Tidak seperti itu. Harus semua seperti PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan -red). Saya ingin beri contoh (langsung tanam padi -red). Kami sudah kunjungi Dinas Pertanian ayo ke sawah, biar tahu dan merasakan sehingga saat susun program punya rasa,” ujarnya. (kmb36)


BANGLI

8

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

SOSOK Dana Desa

DANA Desa telah dikucurkan ke rekening pemerintah Kabupaten Bangli pada pertengahan April lalu. Hal itu pun telah kembali diamprah desa yang nantinya digunakan untuk merealisasikan sejumlah Bali Post/sos program yang telah dirancang. “Untuk dana desa tahap satu hampir seratus persen desa sudah mengamprah,” ujar Kabag Tata Pemerintahan Setda Bangli, I Ketut Pasek Lanang Sadia, Jumat (15/7) kemarin. Pemanfaatan dana itu hanya fokus dalam bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Bidang pembangunan desa untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu programnya meliputi pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur atau sarana prasarana fisik untuk penghidupan termasuk ketahanan pangan dan permukiman. Sementara untuk bidang pemberdayaan masyarakat dijelaskan dana tersebut dialokasikan untuk mendanai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa. “Karena dana ini sangat penting, kami genjot desa untuk segera mengamprah,” ucapnya. (sos)

Bali Post/sos

PASAR - Terminal Loka Srana dijadikan pasar sejak empat tahun lalu. Di luarnya tampak sejumlah angkutan umum sedang menuggu penumpang.

Dijadikan Tempat Relokasi Pedagang

Terminal Loka Srana Nihil Setoran ke PAD Bangli (Bali Post)-

Terminal Loka Srana, Bangli sejak empat tahun lalu tak menyumbangkan pendapatan ke daerah (PAD). Hal tersebut menyusul terminal yang berada di pusat kota itu dijadikan tempat penampungan pedagang Pasar Kidul yang menjadi korban kebakaran. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bangli, I Gde Arta, Jumat (15/7) kemarin menjelaskan, sebelum kebakaran Pasar Kidul, terminal yang berlokasi di timur kantor PLN itu mampu menyumbangkan pendapatan yang lumayan besar untuk daerah. Akan tetapi, sejak 2013, hal tersebut nihil.

Sebab kendaraan umum tak bisa masuk. “Sejak digunakan untuk menampung pedagang pasar Kidul setelah kebakaran akhir 2012, tak ada pendapatan untuk daerah. Kendaraan tak bisa masuk,” ujarnya. Pascaterminal berubah fungsi, kendaraan umum terpaksa parkir di pinggir jalan sekitar pasar. Beberapa juga ada di

Jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya di persimpangan Jalan Lettu Anom. Kondisi yang demikian, mengakibatkan pemkab tak bisa memungut retribusi. “Kami hanya berhak memungut retribusi kalau angkutan umum itu masuk terminal. Sekarang memang mangkalnya di sekitar terminal, tapi kami tak bisa lakukan itu,” kata Arta.

Pasien RSJP Bali

Mayoritas Alami Gangguan Jiwa Akibat Kebutuhan Tak Terpenuhi

I Nengah Nadi

Bali Post/sos

Nihil Vaksin Palsu

Diskes Tetap Perketat Pengawasan

Bangli (Bali Post) Peredaran vaksin palsu di Provinsi Bali dinyatakan nihil. Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli tetap memperketat pengawasan obat sebelum masuk ke lembaga kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi, Jumat (15/7) kemarin mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPOM, vaksin palsu tersebut dinyatakan tak beredar di Bali. Meskipun demikian hal itu tak membuat pihaknya memperlonggar pengawasan. Yang dilakukan justeru semakin memperketat. “Pengawasan semakin kami perketat,” ujarnya. Lanjut dia, pengawasan itu tak hanya dilakukan pada lembaga kesehatan yang berskala besar, seperti rumah sakit. Namun juga sampai ke puskesmas. Munculnya keyakinan tak adanya peredaran vaksin palsu itu karena Diskes Bangli langsung mendroping dari Diskes provinsi yang juga mendapat mendapat pengawasan secara ketat. “Vaksin didroping dari provinsi. Di sana juga sudah diperiksa secara teliti sebelum dibawa ke daerah,” jelasnya. Sementara itu, Direktur RSUD Bangli I Wayan Sudiana menyebutkan adanya pengungkapan sejumlah kasus vaksin palsu di beberapa daerah tak menyebabkan pihaknya resah. Sebab, vaksin yang digunakan selama ini sepenuhnya berasal dari Dinas Kesehatan. Ditegaskan pula, sebelum vaksin diberikan ke pasien, tim medis terlebih dahulu melakukan pemeriksaan. “Sebelum diberikan ke pasien, kami cek semuanya. Asli atau palsu, kedaluwarsa apa tidak. Pasien juga belum ada menanyakan ini,” ucapnya didampingi Kasubag Hukum, Humas dan Pemasaran RSU Bangli Nyoman Purnamawati. (kmb45)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli :0366-91521

/91002

Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut: 0366-51004 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122 Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati : 0366-91032

JUMLAH pasien yang menghuni Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bali masih berada di level ratusan orang. Mereka berasal dari seluruh kabupaten di Bali. Beberapa juga ada yang dari luar, salah satunya Jawa yang sebelumnya ditelantarkan oleh keluarganya. Lalu, apakah yang menjadi menyebab terjadinya gangguan jiwa pada pasien di RS satu-satunya di Bali ini? Saat memasuki rumah sakit yang berlokasi di barat eks RSUD Bangli ini, nampak sejumlah tenaga medis tengah sibuk mengurus pasien yang mengalami gangguan jiwa. Berbekal rasa yang sangat sabar, mereka membujuk pasien supaya bisa mengikuti pengobatan maupun hal lainnya. Namun, setelah diamati lebih jauh, yang menjadi pertanyaan bukanlah kenapa tenaga medis itu bisa demikian. Melainkan, apa yang menjadi penyebab sejumlah warga negara itu mengalami gangguan jiwa. Direktur RSJP Bali dr. Bagus Darmayasa menjelaskan munculnya gangguan jiwa itu disebabkan sejumlah hal. Seperti karena tak kuat menghadapi pahitnya hidup, terjadinya perselisihan di keluarga karena tidak mendapat warisan, maupun jeratan ekonomi. “Yang jadi penyebab cukup banyak. Tapi pada intinya gangguan jiwa itu muncul karena kebutuhan tak terpenuhi. Misalnya soal warisan, ekonomi, maupun yang lainnya,” ujarnya, Jumat (15/7) kemarin. Munculnya asumsi demikian, tak

Bali Post/sos

LOMBA - Pasien RSJP Bali didampingi sejumah tenaga medis mengikuti lomba tarik tambang pada perayaan HUT RI tahun lalu. Penderita gangguan jiwa ini sebagian besar akibat kebutuhannya tak terpenuhi. lepas dari komunikasi pihak RSJ dengan keluarga pasien yang dilakukan secara intensif. Guna menghindari munculnya gangguan jiwa, kasih sayang dari keluarga sangat diperlukan. Jadikan yang bersangkutan sebagai bagian hidup dan perlu berikan motivasi. Khusus untuk di RSJ, selama ini terjadi fenomena beberapa pasien yang kondisinya sudah sembuh saat diserahkan ke keluarga kerap tidak diterima. Pihak keluarga masih memiliki rasa malu untuk mengakui keluarganya yang mengalami gangguan jiwa dan masih belum percaya atas kesembuhannya. Parahnya lagi, sejumlah keluarga pun menyatakan tidak sanggup

untuk merawat pasien dengan alasan saat akan mengamuk. “Untuk menghindari gangguan jiwa itu, perlu saling memberikan motivasi. Bisa saling menerima. Penyembuhannya juga sangat perlu mendapat perhatian keluarga,” tegas Darmayasa. Berdasarkan data terakhir, jumlah pasien yang menghuni RSJ mencapai 349 orang. Guna mengisi waktu luang, pasien yang kondisinya sudah baik diberikan pelatihan keterampilan, seperti membuat batako, terjun dalam dunia pertanian dan peternakan. Selain itu, ada pula kegiatan di bidang industri, yakni membuat keset, renda maupun kegiatan menjahit. (sos)

Antisipasi Penundaan Pengalihan ke Provinsi

Pemkab Siapkan Anggaran SMA/SMK Bangli (Bali Post)Adanya wacana penundaan pengalihan SMA/SMK ke tangan pemerintah provinsi langsung disikapi Pemkab Bangli dengan memposting anggaran puluhan miliar pada Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) 2017. Anggaran tersebut sudah termasuk belanja langsung dan

tidak langsung. Meskipun demikian, pemprov diharapkan segera memberikan kepastian terkait wacana tersebut. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Sedana, Jumat (15/7) kemarin menjelaskan berhembusnya kabar penundaan pengalihan SMA/SMK ke pemer-

intah provinsi cukup membuat pihaknya kebingungan. Sebagai bentuk antisipasi jika hal tersebut benar terjadi, anggaran sebesar Rp 42 miliar langsung dipasang pada RAPBD 2017. “Karena ada berita seperti itu, kami terpaksa kembali menganggarkan. Biar nantinya kami tak susah kalau berita itu benar. Kalau memang sekolah

Pejabat asal Songan, Kintamani ini menyebutkan terminal yang menjadi pasar tak hanya mengakibatkan sopir angkutan umum kehilangan tempat mangkal. Namun, pihaknya juga kelimpungan saat ada lomba Adipura. Pada lomba yang berlangsung setiap tahun itu, terminal wajib ada. Menyiasati hal itu, pihaknya terpaksa merancang terminal sementara. Saat ini, kata mantan Kabag Hukum Setda Bangli ini hanya bisa menggantungkan pendapatan untuk daerah dari

sektor parkir yang ditargetkan Rp 275 juta dan uji kendaraan Rp 475 juta. Di sisi lain, disebutkan jumlah kendaraan umum belakangan ini cenderung menurun. Hal itu diduga karena berkurangnya jumlah penumpang. Sementara biaya operasional cenderung meningkat. “Itu target tahun ini. Khusus untuk uji kendaraan, kami berusaha mencapai target. Sebab jumlah kendaraan yang wajib mengikuti uji cenderung berkurang,” tandasnya. (kmb45)

Tanaman Sarana ”Upakara” Hijaukan Bukit Bangli

Bangli (Bali Post)Berbagai jenis tanaman untuk sarana upakara ditanam di kawasan Bukit Bangli, Jumat (15/7) kemarin. Di samping bermanfaat untuk masyarakat, tanaman tersebut juga penting kaitannya dalam mempertahankan ruang terbuka hijau yang belakangan ini semakin menyusut. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bangli mengatakan pohon yang ditanam mencapai empat ribu pohon yang sebagian besar bisa digunakan untuk perlengkapan upakara, seperti kelapa dan intaran. “Pohon yang ditanam bisa digunakan untuk sarana upakara,” ujarnya di sela-sela kegiatan. Keberadaan pohon tersebut, kata dia juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di seputaran kota. “Bukit Bangli ini berada di sekitar kota. Itu sebagai ruang terbuka hijau. Jadi harus diperhatikan kelestariannya,” katanya. Lanjutnya, kegiatan Taman Bumi Banten itu akan dilakukan berkelanjutan. Setelah Bukit Bangli, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Bukit Demulih, Susut dan Bukit Jati, Bangli. Melalui hal ini diharapkan lahan-lahan kritis sampai tahun 2017 mendatang berangsur hijau. ”Lingkungan harus dijaga. Semua pihak memiliki kewajiban untuk itu,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PENGHIJAUAN - Kegiatan penghijauan di Bukit Bangli, Jumat (15/7) kemarin. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga kelestarian ruang terbuka hijau. itu (SMA/SMK-red) dialihkan ke provinsi, anggaran itu kami kembalikan lagi ke daerah,” ujarnya. Adanya informasi penundaan itu, kata dia, tak memunculkan keluhan dari kalangan guru. Meskipun demikian, pihaknya berharap pemerintah provinsi bisa memberikan jawaban pasti secepatnya yang disertai dengan surat keputusan. “Kalau sudah ada kepastian berupa hitam di atas putih, kami kan tak ragu-ragu lagi dalam melangkah,” katanya. Menyikapi rencana pengalihan kewenangan sekolah itu, kata Se-

dana, pihaknya sudah melakukan persiapan, salah satunya inventarisasi aset. Dihadapkan dengan wacana penundaan, ia mengaku tak merasa rugi melakukan hal tersebut. Sebab, inventarisasi itu juga penting untuk mendukung hal lain, salah satunya saat adanya pemeriksaan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kami tak merasa rugi melakukan inventarisasi. Itu kan juga penting untuk daerah. Kami jadi tahu mana aset milik provinsi, masyarakat maupun kabupaten,” tegasnya. (kmb45)


GIANYAR

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

9

MPLS di SMPN 1 Gianyar

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Berprestasi, dan Berintegritas Gianyar (Bali Post) Pelaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Gianyar, penuh dengan nuansa kebangsaan dan sarat dengan penumbuhan budi pakerti. Melalui pelaksanaan MPLS ini, pihak sekolah berupaya mewujudkan sekolah ramah anak, berprestasi dan berintegritas. Setelah hampir satu Minggu para siswa mengikuti MPLS, acara penutupan akhirnya dilaksanakan Sabtu (16/7) ini, di sekolah yang bersebelahan dengan Pemda Gianyar tersebut. Ketua Panitia MPLS Ida Bagus Ragita Adiputra, S.Pd., M.Pd., Jumat (15/7) kemarin, memaparkan bahwa pelaksanaan MPLS di SMPN 1 Gianyar sudah sesuai Permendikbud No. 18/2016, yakni dilarang untuk membebankan yang aneh-aneh pada siswa baru. “Kegiatan

pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan selama tiga hari, diisi dengan pengenalan lingkungan, tenaga pengajar dan pegawai, visi misi sekolah, hingga pengenalan kurikulum,” jelasnya. Selain pengenalan sekolah, ratusan peserta didik baru ini juga dituntun untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap daerah, yakni dengan diajak pengenalan ke Museum Purbakala Gianyar. Di lokasi tersebut, siswa dikenalkan tentang situs purbakala, termasuk situs yang menjabarkan tentang zaman kerajaan dahullu kala di Gianyar. “Jadi, dari pengenalan situs sejarah dan ragam budaya ini, dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta peserta didik terhadap daerahnya. Selain itu Jumat ini (kemarin –red), siswa diajak kerja bakti di Pura Bukit Bitra,” jelasnya.

181 Koperasi Terancam Dibubarkan

SISWA - Terlihat sejumlah siswa saat mengikuti kegiatan kerja bakti di Pura Bukit Bitra, Jumat (15/7) kemarin.

Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan

Gianyar (Bali Post) Sedikitnya 181 koperasi yang tergolong tidak aktif kini terancam dibubarkan. Sebab, koperasi yang tidak aktif dipandang bisa menggangu koperasi lain. “Koperasi yang tidak aktif meski sudah dilakukan pembinaan akan dibubarkan,” tegas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar, I Wayan Suardana. Suardana menjelaskan keputusan pembubaran ini diambil, karena koperasi tidak aktif akan dapat mengganggu kinerja koperasi secara keseluruhan. Seperti dapat mengurangi kepercayaan terhadap koperasi, baik dari anggota itu sendiri maupun pihak lain dan merusak citra koperasi. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, hingga Juni 2016 ini, jumlah koperasi di Kabupaten Gianyar mencapai 1.210, dari jumlah tersebut 1.029 aktif dan 181 tidak aktif. Selain jumlah tersebut sampai Juni tahun ini, sudah ada empat koperasi dibubarkan. Dijelaskan, koperasi aktif ditandai rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan kepada anggota selama tahun buku berjalan. Sementara umumnya koperasi tidak aktif disebabkan karena kredit macet, pengurus atau pengelola tidak aktif, kantor tidak ada, dan tidak pernah membuat laporan atau RAT. Suardana mengaku sudah melakukan pembinaan terhadap seratus lebih koperasi yang tidak aktif, namun belum membuahkan hasil. Kondisi ini diduga terjadi akibat tidak maksimalnya upaya pembinaan, terlebih tenaga pembinaan dari Dinas Koperasi Kabupaten Gianyar hanya berjumlah delapan orang. (kmb35)

I Wayan Suardana

Semenetara kepala sekolah SMPN 1 Gianyar Dewa Nyoman Bawa menjelaskan kegiatan MPLS di sekolah terfavorit di kawasan seni ini mengambil tema “Melalui MPLS Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Berprestasi dan Berintegritas”. Dijelaskan melalui sekolah ramah anak, para guru mengedepankan pendidikan budi pakerti, sopan santun, serta mematuhi tata tertib. Selama MPLS ini siswa juga dikenalkan pembelajaran berbasis IT, hal ini dilakukan untuk memantapkan UNBK. Selain itu, siswa juga diarahkan untuk memprioritaskan kejujuran dan objektivitas dalam meraih prestasi. Pembentukan karakteristik ini terbukti menunjukkan hasil nyata prestasi akademis dan non-akademis yang dicapai SMPN 1 Gianyar. (kmb35/k200)

Bali Post/nik

Suara Gianyar Pengampunan Pajak UU tax amnesty (pengampunan pajak) terhadap para pengemplang pajak agar ditinjau kembali. UU ini tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Pemerintah supaya lebih memerhatikan rakyat kecil. Werda, Tegallalang

Pelimpahan Tahap I Ditarget Minggu Depan Gianyar (Bali Post) -

Aparat Polres Gianyar bergerak cepat menuntaskan kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan. Apalagi berkas penyidikan kasus pembunuhan dengan tujuh orang tersangka ini sudah mulai rampung. Proses yang akan dilakukan yakni pelimpahan berkas tahap I ke Kejaksaan Negeri Gianyar pun ditarget akan dilakukan minggu depan. Sementara tiga orang DPO dalam kasus ini masih dalam pencarian polisi. Kapolres Gianyar AKBP Waluya saat dikonfirmasi Jumat (15/7) kemarin, mengatakan bahwa jajaran sudah berupaya cepat, serta meny-

usun secara terperinci untuk melengkapi berkas penuntasan kasus ini. Bila berkas penyidikan sudah rampung, proses selanjutnya yakni pelimpahan

tahap I pun ditarget minggu depan. “Sudah rampung, hasil pemeriksaan dan barang bukti. Jadi minggu depan, berkas hasil pemeriksaan sudah bisa diserahkan ke kejaksaan,” jelasnya. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni menambahkan, bila berkas sudah komplet, maka proses untuk kasus pembunuhan di Banjar Dentiyis ini akan dilanjutkan dengan pelimpahan tersangka dengan barang bukti. “Bila dari kejaksaan sudah fix, maka ter-

sangka dan barang bukti akan secepatnya diserahkan, hingga dilanjutkan ke pengadilan,” katanya. Sementara itu, disinggung untuk pengejaran tiga DPO, AKP Marzel Doni mengatakan hingga kini jajaran masih bergerak di lapangan melakukan perburuan, namun setelah hampir sebulan melakukann pencarian tiga tersangka tersebut yakni KS, I Nyoman W, BY memang belum terdeteksi. “Anggota masih terus bergerak melaku-

kan pencarian, mohon doanya supaya cepat tertangkap,” ucapnya. Meskipun para DPO belum ditangkap, polisi tetap melanjutkan proses hukum dengan tujuh tersangka. AKP Marzel Doni berharap para DPO bersedia menyerahkan diri sebelum diringkus paksa Unit Buser Polres Gianyar. “Ya tentu kita imbau agar bersedia menyerahkan diri, dan proses bisa diselesaikan. Kalau tidak, mereka akan tetap diburu anggota Buser,” tegasnya. (kmb35)

Ngaben Kinembulan di Bedulu Diikuti 55 ’’Sawa’’ Gianyar (Bali Post) Desa Pakraman Bedulu, Blahbatuh melaksanakan upacara pengabenan kinembulan, Sabtu (16/7) ini. Upacara ini diikuti 55 sawa yang berasal dari 24 Dadia. Prosesi pitra yadnya ini juga dirangkai dengan upacara ngasti dan matatah massal, pada Kamis (28/7) mendatang. Bendesa Pakraman Bedulu, I Gusti Made Ngurah Serana, Jumat (15/7) kemarin, mengungkapkan upacara pengabenan massal ini dilaksanakan tiga tahun sekali, namun tahun ini dirangkai upacara ngasti. Dikatakan tahun ini upacara ngasti tidak hanya diikuti 55 sawa yang ngaben kinembulan, namun beberapa warga yang memiliki keluarga telah diaben namun belum di-asti, juga mengikuti prosesi ngasti tahun ini. “Sehingga jumlah peserta upacara ngasti tahun ini sebanyak 100 sawa,” jelas Bendesa Bedulu yang didampingi sekretarisnya, I Made Suweca Padang. Terkait dengan biaya, setiap sawa dibebankan Rp 4,5 juta. Selain keluarga peserta pengabenan, seluruh krama yang ada di lima banjar juga wajib membantu seluruh persiapan. “Semua wajib membantu, mulai dari kelengkapan banten yang dilakukan krama istri sampai sarana lainnya yang dikerjakan krama lanang,” katanya. Ditambahkan untuk puncak ngaben hari ini, telah diawali dengan nuasen lan macaru di Setra Pakraman Bedulu yang menjadi tempat pengabenan.

Sedangkan nunas siwa resi telah dilakukan di kahyangan jagat Pura Samuantiga, pada Buda Wage (13/7) lalu. Prosesi ini juga telah diawali dengan ngendagin dan ngagah, serta melaspas penisangan, nyiramin, narpana serta melaspas tukon. Sementara, Jumat (15/7) kemarin, dilaksanakan rangakaian upacara ngening lan nunas toya ning, nunas kajang dan tirta pengentas ke Pura Samuantiga dan di masing-masing griya sesuai ketentuan keluarganya. “Sedangkan puncak ngaben akan diawali dengan nunas toya penembak dini hari dilanjutkan dengan nunas tirta pengentas serta melaspas petulangan,” katanya. Gusti Serana menambahkan, dari seluruh peserta ngaben, sembilan sawa mengikuti pengabenan secara gratis, karena tercatat sebagai nasabah tabungan Samuantiga atau tabungan Wariga dari LPD Bedulu. “Bagi pemilik tabungan Wariga, seluruh biaya pengabenan ditanggung LPD Bedulu,” kata Gusti Serana, seraya mengatakan tabungan Samuantiga hanya membayar Rp 300.000 sekali seumur hidup. Sedangkan tabungan Wariga yang mejamin pengabenan gratis untuk seluruh anggota keluarga, hanya membayar Rp 2.000.000.

