Skip to main content

Edisi 16 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 349 TAHUN KE 68

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha

selasa Pon, 16 agustus 2016

Prof. Wayan Ramantha Membangkitkan kejayaan pertanian Bali dengan menjadikan pertanian sebagai agrobisnis. Sebagai sebuah bisnis, pertanian Bali harus dikelola oleh SDM yang baik, permodalan yang cukup, teknologi yang memadai dan pemasaran yang tak menekan petani. Dr. I Wayan Koster Bali harus memiliki kebijakan yang betul-betul berpihak pada sektor pertanian dari hulu, tengah, sampai hilir. Kebijakan di sektor hulu saja, hanya akan menguntungkan mafia dan pada akhirnya mengorbankan kaum marhaenis seperti petani. Selama ini pemerintah sibuk dengan kebijakan di sektor hulu, tetapi lalai di sektor hilir. I Ketut Sudikerta Sektor pertanian ke depan harus didorong agar maju seperti yang sudah tertuang dalam Program Bali Mandara. Di antaranya dengan meningkatkan peran sektor pertanian dalam perekonomian Bali, mengembangkan komoditas andalan dan unggulan, serta meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian. I Putu Gede Ary Suta Harus ada kesepakatan terlebih dahulu untuk menjadikan Bali seperti apa. Apakah pariwisata, pertanian atau yang lain. Strategi harus sinkron dengan apa yang ingin dicapai, di posisi mana membangun Bali, dan seperti apa. Harus ada sesuatu yang tidak bisa berubah. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati Perlu dibangun kembali masyarakat Bali khususnya pemuda agar bangga menjadi petani. Perlu ditekankan bahwa profesi petani adalah profesi yang sangat mulia. Pertanian jangan hanya dilihat dari segi memproduksi beras dan sebagainya. Namun, pertanian juga harus dipandang sebagai sebuah atraksi.

Rp 90.000 Rp 4.000

HARGA LANGGANAN ECERAN

Pengemban Pengamal Pancasila

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

’’Kulkul Bulus’’ Pertanian Bali

Ketika desa pakraman di Bali dalam bahaya, masyarat akan memukul kentongan (kulkul) bertalu-talu. Masyarakat di Bali mengenalnya dengan istilah kulkul bulus. Kini, ketika pertanian Bali dalam situasi yang krisis, itu berarti kulkul bulus bagi sektor pertanian. Ada tiga hal yang menguatkan indikasi itu. Pertama, masifnya alih fungsi lahan. Kedua, rendahnya minat generasi muda untuk menggeluti sektor pertanian. Ketiga, politik anggaran yang tertuang dalam APBD belum memihak sektor yang digeluti sebagian besar masyarakat Bali. Pendangan ini mengemuka saat Sarasehan ‘’Strategi Membangkitkan Kejayaan Pertanian Bali’’ di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Senin (15/8) kemarin. Sarasehan yang dihadiri anggota DPR, Wakil Gubernur, Bupati, akademisi dan praktisi ini dirangkaikan dengan HUT ke-68 Bali Post. KETUA DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster melihat sektor pertanian Bali dalam perkembangannya secara alamiah maupun regulatif justru mengalami penurunan yang sangat drastis. Ditandai dengan menurunnya jumlah lahan pertanian akibat alih fungsi lahan, yang setiap tahunnya menyusut sekitar 800 hektar. Selain itu, ditandai pula dengan menurunnya minat masyarakat untuk menggeluti sektor pertanian. Terutama generasi muda, yang setiap tahunnya diperkirakan turun 1%. ‘’Indikator terakhir, kontribusi dari pertanian terhadap PDRB itu juga terus menurun dan saat ini tinggal 15%,’’ ujar Dr. Wayan Koster yang juga anggota Komisi

X DPR-RI ini. Ia menjelaskan, alih fungsi lahan terjadi akibat desakan dari berbagai sektor terutama pariwisata, permukiman, dan juga properti. Hal ini berdampak pada penurunan kapasitas pertanian Bali, yang berkaitan pula dengan upaya kedaulatan pangan. Khususnya upaya untuk memenuhi kebutuhan beras. ‘’Kondisi ini juga diperparah dengan adanya beban pajak yang harus ditanggung oleh masyarakat yang setiap tahunnya meningkat. Hal itu sangat membebani para petani,’’ jelasnya. Hal. 19 Sisi Ekonomi

A.A.Ngurah Alit Wiraputra Diperlukan supporting dari APBD. Selain itu, pengusaha juga harus dilibatkan dalam rangka membangun pertanian. Ke depan, Bali harus membentuk Bali Incorporated yang membela kepentingan petani. Demikian pula BUMN yang ada di Bali harus peduli pada petani. Jangan hanya cari untung tetapi ikut memberdayakan petani Bali. Wayan Supadno Bali jangan sampai keluar dari ikon pertanian. Petani Bali hanya butuh satu, yaitu bukti nyata, bukan kepura-puraan membangun pertanian. Kalau terus pura-pura, maka hasilnya juga akan pura-pura. Mau begini terus? Tak perlu dengan bahasa yang setinggi langit bicara pertanian. Negara ini rusak karena pejabatnya tidak mau jujur.

I Ketut Sudikerta

Wayan Koster

Stop

Ketergantungan Pangan

POLA Pembangunan Nasional Semesta Berencana di bidang pertanian salah satunya mulai diterapkan di Kabupaten Badung. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, ia berkomitmen untuk menjadikan masyarakat petani bangga menjadi petani. Mereka diproteksi dengan pertanian kontemporer, dalam hal ini petani diwajibkan untuk menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas. Melalui smart city, Dinas Pertanian membuat aplikasi terkait harga dasar produk pertanian. Tujuannya, agar petani mengetahui harga dasar itu untuk menghindari adanya spekulan atau tengkulak. Dengan konsep ini, lanjut Giri Prasta, di bagian hulu petani dibantu dengan pembibitan dan pemupukan. Di bagian tengah, dibantu dengan teknologi serta di bagian hilir petani diproteksi agar tidak sampai rugi. Salah satunya dengan menyubsidi gabah petani yang harganya di bawah harga pasar. Kemudian memberikan subsidi dan asuransi saat gagal panen, serta membebaskan pajak hingga 0% di lahan produktif. ‘’Untuk Bali, kami di Badung telah melakukan MoU, kerja sama berkenaan dengan pertanian dan perkebunan dengan Kabupaten Buleleng, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Bangli. Saya contohkan kebutuhan beras di Kabupaten Badung kalau subak kami tidak bisa memenuhi, seluruh kebutuhan kami minta di Tabanan. Mangga misalkan, itu kami minta di Buleleng, jeruk di Bangli,’’ terangnya. Hal. 19 Teken MoU

Ida Bagus Agung Gunartawa Perlu gerakan mengembangkan pengusaha muda pertanian di Bali. Salah satunya mengembangkan produkproduk pertanian yang dibutuhkan di Bali dan Indonesia pada umumnya. Masyarakat Bali harus bisa lepas dari ketergantungan dunia pariwisata dan kembali kepada jati dirinya, setidaknya mampu menjadi penghasil makanan sendiri, di atas tanah yang subur seperti di Bali. Prof. Dr. Ir. Nyoman Sutjipta Tidak ada yang bisa dibanggakan dari pariwisata, bila pariwisata justru menistakan pertanian yang sudah menjadi local genius Bali. Kemajuan pariwisata seharusnya bisa menjadi angin segar bagi petani. Tetapi, itu belum pernah terjadi. I Wayan Artha Dipa Terpuruknya pertanian di Bali selama bertahun-tahun, memperlihatkan ada yang salah urus oleh pemimpinpemimpin di Bali. Belum melihat peran serius pemerintah daerah dalam membangun pertanian ini, agar petani punya daya saing yang lebih baik.

PRODUKSI PERTANIAN DI BALI (dalam ton) 882.092 857.944 861.321*

PADI

2013

2014

2015

43.144

40.613

38.082*

2013

2014

2015

8.187

7.571*

2014

2015 (*)proyeksi

JAGUNG

7.433

Jangan Pura-pura Urus Pertanian

PERTANIAN Bali kini tak berdaya. Ada dua hal yang menguatkan indikasi tersebut. Pertama, rendahnya minat generasi muda untuk menekuni sektor pertanian. Alasannya sederhana. Pertanian tak memberi harapan untuk hidup lebih baik. Kedua, masifnya alih fungsi lahan. Petani memilih menjual lahannya karena pertanian tak lagi memberi harapan. Berdasarkan data statistik, jumlah rumah tangga usaha pertanian di Bali pada 2013 mencapai 408.233. Jumlah ini menurun 17,09 persen dibandingkan 2003. Hal. 19 Sektor Peternakan

KEDELAI

2013

Perbandingan Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian dan Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum Rumah Tangga Usaha Pertanian

Bali Post/Dewandra Djelantik Kamera/ Fujifilm X-series

Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum diolah dari PusDat BP

491,73 ribu 408,23 ribu

63 ribu 2003

71 ribu 2013

grafis:asd/BaliPost


denpasar

2

Terkait Bentrok Klub Motor Satudarah

Diduga Libatkan Ormas, Satu Ditangkap Denpasar (Bali Post) Penyelidikan kasus bentrok klub motor Satudara di Diskotek Pyramid di Jalan Dewi Sri, Kuta, menemukan titik terang. Tim Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kasat Reskrim Kompol Reinhard menangkap satu tersangka berinisial M karena membawa senjata tajam saat kejadian, Minggu (14/8) lalu. Selain itu, polisi masih memburu pelaku PK yang diduga menusuk anggota klub motor Satudarah yang hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit. ‘’Tersangka M terekam CCTV di TKP membawa senjata tajam. Kami masih dalami kaitannya dengan kasus itu. Kalau tidak terlibat, kenapa dia bawa senjata tajam? Tersangka ditangkap di tempat kerjanya di Diskotek Pyramid,’’ tegas Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard seizin Kapolresta Kombes Hadi Purnomo, Senin (15/8) kemarin. Kompol Reinhard menambahkan, dari rekaman CCTV tersebut, PK yang kabur sangat beringas saat kejadian. ‘’PK paling agresif saat kejadian itu. Rekaman CCTV-nya ada. Dia ini anggota salah satu ormas di Bali,’’ ujarnya. Terkait kasus itu, lanjut mantan Kapolsek Kuta Utara ini, ada tiga laporan, yakni dari klub motor Satudarah, klub motor Mongol dan Diskotek Pyramid. Perwakilan Satudarah dan Mongol melapor tentang penganiayaan, sementara pihak Pyramid melapor perusakan. ‘’Semua sedang kami proses. Tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku bertambah,’’ tegasnya. Menurut perwira kalem ini, kronologi kejadian dari hasil penyelidikan, sekitar pukul 04.00 Wita dua klub motor internasional yaitu Mongol dan Satudarah minum minuman keras serta makan di sana. Klub motor Mongol dikawal anggota salah satu ormas di Bali. ‘’Terjadilah keributan saat itu sehingga jatuh korban dari kedua belah

pihak. Anggota Satudarah menelepon teman-temannya. Saat anggota Satudarah gelombang kedua datang, mereka dihalau keluar diskotek,’’ ucap Reinhard. Seperti diberitakan, tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Kuta mendalami kericuhan di Pyramid Club di Jalan Dewi Sri, Kuta, yang melibatkan anggota klub motor internasional Satudarah. Saat ini polisi melacak keberadaan empat anggota klub motor tersebut karena diduga sebagai pelaku. Polresta sudah berkoordinasi dengan Imigrasi Bandara Ngurah Rai. Jika empat orang itu hendak berangkat ke negaranya, Berita ini bisa dikomentari diminta langsung pada acara Citra Bali diamankan. IdentiRadio Global FM tas mereka sudah FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. diserahkan kepada Hubungi telepon 0361-7400391 Imigrasi. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : pertanian bali krisis regenerasi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Dewan Apresiasi Semiloka ’’Smart City’’

Seluruh Fraksi Setujui RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar

SELURUH Fraksi di DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Kota Denpasar tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2016-2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal tersebut disampaikan masing-masing fraksi saat menyampaikan pandangan umum pendapat akhir pada sidang paripurna, Senin (15/8) kemarin, di Gedung Sewaka Dharma. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar beserta jajarannya serta Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dan Forum Pimpinan Daerah. Pandangan umum diawali Fraksi Golkar yang disampaikan I Wayan Duaja. Ia mengatakan Ranperda RPJMD yang diajukan menggunakan lima pendekatan yaitu teknokratis, partisipatif, politik, top down dan bottom up dengan mengadopsi ajaran Tri Sakti Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno. Hal ini diimplementasikan dalam Padmaaksara Langkah Baru Membangun Kota Denpasar. Untuk itu, Fraksi Golkar menyambut baik arah dan kebijakan umum Pemerintah Kota Denpasar yang menitikberatkan pada kebijakan ekonomi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi agar mampu memecahkan pemasalahan angkatan kerja, pengangguran, kemiskinan dan sebagainya. Fraksi Demokrat dalam pandangan umum yang disampaikan A.A. Susruta Ngurah Putra menyampaikan selamat kepada Wali Kota atas diraihnya dua penghargaan nasional yaitu Trofi Adipura dan juara I Kadarkum. Di samping itu,

Bupati Badung ’’Live’’ di Bali TV

Paparkan Strategi Bangkitkan Kejayaan Pertanian di Badung

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta didaulat menjadi pembicara dalam sarasehan yang diselenggarakan Harian Bali Post, Senin (15/8) kemarin. Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta memaparkan strategi membangkitkan kejayaan pertanian di Badung lewat program pembangunan nasional semesta berencana. Diskusi dengan tema ‘’’Strategi Membangkitkan Kejayaan Pertanian Bali’’ yang dihadiri bupati/wali kota se-Bali dan para akademisi serta praktisi pertanian, disiarkan langsung (live) oleh Bali TV selama dua jam. Bupati asal Desa Plaga, Petang ini dengan lugas memaparkan jika program peningkatan sektor pertanian telah diakomodir dalam pola pembangunan nasional semesta berencana. ‘’Kami dalam tahapan menyusun RPJMD semesta berencana, dan ini sangat erat sekali kaitannya dengan pertanian,’’ tegasnya. Bupati Giri Prasta menjelaskan, konsep pola pembangunan nasional semesta berencana adalah pembangunan yang menyeluruh dan terpola. Program ini berdasarkan ideologi Pancasila dengan konstitusional Undang-Undang Dasar 1945. Sedangkan landasan hukumnya adalah undang-undang, peraturan pemerintah, perda dan peraturan bupati, dan landasan fungsional adalah Trisakti Bung Karno. ‘’Kami memiliki lima skala prioritas. Pertama sandang, papan, dan pangan. Kedua kesehatan dan pendidikan. Ketiga adat, agama

DIDAULAT - Bupati Badung Giri Prasta didaulat menjadi pembicara dalam sarasehan yang diselenggarakan Harian Bali Post, Senin (15/8) kemarin. dan budaya. Keempat jaminan sosial dan tenaga kerja, sedangkan kelima adalah pariwisata,’’ terangnya. Konsep tersebut, kata Bupati Giri Prasta, mencangkup hulu, tengah, dan hilir dari sektor pertanian di Badung. ‘’Kami berkomitmen menjadikan masyarakat petani bangga menjadi petani,’’ ucapnya. Untuk itu, Pemkab Badung berupaya memproteksi lahan pertanian dengan sistem pertanian kontemporer, di mana petani diwajibkan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Selain meningkatkan produksi pertanian, Pemkab Badung juga menerapkan konsep smart city dengan menyediakan aplikasi pertanian. ‘’Sehingga petani kami tahu harga dasar dan pembelinya siapa. Dengan begitu, tidak ada

lagi tengkulak dan spekulan. Kami juga memasukkan sektor pariwisata tanpa menghilangkan keaslian dari sektor pertanian,’’ ungkapnya. Dikatakannya, Pemkab Badung memiliki komitmen untuk mengembangkan ekowisata, di mana mengolaborasikan perkembangan pariwisata yang berbasis lingkungan. ‘’Hulunya kami bantu pembibitan, pemupukan, tengahnya kami bantu dengan teknologi, sedangkan hilirnya kami proteksi, sehingga petani tidak merugi. Contohnya jika gabah di bawah harga pasaran, kami akan berikan subsidi, termasuk saat gagal panen. Selain itu ada juga ansuransi,’’ terangnya. Pemkab Badung juga membebaskan lahan pertanian produktif dari pajak hingga 0 persen. (ad638)

Gubernur Apresiasi RPJMD Semesta Berencana di Kabupaten Badung

TANDA TANGAN - Wali Kota menandatangani surat berita acara persetujuan dewan atas Ranperda RPJMD. Fraksi Demokrat menyetujui Ranperda RPJMD menjadi perda serta memberikan penghargaan karena Wali Kota dan Wakil Wali Kota telah menyelesaikan salah satu tugas konstitusinya selaku kepala daerah. Fraksi Gerindra dalam pandangan umumnya yang dibacakan Himun Nabi menyampaikan, dalam RPJMD ini strategi Kota Denpasar mengacu pada pencapaian visi dan misi yang ditetapkan. Di mana, strategi pembangunan dijalankan dengan Padmaaksara Langkah Baru Dharmanegara Demi Denpasar. Dalam penyusunan RPJMD Kota Denpasar ini telah melibatkan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan dan forum konsultasi publik dan musrenbang perangkat daerah serta kelompok ahli pembangunan Kota Denpasar. Fraksi Hanura juga menyetujui RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar. Dalam pandangan umum yang dibacakan I Gede Made Arya Jembawan, Hanura juga menyampaikan apresiasi atas dilaksankan-

nya Semiloka Smart City sebagai pelaksanaan strategi pembangunan yang terintegrasi. Pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Ketut Suteja Kumara sangat mengapresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mengadopsi secara sungguh-sungguh ajaran Tri Sakti Bapak Bangsa Kita, Presiden Pertama RI Ir. Soekarno. Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan RPJMD Semesta Berencana Kota Denpasar sudah dijelaskan secara keseluruhan berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Denpasar 2005-2025 serta Nawa Cita yang dimuat dalam RPJMN 2015-2020. Wali Kota Rai Mantra menyampaikan, saran dan masukan akan dipelajari serta dikaji. Wali Kota juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik yang telah dilakukan selama ini antara eksekutif dan legislatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (ad639)

Merespons Animo Pasar

Propan Raya ’’Launching’’ Program Promosi Khusus di Bali

RAMAH TAMAH - Propan Raya me-’’launching’’ program promosi khusus untuk masyarakat di Bali di Wantilan Banjar Batannyuh, Marga, Tabanan, Senin (15/8) malam. BALI terkenal dengan beragam kerajinannya, salah satunya kerajinan patung kayu dan kerajinan ukir. Memberikan sentuhan yang luar biasa pada hasil karyanya, Propan Wood Stain selama ini telah dipercaya sebagai sahabat para perajin. Khususnya para perajin pintu-jendela ukir Bali dan sanggah di Kecamatan Marga dan sekitarnya. Bahkan, pengusaha dan perajin di wilayah Marga telah menggunakan Propan Wood Stain sejak dua tahun terakhir ini. Terkait respons konsumen yang luar biasa tersebut, Senin (15/8) malam bertempat di Wantilan Banjar Batannyuh, Marga, Propan Raya menggelar ramah tamah dengan perajin ukir Bali. Dalam kesempatan tersebut, Propan Raya juga melaunching program promosi khusus

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

untuk masyarakat di Bali. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 40 pengusaha dan perajin. Regional Business Market JatimBali Julius Kurata mengatakan, kegiatan temu perajin ini melihat respons konsumen yang sangat positif terhadap kualitas Propan Wood Stain. ‘’Kami hadir sebagai sahabat perajin, salah satunya dengan memberikan program promosi khusus untuk masyarakat Bali di tengah tingginya harga bahan finishing di pasaran saat ini,’’ ujarnya. Disampaikannya, program promosi ini berupa pemberian voucher senilai Rp 10.000 yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk mendapat potongan harga saat membeli Propan Wood Stain. ‘’Satu voucher untuk setiap pembelian 1 liter produk tersebut,

dan tim Propan akan menyebarkan voucher tersebut mulai hari ini (kemarin - red),’’ ucapnya. Bagi konsumen lainnya yang juga ingin mendapatkan promo khusus ini, bisa menghubungi dan mendaftar melalui call center 0361-8495088. Suasana launching progam promosi khusus di Marga itu semakin semarak dengan pemaparan ulasan unggulan produk Propan Wood Stain oleh Suharsono Legowo (Product Manager Wood Care). Dalam pemaparannya, Suharsono mengulas kembali keunggulan produk Propan Wood Stain yang memiliki tingkat kemudahan aplikasi lebih baik karena Wood Stain lebih mudah merata di permukaan kayu sehingga jejak kuas sangat samar. Hal ini berbeda dengan produk sejenis yang ada di pasaran. ‘’Keunggulan ini telah dirasakan oleh para pengusaha dan perajin pintu-jendela ukir Bali dan sanggah di daerah Marga dan sekitarnya, yang telah menggunakan Propan Wood Stain sejak dua tahun terakhir,’’ pungkasnya. Chandra Djoenaedi selaku BM Head Denpasar menyatakan bersyukur karena berkesempatan untuk berpartisipasi dalam pengecatan Wantilan Banjar Batannyuh sebagai ungkapan terima kasih perusahaan atas kepercayaan para pengusaha dan perajin di daerah Marga dan sekitarnya. ‘’Program partisipasi ini masih akan berlanjut ke daerah lainnya,’’ katanya. Propan Wood Stain adalah pewarna kayu dengan pengencer air yang tahan cuaca, cocok digunakan untuk finishing patung-patung kayu maupun bagian-bagian rumah yang terbuat dari kayu, seperti pintu, jendela, kusen, pergola kayu dan lainlain. (ad640)

PRINSIP kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundangundangan serta keselarasan perencanaan pembangunan antara pemerintah kabupaten dengan program pemerintah pusat dan provinsi dalam penyusunan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2016-2021 di Kabupaten Badung, mendapat apresiasi positif Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi karena Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD telah bekerja keras, sehingga berhasil merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Semesta Berencana Tahun 2016-2021. Selain taat asas, yang penting untuk diperhatikan adalah konsistensi dalam penyusunan RPJMD Semesta Berencana ini yang selaras dan nyambung dengan program Pemerintah Provinsi Bali dan Pusat,’’ kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima laporan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta terkait RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gubernur Bali, Senin (15/8) kemarin. Turut hadir mendampingi Gubernur, Sekda Provinsi Bali Cokorda Pemayun, Kepala Bapeda Putu Astawa, Kepala Biro Hukum Wayan Sugiada dan Karo Humas Dewa Mahendra. Sedangkan Bupati Badung saat audiensi tersebut didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta Kabag Humas A.A. Gd. Raka Yuda. Selain menyambut baik laporan Bupati Badung atas komitmen

LAPORAN - Gubernur Made Mangku Pastika menerima laporan Bupati Giri Prasta terkait RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gubernur Bali, Senin (15/8) kemarin. Bupati Badung untuk menyusun program yang bersinergi dengan program pemerintah provinsi yang telah dituangkan dalam RPJMD Semesta Berencana 2016-2021, Gubernur Bali juga kembali mengingatkan akan pentingnya dilakukan tata kelola keuangan daerah dengan memegang prinsip efektif dan efisien dengan mengarahkan anggaran untuk tujuan investasi. Gubernur Mangku Pastika juga menekankan, dengan prinsip entrepreneurship government diharapkan selainn anggaran diarahkan untuk investasi pada infrastruktur publik, juga dapat diarahkan untuk tujuan investasi yang dapat menghasilkan baik berupa bunga maupun keuntungan atas investasi dimaksud. ‘’Jadi, Kabupaten Badung akan memiliki

sumber-sumber pendanaan baru selain yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah,’’ ujarnya. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam laporannya menyampaikan, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah Kabupaten Badung yang berlandaskan atas Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan telah mengadopsi ajaran Trisakti Bung Karno sebagai landasan operasionalnya, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya. Juga mengadopsi program Nawacita ini melalui verifikasi oleh tim dari Bapeda Provinsi Bali, serta segala saran dan koreksinya telah dilakukan perbaikan, sehingga selaras dan sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah. (ad635)

Dari Semiloka ’’Denpasar Smart City’’

Pendekatan ’’Whole of Government’’ Wujudkan Sasaran Pembangunan

DENPASAR menuju Smart City atau Kota Cerdas tak terlepas dari integrasi program antarperangkat daerah Pemkot Denpasar dengan melepaskan egoisme sektoral. Integrasi program mampu meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam smart government, sehingga nantinya dapat menyelesaikan permasalahan kota. Masalah mendasar yakni pendidikan, kesehatan, dan permasalahan sosial menjadi prioritas Pemkot Denpasar dalam inovasi program menuju Smart City, dengan integrasi program bersama perangkat daerah Pemkot Denpasar. Pendekatan Whole of Government (seluruh perangkat daerah) menjadi pengungkit program Pemkot Denpasar menjadikan Denpasar sebagai Truly Smart City. Hal tersebut menjadi pembahasan mendalam dalam Semiloka ‘’Denpasar Smart City’’ yang berlangsung selama tiga hari dari 12 sampai 14 Agustus di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng, dengan melibatkan pembicara Deputi Inovasi Administrasi Negara (LAN) Dr. Tri Widodo W. Utomo. Semiloka ini dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama anggota dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara. Tri Widodo mengatakan, Denpasar memiliki keunikan tersendiri dengan pendekatan budaya yang dilakukan Pemkot Denpasar dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan dengan whole of government (WOG) melalui seluruh aparatur perangkat daerah mampu melakukan keterikatan dan integrasi program dalam merespons semua permasalahan perkotaan. Dari integrasi program Pemkot

PROGRAM - Wali Kota Rai Mantra, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bertukar pikiran bersama Deputi Inovasi Administrasi Negara Dr. Tri Widodo W. Utomo menajamkan program Denpasar menuju Smart City pada Semiloka Denpasar Menuju Smart City yang berlangsung selama tiga hari, 12-14 Agustus di Bali Handara Resort, Desa Pancasari, Buleleng. Denpasar saat ini yang telah melakukan respons cepat permasalahan kota, dapat terus dikuatkan dengan pragmentasi kebijakan, pragmentasi kelembagaan yang dapat terus dilakukan peningkatan komunikasi dan koordinasi. ‘’Jadi, antar-SKPD dengan komando Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk saling memahami dan tidak mempertahankan egoisme sektoral masing-masing,’’ ujarnya. Koordinasi menjadi hal penting dengan publik sektor yang memiliki keterikatan hubungan satu sama lain dan dapat dilakukan dengan derajat koordinasi sebagai kebutuhan. Dengan inovasi Denpasar yang telah berjalan baik, memberikan pelayanan yang cerdas kepada masyarakat dengan Smart City. Identifikasi permasalahan ke depan dapat terus dilakukan perangkat daerah, seperti integrasi layanan

kesehatan posyandu di banjar-banjar sebagai model WOG. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, koordinasi dan komunikasi menjadi kunci bersama dalam mempercepat penyelesaian masalah yang ada. Penyelesaian permasalahan kota dapat dilakukan secara holistik dengan pendekatan WOG melakukan identifikasi, solusi dan penyelesaian masalah. Smart City menjadi sebuah kemampuan bersama dalam mendalami dan memecahkan permasalahan kota serta diharapkan dapat menghasilkan road map Smart City dengan implementasi langsung dalam program pembangunan. Hal ini juga sebagai salah satu sasaran yang ingin dicapai dalam rangka pelaksanaan visi dan misi yang ditetapkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daera (RPJMD) Kota Denpasar Semesta Berencana. (ad644)


20 HALAMAN

NOMOR 349 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

selasa Pon, 16 agustus 2016

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Jokowi Berhentikan Menteri Arcandra

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Menteri ESDM Arcandra Tahar dari posisinya. Sejalan dengan itu, Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan sebagai pelaksana tugas (Plt.) Menteri ESDM.

Rumit, Kelola Finansial Saat Era Globalisasi

Hal itu dikatakan Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8) petang kemarin. Pratikno kepada pers dalam pernyataan pers khusus, tidak mengurai secara rinci sebab-musabab pemberhentian menteri itu. ‘’Berlaku efektif mulai besok pagi,’’ kata Pratikno yang didampingi Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi. Sebelumnya, publik mempertanyakan status kewarganegaraan Arcandra Tahar, yang disebut-sebut berkewarganegaraan Amerika Serikat. Dia dilantik bersama beberapa menteri lain pada seri perombakan ketiga Kabinet Kerja. Ini adalah pertama kali menteri diberhentikan begitu cepat, kurang dari sebulan menteri itu bekerja. Sebelumnya, sesuai viral yang beredar di

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden RI periode 2009-2014 Boediono menilai tidak mudah mengelola sektor finansial atau keuangan pada era globalisasi, terutama bagi negaranegara berkembang yang bergantung pada aliran modal asing, termasuk Indonesia. ‘’Sebelumnya kita krisis (finansial) karena domestik, tetapi itu jauh lebih mudah. Sekarang tergantung pada psikologi pemilik dana global,’’ ujar Boediono di Jakarta, Senin (15/8) kemarin. Menurut Boediono, pemerintah harus hati-hati dalam membaca psikologi para pemilik dana global tersebut karena potensi risiko pembalikan dana asing (capital reversal) dapat terjadi kapan saja. ‘’Rumit sekali mengelola keuangan pada sistem globalisasi saat ini,’’ ujarnya. Di pasar modal, porsi kepemilikan asing mencapai 60 persen, sementara sisanya 40 persen dimiliki oleh investor domestik. Sedangkan dalam Surat Berharga Negara (SBN), kepemilikan asing masih di bawah angka 40 persen. Besarnya porsi dana asing dalam keuangan suatu negara, lanjut Boediono, membuat negara tersebut lebih rentan terhadap gejolak perekonomian global. ‘’Ekonomi kita dulu tidak terlalu banyak dipengaruhi gejolak dari luar. Aliran dana global yang masuk waktu itu belum begitu besar,’’ ujarnya. Hal. 19 Satu Persepsi

media sosial seperti WhatsApp sejak Sabtu (13/8), Arcandra disebutkan memiliki kewarganegaraan AS setelah melalui proses naturalisasi sejak Maret 2012. Arcandra disebut telah mengucap sumpah setia kepada AS saat itu. Sementara Indonesia tidak mengenal dwikewarganegaraan, sehingga status WNI Arcandra menjadi hilang. Dengan demikian, sesuai UU, Arcandra tidak bisa menjabat menteri, karena seorang menteri haruslah WNI. Pada Minggu (14/8), Arcandra sempat memberikan klarifikasi dengan mengatakan dirinya memegang paspor Indonesia atau masih warga negara Indonesia (WNI). Hal. 19 Amerika Serikat

Ekonomi Kurang Menguntungkan

APBN Dipangkas Rp 133 Triliun

Tidak Terbit Terkait dengan peringatan HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada Rabu (17/8) besok tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa pada Kamis (18/8) lusa. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/ant

BERBINCANG - Mantan Menteri ESDM Sudirman Said (kanan) berbincang dengan Arcandra Tahar (kiri) saat serah terima jabatan di gedung Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (27/7) lalu. Arcandra Tahar kini telah resmi diberhentikan dengan hormat menyusul kasus paspor ganda.

Jakarta (Bali Post) Pemerintah mempertahankan program Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR-RI yang telah berjalan sekitar tujuh tahun. Pertimbangan didasarkan pada pentingnya penguatan pemahaman ideologi kebangsaan yang ada dalam 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ‘’Kami mengapresiasi tugas dan fungsi MPR-RI dalam menjalankan tugasnya, termasuk dalam menjalankan sosialisasi Pancasila untuk terus dilaksanakan,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai rapat konsultasi dengan pimpinan MPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/8) kemarin.

Pernyataan Sri Mulyani disampaikan untuk menegaskan sikap pemerintah terkait dengan adanya pemangkasan APBN Perubahan 2016 yang besarnya mencapai Rp 133 triliun. Menurut Sri Mulyani, pemotongan APBNP terpaksa dilakukan pemerintah sebagai dampak kondisi perekonomian dalam negeri yang kurang menguntungkan. Rapat konsultasi dihadiri lengkap lima pimpinan MPR yaitu Ketua MPRRI Zulkifli Hasan, beserta para wakilnya Oesman Sapta Odang, EE Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, Mahyudin, dan didampingi sepuluh pimpinan fraksi MPR-RI. Hal. 19 Pemotongan Anggaran


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Lulusan Fakultas Pertanian Undwi 587 Mahasiswa Baru Undhira Ikuti PKKMB Diminta Kembangkan Pertanian Perkotaan

TERBAIK - Dekan FP Undwi Gede Sedana dan A.A. Puspha bersama lulusan terbaik saat meyudisium 20 sarjana baru. DEKAN Fakultas Pertanian tor industri pertanian para sarjana Universitas Dwijendra (Undwi) diharapkan mampu mengembangDenpasar Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., kan pertanian perkotaan dengan M.MA., Senin malam meyudisium berbagai teknik budidaya seperti ver20 sarjana pertanian. Mereka adalah ticulture, hidroponik dengan pilihan calon pengusaha sektor pertanian jenis tanaman yang memiliki nilai yang andal dan tangguh, karena ekonomis tinggi dan permintaan semua lulus dengan predikat sangat yang tinggi pula. memuaskan. Pengalaman melakukan perDi hadapan para sarjana dan Ket- tanian perkotaan, baik dari aspek ua Yayasan Dwijendra Pusat Den- teoritis dan praktis serta bisnis pasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, yang telah diberikan saat perkuM.Hum. dan Rektor Unversitas liahan agar dijadikan bekal untuk Dwijendra Dr. Putu Dyatmikawati, mengisi celah-celah pembangunan S.H., M.Hum., Dekan FP Undwi pertanian dan bahkan mengemGede Sedana mengungkapkan, para bangkannya untuk penyediaan sarjana yang dilepas dibekali ilmu bahan pangan bagi masyarakat kewirausahaan. Kondisi tersebut khususnya di perkotaan. Sehingga sangat perlu dilakukan, mengingat sarjana pertanian dapat memimasalah dan tantangan sektor per- liki fungsi sebagai feeding the city tanian ke depan makin kompleks. atau menyediakan pangan bagi Seperti alih fungsi lahan dan sempit- masyarakat perkotaan. nya lahan baik di pedesaan maupun Saat itu Gede Sedana didampdi perkotaan. ingi WD I dan WD III Ir. A.A. Gede Dia mengharapkan lulusan Puspha, M.Si. menyerahkan pengFakultas Pertanian Universitas hargaan kepada lulusan terbaik, Dwijendra dapat memanfaatkan masing-masing Ni Nyoman Fitri peluang yang tersedia dan bahkan (3,70), Ni Ketut Ari Puspitawati mampu membuka peluang kerja (3,66), I Dewa Made Yudistira (3,50), bagi orang lain. Selain itu, di sek- I Nyoman Suarsana (3,48) dan

Wayan Sukerena (3,41). Gede Sedana mengatakan, keberhasilan para sarjana baru ini tidak terlepas dari dukungan fasilitas pendidikan dan pendukungnya yang telah disediakan Rektor dan Yayasan Dwijendra. Termasuk memberikan pelayanan yang optimal bagi mahasiswa, termasuk masyarakat. Kemudahan akses informasi melalui jaringan internet menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan akademik mahasiswa yang sekaligus menjadi motivasi mahasiswa untuk betah di kampus. Dia menekankan kepada sarjana baru agar tidak pernah henti untuk meningkatkan kapasitasnya melalui penggalian ilmu pengetahuan. Jadilah sarjana yang berkarkater tulus, cerdas dan visioner. Jagalah citra yang baik dari Universitas Dwijendra, sehingga kepercayaan masyarakat makin tinggi dan tetaplah menjalin komunikasi dengan Fakultas Pertanian dan Universitas Dwijendra sebagai satu kesatuan sivitas akademika. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. mengungkapkan, lulusan FP Undwi harus menjadi agen pembaharuan untuk memberdayaan pertanian pedesaan. Ikut membangun sektor pertanian dan menjadikan sektor unggulan di Bali. Apalagi FP Undwi sudah memiliki lab kebun dan banyak dipakai objek studi banding oleh dosen luar negeri, khususnya soal subak. Di samping itu, lulusannya diminta terus meningkatkan daya saing dengan masuknya produk dan SDM pertanian luar negeri saat diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (ad1210)

Unhi Gelar ’’Mahasisya Upanayana’’

Siapkan Fisik dan Mental Tempuh Pendidikan di PT

MAHASISYA UPANAYANA - Rektor Unhi membuka kegiatan Mahasisya Upanayana secara simbolis dengan pengalungan name tag dan pelepasan balon. RATUSAN mahasiswa baru Universitas Hindu Indonesia (Unhi) mengikuti upacara pembukaan Mahasisya Upanayana atau yang lebih dikenal dengan nama PKKMB di lapangan Unhi, Senin (15/8) kemarin. Upacara pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta PKKMB dan pelepasan balon. Mahasisya Upanayana dilaksanakan secara rutin setiap penerimaan mahasiswa baru. Sebelum upacara Mahasisya Upanayana, Unhi telah melaksanakan upacara secara niskala, seperti matur piuning dan mawinten. “Hakikatnya, setiap mahasiswa yang masuk ke Unhi memang harus disucikan,” kata Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. didampingi Ketua Panitia sekaligus WR III Prof. Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si. Kegiatan Mahasisya Upanayana berdasarkan regulasi yang

dianut baik dari Dikti maupun Kopertis tentang prosedur pelaksanaan Mahasisya Upanayana, maka Unhi memberikan kegiatan yang sifatnya material seperti ceramah-ceramah, dharma wacana, pembinaan minat dan bakat. Hakikat Mahasisya Upanayana adalah dapat menyeimbangkan fisik dan mental mahasiswa baru, mengingat dalam peralihan yang dialami manusia dari lahir menjadi anak-anak kemudian remaja, dewasa, begitu juga dengan peralihan dari SD ke SMP, SMA dan perguruan tinggi (PT). “Dalam setiap peralihan itu, pasti ada perubahan-perubahan yang terjadi pada setiap mahasiswa maupun pada setiap dosen,” tandasnya. Berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Dikti sudah sangat ketat. Jika diikuti maka proses pendidikan di Unhi menjadi teratur. “Namun di Unhi den-

gan 12 prodi D-1, 6 prodi S-2 dan S-3, laporan ke Dikti telah 100 persen sebenarnya dan akreditasi yang didapat sudah sangat bagus, sehingga masyarakat melihat hal itu dan jumlah mahasiswa Unhi makin meningkat dari tahun ke tahun dan makin berkualitas,” paparnya. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. mengucapkan terima kasih kepada seluruh orangtua dari mahasiswa baru yang telah mempercayakan putra-putrinya di Unhi. Hal itu sebagai upaya kerja keras dari panitia yang tidak henti-hentinya mensosialisasikan berbagai program dan kualitas Unhi kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, ia berharap mahasiswa bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan Mahasisya Upanayana sekaligus penelusuran minat-minat dan bermanfaat bagi Unhi ke depan. Selain itu, katanya menambahkan, setiap mahasiswa yang kuliah di Unhi di-cover oleh asurani jiwa. Dengan demikian, dari berbagai kasus yang pernah terjadi dapat diselesaikan dengan baik. “Artinya, baik kecelakaan selama mereka kuliah di Unhi ataupun yang meninggal dunia, dengan demikian mereka akan merasa aman dan nyaman kuliah di Unhi,” ungkapnya. Di sisi lain, yayasan juga terus mendukung berbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk fasilitas dalam rangka meningkatkan kualitas Unhi ini. (ad637)

FE UNR Gelar Seminar Nasional, Pasar Murah dan Pengobatan Gratis

SEMINAR NASIONAL - FE UNR menggelar seminar nasional dengan tema “Dampak Kebijakan Tax Amnesty terhadap Perekonomian Regional dan Nasional”, Sabtu (13/8) lalu. CIVITAS Akademika Fakultas Ekonomi Universitas Ngurah Rai (FE UNR) dalam rangka Yudisium dan Pelepasan Sarjana tahun 2016, yang dirangkai dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat melaksanakan kegiatan selama dua hari berupa seminar nasional, pasar murah serta pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyrakat. Pada hari pertama yaitu Sabtu (13/8) dilaksanakan seminar nasional dengan tema “Dampak Kebijakan Tax Amnesty terhadap Perekonomian Regional dan Nasional”. Dalam sambutannya sebelum membuka seminar secara resmi, Rektor UNR Dr. Drs. N. Sura Adi Tanaya, M.Si. menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi kepada pimpinan Fakultas Ekonomi dan civitas akademika yang telah mengambil bagian dalam sosialisasi program pemerintah yang saat ini tengah

hangat dibicarakan di masyarakat yaitu tax amnesty serta mampu menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Rektor berharap kegiatan ini mampu memberikan informasi kepada peserta bagaimana pelaksanaan dan keberhasilan tax amnesty akan memengaruhi perekonomian Bali, khususnya dan Indonesia pada umumnya. Seminar ini menghadirkan tiga orang narasumber yaitu Teguh Setiadi dari Perwakilan Bank Indonesia, Nasirwan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Prof. Dr. I.B. Raka Suardana, M.Si. dari akademisi. Dalam penyampaian materinya, masing-masing nasumber secara garis besar memberikan penjelasan tentang apa itu tax amnesty, tujuan dan manfaat serta pengaruhnya bagi perekonomian jika target penerimaan pajak melalui program ini terealisasi. Wajib pajak diharapkan

melaporkan secara jujur seluruh harta yang dimiliki selama tahun 2015, mengikuti program tax amnesty dan pemerintah tidak akan melakukan audit atau menelusuri lagi sumber pendapatan lain yang dimiliki sepanjang semua sudah dilaporkan. Pelaksanaan kegiatan hari kedua yakni Minggu (14/8), dibuka dengan kegiatan jalan santai yang dilepas oleh Rektor UNR. Para peserta yang dilibatkan tidak hanya mahasiswa FE, tapi juga masyarakat umum sekitar daerah Penatih. Setelah jalan santai dilanjutkan dengan partisipasi peserta dalam pasar murah serta pemeriksaan dan pengobatan gratis. Dekan FE UNR Drs. I Made Santosa, M.Si. mengatakan kegiatan pasar murah diisi oleh mahasiswa FE yang memiliki usaha serta memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana kondisi riil saat menjalankan usaha. Diharapkan jiwa-jiwa kewirausahaan akan tumbuh dan berkembang sejalan dengan pemberian kesempatan dan wadah untuk menyalurkan ide usaha yang dimiliki. Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, di antaranya PT Asa Paris, PT Karya Pak Oles, Bulog, BPR Kita Kuta, Puskesmas II Penatih dan seluruh civitas akademika FE UNR. Walaupun sempat diselingi hujan deras, tapi pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sampai akhir terlihat dari tetap bertahannya peserta mengikuti acara hiburan dan doorprize dari para sponsor. (ad1209)

UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) Bali kembali melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016. Kali ini ada sekitar 587 mahasiswa dari 13 program studi ikut dalam kegiatan PKKMB. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, yakni Pra PKKMB tanggal 8 Agustus 2016, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan PKKMB mulai, Senin (15/8) hingga Rabu (17/8) besok. Pembukaan PKKMB 2016, yang mengangkat tema “Menciptakan Generasi yang Cinta Tanah Air, Tangguh dan Berkarakter” ini ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan tanda peserta kepada mahasiswa PKKMB. Hadir pada saat pembukaan, Pengurus Yayasan Dhyana Pura, Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS., Wakil Rektor I Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.MA., M.A., Wakil Rektor II Dr. I Wayan Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., Dekan Fakultas Ekonomika dan Humaniora Dr. Jaya Pramana, S.Pd., M.Par., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi dr. Bambang Hadi Kartiko, MARS. dan para kaprodi di lingkungan Undhira. Ketua Panitia PKKMB Dr. Jaya Pramana mengatakan, kegiatan PKKMB ini sangat berguna bagi mahasiswa agar memiliki kemampuan beradaptasi dengan kehidupan kampus dengan segala isi dan lingkungannya di bidang akademik dan nonakademik. Kehidupan kampus di Undhira dilandasi oleh visi Universitas yaitu perguruan tinggi teladan dan unggulan dengan misi Universitas yaitu sebagai pusat pembentukan manusia seutuhnya yang berkualitas secara akademik, profesional, perilaku dan spiritual. Rektor Undhira mengatakan, perguruan tinggi ini sangat tepat untuk mendidik generasi muda yang memiliki mimpi tinggi

untuk meraih cita-cita di masa mendatang, karena Undhira berkomitmen mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi teladan dan unggulan. Dengan kemampuan beradaptasi tersebut, mahasiswa memiliki kesiapan untuk mengikuti semua proses pembelajaran sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Penyiapan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus akan menjadi titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadapa lingkungan dalam rangka menciptakan generasi dan berkarakter jujur, cerdas, peduli bertanggung jawab dan tangguh. Lebih lanjut, Dr. Jaya Pramana menyatakan secara umum tujuan PKKMB adalah memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya terkait kegiatan pembelajaran dan kemahasiswaan. Rektor Undhira Dr. Made Nyandra menambahkan, PKKMB ini memberikan kesempatan yang baik untuk mengenalkan arti pentingnya kesadaran berbangsa

dan bernegara, cinta tanah air, lingkungan dan bermasyarakat. Sesuai dengan tema menciptakan generasi yang cinta tanah air, tangguh dan berkarakter, Undhira senantiasa memberikan pendidikan karakter yang lebih dikenal dengan 7 karakter Undhira, yakni percaya diri, integritas, keberagaman, kewirausahaan, kepemimpinan yang melayani, professional dan mendunia. Melalui pendidikan karakter ini diharapakan Undhira akan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki etika, nilai kejujuran, kepedulian, kedisiplinan dalam kehidupan kampus dan masyarakat. Tema PKKMB juga tercemin dalam rangkaian kegiatan yang lebih banyak diisi oleh seminar dan diskusi kehidupan lingkungan kampus, seminar pengetahuan tentang pendidikan tinggi yang disampaikan langsung oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. Ceramah tentang kebangsaan dan nasionalisme, kehidupan berbangsa dan bernegara dengan meniadakan unsur kekerasan dan intimidasi sebagaimana instruksi dari Kemenristek Dikti, serta kewirausahaan. (ad1208)

PKKMB - Rektor Undhira Dr. Made Nyandra didampingi para wakil rektor dan panitia membuka PKKMB Undhira ditandai dengan pemukulan gong.

Belajar ”Public Speaking” Cara Tercepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum

KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stres, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Daneswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan persentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens, mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Mentor program ini Kadek Eni Marhaeni telah belajar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins (guru komunikasi dan motivator nomor 1 dunia). Program Public Speaking Clinic akan di selenggarakan Sabtu, 20 Agustus 2016, pukul 09.00 - 12.00 Wita. Biaya per orang Rp 250.000 sudah termasuk bonus 3 kali pertemuan, gratis untuk

konsultasi dan praktik. Alamat Daneswara Training Jalan Diponegoro 704, Pesanggaran, Denpasar (depan SDN 5 Pedungan/SPBU 300 meter sebelum traffic light Pelabuhan Benoa dari Sesetan). Segera daftar, ketik [nama] SMS/WA ke 0821 4454 3311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad1212)

DPD-RI Temukan Banyak Aset Daerah Belum Tuntas di Karangasem

Senator Wedakarna Dukung Perpanjangan HGB untuk Kantor dan Koperasi TNI/Polri

TERKAIT dengan rencana penataan aset di lingkungan Kabupaten Karangasem, dan adanya aspirasi dari DPC Pepabri Karangasem terkait dengan status Kantor Pepabri ditindaklanjuti serius oleh Komite III DPD-RI Bidang Kesra Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dengan menggelar rapat di Kabupaten Karangasem. Dalam pertemuan dengar pendapat yang menghadirkan Asisten I, SKPD terkait dan Kepala BPN serta pengurus Pepabri Karangasem, disampaikan sejumlah aspirasi pada Senator. “Pertemuan ini sangat membawa hikmah. Saya bisa mendengar aspirasi dari para purnawirawan TNI dan Polri. Aspirasi tentang Kantor Sekretariat Pepabri agar dipertahankan, aspirasi tentang Koperasi TNI/Polri serta kami baru tahu bahwa ada kerusakan dan kebocoran di gedung. Tentu DPD-RI akan membantu Pepabri untuk bisa direkomendasikan pada Pemkab agar dibantu dan diamankan. Kita tidak bisa melupakan jasa purnawirawan begitu saja. TNI/Polri itu penjaga NKRI,” ungkap Gusti Wedakarna yang Presiden The Sukarno Center. Dalam kesempatan itu, pihak DPD-RI juga meminta kepada Pemkab Karangasem agar merubah pola pendekatan saat menyampaikan pemberitahuan. “Besok-besok saat berhadapan dengan para lingsir baik di Pepabri atau veteran agar Pemkab mengirimkan humas yang baik. Jangan asal main kirim surat dan membuat panik. Kasihan orang tua. Datang, hampirilah dan jelaskan. Jangan sampai penataan dianggap penggusuran. Karena kalau sampai itu terjadi, maka akan berhadapan

dengan DPD-RI. Syukurlah semua terklarifikasi. Saya segera keluarkan rekomendasi agar HGB diperpanjang. Saya dengar 2019 akan habis dan dibantu purnawirawan dalam mengurus. Bahkan kalau bisa Pemkab bantu perbaikan atap bocor, bantu koperasi TNI/ Polri. Di satu sisi Pepabri harus membantu Pemkab penataan aset dengan baik, nggih,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait masukan dari BPN Karangasem yang menyampaikan bahwa masih banyak aset daerah dan pemkab yang perlu ditata, pihak DPD-RI meminta pada Asisten I dan Kepala Biro Aset untuk segera merespons iktikad baik BPN Karangasem. “Saya minta Pemkab Karangasem segera mendata semua aset milik provinsi yang tercecer. Nanti kami akan sampaikan ke Gubernur. Seperti laporan tadi, contoh Gedung DPRD Karangasem ternyata masih aset provinsi, padahal sudah berdiri megah. Begitu juga ada ratusan tanah SD di Karangasem yang belum jelas statusnya. Termasuk tanah provinsi di areal Besakih.

Kita akan tata total. Saya akan bantu Pemkab,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia menyatakan agar ke depan tidak terjadi lagi masalah hukum tentang aset pemerintah di Bali. “Ini warning tidak saja untuk Karangasem tapi seluruh kabupaten/kota di Bali agar mulai mendata asetnya. Harga tanah di Bali yang mahal dan banyak tanah pemerintah di lokasi strategis pasti akan menjadi incaran. Saya minta rakyat juga mengawal,” ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan koperasi TNI/ Polri di Karangasem, pihaknya meminta agar pengurus koperasi mengirimkan proposal ke Menteri Koperasi dan UMKM di Jakarta. ”Saya minta koperasi di Bali agar meminta bantuan pada A.A. Puspayoga sebagai tokoh Bali di pusat. Bagaimana beliau bisa bantu jika permohonan saja tidak ada dari Bali. Ngiring ajukan ke pusat dan DPD-RI siap mengawal. Anggaran Republik di APBN harus direbut demi Bali berdaulat,” ungkap Gusti Wedakarna. (ad633)

SATYAGRAHA - Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama DPC Pepabri Karangsem, BPN dan Asisten I di Amlapura.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Pon, 16 Agustus 2016

DAERAH

St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Teknologi Baru Pengobatan Kanker dan Penyakit Kronis ST. STAMFORD Modern Cancer Hospital Guangzhou menyelenggarakan sharing pengetahuan teknologi baru pengobatan kanker dan penyakit kronis di Hotel Aston pada Sabtu (13/8). Pembicara dalam acara tersebut yaitu Prof. Dr. dr. K Sukardika, Sp.MK., Liu lvGuang, Prof. Ke LiQun. Acara tersebut juga merupakan kerja sama dengan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali, Perkumpulan Hakka Bali dan INTI Bali. Lin Shaohua, General Manager St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, mengatakan metode yang digunakan merupakan metode pengobatan yang paling canggih, beda dengan pengobatan yang konvensional seperti kemoterapi, radioterapi dan operasi. “St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki banyak metode pengobatan canggih yaitu minimal invasive seperti pembekuan, microablasi, penanaman partikel, dan yang terbaru pisau nano,” paparnya. Metode pengobatan ini hampir 30 tahun diterapkan di rumah sakit tersebut dengan tingkat keberhasilan 90 persen pada penderita stadium tengah dan akhir yang sudah tidak bisa dilakukan radioterapi. Pada acara tersebut juga dihadirkan 6 orang pasien yang telah menjalani pengobatan minimal invasive, 2 di antaranya adalah pasien kanker, dan saat ini kondis-

inya pun telah terkontrol. Menurutnya, kanker bukanlah penyakit yang menakutkan karena hidup di era modern, sehingga banyak teknologi yang bisa memberikan pengobatan yang membuahkan hasil. Di Tiongkok sendiri telah menggunakan pengobatan yang paling terbaru dan sudah lebih maju dari Amerika. “Melalui media ini kita berharap bisa membantu agar masyarakat lebih memperhatikan pola hidup, rajin memeriksakan diri seperti kanker payudara, kanker nasofaring, kanker tenggorokan, karena jika ditemukan pada stadium awal dan diobati, itu bahkan sampai bisa sembuh, tidak memengaruhi kehidupan untuk tahun-tahun ke depannya,” terangnya. Pihaknya dengan grup telah melakukan acara sosial, seperti pada bulan September tahun lalu di Surabaya bersama perkumpulan Tionghoa dengan perkumpulan masyarakat setempat. Acara tersebut mendapat respons yang baik sehingga pihaknya ingin agar acara tersebut diteruskan. “Makanya selain di Bali, mungkin nantinya dilakukan di kota yang lain,” tandasnya. Di Surabaya sendiri diakui kerja sama dengan RS Adi Husada telah sukses. Kerja sama tersebut misalnya, jika ada pasien di RS Adi Husada yang bisa disembuhkan, maka akan bekerja sama

5 Remisi Kemerdekaan RI

14 Napi Lapas Banyuwangi Diusulkan Bebas

Banyuwangi (Bali Post) -

Perayaan Hari Kemerdekaan RI tahun ini membawa kabar gembira bagi sejumlah narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Sebanyak 14 napi diusulkan bebas setelah mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan. Rencananya remisi bebas akan diberikan saat perayaan 17 Agustus besok. Sebelum pemberian remisi, para napi diajak menggelar doa bersama, Senin (15/8) kemarin. SHARING - Ketua PPIT Provinsi Bali membuka acara sharing pengetahuan dengan pemukulan gong. untuk menyembuhkan pasien rinya mengalami sirosis hati. tersebut. Hal itu baru diketahuinya Cahya Wirawan Hadi, ketika ia berada pada staKetua PPIT Provinsi Bali, dium akhir, ketika ia mulai mengatakan di Bali banyak mengalami susah BAB, sesak yang menderita kanker dan napas, muntah darah, badan kesulitan dalam pengobatan lemas. Sejak itu terhitung 18 sehingga akhirnya banyak kali ia bolak-balik menjalani juga yang meninggal. Seh- perawatan di rumah sakit ingga apa yang dibicarakan di Makassar, mengingat ia hari ini (kemarin - red) dapat berasal dari Makassar. dikerjasamakan dengan baik, Tahun 2013, ia divonis karena tujuannya adalah harus dilakukan cangkok sama-sama ingin membantu ginjal, karena jika tidak ia orang yang sakit. hanya bisa bertahan selama Selain itu, St. Stamford 6 bulan. Pada tahun itu juga Modern Cancer Hospital ia memutuskan berobat ke Guangzhou juga memiliki Cina. Di St. Stamford Modern pengobatan stem cells un- Cancer Hospital Guangzhou tuk penyakit kronis seperti ia cepat mendapatkan pendiabetes, sirosis hati, gagal gobatan dan dokter memuginjal, dll. tuskan untuk dilakukan Tommy, salah satu pasien 3 kali stem cells. “Dalam yang telah mendapatkan pen- setiap tahap stem cells saya gobatan stem cells di rumah mengalami perubahan yang sakit tersebut, menuturkan luar biasa, hingga sekarang bahwa sejak tahun 2012, sudah beraktivitas kembali,” baru mengetahui bahwa di- ujarnya. (may)

Selain napi bebas, Lapas Banyuwangi juga mengusulkan sebanyak 339 napi mendapatkan remisi berkala. Mulai remisi 1 bulan hingga 6 bulan. ‘’Remisi adalah hak napi. Biasanya diberikan dua kali setahun,’’ kata Kepala Lapas Kelas II B Banyuwangi, Arimin. Dijelaskan, remisi diberikan kepada para napi dengan sejumlah kriteria. Di antaranya, berkelakuan baik selama di lapas dan sudah menjalani hukuman minimal enam bulan. ‘’Jadi, selama masa pembinaan para napi kita nilai. Bagi yang memenuhi syarat kita ajukan mendapatkan remisi,’’ jelasnya.

Remisi paling banyak adalah enam bulan. Keringanan hukuman maksimal ini diberikan kepada satu orang. Paling banyak remisi 1 bulan dengan jumlah 122 napi. Sedangkan remisi umum atau langsung bebas ini setelah mendapatkan pengurangan hukuman 1-6 bulan, terbanyak 1 bulan sebanyak 7 orang. ‘’Mereka langsung bebas setelah dapat remisi,’’ tegasnya. Remisi ini, kata Arimin, sudah diajukan beberapa hari lalu ke Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. Namun, biasanya data yang diajukan ini akan diterima seluruhnya. Sebab penilaian

yang diberikan LP selalu valid. Pengurangan masa tahanan, katanya, juga akan mengurangi jumlah napi yang menghuni Lapas Banyuwangi, sebab jumlahnya terus overload. Dari kapasitas 260 orang, dihuni oleh 767 orang, 33 di antaranya napi perempuan. Pihaknya berharap napi yang keluar lapas bisa berbaur dengan masyarakat. Lalu bisa menggunakan keterampilan yang diajarkan selama tinggal di lapas. ‘’Selama di lapas banyak keterampilan yang diberikan. Itu sangat bermanfaat,’’ pungkas Arimin didampingi Kasi Pembinaan’, Sunaryo. (kmb30)

HUT Ke-17 Bounty Cruise

Diharapkan Mampu Dorong Perekonomian Bali

Bali Post/eka

BOUNTY CRUISE - Owner Bounty Cruise Gede Wirata bersama putra, karyawan dan para undangan merayakan HUT ke-17 Bounty Cruise di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Minggu (14/8) malam. Denpasar (Bali Post) Kapal Pesiar Bounty Cruises, Minggu (14/8) malam merayakan hari jadinya yang ke17 dengan meriah. Di usianya yang semakin dewasa, Bounty

Cruises diharapkan mampu mendorong perekonomian Bali dalam wisata baharinya. Perayaan HUT Bounty Cruises yang mengambil tema “Black in Light”, dihadiri mantan

Pangdam IX/Udayana Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Kadin Bali A.A. Alit Wiraputra, Ketua PHRI Bali Cok Oka Artha Ardhana Sukawati dan lainnya. Dalam sambutannya, para tokoh masyarakat dan pengusaha pariwisata ini berharap keberadaan Bounty Cruises mampu memperjuangkan Bali agar mandiri dalam perekonomian dan membangkitkan jiwa usaha muda di bidang bahari. Menurut pengusaha wisata bahari sekaligus pendiri Bounty Cruises Gede Wirata, di usia ke-17 ini Bounty Cruises telah memberikan pelayanan dalam wisata bahari tak kurang kepada 3 juta orang. Dia pun berharap ke-

beradaan Bounty Cruises mampu menjadi pelopor bagi pengusaha bahari untuk terus memberikan terobosan baru di dunia pariwisata. Gede Wirata juga mengajak seluruh stakeholder pariwisata, pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pariwisata bahari di Bali. Sementara itu, Presiden Bank Mandiri Hendra Wahyudi mengatakan pemerintah harus memperhatikan dan mendorong pengusaha bahari. Kebanggaan atas adanya kapal pesiar yang berlayar menggunakan kapasitas 400 orang dengan kecepatan sampai dengan 30 knot, Bounty Cruises diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. (kmb)

Hadirkan Tiga Unit ’’Special Edition’’

Daihatsu Tampilkan Keunggulan Teknologi Sigra Superior Point SEBAGAI produsen mobil kompak terbesar di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) konsisten melakukan inovasi untuk mengembangkan varian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) 2016, Daihatsu menampilkan tiga model special edition yaitu Xenia Custom (25 unit), Ayla Custom (20 unit), dan Terios Black Edition (10 unit). Xenia Custom hadir dengan konsep more tough and comfort. Sahabat keluarga Indonesia ini hadir dengan tambahan eksterior berupa black roof, roof rail, body sticker dan emblem serta R-15 polished alloy yang hadir dalam 2 tone colour, white and black. Ayla Custom hadir dengan konsep young and sporty. Unit mobil yang menjadi sahabat seru ini menarik perhatian pengunjung dengan warna merah, hadir dengan tambahan pada eksterior berupa black outer mirror, body sticker & emblem, side skirt, serta R-14 polished alloy. Sementara Terios Black Edition hadir sebagai sahabat

petualang keluarga Indonesia, memiliki berbagai sisi potensial untuk dimodifikasi. Tim Daihatsu memodifikasi dengan perubahan di interior dan eksterior. Eksterior Terios Black Edition semakin gagah dengan body color uter mirror with red ornament, window list dan fender garnish with smoke painting, side stone guard, aloy wheel with black gloss, grille accent with red painting, body sticker, rear parking camera, smoke rear lamp serta spare wheel cover with red list. ‘’Edisi special edition ini dibuat khusus untuk GIIAS 2016, dengan unit yang sangat terbatas. Jika sudah terjual sesuai unit yang dibuat tersebut, kami tidak akan mengeluarkan tambahan unit lainnya. Siapa cepat dia dapat,’’ ujar Pradipto Sugondo, Executive Officer Research and Development Division PT Astra Daihatsu Motor. Selain menampilkan tiga unit mobil spesial edition pada GIIAS 2016, PT Astra Daihatsu Motor juga menghadirkan berbagai fasilitas menarik untuk Sahabat Daihatsu. Hal ini tercermin pada booth Daihatsu dengan fasilitas Research

& Development (RD) Corner selalu memberikan berbagai program menarik, informatif dan juga edukatif. RD Corner di booth Daihatsu memamerkan kendaraan terbarunya, yaitu Astra Daihatsu Sigra yang hadir dengan tampilan Astra Daihatsu Sigra Cutting Body yang disebut Sigra Superior Points. Di mana setengah bagian mobil ini memperlihatkan komponen dalam secara utuh dan menarik. Setengahnya lagi tetap dalam kondisi mobil normal. Selain ingin berbagi pengetahuan, Daihatsu juga memperkenalkan kepada masyarakat tentang sederet keunggulan Astra Daihatsu Sigra. Pada bagian mesin, Sigra menggunakan sistem FF (Front Engine Front Wheel Drive) yang dikembangkan dengan mengusung teknologi mesin terbaru Dual VVT-i dengan Drive by Wire System. Mesin ini menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar, namun tetap halus, konsumsi bahan bakar yang lebih irit, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan turning radius yang kecil semakin

Bali Post/jay

PELUNCURAN - Acara peluncuran mobil baru Daihatsu Sigra pada ajang Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) 2016, beberapa waktu lalu.

Bali Post/udi

DOA BERSAMA - Jelang pemberian remisi, para napi Lapas Banyuwangi diajak doa bersama, Senin (15/8) kemarin.

memudahkan kendaraan ini saat berputar balik di jalan sempit sekalipun. Pada sisi eksterior, kendaraan ini mengadopsikonsep Sophisticated & Dynamic Design. Selain tampil dengan desain yang stylish dan modern, bodi mobil ini juga memiliki desain struktur rangka berlapis yang kuat untuk melindungi penggunanya apabila terjadi benturan. Pada bagian interior, kendaraan ini memiliki kabin luas, nyaman, dan fleksibel dengan 3 (tiga) baris kursi yang dapat dilipat untuk memudahkan akses keluarmasuk penumpang. Sigra dilengkapi dengan fitur keamanan yang lengkap, seperti Collision Safety Body, dual SRS Airbag sebagai pengaman untuk pengemudi dan penumpang, Anti-locked Brake System (ABS) pada varian tertinggi, dan Immobilizer System, menjadikan kendaraan ini sebagai satusatunya mobil LCGC dengan harga terjangkau, namun fitur berlimpah di kelasnya. Pada fasilitas yang terdapat di R&D Corner pengunjung juga dapat melihat film singkat tentang uji ketangguhan Astra Daihatsu Sigra dalam melewati serangkaian tes kualitas dalam menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia. Selain itu, tersedia juga sebuah diorama yang menunjukkan penerapan teknologi Daihatsu Hydrazine Fuel Cell City pada sebuah kota, di mana bahan bakar tersebut digunakan untuk mendukung semua aktivitas kota tersebut agar lebih irit dan ramah lingkungan. ‘’Kami menampilkan R&D Corner sebagai sarana informasi dan edukasi bagi pengunjung agar dapat melihat berbagai keunggulan mobil Daihatsu. Kami berharap, selain memberikan hiburan juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan,’’ ujarnya. (jay)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

AIR GOT Air meluap ke jalan karena saluran got tersumbat sampah di depan pintu masuk Terminal Batubulan, Gianyar. Foto diambil Minggu (14/8) sore.

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Soal Pemeriksaan Kinerja

Bali Post/kmb38

TEMBAKAU – Seorang petani tembakau di Buleleng sedang memeriksa daun tembakaunya.

Cuaca Tak Bersahabat

Petani Tembakau Cemas

Singaraja (Bali Post) – Mendekati masa petik daun tembakau, petani di Kabupaten Buleleng mulai cemas karena biaya untuk mengeringkan tembakau diprediksi membengkak. Pasalnya, kandungan air pada daun tembakau musim tanam tahun ini jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. Untuk mengeringkan daun tembakau, petani menggunakan oven (omprongan -red) berbahan bakar elpiji. Musim tanam 2016 ini, petani mempersiapkan pengeringan tembakau. Salah satu persiapan itu adalah dukungan stok elpiji dari PT Pertamina sebanyak lima ribu tabung ukuran 50 kilogram. Hanya, jumlah ini dipastikan akan kurang, karena daun tembakau tahun ini membutuhkan pengeringan lebih tinggi. Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bali Agung Adnyana Senin (15/8) kemarin, mengatakan, sejak awal musim tanam cuaca tidak mendukung hingga kematian benih tembakau mencapai 20 persen setiap satu hektar lahan. Mendekati musim petik, masih turun hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, kandungan air pada lembar daun tembakau menjadi tinggi. Menurut Agung, kandungan air pada daun tembakau yang tinggi membutuhkan panas yang lebih agar kualitas daunnya sesuai grade yang ditentukan perusahaan. Kondisi ini membuat petani lainnya harus menambah modal untuk pengeringan. Jika kandungan airnya normal, menghabiskan 70 tabung untuk dua hektar lahan. Sedangkan pada musim tahun ini kebutuhan elpiji akan bertambah hingga 10 persen. Harga elpiji ukuran 50 kilogram telah disetujui oleh Pertamina dengan harga Rp 525.000 hingga Rp 535.000 per tabung. Untuk mendapatkan tambahan, petani terpaksa harus membeli elpiji ukuran yang sama dengan harga ekonomi. (kmb38)

7

BPK Mulai Periksa Sarana Prasarana Pendidikan

Denpasar (Bali Post) -

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali mulai Senin (15/8) kemarin melakukan pemerikasaan pendahuluan atas Kinerja Pemenuhan Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali. Pemeriksaan pendahuluan dilaksanakan sampai 30 hari ke depan. Antara lain memeriksa pelaksanaan anggaran dalam tiga tahun anggaran dari tahun 2014-2016. “Pemeriksaan sendiri akan menggunakan SMA Bali Mandara sebagai percontohan mengingat sekolah ini berada di bawah Dsidikpora Provinsi Bali,” ujar Ketua Tim Pemeriksa BPK I Gusti Ngurah Anom saat bertemu Gubernur, Senin (15/8) kemarin.

Anom menambahkan, pemeriksaan atas sarana prasarana pada Disdikpora ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai tahun 2020. Pihaknya berharap nantinya hasil audit yang dilakukan akan memberi dampak positif bagi upaya peningkatan kualitas

sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, hasil audit atas sarana prasarana pada Disdikpora oleh BPK nantinya dapat dijadikan acuan dalam menentukan langkah maupun

program ke depan terhadap upaya peningkatan pendidikan di Bali. Menurutnya, kualitas pendidikan saat ini dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi hasilnya belumlah sesuai dengan standar yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan global. Sebelumnya diberitakan, pada semester II ini, BPK RI Perwakilan Bali akan fokus melakukan pemeriksaan kinerja dan PDTT (Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu, red). Dalam hal ini, bukan lagi menyangkut pemeriksaan laporan

keuangan pemerintah daerah seperti pada semester I. Pemeriksaan kinerja mencakup penyelenggaraan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah, penyelenggaraan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Unit Layanan Pengadaan (ULP). Sedangkan PDTT difokuskan pada pemeriksaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos), serta dana desa. Sebelum menyasar kinerja di bidang pendidikan, BPK RI telah melakukan pemeriksaan pada pelayanan JKN. (kmb32)

Tebing Uluwatu akan Dihiasi Bendera Merah Putih Jumbo Mangupura (Bali Post) Baru pertama kali di Bali, bendera Merah Putih sepanjang 71 meter dan lebar 20 meter akan dibentangkan di tebing Uluwatu, Kuta Selatan, Selasa (16/8) ini. Menurut Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E., pihaknya ingin mengukir sejarah dalam rangka memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut terealisasi berkat dukungan komponen masyarakat Bali yang tergugah dan termotivasi menggelorakan jiwa bela negara dan semangat kebangsaan. “Aksi ini di luar dugaan kami. Berawal dari rencana pengibaran ribuan Bendera Merah Putih di Pantai Kuta, bergulir rencana tersebut dan ini sangat luar biasa. Kami merasa terharu dan bangga dengan masyarakat

Bali,” tegas Danrem yang didampingi Dandim Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Senin (15/8) kemarin. Menurut Danrem, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pukul 09.00 wita, dihadiri Bupati Badung Giri Prasta dan pejabat lainnya. “Tepatnya di bawah Pura Uluwatu. Selain anggota Korem dan Kodim Badung, kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas Panjat Tebing Bali. Ini baru pertama kali di Bali. Panjang bendera 71 meter berkaitan dengan HUT ke-71 RI,” ujarnya. Sorenya, akan digelar kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih besar-besaran di Pantai Kuta. Momen akbar ini melibatkan pelajar, semua lapisan masyarakat Bali, termasuk ormas khususnya di wilayah Kuta. Menurut Cantiasa, kegiatan ini melibatkan sekitar

2.500 orang. Dalam kegiatan nanti, akan dikibarkan 17 bendera besar, 8 bendera sedang dan 2016 bendera kecil, serta 71 layang-layang Merah Putih sebagai penanda HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak 1 Agustus, Korem sesuai perintah Pangdam IX/Udayana bahwa momentum HUT tahun ini supaya dibuat kegiatan Bali Merah Putih, NTB Merah Putih, dan NTT Merah Putih. Sejak saat itu, Korem WSA beserta jajaran terus bergerak dan merancang serta mengelola rencana Bali Merah Putih dengan melaksanakan berbagai terobosan. Kegiatan itu di antaranya masuk ke sekolah-sekolah yang merupakan tempat sumber generasi muda ditempa yang akan menentukan perjalanan bangsa Indonesia ke depannya. Kegiatan ini mengandung maksud TNI

Bali Post/ist

TUNJUK LOKASI - Kapenrem 163/WSA Kapten Inf. I Putu Sukadana sedang menunjukkan lokasi rencana pembentangan Bendera Merah Putih di tebing Uluwatu, Kuta Selatan. mengajar ke sekolah-sekolah untuk mewujudkan putra-putri Indonesia yang hebat dan berwawasan kebangsaan. “Generasi muda kita ini meru-

pakan aset dan investasi bangsa ke depan. Jadi harus dipersiapkan dengan matang,” ujar perwira TNI yang dikenal ramah ini. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

SOSOK Perlu Didukung Perda LANGKAH Pemkab Bangli untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten lain di Bali dalam memasarkan komoditas pertanian dinilai positif. Hal itu diyakini sebagai salah satu upaya untuk menjauhkan petani dari kerugian sebagai buntut anjloknya harga jual hasil panen. Namun, sampai sekarang inBali Post/sos formasi yang didapatkan petani terkait program tersebut baru sebatas pernyataan lisan, sehingga petani masih ragu. ‘’Saat ini petani masih ragu program itu benar atau tidak. Supaya itu tak terus berlanjut, maka perlu ada perda,’’ tegas Ketua Komisi II DPRD Bangli I Nengah Sugiman, Senin (15/8) kemarin. Supaya program itu berkelanjutan, kualitas komoditas yang akan dipasarkan harus benar-benar diperhatikan. Mana yang baik untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata maupun yang lainnya, harus dibuatkan standar. ‘’Kalau sudah semua ada standarnya, petani tak akan ragu lagi. Mereka jadi semakin yakin untuk bergantung pada pertanian,’’ tegasnya. Selain itu, wakil rakyat asal Desa Manikliyu, Kintamani ini mengharapkan dalam meningkatkan pemahaman petani, kinerja penyuluh harus juga dimaksimalkan. Yang diajarkan tak hanya peningkatan dan kualitas produksi saja namun juga cara pengolahan pascapanen. ‘’Penyuluh paling dekat dengan petani. Ini harus dimaksimalkan lagi kerjanya,’’ tegasnya. Memaksimalkan produksi pertanian juga perlu didukung teknologi. Ini juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah, terlebih di tengah meningkatnya biaya operasional. (sos)

ALIH FUNGSI - Kawasan konservasi di sekitar Gunung Batur yang beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

Marak, Alih Fungsi Lahan Konservasi Bangli (Bali Post) -

Kawasan konservasi di lereng Gunung Batur marak dialihfungsikan menjadi lahan pertanian. Padahal dari sisi aturan hal tersebut sangat dilarang. Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Bali Sulistyo Widodo, Senin (15/8) kemarin menjelaskan, luas kawasan konservasi baik berupa hutan maupun kaldera di sekitar Gunung Batur kurang lebih mencapai 2.500 hektar. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan sekitar sepuluh persen kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat sekitar. Meskipun tak merusak lingkungan, hal tersebut dinilai telah melanggar aturan. ‘’Memang itu tak men-

ebang pohon. Tapi kan sudah menghilangkan arti kawasan itu sebagai konservasi,’’ ujarnya. Disampaikannya, rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan terberat dalam menjaga kawasan konservasi. Guna mengantisipasi adanya pe-

Bawa SS

Oknum Satpol PP Gianyar Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Kerja keras yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Bangli dalam memburu para pengguna, pemilik dan pengedar narkoba kembali membuahkan hasil. Dua orang pria asal Gianyar berinisal I Made SN (38) dan Ida Bagus W (36) berhasil dibekuk polisi saat melintas di Jalan Raya Kayuambua, Senin (14/8) malam. Dari tangan kedua pria yang salah satunya diketahui merupakan oknum pegawai honorer Satpol PP Gianyar tersebut, polisi berhasil mengamankan satu paket narkoba jenis sabu-sabu (SS). Wakapolres Bangli Kompol Wimboko, Senin (15/8) kemarin mengungkapkan, penangkapan terhadap kedua pria yang masing-masing berasal dari Lingkungan Sengguan Kawan dan Banjar Sidan Kelod Desa Sidan, Gianyar tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengembangan tangkapan

sebelumnya dan berkat informasi masyarakat. Kedua pria tersebut dibekuk anggotanya saat melintas di jalan raya Kayuambua, tepatnya di persimpangan menuju Banjar Penyebeh, Bangli pada Minggu (14/8) sekitar pukul 20.30 wita. Saat itu, keduanya melintas dengan berboncengan mengendarai sebuah sepeda motor. ‘’Pada saat melintas, anggota kami menghentikan kendaraan mereka dan kemudian digeledah. Hasilnya ditemukan satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,18 gram,’’ terangnya. Dikatakan Kompol Wimboko, setelah digelandang ke Polres Bangli, keduanya pun diminta untuk menjalani test urine. Hasilnya, kedua pelaku terbukti positif menggunakan narkoba. Kasat Narkoba Polres Bangli AKP Agung Buwono menambahkan, penangkapan

terhadap I Made SN (38) dan Ida Bagus W (36) yang masing-masing berprofesi sebagai pegawai honorer Satpol PP Pemkab Gianyar dan saya tajen tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari pemilik SS berinisial JF yang ditangkap pihaknya di LC Uma Aya, Jumat (5/8) lalu. Sebagaimana hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui tak hanya sebagai pengguna namun juga diduga berperan sebagai pengedar. Sebab sesuai keterangan pelaku, satu paket SS yang mereka bawa dalam plastik bening dan dibungkus dengan kertas putih itu rencananya akan dijual ke seseorang di wilayah Bangli dengan harga Rp 750.000. Untuk pengembangan kasus lebih lanjut, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap keterangan kedua pelaku. (kmb40)

Semarakkan Hari Kemerdekaan

Pasien RSJ Dilibatkan dalam Berbagai Lomba Bangli (Bali Post) Hari Kemerdekaan RI disambut antusias semua komponen masyarakat dengan menggelar berbagai kegiatan. Tak terkecuali di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali, Bangli. Para pasien pengidap gangguan kejiwaan menjadi peserta utama pada berbagai kegiatan yang dilangsungkan. Direktur RSJP Bali Bagus Darmayasa, Senin (15/8) kemarin, mengungkapkan, berbagai lomba akan digelar hari ini untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-71 RI. ‘’Besok (hari ini - red) akan ada lomba untuk mereka (pasien - red). Tapi sebelum itu harus ikut apel dulu,’’ tuturnya. Namun, menurut pria asal Desa Pesinggahan, Klungkung ini, peserta lomba dibatasi. Mereka yang boleh ikut adalah pasien yang kondisi kejiwaannya sudah stabil dan menjelang sembuh. ‘’Mereka kita ajak mengikuti kegiatan perlombaan seperti tarik tambang, makan

Bali Post/sos

kerupuk dan mengambil koin di dalam buah,’’ katanya. Perlombaan tak sematamata hanya sebagai perayaan. Adanya interaksi dengan petugas yang berbalut kegembiraan juga menjadi salah satu bagian proses rehabilitasi. ‘’Ini bagian dari rehabilitasi. Bukan sekadar ikut-ikutan untuk merayakan,’’ ujarnya. Ditambahkannya, kegiatan semacam ini juga sebagai bentuk penya-

daran untuk masyarakat yang memandang pengidap gangguan jiwa hanya bisa membuat masalah saja. Perlu disadari, kata dia, pengidap gangguan kejiwaan punya semangat untuk berjuang bangkit dari jeratan sakit yang telah lama melilitnya. ‘’Pasien itu juga bisa melakukan hal lain. Jangan hanya dilihat kondisinya saja. Bantu mereka untuk bangkit,’’ tandasnya. (kmb45)

langgaran yang semakin marak, sosialisasi sudah digencarkan. Demikian juga dengan patroli petugas yang semakin diintensifkan. Tak hanya itu, penindakan bekerja sama dengan kepolisian sebagai cara untuk memberikan efek jera juga turut dilaksanakan.

‘’Sosialisasi terus diberikan kepada masyarakat. Itu lebih banyak terkait pencegahan,” tambahnya. Disinggung mengenai pembangunan permukiman di kawasan konservasi, Widodo menegaskan itu tidak ada. Sementara untuk penggalian batu dan pasir yang sebelumnya sempat terjadi, diklaim sudah ada penertiban. Hal itu diharapkan tak lagi terulang. Lebih lanjut dijelaskannya, selain bidang perlindungan,

pihaknya juga menangani pengawetan kawasan. Hal yang dilakukan yakni mengintensifkan kegiatan rehabilitasi. ‘’Pemanfaatan kawasan kami juga tangani. Pada dasarnya itu sepenuhnya mengacu pada aturan,’’ tandasnya. Berdasarkan pantauan, kawasan konservasi yang dijadikan lahan pertanian tersebar di sejumlah lokasi. Lahan tersebut ditanami berbagai jenis komoditas seperti tomat, cabai dan bawang. (kmb45)

Ida Pandita Agni Mpu Sidembunut

Tak Pernah Berpikir Menjadi ”Sulinggih” Bangli (Bali Post) Menjadi sulinggih adalah sesuatu hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Ida Pandita Agni Mpu Sidembunut. Bahkan semasa walaka, Ida Pandita dari Geria Mpu Sidembunut, Kelurahan Cempaga ini sempat berulang kali menolak kehendak niskala yang memintanya untuk menjadi sulinggih. Namun, penolakannya justru membuat Ida Pandita yang semasa walaka pernah menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Bangli ini harus menghadapi berbagai cobaan. Ditemui di Griyanya, Senin (15/8) kemarin, Ida Pandita bercerita singkat mengenai kisah hidupnya sebelum menjadi sulinggih. Ida Pandita Agni Mpu Sidembunut yang semasa walaka bernama I Nyoman Deril menuturkan bahwa dirinya sempat menghadapi cobaan tak mengenakkan yang datang silih berganti. Saat dirinya bertugas sebagai polisi di Polres Sumbawa tahun 1979 dirinya sempat mengalami kecelakaan. Mobil

pimpinannya terbakar hingga mengakibatkan dirinya mengalami luka bakar parah. Saking parahnya, dia sempat dinyatakan tak memiliki harapan hidup. ‘’Saat itu tubuh saya dari bagian pinggang ke atas mengalami luka bakar parah. Bahkan, satu hari kedua mata saya tidak bisa melihat,’’ terangnya. Atas kejadian yang dialaminya tersebut, kedua orangtuanya yang ada di Bali pun kemudian menanyakan kepada seorang tapakan. Disampaikan bahwa dirinya harus siap ngiring menjadi pamangku. ‘’Perintah niskala saat itu, kalau tidak mau ngiring, saya tidak akan ada lagi di dunia. Karena sudah kehendak niskala seperti itu pada tahun 1982 saya mawinten di Griya Bukit,’’ ujarnya. Meski sudah di-winten menjadi pamangku, namun Ida Pandita dalam hati kecilnya saat itu masih tetap menolak kehendak niskala tersebut. Dia juga mengakui bahwa pada saat jadi pamangku ia sempat malu ber-

Bali Post/ina

Ida Pandita Agni Mpu Sidembunut didampingi Ida Pandita Agni Sri Mpu Sidembunut. pakaian putih. Namun, perintah niskala memang tak bisa ditolaknya. Setelah berkalikali bermimpi aneh dan mengalami kejadian yang di luar logika, dirinya pun akhirnya memantapkan hati untuk menyucikan diri dengan menjalani prosesi madiksa pada tahun 2015 di Geria Teges Subagan, Karangasem. Setelah beberapa bulan madiksa, suami dari Ida Pandita Agni Sri Mpu Sidem-

bunut ini akan menjalani prosesi mapulang lingga atau ngalinggihang weda, besok (17/8) bersama dua sulinggih lainnya. Prosesi mapulang lingga/ngalinggihang weda akan dihadiri Ida Pedanda Ketut Sebali Tianyar Arimbawa selaku Guru Waktra, Ida Pandita Mpu Maitreya Para Dharma selaku guru saksi dan Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Agni Yogananda selaku nabe napak. (kmb40)


GIANYAR

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

9

Tertibkan Toko Modern Bodong

Eksekutif Dinilai Kurang Tegas

Gianyar (Bali Post) -

Sidak toko modern berjaringan yang dilaksanakan instansi terkait belum lama ini mendapat apresiasi kalangan DPRD Gianyar. Namun, langkah yang hanya memberikan peringatan dan pembinaan pada pemilik usaha tak berizin alias bodong tersebut justru dinilai kurang tegas. Bahkan, hal ini dianggap bisa memberi peluang untuk meloloskan izin toko modern. ‘’Sikap seperti ini kan artinya kembali memberi mereka (pemilik toko modern berjaringan bodong -red) peluang mengurus izin. Kalau memang eksekutif mau menyetop toko modern berjejaring seperti yang diwacanakan, seharusnya instansi terkait langsung saja memberi surat penghentian operasional,’’ ucap Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebrian-

Bali Post/ist

PENYERAHAN SANTUNAN - Suasana penyerahan santunan kepada ahli waris dari almarhum I Wayan Suwitra.

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan di BPR Dewata Candradana

tara, Senin (15/8) kemarin. Ia juga mengingatkan, rencana moratorium toko modern sampai saat ini masih diberlakukan di Gianyar. Oleh sebab itu, politisi asal Sukawati ini meminta eksekutif tidak lagi mengeluarkan izin toko modern berjaringan. Apalagi berdasarkan data di BPPT, jumlah toko modern berjaringan saat ini 116 unit atau sudah melebihi kuota. ‘’Kalau memang kuotanya

79, maka yang lainnya sudah jelas tidak mendapat izin. Sekarang yang tidak memiliki izin harus segera ditertibkan dan dihentikan,’’ tegasnya. Ia juga berharap agar Pemkab Gianyar bersurat ke perbekel/lurah dan desa adat agar tidak lagi memberikan rekomendasi pendirian toko modern, kecuali kepada penduduk lokal. Ditambahkan, melalui pelaksanaan moratorium

toko modern, akan memberi kesempatan kepada penduduk lokal untuk menjalankan usaha kecil. ‘’Pengusaha lokal harus diberikan kesempatan berkembang. Dan pengusaha lokal juga mesti mendapat pembinaan agar usahanya berkembang,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra meminta eksekutif tidak hanya menyasar toko modern tetapi juga melakukan penertiban terhadap hotel atau penginapan yang belum memiliki izin. ‘’Sekalian saja melakukan penertiban, baik penertiban toko modern dan hotel atau vila yang tidak beri-

zin,’’ terangnya. Apalagi disinyalemen ada pengusaha yang mengajukan izin usaha untuk rumah tinggal, namun kenyataannya aktivitasnya perhotelan atau vila. ‘’Ini banyak terjadi saya kira. Tim Yustisi dan perizinan sebaiknya bekerja keras memecahkan masalah ini,’’ harapnya. Ditegaskannya, penegakan aturan akan menciptakan iklim usaha yang sehat. Pengusaha yang sudah taat terhadap proses perizinan akan merasa nyaman dan tidak cemburu dengan mereka yang melanggar aturan namun dibiarkan. (kmb35)

Dosman Borong Prestasi Tingkat Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar memberikan santunan sebesar Rp 104.121.070 kepada Ni Luh Kartika Sari, ahli waris I Wayan Suwitra. Penyerahan santunan dilaksanakan di BPR Dewata Candradana. Sesuai dengan PP nomor 44 tahun 2015, untuk Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja diberikan kepada tenaga kerja yang meninggal karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali. Dalam hal ini yang diserahkan kepada ahli waris almarhum Suwitra adalah Rp 99.319.200. Jumlah itu sudah termasuk uang pemakaman Rp 3 juta dan santunan berkala Rp 4,8 juta. Selain itu ada tambahan santunan berupa Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 4.510.490 dan Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp 291.380. ‘’Semoga ini bisa bermanfaat buat keluarga yang ditinggalkan,’’ kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi. Pada saat penyerahan santunan, Ni Luh Kartika Sari, istri dari I Wayan Suwitra menyampaikan terima kasih atas seluruh perhatian jajaran BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Perhatian untuk almarhum ini sungguh berarti buat keluarga,’’ katanya. Acara penyerahan santunan itu serangkaian rapat bulanan BPR Candradana, sehingga seluruh karyawan dan pengurus juga ikut hadir dan memberikan perhatian atas berpulangnya I Wayan Suwitra. Disampaikan Karma Krisnadi, sebenarnya untuk Jaminan Pensiun bisa didapatkan secara berkala kalau almarhum I Wayan Suwitra sudah mengikuti program Jaminan Pensiun (JP) minimal satu tahun. Sayangnya kepesertaan yang bersangkutan belum satu tahun. (kmb25/k100)

SEJAK awal berdiri, SMAN 1 Gianyar atau yang populer disebut Dosman, kerap memborong prestasi di tingkat nasional. Kali ini Dosman Remaja Ilmiah (Doremi) menyabet juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada Gebyar Sains Nasional ke-5 diselenggarakan oleh Science School Center (SSC) Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan. Prestasi yang membanggakan ini diraih tim Doremi yang terdiri dari Sang Ayu Made Sri Tandewi, Ni Made Atika Saraswati, dan I Putu Angga Abi Yoga. Pada kemenangan ini, mereka membawakan karya tulis berjudul ‘’Revitalisasi Pakaian Adat Remaja Putri di Bali Melalui Gerakan di Media Sosial #savebalinesecultur_sbc #Ajeg Bali untuk Mengurangi Kejahatan Seksual.’’ Karya tulis ini dibuat dalam kurun waktu dua bulan dengan didampingi guru pembina SMAN 1 Gianyar Nyoman Ari Cahyani Damawati S.Pd., M.Pd.

LKTI yang menjadi program rutin SSC Sekolah Pembangunan Jaya ini diselenggarakan pada 10 dan 11 Agustus 2016 yang meliputi dua tahap yakni penyisihan dan final. Dari proses seleksi tersebut, Dosman yang merupakan salah satu sekolah terfavorit di Bali ini berhasil meraih juara II mengalahkan SMAN 1 Kendari yang berada di posisi III. Sementara juara pertama diraih SMAN 1 Yogyakarta. Sebelumnya tim KIR Dosman juga meraih peringkat 25 besar dalam Toyota Eco Youth 10. Saat lomba tersebut tim yang diisi Sang Ayu Made Sri Tandewi dan Ni Kadek Putri Wahyuni ini mengalahkan lima ribu lebih peserta dari berbagai provinsi se-Indonesia. Beberapa waktu lalu, KIR Dosman juga beradu di dalam lomba di Fakultas Kedokteran Jember. Kala itu siswa kelas XII Mipa, A.A. Paramita Adnyani membawakan karya berjudul ‘’Kristal Ibu’’, yang mengangkat tumbuhan lidah bua-

BERPRESTASI - Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama bersama siswa berprestasi peraih juara tingkat nasional. ya dalam mengobati wasir dan tekanan darah tinggi. SMAN 1 Gianyar juga meraih juara II pembuatan film pendek di tingkat provinsi dengan judul ‘’Film Kisara Bali’’. Kepala SMAN 1 Gianyar Made Sudama menyampaikan apresiasinya atas deretan prestasi yang diraih oleh siswanya. Semua ini tidak

luput dari kerja keras dan ketekunan para siswa serta guru pembina. Ia berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan ditorehkan oleh seluruh siswa Dosman. Sudama juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Ketua Komite Ir. Pande Nyoman Yoharsana beserta para pengurus. Se-

bab selama ini komite sudah banyak memberikan dukungan untuk terus mengangkat nama SMAN 1 Gianyar. ‘’Di sini saya mewakili sekolah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu terutama ketua komite beserta pengurus,’’ tandasnya. (ad1211)

Tingkatkan Kualitas Guru

SMP 2 Sukawati Gelar Seminar PTK DALAM rangka meningkatkan kualitas tenaga pendidik, SMP Negeri 2 Sukawati menyelenggarakan Seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Senin (15/8) kemarin. Kegiatan yang dibuka Kepala Disdikpora Gianyar Made Suradnya ini diikuti puluhan guru se-Kabupaten Gianyar. Ketua Panitia Seminar PTK I Nyoman Asa, S.Pd. mengatakan, kegiatan yang mengambil tema ‘’Memperingati HUT RI ke-71 Melalui Penelitian Tindakan Kelas Kita Tingkatkan Profesionalisme Guru dalam Melaksanakan Tugas’’ ini dilaksanakan selama 3 hari yakni 15, 16, dan 18 Agustus. ‘’Sesuai tema, melalui HUT RI kami berupaya meningkatkan kualitas guru melalui pelaksanaan PTK ini,’’ katanya. Seminar PTK diikuti 58 guru tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. Selama tiga hari, mereka akan mempresentasikan mengenai PTK yang kemudian dikoreksi tim penilai yang berjumlah tiga orang yakni Drs. Wayan Kasihanto, I Wayan Mawa S.Pd., M.Pd., dan Dewa Nyoman

Bali Post/ded

NYANGLING - Prosesi nyangling serangkaian karya padudusan di Pura Pusering Jagat.

Besok, Puncak ’’Karya Padudusan’’ di Pura Pusering Jagat

Gianyar (Bali Post) Puncak karya padudusan di Pura Pusering Jagat akan berlangsung Rabu (17/8) besok atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI. Sejumlah prosesi sebagai rangkaian karya pun digelar. Seperti Selasa (16/8) ini yakni pamelaspasan dan pasupati purana Pura Pusering Jagat. Menurut Bendesa Pakraman Jro Kuta Pejeng Cokorda Gde Putra Pemayun, sebelumnya prosesi nyangling sudah dilaksanakan di tukad kelebutan yang merupakan pasiraman Ida Batara. Untuk pamelaspasan purana pura dilaksanakan hari ini saat munggah canang. Prosesi akan di-puput Ida Pedanda Wayahan Bun dari Griya Sanur Pejeng. Dijelaskannya, Ida Batara katurang nyejer hingga 21 Agustus dan langsung masineb. Pihaknya pun berharap umat Hindu menghaturkan bhakti selama rangkaian karya tersebut berlangsung. (kmb25)

TERBENGKALAI - Material proyek yang terbengkalai di areal parkir timur kantor Bupati Gianyar. Bali Post/nik

Material Bekas Bangunan Tak Dibersihkan

Areal Parkir Kantor Bupati Kumuh

Gianyar (Bali Post) Areal parkir timur kantor Bupati Gianyar kini terkesan kumuh. Kondisi ini terjadi lantaran tidak dibersihkannya material bekas pembangunan wantilan di lokasi tersebut. Sejak awal pengerjaan revitalisasi areal yang sebelumnya difungsikan untuk kantin itu memang banyak mengundang tanya. Pasalnya sejak awal pembongkaran tidak dicantumkan papan pengumuman pengerjaan proyek di areal tersebut.

Berdasarkan pantauan sejak seminggu lalu, buruh bangunan tidak terlihat lagi bekerja di areal tersebut. Sejumlah alat berat yang sebelumnya digunakan juga sudah diangkut. Namun hingga Senin (15/8) kemarin, material bekas proyek masih dibiarkan terbengkalai di areal parkir timur. Kondisi ini pun memberi kesan kumuh pada lingkungan Pemkab Gianyar. Kabag Perwat Setda Gianyar Ketut Mudana mengatakan bahwa pihaknya

adalah yang menangani revitalisasi bangunan tersebut. Revitalisasi dilakukan lantaran bangunan yang lama kurang representatif. Disinggung kapan target penyelesaian proyek tersebut, lantaran material sisa bangunan dibiarkan terbengkalai, Ketut Mudana belum mau menjawab. Ia mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan rekanan. ‘’Kalau itu saya hubungi dulu rekanan yang mengerjakan proyek ini,’’ ucapnya. (kmb35)

Bawa, S.Pd., M.Pd. ‘’Kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kelengkapan kenaikan pangkat guru yang selama ini masih mandek di IVa,’’ terangnya. Kepala SMP 2 Sukawati Drs. A.A. Nyoman Dharma, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan seminar PTK ini. Apalagi mengingat jumlah guru yang masih pada golongan IVa di sekolah favorit ini cukup tinggi. Dari 54 guru PNS di sekolah ini, baru lima orang yang memperoleh golongan IVb sementara lainnya di golongan IVa. ‘’Awal saya masuk ke sekolah ini beberapa tahun lalu, hanya satu guru dengan golongan IVb,’’ ungkapnya Meski demikian, ia tidak berhenti memotivasi guru lain untuk menyusun PTK. Alhasil, secara bertahap guru di sekolah ini lolos verifikasi. Saat ini pun diketahui sudah ada 28 guru PNS yang mengikuti seminar PTK. ‘’Kalau guru yang sudah mau pensiun, kami tidak berani memaksakan. Tapi kalau yang masih muda mereka sangat antusias untuk ikut,’’ katanya. Sementara Kepala Disdik-

PEMBUKAAN SEMINAR - Suasana pembukaan seminar PTK di SMP 2 Sukawati, Senin (15/8) kemarin. pora Gianyar I Made Suradnya mengapresiaasi peny elenggaraan PTK di SMP 2 Sukawati. Ia mengingatkan, tujuan seminar pembuatan PTK tersebut bukan hanya soal kenaikan pangkat. Terpenting, karya tulis tersebut bisa diimplementasikan untuk membentuk kualitas peserta didik yang lebih baik dan berprestasi. ‘’Ini memang untuk kenaikan pangkat, tetapi di sini juga perlu dipahami tujuan utama PTK

adalah mendesain gagasan guru yang kreatif dan inovatif melalui karya tulis,’’ ucapnya. Ditambahkan, dalam pembuatan karya tulis untuk kenaikan pangkat, Disdikpora Gianyar juga sudah menyiap-

kan jurnal yang nantinya bisa menampung seluruh karya tulis guru di Kabupaten Gianyar. ‘’Jadi dari jurnal ini, kami harap para guru lebih aktif lagi membuat karya tulis,’’ bebernya. (ad1207)


KLUNGKUNG

10

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Produksi Beras Turun Program Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Semarapura (Bali Post) –

Menjelang mengakhiri massa jabatannya pada 2018 mendatang, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuat gebrakan dengan memprioritaskan anggaran untuk mengentaskan kemiskinan. Massa tugas yang kurang dari dua tahun ini akan dioptimalkan untuk mengerjakan program itu menggunakan alokasi anggaran APBD Perubahan 2016. Di sela-sela mengikuti rapat gabungan bersama DPRD Klungkung, Senin (15/8) kemarin, Bupati Klungkung menyampaikan pada anggaran perubahan ini akan memprioritaskan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan. Pihaknya mendata KK miskin yang memiliki rumah tidak layak dan memerlukan bantuan lainnya untuk dapat menunjang perekonomian setelah melakukan bedah desa di puluhan desa. Bupati memberikan amunisi maksimal kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengatasi permasalahan masyarakat kurang mampu yang ditemukan di lapangan. Pada anggaran induk 2016 dialokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk bedah rumah. Pada anggaran perubahan ditambah Rp 967,5 juta untuk melakukan bedah rumah masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan. Pemkab Kungkung juga memberikan bantuan penunjang seperti alat ukir dan alat penunjang kerja lainnya. Bantuan ini untuk KK miskin yang masih dapat bekerja. “Tidak semua warga miskin harus diberikan bantuan sembako. Kami harus turun ke lapangan mengetahui kondisi sebenarnya dan mencarikan solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ungkap Suwirta. (dwa)

SKPD Terkait Diminta Perbaiki Kinerja Semarapura (Bali Post) – Upaya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menyerap hasil panen petani perlu banyak perjuangan. Pasalnya, hasil pertanian kebanyakan digarap oleh penabas dari luar daerah, sedangkan KUD masih setengah hati melakukannya. Selain itu, di tengah perjuangan memasarkan hasil pertanian, Dinas Pertanian memprediksi terjadi penurunan hasil panen hingga 2.000 ton. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi Kabupaten Klungkung yang berupaya swasembada beras. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma menyampaikan hasil panen Januari hingga Juni diperkirakan turun sangat tajam. Setelah pada periode yang sama tahun lalu surplus hingga 2.000 ton, pada ini menurun hingga 2.000 ton, sehingga Klungkung kekurangan beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. “Penurunan hasil panen ini karena menurunnya bantuan dari pusat. Malah, Sarana Produksi Padi (Saprodi) tidak dibantu,” paparnya, Senin (15/8) kemarin. Bupati Suwirta minta SKPD terkait bekerja keras meningkatkan jumlah produksi pertanian. Dengan adanya peningkatan tunjangan kinerja yang berlaku mulai Oktober, SKPD terkait mesti bisa menggenjot kinerjanya membantu petani meningkatkan hasil. “Tolong tunjukkan dengan meningkatkan hasil pertanian. Meningkatkan insentif itu

masalah gampang, yang penting perlihatkan kinerja dulu,” tutur Suwirta. Hal ini juga berlaku bagi petugas penyuluh pertanian yang bekerja di Badan Ketahanan Pangan. Para penyuluh yang berstatus PNS mendapat peningkatan insentif. Hanya karena statusnya masih disetarakan dengan staf, pekerja lapangan yang berpengalaman di bidangnya ini mendapatkan tunjangan kinerja yang sama dengan staf biasa dengan besaran insentif Rp 800 ribu per bulan. Di Kabupaten Klungkung ada 44 penyuluh pertanian yang berstatus PNS. Bila puluhan penyuluh dapat menjalankan programnya untuk menghasilkan surplus beras, pihaknya akan mempertimbangkan penambahan kinerja. Ini sudah menjadi komitmen bupati untuk memberikan tambahan insentif kepada jajarannya yang telah bekerja keras. Akan tetapi, Suwirta tidak menjamin peningkatan tunjangan kerja yang berkisar di atas 80 persen berkelanjutan. “Peningkatan tunjangan kinerja ini diambil dari PAD. Bila PAD merosot tentu saja tunjangan kinerja akan diturunkan kembali,” kilah Suwirta. (dwa)

Bali Post/dwa

PANEN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memanen padi gogo di Nusa Penida.

Rapat Gabungan Dihadiri Bupati Suwirta APBD Perubahan Diketok Palu Malam Hari

Bali Post/dwa

RUMAH – Salah satu rumah KK miskin di Kabupaten Klungkung dicek oleh Bupati I Nyoman Suwirta.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

PEMKAB Klungkung bersama DPRD mulai mengebut menetapkan Perda Perubahan APBD Klungkung Tahun Anggaran 2016, Senin (15/8) kemarin. Setelah Bupati I Nyoman Suwirta menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD, langsung digelar rapat gabungan antara eksekutif dan legislatif. Usai pendapat akhir fraksi, malam itu juga ditetapkan Perda Perubahan APBD di gedung DPRD. Jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD Klungkung dilakukan pagi hari sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah itu dilanjutkan dengan rapat gabungan dihadiri Bupati Suwirta. Banyak hal yang disampaikan fraksi di DPRD. Wayan Mastra asal Desa Tangkas dari Fraksi Persatuan Nasional mengusulkan agar pemkab menyediakan layanan transportasi bagi siswa karena angkutan mulai sepi penumpang. Belum lagi banyak siswa yang terkena tilang polisi karena tidak membawa kelengkapan surat-

surat kendaraan. Di pengadilan, mereka harus membayar denda Rp 50 ribu. Namun, Mastra tidak setuju pemkab menggunakan bus dengan alasan biaya operasionalnya sangat tinggi. “Saya prihatin dengar sampai ada hakim membayar denda pelanggar karena orangtuanya tidak bisa bayar. Saya yakin hal itu bisa jalan,” ujar Mastra. Anggota Fraksi PDI-P, Ni Ketut Suwerni, mengusulkan agar di Ceningan dibuat pelabuhan representatif supaya bisa disandari kapal tongkang. Selama ini warga hanya memakai jukung untuk mengangkut barang di sana, sehingga berdampak pada kenaikan harga barang. Harga material dan barang di Dusun Ceningan bisa naik tiga kali lipat. “Ya bagi warga yang punya, namun bagaimana dengan warga yang tidak punya,” kilahnya. Politisi asal Nusa Penida itu juga mendapat informasi tentang selesainya pembangunan pasar di Banjar Nyuh, Desa Ped, tetapi tidak ada pedagangnya alias sepi. Dia meminta dinas terkait

menyikapi hal tersebut. Sementara soal air bersih di Dusun Penangkidan, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, warga di sini mengusulkan agar dibuatkan cubing, sebab pipa yang dipasang tidak dialiri air. Suwerni juga menyoroti masalah status jalan di Nusa Penida. Dirinya mendapat laporan bahwa banyak jalan yang rusak, tetapi tidak diperbaiki karena terbentur status jalan. “Saya dapat informasi ini di Desa Bunga Mekar. Saya harap dinas terkait menindaklanjutinya,” katanya. Soal angkutan untuk siswa, Bupati Klungkung akan mengkajinya. Ia minta di anggaran perubahan dipasang dana untuk itu. Terkait Pelabuhan Ceningan, Suwirta merancang pelabuhan segi tiga emas yang salah satunya berada di Ceningan untuk menekan kenaikan harga barang. Sementara menyangkut pasar di Banjar Nyuh, ia menyatakan sudah diserahkan ke desa tetapi belum dikelola maksimal. Bupati Suwirta mengakui banyak jalan di Nusa Penida tidak

RAPAT – Bupati I Nyoman Suwirta mengikuti rapat gabungan dengan DPRD Klungkung, Senin (15/8) kemarin. jelas statusnya. Pihaknya minta Dinas PU untuk meninjau kembali. Persoalan air bersih di Bunga Mekar akan diusahakan dengan distribusi air karena tahun ini ada bantuan dari provinsi senilai

Ditunda, Perbaikan Sarang Burung Walet Semarapura (Bali Post) –

Hingga memasuki triwulan ketiga 2016, rencana untuk memperbaiki Goa Batu Melawang sebagai tempat sarang burung walet tidak kunjung terealisasi. Perbaikan belum bisa dilakukan karena terbentur cuaca yang kurang mendukung akibat terus turun hujan. Kondisi ini membuat jadwal memanen yang seharusnya Februari lalu terus mundur. Dirut Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) Kabupaten Klungkung I Wayan Sukadana mengaku masih menunggu selesainya perbaikan Goa Batu Melawang untuk melakukan panen. Sarang burung walet perlu diperbai-

ki karena lokasi pemetikan terjal dan tempat pengambilan membahayakan buruh pemetik. “Kami sudah usulkan pengadaan sabuk pengaman agar buruh pemetik aman saat melaksanakan tugasnya,” ujar pria asal Nusa Penida tersebut, Senin (15/8) kemarin. Sementara itu, Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Klungkung belum memastikan kapan perbaikan dilakukan. Hal ini disebabkan cuaca yang tidak mendukung dilaksanakannya perbaikan. “Cuaca tidak mendukung sehingga perbaikan tidak bisa dilaksanakan. Sementara pengadaan sabuk dari Surabaya prosesnya masih lama,” jelasnya.

Rapat bersama yang dihadiri Asisten II Ketut Suayadnya, Bagian Ekonomi, Kantor Lingkungan Hidup, Bagian Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelumnya, menghasilkan tiga poin rencana menyelaematkan usaha sarang burung walet. Di antaranya memperbaiki Goa Batu Melawang sebagai tempat yang masih produktif untuk sarang burung walet, memanfaatkan Goa Batu Melawang sebagai objek wisata konservasi sarang burung walet, dan mencari pihak ketiga untuk mengelola sarang burung walet tersebut. Penyelamatan usaha sarang burung walet ini dilakukan

Bali Post/dwa

BELUM PANEN - PDNKK belum bisa memanen sarang burung walet seperti sebelumnya karena Goa Batu Melawang belum diperbaiki. karena keuntungannya masih menjanjikan, yaitu sekitar 62 persen. Usulan menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan sarang burung walet dirasa sulit. Sukadana mengaku sempat menghubungi PT Jasa Alam Semesta (JAS) yang mengelola

sarang burung walet tahun 2005 untuk dapat melakukan kerja sama kembali. Namun, menyusul hasil panen yang merosot ditambah harga sarang burung walet yang rendah, perusahaan swasta ini enggan menyambut tawaran tersebut. (dwa)

Rp 14 miliar untuk memasang pipanisasi dan reservoar. “Saya menargetkan PDAM agar tahun 2017, 80 persen warga di Nusa Penida mendapat air bersih,” tegasnya. (ad634)


Selasa Pon, 16 Agustus 2016

BULELENG

11 Lapas Singaraja Remisi 41 Binaannya

Pembukaan OKK Undiksha Tahun 2016

Rektor Ajak Mahasiswa Raih Prestasi Gemilang

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja memantapkan langkah menuju world class university. Kampus terbesar di belahan Bali Utara ini selama lima hari ke depan ini melaksanakan kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK). Mahasiswamahasiswi periode tahun 2016 dengan jumlah 2.612 orang ambil bagian pada OKK itu. Rektor Jampel didampingi PR I Prof. Dr. Ida Bagus Putu Aryana, M.Si., PR II Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., PR III Dr. Drs. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. dan PR IV Drs. I Wayan Suarnajaya, M.A., Ph.D. membuka resmi OKK tersebut. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menyitir tema OKK itu. Dikatakan, ‘’Aku datang untuk Undiksha lebih baik ke depan.’’ Selama memimpin Undiksha ini, Jampel berusaha keras membenahi Undiksha dari berbagai sektor. Pihaknya, melibatkan wakil dekan termasuk dosen pendamping dalam penyelenggaraan OKK ini. Mahasiswa baru (maba) ditantang meraih prestasi terbaik di Undiksha. Tantangan itu disambut antusias mahasiswa yang rata-rata memiliki prestasi akademik dan non-akademik tersendiri, hingga akhirnya masuk di Undiksha. “Selama lima hari OKK tingkat Universitas dan Fakultas, dapat membantu maba bisa cepat beradaptasi. Program maba ini didesain agar mahasiswa baru itu melepaskan atribut SMA-nya untuk menyesuaikan diri ke lingkungan perguruan tinggi,” ujar Jampel, Senin (15/8) kemarin. Selama kegiatan diterapkan pendekatan kekeluargaan dan menciptakan lingkungan menyenangkan. Panitia OKK lebih dini dibina mentalnya. Dosen Pendamping tidak luput turut memerhatikan pelaksanaan OKK. “Instruksi Kemenristek Dikti, seluruh OKK baik negeri maupun swasta di Indonesia, tidak boleh ada

intimidasi baik fisik atau mental. Jangan sampai ada panitia melanggar HAM. Dilarang membentak, pelecehan, dan melakukan kekerasan fisik. Kalau terjadi tentu saya sebagai rektor yang pertama kali dipanggil Menteri,” paparnya. Ia menekankan, Undiksha gencar mengembangkan hard skill dan soft skill mahasiswa. Sikap disiplin dan spiritual diterapkan di kehidupan seharihari. Pembukaan OKK melibatkan adik-adik dari Papua, sebanyak 23 orang menimba ilmu di Undiksha. Pertukaran mahasiswa diakui rutin dilakukan Undiksha ke ASEAN termasuk Eropa, mereka yang berangkat mendapat kesempatan membuka cakrawala dan wawasan pikiran mengembangkan daerahnya. “Maba peserta OKK harus ceria. Undiksha bukan hanya ingin menghasilkan output cerdas secara intelektual. Tetapi, mahasiswa itu harus memiliki integritas dan disiplin tinggi,” imbuh Jampel. Penanggung jawab Operasional Kepanitiaan sekaligus Ketua BEM Undiksha Singaraja, Arya Wisnu Aditya, menambahkan, OKK diharapkan mampu meningkatkan karakter diri maba. “Setiap maba diharapkan karakter dirinya menjadi lebih baik. Ini merupakan masa peralihan dari tingkat SMA ke perguruan tinggi. Seluruhnya bisa beradaptasi cepat. Kami jamin tidak ada tindak kekerasan,” tambahnya. Ia yakin panitia pelaksana mampu bekerja profesional sesuai aturan berlaku. Pada maba ini sekaligus dilatih meningkatkan kekritisan diri. “Transformasi dari maba, ini agar mahasiswa bisa lebih kritis menyimak kondisi di lingkungan masyarakat sekitarnya. Mereka bukan sekadar belajar, dan melakukan penelitian. Kehadiran mahasiswa Undiksha agar bisa diterima masyarakat dengan baik di seluruh Bali,” harapnya. (ad636)

PEMBUKAAN OKK UNDIKSHA - Pelepasan balon ke udara menjadi simbolis pembukaan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Undiksha Singaraja. OKK dibuka resmi Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Senin (15/8) kemarin.

Bali Post/kmb38

TUNTUT GANTI RUGI - Tugu Perjuangan Amerta Patas berdiri di atas tanah milik perorangan. Kini, pemiliknya menuntut ganti rugi atas lahan itu. Atas tuntutan itu, pemkab belum memberikan tanggapan karena tugu perjuangan itu belum tercatat sebagai aset pemerintah daerah.

Ngambang, Proses Ganti Rugi Tanah Tugu Perjuangan Amerta Patas

Singaraja (Bali Post) – Keinginan pemilik tanah mendapatkan ganti rugi lahan atas bangunan Tugu Perjuangan Amerta Patas, di Gerokgak semakin tidak jelas. Padahal, sekitar tahun 2010 lalu, pihak pemilik lahan Ahmad Sanud, warga Desa Patas mengajukan permohonan ganti rugi lahan milik almarhum orangtuanya yang di sana kini dibangun tugu perjuangan. Permohonan itu belum ditanggapi. Bahkan, instansi teknis yang membidangi terkesan cuek terhadap persoalan itu. Sejak pemilik tanah menuntut ganti rugi, bangunan tugu perjuangan yang menjadi saksi sejarah masa perjuangan itu dibiarkan terbengkalai. Rumput dan semak liar dibiarkan tumbuh. Karena itu areal tugu nyaris tidak mirip bangunan peninggalan sejarah perjuangan. Bahkan, pintu masuk ke areal tugu tidak jelas. Yang lebih memprihatinkan, upacara bendera dan tabur bunga pada setiap perayaan hari-hari besar nasional seperti menyambut HUT Kemerdekaan RI, tidak lagi dilangsungkan di Tugu Perjuangan Amerta Patas itu. Apel bendara dialihkan ke areal monumen di Celukan Bawang. Namun untuk HUT Kemerdekaan tahun ini, areal monumen itu sudah dihiasai atribut merah putih atas inisiatif Pemuda Panca Marga (P2M) Buleleng. Perbekel Desa Patas, Nyoman Suberata, Senin (15/8) kemarin, mengatakan, dari penuturan para pendahulu, lokasi tugu perjuangan di Dusun Tegal Asri itu sangat penting karena menjadi saksi sejarah perjuangan anak bangsa ini. Di lokasi itu terjadi peristiwa tertembaknya tiga orang veteran pejuang oleh penjajah Belanda. Ketiga veteran ini sedang bersembu-

nyi di lokasi yang sekarang dibangun tugu perjuangan ini. Karena diketahui matamata pada waktu itu, penjajah Belanda menembaki persembunyian ketiga veteran itu. Bombardir serdadu NICA itu membuat gugur ketiga veteran tersebut. Untuk memberikan penghormatan dan tanda peristiwa sejarah itu, veteran ranting Gerokgak kemudian sepakat membangun tugu perjuangan. Saat itu, pemilik tanah menyumbangkan tanah miliknya seluas 22 are untuk dibangun tugu perjuangan. Pascapembangunan itu, ahli waris pemilik tanah bermaksud mendaftarkan tanah peninggalan orangtuanya untuk disertifikatkan. Ahli waris itu memohon ganti rugi tanah yang sebelumnya disumbangkan orangtuanya itu. Dari luas lahan, dia hanya meminta 10 are lahan yang diganti rugi. Dia pun meminta setiap are lahan itu dihargai Rp 20 juta, sehingga total ganti rugi saat itu mencapai Rp 200 juta. “Sampai sekarang tidak jelas apakah bisa diganti rugi atau bagaimana. Sudah lama tidak ditindaklanjuti. Karena persoalan itu, upacara peringatan hari besar nasional termasuk HUT Kemerdekaan dilakukan di Celukan Bawang. Di sana hanya penghormatan.

Mungkin karena sudah diambil alih oleh pemilik tanah itu,” katanya. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Gede Komang ketika dimintai konfirmasi mengaku tidak tahu terkait permohonan ganti rugi tanah lokasi tugu perjuangan di Desa Patas itu. Dari informasi yang diikutinya, tugu perjuangan itu dibangun di atas lahan milik pribadi. Pemanfaatan tanah milik pribadi itu setelah pemiliknya menyumbangkan untuk dibangun tugu perjuangan. Hanya, tidak dilengkapi surat perjanjian sebagai bukti hitam di atas putih. “Kalau ganti rugi saya tidak tahu dan surat permohonan juga tidak ada masuk ke kantor kami. Yang saya tahun itu dulu tanahnya disumbangkan untuk tugu perjuangan dan tidak dilengkapi surat-surat,” katanya. Tugu perjuangan di Desa Patas itu belum tercatat sebagai aset daerah. Pemilik tanah, pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ranting Gerokgak dan LVRI Kabupaten Buleleng belum pernah menyampaikan terkait keberadaan tugu perjuangan itu. Lantaran asetnya tidak jelas, pemerintah daerah tidak memiliki dasar memproses ganti rugi seperti yang dimohon pemilik tanah. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Mendekati peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja mengusulkan remisi terhadap 41 warga binaan mereka. Remisi itu merupakan hal rutin dilakukan setahun sekali. Atas tradisi tersebut, warga binaan pun menyambut pengurangan masa tahanan itu dengan penuh sukacita bahkan mereka tidak sabar menerima remisi itu. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singaraja Sutarno, Bc.IP., S.H., M.H. mengatakan, warga binaan di lapas ini didominasi tahanan pidana umum. Remisi itu diberikan karena hari kemerdekaan RI. Untuk remisi umum sebanyak 41 terpidana itu sudah diusulkan. Hal itu terdiri kelompok pertama untuk remisi umum sebanyak 38 orang. Sedangkan remisi kelompok umum kedua, yang langsung bebas. Narapidana yang langsung bebas ada tiga orang. ‘’Untuk RU 2, tiga orang narapidana itu langsung bebas ketika menerima remisi tahun ini. Mereka memang sudah waktunya bebas dan telah tuntas menjalani masa hukumannya,” ujar Sutarno di ruang kerjanya, Senin (15/8) kemarin. Dikatakan, tahanan berperilaku baik dan taat di dalam lapas, mempunyai catatan positif

tersendiri. Diceritakan, sejumlah kasus yang membelit warga binaan disesali narapidana itu. Istilahnya mereka ‘‘kapok’’ melakukan hal yang berdampak dirinya harus menjadi narapidana. ‘’Mereka tidak ingin mengulangi perbuatannya lagi. Mereka menuturkan lek ati malu akibat perbuatan kriminal itu merugikan diri sendiri dan keluarganya,’’ ujar Sutarno. Secara terjadwal, Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T., direncanakan hadir memberi remisi kepada warga binaan setempat. “Ya betul, pelaksanaan pemberian remisi secara simbolis akan dihadiri Bupati Buleleng. Kami tinggal sesuaikan kehadiran Pak Bupati di lapangan,” imbuh pejabat asal Solo ini. Sutarno yang pernah bertugas di Rutan Salemba ini menambahkan, 41 orang penerima remisi itu diminta menjaga perilaku sopan dan tidak berulah melanggar aturan sesuai regu lasi lapas. Sementara itu, warga binaan tindak pidana khusus belum dinyatakan memenuhi syarat untuk diberi keputusan. “Kalau tindak pidana khusus korupsi sekarang ada delapan orang. Persyaratan bebas itu sesuai aturan termasuk pertimbangan berperilaku baik. Kita tinggal tunggu SK dan sekarang belum ada turun karena sedang diusulkan,” paparnya. (kmb34)

Tingkatkan Jati Diri Singaraja (Bali Post) Persatuan dan kesatuan jangan hanya dipererat ketika menyongsong hari Kemerdekaan RI. Semangat berkebangsaan dan cinta Tanah Air wajib digelorakan setiap saat bersama masyarakat. Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo mengharapkan hal itu Minggu (14/8) lalu. Indonesia sebagai bangsa yang besar yang membentang dari Sabang hingga Marauke, dengan menjunjung keberagaman etnis, agama, suku, tradisi. Kenyataan itu sesungguhnya tidak bisa ditandingi negara mana pun di dunia ini. “Bangsa kita ini kaya dan besar. Karena itu, sangat penting persatuan dan kesatuan itu dijaga bersama rakyat Indonesia. Kebersamaan yang dikawal empat pilar berbangsa yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat NKRI wajib selalu dijadikan pijakan setiap individu bangsa ini,’’ harapnya. Era globalisasi dewasa ini memang sangat pesat. Konflik

Bali Post/kmb34

Letkol Inf. Budi Prasetyo

regional dan nasional tidak terhindarkan. Muncul juga visi geopolitik mengapresiasi dunia yang sangat dinamis yang ditandai tidak adanya ruang pembatas lagi ketika komunikasi via internet. “Demikian kondisi bangsa ini. Karena itu, kita harus senantiasa memperkuat jati diri bangsa dalam kerangka ekonomi kerakyatan. Mari juga bersama-sama membuat keamanan ini tetap kondusif dan berusaha mencegah konflik horizontal,’’ pintanya. (kmb34)

Kader PDI-P Usulkan Beri Sanksi Sukrawan

Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Buleleng tampaknya mulai terusik menyusul sikap yang ditunjukkan Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali Dewa Nyoman Sukrawan yang maju pada Pilkada Buleleng lewat jalur perseorangan. Bagaimanakah respons pengurus partai terhadap action Dewa Sukrawan yang telah memenuhi dukungan minimal calon bupati itu? PASCA-SUKRAWAN dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal sebagai bakal calon (bacalon - red) bupati via jalur perseorangan, pengurus DPC mendesak agar DPD dan DPP PDI Perjuangan segera menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku di internal partai. Konon, desakan ini untuk mengakomodir usulan dari sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan juga anggota Fraksi PDI Perjuangan yang kini duduk di DPRD dan DPRD Bali. Desakan pemberian sanksi ini diputuskan pada rapat jajaran DPC bersama PAC dan anggota fraksi PDI Perjuangan di DPRD Buleleng dan DPRD Bali akhir pekan lalu di sekretariat DPC PDI Perjuangan Jalan Gajah Mada Singaraja. Rapat ini dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi sekretarisnya Gede Supriatna dan pengurus lainnya. Sesuai surat No. 052/IN/ DPC-03.04A/BLL/VIII/2016 tanggal 14 Agustus 2016 DPC PDI Perjuangan Buleleng, secara resmi mengusulkan kepada DPD dan DPP PDI Perjuangan untuk memberikan sanksi sesuai AD/ART partai kepada Sukrawan. Pada surat itu juga ditulis pertimbangan usulan pemberian sanksi tersebut, karena kondisi politik menjelang Pilkada Buleleng mulai meningkat. Selain itu, faktanya Sukrawan telah memenuhi syarat dukungan minimal sebagai bacalon Bupati melalui jalur perseorangan oleh KPU Kabupaten Buleleng 10 Agustus 2016 lalu. Sekretaris DPC PDI Per-

juangan Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan, sejak awal Sukrawan maju melalui jalur perseorangan, jajaran pengurus PAC dan DPC sudah memerhatikan Sukrawan itu meninggalkan partai yang membesarkannya selama ini. Hanya, belum terbersit aspirasi usulkan pemberian sanksi, karena saat itu juga Sukrawan belum resmi mendaftar melalui jalur perseorangan. Namun sekarang, Sukrawan telah memenuhi dukungan minimal bacalon Bupati. Dengan pertimbangan itu, mestinya DPD dan DPP harus menjatuhkan sanksi yang sudah

ditentukan. Dengan sikap itu mengindikasikan PDI Perjuangan komitmen menjalankan organisasi sesuai aturan main yang ada. Apalagi, Sukrawan masih tercatat sebagai bendahara DPD PDI Perjuangan Bali aktif. Di samping itu, sikap tegas dari pengurus di atasnya itu untuk menghindari munculnya permasalahan baru, menjelang pilkada terutama di jajaran DPC, PAC maupun organisasi sayap partai lainnya. “Mencermati situai politik dan kita ketahui bersama Dewa Sukrawan sudah mendaftar dan KPU sendiri sudah menyatakan syarat dukungan minimal sudah terpenuhi, sehingga kami memutuskan agar DPD dan DPP segera menjatuhkan sanksi sesuai AD/ART partai,” katanya. Ditanya sanksi yang layak diberikan untuk Sukrawan,

Supriatna menyatakan bentuk sanksi itu diserahkan kepada pengurus yang lebih tinggi. Meski demikian, dia yakin sanksi yang dijatuhkan nanti akan sesuai pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan. Terkait batas waktu keputusan induk partai terhadap usulannya itu, Supriatna tidak mau berkomentar banyak. Dia mempercayakan sepenuhnya kepada DPD dan DPP PDI Perjuangan. “Apa bentuk sanksi itu kami serahkan kepada DPD dan DPP. Kami hanya mengusulkan sesuai aspirasi di bawah. Demikian juga kapan waktu sanksi itu diberikan, kami serahkan pada DPD dan DPP yang memiliki kewenangan penuh memutuskan sanksi itu,” jelasnya. Untuk diketahui, Sukrawan berhasil memenuhi syarat dukungan minimal sebagai ba-

calon bupati dari jalur perseorangan. Sukrawan sendiri kini aktif menjabat sebagai bendahara DPD PDI Perjuangan Bali. Sejak sibuk mengumpulkan dukungan, mantan Ketua DPRD Buleleng ini tidak aktif kegiatan partai. Menyusul sikap itu, aspirasi kader PDI Perjuangan pun mulai menyeruak agar DPD dan DPP PDI Perjuangan segera memberikan sanksi tegas. Menariknya, aspirasi itu seperti menjadi tarik ulur, hingga saat ini sanksi tersebut tak kunjung turun. Bahkan, pernyataan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster berjanji mengevaluasi kader yang tidak tunduk terhadap garis partai, itu tidak kunjung ditepati. Sejak memutuskan maju melalui jalur perseorangan, Sukrawan dalam setiap kes-

empatan menyampaikan, dirinya pasrah menunggu apa pun keputusan PDI Perjuangan. Sukrawan yang dikenal sebagai kader militan ini

tidak ada keinginan keluar dari PDI Perjuangan. Bahkan, dia tetap mencintai PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik. (mud)

Bali Post/mud

USULAN SANKSI - Rapat pengurus DPC bersama PAC dan anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Buleleng dan DPRD Bali, Minggu (14/8). Peserta rapat sepakat mengusulkan pemberian sanksi untuk Dewa Nyoman Sukrawan kepada DPD dan DPP PDI Perjuangan.


JEMBRANA

12

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

HUT Ke-121 Kota Negara

SOSOK

Gelar Jalan Santai dan Berbagi Bersama Pasien RSUD

Prihatin Kondisi Hutan

SOSOK petani ini getol mempertahankan eksistensi subak dari ancaman kekurangan air akibat perambahan hutan. Secara tidak langsung, dampak dari pengawenan di areal hutan mempengaruhi pasokan air untuk pengairan sawah. Dari tahun ke tahun air terus berkurang, bahkan subak mengalami keterlambatan tanam lantaran tidak adanya air. “Subak sekarang ini terancam. Hutan sudah dikaveling, dijual. Padahal tanah negara,” kata Klian Subak Jagaraga Putu Mariadi. Ia pun juga sangat prihatin dengan kondisi hutan di Penyaringan yang terdapat sumber mata air yang mengalir ke sungai Biluk Poh. Akibat protes keras terhadap aksi pengawenan itu, ayah dua anak ini banyak memiliki musuh terutama para pengawen. Namun, hal tersebut tak menyurutkan dirinya melawan aksi pengawenan bersama krama subak lainnya. Mariadi yang telah dipercaya menjabat Klian Subak Jagaraga sejak tahun 2008 ini terpilih sebagai petani berprestasi tahun 2015 dari Pemkab Jembrana. (olo)

Pelihara Satwa Dilindungi, Warga Nusasakti Diamankan

Negara (Bali Post) Lantaran memelihara satwa dilindungi, seorang warga Nusasakti, Desa Nusasari, Melaya, Wayan JG (49) harus berurusan dengan pihak kepolisian, Minggu (14/8) lalu. Pelaku diketahui memelihara seekor burung rangkong tanpa dokumen. Pelaku dan burung itu pun kini diamankan di Polres Jembrana. Pengungkapan kasus satwa ini bermula dari adanya informasi bahwa salah satu warga Nusasakti memelihara burung rangkong. Polisi pun lantas melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah pemilik. Benar saja, pemilik memelihara burung langka dan tidak dilengkapi dengan izin. “Saat diminta dokumennya, pemilik tidak dapat menunjukkannya. Polisi lantas mengamankan pemilik dan burung itu,”

kata salah satu sumber di kepolisian, Senin (15/8) kemarin. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi, Senin (15/8) kemarin membenarkan pihaknya mengamankan burung yang dilindungi itu. Kini, kasus kepemilikan satwa dilindungi itu masih dalam proses penyelidikan. Pemiliknya juga tengah diperiksa intensif oleh penyidik Polres Jembrana. Lebih lanjut dikatakan Sudarma Putra pelaku dijerat dengan Pasal 21 ayat 2 huruf a jo Pasal 40 ayat 4 UURI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman paling lama setahun penjara serta pidana denda paling banyak Rp 50 juta. (kmb26)

Bali Post/olo

AMBRUK – Salah satu payal di jembatan darurat Dangintukadaya ambruk diduga akibat ditabrak truk. Sebagai penggantinya, pihak terkait membentangkan tali dan diisi dengan kertas dan plastik.

Diduga Ditabrak Kendaraan

Payal Jembatan Darurat Dangintukadaya Ambruk Negara (Bali Post) Setelah jembatan Dangintukadaya jebol beberapa bulan lalu, kini payal (besi pembatas jembatan) salah satu jembatan darurat juga ambruk. Jebolnya payal ini diduga akibat ditabrak kendaraan. Kondisi ini sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintasi jembatan darurat tersebut. Tak hanya itu, jembatan Dangintukadaya yang sudah jebol duluan pada awal tahun, hingga kini belum juga ada perbaikan. Jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti, maka dikhawatirkan akan memperparah kondisi jembatan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa memakan korban. Berdasarkan pantauan Bali Post, Senin (15/8) kemarin salah satu besi pembatas tidak terlihat. Sebagai tanda peringatan bahaya, jembatan itu diberi bentangan tali diisi kertas dan plastik berwarna. Harapannya agar para pengguna jalan

yang melintas bisa melihat dan tidak terperosok ke dasar sungai. Dari informasi, ambruknya payal itu terjadi pada Sabtu (13/8) malam dan diduga ditabrak truk yang melintas. Payal yang ambruk berada di sisi utara jembatan darurat, atau di antara bagian jembatan yang jebol. Lantaran tak ada payal itu, sangat membahayakan bagi pengendara kendaraan yang melintas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana IGP Mertadana ketika dikonfirmasi kemarin menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan

Satker Balai Balai Jalan Nadional VIII terkait ambruknya payal jembatan itu. Ia menjelaskan, payal itu ambruk bukan karena disengaja tetapi diduga akibat ditabrak kendaraan. Hasil koordinasi, lanjutnya, payal tersebut akan segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan berat. Terkait perbaikan jembatan yang jebol beberapa bulan lalu, menurutnya, sudah ada pemenang tender. Tetapi untuk pengerjaan belum dilakukan dan hingga kini masih menunggu. (kmb26)

PERAY AAN HUT ke121 Kota Negara, Jembrana Festival dan HUT Kemerdekaan RI, dimeriahkan masyarakat dengan tumpah ruah ke jalan protokol, Senin (15/8) pagi kemarin. Selain masyarakat dan pelajar se-Kabupaten Jembrana, para pejabat turut ikut ambil bagian dan berbaur di tengah-tengah masyarakat berkeliling berjalan santai di jantung Kota Negara. Di barisan utama saat pelepasan, di antaranya Bupati I Putu Artha, Ketua DPRD I Ketut Sugiasa, Wabup I Made Kembang Hartawan termasuk para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan juga para pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Lingkup Pemkab Jembrana. Setelah sekitar 4 kilometer menyusuri rute, ribuan peserta kembali berdesakdesakan di halaman Gedung Kesenian Bung Karno. Selain disiapkan ribuan nasi jinggo bagi peserta jalan santai juga dihadirkan berbagai atraksi, hiburan termasuk mengundian doorprize dengan nilai jutaan rupiah, seperti kulkas, sepeda gunung dan sebuah satu unit sepeda motor. Usai jalan santai, Bupati Jembrana I Putu Artha mengunjungi RSUD Negara. Di ruang kelas III serta ruangan Flamboyan RSU Negara, terdapat 36 pasien yang sedang dirawat. Bupati Artha bersama Wabup Kembang Hartawan sekaligus memberikan bingkisan ke-

pada keluarga pasien. Salah satu pasien yang dikunjungi adalah Ning Martini (12), warga Gilimanuk Kecamatan Melaya. Bocah kelas V di SD 1 Gilimanuk merupakan pasien bibir sumbing yang baru saja menjalani operasi. Untuk operasi ini, tidak dikenakan biaya karena mendapatkan bantuan dari RSU Negara kerja sama dengan Universitas Udayana serangkaian program kerja menyambut HUT Kota Negara. Selain itu, ada satu pasien lagi yang juga mendapatkan bantuan operasi gratis serangkaian program ini. Martini mengaku senang karena pascaoperasi kondisinya makin baik. “Operasi berjalan dengan baik dan lancar. Masih ada satu tahapan operasi lagi yakni palatum agar kondisi bibir Martini bisa lebih sempurna,” kata dr. Dwipayana. Bupati Jembrana I Putu Artha ikut mendoakan agar mereka cepat sembuh. Dirinya juga menjelaskan kunjungannya bersama beberapa pejabat untuk memberikan support moral, baik kepada pasien maupun keluarganya di tengah kondisi yang mereka alami. “Kita juga ingin berbagi bersama mereka yang dikategorikan kurang mampu agar ikut merasakan kegembiraan di tengah perayaan HUT Kota Negara kali ini. Semoga tahun berikutnya mereka tidak sakit lagi dan bisa berada di tengah-tengah mengikuti sejumlah kegiatan,” pungkasnya. (ad632)

Pertahankan Tradisi Dokar

Pemkab Berencana Anggarkan Dana untuk Beli Kuda

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Burung Rangkong yang dipelihara warga di Nusasakti, Desa Nusasari diamankan di Mapolres Jembrana.

Negara (Bali Post) – Dokar yang sempat menjadi alat transportasi primadona di Kota Negara belakangan jumlahnya terus menyusut. Bahkan keberadaannya saat ini nyaris tergusur dengan kendaraan transportasi lain yang lebih modern. Kondisi itulah yang memicu pemerintah daerah setiap tahunnya mengadakan pawai dokar. Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela pawai dokar, Senin (15/8) sore kemarin mengatakan salah satu upaya agar dokar tetap eksis adalah dengan melibatkan alat transportasi menggunakan kuda dalam setiap event, termasuk saat puncak HUT Kota Negara. Bahkan pemerintah kabupaten (Pemkab) akan menganggarkan untuk membeli kuda putih sebagai salah satu maskot Kota Negara. Pada masa jayanya kerajaan pecangakan, kuda memiliki sejarah dalam perjalanan Kota Negara. “Kami sudah usulkan agar daerah memiliki kuda sebagai bentuk pelestarian, sekaligus menjadi ikon Kota Negara,” terang Bupati Artha. Di samping memberi ruang kepada para kusir dokar

ngetem di sejumlah titik di Kota Negara, seperti di Pasar Umum Negara, Loloan, Gilimanuk dan lain-lain. Dalam berbagai event dokar juga diikutsertakan dengan harapan tetap eksis supaya dikenal masyarakat. Semakin menyusutnya dokar sebagai alat transportasi diakui sejumlah kusir dokar. Fatuloh, pemilik dokar asal Loloan Timur mengaku dari tahun ke tahun jumlah dokar menurun. Hanya beberapa yang masih eksis dan mempertahankan dokar ini. Momen saat pawai dokar yang digelar menjadi berkah bagi para kusir dokar. Selain kuda, mereka bisa unjuk gigi berkeliling Kota Negara. Mereka juga mendapat upah. “Kalau dulu kami tidak dibayar, sekarang dari tahun ke tahun dapat ongkos Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Setiap tahun naik. Ini merupakan penghargaan bagi kami,” terangnya. Sehari-hari pendapatan para kusir dokar ini tidak menentu. Saat ramai, tidak sampai Rp 100 ribu. Hal ini dikarenakan banyak penumpang yang memilih transportasi lain yang lebih cepat dan praktis. “Sekarang yang

ikut pawai sekitar 15 dokar, setiap tahun ada event seperti ini. Harapannya lebih sering ada event seperti ini,” tandas kusir dokar lainnya. (kmb26)

JALAN SANTAI – Ribuan masyarakat dan siswa ketika mengikuti jalan santai dalam rangka HUT ke-121 Kota Negara, Senin (15/8) kemarin.


Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Petani Besakih Kewalahan Penuhi Permintaan Hotel

Amlapura (Bali Post) – Sub Terminal Agrobisnis (STA) Manik Mekar Nadi Banjar Palak, Besakih, Karangasem, selama ini membawahi sekitar 10 ribu petani. Melalui STA ini, mereka sudah memasok produk pertanian mereka baik sayur-sayuran maupun buah-buahan. Sampai kini, petani di Besakih masih kewalahan memenuhi permintaan produk pertanian keperluan hotel. Hal itu disampaikan Ketua STA I Gusti Ngurah Alit, belum lama ini, saat ditemui di Stand Pameran Pertanian di Padangkerta, Karangasem. IGN Alit asal Banjar Palak, Besakih itu merupakan petani sukses sejak dulu. Setelah sukses, dia membina dan memberi imbas kepada petani. Tak hanya kepada ribuan petani di Kecamatan Rendang, juga sampai ke Selat, bahkan di Karangasem. Alit sangat rajin mengikuti kegiatan pertanian, baik berpameran maupun menghadiri rapat serta kegiatan kontak tani. Pria bertubuh kecil itu, terkenal suaranya keras dan nyaring kalau berbicara pertanian di mana saja, termasuk di tingkat nasional. Keahlian berkat pengalamannya sejak kecil menggeluti pertanian, tampak lebih lihai dari PPL. “STA kami paling tidak membawahi 10 ribu petani. Mereka dalam 42 kelompok dan tiap kelompok beranggotakan 30–35 orang. Para petani ini juga mengimbas petani lain dan mereka belum tergabung dalam kelompok. Namun saat memiliki produk, mereka menjual ke kami dan kami menyalurkannya,” katanya. Alit mengatakan, salah seorang anaknya sembari kuliah di Denpasar, sudah mandiri memasok sendiri produk pertanian di Denpasar. Alit di STA-nya menampung produk pertanian. Apa saja produk yang dipesan atau diperlukan konsumen, dia sampai ke para petani agar produk itu yang dikembangkan. Selama ini yang banyak dipasok, selain bunga anggrek, sayur-mayur, jeruk dan paling banyak permintaan ke hotel yakni kates atau pepaya. “Buah salak juga sudah kami bawa ke hotel. Namun permintaan masih terbatas, berkisar 30 kilogram sampai 60 kilogram per tiga hari,” paparnya. Dia sendiri baru memasok untuk enam hotel di wilayah Kuta. Meski baru enam, pihaknya sudah kewalahan memenuhi permintaan mereka. Di Kecamatan Rendang, kata Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa, diakui banyak petani yang sukses dan menjadi kaya. Dia mengatakan, para petani sukses di Besakih, bahkan lebih kaya darinya sebagai Wabup. Selain petani sukses IGN Alit, mantan Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Karangasem Nengah Rimpi juga terjun sebagai petani setelah pensiun. Rimpi yang juga bermukim di dekat Pura Dalem Puri Besakih itu mengembangkan tanaman anggrek dalam pot dan bunga anggrek potong. Jenis anggreknya dari Taiwan dan sukses memasok ke showroom dan hotel di Denpasar dan Badung. “Kami merintis ekspor bunga anggrek potong ke Jepang,” katanya saat ditemui di Besakih, belum lama ini. Kadis PTPH saat ini, Nyoman Merta Tanaya, tanpaknya juga tak mau kalah. Pihaknya mengaku juga menjadi penyalur atau pemasok produk pertanian ke hotel dan restoran di Denpasar. Dia menggeluti itu setelah mengetahui jaringan dan kebutuhan pihak hotel dan restoran. “Kami ikut memasok kopi dan produk lainnya,” ujarnya. (013)

KARANGASEM

Cabai Diserang Penyakit, Petani Kelimpungan Amlapura (Bali Post) – Petani cabai di Karangasem belakangan ini kelimpungan. Masalahnya, tanaman mereka diserang penyakit menguning, sehingga produksinya jauh menurun. Hal itu disampaikan petani di Besakih, Karangasem, IGN Alit, Senin (15/8) kemarin. IGN Alit yang juga Ketua Sub Terminal Agrobisnis di Besakih itu mengatakan, sampai kini petani belum mengetahui jalan keluar atau menghindari penyakit itu. Gejala penyakit, daun cabai menguning tak sehat, sehingga tak mau berbunga. Kalaupun mau berbunga, tapi

sedikit, sehingga produksi cabai juga anjlok bahkan ada yang gagal panen. Alit dan petani lainnya mengaku tak tahu penyebabnya, apakah disebabkan jamur, virus, atau bakteri. Menurut Alit, ahli pertanian dari Fakultas Pertanian Unud juga sudah turun

melakukan penelitian, namun belum ditemukan jalan keluar yang berarti dalam penanggulangan penyakit itu. “Kami tidak tahu, apakah dari bibitnya ada penyakitnya,” katanya. Akibat anjloknya produksi cabai, kata Alit, belakangan ini harga cabai cukup melambung.

Mas Sumatri Serahkan Bantuan kepada Veteran I Wayan Tegteg

BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri langsung mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada veteran renta dan hidup sederhana, I Wayan Tegteg (86), di Banjar Pangleg, Jungutan, Karangasem, Senin (15/8) kemarin. Kegiatan itu dilakukan setelah diketahui kondisi Tegteg dan terkait HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI. Bupati Mas mengatakan, pihaknya sangat menghargai perjuangan para veteran yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan RI. Kepedulian dengan menyerahkan bantuan ala kadarnya terutama bagi anggota veteran yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Seperti yang dirilis Bali Post, Sabtu (13/8) lalu, Wayan Tegteg merupakan salah satu pejuang melawan penjajah, ikut serta membantu pemuda dalam mempertahankan kemerdekaan RI mendampingi I Gusti Ngurah Rai pada tahun 1946. Namun, Tegteg yang tinggal di gunung itu, sampai kini kehidupannya memprihatinkan akibat digerogoti usia senja. Dia tinggal di rumah tak layak huni.

Bupati Mas Sumatri turun langsung ke rumah Wayan Tegteg didampingi Kadis Sosial I Made Sosiawan, Dandim 1623 Fierman S. Agustus, Camat Bebandem I Made Sugiartha bersama Muspika dan Ketua LVRI Karangasem I Made Oka. Bupati menyerahkan bantuan antara lain uang tunai Rp 1,5 juta dan bedah rumah senilai Rp 30 juta akan dibangun segera. Saat ditemui Bupati Mas Sumatri, Tegteg dengan semangat menceritakan perjuangannya melawan penjajah mendukung Pasukan Gusti Ngurah Rai. Dia berjuang sambil membawakan logistik untuk pemuda pejuang saat pertempuran di Tanah Aron bersama A.A. Suryaningrat. Saat ini, Tegteg tinggal seorang diri di gubuknya yang kondisinya memprihatinkan. Saat hujan, gubuk berdinding gedek rusak dan ditutupi plastik itu atap gentingnya bocor di sana-sini. Kondisi itu menyentuh hati Bupati Mas Sumatri untuk memberikan bantuan bedah rumah. Bupati Mas Sumatri mengapresiasi perjuangan I Wayan Tegteg. (ad642)

BANTUAN - Veteran sederhana I Wayan Tegteg menerima bantuan dari Bupati Mas Sumatri.

Bertemu Veteran I Gatera dan Lepas Regu Pelacakan

Bupati Karangasem Bantu Bedah Rumah Lima Veteran

BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, memimpin apel dan melepas regu pelacakan rute perjuangan Pasukan Ciung Wanara pimpinan I Gusti Ngurah Rai di Lapangan Desa Pemuteran, Rendang, Senin (15/8) kemarin. Dalam sambutannya, Mas Sumatri menyatakan sesuai prosedur administrasi, pihaknya bakal membantu bedah rumah untuk lima veteran yang rumahnya tak layak huni. Mereka di antaranya, veteran I Wayan Tegteg dari Banjar Pangleg, Jungutan. Bantuan itu atas keprihatinannya terhadap veteran yang masih hidup getir di pelosok desa. Kemarin usai apel dan melepas regu pelacakan di Pemuteran dan mengukuhkan pasukan Paskibra di Wantilan Kantor Bupati, Bupati Mas meninjau rumah I Wayan Tegteg di Pangleg. Usai melepas regu pelacakan di Pemuteran, Bupati Mas sempat ngobrol lama dengan I Gatera. Seperti diberitakan sebelumnya, I Gatera merupakan veteran pejuang yang membantu dan menyembunyikan pasukan pemuda pimpinan Ngurah Rai, ketika tiba di Pemuteran. Atas laporan mata-mata NICA, 700 pasukan pemuda yang long march ke Bali Timur, dikejar di Pemuteran. Namun, I Gatera, adiknya I Rahat, dan beberapa warga setempat menyembunyikan Pasukan Ngurah Rai di Pura Linjong di atas bukit di tengah hutan lebat sekitar 10 kilometer dari desa itu. I Gatera dan kawan-kawan diseret NICA dan dipaksa menunjukkan lokasi persembunyian pasukan pemuda itu. Namun, mereka tutup mulut sehingga disiksa agar mau menunjukkan persembunyian Ngurah Rai. Setelah disiksa tapi tetap tutup mulut, I Rahat ditembak mati NICA di depan pura desa itu, 1 Juni 1946, guna menakut-nakuti warga. Kini, I Rahat sudah dibuatkan tugu di hulu lapangan desa

13

itu. I Gatera menerima siksaan lanjutan, namun berkat anugerah di Pura Gelagah, dia bertahan dan tak sampai tewas. Setelah dilepas, dia berlari kencang, segera melapor kepada Gusti Ngurah Rai agar segera melanjutkan perjalanan menyingkir ke timur karena lokasi persembunyiannya sudah diendus NICA. Oleh Ngurah Rai, I Gatera diminta

tak perlu ikut dengannya, tapi agar mengurus jenazah adiknya I Rahat agar dikubur sebagaimana mestinya. Kepada Bupati, I Gatera menceritakan bagaimana semangat pemuda pejuang tak kenal menyerah mempertahankan kemerdekaan waktu itu. Usai meloloskan Pasukan Ngurah Rai dari sergapan NICA, I Gatera

VETERAN - Bupati Mas Sumatri memekikkan “Merdeka” bersama veteran I Gatera.

mengatakan, dia menemukan adiknya sudah gugur dengan sejumlah luka tembak. Dia sendiri menguburkan jenazah adiknya di setra desa itu. Di Desa Pempatan, dulu ada sejumlah veteran. Namun beberapa sudah meninggal, seperti I Djanji dan kini tinggal istrinya yang sudah tak kuat berjalan. Kadis Sosial Pemkab Karangasem Made Sosiawan selaku Ketua Panitia Rute Pelacakan itu melaporkan, pemuda yang mengikuti pelacakan itu 40 regu atau 400 orang. Mereka terdiri, 210 orang pelajar SMA/ SMK yakni 11 regu putra dan 10 regu putri mengikuti lomba. Peserta umum 140 orang, yakni sembilan regu putra dan lima regu putri serta 50 orang penyapu ranjau. Penyapu ranjau (membantu regu pelajar yang pingsan atau sakit) masing-masing satu regu dari Kodim 1623 Karangasem, Polres, Tagana dan Satpol PP, SAR dan ORARI/Rapi Karangasem. (ad641)

Diakui, harga sayur-mayur kini juga turun. Penyebabnya, diduga selain produksi cukup tinggi karena musimnya, juga tak ada hari raya sehingga permintan tidak begitu banyak. ”Petani berharap mendapatkan untung atau harga bagus menjelang hari raya seperti Galungan dan Kuningan. Namun, ketika menjelang hari raya, sejumlah pihak dan pemerintah juga menggelar operasi pasar, sehingga harga kebutuhan di pasar stabil

dan petani atau pedagang tak mendapatkan keuntungan yang diharapkan,” paparnya. Alit menambahkan, dia menduga pada hari raya Galungan nanti, harga cabai akan melambung tinggi. Selain permintaan melonjak tajam, karena saat Penampahan Galungan dan Kuningan, masyarakat Bali banyak memerlukan bumbu terutama cabai untuk ngelawar, sementara produksi cabai petani khususnya di Karangasem menurun. (013)

Bupati Mas Sumatri Kukuhkan Paskibra Karangasem

BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karangasem di Wantilan Kantor Bupati, Senin (15/8) kemarin. Pengukuhan Paskibra ditandai dengan pemasangan Kendit secara simbolis oleh Bupati Mas Sumatri kepada dua perwakilan Paskibra I Gede Andi Tresna Wirawan dan Ni Kadek Aprilia Kusuma Dewi. Anggota Paskibra yang dikukuhkan sebanyak 76 orang, terdiri dari 38 laki-laki dan 38 perempuan. Mereka merupakan siswa SMU/SMK se-Karangasem yang telah lulus seleksi. Para anggota Paskibra ini telah dilatih disiplin keterampilan baris-berbaris dan pengibaran bendera, dimulai 12 Juli lalu. Acara pengukuhan sebagai persiapan, sekaligus memantapkan tugas yang akan dilaksanakannya menaikkan Sang Saka Merah Putih pada

PASKIBRA - Bupati Mas Sumatri mengukuhkan Paskibra Karangasem. HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (17/8) besok. Pengukuhan Paskibra kemarin, turut disaksikan Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Fier-

man Syafirial, Wakil Ketua DPRD Karangasem Ida Bagus Adnyana, Kapolsek Kota Kompol Anwar Sasmito, Kabid Pendidikan Nonformal Pemuda dan Olahraga Disdikpora Karangasem Made Subawa dan para Kepala sekolah seKarangasem. (ad643)

Senin (15/8) kemarin. Dia mengatakan, musim ini persediaan air hujan di bak sudah hampir habis. Bulan lalu sempat habis, tapi kemudian turun hujan beberapa kali dan bak terisi lagi. Namun, tinggal sedikit dan diperkirakan sudah mengering dalam beberapa hari lagi. “Kalau tak ada hujan lebat susulan, warga di desa kami harus membeli air bersih lagi,” katanya. Warga mengatakan, di wilayah sejuk itu sangat potensial pertanian. Hasilnya berbagai hortikultura seperti sayur-mayur, kol, tomat, terung dan banyak lagi. Warga juga memiliki ternak sapi. KK yang memiliki lahan luas sampai memiliki ratusan

sapi. Warga kaya yang memiliki banyak sapi, ternaknya dipelihara peternak lain dengan sistem kadas. Mereka tak mampu beternak sendiri, apalagi air merupakan kendala utama. “Air bersih masih merupakan kendala pokok kami. Katanya perpipaan sudah sampai di desa sebelah di Waringin, mudahmudahan nanti dilanjutkan sampai ke Pemuteran,” ujar Ketut Rasta. Rasta menambahkan, hasil pertanian menjadi penopang utama perekonomian warga setempat. Produk dipasok ke luar desa, bahkan ke Denpasar dan Badung. Sementara itu, ternak sapi menjadi andalan. (013/k25)

Veteran dan Warga Berharap Pipanisasi Air Bersih Sampai ke Desa ”Perjuangan” Pemuteran

Amlapura (Bali Post) – Desa Pakraman Pemuteran, Kecamatan Rendang, Karangasem, tergolong desa perjuangan. Kontak senjata pemuda dan NICA pertama kali terjadi di desa itu, 1 Juni 1946 dengan korban seorang pemuda gugur, I Rahat. Sebagai desa perjuangan, sampai kini rupanya warga setempat masih berjuang, terutama dalam mendapatkan air bersih pada kemarau panjang. Karena masih tetap krisis air bersih, warga dan veteran I Gatera berharap Pemkab Karangasem membantu pipanisasi air bersih. Anak sulung I Gatera, Jero Mangku Salya, mengatakan, warga bersama ayahnya sejak dulu mohon bantuan proyek pipanisasi air bersih. Namun, sampai kini, perpipaan belum sampai ke desanya. Pada saat air hujan di cubang (bak) sudah mengering, warga desa itu membeli air bersih. Di Pemuteran, air satu truk tangki Rp 250 ribu. Sementara di atas desa itu, yakni di Penaringan dan di wilayah Samuh, kata warga setempat, harga air lebih tinggi yakni Rp 300 ribu per tangki. “Satu musim kemarau, satu KK sampai membeli air 30 tangki. Selain untuk MCK dan keperluan dapur, juga air diperlukan untuk ternak ayam dan sapi,” ujar Mangku Salya

MASIMAKRAMA - Sejumlah pengurus DPC LVRI Karangasem masimakrama di rumah veteran I Gatera di Desa Pemuteran, Rendang, Karangasem.


TABANAN

14 FIGUR Jadi Percontohan RUTE Aman Selamat Sekolah (RASS) yang diterapkan Kabupaten Tabanan menjadi percontohan karena dinilai sukses menjalankan program Trans Serasi. RASS adalah program Kementerian Perhubungan untuk mendorBali Post/san ong murid dan orangtua siswa lebih memilih berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan angkutan umum sebagai pilihan moda yang selamat, aman, nyaman dan menyenangkan untuk berangkat dan pulang sekolah. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Tabanan Made Agus Harta Wiguna, Senin (15/8) kemarin, berbicara mengenai RASS berarti kesatuan dengan layanan angkutan untuk siswa serta sarana-prasarana penunjang seperti trotoar, halte, dan zona selamat sekolah. Untuk mengangkut siswa disediakan 80 armada angkot dan tiga unit bus. Zona selamat sekolah ditentukan di lima titik, yaitu dua di Jalan Diponegoro serta masing-masing satu di Jalan Debes, Jalan Arjuna, dan Jalan Darmawangsa. Zona aman ini akan ditambah 12 terutama di titiktitik keberangkatan sesuai dengan trayek Trans Serasi. Sarana dan prasarana penunjang yang telah disiapkan adalah sembilan halte. Tiga di antaranya permanen berbentuk lumbung di barat kantor bupati, sedangkan enam lainnya portabel yang berlokasi di Sudimara, Tunjuk, Penyalin, Jalan Wagimin, Nyitdah, dan Perumahan Vista. Melalui RASS, Pemkab Tabanan mendapat bantuan trotoar di tiga lokasi. Agus mengharapkan dengan penerapan RASS ini tujuan yang diinginkan tercapai, yaitu mengurangi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dan secara tidak langsung mengurangi kemacetan. (san)

Suara Tabanan Bangkit dari Kemunduran

Pramuka dan jambore harus betulbetul ditingkatkan di abad global ini dalam dunia IT sehingga tidak kalah bersaing. Kita harus bangkit dari belenggu kemunduran. Budiada, Tabanan

99 Penyandang Disabilitas Dapat Kartu Asistensi Terima Rp 300 Ribu Selama 10 Bulan

Tabanan (Bali Post) –

Dinas Sosial Kabupaten Tabanan mendata 175 penyandang disabilitas berat di wilayahnya. Dari jumlah ini, 99 orang menerima kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB). Salah satunya Putu Bayu Adiwinata asal Banjar Bongan Jawa Kawan, yang diserahkan Kadisos Tabanan I Nyoman Gede Gunawan. Program ini adalah kebijakan pemerintah pusat berupa bantuan langsung tunai melalui rekening lembaga penyalur yang diberikan kepada penyandang disabilitas berat untuk memenuhi kebutuhan dan kehidupan sehari-hari. “Tiap bulan mereka mendapat asistensi sosial Rp 300 ribu selama 10 kali. Ini akan terus berlanjut sesuai anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat,” jelas Gunawan, Senin (15/8) kemarin. Jumlah 99 itu merupakan kuota dari pusat yang disesuaikan dengan anggaran yang ada, karena ini diberikan untuk penyandang

disabilitas berat se-Indonesia. Penyandang disabilitas berat yang belum menerima bantuan dari anggaran pusat ini, pihaknya sudah mengajukan agar tahun depan mendapatkan bantuan serupa. Program bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar minimal, yakni sandang, pangan, dan keperluan sehari-hari agar taraf kesejahteraan hidup mereka terpenuhi secara wajar. Kriteria pemberian program asistensi sosial, yakni penyandang disabilitas bersangkutan sudah tidak dapat direhabilitasi, tidak dapat melakukan aktivitas

Bupati Eka Sampaikan Dua Ranperda

Tabanan (Bali Post)Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Sidang Paripurna di ruang sidang DPRD Kabupaten Tabanan, Senin (15/8) kemarin. Ranperda yang akan dibahas itu masing-masing tentang perubahan atas Perda Nomor 15 Tahun 2015 mengenai APBD Tahun 2016 dan tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Berdasarkan ketentuan pasal 81 ayat 1 PP/58 ayat 1 tentang pengelolaan keuangan daerah dan pasal 154 ayat 1 Permendagri Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi beberapa hal seperti perkembangan yang tidak sesuai

dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan pergeseran anggaran antarunit organisasi, antarkegiatan dan antarjenis belanja, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa. “Berdasarkan hal tersebut maka APBD Tabanan tahun anggaran 2016 perlu diubah,’’ ujarnya. Pada rancangan perubahan APBD Tabanan Tahun 2016 terdapat peningkatan pendapatan daerah dan belanja daerah. Pendapatan daerah direncanakan Rp 1,882 triliun lebih, meningkat Rp 55,907 miliar lebih atau 3,06 % dari rencana APBD induk Rp 1,826 triliun lebih. Belanja daerah direncanakan Rp 2,023 triliun lebih mengalami

Jembatan Tukad Yeh Ngenu, Penyalin, dan jalan di depan SPBU Lumajang, Samsam, rutin tergenang air setiap hujan deras disebabkan saluran yang sempit. Instansi terkait sepertinya melakukan pembiaran. Terbukti hal ini terjadi secara terus-menerus tanpa ada tindak lanjut.

Dewa Suarjana, Tabanan

Jalan Hancur Lebur

Vera, Tabanan

sendiri sehari-hari, tidak mampu menghidupi dirinya sendiri, berusia 2 sampai 59 tahun, dan diutamakan dari masyarakat miskin. ASPDB yang digagas Kemensos RI ini sudah berjalan sejak 2015. Rencananya jumlah penerima program dari tahun ke tahun akan terus ditingkatkan. Untuk data penerima, Mensos bekerja sama dengan seluruh pemerintah daerah melalui instansi terkait guna melakukan pendataan ulang. Program tersebut merupakan amanat UU Disabilitas Nomor 8 Tahun 2016 yang baru beberapa waktu lalu disahkan. Setiap penyandang disabilitas berat penerima bantuan mendapat kartu untuk memperoleh segala fasilitas terkait pemenuhan hak-hak dasarnya. “Melalui perwakilannya, penerima bisa mengambil bantuannya di kantor pos,” ucap Gunawan. (kmb28)

Sidang Paripurna

Rutin Tergenang Air

Mohon kepada Pemkab Tabanan agar memperbaiki Jalan Flamboyan dan sejumlah titik di jalan jurusan Bedugul karena hancur lebur. Apalagi saat hujan seperti sekarang ini jalannya seperti “tibu”.

Bali Post/kmb24

SAMPAIKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan dua buah ranperda dalam sidang paripurna di ruang sidang DPRD, Senin (15/8) kemarin.

peningkatakan Rp 152,512 miliar lebih dari rencana APBD Induk Rp 1,870 triliun lebih. ‘’Terdapat defisit anggaran Rp 141.125 miliar lebih yang akan ditutup dari pembiayaan netto,” kata Eka. Untuk memenuhi amanat pasal 276 ayat (2) UU 23/2014 tentang pemerintah daerah, ranperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Tabanan Nomor 15 Tahun 2015 tentang APBD harus dievaluasi oleh gubernur. Sementara itu, terkait ranperda kedua tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Tabanan, disampaikan bahwa mengacu pada ketentuan pasal 3 ayat (1) PP 18/2016 tentang perangkat daerah disebutkan bahwa pembentukan dan susunan perangkat daerah ditetapkan dengan perda. Perangkat daerah yang dibentuk didasarkan pada pertimbangan tepat fungsi dan tepat ukuran serta memperhatikan karakteristik potensi daerah. Bupati mengusulkan pembentukan perangkat daerah yang terdiri atas sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, badan, dinas, dan kecamatan. Sementara SKPD Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih tetap berlaku sampai diterbitkannya perpu yang mengatur hal tersebut. Jumlah perangkat daerah yang dibentuk dikurangi dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Bupati Eka berharap pembahasan ranperda berjalan dengan baik dan lancar sesuai mekanisme yang berlaku. (kmb24)

Warung Global

Pramuka Mesti Berjuang untuk Bangsa dan Negara

FERA di Tabanan dan Ayu di Petang sependapat dengan Presiden Joko Widodo bahwa pramuka harus mengikuti zaman, tetapi tetap berpedoman pada budaya yang kita miliki. Jangan sampai meninggalkan jati diri bangsa. Ini disampaikannya mengomentari topik ‘’Pramuka Harus Ikuti Zaman’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (15/8) kemarin. Menurut keduanya, kegiatan-kegiatan yang ada dalam pramuka sangat bermanfaat bagi generasi muda, sebab banyak mengajarkan disiplin, pembentukan karakter, dan menempa mental. Mereka berharap di zaman sekarang yang canggih ini, pramuka lebih berinovasi. Pada tahun 80-an, Wayan

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Gama di Singaraja pernah mengikuti pramuka. Menurutnya, kegiatan pramuka sangat mengasyikkan, tetapi waktu itu hanya sekolah dasar yang diwajibkan terlibat. Mengikuti kegiatan pramuka sangat banyak manfaatnya. Kita dilatih kedisiplinan, ditempa jati diri dan mental agar kuat dan sebagainya.

Pendapat yang sama dilontarkan Suparta di Singaraja Gede Biasa dan Arya di Denpasar. Mestinya kegiatan pramuka jangan hanya seremonial. Pemerintah mesti mewajibkan jenjang SD sampai SMA ambil bagian. Belakangan ini kedisiplinan anak sekolah sangat kurang, apakah ini dikarenakan siswa SMP dan SMA tidak diwajibkan mengikuti pramuka? Kegiatan pramuka bisa membentuk mental dan karakter generasi muda lebih baik, disiplin, inovatif, dan pantang menyerah. Wayan Agus di Nusa Dua mengucapkan selamat Hari Pramuka. Ia berharap dengan mengikuti kegiatan pramuka, generasi muda menjadi lebih baik serta berguna bagi nusa

dan bangsa. Ketut Dawi di Abiansemal minta dari atas terlebih dahulu memberikan contoh nyata kepada generasi muda. Sebagai generasi tua, Ireng di Bajera menyatakan saat ini telah terjadi degradasi moral di kalangan anak muda. Ia yakin dengan mengikuti kegiatan kepramukaan, generasi muda benar-benar dilatih mental, disiplin, dan jati diri. Presiden mengungkapkan pramuka harus mengikuti zaman. Menurut Gusti Sumardayasa di Denpasar, pramuka memang harus begitu. Selain itu, kegiatan pramuka harus lebih nyata di masyarakat. Made Miasa di Tabanan menambahkan, anggota Pramuka harus keren, gembira, dan asyik. Ia yang aktif dalam

kegiatan kepramukaan mengutip pernyataan Presiden Jokowi selaku Ketua Majelis Nasional Gerakan Pramuka bahwa di era serba digital saat ini Pramuka baik anggota muda maupun anggota dewasa senantiasa mengikuti perkembangan IT, namun pemanfaatannya jangan untuk hal-hal negatif. IT, kata Presiden jangan untuk memfitnah, mengadu domba, menjelekkan orang, dan jangan untuk memprovokasi hal buruk. Kemajuan teknologi harus digunakan untuk kemajuan bangsa. Meskipun demikian mesti tetap berpedoman pada prinsip dasar dan methodik pendidikan kepramukaan. Demikian disampaikannya lewat facebook. (sikha)

Bali Post/kmb28

TERIMA – Seorang penyandang disabilitas (kiri) menerima bantuan pusat lewat program Asistensi Sosial Kemensos RI.

HUT RI Diisi Lomba ’’Nyurat’’ Aksara Bali

Tabanan (Bali Post) Untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya termasuk bahasa daerah dalam hal ini bahasa Bali, Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, mengadakan lomba nyurat aksara Bali yang diikuti anak-anak SD. Lomba yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-71 RI ini merupakan penyelenggaraan kedua. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa memiliki bahasa Bali dan mengetahui nyurat aksara. ‘’Lomba ini juga untuk menimbulkan kebiasaan suka bahasa Bali sejak dini,’’ ujar Ketua Karang Taruna Desa Kesiut, I Gusti Komang Arya Puja Antara, Minggu (14/8). Lomba nyurat aksara Bali diikuti 20 siswa. Meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10 peserta. Hal ini menunjukkan minat generasi muda untuk melestarikan dan mencintai budaya Bali. Penanaman untuk mencintai budaya Bali tidak hanya dilakukan dengan lomba nyurat aksara Bali, tetapi juga melalui puisi Bali, membuat canang, dan ngulat klangsah. Menurut Perbekel Desa Kesiut, I Gusti Putu Purwa Adnyana, berbagai lomba ini sangat baik dalam hal mempersatukan dan menciptakan kebersamaan antarbanjar. Pihaknya mendorong karang taruna membuat lomba yang bertemakan budaya, terutama untuk anak-anak sehingga mencintai budaya dan menjaganya sejak dini. Perayaan HUT RI juga digelar Desa Timpang Kerambitan. Perbekel I Gusti Sukewahana memaparkan pihaknya mengadakan lomba olahraga, menggelar seminar KUR (Kredit Usaha Rakyat), serta seminar kesehatan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengenalan mengenai penyakit menular seperti DBD, HIV, diare dan cara pencegahannya. Mengenai KUR diberikan informasi kepada masyarakat mengenai tata cara mendapatkannya sekaligus risikonya jika tidak melunasi. Warga Desa Timpag telah banyak menikmati kemudahan KUR terutama untuk mengembangkan usaha ternak. ‘’Menurut lembaga keuangan, dari sisi kelancaran membayar kredit Desa Timpag masih dalam zona hijau,’’ katanya. (kmb24)


15

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Dominasi Bayern Munich Masih Kuat

Hasil Pertandingan Liga Inggris Arsenal Bournemouth

vs Liverpool 3-4 vs Man. United 1-3

Liga Prancis AS Nancy-Lorraine vs Olympique Lyon 0-3 Nice vs Stade Rennes 1-0 Olympique Marseille vs Toulouse 0-0 Piala Super Spanyol Final, Pertandingan I Sevilla vs Barcelona 0-2 Piala Super DFL Final Borussia Dortmund vs Bayern Munich 0-2

Bali Post/rtr

GENDONG - Bos Liverpool Jurgen Klopp menggendong Sadio Mane saat merayakan gol keempat yang memenangkan tim itu atas Arsenal pada pertandingan kompetisi Liga Inggris, Senin (15/8) kemarin. Bali Post/wan

SUNDUL - Pemain Perseden menyundul bola di mulut gawang Undiksha Singaraja pada pertandingan Liga Nusantara yang berlangsung di Lapangan Yoga Perkhanti, Jimbaran, Senin (15/8) kemarin.

Perseden Melaju ke Empat Besar

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar menjadi tim pertama yang melaju ke semifinal di ajang Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali. Nengah Repot Sulendra dan kawan-kawan menggebuk lawannya Undiksha Singaraja dengan skor 7-0 (3-0) pada penyisihan Grup B di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Senin (15/8) kemarin. Gol cepat dicetak Anta Wijaya Mucin ketika pertandingan yang dipimpin wasit Putu Pasek (Tabanan) baru bergulir 1 menit. Mucin kembali menggetarkan jala Undiksha yang dikawal Ryan di menit ke-68. Selain itu, Ketut Tirtanadi Wardana juga menyumbang dua biji gol di menit ke-21 dan 44. Made Agus Kayun Dwipayana mencetak gol di menit ke33, kemudian bomber Agus Wijaya menyumbang gol di menit ke-89 serta Ketut Sudi Katos Artawan pada menit 48. Katos sendiri diusir wasit Pasek di menit ke-58 karena terkena akumulasi kartu. Sebelumnya, Katos menerima kartu kuning pertama di menit ke-50. Meskipun bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-58, Tim Laskar Catur Muka mampu menambah dua butir gol di menit ke-68 dan 89. Usai berpesta gol ke gawang Undiksha, pelatih Perseden Nyoman Ambara tetap merendah walaupun sudah memastikan tiket semifinal. Di sisi lain, pelatih Undiksha Eka Putra mengakui, lawan memang sekelas di atas timnya. Terkait turnamen ini, Asprov PSSI Bali belum menerima surat pengunduran BAS. Oleh sebab itu, BAS dianggap tetap melanjutkan turnamen Linus ini. (022)

Hasil Pertandingan Klasemen Grup B 1. Perseden 3 2. P. Tresna 2 3. Perst 2 4. P. Pemenang 1 5. Undiksha 2

3 1 1 0 0

0 0 0 0 0

0 1 1 1 2

18-0 9 2-3 3 2-5 3 0-7 0 1-9 0

Jadwal Selasa (16/8) BAS vs PS Gianyar (Lapangan Yoga Perkanthi)

Legian B Boyong Piala Bupati Badung

Mangupura (Bali Post) Tuan rumah Ranting Legian B merebut gelar juara umum dan memboyong Piala Bupati Badung pascamenjuarai Kejuaraan Silat Perisai Diri (PD) Antarranting se-Badung, di Gedung Wiswa Budaya Desa Adat Legian, yang berakhir Minggu (14/8) lalu. Tuan rumah Legian melengkapi kemenangannya, dan seorang pesilat putrinya Allegrya Hantja Qalambe dinobatkan menjadi pesilat terbaik. Sedangkan pesilat putra terbaik direbut I Kadek Yogi Suastika dari Ranting Jimbaran. Pesilat peraih emas usai dini Kadek Jaya Wiratma dan Ni Luh Artra Weda Swari di katagori A. Made Aga Ardana dan Ni Kadek Ariani (B), Made Arya Aditya Dwiputra dan Ni Putu Era Suandara (C), Putu Jowi Legiana Sukadana dan I Gusti Ayu Kmpyang Nivia (D) serta Gede Nyatia Artha Putra dan Ni Komang Dwi Citra Andini (E). Sementara I Kadek Krisna Dwipayana dan Dwi Natalia Monika Sari meraih emas di F, Dewa Made Wahyu Widiarsa dan Ni Kadek Sutini (G), Kadek Santika Putra dan Putri Ayu Swandewi (H), serta Lucky Bagus Setiawan dan Ni Komang Desi Wahyuni (I), serta Putu Wibawa Atmaja dan Ni Kadek Vira Puspita (bebas). (022)

The Gunners Belum Siap

London -

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengaku timnya belum siap secara fisik menghadapi kompetisi Liga Utama Inggris musim 2016/2017. Sejumlah pemain masih cedera dan tak sedikit masih kelelahan usai berlaga di turnamen internasional Piala Eropa dan Copa America Centenario. Arsenal dibungkam Liverpool 3-4 pada pertandingan pembuka Liga Inggris, Senin (15/8) kemarin. Meski sempat unggul lebih dahulu, the Gunners kebobolan empat gol dalam 17 menit yang membuat mereka kehilangan peluang meraih poin penuh di kandang sendiri. ‘’Secara fisik kami belum siap,’’ dalih Wenger usai pertandingan di Stadion Emirate. Bek Per Mertesacker dan Gabriel cedera dan Laurent Koscielny belum sepenuhnya bugar. Wenger menurunkan bek muda Calum Chambers dan pemain debutan Rob Holding. Tak berbeda dengan Koscielny, penyerang Prancis Olivier Giroud dan gelandang Jerman Mesut Ozil juga dalam proses pemulihan usai tampil di Piala Eropa. Prancis mencapai final sebelum dikalahkan sang juara Portugal dan Jerman terhenti langkahnya di semifinal. Sebaliknya the Reds dalam optimisme tinggi menghadapi musim baru. Tim asuhan Jurgen Klopp itu sempat tertinggal terlebih dahulu dari runner-up musim lalu ketika Theo Walcott, yang eksekusi penaltinya digagalkan Simon Mignolet, mencetak gol pada serangan selanjutnya dari tim tuan rumah. Arsenal kemudian kemasukan

dari dua gol Philippe Coutinho, Adam Lallana, dan pemain debutan Sadio Mane antara menit ke-45 sampai menit ke-63. Pemain pengganti Alex Oxlade-Chamberlain mampu mencetak satu gol balasan, dan Calum Chambers menambahi gol selanjutnya, namun itu tidak cukup untuk mencegah kemenangan kedua Liverpool di markas klub itu dalam 21 kali kunjungannya. Skor tersebut disambut cemooh dari para penggemar yang sepanjang jeda musim tidak puas dengan rekrutmen yang dilakukan Wenger. Di antaranya adalah gelandang Swiss Granit Xhaka, yang tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua dan Holding bermain sejak awal untuk mengisi kosongnya posisi yang ditinggalkan trio pemain bek Mertesacker, Koscielny, dan Gabriel. Arsenal sebenarnya mendapat peluang emas saat wasit menunjuk titik putih usai Alberto Moreno melanggar Walcott pada menit ke-27. Tembakan Walcott bisa diblok Mignolet yang menjatuhkan badan ke sisi kanan. Bagaimana pun, pemain sayap Inggris itu mampu segera menebusnya, melesakkan sepakan mendatar melewati Mignolet empat menit kemudian. Coutinho menyamakan

kedudukan melalui tendangan bebas dari jarak 25 meter sebelum turun minum. Gol tersebut memulai kebangkitan Liverpool di babak kedua. Gol Lallana pada menit ke-49 dan Coutinho (56) merupakan hasil kerja sama tim sebelum menaklukkan Petr Cech. Sementara gol Mane merupakan hasil keterampilan individu dalam menggiring bola dan melepaskan tembakan dengan cepat. Cemooh dari para penggemar tuan rumah sempat berubah ketika Oxlade-Chamberlain menaklukkan Mignolet lewat serangan solo pada menit ke-64 untuk mengubah skor menjadi 4-2. Sepuluh menit kemudian bek Calum Chambers menanduk bola tendangan bebas Santi Cazorla yang mengubah skor menjadi 3-4. Terdapat waktu 15 menit untuk memaksakan terulangnya hasil imbang 4-4 di antara kedua tim di Anfield pada 2009, namun Liverpool mampu mempertahankan keunggulannya. ‘’Sang manajer (Klopp) memiliki beberapa kata untuk kami saat turun minum, dan kami meresponsnya dengan brilian,’’ kata Lallana. ‘’Kami sedikit berpuas diri pada kedudukan 4-1, namun Arsenal adalah tim papan atas.’’ (kmb39/afp/ant)

Dortmund Dominasi Bayern Munich di tanah Jerman masih kuat. Di bawah kendali pelatih baru Carlo Ancelotti, Bayern menggulung tuan rumah Borussia Dortmund 2-0 pada pertandingan Piala Super Jerman di Signal Iduna Park, Dortmund, Senin (15/8) kemarin. Gelandang Arturo Vidal dan penyerang Thomas Mueller menyumbang gol di babak kedua yang membawa juara Liga Jerman dan Piala Jerman itu mengalahkan runner-up di Westfalenstadion. Ini menjadi trofi pertama Ancelotti yang menggantikan posisi Pep Guardiola akhir musim lalu. Ancelotti yang sebelumnya menangani Real Madrid, AC Milan, Juventus, Paris Saint Germain dan Chelsea, meneruskan tradisi juara Guardiola meski pelatih Spanyol itu gagal menyumbangkan trofi Liga Champions. Di bawah Guardiola Bayern tercatat tiga kali meraih trofi Bundesliga berturut-turut. Pada pertandingan ini bek Mats Hummels memainkan debutnya di Bayern setelah pindah dari Dortmund. Ia mendapat cemooh sebagian besar penonton di Westfalen yang merupakan markas klub Dortmund. ‘’Kami mencoba sesuatu yang baru, tetapi tim ini sudah cukup kuat,’’ kata Ancelotti kepada jaringan televisi ZDF. Turnamen tahun ini mempertemukan juara Bundesliga melawan Piala Jerman. Sayangnya Bayern mengoleksi kedua gelar tersebut musim lalu dan

Dortmund menjadi runner-up di masing-masing turnamen. Gol pada pertandingan ini terjadi pada babak kedua. Vidal yang mendapat umpan dari Robert Lewandowski, mengoyak gawang Dortmund pada menit ke-58. Sementara Mueller memanfaatkan sundulan Hummels untuk menggandakan kedudukan pada menit ke-79. Piala Super Spanyol Barcelona makin dekat untuk mengoleksi di Piala Super Spanyol setelah mnemenangkan pertandingan pertama melawan Sevilla di Sanchez Pizjuan. Gol pada babak kedua dari penyerang Luis Suarez dan Munir El Haddadi memastikan kemenangan klub Katalan itu 2-0 di kandang Sevilla. Suarez, pencetak gol terbanyak di La Liga musim lalu, memecah kebuntuan dengan penyelesaian mendatar di menit ke-53. Pemain pengganti Munir menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-81 atau lima menit setelah memasuki lapangan. Dengan kemenangan ini, Barca semakin tanpa beban memainkan laga kedua di Camp Nou. Meskipun menang, Barca harus berjuang keras dan pelatih Luis Enrique dipaksa membuat pergantian pemain untuk Jeremy Mathieu dan maestro lini tengah Andres Iniesta terpaksa menepi karena cedera. Dengan Neymar yang bermain di Olimpiade bersama Brazil, Luis Enrique menerjunkan Arda Turan di belakang Lionel Messi dan Suarez. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

JUARA - Pemain Bayern Munich merayakan keberhasilan menjuarai Piala Super dengan mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 di Signal Iduna Park, Dortmund, Senin (15/8) kemarin.

Tim PON Bali Jadwalkan Tiga Kali Uji Coba Denpasar (Bali Post) Pelatih kepala tim sepak bola PON Bali AAK Bramastra mengagendakan tiga kali uji coba lagi untuk asuhannya sebelum turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016. Pada uji coba sebelumnya, tim PON Bali mampu menahan tuan rumah Jabar 0-0. ‘’Uji coba nanti kami ingin menjajal tim yang berlaga di

Piala Nusantara. Namun kami masih melakukan penjajakan. Dan, sebelum resmi sparing saya pilih rutin latihan saja. Terutama fokus penyelesaian akhir (finishing). Sehingga sekecil apa pun peluang yang didapatkan nantinya bisa menjadi gol,’’ ucap Bramastra di Denpasar, Senin (15/8) kemarin. Bramastra mengaku optimis dengan progres peningkatan timnya. Apalagi, jumlah pe-

main yang hadir saat latihan semakin klop sejak bergulirnya program TC Sentralisasi yang sudah memasuki pekan ketiga. Selain mengevaluasi penyelesaian akhir, pihaknya juga mengevaluasi terkait transisi pola bermain yang masih lamban. ‘’Menyerang ke bertahan, begitu juga sebaliknya. Belum cepat sesuai harapan. Masih terlihat lambat transisi tersebut. Dan, itu sering terlihat saat bermain di lapangan.

Sementara untuk pressure dan penguasaan bola sudah mendekati harapan,’’ jelas Bramastra ‘’Ketenangan dalam memanfaatkan peluang untuk menjebol gawang lawan itu sangat diperlukan. Dan, untuk pertahanan mudah-mudahan solid dengan bergabung duo pemain profesional di lini belakang nantinya, baik Yunus dan Putu Gde,’’ tandas Bramastra sembari menyebut Adi Parwa

diplot untuk mengatur lapangan tengah. Jika Hari Yudo sudah bergabung tim PON Bali akan semakin tajam. Sebab, pemain yang kini membela klub Persewangi Banyuwangi itu naluri golnya cukup tinggi. Itu terbukti saat Bali melakukan prakualifikasi. Hanya, pemain bersangkutan masih dibutuhkan untuk membela klubnya bermain di kasta kedua ISC B. (kmb41)


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016 Daftar Sementara Perolehan Medali Olimpiade 2016 Rio de Janeiro

No. Negara Emas 1. AS 26 2. Inggris 15 3. Tiongkok 15 4. Rusia 9 5. Jerman 8 6. Italia 7 7. Prancis 7 8. Jepang 7 9. Australia 6 10. Korea Selatan 6 50. Indonesia 0

Perak 21 16 14 11 5 9 8 4 7 3 2

Perunggu 23 8 17 10 4 6 7 15 9 5 0

Pebulutangkis Indonesia Debby Susanto.

Total 70 39 46 30 17 22 22 26 22 14 2

Bali Post/rtr

Pertama dan Terakhir bagi Debby

PEREMPATFINAL menjadi pencapaian maksimal yang bisa dicapai Debby Susanto pada Olimpiade ke31 di Rio de Janeiro, Brazil, yang mungkin merupakan Olimpiade terakhir baginya. Debby bersama rekannya, Praveen Jordan, gagal mencapai semifinal nomor ganda campuran pada cabang bulu tangkis di pesta olahraga sejagat itu setelah dikalahkan pasangan Indonesia lainnya, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir. Hasil undian untuk babak perempatfinal membuat dua ganda campuran terbaik Indonesia itu harus ‘’saling mengalahkan’’ lebih awal. Debby dan Praveen akhirnya kalah setelah berusaha keras mengimbangi pasangan rekan senegara yang peringkat lebih tinggi tersebut. ‘’Tidak apalah kalah, saya tetap senang karena yang penting semifinal nanti masih untuk rekan kami juga dari Indonesia,’’ kata gadis kelahiran Palembang 3 Mei 1989 itu, seusai pertandingan perempatfinal di arena Riocentro, Rio de Janeiro. Namun ada kesedihan dalam diri Debby, karena Olimpiade 2016 ini akan menjadi Olimpade pertama dan terakhirnya sehingga sebenarnya ia pun ingin meraih medali untuk melengkapi catatan prestasinya. Debby terbilang sebagai pemain yang sudah cukup senior yang masih berkiprah di papan atas perbulutangkisan dunia. Sudah sejak awal tahun 2000-an ia tampil mewakili Indonesia di berbagai arena internasional, sebagai pemain junior, berganti-ganti pasangan hingga akhirnya bersama Praveen, dengan pencapaian terbaik juara All England 2016 dan kini berada di peringkat lima dunia. Debby yang dikabarkan dalam waktu dekat akan mengakhiri masa lajangnya itu, mengatakan akan tetap mengikuti sejumlah turnamen internasional, namun tidak mungkin lagi sampai ke Olimpiade 2020. Secara perlahan, ia pun harus siap-siap berpisah dengan Praveen Jordan, pasangannya di ganda campuran yang usianya jauh lebih muda. Ditanya mengenai kapan apa berpisah dengan Praveen Jordan di ganda campuran, secara berkelakar Debby mengatakan, ‘’Sampai si brondong ini dapat pasangan barunya.’’ (ant)

Kilishina Diizinkan Bertanding Kembali Rio de Janeiro Atlet lompat jauh Rusia Darya Kilishina akan kembali berlaga di Olimpiade Rio setelah pelarangan dirinya untuk bertanding dibatalkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam persidangan, Senin (15/8) kemarin. ‘’Telah diinformasikan pada semua pihak bahwa aplikasi permohonan banding telah dimenangkan dan Kilishina tetap memenuhi syarat untuk berkompetisi di Olimpiade Rio,’’ kata sumber dari CAS. Pelarangan itu sendiri diterbitkan Sabtu (13/8) oleh Federasi Internasional Asosiasi Atletik (IAAF) pada satu-satunya atlet cabang olahraga atletik Rusia yang selamat dari pelarangan seluruh cabang tersebut, tiga hari sebelum dia bertanding. Kilishina sendiri diberikan kebebasan untuk ikut bertanding di Olimpiade Rio sebagai atlet dengan status netral karena skuad atletik Rusia dicekal seluruhnya untuk berlaga di Rio, menyusul terungkapnya skandal doping yang menimpa negara itu. Menjelang pertandingan, IAAF memutuskan atlet berusia 25 tahun yang kini tinggal di Amerika Serikat itu tidak terlibat dalam program doping negaranya dan telah menjalani beberapa tes narkotika di luar Rusia. Namun, Badan Anti Doping Dunia (WADA) mendesak IAAF untuk menarik kembali pembebasan Kilishina karena hasil dari investigasi badan tersebut yang dipimpin Richard McLaren memiliki temuan bukti baru. Penolakan pelarangan Kilishina, menurut CAS, karena sang atlet yang tinggal secara permanen di AS, memenuhi kriteria kompetisi yang ditentukan IAAF kendati ada informasi baru yang diberikan McLaren. ‘’Sang atlet dinyatakan telah tunduk sepenuhnya dengan ketentuan pengujian narkoba, di dalam dan luar kompetisi, di luar Rusia,’’ kata CAS. Kilishina sendiri dilaporkan terlihat melakukan pemanasan di Rio Olympic Stadium, yang menguatkan spekulasi dia masih diperbolehkan untuk bertanding. Kualifikasi untuk cabang olahraga atletik nomor lompat jauh akan dimulai pada Rabu besok. (afp/ant)

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Tontowi/Liliyana Tantang Peringkat Satu Dunia Zhang/Zhao Rio de Janeiro (Bali Post) -

Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir maju ke semifinal bulu tangkis Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, Senin (15/8) kemarin, setelah pada pertandingan perempatfinal mengalahkan rekan senegaranya, Praveen Jordan/Debby Susanto. Pasangan peringkat tiga dunia tersebut menunjukkan dominasinya dalam pertandingan di arena Riocentro dan menang 21-16, 21-11 setelah bertanding selama 35 menit. Praveen-Debby sempat mengimbangi pada game pertama dengan smes-smes keras dari Praveen. Namun TontowiLiliyana dapat mengimbangi permainan lawannya. Babak kedua Tontowi/ Liliyana tampak sudah dapat mengendalikan permainan dan terus unggul 10-3, 13-5 dan pertandingan pun berakhir dengan skor 21-11. Di semifinal, Tontowi-Liliyana akan berhadapan dengan ganda campuran nomor satu dunia Zhang Nan/Zhao Yunlei, yang pada babak perempatfinal mengalahkan pasangan Jepang Kenta Kazuno/Ayane Kurihara 21-14, 21-12. Liliyana seusai pertandingan tersebut mengatakan bahwa Zhang Nan/Zhao Yunlei merupakan lawan yang berat karena selain sudah cukup pengalaman di Olimpiade,

juga saat ini merupakan ganda campuran terbaik dunia. ‘’Kami harus fokus dan berusaha tetap tenang. Dan juga di lapangan komunikasi harus tetap jalan,’’ kata Liliyana yang sudah tiga kali tampil di Olimpiade tersebut. Sementara itu, Tontowi mengatakan bahwa ia dan Liliyana sudah sering bertemu dengan pasangan nomor satu Tiongkok tersebut. ‘’Kami sudah pernah menang dan juga kalah. Untuk pertandingan besok, kami anggap skor kami kosong-kosong, dan saya akan berusaha memberi yang terbaik,’’ kata Tontowi. Tantangan Berat Ganda putri Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari langsung mendapat tantangan berat pada babak perempatfinal karena harus berhadapan dengan pasangan kuat Tiongkok Tang Yuanting/Yu Yang. Pasangan Tiongkok peringkat dua dunia tersebut menjadi runner up penyisihan

grup D sehingga berada pada pot kedua dalam undian yang dilakukan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) itu, Minggu lalu, sedangkan Greysia Polii adalah juara grup C. Ganda putri Indonesia peringkat empat dunia itu tampil gemilang di babak penyisihan dengan memenangi seluruh tiga pertandingan grup C. Pada perempatfinal ganda putri lainnya, pasangan nomor satu dunia Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi akan berhadapan dengan Hoo Vivian Kah Mun/Woon Khe Wei dari Malaysia, sedangkan pasangan nomor satu Korea Selatan Jung Kyung Eun/Chin Seung Chan akan ditantang oleh Eefjee Muskens/Selena Piek dari Belanda. Korea Selatan juga memiliki satu pasangan lagi di perempatfinal ganda putri, yakni Chan Ye Na/Lee So Hee yang berhadapan dengan pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter. (ant)

Bali Post/ap

PUKULAN - Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir melepaskan pukulan ke arah lawannya Praveen Jordan dan Debby Susanto pada pertandingan babak perempatfinal, Senin (15/8) kemarin.

Shi Juara, He Dipinang

Bali Post/ap

FINISH - Sprinter Jamaika Usain Bolt (kedua dari kiri) melintasi garis finish lebih dahulu pada final lari 100m Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Senin (15/8).

Bolt Masih Tercepat

Rio de Janeiro Sprinter Jamaika Usain Bolt masih menjadi yang tercepat di planet Bumi. Pemegang rekor dunia itu menjuarai final lari nomor 100m di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Senin (15/8) kemarin, sekaligus mempertahankan gelar yang disandangnya. Bolt menyelesaikan nomor lari paling prestisius itu dengan catatan waktu 9,81 detik. Meski memulai lomba lebih lambat, namun pelari jangkung itu mampu menyalip rival-rivalnya termasuk Justin Gatlin (AS). Kemenangan ini mengantarkan Bolt menjadi atlet pertama yang menjuarai nomor lari 100m tiga kali berturut-turut. Bolt kini membidik triple triple yakni mampu menjuarai tiga nomor (100m, 200m dan 4x100m) pada tiga Olimpi-

ade berturut-turut. ‘’Seseorang bilang bahwa saya bisa abadi. Dua medali (emas) lagi saya bisa memastikan itu. Abadi,’’ ujar Bolt. Gatlin yang sebelumnya pernah tersangkut skandal obat terlarang, merebut medali perak di posisi kedua dengan 9,89 detik dan Andre De Grasse (Kanada) meraih perunggu dengan 9,91 detik. Beberapa saat sebelumnya, terjadi pemecahan rekor dunia di nomor lari 400m. Wayde van Niekerk (Afrika Selatan) memecahkan rekor Michael Johnson (AS) yang bertahan hingga 17 tahun. Dengan catatan waktu 43,03 detik, van Niekerk melampaui waktu yang dicetak Johnson pada 1999 di Seville dengan 43,18 detik. Van Niekerk berhak mendapatkan medali emas, sedangkan perak direbut Ki-

rani James (Grenada) 43,76 detik. Medali perunggu direbut Lashawn Merritt (AS) 43,85 detik. ‘’Anak muda ini membuat sesuatu yang istimewa,’’ puji Johnson dalam wawancara dengan BBC. Atlet Kenya Jemima Sumgong merebut emas di nomor maraton putri setelah menuntaskan lomba dengan waktu 2 jam 24 menit 04 detik. Medali perak direbut Eunice Jepkirui Kirwa (Bahrain) dan perunggu Mare Dibaba (Etiopia). Sementara lompat jangkit putri dimenangkan sang juara dunia Katerine Ibarguen (Kolombia) dengan lompoatan sejauh 15,17m. Yulimar Rojas (Venezuela) dan Olga Alekseyeva (Kazakhstan) berhak atas medali perak dan perunggu. (kmb39/afp)

Rio de Janeiro Atlet Tiongkok Shi Tingmao mendominasi pertandingan untuk memenangi medali emas cabang loncat indah di nomor papan 3 meter, Senin (15/8) kemarin. Namun yang menarik dalam upacara pemberian medali adalah saat juara kedua He Zi mendapat pinangan dari pacarnya, Qin Ki. He yang rekan satu tim Shi, meraih perak disusul atlet Italia Tania Cagnotto yang merebut perunggu. Shi sempat mengumpulkan nilai yang sama dengan He dalam dua lompatan pertama, sebelum atlet berusia 24 tahun itu unggul dalam lompatan ketiga untuk meraih nilai 84 yang merupakan angka tertinggi dan secara total dia mengumpulkan 406.05. Dia mengungguli He 18.15 poin yang mengumpulkan 103.2 poin. “Saya hari ini hanya target

80 poin karena saya sangat tegang, namun beberapa loncatan pertama saya bagus, dan saya merasa tenang,” katanya. “Karena ini Olimpiade terakhir saya, maka keinginan untuk menang itu sangat berpengaruh terhadap pemikiran anda,” tambahnya. He mendapat kejutan seusai pengaluang medali perak. Pacarnya, Qin Ki, tiba-tiba maju ke podium dan berjongkok sambil mengucapkan beberapa kalimat. Ia kemudian membuka kotak yang berisi cincin. He mengucapkan “ya” sambil menangis terharu saat Qin menempatkan cincin tersebut di jarinya. Adegan ini terjadi spontan dan mendapatkan sorotan banyak kamera. Masa pacaran He dan Qin selama enam tahun, berakhir dramatis dengan pinangan di atas podium juara. (kmb39/afp/ant)

Blai Post/ap

DIPINANG - Peraih medali perak Tiongkok He Zi (kiri) terharu saat menerima pinangan pacarnya atlet loncat indah Qin Ki (kanan).

Murray Pertahankan Gelar Rio de Janeiro Petenis Inggris Andy Murray menaklukkan Juan Martin del Potro asal Argentina dengan skor 7-5, 4-6, 6-2, 7-5 pada final cabang tenis, Senin (15/8) kemarin. Murray menjadi petenis pertama yang sukses mempertahankan gelar. Petenis peringkat dua dunia Murray memainkan permainan bertahan yang sulit ditandingi oleh pukulanpukulan forehand dan servis keras dari petenis Argentina lawannya. Murray yang dua kali juara Wimbledon, mengukir kemenangan beruntun ke-18-nya setelah melakoni pertandingan selama empat jam dua menit.

Petenis Inggris Andy Murray.

Bali Post/rtr

Medali Perak Petenis senior Venus Williams menciptakan rekor meraih lima medali tenis di ajang Olimpiade, meskipun

hanya mendapatkan medali perak. Berpasangan dengan Rajeev Ram, Venus ditaklukkan Bethanie Mattek-Sands dan Jack Sock di babak final ganda campuran yang mempertemukan pasangan sesama petenis Amerika. Williams, yang baru dipasangkan dengan Ram untuk turnamen tersebut berada di jalur untuk meraih emas kelima ketika menang di set pertama namun akhirnya kalah 7-6 (3), 1-6, 7-10. Dia tiga kali memenangkan ganda putri bersama saudaranya, Serena, serta pernah pula meraih medali emas tunggal putri. Petenis berusia 36 tahun itu menyamai rekor perolehan medali petenis Inggris Kitty Godfree dari tahun 1920-an, tetapi waktunya lebih singkat untuk menjadi petenis pertama yang memenangkan lima medali emas. (afp/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!Dcr Cepat kasir utk Toko Ingin Kerja Dikapal Pesiar??? Sembako Batubulan,085100475277 Dijamin!!Ada MOU,081917947600 B.BP.164.08.16.0000606

Dcr Karyawati Hub Jl Tkd Melangit No.6 Panjer, 08873800044

A.BP.001.08.16.0001187

PT.Fuji Home Japan Cr:Bag Arsitek,Peng.Proyek,Marketing, Penglman min 3Th,Jjr,Teamwork, Penampilan Mnrik,Gaji+Bonus H.4723564/info@fujihomejapan.com

A.BP.001.08.16.0001202

A.BP.001.08.16.0001195

Dcr Segera Supir Bujang tak Rokok Makan dalam tidur luar gaji 2Jt Hub 081-339-132-993

Dcr 2 Tng Wanita 1 Bisa Masak 1 Utk Jaga Kantin.081936254320

Dcr Karyw/i Bisa Bhs Inggris Hub.Puru Pondok Dawa Villa HP 082236656600/036621514

Dcr Sopir utk Showroom Mbl Bks Mau Kerja Krs&Jjur, 08123633777

!Dcr Sgr Spa Therapist, Staff & Parttime u/diKerobokan 085792736425

Admin Wnt Bs Komp.D3/S1 Lam: sdmdps@yahoo.com 085102113014

Dcr Asst Mng/Sprvisor ut Villa dan H.K Hub.081999409249

B.BP.004.08.16.0000603

B.BP.141.08.16.0000517

A.BP.001.08.16.0000946

!!!Butuh Cepat! 10 Therapist Bth Cpt:2Driver,12Gudang,2Adm, Reflexi Pria/Wanita di Renon, 2Acc, 3Spv berminat Hub:HRD Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Jln Buluh Indah 91D(dekat SPBU) Telp:9002588/9002599 Fas.Mess,THR,GajiTetap(2-4Jt) A.BP.001.08.16.0000422

B.BP.164.08.16.0000605

Dcr H.Keep Griya Sunset Kuta Htl Jl.Pura Mertasari V/29 Sunset Road Kuta Sblh Harris Htl

Urgently required experienced bartender,must speak good English,excellentsalary, New Kendi Kuning, Jl.Sahadewa 15 Legian Kelod, delicious@kendikuning.com

!!!Bth 5org Karyawati+Sopir A.BP.001.08.16.0001147 Gaji Tinggi Dpt U.Makan Hub. Blue Bird Taxi Cari Sopir Gaji Gunung Makmur Bangunn Jl.MahenHarian %tase Reservasi on line dradata 555 Blkang Lap.Buyung Cab.Tabanan/Dps H:081338544504

Dcr PRT wanita, bs naik motor tidur dalam Hb.085 238 127 777

Dcr 1 Org Karyn Adm/Srbutn Wnt yg Minat Dtg Lgs ke Jl.Wirasatya II/21 Sidakarya08113884247

A.BP.001.08.16.0001146

Cr SMA Bhs Inggris Aktif Lam Jl.Pasekan Btbln 08179731178

A.BP.001.08.16.0001149

Cr 2PRT+B.Siter Gj1,8Jt Tidur Cri Karyawati,bs Komp, min SMA dlm,081999776071/082237496717 Hub: 082139313737 B.BP.135.08.16.0000622

A.BP.001.08.16.0001160

A.BP.001.08.16.0001151

A.BP.001.08.16.0001166

B.BP.166.08.16.0000624

A.BP.001.08.16.0001155

A.BP.001.08.16.0001135

B.BP.141.08.16.0000616

Dcr Kryw Pria u/Tour Couter di Hotel area NusaDua 081999150844

Dcr Tenaga Admin/Asst Produksi Garment.Syarat:Min.D3,SIMC, Usia Max.40Th, Hub.085847165517

Dcr Krywan Salon pglman Hairdresser/Therapist 081936074041

Dcr Tenaga Sopir Serabutan Gaji Menarik & ,08233906414

Dcr Krywti SPG utk diMatahari Swalayn,Gj sd 2Jt 082236165561

Dcr Therapis Wnt Gaji 2,6Jt Lebih Seminyak 730920

A.BP.165.08.16.0001178

A.BP.001.08.16.0001194

B.BP.135.08.16.0000621

Dcr Sopir u/Staff Rent Car, Staff Tour Information pglman, Staff Mini Mart(P).Dtg Lgsg ke Adi Jaya Rent Cart Jl.Legian, Gg Dewa Brata No.22,0812395555561

B.BP.154.08.16.0000620

Dcr Karyawan Delivery syarat: Pria Usia Max.40th,Pendidikan Min.SMP/SMA punya mtr sendiri, SIM C aktif,jujur,rajin,sopan, ramah menguasai lok.domisili kota Dps melaksanakan Delivery Pelayanan,Kebersihan Hub: 081384993899

A.BP.001.08.16.0001189

B.BP.154.08.16.0000574

A.BP.001.08.16.0001159

A.BP.001.08.16.0001136

B.BP.145.08.16.0000617

Dicari PRT Jujur,berpglaman Gaji 1,5 Jt 081316470981

Dcr sgr Tnga Sopir, Satpam dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria, umur maks. 30thn. Lam ke KKB Bali Mart, Jl.Kepundung No. 61 A Dps atau email: kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Perusahaan Air membthkan Tng: 1.Quality Control/Analis 2.Administrasi H.081239691137

A.BP.001.08.16.0000853

A.BP.001.08.16.0001206

PT Allesscia BungaPotong-buka Dicari Pembantu RT,Blm Menikah Lowongan Admin&CS,kirim ke Tidur Dalam HP:08123987194 admin@allesscia.com/jl.bypass A.BP.001.08.16.0001172 ngurah rai no 88b/085311330092 Dicari Sopir Pariwisata MinSMK,Berijazah/DicariCepat! Hub.081999700234

B.BP.004.08.16.0000623

B.BP.154.08.16.0000619

Dicari Sopir SIM A Umur 30Th Lam ke CV Jaya Raya Utama Jln.Nangka Selatan 173 Dps

Toyota Kuta Main Dealer:Butuh Dcr staff Tour Counter max30th Sales Executive(P/W)Min.D1,Max Lmrn ke balisunshine@gmail.com 30th.Kompensasi:Gaji Pokok,TunA.BP.001.08.16.0001119 A.BP.001.08.16.0001182 jangan(Makan,Operasional)Askes, Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss HK & Cook ke Sidoi Hotel Insentif,THR,Bonus Jalan-Jalan u/R.M.Di Kuta Hub:081236109808 Jl.Benesari Kuta T.0361756522 A.BP.001.08.16.0001088 A.BP.001.08.16.0001154 ke Luar Negeri.Lamaran diKrm Dcr:Staff SIM A Computer Rest in Ubud Need a Bartender ke PT.Agung Automall,Jl.Sunset Hub:081238523099 Please Contact 081353265269 Road Barat Seminyak-Kuta Badung A.BP.001.08.16.0001199 A.BP.014.08.16.0001181 UP:Bag HRD No.Telp.(0361) SPG for jewelry shop,Kuta:0811 Dibthkan Staf Travel Internet 8947099 Sosmed Office H.081237379502 3866371;Sanur/Ubud 08113866372

A.BP.001.08.16.0001165

Dcr PRT L/P Gaji 1,5Jt bs Lbh Mkn+Tdr Dlm/Luar,081999595858 A.BP.001.08.16.0001156

Dcr PRT Wnt Jjr T.Jawab Bw KTP Max40Th Tinggl Dlm081236306688 A.BP.001.08.16.0001173

Dibutuhkan Drafter,Toncity Bali (Pabrik Furniture) Jl.Imam Bonjol 486,0361755210,08133708 9669 Email:sales@toncity.co.id

A.BP.001.08.16.0001157

Dicari Karyawati Lulusan Tata Boga/Tata Hidangan (FB Service & FB Product),Karyawan Bartender/Barback, untuk Restaurant di Legian.Email CV ke:ptlmakmur@gmail.com

A.BP.001.08.16.0000937

B.BP.804.08.16.0000005

A.BP.169.08.16.0001175

B.BP.005.08.16.0000600

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post SUZUKI

APV X’05 Htm SmstBaru 78,5Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.001.08.16.0001200

JlCpt Escudo XL7 Mnl Htm(AsDK) Hub:081238051929/082144468023

A.BP.001.08.16.0001180

Karimun Wagon R GX’14 AsliBali Putih Orisinil Hub.08123942729

B.BP.164.08.16.0000607

TOYOTA

Agya TRD’2016 Silver AsBali KM6Rb 120Jt Prbd,085100856999

B.BP.141.08.16.0000615

Avanza G’10 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

B.BP.141.08.16.0000613

Agya TRD S Th’2014 Hitam,Tgn1, asliBali Hub.085333124554 BUC

DAIHATSU

Sigra Hrg 117Jt, Ayla 95Jt Great Xenia Dp20Jt,0817356452

A.BP.001.08.16.0001201

Xenia Xi’09 Htm FVar 105jt Mirage’14 Bs TT,087860856999

A.BP.001.08.16.0001140

BUC Camry’13 Hybrid AsBali Pth LowKM Tgn1,08124611999 Pribadi B.BP.164.08.16.0000610

B.BP.141.08.16.0000614

Terios TS’2012 Hitam AsBali BUC New Alphard G’12 Atpm Htam Pribadi VR17 Istw,085101581600 Pribadi AsliDK H.082342490222 B.BP.164.08.16.0000611 B.BP.141.08.16.0000612

Terios Wild15Pth SmstBr 196,5J P.Saelus2Kamboja7/085101850689

Grand Inova G’12 Silver manual DK Dps pribadi 081238362378

DATSUN

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

B.BP.166.08.16.0000625

A.BP.001.08.16.0001203

Datsun PU’78 Siap Kerja 22Jt Mazda88Capela 25Jt085338484126 A.BP.001.08.16.0001167

A.BP.001.08.16.0001204

PINJAMAN

ARSITEKTUR

TOUR

KURSUS

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah L240m2,Sesetan H.1,5m dan Rumah+Tanah L.390m2 di Sesetan H.2,1m,081337317000

Jl Tnh Kav Jl.Bdak Agung Renon Dps:081338870323/081916397576

Dikontrakan Tanah 4 -5Are Glogor Carik Dps 085102180922

Jl Tnh Sawah 12A,Subak Bernasi Dalung,Blm Ada Akese Jln,Harga 90Jt/Are Hub:08123633552

Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah Rai Kelan Tuban.Luas 18Are Hub:081220989460

A.BP.001.08.16.0001174

Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Pmogan08123871809/081337569788

Sewakan Tanah Lokasi Jimbaran 08563734043, 081337112202,

A.BP.001.08.16.0001152

KONTRAKTOR Kontrktor Sipil&Interior Rumah Villa,Ruko,Dll HP:085333399955

DISEWAKAN BANGUNAN Dikontrakkan Bangunan Lt.2 Jl.P Moyo 25x Hub.082147655665

DISEWAKAN RUMAH Disewakan Rmh 2KT 2Kmdi Garase Jl.Katrangan 35-081917947600

Dijual Rumah Pusat Kota Denpasar Hub:087862200430 BUC

Dikontrakn Rumah LT4Are Kosongan 35Jt/Th Jl.Buana Alit PadangSambian Telp.082339948502

Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran LT.132m2,LB.100m2 T0361-466842, 081934310335-081337283254

Rmh Prum Puri Candra Asri 100m ByPasIB Mntra,Fas:3KT+KM,RPmbt, Grs,T:145m2/260m2.08123819300

Djl Rmh Baru Gelogor Carik Dps Dekat Kuta 085102180922

DIJUAL TANAH Tnh Kavling 2A,3A,5A Canggu Babakan Ling.Vila,082147454248

A.BP.001.08.16.0001129

A.BP.001.08.16.0001137

A.BP.001.08.16.0000978

A.BP.001.08.16.0001144

Djl Rmh Ls tnh 4Are,3Lt Jl.Goa Gong(sblh Kmpus UNUD Jimbaran) Hp.085880707032, 085338461439

A.BP.001.08.16.0001141

Jual Rumah 2lantai Perum Tegal Badeng Negara 375jt Nego Hub.081238563697

A.BP.001.08.16.0000791

A.BP.001.08.16.0000782

A.BP.001.08.16.0000743

ARSITEKTUR Gbr IMB=900rb(dibwh type100) 3D=500rb/3view.HP:082339328300

B.BP.164.08.16.0000609

!T2A 3ASHM u/Permhn Dkt Pantai Tabanan 70Jt/A 085257539923

A.BP.001.08.16.0001197

A.BP.167.08.16.0001163

DIJUAL RUKO Ruko Baru 2Lt Daerah Sesetan @1M Hub:08123983100

50A Kbn Jeruk 65Jt/A SHM Lok Sebatu Gianyar 081999333989 TP

B.BP.813.08.16.0000457

B.BP.154.08.16.0000575

Rmh diKomplek Jl.Pulau Moyo LT.200M,LB.190,4KT,2KM Hub.081239911918/0818352863 B.BP.004.08.16.0000602

6,8A/2A Jl.Sulatri Gatsu Timur @535Jt(jl.8m&6m)081239999747

DISEWAKAN TOKO Toko Strategis Jl.Kapten Japa No.10 Denpasar H.08123806373

A.BP.001.08.16.0001170

A.BP.001.08.16.0001142

A.BP.001.07.16.0001266

A.BP.001.08.16.0000633

Jl Kav Belayu Aspk Prmhn 100JT/Are Nego Hb.085739712217

A.BP.001.08.16.0000751

A.BP.001.08.16.0001171

BUC 1,5Are 360jt/Are Jl.By Pas Tanah Lot 08123829054

BUC jl rugi 1-2A Sempidi Tegehe Jl5m Pav cas/krdt,081337332121

DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko Jl.By Pass Tuban 5x20m,Ada Parkir Mobil Hub:081220989460

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001179

A.BP.001.08.16.0001196

A.BP.169.08.16.0001176

Djl Tnh 2Are+3are Jl.Goa Gong (sblh Kmpus Unud Jimbaran) Hp.085880707032, 085338461439 A.BP.001.08.16.0001143

DISEWAKAN TANAH Sewa Tanah Jl.By Pass Ngurah Rai Kelan Tuban Luas 5Are Hub:081220989460 A.BP.001.08.16.0000749

AC

KONSTRUKSI BAJA

A.BP.001.08.16.0001145

A.BP.001.08.16.0000750

A.BP.001.08.16.0000627

A.BP.001.08.16.0001185

RUPA-RUPA 3Jam Cair, BPKB 081999715172/082146758393.0,5%

A.BP.001.07.16.0001990

1Hr Cair, BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

**Brg Hotel msh br blm pakai 1 Genset,100AC,100Bed dll.Kitchnequip Nayati.Murah 08113858989

A.BP.001.08.16.0001193

Tlh Hlg BPKB K 12213927-O an Alfaf AgusSantoso 081999964840 A.BP.001.08.16.0001132

Tlh Hlg BPKB No.K00455857-O an Abdul Aziz Hub.081999964840

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

KEHILANGAN Tlh Hlg BPKB No.A3928303 an.Achmad Toyib H:081999964840

Deposito Koperasi 100Jt Gratis Scoopy Bunga 11% 081337380202

Hilang BPKB Mobil Isuzu Box DK 9386 AV No.BPKB 0990169

Obral Rak kaca berbagai type Telp:08123983100

Hlg BPKB No. K.06779413-0,DK: 9615 FO,a.n:Sri Rahayu, Dsp

Pelunasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% hub.082340004545

Hlg Bk Kir Isuzu DK9362HB Type: NKR71HDE2 AN:I Wyn Arta Yasa

PELUANG BISNIS Cara mudah bisnis one coin hanya di www.onecoinina.id

SERVICE

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.164.08.16.0000608

A.BP.001.08.16.0001076

A.BP.001.08.16.0001188

A.BP.001.08.16.0001169

A.BP.000.08.16.0000088

A.BP.001.08.16.0001130

A.BP.001.08.16.0001177

A.BP.001.08.16.0001138

A.BP.001.08.16.0001131

KURSUS Privat Mandarin IbuGuru KeRmh Anda Ngajar Hub:081246969192 A.BP.001.08.16.0001190

B.BP.817.07.16.0000528

A.BP.167.08.16.0001162

FURNITURE

ALUMINIUM DIJUAL MOBIL KONTRAKTOR

SPA

SERVICE RUPA-RUPA BIRO JASA BIRO JASA

SERVICE PERCETAKAN

KOMPUTER

BIRO JASA DIJUAL MOBIL

SERVICE MAMPET RUPA-RUPA

KOMPUTER

WC GARANSI

KOMPUTER

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491


EKONOMI

18

Selasa Pon, 16 agustus 2016

Rupiah Menguat 17 Poin Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (15/8) pagi, bergerak menguat sebesar 17 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.101, dibandingkan posisi sebelumnya di 13.118 per dolar AS. ‘’Secara umum, sentimen positif domestik masih mendominasi di dalam negeri. Terakhir, defisit neraca transaksi berjalan kuartal II 2016 yang diumumkan turun. Hal itu menambah alasan pemangkasan lanjutan suku bunga acuan ke depan,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin kemarin. Bank Indonesia mencatat defisit transaksi berjalan menurun didorong oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas. Defisit transaksi berjalan menurun

dari 4,8 miliar dolar AS (2,2 persen PDB) pada triwulan I 2016 menjadi 4,7 miliar dolar AS (2 persen PDB) pada triwulan II 2016. Menurunnya defisit transaksi berjalan itu turut menjadi salah satu penopang Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II 2016. Di kuartal II (April-Mei-Juni) 2016, Bank Indonesia mencatat surplus neraca pembayaran Indonesia sebesar 2,2 miliar dolar AS. Catatan surplus itu menunjukkan perbaikan, setelah pada triwulan I 2016, NPI defisit 0,3 miliar dolar AS. NPI merupakan indikator yang mengukur transaksi ekonomi antara penduduk Indonesia dengan penduduk negara lain, yang terdiri dari transaksi berjalan, transaksi modal, dan transaksi finansial. (ant)

BI akan Awasi Sistem Pembayaran Drainase Terminal 3 Transaksi Narkoba Bandara Soetta

Bali Post/ant

DRAINASE TAK BERFUNGSI - Sejumlah mobil dan motor yang diparkir terendam air di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (14/8). Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandara Soetta menyebabkan sejumlah tempat, termasuk ruang kedatangan penumpang tergenang air cukup banyak. Hal itu disebabkan masih kurang berfungsinya drainase yang ada di terminal baru itu.

Minta Diaudit

Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) akan mengawasi sistem pembayaran, termasuk industri pendukungnya untuk mencegah aliran dana dari transaksi penyalahgunaan narkoba. ‘’Sebagai pengawas dan pembina lembaga keuangan di sistem pembayaran dan peredaran uang, kami meminta (lembaga/industri pendukung) semua searah dengan pencegahan narkoba. Kami akan pelajari modus-modus dan bentuk lebih konkret untuk pencegahan ini,’’ kata Gubernur BI Agus Martowardojo seusai penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta, Senin (15/8) kemarin.

Bali Post/ant

HITUNG UANG - Petugas menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang BNI Melawai, Jakarta.

BTN Targetkan Kucurkan Kredit Rp 4 Triliun Jakarta (Bali Post) BTN menggelar Indonesia Property Expo (Ipex) untuk merespons tingginya permintaan rumah. ‘’Kita targetkan Ipex ini menjadi momentum BTN untuk merealisasikan kredit baru sekitar Rp 4 triliun,’’ kata Dirut BTN Maryono usai pembukaan Ipek 2016, di Jakarta, Minggu (14/8). Maryono menjelaskan, relaksasi LTV ini menjadi salah satu pendorong tingginya minat masyarakat membeli rumah melalui skim KPR perbankan. ‘’Permintaan masih didominasi rumah-rumah menengah bawah,’’ kata Maryono. Sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar pembiayaan perumahan di Indonesia, kata Maryono, BTN akan terus melakukan terobosan meningkatkan penyaluran kreditnya. Event Ipex 2016 ini, katanya, merupakan salah satu terobosan menambah kucuran kredit baru. Ia mengatakan, BTN tetap konsisten terhadap core business-nya dalam bidang pembiayaan perumahan. Berdasarkan laporan keuangan, BTN masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total sebesar 30 persen. Untuk segmen KPR subsidi, peran BTN sangat dominan menguasai pangsa pasar 98 persen dari total penyaluran Fasilitas

Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). ‘’Ipex juga menjadi salah satu harapan memenuhi program sejuta rumah,’’ jelas Maryono. Maryono mengungkapkan, pertumbuhan kredit BTN selama ini cukup agresif dan melampaui ratarata industri. Ia optimis pertumbuhan kredit akan tetap dapat dipertahankan dan diupayakan meningkat lebih baik. Menyinggung laporan keuangan Semester I 2016, Maryono mengungkapkan, BTN mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 25,40 persen menjadi Rp 1,042 triliun dari Rp 831 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit yang disalurkan BTN tumbuh 18,39% dari Rp 126,125 triliun pada tahun 2015, menjadi sebesar Rp 149,316 triliun. Rasio kredit bermasalah (NPL) BTN turun dari 4,70 persen pada tahun 2015 menjadi 3,41 persen pada tahun 2016. Rasio kecukupan modal (CAR) BTN meningkat lebih baik menjadi 22,07 persen. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga BTN meningkat 17,29 persen menjadi Rp 134,555 triliun dari tahun 2015 yang sebesar Rp 114,749 triliun. Asset BTN meningkat menjadi Rp.189,513 triliun atau tumbuh 21,52 persen dari posisi tahun 2015 yang sebesar Rp 155,952 triliun. (010)

Untuk langkah awal, kata Agus, pihaknya persuasif meminta industri pendukung, seperti perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya agar lebih aktif memperingatkan masyarakat untuk tidak menyalahgunakan narkoba. Industri keuangan dan industri di sistem pembayaran, kata Agus, harus menerapkan prinsip know your customer/KYC. Dengan menerapkan prinsip KYC pelaku industri dapat memitigasi dan melindungi sistem pembayaran dari transaksi narkoba. ‘’Di mesin ATM kita minta tulis peringatan agar tidak bertransaksi untuk penyalahgunaan narkoba. Kita juga akan supervisi money changer (tempat penukaran valas) agar terapkan know your customer, karena narkoba adalah kejahatan luar biasa,’’ katanya. Agus menambahkan, pihaknya juga akan mening-

katkan pengawasan internal ke seluruh pegawai BI dan juga lembaga yang bernaung di bawah Bank Sentral agar menghindari penyalahgunaan narkoba. ‘’Ini adalah upaya prioritas negara, kita simak Presiden sudah menyatakan ini adalah kejahatan luar biasa. Jadi dengan MoU ini kita akan mendiskusikan dengan BNN bagaimana cara memberantas dan mencegah,’’ ujarnya. Kepala BNN Budi Waseso mengapresiasi dukungan BI untuk menghadapi ancaman kejahatan narkoba di Indonesia. ‘’Peran BI sebagai pengawas sistem pembayaran penting, karena banyaknya transaksi narkotika yang dilakukan melalui perbankan,’’ ujarnya. Dalam MoU ini terdapat empat program kerja sama yakni, pertama, diseminasi informasi dan advokasi pencegahan pe-

nyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di lingkungan kerja Bank Indonesia. Kedua, pelaksanaan uji narkotika kepada pegawai Bank Indonesia dan pihak yang dipekerjakan oleh Bank Indonesia. Ketiga, peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika serta pengetahuan mengenai kebanksentralan melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh masing-masing lembaga. Keempat, peran serta Bank Indonesia sebagai penggiat antinarkotika. Kerja sama antara BI dan BNN diharapkan dapat berkontribusi dalam menanggulangi bahaya narkotika di Indonesia. (ant)

”BI 7 Day Repo Rate” Efektif Mulai 19 Agustus

Denpasar (Bali Post) Peraturan baru Bank Indonesia (BI) tidak lagi menggunakan suku bunga BI Rate, namun memakai BI 7 Day Repo Rate. Regulasi itu akan mulai diefektifkan 19 Agustus mendatang. “BI Rate itu suku bunga acuan yang digunakan untuk menjaga ekspektasi inflasi secara kebijakan, tapi secara operasional diharapkan dapat memengaruhi suku bunga perbankan,” kata Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Senin (15/8) kemarin. Respons perbankan terhadap BI Rate, kata Causa Iman Karana, agak lama karena operasional perbankan lebih mendekati ke suku bunga di pasar uang, khususnya lending facility. “BI Rate itu hanya suku bunga acuan saja. Sedangkan operasionalnya suku bunga PUAB, suku bunga Pasar Uang AntarBank. Ternyata suku bunga ini lebih mendekati PUAB

karena demand-nya jangka pendek,” jelasnya. Agar cepat direspons perbankan, maka baiknya menggunakan BI 7 Day Repo Rate. Dikatakan, demand-nya untuk jangka pendek itu lebih mendekati ke suku bunga PUAB. “Ketika BI 7 Day Repo Rate berlaku 5,50 persen, maka bisa lebih cepat direspons perbankan,” tandasnya. Ia memprediksi perbankan akan cepat merespons karena lebih mendekati suku bunga PUAB. Dengan adanya peraturan BI yang baru itu akan berdampak pada inflasi. Dalam setahun, pihaknya menargetkan inflasi 3-5 persen. Tetapi, ia berharap bisa di bawah angka tersebut. Inflasi Provinsi Bali sendiri dua

tahun belakangan ini sudah mulai membaik. Sebelumnya di atas 6 persen. Sedangkan mulai tahun 2015, inflasi di Bali sekitar 2,67 persen. “Nah kita harapkan nanti ke depannya tetap terjaga, sampai Juli inflasi baru 1,6 persen. Kami optimis 2016 ini angka inflasi masih bisa terjaga di antara 3-5 persen,” ujarnya. Mengingat makro ekonomi di Bali sangat bagus, maka jika inflasi ditekan terjadi pertumbuhan tinggi, sehingga ada kelebihan 3 persen. Nah secara riil income-nya menjadi positif. “Jadi percuma saja kalau pertumbuhan tinggi, tetapi inflasinya juga masih tinggi,” tandasnya. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) Manajemen PT Angkasa Pura II dan Kementerian Perhubungan untuk menginvestigasi penyebab banjir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendesak pihak Manajemen Angkasa Pura II, Minggu (14/8). ‘’Banjir di Terminal 3 akibat hujan deras Minggu (14/8) sore menunjukkan sistem saluran air di terminal itu bermasalah. Itu adalah kejadian sangat memprihatinkan, bahkan mengenaskan,’’ kata Tulus di Jakarta, Senin (15/8) kemarin. Tulus juga mendesak PT Angkasa Pura II dan Kementerian Perhubungan memberikan sanksi terhadap kontraktor menyusul banjir yang terjadi di Terminal III. Hal itu, kata Tulus, merupakan bagian dari keteledoran kontraktor sangat serius. Selain sistem saluran air bermasalah, Tulus juga menyoroti fasilitas umum yang ada di terminal Ban-

dara Soekarno-Hatta, yang baru beroperasi sejak Selasa (9/8). Salah satu yang disoroti adalah halte bus yang merupakan transportasi pemadu moda di bandara. ‘’Ada pengaduan dari konsumen, Terminal 3 belum dilengkapi halte bus memadai. Halte bus baru berupa tenda dan terpisah dari bangunan fisik terminal,’’ tuturnya. Karena terpisah dari bangunan fisik terminal dan hanya berupa tenda, penumpang pesawat terbang yang baru turun di Terminal 3 harus kebasahan bila cuaca hujan saat menuju halte bus. Sebelumnya di Jakarta, Minggu (14/8), Head of Corporate Secretary & Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi menyatakan pihaknya bersama kontraktor pembangunan Terminal 3 tengah melakukan evaluasi dan investigasi guna memastikan faktor penyebab timbulnya genangan air. ‘’Kami memohon maaf kepada masyarakat khususnya penumpang pesawat dan pengunjung bandara atas keteledoran pihak Angkasa Pura II,’’ ujar Agus. (ant)

Layanan Amnesti Pajak Buka Akhir Pekan Jakarta (Bali Post) Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tetap membuka layanan amnesti pajak Sabtu dan Minggu. Itu dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan animo masyarakat terhadap program ini. Keterangan tertulis DJP yang diterima di Jakarta, Senin (15/8) kemarin, menyebutkan kebijakan itu berlaku sejak 14 Agustus 2016 di seluruh Kantor Pelayanan Pajak. Kebijakan ini juga dilakukan karena periode pertama dengan tarif tebusan terendah, hanya berlaku kurang dari dua bulan lagi atau pada 30 September 2016. Untuk itu, layanan amnesti pajak diberikan selama tujuh hari dalam seminggu dengan rincian Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 waktu

setempat, Sabtu pukul 08.0014.00 dan Minggu pukul 08.00-12.00 waktu setempat. DJP mengharapkan penambahan waktu layanan bisa membuat masyarakat wajib pajak lebih leluasa untuk memanfaatkan waktu pelaksanaan program amnesti pajak. Namun, untuk menjamin kenyamanan dan menghindari antrean yang panjang, DJP mengimbau masyarakat yang akan memanfaatkan program ini untuk tidak menunggu hingga batas akhir periode pertama. Selain membuka layanan di Kantor Pelayanan Pajak, DJP juga membuka saluran khusus (Tax Amnesty Service) 1 500 745 dan Kring Pajak 1 500 200 setiap hari sesuai jam yang telah ditentukan. (ant)


19

Selasa Pon, 16 Agustus 2016

Sisi Ekonomi Dari Hal. 1

Padahal berbicara petani, lanjut Koster, menyangkut dua hal yakni dari sisi ekonomi dan budaya. Dari sisi ekonomi, petani adalah penopang utama. Kemudian dari sisi budaya, ada tradisi pertanian yang sangat kuat yakni subak yang juga setiap tahun mengalami penurunan. Sementara regulasi untuk sektor pertanian kurang nampak secara jelas. ‘’Hal lain adalah, pertanian tidak lagi memberi harapan yang pasti bagi para petani. Kita sibuk dengan kebijakan di sektor hulu, tetapi lalai di sektor hilir. Kita memberikan anggaran yang cukup besar dalam APBN untuk subsidi pupuk, benih, dan bibit yang jumlahnya tiap tahun itu mencapai puluhan triliun dalam APBN, terasa tidak begitu efektif,’’ imbuhnya. Oleh karena itu, Bali harus memiliki kebijakan yang betulbetul berpihak pada sektor pertanian dari hulu, tengah, sampai hilir. Kebijakan di sektor hulu saja, hanya akan menguntungkan mafia dan pada akhirnya mengorbankan kaum marhaenis seperti petani. Ketua DPD Partai Golkar Bali yang juga Wakil Guber-

Dari Hal. 1

nur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, sektor pertanian ke depan harus didorong agar maju seperti yang sudah tertuang dalam Program Bali Mandara. Di antaranya dengan meningkatkan peran sektor pertanian dalam perekonomian Bali, mengembangkan komoditas andalan dan unggulan, serta meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian. Ada empat hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan tujuan itu. ‘’Satu, yang harus kita lakukan adalah penyediaan infrastruktur pertanian kita secara menyeluruh seperti saluran-saluran irigasi yang tidak ada, kita bangunkan, yang rusak kita perbaiki, yang ada kita pelihara bersama dan kita manfaatkan bersama,’’ sebutnya. Hal kedua yang perlu diperhatikan untuk menggenjot sektor pertanian, yakni ketersediaan air, bantuan bibit unggul serta alat panen. Sehebat apa pun pertanian tanpa air, juga tidak bisa maju dan berkembang. Oleh karena itu, perlu disiapkan waduk untuk stok air yang dipakai mengairi pertanian, terutama saat musim kering. Sementara bantuan bibit unggul dan alat panen

sangat berpengaruh pada penghasilan petani. ‘’Pemerintah Provinsi Bali sekarang ini berupaya untuk menyiapkan sarana-prasarananya. Mulai dari alat tanamnya, kemudian juga panennya, dan produksi gabah itu sendiri,’’ imbuhnya. Sudikerta menambahkan, hal ketiga menyangkut peningkatan sumber daya petani melalui pembangunan sekolah kejuruan di bidang pertanian. Selain itu, juga menyiapkan penyuluh-penyuluh ke masyarakat agar kualitas para petani bisa lebih meningkat dalam produktivitasnya. ‘’Keempat adalah penyiapan alokasi anggaran yang cukup untuk kemajuan sektor pertanian kita. Tiap tahun kita alokasikan Rp 50 miliar yang di dalam APBD kita, kemudian di dalam APBN kita itu Rp 60 miliar sehingga totalnya menjadi Rp 110 miliar. Kalau total APBD Bali sekarang Rp 5,5 triliun lebih,’’ tambahnya. Sudikerta mengakui sektor pertanian Bali menghadapi persoalan alih fungsi lahan yang terjadi akibat dijualnya tanah milik masyarakat. Persoalan ini perlu dicegah dengan melakukan program-program yang inovatif dan kreatif. (kmb32)

Sektor Peternakan

Beradasrkan sensus ini pula, Buleleng tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak yakni mencapai 88.913 rumah tangga. Pada periode yang sama, Kota Denpasar justru menjadi wilayah dengan jumlah usaha pertanian terbanyak. Secara absolut, penurunan rumah tangga usaha pertanian di Provinsi Bali tertinggi terjadi pada sektor peternakan yakni mencapai 78.193, sebaliknya penurunan terendah terjadi pada subsektor perikanan hanya 3.851 rumah tangga. Praktisi pertanian Wayan Supadno menyoroti kedua hal tersebut. Katanya, Bali jangan sampai keluar dari ikon pertanian. Sebab, peradaban orang Bali lahir dari sektor pertanian. ‘’Jika Bali sampai mengingkari pertanian, itu artinya krama Bali bisa dikatakan melenceng dari ajaran Hindu, terutama dalam penjabaran Tri Hita Karana. Petani Bali harus tetap berbuat dan melakukan inovasi untuk melawan penghancuran lahan pertanian,’’ ujar petani yang sukses menjadi pionir pengembangan pertanian di sejumlah daerah di negeri ini. Ia bahkan sangat meyakini tanpa pertanian masa depan Bali akan suram. Pria kelahiran Banyuwangi ini mengatakan, dengan mengembangkan pertanian pedesaan di Bali bisa dijadikan kekuatan ekonomi.

Dengan cara ini, Bali akan jadi rebutan para investor multisektor, termasuk pertanian, karena pasarnya sangat bagus. Ia mengaku sedih melihat pertanian Bali. Belum banyak yang dapat memberikan contoh nyata, bagaimana menjadi petani yang sukses. Seluruh pihak terkait, kalangan pemimpin di Bali, terlalu sibuk dengan urusan sendiri. Padahal, petani tidak butuh hal-hal yang teoretik, dengan bahasa para pejabatnya yang setinggi langit. Melainkan petani Bali hanya butuh satu, yaitu bukti nyata, bukan kepura-puraan membangun pertanian. ‘’Kalau terus pura-pura, maka hasilnya juga akan pura-pura. Mau begini terus? Tak perlu dengan bahasa yang setinggi langit bicara pertanian. Negara ini rusak karena pejabatnya tidak mau jujur,’’ kata Supadno dengan nada keras. Sebagai petani, ia mengaku sudah turun hampir ke seluruh wilayah Bali. Cukup banyak lahan tidur di Bali. Tetapi, petaninya justru terus berkurang. Petani dengan usia produktif di Bali hanya 12 persen, sedangkan yang sudah usia lanjut mencapai 62 persen. Ini ancaman serius bagi masa depan pertanian di Bali. Sehingga untuk mencegah ini semakin buruk, ia meminta makin banyak yang bisa memberikan contoh nyata kepada petani. Guna menciptakan paradigma baru pertanian, ia me-

minta pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya, bisa bersinergi mencetak pengusaha muda pertanian sebanyak-banyaknya. Sebab, saat ini pengusaha muda di Bali baru 1,6 persen. Dengan cara ini, sudut pandang generasi muda melihat pertanian akan berubah, karena akan menjadi lebih menguntungkan. Presiden JCI (Junior Chamber Internasional) Indonesia Ida Bagus Agung Gunartawa mendukung penuh adanya gerakan mengembangkan pengusaha muda pertanian di Bali. Ia sendiri mengaku sudah memulai itu bersama JCI Indonesia, dengan mengembangkan produk-produk pertanian yang dibutuhkan di Bali dan Indonesia pada umumnya. Bahkan, ada produk pertanian yang dikembangkan untuk kebutuhan impor. JCI mendapat binaan langsung dari Wayan Supadno. Agung Gunartawa ingin mendorong masyarakat Bali bisa maju di daerahnya sendiri melalui pertanian. Masyarakat Bali harus bisa lepas dari ketergantungan dunia pariwisata dan kembali kepada jati dirinya, setidaknya mampu menjadi penghasil makanan sendiri, di atas tanah yang subur seperti di Bali. Ia ingin setiap desa bisa mandiri, dengan mampu memenuhi kebutuhan pokoknya dari hasil produksi sendiri. (kmb31)

Teken MoU Dari Hal. 1

Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya membenarkan telah melakukan MoU dengan Kabupaten Badung terkait kebijakan membeli komoditi pertanian Tabanan. Tidak hanya beras, tetapi juga buah-buahan dan sayur-mayur. Selama ini memang tidak ada yang memperhatikan pasar untuk petani sehingga menjadi persoalan. Begitu juga di Tabanan, lima tahun terakhir lebih banyak fokus di hulu dan tengah. Termasuk pada bagian distribusi melibatkan koperasi, BUMDes, dan BUMD. Padahal, ketika petani dibiarkan sendiri mencari pasar, muncullah yang namanya kapitalisme, liberalisasi dan tengkulak di pertanian. ‘’Akhirnya gabah belum kering sudah dibeli, dikeringkan di Banyuwangi. Sudah dikeringkan di Banyuwangi, gabahnya jadi beras, kita beli lagi berasnya. Hilirnya ini, pasarnya tidak pernah kita berikan regulasi. Makanya di PPNSB, hulu, tengah, hilir diperhatikan. Contoh kecil saja ketika kami di Kabupaten Tabanan surplus beras, kami sudah melakukan MoU dengan Kabupaten Badung. Beliau sanggup membeli hasil hampir berapa ton per bulan untuk pegawainya maupun pariwisata yang ada di Badung,’’ jelasnya. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, kontribusi sektor pertanian untuk PDRB Buleleng antara 24-27%, lebih tinggi dari kontribusi sektor tersier. Sementara serapan angkatan kerja dari pertanian mencapai 32,8%, lebih tinggi dibandingkan di Bali yang hanya 24%. Itu artinya, ada harapan besar bagi bumi denbukit untuk mengembangkan sektor pertanian lebih maksimal. Pihaknya mengambil dua pendekatan, yakni pendekatan politik pada sisi implementasi dan pendekatan ekonomi. ‘’Masyarakat di Buleleng pada sisi infrastruktur, ketika saya baru menjadi bupati masih

jauh dari harapan masyarakat dan ini membuat pertanian biayanya mahal. Distribusi pupuk, pascapanen, tidak bisa terselesaikan dengan baik. Kedua, persoalan air padahal banyak sekali sumber-sumber air yang ada tapi berada di bawah,’’ ujarnya. Terkait masalah air, Agus mengaku menyiasati dengan membangun embung dan sumur-sumur baru. Tahun 2017, pihaknya akan fokus di pertanian setelah sebelumnya melakukan pemetaan menyangkut tanaman unggulan di Buleleng. Begitu juga pemetaan masalah, seperti persoalan musim dan pascapanen. Agus berharap ke depan, keunggulan-keunggulan komparatif bisa dikembangkan dengan maksimal. Termasuk mengembangkan keunggulan baru, seperti buah pisang selain anggur atau mangga yang selama ini identik dengan Buleleng. Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan situasi ini harus segera disadari pemerintah daerah dengan melakukan pemetaan potensi pertanian, untuk menentukan pola tanam. Pemetaan ini untuk mencegah agar tidak terjadi overproduksi di satu wilayah saat terjadi panen. Menurutnya, semua kebutuhan pokok di Bali kurang, karena mayoritas didatangkan dari Jawa. Untuk meningkatkan produksi, bila perlu pemerintah daerah bisa memberikan subsidi kepada petani. Ini bisa dilakukan secara berkala, agar perlahan-lahan Bali bisa melepas ketergantungan dari daerah lain, dalam urusan kebutuhan pokok yang dihasilkan langsung dari petani lokal. Seperti yang kini terjadi di Bangli, kebutuhan pokok seperti beras masih kurang. Total produksi beras di daerah sejuh itu, baru mencapai 28 ribu ton. Sedangkan kebutuhan beras Bangli mencapai 34 ribu ton. Sehingga dia mengaku terpaksa ‘’impor’’ kekurangan beras dari Kabupaten Tabanan sebanyak 6.000 ton. (kmb31)

Amerika Serikat Dari Hal. 3

‘’Paspor Indonesia saya masih valid. Silakan dicek,’’ katanya usai mengikuti acara HUT Kemerdekaan di Kantor

Kementerian ESDM, Jakarta. Menteri yang akrab disapa Candra itu menegaskan dirinya sudah mengembalikan proses kewarganegaraan Amerika Serikat (AS). (ant)

Satu Persepsi

Dari Hal. 3

Boediono juga mengingatkan pemerintah khususnya kementerian dan lembaga yang mengurusi keuangan negara agar dapat berkoordinasi, sehingga memiliki satu persepsi yang sama dalam menghadapi dina-

mika ekonomi global dan juga krisis yang dapat datang kapan saja. ‘’Krisis itu seperti gempa, kita tidak tahu kapan datangnya, bisa tiba-tiba saja terjadi. Kita harus waspada terus, kalau krisis terjadi paling tidak kita punya bekal respons yang baik,’’ kata Boediono. (ant)

Pemotongan Anggaran

Dari Hal. 3

Rapat membahas perkembangan ekonomi nasional di tengah ekonomi global, yang melambat belakangan ini, APBN-P, dan UU Tax Amenesty. Sehingga pemerintah harus melakukan pemotongan anggaran (APBN-P 2017), dan APBD. Meski ada pemangkasan, Sri Mulyani memastikan bahwa komponen gaji maupun tunjangan-tunjangan kinerja tidak akan dikurangi oleh pemerintah. ‘’Tetap selektif, seperti gaji, tunjangan-tunjangan tidak dipotong. Kontrak yang sudah

ada tidak dipotong. Anggaran pendidikan maupun kesehatan tidak dipotong,’’ ujarnya. Sri Mulyani menegaskan harus ada berbagai penyesuaian, baik dari perdagangan berskala nasional maupun internasional, juga impor dan ekspor yang semuanya berpengaruh kepada pendapatan negara. ‘’Pendapatan negara diprediksi hanya Rp 218 triliun dari pajak, termasuk dari pengampunan pajak (tax amnesty). Itu tentu di bawah target, maka harus ada penyesuaian di kementerian negara maupun daerah,’’ ujarnya. (kmb4) Selasa, 16 Agustus 2016

05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Cilinaya (2) 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita

Kecak Kolaborasi SD 6 Batubulan 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari PAUD Trsnaning Kumara Shanti (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 22.05 Lila Cita : Sanggar Miniartis (2) 21.00 Bali Cannel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bintang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Br. Tatasan (4) 24.00 Closing

Bantai Lawan-lawannya, Satyaki Dekati Arjuna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Sanjaya berkata, Kemudian para pemanah hebat dari negeri Trigarta yang memiliki tiangtiang bendera dihiasi emas itu kemudian mengepung Satyaki yang berlengan perkasa dari segala sisi. Prajurit yang lincah dan memiliki gerakan sempurna itu tidak kewalahan, melainkan dia mampu menembus kelompok tak terbatas seperti lautan itu. Bahkan kemudian Satyaki berhasil menyerbu keretanya Duhsasana. Semangat tempur yang tinggi dilakukan Satyaki demi keberhasilan sahabat yang dicintainya, Dhananjaya. Setelah menghambat jalannya sejumlah kerumunan kereta-kereta musuhnya di segala sisi, para pemanah hebat yang digairahkan kemarahannya itu menutupinya dengan hujan anak-anak panah. Namun Satyaki bergeming, lalu menembus ke tengah-tengah bala tentara Bharata yang menyerupai lautan tanpa pantai itu, dipenuhi suara telapak-telapak tangan berlimpah, dengan pedang-pedang, panah-panah, gada-gada, Satyaki

yang memiliki keberaniannya tak bisa digagalkan itu mengalahkan musuh-musuhnya, dengan 50 orang pangeran Trigarta. Satyaki bersinar berkilauan pada pertempuran sangat menakjubkan itu. Dia dengan leluasa bergerak ke segala arah meski dikepung ribuan pasukan, dengan melepas senjata-senjata andalannya. Satyaki mengalahkan semua prajurit yang berusaha menghadang cucu Sini itu. Sangat hebat kelincahan, gerakan-gerakan sahabat Arjuna itu. Cucu Sini itu kadang berada di utara, dengan cepat bergerak di barat, selatan kemudian di timur. Pahlawan yang masih muda itu terlihat lalu-lalang sambil menari-nari melepaskan anak panahnya. Seolah-olah dia menjadi 100 orang prajurit dalam dirinya sendiri. Setelah menyaksikan sepak terjang Satyaki, yang dilengkapi gerakan main-main seperti singa itu para prajurit Trigarta, yang tidak dapat menahan keberaniannya itu, kehabisan akal dan

melarikan diri menuju divisi orang-orang negerinya sendiri. Selanjutnya para prajurit pemberani Surasena berusaha menahan Satyaki. Surasena menyerangnya dengan hujan panah, seperti seorang pengemudi memukul seekor gajah sedang marah dengan sebuah pengait. Satyaki yang berbudi luhur itu berjuang dalam kurun waktu singkat, pahlawan yang keberaniannya tidak bisa dibayangkan itu mulai bertarung dengan orang-orang dari Kalinga. Setelah melewati divisi Kalinga yang sulit diseberangi itu, Satyaki yang berlengan perkasa itu mendekati tempatnya Dhananjaya, putra Pritha itu. Seperti seorang perenang yang kelelahan di air, ketika mencapai daratan, Yuyudhana menjadi sangat terhibur, karena dia mendapatkan penglihatan Dhananjaya, macan di antara manusia itu. Setelah melihatnya kemudian Kesava menyapa Partha, ‘Di sana datang cucu Sini, oh Partha, setelah

mengikutimu dari dekat. Oh engkau yang memiliki keberanian tidak dapat digagalkan, Satyaki itu adalah murid dan temanmu ini. Banteng di antara manusia itu menganggap semua prajurit itu sebagai sepotong jerami, telah mengalahkan mereka. Setelah menyebabkan luka-luka mengerikan atas prajurit-prajurit Kaurava, Satyaki yang sangat sayang kepadamu

seperti hidupnya, datang kepadamu, oh Kiritin. Dia melepaskan panah-panah terbaiknya termasuk menggusur Guru Drona itu sendiri serta Kritavarman dari keturunan Bhoja. Satyaki ini kini datang kepadamu, oh Phalguna, demi kebaikannya Yudhishthira, setelah membantai banyak prajurit-prajurit utama, rindu menemuimu, oh Phalguna.’ (bersambung)

Sloka 9.6 Yathakasa sthito nityam vayuh sarvatra –go mahan tatha sarvani bhutani mat sthanity upadharaya Ibarat angin yang dahsyat, bergerak ke setiap arah, tetapi selalu berada di angkasa – akhasa – begitupun ketahuilah olehmu, semua makhluk berasal dari pada-Ku.


Pariwisata Menistakan Petani dan budaya bali Pariwisata Bali tak lagi berbasis pertanian. Bahkan pariwisata telah menistakan pertanian dan budaya Bali. Kemajuan pariwisata terus-menerus melanjutkan penderitaan petani. Kemajuan pariwisata seharusnya bisa menjadi angin segar bagi petani. Tetapi, itu belum pernah terjadi.

Bali Post/Dewandra Djelantik Kamera Fujifilm X-series

Pertanian Bali harus banyak berbenah. Pariwisata yang menjadi andalan, semestinya tidak dikembangkan secara membabi buta. Kemajuan pariwisata seolaholah terus-menerus melanjutkan penderitaan petani. Ini harus segera disadari, bahwa pariwisata dan pertanian harus maju bersama-sama. Demikian penegasan Prof. Dr. Ir. Nyoman Sutjipta pada sarasehan di Gedung Pers Ketut Nadha, Senin (15/8) kemarin. Guru Besar Unud ini men-

gatakan, tidak ada yang bisa dibanggakan dari pariwisata, bila pariwisata justru menistakan pertanian yang sudah menjadi local genius Bali. Guru besar yang kini menjadi sulinggih ini mengatakan sejak dulu hingga sekarang pemerintah daerah hanya melanjutkan penderitaan petani di Bali. Ia menilai kemajuan pariwisata seharusnya bisa menjadi angin segar bagi petani. Tetapi, itu belum pernah terjadi. ‘’Berbagai hasil pertanian yang diperlukan untuk pariwi-

sata, justru didatangkan dari luar negeri, seperti Australia. Beras didatangkan dari Banyuwangi. Pertanian Bali sudah dinistakan,’’ katanya. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menyoroti ada yang salah dalam pembangunan pertanian di Bali. Terpuruknya pertanian di Bali selama bertahun-tahun, memperlihatkan ada yang salah urus oleh pemimpinpemimpin di Bali. Pejabat yang baru beberapa

bulan menjadi wakil bupati ini mengakui tanah Bali begitu subur. Sehingga apa pun yang ditanam di Bali, sebenarnya bisa tumbuh dengan baik. Tinggal bagaimana petaninya mampu memodernisasi cara kerjanya, jeli melihat pasar dan konsisten. Ia belum melihat peran serius pemerintah daerah dalam membangun pertanian ini, agar petani punya daya saing yang lebih baik. ‘’Tongkat ditaruh saja bisa tumbuh, ini menandakan suburnya tanah Bali. Tetapi per-

taniannya terpuruk. Berarti ada yang salah urus dari pemimpinpemimpin kita di Bali,’’ ungkapnya. Selain minimnya keseriusan, Artha Dipa juga menyebut masalah klasik yang belum bisa tertangani tuntas, seperti masalah alih fungsi lahan dan keberadaan sumber daya manusia (SDM) petani yang belum memiliki daya saing. Modernisasi pertanian dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, menjadi salah satu solusi. Tinggal, bagaimana mencetak SDM petani yang bisa

konsisten membangun pertanian di Bali. Sorotan serupa juga datang dari praktisi pertanian Nyoman Suma Artha. Ia melihat kurangnya leadership untuk membangun pertanian di Bali. Petani Bali tak punya cita-cita bersama dalam mewujudkan kejayaan pertanian. Petani Bali seharusnya punya citacita bersama membangun kualitas hidup masyarakat Bali, secara berkelanjutan dan berkeadilan. (kmb31)

Pertanian yang Berintegritas

P ER T A N I AN B a l i memasuki masa sulit dan suram. Masa kejayaan pertanian Bali hanya akan menjadi sejarah jika Bali tak segera melakukan terobosan nyata membangun sektor pertanian. Bali harus membangun kejayaan pertanian Bali yang berintegr i t a s d e ngan melakukan terobosan nyata. Merangkul semua elemem untuk bersinergi dan melakukan penguatan komitmen krama Bali mencintai pertanian serta membekali petani dengan teknologi terapan. Ini bisa menjadi model pendekatan riil di sektor pertanian. Pandangan itu dilontarkan Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya pada Sarasehan ‘’Strategi Membangkitkan Kejayaaan Pertanian Bali’’, Senin (15/8) kemarin. Ia menegaskan pengelolaan sektor pertanian tak bisa lagi pada tataran wacana. Langsung terjun ke lapangan dan mengedukasi krama Bali untuk mencintai pertanian merupakan strategi cerdas dan efektif. ‘’Selain memerlukan dukungan teknologi untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), petani Bali harus diajak membangun daya saing dan meningkatkan kualitas produk,’’ saran mantan Pangdam IX/Udayana ini. Ia mengingatkan, untuk memajukan pertanian di Bali diperlukan perhatian dari seluruh stakeholder. Semua komponen harus saling bersinergi guna menciptakan pertanian yang berintegritas. Mantan Danjen Kopassus yang juga kerap turun langsung membaur dengan petani ini mengatakan, pertanian Bali kini berada dalam masa yang cukup sulit. Berbagai persoalan menghampiri, di antaranya alih fungsi lahan yang semakin masif dan minimnya minat generasi muda menekuni bidang pertanian. Masalah lainnya adalah minimnya penguasaan teknologi. ‘’Berbagai program telah diluncurkan pemerintah sebagai upaya pengembangan pertanian, tetapi sebagian program itu tidak berjalan maksimal. Sektor pertanian kini dalam masa yang cukup sulit,’’ ujarnya. Sosok Wisnu Bawa Tenaya yang akrab dengan kehidupan bertani sejak kecil ini mengatakan, pertanian di Bali harus diselamatkan. Perkembangan pariwisata yang cukup pesat telah mengakibatkan sejumlah lahan pertanian beralih fungsi. Menurutnya, menjaga pertanian Bali harus dilihat sebagai swadharma. Dengan cara ini semua elemen akan merasa wajib mengawal pertanian Bali. (dir)

Sarasehan - Sejumlah undangan baik dari kalangan pemerintahan, akademisi, pelaku usaha maupun praktisi pertanian mengikuti Sarasehan ‘’Strategi Membangkitkan Kejayaan Pertanian Bali’’ di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Senin (15/8) kemarin. Bali Post/eka

Kembangkan Zonasi Pertanian

BUMN Jangan Hanya Cari Untung di Bali MASYARAKAT Bali secara demografi paling banyak berada di sektor pertanian. Artinya, kalau bicara penghidupan masyarakat Bali sejatinya masih dominan di sektor yang menempati urutan ketiga dari segi kontribusi terhadap PDRB. Demikian penegasan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Prof. Wayan Ramantha, Senin (15/8) kemarin. Karena itu, ia pun mengajukan konsep membangkitkan kejayaan pertanian Bali dengan menjadikan pertanian Bali itu sebagai agrobisnis. Sebagai sebuah bisnis, dia nantinya akan terikat dengan 5M. M yang dimaksud di antaranya man. Selama ini, petani sering disebut petani bahkan diplesetkan tani kelen sehingga tidak banyak anak muda yang tertarik. Tetapi ketika mindset-nya di-

ubah menjadi pelaku agrobisnis, tentu menjadi berbeda. Generasi penerus tidak akan malu menjadi petani. M berikutnya adalah market, pemasaran. Caranya menyinergikan sektor pertanian dengan pariwisata. Untuk menciptakan market harus ada sinergi aksi, bukan sinergi wacana. Pertanian tidak bisa meningkatkan mutu karena harganya murah. M selanjutnya, adalah money yang menjadi persoalan dari dulu. Ketika sektor pertanian atau agrobisnis (petani - red) mengajukan kredit pasti tidak visible. Petani dianggap tidak bisa mengangsur kredit setiap bulan di bank. Tokoh masyarakat Bali I Putu Gede Ary Suta mengatakan, harus ada kesepakatan terlebih dahulu untuk menjadikan Bali seperti apa. Apakah pariwisata, pertanian atau yang lain. Strategi harus sinkron dengan apa yang

Prof. Wayan Ramantha

ingin dicapai, di posisi mana membangun Bali, dan seperti apa. Harus ada sesuatu yang tidak bisa berubah. ‘’Strategi itu baru akan bisa dimenangkan atau dicapai, apabila dia distingtive apabila dia berbeda. Kalau strategi itu sama dengan provinsi lain, kita tidak akan mencapai apa yang kita inginkan,’’ ujar mantan Ketua Bappepam yang juga calon Gubernur Bali periode 2003-2008 ini. Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan kebanggaan masyarakat Bali menjadi petani kini seakan sirna. Hal ini tidak lepas dari masih relatif rendahnya pendapatan yang diterima dari sektor pertanian. Selain itu, petani juga selalu diidentikkan dengan keterbelakangan dan kemiskinan. Satu hektar sawah dengan tiga kali panen per tahun hanya menghasilkan Rp 6 juta.

I Putu Gede Ary Suta

Itu pun kalau hasilnya 6 ton gabah kering giling. ‘’Kalau dipotong sama bibit, dan lain sebagainya, itu mungkin hanya sekitar Rp 3 juta per hektar dan penyakap atau petani Bali hanya punya tanah akecoran, equal 25 are. Artinya penghasilannya Rp 750.000 satu bulan. Itulah realitas yang harus kita lihat di lapangan,’’ ujarnya. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini menambahkan, dari aspek internal perlu dibangun kembali masyarakat Bali khususnya pemuda bangga menjadi petani. Perlu ditekankan bahwa profesi petani adalah profesi yang sangat mulia. Kedua, pertanian jangan hanya dilihat dari segi memproduksi beras dan sebagainya. Namun, pertanian juga harus dipandang sebagai sebuah atraksi. Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, pertanian di Bali harus menye-

Cok Ace

jahterakan masyarakat Bali. Keterlibatan pemerintah dalam hal ini sangat diperlukan, terutama supporting dari APBD. Selain itu, pengusaha juga harus dilibatkan dalam rangka membangun pertanian. Ke depan, Bali harus membentuk Bali Incorporated yang akan digagas oleh Kadin Bali. ‘’Poin kedua, kita melibatkan BUMN yang ada di Bali. Saya sangat prihatin sekali, ada tiga BUMN yang besar di Bali dengan keuntungan yang spektakuler dia dapatkan, tetapi membantu kehidupan masyarakat dan ekonomi Bali ini sangat kecil,’’ ujarnya. Wiraputra meminta pemimpin di Bali agar melibatkan dunia usaha, terutama Kadin, dalam setiap kebijakan yang diambil di bidang perekonomian. Pasalnya, Kadin merupakan mitra pemerintah dalam membantu memajukan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat. (kmb31)

A.A. Alit Wiraputra


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu