HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 1 MARET 2004 LANGGANAN LOMBOK Rp.85.000 SUMBAWA Rp.90.000 ECERAN Rp 5.000 Online :http://www.suarantb.com
SUARA NTB
16 HALAMAN NOMOR 131 TAHUN KE 13
E-mail: hariansuarantb@gmail.com
RABU, 16 AGUSTUS 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Menjelang Pilkada 2018
Amaq Asrul: NTB Butuh Kondisi Aman dan Tent eram Tente Menjelang gelaran pesta demokrasi serentak, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di NTB tahun 2018, NTB memerlukan kondisi yang aman dan tenteram. DEMIKIAN pandangan Dr. H. Moch Ali Bin Dachan, SH yang makin akrab dipanggil Amaq Asrul. Kepada Suara NTB Selasa (15/8) kemarin, Amaq Asrul yang juga Bupati Lombok Timur (Lotim) ini meminta kepada seluruh pihak, para pengamat, politisi dan para pejabat atau siapa saja yang menaruh perhatian pada NTB agar bersikap tenang. Sarannya, hendaknya para pemerhati, pengamat dan politi-
Amaq Asrul
si itu menggunakan akal sehat. ‘’Siapa saja boleh berkomentar, jika tujuannya baik dan disertai dengan datadata. Tetapi sebaiknya tidak perlu komentar jika tujuannya membuat kegaduhan,’’ ucap Amaq Asrul. Menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2018, di NTB jangan sampai terjadi instabilitas. Pihak-pihak yang menginginkan instabilitas di daerah NTB tidak boleh memiliki ruang untuk bergerak. Diakui Amaq Asrul, memang ada sebagian kecil dari masyarakat NTB yang berkarakter negatif, yakni yang menginginkan kondisi daerah tidak stabil. Menurut Tuan Ali Bin Dachlan, siapa saja boleh menjadi calon gubernur, calon bupati atau calon apa saja. Tetapi semuanya harus berpikiran baik. Bersambung ke hal 10
Baperjakat Bantah Mutasi Pejabat Pemprov Langgar UU ASN Mataram (Suara NTB) – Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) membantah mutasi pejabat yang dilakukan Pemprov NTB, Senin (14/8) sore lalu melanggar UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya, tidak ada pejabat eselon II yang dinonjobkan dalam mutasi tersebut. ‘’Yang tidak boleh itu kalau menonjobkan (Kepala SKPD) sebelum dua tahun. Dalam proses yang kemarin kan tidak ada yang dinonjobkan. Semuanya digeser tempatnya sesuai dengan kebutuhan organisasi,’’ kata Ketua Baperjakat yang juga Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc, Ph.D ketika dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (14/8) siang kemarin. Sebelumnya, mutasi pejabat yang
dilakukan Pemprov diprotes salah seorang pejabat yang kena mutasi, yakni mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB, Dr. Ir. H. Abdul Hakim, MM. Hakim tak menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bersama ratusan pejabat yang dimutasi meskipun sudah mendapatkan undangan dari Baperjakat.
Hakim mengatakan, mutasi tersebut melanggar UU ASN pasal 116 ayat 1 yang menyatakan pembina kepegawaian dilarang mengganti jabatan pimpinan tinggi selama dua tahun. Meskipun dirinya tidak dinonjobkan dalam mutasi kali ini. Namun Hakim mengatakan, pergeseran dirinya dari jabatan Kepala BPSDM menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Politik telah melanggar UU ASN. Dalam mutasi tersebut sebanyak lima Kepala SKPD yang digeser. Yakni Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Dr. Manggaukang Raba, MM dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi. Jabatan yang ditinggal Manggaukang dibiarkan kosong. Selan-
jutnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil), H. Rusman, SH, MH dimutasi menjadi Kepala BPSDM. Kepala BPSDM NTB sebelumnya, H. Abdul Hakim dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Politik. Kemudian Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, L. Saswadi, MM dimutasi menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip dibiarkan kosong. Selanjutnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Politik, H. Azhari, SH, MH dimutasi menjadi Kepala DPMPD Dukcapil. Bersambung ke hal 10
Menanggulangi Kemiskinan Berbasis Desa
TO K O H Mendekati Target PEMPROV NTB cukup berat mencapai empat indikator RPJMD 2013-2018 sampai akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan H. Muh. Amin, SH, M.Si (TGB – Amin) akhir 2018 mendatang. Empat indikator yang cukup berat dicapai tersebut antara lain penurunan angka kemiskinan, peningkatan usia harapan hidup, prevalensi kurang gizi dan buta huruf penduduk usia 15 tahun ke atas. Bersambung ke hal 10 H. Rosiady H. Sayuti (Suara NTB/dok)
DARI tiga indikator utama tingkat kemiskinan ini (persentase penduduk miskin, indeks kedalaman kemiskinan, dan indeks keparahan kemiskinan), NTB dari tahun 2010-2016 berhasil memperbaiki peringkat untuk indikator yang pertama. Tetapi untuk indikator yang kedua dan ketiga peringkat NTB masih tinggi, meskipun capaian kedua indikator terakhir menunjukkan perbaikan. Demikian disampaikan Kepala Bappeda NTB, Ir.H. Ridwan Syah, MTP kepada Suara NTB, Selasa (15/8). Menurutnya, dengan menangani masalah secara langsung (pendapatan, pendidikan, kesehatan, prasarana dll) yang dihadapi oleh individu atau rumah tangga miskin dan rentan, percepatan perbaikan status kesejahteraan mereka dapat lebih efektif. Ini diharapkan bisa mendorong percepatan perbaikan indeks kedalaman dan indeks keparahan kemiskinan. Bersambung ke hal 10
(Suara NTB/her)
MISKIN - Kondisi Papuq Mehran yang tinggal di Lingkungan Dasan Geres atau dekat Kantor Bupati Lombok Barat, tinggal di gubuk reot. Papuq Mehran belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, karena masih terhimpit kemiskinan
Forum Rakyat Independen Bentuk Relawan ’’AL AMIN’’ MENYIKAPI dinamika politik yang terjadi menjelang Pilkada NTB 2018, gabungan pemuda dan masyarakat yang membentuk sebuah forum diberi nama Forum Rakyat Independen (FOR RI). Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, FOR RI mendeklrasikan diri membentuk Relawan H. Moch Ali Bin Dachlan dengan H.M. Amin yang disingkat dengan sebutan AL AMIN. Dari release yang diterima Suara NTB, Relawan AL AMIN untuk menginisiasi pembentukan paket Ali BD
sebagai calon Gubernur dan dan Muh. Amin sebagai calon wakil gubernurnya. Pasangan AL-AMIN maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada Pilkada 2018 sebagai pasangan calon melalui jalur independen. Menurut Koordinator FOR RI NTB, Solihin bahwa Paket AL AMIN dianggap sebagai paket yang ideal membawa perubahan untuk NTB yang lebih baik. Ali BD yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lombok Timur itu adalah tokoh yang progresif dan ino-
vatif dengan gaya kepemimpinan yang tegas dan cerdas. Di satu sisi Amin yang saat ini sebagai Wakil Gubernur NTB telah terbukti sebagai pendamping yang mampu menjaga irama pemerintahan yang kondusif dan stabil. Karakter Amin katanya, diterima oleh semua golongan dan kelompok masyarakat di NTB dan paket ini lebih representatif terhadap geopolitik NTB yg teridiri dari dua pulau yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Bersambung ke hal 10
Forum Rakyat Independen yang membentuk relawan AL AMIN.
Fauzan Khalid Sosok ’’Jamaq-Jamaq Sopoq Angen’’ HAJI Fauzan Khalid merupakan Bupati Lombok Barat (Lobar) yang ke-8. Ia sama dengan JB. Tuhumena Mespeitella dan pernah bernasib sama dengan H. Mohammad Izzul Islam, yaitu pernah sebagai Penjabat dan Pelaksana Tugas. Sebelum dilantik tanggal 6 April 2016 sebagai Bupati Lobar, ia adalah wakil bupati yang diserahkan tugas oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI sebagai wakil bupati yang memiliki kewenangan sebagai Ke-
pala Daerah karena kasus hukum yang menimpa Bupati Lobar saat itu. Posisi itu melahirkan situasi yang membuat dirinya dan daerah yang dipimpinnya berada dalam era transisi. Per tanggal 6 April 2016, sekitar 1 tahun 2 bulan yang lalu, Fauzan (biasa dipanggil) mampu mengkondusifkan daerah yang dipimpinnya. Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lombok Barat (Forkompimda Lobar), seluruh jajaran birokrasi, dan DPRD Lobar serta seluruh masyarakat, Fauzan
bahu-membahu membangun daerah yang dikenal sebagai Gumi Patut Patuh Patju ini. Kondusivitas itulah yang menjadi faktor utama perjalanan pembangunan sepanjang tahun 2016 sampai medio 2017 ini. Kondusivitas itu pun kemudian menjadi pilar
lahirnya 168 prestasi hebat di tahun 2016 dan puluhan prestasi prestisius lainnya sampai pertengahan tahun 2017 ini. Seluruhnya dicapai oleh jajaran dan warga masyarakat Lobar, baik perseorangan bupati dan aparaturnya.
Bersambung ke hal 16
Tidak Terbit Berkaitan dengan HUT Republik Indonesia ke-72, pada Kamis (17/8) SUARA NTB tidak terbit. Kami akan terbit kembali Jumat (18/8). Untuk itu kepada pembaca dan relasi iklan harap maklum. Terima Kasih Penerbit
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
SUARA MATARAM
Halaman 2
Pasar Rakyat Jual Barang Lebih Murah Harus Dilakukan Berkala PASAR rakyat digelar oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram di Karang Kelok Kelurahan Monjok Barat diapresiasi oleh Pemerintah Kecamatan Selaparang. Kegiatan ini dinilai membantu masyarakat menekan harga menjelang Hari Raya Idul Adha. (Suara NTB/cem) Camat SelaPASAR RAKYAT - Warga Menyerbu Pasar Rakyat yang digeparang, Sudirman lar Dinas Perdagangan di Lapangan Karang Pule Kecamamengaku, kegiatan tan Sekarbela. seperti ini sangat gula pasir, minyak, mie instan, Mataram (Suara NTB) dibutuhkan oleh maHari kedua pasar rakyat bawang, daging dan kebutusyarakat mengingat digelar di Lapangan Karang han lainnya. kebutuhan menjeKehadiran pasar rakyat ini Pule Kelurahan Karang Pule lang Idul Adha cukup Kecamatan Sekarbela. sangat membantu masyarakat tinggi. Selain itu, karMasyarakat antusias membu- terutama menjelang Idul Adha. akter pedagang yang ru sejumlah produk kebutuhan. Jika perayaan hari besar seplatah dengan momen Meski tidak seramai menje- erti haji dan Idul Adha sejumseperti ini sering dilang lebaran Idul Fitri, tapi be- lah komoditi naik. “Kita senang manfaatkan untuk (Suara NTB/cem) berapa lapak ramai dikunjun- sih dengan pasar murah ini,” menaikan harga. Sudirman gi. Sebab, harga produk yang kata Ratni, Selasa (15/8). Padahal, di tingkat Harga barang di pasar dijual jauh lebih murah dibanddistributor stok aman dan tidak terjadi lonjakan. “Kita apreingkan harga di pasar tradision- rakyat relatif terjangkau dan siasi program seperti ini,” kata Sudirman. murah. Meskipun perbandinal maupun retail modern. Dia menekankan kegiatan seperti ini tidak hanya digelar Kebutuhan paling laris dis- gan harganya tidak terpaut saat ramadhan maupun menjelang Idul Adha. Tetapi palerbu warga seperti telur ayam, jauh seperti harga di pasar. ing tidak dilakukan secara berkala, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. “Jangan cukup ini saja. Paling tidak diprogram berkala,” pintanya. Pihaknya kata mantan Lurah Ampenan Selatan juga akan menggelar pasar murah di Kantor Camat Selaparang. Ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Mataram (Suara NTB) Kota Mataram ke 24. NantinRencana Pemkot Mataram mendatangkan sekitar 20 artis nasional, menuai ya, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan mekritik pedas dari kalangan wakil rakyat di parlemen. Selain mempertanyakan minta distributor terlibat. urgensi dari kegiatan mendatangkan artis itu, Kota Mataram dianggap tidak Polanya kata Sudirman, pas merayakan ulang tahun dengan cara-cara penuh euforia seperti itu. secara terbuka supaya mendekatkan masyarakat ‘’Urgensi dari mendatang- yang didatangkan konon memi- Mataram merayakan peringadengan pemerintah dan penkan artis ini, apa? Kalau liki bayaran cukup mahal. Seh- tan HUT Kota Mataram yang gusaha. “Rencananya kita hanya untuk tujuan meng- ingga itu membutuhkan pem- ke-24 dengan cara yang terkejuga ada menggelar pasar hibur, tidak perlu 20 orang, biayaan yang besar. Padahal, di san foya-foya. Karena itu, manmurah,” bebernya. cukup dua artis saja,” ujar satu sisi Pemkot Mataram juga faatnya lebih kecil ketimbang Ia menambahkan, lurah Ketua Fraksi PPP DPRD perlu melakukan penghema- mudaratnya. Bukan tidak muserta kepala lingkungan lainngkin, hiburan rakyat tersebut Kota Mataram, Drs. HM. tan,” ungkapnya. nya diminta mensosialisasiKarena di satu sisi masih justru akan menimbulkan Husni Thamrin, MPd. Ia berkan sejak dini ke masyarakat. harap, kegiatan mendatang- banyak pembangunan yang masalah sosial. ‘’Mabuk-mabuAgar pasar rakyat diserbu oleh kan artis ini, tidak ber- belum tuntas. Seperti pemban- kan, perjudian dan lain sewarga dengan harapan dapkaitan dengan pembiayaan gunan jalan lingkungan. ‘’Saya bagainya,” imbuhnya. Sementara itu, anggota Pemkot Mataram. ‘’Tapi kan pikir itu lebih prioritas,” cetusat menekan harga serta meitu mustahil. Apalagi artis nya. Ia tidak setuju Pemkot Fraksi Keadilan DPRD Kota menuhi kebutuhan warga jelang Idul Adha. (cem)
Tetapi paling tidak, bisa menjadi alternatif bagi masyarakat. “Beda Rp 500 1.000, lumayanlah,” tuturnya. Senada dengan Ratni. Tutik warga Batu Ringgit mengaku senang dengan pasar rakyat tersebut. Selain lebih puas memilih, harga barang - barangnya berbeda jauh seperti di pasar. Ia mencontohkan, harga gula pasir di pasar Rp 12.500, tetapi ia mendapat harga di pasar rakyat Rp 11.000., “Bagi ibu - ibu seperti kita ini beda Rp 500 saja kita perhitungkan,” tuturnya. Tutik yang membeli kebutuhan seperti gula pasir dan minyak berharap pasar rakyat tidak saja digelar saat lebaran. Akan tetapi secara berkala digelar oleh pemerintah. Karena, ini bisa membantu meringankan beban masyarakat. Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Zainal Abidin menjelaskan, pasar rakyat yang digelar di enam kecamatan ini melibatkan 30 distributor di Kota Mataram. Harga komoditi yang dijual relatif murah dibandingkan di pasar. Ia mencontohkan, bawang merah di pasar tradisional Rp 25.000/kg. Sedangkan, di pasar rakyat Rp 20.000/kg. “Kalau disini harganya lebih murah,”
(Suara NTB/cem)
BAWANG MERAH - Salah seorang warga membeli bawang merah. Harga bawang merah di Pasar Rakyat Dirasa Lebih Murah dibandingkan di Pasar Tradisional. sebutnya. Pasar rakyat yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 dan HUT Kota Mataram ke 24 ini, diharapkan bisa membantu masyarakat. Terutama menekan harga menjelang Idul Adha. Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Lalu Alwan Basri sebelumnya menjelaskan, digelarnya pasar rakyat ini untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat untuk mendapatkan harga sembako yang terjangkau.
Karena disinilah, peran pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk bagaimana memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Menurut mantan Kabag Humas dan Protokoler Setda Kota Mataram ini, distributor maupun retail modern memiliki peran andil untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Tidak menutup kemungkinan kata dia, pasar rakyat dilaksanakan kembali melihat kebutuhan masyarakat. (cem/*)
Rencana Datangkan 20 Artis
Pemkot Tidak Peka dengan Kondisi Ekonomi Masyarakat Mataram, Ismul Hidayat menilai kegiatan mendatangkan 20 artis pada peringatan HUT Kota Mataram tanggal 31 Agustus mendatang, terlalu berlebihan. Pemerintah, lanjut dia, harus peka dengan daya beli masyarakat yang rendah. ‘’Seharusya kita peka. Kondisi ekonomi masyarakat kita lagi dalam kondisi tidak stabil. Jadi jangan melihat angka pertumbuhan sekian persen. Tapi fakta di bawah, pemerintah juga harus tahu,” katanya. Ia menolak kegiatan-kegiatan seremonial yang dianggap sangat kontra dengan kondisi masyarakat. Pemerintah lebih tepat mengadakan acara
yang bisa membantu perekonomian masyarakat. Politisi PKS ini mencium gelagat Pemkot Mataram ingin ikut-ikutan gaya Pemda tetangga. ‘’Saya mendengar Pemkot Mataram akan mendatangkan 20 artis, ini mau ikut-ikutan Pemda sebelah,” ucapnya. Dalam hal seperti ini, Pemkot Mataram harus punya citra tersendiri. Karena seperti diketahui, pada tahun-tahun sebelumnya, perayaan HUT Kota Mataram tidak pernah ‘’dibanjiri” artis nasional. Kegiatan yang diadakan seperti tasyakuran dinilai sesuai dengan visi misi Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya. ‘’Ini menjadi pertanyaan
besar. Biasanya Pemkot itu mendatangkan ulama, kok sekarang malah mendatangkan artis,” sesalnya. Ismul mengaku malu, kalau sampai nama besar Walikota Mataram direcoki dengan rencana pejabat-pejabatnya mendatangkan artis. Sebelumnya, Sekda Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko saswito, MM., menyampaikan rencana Pemkot Mataram mendatangkan 20 artis dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Mataram ke-24 tanggal 31 Agustus mendatang. Sekda mengklaim bahwa kedatangan artis-artis ternama itu tidak dibayar. (fit)
Ketua DPRD NTB Bersilaturahmi dengan Anggota Paskibraka se-NTB Mataram (Suara NTB) Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH, menggelar silaturahmi dengan 28 Anggota Paskibraka se-NTB, di rumah dinasnya, Senin (14/8) malam. Melalui kegiatan tersebut, perempuan pertama yang menjadi Ketua DPRD NTB di NTB itu memotivasi para anggota Paskibraka untuk berani tampil melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa dan daerahnya. Pantauan Suara NTB, suasana silaturahmi tersebut berjalan penuh kehangatan dan keceriaan. Pulu-
(Suara NTB/ist)
Kadis Pemuda dan Olahraga NTB, Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM memberikan sambutan.
han anggota Paskibraka dari berbagai daerah di NTB tersebut tampak mengikuti rangkaian demi rangkaian kegiatan dengan tekun dan bersemangat. Mereka juga didampingi oleh para pembina dan purna Paskibraka NTB. Tak ketinggalan, hadir pula Sekretaris DPRD NTB, Mahdi Muhammad, SH, MH. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat kepada puluhan anggota Paskibraka yang telah terpilih untuk menjadi pengibar bendera di hari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di NTB. “Saya yakin bahwa putra dan putri sekalian memiliki keistimewaan, bukan hanya sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-72 tanggal 17 Agustus 2017 ini. Akan tetapi, harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujar Isvie. Selanjutnya, Isvie juga ber-
harap kepada seluruh Paskibraka tersebut untuk menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa. “Pertahankanlah kedekatan, persaudaraan dan kekompakan ketika kalian semua melangkah ke depan, menapaki perjalanan karir menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Kepada pembina, pembimbing dan pelatih Paskibraka, Isvie juga menyampaikan apresiasi dan penghargaannya. “Terima kasih atas segala usaha serta kesabaran dalam membimbing putraputri terbaik Provinsi Nusa Tenggara Barat selama proses latihan. Apabila selama proses latihan berlangsung terdapat kesalahan ataupun kekeliruan, semoga dapat dijadikan pelajaran untuk maju lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ujarnya. Isvie pun tak ketinggalan mengutarakan kisah masa muda dan remajanya. Dimana sejak remaja, Isvie juga telah dikenal memiliki keberanian dan semangat untuk berkiprah di bidang yang menarik minatnya, tanpa harus terhalangi oleh perbedaan gender. Doron-
gan untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif adalah salah satu hal yang harus terus diikuti oleh para anggota Paskibraka tersebut. Isvie menegaskan, sebagai generasi muda, masa depan pembangunan daerah NTB dan negara Indonesia pada umumnya terletak di tangan mereka. Oleh karenanya, para anggota Paskibraka ini harus mampu tampil melanjutkan kepemimpinan bangsa ini. Sebab, mereka yang akanmampu tampil adalah para pemuda dan pemudi yang cerdas, terampil, berbudi pekerti yang luhur, memiliki ilmu pengetahuan yang luas, sehat rohani dan jasmaninya, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dan rukun satu sama lainnya. “Serta memiliki semangat untuk mengabdi kepada bangsa, negara, agama dan masyarakat,” ujarnya. Isvie menilai, hanya di tangan orang-orang yang cerdas, bersemangat dan berdedikasi yang tinggi yang dapat membawa perjalanan bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM, menjelaskan, sebanyak 28 dari 30 orang Paskibraka se-NTB hadir dalam kegiatan ramah tamah tersebut. “Sebenarnya ada 30 orang, tapi dua orang kan sudah ke Jakarta untuk mewakili NTB
(sebagai Paskibraka Nasional). Kita datang silaturahmi dengan ibu. Dan beliau memberikan motivasi yang sangat berharga, dari pengalaman beliau sendiri. Itu yang saya rasa perlu untuk ditiru oleh anakanak kita yang saat ini menjadi Paskibraka NTB,” tandasnya bersemangat. (*)
(Suara NTB/ist)
Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH, memberikan sambutan.
(Suara NTB/ist)
Anggota, pembina dan Purna Paskibraka NTB bersama Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH, Kadis Pemuda dan Olahraga NTB, Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM dan Sekwan DPRD NTB, Mahdi Muhammad, SH, MH, Senin (14/8) malam di rumah dinas Ketua DPRD NTB.
(Suara NTB/ist)
Para anggota Paskibraka NTB sedang berbaris sebelum kegiatan ramah tamah.
SUARA NTB
Rabu, 16 Agustus 2017
Halaman 3
SALAM KOMANDO Kepala Dinas Perdagangan NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, MSi, Pemimpin BNI Mataram dan pimpinan PT. POS Indonesia cabang Mataram melakukan salam komando usai penandatangan perjanjian kerjasama.
(Suara NTB/bul)
www.ishopntb.com
Jendela Produk Lokal ’’Melanglang’’ Dunia Mataram (Suara NTB) Dinas Perdagangan Provinsi NTB melalui Balai Pelatihan, Pengembangan Produk Eskpor Daerah (BP3ED) bergerak cepat mewujudkan semangat mengantarkan produkproduk lokal menjangkau pasar global. Satu program unggulan diluncurkan, namanya I-SHOP NTB. Peluncuran secara resmi dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT RI ke71 tahun, pada Kamis 17 Agustus 2017. I-SHOP adalah kado istimewa untuk NTB, untuk Indonesia. ISHOP digagas oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, MSi., bersama jajaran sejak dilantik pada awal tahun ini. I-SHOP ibarat jendela besar bagi berbagai jenis produk lokal yang dihasilkan oleh pelaku-pelaku Industri Kecil Menen-
gah (IKM) menjangkau seluruh pelosok negara melalui jejaring internet. Diketahui jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 132 juta orang (kompas 24 oktober 2016), atau sekitar 50 % dari total penduduk, data dari Menkominfo menyebutkan transaksi Ecommerce Indonesia ditaksir sebesar Rp 394 triliun. Diprediksi transaksi e-commerce Indonesia pada tahun 2020 akan mencapai Rp 1.500 triliun atau hampir setara dengan nilai ekspor NTB di tahun 2016. Untuk mengambil peran itu, NTB sendiri memiliki banyak sekali potensi yang bisa dijual untuk memperbesar market share bidang e-commerce tadi. Beberapa di antaranya yang menempati level terbaik adalah bawang merah, susu kuda liar, cabai, lobster, mutiara, tembakau, beras merah, strawberry dan
kerajinan. Kendala klasik yang dihadapi para produsen – terutama produsen kecil – adalah masalah permodalan dan akses pasar. Masalah permodalan ini juga seharusnya bisa diminimalisir lewat berbagai skema pinjaman lunak baik dari CSR BUMN, perbankan, koperasi atau danadana hibah dan bergulir lainnya baik melalui pola kemitraan atau pinjaman. Sementara akses pasar dapat dilakukan dengan cara konvensional, yakni bergerilya mencari informasi pasar atau melalui aktivitas media online atau gabungan keduanya. Tapi kami ingin lebih dari itu; bertransaksi secara mobile. Produk-produk berkualitas dan pangsa pasar yang tak terbatas adalah dua faktor yang dapat dijembatani oleh kekuatan teknologi informasi. “Kita harus segera memulainya di saat prospek e-com-
merce begitu besar dan daerahdaerah lain belum memulai mengkonsolidasikan kekuatan ini, dengan catatan mengantisipasi dampak cyber crime yang mungkin dapat timbul,” kata Hj. Selly Andayani. I-SHOP Lombok Sumbawa atau Integrated Shop Lombok Sumbawa adalah tempat bertransaksi secara interaktif berupa portal online yang menyuguhkan informasi komperhensif tentang produk-produk asli dari Lombok dan Sumbawa. -
-
Dengan maksud dan tujuan Mempromosikan produk asli Lombok dan Sumbawa Memudahkan dan meningkatkan pemasaran Mengkoneksikan produsen dan pembeli secara mobile menjadi database bagi produk asli NTB Menjadi database bagi nilai perdagangan dan ekspor NTB. Meningkatkan daya saing
produk NTB - Memangkas mata rantai perdagangan yang tidak efisien - Mengurangi praktek tengkulak/ijon - Mendorong peningkatan produk olahan bukan produk mentah - Alternatif bagi pengawasan mekanisme distribusi barang - Mengurangi perputaran uang tunai. Target dan Sasaran Semua produsen barangbarang atau komoditas asli Lombok Sumbawa, diantaranya: 1. Pertanian 2. Perikanan 3. Sayuran 4. Buah-buahan 5. Hasil laut non ikan 6. Makanan olahan 7. Kerajinan Tradisional 8. Karya Musik 9. Buku
10.
Ekonomi Kreatif
Program ini secara akseleratif akan mengarah kepada NTB yang makin berdaya saing. Mensejahterakan masyarakat secara spesifik melalui terobosan di bidang perdagangan dengan pendekatan teknologi merupakan sebuah marwah bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat NTB pada umumnya. I-SHOP menurut Hj. Selly, didampingi Kepala BP3ED, Taufik Rahman, SH, dapat mengajarkan masyarakat lebih modern mengembangkan bisnis dan jaringannya. Selain itu, masyarakat diajak untuk menggalakkan transaksi non tunai di tengah perkembangan zaman. “Dengan ini semua telah serba praktis, jual beli, cukup hanya lewat internet. Pembayaranpun lewat internet, lebih aman dan lebih efisien, serta praktis,” ujarnya. Dinas Perdagangan Provinsi NTB menggandeng dua BUMN
untuk mengawal I-SHOP ini, diantaranya BNI sebagai bank penampung. Bank pelat merah inilah yang menyiapkan sistem, serta menyiapkan kredit bagi permodalan pelaku IKM ikut menjadi bagian dari I-SHOP ini. Kesepakatan kerjasama antara Pemprov NTB dengan BNI, ditandatangani oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, dengan Pemimpin Wilayah Denpasar PT. BNI (Persero), Putu Bagus Kresna. Dinas Perdagangan Provinsi NTB juga menggandeng PT. POS Indonesia (Persero). POS akan berperan sebagai pihak yang memfasilitasi pengiriman barang dari IKM ke pemesan, dimanapun. Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi juga sudah menandatangani kerjasama dengan Kepala regional 8 Denpasar 80004, Helly Siti Halimah. (bul/*)
Dukung Pemasaran Produk UMKM Secara ’’Online’’
BNI - Pemprov NTB Luncurkan ’’Marketplace’’ Mataram (Suara NTB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan Pemerintah Provinsi NTB meluncurkan e-commerce (marketplace) untuk mendukung pemasaran produk-produk UMKM. Pembukaan situs online dengan portal ishopntb.com ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara BNI dan Pemprov NTB untuk meningkatkan akses pelaku UMKM ke jalur pemasaran secara online atau e-commerce, sehingga akan membantu para pelaku usaha tersebut mengembangkan pasar bagi produk-produknya. Bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI yang ke-72, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama dengan Pemimpin
Konsumer Banking BNI Kanwil Bali NTB & NTT Victor L. Saragih melaunching portal belanja pertama dan satu satunya milik masyarakat NTB ini. Acara launching dipusatkan di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, ditandai dengan aktivitas online shopping langsung oleh Gubernur NTB. E-commerce yang telah diluncurkan ini nantinya akan dikelola oleh Dinas Perdagangan NTB yang selama ini juga telah membina UMKM di bidang industri kreatif serta industri lainnya. Pemimpin BNI Cabang Mataram Akhmad Indra mengungkapkan bahwa kerjasama dengan Pemprov NTB juga meliputi pemanfaatan fasilitas jasa dan lay-
anan perbankan, seperti pembiayaan KUR untuk UMKM, fasilitas Cash Management, Branchless Banking (Keagenan/Laku Pandai), serta pengelolaan aktivitas jasa dan keuangan lainnya. “BNI tidak hanya membantu dari sisi pemasaran saja tetapi kami juga menyiapkan akses permodalan bagi UMKM yang ada,” ujarnya. Beberapa produk yang akan dipasarkan melalui situs online ini merupakan produk-produk yang dihasilkan pelaku UMKM di NTB, seperti kerajinan, tenun, souvenir, tas, busana, perhiasan, makanan/ snack, dan lainnya. Untuk memudahkan pengunjung situs, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dalam
melakukan transaksi belanja, BNI akan melengkapinya dengan berbagai fasilitas pembayaran online (epayment), seperti BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI Kartu Kredit serta BNI Virtual Account Payment. BNI meyakini bahwa pasar online ini nantinya akan memberikan dampak positif tidak hanya terhadap peningkatan & pemberdayaan sektor UMKM tetapi juga untuk mendukung program Smart City yang telah dicanangkan oleh Pemprov NTB. Akhmad Indra menambahkan, dengan adanya sistem pemasaran yang lebih luas ini, maka UMKM harus punya komitmen untuk menjaga ketersediaan stok barangnya. “Kepercayaan konsumen harus kita jaga,” tutupnya. (bul)
(Suara NTB/bul)
(Suara NTB/bul)
UJICOBA - Ujicoba I-SHOP NTB oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M. Si
LOGO I-SHOP - Peluncuran Logo I-SHOP NTB dan Penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Wilayah Denpasar dan PT.POS Indonesia Regional Denpasar Bertepatan dengan Hari Konsumen Nasional di Lapangan Sangkareang Mataram 28 April 2017.
(Suara NTB/bul)
TANDATANGAN - Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bank BNI 46, PT. POS Indonesia dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB Kamis 31 Juli 2017 di Ruang Kadis Perdagangan NTB terkait launching Aplikasi I-SHOP NTB Tanggal 17 Agustus 2017
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
Perbanyak Sumur Bor UNTUK menjawab kebutuhan masyarakat akan kebutuhan air bersih, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur (Lotim) terus melakukan pembangunan sumur bor di beberapa titik rawan kekeringan. Pembangunan sumur bor ini bakal terus diperbanyak hingga tahun 2019 mendatang. Kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Selasa, (15/8), Kepala Pelaksana BPBD Lotim, H. Nap(Suara NTB/yon) si, MM, mengatakan, upaya H. Napsi mengatasi kekeringan di sembilan kecamatan di Lotim yang rawan kekeringan atau krisis air bersih terus dilakukan. Salah satunya dengan pembangunan sumur bor. Tercatat pada tahun 2016 saja, sumur bor yang sudah dibangun di wilayah Kabupaten Lotim sebanyak 15 sumur bor. “Pada tahun 2016, dari APBD Lotim sudah dibangun sebanyak 11 sumur bor, dari LPSDM 2 sumur bor dan dari pemerintah provinsi 2 sumur, sehingga total yang sumur bor yang dibangun pada tahun 2016 sebanyak 15 unit, Ini semuanya berfungsi sampai sekarang,” jelasnya. Dikatakannya, pembangunan sumur bor merupakan alternatif yang paling efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan air bersih secara permanen. Pasalnya, dari 15 sumur bor yang sudah dibangun pada tahun 2016 lalu, saat ini satu kali pun tidak pernah didistribusikan air bersih. Seperti di Desa Pijot Kecamatan Keruak sudah tidak lagi dilakukan droping air, termasuk di wilayah Terara tahun ini dipastikan tuntas masalah kekeringan. Alasannya, sudah dibangun bak penampungan yang cukup besar, serta di wilayah Kecamatan Sikur bagian selatan dan di Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik. “Alhamdulillah, titik yang sudah dibangun sumur bor itu tidak mengalami krisis air bersih lagi. Sumur bor itu dapat termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Percuma juga apabila kita bangun sumur bor namun pendistribusian air bersih tetap kita lakukan,”ujarnya. (yon)
Ratusan Pejabat Belum Serahkan LHKPN Praya (Suara NTB) Sebanyak 130 pejabat lingkup Pemkab Lombok Tengah (Loteng) sampai saat ini ternyata belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Para pejabat lingkup Pemkab Loteng terancam sanksi tegas. Jika tidak segera melaporkan LHKPN ke KPK hingga dua bulan ke depan. ‘’Total pejabat lingkup Pemkab Loteng sendiri tercatat sebanyak 168. Artinya, baru 38 pejabat saja yang sudah menyerahkan kewajibannya tersebut. Data yang diberikan oleh pihak KPK memang seperti itu,” aku Wabup Loteng, L. Pathul Bahri, S.IP., kepada Suara NTB, Selasa (15/8). Guna menindaklanjuti laporan dari KPK tersebut, Pemkab Loteng akan segera mengumpulkan semua pejabat daerah yang belum menyerahkan LHKPN-nya ke KPK supaya bisa diselesaikan sebagaimana diminta oleh pihak KPK. “Setelah agenda HUT RI ini, semua pejabat yang belum menyerahkan LHKPN akan kita kumpulkan,” tegasnya. KPK memberikan tenggat waktu selama dua bulan bagi Pemkab Loteng untuk menuntaskan LHKPN para pejabatnya. Pihaknya pun optimis tenggat waktu tersebut bisa terpenuhi dengan komitmen bersama para pejabat di daerah ini. Kondisi serupa juga terjadi di Lombok Barat (Lobar). Banyak pejabat belum menyerahkan LHKPN ke KPK. “Saya akan berangkat ke Jakarta tanggal 23 Agustus ini terkait LHKPN ini,” jelas Inspektur pada Inspektorat Lobar Rahmad Agus Hidayat, Selasa (15/8). Diakui sejauh ini ia belum tahu pasti persentase tindaklanjut penyerahan LHKPN. Karena itulah ia akan ke Jakarta untuk meminta data. Sebelumnya, menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terdapat 175 pejabat di Lobar yang wajib melaporkan LHKPN ke KPK. Namun dari jumlah itu, baru 48 persen atau sebanyak 84 pejabat di Lombok Barat yang sudah menyerahkan LHKPN ke lembaga anti rasuah tersebut sedangkan sisanya 91 orang belum menyerahkan. Namun menurutnya data ini perlu dilakukan up date dan divalidasi sebab jumlah pejabat yang wajib lapor ini masih terjadi perbedaan, seperti yang tercatat di Pemda sebanyak 102 orang. (kir/her)
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 4
Khawatir Jadi Ikon, Najmul Tolak Pembuangan Patung Tanjung (Suara NTB) Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., tegas menolak aktivitas pembuangan patung di kawasan konservasi Gili Matra. Patung yang dibuang, tepatnya di jejer melingkar di perairan Gili Meno itu diminta untuk diangkat. Terlebih lagi desain patung-patung itu sedikit mengarah ke pornografi. “Jangan menilai seni itu seni ansih ya, tetapi juga dikaitkan dengan etika. Sehingga saya berharap kita bersama saling mengingatkan. Kita minta supaya (patung) diangkat saja,” kata Najmul Akhyar, dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/8). Bupati menegaskan, promosi pariwisata Lombok Utara cukup diperkenalkan melalui keindahan alam yang dimilikinya. Pemandangan alam yang natural dan tersebar dari Pemenang hingga Bayan dirasa sudah mampu menarik minat wisatawan. Sebaliknya ia khawatir, nilai seni patung bawah laut justru akan menjadi ikon pariwisata Lombok Utara. Di mana keberadaan patung ia anggap
tidak relevan dengan nilai agama, karakter dan budaya masyarakat Lombok Utara. “Cukup sudah kita bersosialisasi dengan keindahan alam kita, tak perlu lah bersosialisasi seperti itu. Karena ketika menjadi ikon kan susah kita. Seakan pornografi itu menjadi ikon pariwisata di Lombok Utara,” tegasnya. Dalih penempatan patung dasar laut berdasarkan rekomendasi BKKPN dan keinginan masyarakat sebagai alternatif rehabilitasi, dinilai bupati belum beralasan. Masih cari lain yang bisa ditempuh, seperti bekerjasama dengan asosiasi masyarakat Gili Eco Trust dalam merehabilitasi terumbu. Walaupun keberadaan patung bisa men-
dukung rehabilitasi, namun bupati tidak memberi persetujuan. Oleh karenanya, bupati meminta agar BKKPN yang memberi rekomendasi segera meminta pengusaha untuk mengangkat kembali patung tersebut. Tidak disebutkan berapa lama patung itu harus sudah terangkat, namun ia tidak ingin keberadaannya mengundang polemik di masyarakat. “Saya pikir tidak satu-satunya cara, banyak cara lain. Kalau kita cari-cari alasan itu bisa-bisa saja sih. Terumbu karang memang harus kita selamatkan, tapi cara menyelamatkan bukan hanya itu, kan kita juga punya Gili Eco Trust, kita bisa bekerjasama dengan masyarakat untuk itu,” pungkas Najmul. (ari)
SDN 6 Labuhan Haji Kembangkan ”School Quality Progress” Selong (Suara NTB) SDN 6 Labuhan Haji Kecamatan Labuhan Haji akan mengembangkan Program School Quality Progress. Program ini dimaksudkan untuk bisa menjaring siswa-siswa berprestasi di tingkat satuan pendidikan. Demikian diungkap Kepala SDN 6 Labuhan Haji, Sahikun, Selasa (15/8). Sekolah yang terletak di dekat pesisir Labuhan Haji ini menaruh harapan besar konsep ini mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Menurutnya, konsep ini tidak saja pada bidang akademis. Tapi juga di bidang olahraga. Pada bidang olahraga ini, selama ini dukungan anggarannya sangat minim. Hal ini sebagai upaya pembinaan, diperlukan kegiatankegiatan yang bisa membangkitkan semangat berolahraga bagi siswa. Apalagi pada momentum peringatan hari kemerdekaan RI, 17 Agustus ini.
Pada bidang olahraga ini, jajaran dinas terkait juga diharap memperbanyak gelaran even-even pertandingan di tingkat satuan pendidikan. Selain itu, untuk bisa melahirkan siswa-siswa berprestasi, dibutuhkan juga dukungan dari para orang tua. “Dan orang tua diharapkan mampu memotivasi anak-anak didik untuk meningkatkan prestasinya,” ungkapnya. Prestasi diarahkan lebih terarah. Karenanya, pihak SDN 6 Labuhan Haji ini mengajak seluruh siswanya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaannya. Siswa dibiasakan untuk ikut salat berjamaah. “Sepulang sekolah ini kita ajak semua untuk salat berjamaah, dan program ini sudah berjalan sejak 1 tahun lalu,” tuturnya. Melatih peserta didik untuk jemaah katanya menjadi bagian dari upaya penanaman karakter islami. “Bentuk kegiatan berupa peningkatan amalan ibadah berupa salat 5. Waktu. Tujuannya membiasakan anak didik untuk dapat tetap terus menjaga waktu salat,” paparnya.
Setiap hari jumat, SDN. 6 juga gelar ceramah islami dan yasinan dalam rangka memberikan pendidikan agama kepada anak. Sebanyak 156 anak didik digembleng untuk menjaga keimanan dan ketakwaannya. Kepala Unit Dikbud Kecamatan Labuhan Haji, Suardi yang dimintai tanggapan soal School Quality mengapresiasi dan perlu ditingkatkan. Setiap 3 bulan tidak saja saat olimpiade, bisa dilakukan untuk dapat menjaring olahraga. Ke depan dia berharap, 5 kali dalam 1 tahun kegiatan event penjaringan siswa berprestasi mata mata pelajaran IPA, Matermatika dan Sains. Termasuk juga bidang umum. Tidak terkecuali dan paling penting, prestasi di bidang imtak. “Prestasi itu tidak saja bidang iptek, tetapi juga di bidang imtak. Dan untuk imtak siswa ini akan kita coba melalui pemilihan da’i kecil bisa kita coba dalam rangka perayaan 1 Muharam bagi siswa SD dan SMP,” ujarnya. (rus)
(Suara NTB/ist)
TOLAK - Salah satu patung yang dibuang di perairan Gili Meno. Bupati menolak pembuangan patung ini ke laut, apalagi sedikit mengarah ke pornografi.
Realisasi KUR TKI BRI Nol Persen Selong (Suara NTB)Sebagai daerah yang menjadi kantong TKI, warga Kabupaten Lombok Timur yang menjadi calon TKI belum ada yang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia. Realisasi KUR dari bank terbesar dan bisa menjangkau yang tidak terjangkau ini nol persen. Asisten Manajer Bisnis Mikro (AMBM) Bank BRI Kantor Cabang Selong, H. Dandy kepada Suara NTB, menjelaskan, salah satu persyaratan untuk bisa mencairkan KUR TKI adalah harus ada Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di Lotim atau berada di wilayah dari Kantor Cabang Selong. ementara ini yang ada banyak di Lotim adalah cabang-cabang dari PPTKIS atau pekerja lapangan. Dalam hal ini, pihaknya sudah meminta data di Mataram. Selama ini, ujarnya, yang sudah mencairkan KUR TKI ini hanya BRI Kantor Cabang Praya, karena memang sudah ada kantor pusat PPTKIS di Lombok Tengah. Untuk Lotim, jika sudah ada kantor pusatnya PPTKISd i Lotim diyakinkan bisa dicairkan. Apalagi peranan PPTKIS memberikan rekomendasi. Mengenai plafon anggaran KUR TKI ini sudah lama dipersiapkan dan tidak dicatat besaran. Dalam hal ini, pihak perbankan bisa memenuhi semua per-
mintaan. ‘’Berapapun jumlah TKI siap direalisasikan, tapi memang syaratnya harus lengkap,’’ ujarnya. Selain itu, dari sisi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis harus ada perusahaan yang bertanggung jawab penuh terhadap dana yang dicairkan kepada para TKI. Adapun besarannya masing-masing negara berbeda, yakni Malaysia Rp 4 juta dan Korea Selatan Rp 7 juta ini sesuai peraturan pemerintah, karena masing-masing negara beda biaya pemberangkatannya, karena KUR ini untuk mengganti biaya pemberangkatan. Sementara itu, dalam merealisasikan KUR secara umum Kantor Cabang BRI Selong ini sudah melampaui target dan menembus 118,54 persen sampai bulan Juli lalu. Atau nilai uangnya sudah mencapai Rp 148 miliar dari target Rp 124 miliar. Jumlah debitur sudah dicatat sebanyak 7.762 orang dari target 6.249 orang debitur. Jadi kalau sudah debitur ini mencapai target 124 persen. Dalam hal ini, BRI Selong, ranking 3 untuk tiga provinsi lingkup Kantor Wilayah BRI Denpasar, meliputi Bali, NTB dan NTT. Ranking 1 dan 2 dilihat dari persentase realisasi KUR Bima dan Dompu. Namun dilihat dari jumlah uang yang sudah tersalur, BRI Cabang Selong paling besar realisasinya dari seluruh cabang BRI di tiga provinsi di lingkup Kantor Wilayah BRI. (rus)
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
SUARA PULAU LOMBOK
Halaman 5
Tinggal Sebatangkara di Gubuk Reot
Papuq Mehran Belum Rasakan ”Kemerdekaan” Sesungguhnya Tanggal 17 Agustus ini, Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan yang ke 72. Namun selama 72 tahun merdeka, masih banyak warga yang tinggal di tempat yang memprihatinkan. SEPERTI dialami Papuq Mehran (90), warga Lingkungan Dasan Geres Timur, Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung. Hidup di tengah hiruk pikuk ibukota Kabupaten Gerung dan berjarak beberapa kilometer dari kantor bupati, tak menjamin ibu tua tiga anak ini bebas dari himpitan kemiskinan. Memprihatinkan, ibu tua yang diceraikan suaminya ini tinggal di gubuk reot sebatang kara. Kondisinya pun sakit-sakitan sejak beberapa bulan terakhir hingga tubuhnya tak mampu bangun dari tempat tidur. Disambangi wartawan Selasa (15/ 8), ibu tua renta ini tengah berbaring sendirian di tempat tidur terbuat dari dipan kayu berukuran sangat kecil. Mengenakan pakaian lusuh, ibu tua yang tak lagi dapat mendengar normal ini, tidur hanya beralaskan tikar plas-
tik yang kumal. Penglihatannya yang kabur akibat termakan usia, mengakibatkan dirinya tak lagi bisa mengenal orang yang datang menemuinya. “Siapa yang datang ini, beginilah tempat saya,” katanya menyambut kedatangan wartawan. Raut wajah mengeriput dan rambutnya yang memutih menandakan umurnya yang begitu renta. Tubuhnya yang tak lagi kuat bangun, sehingga hanya bisa berbaring ketika menyalami wartawan. Ibu tua yang dulunya berprofesi sebagai dukun beranak ini mengaku telah hampir enam bulan terbaring tidak bisa bangun, akibat sakit pada bagian kaki yang dideritanya. Akibat kondisi ini, Papuq Mehran pun terpaksa berak dan kencing di tempat tidur. Bau tak sedap di kamar tidurnya, tak membuatnya jijik. Kondisi gubuk Papuq Mehran ter-
PAJAK
lihat sangat kontras dengan rumah warga sekitar yang rata-rata rumah batu. Bahkan rumah keluarganya yang ada di sekeliling gubuknya semua rumah batu. Ukuran gubuk Papuq Mehran sempit, terbuat dari bedek dan berlantai tanah. Dinding gubuknya nyaris tembus pandang karena bolong di mana-mana. Atap gubuknya yang terbuat dari alang-alang, terlihat bocor, sehingga sinar matahari menembus hingga ke dalam kamar. Gubuknya yang kecil disulap menjadi kamar tidur dan dapur. Di dalam kamar tidurnya, bergelantungan pakaian lusuh. Tidak ada barang berharga yang dimiliki, begitu pula di dapurnya tidak ada bahan makanan yang disimpan. Tempat berasnya kosong melompong, hanya berisi gayung. “Dia tinggal sendirian (sebatangkara) di rumah (gubuknya) itu, sekalikali anaknya datang membawakan makanan,” kata Mahyun salah seorang keponakan Papuq Mehran. Dituturkan, Papuq Mehran diceraikan oleh suaminya sejak puluhan tahun silam. Dari pernikahannya, ia
dikaruniai 3 anak. Satu orang meninggal, dua orang lainnya sudah menikah. Praktis semenjak berrcerai dan anakanaknya memiliki kehidupan sendiri, Papuq Mehran hidup sebatangkara. Kebutuhan hidup ia penuhi sendiri, anak-anaknya saban hari datang mengantarkan makanan. Terkadang sanak keluarga dan tetangga memberikan makanan ke Papuq Mehran. Awalnya ia bisa mendapatkan penghasilan dari profesi sebagai dukun beranak, namun setelah kondisinya menua ia pun tak mampu lagi bekerja. Kepala Lingkugan Dasan Geres Timur, M, Saleh mengakui pihaknya sudah mengusulkan agar sejumlah warga yang tinggal di gubuk roet diberikan bantuan rumah kumuh. Tahun ini rencananya tiga rumah yang bakal mendapatkan program rumah kumuh. “Tahun ini tiga unit rencananya, termasuk ibu Mehran. Namun sampai saat ini belum ada kepastian program ini,” jelasnya. Di lingkungannya terdapat 700 jiwa, dari total jumlah ini sebagian masih tinggal di rumah kumuh. (her)
(Suara NTB/her)
BUTUH PERHATIAN - Rumah Papuq Mehran dalam kondisi memprihatinkan. Papuq Mehran belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, karena masih tinggal di gubuk reot.
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
Satgas P4GN Belum Maksimal, Kasus Penyalahgunaan Narkoba Meningkat Taliwang (Suara NTB) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbawa Barat tidak memungkiri bahwa satuan tugas (Satgas) Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di tahun 2017 ini belum maksimal mengintervensi masalah ini. Apalagi, saat ini kasus (Suara NTB/ils) penyalahgunaan narkoba Zakaria terus meningkat tiap tahunnya, maka dari itu Satgas ini diharapkan bisa maksimal lagi dalam memberantas masalah ini. Karena hampir semua satgas P4GN ini sudah dibentuk di masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, sampai dengan lingkungan masyarakat umum. “Kita tidak memungkiri masih lambannya kerja dari satgas P4GN yang sudah terbentuk dalam mengatensi masalah narkoba ini. Ditambah lagi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih sangat kurang untuk menjauhi masalah ini. Sehingga kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat di Sumbawa Barat,” ungkap kepala BNN Sumbawa Barat kepada Suara NTB melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Zakaria, Selasa (15/8) kemarin. Ia menyebutkan, dalam memerangi bahaya narkoba, sebenarnya semua pihak harus terlibat bukan hanya tugas BNN maupun instansi lainnya. Mengingat kasus narkoba ini sudah masuk dalam kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sehingga dibutuhkan peran serta semua pihak. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada masyarakat lain, sehingga dengan demikian kasus ini bisa diturunkan. Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk menggugah hati masyarakat untuk menyatakan perang terhadap narkoba ini. (ils)
SUARA PULAU SUMBAWA
Halaman 6
Ditetapkan Tersangka
Kontraktor Pelaksana Bronjong Kuburan Ditahan
Sumbawa Besar (Suara NTB)Kontraktor proyek pembangunan bronjong pengaman kuburan Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditahan. Direktur CV. Negara Gapura berinisial AG tersebut ditahan setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa, Selasa (15/8). Pantauan Suara NTB, AG mendatangi Kantor Kejari Sumbawa sekitar pukul 09.00 Wita. Kedatangannya didampingi istri serta keluarganya. Ia diperiksa di ruangan Kasi Pidsus selama beberapa jam. Dalam kesempatan tersebut jaksa juga menghadirkan tim medis untuk mengecek kesehatannya. Karena sebelumnya yang bersangkutan beberapa kali tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit. Pemeriksaan terhadapnya sempat diistirahatkan sekitar pukul 12.00 Wita dan dilanjutkan siang harinya hingga pukul 15.30 Wita. Usai pemeriksaan, yang bersangkutan kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Setelah itu ia dikenakan rompi tahanan kemudian dibawa menggunakan mobil untuk ditahan di Lapas Kelas II Sumbawa. Kajari Sumbawa, Paryono, SH didampingi Kasi Pidsus, Anak Agung Raka PD, SH kepada wartawan membenarkan hal tersebut. Awalnya AG di-
periksa di ruangan Kasi Pidsus dengan status sebagai saksi, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Guna mempercepat proses penanganan perkara, pihaknya melakukan penahanan terhadap tersangka. Dalam hal ini akan ditahan di Lapas Kelas II Sumbawa selama 20 hari kedepan. Ditahannya yang bersangkutan salah satunya karena dinilai tidak kooperatif. Dimana sebelumnya beberapa kali dipanggil tetapi tidak memenuhi panggilan. Meskipun beralasan sakit, namun saat dicek ke rumahnya, yang bersangkutan tidak ada. “Tersangka ditahan untuk mempercepat proses penanganan perkara. Selain itu, salah satunya karena dia juga tidak kooperatif. Karena sebelumnya kita undang beberapa kali tidak hadir. Alasannya sakit, tapi saat kita datang ke sana (rumahnya) dia tidak ada,” ujarnya. Dijelaskannya, ditetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka, karena pi-
haknya sudah mempunyai dua alat bukti. Mengenai kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini diakuinya pasti ada. Apakah itu dari konsultan pengawas atau pihak dinas pihaknya belum bisa menyimpulkan. Tergantung dari hasil pengembangan nantinya. Yang jelas pihaknya akan mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. “Kemungkinan adanya tersangka lain pasti ada. Apakah nanti dari dinas PU atau dari konsultan dan pihak lain bisa saja. Karena ini kan pengerjaan fiktif, kok bisa cair uangnya. Ini akan terus kita dalami apakah ada keterlibatan pihak lain,” pungkasnya. Seperti diberitakan, proyek pembangunan bronjong pengaman kuburan Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diduga fiktif. Proyek senilai Rp 92,8 juta tersebut dananya bersumber dari Dinas PU KSB tahun 2016 lalu. Meskipun dananya sudah dicairkan namun pengerjaan di
(Suara NTB/ind)
KE LAPAS - Tersangka kasus bronjong kuburan saat digelandang pihak kejaksaan ke Lapas Kelas II Sumbawa, Selasa (15/8). lapangan tidak dilaksanakan. Saat ini kasus ini sudah dalam penyidikan jaksa dan sudah mengatongi satu calon tersang-
ka. Dimana Untuk mencairkan anggaran calon tersangka diduga memalsukan beberapa tanda tangan. (ind)
Provinsi Terlibat Aktif, Pelaksanaan Festival Pesona Moyo 2017 Diharapkan Lebih Baik Sumbawa Besar (Suara NTB) Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengupayakan pelaksanaan Festival Pesona Moyo (FPM) lebih baik dari sebelumnya. Bahkan sasarannya akan lebih luas dengan keterlibatan aktif pihak Provinsi untuk mengemas festival yang sudah lima tahun pelaksanaannya tersebut. Kegiatan festival Pesona Moyo (FPM) yang dulunya bernama Festival Moyo ini akan menjadi pelaksanaan keenam kalinya di tahun 2017 ini. Kegiatan akan berlangsung selama sebulan diawali dengan pembukaan pada tanggal 10 September dan ditutup tanggal 9 Oktober mendatang. Guna mengharapkan pelaksaan tahun ini lebih baik dari sebelumnya, Pemda Sumbawa sudah melakukan rapat pe-
mantapan pada Jumat lalu di Kantor Bupati Sumbawa. Rapat dipimpin lagsung Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB bersama empat kepala bidangnya. Dalam hal ini FPM Tahun 2017 mengusung tema “Pengembangan Pariwisata, ekonomi kreatif dan Investasi”. Menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, H. Junaidi, selain namanya diubah, tahun ini FPM juga masuk dalam kalender event provinsi. Dimana FPM masuk dalam kegiatan bulan Pesona Lombok-Sumbawa yang telah diluncurkan di Jakarta pada 6 Agustus 2017. “Dari koordinasi yang kami lakukan dengan pihak Provinsi, Kepala Dinas Pariwisata
(Suara NTB/arn)
RAPAT - Suasana rapat pemantapan persiapan Festival Pesona Tambora. Provinsi bersama dengan empat kepala bidang datang saat pelaksanaan rapat pemantapan. Beliau memberikan masukan dan membantu strategi bagaimana supaya Festival Pesona Moyo jauh lebih baik.
Sesuai dengan harapan pak Bupati supaya menjadi bagian dari kalender yang dilaksanakan Provinsi. Bahkan kita berharap bisa menjadi agenda nasional,” ujarnya saat ditemui Suara NTB, Senin (14/8).
Dijelaskannya, tahun ini Provinsi terlibat aktif mengatur FPS supaya bisa terlaksana lebih baik. Sehingga terjadi beberapa perombakan baik dari segi tempat pelaksaan acara maupun model pelaksanaan kegiatan. Sehingga pelaksanaannya bisa mempunyai nilai jual lebih tinggi. Dalam hal ini ada kegiatan yang juga akan dikelola oleh Provinsi menyesuaikan dengan semangat yang akan dibangun. Seperti pembukaan yang akan dilaksaakan di halaman Kantor Bupati. Sehingga kantor Bupati menjadi latar ikonnya yang bisa mencerminkan langsung tentang Kabupaten Sumbawa. Kemudian yang akan menghadiri kegiatan juga akan dikemas baik itu pelaku wisata di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Pembukaan acara juga akan dilaksaakan pada malam
hari, dan keesokan harinya baru dilakukan pawai budaya. Selain itu, nantinya ada kegiatan temu usaha yang nantinya akan dikemas supaya lebih luas. Dalam hal ini akan dipertemukan para pelaku UMKM yang ada di Sumbawa dengan para investor yang bisa mengayomi. Kemudian dialog wisata yang tidak hanya dihadiri tokoh wisata dari Pulau Sumbawa, tetapi juga dari luar Pulau Sumbawa. Sehingga diharapkan pelaksaan kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan harapan. Sesuai tema yang diangkat “Pengembangan Pariwisata, ekonomi kreatif dan Investasi”. “Dikemas lebih luas dengan keterlibatan Provinsi secara aktif tahun ini. Hari ini kepala bidang saya juga tengah membahas tekhnis pengemasan kegiatan di
Provinsi,” terangnya. Pihaknya berharap, tahun depan FPM menjadi agenda rutin Provinsi untuk Pulau Sumbawa selain juga ada kegiatan Festival Pesona Tambora di Dompu dan daerah lainnya untuk mendorong percepatan pariwisata. Untuk diketahui, Festival Pesona Moyo Tahun 2017 akan dilaksanakan mulai tanggal 10 September dan ditutup tanggal 9 Oktober. Dimana di dalamnya ada 16 kegiata yang dilaksanakan. Disamping kegiatan Festival Moyo ini terkait kegiatan lain tahun ini Sumbawa sudah menyusun kalender event pariwisata mulai dari Januari lalu. Kegiatan yang di luar festival pesona moyo pelaksanaan tetap dilaksanakan. Dimana pelaksanaan festival tidak hanya sebulan dilaksanakan, tetapi sepanjang tahun. (ind/arn/*)
SUARA PULAU SUMBAWA
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
Halaman 7
Tuntut Kades Mundur
Formad Demo Kantor Desa Lapadi
Dompu (Suara NTB) – Forum Masyarakat Desa Lapadi (Formad) menggelar aksi demostrasi di halaman kantor Desa, Selasa (15/8). Mereka menuntut Kepala Desa (Kades) Lapadi, Sudirman Ahmad segera hengkang dari jabatannya. Hal itu menyusul berbagai persoalan bermunculan di masa pemerintahannya. Korlap Aksi M. Syafaruddin, S. Pd., dalam orasinya menyampaikan keresahan masyarakat atas beragam persoalan itu membuat pihaknya tidak lagi membutuhkan seorang Sudirman Ahmad selaku kades, bahkan ia menuding kades telah melakukan praktikpraktik adu domba yang jelas melanggar konstitusi. “Kami bosan, muak dan mengutuk ketika secuil uang hasil keringat kami dimakan oleh Sudirman Ahmad, yakin dan percaya itu akan menjadi haram,” tegasnya. Dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 18 dan 47 tentang Bumdes dijelaskan, bahwasanya Bumdes semata-mata untuk kese-
jahteraan rakyat. Namun faktanya saat ini kata Syafruddin, Bumdes tersebut tidak dihajatkan dan dikelola oleh rakyat, tetapi dikelolala oleh perseorangan yakni Kades Lapadi. Karenanya Formad menuntut kades segera memperjelas peruntukan uang rakyat untuk Bumdes sebesar Rp 115 juta Tahun Anggaran 2016-2017. “Untuk itu mau tidak mau, suka tidak sukan kepala desa lapadi harus mundur dari jabatanya,” ujar dia. Selain tidak jelasnya alokasi anggaran Bumdes tersebut, puluhan masyarakan berbagai kalangan ini menganggap kades telah menyalahgunakan anggaran pengadaan papan monografi
desa senilai Rp 15.000.000. Kemudian memecat Sekertaris Desa (Sekdes) dengan tidak mengacu pada peraturan perundang-undangan, melakukan pemalsuan dokumen APBDes untuk dijadikan dasar pelaksanaan kegiatan pembangunan desa serta tidak menjadikan APBDes yang ditetapkan bersama lembaga asyarakat desa sebagai acuan pelaksanaan pembangunan. “Dengan persoalan itu kami mendesak kades segera mundur dari jabatanya. Karena kami menganggap Sudirman Ahmad tidak lagi layak memimpin kami,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Desa Lapadi, Sudirman Ahmad yang menemui massa
Dijajah 350 Tahun
(Suara NTB/jun)
DEMONSTRASI - Forum Masyarakat Desa Lapadi (Formad) saat menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Desa, Selasa (15/8). “Setiap yang bersalah di Desa Lapadi harus kita seret, hukum adalah panglima tertinggi di negara kita. Untuk
papan monografi desa segera saya selesaikan di kabupaten, termasuk cv yang menerima uang ada kwitasinya, saya
sepakat siapapun yang menyelewengkan uang negara atau rakyat mari sama-sama kita seret,” pungkasnya. (jun)
Pilkada Kota Bima
Akibat Warga Mau Diadu Domba dan Mudah Terpecah Dompu (Suara NTB) Warga Indonesia mudah diadu domba dan dikotak – kotakan, sehingga memudahkan Belanda melalui VOC menjajah Indonesia selama 350 tahun. Jika persatuan dan kesatuan bisa dijaga, jangankan untuk menjajah, datang ke Indonesia saja tidak mungkin. Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin saat silaturrahmi dengan legium Veteran di pandopo Bupati, Senin (14/8) kemarin. “Bagaimana Belanda, bagaimana VOC yang jumlah orangnya ke Indonesia tidak sampai 100 ribu, tapi bisa menguasai kita yang jumlahnya puluhan juta orang dalam waktu 350 tahun. Itu pertanyaan yang masih terus relevan kita diskusikan. Salah satu jawabannya, karena mereka sukses mengadu domba kita. Karena kita mau diadu domba dan dikotak – kotakkan,” kata H Bambang. Belanda, lanjut H Bambang, menerapkan politik adu domba dengan memprovokasi
aksi saat itu menjelaskan, terkait beberapa tuntutan yang dilayangkan ini ketika terbukti dirinya bersalah makan pihaknya siap bertanggung jawab di mata hukum. Soal APBDes pihaknya tidak mengetahui apakah terdapat perubahan program atau tidak dalam APBDes tersebut, karena itu ada mekanismenya dari Bupati. “Yang punyak tugas (soal APBDes, red) harus dipanggil diluruskan, saya sepakat karena desa kita wajib diluruskan dari kebobrokanya, yang bertanggung jawab tentang APBDes dan surat yang ditanda tangani dengan BPD sampai hari ini tidak pernah diberikan kepada kepala desa,” ungkapnya. Pada prinsipnya para pihak yang bertanggung jawab menangani program yang diduga bermasalah tersebut disetujui pihaknya untuk segera dipanggil dan dievaluasi. Bahkan saksi pemecatan sangat mungkin dilakukan.
(Suara NTB/ula)
H. Bambang M. Yasin daerah yang didatangi seolah akan diserang wilayah lain dan itu dilakukan untuk bisa diterima. Sehingga hampir semua wilayah Nusantara diduduki Belanda, kecuali wilayah yang menolak diadu domba seperti Aceh. “Bahwa kebersamaan, kekeluargaan kemudian kesediaan kita untuk mengorbankan kepentingan pribadi, rasa egois dan sebagainya itu ternyata jauh lebih penting dari pada sekedar kita melakukan sesuatu yang serta merta atau terkesan memperbaiki kead-
aan,” katanya. Momentum HUT RI ke 72, Bupati mengajak untuk bersatu untuk memerdekakan rakyat Dompu. Sehingga warga Dompu bisa makan ketika lapar, bisa ke dokter atau rumah sakit (RS) ketika sakit, dan bisa pergi kemana saja tampa merepotkan orang lain kapanpun mau pergi. “Itu hal-hal yang bisa kita lakukan. Karena bagaimana pun juga, tugas kita pengelola negara para pemerintah adalah menjamin kemerdekaan warga bangsa, warga masyarakat,” ungkapnya. Kendati banyak jalan yang diperbaiki dan mendorong daya beli masyarakat, tapi masih banyak tugas untuk dikerjakan kedepan terutama menumbuh kembangkan semangat nasionalisme. Proses mewariskan nilai perjuangan, nilai kebersamaan, sopan santun menjadi tanggungjawab orang tua. “Kita membangun ekonomi dan kehidupan sosial di Kabupaten Dompu, tetap berbarengan membangun kultur, membangun karakter, membangun nasional untuk anak-anak kita,” jelasnya. (ula)
H. Man Akui Sudah Punya Kendaraan Kota Bima (Suara NTB) – Meski belum menyatakan secara terbuka. Namun sinyal H. A. Rahman H. Abidin SE, untuk maju pada Pilkada Kota Bima tahun 2018 mendatang, mulai mencuat ke permukaan. Salahsatunya ditandai dengan mendaftar ke sejumlah parpol. Wakil Walikota (Wawali) Kota Bima aktif ini, tidak ingin gegabah mendeklarasikan diri.
Selain masih menjabat sebagai Wawali aktif, ia ingin fokus melayani masyarakat Kota Bima di sisa jabatannya itu. Meski begitu, Wawali yang akrab disapa H. Man ini menegaskan akan tetap maju sebagai calon Walikota Bima periode 2018-2023. Bahkan, sejumlah partai diyakini akan mengusungnya. “Saya memang tidak memili-
ki kursi di partai, tapi kendaraan politik sudah ada,” katanya kepada Suara NTB, usai menyampaikan visi misi di kantor Hanura Kota Bima, Selasa (15/8). Meski demikian, H. Man, enggan membeberkan parpol mana saja yang sudah final menggusungnya. Hanya saja, Ia menepis adanya isu bahwa dirinya tidak memiliki kendaraan politik. “Sudah ada kendaraan,
syaratnya pun sudah terpenuhi,” ujarnya. Sudah ada parpol yang menggusung, siapakah pasangannya ? H. Man menegaskan, hingga saat ini belum memikirkan sejauh itu. Lantaran masih banyak waktu untuk menentukan. “Nanti bisa saja dari akademisi, politisi maupun birokrasi. Tapi akan ada waktunya untuk dibuka,” pungkasnya. (uki)
Komisi III Pertanyakan Penyelesaian Dua Proyek Jembatan di Brang Rea Taliwang (Suara NTB) Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempertanyakan penyelesaian dua proyek jembatan di Kecamatan Brang Rea. Kedua jembatan itu masing-masing, jembatan Bree - Seloto di Desa Sapugara Bree dan jembatan Lang Sabunga di desa Tepas. Ketua Komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan, ST menyatakan, pihaknya mempertanyakan kelanjutan pembangunan kedua jembatan tersebut. Sebab sebelumnya pemerintah telah menganggarkan pengerjaannya pada
tahun 2016 lalu. “Kami mewakili masyarakat mempertanyakan soal kelanjutan kedua jembatan itu,” cetusnya kepada media ini, Selasa (15/8). Pembangunan kedua jembatan itu sebelumnya sempat dihentikan dan akhirnya tidak bisa dituntaskan di tahun 2016. Penyebabnya, saat itu kondisi cuaca tidak mendukung sehingga pengerjaannya dinyatakan mengalami force majeur (kondisi kahar). Namun Dinata mengungkapkan, pemerintah saat itu berencana akan melanjutkannya di tahun 2017 mela-
lui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan (DPAL) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPRPP). “Nah kalau memang masuk dalam DPAL dinas PU kok sekarang belum dikerjakan juga? Padahal sekarang sudah masuk semester kedua tahun 2017,” tanya Dinata. Menurutnya, saat ini kedua jembatan tersebut harus segera diselesaikan. Tanpa kemudian mengesampingkan keamanan dari sisi hukumnya. Sebab baik jembatan di desa Bree maupun
yang ada di Tepas fungsinya sangat dinanti masyarakat setempat. “Ini yang kita minta. Karena akan mubazir kalau tidak dilanjutkan,” ujarnya. Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Desa Sapugara Bree, Andi Subandi, S.Pd. Menurutnya, masyarakat di desanya terus mempertanyakan kapan jembatan yang ada tersebut bisa segera dimanfaatkan. “Masyarakat kami juga bertanya-tanya. Karena jembatan itu akan mempermudah akses mereka ke lahan pertaniannya,” ujarnya. (bug)
POLHUKAM
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
1.313 Napi Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 1.313 narapidana warga binaan Lapas dan Rutan seluruh NTB memperoleh remisi umum. Pengurangan masa tahanan itu dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017. Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Sevial Akmily mengatakan, pemberian remisi itu diharapkan dapat menyemangati warga binaan untuk menjadi pribadi lebih baik. “Yang mendapat remisi 1.313 narapidana,” jelasnya ditemui Selasa (15/8). Dari sejumlah narapidana yang mendapat remisi itu, sambung dia, 15 orang di antaranya langsung bebas. “Ada 15 orang bisa pulang. Sudah kita diskusikan dengan Gubernur, mereka ini nanti akan diberikan ongkos transpor untuk pulang,” sebutnya. Rincian yang mendapat remisi antara lain, 382 napi Lapas Kelas IIA Mataram, tiga di antaranya langsung bebas; 280 napi kelas IIA Sumbawa Besar, satu napi langsung bebas; 22 napi Lapas Kelas IIB Dompu, 168 napi Rutan Kelas IIB Dompu, 161 napi Rutan Kelas IIB Selong, 82 napi Rutan Kelas B Raba Bima, 16 napi Lapas Terbuka Kelas IIB Mataram, dan 13 napi Lapas Anak Kelas II Mataram. Mayoritas yang mendapat remisi, kata Sevial, merupakan napi kasus narkoba. Sementara untuk kasus korupsi tidak ada satu pun yang mendapat remisi. “Tidak ada, yang usulan dari 2016 pun sampai sekarang tidak ada dikabulkan,” ungkapnya. “Itu kan ada aturan khusus. Salah satunya syarat justice collaborator,” imbuh dia. Sevial menyebutkan, per 15 Agustus 2017 ini, jumlah napi dan tahanan yang menghuni Rutan dan Lapas di seluruh NTB mencapai 1.735 orang. (why) Sevial Akmily (Suara NTB/why)
Halaman 8
KLS Jadi Prioritas Utama Pasangan Sukma Mataram (Suara NTB) Pemekaran Kabupaten Lombok Selatan (KLS) menjadi salah satu program kerja prioritas bakal dilaksanakan paket pasangan Sukiman Azmy dan Rumaksi (Sukma). Andai nanti diberikan amanah dan kepercayaan masyarakat Lombok Timur dalam menakhodai kabupaten tersebut. “ KLS adalah harga mati bagi paket Sukma,” kata bakal calon Bupati Sukiman Azmy didampingi bakal calon wakil Bupati, Rumaksi dalam penyam-
paian visi misi di Partai Hanura, Selasa (15/8). Ia menegaskan, bahwa pemekaran KLS tidak bisa ditawar - tawar lagi bagi paket Sukma. Pemekaran KLS, sebagai sarana untuk lebih mengefektifkan dan mendekatkan pelayanan pemerintah bagi masyatakat setempat. Dengan ada pelayanan efektif dan dekat dengan masyarakat, diharapkan bakal berimbas bagi peningkatan kesejahteraan dan mempercepat pembangunan ada di wilayah KLS. Oleh sebab itu, paket Sukma berjanji menjadikan pemekaran
KLS program kerja prioritas bakal diperjuangkan untuk direalisasikan dalam pemerintahan kedepan. “Dengan segenap ikhtiar dan dukungan, kita prioritas terwujudnya KLS kedepan,” tegas mantan Bupati Lombok Timur tersebut. Dalam kesempatan itu, Sukiman menyampaikan bahwa paket Sukma mengusung konsep Lombok Timur adil, sejahtera dan amanat. Dengan dilandasi kepemimpinan adil bagi semua pihak di Lotim. Dengan kepemimpinan mengayomi adil dan amanat, maka dipastikan akan berdampak ter-
hadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lotim. Menurutnya, kabupaten Lotim memiliki berbagai potensi untuk dioptimalkan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong dan mempercepat pembangunan di Lotim. Mulai dari gunung, pantai, dan berbagai lokasi lain. Kendati begitu. Sukiman menitikberatkan upaya peningkatan PAD tidak boleh memberatkan masyarakat. Bahkan, Ia berjanji akan menghapus berbagai macam retribusi dinilai memberatkan masyarakat kecil. “Bahkan sewa lapak di pasar cenderung
memberatkan pedagang akan kita turunkan. Ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedagang kita di pasar,” tandasnya. Ia pun menyampaikan, dalam penyusunan APBD Lotim akan menitikberatkan kepada program pro job, pro poor dan pro growth. Dengan APBD menitikberatkan kepada hal tersebut akan berimbas kepada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Lotim. Saat ini tercatat Lotim sebagai kabupaten dengan jumlah masyarakat miskin cukup tinggi. (ndi)
Rabu, 16 Agustus 2017
SUARA NTB
Halaman 9
RAGAM
SUARA NTB Rabu, 16 Agustus 2017
Mendekati Target Dari Hal. 1 ‘’Yang empat indikator itu memang, seperti penurunan angka kemiskinan, usia harapan hidup itu memang banyak faktor. Terlalu banyak faktor eksternal yang tidak bisa dikontrol oleh pemerintah yang mempengaruhi,” kata Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc, Ph.D ketika dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (15/8) siang kemarin. Sekda mencontohkan, indikator penurunan angka kemiskinan. Menurutnya, penurunan angka kemiskinan tidak bisa hanya melalui program pemerintah saja. Penurunan angka kemiskinan ini, katanya, banyak juga dipengaruhi faktor eksternal. Sampai akhir jabatan TGB – Amin pada 2018 mendatang, Sekda mengatakan paling tidak empat indikator RPJMD ini mendekati target. Ia mencontohkan, seperti target angka kemiskinan yang ditargetkan 2 persen per tahun. ‘’Kita berusaha, minimal paling ndak bisa di atas 1 persen,” katanya. Berdasarkan data BPS NTB yang dirilis April lalu, angka kemiskinan di NTB saat ini sebesar 16,07 persen. Pada 2016 lalu, Pemprov menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 14,25 persen, namun angkanya masih 16,02 persen. Kemudian di akhir 2018, angka ke-
miskinan ditargetkan menjadi 12,25 persen. Hasil evaluasi yang dilakukan Bappeda NTB, Desember 2016 lalu, dari 31 indikator RPJMD, baru tercapai 19 indikator. Artinya, ada 12 indikator RPJMD yang belum tercapai. Dengan kata lain, sudah 61 persen indikator RPJMD sudah tercapai. Sisanya masih 39 persen belum tercapai. Dari 12 indikator yang belum tercapai, sebanyak dua indikator yang belum dirilis datanya secara resmi oleh BPS. Yakni pengeluaran masyarakat per kapita dan indeks kualitas lingkungan hidup. 12 indikator RPJMD yang belum tercapai sampai akhir 2016 lalu antara lain pertumbuhan ekonomi tanpa sektor pertambangan ditargetkan 5,85 – 6,00 persen, mampu tercapai hnaya 5,71 persen. Kemudian, penurunan angka kemiskinan ditargetkan pada 2016 sebesar 14,25 persen, tapi capaiannya masih 16,02 persen. Kemudian laju investasi ditargetkan 8,5 persen, sampai akhir 2016 realisasinya minus 1 persen. Pertumbuhan PAD ditargetkan 15,06 persen, realisasi sampai akhir 2016 minus 0,88 persen. Selanjutnya jaringan jalan provinsi dalam kondisi mantap ditargetkan 81,8 persen, hanya tercapai 72,1 persen dan lainnya. (nas)
Halaman 10
Jaga dan Rawat Kemerdekaan
Bakal Calon Gubernur dan Wagub Jangan Saling Jegal Mataram (Suara NTB) – Mantan Gubernur NTB, Drs. H. L. Serinata mengatakan dalam pembukaan UUD 1945, makna HUR RI ke-72 adalah bersyukur atas kemerdekaan yang telah diraih. Kemerdekaan merupakan rahmat dan karunia Allah SWT. Disisi yang lain, Serinata mengingatkan para bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur (Wagub) yang akan maju dalam kontestasi Pilkada NTB 2018 mendatang supaya jangan saling jegal. “Indonesia ini sudah 72 tahun merdeka. Kalau kita menyadari hakikat dari kemerdekaan, harus kita jaga, harus kita rawat. Itu diraih dengan nyawa dan darah,” kata Serinata saat berbincang dengan Suara NTB di kediamannya, Selasa (15/8) siang kemarin. Gubernur NTB periode 2003-2008 ini mengatakan membentuk negara yang adil dan makmur memang tidak mudah. Artinya, mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat butuh proses. Ia
(Suara NTB/nas)
H. L. Serinata mengatakan, negara adidaya seperti Amerika Serikat saja sudah 200 tahun merdeka. Namun mereka masih memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya. Pada negara maju seperti Amerika Serikat, kata Serinata, bukan berarti tak ada kemiskinan. Di sana juga masih ada masyarakat yang miskin.
Lowong, Dua Jabatan Kepala SKPD akan Dipanselkan Mataram (Suara NTB) – Pascamutasi yang dilakukan Pemprov NTB, Senin (14/8) sore lalu, sebanyak dua jabatan Kepala SKPD menjadi lowong. Dua jabatan eselon II yang lowong tersebut antara lain Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip serta Kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurahman, M.Si yang dikonfirmasi, Selasa (15/8) kemarin mengatakan dua jabatan eselon II itu akan dipanselkan. Gubernur akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk melakukan seleksi terbuka untuk dua jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) tersebut. “Dua jabatan yang kosong akan dipansel. Segera kita akan buat Pansel untuk Dinas Perpustakaan dan Arsip serta Biro Perekonomian,” kata Fathurahman. Ia mengatakan Pansel akan segera dibentuk. Sehingga pada pekan depan sudah bisa dibuka pendaftaran untuk menjaring dua jabatan eselon II tersebut. Ia menjelaskan, dilakukannya
seleksi terbuka untuk dua jabatan tersebut sesuai dengan arahan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. “Kita ingin mencari pejabat yang kompetitif di dua jabatan itu,” jelasnya. Dalam mutasi yang dilakukan Senin (14/8) sore lalu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip NTB, L. Saswadi, MM dimutasi menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Kemudian, Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Dr. Manggaukang Raba, MM dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi. Kedua jabatan yang ditinggalkan dua pejabat ini dibiarkan kosong alias tak diisi. Dalam mutasi ratusan pejabat eselon II, III dan IV lingkup PemprovNTBitu,adasatuanggotaTim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Daerah (TGP2D) yang mendapatkan promosi menjadi Kepala UPT Korpri, yakni Drs. Muhammad Nasir. Sebelum menjadi anggota TGP2D, Muhammad Nasir merupakan Staf Ahli Gubernur. Ia juga mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB. (nas)
Khusus untuk NTB, pada tahun 1950-an, daerah ini khususnya Pulau Lombok sangat miskin. Ia mengatakan pada waktu itu banyak masyarakat Pulau Lombok yang kelaparan. Bahkan, masyarakat Pulau Lombok yang kelaparan ini masih dijumpai sampai tahun 1970-an.
“Makanya pemerintah ini dalam mengisi kemerdekaan segala macam program, perencanaan, proyek-proyek yang dilaksanakan supaya keadaan lama tidak lagi kita alami. Pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, serta kemiskinan, itu yang harus kita perangi,” katanya. Menurutnya, pemerintah daerah tidak mungkin bisa perang melawan kemiskinan, membangun sektor pendidikan dan kesehatan jika masyarakat masih ada yang berkelahi dan bermusuhan antar kampung. Menurutnya, jika masyarakat menghayati pembukaan UUD 1945, maka hal-hal seperti itu tak akan terjadi. Serinata menambahkan, Pilkada NTB 2018 mendatang pasti akan memunculkan persiangan antar bakal calon kepala daerah. Baik bakal calon gubernur/wakil gubernur, bakal calon bupati/wakil bupati dan bakal calon walikota/wakil walikota. Ia berharap, bakal calon kepala daerah yang akan maju pada Pilkada mendatang su-
paya jangan saling jegal dan saling fitnah. “Tapi adu program silakan, adu visi misi. Ndak usah saling menjegal, saling menjelekkan,” harapnya. Siapapun yang menang dalam Pilkada 2018 mendatang, kata Serinata harus didukung bersama. Begitu juga calon kepala daerah yang terpilih supaya jangan menganggap dirinya menjadi pemimpin dari orang yang memilihnya saja. “Harus semua diayomi. Karena itulah hakikat dari negara demokrasi. Siapa yang menang didukung bersama. Jangan saling caci maki, saling cari kesalahan,” katanya. Lebih baik, kata Serinata, para bakal calon kepala daerah adua gagasan. Siapapun yang menang harus secara jantan, bermartabat dan tidak perlu membusungkan dada. Yang kalah pun jangan sakit hati. “Pada waktu menjalankan tugas sebagai kepala daerah, itu adalah pimpinan bersama yang didukung bersama untuk mengisi kemerdekaan,” pungkasnya. (nas)
Telantarkan Lahan, Pemprov Cabut Izin Investor Gili Tangkong Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB akhirnya mencabut izin investor yang akan mengembangkan Gili Tangkong Kecamatan Sekotong Lombok Barat (Lobar). Pemprov memutuskan perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani dengan PT. Anasia Nusantara Tangkong. ‘’Sudah kita putuskan kerja samanya untuk pemanfaatan aset di Gili Tangkong,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, Drs. H. Supran, MM ketika dikonfirmasi Suara NTB, kemarin di Mataram. Dicabutnya izin investor tersebut lantaran dinilai wanprestasi oleh pemerintah daerah. Sejak memperoleh izin pengelolaan, investor yang akan mengembangkan Gili Tangkong tersebut tak terlihat aktivitas pembangunan yang dilakukan di lapangan. Sesuai ketentuan yang ada,
Pemprov sudah memberikan surat peringatan kepada investor Gili Tangkong selama tiga kali. Namun tak ada progress pembangunan yang terlihat. Bahkan tim dari Pemprov NTB juga sudah turun ke lokasi melihat secara lebih dekat. Mengenai lanjutan pengelolaan lahan milik Pemprov tersebut, Supran mengatakan akan dilakukan beauty contest. Beauty contest ini untuk menjaring investor yang benar-benar serius mengembangkan Gili Tangkong. “Dilakukan beauty contest lagi. Karena syaratnya begitu di dalam peraturan,” terang Supran. Investor yang menelantarkan lahan milik pemprov itu adalah PT. Anasia Nusantara Tangkong. Mereka telah menandatangani kontrak kerja sama pemanfaatan lahan milik pemprov NTB seluas 7,5 hektar di Gili Tangkong sejak tahun 2004 silam. Namun tak
ada aktivitas pembangunan yang dilakukan. Sesuai dengan perjanjian kerjasama, investor akan membangun semua fasilitas pariwisata seperti mini golf, jeti penyeberangan, hotel dan fasilitas pariwisata lainnya. Namun, hingga tahun 2010/2011 tidak ada progress pembangunan yang dilakukan PT Anasia Nusantara Tangkong. Pemprov NTB telah mengeluarkan surat peringatan pertama pada tanggal 18 November 2013. Kemudian peringatan kedua pada tanggal 15 Januari 2014. Selanjutnya peringatan ketiga atau peringatan terkahir dilayangkan pada pertengahan Matret 2014 lalu. Namun dari surat peringatan tersebut tak ada perkembangan yang terlihat di lapangan. Sehingga Pemprov menilai investor tersebut wanprestasi sehingga izinnya dicabut. (nas)
Amaq Asrul: NTB Butuh Kondisi Aman dan Tentram Dari Hal. 1 Untuk memperoleh jabatan kepemimpinan, seyogyanya yang bersangkutan mulai dengan pikiran yang positif untuk membangun daerah. Tidak memulai dengan pikiran negatif dengan mencari-cari kesalahan orang lain. Pemimpin besar negeri ini selalu memandang ke depan dan melupakan masalah-masalah yang terjadi sebel-
umnya. Batas waktu menjalankan kepemimpinan itu terbatas. Karena itu dalam pandangan Amaq Asrul, berpikirlah sebaik-baiknya bila seseorang ingin menduduki jabatan tertentu. Mengemban jabatan itu terbatas, maka harus berprestasi dengan sebaikbaknya bagi bangsa dan negara. Diakuinya, tidak semua orang berpikiran luas. Akan tetapi semua orang harus berusaha memperbaiki dirinya dari hari ke hari. Apa-apa yang dilakukan
para pendahulu harus diletakkan pada porsi dan zamannya. Tidak bisa dibandingkan masa lalu dengan masa kini. Pasalnya setiap zaman berbeda-beda. Amaq Asrul menambahkan, mencari-cari kesalahan orang tidak bagus. Di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. Semua memiliki kekurangan. Orang yang bijaksana itu akan selalu berusaha mengatasi kekurangannya dengan cara belajar. Belajar menjadi orang bijaksana. (rus/*)
Menanggulangi Kemiskinan Berbasis Desa Dari Hal. 1 Sehingga menjadi pondasi yang lebih mendukung lagi bagi percepatan penurunan persentase penduduk miskin. Selain dengan meningkatkan konsolidasi program antar SKPD untuk menjawab isu-isu utama kemiskinan di NTB. Dalam konteks penajaman intervensi penanggulangan kemiskinan ini, Pemprov NTB mulai tahun 2017 juga tengah mengupayakan optimalisasi pemanfaatan Dana Desa agar lebih menjawab persoalan riil yang dihadapi masyarakat di desa.
Kenapa strategi penanggulangan kemiskinan berbasis desa? Pertama karena kita sudah memiliki Basis Data Terpadu (BDT) sebagai acuan. Di BDT ada sekitar 50 persen rakyat miskin dan rentan miskin by name by address. Ke dua di desa sebenarnya punya banyak sumber daya yang bisa dioptimalkan pemanfaatannya . Dana desa misalnya bisa diarahkan untuk program penguatan ekonomi dan membangun prasarana dasar seperti air bersih, sanitasi , jamban keluarga , rumah tidak, layak huni. ‘’Ke tiga lebih terukur, karena dana kita terbatas kita keroyok. Tanggung
jawab memyelesaikan kemiskinan bukan hanya tanggung jawab gunernur atau Pemprov . Dengan dana APBN , APBD provinsi, kabupaten , CSR, NGO bahkan dengan dana Baznas,’’ jelasnya. Di APBD Perubahan katanya, antara lain ada tambahan sekitar Rp 3 miliar untuk bantuan kepada Bumdes. Anggaran ini untuk akses air bersih perdesaan, pemerataan ekonomi melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terintegrasi dengan perikanan dan peternakan. Termasuk melatih ratusan pendamping desa. ‘’Jika pilot project ini berhasil, akan kita kuatkan lagi di 2018,’’ pungkasnya. (nas)
Forum Rakyat Independen Bentuk Relawan ’’AL AMIN’’ Dari Hal. 1 Sementara, Amaq Asrul atau Ali BD diyakini paling siap menjadi gubernur. ‘’Kami yakin 100 persen bahwa Amaq Asrul adalah calon gubernur yang paling siap dan paling mampu,’’ katanya. Kapasitas Amaq Asrul telah mampu memimpin dan berhasil membangun. Banyak bukti konkretnya dan tidak diragukan lagi. ‘’Beliau ini sangat cerdas dan masyarakat NTB semua paham dan kenal siapa beliau ini. Karakter dan selalu berpikir “out of the box” inilah yang diperlukan NTB,’’ tegasnya. Amin sendiri memang kapasitasnya hari ini sebagai Ketua Partai
NasDem. Namun ia berharap NasDem mampu melihat aspirasi ini secara objektif demi kepentingan NTB. Artinya walaupun Amin orang partai, NasDem sangat siap mendukung dia maju independen jika memang itu merupakan aspirasi masyarakat. Karena NasDem punya sejarah sebagai partai pertama yg mendukung calon independen dan terbukti hingga hari ini NasDem mendukung calon Independen di beberapa daerah. Menanggapi kemunculan pasangan ALI SELLY yang sudah dideklrasikan terlebih dahulu, hal itu dianggap sahsah saja. ‘’Saya rasa semua orang berhak beraspirasi termasuk kami sebagai relawan AL AMIN. Terkait dengan keputusan kami serahkan kepada
Ali BD. Karena memang harus ada chemistry antara cagub dan cawagub,’’ imbuhnya. Intinya karena amaq Ali BD ini independent wajar dia ya;ng memilih pasangan secara bebas. ‘’Namanya juga independen,’’ ungkapnya. Keyakinan FOR RI, jika AL AMIN ini jadi maju sebagai pasangan Cagub- Cawagub NTB, maka kami pasti menang. Dari istilahnya saja AL AMIN artinya terpercaya. Ini pertanda baik untuk pasangan yang diusungnya. ‘’Deklrasi ini sendiri akan segera berlangsung di seluruh kabupaten/ kota se NTB, ini murni gerakan relawan independen dan bekerja keras untuk bisa memenangkan paket ALI AMIN,’’ pungkasnya. (r/*)
Baperjakat Bantah Mutasi Pejabat Pemprov Langgar UU ASN Dari Hal. 1 Sekda menjelaskan, penempatan lima pejabat tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan organisasi. Ia mencontohkan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, L. Saswadi, MM dinilai cocok menempati jabatan yang sudah lama kosong tersebut. Pasalnya, Saswadi pernah menjadi Kepala Dinas Koperasi di Lombok Barat, sebelum menjadi ASN Pemprov NTB. ‘’Pak Hakim juga. Beliau sudah lama di eselon II, lebih dari dua tahun. Walaupun dijabatannya belum dua tahun tapi di eselon II sudah lebih dari dua tahun. Jadi, beliau kan ndak dinonjobkan. Hanya digeser tempatnya, staf ahli kan eselon II juga,’’ katanya. Sekda juga membantah dalam mutasi tersebut ada tebang pilih. Di mana,
sejumlah Kepala SKPD yang akan maju dalam Pilkada 2018, tapi hanya Kepala BPSDM yang digeser. Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si yang jelas-jelas sudah menyatakan diri akan maju dalam Pilkada mendatang tidak kena dalam mutasi tersebut. ‘’Digesernya bukan karena dia mau maju Pilkada. Hanya kebutuhan organisasi. Bu Selly masih dibutuhkan di Dinas Perdagangan,’’ ujarnya Ia menambahkan, mutasi merupakan hak prerogatif gubernur. Sebagai pembina kepegawaian, kata Sekda, gubernur sering mengatakan bahwa dirinya tidak ingin meninggalkan birokrasi yang lemah. Sampai masa jabatan September 2018 mendatang, gubernur, kata Sekda, ingin meninggalkan birokrasi yang
kuat. “Sehingga besok, begitu terjadi pergantian Gubernur NTB, birokrasi yang ditinggalkan sudah jalan, tidak ada lagi keraguan,’’ tandasnya. Apabila ada pejabat yang tidak puas mengenai pelaksanaan mutasi tersebut kemudian melaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)? Rosiady mengatakan hal itu merupakan hak pejabat. Menurutnya, Pemprov akan menghargai berbagai upaya yang dilakukan pejabat yang merasa tidak puas terhadap mutasi tersebut. Biasanya, kata Sekda, jika ada laporan yang masuk ke KASN, mereka memanggil Sekda atau kepala BKD untuk memberikan penjelasan. ‘’Tapi saya yakin karena ini kita bukan menonjobkan, tidak bertentangan dengan aturan yang disebut Pak Hakim,” pungkasnya. (nas)
SUARA NTB
Rabu, 16 Agustus 2017
SALON
SALON
SALON
SALON
Al Beauty Salon & Spa,promo : pkt full body treatment terlaris ONE DAY SPA(13 trtment) hny 250rb free fc antiaging 135rb,pkt plangsing(fc strika wjah+akupuntur prut)hny 175rb,smoothing spa free msker rmbt stlh 3hr, Jl.Pancaka No.5, Kr.Medain,Hp: 081907050543
SYAFIRA SALON MUSLIMAH Salon & Spa Menerima: Paket Pengantin,perawatanpengantin,make up wisuda, SPA, Prawatn Kutu, Totok Guasa, totok aura, V SPA, totok payudara, totok langsing Jl. Pendidikan No. 11 Mataram telp. 0370-636344, 08180373677
Vmel Griya Manten & Salon, mnrm prwtan rmbut,kulit &tubuh,Rias pngantin&wisuda, mnyediakn pnywaan bju pngntn &bju adat ank,tersedia pkt pernikahan,Promo ramadhan :smoothing disc.30%, Jl Bungkarno N0.99 Pagutan,Hp:087765029666
Yanti Salon & Spa menerima : prwtan wajah & rambut, SPA pkt I : body mssage,Body Scrub,Totok wjah =80rb, SPA pkt II : body mssage,body scrub,totok wjah,Ratus Vagina : 105rb, Jl.BungKarno,Kr.genteng, tlp. 081917913809
AYSHA SALON AND BODY TREATMENT, mlyani: prwatan rmbt&kulit, opening trial facial treatment by eternal beauty,mngatasi: wjah kriput,mnghlngkn bkas jrwat mncrahkan wjah,mnghlngkn flek, alamat : jl. dr. soetomo ,kr. baru, mtr, hp : 087800106674/ 082147428836 AMYRALD SALON & SPA,mlyani prwtan khusus wjah,rmbt &bdan.Promo smoothing 100-300rb,Facial whitening+ozone+totok aura (2jam)125rb, mngtasi kulit brjrwat,flek &mncrhkan kulit,make-up wisuda 150rb,lulur+massage+sauna 85rb, jl.swasembada 11c, kekalik jaya, hub.085239056182 (lidya)
TWIN’S SALON, Paket Perawatan Trjangkau : Pkt 1 = Facial + totok wajh + Crmbath + Catok vit (40rb),Pkt 2=Crmbath+Massage + Lulur + facial+Totok Wajah + Ctok + Mskr Bdan +ratus Vagina (100rb), dan Masih Bnyk Lagi Pkt Trjangkau Lainnya, Hub: 087 765860889/ 085937064233, jl.Salak Gg II No.5, Tohpati LKP YUNI SALON Promo Krsus Kilat Unt Smua Prgrm Bljr Hy 1 Bln Anda Siap Bekerja dan Buka Usha Salon. Berminat Hub. YUNI SALON. Jl. Dr. Sutomo No. 18 Krg Bru Mtrm. Hp: 087865155031/081236448081 Quen Shi Salon & Day Spa Menerima:Cream Bath, Hair mask, Colouring, Smoothing, Body Masage, Body Scrub, Body Mask, Milk Bath, Ear Candle, Mani & pedi cure, Ratus, Sauna & Facial, disc. 30% smooting & Rebonding . Alamat. JL. Airlangga No. 30 Gomong HP. 081917388443 Rcsm Youfo MTR salon Spa Muslimah, Prm Lbra:gratis cutting hair u/rbondng & smoothing.Prwtan Spa,facial,Creambath,Galvanic Spa.Facial Free Massage tgn&kaki mlai dr 65rb.Jl Kertanegara Btn Palm Indah I,Blkang Apotek Panjitilar. FB&IG:Youfo Mataram. WA: 087765893848
RINA SALON,melayani : Rias Pngntn,kursus make-up & sanggul,ptng rmbut & kriting, Pnywaan pkaian adat ank-ank&dwsa, sewa mobil antik,&dekorasi.jl.jndrl sudirman Gg.Jawa No.1,Rembiga-Mtr,087855311441(Hj.Ninik Ridwan) KITA-KITA SALON & SPA, Prmo:Mnrik Smoothing Colour hnya Rp 100-400rb, Ombre/Highlight Rp 75-250rb, Make Up Wisuda+Hair Do Rp 150rb, Jl. Arya Bnjar Gtas, Bagek Kembar Tanjung Krng Sekarbela, Hub. 081917347453, Pin BB D34158D4 SALON DEWA-DEWI,menerima: Rias Pengantin Bali, Agung&Modifikasi,Pkt Prewed dgh harga trjngkau. Menerima Prwatan wajah & rambut. Hub: Rika (081917965628)jl.Teleq raya no.26 Kr.bedil, FB:Dewa-Dewi Payas Bali Mataram, IG :Rika_Pratistha
Halaman 11
LOWONGAN DIBUTUHKAN SEGERA PEMBANTU RUMAH TANGGA (PRT) DIUTAMAKAN YANG BELUM MENIKAH , MAU TINGGAL DI DALAM, GAJI+THR. HUBUNGI BPK ADI (081917109080) DIBUTUHKAN TENAGA AHLI UNTUK MENJAHIT SEGALA JENIS TAS (YANG SEKEDAR BISA MENJAHIT AKAN DIBIMBING LAGI) ALAMAT : JL.JENDRAL SUDIRMAN,BTN KOREM, BLOK A NO.1 ,HUB. MOH.GHAZALI, HP : 081 917 267 007
HILANG
HILANG
HILANG STNK R2 HONDA DR3606CB NOKA/NOSIN : MHIKC2115CK064587/ KC21E1064347 AN. PERUM BULOG DIVRE NTB HILANG DISEKITAR SUMBAWA
HILANG STNK R2 HONDA DR2768BH NOKA/NOSIN : MH1JB91189K263082/ JB91E-1263188 AN. DRS I WAYAN SUKANDA HILANG DISEKITAR JL. PEJANGGIK KOTA MATARAM
HILANG STNK R2 HONDA DR5907AC NOKA/NOSIN : MHIKCF214YK215632/ KEF2E-1216000 AN. HARIYANTO HILANG DISEKITAR SUMBAWA
LOWONGAN Perusahaan Farmacy membutuhkn: Salesman TO/ Kanvas dgn syrt:Pria max 30th,pendidikan min.SMA, pnglman min.1thn, mnguasai area lombok(TO), P.Sumbawa (Kanvas),mmliki sim C(TO), Krm lmran: PT.Lenko Surya Perkasa,Jl.Ry Sandik No.19, 081915726592 PATRA SALON membutuhkan kryawan, yg blum berpngalman siap d training, diutamakan yang belum menikah, hub : 087864337006, jl. swakarya No.21 A kekaliksekarbela. AMYRALD SALON membutuhkan karyawan yang professional/berpengalaman, disiplin, bertanggung jawab, pekerja keras & mau ditarget. gaji 1-2jt/bln.Hp 085239056182/jl. swasembada 11 c, kekalik jaya. DIBTHKAN Kryawati untk Salon Kecantikan.Diutamakan yg Mnguasai Smua Prwtan Rambut dan Kulit. Brpngalaman Mnimal 1 Thn dibidangnya. Brpnampilan Mnarik usia 18-30 Thn dan Mmiliki Kndraan Sndiri. Berminat hub. Yuni Salon Jl. dr. Stomo No. 18 Krg. Baru, Mtrm. HP : 087865155031 DIBUTUHKAN SEGERA TERAPIS SALON, SUDAH BERPENGALAMAN DIBIDANG SALON KECANTIKAN DAN TREATMENT, BELUM MENIKAH, UNTUK DITEMPATKAN DI INA PARISKA SALON CAB. MATARAM, LAMARAN DIKIRIM KE INA PARISKA SALON, JL. MAJAPAHIT NO. 31 B-C MATARAM DIBUTUHKAN SEGERA ADMIN, KASIR, WAITERS, KIRIM LAMARAN LANGSUNG KE LUMBUNG RESTO EPICENTRUM MALL LT. 2 DICARI SEGERA SOPIR PRIA/WNT, BAWA SIM & KTP LOMBOK TAKSI JL. KOPERASI NO.102 MATARAM HUB. 087865493799.
HILANG STNK R2 HONDA DR6037CO NOKA/NOSIN : MH1KF111XFK444238/ KF11E-1448376 AN. ERVIN HILANG DISEKITAR JL. A YANI BERTAIS HILANG STNK R2 HONDA DR2869CR NOKA/NOSIN : MH1JFX119GK107656/ JFX1E1105856 AN. I GUSTI AYU RINI DESY ARVIANTI HILANG DISEKITAR KOTA MATARAM
RUPA-RUPA KRIDA TOYOTA MTR, dptkn Prgram Khusus bln Agsts,Diskon Pluhan Jt Rupiah,Prgrm DP murah,Gratis Jasa Service s/d 3th/ 50rb KM,Ayo Buruan,Info&Pmesanan Hub Hery Toyota 081907921999,Beli Toyota Ingat Hery,Melayani dgn Pasti. DAPUR BU’ANI mnydiakan ayam rumpak,ceker balado,pkt mkan siang mulai 12rb,aneka mcam sambal,u/delivery free ongkir mtrm&sktrnya,Jl.Masjid Al-Muttaqien no.26 Dasan Agung,tlp.087864657127 PURI MAMA, Menyewakan Toyota Hiace, muat hingga 16 Orang dengan supir,penyewaan bisa disewa terpisah, bisa armadanya saja, Informasi penyewaan, Hub : 082266194177 GameHouse: MELAYANI PENGISIAN GAME PC/LAPTOP (GAME SELALU UPDATE), SERVICE PC/LAPTOP, RAKIT PC GAMING, DAN MAINTENANCE PC/ LAPTOP. JL. PENDIDIKAN NO. 2 (UTARA KAMPUS AMM) HP. 085858403130 Airlangga Fotocopy Menerima: Foto Copy, Print, Jilid Skripsi, Jilid Spiral, Jilid Buku, Laminating dan Menyediakan alat tulis kantor, alatalat listrik, pulsa DLL. . Alamat. JL. Airlangga No. 30 Gomong HP. 081803740769 V Laundry Menerima: cuci setrika, cuci karpet, cuci boneka,cuci gorden, cuci tas + sepatu DLL. Alamat. JL. Airlangga No. 30 Gomong HP. 081803740769 Allea Galeri, galeri fashion menyediakan Kain Tenun, Kain Songket dan menerima Jahit Busana, Lokasi : Jalan Swasembada , Hp : 081907000477, WA : 08194111079, PIN BBM :d6e340dc
SUARA NTB
Rabu, 16 Agustus 2017
Halaman 12
RUKO - VILA - KOST
RUPA - RUPA
RUPA - RUPA
RUPA - RUPA
Penanggung Jawab: Agus Talino Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab : Raka Akriyani Koordinator Liputan : Fitriani Agustina, Marham, Moh. Azhar Redaktur : Fitriani Agustina, Marham, Izzul Khairi, Moh. Azhar, Haris Mahtul Staf Redaksi Mataram : Moh. Azhar, Haris Mahtul, Afandi, M. Nasir, Hari Aryanti, Ahmad Bulkaini, M. Kasim, Darsono Yusin Sali, Sahmad Darmi, Atanasius Rony Fernandez, Linggauni, Wahyu Widiantoro, Akhmad Hiswandi Lombok Barat: M.Haeruzzubaidi. Lombok Tengah : Munakir. LombokTimur : Rusliadi, Yoni Ariadi. KLU : Johari. Sumbawa Barat : Heri Andi. Sumbawa : Arnan Jurami, Indra Jauhari. Dompu : Nasrullah. Bima : Rafiin. Tim Grafis : A.Aziz (koordinator), Mandri Wijaya, Didik Maryadi, Jamaludin, Muhammad Kasim. Kantor Redaksi : Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Tarif Iklan : Iklan Baris : Rp 20.000/baris Min 2 baris max 10 baris (1 baris 30 character). Display B/W (2 kolom/lebih): Rp 30.000/mmk. Display F/C : Rp 35.000/mmk. Iklan Keluarga : Rp 20.000./mmk. Iklan Advertorial : Rp 15.000/mmk. Iklan NTB Emas (1 X 50 mmk): Rp 500.000/bulan (25 X muat). Iklan Peristiwa : Rp 350.000/kavling. Alamat Bagian Langganan/ Pengaduan Langganan: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Harga Langganan: Rp 85.000 sebulan (Pulau Lombok) Rp 90.000 sebulan (Pulau Sumbawa), Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 5.000. Terbit 6 kali se-minggu. Penerbit: PT SUARA NTB PERS. Percetakan PT Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar.
SUARA NTB
Wartawan SUARA NTB selalu membawa tanda pengenal, dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari nara sumber.
SUARA NTB
Rabu, 16 Agustus 2017
Halaman 13
RUPA-RUPA
RUPA-RUPA
MENU : NASI KELOR, NASI LEBUI, BEBALUNG, SOTO, PELECING, RUJAK, ES KELAPA MUDA TEMAT & MENERIMA PESANAN NASI KOTAK, SNACK KANTOR. HUBUNGI IBU IDA AHMADI HP 081907415439
gin Belajar n i P ANIMASI ? SETIAP MINGGU PAGI - SORE DI TAMAN MAYURA
HUBUNGI :
081917002381
COUNTER PAINT ART GALLERY MINIMALIS LUNA MAYA EKAGITT
Menyediakan aneka hidangan & melayani pesanan nasi kotak, snack box dan menerima rantangan
Penjualan dgn Fee 3% Tanpa dikenakan biaya & tidak mengikat
Rp. 995 Jt
SUARA NTB
Rabu, 16 Agustus 2017
Mahasiswa UTS mengikuti International Symposium OISAA Cairo, 2016 OKTOR H. Zulkieflimansyah. Biasa disapa dengan panggilan Dr.Zul, lahir di Sumbawa Besar, 18 Mei 1972. Gelar Sarjana Ekonomi di perolehnya tahun 1995 dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) tempat di mana ia mengajar di program S1, S2 dan S3 sampai sekarang.Postgraduateprogramme-nyaditamatkan di Strathclyde Business School, University of Strathclyde di United Kingdom (UK). Pada tahun 1997 memperoleh gelar MSc in International marketing dari Department of Marketing. Tahun 1998 mengikuti Program Master kembali dalam bidang Industrialization, Trade and Economic Policy di Department of Economics. Selanjutnya, menyelesaikan program doktoralnya di departemen yang sama pada tahun 2001 di bidang Ekonomi Industri dan Kebijakan Teknologi. Sederet prestasi telah diukirnya sejak kanak-kanak. Berbagai perlombaan dan prestasi dimenangkannya di Sumbawa Besar, tempat di mana ia lahir dan dibesarkan. Puncaknya ia terpilih mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB) pada kompetisi pertukaran pelajar antara Indonesia-Australia selama hampir setahun pada tahun 1989. Dr.Zul bersekolah di Darwin High School di Darwin dan di Sadadeen Secondary Collegedi Alice Springs di Australia. Pengalaman tinggal bersama keluarga Australia yang melakoni bisnis Outback Freight Business Service memungkinkan ia mengenal Australia sangat dalam sampai ke pedalaman dan berinteraksi dengan suku asli Aborigin yang mengesankan. Ketika kuliah di UI berbagai aktivitas dan prestasi juga ditorehkan. Mahasiswa berprestasi UI di bidang penalaran diperolehnya di tahun 1994 serta menjadi pemenang pertama lomba menulis mahasiswa bidang ekonomi tingkat nasional. Dr.Zul juga menjadi pemenang di lomba menulis mahasiswa dalam Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Japan Airlines (JAL) baik di tingkat Universitas Indonesia maupun di tingkat nasional. JAL kemudian mensponsorinya untuk belajar di Sophia University Tokyo, Japan tentang Comparative Asian Industrial System. Bang Zul tak hanya bergulat dengan buku di kampus. Tapi juga berinteraksi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai aktivis kampus. Periode 1994-199, Dr. Zul dipercaya oleh mahasiswa UI sebagai Ketua Senat Mahasiswa tingkat universitas yang kini menjelma menjadi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM UI). Dr. Zul senang dan menikmati belajar. Selain degree programme yang ditempuhnya di Glasgow, Dr.Zul juga menempuh pendidikan lanjutannya di Kennedy School of Government, Harvard University (US), Harvard Business School (HBS), Institute for New Technology, Maastricht (The Netherlands), Science and Policy Research Unit di University of Manchester (UK) serta di University of Dundee (Scotland). Dr. Zul juga berpengalaman sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University, USA. Setelah diamanahkan menjadi anggota DPR RI Periode 2004-2009, dan di oeriode 2009-2014 lalu, kini beliau kembali dipercaya berkiprah di DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mewakili daerah pemilihan Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon ( Banten 2 ) untuk periode 2014-2019. Keterlibatannya di dunia politik tak berarti menyurutkan prestasinya sebagai akademisi di kampus. Memenangkan berbagai grant penelitian di tingkat nasional, menulis di jurnal ilmiah di dalam dan luar negeri serta merepresentasikan Indonesia di penelitian-penelitian internasional, menulis opini di koran nasional adalah hal biasa yang dilakukannya. Tak mengherankan jika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indo-
nesia (LIPI) menobatkannya sebagai Peneliti Muda Terbaik Indonesia dalam bidang Ekonomi dan Management tahun 2003. Tak Melupakan Tanah Kelahiran Di Banten, Dr.Zul sangat dikenal. Tak heran beliau pernah menjadi Calon Gubernur di Banten tahun 2006 berpasangan dengan artis Marissa Haque. Sayang pasangan ini kalah tipis dari pasangan Ratu Atut – Masduki saat itu. Untuk mengembangkan masyarakat, Dr.Zul di Banten berhasil mengembangkan Lembaga Keuangan Syariah Ibu Mandiri untuk membantu permodalan UKM di Dapilnya serta mendirikan Sekolah Favorit Sinar Cendekia (SD, SMP dan SMA) di Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang Selatan. Walaupun menjadi tokoh di Banten dan juga menjadi tokoh nasional, tak mengurangi perhatiannya pada tanah kelahirannya di NTB. Bersahabat baik dengan Gubernur NTB, Dr.TGH.M.Zainul Majdi (biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) sekarang memungkinkan Dr. Zul mendiskusikan banyak hal tentang kemajuan NTB. Mimpi TGB untuk menuntaskan pembangunan kilang strategis di Lombok Utara serta mengembangkan kawasan Samota di Pulau Sumbawa adalah ide-ide gemilang TGB yang di dukung penuh oleh Dr. Zul. Di Sumbawa Dr. Zul dikenal sebagai penggagas banyak lembaga pendidikan. Ada TK dan SDIT Samawa Cendekia yang akan terus dikembangkan menjadi SMPIT dan SMAIT. Ada juga SMK Al Kahfi, SMK berbasis pesantren yang berada di kaki pegunungan di Olat Maras. Untuk pendidikan tinggi Dr.Zul menggagas lahirnya Univeristas Teknologi Sumbawa (UTS), Institut Ilmu Sosial Seni dan Budaya (IISBUD), dan Akademi Komunitas Olat Maras untuk pendidikan D1 dan D2. Di sekitar komplek pendidikan di pegunungan Olat Maras, Dr. Zul juga mengembangkan Science and Techno Park untuk Bioteknologi serta hadir juga Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM). DiSumbawaDr.Zuljugamenggairahkan kegiatan sosial kemasyarakatan. Arena Pacuan Kuda di bangun di dekat lokasi pariwisata di Desa Penyaring dan membuat dua event besar pacuan kuda setiap tahun yang diikuti kuda-kuda pacu dari berbagai provinsi di Indonesia.Disetiapevent biasanyadiisioleh banyak sekali kemeriahan seperti lomba seni tradisional tari dan nyanyian. Agar para joki tak ketinggalan dalam belajar, sekolah untuk joki cilik juga dilakukan di tempat pacuan kuda bekerjasama dengan Fakultas Psikologi UTS.
dirnya kawasan industri yang terintegrasi yang nantinya bisa jadi model untuk pengembangan teknologi nasional di Indonesia. Sebuah kawasan yang menyediakan lingkungan yang nyaman bagi lahirnya perusahaan dan industri kelas dunia di NTB. Dr. Zul adalah pakar industri dan teknologi, dan sangat yakin bahwa ketertinggalan Indonesia harus digesa dengan peningkatan produktivitas dan kemajuan teknologi. Hadirnya Industri dan teknologilah yang mampu mengatasi persoalan dasar pembangunan di NTB seperti kemiskinan, pengangguran, standar hidup yang rendah serta ketimpangan sosial. Dengan kata lain apa yang di sedang dilakukan Dr.Zul sekarang di Sumbawa adalah ekspresi pemahamannya tentang bagaimana sebaiknya industri dan teknologi itu di bangun dan berkontribusi bagi pengembangan dan peningkatan kemampuan masyarakat. Sebuah mimpi besar dan agak ‘’gila’’. Karena ide nya yang menarik dan sedikit ‘’nekat’’ ini menjadi pesona sendiri bagi banyak tokoh nasional untuk menengok sejenak ke Sumbawa tentang apa yang sedang dilakukan Dr. Zul denganIndustrialComplex nya di Olat Maras, Sumbawa. Industrial Complex sendiri adalah sebuah kawasan yang di dalamnya penuh dengan interaksi hangat antara dunia usaha, institusi pendidikan dan pemerintah. Sumbawa Industrial Complex adalah perjalanan panjang, berliku dan melelahkan. Butuh daya tahan dan kesabaran luar biasa untuk mewujudkannya jadi nyata.Tapi bukankah semua perjalanan panjang memang harus dimulai dengan langkah pertama? Langkah awal yang dilakukan Dr.Zul adalah mendirikan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Ide dasarnya sederhana. NTB dan Indonesia kalau mau maju butuh insinyur lebih banyak. Ahli-ahli sosial dan ahli agama di NTB sudah banyak, yang kurang adalah insinyur. NTB tak cukup menghasilkan sarjana dan ahli yang cuma bisa mengolah kata, pandai berde-
Mimpi tentang Sumbawa Industrial Complex Walaupun NTB bukan dapilnya, kiprah Dr.Zul di NTB bukanlah semata karena romantika kedaerahan semata. Ada ide besar tentang harusha-
Bronze Medalist, Interlab Study Award, Policy and Practice Shotout and IGEM Chairman’s Award, Internasionally Engeneered Machine Competition, Boston, Amerika Serikat 2014.
Halaman 14
bat dan penuh kritik. NTB butuh ahli dan sarjana yang mampu mengolah sumber daya alam jadi punya nilai tambah. Untuk itulah UTS hadir untuk menghasilkan lebih banyak insinyur. Para insinyur inilah yang diharapkan menjadi backbone yang dididik dan dibina untuk menjadi entrepreneur handal di masa depan. Betul di NTB ada AMNT tapi sebagian besar insinyurnya masih dari luar. Agar AMNT bisa diisi lebih banyak tenaga lokal maka stop mengeluh tapi segera didik SDM kita dengan skill dan kemampuan yang sesuai dan dibutuhkan oleh AMNT. UTS kini mendidik anak-anak kita di bidang Metalurgi, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Bioteknologi, Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Psikologi dan Ilmu Komunikasi. Mudah-mudahan dengan banyaknya pilihan program studi anak-anak kita punya banyak pilihan sehingga tak harus lagi ke luar daerah untuk melanjutkan studinya. Kenapa ini penting? Karena Indeks Pengembangan Manusia (IPM) atau Human Development Index NTB itu rendah salah satunya karena lulusan SMA nya banyak yang
’’
hadiran Institut Ilmu sosial dan Ilmu Budaya (IISBUD) di Sumbawa Industrial Complex tentu memberikan nuansa yang agak berbeda. Ada Fakultas Hukum yang bisa memberikan gambaran tentang copy right, ada Prodi Sosiologi yang memberikan gambaran tentang dinamika masyarakat. Ada seni musik, seni tari, sastra dll. Teknologi memang harus menyatu dengan seni dan budaya sehingga jadilah lokasi Sumbawa Industrial Complex ini sebagai sebuah lokasi yang manusiawi, nyaman dan menyenangkan. Persis seperti nama lokasi kompleks ini berada sekarang. Olat Maras yang artinya Bukit Kebahagiaan. Olat Maras diharapkan jadi semacam taman pembelajaran yang menenangkan. Kemajuan dan ide tentang teknologi menemukan interseksi yang pas dan selaras dengan beragam ilmu lain seperti bisnis, akuntansi, hukum, juga berinteraksi dengan puisi dan tarian. Mereka yang terlibat di dalamnya adalah ilmuwan-ilmuwan yang diharapkan tumbuh utuh sebagai manusia dan bermanfaat bagi semesta alam. Untuk ilmu dan hal-hal lain yang bersifat praktis di Sumbawa Industrial Complex ini ada juga SMK berbasis pesantren yang mendidik anakanak yang siap bekerja praktis. Ada juga akademi komunitas yang mempelajari alat berat dll. Sebuah mimpi besar dan kerja besar. Satu saat Insya Allah ini akan jadi nyata dan kita banggakan. Kalau Sumbawa Industrial Complex ini bisa terwujud maka tentu bisa dijadikan model dan rujukan untuk mengembangkan industrial complex serupa di banyak provinsi lain di Indonesia. Terutama untuk Indonesia bagian Timur. Kalau di Sumbawa bisa, mestinya di tempat lain juga bisa ! Dengan kata lain, apa yang sedang di lakukan Dr. Zul saat ini di Sumbawa bukan hanya untuk Sumbawa, tapi semata karena ekspresi dan rasa cintanya pada NTB.
Ada ide besar tentang harus hadirnya kawasan industri yang terintegrasi yang nantinya bisa jadi model untuk pengembangan teknologi nasional di Indonesia. Sebuah kawasan yang menyediakan lingkungan yang nyaman bagi lahirnya perusahaan dan industri kelas dunia di NTB melanjutkan pendidikan tingginya di Bandung, Bogor, Jakarta, Yogya dan Malang. Agar IPM NTB membaik maka institusi pendidikan tinggi di NTB harus juga mampu menarik bakat terbaik Indonesia untuk belajar dan tinggal di NTB. Alhamdulillah mahasiswa-mahasiswa UTS kini berasal dari hampir semua provinsi di Indonesia. Lalu agar bagus pengajar UTS dari mana? Dengan jaringan dan pertemanan yang terbangun lama Dr. Zul mampu mengajak dan menghadirkan banyak ilmuwan muda hadir dan mengembangkan expertisenya di UTS dan tinggal di Sumbawa. Mengembangkan Universitas Teknologi butuh biaya yang tidak murah. Alat-alat lab nya agar bisa bersaing nilainya sangat besar (mahal).UntukmensiasatinyaDr.Zulsegeramenghadirkan Science and Techno Park (STP) di UTS yang diharapkan mampu menghadirkan lab dan perlengkapan-perlengkapan mahal yang dibutuhkan untuk mengasah kemampuan para mahasiswanya. Di STP diharapkan para mahasiswa dilatih di workshop yang ada dan juga diajar berbisnis di pusat inkubasi sehingga ide-ide yang dihasilkan di kampus bisa jadi bisnis. Diharapkan dengan hadirnya STP bibitbibit perusahaan dan industri akan banyak lahir dari sini. Dengan hadirnya lab dan industriyangcanggihmakakedepanakanmengundang lebih banyak lagi peneliti dan dosen terbaik ke Sumbawa. Kalau ini terjadi kesinambungan kampus dengan kualitas tinggi bisa terus di jaga kesinambungannya. Alhamdulillah dua perusahaan berskala nasional El Nusa sudah bersedia untuk meramaikan STP UTS dengan merencanakan pembangunan pembangkit listrik biomassa dan juga Perusahaan joint venture Prancis Aqua Energy yang akan membangun Pembangkit Listrik Solar cell di STP UTS. Perusahaan di bidang permesinan juga sudah hadir. Demikian juga perusahaan-perusahaan lain berbasis Bioteknologi seperti PT Rumah Kaca untuk pembibitan dan pelestarian tanaman asli yang akan jadi cikal bakal botanical garden di Sumbawa, PT Biologi molekuler dan lain-lain, telah hadir dan bermunculan di STP UTS. Sedangkan untuk UKMUKM berbasiskan sumber daya alam lokal akan diakomodir dan dibina di Sentra Industri Kecil dan Menen g a h (SIKIM) di sekitar UTS dan STP juga. Tentu teknologi t a k harus kering d a r i keindahan.Ke-
Program Go East Young Man ! Kemajuan dan keberadaban mensyaratkan hadirnya keragaman. Ide-ide yang brilian tidak hadir dalam kevakuman. Ia muncul dari interaksi yang terus menerus membentuk lingkaran kemajuan. Dr.Zul melihat masih banyak masyarakat NTB yang inward looking dan belum memahami indahnya keragaman yang berserak di Nusantara ini. Begitu juga banyak anak-anak Indonesia di provinsi lain banyak juga yang belum pernah melihat NTB apalagi melihat Sumbawa. Untuk itulah Dr. Zul menginisiasi program beasiswa Go East Young Man ! Beasiswa yang ditujukan bagi calon mahasiswa-mahasiswa terbaik seluruh Indonesia yang mau bersekolah di UTS. Dr. Zul ingin agar di NTB ada Indonesia Mini, ada replica tentang Indonesia. Responsnya ternyata luar biasa datang dari seluruh penjuru Indonesia dari Aceh sampai Papua. Dengan hadirnya mahasiswa-mahasiswa yang datang dari beragam asal usul dan budaya, ada pembelajaran dan pemaknaan kembali tentang kebhinekaan dan indahnya menjadi satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. Bangga menjadi Indonesia. Anakanak NTB kini bisa belajar dari saudaranya yang berasal dari Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Aceh, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, dari Pulau Jawa dll. Dan anak-anak Indonesia yang berasal dari provinsi-provinsi lain belajar juga tentang budaya NTB dan mengirimkan berbagai panorama dan keindahan Sumbawa, Lombok dll ke daerahnya masing-masing. Dengan era media sosial seperti sekarang informasi dapat begitu cepat disampaikan. Mereka secara tidak langsung telah menjadi duta wisata yang sempurna untuk NTB dan Indonesia. Pesan mereka cukup jelas ke Jakarta dan juga ke daerah mereka masing-masing bahwa Indonesia itu besar. Indonesia itu indah dan menakjubkan. Dan Indonesia itu sangat mungkin dibangun dan ditegakkan dari daerah. ‘’Tempat kami kuliah boleh di kaki bukit kecil dan sederhana di Sumbawa tapi mimpi dan cita-cita kami sangat besar’’ Dampak eksperimen dan keasyikan Dr.Zul sudah mulai terasa. Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memang masih belia, tapi mahasiswa-mahasiswanya telah berhasil menorehkan banyak prestasi bukan hanya di tingkat nasional tapi bahkan di level internasional. Menangnya Tim Mahasiswa Bioteknologi UTS di Kompetisi Bioteknologi Dunia di MIT di Amerika jadi bukti nyaProgram beasiswa Go East Young Man. ta akan hal itu. Beasiswa yang ditujukan bagi calon Membangun NTB dan juga membangun Inmahasiswa-mahasiswa terbaik seluruh donesia adalah sebuah perjalanan panjang. Dr. Indonesia yang mau bersekolah di UTS. Zul sudah memulainya Tujuannya agar di NTB ada Indonesia Mini, dengan langkah pertama dari Sumada replica tentang Indonesia bawa …(*)
’’
Rabu, 16 Agustus 2017
SUARA NTB Bidang Pendidikan, Indonesia Belum Merdeka
Tepat pada 17 Agustus 2017 besok, Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke 72 digelar. Peringatan HUT Kemerdekaan ini dilakukan seluruh instansi, mulai dari sekolah, instansi pemerintah dan swasta. Namun kondisi di lapangan, faktanya Indonesia belum seutuhnya merdeka, masih banyak ketimpangan dan kesenjangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. MISALNYA di bidang pendidikan, masih banyak terdapat sekolah-sekolah yang memiliki sarana prasarana yang sangat terbatas sebagai penunjang dalam pel-
aksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM). Salah satunya belum tersedianya perpustakaan di suatu sekolah maupun kekurangan ruangan kelas. Akibatnya, yang men-
jadi korban tidak lain adalah siswa, yang terpaksa harus belajar di teras sekolah maupun dipindah. Seperti di SDN 1 Loyok, sekolah yang berdiri sekitar tahun 1957 ini hingga sekarang belum memiliki perpustakaan sekolah. Padahal keberadaan perpustakaan sangat dinanti-nantikan oleh pihak sekolah. Keinginan untuk dibangunnya perpustakaan, kata H. Hasan, selaku guru mata pelajar agama di SDN 1 Loyok, sudah dikomunikasi ke in-
stansi terkait. Namun pihak sekolah hanya diberikan janji yang hingga sekarang belum dapat terealisasi. Diakuinya, tidak adanya perpustakaan membuat warga sekolah kelimpungan dalam meletakkan buku-buku yang menjadi referensi siswa dalam belajar. Sehingga untuk sementara ini buku-buku referensi siswa ditaruh di ruang guru dan sebagian di masingmasing kelas. Tentunya, langkah tersebut tidak efektif. “Keberadaan perpustakaan sangat penting, siswa bisa menggali ilmu sendiri. Ketika ada sesuatu yang tidak dipahami dapat dipertanyakan kembali saat KBM di dalam kelas. Tapi nyatanya kita hanya diberikan janji,” ujarnya. SDN 1 Loyok Kecamatan Sikur, memiliki siswa sebanyak 115 orang dari kelas 1 hingga kelas 6. Sekolah tertua di Desa Loyok ini merupakan sekolah yang cukup familiar di tengah-tengah masyarakat karena setiap tahun berhasil menoreh sejumlah prestasi, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Hanya saja, kendala yang dihadapi saat ini masih minimnya sarana pendukung belajar siswa. Dengan kondisi demikian, layakkah Indonesia dikatakan utuh merdeka, sementara ketimpangan masih terjadi di dunia pendidikan. “Kamar kecil untuk siswa juga tidak ada, bergabung sama guru,” sebutnya. Ironisnya lagi, guru kelas yang berstatus negeri di SDN 1 Loyok hanya berjumlah 3 orang. Selebihnya merupakan
Halaman 15
(Suara NTB/yon)
KONDISI - H. Hasan, salah satu guru di SDN 1 Loyok menunjukkan kondisi kamar kecil yang begitu miris digunakan oleh guru dan siswa, guru honor, untuk itu ia berharap supaya dilakukan pemerataan dalam dunia pendidikan antara pendidikan di kota dan didesa, termasuk dalam pemerataan guru. “Kita berharap guru negeri di sini juga ditambah,” ujar Sri Rohayu, salah satu guru kelas di SDN 1 Loyok, pada Suara NTB, Selasa (15/8). Hal senada juga disampaikan, Kepala SDN 1 Rarang, Jayadi, sarana prasarana sekolah saat ini masih sangat kurang. Di sekolah yang dipimpinnya itu, masih kurang satu ruang kelas belajar (RKB), sehingga saat ini pihak sekolah
menyulap ruang perpustakaan menjadi ruang kelas. Sementara, buku-buku yang terdapat pada perpustakan disisihkan di samping siswa yang mengikuti pembelajaran serta ditempatkan di ruang serba guna yang terdapat pada sekolah tersebut. Maka dari itu, ia berharap kepada pemerintah supaya untuk memperhatikan hal demkian. Menanggapi fenomena yang dihadapi beberapa sekolah tingkat SD di Lotim, Sekretaris Dinas Dikbud Lotim, Jujuk Ferdianto, pihaknya terus melakukan upaya pembenahan sarana dan prasarana du-
nia pendidikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). “Terkait dengan bantuan rehab dan lainnya sedang kita upayakan, kita utamakan yang rusak parah seperti di SMP 4 Sambelia,” jelasnya. Terkait dengan pemeratan staf pengajar, Jujuk menyebut saat ini pihak dari Dinas Dikbud juga sedang melakukan pembahasan, termasuk penyusunan Perbup sudah digodok bersama DPRD Lotim terkait pemerataan guru. “Sedang kita analisis di mana guru yang lebih dan kurang, baik di tingkat SD maupun SMP,” klaimnya. (yon)
Gaji Anggota DPRD Lotim Tembus Rp 32 Juta per Bulan Selong (Suara NTB)Gaji wakil rakyat Lombok Timur (Lotim) diakumulasi tembus Rp 32 juta per orang per bulan. Sedangkan unsur pimpinan gajinya akan tembus Rp 39 juta. Rencana gaji tersebut mulai dinikmati Agustus tahun 2017 ini setelah Peraturan Daerah (Perda) sebagai tindaklanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Pencairan gaji anggota dewan itu belum mulai dilakukan, karena harus menunggu peraturan bupati tentang gaji. Gaji yang belum dipastikan akan dibayar rapel. Besaran gaji yang diterima para wakil rakyat itu diluar reses dan dana operasional bagi pimpinan dan penunjang para anggota dewan. Dijelaskan Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lotim, Purnomo, sesuai PP 18/2017 itu, tertuang gaji para wakil rakyat dan bebrapa tunjangannya itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Mengacu pula pada peraturan menteri dalam negeri, gaji dan tunjangan anggota legislatif di tingkat daerah ini berdasarkan realisasi pendapatan umum daerah selama dua tahun terakhir. Yakni realisasi pendapatan tahun 2016-
2017 kemudian dikurangi belanja pegawai. Purnomo menghitung, gaji dan tunjangan dari anggota DPRD Lotim masuk kategori tinggi. Khusus tunjangan sesuai PP, akumulasinya merupakan pengalian dari tujuh kali uang representasi pimpinan dewan. “Nanti yang menghitung itu adalah sekretaris dewan,” ucapnya. Paling pokok, ada tunjangan transportasi bagi para wakil rakyat. Besarannya disesuaikan dengan kondisi di beberapa daerah yang dipastikan sesuai standar anggota dewan. Secara akumulatif dianggarkan Rp 3 miliar pada sisa waktu lima bulan tahun 2017. “Agustus sampai Desember 2017,” sebutnya. Akumulasi Rp 3 miliar dianggarkan hanya untuk gaji dan tunjangan itu di luar tunjangan reses yang dianggarkan beda oleh pemerintah daerah. Sebelumnya Sekda Lotim H. Rohman Farly menyampaikan, gaji dan tunjangan wakil rakyat Lotim ini bisa diberikan langsung pascaAPBD Perubahan diketok. Seusai aturan, sejumlah fasilitas kendaraan dinas yang melekat pada sejumlah anggota dan pimpinan akan ditarik. Penarikan kendaraan itu dikarenakan para wakil rakyat ini sudah diberikan tunjangan transportasi. (rus)
Menyusut, Debit Air PDAM Tanjung (Suara NTB) Debit air PDAM mengalami penyusutan pada musim kemarau ini. Namun kondisi itu tidak mempengaruhi pelayanan karena PDAM membantu kontinyuitas distribusi menggunakan pompa (genset). “Pompa di (reservoar) Pekatan kita aktifkan. Kapasitasnya mampu 10 liter per detik. Itu sangat membantu,” ungkap Direktur PDAM, Raden Waliadin, menyikapi distribusi PDAM musim kemarau, Selasa (15/8). Sumber air PDAM Tanjung berasal dari mata air Jongplangka, Kecamatan Gangga. Sumber air ini melayani konsumen di 3 kecamatan, yakni Tanjung, Pemenang dan Gangga. Debit air dari Jongplangka diketahui sebanyak 137 liter per detik. Sementara untuk pelayanan Kecamatan Kayangan, suplai air diambil dari mata air Batu Bara dengan kapasitas 30 liter per detik. Di Kecamatan Bayan, distribusi air dari sumber mata air Bangket Bayan sebesar 30 liter per detik dan mata air Mandala berkapasitas 5 liter per detik. “Di semua titik mata air mengalami penurunan debit, berkurang setengahnya.
Tapi untuk Gangga, Tanjung dan Pemenang ada alternatif kontinyuitas dengan bantuan genset,” sebutnya. Lebih lanjut, PDAM juga tengah menunggu distribusi dari sumber air baru. Seperti di Bayan, diketahui sumber air dari mata air Sindang Pituq Nae tengah dibangun oleh GTZ dan diperkirakan sudah diterima PDAM pada tahun 2018 mendatang. Demikian pula sumber air Mursemalang, diharapkan bisa segera diserahterimakan dari Pemda KLU ke PDAM. “Sebagai alternatif solusi jangka panjang mempettahankan debit air, kita lakukan reboisasi di sekutar mata air Jongplangka. Lahan sekitar lokasi sufah kita bebasakan 1 hektar untuk penghijauan,” jelasnya. Saat ini, PDAM memiliki sekitar 12.000 pelanggan, dengan pelanggan eksisting lebih dari 11.100. Sementara 800an pelanggan lainnya tidak aktif lantaran berhenti menjdi pelanggan dengan alasan beragam seperti pindah rumah. “Pelanggan yang antre juga tercatat sekitar 1.000 lebih. Mereka siap kita pasangkan jika Mursemalang sudah resmi beroperasi,” demikian Waliadin. (ari)
BERLANGGANAN/PENGADUAN LANGGANAN HUBUNGI : 081917168822 - 081238792598
Rabu, 16 Agustus 2017
suarantb.com
@suarantbcom
@suarantbcom
http://facebook.com/suarantbdotcom
http://twitter.com/suarantbcom
http://instagram.com/suarantbcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0370) 639543 Facsimile: (0370) 628257
Fauzan Khalid Sosok ’’Jamaq-Jamaq Sopoq Angen’’ Dari Hal.1 Perseorangan warga masyarakat maupun kelembagaan di Pemkab Lobar, DPRD Lobar maupun institusi-institusi lainnya. Terakhir oleh Menteri Dalam Negeri RI, suami Hj. Khairatun ini didaulat sebagai Bupati Inspiratif 2017. Bersama 21 kepala daerah lainnya se-Indonesia, Tjahjo Kumolo percaya bahwa Fauzan Khalid dinilai telah menginspirasi banyak daerah tentang bagaimana membangun daerahnya masing-masing. Situasi transisi itu pun mengilhami banyak hal, baik buat diri Fauzan maupun jajaran birokrasi. Salah satu ilham terbaik yang didorong oleh Fauzan menjadi motor pembangunan adalah, ajakannya untuk “Membangun Lombok Barat dengan Kebersamaan dan Hati”. Jargon ini bukan “pemanis kata” saat ayah dari Kanzan Paramasidhqi dan Nandani Ruro Sophia ini berpidato di mana-mana. Alumni MTs NW Pancor Lombok Timur ini mewujudkan grand design pembangunan Lobar dengan mengajak semua pihak di jajarannya untuk bersama dan bergotong royong. Kebersamaan tersebut mengharuskan adanya kesetaraan (egalitarian) yang ditunjukkan oleh Alumni Pondok Pesantren Al-Islahuddiny Kediri ini dengan sikap-sikap hidupnya. Sehari-harinya, sang bupati ini dikenal sebagai sosok yang sederhana, jamaqjamaq (apa adanya, Red), terbuka, dan partisipatif. Ia percaya, sikap-sikap itulah yang menjadi aktualisasi dari kesetaraan yang ingin dibangunnya sebagai mindset kerja. Ia tidak segan menjadi orang terdepan dalam mensosialisasikan program terobosan anak buahnya di setiap SKPD yang ada. Kesederhanaan yang menjadi identitasnya bukanlah sebuah perilaku yang dibuat-buat. Terutama bagi jajaran birokrasi, kesederhanaan dalam bersikap, jamaq-jamaq dalam bertindak, terbuka dalam menerima masukan, dan partisipatif dalam bekerja. Membuat seluruh SKPD menjadi lebih mandiri untuk fokus menghadirkan aneka terobosan. Kemandirian tersebut sebagai bentuk kedewasaan bekerja dan kemahiran Fauzan menerapkan manajemen pemer-
intahan yang moderat dan demokratis. Saat ini, manajemen jamaqjamaq itu menjelma menjadi banyak program yang tanpa lelah disosialisasikan oleh SKPD terkait. Ia menjelma menjadi program Gerakan Anti Merariq Kodeq (Gamaq) yang akan menunjang kepentingan nasional dalam Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang membuat Lobar dianugerahi penghargaan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Ia pun menjelma menjadi Gerakan Masyarakat (Germas) untuk Sadar Gizi (Gema Dazi) yang membuat Kementerian Kesehatan menjadikan Lobar bersama tiga kabupaten lain di Indonesia sebagai pilot project Penanganan Stunting dan Gizi Buruk. Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jamaq-jamaq itu menjelma menjadi dorongan untuk kesadaran wajib pendidikan 12 Tahun dan pemberantasan buta huruf. Jamaqjamaq itu pun menjelma menjadi dorongan mengalihkan produksi air nira (aren) dari tuak (mengandung alkohol) menjadi gula semut di Kecamatan Lingsar dan Gunung Sari. Jamaq-jamaq itu pun menjelma menjadi bangga belanja dan menggunakan produk masyarakat Lobar untuk makan minum rapat di seluruh SKPD serta produksi massal garam beryodium dari Lembar dan Sekotong. Jamaq-jamaq itu pun menjelma menjadi target 65 persen kemantapan jalan dan capaian tindak lanjut dalam TLHP BPK Tahun 2016 yang tertinggi. Semuanya mengalir dengan manajemen jamaqjamaq. Namun manajemen jamaq-jamaq yang paling spektakuler adalah, ketika Fauzan Khalid menggulirkan Gerakan Membaca sampai Tamat Al-Qur’an atau Khatamul Qur’an. Suami dari seorang istri alumni Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) Jakarta ini meyakini, Al-Qur’an adalah sumber kebaikan, kemulian, dan inspirasi paling tinggi dalam membangun Lobar. Dan seterusnya, banyak terobosasn SKPD lain yang secara kreatif muncul akibat keterbukaan dan partisipasi warga, di mana Fauzan senantiasa terdepan mensosialisasikannya lewat mimbar Jumat, pengajian umum, pertemuan formal, dan bahkan pertemuan-pertemuan informal dengan warga masya-
SILATURAHMI - Bupati H. Fauzan Khalid dalam suatu kesempatan silaturahmi dengan para tuan guru di Lobar
AKRAB - Bupati H. Fauzan Khalid tampak akrab dengan umat Hindu dan lintas agama di Lobar
BAGI AIR BERSIH - Bupati H. Fauzan Khalid bersama SKPD saat turun langsung membagikan air bersih di Kuripan
NGECOR - Bupati H. Fauzan Khalid saat terlibat membantu pengecoran lantai dua gedung Ponpes TGH Taesir. rakat. Di bawah kepemimpi- perencanaan yang baru, yaitu ini digulirkan ternyata telah mampu menurunkan angka nan Fauzan Khalid, strategi money follow program. Terutama dalam mengejar kemiskinan, dari 17,46 persperencanaan pembangunan pun semakin berkembang. target pengentasan kemiski- en menjadi 16,78 persen. Center Plan Clinic (CPC) yang nan, Fauzan Khalid sangat Apalagi diimplementasikan diluncurkan oleh Bappeda Lo- berkepentingan agar seluruh lebih dari 10 tahun. Selanjutbar, dihajatkan untuk mensin- program SKPD teknis bisa nya pada CPC itulah, seluruh ergikan dan mengintegrasikan saling tunjang dalam kebersa- kebutuhan pembangunan, peseluruh perencanaan pemba- maan mengentaskan kemiski- merintahan, dan layanan pubngunan dalam sebuah kredo nan. Satu tahun CPC efektif lik yang optimal menjadi tar-
DISKUSI - Bupati H. Fauzan Khalid berdiskusi dengan siswa saat sidak pelaksanaan UN get perencanaan sampai akhir tan, alumni Pascasarjana periode ini (2019, Red). UGM ini memastikan keberSaat ini, jargon “Mari Mem- samaan itu harus didorong oleh bangun Lombok Barat dengan kesadaran bersama, pengeKebersamaan dan Hati” memi- tahuan yang sama, dan tindaliki makna yang sama dengan kan yang sama. Itulah yang ia jargon Hari Ulang Tahun Re- sebut dengan sopoq angen, yaitu publik Indonesia yang ke-72, “hati” yang sama dalam memiyaitu “Indonesia Kerja Bersa- liki, mencintai, dan sepenuhma”. Dalam banyak kesempa- nya mengabdi untuk Lobar. (*)