Bali Post/nik

NGENING - Jumat (15/7) kemarin, dilaksanakan rangkaian upacara ngening lan nunas toya ning, nunas kajang dan tirta pengentas ke Pura Samuantiga. Kepala LPD Bedulu, Anak Agung Adi Pawatha, S.E., mengakui 75 nasabah tabungan Wariga dan tabungan Samuantiga telah dilaksanakan pengabenan gratis. Hal ini diakui sangat menggembirakan pihak LPD, mengingat tingginya apresiasi warga men-

jadi nasabah tabungan yang diluncurkan empat tahun silam. Sampai saat ini, nasabah tabungan Samuantiga sekitar 200 orang, sedangkan nasabah tabungan Wariga yang diluncurkan tahun silam tercatat 75 keluarga. “Setelah diketahui keuntun-

gan dan keringanan dari sisi finansial saat melaksanakan upacara pengabenan seperti saat ini, diharapkan akan tumbuh kesadaran warga Bedulu sendiri untuk mengikuti tabungan Wariga atau tabungan Samuantiga itu,” kata Ketua LPD Bedulu penuh harap. (kmb35/k50)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Senderan Irigasi Ambrol

Krama Subak Tunda Semai Benih Padi Semarapura (Bali Post) -

Krama Subak Jro Kuta, Tempek Jro Kuta Kawan, di Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung, terpaksa menunda rencana penyemaian benih padi. Hal itu dilakukan lantaran senderan irigasi subak setempat ambrol sejak Minggu (10/9) lalu. Klian Subak Jro Kuta, Jero Mangku Nengah Sukana, Jumat (15/7) kemarin, menjelaskan senderan jebol pagi hari ketika krama Subak Jro Kuta sedang melakukan kegiatan pembersihan aliran irigasi di bagian hulu. Ambrolnya senderan irigasi sepanjang 40 meter diduga karena tidak kuat dilalui aliran air yang cukup deras dan faktor usia mengingat dibangun pada 1960 silam. Pihaknya bersama krama subak sebenarnya sudah berencana memperbaiki senderan tersebut lantaran sudah mulai berlubang. “Tapi belum sempat kami perbaiki, senderannya sudah keburu ambrol,” terang Nengah Sukana. Ambrolnya senderan iriga-

si tersebut sudah dilaporkan langsung ke sejumlah instansi, yakni camat, Dinas PU, dan Dinas Pertanian Klungkung. Oleh Dinas PU, senderan itu akan diperbaiki 2017 mendatang. “Kalau nunggu 2017 lumayan lama. Akhirnya saya bersama krama subak pada 10 Juli mengadakan rapat dan sepakat memperbaiki senderan dengan dana BKK (bantuan keuangan khusus) dari provinsi Rp 22 juta,” jelasnya. Dana BKK tersebut awalnya direncanakan dipakai memperbaiki senderan yang ada di hilir. Namun, karena senderan irigasi di bagian hulu lebih urgen, maka pihaknya terpaksa menunda perbaikan di bagian hilir. Perbaikan senderan yang jebol dikerjakan secara gotong royong oleh krama subak dibantu sejumlah anggota Koramil. Selama masa perbaikan krama subak terpaksa menunda rencana penyemaian benih padi. Perbaikan senderan ditargetkan rampung sekitar 10 hari ke depan. (kmb40)

Korban Pohon Tumbang Dapat Bantuan Semarapura (Bali Post) –

Korban bencana pohon tumbang di Desa Paksebali, I Wayan Sudiarta (25), diberikan bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bantuan berupa paket sembako dan kelengkapan dapur tersebut diserahkan Wakil Bupati I Made Kasta, Jumat (15/7) kemarin. Didampingi Sekretaris PMI Klungkung Ngakan Made Mintu, Wabup Kasta menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang tertimpa musibah. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban dan memberikan semangat kepada keluarga yang menjadi korban tertimpa pohon aren. Perbekel Paksebali, Putu Ariadi, mewakili keluarga Sudiarta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Klungkung. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PMI yang sudah berupaya memberi bantuan dan melihat langsung rumah korban yang tertimpa pohon. (kmb40)

Bali Post/kmb40

PERBAIKI – Krama subak dan anggota Koramil Klungkung memperbaiki senderan irigasi yang ambrol di Subak Jro Kuta, Semarapura Kauh.

Sering Di-’’bully’’ Teman

Bocah SD di Jumpai Putus Sekolah Semarapura (Bali Post) Seorang bocah SD di Desa Jumpai, Klungkung, memilih berhenti sekolah karena tidak tahan sering di-bully oleh teman-temannya. Adalah Ni Wayan Suryani (10) yang putus sekolah sejak tiga setengah tahun lalu. Sejak itu dia hanya menghabiskan hariharinya di dalam rumah. Ditemui Jumat (15/7) kemarin, sang ibu, Ni Kadek Sekar (30), menuturkan anak semata wayang itu dulunya bersekolah di SDN Jumpai. Suryani hanya sempat menempuh pendidikan di bangku kelas 1 selama enam bulan. Saat naik ke semester dua, ia tidak mau ke sekolah karena merasa trauma akibat sering diancam oleh temantemannya. Agar anaknya merasa rasa nyaman di sekolah, Sekar sampai-sampai mendampingi Suryani selama jam pelajaran. Namun, bagitu ditinggal sebentar sang anak langsung menangis karena

merasa ketakutan. Saat awal-awal tidak mau bersekolah, ayahnya sempat mendatangi teman sekolah Suryani yang kerap mengganggunya. Namun, bocah yang sudah telanjur trauma dengan perlakuan temannya ini, tetap memilih berhenti sekolah. ‘’Sejak tak lagi bersekolah, anak saya hanya menghabiskan waktunya di rumah. Sekarang diam saja di rumah, kadang-kadang belajar,” ujarnya. Mendengar penuturan orangtua Suryani, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi sejumlah

pimpinan SKPD saat melakukan kegiatan bedah desa di Desa Jumpai kemarin sempat membujuk Suryani agar mau melanjutkan sekolahnya. Bahkan, Suwirta siap memfasilitasi Suryani untuk melanjutkan ke sekolah lain. Akan tetapi, upaya Bupati ternyata tidak membuahkan hasil. Anak perempuan berumur 10 tahun ini tetap tidak mau ke sekolah karena tidak berani dengan temantemannya. Ia hanya mau jika belajar di rumah. Bupati Suwirta berencana mendatangkan tenaga pendidik ke rumah Suryani sehingga ke depannya bisa mengikuti kejar paket A. Menurutnya, Suryani yang masih sangat muda perlu melanjutkan pendidikan untuk kebaikan hidupnya kelak, keluarga, dan masyarakat. (kmb40)

Bali Post/kmb40

DI RUMAH – Ni Wayan Suryani (kanan) dan ayahnya di rumahnya, Jumat (15/7) kemarin.

Petani Garam di Blatung Harus Dipertahankan Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/kmb40

BANTUAN - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyerahkan bantuan kepada korban bencana pohon tumbang di Desa Paksebali.

Sebabkan Kelumpuhan hingga Cacat

Warga Diimbau Waspadai Virus JE Semarapura (Bali Post) –

Selain diminta mewaspadai penyakit demam berdarah (DB), masyarakat Kabupaten Klungkung terutama yang memiliki kandang babi di sekitar rumahnya juga diimbau ekstra hati-hati terhadap penyebaran virus Japanese Encephalitis (JE). JE adalah virus yang ditularkan oleh perantara nyamuk culex. Virus yang berkembang biak pada hewan babi ini dapat mengakibatkan kejang-kejang, lumpuh, hingga cacat tubuh. Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr. Made Adi Swapatni mengatakan sejak Mei lalu tercatat dua warga yang terjangkit virus JE masing-masing dari Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, dan Desa Bumbungan, Banjarangkan. “Keduanya anak-anak. Saat ini kondisi kesehatan mereka sudah bagus,” terangnya saat ditemui belum lama ini. Virus JE sebenarnya menjangkiti babi. Akan tetapi, penularannya ke manusia tidak langsung melalui babi, melainkan lewat penular (vector) nyamuk culex. Gejala yang muncul pada seseorang yang terjangkit virus JE, yakni mengalami panas tinggi. Pada kasus yang lebih berat panas tinggi disertai dengan kejang-kejang. Apabila virus yang menyerang sudah berlangsung lama maka akan timbul gejala lumpuh di beberapa bagian tubuh. “Tergantung daya tahan tubuh seseorang,” katanya. Virus JE dapat menyerang semua umur, tetapi umumnya lebih sering mengenai anak-anak, seperti dua kasus yang terjadi beberapa bulan lalu. Di Bali khususnya di Klungkung kasus virus JE sejatinya sangat jarang ditemukan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, kasus ini sama sekali tidak pernah terjadi di Klungkung. “Kasus ini baru-baru muncul sehingga menjadi perhatian kita,” ujarnya. Untuk mengantisipasi munculnya kasus virus JE, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kesehatan ke desadesa, terutama yang warganya banyak memelihara babi. Melalui petugas puskesmas, pihaknya selalu mengingatkan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. “Kami turun bersama tim dari Dinas Peternakan,” imbuh Adi Swapatni. (kmb40)

Sejumlah pihak merasa simpati atas keresahan petani garam terkait adanya dugaan jual beli lahan di Pantai Blatung, Dawan, Klungkung. Salah satunya Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pesinggahan, Putu Juliadi. Ia akan membela petani garam agar tetap melakukan aktivitas penggaraman di sana. ‘’Status kepemilikan lahan di sana belum jelas karena belum ada keputusan dari desa dan bendesa ada. Petani tidak boleh dintimidasi seperti itu,” tegas Juliadi, Jumat (15/7) kemarin. Menurutnya, dulunya tanah di sepanjang Pantai Blatung merupakan tanah negara yang kemudian disakap oleh petani. Oleh karena lama disakap, ada keinginan petani untuk membuatkan sertifikat. Oknum petani kemudian mencari pengacara sehingga sertifikat muncul. “Saya tidak tahu apakah pengacara itu dapat bagian atau bagaiamana dari proses pensertifikatakan. Sekarang yang dapat sertifikat mau jual tanah tersebut sehingga tanah yang diklaim petani ikut di klaim pemilik tanah,” katanya. Yang menjadi pertanyaan Juliadi adalah apakah pihak BPN bisa mengeluarkan sertifikat lahan di pesisr atau sepadan Pantai Blatung. Apakah tidak hak guna pakai saja. Apalagi di lokasi sepengetahuannya tidak ada patok dan batas yang jelas sampai ke selatan. “Jangan-jangan nanti sampai ke laut disertifikat-

kan,” kilah pria yang akrab dipanggil Putu Lembo itu. Juliadi minta pihak penjual lahan dan investor tidak main intimidasi untuk memindahkan petani garam di tepi Pantai Blatung. Untuk itu, selaku ketua BPD pihaknya melalui kades akan memanggil pihakpihak yang terlibat untuk menyelesaikan persoalan ini. Pada intinya dirinya tetap mendukung petani garam melakukan aktivitas di sana mengingat keberadaannya merupakan ciri khas Dusun Blatung. Belum lagi mereka sering menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Pemkab Klungkung diharapkan bisa menjembati masalah ini, terutama terkait status kepemilikan lahan. Apalagi di sepanjang Pantai Blatung dan Goa Lawah akan ada penataan. “Di sana juga ada tempat melasti. Jadi, jangan semua diklaim dan jangan terlalu serakah. Mari berbuat untuk kepentingan masyarakat dan menjaga warisan leluhur,” papar Juliadi. (kmb)

Bali Post/kmb

KUNJUNGI - Wisatawan mancanegara mengunjungi lokasi penggaraman di Pantai Blatung, Desa Pesinggahan, Dawan.


Sabtu Paing, 16 Juli 2016

BULELENG

11

Terpilih 45 Anggota PPK Buleleng Singaraja (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng mematangkan persiapan penyelenggaraan Pilkada Buleleng 2017. Salah satunya terpilih 45 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Ketua KPU Gede Suardana mengatakan, 45 anggota PPK tersebut terpilih di sembilan kecamatan di Kabupaten Bule leng. Mereka terpilih Bali Post/kmb34 setelah KPU menggeGede Suardana lar rapat pleno. “Kami melakukan rapat pleno dan hasilnya 45 anggota PPK itu. Ada lima orang PPK yang kami ambil di masingmasing kecamatan,” ujarnya Jumat (15/7) kemarin. Ia menegaskan seleksi ujian tulis dan wawancara digelar KPU secara berkesinambungan. Pihaknya memilih anggota PPK sesuai kebutuhan. Proses seleksi PPK dan PPS dilakukan berdasarkan Peraturan KPU No. 3 Tahun 2015 dan Surat Edaran KPU RI No. 324 tentang Perekrutan PPK, PPS dan KPPS. “KPU Buleleng telah menetapkan 45 orang PPK yang akan menjadi penyelenggara Pilkada Buleleng 2017. Semua yang lulus sudah melalui seleksi yang dilakukan secara terbuka,” ujarnya. Selama tahapan Pilkada 2017, KPU optimis anggota PPK bisa bekerja maksimal. “Ya, tentu optimis. PPK terpilih memiliki integritas, kemandirian, profesional dan independen selama Pilkada,” tandas Gede Suardana. (kmb34)

Banggar DPRD Sepakat Alokasikan Hibah Bansos

Singaraja (Bali Post) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng bersama eksekutif sepakat tetap mengalokasikan anggaran hibah bantuan sosial (bansos) dalam rancangan APBD Perubahan 2016. Apabila hingga tahun 2016 tidak terealisasi, anggarannya mengendap dan menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa). Dari Silpa itu memungkinkan dianggarkan dalam APBD tahun berikutnya. Hal itu terungkap dalam pembahasan lanjutan rancangan APBD Perubahan antara gabungan komisikomisi di DPRD dengan eksekutif Jumat (15/7) kemarin. Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Dewan Made Adi Purna Wijaya, sementara dari eksekutif diwakili Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka. Alokasi hibah bansos dari APBD Induk hingga memasuki masa APBD Perubahan ditetapkan Rp 101,21 miliar. Dari total alokasi itu hanya Rp 2 miliar yang terealisasi. Sedangkan sebagian besar sisanya belum dicairkan. Pemicunya karena aturan pemerintah pusat hibah bansos hanya bisa diberikan untuk lembaga yang memiliki izin badan hukum. Selain itu, ada sejumlah persyaratan teknis yang sangat sulit dipenuhi oleh calon penerima hibah bansos. Atas kondisi ini, sejumlah usulan bantuan hibah bansos melalui proposal hingga sekarang tidak ada kepastian kapan permohonan itu akan disetujui. Anggota Badan Anggaran Putu Tirta Adnyana mengatakan, hibah bansos memang sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah mulai dalam APBD Induk dan berlanjut ke rancangan APBD Perubahan 2016. Namun karena regulasi yang belum jelas, sehingga sebagian besar anggaran itu belum direalisasikan. Atas kondisi ini, Tirta mengusulkan dalam APBD Perubahan ini hibah bansos tetap dimasukkan. Apabila dalam sisa pelaksanaan anggaran tahun ini, regulasi untuk mendasari pencairannya terbit, maka dana itu bisa terserap. Sebaliknya, jika regulasinya tetap tidak terbit, dana itu akan menjadi Silpa. Selanjutnya, menginjak ke tahun 2017, Silpa dari hibah bansos yang tidak terserap itu dimasukkan kembali untuk anggaran yang sama pada tahun berikutnya. “Saya usulkan dalam perubahan ini hibah bansos tetap dipasang dan kalau regulasinya terbit kan tinggal direalisasikan. Namun kalau tidak ada regulasi toh juga dananya masuk Silpa dan itu pun bisa dianggarkan dalam tahun berikutnya,” ujarnya. Menurut Tirta, ada satu hal yang mengganjal kalau hibah bansos ini tidak dapat direalisasikan yaitu berkaitan dengan Pilkada, di mana ada ketentuan menyebutkan bahwa calon bupati atau wakil bupati incumbent tidak diizinkan mengambil kebijakan strategis enam bulan menjelang Pilkada. Dengan demikian, jika melihat tahapan pilkada yang yang akan dihelat Februari 2017 mendatang, maka dipastikan pimpinan daerah tidak bisa mengambil kebijakan strategis termasuk merealisasikan hibah bansos itu sendiri. Untuk itu, Tirta menyarankan khusus hibah bansos ini dilakukan koordinasi dengan bupati bersama jajarannya, termasuk Banggar DPRD sehingga ada keputusan bersama yang bisa menyelesaikan masalah yang terjadi. “Saya lebih setuju kalau hibah bansos ini direalisasikan tahun 2017 mendatang. Saya tawarkan ini harus dibicarakan lagi dengan bupati karena kita komitmen menjaga prestasi WTP, jangan sampai persoalan hibah bansos ini membuat penilaian yang tidak bagus,” tegas Tirta. Sementara itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, didampingi Kepala Bappeda Gede Dharmaja mengatakan, total anggaran hibah bansos tahun 2016 ini sebesar Rp 101,21 miliar. Dari jumlah itu untuk DPRD Buleleng disiapkan anggaran hibah bansos Rp 22,5 miliar. Setelah APBD berjalan, hibah bansos baru terealisasi sebagian kecilnya saja. Sementara sisa anggarannya belum direalisasikan karena pemerintah pusat mengharuskan penerima hibah bansos merupakan lembaga yang memiliki izin badan hukum. Faktanya hibah bansos di Kabupaten Buleleng sebagian besar merupakan kelompok masyarakat yang tidak memiliki izin badan hukum. Untuk membahas masalah ini, Puspaka sependapat untuk membahas secara khusus bersama bupati, instansi terkait dan Banggar DPRD. (kmb38)

Bali Post/kmb38

RUANG KELAS - Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Ketut Wirsana bersama anggotanya Jro Mangku Ariawan saat mengusulkan percepatan pembangunan ruang kelas SDN 4 Kaliasem, Kecamatan Banjar.

SDN 4 Kaliasem Kekurangan Ruang Kelas

Singaraja (Bali Post) –

Memasuki tahun ajaran baru 2016-2017, siswa dan guru SDN 4 Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, menempati ruang kelas yang sempit. Penyebabnya sekolah tersebut hanya memiliki tiga ruang kelas dan satu ruang untuk guru serta kepala sekolah. Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Buleleng mendesak pemerintah daerah memprioritaskan penambahan ruang kelas baru di sekolah tersebut. Di samping itu, tembok dan kusen sekolah sudah lapuk sehingga dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa roboh. Alternatif tersebut sangat memungkinkan, terlebih dalam rancangan APBD perubahan tahun ini, Disdik mendapat tambahan anggaran dana Rp 19,1 miliar. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Ketut Wirsana, usai menghadiri rapat pembahasan rancangan APBD perubahan, Jumat (15/7) kemarin. Lebih lanjut, Wirsana mengatakan Januari 2016 lalu, pihaknya diundang pihak sekolah untuk melihat

dari dekat kondisi sekolah yang kekurangan ruang kelas tersebut. Undangan itu kemudian dipenuhi dan di lokasi Wirsana bersama anggotanya, Jro Mangku Ariawan menemukan sekolah ini hanya memiliki tiga ruang kelas. Selain itu, areal sekolah belum ada pagar pembatas. Selama menempati ruang kelas yang terbatas itu, pihak sekolah terpaksa membagi ruang kelas itu dengan menambah sekat dengan tripleks. Satu ruang kelas dibagi menjadi dua sehingga ada enam ruang kelas. Sementara ruang guru dan ruang kepala sekolah menempati

satu ruang. Kekurangan ruang kelas ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Namun hingga saat ini, pihak sekolah atau Dinas Pendidikan (Disdik) belum mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan itu. “Saya sangat prihatin. Bagaimana anak-anak bisa konsentrasi mengikuti pelajaran kalau harus menempati ruang sempit. Kasihan juga guru dan kepala sekolah juga tidak punya ruangan,” ujarnya. Mengatasi masalah tersebut, Wirsana mengusulkan dalam APBD perubahan tahun ini, ada perhatian untuk

menambah ruang kelas di SDN 4 Kaliasem tersebut. Sedangkan pembangunan fisiknya baru bisa dilakukan tahun 2017 mendatang. Pihaknya mengusulkan agar ada langkah penanganan jangka pandek agar aktivitas siswa di SDN 4 Kaliasem itu berjalan dengan normal. Langkah ini diyakini akan dapat dilakukan. Tambahan dana diperoleh Diskdik diharapkan digunakan dengan proporsional dan memprioritaskan kegiatan yang benarbenar urgen seperti persoalan yang dihadapi sekolah tersebut. “Kalau tidak bisa membangun tahun ini, paling tidak pemerintah bisa membuat ruang kelas sementara dibuatkan di sana, sehingga anak-anak dan guru tidak berdesak-desakan dalam satu ruangan,” tegas Wirsana,

didampingi Jro Mangku Ariawan. Menanggapi usul tersebut, Kepala Disdik Gede Suyasa diwakili Ida Bagus Gede Surya Bratha mengatakan, pemerintah telah memprogramkan penambahan ruang kelas SDN 4 Kaliasem. Pembangunan secara permanen akan dilakukan melalui APBD induk 2017 mendatang. Saat ini, Disdik dan pihak sekolah masih melakukan persiapan dengan melengkapi dokumen dan administrasi sehingga begitu masuk tahun anggaran 2017, Disdik dipastikan akan membangun ruang kelas di sekolah tersebut. Masalah pembuatan ruang kelas darurat, menurut Surya Bratha, langkah itu akan dikoordinasikan dengan pimpinan termasuk mengomunikasikan dengan pihak sekolah. (kmb38)

Desa Wisata Diminta Kelola Bank Sampah

Bali Post/kmb34

UJI KOMPETENSI - Perangkat desa di Buleleng mengikuti uji kompetensi komputer untuk menghadapi MEA.

Hadapi MEA, IT Perangkat Desa Harus Ditingkatkan

Singaraja (Bali Post) Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), masyarakat Bali Utara perlu kerja keras didukung stakeholder terkait. Termasuk IT perangkat desa harus ditingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi. Upaya peningkatan kompetensi perangkat desa seKabupaten Buleleng dituangkan ke dalam Lembaga Latihan Kerja (LLK) UKM Disnakertrans Buleleng.

Menurut Made Ras Amanda selaku Lembaga Sertifikasi Profesi Komputer, Kamis (14/7) lalu, perangkat desa harus mampu menggunakan aplikasi komputer. Apalagi pelayanan masyarakat saat ini sudah berbasis teknologi informasi. “Kami melakukan pengujian kepada perangkat desa. Idealnya, SDM harus memiliki skill tersertifikasi dan berlaku nasional. Seluruh perangkat berkompeten dapat mengoperasikan kom-

puter,” ujarnya. Di sisi lain, Kepala UPTD LLK UKM Disnakertrans Buleleng, Nasrun Junaidi, mengatakan, setelah mendapat latihan dan uji kompetensi, perangkat desa lebih terpacu untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Peningkatkan pelayanan desa berbasis internet di tengah persaingan MEA harus dihadapi dengan meningkatkan kompetensi diri,” ucapnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Dua pelajar salah satu SMA di Buleleng berinisial GEP (17) dan KB (17) ditangkap anggota Reskrim Polsek Singaraja, Kamis (14/7) lalu. Pasalnya, mereka terlibat kasus jambret dan saat beraksi membawa sabit. “Kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kota Singaraja. Saat beraksi, mereka sempat mengancam ko-

rban,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Nyoman Suarnata, Jumat (15/7) kemarin. Kedua tersangka berasal dari Desa Jinnengdalem, Buleleng. Uang hasil jambret dipakai foya-foya. Saat diperiksa, mereka mengaku beraksi di Jalan Komodo, Banyuning. Selain itu, juga beraksi di Desa Bungkulan dan Kecamatan Sukasada.

Korbannya wanita saat mengendarai sepeda motor malam hari. Selain menangkap tersangka, polisi menyita sepeda motor Honda Vario. Diduga motor dibeli dari hasil menjambret. “Kami belum bisa beri beri data lengkap, penyidikan belum selesai. Selain itu akan dirilis langsung bapak Kapolres,” tandasnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Kepedulian bersih sampah masyarakat Buleleng digenjot Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. Pasalnya, lingkungan bersih merupakan modal menuju hidup sehat. Salah satu upaya yang dilakukan menerapkan bank sampah di pedesaan, terutama di Desa Wisata. Bank sampah itu berfungsi memilah dan mengumpulkan sampah rumah tangga, selanjutnya dikelola ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). “Sebagai salah satu desa wisata, masyarakat Ambengan harus menjaga kebersihan. Lingkungan bukan hanya asri tetapi juga bersih. Kalau sudah bersih, wisatawan pasti banyak melancong ke Desa Ambengan,” ujar Agus Suradnyana Jumat (15/7) kemarin. Penerapan bank sampah secara general belum lazim di masyarakat. Menurut Agus Suradnyana, bank sampah bukanlah bank untuk sekadar menyimpan dan memilah sampah. Masyarakat diharapkan aktif mengelolanya untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Selain itu, dapat menghasilkan uang karena sampah plastik bernilai jual di pasaran. Pemerintah kini melirik Desa Ambengan Kecamatan Sukasada ini. Wilayah desa dikenal sentral perajin dan desa wisata ini kini mengelola bank sampah dan diberi nama Bersih Lestari. Tentu saja, dengan adanya bank sampah tersebut diharapkan mampu mengatasi masalah sampah. Demikian pula di Desa Ambengan, ke depan dapat meningkatkan kebersihannya. Sedangkan untuk memotivasi warga Ambengan, Bupati Agus Suradnyana berencana memberi bantuan sepeda motor untuk mengangkut sampah. Kepala Desa Ambengan, Gede Subrata, mengapresiasi dukungan tersebut dan semakin tergugah memberdayakan bank sampahnya. Apalagi mulai tumbuh kesadaran hidup bersih. “Masyarakat kami berusaha menjaga kebersihan dan membuat wisatawan sering berkunjung ke sini. Kami sangat berterima kasih atas rencana pemberian sepeda motor pengangkut sampah oleh Pak Bupati,” tandasnya. (kmb34)

Menjambret, Dua Pelajar Ditangkap

Bali Post/kmb38

RAPAT - Banggar DPRD Buleleng bersama eksekutif menggelar rapat terkait pembahasan lanjutan rancangan APBD Perubahan.

Bali Post/kmb34

JAGA LINGKUNGAN – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat meninjau Desa Wisata Ambengan.


JEMBRANA

12 Penataan Pariwisata di Gilimanuk Terus Dikembangkan Negara (Bali Post) – Tahun ini, pengembangan pariwisata di Gilimanuk dilanjutkan. Pemerintah secara bertahap menata Gilimanuk khususnya di Teluk Gilimanuk. Sejumlah pembangunan saat ini sedang berlangsung, di antaranya ruang terbuka hijau, seperti Lapangan Gilimanuk dan terminal lama Gilimanuk. Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, Jumat (15/7) kemarin turun mengecek langsung pengerjaan tersebut. Lapangan Gilimanuk ditata seperti lapangan lain misalnya di Melaya, Pergung maupun Dauhwaru. Selain itu di areal Terminal Gilimanuk kini juga mulai ditata. Di kawasan kuliner ayam betutu Gilimanuk itu, sejumlah bangunan yang dulunya mangkrak dibongkar. Rencananya di areal tersebut akan dibangun taman. Bupati Artha di sela-sela kunjungan tersebut meminta agar pengerjaan dilakukan tepat waktu sesuai dengan kontrak. Selain itu, Bupati asal Melaya ini berharap setelah pengerjaan rampung, masyarakat ikut memilikinya. Fasilitas ini dibangun untuk publik, sehingga masyarakat harus ikut menjaganya. “Kebersihan dan keamanan fasilitas ini agar dijaga bersama-sama,” ujar Bupati Artha. Terkait pengembangan pariwisata ini, Kabid Pariwisata Dinas Dikporaparbud Nyoman Partika menambahkan, Gilimanuk menjadi salah satu kawasan wisata dan masuk dalam Kawasan Strategis Nasional Pariwisata (KSNP). Pembangunan secara bertahap dilakukan untuk menunjang KSNP itu. (kmb26)

Bali Post/olo

TINJAU - Bupati Artha bersama jajaran meninjau penataan pariwisata di Gilimanuk kemarin.

Digigit Anjing Rabies

Seorang Warga Desa Tuwed Meninggal Negara (Bali Post) –

Seorang warga Banjar Taman, Desa Tuwed, Ni Komang Sastra Wati (36), meninggal dunia setelah digigit anjing rabies beberapa bulan lalu. Suami korban, I Gede Sukayasa (40), Jumat (15/7) kemarin mengatakan istrinya sempat digigit anjing dan sempat dibawa ke Puskesmas Melaya. Namun saat penanganan tidak mendapatkan vaksin anti-rabies (VAR). Dari pengakuannya saat itu, istrinya melakukan pemeriksaan ke puskesmas karena panas. Setelah diperiksa, istrinya diperbolehkan pulang. Tetapi beberapa saat kemudian korban kembali panas dingin dan akhirnya dilarikan ke RSUD Negara. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUP Sanglah pada hari yang sama. Begitu di RSUP Sanglah, korban diketahui sudah meninggal dan positif rabies. korban sejatinya sudah digigit anjing pada awal April lalu. Saat itu korban sedang ke Banjar Berawan Tangi, Desa Tuwed. Setelah digigit anjing di bagian punggung kaki korban sempat dibawa ke puskemas. Lukanya dibersihkan dan diperban. Namun saat itu tidak diberikan

Pasca-Arus Mudik dan Balik

Ratusan ”Water Barrier” Dibersihkan

Negara (Bali Post) – Ratusan water barrier yang sebelumnya dipasang di Gilimanuk dalam rangka arus mudik dan balik, kini mulai dibersihkan atau diangkut Satlantas Polres Jembrana. Pembatas jalan tersebut sudah tidak dipergunakan lagi. Sementara, arus kendaraan yang masuk ke Bali, Jumat (15/7) kemarin tampak masih ramai. Banyaknya jumlah water barrier yang digunakan mengharuskan petugas mengerahkan lima unit truk untuk mengangkut. Sedikitnya, ada 300 unit water barrier yang sebelumnya dipasang untuk mengurai kemacetan saat arus mudik dan balik. Seperti yang terlihat kemarin, sejak pagi sejumlah petugas polisi yang dikoordinir Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Adi Sulistio Utomo, menyisir sepanjang jalan menuju pelabuhan dari Cekik atau sekitar tiga kilometer. Satu per satu water barrier yang di antaranya pinjaman dari Balai Pelak-

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

sana Jalan Nasional dipinggirkan dan diangkut ke atas truk. Pegangkutan sejatinya sudah dilakukan sejak Kamis (14/7) lalu. Namun, karena banyaknya water barrier, dilanjutkan kemarin. Bahkan, lima truk yang digunakan harus dua kali bolak-balik Gilimanuk-Negara karena jumlah water barrier banyak. Kasat Lantas mengatakan barrier yang sebelumnya untuk pembatas jalan selama arus mudik itu akan disimpan di Polres. Sedangkan untuk yang pijam pakai akan dikembalikan. Sementara itu, selama arus balik ini masing-masing Polsek mengintensifkan operasi jalan raya di sepanjang jalan GilimanukPengeragoan. Petugas memilih lokasi secara acak dengan sasaran pemeriksaan kendaraan, orang, barang maupun surat-surat, khususnya kendaraan yang masuk ke Bali. Operasi jalan raya secara acak ini dilakukan untuk melapisi pemeriksaan di pintu masuk Gilimanuk. (kmb26)

VAR. Ia pun merasa kecewa lantaran baru setelah di RSUP Sanglah istrinya diindikasi terkena rabies. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Putu Suasta membenarkan secara klinis korban meninggal positif rabies. Menurut Suasta, korban ini merupakan korban ketiga yang meninggal akibat rabies di Kabupaten Jembrana sejak 2008 lalu. Pada tahun 2016 ini sudah ada 1.415 kasus gigitan anjing. Dari ribuan kasus itu, hanya gigitan korban di Tuwed ini yang tidak bisa ditanggulangi. Lantaran adanya dugaan lost control pada korban dan anjing yang menggigit. Dari data di puskesmas korban digigit anjing rumahan pada 19 April lalu. Sesuai protap petugas memberikan blangko pengawasan pasien

terkait laporan terkini, serta informasi anjing itu apakah mati atau hidup. Waktunya 14 hari dan pada hari ke 15 mestinya blangko dikembalikan. Tetapi setelah ditunggu petugas, blangko pengawasan anjing yang menggigit itu tidak disetorkan, sehingga tidak diketahui apakah anjing itu mati atau hidup. Blangko itu digunakan untuk menentukan penanganan selanjutnya termasuk memberikan VAR. Dari informasi setelah menggigit korban, anjing itu hilang dan tidak diketahui bangkainya ada di mana. Menurut Suasta, stok VAR di Jembrana masih aman. Hanya pemberiannya dilakukan secara selektif. (kmb26) VAKSINASI - Petugas saat melakukan vaksinasi anjing.

Bali Post/dok

PT Indonesia Power Serahkan CSR bagi Warga Gilimanuk

PT Indonesia Power UPJP memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat di sekitar PLTG Gilimanuk, Jumat (15/7) kemarin. Penyerahan yang dilaksanakan di areal PLTG Gilimanuk itu dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, jajaran PT Indonesia Power UPJP Bali dan PLTG Gilimanuk, Kapolsek Gilimanuk, Camat Melaya, Bendesa dan Kelurahan Gilimanuk. Ratusan warga sekitar pembangkit hadir dalam penyerahan bantuan ini. Manajer Keuangan dan Administrasi PT Indonesia Power UPJP Bali Edi Sunardi mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan program dari perusahaan CSR, khususnya kepada masyarakat di lingkungan pembangkit di Gilimanuk. Kegiatan ini rutin dilakukan sejak tahun 2002 lalu. Dalam bantuan itu diserahkan bantuan hingga Rp 80 juta. Di antaranya, Rp 25 juta untuk fasilitas umum, Rp 35 juta untuk pemberdayaan dan

Kesehatan Rp 20 juta. Kondisi kelistrikan di Bali saat ini masih surplus dengan adanya sejumlah pembangkit di Bali, termasuk di PLTG Gilimanuk ini. Manajer PLTG Gilimanuk, I Nyoman Purwakanta, menambahkan keberadaan PLTG Gilimanuk ini sejatinya masih dibutuhkan untuk sistem kelistrikan di Bali. Kendatipun saat ini kondisi kelistrikan surplus dengan pasokan dari Jawa, serta pembangkit di Pesanggaran dan Celukan Bawang, namun PLTG Gilimanuk ini tetap diperlukan untuk mengcover ketika salah satu pembangkit sedang pemeliharaan. Sebagai anak perusahaan PLN, PT Indonesia Power perusahaan pembangkit listrik memiliki visi bersahabat dengan lingkungan. Termasuk membina hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar PLTG Gilimanuk, menuju Green Power Plant. Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan teri-

ma kasih atas kepedulian PT Indonesia Power bagi kepentingan masyarakat sekitar pembangkit. Bupati mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama ikut memelihara dan menjaga pembangkit ini. Bupati Artha berharap ke depan CSR ini juga diwujudkan di bidang kebersihan dan penghijauan.

“Terima kasih kepada Indonesia Power yang sudah ikut serta membantu kita di Jembrana khususnya di Gilimanuk,” ujar Bupati. Penyerahan bantuan secara simbolis kepada salah satu warga dilakukan Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi jajaran UPJP Bali dan PLTG Gilimanuk (ad433)

PENYERAHAN CSR – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran PT Indonesia Power UPJP Bali, Camat Melaya dan masyarakat penerima di sela-sela penyerahan CSR di PLTG Gilimanuk.


Sabtu Paing, 16 Juli 2016

KARANGASEM

Perbekel Belum Bisa Tentukan Klian Banjar Dinas Amlapura (Bali Post) Niat perbekel membentuk jajarannya di posisi klian banjar dinas belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Meski sudah diatur dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, perbekel harus menunggu aturan turunannya dari pemerintah daerah. Saat ini, pemerintah daerah sedang menggodok ranperda tersebut, sebelum diajukan ke eksekutif. Ditemui di kantornya belum lama ini, Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) I Komang Subadra mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) dari undang-undang itu sudah turun. Sehingga, penyusunan ranperda sudah bisa dilakukan sebagaimana diatur dalam Permendagri nomor 83 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pembentukan Perangkat Desa. ”Kami sudah rapat internal dua kali. Sekarang ranperdanya sudah masuk ke Bagian Hukum,” kata Subadra. Dengan demikian, persyaratan umum klian banjar dinas yang menyebutkan batas maksimal 42 tahun, belum tentu dapat dijalankan. Menurut Subadra, masalah paling krusial ini tentu akan dibahas kembali dengan legislatif. Dia tak mau menjelaskan lebih jauh, sebelum ada pembahasan nanti bersama DPRD Karangasem. ”Ini sudah menjadi salah satu prioritas ranperda yang harus dituntaskan,” tegasnya. Saat ini, masih ada 554 klian banjar dinas tersebar di 75 desa berikut 52 kepala lingkungan dan tiga lurah. Dari jumlah itu, Subadra memperkirakan sekitar 50 persen di antaranya usianya sudah melebihi batas persyaratan umum 42 tahun. Artinya, bila tidak ada perubahan dalam persyaratan umum, maka separuh dari klian banjar dinas saat ini harus merelakan posisi strategis di desa itu digantikan orang lain. Lantaran ranperda belum dibahas, bagi posisi klian banjar dinas yang kosong, saat ini masih diisi dengan pelaksana tugas. Kabarnya, sudah ada 234 posisi klian banjar dinas yang sudah kosong dari jumlah 554 klian banjar dinas, setelah klian banjar dinasnya mengakhiri masa tugas. Rinciannya, Kecamatan Manggis 27 orang, Kubu 40 orang, Abang 41 orang, Bebandem 37 orang, Selat 45 orang, Rendang 44 orang. Namun, Subadra enggan membenarkan data itu. Seperti diberitakan sebelumnya, perbekel hasil pemilihan serentak pertama kalinya sudah dilantik 22 Juni lalu. Sebanyak 51 perbekel sudah memulai tugas barunya membangun desa. Namun, mereka belum bisa menunjuk klian banjar dinas karena perdanya belum turun. Dulu, sebelum Permendagri nomor 83 tahun 2015 turun, ratusan klian banjar dinas sempat demo ke DPRD Karangasem. Mereka yang tergabung dalam Forum Klian Banjar Dinas di setiap kecamatan di Karangasem meminta dewan membantu memperjuangkan nasib klian banjar dinas yang usianya di atas 42 tahun. Selain masalah persyaratan umum, saat ini mereka juga menuntut agar teknis penetapan klian banjar dinas tetap menggunakan mekanisme pemilihan, bukan mutlak penunjukan menjadi hak perbekel. Ini dikhawatirkan, jabatan klian banjar dinas disalahgunakan oknum perbekel yang dibekengi partai politik tertentu untuk menjadi bagian antek-antek partai politik di desa saat pemilihan umum. (kmb31)

PEMERIKSAAN Petugas saat melakukan pemeriksaan duktang Ibnu Mubarok di Pasar Senggol pertigaan Abang, Amlapura. Bali Post/kmb31

Bayar Rp 20 Ribu, Duktang Liar Lolos

Amlapura (Bali Post) -

Karangasem terus mengantisipasi masuknya penduduk pendatang (duktang) ke Karangasem pasca-arus balik Lebaran tahun ini. Razia terus dilakukan pihak kepolisian maupun lembaga pemerintahan. Razia terakhir di wilayah Subagan, Amlapura, Kamis (14/7) lalu, ditemukan belasan warga datang dari Jawa dan NTB tanpa mengantongi Kartu Tinggal Sementara (KTS). Bahkan, ada juga duktang tanpa mengantongi indentitas diri, seperti KTP. Duktang liar ini bisa lolos hanya dengan membayar Rp 20 ribu di pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Gilimanuk. Tim Teknis Kegiatan Disdukcapil Karangasem dipimpin langsung Kasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem Ni Wayan Cintya Devi. Beberapa hari setelah arus balik, tim ini langsung menyasar sejumlah tempat di Subagan yang biasanya menjadi kantong-kantong duktang. Tim ini setidaknya menemukan 13 duktang yang masih bermasalah. Mereka berasal dari Jawa dan NTB. Antara lain, Suciani (25), Riska Septyawati (22), Ana (39), Revans Budi Nurani (36), Ninik Wahyuni (36), dan Agus Eko Prasetyo sama-sama dari Jawa Timur dan Sri Ardi Diana (26) dari Jawa Barat. Sedangkan, sisanya Heni Yuniarti Marlina (25), Rusmayadi, Zul Fahroni, Ihwan Jayadi (26), dan Muhammad Fauzi, masing-masing dari NTB. Mereka semua diketahui petugas belum mengantongi KTS. Sebab, ketika diperiksa petugas, mereka hanya bisa menunjukkan KTP asal mereka di luar Bali. Satu lagi temuan duktang liar adalah Ibnu Mubarok

(19) asal Madura, Jawa Timur. Saat diperiksa petugas, duktang ini tak bisa menunjukkan KTP. Bahkan, saat ditanya lebih jauh oleh petugas, bagaimana caranya dia bisa masuk ke Bali, duktang yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman ini mengaku membayar oknum petugas di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Setelah lolos, dia kemudian mencari kerabatnya di Karangasem. Petugas sendiri mendapati duktang liar ini di Pasar Senggol pertigaan Abang, Amlapura. “Setelah kami temukan, kami meminta mereka melapor kepada kepala lingkungan setempat, kemudian mengurus KTS,” kata Cintya Devi. Mengantisipasi duktang liar di Karangasem, pihak kepolisian dan TNI juga terus memperketat penjagaan di Pelabuhan Padangbai. Perkembangan dan pergerakan penumpang di pelabuhan tersebut terus dipantau. Polres Karangasem menerjunkan personelnya secara khusus untuk mem-back up petugas dari Polsek Kawasan Laut Padangbai. Selain duktang liar, sasaran yang dipantau

khusus juga penumpang yang mengenakan jaket atau membawa ransel. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso menegaskan, pantauan secara khusus itu untuk mengantisipasi masuknya pelaku teror ke Bali. Jika ada ditemukan yang mencurigakan, maka mereka akan langsung digeledah oleh petugas. Sejauh ini, Pelabuhan Padangbai dalam situasi kondusif. Penumpang yang masuk dan keluar Bali juga relatif normal. Tidak hanya polisi, proses pengamanan juga dilakukan TNI, Satpol PP, desa adat bersama pecalangnya. Tim gabungan ini fokus melakukan pemeriksaan indentitas penumpang. Sejauh ini, sudah ada 15 penumpang yang dikembalikan ke Lembar karena tidak membawa KTP. Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Feirman Sjafirial Agustus menegaskan, Pelabuhan Padangbai harus terus menjadi fokus pengamanan sebagai pintu masuk Bali. Dandim mengaku telah memperkuat fungsi Koramil di Padangbai untuk melakukan pemantauan. (kmb31)

13 15 Tahun, Jalan Sogra - Sukaluwih Tak Tersentuh APBD

Amlapura (Bali Post) Akses jalan dari Banjar Dinas Sogra Desa Sebudi dengan Banjar Dinas Sukaluwih Desa Amertha Buana Kecamatan Selat tak pernah tersentuh APBD. Sudah tiga kali pergantian pemerintahan di Karangasem, akses jalan sejauh 3,5 kilometer itu tak kunjung mendapat perhatian. Bahkan, setelah setiap tahun usulannya masuk peringkat pertama dalam Musrenbangdes dan Musrenbangcam, rupanya akses jalan desa untuk pertanian warga setempat juga tak kunjung mendapatkan bantuan perbaikan. Situasi ini membuat Perbekel Amertha Buana I Wayan Suara Arsana kecewa. Ditemui di Amlapura, Kamis (14/7) lalu, dia mengatakan usulan perbaikan akses jalan itu sudah peringkat pertama dalam Musrenbangcam enam kali atau enam tahun berturut-turut. Tetapi akses jalan itu tak kunjung mendapat pengaspalan. Padahal, lebar jalan itu sudah enam meter lebih dan panjang sekitar 3,5 kilometer. Selama ini, dia mengatakan akses jalan desa ini dimanfaatkan para petani membawa hasil pertaniannya ke pasar. Awalnya, dia mengaku masih bisa bersabar. Tapi, dia akhirnya kecewa dan bicara blak-blakan, setelah melihat di tempat lain justru tak masuk usulan Musrenbangdes dan Musrenbangcam tiba-tiba langsung mendapat hotmix atau pengaspalan. “Gara-gara (perbekelnya) bisa memenangkan dalam pilkada, ternyata langsung didanai pemerintah daerah. Padahal, dalam sosialisasi pemerintah daerah ke desa, semua program yang bisa didanai harus masuk Musrenbangdes dan Musrenbangcam. Apa perlu

sekarang sesama perbekel harus masiat,” kata Suara Arsana mengkritisi. Namun, setelah kini desa punya kewenangan mengelola anggaran sendiri, perbaikan akses jalan itu kini menjadi prioritas kedua desa. Akses jalan Sogra-Sukaluwih itu, akhirnya diperbaiki dari APBDes yang dananya bersumber dari APBN-P. Namun, Suara Arsana lupa besaran anggarannya. Dia berharap, akses jalan ini bisa dimanfaatkan petani di Desa Amertha Buana maupun warga di Desa Sebudi untuk memasarkan hasil pertaniannya ke pasar. Selain itu, juga untuk meningkatkan kerja sama antardesa di dua desa bertetangga Amertha Buana dengan Desa Sebudi. Proses pengerjaannya sudah dilakukan sejak 12 Juli lalu. ”Selesai sudah warga kami mengemis dan berharap kepada penguasa,” kata Suara Arsana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Karangasem I Nyoman Sutirtayasa didampingi Kabid Bina Marga Gusti Ayu Nyoman Sugianti mengakui, akses jalan itu tak masuk dalam perbaikan akses jalan tahun ini. Perbaikan jalan desa tidak bisa dilakukan maksimal karena minimnya anggaran. Selain itu, setelah desa punya kewenangan penuh, maka desa diharapkan bisa lebih optimal memperbaiki akses jalan desa. Tahun ini, APBD Kabupaten dari Bina Marga difokuskan untuk pengerjaan tiga akses jalan yang sempat gagal tender tahun lalu, yakni akses jalan Dlundungan-Darmaji (Rp 2,1 miliar), MuntigunungPura Puseh (Rp 2,2 miliar), dan jalan lingkar Pasar Agung Sebudi (Rp 1,6 miliar). (kmb31)

Badan Pengelola Berencana Tata Besakih Amlapura (Bali Post) – Wakil Gubernur (Wagub) Bali Ketut Sudikerta dan sejumlah bupati/wakil bupati menggelar rapat membahas pembentukan Badan Pengelola (BP) Besakih di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (15/7) kemarin. Saat itu, Wagub Sudikerta mengatakan BP berencana menata Pura Besakih. Di hulu pura itu jangan sampai ada permukiman atau bangunan bersifat komersial.

Wagub Sudikerta dan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri yang ditemui usai rapat mengatakan, soal Besakih, Gunung Agung dan sekitarnya masih atau belum dicabut sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dikatakan, hal itu tidak akan menjadi hambatan. Saat itu, keduanya ditanyai apakah penataan dengan konsep, ide dan program bagus yang digagas BP Besakih tidak akan muba-

zir? Pasalnya, sampai kini meski ditolak sebagian besar masyarakat Bali, Besakih, Gunung Agung dan sekitarnya belum dicabut pusat sebagai KSPN. ”KSPN itu sudah kita tolak. Karena masyarakat Bali menolak, Gubernur mengirim atau meneruskan surat penolakan itu ke pusat,” ujar Sudikerta. Pada rapat tersebut, Wagub Sudikerta yang juga Ketua BP Besakih menyampaikan, ke depan Pura Besakih dan

Bali Post/013

BADAN PENGELOLA - Wagub Bali Ketut Sudikerta dan sejumlah bupati/wabup saat mengikuti rapat membahas pembentukan Badan Pengelola Besakih, Jumat (15/7) kemarin.

sekitarnya mesti ditata. Selama ini, kondisinya terkesan semrawut. Di sebelah hulu pura ada permukiman, ada warung dan sebagainya. “Nanti di bagian atau di sebelah hulu ada tanah milik, kita tukar dengan tanah Pemprov Bali,” kata Sudikerta. Menurut Sudikerta, di kawasan hulu itu kalau tanahnya sudah bisa dibebaskan untuk menata dan menjaga serta mendukung kesucian pura terbesar itu, bisa ditanami tanaman langka, tanaman yang penting untuk sarana bebantenan terkait pujawali atau yadnya di Besakih. ”Besakih harus ditata baik utamaning mandala, madyaning, dan alitan mandala (istilah Sudikerta untuk kanista mandala -red),” katanya memaparkan. Selain dihadiri Wagub Sudikerta dan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, rapat tersebut juga dihadiri Wabup Karangasem Artha Dipa dan Wabup Klungkung Made Kasta serta perwakilan pemkab/pemkot se-Bali. BP Besakih sudah dibentuk diketuai Wagub Sudikerta. Mereka sudah rapat beberapa kali. Dirancang, perjanjian dengan pihak Desa Besakih, dari hasil pemasukan pengelolaannya nanti, Pemkab Karangasem dan Desa Pakraman Besakih masing-masing 25 persen serta untuk Pura Besakih dengan 18 palebahan-nya 50 persennya. Di lain pihak, Mas Sumatri menyampaikan Karangasem sangat berkepentingan dalam

Empat Orang Mendaftar Calon MOBP Besakih Kriterianya Tak Terlibat Judi dan Narkoba

Amlapura (Bali Post) – Empat orang mendaftar sebagai bakal calon pimpinan Manajemen Operasional Badan Pengelola (MOBP) Besakih. Panitia Seleksi (Pansel) bakal memilih satu orang guna diajukan ke Gubernur Bali untuk dibuatkan SK. Hal itu disampaikan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dan Klian Desa Pakraman Besakih Wayan Gunatra, Jumat (15/7) kemarin. Soal siapa nama keempat pendaftar itu, Gunatra tak mau membeberkan dengan alasan belum melaporkannya kepada Bupati Mas Suma-

tri. Gunatra menyampaikan sepakat, salah satu kriteria calon MOBP nanti yakni tak tersangkut judi dan narkoba. “Kriteria itu sudah masuk di Pansel desa yakni poin kriteria ke delapan. Bertindak sebagai Ketua Pansel Desa yakni Nengah Sukerta,” kata Gunatra. Bupati Mas Sumatri menyampaikan, selain Pansel Desa, seleksi calon MOBP nantinya juga melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda). Tujuannya agar semua tahu, terlibat dan bergerak, seperti masalah keamanan dan kenyamanan-

nya. “Nanti, jangan yang lolos seleksi pecandu narkoba atau penjudi. Jangan mereka yang lolos,” kata Mas Sumatri. Sebelum disampaikan kepada Gubernur Bali, kata Mas Sumatri, calon MOBP itu mesti menandatangani surat perjanjian berupa pakta integritas dan menyetor visi dan misi. “Mereka mesti yang terbaik dalam banyak hal dan sikap karena akan bertugas ngaturang ayah, mengabdi menjaga martabat umat Hindu dan menjaga kesucian Pura Kahyangan Jagat Besakih,” tegasnya. Ke depan, kata Mas Suma-

tri, BP diprogramkan menyusun buku mengenai sejarah dan asal usul Pura Besakih secara lebih lengkap dan tepat. Ditata juga mana pura kawitan sebenarnya dan hal itu tujuannya bukan dalam rangka mengkotak-kotakkan umat. “Kalau kita bicara Besakih, bicara Hindu yang mendunia,” paparnya. Mas Sumatri menegaskan, masyarakat Bali mesti menghindari pengkotak-kotakan. Sebaliknya, mereka harus bersatu padu menjaga tanah kelahirannya dan Pura Besakih sebagai hulunya Bali. (013)

penataan pura terbesar itu. Selama ini, apa yang diprotes pamedek atau pengunjung bahkan diunggah di internet, Pemkab Karangasem yang selalu disalahkan. Dicontohkan, lampu-lampu sudah lama rusak atau mati, WC jorok dan tak ada airnya, sampah plastik bertebaran, pedagang acung merangsek, kata Bupati, Karangasem yang dikomplain. ”Citra pariwisata dan Besakih sebagai pura suci, kena. Penting kita tata kawasan Besakih dengan melibatkan unsur pimpinan daerah, kabupaten se-Bali. Berdasarkan SK Gubernur Bali diputuskan Bupati Karangasem ditugasi membentuk manajemen operasional dan merancang MoU kerja sama antara Bupati Karangasem dengan Desa Besakih. Itu sudah kita tindak lanjuti,” ujar Mas Sumatri. (013)

Bali Post/kmb31

PENGERJAAN - Akses jalan Sogra-Sukaluwih kini sedang tahap pengerjaan melalui dana desa.


TABANAN

14

Kunjungan Kerja ke SMAN 1 Kediri

Senator RI Wedakarna Tekankan Pendidikan Karakter

Tabanan (Bali Post) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kediri tahun ini terbilang sangat istimewa. Pasalnya, menjelang penutupan MPLS tahun ajaran 2016/2017, Jumat (15/7) kemarin, sekolah favorit di Tabanan yang ber-

lokasi di Jalan Bingin Ambe ini dikunjungi oleh Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang menjabat Komite III DPDRI. SMAN 1 Kediri merupakan satu dari lima sekolah di Kabupaten Tabanan yang mendapat kunjungan kerja

Bali Post/kmb

PENGARAHAN - Senator RI Shri I Gusti Arya Wedakarna MWS III memberikan pengarahan tentang pendidikan karakter di SMAN 1 Kediri dalam kegiatan MPLS.

tokoh ternama di Bali ini. Di hadapan ratusan siswa baru SMAN 1 Kediri, Wedakarna kembali menekankan tentang pendidikan karakter yang harus melekat di setiap jiwa siswa. Meski hanya satu jam, dalam setiap pemaparannya senator asal Bali ini mampu menggugah dan memotivasi siswa baru SMAN 1 Kediri khususnya dalam upaya revolusi mental. Nilai-nilai ajaran Bung Karno dalam implementasi mengisi pembangunan agar lebih baik lagi ke depannya menjadi salah satu topik hangat yang disampaikan. “Sebenarnya penekanannya lebih pada karakter dan revolusi mental. Karena pintar saja tidak cukup tanpa karakter yang baik,” ujarnya. Wedakarna mengharapkan tidak hanya SMAN 1 Kediri, tetapi seluruh sekolah di Bali berjuang meningkatkan sarana dan prasarana demi kualitas pendidikan yang lebih baik. Bahkan pihaknya mendorong sekolah untuk bisa mendapatkan dana pendidikan di pusat. “Ada Rp 400

triliun dana pendidikan yang bisa direbut oleh sekolah di Bali, dan saya siap mengawal untuk bisa mendapatkannya,” tegasnya. Kepala SMAN 1 Kediri Drs. I Dewa Nyoman Maryono, M.Pd. sangat mengapresiasi kunjungan kerja anggota DPD-RI ke sekolah yang dipimpinnya. Kedatangan Senator RI ini dapat memotivasi semangat para siswa untuk belajar lebih baik lagi. “Ini momen yang sangat baik, apalagi siswa sangat antusias bisa bertemu langsung dengan tokoh dari Bali itu,” ujarnya. Terkait kegiatan MPLS, ia mengatakan selama sepekan pelaksanaannya berjalan baik sesuai aturan. Acara yang dikemas tidak ada yang membebani siswa, karena lebih menekankan pada pendidikan karakter dan peningkatan keimanan. Kegiatan itu di antaranya bakti sosial di Alas Kedaton, gerakan kebersihan di jaba pura luhur, serta peningkatan komunikasi yang dikemas dalam paskibraka dan barisberbaris. (kmb/k375)

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Ombudsman Gagal Cari SE PPDB

Tabanan (Bali Post) –

Kedatangan Tim Ombudsman untuk mencari Surat Edaran (SE) Nomor 420/3574/Disdikmudora yang mengatur tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016 di Kabupaten Tabanan yang ditandatangani Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (15/7) kemarin, tidak membuahkan hasil. Hal ini dikarenakan pihak yang berwenang tidak ada di tempat. Asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti serta dua anggotanya, Ida Bagus Kade Oka Mahendra dan Khairul Natanagara, ke kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikmudora) Tabanan untuk mencari SE tersebut. Akan tetapi, pihak staf mengatakan surat tersebut dibawa oleh kepala dinas. “Kami konfirmasi ke kepala dinas katanya dibawa oleh stafnya bernama Pak Dewa. Ketika dikonfimasi kepada Pak Dewa, dibilang dibawa oleh Kepala Dinas,” terang Sri Widhiyanti. Sri dan rekannya merasa dioper-oper untuk mendapatkan dokumen kesepakatan PPDB Kabupaten Tabanan. Meski begitu, pihaknya telah mendapatkan kopian surat edaran tersebut dari sekolah. Namun tidak ada tanda tan-

gan bupati. “Kami mencari yang bertanda tangan agar bisa menjadi bahan kajian resmi,” ujarnya. Selanjutnya ketiganya menuju kantor Bupati Tabanan guna menemui Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, namun Bupati juga tidak ada di tempat, begitu pun wakilnya, I Komang Gede Sanjaya. Kedua pimpinan daerah ini diketahui mengikuti acara di luar kantor. Selain ingin mendapatkan SE yang resmi, tim Ombudsman mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan temuan beberapa fakta pelanggaran di lapangan terkait dengan PPDB 2016 di Tabanan. “Nanti kami akan temui Bupati lagi. Kami kaji dulu di kantor data yang telah terkumpul,” jelas Sri. Tim Ombudsman lalu menemui Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Sekda

Tabanan mengatakan tidak mengetahui permasalahan yang terjadi terkait PPDB. “Menurut Sekda, laporan langsung ke pimpinan daerah dan legislatif,” papar Oka Mahendra, anggota ORI Perwakilan Bali. Sebelumnya, ketiga petugas itu datang ke kantor DPRD Tabanan yang berada di Sanggulan, Kediri. Kunjungan mendadak sekitar pukul 10.30 Wita ini juga gagal mendapatkan hasil karena anggota Dewan tidak ada sama sekali. Anggota DPRD mengadakan bimtek ke Jakarta, sedangkan ketuanya ke Gianyar. ORI Perwakilan Bali menemukan ketidakberesan dalam penyelenggaraan PPDB 2016 di Tabanan. Ada sejumlah sekolah menerima siswa melebihi kuota yang disepakati oleh Disdikmudora dan Dewan dalam tiga kali pertemuan. (kmb24)

Bentuk Karakter Siswa

MPLS SMK Saraswati 3 Tabanan Berkonsep ”Tri Hita Karana” Tabanan (Bali Post) SMK Saraswati 3 Tabanan memiliki cara tersendiri dalam membentuk karakter siswa baru pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sejumlah kegiatan dikemas dengan harapan tumbuh interaksi sosial antara siswa dan lingkungan sekitar. Konsep Tri Hita Karana

menjadi dasar setiap kegiatan yang digelar selama seminggu pelaksanaan MPLS. Kepala SMK Saraswati 3 Tabanan Dra. Ida Ayu Manik Yuliati mengatakan, implementasi penerapan MPLS berkonsep Tri Hita Karana dikemas dalam kegiatan seperti kerja bakti sosial di sekitar lingkungan sekolah,

Bali Post/kmb

PENGABDIAN - Siswa baru SMK Saraswati 3 Tabanan menyebarkan pupuk kandang di sepanjang taman kota di Jalan Pahlawan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam MPLS.

mareresik di Pura Dalem Kota Tabanan, dan pengabdian pada masyarakat. “Saat mareresik di Pura Dalem, kami mendapat sambutan luar biasa dari jero mangku pura setempat, karena baru SMK Saraswati yang memiliki agenda tersebut,” ujarnya, Jumat (15/7) kemarin. Sebagai sekolah kejuruan yang berhubungan dengan dunia pariwisata, interaksi sosial dan komunikasi sangat perlu ditumbuhkan bagi siswa baru, karena setelah tamat akan bersosialisasi langsung dengan masyarakat baik nasional maupun internasional. “Lulusan kami bisa bekerja di mana pun, karena dibiasakan bergaul dan bersosialisasi. Jadi, tidak hanya di sektor pariwisata, cakupan yang lebih luas lagi bisa diraih,” katanya. Guru Pembina OSIS SMK Saraswati 3 Tabanan Ida Bagus Cahya Ambarajaya didampingi Wakasek Kesiswaan, mengakui seluruh kegiatan selama pelaksanaan MPLS dikonsep apik oleh OSIS, dengan tetap mendapat pengawasan dari guru pembina. Kegiatan lebih banyak diisi acara pengab-

dian masyarakat. Edukatif dalam bentuk seminar/diskusi dari sejumlah instansi terkait, sedangkan disiplin diisi pelatihan baris-berbaris dan upacara serta pengenalan ekstrakurikuler. Kegiatan pengabdian masyarakat mengambil konsep pawongan, parahyangan dan palemahan (Tri Hita Karana). Palemahan dalam bentuk menyebarkan pupuk kandang di sepanjang taman kota dari Patung Pahlawan sampai taman depan RS dibantu petugas DKP, dan menyebarkan bubuk abate ke masyarakat sekitar sekolah. Dalam pawongan, para siswa berbaur dengan masyarakat mengikuti kerja bakti di Banjar Pangkung Prabu dan Banjar Dangin carik. Sementara parahyangan diisi mareresik di areal Pura Dalem Kota Tabanan dan persembahyangan. “Kami juga mengkemas skill competition yang tujuannya memperkenalkan jurusan yang ada di sekolah,” ungkap Ambarajaya. SMK Saraswati 3 Tabanan memiliki dua jurusan, yakni tata boga dan akomodasi perhotelan. (kmb/k375)

Warung Global

Presiden Mesti Dengar Aspirasi Rakyat Bali SEMUA pihak mesti menjalankan tugas dengan baik demi ajeg Bali. Pemerintah harus mengutamakan harapan dan kepentingan masyarakat serta satya wacana menjalankan amanat dan aspirasi rakyat yang dipimpinnya. Gung Derah menyampaikan ini dalam acara Warung Global dengan topik “Rakyat Bali Tunggu Ketegasan Jokowi” di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan SWiB Amlapura FM, Singaraja FM, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM, Jumat (15/7) kemarin. Pengunjung lainnya, Vera, memohon kepada Presiden Jokowi supaya memperhatikan keluhan masyarakat kecil. Para pemimpin baik yang duduk di eksekutif maupun legislatif agar menolak dengan tegas reklamasi Teluk Benoa.

Sementara Nang Kenceng minta Jokowi mencabut Perpres Nomor 51 Tahun 2014 yang dibuat di zaman pemerintahan SBY tanpa pandang bulu. Presiden harus mempunyai inisiatif dan kredibilitas. Jika tidak dibatalkan akan terjadi gesekan di masyarakat

dan Ida Batara Baruna akan murka karena Teluk Benoa adalah kawasan suci. Investor bisa saja menganggap sudah sesuai prosedur, tetapi masih ada aspek budaya dan yang belum dipenuhi yang sangat sakral dan sensitif di Bali. Ari, Pan Basten, Werda, Sugi, Gede Biasa, dan Made Torek sama-sama yakin reklamasi Teluk Benoa akan menimbulkan situasi yang tidak kondusif secara sosial dan budaya. Proyek ini sudah menguras energi masyarakat dan rakyat Bali merasa dibentur-benturkan dengan pengusaha besar yang memaksakan diri mewujud-

kan keinginannya. Mengambangnya sikap pemerintah pusat telah mencederai rasa keadilan dan diabaikannya aspirasi rakyat Bali. Mereka masih menumpukan satu-satunya harapan kepada pemerintah melalui Kementerian Perikanan dan Kelautan untuk tidak memperpanjang izin lokasi yang diajukan PT TWBI yang akan habis 25 Agustus. Selain itu, minta ketegasan Presiden Jokowi yang suara pemilihnya terbanyak di Bali saat pilpres lalu untuk segera mencabut Perpres 51/ 2014 yang kontroversial tersebut. (arya)

SERTIFIKAT - Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tiga dari kanan) memberikan sertifikat kepada Pembina Yayasan Surya Wisata I Gusti Gede Aryadi, Jumat (15/7) kemarin.

SMA Surya Wisata Tetap Eksis di Tengah Persaingan

SMA Surya Wisata merupakan salah satu sekolah swasta di Tabanan yang membuktikan eksistensi dengan kualitas yang dimiliki. Buktinya, di tengah persaingan dengan banyaknya sekolah, SMA Surya Wisata pada tahun ajaran 2016/2017 ini mampu menarik siswa baru 365 orang. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Made Darsaka di sela-sela acara penerimaan Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Jumat (15/7) kemarin, mengatakan dari 502 siswa yang mendaftar kembali mendaftar 365 yang dibagi menjadi sembilan kelas. Diakuinya, memang terjadi penurunan penerimaan, namun tidak banyak. Dibandingkan tahun sebelumnya, pengurangan siswa hanya

sekitar 10 orang. Masih eksisnya SMA Surya Wisata, lanjut Darsaka, dikarenakan selain menerapkan pembelajaran sesuai dengan UU 20 Tahun 2003 juga sebagai SMA plus yang menerapkan ekstra wajib bagi para siswanya. Ekstra wajib diberikan sesuai potensi daerah dan Bali potensinya adalah pariwisata. ‘’Jika anak-anak tamatan SMA ingin segera bekerja sudah punya keterampilan. Namun, jika mereka melanjutkan pun bisa,’’ ujarnya. Pembina Yayasan Surya Wisata I Gusti Gede Aryadi berharap kunjungan Senator DPD-RI bisa memfasilitasi apa yang menjadi kekurangan SMA Surya Wisata dalam rangka perbaikan ke depannya. Salah satunya pendanaan untuk memperbaiki kelas agar lebih representatif. Di samping itu, ada perjuangan

ke pusat mengenai peraturan dalam hal penerimaan siswa sehingga terjadi pemerataan di setiap sekolah. ‘’Jadi, tidak ada penumplekan di satu sekolah dan di sisi lainnya ada yang tidak menerima siswa,’’ katanya. Sementara itu, Wedakarna memaparkan sebagai perwakilan Bali di pusat pihaknya akan selalu menyalurkan aspirasi dan bersinergi dengan masyarakat Bali. Menurutnya, dari sisi kualitas SMA Surya Wisata sudah teruji. Ia berharap pihak sekolah mendorong siswanya melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi lagi dan tidak berhenti sampai SMA saja. Untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan, ia tidak ragu bersinergi dengan DPD Bali. ‘’Kami dari DPD akan membantu dan memperjuangkannya,’’ ungkapnya. (ad844)


15

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Klopp Rampingkan Skuad the Reds

Nani Ingin Kembalikan Nama Besar Valencia

Valencia Valencia ingin mengubah peruntungan musim ini dengan mendatangkan penyerang juara Piala Eropa 2016 Nani dari Portugal. Mantan penyerang Manchester United itu diperkenalkan ke publik, Jumat (15/7) kemarin di Stadion Mestalla dan berjanji akan mengembalikan Bali Post/afp nama besar klub Penyerang baru itu. Valencia Nani dari Nani sendiri Portugal. juga menginginkan klub barunya bisa kembali ke papan atas dan berlaga di kompetisi Eropa setelah musim lalu terjerumus hingga peringkat ke-12 dan mengumpulkan 22 poin di kompetisi La Liga Spanyol. Ini menjadi penampilan terburuk Valencia dalam tiga dekade. Valencia mengeluarkan dana 9,47 juta dolar untuk memindahkan Nani dari Fenerbahce ke Spanyol. Pemain yang bisa diandalkan kecepatannya dalam menggiring bola itu, diikat kontrak selama 3 musim. “Ini klub besar dan memiliki banyak fans. Saya gembira menjadi bagian dari klub kini,” ujar Nani yang hanya semusim di Fenerbahce setelah meninggalkan MU. “Target saya adalah membantu di setiap pertandingan yang saya mainkan dan memenuhi tujuan dari klub ini,” katanya di depan 12 ribu fans di Stadion Mestalla. (kmb39/rtr)

Liverpool Pelatih Liverpool Juergen Klopp mulai merampingkan skuadnya dengan menjual sejumlah pemain. Pemain muda Jordon Ibre dijual ke Bournemouth dan bek Martin Skrtel ke Fenerbahce. Bournemouth menandatangani kontrak empat tahun dengan pemain U-21 Inggris itu. Pemain yang menempati sayap kiri itu dinilai memiliki prospek besar. Ibe yang berusia 20 tahun, 58 kali tampil di tim utama Liverpool dan menghasilkan empat gol setelah dia bergabung di akademi klub dari Wycombe Wanderers pada 2011. Ia mengisi posisi Raheem Sterling yang tahun lalu hengkang ke Manchester City. Liverpool tidak menyebutkan berapa nilai transfer Ibe ke Bournemouth tersebut. Namun media melaporkan Bournemouth membayar 15 juta pound (20,01 juta dolar AS) untuk pemain itu. “Musim lalu dia banyak bermain dengan Liverpool dan kami sedang menunggu untuk melihat dia terus tumbuh bersama kami, dia prospek besar,” kata ketua eksekutif Bournemouth Neill Blake dalam laman klub (www.afcb.co.uk). Sehari sebelumnya bek Martin Skrtel pindah ke Fenerbahce. Bek timnas Slovakia itu telah menyelesaikan proses pemeriksaan medis den-

PERAMPINGAN - Liverpool melepas gelandang Jordon Ibe dan bek Martin Skrtel sebgai abagian dari proses perampingan klub itu.

Monaco Hadapi Fenerbahce Sejumlah Pembalap Alami Kecelakaan di Sesi Latihan di Putaran III

Paris Mantan finalis Liga Champions Monaco akan menghadapi fase sulit saat harus menghadapi klub Turki Fenerbahce di putaran ketiga babak kualifikasi. Hasil pengundian di Nyon, Jumat (15/7) kemarin, memutuskan laga putaran ketiga akan dimainkan pada 2627 Juli dan 2-3 Agustus mendatang. Pemenang laga itu akan maju ke babak playoff. Ini menjadi fase akhir kualifikasi sebelum memasuki babak penyisihan grup. Monaco yang dikalahkan 0-3 oleh Porto pada final Liga Champiosn 2004, menempati peringkat ke-3 kompetisi Liga Prancis musim lalu. Sedangkan Fenerbahce di posisi kedua di belakang sang juara Besiktas di Liga Turki. Namun Monaco kini kemungkinan akan bertambah kuat berkat kehadiran mantan penyerang Manchester United Radamel Falcao dan Robin van Persie. Falcao sempat merumput di MU sebelum pindah ke Chelsea dengan status sebagai pemain pinjaman dari Monaco. Hasil pengundian kemarin juga mempertemukan juara empat kali Ajax Amsterdams melawan PAOK (Yunani). Sedangkan juara Piala UEFA 2009 Shakhtar Donetsk menghadapi Young Boys (Swiss). Anderlecht ditantang juara Liga Rusia Rostov.(kmb39/rtr)

Sachsenring Sesi latihan I MotoGP Jerman, Jumat (15/7) kemarin diwarnai sejumlah kecelakaan meski kondisi trek kering. Salah satunya menimpa sang juara dunia Jorge Lorenzo. Pembalap Yamaha itu tergelincir pada Tikungan II ‘’Waterfall’’ di awal latihan. Lorenzo dibawa ke ruang medis setelah mengeluhkan sakit pada tangan kirinya. Berun-

tung pada pemeriksaan itu tidak ditemukan cedera pada tulangnya. Sebelum Lorenzo terjatuh di tikungan itu, Scott Redding (Pramac) dan Stefan Bradl (Aprilia Gresini) juga mengalami nasib serupa. Ban baru yang tak simetris diduga menjadi masalah insiden itu. Sesi latihan pertama menghasilkan Andrea Iannone (Ducati) sebagai yang tercepat. Usai sesi

tuan rumah Prancis 1-0 di final. Cristiano Ronaldo yang menjadi kapten sekaligus motor pertandingan pun tak masuk dalam skuad itu. Argentina kehilangan Lionel Messi setelah pemain terbaik dunia itu mengundurkan diri dari timnas usai kegagalan di Copa America Centenario akhir Juni lalu. Usai dikalahkan Chile di final, Messi tidak berminat untuk mempersembahkan gelar internasional. Tim Tango akan diperkuat

ini hujan deras mengguyur Sirkuit Sachsenring. Di sesi latihan kedua Maverick Vinales (Suzuki) menempatkan diri di posisi teratas. Posisi kedua ditempati Iannone dan Marc Marquez (Honda) ketiga. Sebelum menghasilkan waktu tercepat Vinales dan Tito Rabat (Estrella Galicia) juga terjatuh di ‘’Waterfall’’. (kmb39/rtr/net)

Hasil Latihan II MOtoGP Jerman 1. Maverick Vinales (Suzuki) 1:22,161 2. Andrea Iannone (Ducati) 1:22,381 3. Marc Marquez ( Repsol Honda) 1:22,775 4. Cal Crutchlow (LCR Honda) 1:22,817 5. Andrea Dovizioso (Ducati) 1:22,930 6. Aleix Espargaro (Suzuki) 1:22,953 7. Hector Barbera (Avintia Racing) 1:23,015 8. Danilo Petrucci (Octo Pramac) 1:23,053 9. Scott Redding (Octo Pramac) 1:23,061 10.Yonny Hernandez (Aspar) 1:23,123

Ronaldo dan Messi Absen, Neymar Perkuat Brazil

Buenos Aires Cabang olahraga sepak bola pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro mendatang tidak akan banyak dihiasi pemain bintang. Meski Neymar telah dipastikan turun membela tim Brazil, bintang-bintang lainnya seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dipastikan absen. Tim Brazil, Jumat (15/7) kemarin mengumumkan skuad yang berkekuatan 18 orang. Di lini depan tim Samba dipimpin sang bintang Barcelona Neymar bersama Gabriel dari klub Santos, Gabriel Jesus (Palmeiras) dan Luan (Gremio). Neymar menjadi salah satu di antara pemain senior yang dimasukkan dalam tim tersebut. Bintang lainnya adalah bek Marquinhos (Paris Saint Germain), gelandang Rafinha (Barcelona) dan Felipe Anderson (Lazio). Pemain sayap Bayern Munich Douglas Costa absen di Olimpiade setelah mengalami cedera dan memerlukan perawatan sepanjang jeda kompetisi ini. Brazil hanya meraih medali perak pada Olimpiade 2012 di London setelah dikalahkan Meksiko di final. Portugal juga mengumumkan 18 pemain yang akan dibawa ke Brazil bulan depan. Sayangnya hanya satu pemain yang pernah memperkuat timnas senior yakni Andre Martins. Itu pun hanya dua kali. Tak satu pun di antara mereka bermain pada Piala Eropa lalu dimana Portugal menjadi juara dengan mengalahkan

gan klub Liga Turki itu. Skrtel bergabung dengan Liverpool dari klub Rusia Zenit St Petersburg pada Januari 2008. Ia mengukir lebih dari 300 penampilan untuk klub Liga Inggris itu. Tidak ada detail mengenai durasi kontrak yang diumumkan, namun menurut laporan media-media Inggris, biaya transfer untuk mendapatkan pemain 31 tahun itu adalah sekitar 5,5 juta pound. Meski menjalani musim dengan lilitan cedera otot paha belakang dan tendon pada Desember, Skrtel melakukan 27 penampilan untuk Liverpool pada musim lalu dan membantu mereka mencapai final Liga Eropa. Sayangnya di partai puncak Liverpool harus mengakui keunggulan juara tiga kali Sevilla. Skrtel menjadi kapten Slovakia pada Piala Eropa 2016 di Prancis. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Jerman. Nasib baik berpihak pada gelandang Wales Joe Allen. Klopp akan membuka diskusi terkait masa depannya, menyusul penampilan impresif selama Piala Eropa 2016. Wales menjadi kuda hitam dan mampu melaju hingga semifinal sebelum dihentikan sang juara Portugal. “Kami akan mendapatkan solusi, namun ini belum selesai. Tentu saja Joe Allen adalah pemain yang bagus. Kami tidak pernah meragukannya,” kata Klopp setelah timnya menang 5-0 atas tim divisi rendah Fleetwood Town pada pertandingan pramusim. Klub Merseyside itu membuka musim 2016/2017 dengan lawatan ke runner-up musim lalu Arsenal pada 14 Agustus. (kmb39/rtr/ant)

penyerang Atletico Madrid Angel Correa dan Giovanni Simeone, putra pelatih Diego Simeone. Pemain lain yang akan membela tim tersebut adalah gelandang West Ham United Manuel Lanzini, kiper Real Sociedad Geronimo Rulli, serta dua pemain yang membela klub Brazil penyerang Jonathan Calleri (Sao Paulo) dan Lucas Romero (Cruzeiro). Argentina berharap bisa diperkuat Paulo Dybala dan Mauro Icardi. Namun klub

KECELAKAAN - Pembalap Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan pada sesi latihan pertama di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Jumat (15/7) kemarin. Di sesi latihan kedua, pembalap tim Yamaha itu menempati posisi ke-16.

Juventus dan Inter Milan tidak mengizinkan kedua pemain itu bermain di Olimpiade karena masih dalam proses pemulihan cedera. Argentina merupakan peraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008 saat diperkuat Lionel Messi. Mereka berhasil mempertahankan gelar setelah merebut emas di Olimpiade Athena 2004. Ironinya Argentina gagal di Olimpiade London 2012 akibat tak lolos kualifikasi. (kmb39/afp/ap)

Bali Post/ap

LAGI - Lagu penyanyi AS Katy Perry, ‘’Rise’’ pada album ‘’Prism’’ yang dirilis pada 2013 terpilih sebagai pengiring untuk peliputan Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brazil. Stasiun televisi NBC yang mendapat hak siar event tersebut, akan memutar lagu “Rise” pada setiap siaran Olimpiade-nya.


OLAHRAGA

16

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Christo Dkk. Perlu Satu Kemenangan Lagi Solo (Bali Post) Petenis Christopher ‘Christo” Rungkat memantapkan posisi Indonesia setelah mengalahkan tunggal kedua Sri Lanka Yasitha De Silva pada babak penentuan degradasi turnamen tenis beregu putra Grup II Zona Piala Davis Asia/Oseania 2016 di Solo, Jumat (15/7) kemarin. Indonesia memerlukan satu kemenangan lagi untuk memenangkan pertandingan ini sekaligus tidak terdegradasi. Petenis nomor satu Indonesia Christopher Rungkat yang turun di tunggal kedua berhasil menang mudah atas petenis kedua Sri Lanka Yasitha De Silva dengan skor 6-2, 6-0, dan 6-2, sehingga memantapkan posisi Indonesia kedudukan menjadi 2-0. Christopher melawan Yasitha tampil lebih percaya diri setelah pada partai tunggal pertama petenis Indonesia lainnya, David Agung Susanto, berhasil mengalahkan petenis nomor satu Sri Lanka Harshana Godamanna dengan tiga set langsung yakni 6-4, 6-4, dan 6-4. Christopher yang akrab dipanggil Christo itu pada set pertama sering mengajak Yasitha melakukan permainan reli-reli, sehingga petenis yang menempati peringkat 605 dunia tersebut mampu menyelesaikan dengan 5-2. Bahkan, Christo yang bermain konsisten memasuki set kedua banyak pukulan terarah baik forehand maupun backhand mampu mengambil poin mudah dengan atas Yasitha, sehingga unggul dengan 6-0.

Christo pada set ketiga sempat menurun, sehingga petenis asal Sri Lanka mengambil satu poin terlebih dahulu sehingga posisi 1-2. Namun, Christo yang performa lebih baik mampu mengejar hingga menyelesaikan set penentuan menjadi 6-2. Christopher yang mampu menyumbangkan satu poin tersebut, memantapkan posisi Indonesia untuk sementara unggul dengan skor 2-0 atas Sri Lanka. Kemenangan akan membawa Tim Davis tuan rumah tetap bertahan di Grup II Zona Piala Davis Asia/ Oseania. ‘’Saya ditargetkan untuk menyumbang satu poin pada hari pertama Piala Davis melawan Sri Lanka, dan berhasil,’’ kata Christopher usai pertandingan mengalahkan Yasutha de Silva. Menurut Christo, dengan kemenangan tunggal pertama Indonesia David atas Godamanna tersebut, dirinya lebih percaya diri, sehingga mampu menyelesaikan tugasnya untuk meraih poin kedua untuk Indonesia.

‘’Saya bermain cukup solid dan sengaja mengajak lawan bermain reli panjang, sehingga mereka sering melakukan kesalahan sendiri,’’ katanya. Christopher berharap pada pertandingan selanjutnya Tim Davis Indonesia masih membutuhkan satu kemenangan lagi pada nomor ganda yang akan dipertandingan di tempat yang sama pada Sabtu (16/7) siang. ‘’Saya sudah berusaha bermain baik untuk negara, tetapi petenis Indonesia Christopher memang tangguh dan tidak mudah dikalahkan,’’ kata

petenis Sri Lanka Yasitha De Silva. Menurut Kapten Tim Piala Davis Sri Lanka Rohan De Silva, Tim Davis Sri Lanka untuk sementara ketinggalan 2-0 atas tuan rumah Indonesia. Meskipun peluang timnya cukup sulit, tetapi petenisnya akan berjuang dan bermain yang terbaik untuk negara. ‘’Saya akan siapkan di partai ganda yang akan dipertandingan pada Sabtu (16/7), pasangan Yasitha De Silva/ Harshana Godamanna masih bisa berubah. Ganda Sri Lanka akan diumumkan nanti setelah satu jam sebelum pertandingan,’’ kata Rohan. Sementara itu, Indonesia akan menurunkan pasangan Sunu Wahyu Trijati/Aditya Hari Sasongko. (ant)

Jadwal Pertandingan Indonesia vs Sri Lanka Jumat (15/7) David Agung Susanto (Indonesia) vs Harshana Godamanna (Sri Lanka) 6-4, 6-4, 6-4. Christopher Rungkat vs Yasitha De Silva 6-2, 6-0, 6-2. Sabtu (16/7) Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati (Indonesia) vs Harshana/ Yasitha (Sri Lanka). Minggu (17/5) Christopher Rungkat vs Harshana Godamanna. David Agung Susanto vs Yasitha De Silva.

Bali Post/ant

MENANG - Petenis Indonesia Christopher Rungkat mengembalikan bola dari petenis Sri Lanka Yasitha de Silva pada babak penentuan degradasi turnamen tenis putra Grup II Zona Piala Davis Asia/Oseania 2016 di Lapangan Tenis Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/7) kemarin. Christopher Rungkat menang dengan skor 6-2, 6-0, 6-2.

Indonesia Gagal Perjuangkan Sejumlah Cabang Unggulan Masuk SEA Games Jakarta (Bali Post) Delegasi Indonesia yang mengikuti SEA Games Council Meeting di Kuala Lumpur, Malaysia, 12-14 Juli, gagal memperjuangkan sejumlah cabang olahraga unggulan untuk dipertandingkan pada kejuaraan multi-event dua tahunan terbesar di Asia Tenggara itu. ‘’Kami mengusulkan 13 cabang olahraga per 31 Maret lalu, namun hanya tiga cabang olahraga yang diterima. Jelas kami kecewa dengan keputusan ini,’’ kata Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (Sekjen KOI) Dody Iswandi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Jumat (15/7) kemarin. Pada SEA Games Council Meeting, Indonesia mengirimkan dua delegasi yaitu Hary Warganegara dan Indra Kartasasmita dan membawa misi untuk meloloskan 13 cabang olahraga usulan yang merupakan unggulan Indonesia untuk mendulang medali. Ke13 cabang olahraga itu adalah sepeda (MTB dan BMX), judo, rowing, gulat, baseball (kategori II), bridge, muathay, kempo, perahu naga (kategori III), jetski, paragliding, sport climbing dan tarung derajat (nonkategori). Dari cabang usulan hanya BMX, judo dan muaythai yang diterima. Dengan hasil yang tidak sesuai harapan, kata Dody, delegasi Indonesia menyerukan agar SEA Games Federation direformasi total sehingga kejuaraan multi-event dua tahunan ini mengacu pada cabang olahraga yang dipertandingkan pada olimpiade. ‘’Kami imbau agar negara peserta SEA Games melihat persoalan dengan jernih. Cabang olahraga SEA Games itu harus mengacu ke cabor Olimpiade,’’ katanya menambahkan. Mantan Asisten Deputi Kemenpora ini juga menyayangkan, tuan rumah Malaysia yang menolak mempertand-

ingkan cabang olahraga bridge dengan alasan identik dengan judi. ‘’Bridge itu olahraga adu otak. Kenapa harus seperti itu pemikiran tuan rumah?’’ tanya Dody dengan nada kesal. Selain bridge, kata Dody, usulan Indonesia mempertandingkan kempo juga ditolak tuan rumah, padahal cabang olahraga bela diri ini sudah mendapat dukungan dari tujuh negara yang merupakan salah satu syarat untuk dipertandingan pada kejuaraan tersebut. Kekecewaan Indonesia semakin lengkap ketika angkat besi yang merupakan cabang olahraga unggulan Indonesia itu hanya mempertandingkan putra. Kondisi ini jelas akan memengaruhi perolehan medali. ‘’Sempat ada keinginan untuk walk out karena kami sudah teramat kecewa dengan keputusan ini. Tetapi, kami memikirkan ada kepentingan yang lebih besar yakni Indonesia bakal jadi tuan rumah Asian Games 2018,’’ katanya menegaskan. (ant) 38 Cabor SEA Games 2017 Malaysia. 1. Aquatik (renang, sinkronisasi, loncat indah, polo air, renang perairan terbuka), 2. Atletik, 3. Panahan, 4. Bulu Tangkis, 5. Biliar dan Snooker, 6 Bola Basket, 7. Tinju, 8. Kriket, 9. Sepeda (jalan raya, trek, BMX), 10. Berkuda, 11. Anggar, 12. Sepak Bola, 13. Golf, 14. Senam (artistik, ritmik), 15. Karate (kata, kumite), 16. Lawn Ball, 17 Muaythai, 18. Netball, 19. Judo, 20. Hoki, 2. Ice Hockey, 22. Ice Skating (Figure Skating, Short Track Speed Skating), 23. Petanque, 24. Rugby, 25. Layar, 26. Squash, 27. Tenis Meja, 28. Taekwondo (Kyorugi, Poomsae), 29. Tenis, 30. Ten Pin Bowling, 31. Triathlon, 32. Ski air, 33. Voli, 34. Wushu, 35. Menembak, 36. Sepaktakraw, 37. Pencak Silat, 38. Angkat Besi.

Bali Post/022

JUARA - Petenis Patrick Mahune (kiri) keluar sebagai juara tunggal KU-16 putra pada turnamen Bisma Sakti Cup IV/2016, di Lapangan Tenis KONI Bali, Jumat (15/7) kemarin.

Bima Sakti Cup

Meisa dan Patrick Juara U-16

Denpasar (Bali Post) Petenis Desak Meisa Apradita Pramestika (Buleleng) dan Patrick Mahune (Manado) keluar sebagai juara kategori U-16 dalam turnamen Bima Sakti Cup IV/2016, di Lapangan tenis KONI Bali, yang berakhir Jumat (15/7) kemarin. Di final, Desak Meisa menaklukkan Herlintang Ciptaning (DIY) dengan skor 7-6, 4-6 dan 6-2. Pertarungan kedua petenis menguras tenaga ekstra, sebab berlangsung hingga 4 jam 30 menit. Sementara di sektor putra, Patrick mengalahkan Dewa Anom (Gianyar), dengan skor 6-4, 6-1. Untuk KU-14, juaranya Dewa Ratu Rangga (Buleleng) pasca di final menundukkan Made Okta Dwipayana (Gianyar) 6-1, 6-0. Di nomor ganda U-14, Dewa Ratu Rangga/Komang Akda Wijaya (Buleleng) unggul atas Agung Ginospautro/Agus Dwiky (Bangli), dengan skor 6-1, 6-3. Ketua Panpel Cok Agung Aribawa menyatakan, pihaknya bertekad rutin menggulirkan turnamen ini tiap tahun. Bahkan, ke depan pihaknya berharap lebih semarak lagi, dengan melibatkan lebih banyak atlet luar Bali. Karena itu, menurutnya, event serupa dikemas yang KURSUS lebih rapi, misalnya tidak berbenturan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). ‘’Jadi, kami harus atur lagi jadwalnya,’’ tuturnya. Cok Agung Aribawa bersyukur pembinaan tenis di Bali tetap menggeliat. Terbukti, beberapa petenis Bali bisa keluar sebagai pemenang. Di sisi lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengingatkan supaya para juara tidak sombong, dan yang gagal tak perlu berkecil hati, sebab perjalanan karier masih panjang. ‘’Sukses pembinaan petenis junior bukan hanya PELUANGBISNIS ditentukan saat latihan di lapangan, tetapi peran atlet, pelatih, orangtua, dan klub sangat menentukan,’’ pesan Suwandi. (022)

Perseden Rekrut 21 Pesepak Bola

Putu Adi

Bali Post/022

Denpasar (Bali Post) Perseden Denpasar yang bakal melakoni Liga Nusantara (Linus) Provinsi Bali telah merekrut 21 pemain dalam seleksi di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (15/7) kemarin. Tim ini terdiri atas tiga penjaga gawang yakni Putu Dian Ananta, Gede Bambang Arimbawa, Karindra. Posisi bek diisi Stevanus Made Deddy, Ketut Lebut Mahendra, Nengah Repot Sulendra, Made Pandu Wirata, Putu Adi, Asep Triwahono Sara Utama dan Agus Novic. Sedangkan gelandang: AAN Surya Negara, Tirtanadi, Mucin Anta Wijaya, Heru, Agus Cair Eka Putra, Mega Adi Gunawan. Di posisi penyerang terdapat Agus Kayun Dwipayana, Nyoman Rafik Armawan, Ketut Sudi Katos Artawan, dan Agus Wijaya. Pelatih Kepala Nyoman Ambara menuturkan, di antara 21 pemain yang direkrut, tercatat 9 pemain merupakan skuad PON

Bali. Diakuinya, pihaknya bakal mendaftarkan 25 pemain, sehingga kuotanya kurang 4 pemain lagi, untuk posisi tengah (2) serta depan (2). ‘’Kekurangan empat pemain lagi akan kami rekrut dalam seleksi berjalan ini,’’ ucapnya. Ambara menerangkan, latihan perdana mulai Senin (18/7) lusa. ‘’Kami berlatih Senin, Rabu, dan Jumat, plus Sabtu pagi hari,’’ ungkap Ambara. Dia lebih menyukai tipikal pemain yang cepat melakukan transformasi (speed transformation). ‘’Dalam hitungan detik, pemain bisa dipantau bagaimana pergerakannya mengoper bola, termasuk jika kehilangan bola upaya apa yang dilakukannya,’’ terangnya. Berbekal skuad pemain ini, Ambara optimis, Tim Laskar Catur Muka bisa menjuarai Linus Bali. ‘’Kami pakai formasi 4-4-2, namun bisa berubah sesuai dengan kondisi di lapangan,’’ ujarnya. (022)

BAHAN BANGUNAN

INTERIOR

KOST

DIJUAL RUMAH

SERVICE

SPA

KONTRAKTOR

TERIMA KOST Rp. 6

00.00

RUPA-RUPA

0

Anda Bingung Cari Kos Murah Tapi Nyaman Dan Aman Jauh Dari Kebisingan,???????????????? Kini Hadir Di Tengah Pusat Kota Denpasar

Fasilitas : Kos - Kosan : * Nyaman Tempatnya * BERSIH & AMAN * Strategis Lokasinya * KMR LUAS + KM & DPR * Murah Harganya * TEMPAT SANTAI + KANTIN AREA FREE GO BOX ( ANTAR JEMPUT BARANG PINDAHAN AREA DENPASAR) UNTUK 4 PEMESAN PERTAMA BURUAN.....DI TUNGGU YA ...?? Alamat : Jl. Dewi Supraba, Gg Dewi Sri No. 14 Denpasar Utara ( Antasura) Hub putu : 0817566499, 085100865149, 0361426457

RUPA-RUPA

C.0001195-kost

AC

ALUMINIUM DIJUAL RUMAH

RUPA-RUPA


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dibthkan SPG Butik di Dps, Wanita min SMU Tlp.081805550749

Bth.Tk Jahit,Tk QC,Serabutan u.Garment Hub:085954048313

Dcr Cleaning Srvc&Tkg Plumbing Tlp081803080660 CleanUp Center

!!!All Jobs Available. Send CV mail@concordservices-bali.com head Chef,Market Mgr,Secr/PA, Sales Mgr,OTA Mgr,Sr Acc,OM. Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm www.concordservices-bali.com

Bth:Sopir(SIM-A)+Helpr.Gudang Syrt:Pria,SMP,Max 35Th,Fslts: UMK+BPJS KePOBOX:1302 Denpasar

Dcr FO(L)max 35th,komp,English Dipl.perhotelan wellgroom; driver Sim A aktif.Lam ke Hotel Karthi 0361-754810

A.BP.803.07.16.0000366

B.BP.004.07.16.0000415

Akuntansi Staff,Admin Kasir, Waiter.Lamaran ke Shankara Resto Jl.Danau Toba 7 Sanur/ Komplek Kuta Square D33 Kuta Dpn McD T.756302/081901181717

B.BP.004.07.16.0000412

Dibutuhkan Segera Senior Cook min 3 Thn pengalaman dibidangnya.Krm CV ke resto.canggu@gmail.com/ Macan Cafe Jl.Pantai Berawa No.14B Canggu,087761623018

B.BP.004.07.16.0000261

Garmen Bth Female Graphic Dsgnr,Max 27 Th,Photoshop, Illustrator,Corel,Handdrawing& Computer,Editing,Design Motif& Print,Basic Engl,Punya Laptop Sendiri Sesuai Pekerjaan.CV& Lam ke ptzazazabali@gmail.com

A.BP.001.07.16.0000735

Coco Group Looking for: -Chief Engineering/Asst.Chief Engineering -Engineering Staff -Engineering Supervisor -Store Supervisor -Asst.HR Manager Send CV:hrm@cocogroupbali.com

B.BP.803.07.16.0000336

Bth Cepat! Office Staff/PA Produksi Mknan/Mnman di Dalung /Mengwi,minD3,bsc English,bs Comp. Hub.085257535503

B.BP.004.07.16.0000307

Dibutuhkan utk Travel Agent Ticketing,Marketing,Akunting, CS dan Operator. Kirim ke:BDW Tour,Ruko Sudirman Agung Blok A No.1,Jl.Sudirman Dps/248777

A.BP.001.07.16.0000463

Dicari Accounting staff,area Ketewel,bisa MYOB,Perpajakan Email:wahyutulola@gmail.com

A.BP.001.07.16.0000595

Looking for 2 Cook Women for Restaurant in Sanur must be Experienced 1 year,Good Salary Service,Tips,Send Your CV to info@mamasate.com/0811203081 A.BP.001.07.16.0000771

Dcr Admin Sales Counter,Sopir &Srabutan PT.Indocandle Jl.Tkd Batanghari XIV/10 T.8955977-78 A.BP.001.07.16.0000842

“Dicari Segera Accounting Berpengalaman Minimal 3 Tahun di Kantor Akuntan dan CS Good Looking,Female,Team Oriented, Fluent English,Kirim CV:hrd. baliexpatservices@gmail.com

A.BP.001.07.16.0000586

B.BP.033.07.16.0000405

Bukit Kirana Villas F O (male,max.32 th),HK.DW(male) min.SMU Sederajat Send CV to:info@bukitkiranavillas.com Hub.03614725033/085100371420

A.BP.001.07.16.0000816

Cari PRT Bisa Tidur Luar.KTP Bali Gj 1,5Jt Hub.081239102815

A.BP.001.07.16.0000321

B.BP.154.07.16.0000369

Dcr Guru PAUD/SD/SMP/LB,Kasir Offboy,Lamar ke H.Wuruk 197Dps

A.BP.001.07.16.0000611

Dcr Guru Paud Lam Sekolah Petra Berkat Jl.Ciung Wanara II No.20 Renon-Dps

Dcr.Sopir Travel 081558345555 Email:gustiraka@carefreebali holidays.com

Dcr Waiter/ss,Barista Sacred Ground Jl.DoubleSix Legian036173 0961/info@sacredgroundbali.com

Dcr Tenaga Marketing Indihome Pria/Wanita menarik,kendaraan sendiri.Kirim lamaran ke: PT.Atlantik 085238110704

Dcr sgr Staff controler,sopir, dan Waitress,sgr hub.723593/ 723637/082147596115

B.BP.154.07.16.0000419

B.BP.004.07.16.0000424

Dcr Tenaga Marketing Indihome Pria/Wanita menarik,kendaraan sendiri.Kirim lamaran ke: PT.GKM 087878183078

B.BP.004.07.16.0000426

A.BP.001.07.16.0000761

Dcr:Tk Patrun Skligus Penjahit Freelance.Segera,Tlp.731338

A.BP.001.07.16.0000834

Dicari Driver SIM B1 min 30Thn Lmr ke ByPass IGN Rai 14-16, Tuban Kuta Telp 752742/754618

A.BP.001.07.16.0000722

Dcr sgr sopir pariwisata Hub.081999700234

Dicari Kasir,Waiter/s,Cook,QC, Sauce,Bar,Steward u/Resto di Renon Hub:081916420095

Dcr:Admin Gudang & Krywati Restoran Dps-081280007606

Dicari Kepsek yg Berpengalaman Hub.0811398772

A.BP.001.07.16.0000465

B.BP.154.07.16.0000374

B.BP.004.07.16.0000398

A.BP.001.07.16.0000470

A.BP.001.07.16.0000805

Dcr:Sopir Kanvas(Pria Maks35Th Dicari PRT Wanita Tidur Dalam Dcr Tenaga marketing Indihome SIM B1 bs Bw Engkel)Sales/MarGatsu Barat Hub.08179719082 Dcr Karyawati Salon Pengalaman A.BP.001.07.16.0000826 Pria/Wanita menarik,Kendaraan A.BP.001.07.16.0000785 keting(SIM C pny Mtr)Customer Cr 10 TkgPotong Ayam,2Adm,3Sopir, Gaji+Bonus 2,5Jt Smpi 4Jt+Mess B.BP.004.07.16.0000299 Dicari SPG/Kasir Jewelry Shop Sendiri.Kirim Lamaran ke: Service(Pria Maks35Thn SMU) PrumYaniPermai,087862206279 Ditanggung Hub.081915670217 ***Dicari Guru SD untuk Sekodi Petitenget,SMA/SMEA,penglm A.BP.001.07.16.0000633 A.BP.803.07.16.0000813 CV.Bali Mandiri 085101829199 SupervisorProduksi(Pria/Wnt S1 lah di Dalung Hub.085100861502 Retail,E:wahyutulola@gmail.com Cr K.Wati bs BhsInggris u/Toko Dcr Krywti u/Wrng Mkn B.BP.004.07.16.0000425 35Thn ada Pengalaman)Teknisi B.BP.166.07.16.0000421 A.BP.001.07.16.0000597 ByPas Ngr Rai 17A 087852252294 081999108300/081236112799 Dcr Tenaga marketing Indihome Mesin(SMK Maks 35Thn ada A leading Hotel suplier Dicari Security,Cook,Driver, B.BP.004.07.16.0000300 A.BP.001.07.16.0000468 Pria/Wanita Menarik,kendaraan Pengalaman.Kirim Lamaran ke: requires an experiemce Kirim CV ke The Amasya Villas Cr Pembantu Gj 1,3Jt Yg Antar Dcr Mekanik AHASS Taman Agung Sendiri.Kirim Lamaran ke: Antartika(Unit Ice)Jl.Pidada female marketing,send CV to Jl.Kayu Aya88X,Seminyak.731601 Dpt Komisi 500rb T:0361-488315 Kerobokan 081236700700 handytja@gmail.com A.BP.001.07.16.0000733 B.BP.001.07.16.0000268 PT.Biseka 085100984446/262562 V No.9 Ubung,Dps(089667624441) B.BP.004.07.16.0000407 B.BP.004.07.16.0000393 B.BP.001.07.16.0000383 B.BP.004.07.16.0000427 Dbthkan Tng kerja utk bekerja Dcr Mgr QC(D3 Perikanan),staf Dicari Staf FO Pria Bs Bhs Inggris AndaSPDPAUD/PGSD/D2PGTK/Senang dibid.pengolahan Sarang Burung (SMK/SMU Pria,Max 30thn, u/Villa Hub:0361-8475079 Anak Hub:SMS 081337335454 A.BP.001.07.16.0000819 Walet,Wnt Max35Th.Kirim CV ke domisili Dps.CV Bali Aquarium A.BP.001.07.16.0000530 Dicari Staff Administrasi Jl.Raya Cargo (Mahendradatta) 082142202006/0361-8444322 Balizenvila Segera Cari Hub.08123926999 A.BP.001.07.16.0000784 No.63X Kav.B Denpasar,Bali, Receptionist & Housekeeping A.BP.001.07.16.0000767 Dcr PRT Wnt Brpnglmn umr 30-40 atau balibirdnest@gmail.com Dicari Staff FO/Garden/EngineePengalaman Usia Max.30 Gaji Th Tgl Dlm Gj 2jt,082146808888 SMS 081238925167 ring Kirim CV ke Y-Resort Ubud +Tunjangan Diatas UMK Hub. A.BP.001.07.16.0000650 B.BP.004.07.16.0000396 Bali, Jl.Raya Penestanan,Sayan Dcr Pengepul Tk Renda,Oces,CroJl.Umalas 1 No.22 Hp.081338540666 Dbthkn Sgr Enginering Cut&Fill A.BP.001.07.16.0000676 A.BP.001.07.16.0000361 chet Rame Terus H.08123616919 dan Purchasing 081246512292 Dicari Staff Maintenance, Bth Cepat Staff Produksi Jus A.BP.001.07.16.0000762 A.BP.001.07.16.0000793 Tinggal Dalam,081999037280/ Dcr Sekretaris/Acctg Wnt,Pnddk S1, di Dalung/Mengwi,Bs Motor, Dbthkn Sgr Mekanik Alat Berat 085205100712 bs lgs kerja.Hub.085257535503 Brpglmn Maks 45th 081246380456 Pnmpiln Mnarik/085100883990 A.BP.001.07.16.0000832 B.BP.004.07.16.0000346 B.BP.004.07.16.0000306 A.BP.001.07.16.0000791 Dcr Sgr Bnyk Krywn/i Pbrk Roti Dicari karyawati yg berpengalaBth Cpt 2 org Driver SIM B1 Dbthkn Tng Marketing Procesing SPG,Sales,Admin,Driver,Baker& man ditempatkan di bag.MarkeUmum,bs Bhs Inggris (+) utk Kayu Hub.081339193193 Pak Putu ting.Lamaran dibawa ke Jln. Diving Cmpny.Kirim lmrn ke: A.BP.001.07.16.0000615 Produksi.Hub/SMS:081999057909 A.BP.001.07.16.0000782 Diponegoro VII/6 Denpasar Dcari Guru Bhs.Inggris Private Jl.Petitenget 2A Kerobokan, Dcr Sgr Personalia (Pria, Hub.081805551455 Laki2 Pngl 1th,Disiplin,Sabar& Tlp.(0361)4738022 A.BP.001.07.16.0000665 B.BP.004.07.16.0000389 Tlten.CV:hrdbali2016@gmail.com Berpengalaman,max umur 35th) krm CV ke sri.focus@yahoo.com Dicari.Cook&Waiter/ss Lamaran Bth Koki bs mskan Eropa&Waitres, A.BP.001.07.16.0000827 A.BP.001.07.16.0000494 Rest.Hongkong Gajah Mada 99Dps Dcari Sales Mlam & Sopir SIM A Hub.The Spoons Restoran, Jl. Dcr T.Sipil(Pngws lpng&Estimasi), Dicr Tk.Patrun Berpengalaman A.BP.001.07.16.0000779 Hangtuah No.41 Sanur,T.0361270 min SMA Umur Maks 35Th Krm Lam Dcr Sgr!Utk Cafe:Area Manager, Admn Pryk Hub:081238541121 utk Garment.CV email:bellsary8 Manager,Asst.Manager& Waitress Dicr Staff Admin Studio,PMA GaPT Gunung Slamat Tlp.410188 691/081337609305/081246470499 A.BP.001.07.16.0000843 8@gmail.com Tlp.03614735429 Hub/SMS:081999057909 rment Bhs Inggris,Computer,Lam B.BP.001.07.16.0000382 A.BP.001.07.16.0000704 Dcr Tenaga marketing Indihome A.BP.001.07.16.0000758 A.BP.001.07.16.0000781 PT.Bali Moda Busana,Jl.TangkuDcr Markt.Kredit/AO,D3 Bth Kry/ti u/Tk Kue Mona/ing Pria/Wanita Menarik,kendaraan Dealer Daihatsu membutuhkan Dcr Staf Operasional SMU/SMK ban Perahu Gg.Mutiara 3 Hub:BPR SEN,Jl.Thamrin 23 Dps Tdr Dlm Gj1-1,2 H:08123654383 Sendiri.Kirim Lamaran ke: tenaga Penjualan Pria/Wnta Max Kirim email hrm@probalitours. A.BP.001.07.16.0000451 A.BP.001.07.16.0000818 Br.Pengipian Kerobokan/ayu. CV.MBS 082189868878 30th.Krm CV Lngkap ke Jl.Teuku com atau Jl.Pulau Singkep Dcr 2 Org Acct & Mrkt Wnt,Tkg Bth Pemetik Buah Australia, wirawati@poupettestbarth.com B.BP.004.07.16.0000428 Umar Barat 99 Dnpasar Up.Henry No 3B Dps,PT Probali Pandu Wisata Sablon P/W Max 25Th Lam Gaji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000 A.BP.001.07.16.0000824 Dcr Tenaga marketing Indihome A.BP.817.07.16.0000787 B.BP.004.07.16.0000390 A.BP.001.07.16.0000389 Jl Hang Tuah 36B Sanur,288492 Dicr Tk Potong,Ass.Produksi & Pria/Wanita Menarik,kendaraan Dibthkan Tng Sopir dan Kenek Dcr Staf Wnt,Pkrj Krs,Brpnmpln Bth Scurity+Vlt Parking,Cook A.BP.001.07.16.0000811 Graphic Design.Lam ke:emmanuel Sendiri.Kirim Lamaran ke: utk di Tmptkan di Cbg Astra Mnrik,Krja Toko Jual Beli I Jpn Food,Waitress/er Hub.730977, Dcr Adm & Staff Acc Bs Komp u/ .bili@yahoo.com Hp.08123678295 CV.Team Tiga 08113996466 Motor SimA atau B,Fas Gapok, Love Emas,Pend.min S1 Usia min di Jimbaran Hub.08179782659 Jl.Ry Seminyak No.19 Badung A.BP.001.07.16.0000799 B.BP.004.07.16.0000429 A.BP.001.07.16.0000820 A.BP.001.07.16.0000759 Lembur,Insentif.Lam ke 26Th&SMA,Gj1,3Jt-3Jt+dpt THR. Dimas fashion mencari asisten Dcr Tenaga marketing Indihome Dcr Adm Pengalaman Gaji 2Jt + Bth Sgr Staff Wanita utk Villa Jl.Gatsu VI/21C Tlp.9009140 Hub.082146660000 Jl.Gn. penjahit halus wanita berpengaPria/Wanita Menarik,kendaraan Bonus Hub.226970 di Legian bs Masak dan HK A.BP.001.07.16.0000777 Soputan 36B www.iloveemas.com laman bias pecah patron,buat A.BP.001.07.16.0000760 Sendiri.Kirim Lamaran ke: Lmrn CV ke deparscau@orange.fr A.BP.001.07.16.0000664 Dibthkan Mnger&Staf Laundry A.BP.001.07.16.0000754 Dcr Beberapa K.wan/wati Tk AcceSample,tau teknik menjahit CV.HJT 0361480082/08123949676 Dcr Stylst Penglm u Sln Rdy Baru Buka Melayani Hotel BinB.BP.004.07.16.0000430 Bth Slmn/Markt/SPG/W/Pengl.20halus dan mengetahui mesin. ssories Hp Daerah Panjer Dps @Mall Hub.081326232323 tang 5 u ntuk di Marlboro Dps CV Dcr Tk.Patrun yg Brpglmn Jl.Wr 40Th/SMU/Bali+HouseKeep-u/San- SMS 082236452425/0822557043686 Gaji UMK+uang makan+bonus. B.BP.004.07.16.0000345 SMS 08123847123 Supratman Dps Tohpati No.294 ur/P/W25-40Th/Jkt/Bgr/Jogja/ A.BP.176.07.16.0000699 Kirim CV ke:dimasfashion@gmail Dcr sgr Driver,Helper,Teknisi A.BP.001.07.16.0000560 Hp.081805557504 BWangiSMS081338218587/0818752225 .com atau datang langsung ke: Dcr Staff L/P+Sopir Gj Awl 1,8 Listrik,CSO.Syrt.Pend Min SMA, A.BP.001.07.16.0000581 Dibthkan Dokter Umum,Apoteker B.BP.031.07.16.0000391 Dimas Studio Jln.Taman Sari No Sanjaya Laundry,Br.Taman Krbkn Lmrn Bw Lsg ke BEC Jl.Teuku Marketing,RSU Graha Asih Bth Staf Akademik&Pengajar Fis Dibutuhkan,Waiter/s,Kasir,Admin 1A Kerobokan Info:082147942963 Kelod Bdng Kuta Utara No.75 Umar 180 Denpasar Hub:255080 Hub.087860537373 Warung Kzu Jl.By Pass Ngr Rai 33X Kuta (S1) Hub 0361 974395 Segera! A.BP.001.07.16.0000766

A.BP.001.07.16.0000472

A.BP.014.07.16.0000362

A.BP.001.07.16.0000695

B.BP.004.07.16.0000133

A.BP.001.07.16.0000723

Enginer,Waiter/ss,Boat Driver, E:rikamaharani123@gmail.com Fax 0361-726688 Bounty Cruises

A.BP.001.07.16.0000821

Holycow Steak House utk diDewi Sri&Renon;Dcr Steward,Server, Admin;pglman/tdk Email CV:hrd. h.bali@gmail.com/dtg langsung

B.BP.154.07.16.0000323

Htl & Rest,memerlukan Security Waiter,HRD,Operator berpengalaman. Hub:087761444440 / 0361-757201-207

B.BP.804.07.16.0000386

Int’l Property Agency is Looking for IT Specialist with Net work,HTML,Wordpress,Hardware, Software and Email Configuration.Send CV to:ebenyamin@exot iq.com Or Call 0361-737358

Red Carpet Champagne Bar is Looking for a Cleaner.Experience and good English is a pre. Good Salary,BPJS and Lunch Payment!!! Your CV to daniel@ redcarpetchampagnebar.com B.BP.004.07.16.0000397

SMK Bth Gr Akademisi n Praktisi Mandarin,Tek Kerja Bengkel Email:tugasbali@yahoo.com A.BP.001.07.16.0000768

Saleswoman Need Experience and Good English Fpr Cloting Store Ubud Area,Interested Call 08123676466 A.BP.001.07.16.0000443

Sekolh di Canada-Dpt Visa Krja Resmi-Syarat mudh-081933025599

B.BP.135.07.16.0000418

A.BP.001.07.16.0000725

Sopir SIM A usaha supplier,ada mess,rajin,jujur,081237117227

A.BP.001.07.16.0000825

Spv Sales S1 Max.35Th Pnglaman Consumer Goods Retail Bgn Min. 1Th Dom.Dps.Staf Adm L/P Compt Lancar.Priortas Llsn SLTA 2015 /2016 Max.21Th Lmrn Jl.Suwung Batan Kendal No.33 Dps 720788

Kuta:SPVBar-Bartender-Tk.Masak Ksir-Waiter(3Jt)DJ-08123807241 Look for Asst.Chief Engineering and Asst.Manager Gardener.Please send CV to gm@bloolagoon.com

B.BP.004.07.16.0000399

B.BP.004.07.16.0000395

Looking Female Tour Guide Umr A.BP.001.07.16.0000593 20-30 SMS.081222102572 Send CV Supir SIM B1 Gaji=2Jt-an/Bln to elnadra@yahoo.com,English Accounting,Mrktng:085103167222 A.BP.001.07.16.0000804 A.BP.001.07.16.0000750 Looking for Junior Accounting, Three Monkeys Rest Sanur Look Fresh graduated,speak english for -Greeter male/femaleEmail CV to: Cashier/waitress min 3 years sheny@stuartmemberyhome.com B.BP.004.07.16.0000410 experience fluent english Looking for Sales & Marketing email application letter to min 2 years Experience, Fluent monkeybizbali@gmail.com English,Hard Work. Send CV to B.BP.004.07.16.0000401 rismasata@gmail.com Tourism Transport Company need A.BP.001.07.16.0000828 Urgent:Opsstaff(Male/Female) New Speciality Coffee,Espresso Fresh Graduated are Welcome Bar opening in Oberoi is sendCV:lestaribudaya@gmail.com seeking the best Baristas who /Walk in Interview:PT.Lestari want to further their career Budaya Bali Jl.Danau Tempe 32 in coffee.Must have basic Tel.(0361)283103/081236048984 English and passion to learn A.BP.001.07.16.0000835 from some of the worlds best Urgently Required!!1.Secretary coffee professionals. /Acctg,2.Asst to Lawyer.QualiCV to:hrdhtseminyak@yahoo.com B.BP.821.07.16.0000294 fications:Male/Female,Hold a PT.Finansia Multi finance walk Suitable Bsc Degree,Speak/Write in Interview Marketing Officer Excellent English,Own TranTgl 22 Juni sd 30 Juli 2016 Jl sport,Computer Proficiency. PB Sudirman No.10x Kav 1 Dauh Please Send your CV,Photo, Puri Denpasar Fas:Uang Transport Expected salary to Bali Lawyers 1,8Jt Insentif min SMA/SMK at:info@balilawyerservices.com Max 40Th Hp:082187188190 #ayoKerja Malu Menganggur#

A.BP.001.06.16.0001672

Red Carpet Champagne Bar is Looking for a Counter/Cashier. Experience and Good English is a pre.Good Salary,BPJS and lunch payment!!!! Your CV to john@redcarpetchampagnebar.com B.BP.004.07.16.0000347

B.BP.004.07.16.0000348

A.BP.001.07.16.0000833

KARANGASEM

Dcr Food&Beverage Supervisor Senior,New Restaurant Candidasa Karangasem,min 5yrs Exp. Current CV Interview Held in Seminyak top Salary Email: divinediva_189@hotmail.com A.BP.001.07.16.0000632

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Tyt SE Saloon 86 Lengkap Hub.081237870737 Stlh Jam 11

A.BP.001.07.16.0000775

Djl Rmh Baru T.100/110 Gelogor Carik BUC H.085102180922

A.BP.001.07.16.0000431

A.BP.001.07.16.0000708

KIA

BUC Picanto DK Tgn1 Silver’12 105Jt Hub:081337277999

A.BP.001.07.16.0000797

DAIHATSU

Great Xenia’16 Promo Dp 9Jt Bs TkrTmbh,085101456084

A.BP.001.07.16.0000839

Grand Max PU’16 Dp6Jt,Ayla Dp10Jt Bs TkrTmbh,085101456084

A.BP.001.07.16.0000838

Suzuki Wagon R GX’2014 M/T Putih Hub.08123976892

B.BP.004.07.16.0000411

DICARI MOTOR “08123667168” Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk

A.BP.001.07.16.0000790

TOYOTA

Alphard’09 Akh Premium Sound Tk.Barito 17X Pnjer 430Jt Nego

B.BP.141.07.16.0000417

Dijual Terios Adventure Silver Fortuner’12 Dsl TRD Silver AT Metalik,Manual 2015 Hub.244178, AsBali KM45Rb,085100856999 Tkr B.BP.004.07.16.0000400 A.BP.001.07.16.0000831 B.BP.141.07.16.0000413 085739560708 BU Rmh 1,25A 2Lt 5KT 2KM 2KTgh Dikont.Rmh Perum Imam Bonjol A.BP.001.07.16.0000714 Alphard G’12 ATPM Pacelift Htm Residence No.1 Denbar 3KT,2KM, K.Tamu Dpr Grse Jln5m Dalung asDK,BsTT&Krd,081805330222 Mrh SUZUKI Grs Mbl Hub.Boyke 087882458777 B.BP.164.07.16.0000404 Permai H.1,2M Hub.087862442728 Ertiga GX’12 Putih AsDK Orsnil A.BP.001.07.16.0000778 A.BP.001.07.16.0000538 Avanza G’11 Hitam asBali Mls SmstBr Mnal 139Jt,085100433201 Prbd,081933610070/082341251453 BUC.Rmh LT 1,3A,LB 1,0 KT 5, Ov Kont Rmh Mrh 18,5Jt/Th Jl A.BP.004.07.16.0000803 B.BP.141.07.16.0000416 Graha Permai 7,Nangka Utr,Dpr Gn.Guntur XXII/A2 08124680499 Karimun Wagon R GX Pem’14 Asli Fortuner G’08 Htm FullOriginal B.BP.166.07.16.0000422 DK MerahMet Net83Jt08123811345 Cokroaminoto 377,085100462764 Hrg 900jt Nego Hub:08157172039 A.BP.001.07.16.0000786 Rmh Baru Di Kontrakan AC+Grsi A.BP.001.07.16.0000822 B.BP.164.07.16.0000408 Dps Jl6mtr 17Jt/Thn, Dijual Rmh Jl.Trenggana Perum Splash 2011 Warna Merah Hrg Tyt Agya G’14Putih Manual 99Jt 98 Nego Mulus Hub.087780651689 AsDK Low KM Sms Br 08123804634 Penatih Mas Hub.Own08118888810 085238735122,087761855545 A.BP.001.07.16.0000700

SERVICE

SERVICE

A.BP.001.07.16.0000812

A.BP.001.07.16.0000796

A.BP.004.07.16.0000802

SERVICE

SERVICE

Jual Tanah 1 Kapling dekat GWK Ungasan 250Jt Hub.08123805574

Djl/Dikont Ruko Jl.A.Yani VIII Tabanan Kediri HP:0817342802

Kebun Jeruk 25A Ds.Belok Sidan H.081558629305-081999079422

Jl Cpt Ruko Tabanan Jln.Utama Htl diTuban,Tnh diMahendradata Minat Hb.0811380273,0817380273

A.BP.001.07.16.0000594

A.BP.001.07.16.0000608

Rmh Lantai2 2KT,1KM Siap Huni Lok Jimbaran 500Jt 08123805574

DISEWAKAN RUMAH DIJUAL RUMAH 2Lt 163/200 & 200/125 Sulatri Dikont Rmh 1RT 2KT1KM Jl.G.Mas Kesiman Denpasar, 081337561687 Pdg Sambian Hub.081289633159

DIJUAL RUKO Djl Ruko Baru Lt3 Lok Panjer Hrg.1,7M Nego Hub:08123817965

Dijual Tanah Kavling Murah di Bonian Tabanan Harga 115Jt/Are Free SHM,Pajak & Biaya Notaris Hp.08123807022/087861333922

A.BP.001.07.16.0000549

A.BP.001.07.16.0000752

Jual Echo Beach 12,25A(SHM)/ Jl.Utama/150m dr Pantai/Lbr 12 cck Utk Htl,Rest,Cafe Atau Villa. Minta Rp.15M Global Hub.08179965168

Dapatkan Kav Super Murah Lewat KSP Mulai 20Jt/Are T0811389870

A.BP.001.07.16.0000710

Rumah Jl.P.Moyo Dps LT.170m2 LB.120m2 3RT 2KM AC PAM List 4400 Hrg 950Jt 085101907200

BU Tnh 2A Ada Rmh Lyk Huni,Cek Lokasi,400Jt/A Ng,081916480276

B.BP.164.07.16.0000402

Rmh Cantik Mungil,LT:1,44A, Jl. Utm Tmn Jimbaran A1-2.H:1,2M Hub.081999007471/08179797172

A.BP.001.07.16.0000763

Djl Tnh 15A Jl.Baru Utr Sangeh -Sembung Mengwi 0851100512168

B.BP.166.07.16.0000423

Djl Rmh Minimalis,Pegending 1 HONDA BUC New Acord’06Akhir DK LowKM SHuni 700Jt BsKrd,082147454248 B.BP.164.07.16.0000409 JokKulit Jrg Pake,085107985999 B.BP.164.07.16.0000403 Rmh Baru Bgs LB65-1Are 3KT,2KM Mrh Jl.Siulan 087761638828 BUC JEEP Jeep Cherokee’98 Hijau Metalik Hub.081237218964 085739600542

***Dijual Tanah 1Are Betaka Dalung 360Jt Hub.081246283597

Rmh Lt2 5KT,3KM,Grsi Luas,Jl. Tk.Badung VI No.2A,08124629596

A.BP.001.07.16.0000756

DISEWAKAN RUKO OvrKtk Rk Lt3 ByPass Kediri, Tabanan Hub.081805675123

Dijual Tanah,Jl.Tukad Badung X-C Dps,Luas 1,5Are,Pagar Keliling Hub:0811146683-0816930156

A.BP.001.07.16.0000557

Dj Tanah Gelogor Carik Dps Bs Ambil 1 atau 2A H.085102180922 A.BP.001.07.16.0000430

A.BP.001.07.16.0000815

A.BP.001.07.16.0000622

A.BP.001.07.16.0000764

B.BP.141.07.16.0000375

Pinggir Jl.Raya Prangsada Saba Gianyar 7,7are 081337561687

A.BP.001.07.16.0000830

T Kav Siap Bngun Kas/Krdt 2/1 1/2A sdh SHM Singrja Kota 85Jt/A 087762010373 087761855545

A.BP.001.07.16.0000808

DISEWAKAN TANAH Dsewakan Tnh 4A Jl.Tk Balian Renon Hb.081338318351 TP

A.BP.001.07.16.0000801

A.BP.001.07.16.0000387

A.BP.001.07.16.0000823

B.BP.004.07.16.0000301

DIJUAL VILLA Dijl Villa 5,65Are Fasilitas 4 Kmr Tdr Mahotama+Ball Cony yg Luas,1 Cotage,Kitchen,Bar & Resto,Garden,Pool,Garase,Good View Jl.Raya Munggu-Canggu Hub.082144006980 / 0817350565

Djl Tnh 49 & 50Are di Bedugul T Sisa Lg 2A Residence 99 Dps Bali View Cantik Hrg Bagus,Hub SHM Jl5mt 385Jt/A,087761855545 A.BP.001.07.16.0000527 Pemilik,WA/HP 082191905090 TP A.BP.001.07.16.0000810 DIJUAL TANAH A.BP.001.07.16.0000266 A.BP.001.07.16.0000817 Tanah 45 Are di Candidasa Tnh Jl Tkd Badung Djl Tnh Bedahulu 15 Gatsu Luas Hak Mlk View Laut Spectacular ARSITEKTUR 2,5Are & 3Are Hub.081246892834 1,24A 1,18A 1,36A/085100512168 JalanAspal,Air,Listrik *Arsitek bangun/renov,rmh,ruko A.BP.001.07.16.0000841 A.BP.001.07.16.0000814 Cocok Villa Jutawan 185Jt/Are BUC 1-2Are 385Jt Sempidi Br vila,dak @1,5jt/M 081237909096 KEHILANGAN Djl Tnh Luwus,Baturiti Tabanan Hub.08123629117 B.BP.154.07.16.0000420 Tegeha Jl5m Paving081338460110 L.200m2.T.(0361)466844,0819343 Tlh Hlg BPKB No F6506220-O A.BP.001.07.16.0000651 B.BP.012.07.16.0000343 AN Ida Ayu Putu Sudiasih 4310335-081337283254 *2,17Are LbrDpn(17x14mt)Jl.P. Tnh 2Are Jl.P.Buton Tabanan A.BP.001.07.16.0000757 RUPA-RUPA A.BP.001.07.16.0000575 Singkep VII 500Jt/A,0817356452 082310845755 Tanpa Perantara Terima Orderan Pakaian utk A.BP.001.07.16.0000840 Djl Tnh(SHM):Luas7,75m2 Lokasi ALAT BERAT A.BP.001.07.16.0000429 Butik/Export/Import/Konveksi Strategis di Pnggr Jln Raya di !!!View Laut Dkt Sinaran Surga Djl Exa.CutterPillar PC 320D Tnh Kav Tulamben SHM Dkt Pusat 081239976699/081353668093 Th 2013 ± 850 Ng/081907563784 Karma Kandara 1Ha 081246976068 Tabanan Hub Pmlik:082236346375 Diving 75Jt/Are 087862581804 A.BP.001.07.16.0000719

BIRO JASA

A.BP.001.07.16.0000769

A.BP.001.07.16.0000333

A.BP.001.07.16.0000705

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.101.07.16.0000414

DIJUAL MOBIL


EKONOMI

18

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI

Klinik Nurjaya Berawal dari Rumah Bersalin

PEMILIK Klinik Nurjaya, Ida Ayu Suastika, merintis usaha kliniknya tahun 2004, dari modal sendiri dan bantuan BNI. Dimulai dari rumah bersalin menjadi klinik rumah bersalin dan akhirnya menjadi Klinik Pratama rawat inap. Ke depan ia pun ingin membuat klinik baru yang bidang usahanya sama,

namun dengan lokasi dan SDM yang terbaik. Dari sisi pelayanan yang sudah baik harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan. Menurut Ayu, selama ini BNI sangat membantu dalam hal pengembangan usahanya. Ia berharap pelayanan yang selama ini sudah baik dipertahankan dan lebih ditingkatkan. *

PT CSBI akan Kembangkan Bisnis dengan Rekanan Luar Negeri

CAHAYA WIRAWAN HADI, pemilik PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) berdiri sejak 11 November 1976. Perusahaan ini bergerak di bidang otomotif, di mana berawal dari penjualan beberapa jenis mobil ternama seperti Toyota, Suzuki dan Isuzu. BNI sendiri memiliki peran penting terhadap kesuksesan usahanya. â&#x20AC;&#x153;Peran sertanya sangat besar, karena sejak tahun 1980 sudah menggunakan fasilitas layanan BNI. Selain itu, satu-satunya bank yang memberikan hadiah RBT (Rejeki BNI Taplus) berupa mobil Toyota Fortuner,â&#x20AC;? ujarnya. Ia berharap BNI ke depannya penuh perhatian dengan memberikan kredit-kredit kepada pengusaha seperti kredit mobil. Ke depan ia akan mengembangkan beberapa jenis usaha dengan rekanan bisnis yang berada di luar negeri. *

Dari Jualan Kecil-kecilan, Kini Jadi Kontraktor Listrik

I PUTU GEDE PUTRA ADNYANA, pemilik PT Maha Putra Engineering, yang usahanya bergerak di bidang kontraktor listrik dan perdagangan alat-alat listrik. Tahun 2002 ia memulai dengan hal yang kecil, dari barang-barang kelistrikan rumah sampai pendingin ruangan (AC) dan pemanas air. Selanjutnya berkembang sampai memiliki toko listrik dan kontraktor listrik dengan jumlah karyawan tambah banyak. BNI dengannya telah menjalin kerja sama sejak tahun 2012. Ia berharap dapat terus bersinergi dengan BNI. Ke depan ia memiliki impian dapat menguasai retail kelistrikan di Bali. *


19

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

PAKAI KERUDUNG Polda Metro Jaya merilis tersangka kasus pencabulan dan pembunuhan bocah 12 tahun, Anwar alias Rizal, di Polda Metro Jaya, Jumat (15/7) kemarin. Anwar yang sempat melarikan diri dari Rutan Salemba pada hari raya Idul Fitri berhasil ditangkap oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya pada Kamis (14/7) di Jasinga, Bogor, Jawa Barat. Tampak Anwar memakai kerudung, seperti saat dia meloloskan diri dari rutan.

Modus Baru yang Perlu Diwaspadai

Bali Post/ade

Kapolri Minta Jajarannya Humanis

Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian meminta seluruh jajarannya bersikap lebih humanis dalam melakukan tugas kepolisian. ‘’Intinya hari ini (Kapolri berbicara) soal reformasi kultural. Ini prioritas. Ada juga soal pelayanan publik harus lebih baik, penampilan serta tindakan kepolisian juga harus humanis,’’ kata Kadivhumas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar saat menjelaskan arahan yang diberikan Kapolri dalam acara Commander Wish kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/7) kemarin.

Bali Post/ant

OPM - Sejumlah anggota kepolisian berjaga di depan Asrama Mahasiswa Papua di Yogyakarta, Jumat (15/7) kemarin. Anggota kepolisian dari Polda DIY membubarkan puluhan warga Papua yang melakukan aksi menolak gerakan OPM.

Bawa Granat Dari Hal. 1 Sopir truk yang memuat persenjataan dan granat itu juga melakukan tembakan membabi buta terhadap kerumunan massa yang sedang merayakan Bastille Day. Serangan yang menewaskan puluhan orang itu telah mengubah Hari Revolusi Prancis itu menjadi adegan penuh darah dan air mata.

Para korban sebagian besar adalah warga yang berkumpul di ruas jalan di pantai Promenade des Anglais yang sedang menyaksikan pesta kembang api. Prancis dalam situasi darurat setidaknya lebih dari enam bulan terakhir sejak bom bunuh diri dan serangan terkoordinir dari orang-orang bersenjata di Paris pada akhir 2015. (ant/rtr/ap)

Selain itu, kata Boy, dalam acara tersebut, Tito juga mengingatkan agar jajarannya bersikap sopan dan tidak arogan ketika bertugas di lapangan. ‘’Tadi Pak Tito juga meminta agar anggota tidak arogan di lapangan. Dia juga meminta pelayanan publik agar tidak berbelit. Ini semua terkait dengan reformasi kultural,’’ ujarnya. Pada Jumat kemarin, dalam acara Commander Wish, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memberikan arahan kepada seluruh perwira tinggi Polri mengenai program dan kebijakan Kapolri untuk setahun ke depan. Dalam acara bertajuk ‘’Commander Wish’’ itu, Kapolri memaparkan sejumlah kebijakan dan

arahan kepada seluruh jajaran. Dalam acara di Gedung Rupatama Mabes Polri tersebut hadir seluruh Kapolda di antaranya Kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Setiadji, Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Rudy Sufahriadi, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, Kapolda Sumut Irjen Pol. Raden Budi Winarso, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Moechgiyarto, Kapolda DIY Brigjen Pol. Prasta Wahyu Hidayat dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito. Acara Commander Wish ini merupakan lanjutan rangkaian acara serah terima jabatan Kapolri dan acara pisah sambut yang telah berlangsung di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada Kamis (14/7). (ant)

Proses Negosiasi Dari Hal. 1 Meskipun pada pekan lalu tentara Filipina dikabarkan menewaskan sekitar 40 pemberontak Abu Sayyaf dalam serangan di kepulauan selatan Filipina, Luhut menegaskan bahwa operasi tersebut tidak mengganggu proses komunikasi dan negosiasi yang sedang berjalan. Untuk mencegah agar peristiwa penyanderaan terhadap

WNI tidak terulang kembali, pemerintah Indonesia telah menyiapkan beberapa opsi pengamanan tambahan khususnya bagi kapal-kapal tunda dan tongkang berukuran kecil yang mengangkut batu bara ekspor ke Filipina. Kapal-kapal tunda dan tongkang yang proporsinya 15 persen dari keseluruhan kapal pengangkut batu bara Indonesia ke Filipina, dianggap lebih rentan dibajak. Karena itu, sesuai pan-

duan dari Organisasi Maritim Internasional (IMO), pemerintah mempertimbangkan penempatan personel bersenjata (armed guards) untuk mengawal kapalkapal niaga tersebut. ‘’Yang jelas 15 persen kapal (tongkang) yang membawa batu bara ke Filipina itu akan dikawal oleh personel bersenjata, saya tidak menyebut itu TNI atau siapa. Nanti kita cari lagi formatnya,’’ kata Luhut. (ant)

Sabtu, 16 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 BCTTV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe

14.05 Lejel Home Shopping 14.30 Yowana Magz 15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Risma Br. Alangkajeng 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Brasela (4) 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 24.00 Lejel Home Shopping

Bali Post/ant

PUTU - Politisi Partai Demokrat I Putu Sudiartana bergegas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/7) kemarin. Anggota Komisi III DPR itu diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan suap dalam proyek 12 ruas jalan di Sumatera Barat.

Jakarta (Bali Post) Teror modus baru terjadi di Prancis. Tindakan teror terjadi di Nice, Prancis pada Kamis (14/7) malam waktu setempat. Pelaku teror melakukannya dengan cara mengendarai truk yang ditabrakkan ke kerumunan orang banyak di kota Nice yang tengah mengikuti Hari Perayaan Nasional Prancis atau Bastille Day. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia diminta mewaspadai model teror baru di Nice yang menewaskan lebih dari 80 orang. ‘’Para teroris ini pasti akan mencari cara baru yang tidak mudah ditebak. Saya rasa ini bentuk teror baru yang perlu diwaspadai,’’ kata Ketua Komisi I DPR-RI Abdul Kharis Almasyhari di Jakarta, Jumat (15/7) kemarin. Dia meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan atas bentuk teror apa pun. ‘’Saya rasa kewaspadaan kita harus ditingkatkan. Saya rasa kita perkuat intelijen kita, sehingga hal-hal yang mengarah pada aksi teror bisa diantisipasi,’’ ujarnya. Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais menilai dari aksi yang dilakukan, pelaku teror menggunakan instrumen yang mudah digunakan karena tidak menggunakan bahan peledak tetapi dengan hasil yang maksimal. ‘’Kejadian teror truk di Nice bisa masuk kategori lone-wolf terrorism dan tidak lagi rumit dalam instrumentasi aksi terornya karena tidak melibatkan bom atau bahan peledak lainnya,’’ katanya. Hanafi menekankan intelijen di Indonesia yang dinilainya juga sering kecolongan perlu mengambil pelajaran dari kasus ini. ‘’Kejadian di Solo saja lepas begitu saja, padahal katanya polisi sudah tahu kalau itu jaringan Thamrin,’’ kata Hanafi yang mengakui kebobolan atau kecolongan dalam dunia terorisme bisa menjadi suatu yang wajar karena terkadang jaringan teroris mampu bergerak lebih cepat dibandingkan aparat intelijen negara. (kmb4)

Dari Hal. 1

Sangat Kejam Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa bagi para korban serangan di Nice, Prancis, yang disampaikannya melalui cuitan Twitter pribadinya, Jumat kemarin. ‘’Serangan di Prancis sangat kejam. Indonesia bersatu dalam solidaritas. Belasungkawa untuk korban dan rakyat Prancis - Jkw,’’ cuitnya sekitar pukul 14.30 WIB. Sementera itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan belum ditemukan korban WNI dalam peristiwa tersebut. Namun upaya penelusuran ke rumah sakit terus dilakukan. (ant/afp)

Dari Hal. 1

Harapan Bunda Menurutnya, I merupakan dokter di Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur, dan dr. AR merupakan pemilik klinik di Palmerah, Jakarta Barat, sedangkan dr. H adalah mantan Direktur Rumah Sakit Sayang Bunda, Bekasi, Jawa Barat. Dokter H mendapat pasokan vaksin dari Toko Azka Medical di Jalan Karang Satri Nomor 43 Bekasi, Jawa Barat. ‘’Azka Medical ini menyalurkan vaksin palsu ke beberapa rumah sakit, salah satunya memasok ke dokter H,’’ katanya. Selain menetapkan status tersangka terhadap tiga dokter tersebut, seorang bidan berinisial N juga ditetapkan sebagai tersangka kasus yang sama pada Kamis (14/7), yang menjadi pemesan dan pemakai (end user) vaksin palsu. ‘’Bidan N kami tangkap. Dia berperan sebagai pemesan vaksin palsu dan end user,’’ kata Agung Setya. Agung merinci dari 23 orang tersangka kasus vaksin palsu memiliki peran masing-masing, yakni produsen (enam tersangka), distributor (sembilan tersangka), pengumpul botol (dua tersangka), pencetak label (satu tersangka), bidan (dua tersangka) dan dokter (tiga tersangka). Atas perbuatannya, seluruh tersangka dijerat dengan Undang-undang (UU) Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. (ant)


balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 16 Juli 2016

Pascaserangan Nice

Konser Rihanna Dibatalkan

KONSER Rihanna yang direncanakan akan digelar Jumat malam dibatalkan setelah serangan Nice. Kabar tersebut datang dari Presiden Wilayah yang meliputi Nice, Christian Estrosi, dalam akun resmi Twitter-nya, mengumumkan bahwa festival jazz yang akan diselenggarakan pada Sabtu (16/7) juga akan diBali Post/ant/rtr batalkan. Rihanna ‘’Bendera akan berkibar setengah tiang besok. Setelah pembatalan konser Rihanna, festival jazz dibatalkan,’’ tulis @cestrosi, seperti dilansir The Guardian. Rihanna dilaporkan sedang berada di Nice, Prancis saat serangan teroris yang menembaki dan menggilas lebih dari 70 orang tengah berlangsung, demikian TMZ. Rihanna dikabarkan sedang menyiapkan diri untuk konser. Rihanna dijadwalkan tampil di kota tersebut pada Jumat malam namun semua batal karena tragedi pada hari Kamis di mana seorang pria mengendarai sebuah truk besar di antara kerumunan orang yang sedang merayakan Hari Nasional Prancis, Bastille Day. Penyerang juga menembaki warga dan polisi sebelum akhirnya berhasil diringkus. Sumber TMZ menyebutkan ‘’orang-orang’’-nya Rihanna segera berusaha mengeluarkannya dari kota tersebut, lepas dari segala marabahaya. (ant)

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

BPJS Ketenagakerjaan Turut Proteksi Pekerja Nonformal Denpasar (Bali Post) BPJS Ketenagakerjaan saat ini menyasar pekerja nonformal untuk diproteksi dari kemungkinan kecelakaan kerja. Fokus pada sektor nonformal dipilih pada kategori menengah ke bawah seperti petani, nelayan, pedagang, buruh, pramuwisata dan pekerja seni. Selain itu, pemangku atau rohaniwan Hindu juga nantinya akan mendapatkan proteksi serupa. “Nantinya pekerja yang kecelakaan akan dirawat sampai

Mang Saras Hadir dengan ’’Ojek Pribadi’’

BELANTIKA musik pop Bali kembali kehadiran pendatang baru. Ia adalah Mang Saras, penyanyi muda yang memiliki talenta mumpuni di bidang seni tarik suara, khususnya lagu pop Bali. Perempuan kelahiran Badung, 27 Maret 1999 itu kini sudah merilis album perdananya yang berjudul ‘’Ojek Pribadi’’ yang diproduksi Hartapro. Proses penggarapan album perdananya kali ini memakan waktu cukup lama. Hal itu untuk menghasilkan karya yang bisa dengan mudah diterima pencinta musik pop Bali dan tak ingin sekadar muncul sebagai penyanyi pendatang baru. ‘’Astungkara album perdana saya kali ini sudah resmi dirilis. Ini sangat membuat saya bahagia, walaupun proses penggarapan album saya ini memakan waktu cukup lama itu tidak masalah, karena terbayar dengan hasil yang menurut saya sangat memuaskan bagi saya,’’ ujar Mang Saras yang saat ini masih mengenyam pendidikan di SMAN 1 Kuta Selatan ini. Album ‘’Ojek Pribadi’’ milik Mang Saras kali ini menghadirkan lima lagu yang semuanya diransemen oleh Dek Artha yang masih menjadi aransemen terbaik saat ini. Lima lagu tersebut seperti ‘’Ojek Pribadi’’, ‘’Bajang Tidong Tua Tidong’’, ‘’360’’, ‘’Ilang Kendali’’ dan ‘’Suksma Ibu’’. Kelima lagu yang ada dalam album perdananya kali diharapkan Mang Saras bisa diterima oleh penggemar musik pop Bali. Dalam kesempatan yang sama Mang Saras juga mengapresiasi perkembangan musik pop Bali saat ini semakin ramai dengan kehadiran pendatang baru yang juga memiliki kualitas yang bagus. Bagi Mang Saras, dengan banyaknya kehadiran pendatang baru itu membuktikan jika musik pop Bali masih menjadi idola masyarakat Bali. Selain itu, Mang Saras juga berharap ke depan karya-karya yang dihadirkan semakin berkualitas dan juga mendidik, dengan begitu masyarakat yang mendengarkan selain mendapatkan hiburan juga mendapatkan pendidikan(win)

sembuh. Selama perawatan tidak mendapatkan gaji, maka akan kita berikan santunan. Bahkan transportasi dari rumah sakit menuju rumah, semua ditanggung,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto saat bertemu Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Jumat (15/7) kemarin. Agus mengajak semua pihak menjadi donatur untuk mensubsidi pekerja nonformal tersebut. Hal ini terkait dengan kendala pendanaan yang kerap dihadapi

karena adanya iuran. Padahal, baik pekerja formal dan nonformal maupun pemberi kerja wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain mendapatkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), peserta juga mendapatkan kesempatan untuk merasakan program lainnya seperti jaminan kematian yang memberikan santunan berkala bagi ahli waris, biaya perawatan dan pemakaman. “Serta Jaminan Hari Tua (JHT) yang memungkinkan peserta

BPJS Ketenagakerjaan dapat mengambil total iuran yang dibayarkan setiap bulannya ditambah dengan dana pengembangan,” tandasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyambut positif program BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya meminta dinas terkait untuk melakukan kajian atau survei agar bisa diketahui jumlah pekerja nonformal yang benarbenar pantas menerimanya. Hal ini juga untuk mengantisipasi

agar tidak sampai ada tebang pilih kepada penerimanya, sehingga perlu dilakukan kajian secara komprehensif. Ke depannya Wagub Sudikerta berharap semua pekerja, terutama yang ada di Bali, bisa terjamin proteksinya. “Saya minta Disnakertrans untuk melakukan kajian dan pendataan berapa jumlah pekerja nonformal yang ada saat ini. Tolong segera itu ditindaklanjuti dengan koordinasi ke pihak-pihak yang terkait agar bisa cepat selesai,” ujarnya. (kmb32)

Nova Eliza

Sulit Ngomong Jawa

Bali Post/kmb

SEMBAHYANG BERSAMA - Krama Desa Tegal Kertha dan Desa Tegal Harum bersama pejabat Pemkot Denpasar, WHDI Kota Denpasar, dan DPRD Kota Denpasar saat melakukan persembahyangan bersama upacara Tawur Wrespati Kalpa di Pura Taman Kumuda Sari, Kamis (14/7).

’’Ngenteg Linggih’’ di Pura Taman Kumuda Sari

BERTEPATAN dengan rahina Wraspati Kliwon Ukir, krama pangempon Pura Taman Kumuda Sari, Desa Tegal Kertha dan Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, bekerja sama dengan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar melaksanakan upacara Ngenteg Linggih, Mupuk Padagingan lan Padudusan Alit, dan Caru Wrespati Kalpa. Upacara tersebut di-puput sulinggih Siwa-Buda dan Rsi Bujangga. Karya tawur ini merupakan rentetan karya di pura setempat. Upacara Tawur Wrespati Kalpa, Kamis (14/7), dihadiri Camat Denpasar Barat IB Joni Ariwibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ketua WHDI Kota Denpasar Antari Jaya Negara yang diwakili Wakil Ketua IA Suwamini, Bendesa Padangsambian dan Bendesa Denpasar, dua kepala desa, kepala dusun, kepala lingkungan dan prajuru banjar. Upacara ini telah dimulai 29 Juni 2016 lalu, dan Kamis (14/7) dilanjutkan dengan upacara Tawur Wrespati Kalpa yang diisi dengan melaspas dan mulang padagingan/mupuk di Padmasana yang di-puput Pedanda Siwa Gede Giri Sila Keniten, Pedanda Istri Ratni Keniten, Pedanda Siwa Gede Giri Dwija Kemenuh, Pedanda Istri

Parwati Kemenuh, Pedanda Gede Ketut Giri dari Geria Buda Purna Wati, dan Rsi Bujangga Lanang Istri Geria Ubung. Puncak karya jatuh 19 Juli mendatang. Setelah puncak karya, rentetan upacara lainnya yakni nganyarin, 20 s.d. 21 Juli mendatang, dan kasineb pada 22 Juli mendatang. Menurut Manggala Karya I Putu Tjawi didampingi Penyarikan Pura Taman Kumuda Sari I Gusti Made Putera, karya ini merupakan kelanjutan dari karya ngenteg linggih yang telah dilaksanakan 30 tahun lalu. Di mana karya tawur ini bertujuan untuk menyucikan lokasi pura dan desa pangempon yakni Desa Tegal Kertha dan Desa Tegal Harum supaya bersih dan suci. Sementara itu, Klian Pangempon Pura Taman Kumuda Sari Bambang Gede Kiswardi menambahkan, Pura Taman Kumuda Sari dibangun tahun 1985 dengan luas kurang lebih 30 are atas bantuan mantan Gubernur Bali Prof. IB Mantra saat itu, dengan bangunan awal Padmasana/palinggih Ratu Gede, serta seperangkat gong. ‘’Pura Taman Kumuda Sari ini di-empon dua desa yaitu Desa Tegal Kertha dan Desa Tegal Harum. Pura ini juga dijadikan pusat pakilitan pasemotonan dua desa ini, dan merupakan tempat pembelajaran agama, dan dijadikan pusat pengembangan agama Hindu,’’ ujar Gede Kiswardi. (kmb)

MENJADI seorang wanita Jawa tidak mudah bagi aktris Nova Eliza. Hal ini harus dia lakoni untuk peran terbarunya dalam film ‘’Kartini’’ menjadi Ngasirah muda. Ngasirah adalah ibu kandung dari Kartini. Bagi Nova, ini adalah pengalaman yang sangat menantang, lantaran dia adalah wanita berdarah Aceh dan harus bisa berlogat Jawa namun tidak berbicara dan terkesan medok. ‘’Ada yang sangat sulit, logatnya. Saya diajarkan berbahasa Jawa tidak medok. Saya perbaiki dengan berlatih ngomong sama teman-teman dengan bahasa Jawa. Latihan saat awal bulan puasa sampai sekarang berlatih bahasa Jawa. Ini susah-susah gampang,’’ Kata Nova Eliza saat ditemui di Jakarta, baru baru ini. Tidak hanya itu, ada hal lain yang tidak kalah sulit menurut Nova. Dia mengaku saat nembang, melantunkan lagu-lagu Jawa, bagian paling sulit selama proses reading. ‘’Senandung lagu Jawa sampai sekarang saya belum bisa. Senandung ini dinyanyikan oleh saya saat Kartini kecil ingin tidur,’’ tambahnya. Film biopik ini menceritakan tokoh Kartini, perempuan asal Jepara. Film ini garapan dari Legacy Pictures bekerja sama dengan Screenplay. Film yang diproduseri oleh Robert Ronny dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini rencananya akan tayang pada April 2017. (pik)

Bali Post/pik

Perankan Ibu Kartini

Tantangan Baru bagi Christine Hakim AKTRIS kenamaan Christine Hakim menemui tantangan baru di film biopik ‘’Kartini’’. Dalam film itu ia berperan sebagai Ngasirah, ibu dari tokoh yang dikagumi atas pemikirannya memajukan kaum hawa. Ngasirah adalah putri dari pemilik pesantren yang menikah dengan pria berdarah biru. Ngasirah bukan berasal dari tingkat sosial yang tinggi, meski bukan juga biasa-biasa saja. ‘’Dia istri pertama Bupati Jepara, tapi status sosial membuat kedudukannya kurang lebih seperti pembantu,’’ tutur Christine dalam kon-

ferensi pers ‘’Kartini’’ di Jakarta, Kamis lalu. Ngasirah adalah karakter kompleks yang menantang bagi seorang aktris. ‘’Jelas membutuhkan riset dan pendalamannya sangat sulit,’’ ujarnya. Sutradara Hanung Bramantyo memboyong sederet aktor dan aktris papan atas untuk membintangi ‘’Kartini’’. Selain Christine Hakim, ada Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Deddy Sutomo, Acha Septriasa, Ayushita Nugroho, Denny Sumargo, Djenar Maesa Ayu, Dwi Sasono dan Nova Eliza. ‘’Kartini’’ rencananya ditayangkan pada April 2017. (ant)

Prof. Sukarsa ’’Concern’’ pada Ekonomi Spiritual

Amlapura (Bali Post) – Jenazah Prof. Dr. Made Sukarsa, S.E., M.S. dikremasi (makinsan di geni) di Setra Desa Pakraman Saren, Desa Budakeling, Karangasem, Jumat (15/7) kemarin. Salah seorang sahabat dan sejawatnya di FE Unud yang hadir yakni Prof. Dr. Komang Gde Bendesa, MADE. Prof. Bendesa tampak tak kuasa menahan tangis kesedihan ditinggal sahabat. Saat Bali TV mewawancarai dan meminta kesannya soal sahabatnya Sukarsa semasa hidupnya, tiba-tiba Bendesa minta berhenti. Dia berusaha menutupi kesedihannya beberapa saat. Di mata Bendesa, Sukarsa adalah sahabat dan rekan sejawat yang sangat baik. Sukarsa, ayah tiga putra-

putri itu dikenal supel dalam bergaul dan fleksibel cara berpikirnya. ‘’Kami bersahabat sejak mahasiswa tingkat I, kemudian bersama-sama aktif di Dewan Mahasiswa. Beliau orangnya konsisten di bidang pendidikan sampai kemudian menjabat Rektor Unwar,’’ katanya. Beberapa hari sebelum jatuh sakit, tambah Bendesa, Sukarsa masih sempat diajak rapat bidang akademik di FE Unud. Dia memotivasi juniornya bagaimana agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud tetap maju. ‘’Prof. Sukarsa, terakhir sempat berdialog dengan kami tentang hidup dan kehidupan,’’ kata Bendesa dan mulai saat itu dia tampak tak kuasa menahan kesedihan. Sementara itu, putri bungsu

Sukarsa, Ni Nyoman Dewi Pascarani, menyampaikan soal jenazah ayahnya di-kingsanang di geni. Meski tak ada pesan, karena Prof. Sukarsa meninggal mendadak Minggu (10/7) sore, keluarganya memutuskan sementara makingsan di geni. Soalnya, tiap kali membahas soal upacara pengabenan, Sukarsa kerap memberi masukan agar digelar sederhana tanpa harus memberatkan keluarga atau masyarakat yang ditinggalkan. ‘’Bapak concern pada ekonomi spiritual masyarakat Bali dan disertasinya juga mengenai itu,’’ papar Pascarani. Di desanya, di Saren, Sukarsa kerap memberi masukan agar kalau ngaben sebaiknya secara bersama-sama atau massal, manfaatnya juga merekatkan hubungan di masyarakat. Kar-

ena itu, meski tak ada pesan khusus dari almarhum, gagasannya selama ini tetap dijalankan keluarga. ‘’Kami sempat berpikir langsung ngaben sendiri. Namun, pada akhirnya kami khawatir Bapak kurang berkenan. Kami putuskan melangsungkan makingsan di geni secara sederhana sesuai ide, gagasan dan sikap Bapak,’’ katanya. Dikatakan, nantinya baru ngaben secara massal pada 2018. Di Banjar Saren Anyar, kata salah seorang tokoh masyarakat yang juga sepupu Sukarsa, Made Sudarsana, pengabenan massal di desa setempat rutin digelar tiap lima tahun. (013) Jenazah Prof. Sukarsa dikremasi di Setra Saren, kemarin.

Bali Post/013


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Juli 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu